Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 705
Page 1
HUMAN CAPITAL 370 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 2
Sebagai upaya penyempurnaan dalam teknologi pengelolaan
Human Capital yang termasuk dalam inisiatif strategis
Human Capital sampai dengan tahun 2025, di tahun 2023
telah dimulai proses transformasi HC Technology dengan
mengembangan Human Capital Information System (HCIS)
berbasis cloud.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 371
Page 3
Human
Capital
Program Kerja Pengembangan
Sumber Daya Manusia
Dalam rangka mewujudkan “One of Home of Indonesia’s Best 1. Menjadi pilihan utama tempat bekerja talenta terbaik
Talent”, program kerja pengembangan Sumber Daya Manusia melalui perbaikan proses rekrutmen dan onboarding yang
(SDM) pada jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan memberikan employee experience sistem reward yang
Corporate Plan Tahun 2021-2025. Rencana Jangka Menengah memotivasi dan kompetetif dipasar, serta aktivasi Employee
Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki tujuan besar yaitu Value Proposition Perseroan.
Bank BTN mampu menarik dan mempertahankan talenta terbaik 2. Penguatan kapabilitas, produktivitas, dan daya saing SDM
Indonesia yang memiliki kapabilitas unggul dengan tingkat melalui perbaikan program penguatan kapabilitas pegawai,
produktivitas yang tinggi untuk mencapai tujuan strategis dan intervensi untuk mendukung budaya pembelajaran,
target bisnis Perseroan. penerapan coaching yang konsisten, serta penerapan ukuran
produktivitas dalam workforce planning dan performance
Dalam rangka mewujudkan Endstate Human Capital Bank BTN management.
tersebut, telah dirumuskan 4 (empat) dimensi Endstate yang 3. Fokus pada penciptaan nilai dan menjadi partner Bisnis
menjadi parameter keberhasilan tercapainya kondisi “One of melalui organization alignment untuk mendorong fungsi
Home of Indonesia’s Best Talent” tersebut yaitu: partner bisnis, penerapan Digital HR untuk mendukung
a. Ability to Attract Top Talent, yaitu Bank BTN menjadi salah operational excellence dan pengambilan keputusan, serta
satu top of mind employer bagi kandidat eksternal dari Implementasi Internalisasi Corporate Culture.
perusahaan maupun universitas terkemuka di Indonesia.
b. Ability to Retain Top Talents, yaitu Bank BTN mampu Khusus pada tahun 2023, strategi Human Capital (HC) berfokus
mempertahankan top talents untuk terus berkarya dan pada Business Partnering dan Talent Development yang terdiri dari:
berkembang bersama Bank BTN. 1. Mengembangkan Struktur organisasi HCBP menjadi suatu
c. Talents’ Capability Readiness, yaitu Bank BTN memiliki Divisi tersendiri untuk menyelaraskan strategi HC dengan
kapabilitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis Bisnis serta menjawab kebutuhan Perseroan, yang dibagi
Bank di masa ini dan masa depan. atas:
d. Employee Productivity, yaitu produktivitas pegawai Bank • Bidang Wholesale, Consumer Banking & Finance
BTN berada di atas rata-rata organisasi ternama. • Bidang HCBP IT & Operations
• Bidang HCBP Distribution & Funding
Untuk mencapai parameter dimensi Endstate tersebut maka telah • Bidang HCBP Risk Management
disusun 3 (tiga) Strategi dan 14 (empat belas) Inisiatif Strategis
yaitu sebagai berikut:
372 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 4
Laporan Tahunan 2023
2. Perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan operational 7. Mengimplementasikan prinsip dan tata kelola manajemen
excellence dan praktik manajemen SDM. kinerja yang terintegrasi serta menerapkan penilaian kinerja
3. Menerapkan metodologi dan matriks pengukuran produktivitas multi sumber untuk memastikan objektivitas menyeluruh.
yang sistematis untuk segmen bisnis dan support. 8. Mengaktivasi 4 (empat) Pilar EVP - Learn, Grow, Contribute,
4. Implementasi perencanaan tenaga kerja yang prediktif dan dan Engagement dalam mendorong peningkatan branding
berbasis pada produktivitas. Bank BTN.
5. Mempertajam learning strategy, penerapan coaching secara 9. Implementasi strategi multi-sourcing dan menjalankan
konsisten, serta melakukan intervensi untuk mendukung program onboarding untuk new recruit dan internal
budaya pembelajaran. movement.
6. Menjalankan manajemen suksesi untuk memastikan 10. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi untuk
pemenuhan posisi kunci/kritikal dan menutup generation mendukung operasional excellence, pengambilan keputusan
gap. berbasis data, serta menyediakan seamless employee
experience.
Kebijakan dan Pelaksanaan Manajemen
Human Capital
Rekrutmen
Kebijakan Pelaksanaan Rekrutmen
Bank BTN memiliki berbagai channel rekrutmen yang Selama tahun 2023 telah dilaksanakan rekrutmen penyandang
memberikan kesempatan bagi berbagai lapisan masyarakat disabilitas. Program tersebut merupakan program dari Kementerian
untuk bergabung bersama Bank BTN. Ketentuan mengenai BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan
rekrutmen diatur dalam Kebijakan Khusus No. KK3.A tanggal didapatkan 4 (empat) pegawai Disabilitas. Sedangkan di tahun
31 Oktober 2023 tentang Siklus Human Capital, dan secara 2024 ditargetkan rekrutmen untuk 10 (sepuluh) pegawai disabilitas
detail pada Petunjuk Teknis (PT) No. 3-A.11 tanggal 31 Oktober baru. Selama tahun 2023 telah dilakukan rekrutmen sebanyak 584
2023 tentang Rekrutmen dan Seleksi. Pelaksanaan rekrutmen pegawai yang terdiri dari 226 pria dan 358 wanita.
pegawai tahun 2023 dilakukan melalui berbagai channel
rekrutmen dari eksternal maupun internal untuk memastikan Adapun strategi serta program yang dilakukan dalam rangka
pemenuhan pegawai di unit kerja sesuai dengan kebutuhan rekrutmen tahun 2023 yaitu:
jumlah maupun kapabilitas. Pelaksanaan Rekrutmen di Perseroan Campus/University Hiring
telah menerapakan kesetaraan gender dan kesempatan bagi • Job Career UI
penyandang disabilitas. Sebagai bentuk perbaikan dalam • Job Career Unhas
timeline pemenuhan pegawai, pemenuhan kebutuhan pegawai • Job Career UGM
di tahun 2024 sudah dilakukan rekrutmen sejak tahun 2023, • Job Career Unair
sehingga proses deployment pegawai dilakukan di awal tahun • Job Career UNS
2024 untuk mendukung percepatan bisnis tahun 2024. • Sourcing Best Alumni dari Top Ten Univ
• Beasiswa Pre Graduate (UI, UGM, Unair, ITB)
Sesuai ketentuan Petunjuk Teknis (PT) No. 3-A.11 tentang Rekrutmen Seminar/Workshop
dan Seleksi diatur pula mengenai rekrutmen Disabilitas yaitu jenis • Workshop Career UGM
disabilitas yang memenuhi kriteria calon Pegawai disabilitas • Workshop Career ITB
yakni untuk sementara ditetapkan jenis Tuna Daksa (ringan) dan • Workshop Career UNAIR
Tuna Wicara, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk Social Media Recruiting
menetapkan jenis disabilitas lain pada rekrutmen selanjutnya • Open Recruitment ODP Bisnis
sekaligus mempersiapkan akomodasi yang layak dan fasilitas • Open Recruitment Frontliner
yang mudah diakses oleh Pegawai Disabilitas. • Open Recruitment ODP Tematik
• Open Recruitment Experienced dan Prohire
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 373
Page 5
Human
Capital
Referral Program • GBS Telkom Career Day
Rekrutmen Pro Hire di bidang spesialis seperti IT, Digital Banking, • GBS Reguler
Wholesale Transaction, Personal Banking, Treasury, Wealth • GBS Talent Scouting UB
Management dan Non-Subsidized Mortgage. • GBS Talent Scouting UGM
Kerjasama dan Kemitraan dengan Stakeholder • GBS Talent Scouting USU
• Rekrutmen Bersama BUMN (FHCI) • GBS Job Fair UNHAS
• Digierss Day Menkominfo • GBS Job Fair UI
• Kerja sama LPDP • GBS Job Fair Unpad
• Indonesia Career Excellence – Inggris/UK • GBS Job Fair UB
• Kerja sama Head-Hunter • GBS RBB Reguler
• Kerja sama LinkedIn • GBS RBB Disabilitas
Talent Scouting • Alih Status Pemenang Sales Service Awards (BSS)
• Talent Scouting Universitas Sumatera Utara (USU) d. Officer Development Program (ODP)
• Srikandi BTN Universitas Trisakti • ODP Risk Management
• Talent Scouting Institute Teknologi Bandung (ITB) • ODP Auditor
• ODP Business Banking
Untuk jalur rekrutmen yang dilakukan di tahun 2023 yaitu: • ODP Business Enabler
a. Teller Service (TS) • ODP IT
b. Customer Service (CS) • ODP Wholesale & Finance
c. General Banking Staff (GBS) e. Experienced/Pro Hire
• GBS FHCI
• GBS Alih Status ODP
Adapun realisasi rekrutmen tahun 2023 yaitu sebagai berikut:
No. Jalur Rekrutmen Jumlah
1. Frontliner 244
a. Customer Service Staff Batch 1 99
b. Teller Service Staff Batch 1 85
c. Customer Service Staff Batch 2 39
d. Teller Service Staff Batch 2 21
2. General Banking Staff 237
a. GBS FHCI 15
b. GBS Alih Status ODP 21
c. GBS Telkom Career Day 12
d. GBS Reguler 105
e. GBS Talent Scouting UB 8
f. GBS Talent Scouting UGM 4
g. GBS Talent Scouting USU 8
h. GBS Job Fair UNHAS 8
i. GBS Job Fair UI 9
j. GBS Job Fair Unpad 16
k. GBS Job Fair UB 7
l. GBS RBB Reguler 15
m. GBS RBB Disabilitas 4
n. Alih Status Pemenang SSA (BSS) 5
3. Officer Development Program 67
a. ODP Bidang Bisnis Reguler 62
b. Beasiswa Pre-Graduate 4
c. ODP Beasiswa LPDP 1
4. Experienced/Pro-Hire Hiring 36
TOTAL 584
374 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 6
Laporan Tahunan 2023
Pengembangan Kompetensi Implementation dan Evaluation (ADDIE) dengan menggunakan
model pembelajaran 10:20:70 (10% formal learning, 20%
Kebijakan learning from others dan 70% learning from doing).
Pengembangan kompetensi hard skill maupun soft skill menjadi Pembelajaran dan pengembangan dimaksud diberikan kepada
salah satu bagian dari pedoman siklus Human Capital dalam pegawai mulai dari fase pegawai yang baru ditempatkan pada
pengelolaan Sumber Daya Manusia sesuai dengan Kebijakan suatu jabatan hingga diproyeksikan ke jabatan di atasnya.
Khusus No. KK.3-A tanggal 31 Oktober 2023 tentang Siklus Dalam hal ini setiap pegawai memperoleh kesempatan yang
Human Capital. Setiap pegawai wajib untuk mengembangkan sama dalam bidang pembelajaran dan pengembangan.
kompetensinya agar dapat melakukan pekerjaan dengan baik,
dan mempersiapkan diri untuk dapat menghadapi perubahan Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi
dan/atau menduduki jabatan yang lebih tinggi.
Perseroan melakukan program pembelajaran dan pengembangan
Pengembangan kompetensi pegawai dilakukan melalui program untuk memenuhi kompetensi yang dibutuhkan secara
pembelajaran dan pengembangan yang sistematik untuk berkesinambungan melalui pembelajaran, pengembangan,
meningkatkan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan penugasan khusus maupun program mutasi dan promosi. Berikut
sikap (attitude). Framework pembelajaran dan pengembangan tabel jumlah pengembangan kompetensi berdasarkan Level
menerapkan konsep Analysis, Design, Development, Jabatan pada periode Januari – Desember 2023:
Tabel Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2023
Jumlah Persentase yang
Persentase yang telah
Peserta telah mengikuti
mengikuti pelatihan
No. Jenis Pelatihan Tujuan Pelatihan Jumlah yang telah pelatihan untuk
untuk setiap jenis
mengikuti setiap level
pelatihan
pelatihan jabatan
1. DIREKSI 10 10 100%
Meningkatkan kompetensi dalam
Leadership kepemimpinan dan peningkatan jenjang 10 100%
karir
Operational Meningkatkan kompetensi dalam
6 60%
Banking kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pada bidang
Sales & Service 1 10%
sales and service
2. KOMISARIS 8 8 100%
Meningkatkan kompetensi dalam
Leadership kepemimpinan dan peningkatan jenjang 8 100%
karir
Operational Meningkatkan kompetensi dalam
1 13%
Banking kegiatan operasional Perseroan
3. EXECUTIVE VICE PRESIDENT 32 32 100%
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 15 47%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 31 97%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
32 100%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 31 97%
bidang sales and service
4. VICE PRESIDENT 128 128 100%
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
6 5%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
Sharia Banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 66 52%
kredit dan risiko kredit
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 375
Page 7
Human
Capital
Jumlah Persentase yang
Persentase yang telah
Peserta telah mengikuti
mengikuti pelatihan
No. Jenis Pelatihan Tujuan Pelatihan Jumlah yang telah pelatihan untuk
untuk setiap jenis
mengikuti setiap level
pelatihan
pelatihan jabatan
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 81 63%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
127 99%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 117 91%
bidang sales and service
5. ASSISTANT VICE PRESIDENT 163 163 100%
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
9 6%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
Sharia Banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 98 60%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 70 43%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
163 100%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 158 97%
bidang sales and service
SENIOR
6. 200 200 100%
MANAGER
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
30 15%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
Sharia Banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 124 62%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 125 63%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
200 100%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 192 96%
bidang sales and service
7. MANAGER 1.074 1.074 100%
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
125 12%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
sharia banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 737 69%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 306 28%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
1.074 100%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 1.023 95%
bidang sales and service
8. ASSISTANT MANAGER 2.911 2.911 100%
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
383 13%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
sharia banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 1.844 481%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 666 36%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
376 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 8
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Persentase yang
Persentase yang telah
Peserta telah mengikuti
mengikuti pelatihan
No. Jenis Pelatihan Tujuan Pelatihan Jumlah yang telah pelatihan untuk
untuk setiap jenis
mengikuti setiap level
pelatihan
pelatihan jabatan
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
2.877 432%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 2.796 97%
bidang sales and service
9. SENIOR STAFF 5.703 5.703 100%
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
748 13%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
Sharia Banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 3.834 67%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 1.483 26%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
5.703 100%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 5272 92%
bidang sales and service
10. STAFF 1.834 1.834 100%
Meningkatkan kompetensi pegawai
Business & Sharia dalam hal sales, marketing, pengetahuan
253 14%
Banking umum dan sebagainya dalam bidang
Sharia Banking
Meningkatkan kompetensi di bidang
Credit & Risk 1.467 80%
kredit dan risiko kredit
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan
Leadership 499 27%
pegawai dan peningkatan jenjang karir
Operational Meningkatkan kompetensi pegawai
1.834 100%
Banking dalam kegiatan operasional Perseroan
Meningkatkan kompetensi pegawai di
Sales & Service 1.723 94%
bidang sales and service
JUMLAH TOTAL 12.063 12.063 100%
Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi
Peningkatan kualitas serta relevansi penyelenggaraan pembelajaran dan pengembangan. Perseroan melakukan
pembelajaran dan pengembangan dengan kebutuhan Perseroan evaluasi dengan menggunakan metode KirkPatrick yang terdiri
diidentifikasi berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan dari 4 (empat) level, yaitu:
L1 - Reaction L2 - Learning L3 - Behaviour L4 - Result
Evaluasi peserta terhadap Evaluasi pemahaman peserta Evaluasi untuk mengukur Evaluasi yang dilakukan
penyelenggaraan pembelajaran terhadap materi pembelajaran pengaruh pembelajaran dan untuk mengukur dampak
dan pengembangan atas dan pengembangan yang telah pengembangan terhadap pembelajaran dan
relevansi dan kepuasan pada diberikan. perubahan perilaku peserta pengembangan terhadap
kegiatan tersebut. dan penerapannya dalam peningkatan aspek bisnis atau
pekerjaan. proses bisnis Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 377
Page 9
Human
Capital
Biaya Pengembangan Kompetensi
Tahun 2023 Perseroan telah mengalokasikan biaya pengembangan Selain itu, di tahun 2023 Pemerintah Indonesia secara resmi
kompetensi bagi pegawai yang tercatat mengalami peningkatan mencabut status Pandemi Covid-19 menjadi masa Endemi
sebesar 10% dibandingkan tahun 2022, Perseroan menetapkan Covid-19 sehingga beberapa program pembelajaran dan
metode delivery blended learning yaitu penggabungan online pengembangan mulai dilaksanakan kembali dengan metode
learning dan classroom sehingga pelaksanaan pembelajaran classroom. Adapun besaran biaya pengembangan kompetensi
dan pengembangan menjadi lebih efektif dan efisien dalam secara total dapat dilihat pada tabel berikut:
meningkatkan nilai tambah bagi para pegawai salah satunya
melalui pemenuhan kompetensi yang dipersyaratkan.
Biaya pengembangan kompetensi
Pertumbuhan
(dalam jutaan Rupiah)
Dalam mata uang
2023 2022 Dalam Persen (%)
(dalam jutaan Rupiah)
95.928 86.945 8.983 10%
Pengembangan Karir 2. Aspek potensi dilihat dari 2 (dua) pengukuran sebagai berikut:
• Assessment Kognitif (bobot 20%) yaitu mengukur
Kebijakan Kapasitas Learning Agility yang terdiri dari kecepatan
belajar, kemampuan beradaptasi dengan perubahan,
Pengembangan karir di Bank BTN mengacu pada ketentuan dan kemampuan dalam menghadapi tantangan baru
Kebijakan Khusus No. KK.3-A tanggal 31 Oktober 2023 pada pekerjaan.
Tentang Siklus Human Capital. Bank BTN memiliki 2 (dua) jalur • Assessment Kompetensi Perilaku (bobot 80%) yaitu
karir, yaitu jalur karir umum dan jalur karir khusus (specialist). mengukur tingkat efektivitas dalam menjalankan
Jalur karir umum merupakan aturan yang umum yang pekerjaan yang berhubungan dengan sikap kerja dan
menjelaskan perpindahan dari satu jabatan ke jabatan lainnya aspek-aspek kepribadian.
(dari Job Feeder tertentu ke Job Target tertentu) yang ditenaukan
berdasarkan layer jabatan, job grade, dan risiko pergerakan Adapun pementaan talenta pegawai adalah sebagai berikut:
karir pegawai. Sedangkan jalur karir khusus merupakan suatu
jalur karir yang dibuat spesifik untuk pemenuhan jabatan tertentu
pada Perseroan yang mana memiliki kemampuan/keterampilan
teknis dan/atau disiplin ilmu tertentu bidang tertentu yang 7.
8. 9.
dibutuhkan oleh bisnis Bank. Tinggi Solid
Perform Star
Contributor
Secara umum Perseroan memiki ketentuan terkait pola
pergerakan karir pegawai. Pola Pergerakan karir yang di atur
Performance
4.
5. 6.
untuk seluruh pegawai yaitu acceleration track, fast track, middle Sedang Slow
Average Potensial
Starter
track, normal track, moderate track, dan slow track. Adapun pola
karir tersebut ditentukan berdasarkan pemetaan talenta (talent
mapping). Talent Mapping sebagai dasar dalam pengelolaan 2. 3.
1.
karir pegawai, dilakukan dengan melakukan pengelompokan Rendah Unfit
Slow Career
Starter Person
pegawai berdasarkan Potensi dan Kinerja pegawai.
Rendah Sedang Tinggi
Talent mapping pegawai terdiri dari aspek kinerja dan aspek potensi.
Aspek kinerja dan aspek potensi masing-masing dikelompokan Potensi
menjadi 3 (tiga) kriteria yaitu rendah, sedang dan tinggi.
1. Aspek kinerja diambil berdasarkan penilaian pegawai
Sistem Manajamen Kinerja (SMK) 3 (tiga) tahun Aspek Pola Pergerakan Karir Pegawai
kinerja berdasarkan penilaian kinerja pegawai yang 1. Acceleration Track: Pegawai yang masuk dalam kategori
tertuang dalam Sistem Manajamen Kinerja (SMK) pegawai Suksesor dimungkinkan kesempatan promosi kurang dari 1
dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun terakhir dari terhitung tahun.
saat Pemetaan Talenta (Talent Mapping) dilakukan. 2. Fast Track: Pegawai yang termasuk dalam kelompok
Star dan Peformer berdasarkan hasil Pemetaan Talent
378 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 10
Laporan Tahunan 2023
(talent Mapping) dapat dipromosikan 1 (satu) tahun sejak di level BOD-1, BOD-2 dan/atau BOD-3. Adapun kriteria
menduduki Person Grade terakhir. peserta TAP secara umum yaitu Pegawai dengan kinerja tinggi,
3. Middle Track: Pegawai yang termasuk dalam kelompok memiliki potensi yang baik, memiliki integritas tinggi serta
Potential berdasarkan hasil Pemetaan Talent (Talent Mapping) sudah menduduki jabatan tertentu. Talent Acceleration Program
dapat dipromosikan 2 (dua) tahun sejak menduduki Person (TAP) juga merupakan upaya perseroan untuk mendorong para
Grade terakhir. millenial yang eligible untuk menduduki jabatan-jabatan strategis
4. Normal Track: Pegawai yang termasuk dalam kelompok yang dipersiapkan dengan berbagai program pengembangan
Average berdasarkan hasil Pemetaan Talent (Talent Mapping) untuk memastikan readiness level yang tinggi saat Pegawai
dapat dipromosikan 3 (tiga) tahun sejak menduduki Person ditugaskan pada suatu jabatan tertentu.
Grade terakhir.
5. Moderate Track: Pegawai yang termasuk dalam kelompok BTN Millenial Leader
Solid Contibutor berdasarkan hasil Pemetaan talent (Talent BTN Millennial Leader merupakan program pengembangan
Mapping) dapat dipromosikan 4 (empat) tahun sejak guna meningkatkan kapasitas pegawai Bank BTN sesuai
menduduki Person Grade terakhir. persyaratan jabatan serta sebagai bentuk persiapan menuju
6. Slow Track: Pegawai yang termasuk dalam kelompok Slow jenjang jabatan yang lebih tinggi. Program disesuaikan dengan
Starter dengan Kinerja Sedang dan Potensi Rendah dapat sasaran kompetensi Strategic Orientation, Aligning Performance
dipromosikan 5 (lima) tahun sejak menduduki Person Grade for Success, dan Driving Execution sehingga diharapkan mampu
terakhir. menghasilkan kinerja dan produktivitas secara efektif dan optimal.
Konsep pengembangan karir Bank BTN disesuaikan dengan Tujuan Program:
kebutuhan Bank, ketersediaan pegawai, mapping potensi dari talent 1. Mempersiapkan suksesor pemimpin Perusahaan yang kompeten,
mapping, pola pergerakan karir sesuai dengan risiko jabatan dan memiliki wawasan luas, dan menguasai bidang tugasnya.
pergerakan jabatan. Hal ini untuk memastikan bahwa pengembangan 2. Memberikan tambahan pembekalan berupa soft competency
karir pegawai juga sejalan dengan kebutuhan bisnis atau kebutuhan (mengacu pada Kompetensi Bank BTN).
dalam pemenuhan transformasi/perubahan organisasi. 3. Memperkuat kemampuan dalam memimpin sebuah team,
planning, organizing dan membuat keputusan untuk
Untuk memastikan pemenuhan suksesor juga dilakukan program- peningkatan kinerja.
program pengembangan karir untuk berbagai level jabatan. Untuk
pelaksanaan program dilaksanakan dengan langkah-langkah Know Your Employee (KYE)
mulai dari identifikasi dan seleksi kandidat, sampai dengan talent Perseroan melaksanakan Know Your Employee (KYE) sesuai
panel untuk menentukan pergerakan karir atau posisi kandidat dari dengan ketentuan eksternal maupun internal. KYE dilakukan
hasil pelaksanaan program. Adapun jenis pengembangan yang secara berkelanjutan dan menyuluruh dimana selama tahun
dilakukan kepada pegawai yaitu meliputi pendidikan leaderhsip, 2023 juga dilakukan KYE sebagai upaya early warning untuk
immersion, coaching dan mentoring, pemberian target spesifik, petunjuk atau indikasi akan adanya sesuatu yang tidak biasa
project assignment, pendidikan teknis, sertifikasi mandatory, dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Dalam menjalankan
penugasan mengajar/pemateri, sertifikasi. Selain itu juga dilakukan KYE Perseroan menggunakan aplikasi KYE yang dikekola
executive coach, rotasi/replacement, company benchmark, join oleh Satuan Kerja Human Capital. Aplikasi KYE memiliki 7
association (asosiasi profesi perbankan), seminar/konferensi, dan (tujuh) parameter yang masing-masing memiliki skor untuk
assignment ke tim ad-hoc untuk menambah exposure, experience menghasilkan akumulasi nilai profil pegawai, di antaranya yaitu
dan network dari pegawai. transaksi mencurigakan (suspicious transaction) dan pernikahan
sesama pegawai. Adapun hasil atas profiling pegawai atas KYE
Talent Acceleration Program (TAP) yang dilakukan secara berkala selanjutnya ditindaklanjuti sesuai
Talent Acceleration Program (TAP) adalah program akselerasi mekanisme internal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
pengembangan talent Perseroan sebagai feeder jabatan kritikal
Pelaksanaan Pengembangan Karir
Adapun aktivitas dalam mendukung pengembangan karir pegawai adalah pelaksanaan assessment pegawai. Pelaksanaan assessment
selama tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Rincian Assessment Tahun 2023
No. Keterangan Peserta
1. Assessment Grade 8 – 13 (ASTONIA)* 1.040
2. Assessment Grade > 13 Menggunakan Jasa Konsultan 345
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 379
Page 11
Human
Capital
No. Keterangan Peserta
3. Assessment BOD-1 (Kompetensi Kementerian BUMN) 10
4. Assessment Kompetensi Teknis 252
Total Pegawai 1.647
*ASTONIA merupakan aplikasi internal Bank BTN untuk pelaksanaan asesmen pegawai.
Rincian Promosi Pegawai Tahun 2023
Grade Jumlah Peserta
8 2
9 290
10 155
11 583
12 238
13 295
14 200
15 108
16 59
17 28
18 22
19 11
20 12
TOTAL 2.003
Rincian Peserta Talent Acceleration Program (TAP) dan BTN Millennial Leader 2023
TAP Batch 1 TAP Batch 2 BTN Millennial Leader
Grade
Jumlah Peserta Jumlah Peserta Jumlah Peserta
13 - - 3
14 1 3 18
15 16 40 -
16 34 23 -
17 23 6 -
18 3 - -
TOTAL 77 72 21
Penilaian Kinerja
Kebijakan
Ketentuan Penilaian Kinerja Pegawai tercantum dalam Kebijakan selama 1 (satu) tahun dan membuat komitmen antara atasan
Khusus (KK) Nomor KK.3A tanggal 31 Oktober 2023 tentang dan bawahan untuk mendukung pencapaian Kinerja Unit
Siklus HC dan Petunjuk Teknis Nomor PT.3-A.9 tanggal 31 dan Kinerja Perusahaan.
Oktober 2023 tentang Penilaian Kinerja. Dalam proses penilaian 2. Monitoring Kinerja yang bertujuan untuk memastikan agar
kinerja terdapat siklus manajemen kinerja antara lain: sasaran kinerja dapat tercapai dari waktu ke waktu.
1. Perumusan dan Penetapan Sasaran Kinerja yang merupakan 3. Penilaian Kinerja yaitu proses evaluasi terhadap sasaran
Proses menetapkan target kinerja yang hendak dicapai kinerja dan pencapaiannya.
380 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 12
Laporan Tahunan 2023
Adapun komponen yang menjadi penilaian yaitu: • Komponen Performance Indicator (PI) yaitu ukuran
a. Penilaian Kinerja (Bobot 90%) keberhasilan dari pelaksanaan Uraian Pekerjaan (Job
Merupakan penilaian berdasarkan Key Performance description) pegawai. Komponen ini mencerminkan
Indicator (KPI) dari jabatan pegawai. Adapun Penilaian kinerja individu secara berdasarkan job desc nya.
kinerja terdiri dari 2 (dua) komponen yaitu:
• Komponen Key Performance Indicator (KPI) Cascading b. Penilaian Implementasi Budaya (Bobot 10%)
yaitu KPI yang didapatkan dari hasil cascading (sesuai Merupakan penilaian dari atasan langsung kepada pegawai
tanggung jawab dan peran dari individu tersebut) berdasarkan penjabaran terhadap implementasi budaya
terhadap KPI dari layer di atasnya atau KPI unit perusahaan.
kerjanya. Komponen ini mencerminkan kontribusi suatu
individu terhadap keberhasilan Unit Kerja nya. Adapun Finalisasi penilaian kinerja pegawai dilakukan oleh Komite
jenis cascading adalah sebagai berikut: Personalia di masing-masing unit kerja untuk selanjutnya
disampaikan ke Human Capital Management Division
Fully Cascade : KPI Unit diturunkan sepenuhnya ke sebagai dasar dalam penentuan remunerasi, pengembangan
pegawai dengan target yang sama. karir dalam sistem Human Capital Information System (HCIS).
Partially Cascade : KPI Unit diturunkan ke pegawai dengan
target/segmen yang telah dibagi Pelaksanaan Penilaian Kinerja
(sesuai tanggung jawab individu).
Contributory Cascade : KPI Unit diturunkan ke pegawai Proses penilaian kinerja untuk tahun kinerja 2023 saat ini masih
dalam ukuran KPI lain yang dapat
mendukung pencapaian KPI unit
berjalan dan atas hasil penilaian kinerja atas tahun 2022 yaitu
tersebut (sesuai peran pegawai). sebagai berikut:
No Kategori Nilai 2022 Jumlah Pegawai
1 Istimewa 2.587
2 Sangat Baik 4.172
3 Baik 3.895
4 Cukup 129
5 Kurang 27
Jumlah Pegawai Tetap 10.810
Calon Pegawai 1.048
TOTAL 11.858
Remunerasi
Dalam pemberian remunerasi, di tahun 2023 telah diterbitkan pengambil keputusan dapat dihindari dan kelangsungan usaha
ketentuan baru yang menyempurnakan ketentuan sebelumnya serta kesehatan Perseroan dapat terjaga.
yaitu dengan diterbitkannya Kebijakan Khusus (KK) No.3-B
tanggal 31 Oktober 2023 tentang Remunerasi. Pengelolaan Kebijakan remunerasi yang disusun wajib paling sedikit
Sumber Daya Manusia atau Human Capital menjadi salah mempertimbangkan:
satu prioritas terpenting dalam menjalankan roda Perseroan. 1. Terciptanya manajemen risiko yang efektif
Rermunerasi pegawai merupakan suatu sistem penggajian dan 2. Stabilitas keuangan Perseroan
kompensasi yang diterapkan Perseroan untuk memberi imbalan 3. Kecukupan dan penguatan permodalan Perseroan
kepada Pegawai berdasarkan sejumlah faktor. 4. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka panjang
5. Potensi pendapatan di masa yang akan datang.
Adapun cakupan sistem remunerasi tersebut antara lain tata
kelola dalam pemberian remunerasi, kompensasi, benefit, Pelaksanaan Remunerasi
kompensasi benefit berdasarkan peraturan Perundang-Undangan
dan penghargaan. Penerapan tata kelola dalam pemberian Perseroran memberikan remunerasi kepada pegawai dengan
remunerasi bertujuan untuk mendorong dilakukannya prudential menerapkan performance based reward. Dengan demikian,
banking yaitu pengambilan risiko dalam melakukan kegiatan semakin tinggi kinerja pegawai, maka semakin tinggi remunerasi
usaha dilakukan secara terukur dan mengacu pada ketentuan yang didapatkan pegawai. Perseroan juga menerapkan gender
perundang-undangan mengenai manajemen risiko sehingga inclusion dalam remunerasi, sehingga tidak ada pembedaan
pengambilan risiko yang berlebihan (excessive risk taking) oleh remunerasi antara pegawai pria dan wanita.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 381
Page 13
Human
Capital
Total Remunerasi Per Gender (Per Grade)
Pria Wanita Total
Jabatan
Jumlah Jumlah Remunerasi Jumlah Jumlah Remunerasi Jumlah Jumlah Remunerasi
Pegawai (Juta) Pegawai (Juta) Pegawai (Juta)
Level 22 2 6.769.489.498 - - 2 6.769.489.498
Level 19-21 134 293.332.224.111 24 51.938.585.850 158 345.270.809.961
Level 15-18 1.061 816.732.616.447 376 253.623.332.898 1.437 1.070.355.949.345
Level 13-14 1.762 484.594.930.203 1.149 287.609.927.513 2.911 772.204.857.716
Level 11-12 2.574 417.034.592.176 3.129 475.149.713.347 5.703 892.184.305.523
Level 8-10 755 97.894.669.648 1.079 138.984.748.782 1.834 236.879.418.430
Jumlah 6.288 2.116.358.522.083 5.757 1.207.306.308.390 12.045 3.323.664.830.473
Keterangan: Jumlah pegawai merupakan pegawai tetap dan kontrak
Program Pensiun
Kebijakan
Program Pensiun Bank BTN terbagi menjadi dua program, yaitu Pegawai dapat menikmati kehidupan yang nyaman dan tenang
Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) yang dikelola oleh Dana setelah Pensiun.
Pensiun Bank BTN, serta Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang
dikelolaan oleh DPLK pihak ketiga. Program PPMP merupakan Adapun pelaksanaan program persiapan pensiun adalah
program untuk pegawai yang masuk Bank BTN sebelum tahun sebagai berikut:
2004, sedangkan setelah tahun 2004 maka pegawai akan 1. Program Pelatihan, yaitu program pembekalan berupa
otomatis masuk dalam program PPMP. pelatihan keterampilan dengan materi/bidang yang sesuai
dengan bakat/keinginan Pegawai yang bersangkutan
Pada Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP), pegawai tetap diantaranya: Financial Management Training, Job Searching
mendapatkan manfaat sebesar formula yang sudah ditentukan Training, Entrepreneurship Training,
oleh Dana Pensiun dengan jumlah Manfaat Pensiun yang dapat 2. Program Kesempatan Karir, yaitu diberikan kesempatan untuk
diterima pegawai setinggi-tingginya 80% dari Penghasilan memberikan bantuan jasa kepada Bank, Anak Perusahaan
Dasar Pensiun mengacu kepada Ketetapan Direksi yang dan/atau Perusahaan Terafiliasi Bank. Adapun bentuk bantuan
mengatur tentang Peraturan Dana Pensiun PT Bank Tabungan jasa yang dimaksud adalah sebagai trainner ataupun Advisor
Negara (Persero) Tbk. (Dapen BTN), sedangkan pada Program 3. Program Pendampingan, yaitu pemberian counselling yang
Iuran Pasti, pegawai tetap mendapatkan manfaat pensiun dari bertujuan untuk dapat mempersiapkan Pegawai menghadapi
akumulasi saldo iuran sebesar 2,5% dari gaji yang bersangkutan kehidupan setelah pensiun, dan pemberian Coaching terkait
dan 7,5% dari Perseroan serta hasil pengembangannya. mengembangkan kewirausahaan (entrepreneurship) dan job
searching.
PROGRAM PERSIAPAN PENSIUN
Perseroan memberikan perhatian atas kesejahteraan pegawai Selain program persiapan pensiun tersebut, Perseroan juga
menjelang pensiun melalui Program Persiapan Pensiun. Program memberikan opsi bagi pegawai yang berusia 55 tahun
tersebut diperuntukan bagi pegawai tetap yang telah mencapai untuk dapat mengambil Masa Persiapan Pensiun (MPP) yaitu
usia 55 Tahun. Program Persiapan Pensiun dirancang untuk dibebastugaskan dari pekerjaan sehari-hari yang tujuannya agar
membantu Pegawai dalam mempersiapkan diri secara finansial, Pegawai memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan
mental dan fisik untuk menghadapi masa pensiun, sehingga flsik dan mental guna menghadapi Pensiun.
Pelaksanaan Program Pensiun
Pelaksanaan program pensiun merupakan bentuk apresiasi Staff dan sekretaris yang berusia 36 tahun berhak mendapatkan
kepada pegawai tetap atas kontribusinya di Perseroan. Pegawai manfaat pensiun. Per tahun 2023 terdapat 28 pegawai yang
tetap yang telah mencapai usia pensiun normal yaitu 56 tahun menjalani Masa Persiapan Pensiun (MPP).
dan pegawai tetap dengan Status Teller Staff, Customer Service
382 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 14
Laporan Tahunan 2023
Human Capital
Information System (HCIS)
Pengelolaan Human Capital perusahaan didukung dengan 3. Mengurangi tingkat manual data intervention kepegawaian
pengembangan information technology (IT) yang memadai ke sistem internal lain di perusahaan.
untuk memastikan proses operasional dalam pengelolaan 4. Memastikan tercapainya operational excellence pada fungsi
siklus Human Capital serta pemenuhan hak-hak pegawai dapat SDM dan kualitas layanan sistem SDM yang merata sampai
berjalan dengan baik di antaranya sebagai berikut: unit kerja terkecil di seluruh daerah operasional perusahaan.
1. Adanya mekanisme monitoring secara keseluruhan dari 5. Implementasi keseluruhan cycle manajemen talenta secara
keselarasan visi misi dan berbagai tata kelola, yaitu akses, sistematis.
security, dan juga kepatuhan. 6. Ketersediaan insight keseluruhan proses SDM untuk
2. Perlunya memastikan keselarasan landscape sistem SDM mendukung pengambilan keputusan bagi manajemen.
dengan keseluruhan strategi SDM.
Secara garis besar framework IT Human Capital dapat digambarkan dalam bagan berikut:
2
ESS/MSS
IBES Leave Request
Benefit Travel Performannce
(Intelligent BTN Reimbursement Reimbursement Management
Employee Services)
8 iRecruitment
Organization Personnel Time Compensation
Payroll
Management Administration Management Management
Aplikasi Tenaga
9
1 Alih Daya (TAD)
Training and Event
Travel Personnel Cost Personnel
Benefit Management
Management Planning Development 10 DIGISIIPS
(LSO)
Aplikasi CEO
11 Message - Ulang
EE Master EE Master Clock EE Master Training Performance EE Master Tahun
Data Data in/out Data Training History Competency Data
Catalogue Aplikasi Monitoring
12
LTI dan Alokasi JP
SSO Portal Aplikasi
13
HC
3 KYE 4 B-Gate 5 Dreams 6 Astonia 7 Tania
WFH
14
(Work From Home)
Learning Assesment Tools Talent Management
Management System Online Application Information System
iHome (Intelligent
and Analytics 15
Home for Employee)
Talent Management Related Application
Sebagai upaya penyempurnaan dalam teknologi pengelolaan Human Capital yang termasuk dalam inisiatif strategis Human Capital
sampai dengan tahun 2025, di tahun 2023 telah dimulai proses transformasi HC Technology dengan mengembangan Human
Capital Information System (HCIS) berbasis cloud. Pengembangan HCIS berbasis cloud dilakukan untuk seluruh siklus pengelolaan
Human Capital dan dikembangan dalam 3 (tiga) fase dari tahun 2023 sampai dengan 2025. Transformasi ini juga untuk mendukung
implementasi people analytic pengelolaan HC dengan mengoptimalkan peran teknologi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 383
Page 15
Human
Capital
Internalisasi
Budaya
Implementasi Program Budaya Perusahaan tahun 2023 Tahun 2023 setiap unit kerja wajib melaksanakan seluruh pilar,
merupakan penyempuranaan program yang selama ini telah penerapan program budaya akan terbagi menjadi 2 (dua)
dijalankan. Setiap program tetap dilakukan dan dilaporkan kategori program, yaitu:
kepada tim Culture Specialist setiap bulannya dengan mengacu 1. Program Utama; yaitu program budaya perusahaan yang
pada 4 (empat) pilar Budaya Perusahaan Bank BTN. Program WAJIB dilaksanakan oleh setiap unit kerja sesuai dengan 4
tahun ini, difokuskan pada penyusunan program yang dilakukan (empat) Pilar Budaya Perusahaan.
oleh masing-masing unit kerja sesuai dengan kebutuhan dan 2. Program Pilihan; yaitu program budaya perusahaan yang
fokus pada Key Performance Indicator (KPI) serta perubahan menjadi PILIHAN unit kerja yang disesuaikan dengan
perilaku yang diharapkan Perseroan yang sejalan dengan kebutuhan unit kerja.
AKHLAK Culture Journey (ACJ) berdasarkan SK Menteri BUMN.
Setiap pilar akan diberikan tema program sebagai guidance
setiap unit kerja dalam menjalankan programnya.
Penjelasan mengenai kedua program tersebut adalah sebagaimana dijelaskan dalam tabel berikut:
Kategori
Aktivitas Program Monitoring
Program
Program • Aktivitas program disusun oleh Change Agent Team dan BTNers di • Setiap bulan akan disampaikan perolehan skor
Utama masing-masing Unit Kerja sesuai dengan tema yang telah ditentukan oleh sesuai dengan laporan yang diampaikan kepada
Tim Culture Specialist. tim Culture Specialist.
• Wajib dilaksanakan oleh setiap unit kerja sesuai dengan klasifikasi unit • Dilakukan secara konsultatif oleh Tim Culture
kerja (Kantor Cabang/Kantor Wilayah/Kantor Pusat). Specialist.
• Meliputi 4 (empat) tema program budaya, yaitu Sales dan Service • Unit kerja yang menjadi top 5 maka dapat
Culture, Governance, Risk, dan Compliance Culture, Performance Culture menjadi coaching buddy kepada unit kerja yang
dan Learning Culture. berada di bottom 5 di masing-maisng wilayah.
• Masing-masing tema memiliki satu/dua program budaya perusahaan
sesuai dengan klasifikasi unit kerja.
Program • Aktivitas program ditentukan oleh masing-masing unit kerja yang masih • Pelaksanaan monitoring untuk program pilihan
Pilihan selaras dengan 4 (empat) pilar Budaya Perusahaan. selaras dengan program utama.
• Setiap unit kerja wajib menyusun 1 (satu) program pilihan sesuai dengan
kebutuhan unit kerja.
Pelaksanaan program Budaya Perusahaan Bank BTN tahun Kantor Wilayah dan Kantor Pusat dapat menjalankan aktivitas
2023 – 2024 diarahkan untuk mendukung pencapaian target Program Budaya Perusahaan Tahun 2023 – 2024.
bisnis unit kerja sehingga setiap programnya adalah aktivitas
yang dapat mendorong kinerja unit kerja baik dari sisi bisnis Dalam melaksanakan program Budaya Perusahaan terdapat
maupun support. Pelaksanaan program unit kerja dapat acuan tema untuk setiap pilarnya. Guidance ini adalah sebagai
dilakukan dengan sebaik-baiknya, mengingat program disusun gambaran untuk menyusun program untuk setiap unit kerja.
secara mandiri oleh masing-masing unit kerja maka diharapkan
agar seluruh BTNers pada setiap unit kerja di Kantor Cabang,
384 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 16
Laporan Tahunan 2023
Tema 4 (pilar) Budaya Perusahaan 2023
Tema Program 2023 Tema Program 2023
“Memenuhi Harapan
“Tambah Tumbuh” “Bersih dan Terpercaya”
Pelanggan”
Sales Effectiveness Services Excellence Zona Integritas (Risk dan Governance)
Tujuan Pilar: Tujuan Pilar:
Pencapaian end state yaitu meningkatkan Membangun kesadaran dan pemahaman akan
penjualan produk funding, lending dan digital serta risiko berikut mitigasinya dan menerapkan prinsip-
meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendorong prinsip manajemen risiko secara konsisten dan
bisnis dan kinerja Bank BTN menyeluruh
Sales & Service Governance & Risk
Culture Culture
Performance Culture Learning Culture
Tujuan Pilar: Tujuan Pilar:
Upaya peningkatan kinerja untuk mencapai Membangun semangat belajar dan meningkatkan
tujuan yang ditetapkan kompetensi kritikal seperti kompetensi Sales,
Digital Analytics, Risk & Collection serta penguatan
pemahaman BTNers atas pentingnya budaya dan
penerapan AKHLAK dalam keseharian
Performane Review Learning, Sharing & Doing
“Berkinerja Unggul” “Terus Belajar”
Tema Program 2023 Tema Program 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 385
Page 17
Human
Capital
Berikut merupakan tabel rincian aktivitas Program Budaya Perusahaan Tahun 2023 – 2024:
Tema Program Kantor Cabang Kantor Wilayah Kantor Pusat
Sales Effectiveness Ya Ya Ya (divisi Bisnis)
Sales & Service Culture
Service Excellence Ya Ya Ya
Zona Integritas - Risk Ya Ya Ya
Governance & Risk Culture
Zona Integritas - Governance Ya Ya Ya
Performance Culture Performance Review Ya Ya Ya
Learning Culture Learning, Sharing & Doing Ya Ya Ya
Program Pilihan (diserahkan kepada masing-masing Unit Kerja) Ya Ya Ya
Total program yang dijalankan oleh seluruh unit kerja adalah 7 juga menyasar perubahan perilaku yang harus dimiliki oleh
(tujuh) program atau 6 (enam) program untuk Divisi Support/ seluruh pegawai melalui 8 (delapan) Perilaku Utama BTNers
Shared. Sasaran yang dicapai dalam program Budaya dengan 3 (tiga) Critical Few Behaviours sebagai fokus utama
Perusahaan bukan hanya selaras dengan target Perseroan tetapi perubahan perilaku pada tahun 2023.
8 Perilaku Utama BTNers & 3 Critical Few Behaviours
Berpegang teguh dan patuh pada nilai moral dan etika bisnis,
1 memenuhi komitmen sesuai peraturan yang berlaku
Terus belajar, melakukan perbaikan intrapreneurship untuk
2 meningkatkan kompetensi diri dan orang lain
Disiplin, konsisten dan tuntas dalam menyelesaikan tugas
3 dengan kualitas hasil terbaik
4 Saling menghormati, menghargai dan terbuka terhadap perbedaan
5 Bertanggung jawab dan selalu mengedepankan kepentingan perusahaan
6 Proaktif, efektif, dan efisien dalam memenuhi kebutuhan pelanggan
Cepat tanggap terhadap perubahan serta memberikan kesempatan untuk
7 melakukan perbaikan yang berkelanjutan
8 Terbuka untuk bekerja sama yang menghasilkan nilai tambah
Critical Few Behaviours
Seluruh program yang dilaksanakan oleh Unit Kerja akan disampaikan kepada tim Culture Specialist melalui aplikasi DIGISIIPS sehingga
seluruh proses yang dilaporkan sudah paperless dan digitalize.
386 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 18
Laporan Tahunan 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 387
Page 19
Human
Capital
Struktur Pengelola
Human Capital
Rapat Umum
Pemegang Saham
Direktur Utama
Dewan
Pengawas
Syariah
Wakil Direktur Utama
Direktur Distribution Direktur Distribution Direktur Assets
Direktur Consumer Direktur IT & Digital
& Funding & Funding Management
SEVP
Wholesale Banking
Wealth Institutional Corporate Marketing Commercial Asset
SME Banking Digital Banking
Management Funding Banking Communication Management
Consumer IT Strategic
Non subsidized Financial Institution Commercial
Retail Funding Collection, Recovery Planning &
Mortgage & Capital Market Banking
& Asset Sales 1 Development
Consumer
Subsidized Service Quality & Whosale
Collection, Recovery IT Operations
Mortgage Lending Distribution Transaction
& Asset Sales 2
Procurement
Data Management
Personal Banking Regional Offices & Fixed Asset
& Analytics
Management
• Branch Office
• Priority Banking
Sharia Business IT Security
• Sharia
Branch Office
Asset & Liability IT Steering Risk Management Human Capital
Commitee Committee Committee Committee
Committee Board Business Support Shared Service
Garis Komando Garis Koordinasi
388 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 20
Laporan Tahunan 2023
Pengelolaan Human Capital perusahaan terus dikembangkan untuk memastikan bahwa kebijakan, proses, prosedur serta teknologi yang
digunakan merupakan yang terbaik menurut best practice. Organisasi pengelolaan Human Capital perusahaan dikelola oleh 4 (empat)
Divisi yaitu Human Capital Strategy Division (HCSD), Human Capital Management Division (HCMD), Human Capital Business Partner
Division (HCBD) dan Learning Management Division (LMD) di bawah kepemimpinan Direktur Human Capital, Compliance & Legal.
Struktur Organisasi Pengelolaan Human Capital
Dewan Komisaris
Direktur Human
Direktur Risk
Direktur Finance Capital, Compliance
Management
& Legal
SEVP SEVP Audit Committee
Operations Compliance & Legal
Remuneration
& Nomination
Committee
Human Capital
Credit Operation Treasury Retail Credit Risk Legal Internal Audit
Strategy Risk Monitoring
Committee
Operation & Corporate Strategy Whosale Human Capital Compliance & Corporate
Business Support & Planning Credit Risk Management Governance Secretary
Finance & Enterprise Risk Learning
Customer Care Policy & Procedure
Accounting Management Management
Transformation
Investor Relations Human Capital
& Partnership
& Research Business Partner
Management
Credit Policy Credit Business Transformation
ESG Committee
Committee Committee Committee Steering Committee
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 389
Page 21
Human
Capital
KEBIJAKAN PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL
Sebagai salah satu inisiatif strategis Human Capital di 1. Petunjuk Teknis Perihal Kebutuhan Pegawai Nomor PT.3-A.7
tahun 2023, terdapat perubahan arsitektur kebijakan yang 2. Petunjuk Teknis Perihal Rekrutmen Nomor PT.3-A.11
diselaraskan dengan arsitektur kebijakan di level Perseroan. 3. Petunjuk Teknis Perihal Pemetaan Talent Nomor PT.3-A.13
Kebijakan pengelolaan Human Capital dituangkan dalam 4. Petunjuk Teknis Perihal Program SDP dan Alih Status Nomor
satu Kebijakan Umum (KU) Human Capital, yang selanjutnya PT.3-A.12
sebagai turunannya telah diterbitkan Kebijakan Khusus (KK) 5. Petunjuk Teknis Perihal Fasilitas dan Satuan Nilai Nomor
yaitu KK Siklus Human Capital, KK Remunerasi, KK Regulasi dan PT.3-B.1
Administrasi kepegawaian, KKS Fasilitas Direksi, KK Perjalanan 6. Petunjuk Teknis Perihal Kamus Kompetensi Nomor PT.3-A.4
Dinas Direksi, KKS HCBP Interim, KKS Kredit Kepegawaian serta 7. Petunjuk Teknis Perihal Penilaian Pegawai Nomor PT.3-A.9
KK Peraturan Dana Pensiun yang merupakan penyempurnaan 8. Petunjuk Teknis Perihal Perencanaan Suksesi Nomor PT.3-A.8
kebijakan pengelolaan Human Capital sebelumnya. Selain 9. Petunjuk Teknis Perihal Job Description Nomor PT.3-A.1
diterbitkannya Ketentuan Khusus (KK), diterbitkan pula Petunjuk 10. Petunjuk Teknis Perihal Job Specification Nomor PT.3-A.3
Teknis (PT) terkait dengan KK Human Capital sebagai petunjuk 11. Petunjuk Teknis Perihal Job Grading Nomor PT.3-A.2
dalam pelaksanaannya yang terdiri dari 15 Petunjuk Teknis (PT) 12. Petunjuk Teknis Perihal Job Family Nomor PT.3-A.10
yang merupakan pedoman pelaksanaan dari kebijakan yang 13. Job Desc Direksi & SEVP Nomor PT.3-A.5
telah disusun yaitu: 14. Petunjuk Teknis Perihal KYE Direksi dan DeKom
15. Petunjuk Teknis Perihal Pembiayaan Syariah Pegawai
Rencana Kerja
Human Capital Tahun 2024
Inisiatif Strategis Human Capital tahun 2024 masih berpedoman 5. Penguatan peran change leader untuk internalisasi core
pada Roadmap Human Capital 2022-2025 dengan tema tahun values di setiap unit kerja dan mendorong perubahan
2024 yaitu People Analytic & Employee Experience. Dalam perilaku.
penyusunan program kerja tahun 2024, Direktorat Human 6. Pengembangan HC Technology yang berfokus pada Talent
Capital Compliance & Legal mengacu pada beberapa dokumen Management, People Analytic dan Employee Self Service
dan atas hasil evaluasi tahun 2023 di antaranya: untuk meningkatkan Employee Experience.
1. Aspirasi Pemegang Saham (APS) 2024.
2. Roadmap Human Capital 2022-2025. Seluruh program dijalankan dalam rangka memenuhi seluruh
3. Corporate Plan 2021-2025. amanah pemegang saham serta menyelaraskan dengan
4. Human Capital Maturity Assessment. kebutuhan internal Perseroan dalam rangka mendukung
5. Aspirasi Top-Down dan Kebutuhan Dukungan Human Capital pencapaian Visi Perseroan Menjadi The Best Mortgage Bank in
Tahun 2024 hasil dari Join Planning Session (JPS). Southeast Asia pada tahun 2025. Di tahun 2024 terdapat lebih
kurang 11 (sebelas) arahan pemegang saham terkait dengan
Sebagai tindak lanjut program inisiatif dan aspirasi kebutuhan Human Capital yaitu:
dukungan Human Capital di tahun 2024 terdapat beberapa 1. Program peningkatan produktivitas tenaga kerja yang harus
program atau rencana kerja sebagai berikut: lebih baik dari tahun sebelumnya.
1. Pemenuhan Kebutuhan Pegawai dengan metode 2. Talent Management Holding /Sub Holding dengan
multisourcing recruitment untuk menjaring talenta yang mengimplementasikan proses talent management sesuai best
berkualitas khususnya bidang funding, transactional, digital practice.
banking. 3. Mengimplementasikan Talent Mobility di internal BUMN
2. Implementasi Program Suksesi dan Jalur karir khusus general Grup atau lintas BUMN/Klaster.
management, funding, transactional dan digital banking 4. Pemenuhan Amanat Undang-Undang No. 8/2016 tentang
serta program akselerasi. Penyandang Disablitas yaitu terkait dengan Rekrutmen,
3. Pengembangan Kompetensi pegawai khususnya terkait Penempatan Tenaga Kerja, Pengembangan Karir,
critical capability, leadership, funding, transactional, dan Kesejahteraan, Aksesibilitas/Kesehatan dan keselamatan
digital banking. kerja.
4. Mengaktifkan Implementasi Program EVP untuk meningkatkan 5. Pemenuhan Kualitas dan Kuantitas Data portal talenta
Employee Experience. BUMN untuk menjaring nominated talent.
390 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 22
Laporan Tahunan 2023
6. Indikator Pengembangan Talenta dengan meningkatkan c. Kepatuhan terhadap sertifikasi regulasi yaitu dengan
Rasio Perempuan dalam Nominated Talent Rasio Millenial memastikan seluruh kompetensi mandatory beserta
dalam Nominated Talent. sertifikasinya terlaksana dengan baik, di antaranya yaitu
7. Perbaikan tata kelola remunerasi BOD dan BOC. pemenuhan sertifikasi kepada pegawai yang dipersyaratkan
8. Impelementasi Respectful Workplace Policy (RWP). antara lain Sertifikasi Manajemen Risiko, SPPUR, Kepatuhan,
9. Menindaklanjuti dengan perbaikan atas hasil dari HC WAPERD, Treasury, WPPE-P dan pegawai bidang lending.
Maturity Assessment. d. Peningkatan Budaya Pembelajaran dengan mengembangkan
10. Praktik bisnis yang berkelanjutan yaitu dengan budaya self learning, Community of Practice, Project
menyeimbangkan antara kepentingan perusahaan dengan Assignment, serta Coaching/Mentoring.
kesejahteraan pegawai. e. Penguatan Organisasi dan Infrastruktur Learning di
11. Menjalankan AKHLAK Culture Journey sebagaimana sesuai antaranya dengan penyempurnaan struktur organisasi
SK Menteri BUMN No. SK-115/MBU/05/2022. Learning Management Divison, mengintegrasikan Learning
Management System (LMS) dan Knowledge Management
Dalam rangka meningkatkan kompetensi pegawai di tahun System (KMS) serta mengembangkan konten learning
2024 dilaksanakan pula Program Kerja Learning Management melalui kerjasama dengan learning provider.
2024 dengan 5 (lima) fokus yaitu:
a. Mengembangkan Kompetensi untuk Peningkatan Selain itu, dalam mengelola ilmu dan pengetahuan yang dimiliki
Produktivitas oleh Subject Matter Expert (SME), Perseroan akan melakukan
• Pengembangan kapabilitas pegawai dalam self assessment terhadap manajemen pengetahuan / knowledge
meningkatkan portofolio Kredit High Yield, DPK management dan kedepannya akan mengimplementasikan ISO
Transaksional dan Ritel serta perbaikan Kualitas Kredit. 30401:2018 tentang manajemen pengetahuan.
• Pengembangan kapabilitas IT dan Digital dalam rangka
mendukung implementasi strategi Digital Banking dan Dalam memastikan bahwa Human Capital merupakan mitra
People Analytic. strategis dari bisnis Perseroan, Human Capital juga terus
b. Meningkatkan kapabilitas kepemimpinan dan future skill memperkuat peran dari Human Capital Business Partner Division
yaitu terkait dengan Program pengembangan kepemimpinan (HCBD) serta memastikan program kerja Divisi Human Capital
yang disesuaikan dengan rencana suksesi dan future skill. Business Partner Division (HCBD) untuk mendukung kebutuhan
bisnis dalam bentuk pemenuhan pegawai, pemenuhan
kompetensi maupun lainnya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 391
Page 23
Teknologi
Informasi
TEKNOLOGI
INFORMASI
392 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 24
Laporan Tahunan 2023
Perseroan secara berkala melakukan inovasi teknologi
informasi untuk mendukung bisnis Perseroan. Beberapa
inovasi teknologi informasi yang dilakukan pada tahun 2023
antara lain: Online Onboarding (OLOB) e-KYC, HC Cloud, dan
Internet Banking Business (IBB).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 393
Page 25
Teknologi
Informasi
Strategi
Teknologi Informasi
Teknologi informasi (TI) memiliki peran yang sangat penting dalam 2. Enterprise Architecture
mendukung bisnis Perseroan. Untuk itu, dilakukan penyusunan Mendesain technology stack yang modular, terbuka, dan
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025 scalable untuk membantu strategi digitalisasi bisnis dan
yang dijadikan acuan dalam pengembangan inisiatif Teknologi produk.
Informasi (TI) maupun pemenuhan infrastruktur dan keamanan 3. IT Operating Model
Teknologi Informasi (TI). Penyusunan Rencana Strategi Teknologi Meningkatkan model operasi teknologi multi-speed dan
Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025 Perseroan didukung oleh 4 pendekatan sourcing yang strategis untuk membantu
(empat) pilar utama, yaitu: mendukung digitalisasi di masa depan.
1. Business Aligned IT Strategy 4. IT Transformation Roadmap
Menyelaraskan kebutuhan bisnis agar penyusunan Rencana Sebuah roadmap yang terintegrasi dengan SDM, proses
Strategis Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025 dapat dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
mendukung pencapaian visi Perseroan Menjadi The Best
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025.
Visi dan Misi Bank BTN
Enabled by...
Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) 2021 - 2025
Industry Trends & Best Practices
Technology Trends
BUSINESS ALIGNED
ARCHITECTURE
IT OPERATION
IT STRATEGY
ENTERPRISE
MODEL
1 2 3
IT TRANSFORMATION ROADMAP 4
1. Business Aligned IT Strategy
Penyusunan Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) c. Data-driven Bank
tahun 2021-2025 dilakukan dengan mempertimbangkan Memanfaatkan penggunaan dan pengolahan data yang
keselarasan corporate strategy serta aspirasi bisnis, dengan akurat dan berkualitas untuk meningkatkan layanan.
demikian pengembangan di sisi Teknologi Informasi (TI) akan d. Flexible Multi-Speed IT
sejalan dan mendukung perkembangan bisnis Perseroan. Telah Melakukan pengembangan dan implementasi Teknologi
ditetapkan 6 (enam) tema teknologi utama untuk mencapai visi Informasi (TI) secara cepat dan berkualitas, sehingga
Perseroan yaitu: dapat beradaptasi atas perubahan yang terjadi.
a. End to end housing ecosystem digitalization e. Elastic & Resilient Infrastructure
Mendukung bisnis Perseroan dari hulu ke hilir di masa Melakukan integrasi sistem, agregasi antar sistem dan
depan. memberikan akses yang mudah untuk mencapai tingkat
b. Digitized Operations efektivitas yang lebih baik.
Meningkatkan proses bisnis Perseroan melalui digitalisasi f. Security by Design
teknologi antara lain seperti penggunaan robotic atau Menyediakan sebuah layanan perbankan yang aman
tools. bagi para nasabah.
394 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 26
Laporan Tahunan 2023
2. Enterprise Architecture Operating Model untuk mendukung strategis bisnis Perseroan
Perseroan telah menyusun Enterprise Architecture untuk pada tahun 2023, antara lain:
membantu strategi digitalisasi bisnis dan produk. Enterprise a. Pemenuhan sumber daya manusia dengan melakukan
Architecture memberikan gambaran mengenai teknologi dan rekrutmen ODP IT maupun experience hired.
sistem yang digunakan oleh Perseroan untuk mencapai visi b. Pelaksanaan pelatihan Teknologi Informasi (TI) untuk
Perseroan dan strategi bisnis yang telah direncanakan. Terdapat meningkatkan kapabilitas SDM.
10 (sepuluh) domain pada Enterprise Architecture Perseroan c. Pelaksanaan review Kebijakan Teknologi Informasi (TI).
sebagai berikut:
a. Ecosystem Management Selain itu, Perseroan akan melakukan perbaikan dari sisi
Pengelolaan hubungan yang berkelanjutan dan proses, technology, governance dan organization guna
saling menguntungkan antara peserta ekosistem untuk menjawab tantangan utama layanan Teknologi Informasi (TI)
menghasilkan nilai ekonomi dan manfaat sosial. antara lain sebagai berikut.
b. Channels a. Implementasi tools security untuk optimalisasi proses
Assisted and self-service channels dengan pengalaman pengamanan Teknologi Informasi (TI).
pelanggan omni-channel yang saling berhubungan. b. Implementasi PMO Tools untuk optimalisasi proses
c. Sales & Marketing operasional Teknologi Informasi (TI).
Mendukung kegiatan pemasaran, distribusi dan penjualan
di dalam Perseroan. 4. IT Transformation Roadmap
d. Common Customer View Perseroan telah menyusun IT Transformation Roadmap
Berfungsi untuk memberikan pandangan dan pengelolaan berdasarkan 6 (enam) tema teknologi yang telah ditetapkan
yang komprehensif terhadap nasabah Perseroan. guna mencapai visi Perseroan. Pada tahun 2023, Perseroan
e. Product Processing telah melakukan pengembangan sistem (i.e. digital channel)
Layanan pemrosesan, administrasi dan transaksi produk di agile based. Sesuai dengan IT Transformation Roadmap
Perseroan. yang telah disusun, Perseroan akan melanjutkan continous
f. Common Services improvement pada tahun 2024 - 2025 dengan berfokus pada
Layanan pemrosesan yang umum ke seluruh produk peningkatan terhadap sistem-sistem non kritikal dan perbaikan
Perseroan. proses untuk meningkatkan IT Maturity Level.
g. Technology Tools
Enterprise-wide technologies yang mendukung operasi
Perseroan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Hasil Evaluasi atas Pelaksanaan Rencana
h. Insight & Information Strategi Teknologi Informasi
Enterprise-wide tools untuk konsolidasi data dan pembuatan
informasi untuk keperluan Perseroan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
i. Interface and Integrations Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang
Mengelola dan memantau integrasi secara dinamis baik Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
internal Perseroan maupun eksternal. Usaha Milik Negara Pasal 210 Ayat 1 poin b, Perseroan
j. Infrastructure & Security memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi hasil evaluasi
Infrastruktur yang aman dan dapat diandalkan untuk Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025
memenuhi kebutuhan bisnis. yang menjadi bagian dari Laporan Tahunan. Dalam hal ini, Bank
telah melakukan evaluasi Rencana Strategi Teknologi Informasi
3. IT Operating Model (RSTI) tahun 2021 - 2025 untuk posisi tahun 2023 dengan ruang
Pada tahun 2023, Perseroan memiliki nilai IT Maturity Level lingkup IT initiative. Proses evaluasi Rencana Strategi Teknologi
sebesar 3,30 yang diukur dengan menggunakan COBIT Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025 untuk posisi tahun 2023
2019. Hal ini mencerminkan bahwa proses-proses operasional tersebut, mengacu pada dokumen Rencana Strategi Teknologi
Teknologi Informasi (TI) telah terdefinisikan dan terkelola dengan Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025. Adapun status progress
baik. Perseroan juga telah melakukan improvement pada IT untuk posisi tahun 2023 sebesar 79,11%.
Inovasi
Teknologi Informasi
Perseroan secara berkala melakukan inovasi Teknologi Informasi (TI) untuk mendukung bisnis Perseroan. Beberapa inovasi Teknologi
Informasi (TI) yang dilakukan pada tahun 2023 antara lain:
1. Online Onboarding (OLOB) e-KYC
Merupakan fitur yang berfungsi untuk memverifikasi data calon nasabah.
2. HC Cloud
Merupakan sistem terintegrasi untuk pengelolaan informasi pegawai Perseroan seperti remunerasi, gaji dan lain sebagainya.
3. Internet Banking Business (IBB)
Merupakan aplikasi transaksional yang digunakan untuk membantu nasabah korporat dalam melakukan transaksi melalui internet
banking.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 395
Page 27
Teknologi
Informasi
Infrastruktur
Teknologi Informasi
Adanya tuntutan kebutuhan akan teknologi serta peningkatan ini juga bertujuan untuk menjaga agar jaringan lebih
transaksi dan layanan digital Perseroan, membuat organisasi stabil, dapat dimonitor penggunaannya dan nasabah
harus cepat merespon perubahan-perubahan yang terjadi, mendapatkan pengalaman yang sama di setiap cabang
pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (TI) membuat milik Perseroan.
organisasi harus cepat beradaptasi. Salah satunya terkait 3. Backup management system
dengan infrastruktur yang merupakan pondasi dari sebuah Pertumbuhan data yang semakin meningkat dan trend akses
organisasi dan mencakup keseluruhan layanan, oleh karena itu data secara online membuat organisasi harus mempunyai
dibutuhkan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) yang handal. sistem backup yang mumpuni. Menjaga dan melindungi
data menjadi concern utama organisasi sehingga IT
Selama tahun 2023, Perseroan memiliki beberapa fokus untuk Operation telah mengimplementasikan sistem backup dan
meningkatkan IT service excellence, hal tersebut dilakukan guna recovery untuk menunjang business continuity. Aktivitas
menjaga keberlangsungan usaha dan keamanan informasi backup dilakukan rutin baik harian, bulanan dan tahunan
Perseroan secara berkelanjutan. Salah satu strategi yang secara onsite maupun offsite.
dilakukan oleh Perseroan adalah melakukan improvement dan 4. Modernisasi Infrastruktur
penguatan dari sisi infrastruktur secara berkesinambungan dari Melakukan upgrade teknologi yang terbaru serta
tahun ke tahun antara lain: penambahan kapasitas untuk mendukung pertumbuhan
1. Penguatan IT Monitoring operasional di antaranya:
Melakukan pemantauan secara proaktif dan terintegrasi a. Modernisasi virtualisasi, upgrade versi infrastruktur
dengan adanya early warning untuk mengetahui potensi virtualisasi untuk beradapatasi dengan kebutuhan
permasalahan sebelum terjadi kendala. IT monitoring juga Teknologi Informasi (TI) saat ini.
berfungsi untuk mengumpulkan data dan informasi serta b. Melakukan penambahan kapasitas infrastruktur
memantau availability dan utilisasi dari server aplikasi, baremetal dan virtualisasi dalam menjaga availability
database dan network, menyediakan data secara real time dan reliability Infrastruktur Teknologi Informasi (TI).
yang dapat diolah dan dianalisis untuk keseluruhan kinerja c. Branch Infrastructure Monitoring platform, informasi
sistem dalam satu dashboard. Selain itu, IT Operation yang selalu update secara real time menjadi acuan untuk
juga telah menyelesaikan pembangunan ruang integrated mengambil keputusan yang dapat mendukung kebutuhan
monitoring agar lebih fokus dalam kegiatan IT monitoring Teknologi Informasi (TI) di outlet milik Perseroan.
serta memudahkan koordinasi antar tim. Aktivitas IT
monitoring yang dilakukan adalah monitoring semua Pada tahun 2023, Perseroan juga fokus pada upaya
dashboard selama 24/7 yang terdiri dari dashboard meningkatkan elastic and resilient infrastructure, hal ini dilakukan
server aplikasi, dashboard server database, dan dashboard dalam rangka meningkatkan ketahanan dan kemampuan untuk
network. Tools yang digunakan pada IT Monitoring: bangkit dan pulih apabila terjadi gangguan atau disaster,
a. General Monitoring. inisiatif yang dijalankan di antaranya:
b. Network Monitoring. a. Cloud journey, melakukan cloud readiness assessment, strategi
c. Application Performance Monitoring. dan arsitektur cloud yang akan diterapkan, platform & security
d. Security Monitoring. dan operational integration. Melakukan perubahan pada IT
2. Implementasi Standarisasi Operating Model (mendukung agile delivery dan menyediakan
Implementasi standarisasi di Kantor Cabang, hal ini merupakan continuous delivery terhadap perubahan fitur dan proses bisnis).
salah satu improvement untuk melakukan percepatan proses b. Implementasi teknologi cloud computing.
bisnis serta menjaga availability dan reliability layanan c. Rutin melakukan uji coba kesiapan data center untuk aplikasi-
Teknologi Informasi (TI) sehingga dapat mendukung kinerja aplikasi critical maupun non critical secara berkala.
layanan Kantor Cabang yang lebih optimal. d. Melakukan DC assessment untuk menelaah kondisi
a. Standarisasi Infrastruktur di Kantor Cabang. arsitektur Teknologi Informasi (TI) secara komprehensif
b. Standarisasi Network di Kantor Cabang, selain sebagai dan mendapatkan strategi road map untuk mendapatkan
pemenuhan aspek security terkait keamanan data, hal infrastruktur Teknologi Informasi (TI) yang elastic dan resilient.
396 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 28
Laporan Tahunan 2023
Tata Kelola
Teknologi Informasi
Perseroan memiliki tata kelola dan teknologi yang mengikuti pemasaran yang dilaksanakan Perseroan, untuk melindungi
perkembangan jaman untuk membantu optimalisasi proses informasi pribadi dan dana nasabah. Bank BTN selalu
operasional bisnis. Selain itu, Perseroan juga memiliki infrastruktur meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pegawai
Teknologi Informasi (TI), keamanan Teknologi Informasi (TI) dan sebagai mitra nasabah dengan berbagai pelatihan dan
sumber daya yang memadai. Hal ini tercermin dari hasil asesmen sertifikasi keamanan cyber.
IT Maturity Level yang telah dilakukan berdasarkan COBIT 2019 2. Process
dengan nilai sebesar 3,30. Nilai tersebut mencerminkan bahwa Dalam rangka menjalankan tata kelola yang baik sesuai dengan
proses-proses operasional Teknologi Informasi (TI) telah terdefinisikan standar dan ketentuan yang berlaku, proses-proses kerja di
dan terkelola dengan baik. Perseroan telah berdasarkan ketentuan/SOP terkini yang
disosialisasikan dan dijalankan dengan konsisten oleh segenap
stakeholder Perseroan. Sejalan dengan proses kerja yang
Disruption standar tersebut Bank BTN telah menjalankan inisiatif yaitu:
a. Pembentukan Security Operation Center (SOC) untuk
Dalam menghadapi era perkembangan Teknologi Informasi (TI) melakukan deteksi, tanggap insiden dan pemulihan
yang semakin pesat saat ini, Perseroan telah melakukan langkah terhadap serangan siber.
dalam menghadapi tantangan disrupsi teknologi. Adapun b. Pembentukan Computer Security Incident Response Team
langkah yang tengah dilakukan Perseroan dalam menghadapi (CSIRT) yang telah bekerja sama dengan regulator,
tantangan disrupsi teknologi antara lain seperti Perseroan didukung oleh teknologi terbaru dan system monitoring
menyelaraskan kebutuhan proses bisnis dengan teknologi berupa Security Incident and Event Management (SIEM).
karena perkembangan teknologi yang semakin cepat dan c. Proses uji coba response dan recovery untuk memastikan
kebutuhan nasabah yang semakin meningkat. Hal ini tercermin kesiapan Perseroan dalam menghadapi ancaman siber
dari penyelarasan antara Rencana Bisnis Bank dan Rencana juga telah dijalankan antara lain melalui simulasi phising
Strategi Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021 - 2025. Selain dan Tabletop exercise.
itu, Bank BTN juga mengimplementasikan tools-tools security
dan menerapkan standar internasional ISO 27001:2013 untuk
menjaga keamanan data dan informasi yang dimiliki Perseroan.
Aktivitas IT Security
Keamanan Teknologi Informasi
Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) di era
digitalisasi, Bank BTN melakukan beberapa upaya untuk menjaga
keamanan Teknologi Informasi (TI) melalui 3 (tiga) pilar utama,
yaitu:
1. People
Bank BTN telah melakukan edukasi berupa security awareness
secara rutin kepada seluruh pegawai, nasabah maupun pihak 3. Technology
ketiga yang bekerja sama dengan Bank BTN. Berbagai media Bank BTN telah mengimplementasikan teknologi keamanan
digunakan untuk penyampaian security awareness seperti terkini seperti endpoint security, application security, cloud based
social media, email, podcast dan wallpaper desktop pada security, Data Loss Prevention (DLP), Next Generation Firewall
perangkat kerja pegawai. Sosialisasi kepada nasabah selalu (NGFW), otomasi Patching dan Hardening, pengamanan
menjadi prioritas antara lain melalui media e-channel Bank enkripsi data nasabah, mobile application security, Multi-factor
BTN, social media Bank BTN dan berbagai event offline/ authentication dan cyber threat intelligence.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 397
Page 29
Teknologi
Informasi
360O Security By Design
Inisiasi dan Pengembangan Layanan Digital Initiation & Development
Pengujian KeamananofPra-Go-live
Digital Services
• Implementasi Security by Design menggunakan pendekatan CICD-DevSecOps. Sebelum sistem digunakan oleh user dan/atau nasabah, sistem dilakukan pengujian keamanan
• Pengujian keamanan menggunakan metodologi dan teknologi terkini. terlebih dahulu melalui 3 metode antara lain sebagai berikut:
• Konsisten mengimplementasikan standar OWASP untuk mengamankan aplikasi • Pengujian keamanan menggunakan teknik SAST, DAST, IAST/MAST.
bisnis. • Pengujian kerentanan dan simulasi serangan siber oleh hacker dilakukan oleh
konsultan (Penetration Testing).
• Implementasi pengamanan aplikasi menggunakan mobile application protection.
VA PT
Requirements
• Gather Security
& Compliance
Requirement Vulnerability Penetration
Design Assessment Testing
Support
• Use Privacy-by-
• Execute Incident
Design
Response Plan
• Assess Risk
Securing
the
SDLC Coding
Deployment • Security Code
• Rollback Plan Testing
• Create Incident • Unit Testing
Response Plan Testing • Peer Code
Review
• Automated
Functional Testing
• Penetration
Testing
Pe
op
le
gy
olo
hn
Tec
Physical Hacking
Pengujian Berulang dan Peningkatan Keamanan Operasional
Peninjauan dan pengujian Keamanan dilakukan secara berkala antara lain sebagai Dalam menjalankan proses operasional, Bank BTN telah menerapkan aspek keamanan
berikut: antara lain sebagai berikut:
• Melakukan pengujian kerentanan dan penetration testing pada lingkungan • Melakukan pengujian aplikasi dan backup data center secara berkala untuk
production. memastikan kesiapan terhadap bencana alam dan serangan siber.
• Melakukan uji coba dan simulasi serangan siber dengan memanfaatkan referensi • Menerapkan penggunaan teknologi pengamanan terkini seperti Next Generation
data dari tools security monitoring. Firewall, Anti-DDOS, Cloud Security, Data Loss Prevention dan Artificial Intelligence
• Melakukan table-top exercise yang disertai dengan tindakan respon dan pemulihan. (AI).
• Menerapkan penggunaan enkripsi untuk melindungi data Perseroan dan nasabah.
• Menerapkan Security Operation Center 24 x 7 (Blue Team).
398 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 30
Laporan Tahunan 2023
Pengawasan dan Kepatuhan Standar Keamanan
Kepatuhan Regulasi & Pengakuan Standar Keamanan
• Terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kominfo - 001813.21/DJAI.PSE/01/2022
• Verifikasi Cyber Security Maturity oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan Score 4,68
dalam Skala 5.
• Mendapatkan status Attestation penerapan kontrol pengamanan
Teknologi Informasi (TI) yang memenuhi standar dari SWIFT.
• Telah memiliki sertifikat internasional ISO 27001.
• Memiliki tim tanggap siber CSIRT yang telah terakreditasi
oleh regulator dalam hal ini Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Dukungan Pelanggan
• Perlindungan terhadap Penipuan Online (Social Media) Kerja
sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
• Campaign Keamanan Transaksi.
• Call Center 24 x 7 untuk melayani keluhan nasabah terkait
keamanan transaksi elektronik.
Pelaksanaan Audit dilaksanakan secara menyeluruh:
• Audit Regulator dilaksanakan oleh Bank Indonesia (BI) dan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
• Audit External dilaksanakan oleh firma auditor bersertifikasi
internasional.
• Audit Internal dilaksanakan oleh Divisi Internal Audit.
Perlindungan Nasabah
• Pengamanan Multi-factor authentication untuk melaksanakan transaksi
financial (PIN & SMS OTP).
• Verifikasi data nasabah online terhubung dengan sistem Kependudukan
dan Catatan Sipil.
• Implementasi Teknologi algoritma proteksi aplikasi mobile.
• Implementasi sesuai dengan ketentuan UU PDP No 27 Tahun 2022.
Berbagai inisiatif tersebut dijelaskan dalam pencapaian strategic 3. Mendapatkan akreditasi CSIRT dari Regulator
tahun 2023 sebagai berikut: Bank BTN bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara
1. Memperoleh Sertifikasi ISO 27001 (BSSN) telah melaksanakan pelatihan dan akreditasi CSIRT
Dalam rangka memastikan bahwa SDM, tata kelola dan sehingga CSIRT Bank BTN telah resmi terdaftar sesuai
teknologi yang digunakan telah sesuai dengan standar dengan Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber
industri (International Standar Organization), Bank BTN atau CSIRT No. 141/CSIRT.01.03/BSSN/04/2023 pada
telah melaksanakan proses sertifikasi dan mendapatkan 03 April 2023.
akreditasi No. IS 790715. 4. Implementasi teknologi Endpoint Data Loss Prevention
2. Pencapaian Cyber Security Maturity (CSM) 4.68 Sebagai upaya untuk melindungi data nasabah, Perseroan
Bank BTN bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara telah mengimplementasikan teknologi Data Loss Prevention
(BSSN) telah melaksanakan penilaian Cyber Security untuk memitigasi terjadinya kebocoran data nasabah dan
Maturity (CSM) yang bertujuan untuk mengukur tingkat data perusahaan.
penerapan dan maturitas keamanan informasi di Bank BTN.
Berdasarkan hasil dari penilaian yang dilakukan oleh Badan
Siber dan Sandi Negara (BSSN), Bank BTN mendapatkan
nilai 4,68 dari skala 5 yang berarti Implementasi Optimal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 399
Page 31
Teknologi
Informasi
5. Implementasi Teknologi Cyber Threat Intelligence dan Digital Audit Teknologi Informasi
Right Protection
Dalam rangka memastikan visibilitas keamanan Teknologi Untuk mendukung penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI)
Informasi (TI) Bank BTN termonitor dengan baik, Perseroan yang lebih baik, Perseroan melakukan proses audit Teknologi
telah menerapkan Teknologi Cyber Threat Intelligence (CTI) Informasi (TI) yang dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal
yang secara aktif melakukan pemantauan perilaku dan (SKAI). Proses audit Teknologi Informasi (TI) tersebut menghasilkan
aktivitas pelaku kejahatan siber sehingga Bank BTN dapat output yang harus ditindak lanjuti berupa tindak lanjut hasil audit
mengantisipasi ancaman yang muncul. Teknologi Cyber dan/atau penilaian atas penyelenggaraan Teknologi Informasi
Threat Intelligence (CTI) ini telah dilengkapi dengan Digital (TI). Hal ini dilakukan untuk memenuhi aspek compliance sesuai
Right Protection yang dapat melakukan take down konten- dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik
konten yang mengancam reputasi dan merugikan nasabah Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata
Bank. Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
6. Implementasi Multi-factor authentication dan pengelolaan Negara Pasal 210 Ayat 1 poin a, yaitu Perseroan memiliki
Login Identity kewajiban untuk menyampaikan informasi tindak lanjut hasil
Seiring dengan maraknya pencurian identitas dan credential audit dan/atau penilaian atas penyelenggaraan Teknologi
login (username dan password) oleh pelaku kejahatan siber, Informasi (TI). Adapun tindak lanjut audit Teknologi Informasi
Bank BTN menilai implementasi multi-factor authentication (TI) atas audit yang dilaksanakan pada tahun 2023 antara lain
mutlak diperlukan untuk mengamankan akses pegawai terhadap terdapat jumlah temuan sebanyak 138 temuan, temuan yang
aplikasi dan Sumber daya Teknologi Informasi (TI) Bank BTN. telah diselesaikan sebanyak 82 temuan (59,42%) dan sebanyak
7. Pengamanan Aplikasi Mobile 49 temuan belum jatuh tempo, sedangkan sisanya sebanyak 7
Dalam rangka melindungi aplikasi mobile yang digunakan temuan telah jatuh tempo.
oleh nasabah, Bank BTN telah menerapkan proses
pengembangan aplikasi secara security by design.
Penguatan di sisi perangkat akses yang digunakan nasabah IT Maturity
juga menjadi prioritas dengan menerapkan Mobile
Application Security. Kualitas penyelenggaran Teknologi Informasi (TI) saat ini
dinilai menggunakan IT Maturity COBIT 2019, dan hasil dari
Strategi Infrastruktur Teknologi Informasi pengukuran untuk 2023 dari skala 0 (Incomplete process) – 5
(Optimizing process) adalah 3,30 (established process). Hal
Pengembangan Teknologi Informasi (TI) terkait security telah tersebut berarti mayoritas proses-proses pada domain Cobit
dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) sudah terdefinisikan, terstandar, dan mencapai tujuannya
tahun 2021 – 2025 yang mengangkat tema Security by design dengan cara yang lebih teroganisir.
untuk meningkatkan keamanan sistem dan aplikasi Perseroan,
antara lain implementasi Identity & Access Management, Security Selain itu, terkait dengan pengelolaan risiko Teknologi Informasi
& Network Monitoring & Compliance dan Integrated Patch (TI), secara berkala Perseroan telah melakukan pengukuran
Management. Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang tingkat risiko komposit yang merupakan hasil dari nilai risiko
akan dilaksanakan antara lain Pemenuhan UU PDP No. 27 Tahun inheren dengan tingkat kualitas pengelolaan risiko Bank dengan
2022, Availability Security Infrastruktur dan peremajaan teknologi, menggunakan komponen komponen parameter yang tertera
Pemenuhan Regulatory Compliance, Tata Kelola Akses Data dan pada SEOJK No. 14 / SEOJK.03/2017 tentang Penilaian
Pengguna serta mitigasi terhadap fraud dan penyalahgunaan Tingkat Kesehatan Bank Umum dan hasil dari pengukuran untuk
transaksi (Aktivitas Pencucian Uang dan Perjudian). 2023 dari skala 1 (Sangat sehat) – 5 (Tidak sehat) adalah 2,42
yang mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat
sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang
Pemulihan Bencana signifikan terkait dengan risiko Teknologi Informasi (TI).
Bank BTN telah memiliki kebijakan dan prosedur yang digunakan
untuk pengelolaan apabila terjadi bencana yang tercantum pada Program-Program Awareness IT
kebijakan dan prosedur internal Bank BTN tentang Pelaksanaan
Disaster Recovery Plan (DRP). Selain itu, Bank BTN juga telah Bank BTN melaksanakan IT Security Awareness Program yang
memiliki Struktur Organisasi Pelaksanaan Disaster Recovery bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman kepada
Plan (DRP), Kewenangan Organisasi Disaster Recovery Plan seluruh pegawai untuk menjaga keamanan informasi berupa
(DRP), Alur Proses Disaster Recovery Plan (DRP), Kategorisasi data atau informasi pribadi dan Perseroan. Kegiatan yang telah
Kritikalisasi Recovery Sistem TI, Frekuensi dan Retensi Backup, dilaksanakan selama tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Daftar Tim Kerja Disaster Recovery Plan (DRP), Daftar Telepon
Penting hingga Daftar Kontak Pihak Penyedia Jasa.
400 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 32
Laporan Tahunan 2023
1. Penyampaian oleh Top Management 3. Pengujian Keamanan Berbasis Skenario
Top Management telah melakukan penyampaian security Aktivitas ini dilakukan untuk menguji dan mengukur tingkat
awareness kepada pegawai dengan penekanan bahwa pemahaman seluruh pegawai dalam menjaga keamanan
menjaga keamanan informasi menjadi bagian yang sangat informasi.
penting untuk menjaga kepercayaan nasabah dan reputasi 4. Pelatihan dan Workshop
Perseroan. Aktivitas untuk melakukan sosialisasi tentang keamanan
2. Sosialisasi melalui Platform Digital Internal Bank BTN IT secara onsite maupun online kepada seluruh pegawai
a. Podcast Perseroan.
b. Learning Management System
c. Email
d. Wallpaper Desktop
Struktur Pengelola
Teknologi Informasi
Satuan kerja penyelenggara Teknologi Informasi (TI) yang terdiri 2. Divisi IT Operation (ITOD) memiliki wewenang dan tanggung
dari Divisi IT Strategic Planning and Development (ITPD), Divisi jawab sebagai Divisi yang menjalankan peran “Run the
IT Operation (ITOD) dan Divisi Data Management and Analytics Bank” sebagai berikut:
(DMD). Selain itu, Perseroan juga telah membentuk Divisi IT a. Mengembangkan strategi pengelolaan operasional,
Security (ITSD) yang memiliki fungsi yang bertugas menangani melaksanakan dan memantau operasional Teknologi
ketahanan dan keamanan siber dan bersifat independen Informasi (TI) secara efektif dan efisien dalam rangka
terhadap fungsi penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI). menjaga tingkat layanan Teknologi Informasi (TI) untuk
Secara umum wewenang dan tanggung jawab pada masing- mendukung operasional bisnis;
masing Divisi adalah sebagai berikut. b. Mengantisipasi eksposur risiko dalam pelaksanaan
1. Divisi IT Strategic Planning and Development (ITPD) memiliki operasional Teknologi Informasi (TI), serta mengembangkan
wewenang dan tanggung jawab sebagai Divisi yang langkah penanganan yang tepat dan memadai;
menjalankan peran “Change the Bank” sebagai berikut: c. Mendukung penerapan keamanan informasi; dan
a. Merencanakan, mengkoordinasikan, mengevaluasi, d. Menyusun dan memenuhi pelaporan operasional
memantau dan mengendalikan kegiatan yang Teknologi Informasi (TI) bekerja sama dengan unit terkait.
berhubungan dengan proses penyusunan Rencana 3. Divisi Data Management and Analytics (DMD) memiliki
Strategis Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021 - wewenang dan tanggung jawab sebagai Divisi yang
2025 serta pengelolaan portfolio Teknologi Informasi menjalankan peran “Change the Bank” maupun “Run the
(TI), kebijakan Teknologi Informasi (TI), dan strategi Bank sebagai berikut:
pengembangan aplikasi secara efektif dan efisien; a. Memfasilitasi dan melakukan koordinasi terkait
b. Mengelola proses pengembangan aplikasi pendukung penetapan dan pelaksanaan roadmap dan visi
operasional bisnis beserta monitoring pelaksanaannya penyampaian dan pengelolaan informasi; termasuk
untuk memenuhi kebutuhan operasional bisnis Perseroan; Data Warehouse, Big Data, Business Intelligence &
c. Mengantisipasi eksposur risiko sistem informasi serta Analytics serta Management Data untuk menjalankan
mengembangkan langkah penanganan yang tepat dan strategi Perseroan dalam mengembangkan bisnisnya;
memadai; b. Berkolaborasi dengan para pimpinan business unit dan
d. Mendukung penerapan keamanan informasi; dan support untuk menerapkan strategi data yang disetujui,
e. Menyusun dan memenuhi pelaporan perencanaan menetapkan arah strategis untuk membangun program
dan pengembangan Teknologi Informasi (TI) serta pengelolaan data organisasi dan mengoptimalkan cara
pemenuhannya bekerja sama dengan unit terkait. Perusahaan menggunakan data baik internal maupun
eksternal;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 401
Page 33
Teknologi
Informasi
c. Bekerja sama dengan Satuan Kerja Penyelenggara 4. Divisi IT Security (ITSD) memiliki wewenang dan tanggung
Teknologi Informasi (TI) lainnya, Satuan Kerja jawab sebagai Divisi yang menjalankan peran “Secure the
Keamanan maupun pihak eksternal, dalam mengatur Bank” sebagai berikut:
dan menciptakan lingkungan yang membuat data dan a. Merancang, menerapkan, dan memelihara suatu
informasi dapat diakses dengan saluran kontrol akses rangkaian proses dan sistem yang terpadu dan efektif
yang sesuai, serta bertindak sebagai penasihat dalam dalam mengelola keamanan informasi dan menjamin
penggunaan data untuk meningkatkan kinerja dan kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan aset-aset
perumusan strategi perusahaan secara menyeluruh; informasi dengan meminimalkan risiko keamanan
d. Mengawasi penerapan analisis data dan teknik analisis informasi;
baru untuk digunakan sebagai salah satu acuan b. Menyusun dan memenuhi pelaporan berkaitan
manajemen perusahaan dalam menentukan strategi pengamanan informasi bekerja sama dengan unit
pengembangan bisnis perusahaan; dan terkait.
e. Mengawasi proses pengumpulan dan peninjauan data
dari berbagai sistem yang saat ini digunakan; membuat
rekomendasi untuk memodernisasi sistem lama, dan
memastikan solusi baru yang dapat menyediakan data
secara tepat waktu, akurat, dan berkualitas.
Hasil Evaluasi Atas Efektivitas Penyelenggaraan
Teknologi Informasi Tahun 2023
Sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara untuk posisi tahun 2023 dengan menggunakan standar COBIT
Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang 2019 dan didapatkan nilai IT Maturity Level untuk posisi tahun
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan 2023 sebesar 3,30. Asesmen IT Maturity Level tersebut dilakukan
Badan Usaha Milik Negara Pasal 210 Ayat 1 poin c, Bank secara komprehensif pada semua domain sesuai standar COBIT
BTN memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi hasil 2019 antara lain domain Align, Plan and Organize (APO),
efektivitas penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI) yang domain Build, Acquire and Implement (BAI), domain Deliver,
menjadi bagian dari Laporan Tahunan. Dalam hal ini, Bank BTN Service and Support (DSS), domain Measure, Evaluate and
telah melakukan pengukuran berupa asesmen IT Maturity Level Assess (MEA) dan domain Evaluate, Direct and Monitor (EDM).
Pengembangan Kompetensi
Teknologi Informasi Tahun 2023
Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah melaksanakan pelatihan UX design and Certification, COBIT 2019 and Certification,
Teknologi Informasi (TI) dan sertifikasi untuk pegawai sesuai Project Management Professional and Certification, ITIL V4 and
dengan bidang kompetensinya. Pelatihan tersebut antara lain Certification, CAPM and Certification, CGEIT and Certification,
seperti Digital Leadership and Certification, NoSQL Database Project Management Prince 2 Foundation and Certification, CEH
Fundamental For Manager and Engineer and Certification, UI and Certification, serta Comp-TIA Security and Certification.
402 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 34
Laporan Tahunan 2023
Rencana Kerja
Teknologi Informasi Tahun 2024
Perseroan telah membuat IT Transformation Roadmap yang akan 9. Implementasi Enterprise Document Management System.
dilaksanakan sampai dengan tahun 2025 dengan 6 (enam) tema 10. Modernisasi Cash Management System seperti integrasi
teknologi utama untuk mencapai visi dan misi Perseroan di masa dengan ekosistem, penambahan fitur payment kepada pihak
depan yaitu end to end housing ecosystem digitalization, digitized ketiga, penambahan fitur National Cash Pooling dan Mobile
operations, data-driven bank, flexible multi-speed IT, elastic & Cash Management.
resilient infrastructure dan security by design. Pengembangan 11. Implementasi Wealth Management System.
Teknologi Informasi (TI) pada tahun 2024 mendukung rencana 12. Pengembangan sistem untuk mendukung Wholesale Banking
korporasi serta aspirasi kebijakan umum direksi di tahun 2024 seperti implementasi Custody System, Trade Finance, E-Bank
pada bidang kredit dan kualitas kredit, bidang pendanaan dan Garansi, Supply Chain Management System konvensional
jaringan kantor, bidang fee based income dan bidang beban dan syariah.
overhead. Secara garis besar strategi pengembangan Teknologi 13. Implementasi End to End Procurement.
Informasi (TI) tahun 2024 adalah sebagai berikut: 14. Implementasi Treasury System dan Settlement System, seperti
1. Pengembangan Integrated Partner Management seperti Upgrade Treasury Core System, pengembangan produk
Enhancement BTN Properti for Developer dan Enhancement seperti Market Linked Deposit, Dual Currency Investment,
aplikasi mitra. Call Spread Option untuk mendukung bisnis treasury.
2. Pengembangan Integrated Digital Lending System seperti 15. Implementasi Enterprise Risk Management System seperti
Enhancement BTN Properti, Enhancement aplikasi Survei/OTS Market Risk System, Enhancement aplikasi Fraud Detection
termasuk Geotagging dan Geographic Information System System dan Enhancement Operation Risk System.
(GIS), Enhancement Loan System Family terkait Loan Origination 16. Implementasi sistem terkait dengan tema data driven, seperti
System, Loan Monitoring, Collection dan Restructuring System, implementasi Data Lake, Data Mover, Enterprise Data
Platform BTN Ready, implementasi Decision Engine System, Warehouse dan Master Data Management.
Enhancement H2H dengan pihak ketiga, seperti asuransi 17. Modernisasi HC system untuk mencapai misi Bank BTN
(Penjaminan, Klaim, Subrogasi), pengembangan aplikasi menjadi one of home of Indonesia’s best talent.
pengajuan kredit UMKM berbasis Web, Joint Finance, 18. Implementasi pengembangan Teknologi Informasi (TI) untuk
modernisasi Loan Platform dan Integration Platform. mendukung multi-speed seperti adopsi Tools Agile Delivery
3. Pengembangan Loyalty System seperti pengembangan serta implementasi agile.
aplikasi Poin Spekta dan PLUS dapat membantu mengelola 19. Meningkatkan kapabilitas sistem pembayaran seperti
program loyalitas yang depersonalisasi untuk membangun pengembangan sistem Fast Payment (BI-Fast Tahap 2)
hubungan yang lebih kuat dengan nasabah. maupun sistem untuk mendukung bisnis remittance, seperti
4. Modernisasi Digital Channel melalui pengembangan New Host To Host Incoming Transfer.
Mobile Banking untuk konvensional dengan penambahan 20. Implementasi infrastruktur yang elastic and resilient seperti
fitur-fitur baru (seperti Online Money Changer, BTN implementasi Cloud Journey, End To End Monitoring (Data
Ready, dan lainnya), New Mobile Banking Sharia, Internet Center, Fail Over dan aplikasi), Data Center Operation &
Banking Business, Online Onboarding dengan E-KYC Infrastructure Improvement seperti modernisasi infrastruktur,
untuk konvensional dan syariah, Enhancement Mobile sistem/software, perluasan scope Asset Management Tools,
Apps kartu kredit, pengembangan fitur EDC E-Commerce/ implementasi Tools Integrated Monitoring System dan Branch
Online Acquiring dan kerja sama operasional EDC, VISA Infrastructure.
Paywave, penggunaan kartu lain pada EDC mini ATM, QRIS 21. Pengembangan Teknologi Informasi (TI) terkait security by
Crossborder, Online Acquiring, Virtual Account Syariah, design seperti implementasi Identity & Access Management,
serta kerja sama operasional ATM. Security & Network Monitoring & Compliance seperti
5. Pengembangan API Enablement seperti API Management menerapkan End Point Protection, implementasi solusi
& Sandboxing, implementasi high availability untuk API pengamanan Cyber Threat Intelligence dan Integrated Patch
Management dan penambahan fitur-fitur API. Management.
6. Modernisasi Core Banking System dan Branch Delivery
System seperti Enhancement Core Banking System (CBS) Selain pengembangan Teknologi Informasi (TI), Perseroan
maupun Branch Delivery System (BDS) seperti penambahan akan melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan Teknologi
currency pada produk valas ritel dan implementasi New Informasi (TI) terhadap peraturan regulator, kebijakan internal
Core Banking System Sharia. maupun berdasarkan best practice yang ada, sedangkan untuk
7. Melakukan General Ledger (GL) System Improvement. meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tim Teknologi Informasi
8. Pengembangan Integrated Customer Service seperti Omni (TI), Perseroan akan melakukan pelatihan dan sertifikasi sesuai
Channel (modernisasi aplikasi Contact Center). dengan kebutuhan masing-masing.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 403
Page 35
TATA KELOLA PERUSAHAAN 404 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 36
Penerapan GCG meningkatkan keberhasilan usaha dan
akuntabilitas Perseroan sehingga mewujudkan nilai pemegang
saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan
kepentingan stakeholders lainnya. GCG menjadi upaya
berkesinambungan untuk mencapai tujuan yaitu Moving
Beyond Corporate Governance to True Business Value.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 405
Page 37
Tata Kelola
Perusahaan
Pencapaian Dalam Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
2
1
4
Keterangan Foto:
1. Corporate Governance Perception Index (CGPI) sebagai Most Trusted
Companies.
2. GRC and Performance Excellence 2023
Kategori:
• PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai The Greates
Champions of GRC Excellence Performance 2023 (Banking Industries).
• PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai The Best GRC for IT/
Digital Transformation 2023 (Banking Industries)
• Bapak Nixon L.P Napitupulu sebagai The Best CEO for GRC Excellence
2023 (Banking Industries).
• Bapak Eko Waluyo sebagai The Best Chief Compliance Offiecer 2023
(Banking Industries).
3 3. TOP GRC 2023
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai:
• Top GRC award 2023 Star 5
• The most Commited GRC Leader 2023
• The High Performing of Commissioner on GRC 2023
4. ASEAN Corporate Governance Scorecard - IICD
• Top 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCapPLCs) dengan
Praktek Tata Kelola Perusahaan Terbaik
• The Best Financial Sector 2023
406 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 38
Laporan Tahunan 2023
Dasar Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Dasar penerapan GCG di lingkungan Perseroan merujuk pada 19. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2019 tentang Transaksi
berbagai ketentuan, peraturan, dan perundang-undangan yang Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
relevan serta mengacu pada pedoman GCG yang diterbitkan 20. Peraturan OJK Nomor 42/POJK.03/2019 tentang
oleh lembaga nasional maupun internasional. Dasar rujukan Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.
penerapan GCG Perseroan adalah sebagai berikut: 21. Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1998 Kelola bagi Bank Umum.
tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 7 tahun 22. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2015 tentang
1992 tentang Perbankan. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Keuangan.
tentang Perseroan Terbatas. 23. Surat Edaran OJK Nomor 15/SEOJK.03/2015 tentang
3. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
Keuangan. 24. Surat Edaran OJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang
4. Peraturan OJK Nomor 18/POJK.03/2014 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi 25. Surat Edaran OJK Nomor 25/SEOJK.03/2016 tentang
Keuangan. Rencana Bisnis Bank Umum.
5. Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi 26. Surat Edaran OJK Nomor 43/SEOJK.03/2016 tentang
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
6. Peraturan OJK Nomor 34/POJK.04/2014 tentang Komite Konvensional.
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik 27. Surat Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang
7. Peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Perusahaan Emiten Atau Perusahaan Publik 28. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
8. Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
atau Perusahaan Publik. 29. Anggaran Dasar Perseroan yang telah mengalami beberapa
9. Peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana kali perubahan sebagaimana diubah terakhir berdasarkan
Bisnis Bank. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
10. Peraturan OJK Nomor 37/POJK.03/2019 tentang Tahunan Nomor 28 tanggal 28 Maret 2023 dibuat oleh
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank. Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan yang
11. Peraturan OJK Nomor 55/POJK.04/2015 tentang telah mendapat persetujuan berdasarkan Keputusan Menteri
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0023685.
Audit. AH.01.02. TAHUN 2023 tanggal 20 April 2023.
12. Peraturan OJK Nomor 56/POJK.04/2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Selain itu, Perseroan mengadopsi berbagai standar tata kelola
Internal. terbaik yang berlaku di regional maupun internasional dan
13. Peraturan OJK Nomor 60/POJK.04/2015 tentang meningkatkan cakupan implementasi GCG antara lain sebagai
Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu. berikut:
14. Peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana 1. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang dikembangkan
Bisnis Bank. oleh Organization for Economic Cooperation and
15. Peraturan OJK Nomor 29/POJK.03/2016 tentang Laporan Development (OECD).
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard yang
16. Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Laporan diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF).
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham 3. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
Perusahaan Terbuka. yang dikembangkan oleh Komite Nasional Kebijakan
17. Peraturan OJK Nomor 15/POJK.03/2019 tentang Rencana Governance (KNKG).
dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham 4. Pedoman GCG Perbankan Indonesia yang dikembangkan
Perusahaan Terbuka. oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).
18. Peraturan OJK Nomor 16/POJK.03/2019 tentang 5. Principles for Enhancing Corporate Governance yang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan diterbitkan oleh Basel Committee on Banking Supervision.
Terbuka Secara Elektronik.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 407
Page 39
Tata Kelola
Perusahaan
Tujuan dan Prinsip Penerapan
Tata Kelola
Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha suatu Penerapan GCG dilakukan berlandaskan kelima prinsip berikut:
entitas usaha tidak hanya diukur dari performa keuangan
serta peningkatan keuntungan semata, namun juga melalui TRANSPARANSI (TRANSPARENCY)
pengelolaan internal perusahaan di antaranya yaitu pelaksanaan Transparansi adalah keterbukaan dalam proses pengambilan
Good Corporate Governance (GCG) yang efektif. Pada keputusan serta keterbukaan dalam mengungkapkan segala
dasarnya Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan informasi yang relevan mengenai perusahaan.
tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan menjamin terciptanya
keseimbangan bisnis secara menyeluruh sehingga segenap AKUNTABILITAS (ACCOUNTABILITY)
bentuk kepentingan, baik bisnis maupun sosial, individu dengan Akuntabilitas merupakan kejelasan fungsi, pelaksanaan dan
kelompok, internal juga eksternal, jangka pendek dan jangka pertanggungjawaban organisasi yang berimplikasi efektif
panjang serta kepentingan shareholders dan stakeholders akan terhadap pengelolaan perusahaan.
menuju pada titik keseimbangan. Penerapan prinsip-prinsip GCG
sangat diperlukan, agar Perseroan menjadi lebih tangguh dan TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITY)
mampu bertahan dalam menghadapi persaingan yang semakin Tanggung jawab adalah prinsip yang mengacu terhadap
ketat. Perseroan terus berupaya mengikuti perkembangan praktik pengelolaan perusahaan yang sesuai dengan ketentuan yang
GCG terbaik di tingkat nasional, regional maupun internasional berlaku dalam lingkup peraturan intern perusahaan maupun
yang relevan dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. ekstern perusahaan dalam hal ini peraturan perundang
undangan yang terkait dan prinsip korporasi yang sehat.
Penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik di
Perseroan bertujuan antara lain untuk: KEMANDIRIAN (INDEPENDENCE)
1. Mendukung visi Perseroan, yaitu “Menjadi The Best lndependency atau kemandirian adalah keadaan dimana
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025” perusahaan terkait dikelola secara profesional dan mampu
2. Mendukung misi Perseroan, yaitu: melindungi perusahaan dari benturan-benturan maupun
a. Secara aktif mendukung pemerintah dalam memajukan intervensi kepentingan luar perusahaan yang tidak sesuai
kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui kepemilikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip
rumah. korporasi yang sehat.
b. Mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan rakyat
Indonesia melalui penyediaan rumah yang layak. KESETARAAN DAN KEWAJARAN (FAIRNESS)
c. Menjadi One of Home of Indonesia’s Best Talent. Merupakan keadilan yang merata yang tercipta di lingkungan
d. Meningkatkan shareholder value dengan berfokus pada perusahaan maupun dengan stakeholders yang timbul dari
pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan sebagai perjanjian antara Perseroan dengan pihak-pihak terkait dan
perusahaan blue chip dengan prinsip manajemen risiko ketentuan peraturan perundang-undangan.
yang kokoh.
e. Menjadi mitra keuangan bagi para pemangku GCG merupakan alat yang dipergunakan oleh organ Perseroan
kepentingan dalam ekosistem perumahan dengan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas
menyediakan solusi menyeluruh dan layanan terbaik Perseroan sehingga mewujudkan nilai pemegang saham dalam
melalui inovasi digital. jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan
3. Memberikan manfaat dan nilai tambah (added value) bagi stakeholders lainnya, berdasarkan peraturan perundang-
para pemegang saham (shareholders) dan para pemangku undangan dan etika bisnis. Semakin kompleks risiko yang
kepentingan (stakeholders). dihadapi bank maka semakin meningkat pula kebutuhan praktik
4. Mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan tata kelola oleh Perseroan.
usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang
(sustainable). Lebih dari itu, GCG menjadi upaya berkesinambungan untuk
5. Meningkatkan kepercayaan para investor kepada Perseroan. merespon secara proporsional kebutuhan implementasi GCG
sehingga mencapai tujuan untuk Moving Beyond Corporate
Governance to True Business Value. Perseroan menjadi bank
BUMN yang membanggakan dan berpartisipasi dalam
mewujudkan kemajuan dan kemakmuran bangsa. Untuk itulah
Perseroan senantiasa mengelola setiap kegiatan usahanya dengan
profesional dan memegang teguh prinsip GCG. Hal tersebut dimulai
dengan adanya sumber daya manusia yang handal, profesional,
berintegritas, berakhlak dan moral yang baik.
408 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 40
Laporan Tahunan 2023
Komitmen Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk menerapkan dan menegakkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten di setiap
kegiatan usaha sehari-hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku, dan selalu terbuka dalam
hal perbaikan sesuai dengan best practice agar sesuai dengan tujuan, visi, dan misi Perseroan dan menciptakan nilai tambah
Perseroan bagi Pemegang Saham serta pemangku kepentingan lainnya.
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang saham untuk menilai kinerja
Perusahaan dan meyakini bahwa Perusahaan telah dikelola dengan baik serta diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh
pemegang saham. Perseroan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan juga perusahaan publik, berkomitmen untuk
terus meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam rangka memahami harapan dari setiap pemegang saham.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 409
Page 41
Tata Kelola
Perusahaan
Implementasi
Tata Kelola Perusahaan
Govenance Framework
Implementasi Tata Kelola Perusahaan dapat terlihat dari keselarasan 3 (tiga) aspek governance system yaitu governance structure,
governance process dan governance outcome. Ketiga aspek governance system tersebut telah diimplementasikan dengan baik oleh
Perseroan.
Prinsip-prinsip GCG
Commitment
Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
Organ Utama Organ Pendukung
Governance
Structure
RUPS
Organ Pendukung
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
Direksi Organ Pendukung Direksi
Kebijakan-kebijakan Perseroan, Proses Tata Kelola dan Alur Proses Pelaporan
Governance
Process
Implementasi GCG
Monitoring
Internalisasi Awareness Eksternalisasi
dan Evaluasi
Governance
Outcome
Pertumbuhan Kinerja dan Peningkatan Skor Assessment GCG
(Self Assessment Tata Kelola, CGPI, ACGS, Top GRC, GRC & Performance Excellence, dan lainnya)
410 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 42
Laporan Tahunan 2023
Governance structure merupakan kecukupan struktur dan Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi
infrastruktur Tata Kelola Perusahaan agar proses penerapan Perseroan mempunyai Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi
prinsip Tata Kelola Perusahaan menghasilkan outcome yang yang memuat:
sesuai dengan harapan Pemangku Kepentingan Perusahaan. 1. Pengorganisasian perseroan dan pembidangan tugas;
Struktur organ Tata Kelola meliputi Dewan Komisaris, Direksi, 2. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang;
Komite-Komite dan Satuan Kerja Perusahaan. Sedangkan yang 3. Etika kerja;
termasuk dalam infrastruktur Tata Kelola antara lain adalah 4. Pengaturan rapat;
kebijakan dan prosedur, sistem informasi manajemen serta tugas 5. Larangan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi;
pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi. Governance 6. Evaluasi kinerja Direksi;
process merupakan aktivitas pelaksanaan penerapan tata kelola 7. Pola hubungan kerja Direksi dan Dewan Komisaris.
pada Perseroan yang didukung dengan sistem yang terstruktur
dan proses monitoring yang optimal. Governance outcome Pedoman tersebut digunakan sebagai acuan bagi Dewan
merupakan hasil atas implementasi kecukupan governance Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan tugas guna
structure dan governance process. mencapai tujuan usaha Perseroan. Secara lebih jelas Pedoman
Dewan Komisaris dan Direksi dijelaskan pada masing-masing
Komitmen Tata Kelola Sub Judul Dewan Komisaris dan Direksi pada Bab Tata Kelola
Perusahaan.
Perseroan berkomitmen untuk terus mengevaluasi, memperbaiki,
meningkatkan dan menyempurnakan implementasi GCG, agar Kode Etik
selaras dengan perkembangan peraturan perundang-undangan Perseroan menyusun Kode Etik Bank sebagai pedoman tentang
dan kondisi usaha terkini. Komitmen GCG Perseroan tertanam etika usaha, etika bekerja dan tata perilaku BTNers dalam
dalam visi dan misi, core value, serta strategi kebijakan bisnis melaksanakan praktik-praktik pengelolaan perusahaan yang
Perseroan yang kemudian dituangkan ke dalam elemen-elemen baik, termasuk berinteraksi dengan pemangku kepentingan.
fundamental usaha Perseroan sebagai berikut: Kode Etik Perusahaan berlaku bagi seluruh BTNers di seluruh
jenjang organisasi. Secara lebih jelas Kode Etik dijelaskan pada
VISI DAN MISI Sub Judul Kode Etik pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perseroan mempunyai visi yang mencerminkan tujuan yang akan
dicapai yaitu “Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Asia pada tahun 2025”. Untuk mencapai tujuan tersebut Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) adalah
Perseroan menjabarkannya ke dalam beberapa Misi. Secara kegiatan yang merupakan komitmen Perseroan terhadap
lebih jelas Visi dan Misi dijelaskan pada Bab Profil Perusahaan. pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini dilaksanakan dengan
memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta
NILAI-NILAI PERUSAHAAN (CORE VALUE) hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi,
Sejalan dengan upaya penguatan pondasi dasar dan terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan
pembangunan momentum budaya, transformasi budaya dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.
perusahaan dilakukan dengan meningkatkan pemahaman Secara lebih jelas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
dan kapabilitas dalam menerapkan AKHLAK untuk mencapai dijelaskan pada Bab Program Tanggung Jawab Sosial dan
pertumbuhan yang berkelanjutan. Sejalan dengan core Lingkungan.
values AKHLAK tersebut, maka perilaku utama BTNers dapat
dikelompokkan menjadi 8 (delapan) poin utama: Rencana Implementasi ISO 37000:2021 Governance
1. Berpegang teguh dan patuh pada etika bisnis dan peraturan of Organizations
yang berlaku; Perseroan juga berkomitmen dalam melaksanakan tata kelola
2. Terus belajar untuk meningkatkan kompetensi; perusahaan dengan rencana mengadopsi ISO 37000:2021
3. Disiplin, konsisten dan tuntas dalam menyelesaikan tugas Governance of Organizations yang bertujuan dalam rangka
dengan kualitas hasil terbaik; menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan bagi organisasi.
4. Saling menghormati, menghargai dan terbuka terhadap
perbedaan; Governance Structure
5. Bertanggung jawab dan selalu mengedepankan kepentingan
Perseroan; Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan
6. Proaktif, efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan Terbatas, menyebutkan bahwa Organ Perseroan terdiri
pelanggan; dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi dan
7. Cepat tanggap terhadap perubahan serta memberikan Dewan Komisaris. RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris saling
kesempatan untuk melakukan perbaikan yang berkelanjutan. menghormati tugas, tanggung jawab dan wewenang masing-
8. Terbuka untuk bekerja sama yang menghasilkan nilai masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran
tambah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 411
Page 43
Tata Kelola
Perusahaan
Dasar. Organ Perseroan dibangun untuk menjamin pelaksanaan j. Optimalisasi KCP yang tidak produktif melalui Substitusi
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dapat berjalan dengan layanan ke Digital Channel dengan menutup outlet/KCP
efektif dengan peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga yang tidak produktif.
tercipta mekanisme kontrol check and balance. Secara lebih k. Implementasi Sales Center yang bertugas untuk
jelas struktur dan mekanisme Tata Kelola dijelaskan pada Sub melakukan pengelolaan KPR Non Subsidi untuk Segment
Bab Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan. Emerging Affluent.
l. Pembentukan sentra kredit UMKM BTN yang bertugas
Governance Process untuk menyalurkan produk Kredit Mikro BTN yaitu KUR
dan Kredit SME s.d. Rp. 500 Juta.
Proses Tata Kelola yang dilakukan Perseroan oleh organ m. Penguatan Organisasi BTN melalui penerapan Strategic
perusahaan dan jajaran di bawahnya dalam menjalankan Business Unit (SBU).
fungsi dan tugasnya dalam mewujudkan komitmen dan struktur 4. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
tata kelola, untuk mencapai hasil tata kelola yang sesuai
dengan prinsip-prinsip Tata Kelola. Proses Tata Kelola Perseroan Governance Outcome
antaranya meliputi:
1. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 1. GCG Assessment (BI/OJK) berdasarkan hasil self assessment
2. Pelaksanaan Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Dewan dengan nilai komposit peringkat 2.
Komisaris dan Direksi. 2. GCG Third Party Assessment (CGPI, ACGS, Top GRC, dan
3. Pelaksanaan Business Process Improvement (BPI) dan lainnya).
Kegiatan Usaha Perusahaan. 3. Laporan Tata Kelola 2022.
a. Perseroan telah melakukan pemisahan Divisi CRSD 4. Pertumbuhan kinerja keuangan yang berkelanjutan/
menjadi CRSD 1 dan CRSD 2 untuk pemisahan sustainable.
pengelolaan Early Bucket dan Late Bucket untuk menjaga 5. Pembentukan sistem integritas berkelanjutan.
kualitas portfolio kredit Perseroan.
b. Perseroan telah membentuk Personal Banking Division (PBD) Penyempurnaan Pedoman
dalam rangka mendukung pencapaian high yield loan. dan Tata Kelola Penyusunan Kebijakan
c. Pembentukan Human Capital Business Partner (HCBP)
yang berperan sebagai partner bisnis yang efektif dalam Perseroan melalui keputusan Direksi melakukan perubahan
mendorong dan memastikan keselarasan strategi dan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur yang berlaku mulai sejak
operasional Human Capital untuk memenuhi kebutuhan tanggal 2 Februari 2022. Hal tersebut bertujuan untuk
bisnis dan mendukung strategi korporasi. meningkatkan governance dan tata kelola peraturan internal
d. Pembentukan Environmental, Social & Governance sehingga akan lebih tertata, tidak saling tumpang tindih, lebih
(ESG Department) dalam rangka mendukung penerapan ramping dan memudahkan pegawai dalam menggunakan
prinsip keuangan berkelanjutan (SDGs). sebagai pedoman pelaksanaan operasional sehari-hari.
e. Perseroan telah membentuk RLPC-BC (Regional Loan Perseroan telah menyusun kebijakan khusus nomor KK.9.A
Processing Center-Business Control), CBC-BC (Commercial tanggal 22 Maret 2022 perihal Prosedur Tata Kelola Peraturan
Banking Center-Business Control) dan RBC (Regional Internal Bank dan memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
Business Control) di bawah supervisi Kantor Wilayah dan 1. Kemudahan dan Kejelasan
garis koordinasi ke Satuan Kerja Manajemen Risiko yang 2. Efisiensi dan Efektivitas
berfungsi untuk meningkatkan pengawasan dan mitigasi 3. Selaras
Risiko Operasional Kantor Cabang dan Kantor Wilayah. 4. Terukur
f. Telah dilakukan pengembangan sistem Operational Risk 5. Dinamis
Management Information System (ORMIS) yang terdiri 6. Berorientasi pada pengguna atau pihak yang dilayani
dari RCSA, LED dan KRI pada masing masing unit kerja. 7. Kepatuhan Hukum
Saat ini telah diimplementasikan pada seluruh Kantor 8. Kepastian Hukum
Wilayah dan Kantor Cabang.
g. Implementasi BPI Kredit Konsumer Fase 2 yang mencakup Dalam rangka memperkuat aspek tata kelola dan menghilangkan
proses pencairan otomatis dan management stock. tumpang tindih peraturan serta mempermudah pegawai dalam
h. Implementasi Digitalisasi & Otomasi Project (BPI melakukan aktivitas operasional sehari-hari, maka Perseroan
Consumer Project: Decision Engine). perlu melakukan transformasi yang salah satunya adalah dalam
i. Sentralisasi proses operasional ke Wilayah dan bentuk transformasi peraturan internal. Transformasi peraturan
Kantor Pusat, melalui sentralisasi proses pengadaan internal dimaksud diwujudkan dalam bentuk penerapan
dan pengelolaan vendor, sentralisasi proses akuntansi Arsitektur Peraturan Internal menjadi sebagai berikut:
dan reporting, sentralisasi pengelolaan kas melalui
implementasi Regional Cash Operation Management.
412 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 44
Laporan Tahunan 2023
4. Pembaruan KK Nomor KK.6-E tanggal 13 Desember 2023
tentang Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO
37001:2016.
5. Petunjuk Teknis Nomor PT.6-F.1 tanggal 15 September 2023
tentang Penilaian Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate
AD Governance).
Penyempurnaan Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Kebijakan Umum dan Direksi
1. Pedoman dan Tata tertib Kerja Dewan Komisaris Nomor 05/
KOM/BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang
Pedoman dan Tata Tertib kerja Dewan Komisaris PT Bank
Kebijakan Khusus Tabungan Negara (Persero) Tbk.
2. Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi melalui Kebijakan
Khusus Nomor KK.6-G tanggal 12 September 2023 tentang
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi.
Petunjuk Teknis
Penyempurnaan Piagam Komite Dewan Komisaris
dan Kebijakan Komite Direksi
1. Piagam Komite di bawah Dewan Komisaris
Good Corporate
Corporate Culture Code of Conduct a. Piagam Komite Audit Nomor 06/KOM/BTN/2023
Governance
tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Audit.
Seluruh Peraturan Internal eksisting dengan Arsitektur Kebijakan b. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Nomor 07/
dan Prosedur lama telah ditransformasikan ke Arsitektur KOM/BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang
Kebijakan dan Prosedur Baru dengan rincian sebagai berikut: Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
1. Telah terbit 9 (Sembilan) Kebijakan Umum yang menjadi Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Umbrella Policy bagi seluruh aktivitas operasional Perseroan. c. Piagam Komite Pemantau Risiko Nomor 08/KOM/
2. Telah terbit 150 (seratus lima puluh) Kebijakan Khusus (KK) BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang
yang merupakan peraturan turunan dari Kebijakan Umum. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko.
3. Telah terbit 239 (dua ratus tiga puluh sembilan) Petunjuk Teknis 2. Piagam Komite Direksi
yang merupakan peraturan turunan dari Kebijakan Khusus. a. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal 30 Maret
2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi
Selain itu, Perseroan juga melakukan pencabutan terhadap
peraturan internal eksisting yang sudah tidak berlaku atau tidak Sertifikasi dan Surveillance ISO 37001:2016
dipergunakan lagi. Pada transformasi Peraturan Internal ini, Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Bank BTN juga menggunakan platform digital sebagai sarana Dalam upaya mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016
penyebar luasan Peraturan Internal terbaru yang dapat diakses Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Perseroan
oleh seluruh pegawai yaitu melalui aplikasi PPDigital. Adanya melakukan audit resertifikasi dan audit surveillance ISO
PPDigital ini akan mempermudah pegawai dalam mendapatkan 37001:2016 SMAP. Pada tanggal 24 – 28 Juli 2023,
informasi mengenai Peraturan Internal terbaru dan yang Perseroan telah berhasil mempertahankan sertifikasi SMAP
berkaitan dengan pekerjaan serta aktivitas pegawai dimaksud. dengan mendapatkan sertifikat atas audit resertifikasi dan audit
surveillance oleh Badan Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP di
Penyempurnaan Peraturan Tata Kelola lingkup pengadaan barang dan/atau jasa pada Procurement
Pada tahun 2023, Perseroan telah menyusun dan memperbarui and Fixed Asset Management Division (PFAD), perkreditan
kebijakan diantaranya: Komersial pada Commercial Banking Division (CMBD),
1. Kebijakan Umum Nomor KU.6 tanggal 5 Desember 2022 Corporate Banking Division (CBD), dan Wholesales Credit Risk
perihal Hukum, Kepatuhan, APU & PPT dan Tata Kelola Division (WRD), dan perkreditan small medium pada seluruh
Perusahaan. Kantor Wilayah pada SME Restructuring. Selain itu Perseroan
2. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-F tanggal 28 Agustus 2023 telah melakukan perluasan ruang lingkup ISO 37001:2016
tentang Prosedur Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada lingkup Small
Governance. Medium Enterprise Banking Division (SMBD) dan 4 Commercial
3. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H tanggal 10 Oktober Banking Center (Jakarta Raya, Bintaro, Bekasi dan Bandung).
2023 tentang Prosedur Penanganan Benturan Kepentingan Perseroan senantiasa berkomitmen untuk melakukan continuous
(Conflict of Interest). improvement dalam menerapkan ISO 37001:2016 SMAP guna
mewujudkan Perseroan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 413
Page 45
Tata Kelola
Perusahaan
Penguatan Implementasi Pedoman Tata Kelola OJK dan ASEAN CG SCORECARD
Peningkatan kualitas tata kelola dengan penerapan ASEAN CG Scorecard dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan OJK No.21/
POJK.04/2015 dan SEOJK No.32/ SEOJK.04/2015 serta best practice tata kelola internasional. Terbitnya sejumlah Peraturan OJK
baru selama tahun 2023 tentunya menjadi aspek kepatuhan yang senantiasa dijaga oleh Perseroan. Yakni antara lain terkait dengan
POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa
Akuntan publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Jasa Keuangan.
Program Zero Tolerance To Fraud & Zero Defect
Perseroan telah menerapkan tata kelola fraud risk management melalui penerapan 4 (empat) pilar strategi anti fraud yaitu pencegahan,
deteksi, investigasi pelaporan sanksi serta pemantauan evaluasi dan tindak lanjut.
Inisiatif Implementasi Integrated Governance, Risk and Compliance (IGRC)
Perseroan senantiasa melakukan monitoring risiko kepatuhan (Compliance Risk Monitoring) antara lain melalui pengembangan
compliance dashboard, pemenuhan aspek Compliance Regulatory terkait dengan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
dan ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan serta meningkatkan komitmen kepatuhan (Compliance Commitment) guna
mendorong terwujudnya Budaya Kepatuhan (Compliance Culture) di semua tingkatan organisasi Perseroan.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN KOMISARIS & DIREKSI
1st Line 1,5 Line 2nd Line 3rd Line
Compliance
Eksekusi
Assurance
Kantor Cabang, Kantor Cabang
Proses CMGD
Divisi, Kantor Wilayah,
Internal Audit Division
Governance Governance Governance
Structure Process Outcome
RBC (BBC, CBC)
Implementasi
& Praktik
Syariah
Risiko
Inheren
OJK dan BI
& Prosedur
Kebijakan
Regulasi
Risk Assurance ERMD
KPMR
Pengelola Kebijakan
PPD
Independence Assurance
AKHLAK: Nilai-Nilai Utama & 18 Panduan Perilaku
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
414 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 46
Laporan Tahunan 2023
Tahun 2023 Perseroan telah memiliki Penilaian Self Assessment iGRC yang terdiri dari Tata Kelola, Profil Risiko dan Rentabilitas dengan
Penilaian Self Assessment iGRC. Selain itu, Perseroan telah mengembangkan iGRC ke tahap implementasi dengan memasukkan Program
iGRC ke dalam Budaya Perusahaan dengan fokus pada Budaya Kepatuhan dan Budaya Risiko pada semua tingkatan organisasi dan
kegiatan usaha Perseroan melalui aktivitas secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
• Kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Program Profesional Berintegritas (PROFIT) Sejak tahun 2019 Perseroan
telah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam gerakan Profesional Berintegritas (PROFIT) melalui kegiatan, yang
meliputi: (1) keikutsertaan training sebagai Ahli Pembangun Integritas (API) untuk mengawal upaya pencegahan korupsi, (2) program
kolaborasi kampanye dengan KPK tentang Anti Korupsi melalui berbagai saluran media komunikasi dan (3) Self Assessment atas daftar
periksa panduan pencegahan korupsi yang memadai bagi korporasi, (4) Program Sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI).
• Sertifikasi API
Sertifikasi API adalah personil bersertifikat yang berkompeten membangun sistem integritas yang berstandar nasional dalam upaya
pemberantasan dan pencegahan korupsi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK. Pada tahun 2023
Perseroan berhasil melakukan sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) Skema Utama dan Ahli Pembangun Integritas (API) Skema
Muda sebanyak 26 orang sehingga total sejak tahun 2019 adalah 85 orang.
• Sertifikasi PAKSI
Perseroan dalam mendukung program dan upaya pencegahan korupsi dari KPK mengikuti PAKSI yang melibatkan pegawai
Perseroan dan perwakilan IIKPA. Sampai dengan Tahun 2022 telah tersertifikasi PAKSI sebanyak 22 pegawai dan 5 IIKPA.
Selanjutnya pada Tahun 2023 sebanyak 8 Pegawai BTN dan 1 orang dari IIKPA juga telah dinyatakan kompeten sebagai Penyuluh
Antikorupsi oleh LSP KPK, sehingga total PAKSI Bank BTN sampai dengan Tahun 2023 sebanyak 36 orang. PAKSI adalah personil
yang bersertifikat okupasi Penyuluh Antikorupsi dan mempunyai lingkup penyuluhan anti korupsi bidang tertentu serta diberi tugas
oleh organisasinya untuk melakukan kegiatan penyuluhan anti korupsi pada lingkup organisasi dan jejaring organisasinya.
Pencapaian Program Keuangan Berkelanjutan 2023 dan Penerapan RAKB Bank BTN tahun 2022 dirumuskan ke dalam 5 (lima) Pilar
Keuangan Berkelanjutan, yaitu:
KEUANGAN BERKELANJUTAN
Tanggung Jawab Sosial
Produk Prosedur & Kebijakan Sumber Daya Manusia Teknologi
& Lingkungan
Pengembangan produk dan Memastikan Kebijakan Kepasitas SDM dalam Penggunaan aplikasi secara Menyusun serangkaian
operasi yang memperhatikan dan mitigasi risiko telah mendukung implementasi digital untuk pengembangan program yang diantaranya
aspek ekonomi, sosial dan dilaksanakan atas produk dan Keuangan Berkelanjutan produk dan/atau jasa bank berkenaan dengan sosial
lingkungan /atas jasa bank kemasyarakatan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 415
Page 47
Tata Kelola
Perusahaan
Struktur dan Mekanisme
Tata Kelola Perusahaan
Struktur Organ Perusahaan
Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 tahun 2007, menyebutkan bahwa Organ Perseroan terdiri dari Rapat Umum Pemegang
Saham, Direksi dan Dewan Komisaris. RUPS, Direksi dan Dewan Komisaris saling menghormati tugas, tanggung jawab dan wewenang
masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar. Organ Perseroan dibangun untuk menjamin pelaksanaan
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan dapat berjalan dengan efektif dengan peran dan tanggung jawab yang jelas sehingga tercipta
mekanisme kontrol check and balance.
Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS)
Dewan Komisaris Direksi Dewan Pengawas Syariah
Sekretaris Sekretaris
Dewan Komisaris Perusahaan
Audit Eksternal
Komite
Komite Audit Satuan Kerja Audit Internal
Manajemen Risiko
Komite Komite Asset and Liability
Satuan Kerja Manajemen Risiko
Pemantau Risiko (ALCO)
Komite Kredit
Komite Remunerasi Komite Perkreditan
Satuan Kerja Kepatuhan (SKK)
dan Nominasi atau Pembiayaan
Komite Pengarah Teknologi
Unit Kerja Lain
Informasi
Komite
Unit Usaha Syariah
Human Capital
Komite Bisnis
Komite
Pengarah Transformasi
Komite ESG
416 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 48
Laporan Tahunan 2023
Governance Soft Structure 11. Pedoman Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct)
yang disahkan melalui Peraturan Direksi Nomor 16/PD/
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan cakupan implementasi CMPD/2015.
tata kelola secara berkelanjutan, Perseroan Menyusun dan 12. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H tanggal 10 Oktober
menerapkan governance soft structure yang mengatur hubungan 2023 perihal Prosedur Penanganan Benturan Kepentingan
antar organ di dalam Perseroan sehingga terdapat tugas, (Conflict of Interest).
tanggung jawab dan wewenang yang jelas sesuai dengan 13. Pedoman Pengelolaan Whistleblowing System melalui
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, prinsip- Petunjuk Teknis Nomor PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober 2023
prinsip GCG, etika bisnis yang sehat maupun best practices. tentang Pengelolaan Whistleblowing System.
Governance soft structure Perseroan merupakan tatanan 14. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-F tanggal 28 Agustus 2023
kebijakan sebagai kerangka dasar dan tata kelola dalam tentang Prosedur Tata Kelola Perusahaan Good Corporate
penyusunan kebijakan serta pelaksanaan aktivitas Perseroan, Governance.
sebagai berikut: 15. Pembaruan KK Nomor KK.6-E tanggal 13 Desember 2023
1. Anggaran Dasar Perseroan yang telah mengalami beberapa tentang Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO
kali perubahan sebagaimana diubah terakhir berdasarkan 37001:2016).
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham 16. Petunjuk Teknis Nomor PT.6-F.1 tanggal 15 September 2023
Tahunan Nomor 28 tanggal 28 Maret 2023 dibuat oleh tentang Penilaian Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan yang Governance).
telah mendapat persetujuan berdasarkan Keputusan Menteri 17. Pembaruan Petunjuk teknis Nomor PT.6-E.1 tanggal 21
Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0023685. Desember 2023 tentang Prosedur pelaksanaan Sistem
AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 20 April 2023. Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001: 2016).
2. Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi yang
disahkan dalam Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Mekanisme Tata Kelola
Nomor 01/DEKOM-BTN/2021 dan Direksi Nomor 01/DIR- Perusahaan
BTN/2021.
3. Pedoman GCG yang disahkan dalam Kebijakan Khusus Pemegang Saham
Nomor KK.6-F tanggal 25 Agustus 2023 tentang Prosedur
Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Sebagai salah satu Perseroan Badan Usaha Milik Negara
sebagaimana diperbarui pada tanggal 12 Desember 2023. berstatus perusahaan publik, kepemilikan saham terbesar
4. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang Perseroan adalah Negara Republik Indonesia sebanyak 60,00%
disahkan dalam Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/ yang menempatkan Negara Republik Indonesia sebagai
KOM-BTN/2023 sebagai pembaruan Board Manual yang Pemegang Saham Pengendali. Selain itu, Negara Republik
menjadi pedoman kerja. Indonesia juga memiliki 1 (satu) lembar Saham Seri A Dwiwarna
5. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi melalui Kebijakan yang memberikan kepada pemegangnya hak-hak istimewa
Khusus Nomor KK.6-G tanggal 12 September 2023 tentang yang tidak dimiliki oleh pemegang saham lainnya dan sekaligus
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. sebagai Pemegang Saham Pengendali. Di luar itu, 40% saham
6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit Nomor 06/ Perseroan dimiliki oleh masyarakat. Daftar Pemegang Saham per
KOM/BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang tanggal 31 Desember 2023 adalah sebanyak 12.887.145.542
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit PT Bank saham yang terdiri dari 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dan
Tabungan Negara (Persero) Tbk. 12.887.145.541 saham Seri B.
7. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
Nominasi Nomor 07/KOM/BTN/2023 tanggal 13 Hak Pemegang Saham
Desember 2023 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan Perseroan memiliki 2 (dua) jenis saham yaitu Saham Seri A
Negara (Persero) Tbk. Dwiwarna dan Saham Seri B, dengan nilai nominal Rp500,-
8. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko setiap saham. Pemegang Saham Seri A Dwiwarna merupakan
Nomor 08/KOM/BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 pemegang saham pengendali dan memiliki keistimewaan
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau dengan hak dan wewenang sebagai berikut:
Risiko. Hak dan Wewenang Istimewa Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
9. Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal 30 Maret 2023 1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS hal-hal sebagai berikut:
tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi a. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar.
10. Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A tanggal 25 April 2022 b. Persetujuan perubahan Permodalan.
perihal Prosedur Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk c. Persetujuan Pengangkatan dan pemberhentian anggota
Teknis Nomor PT.6-A.1 tanggal 25 April 2022 perihal Direksi dan Dewan Komisaris.
Petunjuk Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 417
Page 49
Tata Kelola
Perusahaan
d. Persetujuan terkait penggabungan, peleburan, 2. Hak untuk memperoleh informasi mengenai perusahaan
pengambilalihan, pemisahan dan pembubaran. secara tepat waktu, benar, dan teratur, kecuali hal-hal yang
e. Persetujuan remunerasi anggota Direksi dan Dewan bersifat rahasia.
Komisaris. 3. Hak untuk menerima bagian dari keuntungan Perusahaan
f. Persetujuan pemindahtanganan aset yang berdasarkan yang diperuntukan bagi Pemegang Saham dalam bentuk
Anggaran Dasar perlu persetujuan RUPS. dividen dan pembagian keuntungan lainnya, sebanding
g. Persetujuan mengenai penyertaan dan pengurangan dengan jumlah saham yang dimiliki.
presentase penyertaan modal pada Perusahaan lain 4. Hak untuk memperoleh penjelasan lengkap dan informasi
yang berdasarkan Anggaran Dasar perlu persetujuan yang akurat mengenai prosedur yang harus dipenuhi
RUPS. berkenaan dengan penyelenggaraan RUPS.
h. Persetujuan penggunaan laba. 5. Dalam hal terdapat lebih dari satu jenis dan klasifikasi
i. Persetujuan mengenai investasi dan pembiayaan saham dalam Perusahaan, maka setiap pemegang saham
jangka panjang yang tidak bersifat operasional yang berhak mengeluarkan suara sesuai dengan jenis, klasifikasi
berdasarkan Anggaran Dasar perlu persetujuan RUPS. dan jumlah saham yang dimiliki, dan setiap pemegang
2. Hak untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan calon saham berhak untuk diperlakukan setara berdasarkan jenis
anggota Dewan Komisaris. dan klasifikasi saham yang dimilikinya.
3. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS. 6. Hak untuk mengalihkan, melepaskan hak atau menjadikan
4. Hak untuk meminta dan mengakses data dan dokumen jaminan utang seluruh atau sebagian besar harta kekayaan
Perseroan dengan mekanisme penggunaan hak dimaksud Perseroan lebih dari 50% dari jumlah nilai kekayaan bersih
sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Perseroan baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi
peraturan perundang-undangan. yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain
Direksi harus mendapat persetujuan RUPS.
Hak yang Sama Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan 7. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS dengan rincian:
Pemegang Saham Seri B a. Pemegang saham Seri A Dwiwarna;
1. Hak untuk menghadiri, menyampaikan pendapat, dan b. 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang mewakili
memberikan suara dalam RUPS berdasarkan satu saham, 1/20 (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh
memberi hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 saham yang telah dikeluarkan Perseroan dengan hak
(satu) suara. suara yang sah.
418 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 50
Laporan Tahunan 2023
Rapat Umum Pemegang Saham
Proses Penyelenggaraan RUPS dan Pemungutan Suara
Penyelenggaraan RUPS Perseroan mengacu pada Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
Nomor 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka dan Anggaran Dasar Perseroan. Adapun tahapan penyelenggaraan RUPS dilakukan sebagai berikut:
Pemberitahuan Rencana
Pengumuman Penyelenggaraan Pemanggilan Penyelenggaraan
Penyelenggaraan RUPS kepada
RUPS melalui Media Massa RUPS melalui Media Massa
Regulator
Paling Lambat 14 (empat belas)
Paling Lambat 5 (lima) hari kerja Paling Lambat 21 (dua puluh satu)
hari sebelum pemanggilan RUPS,
sebelum pengumuman RUPS, hari sebelum pelaksanaan RUPS,
tanpa memperhitungkan tanggal
dengan tidak memperhitungkan tanpa memperhitungkan tanggal
p engu m u m a n d a n t a ngga l
tanggal pengumuman RUPS. pemanggilan dan tanggal RUPS
pemanggilan
1 2 3
6 5 4
Pengumuman Ringkasan Risalah
RUPS melalui Media Massa,
Berita Acara/Risalah RUPS Situs Web Bursa Efek, Situs Web Pelaksanaan RUPS
Emiten, dan Situs Web Penyedia
e-RUPS
Paling Lambat 30 (tiga puluh) Paling Lambat 2 (dua) hari kerja
Pelaksanaan RUPS
hari setelah pelaksanaan RUPS. setelah pelaksanaan RUPS.
Untuk memberikan kesempatan kepada para pemegang saham Mekanisme pemungutan suara dalam RUPS telah dicantumkan
individual maupun institusi untuk berpartisipasi aktif menggunakan dalam Tata Tertib dan Prosedur RUPS pada website Perseroan
haknya sebagai pemegang saham, maka Perseroan melakukan saat pemanggilan RUPS. Demikian pula dengan penjelasan
pengumuman dan pemanggilan RUPS dengan jangka waktu untuk masing-masing mata acara RUPS telah dicantumkan
masing-masing, paling kurang melalui situs web Bursa Efek, pada pemanggilan RUPS yang disampaikan melalui website
situs web penyedia e-RUPS, dan situs web Perseroan dalam Perseroan.
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Perseroan wajib
menentukan tempat dan waktu penyelenggaraan RUPS. Tempat Pimpinan RUPS
penyelenggaraan RUPS wajib dilakukan di wilayah Republik RUPS dipimpin oleh Pimpinan RUPS dengan ketentuan sebagai
Indonesia, yaitu dapat diadakan di: berikut:
1. Tempat kedudukan Perseroan. 1. Pemimpin RUPS adalah anggota Dewan Komisaris yang
2. Tempat Perseroan melakukan kegiatan usaha utamanya. ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
3. Ibu kota provinsi tempat kedudukan atau tempat kegiatan 2. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris tidak hadir atau
usaha utama Perseroan. berhalangan hadir, maka RUPS dipimpin oleh salah seorang
4. Provinsi tempat kedudukan Bursa Efek yang mencatatkan anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi.
saham Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 419
Page 51
Tata Kelola
Perusahaan
3. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris atau anggota suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan persyaratan
Direksi tidak hadir atau berhalangan hadir, RUPS dipimpin pengambilan keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas
oleh pemegang saham yang hadir dalam RUPS yang permohonan Perseroan.
ditunjuk dari dan oleh peserta RUPS.
4. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Kuorum sebagaimana dimaksud pada butir di atas menyesuaikan
Dewan Komisaris untuk memimpin RUPS mempunyai mata acara RUPS sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
benturan kepentingan dengan mata acara yang akan undangan dan Anggaran Dasar Perseroan yang berlaku.
diputuskan dalam RUPS, maka RUPS dipimpin oleh anggota
Dewan Komisaris lainnya yang tidak mempunyai benturan Prosedur Tata Tertib Tanya Jawab RUPS
kepentingan yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Dalam pembahasan masing-masing mata acara RUPS, Pimpinan
5. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris mempunyai Rapat akan memberikan kesempatan kepada para Pemegang
benturan kepentingan, RUPS dipimpin oleh salah satu Saham Yang Berhak atau kuasanya untuk menyampaikan
anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. pertanyaan/pendapat/usul secara tertulis sebelum diadakan
6. Dalam hal salah satu anggota Direksi yang ditunjuk pemungutan suara dan setelah pembahasan mata acara RUPS.
oleh Direksi untuk memimpin RUPS mempunyai benturan Prosedur yang akan ditempuh:
kepentingan atas mata acara yang akan diputuskan dalam 1. Pimpinan Rapat akan memberikan kesempatan kepada para
RUPS, RUPS dipimpin oleh anggota Direksi yang tidak Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya yang sah untuk
mempunyai benturan kepentingan. bertanya, menyatakan pendapat dan/atau menyampaikan
7. Dalam hal semua anggota Direksi mempunyai benturan usul. Pada setiap sesi tanya jawab, akan diberi kesempatan
kepentingan RUPS dipimpin oleh salah seorang pemegang kepada 3 (tiga) Pemegang Saham Yang Berhak atau
saham bukan pengendali yang dipilih oleh mayoritas kuasanya yang sah untuk mengajukan pertanyaan/
pemegang saham lainnya yang hadir dalam RUPS. pendapat/usul secara tertulis. Dengan mempertimbangkan
8. Pimpinan RUPS berhak meminta agar mereka yang hadir pertanyaan/pendapat/usul yang telah diajukan, Pimpinan
membuktikan wewenangnya untuk hadir dalam RUPS Rapat dapat membatasi jumlah pertanyaan/pendapat/usul
tersebut dan/atau meminta agar surat kuasa untuk mewakili yang disampaikan.
pemegang saham diperlihatkan kepadanya. Surat kuasa 2. Hanya Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya yang
dapat diakses melalui website Perseroan pada bagian sah yang berhak untuk mengajukan pertanyaan, menyatakan
Hubungan Investor - RUPS - Pemanggilan RUPS. pendapat dan/atau menyampaikan usul.
9. Pimpinan RUPS berhak mengambil langkah yang dianggap 3. Para Pemegang Saham Yang Berhak atau kuasanya yang sah
perlu agar RUPS dapat berjalan dengan lancar dan tertib yang ingin mengajukan pertanyaan, menyatakan pendapat
sehingga dapat memenuhi tujuannya. dan/atau menyampaikan usul diminta untuk mengangkat
tangan, dan selanjutnya petugas Rapat akan menyerahkan
Kuorum RUPS kepada mereka formulir pertanyaan/ pendapat/usul untuk
Berdasarkan Anggaran Dasar, kuorum kehadiran dan keputusan diisi nama Pemegang Saham Yang Berhak, jumlah saham
RUPS terhadap hal yang harus diputuskan dalam Rapat dilakukan yang dimiliki/diwakili dan pertanyaan/pendapat/usul
dengan mengikuti ketentuan: yang diajukan. Formulir pertanyaan/pendapat/usul tersebut
1. Dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari harus diserahkan kepada petugas Rapat untuk disampaikan
½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan kepada Pimpinan Rapat dengan terlebih dahulu divalidasi
hak suara yang sah dan keputusan adalah sah jika disetujui oleh Notaris.
oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh 4. Setiap pertanyaan/pendapat/usul yang diajukan oleh
saham dengan hak suara yang hadir dalam rapat kecuali Pemegang Saham Yang Berhak harus memenuhi syarat
Undang-Undang dan/atau Anggaran Dasar menentukan bahwa menurut pendapat Pimpinan Rapat hal tersebut
jumlah kuorum yang lebih besar. berhubungan langsung dengan mata acara Rapat yang
2. Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, maka RUPS sedang dibicarakan.
kedua adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang 5. Pimpinan Rapat akan membacakan pertanyaan/pendapat/
mengikat apabila dihadiri oleh pemegang saham yang usul yang diajukan dan menanggapi pertanyaan/
mewakili paling sedikit 1/3 (satu per tiga) bagian dari pendapat/usul tersebut satu per satu. Bilamana diperlukan,
jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan Pimpinan Rapat akan mempersilahkan anggota Direksi atau
keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu Dewan Komisaris Perseroan atau Lembaga dan/atau Profesi
per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak Penunjang untuk menjawab atau menanggapi pertanyaan/
suara yang hadir dalam rapat kecuali Undang- Undang pendapat/usul tersebut.
dan/atau Anggaran Dasar menentukan jumlah kuorum yang 6. Setelah seluruh pertanyaan/pendapat/usul dijawab atau
lebih besar. ditanggapi, akan dilakukan pemungutan suara, hanya
3. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak Pemegang Saham yang Berhak atau kuasanya yang sah
tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan yang berhak untuk mengeluarkan suara.
RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika
dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak
420 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 52
Laporan Tahunan 2023
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2023 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 151/DIR/CSD/I/2023 tanggal 26 Januari 2023 Perihal Penyampaian Tanggal Pelaksanaan dan Mata
Acara RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK dengan
Pemberitahuan
tembusan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Datindo Entrycom, dan Dewan Komisaris
Perseroan
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs website Perseroan pada
Pengumuman
tanggal 7 Februari 2023.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs website Perseroan pada
Pemanggilan
tanggal 22 Februari 2023.
RUPS dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 16 Maret 2023 pukul 14.33 WIB – 17.18 WIB bertempat di Gedung
Pelaksanaan
Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Ringkasan Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs website Bursa Efek Indonesia, dan situs website Perseroan pada
Risalah RUPS tanggal 17 Maret 2023.
Surat Nomor 508/CSD/RCD/IV/2023 tanggal 12 April 2023 Perihal Penyampaian Akta Risalah Rapat Umum Pemegang
Berita Acara RUPS Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK pada tanggal 12
April 2023.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2023
Rapat dipimpin oleh Sdr. Chandra M. Hamzah, selaku Komisaris Utama/Independen, sesuai keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal
08 Maret 2023 yang disampaikan melalui surat Dewan Komisaris Nomor 46/KOM/BTN/III/2023 tanggal 08 Maret 2023 perihal
Pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2022 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan dihadiri oleh seluruh
anggota Dewan Komisaris, seluruh anggota Direksi dan seluruh anggota Komite Audit Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Ahdi Jumhari Luddin* Komisaris Independen Hadir
4. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
5. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
6. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
7. Herry Trisaputra Zuna* Komisaris Hadir
8. Himawan Arief Sugoto Komisaris Hadir
9. Mohamad Yusuf Permana* Komisaris Hadir
10. Haru Koesmahargyo Direktur Utama Hadir
11. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama Hadir
12. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
13. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
15. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
17. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
18. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance, and Legal Hadir
19. Endang A. Suprijatna Anggota Komite Audit Hadir
20. Peter Eko Budi Darwito Anggota Komite Audit Hadir
* Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi.
Pihak Independen Penghitung Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (BAE) dan selanjutnya divalidasi oleh
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn, yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 421
Page 53
Tata Kelola
Perusahaan
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2023
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta
Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2022 sekaligus Pemberian Pelunasan dan
Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris
atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2022.
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
Dalam rangka peningkatan kinerja Perseroan dan efektifitas
pembinaan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (”BTN”), bersama
ini kami sampaikan tanggapan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
sebagai berikut:
1. Atas capaian kinerja Perseroan pada Tahun Buku 2022, kami
ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap jajaran
Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai BTN atas:
a. Peningkatan capaian kinerja dan komitmen Perseroan dalam
menjaga sustainability Bank di tengah pelemahan ekonomi
global paska pandemi Covid-19 antara lain:
1) Laba Bersih Perseroan meningkat 28,14% yoy atau
tercapai sebesar Rp3.045 miliar.
2) Total kredit tumbuh 8,53% yoy dari Rp274,8 triliun
menjadi Rp298,3 triliun.
3) Dana Pihak Ketiga tumbuh 8,77% dari capaian sebesar
Rp296,0 triliun pada tahun 2021 naik menjadi Rp321,9
triliun pada tahun 2022.
4) Cost of Fund membaik dari 3,13% menjadi 2,60%.
Terimakasih Pemegang Saham Seri A Dwiwarna atas tanggapannya.
1. 5) Efisiensi biaya yang ditunjukkan dengan turunnya rasio Perseroan akan mencatat dan menindaklanjuti catatan dari Pemegang
BOPO dari 89,28% menjadi 86,00%. Saham Seri A Dwiwarna.
Capaian kinerja tersebut hendaknya ditingkatkanpada
periode berikutnya sehingga perusahaan dapat
berkontribusi lebih optimal terhadap shareholder return.
b. Keberhasilan Perseroan dalam pelaksanaan Rights Issue
dengan kelebihan permintaan (oversubscribed) untuk
porsi pemegang saham publik menjadi 1,6 kali. Hal ini
menunjukan kepercayaan para investor terhadap prospek
kinerja BTN ke depan yang diharapkan dapat terus tumbuh
dan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas penyaluran
pembiayaan perumahan di Indonesia.
2. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian Dewan Komisaris dan Direksi
BTN untuk perbaikan kinerja di masa mendatang sebagai berikut:
a. Mengantisipasi kondisi ketidakpastian perekonomian global
tahun 2023 yang menimbulkan potensi penurunan demand
kredit, trend kenaikan suku bunga serta tekanan inflasi, Perseroan
agar menetapkan strategi penyaluran kredit yang lebih selektif,
menerapkan manajemen risiko kredit yang berkesinambungan,
serta pengelolaan likuiditas yang optimal.
422 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 54
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
b. Mengantisipasi penurunan kualitas kredit akibat berakhirnya
masa relaksasi, Perseroan agar menjaga coverage ratio
yang memadai melalui pembentukan CKPN dengan
memperhatikan kondisi internal dan eksternal yang valid dan
relevan, serta kemungkinan penurunan kualitas portofolio
kredit di luar prediksi. Pengalaman +/-3 (tiga) tahun masa
pandemi, diharapkan dapat menjadi lesson learned bagi
BTN dalam menetapkan strategi dan pengelolaan risiko
bisnis di masa mendatang.
c. Mempertajam strategi dalam penurunan cost of fund dengan
fokus pada low cost funding pada produk dana murah
(CASA) melalui layanan yang optimal bagi nasabah dan
dukungan e-channel yang andal serta melakukan re-negosiasi
dan reprofiling tingkat bunga nasabah 50 Deposan Inti saat
perpanjangan untuk menjaga biaya dana pada tingkat yang
optimal. Pengembangan e-channel agar fokus pada most
valuable product (MVP) yang disesuaikan dengan kebutuhan
nasabah dan senantiasa dilakukan monitor terhadap kesesuaian
antara pencapaian benefit yang telah dijanjikan dengan target
kualitas dan waktu yang telah ditentukan.
d. Mengembangkan strategi di segmen transaks retail,
transaksi e-channel, dan digital mortgage sebagai upaya
peningkatan perolehan fee-based income sehingga
mampu menciptakan competitive advantage di segmen
pembiayaan properti dan perumahan.
e. Menjaga komitmen dalam mengembangkan inisiatif ESG antara
lain melalui program kerja Perseroan, penyaluran kredit maupun
penerbitan surat utang dengan berlandaskan pada prinsip
green financing.
f. Menyelesaikan tindak lanjut temuan audit/pemeriksaan internal
maupun eksternal, mengoptimalkan efektivitas implementasi
three lines of defense dalam operasional Perseroan, serta
senantiasa mengedepankan prinsip good corporate governance
dan ketentuan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
Pendanaan Terorisme (APU PPT).
1. Perseroan memiliki opportunity 600.000 potensial customer yang
dapat ditawarkan kredit top up dengan margin yang lebih tinggi
(KUR, KAR, dan KRING). Saat ini Perseroan sedang melakukan
uji coba dengan proses yang lebih simpel dan cepat dengan
teknologi Teken Aja, yang tidak melalui proses pengajuan, namun
dengan penawaran. Proses ini sedang dalam proses finalisasi
dan akan segera dilakukan roll out, karena diharapkan dapat
1. Bagaimana sinergi akuisisi High Yield Loan (KTA) dan payroll
untuk peningkatan CASA? meningkatkan kredit bermargin tinggi.
2.
2. Apakah NIM bisa dijaga pada kisaran 4% dengan Cost of 2. Terkait CASA, saat ini Perseroan sedang mengembangkan
Credit/Cost of Fund yang meningkat? beberapa produk tabungan, yaitu BTN Bisnis. Produk BTN
Bisnis ini terus dikejar pertumbuhannya, hingga per tanggal 31
Desember 2022 telah terkumpul Rp2 triliun. Strategi ini sejalan
dengan usaha yang dilakukan oleh Perseroan untuk terus
meningkatkan value chain terkait bisnis perumahan
3. NIM tetap akan dijaga sekitar 4% - 4,4%. Perseroan memiliki
beberapa produk kredit bermargin tinggi yaitu KPR BTN Subsidi
Selisih Bunga (SSB).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 423
Page 55
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggapan/Pertanyaan Jawaban
Mata acara pertama Rapat adalah terkait laporan keuangan yang
telah memperhatikan kaidah akuntansi dan telah di audit oleh pihak
Laba Perseroan sebesar Rp3,04 triliun karena menyangkut beberapa
3. independen Kantor Akuntan Publik (KAP). Sebelum memberikan opini
akun pinjaman yang dipertanyakan oleh Pemegang Saham.
audit, KAP telah berdiskusi dengan regulator. Hal lainnya tidak terkait
langsung dengan mata acara Rapat.
Terdapat 3 (tiga) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul sehubungan dengan Mata Acara Pertama Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.356.519.438 (99,4981302%)
Tidak Setuju : 21.062 (0,0002023%)
Abstain : 52.217.346 (0,5016674%)
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2022 yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja sesuai Laporan Nomor 00082/2.1032/AU.1/07/0240-3/1/II/2023 tanggal 17 Februari 2023.
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja sesuai Laporan Nomor 00083/2.1032/AU.2/07/0240-2/1/
II/2023 tanggal 17 Februari 2023, keduanya dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan
Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya untuk Tahun Buku 2022 yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, maka RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit
et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan
pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2022 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, sepanjang tindakan
tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Kedua
Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2022
Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan, pendapat, dan/atau usul, namun berisi sikap yang akan diputuskan dalam
pemungutan suara.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.403.502.187 (99,9495073%)
Tidak Setuju : 21.062 (0,0002023%)
Abstain : 5.234.597 (0,0502903%)
Keputusan
Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2022 sebesar Rp3.045.071.859.198,- (tiga triliun empat puluh lima miliar
tujuh puluh satu juta delapan ratus lima puluh sembilan ribu seratus sembilan puluh delapan Rupiah) sebagai berikut:
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau Rp609.014.371.840,- (enam ratus sembilan miliar empat belas juta tiga ratus tujuh puluh satu ribu delapan
ratus empat puluh Rupiah) sebagai Dividen Tunai kepada para pemegang saham yang akan dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Dividen bagian Pemerintah Republik Indonesia atas kepemilikan 60% (enam puluh persen) saham sebesar Rp365.408.623.104,- (tiga ratus
enam puluh lima miliar empat ratus delapan juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus empat Rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas Umum
Negara dalam mata uang Rupiah.
b. Dividen pemegang saham lainnya atas kepemilikan 40% (empat puluh persen) saham publik sebesar Rp243.605.748.736,- (dua ratus empat
puluh tiga miliar enam ratus lima juta tujuh ratus empat puluh delapan ribu tujuh ratus tiga puluh enam Rupiah) akan dibayarkan kepada
pemegang saham secara proporsional sesuai dengan kepemilikan saham.
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen
Tahun Buku 2022 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau Rp2.436.057.487.358,- (dua triliun empat ratus tiga puluh enam miliar lima puluh tujuh juta empat ratus
delapan puluh tujuh ribu tiga ratus lima puluh delapan Rupiah) sebagai saldo Laba Ditahan.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Ketiga
Penetapan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) Tahun 2023 dan Tantiem Tahun Buku 2022 bagi Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara ketiga Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.403.002.553 (99,9447072%)
Tidak Setuju : 531.596 (0,0051072%)
Abstain : 5.223.697 (0,0501856%)
Keputusan
1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Perseroan untuk menetapkan besarnya tantiem untuk Tahun Buku
2022 dan gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan untuk Tahun 2023 bagi anggota Dewan Komisaris.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang
Saham Seri A Dwiwarna Perseroan untuk menetapkan besarnya tantiem untuk Tahun Buku 2022 dan gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan untuk
Tahun 2023 bagi anggota Direksi.
Status: Terealisasi/Terlaksana
424 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 56
Laporan Tahunan 2023
Agenda Keempat
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2023.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara keempat Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.952.426.675 (95,6158921%)
Tidak Setuju : 451.099.682 (4,3338474%)
Abstain : 5.231.489 (0,0502605%)
Keputusan
1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst & Young Global Limited) sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan
mengaudit Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) dan laporan lainnya
untuk Tahun Buku 2023.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan
Keuangan Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2023 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan imbal jasa audit dan persyaratan lainnya bagi KAP
tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst & Young Global Limited) karena
sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan
Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2023, termasuk menetapkan imbal jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik pengganti
tersebut.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Kelima
Persetujuan atas Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kelima Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 10.403.476.130 (99,9492570%)
Tidak Setuju : 38.600 (0,0003708%)
Abstain : 5.243.116 (0,0503722%)
Keputusan
Menyetujui Rencana Resolusi (Resolution Plan) Tahun 2022-2024 yang telah disusun oleh Perseroan sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016
tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dan Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Rencana Resolusi Bagi
Bank Umum.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Keenam
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II Tahun 2022 dan Penambahan
Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Penawaran Umum Terbatas II (PMHMETD II).
Mata acara Rapat keenam bersifat laporan sehingga tidak dilakukan sesi tanya jawab.
Hasil Pemungutan suara
Mata acara Rapat keenam bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Keputusan
Mata acara Rapat keenam bersifat laporan sehingga tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Ketujuh
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara ketujuh Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.301.715.765 (89,3643209%)
Tidak Setuju : 1.101.810.492 (10,5854177%)
Abstain : 5.231.589 (0,0502614%)
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka:
a. Penyesuaian ketentuan terkait kegiatan usaha Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengacu kepada
Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, dan Peraturan Badan Pusat Statistik
Nomor 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
b. Penyempurnaan Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud pada butir
1 keputusan tersebut di atas.
3. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan
dengan keputusan mata acara Rapat ini, termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris
dan memberikan kuasa dengan hak substitusi untuk menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan/atau
tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk
keperluan tersebut dengan tidak ada satu pun yang dikecualikan, termasuk untuk mengadakan penambahan dan/atau perubahan Anggaran Dasar
Perseroan tersebut jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang.
Status: Terealisasi/Terlaksana
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 425
Page 57
Tata Kelola
Perusahaan
Agenda Kedelapan
Perubahan Susunan dan Penetapan Remunerasi Dewan Pengawas Syariah UUS Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kedelapan Rapat.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.272.476.500 (89,0834107%)
Tidak Setuju : 1.131.049.757 (10,8663279%)
Abstain : 5.231.589 (0,0502614%)
Keputusan
1. Menyetujui dan mengesahkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan
dan Sdr. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan, dengan ucapan terima kasih atas segala sumbangan tenaga
dan pikirannya selama memangku jabatannya tersebut.
2. Menyetujui dan mengesahkan pengangkatan kembali Sdr. Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk
periode kedua dan akan efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
3. Berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan sebagaimana dimaksud pada butir kedua di atas adalah sampai dengan
ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-5 sejak pengangkatan yang bersangkutan yaitu RUPS yang diselenggarakan tahun 2028, dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
4. Menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk mengangkat Anggota Dewan Pengawas Syariah lainnya apabila
diperlukan untuk melengkapi susunan Anggota Dewan Pengawas Syariah dan menetapkan remunerasi Dewan Pengawas Syariah Perseroan dalam
rangka pengawasan kegiatan usaha Perseroan berdasarkan prinsip syariah.
5. Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan
keputusan mata acara ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan memberitahukan
susunan Dewan Pengawas Syariah Perseroan kepada Menteri Hukum dan HAM.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Kesembilan
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kesembilan Rapat
Hasil Pemungutan Suara
Setuju : 9.268.759.831 (89,0477036%)
Tidak Setuju : 1.134.636.387 (10,9007857%)
Abstain : 5.361.628 (0,0515107%)
Keputusan
1. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama Perseroan yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021, terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang
diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Sdr. Nixon L. P. Napitupulu yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 Tanggal 2 Maret
2022, semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama Perseroan, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai
dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Sdr. Oni Febriarto Rahardjo - sebagai Wakil Direktur Utama;
b. Sdr. Hakim Putratama - sebagai Direktur Institutional Banking
4. Masa jabatan anggota-anggota Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan,
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pemberhentian, pengalihan tugas dan pengangkatan anggota-anggota Direksi sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2,
dan angka 3, maka susunan keanggotaan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
b. Wakil Direktur Utama : Oni Febriarto Rahardjo
c. Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
d. Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
e. Direktur Human Capital, Compliance, & Legal : Eko Waluyo
f. Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
g. Direktur Distribution & Funding : Jasmin
h. Direktur IT & Digital : Andi Nirwoto
i. Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
j. Direktur Institutional Banking : Hakim Putratama
6. Anggota Direksi yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3 baru dapat
melaksanakan tugasnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test)
dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal anggota Direksi Perseroan kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai
anggota Direksi dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh OJK, maka anggota Direksi Perseroan tersebut diberhentikan
dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Fit & Proper Test OJK dimaksud.
7. Anggota Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan
perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan
diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
8. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan (Fit and Proper Test) atas anggota Direksi yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 3.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris
serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Status: Terealisasi/Terlaksana
426 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 58
Laporan Tahunan 2023
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa 2023 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 704/DIR/CSD/XI/2022 tanggal 24 November 2022 Perihal Penyampaian Tanggal Pelaksanaan dan Mata
Pemberitahuan Acara RUPS Luar Biasa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK dengan tembusan PT Bursa Efek
Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Datindo Entrycom, dan Dewan Komisaris Perseroan.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada tanggal
Pengumuman
5 Desember 2022.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada tanggal
Pemanggilan
20 Desember 2022.
RUPS dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 11 Januari 2023 pukul 14.36 WIB – 15.10 WIB bertempat di Gedung Menara
Pelaksanaan
BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Ringkasan Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada tanggal
Risalah RUPS 12 Januari 2023.
Surat Nomor 91/CSD/RCD/II/2023 tanggal 3 Februari 2023 Perihal Penyampaian Akta Risalah Rapat Umum Pemegang
Berita Acara RUPS Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK pada tanggal
3 Februari 2023.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Luar Biasa 2023
RUPS Luar Biasa tahun 2023 dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, seluruh anggota Direksi dan seluruh anggota Komite Audit
Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Ahdi Jumhari Luddin Komisaris Independen Hadir
4. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
5. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
6. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
7. Herry Trisaputra Zuna Komisaris Hadir
8. Himawan Arief Sugoto Komisaris Hadir
9. Haru Koesmahargyo Direktur Utama Hadir
10. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama Hadir
11. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
12. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance and Legal Hadir
13. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
15. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
17. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
18. Adi Prakoso Anggota Komite Audit Hadir
19. Peter Eko Budi Darwito Anggota Komite Audit Hadir
Pihak Independen Penghitung Suara
Perhitungan suara dilakukan pihak independen yang ditunjuk oleh Perseroan yaitu PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek
dan selanjutnya divalidasi oleh Notaris Yumna Shabrina, S.H. M.Kn. sebagai Notaris Pengganti dari Ashoya Ratam, SH, M.Kn.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 427
Page 59
Tata Kelola
Perusahaan
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 2023
Agenda
Persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan Mata Acara Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 6.571.532.367 (88,5436487%)
Tidak Setuju : 826.139.714 (11,1312584%)
Abstain : 24.127.749 (0,3250930%)
Keputusan
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Sdr. Heru Budi Hartono sebagai Komisaris Perseroan yang diangkat berdasarkan RUPSLB 2019
Tanggal 27 November 2019, terhitung sejak tanggal 17 Oktober 2022, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang
diberikan selama menjabat sebagai Komisaris Perseroan.
1. Mengangkat Sdr. Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris Perseroan.
2. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Andi Nirwoto sebagai Direktur IT & Digital yang diangkat berdasarkan RUPS Tahun 2018 Tanggal 23 Maret
2018 jo. RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 jo. RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 tanggal 02 Maret 2022, dengan ucapan terima
kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
3. Mengangkat Sdr. Andi Nirwoto sebagai Direktur IT & Digital.
4. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4, sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS
untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pengukuhan pemberhentian, pemberhentian, dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana dimaksud
pada angka 1, 2, 3, dan 4, maka susunan keanggotaan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Dewan Komisaris
− Komisaris Utama/Komisaris Independen : Chandra Hamzah
− Wakil Komisaris Utama/Komisaris independen : lqbal Latanro
− Komisaris : Andin Hadiyanto
− Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
− Komisaris : Himawan Arief Sugoto
− Komisaris : Mohamad Yusuf Permana
− Komisaris Independen : Armand B. Arief
− Komisaris Independen : Ahdi Jumhari Luddin
− Komisaris Independen : Sentot A. Sentausa
b. Direksi
− Direktur Utama : Haru Koesmahargyo
− Wakil Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
− Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
− Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
− Direktur Human Capital, Compliance, & Legal : Eko Waluyo
− Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
− Direktur Distribution & Funding : Jasmin
− Direktur IT & Digital : Andi Nirwoto
− Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
6. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4 baru dapat melaksanakan tugasnya setelah
mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal Dewan Komisaris atau Direksi Perseroan kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota
Dewan Komisaris atau Direksi dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh OJK, maka anggota Dewan Komisaris atau
Direksi Perseroan tersebut diberhentikan dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Fit & Proper Test OJK dimaksud.
7. Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4 yang masih menjabat pada jabatan lain yang
dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Dewan Komisaris Badan Usaha Milik Negara, maka yang
bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
8. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan (Fit and Proper Test) atas anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan 4.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris
serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Status: Terealisasi/Terlaksana
428 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 60
Laporan Tahunan 2023
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2022 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 07/DIR/CSD/I/2022 tanggal 12 Januari 2022 Perihal Pemberitahuan Tanggal Pelaksanaan dan
Pemberitahuan Mata Acara RUPS Tahunan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK dengan tembusan
PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan PT Datindo Entrycom.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada
Pengumuman
hari Senin, tanggal 24 Januari 2022.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, situs web Perseroan, dan surat
Pemanggilan
kabar harian Bisnis Indonesia pada hari Selasa, tanggal 8 Februari 2022.
RUPS dilaksanakan pada hari Rabu, Tanggal 2 Maret 2022 pukul 10.36 WIB – 14.08 WIB bertempat di Gedung
Pelaksanaan
Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Ringkasan Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada
Risalah RUPS tanggal 4 Maret 2022.
Surat Nomor 175/CSD/CMA/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 Perihal Penyampaian Akta Risalah RUPS Tahunan
Berita Acara RUPS Tahun Buku 2021 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK dengan tembusan PT Bursa
Efek Indonesia pada tanggal 28 Maret 2022.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan 2022
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Ahdi Jumhari Luddin Komisaris Independen Hadir
4. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
5. Eko Djoeli Heripoerwanto Komisaris Hadir
6. Heru Budi Hartono Komisaris Hadir
7. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
8. Haru Koesmahargyo Direktur Utama Hadir
9. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama Hadir
10. Nofry Rony Poetra Direktur Finance, Planning, and Treasury Hadir
11. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Wholesale Risk and Asset Management Hadir
12. Eko Waluyo Direktur Compliance and Legal Hadir
13. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management and Transformation Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Retail Funding Hadir
15. Andi Nirwoto Direktur Operation, IT, and Digital Banking Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer and Commercial Lending Hadir
17. Adi Prakoso Anggota Komite Audit Hadir
18. Peter Eko Budi Darwito Anggota Komite Audit Hadir
Pihak Independen Penghitung Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (“BAE”) yang ditunjuk oleh Perseroan dan
selanjutnya divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, SH, MKn.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 429
Page 61
Tata Kelola
Perusahaan
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 2022
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, Persetujuan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan
Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021, sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas tindakan
pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2021.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara pertama Rapat, namun terdapat tanggapan dari pemegang saham Seri A Dwiwarna.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 7.986.413.743 (99,8468633%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000025%)
Abstain : 12.248.691 (0,1531342%)
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk tahun buku 2021,
dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan yang didalamnya mencakup Laporan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan,
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja sesuai Laporan Nomor
00054/2.1032/AU.1/07/0240-1/1/II/2022 tanggal 7 Februari 2022, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.
2. Menerima Laporan Keuangan dan Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja sesuai Laporan Nomor 00053/2.1032/AU.2/07/0240-1/1/
II/2022 tanggal 7 Februari 2022 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan
Keuangan yang mencakup pula Laporan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dan Laporan Keuangan Pelaksanaan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021, maka RUPS memberikan pelunasan
dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan
dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada 31
Desember 2021, termasuk pengurusan dan pengawasan terhadap Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN yang berakhir pada
31 Desember 2021, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tercermin dalam Laporan tersebut di atas.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Kedua
Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2021.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kedua Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 7.988.462.434 (99,8724762%)
Tidak Setuju : 10.200.200 (0,1275238%)
Abstain : 0 (0%)
Keputusan
Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2021 sebesar Rp2.376.225.756.803,- (dua triliun tiga ratus tujuh puluh enam miliar dua
ratus dua puluh lima juta tujuh ratus lima puluh enam ribu delapan ratus tiga rupiah) sebagai berikut:
1. Sebesar 10% (sepuluh persen) atau Rp237.622.575.680,- (dua ratus tiga puluh tujuh miliar enam ratus dua puluh dua juta lima ratus tujuh puluh
lima ribu enam ratus delapan puluh rupiah) ditetapkan sebagai Dividen Tunai kepada para pemegang saham yang akan dibayarkan dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Khusus dividen bagian Pemerintah atas kepemilikan 60% (enam puluh persen) saham sebesar Rp142.573.545.408,- (seratus empat puluh dua
miliar lima ratus tujuh puluh tiga juta lima ratus empat puluh lima ribu empat ratus delapan rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas Umum
Negara.
b. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian
dividen Tahun Buku 2021 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 90% (sembilan puluh persen) atau Rp2.138.603.181.123,- (dua triliun seratus tiga puluh delapan miliar enam ratus tiga juta seratus
delapan puluh satu ribu seratus dua puluh tiga rupiah) ditetapkan sebagai saldo Laba Ditahan.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Ketiga
Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Tahun Buku 2022.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara ketiga Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 7.660.751.562 (95,7754054%)
Tidak Setuju : 337.911.072 (4,2245946%)
Abstain : 0 (0%)
Keputusan
1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja, sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan
Perseroan serta Laporan Keuangan dan Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) dan laporan lainnya untuk Tahun
Buku 2022.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan
Keuangan Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2022 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan.
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi KAP tersebut, serta
menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal KAP Purwantono, Sungkoro & Surja, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan
audit Laporan Keuangan Perseroan Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan untuk Tahun Buku 2022, termasuk
menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik pengganti tersebut.
Status: Terealisasi/Terlaksana
430 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 62
Laporan Tahunan 2023
Agenda Keempat
Penetapan remunerasi/penghasilan (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) Tahun 2022, serta tantiem Tahun Buku 2021 bagi Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara keempat Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 7.866.975.417 (98,3536421%)
Tidak Setuju : 131.686.617 (1,643579%)
Abstain : 600 (0,0000075%)
Keputusan
1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi anggota Dewan Komisaris besarnya
tantiem untuk kinerja Tahun Buku 2021 dan gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan untuk Tahun 2022.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang
Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi anggota Direksi besarnya tantiem untuk Tahun Buku 2021 dan gaji/honorarium, fasilitas dan
tunjangan untuk Tahun 2022.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Kelima
Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.03/2017 tentang Rencana
Aksi (Recovery Plan) bagi Bank Sistemik.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara kelima Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 7.998.662.434 (99,9999975%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000025%)
Abstain : 0 (0%)
Keputusan
Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Perseroan dalam rangka memenuhi regulasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.03/2017 tanggal
4 April 2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) Bagi Bank Sistemik.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Keenam
Pengukuhan Pemberlakuan atas:
a. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-05/MBU/04/2021 tanggal 8 April 2021 tentang Program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara;
b. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-11/MBU/07/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Persyaratan, Tata
Cara Pengangkatan, dan Pemberhentian Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara; dan
c. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-13/MBU/09/2021 tanggal 24 September 2021 tentang Perubahan
Keenam Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara keenam Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 7.998.662.434 (99,9999975%)
Tidak Setuju : 200 (0,0000025%)
Abstain : 0 (0%)
Keputusan
Mengukuhkan pemberlakuan atas:
a. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-05/MBU/04/2021 tanggal 8 April 2021 tentang Program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara dan perubahan-perubahannya;
b. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-11/MBU/07/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Persyaratan, Tata
Cara Pengangkatan, dan Pemberhentian Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara dan perubahan-perubahannya;
c. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-13/MBU/09/2021 tanggal 24 September 2021 tentang Perubahan
Keenam Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara dan perubahan-perubahannya.
Status: Terealisasi/Terlaksana
Agenda Ketujuh
Persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Tidak terdapat penanya dalam pembahasan mata acara ketujuh Rapat.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 6.951.162.908 (86,9040642%)
Tidak Setuju : 982.921.026 (12,2885671%)
Abstain : 64.578.700 (0,8073687%)
Keputusan
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan sebagai
berikut:
a. Sdr. Eko D. Heripoerwanto sebagai Komisaris;
b. Sdr. Nixon L.P. Napitupulu sebagai Wakil Direktur Utama;
yang diangkat masing-masing berdasarkan keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2018 tanggal 17 Mei 2019 dan RUPS Tahunan Tahun Buku 2016
tanggal 17 Maret 2017 jo RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan
pikirannya selama memangku jabatan tersebut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 431
Page 63
Tata Kelola
Perusahaan
2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No. Semula Menjadi
1. Direktur Consumer & Commercial Lending Direktur Consumer
2. Direktur Finance, Planning & Treasury Direktur Finance
3. Direktur Compliance & Legal Direktur Human Capital, Compliance, & Legal
4. Direktur Wholesale Risk & Asset Management Direktur Assets Management
5. Direktur Operation, IT, & Digital Banking Direktur IT & Digital
6. Direktur Distribution & Retail Funding Direktur Distribution & Funding
7. Direktur Risk Management & Transformation Direktur Risk Management
3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No. Nama Semula Menjadi
1. Hirwandi Gafar Direktur Consumer & Commercial Lending Direktur Consumer
2. Nofry Rony Poetra Direktur Finance, Planning & Treasury Direktur Finance
3. Eko Waluyo Direktur Compliance & Legal Direktur Human Capital, Compliance, & Legal
Elisabeth Novie
4. Direktur Wholesale Risk & Asset Management Direktur Assets Management
Riswanti
5. Andi Nirwoto Direktur Operation, IT, & Digital Banking Direktur IT & Digital
6. Jasmin Direktur Distribution & Retail Funding Direktur Distribution & Funding
7. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management & Transformation Direktur Risk Management
yang diangkat masing-masing berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 tanggal 10 Maret 2021, Keputusan RUPSLB Tahun 2019
tanggal 29 Agustus 2019, Keputusan RUPSLB Tahun 2019 tanggal 27 November 2019 dan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 tanggal
23 Maret 2018, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan berdasarkan Keputusan RUPS tersebut.
4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris sebagai berikut:
a. Herry Trisaputra Zuna - sebagai Komisaris;
b. Himawan Arief Sugoto - sebagai Komisaris;
c. Sentot A Sentausa - sebagai Komisaris Independen;
d. Nixon L.P. Napitupulu - sebagai Wakil Direktur Utama.
5. Masa jabatan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4, sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar Perusahaan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS
untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
6. Dengan adanya pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan anggota-anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1 sampai 4, maka susunan keanggotaan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
menjadi sebagai berikut:
a. Dewan Komisaris
− Komisaris Utama/Independen : Chandra Hamzah
− Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
− Komisaris : Heru Budi Hartono
− Komisaris : Andin Hadiyanto
− Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
− Komisaris : Himawan Arief Sugoto
− Komisaris Independen : Armand Bachtiar Arief
− Komisaris Independen : Ahdi Jumhari Luddin
− Komisaris Independen : Sentot A. Sentausa
b. Direksi
− Direktur Utama : Haru Koesmahargyo
− Wakil Direktur Utama : Nixon L.P. Napitupulu
− Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
− Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
− Direktur Human Capital, Compliance, & Legal : Eko Waluyo
− Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
− Direktur IT & Digital : Andi Nirwoto
− Direktur Distribution & Funding : Jasmin
− Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
7. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4 baru dapat melaksanakan tugasnya setelah
mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, kemudian
dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh
OJK, maka anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut diberhentikan dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya keputusan hasil Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) OJK dimaksud.
8. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4 yang masih menjabat pada jabatan lain
yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris Badan Usaha
Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
9. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk pelaksanaan Penilaian Kemampuan dan
Kepatutan (Fit & Proper Test) atas anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4.
10. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris
serta menghadap Notaris atau pejabat yang berwenang, dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Status: Terealisasi/Terlaksana
432 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 64
Laporan Tahunan 2023
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa Tahun 2022 dan Realisasinya
Tahapan Uraian
Surat Nomor 493/DIR/CSD/IX/2022 tanggal 2 September 2022 Perihal Penyampaian Tanggal Pelaksanaan
Pemberitahuan dan Mata Acara RUPS Luar Biasa PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK dengan
tembusan PT Bursa Efek Indonesia
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada
Pengumuman
hari Jumat, tanggal 9 September 2022.
Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, situs web Perseroan, dan surat
Pemanggilan
kabar harian Investor Daily pada hari Senin, tanggal 26 September 2022.
RUPS dilaksanakan pada hari Selasa, 18 Oktober 2022 pukul 14.27 WIB – 15.11 WIB bertempat di Gedung
Pelaksanaan
Menara BTN, lantai 6 Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130.
Pengumuman Ringkasan Risalah Dipublikasikan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan pada
RUPS tanggal 19 Oktober 2022.
Surat Nomor 669/CSD/RCD/XII/2022 tanggal 31 Oktober 2022 Perihal Penyampaian Akta Risalah RUPS Luar Biasa
Berita Acara RUPS
Tahun 2022 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk disampaikan kepada OJK pada tanggal 31 Oktober 2022.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Luar Biasa Tahun 2022
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen Hadir
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen Hadir
3. Ahdi Jumhari Luddin Komisaris Independen Hadir
4. Armand B. Arief Komisaris Independen Hadir
5. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Hadir
6. Andin Hadiyanto Komisaris Hadir
7. Herry Trisaputra Zuna Komisaris Hadir
8. Himawan Arief Sugoto* Komisaris Hadir
9. Haru Koesmahargyo Direktur Utama Hadir
10. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama Hadir
11. Nofry Rony Poetra Direktur Finance Hadir
12. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance and Legal Hadir
13. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management Hadir
14. Jasmin Direktur Distribution and Funding Hadir
15. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital Hadir
16. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Hadir
17. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management Hadir
18. Adi Prakoso Anggota Komite Audit Hadir
19. Peter Eko Budi Darwito Anggota Komite Audit Hadir
*) Hadir dalam Rapat melalui video telekonferensi
Pihak Independen Penghitung Suara
Hasil pengambilan keputusan dihitung oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek (“BAE”) yang ditunjuk oleh Perseroan dan
selanjutnya divalidasi oleh Notaris Ashoya Ratam, SH, MKn.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 433
Page 65
Tata Kelola
Perusahaan
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa Tahun 2022
Mata Acara Rapat
Persetujuan atas Penambahan Modal Perseroan dengan Memberikan Hak Memesan Efek TerlebihDahulu kepada para Pemegang Saham yang akan
dilakukan melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas II dan oleh karenanya sekaligus mengubah Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) Anggaran Dasar
Perseroan.
Terdapat 2 (dua) orang penanya yang disampaikan melalui eASY.KSEI.
Hasil Pemungutan suara
Setuju : 8.602.800.944 (99,9899926%)
Tidak Setuju : 220.200 (0,0025594%)
Abstain : 640.800 (0,0074480%)
1. Menyetujui Perseroan melakukan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan melalui mekanisme Penambahan Modal dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Penawaran Umum Terbatas II (“PMHMETD”), yaitu dengan cara penerbitan saham baru
sebanyak-banyaknya 4.600.000.000 (empat miliar enam ratus juta) lembar saham seri B dengan nilai nominal sebesar Rp500,00 (lima ratus
rupiah) per saham, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan
disetor Perseroan yang merupakan hasil dari pelaksanaan PMHMETD.
3. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan
PMHMETD, untuk:
a. Menyetujui penetapan kepastian jumlah saham baru yang diterbitkan dalam PMHMETD dan harga pelaksanaan HMETD sebagaimana
diusulkan oleh Direksi Perseroan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang
pasar modal;
b. Menyatakan realisasi jumlah saham yang sesungguhnya telah dikeluarkan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor
setelah pelaksanaan PMHMETD selesai dilaksanakan. Selanjutnya, menyampaikan pemberitahuan atas perubahan Pasal 4 ayat (2) dan ayat
(3) Anggaran Dasar
Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk memperoleh Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar Perseroan, serta membuat perubahan dan/atau tambahan yang diperlukan untuk maksud tersebut.
4. Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melaksanakan segala tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan PMHMETD, untuk:
a. Menandatangani pernyataan pendaftaran untuk diajukan kepada OJK;
b. Menegosiasikan dan menandatangani perjanjian-perjanjian lainnya, termasuk terkait dengan perjanjian pembelian siaga (jika ada) dengan
syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang dianggap baik untuk Perseroan oleh Direksi Perseroan;
b. Menandatangani, mencetak dan/atau menerbitkan Prospektus Ringkas, Perbaikan dan/atau Tambahan atas Prospektus Ringkas, Prospektus
Awal, Prospektus, Info Memo dan/atau seluruh perjanjian-perjanjian dan/atau dokumen-dokumen yang diperlukan sehubungan dengan
PMHMETD;
c. Menentukan harga pelaksanaan dalam rangka PMHMETD dengan persetujuan Dewan Komisaris;
d. Menetapkan kepastian jumlah saham yang diterbitkan dengan persetujuan Dewan Komisaris;
e. Menentukan tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas HMETD;
f. Menentukan rasio pemegang saham yang berhak atas HMETD;
g. Menentukan dan memastikan penggunaan dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD;
h. Menentukan jadwal pelaksanaan PMHMETD;
i. Menentukan ada atau tidak adanya Pembeli Siaga, serta menetapkan dan menegosiasikan syarat dan ketentuan perjanjian antara Perseroan
dengan Pembeli Siaga, jika ada;
j. Menitipkan saham Perseroan dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai dengan peraturan KSEI;
k. Mencatatkan seluruh saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan disetor penuh pada Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
l. Menegaskan satu atau lebih keputusan yang tercantum di dalam keputusan Rapat dalam satu atau Iebih akta Notaris;
m. Melakukan segala tindakan yang diperlukan dan/atau disyaratkan sehubungan dengan PMHMETD Perseroan termasuk yang disyaratkan
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
KEPUTUSAN RUPS PADA TAHUN BUKU DAN 1 (SATU) TAHUN SEBELUM TAHUN BUKU YANG DIREALISASIKAN PADA TAHUN BUKU
Seluruh keputusan RUPS Tahun Buku 2023 telah terealisasi/terlaksana pada tahun 2023 dan RUPS Tahun Buku 2022 telah terealisasi/
terlaksana pada tahun 2022. Sehingga tidak terdapat keputusan RUPS Tahun 2022 dan Keputusan RUPS yang belum direalisasikan
pada tahun 2023.
Direksi
Direksi merupakan organ dalam pelaksanaan Tata Kelola yang bertanggungjawab atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala hal
dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar
Perseroan dan/atau Keputusan RUPS. Direksi bertanggung jawab mengelola dan menetapkan arah strategis Perseroan, memanfaatkan
dan menjaga aset Perseroan untuk tujuan dan kepentingan Perseroan. Untuk selanjutnya, Direksi melaporkan pelaksanaan tugas dan
tanggung jawabnya kepada Dewan Komisaris.
434 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 66
Laporan Tahunan 2023
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan 3. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung
dengan pengurusan dan bertanggung jawab atas pengurusan maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang
Perseroan untuk kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud mengakibatkan kerugian.
dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam 4. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau
maupun di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala berlanjutnya kerugian tersebut.
keladian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur
dalam Peraturan Perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/ Tugas dan tanggung jawab anggota Direksi yang membawahkan
atau Keputusan RUPS. Fungsi Kepatuhan, paling kurang mencakup:
1. Merumuskan strategi guna mendorong lerciptanya Budaya
Direktur Utama merupakan Koordinator Direksi, dengan tugas Kepatuhan Bank.
sebagai berikut: 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-prinsip
1. Memimpin rapat Direksi. kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.
2. Menciptakan budaya keterbukaan dan memfasilitasi diskusi 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang akan
yang konstruktif. digunakan untuk menyusun ketentuan dan pedoman internal
3. Memberikan saran kepada anggota Direksi terkait efektivitas Bank.
pelaksanaan tugas pengurusan. 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem,
4. Memelihara hubungan dan soliditas antar Sesama anggota dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Bank
Direksi terkait pelaksanaan tugas pengurusan. telah sesuai dengan ketentuan Bank lndonesia dan peraturan
5. Memelihara hubungan yang efektif dan sehat dengan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Prinsip
Dewan Komisaris. Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank.
Setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh secara 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan dan/atau
tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan oleh keputusan yang diambil Direksi Bank tidak menyimpang
kesalahan atau kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan dari ketentuan Bank lndonesia dan peraturan perundang-
tugasnya. Anggota Direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan undangan yang berlaku.
atas kerugian Perseroan sebagaimana dimaksud di atas, 7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan Fungsi
apabila dapat membuktikan: Kepatuhan.
1. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya. 8. Melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya
2. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan
tanggung jawab, dan kehati-hatian untuk kepentingan dan Komisaris paling sedikit secara triwulanan.
Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Direksi
Periode 1 Januari 2023 – 09 April 2023
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Utama mensupervisi:
a. Direktur Assets Management
b. Direktur IT and Digital
c. Direktur Finance
Haru Koesmahargyo Direktur Utama d. Direktur Risk Management
e. Direktur Human Capital, Compliance and Legal
f. SEVP Operations
g. Internal Audit Division
h. Corporate Secretary Division
Wakil Direktur Utama mensupervisi:
a. Direktur Consumer
Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama b. Direktur Distribution and Funding
c. SEVP Wholesale Banking
d. Marketing Communication Division
Direktur IT and Digital mensupervisi:
a. Digital Channel Division
b. IT Strategic Planning & Development Division
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital
c. IT Operation Division
d. Data Management & Analytics Division
e. IT Security Division
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 435
Page 67
Tata Kelola
Perusahaan
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Assets Management mensupervisi:
a. Commercial Asset Management 1 Division
Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management b. Commercial Asset Management 2 Division
c. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
d. Procurement & Fixed Asset Management Division
Direktur Distribution and Funding mensupervisi:
a. Wealth Management Division
b. Retail Funding & Services Division
Jasmin Direktur Distribution and Funding
c. Institutional Funding Division
d. Service Quality & Distribution Division
e. Regional Offices
Direktur Risk Management mensupervisi:
a. Retail Credit Risk Division
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management b. Commercial Credit Risk Division
c. Enterprise Risk Management Division
d. Transformation & Partnership Management Division
Direktur Consumer mensupervisi:
a. Commercial Banking Division
b. SME Banking Division
Hirwandi Gafar Direktur Consumer
c. Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division
d. Subsidized Mortgage Lending Division
e. Sharia Business Division
Direktur Finance mensupervisi:
a. Treasury Division
Nofry Rony Poetra Direktur Finance b. Corporate Strategy & Planning Division
c. Finance & Accounting Division
d. Investor Relations & Research Division
Direktur Human Capital, Compliance and Legal mensupervisi:
a. SEVP Compliance and Legal
Direktur Human Capital, Compliance
Eko Waluyo b. Human Capital Strategy Division
and Legal
c. Human Capital Management Division
d. Learning Management Division
Periode 16 Maret 2023 – 9 April 2023
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Utama mensupervisi:
a. Direktur Assets Management
b. Direktur IT and Digital
c. Direktur Finance
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama* d. Direktur Risk Management
e. Direktur Human Capital, Compliance and Legal
f. SEVP Operations
g. Internal Audit Division
h. Corporate Secretary Division
Wakil Direktur Utama mensupervisi:
a. Direktur Consumer
Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama* b. Direktur Distribution and Funding
c. SEVP Wholesale Banking
d. Marketing Communication Division
Direktur Finance mensupervisi:
a. Treasury Division
Nofry Rony Poetra Direktur Finance b. Corporate Strategy & Planning Division
c. Finance & Accounting Division
d. Investor Relations & Research Division
Direktur Assets Management mensupervisi:
a. Commercial Asset Management 1 Division
Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management b. Commercial Asset Management 2 Division
c. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
d. Procurement & Fixed Asset Management Division
Direktur Human Capital, Compliance and Legal mensupervisi:
a. SEVP Compliance and Legal
Direktur Human Capital, Compliance
Eko Waluyo b. Human Capital Strategy Division
and Legal
c. Human Capital Management Division
d. Learning Management Division
436 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 68
Laporan Tahunan 2023
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Risk Management mensupervisi:
a. Retail Credit Risk Division
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management b. Commercial Credit Risk Division
c. Enterprise Risk Management Division
d. Transformation & Partnership Management Division
Direktur Distribution and Funding mensupervisi:
a. Wealth Management Division
b. Retail Funding & Services Division
Jasmin Direktur Distribution and Funding
c. Institutional Funding Division
d. Service Quality & Distribution Division
e. Regional Offices
Direktur IT and Digital mensupervisi:
a. Digital Channel Division
b. IT Strategic Planning & Development Division
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital
c. IT Operation Division
d. Data Management & Analytics Division
e. IT Security Division
Direktur Consumer mensupervisi:
a. Commercial Banking Division
b. SME Banking Division
Hirwandi Gafar Direktur Consumer
c. Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division
d. Subsidized Mortgage Lending Division
e. Sharia Business Division
Hakim Putratama Direktur Institutional Banking* -
*) Efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test)
Periode 10 April 2023 – 31 Desember 2023
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Utama mensupervisi area:
a. Retail Banking (termasuk consumer funding dan distribution)
b. Finance
c. Operation
Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama*
d. Teknologi & Digital
e. Risk Management
f. Internal Audit (IAD)
g. Corporate Secretary (CSD)
Wakil Direktur Utama mensupervisi area:
a. Wholesale & Institutional Banking
b. Human Capital, Compliance and Legal
Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama**
c. Asset Quality & LAR
d. Sharia
e. Marketing Communication (MCD)
Direktur Finance mensupervisi:
a. Treasury (TRSD)
Nofry Rony Poetra Direktur Finance b. Corporate Strategy & Planning (CSPD)
c. Finance & Accounting (FAD)
d. Investor Relations & Research (IRRD)
Direktur Assets Management mensupervisi:
a. Commercial Asset Management 1 (CAMD 1)***
Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management b. Commercial Asset Management 2 (CAMD 2)***
c. Consumer Collection, Recovery & Asset Sales (CRSD)***
d. Procurement & Fixed Asset Management (PFAD)
Direktur Human Capital, Compliance and Legal mensupervisi:
a. SEVP Compliance and Legal
Direktur Human Capital, Compliance b. Human Capital Strategy (HCSD)
Eko Waluyo
and Legal c. Human Capital Management (HCMD)
d. Human Capital Business Partner Division (HCBD)****
e. Learning Management (LMD)
Direktur Risk Management mensupervisi:
a. Retail Credit Risk (RCRD)
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management b. Wholesale Credit Risk (WCRD)
c. Enterprise Risk Management (ERMD)
d. Transformation & Partnership Management (TPMD)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 437
Page 69
Tata Kelola
Perusahaan
Nama Jabatan Bidang Tugas
Direktur Distribution and Funding mensupervisi:
a. Wealth Management (WMD)
Jasmin Direktur Distribution and Funding b. Retail Funding (RFD)
c. Service Quality & Distribution (SQDD)
d. Regional Offices (RO)
Direktur IT and Digital mensupervisi:
a. Digital Banking (DBD)
b. IT Strategic Planning & Development (ITPD)
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital
c. IT Operation (ITOD)
d. Data Management & Analytics (DMD)
e. IT Security (ITSD)
Direktur Consumer mensupervisi:
a. SME Banking (SMBD)
b. Non Subsidized Mortgage (NSMD)*****
Hirwandi Gafar Direktur Consumer
c. Subsidized Mortgage (SMD)
d. Sharia Banking (SHAD)
e. Personal Banking (PBD)*****
Direktur Institutional Banking mensupervisi:
a. Institutional Funding
Hakim Putratama Direktur Institutional Banking******
b. Financial Institution & Capital Market (FICD)
c. Wholesale Transaction (WTD)
*)Efektif menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tanggal 7 Juni 2023
**) Efektif menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan sejak tanggal 7 Juni 2023
***) Redeployment divisi berlaku sejak tanggal 5 Juni 2023
****) Redeployment divisi berlaku sejak tanggal 1 November 2023
*****) Redeployment divisi berlaku sejak tanggal 25 Agustus 2023
******) Efektif menjabat sebagai Direktur Institutional Banking Perseroan sejak tanggal 26 Juli 2023
Hak dan Wewenang Direksi 8. Menghapus tagih piutang bunga, denda, ongkos-ongkos dan
piutang lainnya di luar pokok yang dilakukan dalam rangka
Direksi memiliki hak dan wewenang yang telah diatur dalam restrukturisasi dan/atau penyelesaian piutang serta perbuatan-
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Adapun hak dan perbuatan lain dalam rangka penyelesaian piutang Perseroan
wewenang Direksi adalah sebagai berikut: dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip kehati-hatian.
1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat dalam 9. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai
kepengurusan Perseroan. pengurusan maupun pemilikan kekayaan Perseroan,
2. Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk mewakili mengikat Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain
Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan kepada seorang dengan Perseroan, termasuk tidak terbatas pada optimalisasi
atau beberapa orang anggota Direksi yang khusus ditunjuk pemanfaatan asset Perseroan, dengan pembatasan-
untuk itu atau kepada seorang atau beberapa orang pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
pegawai Perseroan baik secara sendiri-sendiri maupun undangan, Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS.
Bersama-sama atau kepada orang atau badan lain.
3. Mengatur ketentuan tentang pekerja Perseroan termasuk Masa Jabatan Direksi
penetapan upah, pensiun atau jaminan hari tua, dan
penghasilan lain bagi pekerja Perseroan berdasarkan Masa jabatan anggota Direksi ditetapkan 5 (lima) tahun dan dapat
peraturan perundang-undangan. diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. Anggota Direksi
4. Mengangkat dan memberhentikan pekerja Perseroan diangkat untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal ditutupnya
berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Perseroan dan atau tanggal yang ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya dan
peraturan perundang-undangan. berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) setelah
5. Membentuk fungsi Sekretaris Perseroan (Corporate tanggal pengangkatannya, dengan syarat tidak boleh melebihi jangka
Secretary). waktu 5 (lima) tahun, dengan memperhatikan peraturan perundang-
6. Memberikan Keputusan hapus buku piutang macet yang undangan di bidang Pasar Modal, namun tidak mengurangi hak dari
selanjutnya dilaporkan dan dipertanggungjawabkan dalam RUPS untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan anggota Direksi
Laporan Tahunan. sebelum masa jabatannya berakhir.
7. Tidak menagih lagi sebagian atau seluruh piutang di luar
pokok dalam rangka restrukturisasi dan/atau penyelesaian Jabatan Direksi berakhir apabila meninggal dunia, masa jabatannya
kredit namun dengan kewajiban melaporkan kepada berakhir termasuk mengundurkan diri dari jabatannya, diberhentikan
Dewan Komisaris. berdasarkan Keputusan RUPS, atau tidak lagi memenuhi persyaratan
sebagai Direksi berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan termasuk rangkap jabatan yang dilarang.
438 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 70
Laporan Tahunan 2023
Persyaratan Direksi bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan dan telah
memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Persyaratan Direksi yang telah diatur dalam Pedoman dan Tata 3. Seluruh anggota Direksi wajib berdomisili di Indonesia.
Tertib Kerja adalah sebagai berikut: Direktur Utama wajib berasal dari pihak yang independent
1. Subjek hukum yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi terhadap pemegang saham pengendali.
adalah orang perseorangan, yang memenuhi persyaratan 4. Mayoritas anggota Direksi wajib memiliki pengalaman
pada saat diangkat dan selama menjabat: paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang operasional dan
a. Memenuhi persyaratan materiil, yaitu: paling rendah sebagai Pejabat Eksekutif Bank.
− Keahlian; 5. Setiap anggota Direksi harus memenuhi persyaratan lain, yaitu:
− Integritas; a. Bukan pengurus partai politik, calon anggota legislatif,
− Kepemimpinan; dan/atau anggota legislatif pada Dewan Perwakilan
− Pengalaman; Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan
− Jujur; Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat
− Perilaku yang baik; dan Daerah Kabupaten/Kota;
− Dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan b. Bukan calon kepala/wakil kepala daerah dan/atau
mengembangkan Perusahaan. kepala/wakil kepala daerah, termasuk penjabat
b. Selain memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud pada kepala/wakil kepala daerah;
butir 1 di atas, untuk dapat diangkat sebagai anggota c. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi pada BUMN
Direksi Perseroan, seseorang harus memenuhi syarat atau Anak Perusahaan yang bersangkutan selama 2
formal sebagai berikut: (dua) periode;
− Orang perseorangan; d. Tidak sedang menjabat sebagai pejabat pada
− Mampu melaksanakan perbuatan hukum; Kementerian/Lembaga, anggota Dewan Komisaris/
− Tidak pernah dinyatakan pailit dalam waktu 5 (lima) Dewan Pengawas pada BUMN lain, anggota Direksi pada
tahun sebelum pengangkatan; BUMN lain, anggota Direksi pada Anak Perusahaan dan/
− Tidak pernah menjadi anggota Direksi atau atau badan usaha lainnya;
anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas yang e. Tidak sedang menduduki jabatan yang berdasarkan
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu BUMN, peraturan perundang-undangan dilarang untuk
Anak Perusahaan dan/atau badan usaha lainnya dirangkap dengan jabatan anggota Direksi;
dinyatakan pailit dalam waktu 5 (lima) tahun f. Memiliki dedikasi dan menyediakan waktu sepenuhnya
sebelum pengangkatan; untuk melakukan tugasnya yang dinyatakan dengan
− Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak surat pernyataan dari yang bersangkutan;
pidana yang merugikan keuangan Negara, BUMN, g. Sehat jasmani dan Rohani (tidak sedang menderita suatu
Anak Perusahaan, badan usaha lainnya dan/atau penyakit yang dapat menghambat pelaksanaan tugas
yang berkaitan dengan sektor keuangan dalam sebagai anggota Direksi), yang dibuktikan dengan surat
waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan; keterangan sehat dari rumah sakit; dan
− Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau h. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah
anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat: melaksanakan kewajiban membayar pajak salaam dua
1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan; tahun terakhir.
2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
atau anggota Dewan Komisaris; Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
3) Pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
tidak memberikan pertanggungjawaban Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Direksi
sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi yang
Komisaris kepada RUPS; dan telah disahkan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.6-G tanggal
4) Pernah tidak menyebabkan Perusahaan yang 12 September 2023 Tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja
memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran Direksi. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi merupakan satu
dari OJK tidak memenuhi kewajiban infrastruktur tata kelola yang menjadi pedoman bagi Direksi
menyampaikan laporan tahunan dan/atau dalam melaksanakan tugas, wewenang, tanggung jawab, hak
laporan keuangan kepada OJK. dan kewajiban selaku pengurus Perseroan. Pedoman dan Tata
c. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; Tertib Kerja Direksi disusun berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola
d. Cakap melakukan perbuatan hukum; yang baik, mengacu pada peraturan tentang Perseroan Terbatas,
2. Setiap anggota Direksi harus memenuhi persyaratan penilaian Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
kemampuan dan kepatutan sesuai Peraturan Otoritas Jasa dan mengikat Perseroan.
Keuangan mengenai Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 439
Page 71
Tata Kelola
Perusahaan
Adapun isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi adalah sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Organisasi dan Kewenangan
Bab II A. Organisasi Dalam Ruang Lingkup Tata Tertib Kerja Direksi
B. Kewenangan Organisasi Ruang Lingkup Tata Tertib Kerja Direksi
Bab III Nilai-nilai
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
A. Struktur dan Komposisi Direksi
B. Persyaratan Anggota Direksi
C. Kriteria Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
D. Rangkap Jabatan Direksi
E. Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi
F. Masa Jabatan Direksi
G. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
H. Kewajiban Direksi
I. Hak dan Wewenang Direksi
J. Perbuatan-perbuatan Direksi yang Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris
Bab IV
K. Pembagian Tugas dan Wewenang Direksi
L. Larangan
M. Transaparansi
N. Etika Kerja
O. Waktu Kerja
P. Pengaturan Rapat
Q. Kepemimpinan
R. Evaluasi Kinerja Direksi
S. Pelaporan dan Pertanggungjawaban
T. Komite
U. Lain-Lain
Bab V Risiko dan Mitigasi
Bab VI Dokumentasi, Administrasi, dan Pelaporan
Bab VII Monitoring
Bab VIII Penutup
Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi
Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai: Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota
1. Anggota Direksi pada BUMN dan badan usaha lainnya; Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif pada
2. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN Perseroan, perusahaan dan/atau lembaga lain. Tidak termasuk
lainnya; rangkap jabatan dalam hal Direksi yang bertanggung jawab
3. Jabatan struktural dan fungsional lainnya pada instansi/ terhadap pengawasan atas penyertaan Perseroan pada
lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah; perusahaan anak, menjalankan tugas fungsional menjadi
4. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam peraturan anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak bukan
perundang-undangan; bank yang dikendalikan oleh Perseroan, sepanjang tidak
5. Pengurus partai politik, anggota legislatif dan/atau kepala mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan
daerah/wakil kepala daerah; tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi Perseroan.
6. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan;
dan/atau Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai anggota
7. Menjadi calon legislatif atau calon kepala daerah/wakil Dewan Komisaris pada perusahaan lain, kecuali:
kepala daerah. 1. Dewan Komisaris pada Anak Perusahaan/Perusahaan
terafiliasi Perseroan, selain sebagai Komisaris Utama; dan
2. Dewan Komisaris pada badan usaha lain untuk mewakili/
memperjuangkan kepentingan Bank sepanjang memperoleh
izin dari Menteri.
440 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 72
Laporan Tahunan 2023
Tabel Rangkap Jabatan Direksi
Nama Jabatan Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/
Instansi Lain Instansi Lain
Haru Koesmahargyo* Direktur Utama - -
Nixon L.P. Napitupulu** Direktur Utama - -
Oni Febriarto Rahardjo*** Wakil Direktur Utama - -
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital - -
Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management - -
Jasmin Direktur Distribution and Funding - -
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management - -
Hirwandi Gafar Direktur Consumer - -
Nofry Rony Poetra Direktur Finance - -
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo - -
Compliance, and Legal
Hakim Putratama*** Direktur Institutional Banking - -
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
**Pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak 16 Maret 2023.
***Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung mulai tanggal 07 Juni 2023.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi 3. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan
keputusan tetap harus diambil pada kondisi adanya
Setiap anggota Direksi dilarang mengambil dan/atau benturan kepentingan.
menerima keuntungan pribadi baik secara langsung maupun 4. Dalam hal pemberian kredit kepada anggota Direksi, harus
tidak langsung dari kegiatan Perseroan, selain remunerasi dan berdasarkan batas kewajaran sesuai dengan peraturan
fasilitas lain yang sah, yang ditetapkan berdasarkan keputusan Bank yang berlaku tanpa membedakan dengan nasabah
RUPS. Anggota Direksi dilarang memanfaatkan Perseroan untuk lainnya (arm’s length basis).
kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang dapat 5. Melaporkan transaksi saham Perseroan dalam waktu 3
merugikan atau mengurangi keuntungan Perseroan. (tiga) hari kerja.
Anggota Direksi dilarang memberikan atau menawarkan atau Rapat Direksi
menerima, baik langsung maupun tidak langsung, sesuatu yang
berharga kepada atau dari pelanggan atau seorang pejabat 1. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara berkala
Pemerintah untuk mempengaruhi atau sebagai imbalan atas apa paling sedikit 1 (satu) kali dalam setiap bulan atau yang
yang telah dilakukannya dan tindakan lainnya, sesuai ketentuan disebut Rapat Terjadwal Direksi (Performance Review).
peraturan perundang-undangan. Setiap anggota Direksi yang 2. Direksi harus menjadwalkan Rapat Terjadwal Direksi untuk
secara pribadi dengan cara apapun, baik secara langsung tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
maupun secara tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam 3. Rapat Terjadwal Direksi wajib dihadiri oleh minimal 2/3
suatu transaksi, atau kontrak yang diusulkan dalam mana dari jumlah anggota Direksi.
Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus dinyatakan sifat 4. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota Direksi
kepentingannya dalam suatu Rapat Direksi dan karenanya tidak yang berhak mewakili Direksi.
berhak untuk ikut dalam mengambil suara mengenai hal-hal 5. Pemanggilan Rapat Direksi harus mencantumkan acara,
yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut. tanggal, waktu, tempat rapat, dan menyertakan bahan rapat.
6. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan secara tertulis dan
Dalam hal terjadi Benturan Kepentingan (conflict interest) disampaikan secara langsung kepada setiap anggota
yaitu suatu kondisi dimana kepentingan ekonomis Perseroan Direksi dengan tanda terima yang memadai atau dengan
berbenturan dengan kepentingan ekonomis pribadi, maka pos paling lambat 5 (lima) hari sebelum Rapat diadakan.
Anggota Direksi hendaknya senantiasa harus: 7. Bahan rapat untuk Rapat Terjadwal sebagaimana dimaksud
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak mengurangi disampaikan kepada peserta rapat paling lambat 5 (lima)
keuntungan Bank dalam hal teriadi benturan kepentingan. hari kerja sebelum rapat diselenggarakan melalui sarana
2. Menghindarkan diri dari pengambilan keputusan dalam email atau sarana tercepat lainnya.
situasi dan kondisi adanya benturan kepentingan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 441
Page 73
Tata Kelola
Perusahaan
8. Bahan rapat untuk rapat yang diselenggarakan di luar secara tertulis oleh Direktur Utama yang memimipin
jadwal, penyampaian bahan rapatnya paling lambat pada rapat; atau
saat rapat diselenggarakan. e. Dalam hal Direktur Utama tidak melakukan penunjukan,
9. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap maka Direktur yang terlama dalam jabatan sebagai
waktu apabila dipandang perlu oleh seorang atau lebih anggota Direksi yang memimpin Rapat Direksi; atau
anggota Direksi; atau atas permintaan tertulis dari seorang f. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) orang Direktur
atau lebih anggota Dewan Komisaris. dengan masa jabatan paling lama sebagai anggota
10. Dalam hal anggota Direksi tidak dapat menghadiri Rapat Direksi, maka Direktur yang tertua dalam usia yang
Direksi secara fisik, maka anggota Direksi dapat menghadiri bertindak sebagai pimpinan Rapat Direksi.
rapat dengan sarana telekonferensi, video konferensi, atau
sarana elektronik lainnya sesuai dengan ketentuan yang Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris
berlaku. Dalam hal Rapat Direksi dilaksanakan dengan Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama Dewan
sarana teknologi telekonferensi, harus dilengkapi: Komisaris secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4
a. Dasar keputusan penyelenggaraan rapat dengan (empat) bulan.
menggunakan sarana teknologi telekonferensi, antara
lain seperti ketentuan intern Bank dan/atau risalah Rapat Komite Direksi
Rapat Direksi. Rapat Komite dapat dilakukan setiap waktu berdasarkan
b. Bukti rekaman penyelenggaraan rapat. kebutuhan Komite dan atas permintaan tertulis dari sekretaris
c. Risalah rapat yang ditandalangani oleh seluruh peserta dan/atau anggota Komite.
rapat yang hadir secara fisik maupun melalui sarana
teknologi telekonferensi. Pengambilan Keputusan
11. Dalam Rapat Direksi, seorang anggota Direksi dapat diwakili 1. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan
hanya oleh anggota Direksi lain berdasarkan surat kuasa. yang mengikat apabila dihadiri dan atau diwakili oleh lebih
Seorang anggota Direksi hanya dapat mewakili seorang dari ½ (satu per dua) dari bagian dari jumlah suara yang
anggota Direksi lainnya. dikeluarkan.
12. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau 2. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) usulan, maka dilakukan
di tempat kegiatan usaha Perseroan atau di tempat lain di pemilihan ulang sehingga salah 1 (satu) usulan memperoleh
wilayah Republik lndonesia. suara lebih dari ½ (satu per dua) dari bagian dari jumlah
13. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama. Apabila Direktur suara yang dikeluarkan.
Utama tidak hadir atau berhalangan, maka: 3. Pengambilan keputusan Rapat Direksi dilakukan berdasarkan
a. Wakil Direktur Utama yang memimpin; atau musyawarah mufakat.
b. Direktur yang ditunjuk secara tertulis oleh Direktur 4. Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah mufakat,
Utama yang memimpin rapat apabila pada saat yang pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan pemungutan
bersamaan Wakil Direktur Utama tidak hadir atau suara. Keputusan pada pemungutan suara harus memperoleh
berhalangan; atau suara lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara
c. Direktur yang ditunjuk oleh Wakil Direktur Utama, yang sah yang dikeluarkan dalam rapat.
apabila pada saat yang bersamaan Direktur Utama dan 5. Dalam Rapat Direksi, setiap anggota Direksi berhak
Wakil Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan dan mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara
Direktur Utama tidak melakukan penunjukan; atau untuk anggota Direksi lain yang diwakilinya dengan sah.
d. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Direktur Utama, 6. Suara blanko (abstain) dianggap menyetujui usul yang
maka dalam hal Direktur Utama tidak hadir atau diajukan dalam rapat. Suara yang tidak sah dianggap tidak
berhalangan, maka salah seorang Direktur yang ditunjuk ada dan tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara
yang dikeluarkan dalam rapat.
442 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 74
Laporan Tahunan 2023
7. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan 3. Risalah Rapat Direksi merupakan bukti yang sah untuk para
surat suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan anggota Direksi dan untuk pihak ketiga mengenai Keputusan
pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara yang diambil dalam rapat yang bersangkutan.
lisan, kecuali Ketua Rapat menentukan lain lanpa ada 4. Salinan risalah rapat wajib diberikan kepada setiap anggota
keberatan berdasarkan suara terbanyak dari yang hadir. Direksi, baik yang bersangkutan hadir maupun tidak hadir
8. Direksi dapat juga mengambil Keputusan yang sah tanpa dalam rapat Direksi tersebut.
mengadakan Rapat Direksi dengan ketentuan semua 5. Risalah asli dari rapat Direksi wajib didokumentasikan dan
anggota Direksi telah diberitahu secara tertulis dan semua disimpan oleh Perseroan.
anggota Direksi memberikan persetujuan mengenai usul 6. Jumlah rapat direksi dan jumlah kehadiran masing-masing
yang diajukan secara tertulis serta menandatangani anggota Direksi wajib disampaikan pada Laporan Tahunan.
persetujuan tersebut secara tertulis serta menandatangani
persetujuan tersebut secara sirkuler. Keputusan yang Rencana Rapat Direksi
diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang
sama dengan Keputusan yang diambil dengan sah dalam Rencana Rapat Direksi berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan,
Rapat Direksi. telah disepakati bahwa Rapat Direksi tahun 2024 akan dilaksanakan
9. Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan minimal 1 (satu) kali tiap bulan dan/atau sesuai kebutuhan. Direksi
cara apapun, baik secara langsung maupun secara tidak juga melakukan Rapat bersama Komite di bawah Direksi yang
langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi, dijadwalkan waktunya sesuai dengan kebutuhan.
kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam mana
Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus dinyatakan Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala paling
sifat kepentingannya dalam suatu Rapat Direksi dan sedikit 1 (satu) kali dalam setiap bulan atau yang disebut Rapat
karenanya tidak berhak untuk ikut dalam mengambil Terjadwal Direksi (Performance Review). Adapun agenda yang
suara mengenai hal yang berhubungan dengan transaksi dibahas sekurang-kurangnya meliputi:
atau kontrak tersebut. 1. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana Kerja
10. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan pedoman Anggaran Perusahaan (RKAP).
dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi tanggung jawab 2. Reviu Kinerja Perseroan secara berkala.
seluruh anggota Direksi. 3. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM.
4. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan dan Tindak Lanjut
Hasil Rapat temuan Audit Internal maupun Eksternal.
1. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat yang
memuat segala sesuatu yang dibicarakan dan diputuskan Direksi harus menjadwalkan Rapat Terjadwal Direksi untuk
dalam rapat, termasuk tetapi tidak terbatas pada pendapat tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. Dalam
yang berkembang dalam rapat, baik pendapat yang pengambilan Keputusan, Rapat Terjadwal Direksi wajib
mendukung maupun yang tidak mendukung atau pendapat dihadiri oleh minimal 2/3 dari jumlah anggota Direksi.
berbeda (dissenting opinion), serta alasan ketidakhadiran
anggota Direksi, apabila ada. Risalah Rapat harus dibuat Pemanggilan rapat Direksi dilakukan secara tertulis dan
oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh disampaikan secara langsung kepada setiap anggota Direksi
Ketua Rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat diadakan. Bahan
anggota Direksi yang hadir dan disampaikan kepada rapat disampaikan kepada peserta rapat paling lambat 5 (lima)
seluruh anggota Direksi. hari kerja sebelum rapat diselenggarakan melalui sarana email
2. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang tidak atau sarana elektronik lainnya.
menandatangani Risalah Rapat, yang bersangkutan waiib
menuliskan alasannya dalam surat tersendiri yang dilekatkan
pada Risalah Rapat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 443
Page 75
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Internal Direksi
Sepanjang tahun 2023, agenda, tanggal dan peserta rapat internal Direksi adalah sebagai berikut:
Tabel Rapat Internal Direksi
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
1 Agenda Umum Cuti √ √
2 3 Januari 2023 Usulan KPI Kolegial Tahun 2023 Cuti √ √
3 ALCO Cuti √ √
4 9 Januari 2023 Agenda Umum √ √ √
5 Performance Review Desermber 2022 √ √ √
16 Januari 2023
6 Agenda Umum √ √ √
7 Komite Manajemen Risiko √ √ √
17 Januari 2023
8 Audit Laporan Keuangan Posisi Desember 2022 √ √ √
Update Audit Laporan Tahun Buku 2022 dan Update Audit
9 √ √ √
Temuan BPK
10 Usulan Update Agenda RUPS Tahun 2023 √ √ √
Usulan Perubahan/Penambahan Nomor Akses Contact
11 24 Januari 2023 √ √ √
Center Bank BTN
12 Materi HCMD : Talent Mobility √ √ √
Penyusunan Strategi, Prioritas, dan Roadmap Implementasi
13 √ √ √
HCBP
14 25 Januari 2023 ALCO √ √ √
15 30 Januari 2023 Agenda Umum √ Cuti √
16 31 Januari 2023 Komite Manajemen Risiko √ Cuti √
17 6 Februari 2023 Agenda Umum √ Cuti √
18 10 Februari 2023 Perkembangan Audit Atas Laporan Keuangan Tahun 2022 √ √ √
Proyeksi Loan At Risk (LAR) Tahun 2023 Kredit dan
19 13 Februari 2023 √ √ √
Pembiayaan
20 Agenda Umum √ √ √
21 20 Februari 2023 Materi HCMD : Perpanjangan SEVP Wholesale Banking √ √ √
22 Materi HCMD : Nominated Talent Bank BTN tahun 2023 √ √ √
24 ALCO √ √ √
25 Update Progress Project Al Fatih √ √ Izin
28 Februari 2023
26 Project Roadmap & Strategi HC 2023 - 2025 √ √ √
27 Penilaian KPI Unit Kerja Tahun 2022 √ Izin √
28 Update Progress Project SBU BTN √ √ √
6 Maret 2023
29 Rapat Pendiri, Dewan Pengawas dan Pengurus Dapen √ √ √
30 Materi HCMD : Komite Sanksi dan Disiplin √ √ √
8 Maret 2023
31 Komite Pengarah TI (KPTI)
32 Agenda Umum √ Sakit √
13 Maret 2023
33 ALCO √ Sakit √
34 16 Maret 2023 Internal Direksi √ √
444 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 76
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
√ √ Cuti Cuti √ √ √ √ 8
√ √ Cuti Cuti √ √ √ √ 8
√ √ Cuti Cuti √ √ √ √ 8
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ Dinas √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
Dinas Dinas √ √ √ Dinas √ √ 7
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
Dinas √ Dinas √ √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ Sakit Dinas √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ Izin √ √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
√ √ Izin √ √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
√ Cuti √ √ √ √ √ √ 10
√ Cuti √ √ √ √ √ √ 10
√ Cuti Izin √ √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ 10
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 445
Page 77
Tata Kelola
Perusahaan
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
Materi HCMD : Penilaian Kinerja L1, Kadiv, Kanwil dan Kacab
35 17 Maret 2023 √ √ √
dan Penetapan Jasa Produksi Tahun Buku 2022
36 Agenda Umum √ √ √
Permohonan Persetujuan Prinsip Pemenang Beauty Contest
Pengadaan Konsultan Perencana Pembangunan Gedung
37 √ √ √
Kantor BTN Jl. Pringgokusuman Yogyakarta dan Pembelian
20 Maret 2023
Lahan Operasional BTN
38 Update Video Nasabah Viral an LPS √ √ √
39 Penetapan Cost of Credit Tahun 2023 √ √ √
40 Audit Progress Audit BPK √ Izin √
41 Agenda Umum √ Izin √
42 Update Progress Implementasi RBC √ Izin √
43 27 Maret 2023 Pengelolaan Produktivitas KCP √ Izin √
44 Update Status Mobile Banking dan EDC √ Izin √
45 Update Denda BI √ √ √
46 Usulan Komite di Bawah Direksi √ √ √
Usulan Perubahan Struktur Organisasi dan Pembidangan
47 √ √ √
Divisi
48 Materi HCMD √ √ √
28 Maret 2023
49 Materi HCMD √ √ √
Performance Review Februari 2023 dan Prognosa Maret
50 √ √ √
2023
51 Materi HCMD : Talent Mobility √ √ √
29 Maret 2023
52 Materi HCMD : Komite Sanksi dan Disiplin √ √ √
53 Agenda Umum √ √ √
54 Debitur Watchlist Kelolaan CAMD2, CMBD, CSTD √ √ √
Update Keputusan Steerco Untuk Single Relationship Model
55 √ √ √
Segmen Korporasi
3 April 2023
56 Project Job Evaluation & Grading Structure √ √ √
57 Usulan Proyeksi Target 2023 terkait Cost of Credit √ √ √
Update Pengelolaan Wealth Management dan Program
58 Bunding dan Update Strategi Pengembangan KPR Segmen √ √ √
di atas Rp 1 M
59 Rapat Komite Manajemen Risiko √ √ √
60 4 April 2023 Laporan Keuangan Posisi 31 Maret 2023 √ √ √
61 ALCO Khusus √ √ √
62 Komite HC : Talent Mobility √ √ √
63 Agenda Umum √ √ √
64 Strategi KPR Subsidi Tahun 2023 √ √ √
65 Update Penanganan Pengaduan Nasabah KC Cawang √ √ √
10 April 2023
66 Kinerja Penyelesaian Sertifikat LAT √ √ √
67 Pembahasan Strategi Penjualan Forex Retail √ √ √
Penjualan Consumer Loan Bersama Institutional dan
68 √ √ √
Corporate Banking
446 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 78
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
√ √ √ √ √ √ 0 √ √ 11
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 10
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 10
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 10
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 10
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 11
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 11
√ √ √ √ √ √ √ √ Dinas 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 447
Page 79
Tata Kelola
Perusahaan
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
69 Update Project Transaction Banking & High Yield Loan √ √ √
70 11 April 2023 ALCO √ √ √
72 ALCO Khusus √ √ √
73 Pilot Project Business Ecosystem √ √ √
17 April 2023
74 Strategi Penjualan Trade Services √ √ √
75 Tindak Lanjut Permen KBUMN √ √ √
76 18 April 2023 Komite Manajemen Risiko √ √ √
77 Update Penanganan Pengaduan Nasabah KC Cawang √ √ √
78 26 April 2023 Pengamanan Transaksi Prioritas dan Institusi Besar √ √ √
79 Agenda Umum √ √ √
Update Konversi Mobile Banking BTN ke New Mobile
80 √ √ √
Banking
Presentasi Laporan Final Kajian Pemisahaan UUS oleh
81 √ √ √
Konsultan Deloitte
2 Mei 2023 Usulan Organisasi Pengelolaan dan Penjualan Cash
82 √ √ √
Management Kepada Nasabah
Update Progress Implementasi Sentralisasi dan Digitalisasi
83 √ √ √
Tata Kelola Dokumen Kredit Tahun 2023
84 Pelaksanaan Leadership Forum √ √ √
85 Sentralisasi Pengadaan PC dan Laptop Izin √ √
86 Usulan Susunan Direktur Pengganti Izin √ √
87 Update Progress KCP Mitra UMKM Izin √ √
8 Mei 2023
Pemenuhan dan Strategi Peningkatan Kualitas SDM Tahun
88 √ √ √
2023
89 Kinerja NPL Konsumer dan Prognosa NPL Bulan Mei 2023 √ √ √
90 Agenda Umum √ √ √
91 Performance Review Bulan April 2023 √ √ √
10 Mei 2023
92 Usulan Perbaikan BPI Collection Dinas √ √
93 11 Mei 2023 Usulan Efisiensi Organisasi CAMD 1 dan CAMD 2 √ √ √
94 Branch Productivity √ √ √
95 15 Mei 2023 Upgrade Core Banking Sharia √ √ √
96 Agenda Umum √ √ √
97 16 Mei 2023 ALCO √ √ √
Usulan Kebijakan Restrukturisasi Covid 19 dan
98 √ √ √
Restrukturisasi Berulang
99 Update Kasus Legal Kasus Cawang 1 dan Cawang 2 √ √ √
Permohonan Ijin Prinsip Sentralisasi Pengadaan PC dan
100 22 Mei 2023 √ √ √
Laptop
101 Strategi Komunikasi Bank BTN √ √ √
Materi Usulan Protokol Penyelesaian Aduan Nasabah
102 √ √ √
Melalui Sosial Media dan Media Elektronik
103 23 Mei 2023 Rapat Komite Pengarah TI (KPTI) √ √ √
448 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 80
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ Izin √ √ √ √ √ √ √ 10
√ Izin √ √ √ √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ Dinas Dinas √ √ √ √ √ √ 10
√ Dinas √ √ Dinas √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ Dinas √ √ √ √ 11
√ √ √ √ Dinas √ √ √ √ 11
√ √ √ √ Dinas √ √ √ √ 11
√ √ √ √ Dinas √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 449
Page 81
Tata Kelola
Perusahaan
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
104 ALCO Khusus √ √ √
105 Percepatan Proses Pengadaan Barang dan Jasa Izin √ √
106 Denda Regulator Tahun 2022 - 2023 Izin √ √
29 Mei 2023
107 Penanganan Permasalahan Hukum Tahun 2023 √ √ √
108 Materi HCMD √ √ √
109 Rapat Komite Manajemen Risiko √ √ √
110 Tutup Buku Laporan Keuangan dan Revisi RKAP 2023 √ Izin √
5 Juni 2023
111 Update Project Strategic Business Unit √ Izin Dinas
112 Pengelolaan Kredit Pasif √ √ √
113 Update Project Percepatan Pembukaan Rekening dan CIF √ √ √
114 Revisi RKAP Tahun 2023 √ √ √
12 Juni 2023
115 Aligment KPI dan SMK Pegawai √ √ √
Pelaksanaan Internalisasi Program Budaya Perusahaan Bank
116 √ √ √
BTN
117 Performance Review Mei Tahun 2023 √ √ Izin
13 Juni 2023
118 ALCO Khusus Likuiditas √ √ √
119 Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Izin √ √
120 Design Renovasi Lantai 21, 22, 23 dan Lobby Menara BTN Izin √ √
121 Update Klasifikasi Jaringan Kantor Bank BTN √ √ √
19 Juni 2023
122 Update Aspek Legal Project Tiger √ √ √
123 Percepatan Proses Pengadaan Barang dan Jasa √ √ √
124 Agenda Umum √ √ √
125 20 Juni 2023 ALCO √ √ √
127 Klasifikasi Jaringan Kantor Cabang Bank BTN √ √ √
Permohonan Ijin Prinsip Sentralisasi Pengadaan Building
128 26 Juni 2023 Management, Permohonan Persetujuan Site Plan Lahan √ √ √
Gandul dan Persetujuan Design Lahan Pringgokusuman
129 Update Progress Piloting Ekosistem √ √ √
130 Usulan Kebijakan Kewenangan Memutus Mutasi √ √ √
3 Juli 2023
131 KPR Atlet √ √ √
132 Rapat Komite Manajemen Risiko √ √ √
133 4 Juli 2023 Laporan Keuangan Posisi Juni 2023 √ √ √
134 Materi HCMD √ √ √
135 Update Branch Productivity √ √ √
136 10 Juli 2023 Piloting Perbaikan Pencairan Otomatis √ √ √
137 Update Project Al Fatih √ √ √
138 11 Juli 2023 ALCO √ √ √
Update Progress Project Single Relationship Model RM
139 17 Juli 2023 Izin Izin √
Corporate Segment
140 Update BPI SME dan Sentra Proses UMKM Izin √ √
141 Performance Review Juni 2023 Izin √ √
450 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 82
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ Dinas √ √ √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
Izin √ √ √ √ √ √ Izin √ 9
Izin √ √ √ √ √ √ Izin √ 9
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 11
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 11
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 11
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ Cuti √ 11
√ √ √ √ √ √ √ Cuti √ 11
Izin √ √ √ √ √ √ Cuti √ 10
Izin √ √ √ √ √ √ Cuti √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ Izin √ Izin √ √ √ 8
√ √ √ Izin √ Izin √ √ √ 9
√ √ √ Izin √ Izin √ √ √ 9
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 451
Page 83
Tata Kelola
Perusahaan
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
142 Internal Direksi Izin √ √
143 21 Juli 2023 Strategi Recovery dan Penyelamatan Kredit Konsumer Pasif √ √ √
144 Agenda Umum √ √ √
145 Pembahasan Surat OJK Tentang Asset Sales √ √ √
24 Juli 2023
146 Kasus Vandalism ATM Wincor √ √ √
Penyampaian Hasil Cost and Benefit Analysis dan PIP
147 √ √ √
Sentralisasi Pengadaan Building Management
148 Pemberitaan Direksi BTN Izin √ Izin
149 Pemanfaatan Rumah Dinas Direksi Izin √ Izin
150 Update Progress Project Al Fatih Izin √ Izin
31 Juli 2023
151 Materi HCMD (Talent Mobility) Izin √ Izin
152 Implementasi Job Grade Bank BTN √ √ √
153 Agenda Umum √ √ √
154 Agenda Umum √ √ √
155 7 Agustus 2023 Update Kinerja Kualitas Kredit Konsumer √ √ √
156 Pembahasan Pencapaian dan Strategi Penjualan Forex Ritel √ √ √
157 Perfomance Review Juli 2023 √ √ √
9 Agustus 2023
158 ALCO √ √ √
159 Perubahan Struktur Organisasi CAMD √ √ √
11 Agustus 2023
160 Materi HCMD (Talent Mobility) √ √ √
161 Kasus Valas KC Banjarmasin √ √ √
162 ALCO Terbatas √ √ √
163 Protokol Fraud √ √ √
14 Agustus 2023
164 Pengininan KU 4, KU 6 dan KK Tata Tertib Direksi √ √ √
165 Perubahan Renumerasi Direksi dan Dewan Komisaris √ √ √
166 Agenda Umum √ √ √
167 Update Portfolio Kredit SME dan Komersial √ √ √
168 21 Agustus 2023 Update Kasus Valas KC Banjarmasin √ √ √
169 Optimalisasi Produktivitas KCP √ √ √
170 23 Agustus 2023 Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris √ √ √
171 Agenda Umum √ √ √
172 Prioritisasi Pengadaan Barang dan Jasa √ √ √
173 28 Agustus 2023 Materi HCMD √ √ √
174 Usulan Perubahan Kewenangan Sanksi Disiplin Pegawai √ √ √
175 Strategi Pencapaian DPK Ritel Tahun 2023 √ √ √
176 31 Agustus 2023 KPTI √ √ √
177 Agenda Umum √ √ √
178 5 September 2023 Revamp Website BTN √ √ √
179 Update Progress Menara BTN 2 √ √ Izin
452 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 84
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
√ √ √ Ijin √ Ijin √ √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ Dinas √ Dinas √ 10
√ √ √ √ √ Dinas √ Dinas √ 10
√ √ √ √ √ Dinas √ Dinas √ 10
√ √ √ √ √ Dinas √ Dinas √ 10
√ √ √ √ √ √ Izin √ √ 9
√ √ √ √ √ √ Izin √ √ 9
√ √ √ √ √ √ Izin √ √ 9
√ √ √ √ √ √ Izin √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
Dinas √ √ Izin Dinas √ √ √ √ 9
Dinas √ √ Izin Dinas √ √ √ √ 9
Dinas √ √ Izin Dinas √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 12
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 12
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
Izin √ √ Izin √ √ √ √ √ 10
Izin √ √ Izin √ √ √ √ √ 10
Izin √ √ Izin √ √ √ √ √ 9
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 453
Page 85
Tata Kelola
Perusahaan
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
180 Update Progress Kerjasama Partnership BTN dan IFG Life √ √ Izin
181 Rencana Pengembangan Jaringan √ √ √
182 Temuan - Temuan Signifikan Bank BTN Tahun 2023 √ √ √
183 11 September 2023 Nasabah Lembaga Penyangga Likuiditas √ √ √
184 Update Project SBU √ √ √
185 Percepatan Pencapaian Realisasi KPR Subsidi 2023 √ Dinas √
186 Komite Manajemen Risiko Dinas √ Dinas
187 12 September 2023 Performance Review Bulan Agustus 2023 Dinas √ Dinas
188 ALCO √ √ √
189 Agenda Umum √ √ √
190 Update ATM Jalin dan Merchant EDC √ √ √
25 September 2023
191 Materi HCMD √ √ √
192 ALCO √ √ √
193 26 September 2023 Komite Manajemen Risiko √ Izin √
194 Agenda Umum √ √ Pendidikan
Update Ketentuan Tata Kelola Bank Umum Terkait Penerbitan
195 √ √ Pendidikan
POJK 17/2023
196 2 Oktober 2023 Aspirasi Insight Market Terkait Harga Saham BBTN √ √ Pendidikan
197 Penghimpunan Aspirasi Direksi & SEVP Terkait RKAP 2024 √ √ Pendidikan
198 Materi HCMD √ √ Pendidikan
199 Materi HCMD √ √ Pendidikan
200 Agenda Umum √ √ Pendidikan
201 Update Optimalisasi KCP √ √ Pendidikan
9 Oktober 2023
202 Update terkait Dana Jaminan √ √ Pendidikan
203 Antisipasi dan Pengamanan Serangan Ransomware √ √ Pendidikan
204 Performance Review September 2023 √ √ Pendidikan
10 Oktober 2023
205 ALCO √ √ Pendidikan
206 Update Progress Pembelian Menara BTN 2 √ √ √
207 Rencana Investasi Bank BTN Pada Produk Dana Ventura √ √ √
16 Oktober 2023
Review Struktur Grade BTN dan Kewenangan Memutus
208 √ √ √
Mutasi
210 Agenda Umum √ √ √
211 Update & Performance Cash Management √ √ √
Usulan Speed Up Implementasi Struktur Organisasi HCBP
212 24 Oktober 2023 √ √ Izin
Fase End State
213 Komite HCMD √ √ Izin
214 ALCO √ √ Izin
215 Sosialisasi Standarisasi Dokumen Perusahaan √ √ √
30 Oktober 2023
216 Usulan RKAP Tahun 2024 √ √ √
217 Desain Seragam Korporat Tahun 2024 √ √ √
6 November 2023
218 Update Kualitas Kredit Konsumer Posisi 31 Oktober 2023 √ √ √
454 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 86
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
Izin √ √ Izin √ √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ Dinas √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Dinas √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Dinas √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Dinas √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Dinas √ √ √ 11
Dinas √ √ √ √ √ √ √ √ 9
Dinas √ √ √ √ √ √ √ √ 9
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ Izin 11
√ √ √ √ √ √ √ √ Izin 11
√ √ √ √ √ √ √ √ Izin 11
√ √ √ Izin √ √ √ √ Izin 10
Izin Izin √ Izin √ Izin √ √ √ 7
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 10
Izin √ √ √ √ √ √ √ √ 10
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
Izin √ √ √ √ √ √ Pendidikan Sakit 9
Izint √ √ √ √ √ √ Pendidikan Sakit 9
√ √ √ √ √ √ √ Izin √ 11
√ √ √ √ √ √ √ Izin √ 11
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 455
Page 87
Tata Kelola
Perusahaan
Nomor Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB
219 Agenda Khusus √ √ √
220 8 November 2023 Struktur Organisasi Bank BTN Tahun 2024 √ √ √
221 Rencana Bisnis Tahun 2024 √ √ √
222 Rencana Pembelian Menara BTN 2 √ √ √
223 13 November 2023 Rencana Bisnis Dana Pensiun Bank BTN Tahun 2024 √ √ √
224 Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) √ √ √
225 Agenda Umum √ √ Dinas
226 14 November 2023 Performance Review Oktober 2023 √ √ √
227 ALCO √ √ √
228 Agenda Umum √ √ Dinas
229 Limited Review Laporan Keuangan Per 30 September 2023 √ √ Dinas
230 Audit Khusus Kasus Kring KC Palembang √ √ Dinas
20 November 2023
Pembahasan Pengelolaan Sistem Manajemen Kesalamatan
231 √ √ Dinas
dan Kesehatan Kerja
232 Usulan RAKB Tahun 2024 √ √ Dinas
233 Komite HCMD √ √ Dinas
234 21 November 2023 KPTI √ √ √
235 27 November 2023 Penyampaian 10 Inisiatif Strategis Tahun 2024 √ √ √
236 28 November 2023 ALCO √ √ √
237 Roadmap Perbankan Syariah √ √ √
238 Laporan Keuangan November 2023 Izin √ √
Update Progres Kredit Novasi Priyek East Point dan Randu
239 4 Desember 2023 Izin √ √
Alas
240 Strategi Penurunan Kol 2 √ √ √
241 Agenda Umum √ √ √
Laporan Evaluasi Efektivitas Penerapan Program APU, PPT
242 & PPPSPM 2023 Sebagai Bagian dari Pengawasan Aktif √ √ √
Direksi Sesuai POJK Nomor 8 Tahun 2023
243 Update Kondisi Likuiditas √ √ √
11 Desember 2023
244 Pemindahbukuan Dana Jaminan Ke Rekening Escrow √ √ √
245 Tindak Lanjut Pemeriksaan OJK √ √ √
246 Agenda Umum √ √ √
247 ALCO √ √ √
12 Desember 2023
248 Performance Review November 2023 √ √ √
Review Kinerja November dan Prognosa Desember serta
250 √ √ √
Roadmap Dana Pensiun Bank BTN
251 Naming, Stacking & Desain Menara BTN 2 √ √ √
252 27 Desember 2023 Review Implementasi Perjanjian Kerja Bersama Tahun 2022 √ √ √
Review POJK 17 Tahun 2023 dalam proses Penilaian
253 √ √ √
Kemampuan dan Kepatutan Calon Pihak Utama Bank Umum
254 Update Project Tiger √ √ √
255 29 Desember 2023 Cut Off Dana Jaminan √ √ √
456 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 88
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran
Kuorum
HRG JSM ENR AND EW NRP HP BY ASN
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ Cuti √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Cuti √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Cuti √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Cuti √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Cuti √ √ √ 11
√ √ √ √ √ Cuti √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ Izin √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ Dinas √ √ √ √ Dinas √ √ 10
√ √ √ √ √ √ Dinas √ √ 11
√ √ √ √ √ √ Dinas √ √ 11
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ √ √ √ 12
√ √ √ √ √ √ Ijin √ √ 10
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 457
Page 89
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2023, agenda, tanggal dan peserta rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris adalah sebagai berikut.
Tabel Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris
Kehadiran
No. Tanggal Topik
HK NPN OFR SWB HRG JSM ENR AND EW NRP HP CH IL ABA AJL SAS AH HTZ HAS MYP
Performance Review
Januari 2023,
Progress Initiative
22
Corporate Plan, Stress
1. Februari √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Izin
Testing, Monitoring
2023
Risk Appetite, Risk
Tolerance, dan
Recovery Plan
Performance Review
Maret 2023,
Progress Initiative
12 April Corporate Plan, Stress
2. √* √* √ √ √ √ √ √ √ √* √ √ √ Sakit √ √ Izin √ √
2023 Testing, Monitoring
Risk Appetite, Risk
Tolerance, dan
Recovery Plan
Performance Review
Bankwide dan
UUS, Monitoring
Risk Appetite, Risk
21 Juni Tolerance, dan
3. √ √ √ Izin √ √ √ √ √ √ √ √ √ Sakit √ √ √ √ √
2023 Recovery Plan
Bankwide dan UUS,
Progress Initiative
Corporate Plan, Revisi
RBB dan RKAP
Performance Review
Bankwide dan
UUS, Monitoring
23 Risk Appetite, Risk
4. Agustus Tolerance, dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Izin √ Izin
2023 Recovery Plan
Bankwide dan UUS,
Progress Initiative
Corporate Plan
Performance Review
Bankwide dan
UUS, Monitoring
Risk Appetite,
Risk Tolerance,
dan Recovery
18
Plan, Progress
5. Oktober √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Izin √ √ Izin
Initiative Corporate
2023
Plan, Evaluasi
dan Monitoring
Penyelenggaraan
Produk Aktivitas Baru
dan Kegiatan untuk
kepentingan Bank
Performance Review
Bankwide disertai
Prognosis Pencapaian
KPI, Performance
Review UUS disertai
20 Prognosis Pencapaian
6. Desember KPI, Monitoring Izin √ √ √ √ √ √ √ √ √ Izin √ √ √ Izin √ √ Izin
2023 Risk Appetite, Risk
Tolerance, dan
Recovery Plan
Bankwide dan UUS,
Progress Initiative
Corporate Plan
*) sebagai observer sejak diangkat di RUPS sampai dengan efektif 7 Juni 2023
**) berhenti masa jabatan sejak tanggal 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia
Agenda, tanggal dan peserta rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dapat dilihat pada Rapat Dewan Komisaris dalam Bab Tata
Kelola Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
458 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 90
Laporan Tahunan 2023
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Jumlah masing-masing rapat
Jabatan Rapat Direksi Rapat Gabungan Direksi RUPS
bersama Dewan Komisaris
Jumlah dan Persentasi Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama
Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Persentase Jumlah Jumlah Persentase Jumlah Jumlah Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Haru
Direktur Utama 34 28 80% 2 2 100% 2 2 100%
Koesmahargyo*
Nixon L.P.
Direktur Utama 225 223 87% 12 11 92% 2 2 100%
Napitupulu**
Oni Febriarto Wakil Direktur
218 207 95% 11 10 91% - - -
Rahardjo*** Utama
Direktur IT
Andi Nirwoto 255 231 91% 12 12 100% 2 2 100%
and Digital
Elisabeth Novie Direktur Assets
255 240 94% 12 12 100% 2 2 100%
Riswanti Management
Direktur
Jasmin Distribution 255 231 91% 11 10 91% 2 2 100%
and Funding
Direktur Risk
Setiyo Wibowo 255 216 85% 12 12 100% 2 2 100%
Management
Hirwandi Gafar Direktur Consumer 255 222 87% 12 9 75% 2 2 100%
Nofry Rony
Direktur Finance 255 227 89% 12 11 92% 2 2 100%
Poetra
Direktur
Human Capital,
Eko Waluyo 255 241 95% 12 12 100% 2 2 100%
Compliance,
and Legal
Direktur
Hakim
Institutional 218 200 92% 10 10 100% - - -
Putratama***
Banking
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
** Pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung mulai tanggal 07 Juni 2023.
***Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung mulai tanggal 07 Juni 2023.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Kebijakan terkait pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi telah diatur dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan
(Good Corporate Governance). Program pendalaman pengetahuan bagi anggota Direksi meliputi:
1. Program pendalaman pengetahuan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Direksi.
2. Setiap anggota Direksi yang mengikuti program pendalaman pengetahuan seperti seminar, dan/atau pelatihan diwajibkan untuk
menyajikan presentasi kepada anggota lainnya dalam berbagi informasi dan pengetahuan.
3. Materi yang diterima dari program pendalaman pengetahuan harus didokumentasikan dengan baik dalam suatu bagian tersendiri.
Tanggung jawab dokumentasi pada Sekretaris Perusahaan. Materi tersebut harus tersedia jika suatu saat diperlukan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 459
Page 91
Tata Kelola
Perusahaan
Adapun pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti oleh Direksi selama tahun 2023 adalah sebagai berikut.
Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat Penyelenggara
Nama
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Lembaga
Workshop & Refreshment Asecor Professional Qualification Jakarta, 10 Januari Pengembangan
& Penyerahan SK Asesor LPPI periode 2023 2023 Perbankan
Indonesia
Haru
Direktur Utama
Koesmahargyo* Jakarta, 11 Januari Kementerian
Pencegahan Korupsi di Lingkungan BUMN
2023 BUMN dan KPK
Penguatan Sektor Jasa Keuangan dalam Menjaga Jakarta, 6 Februari Otoritas Jasa
Pertumbuhan Ekonomi 2023 Keuangan
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
Lembaga
Nixon L.P. Pengembangan
Direktur Utama Refreshment Treasury Dealer Advance Semarang, 7 Juni 2023
Napitupulu** Perbankan
Indonesia
Asean Global Leadership Program (AGLP) - SRW&Co Chicago, USA, 18 – 22
SRW&Co
“Leading Innovation in Global Economic Recovery” September 2023
Mahesa Prima
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 Jakarta, 31 Maret 2023
Solusindo
Strategic
Risk Management Class for Executive Jakarta, 12 April 2023 Development
Group
Lembaga
Pelatihan Bank Management Executive Overview for Pengembangan
Jakarta, 27 April 2023
BOD Perbankan
Indonesia
Oni Febriarto Wakil Direktur
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Rahardjo*** Utama Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi Jakarta, 14 September BUMN School of
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” 2023 Excellence
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – Jakarta, 27 September BUMN School of
Governance of ESG” 2023 Excellence
Indonesian
Bali, 13 – 14 Desember Institute for
IICD - Special Directorship Program 2023
2023 Corporate
Directorship
Jakarta, 9 – 10 April
Business English Preparation SUN Education
2023
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
Mahesa Prima
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 Jakarta, 22 Mei 2023
Solusindo
Direktur IT and
Andi Nirwoto GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi Jakarta, 14 September BUMN School of
Digital
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” 2023 Excellence
GRC Masterclass Program 2023 “Integrated Jakarta, 5 Oktober BUMN School of
Information For Supervisionary Board” 2023 Excellence
International
IMD Executive Education “Digital Transformation for Switzerland, 14 – 25
Management
Boards” November 2023
Development
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Integrated Jakarta, 5 Oktober BUMN School of
Elisabeth Novie Direktur Assets Information For Supervisionary Board” 2023 Excellence
Riswanti Management
Indonesian
Bali, 13 – 14 Desember Institute for
IICD - Special Directorship Program 2023
2023 Corporate
Directorship
460 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 92
Laporan Tahunan 2023
Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat Penyelenggara
Nama
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Direktur Distribution 2023 Ferry
Jasmin
and Funding GRC Masterclass Program 2023 “Integrated Jakarta, 5 Oktober BUMN School of
Information For Supervisionary Board” 2023 Excellence
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
Boston
BCG’s Strategy Advantage Roundtable: Building
Jakarta, 18 Juli 2023 Consulting
Resilience in Times of Uncertainty
Indonesia
Singapore, 3 Agustus
SAS Innovate 2023 SAS Institute
Direktur Risk 2023
Setiyo Wibowo
Management
BUMN
GRC Masterclass Program 2023 “Pre IPO dan Post
Jakarta, 10 Agustus Leadership &
IPO - Pemeringkatan dan penerbitan efek bersifat
2023 Management
utang & sukuk (EBUS) “
Institute
Ann Arbor, Michigan, Michigan Ross
Leading Future-Ready Teams USA, 2 – 5 Oktober - Michigan
2023 University
BUMN
Jakarta, 10 – 11 Leadership &
Pelatihan Chief Business Officer Development (CBOD)
Februari 2023 Management
Hirwandi Gafar Direktur Consumer Institute
Semarang, 12 -13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
Mahesa Prima
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 Jakarta, 31 Maret 2023
Solusindo
Semarang, 12 – 13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
Singapore, 27 Juni
Global ESG Corporate Access BNP Paribas
2023
BUMN
GRC Masterclass Program 2023 “Pre IPO dan Post
Jakarta, 10 Agustus Leadership &
Nofry Rony Poetra Direktur Finance IPO - Pemeringkatan dan penerbitan efek bersifat
2023 Management
utang & sukuk (EBUS) “
Institute
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi Jakarta, 14 September BUMN School of
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” 2023 Excellence
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – Jakarta, 27 September BUMN School of
Governance of ESG” 2023 Excellence
USA, 15 – 16 Wharton
Wharton Executive Education “CEO Academy”
November 2023 Business School
Mahesa Prima
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 Jakarta, 31 Maret 2023
Solusindo
Indonesian
Institute for
Pendalaman ASEAN CG Scorecard IICD Jakarta, 18 April 2023
Corporate
Directorship
Asean Global Leadership Program (AGLP) - SRW&Co Barcelona, 15 – 19 Mei
SRW&Co
“Shaping The Future with Inspiring Leadership” 2023
Direktur Human
Semarang, 12 – 13 Mei PwC dan Korn
Eko Waluyo Capital, Compliance, Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
and Legal
BUMN
GRC Masterclass Program 2023 “Pre IPO dan Post
Jakarta, 10 Agustus Leadership &
IPO - Pemeringkatan dan penerbitan efek bersifat
2023 Management
utang & sukuk (EBUS) “
Institute
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi Jakarta, 14 September BUMN School of
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” 2023 Excellence
Jakarta, 20 September BUMN School of
Chief Human Resources Officer 2023
2023 Excellence
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 461
Page 93
Tata Kelola
Perusahaan
Jabatan Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat Penyelenggara
Nama
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Jakarta, 22 September
Certified Anti Fraud Professional Asia Anti Fraud
2023
Seminar “Dampak Pengatribusian Imbalan Kerja
Berdasarkan PSAK 24 Paragraf 70 Terhadap Jakarta, 24 September Ikatan Akuntan
Pencatatan Imbalan Pasca Kerja Setelah 2023 Indonesia
Pemberlakuan UU Cipta Kerja”
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – Jakarta, 27 September BUMN School of
Governance of ESG” 2023 Excellence
GRC Masterclass Program 2023 “GC Methodology Jakarta, 25 Oktober BUMN School of
and Environmental and Social Management System” 2023 Excellence
Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Sektor Jasa
Jakarta, 4 Desember Otoritas Jasa
Keuangan Kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan
2023 Keuangan
Sektor Perbankan di DKI Jakarta
Indonesian
Bali, 13 – 14 Desember Institute for
IICD - Special Directorship Program 2023
2023 Corporate
Directorship
Lembaga
Pelatihan Bank Management Executive Overview for Jakarta, 8 – 9 April Pengembangan
BOD 2023 Perbankan
Indonesia
Lembaga
Pengembangan
Risk Management Class for Executive Jakarta, 12 April 2023
Perbankan
Direktur Institutional Indonesia
Hakim Putratama***
Banking
Semarang, 12 – 13 Mei PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
2023 Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Integrated Jakarta, 5 Oktober BUMN School of
Information For Supervisionary Board” 2023 Excellence
Boston, Massachusetts,
Executive Education HBS “Strategy: Building and Harvard Business
USA, 12 – 15 Desember
Sustaining Competitive Advantage” School
2023
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
** Pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung mulai tanggal 07 Juni 2023.
***Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung mulai tanggal 07 Juni 2023.
Program Orientasi Bagi Direksi Baru
Perseroan senantiasa mengadakan Program Orientasi atau Pengenalan bagi anggota Direksi yang baru diangkat agar saling mengenal
dan menjalin kerja sama sebagai satu tim yang solid, komprehensif, efektif. Program orientasi tersebut juga bertujuan untuk memberikan
pengetahuan mengenai kondisi Perseroan secara umum. Program pengenalan Direksi, meliputi:
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan Business Ethics di Perseroan.
2. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta hal lain yang tidak diperbolehkan.
3. Gambaran mengenai Perseroan berkaitan dengan tujuan, sifat dan lingkup kegiatan Perseroan, kinerja keuangan, strategi, rencana
jangka pendek dan jangka panjang Perseroan, risiko, pengendalian internal dan masalah-masalah strategis lainnya.
4. Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan kebijakan pengendalian
internal serta Komite Audit.
462 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 94
Laporan Tahunan 2023
Selama tahun 2023, dilaksanakan program orientasi kepada anggota Direksi baru sebagai berikut:
Tanggal
No. Nama Direktur Jabatan Agenda
Pelaksanaan
Tujuan dan Lingkup Kegiatan Bank sesuai Anggaran Dasar 28 Maret 2023
Kinerja Keuangan, Strategi, Rencana Usaha Jangka Pendek dan
28 Maret 2023
Jangka Panjang, Posisi Kompetitif
Sistem Pengendalian Internal, Audit Internal, dan Eksternal 29 Maret 2023
Fasilitas Direksi 29 Maret 2023
1. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama
Compliance, GCG, Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan
30 Maret 2023
Direksi, Tata Tertib Kerja Direksi
Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank 31 Maret 2023
Budaya Perusahaan 30 Maret 2023
Tata Kelola Kebijakan dan Prosedur 28 Maret 2023
Tujuan dan Lingkup Kegiatan Bank sesuai Anggaran Dasar 28 Maret 2023
Kinerja Keuangan, Strategi, Rencana Usaha Jangka Pendek dan
28 Maret 2023
Jangka Panjang, Posisi Kompetitif
Sistem Pengendalian Internal, Audit Internal, dan Eksternal 28 Maret 2023
Direktur Institutional Fasilitas Direksi 28 Maret 2023
2. Hakim Putratama
Banking Compliance, GCG, Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan
28 Maret 2023
Direksi, Tata Tertib Kerja Direksi
Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank 28 Maret 2023
Budaya Perusahaan 28 Maret 2023
Tata Kelola Kebijakan dan Prosedur 28 Maret 2023
Pelaksanaan Tugas Direksi
Sepanjang tahun 2023, seluruh Anggota Direksi telah melakukan tugas kepengurusan dan pelaporan pertanggungjawabannya
disampaikan kepada Dewan Komisaris dalam bentuk:
1. Laporan Performance Review
2. Laporan Tingkat Kesehatan Bank
3. Laporan Pemenuhan Fungsi Kepatuhan
4. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
5. Laporan Tindak Lanjut Temuan Audit
Direksi juga telah melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap kegiatan usaha Perseroan pada seluruh tingkatan
atau jenjang organisasi selama tahun 2023 adalah sebagai berikut:
1. Melaksanakan kriteria tata kelola perusahaan sesuai POJK dan Peraturan Menteri BUMN.
2. Melaksanakan tata kelola perusahaan sesuai kriteria ASEAN CG Scorecard.
3. Sosialisasi dan implementasi Code of Conduct.
4. Laporan gratifikasi kepada KPK.
5. Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan sesuai dengan POJK.
6. Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 463
Page 95
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi, 4. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/
Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit, Unit atau negara.
Manajemen Risiko dan Dasar Penilaiannya 5. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/atau
kepalutan yang seharusnya dihormati sebagai Direksi.
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta 6. Dinyatakan bersalah dengan keputusan Pengadilan yang
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam rangka mempunyai kekuatan hukum yang tetap.
menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-Komite tersebut 7. Mengundurkan diri.
berperan dalam mempermudah monitoring dan menciptakan 8. Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi
efektivitas pemecahan masalah serta pengembangan aspek kepentingan dan tujuan Perseroan.
yang dipandang strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang
berlaku. Komite-Komite tersebut meliputi: Keputusan pemberhentian karena alasan tersebut di atas diambil
1. Komite Manajemen Risiko setelah yang bersangkutan diberi kesempatan untuk membela diri.
2. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
3. Komite Kebijakan Perkreditan Dalam hal antara anggota Direksi atau Antara anggota Direksi
4. Komite Kredit dengan anggota Dewan Komisaris terdapat hubungan keluarga
5. Komite Human Capital sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik menurun garis lurus
6. Komite Pengarah Teknologi Infomasi (TI) maupun garis ke samping atau hubungan semenda (menantu
7. Komite Pengarah Transformasi atau ipar), maka RUPS berwenang memberhentikan salah
8. Komite Bisnis seorang di antara mereka.
9. Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari
Untuk mengukur efektifitas kinerja komite di bawah Direksi jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir. Dalam hal
dalam membantu Direksi menjalankan pengurusan perusahaan terdapat anggota Direksi yang mengundurkan diri, maka anggota
maka dilakukan penilaian terhadap di bawah Direksi. Prosedur Direksi yang bersangkutan wajib menyampaikan permohonan
penilaian kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi pengunduran diri secara tertulis mengenai maksudnya tersebut
secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja Komite kepada perseroan.
di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan rapat serta
kehadiran dalam rapat selama tahun buku. Selama tahun 2023, Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan
Direksi menilai bahwa komite-komite di bawah Direksi telah permohonan pengunduran diri anggota Direksi paling lambat
menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik. 90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya surat pengunduran
diri tersebut. Jabatan Anggota Direksi berakhir apabila:
Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam 1. Pengunduran dirinya telah efektif.
melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh unit 2. Meninggal dunia.
penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit 3. Masa jabatannya berakhir.
dan Unit Manajemen Risiko. Penilaian kinerja untuk Sekretaris 4. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum
Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit Manajemen Risiko Pemegang Saham.
dinilai berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) yaitu Target 5. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah
Utama. Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya. Pencapaian KPI tahun mempunyai kekuatan hukum yang tetap atau ditaruh
2023 untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit, dan di bawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan
Unit Manajemen Risiko mencapai lebih dari 100%. Sekretaris pengadilan.
Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit Manajemen Risiko telah 6. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi
melaksanakan tugasnya dengan baik. berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan termasuk pada rangkap jabatan yang
Mekanisme Pengunduran Diri dilarang.
dan Pemberhentian Direksi
Anggota Direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan untuk
RUPS dapat memberhentikan para anggola Direksi sewaktu- sementara oleh Dewan Komisaris dengan menyebutkan
waktu, apabila dengan alasan yang bersangkutan melakukan alasannya apabila mereka bertindak bertentangan dengan
hal-hal sebagai berikut: Anggaran Dasar atau terdapat indikasi melakukan tindakan
1. Tidak/kurang dapat memenuhi kewajibannya yang telah yang merugikan Perseroan atau melalaikan kewajibannya
disepakati dalam kontrak manajemen. atau terdapat alasan yang mendesak bagi Perseroan dengan
2. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur
3. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau peraturan oleh Anggaran Dasar. Keputusan penguatan atau pencabutan
perundang-undangan. pemberhentian sementara anggota Direksi oleh anggota Dewan
Komisaris ditetapkan dalam RUPS.
464 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 96
Laporan Tahunan 2023
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan
Anggaran Dasar serta memberi nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris merupakan pihak yang bertugas atau berfungsi melakukan
pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi untuk kepentingan Perseroan dan Pemegang Saham khususnya serta pemangku
kepentingan pada umumnya.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris a. penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai batas
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang telah diatur maksimum pemberian kredit dan penyediaan dana
dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah besar bagi bank umum dan Peraturan Otoritas Jasa
sebagai berikut: Keuangan mengenai batas maksimum penyaluran dana
1. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan untuk dan penyaluran dana besar bagi bank umum syariah;
kepentingan Perseroan atas kebijakan dan jalannya dan
pengurusan oleh Direksi, memberikan nasihat kepada b. hal lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar Perseroan
Direksi, dan bertanggung jawab atas pengawasan tersebut, atau ketentuan peraturan perundang-undangan.
sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan yang ditetapkan 7. Pengambilan keputusan kegiatan operasional Perseroan
dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran oleh Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud pada angka
dasar, dan keputusan RUPS. 6 merupakan bagian dari tugas pengawasan oleh Dewan
2. Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas, wewenang, Komisaris sehingga tidak meniadakan tanggung jawab
dan tanggung jawab dengan itikad baik, dengan Direksi atas pelaksanaan kepengurusan Perseroan.
memperhatikan kepentingan para Pemegang Saham, dan 8. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas Jasa
dengan prinsip kehati-hatian. Keuangan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak ditemukan:
3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris wajib a. pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan
mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan di bidang keuangan, perbankan, dan yang terkait
tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan secara dengan kegiatan usaha Perseroan; dan/atau
terintegrasi serta kebijakan strategis Perseroan, sesuai b. keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, membahayakan kelangsungan usaha Perseroan.
Anggaran Dasar, dan/atau keputusan RUPS. 9. Dewan Komisaris mengikuti perkembangan kegiatan
4. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan terhadap Perseroan dan memberikan pendapat, saran, dan/atau
tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan penjelasan kepada RUPS termasuk namun tidak terbatas
dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern Perseroan, pada pemegang saham pengendali mengenai setiap
auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, masalah yang dianggap penting bagi kepengurusan
dan/atau hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain. Perseroan.
5. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas 10. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab secara
pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang- oleh kesalahan atau kelalaian anggota Dewan Komisaris
undangan, anggaran dasar, dan keputusan RUPS. dalam menjalankan tugasnya, kecuali dapat membuktikan
6. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris hal-hal sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.
dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan kegiatan
operasional Perseroan, kecuali:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 465
Page 97
Tata Kelola
Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama 10. Dewan Komisaris berwenang menghadiri rapat Direksi dan
memberikan pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang
Selain sebagaimana tugas sebagai anggota Dewan Komisaris, dibicarakan.
Komisaris Utama yang merupakan koordinator Dewan Komisaris 11. Dewan Komisaris berwenang berhak diberikan honorarium,
juga memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: tunjangan dan/atau fasilitas termasuk tantiem dan santunan
1. Memimpin rapat sebagaimana diatur dalam anggaran purnajabatan yang sejenis dan jumlahnya ditetapkan
dasar; oleh RUPS dengan memperhatikan ketentuan peraturan
2. Memfasilitasi diskusi yang konstruktif; perundang-undangan.
3. Menciptakan budaya etika kerja termasuk memelihara 12. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang
hubungan yang efektif dan sehat dengan Direksi; dan tidak bertentangan ketentuan peraturan perundang-
4. Memberikan saran kepada anggota Dewan Komisaris terkait undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS.
pelaksanaan tugas dan kewajiban Dewan Komisaris.
Keputusan yang Perlu Mendapat Persetujuan
Wewenang Dewan Komisaris Dewan Komisaris
Wewenang Dewan Komisaris yang telah diatur dalam Pedoman Dengan memperhatikan Anggaran Dasar, peraturan perundang-
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: undangan dan ketentuan di bidang Pasar Modal, perbuatan-
1. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan kewenangan perbuatan Direksi yang perlu mendapat persetujuan tertulis dari
yang diserahkan dan/atau diberikan kepada Dewan Dewan Komisaris:
Komisaris sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- 1. Melepaskan/memindahtangankan dan/atau mengagunkan
undangan, anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS. aset Perseroan dengan kriteria dan nilai melebihi jumlah
2. Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan atas tertentu yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali aset
rencana strategis, kegiatan, laporan, dan/atau dokumen yang dicatat sebagai persediaan, dengan memperhatikan
lain yang disusun oleh Direksi dan membutuhkan persetujuan ketentuan di bidang pasar modal dan sektor perbankan.
Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan ketentuan 2. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha atau pihak
dalam anggaran dasar, peraturan perundang-undangan, lain, dalam bentuk kerja sama operasi (KSO), kerja sama
dan penetapan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. usaha (KSU), kerja sama lisensi, Bangun Guna Serah (Build,
3. Dewan Komisaris berhak memeriksa dokumen Perseroan, Operate and Transfer/BOT), Bangun Serah Guna (Build,
memeriksa kekayaan Perseroan, mencocokkan keadaan Transfer and Operate/BTO), Bangun Guna Milik (Build,
uang kas dan surat berharga, memasuki pekarangan dan Operate and Own/BOO) dan perjanjian-perjanjian lain
bangunan yang dikuasai dan/atau dipergunakan oleh yang mempunyai sifat yang sama yang jangka waktunya
Perseroan, serta mengetahui segala kebijakan dan tindakan ataupun nilainya melebihi dari yang ditetapkan oleh Dewan
yang telah, sedang, dan akan dijalankan oleh Direksi. Komisaris.
4. Meminta keterangan dan/atau penjelasan dari Direksi dan/ 3. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan.
atau Pejabat Eksekutif mengenai segala persoalan yang 4. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat di bawah
menyangkut pengelolaan Perseroan termasuk meminta Direksi.
Direksi dan/atau Pejabat Eksekutif dengan sepengetahuan 5. Melakukan penyertaan modal dengan nilai tertentu yang
Direksi untuk menghadiri Rapat Dewan Komisaris. ditetapkan Dewan Komisaris pada perseroan lain, anak
5. Dewan Komisaris berwenang mengusulkan kepada RUPS perusahaan, dan perusahaan patungan yang tidak dalam
atas penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan rangka penyelamatan piutang dengan memperhatikan
Publik yang akan memberikan jasa audit atas informasi ketentuan di bidang Pasar Modal.
keuangan historis tahunan dengan memperhatikan 6. Mendirikan anak perusahaan dan/atau perusahaan
rekomendasi dari Komite Audit. patungan dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan
6. Dewan Komisaris berwenang mengajukan calon anggota Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar
Direksi yang baru kepada Pemegang Saham berdasarkan Modal.
rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi untuk 7. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi calon anggota
diputuskan dalam RUPS. Direksi dan Dewan Komisaris pada perusahaan patungan
7. Dewan Komisaris berwenang memberhentikan sementara dan/atau anak perusahaan yang memberikan kontribusi
anggota Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. signifikan kepada Perseroan dan/atau bernilai strategis
8. Dewan Komisaris berwenang menggunakan tenaga yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu tertentu 8. Melepaskan penyertaan modal dengan nilai tertentu yang
atas beban Perseroan, jika dianggap perlu dan dengan ditetapkan Dewan Komisaris pada perseroan lain, anak
memperhatikan ketentuan yang berlaku. perusahaan, dan perusahaan patungan yang tidak dalam
9. Dewan Komisaris berwenang melakukan tindakan rangka penyelamatan piutang dengan memperhatikan
pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu untuk jangka ketentuan di bidang Pasar Modal.
waktu tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan.
466 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 98
Laporan Tahunan 2023
9. Melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, 2. Anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan penilaian
pemisahan, dan pembubaran anak perusahaan dan kemampuan dan kepatutan sesuai Peraturan Otoritas Jasa
perusahaan patungan dengan nilai tertentu yang ditetapkan Keuangan mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan
Dewan Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di bagi lembaga jasa keuangan.
bidang Pasar Modal. 3. Anggota Dewan Komisaris yang telah memenuhi persyaratan
10. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk dalam persetujuan Otoritas Jasa Keuangan selama menjabat wajib
transaksi material sebagaimana ditetapkan oleh peraturan memiliki:
perundang-undangan di bidang pasar modal dengan nilai a. Integritas;
tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris, kecuali tindakan b. Kompetensi; dan
tersebut termasuk dalam transaksi material yang dikecualikan c. Reputasi yang baik.
oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di bidang 4. Anggota Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) orang
Pasar Modal. wajib berdomisili di Indonesia.
11. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan dalam RKAP. 5. Calon Komisaris Independen harus memiliki:
12. Melakukan perbuatan mengalihkan termasuk menjual, a. Pengetahuan di bidang perbankan yang memadai dan
melepaskan hak untuk menagih dan/atau tidak menagih relevan dengan jabatan sebagai Komisaris Independen;
lagi atas: dan
a. Piutang pokok macet yang telah dihapus buku dalam b. Pengalaman di bidang perbankan dan/atau bidang
rangka penyelesaian kredit baik untuk sebagian maupun keuangan.
keseluruhan. 6. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif atau pihak
b. Selisih antara nilai piutang pokok macet yang telah yang mempunyai hubungan dengan Perseroan yang dapat
dihapus buku dengan nilai pengalihan termasuk memengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak
penjualan atau dengan nilai pelepasan hak yang independen wajib menjalani masa tunggu paling singkat 1
pelaksanaannya berdasarkan kebijakan Direksi yang (satu) tahun sebelum menjadi Komisaris Independen.
telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan dalam jumlah 7. Masa tunggu bagi:
plafon (limit) hapus tagih yang telah ditetapkan RUPS a. Mantan Direktur Utama pada Perseroan; dan
yang akan tetap berlaku sampai dengan adanya b. Mantan anggota Direksi yang membawahkan fungsi
penetapan plafon (limit) baru oleh RUPS. pengawasan atau Pejabat Eksekutif yang melakukan
fungsi pengawasan pada Perseroan, paling singkat 6
Masa Jabatan Dewan Komisaris (enam) bulan sebelum menjadi Komisaris Independen
pada Perseroan.
Para anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka waktu 8. Komisaris Independen tidak memiliki hubungan keuangan,
terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS yang hubungan kepengurusan, hubungan kepemilikan, hubungan
mengangkatnya dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan afiliasi, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota
yang ke-5 (lima) setelah tanggal pengangkatannya, dengan Dewan Komisaris lain, anggota Direksi, dan/atau pemegang
syarat tidak boleh melebihi jangka waktu 5 (lima) tahun, dengan saham pengendali atau hubungan dengan Perseroan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar yang dapat memengaruhi kemampuan untuk bertindak
Modal, namun dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk independen.
sewaktu-waktu dapat memberhentikan para anggota Dewan 9. Komisaris Independen tidak mempunyai hubungan usaha
Komisaris sebelum masa jabatannya berakhir. baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan
dengan kegiatan usaha Perseroan.
Setelah masa jabatannya berakhir, para anggota Dewan 10. Komisaris Independen tidak mempunyai saham baik
Komisaris dapat diangkat kembali oleh Rapat Umum Pemegang langsung maupun tidak langsung pada Perseroan.
Saham untuk satu kali masa jabatan. 11. Komisaris dapat beralih menjadi Komisaris Independen
pada Perseroan atau kelompok usaha Perseroan dengan
Persyaratan Anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen.
12. Komisaris yang akan beralih menjadi Komisaris Independen
Persyaratan anggota Dewan Komisaris yang diatur dalam Pedoman pada Perseroan wajib menjalani masa tunggu paling singkat
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: 1 (satu) tahun.
1. Anggota Dewan Komisaris merupakan orang perseorangan 13. Peralihan dari Komisaris menjadi Komisaris Independen
yang memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan wajib memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
selama menjabat sesuai ketentuan pada anggaran dasar melalui penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai dengan
dan peraturan perundang-undangan. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian
kemampuan dan kepatutan bagi lembaga jasa keuangan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 467
Page 99
Tata Kelola
Perusahaan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Dewan Komisaris telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang diatur dalam Keputusan Dewan Komisaris nomor 05/KOM/
BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris disusun berdasarkan prinsip-prinsip hukum korporasi, ketentuan Anggaran
Dasar, peraturan dan ketentuan perundang-undangan, arahan Pemegang Saham, serta praktik-praktik terbaik penerapan tata kelola
perusahaan.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dapat memberikan panduan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dengan lebih
terarah dan efektif serta dapat digunakan sebagai salah satu alat penilaian kinerja Dewan Komisaris. Adapun isi Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 Istilah dan Pengertian
Pasal 2 Struktur dan Komposisi
Pasal 3 Kriteria Keanggotaan
Pasal 4 Pengangkatan
BAB II Keanggotaan
Pasal 5 Masa Jabatan
Pasal 6 Rangkap Jabatan
Pasal 7 Pemberhentian
Pasal 8 Tugas dan Kewajiban
Tugas, Tanggung Jawab,
BAB III
dan Wewenang
Pasal 9 Wewenang
Pasal 10 Jenis Rapat
Pasal 11 Pemanggilan dan Penyelenggaraan Rapat
Pasal 12 Materi Rapat
BAB IV Rapat
Pasal 13 Pimpinan Rapat
Pasal 14 Pemanggilan Keputusan
Pasal 15 Dokumentasi Rapat
Pasal 16 Etika Kerja
Pasal 17 Larangan
Pasal 18 Perencanaan Kerja
Pasal 19 Pembagian Kerja
BAB V Mekanisme Kerja
Pasal 20 Waktu Kerja
Pasal 21 Penilaian dan Evaluasi Kerja
Pasal 22 Pelaporan dan Pertanggungjawaban
Pasal 23 Pola Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
Pasal 24 Sekretaris Dewan Komisaris
BAB VI Organ Pendukung
Pasal 25 Komite Di Bawah Dewan Komisaris
Pasal 26 Pengembangan Kompetensi
Pengembangan Kompetensi
BAB VII Pasal 27 Pelatihan
Berkelanjutan
Pasal 28 Sertifikasi
BAB VIII Lain-lain Pasal 29 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
468 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 100
Laporan Tahunan 2023
Pembidangan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Adapun pembidangan tugas pengawasan Dewan Komisaris sebagai berikut.
Tabel Pembidangan Tugas Dewan Komisaris
Nama Jabatan Bidang Tugas
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah Remunerasi dan Nominasi
Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi dan Nominasi
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi dan Nominasi
Ahdi Jumhari Luddin* Komisaris Independen Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi dan Nominasi
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi dan Nominasi
Andin Hadiyanto Komisaris Audit (Internal & Eksternal), Remunerasi dan Nominasi
Herry Trisaputra Zuna Komisaris Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi dan Nominasi
Himawan Arief Sugoto Komisaris Manajemen Risiko, Kepatuhan, Remunerasi dan Nominasi
Mohamad Yusuf Permana** Komisaris Remunerasi dan Nominasi
* Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023
** Diangkat berdasarkan RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 dan efektif sejak 07 Juni 2023.
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris dilarang memangku jabatan rangkap sebagai:
1. Anggota Direksi pada Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta.
2. Pengurus partai politik dan/atau calon/anggota legislatif dan/atau kepala daerah/wakil kepala daerah.
3. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
4. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Nama Jabatan Jabatan pada Perusahaan/Instansi Lain Nama Perusahaan/Instansi Lain
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah Partner Assegaf Hamzah and Partners Lawfirm
Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro - -
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
Ahdi Jumhari Luddin* Komisaris Independen - -
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen - -
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan
Kementerian Keuangan
Keuangan (BPPK)
Andin Hadiyanto Komisaris
Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana
Kementerian Keuangan
Pendidikan
Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala
Himawan Arief Sugoto Komisaris Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Badan Pertanahan Nasional
Bidang Ekonomi Pertanahan
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan
Herry Trisaputra Zuna Komisaris
Pekerjaan Umum dan Perumahan Perumahan Rakyat
Mohamad Yusuf
Komisaris Kepala Biro Protokol Kementerian Sekretariat Negara
Permana**
* Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023.
** Diangkat berdasarkan RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 dan efektif sejak 07 Juni 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 469
Page 101
Tata Kelola
Perusahaan
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan dan anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan tidak
Komisaris boleh melibatkan diri dalam proses pengambilan keputusan
Perseroan yang berkaitan dengan hal tersebut;
Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam pengambilan keputusan 6. Tidak meminta, menerima, mengizinkan, dan/atau
yang terkait dengan kegiatan operasional perbankan, kecuali menyetujui untuk menerima imbalan, komisi, uang tambahan,
untuk penyediaan dana kepada pihak terkait dan hal-hal lain yang pelayanan, uang, barang berharga, dan/atau segala
diatur dalam Anggaran Dasar Bank atau peraturan perundang- sesuatu yang mempunyai nilai ekonomis atau manfaat lain,
undangan. Keterlibatan atau persetujuan Dewan Komisaris untuk keuntungan pribadi, keluarga, dan pihak lain, dalam
dimaksud, tidak meniadakan tanggung jawab Direksi dalam pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan dan kegiatan lain
pelaksanaan kepengurusan Bank. Dewan Komisaris juga dilarang terkait dengan Perseroan.
terlibat dalam pengambilan keputusan yang dapat menimbulkan
benturan kepentingan dan/atau bertentangan dengan peraturan Komisaris Independen
perundangan dan etika jabatan. Oleh karena itu Dewan Komisaris
wajib menghindari terjadinya benturan kepentingan dengan Komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan Per 31
senantiasa melakukan hal-hal sebagai berikut: Desember 2023 berjumlah 8 (delapan) orang anggota dengan 4
1. Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak (empat) orang di antaranya sebagai Komisaris Independen atau
mengurangi keuntungan Perseroan dalam hal terjadi sebanyak 50% (lima puluh persen) dari total anggota Dewan
benturan kepentingan; Komisaris yang ada. Komposisi anggota Dewan Komisaris telah
2. Melakukan pengungkapan kepemilikan sahamnya dan/ memenuhi ketentuan Peraturan OJK Nomor 17 tahun 2023
atau keluarganya yang mencapai 5% (lima persen) atau tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum yang mengatur
lebih pada Perseroan maupun Perusahaan lain yang bahwa Komisaris Independen wajib paling sedikit 50% (lima
berkedudukan di dalam dan luar negeri; puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris.
3. Melakukan pengungkapan hubungan kekeluargaan,
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan Kriteria Penentuan Komisaris Independen
kepemilikan dengan anggota Dewan Komisaris lain,
anggota Direksi, pemegang saham pengendali Perseroan, Kriteria Komisaris Independen mengacu pada ketentuan
dan/atau pihak lainnya dalam rangka bisnis Perseroan; Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tanggal 08
4. Melakukan pengungkapan adanya jabatan rangkap; Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
5. Melakukan pengungkapan dalam hal pengambilan keputusan atau Perusahaan Publik. Adapun kriteria Komisaris Independen
tetap harus diambil pada kondisi adanya benturan kepentingan adalah sebagai berikut:
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen
Chandra M. Iqbal Armand B. Sentot A.
Hamzah Latanro Arief Sentausa
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi
kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan √ √ √ √
terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen
Emiten atau Perusahaan Publik pada periode berikutnya.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Emiten atau
√ √ √ √
Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan Publik,
anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham utama Emiten √ √ √ √
atau Perusahaan Publik tersebut
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang
√ √ √ √
berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
470 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 102
Laporan Tahunan 2023
Pernyataan Komisaris Independen
Komisaris Independen Perseroan telah membuat dan 2. Apabila di kemudian hari ditemukan bahwa Komisaris
menandatangani Surat Pernyataan Independensi dan telah Independen memiliki hubungan sebagaimana dimaksud
disampaikan kepada OJK, dengan masing-masing pernyataan pada angka 1, maka Komisaris Independen bersedia
sebagai berikut: melepaskan jabatan dan bersedia untuk diganti.
1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
kepengurusan, hubungan kepemilikan, dan/atau hubungan Di samping membuat pernyataan independensi, anggota Dewan
keluarga dengan Bank, yang dapat memengaruhi Komisaris juga berkewajiban untuk melapor apabila terjadi
kemampuan Komisaris Independen untuk bertindak perubahan status yang memengaruhi independensinya serta
independen sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas memastikan praktik ini telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip
Jasa Keuangan yang mengatur mengenai Penerapan Tata GCG.
Kelola Bagi Bank Umum;
Secara terinci, surat pernyataan independensi yang dimaksud sebagaimana yang tercantum di bawah ini.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 471
Page 103
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Dewan Komisaris 4. Pemanggilan rapat harus dilakukan oleh Komisaris Utama
dan dalam hal Komisaris Utama berhalangan, hal mana
Kebijakan Rapat tidak perlu dibuktikan kepada pihak mana pun, pemanggilan
rapat dilakukan oleh Wakil Komisaris Utama.
JENIS RAPAT 5. Dalam hal Wakil Komisaris Utama berhalangan karena
1. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat secara sebab apa pun, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada
berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan yang pihak mana pun, maka pemanggilan rapat dilakukan oleh
selanjutnya disebut dengan rapat Dewan Komisaris. salah seorang anggota Dewan Komisaris.
2. Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan rapat bersama 6. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus dilakukan secara
Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam tertulis dan disampaikan atau diserahkan langsung kepada
4 (empat) bulan yang selanjutnya disebut dengan rapat setiap anggota Dewan Komisaris dengan tanda terima yang
Dewan Komisaris bersama Direksi. memadai, atau dengan pos tercatat, atau dengan jasa kurir
3. Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu atau dengan telex, faksimile, atau surat elektronik (surel)
atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Dewan paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat diadakan, dengan
Komisaris atau anggota Direksi, dengan menyebutkan hal- tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal
hal yang akan dibicarakan. rapat, atau dalam waktu yang lebih singkat jika dalam
keadaan mendesak.
PEMANGGILAN DAN PENYELENGGARAAN RAPAT 7. Pemanggilan rapat tidak diperlukan untuk rapat-rapat yang
1. Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris telah dijadwalkan berdasarkan keputusan Rapat Dewan
bersama Direksi diselenggarakan jika dihadiri mayoritas Komisaris yang diadakan sebelumnya.
anggota Dewan Komisaris. 8. Pemanggilan rapat harus mencantumkan acara, tanggal,
2. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh waktu, dan tempat rapat.
seluruh anggota Dewan Komisaris secara fisik paling sedikit 9. Rapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di
2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. tempat lain di dalam wilayah Republik Indonesia atau di
3. Komisaris yang tidak dapat menghadiri rapat secara fisik, tempat kegiatan usaha Perseroan.
dapat menghadiri rapat Dewan Komisaris melalui tatap 10. Rapat adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang
muka dengan memanfaatkan teknologi informasi. mengikat apabila dihadiri dan atau diwakili oleh lebih dari
½ (satu per dua) jumlah anggota Dewan Komisaris.
472 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 104
Laporan Tahunan 2023
11. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib menghadiri paling dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah suara yang sah
sedikit 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah Rapat yang dikeluarkan dalam rapat yang bersangkutan.
Dewan Komisaris yang diselenggarakan dalam 1 (satu) 5. Setiap anggota Dewan Komisaris berhak mengeluarkan
tahun buku. 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap
12. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib menghadiri paling anggota Dewan Komisaris lain yang diwakilinya sah dalam
sedikit 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah Rapat rapat tersebut.
Dewan Komisaris bersama Direksi yang diselenggarakan 6. Dalam hal terdapat lebih dari 1 (satu) usulan, maka
dalam 1 (satu) tahun buku. dilakukan pemilihan ulang sehingga salah 1 (satu) usulan
memperoleh suara lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari
MATERI RAPAT jumlah suara yang dikeluarkan.
1. Materi rapat didistribusikan kepada seluruh peserta 7. Suara blangko dianggap menyetujui usul yang diajukan
rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat dalam rapat.
diselenggarakan. 8. Suara yang tidak sah dianggap tidak ada dan tidak
2. Dalam hal rapat diselenggarakan di luar jadwal dengan dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan
alasan mendesak dan sangat penting, materi rapat dapat dalam rapat.
disampaikan sebelum rapat diselenggarakan. 9. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan
surat suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan
PIMPINAN RAPAT pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara
1. Rapat dipimpin oleh Komisaris Utama. lisan, kecuali pimpinan rapat menentukan lain tanpa ada
2. Dalam hal Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan, keberatan berdasarkan suara terbanyak dari yang hadir.
maka Wakil Komisaris Utama yang memimpin rapat, atau 10. Apabila terdapat hal-hal mendesak dan sangat penting
anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Komisaris untuk Perseroan, maka Dewan Komisaris dapat juga
Utama yang memimpin rapat apabila pada saat yang mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat
bersamaan Wakil Komisaris Utama tidak hadir atau Dewan Komisaris dengan ketentuan semua anggota Dewan
berhalangan, atau anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk Komisaris telah diberitahu secara tertulis dan semua anggota
oleh Wakil Komisaris Utama yang memimpin rapat apabila Dewan Komisaris memberikan persetujuan mengenai
pada saat yang bersamaan Komisaris Utama tidak hadir usul yang diajukan secara tertulis serta menandatangani
atau berhalangan dan tidak melakukan penunjukan. persetujuan tersebut.
3. Apabila Komisaris Utama tidak ada atau berhalangan 11. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai
karena sebab apa pun, hal mana tidak perlu dibuktikan kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil
kepada pihak ketiga dan tidak ada Wakil Komisaris Utama, dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris.
maka rapat dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris yang 12. Segala keputusan Dewan Komisaris bersifat mengikat bagi
hadir dan dipilih dalam rapat tersebut. seluruh anggota Dewan Komisaris.
4. Dalam hal Komisaris Utama tidak melakukan penunjukan, maka 13. Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara pribadi
anggota Dewan Komisaris yang paling lama menjabat sebagai dengan cara apa pun, baik secara langsung maupun
anggota Dewan Komisaris bertindak sebagai pimpinan rapat. secara tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu
5. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang paling lama transaksi, kontrak, atau kontrak yang diusulkan dalam mana
menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris lebih dari satu Perseroan menjadi salah satu pihaknya, harus dinyatakan sifat
orang, maka anggota Dewan Komisaris yang tertua dalam kepentingannya dalam suatu Rapat Dewan Komisaris dan tidak
usia bertindak sebagai pimpinan rapat. berhak untuk ikut dalam pengambilan keputusan mengenai hal-
6. Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Komisaris Utama, hal yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut.
maka dalam hal Komisaris Utama tidak hadir atau
berhalangan, maka Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh DOKUMENTASI RAPAT
seorang anggota Dewan Komisaris lainnya yang ditunjuk 1. Dokumentasi penyelenggaraan rapat wajib dituangkan
oleh Komisaris Utama. dalam Risalah Rapat.
2. Dewan Komisaris wajib membuat risalah rapat sebagaimana
PENGAMBILAN KEPUTUSAN dimaksud pada dan didokumentasikan sesuai dengan
1. Dewan Komisaris merupakan majelis dan setiap anggota ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dewan Komisaris tidak dapat bertindak sendiri-sendiri, 3. Risalah Rapat Dewan Komisaris harus dibuat oleh seorang
melainkan berdasarkan keputusan Dewan Komisaris. yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh pimpinan rapat
2. Segala keputusan Dewan Komisaris diambil dalam rapat. serta kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan
3. Pengambilan keputusan rapat Dewan Komisaris wajib Komisaris yang hadir dan disampaikan kepada seluruh
terlebih dahulu dilakukan berdasarkan musyawarah untuk anggota Dewan Komisaris.
mufakat. 4. Risalah Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi harus dibuat
4. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh
mufakat tidak tercapai, maka keputusan harus diambil pimpinan rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh
dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi yang hadir
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 473
Page 105
Tata Kelola
Perusahaan
dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris bulan. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris pada umumnya
dan anggota Direksi. diselenggarakan pada hari Rabu atau sesuai kebutuhan.
5. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat wajib
dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan Dewan Komisaris juga melakukan Rapat bersama Komite Organ
perbedaan pendapat. Pendukung Dewan Komisaris yang secara garis besar akan
6. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/atau membahas agenda sebagai berikut:
anggota Direksi yang tidak menandatangani hasil rapat, • Isu Terkini.
yang bersangkutan wajib menyebutkan alasannya secara • Reviu/kajian terhadap laporan/surat masuk dan
tertulis dalam surat tersendiri yang dilekatkan pada risalah perkembangan tindak lanjut nasihat/arahan kepada Direksi
rapat. sebelumnya.
7. Risalah rapat wajib didokumentasikan oleh Perseroan. • Paparan Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris
8. Risalah rapat merupakan bukti yang sah untuk para berupa usulan, pendapat/rekomendasi kepada Dewan
anggota Dewan Komisaris dan untuk pihak ketiga mengenai Komisaris mengenai reviu/kajian yang telah dilakukan untuk
keputusan yang diambil dalam rapat yang bersangkutan. selanjutnya dapat menjadi masukan bagi Dewan Komisaris
dalam memberikan arahan dan nasihat kepada Direksi
Rapat Internal Dewan Komisaris sebagai bentuk pengawasan aktif Dewan Komisaris.
• Paparan Komite Audit atas Kajian Temuan Hasil Audit
RENCANA RAPAT INTERNAL DEWAN KOMISARIS Internal dan/atau Eksternal Bank dan performance review
Berdasarkan Program Kerja Dewan Komisaris tahun 2023, kinerja keuangan.
rencana rapat Dewan Komisaris dilakukan sebanyak 36
(tiga puluh enam) kali dalam 1 (satu) tahun atau 3 (tiga) kali REALISASI RAPAT INTERNAL DEWAN KOMISARIS
dalam 1 (satu) bulan dari persyaratan penyelenggaraan Sepanjang tahun 2023 Dewan Komisaris telah melaksanakan
minimal di Peraturan OJK sebanyak 1 (satu) kali dalam 2 (dua) rapat internal sebanyak 52 (lima puluh dua) kali. Secara
terperinci disampaikan dalam tabel sebagai berikut:
Tabel Rapat Internal Dewan Komisaris
Kehadiran Dewan Komisaris
Tanggal
No. Agenda Rapat Ahdi Herry Mohamad
Rapat Chandra M. Armand B. Sentot A. Andin Himawan
Iqbal Latanro Jumhari Trisaputra Yusuf
Hamzah Arief Sentausa Hadiyanto Arief Sugoto
Luddin Zuna Permana**
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
04
Rapat
1. Januari Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir -
− Surat Masuk
2023
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
11
Rapat
2. Januari Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir -
− Surat Masuk
2023
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
18 Hadir
Rapat
3. Januari Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
− Surat Masuk
2023 pengamat
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
25 Hadir
Rapat
4. Januari Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
− Surat Masuk
2023 pengamat
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
474 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 106
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran Dewan Komisaris
Tanggal
No. Agenda Rapat Ahdi Herry Mohamad
Rapat Chandra M. Armand B. Sentot A. Andin Himawan
Iqbal Latanro Jumhari Trisaputra Yusuf
Hamzah Arief Sentausa Hadiyanto Arief Sugoto
Luddin Zuna Permana**
− Pembahasan Izin
30 Uji Tuntas (Due berhalan-
5. Januari Dilligence) Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir gan hadir
2023 Dana Pensiun sebagai
BTN pengamat
Agenda Rapat
Berkala:
01 − Evaluasi Hasil Hadir
6. Februari Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
08 − Evaluasi Hasil Hadir
7. Februari Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Closing Meeting
Laporan Keuangan
Tahun 2022
dengan Kantor
10 Hadir
Akuntan Publik
8. Februari Izin Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
Purwantono,
2023 pengamat
Sungkoro & Surja
(a member firm
of Ernst & Young
Global Limited)
Tindak Lanjut
Closing Meeting
Laporan Keuangan
Tahun 2022
13 dengan Kantor Hadir
9. Februari Akuntan Publik Izin Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 Purwantono, pengamat
Sungkoro & Surja
(a member firm
of Ernst & Young
Global Limited)
Agenda Rapat
Berkala:
15 − Evaluasi Hasil Hadir
10. Februari Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
22 − Evaluasi Hasil Hadir
11. Februari Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
01 Maret
12. Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
08 Maret
13. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
15 Maret
14. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 475
Page 107
Tata Kelola
Perusahaan
Kehadiran Dewan Komisaris
Tanggal
No. Agenda Rapat Ahdi Herry Mohamad
Rapat Chandra M. Armand B. Sentot A. Andin Himawan
Iqbal Latanro Jumhari Trisaputra Yusuf
Hamzah Arief Sentausa Hadiyanto Arief Sugoto
Luddin Zuna Permana**
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
21 Maret
15. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
29 Maret
16. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
Hadir
05 April Rapat
17. Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk
pengamat
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
12 April
18. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
Hadir
03 Mei Rapat
19. Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk
pengamat
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
10 Mei
20. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
Hadir
17 Mei Rapat
21. Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk
pengamat
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil Hadir
24 Mei
22. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023
− Surat Masuk pengamat
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
Hadir
31 Mei Rapat
23. Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir sebagai
2023 − Surat Masuk
pengamat
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
07 Juni
24. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
476 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 108
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran Dewan Komisaris
Tanggal
No. Agenda Rapat Ahdi Herry Mohamad
Rapat Chandra M. Armand B. Sentot A. Andin Himawan
Iqbal Latanro Jumhari Trisaputra Yusuf
Hamzah Arief Sentausa Hadiyanto Arief Sugoto
Luddin Zuna Permana**
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
14 Juni
25. Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
21 Juni
26. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
27 Juni
27. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
05 Juli
28. Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
12 Juli
29. Rapat Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
18 Juli
30. Rapat Izin Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
26 Juli
31. Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023
− Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
02 − Evaluasi Hasil
32. Agustus Rapat Hadir Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
09 − Evaluasi Hasil
33. Agustus Rapat Izin Hadir Sakit Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Pembahasan
Progress
16 Rencana
34. Agustus Pemisahan Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 Unit Usaha
Syariah PT
Bank Tabungan
Negara
(Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 477
Page 109
Tata Kelola
Perusahaan
Kehadiran Dewan Komisaris
Tanggal
No. Agenda Rapat Ahdi Herry Mohamad
Rapat Chandra M. Armand B. Sentot A. Andin Himawan
Iqbal Latanro Jumhari Trisaputra Yusuf
Hamzah Arief Sentausa Hadiyanto Arief Sugoto
Luddin Zuna Permana**
Agenda Rapat
Berkala:
23 − Evaluasi Hasil
35. Agustus Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
30 − Evaluasi Hasil
36. Agustus Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
06 − Evaluasi Hasil
37. September Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
13 − Evaluasi Hasil
38. September Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
20
Rapat
39. September Izin Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
− Surat Masuk
2023
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
27 − Evaluasi Hasil
40. September Rapat Izin Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
− Evaluasi Hasil
04
Rapat
41. Oktober Izin Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
− Surat Masuk
2023
− Informasi
Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
11 − Evaluasi Hasil
42. Oktober Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
18 − Evaluasi Hasil
43. Oktober Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
01 − Evaluasi Hasil
44. November Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
08 − Evaluasi Hasil
45. November Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
478 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 110
Laporan Tahunan 2023
Kehadiran Dewan Komisaris
Tanggal
No. Agenda Rapat Ahdi Herry Mohamad
Rapat Chandra M. Armand B. Sentot A. Andin Himawan
Iqbal Latanro Jumhari Trisaputra Yusuf
Hamzah Arief Sentausa Hadiyanto Arief Sugoto
Luddin Zuna Permana**
Agenda Rapat
Berkala:
15 − Evaluasi Hasil
46. November Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
22 − Evaluasi Hasil
47. November Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Closing Meeting
Limited Review
Laporan Keuangan
per 30 September
27
2023 oleh KAP
48. November Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
PSS-EY dan
2023
Pembahasan Draft
Laporan Keuangan
Publikasi per 30
September 2023
Agenda Rapat
Berkala:
29 − Evaluasi Hasil
49. November Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
06 − Evaluasi Hasil
50. Desember Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
13 − Evaluasi Hasil
51. Desember Rapat Hadir Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Agenda Rapat
Berkala:
20 − Evaluasi Hasil
52. Desember Rapat Izin Hadir - Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir Hadir
2023 − Surat Masuk
− Informasi Terkini
− Informasi Lain
Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Rencana Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Berdasarkan Kesepakatan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dilaksanakan secara
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Adapun agenda yang dibahas sekurang-kurangnya meliputi:
1. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).
2. Reviu Kinerja Perseroan secara berkala.
3. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM.
4. Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan dan Tindak Lanjut temuan Audit Internal maupun Eksternal.
Pada tahun 2023, disepakati bahwa rapat bersama dijadwalkan pada hari Rabu di minggu ketiga tiap bulannya. Rapat Dewan
Komisaris bersama Direksi pada bulan gasal yang diinisiasi oleh Dewan Komisaris, sedangkan Rapat Direksi bersama Dewan
Komisaris pada bulan genap yang diinisiasi oleh Direksi. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Rapat Direksi
bersama Dewan Komisaris sesuai dengan Anggaran Dasar.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 479
Page 111
Tata Kelola
Perusahaan
Realisasi Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Sepanjang tahun 2023 Dewan Komisaris telah melaksanakan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi yang diinisiasi oleh Dewan
Komisaris sebanyak 6 (enam) kali. Secara terperinci, berikut tabel Rapat Bersama Dewan Komisaris Dengan Direksi.
Tabel Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
Chandra M. Haru
1. Performance Review Hadir Hadir
Hamzah Koesmahargyo
Bankwide dan Unit
Usaha Syariah (UUS) s.d. Nixon L.P.
Iqbal Latanro Hadir Hadir
Desember 2022; Napitupulu
2. Progres Initiative Ahdi Jumhari Luddin Hadir Hirwandi Gafar Berhalangan hadir
Corporate Plan s.d.
Desember 2022; Armand B. Arief Hadir Nofry Rony Poetra Hadir
3. Monitoring Risk Appetite, Sentot A. Sentausa Hadir Eko Waluyo Hadir
Risk Tolerance, dan Elisabeth Novie
18 Januari Recovery Plan Bankwide Andin Hadiyanto Hadir Hadir
1 Riswanti
2023 dan Unit Usaha Syariah
(UUS) s.d. Bulan Desember Herry Trisaputra
Hadir Andi Nirwoto Hadir
2022; Zuna
4. Monitoring Progres Himawan Arief
Hadir Jasmin Hadir
Penyelesaian Dokumen Sugoto
Kredit s.d. Desember
2022;
Mohamad Yusuf Hadir sebagai
5. Monitoring Penerapan Setiyo Wibowo Hadir
Permana pengamat
Program APU dan PPT s.d.
Desember 2022.
Chandra M. Nixon L.P. Hadir sebagai
Hadir
Hamzah Napitupulu pengamat
Oni Febriarto Hadir sebagai
Iqbal Latanro Hadir
1. Performance Review Rahardjo pengamat
Bankwide dan Unit Ahdi Jumhari Luddin Sakit Hirwandi Gafar Hadir
Usaha Syariah (UUS) s.d.
Februari 2023; Armand B. Arief Hadir Nofry Rony Poetra Hadir
2. Progres Initiative Sentot A. Sentausa Hadir Eko Waluyo Hadir
Corporate Plan s.d. Elisabeth Novie
2 21 Maret 2023 Februari 2023; Andin Hadiyanto Hadir Hadir
Riswanti
3. Monitoring Risk Appetite,
Herry Trisaputra
Risk Tolerance, dan Hadir Andi Nirwoto Hadir
Zuna
Recovery Plan Bankwide
dan Unit Usaha Syariah Himawan Arief
Hadir Jasmin Hadir
(UUS) s.d. Bulan Februari Sugoto
2023.
Setiyo Wibowo Hadir
Mohamad Yusuf Hadir sebagai
Permana pengamat Hadir sebagai
Hakim Putratama
pengamat
Chandra M. Nixon L.P. Hadir sebagai
Hadir
1. Performance Review Hamzah Napitupulu pengamat
Bankwide dan Unit Usaha
Oni Febriarto Hadir sebagai
Syariah (UUS) s.d. April Iqbal Latanro Hadir
Rahardjo pengamat
2023;
2. Progres Initiative Ahdi Jumhari Luddin Sakit Hirwandi Gafar Hadir
Corporate Plan s.d. April Armand B. Arief Hadir Nofry Rony Poetra Hadir
2023;
Sentot A. Sentausa Hadir Eko Waluyo Hadir
3. Monitoring Risk Appetite,
3 24 Mei 2023 Risk Tolerance, dan Elisabeth Novie
Andin Hadiyanto Hadir Hadir
Recovery Plan Bankwide Riswanti
dan Unit Usaha Syariah Herry Trisaputra
(UUS) s.d. Bulan April Hadir Andi Nirwoto Hadir
Zuna
2023;
Himawan Arief
4. Revisi Rencana Bisnis Bank Hadir Jasmin Hadir
Sugoto
(RBB) Tahun 2023–2025
dan Rencana Kerja & Setiyo Wibowo Hadir
Anggaran Perusahaan Mohamad Yusuf Hadir sebagai
(RKAP) Tahun 2023. Permana pengamat Hadir sebagai
Hakim Putratama
pengamat
480 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 112
Laporan Tahunan 2023
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
Chandra M. Nixon L.P.
1. Performance Review Hadir Hadir
Hamzah Napitupulu
Bankwide dan Unit Usaha
Syariah (UUS) s.d. Juni Oni Febriarto
Iqbal Latanro Hadir Berhalangan hadir
2023 disertai Prognosis Rahardjo
Pencapaian s.d. Desember
Ahdi Jumhari Luddin Sakit Hirwandi Gafar Hadir
2023;
2 Pencapaian Key Armand B. Arief Hadir Nofry Rony Poetra Berhalangan hadir
Performance Indicators (KPI) Sentot A. Sentausa Hadir Eko Waluyo Hadir
Direksi secara Kolegial s.d.
Elisabeth Novie
Triwulan II Tahun 2023; Andin Hadiyanto Hadir Hadir
Riswanti
3. Progres Initiative Corporate
Plan s.d. Juni 2023; Herry Trisaputra
4 26 Juli 2023 Hadir Andi Nirwoto Hadir
Zuna
4. Monitoring Risk Appetite,
Risk Tolerance, dan Himawan Arief
Hadir Jasmin Berhalangan hadir
Recovery Plan Bankwide Sugoto
dan Unit Usaha Syariah
Setiyo Wibowo Hadir
(UUS) s.d. Bulan Juni
2023;
5. Monitoring Progres
Penyelesaian Dokumen Mohamad Yusuf
Hadir
Kredit s.d. Juni 2023; Permana
Hakim Putratama Hadir
6. Monitoring Penerapan
Program APU dan PPT s.d.
Juni 2023.
Chandra M. Nixon L.P.
1. Revisi Rencana Bisnis Bank Hadir Berhalangan hadir
Hamzah Napitupulu
(RBB) Tahun 2023–2025
dan Rencana Kerja & Oni Febriarto
Iqbal Latanro Hadir Hadir
Anggaran Perusahaan Rahardjo
(RKAP) Tahun 2023.
Armand B. Arief Hadir Hirwandi Gafar Hadir
Performance Review
Bankwide s.d. Agustus Sentot A. Sentausa Hadir Nofry Rony Poetra Hadir
2023 disertai Prognosis
Andin Hadiyanto Hadir Eko Waluyo Hadir
Pencapaian s.d. Desember
2023; Herry Trisaputra Elisabeth Novie
Hadir Hadir
Zuna Riswanti
2. Performance Review Unit
20 September
5 Usaha Syariah (UUS) s.d. Himawan Arief
2023 Hadir Andi Nirwoto Hadir
Agustus 2023 disertai Sugoto
Prognosis Pencapaian s.d.
Mohamad Yusuf
Desember 2023; Hadir Jasmin Hadir
Permana
3. Progres Initiative Corporate
Plan s.d. Agustus 2023; Setiyo Wibowo Hadir
4. Monitoring Risk Appetite,
Risk Tolerance, dan
Recovery Plan Bankwide
Hakim Putratama Hadir
dan Unit Usaha Syariah
(UUS) s.d. Bulan Agustus
2023.
Chandra M. Nixon L.P.
1. Penyusunan Rencana Hadir Hadir
Hamzah Napitupulu
Bisnis Bank (RBB) Tahun
2024–2026 dan Rencana Oni Febriarto
Iqbal Latanro Hadir Hadir
Kerja & Anggaran Kerja Rahardjo
Perusahaan Tahun 2024;
Armand B. Arief Hadir Hirwandi Gafar Berhalangan hadir
2. Performance Review
Bankwide s.d. Oktober Sentot A. Sentausa Hadir Nofry Rony Poetra Hadir
22 November
6 2023 disertai Prognosis Andin Hadiyanto Hadir Eko Waluyo Hadir
2023
Pencapaian s.d. Desember
2023;
3. Performance Review Unit
Herry Trisaputra Elisabeth Novie
Usaha Syariah (UUS) s.d. Hadir Hadir
Zuna Riswanti
Oktober 2023 disertai
Prognosis Pencapaian s.d.
Desember 2023;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 481
Page 113
Tata Kelola
Perusahaan
Dewan Komisaris Direksi
Tanggal
No. Agenda Rapat
Rapat
Peserta Rapat Kehadiran Peserta Rapat Kehadiran
Himawan Arief
Hadir Andi Nirwoto Hadir
4. Progres Initiative Corporate Sugoto
Plan s.d. Oktober 2023;
Mohamad Yusuf
5. Monitoring Risk Appetite, Hadir Jasmin Hadir
Permana
Risk Tolerance, dan
Recovery Plan Bankwide Setiyo Wibowo Hadir
dan Unit Usaha Syariah
(UUS) s.d. Bulan Oktober
2023; dan
6. Perkembangan Bunga Hakim Putratama Hadir
Akrual (Accrued Interest)
Kredit.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Rapat Internal Dewan Rapat Dewan Komisaris
RUPS
Komisaris Bersama Direksi
Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase Jumlah dan Persentase
Nama Jabatan
Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Komisaris
Chandra M.
Utama/ 52 44 84,62% 6 6 100% 2 2 100%
Hamzah
Independen
Wakil Komisaris
Iqbal Latanro Utama/ 52 52 100% 6 6 100% 2 2 100%
Independen
Ahdi Jumhari Komisaris
15 15 100% 1 1 100% 2 2 100%
Luddin* Independen
Armand B. Komisaris
52 52 100% 6 6 100% 2 2 100%
Arief Independen
Sentot A. Komisaris
52 51 100% 6 6 100% 2 2 100%
Sentausa Independen
Andin
Komisaris 52 52 100% 6 6 100% 2 2 100%
Hadiyanto
Herry
Komisaris 52 52 100% 6 6 100% 2 2 100%
Trisaputra Zuna
Himawan Arief
Komisaris 52 52 100% 6 6 100% 2 2 100%
Sugoto
Mohamad
Yusuf Komisaris 29 29 100% 3 3 100% 1 1 100%
Permana**
* Kehadiran Bpk. Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Independen dalam rapat adalah dikarenakan kondisi kesehatan hingga Ybs. meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus 2023.
** Diangkat berdasarkan RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 dan efektif sejak 07 Juni 2023.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
Kebijakan terkait pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris telah diatur dalam Pedoman Tata Kelola
Perusahaan (Good Corporate Governance). Program pendalaman pengetahuan bagi anggota Dewan Komisaris meliputi:
1. Program pendalaman pengetahuan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas kerja Dewan Komisaris.
2. Setiap anggota Dewan Komisaris yang mengikuti program pendalaman pengetahuan seperti seminar, dan/atau pelatihan
diwajibkan untuk menyajikan presentasi kepada anggota lainnya dalam berbagi informasi dan pengetahuan.
3. Materi yang diterima dari program pendalaman pengetahuan harus didokumentasikan dengan baik dalam suatu bagian tersendiri.
Tanggung jawab dokumentasi pada Sekretaris Dewan Komisaris. Materi tersebut harus tersedia jika suatu saat diperlukan.
482 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 114
Laporan Tahunan 2023
Sepanjang tahun 2023, anggota Dewan Komisaris Perseroan telah mengikuti berbagai program peningkatan kompetensi berupa
pelatihan, lokakarya, konferensi maupun seminar sebagaimana tabel berikut ini.
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
12 - 13 Mei 2023 di PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Padma Hotel Semarang Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
15 - 16 September 2023
Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Beach, Labuan Bajo, NTT
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
Independen BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
Executive Risk Management Refresher Program, LPPI 29 Oktober 2023 di
LPPI
- Europe 2023 Amsterdam, Brussel, & Paris
12 -13 Mei 2023 di PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Padma Hotel Semarang Ferry
GRC Masterclass Program 2023 "Pre IPO dan Post
10 Agustus 2023 melalui
IPO - Pemeringkatan dan penerbitan efek bersifat OJK
Zoom Meeting
utang & sukuk (EBUS) "
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
15 - 16 September 2023
Wakil Komisaris Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Iqbal Latanro Utama/ Beach, Labuan Bajo, NTT
Independen
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
Executive Risk Management Refresher Program, LPPI 29 Oktober 2023 di
LPPI
- Europe 2023 Amsterdam, Brussel, & Paris
Ahdi Jumhari Komisaris GRC Masterclass Program 2023: Audit Teknologi 27 Juni 2023 melalui Zoom
BSE BUMN
Luddin* Independen Informasi Meeting
12 - 13 Mei 2023 di PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Padma Hotel Semarang Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Risk Management 07 September 2023
BSE BUMN
Effectiveness Evaluation” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
Komisaris
Armand B. Arief 15 - 16 September 2023
Independen
Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Beach, Labuan Bajo, NTT
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
12 - 13 Mei 2023 di PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Padma Hotel Semarang Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
Komisaris BSE BUMN
Sentot A. Sentausa Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
Independen
15 - 16 September 2023
Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Beach, Labuan Bajo, NTT
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 483
Page 115
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
12 - 13 Mei 2023 di PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Padma Hotel Semarang Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
15 - 16 September 2023
Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Andin Hadiyanto Komisaris Beach, Labuan Bajo, NTT
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 “Risk Management 07 September 2023
BSE BUMN
Effectiveness Evaluation” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
15 - 16 September 2023
Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Beach, Labuan Bajo, NTT
Herry Trisaputra
Komisaris GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
Zuna BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
Webinar OJK "Managing Environmental,Social and 19 Oktober 2023 melalui
OJK
Governance Risk and Opportunities" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
12 - 13 Mei 2023 di PwC dan Korn
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
Padma Hotel Semarang Ferry
GRC Masterclass Program 2023 “Risk Management 07 September 2023
BSE BUMN
Effectiveness Evaluation” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
15 - 16 September 2023
Board of Commissioner Forum 2023 di Ayana Hotel Waecicu LPPI
Himawan Arief Beach, Labuan Bajo, NTT
Komisaris
Sugotot
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
Executive Risk Management Refresher Program, LPPI 29 Oktober 2023 di
LPPI
- Europe 2023 Amsterdam, Brussel, & Paris
Pelatihan Bank Managament Executive Overview for 10 Agustus 2023 di LPPI
LPPI
BOC Jakarta
GRC Masterclass Program 2023 “Sosialisasi 14 September 2023
BSE BUMN
Pemeringkatan BUMN & Anak Perusahaan BUMN” melalui Zoom Meeting
Mohamad Yusuf GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards – 27 September 2023
Komisaris BSE BUMN
Permana** Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Integrated 05 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Information For Supervisionary Board" Zoom Meeting
GRC Masterclass Program 2023 "Methodology and 25 Oktober 2023 melalui
BSE BUMN
Environmental and Social Management Systems" Zoom Meeting
* Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023.
** Diangkat berdasarkan RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 dan efektif sejak 07 Juni 2023.
484 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 116
Laporan Tahunan 2023
Program Orientasi Bagi Komisaris Baru 1. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS secara
berkala;
Perseroan senantiasa mengadakan Program Orientasi atau 2. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
Pengenalan bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat perusahaan secara berkala;
agar saling mengenal dan menjalin kerja sama sebagai satu tim 3. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara berkala
yang solid, komprehensif, efektif. Program orientasi tersebut juga termasuk profil risiko, Tingkat kesehatan Bank, KPMM, risk
bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai kondisi appetite, risk tolerance, dan recovery plan;
Perseroan secara umum. Ketentuan terkait program pengenalan 4. Monitoring penyelesaian dokumen kredit;
Dewan Komisaris telah diatur Pedoman dan Tata Tertib Kerja 5. Monitoring pelaksanaan program Anti Pencucian Uang dan
Dewan Komisaris, meliputi: Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT);
1. Pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance 6. Persetujuan rencana audit tahunan dan monitoring
dan Business Ethics di Perseroan. pelaksanaan audit termasuk tindak lanjut audit internal dan
2. Keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan eksternal;
Komisaris dan Direksi serta hal lain yang tidak diperbolehkan. 7. Rekomendasi dan Penetapan Key Performance Indicator (KPI)
3. Gambaran mengenai Perseroan berkaitan dengan tujuan, Kolegial, Individual, dan PMN termasuk perubahannya;
sifat dan lingkup kegiatan Perseroan, kinerja keuangan, 8. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan Pelaksanaan
strategi, rencana jangka pendek dan jangka panjang Rencana Bisnis Bank;
Perseroan, risiko, pengendalian internal dan masalah- 9. Penyesuaian Rencana Bisnis Bank dan Rencana Kerja &
masalah strategis lainnya. Anggaran Perseroan;
4. Keterangan berkaitan dengan kewenangan yang 10. Pengembangan Organisasi Perseroan dan strategi
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM);
kebijakan pengendalian internal serta Komite Audit. 11. Pelaksanaan keputusan RUPS Tahunan sebagai berikut:
a. Pengesahan Laporan Tahunan, Laporan Keuangan, dan
Pada tahun 2023 telah diangkat anggota Dewan Komisaris baru Laporan Keuangan PUMK;
dalam RUPS Luar Biasa Perseroan tanggal 11 Januari 2023 b. Penetapan penggunaan laba bersih;
yaitu Sdr. Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris. Program c. Penetapan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas,
orientasi bagi anggota baru Dewan Komisaris dilaksanakan dan tunjangan) dan Tantiem bagi Direksi dan Dewan
pada tanggal 30 - 31 Januari 2023 dengan topik sebagai Komisaris Perseroan;
berikut: d. Penunjukan AP dan/atau KAP untuk mengaudit Laporan
1. Tujuan dan lingkup kegiatan Perseroan sesuai Anggaran Keuangan dan Laporan Keuangan Program PUMK;
Dasar; e. Persetujuan atas Rencana Resolusi (Resolution Plan)
2. Kinerja keuangan, strategi, rencana usaha jangka pendek Perseroan;
dan jangka panjang, serta posisi kompetitif Perseroan; f. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
3. Manajemen risiko dan tingkat kesehatan bank; Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Bank
4. Sistem pengendalian internal, audit internal, dan audit BTN Tahap II Tahun 2022 dan Penambahan Modal
eksternal; dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
5. Fasilitas anggota Dewan Komisaris; Penawaran Umum Terbatas II (PMHMETD II);
6. Kepatuhan, tata kelola Perseroan, pola hubungan kerja g. Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan;
Dewan Komisaris dan Direksi, dan pedoman dan tata tertib h. Perubahan Susunan dan Penetapan Remunerasi Dewan
kerja Dewan Komisaris; Pengawas Syariah UUS Perseroan;
7. Budaya Perseroan; dan i. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
8. Tata kelola kebijakan dan prosedur. 12. Pelaksanaan keputusan RUPS Luar Biasa berupa Persetujuan
atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan;
Rekomendasi, Pelaksanaan Tugas Dewan 13. Rekomendasi Perubahan Susunan Dewan Pengawas Syariah
Komisaris, Serta Pengawasan Implementasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
Strategi Perseroan 14. Rekomendasi penunjukkan Jasa Kantor Akuntan Publik
(KAP) untuk audit atas laporan keuangan historis tahunan
Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan, Perseroan dan Laporan Keuangan PUMK;
mengarahkan, memberikan saran, memantau dan mengevaluasi 15. Penunjukkan Jasa Pemeringkat Rating Korporasi Perseroan;
pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan antara lain:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 485
Page 117
Tata Kelola
Perusahaan
16. Kebijakan strategis lainnya, antara lain menyangkut: PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA DIREKSI
a. Rencana Audit Tahunan (Annual Audit Plan) termasuk Prosedur penetapan dan penilaian kinerja Direksi merujuk
anggarannya. pada Peraturan Menteri BUMN nomor PER-2/MBU/03/2023
b. Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter). tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
c. Kecukupan kebijakan pengendalian intern. Badan Usaha Milik Negara dan Surat Keputusan Menteri
d. Pemberian Kredit/Pembiayaan kepada Pihak Terkait. BUMN Nomor SK-306/MBU/11/2023 Tentang Petunjuk Teknis
e. Arahan terhadap Keputusan rapat Komite Kredit. Penyusunan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator)
f. Arahan terhadap implementasi Sistem Manajemen Anti pada BUMN. Direksi BUMN wajib menandatangani Kontrak
Penyuapan. Manajemen Tahunan yang memuat target KPI Direksi secara
g. Aktivitas Operasional termasuk Infrastruktur dan kolegial dan KPI Direksi secara individual.
Operasional Teknologi Informasi.
h. Aktivitas dan Pengelolaan Perkreditan dan Pembiayaan; KPI Direksi secara kolegial dan KPI Direksi secara individual
i. Publikasi Laporan Keuangan. menjadi salah satu alat ukur yang efektif dalam pemantauan
j. Produk Baru Bank (PBB) dan Kegiatan untuk Kepentingan kinerja dan pelaksanaan tugas Pengurus Perseroan yang
Bank (KuKB). dilakukan oleh Direksi. Prosedur penetapan dan penilaian KPI
k. Laporan Kepatuhan. diatur dalam pasal 104 dan 105 Peraturan Menteri BUMN PER-
l. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. 2/MBU/03/2023 sebagai berikut:
m. Evaluasi Jasa Audit atas oleh Kantor Akuntan Publik atas 1. Direksi menyampaikan usulan KPI Direksi secara kolegial
Informasi Keuangan Tahunan. kepada RUPS/Menteri untuk ditetapkan bersamaan dengan
n. Persetujuan Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris penetapan RKAP.
Perusahaan dan Rekomendasi pengangkatan SEVP. 2. Sebelum mengesahkan RKAP, Dewan Komisaris wajib
o. Rekomendasi Nominated Talent BoD-1 dan BoD Existing berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemegang saham
kepada CTC Jasa Keuangan. negara untuk penetapan KPI Direksi.
p. Usulan remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan 3. Direksi wajib menjabarkan KPI Direksi secara kolegial
Pengawas Syariah serta tantiem Dewan Komisaris dan menjadi KPI Direksi secara individual dan menyampaikan
Direksi. kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan.
4. Pencapaian KPI Direksi secara kolegial dilaporkan dalam
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Komisaris laporan triwulanan dan laporan tahunan.
5. Perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan secara individual direviu oleh kantor akuntan publik yang
tanggung jawab, Dewan Komisaris dan Direksi berkomitmen mengaudit laporan keuangan perusahaan.
untuk memiliki kebijakan dan melaksanakan penilaian kinerja
Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Komisaris memiliki KRITERIA PENILAIAN KINERJA DIREKSI
kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai Penilaian Kinerja Direksi Kolegial
kinerja Dewan Komisaris, sedangkan penilaian kinerja Direksi KPI yang digunakan untuk mengukur dan menilai kinerja Direksi
dilakukan melalui pencapaian KPI yang mengacu kepada secara kolegial dalam pengurusan perusahaan terdiri dari 5
hasil pengukuran yang dilakukan oleh auditor eksternal yang (lima) perspektif yaitu sebagai berikut:
mengaudit laporan keuangan tahunan perusahaan. 1. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia;
2. Inovasi model bisnis;
Penilaian Kinerja Direksi 3. Kepemimpinan teknologi;
4. Peningkatan investasi; dan
Penilaian kinerja Direksi Perseroan termasuk Direktur Utama 5. Pengembangan talenta.
dilaksanakan sekali dalam periode 1 (satu) tahun dan telah
dilaksanakan pada tahun 2023. Penilaian Kinerja Direksi Individual
KPI Direksi secara kolegial merupakan KPI Direktur Utama.
Sedangkan KPI Direksi secara individual merupakan cascading
atas KPI Direktur Utama berdasarkan tugas, fungsi, dan tanggung
jawab masing-masing Direktorat.
486 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 118
Laporan Tahunan 2023
Distribution Institutional Assets IT & Risk SEVP SEVP
No Indikator Dirut Wadirut Consumer Finance HCCL
& Funding Banking Management Digital Management WB Ops
A. Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia
A. 1. Aspek Finansial √ √
1 PPOP √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
2 PPOP Growth √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Total
3 Shareholder √ √ √
Return
4 Market Cap √ √ √ √ √
ROE Tier 1
5 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Capital
6 CAR √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
A. 2. Aspek Operasional √
7 LaR √ √ √ √ √ √
8 CKPN to LaR √ √ √ √ √ √ √
Cost of Credit
9 √ √ √ √ √ √ √
(CoC)
10 BOPO √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
A. 3. Aspek Sosial
Realisasi
11 Penyaluran √ √ √
KPR Subsidi
B. Inovasi Model Bisnis
Average
12 Balance Dana √ √
Murah
13 CASA Ratio √ √ √
Jumlah Unit
Rumah yang
Didanai
14 Melalui KPR √ √ √
Program
Rumah
Milenial
Meningkatkan
Proposisi
15 Ekosistem √ √ √ √
Digital
Mortgage
C. Kepemimpinan Teknologi
Implementasi
Integrasi ATM
16 (Project Jalin) √ √ √
dan EDC
Payment
Cuber Security
17 Breach (Zero √ √ √
Incident)
IT Maturity
18 √ √ √
Level
D. Pengembangan Investasi
Environment,
Social,
19 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Governance
(ESG) Rating
Risk
20 Management √ √ √
Maturity Index
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 487
Page 119
Tata Kelola
Perusahaan
Distribution Institutional Assets IT & Risk SEVP SEVP
No Indikator Dirut Wadirut Consumer Finance HCCL
& Funding Banking Management Digital Management WB Ops
Jumlah
Nasabah
Retail yang
Menggunakan
21 √ √ √
Fasilitas
Digital
Mortgage
Ecosistem
Tingkat
22 Ketercapaian √ √
KPI PMN
E. Pengembangan Talenta
Implementasi/
Penyusunana
Kebijakan
Terkait Talent
Development
23 √ √ √
& Career
Path Sistem
Di Lingkup
Holding/
Klaster
Rasio
Pemenuhan
Kualifikasi
24 √ √ √
Organ
Pengelola
Risiko
Penyelesaian
Penyusunan
25 Road Map √ √ √ √
Dana Pensiun
Manfaat Pasti
Rasio
Perempuan
26 Dalam √ √ √
Nominated
Talent
Rasio Top
Talent Muda
(≤ 42 Tahun)
27 √ √ √
Dalam
Nominated
Talent
PIHAK YANG MELAKUKAN PENILAIAN
Kinerja Direksi yang dinilai berdasarkan perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan secara individual mengacu kepada
hasil pengukuran yang dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit laporan keuangan tahunan perusahaan. Selanjutnya Dewan
Komisaris menyampaikan hasil penilaian kinerja Direksi untuk dilaporkan kepada pemegang saham. Mengacu pasal 105 ayat (1) PER-2/
MBU/03/2023, pencapaian KPI Direksi secara kolegial dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan.
HASIL PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Hasil penilaian atas KPI Direksi secara kolegial yang merupakan KPI Direktur Utama adalah sebagai berikut.
KPI Kolegial Tahun 2023 Audited PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nilai
No Indikator Satuan Bobot Target Real Pencapaian
Akhir
A. Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia
A. 1. Aspek Finansial
1 PPOP Rp triliun 6,00% 8,00 8,24 102,91% 6,17%
2 PPOP Growth % 3,00% 0,36 3,28 110,00% 3,30%
3 Total Shareholder Return % 3,00% 10,59 4,02 37,96% 1,14%
4 Market Cap Rp triliun 3,00% 20,34 17,54 86,23% 2,59%
488 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 120
Laporan Tahunan 2023
Nilai
No Indikator Satuan Bobot Target Real Pencapaian
Akhir
5 ROE Tier 1 Capital % 3,00% 12,16 13,86 110,00% 3,30%
6 CAR % 4,00% 19,30 20,07 104,01% 4,16%
A. 2. Aspek Operasional
7 LaR % 3,00% 20,99 21,10 99,49% 2,98%
8 CKPN to LaR % 3,00% 23,40 22,15 94,64% 2,84%
9 Cost of Credit (CoC) % 3,00% 1,28 1,19 107,01% 3,21%
10 BOPO % 3,00% 87,04 86,10 101,08% 3,03%
A. 3. Aspek Sosial
11 Realisasi Penyaluran KPR Subsidi Rp triliun 6,00% 25,68 26,29 102,39% 6,14%
B. Inovasi Model Bisnis
12 Average Balance Dana Murah Rp triliun 4,00% 167,89 159,29 94,87% 3,79%
13 CASA Ratio % 4,00% 53,15 53,73 101,08% 4,04%
14 Jumlah Unit Rumah Yang Didanai Unit 5,00% 28.600 31.355 109,63% 5,48%
Melalui KPR Program Rumah Milenial
15 Meningkatkan Proposisi Ekosistem % 5,00% 100,00 110,00 110,00% 5,50%
Digital Mortgage
C. Kepemimpinan Teknologi
16 Implementasi Integrasi ATM (Project Waktu 5,00% 100,00 108,62 108,62% 5,43%
Jalin) dan EDC Payment
17 Cyber Security Breach (Zero Incident) Unit 3,00% 0,00 0,00 100,00% 3,00%
18 IT Maturity Level Level 3,00% 3,30 3,40 103,03% 3,09%
D. Pengembangan Investasi
19 Environment, Social, Governance (ESG) Rating 4,00% Medium Medium 100,00% 4,00%
Rating Risk Risk
20 Risk Management Maturity Index Index 3,00% 3,25 3,40 104,62% 3,14%
21 Jumlah Nasabah Retail Yang Nasabah 5,00% 180.000 209.218 110,00% 5,50%
Menggunakan Fasilitas Digital
Mortgage Ecosystem
22 Tingkat Ketercapaian KPI PMN % 9,00% 100,00 103,47 103,47% 9,31%
E. Pengembangan Talenta
23 Implementasi/Penyusunan Kebijakan % 2,00% 100,00 110,00 110,00% 2,20%
Terkait Talent Development & Career
Path System Di Lingkup Holding/Klaster
24 Rasio Pemenuhan Kualifikasi Organ % 2,00% 100,00 100,00 100,00% 2,00%
Pengelola Risiko
25 Penyelesaian Penyusunan Road Map % 2,00% 100,00 110,00 110,00% 2,20%
Dana Pensiun Manfaat Pasti
26 Rasio Perempuan Dalam Nominated % 2,00% 18,50 20,51 110,00% 2,20%
Talent
27 Rasio Top Talent Muda (≤ 42 Tahun) % 2,00% 22,75 30,38 110,00% 2,20%
Dalam Nominated Talent
Total 101,96%
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan sekali dalam 1 (satu) tahun dan telah dilaksanakan pada tahun 2023.
PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Prosedur Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dilakukan dengan penilaian mandiri (self assessment) berdasarkan Peraturan Menteri BUMN
nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara dan
Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara No. SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter
Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 489
Page 121
Tata Kelola
Perusahaan
KRITERIA PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Individual
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Kolegia Kriteria pokok penilaian kinerja Dewan Komisaris secara individual
Kriteria penilaian kinerja yang digunakan adalah sesuai pelaksanaan mencakup:
fungsi Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan dan 1. Prestasi kerja
pemberian nasihat kepada Direksi demi kepentingan Perseroan dan 2. Prilaku kerja
Pemegang Saham pada khususnya, serta pemangku kepentingan 3. Tugas Tambahan/Ad hoc
pada umumnya. Kriteria pokok penilaian kinerja Dewan Komisaris
mencakup: PIHAK YANG MELAKUKAN PENILAIAN
1. Aspek perencanaan, pengawasan, dan pengarahan/ Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan dengan
penasihatan; mekanisme penilaian sendiri (self assessment) dan dilaporkan
2. Aspek pelaporan; atau disampaikan secara berkala kepada pemegang saham.
3. Aspek kinerja Perseroan;
4. Aspek lainnya sesuai kebutuhan.
HASIL PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Kolegial
Hasil pencapaian kinerja Dewan Komisaris selama tahun 2023 terhadap target pada Indikator Kinerja Utama atau Key Performance Indicators
(KPI) yang ditentukan pada program kerja disampaikan sebagai berikut:
Bobot
No Program Kerja Realisasi Target Penc. (%) Nilai
(%)
Aspek Perencanaan, Pengawasan
I 65 89,44
dan Pengarahan/Penasihatan
Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan RBB
1 10 12 6 200,00 20,00
dan RKAP Tahunan Bank
Monitoring, Evaluasi, dan Tanggapan
2 terhadap Pelaksanaan Budaya Kerja dan 15 12 12 100,00 15,00
Tata Kelola (GCG) Pengurusan Bank.
Monitoring dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil/
3 5 20 12 166,67 8,33
Temuan Audit Internal/Eksternal Bank.
Memberi Persetujuan, Penasihatan, dan
4 10 12 12 100,00 10,00
Konsultasi kepada Direksi
Penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris
5 10 64 36 177,78 17,78
dan/atau Rapat Bersama Direksi.
Analisis Kinerja dan Manajemen Risiko
6 10 10 12 83,33 8,33
Bulanan (Sesuai Format KBUMN)
Pemetaan Talent Pool (track record) BOD-1
7 5 2 1 200,00 10,00
(berdasarkan integritas dan performance)
II Aspek Pelaporan 15 37,50
Menyampaikan Laporan Program Kerja
8 5 4 1 400,00 20,00
Tahunan dan RBB Bank kepada RUPS
Menyampaikan Laporan/Pendapat Tentang
Tugas Pengawasan kepada Pemegang
9 10 7 4 175,00 17,50
Saham Pengendali – Kementerian BUMN
dan OJK.
III Aspek Kinerja Perusahaan 15 25,83
Monitoring dan Evaluasi Pencapaian
Kinerja serta Tingkat Kesehatan Bank,
10 10 12 6 200,00 20,00
mencakup: Profil Risiko, Tata Kelola (GCG),
Rentabilitas, dan Permodalan Bank.
Monitoring dan Evaluasi Strategi
11 Pengembangan Talent serta Kultur 5 7 6 116,67 5,83
Perusahaan yang High Performing.
IV Aspek Dinamis/Lain-Lain 5 17,50
Peningkatan Kompetensi yang terkait
12 dengan tugas dan tanggung jawab 5 7 2 350,00 17,50
Pengawasan.
JUMLAH 100 170,28
490 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 122
Laporan Tahunan 2023
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Secara Individual
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan BUMN, Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi secara tahunan terhadap setiap individu anggota Dewan Komisaris. Metode
yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris adalah dengan metode penilaian mandiri (self
assessment) untuk kemudian direviu dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Penilaian dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja utama
yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan relevan.
Berikut penilaian kinerja Anggota Dewan Komisaris berdasarkan indikator kinerja utama sebagaimana dimaksud di atas:
Herry Himawan Mohamad
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Andin
No. Indikator Trisaputra Arief Yusuf
Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
Prestasi Kerja
Monitoring
dan Evaluasi
1. pelaksanaan RBB
dan RKAP Tahunan
Bank
Monitoring,
Evaluasi, dan
Tanggapan terhadap
2. Pelaksanaan
Budaya Kerja dan
Tata Kelola (GCG)
Pengurusan Bank.
Monitoring dan
Evaluasi Tindak
3. Lanjut Hasil/Temuan
Audit Internal/
Eksternal Bank.
Memberi
Persetujuan,
4. Penasihatan, dan 80 80 80 80 80 80 80 80
Konsultasi kepada
Direksi
Penyelenggaraan
Rapat Dewan
5. Komisaris dan/
atau Rapat Bersama
Direksi.
Analisis Kinerja dan
Manajemen Risiko
6.
Bulanan (Sesuai
Format KBUMN)
Pemetaan Talent
Pool (track
record) BOD-1
7.
(berdasarkan
integritas dan
performance)
Menyampaikan
Laporan Program
8. Kerja Tahunan dan
RBB Bank kepada
RUPS
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 491
Page 123
Tata Kelola
Perusahaan
Herry Himawan Mohamad
Chandra M. Iqbal Armand Sentot A. Andin
No. Indikator Trisaputra Arief Yusuf
Hamzah Latanro B. Arief Sentausa Hadiyanto
Zuna Sugoto Permana
Menyampaikan
Laporan/Pendapat
Tentang Tugas
Pengawasan
9.
kepada Pemegang
Saham Pengendali
– Kementerian
BUMN dan OJK.
Monitoring
dan Evaluasi
Pencapaian Kinerja
serta Tingkat
Kesehatan Bank,
10.
mencakup: Profil
Risiko, Tata Kelola
(GCG), Rentabilitas,
dan Permodalan
Bank.
Monitoring dan
Evaluasi Strategi
Pengembangan
11.
Talent serta Kultur
Perusahaan yang
High Performing.
Peningkatan
Kompetensi yang
12. terkait dengan
tugas dan tanggung
jawab Pengawasan.
Perilaku Kerja
AKHLAK 18,80 18,65 18,60 19,40 18,60 18,60 18,00 18,00
Tugas Tambahan/Ad hoc
Ketua Komite
Remunerasi dan
1. Nominasi serta 1,00 - - - - -
Anggota CTC
Kementerian BUMN
2. Ketua Komite Audit - 1,00 - - - - - -
Ketua Komite
3. - - 1,00 - - - - -
Pemantau Risiko
Total Pencapaian Key
99,80 99,65 99,60 99,40 98,60 98,60 98,00 98,00
Performance Indicators (KPI)
Sangat Sangat Sangat Sangat
Predikat Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik
Baik Baik Baik Baik
Keterangan:
Nilai Predikat Nilai Predikat Nilai Predikat
<60 Tidak Baik <80 Cukup Baik <100 Sangat baik
<70 Kurang Baik <90 Baik 100 Istimewa
492 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 124
Laporan Tahunan 2023
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Penilaian kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi didasarkan
Komisaris dan Dasar Penilaiannya pada tolok ukur atau kriteria penilaian yang spesifik, terukur,
dapat dicapai, dan relevan yang termuat dalam indikator
Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite Audit, penilaian kinerja utama yang termuat dalam indikator penilaian
Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko. kinerja utama dengan aspek-aspek sebagai berikut:
Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian atas efektivitas 1. Aspek Reguler.
kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian dimaksud 2. Aspek Non-Reguler.
didasarkan pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara 3. Aspek Pengawasan Pelaksanaan Rekomendasi Komite.
nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ 4. Aspek Tugas Khusus dan lain-lain (Jumlah penyelenggaraan
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan rapat Komite).
OJK nomor 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
Bank Umum. Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2023, Penilaian kinerja Komite Pemantau Risiko didasarkan pada tolok
Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya ukur atau kriteria penilaian yang spesifik, terukur, dapat dicapai,
dengan cukup efektif. Hasil penilaian kinerja komite di bawah Dewan dan relevan yang termuat dalam indikator penilaian kinerja
Komisaris adalah sebagai berikut. utama dengan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Aspek Pemenuhan Tugas dan Tanggung Jawab.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan 2. Aspek Perencanaan dan Pelaporan.
Komisaris 3. Aspek Operasional dan Pengembangan Kompetensi
(pengembangan kompetensi dan jumlah penyelenggaraan
Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite Audit, rapat Komite).
Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko. 4. Aspek Dinamis (Tugas Lainnya sesuai dengan Bidang
Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian atas Manajemen Risiko).
efektivitas kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
Penilaian dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan Pihak yang Melakukan Penilaian
Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24
Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Evaluasi kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan
Usaha Milik Negara dan Peraturan OJK nomor 17 tahun 2023 secara berkala dengan metode penilaian mandiri (self
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. assessment) untuk kemudian disampaikan kepada Dewan
Komisaris untuk direviu dan disetujui.
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Hasil Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan
Penilaian kinerja Komite Audit didasarkan pada tolok ukur atau Komisaris
kriteria penilaian yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan
relevan yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama PENCAPAIAN KINERJA KOMITE AUDIT
dengan aspek-aspek sebagai berikut: Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2023, Komite-
1. Aspek Reguler. komite telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan
2. Aspek Non-Reguler (Pengembangan Kompetensi). cukup efektif. Hasil penilaian kinerja komite di bawah Dewan
3. Aspek Lain-lain (Jumlah penyelenggaraan rapat Komite). Komisaris adalah sebagai berikut.
Penilaian Komite Audit dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
Bobot Realisasi Target Nilai
Pencapaian
(%) Des-23 Des-23 (%)
No Indikator Kinerja Utama
a b c d=b/c e=d×a
I Reguler 75 76,25
Memberikan rekomendasi Persetujuan atas Annual Audit Plan
1 10 1 1 100% 10,00
kepada Dewan Komisaris
Pemantauan dan evaluasi bulanan terhadap pelaksanaan
2 10 12 12 100% 10,00
tugas dan tindak lanjut Audit Internal
3 Menghadiri Exit Meeting Audit Umum Internal 5 5 4 125% 6,25
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 493
Page 125
Tata Kelola
Perusahaan
Bobot Realisasi Target Nilai
Pencapaian
(%) Des-23 Des-23 (%)
No Indikator Kinerja Utama
a b c d=b/c e=d×a
Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Audit
4 Eksternal (OJK, BI, BPK, KAP, dll) dan tindak lanjut hasil audit, 5 4 4 100% 5,00
termasuk terhadap pengendalian internal
Pengecekan dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan
5 5 4 4 100% 5,00
Publikasi Triwulanan
Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan KAP kepada
6 5 1 1 100% 5,00
Dewan Komisaris
Pemantauan dan Evaluasi Terhadap Pelaksanaan Pemberian
7 Jasa Audit oleh KAP atas Informasi Keuangan untuk Tahun 5 1 1 100% 5,00
Buku
Menelaah, mengevaluasi dan memberikan masukan kepada
8 5 12 12 100% 5,00
Dewan Komisaris terkait materi Performance Review bulanan
Menyusun laporan triwulanan dan tahunan mengenai
9 5 4 4 100% 5,00
kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris
Menyusun Tanggapan Dewan Komisaris atas Kinerja
10 Perseroan (Triwulanan) yang disampaikan kepada Menteri 5 4 4 100% 5,00
BUMN
Menyusun Laporan Pengawasan Dewan Komisaris atas
11 5 2 2 100% 5,00
Realisasi RBB (Semesteran) untuk disampaikan kepada OJK
Menyusun Kertas Kerja Self Assessment GCG semesteran
12 5 2 2 100% 5,00
terkait dengan Komite Audit
Menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) terkait dengan
13 5 1 1 100% 5,00
Komite Audit
II Non-Reguler 10 15,00
Menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
14 menunjuk pengendali mutu independen dari pihak ekstern 5 1 1 100% 5,00
untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja SKAI
Pengembangan Kompetensi yang berhubungan dengan Tugas
15 5 3 1 200% 10,00
dan Tanggung Jawab
IV Lain-Lain 15 25,00
16 Rapat Komite Audit 10 35 6 200% 20,00
17 Rapat Koordinasi Anggota Komite Dewan Komisaris 5 4 4 100% 5,00
JUMLAH 100 116,25
Pencapaian Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
Evaluasi kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi dilakukan secara berkala dengan metode penilaian mandiri (self assessment) untuk
kemudian direviu dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Penilaian didasarkan pada tolok ukur atau kriteria penilaian yang spesifik, terukur,
dapat dicapai, dan relevan yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama
dengan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Aspek Reguler.
2. Aspek Non-Reguler.
3. Aspek Pengawasan Pelaksanaan Rekomendasi Komite.
4. Aspek Tugas Khusus dan lain-lain.
494 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 126
Laporan Tahunan 2023
Penilaian Komite Remunerasi dan Nominasi dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
Bobot
No. Productivity Realisasi Target Pencapaian Nilai
(%)
I Reguler 55 67.50
1 Penelaahan Rencana Kegiatan Pendidikan Tahun 2023 5 0 1 50% 0.00
2 Validasi atas Usulan Selected Talent BOD-1 Bank BTN 5 1 2 100% 2.50
Rekomendasi dan Penilaian Calon Anggota BOC dan BOD
3 untuk Fit & Proper Test terkait dengan pelaksanaan RUPS 5 2 2 100% 5.00
Tahunan atau Luar Biasa
Penelaahan Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP)
4 5 1 1 100% 5.00
dan Rencana Bisnis Bank (RBB)
5 Penelaahan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 5 1 1 100% 5.00
6 Penelaahan KPI Kolegial dan Individual BOD 5 2 1 200% 10.00
Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
7 5 2 1 200% 10.00
Pengawas
Penetapan Besaran Tantiem dan Bonus serta Insentif lain yang
8 5 2 1 200% 10.00
terkait untuk BOD dan BOC
9 Merancang Program Kerja Dewan Komisaris 5 1 1 100% 5.00
Menyampaikan Laporan Penilaian Sendiri Penerapan Tata
10 5 2 1 200% 10.00
Kelola Bank (Self Assessment GCG)
11 Laporan Komite Remunerasi dan Nominasi 5 4 4 100% 5.00
II Non Reguler 20 20.00
Evaluasi Kebijakan / SOP Human Capital, Strategy, dan
12 5 2 1 200% 10.00
Learning
13 Evaluasi Kebijakan / Implementasi SOP Tengah Alih Daya 5 0 1 0% 0.00
14 Penetapan Corporate Secretary Head dan Internal Audit Head 5 1 1 100% 5.00
Penetapan SEVP untuk beberapa posisi sesuai struktur
15 5 2 2 100% 5.00
Organisasi terbaru
III Pengawasan Pelaksanaan Rekomendasi Komite 10 11.67
Melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja Sumber Daya
16 10 7 6 117% 11.67
Manusia
IV Tugas Khusus dan Lain - Lain 15 101.67
17 Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi 10 23 3 767% 76.67
18 Tugas lain dari Ketua Komite/Dewan Komisaris 5 5 1 500& 25.00
Jumlah 100 200.83
Pencapaian Kinerja Komite Pemantau Risiko
Evaluasi kinerja Komite Pemantau Risiko dilakukan secara berkala dengan metode penilaian mandiri (self assessment) untuk kemudian direviu
dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Penilaian didasarkan pada tolok ukur atau kriteria penilaian yang spesifik, terukur, dapat dicapai, dan
relevan yang termuat dalam indikator penilaian kinerja utama dengan aspek-aspek sebagai berikut:
1. Aspek Pemenuhan Tugas dan Tanggung Jawab;
2. Aspek Perencanaan dan Pelaporan;
3. Aspek Operasional;
4. Pengembangan Kompetensi; dan
5. Aspek Dinamis.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 495
Page 127
Tata Kelola
Perusahaan
Penilaian Komite Pemantau Risiko dievaluasi berdasarkan kertas kerja Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:
Bobot Nilai
Satuan Realisasi Target Pencapaian
(%) (%)
No Indikator Kinerja Utama
a b c d e=c/d f=d×a
Aspek Pemenuhan Tugas dan Tanggung
I 60 67,5
Jawab
1 Melakukan Penelaahan Laporan Profil Risiko 10 unit 5 4 125 12,5
Menyampaikan Reviu dan Masukan terkait
2 10 unit 2 2 100 10
Risk Appetite dan Risk Tolerance
Melakukan Penelaahan Laporan Tingkat
3 5 unit 3 1 200 10
Kesehatan Bank
Melakukan Penelaahan Rencana Kerja &
4 Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana 5 unit 2 1 200 10
Bisnis Bank (RBB)
Melakukan Penelaahan Rencana Aksi
5 5 unit 1 1 100 5
Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Melakukan Penelaahan Penginian Recovery
6 5 unit 1 1 100 5
Plan
Melakukan Penelaahan Penyusunan
7 5 unit 0 1 0 0
Resolution Plan
Melakukan Kajian terhadap Pedoman
8 5 unit 1 1 100 5
Kebijakan Manajemen Risiko (PKMR)
Melakukan Penelaahan terhadap Laporan
9 5 unit 4 4 100 5
Kepatuhan
Menyampaikan Laporan Penilaian Sendiri
10 5 unit 2 2 100 5
Penerapan Tata Kelola Bank
II Aspek Perencanaan dan Pelaporan 15 15
Menyampaikan Laporan Realisasi Kegiatan
11 5 unit 4 4 100 5
Triwulanan
Menyampaikan Laporan Realisasi Kegiatan
12 5 unit 1 1 100 5
Tahunan
Menyampaikan Program Kerja Tahunan
13 5 unit 1 1 100 5
untuk Tahun Berikutnya
Aspek Operasional dan Pengembangan
III 15 30,00
Kompetensi
14 Melaksanakan Rapat Komite 10 unit 52 6 200 20
Pengembangan Kompetensi yang
15 Berhubungan dengan Tugas dan Tanggung 5 unit 8 1 200 10
Jawab
IV Aspek Dinamis 10 11,11
Melakukan Tugas Lainnya sesuai dengan
16 10 % 100 90 111,11 11,11
Bidang Manajemen Risiko
JUMLAH 100 123,61
496 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 128
Laporan Tahunan 2023
Mekanisme Pemberhentian dan Pengunduran Diri Nominasi dan Remunerasi Direksi
Anggota Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu dapat diberhentikan Prosedur Nominasi Direksi dan Dewan Komisaris
berdasarkan keputusan RUPS apabila dengan alasan yang
bersangkutan terbukti melakukan hal-hal sebagai berikut: Prosedur Nominasi Direksi
1. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
2. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau peraturan Prosedur nominasi Direksi telah diatur dalam Kebijakan Khusus
perundang-undangan. No. KK.6-F tanggal 25 Agustus 2023 tentang Prosedur Tata
3. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/atau Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance). Adapun
negara. prosedur nominasi Direksi adalah sebagai berikut:
4. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/atau 1. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS.
kepatutan yang seharusnya dihormati sebagai anggota Dewan 2. Pemilihan calon anggota Direksi dilakukan melalui proses
Komisaris. seleksi dan nominasi yang transparan, memperhatikan
5. Dinyatakan bersalah dengan putusan pengadilan yang telah rekomendasi Dewan Komisaris berdasarkan kajian
mempunyai kekuatan hukum yang tetap. dari Komite Remunerasi dan Nominasi, dengan
6. Mengundurkan diri. mempertimbangkan keahlian, integritas, kejujuran,
kepemimpinan, pengalaman, perilaku dan dedikasi, serta
Keputusan pemberhentian karena alasan tersebut di atas diambil kecukupan waktunya demi kemajuan Perseroan.
setelah yang bersangkutan diberi kesempatan membela diri 3. Calon anggota Direksi yang merupakan pejabat internal
dalam RUPS. Anggota Dewan Komisaris dapat diberhentikan Perseroan dapat diusulkan oleh Komisaris melalui kajian
oleh RUPS berdasarkan alasan lainnya yang dinilai tepat oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.
RUPS. 4. Pengangkatan anggota Direksi dilakukan melalui mekanisme uji
kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Calon anggota
Dalam hal terjadi hubungan keluarga sampai dengan derajat Direksi yang lulus wajib menandatangani kontrak manajemen
ketiga, baik menurut garis lurus maupun garis ke samping termasuk sebelum diangkat menjadi Direksi.
hubungan yang timbul karena perkawinan, maka RUPS berwenang
memberhentikan salah seorang di antara mereka. Prosedur Nominasi Dewan Komisaris
Seorang anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan Prosedur nominasi Dewan Komisaris telah diatur dalam Kebijakan
diri dari jabatannya sebelum masa jabatan berakhir dengan Khusus No. KK.6-F tanggal 25 Agustus 2023 tentang Prosedur Tata
memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) serta Pedoman
kepada Perseroan. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Adapun prosedur nominasi
untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Dewan Dewan Komisaris yaitu:
Komisaris dalam jangka waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) 1. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh
hari setelah diterimanya surat pengunduran diri. RUPS.
2. Pemilihan calon anggota Dewan Komisaris dilakukan melalui
Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila: proses seleksi hingga nominasi secara transparan dengan
1. Pengunduran dirinya telah efektif. memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi
2. Meninggal dunia. serta mempertimbangkan kepribadian calon Dewan Komisaris
3. Masa jabatannya berakhir. meliputi integritas, kejujuran, profesionalitas, kepemimpinan,
4. Diberhentikan berdasarkan RUPS. pengalaman, loyalitas, dan kecukupan waktunya demi
5. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah mempunyai kemajuan Perseroan.
kekuatan hukum yang tetap atau ditaruh di bawah pengampunan
berdasarkan suatu keputusan pengadilan.
6. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan
Komisaris berdasarkan Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan lainnya, termasuk karena memangku
jabatan rangkap yang dilarang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 497
Page 129
Tata Kelola
Perusahaan
Prosedur dan Pelaksanaan Remunerasi Direksi maupun material risk takers. Perseroan menetapkan remunerasi bagi
dan Dewan Komisaris Dewan Komisaris dan Direksi mengacu pada ketentuan Peraturan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Badan Usaha Milik Negara serta Surat Keputusan Menteri BUMN
Penyusunan kebijakan remunerasi ini tidak terlepas dari kemampuan Nomor SK-181/MBU/07/2023 tanggal 4 Juli 2023 tentang
Perseroan serta senantiasa berlandaskan kompetitif, adil dan Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
berbasis risiko yang sejalan dengan arahan dan kebijakan dari Pengawas Badan Usaha Milik Negara Tahun 2023 yaitu besaran
OJK. Untuk menjaga remunerasi agar tetap kompetitif, Perseroan penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan oleh Rapat
senantiasa melakukan benchmarking melalui survei yang dilakukan Umum Pemegang Saham (RUPS).
oleh pihak independen.
Kebijakan yang ditetapkan di RUPS adalah memberikan
Prosedur Penetapan Remunerasi Direksi dan Dewan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna
Komisaris untuk menetapkan besarnya tantiem untuk tahun buku 2022, serta
menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif
Perseroan telah menerbitkan Kebijakan Khusus (KK) No.3-B tanggal lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi serta memberikan
31 Oktober 2023 tentang Remunerasi. Adapun cakupan aspek wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih
kebijakan tersebut antara lain adalah tujuan penerapan tata kelola dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham
dalam pemberian remunerasi, remunerasi yang bersifat variabel Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem, gaji/
honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya bagi Direksi.
Adapun prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai berikut:
KRN melakukan koordinasi dengan Human
Dewan Komisaris menugaskan Komite KRN menyusun rekomendasi remunerasi
Capital Management Division (HCMD) dan
Remunerasi dan Nominasi (KRN) untuk Dewan Komisaris dan Direksi untuk
unit kerja terkait untuk menyusun usulan
melakukan kajian remunerasi disampaikan kepada Dewan Komisaris
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
1 2 3
6 5 4
RUPS memberikan kewenangan dan
kuasa kepada Dewan Komisaris untuk Dewan Komisaris menyampaikan usulan
Dewan Komisaris membahas usulan
menetapkan dengan terlebih bdahulu remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
remunerasi yang disampaikan oleh KRN
mendapat persetujuan pemegang saham kepada RUPS
Seri A Dwiwarna
Cakupan dari kebijakan remunerasi yang dimiliki Perseroan telah disesuaikan dengan Peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2015 dan Surat
Edaran OJK Nomor 40/SEOJK.03/2016 terkait dengan Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum, mencakup:
1. Prinsip kehati-hatian dalam pemberian remunerasi berbasiskan kinerja dan risiko.
2. Penentuan Material Risk Taker (MRT) dikategorikan sebagai berikut:
a. Material Risk Takers (MRT) dapat ditentukan dengan menggunakan metode kualitatif sesuai dengan porsi tanggung jawab yang
berpengaruh terhadap profil risiko utama yang akan ditentukan sesuai dengan evaluasi profil risiko yang ditentukan Perseroan setiap
tahunnya.
b. Penentuan kategori MRT juga dapat dilakukan secara kuantitatif melalui perbandingan pemberian remunerasi bersifat variabel antara
MRT dan Pegawai non-MRT dengan pertimbangan terhadap kinerja dan juga tingkat risiko jabatan yang bersangkutan.
498 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 130
Laporan Tahunan 2023
3. Pemberlakuan remunerasi yang bersifat variabel sesuai dengan b. Gaji Wakil Direktur Utama sebesar 95% (sembilan puluh
ketentuan regulator terkait penerapan remunerasi bagi Bank lima persen) dari gaji Direktur Utama.
umum. c. Gaji anggota Direksi lainnya sebesar 85% (delapan puluh
lima persen) dari gaji Direktur Utama.
Indikator Penetapan Remunerasi Direksi d. Honorarium Komisaris Utama sebesar 45% (empat puluh
dan Dewan Komisaris lima persen) dari gaji Direktur Utama.
e. Honorarium Wakil Komisaris Utama sebesar 42,5% (empat
Perseroan mengacu kepada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik puluh dua koma lima persen) dari gaji Direktur Utama.
Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 f. Honorarium anggota Dewan Komisaris sebesar 90%
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik (sembilan puluh persen) dari gaji Komisaris Utama.
Negara serta Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-181/
MBU/07/2023 tanggal 4 Juli 2023 tentang Penetapan Penghasilan Struktur dan Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi
Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Masing-Masing Direksi dan Dewan Komisaris
Milik Negara Tahun 2023. Gaji/Honorarium anggota Direksi dan
Dewan Komisaris ditetapkan antara lain berdasarkan faktor-faktor Struktur remunerasi yang menunjukkan jenis dan/atau imbalan
sebagai berikut: jangka pendek, jangka panjang dan/atau pasca kerja adalah
1. Faktor skala usaha; sebagai berikut:
2. Faktor kompleksitas usaha; 1. Jenis remunerasi jangka pendek terdiri atas: Honorarium,
3. Tingkat inflasi; Tunjangan (hari raya, transportasi), Fasilitas (kesehatan,
4. Kondisi dan kemampuan keuangan Perusahaan; bantuan hukum) dan Tantiem.
5. Faktor-faktor lain yang relevan, serta tidak boleh bertentangan 2. Jenis remunerasi jangka panjang dan/atau pasca kerja
dengan peraturan perundang-undangan; terdiri dari Asuransi Purna Jabatan dan dapat juga diberikan
6. Komposisi Gaji/Honorarium Direksi dan Dewan Komisaris penghargaan jangka panjang (long term incentive/LTI) serta
ditetapkan sebagai berikut: Tantiem/Insentif kerja, di mana di dalam tantiem tersebut dapat
a. Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan diberikan tambahan berupa penghargaan jangka panjang
pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri. (long term incentive/LTI).
Komponen remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:
FIXED PAY
Gaji/Honorarium
+ VARIABLE PAY
Tantiem
+ VARIABLE PAY
Long-Term Incentive
Berdasarkan Peraturan Direksi No. 02/PD/HCD/2017 perihal Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris, Penerapan Tata Kelola
Dalam Pemberian Remunerasi, komponen remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Bank BTN ada yang bersifat tetap dan variabel,
yaitu:
1. Remunerasi yang bersifat tetap diberikan dalam bentuk tunai yang dapat disertai dengan pemberian dalam bentuk non tunai.
2. Remunerasi yang bersifat tidak tetap diberikan dalam bentuk tunai dan saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan
bank.
Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi dalam 1 (satu) tahun mencakup struktur remunerasi
dan rincian jumlah nominal, sebagaimana tabel di bawah ini:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 499
Page 131
Tata Kelola
Perusahaan
Biaya Tunjangan
Asuransi
No Nama Jabatan
Gaji/ Tunjangan Hari Purna Jabatan
Tantiem
Honorarium Raya & Asuransi
BPJS
Komisaris Utama/
1 Chandra Hamzah √ √ √ √
Independen
Wakil Komisaris
2 Iqbal Latanro √ √ √ √
Utama/Independen
3 Andin Hadiyanto Komisaris √ √ √ √
Ahdi Jumhari Komisaris
4 √ √ √ √
Luddin Independen**
Komisaris
5 Sentot A. Sentausa √ √ √ √
Independen
Komisaris
6 Armand B. Arief √ √ √ √
Independen
Herry Trisaputra
7 Komisaris √ √ √ √
Zuna
Himawan Arief
8 Komisaris √ √ √ √
Sugoto
9 M. Yusuf Permana Komisaris √ − √ √
JUMLAH DEWAN KOMISARIS 15.824.661.237 33.978.535.200 1.372.700.000 4.614.585.000
Nixon L. P.
1 Direktur Utama √ √ √ √
Napitupulu
Oni Febriarto Wakil Direktur
2 √ − √ √
Rahardjo Utama
3 Hirwandi Gafar Direktur Consumer √ √ √ √
4 Nofry Rony Poetra Direktur Finance √ √ √ √
Direktur Human
5 Eko Waluyo Capital, Compliance, √ √ √ √
and Legal
Elisabeth Novie Direktur Assets
6 √ √ √ √
Riswanti Management
7 Andi Nirwoto Direktur IT & Digital √ √ √ √
Direktur Distribution
8 Jasmin √ √ √ √
and Funding
Direktur Risk
9 Setiyo Wibowo √ √ √ √
Management
Direktur Institutional
10 Hakim Putratama √ − √ √
Banking
JUMLAH DIREKSI 37.019.693.528 74.954.083.700 3.219.000.000 9.625.000.000
JUMLAH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI 52.844.354.765 108.932.618.900 4.591.700.000 14.239.585.000
*) Diberikan kepada pejabat yang tidak menempati rumah dinas.
**) Berhenti menjabat sejak tanggal 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia.
500 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 132
Laporan Tahunan 2023
Fasilitas Lainnya
Fasilitas Fasilitas Tunjangan PPh21
Tunjangan Fasilitas Lainnya
Kendaraan Bantuan
Perumahan* Kesehatan (Fasilitas Natura)
(Sewa&BBM) Hukum
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − − √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
3.049.383.290 1.220.306.805 0 19.000.000 10.194.284.700
− √ √ − √ √
√ √ √ − √ √
− √ √ − √ √
√ √ √ − √ √
− √ √ − √ √
√ √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
− √ √ − √ √
√ √ √ − √ √
591.693.548 8.619.502.719 2.820.411.227 0 1.526.821.136 29.279.589.450
591.693.548 11.668.886.009 4.040.718.032 0 1.545.821.136 39.473.874.150
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 501
Page 133
Tata Kelola
Perusahaan
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Dewan Komisaris
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diatur dalam Anggaran Dasar dan Board Manual yang mengatur
bahwa Dewan Komisaris dan Direksi merupakan perpaduan profesional-profesional yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang
dibutuhkan Perseroan sehingga memungkinkan dilakukannya proses pengambilan keputusan yang efektif, efisien dan segera. Dalam
penetapan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan senantiasa berupaya agar komposisi Dewan Komisaris dan Direksi memiliki
keberagaman dalam hal kompetensi, gender dan usia (adanya top talent muda).
Keberagaman komposisi menyesuaikan dengan kebutuhan, tingkat kompleksitas dan rencana strategis Perseroan sehingga diharapkan
dalam pengembangan maupun penyelesaian terhadap suatu permasalahan dapat dipertimbangkan dari berbagai perspektif
pendidikan, kompetensi serta pengalaman yang dimiliki.
Sesuai dengan kebijakan keberagaman yang ditetapkan oleh Kementrian BUMN, target rasio perempuan dalam nominated talent sebesar
18,5% dan target rasio top talent muda (≤ 42 tahun) dalam nominated talent sebesar 22,75%. Pencapaian target di tahun 2023 menunjukkan
besarnya rasio perempuan dalam nominated talent sebesar 20,51% dan rasio top talent muda (≤ 42 tahun) dalam nominated talent sebesar
30,38%. Pencapaian ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kedepannya Perseroan akan berupaya untuk konsisten
dalam memastikan keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi khususnya terkait keberagaman gender dan usia.
Keberagaman Komposisi Direksi
Keberagaman Direksi telah mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin (gender) yaitu dengan adanya 1 (satu) orang perempuan
yaitu Sdri. Elisabeth Novie Riswanti sebagai Direktur Assets Management. Berikut Keberagaman komposisi Direksi Perseroan berdasarkan
usia, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman kerja serta keahlian dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Sarjana (S1)
Memiliki Teknologi
Teknologi
Haru pengalaman Pertanian
Direktur Utama 57 Tahun Laki-laki Pertanian
Koesmahargyo* kerja di bidang Investment
Magister (S2)
perbankan Banking
Investment Banking
Memiliki
Nixon L.P. Sarjana (S1) pengalaman
Direktur Utama 54 Tahun Laki-laki Ekonomi
Napitupulu** Ekonomi kerja di bidang
perbankan
Sarjana (S1) Memiliki
Oni Febriarto Wakil Direktur Teknik pengalaman
52 Tahun Laki-laki Manajemen
Rahardjo*** Utama Magister (S2) kerja di bidang
Manajemen perbankan
Sarjana (S1) Memiliki
Direktur IT and Teknik pengalaman Teknik
Andi Nirwoto 53 Tahun Laki-laki
Digital Magister (S2) kerja di bidang Keuangan
Master of Finance perbankan
Memiliki
Elisabeth Novie Direktur Assets Sarjana (S1) pengalaman
56 Tahun Perempuan Hukum
Riswanti Management Hukum kerja di bidang
perbankan
Sarjana (S1)
Memiliki
Direktur Ekonomi
pengalaman
Jasmin Distribution and 59 Tahun Laki-laki Magister (S2) Akuntansi Bisnis
kerja di bidang
Funding International
perbankan
Business
Sarjana (S1)
Memiliki
Teknik Elektro
Direktur Risk pengalaman
Setiyo Wibowo 46 Tahun Laki-laki Magister (S2) MBA Teknik Keuangan
Management kerja di bidang
in Finance &
perbankan
Banking
Memiliki
Sarjana (S1) pengalaman
Hirwandi Gafar Direktur Consumer 55 Tahun Laki-laki Teknik Sipil
Teknik Sipil kerja di bidang
perbankan
502 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 134
Laporan Tahunan 2023
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Sarjana (S1) Memiliki
Ekonomi pengalaman
Nofry Rony Poetra Direktur Finance 55 Tahun Laki-laki Ekonomi
Magister (S2) MBA kerja di bidang
Business perbankan
Direktur Human Sarjana (S1) Memiliki
Capital, Ekonomi pengalaman Ekonomi
Eko Waluyo 52 Tahun Laki-laki
Compliance, and Magister (S2) kerja di bidang Manajemen
Legal Manajemen perbankan
Sarjana (S1)
Ilmu Hubungan
Memiliki Ilmu Hubungan
Direktur Internasional
Hakim pengalaman Internasional
Institutional 47 Tahun Laki-laki Magister (S2)
Putratama**** kerja di bidang International
Banking Master of
perbankan Business
International
Business
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
** Pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung sejak tanggal 07 Juni 2023.
***Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung sejak tanggal 07 Juni 2023.
**** Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK sejak tanggal 26 Juli 2023.
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Kebijakan keberagaman Dewan Komisaris belum mengatur secara khusus tentang keberagaman jenis kelamin (gender). Hal ini
dikarenakan bahwa Perseroan lebih menekankan pada profesionalisme tanpa memandang gender. Keberagaman komposisi Dewan
Komisaris berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman kerja serta keahlian dapat dilihat pada tabel di bawah ini
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Memiliki
pengalaman
Hukum, Keuangan
Chandra M. Komisaris Utama/ Sarjana (S1) kerja pada Law
56 Tahun Laki-laki dan People
Hamzah Independen Hukum Firm dan Komisi
Management
Pemberantasan
Korupsi
Memiliki Perbankan,
Sarjana (S1)
Wakil Komisaris pengalaman Kepatuhan,
Ekonomi
Iqbal Latanro Utama/ 65 Tahun Laki-laki kerja pada Jasa Manajemen
Magister (S2)
Independen Keuangan dan Jasa Risiko, dan People
Manajemen Bisnis
Pemeringkat Efek Management
Memiliki
• Sarjana (S1) Perbankan,
pengalaman
Ekonomi Manajemen,
Komisaris kerja pada Jasa
Armand B. Arief 71 Tahun Laki-laki • Master Risiko, Manajemen
Independen Keuangan dan
(S2) Policy Bisnis, dan People
Regulator
Economics Management
Keuangan
Memiliki
• Sarjana (S1)
pengalaman
Ekonomi Perbankan,
Ahdi Jumhari Komisaris kerja pada Jasa
69 Tahun Laki-laki • Master Kepatuhan
Luddin* Independen Keuangan dan
(S2) Policy Manajemen Risiko
Regulator
Economics
Keuangan
• Sarjana (S1)
Memiliki
Statistika Perbankan,
Komisaris pengalaman
Sentot A. Sentausa 66 Tahun Laki-laki • Master (S2) Kepatuhan
Independen kerja pada Jasa
Business Manajemen Risiko
Keuangan
Administration
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 503
Page 135
Tata Kelola
Perusahaan
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Memiliki
• Sarjana (S1) pengalaman kerja
Ekonomi pada Kementerian
• Master (S2) Keuangan RI,
International Kementerian Keuangan dan
Andin Hadiyanto Komisaris 58 Tahun Laki-laki
Development Perdagangan, Ekonomi Makro
• Doktor (S3) World Bank Asian
International Infrastruktur
Development Investment Bank
(AIIB) dan AMRO
• Sarjana (S1)
Teknik Sipil
Memiliki
• Sarjana (S1)
pengalaman kerja
Manajemen Ekonomi Makro,
pada Kementerian
Herry Trisaputra • Magister (S2) Manajemen,
Komisaris 56 Tahun Laki-laki Kementerian
Zuna Sistem dan Pekerjaan Umum
Pekerjaan Umum
Teknik Jalan dan Perumahan
dan Perumahan
Raya
Rakyat
• Doktor (S3)
Teknik Sipil
Memiliki
• Sarjana (S1)
pengalaman kerja
Teknik Sipil Manajemen dan
pada Kementerian
• Magister (S2) Bisnis, Manajemen
Himawan Arief Kementerian
Komisaris 60 Tahun Laki-laki Teknik Sipil Risiko, Keuangan,
Sugoto Agraria dan Tata
• Doktor (S3) Agraria dan Tata
Ruang/Badan
Manajemen Ruang
Pertanahan
dan Bisnis
Nasional
Memiliki
pengalaman kerja
Mohamad Yusuf Sarjana (S1) pada Kementerian
Komisaris 48 Tahun Laki-laki Ekonomi
Permana** Ekonomi Sekretariat Negara
dan perusahaan
BUMN
* Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023.
** Diangkat berdasarkan RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 dan efektif sejak 07 Juni 2023.
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris telah mengungkapkan kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya yang mencapai 5% atau lebih baik
pada Perseroan maupun perusahaan lain yang berkududukan di dalam dan di luar negeri. Untuk kepemilikan saham sampai dengan
31 Desember 2023, Direksi dan Dewan Komisaris tidak memiliki saham dengan jumlah kepemilikan mencapai 5% atau lebih, baik
pada Perseroan maupun Perusahaan lainnya.
Kepemilikan Saham Direksi Sebesar 5% atau Lebih
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan
Lembaga Keuangan
Bank BTN Bank Lain Perusahaan Lain
Non-Bank
Haru Koesmahargyo* Direktur Utama - - - -
Nixon L.P. Napitupulu** Direktur Utama - - - -
Oni Febriarto
Wakil Direktur Utama - - - -
Rahardjo***
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital - - - -
504 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 136
Laporan Tahunan 2023
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan
Lembaga Keuangan
Bank BTN Bank Lain Perusahaan Lain
Non-Bank
Direktur Assets
Elisabeth Novie Riswanti - - - -
Management
Direktur Distribution and
Jasmin - - - -
Funding
Direktur Risk
Setiyo Wibowo - - - -
Management
Hirwandi Gafar Direktur Consumer - - - -
Nofry Rony Poetra Direktur Finance - - - -
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo - - - -
Compliance, and Legal
Direktur Institutional
Hakim Putratama**** - - - -
Banking
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
** Pengalihan penugasan semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung sejak tanggal 07 Juni 2023.
***Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK terhitung sejak tanggal 07 Juni 2023.
**** Mulai menjabat sejak 16 Maret 2023 dan mendapat pernyataan efektif dari OJK sejak tanggal 26 Juli 2023.
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Sebesar 5% atau Lebih
Kepemilikan Saham (lembar)
Nama Jabatan
Lembaga Keuangan
Bank BTN Bank Lain Perusahaan Lain
Non-Bank
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah - - - -
Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro - - - -
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen - - - -
Ahdi Jumhari Luddin* Komisaris Independen - - - -
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen - - - -
Andin Hadiyanto Komisaris - - - -
Herry Trisaputra Zuna Komisaris - - - -
Himawan Arief Sugoto Komisaris - - - -
Mohamad Yusuf
Komisaris - - - -
Permana**
*Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023.
**Diangkat berdasarkan RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 dan efektif sejak 07 Juni 2023.
Transaksi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris
Transaksi kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan termasuk pada penyampaian laporan kepada Regulator
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.04/2017 Tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. KEP-00066/BEI/09-2022 Tentang
Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dan Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Direksi dan
Dewan Komisaris wajib menyampaikan informasi kepada Perseroan melalui Sekretaris Perusahaan mengenai kepemilikan dan setiap
perubahan kepemilikannya atas saham Perseroan paling lambat 3 (tiga) hari kerja serta menyampaikan kepada OJK atas kepemilikan
dan setiap perubahan kepemilikannya atas saham Perusahaan Terbuka (dhi.BBTN) baik langsung maupun tidak langsung. Laporan
wajib disampaikan paling lambat 10 (sepuluh) hari sejak terjadinya kepemilikan atau perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan
Terbuka.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 505
Page 137
Tata Kelola
Perusahaan
Adapun transaksi kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun 2023 adalah sebagai berikut.
Jumlah Saham dan Presentase Kepemilikan Saham Jumlah
Harga
Tanggal Saham Status Tujuan
No. Nama Kategori
Transaksi yang
Pembelian per
Kepemilikan Transaksi
Sebelum transaksi Setelah transaksi Saham
Dibeli
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Nixon L.P. Penerapan Tata
1. Direksi 13 Juli 2023 3.236.500 4.250.500 1.014.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Napitupulu Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Penerapan Tata
2. Andi Nirwoto Direksi 13 Juli 2023 859.161 1.822.161 963.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Elisabeth Novie Penerapan Tata
3. Direksi 13 Juli 2023 770.200 1.733.200 963.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Riswanti Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Penerapan Tata
4. Jasmin Direksi 13 Juli 2023 1.885.030 2.848.030 963.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Penerapan Tata
5. Setiyo Wibowo Direksi 13 Juli 2023 929.700 1.892.700 963.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Kelola Dalam
Term Incentive)
7.Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
506 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 138
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Saham dan Presentase Kepemilikan Saham Jumlah
Harga
Tanggal Saham Status Tujuan
No. Nama Kategori
Transaksi yang
Pembelian per
Kepemilikan Transaksi
Sebelum transaksi Setelah transaksi Saham
Dibeli
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Hirwandi Penerapan Tata
6. Direksi 13 Juli 2023 800.314 1.763.314 800.314 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Gafar Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Nofry Rony Penerapan Tata
7. Direksi 13 Juli 2023 1.568.022 2.531.022 963.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Poetra Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Penerapan Tata
8. Eko Waluyo Direksi 13 Juli 2023 908.964 1.871.964 963.000 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Himawan Arief Dewan Penerapan Tata
9. 13 Juli 2023 0 404.600 404.600 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Sugoto Komisaris Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
Pemenuhan
POJK 45/
Penerimaan
POJK.03/2015
Penghargaan
tentang
Jangka
Herry Dewan Penerapan Tata
10. 13 Juli 2023 0 404.600 404.600 1.310 Langsung Langsung Panjang (Long
Trisaputra Zuna Komisaris Kelola Dalam
Term Incentive)
Pemberian
dalam bentuk
Remunerasi
saham
Bagi Bank
Umum
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 507
Page 139
Tata Kelola
Perusahaan
Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris
Sekretaris Dewan Komisaris Perseroan diangkat oleh Dewan Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Tanggung
jawab Sekretaris Dewan Komisaris antara lain mengatur berkaitan administrasi, membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan
fungsi pengawasan terhadap kinerja Perusahaan yang efektif dan memastikan bahwa Dewan Komisaris telah menjalankan prinsip-
prinsip GCG dengan baik.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Dewan Komisaris
Tugas dan tanggung jawab selaku Sekretaris Dewan Komisaris sesuai peraturan Menteri BUMN tersebut adalah melakukan kegiatan
untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya berupa:
1. Mempersiapkan rapat, termasuk bahan rapat (briefing sheet) Dewan Komisaris,
2. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris sesuai ketentuan anggaran dasar:
3. Mengadministrasikan dokumen Dewan Komisaris, baik surat masuk, surat keluar, risalah rapat, maupun dokumen lainnya,
4. Menyusun rancangan rencana kerja dan anggaran Dewan Komisaris,
5. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris,
6. Melaksanakan tugas lain dari Dewan Komisaris.
Profil Sekretaris Dewan Komisaris
Berikut profil ringkas Sekretaris Dewan Komisaris Perseroan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Akuntansi Universitas Indonesia (2009)
• Magister Akuntansi Universitas Gadjah Mada (2012)
Pengalaman Kerja
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
(April 2016-Juli 2017);
• Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Juli 2017–Oktober 2019);
• Sekretaris Dewan Pengawas Perum BULOG (November 2019 - Oktober
2022)
• Penata Kelola Perusahaan Negara Muda pada Asisten Deputi Bidang
FAHRUDIN TJSL, Kementerian BUMN (November 2021 - September 2023)
Sekretaris Dewan Komisaris • Penata Kelola Perusahaan Negara Madya pada Asisten Deputi Bidang
TJSL, Kementerian BUMN (Oktober 2023 - saat ini)
Warga Negara Indonesia, berusia 40 Tahun, • Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
berdomisili di Kota Jakarta Pusat.
(November 2022 - saat ini).
Periode Menjabat
01 November 2022 - 31 Oktober 2025 (Periode I)
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 06/KOM/BTN/2022 Tanggal 28
September 2022
Jabatan Rangkap
Penata Kelola Perusahaan Negara Madya pada Asisten Deputi Bidang
TJSL, Kementerian BUMN
508 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 140
Laporan Tahunan 2023
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Dewan Komisaris
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
12 -13 Mei 2023 di Padma Hotel PwC dan Korn Ferry
BTN Leadership Forum 2023
Semarang
ESG Fundamentals 12 s.d. 14 Juli 2023 di Bandung CRMS Indonesia
Peluang Perdagangan Karbon dalam Upaya
27 Juli 2023 melalui Zoom Meeting OJK Institute
Dekarbonisasi
Webinar Efektivitas Digital Maturity Assessment Dalam 28 - 28 Agustus 2023 melalui Zoom
FKDKP
Mengukur Kematangan Transformasi Digital Perbankan Meeting
15 - 16 September 2023 di Ayana Hotel
Board of Commissioner Forum 2023 LPPI
Labuan Bajo, NTT
Result-Focused Project Design and Monitoring 20 Juni 2023 di Mandiri University, Jakarta ADB & Mandiri University
How To Manage Climate Related Risk in Banking Industry 22 Juni 2023 melalui Zoom Meeting OJK Institute
Managing for Development Results 3 Oktober 2023 di PLN University, Jakarta ADB & PLN University
GRC Integrated Information for Supervisionary Board 5 Oktober 2023 melalui Zoom Meeting BUMN University
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Dewan Komisaris Komite Audit
Sekretaris Dewan Komisaris telah melaksanakan kegiatan antara Perseroan membentuk Komite Audit dalam rangka mendukung
lain sebagai berikut: Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan antara lain
1. Menyelenggarakan kegiatan administrasi kesekretariatan di memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan sistem pengendalian
lingkungan Dewan Komisaris. internal, menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang
2. Menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris dan pertemuan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Audit Intern maupun auditor
antara Dewan Komisaris dengan Pemegang Saham, ekstern, menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan
Direksi, maupun pihak-pihak pemangku kepentingan oleh Bank, dan menelaah ketaatan terhadap ketentuan yang
lainnya, termasuk penyiapan undangan rapat, penyiapan berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
bahan-bahan rapat, dan penyusunan risalah rapat Dewan
Komisaris, termasuk risalah rapat Dewan Komisaris bersama Dasar Pembentukan Komite Audit
Direksi.
3. Menyampaikan asli risalah rapat Dewan Komisaris kepada Dasar pembentukan Komite Audit berdasarkan pada peraturan-
Perseroan. peraturan sebagai berikut:
4. Menyusun rancangan Rencana Kerja dan Anggaran Dewan 1. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
Komisaris. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola Dan
5. Menyusun rancangan laporan-laporan Dewan Komisaris. Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
6. Memastikan bahwa Dewan Komisaris mematuhi peraturan 2. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
perundang-undangan serta menerapkan prinsip-prinsip tata PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya
kelola perusahaan yang baik. Manusia Badan Usaha Milik Negara.
7. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Dewan 3. Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/33/PBI/2009
Komisaris secara berkala dan/atau sewaktu-waktu apabila tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good
diminta. Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit
8. Mengoordinasikan anggota Komite, jika diperlukan, dalam Usaha Syariah.
rangka memperlancar tugas Dewan Komisaris. 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
9. Bertindak sebagai penghubung (liaison officer) Dewan POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi
Komisaris dengan pihak lain dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
10. Mengumpulkan data, laporan, dan/atau informasi yang 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.04/2015
relevan dengan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
11. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Dewan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi 6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 01/POJK.03/2019
Dewan Komisaris. tanggal 28 Januari 2019 Tentang Penerapan Fungsi Audit
Intern pada Bank Umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 509
Page 141
Tata Kelola
Perusahaan
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/POJK.03/2019 9. Memastikan objektivitas dan independensi auditor internal
tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi Anti dan Auditor Eksternal.
Fraud bagi Bank Umum. 10. Memastikan Satuan Kerja Audit Intern menjunjung tinggi
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun 2023 integritas dalam pelaksanaan tugas.
Tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan 11. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan
Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan. oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 tahun lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal dan
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. eksternal.
10. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 12. Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas
35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem penerbitan Piagam Audit Intern.
Pengendalian Intern bagi Bank Umum. 13. Memberi rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas
11. Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana Akta Pernyataan penunjukan pengendali mutu independen dari pihak
Keputusan RUPS Tahunan PT Bank Tabungan Negara (Persero) ekstern untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja SKAI.
Tbk Nomor 28 Tanggal 28 Maret 2023. 14. Melakukan pemantauan dan evaluasi yang digunakan
12. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KOM/ untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman dan paling sedikit terhadap:
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara • Pelaksanaan tugas satuan kerja audit intern.
(Persero) Tbk. • Kesesuaian laporan keuangan dengan standar
akuntansi keuangan.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit • Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil
temuan satuan kerja audit intern Bank, auditor ekstern,
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit melakukan tugas dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau
tanggung jawab antara lain: hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain.
A. Audit Intern dan Ekstern B. Pelaporan Keuangan
1. Membantu Dewan Komisaris untuk memastikan efektivitas 1. Melakukan proses pengadaan calon kantor akuntan publik
sistem pengendalian intern; sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa
2. Memantau, mengkaji dan menilai efektivitas pelaksanaan bank, dan apabila diperlukan dapat meminta bantuan
Audit Intern dan Audit Ekstern, termasuk pengelolaan Direksi dalam proses pengadaannya.
WBS. 2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan/Akuntan Publik/Kantor
terkait: pengangkatan dan pemberhentian Kepala Satuan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi,
Kerja Audit Intern, dan pemberian remunerasi tahunan ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa.
Satuan Kerja Audit Intern secara keseluruhan serta 3. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa
penghargaan kinerja. audit atas informasi keuangan tahunan yang dilakukan
4. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan oleh Akuntan/Akuntan Publik/Kantor Akuntan Publik.
audit, pelaksanaan audit dan pemantauan tindak lanjut 4. Memantau dan mengkaji proses pelaporan keuangan
hasil audit, untuk menilai kecukupan pengendalian intern yang diaudit oleh Auditor Eksternal.
termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan sesuai 5. Memastikan kredibilitas dan objektivitas laporan keuangan
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Bank yang akan diterbitkan untuk pihak eksternal dan
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS/Menteri. badan pengawas, termasuk penindaklanjutan keluhan
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait dan/atau catatan ketidakwajaran terhadap laporan
penyusunan rencana audit, ruang lingkup, dan anggaran selama periode pengkajian Komite Audit.
Satuan Kerja Audit Intern. 6. Melakukan pemantauan dan evaluasi yang digunakan
6. Memastikan Satuan Kerja Audit Intern melakukan untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, Dewan terkait kesesuaian laporan keuangan dengan standar
Pengawas Unit Usaha Syariah, Auditor Eksternal dan akuntansi keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. 7. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang
7. Meninjau dan mengevaluasi laporan auditor internal akan dikeluarkan bank kepada publik dan/atau pihak
secara berkala, merekomendasikan dan memastikan otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi, dan
Direksi mengambil tindakan perbaikan untuk mengatasi laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan bank.
kelemahan pengendalian, kecurangan (fraud), masalah 8. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi
kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan perundang- perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas
undangan atau masalah lain yang diidentifikasi dan jasa yang diberikannya.
dilaporkan oleh Satuan Kerja Audit Intern. 9. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses
8. Mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Audit Intern. akuntansi dan pelaporan keuangan bank.
510 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 142
Laporan Tahunan 2023
C. Lain-lain 8. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan
1. Memberikan evaluasi/rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan
Komisaris mengenai penunjukan, penunjukan kembali kepentingan bank.
dan pemberhentian Perusahaan Pemeringkat Rating 9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi bank.
untuk melakukan Penilaian Tingkat Kesehatan (Rating 10. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris sesuai
Perusahaan) yang didasarkan kepada independensi, dengan bidang tugas Komite Audit.
ruang lingkup penugasan dan imbalan jasa.
2. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan Piagam Komite Audit
sistem pengendalian manajemen serta pelaksanaannya.
3. Memastikan telah terdapat prosedur evaluasi yang Komite Audit memiliki Piagam Komite Audit berdasarkan Surat
memuaskan terhadap segala informasi yang dikeluarkan Keputusan Dewan Komisaris Bank BTN nomor 06/KOM/
bank. BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman dan Tata
4. Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Tertib Kerja Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Dewan Komisaris serta tugas-tugas Dewan Komisaris Pedoman dan Tata Tertib Kerja atau Piagam Komite Audit menjadi
lainnya. acuan Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya secara efektif.
5. Melakukan tugas terkait pengelolaan risiko sebagaimana Piagam Komite Audit dibuat dengan tujuan untuk menjadi dasar
diatur dalam peraturan perundang-undangan. dan pedoman bagi Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya
6. Menjalankan wewenang, tugas, dan tanggung jawab lain antara lain memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan sistem
yang terkait dengan fungsinya. pengendalian internal, menilai pelaksanaan kegiatan hasil audit
7. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Audit Intern maupun auditor
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan eksternal, menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan
bank. oleh Perseroan dan menelaah ketaatan terhadap ketentuan yang
berhubungan dengan kegiatan Perseroan.
Isi Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite Audit antara lain:
Ketentuan Umum, Tujuan Pembentukan Pasal 1 Ketentuan Umum
Bagian I Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pengertian, Maksud, dan Tujuan Pedoman dan Tata
Audit Pasal 2
Tertib Kerja Komite Audit
Tugas dan Tanggung Jawab serta Pasal 3 Tugas dan Wewenang Komite Audit
Bagian II
Wewenang Komite Audit Pasal 4 Kewajiban Komite Audit
Pasal 5 Tata Cara dan Prosedur Kerja Komite Audit
Tata Cara, Prosedur Kerja, Akses dan Pasal 6 Akses dan Kerahasiaan Informasi
Bagian III Kerahasiaan Informasi, Komposisi, Struktur, Pengangkatan, dan Pemberhentian Komite
Struktur dan Persyaratan Anggota Pasal 7
Audit
Pasal 8 Persyaratan Keanggotaan Komite Audit
Pasal 9 Rapat Komite Audit
Pasal 10 Pelaporan Komite Audit
Rapat, Pelaporan, Rencana Kerja,
Bagian IV Penganggaran, Penghasilan dan Masa Pasal 11 Rencana Kerja dan Anggaran Komite Audit
Tugas Komite Audit
Pasal 12 Penghasilan Anggota Komite
Pasal 13 Masa Tugas
Peningkatan Profesionalisme Anggota Komite Audit dan
Pasal 14
Pendidikan, Tenaga Penunjang dan Penggunaan Tenaga Penunjang
Bagian V
Penanganan Pengaduan Penanganan Pengaduan atau Pelaporan atas Dugaan
Pasal 15
Pelanggaran Terkait Laporan Keuangan
Pasal 16 Evaluasi
Bagian VI Evaluasi & Penutup
Pasal 17 Penutup
Wewenang Komite Audit
Komite Audit diberikan kewenangan oleh Dewan Komisaris untuk:
1. Mengakses dokumen, data dan informasi Bank tentang pegawai, dana, asset dan sumber daya Bank yang diperlukan.
2. Berkomunikasi langsung dengan pegawai termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, manajemen risiko dan
akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit.
3. Melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugas (Jika diperlukan).
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 511
Page 143
Tata Kelola
Perusahaan
Masa Tugas Komite Audit Keanggotaan Komite Audit paling kurang terdiri dari 1 (satu)
orang Komisaris Independen yang merangkap sebagai Ketua, 1
Masa tugas anggota Komite Audit yang bukan merupakan (satu) orang Pihak Independen yang memiliki keahlian di bidang
anggota Dewan Komisaris paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat keuangan/akuntansi, dan 1 (satu) orang Pihak Independen yang
diperpanjang satu kali selama 2 (dua) tahun masa tugas, dengan memiliki keahlian di bidang hukum/perbankan.
tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikannya
sewaktu-waktu. Ketua dan anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan
oleh Dewan Komisaris. Ketua Komite Audit adalah Komisaris
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Independen atau anggota Dewan Komisaris yang dapat bertindak
Audit independen. Anggota Komite Audit dapat berasal dari anggota
Dewan Komisaris atau dari luar Perseroan.
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Komisaris yang keanggotaannya
terdiri dari ketua dan anggota dan wajib seluruhnya independen. Adapun struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Audit dapat
Komite Audit paling kurang terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yang dilihat pada tabel di bawah ini.
berasal dari Komisaris Independen dari Pihak dan luar Perseroan.
Tabel Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Komite Audit
Nama Jabatan Keahlian Keterangan Dasar Pengangkatan
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Perbankan, Kepatuhan Manajemen Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro Ketua 01/KOM/BTN/2021 tanggal 24 Maret
Risiko dan People Management Independen
2021
Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Ahdi Jumhari Perbankan, Kepatuhan dan
Anggota Komisaris Independen KOM/BTN/I/2020 tanggal 8 Januari
Luddin1 Manajemen Risiko
2020
Perbankan, Kepatuhan, Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Sentot A.
Anggota Manajemen Risiko dan Bisnis Komisaris Independen 03/KOM/BTN/2022 tanggal 17 Maret
Sentausa
Administrasi 2022
Perbankan, Kepatuhan, Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Andin
Anggota Manajemen Risiko dan Bisnis Komisaris KOM/BTN/I/2020 tanggal 8 Januari
Hadiyanto
Administrasi 2020
Keputusan Direksi Nomor 271/DIR/2021
Adi Prakoso2 Anggota Audit, Perbankan dan Akuntansi Pihak Independen
Tanggal 15 Maret 2021
Peter Eko Budi Audit, Perbankan, Perbankan Keputusan Direksi Nomor 1088/
Anggota Pihak Independen
Darwito Syariah dan Keuangan DIR/2022 tanggal 09 November 2022
Endang A. Audit, Perbankan, Perbankan Keputusan Direksi Nomor 167/DIR/2023
Anggota Pihak Independen
Suprijatna3 Syariah dan Akuntansi Tanggal 8 Maret 2023
1) Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 8 Januari 2020, efektif pada tanggal 16 Maret 2020. Masa jabatan sebagai anggota Komite Audit berakhir dengan sendirinya
dikarenakan meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus 2023.
2) Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2018 sampai dengan 12 Maret 2023.
3) Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2023 sampai dengan 12 Maret 2026.
512 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 144
Laporan Tahunan 2023
Profil Komite Audit
Profil Komite Audit per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut.
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Dewan Komisaris. Dewan Komisaris.
IQBAL LATANRO ANDIN HADIYANTO
Periode menjabat beliau sebagai Ketua Periode menjabat beliau sebagai anggota
Ketua Komite Audit Anggota Komite Audit
merangkap anggota Komite Audit dari 24 Komite Audit dari 27 November 2019 -
Maret 2021 - 23 Maret 2026 26 November 2024
Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Dewan Komisaris.
SENTOT A. SENTAUSA
Periode menjabat beliau sebagai anggota
Anggota Komite Audit
Komite Audit dari 02 Maret 2022 - 16
Maret 2027
Riwayat Pendidikan
• Magister Agribisnis Jurusan Magister Manajemen, IPB Bogor (2000)
• Sarjana Pertanian Jurusan Budidaya Pertanian, Universitas Sebelas
Maret Surakarta (1987)
Pengalaman Kerja
• Inspektur/Kepala Audit Internal Wilayah BRI Jayapura (2018 – Juli 2019)
• Wakil Pemimpin BRI Kantor Cabang Khusus (2015-2018)
• Group Head/Kabag Kredit BRI Kantor Cabang Khusus (2009-2014)
• Group Head/Kabag Kredit Program Kantor Pusat BRI (2005-2008)
• Senior Account Officer Bisnis Kredit Komersial Kantor Pusat BRI
(1999-2005)
• Account officer s.d. Assisten Manager Kredit Bisnis Pertanian, Kredit
PETER EKO BUDI DARWITO Komersial & Kredit Korporasi BRI Kantor Cabang Khusus (1990-
Anggota Komite Audit 1998)
Warga Negara Indonesia, berusia 59 Tahun, Periode Menjabat
berdomisili di Tangerang, Banten.
Periode pertama masa jabatan 19 November 2019 - 18 November 2022
Periode kedua masa jabatan 19 November 2022 - 18 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi Nomor 1088/DIR/2022 tanggal 09 November 2022
tentang Perpanjangan Masa Jabatan Anggota Komite Audit
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Sertifikasi
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 dari LSPI BARA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 513
Page 145
Tata Kelola
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Padjajaran (1991)
Pengalaman Kerja
• Regional Business Control Head (Kepala Internal Audit) PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk Wilayah VI Jawa Barat, Wilayah VIII Jawa Timur
dan Wilayah V Jakarta Selatan termasuk Bogor (2015-Januari 2023)
• Consumer Loans Business Center Manager Wilayah Makassar, Palu,
Kendari, Ambon, Wilayah Samarinda & Bontang, Wilayah Lampung
(November 2009-2014)
• Team Leader Audit Kredit Small, Micro & Consumer PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2006 – Oktober 2009)
• Team Leader Audit Ditribusion (Cabang) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
ENDANG A. SUPRIJATNA (2005)
Anggota Komite Audit
• Team Leader Audit Kredit Wholesale Banking PT Bank Mandiri (Persero)
Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun, Tbk (Agustus 2001 - 2004)
berdomisili di Bekasi, Jawa Barat. • Senior Auditor General Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Juli 1999-2001)
• Auditor PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) (Desember 1993-1999)
Periode Menjabat
Periode pertama masa jabatan 13 Maret 2023 - 12 Maret 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nomor 167/
DIR/2023 Tanggal 8 Maret 2023 tentang Penetapan Sdr. Endang A.
Suprijatna sebagai Anggota Komite Audit.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Sertifikasi
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI
• Qualified Internal Auditor dari Dewan Sertifikasi Qualified Internal
Auditor
• Sertifikasi Kompetensi sebagai Audit Supervisor dari Lembaga
Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP)
• Sertifikasi Risk Management Level 3 dari Lembaga Sertifikasi Profesi
Perbankan (LSPP)
514 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 146
Laporan Tahunan 2023
Independensi Komite Audit
Tabel Independensi Komite Audit
Ahdi Peter
Iqbal Sentot A. Andin Endang A.
Aspek Independensi Jumhari Adi Prakoso Eko Budi
Latanro Sentausa Hadiyanto Suprijatna
Luddin Darwito
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ √ √ √
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di perusahaan,
√ √ √ √ √ √ √
anak perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham lebih
√ √ √ √ √ √ √
dari atau sama dengan 5% (lima
persen) di Perseroan.
Tidak memiliki hubungan keluarga
dengan Dewan Komisaris, Direksi,
√ √ √ √ √ √ √
dan/atau sesama anggota Komite
Audit
Tidak menjabat sebagai pengurus
partai politik, pejabat dan √ √ √ √ √ √ √
pemerintah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 515
Page 147
Tata Kelola
Perusahaan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Audit Pada Tahun 2023
Waktu dan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Nama Jabatan Tempat Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan
Pelaksanaan
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Iqbal Latanro Ketua Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Ahdi Jumhari Luddin1 Anggota Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Sentot A. Sentausa Anggota Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Andin Hadiyanto Anggota Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Adi Prakoso2 Anggota - - -
Seminar Seminar Nasional Internal Audit : Trusted Advisor
6-7 Desember 2023
Navigating The New Fronting, Connecting Between YPIA
Bali
Information Technology and Business Strategy
How to Drive Corporate Performance Through Accounting Webinar Jakarta
OJK Institute
Practices 9 November 2023
Seminar The7th Indonesia Risk Management Outlook Jakarta
LPPI
2024 (IRMO 2024) 27 Oktober 2024
CG Methodology and Environmental and Social Webinar Jakarta BUMN School of
Management System 25 Oktober 2023 Excellence
Pusat Ekonomi &
Jakarta
Workshop Islamic Banking For Executive Bisnis Syariah FEB UI
19 Oktober 2023
& BTN
Webinar Jakarta BUMN School of
Peter Eko Budi ESG for Boards – Governance for ESG
Darwito
Anggota 27 September 2023 Excellence
15 - 16 September
2023 di Ayana
Board of Commissioner Forum 2023 Hotel Waecicu LPPI
Beach, Labuan
Bajo, NTT
Webinar Jakarta
Enhancing Financial Performance Through Data Analytics OJK Institute
31 Agustus 2023
BRMI – GRC Master Class – Pemeringkat & Penerbitan Webinar Jakarta BUMN Leadership
Efek Bersifat Utang & Sukuk (EBUS) 10 Agustus 2023 Management Institute
Yogyakarta
Spesial Directorship Program IICD
26 - 27 Juli 2023
Webinar Jakarta
How to Manage Climate Related Risk in Banking Industry OJK Institute
22 Juni 2023
Seminar Seminar Nasional Internal Audit : Trusted Advisor 6 - 7 Desember
Navigating The New Fronting, Connecting Between 2023 YPIA
Information Technology and Business Strategy Bali
Konferensi Nasional Komite Audit 2023 Mengawal
Keberlanjutan dan Pertumbuhan Perseroan Melalui 19 Oktober 2023 IKAI
Pengawasan dan Pengendalian Risiko
Endang A.
Suprijatna3
Anggota 15 - 16 September
2023 di Ayana
Board of Commissioner Forum 2023 Hotel Waecicu LPPI
Beach, Labuan
Bajo, NTT
Certification in Audit Committee Practices Review Course
25-27 Juli 2023 IKAI
Batch XXXI
1) Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 8 Januari 2020, efektif pada tanggal 16 Maret 2020. Masa jabatan sebagai anggota Komite Audit berakhir dengan
sendirinya dikarenakan meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus 2023.
2) Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2018 sampai dengan 12 Maret 2023.
3) Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2023 sampai dengan 12 Maret 2026.
516 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 148
Laporan Tahunan 2023
Rapat Komite Audit 7. Setiap rapat Komite Audit harus dituangkan dalam risalah
rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite
1. Komite Audit mengadakan rapat sekurang-kurangnya sama Audit yang hadir dan risalah didokumentasikan secara baik.
dengan ketentuan minimal rapat Dewan Komisaris yang 8. Risalah rapat sebagaimana dimaksud disampaikan secara
ditetapkan dalam anggaran dasar. tertulis oleh Komite Audit kepada Dewan Komisaris.
2. Rapat Komite Audit dapat dilaksanakan apabila dihadiri 9. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam
oleh paling kurang 51% (lima puluh satu persen) dari rapat Komite Audit wajib dicantumkan secara jelas dalam
jumlah anggota Komite Audit termasuk seorang Komisaris risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Independen dan Pihak Independen. 10. Dalam hal anggota Komite Audit tidak dapat menghadiri
3. Dalam hal terdapat benturan kepentingan anggota Komite rapat secara fisik, maka dapat menghadiri rapat dengan
Audit dengan objek bahasan, maka anggota komite menggunakan:
dimaksud wajib mendeklarasikan tentang adanya benturan a. Surat kuasa atau cara-cara lain yang diperbolehkan
kepentingan dan tidak mempunyai hak suara dalam sesuai tata cara dan ketentuan perundangan yang
pengambilan keputusan. berlaku atau;
4. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau anggota paling b. Sarana media elektronik antara lain telekonferensi.
senior apabila Ketua Komite Audit berhalangan hadir. 11. Kehadiran anggota Komite Audit dalam rapat, dilaporkan
5. Keputusan rapat Komite Audit dilakukan berdasarkan dalam laporan triwulan dan laporan tahunan Komite Audit.
musyawarah mufakat.
6. Dalam hal tidak tercapai musyawarah mufakat sebagaimana
dimaksud, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan
suara terbanyak.
AGENDA RAPAT KOMITE AUDIT
Sepanjang tahun 2023, tanggal pelaksanaan, agenda rapat dan peserta rapat Komite Audit, sebagai berikut.
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
9 Januari 2023 • Andin Hadiyanto
1 Monitoring Perkembangan Accrued Interest
• Sentot A. Sentausa
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
9 Januari 2023 Pengadaan Jasa Konsultan Pengendali Mutu Independen dari
• Andin Hadiyanto
2 Pihak Ekstern untuk Melakukan Kaji Ulang terhadap Kinerja
• Sentot A. Sentausa
Internal Audit Division
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
16 Januari 2023 Konsep Persetujuan Piagam Audit Intern, Permintaan Data
• Andin Hadiyanto
3 Debitur, Evaluasi terhadap Jasa KAP untuk Audit posisi 30 Juni
• Sentot A. Sentausa
2022 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
25 Januari 2023 Rekomendasi Komite Audit dalam Penunjukan KAP Tahun Buku • Andin Hadiyanto
4
2023 • Sentot A. Sentausa
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
06 Februari 2023 • Andin Hadiyanto
5 Rekomendasi Persetujuan Annual Audit Plan 2023
• Sentot A. Sentausa
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
10 Februari 2023 Closing Meeting Hasil Audit Laporan Keuangan Tahun Buku • Andin Hadiyanto
6
2022 dengan KAP • Sentot A. Sentausa
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 517
Page 149
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
15 Februari 2023 Persetujuan atas Draft Laporan Keuangan Publikasi PT Bank • Andin Hadiyanto
7
Tabungan Negara (Persero) Tbk Triwulan IV 2022 (Audited) • Sentot A. Sentausa
• Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
1. Pokok-pokok Audit dan Monitoring Tindak Lanjut Audit
• Ahdi Jumhari Luddin
Umum
8 27 Februari 2023 • Sentot A. Sentausa
2. Laporan Monitoring WBS dan Tindak Lanjut Audit Khusus
• Adi Prakoso
3. Tindak Lanjut Audit BPK dan Progres Audit BPK 2023
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Keterlambatan koreksi pelaporan SLIK, Tindak lanjut temuan • Ahdi Jumhari Luddin
9 6 Maret 2023 OJK pada UUS dan Progres pemisahan Unit Usaha Syariah • Sentot A. Sentausa
Bank BTN • Adi Prakoso
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
- Management Letter Kantor Akuntan Publik untuk Tahun Buku
• Andin Hadiyanto
20 Maret 2023 31 Desember 2022
10 • Sentot A. Sentausa
- Evaluasi atas Kinerja Jasa Penunjang (Kantor Akuntan
• Endang A. Suprijatna
Publik)
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
Evaluasi terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas
11 • Sentot A. Sentausa
10 April 2023 Informasi Keuangan per 31 Desember 2022 oleh KAP PSS-EY
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
Hasil Telaah Komite Audit atas Draft Laporan Publikasi Keuangan
12 13 April 2023 • Sentot A. Sentausa
per 31 Maret Tahun 2023 (tidak diaudit)
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
Realisasi Audit Plan, Kegiatan IAD dan Monitoring TL Temuan
13 8 Mei 2023 • Sentot A. Sentausa
s.d Triwulan I 2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
14 15 Mei 2023 Pembahasan Laporan Komite Audit Triwulan I Tahun 2023 • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
5 Juni 2023
1. Pembahasan Hasil Due Diligence Dana Pensiun • Andin Hadiyanto
15
2. Proses Putusan dan Eksekusi Sanksi Disiplin Pegawai. • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Rekomendasi Persetujuan Ranking I/Pemenang Pengadaan Jasa • Ahdi Jumhari Luddin
5 Juni 2023 Konsultan Pengendali Mutu Independen dari Pihak Ekstern untuk • Andin Hadiyanto
16
Melakukan Kaji Ulang terhadap Kinerja Internal Audit Division • Sentot A. Sentausa
Periode Juli 2020 s.d. Juni 2023 • Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
26 Juni 2023 Penyusunan Self Assessment Good Corporate Governance
17 • Sentot A. Sentausa
Semester I tahun 2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
3 Juli 2023 Pembahasan Hasil Audit Umum Internal Putaran I Tahun 2023
18 • Sentot A. Sentausa
dan Audit Khusus
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
518 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 150
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
19 17 Juli 2023 Telaah Laporan Keuangan Publikasi Triwulan II Tahun 2023 • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
20 17 Juli 2023 Rootcause & Tindak Lanjut Temuan KAP 2022 & OJK 2022 • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
24 Juli 2023 Monitoring Perkembangan Klaim Asuransi Jiwa Kredit &
21 • Sentot A. Sentausa
Perkembangan Bisnis dengan IFG
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
22 Hasil Kaji Ulang Fungsi Internal Audit Division oleh PwC • Sentot A. Sentausa
07 Agustus 2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
Hasil Exit Meeting Audit Internal dan Rencana Site Visit Komite
23 21 Agustus 2023 • Sentot A. Sentausa
Audit
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
24 28 Agustus 2023 Evaluasi Kinerja KAP Tahun Buku 2022 • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Tindak Lanjut Surat OJK Nomor S-53 tanggal 25 Agustus 2023 dan • Sentot A. Sentausa
25 11 September 2023 Realisasi Annual Audit Plan tahun 2023 • Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
Rekomendasi Penetapan KAP yang melakukan Limited Review • Andin Hadiyanto
26 per September 2023 dan Pengadaan Jasa Perusahaan • Sentot A. Sentausa
02 Oktober 2023
Pemeringkat untuk melakukan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank • Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
27 09 Oktober 2023 Penginian Piagam Audit Intern • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
Perkembangan Accrued Interest dan Audit terkait Accrued
28 13 November 2023 • Sentot A. Sentausa
Interest
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
29 13 November 2023 Permasalahan QRIS BTN as Issuer • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
20 November 2023 Pengisian Survei Evaluasi Pelaksanaan Audit Internal Tahun
30 • Sentot A. Sentausa
2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
31 Telaah Laporan Keuangan Publikasi Triwulan III Tahun 2023 • Sentot A. Sentausa
27 November 2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 519
Page 151
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
32 4 Desember 2023 Pembahasan Pengadaan Barang yang bersifat Substansi • Sentot A. Sentausa
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Sentot A. Sentausa
33 4 Desember 2023 Perkembangan Tindak Lanjut Permasalahan Kredit Kring
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
34 Penginian Piagam Komite Audit • Sentot A. Sentausa
11 Desember 2023
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
• Iqbal Latanro
• Andin Hadiyanto
Progres Pengadaan KAP Tahun Buku 2024 dan Program Kerja
35 18 Desember 2023 • Sentot A. Sentausa
& KPI Komite Audit tahun 2024
• Endang A. Suprijatna
• Peter Eko Budi Darwito
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE AUDIT
Selama tahun 2023, Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 35 kali. Adapun frekuensi dan tingkat kehadiran rapat masing-
masing anggota Komite Audit adalah sebagai berikut.
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit
Nama Jabatan
Persentase
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran
(%)
Iqbal Latanro Ketua 35 35 100
Ahdi Jumhari Luddin 1
Anggota 11 11 100
Sentot A. Sentausa Anggota 35 35 100
Andin Hadiyanto Anggota 35 31 88,6
Adi Prakoso 2
Anggota 9 9 100
Peter Eko Budi Darwito Anggota 35 35 100
Endang A. Suprijatna3 Anggota 26 26 100
1)
Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 8 Januari 2020, efektif pada tanggal 16 Maret 2020. Kehadiran Bpk. Ahdi Jumhari Luddin dalam rapat dikarenakan
kondisi kesehatan hingga Ybs. meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus 2023.
2)
Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2018 sampai dengan 12 Maret 2023.
3)
Ditetapkan sebagai anggota Komite Audit pada tanggal 13 Maret 2023 sampai dengan 12 Maret 2026.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun 2023
No Kegiatan Pelaksanaan Keterangan
A. Kegiatan Rutin Komite Audit:
1 Memberikan masukan dan rekomendasi Persetujuan atas Annual Audit Plan kepada Dewan Komisaris Terlaksana Pada awal tahun
Pemantauan dan evaluasi bulanan terhadap pelaksanaan tugas & tindak lanjut Audit Internal, termasuk
2. Terlaksana Berkala bulanan
terhadap pengendalian internal
3 Menghadiri Exit Meeting Audit Umum IAD Terlaksana Terlaksana 5x
Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan audit oleh Eksternal Auditor (OJK, BI, BPK, KAP, dll)
4 Terlaksana Berkala triwulanan
termasuk penyelesaian tindak lanjut hasil audit.
TW IV 2022, TW
5 Pengecekan dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan Terlaksana I, TW II dan TW III
2023
520 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 152
Laporan Tahunan 2023
No Kegiatan Pelaksanaan Keterangan
Memberikan rekomendasi mengenai penunjukkan Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk KAP Tahun Buku
6. Terlaksana
diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham 2023
Menyampaikan rekomendasi mengenai penunjukkan Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk KAP Tahun Buku
7. Terlaksana
disampaikan kepada Kementerian BUMN dalam rangka agenda Rapat Umum Pemegang Saham 2023
Memantau laporan penunjukkan Kantor Akuntan Publik sesuai Rapat Umum Pemegang Saham KAP Tahun Buku
8. Terlaksana
kepada OJK 2023
KAP Tahun Buku
9. Pemantauan progres pelaksanaan audit oleh KAP Terlaksana
2022
Memberikan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian Jasa Audit atas Informasi Keuangan oleh KAP KAP Tahun Buku
10. Terlaksana
untuk disampaikan kepada OJK 2022
Menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk memulai pengadaan terhadap pengendali Periode Juli 2020
11. Terlaksana
mutu independen dari pihak ekstern untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja SKAI s.d. Juni 2023
Menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk pengendali mutu independen
12. Terlaksana KAP PwC
dari pihak ekstern untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja SKAI
Menelaah, mengevaluasi dan memberikan masukan kepada Dekom terkait materi performance review
13. Terlaksana Berkala bulanan
bulanan yang disampaikan oleh Direksi
Laporan TW IV
14. Menyusun laporan triwulanan dan tahunan mengenai kegiatan Komite Audit kepada Dewan Komisaris Terlaksana 2022 & TW I
2023
Menyusun Laporan Pengawasan Dewan Komisaris atas Realisasi RBB (Semesteran) untuk disampaikan Berkala
15. Terlaksana
kepada OJK semesteran
Menyusun Tanggapan Dewan Komisaris atas Kinerja Perseroan (Triwulanan) yang disampaikan kepada
16. Terlaksana Berkala triwulanan
Menteri BUMN
Periode Semester I
17. Penilaian pengisian Kertas Kerja Self Assessment GCG Semesteran Komite Audit & Dewan Komisaris Terlaksana
dan II 2023
Annual Report
18. Menyusun Laporan Tahunan (Annual Report) terkait dengan Komite Audit dan Dewan Komisaris Terlaksana
2022 & 2023
B.Kegiatan Insidental Komite Audit
Belum ada
Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan
1. - perbedaan
Akuntan Publik atas jasa yang diberikan
pendapat
Belum ada
2. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan bank. -
pengaduan
Sumatera Utara
Mendampingi anggota Dewan Komisaris dalam kunjungan kerja ke kantor kantor BTN sesuai penugasan
4. Terlaksana dan Yogyakarta-
dari Dewan Komisaris
Magelang
Webinar OJK,
Mengikuti training, seminar,workshop sesuai dengan penugasan oleh Dewan Komisaris dalam rangka GRC Marterclass
5. Terlaksana
Pengembangan Kompetensi yang berhubungan dengan Tugas dan Tanggung Jawab. KBUMN, SDP,
CACP, SNIA
C. Lain-lain
1. Rapat Komite Audit Terlaksana 35 kali
2. Rapat Koordinasi dengan Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi Terlaksana 4 kali
Berkala
3. Memberikan masukan terhadap konsep RKAP dan RBB Terlaksana
semesteran
PERNYATAAN KOMITE AUDIT ATAS EFEKTIVITAS SPI
Sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Bank BTN secara umum telah berjalan dengan baik. Manajemen terus berupaya
meningkatkan penerapan sistem pengandalian internal dengan mengacu pada laporan hasil audit internal dan eksternal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 521
Page 153
Tata Kelola
Perusahaan
Komite Remunerasi dan Nominasi 11. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
14/MBU/10/2021 tanggal 29 Oktober 2021 tentang
Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk oleh dan Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Badan Usaha
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris yang bertugas Milik Negara Nomor PER-12/MBU/2012 Tentang Organ
membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya. Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan
Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan salah satu Organ Usaha Milik Negara.
Perseroan, bekerja sama dengan Satuan Kerja Manajemen 12. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
dan Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai perangkat Nomor PER-1/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023
yang dimiliki Direksi untuk pengharkatan sumber daya manusia tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab
sebagai strategic assets dan strategic partners, menganalisis Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
kebijakan, monitoring pelaksanaan mempersiapkan calon 13. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
pemimpin yang akan datang yang memberikan contoh teladan Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023
serta perhatian yang seksama terhadap pelaksanaan Tata tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Kelola perusahaan yang baik, termasuk kebijakan dan besaran Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
remunerasinya. 14. Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor
PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ
Dasar Pembentukan Komite Remunerasi dan Nominasi dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara.
15. Anggaran Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Perseroan membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2023.
berdasarkan pada Peraturan, Ketentuan dan Perundang- 16. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 05/KOM/
undangan sebagai berikut: BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2023 dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris.
tentang Unit Usaha Syariah. 17. Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT
2. Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/33/PBI/2009 tanggal Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nomor 01/DEKOM-
7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate BTN/2021 – Nomor 01/DIR-BTN/2021 tanggal 26 Januari
Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha 2021 tentang Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan
Syariah. Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ 18. Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KOM/
POJK.04/2014 tanggal 1 Desember 2014 tentang Direksi BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. dan Tata Tertib Kerja Remunerasi dan Nominasi.
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi dan
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Nominasi
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/
POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Dalam menjalankan tugas pokoknya, Komite bertanggung
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi jawab kepada Dewan Komisaris untuk:
Bank Umum. 1. Tugas Komite terkait remunerasi adalah:
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/ a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
SEOJK.03/2016 tanggal 26 September 2016 tentang mengenai:
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi - Struktur remunerasi.
Bank Umum. - Kebijakan atas remunerasi.
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 59/ - Besaran atas remunerasi.
POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi bagi kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 Dewan Komisaris.
tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola c. Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, Komite wajib
Bagi Bank Umum. melakukan prosedur sebagai berikut:
10. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor - Menyusun struktur, kebijakan dan besaran
PER-06/MBU/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau anggota
Perubahan Atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Dewan Komisaris; dan
Negara Nomor PER-12/MBU/2012 tentang Organ
Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan
Usaha Milik Negara.
522 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 154
Laporan Tahunan 2023
- Menyusun struktur, kebijakan dan besaran − Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi
remunerasi bagi anggota Dewan Pengawas Syariah dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
(DPS). − Usulan pengangkatan dan/atau penggantian
d. Struktur remunerasi sebagaimana dimaksud dapat anggota Dewan Pengawas Syariah kepada RUPS.
berupa Gaji, Honorarium, insentif dan/atau tunjangan b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
yang bersifat tetap dan/atau variabel. kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
e. Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran remunerasi Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun
harus memperhatikan: sebagai bahan evaluasi.
- Remunerasi yang berlaku pada industri sesuai c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
dengan kegiatan usaha Bank dan skala usaha dari mengenai program pengembangan kemampuan
Bank dalam industrinya. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
- Tugas, tanggung jawab dan wewenang d. Memberikan rekomendasi usulan calon yang memenuhi
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
Komisaris dikaitkan dengan pencapaian tujuan Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk
dan kinerja Bank. disampaikan kepada RUPS.
- Target kinerja atau kinerja masing-masing e. Dalam melaksanakan fungsi Nominasi sebagaimana
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan dimaksud Komite wajib melakukan prosedur sebagai
Komisaris. berikut:
- Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat − Menyusun komposisi dan proses nominasi anggota
tetap dan bersifat variabel. Direksi dan/ atau anggota Dewan Komisaris.
f. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi − Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan dalam proses Nominasi calon anggota Direksi dan/
peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang atau anggota Dewan Komisaris.
Perseroan, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur − Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja
dalam peraturan perundang-undangan dan potensi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan
pendapatan Perseroan di masa yang akan datang. Komisaris.
g. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada − Menyusun program pengembangan kemampuan
Dewan Komisaris mengenai: anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
− Kebijakan Remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris.
Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) − Menelaah dan mengusulkan rekomendasi calon
untuk disampaikan kepada Rapat umum Pemegang yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi
Saham. dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan
− Kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. f. Menyusun, melaksanakan, dan menganalisa kriteria
h. Melakukan evaluasi secara berkala paling kurang serta prosedur nominasi bagi calon anggota Dewan
1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun terhadap struktur, Pengawas Syariah.
kebijakan dan besaran remunerasi. g. Memantau dan menganalisis kriteria serta prosedur
i. Menyusun dan mengevaluasi sistem penggajian serta nominasi bagi para eksklusif lainnya sampai dengan 1
pemberian tunjangan kepada anggota Dewan Komisaris (satu) tingkat di bawah Direksi.
dan Direksi serta memberikan rekomendasi tentang: h. Memberikan rekomendasi kriteria serta prosedur
− Penilaian terhadap sistem tersebut; pemilihan, komposisi jabatan, pengangkatan, dan/atau
− Opsi yang diberikan, antara lain opsi atas saham; penggantian anggota Dewan Komisaris, Direksi dan
− Sistem Pensiun, Tunjangan Hari Tua; dan Dewan Pengawas Syariah.
− Sistem kompensasi serta manfaat lainnya dalam hal i. Menyusun sistem penilaian kinerja anggota Dewan
pengurangan pegawai. Komisaris dan Direksi.
j. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris sesuai j. Melakukan reviu terhadap sistem manajemen sumber
dengan bidang tugas remunerasi. daya manusia dan kebijakan pengembangan
19. Tugas Komite terkait Nominasi adalah: manajemen sumber daya manusia mulai dari rekrutmen,
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris asesmen, peningkatan kompetensi, evaluasi, promosi,
mengenai: demosi, terminasi, suksesi, seleksi dan lain-lain.
− Nominasi calon Direksi mengacu pada strategi k. Melakukan reviu berkala atas sistem talenta (talent
Perusahaan; management system) perusahaan serta monitoring dan
− Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau evaluasi atas pekerjaannya.
anggota Dewan Komisaris; l. Melakukan evaluasi terhadap sistem dan prosedur
− Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam pengklasifikasian talenta (talent classification) yang
proses Nominasi; dilakukan oleh Direksi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 523
Page 155
Tata Kelola
Perusahaan
m. Melakukan validasi dan kalibrasi atas talenta yang Pasal 9 Mekanisme Kerja
diusulkan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris/ Mekanisme dan Pasal 10 Hubungan Kerja
Bagian IV
Dewan Pengawas (selected talent), untuk menghasilkan Hubungan Kerja
Tenaga
Pasal 11
daftar talenta yang akan dinominasikan oleh Dewan Penunjang
Komisaris/Dewan Pengawas kepada RUPS/Menteri Rencana
(nominated talent). Pasal 12 Kerja dan
n. Melakukan evaluasi terhadap calon wakil perseroan Penganggaran
Perencanaan dan
yang akan diusulkan sebagai anggota Direksi atau Bagian V Pasal 13 Rapat Komite
Pelaksanaan Kerja
anggota Dewan Komisaris perusahaan anak, sebelum Pasal 14 Laporan
diajukan kepada RUPS/Menteri. Pasal 15 Evaluasi Kinerja
o. Menyiapkan usulan sistem evaluasi kinerja individu bagi
Pengembangan
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris/ Pengembangan Pasal 16
Kompetensi
Dewan Pengawas. Bagian VI Kompetensi dan
Penghasilan Penghasilan
p. Melakukan evaluasi atas usulan Direksi mengenai Pasal 17
Anggota Komite
struktur organisasi perusahaan.
q. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris sesuai Bagian VII Penutup Pasal 18 Penutup
dengan bidang tugas Nominasi.
r. Anggota Komite wajib menandatangani pakta integritas
yang merupakan pernyataan dan komitmen untuk Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi
mematuhi segala ketentuan peraturan perundang-
undangan dan prinsip-prinsip tata Kelola perusahaan Komite memiliki kewenangan dari Dewan Komisaris untuk:
yang baik (Good Corporate Governance). 1. Mereviu, memeriksa, melakukan Analisa dan memberikan
pendapat serta rekomendasi dalam batas ruang lingkup
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi tugasnya.
2. Meminta Bank untuk melakukan survei dan/atau studi
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Komite banding (benchmarking) sesuai dengan kebutuhan Komite.
Remunerasi dan Nominasi mengacu pada Pedoman dan Tata 3. Meminta, mencari dan memperoleh informasi yang
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi berdasarkan diperlukan dari pihak internal dan eksternal Bank.
Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 07/KOM/BTN/2023 4. Mencari dan memperoleh berbagai informasi termasuk
tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman dan Tata Tertib dokumen yang diperlukan dari:
Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Tabungan a. Pihak Bank BTN (termasuk pegawai Bank); dan/atau
Negara (Persero) Tbk. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite b. Pihak berkepentingan lainnya.
Remunerasi dan Nominasi bertujuan agar Komite dapat 5. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak luar Bank
bekerja dengan lebih optimal sehingga penerapan pemberian BTN yang berkaitan dengan tugasnya.
rekomendasi atas remunerasi dan nominasi anggota Dewan 6. Melakukan komunikasi secara langsung dengan pihak-pihak
Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan Pegawai serta yang terkait dengan tugas-tugas komite.
kebijakan Human Capital secara keseluruhan sesuai dengan
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Masa Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi
Muatan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan 1. Masa jabatan anggota Komite yang merupakan anggota
Nominasi adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris berhenti dengan sendirinya apabila masa
jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris berakhir.
Pasal 1 Definisi 2. Masa jabatan anggota Komite yang bukan merupakan
anggota Dewan Komisaris paling lama adalah 3 (tiga)
Bagian I Ketentuan Umum Tujuan
Pasal 2 Pembentukan tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua)
Komite tahun masa jabatan, dengan tidak mengurangi hak Dewan
Pasal 3 Tugas Komite Komisaris untuk memberhentikan anggota Komite yang
Tugas, Tanggung
bersangkutan sewaktu-waktu.
Bagian II Jawab, dan Pasal 4 Tanggung Jawab
Wewenang Komite
Pasal 5 Wewenang
3. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris yang
Komposisi dan
Pasal 6 menjabat sebagai ketua Komite berhenti sebagai anggota
Struktur
Dewan Komisaris, ketua Komite wajib diganti oleh anggota
Bagian III Keanggotaan Persyaratan
Dewan Komisaris lainnya dalam waktu paling lambat 30
Pasal 7
Keanggotaan
(tiga puluh) hari.
Pasal 8 Masa Jabatan
524 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 156
Laporan Tahunan 2023
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Remunerasi Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat oleh
dan Nominasi Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris. Pejabat
Eksekutif atau perwakilan pegawai anggota Komite Remunerasi
Komposisi keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi harus memiliki pengetahuan mengenai sistem remunerasi Bank
beranggotakan paling sedikit 1 (satu) orang Komisaris dan memiliki pengetahuan tentang sistem nominasi dan rencana
Independen, 1 (satu) orang Komisaris, dan 1 (satu) orang suksesi (succession plan) Bank.
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia
atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai. Komite diketuai oleh Anggota Komite diangkat dan diberhentikan berdasarkan
Komisaris Independen. keputusan rapat Dewan Komisaris, Keputusan tersebut
harus ditindaklanjuti oleh Direksi dengan menerbitkan surat
Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Nominasi yang pengangkatan/pemberhentian. Keputusan pengangkatan
ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang, maka anggota Komisaris dan/atau pemberhentian oleh anggota Komite wajib
Independen paling sedikit berjumlah 2 (dua) orang. Apabila didokumentasikan. Ketua Komite hanya dapat merangkap
diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi dapat mengangkat jabatan sebagai ketua komite paling banyak 1 (satu) pada
anggota yang berasal dari pihak luar yang independen terhadap Komite lainnya.
Bank BTN.
Tabel Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Remunerasi dan Nominasi
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Dasar Pengangkatan
Ketua Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Komisaris Utama/ Hukum, Keuangan, Manajemen
Chandra M. Hamzah merangkap KOM/BTN/I/2020 tanggal 8 Januari
Independen Risiko, dan People Management
Anggota 2020
Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Wakil Komisaris Perbankan, Kepatuhan, Manajemen
Iqbal Latanro Anggota 03/KOM/BTN/IV/2021 tanggal 1
Utama/Independen Risiko dan People Management
April 2021
Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Komisaris Perbankan, Kepatuhan dan
Ahdi Jumhari Luddin1 Anggota KOM/BTN/I/2020 tanggal 8 Januari
Independen Manajemen Risiko
2020
Perbankan, Manajemen Risiko, Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Komisaris
Armand B. Arief Anggota Manajemen Bisnis dan People KOM/BTN/I/2020 tanggal 8 Januari
Independen
Management 2020
Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Komisaris Perbankan, Kepatuhan, dan
Sentot A. Sentausa Anggota 08/KOM/BTN/2022 tanggal 13
Independen Manajemen Risiko
Oktober 2022
Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Perbankan, Kepatuhan, Manajemen
Andin Hadiyanto Anggota Komisaris KOM/BTN/I/2020 tanggal 8 Januari
Risiko dan Bisnis Administrasi
2020
Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Ekonomi Makro, Manajemen Risiko,
Herry Trisaputra Zuna Anggota Komisaris 08/KOM/BTN/2022 tanggal 13
dan Bisnis Administrasi
Oktober 2022
Manajemen dan Bisnis, Manajemen Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Himawan Arief Sugoto Anggota Komisaris Risiko, keuangan, Agraria dan Tata 08/KOM/BTN/2022 tanggal 13
Ruang Oktober 2022
Perbankan, Ekonomi Makro, Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Mohamad Yusuf Permana2 Anggota Komisaris Manajemen Risiko dan People 04/KOM/BTN/2023 tanggal 18
Management Januari 2023
Keputusan Direksi PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk. Nomor: 1003/
Human Capital, Finance, dan DIR/2021 Tentang Pengangkatan Sdr.
Moch. Amin Nurdin Anggota Pihak Independen
Corporate Relation Moch. Amin Nurdin Sebagai Anggota
Komite Remunerasi dan Nominasi PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pejabat Eksekutif Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Anggota Human Capital, Finance, dan
Rahmayati yang membawahi 08/KOM/BTN/2022 tanggal 13
(Ex Officio) Corporate Relation
SDM Oktober 2022
Keterangan:
1
Masa jabatan sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi berakhir dengan sendirinya karena meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus 2023.
2
Lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK pada tanggal 07 Juni 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 525
Page 157
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Komite Remunerasi dan Nominasi per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut.
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Chandra M. Hamzah Dewan Komisaris. Andin Hadiyanto Dewan Komisaris.
Ketua Komite Periode menjabat beliau sebagai Ketua Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai anggota
Remunerasi dan merangkap anggota Komite Remunerasi Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi sejak
Nominasi dan Nominasi sejak tanggal 27 November dan Nominasi tanggal 27 November 2019 - 26 November
2019 - 26 November 2024 2024
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Herry Trisaputra Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Iqbal Latanro Dewan Komisaris. Zuna Dewan Komisaris.
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai anggota Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai Anggota
Remunerasi dan Komite Remunerasi dan Nominasi sejak Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi pada
Nominasi tanggal 10 Maret 2021 - 26 November dan Nominasi tanggal 02 Maret 2022 - 01 Maret 2027
2026
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Himawan Arief Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Armand B. Arief Dewan Komisaris. Sugoto Dewan Komisaris.
Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai anggota Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai Anggota
Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi sejak Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi pada
dan Nominasi tanggal 27 November 2019 - 26 November dan Nominasi tanggal 02 Maret 2022 - 01 Maret 2027
2024
Mohamad Yusuf Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Profil dapat dilihat pada bagian Profil
Sentot A. Sentausa Permana Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris.
Anggota Komite Anggota Komite Periode menjabat beliau sebagai Anggota
Periode menjabat beliau sebagai Anggota
Remunerasi Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi pada
Komite Remunerasi dan Nominasi sejak
dan Nominasi dan Nominasi tanggal 11 Januari 2023 - 10 Januari 2028
tanggal 02 Maret 2022 - 01 Maret 2027
526 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 158
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro Semarang, Semarang
(1997).
• Magister (S2) Marketing, PPM Graduate School of Management, Jakarta (2006).
• Magister (S2) Human Resource Management, Universitas Mercu Buana, Jakarta
(2019)
Pengalaman Kerja
• Jakarta Area Head, Bank CIMB Niaga, 2008
• Senior Faculty, LPPI, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, 2018
• Kepala Divisi Pemasaran dan Pelatihan 1, LPPI, 2020
• Kepala LPK LPPI, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, 2020
MOCH. AMIN NURDIN • Kepala Divisi Pelatihan Bank, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia,
2022 s.d. saat ini
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun, Periode Menjabat
berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.
Keputusan Direksi Nomor 1003/DIR/2021 tanggal 08 November 2021 tentang
Pengangkatan Sdr. Moch. Amin Nurdin sebagai Anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi
Dasar Hukum Pengangkatan
215/M/HCMD/TAC/VII/2021
Jabatan Rangkap
Kepala Divisi Pelatihan Bank, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, 2022
s.d. saat ini
Sertifikasi
• Certified Audit Committe Practices, 2023
• Certified Human Resources Analyst, 2018
• Certified Trainer for General Banking Level 1,2,3 Tahun 2014
• Certified General Banking Level 2 (Branch Manager and BOD-2), 2016
• Certified Trainer for BPR/BPRS Leader (BOD/BOC), 2013
• Certified Trainer for Risk Management Level 1, 2012
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 527
Page 159
Tata Kelola
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Business Administration dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2012
• Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• School of Business & Sharia Banking DH, Sharia Business Division (29 Januari
2019 - 28 Februari 2021)
• Sharia Business Deputy, Sharia Business Division (1 April 2021 - 30 November
2021)
• Sharia Funding & Treasury Deputy, Sharia Business Division (1 Desember 2021 -
13 Februari 2022)
• PJ Human Capital Management Division Head, Human Capital Management
Division (14 Februari 2022 - 30 September 2022)
RAHMAYATI • Human Capital Management Division Head, Human Capital Management Division
Anggota Ex-officio Komite Remunerasi (01 Oktober 2022 - saat ini)
dan Nominasi
Periode Menjabat
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta Timur, DKI Jakarta
Periode Pertama dengan Masa Jabatan: 17 Maret 2022 - 16 Maret 2025
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Dewan Komisaris Nomor 08/KOM/BTN/2022 tanggal
13 Oktober 2022
Jabatan Rangkap
Human Capital Management Division Head, Human Capital Management Division,
01 Oktober 2022 - saat ini
Sertifikasi
• Certified Human Resources Manager (2023)
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 (2022)
• Sertifikasi Pengetahuan Dasar Bidang Dana Pensiun (2022)
• Pelatihan PSAK 24 (2022)
• Professional Coach Certification Program (2021)
• Sertifikasi Treasury Level Basic (2021)
• 4DX : Managers Implementation (2020)
• Certified Professional Human Resource (2019)
Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Tabel Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Chandra Ahdi Herry Himawan Mohamad Moch.
Aspek Iqbal Armand Sentot A. Andin Rahma
M. Jumhari Trisaputra Arief Yusuf Amin
Independensi Latanro B. Arief Sentausa Hadiyanto yati
Hamzah Luddin* Zuna Sugoto Permana** Nurdin
Tidak memiliki
hubungan
keuangan
dengan Dewan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Komisaris dan
Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan
di perusahaan,
anak √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
perusahaan,
maupun
perusahaan
afiliasi
528 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 160
Laporan Tahunan 2023
Chandra Ahdi Herry Himawan Mohamad Moch.
Aspek Iqbal Armand Sentot A. Andin Rahma
M. Jumhari Trisaputra Arief Yusuf Amin
Independensi Latanro B. Arief Sentausa Hadiyanto yati
Hamzah Luddin* Zuna Sugoto Permana** Nurdin
Tidak memiliki
hubungan
kepemilikan
saham lebih
dari atau sama √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan 5%
(lima persen) di
Perseroan
Tidak memiliki
hubungan
keluarga
dengan Dewan
Komisaris,
Direksi, dan/ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
atau sesama
anggota Komite
Remunerasi dan
Nominasi
Tidak menjabat
sebagai
pengurus partai √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
politik, pejabat
dan pemerintah
* Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023.
** Ditetapkan sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 11 Januari 2023.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi Pada Tahun 2023
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Ketua
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Chandra M. Hamzah merangkap
Kompetensi Dewan Komisaris
Anggota
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Iqbal Latanro Anggota
Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Ahdi Jumhari Luddin* Anggota
Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Armand B. Arief Anggota
Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Sentot A. Sentausa Anggota
Kompetensi Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Andin Hadiyanto Anggota
Kompetensi Dewan Komisaris
Herry Trisaputra Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Anggota
Zuna Kompetensi Dewan Komisaris
Himawan Arief Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Anggota
Sugoto Kompetensi Dewan Komisaris
Mohamad Yusuf Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau Peningkatan
Anggota
Permana** Kompetensi Dewan Komisaris
15 - 16 September
2023 di Ayana Hotel
Board of Commissioner Forum 2023 LPPI
Waecicu Beach, Labuan
Bajo, NTT
Moch. Amin Nurdin Anggota
28 - 30 November 2023
Certification Audit Committee Practices Angkatan 36 IKAI
di Hotel Sahid Jaya
25 Oktober 2023 di
Konferensi Nasional Komite Audit 2023 IKAI
Hotel Sahid Jaya
Expert Talk Session - The Future of Competitive 4 Maret 2023 di Park
Markplus
Strategy For Great Business Transformation Hyatt Hotel Jakarta
Anggota
Rahmayati 10 – 11 Maret 2023
(Ex Officio)
Workshop Team HCCL 2023 di Royal Tulip Gunung BTN
Geulis Bogor
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 529
Page 161
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
12 – 13 Mei 2023 di
Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader” PwC dan Korn Ferry
Padma Hotel Semarang
20 Juli 2023 di Learning
Seminar Dana Pensiun BTN
Center BTN Jakarta
Lembaga Sertifikasi
30 September 2023 di
Profesi Manajemen
Certified Human Resources Manager Learning Center BTN
Sumber Daya Manusia
Jakarta
(LSP-MSDM)
Keterangan:
* Berhenti masa jabatan karena meninggal dunia tanggal 12 Agustus 2023.
** Ditetapkan sebagai anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 11 Januari 2023.
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Hasil rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat yang
ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang hadir,
Rapat dilaksanakan sekurang-kurangnya sama dengan ketentuan didokumentasikan dengan baik dan disampaikan kepada
minimal rapat Dewan Komisaris yang ditetapkan dalam Dewan Komisaris. Hasil rapat mencakup waktu dan tempat
Anggaran Dasar Bank. Kuorum rapat dihadiri oleh minimal 51% rapat, agenda rapat peserta yang hadir, topik yang dibahas,
(lima puluh satu persen) anggota Komite, baik secara langsung perbedaan pendapat (bila ada) dan keputusan rapat. Perbedaan
maupun melalui media lain yang ditentukan. Rapat Komite pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat Komite
Remunerasi dan Nominasi dianggap sah apabila dihadiri oleh wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta
paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) dari jumlah anggota alasan perbedaan pendapat.
Komite termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 1
(satu) Pihak Independen. Komite dapat mengadakan rapat atau pertemuan khusus bila
diperlukan. Rapat komite dapat mengundang manajemen
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat menghadiri atau pihak lain sebagai narasumber. Rapat diselenggarakan
rapat secara fisik, maka dapat menghadiri rapat dengan berdasarkan undangan dan agenda yang sudah disepakati
menggunakan surat kuasa, teknologi telekonferensi dan cara- sebelum rapat dilakukan dan hasil-hasil rapat harus tercatat
cara lain yang diperbolehkan sesuai tata cara dan ketentuan dalam risalah, dokumen yang aslinya disimpan oleh Komite serta
perundangan yang berlaku. salinannya disampaikan kepada Sekretaris Dewan Komisaris
dan apabila diperlukan dapat dibagikan kepada undangan
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite atau anggota yang ditunjuk yang tidak hadir dalam rapat tersebut.
oleh anggota yang hadir, apabila Ketua Komite berhalangan
hadir. Keputusan rapat Komite dilakukan berdasarkan Keputusan rapat komite dinyatakan sah dan mengikat, apabila
musyawarah dan mufakat. Dalam hal tidak terjadi musyawarah dihadiri sekurang-kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari
mufakat, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara jumlah anggota Komite termasuk Komisaris Independen dan
terbanyak dengan prinsip 1 (satu) orang 1 (satu) suara (one man Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia.
one vote).
AGENDA RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Tabel Agenda Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
1. Perubahan Key Performance Indicator (KPI) Direktorat
• Armand B. Arief
Tahun 2022 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1. 11 Januari 2023 • Andin Hadiyanto
2. Penilaian terhadap Calon Anggota Dewan Komisaris PT
• Sentot A. Sentausa
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Moch. Amin Nurdin
530 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 162
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
2 15 Februari 2023 Pembahasan Hasil Wawancara Kandidat Anggota Komite Audit • Sentot A. Sentausa
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
1 .Pembahasan Hasil Wawancara Kandidat Komite Audit • Armand B. Arief
Tahap II; • Andin Hadiyanto
3. 22 Februari 2023 2. Penyeleksian Nominated Talent BoD-1; dan • Sentot A. Sentausa
3. Rekomendasi atas Perpanjangan Kontrak Kerja SEVP • Herry Trisaputra Zuna
Wholesale Banking. • Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
4. 27 Februari 2023 Evaluasi terhadap Nominated Talent BoD Existing • Sentot A. Sentausa
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
1. Usulan Remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan • Armand B. Arief
Pengawas Syariah Tahun 2023 serta Tantiem Dewan • Andin Hadiyanto
5. 01 Maret 2023 Komisaris dan Direksi Tahun Buku 2023; • Sentot A. Sentausa
2. Rekomendasi Kandidat Anggota Komite Audit; • Herry Trisaputra Zuna
3. Rekomendasi Nominated Talent BoD Existing; • Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
1. Rekomendasi Perubahan Susunan Dewan Pengawas
• Sentot A. Sentausa
6. 15 Maret 2023 Syariah
• Herry Trisaputra Zuna
2. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
1. Penelaahan terhadap Usulan Pergantian Sekretaris • Sentot A. Sentausa
7. 05 April 2023 Perusahaan • Herry Trisaputra Zuna
2. Rekomendasi Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat • Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 531
Page 163
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
• Sentot A. Sentausa
8. 12 April 2023 Rekomendasi Persetujuan Pergantian Sekretaris Perusahaan • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
• Sentot A. Sentausa
Rekomendasi Penetapan KPI Direksi secara Kolegial dan KPI
9. 17 Mei 2023 • Herry Trisaputra Zuna
PMN Tahun 2023
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
• Sentot A. Sentausa
Rekomendasi Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat
10. 24 Mei 2023 • Herry Trisaputra Zuna
CRSD, CAMD 1 dan CAMD 2
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana (sebagai
pengamat)
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
Rekomendasi Calon Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) • Sentot A. Sentausa
11. 7 Juni 2023
Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
Pendalaman Rekomendasi Calon Anggota Dewan Pengawas
• Sentot A. Sentausa
12. 14 Juni 2023 Syariah (DPS) Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara
• Herry Trisaputra Zuna
(Persero) Tbk
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Ahdi Jumhari Luddin
• Armand B. Arief
Pembahasan Penetapan Penghasilan Direksi dan Dewan • Andin Hadiyanto
13. 05 Juli 2023
Komisaris Tahun 2023 • Sentot A. Sentausa
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
532 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 164
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
Progress Kebijakan Khusus Penghasilan Direksi, Dewan • Sentot A. Sentausa
15. 21 Agustus 2023
Komisaris, dan Organ Pendukung Dewan Komisaris. • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
1. Evaluasi Kinerja Sekretaris dan Staf Sekretariat Dewan
• Andin Hadiyanto
Komisaris
• Sentot A. Sentausa
16. 11 Oktober 2023 2. Update Penyusunan Format Penilaian Key Performance
• Herry Trisaputra Zuna
Indicators (KPI) Individual Anggota Dewan Komisaris dan
• Himawan Arief Sugoto
Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
Penilaian Kinerja Sekretaris dan Staf Sekretariat Dewan • Sentot A. Sentausa
17. 18 Oktober 2023
Komisaris • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
1. Persetujuan Rangkap Jabatan Direksi PT Bank Tabungan
• Andin Hadiyanto
Negara (Persero) Tbk
• Sentot A. Sentausa
18 1 November 2023 2. Persetujuan Penambahan Human Capital Business Partner
• Herry Trisaputra Zuna
Division dalam Struktur Organisasi Kantor Pusat PT Bank
• Himawan Arief Sugoto
Tabungan Negara (Persero) Tbk
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
Update Pembahasan Persetujuan Rangkap Jabatan Direksi PT • Sentot A. Sentausa
19. 8 November 2023
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk • Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
Pembahasan Anggaran Tantiem Direksi dan Dewan Komisaris
• Sentot A. Sentausa
20. 21 November 2023 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam Rencana Kerja
• Herry Trisaputra Zuna
dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2024
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
1. Pengangkatan Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) • Armand B. Arief
Unit Usaha Syariah (UUS) • Andin Hadiyanto
2. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk; dan • Sentot A. Sentausa
21. 29 November 2023
3. Penetapan Remunerasi Dewan Pengawas Syariah (DPS) • Herry Trisaputra Zuna
Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara • Himawan Arief Sugoto
(Persero) Tbk • Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 533
Page 165
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Chandra M. Hamzah
• Iqbal Latanro
• Armand B. Arief
• Andin Hadiyanto
• Sentot A. Sentausa
22. 6 Desember 2023 Penilaian Kinerja Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris
• Herry Trisaputra Zuna
• Himawan Arief Sugoto
• Mohamad Yusuf Permana
• Moch. Amin Nurdin
• Rahmayati
• Chandra M. Hamzah
1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris PT Bank
• Iqbal Latanro
Tabungan Negara (Persero) Tbk.
• Armand B. Arief
2. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
• Andin Hadiyanto
Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
• Sentot A. Sentausa
23. 13 Desember 2023 3. Program Kerja Dewan Komisaris PT Bank Tabungan
• Herry Trisaputra Zuna
Negara (Persero) Tbk Tahun 2024
• Himawan Arief Sugoto
4. Program Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
• Mohamad Yusuf Permana
Tabungan Negara (Persero) Tbk Tahun 2024
• Moch. Amin Nurdin
5. Pedoman Pola Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
• Rahmayati
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah
Jumlah Rapat Persentase
Kehadiran
Chandra M. Hamzah Ketua merangkap Anggota 23 23 100%
Iqbal Latanro Anggota 23 23 100%
Ahdi Jumhari Luddin1 Anggota 6 6 100%
Armand B. Arief Anggota 23 23 100%
Sentot A. Sentausa Anggota 23 23 100%
Andin Hadiyanto Anggota 23 23 100%
Herry Trisaputra Zuna Anggota 23 23 100%
Himawan Arief Sugoto Anggota 23 23 100%
Mohamad Yusuf Permana2 Anggota 13 13 100%
Moch. Amin Nurdin Anggota 23 23 100%
Anggota
Rahmayati 23 16 69,6%
(Ex Officio)
Keterangan:
1
Kehadiran Bpk. Ahdi Jumhari Luddin dalam rapat dikarenakan kondisi kesehatan hingga Ybs. meninggal dunia pada tanggal 12 Agustus 2023.
2
Lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK pada tanggal 07 Juni 2023.
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi Tahun 2023
No Rencana Kerja Pelaksanaan Keterangan
I Reguler
SK DIR Bank Indonesia No. 31/310/KEP/DIR tahun 1999 tentang Penyediaan
Penelaahan Rencana Kegiatan Dana untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia Bank Umum dinyatakan
1. Tidak Terlaksana
Pendidikan Tahun 2023 dicabut dan tidak berlaku, sehingga penelaahan Rencana Kegiatan Pendidikan
Tahun 2023 tidak melalui putusan Dewan Komisaris
Validasi atas Usulan Selected Talent
2. Terlaksana -
BOD-1 Bank BTN
Rekomendasi dan Penilaian Calon
Anggota BOC dan BOD untuk
3. Fit & Proper Test terkait dengan Terlaksana -
pelaksanaan RUPS Tahunan atau
Luar Biasa
Penelaahan Rencana Kerja &
4. Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Terlaksana -
Rencana Bisnis Bank (RBB)
534 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 166
Laporan Tahunan 2023
No Rencana Kerja Pelaksanaan Keterangan
Penelaahan Rencana Aksi
5. Terlaksana -
Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Penelaahan KPI Kolegial dan
6. Terlaksana -
Individual BOD
Penetapan Penghasilan Direksi,
7. Dewan Komisaris, dan Dewan Terlaksana -
Pengawas
Penetapan Besaran Tantiem dan
8. Bonus serta Insentif lain yang terkait Terlaksana -
untuk BOD dan BOC
Merancang Program Kerja Dewan
9. Terlaksana -
Komisaris
Menyampaikan Laporan Penilaian
10. Sendiri Penerapan Tata Kelola Bank Terlaksana -
(Selft Assessment GCG)
Laporan Komite Remunerasi dan
11. Terlaksana -
Nominasi
II Non-Reguler
Evaluasi Kebijakan / SOP Human
12. Terlaksana -
Capital, Strategy, dan Learning
Evaluasi Kebijakan / Implementasi
13. Terlaksana -
SOP Tengah Alih Daya
Penetapan Corporate Secretary
14 Terlaksana -
Head dan Internal Audit Head
Penetapan SEVP untuk beberapa
15. posisi sesuai struktur Organisasi Terlaksana -
terbaru
III Pengawasan Pelaksanaan Rekomendasi Komite
Melakukan komunikasi dengan
16. Terlaksana -
Satuan Kerja Sumber Daya Manusia
IV Tugas Khusus dan Lain-lain
Rapat Komite Remunerasi dan
17. Terlaksana -
Nominasi
Tugas lain dari Ketua Komite/
18. Terlaksana -
Dewan Komisaris
Kebijakan Suksesi Direksi 3. Nominated Talent Cluster
Nominated Talent akan divalidasi dan kalibrasi oleh Cluster
Dalam membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris terkait Talent Committee (CTC) untuk menjadi Eligible Talent.
suksesi Direktur Utama dan jajaran Direksi lainnya sebagaimana 4. Eligible Talent
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (Permen BUMN) Nominated Talent Cluster akan dilakukan background
No. 3 tahun 2023 perihal Organ dan Sumber Daya Manusia checking oleh KBUMN melalui Deputy Sumber Daya
Badan Usaha Milik Negara, Komite Remunerasi dan Nominasi Manusia & Tekonolgi Informasi (SDMTI) KBUMN yang
melaksanakan mekanisme proses penyampaian nominated selanjutnya menjadi Eligible Talent.
talent sebagai kandidat Direksi BUMN yaitu: 5. Qualified Talent
1. Selected Talent Eligible Talent akan menjalani Assessment pada Assessment
Penetapan Selected Talent BoD-1 dilakukan melalui Rapat Center yang ditunjuk oleh Kementerian BUMN yang
Direksi di BUMN masing-masing. selanjutnya menjadi Qualified Talent.
2. Nominated Talent
Reviu dan Penetapan Nominated Talent BoD-1 oleh Dewan Adapun sumber dari Selected Talent maupun Nominated Talent
Komisaris BUMN masing-masing melalui Komite Remunerasi dari BUMN merupakan BOD-1 dari BUMN maupun Anak Usaha
dan Nominasi. BUMN yang berkontribusi signifikan dan bernilai strategis atau
BOD-1 dari BUMN maupun Anak Usaha BUMN yang diberlakukan
sama sesuai dengan BUMN sesuai dengan Undang-Undang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 535
Page 167
Tata Kelola
Perusahaan
Dalam menyiapkan kandidat atau suksesor Direksi Perseroan, 2. Surat Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal
dilakukan berbagai pengembangan talenta Perseroan khususnya 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
BOD-1, BOD-2 dan Women Talent serta Millennial Talent untuk Umum.
meningkatkan Readiness Level serta dipersiapkan menjadi 3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-2/
Nominated Talent di antaranya melalui program: MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman
1. Expert Talk Session; Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha
2. Project Asignment; Milik Negara;
3. Cross mentoring; 4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
4. Roundtable Mentorship; 3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ
5. SESPIBANK; dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara;
6. Asesmen Orientation Day. 5. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko
Kementerian Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-3/
Adapun dalam proses pencarian Talent BOD-1 dari eksternal DKU.MBU/05/2023 tentang Petunjuk Teknis Komposisi dan
di tahun 2023 dimana nantinya juga akan disiapkan Kualifikasi Organ Pengelola Risiko di Lingkungan Badan
menjadi kandidat Direksi (BOD) Perseroan melalui mekanisme Usaha Milik Negara.
pengembangan dan usulan nominated talent, Perseroan 6. Anggaran Dasar Perseroan.
menggunakan jasa perusahaan pencari profesional/head hunter
yaitu PT Daya Dimensi Indonesia (DDI). Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko Sejalan dengan Piagam Komite Pemantau Risiko, tugas dan
tanggung jawab Komite Pemantau Risiko antara lain sebagai
Komite Pemantau Risiko adalah Organ Pendukung yang dibentuk berikut:
oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris yang 1. Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi, klarifikasi,
bertugas membantu Dewan Komisaris dalam melakukan evaluasi dokumen dan/atau laporan yang berkaitan dengan
terhadap kesesuaian antara Kebijakan Manajemen Risiko penerapan manajemen risiko.
dengan pelaksanaan kebijakan tersebut dan memantau serta 2. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan
mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan manajemen risiko Bank dengan penerapan manajemen
Satuan Kerja Manajemen Risiko. risiko.
3. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas
Tujuan pembentukan Komite adalah untuk membantu dan Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen
mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan risiko.
Komisaris dalam memastikan terlaksananya pengawasan dan 4. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
pemberian nasihat kepada Direksi serta kepatuhan terhadap pemantauan, pengendalian, dan sistem informasi
peraturan perundang-undangan dan peraturan intern Perseroan manajemen risiko.
yang berkaitan dengan: 5. Mendorong pemberdayaan fungsi manajemen risiko Bank.
1. Terlaksananya fungsi pengawasan manajemen risiko yang 6. Melaporkan kepada Dewan Komisaris dalam hal
kuat; kemungkinan terjadinya risiko Bank serta mengusulkan
2. Terbangunnya budaya manajemen risiko sehingga dapat alternatif penyelesaian.
mengurangi kemungkinan terjadinya praktik-praktik 7. Melakukan kegiatan pemantauan risiko di satuan kerja yang
perbankan yang tidak sehat; dan erat kaitannya dengan pengambilan keputusan berbasis
3. Teridentifikasinya hal-hal berkaitan dengan manajemen risiko dan bekerja sama dengan satuan kerja manajemen
risiko yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris. risiko.
8. Melakukan reviu, evaluasi, dan/atau memberikan
Dasar Pembentukan Komite Pemantau Risiko rekomendasi atas hal-hal yang memerlukan persetujuan,
konsultasi, maupun pengambilan keputusan oleh Dewan
Perseroan membentuk Komite Pemantau Risiko berdasarkan Komisaris sesuai dengan Anggaran Dasar, Tata Hubungan
peraturan-peraturan sebagai berikut: Kerja Dewan Komisaris dan Direksi, serta ketentuan
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 regulator.
tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola 9. Melakukan tugas lainnya dari Dewan Komisaris sesuai
Bagi Bank Umum dengan bidang tugas manajemen risiko.
536 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 168
Laporan Tahunan 2023
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Kerja Komite Pemantau Risiko disusun berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku
dan senantiasa ditinjau secara berkala yang mana pada terakhir kali telah diperbarui berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
Nomor 08/KOM/BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Kerja Komite Pemantau Risiko
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dengan isi muatan sebagai berikut:
Pasal 1 Definisi
Bab I Ketentuan Umum
Pasal 2 Tujuan
Pasal 3 Tugas dan Tanggung Jawab
Bab II Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang
Pasal 4 Wewenang
Pasal 5 Komposisi dan Struktur
Bab III Struktur dan Keanggotaan Pasal 6 Persyaratan Keanggotaan
Pasal 7 Masa Jabatan
Pasal 8 Mekanisme Kerja
Bab IV Mekanisme dan Hubungan Kerja Pasal 9 Hubungan Kerja
Pasal 10 Tenaga Penunjang
Pasal 11 Rencana Kerja dan Penganggaran
Pasal 12 Rapat Komite
Bab V Perencanaan dan Pelaksanaan Kerja
Pasal 13 Laporan
Pasal 14 Evaluasi
Pasal 15 Pengembangan Kompetensi
Bab VI Pengembangan Kompetensi dan Penghasilan
Pasal 16 Penghasilan
Bab VII Lain-Lain Pasal 17 Penutup
Wewenang Komite Pemantau Risiko
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Pemantau Risiko memiliki kewenangan untuk:
1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang Bank terkait dengan tugas dan fungsi Komite Pemantau Risiko.
2. Melakukan komunikasi dengan Direksi dan/atau Pejabat Eksekutif serta pihak internal Bank untuk memperoleh informasi, klarifikasi,
serta meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.
3. Mendapatkan masukan dan/atau saran dari pihak luar Bank yang berkaitan dengan tugas Komite Pemantau Risiko.
Masa Tugas Komite Pemantau Risiko
1. Masa jabatan anggota Komite yang merupakan anggota Dewan Komisaris berhenti dengan sendirinya apabila masa jabatannya
sebagai anggota Dewan Komisaris berakhir;
2. Masa jabatan anggota Komite yang bukan merupakan anggota Dewan Komisaris paling lama adalah 3 (tiga) tahun dan
dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan, dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk
memberhentikan anggota Komite yang bersangkutan sewaktu-waktu;
3. Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris yang menjabat sebagai ketua Komite berhenti sebagai anggota Dewan Komisaris,
ketua Komite wajib diganti oleh anggota Dewan Komisaris lainnya dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari.
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Pemantau Risiko
Tabel Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Dasar Pengangkatan
Surat Dewan Komisaris Nomor 03/
Komisaris Perbankan, Manajemen
Armand B. Arief Ketua merangkap anggota KOM/BTN/I/2020 tanggal 08
Independen Risiko, Manajemen Bisnis
Januari 2020
Ekonomi Makro, Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Herry Trisaputra Zuna Anggota Komisaris Manajemen, Pekerjaan 04/KOM/BTN/2022 tanggal 17
Umum dan Perumahan Maret 2022
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 537
Page 169
Tata Kelola
Perusahaan
Nama Jabatan Keterangan Keahlian Dasar Pengangkatan
Manajemen dan Bisnis,
Keputusan Dewan Komisaris Nomor
Manajemen Risiko,
Himawan Arief Sugoto Anggota Komisaris 04/KOM/BTN/2022 tanggal 17
Keuangan, Agraria dan
Maret 2022
Tata Ruang
Manajemen Risiko, Keputusan Direksi Nomor 1002/
Pihak
Ignace Widiatmoko Anggota Perbankan, Keuangan, DIR/2021 tanggal 8 November
Independen
Perbankan Syariah 2021
Perbankan, Manajemen Keputusan Direksi Nomor 1067/
Pihak
Pamuji Gesang Raharjo Anggota Risiko, Keuangan, DIR/2021 tanggal 1 Desember
Independen
Perbankan Syariah 2021
Profil Komite Pemantau Risiko
Profil Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut.
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Profil dapat dilihat pada bagian Profil
HIMAWAN ARIEF
Dewan Komisaris. Dewan Komisaris.
ARMAND B. ARIEF SUGOTO
Periode menjabat beliau sebagai Ketua Periode menjabat beliau sebagai Anggota
Ketua Komite Pemantau Anggota Komite
merangkap anggota Komite Pemantau Komite Pemantau Risiko pada tanggal 02
Risiko Pemantau Risiko
Risiko pada tanggal 27 November 2019– Maret 2022–01 Maret 2027
26 November 2024
Profil dapat dilihat pada bagian Profil
HERRY TRISAPUTRA
Dewan Komisaris.
ZUNA
Periode menjabat beliau sebagai Anggota
Anggota Komite
Komite Pemantau Risiko pada tanggal 02
Pemantau Risiko
Maret 2022–01 Maret 2027
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi Perusahaan Universitas Diponegoro Semarang (1984)
• Master of Business Administration di Rutgers The State University (1995)
Pengalaman Kerja
• Vice President of Risk Management of Bank Mandiri (2007-2015);
• Commissioner of PT Resik Guna Maju (2015-2018);
• Managing Director PT Gedung Bank Exim (2015-2018);
• Risk Monitoring Committee and Audit Committee of Rabobank
International Indonesia (2018-2020);
• Risk Monitoring Committee of Industrial Commercial of Bank of China
Indonesia (2018-2021);
• Risk Monitoring Committee and Audit Committee of Bank Victoria
IGNACE WIDIATMOKO International Tbk (2021).
Anggota Komite Pemantau Risiko
Sertifikasi
Warga Negara Indonesia, berusia 63 tahun, • Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari IKAI (2019)
berdomisili di Kota Tangerang Selatan Banten
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 4 dari BNSP (2019)
Periode Menjabat
Periode Pertama dengan Masa Jabatan 07 November 2021 - 06 November
2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi Nomor 1002/DIR/2021 tanggal 8 November 2021
tentang Pengangkatan Sdr. Ignace Widiatmoko sebagai Anggota Komite
Pemantau Risiko
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
538 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 170
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi Universitas Dr. Moestopo (1996)
• Magister Manajemen Risiko Universitas Indonesia (2003)
• Doktor bidang Bisnis dan Manajemen (Keuangan) Institut Pertanian Bogor (2014)
Pengalaman Kerja
• General Manager of Risk Management Perum Pegadaian (2010 – 2011);
• Direktur pada Risk Management Center Indonesia (2009 – 2011);
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2007 –
2010 dan 2011 – 2016);
• Anggota Komite Audit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2016 – 2021);
PAMUJI GESANG RAHARJO Sertifikasi
Anggota Komite Pemantau Risiko • Certification in Audit Committee Practices (2022);
Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun, • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 3 dari BNSP (2021);
berdomisili di Kota Jakarta Pusat DKI Jakarta • Certified of Investment Market and Banking Analyst (CIMBA) Investment Market
and Banking Analyst Association (2014);
• Certified of Financial Consultant (CFC) Institute of Financial Consultant dari IFC
(2013);
• Risk Management Certification Level 4 Badan Sertifikasi Manajemen Risiko dari
BSMR (2009).
Periode Menjabat
Periode Pertama dengan Masa Jabatan: 30 November 2021 - 29 November 2024
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direksi Nomor 1067/DIR/2021 tanggal 1 Desember 2021 tentang
Pengangkatan Sdr. Pamuji Gesang Raharjo sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Independensi Komite Pemantau Risiko
Tabel Independensi Komite Pemantau Risiko
Armand B. Himawan Arief Ignace Pamuji Gesang
Aspek Independensi Herry Trisaputra Zuna
Arief Sugoto Widiatmoko Raharjo
Tidak memiliki hubungan keuangan
dengan Dewan Komisaris dan Direksi √ √ √ √ √
Tidak memiliki hubungan kepengurusan
di perusahaan, anak perusahaan, √ √ √ √ √
maupun perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan kepemilikan
saham di perusahaan sebesar 5% atau √ √ √ √ √
lebih
Tidak memiliki hubungan keluarga
dengan Dewan Komisaris, Direksi,
dan/atau sesama anggota Komite √ √ √ √ √
Pemantau Risiko
Tidak menjabat sebagai pengurus
partai politik, pejabat dan pemerintah √ √ √ √ √
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 539
Page 171
Tata Kelola
Perusahaan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko Pada Tahun 2023
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Ketua merangkap Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Armand B. Arief
anggota Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Herry Trisaputra Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Anggota
Zuna Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Himawan Arief Pendidikan dan/atau Peningkatan Kompetensi dapat dilihat pada bagian Pendidikan dan/atau
Anggota
Sugoto Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
17 Januari 2023
Ignace Widiatmoko Anggota Webinar OJK - Tren Perbankan di Tahun 2023 OJK
melalui Zoom Meeting
Kick Off Meeting Profesi Manajemen Risiko
“Tantangan dan Peluang Profesi Manajemen 03 Maret 2023 melalui
IRMAPA
Risiko dalam Pencapaian Tujuan Keuangan Zoom Meeting
Berkelanjutan”
Webinar OJK - How to Manage Climate Related 22 Juni 2023 melalui
OJK
Risk in Banking Industry Zoom Meeting
05 Juli 2023 s.d. 06
Building Resilience in TUNA World Juli 2023 di Hotel YPIA
Tentrem Yogyakarta
Webinar Efektivitas Digital Maturity Assessment
28 Agustus 2023
Dalam mengukur kematangan transformasi digital FKDKP
melalui Zoom Meeting
perbankan
GRC Masterclass Program 2023 “Risk 07 September 2023
BSE BUMN
Management Effectiveness Evaluation” melalui Zoom Meeting
15 September 2023
s.d. 16 September
Board of Commissioner Forum 2023 2023 di Ayana Hotel LPPI
Waecicu Beach, Labuan
Bajo, NTT
GRC Masterclass Program 2023 “ESG for Boards 27 September 2023
BSE BUMN
Governance of ESG” melalui Zoom Meeting
19 Oktober 2023 di
Workshop Islamic Banking for Executive PEBS FEB UI
Hotel Langham
Pamuji Gesang 17 Januari 2023
Anggota Webinar OJK - Tren Perbankan di Tahun 2023 OJK
Raharjo melalui Zoom Meeting
Kick Off Meeting Profesi Manajemen Risiko
“Tantangan dan Peluang Profesi Manajemen 03 Maret 2023 melalui
IRMAPA
Risiko dalam Pencapaian Tujuan Keuangan Zoom Meeting
Berkelanjutan”
Webinar OJK - Memperkuat Ketahanan Nasional 22 Mei 2023 melalui
OJK
di Industri Jasa Keuangan Zoom Meeting
Webinar OJK - Membangun Keyakinan Nasabah 30 Mei 2023 melalui
OJK
Aset Digital dan Resiko Siber Zoom Meeting
Webinar LPPI - Anti Money laundering in Digital 04 Juni 2023 melalui
LPPI
Era Zoom Meeting
Webinar OJK - How to Manage Climate Related 22 Juni 2023 melalui
OJK
Risk in Banking Industry Zoom Meeting
Webinar OJK - Mengenal Lebih Jauh Pengaturan
22 Juni 2023 melalui
UU P2SK Dalam Rangka Penguatan Sektor OJK
Zoom Meeting
Perbankan
05 Juli 2023 s.d. 06
Building Resilience in TUNA World Juli 2023 di Hotel YPIA
Tentrem Yogyakarta
15 September 2023
s.d. 16 September
Board of Commissioner Forum 2023 2023 di Ayana Hotel LPPI
Waecicu Beach, Labuan
Bajo, NTT
540 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 172
Laporan Tahunan 2023
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Webinar OJK - Peluang Metaverse di Industri Jasa 05 November 2023
OJK
Keuangan melalui Zoom Meeting
19 Oktober 2023 di
Workshop Islamic Banking for Executive PEBS FEB UI
Hotel Langham
27 Oktober 2023 di
Seminar LPPI - IRMO 2024 Program Refreshment
Auditorium Rachmat LPPI
Manajemen Risiko
Saleh
Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko dilaksanakan sekurang-kurangnya Hasil rapat Komite dituangkan dalam risalah rapat yang
sama dengan ketentuan minimal rapat Dewan Komisaris ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang hadir,
yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Bank. Rapat Komite didokumentasikan dengan baik dan disampaikan kepada
Pemantau Risiko dianggap sah apabila dihadiri oleh paling Dewan Komisaris. Hasil rapat mencakup waktu dan tempat
sedikit 51% (lima puluh satu persen) dari jumlah anggota Komite rapat, agenda rapat peserta yang hadir, topik yang dibahas,
termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) Pihak perbedaan pendapat (bila ada) dan keputusan rapat. Perbedaan
Independen. pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat Komite
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta
Dalam hal anggota Komite Pemantau Risiko tidak dapat alasan perbedaan pendapat.
menghadiri rapat secara fisik, maka dapat menghadiri rapat
dengan menggunakan surat kuasa, teknologi telekonferensi, Komite Pemantau Risiko dapat mengadakan rapat atau
dan cara-cara lain yang diperbolehkan sesuai tata cara dan pertemuan khusus bila diperlukan. Rapat komite dapat
ketentuan perundangan yang berlaku. mengundang manajemen atau pihak lain sebagai narasumber.
Rapat diselenggarakan berdasarkan undangan dan agenda
Rapat dipimpin oleh ketua Komite atau dalam hal ketua Komite yang sudah disepakati sebelum rapat dilakukan dan hasil-
berhalangan hadir, rapat dipimpin oleh anggota komite yang hasil rapat harus tercatat dalam risalah, dokumen yang aslinya
ditunjuk oleh anggota komite yang hadir. Keputusan rapat disimpan oleh Komite serta salinannya disampaikan kepada
Komite dilakukan berdasarkan musyawarah dan mufakat. Dalam Sekretaris Dewan Komisaris dan apabila diperlukan dapat
hal tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan keputusan dibagikan kepada undangan yang tidak hadir dalam rapat
dilakukan berdasarkan suara terbanyak dengan prinsip 1 (satu) tersebut.
orang 1 (satu) suara (one man one vote).
AGENDA RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Selama tahun 2023, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 52 (lima puluh dua) rapat sehingga telah memenuhi persyaratan
penyelenggaraan rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Agenda rapat mencakup pelaksanaan tugas dan tanggung
jawab komite sebagai berikut:
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penyusunan Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola Bank
1. 11 Januari 2023 • Himawan Arief Sugoto
Periode Januari s.d. Desember 2022 - Bagian Komite Pemantau Risiko
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
2. 25 Januari 2023 Kajian terhadap Rencana dan Program Strategis Operasional Perseroan • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau Risiko Periode Triwulan
3. 30 Januari 2023 • Himawan Arief Sugoto
IV Tahun 2022 dan Periode Tahun 2022
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 541
Page 173
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
4. 6 Februari 2023 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Semester II Tahun 2022 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Profil Risiko, Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
5. 13 Februari 2023 • Himawan Arief Sugoto
(KPMM), dan Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Posisi Desember 2022
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode
6. 20 Februari 2023 • Himawan Arief Sugoto
Desember 2022
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
7. 21 Februari 2023 Kajian terhadap Proyeksi Loan at Risk (LAR) Tahun 2023 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode
8. 27 Februari 2023 • Himawan Arief Sugoto
Januari 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit Konsumer kepada Pihak
9. 15 Maret 2023 • Himawan Arief Sugoto
Terkait
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode Februari
10. 3 April 2023 • Himawan Arief Sugoto
2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau Pembiayaan kepada
11. 10 April 2023 • Himawan Arief Sugoto
Pejabat Eksekutif
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau Risiko Periode Triwulan
12. 2 Mei 2023 • Himawan Arief Sugoto
I Tahun 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau Pembiayaan kepada
13. 10 Mei 2023 • Himawan Arief Sugoto
Pejabat Eksekutif
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Himawan Arief Sugoto
14. 10 Mei 2023 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Triwulan I Tahun 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
15. 17 Mei 2023 Reviu Parameter dan Limit Profil Risiko Bank • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode Maret
16. 5 Juni 2023 • Himawan Arief Sugoto
s.d. April 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
17. 6 Juni 2023 Keandalan dan Keamanan Teknologi Informasi • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
542 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 174
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan Terhadap Laporan Pelaksanaan Hapus Buku Kredit atau Pembiayaan
18 19 Juni 2023 • Himawan Arief Sugoto
Periode Januari s.d. April 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
Penelaahan terhadap Usulan Perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun • Herry Trisaputra Zuna
19. 21 Juni 2023 2023—2025 dan Perubahan Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) • Himawan Arief Sugoto
Tahun 2023 • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Himawan Arief Sugoto
20. 05 Juli 2023 Progres Implementasi Arsitektur Kebijakan Baru
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode Mei
21. 10 Juli 2023 • Himawan Arief Sugoto
2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi terhadap Laporan Rapat Tinjauan Manajemen ISO 37001:2016
22. 12 Juli 2023 • Himawan Arief Sugoto
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
Reviu terhadap Threshold Risk Tolerance pada Rasio Alat Likuid terhadap Dana
23. 13 Juli 2023 • Ignace Widiatmoko
Pihak Ketiga
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penyusunan Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola Bank
24. 24 Juli 2023 • Himawan Arief Sugoto
Periode Januari s.d. Juni 2023 - Bagian Komite Pemantau Risiko
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode Juni
25. 26 Juli 2023 • Himawan Arief Sugoto
2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
26. 27 Juli 2023 Pembahasan Proses Bisnis Kredit Komersial • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
27. 01 Agustus 2023 Penelaahan terhadap Laporan Kepatuhan Triwulan II dan Semester I Tahun 2023 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Profil Risiko, Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
28. 08 Agustus 2023 • Himawan Arief Sugoto
(KPMM), dan Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Posisi Juni 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau Risiko Periode Triwulan
29. 24 Agustus 2023 • Himawan Arief Sugoto
II Tahun 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
30. 28 Agustus 2023 Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit periode Juli 2023 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
31. 4 September 2023 Rekomendasi atas Informasi Source Code Aplikasi Sigma Syariah • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 543
Page 175
Tata Kelola
Perusahaan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi atas Penginian Ketetapan Direksi tentang Kebijakan Umum
32. 6 September 2023 • Himawan Arief Sugoto
Pengelolaan Perusahaan Anak dan Unit Usaha Syariah
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
33. 12 September 2023 Kajian terhadap Proyeksi Kualitas Kredit dan Pembiayaan Tahun 2023 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi atas Penginian Ketetapan Direksi tentang Kebijakan Umum Hukum,
34. 12 September 2023 • Himawan Arief Sugoto
Kepatuhan, APU, PPT, dan PPSPM, serta Tata Kelola Perusahaan
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
35. 18 September 2023 Rekomendasi atas Informasi Ketidaklengkapan Data Nasabah • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi atas Peraturan Direksi tentang Kebijakan Khusus Prosedur Kerja
36. 25 September 2023 • Himawan Arief Sugoto
Sama dengan Mitra
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit Periode
37. 27 September 2023 • Himawan Arief Sugoto
Agustus 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi atas Penginian Ketetapan Direksi tentang Kebijakan Umum
38. 9 Oktober 2023 • Himawan Arief Sugoto
Manajemen Risiko
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Pembahasan Hasil Temuan dan Rekomendasi terhadap Tata Kelola Data Center
39. 16 Oktober 2023 • Himawan Arief Sugoto
Sentul dan Data Recovery Center Surabaya
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit Periode
40. 30 Oktober 2023 • Himawan Arief Sugoto
September 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penyusunan Laporan Realisasi Kinerja Komite Pemantau Risiko Periode Triwulan
41. 31 Oktober 2023 • Himawan Arief Sugoto
III Tahun 2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
42. 14 November 2023 Rekomendasi atas Penginian Risk Appetite dan Risk Tolerance Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi atas Rencana Bisnis Bank Tahun 2024--2026 dan Rencana Kerja &
43. 20 November 2023 • Himawan Arief Sugoto
Anggaran Perusahaan Tahun 2024
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit Periode Oktober
44. 23 November 2023 • Himawan Arief Sugoto
2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
544 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 176
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
45. 27 November 2023 Rekomendasi atas Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
46. 28 November 2023 Rekomendasi atas Penginian Rencana Aksi (Recovery Plan) Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
Rekomendasi atas Penginian Kebijakan Khusus tentang Prosedur Penerapan • Herry Trisaputra Zuna
47. 1 Desember 2023 Program APU, PPT, & PPPSPM dan Petunjuk Teknis tentang Pelaksanaan Program • Himawan Arief Sugoto
APU, PPT, & PPPSPM • Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Penelaahan terhadap Laporan Keputusan Rapat Komite Kredit Periode Oktober
48. 4 Desember 2023 • Himawan Arief Sugoto
2023
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Rekomendasi terhadap Laporan Rapat Tinjauan Manajemen ISO 37001:2016
49. 6 Desember 2023 • Himawan Arief Sugoto
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
50. 11 Desember 2023 Penyusunan Penginian Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
51. 13 Desember 2023 Penyusunan Program Kerja Komite Pemantau Risiko Tahun 2024 • Himawan Arief Sugoto
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
• Armand B. Arief
• Herry Trisaputra Zuna
Kajian atas Permohonan Prinsip Pemberian Kredit atau Pembiayaan kepada
52. 27 Desember 2023 • Himawan Arief Sugoto
Pejabat Eksekutif
• Ignace Widiatmoko
• Pamuji Gesang Raharjo
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Armand B. Arief Ketua merangkap Anggota 52 52 100%
Herry Trisaputra Zuna Anggota 52 46 88,5%
Himawan Arief Sugoto Anggota 52 48 92,3%
Ignace Widiatmoko Anggota 52 52 100%
Pamuji Gesang Raharjo Anggota 52 52 100%
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko Tahun 2023
Dalam tahun 2023, Komite telah merealisasikan program kerja yang telah disusun pada tahun sebelumnya. Sebagian besar program
kerja telah dilaksanakan namun terdapat beberapa program kerja yang tidak dilaksanakan dikarenakan tidak terdapat kebutuhan
mendesak dan/atau inisiasi dari satuan kerja terkait mengalami penundaan. perincian atas program kerja dan realisasi pelaksanaan
disampaikan sebagai berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 545
Page 177
Tata Kelola
Perusahaan
No Rencana Kerja Pelaksanaan Keterangan
1 REGULER
a Penelaahan Laporan Profil Risiko Terlaksana -
Penelaahan Laporan Tingkat Kesehatan
b Terlaksana -
Bank
Penyampaian reviu dan masukan
c Terlaksana -
terkait Risk Appetite dan Risk Tolerance
Penelaahan Rencana Bisnis Bank
d (RBB) dan Rencana Kerja & Anggaran Terlaksana -
Perusahaan (RKAP)
Penelaahan Rencana Aksi Keuangan
e Terlaksana -
Berkelanjutan (RAKB)
f Penelaahan Penginian Recovery Plan Terlaksana -
Resolution plan secara berkala dikinikan setiap 2 (dua) tahun sekali,
g Penelaahan Penginian Resolution Plan Tidak Terlaksana pada tahun 2023 tidak terdapat kondisi signifikan yang membutuhkan
penginian resolution plan.
Pengkajian ulang terhadap Pedoman
h Terlaksana -
Kebijakan Manajemen Risiko (PKMR)
Penelaahan terhadap Laporan
i Terlaksana -
Kepatuhan
Penyampaian Laporan Penilaian
j Terlaksana -
Sendiri Penerapan Tata Kelola Bank
2 Non-Reguler
a Inisiasi Strategis dan Regulasi Baru
• Reviu Early Warning System Kredit
Tidak Terlaksana Belum terdapat inisiasi dari satuan kerja terkait
Komersial
• Reviu Scoring Model SME Tidak Terlaksana Belum terdapat inisiasi dari satuan kerja terkait
Rekomendasi Kebijakan Umum dan
b
Khusus:
• Kebijakan Khusus APU-PPT Terlaksana -
• Kebijakan Khusus Prosedur Kerja
Terlaksana -
Sama Mitra
• Kebijakan Umum Manajemen
Terlaksana -
Risiko
Kebijakan perkreditan atau pembiayaan secara berkala dilakukan reviu
setiap 2 (dua) tahun sekali, pada tahun 2023 tidak terdapat kondisi
• Kebijakan Umum Perkreditan Tidak Terlaksana
signifikan yang menyebabkan kebijakan tersebut direviu dan/atau
dikinikan.
• Kebijakan Khusus Tata Kelola Sehubungan dengan belum terdapatnya grup usaha Perseroan, maka
Tidak Terlaksana
Terintegrasi penyusunan kebijakan ini akan dilakukan pada tahun berikutnya.
546 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 178
Laporan Tahunan 2023
No Rencana Kerja Pelaksanaan Keterangan
3 Pengawasan Pelaksanaan Rekomendasi Komite
Melakukan komunikasi dengan Satuan Kerja
Terlaksana -
Manajemen Risiko
4 Pembahasan Top Risk Pada Risk Taking Unit
Meminta penjelasan kepada Satuan Kerja
Terlaksana -
Manajemen Risiko
5 Tugas Khusus & Lain-Lain
a Rapat Komite Pemantau Risiko Terlaksana -
Tugas lain dari Ketua Komite/Dewan
b Terlaksana -
Komisaris
Organ dan Komite di Bawah Direksi
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan sebagai organ pendukung Direksi dalam implementasi tata kelola perusahaan yang baik, memiliki peran penting
dalam memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan terkait persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsip-prinsip
GCG serta memenuhi tanggung jawab Perseroan terkait penyampaian informasi yang material dan relevan kepada stakeholders.
Selain itu, Sekretaris Perusahaan memberikan informasi yang dibutuhkan Direksi dan Dewan Komisaris serta mengorganisasikan,
mengoordinasikan dan mendokumentasikan Rapat Direksi, Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, RUPS, dan kegiatan lainnya
dengan stakeholders.
Struktur Sekretaris Perusahaan
Organ Sekretaris Perusahaan dijalankan oleh Corporate Secretary Division (CSD) yang dipimpin oleh Corporate Secretary Division
Head (dhi. Sekretaris Perusahaan) dan bertanggung jawab kepada Direktur Utama atas pelaksanaan tugasnya. Sekretaris Perusahaan
dibantu oleh Senior Manager/Assistant Vice President yang bertanggung jawab atas masing-masing unit kerja diantaranya Planning &
Operations, Reporting & Community Development, dan Communication.
Corporate Secretary
L1 Dewan Pengawas
Secretary
Syariah
Reporting &
L2 Planning &
Commmunity Communication
Operations
Development
Planning & Capital Market Internal
budgetting Assurance Communication
Stakeholder
Protocol Sustainable Finance Relation
L3
Executive Comitter Media and Public
Executive Secretary
Support Relation
Executive Assistant Community
Development
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 547
Page 179
Tata Kelola
Perusahaan
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Sekretaris Perusahaan juga mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Berdasarkan
peraturan tersebut, Sekretaris Perusahaan Perseroan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, antara lain:
1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseoran untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan
di bidang Pasar Modal.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web emiten atau perusahaan publik.
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu.
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham.
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham emiten atau perusahaan publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan
pemangku kepentingan lainnya.
Profil Sekretaris Perusahaan
Periode 1 Januari – 13 April 2023
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Sriwijaya (1995)
• Magister (S2) Ilmu Hukum dari Universitas Indonesia (2002)
Pengalaman Kerja
Memulai karir di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sejak tahun 1997 dan
pernah menjabat sebagai Kepala Cabang Pekanbaru (2015), Kepala Cabang
Makassar (2016), Regional Office V Head (2017), Corporate Secretary Division
Head (2018) dan Service Quality and Distribution Division Head (2020).
Sertifikasi
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 – Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
ACHMAD CHAERUL
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko – PT Raharja Duta Solusindo
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun per
Desember 2023, berdomisili di Kota Bekasi Periode Menjabat
Periode menjabat 11 Juli 2022 - 13 April 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Nomor 711/DIR/2022 tanggal 11 Juli 2022
548 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 180
Laporan Tahunan 2023
Periode April 2023 – saat ini
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ilmu Sosial/Administrasi dari Universitas Indonesia (1993)
• Magister (S-2) Perdagangan dari The University of Sydney (1998)
Pengalaman Kerja
Memulai karir di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tahun 2020 sebagai
Marketing Communication Division Head dan merangkap sebagai Digital Channel
Division Head. Pernah menjabat di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai DH
Retail Marketing (2015), DH Corporate Communication (2010), dan Regional Card
Manager Bandung (2009).
Sertifikasi
RAMON ARMANDO Kompetensi Manajemen Risiko Level 5
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia, 49 tahun per
Desember 2023, berdomisili di Kota Jakarta Periode Menjabat
Sejak 14 April 2023
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi Nomor 231/DIR/2023 tanggal 14 April 2023
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Achmad PT Bank Tabungan
Sekretaris Perusahaan Internalisasi BTN Mobile (Managerial) Jakarta, 16 Januari 2023
Chaerul* Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Security Awareness Pengelolaan PT Bank Tabungan
Jakarta, 03 Februari 2023
User ID dan Password Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Februari
PT Bank Tabungan
2023 Kebijakan Sistem Management Anti Jakarta, 06 Februari 2023
Negara (Persero) Tbk
Penyuapan (SMAP) (Managerial)
PT Bank Tabungan
Sosialisasi Sadar Risiko Hukum Jakarta, 15 Maret 2023
Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi April 2023 - PT Bank Tabungan
Jakarta, 04 April 2023
Know Your Employee (Managerial) Negara (Persero) Tbk
Ramon Internalisasi Security Awareness Pengelolaan PT Bank Tabungan
Sekretaris Perusahaan Jakarta, 03 Februari 2023
Armando** User ID dan Password Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Februari
PT Bank Tabungan
2023 Kebijakan Sistem Management Anti Jakarta, 06 Februari 2023
Negara (Persero) Tbk
Penyuapan (SMAP) (Managerial)
PT Bank Tabungan
Sosialisasi Sadar Risiko Hukum Jakarta, 15 Maret 2023
Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi April 2023 - PT Bank Tabungan
Jakarta, 04 April 2023
Know Your Employee (Managerial) Negara (Persero) Tbk
BTN Leadership Forum 2023 Semarang, 12 – 13 Mei 2023 Korn Ferry
Compliance Excellence Edisi Juni 2023 -
PT Bank Tabungan
Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang Jakarta, 07 – 22 Juni 2023
Negara (Persero) Tbk
dan Jasa (Managerial)
Compliance Excellence Edisi Juli 2023 - Data PT Bank Tabungan
Jakarta, 10 Juli 2023
Privacy Awareness (Managerial) Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Tata Kelola Perusahaan (GCG) PT Bank Tabungan
Jakarta, 17 Juli 2023
dan Code of Conduct Negara (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 549
Page 181
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Sosialisasi Implementasi Petunjuk Teknis Fraud PT Bank Tabungan
Jakarta, 20 Juli 2023
Risk Assessment (FRA) Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Manajemen Risiko TI, Digital dan PT Bank Tabungan
Jakarta, 21 Agustus 2023
Siber 2023 Negara (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan
Internalisasi Know Your Employee (KYE) Jakarta, 01 September 2023
Negara (Persero) Tbk
Internalisasi PPDigital serta Kebijakan dan PT Bank Tabungan
Jakarta, 05 September 2023
Prosedur Baru BTN Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi September 2023
PT Bank Tabungan
- Virtual Branch & Online Onboarding for Jakarta, 11 September 2023
Negara (Persero) Tbk
Open Account (Managerial)
Chicago, USA, 18 – 22 PT Bank Tabungan
AGLP "Leading Innovation in Global Econo
September 2023 Negara (Persero) Tbk
Anti Money Laundering (AMOLA) PT Bank Tabungan
Jakarta, 02 Oktober 2023
AMOLA Mini Series Episode 3 Tahun 2023 Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi Oktober
PT Bank Tabungan
2023 - Produk KRING BTN Pra Pensiun dan Jakarta, 04 Oktober 2023
Negara (Persero) Tbk
Pensiunan (Managerial)
Internalisasi Campaign Program Road Map
PT Bank Tabungan
& Inisiatif Strategis Human Capital 2023 – Jakarta, 16 Oktober 2023
Negara (Persero) Tbk
2025
Internalisasi Kebijakan Standar Layanan PT Bank Tabungan
Jakarta, 01 November 2023
Outlet Bank BTN Negara (Persero) Tbk
Compliance Excellence Edisi November
2023 - Limitasi Kewenangan Penyetoran dan PT Bank Tabungan
Jakarta, 06 November 2023
Pengambilan Dana serta Layanan Pick Up Negara (Persero) Tbk
Service (Managerial)
Internalisasi Podcast Legal Clinic Live Session PT Bank Tabungan
Jakarta, 15 November 2023
Tahun 2023 Negara (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan
Internalisasi Strategic Business Unit (SBU) Jakarta, 01 Desember 2023
Negara (Persero) Tbk
Pembekalan dan Ujian Sertifikasi Manajemen PT Bank Tabungan
Jakarta, 6 - 7 Desember 2023
Risiko Jenjang 5 Negara (Persero) Tbk
Internalisasi Peraturan Internal Baru Kebijakan PT Bank Tabungan
Jakarta, 19 Desember 2023
Umum Manajemen Risiko Negara (Persero) Tbk
*Berhenti menjabat sejak 13 April 2023.
**Mulai menjabat sejak 14 April 2023.
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Tahun 2023 c. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor
PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ dan Sumber
Sepanjang tahun 2023, Sekretaris Perusahaan telah Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: d. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023
1. Penyampaian Perkembangan Pasar Modal kepada Direksi tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
dan Dewan Komisaris salah satunya dengan penyampaian 2. Program komunikasi kepada komunitas pasar modal
informasi adanya peraturan dan ketentuan terbaru di bersama dengan Investor Relations. Metode yang digunakan
bidang pasar modal yang harus dijalankan oleh Perseroan. adalah sebagai berikut:
Beberapa peraturan baru yang disosialisasikan dan a. Direct, melalui Rapat Umum Pemegang Saham dan
diinternalisasi dalam peraturan internal oleh Sekretaris Public Expose.
Perusahaan adalah: b. Indirect, melalui Annual Report, Publikasi Laporan
a. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor Keuangan, dan Press Release.
PER-1/MBU/03/2023 Tentang Penugasan Khusus dan c. Keterbukaan Informasi kepada antara lain pemegang
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan saham, regulator terkait, dan/atau masyarakat.
Usaha Milik Negara 3. Pemenuhan kewajiban keterbukaan Informasi sebagaimana
b. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor yang diatur antara lain dalam:
PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik POJK.04/2015 tanggal 25 Juni 2015 tentang Situs
Negara. Web Emiten atau Perusahaan Publik,
550 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 182
Laporan Tahunan 2023
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/ 5. Hubungan dengan Media dan Akses Informasi
POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015 tentang Sekretaris Perusahaan selalu berupaya untuk menjalin
Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh hubungan baik dengan media massa, baik media elektronik
Emiten atau Perusahaan Publik, (TV, radio), media cetak (surat kabar, majalah) dan media
c. Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. online. Selama tahun 2023, Sekretaris Perusahaan telah
Kep-00066/BEI/09-2022 Tentang Perubahan Peraturan menerbitkan press release dan berita foto yang memiliki
Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, nilai berita bagi Perseroan, yaitu mengenai perkembangan
kinerja, bisnis, TJSL dan operasional Perseroan kurang lebih
Selama tahun 2023, Sekretaris Perusahaan telah sebanyak 187 (seratus delapan puluh tujuh) pemberitaan
menyampaikan keterbukaan informasi kepada OJK/ Bursa yang terdiri dari 102 (seratus dua) press release dan 85
sebanyak 9 (sembilan) laporan. Semua laporan tersebut (delapan puluh lima) berita foto.
disampaikan dalam tenggat waktu sesuai ketentuan yang
berlaku, yaitu paling lambat akhir kerja ke-2 (kedua) 6. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
setelah keputusan atau terdapatnya informasi atau fakta Sekretaris Perusahaan mengoordinasikan penyelenggaraan
material yang mungkin dapat mempengaruhi nilai efek Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan dengan
perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Selain mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/
laporan keterbukaan informasi tersebut di atas, Sekretaris POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang Rencana
Perusahaan juga mengoordinasi penyampaian penjelasan dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
apabila terdapat pertanyaan atau permintaan dari Bursa Perusahaan Terbuka. Selama tahun 2023, Perseroan
mengenai pemberitaan yang terkait dengan Perseroan. menyelenggarakan 2 (satu) kali RUPS, yaitu RUPS Luar
Sesuai dengan Peraturan Bursa No. I-E, Perusahaan Tercatat Biasa tanggal 11 Januari 2023 dan RUPS Tahunan tanggal
wajib memberikan tanggapan tertulis atas hal-hal yang 16 Maret 2023. Seluruh tahapan RUPS telah dijalankan
dipertanyakan Bursa, selambat-lambatnya 1 (satu) hari sesuai dengan POJK tersebut di atas dan Anggaran
Bursa setelah diterimanya permintaan penjelasan dari Bursa Dasar Perseroan, termasuk di dalamnya pemberitahuan,
baik yang disampaikan oleh Bursa melalui faksimili atau pengumuman dan pemanggilan RUPS serta penyampaian
media pengiriman lainnya. Selama tahun 2023, Perseroan risalah dan berita acara RUPS.
menerima 7 (tujuh) kali permintaan penjelasan dari Bursa 7. Penyelenggaraan dan Dokumentasi Rapat Direksi dan Rapat
dan OJK. Direksi bersama Dewan Komisaris, meliputi:
a. Menerima usulan agenda dan materi yang akan
4. Peningkatan Akses Informasi kepada Publik diputuskan dalam Rapat Direksi dan Rapat Direksi
Perseroan senantiasa memberikan kemudahan bagi bersama Dewan Komisaris dari Divisi/Desk/unit kerja
stakeholders dan/atau masyarakat (publik) untuk mengakses lainnya.
informasi dan melakukan komunikasi dengan stakeholders b. Memastikan penyampaian materi, kuorum dan
menggunakan kebijakan satu pintu (one door policy) yang pengambilan keputusan Rapat Direksi dan Rapat Direksi
dibantu koordinasinya oleh Sekretaris Perusahaan. Perseroan bersama Dewan Komisaris berjalan sesuai dengan
juga meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada ketentuan yang berlaku.
publik dengan menyediakan layanan Keterbukaan Informasi c. Membuat risalah yang ditandatangani oleh Direksi yang
Publik pada situs web Perseroan, dalam rangka memenuhi hadir terhadap Rapat Direksi dan Rapat Direksi bersama
ketentuan sebagai berikut: Dewan Komisaris yang diinisiasi oleh Direksi.
a. Undang-undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2008 d. Mengadministrasikan risalah Rapat Direksi.
tanggal 30 April 2008 tentang Keterbukaan Informasi Menyampaikan keputusan Rapat Direksi dan Rapat
Publik. Direksi bersama Dewan Komisaris kepada Divisi/Desk/
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 61 Tahun unit kerja terkait untuk dapat segera ditindaklanjuti.
2010 tanggal 23 Agustus 2010 tentang Pelaksanaan
Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Selama tahun 2023, Sekretaris Perusahaan telah
Keterbukaan Informasi Publik. mengoordinasikan penyelenggaraan rapat sebanyak 255
c. Peraturan Komisi Informasi No. 1 Tahun 2010 tanggal 7 (dua ratus lima puluh lima) kali Rapat Direksi dan 6 (enam)
Juni 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik. kali Rapat Dewan Komisaris mengundang Direksi serta 6
(enam) kali rapat Direksi mengundang Dewan Komisaris.
Selain publikasi melalui situs web Perseroan, publik juga 8. Penyelenggaraan Program Orientasi bagi anggota Direksi
dapat mengakses informasi mengenai Perseroan melalui dan Dewan Komisaris baru yaitu Bapak Oni Febriarto
media massa, serta media sosial yang terdiri dari facebook, Rahardjo, Bapak Hakim Putratama, dan Bapak Mohamad
twitter, youtube dan instagram yang dikelola bersama Yusuf Permana.
dengan Marketing Communication Division.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 551
Page 183
Tata Kelola
Perusahaan
PELAKSANAAN TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN SEBAGAI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID)
Kebijakan Layanan Informasi Publik A. Sarana Prasarana
Perseroan sebagai Badan Publik melaksanakan keterbukaan PPID Pusat beroperasi di Kantor Pusat Perseroan yang
informasi publik sesuai dengan ketentuan sebagai berikut: bertempat di Menara BTN Jakarta. PPID Pusat dibantu oleh
1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Petugas Pelayanan Informasi Publik yang berada di Kantor
Informasi Publik. Cabang seluruh Indonesia. Maka, untuk menunjang layanan
2. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang informasi yang inklusif pada PPID BTN, Perseroan telah
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 menyiapkan berbagai layanan informasi baik secara digital
tentang Keterbukaan Informasi Publik. maupun non digital sebagai berikut:
3. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang
Standar Layanan Informasi Publik. 1. Layanan Informasi Berbasis Digital
4. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2022 tentang Dalam dunia modern saat ini, optimalisasi teknologi
Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik. sangat penting untuk akses informasi menjadi lebih
dinamis dan fleksibel, sehingga Perseroan berinisiasi
Sebagai komitmen dukungan untuk mewujudkan layanan menyediakan wadah bagi masyarakat memperoleh
informasi publik yang inklusif dalam melaksanakan UU KIP, informasi secara online melalui website PPID dan
Perseroan telah menerbitkan kebijakan mengenai Tata Cara aplikasi android maupun iOS BTN PPID.
Permintaan Informasi dan Penyampaian Informasi Publik yang • Website BTN PPID
dituangkan dalam ketentuan sebagai berikut: Perseroan menyiapkan sarana untuk mengakses
1. Kebijakan Khusus PT Bank Tabungan Negara (Persero) informasi secara online melalui website BTN PPID
Tbk Nomor 9-AD tentang Operasional Aktivitas Sekretaris https://ppid.btn.co.id/. Permohonan Informasi
Perusahaan Bab IX Tata Cara Penyampaian Informasi Publik. Publik dapat dilakukan dengan mudah dengan
2. Petunjuk Teknis PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengisi registrasi secara online di website tersebut.
Nomor 9-AD tentang Penyampaian Informasi Kepada Publik. Selain itu, informasi-informasi publik yang bersifat
wajib, berkala dan serta merta termasuk berita-
Layanan Informasi Publik berita terkini terkait perseroan juga dapat diakses
Sebagaimana Visi dan Misi PPID BTN, maka Perseroan melalui website BTN PPID.
menyelenggarakan layanan informasi publik yang inklusif dengan
cara memastikan bahwa informasi yang disediakan dapat diakses
oleh semua orang, termasuk bagi penyandang disabilitas yang
mempertimbangkan faktor aksesibilitas, bahasa dan kebutuhan
https: ppid.btn.co.id/
khusus pengguna, dengan menyediakan sarana prasarana, sumber
daya manusia dan anggaran yang dirincikan sebagai berikut:
552 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 184
Laporan Tahunan 2023
• Aplikasi Mobile BTN PPID
Seiring dengan perkembangan teknologi, pelayanan informasi publik dapat juga diberikan melalui aplikasi mobile BTN
PPID yang telah dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apps Store. Masyarakat dapat mengakses melalui gawai
atau smartphone dengan jaringan internet di mana saja.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 553
Page 185
Tata Kelola
Perusahaan
2. Layanan Informasi Non Digital
Perseroan menyediakan ruangan untuk masyarakat yang datang langsung/tatap muka untuk mengajukan permintaan informasi
publik. Ruang Pelayanan Informasi Publik bertempat di Lantai 20 Menara BTN Jalan Gajah Mada Nomor 1 Jakarta Pusat dan
Kantor Cabang terdekat PPID Pusat.
Salah satu ruang informasi publik di Kantor Cabang:
554 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 186
Laporan Tahunan 2023
3. Layanan Informasi Penunjang Lainnya
Seiring dengan kesetaraan kemudahan dalam perolehan informasi, penyandang disabilitas juga menjadi perhatian utama
Perseroan, hal ini dilakukan dengan menyediakan fasilitas penunjang seperti jalur jalan dan kursi roda khusus serta pendampingan
perolehan informasi oleh petugas layanan. Selain itu, untuk menunjang pelayanan terhadap penyandang disabilitas, diberikan
pelatihan dasar komunikasi difabel kepada customer service kantor cabang.
Akses Jalur Jalan Penyandang Disabilitas di salah satu kantor cabang:
B. Sumber Daya Manusia
PPID Pusat yang bertempat di Kantor Pusat Bank BTN
berjumlah 3 (tiga) orang yang merupakan pegawai organik
Bank BTN. Sedangkan, Petugas Pelayanan Informasi
Publik yang bertugas di seluruh Kantor Cabang Bank BTN
merupakan pegawai organik yang juga menjabat sebagai
Customer Service.
Penguatan SDM layanan informasi publik juga dilakukan
oleh Perseroan dalam rangka meningkatkan wawasan
dan kompetensi yang bertujuan untuk memberikan layanan
terbaik bagi masyarakat khususnya penyandang disabilitas
dalam mendapatkan informasi publik. Perseroan memberikan
pelatihan dasar komunikasi difabel untuk petugas pelayanan
informasi publik (dhi. Customer Service) di Kantor Cabang.
C. Anggaran Layanan Informasi
Perseroan mengalokasikan anggaran untuk pelayanan
informasi publik pada pos anggaran operasional Divisi
Corporate Secretary, konsisten sebesar Rp500.000,000
dengan realisasi penyerapan anggaran sebesar
Rp154.500.000. Anggaran tersebut digunakan untuk
pelaksanaan focus group discussion pengisian kuisioner
Monev KIP tahun 2023 serta pengembangan website dan
aplikasi mobile PPID BTN (Tahap 1).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 555
Page 187
Tata Kelola
Perusahaan
RINCIAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK
Waktu Pelayanan
Sebagaimana tertuang di dalam Ketentuan Internal Perseroan terkait mekanisme permohonan informasi publik, maka Petugas Layanan
Informasi Publik menyampaikan jawaban permohonan kepada pemohon paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak diterimanya
permohonan.
Rekapitulasi Pelayanan Informasi Publik Tahun 2023
Waktu Pemberian Informasi
Pemohon Jumlah
Informasi Ditolak Diberikan Sebagian Diberikan
Individu 3 1 - 2
10 hari Kerja
Badan Hukum 0 - - -
Kelompok Orang 0 - - -
Selama tahun 2023, tidak ada pengajuan atau penyelesaian sengketa Informasi Publik
Sistem Pengelolaan Administrasi Informasi 6. Kanal informasi lainnya yang saat ini sangat mudah diakses
Publik juga diawasi tindak lanjutnya yaitu website https://ppid.
btn.co.id.
Tugas dan fungsi PPID yakni mulai dari identifikasi informasi 7. Melalui aplikasi android BTN PPID yang dapat diunduh
yang dihasilkan, penyimpanan, pendokumentasian hingga melalui smartphone pengguna informasi.
penyediaan dan pelayanan informasi publik. Dalam rangka
pengelolaan administrasi informasi publik, pencatatan informasi
dituangkan dalam Daftar Informasi Publik yang terdiri dari Prosedur Permohonan Informasi Publik
registrasi permohonan, pemberitahuan, penolakan dan
keberatan atas informasi publik dan tersedia dalam bentuk:
Alur Permintaan Informasi
1. Hard copy atau soft copy;
2. Bersifat berkala, setiap saat dan/atau serta merta; dan
3. Jangka waktu penyimpanan informasi publik mengacu
ketentuan pengelolaan asrip Perseroan.
Prosedur Permohonan Informasi Publik Permohonan
PPID memberikan
nomor pendaftaran
PPID memeriksa
mengajukan kelengkapan
dan mencatat
permintaan tertulis dokumen (3hari)
dalam buku register
Permohonan Informasi oleh masyarakat dapat melalui akses
terbuka untuk umum yang disediakan oleh Perseroan.
1. Masyarakat dapat langsung datang ke Kantor PPID Pusat di
Kantor Pusat – Menara BTN Lantai 20 Jalan Gajah Mada Permohonan
melengkapi
Nomor 1 Jakarta Pusat atau ke Kantor Cabang terdekat di
(3 hari kerja)
daerah pengguna informasi.
2. Informasi juga dapat diminta melalui surat yang dikirimkan Dokumen Lengkap Dokumen tidak
lengkap
ke Kantor PPID Pusat dan/atau Kantor Cabang terdekat.
Permohonan
3. Jika melalui email, maka dapat dikirimkan ke csd@btn.co.id. tidak melengkapi
4. Bilamana merasa lebih mudah untuk berkomunikasi melalui (3 hari kerja)
telepon, maka dapat menghubungi PPID Pusat ke nomor
021-6336789 Ext. 2003. Pemberitahuan tertulis Diterima
5. Pesan permintaan informasi juga dapat disampaikan melalui (10 hari kerja) +
Surat Keterangan
dapat diperpanjang Ditolak
aplikasi WhatsApp ke nomor 0877-7150-0286. (7 hari kerja)
Tidak Lengkap
556 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 188
Laporan Tahunan 2023
KENDALA PELAKSANAAN
PELAYANAN INFORMASI
PUBLIK
Prosedur Pengajuan Keberatan Terdapat beberapa kendala dalam rangka pelaksanaan
Permintaan Informasi Publik Layanan Informasi Publik selama Tahun 2023. Kendala
tersebut muncul dari pihak Internal maupun Eksternal
Alur Kemajuan Keberatan Permintaan Informasi Perseroan. Seiring dengan perkembangan keterbukaan
informasi publik saat ini, kendala yang terjadi turut
melibatkan kenyamanan pemohon mendapatkan
informasi publik secara tatap muka ke Kantor Cabang
layanan. Pemohon yang datang langsung ke kantor
cabang akan bertemu dengan Petugas Layanan Informasi
Publik di area kerja Customer Service, namun tidak semua
Permohonan PPID memberikan Atasan PPID
mengajukan nomor pendaftaran memberikan Kantor Cabang Perseroan memiliki layout dengan format
keberatan tertulis dan mencatat tanggapan tertulis digital banking hall sehingga tidak terjadi kesamaan
kepada atasan PPID dalam buku register (30 hari kerja)
kenyamanan oleh pemohon yang datang langsung.
Kemudian, dari sisi eksternal, masih terjadi di antara
pemohon informasi yang melakukan permintaan informasi
yang sudah Perseroan sampaikan baik secara langsung
antar muka maupun lewat media sosial serta elektronik
Mengabulkan Menolak wajib lainya seperti media website dan aplikasi mobile. Namun,
menyertakan hal ini menjadi kewajiban petugas layanan untuk tetap
surat keputusan
pengecualian kembali menginformasikan sehingga dari pihak pemohon
Selesai informasi dapat terliterasi dengan baik.
REKOMENDASI DAN RENCANA TINDAK LANJUT UNTUK
LAYANAN INFORMASI PUBLIK BANK BTN DI TAHUN 2024
Dari pelaksanaan layanan informasi publik di Tahun 2023, Perseroan memiliki beberapa rekomendasi dan rencana tindak lanjut yang
dapat meningkatkan serta menunjang kinerja layanan informasi publik di tahun 2024, antara lain:
1. Perseroan berencana melaksanakan transformasi terhadap struktur organisasi PPID BTN agar semakin agile dan efisien baik dari
sisi kinerja layanan, pengawasan dan pencapaian target yang optimal.
2. Implementasi sarana dan prasarana layanan informasi publik terutama untuk penyandang disabilitas.
3. Melakukan upaya yang optimal dalam memberikan pengalaman layanan yang setara di seluruh Kantor Cabang dengan
menyediakan ruangan untuk layanan informasi publik yang nyaman dan dan terintegrasi dengan layanan digital.
4. Melaksanakan pengembangan website dan aplikasi mobile serta sosialisasi kepada masyarakat atas layanan informasi digital
Perseroan.
5. Mengedepankan sosialisasi dan/atau pelatihan terkait Keterbukaan Informasi Publik kepada petugas layanan informasi publik di
Kantor Cabang di seluruh Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 557
Page 189
Tata Kelola
Perusahaan
Fungsi Audit Internal 1. Butir 1 disebutkan bahwa Internal Audit Division (IAD)
merupakan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dalam
Fungsi audit internal merupakan strategic business partner organisasi Bank yang kedudukannya langsung di bawah
bagi manajemen dalam mengoptimalkan implementasi GCG Direktur Utama.
Perseroan, manajemen (pengelolaan) risiko dan memberikan 2. Butir 2 disebutkan bahwa IAD sebagaimana dimaksud
assurance serta masukan secara independen dan objektif dalam butir 1 dipimpin oleh seorang Kepala Divisi yang
terkait pengendalian internal Perseroan. Fungsi audit internal bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.
dijalankan oleh Internal Audit Division (IAD) melalui proses 3. Butir 3 disebutkan bahwa Kepala IAD sebagaimana
evaluasi berdasarkan risk based audit secara objektif dan dimaksud dalam butir 2 diangkat dan diberhentikan oleh
jasa konsultasi terutama yang menyangkut peningkatan dan Direktur Utama setelah mendapat persetujuan dari Dewan
penyempurnaan risk management, control dan governance Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite
processes. Fungsi tersebut dilakukan melalui pendekatan yang Audit dan dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
proaktif, antusias dan dinamis, berkomunikasi secara efektif,
berorientasi pada bisnis dan stakeholders, pemahaman terhadap Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala
pokok permasalahan (root of the problem) dan area yang Internal Audit Division
memiliki risiko tinggi, penekanan temuan pada kualitas, serta
merekomendasikan penyelesaian yang praktis dan workable. Pihak yang terlibat dalam proses pengangkatan atau
pemberhentian Kepala Internal Audit Division adalah Direktur
Kedudukan Fungsi Audit Intern Dalam Struktur Organisasi Utama, Dewan Komisaris, dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai
regulator. Secara garis besar, proses pengangkatan atau
Kedudukan Internal Audit Division (IAD) sebagai pelaksana pemberhentian yang menggambarkan keterlibatan beberapa
fungsi audit internal berada di bawah supervisi Direktur Utama pihak dimaksud adalah sebagai berikut:
sebagaimana telah ditetapkan berdasarkan Petunjuk Teknis 1. Direksi melakukan fit and proper test kepada calon Kepala
No.PT.3-A.6 tanggal 14 September 2023 tentang Struktur Internal Audit Division.
Organisasi Kantor Pusat, Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang. 2. Direktur Utama menyampaikan permohonan persetujuan
Selain itu, kedudukan fungsi audit internal juga dijelaskan pengangkatan/pemberhentian Kepala Internal Audit
dalam Piagam Audit Intern yang diatur dalam Kebijakan Khusus Division kepada Dewan Komisaris.
No.KK.7-A tanggal 27 April 2023 sebagaimana diubah terakhir 3. Dewan Komisaris menyetujui atau tidak menyetujui
pada tanggal 31 Oktober 2023, pada Bab II Struktur dan pengangkatan/pemberhentian Kepala Internal Audit Division.
Kedudukan IAD yaitu: 4. Dewan Komisaris dan Direktur Utama menyampaikan
laporan pengangkatan/pemberhentian kepala Internal Audit
Division kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai regulator.
Struktur Organisasi Internal Audit Division
Internal Audit
Dewan Pengawas Dewan
DeputyPengawas
Internal
Secretary Syariah
Audit
Syariah
Fraud Investigation
General Audit IT Audit Audit Planning, Reporting,
& Whistleblowing
Quality Assurance System Development Counterparty &
system
& Policy Documentation Audit
General Whistleblowing
Conventional Audit Planning External Audit
ICT Audit System Quality Assurance Reporting
Audit & System
Coordinator Internal Audit Monitoring &
Development Counterparty
General Sharia Anti Fraud Audit Policy Internal Audit
Audit Quality Assurance Reporting,
Coordinator & Procedure
ISO Audit Monitoring &
Development
Documentation
Audit
Ikhtisar Lintas Fraud
Divisi & Root Investigation
Cause Analyst Data Analytics
Audit
Digital Forensic
Analyst
558 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 190
Laporan Tahunan 2023
Profil Kepala Audit Internal
Riwayat Pendidikan
• Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (1995)
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998)
• Magister (S2) Akuntansi dari The University of Queensland, Australia
(2003)
Pengalaman Kerja
• Auditor/Investigator Badan Pemeriksa Keuangan RI (1995-2010)
• Fraud Risk Management Division Head, Bank Permata Tbk (2011-
2020)
• Post Mortem & Forensic Audit (Special Audit) Division Head, Bank
Exim Indonesia (2020-2021)
• Internal Audit Division Head, Bank BTN (2021- sekarang)
HENDRATNO TRI WIBOWO
Internal Audit Division Head Sertifikasi
Warga Negara Indonesia, berusia 49 tahun, • Certified Internal Audit Executive (CIAE)
berdomisili di Kota Tangerang Selatan • Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 – Lembaga Sertifikasi Profesi
Perbankan
Dasar Hukum Pengangkatan
• Surat Keputusan Direksi No.642/DIR/2021 tanggal 26 Juli 2021
tentang Kepala Satuan Kerja Audit Internal PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk.
• Surat Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara No.60/KOM/
BTN/V/2021 tanggal 05 Mei 2021 perihal Persetujuan Usulan
Pengangkatan Kepala Internal Audit Division/Kepala Satuan Kerja
Audit Internal (SKAI).
Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) Tugas dan Tanggung Jawab Internal Audit
Internal Audit Division telah dilengkapi Pedoman Kerja yang Internal Audit Division membantu tugas Direktur Utama dan
disebut dengan Internal Audit Charter (Piagam Audit) yang Dewan Komisaris serta seluruh tingkatan manajemen dalam
telah disusun sejak tahun 2002 kemudian dimutakhirkan dan memastikan kecukupan sistem pengendalian intern Bank dan
ditetapkan terakhir berdasarkan Kebijakan Khusus No.KK.7-A memberikan saran-saran yang strategis dan konstruktif terhadap
tanggal 27 April 2023 sebagaimana diubah terakhir pada pengelolaan Bank dalam kerangka penerapan tata kelola Bank
tanggal 31 Oktober 2023 tentang Piagam Audit Intern. Internal yang baik dan sehat dengan tugas-tugas sebagai berikut:
Audit Charter juga menjadi dasar keberadaan, pelaksanaan 1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris
tugas-tugas dan tanggung jawab pengawasan bagi IAD. Oleh dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan
karena itu, Internal Audit Charter disosialisasikan kepada seluruh secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan maupun
pegawai dan pihak terkait lainnya untuk mendorong efektivitas pemantauan hasil audit;
pelaksanaan fungsi audit internal. Isi dari Internal Audit Charter 2. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan,
adalah sebagai berikut: akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya melalui
1. Misi Internal Audit Division; audit secara on-site dan pemantauan secara off-site,
2. Struktur dan Kedudukan Internal Audit Division; termasuk melakukan audit manajemen terhadap seluruh
3. Ruang Lingkup; unit kerja Bank;
4. Tugas & Tanggung Jawab Serta Wewenang; 3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki
5. Independensi, Objektivitas serta Larangan Perangkapan dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan
Tugas dan Jabatan Auditor Intern; dana;
6. Kode Etik dan Persyaratan Auditor Intern; 4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif
7. Penggunaan Jasa Pihak Ekstern dalam Pelaksanaan Audit tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan
Intern; manajemen;
8. Hubungan Internal Audit Division dengan Auditor Ekstern 5. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal
atau Ahli Hukum; Tahunan dan alokasi anggaran untuk pelaksanaan fungsi
9. Lain-lain. audit intern;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 559
Page 191
Tata Kelola
Perusahaan
6. Menguji dan melakukan evaluasi atas efektivitas pelaksanaan Syariah serta anggota dari Direksi, Dewan Komisaris,
sistem pengendalian intern, manajemen risiko, dan proses Komite Audit dan/atau Dewan Pengawas Syariah.
tata kelola perusahaan sesuai dengan peraturan perundang- 3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan
undangan dan kebijakan Bank; Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan/atau Dewan
7. Melakukan pemeriksaan, penilaian atas efisiensi dan Pengawas Syariah sehubungan dengan pelaksanaan tugas
efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, dan fungsinya.
sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan 4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor
kegiatan lainnya; ekstern.
8. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan 5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis.
tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris;
9. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan Komposisi Personil Internal Audit Division
tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
10. Bekerja sama dengan Komite Audit; Perseroan sangat memperhatikan kecukupan komposisi personil
11. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit Internal Audit Division dalam menunjang pelaksanaan tugasnya
internal yang dilakukannya; baik dari segi jumlah kualifikasi jabatan hingga kompetensi.
12. Melakukan pemeriksaan (audit) khusus apabila diperlukan. Personil Internal Audit Division sampai dengan Desember 2023
berjumlah 79 (tujuh puluh sembilan) orang yang dipimpin oleh
Kewenangan Internal Audit 1 (satu) orang Kepala Divisi dan dibantu oleh 1 (satu) orang
Sekretaris, 1 (satu) orang Wakil Kepala Divisi, 39 (tiga puluh
Untuk dapat melaksanakan misi, fungsi dan tugas audit, maka sembilan) orang pada General Audit Department, 7 (tujuh)
IAD mempunyai wewenang paling sedikit sebagai berikut: orang pada IT Audit Department, 9 (sembilan) orang pada
1. Mengakses seluruh informasi, data dan termasuk di Fraud Investigation & Whistleblowing System Department, 8
dalamnya namun tidak terbatas pada data pegawai dan (delapan) orang pada Quality Assurance Department, 6 (enam)
sumber daya serta hal-hal lain yang dianggap perlu terkait orang pada Audit Planning, System Development & Policy
dengan tugas dan fungsinya. Department, dan 7 (tujuh) orang pada Reporting, Counterparty
2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, & Documentation Audit Department.
Dewan Komisaris, Komite Audit dan/atau Dewan Pengawas
Berikut komposisi personil Internal Audit Division berdasarkan pendidikan sebagai berikut:
25 23 20
20
15 11 11 10
87
8
10 53 55
5 6 66
11 11 12 11 1 1 11 11 1 11 11 11 11 11
5
0
S1 Ekonomi Pembangunan
S2 Magister Manajemen
S1 Perbankan Syariah
D3 Teknik Informatika
S2 Magister Akutansi
S2 Teknik Informatika
S1 Ekonomi Syariah
S2 Ekonomi Syariah
S2 Magister Hukum
S1 Oseanografi
S1 Administrasi
D3 Manajemen
S1 Manajemen
S1 Matematika
S1 Informatika
S1 Keuangan
S1 Perikanan
S1 Peranian
S1Arsitektur
S1 Akutansi
S1 Hukum
S1 Teknik
2022 2023
560 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 192
Laporan Tahunan 2023
Program Peningkatan Kompetensi Internal Audit Division
Setiap personil IAD difasilitasi dan didorong untuk mengembangkan kompetensinya dalam menunjang pelaksanaan fungsi audit internal.
Pengembangan kompetensi dilakukan diantaranya dengan cara knowledge sharing di antara Kepala IAD, Direksi, dan para auditor
terhadap Kebijakan dan Prosedur Internal, program sertifikasi, pendidikan dan pelatihan, workshop serta seminar. Selama tahun 2023
pengembangan kompetensi yang telah dilakukan dalam bentuk pelatihan baik internal maupun eksternal antara lain sebagai berikut.
Tabel Pengembangan Kompetensi Personil Internal Audit Division
No Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal Pelaksanaan Jumlah Peserta
Sertifikasi
Pembekalan dan Ujian Sertifikasi Manajemen
1 PT Garda Multi Talenta 15 - 16 Februari 2023 1
Risiko Level 1
13 Juli 2023 (batch 1) 3
18 Juli 2023 (batch 2) 10
20 Juli 2023 (batch 3) 8
Refreshment Sertifikasi Bidang Manajemen Risiko
2. PT Garda Multi Talenta 02 Agustus 2023 (batch 4) 8
Perbankan
09 Agustus 2023 (batch 6) 1
10 Agustus 2023 (batch 7) 7
19 Agustus 2023 (batch 8) 1
Pelatihan Sertifikasi Certified Fraud Examiner Association of Certified
3 07 - 11 Agustus 2023 1
(CFE) Fraud Examiners (ACFE)
Pelatihan Sertifikasi Certification in Audit Ikatan Komite Audit 22 - 24 Agustus 2023,
4 1
Committee Practices (CACP) Indonesia (IKAI) 28 Agustus 2023
Pelatihan Sertifikasi Qualified Internal Auditor Yayasan Pendidikan Internal
5 21 - 26 Agustus 2023 2
(QIA) - Pra Manajerial Audit (YPIA)
Pelatihan Sertifikasi Qualified Internal Auditor Yayasan Pendidikan Internal 11 - 20 September 2023 1
6
(QIA) - Manajerial Audit (YPIA) 23 Oktober - 01 November 2023 1
Pelatihan Sertifikasi Certified Anti Fraud Manager Asia Anti Fraud Manajemen
7 04 - 06 September 2023 3
(CAFM) (AAFM)
02 - 05 Oktober 2023 (part 1)
The Institute of Internal
8 Pelatihan Sertifikasi Certified Internal Auditor (CIA) 09 - 11 Oktober 2023 (part 2) 1
Auditors (IIA)
16 - 18 Oktober 2023 (part 3)
9 Pelatihan Sertifikasi ISO 9001:2015 Lead Auditor PT BSI Group Indonesia 09 - 13 Oktober 2023 2
Pelatihan dan Workshop
Pelatihan Refreshment Proses Bisnis Bank BTN
1 Bank BTN 05 s.d 17 Januari 2023 39
Tahun 2023
Bank BTN (Internal ITPD
2 Pelatihan BTN IT Planning dan Management bersama rekanan pihak 05 dan 12 Januari 2023 8
ke-3)
3 Pelatihan BTN IT Network Infrastructure Bank BTN 06 Januari 2023 8
4 Pelatihan BTN IT Security Bank BTN 27 s.d 31 Januari 2023 8
Pendidikan Klasikal 1 Program Pengembangan 16 s.d 20 Januari 2023 (Batch 1)
5 Bank BTN & LPPI 4
Talent Bank BTN Tahun 2023 20 s.d 24 Januari 2023 (Batch 3)
Pelatihan Payment Card Industry Data Security
6 PT Systech Global Informasi 09 s.d 11 Januari 2023 8
Standard
7 Pelatihan Aplikasi OPICS PT Abhimata Persada 13 Januari 2023 8
Pelatihan Security & Hacking Technique for Web PT Tjakrabirawa Teknologi
8 18 - 25 Januari 2023 8
& Mobile Apps Based Applications Indonesia
Pelatihan Fundamental of Trade Finance from Alta Perfecto Training &
9 20 s.d 21 Januari 2023 13
Audit Perspective Consulting
Pelatihan Fundamental of Treasury Operation from Alta Perfecto Training &
10 24 s.d 25 Januari 2023 13
Audit Perspective Consulting
Lembaga Pengembangan
11 Pelatihan Human Capital Overview for Auditors 26 s.d 27 Januari 2023 13
Perbankan Indonesia (LPPI)
12 Pendidikan Impactful Presentation Skill Batch 1 PT SGS Indonesia 02 - 04 Februari 2023 2
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 561
Page 193
Tata Kelola
Perusahaan
No Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal Pelaksanaan Jumlah Peserta
Webinar OJK Institute “Implementasi Artificial Otoritas Jasa Keuangan
13 02 Februari 2023 1
Intelligence di Industri Jasa Keuangan” (OJK)
Pelatihan Analisis dan Visualisasi Data
14 DQ Lab Trainer 06 - 08 Februari 2023 25
Menggunakan Excel
15 Pelatihan PPDigital Bank BTN 15 Februari 2023 2
Widyaiswara Badan
16 Pelatihan Audit Investigasi Pendidikan dan Pelatihan 13 Februari 2023 15
BPK RI
The Institute of Internal
17 Pelatihan Communication Skill for Internal Auditors 15 - 16 Februari 2023 32
Auditors (IIA)
The Institute of Internal
18 Pelatihan Communication Skill for Senior Auditors 15 s.d 16 Februari 2023 26
Auditors (IIA)
19 Workshop Pembekalan Audit 2023 IAD & Deloitte 17 Februari 2023 27
Pelatihan Identifikasi Titik Kritis Kecurangan
Lembaga Pengembangan
20 (Fraud) Pengadaan Barang/Jasa dan Supply 20 s.d 21 Februari 2023 13
Fraud Auditing
Chain Financing
21 Pendidikan Impactful Presentation Skill Batch 2 PT SGS Indonesia 23 - 25 Februari 2023 1
Expert Talk Session - “The Future of Competitive
22 Strategy for Great Business Transformation” Bank Bapak Ignasius Jonan 04 Maret 2023 8
BTN
Webinar OJK Institute “Pemanfaatan Analisis Big
Otoritas Jasa Keuangan
23 Data dalam Meningkatkan Kinerja Industri Jasa 30 Maret 2023 2
(OJK)
Keuangan”
Banking and Finance
24 Training Pelaporan Single Customer View (SCV) 12 s.d 13 April 2023 1
Development Center
25 Webinar I APU dan PPT Tahun 2023 Rafi Wisesa 12 April 2023 2
10 s.d 14 April 2023 (Batch 1)
Pendidikan Klasikal 2 Program Pengembangan
26 Bank BTN 08 - 12 Mei 2023 (Batch 2) 4
Talent Bank BTN Tahun 2023
‘22 - 26 Mei 2023 (Batch 3)
27 Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader” PwC dan McKinsey 11 - 14 Mei 2023 2
Webinar “How to Manage Climate Related Risk in Otoritas Jasa Keuangan
28 15 Juni 2023 1
Banking Industry” (OJK)
Pusat Pelaporan dan
Webinar “Awareness Penerapan Program APU
29 Analisis Transaksi Keuangan 21 Juni 2023 2
dan PPT Menjelang Pemilu/Pilkada”
(PPATK)
30 Pelatihan Digital Marketing Strategy Patrick Rimba 04 Juli 2023 1
Yayasan Pendidikan Internal
31 Konferensi Auditor Internal (KAI) 2023 05 - 06 Juli 2023 3
Audit (YPIA)
The Indonesian Institute For
Workshop The Indonesian Institute For Corporate
32 Corporate Governance 12 - 13 Juli 2023 1
Governance (IICG)
(IICG)
Pelatihan Identifikasi Transaksi Keuangan Forum Komunikasi Direktur
33 17 - 18 Juli 2023 (Batch 4) 1
Mencurigakan dan Penentuan Tindak Pidana Asal Kepatuhan Perbankan
34 Pelatihan Oxygen Forensic Extraction in a Box Bounga Solusi Informatika 26 - 28 Juli 2023 2
Ikatan Audit Intern Bank
35 Konferensi Nasional IAIB Tahun 2023 12 - 13 Juli 2023 3
(IAIB)
PT Hacktivate Teknologi
36 Pelatihan Intro to Phyton for Data Science 24 Juli - 18 September 2023 2
Indonesia
Pelatihan Penggunaan eProcurement, Kebijakan
37 Bank BTN 22 Agustus 2023 1
Pengadaan Barang dan/atau Jasa dan Kearsipan
Komisi Pemberantasan 14 - 18 Agustus 2023
38 Pelatihan Penanganan Pengaduan Masyarakat 2
Korupsi (KPK) 22 - 24 Agustus 2023
The Institute of Internal
39 IIA Indonesia National Conference 30 Agustus - 01 September 2023 3
Auditors (IIA)
Webinar OJK “Leadership in Changing Otoritas Jasa Keuangan
40 24 Agustus 2023 1
Atmosphere” (OJK)
Webinar “Efektivitas Digital Maturity Assessment Forum Komunikasi Direktur
41 dalam Mengukur Kematangan Transformasi Kepatuhan Perbankan 28 Agustus 2023 1
Digital Perbankan” (FKDKP)
562 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 194
Laporan Tahunan 2023
No Nama Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal Pelaksanaan Jumlah Peserta
BUMN Leadership &
42 Pelatihan GRC Masterclass Program 07 September 2023 1
Management Institute (BLMI)
Workshop Standar dan Kode Etik Profesi Auditor Yayasan Pendidikan Internal
43 11 - 12 September 2023 1
Internal Audit (YPIA)
Pelatihan Aplikasi Whistleblowing System TPK Komisi Pemberantasan
44 12 September 2023 2
Terintegrasi Korupsi (KPK)
Association of Certified
45 National Anti Fraud Conference 2023 13 - 14 September 2023 4
Fraud Examiners (ACFE)
46 Pelatihan Audit Dana Pensiun Bank BTN & LPPI 22 - 23 September 2023 12
E-Learning Peningkatan Pemahaman Gratifikasi Komisi Pemberantasan
47 12 - 14 Oktober 2023 1
KPK Tahun 2023 Korupsi (KPK)
Ikatan Komite Audit
48 Konferensi Nasional Komite Audit 19 Oktober 2023 1
Indonesia (IKAI)
Pelatihan Penanganan Aset Virtual dalam Proses
49 Bank BTN 02 - 03 November 2023 2
Penegakan Hukum
Refreshment Materi LHPK Sistem Pembayaran dan
50 Financial Market Instructure BI serta KPHDN Tahun Bank Indonesia 03 November 2023 1
2023
Training Aplikasi Integrated End to End
51 Bank BTN 06 - 15 November 2023 1
Procurement
Pelatihan Identifikasi Transaksi Keuangan Forum Komunikasi Direktur
52 15 - 16 November 2023 (Batch 6) 2
Mencurigakan dan Penentuan Tindak Pidana Asal Kepatuhan Perbankan
Forum Human Capital Indonesia “Elevating
Forum Human Capital
53 Cybersecurity Awareness for SOEs: Empowering 21 November 2023 2
Indonesia (FHCI)
Digital Talents Readiness”
Yayasan Pendidikan Internal
54 Seminar Nasional Internal Audit (SNIA) 6 - 7 Desember 2023 2
Audit (YPIA)
Sertifikasi Profesi Personil Internal Audit Division
Secara keseluruhan jumlah sertifikasi personil Internal Audit Division posisi Desember 2023 sebagai berikut:
90
83
80 77
70 62
57
60
50
40
30
14 66 6 5
20 4
12 3 3 3
4 3
3
10 2 2 2 2 2 2
1
0 0
0
ISO:37001:
9001:2015
CAFM
UKMR
CACP
2016
CFRA
CISA
CIAE
COF
QIA
CFE
ISO
CA
ITIL
2022 2023
Keterangan:
UKMR (Uji Kompetensi Manajemen Risiko), QIA (Qualified Internal Auditor), CFrA (Certified Forensic Auditor), CA (Chartered Accountant), CIAE (Certified Internal Audit Executive),
CACP (Certification in Audit Committee Practices), CAFM (Certified Anti Fraud Manager), CFE (Certified Fraud Examiner), CISA (Certified Information System Auditor), COF (Certified
Oxygen Forensic), ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan), ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ITIL Foundation Certificate in IT Service Management.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 563
Page 195
Tata Kelola
Perusahaan
Partisipasi Dalam Penghimpunan Profesi Audit Internal b. Tidak boleh menerima apapun yang dapat, atau
patut diduga dapat mengganggu pertimbangan
Dalam rangka memperluas wawasan dan pengembangan profesionalnya.
profesional Auditor Intern, Organisasi Internal Audit Perseroan c. Harus mengungkapkan semua fakta material yang
telah berpartisipasi dengan mengikutsertakan para auditornya diketahuinya, yang jika tidak diungkapkan dapat
pada berbagai organisasi profesi internal audit, di antaranya mendistorsi laporan atas kegiatan yang sedang di-
sebagai anggota maupun keikutsertaan dalam kegiatan review.
perhimpunan profesi audit intern sebagai berikut: 3. Kerahasiaan
1. Organisasi Ikatan Auditor Intern Bank Indonesia (IAIB) a. Harus berhati-hati dalam menggunakan dan menjaga
Dalam rangka pengembangan dan peningkatan wawasan, informasi yang diperoleh selama melaksanakan
maka para Pimpinan dan Auditor IAD selalu ikut serta dalam tugasnya.
forum-forum pertemuan diskusi benchmarking dan workshop b. Tidak boleh menggunakan informasi untuk memperoleh
perkembangan best practice yang diselenggarakan oleh keuntungan pribadi, atau dalam cara apapun yang
forum IAIB. Materi workshop dan benchmarking dalam bertentangan dengan hukum atau merugikan tujuan
forum IAIB ini meliputi materi level manajerial pengelolaan organisasi yang sah dan etis.
fungsi Audit Internal bagi para pimpinan Chief Auditor 4. Kompetensi
Executive (CAE) maupun untuk level Auditor berupa Teknik a. Hanya terlibat dalam pelaksanaan audit yang
audit, metodologi audit dan Audit ICT yang diselenggarakan memerlukan pengetahuan, kecakapan dan pengalaman
melalui forum diskusi maupun workshop dengan Auditor yang dimilikinya.
Bank-bank lain yang tergabung dalam IAIB. b. Melaksanakan audit sesuai dengan Standar Profesional
2. The Institute of Internal Auditor (IIA) dan Association Certified Audit Intern.
Fraud Examiner (ACFE) – Indonesia Chapter c. Harus senantiasa meningkatkan keahlian, keefektifan
Selanjutnya anggota internal audit juga didorong untuk dan kualitasnya secara berkelanjutan.
menjadi membership of The Institute of Internal Auditor (IIA)
dan Association Certified Fraud Examiner (ACFE)-Indonesia Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Internal Audit
Chapter. Tahun 2023
Kode Etik Auditor Pada tahun 2023, Internal Audit Division (IAD) telah menyusun
rencana atau program kerja audit dan melaksanakan kegiatan
Kode Etik Audit Intern adalah norma dan asas mengenai audit sesuai dengan rencana yang telah disusun. Rencana
kepatutan dan kepantasan yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan program kerja tersebut meliputi sifat dan ruang lingkup audit,
oleh auditor intern, yang paling sedikit mencakup kode etik penilaian risiko (risk assessment), susunan dan jumlah personil
pelaksanaan audit intern sebagaimana ditetapkan oleh asosiasi tim audit, standar hari kerja efektif audit, lamanya waktu standar
profesi audit intern sebagai berikut: hari audit, kebutuhan jumlah personil dan kualifikasi jabatan
1. Integritas personil IAD, serta pengembangan personil IAD.
a. Harus melaksanakan pekerjaannya secara jujur, hati-
hati, bertanggung jawab, dan teliti RENCANA KERJA AUDIT INTERNAL
b. Harus mematuhi aturan hukum dan mengungkapkan Rencana Kerja Internal Audit Division dijabarkan dalam buku
segala hal yang diharapkan oleh ketentuan hukum Annual Audit Plan dengan periode kerja selama 1 tahun.
maupun profesi Rencana Kerja Audit Tahunan untuk Internal Audit Division
c. Tidak terlibat dalam kegiatan ilegal atau melakukan (IAD) tahun 2023 telah disampaikan kepada Direktur Utama
kegiatan yang dapat mendiskreditkan profesi audit berdasarkan memo IAD No.252/M/IAD/APSP/XII/2022
intern atau organisasi. tanggal 22 Desember 2022 perihal Usulan Rencana Audit
d. Harus menghormati dan mendukung tujuan organisasi Tahunan (Annual Audit Plan) Tahun 2023 serta telah disetujui
yang sah dan etis. dan ditandatangani oleh Direktur Utama. Di samping itu sesuai
2. Objektivitas regulasi POJK Nomor 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan
a. Tidak boleh berpartisipasi dalam kegiatan atau Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum, Rencana Kerja Audit
hubungan apapun yang dapat, atau patut diduga Tahunan (Annual Audit Plan) juga telah memperoleh persetujuan
dapat, menghalangi penilaian Auditor Intern yang adil. Dewan Komisaris berdasarkan surat Dewan Komisaris No.25/
Termasuk dalam hal ini adalah kegiatan atau hubungan KOM/BTN/II/2023 tanggal 8 Februari 2023. Rencana kerja
apapun yang mengakibatkan timbulnya pertentangan audit tahun 2023 secara umum adalah sebagai berikut:
kepentingan dengan organisasi.
564 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 196
Laporan Tahunan 2023
Tabel Program Kerja Audit Internal
Jumlah Perubahan
Objek Audit Keterangan
2023 2022 +/- %
Audit Umum
A. 69 91 -22 -24,18
(General Audit)
B. Audit ICT 18 16 2 12,50
Tidak terdapat perencanaan terjadwal untuk pelaksanaan audit
C. Audit Khusus 0 0 0 0,00 khusus/investigasi untuk tahun 2023, akan mengikuti penugasan
dari stakeholders dan whistleblowing system.
Audit Mutu Internal (AMI)
D. 27 23 4 17,39
Sertifikasi ISO
Jumlah Objek Audit 114 130
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA INTERNAL AUDIT DIVISION
Selama periode Januari sampai dengan Desember 2023 Internal Audit Division telah melaksanakan kegiatan audit dengan objek audit
yang mencakup:
1. Audit Umum (General Audit) yang terdiri atas:
a. Audit Operasional terhadap jaringan kantor (KC, KC Syariah dan Regional Office).
b. Audit Tematik yang dilakukan berdasarkan tema tertentu antara lain Pengelolaan Kredit, Penghimpunan DPK, Human Capital,
Pengadaan Barang dan/atau Jasa, dan Treasury.
c. Audit Mandatory berdasarkan ketentuan yang diterbitkan regulator.
2. Audit Information and Communication Technology (ICT) yang terdiri atas:
a. Audit Tematik yang dilakukan berdasarkan tema tertentu pada lingkup pengelolaan ICT antara lain meliputi Mobile Banking,
Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), Aplikasi Pendukung Treasury, serta audit terhadap Keamanan Siber dengan
fokus pada assessment terhadap kesiapan Bank dalam melakukan deteksi dan respon terhadap insiden siber berdasarkan NIST
Cybersecurity Framework.
b. Audit Mandatory berdasarkan ketentuan yang diterbitkan regulator.
3. Audit Khusus terhadap dugaan kecurangan atau tujuan tertentu.
4. Audit Mutu Internal (AMI) Sertifikasi ISO terhadap unit kerja yang telah tersertifikasi ISO 9001:2015 (Standar Manajemen Mutu),
ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan), ISO 37301:2021 (Sistem Manajemen Kepatuhan).
Berikut adalah rincian pelaksanaan audit selama periode Januari sampai dengan Desember 2023:
Tabel Realisasi Program Kerja Audit Internal
No Keterangan Target Realisasi % Pencapaian
1 Audit Umum (General Audit) 69 71 102,90%
2 Audit ICT (Information & Communication Technology Audit) 18 19 105,56%
3 Audit Khusus 0 14 100,00%
4 Audit Mutu Internal (AMI) Sertifikasi ISO 27 38 140,74%
TOTAL 114 142 124,56%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 565
Page 197
Tata Kelola
Perusahaan
Kegiatan audit selama periode Januari sampai dengan Desember 2023 menghasilkan temuan audit sebanyak 1.027 temuan
sebagaimana disajikan pada grafik temuan audit selama 5 (lima) tahun terakhir berikut:
Jumlah Temuan Audit Internal
4000
3.456
3.237
3500
3000 2.817
2500
1.588
2000
1.027
1500
1000
500
0
2019 2020 2021 2022 2023
MONITORING TINDAK LANJUT HASIL AUDIT
Tindak lanjut atas temuan audit dilaksanakan oleh auditee. Hasil pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan kepada Kepala IAD dan
kemudian dievaluasi untuk melihat apakah tindak lanjut tersebut sudah sesuai dengan yang dimaksud. Untuk tindak lanjut yang sudah
tuntas akan dinyatakan “selesai ditindaklanjuti” dan diinformasikan kepada auditee dan Direksi. Adapun bagi tindak lanjut yang belum
selesai dan masih berstatus “pending item” diminta untuk diselesaikan oleh auditee dengan penjelasan yang diperlukan dan akan
dilaporkan oleh Kepala IAD kepada Direksi. Sepanjang tahun 2023, telah dilakukan tindak lanjut temuan audit baik dari hasil audit
tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan resume tindak lanjut audit disajikan pada tabel berikut:
Tabel Tindak Lanjut Hasil Audit Sesuai Tanggal Jatuh Tempo Penyelesaian
Selesai Belum Selesai
% Penyelesaian
Jumlah
No Hasil Audit Komitmen Jatuh
Komitmen Belum Jatuh Telah Jatuh
Jumlah % Tempo
Tempo Tempo
1 2 3 4 5=4/3 6 7 8=4/(4+7)
I Internal Audit Division
I.1 Tahun 2023
General Audit KC 558 550 98,57% 7 1 99,82%
General Audit KC Syariah 169 110 65,09% 59 0 100,00%
General Audit Divisi dan Kantor
162 84 51,85% 78 0 100,00%
Wilayah
Audit ICT 138 82 59,42% 49 7 92,13%
Sub Total 1027 826 80,43% 193 8 99,04%
I.2 Tahun 2022
General Audit KC 908 908 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 217 217 100,00% 0 0 100,00%
General Audit Divisi dan Kantor
337 337 100,00% 0 0 100,00%
Wilayah
Audit ICT 134 130 97,01% 0 4 97,01%
Sub Total 1596 1592 99,75% 0 4 99,75%
I.3 Tahun 2021
General Audit KC 1674 1674 100,00% 0 0 100,00%
General Audit KC Syariah 452 452 100,00% 0 0 100,00%
566 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 198
Laporan Tahunan 2023
Selesai Belum Selesai
% Penyelesaian
Jumlah
No Hasil Audit Komitmen Jatuh
Komitmen Belum Jatuh Telah Jatuh
Jumlah % Tempo
Tempo Tempo
General Audit Divisi dan Kantor
266 266 100,00% 0 0 100,00%
Wilayah
Audit ICT 425 425 100,00% 0 0 100,00%
Sub Total 2817 2817 100,00% 0 0 100,00%
Total Komitmen Internal 5440 5235 96,23% 193 12 99,77%
II Komitmen Eksternal
II.1 Otoritas Jasa Keuangan
KHP IT Pemeriksaan OJK Tahun
148 148 100,00% 0 0 100,00%
2021
KHP Umum Pemeriksaan OJK
147 147 100,00% 0 0 100,00%
Tahun 2021
KHP Umum Pemeriksaan OJK
203 203 100,00% 0 0 100,00%
Tahun 2022
Total Komitmen OJK 498 498 100,00% 0 0 100,00%
II.2 Bank Indonesia
KHP IT & Non IT Pemeriksaan BI
40 40 100,00% 0 0 100,00%
Tahun 2021
KHP Tematik LBUT Tahun 2022 52 52 100,00% 0 0 100,00%
Total Komitmen BI 92 92 100,00% 0 0 100,00%
II.3 Badan Pemeriksa Keuangan RI
Pengelolaan SBK dan SBUM
20 20 100,00% 0 0 100,00%
Tahun Buku 2020
Pengelolaan SBK dan SBUM
52 42 80,77% 0 10 80,77%
Tahun Buku 2021
Total Komitmen BPK RI 72 62 86,11% 0 10 86,11%
Badan Pengawasan Keuangan
II.4
dan Pembangunan RI
Penempatan Dana PEN 2022 3 3 100,00% 0 0 100,00%
Reviu Bansos PKH, Program
3 3 100,00% 0 0 100,00%
Sembako dan BLT Tahun 2022
Reviu P3DN Dalam Rangka BBI
16 16 100,00% 0 0 100,00%
Tahun 2022
Total Komitmen BPKP RI 22 22 100,00% 0 0 100,00%
II.5 Kantor Akuntan Publik
Management Letter atas Lapkeu
46 46 100,00% 0 0 100,00%
posisi 31 Desember 2021
Management Letter atas Lapkeu
26 26 100,00% 0 0 100,00%
Interim 30 Juni 2022
Management Letter atas Lapkeu
35 35 100,00% 0 0 100,00%
posisi 31 Desember 2022
Total Komitmen KAP 107 107 100,00% 0 0 100,00%
II.6 PWC
Jasa Kaji Ulang Fungsi Audit
Internal Tahun 2023
17 13 76,47% 4 0 100,00%
Total Komitmen PWC 17 13 76,47% 4 0 100,00%
Total Komitmen Eksternal 808 794 98,27% 4 10 98,76%
Total Komitmen Audit Internal
dan Eksternal
6248 6029 96,49% 197 22 99,6 99,64%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 567
Page 199
Tata Kelola
Perusahaan
PELAKSANAAN RAPAT INTERNAL AUDIT DIVISION DENGAN DIREKSI DAN KOMITE AUDIT
Mengacu pada Internal Audit Charter (Piagam Audit Intern), Internal Audit Division secara rutin melakukan rapat dengan Direksi serta
menghadiri undangan rapat dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit dalam rangka pelaporan atas pelaksanaan tugas Internal
Audit Division. Sepanjang tahun 2023, Internal Audit Division telah melakukan rapat dengan Direksi, Dewan komisaris, dan Komite
Audit sebagai berikut:
Pelaksanaan Rapat Internal Audit Division dengan Direksi
No Tanggal Agenda Rapat
1 26-27 Januari 2023 Director Session dan Raker Bank BTN Tahun 2023
2 12 Mei 2023 Leadership Forum 2023 “Envisioning Culture for Leader”
3 17 Maret 2023 Town Hall Meeting - Pengarahan Direksi
4 20 Maret 2023 Rapat Pembahasan Penanganan Pengaduan Nasabah
5 03 Mei 2023 Town Hall Meeting - Pengarahan Pencapaian Target Kinerja Perseroan Tahun 2023
6 05 Juni 2023 Town Hall Meeting - Pengarahan Pencapaian Target Kinerja Perseroan Tahun 2023
7 27 Juni 2023 Rapat Komite Manajemen Risiko (Komar)
8 14 Agustus 2023 Rapat Pembahasan Kasus/Permasalahan
9 14 Agustus 2023 Rapat Pembahasan Penyelesaian Pengaduan Nasabah
10 21 Agustus 2023 Rapat Pembahasan Kasus/Permasalahan
11 11 September 2023 Rapat Pelaporan Pelaksanaan Audit Semester 1 Tahun 2023
12 27 Oktober 2023 Kick Off Pilot Initial State Strategic Business Unit
13 31 Oktober 2023 Rapat Pembahasan Hasil Audit IAD Tahun 2023
14 01 November 2023 Rapat Pembahasan Hasil Audit IAD Tahun 2023
15 10 November 2023 Rapat Pembahasan Hasil Audit IAD Tahun 2023
16 14 November 2023 Rapat Pembahasan Hasil Audit IAD Tahun 2023
17 06 Desember 2023 Town Hall Meeting
18 12 Desember 2023 Rapat Pembahasan Performance Review
19 14 Desember 2023 Rapat Pembahasan Hasil Audit IAD Tahun 2023
20 18 Desember 2023 Rapat Pembahasan Agenda Rakernas
Pelaksanaan Rapat Internal Audit Division dengan Komite Audit
No Tanggal Agenda Rapat
1 27 Februari 2023 Rapat Pembahasan Pokok-Pokok Audit dan Tindak Lanjut Audit
2 20 Maret 2023 Rapat Pembahasan Evaluasi atas Kinerja Jasa Penunjang
3 08 Mei 2023 Rapat Pembahasan Realisasi Audit, Tindak Lanjut Audit, dan Kegiatan IAD
4 05 Juni 2023 Rapat Pembahasan Proses Putusan Sanksi Disiplin Pegawai
5 17 Juli 2023 Rapat Pembahasan Root Cause dan Tindak Lanjut Audit
6 07 Agustus 2023 Rapat Pembahasan Hasil Kaji Ulang Fungsi Internal Audit oleh Pihak Ekstern
7 11 September 2023 Rapat Pembahasan Realisasi Audit
8 09 Oktober 2023 Rapat Pembahasan Pembaruan Piagam Audit Intern
9 17 Oktober 2023 Pengarahan Komite Audit atas Peningkatan Pengendalian Internal pada Kantor Cabang
10 02 November 2023 Rapat Kerja Internal Audit Division Tahun 2023
11 13 November 2023 Rapat Pembahasan Perkembangan Accrued Interest dan Audit terkait Accrued Interest
12 13 November 2023 Rapat Pembahasan QRIS BTN
13 04 Desember 2023 Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Permasalahan
14 13 Desember 2023 Rapat Pembahasan Fraud Risk Management dan Roadmap ESG
568 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 200
Laporan Tahunan 2023
ASSURANCE REVIEW TERHADAP AUDIT INTERNAL
Sejak Desember 2017 Internal Audit Division Bank BTN telah berhasil melakukan upgrading standar mutu ISO 9001:2008 menjadi ISO
9001:2015. Secara berkala telah dilakukan surveillance audit oleh auditor eksternal untuk menilai kepatuhan Internal Audit Division
terhadap standar mutu ISO 9001: 2015.
Tabel Pelaksana Surveillance Audit untuk Sertifikasi ISO 9001:2008 dan ISO 9001:2015
No Audit Eksternal Tahun Keterangan
1 PT SGS 2021 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
2 PT SGS 2022 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
3 PT SGS 2023 Pelaksanaan surveillance audit untuk sertifikasi ISO 9001:2015 oleh Audit Eksternal PT SGS
Adapun kaji ulang terhadap atas penerapan fungsi audit intern bank sebagaimana telah diatur dalam POJK No.01/POJK.03/2019
dalam menilai kesesuaian fungsi intern dengan regulasi, standar dan kode etik, serta efisiensi dan efektivitas telah dilakukan oleh
assessor independen minimal 3 (tiga) tahun sekali dengan uraian sebagai berikut:
Tabel Assessor Independen Terkait Penilaian atas Pelaksanaan Audit
No Audit Eksternal Tahun Keterangan
PT Deloitte Touche Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan metodologi serta pelaksanaan
1 2018
Tohmatsu audit terhadap best practices SPFAIB setiap 3 tahun sekali oleh Auditor Eksternal
PT KPMG Sidharta Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan metodologi serta pelaksanaan
2 2020
Advisory audit terhadap best practices SPFAIB setiap 3 tahun sekali oleh Auditor Eksternal
Pelaksanaan proses review gap analysis kebijakan, prosedur dan metodologi serta pelaksanaan
PT Pricewater house
3 2023 audit terhadap best practices Standar Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum setiap 3
Coopers (PWC)
tahun sekali oleh Auditor Eksternal
Satuan Kerja Manajemen Risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan satuan kerja yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur yang membawahi fungsi
Manajemen Risiko dan bersifat independen terhadap Satuan Kerja Operasional yang merupakan risk-taking unit, Satuan Kerja Audit
Internal dan Satuan Kerja Kepatuhan. Tata kelola risiko Perseroan yang berlandaskan prinsip GCG terwujud dari terlibatnya seluruh
organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan.
Dewan Komisaris melalui rapat Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui rapat Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab
untuk memastikan penerapan Manajemen Risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas dan profil Risiko Perseroan.
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko Perseroan melalui Kualitas
Penerapan Manajemen Risiko meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen risiko dan kecukupan sistem
informasi manajemen serta kecukupan sistem pengendalian internal.
Tata kelola risiko Perseroan yang berlandaskan prinsip Good Corporate Governance terwujud dari terlibatnya seluruh organ Perseroan
dalam pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan. Dewan Komisaris dan
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan penerapan Manajemen Risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas
dan profil risiko Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses manajemen risiko dalam rangka memitigasi
risiko Perseroan melalui Kualitas Penerapan Manajemen Risiko yang meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko, proses
manajemen risiko, kecukupan sumber daya manusia, dan kecukupan sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan sistem
pengendalian risiko.
Struktur Satuan Kerja Manajemen Risiko
Enterprise Risk Management Division (ERMD) merupakan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) pada Perseroan, dipimpin oleh
seorang Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur. Struktur Organisasi Enterprise Risk Management Division
terdiri dari Market Risk Management Department, Credit Risk Management Department, Operational Risk Management Department,
Operations Risk Controller Management Department, IT Risk Management Department, Integrated Risk Management Department dan
Model Validation.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 569
Page 201
Tata Kelola
Perusahaan
Enterprise Risk Management Regional
(ERMD) Office
Secretary
Credit Market & Model
Intergrated Risk IT Risk Operational Operational Enviromental, Regional
Management Portofolio Liquidity Risk Validation Management Risk Risk Controller Social & Business
Risk
Management
Management Management Management Governance Control
IT Risk
Strategic Credit Risk Market & Governance Operational Operational Framework Regional
Risk Develop Liquidy Risk Monitoring & Risk Risk Controller & Strategy Business Control
ment Dev Reporting Development Analyst Development Supervisor
Risk Culture Credit Risk Market &
Assesment Liquidity Risk IT Risk Operational Policy &
Assesment Policy &
Sharia Risk Commercial Assesment Risk Implementation
Implementation
& SME Risk Market Assesment
Middle
Office Data & Data &
Information Information
Reporting & Regional
Business Control
Communication
Officer
Struktur Satuan Kerja Manajemen Risiko
Sejak tahun 2015, pelaksanaan kegiatan manajemen telah Market Risk Management Department berfungsi memastikan
menerapkan dan mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008 yang efektivitas pengelolaan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas yang
telah diupgrade menjadi ISO 9001:2015 pada Bulan Mei tahun antara lain menetapkan rencana yang akan dilakukan apabila
2018. Sertifikasi juga terus dilakukan pemeliharan setiap tahun Perseroan mengalami kondisi tekanan keuangan (financial stress)
dilakukan audit tahunan terhadap pelaksanaan sertifikasi ISO yang dapat membahayakan kelangsungan usaha.
9001:2015 dengan tetap menguatkan komitmen untuk terus
bekerja sesuai dengan standar mutu yang diterapkan dengan Operational Risk Management Department berfungsi memastikan
melakukan perbaikan secara berkesinambungan, menumbuhkan efektivitas pengelolaan Risiko Operasional secara keseluruhan
budaya risiko dan mendorong penerapan manajemen risiko Bank termasuk berkoordinasi dengan Operations Risk Controller
yang efektif di seluruh tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Management dan IT Risk Management. Selain itu berfungsi
Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam mengelola Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan dan Risiko
Reputasi yang ada di Perseroan.
Saat ini ISO 9001:2015 telah digunakan oleh berbagai
organisasi di seluruh dunia, yang dapat membantu mereka Integrated Risk Management Department memastikan efektivitas
menjalankan operasional yang lebih efisien dan menguntungkan. pengelolaan Risiko Stratejik dan berfungsi mengkoordinasikan
ISO 9001:2015 menyediakan framework untuk performa bisnis dan memastikan proses integrasi manajemen risiko dengan
yang lebih konsisten, pelayanan yang prima serta perbaikan perencanaan strategis, pengukuran kinerja dan pemberian insentif
berkesinambungan untuk jangka waktu yang lama. ISO dalam rangka meningkatkan shareholder value, meningkatkan
9001:2015 menyediakan banyak keuntungan dan kapabilitas investor confidence, mendukung proses pengambilan keputusan
dalam hal skala usaha dalam beberapa tahun belakangan. dan meningkatkan efisiensi penggunaan modal.
Standar ini merupakan alat yang sangat membantu dalam
pengembangan perusahaan dan membuat organisasi Bank BTN Model Validation secara umum berfungsi untuk memastikan
menjadi lebih resilient. pengelolaan setiap risiko dikelola tetap sesuai dengan Standar
Mutu manajemen ISO 9001:2015. Selain itu unit ini juga
Credit Portofolio Risk Management Department berfungsi berperan melakukan backtesting untuk memastikan kelayakan
memastikan efektivitas pengelolaan Risiko Kredit Perseroan yang model yang digunakan Perseroan.
fokus utamanya di bidang pemberian kredit atau pembiayaan
perumahan, portofolio asetnya didominasi oleh Kredit Pemilikan Operations Risk Controller Management Department berfungsi
Rumah (KPR) yang dipengaruhi oleh adanya perubahan iklim sebagai control tower terhadap aktivitas pengawasan dan
bisnis eksternal. evaluasi atas penerapan pengendalian internal di Kantor
Cabang (KC) dan Commercial Banking Center (CBC) yang
570 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 202
Laporan Tahunan 2023
dijalankan oleh Branch Business Control (BBC), Commercial Banking Center – Business Control (CBC-BC) dan Regional Loan Processing
Center Business Control (RLPC-BC) yang merupakan organ monoline Kantor Wilayah.
IT Risk Management Department berfungsi untuk memastikan efektivitas pengelolaan risiko IT, Digital & Cyber yang melekat pada solusi
teknologi yang digunakan oleh Perseroan untuk mencapai layanan teknologi yang aman dan handal. Terdapat 7 domain risiko yang
menjadi cakupan, yaitu, risiko information and cyber security, risiko IT service delivery, resilience, and continuity, risiko IT third party,
risiko data privacy, risiko IT project delivery, risiko IT regulatory compliance, risiko IT benefit/Value enablement. Pengelolaan risiko
dilakukan melalui framework yang sesuai dengan best practice industri dan terintegrasi dengan siklus hidup layanan TI untuk mencapai
hasil yang maksimal.
ESG Department berfungsi sebagai control tower terhadap aktivitas ESG agar sejalan dengan roadmap dan framework ESG yang
telah dimiliki Perseroan. Control tower dilakukan terhadap aktivitas bisnis dan operasional untuk mendukung pencapaian tujuan
pembangunan berkelanjutan yang antara lain berkaitan dengan pengelolaan dampak lingkungan, mengatasi masalah sosial dan
mempertahankan standar tata kelola yang bertanggung jawab dan etis dalam operasi perbankan.
Pada Desember 2023, Dewan Komisaris telah menyetujui penetapan perubahan struktur organisasi Tahap I terkait penguatan
kapabilitas digital banking dan ESG yang diimplementasikan pada bulan Januari 2024 sehingga Struktur Organisasi dibawah Direktur
Risk Management adalah: Retail Credit Risk, Wholesale Credit Risk, Enterprise & ESG Risk Management, Digital & Operation Risk
Management, dan Transformation & Partnership Management.
Direktur
Risk Management
Retail Wholesale Enterprise & ESG Risk Digital & Operations Risk Transformation &
Credit Risk Credit Risk Management Management Partnership Management
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Manajemen dan prosedur yang digunakan serta dampaknya terhadap
Risiko eksposur Risiko Bank secara keseluruhan.
8. Memberikan rekomendasi kepada satuan kerja bisnis dan/
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan satuan kerja atau kepada Komite Manajemen Risiko terkait penerapan
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur yang Manajemen Risiko antara lain mengenai besaran atau
membawahi fungsi Manajemen Risiko dan bersifat independen maksimum eksposur Risiko yang dapat dipelihara serta
terhadap Satuan Kerja Operasional yang merupakan risk-taking melakukan eskalasi sesuai kebutuhan.
unit, Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Kepatuhan. 9. Mengevaluasi terhadap akurasi model dan validitas data
Tanggung Jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko meliputi: yang digunakan untuk mengukur risiko.
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan 10. Menyusun dan menyampaikan laporan profil Risiko kepada
kebijakan, strategi, dan kerangka Manajemen Risiko. Regulator, Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Manajemen
2. Mengembangkan prosedur dan alat untuk identifikasi, Risiko secara berkala atau paling kurang secara triwulanan.
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian Risiko Frekuensi laporan ditingkatkan apabila kondisi pasar
3. Merancang dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan berubah dengan cepat.
dalam penerapan Manajemen Risiko. 11. Melaksanakan kaji ulang secara berkala dengan frekuensi
4. Memantau implementasi kebijakan, strategi, dan kerangka yang disesuaikan kebutuhan Bank, untuk memastikan:
Manajemen Risiko yang direkomendasikan oleh Komite a. kecukupan kerangka Manajemen Risiko;
Manajemen Risiko dan yang telah disetujui oleh Direksi. b. keakuratan metodologi penilaian Risiko; dan
5. Memantau posisi/eksposur Risiko secara keseluruhan, c. kecukupan sistem informasi Manajemen Risiko.
maupun per Risiko termasuk pemantauan kepatuhan 12. Memiliki Taksonomi Risiko bagi Bank dan anak perusahaan
terhadap toleransi Risiko dan limit yang ditetapkan. Bank yang terintegrasi sesuai dengan kebutuhan pengawalan
6. Melakukan stress testing guna mengetahui dampak dari target kinerja Bank dan anak perusahaan Bank.
implementasi kebijakan dan strategi Manajemen Risiko 13. Struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab serta hal-
terhadap portofolio atau kinerja Bank secara keseluruhan. hal lain termasuk tata laksana pekerjaan satuan kerja
7. Mengkaji usulan aktivitas dan/atau produk baru yang Manajemen Risiko diatur dalam suatu peraturan internal
dikembangkan oleh unit lain. Pengkajian difokuskan tersendiri.
terutama pada aspek kemampuan Bank untuk mengelola
aktivitas dan/atau produk baru termasuk kelengkapan sistem
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 571
Page 203
Tata Kelola
Perusahaan
Profil Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko
Kepala Enterprise Risk Management Division sekaligus berperan sebagai sekretaris Komite Manajemen Risiko yang berada di bawah
Direksi, dijabat oleh Wilson Arafat berdasarkan SK Direksi No. 63/KUASA/DIR/2021 tanggal 30 Juli 2021 dan menjabat sampai
dengan sekarang.
Riwayat Pendidikan
• Magister Manajemen Pemasaran Universitas Gadjah Mada (2004).
• S1 Ekonomi Pembangunan Universitas Gadjah Mada (1996).
Pengalaman Kerja
• Transformation Management Office Head (2017-2018)
• Procurement & Fixed Asset Management Division Head (2019 – 2021)
• Enterprise Risk Management Division Head (2021 - Sekarang)
• PLT Transformation & Partenership Management Division (2023 -
sekarang)
WILSON ARAFAT Dasar Hukum Pengangkatan
Kepala Enterprise Risk Management Division • SK Direksi No. 63/KUASA/DIR/2021 tanggal 30 Juli 2021
Warga Negara Indonesia, berusia 49 tahun,
berdomisili di Kota Jakarta
Sertifikasi
• Sertifikasi Training for Trainer Manajemen Risiko KKNI Jenjang 6 dan
7, BARa (2023)
• Certification for Credit Risk Management, Resolusi Akusara Nusantara
(2022)
• Manajemen Risiko Level IV, BSMR (2021)
• Sertifikasi GRC Professional, OCEG (2016)
• Certified Human Resource Professional (CHRP), Lutan Education-GML
Performance Consulting (2011)
• Training & Directorship Certification, LKDI (2011)
• Certificate of Accomplishment Professional Director, IICD (2011)
• Certified Strategy Execution Professional (CSEP), Lutan Education-GML
Performance Consulting (2010)
572 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 204
Laporan Tahunan 2023
Pengembangan Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Perseroan telah melaksanakan program pengembangan SDM di bidang pendidikan
dan pelatihan bagi pejabat manajemen risiko dan mengikutsertakan seluruh pegawai (sesuai job specification) termasuk di ERMD
dalam rangka sertifikasi manajemen risiko.
Perseroan secara berkala mengadakan pendidikan dan pelatihan sertifikasi manajemen risiko serta aktif mengikutsertakan staf dan
pejabatnya sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya
Manusia Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko
bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum bahwa dasar penetapan minimal level sertifikasi UKMR untuk suatu job title adalah berapa
level job tittle tersebut dari Direksi sesuai dengan struktur organisasi yang berlaku sehingga level minimal sertifikasi untuk job title tetap
mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Perseroan juga melakukan in-house training dan melakukan pre-test sebagai saringan awal bagi pejabat dan pegawai yang akan
mengikuti ujian sertifikasi manajemen risiko yang diselenggarakan LSPP (Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan). Selama tahun 2023
pegawai Satuan Kerja Manajemen Risiko telah mengadakan pelatihan dan pengembangan kompetensi bidang Manajemen Risiko
sebagai berikut:
No. Nama Pelatihan
1 Forecasting Credit Portfolio
2 Awareness Training ISO 9001 2015 dan Internal Audit
3 Backtesting Model PD PSAK 71
4 Forecasting Credit Portfolio
5 Pelatihan dan Pendidikan PPDigital
6 Pelatihan Refreshment Proses Bisnis Bank BTN Tahun 2023
7 Pelatihan Standar Internasional Manjamen Resiko Fundamental ERM
8 Pembekalan dan Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1
9 Pembelajaran Credit Scoring
10 Practical Microsoft Excel for Data Scientist and Effective Data Report
11 Training SAS VIYA : Interactive Model Building
12 Sespibank
13 Seminar Sustainable Finance Forum 2023
14 Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko
15 Refreshment Subsidi Bunga/Bunga Margin
16 Leadership Forum “Envisioning Culture For Leader”
17 Workshop ESG Bank BTN
18 Risk Economic Outlook 2024
19 Webinar Security Awareness Cyber Crime
20 GRC Masterclass “Pre IPO & Post IPO”
21 Training for Trainers Manajemen Risiko
Sertifikasi Manajemen Risiko
Mapping Level SMR
No Level Mandatory Jumlah Pegawai Kesesuaian
Belum SMR Jenjang 4 Jenjang 5 Jenjang 6 Jenjang 7
1 Mandatory Jenjang 4 2.816 694 506 1.616 - - 75,36%
2 Mandatory Jenjang 5 418 5 35 345 30 3 90,43%
3 Mandatory Jenjang 6 8 - 4 1 1 2 37,50%
4 Mandatory Jenjang 7 12 - - - 1 11 91,67%
Total Pegawai 3.254 699 545 1.962 32 16 77,26%
Keterangan:
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi namun belum disertifikasi sesuai levelnya
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi dan sudah sesuai dengan levelnya
Pegawai yang diwajibkan sertifikasi dan sudah memiliki sertifikasi dengan level di atas yang diwajibkan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 573
Page 205
Tata Kelola
Perusahaan
Pelaksanaan Tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko Tahun 2023
Bank BTN selama 2023 dalam penerapan manajemen risiko ditujukan untuk memperkuat pilar–pilar pengelolaan risiko dengan
mengedepankan prinsip – prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam aktivitas operasional bisnis bank. Target dan inisiatif
strategis terkait pelaksanaan manajemen risiko pada tahun 2023, sebagai berikut:
Penguatan Tata Kelola Risiko (Risk Goverment)
Penetapan, Pengelolaan, alignment framework RA RT dan RKAP; Peguatan Segregation of Duty dan 3 LoD Pengawasan aktif
Dewan Komisaris & Direksi melalui performance Review, transformasi corporate plan serta monitoring &evaluasi RA dan RT
Penguatan Kerangka Manajemen Risiko
Transformasi arsitektur kebijakan (penyusunan kebijakan umum manajemen risiko (KUMR)
Linking Strategy (Corplan, RBB, RKAP, KPI) dengan RA, RT dan Limit
Evaluasi struktur organisasi risk management dengan penambahan fungsi operasional risk control, IT, cyber & digital risk, Serta
validation Model
Penguatan Proses Manajemen Risiko, Sistem informasi & SDM
Pengelolaan
Risiko
Pengelolaan Pengelolaan Pengelolaan Pengelolaan
Pengelolaan Operasional, Pengelolaan
Risiko Pasar & Risiko IT, Cyber Risiko Darurat Tata Kelola
Risiko Kredit hukum, Risiko Stratejik
Likuiditas dan Digital (BCM) Model
Kepatuhan dan
Reputasi
√. Kajian Risiko BPI √. Pengelolaan √. Penerapan dan √. Melaksanakan √. Penguatan √. Evaluasi √. Pengelolaan
(Credit Consumer Risiko Pasar penilaian risiko (Join Stress Test kapabilitas Pengelolaan metode tata
& Commercial melalui produk sesuai {JST}, KBUMN. pengelolaan BCM kelola model
√. Remodelling Pengembangan POJK Internal, Manajemen √. Pelaksanaan (meliputi
Credit Scoring dan penerapan √. Uji coba ATMR Restru Covid, risiko IT, Cyber, Business Impact Model
model middle office Operasional Tapering Off) & Digital analysisi kredit pasar,
√. Pengembangann √. Pengelolaan Sesuai POJK √. Membangun (Sesuai fungsi √. Penglelolaan Operassional,
Commercial manajemen baru SIM Risiko LoD) Businesss dan Lainnya)
Loan EWS dan risiko likuiditas √. Membangun sesuai KBUMN √. Menetapkan Continuity Plan √. Review
Underwirting secara harian sistem (RMI) roadmap √. Pengelolaan Permodelan
√. Pengembangan √. Pelaksanaan operasional tools √. Pengukuran dan stages Disaster PSAK 71
SME Credit Internal Liquidity (LED, RCSA & Risk Maturity pengembangan Recovery
Scoring & Adequancy KRI) - ORMIS Index (RMI) 2021-2025
Collection Assesment √. Implementasi √. Pelaksanaan √. Implementasi
Scoring Process (ILAAPP) Branch & monev RA & RT Roadmap IT Risk
√. Uji Coba ATMR √. Uji Coba ATMR Regional √. Implementasi (Stages I, II, dan
kredit Sesuai Pasar Sesuai Operation Risk blueprint & III)
POJK baru POJK baru Control untuk roadmap Risiko
√. Strategi memperkuat enviromental,
pengelolaan LAR manajamen social &
dan Penguatan risiko governance
CKPN to NPL operasional (ESG)
√. Pelaksanaan √. Pengelolaan √. Self Assesment
portofolio Quality Operasional, TKB
Report Hukum & √. Penguatan
√. Pengembangan Reputasi melalui Budaya Sadar
dan Penerapan penambahan Risiko
Credit Decision cadangan
Engine √. Risk Assesment
√. Membangun PAB
Collection √. Penguatan fungsi
dan Asset sals Credit Operation
strategy untuk √. Sentralisasi
SME fungsi akunting
dan pengadaan
√. Membangun
kapabilitas data
analitik serta
infrastruktur big
data
Job Enrichment
Membangun sistem Penyusunan Risiko
Melaksanakan Join Stress Talent Movement Pelaksanaan
informasi manajemen Enviromental, Social &
Test [JST], KBUMN, Internal dan Resertifikasi ISO Recovery plan &
Risiko sesuai dengan Governance (ESG) dan
Restru Covid, Tap Off 9001:2015 dan Risk Resolution Plan
KBUMN dan RMI Perubahan Iklim
Culture
Penguatan Sistem Pengendalian Risiko
574 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 206
Laporan Tahunan 2023
Dalam pelaksanaan tugas selama tahun 2023 selain pilar-pilar Review Kebijakan Manajemen Risiko
inisiatif strategis tersebut di atas, pelaksanaan manajemen risiko Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.18/
juga telah dilakukan beberapa perbaikan sebagai berikut: POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan
Manajemen Risiko bagi Bank Umum, dalam mengelola risiko
Penetapan Risk Appetite Statement (RAS) dan Limit Risiko bank wajib menerapkan manajemen risiko secara efektif. Untuk
Dalam penyusunan kebijakan dan strategi Manajemen Risiko, menerapkan manajemen risiko secara efektif, Perseroan telah
Direksi Bank telah menetapkan Risk Appetite Statement (RAS) menyusun kebijakan manajemen risiko yang tertuang dalam suatu
dan limit risiko lainnya. RAS dikaji ulang setiap tahun atau kebijakan manajemen risiko dan sekurang-kurangnya setiap
sewaktu-waktu dengan memperhatikan perubahan rencana dan tahun dilakukan review dan/atau penginian beberapa kebijakan
tujuan bisnis Bank serta perubahan kondisi lingkungan bisnis. manajemen risiko agar mudah dipahami oleh risk owner
RAS digunakan sebagai panduan objektif dalam membuat maupun risk manager sebagai pedoman dalam melaksanakan.
keputusan strategis terkait dengan pengelolaan risiko dan Perseroan telah menyelaraskan struktur kebijakan internal sesuai
sebagai perangkat bagi Manajemen dalam melaksanakan tata dengan Transformasi Arsitektur Kebijakan dan Prosedur dimana
kelola bisnis dengan baik. Selanjutnya RAS diturunkan menjadi kebijakan dan prosedur disesuaikan dengan hirarki kebijakan
limit risiko untuk setiap indikator risiko. Penetapan RAS dan limit dari yang tertinggi Kebijakan Umum, Kebijakan Khusus dan
risiko dilakukan dengan memperhatikan tingkat risiko yang akan Peraturan Teknis. Perseroan memiliki Satuan Kerja Policy dan
diambil maupun strategi dan target Bank secara keseluruhan. Prosedur dalam melakukan review dan pemantauan Kebijakan
dan Prosedur secara berkala.
Limit risiko yang ditetapkan meliputi Risiko secara keseluruhan
(komposit), per jenis Risiko, dan per-aktivitas fungsional. Adapun Penerapan Modal Minimum Risiko Kredit Basel III Reform
penetapan limit risiko digunakan sebagai panduan bagi aktivitas Pendekatan Standard
Unit Kerja untuk mengelola jenis dan jumlah risiko yang dapat Perseroan telah menerapkan perhitungan Aset Tertimbang
diterima. Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit sesuai SEOJK
No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 tentang
Penginian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko
Penyusunan Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan Sistemik Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank
Sebagai salah satu Bank Sistemik di Indonesia, Perseroan Umum. Perubahan metodologi perhitungan dalam ketentuan
memiliki kewajiban untuk menyusun dokumen Rencana Aksi tersebut meliputi perubahan bobot risiko lebih granular dan
(Recovery Plan) yang diatur dalam POJK No. 14/POJK.03/2017 dalam jumlah bucket yang lebih banyak. Selain itu juga
Tentang Rencana Aksi. Dokumen Rencana Aksi yang disusun terdapat klasifikasi kategori portofolio yang lebih beragam
memuat mekanisme yang diharapkan dapat mencegah, dan keharusan pelaksanaan due diligence terhadap pihak
memulihkan, dan/atau memperbaiki kondisi finansial Perseroan lawan untuk memastikan pemahaman atas profil risiko dan
sebagai akibat dari krisis keuangan atau gangguan pasar karakteristik dari pihak lawan agar penentuan bobot risiko
finansial lainnya yang berdampak pada permodalan, likuiditas, tidak hanya bergantung pada peringkat eksternal.
rentabiltas dan kualitas aset yang membahayakan kelangsungan
usaha Perseroan. Perseroan secara berkala melakukan penginian Persiapan Penerapan Modal Minimum Risiko Pasar Pendekatan
Dokumen Rencana Aksi (Recovery Plan) sebagai salah satu Standar
rencana dalam perencanaan keuangan berkelanjutan. Pada Dalam rangka penerapan SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022
30 November 2023 Bank telah menyampaikan Rencana Aksi tanggal 7 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset
(Recovery Plan) Tahun 2024 kepada Regulator. Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum
yang akan diterapkan mulai 1 Januari 2024, maka Bank telah
Tindak Lanjut Uji Resolvabilitas pada Rencana Resolusi melakukan uji coba perhitungan dan melaporkan kepada OJK
(Resolution Plan) untuk ATMR Pasar posisi bulan Juni 2023, September 2023
Penyusunan Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan dan Desember 2023.
Sistemik telah disampaikan Lembaga Penjaminan Simpanan
(LPS) sebagai bank yang berkewajiban untuk menyusun Penerapan Modal Minimum Risiko Operasional Pendekatan
dokumen Rencana Resolusi (Resolution Plan) sesuai Peraturan Standar
Lembaga Penjaminan Simpanan No. 1 Tahun 2021 tentang Dalam rangka penerapan SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020
Rencana Resolusi Bank Umum. Dokumen Rencana Resolusi tanggal 29 April 2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
yang disusun memuat informasi mengenai bank dan strategi Menurut Risiko untuk Risiko Operasional Dengan Menggunakan
resolusi yang menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi Pendekatan Standar Bagi Bank Umum telah diimplementasikan
Lembaga Penjaminan Simpanan dalam melakukan penanganan sejak 1 Januari 2023, maka secara berkala Bank melakukan
atau penyelesaian Bank yang ditetapkan sebagai bank gagal. reviu pencatatan data kerugian dan recovery kerugian risiko
Lembaga Penjaminan Simpanan telah melakukan uji resolvabilitas operasional.
atas Rencana Resolusi (Resolution Plan) Bank dan selama tahun
2023 Perseroan melakukan tindak lanjut atas rekomendasi hasil
uji resolvabilitas.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 575
Page 207
Tata Kelola
Perusahaan
Implementasi Early Warning System (EWS) untuk Segmen Kredit Kantor Wilayah dan bertugas pada Kantor Cabang maupun
UMKM, Komersial dan Korporasi Kantor Cabang Syariah, Commercial Banking Center Business
Early Warning System adalah suatu mekanisme atau sistem Control (CBC-BC) yang merupakan monoline Kantor Wilayah
deteksi atau pengenalan terhadap tanda-tanda atau gejala awal dan bertugas pada Commercial Banking Center (CBC) serta
yang diperkirakan dapat mempengaruhi perkembangan atas Regional Loan Processing Centre Business Control (RLPC-BC)
maju mundurnya kondisi usaha debitur. Early Warning System yang merupakan monoline Kantor Wilayah dan bertugas pada
dilakukan untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya kerugian Regional Loan Processing Centre.
akibat kredit macet, maka Perseroan harus menerapkan suatu
sistem yang efektif dan berkesinambungan untuk memonitoring Penguatan organ Business Control secara berkesinambungan
fasilitas kredit yang telah diberikan. telah dilakukan dengan prioritisasi risiko secara periodik (Top
10 Risk) yang dilaporkan kepada Direksi. Perseroan juga
Dalam hal ini, Satuan Kerja Manjemen Risiko bersama dengan berencana untuk membentuk Operational Risk Control pada level
unit bisnis terkait secara rutin melakukan monitoring kualitas direktorat sebagai bagian dari mitigasi risiko operasional pada
portfolio dan indikator early warning terhadap kualitas aset level direktorat.
atas portofolio kredit. Upaya ini diharapkan dapat digunakan
untuk melakukan monitoring terhadap debitur kredit UMKM, IT, Digital & Cyber Risk
Komersial, dan Korporasi sehingga memberikan informasi Pada 2023, Perseroan telah melakukan penguatan dalam
berupa peringatan lebih awal terhadap kemungkinan kondisi pengelolaan risiko IT, digital & siber dengan melakukan
debitur yang akan mengalami gagal bayar (default). pemantauan profil risiko IT, digital & siber, dan menjalankan
program penguatan pengendalian risiko serangan digital dan
Penyusunan dan Implementasi Portfolio Guideline untuk Segmen siber. Komponen profil risiko IT, digital & siber dikembangkan
Komersial, Korporasi dan Financial Institutions menjadikan ketentuan OJK yang berlaku sebagai dasar, dan
Langkah Perseroan dalam memperkuat manajemen risiko melakukan pengembangan yang diperlukan untuk menyesuaikan
pembiayaan untuk mengendalikan komposisi portofolio kredit dengan kondisi Perseroan dan terhubung dengan matriks key
dan memastikan laju pertumbuhan portofolio kredit yang risk indicator yang telah dibentuk. Pelaporan atas risk profile dan
sehat maka Bank BTN melakukan pengelolaan risiko kredit key risk indicator dilakukan secara berkala kepada Management
melalui Portfolio Guideline agar dapat menghindarkan bank untuk memberikan visibilitas yang comprehensive.
dari bahaya risiko konsentrasi. Portfolio Guideline merupakan
inisiatif strategis dalam penyaluran pembiayaan untuk selalu Penguatan pengendalian risiko serangan digital dan siber
memperhatikan kondisi makro ekonomi yang terkini terutama dilakukan dengan pendekatan 3 pilar transformasi, yaitu
pada sektor-sektor tertentu yang dinilai masih layak untuk dibiayai people, proses, dan teknologi. Dari sisi people, penguatan
termasuk beberapa sektor yang dapat digunakan sebagai dilakukan melalui program internalisasi pengelolaan risiko IT,
sektor-sektor prioritas termasuk di dalamnya aspek analisa dan digital & siber yang bertujuan menyampaikan tone at the top
monitoring terhadap NPF per sektor industri, limit pembiayaan dari Direksi kepada seluruh pegawai, dan membekali pegawai
per sektor industri dan prospek sektor industri dalam mendukung dengan meningkatkan kesadaran pegawai atas ancaman IT,
perkembangan usaha bisnis Perseroan. digital & Siber beserta cara pencegahannya. Dari sisi proses,
Perseroan telah melakukan penguatan atas proses internal yang
Pengembangan Credit Scoring Model (CSM) untuk Segmen berhubungan dengan IT dan Digital seperti melakukan kajian
Small Medium Enterprise (SME) atas kebijakan dan prosedur yang berhubungan dengan IT
Dalam upaya meminimalisir risiko yang akan diterima oleh dan digital, melakukan pemantauan risiko atas proyek IT yang
Perseroan dalam pemberian kredit kepada segmen SME bersifat stratejik. Dari sisi teknologi, Perseroan melakukan
maka diperlukan suatu Credit Scoring Model (CSM). Adanya peningkatan atas tools dan juga rule yang sudah diimplementasi
Credit Scoring Model SME digunakan untuk membantu dalam untuk meningkatkan penjagaan aset komputer Perseroan.
menganalisa dan mengkuantifikasi kelayakan calon debitur
dengan hasil rekomendasi berupa High Risk maupun Low Risk. Direksi melalui Komite Pengarah Teknologi Informasi melakukan
evaluasi atas risiko IT, digital & siber yang dilaksanakan melalui
Penguatan Regional Business Control (RBC), Branch Business rapat secara berkala paling kurang 4 (empat) kali selama tahun
Control (BBC), Commercial Banking Center Business Control berjalan dengan salah satu pembahasannya terkait IT Key
(CBC-BC), dan Regional Loan Processing Centre Business Control Risk Indicator (KRI) Monitoring. Selanjutnya, Dewan Komisaris
(RLPC-BC) juga melakukan melakukan telaah setiap setahun 1 (satu) kali
Perseroan telah memiliki organ untuk meningkatkan pengawasan terhadap hasil evaluasi atas risiko IT, digital & siber.
risiko operasional dan mitigasi/pencegahan operational loss
dengan implementasi Departemen Operations Risk Controller Melanjutkan Pengembangan dan Memperkuat Utilisasi Risk
pada Satuan Kerja Manajemen Risiko dan menempatkan Management Tools
organ Regional Business Control (RBC) pada Kantor Wilayah, Untuk memperkuat utilisasi Risk Management Tools maka telah
Branch Business Control (BBC) yang merupakan monoline dilakukan beberapa pengembangan diantaranya:
576 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 208
Laporan Tahunan 2023
1. Implementasi sistem pemantauan monitoring risiko pasar/ 10. Pemanfaatan aplikasi Operational Risk Tools yang
interest rate risk in the banking book (IRRBB) dan Aplikasi terintegrasi sebagai upaya pengelolaan risiko operasional
monitoring Risiko Likuiditas. di Unit Kerja antara lain dengan tools LED, RCSA, dan KRI.
2. Pemanfaatan Terminal Bloomberg untuk mendukung 11. Melakukan pembuatan aplikasi Fraud Detection System
penerapan manajemen risiko secara efektif dalam yang berfungsi sebagai tools yang membantu Bank dalam
mendukung pengelolaan risiko likuiditas, risiko kredit dan proses prevention, detection, investigation dan monitoring
risiko lainnya. atas fraud khususnya pada transactional banking.
3. Memperkuat peran manajemen risiko dengan Pengembangan 12. Pemanfaatan visualisasi data Operational Risk dalam rangka
Sustainability Environment Risk Management. prioritisasi risiko (Top 10 Risk) yang dapat digunakan oleh
4. Melakukan Enhancement Credit Scoring Model (CSM) kredit manajemen.
consumer. 13. Penambahan fungsi data analytics sebagai dasar organ
5. Melakukan pengembangan Credit Scoring Model (CSM) Business Control dalam melakukan internal control testing.
untuk segmen SME.
6. Melakukan pengembangan Early Warning Sistem untuk Pembentukan Fungsi ESG Management
segmen Komersial dan Korporasi. Perseroan berfokus terhadap penerapan ESG yang ditunjukkan
7. Melakukan re-modeling Internal Credit Rating yang untuk dengan melakukan perubahan struktur organisasi pada
segmen Komersial dan Korporasi. Enterprise Risk Management Division di November 2023, melalui
8. Melakukan pengembangan Collection Scoring untuk segmen pembentukan ESG Department. Fungsi ESG Management adalah
Konsumer. sebagai control tower terhadap isu-isu ESG baik dalam proses
9. Maintenance implementasi ISO di ERMD melalui Surveillance bisnis dan operasional. Untuk menunjang kegiatannya, maka
dan Resertifikasi ISO 9001:2015 di Satuan Kerja Manajemen ESG Management memiliki 4 unit yaitu Framework & Strategy
Risiko untuk meningkatkan standar layanan mutu Satuan Development, Policy & Implementation, Data & Information, dan
Kerja Manajemen Risiko kepada seluruh stakeholders. Reporting & Communication.
Framework, Strategi, Roadmap dan Quickwins ESG
Perseroan telah memiliki framework, strategi, roadmap dan quickwins ESG sebagai berikut:
The Future of Finance
ESG in the value chain
Climate Change &
Sustainable Finance People & Community
Ecosystems
Stakeholder inclusiveness
Integrated GRC
Governance Risk Compliance
Integrated GRC
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 577
Page 209
Tata Kelola
Perusahaan
“The Future of Finance” adalah framework ESG Perseroan • Pengelolaan dampak pada manusia dan komunitas serta
merupakan seperangkat prinsip yang memberikan panduan masyarakat luas pada umumnya (people and community).
bagi Perseroan dalam mengelola dan menjalankan praktik
bisnis yang berorientasi pada kinerja dampak dan mendukung Framework yang dibangun dilandasi pada kesadaran Perseroan
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable dan pemangku kepentingan (stakeholder inclusiveness) di
development goals. seluruh rantai nilai Perseroan (ESG in the value chain), yang
membentuk sistem yang saling bergantung di mana hubungan
Framework ini menjadi landasan untuk mengelola aktivitas dan tersebut menimbulkan risiko dan peluang terkait keberlanjutan
operasi bisnis serta proses pengambilan keputusan yang lebih bagi Perseroan yang perlu di kelola secara terintegrasi agar
komprehensif, termasuk: memungkinkan Perseroan dalam mencapai tujuan dan mengatasi
• Pengelolaan produk dan jasa yang mendukung proses ketidakpastian dengan integrated GRC.
transisi menuju ekonomi rendah karbon serta menjaga
keseimbangan sosial dalam membuka equal akses terhadap Strategi ESG Perseroan merupakan langkah nyata Perseroan
modal (sustainable finance); dalam mengimplementasikan ESG framework dengan
• Pengelolaan risiko perubahan iklim dan dampaknya pada menggunakan 9 (sembilan) langkah strategis yang akan
kapasitas ekosistem (climate change and ecosystems); diterapkan secara inklusif.
6 Komponen ESG Framework 9 Langkah Strategis ESG Framework
Menjalankan operasional bisnis bank yg berkelanjutan
Sustainable Finance
Mengembangkan produk bank dan pengelolaan portfolio
yang berkelanjutan dan inklusif
Climate Change & Ecosystems
Mengintegrasikan komponen ESG di dalam kerangka
dan program enterprise risk management
Mengembangkan program budaya ESG dan responsible leaders
People & Community
Membangun lingkungan pengendalian (control environment)
yang terintegrasi dengan komponen ESG
ESG in the value chain Mengembangkan program ESG monitoring,
communication, dan reporting
Membangun ESG Data Management
Stakeholder inclusiveness
Navigasi tren ketentuan dan peraturan ESG
Integrated GRC
Membangun kemitraan dan kerjasama
578 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 210
Laporan Tahunan 2023
Mewujudkan “The Future of Finance” melalui implementasi roadmap yang dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran dengan
membagi berdasarkan 3 (tiga) fase, yaitu Action, Advance dan Accelerate.
Fase Action Fase Advance Fase Accelerate
(2023 - 2025) (2025-2026) (2026-2028)
Dengan mengambil Action Bank BTN Meningkatkan praktik ESG yang Mempercepat dampak positif terhadap lingkungan, perekonomian, dan masyarakat luas
Fase action didukung dengan Perseroan melakukan beberapa strategi quickwins antara lain:
Jumlah emisi Pengadaan Sesi awareness terkait Mengadakan sesi Menginisiasi aktivitas
Telah dipasang panel
kendaraan listrik (EV) sustainable procurement awareness kepada
surya pada
Green
50
dari penggunaan listrik sebagai kendaraan telah diberikan kepada
3
dari seluruh kantor BTN kantor BTN operasional UMKM
milik sendiri
50 TOP Vendor
BTN terkait sustainable
Champions
8
business
E G E E E S S E
ESG Internal
20 100
Mencantumkan 12
Penyaluran kredit kepada
Kategori Kegiatan Usaha pegawai pegawai
UMKM mencapai
Berkelanjutan pada
Management
20% Exclusion List
versi 1 dicantumkan pada
Portfolio Action Plan
telah mengikuti sesi E
awareness terkait
Climate Risk Stress Test
telah mengikuti awareness
session terkait ESG
dari total pembiayaan draft Kebijakan Umum Guidelines terkait pelaporan
THI
produktif ESG BTN E S G
Komite ESG
S E S G E S G E S G telah dibentuk
G
Disusun metodologi
G
Meluncurkan Memperingati
S 20% S Telah disusun draft
Kebijakan
G Stakeholder
50 pegawai
ESG Hari
Disabilitas
perempuan dalam jajaran
manajemen Umum ESG
engagement
dan daftar
25
terlibat di dalam kegiatan innovation day Menjadi anggota
Employee Volunteering bagi internal BTN Nasional dan pegawai
peraturan dan IBCSD atau
0.1%
Day
Internal Audit
mengikuti awareness
standar ESG Kadin Net
session terkait ESG
pegawai merupakan
Penyandang Disabilitas
dalam program audit Website ESG Zero atau IKBI
S E S S BTN G G
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 579
Page 211
Tata Kelola
Perusahaan
Pelaksanaan Stress Testing Komite Manajemen Risiko
Perseroan secara berkala melakukan Stress Testing guna menilai
ketahanan Perseroan terhadap skenario stress/krisis: Komite Manajemen Risiko (KOMAR) berperan aktif dalam
1. Stress Testing Internal untuk Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait risiko
Risiko Likuiditas dilakukan secara semesteran. yang melekat pada kebijakan yang akan ditetapkan Direksi
2. Reverse Stress Testing Recovery Plan untuk Risiko Kredit, Risiko maupun memberikan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan
Pasar dan Risiko Likuiditas telah di-update untuk kebutuhan yang dinilai kurang sesuai dengan perkembangan terkini dan
pelaporan Dokumen Recovery Plan pada November 2023. perlu dilakukan penyesuaian. KOMAR terlibat secara aktif
3. Perseroan sedang mempersiapkan internal control testing dalam melakukan penilaian risiko yang melekat pada setiap
yang akan dilakukan secara berkala sebagai upaya dalam produk dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga Perseroan dapat
memitigasi terjadinya risiko operasional pada Perseroan. melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan dan juga
melakukan evaluasi terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen
Pemantauan Manajemen Risiko Bank Wide secara Berkala Risiko (PKMR).
Perseroan senantiasa melakukan implementasi manajemen
risiko sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.18/ Komite Manajemen Risiko merupakan Komite yang berperan
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan dalam memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama untuk
Manajemen Risiko bagi Bank Umum dimana Bank secara merumuskan kebijakan, strategi dan sasaran pengelolaan risiko
berkala melakukan pemantauan secara bankwide yang serta sarana dalam melakukan monitoring dan pengambilan
dibuktikan dengan beberapa output laporan wajib kepada keputusan terkait pelaksanaan manajemen risiko Perseroan.
Regulator diantaranya:
1. Recovery Plan; PEDOMAN KERJA KOMITE MANAJEMEN RISIKO
2. Resolution Plan; Pedoman kerja Komite Manajemen Risiko mengacu pada
3. Leverage Ratio; Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal 27 Maret 2023
4. Profil Risiko; tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. Pedoman tersebut
5. Tingkat Kesehatan Bank; antara lain mengatur terkait Tanggung Jawab Komite, Tugas dan
6. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sesuai Profil Risiko; Fungsi Komite, Kewenangan Komite, Tugas Ketua, Sekretaris dan
7. Liquidity Coverage Ratio; Anggota Komite dan Tata Cara Pelaksanaan Rapat Komite.
8. Net Stable Funding Ratio;
9. Batas Maksimum Pemberian Kredit; TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE MANAJEMEN RISIKO
10. Aktiva Tertimbang Menurut Risiko; Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab atas keputusan
11. Laporan-laporan kepada Kementerian BUMN; dan yang diputus dalam Rapat Komite Manajemen Risiko,
12. Laporan Adhock lainnya. menyampaikan laporan atas Keputusan Signifikan yang dibuat
kepada Rapat Direksi, serta menetapkan langkah-langkah
Komite di Bawah Direksi perbaikan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penerapan
manajemen risiko di Perseroan.
Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam rangka Tugas Komite Manajemen Risiko adalah melakukan evaluasi
menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-komite tersebut dan memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait
berperan dalam mempermudah monitoring dan menciptakan manajemen risiko yang paling sedikit meliputi:
efektivitas pemecahan masalah serta pengembangan aspek 1. Penyusunan Kebijakan Manajemen Risiko serta
yang dipandang strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang perubahannya, termasuk strategi manajemen risiko dan
berlaku. Komite-Komite tersebut meliputi: contingency plan apabila terjadi kondisi eksternal yang
1. Komite Manajemen Risiko; tidak normal. Penyusunan dimaksud dilakukan bersama-
2. Asset and Liability Management Committee (ALCO); sama dengan Division/Desk Head unit kerja operasional
3. Komite Kebijakan Perkreditan; dan Enterprise Risk Management Division Head.
4. Komite Kredit; 2. Perbaikan atau penyempurnaan penerapan manajemen
5. Komite Human Capital; risiko yang dilakukan secara berkala maupun bersifat
6. Komite Pengarah Teknologi Infomasi (TI); insidental sebagai akibat dari suatu perubahan kondisi
7. Komite Pengarah Transformasi; eksternal dan internal Perseroan yang mempengaruhi
8. Komite Bisnis; kecukupan permodalan dan profil risiko Perseroan serta
9. Komite Environmental, Social and Governance (ESG). hasil evaluasi terhadap efektivitas penerapan tersebut.
580 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 212
Laporan Tahunan 2023
3. Penetapan keputusan-keputusan bisnis yang menyimpang 4. Memantau dan pengelolaan risiko.
dari prosedur normal (Irregularities), seperti keputusan 5. Strategi pengelolaan risiko yang terintegrasi dengan
pelampauan ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan kecukupan modal.
dengan rencana bisnis bank yang telah ditetapkan 6. Menetapkan framework dan metodologi manajemen risiko.
sebelumnya atau pengambilan posisi/eksposur risiko yang
melampaui limit yang telah ditetapkan.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Komite Manajemen Risiko diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Direksi,
dengan susunan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko √ Anggota Tetap
(Merangkap Anggota Tetap)
Direktur yang membawahi Aset Manajemen* √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan** √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit dan Pembiayaan √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana dan Jaringan √ Anggota Tetap
Direksi / SEVP
Direktur yang membawahi Institutional Banking √ Anggota Tetap
(Anggota Tetap)
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan
x Anggota Tetap
dan Hukum
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi √ Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Wholesale Banking √ Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Operasional √ Anggota tidak Tetap
Direksi / SEVP
(Anggota tidak Tetap)
SEVP yang membawahi Compliance dan Legal x Anggota tidak Tetap
Keterangan:
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Manajemen Risiko maka Direktur Utama/Wakil Direktur Utama bertindak sebagai ketua dan mempunyai hak suara.
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti
PROFIL ANGGOTA KOMITE MANAJEMEN RISIKO MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE MANAJEMEN
Profil anggota Komite Manajemen Risiko baik yang berasal RISIKO
dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Masa jabatan dan periode jabatan Komite Manajemen Risiko
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti
di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi
anggota komite tersebut.
INDEPENDENSI KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Seluruh anggota Komite Manajemen Risiko tidak memiliki hubungan PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan Pelatihan anggota Komite Manajemen Risiko yang berasal
keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola
mempengaruhi kemampuan bertindak independen. Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE MANAJEMEN RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE MANAJEMEN
RISIKO RISIKO TAHUN 2023
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Kebijakan rapat Komite Manajemen Risiko diatur dalam Petunjuk
Manajemen Risiko yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Pelaksanaan Komite Manajemen Risiko. Berdasarkan Kebijakan
Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam tersebut pelaksanaan rapat Komite Manajemen Risiko dilakukan
Laporan Tahunan ini. paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 581
Page 213
Tata Kelola
Perusahaan
Tahun 2023, Komite Manajemen Risiko telah melakukan rapat Komite Aset dan Liabilitas
sebanyak 16 (enam belas) kali. Adapun tanggal pelaksanaan
dan agenda rapat adalah sebagai berikut. Komite Aset dan Liabilitas/Asset and Liability Committee atau yang
selanjutnya disebut ALCO dibentuk oleh Direksi dengan tujuan
No Tanggal Agenda
Pelaksanaan untuk membantu Direksi dalam rangka merumuskan kebijakan,
menyusun dan menetapkan strategi pengelolaan risiko pasar
Pembahasan Hasil Self-Assessment
serta sarana dalam melakukan monitoring dan pengambilan
Laporan Profil Risiko Konvensional dan
1 17 Januari 2023 keputusan terkait pelaksanaan Asset Liability Management (ALM)
UUS Triwulan IV/2022 serta Tingkat
Kesehatan Bank Semester II /2022 Perseroan untuk memaksimalkan profitabilitas dan menjaga
struktur neraca Perseroan.
Pembahasan mengenai hasil Laporan Risk
2 31 Januari 2023
Maturity Index Bank BTN
PEDOMAN KERJA KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Pembahasan Mengenai Hasil Stress Test
3 04 April 2023 Pedoman kerja ALCO mengacu pada Kebijakan Khusus No.
Internal
KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi. Kebijakan
Pembahasan Mengenai Hasil Self- Khusus tersebut antara lain mengatur terkait hal - hal yang
4 18 April 2023 Assessment Laporan Profil Risiko
Konvensional dan UUS Triwulan I/2023 menjadi pedoman bagi jajaran Bank dalam menjalankan tugas
dan fungsinya sebagai Komite Direksi dan pelaksanaan Rapat
Pembahasan Mengenai Progress
Komite Direksi, yang salah satunya adalah Komite Aset dan
5 29 Mei 2023 Pengembangan Credit Scoring Model
(CSM) Segmen SME Liabilitas (ALCO), meliputi:
1. Klasifikasi jenis-jenis Komite Direksi,
Persetujuan Review Limit Profil Risiko dan
6 04 Juli 2023
Review Risk Tolerance AL/DPK
2. Fungsi, tugas dan tanggung jawab Komite Direksi.
3. Keanggotaan Komite Direksi.
Pembahasan Mengenai Hasil Self- 4. Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Komite Direksi.
Assessment Laporan Profil Risiko
7 18 Juli 2023 Bankwide dan SyariahTriwulan II/2023 5. Mekanisme Pelaporan Keputusan Signifikan Kepada Direksi.
serta Tingkat Kesehatan Bank Semester 6. Hal-hal lain terkait dengan Komite Direksi.
I/2023
01 Agustus TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ASET DAN LIABILITAS
8 Pembahasan terkait Portfolio Guideline
2023 Tanggung Jawab
1. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab mengevaluasi,
09 Agustus
9 Usulan Pencabutan Peraturan mengembangkan dan menetapkan strategi pengelolaan
2023
likuiditas, sehingga Perseroan dapat memenuhi kewajiban
1. Usulan Kebijakan Khusus Kerja Sama
yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/atau
Dengan Mitra.
12 September
dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa
2. Usulan Penginian Kebijakan Khusus
10
2023 Komite Direksi. mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan.
3. Usulan Kebijakan Khusus 2. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab menetapkan
Pengelolaan Layanan Umum. dan mengevaluasi posisi aktiva dan pasiva Perseroan sesuai
Penyampaian Hasil Penyusunan dengan tujuan pengelolaan risiko likuiditas, risiko suku
26 September Framework, Strategi dan Roadmap ESG bunga, dan risiko nilai tukar.
11
2023 Bank BTN dengan pendampingan oleh 3. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab menetapkan
KPMG
dan mengevaluasi penetapan harga aktiva dan pasiva
12
17 Oktober Hasil Self Assessement Profil Risiko Perseroan, untuk memastikan harga tersebut dapat
2023 Bankwide.
mengoptimalkan hasil penanaman dana, meminimumkan
24 Oktober Risk Appetite, Risk Tolerance 2024 dan biaya dana, dan memelihara struktur neraca Perseroan
13
2023 Risk Appetite Statement sesuai dengan strategi ALMA Perseroan.
24 November Penyampaian usulan Penginian Dokumen
4. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab menetapkan
14
2023 Recovery Plan tahun 2024 dan mengevaluasi atas pelaksanaan dan hasil-hasil yang
berkaitan dengan pengelolaan aktiva dan pasiva Perseroan
22 Desember
15 Perampingan Peraturan Internal Bank yang sekurangnya meliputi: pengelolaan likuiditas;
2023
pengelolaan gap (risiko maturity dan repricing); pengelolaan
Penyampaian Usulan Pembentukan
28 Desember valuta asing; pengelolaan pendapatan dan investasi.
16 dan Operating Model Operational Risk
2023
Control (ORC)
582 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 214
Laporan Tahunan 2023
5. Komite Aset dan Liabilitas bertanggung jawab mengevaluasi, b. Meminta Satuan Kerja terkait guna melaksanakan dan
mengembangkan dan menetapkan strategi pengelolaan menindaklanjuti hasil Rapat Komite Aset dan Liabilitas.
ALMA Bank setiap 6 (enam) Bulan Sekali. c. Meminta Satuan Kerja yang terkait guna melaporkan
pelaksanaan hasil keputusan Rapat Komite Aset dan
Tugas Liabilitas secara periodik yang pelaksanaannya
1. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas meliputi sebagai dilakukan oleh Satuan Kerja yang membidangi
berikut: Kepatuhan.
a. Mengelola strategi pengelolaan likuiditas, strategi 3. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas juga dapat
pengelolaan risiko pasar, strategi pengelolaan risiko memutuskan Bank berada dalam kondisi krisis likuiditas
kredit, dan strategi pengelolaan aset dan liabilitas sesuai dengan ketentuan Contingency Funding Plan (CFP).
Perseroan dalam rangka memenuhi kebutuhan likuiditas a. Menyatakan Bank sedang berada dalam kondisi krisis
Perseroan. likuiditas berdasarkan Rekomendasi Liquidity Crisis
b. Meminimalist idle funds. Management Committee (LCMC) dan menyatakan
c. Memaksimalkan profitabilitas Perseroan serta menjaga apabila krisis likuiditas telah berhasil diatasi.
struktur neraca Perseroan. b. Mengaktifkan Contingency Funding Plan (CFP) pada
2. Tugas dan fungsi Komite Aset dan Liabilitas terkait Rapat saat terjadi kondisi krisis likuiditas dan menonaktifkan
Komite Aset dan Liabilitas atau Rapat ALCO meliputi sebagai kembali pada saat krisis likuiditas selesai diatasi.
berikut: c. mengaktifkan Contingency Funding Plan Command
a. Memutuskan semua masalah yang dibahas dalam Center (CFPCC) pada saat terjadi kondisi krisis likuiditas
agenda Rapat Komite Aset dan Liabilitas sesuai dengan dan menonaktifkan kembali pada saat krisis likuiditas
tugas dan tanggung jawabnya. selesai diatasi.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama √ Anggota Tetap
Direksi / SEVP Wakil Direktur Utama *) √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit dan Pembiayaan √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana dan Jaringan √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Institutional Banking √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan, dan Hukum** X Anggota Tetap
SEVP yang membawahi Wholesale Banking √ Anggota Tetap
SEVP SEVP yang membawahi Compliance dan Legal X Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Operasional √ Anggota Tidak Tetap
*Ketua Pengganti 1
**Dalam hal Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum berhalangan, maka dapat digantikan oleh SEVP yang membawahi Compliance dan Legal
PROFIL ANGGOTA KOMITE ASET DAN LIABILITAS INDEPENDENSI KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Profil anggota ALCO yang berasal dari Direksi dan SEVP Seluruh anggota ALCO tidak memiliki hubungan keuangan,
Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham
dalam Laporan Tahunan ini. Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat
mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 583
Page 215
Tata Kelola
Perusahaan
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE ASET DAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
LIABILITAS Pelatihan anggota ALCO yang berasal dari Direksi dapat dilihat
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota ALCO pada Sub Bab Pelatihan dan/Atau Peningkatan Kompetensi
yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Laporan Tahunan ini.
Tahunan ini.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ASET DAN
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS TAHUN 2023
LIABILITAS Kebijakan rapat ALCO diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan
Masa jabatan dan periode jabatan ALCO baik yang berasal ALCO. Berdasarkan Kebijakan tersebut pelaksanaan rapat ALCO
dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan, tetapi
Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi anggota jika dipandang perlu, Ketua Komite dapat menyelenggarakan
komite tersebut. rapat sewaktu-waktu. Selama tahun 2023, ALCO telah melakukan
rapat sebanyak 13 (tiga belas) kali. Adapun tanggal pelaksanaan
dan agenda rapat adalah sebagai berikut.
No Tanggal Agenda No Tanggal Agenda
3 Januari - Pemberian talangan penyaluran KPR - Pengukuhan Kebijakan Special Rate DPK
1.
2023 Sejahtera FLPP 2023 Bulan Juli 2023
- Evaluasi Kebijakan Special Rate Deposito
- Evaluasi Special Rate Deposito Kewenangan
11 Juli Rupiah
Direksi 8.
2023 - Penyesuaian Nisbah Counter Giro Prima
- Usulan Counter Rate e’Deposito Ritel
BTN iB
- Usulan Penambahan Kuota Tabungan
- Usulan Suku Bunga KPR Subsidi Khusus
Investa dan Investa Plus
ASN IKN
25 Januari - Evaluasi Kebijakan Suku Bunga SKBDN
2.
2023 dan SCF - Usulan Counter Rate Deposito dan
- Usulan Kebijakan Penurunan Suku Bunga Tabungan Felas
Khusus Debitur yang Memenuhi KMK - Evaluasi Kebijakan Special Rate Deposito
Platinum Rupiah dan Valas
- Usulan Suku Bunga Promo HUT BTN ke-73 - Usulan Special Rate Tabungan Investa Plus
09 Agustus
- Usulan Perpanjangan Promo KP Ruko 9. - Usulan Special Nisbah Program Berkah
2023
Tabungan
- Usulan Nisbah Program Berkah Tabungan,
- Permohonan Suku Bunga Kredit Konsumer
Nisbah Counter Giro Prima BTN iB, dan
Non Subsidi
Kewenangan Memutus Nisbah Program
- Permohonan Suku Bunga Khusus Pembelian
Giro PPO
Aset Pasif dan NPL
- Usulan penyesuaian margin KPR HITS BTN
iB for Millenial - Pengukuhan Kebijakan Special Rate
- Permohonan Perpanjangan Suku Bunga Tabungan Investa Plus dan Deposito IDR
Kredit SME Khusus Mitra BPJS Kesehatan, September 2023
SPBU Pertamina dan Mitra Perguruan Tinggi 12 - Usulan Perubahan Counter Rate e’Deposito
28 Februari
3. Negeri (PTN) 10. September Ritel IDR
2023
- Usulan Suku Bunga KPR/KPA Non Subsidi 2023 - Evaluasi Kebijakan Special Rate Deposito
- Suku Bunga untuk Pembiayaan Kendaraan IDR
Listrik - Evaluasi dan Perpanjangan Suku Bunga
- Pengukuhan Pemberian Talangan KPR Promo
Penyaluran KPR Sejahtera FLPP 2023
- Usulan Suku Bunga DPK Valas
- Usulan Nisbah Program Berkah Tabungan,
- Evaluasi Kebijakan Special Rate DPK
Nisbah Counter Giro Prima BTN iB, dan
Rupiah
Kewenangan Memutus Nisbah Program 10 Oktober
11. - Evaluasi Suku Bunga KAR Project Eagle
Giro PPO 2023
- Evaluasi Suku Bunga Kredit Segmen
- Evaluasi Special Rate Deposito USD dan Komersial dan Korporasi
13 Maret IDR - Evaluasi Suku Bunga KAR Project Eagle
4.
2023 - Usulan Suku Bunga Kredit Konsumer Non
14
Subsidi - Evaluasi Kebijakan Special Rate Deposito
12. November
Rupiah
- Evaluasi Kebijakan Special Rate Deposito 2023
11 April Rupiah
5. - Evaluasi Kebijakan Special Rate Deposito
2023 - Evaluasi Pengelolaan Secondary Reserve
Rupiah
- Evaluasi Kewenangan Special Rate Kredit
12 - Evaluasi Suku Bunga Kredit/Pembiayaan
- Evaluasi Kebijakan Special Rate deposito 13. Desember KP Ruko Counter dan Promo
16 Mei Valas 2023 - Pengukuhan dan Perpanjangan Suku Bunga
6.
2023 - Permohonan Suku Bunga Kredit Konsumer Kring BTN Super Solusi
Non subsidi - Permohonan Suku Bunga KPR BTN Mikro
- Counter Rate E-Deposito Ritel
- Proyeksi Cash Flow Bulan Juni 2023
20 Juni
7. - Permohonan Suku Bunga Kredit Konsumer
2023
Non Subsidi
- Negosiasi Skema KPR Tapera
584 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 216
Laporan Tahunan 2023
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan b. Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai hal-hal yang
dimaksud dalam fungsi Komite Kebijakan Perkreditan
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan merupakan atau Pembiayaan.
komite yang berperan dalam merumuskan kebijakan, mengawasi 5. Memberikan saran langkah-langkah perbaikan kepada
pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan dan kondisi Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris
portofolio perkreditan serta memberikan arahan untuk langkah- mengenai hal-hal yang terkait dengan tanggung jawab
langkah perbaikan di bidang perkreditan. nomor 1.
6. Dalam hal terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan
PEDOMAN KERJA KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU KPB yang terkait dengan pemenuhan prinsip syariah maka
PEMBIAYAAN laporan disampaikan pula kepada Dewan Pengawas
Struktur dan keanggotaan Komite Kebijakan Perkreditan atau Syariah.
Pembiayaan mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D
tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN
Direksi, dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut: ATAU PEMBIAYAAN
1. Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawab Komite. Struktur dan keanggotaan Komite Kebijakan Perkreditan atau
2. Mekanisme dan Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Komite. Pembiayaan mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D
3. Risalah Rapat dan Tindak Lanjut Risalah Rapat Komite. tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite
Direksi, dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut:
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KEBIJAKAN
Hak
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN Struktur Jabatan Keterangan
Suara
Tugas dan tanggung jawab Komite Kebijakan Perkreditan atau
Ketua Direktur Utama √ Anggota Tetap
Pembiayaan adalah membantu Direktur Utama atas hal-hal yang
Direksi/ Wakil Direktur Utama
berkaitan dengan, antara lain dan sekurang-kurangnya meliputi: SEVP *)
√ Anggota Tetap
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam rangka
Direktur yang
penyusunan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank membawahi √ Anggota Tetap
(KPB) terutama yang berkaitan dengan perumusan prinsip Manajemen Risiko**)
kehati-hatian dalam perkreditan atau pembiayaan. Direktur yang
membawahi Aset √ Anggota Tetap
2. Mengawasi agar KPB dapat diterapkan dan dilaksanakan
Manajemen
secara konsekuen dan konsisten serta merumuskan
Direktur yang
pemecahan apabila terdapat hambatan/kendala dalam membawahi Kredit √ Anggota Tetap
penerapan KPB. Selanjutnya Komite Kebijakan Perkreditan dan Pembiayaan
atau Pembiayaan juga melakukan kajian berkala terhadap Direktur yang
KPB dan memberikan saran kepada Direksi apabila membawahi Dana dan √ Anggota Tetap
Jaringan
diperlukan perubahan/perbaikan KPB.
Direktur yang
3. Memantau dan mengevaluasi: membawahi √ Anggota Tetap
a. Perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan atau Institutional Banking
pembiayaan secara keseluruhan. Direktur yang
√ Anggota Tetap
b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus kredit membawahi Keuangan
atau pembiayaan. Direktur yang
membawahi Human
c. Kebenaran proses pemberian, perkembangan dan X Anggota Tetap
Capital, Kepatuhan
kualitas kredit atau pembiayaan yang diberikan kepada dan Hukum
pihak yang terkait dengan Perseroan dan debitur-debitur SEVP yang
besar tertentu. membawahi √ Anggota Tetap
Wholesale Banking
d. Kebenaran pelaksanaan ketentuan BMPK.
e. Ketaatan terhadap ketentuan perundang-undangan dan Direktur yang
Anggota Tidak
membawahi Teknologi √
peraturan lainnya dalam pelaksanaan pemberian kredit Tetap
Informasi
atau pembiayaan. SEVP yang
Anggota Tidak
f. Penyelesaian kredit bermasalah sesuai dengan yang membawahi √
Tetap
ditetapkan dalam KPB. Operasional
g. Upaya Perseroan dalam memenuhi kecukupan jumlah SEVP yang
Anggota Tidak
membawahi X
penyelisihan penghapusan kredit atau pembiayaan. Compliance dan Legal
Tetap
4. Menyampaikan laporan tertulis secara berkala kepada
*) Ketua Pengganti I
Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris **) Ketua Pengganti II
mengenai:
a. Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan
KPB.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 585
Page 217
Tata Kelola
Perusahaan
PROFIL ANGGOTA KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU No. Tanggal Agenda
PEMBIAYAAN
Profil anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Usulan Kebijakan Khusus tentang
4. 19 September 2023 Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit
baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat
Komersial
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil
Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. Review Kebijakan Khusus KK.1-G
5. 16 Oktober 2023 tentang Produk dan Layanan Kredit
Korporasi (Corporate Loan)
INDEPENDENSI KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN ATAU
PEMBIAYAAN Usulan Kebijakan Khusus tentang KMK
6. 20 Oktober 2023 & KMK Renovasi Untuk Percepatan
Seluruh anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Penyelesaian Aset Kredit Bermasalah
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Penyesuaian Struktur KMK Kontruksi
7. 27 Oktober 2023
(KYG) dan KPL
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan Usulan Persetujuan atas Permohonan
8. 6 November 2023 Kebijakan Recovery dan Penyelamatan
bertindak independen.
Kredit Pasif
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE KEBIJAKAN Tindak Lanjut Temuan Audit OJK
9. 21 Desember 2023 pada PKPB Tahun 2021 dan Delegasi
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN Kewenangan dan Projek Tiger
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite
Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan yang berasal dari
Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian Komite Kredit
rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini.
Komite Kredit merupakan Komite yang berperan dalam
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE KEBIJAKAN memberikan keputusan pemberian kredit (kredit baru,
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN perubahan fasilitas kredit, maupun restrukturisasi kredit) sesuai
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Kebijakan Perkreditan kewenangan tertinggi berdasarkan Batas Wewenang Memutus
atau Pembiayaan baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP Kredit (BWMK).
Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi
Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. PEDOMAN KERJA KOMITE KREDIT
Pedoman kerja Komite Kredit mengacu pada Kebijakan Khusus
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI ATAU No. KK.9-D tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola
PEMBIAYAAN Komite Direksi dan Kebijakan Khusus Nomor KK.1-Q tanggal
Pelatihan anggota Komite Kebijakan Perkreditan atau 29 September 2023 tentang Batas Wewenang Memutus Kredit
Pembiayaan yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub atau Pembiayaan Komersial dengan isi muatan sebagai berikut:
Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota − Tugas, Fungsi, dan Tanggung Jawab Komite Kredit
Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan − Tata Cara Penyelenggaraan Komite Kredit
Tahunan ini. − Struktur dan Keanggotaan Komite Kredit
− Tugas Sekretaris dan Anggota Komite Kredit
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KEBIJAKAN − Batas Wewenang Memutus Kredit
PERKREDITAN ATAU PEMBIAYAAN TAHUN 2023
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan dilakukan TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE KREDIT
paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama Tahun Tugas dan tanggung jawab Komite Kredit adalah memberikan
2023, Komite Kebijakan Perkreditan telah melakukan rapat rekomendasi dan memutus pemberian kredit (kredit baru maupun
sebanyak 9 (sembilan) kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan restrukturisasi kredit) untuk segmen kredit komersial maupun
agenda rapat adalah sebagai berikut. kredit konsumer sesuai kewenangan tertinggi berdasarkan Batas
Wewenang Memutus Kredit (BWMK).
No. Tanggal Agenda
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE KREDIT
Usulan Peraturan Kebijakan Khusus Tingkat
1. 14 Februari 2023 No Jenis Komite Unit Kerja
tentang Kredit Lunak Karyawan Komite
Usulan Kebijakan Khusus tentang
2. 7 Maret 2023 1 Komite A A1 Direksi
Pengelolaan Dokumen Kredit
A2
Usulan Persetujuan Kebijakan Khusus
tentang Manajemen Penagihan dan A3
3. 30 Mei 2023
Penyelesaian Kredit untuk Segmen
Konsumer A4
2 Komite B B Kantor Pusat
586 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 218
Laporan Tahunan 2023
Tingkat Keanggotaan Tidak Tetap pada Komite Kredit tingkat Direksi
No Jenis Komite Unit Kerja
Komite diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
3. Komite C C1 Kantor Wilayah
No Jabatan Voting Rights
Commercial Banking
C2 Kepala/Wakil Kepala Satuan
Center (CBC)
1 Kerja Kredit Komersial atau Pejabat X
Kantor Cabang/Kantor Pemegang Kewenangan RKK
4. Komite D D1
Cabang Syariah Kepala Satuan Kerja Kredit
2 Korporasi atau Pejabat Pemegang X
D2
Kewenangan RKK
D3 Kepala Satuan Kerja Kredit
3 SME atau Pejabat Pemegang X
*Jika sebagai pengusul kredit maka berubah menjadi fungsi bisnis. Kewenangan RKK
Kepala Satuan Kerja Pembiayaan
4 Komersial atau Pejabat Pemegang X
Kewenangan RKK
2. Komite Kredit pada tingkat Direksi terbagi menjadi 4 (empat)
Kepala Satuan Kerja Asset
tingkat dengan jumlah kuorum minimal kehadiran Anggota
5 Management atau Pejabat X
Tetap sebagai berikut: Pemegang Kewenangan RKK
Fungsi Kepala Satuan Kerja Financial
Komite Fungsi Bisnis Fungsi Risk 6 Institution atau Pejabat Pemegang X
Independen
Kewenangan RKK
Komite A1 Seluruh Anggota Seluruh Anggota 1 orang Kepala/Wakil Kepala Satuan Kerja
Komite A2 3 orang 3 orang 1 orang 7 Risiko Kredit Komersial atau Pejabat X
Pemegang Kewenangan RKK
Komite A3 2 orang 2 orang 1 orang
Kepala Unit Kerja Kredit Komersial
8 X
Komite A4 1 orang 1 orang 1 orang pada Commercial Banking Center
Kepala Unit Kerja Risiko Kredit
9 Komersial pada Commercial X
Banking Center
3. Keanggotaan Tetap pada Komite Kredit pada tingkat Direksi
Kepala Satuan Kerja Legal atau
terbagi menjadi 3 (tiga) fungsi dan voting rights yang
10 Pejabat Pemegang Kewenangan X
melekat pada fungsi masing-masing sebagai berikut: RKK
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis Kepala Satuan Kerja Kepatuhan
11 atau Pejabat Pemegang X
Kewenangan RKK
Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights
Kepala Satuan Kerja Audit
Wakil Direktur 12 Internal atau Pejabat Pemegang X
Direktur Utama √ √
Utama Kewenangan RKK
Direktur yang Direktur yang
membawahi membawahi
√ √
Manajemen Perkreditan/ 4. Keanggotaan pada Komite Kredit selain pada tingkat Direksi
Risiko Pembiayaan
diatur dengan ketentuan sesuai tingkat masing-masing
Direktur yang sebagai berikut:
Direktur yang
membawahi
Asset
√ membawahi √ A. Komite Kredit B
Keuangan
Management • Anggota Tetap
Direktur yang
Direktur yang Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
membawahi
√ membawahi √
Sistem
Jaringan Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights
Informasi
SEVP yang Direktur yang Kepala/Wakil
membawahi membawahi Kepala Satuan
√ √
Operasional Institutional Kerja Kredit
Kredit Banking Komersial
Kepala/ √ √
Wakil Kepala atau Pejabat
SEVP yang
Satuan Kerja Pemegang
membawahi
√ Risiko Kredit Kewenangan
Wholesale
Komersial RKK
Banking
atau Pejabat Kepala Satuan
Fungsi Independen Voting Rights Pemegang Kerja Kredit
Kewenangan Korporasi
Direktur yang membawahi Kepatuhan dan Legal X RKK atau Pejabat √
Pemegang
SEVP yang membawahi Kepatuhan dan Legal X Kewenangan
RKK
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 587
Page 219
Tata Kelola
Perusahaan
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis B. Komite Kredit C1
• Anggota Tetap
Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Kepala
Satuan Kerja Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights
Kredit SME
atau Pejabat √ Kepala Kantor
√
Pemegang Kepala Wilayah
Kewenangan Unit Kerja
Risiko Kredit Kepala Satuan
RKK; √
Komersial Kerja Asset
Kepala di Kantor Management √
Satuan Kerja Wilayah di Kantor
Pembiayaan Wilayah
Komersial atau √
Pemegang • Anggota Tidak Tetap
Kewenangan
RKK No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
Kepala Satuan 1 Wakil Kepala Kantor Wilayah X
Kerja Asset
Management Kepala Unit Kerja Kredit SME pada Kantor
atau Pejabat √ 2 X
Wilayah
Pemegang
Kewenangan Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada
3 X
RKK Commercial Banking Center
Kepala Satuan
Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial
Kerja Financial 4 X
pada Commercial Banking Center
Institution
atau Pejabat √ Analis Risiko Kredit Komersial pada Kantor
Pemegang 5 X
Wilayah
Kewenangan
RKK 6 Legal Checklist X
7 Compliance Checklist X
• Anggota Tidak Tetap
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
C. Komite Kredit C2
1
Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit
X
• Anggota Tetap
Komersial
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit
2 X
Korporasi Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights
Kepala Departemen Satuan Kerja Kredit Kepala Unit Kepala
3 X
SME Kerja Kredit Unit Kerja
Komersial Risiko Kredit
Kepala Departemen Satuan Kerja pada √ Komersial √
4 X
Pembiayaan Komersial Commercial pada
Banking Center Commercial
Kepala Departemen Satuan Kerja Banking Center
5 X
Financial Institution
Kepala Departemen Satuan Kerja Asset
6 X
Management
• Anggota Tidak Tetap
Kepala Unit Kerja Kredit Komersial pada
7
Commercial Banking Center
X No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
Kepala Departemen Satuan Kerja Risiko Manajer Unit Kerja Kredit Komersial pada
8 X 1 X
Kredit Komersial Commercial Banking Center
Kepala Unit Kerja Risiko Kredit Komersial Manajer Unit Kerja Risiko Kredit Komersial
9 X 2 X
pada Commercial Banking Center pada Commercial Banking Center
Kepala Departemen Satuan Kerja Legal 3 Legal Checklist X
10 X
atau Pejabat Pemegang Kewenangan
4 Compliance Checklist X
Kepala Departemen Satuan Kerja
11 Kepatuhan atau Pejabat Pemegang X
Kewenangan
588 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 220
Laporan Tahunan 2023
D. Komite Kredit D RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE KREDIT
• Anggota Tetap TAHUN 2023
Pelaksanaan Rapat Komite Kredit dilakukan dalam rangka
Fungsi Risiko Fungsi Bisnis
pengambilan keputusan kredit komersial, baik permohonan
Jabatan Voting Rights Jabatan Voting Rights baru, perubahan struktur kredit, maupun restrukturisasi kredit.
Penyelenggaraan Komite Kredit diusulkan oleh Divisi Pengusul,
Kepala Unit Kepala dalam hal ini Divisi Bisnis Kredit Komersial dan Divisi Risiko Kredit
Kerja Risiko Cabang
Komersial. Dalam Tahun 2023, Komite Kredit telah melakukan
Kredit SME/ atau Kepala
Pembiayaan Cabang rapat sebanyak 3.047 kali rapat pada berbagai tingkat, dengan
√ √
di Kantor Syariah rincian sebagai berikut.
Cabang/
Kantor Cabang
Syariah No Tingkat RKK Jumlah Pelaksanaan
1 Komite Kredit A 240
• Anggota Tidak Tetap
2 Komite Kredit B 166
No Anggota Tidak Tetap Voting Rights
Kepala Unit Kerja Kredit SME di Kantor 3 Komite Kredit C1 168
1 X
Cabang
4 Komite Kredit C2 685
Kepala Unit Kerja Pembiayaan Komersial di
2 X
Kantor Cabang Syariah
5 Komite Kredit D 1.788
Analis Risiko Kredit SME/Pembiayaan di
3 X
Kantor Cabang/Kantor Cabang Syariah
4 Legal Checklist X
5 Compliance Checklist X
PROFIL ANGGOTA KOMITE KREDIT Komite Human Capital
Profil anggota Komite Kredit baik yang berasal dari Direksi
dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan Direksi telah membentuk Komite Human Capital dalam rangka
di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah membantu Dewan Komisaris dalam perumusan kebijakan,
Direksi dalam Laporan Tahunan ini. mengawasi pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan
dan kondisi Ketenagakerjaan serta memberikan saran langkah
INDEPENDENSI KOMITE KREDIT perbaikan yang sesuai dengan peraturan Ketenagakerjaan
Seluruh anggota Komite Kredit tidak memiliki hubungan Perseroan dan Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau di lndonesia.
hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, PEDOMAN KERJA KOMITE HUMAN CAPITAL
yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen. Pedoman kerja Komite Human Capital mengacu pada Kebijakan
Khusus KK.9 – D Tanggal 27 Maret 2023 Tentang Prosedur Tata
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE KREDIT Kelola Komite Direksi.
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite
Kredit yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE HUMAN CAPITAL
Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Tugas dan tanggung jawab Komite Human Capital adalah
Tahunan ini. membantu Direktur Utama atas hal-hal yang berkaitan dengan,
antara lain dan sekurang-kurangnya meliputi:
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE KREDIT 1. Merekomendasikan strategi, kebijakan dan sistem
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Kredit baik yang pengelolaan human capital yang searah dengan Rencana
berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti masa Bisnis Bank.
jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi 2. Berwenang memutus terkait implementasi pengelolaan di
anggota komite tersebut. bidang personalia.
3. Bertanggung jawab atas rekomendasi usulan kebijakan
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI yang selanjutnya akan diputus melalui mekanisme Rapat
Pelatihan anggota Komite Kredit yang berasal dari Direksi Direksi.
dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan 4. Memutus usulan kebijakan, standar, dan prosedur Bank
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan yang terkait human capital.
dalam Laporan Tahunan ini. 5. Berwenang memutus di luar butir 1 – 4 tersebut diatas
apabila diberikan mandat oleh Rapat Direksi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 589
Page 221
Tata Kelola
Perusahaan
6. Apabila diperlukan dapat berkoordinasi dengan Komite PROFIL ANGGOTA KOMITE HUMAN CAPITAL
Remunerasi dan Nominasi dalam review sistem/kebijakan Profil anggota Komite Human Capital baik yang berasal dari
Human Capital Management. Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil
7. Human Capital Committee Pusat bertanggungjawab Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level
menyampaikan laporan atas keputusan signifikan baik yang di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
merupakan keputusan Human Capital Committee Pusat
maupun keputusan Human Capital Committee Satuan Kerja INDEPENDENSI KOMITE HUMAN CAPITAL
di Kantor Pusat/Kantor Wilayah/Kantor Cabang/Tim yang Seluruh anggota Komite Human Capital tidak memiliki hubungan
dibuat kepada Rapat Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali. keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE HUMAN CAPITAL Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan,
Struktur dan Keanggotaan Komite Human Capital telah yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen.
ditetapkan berdasarkan Kebijakan Khusus KK.9 – D Tanggal 27
Maret 2023 Tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi dengan TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE HUMAN CAPITAL
struktur dan keanggotaan sebagai berikut: Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite
Human Capital yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada
Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Laporan Tahunan ini.
Ketua
(Merangkap Anggota
Anggota
Direktur Utama √
Tetap
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE HUMAN
Tetap) CAPITAL
Wakil Direktur Anggota Masa jabatan dan periode jabatan Komite Human Capital baik
Direksi / SEVP √
Utama *) Tetap yang berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti
Direktur yang masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi
membawahi Human Anggota anggota komite tersebut.
√
Capital, Kepatuhan, Tetap
dan Hukum
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Direktur yang
Anggota Pelatihan anggota Komite Human Capital yang berasal dari
membawahi Dana √
Tetap
dan Jaringan Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
Direktur yang Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola
Anggota
membawahi √ Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Tetap
Manajemen Risiko
Direktur yang
Anggota RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE HUMAN CAPITAL
membawahi Kredit √
Tetap
dan Pembiayaan TAHUN 2023
Direktur yang Kebijakan rapat Komite Human Capital dilakukan paling kurang
Anggota
membawahi √ 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. Selama Tahun 2023, Komite
Tidak Tetap
Institutional Banking
Human Capital telah melakukan rapat sebanyak 14 (empat
Direktur yang
Anggota belas) kali. Adapun tanggal pelaksanaan dan agenda rapat
membawahi Aset √
Tidak Tetap adalah sebagai berikut.
Manajemen
Direktur yang
Anggota
membawahi √
Tidak Tetap No. Tanggal Agenda
Teknologi Informasi
Direktur yang 1. Rangkaian usulan mutasi terkait
Anggota
membawahi √ pemenuhan jabatan Regional Office
Tidak Tetap
Keuangan Head pada Kantor Wilayah 2
SEVP yang 2. Usulan Promosi/Mutasi Pejabat di
Anggota 24 Januari
membawahi √ 1 Kantor Cabang
Tidak Tetap 2023
Wholesale Banking 3. Penetapan Definitif Branch Manager
4. Usulan Penghapusan Status Pejabat
SEVP yang
Anggota Layer 1 (Kepala Divisi dan Branch
membawahi X
Tidak Tetap Manager)
Compliance & Legal
20 Februari 1. Usulan penetapan Selected Talent BOD-
SEVP yang 2
Anggota 2023 1 Bank BTN Tahun 2023
membawahi √
Tidak Tetap 1. Usulan pergantian Kepengurusan Ketua
Operasional
Dewan Pengawas Dana Pensiun Bank
Keterangan: BTN
*) Ketua Pengganti I 28 Maret
3 2. Usulan Pergantian Kepengurusan
2023
Anggota Dewan Pengawas Yayasan
Kesejahteraan Pegawai Bank BTN.
3. Usulan kandidat talent internal Bank BTN
590 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 222
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Agenda Khusus Nomor KK.9-D tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur
Tata Kelola Komite Direksi.
1. Usulan pergantian Anggota Dewan
Pengawas Dana Pensiun Bank BTN.
29 Maret 2. Evaluasi Struktur Organisasi Tim TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE PENGARAH
4
2023 Strategi Pengembangan Syariah (TSPS). TEKNOLOGI INFOMASI (KPTI)
3. Usulan promosi/mutasi pejabat layer 1
Tugas dan fungsi Komite Pengarah Teknologi lnformasi (KPTI)
dan 2.
adalah memberikan rekomendasi kepada Direksi yang mencakup:
1. Usulan mutasi pejabat
2. Usulan Mutasi/Promosi pejabat dalam 1. Rencana Strategis Teknologi lnformasi (RSTI) yang sejalan
5 29 Mei 2023 rangka evaluasi, dengan rencana strategis kegiatan usaha Perseroan. Dalam
3. Usulan Penugasan pejabat pada memberikan rekomendasi, Komite Pengarah Teknologi
perusahaan terafiliasi.
lnformasi (KPTI) harus memperhatikan faktor efisiensi,
Usulan pembentukan Tim Taskforce Recovery
6 12 Juni 2023 efektivitas, dan hal-hal sebagai berikut:
dan Penyelamatan Kredit
Usulan Promosi/Mutasi Branch Manager
a. Peta jalan (roadmap) untuk mencapai kebutuhan
04 Juli 2023
Dalam Rangka Evaluasi Kinerja Teknologi lnformasi (TI) yang mendukung strategi bisnis
Penyampaian Update Pengelolaan Talent Perseroan. Peta jalan (roadmap) terdiri dari kondisi saat
7 10 Juli 2023
Bank BTN ini (current state), kondisi yang ingin dicapai (future
1. Usulan penugasan pejabat pada state), dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk
perusahaan terafiliasi dan perusahaan
mencapai kondisi yang ingin dicapai;
lainnya
8 31 Juli 2023 2. Evaluasi Pejabat (Division Head) b. Sumber daya yang dibutuhkan;
Eligible Promosi c. Manfaat yang akan diperoleh saat Rencana Strategis
3. Usulan Pembagian Direktur/SEVP
Teknologi lnformasi (RSTI) diterapkan;
Pembina Wilayah
d. Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan
1. Usulan Penyesuaian Grade Branch
11 Agustus Manager KC & KCS Rencana Strategis Teknologi lnformasi (RSTI).
9
2023 2. Usulan rangkaian mutasi dalam rangka 2. Memutus usulan atas kebijakan, standar dan prosedur
pemenuhan jabatan Perseroan yang terkait Teknologi lnformasi (TI).
05 September Usulan promosi mutasi dalam rangka 3. Pemantauan prioritisasi lT CAPEX dan lT OPEX terhadap
2023 pemenuhan jabatan
pengembangan Teknologi lnformasi (TI) berdasarkan
1. Usulan Promosi Pejabat BOD-1
2 Oktober 2. Usulan Penetapan Definitif Kepala
Rencana Strategis Teknologi lnformasi (RSTI).
10
2023 Divisi 4. Kewenangan untuk memutus prioritas dan realokasi terhadap
3. Usulan Pemenuhan Kepala Divisi lT CAPEX, lT OPEX dan lT Plan, dengan mempertimbangkan
24 Oktober aspek-aspek sebagai berikut:
11 Usulan Pemenuhan Kelapa Divisi
2023
a. Kesesuaian antara rencana pengembangan Teknologi
20 November Usulan Rekomposisi dan Penambahan
12 lnformasi (TI) dengan Rencana Strategis Teknologi
2023 Nominated Talent Bank BTN Tahun 2023
lnformasi (RSTI); dan
20 Desember
13 Usulan Pemenuhan Branch Manager b. Kesesuaian antara pelaksanaan pengembangan
2023
Teknologi lnformasi (TI) dengan Rencana Pengembangan
Teknologi lnformasi (TI) yang disepakati (portfolio list).
Komite Pengarah Teknologi Infomasi (KPTI) 5. Evaluasi atas efektivitas biaya Teknologi lnformasi (TI)
terhadap pencapaian manfaat yang direncanakan.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/ 6. Pemantauan atas kinerja Teknologi lnformasi (TI) dan upaya
POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi peningkatan kinerja Teknologi lnformasi (TI).
Oleh Bank Umum, Perseroan wajib memiliki Komite Pengarah 7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi
Teknologi Informasi (KPTI). Untuk mendukung hal tersebut, perlu lnformasi (TI) yang tidak dapat diselesaikan oleh Satuan
adanya ketentuan yang mengatur tentang Komite Pengarah Kerja Pengguna dan Satuan Kerja Penyelenggara Teknologi
Teknologi Informasi (KPTI). Sehubungan dengan hal tersebut, lnformasi (TI) secara efektif, efisien dan tepat waktu.
Direksi memandang perlu untuk mengatur ketentuan mengenai 8. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki Perseroan.
Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) dalam bentuk 9. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalisasi risiko
Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tentang Prosedur Tata Kelola atas investasi Perseroan pada sektor Teknologi lnformasi
Komite Direksi. (TI) agar investasi Perseroan pada Teknologi lnformasi (TI)
memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis
PEDOMAN KERJA KOMITE PENGARAH Perseroan.
TEKNOLOGI INFOMASI (KPTI) 10. Strategi dan langkah-langkah perbaikan atas hal-hal yang
Pedoman kerja Komite Pengarah Teknologi lnformasi (KPTI) berkaitan dengan penerapan manajemen risiko terkait
mengacu pada ketentuan internal Perseroan yaitu Kebijakan Teknologi Informasi (TI), Digital dan Siber di Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 591
Page 223
Tata Kelola
Perusahaan
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI)
Struktur dan keanggotaan Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tanggal 27 Maret
2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, dengan struktur dan keanggotaan sebagai berikut:
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama √ Anggota Tetap
Direksi Wakil Direktur Utama*) √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan √ Anggota Tetap
Direksi/SEVP Direktur/SEVP lain sesuai materi pembahasan √ Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum X Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Compliance dan Legal X Anggota Tidak Tetap
*Ketua Pengganti I
PROFIL ANGGOTA KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE PENGARAH
INFORMASI (KPTI) TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI) TAHUN 2023
Profil anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) baik Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) dilakukan
yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat paling kurang 4 (empat) kali selama tahun berjalan. Apabila
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil dipandang perlu, rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. (KPTI) dapat diadakan setiap waktu atas permohonan tertulis
dari anggota tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI).
INDEPENDENSI KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI Selama tahun 2023, Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI)
INFORMASI (KPTI) telah melakukan rapat sebanyak 4 (empat) kali. Adapun tanggal
Seluruh anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) pelaksanaan dan agenda rapat adalah sebagai berikut.
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
No Tanggal Agenda
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan - Review Inisiatif Teknologi Informasi
(TI) dan Rencana Strategi Teknologi
dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan
Informasi (RSTI) 2022 (Include Sharia).
bertindak independen. 1 8 Maret 2023
- Update Inisiatif Teknologi Informasi
(TI) 2023 (Include Sharia).
- IT Key Risk Indicator (KRI) Monitoring.
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE PENGARAH
TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI) - Review Inisiatif Teknologi Informasi
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite (TI) dan Rencana Strategi Teknologi
Informasi (RSTI) 2023 (include
Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) yang berasal dari Direksi
Sharia).
dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian - Assessment Core Banking System &
rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. 2 23 Mei 2023 Branch Delivery System.
- Assessment Data Center Operation
& Infrastructure Improvement.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE PENGARAH - Update IT Security & IT KRI
TEKNOLOGI INFORMASI (KPTI) Monitoring (lesson learned security
incident).
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Pengarah Teknologi
Informasi (KPTI) baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP - Review Inisiatif Teknologi Informasi
Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi (TI) dan Rencana Strategi Teknologi
Informasi (RSTI) 2023.
Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. 3 31 Agustus 2023
- Update Strategic Projects.
- Update IT Security.
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI - IT Key Risk Indicator (KRI) Monitoring.
Pelatihan anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (KPTI) - Review Inisiatif 2023.
yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan 21 November - Inisiatif dan Usulan Anggaran 2024.
4
dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab 2023 - Update Data Analytics.
- IT Key Risk Indicator (KRI) Monitoring.
Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
592 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 224
Laporan Tahunan 2023
Komite Pengarah Transformasi
Fungsi Komite Pengarah Transformasi adalah membantu Direksi dalam menentukan prioritas dan memutuskan pelaksanaan inisiatif
Transformasi sesuai strategi bisnis Perseroan dalam bidang Human Capital, Organization & Governance, Risk Management and
Compliance (GRC); information Technology, Digital and Network; Commercial Banking & Business Process, Consumer Banking &
Sharia; Partnership & Project Management.
PEDOMAN KERJA KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Pedoman kerja Komite Pengarah Transformasi mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur
Tata Kelola Komite Direksi, Pedoman tersebut antara lain mengatur antara lain:
1. Tanggung Jawab Komite Pengarah Transformasi.
2. Tugas dan Fungsi Komite Pengarah Transformasi.
3. Tugas Ketua, Sekretaris, dan Anggota Komite Pengarah Transformasi.
4. Tata Cara Penyelenggaraan Rapat.
5. Risalah Rapat.
6. Tindak Lanjut Risalah Rapat.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Human Capital Organization & GRC
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Tranformasi dan Manajemen Risiko √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana dan Jaringan √ Anggota Tetap
Direksi/SEVP
SEVP yang membawahi Compliance dan Legal x Anggota Tetap
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan √ Anggota Tidak Tetap
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Pengarah Transformasi di atas maka akan bertindak sebagai
Ketua dan mempunyai hak suara.
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan IT, Digital & Network
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen RIsiko √ (Ketua) Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Dana dan Jaringan √ Anggota Tetap
Direksi/SEVP Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum X Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Compliance dan Legal X Anggota Tidak Tetap
Direktur/SEVP lain sesuai Pembahasan √ Anggota Tidak Tetap
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Pengarah Transformasi di atas maka akan bertindak sebagai
ketua dan mempunyai hak suara.
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Commercial Banking & Business Process, Consumer Banking & Sharia
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen RIsiko √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Kredit dan Pembiayaan √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Aset Manajemen √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Teknologi Informasi √ Anggota Tetap
Direksi/SEVP SEVP yang membawahi Wholesale Banking √ Anggota Tidak Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum X Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Compliance dan Legal X Anggota Tidak Tetap
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan √ Anggota Tidak Tetap
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 593
Page 225
Tata Kelola
Perusahaan
Apabila Direktur Utama/Wakil Direktur Utama menghadiri Rapat Komite Pengarah Transformasi di atas maka akan bertindak sebagai
ketua dan mempunyai hak suara.
Komite Pengarah Transformasi terkait dengan Partnership & Project Management
Struktur Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur yang membawahi Transformasi dan Manajemen RIsiko √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Keuangan √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan dan Hukum X Anggota Tetap
Direksi/SEVP
SEVP yang membawahi Compliance dan Legal X Anggota Tidak Tetap
Direktur/SEVP lain sesuai pembahasan √ Anggota Tidak Tetap
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE PENGARAH MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE PENGARAH
TRANSFORMASI TRANSFORMASI
Tugas dan tanggung jawab Komite Pengarah Transformasi Masa jabatan dan periode jabatan Komite Pengarah
adalah memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama atas Transformasi baik yang berasal dari Direksi maupun SEVP
hal-hal yang berkaitan dengan, antara lain: Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala Divisi
1. Menentukan prioritas dan memutuskan pelaksanaan Inisiatif Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut.
Transformasi sesuai Strategi Bisnis Bank, di bidang:
a. Human Capital, Organization dan Governance, Risk PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Management and Compliance (GRC). Pelatihan anggota Komite Pengarah Transformasi yang berasal
a. Information Technology (IT), Digital dan Network. dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau
b. Commercial Banking dan Business Process, Consumer Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola
Banking dan Sharia. Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
c. Partnership dan Project Management.
2. Memutuskan kebijakan terkait pelaksanaan Pilot Project RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE PENGARAH
Inisiatif Transformasi. TRANSFORMASI TAHUN 2023
3. Mengusulkan kebijakan yang berkaitan dengan Inisiatif Sesuai Kebijakan Khusus No. KK.9-D tanggal 27 Maret 2023
Transformasi untuk diputuskan pada Rapat Direksi apabila tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, Pelaksanaan rapat
diperlukan. Komite Pengarah Transformasi dilakukan paling kurang 2
4. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Inisiatif (dua) kali selama tahun berjalan. Selama tahun 2023, Komite
Transformasi yang telah diputuskan oleh Komite Pengarah Pengarah Transformasi telah mengadakan rapat sebanyak 26
Transformasi, dan melaporkan kepada Direksi sebagai dasar (dua puluh enam) kali. Adapun tanggal dan agenda rapat
pertimbangan keputusan tindak lanjut Inisiatif Transformasi. adalah sebagai berikut.
PROFIL ANGGOTA KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
No. Tanggal Agenda
Profil anggota Komite Pengarah Transformasi baik yang berasal
dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil 1 5 Januari 2023
Steering Committe Project Sign Off
Branch Transformation
Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level
di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini. Steering Committee Update Inisiatif
2 11 Januari 2023 Corporate Plan - Perbaikan Tata Kelola
Dokumen Kredit
INDEPENDENSI KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Seluruh anggota Komite Pengarah Transformasi tidak memiliki Steering Committee Decision Engine
3 17 Januari 2023
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/ Consumer
atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi Steering Committee Sentra Proses
4 10 Februari 2023
dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan UMKM
Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak
Steering Committee Update Inisiatif
independen. 5 15 Februari 2023 Corplan - Perbaikan Tata Kelola
Dokumen Kredit
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE PENGARAH Steering Committee Presentasi Rencana
TRANSFORMASI 6 23 Februari 2023 Kerja Sama Dana Ventura Oleh PT
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Mandiri Capital Indonesia
Pengarah Transformasi yang berasal dari Direksi dapat dilihat Steering Committee Penunjukan Unit
7 12 April 2023
pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan Pengelola Literasi dan Inklusi Keuangan
dalam Laporan Tahunan ini.
594 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 226
Laporan Tahunan 2023
No. Tanggal Agenda TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE BISNIS
1. Komite Bisnis bertanggung jawab atas keputusan yang
Steering Committee Single Relationship
8 26 April 2023 diputus dalam Rapat Komite Bisnis maupun Rapat Direksi.
Model Segmen Korporasi
2. Komite Bisnis bertanggung jawab menyampaikan laporan
Steering Committee Pembahasan atas Keputusan Signifikan yang dibuat kepada Rapat Direksi
9 22 Mei 2023
Collection SME
minimal 1 (satu) tahun sekali.
Steering Committee Usulan Struktur 3. Menetapkan langkah-langkah perbaikan mengenai hal-hal
10 25 Mei 2023 Organisasi CRSD 1, CRSD 2 dan yang berkaitan dengan pengembangan Produk Bank serta
CAMD
melaporkan kepada Direksi.
11 16 Juni 2023 Steering Committee Project Ultimate
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE BISNIS
Steering Committee Project Ultimate
12 21 Juni 2023 Berdasarkan kesepakatan, Keanggotaan Komite Bisnis diduduki
(Wholesale Transaction Banking)
oleh beberapa jabatan dengan rincian sebagai berikut:
Steering Committee Progress Update
13 13 Juli 2023 No Struktur Jabatan Hak Keterangan
Persiapan Pilot Project Ultimate
Keanggotaan Suara
Steering Committee Single Relationship
14 14 Juli 2023 Ketua Wakil Direktur √ (Ketua)
Model Segmen Korporasi
1 (merangkap Utama Anggota Tetap
Steering Committee Decision Engine anggota tetap)
15 1 Agustus 2023
Consumer
Direktur yang
Direksi/SEVP membawahi
16 1 Agustus 2023 Steering Committee Integrasi LOS √ Anggota Tetap
Anggota Tetap Dana dan
Jaringan*
17 8 Agustus 2023 Steering Committee SBU Project 2
Direktur yang
membawahi
18 10 Agustus 2023 Steering Committee SBU Project √ Anggota Tetap
Kredit dan
Pembiayaan
Steering Committee Ultimate Project -
19 30 Agustus 2023
Report Hasil Pilot Direktur yang
membawahi
Steering Committee Rencana √ Anggota Tetap
19 September Manajemen
20 Pelaksanaan Investasi Bank BTN pada Risiko
2023
Dana Ventura
Direktur yang
27 September Steering Committee Progress Pilot Project membawahi
21 √ Anggota Tetap
2023 Ultimate September 2023 Teknologi
Informasi
Steering Committee Pembahasan
22 10 Oktober 2023 Direktur yang
Pengelolaan DPK Institusi
membawahi
√ Anggota Tetap
Steering Committee Update Pilot dan Institutional
23 30 Oktober 2023 Banking
Scale Up Ultimate Project Oktober 2023
Direktur yang
24 7 Desember 2023 Steering Committee BPI KRING membawahi
Human Capital, X Anggota Tetap
11 Desember Steering Committee Single RM Korporasi Kepatuhan dan
25
2023 dan Large Commercial Hukum
14 Desember Steering Committee Project Strategic SEVP yang
26 membawahi
2023 Business Unit √ Anggota Tetap
Wholesale
Banking
Komite Bisnis SEVP yang
membawahi √ Anggota Tetap
Operasional
Komite Bisnis merupakan Komite Perseroan yang berperan
dalam merumuskan, memutuskan, mengawasi, memantau dan Direktur yang
Anggota Tidak
membawahi √
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dan strategi bisnis terkait Tetap
Keuangan
dengan produk dan aktivitas yang akan dan telah diluncurkan
Direktur yang
oleh Perseroan untuk memantau perkembangan dan memberikan Anggota Tidak
membawahi √
Tetap
saran langkah perbaikan terkait dengan bisnis Perseroan. Aset Manajemen
SEVP yang
PEDOMAN KERJA KOMITE BISNIS membawahi Anggota Tidak
X
Compliance Tetap
Pedoman kerja Komite Bisnis mengacu pada Kebijakan Khusus
dan Legal
No. KK.9-D tanggal 27 Maret 2023 tentang Prosedur Tata
a. Apabila Direktur Utama menghadiri rapat Komite Bisnis, maka bertindak sebagai ketua.
Kelola Komite Direksi. b. Rapat Komite Bisnis dinyatakan mencapai kuorum apabila dihadiri maksimal lebih
dari ½ (satu per dua) dari jumlah Anggota Tetap.
c. *Ketua Pengganti I
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 595
Page 227
Tata Kelola
Perusahaan
PROFIL ANGGOTA KOMITE BISNIS No. Tanggal Agenda
Profil anggota Komite Bisnis baik yang berasal dari Direksi
dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan 2 03 Agustus 2023 Komite Bisnis terkait KPR Maju
di bagian Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah
Komite Bisnis terkait Partnership IFG
Direksi dalam Laporan Tahunan ini. 3 28 Agustus 2023
Life
Komite Bisnis terkait KRING Ultimate
4 5 September 2023
INDEPENDENSI KOMITE BISNIS (Ultimate Project)
Seluruh anggota Komite Bisnis tidak memiliki hubungan Komite Bisnis terkait Pembiayaan
5 17 Oktober 2023
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau Multiguna (Soft Financing) Karyawan
hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Komite Bisnis terkait Asset Buy
6 15 Desember 2023
Bukopin Syariah
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan,
yang dapat mempengaruhi kemampuan bertindak independen. Komite Bisnis terkait Channeling
Kopnuspos
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE BISNIS
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Komite Environmental, Social and Governance
Bisnis yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Bab Tata
Kelola Perusahaan di bagian rangkap jabatan dalam Laporan Komite Environmental, Social and Governance (ESG) yang
Tahunan ini. dibentuk untuk mencapai Sustainable Development Goals dan
target Climate, berperan dalam memberikan rekomendasi
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE BISNIS kepada Direktur Utama untuk merumuskan kebijakan, strategi
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Bisnis baik yang dan sasaran yang berdampak terhadap lingkungan, sosial
berasal dari Direksi maupun SEVP Perseroan mengikuti masa dan tata kelola serta sarana dalam melakukan monitoring dan
jabatan Direksi dan Kepala Divisi Perseroan yang menjadi pengambilan keputusan terkait pelaksanaan ESG Perseroan.
anggota komite tersebut.
PEDOMAN KERJA KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GOVERNANCE
Pelatihan anggota Komite Bisnis yang berasal dari Direksi Pedoman kerja Komite Environmental, Social and Governance
dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan (ESG) mengacu pada Kebijakan Khusus No. KK.9-D tanggal 27
Kompetensi Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi
dalam Laporan Tahunan ini.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ENVIRONMENTAL,
PELAKSANAAN TUGAS KOMITE BISNIS TAHUN 2023 SOCIAL AND GOVERNANCE
Sesuai kebijakan Khusus No. KK.9-D tanggal 27 Maret 2023 Tugas Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi, Pelaksanaan Rapat adalah melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi
Komite Bisnis dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) kepada Direktur Utama terkait ESG antara lain:
bulan. Selama tahun 2023, Komite Bisnis telah melaksanakan 1. Keputusan atas strategi Bank yang berdampak terhadap
rapat sebanyak 6 (enam) kali. Adapun tanggal dan agenda lingkungan, sosial dan tata kelola dalam program dan
Rapat Komite Bisnis yang dilaksanakan adalah sebagai berikut: roadmap ESG.
2. Monitoring atas implementasi strategi dan roadmap ESG
Bank.
No. Tanggal Agenda
3. Memberikan informasi kepada manajemen Bank mengenai
1 04 April 2023
Komite Bisnis terkait KRING Hunian isu terkait ESG termasuk perundang-undangan, program
Kreasi
pemerintah, perkembangan internasional, tren bisnis ke
Komite Bisnis terkait Pembiayaan depan dan perubahan iklim.
Kendaraan Listrik 4. Memantau, evaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap
Komite Bisnis terkait Pengenaan hasil laporan ESG, investor concern atau pihak ketiga
Charge Pengembalian Dokumen lainnya terhadap implementasi ESG.
Pokok
596 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 228
Laporan Tahunan 2023
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Komite Environmental, Social and Governance (ESG) memiliki susunan sebagai berikut:
Struktur Keanggotaan Jabatan Hak Suara Keterangan
Ketua Direktur Utama √ (Ketua) Anggota Tetap
Wakil Direktur Utama* √ Anggota Tetap
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko **) √ Anggota Tetap
Direksi Direktur Finance √ Anggota Tetap
Direktur Asset Manajemen √ Anggota Tetap
Direktur Human Capital, Compliance & Legal X Anggota Tetap
SEVP Wholesale Banking √ Anggota Tetap
Direksi/SEVP Direktur/SEVP lain sesuai materi pembahasan √ Anggota Tidak Tetap
SEVP yang membawahi Compliance and Legal X Anggota Tidak Tetap
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
PROFIL ANGGOTA KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL
GOVERNANCE AND GOVERNANCE TAHUN 2023
Profil anggota Komite Environmental, Social and Governance (ESG) Selama tahun 2023, Komite ESG telah menyusun Framework,
baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat Strategi, Roadmap dan Quickwins ESG. Penerapan Tata Kelola
pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi dan Profil Dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum
Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
INDEPENDENSI KOMITE ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND Remunerasi Bagi Bank Umum
GOVERNANCE
Seluruh anggota Komite Environmental, Social and Governance Komite Remunerasi dan Nominasi
(ESG) tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Terkait aspek remunerasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan evaluasi
atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi terhadap kebijakan remunerasi yang didasarkan atas kinerja,
kemampuan bertindak independen. risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka
panjang Perseroan, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur
TRANSPARANSI RANGKAP JABATAN KOMITE dalam peraturan perundangundangan dan potensi pendapatan
ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE
Pengungkapan transparansi rangkap jabatan anggota Komite Perseroan di masa yang akan datang. Adapun uraian terkait
Environmental, Social and Governance (ESG) yang berasal dari nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung jawab serta
Direksi dapat dilihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan di bagian jumlah rapat Komite telah disajikan dalam Sub Bab Komite
rangkap jabatan dalam Laporan Tahunan ini. Remunerasi dan Nominasi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan
dalam Laporan Tahunan ini.
MASA JABATAN DAN PERIODE JABATAN KOMITE
ENVIRONMENTAL, SOCIAL AND GOVERNANCE Berdasarkan Salinan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.34/
Masa jabatan dan periode jabatan Komite Environmental, Social POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
and Governance (ESG) baik yang berasal dari Direksi maupun Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 10 ayat 2 dan 3, Perseroan
SEVP Perseroan mengikuti masa jabatan Direksi dan Kepala memberikan paket remunerasi tahun 2023 kepada anggota Komite
Divisi Perseroan yang menjadi anggota komite tersebut. Remunerasi dan Nominasi di luar dari anggota Dewan Komisaris
dan seorang pejabat eksekutif (ex officio) dalam tabel berikut:
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelatihan anggota Komite Environmental, Social and Governance
Jumlah Remunerasi yang Diterima
(ESG) yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Komite Remunerasi
(Honorarium, THR dan Tunjangan
dan Nominasi
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi PPh 21)
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Moch. Amin Nurdin 1,063,313,528
Total 1,063,313,528
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 597
Page 229
Tata Kelola
Perusahaan
Proses Penyusunan Kebijakan Remunerasi Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan Remunerasi
Dalam pemberian remunerasi, di tahun 2023 telah diterbitkan 1. Kebijakan Remunerasi dikaitkan dengan penilaian kinerja
ketentuan baru yang menyempurnakan ketentuan sebelumnya Perseroan memiliki kebijakan tentang Sistem Manajemen
yaitu dengan diterbitkannya Kebijakan Khusus (KK) No.3-B Kinerja yang mengatur bahwa kenaikan gaji berdasarkan
tanggal 31 Oktober 2023 tentang Remunerasi. Pengelolaan pay for performance diatur dalam ketentuan tersendiri
Sumber Daya Manusia atau Human Capital menjadi salah tentang Kebijakan Gaji Dasar.
satu prioritas terpenting dalam menjalankan roda Perseroan. 2. Metode yang mengaitkan Remunerasi individu dengan
Rermunerasi pegawai merupakan suatu sistem penggajian dan kinerja Perseroan, kinerja unit kerja dan kinerja individu
kompensasi yang diterapkan Perseroan untuk memberi imbalan Kebijakan dalam Sistem Manajemen Kinerja Perseroan
kepada Pegawai berdasarkan sejumlah faktor. mengatur tentang Penilaian Sasaran kinerja yang meliputi
Sasaran Kerja meliputi Sasaran Kerja Perusahaan (SKP),
Adapun cakupan sistem remunerasi tersebut antara lain tata Sasaran Kerja Unit (SKU) dan Sasaran Kerja Individu (SKI).
kelola dalam pemberian remunerasi, kompensasi, benefit, Penilaian sasaran kerja dilakukan dengan membandingkan
kompensasi benefit berdasarkan peraturan Perundang-Undangan realisasi pencapaian sasaran kerja dengan target sasaran
dan penghargaan. Penerapan tata kelola dalam pemberian kerja masing-masing. Dalam Kebijakan Sistem Manajemen
remunerasi bertujuan untuk mendorong dilakukannya prudential Kinerja Perseroan juga mengatur penilaian terhadap
banking yaitu pengambilan risiko dalam melakukan kegiatan kompetensi budaya perusahaan dan kompetensi leadership
usaha dilakukan secara terukur dan mengacu pada ketentuan bagi pegawai yang memiliki bawahan.
perundang-undangan mengenai manajemen risiko sehingga 3. Metode yang digunakan Perseroan untuk menyatakan bahwa
pengambilan risiko yang berlebihan (excessive risk taking) oleh kinerja yang disepakati tidak dapat tercapai sehingga perlu
pengambil keputusan dapat dihindari dan kelangsungan usaha dilakukan penyesuaian atas remunerasi serta besarnya
serta kesehatan Perseroan dapat terjaga. penyesuaian remunerasi jika kondisi tersebut terjadi.
Kebijakan remunerasi yang disusun wajib paling sedikit Metode Penyesuaian remunerasi tekait pencapaian kinerja,
mempertimbangkan : dilakukan perseroan melalui kebijakan kenaikan gaji
a. Terciptanya manajemen risiko yang efektif pokok setiap tahun ditentukan oleh nilai Sistem Manajemen
b. Stabilitas keuangan Perseroan Kinerja tahun sebelumnya dan Comparatio. Dalam hal ini
c. Kecukupan dan penguatan permodalan Perseroan Comparatio dapat diartikan nilai prosentase yang dihitung
d. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka panjang berdasarkan posisi gaji pokok Pegawai Tetap terhadap
e. Potensi pendapatan di masa yang akan datang. midpoint pada range Gaji Pokok golongan jabatan yang
dipegang Pegawai Tetap yang bersangkutan. Dalam rangka
Cakupan Kebijakan Remunerasi dan mempertahankan pegawai yang berkualitas, Perseroan
Implementasinya per Unit Bisnis, Per Wilayah dan memberikan Jasa Produksi sebagai salah satu bentuk
Pada Perusahaan Anak Atau Kantor Cabang Yang remunerasi yang dikaitkan langsung dengan penilaian
Berlokasi di Luar Negeri kinerja Pegawai yang terefleksi dalam Sistem Manajemen
Kinerja (SMK).
Kebijakan remunerasi Perseroan telah mempertimbangkan
wilayah geografis Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Penyesuaian Remunerasi Dikaitkan dengan Kinerja
Kantor Cabang bersangkutan. Perseroan memiliki kebijakan dan Risiko
memberikan tunjangan regional untuk daerah-daerah tertentu
sesuai dengan keputusan Direksi sebagaimana ketentuan KK Perseroan dapat menunda pembayaran remunerasi yang bersifat
3-B tahun 2023 tentang Remunerasi serta diimplementasikan variabel yang ditangguhkan (Malus) atau menarik kembali
sebagaimana ketentuan. remunerasi yang bersifat variabel yang sudah dibayarkan
(Clawback) kepada pejabat yang tergolong Material Risk Taker
Remunerasi Dikaitkan dengan Risiko (MRT), dengan mempertimbangkan beberapa faktor antara lain:
1. Besarnya kerugian atau kerusakan reputasi Perseroan.
Dalam menetapkan risiko yang dikaitkan dengan Remunerasi 2. Keterlibatan pegawai bersangkutan secara langsung
yang bersifat variabel, Perseroan memperhatikan risiko yang maupun tidak langsung terkait tindakan atau transaksi yang
paling berpengaruh dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama dilakukan.
mengacu pada ketentuan regulator yang mengatur mengenai
penerapan manajemen risiko bagi Bank umum. Remunerasi Pihak yang menjadi Material Risk Takers paling sedikit memenuhi
yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko di antaranya yaitu kriteria berikut:
bonus atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. 1. Direksi dan/atau Pegawai lainnya yang karena tugas dan
tanggung jawabnya mengambil keputusan yang berdampak
signifikan terhadap profil risiko Perseroan; atau
598 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 230
Laporan Tahunan 2023
2. Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai yang 3. Melakukan kecurangan (fraud), perilaku tidak etis, dan/atau
memperoleh remunerasi yang bersifat variabel dengan nilai pemalsuan catatan.
yang besar. 4. Menyebabkan risiko material atau memberikan pernyataan
finansial yang salah.
Sebagai implementasi ketentuan penangguhan pembayaran 5. Melakukan pelanggaran terhadap kebijakan peraturan dan
Tantiem pada tahun 2023 telah dilakukan penangguhan prosedur Perseroan secara sengaja.
pembayaran Tantiem sebagaimana ketentuan internal maupun 6. Menyebabkan kerugian yang sigifikan untuk unit kerja terkait
ketentuan eksternal dalam hal ini Peraturan Menteri Badan dikarenakan tidak dilaksanakannya manajemen risiko yang
Usaha Milik Negara. baik.
7. Menyebabkan dampak negatif yang signifikan terhadap
Jangka waktu penangguhan remunerasi bersifat variabel kepada permodalan Perseroan yang tidak disebabkan oleh
Material Risk Takers (MRT) paling sedikit selama 3 (tiga) tahun, perubahan iklim ekonomi atau industri.
dengan persentase yang ditangguhkan ditetapkan sebesar 10% 8. Melakukan pengungkapan informasi rahasia Perseroan
sampai dengan 30% dari remunerasi variabel yang diterima kepada pihak eksternal secara sengaja.
dimana penetapan persentase yang ditangguhkan tersebut 9. Melakukan tindakan yang dapat menyebabkan pegawai
ditetapkan oleh Direksi. determinasi dari Perseroan.
Implementasi Malus akan dikenakan kepada Pejabat yang Nama Konsultan Ekstern dan Tugas Konsultan
tergolong Material Risk Takers dengan kriteria kondisi dan/atau Terkait Kebijakan Remunerasi
sebagai berikut:
1. Menyebabkan kerusakan reputasi Perseroan yang signifikan Bank BTN bekerja sama dengan Willis Towers Watson yang
atau berdampak negatif terhadap finansial Perseroan bertugas untuk melakukan benchmarking dan/atau Salary
maupun kesempatan bisnis Perseroan. Survey sesuai dengan permintaan perusahaan mengenai
2. Menyebabkan kerugian keuangan Perseroan yang signifikan. kebijakan remunerasi.
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun mencakup struktur remunerasi dan
rincian jumlah nominal, sebagaimana tabel di bawah ini:
Dewan Komisaris Direksi
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lainnya
Orang Juta Rp. Orang Juta Rp.
Remunerasi
Honoravrium/Gaji 9 15.728 112) 37.939
Tunjangan rutin (Tj. PPh21) 9 8.690 112) 24.331
Tunjangan Hari Raya 9 1.373 10 3.219
Tantiem 8 1)
33.978 9 3)
85.896
Total Remunerasi (a) - 59.769 - 151.385
Asuransi Purna Jabatan 9 4.614 112) 10.144
Tunjangan Perumahan - - 3 509
Tunjangan Transportasi 9 3.049 11 1.477
Tunjangan Komunikasi - - 11 154
Total Fasilitas Lainnya (b) - 7.663 - 12.284
Total Diterima (a) + (b) - 67.432 - 163.669
Keterangan:
1) 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris diantaranya tidak menjabat lagi sejak 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia
2) 1 (satu) orang anggota Direksi diantaranya tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023
3) 2 (dua) orang anggota Direksi diangkat sejak RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 599
Page 231
Tata Kelola
Perusahaan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dalam satu tahun dikelompokkan dalam kisaran tingkat penghasilan sebagai berikut:
Jumlah Dewan Komisaris Jumlah Direksi
Jumlah Remunerasi
2023 2022 2023 2022
Di atas Rp 2 Miliar 103) 101) 114) 9
Di atas Rp 1 Milyar - Rp 2 Miliar - - - 12)
Di atas Rp 500 juta - Rp 1 Miliar 15) - - -
Rp 500 juta ke bawah - - - -
Keterangan :
1) Termasuk 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 02 Maret 2022.
2) Jumlah anggota Direksi yang tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021.
3) Termasuk 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 14 Oktober 2022.
4) Termasuk 1 (satu) orang anggota Direksi tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023.
5) Jumlah anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 02 Maret 2022.
Remunerasi yang Bersifat Variabel
Berdasarkan Surat Edaran Direksi No. 57/DIR/HCD/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi, komponen
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ada yang bersifat variabel, yaitu Remunerasi yang bersifat tidak tetap diberikan dalam bentuk
tunai dan saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank BTN.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang Menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel Selama
1 (Satu) Tahun
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) tahun dan total
nominalnya.
Jumlah yang diterima
Direksi Dewan Komisaris Pegawai2)
Orang Juta Rp Orang Juta Rp Orang Juta Rp
2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022 2023 2022
92) 101) 85.896 65.937 103) 7 38.204 24.782 11.858 11.355 609.329 565.140
Keterangan :
1) 1 (satu) orang anggota Direksi tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021.
2) 1 (satu) orang anggota Direksi tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023.
3) 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi tmt. 14 Oktober 2022 dan 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris tidak menjabat lagi setelah RUPS Tahunan
tanggal 02 Maret 2022.
4) Terdiri dari pegawai yang menerima Jasa Produksi / Bonus
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi Material No. Jabatan Jumlah Pihak yang
Risk Takers (MRT) Menjadi MRT
4 Komisaris Utama 1
Dalam menetapkan pegawai yang diidentifikasi sebagai MRT,
5 Wakil Komisaris Utama 1
Bank melakukan pendekatan secara kualitatif. Jabatan yang
6 Anggota Dewan Komisaris 6
tergolong MRT sebagai berikut:
1. Direktur Utama dan seluruh anggota Direksi untuk
implementasi tahun 1 sampai dengan tahun 3. Shares Option yang Dimiliki Direksi, Dewan
2. Direktur Utama, seluruh anggota Direksi, Kepala Divisi Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Bisnis, Kepala kantor Wilayah, dan Kepala Cabang untuk
implementasi tahun ke 4 dan setelahnya. Perseroan memiliki program kepemilikan saham oleh manajemen
3. Penetapan jabatan kepala Divisi Bisnis yang tergolong atau Management Stock Option Program (MSOP) dan oleh
MRT ditetapkan Direksi pada saat kebijakan tersebut pegawai atau Employee Stock Option Program (ESOP) sebagai
diimplementasikan. bagian dari apresiasi terhadap manajemen dan seluruh pegawai.
Kebijakan pemberian shares option dalam Rapat Umum
No. Jabatan Jumlah Pihak yang
Menjadi MRT Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan
pada tanggal 6 Oktober 2009 telah menyetujui pengeluaran
1 Direktur Utama 1
saham baru dalam simpanan Perseroan sebanyak-banyaknya
2 Wakil Direktur Utama 1 30% atau sebanyak-banyaknya 2.723.142.857 saham dari
3 Direktur 7 total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah
600 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 232
Laporan Tahunan 2023
pengeluaran saham baru sehingga kepemilikan Negara RI Pengeluaran saham baru dalam simpanan dimaksud, ditawarkan
menjadi paling sedikit 70% atau 6.354.000.000 saham dari kepada masyarakat melalui Penawaran Umum Saham Perdana
seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah atau Initial Public Offering (IPO) yang di dalamnya sudah
pengeluaran saham baru. termasuk penjatahan saham untuk Manajemen dan Pegawai
atau Management and Employee Stock Allocation (MESA) serta
pemberian hak opsi kepada Manajemen dan Pegawai atau
Management and Employee Stock Options Plan (MESOP).
Pengungkapan Shares Option Tahap 1, 2, 3 Direksi, Komisaris dan Pejabat Eksekutif Bank per 31 Desember 2023
MESOP Tahap 1
Jumlah Opsi
Jumlah Saham
Yang Telah Harga Opsi Jangka
No Nama dan Jabatan Yang Dimiliki
Yang Diberikan Dieksekusi (Rp.) Waktu
(Lembar Saham)
(Lembar Saham) (Lembar
Saham)
Dewan Komisaris
1 Chandra M. Hamzah - - - - -
2 Iqbal Latanro - - - - -
3 Ahdi Jumhari Luddin - - - - -
4 Andin Hadiyanto - - - - -
5 Armand B. Arief - - - - -
6 Herry Trisaputra Zuna - - - - -
7 Himawan Arief S. - - - - -
8 Sentot A. Sentausa - - - - -
Direksi
1 Haru Koesmahargyo - - - - -
2 Nixon L. P. Napitupulu - - - - -
3 Andi Nirwoto - - - - -
4 Jasmin - - - - -
5 Setiyo Wibowo - - - - -
Feb 2011-
6 Elisabeth Novie Riswanti - 76.500 76.500 855
Ags 2014
Feb 2011-
7 Hirwandi Gafar - 58.000 58.000 855
Ags 2014
Feb 2011-
8 Nofry Rony Poetra - 77.000 77.000 855
Ags 2014
Feb 2011-
9 Eko Waluyo - 51.000 51.000 855
Ags 2014
Feb 2011-
Pejabat Eksekutif 7.430.600 6.925.500 6.925.500 855
Ags 2014
Feb 2011-
Pegawai - 136.751.500 136.751.500 855
Ags 2014
MESOP Tahap 2
Jumlah Opsi
Jumlah Saham
Harga
Yang Dimiliki Yang Telah Jangka
No Nama dan Jabatan Yang Diberikan Opsi
(Lembar Dieksekusi Waktu
(Lembar Saham) (Rp.)
Saham) (Lembar Saham)
Dewan Komisaris
1 Chandra M. Hamzah - - - - -
2 Iqbal Latanro - - - - -
3 Ahdi Jumhari Luddin - - - - -
4 Andin Hadiyanto - - - - -
5 Armand B. Arief - - - - -
6 Herry Trisaputra Zuna - - - - -
7 Himawan Arief S. - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 601
Page 233
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah Opsi
Jumlah Saham
Harga
Yang Dimiliki Yang Telah Jangka
No Nama dan Jabatan Yang Diberikan Opsi
(Lembar Dieksekusi Waktu
(Lembar Saham) (Rp.)
Saham) (Lembar Saham)
8 Sentot A. Sentausa - - - - -
Direksi
1 Haru Koesmahargyo - - - - -
2 Nixon L. P. Napitupulu - - - - -
3 Andi Nirwoto - - - - -
4 Jasmin - - - - -
5 Setiyo Wibowo - - - - -
Feb 2012-
6 Elisabeth Novie Riswanti - 55.000 55.000 1.297,44
Ags 2015
Feb 2012-
7 Hirwandi Gafar - 43.000 43.000 1.297,44
Ags 2015
Feb 2012-
8 Nofry Rony Poetra - 59.500 59.500 1.297,44
Ags 2015
Feb 2012-
9 Eko Waluyo - 41.000 41.000 1.297,44
Ags 2015
Feb 2012-
Pejabat Eksekutif 7.430.600 5.467.500 5.467.500 1.297,44
Ags 2015
Feb 2012-
Pegawai - 102.442.500 102.442.500 1.297,44
Ags 2015
MESOP Tahap 3
Jumlah Opsi
Jumlah Saham
Harga
Yang Dimiliki Jangka
No Nama dan Jabatan Yang Telah Opsi
(Lembar Yang Diberikan Waktu
Dieksekusi (Rp.)
Saham) (Lembar Saham)
(Lembar Saham)
Dewan Komisaris
1 Chandra M. Hamzah - - - - -
2 Iqbal Latanro - - - - -
3 Ahdi Jumhari Luddin - - - - -
4 Andin Hadiyanto - - - - -
5 Armand B. Arief - - - - -
6 Herry Trisaputra Zuna - - - - -
7 Himawan Arief S. - - - - -
8 Sentot A. Sentausa - - - - -
Direksi
1 Haru Koesmahargyo - - - - -
2 Nixon L. P. Napitupulu - - - - -
3 Andi Nirwoto - - - - -
4 Jasmin - - - - -
5 Setiyo Wibowo - - - - -
Feb 2013-
6 Elisabeth Novie Riswanti - 56.000 56.000 1.098,36
Ags 2016
Feb 2013-
7 Hirwandi Gafar - 47.500 47.500 1.098,36
Ags 2016
Feb 2013-
8 Nofry Rony Poetra - 61.500 61.500 1.098,36
Ags 2016
Feb 2013-
9 Eko Waluyo - 44.500 44.500 1.098,36
Ags 2016
Feb 2013-
Pejabat Eksekutif 7.430.600 5.566.500 5.566.500 1.098,36
Ags 2016
Feb 2013-
Pegawai - 102.367.500 102.367.500 1.098,36
Ags 2016
602 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 234
Laporan Tahunan 2023
Program MESA dan MESOP telah selesai dieksekusi pada tahun Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel
2016. Sejak saat itu Bank BTN tidak ada program Share Option Yang Ditangguhkan
untuk Direksi, Dewan Komisaris, Pejabat Eksekutif dan Pegawai.
Remunerasi Yang Bersifat Remunerasi Yang Bersifat
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah Variabel yang Ditangguhkan Variabel yang Ditangguhkan
Tahun 2023 Tahun 2022
Rasio Gaji 2023 2022 Tunai Rp 4.961 juta Tunai Rp 1.510 juta
Gaji Pegawai Tertinggi dan Terendah 22,44 : 1 22,34 : 1 13.398.206 5.018.840
Saham Saham
(lembar) (lembar)
Gaji Direksi Tertinggi dan Terendah 1,18 : 1 1,18 : 1
Gaji Komisaris Tertinggi dan Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel
1,11 : 1 1,11 : 1
Terendah
yang Ditangguhkan yang Dibayarkan Selama 1
Gaji Direksi Tertinggi dan Pegawai
2,92 : 1 2,90 : 1 (Satu) Tahun
Tertinggi
Keterangan :
*Gaji pegawai tertinggi adalah pegawai tetap dengan gaji tertinggi. Remunerasi Yang Bersifat Remunerasi Yang Bersifat
*Gaji pegawai terendah adalah pegawai tetap dengan gaji terendah. Variabel yang Ditangguhkan Variabel yang Ditangguhkan
Tahun 2023 Tahun 2022
Tunai Rp 603.096.246 Tunai Rp 458.925.047
Jumlah Penerima dan Jumlah Total Remunerasi
yang Bersifat Variabel yang Dijamin tanpa Syarat Saham
1.757.934
Saham
1.044.300
(lembar) (lembar)
Bank BTN tidak memiliki kebijakan pemberian Remunerasi yang
Bersifat Variabel (RBV) dan tanpa syarat, karena kebijakan Jumlah Remunerasi yang Diberikan dalam Satu
pemberian RBV diberlakukan seragam tanpa mempertimbangkan Tahun
lama periode bekerja. Bank BTN berkomitmen untuk menerapkan
sistem remunerasi yang kompetitif, adil dan seimbang dan selalu A. Remunerasi yang Bersifat Tetap
memastikan bahwa tidak ada pegawai yang menerima imbalan
Jenis Remunerasi Jumlah
di bawah ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Bank
BTN juga melakukan kaji ulang dan penginian atas kebijakan Tunai 111.227 juta
remunerasi agar relevan dengan perkembangan industri dan Saham/instrumen yang berbasis
-
strategi bisnis serta mengadopsi aspek-aspek kepatuhan pada saham yang diterbitkan Bank BTN
ketentuan perbankan yang berlaku terkait remunerasi secara
bertahap.
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel
Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Jenis Remunerasi Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon Yang
Dibayarkan Tunai Rp 65.256 juta Rp 3.811 juta
10.204.900
Saham -
Tabel Program Pensiun Sukarela Terbatas (PPST) (lembar)
Jumlah nominal Pesangon Jumlah Pegawai PPST
No. yang dibayarkan per Orang
dalam1 (satu) Tahun 2023 2022 Informasi Kuantitatif
1. Di atas Rp 1 miliar - 1 Jenis Remunerasi
Yang Bersifat Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
2. Di atas Rp 500 juta - 1 milliar 6 9 Variabel
3. Rp 500 juta ke bawah 1 - Tunai Rp 65.256 juta Rp 4.961 juta
13.398.206
Saham -
(lembar)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 603
Page 235
Tata Kelola
Perusahaan
6. AP tidak sedang terkena sanksi oleh OJK, Pusat Pembinaan
Akuntan Publik Profesi Keuangan, Kementerian Keuangan dan Bank BUMN
yang tergabung dalam Himbara;
Fungsi Audit Eksternal 7. Penunjukan Signing Partner (Partner yang bertanggung jawab)
yang sama oleh Kantor Akuntan Publik paling lama dilakukan
Perseroan menunjuk Auditor Ekstern untuk melaksanakan audit untuk periode audit 3 (tiga) Tahun Buku pelaporan secara
atas Laporan Keuangan Tahun Buku 2023. Hal tersebut dalam berturut-turut, dan dalam 2 (dua) tahun berturut-turut berikutnya
rangka pemenuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tidak menggunakan AP (Signing Partner) yang sama;
Nomor 37/ POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi 8. Dalam perjanjian kerja Pengadaan Jasa KAP sekurang-kurangnya
Laporan Bank serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor dicantumkan ruang lingkup audit sesuai SE OJK Nomor 36 tahun
9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan 2017 dan review perhitungan pencapaian KPI Direksi baik secara
Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Auditor kolegial maupun secara individual sesuai pasal 10 ayat (2) dalam
Eksternal dituntut untuk mampu memberikan informasi dan data Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-11/MBU/II/2020 tanggal
yang akuntabel, independen, dan wajar khususnya atas aspek 12 November 2020; dan
keuangan, operasional, dan kepatuhan terhadap peraturan 9. AP, KAP dan orang dalam KAP dalam memberikan jasa
yang berlaku. wajib memenuhi kondisi independen selama periode audit
dan periode penugasan profesional, yang dinyatakan
Audit eksternal dilakukan oleh pihak independen yang telah dalam Surat Pernyataan dan diserahkan oleh KAP sebelum
memenuhi persyaratan untuk memastikan bahwa pencatatan periode penugasan profesional dimulai.
akuntansi Perseroan diwajibkan melakukan pelaporan profil
Risiko Bank secara bankwide. Laporan profil risiko tersebut Dewan Komisaris atas usulan Komite Audit telah menetapkan
mencakup penilaian terhadap Risiko Inheren dan penilaian Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (Ernst
terhadap Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Perseroan yang & Young Global Limited) sebagai auditor yang akan mengaudit
disusun sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Laporan Keuangan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
dan Keuangan (PSAK) dan laporan yang disiapkan menyajikan Tahun Buku 2023 melalui surat Dewan Komisaris Nomor 21/
posisi keuangan dan hasil usaha secara wajar serta operasional KOM/BTN/II/2023 tanggal 01 Februari 2023. Penunjukkan
usaha yang dijalankan Perseroan tidak menyalahi ketentuan ini juga telah mendapat pengesahan dalam RUPS Tahunan
Regulasi yang berlaku. Perseroan tanggal 16 Maret 2023 yang tertuang dalam Mata
Acara Ketiga. Legalitas penugasan audit Laporan Keuangan
Penunjukkan Akuntan Publik Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) tahun buku 2023 Perseroan telah tertuang dalam Perjanjian
Perseroan menetapkan kantor akuntan publik (KAP) melalui RUPS Kerjasama (PKS) Nomor 02/PKS/FAD/VIII/2023 tanggal 15
dalam rangka kebutuhan atas Audit Laporan Keuangan Tahun Agustus 2023. Profil Kantor Akuntan Publik dapat dilihat pada
Buku 2023. Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan halaman informasi penggunaan jasa Akuntan Publik (AP) dan
Publik dilakukan melalui mekanisme tender pengadaan jasa Kantor Akuntan Publik.
audit umum, dengan kualifikasi sebagai berikut:
1. Merupakan Kantor Akuntan Publik yang masuk dalam Dalam proses penunjukkan Jasa KAP mengikuti aturan dari
peringkat 10 besar (peringkat berdasarkan asosiasi Kantor Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 13/POJK.03.2017 yang
Akuntan Publik resmi); selanjutnya pada tahun 2023 diganti dengan POJK Nomor 9
2. Memiliki pengalaman melakukan general audit pada Bank Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan
yang telah go public dan memiliki aset minimal Rp100 Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Tata
triliun; Cara Penggunaan Jasa KAP mengacu pada SE OJK Nomor 36/
3. Memiliki sertifikat berafiliasi dengan KAP internasional; SEOJK.03/2017 selanjutnya pada tahun 2023 diterbitkan SE
4. Memiliki pengalaman mengaudit Bank umum dan Tanggung OJK Nomor 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL); Jasa Akuntan Publik dan Kantor Publik dalam Kegiatan Jasa
5. Termasuk dalam KAP yang terdaftar di OJK, Kementerian Keuangan. Atas ketentuan-ketentuan tersebut, Perseroan telah
Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan; membatasai penggunaan jasa audit atas informasi keuangan
historis tahunan dari Akuntan Publik (AP) yang sama untuk 7
(tujuh) tahun kumulatif.
604 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 236
Laporan Tahunan 2023
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Tabel Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Nama Akuntan (Partner Fee Jasa Audit
Tahun Kantor Akuntan Publik Periode KAP Periode AP
Penanggung Jawab) Tahunan
2023 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 9 Christophorus Alvin Kossim Periode ke 1 Rp4.800.000.000
2022 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 8 Muhammad Kurniawan Periode ke 2 Rp4.390.000.000
2021 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 7 Muhammad Kurniawan Periode ke 1 Rp4.050.000.000
2020 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 6 Yovita Periode ke 1 Rp3.249.000.000
2019 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 5 Muhammad Kurniawan Periode ke 1 Rp2.650.000.000
2018 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 4 Yasir Periode ke 2 Rp2.367.000.000
2017 Purwantono, Sungkoro & Surja Periode ke 3 Yasir Periode ke 1 Rp2.290.000.000
Fee dan Jasa Lain yang Diberikan Akuntan
Selama tahun 2023, tidak terdapat jasa lain yang diberikan akuntan.
Opini Audit
Tahun Opini Audit
2023 Wajar Tanpa Pengecualian
2022 Wajar Tanpa Pengecualian
2021 Wajar Tanpa Pengecualian
2020 Wajar Tanpa Pengecualian
2019 Wajar Tanpa Pengecualian
2018 Wajar Tanpa Pengecualian
Sistem Pengendalian Internal Tujuan Pengendalian
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan dalam rangka 1. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-
mendukung pencapaian tujuan kinerja Perseroan, meningkatkan undangan, baik peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah,
nilai bagi stakeholder, meminimalisir risiko kerugian dan menjaga Regulator, maupun peraturan internal yang ditetapkan oleh
kepatuhan pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan Bank.
yang berlaku. Perseroan menerapkan sistem pengendalian intern 2. Tersedianya informasi keuangan dan manajemen yang
sebagai komponen pengawasan yang penting dalam pengelolaan lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu.
Perseroan dan menjadi acuan kegiatan operasional yang sehat 3. Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha Bank.
dan terkendali. Perseroan mengacu pada COSO (Committee of the 4. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture) pada
Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) - Internal organisasi Bank secara menyeluruh.
Control Integrated Framework dalam menyusun kerangka kerja 5. Untuk meningkatkan nilai perusahaan.
pengendalian intern guna memastikan kecukupan pengendalian
operasional maupun finansial, pelaporan keuangan, efektivitas
dan efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan yang berlaku.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 605
Page 237
Tata Kelola
Perusahaan
Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Pengendalian Operasional, Keuangan dan
Pengendalian Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-
Undangan
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan sistem Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi
pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris memiliki
peran aktif untuk memastikan adanya perbaikan terhadap Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh pegawai karena
permasalahan Perseroan yang dapat mengurangi efektivitas merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari setiap fungsi
sistem pengendalian intern. Direksi bertanggung jawab untuk atau kegiatan Perseroan sehari-hari. Oleh karena itu, kegiatan
menetapkan kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian pengendalian akan berjalan efektif apabila direncanakan dan
intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau diterapkan guna mengendalikan risiko yang telah diidentifikasi.
kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian intern. Kegiatan pengendalian mencakup penetapan kebijakan dan
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab dalam prosedur pengendalian seperti penetapan kewenangan,
meningkatkan etika kerja dan integritas yang tinggi serta otorisasi, rekonsiliasi, verifikasi, penilaian atas prestasi kerja,
menciptakan budaya organisasi yang menekankan pada seluruh pembagian tugas dan pengamanan terhadap aset perusahaan.
pegawai Bank BTN mengenai pentingnya pengendalian intern 1. Kegiatan Pengendalian
yang berlaku di Perseroan. Kegiatan pengendalian meliputi kebijakan, prosedur
dan praktik yang memberikan keyakinan pejabat dan
Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan budaya pegawai bahwa arahan Direksi telah dilaksanakan secara
pengendalian yang terlaksana dengan baik mendorong efektif. Kegiatan pengendalian tersebut dapat membantu
terciptanya Lingkungan Pengendalian (Control Environment) Direksi termasuk Dewan Komisaris dalam mengelola
yang mencerminkan keseluruhan komitmen, perilaku, dan mengendalikan risiko yang dapat mempengaruhi
kepedulian, serta langkah Dewan Komisaris dan Direksi dalam kinerja atau mengakibatkan kerugian Perseroan. Kegiatan
melaksanakan kegiatan pengendalian operasional Perseroan. pengendalian diterapkan pada semua tingkatan fungsional
Unsur-unsur Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi: sesuai dengan struktur organisasi Perseroan, yang paling
1. Struktur organisasi yang memadai dan pengembangan sedikit meliputi:
sumber daya manusia; a. Kaji Ulang Manajemen (Top Level Reviews)
2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen Perseroan; Direksi secara berkala meminta penjelasan (informasi)
3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi seluruh dan laporan kinerja operasional harus dilaporkan
pegawai; oleh pejabat dan staf sehingga memungkinkan untuk
4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia Perseroan; mengkaji ulang hasil realisasi dibandingkan dengan
5. Atensi dan arahan yang dilakukan oleh Direksi dan Komite target yang akan dicapai. Berdasarkan kaji ulang
lainnya seperti Komite Manajemen Risiko; tersebut, Direksi dapat segera dideteksi permasalahan
6. Cara yang ditempuh Manajemen Perseroan dalam seperti kelemahan pengendalian, kesalahan laporan
melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya; dan keuangan, atau fraud.
7. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi operasional b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (functional review)
Perseroan dan penerapan manajemen risiko. Kaji ulang yang dilaksanakan oleh Internal Audit
Division secara periodik meliputi:
Identifikasi dan Penilaian Risiko 1) Melakukan kaji ulang terhadap penilaian risiko
(laporan profil risiko) yang dihasilkan oleh Satuan
Penilaian risiko merupakan serangkaian tindakan yang Kerja Manajemen Risiko.
dilaksanakan oleh Direksi dalam rangka identifikasi, analisis, dan 2) Menganalisis data operasional, baik data yang
menilai risiko yang dihadapi Perseroan untuk mencapai sasaran terkait risiko maupun data keuangan, yaitu melakukan
usaha yang ditimbulkan. Risiko dapat timbul atau berubah sesuai verifikasi terhadap rincian dan kegiatan transaksi
dengan kondisi Perseroan. Perseroan harus secara terus menerus dibandingkan dengan output (laporan) yang dihasilkan
mengidentifikasi dan menilai risiko yang dapat mempengaruhi oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko.
pencapaian sasaran. Pengendalian internal perlu dikaji ulang 3) Melakukan kaji ulang terhadap realisasi pelaksanaan
secara tepat dalam hal terdapat risiko yang belum dikendalikan, rencana kerja dan anggaran, guna mengidentifikasi
baik risiko yang sebelumnya sudah ada maupun baru muncul. penyebab penyimpangan yang signifikan dan
Pelaksanaan kaji ulang tersebut antara lain dengan melakukan menetapkan persyaratan untuk tindakan perbaikan
evaluasi secara terus menerus mengenai pengaruh dari (corrective actions).
setiap perubahan lingkungan dan kondisi serta dampak dari
pencapaian target atau efektivitas pengendalian internal dalam
kegiatan operasional Perseroan.
606 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 238
Laporan Tahunan 2023
c. Pengendalian Sistem Informasi Sistem Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi
Pengendalian Sistem Informasi dilakukan dengan
melaksanakan verifikasi terhadap akurasi dan Sistem informasi dan komunikasi yaitu suatu proses penyajian
kelengkapan dari transaksi sesuai dengan ketentuan laporan mengenai kegiatan operasional, finansial, serta ketaatan
internal. Kegiatan pengendalian sistem informasi dapat dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-
digolongkan dalam 2 (dua) kriteria, yaitu: undangan oleh Perseroan.
1) Pengendalian umum, meliputi pengendalian 1. Sistem akuntansi meliputi metode dan catatan dalam
terhadap operasional pusat data, sistem pengadaan rangka mengidentifikasi, mengelompokkan, menganalisis,
dan pemeliharaan perangkat lunak, pengamanan mengklasifikasi, mencatat atau membukukan, dan
akses, serta pengembangan dan pemeliharaan melaporkan transaksi Perseroan. Untuk menjamin data
sistem aplikasi yang ada. Pengendalian umum ini akuntansi yang akurat dan konsisten dengan data
diterapkan terhadap mainframe, server, dan users yang tersedia berdasarkan hasil olahan sistem, proses
workstation, serta jaringan internal-eksternal. rekonsiliasi antara data akuntansi dan sistem informasi
2) Pengendalian aplikasi, diterapkan terhadap manajemen harus dilaksanakan secara berkala. Setiap
program yang digunakan Perseroan dalam penyimpangan yang terjadi harus segera diinvestigasi dan
mengolah transaksi dan untuk memastikan bahwa diatasi permasalahannya. Proses rekonsiliasi juga harus
semua transaksi adalah benar, akurat, dan telah didokumentasikan sebagai bagian dari persyaratan proses
diotorisasi secara benar. Selain itu, pengendalian jejak audit secara keseluruhan.
aplikasi harus dapat memastikan tersedianya proses 2. Sistem informasi harus dapat menghasilkan laporan
audit yang efektif dan untuk mengecek kebenaran mengenai kegiatan usaha, kondisi keuangan, penerapan
proses audit dimaksud. manajemen risiko dan pemenuhan ketentuan dan peraturan
d. Pengendalian Aset Fisik perundang-undangan. Sistem informasi tersebut termasuk
Pengendalian aset fisik dilaksanakan untuk menjamin sistem penyimpanan dan penggunaan data elektronik
terselenggaranya pengamanan fisik terhadap aset yang dijamin keamanannya, dipantau oleh pihak yang
Perseroan. Kegiatan ini meliputi pengamanan aset, independen (auditor intern) dan didukung oleh program
catatan, dan akses terbatas terhadap program komputer kontijensi yang memadai.
dan file data, serta membandingkan nilai aset dan 3. Sistem komunikasi harus mampu memberikan informasi
liabilitas Perseroan dengan nilai yang tercantum pada kepada seluruh pihak, baik internal maupun eksternal,
catatan pengendali, khususnya pengecekan nilai aset pemegang saham dan nasabah Perseroan.
secara berkala.
e. Dokumentasi Saat ini Perseroan sedang dalam proses pengembangan Internal
Perseroan paling sedikit memformalkan dan Control Over Financial Reporting (ICOFR) sebagai upaya
mendokumentasikan kebijakan, prosedur, sistem dan pengendalian internal atas pelaporan keuangan, untuk menjamin
standar akuntansi serta proses audit secara memadai. akurasi pencatatan transaksi dan mencegah/mendeteksi
Dokumentasi tersebut harus diperbarui secara berkala kesalahan/penyalahgunaan aset yang dapat berdampak
guna menggambarkan kegiatan operasional Perseroan material terhadap laporan keuangan. Dengan pengembangan
secara aktual dan harus diinformasikan kepada pejabat ini diharapkan di masa yang akan datang, Perseroan memiliki
dan pegawai. Atas suatu permintaan, dokumen harus kontrol internal yang memadai yang membantu Perseroan dalam
senantiasa tersedia untuk kepentingan auditor internal, aspek-aspek berikut:
akuntan publik, dan pengawasan Perseroan oleh 1. Peningkatan kredibilitas yang diberikan untuk semua
Regulator. Akurasi dan ketersediaan dokumen harus pemangku kepentingan, pemilik, pekerja, pelanggan,
dinilai oleh auditor internal ketika melakukan audit vendor.
secara rutin maupun non rutin. 2. Informasi untuk mengatur perusahaan lebih dapat
2. Pemisahan Fungsi diandalkan.
Pemisahan fungsi atau yang dikenal “Four Eyes Principle” 3. Penurunan risiko kesalahan dan ketidakteraturan.
dimaksudkan agar setiap orang dalam jabatannya tidak
memiliki peluang untuk melakukan dan menyembunyikan
kesalahan atau penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya
pada seluruh jenjang organisasi dan seluruh langkah
kegiatan operasional, melalui hal-hal sebagai berikut:
a. Perseroan menetapkan prosedur (kewenangan) termasuk
penetapan daftar petugas yang dapat mengakses suatu
transaksi atau kegiatan usaha yang berisiko tinggi.
b. Menghindari pemberian wewenang serta tanggung
jawab yang dapat menimbulkan berbagai benturan
kepentingan (conflict of interest).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 607
Page 239
Tata Kelola
Perusahaan
Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan b. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Perseroan dalam
Lainnya rangka terselenggaranya kegiatan pemantauan yang
efektif, sekurang-kurangnya antara lain sebagai berikut:
Dalam melaksanakan pengendalian kepatuhan terhadap 1) Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah
peraturan perundang-undangan Perseroan memiliki Fungsi ditetapkan secara jelas dan terstruktur dengan baik
Kepatuhan yang dijalankan oleh Compliance and Governance dalam organisasi Perseroan;
Division. Compliance and Governance Division memiliki tugas 2) Menetapkan satuan kerja/pegawai yang ditugaskan
dan tanggung jawab antara lain menetapkan sistem dan untuk memantau efektivitas pengendalian internal;
prosedur kepatuhan yang akan digunakan untuk menyusun 3) Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan
ketentuan dan pedoman internal Perseroan, memastikan bahwa pemantauan yang didasarkan pada risiko yang
seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan melekat pada Perseroan dan sifat/frekuensi
usaha yang dilakukan Perseroan telah sesuai dengan ketentuan perubahan yang terjadi dalam kegiatan operasional;
OJK, Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan 4) Mengintegrasikan sistem pengendalian internal
yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah serta melakukan tugas- ke dalam kegiatan operasional dan menyediakan
tugas lainnya yang terkait dengan Fungsi Kepatuhan termasuk laporan rutin yang selanjutnya direview;
memantau dan menjaga kepatuhan Perseroan terhadap 5) Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan
komitmen yang dibuat oleh Perseroan kepada Otoritas Jasa hasil evaluasi dari satuan kerja/pegawai yang
keuangan, Bank Indonesia, maupun otoritas pengawas lainnya ditugaskan untuk melakukan pemantauan; dan
yang berwenang. 6) Menetapkan informasi atau umpan balik (feedback)
dalam suatu format dan frekuensi yang tepat.
Perseroan senantiasa secara konsisten melaksanakan Fungsi 2. Perbaikan Kelemahan dan Tindakan Koreksi Penyimpangan
Kepatuhan yang merupakan serangkaian tindakan atau langkah- Kelemahan dalam pengendalian internal, baik yang
langkah yang bersifat preventif (ex-ante). Upaya ini dilakukan di diidentifikasi oleh satuan kerja operasional sebagai risk
antaranya guna mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan taking unit, satuan kerja manajemen risiko, satuan kerja
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Perseroan; kepatuhan, satuan kerja audit internal, maupun pihak lainnya
mengelola risiko kepatuhan; serta memastikan kepatuhan harus segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang.
Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas Langkah-langkah perbaikan yang harus dilakukan antara
pengawas lain yang berwenang. lain sebagai berikut:
a. Setiap laporan mengenai kelemahan dalam pengendalian
Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi internal atau tidak efektifnya pengendalian risiko harus
Penyimpangan segera ditindaklanjuti pejabat yang berwenang.
b. Untuk memastikan bahwa seluruh kelemahan segera
1. Kegiatan Pemantauan ditindaklanjuti, pejabat berwenang harus menciptakan
a. Perseroan harus melakukan pemantauan secara terus suatu sistem yang dapat menelusuri kelemahan pada
menerus terhadap efektivitas keseluruhan pelaksanaan pengendalian internal dan mengambil langkah
pengendalian internal. Pemantauan terhadap risiko perbaikan.
utama Perseroan harus diprioritaskan dan berfungsi c. Hasil identifikasi seluruh permasalahan dalam
sebagai bagian dari kegiatan Perseroan sehari-hari pengendalian internal harus dilaporkan ke pejabat
termasuk evaluasi secara berkala, baik oleh satuan berwenang.
kerja operasional maupun satuan kerja audit internal.
Perseroan juga harus memantau dan mengevaluasi
kecukupan sistem pengendalian internal secara terus
menerus berkaitan dengan adanya perubahan kondisi
internal dan eksternal serta harus meningkatkan
kapasitas sistem pengendalian internal tersebut agar
efektivitasnya dapat ditingkatkan.
608 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 240
Laporan Tahunan 2023
Kesesuaian dengan Committee of Sponsoring Tinjauan atas Efektivitas Sistem
Organizations of Tradeway Commission (COSO) Pengendalian Internal
Sistem pengendalian internal Perseroan diatur dalam Kebijakan Bank BTN melalui Internal Audit Division (IAD) melakukan
Umum Nomor KU.7 tanggal 30 Desember 2022 sebagaimana Internal Control Assessment (ICA) secara periodik dalam
diubah terakhir pada tanggal 17 Oktober 2023 tentang rangka evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian
Sistem Pengendalian Intern telah mengacu pada Surat Edaran internal. Penilaian tersebut mengukur kualitas pengendalian
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/SEOJK.03/2017 tanggal intern dari satuan kerja auditee atas 5 (lima) komponen
07 Juli 2017 tentang Pedoman Standar Sistem Pengendalian pengendalian intern COSO Framework menggunakan kriteria
Intern bagi Bank Umum yang juga sejalan dengan kerangka dan metodologi rating kuesioner Internal Control Assessment
Internal Control Integrated Framework yang dikembangkan (ICA) serta professional judgement auditor melalui pengujian
oleh The Committee of Sponsoring Organization of the langsung (walkthrough) di lapangan. Pada tahun 2023, Bank
Treadway Commission (COSO). Tujuan pengendalian internal BTN telah menjalankan pengendalian intern sesuai dengan
menurut COSO meliputi tujuan operasional, tujuan pelaporan prinsip-prinsip pengendalian dan secara keseluruhan kualitas
dan tujuan kepatuhan. sistem pengendalian intern telah berjalan dengan baik.
Dalam COSO disebutkan bahwa pengendalian intern Secara garis besar, langkah-langkah yang dilakukan Perseroan
merupakan sistem atau proses yang dijalankan oleh Dewan dalam rangka memastikan terselenggaranya kegiatan
Komisaris, Direksi, Manajemen serta pegawai dalam sebuah pemantauan yang efektif, antara lain:
perusahaan, untuk menyediakan jaminan yang memadai demi 1. Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah ditetapkan secara
tercapainya tujuan pengendalian. COSO – Internal Control jelas dan terstruktur dengan baik dalam organisasi Perseroan;
Framework, terdiri dari 5 (lima) komponen pengendalian yaitu: 2. Menetapkan satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan
untuk memantau efektivitas pengendalian intern;
1. Lingkungan Pengendalian (control environment) yang 3. Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan pemantauan
merupakan komponen fundamental dalam sistem yang didasarkan pada risiko yang melekat pada Perseroan
pengendalian intern. Komponen tersebut mencerminkan dan sifat atau frekuensi perubahan yang terjadi dalam
nuansa dan suasana kepedulian seluruh jajaran pegawai kegiatan operasional;
pejabat serta pimpinan terhadap pentingnya pengendalian 4. Mengintegrasikan Sistem Pengendalian Internal ke dalam
intern yang efektif. Lingkungan pengendalian ini sangat kegiatan operasional dan menyediakan laporan rutin
dipengaruhi oleh Strong Tone at the Top. seperti jurnal pembukuan, management review dan laporan
2. Penilaian Risiko (risk assessment) yang merupakan rangkaian mengenai persetujuan atas eksepsi atau penyimpangan
kesadaran seluruh pegawai terhadap budaya risiko dan terhadap kebijakan dan prosedur yang ditetapkan (justifikasi
adanya kegiatan mengevaluasi, menilai dan memitigasi atas irregularities) yang selanjutnya dilakukan kaji ulang;
risiko. 5. Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan hasil
3. Kegiatan Pengendalian (control activities) yang meliputi evaluasi dari satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan
kecukupan kebijakan, ketentuan, dan prosedur serta untuk melakukan pemantauan;
kepatuhan dalam implementasi kegiatan operasionalnya. 6. Menetapkan informasi atau umpan balik (feedback) dalam
4. Informasi dan Komunikasi (information and communication) suatu format dan frekuensi yang tepat.
yang merupakan kondisi saluran komunikasi efektif baik
internal maupun eksternal sesuai dengan tanggung jawab Selain itu, Perseroan juga melaksanakan Audit atas Kepatuhan
masing-masing. terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Pengendalian
5. Pemantauan (Monitoring) yang merupakan proses penilaian Internal (PSA 62) untuk memastikan kepatuhan terhadap
atas aktivitas pemantauan efektivitas rancangan dan operasi pasal-pasal hukum, peraturan dan perjanjian kerja sama serta
struktur pengendalian intern dan kinerja manajemen, apakah kepatuhan pengendalian internal yang mencakup lingkungan
telah dilaksanakan dengan semestinya dan telah diperbaiki pengendalian, Identifikasi Risiko, aktivitas pengendalian,
sesuai dengan keadaanya. informasi dan komunikasi serta pemantauan. Evaluasi atas
efektivitas sistem pengendalian internal (risk control) dilakukan
pada seluruh unit Kantor Pusat (divisi/desk/Regional Office)
serta Kantor Cabang baik Konvensional maupun Syariah. Segala
sesuatu terkait dengan permasalahan kecukupan pengendalian
intern telah dilaporkan langsung kepada Direksi melalui Direktur
Utama serta kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
Upaya tindak lanjut telah dilakukan untuk meminimalkan risiko
dan mengatasi permasalahan yang muncul.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 609
Page 241
Tata Kelola
Perusahaan
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris 2. Penggunaan Standardized Model untuk risiko pasar sesuai
atas Kecukupan Sistem Pengendalian Internal dengan SE OJK Nomor 38/SEOJK.03/2016 tanggal 8
September 2016 perihal Pedoman Penggunaan Metode
Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk memastikan Standar dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal
bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan dengan baik sebagai Minimum Bank Umum dengan Memperhitungkan Risiko
dasar pencapaian tujuan untuk menjaga dan meningkatkan nilai Pasar dan saat ini Bank telah melakukan persiapan SEOJK
Perusahaan. Salah satu implementasi Tata Kelola Perusahaan Nomor 23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022
yang baik adalah memastikan bahwa sistem pengendalian tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
intern telah dilaksanakan secara memadai. Risiko Pasar Bagi Bank Umum yang akan diterapkan mulai 1
Januari 2024 dengan melakukan uji coba perhitungan dan
Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit melakukan melaporkan kepada OJK untuk ATMR Pasar posisi bulan Juni
evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal Perseroan 2023, September 2023 dan Desember 2023.
yang mencakup lima komponen utama pengendalian, yaitu 3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan
Lingkungan Pengendalian (Control Environment) termasuk menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional
di dalamnya Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Pendekatan Standar dengan mengacu pada Surat Edaran
Pengendalian (Management Oversight and Control Culture), Otoritas Jasa Keuangan Nomor Nomor 06/SEOJK.03/2020
Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk Recognition and tanggal 29 April 2020 dan saat ini Perseroan melakukan
Assessment), Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi pencatatan data kerugian terkait risiko operasional sesuai
(Control Activities and Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, dengan ketentuan Regulator.
Informasi, dan Komunikasi (Accountancy, Information and
Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Pelaksanaan Stress Testing Bank terfokus pada 3 (tiga) jenis
Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and Correction risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas.
Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan yang telah Sebagai upaya dalam menyempurnakan pengukuran risiko
dilakukan pada tahun 2023, Direksi dan Dewan Komisaris khususnya risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas,
menilai sistem pengendalian intern telah dilaksanakan secara Perseroan telah melakukan stress test terhadap worst case
memadai. scenario secara berkala sebagaimana diatur dalam peraturan
internal bank dengan frekuensi minimal 1 (satu) tahun sekali
Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern ini merupakan untuk risiko kredit serta secara triwulan untuk risiko pasar dan
pedoman yang memuat ukuran minimal tentang Sistem risiko likuiditas. Stress testing dilaksanakan secara berkala
Pengendalian Intern yang wajib diselenggarakan dan guna menilai kecukupan modal apabila terjadi permasalahan
diterapkan oleh Perseroan di dalam seluruh aspek-aspek yang yang memiliki risiko ekstrim atau catastrophy tetapi plausible.
berkaitan dengan penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan Adapun Stress Testing Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas telah
operasional Perseroan, sehingga tercipta kesamaan pemahaman dilakukan secara Triwulanan sedangkan Stress Testing Risiko
dan landasan mengenai tingkat pemeliharaan kepentingan dan Kredit, Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas dilakukan sedikitnya
komitmen dari semua pihak yang terkait dengan Perseroan. sekali dalam satu tahun.
Laporan Manajemen Risiko Selain itu, Perseroan juga melakukan Stress Testing untuk
kebutuhan update dokumen Recovery Plan setiap tahun dan
Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan sebagai sebagai pelaksanaan implementasi Basel III Perseroan telah
tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar 1, Perseroan melaporkan perhitungan Leverage Ratio (LR) per triwulan
telah mengimplementasikan: kepada regulator sebagaimana diatur dalam POJK Nomor
1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan pemetaan 31/POJK.03/2019 tanggal 2 Desember 2019 tentang
eksposur risiko kredit sesuai kategori portofolio Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum,
dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit menggunakan Liquidity Coverage Ratio (LCR) bulanan kepada regulator
Standardized Approach mengacu pada SE OJK Nomor 11/ sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.03/2015
SEOJK.03/2018 tentang Perubahan atas SEOJK Nomor tanggal 23 Desember 2015 tentang kewajiban pemenuhan
42/SEOJK.03/2016 mengenai Pedoman Perhitungan rasio kecukupan likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Bank Umum, Net Stable Funding Ratio (NSFR) per triwulan
Menggunakan Pendekatan Standar. Saat ini, Perseroan kepada regulator sebagaimana diatur dalam POJK Nomor
telah menerapkan perhitungan Aset Tertimbang Menurut 50/POJK.03/2017 tanggal 13 Juli 2017 tentang Kewajiban
Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit sesuai SEOJK Nomor Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 tentang Ratio) bagi Bank Umum.
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko
Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank
Umum sesuai ketentuan regulator yang berlaku.
610 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 242
Laporan Tahunan 2023
Risk Appetite Statement
Saat ini, Perseroan telah memiliki Risk Appetite Statement (RAS) yang merupakan pernyataan kualitatif serta ukuran kuantitatif dari risiko-
risiko utama Perseroan. Pengungkapan RAS dilakukan secara tertulis dan didokumentasikan dengan baik oleh Satuan Kerja Manajemen
Risiko. Penetapan limit RAS dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam penetapan RAS, telah memperhatikan keberlanjutan
ekonomi, lingkungan dan sosial yang kemudian diselaraskan pada penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Risk
Appetite, Risk Tolerance dan Recovery Plan. Risiko yang dikuantifikasi antara lain:
Risk Appetite Statement Bank
RISIKO KREDIT RISIKO STRATEJIK
Menjaga pertumbuhan asset yang Fokus pada sektor perumahan
berkesinambungan dengan tingkat untuk menjaga rentabilitas dan
kualitas aset yang sehat permodalan yang selaras dengan
tingkat risiko dan berkelanjutan
RISIKO PASAR RISIKO HUKUM
Menjaga tingkat risiko suku bunga Menjaga kebijakan hukum
dan nilai tukar secara optimal dan perikatan untuk menimalisir
dalam mendukung pertumbuhan gugatan dan risiko hukum
profitabilitas dan ketahanan modal
Risk Appetite
RISIKO LIKUIDITAS Statement Bank RISIKO KEPATUHAN
Menjaga likuiditas pada tingkat Berkomitmen untuk patuh terhadap
optimal dalam mendukung peraturan perundang- undangan,
pertumbuhan profitabilitas maupun ketentuan eksternal dan internal
mengantisipasi potensi tekanan yang berlaku
likuiditas
RISIKO OPERASIONAL RISIKO REPUTASI
Menjaga intoleransi terhadap
Memberikan pelayanan terbaik
kegagalan operasional dalam
dan menyelesaikan keluhan
bisnis bank yang disebabkan faktor
nasabah secara tuntas
manusia, proses internal, sistem dan
teknologi serta menjaga resiliensi
terhadap faktor eksternal dan
perubahan lingkungan bisnis
Sistem Manajemen Risiko
Dalam sistem manajemen risiko, Perseroan melaksanakan proses manajemen risiko yang didukung dengan 4 pilar penerapan
manajemen risiko, yaitu:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta penerapan limit risiko.
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi.
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyuruh.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 611
Page 243
Tata Kelola
Perusahaan
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Pengelolaan Manajemen Risiko dilakukan melalui pengawasan aktif oleh Dewan Komisaris dan Direksi serta Satuan Kerja Manajemen
Risiko yang digambarkan dengan organisasi manajemen risiko sebagai berikut:
Organ Dewan Komisaris dan Direksi Satuan Kerja Manajemen Risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko, unit kerja yang
bertugas mengidentifikasi, mengukur, memantau
dan mengendalikan risiko untuk membantu tugas
dan tanggung jawab Direksi
Satuan Kerja Kepatuhan, unit kerja yang
bertugas melaksanakan tugas fungsi kepatuhan
Dewan Direksi Dewan dan langkah-langkah bersifat preventif untuk
membantu tugas dan tanggung jawab Direksi
Komisaris Pengawas
Syariah (DPS)
Satuan Kerja Audit Internal, unit kerja yang
1 Komite Pemantau Risiko 1 Komite Aset & Liabilitas (ALCO) bertugas memastikan pengendalian intern
Perseroan untuk membantu tugas dan tanggung
2 Komite Audit 2 Komite Pengarah Teknologi Informasi jawab Direksi
3 Komite Remunerasi 3 Komite Manajemen Risiko
dan Nominasi 4 Komite Human Capital
5 Komite Kebijakan Perkreditan Satuan Kerja Policy, unit kerja yang bertugas
6 Komite Kredit mengelola kebijakan dan prosedur Perseroan
7 Komite Bisnis untuk membantu tugas dan tanggung jawab
Direksi
8 Komite Pengarah Transformasi
9 Komite ESG
Organ Dewan Komisaris dan Direksi dibantu beberapa komite dalam menjalankan tugas dan aktivitas perbankan sesuai dengan ketentuan
Regulator yang berlaku, untuk selanjutnya diteruskan kepada layer di bawah organ Dewan Komisaris dan Direksi yakni satuan Kerja
Manajemen Risiko yakni Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Policy.
Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Serta Penetapan Limit Risiko
Dalam menjalankan penerapan manajemen risiko yang sehat diperlukan kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang baik.
Bank BTN saat ini melakukan transformasi arsitektur kebijakan dan prosedur sesuai hierarki piramida kebijakan yang ideal. Menindaklanjuti
hal tersebut, saat ini Bank BTN telah memiliki Kebijakan Umum Manajemen Risiko sebagai Kebijakan tertinggi dalam penerapan Manajemen
Risiko dengan framework mencakup seluruh aktivitas dalam penerapan Manajemen Risiko.
Pemetaan kebijakan umum manajemen risiko digambarkan mulai dari strategi manajemen risiko, pengelolaan risiko pada Bank dan
output yang diharapkan adalah Tingkat Kesehatan Bank yang sehat.
output:
Corporate Strategy Tingkat
Kesehatan Bank
yang baik
Pengelolaan Jenis Risiko pada Bank
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO
Risiko Kredit Pengelolaan Risiko Kredit
Risk Appetite/
Risk Tolerance
LIMIT MANAJEMEN RISIKO Risiko Pasar
Pengelolaan Risiko Pasar & Likuiditas
Risiko Risiko
Risiko Likuiditas
Kredit n I de n Operasional
p ora tifi Strategi
la Permodalan Risiko Operasional
Recovery &
Pe
ka
Risiko Risiko • Pengelolaan Risiko Operasional,
Resolution Plan (RRP)
si
Pasar Likuiditas Hukum, Kepatuhan & Reputasi
Proses Risiko Hukum • Pengelolaan Risiko IT, Cyber dan
d a l i an
Pengukur
Risiko Manajemen Risiko
•
Digital
Pengelolaan Risiko Aktivitas dan
Hukum Reputasi Risiko Kepatuhan
Resiko Produk Baru
g en
Risiko Risiko • Business Continuity Management
an
• Business Risiko Reputasi
en
Stratejik P Kepatuhan
Pem Continuity
Organisasi
antauan Management
Risiko Risiko Pengelolaan Risiko Stratejik Recovery
Manajemen Risiko imbal Hasil Risiko Stratejik
Investasi Plan & Resolution Plan
• Contingency
Plan
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO
• Penerapan Risiko Imbal Hasil
Pengendalian BUDAYA RISIKO Manajemen Pengelolaan Risiko Syariah
Internal Risiko Risiko Investasi
PEDOMAN MANAJEMEN RISIKO
612 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 244
Laporan Tahunan 2023
Selain kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, Perseroan juga telah melakukan serangkaian proses dalam penetapan
limit risiko dirumuskan dan dijabarkan dengan mengikuti dan atau menyelaraskan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
hingga Recovery Plan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terkait gambaran penetapan limit adalah sebagai berikut:
RKAP
01 RKAP
Bussiness as Usual Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan yang disusun untuk 1 (satu) tahun ke
depan.
02 RISK APPETITE
Contingency Actions Risk Appetite (RA)
Risk Appetite merupakan tingkat Risiko yang bersedia diambil Perseroan dalam
03 RISK TOLERANCE rangka mencapai sasaran.
Recovery Plan Actions
RECOVERY PLAN Risk Tolerance (RT)
04 PENCEGAHAN
Recovery Plan Actions
Risk Tolerance merupakan tingkat Risiko maksimum yang ditetapkan oleh
Perseroan.
RECOVERY PLAN
05 PEMULIHAN
Recovery Plan Actions Recovery Plan
06 RECOVERY PLAN
Recovery Plan merupakan Rencana Aksi untuk mengatasi permasalahan keuangan
PERBAIKAN yang mungkin terjadi.
Dalam penguatan kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dalam pelaksanaannya Bank BTN juga memasukkan manajemen risiko sebagai
salah satu pilar budaya perusahaan, dimana salah satu pilar budaya perusahaan adalah Governance & Risk Culture. Pilar Governance &
Risk Culture merupakan pilar yang urgent dan krusial untuk diperkuat sehingga seluruh proses bisnis berjalan dengan prudent dan comply.
The Best Mortgage Bank in
Southeast Asia pada tahun
2025
4 Pilar Budaya AKHLAK BTN
Tambah Tumbuh dan
Untuk mencapai Visi Bank BTN
Bersih dan
Memenuhi Harapan
Pelanggan
Terpercaya
Berkinerja Unggul Terus Belajar
menjadi The Best Mortgage Bank
in Southeast Asia pada tahun
Sales & Governance
Performance Culture Learning Culture 2025 wajib memegang teguh 4
Service Culture & Risk Culture
pilar budaya dalam menjalankan
8 Perilaku Utama BTNers aktivitas pekerjaan di Unit Kerja
masing-masing.
Berpegang Terus Disiplin, Saling Bertanggung Proaktif, Cepat tanggap Terbuka
teguh dan belajar untuk konsisten dan menghormati, jawab efektif dan terhadap untuk bekerja
patuh pada meningkatkan tugas dalam menghargai dan selalu efesien dalam perubahan sama yang
etika bisnis dan kompetensi menyelesaikan dan terbuka mengedepan memenuhi serta menghasilkan
peraturan yang tugas dengan terhadap kepentingan kebutuhan memberikan nilai tambah Pilar Governance & Risk Culture
berlaku kualitas hasil perbedaan Perseroan pelanggan kesempatan
terbaik untuk merupakan pilar yang urgent dan
melakukan
perbaikan krusial untuk diperkuat sehingga
yang
berkelanjutan seluruh proses bisnis berjalan
1 2 3 4 5 6 7 8 dengan prudent dan comply.
AKHLAK: Nilai-Nilai Utama & 18 Panduan Perilaku
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 613
Page 245
Tata Kelola
Perusahaan
Berdasarkan gambar di atas, untuk mendukung tujuan Bank Identifikasi Risiko
BTN dengan berlandaskan Nilai-nilai Utama AKHLAK dan 8 Identifikasi risiko merupakan proses menemukan, mengenali
(delapan) Perilaku Utama BTNers, terdapat empat pilar budaya dan merekam risiko. Tujuan dari proses identifikasi risiko adalah
yang menjadi pondasi utama Program Budaya Perusahaan untuk mengidentifikasi seluruh jenis risiko yang melekat pada
Tahun 2023 - 2024, dengan tujuan yaitu: setiap aktivitas fungsional yang berpotensi merugikan Perseroan.
1. Sales & Service Culture – Tambah Tumbuh dan Memenuhi Proses identifikasi risiko dilakukan dengan menganalisis seluruh
Harapan Pelanggan sumber risiko, peristiwa risiko dan dampak risiko yang paling
Pencapaian end state yaitu meningkatkan penjualan produk kurang dilakukan terhadap risiko dari produk dan aktivitas
funding, lending dan digital serta meningkatkan kualitas Perseroan serta memastikan bahwa risiko dari produk dan
pelayanan untuk mendorong bisnis dan kinerja Bank BTN. aktivitas baru telah melalui proses manajemen risiko yang layak
2. Risk & Governance Culture – Bersih dan Terpercaya sebelum diperkenalkan atau dijalankan. Selain itu, Perseroan
Membangun kesadaran dan pemahaman akan risiko berikut mengidentifikasi risiko yang dilakukan secara berkala.
mitigasinya dan menerapkan prinsip - prinsip manajemen
risiko secara konsisten dan menyeluruh. Pengukuran Risiko
3. Performance Culture – Berkinerja Unggul Sistem pengukuran risiko digunakan untuk mengukur
Upaya peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan yang eksposur risiko yang melekat pada aktivitas Perseroan untuk
ditetapkan. dibandingkan dengan risk appetite Perseroan sehingga
4. Learning Culture – Terus Belajar Perseroan dapat mengambil tindakan mitigasi risiko dan
Membangun semangat belajar dan meningkatkan mengukur kecukupan modal Perseroan untuk mengover risiko
kompetensi kritikal seperti kompetensi Sales, Digital residual. Risiko dilakukan secara berkala baik untuk produk
Analytics, Risk & Collection serta penguatan pemahaman dan portofolio maupun seluruh aktivitas bisnis Perseroan.
BTNers atas pentingnya budaya dan penerapan AKHLAK Metode pengukuran risiko dilakukan secara kuantitatif dan/
dalam keseharian. atau kualitatif. Metode pengukuran berupa metode standar
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan OJK dalam
Dengan menggunakan 4 pilar tersebut, penerapan program rangka penilaian risiko dan perhitungan modal maupun
budaya perusahaan Bank BTN diharapkan dapat mendorong metode internal yang dikembangkan sendiri oleh Perseroan.
tercapainya Visi Bank BTN. Pemilihan metode pegukuran disesuaikan dengan karakteristik
dan kompleksitas kegiatan usaha. Sistem pengukuran risiko
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan dievaluasi dan disempurnakan secara berkala atau sewaktu-
dan Pengendalian Risiko Serta Sistem Informasi waktu apabila diperlukan untuk memastikan kesesuaian
asumsi, akurasi, kewajaran dan integritas data, serta prosedur
Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian yang digunakan untuk mengukur risiko. Stress test dilakukan
risiko dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam hal ini untuk melengkapai sistem pengukuran risiko dengan cara
ERMD memiliki Departemen yang terdapat unit kerja assessment untuk mengestimasi potensi kerugian Perseroan pada kondisi
mengidentifikasi dan mengukur masing-masing risiko. Pemantauan pasar yang tidak normal dengan menggunakan skenario
dan pengendalian risiko dilakukan secara berkala untuk memitigasi tertentu guna melihat sensitivitas kinerja Perseroan terhadap
risiko yang signifikan terhadap Perseroan, dalam hal ini ERMD perubahan faktor risiko dan mengidentifikasi pengaruh yang
memiliki Departemen yang terdapat unit kerja Risk Development berdampak signifikan terhadap portofolio Perseroan. Stress
yang salah satu fungsinya adalah melakukan pengendalian risiko test dilakukan secara berkala dan mereviu hasil stress testing
atas kebijakan-kebijakan yang akan diterbitkan Perseroan agar tersebut serta mengambil langkah-langkah yang tepat apabila
terminimalisir risiko yang akan dihadapi Perseroan. Identifikasi, diperkirakan kondisi yang akan terjadi melebihi tingkat
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko merupakan toleransi yang dapat diterima. Hasil tersebut digunakan
bagian utama dari proses penerapan manajemen risiko. sebagai masukan pada saat penetapan atau perubahan
kebijakan dan limit.
Hal-hal yang menjadi perhatian Perseroan dalam pelaksanaan
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian dan
sistem informasi manajemen risiko adalah sebagai berikut:
614 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 246
Laporan Tahunan 2023
Pemantauan Risiko Sistem Informasi Manajemen Risiko
Sistem dan prosedur pemantauan mencakup pemantauan Sistem informasi manajemen risiko pada Perseroan dikelola
terhadap besarnya eksposur risiko, toleransi risiko, kepatuhan secara bersama-sama oleh beberapa Divisi pada Perseroan.
limit internal dan hasil stress testing maupun konsistensi Pada tahap awal difokuskan pada pengumpulan dan perbaikan
pelaksanaan dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. kualitas database data dan risiko yang diharapkan dapat
Hasil pemantauan disajikan dalam laporan berkala yang dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam sistem informasi
disampaikan kepada manajemen dalam rangka mitigasi risiko manajemen risiko secara bertahap agar proses pengukuran
dan tindakan yang diperlukan. Perseroan menyiapkan sistem risiko dan pemantauan risiko dapat dilakukan secara terintegrasi
back up dan prosedur yang efektif untuk mencegah terjadinya dan dapat disajikan secara tepat waktu serta sesuai dengan
gangguan dalam proses pemantauan risiko dan melakukan ketentuan regulasi yang berlaku.
pengecekan serta penilaian kembali secara berkala terhadap
sistem back up tersebut. Sistem Pengendalian Internal
Pengendalian Risiko Dalam melakukan proses penerapan Manajemen Risiko yang
Sistem pengendalian risiko Perseroan mengacu pada kebijakan efektif, Perseroan melengkapi sistem pengendalian internal yang
dan prosedur yang telah ditetapkan. Proses pengendalian risiko bertujuan untuk menjaga aset Perseroan, menjamin tersedianya
yang diterapkan disesuaikan dengan eksposur risiko maupun pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya,
tingkat risiko yang akan diambil dari toleransi risiko. Pengendalian meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan
risiko dapat dilakukan, antara lain dengan cara mekanisme lindung perundang-undangan, serta mengurangi risiko terjadinya kerugian,
nilai dan metode mitigasi risiko lainnya seperti penerbitan garansi, penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati-hatian Perseroan
sekuritisasi aset, credit derivatives serta penambahan modal telah melakukan peninjauan efektivitas prosedur pengendalian
Perseroan untuk menyerap potensi kerugian. internal dan kerangka manajemen risiko secara periodik.
Terselenggaranya sistem pengendalian internal yang andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh satuan kerja operasional
dan satuan kerja pendukung serta Satuan Kerja Audit Internal, yang digambarkan prosesnya sebagai berikut:
3 Lines of Defense BTN 3 Lines of Defense
Konsep 3 Lines of Defense, yang terdiri dari:
BoC - Audit Committee 1st Line
Fungsi Bisnis, Fungsi Operasional,
dan Fungsi Risiko
• Melakukan aktivitas bisnis unit sesuai tujuan strategis Bank
BOD • Melaksanakan aktivitas bisnis unit sesuai dengan kebijakan
yang berlaku
• Bertanggung jawab atas risiko yang timbul dari kegiatan
bisnis
External audit
• Melakukan kontrol dan prosedur yang efektif sesuai dengan
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense kebijakan dan arahan Bank
Regulator
• Lingkungan Pengendalian • Mengembangkan dan • Melakukan reviu dan
yang kondusif memantau risiko perusahaan evaluasi
2nd Line
• Konsistensi pelaksanaan • Pengawasan agar fungsi • rancang bangun dan
kebijakan dan prosedur bisnis melaksanakan implementasi manajemen Fungsi Pemantauan Risiko, Kepatuhan,
• Pengendalian internal kebijakan dan standar risiko secar keseluruhan dan dan Pengelolaan Kebijakan
yang efektif prosedur manajemen risiko • Memastikan bahwa
dan kepatuhan pertahanan lapis pertama • Unit Kepatuhan - Pengelolaan Risiko Kepatuhan
• Unit Risiko - Pengelolaan Risiko Perusahaan
• Memantau dan melaporkan dan lapis kedua berjalan
• Unit Policy - Pengelola Kebijakan dan Prosedur
risiko perusahaan scara • sesuai dengan yang
keseluruhan diharapkan
3rd Line
Fungsi Audit Internal
Bertanggungjawab memastikan hal-hal sbb:
Manajemen Risiko • Unit Compliance 2nd Line Defense secara efektif
Fungsi Bisnis Audit Internal • 1st Line Defense sebagai Risk Owner telah mengelola risiko
dan Kepatuhan kepatuhan secara memadai
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 615
Page 247
Tata Kelola
Perusahaan
Jenis Risiko dan Pengelolaannya Pengelolaan Risiko Kredit
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Perseroan
Dalam penerapan manajemen risiko jenis-jenis risiko yang secara teratur meninjau dan memperbarui Pedoman Kebijakan
dikelola Perseroan antara lain: Kredit dan Pembiayaan sebagai bagian dari proses penilaian
risiko. Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak proses pemberian
Risiko Kredit kredit sampai dengan jatuh tempo kredit. Pemantauan dan
pengendalian risiko kredit di antaranya dengan mengevaluasi
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan pihak eksposur risiko kredit terhadap limit risiko kredit (Risk Appetite
lain dalam memenuhi kewajibannya. Termasuk dalam Risiko & Risk Tolerance), Bank sedang melakukan re-modeling Internal
Kredit yaitu Risiko Kredit akibat kegagalan debitur dalam Credit Rating (ICR) untuk kredit komersial dalam rangka
memenuhi kewajibannya, Risiko Kredit akibat terkonsentrasinya melakukan review terhadap ICR agar dapat digunakan secara
penyediaan dana (Risiko Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat lebih akurat.
kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan Risiko Kredit Bank saat ini sudah mengimplementasikan Commercial Banking
akibat country risk. Center (CBC) di mana CBC berfungsi sebagai sentralisasi
pemrosesan kredit komersial. Terhadap proses pengambilan
Risiko Kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis keputusan pemberian kredit komersial, Perseroan juga melakukan
Perseroan. Pada sebagian besar pemberian kredit merupakan pembentukan komite kredit melalui Rapat Komite Kredit. Selain
sumber Risiko Kredit yang terbesar. Selain kredit, Perseroan itu telah dibentuk Departemen Monitoring pada Commercial
menghadapi Risiko Kredit dari berbagai instrumen keuangan Banking Division yang khusus memonitor eksposur kredit debitur-
seperti surat berharga, akseptasi, transaksi antar bank, transaksi debitur besar (50 debitur inti) serta sudah diimplementasikan
pembiayaan perdagangan, transaksi nilai tukar dan derivatif Intelligence Credit Monitoring (iCremo) yakni aplikasi untuk kredit
serta kewajiban komitmen dan kontingensi.
616 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 248
Laporan Tahunan 2023
komersial yang berfungsi untuk melakukan proses monitoring
kredit komersial mencakup tiga pilar (Manajemen, Prospek Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, pada tahun
Usaha dan Agunan). Selain itu, Bank juga sedang melakukan 2023 Perseroan mengimplementasikan pengukuran risiko
implementasi Sentra Proses UMKM (SPU) sebagai upaya kredit dengan menggunakan Standardized Approach SE OJK
melakukan perbaikan proses dan pengelolaan kredit UMKM Nomor 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 perihal
(SME) untuk meningkatkan produktivitas, perbaikan kualitas Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko
putusan kredit yang tersentral dan objektif, serta monitoring Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank
yang tersentralisasi. Dalam mendukung penguatan manajemen Umum.
risiko kredit komersial dan SME, Satuan Kerja Manajemen Risiko
melakukan pengembangan sistem seperti Credit Scoring Model Dalam rangka mengelola risiko kredit, Perseroan telah
SME dan Early Warning System untuk kredit Komersial dan menerapkan Four Eyes Principle dengan memisahkan fungi risiko
Korporasi. kredit dan unit bisnis. Dalam putusan kredit komersial terdiri dari
Commercial Risk dan Unit Bisnis selaku Risk Taking Unit dan first
Pada kredit konsumer, proses pengendalian risiko kredit line serta putusan kredit konsumer yang terdiri dari Retail Risk
dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer yang dilengkapi dengan Division (Regional Loan Processing Center) dan Kantor Cabang
Credit Scoring Model (CSM) dimana saat ini sedang dilakukan maupun Kantor Wilayah.
pengembangan pada CSM. Pengelolaan debitur kredit konsumer
Kol-2 dan NPL dilakukan oleh Satuan Kerja Consumer Collection Hal ini juga dapat digambarkan dengan struktur organisasi
and Remedial sedangkan untuk kredit komersial dilakukan oleh Perseroan yang telah memisahkan fungsi credit risk dan risk
Satuan Kerja Commercial Asset Management. taking unit sebagai berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 617
Page 249
Tata Kelola
Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan
Direktur Utama
Pengawas
Syariah
Wakil Direktur Utama
Direktur Direktur
Direktur Direktur Assets Direktur
Distribution & Institutional
consummer Management IT & Digital
Funding Banking
Wealt Institutional SEVP Wholesale Marketing Commercial Asset
SME Banking Digital Banking
Management Funding Banking Communication Management
Consumer
Financial IT Strategic
Non Subsidized Corporate Collection,
Retail Funding Institution & Planning &
Mortgage Banking Recovery & Asset
Capital Market Development
Sales 1
Consumer
Subsidized Service Quality & Wholesale Commercial Collection,
IT Operations
Mortgage Distribution Transaction Banking Recovery & Asset
Sales 2
Procurement
Data Management
Personal Banking Regional Offices & Fixed Asset
& Analytics
Management
• Branch Office
• Priority Banking
Sharia Banking IT Security
• Sharia Branch Office
Asset & Liability IT Steering Risk Management Human Capital Credit Policy
Commitee Committee Committee Committee Committee
Committee Board Business Support Shared Service
618 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 250
Laporan Tahunan 2023
Dewan
Komisaris
Direktur
Direktur Risk Human Capital
Direktur Finance
Management Compliance &
Legal
SEVP Compliance
SEVP Operations Audit Committee
& Legal
Remuneration
& Nomination
Committee
Human Capital
Credit Operations Treasury Retail Credit Risk Legal Internal Audit
Strategy Risk Monitoring
Committee
Corporate
Operation & Wholesale Credit Human Capital Compliance & Corporate
Strategy &
Business Support Risk Management Governance Secretary
Planning
Finance & Enterprise Risk Leaming Policy &
Customer Care
Accounting Management Management Procedure
Transformation
Investor Relations Human Capital
& Patrnership
& Reserch Business Partner
Management
Credit Business Transformation
ESG Committee
Committee Committee Steering Committee
Garis komando Garis koordinasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 619
Page 251
Tata Kelola
Perusahaan
Risiko Pasar Pemantauan dan pengendalian risiko pasar di antaranya
dengan mengevaluasi eksposur risiko pasar terhadap limit
Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca dan rekening internal Perseroan (Risk Appetite & Risk Tolerance) yang telah
administratif termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan ditetapkan dan direviu secara berkala agar selaras dengan
secara keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk risiko perubahan kondisi Perseroan. Selain itu, dalam rangka mengendalikan
harga option. Risiko Pasar meliputi antara lain risiko suku bunga, atau membatasi eksposur risiko nilai tukar, Perseroan telah
risiko nilai tukar, risiko ekuitas, dan risiko komoditas yang dapat menetapkan limit yang mencakup limit transaksi treasury, limit
merugikan Perseroan. Risiko Pasar dapat berasal baik dari posisi dealer, budget loss limit, stop loss/stop gain limit, serta batasan
trading book maupun posisi banking book. Posisi Devisa Neto (PDN) yang sesuai dengan batasan maksimal
yang ditentukan dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/5/
Pengelolaan Risiko Pasar PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang Perubahan Keempat
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko pasar, Perseroan atas PBI Nomor 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank
melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan Umum. Perseroan memiliki unit Market Middle Office di Satuan
pengendalian risiko pasar yang dilakukan oleh unit bisnis dan/ Kerja Manajemen Risiko dalam melaksanakan pemantauan dan
atau Satuan Kerja Manajemen Risiko. Identifikasi risiko pasar pengendalian risiko pasar, termasuk monitoring atas limit-limit
salah satunya dilakukan untuk setiap produk atau aktivitas yang yang telah ditetapkan.
termasuk dalam kategori produk atau aktivitas baru. Terkait
dengan pengelolaan risiko pasar, Perseroan telah memiliki Sebagai tindak lanjut penerapan Basel II Pilar 1, Perseroan
Komite Manajemen Aset dan Kewajiban (Assets and Liabilities telah mengimplementasikan pengukuran risiko pasar dengan
Committee atau ALCO) di mana secara berkala membahas menggunakan Standardized Model sesuai dengan SE OJK
antara lain suku bunga dan pengelolaan risiko pasar pada Nomor 38/SEOJK.03/2016 tanggal 15 September 2016
Perseroan, terutama yang bersumber dari posisi banking book. perihal Pedoman Penggunaan Metode Standar dalam Perhitungan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dengan
Dalam rangka mengukur risiko suku bunga dalam posisi trading Memperhitungkan Risiko Pasar. Portofolio yang diperhitungkan
book dan banking book, Perseroan melakukan analisis sensitivitas dalam penentuan KPMM risiko pasar terdiri dari portofolio trading
yang ditujukan untuk mengukur dampak dari perubahan suku bunga book untuk risiko suku bunga serta portofolio trading book dan
pasar terhadap laba (rugi) dan ekuitas bank. Sedangkan dalam banking book untuk risiko nilai tukar. Pada tahun 2023 Bank telah
rangka mengukur risiko nilai tukar, Perseroan melakukan analisis melakukan persiapan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tanggal
sensitivitas yang ditujukan untuk mengukur dampak perubahan nilai 7 Desember 2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
tukar terhadap laba (rugi) Perseroan. Khusus untuk posisi banking Risiko untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum yang akan diterapkan
book, Perseroan melakukan pengukuran risiko suku bunga dalam mulai 1 Januari 2024 dengan melakukan uji coba perhitungan dan
banking book dengan metode repricing gap sebagaimana tertuang melaporkan kepada OJK untuk ATMR Pasar posisi bulan Juni 2023,
SE Direksi Nomor 22/SE/DIR/ERMD/2021 tanggal 29 September September 2023 dan Desember 2023.
2021 perihal Manajemen Risiko Suku Bunga dalam Banking Book dan
SK Direksi Nomor 27/SK/DIR/ERMD/2021 tanggal 29 September Untuk implementasi Basel II khususnya Pilar 2, Perseroan telah
2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Manajemen Risiko Suku Bunga menyampaikan hasil laporan penerapan manajemen risiko
pada Banking Book. Sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan untuk Interest Rate in the Banking Book (IRRBB) dan laporan
Nomor 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 tentang perhitungan IRRBB kepada regulator secara triwulan sesuai SE
Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan OJK Nomor 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018
Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate perihal Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko
Risk in The Banking Book atau IRRB) bagi Bank Umum, Perseroan Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking
telah menyampaikan penyesuaian kebijakan terkait IRRBB dan Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) bagi Bank Umum.
laporan perhitungan IRRBB sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam
rangka pelaksanaan pengukuran risiko suku bunga dalam banking Untuk implementasi Basel III Perseroan telah melakukan tindak
book tersebut. Perseroan telah menyusun kebijakan IRRBB dan telah lanuti sebagai berikut:
mengembangkan sistem/aplikasi pengukuran IRRBB. 1. Menyampaikan hasil laporan Liquidity Coverage Ratio (LCR)
kepada regulator secara daring setiap bulan melalui Aplikasi
Sebagai upaya guna melengkapi pengukuran risiko pasar Pelaporan Online OJK (APOLO) dan situs web Perseroan
dengan metode standar dan analisis sensitivitas, Perseroan setiap triwulan sesuai POJK Nomor 42/POJK.03/2015
melakukan stress testing guna menilai ketahanan Perseroan tanggal 23 Desember 2015 tentang Kewajiban Pemenuhan
dalam menghadapi perubahan suku bunga dan nilai tukar yang Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi
ekstrem, dengan skenario mengacu pada ketentuan regulator Bank Umum.
dan skenario internal bank. Untuk skenario internal bank, setiap 2. Menyampaikan hasil laporan Net Stable Funding Ratio (NSFR)
awal tahun Satuan Kerja Manajemen Risiko berkoordinasi kepada regulator secara daring setiap triwulan melalui Aplikasi
dengan Working Group Stress Testing (Divisi terkait) merumuskan Pelaporan Online OJK (APOLO) dan situs web Perseroan sesuai
skenario dan asumsi yang akan digunakan dalam pelaksanaan POJK No. 50/POJK.03/2017 tanggal 13 Juli 2017 tentang
Stress Testing Risiko Pasar selama 1 (satu) tahun ke depan. Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net
Stable Funding Ratio) Bagi Bank Umum.
620 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 252
Laporan Tahunan 2023
Risiko Likuiditas Dalam rangka menjaga ketersediaan dan kecukupan aset likuid
serta mengendalikan atau membatasi eksposur agar tidak
Risiko Likuiditas adalah Risiko akibat ketidakmampuan Perseroan terdampak risiko likuiditas, Perseroan melakukan pemantauan
untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber risiko likuiditas secara berkala baik harian, mingguan, bulanan
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi maupun triwulan. Pemantauan risiko likuiditas oleh Satuan Kerja
yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi Manajemen Risiko yang disampaikan kepada Direksi serta
keuangan Perseroan. evaluasi strategi disampaikan kepada Divisi terkait.
Ketidakmampuan memperoleh sumber pendanaan arus kas Pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas di antaranya
sehingga menimbulkan Risiko Likuiditas dapat disebabkan dengan mengevaluasi eksposur risiko likuiditas terhadap limit
antara lain oleh: internal bank (Risk Appetite & Risk Tolerance) dan trigger level
1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang berasal dari Recovery Plan yang telah ditetapkan. Limit tersebut direview
aset produktif maupun yang berasal dari penjualan aset secara berkala agar selaras dengan kondisi Perseroan. Selain
termasuk aset likuid; dan/atau itu, Perseroan melakukan pemantauan Early Warning Indicator
2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang berasal dari (EWI) dan dilaporkan secara berkala kepada Direksi dan Unit
penghimpunan dana, transaksi antar bank, dan pinjaman Kerja terkait.
yang diterima.
Sesuai POJK Nomor 14/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017
Pengelolaan Risiko Likuiditas tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) Bagi Bank Sistemik, Bank
Sebagai pedoman dalam melakukan pengelolaan risiko likuiditas, BTN telah melakukan monitoring indikator likuiditas, yang salah
Perseroan memiliki Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas, satunya dilihat dari rasio LCR dan NSFR sesuai POJK Nomor 42/
yang merupakan bagian dari Pedoman Kebijakan Manajemen POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Kewajiban
Risiko. Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas mengatur Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas Liquidity Coverage Ratio
antara lain pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi (LCR) bagi Bank Umum dan POJK Nomor 50/POJK.03/2017
dalam penerapan manajemen risiko likuiditas, proses manajemen tanggal 13 Juli 2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
risiko likuiditas, serta kebijakan, prosedur dan penetapan limit Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio).
risiko likuiditas. Perseroan memiliki Komite Manajemen Aset dan
Kewajiban (Assets and Liabilities Committee atau ALCO) yang Risiko Operasional
berfungsi melakukan pengelolaan likuiditas dan secara berkala
membahas pengelolaan risiko likuiditas pada Perseroan. Risiko Operasional adalah Risiko akibat ketidakcukupan dan/
atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,
Mengacu kepada Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal
Likuiditas, Perseroan melakukan identifikasi, pengukuran, yang mempengaruhi operasional Perseroan. Risiko Operasional
pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas. Identifikasi risiko dapat bersumber antara lain dari SDM, proses internal, sistem
likuiditas pada dasarnya ditujukan untuk mengetahui jumlah dan infrastruktur, serta kejadian eksternal.
dan trend kebutuhan likuiditas serta sumber pendanaan yang
tersedia untuk memenuhi kebutuhan. Sumber-sumber Risiko tersebut dapat menyebabkan kejadian-
kejadian yang berdampak negatif pada operasional Perseroan
Pengukuran risiko likuiditas pada Perseroan dilakukan oleh Satuan sehingga kemunculan dari jenis-jenis kejadian Risiko Operasional
Kerja Treasury dan Satuan Kerja Manajemen Risiko. Dalam melakukan merupakan salah satu ukuran keberhasilan atau kegagalan
pengukuran risiko likuiditas mengacu pada Petunjuk Teknis No. Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional. Adapun jenis-jenis
PT.8-F.4 tanggal 18 Agustus 2023 perihal Pelaksanaan Manajemen kejadian Risiko Operasional dapat digolongkan menjadi beberapa
Risiko Likuiditas. Pengukuran risiko likuiditas menggunakan 4 (empat) tipe kejadian seperti fraud internal, fraud eksternal, praktik
metode, yaitu stock-based, analisis profil maturitas, proyeksi arus kas ketenagakerjaan dan keselamatan lingkungan kerja, nasabah,
dan stress testing. Metode stock-based digunakan untuk mengukur produk dan praktek bisnis, kerusakan aset fisik, gangguan
risiko likuiditas pada Perseroan dengan menggunakan rasio-rasio aktivitas bisnis dan kegagalan sistem, serta kesalahan proses dan
likuiditas, metode analisis profil maturitas digunakan untuk mengukur eksekusi, termasuk fraud yang timbul akibat aktivitas pencucian
gap likuiditas dan proyeksi arus kas digunakan untuk mengukur uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata
jumlah maupun trend kebutuhan likuiditas. Perseroan melakukan pemusnah massal.
stress testing menggunakan skenario Bank Specific Crisis (BSC)
maupun General Market Crisis (GMC) stress testing, yang tujuannya Pengelolaan Risiko Operasional
mengukur kecukupan aset likuid yang tersedia dan kemampuan Dalam rangka menerapkan pengelolaan manajemen risiko
Perseroan memenuhi kebutuhan likuiditas pada kondisi krisis. Satuan operasional, Perseroan telah memiliki aplikasi Operational
Kerja Manajemen Risiko berkoordinasi dengan Stress Testing Working Risk Management Information System (ORMIS). Aplikasi
Group (Divisi terkait) merumuskan dampak risiko terhadap skenario ini merupakan sistem yang teritegrasi atas beberapa tools
dan asumsi yang akan digunakan dalam pelaksanaan Stress Testing pengelolaan Risiko Operasional, antara lain Risk and Control
Risiko Likuiditas selama 1 (satu) tahun ke depan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 621
Page 253
Tata Kelola
Perusahaan
Self Assessment (RCSA), Loss Event Database (LED), dan Key Banking Center (CBC) telah ditempatkan petugas Bussiness
Risk Indicator (KRI) pada masing-masing unit kerja. Saat ini telah Branch Control (BBC), Regional Bussiness Control (RBC) dan
diimplementasikan pada Kantor Wilayah dan Kantor Cabang. Commercial Bussiness Center Bussiness Control (CBCBC) yang
berfungsi sebagai 1,5 line of defence dengan berkoordinasi
RCSA digunakan untuk melakukan proses identifikasi dan dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko. Sebagai bagian dari
pengukuran risiko operasional yang melekat pada seluruh unit sistem pengendalian internal untuk membangun budaya sadar
kerja. Dalam pengisian RCSA seluruh unit kerja dituntut untuk risiko pada seluruh jenjang organisasi Perseroan, telah dilakukan
dapat mengidentifikasi dan mengukur risiko-risiko operasional penginian Kebijakan Umum Strategi Anti Fraud.
yang melekat pada aktivitas sehari-hari dan berdampak
pencapaian sasaran unit kerja tersebut. Risiko Hukum
LED berfungsi sebagai operational risk data collection atas kejadian Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum dan/atau
risiko operasional di Kantor Cabang berdasarkan 7 tipe kejadian kelemahan aspek yuridis. Risiko Hukum dapat bersumber antara
risiko sesuai ketentuan Basel II. Unit Kerja dapat mengirimkan data lain dari kelemahan aspek yuridis yang disebabkan oleh lemahnya
kerugian akibat risiko opersional (loss event) secara online setiap perikatan yang dilakukan oleh Perseroan, ketiadaan dan/atau
terdapat kejadian risiko pada Unit Kerjanya. Output dari LED ini perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan
adalah data akumulasi kerugian bank dalam satu bulan baik berupa suatu transaksi yang telah dilakukan menjadi tidak sesuai dengan
actual loss, nearmiss, maupun potential loss untuk masing-masing ketentuan, dan proses litigasi baik yang timbul dari gugatan pihak
risk event. Hasil data yang terkumpul akan diolah dan dianalisis ketiga terhadap Perseroan maupun Perseroan terhadap pihak
sehingga dapat diketahui peta eksposur risiko operasional untuk ketiga.
masing-masing unit kerja. Peta eskposur ini menjadi acuan dalam
mitigasi terjadinya kejadian serupa dengan melakukan perbaikan Pengelolaan Risiko Hukum
proses bisnis atau menambahkan bentuk mitigasi risiko lainnya. Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-faktor
penyebab timbulnya risiko meliputi adanya tuntutan hukum dan
KRI merupakan dashboard untuk memantau tren risiko adanya kelemahan aspek yuridis yang melekat pada aktivitas
berdasarkan indikator. KRI dapat digunakan untuk mendeteksi fungsional perkreditan (penyediaan dana), treasury dan investasi,
risiko yang bersifat predictive maupun bersifat lagging sebagai operasional dan jasa, teknologi sistem informasi dan Sistem
masukan untuk tindakan pencegahan atau perbaikan. Informasi Manajemen, serta pengelolaan sumber daya manusia.
Perseroan juga telah mengimplementasikan kebijakan Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh Satuan Kerja
Business Continuity Management (BCM) untuk memastikan Manajemen Risiko dengan berkoordinasi dengan Satuan Kerja
kelangsungan operasional Perseroan dalam menjalankan Hukum dan Satuan Kerja Operasional Kredit. Berdasarkan
bisnis pasca terdampak risiko operasional yang bersumber pengukuran yang dilakukan Satuan Kerja Hukum diperoleh
dari faktor eksternal seperti bencana alam, konflik sosial, dan laporan hasil evaluasi atas analisis kasus-kasus hukum secara
kegagalan sistem IT. Kebijakan BCM tersebut berisikan langkah- individual terhadap kewajiban kontinjensi yang timbul dari
langkah sistematis dan menjadi pedoman pegawai dalam tuntutan hukum yang terjadi, sedangkan dari Satuan Kerja
menghadapi keadaan darurat mulai dari kesiapan pra-bencana, Operasional Kredit diperoleh tingkat kualitas perikatan dokumen
respons terhadap bencana, rencana kontinuitas operasional, perkreditan (baik dalam kategori DAT dan LAT). Indikator atau
hingga pengembalian ke kondisi normal. Dalam mendukung parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko Hukum,
keberhasilan penerapan BCM, Bank melakukan beberapa antara lain berupa potensi kerugian akibat tuntutan hukum,
aktivitas antara lain: kelemahan perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya
1. Penginian peraturan internal terkait Business Continuity perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan perundang-
Management (BCM) secara berkala yang berisikan peran dan undangan yang menyebabkan produk bank menjadi tidak
tanggung jawab masing-masing Unit Kerja dengan jelas. sejalan dengan ketentuan yang ada.
2. Proses internalisasi kepada seluruh pegawai dengan
menyusun materi sosialisasi dan pelaksanaan kuis yang Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Satuan Kerja
dimasukkan ke dalam program budaya Risk Awareness Manajemen Risiko dengan mengevaluasi efektivitas implementasi
3. Melakukan assessment ketersediaan Working Remote Area kebijakan, prosedur dan kepatuhan terhadap kebijakan, regulasi
(WRA) dengan melibatkan unit kerja kritikal, sehingga hukum serta ketentuan limit Perseroan. Pemantauan dilaksanakan
WRA yang dimiliki Perseroan memiliki tingkat kesiapan secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum. Dalam
yang memadai untuk mendukung kegiatan operasional saat melaksanakan pengendalian Risiko Hukum, Satuan Kerja Hukum
terjadi bencana. memberi masukan hukum dan rekomendasi kepada setiap divisi
dan satuan kerja serta melakukan review secara berkala terhadap
Sebagai salah satu upaya melakukan meningkatkan fungsi perjanjian dan kontrak kerjasama dengan counterparty. Selain
pemantauan atas pengendalian risiko operasional pada aktivitas itu, Perseroan memiliki aplikasi Legal Application System (LApS)
operasional di Kantor Cabang, Kantor Wilayah dan Commercial yang dirancang dalam bentuk website dan digunakan sebagai
register serta monitoring terhadap kasus-kasus hukum yang terjadi
622 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 254
Laporan Tahunan 2023
atau ditangani oleh Perseroan baik Pidana maupun Non-Pidana exposure dibandingkan dengan risk appetite dan monitoring
sehingga setiap kasus yang sedang terjadi baik di Kantor Cabang Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko Stratejik secara bulanan.
maupun di Kantor Pusat dapat dimonitor perkembangannya. Selanjutnya, Dewan Komisaris, Direksi dan Satuan Kerja
mereviu strategi dasar dengan fokus pada transformasi bisnis,
Perseroan telah menempatkan pegawai di Kantor Wilayah dan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia serta melaukan reviu risk
beberapa Kantor Cabang sebagai Regional Legal Representative appetite dan risk tolerance secara berkala dan minimal setahun
(RLR) yang memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sekali.
sebagai berikut:
1. Memberi bantuan hukum terhadap permasalahan litigasi Selanjutnya, Satuan Kerja Manajemen Risiko melakukan pemantauan
yang diajukan oleh setiap unit kerja dalam rangka Risiko Stratejik dengan membandingkan hasil yang ditargetkan
pelaksanaan operasional dan memberikan bantuan hukum (expected results) dengan hasil aktual, mengevaluasi kinerja unit
dalam setiap perkara hukum. kerja dan memastikan pencapaian target (target objective). Dalam
2. Mewakili Perseroan dalam pelaksanaan beracara di pengendalian Risiko Stratejik, Satuan Kerja Corporate Strategy &
Pengadilan, Kepolisian, Kejaksaan, lembaga hukum lainnya, Planning berfungsi menganalisis gap antara laporan aktual dan target
dan di luar pengadilan pada wilayah kerjanya. rencana bisnis dan menyampaikan langkah-langkah perbaikan yang
3. Memberi pendapat hukum (legal opinion) terhadap harus dilakukan kepada Direksi secara berkala.
permasalahan hukum yang diajukan oleh Kantor Wilayah,
Kantor Cabang, dan Kantor Cabang Syariah terkait Risiko Kepatuhan
operasional di wilayah kerjanya.
4. Memberikan konsultasi hukum terhadap permasalahan Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Perseroan tidak mematuhi
hukum yang diajukan oleh Kantor Cabang dan Kantor dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan
Cabang Syariah. dan ketentuan yang berlaku, seperti halnya risiko kredit terkait
5. Melakukan fungsi legal watch sesuai dengan ketentuan dengan ketentuan Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum
Regulator. (KPMM), Kualitas Aktiva Produktif, Pembentukan CKPN, Batas
6. Mengelola dan mengendalikan risiko hukum yang berada Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), risiko pasar terkait dengan
dalam lingkup kerjanya ketentuan Posisi Devisa Neto (PDN), risiko stratejik terkait dengan
ketentuan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT), dan risiko
Risiko Stratejik lain yang terkait dengan ketentuan tertentu. Risiko Kepatuhan
juga dapat bersumber antara lain dari perilaku hukum yaitu
Risiko Stratejik adalah Risiko akibat ketidaktepatan dalam perilaku atau aktivitas yang menyimpang atau melanggar
pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik dari ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan dan
serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan perilaku organisasi, yaitu perilaku atau aktivitas Perseroan yang
bisnis. Risiko Stratejik dapat bersumber antara lain dari menyimpang atau bertentangan dari standar yang berlaku secara
kelemahan dalam proses formulasi strategi dan ketidaktepatan umum.
dalam perumusan strategi, sistem informasi manajemen yang
kurang memadai, hasil analisis lingkungan internal dan eksternal Pengelolaan Risiko Kepatuhan
yang kurang memadai, penetapan tujuan stratejik yang terlalu Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan oleh Satuan Kerja
agresif, ketidaktepatan dalam implementasi strategi, dan Manajemen Risiko dengan berkoordinasi dengan Satuan Kerja
kegagalan mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Kepatuhan (Compliance and Governance Division atau CMGD).
Satuan Kerja Kepatuhan melakukan pemantauan atas kewajiban-
Pengelolaan Risiko Stratejik kewajiban penyampaian laporan Perseroan terhadap pihak
Identifikasi Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan atas faktor-faktor eksternal dan melakukan reviu ketentuan internal secara berkala
Risiko Stratejik pada aktivitas fungsional tertentu, seperti aktivitas dan berkelanjutan sehingga tetap relevan dengan ketentuan
perkreditan, treasury dan investasi serta operasional dan jasa eksternal yang berlaku. Perseroan memiliki aplikasi internal yaitu
melalui business plan yang disusun oleh Satuan Kerja Corporate Compliance Regulatory & Monitoring System (CRMS) untuk
Strategy & Planning sebagai penjabaran dari Kebijakan Umum memudahkan seluruh pegawai Bank BTN dalam mengakses
yang ditetapkan Direksi. Selain itu, dalam pengelolaan risiko seluruh ketentuan eksternal dan berfungsi sebagai reminder
stratejik juga memperhatikan risiko keberlanjutan ekonomi, kepada unit kerja untuk kewajiban penyampaian laporan kepada
keberlanjutan lingkungan dan keberlanjutan sosial termasuk Regulator. Untuk meminimalisir potensi terjadinya risiko kepatuhan,
mitigasi risikonya. Perseroan telah menyusun strategi, inisiatif dan Bank telah menempatkan Regional Compliance Officer (RCO)
roadmap keberlanjutan sampai dengan tahun 2028. di Kantor Wilayah untuk melakukan evaluasi tingkat kepatuhan
Kantor Cabang dalam menjalankan aktivitas operasional.
Pengukuran Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan pencapaian Seiring dengan berlakunya undang - undang Perlindungan Data
kinerja yaitu dengan membandingkan hasil aktual dengan target Pribadi, pada Satuan Kerja Kepatuhan telah dibentuk sub unit
yang telah ditetapkan. Pemantauan Risiko Stratejik dilakukan Data Privacy dan telah dilakukan analisa kesenjangan kesiapan
oleh Satuan Kerja Corporate Strategy & Planning secara berkala Bank dalam mengimplementasikan ketentuan dimaksud. Satuan
dengan memonitor pencapaian Key Performance Indicator Kerja Kepatuhan melakukan pemantauan dan melaporkan Risiko
(KPI) dan Satuan Kerja Manajemen Risiko yang memonitor risk kepatuhan yang terjadi kepada Direksi secara berkala. Pengukuran
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 623
Page 255
Tata Kelola
Perusahaan
Risiko Kepatuhan dilakukan terhadap potensi kerugian yang Aplikasi SPN terintegrasi dengan Kantor Cabang dan Contact
disebabkan oleh ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Perseroan Center. Satuan Kerja Pengelolaan Pengaduan Nasabah sebagai
dalam memenuhi ketentuan eksternal yang berlaku. Indikator atau pengelola SPN menindaklanjuti pengaduan nasabah tersebut
parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko Kepatuhan, dan menyelesaikan sesuai dengan SLA yang telah ditetapkan.
antara lain jenis, signifikansi, dan frekuensi pelanggaran terhadap
ketentuan yang berlaku atau rekam jejak kepatuhan, perilaku yang Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil
mendasari pelanggaran, dan pelanggaran terhadap standar yang assessment terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada
berlaku secara umum. reputasi Perseroan antara lain keluhan nasabah dan pemberitaan
negatif tentang Perseroan. Risiko Reputasi dikelola oleh Satuan
Dalam rangka pengendalian Risiko Kepatuhan, Satuan Kerja Kerja Corporate Secretary yang mengelola pemberitaan tentang
Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan bertugas Perseroan yang dimuat di dalam media massa baik cetak
untuk mengevaluasi efektivitas implementasi manajemen Risiko maupun elektronik dan Satuan Kerja Pengelolaan Pengaduan
Kepatuhan dengan memantau secara berkala seluruh jenis Nasabah yang mengelola pengaduan nasabah.
kegiatan yang berpotensi menimbulkan Risiko Kepatuhan.
Dalam rangka pemantauan Risiko Reputasi dan memastikan
Risiko Reputasi terjaganya kepuasan nasabah, SPN berfungsi untuk mendukung
pengelolaan layanan dan penanganan pengaduan nasabah
Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya tingkat secara online antar pihak yang terkait dengan permasalahan di
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber Kantor Cabang dan Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko
dari persepsi negatif terhadap Perseroan. Risiko Reputasi dapat Reputasi juga dilakukan oleh unit kerja Satuan Kerja Manajemen
bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank sebagai berikut: Risiko dengan mengingatkan dan memberikan rekomendasi
1. Kejadian-kejadian yang telah merugikan reputasi Perseroan, perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi dari Satuan
misalnya pengaruh reputasi dari pemilik dan perusahaan Kerja Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Pelayanan
terkait, kompleksitas produk dan kerjasama bisnis, Nasabah berdasarkan asesmen pada parameter profil risiko
pemberitaan negatif mengenai Perseroan, pelanggaran reputasi.
etika bisnis, dan keluhan nasabah.
2. Hal-hal lain yang dapat menyebabkan Risiko Reputasi, Penguatan Penerapan Budaya Risiko
misalnya kelemahan pada tata kelola, budaya perusahaan,
dan praktik bisnis Perseroan. Penguatan penerapan budaya risiko sebagai bagian untuk
menjaga komitmen dan memastikan bahwa kebijakan budaya
Pengelolaan Risiko Reputasi risiko telah dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh manajemen
Seluruh pegawai termasuk manajemen unit bisnis dan aktivitas dan pegawai maka strategi penerapan budaya risiko harus
pendukung Perseroan menjadi bagian dari struktur pelaksana selaras dengan strategi penerapan manajemen risiko, Perseroan
Manajemen Risiko untuk Risiko Reputasi mengingat reputasi menetapkan roadmap penerapan budaya risiko per tahun sesuai
merupakan hasil dari seluruh aktivitas bisnis Perseroan. Peran dengan level tingkat kematangan yang ingin dicapai, monitoring
Manajemen Unit Bisnis adalah mengidentifikasi Risiko Reputasi penerapan budaya risiko dengan melakukan pengukuran tingkat
yang terjadi pada bisnis atau aktivitas unit tersebut dan sebagai kematangan budaya risiko minimal sekali dalam setahun oleh tim
first-line dalam mencegah terjadinya Risiko Reputasi khususnya internal dan sekali dalam tiga tahun oleh tim independen (pihak
terkait hubungan dengan nasabah. Identifikasi Risiko Reputasi ekternal). Perseroan melakukan kaji ulang kebijakan budaya risiko
dilakukan pada faktor-faktor risiko yang melekat pada aktivitas sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun. Beberapa program
fungsional tertentu seperti perkreditan (penyediaan dana), penerapan dan peningkatan budaya risiko adalah:
penghimpunan dana, treasury dan investasi, operasional dan 1. Risk Economic Outlook merupakan agenda rutin secara
jasa, teknologi sistem informasi dan Management Information tahunan yang didalamnya membahas strategi dalam
System (MIS), serta SDM. penetapan risk appetite dan risk tolerance. Forum ini
adalah memberikan pemahaman awareness risk kepada
Dalam rangka proses identifikasi risiko reputasi Perseroan Dewan Komisaris dan Direksi sehingga diharapkan dapat
memiliki aplikasi SPN (Sistem Pengaduan Nasabah) dan mengambil keputusan strategis yang tepat.
melakukan monitoring terhadap semua media massa (cetak 2. Bank secara aktif melakukan Forum Portfolio Quality Review
dan elektronik lokal maupun nasional). Perseroan melakukan dengan dihadiri Direksi, Divisi, CBC, Kantor Cabang
pencatatan setiap pemberitaan tentang Perseroan baik secara sebagai upaya memberikan gambaran terkini mengenai
langsung (straight news) maupun tidak langsung (mention). posisi dan kualitas kredit baik secara bankwide maupun per
segmentasi kredit.
624 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 256
Laporan Tahunan 2023
3. Melakukan kunjungan dan menumbuhkan sikap awareness dalam rangka pelaksanaan cleansing data untuk meningkatkan kualitas
loss event database di Bank BTN.
4. Menumbuhkan budaya kepatuhan, kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan melalui penerapan setiap proses bisnis harus
senantiasa berpedoman pada peraturan dan ketentuan maupun SOP internal dan eksternal yang berlaku.
5. Menerapkan preventif berkelanjutan sehingga tidak terjadi kelemahan yang signifikan pada proses pertahanan lini pertama dan
membuat action plan perbaikan dengan berkoordinasi antara Satuan Kerja Manajemen Risiko dengan Satuan Kerja Internal Audit.
6. Penguatan pengendalian risiko operasional melalui berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, risk outlook, dan culture
day.
7. Bank memiliki sistem kontrol risiko operasional pada seluruh jaringan Bank. Bank telah melakukan awarness Penggunaaan Aplikasi
ORMIS sebagai bentuk penerapan manajemen risiko di seluruh jaringan kantor cabang.
8. Melakukan risk awarness terhadap potensi kerawanan fraud melalui Fraud Risk Asssessment (FRA) di ruang lingkup seluruh Unit
Kerja. Metode FRA dilakukan berdasarkan SE OJK Nomor 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud yang
digambarkan sebagai berikut:
4 Pilar Strategi Anti Fraud
Detection Investigation
Informasi, Evidance, Document, Sanksi
Identifikasi dan Menemukan Kejadian Fraud Audit Khusus, Alur Kejadian, Bukti dokumen,
Whistleblowing, Surprise Audit, Surveilance System/FDS
Pelanggaran SOP, Pelaporan Kejadian
4 Pilar
SAF
Prevention Evaluation
Mengurangi potensi terjadi nya fraud Monitoring - Evaluasi -TL
Program Budaya Perusahan, RCSA, FRA, KYE, Awareness, Memantau dan mengevaluasi
Potensi Kerawanan, Pengendalian Internal, Supervisi kejadian fraud dan TL perbaikan
Penilaian Risiko
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen
Risiko Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 2016 tentang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Satuan Kerja Manajemen Risiko menyampaikan laporan profil risiko ke Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) per triwulan yang memuat tentang eksposur Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko
Kepatuhan, Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan Risiko Reputasi. Penilaian profil risiko meliputi penilaian terhadap Risiko Inheren dan
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko dalam aktivitas operasional Bank.
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara self assessment Profil Risiko TW IV 2023 diupayakan berada pada tingkat Low to
Moderate, yaitu kemungkinan kerugian yang dihadapi Bank dari risiko inheren komposit tergolong rendah (Low to Moderate) dengan
kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit Memadai (Satisfactory), dengan detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Peringkat KPMR Peringkat Tingkat Risiko
Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Operasional Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 625
Page 257
Tata Kelola
Perusahaan
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Manajemen Risiko dan melakukan pemantauan serta mengevaluasi pelaksanaan
Emiten atau Perusahaan Publik tugas Komite Manajemen Risiko. Dalam melaksanakan tugas
dan tanggung jawabnya, Komite Pemantau Risiko dibantu
Penilaian Profil Risiko, baik Konvensional dan Syariah Satuan Kerja Manajemen Risiko sebagai sekretaris Komite
dilaksanakan secara periodik. Sepanjang tahun 2023 Manajemen Risiko melakukan dan mengagendakan pertemuan
mencerminkan bahwa risiko-risiko yang dihadapi Perseroan secara berkala membahas isu-isu terkini, antara lain: Profil
(baik konvensional dan syariah) dapat dikelola dengan baik Risiko Triwulanan Bank, Tingkat Kesehatan Bank, Recovery Plan
sehingga dapat mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut. dan hal-hal yang terkait dengan manajemen risiko Perseroan
Dengan kata lain, Manajemen Risiko telah diterapkan oleh termasuk ikut mereview Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko
Perseroan dengan baik dan efektif. Hasil evalusi efektivitas yang didalamnya terdapat Risk Appetite dan Risk Tolerance.
Manajemen Risiko Bank oleh pihak eksternal (konsultan
independen) melalui Risk Maturity Index (RMI) berada pada Komite Manajemen Risiko
peringkat Managed dengan kriteria memenuhi ketetuan regulasi Komite Manajemen Risiko berperan aktif dalam memberikan
yang berlaku terkait aktivitas manajemen risiko. Selama tahun rekomendasi kepada Direktur Utama terkait risiko yang melekat
2023 telah dilakukan perbaikan implementasi manajemen risiko pada kebijakan yang akan ditetapkan Direksi maupun memberikan
sesuai dengan rekomendasi hasil Risk Maturity Index (RMI) yang evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan yang dinilai kurang sesuai
dilakukan oleh pihak independen agar penerapan Manajemen dengan perkembangan terkini dan perlu dilakukan penyesuaian.
Risiko terus mengalami perbaikan dan terstandarisasi pada terlibat secara aktif dalam melakukan penilaian risiko yang melekat
setiap unit kerja dan manajemen risiko telah menjadi bagian pada setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru sehingga
dari proses dan budaya kerja. Perseroan dapat melakukan langkah-langkah mitigasi yang
diperlukan dan juga melakukan evaluasi terhadap Kebijakan
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Umum Manajemen Risiko (KUMR).
atau Komite Audit atas Kecukupan Sistem
Manajemen Risiko Satuan Kerja Manajemen Risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko merupakan satuan kerja yang
Sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Perseroan dinilai bertanggung jawab langsung kepada Direktur yang membawahi
sudah berjalan efektif dan memadai tercermin dari efektivitas fungsi Manajemen Risiko dan bersifat independen terhadap
pelaksanaan fungsi-fungsi pengendalian internal, antara lain Satuan Kerja Operasional yang merupakan risk-taking unit,
fungsi internal audit, manajemen risiko, kepatuhan, finansial dan Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Kepatuhan.
operasional kontrol. Tata kelola risiko Perseroan yang berlandaskan
Tata Kelola Perusahaan yang baik dan terlibatnya seluruh organ Satuan Kerja Manajemen Risiko dipimpin oleh seorang
Perseroan dalam pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada
dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan. Direktur Risk Management. Satuan Kerja Manajemen Risiko
Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko dan Direksi terdiri dari Enterprise Risk Management Division dan Digital &
melalui Komite Manajemen Risiko bertanggung jawab untuk Operations Risk Management Division.
memastikan penerapan Manajemen Risiko telah memadai sesuai
dengan karakteristik, kompleksitas dan Perseroan secara periodik. Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Risiko
Berdasarkan hasil penelaahan yang telah dilakukan pada tahun Perseroan telah memiliki panduan kebijakan di bidang
2023, Direksi dan Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko yaitu Kebijakan Umum Manajemen Risiko
manajemen risiko telah dilaksanakan secara memadai. (KUMR) dimana di dalamnya telah mencakup ketentuan-
ketentuan minimal yang disyaratkan oleh Peraturan Bank
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses manajemen Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
risiko dalam rangka memitigasi risiko Perseroan antara lain melalui
pemantauan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko, meliputi tata Panduan kebijakan di bidang manajemen risiko tersebut juga
kelola risiko, kerangka manajemen risiko, proses manajemen risiko, telah dilengkapi dengan kebijakan-kebijakan internal turunannya
kecukupan sistem informasi manajemen dan SDM serta kecukupan yang antara lain tidak terbatas pada Petunjuk Pelaksanaan
sistem pengendalian internal. Kecukupan sistem Manajemen Risiko Pelaporan dan Penilaian Profil Risiko, Pelaksanaan pelaporan
Perseroan antara lain didukung oleh: dan Penilaian Tingkat Kesehatan, Prosedur Validasi model Risiko,
Pedoman Pelaksanaan Pengumpulan Data Risiko untuk Aplikasi
Komite Pemantau Risiko BTN-Loss Event Database (BTN-LED Tools), Petunjuk Pelaksanaan
Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung jawab dalam Proses Pengukuran Risiko Likuiditas, Petunjuk Pelaksanaan
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan Perhitungan dan Pelaporan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity
melakukan evaluasi atas pedoman kebijakan manajemen risiko Coverage Ratio), Petunjuk Pelaksanaan Proses Pengukuran
Perseroan (Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Risiko Pasar, Manajemen Risiko Suku Bunga dalam Banking
Operasional, Risiko Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Kepatuhan dan Book, Petunjuk Pelaksanaan Stress Testing, Prosedur Validasi
Risiko Reputasi), melakukan evaluasi kesesuaian antara pedoman model Risiko, Pedoman Pemantauan Likuiditas, Pedoman
kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan pelaksanaannya
626 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 258
Laporan Tahunan 2023
Kebijakan Manajemen Risiko (PKMR), Risk & Control Self Laporan Audit Internal
Assessment, Petunjuk pelaksanaan rencana aksi (Recovery
Plan), Risk Culture, Pedoman dan Penilaian Profil Risiko Laporan Audit Intern telah dijelaskan pada Sub Bab Fungsi Audit
Kantor Cabang dan Kantor Cabang Syariah, Proses Internal Internal Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Credit Rating (ICR), Petunjuk Pelaksanaan Proses Credit
Scoring Model (CSM), Batas Wewenang Kredit Komersial Fungsi Kepatuhan
dan Kredit Konsumer, Petunjuk Pelaksanaan Perhitungan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Kebijakan Bagi Perkembangan industri perbankan semakin kompleks sejalan
Debitur Yang Terkena Dampak Covid-19, Business Continuity dengan pertumbuhan teknologi informasi globalisasi, dan
Management (BCM), Standard Operating Procedure (SOP) integrasi pasar keuangan. Hal ini ditambah dengan ketatnya
Business Continuity Plan (BCP), Standard Operating Disaster persaingan usaha antar bank menjadi tantangan yang harus
Recovery Plan (DRP) dan Standard Operating Business Impact dihadapi oleh Perseroan sehingga diperlukan penegakan prinsip
Analysis (BIA). kehati-hatian serta upaya untuk memitigasi risiko kegiatan usaha
Perseroan, baik yang bersifat preventif (ex-ante) maupun kuratif
Pengkajian ulang terhadap kebijakan internal juga dilakukan (ex-post). Upaya yang bersifat ex-ante dapat ditempuh dengan
secara berkala agar sesuai dengan ketentuan terkini dari mematuhi berbagai kaidah perbankan yang berlaku untuk
regulator dengan melakukan gap analysis serta mengakomodasi mengurangi atau memperkecil risiko kegiatan usaha Perseroan.
best practices yang lazim digunakan di industri perbankan untuk
meningkatkan kualitas penerapan manajemen risiko. Sistem Perseroan senantiasa secara konsisten melaksanakan Fungsi
informasi manajemen risiko secara terus menerus difokuskan Kepatuhan yang merupakan serangkaian tindakan atau langkah-
pada perbaikan kualitas database risiko yang diharapkan dapat langkah yang bersifat preventif (ex-ante). Upaya ini dilakukan di
dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam sistem informasi antaranya guna mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan
manajemen risiko secara bertahap agar proses pengukuran pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Perseroan;
risiko dan pemantauan risiko dapat dilakukan secara terintegrasi mengelola Risiko Kepatuhan; serta memastikan kepatuhan
dan dapat disajikan secara tepat waktu. Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas
pengawas lain yang berwenang.
Struktur Organisasi
Compliance & Governance
L1
(CMGD)
Secretary
Compliance
L2 Compliance Analysis Corporate AML Advisory & AML Transaction & Compliance Credit
Regulatory
& Advisory Governance System Analysis Consulting
Management
Compliance Compliance Governance
Strategic & Financial Group
Regulatory and Advisory Quality Support - Structure
Development Transaction Analyst
Strategic Assurance Policy
Compliance Suspicious
Regional Governance Business Aligment
Advisory Business Transaction &
L3 Compliance Process & Advisory
& Operation Investigation
/
L4
Compliance
Governance MIS & System
Monitoring and IT Compliance Transaction Analyst
Analyst Development
Perfomance
Assurance &
(*) dapat memiliki layer 4 (L4) Data Privacy
Reporting (*)
Struktur organisasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan ditetapkan berdasarkan Petunjuk Teknis Nomor PT.3-A.6 tanggal 14 September 2023
tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat, Kantor wilayah, Kantor Cabang dan telah mengacu pada POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal
12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum serta telah diatur dalam kebijakan internal Perseroan yang terdiri atas:
1. Dewan Komisaris berperan melakukan pengawasan aktif terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Perseroan.
2. Direksi berperan dalam menumbuhkan dan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan
kegiatan usaha Perseroan serta memastikan terlaksananya Fungsi Kepatuhan Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 627
Page 259
Tata Kelola
Perusahaan
3. Direktur Kepatuhan merupakan anggota Direksi yang telah dapat menjalankan tugas Fungsi Kepatuhan setelah memperoleh
mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan, untuk persetujuan OJK sebagai Direktur Kepatuhan. Sdr. Eko Waluyo
membawahkan Fungsi Kepatuhan dan Satuan Kerja Kepatuhan telah mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan kepada OJK
pada Perseroan yang bertanggungjawab dalam merumuskan sebagai Direktur Kepatuhan dan sudah mendapatkan persetujuan
strategi guna mendorong terciptanya Budaya Kepatuhan dari OJK pada tanggal 9 Agustus 2021.
Perseroan serta pelaksanaan tugas dalam memastikan
terwujudnya Fungsi Kepatuhan Perseroan. Tugas dan Tanggung Jawab Direktur yang
4. Compliance and Governance Division adalah Unit Kerja Membawahkan Fungsi Kepatuhan
di Kantor Pusat yang merupakan Satuan Kerja Kepatuhan
Perseroan yang bertugas dalam melaksanakan Fungsi Tugas dan tanggung jawab Direktur Kepatuhan dalam
Kepatuhan Perseroan. menjalankan fungsi Kepatuhan antara lain sebagai berikut:
1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya Budaya
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan Kepatuhan.
2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-prinsip
Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan Perseroan kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.
dilaksanakan oleh Direktur Human Capital, Compliance 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang akan
and Legal. Proses pengangkatan, pemberhentian dan/ digunakan untuk menyusun ketentuan dan pedoman internal
atau pengunduran diri Direktur yang membawahkan Fungsi Perseroan.
Kepatuhan Perseroan telah diatur dan dilaksanakan sebagai 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan
berikut: prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan
1. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau pengunduran diri telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan,
Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan mengacu Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang
pada ketentuan mengenai pengangkatan, pemberhentian, berlaku, termasuk Prinsip Syariah.
dan/atau pengunduran diri anggota Direksi sebagaimana 5. Mengelola dan meminimalkan Risiko Kepatuhan.
dimaksud dalam ketentuan Bank Indonesia yang mengatur 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan dan/
mengenai Bank Umum dan telah melalui Fit and Proper Test atau keputusan yang diambil Direksi Perseroan tidak
sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku; menyimpang dari ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank
2. Dalam hal Direktur Kepatuhan untuk sementara tidak dapat Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
menjalankan tugas jabatannya, maka pelaksanaan tugas termasuk memberikan pendapat yang berbeda (dissenting
yang bersangkutan digantikan sementara oleh Direktur lain opinion) apabila terdapat kebijakan dan/atau keputusan
sampai dengan Direktur Kepatuhan dapat menjalankan yang menyimpang dari ketentuan Otoritas Jasa Keuangan,
tugas jabatannya kembali; Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang
3. Dalam hal Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan berlaku.
mengundurkan diri atau habis masa jabatannya, maka 7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan Fungsi
Perseroan segera mengangkat pengganti Direktur yang Kepatuhan termasuk memantau dan menjaga kepatuhan
membawahkan Fungsi Kepatuhan dan selama dalam Perseroan terhadap komitmen yang dibuat oleh Perseroan
proses penggantian Direktur yang membawahkan Fungsi kepada Otoritas Jasa keuangan, Bank Indonesia, maupun
Kepatuhan, ditunjuk salah satu Direktur lainnya untuk otoritas pengawas lainnya yang berwenang.
sementara melaksanakan tugas Direktur yang membawahkan 8. Memastikan Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan telah efektif
Fungsi Kepatuhan; dalam menjalankan tugas Fungsi Kepatuhan.
4. Untuk memenuhi persyaratan independensi, Direktur yang 9. Berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah terkait
melaksanakan tugas sebagai Direktur yang membawahkan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Unit Usaha Syariah terhadap
Fungsi Kepatuhan, tidak dirangkap oleh Direktur Utama Prinsip Syariah.
dan/atau Direktur yang membawahkan fungsi-fungsi yang 10. Bertindak sebagai koordinator atas penerapan Fungsi
dapat mempengaruhi independensinya. Kepatuhan terhadap seluruh kegiatan usaha Perseroan
5. Setiap penggantian jabatan Direktur yang membawahkan untuk mencapai tata kelola perusahaan yang baik (Good
Fungsi Kepatuhan senantiasa dilaporkan kepada Otoritas Corporate Governance).
Jasa Keuangan.
Satuan Kerja Kepatuhan
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2021 tanggal 10
Maret 2021 mengangkat Direktur yang membawahkan Fungsi Peran Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan sebagaimana diatur
Kepatuhan Perseroan yaitu Sdr. Eko Waluyo sebagai Direktur dalam POJK Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017
Human Capital, Compliance and Legal. Berdasarkan Surat tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum dijalankan
Edaran OJK Nomor 39/SEOJK.03/2016 tanggal 13 September oleh Compliance and Governance Division, sebagaimana diatur
2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Calon dalam Risalah Rapat Direksi Nomor 15 Tanggal 30 Mei 2022
Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi dan terkait Perubahan Organisasi Compliance and Governance
Calon Anggota Dewan Komisaris Bank, Direktur Kepatuhan Division (CMGD) berada di bawah koordinasi Direktur yang
628 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 260
Laporan Tahunan 2023
membawahkan Fungsi Kepatuhan serta terpisah dari unit bisnis dan 2. Menguasai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank
operasional, unit manajemen risiko yang melakukan pengambilan Indonesia dan peraturan perundang- undangan yang
keputusan pada kegiatan usaha Perseroan, unit treasury, unit berlaku.
keuangan dan akuntansi, unit logistik dan pengadaan barang/ 3. Tidak melaksanakan tugas lainnya di luar Fungsi Kepatuhan.
jasa dan unit yang mengelola teknologi informasi. 4. Memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan dan
mengembangkan Budaya Kepatuhan.
Compliance and Governance Division dipimpin oleh Kepala
Divisi (Division Head) yang telah memenuhi kriteria sebagai Profil Kepala Fungsi Kepatuhan
Kepala Satuan Kerja Kepatuhan sebagaimana yang diatur dalam
POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Direksi Perseroan telah menetapkan R. Wahju B. Witjaksono
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Pengangkatan sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan Perseroan terhitung
dan/atau pemberhentian Compliance and Governance Division mulai tanggal 10 Desember 2018 berdasarkan Surat Keputusan
Head selalu dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan Direksi No. 1037/DIR/2018 tanggal 10 Desember 2018.
kriteria yang telah diatur dalam kebijakan internal tentang Penunjukkan R. Wahju B. Witjaksono sebagai Kepala Satuan
kepatuhan yaitu sebagai berikut: Kerja Perseroan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
1. Memenuhi persyaratan independensi sebagaimana diatur Keuangan.
dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S-1) Akuntansi dari Universitas Padjajaran, Indonesia (1993)
• Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari Universitas Gadjah Mada,
Indonesia dan University of Kentucky, Amerika Serikat (2004)
Pengalaman Kerja
• System Development Audit Dept Head, Bank BTN (2004-2007)
• Senior App Development-Business Analyst, Bank BTN (2011-2014)
• Deputy Internal Audit Division Head, Bank BTN (2018)
• Compliance and Governance Division Head, Bank BTN (Desember
2018-sekarang)
Dasar Hukum Pengangkatan
R. Wahju B. Witjaksono
Kepala Satuan Kerja Kepatuhan Surat Keputusan Direksi No. 1037/DIR/2018 tanggal 10 Desember
2018. Penunjukan R. Wahju B. Witjaksono sebagai Kepala Satuan Kerja
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun, Kepatuhan.
berdomisili di Bekasi, Jawa Barat.
Sertifikasi
• Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko perbankan Level 4 tanggal 9
April 2022
• B20 Indonesia Integrity and Compliance Task Force Conference:
Fostering Agility to Combat Money Laundering and Economic Crime
Organized by ICAW, 28 September 2022
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kepatuhan
Tugas dan tanggung jawab Compliance and Governance Division dalam menjalankan fungsi Kepatuhan antara lain sebagai berikut:
1. Membuat langkah-langkah dalam rangka mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Perseroan pada
setiap jenjang organisasi.
2. Berkoordinasi dengan Unit lain dalam melakukan identifikasi, pengukuran, monitoring, dan pengendalian terhadap Risiko
Kepatuhan dengan mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh
Perseroan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Melakukan reviu dan/atau merekomendasikan penginian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang
dimiliki oleh Perseroan agar sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 629
Page 261
Tata Kelola
Perusahaan
5. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa regulasi dari OJK di Entitas utama, Perusahaan Anak,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan Unit Sharia di lingkungan usaha Bank BTN untuk
usaha Perseroan telah sesuai dengan ketentuan Otoritas memastikan kualitas proses perusahaan.
Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang- f. Memastikan pelaksanaan penilaian (assessment) tata
undangan yang berlaku. kelola perusahaan oleh pihak ketiga/independen dalam
6. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan Fungsi rangka mencapai tujuan perusahaan.
Kepatuhan antara lain: g. Memastikan Pengelolaan Operasional dan Pelaporan
a. Memastikan kepatuhan Perseroan terhadap komitmen terkait Penerapan Program APU dan PPT di Kantor Pusat.
yang dibuat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau
otoritas pengawas lain yang berwenang; Pengembangan Kompetensi Fungsi Kepatuhan
b. Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai
mengenai hal-hal yang terkait dengan Fungsi Kepatuhan Perseroan melakukan program pengembangan pegawai
terutama mengenai ketentuan regulator yang berlaku; fungsi kepatuhan untuk memenuhi kompetensi dan keahlian
c. Bertindak sebagai contact person untuk permasalahan yang dibutuhkan secara berkesinambungan dengan metode
kepatuhan Perseroan bagi pihak internal maupun eksternal. pendidikan maupun pelatihan. Setiap pegawai mendapatkan
d. Memastikan proses bisnis pada Satuan Kerja Kepatuhan kesempatan yang sama untuk mengikuti program pengembangan
telah sesuai dengan standar sertifikasi ISO 9001:2015. ini yang disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi dasar dan
e. Memastikan pelaksanaan dan hasil penilaian sendiri kompetensi teknis jabatan. Adapun kompetensi yang telah diikuti
(self assessment) tata kelola perusahaan berdasarkan oleh pegawai fungsi kepatuhan antara lain:
Jumlah Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta Peserta
Classroom / Virtual Classroom Workshop ESG Bank BTN 1
BTN Leadership Forum 2023 1 Workshop Team HCCL 2023 8
BTN Millenial Leaders 2023 1 Optimize Selling for Consumer Staff 1
Data Analytic dan Penyajian Data 2 Refreshment Materi LHPK Sistem Pembayara 1
Digital Talent ForDigi 2 Leading with Impact: Strengthening Your 1
Global GRC Benchmarking Series5 - Europe 1 Pendidikan General Banking Staff 1
Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan 9 Presentation Design & Data Visualization 1
Impactful Presentation Skill 3 Pelatihan Project Management 4
Internal Workshop Pembekalan Audit 2023 1 Pelatihan Communication Skill 4
MOOC Linkedln Learning 2023 3 Penerapan Program APU PPT & PPPSPM 2023 2
Pelatihan ESG Implementation 4 Pelatihan Greenship Associate 3
Pelatihan Pendalaman ASEAN CG Scorecard 6 Branch Visit Evaluasi Budaya Kepatuhan 3
Practical Microsoft Excel 2 Internalisasi APU PPT & PPPSPM 3
Program Pengembangan Talent (Leadership) 2 Workshop Corporate Governance (IICG) 3
Program Pengembangan Talent (Technical) 2 Seminar Dana Pensiun 1
Sertifikasi API Muda KPK Tahun 2023 18 Supervisory Development Program (Onsite) 1
Webinar - Meningkatkan Kolaborasi Bank 8 Sertifikasi Ahli Pembangun Integritas 4
Webinar - Pemanfaatan Analisis Big Data 1 Pelatihan HCBP-The Cycle of HC Practices 1
Webinar Anti Money Laundering in Digital 1 Workshop Pencegahan & Penanganan Cyber 5
Webinar APU PPT “Kewaspadaan Modus TPPU” 19 Pelatihan COBIT 2019 & Certified 2023 1
Webinar II APU dan PPT Tahun 2023 19 Pelatihan ITIL V4 & Certified Exam 1
Webinar Leadership - The Future of Compe 3 Pelatihan Penanganan Aset Virtual 2
Webinar OJK - Strategi Pencegahan Gratif 7 Certified Anti-Fraud & Legal (CAFP) 1
Webinar OJK - UU P2SK Sektor Perbankan 1 Webinar Aplikasi Blockchain Dunia Bank 2
630 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 262
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Jumlah
Jenis Pelatihan dan Pendidikan Jenis Pelatihan dan Pendidikan
Peserta Peserta
Pelatihan Operasional Series 1 Compliance Excellence Edisi Juli 2023 - Data Privacy
42
Awareness
Webinar - Implementation of Data Protection 3 Internalisasi Tata Kelola Perusahaan (GCG) dan Code
42
of Conduct
Webinar Security Awareness Cyber Crime 3
Sosialisasi Implementasi Petunjuk Teknis Fraud Risk
40
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 7 Assessment (FRA)
Internalisasi Manajemen Risiko TI, Digital dan Siber
Webinar OJK Leadership in Changin Atmosphere 3 36
2023
Sosialisasi Penanggulangan Terorisme 15 Sosialisasi Security Awareness Periode Agustus 2023 1
Webinar OJK - Internet of Things (IoT) 4 Internalisasi Know Your Employee (KYE) 43
Supervisory Development Program (Online) 1 Internalisasi PPDigital serta Kebijakan dan Prosedur Baru
43
BTN
Workshop Ketentuan POJK Nomor 8 2023 20
Compliance Excellence Edisi September 2023 - Virtual
43
Indonesia Privacy and Security Summit 2 Branch & Online Onboarding for Open Account
Online / Self Learning
AMOLA Mini Series Episode 3 Tahun 2023 43
Webinar II APU dan PPT Tahun 2023 38
Compliance Excellence Edisi Oktober 2023 - Produk
43
Internalisasi BTN Mobile 41 KRING BTN Pra Pensiun dan Pensiunan
Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Data Nasabah Tahun
41 Internalisasi Campaign Program Road Map & Inisiatif
2023 38
Strategis Human Capital 2023 – 2025
Internalisasi Security Awareness Pengelolaan User ID
36
dan Password
Internalisasi Kebijakan Standar Layanan Outlet Bank
40
BTN
Compliance Excellence Edisi Februari 2023 Kebijakan
41
Sistem Management Anti Penyuapan (SMAP) Compliance Excellence Edisi November 2023 - Limitasi
Kewenangan Penyetoran dan Pengambilan Dana serta 43
Sosialisasi Sadar Risiko Hukum 39 Layanan Pick Up Service
Internalisasi Podcast Legal Clinic Live Session Tahun
Compliance Excellence Edisi April 2023 - Know Your 33
42 2023
Employee
Internalisasi Strategic Business Unit (SBU) 43
Webinar I APU dan PPT Tahun 2023 40
Internalisasi Peraturan Internal Baru Kebijakan Umum
37
Compliance Excellence Edisi Juni 2023 - Pedoman Manajemen Risiko
41
Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
Total Peserta Pendidikan & Pelatihan 1187
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Fungsi 2. Pengawasan Dewan Komisaris terhadap Fungsi Kepatuhan
Kepatuhan Perseroan di antaranya adalah turut memberikan reviu
dan persetujuan terhadap Kebijakan Kepatuhan Perseroan
Pada tahun 2023, Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada sebelum ditetapkan oleh Direksi.
Perseroan di antaranya mencakup hal-hal sebagai berikut: 3. Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dalam Tata Kelola Perusahaan.
1. Salah satu Pengawasan Aktif Direksi adalah memastikan Dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pembahasan
terlaksananya Fungsi Kepatuhan serta menumbuhkan terkait bisnis dan operasional Perseroan yang dilaksanakan
dan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada dalam forum Rapat Direksi, Direksi senantiasa memperhatikan
semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Perseroan. pendapat aspek kepatuhan yang disampaikan oleh Direktur
Sehubungan hal tersebut, Direksi telah menyetujui dan yang membawahkan Fungsi Kepatuhan dan/atau Satuan
menetapkan Kebijakan Kepatuhan Perseroan yang diusulkan Kerja Kepatuhan yang menyampaikan ketentuan-ketentuan
oleh Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan yang regulator terkait dengan materi pembahasan Rapat Direksi.
merupakan pedoman dalam dalam pelaksanaan bisnis dan 4. Untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan yang
operasional perbankan serta menyetujui dan menetapkan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek
Prosedur Kepatuhan sebagaimana usulan Direktur yang Kepatuhan, maka diperlukan langkah harmonisasi antara
membawahkan Fungsi Kepatuhan yang akan digunakan kepentingan perseroan dengan kepatuhan dalam ketaatan
untuk menyusun peraturan internal Perseroan agar terhadap seluruh ketentuan Regulator yang mengatur. Dalam
senantiasa sesuai serta tidak melanggar ketentuan Otoritas rangka memenuhi hal tersebut, Perseroan telah melakukan
Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang langkah-langkah Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan yang
undangan yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah. mencakup hal-hal sebagai berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 631
Page 263
Tata Kelola
Perusahaan
a. Penyampaian Kajian Kepatuhan No Bulan Materi
Dalam rangka memastikan kesesuaian peraturan
6 Juli Data Privacy Awareness
internal, produk dan/atau aktivitas Perseroan terhadap
7 Agustus Prosedur Pengelolaan Mesin ATM, CDM, dan CRM
ketentuan peraturan perundang-undangan Otoritas Jasa
Virtual Branch & Online Onboarding for Open
Keuangan, Bank Indonesia serta Otoritas Pengawas 8 September
Account
dan Pengatur Lainnya yang berlaku, Satuan Kerja Kredit Ringan (KRING) BTN Pra Pensiun
9 Oktober
Kepatuhan menyampaikan kajian aspek kepatuhan atas dan Pensiunan
rancangan ketentuan internal serta rencana aktivitas Limitasi Kewenangan Penyetoran dan Pengambilan
10 November
Dana serta Layanan Pick Up Service
aktivitas dan rencana kegiatan operasional bisnis yang
Prosedur Penyesuaian Kenaikan Limit Wewenang
akan disahkan dan ditetapkan Direksi untuk memastikan 11 Desember
Transaksi dan Layanan Pick Up Service
bahwa rancangan ketentuan internal dan rencana
kegiatan tersebut telah selaras dengan ketentuan − Compliance Broadcast
peraturan perundang-undangan Regulator yang berlaku. Kegiatan penyampaian konten dan/atau informasi
b. Pelaksanaan Compliance Check List terkait Kepatuhan yang relevan kepada seluruh
Satuan Kerja Kepatuhan melakukan proses Compliance Pegawai melalui media email yang dimiliki Perseroan
Check List atas beberapa aktivitas yang diwajibkan oleh secara rutin. Tujuan compliance broadcast adalah
Regulasi Perbankan diantaranya adalah: untuk meningkatkan literasi terkait Kepatuhan dan
− Compliance Check List Penilaian Kemampuan dan membangun Budaya Patuh kepada seluruh Pegawai.
Kepatutan Pengurus Perseroan; Langkah-langkah yang dilakukan Perseroan tersebut
− Compliance Check List Pengajuan Penyelenggaraan ditujukan untuk membangun dan meningkatkan
Produk Bank Baru; awareness pegawai atas kejadian-kejadian fraud,
− Compliance Check List untuk Rencana Pembukaan, menyusun mitigasi risiko untuk mencegah terjadinya
Relokasi, Peningkatan Status Jaringan Kantor. fraud, meningkatkan Budaya Kepatuhan pada proses
5. Dalam rangka menciptakan budaya kepatuhan serta bisnis serta operasional di Kantor Cabang dan Kantor
memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem Wilayah.
dan prosedur, serta kegiatan usaha Perseroan telah sesuai b. Internalisasi Ketentuan Regulator yang Baru
dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia Satuan Kerja Keptuhan telah melakukan internalisasi
dan peraturan perundang-undangan, Perseroan merumuskan ketentuan Regulator terbaru yang diterbitkan selama
strategi guna mendorong terciptanya Budaya Kepatuhan Tahun 2023 kepada seluruh Unit Kerja dan Pegawai
dengan dilaksanakan aktivitas-aktivitas sebagai berikut: untuk meningkatkan pengetahuan serta untuk
a. Program Meningkatkan Budaya Kepatuhan memastikan, memahami dan mematuhi Regulasi baru
− Compliance Excellence melalui email broadcast.
Tujuan program ini adalah agar pegawai Selain telah disampaikan melalui email broadcast,
memiliki pemahaman dan penafsiran yang sama juga dilakukan internalisasi melalui memo kepada
terkait ketentuan yang ada serta meningkatkan Unit Kerja pemilik dan pengelola kebijakan untuk
compliance culture awareness di seluruh melakukan penyesuaian aturan internal jika diperlukan
organisasi. Materi yang dipilih berdasarkan data dan/atau kepada Unit Kerja yang dapat membantu
fraud dari Internal Audit Division (IAD), Top 10 Risk dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan
dari Enterprise Risk Management Division (ERMD), ketentuan yang diinternalisasikan tersebut, yaitu Satuan
pengenaan sanksi disiplin dari Human Capital Kerja Audit Internal, Satuan Kerja Manajemen Risiko
Management Division (HCMD) dan masukan dari serta Satuan Kerja Kebijakan dan Prosedur. Selain itu
Pegawai Satuan Kerja Kepatuhan. juga telah dilakukan penelaahan terhadap kewajiban
pelaporan dan juga penentuan Divisi sebagai
Sepanjang periode Tahun 2023, telah dilaksanakan penanggung jawab laporan tersebut kepada Regulator
Compliance Excellence yang diikuti oleh seluruh dan/atau Lembaga Pengawas dan Pengatur Lainnya.
Pegawai sebagaimana dimaksud di atas yakni sebagai Seluruh ketentuan Regulator yang telah terbit telah
berikut: diupload pada Compliance Regulatory Management
System (CRMS) sebagai sumber referensi dan database
No Bulan Materi
ketentuan Regulator yang dapat diakses oleh Pegawai.
Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
1 Februari Hal ini diharapkan memberikan dampak kepada Unit
(SMAP) ISO 37001 : 2016
Kerja pemilik dan pengelola kebijakan untuk melakukan
Penerapan Prinsip Mengenal Pengguna Jasa
(PMPJ) / Customer Due Diligence (CDD) dalam penyesuaian terhadap peraturan internal, penelaahan
2 Maret
Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan terhadap kewajiban pelaporan dan penetapan Divisi
Pendanaan Terorisme (APU dan PPT)
penanggung jawab laporan kepada Regulator.
3 April Know Your Employee
6. Upaya Peningkatan Kepatuhan Kantor Cabang
4 Mei Sistem Pengaduan Nasabah
a. Regional Compliance Officer (RCO)
5 Juni Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa
Dalam rangka meningkatkan Kepatuhan pada Kantor
632 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 264
Laporan Tahunan 2023
Cabang, Satuan Kerja Kepatuhan berkomitmen untuk operasional di masing-masing unit kerja.
mengoptimalkan peranan Regional Compliance Officer Pelaksanaan Branch Visit yang telah dilakukan
(RCO) yang berperan sebagai Second Line of Defense memberikan dampak sebagai berikut:
di Kantor Wilayah dalam membantu membangun dan − Manajemen KC dan KCS berkomitmen untuk konsisten
memantau pengendalian risiko terhadap Kantor Cabang membangun dan meningkatkan Budaya Kepatuhan
sesuai binaannya. Adapun tugas dan tanggung jawab dengan mengikutsertakan peran aktif seluruh pegawai
Regional Compliance Officer, meliputi: dalam menjalankan program-program budaya
− Melakukan internalisasi melalui media virtual perusahaan dan mengingatkan kepada seluruh
dan kunjungan langsung ke Kantor Cabang/ pegawai untuk mencegah terjadinya fraud.
Kantor Cabang Syariah di wilayah kerjanya untuk − Manajemen KC dan KCS berkomitmen akan
memastikan implementasi program-program Budaya mengoptimalkan peran Branch Business Control dan
Kepatuhan terkait Pelaksanaan Program APU dan terus berkoordinasi serta berkomunikasi dengan
PPT, Pengendalian Gratifikasi, Internalisasi CRMS Regional Compliance Officer untuk mitigasi risiko
(Compliance Regulatory Management System), operasional dan risiko kepatuhan.
Internalisasi parameter Peta Kepatuhan yang 7. Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada proses Pra Rapat
perlu menjadi perhatian dengan menggunakan Komite Kredit (Pra RKK) dan Rapat Komite Kredit (RKK)
Dashboard Peta Kepatuhan dan Internalisasi Satuan Kerja Kepatuhan telah melakukan pelaksanaan Fungsi
program Compliance Culture Awareness Kepatuhan pada proses bisnis perkreditan komersial yaitu pada
menggunakan Dashboard Compliance Excellence. saat Pra Rapat Komite Kredit (Pra RKK) dan Rapat Komite Kredit
− Memberikan opini kepatuhan secara independen (RKK) melalui unit Compliance Credit Consulting. Compliance
terkait proses bisnis dan operasional atas permintaan Credit Consulting bertugas untuk memberikan masukan
Kantor Cabang dan Kantor Cabang Syariah serta terhadap aspek kepatuhan terkait pemenuhan persyaratan
Kantor Wilayah. yang terkait dengan Batas Maksimum Pemberian Kredit
− Melakukan analisis dan evaluasi kepatuhan dan (BMPK), legalitas debitur dan usaha, legalitas proyek yang
memonitor tindaklanjut laporan kepatuhan Kantor dibiayai, kemampuan, modal, prospek usaha serta agunan.
Wilayah serta Kantor Cabang dan Kantor Cabang Diharapkan, dengan adanya pembahasan pada forum Pra
Syariah sesuai wilayah supervisi sebagai upaya RKK, isu atau permasalahan terkait kepatuhan dapat dimitigasi
meningkatkan Compliance Control. sehingga keputusan kredit terhindar dari risiko Kepatuhan.
− Mengingatkan Kantor Cabang, Kantor Cabang Hal ini memberikan dampak bagi Perseroan bahwa isu atau
Syariah, dan Kantor Wilayah terkait hasil permasalahan terkait kepatuhan dapat dimitigasi sehingga
pemeriksaan dan/atau penilaian atas yang keputusan kredit terhindar dari risiko Kepatuhan dan setiap
disampaikan oleh Divisi/Pihak Eksternal kemudian keputusan kredit komersial tidak melanggar serta telah sesuai
menyampaikan risiko dan dampak yang berpotensi dengan ketentuan Regulator serta peraturan perundang-
terjadi serta memberikan usulan upaya yang dapat undangan yang berlaku.
dilakukan untuk memitigasi risiko kepatuhan. 8. Pelaksanaan Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
− Melakukan reviu terhadap ketentuan internal Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
berdasarkan masukan dari unit bisnis dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU,
operasional di Kantor Cabang. PPT, dan PPPSPM) dengan mengacu pada peraturan
b. Pelaksanaan Branch Visit dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka
Dalam rangka memastikan pelaksanaan Budaya penerapan program APU, PPT dan PPPSPM ini Perseroan
Kepatuhan telah sesuai dengan skor peta kepatuhan melakukan beberapa aktivitas yang diuraikan tersendiri
dan meningkatkan kesadaran risiko kepatuhan pada pada bab APU, PPT, dan PPPSPM.
semua tingkatan organisasi, mengetahui gambaran
implementasi budaya kepatuhan di Kantor Cabang PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN
(KC), Kantor Cabang Syariah (KCS) termasuk outlet- Pengelolaan risiko kepatuhan dilaksanakan secara
outlet di bawahnya serta mendapatkan feedback dan berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan budaya
informasi guna evaluasi program budaya kepatuhan, kepatuhan pada seluruh kegiatan bisnis dan setiap jenjang
Perseroan telah melaksanakan Branch Visit dengan tema organisasi Perseroan sekaligus dalam rangka memitigasi Risiko
Internalization and Strengthening Compliance Culture. Kepatuhan Perseroan.
Kegiatan branch visit melibatkan peran aktif manajemen 1. Risiko Kepatuhan yang Dihadapi
KC dan KCS melalui presentasi oleh Manajemen KC Salah satu dampak yang timbul akibat tereksposnya risiko
dan KCS terkait pelaksanaan Budaya Kepatuhan, kepatuhan adalah sanksi berupa denda dan teguran tertulis
pelaksanaan focus group discussion (FGD) untuk dari pihak regulator yang dalam hal ini adalah Otoritas Jasa
merumuskan implementasi dan peningkatan Budaya Keuangan, Bank Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis
Kepatuhan di KC dan KCS ke depan serta komitmen Transaksi Keuangan dan/atau Regulator lainnya yang terkait.
manajemen KC dan KCS untuk meningkatkan kesadaran 2. Potensi Risiko Kepatuhan
risiko khususnya terkait risiko kepatuhan pada bisnis dan Berikut potensi-potensi risiko kepatuhan yang akan dihadapi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 633
Page 265
Tata Kelola
Perusahaan
oleh Perseroan pada masa mendatang antara lain sebagai Pemilik Data (Data Owner) untuk memastikan kualitas
berikut: dan kebenaran data sebelum dilaporkan oleh Divisi
a. Hasil Pemeriksaan Regulator Penanggung Jawab Pelaporan ke Regulator. Hal
Penyebab atas terjadinya pengenaan denda oleh tersebut diharapkan dapat memberikan dampak
Regulator adalah hasil pemeriksaan oleh Regulator, atas perbaikan pada proses pelaporan ke Regulator
laporan-laporan yang telah dikirimkan oleh Perseroan sehingga memenuhi prinsip Lengkap, Akurat, Kini dan
sebelumnya kepada Regulator. Utuh (LAKU) untuk memitigasi adanya kesalahan data
b. Keterlambatan penyampaian koreksi laporan dan terjadinya temuan berulang oleh Regulator.
Keterlambatan penyampaian koreksi atas laporan yang e. Satuan Kerja Kepatuhan dan Satuan Kerja Manajemen
telah disampaikan kepada Regulator di luar batas waktu Risiko melakukan pembahasan dan mapping bersama
yang ditetapkan. Divisi terkait pemisahan tugas (segregation of duties)
c. Keterlambatan dan/atau tidak menyampaikan laporan terkait proses pelaporan ke Regulator atau Otoritas
Kurangnya supervisi atasan, internal kontrol dan Pengawas lainnya tersebut di atas yaitu fungsi maker,
monitoring dalam penyampaian laporan sesuai checker dan approval mulai dari pemilik data, penyedia
sebagaimana diatur dalam ketentuan Regulator. data dan penanggungjawab pelaporan.
d. Kesalahan data 4. Mitigasi Risiko Kepatuhan Lainnya
Kesalahan dalam proses mapping source pengkategorian a. Peta Kepatuhan
data untuk kebutuhan pelaporan, kesalahan penginputan Satuan Kerja Kepatuhan telah menyusun Peta Kepatuhan
oleh pegawai pada sistem dan potensi kesalahan sebagai salah satu strategi guna mendorong terciptanya
formulasi atau perhitungan yang belum sesuai ketentuan Budaya Kepatuhan Bank dan alat untuk menilai tingkat
pedoman pelaporan. kepatuhan Kantor Cabang dan Kantor Wilayah dengan
3. Upaya Mitigasi Risiko Kepatuhan parameter yaitu:
Sebagai langkah pencegahan terhadap potensi-potensi − Denda Kantor Cabang
risiko kepatuhan di masa mendatang di atas, Satuan Kerja − Laporan temuan signifikan/Fraud
Kepatuhan melakukan beberapa upaya untuk memitigasi − Skor Budaya Perusahaan
risiko kepatuhan, antara lain: − Persentase Penyelesaian Laporan Branch Business
a. Imbauan Direksi melalui memo kepada seluruh Divisi, Control (BBC)
Kantor Wilayah, Kantor Cabang dan Kantor Cabang Melalui Peta Kepatuhan, akan memberikan dampak
Syariah terkait Mitigasi Sanksi Denda dan/atau Teguran bagi Kantor Cabang dan Kantor Wilayah untuk
Tertulis dari Regulator. meningkatkan awareness terhadap 4 (empat)
b. Satuan Kerja Kepatuhan berkoordinasi dengan parameter serta perbaikan proses bisnis dan
melakukan remapping dan update kewajiban pelaporan operasional di Kantor Cabang.
ke Regulator serta penanggung jawab penyampaian b. Compliance Dashboard
Pelaporan pada masing-masing Divisi. Untuk selanjutnya, Satuan Kerja Kepatuhan telah mengembangkan
Satuan Kerja Kepatuhan juga menyampaikan agar Compliance Dashboard untuk memitigasi potensi
seluruh Divisi secara aktif berkoordinasi menyampaikan ketidakpatuhan dengan menyampaikan konfirmasi
update laporan regulator yang baru kepada Satuan dan verifikasi data parameter Compliance Dashboard
Kerja Kepatuhan apabila belum terdapat di dalam kepada Unit Kerja terkait. Melalui optimalisasi
daftar pelaporan existing di Compliance Regulatory penggunaan Compliance Dashboard akan memberikan
Management System (CRMS). dampak bagi Unit Kerja terkait untuk menyusun langkah-
c. Melalui Compliance Regulatory Management System langkah preventif untuk meminimalkan risiko operasional
(CRMS) telah disampaikan email notifikasi sebagai dan risiko kepatuhan serta memitigasi terjadinya
reminder sebelum jatuh tempo laporan kepada seluruh pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan.
Divisi yang memiliki kewajiban pelaporan kepada
Regulator dan/atau pihak eksternal serta monitoring PELAKSANAAN AKTIVITAS KEPATUHAN LAINNYA
pengembangan Produk Bank baru (PPB) dan Kegiatan Perseroan juga melakukan penyempurnaan proses bisnis secara
Baru untuk Kepentingan Bank (KKB) dan Kegiatan berkelanjutan yang menjadi bagian dari pelaksanaan aktivitas
sebagai Penyedia Jasa Teknologi Informasi dan/atau kepatuhan, antara lain:
menerbitkan Produk Layanan Perbankan Elektronik untuk 1. Dalam rangka penerapan ISO 37001:2016 Sistem
reminder kewajiban laporan realisasi kepada Regulator. Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Satuan Kerja
d. Satuan Kerja Kepatuhan bersama dengan Satuan Kepatuhan menjalankan peran sebagai Fungsi Kepatuhan
Kerja Pengelola Data dan Satuan Manajemen Risiko Anti Penyuapan (FKAP) yang memiliki tugas antara
telah melakukan pembahasan Petunjuk Teknis (PT) lain: mengawasi rancangan dan penerapan SMAP,
tentang Tata Kelola Data khususnya terkait RACI menyediakan petunjuk dan pedoman Pegawai atas
(Responsible, Accountable, Consulted dan Informed) SMAP, memastikan SMAP sesuai dengan persyaratan
Matriks Proses Pelaporan ke Regulator salah satunya standar yang berlaku, melaporkan kinerja SMAP pada
menambahkan aktivitas validasi data oleh Divisi Governing Body dan Top Management. Bank BTN
634 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 266
Laporan Tahunan 2023
telah mendapatkan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Dalam undang-undang tersebut hal penting yang diatur
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada ruang lingkup diantaranya sebagai berikut:
pengadaan barang dan/atau jasa pada Procurement and a. Hak Subjek Data Pribadi - (Pasal 5 -16).
Fixed Asset Management Division (PFAD), perkreditan b. Persetujuan Nasabah (Customer Consent) – (Pasal 20-21).
Komersial pada Commercial Banking Division (CMBD), c. Kewajiban Pengendali dan Prosesor Data Pribadi –
Corporate Banking Division (CBD), dan Wholesales Credit (Pasal 27-30).
Risk Division (WRD), dan perkreditan small medium pada d. Perekaman Pemrosesan Data Pribadi / Record of Data
seluruh Kantor Wilayah pada SME Restructuring. Dalam Processing (ROPA) – (Pasal 31).
rangka mempertahankan sertifikasi ISO SMAP telah e. Penilaian Dampak Pelindungan Data Pribadi / Data
dilaksanakan audit oleh Badan Sertifikasi pada tanggal Privacy Impact Assessment (DPIA) – Pasal 34).
24 - 28 Juli Tahun 2023 dengan hasil seluruh seluruh f. Penanganan Insiden (Pasal 35, 39 dan 46).
ruang lingkup Re-sertifikasi maupun Surveillance ISO g. Fungsi Pejabat Pelindung Data Pribadi (Pasal 53-54).
37001:2016 SMAP berhasil mempertahankan sertifikat h. Kerja sama dengan Pihak Ketiga – (Pasal 18 dan Pasal 60).
ISO 37001:2016 SMAP. Selain itu pada Tahun 2023 juga Atas komitmen tersebut, Perseroan melalui Satuan Kerja
telah dilakukan perluasan lingkup pada Small Medium Kepatuhan telah melakukan tindak lanjut terkait Pelindungan
Enterprise Banking Division (SMBD) dan 4 Commercial Data Pribadi diantaranya:
Banking Center (Jakarta Raya, Bintaro, Bekasi dan a. Telah dilaksanakan sharing session terkait Undang-undang
Bandung) dan telah dilaksanakan audit perluasan ruang Perlindungan Data Pribadi bersama Direksi, Perwakilan
lingkup ISO 37001:2016 SMAP oleh Badan Sertifikasi Divisi, Kantor Wilayah, Kantor Cabang, dan Kantor
tanggal 14 s.d. 20 Desember Tahun 2023 pada ruang Cabang Syariah. Sharing session tersebut membahas
lingkup Small Medium Enterprise Banking Division (SMBD) ketentuan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi yang
dan 4 Commercial Banking Center (Jakarta Raya, Bintaro, berdampak bagi bisnis Bank serta hal-hal kritikal yang perlu
Bekasi dan Bandung) dengan hasil seluruh ruang lingkup menjadi perhatian manajemen dalam proses implementasi.
berhasil mendapatkan sertifikat ISO 37001:2016 SMAP. b. Melakukan Gap Assessment untuk memberikan gambaran
2. Bank BTN telah mendapatkan Sertifikasi ISO 37301:2021 kondisi bisnis existing (business as usual) yang berjalan
Sistem Manajemen Kepatuhan pada tanggal 30 Desember dengan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi dan
2022 dengan ruang lingkup implementasi pada kebijakan terkait lainnya melalui review proses business as
Compliance & Governance Division, dan cakupan meliputi usual dan pelaksanaan interview session dengan seluruh
fungsi compliance, corporate governance, and anti Divisi terkait proses, produk dan/atau layanan yang
money laundering. Implementasi ISO SMK memberikan menggunakan data pribadi dengan kebijakan atau prosedur
panduan dan kerangka standardisasi serta perbaikan internal yang berlaku.
proses bisnis kepatuhan. Dalam rangka mempertahankan Selanjutnya, Perseroan akan melakukan beberapa pelaksanaan
ISO 37301:2021, pada tahun 2023 telah dilakukan dalam rangka internalisasi Undang-undang Perlindungan Data
Audit Surveillance dan Satuan Kerja Kepatuhan berhasil Pribadi pada bisnis perusahaan diantaranya:
mempertahankan Sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem a. Kajian atas operating model yang perlu diterapkan dalam
Manajemen Kepatuhan. memastikan pembentukan fungsi Pejabat Pelindungan Data
3. Penerapan Integrated Governance Risk and Compliance Pribadi yang akan melakukan supervise terkait kepatuhan
(GRC) di Perseroan. Sejalan dengan hasil cetak biru terhadap Undang-undang Perlindungan Data Pribadi.
transformasi Perseroan yaitu mencapai integrated GRC b. Penyusunan kebijakan, prosedur, framework (kerangka),
dengan pelaksanaan praktek-praktek governance, dan template untuk proses Persetujuan Nasabah (customer
manajemen risiko dan kepatuhan secara terintegrasi. consent), hak Subjek Data Pribadi, Kerjasama dengan Pihak
Dalam Penilaian GRC Indeks, akan dilaksanakan suatu Ketiga, Penanganan Kebocoran Data, Proses Penilaian
metode assessment kepada setiap unit kerja dengan alat Dampak Perlindungan Data Pribadi dan Proses Perekaman
ukur Key Performance Indicator, Key Risk Indicator, dan atas pemrosesan Data Pribadi.
Key Compliance Indicator. Masing-masing unit kerja c. Implementasi Privacy by Design untuk seluruh proses Bank
akan memiliki GRC Indeks yang merupakan indikator yang meliputi:
penerapan aspek governance, manajemen risiko dan – Memastikan persetujuan Subjek Data Pribadi yang
kepatuhan secara terintegrasi. sah secara eksplisit.
4. Pelaksanaan fungsi Satuan Kerja Kepatuhan dalam rangka – Memastikan penyusunan Proses Perekaman atas
Perlindungan Data Pribadi (Data Privacy). Pemrosesan Data Pribadi dan Proses Penilaian
Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan implementasi Dampak Perlindungan Data Pribadi untuk seluruh
Undang-undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan proses yang menggunakan Data Pribadi.
Data Pribadi (UU PDP) untuk memastikan kepatuhan dan – Memastikan Perjanjuan Kerja Sama kerjasama
kesesuaian proses bisnis Bank BTN terhadap amanat Undang- dengan pihak ketiga mengakomodasi ketentuan
undang. Selain itu Perseroan senantiasa berkomitmen untuk Undang-undang Perlindungan Data Pribadi.
melindungi Data Pribadi (termasuk nasabah, pegawai – Perlindungan Data Pribadi secara end to end.
dan vendor), terkait dengan penggunaan layanan produk
dan/atau jasa perbankan yang ditawarkan oleh Bank.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 635
Page 267
Tata Kelola
Perusahaan
Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT),
dan Pencegahan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
Perseroan menerapkan program APU, PPT, dan PPPSPM dalam aktivitas pengenalan nasabah dengan mengacu pada peraturan dan
perundang-undangan. Sebagai bagian dari upaya mendorong efektivitas penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM dan memenuhi
ketentuan regulator, Perseroan membentuk Unit Kerja Khusus (UKK) APU, PPT, dan PPPSPM di Kantor Pusat. Selain itu, pelaksanaan
progam APU, PPT, dan PPPSPM di Regional Office dan Kantor Cabang menjadi tanggung jawab masing-masing Regional Office Head
dan Branch Manager.
Struktur Organisasi Dalam Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM
Pelaksanaan progam APU dan PPT dilakukan oleh Unit Kerja Khusus (UKK) APU, PPT, dan PPPSPM yang secara struktural berada di
bawah Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) Kantor Pusat dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur yang membawahkan fungsi
kepatuhan yang dapat digambarkan sebagai berikut:
Direktur
(Membawahkan Fungsi
Kepatuhan)
Compliance & Governance
Division Head
(Satuan Kerja Kepatuhan)
AML Advisory & System AML Transaction & Analysis
Departement Department
Financial Group
Strategic & Development
Transaction Analyst*
Busisness Alignmet Suspicious Transaction &
& Advisory Investigation
MIS & System Development Transaction Analyst
Assurance & Reporting
*) berfungsi saat Perseroan telah memiliki anak perusahaan
Untuk mencapai penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM dijalankan secara efektif dan memenuhi ketentuan regulator, selain UKK
APU, PPT, dan PPPSPM di Kantor Pusat, program APU, PPT, dan PPPSPM juga dilakukan di Kantor Wilayah dan Kantor Cabang.
Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan PPT)
Penyampaian Laporan dan Data kepada Regulator dan/atau APH
1. Menyampaikan Laporan Transaksi Keuangan kepada PPATK sebagai berikut:
a. Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT);
b. Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM);
c. Laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana dari dan ke Luar Negeri (LTKL);
d. Sistem Informasi Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT).
636 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 268
Laporan Tahunan 2023
2. Menyampaikan Pemenuhan Data/ Informasi kepada Aparat masing-masing Unit Kerja dari Kantor Pusat, Kantor
Penegak Hukum & Regulator sebagai berikut: Wilayah dan Kantor Cabang.
a. Sistem Informasi Program APU PPT (SIGAP) kepada OJK; b. AMOLA Mini-Series Tahun 2023
b. Laporan APU PPT melalui Aplikasi APOLO OJK; AMOLA Mini-Series merupakan film pendek (short movie)
c. Sistem Informasi Terduga Pendanaan Terorisme dengan tema seputar penerapan Program APU, PPT,
(SIPENDAR) kepada PPATK; dan PPPSPM meliputi Tipologi Tindak Pidana Pencucian
d. Pertukaran Data Elektronik (PEDAL) kepada KPK; Uang, Tahapan Pencucian Uang, serta Prinsip Mengenali
e. Pemenuhan Permintaan data Oleh LPP dan APGAKUM Pengguna Jasa (PMPJ)/Customer Due Diligence (CDD)
lainnya yakni Kepolisian, Badan Narkotika Nasional, yang terdiri dari 3 (tiga) episode. Adapun penayangan
Kejaksaan. AMOLA Mini-Series telah dilaksanakan secara masif
3. Menyampaikan Laporan terkait dengan Pelaksanaan Pemilu melalui berbagai media internal Bank.
dan Pilkada kepada PPATK sebagai berikut: 2. Internalisasi Awareness APU, PPT, dan PPPSPM 2023
a. Ikut serta dalam Collaborative Analysis Team (CAT) yang a. Webinar APU, PPT, dan PPPSPM Tahun 2023
merupakan kolaborasi pertukaran informasi antara Bank BTN menyelenggarakan On Boarding Session APU,
Sektor Publik yaitu PPATK, pihak pelapor, Lembaga PPT, dan PPPSPM Tahun 2023 melalui Webinar APU,
Pengawas dan Pengatur (LPP), Aparat Penegak Hukum; PPT, dan PPPSPM dengan mendatangkan Narasumber
b. Melakukan pemantauan terhadap Rekening Dana dari pihak eksternal (dhi. PPARK dan Praktisi Perbankan).
Khusus Kampanye (RKDK); b. Workshop APU, PPT, dan PPPSPM Tahun 2023
c. Melakukan screening terhadap Bendahara Parpol, Bank BTN menyelenggarakan Workshop Internalisasi
Dewan Pengurus Pusat dan Wilayah; Ketentuan POJK Nomor 8 Tahun 2023 untuk meningkatkan
d. Melakukan screening terhadap Daftar Calon Tetap (DCT) pemahaman pegawai dan pemenuhan terkait dampak
peserta Pemilu dan Pilkada yang disampaikan oleh PPATK; implementasi POJK Nomor 8 Tahun 2023.
e. Menyampaikan seluruh laporan dan permintaan 3. Branch Visit dan Surprise Review
informasi yang terkait dengan pelaksanaan Pemilu dan Branch Visit dilakukan untuk meningkatkan awareness
Pilkada tahun 2024. dari Kantor Cabang dengan melakukan internalisasi
ke Kantor-kantor Cabang dengan mempertimbangkan
Program Awareness Strategic Initiative sebaran Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM)
1. AML Creative Campaign 2023 terbanyak, Kepemilikan WNA yang berasal dari Negara
a. AMOLA TikTok Competition 2023 berisiko tinggi serta auditee dari Audit Tematik APU dan PPT
AMOLA Tiktok Competition merupakan kompetisi tahun 2022.
pembuatan konten bertemakan APU, PPT, dan PPPSPM
melalui media sosial TikTok dengan menggunakan hasil Di samping itu dilakukan Surprise Review kepada Kantor Cabang
karya AMOLA Cipta Jingle Tahun 2022. Adapun peserta yang telah dikunjungi untuk memastikan kembali pemahaman
AMOLA TikTok Competition diikuti oleh perwakilan pegawai dan evalusasi efektivitas atas kegiatan Branch Visit.
Perkara Hukum
Tabel Perkara Hukum
Jumlah
No. Perkara Hukum
Perdata Pidana Hubungan Industrial
1 Telah Selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 137 8 3
2 Dalam proses penyelesaian 151 9 2
Total 288 17 5
Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Tabel Perkara Hukum yang Dihadapi Perusahaan
Pengaruhnya
Pokok Perkara / Status Upaya Sanksi yang Risiko dan Nominal
No terhadap kondisi
Gugatan Penyelesaian Manajemen dikenakan Potensi Kerugian
Perusahaan
Bank BTN
Gugatan terkait dengan Proses Peninjauan Risiko Bank
mengajukan Memori Materiel:
1 penyelesaian sertifikat Kembali (PK) di membayar Ganti Tidak Ada
Peninjauan Kembali Rp1.191.779.350,-
debitur lunas. Mahkamah Agung Rugi
(PK)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 637
Page 269
Tata Kelola
Perusahaan
Pengaruhnya
Pokok Perkara / Status Upaya Sanksi yang Risiko dan Nominal
No terhadap kondisi
Gugatan Penyelesaian Manajemen dikenakan Potensi Kerugian
Perusahaan
Gugatan terkait dengan Risiko Bank Bank BTN
Proses Kasasi di Materiel:
2 penyelesaian sertifikat membayar Ganti mengajukan upaya Tidak Ada
Mahkamah Agung Rp108.000.000,-
debitur lunas. Rugi hukum Kasasi
Gugatan atas fraud
yang dilakukan agen
marketing pihak ketiga Bank BTN
Proses Peninjauan Risiko Bank
yang mengajukan kredit mengajukan upaya Materiel:
3 Kembali (PK) di membayar Ganti Tidak Ada
fiktif pada bank lain dan hukum Peninjauan Rp2.436.962.487,-
Mahkamah Agung Rugi
pencairannya dilakukan Kembali (PK)
melalui rekening Bank
BTN.
Bank BTN
Proses Peninjauan Risiko Bank
Gugatan terkait dengan mengajukan upaya Materiel:
4 Kembali (PK) di membayar Ganti Tidak Ada
sengketa tanah agunan. hukum Peninjauan Rp.1.699.100.000,-
Mahkamah Agung Rugi
Kembali (PK)
Risiko Bank Bank BTN
Gugatan terkait dengan Proses Kasasi di Materiel:
5 membayar Ganti mengajukan upaya Tidak Ada
Bank Garansi. Mahkamah Agung Rp.14.138.723.096,-
Rugi hukum Kasasi
Gugatan terkait dengan
konflik internal debitur Risiko Bank Bank BTN
Proses Kasasi di Materiel:
6 yang mendudukkan membayar Ganti mengajukan upaya Tidak Ada
Mahkamah Agung Rp2.635.000.000,-
Bank BTN sebagai pihak Rugi hukum Kasasi
dalam gugatan.
Selama tahun 2023 tidak terdapat putusan yang berkekuatan dikenakan kepada anggota Direksi maupun anggota Dewan
hukum tetap (inkracht) yang menyatakan bahwa Perseroan Komisaris Perseroan.
terbukti melakukan pelanggaran atas masalah ketenagakerjaan/
pekerjaan/konsumen atau nasabah/kebangkrutan/komersial/ Akses Informasi dan Data Perusahaan
kompetisi atau lingkungan hidup.
Perseroan menyediakan akses informasi dan data baik laporan
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi terkait keuangan dan non - keuangan kepada publik secara
Dewan Komisaris dan Direksi yang Sedang transparan melalui berbagai media seperti situs web (dalam dua
Menjabat bahasa), media massa (siaran pers), majalah/buletin internal,
pertemuan dengan analis, situs resmi BEI, poster dan banner
Selama tahun 2023, tidak terdapat permasalahan hukum yang produk, aksi korporasi, bahan presentasi Perseroan ke publik
sedang dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang sedang dan sebagainya. Akses informasi Perseroan mengenai informasi
menjabat. finansial dan perusahaan, antara lain dapat dilakukan melalui
media sebagai berikut:
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi 1. Website www.btn.co.id yang disajikan dalam Bahasa
Anak Perusahaan Indonesia dan bahasa Inggris serta menyampaikan informasi
mengenai:
Sampai dengan tahun 2023, Bank BTN belum memiliki Entitas a. Informasi pemegang saham;
Anak, sehingga tidak terdapat informasi permasalahan hukum b. Analisis kinerja keuangan;
yang yang sedang dihadapi oleh Entitas Anak. c. Laporan keuangan tahun selama 5 (lima) tahun terakhir;
d. Profil Dewan Komisaris dan Direksi.
Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada 2. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, nasabah dapat
Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan menghubungi Call Center 1500 286 atau 150 286
Direksi oleh Otoritas Pasar Modal dan Otoritas serta melalui email btncontactcenter@btn.co.id atau
Lainnya csd@btn.co.id.
3. Layanan Permohonan Informasi Publik Perseroan melalui
Perseroan berupaya memenuhi tanggung jawab dan mematuhi situs web ppid.btn.co.id dan/atau aplikasi android BTN
setiap Peraturan Perundang-undangan, Peraturan Otoritas Jasa PPID yang dapat diunduh melalui smartphone pengguna
Keuangan maupun Otoritas lainnya yang berlaku bagi Perseroan. informasi.
Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat sanksi administratif yang 4. Perseroan juga senantiasa menyampaikan laporan
dikenakan kepada Perseroan dan memengaruhi kelangsungan keterbukaan informasi dan/atau fakta material surat kepada
usaha Perseroan serta tidak terdapat sanksi administratif yang Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia serta
melalui sistem pelaporan elektronik spe.ojk.go.id dan
idxnet.co.id dan situs web www.btn.co.id.
638 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 270
Laporan Tahunan 2023
5. Informasi melalui media lainnya, antara lain media massa masyarakat pasar modal lainnya dengan menyelenggarakan
(Siaran Pers), majalah/buletin internal, poster dan banner. kegiatan-kegiatan secara berkala seperti pertemuan dengan
6. Penyampaian laporan kepada regulator, Analyst Meeting, analis/investor dalam skala nasional maupun internasional
konferensi pers, dan lain sebagainya. Selain itu, Untuk serta paparan kinerja kepada publik. Perseroan juga memenuhi
mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Perseroan, kewajiban keterbukaan informasi sebagaimana yang diatur
masyarakat umum dan investor dapat menghubungi: dalam peraturan Pasar Modal seperti Keterbukaan atas Informasi
atau Fakta Material, Laporan Keuangan, Laporan tahunan dan
Laporan Pemegang Saham Tertentu.
Sekretaris Perusahaan
Ramon Armando Adapun kontak untuk Investor Relations Perseroan adalah
Menara BTN Lt. 20 sebagai berikut:
Jl. Gajah Mada No.1, Jakarta 10130
Telp: (021) 6336789 ext. 2003
Faks: (021) 6336719
Investor Relations
Email: csd@btn.co.id Winang Budoyo
Menara BTN Lt. 16
Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130
Investor Relations
Telp : +62 21 63870107
Email : investor_relations@btn.co.id
Perseroan senantiasa menjalin hubungan yang harmonis
Website : https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home
dengan pemegang saham, investor potensial, analis maupun
Profil Kepala Investor Relations
Riwayat Pendidikan
• S1 Sarjana Ekonomi – Universitas Indonesia
• S2 Master of Economic Studies – University of Queensland
Pengalaman Kerja
• Investor Relations & Research Division Head dan Chief Economist BTN
(2020 – saat ini)
• Investor Relations Department Head dan Chief Economist BTN
(2018 – 2020)
Dasar Hukum Pengangkatan
21/KUASA/DIR/2020 tanggal 28 April 2020
Winang Budoyo
Kepala Investor Relations
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun,
berdomisili di Bekasi.
Tugas dan Tanggung Jawab Investor Relations
Pelaksanaan program komunikasi kepada komunitas pasar modal melalui paparan publik yang dilakukan secara berkala, maupun
on-demand. Investor Relations secara aktif menyelenggarakan forum-forum pertemuan dengan analis, investor, rating agency dan
komunitas pasar modal lainnya untuk menjamin keterbukaan informasi dapat dilaksanakan dengan baik. Adapun kewenangan dari
Investor Relations sesuai dengan Kebijakan Khusus (KK) 9-AA adalah sebagai berikut:
1. Mengelola seluruh aktivitas komunikasi dengan analis, investor dan komunitas pasar modal dalam rangka memberikan gambaran
mengenai kinerja dan prospek perusahaan kepada para analis dan investor.
2. Mengelola seluruh aktivitas komunikasi dengan analis dan investor, termasuk komunitas pasar modal mulai dari mengkomunikasikan
kinerja Bank, mengembangkan citra yang sesuai hingga melakukan program komunikasi kepada komunitas pasar modal dalam
rangka memberikan gambaran mengenai kinerja dan prospek perusahaan kepada para analis dan investor.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 639
Page 271
Tata Kelola
Perusahaan
3. Memastikan kualitas data yang dikumpulkan terkait kinerja 2. Informasi diberikan dengan berpegang pada prinsip kehati-
dan prospek usaha merupakan data yang valid serta akurat hatian dengan memperhatikan ketentuan kerahasiaan di
untuk dikomunikasikan kepada komunitas investor dan bidang perbankan yang berlaku.
komunitas pasar modal guna mengoptimalisasi investasi
pada Perseroan. Mengelola dan memastikan aktivitas Metode paparan publik yang digunakan adalah sebagai berikut:
pengumpulan data secara akurat guna mendukung 1. Direct, yang meliputi: Rapat Umum Pemegang Saham, Public
analisis dan pemodelan untuk mengoptimalkan investasi Expose, Non Deal Roadshow, Investor Conference, Press
pada perusahaan. Conference, 1-on-1 Meetings, Group Meetings, Conference
4. Mengelola ketersediaan laporan terkait tanggapan investor, Call, Branch Visits dan Site Visits.
valuasi dan kinerja saham kepada Direksi untuk dapat 2. Indirect, yang meliputi: Annual Report, Laporan Keuangan
menjadi masukan dalam penyusunan strategi bisnis dan Publikasi, Materi Presentasi Korporasi, Press Release,
keuangan perusahaan. Website, Broadcast Media (TV, Surat Kabar, Media Online),
5. Mendukung pelaporan kepada regulator dalam rangka Sosial Media, dan E-mail.
pemenuhan fungsi kepatuhan sesuai ketentuan yang berlaku.
6. Mengelola kegiatan pengelolaan komunikasi kinerja kepada Pelaksanaan Tugas Investor Relations
publik, Investor, dan Pasar Modal.
7. Memastikan kualitas data yang dikomunikasikan dari sisi Pada Tahun 2023, aktivitas dan interaksi unit kerja Investor
validitas, akurasi dan sumber informasi untuk memberikan Relations yang melibatkan investor, analis, pemegang saham,
informasi yang tepat terkait kinerja dan prospek perusahaan lembaga pemeringkat serta pelaku pasar modal, sebagai berikut:
kepada investor serta optimalisasi investasi pada Perseroan. 1. Penyelenggaraan Pertemuan Analis (Analyst Meeting) yang
8. Memberikan informasi secara proaktif kepada komunitas dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali dalam setahun.
pasar modal dan mencari masukan mengenai hal-hal
Tanggal Topik Deskripsi
strategis.
9. Mengelola pengadaan Kegiatan Komunikasi Hubungan 16 Februari 2023
Analyst Meeting FY22 Video Conference
(audited) Call
Investor dan pertemuan-pertemuan dengan pemangku
kepentingan (stakeholder) lainnya terkait penyampaian Analyst Meeting Video Conference
26 April 2023
informasi bisnis dan keuangan perusahaan dalam rangka 1Q23 (unaudited) Call
memberikan prospek perusahaan kepada para investor Analyst Meeting Video Conference
20 Juli 2023
dalam mengoptimalkan investasi pada Bank BTN. 1H23 (unaudited) Call
10. Mempersiapkan materi presentasi kegiatan komunikasi
Analyst Meeting Video Conference
Hubungan Investor. 27 November 2023
9M23 (limited review) Call
11. Menyediakan data dan informasi mengenai kinerja
Perseroan melalui situs web Investor Relations dalam rangka
memberikan akses yang lebih mudah dan luas, di mana 2. Penyelenggaraan Annual Review dengan lembaga
informasi yang disediakan antara lain: pemeringkat nasional dan Internasional sebanyak 3 (tiga)
a. Laporan keuangan bulanan dan triwulan, Laporan kali dalam setahun.
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR) Laporan pendanaan
Tanggal Lembaga Pemeringkat
Stabil Bersih (NSFR), Laporan Eksposur Risiko dan
Permodalan, Laporan Keuangan Entitas, dan Laporan 17 Mei 2023 Pefindo
Rasio Pengungkit sesuai dengan persyaratan OJK
19 Oktober 2023 Fitch Ratings
sebagai perusahaan perbankan di Indonesia.
b. Publikasi laporan keuangan konsolidasian setiap 29 November 2023 Moody’s
kuartal setiap kuartal dan diaudit untuk periode
akhir tahun sesuai dengan persyaratan OJK sebagai 3. Interaksi dan diskusi yang melibatkan investor dan analis, dan/
Perusahaan publik serta materi presentasi Pertemuan atau pemegang saham dalam bentuk teleconference maupun
Analis (Analyst Meeting). in-house meeting dalam setahun.
c. Laporan Tahunan yang merupakan laporan
Tanggal Kegiatan
komprehensif untuk umum dan pemangku kepentingan
atas pencapaian kinerja, bisnis dan aktivitas lain 3 Februari 2023 Mandiri Investment Forum
Bank BTN.
2 Maret 2023 KBSA Live Special Mirae Asset Sekuritas
Prinsip dasar yang digunakan oleh Investor Relations dalam 31 Maret 2023 Meet the Company Rivan Kurniawan
berkomunikasi dengan komunitas pasar modal adalah: Local Non-Deal Roadshow BRI Danareksa
31 Mei 2023
1. Pengungkapan informasi dilakukan secara wajar (fair Sekuritas
disclosure information) dengan memperhatikan prinsip 7 – 8 Juni 2023 Local Non-Deal Roadshow Mandiri Sekuritas
kesetaraan (equitable treatment) dan transparansi. 14 Juni 2023 Emiten Xtraordinary Bahana Sekuirtas
15 Juni 2023 Meet & Greet CGS CIMB Sekuritas
640 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 272
Laporan Tahunan 2023
Tanggal Kegiatan maupun oleh Unit Investor Relations.
Emiten Talk Banking & Finance Series Stockbit Partisipan Jumlah Kegiatan
16 Juni 2023
Sekuritas
Analis 72
5 Juli 2023 CuanTalks Podcast Ajaib Sekuritas
Investor Lokal 65
Non-Deal Roadshow Australia Macquarie
14 Juli 2023
Indonesia Securities Investor Asing 78
Regional Non-Deal Roadshow to Singapore,
Rating Agency 3
24 – 28 Juli 2023 Hongkong and Kuala Lumpur Macquarie
Indonesia Securities Total 218
1 Agustus 2023 UBS Indonesia Banks Day 2023
16 Agustus 2023 Emitalk BBTN Indo Premier Sekuritas Unit Investor Relations secara berkala menyampaikan laporan
11 – 13 Shanghai Indonesia Corporate Day Mandiri
perkembangan saham Perseroan, termasuk adanya pergerakan
September 2023 Sekuritas saham yang tidak biasa (unusual market activities) serta laporan
11 – 14 terkait masukan, tanggapan dan harapan dari investor, analis
30th CITIC CLSA Investors’ Forum Hongkong
September 2023 dan komunitas pasar modal lainnya terhadap pengembangan
5 Oktober 2023 NgopiAren BNI Sekuritas bisnis dan perbaikan kinerja Perseroan.
20 September 2023 SmartTalk RHB Sekuritas
Yuanta Regional Investment Forum Yuanta
Media Eksposur
27 September 2023
Sekuritas
2 November 2023 Annual BCP Investor Conference Selama periode Januari hingga 31 Desember 2023, Perseroan
Indonesia SMID Cap Banks Corporate Day mendapatkan paparan pemberitaan yang luas dan positif di
20 November 2023
Macquarie Sekuritas media massa, baik media cetak, online, maupun elektronik.
6–8 Local Non-Deal Roadshow bersama BRI Dalam setahun, Perseroan telah mendistribusikan 102 (seratus
Desember 2023 Danareksa Sekuritas dua) press release ke media massa dan 85 (delapan puluh lima)
Webinar Meet Your Company bersama Mandiri berita foto resmi yang juga disebarluaskan ke media. Alhasil
13 Desember 2023
Sekuritas
pada periode yang sama, Perseroan mendapatkan paparan
4. Penyelenggaraan Public Expose Tahunan Tahun 2023 pada pemberitaan yang tinggi, dimana ada lebih dari 23.181 total
tanggal 29 November 2023 melalui Public Expose Live pemberitaan dimana 22.892 merupakan berita positif yang
2023 bersama Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan agenda diangkat oleh media massa. Adapun dari total pemberitaan
Pemaparan Kinerja dan Konferensi Pers yang dihadiri oleh tersebut, sebesar 93% (sembilan puluh tiga persen) ditayangkan
997 peserta yang antara lain terdiri atas investor retail oleh media online antara lain kontan.co.id, headtopics.com,
maupun institusi, pemegang saham, dan analis. bisnis.com, dan republika.com.
Sepanjang Tahun 2023, Perseroan telah memenuhi permintaan Sebaran region pemberitaan media pemberitaan Perseroan
meeting baik offline maupun melalui conference call dari didominasi oleh media pemberitaan nasional sebesar 16.170
komunitas pasar modal, baik yang dilakukan bersama Direksi berita.
Sebaran Kategori Media Pemberitaan BTN
Media Elektronik (TV) : 138 Artikel Media Cetak : 1.402 Artikel
1% 6%
Media Elektronik (TV) : 138 Artikel
Media Cetak : 1.402 Artikel
Media online : 21.640 Artikel
TOTAL : 23.181 Artikel
Media Online : 21.640 Artikel
93%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 641
Page 273
Tata Kelola
Perusahaan
TOP 10 Media BTN
Media Cetak Media Online Media elektronik (TV)
330
IDX 36
Kontan Kontan.co.ic 589
CHANNEL
Investor 250 19
head topics.com 383 INews TV
Daily
Bisnis 169 11
Bisnis.com 336 Metro TV
Indonesia
Media 126 318 7
republika.co.id Kontan TV
Indonesia
Rakyat 105
Garuda 7
detik.com 296
Merdeka TV
98
CNBC 5
Neraca msn.com 292
Indonesia
Koran 30
Kompas 4
idxchannel.com 286
Jakarta TV
Majalah 30 4
wartaekonomi.com 286 SCTV
Info Bank
Koran 28 273
Inews 4
kompas.com
Sindo Aceh
24
Tribun 3
Solopos investor.id 245
Pontianak
Sebaran Region Media Pemberitaan BTN Periode 2023
Nasional
16.170
Daerah 7.011
TOTAL : 23.181 Artikel
Siaran Pers
No Tanggal Judul
1 5 Januari 2023 Rights Issue BTN Oversubscribed 1,6 Kali
2 8 Januari 2023 Rights Issue BTN Sukses, Ini Kata Analis
3 11 Januari 2023 Diangkat Kembali Jadi Direksi BTN Andi Nirwoto Berada Dibalik Sukses Transformasi Digital Banking BTN
RUPS Setujui Pengunduran Diri Heru Budi Hartono sebagai Komisaris Bank BTN 2022 Back on Track dan Optimisme
4 11 Januari 2023
Sambut 2023
5 16 Januari 2023 Semarak HUT ke-73, BTN Gelar Anugerah Jurnalistik dan Foto
6 18 Januari 2023 2023, BTN SYARIAH GENCAR BUKA CABANG
7 19 Januari 2023 Bank BTN Resmi Membuka Kantor Cabang Pembantu di Kabupaten Poso
8 20 Januari 2023 Ekosistem Perumahan Jadi Andalan Super Apps BTN
9 26 Januari 2023 Dukung Zero Backlog Perumahan di 2045, Ini Langkah Strategis Usulan Bank BTN
10 27 Januari 2023 Menteri Keuangan Mendukung Langkah BTN Menjadi Kebanggaan Indonesia
642 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 274
Laporan Tahunan 2023
No Tanggal Judul
11 31 Januari 2023 Raih Indonesia Top 3 PLCs dan ASEAN Asset Class Impelementasi GCG Bank BTN Dapat Pengakuan di ASEAN
12 2 Februari 2023 LEWAT BTN SOLUSI, GILIRAN AWAK GRAMEDIA BISA PUNYA RUMAH
13 3 Februari 2023 Nasabah BTN Prioritas Bantu Wujudkan Masyarakat Miliki Rumah Impian
14 7 Februari 2023 Rayakan HUT KE-73, BTN TEBAR DISKON. CATAT TANGGALNYA DAN CEK MERCHANTNYA SEKARANG
15 9 Februari 2023 73 Tahun Bakti BTN Untuk Rumah Indonesia
16 12 Februari 2023 BTN Resmi Luncurkan BTN Mobile
17 14 Februari 2023 GARAP POTENSI BISNIS SYARIAH DI PONTIANAK, BTN BUKA KANTOR CABANG
18 14 Februari 2023 GENAP BERUSIA 18 TAHUN BTN SYARIAH TETAP FOKUS DUKUNG PROGRAM RUMAH NASIONAL
19 16 Februari 2023 2022, BTN BUKUKAN LABA RP3,04 TRILIUN
20 Februari 2023 LABA BTN SYARIAH MELESAT HAMPIR DUA KALI LIPAT
21 17 Februari 2023 Bank BTN Dukung Program Belanja Produk UMKM
22 27 Februari 2023 BTN Syariah Siap Ekspansi Pembiayaan Rumah di Aceh
23 6 Maret 2023 KOLABORASI BTN DAN RELAWAN BAKTI BUMN TEKAN STUNTING DI DESA KOLBANO, NTT
24 7 Maret 2023 BTN DORONG DIGITALISASI PASAR TRADISIONAL
25 12 Maret 2023 BTN SALURKAN RATUSAN JUTA UNTUK TEKAN STUNTING DI KOLBANO
26 17 Maret 2023 BTN Himbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data
27 19 Maret 2023 Pengguna Aktif BTN Mobile Melonjak
28 19 Maret 2023 BTN Ganti Dana Jika Nasabah Tidak Terlibat Fraud
29 20 Maret 2023 Kini Distributor Semen Indonesia, Dapat Manfaatkan Layanan Perbankan BTN
30 24 Maret 2023 BTN Optimistis Tahun 2023 Kinerja Makin Gemilang
31 27 Maret 2023 POTENSI TINGGI, BTN AMBON TAWARKAN BUNDLING PAKET WIRAUSAHA DAN KREDIT RINGAN PEGAWAI
32 5 April 2023 Dorong Kinerja Bisnis, BTN Syariah Gandeng Universitas Muhammadiyah Makassar
33 8 April 2023 BTN Gelar Road Show Tabungan Bisnis di Pasar Tanah Abang Jakarta
34 10 April 2023 SAMBUT LIBUR LEBARAN, BTN SIAPKAN DANA TUNAI RP26 TRILIUN
35 12 April 2023 BTN RILIS PROGRAM THR MUDIK
36 14 April 2023 RAMON ARMANDO DITUNJUK SEBAGAI CORPORATE SECRETARY BTN
37 18 April 2023 Tebar Berkah #RamadanDariHati, Dompet Dhuafa dan BTN Syariah Berkolaborasi Muliakan Anak Yatim
38 18 April 2023 BTN dan Insan Pers Berbagi Paket Sembak
39 26 April 2023 KREDIT DAN PEMBIAYAAN BANK BTN TEMBUS RP300 TRILIUN
40 27 April 2023 Laba Bersih BTN Syariah Melonjak 40%
41 3 Mei 2023 BANK BTN TAMBAH NOMOR CONTACT CENTER BARU 150286
42 18 Mei 2023 Layanan BTN Syariah Dinilai Memuaskan Ini Faktanya
43 31 Mei 2023 Bank BTN Berkomitmen Selesaikan Sertifikat Bermasalah
44 31 Mei 2023 Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BTN Siap Gelar Akad Massal 10.000 Unit KPR Dalam Satu Hari
45 7 Juni 2023 Sah! OJK Restui Nixon LP Napitupulu Menjadi Dirut BTN
46 10 Juni 2023 CETAK SEJARAH, BTN RAIH PERINGKAT TERTINGGI PEFINDO
47 13 Juni 2023 BTN MOBILE PERMUDAH TRANSAKSI VALAS
48 16 Juni 2023 Dongkrak Market Share KPR Non Subsidi, BTN Resmikan Sales Center KPR
49 21 Juni 2023 Perayaan Satu Tahun PLUS by BTN Prioritas Gelar Roadshow di Medan
50 21 Juni 2023 ATM Dibobol, BTN Pastikan Tidak Ada Uang yang Hilang
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 643
Page 275
Tata Kelola
Perusahaan
No Tanggal Judul
51 22 Juni 2023 KEREN! BTN SYARIAH SABET THE BEST ISLAMIC PROJECT FINANCE HOUSE 2023 DARI EUROMONEY
52 23 Juni 2023 HUT DKI Jakarta, BTN Jakarta Run 2023 Siap Digelar
53 23 Juni 2023 JADI THE BEST MORTGAGE BANK IN SOUTH EAST ASIA, BTN BIDIK DANA MURAH RP270 TRILIUN PADA 2025
54 28 June 2023 Bank BTN Raih Penghargaan FinanceAsia 23rd Best Companies in Asia Award
55 9 Juli 2023 Pelayanan Satpam BTN Syariah Dinilai Memuaskan, Ini Salah Satu Kuncinya
56 17 Juli 2023 BTN BUKA KANTOR CABANG PEMBANTU DI SOREANG
57 17 Juli 2023 BTN DUKUNG INKLUSI FINANSIAL DI DESA WISATA BALIGE
58 20 Juli 2023 BANK BTN DORONG EKONOMI NTT
59 20 Juli 2023 BTN JAKARTA RUN 2023 RESMI DIBUKA BESOK
60 21 Juli 2023 TAK MAU KALAH DENGAN INDUK, LABA UUS BTN MELONJAK HAMPIR 50%
61 24 Juli 2023 BTN MOBILE JADI LEBIH LENGKAP DENGAN FITUR MENU INSTAN
62 25 Juli 2023 BTN SYARIAH DUKUNG PEMBIAYAAN RUMAH BAGI WARGA MUHAMMADIYAH
63 26 Juli 2023 BTN PRIORITAS SABET ASEAN BANKING & FINANCE AWARD
64 28 Juli 2023 BTN Syariah Ditargetkan Jadi BUS Akhir Tahun ini
65 31 Juli 2023 RAIH PENGHARGAAN INTERNASIONAL,
BTN DINOBATKAN JADI BEST SAVINGS BANK INDONESIA 2023 DI INGGRIS
66 4 Agustus 2023 RILIS PROGRAM BARU, BTN MOBILE MAKIN DIMINATI MASYARAKAT
67 10 Agustus 2023 Ekspansi BTN Solusi, Bank BTN Bidik 22.000 Karyawan Gramedia
68 11 Agustus 2023 BTN Gandeng UGM Ajak Mahasiswa Jadi Enterpreneur
69 19 Agustus 2023 IMPLEMENTASI BRANCH TRANSFORMATION BERDAMPAK POSITIF PADA PRODUKTIFITAS DAN EFISIENSI BTN
70 24 Agustus 2023 Bank BTN Melirik Beberapa Bank untuk Menjadi Target Akuisisi Guna Mendukung Spin Off Unit Usaha Syariah
71 24 Agustus 2023 Diduga Lakukan Upaya Pembobolan Bank, Bank BTN Siap Laporkan AH ke Kepolisian
72 25 Agustus 2023 Bank BTN Luncurkan KPR BTN Prioritas
73 29 Agustus 2023 Bank BTN Ajak Mahasiswa Lahirkan Inovasi Digital Mortgage
74 31 Agustus 2023 Nixon LP Napitupulu: Rumah is The One Solution Dimonetisasi Pembangunan Infrastruktur
75 6 September 2023 Dorong Optimalisasi Pelayanan Nasabah, IFG Life dan BTN Jalin Kerjasama Bancassurance
76 9 September 2023 Erick Thohir Apresiasi Bank BTN Sediakan Rumah Bagi Atlet Sepakbola
77 14 September 2023 Bank BTN Bagikan Mobil Listrik untuk Nasabah Loyal
78 15 September 2023 Agustus 2023, Kredit BTN Naik Hampir Double Digit
79 21 September 2023 Ramaikan China ASEAN EXPO 2023 (upper) Bank BTN Pasarkan Produk UMKM ke China
80 21 September 2023 HAI GEN Z, MAU PUNYA RUMAH? SIMAK SKEMA KPR BTN UNTUK USIA MULAI 21 TAHUN
81 26 September 2023 CSR Bank BTN Raih Penghargaan Internasional
82 5 Oktober 2023 Berkat Transformasi, Bank BTN Sabet Penghargaan The Asian Experience Awards 2023
83 6 Oktober 2023 Dari Cari Rumah Hingga Ajukan KPR, Cukup Akses Super Apps BTN Mobile
84 13 Oktober 2023 Siap Jadi yang Terbesar, Bank BTN Dorong Milenial Aceh Terjun ke Bisnis Perumahan
85 13 Oktober 2023 BTN Syariah Siap Jadi Bank Terbesar di Aceh
86 19 Oktober 2023 Dorong Produktivitas, Bank BTN Fokus Jaga Kesehatan Mental Pegawai
87 23 Oktober 2023 ATASI BACKLOG PEMERINTAH HARUS SEGERA TERBITKAN UU UNTUK RUMAH RAKYAT – Pitching News
88 25 Oktober 2023 BTN SAMBUT POSITIF STIMULUS BEBAS PPN PROPERTI
89 28 Oktober 2023 Libatkan Santri Atasi Backlog, Bank BTN Edukasi Santri Jadi Developer
644 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 276
Laporan Tahunan 2023
No Tanggal Judul
90 1 November 2023 Jumlah Pendaftar Membludak, BTN Resmi Menutup Pendaftaran BTN Jakarta Run 2023
91 5 November 2023 Pelari dari 21 Negara Meriahkan BTN Jakarta Run 2023
92 23 November 2023 BTN OPTIMISTIS KPR DI 2024 TUMBUH LEBIH TINGGI
93 24 November 2023 Bank BTN Sasar Ribuan Keluarga Baru dengan Wedding Festival dan Pameran Perumahan
94 27 November 2023 LABA BTN SYARIAH MEROKET DIATAS 70%
95 28 November 2023 Rencana Akuisisi Bank Syariah, BTN Incar Lebih Banyak Dana Murah
96 28 November 2023 BTN Optimistis Insentif Properti Picu Pertumbuhan KPR
97 29 November 2023 KUARTAL III/2023, LABA BANK BTN ONTRACK
98 6 Desember 2023 BANK BTN GANDENG MCI BENTUK BTN FUND
99 14 Desember 2023 Sambut Libur Natal dan Tahun Baru Bank BTN Siapkan Uang Tunai Rp19,68 Triliun
100 18 Desember 2023 47 Tahun Salurkan KPR, Bank BTN Wujudkan Mimpi 5,6 Juta Masyarakat Indonesia Miliki Rumah
101 18 Desember 2023 BBTN PROSPEK 2024
102 18 Desember 2023 Sambut Tahun Baru, BTN Hadirkan 4 Fitur Anyar pada BTN Mobile
Buletin
Edisi I tahun 2023 Edisi II tahun 2023
Edisi III tahun 2023 Edisi IV tahun 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 645
Page 277
Tata Kelola
Perusahaan
Transparansi Penyampaian Laporan
Perseroan memenuhi kewajiban kepada Pemangku Kepentingan dan OJK sesuai ketentuan, di antaranya terkait transparansi dan
publikasi kondisi keuangan dan non keuangan serta informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung keterbukaan informasi, edukasi
keuangan dan layanan kepada masyarakat.
Literasi dan Inklusi Keuangan Bank
• Laporan Pelaksanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2023: dilaporkan setiap triwulan (Maret, Juni, September,
Desember).
• Laporan Perencanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2024: dilaporkan pada November 2023.
Berbagai kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang telah dilaporkan kepada regulator (BI dan OJK) sebagai berikut:
• Literasi Keuangan Tahun 2023
Periode
No. Stream Cakupan Nama Kegiatan Frekuensi
Mulai Akhir
Talkshow Enterpreneurship Dengan Bintang
1. Funding Edukasi Keuangan 23/01/2023 29/01/2023 1 Kali
Tamu Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti
2. Lending Edukasi Keuangan Marketing dan Developer Gethering 04/05/2023 04/05/2023 1 Kali
Edukasi ke Nasabah Tentang Keamanan
3. Digital Edukasi Keuangan 01/07/2023 31/12/2023 1 Kali
Informasi
4. Inklusi Edukasi Keuangan Program SIMOLEK (Jawa Barat) 27/07/2023 30/09/2023 1 Kali
Program SIMOLEK (Kupang, Surabaya,
Denpasar, Malang, Mataram, Bangkalan,
5. Inklusi Edukasi Keuangan 09/08/2023 08/09/2023 1 Kali
Madium , Jember, Kediri, Singaraja,
Banyuwangi)
Program SIMOLEK (Makassar,
6. Inklusi Edukasi Keuangan 01/08/2023 09/08/2023 1 Kali
Palangkaraya, Gorontalo)
Sosialisasi Wakaf Uang di Lingkungan
7. Funding Edukasi Keuangan 01/08/2023 20/12/2023 1 Kali
Pendidikan
communication
8. Edukasi Keuangan SRIKANDI Goes to Campus 14/08/2023 14/08/2023 1 Kali
& partnerships
9. Funding Edukasi Keuangan BTN Market Beat September 2023 16/09/2023 16/09/2023 1 Kali
10. Lending Edukasi Keuangan Sosialisasi Program KPR Subsidi 19/10/2023 19/10/2023 1 Kali
Pendidikan dan pelatihan kepada Developer
11. Lending Edukasi Keuangan muda bekerja sama dengan HFC (Santri 28/10/2023 28/10/2023 1 Kali
Developer & Developer Milenial)
Pelatihan dan Pemberdayaan masyarakat
12. Lending Edukasi Keuangan untuk menjadi enterpreneur melalui 09/11/2023 09/11/2023 1 Kali
Business Camp Bank BTN
Literasi Keuangan Calon Pekerja Migran
13. Lending Edukasi Keuangan 14/12/2023 14/12/2023 1 Kali
Indonesia dan Pemegang Jepang
646 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 278
Laporan Tahunan 2023
• Inklusi Keuangan Tahun 2023
Periode
No. Stream Cakupan Nama Kegiatan Frekuensi
Mulai Akhir
1. Digital Perluasan Akses Launching Super Apps BTN Mobile 09/02/2023 31/05/2023 1 Kali
Penyediaan Produk
Peningkatan Layanan BTN
2. Reporting dan/atau Layanan 03/05/2023 03/05/2023 1 Kali
Call 150286 7 1500285
Jasa Keuangan
Peresmian Sales Center KPR BTN untuk
3. Lending Perluasan Akses 16/06/2023 16/06/2023 1 Kali
Meningkatkan Market Share
Penyediaan Produk
Akad KPR Massal 10.000 Unit di
4. Lending dan/atau Layanan 08/08/2023 08/08/2023 1 Kali
Perumahan Puri Deta Tigaraksa
Jasa Keuangan
Penyediaan Produk
Penigkatan Penyaluran KPR Untuk Sektor
5. Lending dan/atau Layanan 09/09/2023 26/09/2023 1 Kali
Syariah dan Olahraga
Jasa Keuangan
Penyediaan Produk Roadshow Tabungan BTN Bisnis Bersama
6. Funding dan/atau Layanan Alan Budi Kusuma dan Direktur Distribution 23/09/2023 23/09/2023 1 Kali
Jasa Keuangan Funding
Penambahan Fitur Pembayaran BI-FAST dan
7. Digital Perluasan Akses 01/01/2023 31/12/2023 1 Kali
Lainnya Pada BTN Mobile (Mobile Banking)
Penyediaan Produk
Kegiatan BTN Preneur Berupa Bazaar
8. Lending dan/atau Layanan 01/01/2023 31/12/2023 2 Kali
UMKM Binaa Bank BTN
Jasa Keuangan
Pembukaan Kantor Cabang dan Kantor
9. Inklusi Perluasan Akses 01/01/2023 31/12/2023 19 Kali
Cabang Pembantu (Konvesional dan Syariah)
Penambahan Mobil Kas Keliling (BTN
Move) Pada Tahun 2023 untuk Penigkatan
10. Inklusi Perluasan Akses 01/01/2023 31/12/2023 8 Kali
Ketersediaan Akses Produk dan Layanan
Bank BTN
Penyediaan Produk
Gathering untuk meningkatkan penggunaan
11. Funding dan/atau Layanan 10/07/2023 10/07/2023 2 Kali
produk SBN Perdana
Jasa Keuangan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 647
Page 279
Tata Kelola
Perusahaan
Kode Etik
Kode Etik atau Code of Conduct merupakan perwujudan komitmen Perseroan untuk memastikan penerapan GCG dengan standar
tinggi yang mengacu kepada best practice lembaga perbankan yang kredibel dan terpercaya. Kredibilitas serta kepercayaan publik,
pemegang saham, dan nasabah merupakan faktor yang sangat menentukan bagi perkembangan dan kelangsungan usaha Perseroan.
Aktivitas usaha yang dijalankan Perseroan harus mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku serta menjunjung tinggi norma dan
etika. Kesadaran menjalankan etika yang baik akan meningkatkan dan memperkuat citra positif Perseroan dan mewujudkan Perseroan
sebagai Good Corporate Citizen. Karena itu, Perseroan senantiasa menjunjung tinggi integritas dengan memiliki dan menerapkan
pedoman etika dan perilaku yang menjadi dasar sikap dan tindakan seluruh insan Perseroan agar bekerja secara professional dan
beretika dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar yang mengacu kepada visi, misi, dan nilai-nilai serta regulasi internal dan eksternal
yang berlaku.
Visi, Misi dan Nilai-Nilai Budaya Perseroan Sebagai Fondasi Kode Etik
Perseroan telah merumuskan beberapa perangkat kebijakan yang menjadi pedoman beretika dan berperilaku bagi setiap elemen
Perseroan dalam kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan mengupayakan penerapan standar etika dan perilaku dalam menjalankan
segenap aktivitas bisnisnya sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang dimiliki melalui implementasi Code of Conduct.
Visi dan Misi Standar Etika Bisnis
Code of Conduct Perseroan
Nilai-nilai Budaya Standar Perilaku
Visi
Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025
Misi
1. Secara aktif mendukung pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui kepemilikan rumah.
2. Mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan rakyat Indonesia melalui penyediaan rumah yang layak.
3. Menjadi one of home of Indonesia’s best talent.
4. Meningkatkan shareholder value dengan berfokus pada pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan sebagai perusahaan blue
chip dengan prinsip manajemen risiko yang kokoh.
5. Menjadi mitra keuangan bagi para pemangku kepentingan dalam ekosistem perumahan dengan menyediakan solusi menyeluruh
dan layanan terbaik melalui inovasi digital.
648 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 280
Laporan Tahunan 2023
Nilai-nilai Budaya Perseroan
Nilai-nilai budaya, tercermin dalam budaya AKHLAK sebagai nilai-nilai utama Perseroan dan 18 panduan perilaku utama sebagai berikut:
Nilai Budaya Perilaku Utama
Amanah • Memenuhi janji dan komitmen;
Memegang teguh kepercayaan • Bertanggung jawab atas keputusan, tugas dan tindakan yang dilakukan;
yang diberikan • Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
• Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah;
Kompeten
• Membantu orang lain belajar;
Terus belajar mengembangkan kapabilitas
• Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
• Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya;
Harmonis
• Suka menolong orang lain;
Saling peduli dan menghargai perbedaan
• Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Loyal • Menjaga nama baik sesama pegawai, pimpinan, BUMN dan Negara;
Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar;
bangsa dan negara • Patuh kepada Pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
Adaptif
• Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik;
Terus berinovasi dan antusias dalam
• Terus menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi;
menggerakkan ataupun menghadapi
• Bertindak proaktif.
perubahan
Kolaboratif • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi;
Membangun kerja sama • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah;
yang sinergi • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 649
Page 281
Tata Kelola
Perusahaan
Pokok-Pokok Kode Etik (Code of Conduct)
Code of Conduct berisi standar etika dan perilaku bagi Perseroan sebagai sebuah entitas bisnis beserta seluruh elemennya dalam
berinteraksi baik secara internal maupun secara eksternal kepada berbagai pihak yang berkepentingan. Penerapan Code of Conduct
bertujuan untuk mewujudkan terciptanya perilaku ideal yang berkembang menjadi budaya kerja berdasarkan nilai-nilai luhur yang
diyakini jajaran Perseroan. Code of Conduct terangkum ke dalam 4 Bab yang dijabarkan secara singkat sebagai berikut:
Code of Conduct ini merupakan kodifikasi atau kompilasi kebijakan, peraturan pegawai, dan kesepakatan yang telah dibangun
bersama antara Perseroan dengan pegawai yang akan mempengaruhi, membentuk, dan menetapkan standar tingkah laku,
baik bagi Pengurus maupun pegawai dalam menjalankan segenap aktifitas bisnis.
01. Pendahuluan Implementasi Code of Conduct, baik kepatuhan ataupun ketidakpatuhannya menjadi salah satu aspek penilaian kinerja
pegawai. Oleh karena itu, Code of Conduct ini akan selalu dijadikan pedoman dalam penyusunan kebijakan, manual/prosedur
maupun praktek-praktek manajemen yang ada pada Perseroan. Penerapan Code of Conduct yang konsisten akan menunjukan
bahwa Perseroan menjunjung tinggi nilai-nilai bisnis yang luhur dan etika dalam menjalankan usaha, sekaligus dalam rangka
menegakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan.
Etika Bank dengan Pegawai
1. Adanya Keadilan perlakuan terhadap pegawai, kedisiplinan pegawai, serta adanya larangan keterlibatan pegawai
dalam aktivitas bisnis surat berharga Bank.
Etika Bank dengan Nasabah
2. Bank mengutamakan kepuasan dan kepercayaan nasabah dan pegawai wajib mendukung Bank dalam upaya untuk
mencapai kepuasan nasabah.
Etika Bank dengan penyedia barang dan jasa
02. Standar Etika
Pemilihan penyedia barang dan jasa harus didasari atas penilaian kemampuan, prestasi, dan berdasarkan kepatuhan
Bisnis 3.
serta objektivitas di bidang standar harga, kualitas, ketersediaan, persyaratan serta pelayanan yang diberikan oleh
rekanan/pemasok
Etika Bank dengan Pesaing
4.
Bank menempatkan pesaing sebagai pendorong peningkatan kinerja secara berkesinambungan
Etika Bank dengan Mitra Kerja
5. Bank menjunjung tinggi sikap saling percaya dan menghargai, serta menjunjung tinggi kebersamaan dengan mitra kerja
sesuai dengan kaidah-kaidah bisnis yang berlaku.
Etika Bank dengan Pemerintah
6.
Bank berkomitmen mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Etika Bank dengan Masyarakat
Bank berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dengan
7.
memperhatikan tanggung jawab sosial dengan menitikberatkan pada keseimbangan terhadap aspek ekonomi, sosial
dan lingkungan.
Etika Bank dengan Media Massa
8. Bank menjadikan media masa sebagai mitra kerja dan media dalam melakukan promosi dalam rangka membangun
citra yang baik.
Etika Bank dengan Organisasi Profesi
Bank membina hubungan kerja sama yang baik dengan organisasi profesi dan regulasi dalam rangka sharing
9.
informasi, pengalaman dan berdiskusi tentang perkembangan bisnis, serta mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan
permasalahan yang menjadi kepentingan bersama.
Pegawai senantiasa menghindari kondisi, situasi ataupun kesan adanya benturan kepentingan dan penyalahgunaan
1.
jabatan.
03. Kebijakan
Setiap anggota Komisaris dan Direksi serta pegawai Bank dilarang memberikan dan Menerima sesuatu untuk
Standar Prilaku 2.
kepentingannya baik langsung ataupun tidak langsung, dari mitra bisnis yang dapat mempengaruhi keputusan.
3. Organ perusahaan dan pegawai Bank harus melaksanakan peraturan perundangan-Undangan dan peraturan Bank.
Setiap pegawai Bank harus melaporkan setiap fakta penyimpangan Corporate Code of Conduct kepada Human Capital
Manajemen & Culture Specialist Division dan identitas pelapor dilindungi. Human Capital Manajemen & Culture Specialist
04. Penerapan dan
Division menindaklanjuti setiap laporan dan menyampaikan hasil kajiannya kepada Direksi dan/atau Komisaris sesuai dengan
Penegakan
lingkup tanggung jawabnya. Pada akhirnya Direksi dan Komisaris memutuskan pemberian tindakan pembinaan, sanksi disiplin
dan/atau tindakan perbaikan serta pencegahan yang harus dilaksanakan oleh atasan langsung di lingkungan masing-masing.
650 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 282
Laporan Tahunan 2023
Kepatuhan Terhadap Kode Etik integritas dalam mengawal pencegahan korupsi di
lingkungan Perseroan melalui keikutsertaan training sebagai
Code of Conduct berlaku bagi Dewan Komisaris, Direksi serta Ahli Pembangun Integritas (API) dan sertifikasi Penyuluh Anti
Pegawai dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis Perseroan Korupsi (PAKSI) serta keikutsertaan kolaborasi kampanye
dan melakukan interaksi antara Komisaris, Direksi dan Pegawai dengan KPK tentang pencegahan korupsi melalui berbagai
dengan seluruh stakeholders. Pernyataan pemberlakukan Code saluran media komunikasi;
of Conduct bagi seluruh level organisasi dituangkan secara 4. Melaksanakan Program Pengendalian Gratifikasi sesuai
resmi melalui Peraturan Direksi No. 16/PD/CMPD/2015 Rencana Kerja yang ditetapkan serta melaporkan
tanggal 31 Desember 2015 tentang Pedoman Etika Bisnis implementasinya kepada KPK secara periodik per semester;
dan Perilaku. Perseroan mewajibkan penandatanganan 5. Mengelola laporan penerimaan gratifikasi dari seluruh unit
pernyataan sikap Insan Perseroan terhadap Code of Conduct kerja dan melaporkan kepada KPK sesuai ketentuan;
yang disebut Pakta Integritas untuk selanjutnya dilaksanakan 6. Melaksanakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
dengan sebaik-baiknya. Keberhasilan penerapan Code of ISO 37001:2016 sebagai salah satu bentuk pelaksanaan
Conduct merupakan tanggung jawab dari seluruh pimpinan dari Etika Bisnis dan Perilaku yang tercantum dalam Code
di lingkungan unit kerja masing-masing. Untuk itu, segenap of Conduct;
pimpinan unit dituntut untuk memberikan pemahaman terkait 7. Melaksanakan program Whistleblowing System (WBS);
penerapan Code of Conduct kepada pegawai di lingkungan 8. Punishment bagi pegawai yang melanggar etika bisnis;
unit kerja masing-masing. 9. Upaya Penerapan dan Penegakan Code Of Conduct
lainnya.
Bentuk Sosialisasi Kode Etik
dan Upaya Penegakannya Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Code of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses oleh Perseroan menetapkan jenis sanksi untuk setiap pelanggaran
seluruh insan Perseroan melalui media Digital Room for Code of Conduct dalam dua jenis sanksi sebagai berikut:
E-leArning Modules (DREAM) serta diselenggarakan kuis 1. Sanksi administratif
tentang Code of Conduct untuk mengetahui pemahaman Kategori Jenis Masa
Sanksi
pegawai terhadap Code of Conduct. Komitmen terhadap Sanksi Sanksi Pembinaan
pelaksanaan Code of Conduct juga dituangkan dalam Pakta Ringan
Teguran lisan
Integritas yang wajib ditandatangani oleh seluruh Direksi, Huruf A
Sanksi Ringan 3 (tiga)
Dewan Komisaris dan Pegawai Perseroan. Di samping itu, Teguran tertulis
Ringan Huruf B bulan
Code of Conduct juga dapat diakses oleh seluruh Stakeholder
Ringan
Perseroan melalui website Perseroan. Pernyataan tidak puas
Huruf C
Sedang Tidak mendapatkan
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik Huruf A uang cuti
Sedang Tidak mendapatkan
Sanksi Huruf B penyesuaian gaji berkala 1 (satu)
Perseroan memberikan sanksi yang tegas dan konsisten Sedang tahun
Penurunan Person
terhadap pelanggaran Pedoman Code of Conduct. Bentuk Sedang Grade sebanyak 1
penegakan pelanggaran yang dilakukan oleh Dewan Huruf C (satu) grade (gaji dasar
Komisaris dan Direksi beserta sanksinya berpedoman pada menyesuaikan)
Penurunan person grade
Anggaran Dasar Perseroan dan keputusan RUPS. Sedangkan
Berat sebanyak minimal 2
pengenaan sanksi terhadap pegawai dilakukan sesuai dengan Huruf A (dua) grade (gaji dasar
aturan kepegawaian yang berlaku. Sepanjang tahun 2023, menyesuaikan)
upaya-upaya yang dilakukan Perseroan dalam menerapkan Sanksi Berat Pemutusan hubungan
2 (dua) tahun
Berat Huruf B kerja (PHK)
dan menegakkan Code of Conduct antara lain:
Pemutusan hubungan
1. Pengisian dan Penandatanganan Pakta Integritas oleh
Berat kerja dan dilaporkan
seluruh pegawai sesuai nilai-nilai Code of Conduct; Huruf C kepada pihak yang
2. Internalisasi Code of Conduct, Pengendalian Gratifikasi dan berwajib.
Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) kepada seluruh
Pegawai melalui Digital Room for E-leArning Modules (DREAM); 2. Sanksi Finansial
3. Bekerja sama dengan KPK melalui program Profesional Sanksi finansial yaitu mengganti segala kerugian finansial
Berintegritas (PROFIT) yang di dalamnya mencakup dukungan yang timbul sebagai akibat dari pelanggaran disiplin yang
Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten membangun dilakukannya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 651
Page 283
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah Pelanggaran dan Sanksi yang Diberikan
Jumlah Pegawai
Kategori Total
No Jenis Sanksi
Sanksi Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Pegawai
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Ringan Huruf A 22 23 27 14 9 11 106
1 Sanksi Ringan Ringan Huruf B 31 15 19 28 5 15 113
Ringan Huruf C 24 25 47 35 6 11 148
Sedang Huruf A 18 69 62 54 8 15 226
2 Sanksi Sedang Sedang Huruf B 13 53 32 21 10 12 141
Sedang Huruf C 9 45 31 16 9 10 120
Berat Huruf A 2 5 10 5 3 1 26
3 Sanksi Berat Berat Huruf B 22 40 24 19 42 43 190
Berat Huruf C 0 0 6 3 3 1 13
TOTAL 141 275 258 195 95 119 1,083
3. LTI merupakan program rewards yang sangat umum
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka digunakan dalam industri untuk mendukung pencapaian
Panjang Berbasis Kinerja Kepada Manajemen kinerja perusahaan secara jangka panjang.
Kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada manajemen Pegawai yang mendapatkan LTI adalah pegawai dengan
dilakukan dalam bentuk 2 (dua) program yang berikan dalam posisi atau jabatan kunci yang memiliki peran strategis sebagai
bentuk saham Perseroan yaitu: penyelaras (alignment) tujuan Korporat sekaligus supervisi dan
1. Long Term Incentive (LTI); pengendali pencapaian kinerja di Divisi/Kantor Wilayah/Kantor
2. Bonus Jangka Panjang. Cabang masing-masing, jabatan tersebut meliputi jabatan struktural
L1 dan L2 yaitu jabatan Kepala Divisi, Kepala Kantor Wilayah,
Bonus Jangka Panjang merupakan lanjutan dari program LTI Kepala Cabang, Kepala Cabang Syariah, Deputy / Wakil Kepala
dimana pada tahun 2023 dilaksanakan program Bonus Jangka Divisi, Deputy Regional Manager Business, Deputy Regional
Panjang untuk pegawai di level manajerial atau pegawai Manager Support, Department Head, Deputy Branch Manager dan
yang menduduki jabatan strategis yang dilakukan locked Deputy Service Manager, Commercial Banking Center (CBC) Head,
up selama maksimal 3 (tiga) tahun sampai dengan 2026. CBC Manager, Commercial Risk Head, Commercial Risk Manager,
Adapun anggaran untuk program Bonus Jangka Panjang tahun Regiaonal Loan Processing Center (RLPC) Head serta jabatan setara
2023 yaitu Rp100 miliar yang diberikan ke pegawai dalam L1 dan L2 yang ditetapkan oleh Direksi.
bentuk saham Perseroan. Sedangkan Long Term Incentive (LTI)
merupakan program sejak tahun 2020 yang diberikan dalam Dalam proses pembelian saham, Perseroan bekerja sama
3 (tiga) vesting yaitu tahun vesting 1 di tahun 2020, vesting 2 dengan perusahaan sekuritas untuk proses pembelian dan
di tahun 2021 dan vesting 3 di tahun 2022, di mana masing- administrasi saham yang sudah diatasnamakan kepada masing-
masing vesting dilakukan masa penguncian saham (locked up masing pegawai penerima. Program LTI kepada pegawai akan
period) selama 3 (tiga) tahun. dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun yaitu tahun 2020,
2021 dan 2022 dengan total anggaran sebesar Rp150 Miliar
Latar belakang pemberian program Long Term Incentive (LTI) yang dapat diterima oleh Pegawai melalui pencapaian target
maupun bonus jangka panjang kepada pegawai khususnya di kinerja dan persyaratan lainnya yang telah ditetapkan oleh Bank
level manajerial antara lain sebagai berikut: dengan distribusi vesting sebagai berikut:
1. Sebagai long term performance, yaitu untuk mendorong
kinerja yang bersifat ke masa depan dan jangka panjang. 1. LTI tahap 1/vesting 1 pada tahun 2020, diberikan maksimum
2. Menjaga motivasi pegawai untuk dapat memberikan 50% dari total anggaran pembelian saham selama 3 tahun
kontribusi positif melampaui target yang ditetapkan dengan jumlah saham 58.983.900 lembar yang dibeli
perusahaan. dengan rata-rata Rp. 958,55/lembar dan didistribusikan
kepada 549 pegawai penerima LTI.
652 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 284
Laporan Tahunan 2023
2. LTI tahap 2/vesting 2 pada tahun 2021, diberikan maksimum 7. Apabila pihak terlapor adalah Direksi dan/atau Dewan
25% dari total anggaran pembelian saham selama 3 tahun Komisaris Perusahaan Anak maka Pengelola WBS
dengan jumlah saham 15.936.000 lembar yang dibeli Independen akan menyampaikan laporan kepada Direktur
dengan rata-rata Rp. 1.566,62/lembar dan didistribusikan Utama Bank.
kepada 599 pegawai penerima LTI.
3. LTI tahap 3/vesting 3 pada tahun 2022, diberikan maksimum Bank juga membangun infrastruktur pendukung dalam
25% dari total anggaran pembelian saham selama 3 tahun menerapkan kebijakan WBS dimana pelapor dapat
dan dibelikan saham BBTN di tahun 2022. menyampaikan laporannya melalui media sebagai berikut:
1. PO Box 2828 JKP 10028
Whistleblowing System 2. Website : https://idn.deloitte-halo.com/btnsiips
3. Email : btnsiips@tipoffs.info;
Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing 4. SMS : +62 813 8870 1117
System (WBS) Perseroan berpedoman pada Peraturan Menteri 5. Whatsapp : +62 813 8870 1117
BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang 6. Telepon : +62 21-50928882
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan 7. Faximili : +62 21-50928883
Usaha Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
No. 39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang Perlindungan bagi Pelapor (Whistleblower)
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum serta Petunjuk
Teknis No. PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober 2023 tentang Pengelolaan Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan perlindungan
Whistleblowing System (WBS) Perseroan merupakan bagian dari kepada setiap pelapor. yang beritikad baik melaporkan setiap
sistem pengendalian internal dalam mencegah terjadinya praktik pelanggaran yang berisiko merugikan Perseroan. Perlindungan
penyimpangan dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian Pelapor
terhadap terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran serta dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/atau jika terdapat
secara bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus, jujur tindakan balasan dari Terlapor. Terhadap Pelapor (Whistleblower)
dan bertanggung jawab di Perseroan. yang menyampaikan laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya
dan beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
Penyampaian dan Media Laporan Pelanggaran perlindungan sebagai berikut:
1. Penyediaan Media Pelaporan WBS yang bebas dan rahasia.
Mekanisme penyampaian laporan pelanggaran melalui WBS Pelapor akan mendapatkan informasi status laporan WBS
dilakukan dengan membuat laporan pengaduan/pengungkapan yang disampaikan oleh Pengelola WBS Independen melalui
dan mengirimkannya berdasarkan indikasi pelanggaran tersebut media yang ditetapkan.
dilakukan oleh siapa, meliputi: 2. Jaminan kerahasiaan identitas Pelapor, terkecuali bila jika
1. Apabila pihak terlapor adalah pegawai Bank sampai terdapat tuntutan hukum mengharuskan identitas ini menjadi
dengan 2 (dua) level di bawah Direksi dan bukan dibuka di hadapan hakim.
merupakan Tim WBS, maka Pengelola WBS Independen 3. Perlindungan dari tindakan balasan dari Terlapor.
akan menyampaikan laporan kepada Tim WBS. Perlindungan ini dapat berupa:
2. Apabila pihak terlapor adalah pegawai Bank 1 (satu) level a. Perlindungan fisik dan/atau psikis baik terhadap diri
di bawah Direksi dan bukan merupakan Tim WBS, maka sendiri maupun keluarganya.
Pengelola WBS Independen akan menyampaikan laporan b. Perlindungan terhadap harta benda miliknya dan milik
kepada Direktur Utama. keluarganya atas teror ataupun pembalasan yang harus
3. Apabila pihak terlapor adalah anggota Tim WBS, maka dialaminya.
Pengelola WBS Independen akan menyampaikan laporan c. Perlindungan administratif yang berupa penundaan
kepada Direktur Utama. kenaikan pangkat, pemecatan, mutasi yang tidak layak,
4. Apabila pihak terlapor adalah Direksi, maka Pengelola termasuk kepastian kerja, dan lainnya.
WBS Independen akan menyampaikan laporan kepada d. Perlindungan hukum, dalam hal melalui proses litigasi
Dewan Komisaris dan Pengelola WBS Kementerian BUMN. disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
5. Apabila pihak terlapor adalah Anggota Dewan Komisaris
dan/atau Komite di bawah Dewan Komisaris, maka Penanganan Pengaduan
Pengelola WBS Independen akan menyampaikan laporan
kepada Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Komite di Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan
bawah Dewan Komisaris yang tidak terkait pengaduan dan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terkait dengan penanganan
Pengelola WBS Kementerian BUMN (khusus terlapor adalah WBS dalam upaya pemberantasan korupsi. Kerja sama tersebut
Anggota Dewan Komisaris). bertujuan membangun dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi
6. Apabila pihak terlapor adalah Komisaris secara bersama- penanganan pengaduan baik secara internal maupun eksternal
sama atau secara kolegial, maka Pengelola WBS yang terintegrasi secara profesional, transparan, akuntabel
Independen akan menyampaikan laporan kepada Pengelola dengan mengutamakan kerahasiaan dalam rangka optimalisasi
WBS Kementerian BUMN. pemberantasan tindak pidana korupsi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 653
Page 285
Tata Kelola
Perusahaan
Setiap laporan yang masuk, Tim WBS menindaklanjuti dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Jika Terlapor adalah pegawai Bank (sampai dengan 2 level di bawah Direksi) dan bukan Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Tim WBS Tim Audit Khusus Unit Kerja Terkait
Mulai
Tidak 7b. Laporan WBS out
of scope
2. Input Aplikasi
1. Laporan WBS 4. Analisa
WBS
Laporan WBS
in scope/out of 7a. Laporan WBS
scope in scope
3. Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Ya Ya
Cukup
Laporan WBS
in scope/out
of scope
12a Memberikan 8a. Tindak Lanjut 8b. Tindak Lanjut
Feedback 6. Layak Audit Khusus
9. Memo/dokumen
Informasi 11. Meminta Pelapor untuk
Tidak lainnya tindak lanjut
Tambahan melengkapi informasi
laporan WBS
10. Closing Status
12b.Tidak 13. Menginformasikan Laporan
Memberikan pelaporan tidak
Feedback memberikan feedback
Selesai
654 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 286
Laporan Tahunan 2023
2. Jika Terlapor adalah pegawai Bank (1 level di bawah Direksi) dan bukan Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Tim Audit Khusus Unit Kerja Terkait
7b. Laporan WBS
Mulai Tidak out of scope
2. Input Aplikasi
1. Laporan WBS 4. Analisa
WBS
Laporan WBS 7a. Laporan WBS
in scope/out of in scope
scope
3. Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Cukup Ya Ya
Laporan WBS
in scope/out of
scope
8a. Tindak 8b. Tindak
13a. Memberikan Lanjut Lanjut
Feedback 6. Layak Audit Khusus
9. Memo/dokumen
Informasi 12. Meminta Pelapor untuk
lainnya tindak lanjut
Tambahan melengkapi Informasi Tidak laporan WBS
15. Menerima
13b. Tidak 14. Menginformasikan informasi
Memberikan pelaporan tidak tidak ada feedback
Feedback memberikan feedback
10. Arahan untuk
11. Closing
dilakukan closing
Selesai Status
Status Laporan
Laporan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 655
Page 287
Tata Kelola
Perusahaan
3. Jika Terlapor adalah Tim WBS
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Tim Auditor Eksternal Unit Kerja Terkait
7b. Laporan WBS
Mulai
Tidak out of scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
4. Analisa
WBS WBS
Laporan WBS
7a. Laporan WBS
in scope/out of
in scope
scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
Laporan WBS
5. Informasi
in scope/out of
Cukup
scope
Ya Ya
13a. Tidak
Memberikan 6. Layak Audit
Khusus 8a. Tindak Lanjut 8b. Tindak Lanjut
Feedback
12. Meminta Pelapor 9. Memo/dokumen
Informasi
untuk lainnya tindak lanjut
Tambahan
melengkapi informasi laporan WBS
13b. Tidak 14. Menginformasikan 15. Menerima
Memberikan pelaporan tidak informasi
Feedback memberikan feedback tidak ada feedback
11. Closing 10. Arahan untuk
Selesai Status dilakukan closing
Laporan Status Laporan
656 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 288
Laporan Tahunan 2023
4. Jika Terlapor adalah Direksi
Pengelola WBS Tim Auditor Pengelola WBS Unit Kerja
Pelapor Dewan Komisaris Direktur Utama
Independen Eksternal Kementrian BUMN Terkait
Mulai
13. Laporan 15. Laporan
WBS out of WBS out of
scope scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
5. Analisa
WBS WBS
Laporan
8. Laporan 14. Arahan
WBS 4. Laporan WBS in
WBS tindak lanjut
in scope/ scope
in scope laporan WBS
out of scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
6. Informasi
Cukup Ya Tidak
Laporan WBS 16. Tindak
in scope/out of Lanjut
scope
19a.
Memberikan 7. Layak Audit 9. Tindak
Selesai
Feedback Khusus Lanjut
18. Meminta Pelapor Tidak Ya
untuk melengkapi
informasi
Informasi
10. Memo/
Tambahan 17. Dokumen
dokumen lainnya
tindak laporan
tindak lanjut
WBS
laporan WBS
20. Menginformasikan
19b. Tidak pelaporan tidak
Memberikan memberikan feedback 21. Menerima
Feedback informasi
tidak ada feedback
12. Closing 11. Arahan untuk
Status dilakukan closing Status
Laporan Laporan
Selesai
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 657
Page 289
Tata Kelola
Perusahaan
5. Jika Terlapor adalah Komisaris dan/atau Komite di bawah Dewan Komisaris
Anggota Komisaris
Tim Audit
yang Tidak Terkait
Pengelola WBS Khusus SKAI/ Pengelola WBS Unit Kerja
Pelapor Pengaduan dan Bukan Direktur Utama
Independen Tim Auditor Kementrian BUMN Terkait
Anggota Komite yang
Eksternal
Bersangkutan
Mulai
13. Laporan 15. Laporan
WBS out of WBS out of
scope scope
1. Laporan 2. Input Aplikasi
5. Analisa
WBS WBS
Laporan
WBS 14. Arahan
8. Laporan 4. Laporan WBS in tindak
in scope/ WBS in scope
out of scope scope terkait Direksi lanjut laporan
WBS
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
6. Informasi
Cukup Ya Tidak
Laporan WBS 16. Tindak
in scope/out of Lanjut
scope
19a.
Memberikan 7. Layak Audit 9. Tindak
Selesai
Feedback Khusus Lanjut
18. Meminta Pelapor Tidak Ya
untuk
melengkapi informasi
Informasi 10. Memo/
Tambahan 17. Dokumen
dokumen lainnya
tindak laporan
tindak lanjut
WBS
laporan WBS
19b. Tidak 20. Menginformasikan
Memberikan pelaporan tidak 21. Menerima
Feedback memberikan feedback informasi tidak ada
feedback
12. Closing 11. Arahan untuk
Status dilakukan closing Status
Laporan Laporan
Selesai
658 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 290
Laporan Tahunan 2023
6. Jika Terlapor adalah Komisaris secara bersama-sama
Pelapor Pengelola WBS Independen Kementrian BUMN
Mulai
4. Menerima hasil WBS
1. Laporan WBS 2. Input Aplikasi WBS
5. Laporan WBS in scope/out of scope
3. Mengklasifikasikan Laporan
WBS
Laporan WBS
in scope/out of scope
6. Menindaklanjuti menentukan langkah penanganan laporan
WBS sesuai kewenangan yang dimiliki
8.Closing Status Laporan 7. Arahan Closing Laporan WBS
Selesai
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 659
Page 291
Tata Kelola
Perusahaan
7. Jika Terlapor adalah Direksi dan/atau Komisaris Perusahaan Anak
Tim Audit Khusus / Direktur Utama
Pelapor Pengelola WBS Independen Direktur Utama Bank
Tim Audit Perusahaan Anak Perusahaan anak
7b. Laporan WBS
Mulai
out of scope
Tidak
1. Laporan 2. Input Aplikasi
4. Analisa
WBS WBS
Laporan WBS 7a. Laporan
in scope/out of WBS
scope in scope
3.Mengklasifikasikan
Laporan WBS
5. Informasi
Cukup Ya Ya
Laporan WBS
in scope/out of
scope
13a. 6. Layak Audit 8a. Tindak 8b. Tindak Lanjut
Memberikan Khusus Lanjut
Feedback
12. Meminta Pelapor 9. Memo/dokumen
Informasi
untuk Tidak lainnya tindak lanjut
Tambahan
melengkapi Informasi laporan WBS
15. Menerima
13b. Tidak 14. Menginformasikan informasi
Memberikan pelaporan tidak tidak ada feedback
Feedback memberikan feedback
10. Arahan untuk
11. Closing
dilakukan closing
Selesai Status
Status Laporan
Laporan
660 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 292
Laporan Tahunan 2023
Jenis Pelanggaran yang Dapat Dilaporkan 3. Unit Pengelola WBS yang dikepalai seorang Kepala
Departemen di Satuan Kerja Audit Intern.
Pelanggaran yang dimaksud adalah perbuatan yang melawan
hukum, perbuatan tidak etis/tidak bermoral atau perbuatan Unit Pengelola WBS adalah unit di bawah Satuan Kerja Audit
lain yang dapat merugikan organisasi maupun pemangku Intern yang bertugas menangani semua proses pelaksanaan
kepentingan. Adapun beberapa contoh pelanggaran yang tugas WBS pada organisasi Perseroan. Selain itu, dalam
dapat dilaporkan berdasarkan kebijakan WBS ini, antara lain: pengelolaan pengaduan yang diterima pada saluran WBS,
1. Perilaku - Gaya Hidup; Perseroan dibantu oleh pihak ketiga yang independen yaitu
2. Fraud; PT Deloitte Advis Indonesia yang memberikan kesempatan
3. Benturan Kepentingan; untuk melaporkan dugaan pelanggaraan, baik secara anonym
4. Penyalahgunaan Wewenang; maupun tidak anonym.
5. Penyuapan/Penyogokan;
6. Gratifikasi; Sosialisasi Whistleblowing System
7. Pemerasan;
8. Pelanggaran Hukum Lain-Lain. Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan pendistribusian
pedoman Penerapan Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran
Pengelola Laporan Pelanggaran (Whistleblowing System) yang ditetapkan berdasarkan Surat
Edaran Direksi serta presentasi sharing session secara langsung
Struktur Pengelola WBS terdiri dari Penanggung Jawab kepada seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu,
Pelaksanaan dan Tim WBS. Penanggung jawab pelaksanaan guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan, sosialisasi
adalah Direktur Utama sedangkan Tim WBS terdiri dari: Whistleblowing System juga dilakukan melalui website Perseroan
1. Kepala Satuan Kerja Audit Intern; dan berbagai media, seperti buletin internal, poster, standing
2. Wakil Kepala Satuan Kerja Audit Intern; banner, customer gathering, presentasi langsung pedoman etika
dan kebijakan WBS.
Jumlah Pengaduan dan Proses Pengaduan
Pengaduan yang masuk selama tahun 2023 berjumlah 106 pengaduan yang terdiri dari 30 pengaduan melalui SMS/Telepon/
Whatsapp, dan 76 pengaduan melalui Email/Website. Berdasarkan jumlah pengaduan yang masuk, 79 pengaduan tidak terbukti,
6 pengaduan masih dalam proses pengumpulan informasi/tindak lanjut, dan sisanya 21 pengaduan telah selesai diproses dan/atau
telah diberikan sanksi. Secara rinci, jumlah pengaduan yang diteruskan ke proses audit dalam beberapa tahun terakhir sebagai berikut:
Tabel Pengaduan WBS yang Diteruskan ke Proses Audit
Metode Penyampaian Tindak Lanjut
Laporan masih Laporan telah selesai Laporan diteruskan
Tahun Laporan dalam proses diproses dan atau kepada Penyidik
Surat/ SMS/ Email/
ditutup(tidak (Proses Audit/ telah diberikan (terkait tindak
PO BOX Telepon/ WA Website
terbukti) Proses Pelaporan/ sanksi (termasuk pidana umum atau
Proses Lintas Divisi) sanksi administratif) Korupsi)
2019 5 2 3 0 1 9 0
2020 3 2 9 0 4 10 0
2021 0 2 3 0 0 5 0
2022 0 1 1 0 2 0 0
2023 0 1 4 0 0 5 0
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 661
Page 293
Tata Kelola
Perusahaan
Program Anti Korupsi Untuk menerapkan efektivitas penerapan Sistem Manajemen
Anti Penyuapan (SMAP), Perseroan memiliki organisasi Sistem
Perseroan terus berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sesuai Panduan SNI
dengan terus mendorong efektivitas penerapan kebijakan ISO 37001:2016 yang terdiri dari Governing Body, Top
pengandalian gratifikasi, Whistleblowing System, Pengelolaan Management dan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP).
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), serta Dalam hal ini Governing Body menjadi kewenangan Dewan
Program Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Komisaris sedangkan FKAP fungsinya berada pada Compliance
Terorisme (PPT). Selain itu, Perseroan juga melakukan upaya and Governance Division.
dalam mendukung Program Anti Korupsi melalui pelaksanaan
Sertifikasi dan Surveillance ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Adapun pengelolaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
Anti Penyuapan (SMAP), keikutsertaan Sertifikasi Ahli Pembangun telah berjalan dengan baik sesuai Pedoman Sistem Manajemen
Integritas (API) serta sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI). Anti Penyuapan (SMAP) diantaranya yaitu:
1. Penandatanganan Kebijakan Anti Penyuapan Bank BTN
Program dan Prosedur yang Dilakukan Dalam pada Tahun 2023 oleh Top Management (dhi. Direktur
Mengatasi Praktik Korupsi Utama) dan Governing Body (dhi. Komisaris Utama) dalam
rangka pelaksanaan komitmen Manajemen Perseroan
Sistem Manajemen Anti Penyuapan terhadap anti penyuapan;
2. Melakukan pengkajian perubahan dalam isu internal dan
Sejalan dengan komitmen pemberantasan korupsi, pada eksternal yang relevan dengan sistem manajemen anti
tanggal 11 Agustus 2020 Bank BTN telah memiliki sertifikasi penyuapan;
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang 3. Melakukan pengkajian Efektivitas tindakan yang diambil
diterbitkan oleh Badan Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 atas untuk menunjukkan risiko Penyuapan;
implementasi ISO 37001:2016 di lingkungan Perseroan. 4. Melakukan pengkajian Peluang peningkatan berkelanjutan
Adapun ruang lingkup sertifikasi ISO 37001:2016 sampai dari SMAP;
dengan Tahun 2023 yaitu: 5. Melakukan internalisasi SMAP dan Whistleblowing System
1. Pengadaan barang dan/atau jasa pada Procurement and (WBS) melalui berbagai media sosialisasi kepada Debitur
Fixed Asset Management Division (PFAD). dan Vendor guna peningkatan kualitas SMAP;
2. Perkreditan Komersial pada Commercial Banking Division 6. Penandatanganan Pakta Integritas Pegawai terkait komitmen
(CMBD) dan Corporate Banking Division (CBD). implementasi SMAP yang diperbaharui setiap tahunnya
3. SME Restrukturisasi Kredit pada seluruh Kantor Wilayah. secara berkala;
4. Wholesale Credit Risk Division (WRD). 7. Melakukan pengkajian terhadap penambahan unit kerja
5. Small Medium Enterprise Banking Division (SMBD). yang disertifikasi ISO 37001:2016 SMAP.
6. Commercial Banking Center Jakarta Raya, Bintaro Jaya,
Bekasi dan Bandung. Perseroan berkomitmen untuk melakukan continuous improvement
dalam menerapkan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti
Dalam upaya mempertahankan sertifikat ISO 37001:2016 Penyuapan guna mewujudkan Perseroan bersih dari korupsi,
tersebut, Pada tanggal 24 s.d. 28 Juli Tahun 2023 telah kolusi dan nepotisme. Perseroan akan senantiasa mengajak
dilakukan audit resertifikasi ISO 37001:2016 SMAP pada rekan bisnis/mitra kerja untuk mendukung pelaksanaan SMAP
lingkup Procurement and Fixed Asset Management Division ISO 37001:2016 di Perseroan melalui penandatanganan
(PFAD), Commercial Banking Division (CMBD) dan Corporate Pakta Integritas dengan komitmen bahwa selama bekerja sama
Banking Division (CBD) serta audit surveillance ISO 37001:2016 dengan Perseroan tidak melakukan praktik gratifikasi, suap
SMAP pada lingkup Commercial Banking Center Jakarta maupun tindakan lain yang melanggar peraturan perundang-
Raya, Bintaro Jaya, Bekasi dan Bandung SME Restrukturisasi undangan yang berlaku.
Kredit pada seluruh Kantor Wilayah oleh Badan Sertifikasi.
Perseroan berhasil mempertahankan sertifikasi SMAP dengan Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan diharapkan
mendapatkan sertifikat atas audit resertifikasi dan surveillance dapat menambah kepercayaan seluruh stakeholders Perseroan,
oleh Badan Sertifikasi ISO 37001:2016 SMAP. Selain itu, dalam termasuk rekan bisnis/mitra kerja dalam menjalin kerjasama
rangka perluasan ruang lingkup ISO 37001:2016 SMAP, pada dan dapat meningkatkan efisiensi proses bisnis. Perseroan
tanggal 14 s.d. 20 Desember Tahun 2023 telah dilaksanakan sebagai lembaga keuangan sangat perlu meningkatkan reputasi
audit oleh Badan Sertifikasi pada ruang lingkup Small Medium dengan proses bisnis yang efisien, GCG dan mengikuti standar
Enterprise Banking Division (SMBD) dan 4 Commercial Banking internasional seperti ISO 37001:2016.
Center (Jakarta Raya, Bintaro, Bekasi dan Bandung) dengan
hasil seluruh ruang lingkup berhasil mendapatkan sertifikat ISO
37001:2016 SMAP.
662 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 294
Laporan Tahunan 2023
Hasil akhir yang akan diperoleh Perseroan dengan penerapan 2. Verifikasi internal para peserta dari Human Capital
ISO 37001:2016 adalah peningkatan daya saing Perseroan Management Division (HCMD);
dalam jangka panjang sehingga Perseroan akan semakin sehat 3. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis dari LSP KPK dan
dan tumbuh secara sustainable. Perseroan selama ini juga telah Compliance and Governance Division (CMGD);
menerapkan SNI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, 4. Pendalaman materi melalui e-learning dari LSP KPK;
yaitu proses audit pada Internal Audit Division, proses KPR pada 5. Pengisian form APL-01 (formulir biodata calon peserta uji
Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division, proses kompetensi);
bisnis pada Enterprise Risk Management Division, Compliance & 6. Pengisian form APL-02 (formulir asesmen mandiri peserta uji
Governance Division dan Learning Managment Division. kompetensi);
7. Pendaftaran peserta melalui link LSP KPK;
PELAKSANAAN KEIKUTSERTAAN SERTIFIKASI AHLI 8. Pelaksanaan Asesmen secara offline.
PEMBANGUN INTEGRITAS (API)
Keikutsertaan Sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) dilakukan Pada Acara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia)
dengan tujuan untuk memperkuat sistem integritas Perseroan Tahun 2023 yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan
khususnya dalam pencegahan korupsi dan sebagai komitmen Korupsi (KPK) pada tanggal 12 Desember 2023 di Istora
atas kerja sama Perseroan dengan Komisi Pemberantasan Senayan Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan
Korupsi (KPK) dalam program Profesional Integritas (PROFIT). penghargaan kepada salah satu pegawai tersertifikasi API Bank
BTN sebagai Ahli Pembangun Integritas Inspiratif Kategori API
Sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) adalah personil Teraktif 2023. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil
bersertifikat yang berkompeten membangun sistem integritas Ketua KPK Bapak Nurul Ghufron.
yang berstandar nasional dalam upaya pemberantasan dan
pencegahan korupsi. Perseroan berupaya membangun sistem PELAKSANAAN KEIKUTSERTAAN SERTIFIKASI PENYULUH
integritas dan memperkuat system integritas secara berkelanjutan ANTIKORUPSI (PAKSI)
salah satunya melalui sertifikasi API. Perseroan dalam mendukung program dan upaya pencegahan
korupsi dari KPK mengikuti Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) yang
Pegawai Perseroan yang telah dinyatakan kompeten dan melibatkan pegawai perseroan dan IIKPA sampai dengan Tahun
menerima sertifikat API sejak tahun 2019 sampai dengan Tahun 2023 telah tersertifikasi PAKSI sebanyak 36 orang. Penyuluh
2023 sebanyak 85 pegawai. Para peserta sertifikasi API yang Anti Korupsi (PAKSI) adalah personil yang bersertifikat okupasi
telah kompeten kedepannya diharapkan dapat menjadi trigger Penyuluh Antikorupsi dan mempunyai lingkup penyuluhan anti
mechanism dan dapat menerapkan komitmen yang telah dibuat korupsi bidang tertentu serta diberi tugas oleh organisasinya
dalam bentuk rencana tindak lanjut setelah sertifikasi yaitu untuk melakukan kegiatan penyuluhan anti korupsi pada lingkup
meningkatkan awareness terkait integritas, membuat profil risiko organisasinya dan jejaring organisasinya.
dan mitigasinya mengenai aktivitas bidang pekerjaan area rawan
korupsi, mendorong pembentukan dan penguatan kebijakan Keikutsertaan Perseroan dalam pelaksanaan sertifikasi
pencegahan korupsi di lingkungan kerja atau instansi dengan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) yang diselenggarakan oleh
melakukan internalisasi melalui kegiatan webinar dan sosialisasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK tahun 2023 dimulai dari
mengenai GCG dan Ketentuan Kedisplinan kepada seluruh pegawai proses e-learning, Diklat Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi
di lingkungan kerja secara berkala dan berkesinambungan. (PELOPOR) sampai dengan pelaksanaan asesmen pada
tanggal 11 s.d. 12 April 2023 terdapat 8 pegawai dan 1
Keikutsertaan Perseroan dalam pelaksanaan sertifikasi Ahli orang dari Ikatan Istri Karyawan dan Pensiunan (IIKPA) yang
Pembangun Integritas (API) yang diselenggarakan oleh Lembaga dinyatakan kompeten.
Sertifikasi Profesi (LSP) KPK tahun 2023 diikuti 2 skema yaitu
API Utama dan API Muda yang terdiri dari 2 Batch yaitu Batch Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam mengikuti
1 (14-15 Februari 2023) dan Batch 2 (25-27 Juli 2023) dimulai sertifikasi Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) sebagai berikut:
dari proses e-learning sampai dengan pelaksanaan asesmen 1. Pengajuan Ijin Prinsip keikutsertaan dan usulan calon
terdapat 8 pegawai dalam pelaksanaan sertifikasi API Utama peserta sertifikasi Penyuluh Antikorupsi kepada Direksi dari
dan 18 pegawai dalam pelaksanaan sertifikasi API Muda yang Compliance and Governance Division (CMGD);
dinyatakan kompeten. 2. Verifikasi internal para peserta dari Human Capital
Management Division (HCMD);
Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam mengikuti 3. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis dari LSP KPK dan
sertifikasi Ahli Pembangun Integritas (API) sepanjang periode Compliance and Governance Division (CMGD);
2023 sebagai berikut: 4. Pelaksanaan E-Learning “Pengetahuan Dasar Antikorupsi
1. Pengajuan Ijin Prinsip keikutsertaan dan usulan calon peserta dan Integritas” yang dilaksanakan secara mandiri (online);
sertifikasi Ahli Pembangun Integritas kepada Direksi dari 5. Pengisian Formulir Pendaftaran Pelatihan Calon Penyuluh
Compliance and Governance Division (CMGD); Anti Korupsi (PELOPOR);
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 663
Page 295
Tata Kelola
Perusahaan
6. Pelaksanaan Diklat PELOPOR secara offline; Pengendalian Gratifikasi
7. Pendaftaran Sertifikasi Asesmen Penyuluh Anti Korupsi
(PAKSI) melalui link LSP KPK; Pengendalian gratifikasi merupakan aspek penting bagi
8. Pelaksanaan Asesmen Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) secara Perseroan dalam menjaga proses kegiatan usaha berjalan sesuai
online. dengan etika bisnis yang menjunjung tinggi nilai integritas.
Perseroan melakukan pengendalian gratifikasi bertujuan untuk
ACARA PERINGATAN HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA 2023 membangun nilai-nilai GCG dan menanamkan nilai integritas
Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) pada 21 kepada seluruh pegawai sehingga, proses bisnis senantiasa
Desember 2023, Perseroan melakukan serangkaian kegiatan didasarkan pada etika dan tanggung jawab. Pengendalian
diantaranya diseminasi pesan antikorupsi melalui berbagai gratifikasi juga dibutuhkan agar kepentingan bisnis tetap
media seperti media sosial Perseroan (instagram, facebook, berjalan dengan baik dan beretika namun tidak bertentangan
twitter), video di TV LED Perseroan, whatsapp dan email blast dengan ketentuan larangan gratifikasi.
kepada seluruh pegawai Perseroan, umbul-umbul tema hakordia
di Lobby Menara Bank BTN. Sejalan dengan maksud tersebut, Perseroan menerapkan
budaya untuk tidak menerima pemberian atau imbalan dari
Acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023 nasabah, debitur, vendor, rekanan, mitra kerja dan pihak ketiga
di lingkungan Internal Bank BTN dilaksanakan di Menara Bank lainnya atas jasa yang diberikan oleh Pegawai Perseroan
BTN pada tanggal 21 Desember 2023 dengan berbagai kegiatan dalam menjalankan tugasnya. Hal ini dilakukan antara lain
mulai dari penguatan integritas dari Narasumber Bapak Wawan pada saat menjelang hari raya keagamaan (Idul Fitri, Natal/
Wardiana selaku Deputi Pendidikan dan Peran serta Masyarakat Tahun Baru). Perseroan selalu membuat pengumuman melalui
KPK RI mengenai pencegahan korupsi sektor dunia usaha, launching surat kabar nasional yang menjangkau masyarakat secara luas
web pelaporan gratifikasi, pemberian penghargaan bagi pegawai bahwa Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh jajaran Pegawai
pelapor gratifikasi, simbolis pemakaian rompi API angkatan 2023, Perseroan mempunyai komitmen penuh untuk tidak menerima
pengumuman pemenang lomba poster gratifikasi serta pameran dan/atau meminta hadiah atau bingkisan dalam bentuk apapun
poster anti gratifikasi karya pegawai. dari/kepada nasabah, debitur, rekanan/vendor/mitra kerja dan
pihak ketiga lainnya.
Penghargaan terhadap pelapor gratifikasi diberikan oleh Direktur
Human Capital, Compliance and Legal Perseroan kepada 3 Perseroan juga mengajak kepada seluruh nasabah, debitur,
pegawai terpilih yang melaporkan gratifikasi pada tahun 2023 rekanan/vendor/mitra kerja dan pihak lainnya yang telah
pada masing-masing kategori yaitu Kategori pelapor gratifikasi memiliki maupun yang bermaksud melakukan hubungan bisnis
dengan jumlah laporan terbanyak dan Kategori pelaporan dengan Perseroan mendukung komitmen tersebut dengan tidak
gratifikasi dengan jumlah nominal terbanyak, serta 1 pegawai memberikan hadiah atau bingkisan dalam bentuk apapun
terpilih dengan kategori pelapor inspiratif. baik secara langsung maupun tidak langsung. Pemberitahuan
mengenai hal tersebut juga dilakukan Perseroan melalui surat
Pada Acara Hakordia tersebut, apresiasi juga diberikan kepada tertulis kepada setiap nasabah, debitur, vendor, rekanan, mitra
3 pegawai pemenang lomba design poster anti gratifikasi kerja dan pihak ketiga lainnya yang melakukan hubungan bisnis
Tahun 2023 oleh Compliance and Governance Division Head, dengan Perseroan.
serta dilakukan pemberian simbolis Rompi API kepada 2 (dua)
pegawai perwakilan Ahli Pembangun Integritas (API) Utama KEBIJAKAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI
dan Muda angkatan Tahun 2023 oleh Deputi Pendidikan dan Bukti keseriusan Perseroan dalam mendukung pemberantasan
Peran Serta Masyarakat KPK. Diharapkan dengan adanya korupsi adalah bekerjasama dengan KPK melakukan
apresiasi tersebut maka akan meningkatkan motivasi pegawai penandatanganan komitmen dalam menerapkan Program
dalam melaksanakan pengendalian gratifikasi dan pencegahan Pengendalian Gratifikasi di lingkungan kerja Perseroan sejak
korupsi melalui pelaporan gratifikasi maupun sertifikasi API serta tanggal 25 Juni 2014. Berdasarkan komitmen tersebut, pada
inspirasi bagi seluruh pegawai untuk menjadi role model di tahun 2015 Perseroan telah mempunyai pedoman intern
masing-masing unit kerjanya dan memperkuat sistem integritas serta Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang berperan aktif
di Perseroan dalam upaya pencegahan korupsi. dalam menyebarluaskan kesadaran dan pemahaman tentang
Pengendalian Gratifikasi dan Anti Korupsi.
664 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 296
Laporan Tahunan 2023
Perseroan menetapkan kebijakan yang menjadi pedoman Sejak tahun 2019, Perseroan melakukan kerjasama dengan
dalam implementasi pengendalian gratifikasi Perseroan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam gerakan Profesional
Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A tanggal 25 April 2022 perihal Berintegritas (PROFIT) melalui beberapa kegiatan sebagai
Prosedur Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk Teknis Nomor berikut:
PT.6-A.1 tanggal 25 April 2022 perihal Petunjuk Pelaksanaan 1. Keikutsertaan training sebagai Ahli Pembangun Integritas
Pengendalian Gratifikasi. sebagai inisiatif dalam mendukung (API) untuk mengawal upaya pencegahan korupsi;
Pengendalian Gratifikasi. Surat edaran tersebut mengatur 2. Keikutsertaan program kolaborasi kampanye dengan
beberapa hal sebagai berikut: KPK tentang Anti Korupsi melalui berbagai saluran media
1. Ketentuan Umum Gratifikasi. komunikasi;
2. Prinsip Dasar Pengendalian Gratifikasi. 3. Self Assessment atas Daftar Periksa Panduan Pencegahan
3. Kategori Gratifikasi. Korupsi Yang Memadai Bagi Korporasi (CEK).
4. Pengelola Pengendalian Gratifikasi.
5. Mekanisme Pelaporan Gratifikasi.
6. Implementasi Pengendalian Gratifikasi.
MEKANISME PELAPORAN GRATIFIKASI
Perseroan telah menetapkan mekanisme pelaporan gratifikasi sebagaimana diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A tanggal
25 April 2022 perihal Prosedur Pengendalian Gratifikasi dan Petunjuk Teknis Nomor PT.6-A.1 tanggal 25 April 2022 perihal Petunjuk
Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi, dengan alur sebagai berikut:
1 2 Unit Pengendalian Gratifikasi
Disampaikan melalui web UPG
Mengisi Formulir (maksimal 10 HK sejak penerimaan)
melalui web CRMS kepada UPG atau (maksimal 30 HK
PELAPOR sejak penerimaan) kepada KPK CMGD
3
Rekapitulasi Laporan Hasil Analisis atas
& Review (10 HK) rekapitulasi Laporan
Verifikasi Review Sistem Gol KPK & Review
Kelengkapan Dokumen
SK diserahkan ke Pelapor
4 (7HK sejak ditetapkan)
Dikelola oleh Instansi SK Penetapan
Gratifikasi
Gratifikasi Milik Negara
5 (diserahkan 7 HK sejak SK ditetapkan)
Analisis &
Verifikasi Permintaan Data
Penetapan
Kelengkapan & Keterangan
Status
6
Rekening Kas KPKNL
Negara KEMENKEU
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 665
Page 297
Tata Kelola
Perusahaan
Keterangan Gambar Mekanisme Pelaporan Gratifikasi: pelapor kepada rekening Kas Negara dan menyerahkan
1. Pegawai melaporkan penerimaan gratifkasi kepada KPK bukti penyetorannya kepada Pelapor. Sedangkan jika
melalui UPG (dhi. CMGD) dengan mengisi formulir secara gratifikasi yang diserahkan berupa barang maka KPK akan
lengkap paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja terhitung sejak menyerahkan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
tanggal gratifikasi diterima, Gratifikasi yang diterima oleh dan menyampaikan bukti penyerahannya kepada Pelapor.
Pelapor agar disimpan oleh Pelapor sampai dengan adanya 7. Dalam hal gratifikasi berupa uang, maka selanjutnya
Surat Keputusan KPK atas status kepemilikan gratifikasi KPK menyetorkan uang yang telah diserahkan oleh
dimaksud. pelapor kepada rekening Kas Negara dan menyerahkan
2. Penyampaian formulir disampaikan melalui email UPG bukti penyetorannya kepada Pelapor. Sedangkan jika
dengan alamat: http://crms.btn.co.id. Formulir yang gratifikasi yang diserahkan berupa barang maka KPK akan
digunakan pada Surat Edaran ini disesuaikan dengan menyerahkan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
jenis gratifikasi yang diterima, dengan penjelasan sebagai dan menyampaikan bukti penyerahannya kepada Pelapor.
berikut:
a. Menggunakan formulir 1, jika gratifikasi berupa uang LAPORAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
dan termasuk gratifikasi suap; Selama periode tahun 2023, total laporan gratifikasi yang
b. Menggunakan formulir 2, jika gratifikasi diperoleh dari masuk dari kantor pusat maupun kantor cabang sebanyak 78
kegiatan kedinasan; laporan, yang terdiri dari laporan gratifikasi suap, kedinasan,
c. Menggunakan formulir 3, jika gratifikasi berupa gratifikasi berupa makanan menjelang hari raya keagamaan
makanan/minuman/parcel dalam rangka penyambutan maupun Penolakan Gratifikasi.
hari raya. Namun jika gratifikasi yang diperoleh dalam
rangka hari raya berupa uang/voucher/barang maka
tetap menggunakan formulir 1. Hal lain yang perlu Jumlah Laporan Gratifikasi 3 Tahun Terakhir
diperhatikan dalam kelengkapan data pada formulir
83
yaitu pencantuman unit kerja, jabatan, uraian kronologi/ 78
peristiwa pemberian gratifikasi dimaksud serta kontak
No. telepon dan alamat email mengingat adanya proses
klarifikasi laporan oleh UPG maupun KPK.
3. UPG meneruskan laporan gratifikasi kepada KPK dalam
24
jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja sejak laporan gratifikasi
diterima oleh UPG. Selanjutnya KPK melakukan penanganan
laporan gratifikasi yang meliputi: 2021 2022 2023
a. Verifikasi atas kelengkapan laporan gratifikasi;
b. Permintaan data dan keterangan kepada pihak terkait;
c. Analisis atas penerimaan gratifikasi; dan Pada Tahun 2023 salah satu pegawai Bank BTN diberikan
d. Penetapan status kepemilikan gratifikasi. Proses yang penghargaan oleh KPK pada penyelenggaraan Acara Peringatan
dilakukan kpk untuk menetapkan status penerimaan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diselenggarakan
laporan gratifikasi dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) KPK di Istora Senayan Jakarta tanggal 12 Desember 2023.
hari kerja sejak laporan gratifikasi diterima oleh KPK Penghargaan diberikan langsung oleh Pimpinan KPK.
secara lengkap.
4. KPK menyampaikan Surat Keputusan atas status penerimaan Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi
gratifikasi kepada penerima/pelapor gratifikasi serta Kepada Karyawan
tembusan kepada UPG paling lambat 7 (tujuh) hari kerja
sejak tanggal SK ditetapkan. Dalam hal status kepemilikan Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah melakukan kegiatan
gratifikasi ditetapkan untuk dikelola oleh instansi maka dalam mendorong efektivitas implementasi kebijakan
gratifikasi tersebut diserahkan kepada UPG untuk dikelola pengendalian gratifikasi, antara lain:
Perseroan. 1. Melakukan diseminasi melalui berbagai media tentang pesan
5. Dalam hal KPK menetapkan gratifikasi menjadi milik anti gratifikasi kepada seluruh pegawai maupun stakeholder
negara, Pelapor/Penerima menyerahkan gratifikasi yang Perseroan melalui beberapa kegiatan sebagai berikut:
diterimanya kepada KPK paling lambat 7 (tujuh) hari kerja a. Sosialisasi mengenai peran istri dalam pengendalian
sejak tanggal SK ditetapkan. Bukti penyerahan kepada KPK gratifikasi pada Raker IIKPA di Bulan Januari 2023.
tersebut disampaikan kepada UPG. b. Pelaksanaan internalisasi kepada seluruh pegawai
6. Dalam hal gratifikasi berupa uang, maka selanjutnya mengenai Gratifikasi ilegal dan Sistem Manajemen
KPK menyetorkan uang yang telah diserahkan oleh Anti Penyuapan melalui media Digital Room for
E-leArning Modules (DREAM) pada bulan Februari
dan September 2023.
666 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 298
Laporan Tahunan 2023
c. Mengedarkan Imbauan melalui Memo Internal terkait s. Internalisasi infografis tema Hari Antikorupsi Sedunia
Larangan Gratifikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri (Hakordia) kepada seluruh pegawai melalui aplikasi
1444 H ke seluruh unit kerja di Bulan Maret 2023. B-Gate, whatsapp blast dan email blast pada Bulan
d. Branch Visit Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dalam Desember 2023.
rangka internalisasi Gratifikasi ke Kantor Cabang. t. Sosialisasi infografis tema Hari Antikorupsi Sedunia
e. Melaksanakan Sosialisasi Perempuan dan Pencegahan (Hakordia) melalui pemasangan umbul-umbul Hakordia
Korupsi Dalam Keluarga kepada Istri Pegawai di di lingkungan Bank pada Bulan Desember 2023.
Menara Bank BTN pada bulan Maret 2023. u. Sosialisasi infografis tema Hari Antikorupsi Sedunia
f. Diseminasi gratifikasi melalui pemasangan poster di (Hakordia) kepada stakeholder melalui sosial
Banking Hall Kantor Cabang. media facebook, twitter, dan instagram pada Bulan
g. Internalisasi pemahaman mengenai gratifikasi melalui Desember 2023.
penayangan video ”Mengenal Gratifikasi” pada media v. Menyelenggarakan acara puncak peringatan Hari
digital internal Bank BTN Smartshare. Antikorupsi Sedunia di lingkungan internal Bank pada
h. Sosialisasi infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait tanggal 21 Desember 2023.
Larangan Gratifikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 w. Pemberian Penghargaan kepada Pelapor Gratifikasi
H kepada stakeholder melalui sosial media facebook, dengan kategori jumlah laporan terbanyak, nominal
twitter, dan instagram pada Bulan April 2023. terbanyak dan pelapor inspiratif.
i. Sosialisasi infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait 2. Penandatanganan Pakta Integritas, Perseroan memiliki program
Larangan Gratifikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 penandatanganan Pakta Integritas yang sejalan dengan
H kepada stakeholder melalui surat kabar Sindonews komitmen atas pelaksanaan sertifikasi ISO 37001:2016
pada Bulan April 2023. Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Pakta Integritas
j. Sosialisasi infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait tersebut merupakan pernyataan seluruh jajaran Perseroan
Larangan Gratifikasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk berkomitmen menjunjung tinggi moral dan integritas,
1444 H melalui pemasangan twibbone anti gratifikasi melindungi dan menjaga citra, kredibilitas serta kepentingan
pada Bulan April 2023. Perseroan dengan cara tidak meminta atau menerima suap
k. Webinar Best Practice Pengendalian Gratifikasi dan maupun gratifikasi dari pihak-pihak yang memiliki benturan
Strategi Pencegahan Korupsi Sektor Dunia Usaha kepentingan. Pakta Integritas tersebut senantiasa dilaksanakan
dengan Narasumber Direktur Gratifikasi KPK pada dengan sebaik-baiknya guna mendukung program SMAP
Bulan Mei 2023. maupun pengendalian gratifikasi. Pakta Integritas yang
l. Sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan ditandatangani oleh masing-masing pegawai diunggah melalui
Gratifikasi kepada seluruh Vendor/Mitra pengadaan media Digital Room For E-leArning Modules (DREAM).
barang dan jasa di Hotel Aston Sentul pada Bulan Juni
2023. 3. Digital Learning tentang Pengendalian Gratifikasi
m. Sosialisasi kepada Stakeholder BTN (internal maupun Internalisasi kepada seluruh Pegawai tentang materi
eksternal) tentang Pengendalian Gratifikasi, Sistem Pengendalian Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti
Manajemen Anti Penyuapan dan WBS melalui website Penyuapan salah satunya melalui program Compliance
BTN pada Bulan Juli 2023. Excellence menggunakan media Digital Room For E-leArning
n. Melaksanakan Lomba Design Poster Anti Gratifikasi Modules (DREAM) serta melakukan evaluasi terkait materi
kepada seluruh Pegawai pada Bulan Agustus 2023. dimaksud berupa penyelenggaraan quiz dan feedback atas
o. Internalisasi melalui memo internal imbauan tolak gratifikasi materi yang diberikan.
terkait Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024
kepada seluruh pegawai pada Bulan Desember 2023. 4. Laporan Rencana Kerja Program Pengendalian Gratifikasi
p. Internalisasi Infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait Hari (PPG) kepada KPK
Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 kepada seluruh Berdasarkan surat KPK perihal Pedoman Monitoring dan
pegawai melalui aplikasi B-Gate, whatsapp blast dan Evaluasi Implementasi Pengendalian Gratifikasi tahun 2023,
email blast pada Bulan Desember 2023. maka setiap Semester Perseroan wajib menyampaikan
q. Sosialisasi infografis Pesan Anti Gratifikasi terkait laporan Rencana Kerja kepada KPK melalui aplikasi
Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 kepada Gratifikasi Online (GOL) KPK. Perseroan telah menyampaikan
stakeholder melalui sosial media facebook, twitter, dan laporan Rencana Kerja PPG Semester I sampai dengan II
instagram pada Bulan Desember 2023. kepada KPK dengan rincian yang terdiri sebagai berikut:
r. Pemasangan poster tema Hari Antikorupsi Sedunia a. Laporan Diseminasi media sosialisasi pesan anti
(Hakordia) di Menara Bank BTN pada Bulan Desember gratifikasi;
2023. b. Laporan e-learning Bimbingan Teknis Pengendalian
Gratifikasi;
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 667
Page 299
Tata Kelola
Perusahaan
c. Laporan sosialisasi gratifikasi secara mandiri oleh UPG; b. Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah nominal
d. Bimbingan teknis terkait implementasi PPG; terbanyak.
e. Laporan penerimaan; c. Kategori Pelapor Inspiratif.
f. Penolakan gratifikasi yang dikelola oleh UPG; dan/atau
g. Laporan Inovasi pengendalian gratifikasi. Selain penghargaan kepada pelapor gratifikasi, apresiasi
juga diberikan kepada pemenang lomba design poster
5. Penyampaian apresiasi kepada pelapor gratifikasi terpilih anti gratifikasi, Pegawai API Teraktif dari KPK dan simbolis
pada perayaan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023 Pemasangan Rompi API kepada 2 (dua) perwakilan pegawai
sesuai Surat Edaran KPK perihal peringatan Hari Anti Ahli Pembangun Integritas (API) Utama dan Muda Angkatan
Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2023 yang diperingati Tahun 2023.
setiap tanggal 9 Desember, KPK menghimbau agar seluruh
Kementerian/Lembaga menyelenggarakan rangkaian Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
kegiatan peringatan Hakordia 2023 dengan mengusung Penyelenggara Negara (LHKPN)
tema “Sinergi Berantas Korupsi, Untuk Indonesia Maju”.
Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan memberikan Sebagai Badan Usaha Milik Negara, Perseroan secara
apresiasi kepada Pegawai yang melaporkan gratifikasi dan konsisten berupaya menjaga kepatuhan terhadap penyampaian
berkomitmen terhadap pencegahan korupsi di lingkungan LHKPN. Dasar ketentuan pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Perseroan sehingga diharapkan apa yang telah dilakukan oleh Penyelenggara Negara (LHKPN) Perseroan adalah Peraturan
Pelapor Gratifikasi menjadi inspirasi bagi Pegawai lainnya Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor 07
untuk memiliki komitmen yang sama dalam pencegahan korupsi Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan
salah satunya melalui penolakan dan pelaporan Gratifikasi. Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara
dan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia
Apresiasi diberikan kepada pelapor gratifikasi pada tahun Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Komisi
2023 dengan 3 (tiga) kategori yaitu: Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor 07 Tahun
a. Kategori pelapor gratifikasi dengan jumlah laporan tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan
terbanyak. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.
Kebijakan Pengelolaan LHKPN Perseroan
Perseroan berkomitmen terhadap pelaksanaan kewajiban LHKPN dengan diterbitkannya Kebijakan Khusus No. 3-C tanggal 31 Oktober
2023 perihal Regulasi dan Administrasi Kepegawaian, Bab VII tentang Pelayanan dan Operasional Human Capital. Berdasarkan
Kebijakan Khusus tersebut, Pejabat di lingkungan Perseroan yang wajib melaporkan LHKPN adalah sebagai berikut:
1. Jajaran Direksi, Dewan Komisaris dan Organ Dewan Komisaris.
2. Kepala Divisi/Desk (atau yang setingkat), Kepala Kantor Wilayah.
3. Kepala Cabang dan Kepala Cabang Syariah.
Jumlah Pelaporan LHKPN
No Kategori Jabatan Jumlah %Pelaporan
1 Dewan Komisaris 8 100%
2 Direksi 9 100%
3 SEVP 2 100%
4 Kepala Divisi 42 100%
5 Kepala Kantor Wilayah 6 100%
6 Kepala Cabang 108 100%
Total Wajib Lapor 175 100%
668 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 300
Laporan Tahunan 2023
No Tahun Jenis Laporan Jumlah Wajib Lapor Jumlah Pelaporan %Kepatuhan
1 2020 Periodik Tahun 2019 158 157 99,37%
2 2021 Periodik Tahun 2020 162 162 100%
3 2022 Periodik Tahun 2021 170 170 100%
4 2023 Periodik Tahun 2022 175 175 100%
• Seluruh pejabat BUMN wajib melaporkan LHKPN Tahun Periodik 2022 secara online 01 Januari 2023 s.d. 31 Maret 2023,
dimana apabila terdapat Pejabat BUMN yang tidak memenuhi kewajiban tersebut dapat dikenakan sanksi Administratif.
• Berdasarkan hal tersebut Report Kepatuhan Bank BTN atas Pelaporan LHKPN sebesar 100% atau seluruh Wajib Lapor telah
menyelesaikan pelaporan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan, dimana Tingkat kepatuhan dapat dipertahankan.
(posisi 31 Maret 2023)
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) dan Upaya Penyelesaian
Jumlah fraud yang dilakukan (Internal)
Anggota Dewan Komisaris dan
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud Anggota Direksi
dalam 1 Tahun
Tahun Tahun Tahun
Tahun Berjalan Tahun Berjalan Tahun Berjalan
Sebelumnya Sebelumnya Sebelumnya
(2023) (2023) (2023)
(2022) (2022) (2022)
Total Fraud 0 0 18 19 1 0
Telah Diselesaikan 0 0 10 17 1 0
Dalam Proses
Penyelesaian di Internal 0 0 7 2 0 0
Bank
Belum Diupayakan
0 0 0 0 0 0
Penyelesaian
Telah Ditindaklanjuti
0 0 1 2 0 0
Melalui Proses Hukum
Keterangan:
1. Jumlah kasus pada tahun berjalan adalah berdasarkan Laporan Hasil Audit Khusus dan Laporan Hasil Telaah Awal periode Januari - Desember 2023.
2. Jumlah kasus yang “Telah diselesaikan” adalah kasus yang telah mendapatkan putusan sanksi dari Direksi - Desember 2023.
3. Jumlah kasus yang “Dalam proses penyelesaian di internal Perseroan” adalah kasus yang belum mendapatkan putusan sanksi dari Direksi sampai dengan Desember 2023.
4. Jumlah kasus yang “Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum” adalah kasus yang “telah diselesaikan” dan mendapatkan putusan sanksi pidana. Proses hukum
ditindaklanjuti oleh Legal Division.
Pemberian Dana Kegiatan Sosial Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
dan/atau Politik dan Penyediaan Dana Besar
Pemberian Dana Kegiatan Sosial menjadi bagian dari tanggung Perseroan melakukan penyediaan dana kepada pihak terkait
jawab sosial Perseroan. Oleh karena itu, informasi terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large exposure)
Pemberian Dana Kegiatan Sosial diuraikan pada bagian yang dilakukan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang menjadi bagian Perseroan tidak pernah melanggar Batas Maksimum Pemberian
yang tidak terpisahkan dalam Laporan Tahunan ini. Kredit (BMPK) selama tahun 2023. Direktur Kepatuhan melalui
Satuan Kerja Kepatuhan senantiasa memantau kepatuhan
Sedangkan untuk pemberian dana kegiatan politik, selama Perseroan terhadap ketentuan BMPK dan melaporkannya kepada
tahun 2023 Perseroan tidak melakukan pemberian dana untuk Otoritas Jasa Keuangan setiap semester. Penerapan penyediaan
kegiatan politik atau kepada partai politik sesuai dengan dana oleh Perseroan kepada pihak terkait dan/atau penyediaan
peraturan perundang-undangan maupun Code of Conduct dana besar senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian
Perseroan. maupun perundang-undangan yang berlaku dan telah memenuhi
ketentuan Bank Indonesia tentang BMPK.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 669
Page 301
Tata Kelola
Perusahaan
Jumlah diatur bahwa Orang Dalam Perseroan dilarang melakukan
No Penyedia Dana kegiatan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) melalui
Nominal kegiatan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan atau
Debitur
(juta rupiah)
Perusahaan lain yang melakukan transaksi dengan Perseroan.
Kepada Pihak
1 48 8.556 Orang Dalam dimaksud adalah sebagai berikut:
Terkait
1. Komisaris, Direktur, atau Pegawai Perseroan;
Kepada Debitur Inti:
2 a. Individu 10 6.882.986 2. Pemegang saham utama Perseroan;
b. Group 205 28.084.964 3. Orang perseorangan yang karena kedudukan atau
profesinya atau karena hubungan usahanya dengan
Buyback Saham dan Buyback Obligasi Perseroan memungkinkan orang tersebut memperoleh
informasi orang dalam; atau
Selama tahun 2023, tidak terdapat buyback saham maupun 4. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir tidak lagi
buyback obligasi. menjadi pihak sebagaimana dimaksud pada butir 1,2, dan
3 di atas.
Rencana Strategis Bank
Larangan bagi Orang Dalam Perseroan yang mempunyai
Informasi terkait Rencana Strategis Bank telah disajikan pada informasi Orang Dalam untuk melakukan pembelian atau
Sub Bab Strategi Bank pada Bab Analisis dan Pembahasan penjualan atas Efek Perseroan didasarkan atas pertimbangan
Manajemen dalam Laporan Tahunan ini. adanya Prinsip Keterbukaan pada Pasar Modal yang berakibat
harus terciptanya kesetaraan informasi bagi setiap pihak
Transaksi yang Mengandung Benturan di dalam mengambil keputusan investasinya. Orang Dalam
Kepentingan dilarang memperdagangkan Efek Perseroan bila mengetahui
Informasi material yang dimiliki oleh Orang Dalam yang belum
Penjelasan terkait Transaksi yang Mengandung Benturan tersedia untuk umum (dhi. Informasi Orang Dalam) atau Fakta
Kepentingan telah tersaji pada Bab Analisis dan Pembahasan Material. Orang Dalam yang sebelumnya mengetahui Fakta
Manajemen dalam Laporan Tahunan ini. Material dapat melakukan perdagangan Efek setelah Fakta
Material tersebut dipublikasikan. Selama tahun 2023, tidak
Perselisihan Internal terdapat insider trading.
Selama tahun 2023 tidak ada perselisihan internal antar Transparansi Kondisi Keuangan
pegawai yang terjadi. dan Non Keuangan
Pencegahan Transaksi Orang Dalam Uraian terkait Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
(Insider Trading) telah tersaji pada Sub Bab Transparansi Penyampaian Laporan
pada Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Sebagai bagian dari pengelolaan potensi benturan
kepentingan, Perseroan telah menetapkan kebijakan terkait Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk
tindakan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) yang Penerapan Tanggung Jawab Sosial
diatur dalam Peraturan Direksi No. 39/PD/CSD/2011 dan Lingkungan
tentang Pedoman Kebijakan Kegiatan Investor Relations serta
Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi maupun Pedoman Tata Penjelasan tentang penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk
Tertib Kerja Dewan Komisaris. Dalam ketentuan tersebut, penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan telah dijelaskan
pada Sustainability Report Bank BTN Tahun 2023.
670 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 302
Laporan Tahunan 2023
Laporan Tata Kelola
Unit Usaha Syariah
Perseroan melaksanakan Tata Kelola Unit Usaha Syariah 5 (Lima) Prinsip Dasar Penerapan
(UUS) bertujuan untuk memperoleh pengelolaan Perseroan Tata Kelola UUS Perseroan
yang sesuai dengan 5 (lima) prinsip dasar GCG dan sesuai
dengan Prinsip Syariah serta ditujukan untuk kepentingan Perseroan senantiasa konsisten dalam menerapkan dan
yang lebih luas. Kepetingan yang dimaksud antara lain adalah meningkatkan Pengelolaan UUS melalui peningkatan layanan
untuk melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepada para nasabah dan stakeholder secara berkesinambungan
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang dengan tetap mengacu kepada Prinsip Syariah yang berlandaskan
berlaku serta nilai-nilai etika yang berlaku secara umum pada kepada 5 (lima) prinsip dasar GCG, yaitu:
industri perbankan syariah. 1. Transparansi: yaitu keterbukaan dalam menyajikan informasi
yang material dan relevan serta keterbukaan dalam proses
Kebijakan mengenai pengelolaan UUS Perseroan merujuk pada pengambilan keputusan.
beberapa ketentuan antara lain: 2. Akuntabilitas: yaitu kejelasan dan kebenaran penyajian
1. Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan informasi mengenai pengelolaan Perseroan yang berjalan
Syariah tanggal 16 Juli 2008. dengan efektif sesuai dengan tujuan.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun 2023 3. Pertanggungjawaban: yaitu pengelolaan Perseroan yang
tentang Unit Usaha Syariah. selaras dengan peraturan perundang-undangan yang
3. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tentang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan UUS yang sehat.
Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum 4. Profesionalisme: yaitu memiliki kompetensi, mampu
Syariah dan Unit Usaha Syariah. bertindak obyektif dan bebas dari pengaruh/tekanan
4. Surat Edaran Bank Indonesia No.12/13/DPbS tanggal dari pihak manapun serta memiliki komitmen tinggi dalam
30 April 2010 tentang Pelaksanaan Good Corporate mengembangkan usaha Syariah.
Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha 5. Kewajaran: yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi
Syariah. hak-hak dan kepentingan stakeholders berdasarkan
5. Surat Keputusan Direksi Nomor 52/SK/DIR/TPMD/2021 perjanjian peraturan perundang-undangan yang berlaku.
tentang Struktur Organisasi Kantor Pusat dan Kantor
Wilayah.
6. Anggaran Dasar Perseroan. Struktur Unit Usaha Syariah Perseroan
Struktur Organisasi Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan dikelola
oleh Direksi UUS, Kepada Divisi UUS dan Deputi UUS yang
diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah sebagaimana Struktur
pengelola UUS disajikan dalam gambar berikut:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 671
Page 303
Tata Kelola
Perusahaan
Sharia Banking Division
DCD
(SHAD)
Secretary
M S N
Sharia Funding Sharia Financing
& Treasury Deputy Business Deputy
M N N M N
Consumer Comercial Non Sub &
Commercial Subsidized
Funding & Funding & Treasury Digital Banking Consumer
Financing Mortgage
Service Service Financing
M N
Consumer Goverment Non
Money & Card & Digital Commercial Subsidized
Funding & & Education Subsidized
Capital Market Channel Financing RM Mortgage
Service Funding Mortgage
M N M
Institution Corporat Commercial Developer
Liquidity &
Haji & Umrah Funding & Digital Financing Institution Non Mortgage
ALM
Zizwaq Banking Analyst Sales
M N
Consumer & Consumer
Comemrcial Financing Consumer
Stakeholder
Funding Policy & Financing &
Relation Sales
Policy & Product Adm Support
Development Development
Commercial Financing
Monitoring & Restructuring RM
Commercial Financing
Monitoring & Restructuring
Analyst
Commercial Policy & Product
Development
Visi dan Misi Unit Usaha Syariah 2. Mengembangkan human capital yang berkualitas dan
memiliki integritas tinggi serta penerapan Good Corporate
Dalam menjalankan operasionalnya, UUS Perseroan memiliki Governance dan Compliance;
Visi dan Misi sebagai berikut: 3. Meningkatkan keunggulan kompetitif melalui teknologi
informasi terkini;
Visi 4. Mempedulikan kepentingan masyarakat dan lingkungan
“Menjadi Bank Syariah yang Terdepan Dalam Pembiayaan
Perumahan dan Industri Kaitannya”.
Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Misi
Dalam mencapai visi tersebut di atas, Perseroan akan Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) pada
mengemban misi sebagai berikut: tataran implementasinya tidak menyimpang dari prinsip-
1. Menyediakan produk dan jasa yang inovatif serta layanan prinsip syari’ah, maka dalam menjalankan aktivitasnya
unggul yang fokus pada pembiayaan perumahan dan Perseroan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang
industri ikutannya dengan sumber pendanaan murah; bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta
mengawasi kegiatan usahanya agar sesuai dengan prinsip
Syariah (Pasal 1 angka 14 POJK Nomor 12 Tahun 2023
tentang Unit Usaha Syariah).
672 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 304
Laporan Tahunan 2023
ITPD CRSD & CAND ERMD CRD RRD
N S M S
Sharia IT Operatioins Deputy Sharia Support Deputy KCS
N N M
Finance Consumer
Operaton Sharia IT Commercial Strategic
Accounting Collection Service Quality
& Business Strategic & Asset Planning &
& General Recovery & & Network
Support Development Management Development
Support Asset Sales
N S
Commercial
Sharia Sharia IT Financial Adm Early Bucket Asset Sales & Strategic Brach Sharia
Operations ** Development & Policy (*) (*) Restructuring Planning Perfomance Enterprise Risk
(*)
N S
Sharia IT Commercial Network Sharia
Settlement Financial Midle Bucket Sharia
Quality Financing & Office Commercial
Operations Reporting (*) (*) Compliance
Assurance Document Channeling Financing Risk
N N S
Financial Service
Sharia IT
Reconsiliation Reconciliation Sharia Policy Quality & Sharia Retail
Business Asset Sales Legal
& Support & Controlling & QA Group Handling Financing Risk
Partner
(*) Management
Consumer Asset
Human
Financing Management
Capital
Document Support
Procurement
Collection
& General
Support
Service
Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah f. Tidak pernah melakukan fraud (penipuan, penggelapan
dan/atau kecurangan) di bidang perbankan, keuangan
Persyaratan diangkatnya seseorang menjadi anggota DPS harus dan bidang usaha lainnya, tidak pernah dihukum
memenuhi kriteria antara lain sebagai berikut: karena terbukti melakukan tindak pidana kejahatan
1. Integritas, paling kurang mencakup: (yang dibuktikan dengan surat pernyataan pribadi).
a. Memiliki akhlak dan moral yang baik. 2. Kompetensi, paling kurang memiliki pengetahuan dan
b. Cakap melakukan perbuatan hukum. pengalaman di bidang syariah muamalah telah memperoleh
c. Memiliki komitmen untuk mematuhi dan melaksanakan persetujuan/surat rekomendasi dari DSN-MUI dan
dengan penuh profesionalisme piagam Dewan pengetahuan di bidang perbankan dan/ atau keuangan
Pengawas Syariah, ketentuan perbankan syariah serta secara umum. Dalam rangka meningkatkan kompetensinya,
ketentuan perundang-undangan lain yang berlaku. anggota DPS harus bersedia secara terus menerus melalui
d. Memiliki komitmen terhadap pengembangan perbankan pendidikan dan pelatihan termasuk mengikuti program
syariah yang sehat dan tangguh. orientasi (induction program) yang bertujuan untuk
e. Tidak termasuk dalam Daftar Kepatutan dan Kelayakan memberikan masukan kepada yang bersangkutan agar
(Daftar tidak Lulus) sebagaimana diatur dalam ketentuan memperoleh pemahaman tentang Bank dalam waktu relatif
mengenai uji kemampuan dan kepatutan yang singkat sehingga dapat melaksanakan tugasnya secara
ditetapkan oleh OJK. efektif dan efisien.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 673
Page 305
Tata Kelola
Perusahaan
3. Reputasi, paling kurang dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir 10. Dalam hal anggota DPS tidak diangkat oleh RUPS dalam
sebelum dicalonkan dan selama menjabat: jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal dimaksud menjadi
a. Tidak termasuk dalam daftar hitam (blacklist) dan daftar tidak berlaku.
kredit macet OJK.
b. Tidak pernah dinyatakan pailit. Susunan, Jumlah dan Komposisi Dewan
c. Tidak pernah menjadi pemegang saham, anggota Pengawas Syariah
Dewan Komisaris, atau anggota Direksi suatu perseroan
dan/atau anggota pengurus suatu badan usaha yang Pengangkatan DPS Perseroan telah berdasarkan pada
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan persyaratan DPS sesuai dengan POJK Nomor 12 Tahun 2023
dan/atau badan usaha dinyatakan pailit. tentang Unit Usaha Syariah yaitu Anggota DPS harus memiliki
d. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana integritas, kompetensi dan reputasi dalam bidang keuangan.
yang merugikan keuangan Negara dan/atau yang Komposisi keanggotaan DPS yang telah diatur dalam Piagam
berkaitan dengan sektor keuangan. Dewan Pengawas adalah sebagai berikut:
e. Tidak pernah menjadi Direksi dan/atau Dewan 1. Jumlah anggota DPS minimal 2 (dua) orang dan paling
Komisaris yang selama menjabat: banyak 3 (tiga) orang.
1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Tahunan. 2. DPS dipimpin oleh seorang Ketua yang ditunjuk dari salah
2) Pertanggungjawabannya pernah tidak terima satu anggota DPS.
oleh RUPS atau pernah tidak memberikan 3. Anggota DPS diangkat oleh RUPS Bank.
pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi
dan/atau Dewan Komisaris kepada RUPS. Perubahan dan Komposisi Dewan Pengawas
3) Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh Syariah Selama Tahun 2023
izin, persetujuan atau pendaftaran dari OJK tidak
memenuhi kewajiban menyampaikan Laporan Informasi terkait Perubahan dan Komposisi DPS dapat dilihat
Tahunan dan/atau Laporan Keuangan kepada OJK. pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan Pengawas
Syariah Perseroan dalam Laporan Tahunan ini
Penetapan Anggota Dewan Pengawas Syariah
Profil Dewan Pengawas Syariah Perseroan
Penetapan anggota DPS Perseroan melalui tahapan sebagai
berikut: Informasi terkait pendidikan, pengalaman kerja, periode
1. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi penugasan DPS, jabatan rangkap dan hubungan afiliasi dapat
calon anggota DPS kepada Dewan Komisaris. dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Dewan
2. Dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki Pengawas Syariah Perseroan dalam Laporan Tahunan ini
benturan kepentingan (conflict of interest) dengan calon
anggota DPS, maka dalam rekomendasi wajib diungkapkan. Masa Jabatan Dewan Pengawas Syariah
3. Berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi,
Dewan Komisaris melalui Direksi mengusulkan calon DPS Masa jabatan anggota DPS adalah terhitung sejak tanggal yang
kepada DSN-MUI. ditentukan pada RUPS yang mengangkatnya sampai penutupan
4. DSN-MUI memberikan rekomendasi atau tidak memberikan RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) setelah tanggal pengangkatannya
rekomendasi atas usulan penetapan calon anggota DPS dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikannya
yang disampaikan oleh Direksi. sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Anggota
5. Direksi wajib mengajukan permohonan persetujuan kepada DPS yang telah selesai masa jabatannya dapat diangkat kembali
OJK atas calon anggota DPS yang telah mendapatkan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
rekomendasi dari DSN-MUI.
6. OJK memberikan persetujuan atau tidak memberikan Pedoman Kerja, Tugas dan Tanggung Jawab
persetujuan atas calon anggota DPS yang diusulkan. Dewan Pengawas Syariah
7. RUPS mengangkat anggota DPS yang telah mendapat
rekomendasi DSN-MUI dan persetujuan OJK. DPS telah memiliki Piagam Dewan Pengawas Syariah yang
8. Dalam hal pengangkatan anggota DPS oleh RUPS disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Pengawas Syariah
dilakukan sebelum adanya persetujuan OJK, pengangkatan Nomor 01/DPS-BTN/III/2023 tanggal 31 Maret 2023.
anggota DPS tersebut wajib dilaporkan oleh Bank ke OJK Piagam Dewan Pengawas Syariah disusun berdasarkan
paling lambat 10 (sepuluh) hari kalender sejak tanggal prinsip-prinsip prinsip syariah, ketentuan Anggaran Dasar,
pengangkatan. peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,
9. Calon anggota DPS yang belum dinyatakan efektif, tidak arahan Pemegang Saham serta praktek-praktek terbaik (best
dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya practices) Good Corporate Governance.
sebagai anggota DPS dan tidak dapat membuat keputusan
yang mengikat secara hukum, dan oleh karenanya belum
melekat hak dan kewajibannya sebagai anggota DPS.
674 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 306
Laporan Tahunan 2023
Piagam Dewan Pengawas Syariah dapat memberikan melengkapi akad produk baru terkait syariah
panduan pelaksanaan tugas bagi DPS dengan lebih terarah dengan fatwa dari DSN-MUI.
dan efektif. Adapun isi Piagam Dewan Pengawas Syariah c. Melakukan Review sistem dan prosedur dari produk
adalah sebagai berikut: baru yang akan dikeluarkan terkait dengan pemenuhan
prinsip syariah.
Ketentuan Umum, Tujuan Pembentukan Piagam d. Memberikan pendapat syariah atas produk baru yang
Bagian I
Dewan Pengawas Syariah akan dikeluarkan Bank.
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang e. Melakukan evaluasi pemenuhan prinsip syariah atas
Bagian II
Dewan Pengawas Syariah kebijakan dan prosedur untuk mengelola risiko yang
Bagian III Keanggotaan, Komposisi Keanggotaan DPS melekat pada produk dan/atau aktivitas baru Bank.
9. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan UUS.
Bagian IV Remunerasi dan Fasilitas, Rapat, Risalah
a. Melakukan analisa laporan yang disampaikan oleh
Unit Kerja Pendukung Pelaksanaan Tugas dan dan/atau yang diminta dari Direksi, pelaksanaan fungsi
Bagian V
Tanggung Jawab DPS audit intern dan/atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui
Bagian VI Lain-lain kualitas pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah atas
kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dan serta
pelayanan jasa Perseroan.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas b. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi yang
Syariah akan diperiksa dengan memperhatikan kualitas
pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah dari masing-
DPS memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan nasihat masing kegiatan.
dan saran kepada Direktur UUS serta mengawasi kegiatan UUS c. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik
agar sesuai dengan prinsip syariah. Pelaksanaan tugas dan (sampel) untuk mengetahui pemenuhan prinsip syariah
tanggung jawab DPS meliputi antara lain: sebagaimana dipersyaratkan dalam kebijakan internal,
1. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip syariah atas antara lain:
pedoman operasional dan produk terkait syariah yang - Ketersediaan dokumen bukti pembelian barang,
dikeluarkan Perseroan. untuk akad murabahah sebagai bukti terpenuhinya
2. Mengawasi proses pengembangan produk baru yang terkait syarat jual beli murabahah.
Syariah agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI. - Ketersediaan dokumen laporan usaha nasabah,
3. Memberikan opini syariah terhadap produk baru dan/ untuk akad mudharabah/musyarakah, sebagai
atau pembiayaan yang direstrukturisasi yang terkait syariah dasar melakukan perhitungan distribusi bagi hasil.
dengan mengacu antara lain pada fatwa DSN-MUI dan d. Melakukan inspeksi, pemeriksaan, permintaan
ketentuan yang mengatur mengenai pelaksanaan prinsip keterangan dan/atau konfirmasi kepada pegawai UUS
syariah dan kegiatan usaha UUS. dan/ atau nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan
4. Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru terkait dokumen, apabila diperlukan.
syariah yang belum ada fatwanya. e. Melakukan review terhadap kebijakan internal terkait
5. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan prinsip aspek syariah apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian
syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah atas kegiatan
penyaluran dana serta pelayanan jasa Perseroan. dimaksud.
6. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah f. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan
dari satuan kerja yang menjalankan dan/atau terkait penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
aktivitas syariah dalam rangka pelaksanaan tugasnya. pelayanan jasa UUS.
7. DPS wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai g. Melaporkan hasil pengawasan DPS kepada OJK
dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (GCG). menggunakan format yang ditetapkan paling lambat 2
8. Melakukan pengawasan terhadap pengembangan produk (dua) bulan setelah periode semester berakhir.
baru Perseroan terkait syariah: h. Menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan
a. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
Perseroan yang berwenang mengenai tujuan, 10. Manajemen Risiko Perseroan:
karakteristik dan akan yang digunakan dalam produk a. Melakukan evaluasi (review) atas kebijakan manajemen
baru terkait syariah yang akan dikeluarkan. risiko UUS yang terkait dengan pemenuhan prinsip
b. Memastikan ketersediaan akan yang digunakan dalam syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
produk baru terkait syariah dalam fatwa DSN-MUI: b. Melakukan evaluasi pertanggungjawaban Direksi atas
1) Dalam hal telah terdapat fatwa, maka DPS pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang terkait
melakukan kajian atas kesesuaian akad produk dengan pemenuhan prinsip syariah paling kurang
baru dengan fatwa DSN-MUI. secara triwulanan.
2) Dalam hal belum terdapat fatwa, maka DPS
mengusulkan kepada Direksi Perseroan untuk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 675
Page 307
Tata Kelola
Perusahaan
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Syariah
Anggota DPS dapat merangkap jabatan sebagai anggota DPS paling banyak pada 4 (empat) Lembaga Keuangan Syariah lain dengan
memprioritaskan pada perusahaan yang terafiliasi dengan kelompok usaha Perseroan. Anggota DPS dilarang merangkap jabatan
sebagai konsultan di seluruh BUS dan/atau UUS di wilayah Indonesia.
Nama Jabatan Jabatan pada Perusahaan/Instansi Lain Nama Perusahaan/Instansi Lain
Prof. Dr. Muhammad Quraish
Ketua DPS Ketua DPS CIMB Niaga
Shihab, MA
Anggota DPS Bank Syariah Indonesia (BSI)
Dr. Mohamad Hidayat, MBA,
Anggota DPS Ketua DPS Asuransi BRIngin Life Syariah
MH*
Ketua DPS AJ Manulife Syariah
Anggota DPS OCBC NISP
Mohammad Bagus Teguh
Anggota DPS Anggota DPS Maybank Indonesia
Perwira, LC. MA
Ketua DPS Manulife Aset Manajemen Indonesia
Anggota DPS PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah
Muhammad Faiz, Lc., Anggota DPS Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk
Anggota DPS
M.A.**
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN)
Anggota DPS
Syariah
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
**Mulai menjabat sejak 29 November 2023.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan Pengawas Syariah
Anggota DPS harus menghindari terjadinya potensi benturan kepentingan atau selalu menempatkan diri untuk tidak berada dalam
potensi terjadinya benturan kepentingan dalam situasi apapun. Dalam hal terjadi benturan kepentingan, anggota DPS dilarang
mengambil tindakan yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan Perseroan dan wajib mengungkapkan potensi benturan
kepentingan dimaksud dalam setiap keputusan dan menyampaikan kepada Dewan Komisaris.
Anggota DPS harus tunduk pada ketentuan lainnya terkait benturan kepentingan dan ketentuan lainnya yang berlaku bagi Perseroan.
Prosedur yang harus dilalui oleh anggota DPS apabila terjadi benturan kepentingan adalah sebagai berikut:
1. Wajib untuk segera melaporkan secara tertulis kepada Dewan Komisaris mengenai semua hal yang berpotensi menciptakan dan/
atau mengandung benturan kepentingan yang berdampak signifikan dalam segi finansial maupun reputasi untuk Perseroan, Dewan
Komisaris, DPS dan Direksi.
2. Tidak diperbolehkan untuk turut serta dalam proses penilaian terhadap semua kegiatan yang mengandung benturan kepentingan tersebut.
3. Dapat ikut serta dalam rapat, namun tidak diperkenankan untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan.
Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan
Bank BTN Bank Lain Lembaga Keuangan Non Bank Perusahaan Lain
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish
Ketua Nihil Nihil Nihil Nihil
Shihab, MA
Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA,
Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
MH*
H. Mohammad Bagus Teguh
Anggota Nihil Nihil Nihil Nihil
Perwira, Lc, MA
Muhammad Faiz, Lc., M.A.** Anggota DPS Nihil Nihil Nihil Nihil
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
**Mulai menjabat sejak 29 November 2023
676 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 308
Laporan Tahunan 2023
Laporan Pelaksanaan Kegiatan DPS
Rapat Internal Dewan Pengawas Syariah
No Tanggal Pembahasan Peserta Kehadiran
Permohonan Opini New Mobile Banking
Permohonan Opini One Billing (Penyeragaman Tanggal
1 19 Januari 2023 Angsuran Nasabah) DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Project Tiger
Highlight Kinerja UUS Bulan Desember 2022
Permohonan Opini Rencana Penyaluran Dana Tidak Boleh
Diakui Sebagai Pendapatan (TBDSP) Tahun 2023
2 16 Februari 2023 DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Permohonan Opini Kebijakan Khusus Giro BTN iB
Highlight Kinerja UUS Bulan Januari 2023
Permohonan Opini Tabungan BTN Emas iB
3 14 Maret 2023 Piagam DPS Tahun 2023 DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Highlight Kinerja UUS Bulan Februari 2023
Highlight Kinerja UUS Bulan Maret 2023
4 17 April 2023
Agenda Dewan Pengawas Syariah (DPS)
DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Highlight Kinerja UUS Bulan April 2023
5 23 Mei 2023
Hasil Evaluasi Uji Petik dan Monitoring Uji Petik
Permohonan Opini Usulan Penyesuaian Nisbah Counter
Giro Prima BTN iB
Permohonan Opini Pelaksanaan Trading Surat Berharga
6 09 Juni 2023 Permohonan Opini Tata Cara Pembayaran Asuransi DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Pembiayaan KPR BTN Bersubsidi iB
Permohonan Opini Penyesuaian Pelunasan Dipercepat KPR
BTN iB
Permohonan Opini Usulan Pembiayaan KUR BTN iB
Penyaluran Dana TBDSP 2023
7 24 Juli 2023 Usulan Penyaluran Dana TBDSP Untuk Program Bina DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Lingkungan Provinsi Kalimantan Timur
Highlight Kinerja UUS Bulan Juni 2023
Permohonan Tanggapan atas Surat dari DPS BP Tapera
Permohonan Opini Pencatatan dan penghapusbukuan
Sukuk Ijarah Berlian Laju Tanker
Permohonan Opini Pengembangan Produk Tabungan BTN
8 25 Agustus 2023 DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Rumah Tapera iB
Permohonan Opini Pembiayaan Investasi Rumah Sakit
Muhammadiyah Bengkulu
Highlight Kinerja UUS Bulan Juli 2023
Tindak lanjut pertemuan Direktur Kepatuhan dengan DPS
2022 DPS, Manajemen UUS,
Overview kinerja UUS per Agustus 2023 Direktur Kepatuhan, dan
9 1 September 2023 Seluruh DPS hadir
Compliance and Governance
Peta kepatuhan Kantor Cabang Syariah (KCS) Division (CMGD)
Overview Kegiatan DPS dan Hasil Uji Petik Tahun 2023
Permohonan Opini Pelaksanaan Transaksi Sertifikat
Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah
Permohonan Opini Pemberian Program Poin Reward Seluruh DPS hadir
10 25 September 2023 Kepada Nasabah DPK Retail DPS dan Manajemen UUS
Laporan Penggunaan Dana TBDSP 2023
Highlight Kinerja UUS Bulan Agustus 2023
Highlight Kinerja UUS Bulan September 2023
11 27 Oktober 2023 Evaluasi Hasil Uji Petik DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Diskusi Opersional Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 677
Page 309
Tata Kelola
Perusahaan
No Tanggal Pembahasan Peserta Kehadiran
Implementasi Manajemen Risiko Syariah
Permohonan Opini Kerjasama Pembinaan dengan Pihak DPS, Manajemen UUS, dan
12 27 November 2023 Ketiga Enterprise Risk Management Seluruh DPS hadir
Rencana Kerja DPS Tahun 2024 Division (ERMD)
Highlight Kinerja UUS Bulan Oktober 2023
Pengembangan Kerjasama Pemasaran Aktivitas
13 20 Desember 2023 DPS dan Manajemen UUS Seluruh DPS hadir
Bancassurance
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Rapat Internal Dewan Pengawas Syariah Rapat Gabungan Dewan Pengawas Syariah
Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Prof.Dr.H.Muhammad
Ketua 13 13 100% 2 2 100%
Quraish Shihab, M.A.
Dr. H. Mohamad Hidayat,
Anggota 3 3 100% 0 0 -
M.B.A, M.H.*
H. Mohammad Bagus Teguh
Anggota 13 13 100% 2 2 100%
Perwira, Lc., M.A.
Muhammad Faiz, Lc.,
Anggota 1 1 100% 0 0 -
M.A.**
*Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
**Mulai menjabat sejak 29 November 2023.
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah
di Pasar Modal Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
Sepanjang tahun tahun 2023, DPS telah mengeluarkan sebanyak 32 (tiga puluh dua) Opini Dewan Pengawas Syariah. Opini DPS ini
dikeluarkan sebagai respon atas perkembangan bisnis UUS Bank BTN agar tetap berjalan sesuai dengan Prinsip Syariah
No Tanggal Opini No Tanggal Opini
Opini Produk Baru Bank Supply Chain Tata Cara Pembayaran Asuransi
1 06 Januari 2023 15 09 Juni 2023
Financing (SCF) BTN iB Pembiayaan KPR BTN Bersubsidi iB
2 19 Januari 2023 New Mobile Banking Penyesuaian Pelunasan Dipercepat KPR
16 09 Juni 2023
BTN iB
3 19 Januari 2023 Opini Produk Baru Bank Mobile Banking
17 24 Juli 2023 Pembiayaan KUR BTN iB
4 19 Januari 2023 one Billing
Tearing Prosentase Penyaluran Dana
5 19 Januari 2023 Project Tiger 18 24 Juli 2023
TBDSP 2023
Rencana Penyaluran Dana TBDSP Tahun
6 16 Februari 2023 Program Bina Lingkungan Provinsi
2023 19 24 Juli 2023
Kalimantan Timur
Tanggapan atas Kebijakan Khusus Produk
7 16 Februari 2023 Pencatatan dan Penghapusbukuan Sukuk
Giro BTN iB 20 25 Agustus 2023
Ijarah Berlian Laju Tanker
8 14 Maret 2023 Tabungan BTN Emas iB
Pengembangan Produk Tabungan BTN
21 25 Agustus 2023
9 14 Maret 2023 Piagam DPS Tahun 2023 Rumah Tapera iB
Opini produk Baru Bank Tabungan BTN Permohonan Rumah Sakit Muhammadiyah
10 28 Maret 2023 22 25 Agustus 2023
Emas iB Bengkulu
Opini produk Baru Bank Kartu ATM/Debit Opini Produk Baru Tabungan BTN Rumah
11 31 Maret 2023 23 25 Agustus 2023
Visa Paywave Tapera iB
Biaya Administrasi dan Biaya Proses KPR Persetujuan Atas Pernyataan Kesesuaian
12 23 Mei 2023
Bersubsidi BTN iB Syariah Penerbitan Sukuk Mudharabah
1 September
Penyesuaian Nisbah Counter Giro Prima 24 Jangka Panjang Yang Dilakukan Tanpa
13 09 Juni 2023 2023
BTN iB Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan
Negara I Tahun 2023 Tahap I
14 09 Juni 2023 Pelaksanaan Trading Surat Berharga
678 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 310
Laporan Tahunan 2023
No Tanggal Opini Pihak yang Melakukan Assessment
Pelaksanaan Transaksi Sertifikat
25 September DPS melakukan penilaian atas kinerja DPS selama tahun
25 Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip
2023
Syariah. 2023 secara mandiri (self assessment) yang dilaksanakan di
25 September Pemberian Program Poin Reward Kepada dalam forum rapat internal DPS. Penilaian dilakukan dengan
26
2023 Nasabah DPK Retail mengevaluasi ketercapaian atas indikator-indikator kinerja DPS
27
25 September
Laporan Penggunaan Dana TBDSP 2023
selama tahun 2023. Dalam proses evaluasi, DPS berkoordinasi
2023
dengan unit kesekretariatan DPS dalam hal tata administrasi,
27 November Kerjasama Pembinaan Dengan Pihak dokumentasi dan data sehingga proses evaluasi kinerja dapat
28
2023 Ketiga
dilakukan secara akurat.
20 Desember Pengembangan Kerjasama Pemasaran
29
2023 Aktivitas Bancassurance
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah
27 Desember Pembiayaan Multimanfaat BTN iB
30
2023 Refinancing dengan akad MMQ
27 Desember Pembiayaan Multiguna (Soft Financing)
Selama tahun 2023, DPS telah menjalankan tugas dan tanggung
31
2023 Pegawai BTN iB dengan akad MMQ jawabnya dengan baik. Di dalam Aspek Pemberian Pertimbangan/
27 Desember Pembiayaan Properti BTN iB Skema Ijarah Pengarahan Syariah, DPS telah melaksanakan 13 (tiga belas)
32
2023 Muntahiya Bit Tamlik kali rapat DPS, termasuk di antaranya 1 (satu) kali rapat dengan
Enterprise Risk Management Division (ERMD) dan 1 (satu) kali
Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah rapat dengan Direktur Kepatuhan. DPS selama tahun 2023 telah
mengeluarkan sebanyak 32 opini rekomendasi syariah. Untuk
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Aspek Pengawasan DPS juga telah melakukan kegiatan Uji petik
Pengawas Syariah Syariah terhadap jalannya kegiatan operasional KCS dalam
rangka memastikan pemenuhan prinsip Syariah atas operasional
Penilaian kinerja DPS dilakukan untuk periode 1 (satu) tahun. dan bisnis UUS Bank BTN. Adapun jumlah pelaksanaan kegiatan uji
Pada tahap pertama, anggota DPS melakukan penilaian petik tersebut meningkat dari tahun sebelumnya dari sebanyak 10
kinerjanya dengan metode self assessment. Pada tahap kedua, KCS menjadi 16 KCS. Adapun dalam hal Aspek Pelaporan DPS, di
Komite Remunerasi dan Nominasi akan membicarakan hasil self tahun 2023 ini DPS telah melakukan pelaporan atas Laporan Hasil
assessment dan penilaian kinerja DPS dan menggunakannya Pengawasan Dewan Pengawas Syariah untuk Semester II Tahun
sebagai masukan kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya 2022 dan Semester I Tahun 2023 secara tepat waktu. Kinerja
ditetapkan oleh RUPS Tahunan. tersebut telah memenuhi persyaratan tugas dan tanggung jawab
dari Dewan Pengawas Syariah
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Pengawas Syariah
Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi DPS
Penilaian kinerja DPS dilakukan dengan melihat pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab DPS selama tahun 2023 yang terdiri Piagam DPS mengatur ketentuan tentang besarnya gaji atau
dari Aspek Pemberian Pertimbangan/Pengarahan Syariah, honorarium atau remunerasi dan/atau tunjangan bagi anggota
Aspek Pengawasan Syariah dan Aspek Pelaporan DPS. DPS ditetapkan oleh RUPS. Dalam hal RUPS melimpahkan
kewenangan penetapan besarnya gaji dan tunjangan tersebut
kepada Dewan Komisaris maka penetapan besarnya gaji dan
tunjangan tersebut ditetapkan dalam rapat Dewan Komisaris
berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Remunerasi DPS Tahun 2023
Ketua DPS Anggota DPS
Jenis Remunerasi dan
Fasilitas Lainnya
Orang Juta Rp. Orang Juta Rp.
Remunerasi
Honorarium/Gaji 1 420 1 378
Tunjangan rutin (Tj. PPh21) 1 18 1 16.2
Tunjangan Hari Raya - - - -
Bonus Kinerja - - - -
Total Remunerasi (a) 1 438 1 394.2
Asuransi Purna Jabatan - - - -
Tunjangan Transportasi - - - -
Total Fasilitas Lainnya (b) - - - -
Total Diterima (a) + (b) 1 438 1 394.2
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 679
Page 311
Tata Kelola
Perusahaan
Mekanisme Pemberhentian dan Pengunduran dan telah mendapatkan persetujuan OJK melalui surat nomor
Diri Dewan Pengawas Syariah SR-6/PB.1/2021 tanggal 2 Maret 2021 melalui Penegasan
atas Penunjukan Direktur UUS PT Bank Tabungan Negara
Jabatan anggota DPS berakhir apabila: (Persero) Tbk. Profil ringkas beliau dapat dilihat pada Bab Profil
1. Periode masa jabatannya berakhir sesuai ketentuan Perusahaan di bagian Profil Direksi dalam Laporan Tahunan ini
Anggaran Dasar Perseroan.
2. Mengundurkan diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tugas dan Tanggung Jawab Direktur UUS
3. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan perundang-
undangan. Fokus pada pengelolaan UUS berdasarkan prinsip kehati-hatian
4. Meninggal dunia. dan Prinsip Syariah sesuai ketentuan dalam Anggaran Dasar
5. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. Perseroan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,
prinsip syariah dan GCG.
Adapun mekanisme pengunduran diri DPS adalah sebagai berikut:
1. Seorang anggota DPS berhak mengundurkan diri dari Kepala Divisi Usaha Syariah
jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis
mengenai maksud pengunduran diri tersebut kepada Direksi Direktur UUS dibantu oleh Kepala Divisi Syariah Dalam
sebelum pengunduran dirinya tersebut efektif. menjalankan kegiatan operasional UUS Perseroan. Berdasarkan
2. Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada Buku Pedoman Perusahaan Uraian Jabatan Perseroan bahwa
masyarakat dan menyampaikan kepada OJK paling lambat tugas dan wewenang Kepala Divisi Syariah di antaranya yaitu:
2 (dua) hari kerja setelah diterimanya surat permohonan 1. Menetapkan usulan rencana kerja dan anggaran bidang
pengunduran diri anggota DPS tersebut dan mengajukan kerjanya sesuai ketentuan yang berlaku.
calon pengganti anggota DPS sebagai ketentuan. 2. Memastikan proses perencanaan strategi untuk Unit Usaha
3. Jika dengan pengunduran diri tersebut mengakibatkan Syariah Perseroan.
jumlah anggota DPS menjadi kurang dari jumlah minimum 3. Memastikan penyusunan kebijakan terkait dengan Unit
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan Usaha Syariah Perseroan.
yang berlaku, maka Bank wajib mengangkat anggota 4. Memastikan fungsi kesekretariatan dari Dewan Pengawas
DPS yang baru sesuai dengan tata cara dan prosedur Syariah.
pengangkatan anggota DPS yang berlaku. 5. Memastikan berjalannya kegiatan operasional dan kinerja
4. Anggota DPS yang mengundurkan diri sebelum masa Unit Usaha Syariah.
jabatannya berakhir, maka pertanggungjawaban 6. Mengelola dan mengendalikan risiko yang berada dalam
atas pelaksanaan tugas yang dijalankan sejak kelolaannya.
pertanggungjawaban yang terakhir sampai dengan 7. Menerapkan pelaksanaan GCG di unit kerjanya
pengunduran diri tersebut, efektif tetap harus dimintakan
pada RUPS Tahunan yang terdekat. Laporan Pelaksanaan Kegiatan UUS Perseroan
5. Pemberhentian dan/atau pengunduran diri anggota DPS
wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan,
hari kalender sejak pemberhentian dan/atau pengunduran Laporan Pelaksanaan GCG Serta Pelaporan Internal
diri tersebut efektif.
Sepanjang Tahun 2023, Perseroan telah melakukan publikasi
laporan keuangan triwulanan baik melalui situs website www.btn.
Direktur Unit Usaha Syariah Perseroan co.id maupun melalui media surat kabar, serta melaporkannya
kepada regulator sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu.
UUS Perseroan dipimpin oleh Direktur Perbankan Syariah yang Rekapitulasi publikasi laporan keuangan triwulanan melalui
bertanggung jawab secara penuh atas pelaksanaan pengelolaan media surat kabar dan Media Online adalah sebagai berikut:
usaha syariah berdasarkan prinsip kehati-hatian dan prinsip
syariah. Pengangkatan Direktur UUS Perseroan telah berdasarkan Triwulan Surat Kabar Tanggal
pada integritas, kompetensi, reputasi keuangan yang memadai, Investor Daily
pengalaman di bidang operasional sebagai pejabat eksekutif IV-2022 Bisnis Indonesia 17 Februari 2023
bank dan telah memenuhi persyaratan kemampuan dan kepatutan www.btn.co.id
Investor Daily
mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No.14/6/PBI/2012 I-2023 27 April 2023
www.btn.co.id
tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) Bank
II-2023 www.btn.co.id 21 Juli 2023
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Bisnis Indonesia
III-2023 28 November 2023
www.btn.co.id
Saat ini Direktur UUS Perseroan dijabat oleh Sdr. Hirwandi
Gafar berdasarkan rapat Direksi tanggal 3 Desember 2019
680 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 312
Laporan Tahunan 2023
Daftar Konsultan, Penasihat atau yang Dipersamakan Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang
Dengan itu yang Digunakan oleh UUS Bank BTN Terjadi dan Upaya Penyelesaian oleh UUS
Berdasarkan dokumen Perjanjian Kerja Sama antara UUS Bank Guna mengurangi penyimpangan internal (internal fraud) yang
BTN dengan konsultan terkait dengan aktivitas dan kegiatan dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak tetap (honorer
operasional pada UUS Bank BTN, sepanjang tahun 2023 UUS dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan
Bank BTN telah melakukan kerja sama dengan konsultan yaitu operasional UUS Bank BTN yang mempengaruhi kondisi kinerja
Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) untuk UUS Bank BTN secara signifikan, UUS Bank BTN melakukan
Jasa konsultan Drafting/Penyusunan Kebijakan Pembiayaan berbagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya
Konsumer. internal fraud yang dilakukan oleh pegawai.
Selama tahun 2023, penyimpangan/kecurangan terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional UUS dapat dijelaskan melalui
tabel berikut:
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Dewan Komisaris Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud dalam 1 tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
sebelumnya berjalan sebelumnya berjalan sebelumnya berjalan
Total Fraud - - 2 1 - -
Telah diselesaikan - - 2 1 -
Dalam proses penyelesaian di
- - - - - --
internal UUS
Belum diupayakan
- - - - - -
penyelesaiannya
Telah ditindaklanjuti melalui
- - - - - -
proses hukum
Keterangan:
1. Jumlah kasus pada tahun berjalan adalah berdasarkan Laporan Hasil Audit Khusus periode Januari s.d Desember 2023.
2. Jumlah kasus yang “Telah diselesaikan” adalah kasus yang telah mendapatkan putusan sanksi dari Direksi s.d Desember 2023.
3. Jumlah kasus yang “Dalam proses penyelesaian di internal bank” adalah kasus yang belum mendapatkan putusan sanksi dari Direksi s.d Desember 2023.
4. Jumlah kasus yang “Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum” adalah kasus yang telah terdapat Keputusan Direksi berupa sanksi pidana (proses pelaporan pidana oleh Legal
Division (LGD)
Jumlah Permasalahan Hukum Pendapatan non Halal dan Penggunaannya
dan Upaya Penyelesaian oleh UUS
Pendapatan non halal yang diperoleh antara lain berasal dari
Sepanjang tahun 2023, permasalahan hukum perdata dan denda ataupun pendapatan bunga dari penempatan pada Bank
pidana yang dihadapi UUS Bank BTN dan telah diajukan BTN (Induk) yang digunakan sebagai dana likuiditas Kantor Cabang
melalui proses hukum, sebagaimana tabel berikut: Syariah. Adapun total pendapatan yang diperoleh selama tahun
2023 (dalam satuan angka penuh Rupiah), adalah sebagai berikut:
Jumlah
Permasalahan Hukum 31 Desember
Perdata Pidana No. Uraian
2023
Telah selesai (telah mempunyai
18 0 Sumber Dana Kebajikan Pada Awal
kekuatan hukum tetap). 1. 122.592.227
Periode
Dalam proses penyelesaian. 16 1
2. Penerimaan Dana Kebajikan
Total 34 1
A. Infaq -
B. Sedekah -
Dalam penyelesaian permasalahan hukum yang dihadapi oleh
C. Pengembalian dana kebajikan
UUS Bank BTN, selalu mengutamakan musyawarah ketika -
produktif
menghadapi sengketa dengan nasabah. Namun, apabila jalur
D. Denda 447.035.877
musyawarah tidak dapat menyelesaikan sengketa tersebut,
E. Penerimaan non halal 1.636.493
maka UUS Bank BTN dan nasabah menyepakati penyelesaian
sengketa dengan menggunakan jalur arbitrase atau melalui Total Penerimaan 448.672.370
lembaga peradilan berdasarkan peraturan perundang-undangan
yang berlaku dan sesuai dengan Prinsip Syariah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 681
Page 313
Tata Kelola
Perusahaan
31 Desember Melakukan Self Assessment GCG UUS
No. Uraian
2023
Dalam rangka mewujudkan industri perbankan syariah yang
3. Penggunaan Dana Kebajikan
sehat, prudent dan tangguh, Bank BTN sebagai entitas yang
A. Dana Kebajikan Produktif - bergerak di bidang perbankan dimana melalui Unit Usaha
B. Sumbangan - Syariah wajib menerapkan tata kelola perusahaan (Good
Corporate Governance) serta memenuhi Prinsip Syariah.
C. Penggunaan lainnya untuk
103.878.938 Pelaksanaan GCG merupakan salah satu upaya untuk melindungi
kepentingan umum
kepentingan stakeholder dan meningkatkan kepatuhan terhadap
Total Penggunaan 103.878.938
peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika yang
berlaku umum di industri perbankan syariah.
Kenaikan (Penurunan) Sumber dana
4. 344.793.432
kebajikan atas Penggunaan
Implementasi GCG membutuhkan penilaian untuk melihat sejauh
Sumber Dana Kebajikan Pada Akhir mana perkembangan terhadap prinsip-prinsip GCG yang telah
5. 467.385.659
Periode dilaksanakan oleh Perseroan. Penilaian tersebut juga bermanfaat
untuk memastikan adanya peningkatan kualitas penerapan GCG
secara berkesinambungan ke dalam proses bisnis. UUS Bank BTN
telah melaksanakan self assessment sesuai dengan ketentuan BI/
OJK yang mengharuskan Perseroan melakukan penilaian sendiri
(internal self assessment) terhadap pelaksanaan GCG.
Hasil self assessment UUS Bank BTN untuk periode Januari sampai dengan Desember tahun 2023, dapat disampaikan sebagai berikut:
No. Faktor Bobot (%) Peringkat Nilai
1 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direktur yang membidangi UUS 0.35 1.00 0.35
2 Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah 0.20 1.00 0.20
Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana
3 0.10 2.00 0.20
serta pelayanan jasa
4 Penyaluran dana kepada nasabah pembiayaan inti dan penyimpanan dana oleh deposan inti 0.10 2.00 0.20
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan GCG dan
5 0.25 2.00 0.50
Pelaporan Internal
Total Nilai Komposit 1.00 1.75
Kriteria Angka 2
Predikat BAIK
Berdasarkan hasil Self Assessment, nilai komposit Unit Usaha Pelaksanaan Kepatuhan Terhadap Prinsip Syariah
Syariah Bank BTN sebesar 1,75 dengan kriteria angka 2 dan
predikat “Baik”, nilai komposit tersebut sama dari nilai komposit Berdasarkan POJK Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli
tahun sebelumnya. Hal tersebut telah mencerminkan manajemen 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum,
Perseroan telah melakukan penerapan GCG yang secara umum Perseroan melalui Direktur yang membawahkan Fungsi
cukup baik dan konsisten. Hal ini tercermin dari pemenuhan Kepatuhan berkoordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah
yang memadai atas prinsip-prinsip GCG. Apabila terdapat terkait pelaksanaan fungsi kepatuhan terhadap Prinsip Syariah.
kelemahan dalam penerapan prinsip GCG, maka secara Pada tahun 2023, telah dilaksanakan rapat koordinasi antara
umum kelemahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik oleh Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, Direktur UUS
manajemen Perseroan. dengan Dewan Pengawas Syariah sebanyak 1 (satu) kali pada
tanggal 1 September 2023 guna memastikan pelaksanaan
682 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 314
Laporan Tahunan 2023
fungsi pengawasan kepatuhan terhadap prinsip syariah di pada hasil assessment dengan menggunakan parameter/
Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN baik di Kantor Pusat dan indikator yaitu komposisi dana pihak ketiga, strategi dan
Kantor Cabang telah dijalankan dengan baik oleh Dewan kinerja bank dalam menghasilkan laba/pendapatan serta
Pengawas Syariah. Secara keseluruhan, pelaksanaan tugas perilaku nasabah dana pihak ketiga. Dari ketiga indikator
pengawasan Dewan Pengawas Syariah Perseroan terhadap ini yang digunakan Treasury Department Unit Usaha Syariah
proses pengembangan produk baru dan pengawasan (UUS) dalam mengelola Risiko Imbal Hasil. Dalam rangka
terhadap kegiatan Bank telah dilaporkan melalui Laporan pemantauan Risiko Imbal Hasil dan memastikan terjaganya
Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah per 6 (enam) Imbal hasil yang diberikan kepada nasabah maka Sharia
bulan, yang berakhir pada bulan Juni dan Desember. Banking Divison (SHAD) dalam hal ini Treasury Department
melakukan pengelolaan kebijakan terkait spesial margin
PELAPORAN RISK MANAGEMENT UNIT USAHA SYARIAH Bagi Hasil Pembiayaan dengan berkoordinasi dengan unit
Pada periode tahun 2023 UUS telah menyampaikan Laporan bisnis dalam hal ini Commercial Financing Department dan
Profil Risiko Triwulanan kepada OJK sesuai dengan ketentuan, Kantor Cabang Syariah.
yaitu sebagai berikut: b. Pengelolaan Risiko Investasi
1. 128/DIR/ERMD-SHAD/I/2023 Penyampaian Laporan Profil Risiko Investasi adalah Risiko akibat Perseroan ikut
Risiko Unit Usaha Syariah BTN Triwulan IV/2022. menanggung kerugian usaha nasabah yang dibiayai dalam
2. 444/DIR/ERMD/IV/2023 Penyampaian Laporan Profil pembiayaan berbasis bagi hasil baik yang menggunakan
Risiko Unit Usaha Syariah BTN Triwulan I/2023. metode net revenue sharing maupun yang menggunakan
3. 645/DIR/ERMD/VII/2023 Penyampaian Laporan Profil metode profit and loss sharing. Pengelolaan Risiko Investasi
Risiko Unit Usaha Syariah BTN Triwulan II/2023. merupakan pengelolaan atas risiko pembiayaan yang
4. 892/S/DIR/ERMD/X/2023 Penyampaian Laporan Profil diberikan dengan basis Bagi Hasil yang merupakan
Risiko UUS Bank BTN Periode Triwulan III/2023. bagian dari Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko Bank
5. 71/S/DIR/ERMD/I/2024 Penyampaian Laporan Profil untuk Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan serta disusun
Risiko UUS Bank BTN Periode Triwulan IV/2023. sebagai bagian dari proses penilaian risiko. Eksposur Risiko
Investasi dipantau sejak proses pemberian Pembiayaan
Pada Unit Usaha Syariah laporan untuk risk management tidak sampai dengan jatuh tempo Pembiayaan. Pengukuran
berbeda dengan Bank Umum Konvensional namun ditambahkan Risiko Investasi menggunakan parameter/indikator yang
2 (dua) jenis risiko yaitu: terdiri dari komposisi dan tingkat konsentrasi pembiayaan
a. Pengelolaan Risiko Imbal Hasil berbasis bagi hasil, kualitas pembiayaan berbasis bagi hasil
Pegawai Sharia Banking Division (SHAD) termasuk dan faktor eksternal. Ketiga indikator ini yang digunakan
manajemen unit bisnis Perseroan menjadi bagian dari Commercial Financing Department pada Unit Usaha Syariah
pelaksana Manajemen Risiko untuk Risiko Imbal Hasil, (UUS) dalam mengelola atas Risiko Investasi. Pemantauan
mengingat Imbal Hasil merupakan hasil dari seluruh aktivitas dan pengendalian risiko investasi di antaranya dengan
bisnis Unit Usaha Syariah (UUS). Peran Manajemen Unit Bisnis mengevaluasi eksposur risiko pembiayaan yang berbasis
dalam hal ini Treasury Department Unit Usaha Syariah (UUS) bagi hasil terhadap limit risiko investasi serta melakukan
adalah mengidentifikasi Risiko Imbal Hasil atas Risiko akibat review kebijakan Internal Credit Rating antara Commercial
perubahan tingkat imbal hasil yang dibayarkan Perseroan Financing Department pada Unit Usaha Syariah (UUS)
kepada nasabah, karena terjadi perubahan tingkat imbal bersama dengan Wholesale Credit Risk Division (WRD).
hasil yang diterima Perseroan dari penyaluran dana, yang Untuk Pengelolaan pembiayaan berbasis bagi hasil
dapat mempengaruhi perilaku nasabah dana pihak ketiga dilakukan oleh Commercial Financing Department pada Unit
Perseroan. Pengukuran Risiko Imbal Hasil berdasarkan Usaha Syariah (UUS) dan Kantor Cabang Syariah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 683
Page 315
Tata Kelola
Perusahaan
Penerapan Pedoman
Tata Kelola Perusahaan Terbuka
Perseroan senantiasa patuh dalam mengimplementasikan GCG sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu pada
Pedoman tata kelola perusahaan terbuka yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor 21/POJK.04/2015 dan Surat Edaran OJK Nomor
32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. POJK tersebut mengatur 5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip,
serta 25 (dua puluh lima) rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Hingga akhir tahun 2023,
Perseroan telah menerapkan seluruh rekomendasi dalam peraturan tersebut dengan rincian informasi sebagai berikut:
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A. Aspek 1 : Hubungan Perusahaan Terbuka Dengan Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
A.1. Prinsip 1 : Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
A.1.1. Rekomendasi 1 : Perusahaan Terbuka memiliki cara atau a. Prosedur pengambilan suara dalam pengambilan
prosedur teknis pengumpulan suara (voting) keputusan atas suatu mata acara RUPS dilakukan
baik secara terbuka maupun tertutup dengan pengumpulan suara (voting) secara tertutup
yang mengedepankan independensi, dan sebagaimana tertuang dalam Tata Tertib RUPS yang
kepentingan pemegang saham. diungkapkan kepada publik melalui situs website
Penjelasan : Setiap saham dengan hak suara yang dikeluarkan Perseroan.
mempunyai satu hak suara (one share one vote). b. Prosedur pengambilan suara tersebut sudah menjaga
Pemegang saham dapat menggunakan hak independensi ataupun kebebasan pemegang saham.
suaranya pada saat pengambilan keputusan, Pada tahun 2023, Perseroan telah menyelenggarakan
terutama dalam pengambilan keputusan dengan RUPS Tahunan pada tanggal 16 Maret 2023.
cara pengumpulan suara (voting). Namun Semua keputusan diambil berdasarkan musyawarah
demikian, mekanisme pengambilan keputusan untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan
dengan cara pengumpulan suara (voting) baik musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka
secara terbuka maupun tertutup belum diatur dilakukan pemungutan suara (voting). Keputusan
secara rinci. diambil jika disetujui oleh lebih dari ½ (satu perdua)
Perusahaan Terbuka direkomendasikan bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara
mempunyai prosedur pengambilan suara dalam yang sah yang hadir dalam rapat.
pengambilan keputusan atas suatu mata acara Pemungutan suara dilakukan dengan mekanisme sebagai
RUPS. Adapun prosedur pengambilan suara berikut:
(voting) tersebut harus menjaga independensi a. Pemegang saham atau kuasanya yang memberikan
ataupun kebebasan pemegang saham. suara abstain atau yang tidak setuju akan diminta
Sebagai contoh, dalam pengumpulan suara mengangkat tangan dan menyerahkan kartu suaranya
(voting) secara terbuka dilakukan dengan cara kepada petugas.
mengangkat tangan sesuai dengan instruksi b. Petugas Rapat akan mengumpulkan kartu suara
pilihan yang ditawarkan oleh pimpinan RUPS. dari pemegang saham atau kuasanya kemudian
Sedangkan, dalam pengumpulan suara (voting) menyerahkan kartu suara kepada Notaris untuk
secara tertutup dilakukan pada keputusan dihitung.
yang membutuhkan kerahasiaan ataupun atas c. Jumlah suara yang abstain dan tidak setuju
permintaan pemegang saham, dengan cara diperhitungkan dengan suara yang sah yang
menggunakan kartu suara ataupun dengan dikeluarkan dalam Rapat dan selisihnya merupakan
penggunaan electronic voting. jumlah suara yang setuju.
d. Pemegang saham dengan hak suara yang sah
namun tidak mengeluarkan suara (abstain) dianggap
mengeluarkan suara yang sama dengan suara
mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan
suara.
e. Notaris akan menghitung dan menyampaikan hasil
pemungutan suara atas usulan keputusan Rapat yang
diajukan.
Comply
A.1.2. Rekomendasi 2 : Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Dalam penyelenggaraan RUPS, Perseroan senantiasa
Komisaris Perusahaan Terbuka hadir dalam mematuhi semua ketentuan yang berlaku. Pada periode
RUPS Tahunan. pelaksanaan RUPS Tahunan pada tanggal 16 Maret
Penjelasan : Kehadiran seluruh anggota Direksi dan 2023, seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
anggota Dewan Komisaris Perusahaan termasuk anggota Komite Audit dapat hadir mengikuti
Terbuka bertujuan agar setiap anggota RUPS Tahunan.
Direksi dan anggota Dewan Komisaris dapat
memperhatikan, menjelaskan, dan menjawab Comply
secara langsung permasalahan yang terjadi
atau pertanyaan yang diajukan oleh pemegang
saham terkait mata acara dalam RUPS.
684 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 316
Laporan Tahunan 2023
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
A.1.3. Rekomendasi 3 : Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Situs Perseroan menyediakan ringkasan risalah RUPS dalam
Web Perusahaan Terbuka paling sedikit selama bahasa Indonesia dan bahasa Inggris melalui situs website
1 (satu) tahun. Perseroan www.btn.co.id pada menu Hubungan Investor
(Investor Relation), maupun di media cetak serta melalui
Penjelasan : Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 34 ayat sistem pelaporan elektronik IDXnet dan OJK E-reporting,
(2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor yakni pada tanggal 17 Maret 2023 untuk RUPS Tahunan
32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Tahun Buku 2022.
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
Saham Perusahaan Terbuka, Perusahaan
Terbuka wajib membuat ringkasan risalah Comply
RUPS dalam bahasa Indonesia dan bahasa
asing (minimal dalam bahasa Inggris), serta
diumumkan 2 (dua) hari kerja setelah RUPS
diselenggarakan kepada masyarakat, yang
salah satunya melalui Situs Web Perusahaan
Terbuka. Ketersediaan ringkasan risalah
RUPS pada Situs Web Perusahaan Terbuka
memberikan kesempatan bagi pemegang
saham yang tidak hadir untuk mendapatkan
informasi penting dalam penyelenggaraan
RUPS secara mudah dan cepat. Oleh karena
itu, ketentuan tentang jangka waktu minimal
ketersediaan ringkasan risalah RUPS di
Situs Web dimaksudkan untuk menyediakan
kecukupan waktu bagi pemegang saham untuk
memperoleh informasi tersebut.
A.2. Prinsip 2 : Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
A.2.1. Rekomendasi 4 : Perusahaan Terbuka memiliki suatu kebijakan Perseroan telah memiliki suatu kebijakan komunikasi
komunikasi dengan pemegang saham atau dengan pemegang saham atau investor mengacu pada
investor. Kebijakan Hubungan Investor yang mencakup analyst
Penjelasan : Adanya komunikasi antara Perusahaan Terbuka meeting, public expose, investor meeting, Laporan
dengan pemegang saham atau investor Tahunan dan sebagainya.
dimaksudkan agar para pemegang saham Petunjuk Teknis Nomor PT.9-AD.9 tanggal 18 September
atau investor mendapatkan pemahaman lebih 2023 tentang Pengelolaan Komunikasi Bank PT Bank
jelas atas informasi yang telah dipublikasikan Tabungan Negara (Persero) Tbk
kepada masyarakat, seperti laporan berkala,
keterbukaan informasi, kondisi atau prospek
bisnis dan kinerja, serta pelaksanaan tata kelola Comply
Perusahaan Terbuka. Disamping itu, pemegang
saham atau investor juga dapat menyampaikan
masukan dan opini kepada manajemen
Perusahaan Terbuka.
Kebijakan komunikasi dengan para pemegang
saham atau investor menunjukan komitmen
Perusahaan Terbuka dalam melaksanakan
komunikasi dengan para pemegang saham
atau investor. Dalam kebijakan tersebut dapat
mencakup strategi, program, dan waktu
pelaksanaan komunikasi, serta panduan yang
mendukung pemegang saham atau investor
untuk berpartisipasi dalam komunikasi tersebut.
A.2.2. Rekomendasi 5 : Perusahaan Terbuka mengungkapkan Perseroan telah mengungkapkan kebijakan komunikasi
kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka dengan para pemegang saham atau investor pada situs
dengan pemegang saham atau investor dalam website Perseroan (www.btn.co.id) menu Hubungan
Situs Web. Investor - Pedoman Kebijakan Hubungan Investor.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan komunikasi
merupakan bentuk transparansi atas Comply
komitmen Perusahaan Terbuka dalam
memberikan kesetaraan kepada semua
pemegang saham atau investor atas
pelaksanaan komunikasi. Pengungkapan
informasi tersebut juga bertujuan untuk
meningkatkan partisipasi dan peran
pemegang saham atau investor dalam
pelaksanaan program komunikasi
Perusahaan Terbuka.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 685
Page 317
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
B. Aspek 2 : Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
B.1. Prinsip 3 : Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
B.1.1. Rekomendasi 6 : Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris telah
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka. mempertimbangkan kondisi Perseroan antara lain
Penjelasan : Jumlah anggota Dewan Komisaris dapat karakteristik, kapasitas, dan ukuran, serta pencapaian
mempengaruhi efektivitas pelaksanaan tugas tujuan dan pemenuhan kebutuhan bisnis bank mengacu
dari Dewan Komisaris. Penentuan jumlah pada ketentuan Regulator. Jumlah anggota Dewan
anggota Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka Komisaris saat ini dipandang cukup dan sesuai dengan
wajib mengacu kepada ketentuan peraturan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi
perundang-undangan yang berlaku, yang dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik atau
paling kurang terdiri dari 2 orang berdasarkan sama dengan jumlah anggota Direksi.
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Comply
Publik. Selain itu, perlu juga mempertimbangkan
kondisi Perusahaan Terbuka yang antara
lain yang meliputi karakteristik, kapasitas,
dan ukuran, serta pencapaian tujuan dan
pemenuhan kebutuhan bisnis yang berbeda
diantara Perusahaan Terbuka. Namun demikian,
jumlah anggota Dewan Komisaris yang terlalu
besar berpotensi dapat mengganggu efektivitas
pelaksanaan fungsi Dewan Komisaris.
B.1.2. Rekomendasi 7 : Penentuan komposisi anggota Dewan Komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan
Komisaris memperhatikan keberagaman keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang yang dibutuhkan sebagaimana yang telah diungkapkan
dibutuhkan. pada bagian Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Penjelasan : Komposisi Dewan Komisaris merupakan kombinasi pada Laporan Tahunan ini.
karakteristik baik dari segi organ Dewan Komisaris
maupun anggota Dewan Komisaris secara Comply
individu, sesuai dengan kebutuhan Perusahaan
Terbuka. Karakteristik tersebut dapat tercermin
dalam penentuan keahlian, pengetahuan, dan
pengalaman yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
tugas pengawasan dan pemberian nasihat oleh
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka. Komposisi
yang telah memperhatikan kebutuhan Perusahaan
Terbuka merupakan suatu hal yang positif,
khususnya terkait pengambilan keputusan dalam
rangka pelaksanaan fungsi pengawasan yang
dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai
aspek yang lebih luas.
B.2. Prinsip 4 : Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
B.2.1. Rekomendasi 8 : Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan penilaian
penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai sendiri (self assessment) yang tercantum dalam Surat
kinerja Dewan Komisaris. Keputusan Bersama tentang Tata Hubungan Kerja Dewan
Penjelasan : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Komisaris dan Direksi Perseroan dalam Surat Keputusan
Dewan Komisaris merupakan suatu pedoman Bersama Dewan Komisaris No.01/DEKOM-BTN/2021
yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas dan Direksi No.01/ DIR-BTN/2021, Bab IV Evaluasi
atas penilaian kinerja Dewan Komisaris secara Kinerja yang diuraikan pada bagian penilaian kinerja
kolegial. Self assessment atau penilaian sendiri Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan ini serta situs
dimaksud dilakukan oleh masing-masing web Perseroan (www.btn.co.id) menu Investor Relation –
anggota untuk menilai pelaksanaan kinerja GCG – Crossreference ASEAN CG Scorecard – SKB.
Dewan Komisaris secara kolegial, dan bukan
menilai kinerja individual masing-masing Comply
anggota Dewan Komisaris. Dengan adanya
self assessment ini diharapkan masing-masing
anggota Dewan Komisaris dapat berkontribusi
untuk memperbaiki kinerja Dewan Komisaris
secara berkesinambungan.
Dalam kebijakan tesebut dapat mencakup
kegiatan penilaian yang dilakukan beserta
maksud dan tujuannya, waktu pelaksanaannya
secara berkala, dan tolok ukur atau kriteria
penilaian yang digunakan sesuai dengan dengan
rekomendasi yang diberikan oleh fungsi nominasi
dan remunerasi Perusahaan Terbuka, dimana
adanya fungsi tersebut telah diwajibkan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
686 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 318
Laporan Tahunan 2023
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
B.2.2. Rekomendasi 9 : Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, kinerja Dewan Komisaris diungkapkan pada bagian
diungkapkan melalui Laporan Tahunan penilaian kinerja Dewan Komisaris pada Laporan Tahunan
Perusahaan Terbuka. ini.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan self assessment atas
kinerja Dewan Komisaris dilakukan tidak hanya Comply
untuk memenuhi aspek transparansi sebagai
bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan
tugasnya, namun juga untuk memberikan
keyakinan khususnya kepada para pemegang
saham atau investor atas upaya-upaya
yang perlu dilakukan dalam meningkatkan
kinerja Dewan Komisaris. Dengan adanya
pengungkapan tersebut pemegang saham atau
investor mengetahui mekanisme check and
balance terhadap kinerja Dewan Komisaris.
B.2.3. Rekomendasi 10: Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Perseroan telah memiliki kebijakan pada Pedoman dan
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris Tata tertib Kerja Dewan Komisaris Nomor 05/KOM/
apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. BTN/2023 tanggal tentang Pedoman dan Tata Tertib
Penjelasan : Kebijakan pengunduran diri anggota Dewan Kerja Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara
Komisaris yang terlibat dalam kejahatan (Persero) Tbk terkait pengunduran dan pemberhentian
keuangan merupakan kebijakan yang dapat anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam tindakan
meningkatkan kepercayaan para pemangku yang merugikan Perseroan dan/atau Negara dan apabila
kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, yang bersangkutan dinyatakan bersalah oleh putusan
sehingga integritas perusahaan akan tetap pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.
terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk
membantu kelancaran proses hukum dan agar Comply
proses hukum tersebut tidak mengganggu
jalannya kegiatan usaha. Selain itu, dari sisi
moralitas, kebijakan ini membangun budaya
beretika di lingkungan Perusahaan Terbuka.
Kebijakan tersebut dapat tercakup dalam
Pedoman ataupun Kode Etik yang berlaku bagi
Dewan Komisaris.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat dalam
kejahatan keuangan merupakan adanya status
terpidana terhadap anggota Dewan Komisaris
dari pihak yang berwenang. Kejahatan keuangan
dimaksud seperti manipulasi dan berbagai bentuk
penggelapan dalam kegiatan jasa keuangan serta
Tindakan Pidana Pencucian Uang sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun
2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan
Tindak Pidana Pencucian Uang.
B.2.4. Rekomendasi 11: Dewan Komisaris atau Komite yang Pengangkatan dan pemberhentian Direksi Perseroan
menjalankan fungsi Nominasi dan Remunerasi dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip profesionalisme
menyusun kebijakan suksesi dalam proses dan GCG. Perseroan merupakan Badan Usaha Milik
Nominasi anggota Direksi. Negara (BUMN), oleh karena itu kebijakan suksesi Direksi
Penjelasan : Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas di antaranya mengacu kepada Peraturan Menteri Badan
Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 Usaha Milik Negara No. PER-11/MBU/07/2021 tentang
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Persyaratan, Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian
Emiten atau Perusahaan Publik, komite yang Anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara. Selain itu,
menjalankan fungsi nominasi mempunyai sebagai perusahaan terbuka, kebijakan Perseroan juga
tugas untuk menyusun kebijakan dan mengacu kepada peraturan Otoritas Jasa Keuangan
kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Nominasi calon anggota Direksi. Salah satu Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Uraian tentang
kebijakan yang dapat mendukung proses kebijakan suksesi dalam proses Nominasi anggota Direksi
Nominasi sebagaimana dimaksud adalah Perseroan telah diungkapkan pada bagian Kebijakan
kebijakan suksesi anggota Direksi. Kebijakan Suksesi Direksi Laporan Tahunan ini.
mengenai suksesi bertujuan untuk menjaga
kesinambungan proses regenerasi atau Comply
kaderisasi kepemimpinan di perusahaan
dalam rangka mempertahankan keberlanjutan
bisnis dan tujuan jangka panjang perusahaan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 687
Page 319
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
C. Aspek 3 : Fungsi dan Peran Direksi
C.1. Prinsip 5 : Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
C.1.1. Rekomendasi 12: Penentuan jumlah anggota Direksi Penentuan jumlah anggota Direksi telah mempertimbangkan
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka kondisi Perseroan antara lain karakteristik, kapasitas,
serta efektivitas dalam pengambilan keputusan. dan ukuran, serta pencapaian tujuan dan pemenuhan
Penjelasan : Sebagai organ perusahaan yang berwenang kebutuhan bisnis bank mengacu ketentuan Regulator.
dalam pengurusan perusahaan, penentuan Jumlah anggota Direksi telah memenuhi ketentuan
jumlah Direksi sangat mempengaruhi jalannya Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi
kinerja Perusahaan Terbuka. Dengan demikian, dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
penentuan jumlah anggota Direksi harus dilakukan
melalui pertimbangan yang matang dan wajib Comply
mengacu pada ketentuan Peraturan Perundang-
undangan yang berlaku, dimana berdasarkan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik paling
sedikit terdiri dari 2 (dua) orang. Disamping itu,
dalam penentuan jumlah Direksi harus didasarkan
pada kebutuhan untuk mencapai maksud dan
tujuan Perusahaan Terbuka dan disesuaikan
dengan kondisi Perusahaan Terbuka yang meliputi
karakteristik, kapasitas, dan ukuran Perusahaan
Terbuka serta bagaimana tercapainya efektivitas
pengambilan keputusan Direksi.
C.1.2. Rekomendasi 13: Penentuan komposisi anggota Direksi Komposisi anggota Direksi memperhatikan keberagaman
memperhatikan, keberagaman keahlian, keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. sebagaimana yang telah diungkapkan pada bagian
Penjelasan : Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman Keberagaman Komposisi Direksi pada Laporan Tahunan
komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi ini.
karakteristik yang diinginkan baik dari segi
organ Direksi maupun anggota Direksi secara Comply
individu, sesuai dengan kebutuhan Perusahaan
Terbuka. Kombinasi tersebut ditentukan dengan
cara memperhatikan keahlian, pengetahuan
dan pengalaman yang sesuai pada pembagian
tugas dan fungsi jabatan Direksi dalam
mencapai tujuan Perusahaan Terbuka. Dengan
demikian, pertimbangan kombinasi karakteristik
dimaksud akan berdampak dalam ketepatan
proses pencalonan dan penunjukan individual
anggota Direksi ataupun Direksi secara kolegial.
C.1.3. Rekomendasi 14: Anggota Direksi yang membawahi bidang Pada periode 2023, Direktur yang membawahi bidang
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian akuntansi atau keuangan memiliki latar belakang
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. pendidikan dan pengalaman kerja di bidang keuangan
Penjelasan : Laporan Keuangan merupakan laporan dengan informasi sebagai berikut:
pertanggungjawaban manajemen atas a. Pendidikan
pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh 1. Sarjana Ekonomi
Perusahaan Terbuka, yang wajib disusun dan 2. Magister Ekonomi
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi 3. Memiliki pengalaman kerja di bidang perbankan
Keuangan yang berlaku umum di Indonesia b. Pengalaman Kerja
dan juga peraturan OJK terkait, antara lain 1. Maret 2021 – saat ini menjabat sebagai Direktur
peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Finance
Modal yang mengatur mengenai penyajian dan 2. 2015-2021 menjabat sebagai Head of Treasury
pengungkapan Laporan Keuangan Perusahaan Division.
Terbuka. Berdasarkan peraturan perundang- 3. 2015 menjabat sebagai Plt Kepala Wilayah,
undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur Kantor Wilayah I
mengenai tanggung jawab Direksi atas Laporan 4. 2014 menjabat sebagai Head of Treasury
Keuangan, Direksi secara tanggung renteng Division.
bertanggung jawab atas Laporan Keuangan, 5. 2013 menjabat sebagai Head of Institutional
yang ditandatangani Direktur Utama dan Banking Division.
anggota Direksi yang membawahi bidang 6. 2012 menjabat sebagai Post Office Alliance
akuntansi atau keuangan. Desk Head
Adapun sertifikasi yang dimiliki oleh Direktur
yang membawahi bidang keuangan/ akuntansi
dapat dilihat pada bagian Pengembangan
Kompetensi Direksi Laporan Tahunan ini.
Comply
688 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 320
Laporan Tahunan 2023
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
Dengan demikian, pengungkapan dan
penyusunan informasi keuangan yang
disajikan dalam laporan keuangan akan
sangat tergantung pada keahlian, dan/atau
pengetahuan Direksi, khususnya anggota
Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau
keuangan. Adanya kualifikasi keahlian dan/
atau pengetahuan di bidang akuntansi yang
setidaknya dimiliki anggota Direksi dimaksud
dapat memberikan keyakinan atas penyusunan
Laporan Keuangan, sehingga Laporan
Keuangan tersebut dapat diandalkan oleh para
pemangku kepentingan (stakeholders) sebagai
dasar pengambilan keputusan ekonomi terkait
Perusahaan Terbuka dimaksud. Keahlian dan/
atau pengetahuan tersebut dapat dibuktikan
dengan latar belakang pendidikan, sertifikasi
pelatihan, dan/atau pengalaman kerja terkait
C.2. Prinsip 6 : Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
C.2.1. Rekomendasi 15: Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri Direksi telah memiliki kebijakan penilaian sendiri (self
(self assessment) untuk menilai kinerja Direksi. assessment) yang tercantum dalam Surat Keputusan
Penjelasan : Seperti halnya pada Dewan Komisaris, Bersama tentang Tata Hubungan Kerja Dewan Komisaris
kebijakan penilaian sendiri (self assessment) dan Direksi Perseroan tahun 2021 Bab IV Evaluasi
Direksi merupakan suatu pedoman yang Kinerja serta sistem penilaian ini dirangkum sebagai Key
digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas Performance Indicator (KPI) sebagaimana yang diuraikan
penilaian kinerja Direksi secara kolegial. Self pada bagian penilaian kinerja Direksi Laporan Tahunan ini
assessment atau penilaian sendiri dimaksud serta situs web Perseroan (www.btn.co.id) menu Investor
dilakukan oleh masing-masing anggota Direksi Relation-GCG - Crossreference ASEAN CG Scorecard.
untuk menilai pelaksanaan kinerja Direksi
secara kolegial, dan bukan menilai kinerja Comply
individual masing-masing anggota Direksi.
Dengan adanya self assessment ini diharapkan
masing-masing anggota Direksi dapat
berkontribusi untuk memperbaiki kinerja Direksi
secara berkesinambungan.
Dalam kebijakan tesebut dapat mencakup
kegiatan penilaian yang dilakukan beserta
maksud dan tujuannya, waktu pelaksanaannya
secara berkala, dan tolak ukur atau kriteria
penilaian yang digunakan sesuai dengan
dengan rekomendasi yang diberikan oleh
fungsi nominasi dan remunerasi Perusahaan
Terbuka, dimana pembentukan fungsi tersebut
telah diwajibkan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 34/POJK.04/2014 tentang
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Perusahaan Publik.
C.2.2. Rekomendasi 16: Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk menilai
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan kinerja Direksi diungkapkan pada bagian penilaian
melalui laporan tahunan Perusahaan Terbuka. kinerja Direksi pada Laporan Tahunan ini.
Penjelasan : Pengungkapan kebijakan self assessment atas
kinerja Direksi dilakukan tidak hanya untuk Comply
memenuhi aspek transparansi sebagai bentuk
pertanggungjawaban atas pelaksanaan
tugasnya, namun juga untuk memberikan
informasi penting atas upaya-upaya perbaikan
dalam pengelolaan Perusahaan Terbuka.
Informasi tersebut sangat bermanfaat untuk
memberikan keyakinan kepada pemegang
saham atau investor bahwa terdapat kepastian
pengelolaan perusahaan terus dilakukan
ke arah yang lebih baik. Dengan adanya
pengungkapan tersebut pemegang saham atau
investor mengetahui mekanisme check and
balance terhadap kinerja Direksi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 689
Page 321
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
C.2.3. Rekomendasi 17: Direksi mempunyai kebijakan terkait Perseroan telah memiliki kebijakan pada Pedoman dan
pengunduran diri anggota Direksi apabila Tata tertib Kerja Direksi melalui Kebijakan Khusus Nomor
terlibat dalam kejahatan keuangan. KK.6-G tanggal 12 September 2023 tentang Pedoman
Penjelasan : Kebijakan pengunduran diri anggota dan Tata Tertib Kerja Direksi. terkait pengunduran dan
Direksi yang terlibat dalam kejahatan pemberhentian anggota Direksi apabila terlibat dalam
keuangan merupakan kebijakan yang dapat tindakan yang merugikan Perseroan dan/atau Negara
meningkatkan kepercayaan para pemangku dan apabila yang bersangkutan dinyatakan bersalah oleh
kepentingan terhadap Perusahaan Terbuka, putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum
sehingga integritas perusahaan akan tetap tetap.
terjaga. Kebijakan ini diperlukan untuk
membantu kelancaran proses hukum dan agar Comply
proses hukum tersebut tidak mengganggu
jalannya kegiatan usaha. Selain itu, dari sisi
moralitas, kebijakan ini akan membangun
budaya beretika di lingkungan Perusahaan
Terbuka. Kebijakan tersebut dapat tercakup
dalam Pedoman ataupun Kode Etik yang
berlaku bagi Direksi.
Selanjutnya, yang dimaksud dengan terlibat
dalam kejahatan keuangan merupakan adanya
status terpidana terhadap anggota Direksi dari
pihak yang berwenang. Kejahatan keuangan
dimaksud seperti manipulasi dan berbagai
bentuk penggelapan dalam kegiatan jasa
keuangan serta Tindakan Pidana Pencucian Uang
sebagaimana dimaksud dalam Undang - Undang
Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
D. Aspek 4 : Partisipasi Pemangku Kepentingan
D.1. Prinsip 7 : Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
D.1.1. Rekomendasi 18: Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan untuk Perseroan telah memiliki kebijakan mencegah terjadinya
mencegah terjadinya insider trading. insider trading sebagaimana yang diatur dalam Kebijakan
Penjelasan : Seseorang yang mempunyai informasi orang Khusus Nomor KK.9-AA tanggal 15 September 2023
dalam dilarang melakukan suatu transaksi Efek tentang Aktivitas Hubungan Investor sebagaimana yang
dengan menggunakan informasi orang dalam dapat dilihat di situs web Perseroan (www.btn.co.id)
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang menu Hubungan Investor - Pedoman Kebijakan Hubungan
mengenai Pasar Modal. Perusahaan Terbuka Investor.
dapat meminimalisir terjadinya insider trading
tersebut melalui kebijakan pencegahan, misalnya Comply
dengan memisahkan secara tegas data dan/
atau informasi yang bersifat rahasia dengan
yang bersifat publik, serta membagi tugas dan
tanggung jawab atas pengelolaan informasi
dimaksud secara proporsional dan efisien.
D.1.2. Rekomendasi19 : Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti Pelaksanaan penerapan anti fraud di Bank BTN diatur
korupsi dan anti fraud. dengan Surat Edaran Direksi No. 03/PD/DIR/PPBD/2020
Penjelasan : Kebijakan anti korupsi bermanfaat untuk tanggal 31 Maret 2020 Pedoman Kebijakan Strategi
memastikan agar kegiatan usaha Perusahaan Anti Fraud. Sebagai pedoman dalam implementasi
Terbuka dilakukan secara legal, prudent, dan Pengendalian Gratifikasi sebagai inisiatif dari program
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang anti korupsi secara nasional, Perseroan menerbitkan
baik. Kebijakan tersebut dapat merupakan petunjuk pelaksanaan pedoman pengendalian gratifikasi
bagian dalam kode etik, ataupun dalam bentuk dalam suatu Kebijakan Khusus Nomor KK.6-A tanggal 25
tersendiri. Dalam kebijakan tersebut dapat April 2022 tentang Prosedur Pengendalian Gratifikasi.
meliputi antara lain mengenai program dan
prosedur yang dilakukan dalam mengatasi Comply
praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud,
suap dan/atau gratifikasi dalam Perusahaan
Terbuka. Lingkup dari kebijakan tersebut harus
menggambarkan pencegahan Perusahaan
Terbuka terhadap segala praktik korupsi baik
memberi atau menerima dari pihak lain.
D.1.3. Rekomendasi 20: Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang Perseroan telah memiliki kebijakan terkait pengelolaan
seleksi dan peningkatan kemampuan pemasok vendor sebagaimana yang diatur dalam Kebijakan Khusus
atau vendor. Nomor KK.9-H tanggal 30 Juni 2022 tentang Pedoman
Penjelasan : Kebijakan tentang seleksi pemasok atau vendor Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau Jasa dan
bermanfaat untuk memastikan agar Perusahaan Petunjuk Teknis Nomor PT.9-H.1 tanggal 29 September
Terbuka memperoleh barang atau jasa yang 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Barang
diperlukan dengan harga yang kompetitif dan atau Jasa. Secara garis besar, cakupan kebijakan
dan kualitas yang baik. Sedangkan kebijakan ini antara lain meliputi kriteria dalam seleksi vendor,
peningkatan kemampuan pemasok atau vendor mekanisme pengadaan yang transparan, evaluasi kinerja
bermanfaat untuk memastikan bahwa rantai vendor, rekam jejak vendor.
pasokan (supply chain) berjalan dengan efisien
dan efektif. Kemampuan pemasok atau
690 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 322
Laporan Tahunan 2023
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
vendor dalam memasok/memenuhi barang Peningkatan kemampuan pemasok atau vendor dilakukan
atau jasa yang dibutuhkan perusahaan akan dengan melakukan pembinaan kepada vendor melalui
mempengaruhi kualitas output perusahaan. rapat koordinasi, monitoring dan evaluasi kinerja vendor.
Dengan demikian, pelaksanaan kebijakan- Pelaksanaan kebijakan seleksi vendor dilakukan dengan
kebijakan tersebut dapat menjamin kontinuitas
pengelolaan Daftar Rekanan Bank yang dapat digunakan
pasokan, baik dari segi kuantitas maupun sebagai database vendor dalam pengadan dengan
kualitas yang dibutuhkan Perusahaan Terbuka.metode penunjukan langsung/ pemilihan langsung/seleksi
Adapun cakupan kebijakan ini meliputi kriteria
langsung. Peraturan Direksi dan Surat Edaran tersebut di
dalam pemilihan pemasok atau vendor, atas juga mengatur Standar Operating Procedure (SOP)
mekanisme pengadaan yang transparan, upaya mekanisme pengadaan yang transparan melalui metode
peningkatan kemampuan pemasok atau vendor, lelang/pemilihan langsung/seleksi langsung/penunjukan
dan pemenuhan hak-hak yang berkaitan langsung serta ketentuan tentang kontrak kerja dengan
dengan pemasok atau vendor. vendor. Sehingga dengan penerapan kebijakan tersebut
diharapkan kontinuitas pasokan yang dibutuhkan
Perseroan memiliki kebijakan terkait perusahaan dapat terjamin.
pengadaan barang dan jasa yang berisi
tentang seleksi dan peningkatan kemampuan Comply
pemasok atau vendor yang tertuang dalam
standar Pedoman Procurement.
D.1.4. Rekomendasi 21: Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur digunakan
pemenuhan hak-hak kreditur. sebagai pedoman dalam melakukan pinjaman kepada
Penjelasan : Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur kreditur. Tujuan dari kebijakan dimaksud adalah untuk
digunakan sebagai pedoman dalam melakukan menjaga terpenuhinya hak-hak dan menjaga kepercayaan
pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari kebijakan kreditur terhadap Perusahaan Terbuka. Dalam kebijakan
dimaksud adalah untuk menjaga terpenuhinya tersebut mencakup pertimbangan dalam melakukan
hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur perjanjian, serta tindak lanjut dalam pemenuhan
terhadap Perusahaan Terbuka. Dalam kebijakan kewajiban Perusahaan Terbuka kepada kreditur.
tersebut mencakup pertimbangan dalam Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain adalah:
melakukan perjanjian, serta tindak lanjut dalam a. Menerima pelunasan pokok dan pembayaran bunga
pemenuhan kewajiban Perusahaan Terbuka pada waktu yang disepakati.
kepada kreditur. b. Memperoleh hak atas denda keterlambatan pelunasan
pokok dan pembayaran bunga.
c. Meminta keterangan, informasi, dan dokumen serta
memeriksa pembukuan Perseroan.
Untuk tahun 2023, terdapat 2 kreditur Perseroan
yaitu: Kreditur Pinjaman Bilateral dan Kreditur
Obligasi.
Comply
D.1.5. Rekomendasi 22: Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan sistem Perseroan telah memiliki kebijakan pelaksanaan
whistleblowing. Whistleblowing System yang diatur dalam Petunjuk
Penjelasan : Kebijakan sistem whistleblowing yang telah Teknis Nomor PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober 2023 tentang
disusun dengan baik akan memberikan Pengelolaan Whistleblowing System Bank BTN yang telah
kepastian perlindungan kepada saksi atau mencakup jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan
pelapor atas suatu indikasi pelanggaran melalui sistem whistleblowing, cara pengaduan,
yang dilakukan karyawan atau manajemen perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor,
Perusahaan Terbuka. Penerapan kebijakan penanganan pengaduan, pihak yang mengelola aduan,
sistem tersebut akan berdampak pada dan hasil penanganan dan tindak lanjut pengaduan
pembentukan budaya tata kelola perusahaan sesuai ketentuan OJK. Pengungkapan atas kebijakan
yang baik. Kebijakan sistem whistleblowing Whistleblowing System dimaksud pada periode 2023
mencakup antara lain jenis pelanggaran yang diuraikan pada bagian Whistleblowing System Laporan
dapat dilaporkan melalui sistem whistleblowing, Tahunan ini.
cara pengaduan, perlindungan dan jaminan
kerahasiaan pelapor, penanganan pengaduan, Comply
pihak yang mengelola aduan, dan hasil
penanganan dan tindak lanjut pengaduan.
D.1.6. Rekomendasi 23: Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Insentif jangka panjang untuk Direksi dan Dewan Komisaris
pemberian insentif jangka panjang kepada telah diatur diantaranya:
Direksi dan karyawan. a. Peraturan Direksi No.2/PD/DIR/PPDB/2021 tanggal
Penjelasan : Insentif jangka panjang merupakan insentif perihal perubahan atas Peraturan Direksi No.02/PD/
yang didasarkan atas pencapaian kinerja HCD/2017 tentang Penghasilan Direksi dan Dewan
jangka panjang. Rencana insentif jangka Komisaris;
panjang mempunyai dasar pemikiran bahwa b. Kebijakan Khusus Nomor No.3-B tanggal
kinerja jangka panjang perusahaan tercermin 31 Oktober 2023 tentang Remunerasi.
oleh pertumbuhan nilai dari saham atau target- Pemberian remunerasi dan insentif telah diungkapkan
target jangka panjang perusahaan lainnya. pada bagian Penerapan Tata Kelola Pemberian
Insentif jangka panjang bermanfaat dalam Remunerasi Bank BTN pada Laporan Tahunan ini.
rangka menjaga loyalitas dan memberikan
motivasi kepada Direksi dan karyawan untuk
menigkatkan kinerja atau produktivitasnya yang
akan berdampak pada peningkatan kinerja
perusahaan dalam jangka panjang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 691
Page 323
Tata Kelola
Perusahaan
No Aspek; Prinsip; Rekomendasi Comply or Explain
Adanya suatu kebijakan insentif jangka panjang Peraturan Direksi tersebut mencakup remunerasi berbasis
merupakan komitmen nyata Perusahaan variabel yang ditangguhkan maupun Material Risk Taker
Terbuka untuk mendorong pelaksanaan sebagaimana Peraturan Kementerian BUMN No. 04/
pemberian insentif jangka panjang kepada MBU/2014 tentang Pedoman Peraturan Menteri Badan
Direksi dan Karyawan dengan syarat, prosedur Usaha Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023
dan bentuk yang disesuaikan dengan tujuan tanggal 20 maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya
jangka panjang Perusahaan Terbuka. Kebijakan Manusia Badan Usaha Milik Negara.
dimaksud dapat mencakup antara lain maksud
dan tujuan pemberian insentif jangka panjang, Sejak tahun 2009, Perseroan telah melaksanakan
syarat dan prosedur dalam pemberian insentif, pemberian insentif jangka panjang berupa MESOP untuk
dan kondisi dan risiko yang harus diperhatikan Direksi dan Pegawai sebagaimana uraian pada bagian
oleh Perusahaan Terbuka dalam pemberian Share Option pada Laporan Tahunan ini. Pada tahun
insentif. Kebijakan tersebut juga dapat tercakup 2023, Perseroan telah menerapkan remunerasi berbasis
dalam kebijakan remunerasi Perusahaan kinerja dan risiko.
Terbuka yang ada.
Comply
E. Aspek 5 : Keterbukaan Informasi
E.1. Prinsip 8 : Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
E.1.1. Rekomendasi 24: Perusahaan Terbuka memanfaatkan penggunaan Perseroan senantiasa berupaya untuk meningkatkan
teknologi informasi secara lebih luas selain Situs kualitas keterbukaan informasi kepada stakeholders
Web sebagai media keterbukaan informasi. melalui pemanfaatan teknologi informasi, selain situs web
Penjelasan : Penggunaan teknologi informasi dapat Perseroan seperti melalui media sosial yaitu:
bermanfaat sebagai media keterbukaan • YouTube Bank BTN,
informasi. Adapun keterbukaan informasi • Facebook BankBTNcoid,
yang dilakukan tidak hanya keterbukaan • X @BankBTNcoid,
informasi yang telah diatur dalam peraturan • Instagram @bankbtn
perundang-undangan, namun juga informasi • LinkedIn PT BankTabungan Negara
lain terkait Perusahaan Terbuka yang dirasakan Perseroan juga memberikan penginian informasi kepada
bermanfaat untuk diketahui pemegang saham pemegang saham melalui email, conference call dan TV
atau investor. Dengan pemanfaatan teknologi Pasar Modal IBCM Channel Bursa Efek Indonesia, selain
informasi secara lebih luas selain Situs Web pendampingan site visit oleh investor ke kantor cabang
diharapkan perusahaan dapat meningkatkan Bank BTN, Non-Deal Roadshow, one-on-one meeting,
efektivitas penyebaran informasi perusahaan. Analyst Meeting Public Expose.
Meskipun demikian, pemanfaatan teknologi
informasi yang dilakukan tetap memperhatikan Comply
manfaat dan biaya perusahaan.
E.1.2. Rekomendasi 25 : Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka Perseroan telah mengungkapkan informasi mengenai
mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau
kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling lebih saham Perseroan kepada regulator yaitu OJK dan
sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan BEI. Pada Laporan Tahunan ini perihal dimaksud telah
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan diungkapkan pada bagian Informasi kepada Investor.
saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang
saham utama dan pengendali. Comply
Penjelasan : Peraturan perundang-undangan di sektor Pasar
Modal yang mengatur mengenai penyampaian
laporan tahunan Perusahaan Terbuka telah
mengatur kewajiban pengungkapan informasi
mengenai pemegang saham yang memiliki
5% (lima persen) atau lebih saham Perusahaan
Terbuka, serta kewajiban pengungkapan
informasi mengenai pemegang saham utama
dan pengendali Perusahaan Terbuka baik
langsung maupun tidak langsung sampai
dengan pemilik manfaat terakhir dalam
kepemilikan saham tersebut. Dalam Pedoman
Tata Kelola ini direkomendasikan untuk
mengungkapkan pemilik manfaat akhir atas
kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling
sedikit 5% (lima persen), selain mengungkapkan
pemilik manfaat akhir dari kepemilikan saham
oleh pemegang saham utama dan pengendali.
692 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 324
Laporan Tahunan 2023
Governance Principles for Banks yang Diterbitkan
oleh Basel Committee in Banking Supervision
Pedoman Tata Kelola mencakup 12 prinsip corporate governance. Pedoman Tata Kelola adalah standar praktik terbaik yang bisa dijadikan
acuan dalam penerapan tata kelola perusahaan di perbankan. Adapun uraian penerapannya dapat disampaikan sebagai berikut.
Prinsip Penjelasan Implementasi di Bank BTN
Dewan Komisaris memiliki tanggungjawab yang antara Dalam Tata tertib Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana
lain: persetujuan dan pengawasan terhadap penerapan dituangkan dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris No.05/
strategi bisnis, struktur dan mekanisme governance dan KOM/BTN/2023 tanggal 13 Desember 2023 perihal Pedoman
Prinsip 1 Tanggung budaya perusahaan dan Tata Kerja Dewan Komisaris, disebutkan bahwa tanggung
Jawab Dewan Komisaris. jawab Dewan Komisaris adalah memberikan pendapat dan saran
atas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan serta memberikan
saran atas hal yang dianggap penting oleh Perseroan dalam hal
ini termasuk budaya perusahaan.
Anggota Dewan Komisaris harus memiliki kualitas sesuai Dewan Komisaris Perseroan tidak memiliki hubungan
dengan tugas dan tanggungjawabnya, baik secara keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan/
individu maupun secara kolegial. Dewan Komisaris harus atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris
Prinsip 2 Kualifikasi memahami perannya dalam pengawasan dan penerapan lainnya, Direksi dan/ atau Pemegang Saham Pengendali
dan Komposisi Dewan corporate governance, serta mampu melaksanakan atau hubungan dengan Bank, yang dapat memengaruhi
Komisaris. pengambilan keputusan secara sehat dan obyektif. kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak Independen
sebagaimana diatur dalam ketentuan Pelaksanaan Good
Corporate Governance bagi Bank Umum dan telah
menandatangani Surat Pernyataan Independen.
Dewan Komisaris harus menetapkan struktur dan praktik Dewan Komisaris mempunyai Komite di bawah Dewan
Prinsip 3 Struktur dan
governance yang tepat dalam melaksanakan tugasnya Komisaris yang membantu pelaksanaan tugas Dewan
Mekanisme Dewan
dan secara periodik melakukan telaah atas efektivitasnya. Komisaris yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan
Komisaris.
Komite Remunerasi dan Nominasi.
Di bawah arahan dan pengawasan Dewan Komisaris, Direksi mengelola Perseroan di bawah arahan dan
Direksi mampu mengelola kegiatan Bank sesuai dengan pengawasan Dewan Komisaris, terbukti dari pencapaian
Prinsip 4 Direksi.
strategi bisnis, selera risiko, kebijakan remunerasi dan bisnis perusahaan yang meningkat dari tahun sebelumnya.
kebijakan lainnya yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris.
Dalam suatu kelompok usaha, Dewan Komisaris Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan memiliki pengetahuan
perusahaan induk memiliki tanggungjawab menyeluruh dan pemahaman mengenai bisnis utama serta risiko
terhadap kelompok usaha tersebut dan untuk memastikan utama perusahaan, terbukti dari lolosnya seluruh Dewan
Prinsip 5 Struktur
penetapan dan pelaksanaan praktek governance Komisaris dan Direksi dari Fit and Proper Test. Direksi dan
Governance Kelompok
yang bersih terkait dengan struktur, bisnis, dan risiko Dewan Komisaris juga senantiasa mengikuti pelatihan dan
Usaha.
kelompok usaha dan entitas. Dewan Komisaris dan pengembangan untuk meningkatkan kemampuannya.
Direksi harus memahami struktur organisasi kelompok
usaha dan risiko yang dihadapi.
Perseroan harus memiliki fungsi manajemen risiko yang Perseroan menjalankan Proses Identifikasi, Pengukuran,
berkualitas, independen, memiliki sumber daya yang Pemantauan, Pengendalian Risiko, dan Sistem Informasi
berkualitas dan memiiki akses dengan Dewan Komisaris. Manajemen Risiko melalui kerangka kerja Enterprise Risk
Prinsip 6
Management (ERM). Perseroan senantiasa meningkatkan
Fungsi Manajemen
kapabilitas dan pengetahuan seluruh pegawai terutama
Risiko.
dalam hal pengelolaan risiko Perseroan mengkomunikasikan
manajemen risiko kepada Dewan Komisaris melalui Komite
Pemantau Risiko.
Risiko harus diidentifikasi, dimonitor dan dikendalikan Dalam pengelolaan Manajemen Risiko Perseroan telah dilakukan
untuk seluruh kegiatan aktivitas Perseroan. Kualitas dari identifikasi, pengukuran dan penilaian risiko dengan menyusun
Prinsip 7 Identifikasi
infrastruktur manajemen risiko dan pengendalian internal profil risiko secara berkala. Pengukuran dan penilaian risiko telah
Pemonitoran dan
harus mampu mengikuti perubahan profil risiko Perseroan, dapat berjalan dengan baik sesuai Kebijakan Manajemen Risiko
Pengendalian Risiko.
kondisi risiko eksternal dan praktik industri. yang telah ditetapkan yang disesuaikan dengan tingkat risiko
yang dihadapi Bank BTN.
Implementasi risk governance yang efektif membutuhkan Penilaian Risk Based Bank Rating (RBBR) setiap semester
Prinsip 8 Komunikasi komunikasi risiko yang akurat dalam lingkungan Perseroan disampaikan kepada Komite Manajemen Risiko. Selain itu,
Risiko. baik antar organisasi maupun melalui pelaporan kepada hasil penilaian RBBR disampaikan kepada Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dan Direksi. melalui Komite Pemantau Risiko.
Dewan Komisaris bertanggungjawab dalam mengawasi Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya good
manajemen terkait dengan risiko kepatuhan Perseroan. corporate governance dalam setiap kegiatan usaha serta
Dewan Komisaris harus menetapkan fungsi kepatuhan dan kebijakan tata kelola perusahaan, termasuk didalamnya
Prinsip 9 Kepatuhan.
memberikan persetujuan terhadap kebijakan dan proses pelaksanaan kepatuhan. Penilaian risiko kepatuhan dalam
identifikasi, penilaian, pemonitoran dan pelaporan, dan RBBR dilaporkan kepada Dewan Komisaris setiap 6 (enam)
pemberian nasihat kepada risiko kepatuhan. bulan sekali untuk mendapatkan feedback.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 693
Page 325
Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip Penjelasan Implementasi di Bank BTN
Fungsi audit internal harus melaporkan kegiatan Internal Audit bertanggung jawab secara langsung kepada
independen assurance kepada Dewan Komisaris dan Direktur Utama dan berkomunikasi dengan Dewan Komisaris
Prinsip 10 Audit Internal. harus mendukung Dewan Komisaris dan Direksi dalam melalui Komite Audit.
mendorong penerapan proses governance yang efektif
serta kesehatan Bank dalam jangka panjang.
Struktur remunerasi Perseroan harus mendukung Kebijakan remunerasi Perseroan saat ini telah sesuai dengan
Prinsip 11 Kompensasi. penerapan corporate governance dan risk management. POJK Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata
Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
Penerapan governance dari Perseroan harus dilaksanakan Perseroan melakukan pengungkapan melalui website Bank
Prinsip 12 secara transparan kepada Pemegang Saham, Depositor, BTN www.btn.co.id dan memastikan tersedianya informasi
Pengungkapan dan Stakeholder relevan lainnya dan Partisipan Pasar. paling update bagi stakeholder. Selain itu, keterbukaan
Transparansi. informasi Bank BTN dilakukan melalui Laporan Tahunan,
Laporan Keberlanjutan dan Public Expose.
Good Corporate
Governance Assessment
Perseroan senantiasa berupaya menerapkan the highest 7. Penerapan fungsi audit eksternal.
standard of Corporate Governance dengan mengacu kepada 8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian
regulasi dan standard internasional berdasarkan prinsip- intern.
prinsip Corporate Governance yang dikembangkan oleh 9. Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan
Organization for Economic Cooperation and Development penyediaan dana besar (large exposure).
(OECD), ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 10. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan
yang diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF), bank, laporan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan
Pedoman GCG Indonesia yang dikembangkan oleh Komite pelaporan internal.
Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Pedoman GCG 11. Rencana strategis bank.
Perbankan Indonesia yang dikembangkan oleh Komite
Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan Principles for Pihak yang Melakukan Assessment
Enhancing Corporate Governance yang diterbitkan oleh Basel
Committee on Banking Supervision, dimana Perseroan telah Perseroan melaksanakan self assessment tata kelola dengan
melakukan penilaian tata kelola sebagai berikut: melibatkan seluruh Dewan Komisaris, Direksi dan unit kerja yang
terkait dengan faktor penilaian tata kelola dimaksud.
Self Assessment Skor Penilaian
Penilaian Self Assessment Tata Kelola dilakukan secara berkala Pada penilaian tata kelola Perseroan yang dilakukan pada tahun
pada posisi akhir bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. 2023, hasil penilaian sendiri (Self Assessment) sebagai berikut:
Untuk tahun 2023, standar penerapan Tata Kelola selain
mengacu pada Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Hasil penilaian sendiri (self assessment) Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan ketentuan Surat yang dilakukan pada bulan Juni 2023
Edaran OJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum.
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment)
Pelaksanaan Tata Kelola)
Kriteria Penilaian
Peringkat Definisi Peringkat
Indikator yang menjadi standar pelaksanaan Self Assessment
Mencerminkan manajemen Bank telah
meliputi 11 (sebelas) parameter, yang terdiri dari: melakukan penerapan Tata Kelola yang
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. secara umum baik. Hal ini tercermin dari
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. pemenuhan yang memadai atas prinsip
Individual 2 Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite. penerapan prinsip Tata Kelola, secara
4. Penanganan benturan kepentingan. umum kelemahan tersebut kurang signifikan
5. Penerapan fungsi kepatuhan. dan dapat diselesaikan dengan tindakan
normal oleh manajemen Bank.
6. Penerapan fungsi audit intern.
694 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 326
Laporan Tahunan 2023
Hasil penilaian sendiri Tata Kelola Perusahaan yang dilakukan pada bulan Desember 2023
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment
Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum
baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal
Individual 2
terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang
signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
Dari kedua hasil penilaian tersebut, pelaksanaan tata kelola Perseroan pada tahun 2023 dapat disimpulkan sebagai berikut:
Nama Bank : PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
Posisi : JANUARI-DESEMBER 2023
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment Pelaksanaan Tata Kelola)
Peringkat Definisi Peringkat
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum
baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal
Individual 2
terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang
signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
ANALISIS
Secara umum penerapan Tata Kelola Bank telah berjalan dengan baik, manajemen Bank telah melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola dan telah mempersiapkan
struktur tata kelola yang mendukung penerapan tata kelola seperti struktur organisasi, sumber daya manusia yang kompeten dan kebijakan serta prosedur
pendukung pelaksanaan aktivitas Bank. Selain itu, manajemen Bank dari waktu ke waktu juga melakukan upaya-upaya penyempurnaan agar pelaksanaan
tata kelola dapat sejalan dengan perkembangan bisnis Bank. Perbaikan dilakukan dengan memperhatikan masukan dari Dewan Komisaris Bank berdasarkan
hasil pemantauan/review/rekomendasi dari Komite yang mendukung tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
Pada periode pelaporan tidak terdapat pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam pemenuhan CAR, Modal Inti, PDN dan NPL serta tidak terjadi
pelampauan dan/atau pelanggaran BMPK. Komitmen Bank terkait dengan hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) telah ditindaklanjuti sesuai dengan target waktu yang disepakati.
Tujuan:
a. Penilaian governance structure bertujuan untuk menilai kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Bank agar proses pelaksanaan prinsip Tata
Kelola yang baik menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku Kepentingan Bank. Yang termasuk dalam Struktur Tata Kelola
Bank adalah Direksi, Dewan Komisaris, Komite dan Satuan Kerja pada Bank. Adapun yang termasuk infrastruktur Tata Kelola Bank antara lain
adalah kebijakan dan prosedur Bank, sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.
b. Penilaian governance process bertujuan untuk menilai efektivitas proses penerapan prinsip Tata Kelola yang didukung oleh kecukupan struktur dan
infrastruktur Tata Kelola Bank sehingga menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan Pemangku Kepentingan Bank.
c. Penilaian governance outcome bertujuan untuk menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan Pemangku Kepentingan Bank yang merupakan
hasil proses penerapan prinsip Tata Kelola yang baik, serta didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Bank.
Yang termasuk dalam outcome mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara lain yaitu:
a. Kecukupan transparansi laporan.
b. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
c. Perlindungan konsumen.
d. Obyektifitas dalam melakukan penilaian (assessment) atau audit.
e. Kinerja Bank seperti rentabilitas, efisiensi dan permodalan dan/atau
f. Peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, pelanggaran BMPK, pelanggaran ketentuan terkait laporan Bank kepada
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan analisis Penilaian Sendiri (Self Assessment) pelaksanaan Tata Kelola yang terdiri dari Struktur Tata Kelola (Governance Structure), Proses Tata
Kelola (Governance Process), dan Hasil Tata Kelola (Governance Outcome) pada masing-masing faktor penilaian Tata Kelola, maka dapat disimpulkan bahwa:
A. Struktur Tata Kelola (Governance Structure)
Struktur Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023 memberikan pelunasan dan pembebasan
tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit at de charge) kepada Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris
atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2022.
1.2 Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023 telah diputuskan
susunan keanggotaan Dewan Komisaris sebanyak 9 (sembilan) orang dan Direksi sebanyak 10 (sepuluh) orang.
1.3 Pada posisi 31 Desember 2023 seluruh anggota Direksi telah dinyatakan lulus fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan.
1.4 Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Direksi mempunyai integritas, kompetensi, dan pengetahuan yang sangat memadai.
1.5 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan sebagai Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Bank, perusahaan, dan/
atau lembaga lain.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 695
Page 327
Tata Kelola
Perusahaan
ANALISIS
1.6 Seluruh anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali Bank.
1.7 Direksi telah membentuk Komite ESG yang berperan dalam memetakan dan menyusun kebijakan/strategi program ESG dan TJSL serta
melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program ESG dan TJSL sesuai dengan Kebijakan Khusus Nomor KK.9-D tanggal 30
Maret 2023 tentang Prosedur Tata Kelola Komite Direksi yang dilakukan pembaruan kembali pada tanggal 21 Desember 2023.
1.8 Komposisi anggota Dewan Komisaris pada posisi 31 Desember 2023 berjumlah 8 (delapan) orang anggota dengan 4 (empat) orang di
antaranya sebagai Komisaris Independen atau sebanyak 50% (lima puluh persen) dari total anggota Dewan Komisaris yang ada, hal ini
sudah sesuai dengan ketentuan.
1.9 Pada posisi 31 Desember 2023 seluruh anggota Dewan Komisaris telah dinyatakan lulus fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan.
1.10 Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak merangkap jabatan sebagaimana yang ditentukan dalam Peraturan yang dikeluarkan oleh
Regulator (OJK, BI, Peraturan Menteri dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
1.11 Seluruh anggota Dewan Komisaris Independen tidak memiliki hubungan keuangan atau kepengurusan dengan Direksi dan/atau
Pemegang Saham Pengendali.
1.12 Bank BTN telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi dengan struktur dan independensi
keanggotaan sesuai dengan ketentuan yang berdasarkan:
1.12.1 Surat Dewan Komisaris No.25/KOM/BTN/III/2022 tanggal 17 Maret 2022 perihal Penyampaian Keputusan Dewan Komisaris
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
1.12.2 Surat Dewan Komisaris No.26/KOM/BTN/III/2022 tanggal 17 Maret 2022 perihal Penyampaian Susunan Anggota Komite
Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
1.12.3 Surat Dewan Komisaris No.111/KOM/BTN/XI/2022 tanggal 16 November 2022 perihal Penyampaian Susunan Anggota
Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1.12.4 Surat Dewan Komisaris No. 13/KOM/BTN/I/2023 tanggal 18 Januari 2023 perihal Penyampaian Keputusam Dewan
Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.;
1.12.5 Surat Dewan Komisaris No. 14/KOM/BTN/I/2023 tanggal 18 Januari 2023 perihal Penyampaian Susunan Anggota Komite
Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.;
1.12.6 Surat Dewan Komisaris No. 47/KOM/BTN/III/2023 tanggal 08 Maret 2023 perihal Pengakhiran Masa Jabatan dan
Pengangkatan Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.;
1.12.7 Surat Dewan Komisaris No. 55/KOM/BTN/III/2023 tanggal 21 Maret 2023 perihal Penyampaian Keputusan Dewan Komisaris
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.;
1.12.8 Surat Dewan Komisaris No. 56/KOM/BTN/III/2023 tanggal 21 Maret 2023 perihal Penyampaian Susunan Keanggotaan
Komite Organ Pendukung Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1.12.9 Surat Dewan Komisaris Nomor 101/KOM/BTN/VIII/2023 tanggal 14 Agustus 2023 perihal Penyampaian Keputusan Dewan
Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
1.12.10 Surat Dewan Komisaris Nomor 102/KOM/BTN/VIII/2023 tanggal 14 Agustus 2023 perihal Penyampaian Susunan
Keanggotaan Komite Organ pendukung Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
1.13 Bank BTN telah memiliki kebijakan, sistem dan prosedur penanganan benturan kepentingan yang diterapkan pada setiap kegiatan bisnis
dan operasional yang dimuat dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H tanggal 10 Oktober 2023 tentang Prosedur Penanganan Benturan
Kepentingan (Conflict of Interest).
1.14 Satuan Kerja Kepatuhan Bank BTN merupakan satuan kerja yang independen atau terpisah dari satuan kerja operasional (risk taking unit).
1.15 Direktur yang membidangi Fungsi Kepatuhan telah memenuhi persyaratan independensi dan tidak merangkap sebagai Direktur Utama/
Wakil Direktur Utama, Direktur yang membidangi bisnis & operasional, manajemen risiko, treasury, keuangan & akuntansi, logistik
dan pengadaan barang/jasa, teknologi informasi, audit intern, serta Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan Bank BTN telah
dinyatakan lulus fit and proper test dari OJK.
1.16 Bank BTN telah memiliki Satuan Kerja Audit Internal yang disebut Internal Audit Division (IAD) yang bertanggung jawab secara langsung
kepada Direktur Utama dan dapat melakukan komunikasi secara langsung kepada Dewan Komisaris atau Komite Audit.
1.17 Bank BTN telah menyusun dan mereview secara berkala terhadap Piagam Audit Intern, struktur organisasi Satuan Kerja Audit Internal serta
tugas dan fungsi.
1.18 Penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk laporan keuangan 2023 telah ditetapkan dan memenuhi kriteria yang ditentukan.
1.19 Bank BTN telah memiliki Satuan Kerja Manajemen Risiko yaitu Enterprise Risk Management Division (ERMD).
1.20 Bank telah memiliki kebijakan penyediaan dana secara lengkap, termasuk alat monitoring dan langkah penyelesaiannya serta melakukan
evaluasi kebijakan secara berkala. Evaluasi kebijakan dilakukan oleh divisi terkait melibatkan dan berkoordinasi dengan divisi-divisi
lainnya, termasuk Compliance & Governance Division (CMGD), Enterprise Risk Management Division (ERMD) dan Legal Division (LGD)
melalui Policy and Procedure Division (PPD) yang selanjutnya diusulkan kepada Komite Kebijakan Kredit melalui Direksi.
1.21 Bank memiliki kebijakan dan prosedur mengenai tata cara pelaksanaan transparansi kondisi keuangan dan non keuangan yang terdiri
dari peraturan internal dan eksternal (regulator).
1.22 Rencana strategis Bank telah dibentuk Rencana Korporasi dan Rencana bisnis sesuai dengan visi dan misi Bank.
1.23 Direksi telah menetapkan 5 Fokus Utama & 10 Inisiatif strategis.
2. Faktor-faktor Negatif
Tidak ada.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Tidak ada.
4. Kekuatan
4.1 Dewan Komisaris dan Direksi Bank BTN berkomitmen untuk memenuhi dan memperbaiki struktur dan infrastruktur Tata Kelola agar selalu
menyesuaikan ketentuan regulator, pengawas dan mengikuti dinamika kebutuhan bisnis.
4.2 Penerapan Tata Kelola yang baik di Bank BTN didukung dengan struktur perangkat Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen
Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan yang independen.
B. Proses Tata Kelola (Governance Process)
Proses Tata Kelola secara umum memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-Faktor Positif
1.1 Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan yang bersifat strategis melalui Rapat Direksi secara efektif dan efisien yang
dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media seperti Digital Room for Elearning Modules (DREAMS), Legal
Application Systems (LAPS) dan lainnya.
696 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 328
Laporan Tahunan 2023
ANALISIS
1.2 Direksi telah melakukan performance review rutin dengan seluruh Divisi & Kanwil, serta Komitmen Dewan Komisaris melakukan
performance review bersama Direksi secara bulanan.
1.3 Direksi telah menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dari Internal Audit Division, Auditor Eksternal, hasil pengawasan OJK dan/atau
hasil pengawasan otoritas lainnya.
1.4 Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direksi, pada periode Januari-Desember 2023 Direksi telah melaksanakan Rapat
Internal sebanyak 255 (dua ratus lima puluh lima) kali rapat.
1.5 Komite-komite dibawah Direksi telah melaksanakan rapat pada periode Januari-Desember 2023 sebanyak 333 (tiga ratus tiga puluh tiga)
kali rapat. Adapun rinciannya sebagai berikut:
a. Komite Aset-Liabilitas 14 kali rapat.
b. Komite Pengarah Teknologi Informasi 4 kali rapat.
c. Komite Manajemen Risiko 16 kali rapat.
d. Komite Human Capital 19 kali rapat.
e. Komite Kebijakan Perkreditan atau pembiayaan 9 kali rapat.
f. Komite Kredit 240 kali rapat.
g. Komite Bisnis 6 kali rapat.
h. Komite Pengarah Transformasi 25 kali rapat.
1.6 Dewan Komisaris senantiasa memastikan terselenggaranya prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam setiap kegiatan usaha Bank.
1.7 Dalam hal melaksanakan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, pada periode Januari-Desember 2023 Dewan Komisaris sudah
melaksanakan Rapat Internal sebanyak 52 (lima puluh dua) kali rapat dan Rapat bersama Direksi sebanyak 6 (enam) kali.
1.8 Komite senantiasa melaksanakan tugasnya secara independen melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin dengan Divisi atau Unit
Kerja terkait permasalahan dan kondisi operasional Bank BTN.
1.9 Masing-masing Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan antara lain pemberian rekomendasi sesuai tugas kepada Dewan
Komisaris. Pada periode Januari-Desember 2023 komite-komite dibawah Dewan Komisaris telah melaksanakan rapat sebagai berikut:
a. Komite Audit sebanyak 35 kali.
b. Komite Pemantau Risiko sebanyak 52 kali.
c. Komite Remunerasi dan Nominasi sebanyak 23 kali.
1.10 Bank BTN telah mengimplementasikan aplikasi pemrosesan kredit (iLoan) dimana didalamnya mencakup aspek Pihak Terkait
Bank dengan tujuan untuk memastikan proses kredit terbebas dari benturan kepentingan dan dilakukan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku dan telah dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi.
1.11 Peningkatan pelaksanaan Budaya Perusahaan yaitu: Sales Culture, Performance Culture, Governance & Risk Culture dan
Learning Culture.
1.12 Bank BTN telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas Direktur yang membidangi Fungsi Kepatuhan kepada regulator
secara tepat waktu.
1.13 Untuk memastikan setiap peraturan yang akan dibuat, Satuan Kerja Kepatuhan melakukan kajian/review untuk memastikan
peraturan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dari regulator maupun perundang-undangan. Pada periode Januari-
Desember 2023 Satuan Kerja Kepatuhan telah melakukan kajian dengan rincian sebagai berikut:
a. Bidang Operasional sebanyak 231 kajian.
b. Bidang Kredit sebanyak 102 kajian.
c. Bidang Dana sebanyak 34 Kajian.
1.14 Dalam upaya mencegah praktik-praktik korupsi sejak dini Bank BTN melaksanakan implementasi sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), dimana tahun 2023 Bank BTN melakukan audit re-sertifikasi dan surveillance ISO pada 10 Unit
Kerja serta melakukan perluasan lingkup ISO SMAP pada 5 unit kerja (SMBD dan 4 CBC).
1.15 Dalam upaya meningkatkan budaya kepatuhan Bank BTN melakukan implementasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan
(SMK), Bank telah berhasil memperoleh sertifikasi ISO SMK yang efektif pada tanggal 23 Januari 2023 serta melaksanakan surveillance
pada November 2023.
1.16 Pada tahun 2023 Internal Audit Division telah melakukan kaji ulang pelaksanaan fungsi audit intern Bank oleh pihak independen
sebagaimana diatur pada POJK 01 2019 dan memperoleh hasil “Generally Conform”.
1.17 Pelaksanaan Whistleblowing System Bank BTN telah menggunakan jasa pihak ketiga yaitu Deloitte Consultant yang disebut WBS BTN
SIIPS dan Bank BTN telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Whistleblowing System (WBS) Tindak
Pidana Korupsi (TPK) Ter-integrasi.
1.18 Penerapan fungsi audit intern telah memadai dan memenuhi harapan stakeholders, hal ini tercermin dari laporan yang disampaikan
oleh Internal Audit Division kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala (setiap triwulan), yaitu realisasi Rencana Audit
Tahunan, temuan dan rekomendasi audit, serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit.
1.19 Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan sesuai ketentuan dan pelaksanaan
audit dilakukan oleh Akuntan Publik (AP) yang independen serta rekomendasi Komite Audit melalui Dewan Komisaris.
1.20 Bank telah melakukan monitoring Risk Appetite dan Risk Tolerance secara bulanan termasuk analisis pelampauan dan dampak serta
rekomendasi dan arahan manajemen pada laporan pemantauan Risk Appetite dan Risk Tolerance yang dilaporkan setiap bulan yang
disampaikan secara rutin kepada Direksi dan seluruh Divisi.
1.21 Direksi dan Dewan Komisaris melakukan pengawasan manajemen risiko secara aktif dengan melakukan pembahasan limit risiko (risk
appetite dan risk tolerance) setiap bulan melalui rapat Dewan Komisaris dan Direksi.
1.22 Melakukan perbaikan proses bisnis diantaranya:
a. Bank telah melakukan pemisahan Divisi CRSD menjadi CRSD 1 dan CRSD 2 untuk pemisahan pengelolaan Early Bucket dan Late
Bucket untuk menjaga kualitas portofolio kredit Bank.
b. Bank telah membentuk Personal Banking Division (PBD) dalam rangka mendukung pencapaian high yield loan.
c. Pembentukan Human Capital Business Partner (HCBP) yang berperan sebagai partner bisnis yang efektif dalam mendorong dan
memastikan keselarasan strategi dan operasional Human Capital untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan mendukung strategi korporasi.
d. Pembentukan Environmental, Social & Governance (ESG Department) dalam rangka mendukung penerapan prinsip keuangan
berkelanjutan (SDGs).
e. Bank telah membentuk RLPC-BC (Regional Loan Processing Center-Business Control), CBC-BC (Commercial Banking Center-Business
Control) dan RBC (Regional Business Control) di bawah supervisi Kantor Wilayah dan garis koordinasi ke Satuan Kerja Manajemen
Risiko yang berfungsi untuk meningkatkan pengawasan dan mitigasi Risiko Operasional Kantor Cabang dan Kantor Wilayah.
f. Telah dilakukan pengembangan sistem Operational Risk Management Information System (ORMIS) yang terdiri dari RCSA, LED dan
KRI pada masing masing unit kerja. saat ini ORMIS telah diimplementasikan pada seluruh Kantor Wilayah dan Kantor Cabang.
g. Implementasi BPI Kredit Konsumer Fase 2 yang mencakup proses pencairan otomatis dan management stock.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 697
Page 329
Tata Kelola
Perusahaan
ANALISIS
h. Implementasi Digitalisasi & automation project/otomatisasi proyek (BPI Consumer Project: Decision Engine).
i. Sentralisasi proses operasional ke Wilayah dan Kantor Pusat, melalui sentralisasi proses pengadaan dan pengelolaan vendor,
sentralisasi proses akuntansi dan reporting, sentralisasi pengelolaan kas melalui implementasi Regional Cash Operation Management.
j. Optimalisasi KCP yang tidak produktif melalui Substitusi layanan ke Digital Channel dengan menutup outlet / KCP yang tidak produktif.
k. Implementasi Sales Center yang bertugas untuk melakukan pengelolaan KPR Non Subsidi untuk Segment Emerging Affluent.
l. Pembentukan sentra kredit UMKM BTN yang bertugas untuk menyalurkan produk Kredit Mikro BTN yaitu KUR dan Kredit SME s.d.
Rp. 500 Juta.
m. Penguatan Organisasi BTN melalui penerapan Strategic Business Unit (SBU).
1.23 Melakukan penguatan disiplin proses dan kontrol berjenjang pada setiap tahapan bisnis proses perkreditan, sejalan dengan peningkatan
kredit kualitas rendah yang cukup tinggi, dan proses pemberian kredit dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan aspek 5
C’s secara konsisten.
1.24 Dalam pengambilan keputusan, Bank BTN telah membentuk Komite Kebijakan Kredit dan Komite Kredit agar proses perkreditan bisa
berjalan prudent.
1.25 Selama periode Januari-Desember 2023, tidak terdapat pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK.
1.26 Bank BTN telah menyusun, menyajikan dan mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan kepada stakeholder secara
bulanan, triwulan, semester dan tahunan dengan mempublikasikan di website resmi termasuk mengumumkan Laporan Keuangan
Publikasi triwulan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
1.27 Bank BTN telah memiliki Sistem Pengaduan Nasabah yang dapat digunakan oleh Nasabah melalui Contact Center, Sistem Pengaduan
Nasabah (SPN), Customer Service atau disampaikan melalui petugas Bank.
1.28 Laporan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan telah disampaikan secara lengkap dan tepat waktu kepada Otoritas Jasa Keuangan atau
stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
1.29 Direksi telah mengkomunikasikan Rencana Korporasi dan Rencana Bisnis Bank kepada seluruh jenjang organisasi dan Pemegang Saham
Pengendali.
1.30 Dewan Komisaris telah melakukan fungsi dan tugasnya dalam hal pengawasan (monitoring) yaitu mengarahkan, memantau, dan
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Bank secara rutin setiap 1 (satu) bulan sekali dalam rapat Performance Review antara
Direksi dan Dewan Komisaris.
1.31 Direksi melakukan pembahasan secara rutin terkait kebijakan dan keputusan terkait rencana strategis melalui rapat komite yang didahului
pra-komite/steering committee.
1.32 Dalam rangka mendukung visi untuk menjadi Best Mortgage Bank di Asia Tenggara, Bank BTN melakukan penguatan kapasitas dan
sistem organisasi dengan penguatan peran pemimpin. Bank BTN membekali para pimpinan untuk membantu mengeksekusi 5 (lima) fokus
BTN tahun 2021-2025 dengan membentuk performance culture, melakukan monitoring yang meningkatkan engagement team, konsisten
melakukan perilaku utama serta terus menerus melakukan perbaikan yaitu dengan mengimplementasikan konsep disiplin eksekusi 4DX.
1.33 Bank mengimplementasikan 4DX secara nasional (bankwide) dengan tujuan program membentuk budaya kinerja dengan hasil yang unggul.
Secara umum implementasi tersebut dibagi menjadi 3 tahap, yaitu Tahap Leadership Emphasize dan Tahap Setting Up serta Tahap Implementasi.
2. Faktor-faktor Negatif
Secara umum pengendalian Internal sudah memadai namun masih belum berjalan dengan optimal sehingga menimbulkan kasus fraud.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
Secara keseluruhan Governance Process dilaksanakan dengan baik dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional Bank, namun dalam
pelaksanaannya masih diperlukan pemahaman Standard Operating Procedure (SOP) dan perlu peningkatan supervisi.
4. Kekuatan
4.1 Peningkatan implementasi Budaya Perusahaan untuk mendukung Bank BTN dengan berlandaskan core values AKHLAK yaitu: Sales &
Service Culture, Governance & Risk Culture, Performance Culture dan Learning Culture.
4.2 Bank terus berupaya untuk meningkatkan pengendalian internal melalui: training/internalisasi, pemberian sanksi untuk pembinaan,
pelaksanaan rotasi serta mutasi SDM.
4.3 Dalam pengambilan keputusan Bank BTN telah membentuk Komite Kebijakan Kredit dan Komite Kredit agar proses perkreditan bisa
berjalan prudent.
4.4 Dalam rangka penerapan pengendalian gratifikasi dan suap, Bank BTN telah memiliki Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), dan sertifikasi
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang berada di bawah supervisi dan kelolaan Divisi Kepatuhan.
C. Hasil Tata Kelola (Governance Outcome)
Hasil Tata Kelola secara umum Memadai, yang dapat dilihat dari rangkuman sebagai berikut:
1. Faktor-faktor Positif
1.1 Dewan Komisaris dan Direksi telah mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dan telah diterima oleh
pemegang saham dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023.
1.2 Bank melakukan peningkatan kinerja guna merealisasikan target RBB 2023-2025 melalui penetapan strategi bisnis yang efektif.
1.3 Laporan Keuangan posisi 31 Desember 2023 (Unaudit) lebih baik dari tahun sebelumnya dengan rincian sebagai berikut: (dalam miliar)
Posisi Desember 2023
No Kinerja Posisi Desember 2022
(Unaudited)
1 Aset 402,148 439,885
2 Laba 3,045 3,419
3 DPK 321,624 349,933
4 Kredit/Pembiayaan 298,282 333,698
5 Kualitas Kredit 3,38% 3,01%
1.4 Indikator Kepatuhan posisi Desember 2023
1.4.1 Rasio permodalan CAR (Capital Adequacy Ratio) yang telah dibentuk Bank setelah memperhitungkan risiko kredit, risiko operasional,
dan risiko pasar pada posisi 31 Desember 2023 adalah 20,14%, sedangkan rasio KPMM (Kewajiban Penyediaan Modal Minimum)
sesuai profil risiko yang wajib dibentuk Bank untuk posisi 31 Desember 2023 sebesar 9,18%. Dengan demikian maka rasio kecukupan
modal Bank BTN masih berada di atas batas minimum dari yang dipersyaratkan regulator dalam ketentuan permodalan.
698 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 330
Laporan Tahunan 2023
ANALISIS
1.4.2 Tidak ada pelampauan maupun pelanggaran terhadap ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
1.4.3 Non-Performing Loan (NPL) adalah 3,01 % (gross).
1.4.4 Giro Wajib Minimum (GWM) Primer Rupiah Konvensional posisi 29 Desember 2023 adalah 6,0361% sehingga memenuhi
ketentuan batas minimum 3%. Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing posisi 29 Desember 2023 adalah 4,397% memenuhi
ketentuan batas minimum 4%.
2. Faktor-faktor Negatif
2.1 Selama periode Januari sd. Desember 2023, terdapat denda GWM Valas Bank BTN sebesar Rp. 28.670.854,- (dua puluh delapan juta
enam ratus tujuh puluh ribu delapan ratus lima puluh empat rupiah).
2.2 Selama periode Januari s.d Desember 2023, terdapat pengenaan denda sebesar Rp 677,520,854,- (enam ratus tujuh puluh tujuh juta
lima ratus dua puluh ribu delapan ratus lima puluh empat rupiah). Terdapat peningkatan jumlah denda dari Regulator dibandingkan
dengan periode yang sama Januari s.d Desember 2022 yaitu sebesar Rp 290,313,449,- (dua ratus sembilan puluh juta tiga ratus tiga
belas ribu empat ratus empat puluh sembilan rupiah).
2.3 Masih terdapat jumlah pelanggaran terhadap ketentuan yang mengakibatkan terjadinya fraud dimana periode Januari sd. Desember tahun
2023 jumlah fraud sebanyak 19 (sembilan belas). Angka ini sama dengan jumlah pelanggaran terhadap ketentuan yang mengakibatkan
terjadinya fraud pada periode Januari sd. Desember 2022 sebanyak 19 (sembilan belas) kasus.
3. Identifikasi Permasalahan dan Penyebab (Root Cause)
3.1 Perlunya peningkatan pemahaman SOP dan penguatan supervisi.
3.2 Perlunya penyempurnaan sistem dan infrastruktur pelaporan.
4. Kekuatan
4.1 Bank BTN telah menetapkan arah jangka panjang yaitu menjadi Best Mortgage Bank di Asia Tenggara yang akan dicapai melalui
implementasi lima fokus strategi jangka panjang dengan aspirasi bisnis Bank BTN yang ingin dicapai di tahun 2025 sebagai berikut:
4.1.1 Menggandakan low-cost funding menjadi IDR 250 Triliun.
4.1.2 Mendorong keterjangkauan akses perumahan bagi lebih dari 6 Juta masyarakat Indonesia.
4.1.3 Membangun one stop shop financial solution untuk 3 Juta konsumen dan bisnis terkait perumahan.
4.1.4 Menjadi inovator digital dan home of Indonesia’s best talent.
4.1.5 Membangun portofolio berkualitas tinggi dan mempertahankan tingkat NPL yang rendah.
4.2 Bank BTN berpedoman pada 10 (sepuluh) tema strategis diantaranya:
4.2.1 Penyempurnaan model operasi cabang untuk meningkatkan DPK low-cost dan bisnis ritel dengan mengoptimalkan footprint
jaringan dan membangun customer ownership secara end to end (segmen komersial, SME, konsumer) termasuk funding, lending,
fee based dan layanan lainnya.
4.2.2 Kemitraan / pertumbuhan anorganik untuk mendukung bisnis utama di sektor perumahan, menangkap peluang di bidang
multifinance, asuransi & manajemen aset.
4.2.3 Pengembangan dari pembiayaan perumahan untuk segmen emerging affluent dan affluent, dengan meningkatkan proposisi
direct-to-direct, serta bekerja sama dengan developer terkemuka dan jaringan agen real estate.
4.2.4 Pengembangan program kepemilikan rumah untuk KPR bersubsidi dalam mendukung agenda nasional perumahan terjangkau.
4.2.5 Memperluas value chain dalam real estate yang menyasar UKM supplier dan kontraktor dengan menyediakan supply chain
financing, bank guarantee, SKBDN dan solusi tabungan bisnis.
4.2.6 Mengembangkan solusi keuangan yang lengkap (pinjaman, tabungan, transaksi, dan investasi) menyasar nasabah
berpendapatan tetap, khususnya bagi emerging affluent dan SME, serta menyiapkan strategi cross-selling dan upselling.
4.2.7 Mengembangkan channel transaksi elektronik, otomasi berbagai proses bisnis dan mengembangkan kerja sama dengan
ekosistem digital, termasuk pengaturan infrastruktur IT pendukung dan model operasional.
4.2.8 Penerapan struktur SBU yang sesuai untuk menciptakan organisasi berorientasi pada kinerja, membangun kapabilitas hard & soft
skill, serta peluncuran Sales & Service Culture, Governance & Risk Culture, Performance Culture, dan Learning Culture.
4.2.9 Proses bisnis kredit yang lebih baik dengan sentralisasi operasi kredit (CBC, SME, consumer), meningkatkan check and balances,
dan memperkuat kerangka risiko melalui pedoman risiko yang tepat.
4.2.10 Mempertahankan tingkat NPL yang rendah di semua segmen melalui pemantauan risiko yang kuat, standarisasi pengerjaan,
proses penagihan yang memanfaatkan sosial digital, serta strategi penjualan aset.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 699
Page 331
Tata Kelola
Perusahaan
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
Permasalahan Tindak lanjut
a. Himbauan Direksi melalui memo kepada seluruh Divisi, Kantor
Wilayah, Kantor Cabang/Kantor Cabang Syariah terkait Mitigasi
Sanksi Denda dan/atau Teguran Tertulis dari Regulator.
b. Satuan Kerja Kepatuhan berkoordinasi dengan melakukan remapping
dan update kewajiban pelaporan ke Regulator serta penanggung
jawab penyampaian Pelaporan pada masing-masing Divisi. Untuk
selanjutnya, Satuan Kerja Kepatuhan juga menyampaikan agar
seluruh Divisi secara aktif berkoordinasi menyampaikan update
laporan regulator yang baru kepada Satuan Kerja Kepatuhan apabila
belum terdapat di dalam daftar pelaporan eksisting di Compliance
Regulatory Management System (CRMS).
c. Melalui Compliance Regulatory Management System (CRMS)
telah disampaikan email notifikasi sebagai reminder sebelum jatuh
tempo laporan kepada seluruh Divisi yang memiliki kewajiban
pelaporan kepada Regulator dan/atau pihak eksternal serta
monitoring pengembangan Produk Bank baru (PPB) dan Kegiatan
Baru untuk Kepentingan Bank (KKB) dan Kegiatan sebagai Penyedia
Jasa Teknologi Informasi dan/atau menerbitkan Produk Layanan
Perbankan Elektronik untuk reminder kewajiban laporan realisasi
kepada Regulator. Saat ini sedang dilakukan enhancement CRMS
terkait penambahan notifikasi/reminder kewajiban pelaporan ke
Selama periode Januari sampai dengan Desember 2023, terdapat masing-masing PIC Divisi dan Pejabat Divisi melalui media Whatsapp
peningkatan jumlah denda dari Regulator dibandingkan dengan periode selain email.
yang sama Januari sampai dengan Desember 2022 d. Satuan Kerja Kepatuhan bersama dengan Satuan Kerja Pengelola
Data dan Satuan Manajemen Risiko telah melakukan pembahasan
Peraturan Teknis (PT) tentang Tata Kelola Data khususnya terkait RACI
(Responsible, Accountable, consulted dan Informed) Matriks Proses
Pelaporan ke Regulator salah satunya menambahkan aktivitas validasi
data oleh Divisi Pemilik Data (Data Owner) untuk memastikan kualitas
dan kebenaran data sebelum dilaporkan oleh Divisi Penanggung
Jawab Pelaporan ke Regulator. Hal tersebut diharapkan dapat
memberikan dampak perbaikan pada proses pelaporan ke Regulator
sehingga memenuhi prinsip Lengkap, Akurat, Kini dan Utuh (LAKU)
untuk memitigasi adanya kesalahan data dan terjadinya temuan
berulang oleh Regulator.
e. Satuan Kerja Kepatuhan dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
melakukan pembahasan dan mapping bersama Divisi terkait
pemisahan tugas (segregation of duties) terkait proses pelaporan ke
Regulator atau Otoritas Pengawas lainnya tersebut di atas yaitu fungsi
maker, checker dan approval mulai dari pemilik data, penyedia data
dan penanggungjawab pelaporan.
f. Satuan Kerja Kepatuhan telah mengembangkan Compliance
Dashboard untuk memitigasi potensi ketidakpatuhan dengan
menyampaikan konfirmasi dan verifikasi data parameter Compliance
Dashboard kepada Unit Kerja terkait.
Penilaian Pihak Eksternal
Selain melaksanakan Self Assessment, Perseroan juga secara konsisten telah melaksanakan third party assessment untuk mendapatkan
second opinion terhadap kualitas implementasi GCG dalam rangka perbaikan kualitas implementasi GCG secara berkelanjutan,
diantaranya adalah survei Corporate Governance Perception Index selanjutnya disingkat CGPI setiap tahun yang diadakan oleh
Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN Corporate Governance
Scorecard dilakukan oleh OJK dan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
700 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 332
Laporan Tahunan 2023
Rating GCG - Corporate Governance Pihak Yang Melakukan Assessment
Perception Index (CGPI) Award
Pihak yang melakukan penilaian CGPI yaitu The Indonesian
Perseroan senantiasa mengikuti rating dan survei Corporate Institute of Corporate Governance (IICG).
Governance Perception Index selanjutnya disingkat CGPI setiap
tahun yang diadakan oleh Indonesian Institute for Corporate Skor Penilaian
Governance (IICG). CGPI merupakan program riset dan
pemeringkatan penilaian kualitas corporate governance dengan Skor CGPI Perseroan pada tahun 2023 sebesar 90,52 dengan
tahapan penilaian sebagai berikut: predikat “Most Trusted”. Adapun hasil penilaian CGPI selama 6
1. Tahapan Analisis Instrumen dan Dokumen Tahapan ini (enam) tahun berturut-turut adalah sebagai berikut:
dilakukan melalui kegiatan berikut:
a. Self Assessment.
Skor CGPI
b. Penilaian Dokumen.
2. Tahapan Observasi 90.52
Tahapan observasi dilakukan melalui klarifikasi instrument 90.02
89.83
penilaian dan kelengkapan dokumen yang dimiliki
89.62
perusahaan melalui paparan eksekutif dan diskusi organ
perusahaan. 87.97 88.62
Kriteria Penilaian
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Aspek penilaian dalam CGPI meliputi antara lain Struktur Tata
Kelola (Governance Structure), Proses Tata Kelola (Governance
Process), dan Hasil Tata Kelola (Governance Outcome).
Hasil Penilaian CGPI Tahun 2018-2023
Tahun Pelaksanaan
Indikator
2023 2022 2021 2020 2019 2018
Governance Structure 29,98 25,18 31,83 24,30 30.91 22,73
Governance Process 29,70 34,46 32,53 32,53 28.49 38,01
Governance Outcome 30,84 30,38 24,47 32,79 29.22 27,23
Skor CGPI 90,52 90,02 89,83 89,62 88,62 87.97
Dalam periode 5 (lima) tahun terakhir, penilaian yang diberikan oleh IICG dalam keikutsertaan bank BTN dalam CGPI selalu mengalami
peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi pelaksanaan GCG di Bank BTN semakin baik dari tahun ke tahun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 701
Page 333
Tata Kelola
Perusahaan
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
Terdapat beberapa rekomendasi perbaikan dari The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) terhadap pelaksanaan CGPI
2022. Rekomendasi tersebut menjadi bahan penyempurnaan dan perbaikan yang ditindaklanjuti implementasinya dalam penerapan
tata kelola di Perseroan.
No Rekomendasi Tindak Lanjut Perseroan
Governance Structure
1 Bank BTN perlu menyusun rancangan struktur organisasi yang 1. Program pengembangan Talent yang dijalankan Bank BTN untuk pemenuhan
sesuai dengan rencana bisnis perusahaan serta memenuhi terhadap kekurangan pegawai pada posisi L1 dan L2
kekosongan formasi struktur fungsional yang menjadi 2. Struktur organisasi Bank BTN sudah sesuai dengan rencana strategi bisnis
tanggung jawab Direksi. Perseroan dan aspirasi Direksi maupun strategi yang telah dituangkan pada
Corporate Plan, diantaranya pada tahun 2022 telah membentuk:
a. Divisi IT Security, membentuk struktur jabatan pada fungsi risiko dan
kepatuhan
b. Wholesale Transaction Division menjadi Divisi yang melakukan
pengelolaan Wholesale Banking.
2 Bank BTN perlu mengembangkan struktur dan/atau fungsi Memperkuat organ pada Kantor Wilayah diantaranya:
khusus yang bertanggung jawab dalam melakukan integrasi a. Penguatan fungsi control dengan membentuk Regional Business Control
dan konsolidasi sistem GRC (Governance Risk Compliance) di (RBC) yang membawahi Branch Business Control, CBC Business Control
grup perusahaan. (CBC-BC), dan Regional Loan Processing Center Business Control (RLPC-BC).
b. Melakukan koordinasi dan pembahasan terkait pengembangan struktur
organisasi dan/atau fungsi khusus yang bertanggung jawab dalam
melakukan integrasi dan konsolidasi sistem GRC.
3 Bank BTN perlu mengoptimalkan pengembangan 1. Perseroan telah menjalankan program suksesi melalui implementasi Talent
kepemimpinan di perusahaan untuk memastikan ketersediaan Acceleration Program mulai tahun 2022 sebanyak 80 pegawai untuk tahap
calon pemimpin perusahaan yang kompeten, kompetitif, pertama. Untuk tahap selanjutnya Bank BTN sudah menyiapkan sebanyak
adaptif dan lincah dalam menghadapi dinamika perubahan 106 pegawai.
secara berkelanjutan. 2. Perseroan sudah memiliki program pengembangan kepemimpinan yang
meliputi jenjang pendidikan mulai dari ODP, SDP, MDP, SMD, VPDP dan
Sespi Bank.
3. Review dan penyempurnaan kebijakan perencanaan karir dan program
kepemimpinan Bank.
4 Bank BTN perlu melakukan penyesuaian kebijakan dan 1. Perseroan telah memiliki rencana dan strategi perusahaan yang tercantum
strategi perusahaan secara berkala agar di setiap dinamika dalam RJP yang di turunkan ke dalam RBB dan RKAP
perubahan yang terjadi secara hati-hati mengeksplorasi 2. Pembaruan Kebijakan SOP Sistem Manajemen Kinerja Bank BTN (STORM)
tantangan yang muncul, mengelola kerentanan, beradaptasi dengan menyusun Kebijakan Khusus Rencana Strategis dan Performance
mengelola perubahan, dan mengambil peluang dengan 3. Implementasi arsitektur kebijakan baru yang meliputi:
mengoptimalkan potensi sehingga dapat meraih tujuannya • Penerbitan 9 Kebijakan Umum sebagai Umbrella Policy pada Peraturan
berdasarkan capaian terbaik. Internal Bank BTN.
• Penerbitan 66 Kebijakan Khusus sebagai turunan dari Kebijakan Umum
Peraturan Bank.
• Pencabutan peraturan arsitektur lama sebanyak 401 Peraturan.
4. Go Live aplikasi PPDigital sebagai sarana pencarian peraturan bagi
pegawai.
Governance Process
1 Bank BTN perlu mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk 1. Perseroan telah mengimplementasikan program talent mobility sebagai salah
membangun ketangguhan perusahaan melalui program satu program untuk menempatkan talent terbaik Perseroan pada perusahaan
penguatan fundamental dan ketangguhan perusahaan yang afiliasi. Saat ini terdapat 4 orang yang telah diikutkan dalam program
terintegrasi dengan grup perusahaan. tersebut.
2. Tingkat turn over Bank BTN selama masa pandemi mengalami penurunan,
dimana pada tahun 2020 rasio turn over mencapai 2,23%, angka ini
menurun menjadi 1,18% pada tahun 2021. Beberapa program retensi yang
dilakukan Perseroan antara lain:
- Jaminan fasilitas kesehatan masa pendemi yang diberikan Perseroan.
- Tidak ada penurunan remunerasi oleh Perseroan.
2 Bank BTN dapat mempertimbangkan penerapan pedoman Melakukan Review dan kajian atas ISO 37000:2021 tentang Governansi
ISO 37000:2021 tentang Governansi Organisasi Organisasi khususnya pada:
(Governance of Organization). 1) Aspek-aspek yang harus dipersiapkan.
2) Tahapan-tahapan yang harus dijalankan.
3) Potensi dan peluang untuk implementasi pada tahun 2023.
702 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 334
Laporan Tahunan 2023
No Rekomendasi Tindak Lanjut Perseroan
3 Bank BTN perlu mengoptimalkan tata kelola data (data 1. Perseroan mengacu pada ketentuan internal nomor KK.9-M tanggal 28
governance) untuk mendukung keamanan data serta februari 2023 tentang Tata Kelola Data yang me-refer pendekatan DAMA-
memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi DMBOK.
perusahaan. 2. Perseroan melakukan inisiatif tentang pengelolaan tata kelola data pada
tahun 2023 sebagai berikut:
a. Corporate Plan
- Pengembangan Enterprise Data Warehouse (EDW)
- Pengembangan Master Data Management (MDM)
b. Non-Corporate Plan
- Pengembangan Data Platform
- Pengembangan data visualization
- Pengembangan model untuk customer lifecycle
- Melakukan strategi pelindungan data khususnya Pengendalian
akses data atau permintaan data.
3. IT Security Division sudah menjalankan strategi pengamanan data melalui
aspek People, Process dan Technology yang meliputi antara lain:
a. Menjalankan IT Security Awareness yang dilakukan setiap bulan.
b. Pembaruan Kebijakan Khusus tentang Keamanan Teknologi Informasi
yang disesuaikan dengan standard ISO 27001 tentang Manajemen
Sistem Keamanan Informasi dan SEOJK Nomor 29/SEOJK.03/2022
tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Umum.
c. Implementasi teknologi Data Loss Prevention (DLP) yang bertujuan untuk
melindungi atau membatasi data dengan klasifikasi restricted confinetial
internal keluar Bank BTN seperti data Personally identifiable information
(PII) dan Personal Card Information (PCI).
4 Bank BTN perlu mengoptimalkan penerapan konsep ESG 1. Implementasi konsep ESG di seluruh lini bisnis Perseroan melalui penyusunan
(Environmental, Social, and Governance) yang terintegrasi di roadmap dan framework ESG BTN 2023-2028.
seluruh lini bisnis dan dievaluasi sehingga memberikan nilai 2. Menetapkan rating ESG sebagai KPI Direksi tahun 2023.
tambah yang berkelanjutan. 3. Melakukan peratingan dan perbaikan implementasi ESG Perseroan melalui
kerjasama dengan lembaga rating ESG.
5 Bank BTN perlu mengoptimalkan penerapan manajemen Melakukan kajian implementasi ICoFR lebih lanjut dengan Divisi-divisi terkait.
risiko dan pengendalian internal dalam pelaporan keuangan
diantaranya melalui implementasi ICoFR (Internal Control
Over Financial Reporting) yang disesuaikan dengan tujuan,
sasaran dan strategi perusahaan.
6 Bank BTN dapat mengoptimalkan sistem dan mekanisme Perseroan telah mengimplementasikan WBS secara independen yaitu pengelolaan
pelaporan dan pelanggaran (whistle blowing system/ WBS dilakukan oleh pihak ketiga.
WBS) dengan mempertimbangkan untuk melakukan adopsi
atau menerapkan standar ISO 37002:2021 tentang Sistem
Manajemen Pelaporan Pelanggaran (Whistle blowing
Management System).
7 Perseroan akan melakukan self assessment terhadap Perseroan akan melakukan self assessment terhadap manajemen pengetahuan
manajemen pengetahuan / knowledge management dan / knowledge management dan kedepannya akan mengimplementasikan ISO
kedepannya akan mengimplementasikan ISO 30401:2018 30401:2018 tentang manajemen pengetahuan.
tentang manajemen pengetahuan.
Governance Outcome
1 Bank BTN perlu menumbuhkan budaya tangguh dengan a. Pelaksanaan Innovation Awards 2022 telah dilaksanakan dengan
kemampuan untuk cepat beradaptasi dan merespon mengusung tema Expand to New Business Area yang sejalan dengan langkah
perubahan serta mengelola tantangan agar dapat menjadi Perusahaan untuk merespon perubahan bisnis (transformasi). Hasil Innovation
peluang untuk bersaing. Awards dikoordinasikan dengan IT untuk dapat diimplementasikan.
b. Perseroan telah memiliki program budaya AKHLAK dimana salah satunya
yaitu core value Adaptif yang diimplementasikan melalui penyelenggaraan
kegiatan Innovation Awards secara rutin tahunan dengan mengambil fokus
tema sesuai dengan corporate plan.
c. Pelaksanaan Innovation Awards tahun 2023 akan dilaksanakan sesuai
dengan 14 tema fokus manajemen tahun 2023.
d. Transformasi organisasi dijalankan sesuai dengan rencana bisnis perusahaan
yang meliputi sentralisasi accounting, sentralisasi procurement, sentralisasi
operation dan branch transformation.
e. Bank BTN juga pada tahun 2023 merencanakan sentralisasi SME dengan
melakukan clustering fungsi risk untuk mendukung bisnis SME.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 703
Page 335
Tata Kelola
Perusahaan
No Rekomendasi Tindak Lanjut Perseroan
2 Bank BTN perlu melakukan penilaian kembali untuk melihat Asesmen Implementasi KPKU terakhir dilakukan pada tahun 2019 berdasarkan
pencapaian kinerja berdasarkan kriteria Baldrige Excellence Surat Kementerian BUMN No.S-198/D7.MBU/10/2017 tanggal 07 Oktober
Framework. 2017. Untuk pelaksanaan Asesmen Implementasi KPKU tahun berikutnya belum
ada arahan dari Kementerian BUMN.
3 Bank BTN perlu mengoptimalkan penerapan dari kebijakan, a. Perseroan sudah memiliki Kebijakan Umum No KU.5 tentang Teknologi
strategi dan program peningkatan kapabilitas digital Informasi, Manajemen Data, dan Digital yang berlaku sejak tanggal 23
perusahaan yang dapat mendukung pengembangan bisnis Desember 2022.
yang efisien dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, b. Bank BTN telah menyusun RSTI 2021-2025 dimana untuk tahun 2023
serta menjadikan perusahaan bagian utama dalam ekosistem akan dikembangkan beberapa aplikasi seperti pengembangan digital New
Lembaga Keuangan digital. Mobile Banking Konvensional dan Syariah, Internet Banking Cosumer dan
Bisnis, BTN Properti, dan pengambangan Fitur POS/EDC dan SmartKiosk.
4 Bank BTN perlu mengoptimalkan penerapan budaya risiko a. Melakukan assessment risk maturity untuk mengetahui tingkat pengelolaan
yang menyeluruh sehingga dapat menjadi fondasi yang kuat dan pemahaman risiko.
untuk dapat mengoptimalkan potensi dan meraih kinerja yang b. Melakukan internalisasi terkait sistem Operasional Risk Management
lebih baik serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Information System (ORMIS) yang terdiri dari (RCSA, LED, KRI) pada masing-
masing unit kerja yang saat ini telah mulai dilakukan pada Kantor Wilayah
dan Kantor Cabang di Wilayah.
c. Mengoptimalkan fungsi change agent pada unit bisnis, Kantor Wilayah dan
Kantor Cabang.
Penilaian GCG Berdasarkan ASEAN Skor Penilaian
Corporate Governance Scorecard (ACGS)
Atas hasil penilaian 100 perusahaan tercatat berdasarkan kriteria
Assessment GCG lainnya yang dilakukan Perseroan adalah ACGS yang dilaksanakan oleh perwakilan CG Expert dan DRB
ASEAN Corporate Governance Scorecard yang merupakan Indonesia (PT RSM Indonesia) tahun 2022 dan hasilnya diumumkan
parameter pengukuran praktik tata kelola yang disepakati oleh pada tanggal 1 Desember 2022, Bank BTN berhasil memperoleh
ASEAN Capital Market Forum (ACMF). ACGS merupakan penghargaan pada 2 kategori yaitu “Top 3 Indonesian PLCs” dan
inisiatif dari negara-negara ASEAN yang tergabung dalam 10 (sepuluh) Perusahaan tercatat di Indonesia yang masuk dalam
ACMF untuk mendukung praktik tata kelola perusahaan dengan kategori “ASEAN Asset Class Thresholds".
tujuan untuk mempromosikan ASEAN sebagai aset berkelas
dan meningkatkan kepercayaan investor global atas kualitas Hasil penilaian ASEAN Asset Class tahun 2021 yaitu untuk tahun
perusahaan di regional ASEAN. buku 2020, terdapat 10 Perusahaan Tercatat Indonesia yang
masuk dalam daftar ASEAN Asset Class dengan nilai 97,5 ke atas.
Kriteria Penilaian
Terdapat 3 (tiga) Perusahaan Tercatat yang mendapat skor
Penilaian ACGS memiliki 5 (lima) aspek yang dikelompokkan ACGS tertinggi (Top 3 Indonesia PLCs) yang salah satunya
dalam 2 Level sebagai berikut: adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Di samping itu,
1. Level 1, terdiri dari 5 Part yaitu: Perseroan juga memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan
− Part A: Rights of Shareholders Tercatat yang masuk dalam kategori ASEAN Asset Class.
− Part B: Equitable Treatment of Shareholders Berdasarkan laporan penilaian ACGS yang disampaikan oleh
− Part C: Role of Stakeholders Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI),
− Part D: Disclosure and Transparancy total skor Perseroan berdasarkan parameter ACGS tahun 2021
− Part E: Responsibility of the Board adalah sebesar 111,82. Hasil skor tersebut meningkat dari skor
2. Level 2 , terdiri dari Bonus dan Penalti. Perseroan pada ajang ACGS tahun 2019 yang diselenggarakan
oleh ACMF dengan peningkatan skor sebesar 1,53 poin.
Pihak yang Melakukan Assessment Penilaian tersebut di review berdasarkan pengungkapan praktik
tata kelola Perseroan melalui informasi yang tersedia di publik dan
Masing-masing negara ASEAN menunjuk perwakilan Domestic dapat diakses oleh masyarakat umum, serta mencakup informasi
Ranking Body (DRB) dan Corporate Governance (CG) Expert yang dimuat dalam laporan tahunan, website, pengumuman dan
untuk melakukan penilaian/assessment berdasarkan parameter edaran yang dibuat oleh Perseroan. Informasi yang digunakan
ACGS. Dalam hal ini perwakilan DRB dan CG Expert dari dalam penilaian adalah informasi yang disajikan dalam Bahasa
Indonesia diwakili oleh PT RSM Indonesia. Inggris dengan cut-off date 31 Agustus 2021. Berdasarkan hasil
penilaian ASEAN Asset Class tahun 2021, Perseroan berhasil
ditetapkan sebagai perusahaan Top 3 of Indonesian PLCs dan
ASEAN Asset Class.
704 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 336
Laporan Tahunan 2023
Dalam 3 (tiga) periode tahun terakhir, skor ACGS Bank BTN adalah sebagai berikut:
Skor ACGS
113
111,82
112
111 110,29
110
109
108
107
105,63
106
105
104
103
102
2017 2019 2021
Hal ini menunjukkan bahwa implementasi pelaksanaan GCG di Bank BTN semakin baik dari tahun ke tahun.
Level/
Corporate Governance Standart Criteria Status GAP
No. Item
Level 1
A.1 Hak Dasar Pemegang Saham. Comply
Hak untuk berpartisipasi dalam keputusan mengenai perubahan
A.2 Comply
perusahaan yang fundamental
Hak untuk berpartisipasi secara efektif dan menggunakan suara Perseroan belum mengungkapkan penggunaan
A.3 dalam RUPS serta hak untuk mendapatkan informasi mengenai Comply pihak independen (pengamat) untuk melakukan/
aturan-aturan yang berlaku dalam RUPS. memvalidasi perhitungan suara dalam RUPS.
Pasar untuk pengendalian perusahaan harus diizinkan agar
A.4 Comply
berfungsi secara efisien dan transparan
Pelaksanaan hak-hak kepemilikan oleh seluruh pemegang
A.5 Comply
saham, termasuk investor kelembagaan, harus difasilitasi.
B.1 Hak suara dan kepemilikan saham Comply
a. Pengungkapan profil calon Dewan Komisaris dan
Direksi belum tersedia pada Pemanggilan RUPS;
B.2 Pemberitahuan RUPS - b. Pemanggilan RUPS tidak memuat informasi
terkait Auditor Eksternal yang akan ditunjuk pada
RUPS.
Mencegah perdagangan orang dalam dan penyalahgunaan
B.3 Comply
untuk kepentingan pribadi.
Transaksi pihak berelasi yang dilakukan oleh Dewan Komisaris
B.4 Comply
dan Direksi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 705
Page 337
Tata Kelola
Perusahaan
Level/
Corporate Governance Standart Criteria Status GAP
No. Item
Melindungi pemegang saham minoritas dari tindakan
B.5 Comply
pelanggaran
Hak-hak pemangku kepentingan yang ditetapkan oleh hukum
C.1 Comply
atau melalui perjanjian bersama harus dihormati.
Kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum,
C.2 pemangku kepentingan harus mendapatkan ganti rugi efektif Comply
untuk setiap pelanggaran atas hak-hak mereka.
Mengembangkan mekanisme peningkatan kinerja untuk
C.3 Comply
karyawan.
Pemangku kepentingan termasuk karyawan individu dan badan
perwakilan mereka, harus dapat berkomunikasi secara bebas
C.4 atas perhatian mereka tentang praktik ilegal atau tindakan Comply
tidak etis kepada Dewan Komisaris dan hak-hak mereka tidak
boleh dikompromikan dalam melakukan hal ini.
D.1 Transparansi Struktur Kepemilikan Comply
Perseroan belum mengungkap remunerasi setiap
D.2 Kualitas Laporan Tahunan -
anggota Direksi dan Dewan Komisaris
D.3 Pengungkapan atas Transaksi Pihak Berelasi Comply
Hubungan Direktur dan Dewan Komisaris dalam Saham
D.4 Comply
Perusahaan
D.5 Auditor Eksternal dan Laporan Auditor Comply
D.6 Media Komunikasi Comply
Pengajuan Tepat Waktu/Penerbitan Laporan Tahunan/
D.7 Comply
Keuangan
D.8 Situs Perseroan Comply
D.9 Hubungan Investor Comply
E.1 Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Comply
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tidak
E.2 Struktur Dewan Comply
seluruhnya merupakan komisaris independen
E.3 Proses Dewan Comply
E.4 Posisi Dewan Comply
E.5 Kinerja Dewan Comply
Selanjutnya Perseroan juga sedang melakukan persiapan untuk penilaian ACGS tahun 2024 untuk tahun buku 2023 berdasarkan
kriteria dan parameter baru yang menggunakan ACGS 2023 (revised Oktober 2023).
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
Perusahaan mempublikasikan hasil pemungutan suara seluruh
Perseroan mempublikasikan hasil pemungutan suara seluruh keputusan
1 keputusan pada RUPST/RUPSLB yang terakhir di satu hari kerja setelah
pada RUPST/RUPSLB yang terakhir di satu hari kerja setelah RUPS
RUPS tersebut dilaksanakan
Perseroan memastikan mengungkapkan remunerasi masing-masing
anggota Dewan Komisaris. Remunerasi harus mencakup hal-hal
Perusahaan mengungkapkan total remunerasi Direksi dan Dewan berikut:
2
Komisaris. 1. Biaya
2. Tunjangan
3. Gaji lainnya (termasuk tunjangan dalam bentuk natura)
Perseroan telah mengungkapkan proses & kriteria penilaian kinerja
Perusahaan mengungkapkan proses dan kriteria penilaian kinerja
3 tahunan individu Direktur dan Komisaris, namun tidak disertai dengan
tahunan individu Direktur dan Komisaris.
hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi.
706 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 338
Laporan Tahunan 2023
Penilaian GCG Berdasarkan Top GRC Penilaian GCG Berdasarkan GRC &
2023 Performance Excellence
Perseroan mengikuti ajang TOP GRC 2023 yaitu kegiatan Perseroan juga mengikuti ajang GRC & Performance Excellence
corporate rating (award) tahunan dari Majalah Top Business 2023 ini adalah kegiatan corporate rating (award) tahunan,
pada bidang Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Risiko dan di bidang Tata kelola perusahaan (GCG), Manajemen Risiko,
Manajemen Kepatuhan. Tujuan dari penyelenggaraan TOP GRC dan Manajemen Kepatuhan. Tujuan program ini adalah
adalah untuk mendorong peningkatan bisnis perusahaan melalui untuk mendorong peningkatan bisnis perusahaan melalui
pengembangan kebijakan dan implementasi GRC Terintegrasi. pengembangan kebijakan dan implementasi tata kelola
Tema TOP GRC 2023 adalah “Building Resilient Future Through perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap
ESG & GRC”. Dalam penyelenggaraan penghargaan TOP GRC regulasi secara terintegrasi. Adapun tahapan yang telah
2023 ini Majalah Top Business bekerjasama dengan Asosiasi dilakukan diantaranya:
GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional a. Pelaksanaan tahapan wawancara dan tanya jawab yang
Association), ICoPI (Institute Compliance Professional Indonesia), dilakukan oleh Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Juri GRC
dan PaGi (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), serta & Performance Excellence 2023 pada tanggal 6 Juli 2023.
didukung oleh beberapa perusahaan konsultan GCG dan Risk b. Pada tanggal 30 September 2023 telah dilaksanakan acara
Management. Adapun tahapan yang telah dilakukan diantaranya: penghargaan GRC and Performance Excellence 2023, Bank
a. Pelaksanaan tahapan wawancara dan tanya jawab yang BTN berhasil mendapatkan penghargaan diantaranya:
dilakukan oleh Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Juri 1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai The
Top GRC 2023 pada tanggal 6 Juli 2023. Greatest Champions of GRC Excellence Performance
b. Pada tanggal 6 September 2023 telah dilaksanakan 2023 (Banking Industries).
acara penghargaan TOP GRC 2023, Bank BTN berhasil 2) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai The
mendapatkan penghargaan diantaranya: Best GRC For IT/Digital Transformation 2023 (Banking
1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai #5 Industries).
Stars, yaitu Sistem, infrastruktur, dan implementasi yang 3) Bapak Nixon L.P. Napitupulu sebagai The Best CEO For
terkait dengan Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG), GRC Excellence 2023 (Banking Industries).
Manajemen Risiko, dan Manajemen Kepatuhan, serta 4) Bapak Eko Waluyo sebagai The Best Chief Compliance
pemanfaatan teknologi digital di perusahaannya, berada Officer 2023 (Banking Industries).
di level yang Sangat Ekselen (Luar Biasa), sehingga
sangat mendukung keberhasilan implementasi GRC dan ASEAN CG SCORECARD DARI INDONESIAN INSTITUTE FOR
peningkatan kinerja bisnis Perusahaan yang berkelanjutan. CORPORATE DIRECTOR (IICD) 2023
2) Bpk. Nixon L.P. Napitupulu (Direktur Utama PT Bank ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dilaksanakan
Tabungan Negara (Persero) Tbk) sebagai The Most dalam rangka mendukung upaya untuk meningkatkan
Committed GRC Leader 2023. Penghargaan ini kepercayaan investor atas kualitas perusahaan di region ASEAN
diberikan kepada Business Leader atau Presiden Direktur/ melalui peningkatan standar dan praktik tata kelola. ACGS diikuti
Pimpinan Tertinggi di perusahaan yang dinilai memiliki oleh partisipan dari semua yurisdiksi ASEAN, yaitu lndonesia,
komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Manfaat
dan infrastruktur serta keberhasilan implementasi GRC di dan Tujuan ASEAN CG Scorecard adalah:
Perusahaan. a. Perlunya suatu referensi yang dapat digunakan sebagai
3) Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk acuan dalam mempersiapkan strategi yang efektif dalam
sebagai The High Performing Board of Commissioners on rangka melakukan upaya perbaikan terhadap kinerja praktik
GRC 2023 yaitu Penghargaan kepada Dewan Komisaris GCG ke depan.
perusahaan, yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam b. Meningkatkan standar dan praktek corporate governance
mendukung kelengkapan sistem dan infrastruktur serta perusahaan-perusahaan terbuka di ASEAN.
keberhasilan implementasi GRC di Perusahaan. c. Meningkatkan daya tarik investasi global terhadap
perusahaan terbuka dengan governance baik di ASEAN.
Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh lndonesian
lnstitute for Corporate Directorship (llCD), Bank BTN berhasil
memperoleh kategori:
a. TOP 50 Emiten Kapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs)
dengan Praktek Tata Kelola Perusahaan Terbaik.
b. The Best Financial Sector 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 707
Page 339
PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN 708 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 340
Laporan Tahunan 2023
Perseroan senantiasa berkomitmen pada penerapan
Pembangunan Berkelanjutan. Dengan komitmen tersebut, pada
tahun 2023 Perseroan berhasil menyalurkan sebesar Rp79,99
miliar, melalui berbagai kegiatan dalam Program TJSL.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 709
Page 341
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Sepanjang tahun 2023, Perseroan berhasil menerapkan strategi dan inisiatif yang tepat sehingga Perseroan berhasil
membukukan pencapaian secara positif dan berkelanjutan. Sampai dengan Desember 2023, Perseroan berhasil menyalurkan
dana TJSL 2023 sebesar Rp79,99 miliar, melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam Program TJSL mendukung
Perseroan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN, tugas moral untuk mengembangkan bisnis dan memajukan
adalah kegiatan yang merupakan komitmen Perseroan terhadap perekonomian dalam negeri yang berkelanjutan dengan
pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan senantiasa berpegang teguh pada nilai integritas, mematuhi
manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta
tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, menjunjung tinggi etika bisnis. Program TJSL pada tahun 2023
terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan dan difokuskan pada pilar-pilar utama berdasarkan Peraturan Menteri
merupakan bagian dari pendekatan bisnis Perseroan. Sebagai Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-01/MBU/03/2023
salah satu bank terbesar di KPR dan sebagai Badan Usaha Milik tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab
Negara (BUMN), Perseroan berkomitmen untuk mendukung Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, yaitu sosial,
terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Dukungan nyata lingkungan, ekonomi, serta hukum dan tata kelola.
diberikan Perseroan dengan memberikan pembiayaan secara
selektif, yang selaras dengan Prinsip Keuangan Berkelanjutan Program TJSL BUMN dilaksanakan berdasarkan pilar utama:
(Sustainable Finance). 1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak dasar manusia
yang berkualitas secara adil dan setara untuk meningkatkan
Perseroan terus memperkuat komitmennya terhadap tanggung kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
jawab sosial dan lingkungan melalui integrasi dengan 2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya alam dan
Sustainable Development Goals (SDGs) dan pelaksanaan lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga seluruh
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). kehidupan.
Sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Menteri BUMN 3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi
PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja dan usaha,
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik inovasi, industri inklusif, infrastruktur memadai, energi bersih
Negara, Perseroan telah menyusun inisiatif-inisiatif yang terfokus yang terjangkau dan didukung kemitraan.
pada tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan dan kepedulian 4. Hukum dan tata kelola, untuk terwujudnya kepastian hukum
terhadap lingkungan. dan tata kelola yang efektif, transparan, akuntabel dan
partisipatif untuk menciptakan stabilitas keamanan dan
Kementerian BUMN mendorong semua korporasi di bawahnya mencapai negara berdasarkan hukum.
agar Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
BUMN dapat memberikan dampak kepada masyarakat serta Dalam pelaksanaannya Program TJSL BUMN dilaksanakan
sebagai wujud dukungan terhadap program Pemerintah yang dengan menerapkan prinsip:
difokuskan kepada 3 (tiga) bidang prioritas yaitu Pendidikan, 1. Terintegrasi, yaitu berdasarkan analisa risiko dan proses bisnis
Lingkungan, Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang memiliki keterkaitan dengan pemangku kepentingan.
(UMKM). Pelaksanaan Program TJSL BUMN menerapkan prinsip 2. Terarah, yaitu memiliki arah yang jelas untuk mencapai
terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta akuntabel. tujuan perusahaan.
3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki kontribusi dan
Penyelenggaraan Program TJSL Perseroan bertujuan memberikan memberikan manfaat yang menghasilkan perubahan atau
kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan, memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan perusahaan.
dukungan terhadap keberhasilan bisnis dalam jangka panjang, 4. Akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan
serta memenuhi harapan pemangku kepentingan terhadap sehingga menjauhkan dari potensi penyalahgunaan dan
Perseroan. Perseroan memaknai substansi program TJSL tidak penyimpangan.
hanya mengarah kepada upaya membangun hubungan yang
harmonis dan saling menguntungkan dengan lingkungan, Program TJSL saat ini adalah bukan lagi Corporate Social
komunitas, dan pemangku kepentingan - baik secara lokal, Responsibility (CSR) yang bersifat charity atau philanthropy tapi
nasional maupun global - namun juga mengarah kepada misi harus memiliki nilai tambah atau disebut Creating Shared Value
Perseroan untuk memberikan dampak dan kontribusi positif bagi (CSV). CSV yaitu kegiatan TJSL yang memberikan nilai tambah
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Perseroan memiliki bagi penerima dan berkelanjutan serta memberikan benefit
kepada Perseroan yang mengacu pada Pilar dan Fokus TJSL.
710 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 342
Laporan Tahunan 2023
Perbedaan Program CSR dengan TJSL Creating Shared Value (CSV)
CSR TJSL (CSV)
Bantuan yang bersifat murni bantuan sosial (charity, Bantuan sosial yang memberikan/menciptakan nilai ekonomi bagi
Filosofi
philanthropy) penerima dan perusahaan
- Memberikan solusi pada masalah sosial, memberikan manfaat
Value Berbuat baik, tanpa imbal balik bagi perusahaan ekonomi berkelanjutan kepada masyarakat
- Perseroan mendapatkan impact dari bantuan sosial
Secara sosial, ekonomi dan lingkungan berdampak kepada masyarakat
Hasil Manfaat hanya untuk penerima dan tidak berkelanjutan
dan terkait dengan bisnis perusahaan yang berkelanjutan
Komitmen Perseroan pada
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Perseroan memandang penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Perseroan memberikan dukungan dan kontribusi terhadap
Lingkungan (TJSL) sebagai sebuah bentuk pertanggungjawaban pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yaitu
akan keberadaan Perseroan kepada seluruh pemangku pembangunan yang mengedepankan keselarasan antara aspek
kepentingan. Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan dalam ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Dengan dukungan
Program TJSL yang sesuai dan relevan dengan bidang usaha dan kontribusi tersebut, Perseroan percaya telah membangun
dan kegiatan Perseroan dengan sebaik-baiknya. Pelaksanaan fondasi berkelanjutan dengan menciptakan nilai jangka
program TJSL ini dilakukan sebagai bentuk peran serta Perseroan panjang (longterm value creation) yang tidak hanya dalam
dalam upaya perbaikan tingkat perekonomian masyarakat, bentuk terciptanya keunggulan bersaing (sustainable competitive
sekaligus sebagai bagian dari kontribusi bagi pembangunan advantage) secara berkelanjutan bagi Perseroan, melainkan
berkelanjutan. juga untuk masyarakat dan lingkungan yang lebih luas dan tentu
saja memperkuat daya tahan (strengthen resilience).
Pemetaan Pilar, Fokus, Jenis Program dan Manfaat TJSL
PILAR HUKUM DAN TATA
PILAR SOSIAL PILAR EKONOMI PILAR LINGKUNGAN
KELOLA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 711
Page 343
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan suatu tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada
rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, tahun 2030. Perseroan menyadari akan kewajibannya untuk
termasuk Indonesia. Komitmen Indonesia untuk mewujudkan ikut serta dalam pencapaian TPB, terutama pada poin ke-11
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ditetapkan melalui Peraturan yaitu membangun kota dan pemukiman yang layak, aman dan
Presiden No. 59 Tahun 2017 yang mengatur tentang Pelaksanaan terjangkau bagi semua orang pada tahun 2030 melalui produk
Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. TPB berisi 17 pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat.
Komite Program Enviromental, Social and
Governance (ESG) dan Tanggung Jawab Sosial
& Lingkungan (TJSL)
Dalam mengusulkan kerangka kerja (framework), strategi, dan Tugas Komite ESG adalah melakukan evaluasi dan memberikan
peta jalan (roadmap) ESG ini, Perseroan juga memperhatikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait ESG antara lain:
keterlibatan stakeholder antara lain melakukan benchmarking 1. Keputusan atas strategi Bank yang berdampak terhadap
dengan perusahaan yang telah menjalankan ESG baik dalam lingkungan, sosial dan tata kelola dalam program dan
negeri maupun luar negeri dan melaksanakan ESG Workshop roadmap ESG.
dengan peserta internal yang terdiri dari 20 divisi, yang 2. Monitoring atas implementasi strategi dan roadmap ESG
bertujuan sebagai supporting validator terhadap usulan draft Bank.
ESG framework, strategi dan inisiatif, sehingga membentuk 3. Memberikan informasi kepada manajemen Perseroan
kerangka kerja ESG yang sesuai dengan kesiapan dan ambisi mengenai isu terkait ESG termasuk perundang-undangan,
Perseroan. program pemerintah, perkembangan internasional, tren
bisnis ke depan dan perubahan iklim.
4. Memantau, evaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap
Tugas dan Tanggung Jawab Komite ESG hasil laporan ESG, investor concern atau pihak ketiga
lainnya terhadap implementasi ESG.
Komite Environmental, Social and Governance (ESG) yang
dibentuk untuk mencapai Sustainable Development Goals dan Struktur Keanggotaan
target Climate, berperan dalam memberikan rekomendasi
kepada Direktur Utama untuk merumuskan kebijakan, strategi Komite ESG diatur dalam Kebijakan Khusus No. KK.9 - D tentang
dan sasaran program ESG dan TJSL yang berdampak terhadap Prosedur Tata Kelola Komite Direksi memiliki susunan sebagai
lingkungan, sosial dan tata kelola serta sarana dalam melakukan berikut:
monitoring dan pengambilan keputusan terkait pelaksanaan
program ESG dan TJSL Perseroan.
STRUKTUR JABATAN
Ketua
Direktur Utama
(merangkap anggota tetap)
Wakil Direktur Utama *)
Direktur yang membawahi Manajemen Risiko **)
Direksi
Direktur yang membawahi Human Capital, Kepatuhan & Hukum
(merangkap anggota tetap)
Direktur yang membawahi Assets Management
Direktur yang membawahi Keuangan
SEVP Wholesale Banking (Anggota Tetap)
Direksi/SEVP Direktur/SEVP lain sesuai materi pembahasan (Anggota Tidak Tetap)
SEVP yang membawahi Compliance and Legal (Anggota Tidak Tetap)
*) Ketua Pengganti I
**) Ketua Pengganti II
712 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 344
Laporan Tahunan 2023
Kondisi Umum Penerapan
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pada tahun 2023 Bank BTN telah melaksanakan beberapa
merupakan program yang diamanatkan oleh Pemerintah kepada kegiatan TJSL dengan berbagai jenis kegiatan yang mengacu
Badan Usaha Milik Negara (BUMN). TJSL dilatarbelakangi oleh pada 4 (empat) Pilar TJSL yaitu Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, Pilar
masalah lingkungan dan sosial yang muncul sebagai dampak Lingkungan dan Pilar Tata Kelola serta 3 (tiga) Fokus yaitu Fokus
dari pembangunan yang pesat dalam mengejar pertumbuhan Pendidikan, Fokus Lingkungan (Go Green) serta Fokus Pembinaan
ekonomi. Dengan demikian, diperlukan peran dari Lembaga UMKM. Berdasarkan hasil alignment antara 4 (empat) Pilar TJSL
Keuangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan 3 (tiga) fokus kegiatan TJSL, Bank BTN mengategorikan
tanpa merusak lingkungan dan sosial. TJSL dipandang sebagai kegiatan program TJSL menjadi sebagai berikut:
wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap upaya pencapaian 1. Program TJSL Unggulan.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dengan memberikan 2. Program TJSL Creating Shared Value (CSV).
manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan serta hukum dan 3. Program TJSL Kolaborasi.
tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah,
terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga program tersebut bertujuan untuk menjaga business
Bagi Perseroan, TJSL memberikan arahan strategis dalam continuity, pure social and environment, branding and reputation.
mengembangkan portofolio pembiayaan untuk kegiatan usaha Perseroan memaknai substansi program TJSL tidak hanya
berkelanjutan serta perubahan-perubahan yang akan dilakukan mengarah kepada upaya membangun hubungan yang harmonis
Perseroan dalam proses bisnis dan manajemen risiko. Perubahan dan saling menguntungkan dengan lingkungan, komunitas dan
yang dicapai merupakan perubahan yang relevan dalam rangka pemangku kepentingan—baik secara lokal, nasional maupun
mengintegrasikan pengelolaan risiko Environmental, Social, global, namun juga mengarah kepada misi Perseroan untuk
Governance (ESG) dalam kegiatan usaha Perseroan. memberikan dampak dan kontribusi positif bagi pembangunan
ekonomi yang berkelanjutan.
Pemetaan Pilar, Fokus, Jenis Program dan Manfaat TJSL
4 3
PROGRAM TJSL
SOSIAL
P F UNGGULAN
Business
I O PENDIDIKAN
Continuity
L LINGKUNGAN K
A U
PROGRAM
TJSL CSV
R S
PENGEMBANGAN Pure Social &
EKONOMI UMKM Environment
T T
J J
S HUKUM & S PROGRAM TJSL
TATA KELOLA KOLABORASI
L L Branding &
LINGKUNGAN Reputation
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi tanggung jawab 26000. Dengan demikian, penerapan program TJSL yang
ini dengan terus menjalankan proses bisnis yang sehat serta dijalankan Perseroan diharapkan dapat memberikan manfaat
meningkatkan program dan kegiatan yang berkaitan dengan bagi pembangunan sosial dan pembangunan lingkungan,
TJSL. Berbagai aktivitas yang dijalankan sekaligus merefleksikan berkontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi Perseroan
kontribusi Perseroan pada tujuan pembangunan berkelanjutan serta membina usaha mikro dan usaha kecil masyarakat agar
yang pelaksanaannya didasarkan pada prinsip standar ISO lebih tangguh dan mandiri.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 713
Page 345
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
7 Prinsip Standar ISO 26000
Isu Konsumen Hak Asasi Manusia / HAM Praktek Ketenagakerjaan Lingkungan
Prosedur Operasi yang Keterlibatan dan
Tata Kelola Organisasi
Wajar Pengembangan Masyarakat
Pelaksanaan Program TJSL berorientasi pada pencapaian Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong keuangan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta berpedoman berkelanjutan melalui integrasi aspek Environmental, Social and
kepada ISO 26000 sebagai panduan pelaksanaan program, Governance (ESG) dalam kegiatan operasionalnya. Perjalanan
dengan harapan pelaksanaan Program TJSL BUMN yang lebih Perseroan dalam ranah ESG melibatkan perencanaan tentang
terukur, berdampak dan berkelanjutan. Program TJSL Perseroan bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan,
bertujuan untuk: menangani isu-isu sosial, dan mempertahankan standar tata
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan ekonomi, kelola yang etis dalam setiap operasi perbankannya. Penerapan
pembangunan sosial, pembangunan lingkungan serta keuangan berkelanjutan Perseroan telah dilakukan sejak tahun
pembangunan hukum dan tata kelola bagi Perseroan; 2019 melalui penerbitan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
2. Berkontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi (RAKB) yang mengacu pada POJK No. 51 Tahun 2017 tentang
perusahaan dengan prinsip yang terintegrasi, terarah dan Pembiayaan Berkelanjutan Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
terukur dampaknya serta akuntabel; dan Perusahaan Publik.
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar lebih tangguh
dan mandiri serta masyarakat sekitar Perseroan. Perseroan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan
salah satu bank terbesar di Indonesia berkomitmen untuk
Selanjutnya, Perseroan juga telah menetapkan tujuan strategis mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Hal
yang dituangkan dalam beberapa tujuan yang memiliki nilai-nilai tersebut diwujudkan oleh Perseroan dengan memberikan
manfaat, keberlanjutan dan mendukung kelancaran operasional pembiayaan secara selektif, yang selaras dengan prinsip
Perseroan. Penetapan tujuan ini juga didasarkan pada konsep keuangan berkelanjutan (sustainable finance) serta pelaksanaan
keseimbangan people, planet dan profit. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang
berkelanjutan.
Program TJSL yang mendukung Keuangan Berkelanjutan di antaranya adalah:
Satuan Kerja
No. Nama Program
Pelaksana Program
Merdeka Belajar berupa penyediaan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini dan rehabilitasi ruang
1. Corporate Secretary
belajar.
2. Penyediaan air bersih dan sanitasi sehat berbasis masyarakat. Corporate Secretary
3. Penyediaan sarana dan prasarana untuk UMKM. Corporate Secretary
4. Pemberian beasiswa kepada pelajar (tingkat SD-SMA/Sederajat) dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Corporate Secretary
Pendidikan dan pelatihan kepada pengembang (developer) muda, bekerja sama dengan Housing Finance Center
5. Corporate Secretary
(HFC).
6. Penghijauan di perumahan yang dibiayai Bank BTN. Corporate Secretary
714 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 346
Laporan Tahunan 2023
Satuan Kerja
No. Nama Program
Pelaksana Program
7. Pembangunan bank sampah. Corporate Secretary
8. Pelatihan dan pemberdayaan masyarakat untuk menjadi entrepreneur melalui Business Camp Bank BTN. Corporate Secretary
9. Pembangunan sarana prasarana umum (Edu Green Bank BTN) di perumahan subsidi yang dibiayai oleh Bank BTN. Corporate Secretary
10. Penanganan kawasan kumuh. Corporate Secretary
11. Program taman bacaan masyarakat. Corporate Secretary
12. Program pemberantasan buta huruf. Corporate Secretary
Realisasi Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan (TJSL) 2023
Melalui program TJSL, Perseroan bertujuan untuk memberikan berorientasi pada standar ISO 26000, Perseroan merancang
dampak positif bagi kehidupan sosial manusia dan lingkungan. serangkaian program nyata untuk mendukung terciptanya
Program TJSL Perseroan diarahkan untuk memberdayakan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif
masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta menjaga bagi Perseroan sendiri. Dengan langkah-langkah ini, Perseroan
keberlanjutan ekosistem di sekitarnya. TJSL merupakan salah satu terus mewujudkan peran strategisnya dalam mendukung
pilar penting yang mendorong Perseroan untuk berinovasi dan pembangunan berkelanjutan dan menciptakan nilai positif bagi
berkembang bersama masyarakat. Oleh karenanya, dengan seluruh pemangku kepentingan.
Tahun 2023 BTN telah menerima penghargaan sebagai berikut:
31 Mei 2023 9 Juni 2023 4 Agustus 2023
Social CSR Initiatives -
Top CSR Star 4 IDEAS Indonesia DEI & ESG Awards
Pelatihan Developer
Investor Daily Top Business Humas Indonesia
30 Agustus 2023 18 September 2023 26 September 2023
TrenAsia ESG The Best Financial Sector
TrenAsia ESG Award 2023 dan Top 50 Biggest Market Capitalization Best Bank for CSR in Indonesia
Public Listed Companies
TrenAsia IICD AsiaMoney
26 Oktober 2023 6 November 2023 29 November 2022
ESG Disclosure Transparency Awards 2023
Anugerah CSR 2023
ASRRAT 2023 Gold Rank PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kategori Pendidikan
dengan Predikat Leadership AA
Republika.co.id National Center for Corporate Investortrust
Reporting (NCCR)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 715
Page 347
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Sorotan Kegiatan TJSL Tahun 2023
1. Pilar Sosial
Tumbuh bersama masyarakat menjadi salah satu tujuan kualitas kehidupan sosial, budaya, keagamaan, dan
utama Perseroan yang diupayakan melalui penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Upaya ini sesuai dengan pencapaian
serangkaian kegiatan yang berkontribusi pada peningkatan TPB 1, 2, 3, 4, dan 5.
BTN Gelar Acara Ramadhan Berfaedah
Direktur Utama Bank BTN Nixon L.P. Napitupulu bersama Komisaris
Utama Bank BTN Chandra M. Hamzah secara simbolis memberikan
bantuan pendidikan kepada purtra/putri berprestasi dari karyawan
Tenaga Ahli Daya (TAD) dalam acara Ramadan Berfaedah di Jakarta
pada tanggal 12 April 2023. Pada Ramadan tahun ini, Bank BTN
mengambil tema “Ramadan Berfaedah” untuk menyampaikan
pesan bahwa seyogyanya Ramadan bisa menjadi titik tolak untuk
perusahaan bertransformasi menjadi lebih baik lagi dan berorientasi
untuk selalu memberi faedah atau manfaat. Sebagai upaya
memberikan faedah bagi nasabah dan masyarakat, Bank BTN juga
terus berupaya memperbaiki layanan. Di antaranya memperbarui
BTN Mobile dengan fitur yg semakin banyak dan bisa memudahkan
berbagai transaksi nasabah selama bulan Ramadan.
Gerak Srikandi BTN Berbagi
Direktur Utama Bank BTN Nixon L.P. Napitupulu didampingi Direktur
Assets Management Bank BTN Elisabeth Novie Riswanti membagikan
paket sembako kepada perwakilan warga sekitar Menara BTN di
Jakarta pada tanggal 17 April 2023. Dalam acara yang diberi
nama Gerakan Amal dan Kreasi (Gerak) Srikandi tersebut, dibagikan
sebanyak lebih dari 6.000 paket yang diberikan kepada masyarakat
sekitar lingkungan kerja BTN dan karyawan Tenaga Ahli Daya (TAD).
2. Pilar Ekonomi
Demi mencapai pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang peluang usaha. Berbagai kegiatan ini diharapkan dapat
berkualitas dan berkelanjutan, Perseroan melaksanakan menumbuhkan pendapatan dan menurunkan tingkat kemiskinan
kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan peluang kerja dan di masyarakat sesuai dengan TPB 7, 8, 9, 10, dan 17.
Kuliah Umum Developer Milenial
Direktur Utama Bank BTN Nixon L.P. Napitupulu memberikan Kuliah
Umum dihadapan 1.200 peserta Pelatihan Developer Milenial
Bank BTN yang diselenggarakan di Audiotorium Universitas Syiah
Kuala (USK), Banda Aceh pada tanggal 13 Oktober 2023. Bank
BTN mengajak para mahasiswa untuk menjadi pengusaha properti
atau developer yang memiliki potensi bisnis yang besar dikarenakan
angka backlog perumahan yang masih tinggi sebanyak 12,71 juta
unit.
716 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 348
Laporan Tahunan 2023
Bank BTN Gelar Pelatihan BTN Santri Developer
Direktur Utama Bank BTN, Nixon L.P. Napitupulu didampingi Direktur
Finance Bank BTN Nofry Rony Poetra secara simbolis memberikan
Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sarana
dan prasarana pendidikan kepada Pengasuh Pondok Pesantren
Edi Mancoro Muhamad Hanif usai Membuka Pelatihan BTN Santri
Developer di Pondok Pesantren Edi Mancoro di Kabupaten Semarang,
Jawa Tengah pada tanggal 28 Oktober 2023.Tujuan dari BTN Santri
Developer adalah guna memberikan edukasi mengenai dunia bisnis
properti kepada para santriwan/santriwati alumni pondok pesantren
binaan Nahdlatul Ulama.
3. Pilar Lingkungan
Pelestarian lingkungan menjadi suatu hal yang diutamakan lingkungan yang sekaligus bertujuan untuk meningkatkan
oleh Perseroan. Maka dari itu, Perseroan melaksanakan kesadaran lingkungan di masyarakat. Upaya ini secara
kegiatan-kegiatan pengelolaan sumber daya alam dan tidak langsung mendukung pencapaian TPB 6, 11, 12, 13,
14, dan 15.
Bank BTN Revitalisasi Taman Hijau
di Lingkungan Perumahan
Direktur Utama Bank BTN Nixon L.P. Napitupulu secara simbolis
menyerahkan bantuan 1.000 bibit Pohon Tabebuya kepada Ketua
Umum Himperra sekaligus CEO Delta Group Property Endang
Kawidjaja disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir saat seremoni
Akad Massal KPR Bank BTN 10.000 unit di Perumahan Puri Delta
Tigaraksa, Tangerang, Banten, pada tanggal 8 Agustus 2023. Pada
kesempatan tersebut Menteri BUMN bersama Direktur Utama Bank
BTN serta Komisaris Utama Bank BTN Chandra M. Hamzah, Penjabat
Gubernur Banten Al Muktabar, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR
Iwan Suprijanto, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna dan
Komisioner BP Tapera Adi Setianto melakukan penanaman pohon
bersama.
Anggaran TJSL Bank BTN pada tahun 2023 dialokasikan sebesar Rp80 miliar dengan pencapaian sampai dengan Desember 2023
sebesar Rp79,99 miliar atau sebesar 100%.
Rencana Kerja
Realisasi s.d.
Anggaran per
No. Bidang Kegiatan Desember 2023 %
Bidang Tahun 2023
(Rp)
(Rp)
SOSIAL
1 TPB 1 (Tanpa Kemiskinan) 6.000.000.000 10.505.377.274 175,09%
2 TPB 2 (Tanpa Kelaparan) 13.000.000.000 14.798.413.813 113,83%
3 TPB 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) 12.000.000.000 12.348.435.325 102,90%
4 TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) 8.000.000.000 12.635.697.919 157,95%
5 TPB 5 (Kesetaraan Gender) 250.000.000 - 0,00%
PILAR EKONOMI
1 TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) 1.000.000.000 50.000.000 5,00%
2 TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) 5.000.000.000 4.261.935.431 85,24%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 717
Page 349
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Rencana Kerja
Realisasi s.d.
Anggaran per
No. Bidang Kegiatan Desember 2023 %
Bidang Tahun 2023
(Rp)
(Rp)
3 TPB 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) 7.500.000.000 2.270.000.000 30,27%
4 TPB 10 (Berkurangnya Kesenjangan) 5.000.000.000 5.734.719.287 114,69%
5 TPB 17 (Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan) 1.200.000.000 943.694.328 78,64%
PILAR LINGKUNGAN
1 TPB 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) 1.500.000.000 270.000.000 18,00%
2 TPB 11 (Kota dan Pemukiman Yang Berkelanjutan) 12.000.000.000 14.993.831.355 124,95%
3 TPB 12 (Konsumsi dan Produksi Yang Bertanggung Jawab) 500.000.000 - 0,00%
4 TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim) 2.300.000.000 - 0,00%
5 TPB 14 (Ekosistem Lautan) 1.750.000.000 - 0,00%
6 TPB 15 (Ekosistem Daratan) 2.500.000.000 1.184.084.000 47,36%
PILAR HUKUM DAN TATA KELOLA
TPB 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Yang
1 500.000.000 -
Tangguh)
TOTAL 80.000.000.000 79.996.188.732 100,00%
Realisasi TJSL Sesuai 3 (Tiga) Fokus
1. Fokus Pendidikan
TJSL BTN diharapkan akan mendorong atau memberi hal-hal yang positif, seperti program beasiswa kepada anak muda
Indonesia agar mendapat kemudahan dan akses ilmu pengetahuan serta teknologi. BTN mendorong, melakukan upgrading,
atau memberikan hal-hal yang positif dalam bidang pendidikan, seperti misalnya beasiswa kepada anak tidak mampu dan
berprestasi, sarana prasarana pendidikan, sarana ruang belajar serta rehabilitasi bangunan belajar mengajar.
Foto-Foto TJSL Bidang Pendidikan 2023
718 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 350
Laporan Tahunan 2023
2. Fokus UMKM
TJSL BUMN diarahkan untuk menyiapkan lebih banyak para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di seluruh daerah
dengan menyiapkan pembiayaannya serta pemberdayaan UMKM dan ultra mikro untuk naik kelas. BUMN diminta untuk
mendorong agar lebih banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pembiayaan terhadap UMKM yang tercipta.
Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan, Perseroan melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk
meningkatkan peluang kerja dan peluang usaha. Berbagai kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan pendapatan dan
menurunkan tingkat kemiskinan di masyarakat sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Foto-Foto TJSL Bidang UMKM 2023
3. Fokus Lingkungan
TJSL BUMN akan diarahkan untuk menjaga kestabilan alam dengan menyinergikan antara lingkungan hidup, pendapatan
masyarakat dan juga perubahan iklim. Salah satunya adalah dengan melakukan penanaman pohon yang bermanfaat, tidak
hanya untuk penghijauan dan oksigen, tetapi juga pendapatan masyarakat dan lingkungan hidup, yang difokuskan untuk
pelestarian alam dan penghijauan.
Pelestarian lingkungan menjadi suatu hal yang diutamakan oleh Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan melaksanakan kegiatan-
kegiatan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan
di masyarakat. Upaya ini secara tidak langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 719
Page 351
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Foto-Foto TJSL Bidang Lingkungan 2023
Rincian Program CID Berdasarkan Fokus TJSL
No. Bidang Realisasi (Rp) Kategori Kegiatan Sebaran Wilayah Bantuan
1. Lingkungan 28.796.350.680 - Penghijauan Lingkungan Perumahan BTN Bantuan TJSL Perseroan telah dilakukan secara
- Penanaman Bibit Pojok Penanaman Mangrove merata di seluruh wilayah kerja mulai dari DKI
- Sarana dan Prasarana Kebersihan Jakarta, Banjarmasin, Gorontalo, Karawang,
- Sarana Air Bersih Ambon, Lampung, Bandung Timur, Bangkalan,
- Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni Banyuwangi, Batam, Bengkulu, Bogor, Cibinong,
- Pembangunan MCK Cikarang, Cilegon, Cirebon, Denpasar, Gresik,
- Program Kesehatan Masyarakat Jambi, Jember, Karawaci, Kendari, Kudus, Kupang,
Makassar, Malang, Mataram, Medan, Mojokerto,
Mulyosari, Palembang, Palu, Panakkukang,
Pekanbaru, Pematang Siantar, Pontianak,
Purwakarta, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo,
Solo, Sukabumi, Surabaya, Tanjung Pinang,
Tarakan, Tasikmalaya, Malang, Kudus, Medan,
Padang, Sukabumi, Tarakan dan Tasikmalaya.
2. Pendidikan 37.939.489.006 - Bantuan Pembangunan Lembaga Pendidikan Bantuan TJSL Perseroan telah dilakukan secara
- Bantuan Sarana dan Prasarana Pendidikan merata di seluruh wilayah kerja mulai DKI Jakarta,
- Bantuan Universitas Mitra BTN Bandung, Cirebon, Ambon, Lampung, Bandung
- Bantuan Pembangunan Pondok Pesantren dan Timur, Bangkalan, Banjarmasin, Batam, Bekasi,
Madrasah Bogor, Cibubur, Cikarang, Ciputat, Cilegon,
- Bantuan sarana dan Prasarana Pondok Gresik, Karawang, Kediri, Magelang, Malang,
Pesantren dan Madrasah Manado, Medan, Mojokerto, Palembang,
- Bantuan Beasiswa Padang, Panakkukang, Pare Pare, Pekalongan,
- Bantuan Sarana Umum Sekolah Pekanbaru, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo,
- Bantuan Pengembangan Internet Gratis Solo, Sukabumi, Tanjung Pinang, Yogyakarta,
- Bantuan Taman Bacaan Masyarakat Mataram, dan Sidoarjo.
- Pendidikan Developer Millenial Kampus Mitra
BTN
720 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 352
Laporan Tahunan 2023
No. Bidang Realisasi (Rp) Kategori Kegiatan Sebaran Wilayah Bantuan
3. Pemberdayaan 13.260.349.046 - Pelatihan UMKM Bantuan TJSL Perseroan telah dilakukan secara
UMKM - Bantuan Kelompok Tani merata di seluruh wilayah kerja mulai DKI Jakarta,
- Bantuan Sarana Usaha Kelompok Cibinong, Ambon, Lampung, Bangkalan, Jember,
- Pembangunan D’Kios Lingkungan Pondok Magelang, Makassar, Padang, Pekalongan,
Pesantren Banjarbaru, Pematang Siantar, Solo, Tanjung
- Pembangunan Selasar Siger Pinang, dan Jogja.
- Bantuan Sarana dan Prasarana UMKM
- Penyuluhan Kepada UMKM Kain Jumputan
- Bantuan Budidaya (tawar dan laiut)
Keberlanjutan Lingkungan
Salah satu pilar dari kerangka kerja Langkah ini sekaligus merupakan bentuk
environmental, social, and governance kontribusi Perseroan dalam mendukung
(ESG) Perseroan adalah pengelolaan atas komitmen pemerintah menuju pencapaian
risiko perubahan iklim dan dampaknya karbon netral (net zero emission/NZE)
bagi ekosistem (Climate Change and pada tahun 2060 dan untuk mencapai
Ecosystem). Oleh karena itu, Perseroan Sustainable Development Goals (SDGs)
telah merancang berbagai program Tujuan ke-13, yaitu penanganan
guna memitigasi risiko perubahan iklim. perubahan iklim.
Gotong Royong Boyong Pohon BUMN
Bank BTN menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan
ekonomi dengan mempertimbangkan aspek pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan. Sejalan dengan komitmen ini, Bank
BTN ikut serta dalam gerakan Gotong Royong Boyong Pohon yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN).
Komitmen ini mencerminkan keseriusan Perseroan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberikan kontribusi konkret
untuk mengatasi dampak perubahan iklim. Di samping itu, komitmen ini juga sejalan dengan SDGs Tujuan ke-13, yaitu Penanganan
Perubahan Iklim, dan Tujuan ke-15, yaitu Menjaga Ekosistem Darat.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 721
Page 353
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Program TJSL Konsep Corporate Shared Value (CSV)
1. Program Go Green BTN
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
1. Penghijauan di TPB 15 Malang, Surabaya Bukit Darmo, Pemberian bibit pohon di perumahan Penanaman
Perumahan Palembang, Solo, Pangkal Pinang, yang dibiayai oleh Bank BTN pohon sejumlah
Jakarta, Pare Pare, Bandar Lampung, 14.841 pohon
Tangerang, Cimahi, Malang,
Tasikmalaya, Makassar, Bogor,
Pontianak
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
Bantuan bibit pohon yang diberikan diharapkan dapat
meningkatkan area hijau di perumahan sehingga membuat
perumahan menjadi lebih asri dan menjadi hunian yang
lebih nyaman.
Program Revitalisasi Taman Hijau BTN Jakarta RUN
Lingkungan Perumahan Puri Delta Tigaraksa Dukungan Geerakan Jakarta Hijau
Mendukung SDG’s TPB 15: Ruang terbuka hijau
Menjaga keseimbangan lingkungan
Ekosistem Daratan bagi masyarakat perumahan
Mendukung SDG’s TPB 13: upaya untuk mengembalikan dan Sebagai pengatur tata air untuk
Penanganan Perubahan Iklim meningkatkan efektivitas lahan mencegah banjir dan pencemaran
Manfaat bagi perusahaan
a. Jika suatu perumahan menjadi hunian yang nyaman, maka diharapkan kualitas hunian dalam suatu perumahan menjadi meningkat dan pada
akhirnya meningkatkan pengajuan KPR kepada Bank BTN dan pengembalian kredit oleh developer sesuai dengan perencanaan.
b. Sebagai upaya pengurangan emisi gas rumah kaca Bank BTN serta pengurangan polusi udara.
2. Urban Bike Lingkungan TPB 3 Yogyakarta Dukungan pengembangan kawasan 150
Universitas Gadjah dan 4 Educopolis yaitu lingkungan kampus mahasiswa
Mada yang kondusif untuk pembelajaran dan
ramah lingkungan
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
Kampus memiliki Sarana prasarana transportasi dalam
kampus yang ditata dengan mempertimbangkan berbagai
aspek yaitu keselamatan, kenyamanan dan terciptanya udara
bersih melalui penyediaan sepeda yang dapat dipergunakan
oleh mahasiswa, dosen dan karyawan serta tamu UGM.
Manfaat bagi perusahaan
a. Mengenalkan Bank BTN sebagai bank yang fokus
terhadap lingkungan kampus.
b. Dukungan TJSL BTN kepada Mitra Universitas Bank BTN
TJSL Urban Bike Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk branding Perseroan dan produk layanan Perseroan
pada sektor mahasiswa.
722 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 354
Laporan Tahunan 2023
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
Mendukung Kawasan Kampus Ramah
Mendukung SDG’s TPB 3: Educopolis UGM Lingkungan
Kehidupan Sehat & Sejahtera
Mendukung SDG’s 4:
Pendidikan Berkualitas Pengembangan Kawasan Educopolis Kampus,
lingkungan kampus yang kondusif dan ramah lingkungan
2. Program Pendidikan BTN
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
1. Workshop Developer TPB 4 Jember, Palembang dan Banda Aceh Pemberian pelatihan dan pengenalan 1.200
for Millenial mengenai properti dan kepada mahasiswa mahasiswa
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
Mahasiswa mendapatkan pengetahuan mengenai industri
properti, yang diharapkan ilmu pengetahuan ini dapat
diterapkan dalam dunia kerja atau jika mahasiswa ingin
berwirausaha menjadi developer.
Bank BTN dengan core business pembiayan perumahan
(KPR) memiliki tanggung jawab sosial khususnya dalam
memberikan literasi kepada masyarakat terkait properti.
Salah satu target literasi terkait properti adalah para
Sarana Pendidikan Laptop kepada Mahasiswa/I Program Revitalisasi Ruang Seminar FEB milenial. Dengan literasi diharapkan para milenial dapat
Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Universitas Sumatera Utara tertarik untuk menggeluti dunia property dan diharapkan
dapat menjadi developer-delevoper muda sebagai future
market dari Bank BTN sesuai dengan bisnis pembiayaan
perumahan Bank BTN. Kegiatan ini diharapan menjadikan
Creating Shared Value (CSV) bagi Bank BTN.
Mendukung SDG’s TPB 4: Memberikan Literasi Property Menjamin kualitas pendidikan
Pendidikan Berkualitas kepada masyarakat yang inklusif dan merata
Milenial dapat tertarik untuk menggeluti dunia properti dan diharapkan
dapat menjadi developer-delevoper muda sebagai future market dari Bank BTN
Manfaat bagi perusahaan
a. Mengenalkan Bank BTN sebagai bank yang fokus terhadap properti kepada millenial.
b. Para millenial ini diharapkan kelak jika bekerja di dunia properti dapat bekerja sama dengan Bank BTN dalam membantu pemerintah dalam
memenuhi backlog perumahan kepada masyarakat.
Pada kegiatan ini Bank BTN juga berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Di antara nya asosiasi perumahan dalam hal ini Persatuan Perusahaan
Real Estate Indonesia (REI) sebagai mitra strategis Bank BTN. Bank BTN dan REI bersama-sama memberikan materi kepada para mahasiswa dari
kampus yang juga merupakan mitra Bank BTN.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 723
Page 355
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
Program Pelatihan Developer Milenial ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada kalangan mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi
developer-developer muda yang nantinya bisa membantu pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan di Indonesia. Selain itu, juga untuk
memperkuat brand awareness Bank BTN sebagai bank yang paling concern terhadap persoalan perumahan di Indonesia.
2022 2023
Desain Program Developer Milenial menjadi Program Inisiatif Bidang
Pengembangan Desain Developer Milenial dengan banyaknya minta
Pendidikan untuk membentuk Developer Muda, Lokasi Kegiatan
dari Stakeholder BTN (REI) untuk dijalankan di beberapa lokasi dengan
dilaksanakan di Manado, Jember, Cirebon dan Purwakarta bekerja
jumlah lebih banyak.
sama dengan Stakeholder BTN dalam hal ini Real Estate Indonesia (REI).
2024
Developer Milenial masuk pada Program Inisiatif untuk ESG Champion melalui Program TJSL Bidang Pendidikan dan akan dilaksanakan secara Roadshow
dan menjadi Program Berkelanjutan BTN.
Tahun 2024, Developer Milenial akan diselenggarakan tidak hanya secara umum namun juga dilakukan secara:
• Roadshow Developer Milenial di Kampus Besar seluruh Indonesia.
• Pelatihan spesifikasi kepada Sipil, Arsitek dan Disain.
• Melakukan pendampingan dan penghubung antara Developer Milenial dengan REI.
3. Program Pemberdayaan UMKM
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
1 UMKM Go Digital Bank TPB 8 Jepara Perseroan merangkul para pelaku Usaha 250
BTN dan 11 Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk UMKM
terus mengembangkan bisnisnya, agar
bisa beradaptasi di era ekonomi digital.
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Pelaku UMKM dapat memanfaatkan pelaksanaan
pelatihan, showcase UMKM dan pameran dalam rangka
meningkatkan skill dan penjualan.
b. Mendorong pelaku UMKM agar Go Digital untuk bisa
beradaptasi dengan perkembangan perilaku konsumen
c. Memfasilitasi UMKM menembus pasar ekspor.
Manfaat bagi perusahaan
Bank BTN mendukung para pelaku usaha UMKM untuk
meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan digital
Workshop dan Pelatihan UMKM go Digital Dukungan UMKM pada Gelaran Developer dan produk layanan Bank BTN yang pada akhirnya akan
wilayah Jepara 10 Oktober 2023 Milenial Universitas Syiah Kuala Banda Aceh berpengaruh terhadap produk bisnis Bank BTN serta
peningkatan ekonomi UMKM.
UMKM Go Digital
Mendukung SDG’s TPB 8: Pekerjaan Go Digital UMKM
untuk Pasar Ekspor
Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Mendukung SDG’s TPB 11:
Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan Pengembangan UMKM untuk Program Go Digital sesuai kebutuhan
dan upgrading skill sesuai perilaku konsumen saat ini
724 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 356
Laporan Tahunan 2023
Program TJSL Unggulan BTN
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
1. Bank Mini TPB 4 Cibinong, Tasikmalaya, Bogor, Bekasi, Cirebon, Bank BTN bekerjasama dengan Sekolah 30 Sekolah
Jakarta, Karawaci, Mataram, Singaraja, Kejuruan Mitra BTN untuk dukungan Mitra BTN
Malang, Banyuwangi, Bengkulu, Pangkal bantuan berupa replika outlet.
Pinang, Siantar, Jambi, Ambon, Lampung, Tegal, Pembangunan Bank Mini sebagai
Ternate, Palangkaraya, Makassar, Balikpapan, bentuk dukungan Inklusi Keuangan
Yogyakarta, Pekalongan melalui Program TJSL BTN.
Program yang diusung bernama Bank Mini, yang bertujuan
untuk meningkatkan literasi keuangan di sekolah-sekolah.
Selama tahun 2023, program ini telah dijalankan pada
lebih dari 30 sekolah, dengan salah satunya di daerah
Kupang telah mendapatkan apresiasi dari OJK.
Penunjukkan sekolah yang mendapatkan bantuan TJSL
telah melalui proses analisa di internal Bank BTN dengan
kriteria di antaranya merupakan nasabah eksisting bank
yang memiliki potensi peningkatan simpanan dana di
Bank BTN. (tautan salah satu program: https://youtu.be/
TJSL Bank Mini Pangkal Pinang lRDjsjfP6Iw?si=R-YMfSMTNqeJM0Br)
Program Bank Mini berperan penting dalam peningkatan literasi keuangan bagi siswa SMA/SMK sederajat yang juga berdampak pada dukungan
peningkatan kualitas tenaga pengajar melalui praktik dan adanya sarana/prasarana Bank Mini dari Bank BTN. Program ini telah diinisiasi untuk
dilaksanakan dilebih dari 30 instansi pendidikan di mana telah berkontribusi pada sektor pendidikan dengan dampak yang sangat membantu proses
belajar dan mengajar siswa melalui praktik langsung yang mana sebelumnya terfokus hanya melalui teori.
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima Manfaat
a. Pendidikan Berkualitas untuk menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.
b. Kegiatan TJSL Bank Mini sebagai bentuk dukungan Inklusi Keuangan dan mendorong siswa sekolah untuk dapat mengetahui alur kegiatan pada Bank.
Manfaat bagi perusahaan
Bank BTN bekerjasama dengan Sekolah Kejuruan dan Umum yang merupakan Mitra BTN untuk Dukungan Bantuan berupa replika outlet. Pembangunan
Bank Mini sebagai bentuk Dukungan Inklusi Keuangan melalui Program TJSL BTN dan juga sebagai bentuk Inklusi Keuangan.
Melalui peraturan yang diterbitkan oleh OJK No. 76/POJK.07/2016 tahun 2016, inklusi keuangan adalah ketersediaan akses akan berbagai lembaga,
produk, dan layanan jasa keuangan formal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perseroan terus berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keuangan. Upaya ini bertujuan mengantisipasi manajemen keuangan yang
kurang efektif oleh individu dan kelompok karena kurangnya pengetahuan tentang keuangan. Manajemen keuangan yang kurang efektif berpotensi
menyebabkan penggunaan produk dan layanan yang tidak tepat, terutama bagi orang-orang di daerah terpencil dengan ekonomi yang rendah dan
akses yang sulit ke sumber daya keuangan.
Dengan latar belakang ini, Perseroan berupaya melakukan pendidikan kepada kelompok tersebut untuk meningkatkan pengetahuan keuangan nasabah.
Peningkatan kemampuan nasabah untuk menggunakan produk dan layanan melalui Bank Mini Bank BTN.
Selain Inklusi Keuangan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank BTN, juga dilaksanakan melalui Customer Care Division
untuk program Inklusi Keuangan dan Literiasi Keuangan.
2. Rumah Tidak Layak TPB 3 Denpasar dan Kalimantan Bank BTN mendukung Percepatan 200
Huni Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, unit
dengan memberikan bantuan perbaikan
rumah bagi keluarga miskin ekstrem
Keterangan dampak yang diberikan bagi Penerima
Manfaat
a. Pembangunan rumah yang memenuhi persyaratan
keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas
bangunan, dan kesehatan penghuni.
b. Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem melalui
Peningkatan Kualitas Rumah
c. Kehidupan Sehat dan Sejahtera dalam menjamin
kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan
seluruh penduduk
Penyediaan Rumah Layak Huni kerjasama TNI AD Denpasar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 725
Page 357
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Jumlah
No. Nama Program TPB Lokasi Jenis Bantuan Penerima
Manfaat
Mendukung SDG’s TPB 1: Rehabilitasi pemukiman bagi Memberikan kualitas
Menghapus Kemiskinan keluarga miskin ekstrem hidup yang layak
Mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem salah satunya dengan kegiatan bantuan perbaikan rumah
tidak layak huni dan/atau pembangunan rumah baru serta relokasi pemukiman bagi keluarga miskin ekstrem
Manfaat bagi perusahaan
Bank BTN mendukung Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem melalui Pembangunan rumah yang memenuhi persyaratan keselamatan bangunan,
kecukupan minimum luas bangunan, dan kesehatan penghuni.
Kinerja Program
Pendanaan UMK Tahun 2023
Ketentuan PUMK • Kebijakan Khusus I-XIV tanggal 14 Agustus 2023 tentang
• Surat Menteri BUMN No. S-721/MBU/11/2022 Produk Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil.
tanggal 10 November 2022 perihal Kerja Sama Program • Perjanjian Kerja Sama BTN No. 03/PKS/SMBD/X/2023
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (“Kerja Sama dengan BRI No. B.34/MBD/10/2023 tanggal 13 Oktober
Program PUMK”). 2023 tentang Pelaksanaan Program Pendanaan Usaha
• Peraturan Menteri BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 Mikro dan Usaha Kecil.
tanggal 03 Maret 2023 perubahan atas Peraturan Menteri • Berita Acara BTN No. 01/BA/SMBD/X/2023 dengan
BUMN No. PER-06/MBU/09/2022 tanggal 8 September BRI No. B.751-MBD/10/2023 tanggal 18 Oktober 2023
2022 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung tentang Penyetoran Dana Program Pendanaan Usaha Mikro
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. dan Usaha Kecil.
• Peraturan Menteri BUMN No. SK-277/MBU/10/2023
tanggal 04 Oktober 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Sumber Dana Program PUMK
Penyelesaian Piutang Dan/Atau Pembiayaan Syariah • Dana pokok pengembalian pinjaman Mitra Binaan.
Bermasalah Pada Program Pendaan Usaha Mikro dan • Saldo dana Program PUMK yang teralokasi sampai dengan
Usaha Kecil di BUMN. akhir tahun.
• Petunjuk Teknis I-XIV.1 tanggal 23 Februari 2023 tentang • Jasa administrasi pinjaman/margin jual beli/porsi bagi hasil,
Alur Kerja Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil. bunga deposito dan/atau jasa giro dari dana Program PUMK.
726 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 358
Laporan Tahunan 2023
Arus Kas PUMK Tahun 2023
RKA 2022 Realisasi 2022 (%) RKA Realisasi 2023 (%)
No Uraian
1 2 (2:1) 3 4 (4:3)
I. Dana Tersedia
1. Saldo Awal 15.254.304.860 15.254.304.860 100% 11.732.472.238 11.732.472.238 100%
Tambahan Dana Dari
2. - - - - - -
BUMN Pembina
Pengembalian Pinjaman
3. 11.500.000.000 13.799.087.350 119.99% 15.000.000.000 15.264.329.788 101,76%
Mitra Binaan
Pengembalian Dana dari
4. - - - - - -
BUMN Pembina Lain
Pendapatan Jasa
5. 1.400.000.000 1.063.597.362 75 97% 1.100.000.000 1.132.613.855 102,96%
Administrasi Pinjaman
6. Pendapatan Lain - 1.932.666 - - - -
Penerimaan Belum
7. - - - - - -
Terindentifikasi
8. Beban Lain-Lain - - - - - -
9. Total Dana Tersedia 28.154.304.860 30.118.922.238 106,98% 27.832.472.238 28.129.415.881 101,07%
Il. Dana Disalurkan
Penyaluran Pinjaman
10 17.500.000.000 18.386.450.000 105,07% 18.000.000.000 9.161.600.000 50,90%
Kepada Mitra Binaan
Penyaluran Pinjaman
11 - - - - 8.000.000.000 -
Melalui BUM/ Kolaborasi
Penyaluran Dana
12 - - - - - -
Pembinaan (Hibah)
13 Penyaluran BUMN Khusus - - - - - -
Jumlah Penyaluran Dana 17.500.000.000 18 386.450.000 105,07% 18.000.000.000 17.161.600.000 95,34%
Saldo Akhir per 31
10.654.304.860 11.732.472.238 110.12% 9.832.472.238 10.970.559.980 111,57%
Desember
Penyaluran Program Pendanaan UMK
2022 2023
Target Rp17,5 Miliar Rp18 Miliar
Realisasi Rp18,38 Miliar Rp17,16 Miliar
Pencapaian 105,07% 95,34%
Komposisi Penyaluran Berdasarkan Sektor
Realisasi Penyaluran Tahun 2022 Realisasi Penyaluran Tahun 2023
Sektor Usaha
Jumlah MB Total Presentase Jumlah MB Total Presentase
Sektor Industri 20 Rp904.000.000 4,92% 4 Rp170.000.000 1,85%
Sektor Jasa 56 Rp4.183.500.000 22,75% 26 Rp1.622.000.000 17,70%
Sektor Perdagangan 292 Rp12.705.750.000 69,10% 129 Rp6.529.600.000 71,27%
Sektor Perikanan 4 Rp108.200.000 0,59% 2 Rp100.000.000 1,09%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 727
Page 359
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Realisasi Penyaluran Tahun 2022 Realisasi Penyaluran Tahun 2023
Sektor Usaha
Jumlah MB Total Presentase Jumlah MB Total Presentase
Sektor Pertanian 1 Rp50.000.000 0,27% 4 Rp95.000.000 1,04%
Sektor Peternakan 1 Rp410.000.000 2,23% 3 Rp95.000.000 1,04%
Sektor Perkebunan 1 Rp25.000.000 0,14% 2 Rp550.000.000 6,00%
Sektor Usaha Lainnya - - - - - -
Grand Total 378 Rp18.386.450.000 100% 170 Rp9.161.600.000 100%
Komposisi Penyaluran Berdasarkan Daerah
Realisasi Tahun 2022 Realisasi Tahun 2023
No. Wilayah
Jumlah MB Nilai Jumlah MB Nilai
1 Bali 4 Rp105.000.000 1 Rp60.000.000
2 DI Yogyakarta 11 Rp281.000.000 4 Rp115.000.000
3 DKI Jakarta 40 Rp2.576.000.000 10 Rp788.000.000
4 Jawa Tengah 35 Rp1.864.000.000 25 Rp1.001.600.000
5 Jawa Timur 38 Rp2.290.000.000 14 Rp980.000.000
6 Jawab Barat & Banten 113 Rp4.594.500.000 38 Rp1.882.000.000
7 Kalimantan 21 Rp1.321.000.000 18 Rp780.000.000
8 Maluku 15 Rp642.000.000 4 Rp245.000.000
9 Nusa Tenggara Barat 9 Rp313.000.000 13 Rp525.000.000
10 Nusa Tenggara Timur 5 Rp145.500.000 9 Rp880.000.000
11 Papua 1 Rp25.000.000 - -
12 Sulawesi 30 Rp1.159.450.000 16 Rp970.000.000
13 Sumatera 56 Rp3.070.000.000 18 Rp935.000.000
Total 378 Rp18.386.450.000 170 Rp9.161.600.000
Jumlah Mitra Binaan dan Rincian Piutang sampai dengan 31 Desember 2023
Total Mitra Binaan
6.967 Debitur
2022 2023
Jumlah (Rp) (%) Jumlah (Rp) (%)
Lancar 18.257.799.972 36,96 3.452.460.063 7,00
KL 4.535.941.159 7,38 7.303.272.049 14,81
Diragukan 1.649.878.829 2,76 4.950.359.453 10,04
Macet 31.161.220.926 52,90 33.616.019.533 68,16
Total 55.604.840.886 100 49.322.111.098 100
728 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 360
Laporan Tahunan 2023
Penyaluran Program PUMK Tahun 2023
Besaran Penyaluran Program PUMK pada Tahun 2023 adalah sebesar Rp17,16 miliar.
1 2 3 4
Mendampingi dan
Memberikan penyaluran Menumbuhkan portofolio Memberikan penvaluran
meningkatkan awareness
secara mandiri oleh Kantor dari pengembalian pokok Program PUMK melalui
usaha mitra binaan
Cabang ke berbagai sektor dan bunga agar dana Kerja Sama / Kolaborasi
dengan mengikutsertakan
usaha yang memiliki yang bisa disalurkan dengan PT Bank Rakyat
dalam event national &
potensi. meningkat. Indonesia (Persero) Tbk
international.
Pembinaan Mitra Binaan Program Pendanaan UMK
Pelaksanaan pembinaan dilakukan dengan cara visit / On The Spot (OTS) secara triwulan Mitra Binaan oleh BTN Kantor Cabang
pembina. Proses monitoring dan evaluasi terhadap usaha masing-masing Mitra Binaan menjadi penting agar proses berjalannya usaha
dapat belangsung secara berkelanjutan.
Toko Kelontong
Nama Muslihudin
Wilayah Medan
Realisasi 23 Juni 2022
Plafond Rp25.000.000
Tenor 3 Tahun
Kolektibilitas Lancar
Penjual Makanan
Nama Dwi Wahyu Purbo S.
Wilayah Jambi
Realisasi 05 Juli 2022
Plafond Rp100.000.000
Tenor 2 Tahun
Kolektibilitas Lancar
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 729
Page 361
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Toko Ponsel
Nama Magdalena Sembiring
Wilayah Medan
Realisasi 19 Desember 2022
Plafond Rp150.000.000
Tenor 3 Tahun
Kolektibilitas Lancar
Barbershop
Nama Aditya Cella
Wilayah Palu
Realisasi 12 Juni 2023
Plafond Rp50.000.000
Tenor 3 Tahun
Kolektibilitas Lancar
Literasi dan Inklusi Keuangan – Pemenuhan
POJK 3/2023 Tentang Literasi dan Inklusi Keuangan
Perseroan memenuhi kewajiban kepada Pemangku Kepentingan • Laporan Pelaksanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan
dan OJK sesuai ketentuan, yaitu terkait transparansi dan publikasi tahun 2023: dilaporkan setiap triwulan (Maret, Juni,
kondisi keuangan dan non keuangan. Informasi lainnya bertujuan September, Desember).
untuk mendukung keterbukaan informasi, edukasi keuangan dan • Laporan Perencanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan
layanan kepada masyarakat. Perseroan telah memiliki laporan tahun 2024: dilaporkan pada November 2023.
terkait Literasi dan Inklusi Keuangan antara lain:
Berbagai kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang telah dilaporkan kepada regulator (BI dan OJK) sebagai berikut:
Literasi Keuangan Tahun 2023
Periode
No. Stream Cakupan Nama Kegiatan Frekuensi
Mulai Berakhir
Talkshow entrepreneurship dengan
1. Funding Edukasi Keuangan bintang tamu Alan Budi Kusuma 23 Januari 2023 29 Januari 2023 1 Kali
dan Susi Susanti
2. Lending Edukasi Keuangan Marketing dan Developer Gathering 4 Mei 2023 4 Mei 2023 1 Kali
730 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 362
Laporan Tahunan 2023
Periode
No. Stream Cakupan Nama Kegiatan Frekuensi
Mulai Berakhir
Edukasi ke Nasabah tentang
3. Digital Edukasi Keuangan 1 Januari 2023 31 Desember 2023 1 Kali
Keamanan Informasi
4. Inklusi Edukasi Keuangan Program SIMOLEK (Jawa Barat) 1 Juli 2023 30 September 2023 1 Kali
Program SIMOLEK (Kupang,
Surabaya, Denpasar, Malang,
5. Inklusi Edukasi Keuangan Mataram, Bangkalan, Madiun, 27 Juli 2023 8 September 2023 1 Kali
Jember, Kediri, Singaraja,
Banyuwangi)
Program SIMOLEK (Makassar,
6. Inklusi Edukasi Keuangan 9 Agustus 2023 9 Agustus 2023 1 Kali
Palangkaraya, Gorontalo)
Sosialisasi Wakaf Uang di
7. Funding Edukasi Keuangan 1 Agustus 2023 20 Desember 2023 1 Kali
Lingkungan Pendidikan
Communication
8. Edukasi Keuangan SRIKANDI Goes to Campus 14 Agustus 2023 14 Agustus 2023 1 Kali
& Partnerships
9. Funding Edukasi Keuangan BTN Market Beat September 2023 16 September 2023 16 September 2023 1 Kali
10. Lending Edukasi Keuangan Sosialisasi Program KPR Subsidi 19 Oktober 2023 19 Oktober 2023 1 Kali
Pendidikan dan Pelatihan kepada
Developer muda bekerja sama
11. Lending Edukasi Keuangan 28 Oktober 2023 28 Oktober 2023 1 Kali
dengan HFC (Santri Developer dan
Developer Milenial)
Pelatihan dan Pemberdayaan
masyarakat untuk menjadi
12. Lending Edukasi Keuangan 9 November 2023 9 November 2023 1 Kali
entrepreneur melalui Business
Camp Bank BTN
Literasi Keuangan Calon Pekerja
13. Lending Edukasi Keuangan Migran Indonesia dan Pemagang 14 Desember 2023 14 Desember 2023 1 Kali
Jepang
Inklusi Keuangan Tahun 2023
Periode
No. Stream Cakupan Nama Kegiatan Frekuensi
Mulai Berakhir
1. Digital Perluasan Akses Launching Super Apps BTN Mobile 9 Februari 2023 31 Mei 2023 1 Kali
Penyediaan Produk
Peningkatan layanan BTN Call
2. Reporting dan/atau Layanan 3 Mei 2023 3 Mei 2023 1 Kali
150286 dan 1500286
Jasa Keuangan
Persemian Sales Center KPR BTN
3. Lending Perluasan Akses 16 Juni 2023 16 Juni 2023 1 Kali
untuk meningkatkan Market Share
Penyediaan Produk
Akad KPR Massal 10.000 unit di
4. Lending dan/atau Layanan 8 Agustus 2023 8 Agustus 2023 1 Kali
Perumahan Puri Delta Tigaraksa
Jasa Keuangan
Penyediaan Produk
Peningkatan penyaluran KPR untuk
5. Lending dan/atau Layanan 9 September 2023 26 September 2023 1 Kali
sektor syariah dan Olahraga
Jasa Keuangan
Penyediaan Produk Roadshow Tabungan BTN Bisnis
6. Funding dan/atau Layanan bersama Alan Budi Kusuma dan 23 September 2023 23 September 2023 1 Kali
Jasa Keuangan Direktur Distribution Funding
Penambahan Fitur Pembayaran BI-
7. Digital Perluasan Akses Fast dan lainnya pada BTN Mobile 1 Januari 2023 31 Desember 2023 1 Kali
(Mobile Banking)
Penyediaan Produk
Kegiatan BTNPreneur berupa
8. Lending dan/atau Layanan 1 Januari 2023 31 Desember 2023 2 Kali
Bazaar UMKM Binaan Bank BTN
Jasa Keuangan
Pembukaan Kantor Cabang
9. Inklusi Perluasan Akses dan Kantor Cabang Pembantu 1 Januari 2023 31 Desember 2023 19 Kali
(Konvensional dan Syariah)
Penambahan Mobil Kas Keliling
(BTNMove) pada tahun 2023 untuk
10. Inklusi Perluasan Akses 1 Januari 2023 31 Desember 2023 8 Kali
peningkatan ketersediaan akses
produk dan layanan Bank BTN
Penyediaan Produk
Gathering untuk meningkatkan
11. Funding dan/atau Layanan 10 Juli 2023 10 Juli 2023 2 Kali
penggunaan produk SBN Perdana
Jasa Keuangan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 731
Page 363
Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
Satisfaction, Loyalty, Engagement (SLE) Index Survey 2024
SLE Index 2022 (%)
56 55.36 56.97 55.68 55.56
53.26
KBMI 3 KBMI 4
Disusun berdasarkan nilai indeks (%)
• Industri :- • KBMI 3 : 52.15
“Posisi ke-10 pada KBMI 3“
• KBMI 4 :- • : 48.64
SLE Index 2023 (%)
64.04 62.74 64.79 62.9 62.68
61.27
KBMI 3 KBMI 4
Disusun berdasarkan nilai indeks (%)
• Industri : 61.18 • KBMI 3 : 59.19
“Posisi ke-4 pada KBMI 3“
• KBMI 4 : 62.38 • : 60.00
SLE Index 2024 (%)
66.04 65 64.71 63.26 64.91
62.14 62.02 62
58.17
KBMI 3 KBMI 4 BUS
Disusun berdasarkan nilai indeks (%)
• Industri : 61.82 • BUS : 61.79
“Posisi ke-1 pada KBMI 3“
• KBMI 4 : 61.25 • : 66.04
• KBMI 3 : 61.59
*Measured by : Tim Marketing Research Indonesia (MRI)
732 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 364
INDEKS
REFERENSI
OJK
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 733
Page 365
Indeks
Referensi Ojk
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak dan
√ POJK 29
dijilid.
Laporan Tahunan harus dapat
diperbanyak dalam bentuk salinan
√ POJK 29
dokumen cetak dan salinan dokumen
elektronik.
Laporan Tahunan wajib disajikan
dalam Bahasa Indonesia dan bahasa √ POJK 29
asing
Laporan Tahunan wajib dimuat dalam
Situs Web Emiten atau Perusahaan
Publik pada tanggal yang sama
√ POJK 29
dengan penyampaian Laporan
Tahunan kepada Otoritas Jasa
Keuangan.
KILAS KINERJA
Ikhtisar data keuangan penting
memuat informasi keuangan yang
disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau
Informasi memuat antara lain:
sejak memulai usahanya jika Emiten
atau Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan usahanya
kurang dari 3 (tiga) tahun.
1. Pendapatan/penjualan. 21 SEOJK 16
2. Laba bruto. 22
3. Laba Operasional. 22
SEOJK 9
4. Laba sebelum pajak. 22
5. Laba bersih. 22
6. Laba (rugi). 22 SEOJK 16
7. Total laba (rugi) komprehensif. 22 SEOJK 9
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas SEOJK 16
-
induk dan kepentingan non pengendali.
9. Total laba (rugi) komprehensif. 22
10. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada SEOJK 16
-
pemilik entitas induk dan kepentingan non Pengendali.
11. Laba (rugi) per saham. 22
12. Jumlah aset. 19 SEOJK 9
SEOJK 16
13. Jumlah liabilitas. 20
14. Jumlah ekuitas. 21
15. Dana pihak ketiga. 19
SEOJK 9
16. Pinjaman yang diterima. 20
17. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 24
18. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 24
19. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan. 24
SEOJK 16
20. Rasio lancar. 24
21. Rasio liabilitas terhadap ekuitas. 24
22. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset. 24
734 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 366
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
23. Rasio KPMM. 24
24. Aset produktif. 24
25. Rasio Non-performing Loans (NPL). 24
26. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
24
(BOPO).
27. Cost to Income Ratio (CIR). 24 SEOJK 9
28. Rasio Net Interest Margin (NIM). 24
29. Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas Maksimum
24
Pemberian Kredit (BMPK).
30. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 24
31. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 24
32. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan emiten SEOJK 9
24
atau perusahaan publik dan jenis industrinya. SEOJK 16
Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang
disajikan dalam bentuk perbandingan selama 2 (dua) tahun buku
terakhir, paling sedikit memuat:
a. Jumlah saham yang beredar.
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat 25-26
SEOJK 16
saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan
harga pada bursa efek tempat saham dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat saham dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika
sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya
perubahan pada saham, seperti pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham
bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi,
serta penambahan dan pengurangan modal, informasi saham
sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan
paling sedikit mengenai:
Informasi Saham
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi. SEOJK 16
27
b. Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
(reverse stock), dividen saham, saham.
c. bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan perubahan
nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi.
e. Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada).
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi.
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian sementara 29 SEOJK 16
perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
saham (delisting) tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/ atau proses
pembatalan pencatatan saham (delisting) masih berlangsung hingga
akhir periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan 29 SEOJK 16
untuk menyelesaikan penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
tersebut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 735
Page 367
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
SEOJK 9
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik
50-51 SEOJK 16
(termasuk untuk UUS apabila Bank memiliki UUS).
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan
50
strategis Emiten atau Perusahaan Publik.
SEOJK 16
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi
50
strategi Emiten atau Perusahaan Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang SEOJK 9
52
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 16
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik. 52
f. Struktur organisasi. 45-46
g. Aktivitas utama. 45
h. Teknologi informasi. 46
Laporan Direksi i. Jenis produk dan jasa yang ditawarkan, termasuk penyaluran
45
kredit kepada debitur usaha mikro, kecil, dan menengah.
j. Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan dana. 47-49
k. Perkembangan perekonomian dan target pasar. 46-47
l. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di luar negeri. 45 SEOJK 9
m. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 45
n. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang saham
N/A
dalam kelompok usaha Bank.
o. Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada Bank dan
N/A
kelompok usaha Bank dalam tahun yang bersangkutan.
p. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa mendatang. 53-54
q. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat pendidikan,
46
pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik. 53-54 SEOJK 9
SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 54-57
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat
mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten
atau Perusahaan Publik, termasuk pengawasan Dewan Komisaris
63-64
dalam perumusan dan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan
Publik yang dilakukan oleh Direksi. SEOJK 16
SEOJK 9
Laporan Dewan Komisaris 2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik
65
yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan
65-68
Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) dan alasan
68-69
perubahannya. SEOJK 9
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota Direksi. 63
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Surat pernyataan
SEOJK 16
Surat Pernyataan Anggota Direksi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung
76-77 POJK 29
dan Anggota Dewan Komisaris jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat
Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan.
736 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 368
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
PROFIL PERUSAHAAN
Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor
cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan masyarakat
dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan
Publik, meliputi:
SEOJK 9
Nama dan alamat lengkap
1. Alamat 80-81 SEOJK 16
perusahaan
2. Nomor telepon
3. Alamat surat elektronik
4. Alamat situs web
Memuat informasi antara lain:
1. Nama dan alamat entitas anak, meliputi:
a. Alamat
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
Nama dan alamat entitas anak dan/ d. Alamat situs web
atau kantor cabang atau kantor SEOJK 9
2. Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan, meliputi:
perwakilan (jika ada) 82-87 SEOJK 16
a. Alamat
b. Nomor telepon
c. Alamat surat elektronik
d. Alamat situs web
Catatan: apabila perusahaan tidak memiliki entitas anak, kantor
cabang, dan kantor perwakilan, agar diungkapkan.
Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, perubahan
nama perusahaan (jika ada), dan tanggal efektif perubahan nama SEOJK 9
Riwayat singkat Emiten atau perusahaan. 92-93 SEOJK 16
Perusahaan Publik
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan perubahan
nama, agar diungkapkan.
Mencakup:
1. Visi Perusahaan 94 SEOJK 9
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 2. Misi Perusahaan 95 SEOJK 16
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate culture) yang
96-99
dimiliki Perusahaan.
Uraian mengenai antara lain:
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar terakhir. 100 SEOJK 9
Kegiatan Usaha SEOJK 16
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 100
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 103-114
Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik. Wilayah
SEOJK 16
Wilayah Operasional operasional merupakan wilayah atau daerah pelaksanaan kegiatan 116-117
operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional perusahaan.
Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk
SEOJK 9
bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah
Struktur Organisasi 118-119 SEOJK 16
Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika ada) dan komite di
bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan.
Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional
Keanggotaan Asosiasi maupun internasional yang berkaitan dengan penerapan keuangan 115 SEOJK 16
berkelanjutan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 737
Page 369
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Profil Direksi, paling sedikit memuat:
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi: SEOJK 9
SEOJK 16
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada
Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya baik
di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam 120-133
hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka
Profil Direksi diungkapkan mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan
Komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung
maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak SEOJK 9
memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik SEOJK 16
mengungkapkan hal tersebut. POJK 13
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi lain, anggota
Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham pengendali
Bank.
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya.
SEOJK 16
Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi anggota Direksi,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Profil Dewan Komisaris Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
1. Nama dan jabatan.
2. Foto terbaru.
3. Usia.
4. Kewarganegaraan.
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi.
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
SEOJK 9
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris SEOJK 16
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota
Dewan Komisaris yang merupakan komisaris independen pada
Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya
baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik. 134-144
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap
jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung maupun
tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
pihak yang terafiliasi.
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan SEOJK 9
afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal SEOJK 13
tersebut. SEOJK 16
POJK 17
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi lain, anggota
Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham pengendali
Bank.
738 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 370
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
8. Pernyataan independensi komisaris independen dalam hal komisaris
independen telah menjabat lebih dari 2 (dua) periode.
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan SEOJK 16
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi
anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut.
Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan ringkasan
Profil singkat pejabat eksekutif 150-168 SEOJK 9
Riwayat hidup.
Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat
Jumlah karyawan dan data pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun SEOJK 9
pengembangan kompetensi buku. 168-170 SEOJK 16
karyawan.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan
akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi mengenai:
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham
Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki
saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka diungkapkan SEOJK 9
mengenai hal tersebut. SEOJK 16
POJK 17
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau
Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi
mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang
saham untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris. 170-175
Komposisi pemegang saham Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak langsung
atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang
SEOJK 16
saham yang masing-masing memiliki kurang dari 5% (lima persen)
saham Emiten atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir
tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal.
SEOJK 16
b. Kepemilikan institusi asing.
c. Kepemilikan individu lokal.
d. Kepemilikan individu asing.
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten
SEOJK 9
Pemegang saham utama dan atau Perusahaan Publik, baik langsung maupun tidak langsung,
175 SEOJK 16
pengendali sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema
atau bagan.
Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
dimana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian
bersama entitas (jika ada), beserta persentase kepemilikan saham, SEOJK 9
Daftar entitas anak perusahaan
bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan 175 SEOJK 16
asosiasi, perusahaan ventura
asosiasi, perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas
anak tersebut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 739
Page 371
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha dan/atau
memiliki Entitas Anak, harus menambahkan dengan:
Struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri dari Bank, Entitas
Anak, perusahaan terelasi (sister company), Entitas Induk sampai 175
Informasi terkait dengan Kelompok dengan ultimate shareholder.
SEOJK 9
Usaha Bank
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok usaha Bank.
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain.
Pengertian pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang
saham lain adalah pemegang saham perorangan atau entitas yang
memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan Bank, berdasarkan
atau tidak berdasarkan suatu perjanjian.
Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah saham tercatat
setelah masing-masing tindakan korporasi (corporate action), nilai
nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan hingga
akhir tahun buku serta nama bursa efek dimana saham Emiten atau SEOJK 16
Kronologis pencatatan saham 176-178
Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus,
dan perubahan nilai nominal saham, pelaksanaan efek konversi,
pelaksanaan penambahan dan pengurangan modal (jika ada).
Informasi pencatatan efek lainnya yang belum jatuh tempo pada tahun
buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat
Informasi pencatatan efek lainnya 178-187 SEOJK 16
suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan
peringkat efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan
publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi:
1. Nama dan alamat.
2. Periode penugasan.
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan.
Informasi penggunaan jasa akuntan
publik (AP) dan kantor akuntan publik 4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing- masing 188 SEOJK 16
(KAP) penugasan yang diberikan selama tahun buku.
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/ aliansinya,
yang ditunjuk tidak memberikan jasa non audit, maka diungkapkan
mengenai informasi tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta
jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Nama dan alamat lembaga dan/atau Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal SEOJK 16
188-192
profesi penunjang. selain AP dan KAP.
Informasi memuat antara lain:
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi (berskala nasional dan
internasional).
SEOJK 9
Penghargaan dan Sertifikasi. 193-202
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi.
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi.
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi).
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
1. Rencana jangka panjang (corporate plan). SEOJK 13
Rencana Strategis Bank 212-219
2. Rencana jangka menengah dan pendek (business plan). POJK 17
Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten
atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 232-261
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain: SEOJK 9
Tinjauan operasi per segmen usaha SEOJK 16
a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya. 233-262
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 233-262
c. Penjualan/pendapatan usaha. 262-263
d. Profitabilitas. 262-263
740 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 372
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja
keuangan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir (dalam bentuk narasi dan
tabel), penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset. 266, 270-272
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan total
267-268, 272
liabilitas. SEOJK 9
Uraian atas kinerja keuangan 3. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/pembiayaan) SEOJK 16
267, 270-271
perusahaan dan total aset.
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain. 267-268, 272
5. Ekuitas. 269, 273
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan
274-277
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif.
7. Arus kas. 277-279
8. Suku bunga dasar kredit. 287 SEOJK 9
Analisis kualitas aset produktif dan
287-289 SEOJK 9
rasio keuangan yang relevan.
Bahasan dan analisis tentang Penjelasan tentang:
kemampuan membayar utang
1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek (likuiditas)
dan tingkat kolektibilitas piutang 280-281
maupun jangka panjang (solvabilitas). SEOJK 16
perusahaan, dengan menyajikan
perhitungan rasio yang relevan sesuai
2. Tingkat kolektibilitas piutang. 283
dengan jenis industri perusahaan.
Penjelasan atas:
Bahasan tentang struktur modal 1. Rincian struktur modal (capital structure) yang terdiri dari utang
(capital structure) dan kebijakan 291-292 SEOJK 16
berbasis bunga/sukuk dan ekuitas.
manajemen atas struktur modal
(capital structure policy). 2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies). 290
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 290
Penjelasan tentang:
1. Nama pihak yang melakukan ikatan. 292
2. Tujuan dari ikatan tersebut. 293
Bahasan mengenai ikatan yang 3. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan- ikatan
293
material untuk investasi barang modal tersebut. SEOJK 16
(bukan ikatan pendanaan) pada
4. Mata uang yang menjadi denominasi. 293
tahun buku terakhir.
5. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk melindungi
293
risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait investasi
barang modal pada tahun buku terakhir agar diungkapkan.
Penjelasan tentang:
1. Jenis investasi barang modal. 293
Bahasan mengenai investasi barang 2. Tujuan investasi barang modal. 293 SEOJK 9
modal yang direalisasikan pada SEOJK 16
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada tahun buku
tahun buku terakhir. 293
terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi barang modal, agar
diungkapkan.
Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan
Uraian tentang prospek usaha SEOJK 16
kondisi industri, ekonomi secara umum dan pasar internasional disertai 296-298
perusahaan.
data pendukung kuantitatif dari sumber data yang layak dipercaya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 741
Page 373
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan
hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 299-300
2. Laba (rugi). 299-300
3. Struktur modal (capital structure). 300
4. Pemasaran. 300
5. Pengembangan SDM. 300-301
6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan
Informasi perbandingan antara target 298-299
Publik.
pada awal tahun buku dengan hasil
SEOJK 16
yang dicapai (realisasi), dan target Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik
atau proyeksi yang ingin dicapai untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
untuk satu tahun mendatang.
1. Pendapatan/penjualan. 302
2. Laba (rugi). 302
3. Struktur modal (capital structure). 302
4. Kebijakan dividen. 302-303
5. Pemasaran. 303
6. Pengembangan SDM. 304
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan
301-302
Publik.
Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan SEOJK 9
Uraian tentang aspek pemasaran. 219-231
Publik, paling sedikit mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar. SEOJK 16
Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling
sedikit:
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah
305
dividen yang dibagikan terhadap laba bersih.
Uraian mengenai dividen selama 2 2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi SEOJK 16
305-306
(dua) tahun buku terakhir. dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas). 305-306
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar. 305-306
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar diungkapkan
alasannya.
Memuat uraian mengenai:
1. Total perolehan dana. 306
2. Rencana penggunaan dana. 306
3. Rincian penggunaan dana. 306
4. Saldo dana. 306
Realisasi penggunaan dana hasil 5. Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan penggunaan
-
penawaran umum (dalam hal dana (jika ada).
SEOJK 16
perusahaan masih diwajibkan
a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban
menyampaikan laporan realisasi
menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana, maka
penggunaan dana)
diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum
secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku.
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum,
maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut.
Catatan: apabila tidak memiliki informasi realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum, agar diungkapkan.
742 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 374
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Memuat uraian mengenai:
a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi.
b. Nama pihak yang melakukan transaksi.
c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada).
d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi.
e. Pemenuhan ketentuan terkait.
f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan
informasi sebagaimana dimaksud dalam angka a) sampai dengan
angka f), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan
informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi SEOJK 16
yang wajar (armslength principle).
Informasi material (jika ada), antara 2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan
lain mengenai investasi, ekspansi, prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
divestasi, penggabungan/peleburan afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/ umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi
modal, transaksi material, transaksi 307-315
yang wajar (arms length principle).
afiliasi, dan transaksi benturan
kepentingan. g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan
kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/
atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa transaksi
afiliasi atau transaksi material tersebut merupakan kegiatan usaha
yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha
dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah
diungkapkan dalam laporan keuangan tahunan, ditambahkan
informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan
keuangan tahunan tersebut.
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi
dan/atau transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui
pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai SEOJK 16
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/ SEOJK 13
atau transaksi benturan kepentingan tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian memuat antara lain:
1. Nama peraturan perundang-undangan yang mengalami perubahan. 315-319
Uraian mengenai perubahan
peraturan perundang-undangan 2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap perusahaan SEOJK 16
terhadap perusahaan pada tahun (jika signifikan) atau pernyataan bahwa dampaknya tidak 315-319
buku terakhir. signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundang-
undangan pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Uraian memuat antara lain:
1. Perubahan kebijakan akuntansi. 320-321
Uraian mengenai perubahan
2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi. 320 SEOJK 16
kebijakan akuntansi yang diterapkan
perusahaan pada tahun buku terakhir. 3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan keuangan. 320-321
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi pada
tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur risiko dan
Informasi Eksposur Risiko dan
permodalan periode tahunan sebagaimana diatur dalam bagian II 330-369 SEOJK 9
Permodalan.
Laporan publikasi eksposur risiko dan permodalan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 743
Page 375
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu)
tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
421-434
buku yang direalisasikan pada tahun buku.
RUPS. b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun SEOJK 16
buku yang belum direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak
independen dalam pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan
suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi. SEOJK 13
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing 435-438 SEOJK 16
anggota Direksi diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk tabel. POJK 17
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter)
439-440 SEOJK 16
Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi
bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi
dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS. SEOJK 16
441-459
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi,
rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, atau RUPS dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota
Direksi, termasuk program orientasi bagi anggota Direksi yang SEOJK 16
459-463
baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
Direksi. anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku paling sedikit memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun 464 SEOJK 16
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut.
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih dari modal disetor,
yang meliputi jenis dan jumlah lembar saham pada:
a. Bank yang bersangkutan. SEOJK 13
504-505
b. Bank lain. POJK 17
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di dalam maupun di
luar negeri.
744 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 376
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
SEOJK 13
1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 465 SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau
468 SEOJK 16
piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat
Dewan Komisaris bersama Direksi dan tingkat kehadiran anggota
Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam SEOJK 13
RUPS. 472-482 SEOJK 16
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat
Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, atau
RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan
Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota
Dewan Komisaris, termasuk program orientasi bagi anggota 482-485 SEOJK 16
Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada).
Dewan Komisaris.
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, paling sedikit
memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja. 486-492 SEOJK 16
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian.
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada tahun buku
meliputi:
SEOJK 16
493-496
a. Prosedur penilaian kinerja.
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Paling sedikit memuat:
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan
dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan 497 SEOJK 16
Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris, antara lain: 498-501
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
Nominasi dan remunerasi Direksi dan b. Pengungkapan indikator untuk penetapan remunerasi Direksi.
Dewan Komisaris.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji,
SEOJK 16
tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; dan
Catatan: apabila tidak terdapat bonus kinerja, bonus non kinerja,
dan opsi saham yang diterima setiap anggota Dewan Komisaris dan
Direksi, agar diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Paling sedikit memuat: 672-680
a. Nama.
Dewan pengawas syariah, bagi
Emiten atau Perusahaan Publik b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah.
yang menjalankan kegiatan usaha c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah. SEOJK 16
berdasarkan prinsip syariah
sebagaimana tertuang dalam d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah.
anggaran dasar.
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan
pemenuhan prinsip syariah di pasar modal terhadap Emiten atau
Perusahaan Publik.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 745
Page 377
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 513-514
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, SEOJK 16
anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan POJK 17
lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
Komite Audit. maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit.
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 510-511
8. Pernyataan independensi komite audit. 515
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
516
dalam tahun buku (jika ada).
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan
517-520 SEOJK 13
tingkat kehadiran anggota komite audit dalam rapat tersebut.
SEOJK 16
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai dengan POJK 17
yang dicantumkan dalam pedoman atau piagam (charter) komite 520-521
audit.
Paling sedikit memuat: 526-528
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite.
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
SEOJK 16
Komite atau fungsi nominasi dan
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. POJK 17
remunerasi Emiten atau Perusahaan
Publik. 7. Pernyataan independensi komite. 528-529
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
529-530
dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 522-524
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter). 524
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran
530-534
anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku. 534-535
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau
Perusahaan Publik cukup mengungkapkan informasi sebagaimana
dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite
2. Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi.
746 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 378
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Paling sedikit memuat: 538-539
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite.
2. Usia.
3. Kewarganegaraan.
4. Riwayat pendidikan.
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite.
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan komisaris,
Komite lain yang dimiliki Emiten atau anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya
Perusahaan Publik dalam rangka (jika ada). SEOJK 16
mendukung fungsi dan tugas Direksi c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam POJK 17
(jika ada) dan/atau komite yang maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
mendukung fungsi dan tugas Dewan
Komisaris. 6. Periode dan masa jabatan anggota komite.
7. Pernyataan independensi komite. 539
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
540-541
dalam tahun buku (jika ada).
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 536
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter)
537
komite.
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat
541-545
kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku. 545-547
1. Nama. 548-549
2. Domisili.
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam SEOJK 16
Sekretaris perusahaan. maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
4. Riwayat pendidikan.
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam
549-550
tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada
550-557
tahun buku.
1. Nama kepala unit audit internal. 559
2. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal.
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada).
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit internal. 567
SEOJK 16
Unit Audit Internal. 5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam POJK 17
561-563
tahun buku.
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 558
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 559-560
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter)
559
unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun
buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan 564-568
direksi, dewan komisaris, dan/ atau komite audit.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 747
Page 379
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan audit laporan
605
keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit
laporan keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang diberikan oleh
Akuntan Publik. POJK 17
Kantor Akuntan Publik pada tahun buku terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik dan akuntan publik
selain jasa audit laporan keuangan tahunan pada tahun buku
terakhir.
Catatan: apabila tidak ada jasa lain dimaksud, agar diungkapkan.
1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap SEOJK 13
606-608
Uraian mengenai sistem peraturan perundang-undangan lainnya. SEOJK 16
pengendalian internal (internal
2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal. 609
Control) yang diterapkan oleh emiten
atau perusahaan Publik. 3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan
610 SEOJK 16
sistem pengendalian internal.
1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau
611-615
Perusahaan Publik.
SEOJK 16
Sistem manajemen risiko yang 2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya. 616-624 SEOJK 13
diterapkan oleh Emiten Atau 3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau
Perusahaan Publik. 626
Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit
626-627 SEOJK 16
atas kecukupan sistem manajemen risiko.
Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan dan peraturan
Fungsi kepatuhan. SEOJK 13
perundang-undangan serta pemenuhan komitmen dengan otoritas 627-635
POJK 17
yang berwenang.
1. Pokok perkara/gugatan. 637-638
SEOJK 16
2. Status penyelesaian perkara/gugatan.
3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan publik.
Perkara hukum yang berdampak 4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum paling sedikit
material yang dihadapi Oleh emiten mencakup:
atau perusahaan publik, entitas anak, a. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan pidana
Anggota direksi dan anggota dewan yang dihadapi dan telah mendapat putusan yang mempunyai
komisaris (jika ada). kekuatan hukum tetap.
b. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan pidana yang SEOJK 13
dihadapi dan masih dalam proses penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak, anggota Dewan
Komisaris, dan anggota Direksi tidak memiliki perkara penting, agar
diungkapkan.
Informasi tentang sanksi administratif/
sanksi yang Dikenakan kepada
emiten atau perusahaan publik,
SEOJK 16
Anggota Dewan Komisaris dan 638
anggota direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya pada
tahun Buku (jika ada).
1. Pokok-pokok kode etik. 650
Informasi mengenai kode etik Emiten 2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 651 SEOJK 16
atau Perusahaan Publik.
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota
651
Dewan Komisaris, dan karyawan Emiten atau Perusahaan Publik
1. Komite Remunerasi
a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung jawab.
Penerapan Tata Kelola dalam
b. Jumlah rapat yang dilakukan. 597 POJK 45
Pemberian Remunerasi bagi Bank.
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite
Remunerasi selama 1 (satu) tahun.
748 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 380
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang meliputi:
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan kebijakan
Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan Remunerasi pada tahun
598
sebelumnya, beserta perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi bagi
Pegawai di unit kontrol bersifat independen dari unit kerja yang
diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya per unit
bisnis, per wilayah dan pada perusahaan anak atau kantor cabang 598
yang berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi:
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan dalam menerapkan
Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama, termasuk untuk
risiko yang sulit diukur. 598
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap kebijakan Remunerasi
yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama dibandingkan dengan
tahun lalu beserta alasannya, apabila ada.
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi yang meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang dikaitkan dengan
penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu dengan kinerja
Bank, kinerja unit kerja dan kinerja individu. 598
c. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank untuk
menyatakan bahwa kinerja yang disepakati tidak dapat tercapai
sehingga perlu dilakukan penyesuaian atas remunerasi serta
besarnya penyesuaian remunerasi jika kondisi tersebut terjadi.
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko yang
meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
ditangguhkan, besarannya, dan kriteria untuk menetapkan
598-599
besaran tersebut.
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan yang ditunda pembayarannya (malus), atau
ditarik kembali apabila sudah dibayarkan (clawback).
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan terkait kebijakan
599
Remunerasi, apabila Bank menggunakan jasa konsultan ekstern
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan
Dewan Komisaris mencakup struktur Remunerasi dan rincian jumlah 599-600
nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi:
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel beserta alasan
pemilihan bentuk tersebut. dan
600
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan pemberian Remunerasi
yang Bersifat Variabel di antara para Direksi, Dewan Komisaris
dan/atau Pegawai.
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang menerima
Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) tahun, dan total 600
nominalnya.
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers. 600
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat
600-603
Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 603
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang dijamin tanpa syarat akan diberikan oleh Bank
603
kepada calon Direksi, calon Dewan Komisaris, dan/atau calon
Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total
603
nominal pesangon yang dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan,
yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang 603
berbasis saham yang diterbitkan Bank.
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
603
yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 749
Page 381
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam satu tahun
meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan. 603
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau
saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan
Bank.
19. Informasi kuantitatif mengenai:
a. Total sisa Remunerasi yang masih ditangguhkan baik yang
terekspos penyesuaian implisit maupun eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan karena 603
penyesuaian eksplisit selama periode laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan karena
penyesuaian implisit selama periode laporan.
Uraian singkat mengenai kebijakan Dalam hal pemberian kompensasi berupa program Kepemilikan saham
pemberian Kompensasi jangka oleh manajemen (management stock Ownership program/MSOP)
panjang berbasis kinerja kepada dan/atau program Kepemilikan saham oleh karyawan (employee
manajemen dan/ atau karyawan stock Ownership program/ESOP).
yang dimiliki oleh emiten Atau Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
perusahaan publik (jika ada), antara SEOJK 16
1. Jumlah saham dan/atau opsi. 652-653
lain berupa Program kepemilikan
saham oleh manajemen (management 2. Jangka waktu pelaksanaan.
stock ownership program/MSOP)
dan/atau Program kepemilikan 3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak.
saham oleh karyawan (employee
Stock ownership program/ESOP). 4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan.
1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
Uraian singkat mengenai kebijakan paling lambat 3 (tiga) hari kerja Setelah terjadinya kepemilikan atau
setiap Perubahan kepemilikan atas saham perusahaan Terbuka. 505-507 SEOJK 16
pengungkapan Informasi mengenai
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud.
1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 653
2. Perlindungan bagi pelapor. 653
3. Penanganan pengaduan. 653-660
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 661
Uraian mengenai sistem pelaporan
5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: SEOJK 16
pelanggaran (whistleblowing system)
di Emiten atau Perusahaan Publik. a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses Dalam tahun buku.
b. Tindak lanjut pengaduan. 661
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki Sistem
pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), Maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi praktik
korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/atau gratifikasi 662-666
dalam Emiten atau Perusahaan Publik.
Uraian mengenai kebijakan anti
SEOJK 16
korupsi Emiten atau Perusahaan 2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau
666-668 POJK 17
Publik. Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki Kebijakan anti
korupsi, maka dijelaskan alasan tidak Dimilikinya kebijakan dimaksud.
SEOJK 13
Penanganan benturan kepentingan 670
POJK 17
Penyediaan dana kepada pihak Informasi yang perlu diungkap adalah jumlah total baki debet
terkait (related party) dan penyediaan penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan kepada 669-670 SEOJK 13
dana besar (large exposure). debitur inti (individu atau grup) per posisi laporan
Transparansi kondisi keuangan dan
SEOJK 13
non keuangan Bank yang belum 670
POJK 17
diungkap dalam laporan lain.
Informasi lain yang terkait dengan
Tata Kelola Bank, antara lain berupa
intervensi pemilik, perselisihan
670 SEOJK 13
intern atau permasalahan yang
timbul sebagai dampak kebijakan
remunerasi pada Bank.
750 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 382
Laporan Tahunan 2023
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud) paling sedikit
mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah diselesaikan.
2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang dalam proses
Jumlah Penyimpangan (Internal
penyelesaian di internal bank. 669 SEOJK 13
Fraud).
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum diupayakan
penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah ditindaklanjuti
melalui proses hukum.
1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali (buy back) saham
atau obligasi Bank.
Pembelian Kembali (Buy Back) Saham
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli kembali. 670 SEOJK 13
dan/atau Obligasi Bank.
3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi.
Pemberian Dana untuk Kegiatan Pengungkapan mengenai pemberian dana untuk kegiatan sosial dan/
Sosial dan/atau Kegiatan Politik atau kegiatan politik paling sedikit meliputi pihak penerima dana dan 669 SEOJK 13
Selama Periode Pelaporan. jumlah dana yang diberikan.
Penerapan keuangan berkelanjutan,
termasuk penerapan tanggung jawab 670 POJK 17
sosial dan lingkungan
1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan dan/
Penerapan atas pedoman tata kelola atau
Perusahaan Terbuka bagi Emiten
2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai 684-692 SEOJK 16
yang menerbitkan efek bersifat
alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada).
ekuitas atau Perusahaan Publik.
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial
dan lingkungan merupakan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. 710-732 SEOJK 16
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan.
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan
hidup).
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik.
d) Penjelasan Direksi.
e) Tata kelola keberlanjutan.
f) Kinerja keberlanjutan.
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik
laporan tahun sebelumnya.
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus
disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
(Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana
tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka
1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian
tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti penjelasan
Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian
terkait Laporan Direksi; dan/atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial
dan lingkungan dengan tetap mengacu pada Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi
Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau
Perusahaan Publik.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 751
Page 383
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud pada angka 1) merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan
Laporan Tahunan, informasi yang diungkapkan dalam Laporan
Keberlanjutan dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka
1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini.
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan
Laporan Tahunan, maka dalam bagian tanggung jawab sosial dan
lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung
jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan
Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
yang disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan harus
disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
Keterangan
SEOJK 16 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik.
SEOJK 9 : Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional.
SEOJK 13 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
POJK 45 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum.
POJK 17 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
752 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 384
Laporan Tahunan 2023
Halaman ini Sengaja Dikosongkan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 753
Page 385
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Laporan keuangan Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements As of December 31, 2023 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 386
Page 387
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN AS OF DECEMBER 31, 2023 AND
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/Page
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan.............................................. 1-6 .................................. Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss
Komprehensif Lain ................................................. 7-9 ...................... and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas .......................................... 10 - 11 ................................. Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ......................................................... 12 - 14 ........................................... Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan ................................... 15 - 287 .............................. Notes to the Financial Statements
***************************
Page 388
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00048/2.1032/AU.1/07/1681- Report No. 00048/2.1032/AU.1/07/1681-
1/1/II/2024 1/1/II/2024
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders, the Board of Commissioners,
Direksi and the Board of Directors
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
Tabungan Negara (Persero) Tbk. (“Bank”) statements of PT Bank Tabungan Negara
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi (Persero) Tbk. (the “Bank”), which comprise the
keuangan tanggal 31 Desember 2023, serta statement of financial position as of December 31,
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif 2023, and the statement of profit or loss and
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan other comprehensive income, statement of
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal changes in equity, and statement of cash flows for
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, the year then ended, and notes to the financial
termasuk informasi kebijakan akuntansi statements, including material accounting policy
material. information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of
31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan December 31, 2023, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report. We
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan are independent of the Bank in accordance with
dalam audit kami atas laporan keuangan di the ethical requirements relevant to our audit of
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung the financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan fulfilled our other ethical responsibilities in
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah accordance with such requirements. We believe
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk that the audit evidence we have obtained is
menyediakan suatu basis bagi opini kami. sufficient and appropriate to provide a basis for
our opinion.
i
Page 389
Page 390
Page 391
Page 392
Page 393
Page 394
Page 395
Page 396
Page 397
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2023 Notes December 31, 2022
ASET ASSETS
KAS 2.127.489 2a,2e,4 1.661.533 CASH
2a,2e, CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK INDONESIA 18.145.761 2g,5 25.416.941 WITH BANK INDONESIA
CURRENT ACCOUNTS
GIRO PADA BANK LAIN 2a,2d WITH OTHER BANKS
Pihak ketiga 1.153.949 2e,2f,2g 963.935 Third parties
Pihak berelasi 1.049.449 6,43 508.322 Related parties
2.203.398 1.472.257
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.804) (1.747) impairment losses
2.201.594 1.470.510
PENEMPATAN PADA BANK 2a,2d PLACEMENTS WITH BANK
INDONESIA DAN BANK LAIN 2e,2h,7,43 INDONESIA AND OTHER BANKS
Pihak ketiga 30.561.061 12.975.894 Third parties
Pihak berelasi 61 61 Related parties
30.561.122 12.975.955
EFEK-EFEK 2a,2d, SECURITIES
Pihak ketiga 1.454.768 2e,2f,2i, 873.109 Third parties
Pihak berelasi 3.851.105 8,43 850.059 Related parties
5.305.873 1.723.168
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (22.903) (2.399) impairment losses
5.282.970 1.720.769
OBLIGASI PEMERINTAH 2a,2d, GOVERNMENT BONDS
Pihak berelasi 35.893.929 2e,2i,9,43 51.964.973 Related parties
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN 2e SECURITIES PURCHASED UNDER
JANJI DIJUAL KEMBALI 2f, 2u,10 AGREEMENT TO RESELL
Pihak ketiga - 1.434.190 Third parties
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 398
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2023 Notes December 31, 2022
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
KREDIT YANG DIBERIKAN
DAN PEMBIAYAAN/ 2d,2e,2f, LOANS AND SHARIA
PIUTANG SYARIAH 2j,2k,11,43 FINANCING/RECEIVABLES
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga 268.898.377 247.217.823 Third parties
Pihak berelasi 27.685.483 19.439.742 Related parties
296.583.860 266.657.565
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (14.191.536) (14.104.914) impairment losses
282.392.324 252.552.651
Pembiayaan/piutang syariah Sharia financing/receivables
Pihak ketiga 37.027.078 31.367.082 Third parties
Pihak berelasi 87.203 257.057 Related parties
37.114.281 31.624.139
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.400.428) (1.570.009) impairment losses
35.713.853 30.054.130
318.106.177 282.606.781
TAGIHAN DERIVATIF 2e DERIVATIVE RECEIVABLES
Pihak ketiga 32.176 2an,12 103.939 Third parties
TAGIHAN AKSEPTASI 2d,2e,2f ACCEPTANCES RECEIVABLES
Pihak ketiga 475.821 2l,13,43 289.206 Third parties
Pihak berelasi 68.746 131.356 Related parties
544.567 420.562
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (23.876) (136) impairment losses
520.691 420.426
ASET TETAP 2n,2o, PREMISES AND EQUIPMENT
Biaya perolehan/nilai revaluasi 12.953.746 14,34 10.599.848 Cost/revaluation value
Akumulasi penyusutan (4.835.934) (4.246.045) Accumulated depreciation
8.117.812 6.353.803
BUNGA YANG MASIH AKAN
DITERIMA 11.526.687 2e,15 10.750.302 INTEREST RECEIVABLES
ASET PAJAK DEFERRED TAX
TANGGUHAN - NETO 2.998.282 2ag,38 2.915.428 ASSETS - NET
2e,2p,
ASET LAIN-LAIN 3.235.046 2q,2am,16 2.352.762 OTHER ASSETS
TOTAL ASET 438.749.736 402.148.312 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 399
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2023 Notes December 31, 2022
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS SEGERA 3.277.514 2e,2r,17 3.205.358 LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
SIMPANAN DARI NASABAH 2d,2e,2s,43 DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro 18 Demand deposits
Pihak ketiga 20.957.283 17.636.481 Third parties
Pihak berelasi 108.412.008 87.264.437 Related parties
129.369.291 104.900.918
Giro Wadiah 18 Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 2.402.428 1.783.134 Third parties
Pihak berelasi 11.037.037 6.841.675 Related parties
13.439.465 8.624.809
142.808.756 113.525.727
Tabungan 19 Saving deposits
Pihak ketiga 37.029.999 35.656.990 Third parties
Pihak berelasi 692.162 525.339 Related parties
37.722.161 36.182.329
Tabungan Wadiah 19 Wadiah saving deposits
Pihak ketiga 1.274.456 1.192.775 Third parties
Pihak berelasi 2.136 943 Related parties
1.276.592 1.193.718
38.998.753 37.376.047
Deposito berjangka 20 Time deposits
Pihak ketiga 63.976.056 66.808.185 Third parties
Pihak berelasi 76.717.583 79.389.842 Related parties
140.693.639 146.198.027
Total simpanan dari nasabah 322.501.148 297.099.801 Total deposits from customers
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 400
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2023 Notes December 31, 2022
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2e,2t, DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Pihak ketiga 91.312 21 136.408 Third parties
LIABILITAS AKSEPTASI 2d,2e,2l ACCEPTANCES PAYABLE
Pihak ketiga 320.522 22,43 302.037 Third parties
Pihak berelasi 224.045 118.525 Related parties
544.567 420.562
SURAT-SURAT BERHARGA
YANG DITERBITKAN 1c,2d, 2e, SECURITIES ISSUED
Pihak ketiga 2.403.573 2v,23,43 4.297.252 Third parties
Pihak berelasi 5.868.525 4.355.008 Related parties
8.272.098 8.652.260
PINJAMAN YANG DITERIMA 2d,2e,2w, FUND BORROWINGS
Pihak ketiga 11.308.799 24,43 7.365.320 Third parties
Pihak berelasi 22.453.290 17.455.685 Related parties
33.762.089 24.821.005
BUNGA YANG MASIH
HARUS DIBAYAR 647.496 2e,26 629.366 INTEREST PAYABLE
ESTIMATED LOSSES ON
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN 2d,2e,2af COMMITMENTS
DAN KONTINJENSI 3.580 27,39,43 4.719 AND CONTINGENCIES
LIABILITAS IMBALAN KERJA 2d,2e,2ae EMPLOYEE BENEFITS AND
DAN LAIN-LAIN 2.951.848 28,40,43 7.248.985 OTHER LIABILITIES
PINJAMAN SUBORDINASI SUBORDINATED LOAN
DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 2d,2e,2x AND SECURITIES
Pihak ketiga 4.612.840 25,43 4.658.242 Third parties
Pihak berelasi 4.499.997 4.499.977 Related parties
9.112.837 9.158.219
TOTAL LIABILITAS 381.164.489 351.376.683 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 401
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2023 Notes December 31, 2022
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
SIMPANAN NASABAH 2d,2e,2aa DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Giro Mudharabah 43,18 Mudharabah current accounts
Pihak ketiga 712.587 468.889 Third parties
Pihak berelasi 13.474 11.897 Related parties
726.061 480.786
Tabungan Mudharabah 19 Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga 5.331.249 4.730.686 Third parties
Pihak berelasi 141.993 88.427 Related parties
5.473.242 4.819.113
Deposito berjangka Mudharabah 20 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 11.975.188 11.886.366 Third parties
Pihak berelasi 8.908.369 7.637.191 Related parties
20.883.557 19.523.557
Total simpanan nasabah 27.082.860 24.823.456 Total deposits from customers
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2e,2aa DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Giro Mudharabah 21 Mudharabah current accounts
Pihak ketiga 4.154 56 Third parties
Tabungan Mudharabah 21 Mudharabah saving deposits
Pihak ketiga 14.781 19.674 Third parties
Deposito berjangka Mudharabah 21 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 4.300 19.089 Third parties
Total simpanan dari bank lain 23.235 38.819 Total deposits from other banks
TOTAL DANA SYIRKAH TOTAL TEMPORARY
TEMPORER 27.106.095 24.862.275 SYIRKAH FUNDS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
5
Page 402
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2023 Notes December 31, 2022
LIABILITIES, TEMPORARY
LIABILITAS, DANA SYIRKAH SYIRKAH FUNDS AND
TEMPORER DAN EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nominal
Rp500 (Rupiah penuh) Capital stock - Rp500
per saham masing-masing par value per share (full amount)
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Modal dasar 20.478.432.000 Authorized capital 20,478,432,000
saham (nilai penuh) shares (full amount)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A (consisting of 1 share of Series A
Dwiwarna dan 20.478.431.999 Dwiwarna and 20,478,431,999
lembar saham seri B) shares of series B)
masing-masing pada tanggal as of December 31, 2023
31 Desember 2023 dan 2022 and 2022, respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid capital
14.034.444.413 saham (nilai penuh) 14,034,444,413 shares (full amount)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A (consisting of 1 share of series A
Dwiwarna dan 14.034.444.412 lembar Dwiwarna and 14,034,444,412 shares
Saham seri B) pada 31 Desember 2023 of series B) as of December 31, 2023
dan 10.590.000.000 saham (nilai penuh) and 10.590.000.000 shares (full amount)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna (consisting of 1 share of series A Dwiwarna
dan 10.589.999.999 lembar Saham seri B) and 10.589.999.999 shares of series B)
pada tanggal 31 Desember 2022 7.017.222 2y,29a 5.295.000 As of December 31, 2022
Tambahan modal disetor 4.418.900 29b 2.054.454 Additonal paid-in capital
Dana setoran modal - 29d 2.756.575 Capital deposit fund
Kerugian neto yang belum Net unrealized loss
direalisasi dan cadangan kerugian allowance for and
penurunan nilai atas impairment losses on
efek-efek dan obligasi pemerintah securities and government
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain- comprehensive income
setelah pajak tangguhan (769.001) 2i (1.193.252) net of deferred tax
Pengukuran kembali Remeasurement
program imbalan pasti - of defined benefit plan
setelah pajak tangguhan (560.339) 2ae (409.657) - net of deferred tax
Bagian efektif lindung nilai Effective portion of
arus kas (32.346) 2an,12 (49.301) cash flow hedge
Revaluation surplus of premises
Surplus revaluasi aset tetap 3.565.773 2n,14 3.508.565 and equipment
Saldo laba*) Retained earnings*)
Telah ditentukan penggunaannya 13.181.214 10.745.157 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 3.657.729 2b,2y 3.201.813 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 30.479.152 25.909.354 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS, DANA TOTAL LIABILITIES,
SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS 438.749.736 402.148.312 FUNDS AND EQUITY
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi- *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 was eliminated
reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. as a result of quasireorganization on May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
6
Page 403
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2023 Notes 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan Bunga dan Interest Income and Income
Bagi Hasil 2ab,2ac from Profit Sharing
Bunga 24.722.529 30a 23.233.200 Interest
Profit sharing and margin
Bagi hasil dan marjin unit syariah 3.558.723 2ad,30b 2.674.168 from sharia unit
Total Pendapatan Bunga dan Total Interest Income and
Bagi Hasil 28.281.252 25.907.368 Income from Profit Sharing
Beban Bunga, Bagi Hasil Interest, Profit Sharing and
dan Bonus Bonus Expenses
Bunga (13.203.108) 2ab,31a (9.866.919) Interest
Beban pendanaan lainnya (203.317) (169.804) Other financing expenses
Bonus simpanan Wadiah (71.621) 2ad,31b (57.558) Wadiah Bonus
Hak pihak ketiga atas bagi Third parties’ share on return
hasil Mudharabah (1.372.916) 2ad,31b (815.803) of Mudharabah
Total Beban Bunga, Bagi Hasil Total Interest, Profit Sharing
dan Bonus (14.850.962) (10.910.084) and Bonus Expenses
Pendapatan Bunga dan Bagi Interest Income and Income
Hasil - Neto 13.430.290 14.997.284 from Profit Sharing - Net
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Pungutan administrasi dan Administration fees and
denda atas simpanan dan penalties on
kredit yang diberikan 1.096.346 965.441 deposits and loans
Pendapatan dari penerimaan kredit Income from recovery of
yang dihapusbukukan 934.191 431.591 loans written-off
Keuntungan dari penjualan
efek-efek - neto 6.669 2i,8 - Gain on sale of securities - net
Keuntungan dari penjualan Gain on sale of government
obligasi pemerintah - neto 541.392 2i,9 - bonds - net
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
efek-efek - neto 1.802 2i,8 - securities - net
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
obligasi pemerintah - neto - 2i,9 55.045 bonds - net
Lain-lain 1.310.747 32 822.775 Others
Total Pendapatan Operasional
Lainnya 3.891.147 2.274.852 Total Other Operating Income
Penyisihan Kerugian Penurunan Provision for Impairment
Nilai Aset Keuangan dan Losses on Financial
Aset Non Keuangan (3.765.397) 2e,2p,33 (4.017.378) and Non-financial Assets
(Penyisihan) pembalikan Estimasi (Provision for) reversal of
Kerugian Penurunan Estimated losses on
Nilai Komitmen dan Kontinjensi 1.139 27 (1.075) Comitment and Contingencies
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
7
Page 404
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2023 Notes 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL (lanjutan) FROM OPERATIONS (continued)
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
Umum dan administrasi (3.884.779) 34 (3.754.028) General and administrative
Gaji karyawan (3.982.503) 2ae,2d,35,43 (4.190.298) Salaries and employee benefits
Premi program penjaminan Premium on government’s
pemerintah (656.774) 42 (599.991) guarantee program
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized losses on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of government
obligasi pemerintah - neto (5.780) 2i,9 - bonds - net
Kerugian dari penjualan Loss on sale of government
obligasi pemerintah - neto - 2i,9 (266.235) bonds - net
Kerugian dari penjualan Loss on sale of government
Efek-efek - neto - 2i,8 (234.089) securities - net
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized losses on changes
dari perubahan nilai wajar in fair value of
efek-efek - neto - 2i,8 (64.931) securities - net
Lain-lain (487.614) 36 (329.308) Others
Total Beban Operasional Lainnya (9.017.450) (9.438.880) Total Other Operating Expenses
LABA OPERASIONAL 4.539.729 3.814.803 INCOME FROM OPERATIONS
PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - NETO (159.519) 37 60.887 INCOME (EXPENSES) - NET
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 4.380.210 3.875.690 TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK (879.222) 2ag,38 (830.617) TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 3.500.988 3.045.073 INCOME FOR THE YEAR
Penghasilan Komprehensif Lain: Other Comprehensive Income:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Surplus revaluasi aset tetap 57.208 2n,14 200.574 Surplus revaluation of fixed asset
Pengukuran kembali program imbalan Remeasurement of defined
pasti (186.027) 2ae,40 59.872 benefit plan
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that will
yang tidak akan direklasifikasi not be reclassified
ke laba rugi 35.345 38c (11.376) to profit or loss
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Bagian efektif lindung nilai - Effective part of hedging-
arus kas 20.932 (40.883) cash flow
Keuntungan (kerugian) neto yang
belum direalisasi atas perubahan nilai
efek-efek dan obligasi Net unrealized gain (loss) on
pemerintah yang diukur pada changes in value of fair value through
nilai wajar melalui other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain 517.528 2i,8,9 (1.576.967) securities and government bonds
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
8
Page 405
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2023 Notes 2022
Penghasilan Komprehensif Other Comprehensive
Lain: (lanjutan) Income: (continued)
Akun-akun yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi (lanjutan) to profit or loss (continued)
Pajak penghasilan terkait akun-akun Income tax related to items that
yang akan direklasifikasi will be reclassified
ke laba rugi (97.254) 307.463 to profit or loss
Total Laba Komprehensif Total Comprehensive Income
Tahun Berjalan 3.848.720 1.983.756 for the Year
LABA PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar (nilai penuh) 249 2ai,48 288 Basic (full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
9
Page 406
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 For the Year Ended December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas Efek
efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Saldo Laba/ Retained Earnings*)
Modal lain-Neto/ Bagian
Ditempat Unrealized Pengukuran Efektif
kan dan Gain (Loss) Kembali Surplus Lindung
Disetor and allowance Program Revaluasi Nilai Arus
Penuh/ Tambahan Dana for impairment Imbalan Pasti Aset Tetap/ Kas/
Issued Modal Setoran losses on - Neto/ Revaluation Effective Telah
and Fully disetor/ Modal/ FVTOCI Remeasureme Surplus of Portion of Ditentukan
Paid Additional Deposit Securities and nt of Defined Premises and Cash Penggunaan Belum Ditentukan
Catatan/ Capital Paid-in capital Government Benefit Plan - Equipment Flow nya/ Penggunaannya/ Ekuitas/
Notes Stock Capital fund Bonds - Net Net Hedges Appropriated Unappropriated Equity
Saldo per 31 Desember 2021 5.295.000 2.054.454 - 87.817 (458.153) 3.307.991 (19.983) 8.606.555 2.532.966 21.406.647 Balance as of December 31, 2021
Total Laba (Rugi)
komprehensif tahun 2h,8 Total comprehensive
berjalan 9,12,40 - - - (1.281.069) 48.496 200.574 (29.318) - 3.045.073 1.983.756 income (loss) for the year
Dana setoran modal 29d - - 2.756.575 - - - - - - 2.756.575 Capital deposit fund
Dividen 29c - - - - - - - - (237.624) (237.624) Dividend
Pembentukan cadangan
umumdan cadangan Appropriation for general
tujuan 29c - - - - - - - 2.138.602 (2.138.602) - and special reserves
Saldo per 31 Desember 2022 5.295.000 2.054.454 2.756.575 (1.193.252) (409.657) 3.508.565 (49.301) 10.745.157 3.201.813 25.909.354 Balance as of December 31, 2022
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. statements taken as a whole.
10
Page 407
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (lanjutan) STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 For the Year Ended December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan
(Kerugian)
yang Belum
Direalisasi
dan Cadangan
kerugian
penurunan
nilai atas Efek
efek dan
Obligasi
Pemerintah
yang Diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Saldo Laba/ Retained Earnings*)
Modal lain-Neto/ Bagian
Ditempat Unrealized Pengukuran Efektif
kan dan Gain (Loss) Kembali Surplus Lindung
Disetor and allowance Program Revaluasi Nilai Arus
Penuh/ Tambahan Dana for impairment Imbalan Pasti Aset Tetap/ Kas/
Issued Modal Setoran losses on - Neto/ Revaluation Effective Telah
and Fully disetor/ Modal/ FVTOCI Remeasureme Surplus of Portion of Ditentukan
Paid Additional Deposit Securities and nt of Defined Premises Cash Penggunaan Belum Ditentukan
Catatan/ Capital Paid-in capital Government Benefit Plan - and Flow nya/ Penggunaannya/ Ekuitas/
Notes Stock Capital fund Bonds - Net Net Equipment Hedges Appropriated Unappropriated Equity
Saldo per 31 Desember 2022 5.295.000 2.054.454 2.756.575 (1.193.252) (409.657) 3.508.565 (49.301) 10.745.157 3.201.813 25.909.354 Balance as of December 31, 2022
Total Laba (Rugi)
komprehensif tahun 2h,8 Total comprehensive
berjalan 9,12,40 - - - 424.251 (150.682) 57.208 16.955 - 3.500.988 3.848.720 income (loss) for the year
Penerbitan saham 1.722.222 2.364.446 - - - - - - - 4.086.668 Shares issuance
Dana setoran modal 29d - - (2.756.575) - - - - - - (2.756.575) Capital deposit fund
Dividen 29c - - - - - - - - (609.015) (609.015) Dividend
Pembentukan cadangan
umum dan cadangan - Appropriation for general
tujuan 29c - - - - - - 2.436.057 (2.436.057) - and special reserves
Saldo per 31 Desember 2023 7.017.222 4.418.900 - (769.001) (560.339) 3.565.773 (32.346) 13.181.214 3.657.729 30.479.152 Balance as of December 31, 2023
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi-reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007. *) Accumulated losses amounted to Rp14,226,290 had been eliminated as a result of quasi-reorganization as of May 31, 2007.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. statements taken as a whole.
11
Page 408
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2023 Notes 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, bagi hasil,
dan marjin 27.618.186 24.331.326 Interest, profit sharing, and margin
Penerimaan kredit yang telah Recoveries from loan
dihapusbukukan 1.011.258 503.307 debts written-off
Pembayaran bunga dan bonus, Interest and bonus, fees and
provisi dan komisi (14.892.249) (10.775.222) commissions paid
Pembayaran pajak penghasilan
badan (1.020.952) (1.001.324) Corporate income tax paid
Penerimaan dari surat ketetapan Recoveries from
pajak - 38 402.428 tax assessment letter
Beban operasional Other operating
lainnya - neto (5.790.828) (6.896.183) expenses - net
(Beban) pendapatan bukan Other non-operating
operasional lainnya - neto (54.382) 13.828 (expenses) income - net
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash receipts before changes in
aset dan liabilitas operasi 6.871.033 6.578.160 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Penurunan (kenaikan) dalam Decrease (increase) in operating
aset operasi: assets:
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar Fair value through profit or loss
melalui laba rugi (246.380) (104.885) securities
Obligasi pemerintah yang diukur pada Fair value through profit or loss
nilai wajar melalui laba rugi 15.788.979 (4.955.939) government bonds
Tagihan akseptasi (124.005) 33.578 Acceptance receivable
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ Loans and sharia financing/
piutang syariah (38.484.306) (26.318.471) receivables
Aset lain-lain (785.307) (196.503) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in operating
Liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera 74.415 (466.852) Liabilites due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customer
Giro 24.468.372 31.538.044 Demand deposits
Giro Wadiah 4.814.656 3.268.857 Wadiah demand deposits
Tabungan 1.539.832 (10.617.072) Savings deposits
Tabungan Wadiah 82.875 43.479 Savings deposits Wadiah
Deposito berjangka (5.504.388) (322.562) Time deposits
Simpanan dari bank lain (45.095) 70.400 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 124.005 (33.578) Acceptance payables
Liabilitas lain-lain (4.184.154) 654.214 Other liabilities
Dana syirkah temporer 2.243.821 2.094.203 Temporary syirkah funds
Kas Neto Net Cash
Diperoleh dari Aktivitas Operasi 6.634.353 1.265.073 provided by Operating Activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
12
Page 409
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2023 Notes 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
(Pembelian) penerimaan saat jatuh tempo
dari efek-efek (Purchase) receipt from matured
biaya perolehan diamortisasi (2.868.515) 199.964 amortized cost securities
Acquisitions of premises and
Perolehan aset tetap (2.313.490) 14 (1.042.464) equipment
(Pembelian) penerimaan efek-efek (Purchase) receipt in fair value
diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (1.247.159) 381.580 income securities
Penerimaan obligasi
pemerintah diukur pada nilai Receipt in fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain 2.211.325 5.714.402 income government bonds
Penerimaan (pembelian) obligasi pemerintah Receipt (purchase) of amortized cost
pada biaya perolehan diamortisasi (1.655.566) (7.816.426) government bonds
Penempatan efek-efek yang dibeli Placement of securities purchased
dengan janji dijual kembali (43.597.267) (165.520.488) under agreement to resell
Penerimaan efek-efek yang dibeli Receipt of securities purchased
dengan janji dijual kembali 45.031.457 165.683.898 under agreement to resell
Kas Neto digunakan untuk Net Cash used in
Aktivitas Investasi (4.439.215) (2.399.534) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan atas surat Proceeds of securities
berharga yang diterbitkan 2.449.019 1.541.330 issued
Pembayaran atas
surat-surat berharga yang Payment of matured
diterbitkan jatuh tempo (2.769.764) (5.263.000) securities issued
Penerimaan atas Proceeds from
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali 67.691.353 592.326 repurchase agreements
Pembayaran atas jatuh tempo Payments of matured
efek-efek yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali (67.691.353) (592.326) repurchase agreements
Pembayaran dividen (609.015) 29c (237.624) Payments of dividends
Penerimaan dari pinjaman Proceeds from
yang diterima 11.185.162 11.814.826 fund borrowings
Pembayaran dari pinjaman Payment of
yang diterima (2.187.576) (9.095.884) fund borrowings
Pembayaran liabilitas sewa (81.973) 28 (84.983) Payment of lease liabilities
Dana setoran modal 1.330.093 2.756.575 Shares issuance
Kas neto diperoleh dari Net Cash Provided
aktivitas Pendanaan 9.315.946 1.431.240 by Financing Activities
KENAIKAN NETO KAS NET INCREASE IN CASH
DAN SETARA KAS 11.511.084 296.779 AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 41.526.686 41.229.907 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 53.037.770 41.526.686 AT END OF YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
13
Page 410
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 December 31, 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2023 Notes 2022
Rincian kas dan setara The details of cash and cash
kas akhir tahun adalah equivalents at end of year
sebagai berikut: are as follows:
Kas 2.127.489 2a,4 1.661.533 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 18.145.761 2g,5 25.416.941 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.203.398 2g,6 1.472.257 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank and other banks -
lain - jangka waktu jatuh tempo maturing within three
tiga bulan atau kurang months or less since
sejak tanggal perolehan 30.561.122 2h,7 12.975.955 the acquisition date
Total 53.037.770 41.526.686 Total
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
14
Page 411
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank a. Bank’s establishment
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(“Bank”) didirikan sebagai bank milik negara, (“the Bank”) was originally established as a
semula dengan nama “Bank Tabungan Pos” state-owned bank under the name “Bank
berdasarkan Undang-undang Darurat No. 9 Tabungan Pos” based on Martial Law No. 9 of
Tahun 1950 tanggal 9 Februari 1950. 1950 dated February 9, 1950. Subsequently,
Selanjutnya, berdasarkan Peraturan the name of the Bank was changed to “Bank
Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 Tabungan Negara” based on Government
tahun 1963, nama Bank Tabungan Pos Regulation Amendment of Law No. 4 of 1963.
diubah menjadi “Bank Tabungan Negara”. The Bank started operating as a state-owned
Pada tanggal 29 April 1989, Bank mulai commercial bank on April 29, 1989.
beroperasi sebagai bank umum milik negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Based on Government Regulation No. 24 of
Tahun 1992, status Bank diubah menjadi 1992, the status of the Bank was changed to a
perseroan terbatas milik negara (Persero). state-owned limited liability corporation
Akta pendirian Bank sebagai Persero dibuat (Persero). The Bank’s deed of establishment
dihadapan Notaris Muhani Salim, S.H., as a limited liability corporation was
No. 136 tanggal 31 Juli 1992 dan telah documented under deed No. 136 dated
disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan July 31, 1992 of Notary Muhani Salim, S.H.,
Surat Keputusan No. C2-6587.HT.01.01. and was approved by the Ministry of Justice in
TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta its Decision Letter No. C2-6587.HT.01.01.
diumumkan dalam Berita Negara No. 73 TH.92 dated August 12, 1992 and was
tanggal 11 September 1992 Tambahan published in Supplement No. 6A of State
No. 6A. Gazette No. 73 dated September 11, 1992.
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Based on the Decision Letter
Indonesia No. 27/55/KEP/DIR tanggal No. 27/55/KEP/DIR dated September 23, 1994
23 September 1994, Bank memperoleh status of the Directors of Bank Indonesia, the Bank
sebagai bank devisa. obtained the status of a foreign exchange bank.
Bank telah mendapatkan persetujuan dari The Bank has obtained approval from Bank
Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan Indonesia to conduct commercial banking
umum perbankan berdasarkan prinsip syariah activities based on sharia principles through
melalui surat No. 6/1350/DPbS tanggal letter No. 6/1350/DPbS dated December 15,
15 Desember 2004. 2004.
Bank mulai melakukan kegiatannya The Bank started its activities based on sharia
berdasarkan prinsip syariah pada tanggal principles on February 14, 2005 with the
14 Februari 2005 dengan mulai beroperasinya operation of its first sharia branch in Jakarta -
cabang syariah pertama di Jakarta - Harmoni. Harmoni.
Pernyataan keputusan Rapat Umum The decision of the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa yang Stockholders’ Meeting to amend all of the
menyetujui perubahan seluruh Anggaran Bank’s Articles of Association to become a
Dasar PT Bank Tabungan Negara (Persero) public company was notarized under notarial
menjadi Perseroan Terbuka telah diaktakan deed No. 7 dated October 12, 2009 of Fathiah
dengan akta notaris No. 7 tanggal Helmi, S.H., The amendment was approved by
12 Oktober 2009 dari notaris Fathiah Helmi, the Ministry of Laws and Human Rights in its
S.H., Perubahan anggaran dasar tersebut letter No. AHU-49309.AH-01.02. of 2009.
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
melalui surat No. AHU-49309.AH.01.02.
Tahun 2009.
15
Page 412
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Bank’s establishment (continued)
Anggaran Dasar Bank telah mengalami
\ The Articles of Association of the Bank has
beberapa kali perubahan. Penyesuaian been amended several times. The amendment
terakhir dinyatakan dalam Akta No. 08 tanggal was covered by Notarial Deed No. 08 dated
8 April 2021 yang dibuat dihadapan Ashoya April 8, 2021 of Ashoya Ratam, S.H., MKn., a
Ratam, S.H., MKn., notaris di Jakarta, notary in Jakarta, as approved in the Annual
berdasarkan keputusan Rapat Umum General Shareholders’ Meeting on March 10,
Pemegang Saham Tahunan tanggal 10 Maret 2021 and approved by the Ministry of Laws and
2021 dan telah mendapat persetujuan dari Human Rights of the Republic of Indonesia, in
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia its Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0288922
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan dated May 4, 2021.
No.AHU-AH.01.03-0288922 tanggal 4 Mei
2021.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Articles of Association of the Bank has
beberapa kali perubahan. Penyesuaian been amended several times. The amendment
terakhir dinyatakan dalam Akta No. 28 tanggal was covered by Notarial Deed No. 28 dated
28 Maret 2023 yang dibuat dihadapan Ashoya March 28, 2023 of Ashoya Ratam, S.H., MKn.,
Ratam, S.H., MKn., notaris di Jakarta, a notary in Jakarta, as approved in the Annual
berdasarkan keputusan Rapat Umum General Shareholders’ Meeting on March 16,
Pemegang Saham Tahunan tanggal 16 Maret 2023 and approved by the Ministry of Laws and
2023 dan telah mendapat persetujuan dari Human Rights of the Republic of Indonesia, in
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia its Decision Letter No. AHU-0023685.AH.01.02
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan dated April 20, 2023.
No.AHU-0023685.AH.01.02 tanggal 20 April
2023.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, According to Article 3 of the Bank’s Articles of
ruang lingkup kegiatan Bank adalah Association, the scope of the Bank’s activities
menjalankan kegiatan umum perbankan is to conduct commercial banking activities in
sesuai dengan undang-undang dan peraturan accordance with the prevailing laws and
yang berlaku, termasuk melakukan kegiatan regulations, including the Bank’s activities
Bank berdasarkan prinsip syariah. based on sharia principles.
Bank berdomisili di Jakarta dan kantor pusat The Bank is domiciled in Jakarta and its head
Bank berlokasi di Jalan Gajah Mada No. 1, office is located at Jalan Gajah Mada No. 1,
Jakarta Pusat. Central Jakarta.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank As of December 31, 2023, the Bank has 115
memiliki 115 kantor cabang (termasuk 34 branch offices (including 34 sharia branch
kantor cabang syariah), 616 kantor cabang offices), 616 sub-branch offices (including
pembantu (termasuk 75 kantor cabang 75 sharia sub-branch offices)(unaudited).
pembantu syariah) (tidak diaudit).
Pada tanggal 31 Desember 2022, Bank As of December 31, 2022, the Bank has 110
memiliki 110 kantor cabang (termasuk 30 branch offices (including 30 sharia branch
kantor cabang syariah), 606 kantor cabang offices), 606 sub-branch offices (including
pembantu (termasuk 69 kantor cabang 69 sharia sub-branch offices), and 5 sharia cash
pembantu syariah), dan 5 kantor kas syariah offices (unaudited).
(tidak diaudit).
16
Page 413
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Rekapitalisasi b. Recapitalization
Pada tanggal 28 Mei 1999, Pemerintah On May 28, 1999, the Government issued
mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 52 Government Regulation No. 52 of 1999
Tahun 1999 tentang penambahan penyertaan regarding the increase in the Government’s
Pemerintah pada Bank dalam rangka capital participation in the Bank within the
Program Rekapitalikassasi yang dijalankan framework of the Government’s
oleh Pemerintah dengan nilai setinggi- Recapitalization Program for a maximum
tingginya sebesar Rp11.200.000. Pada amount of Rp11,200,000. On August 21, 2000,
tanggal 21 Agustus 2000, Pemerintah the Government issued Government
mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 68 Regulation No. 68 of 2000 regarding the
Tahun 2000 tentang penambahan modal increase in the Government’s capital
Pemerintah pada Bank dalam rangka participation in the Bank within the framework
Program Rekapitalisasi yang dijalankan oleh of the Government’s Recapitalization Program
Pemerintah dengan nilai setinggi-tingginya for a maximum amount of Rp2,805,000 so that
sebesar Rp2.805.000, sehingga tambahan the additional Government capital participation
penyertaan Pemerintah keseluruhan menjadi would become Rp14,005,000. The increase in
sebesar Rp14.005.000. Penambahan modal the Government participation was settled
tersebut dilakukan melalui penerbitan obligasi through the issuance to the Bank of the
rekapitalisasi Pemerintah untuk Bank sebesar government’s recapitalization bonds amounting
Rp9.803.500 dan Rp4.201.500 masing- to Rp9,803,500 and Rp4,201,500 on July 25,
masing pada tanggal 25 Juli 2000 dan 31 2000 and October 31, 2000, respectively.
Oktober 2000.
On February 28, 2001, the Bank’s Directors and
Pada tanggal 28 Februari 2001, Direksi Bank the Ministry of Finance entered into a
dan Menteri Keuangan menandatangani Management Contract which includes, among
Kontrak Manajemen yang berisikan antara others, the total final recapitalization
lain bahwa jumlah kebutuhan rekapitalisasi requirement of the Bank of Rp13,843,540 and
akhir Bank adalah sebesar Rp13.843.540 dan the excess recapitalization bonds of Rp161,460
kelebihan obligasi rekapitalisasi sebesar which should be returned to the Government.
Rp161.460 harus dikembalikan kepada On November 5, 2001, the Bank returned such
Pemerintah. Pada tanggal 5 November 2001, excess recapitalization bonds to the
kelebihan obligasi rekapitalisasi tersebut government.
dikembalikan kepada Pemerintah.
Sebagai tindak lanjut dari Kontrak Manajemen As a result of the Management Contract, the
tersebut, Menteri Keuangan Republik Ministry of Finance issued Regulation
Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri No. 40/PMK.06/2008 dated February 29, 2008
Keuangan No. 40/PMK.06/2008 tanggal regarding the determination of the final amount
29 Februari 2008 tentang penetapan nilai of the Government’s required capital
akhir kebutuhan rekapitalisasi Bank sebesar contribution to the Bank amounting to
Rp13.843.540 dan pelaksanaan hak-hak Rp13,843,540 and implementation of the
pemerintah yang timbul sebagai akibat Government’s rights as a result of the additional
penambahan penyertaan modal negara contributed capital by the Republic of Indonesia
Republik Indonesia ke dalam modal PT Bank to the capital of PT Bank Tabungan Negara
Tabungan Negara (Persero) dalam rangka (Persero), as a limited liability company, in
program rekapitalisasi bank umum dengan relation to the commercial banks’
mengkonversi menjadi 13.843.540 lembar recapitalization program through conversion of
saham yang diterbitkan oleh Bank dengan additional capital to 13,843,540 shares of stock,
nominal Rp1.000.000 (Rupiah penuh) per which were issued by the Bank with a par value
lembar. Peraturan ini berdaya laku surut sejak of Rp1,000,000 (full Rupiah) per share. This
tanggal 31 Mei 2007. regulation was applied retroactively since
May 31, 2007.
17
Page 414
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank c. Issuance of Bank Securities
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2023, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows:
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2023 dengan rincian sebagai
berikut:
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi BTN I/ 50.000 5 tahun/years 25 Juli/ 18,75% tetap/
BTN Bonds I July 25, 1994*) fixed
Obligasi BTN II/ 50.000 5 tahun/years 1 Juni/ 16,25% tetap/
BTN Bonds II June 1,1995*) fixed
Obligasi BTN III/ 50.000 5 tahun/years 11 November/ 20,00% tetap/
BTN Bonds III November 11, 1996*) fixed
Obligasi BTN IV/ 100.000 5 tahun/years 23 Januari/ 17,00% tetap/
BTN Bonds IV January 23, 1996*) fixed
Obligasi BTN V/ 150.000 5 tahun/years 31 Juli/ 15,25% tetap untuk tahun pertama
BTN Bonds V July 31,1998*) dan kedua, mengambang untuk
tahun berikutnya hingga jatuh tempo/
15.25% fixed for first and second
years, in for remaining years
until maturity
Obligasi BTN VI/ 350.000 5 tahun/years 21 Desember/ 17,25% tetap untuk tahun pertama,
BTN Bonds VI December 21, 2000*) mengambang untuk tahun
berikutnya hingga jatuh tempo/
17.25% fixed for first year, floating
for remaining years until maturity
Obligasi BTN VII/ 200.000 5 tahun/years 22 Juli/ 17,125% tetap untuk tahun
BTN Bonds VII July 22, 2001*) pertama, mengambang untuk
tahun berikutnya hingga jatuh tempo/
17.125% fixed for first year, floating
for remaining years until maturity
Obligasi BTN VIII/ 400.000 5 tahun/years 18 Juli/ 14,15% tetap/
BTN Bonds VIII July 18, 2002*) fixed
Obligasi BTN IX/ 750.000 5 tahun/years 2 Oktober/ 12,50% tetap/
BTN Bonds IX October 2, 2008*) fixed
Obligasi BTN X/ 750.000 5 tahun/years 25 Mei/ 12,20% tetap/
BTN Bonds X May 25, 2009*) fixed
Obligasi BTN XI/ 750.000 5 tahun/years 6 Juli/ 12,00% tetap/
BTN Bonds XI July 6, 2010*) fixed
Obligasi BTN XII/ 1.000.000 10 tahun/years 19 September/ 12,75% tetap/
BTN Bonds XII September 19, 2016*) fixed
Obligasi BTN XIII A/ 300.000 3 tahun/years 29 Mei/ 11,75% tetap/
BTN Bonds XIII A May 29, 2012*) fixed
Obligasi BTN XIII B/ 300.000 4 tahun/years 29 Mei/ 12,00% tetap/
BTN Bonds XIII B May 29, 2013*) fixed
Obligasi BTN XIII C/ 900.000 5 tahun/years 29 Mei/ 12,25% tetap/
BTN Bonds XIII C May 29, 2014*) fixed
Obligasi BTN XIV/ 1.650.000 10 tahun/years 11 Juni/ 10,25% tetap/
BTN Bonds XIV June 11, 2020*) fixed
Obligasi BTN XV/ 1.300.000 10 tahun/years 28 Juni/ 9,50% tetap/
BTN Bonds XV June 28, 2021*) fixed
Obligasi Berkelanjutan I 2.000.000 10 tahun/years 5 Juni/ 7,90% tetap/
Tahap I BTN/ June 5, 2022*) fixed
Continuing Bonds I
Phase I BTN
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
18
Page 415
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2023, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows: (continued)
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2023 dengan rincian sebagai
berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi Berkelanjutan I 2.000.000 10 tahun/years 27 Maret/ 7,90% tetap/
Tahap II BTN/ March 27, 2023*) fixed
Continuing Bonds I
Phase II BTN
Obligasi Berkelanjutan II
Tahap I BTN/
Continuing Bonds II
Phase I BTN
Seri A/A Series 900.000 3 tahun/years 8 Juli/ 9,63% tetap/
July 8, 2018*) fixed
Seri B/B Series 500.000 5 tahun/years 8 Juli/ 9,88% tetap/
July 8, 2020*) fixed
Seri C/C Series 800.000 7 tahun/years 8 Juli/ 10,00% tetap/
July 8, 2022*) fixed
Seri D/D Series 800.000 10 tahun/years 8 Juli/ 10,50% tetap/
July 8, 2025 fixed
Obligasi Berkelanjutan II
Tahap II BTN/
Continuing Bonds II
Phase II BTN
Seri A/A Series 1.347.000 3 tahun/years 30 Agustus/ 8,20% tetap/
August 30, 2019*) fixed
Seri B/B Series 1.653.000 5 tahun/years 30 Agustus/ 8,75% tetap/
August 30, 2021*) fixed
Obligasi Berkelanjutan III
Tahap I BTN/
Continuing Bonds III
Phase I BTN
Seri A/A Series 1.466.000 3 tahun/years 13 Juli/ 8,30% tetap/
July 13, 2020*) fixed
Seri B/B Series 1.295.000 5 tahun/years 13 Juli/ 8,50% tetap
July 13, 2022*) fixed
Seri C/C Series 853.000 7 tahun/years 13 Juli/ 8,70% tetap/
July 13, 2024 fixed
Seri D/D Series 1.386.000 10 tahun/years 13 Juli/ 8,90% tetap/
July 13, 2027 fixed
Obligasi Berkelanjutan III
Tahap II BTN/
Continuing Bonds III
Phase II BTN
Seri A/A Series 1.756.500 1 tahun/year 8 Juli/ 7,75% tetap/
July 8, 2020*) fixed
Seri B/B Series 1.168.000 3 tahun/years 28 Juni/ 8,75% tetap
June 28, 2022*) fixed
Seri C/C Series 1.219.500 5 tahun/years 28 Juni/ 9,00% tetap/
June 28, 2024 fixed
Obligasi Subordinasi BTN I/ 250.000 10 tahun/years 25 Mei/ 12,60% tetap untuk tahun pertama
Subordinated Bonds BTN I May 25, 2014**) sampai tahun kelima, 22,60% tetap
untuk tahun keenam sampai tahun
kesepuluh jika Bank tidak melakukan
opsi beli pada tahun kelima sejak
tanggal penerbitan/
12.60% fixed for first year until fifth
year, 22.60% fixed for sixth year
until tenth year if the Bank does not
exercise its option to buyback on the fifth
year since the issuance date
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
**) Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009 **) The Bank has exercised the call options on May 25, 2009
19
Page 416
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2023, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows: (continued)
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2023 dengan rincian sebagai
berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap I BTN/
Continuing Bonds IV
Phase I BTN
Seri A/A Series 577.000 1 tahun/year 29 Agustus/ 6,75% tetap/
August 29, 2021*) fixed
Seri B/B Series 727.000 3 tahun/years 19 Agustus/ 7,80% tetap
August 19, 2023*) fixed
Seri C/C Series 196.000 5 tahun/years 19 Agustus/ 8,40% tetap/
August 19, 2025 fixed
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 10.186 16 tahun/years 17 Juni/ 1,37% tetap/
Tahap I 2021/ June 17, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase 1 2021
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 47.740 14 tahun/years 12 Oktober/ 1,37% tetap/
Seri A 2022/ October 12, 2036 fixed
Long Term Notes BTN
Series A 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 79.379 15 tahun/years 12 April/ 0,55% tetap/
Seri B 2022/ April 12, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Series B 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 210.866 15 tahun/years 14 Juni/ 0,55% tetap/
Tahap I 2022. June 14, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase I 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 131.185 14 tahun/years 28 Maret/ 0,55% tetap/
Tahap II 2022/ March 28, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase II 2022
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 35.898 14 tahun/years 28 April/ 0,55% tetap/
Tahap I 2023/ April 28, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase I 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 404.745 14 tahun/years 15 September/ 1,37% tetap/
Tahap II 2023/ September 15, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Phase II 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 6.242 15 tahun/years 27 December/ 0,55% tetap/
Seri A 2023/ December 27, 2038 fixed
Long Term Notes BTN
Series A 2023
Surat Hutang Jangka Panjang BTN 234.542 14 tahun/years 27 December/ 1,37% tetap/
Seri B 2023/ December 27, 2037 fixed
Long Term Notes BTN
Series B 2023
Obligasi Berkelanjutan IV
Tahap II BTN/
Continuing Bonds IV
Phase II BTN
Seri A/A Series 600.000 3 tahun/year 24 Mei/ 5,50% tetap/
May 24, 2025 fixed
Seri B/B Series 400.000 5 tahun/years 24 Mei/ 6,00% tetap/
May 24, 2027 fixed
*) Bank telah melakukan pelunasan obligasi yang diterbitkan pada *) The Bank has made the repayment of bonds issued on maturity date.
tanggal jatuh temponya.
**) Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009 **) The Bank has exercised the call options on May 25, 2009
20
Page 417
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penerbitan Surat Berharga Bank (lanjutan) c. Issuance of Bank Securities (continued)
Bank telah menerbitkan obligasi sebanyak The Bank issued 25 (twenty-five) series of
25 (dua puluh lima) kali penerbitan, 1 (satu) bonds, 1 (one) series of subordinated bond, 1
kali penerbitan instrumen obligasi subordinasi, (one) series of global, 7 (seven) series of long
1 (satu) kali penerbitan global bond, 7 (tujuh) term notes, 2 (two) sukuk mudharabah from
kali penerbitan surat hutang jangka panjang, 2 July 25, 1989 to December 31, 2023, with the
(dua) kali penerbitan sukuk mudharabah sejak details as follows: (continued)
tanggal 25 Juli 1989 sampai dengan tanggal
31 Desember 2023 dengan rincian sebagai
berikut: (lanjutan)
Nama Obligasi/ Jumlah Nominal/ Jangka Waktu/ Jatuh Tempo/ Tingkat Bunga/
Name of Bonds Nominal Amount Term Maturity Date Interest
Rupiah
Sukuk BTN I Tahun 2023 92.553 15,5 tahun/years 28 Oktober/ 11,00%***
Tahap I/ October 28, 2036
Sukuk BTN Phase I 2023
Sukuk BTN I Tahun 2023 175.039 13 tahun/years 27 Desember/ 27,40%****
Tahap II/ December 27, 2036
Sukuk BTN Phase II 2023
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
BBTN September or Global Bond 2020/ 300.000.000 5 tahun/years 23 Januari/ 4,20% tetap/
BBTN September or Global Bond 2020 January 23, 2025 fixed
***) 11% dari pendapatan yang dibagi hasilkan dengan indikasi bagi ***) 11% of the income generated with the indication of profit sharing of
hasil sebesar 0,55% per tahun. 0.55% per year
****) 27,40% dari pendapatan yang dibagi hasilkan dengan indikasi ***) 27.40% of the income generated with the indication of profit sharing
bagi hasil sebesar 1,37% per tahun. of 1.37% per year
d. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) d. Initial Public Offering (IPO)
Bank telah memperoleh izin untuk melakukan The Bank obtained a permit to undertake a
Penawaran Umum sesuai dengan Public Offering based on the approval of the
persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat House of Representatives of the Republic
Republik Indonesia yang tertuang dalam of Indonesia in its Chairman Letter
Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat No. PW.01/3104/DPRRI/V/2009 dated May 29,
Republik Indonesia No.PW.01/3104/ 2009 and was enacted by the Government as
DPRRI/V/2009 tanggal 29 Mei 2009, serta stipulated by the Republic of Indonesia
penetapan dari Pemerintah sebagaimana Government Regulation No. 66 of 2009 and
tertuang dalam Peraturan Pemerintah circulated in State Gazette No. 167 dated
Republik Indonesia No. 66 tahun 2009 dan November 16, 2009 regarding the amendment
diundangkan dalam Lembaran Negara of the stock ownership structure of the State
No.167 tanggal 16 November 2009 tentang through Initial Public Offering of the shares of
Perubahan Struktur Kepemilikan Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero).
Negara Melalui Penerbitan dan Penjualan
Saham Baru Pada PT Bank Tabungan
Negara (Persero).
Berdasarkan Surat Badan Pengawas Pasar Based on Letter No. S-10523/BL/2009 of the
Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM- Capital Market and Financial Institutions
LK) No. S-10523/BL/2009 tanggal Supervisory Agency (BAPEPAM-LK) dated
8 Desember 2009, pernyataan pendaftaran December 8, 2009, the Registration Statement
yang diajukan Bank dalam rangka IPO submitted by the Bank relating to the IPO of
sejumlah 6.353.999.999 lembar Saham Biasa 6,353,999,999 ordinary shares Series B of the
Atas Nama Seri B milik Negara Republik Republic of Indonesia and 2,360,057,000 new
Indonesia dan 2.360.057.000 lembar Saham ordinary shares Series B, at par value of Rp500
Biasa Atas Nama Seri B baru, dengan nilai (full Rupiah) per share to the public, became
nominal sebesar Rp500 (Rupiah penuh) effective on December 8, 2009. The shares
setiap saham kepada masyarakat telah which were offered to the public, were listed and
menjadi efektif pada tanggal traded on the Indonesia Stock Exchange on
8 Desember 2009. Saham yang ditawarkan December 17, 2009, with the selling price of
tersebut dicatatkan dan mulai Rp800 (full Rupiah) per share.
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada
tanggal 17 Desember 2009 dengan harga jual
Rp800 (Rupiah penuh) per saham.
21
Page 418
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) d. Initial Public Offering (IPO) (continued)
(lanjutan)
Berkaitan dengan penawaran umum saham In relation to the Initial Public Offering of the
perdana, Bank telah mengimplementasikan shares, the Bank implemented the
program kepemilikan saham oleh Manajemen Management and Employee Stock Allocation
dan Karyawan (Management and Employee (MESA) program. MESA program is allocated
Stock Allocation/MESA). Program MESA with a maximum of 9.62% of the newly issued
diberikan maksimal 9,62% dari saham baru shares for registered employees as of
yang diterbitkan kepada karyawan yang December 31, 2009. The MESA Program
tercatat pada tanggal 31 Desember 2009. became effective on September 17, 2009 and
Program MESA tersebut telah efektif pada all qualified employees availed of the program
tanggal 17 September 2009 dan seluruh consisting of 226,928,500 Series B shares (with
karyawan yang memiliki kualifikasi telah par value of Rp500 per share) with a purchase
mengambil program tersebut dengan jumlah price of Rp640 per share (after share price
lembar saham biasa atas nama Seri B discount of 20% from the initial public offering
sebanyak 226.928.500 lembar (nilai nominal price of Rp800 per share) and a lock up period
Rp500 per lembar saham) dengan harga beli until six months.
Rp640 per lembar saham (setelah diskon 20%
dari harga penawaran perdana sebesar
Rp800 per lembar saham) dengan masa lock
up selama enam bulan.
Diskon harga saham untuk program MESA In relation to the Initial Public Offering of the
menjadi beban Bank di tahun 2009, yaitu share price discount for MESA program was
sebesar 20% atau Rp41.353, yang termasuk recognized as the Bank’s expense in 2009,
beban pajak penghasilan. amounting to 20% or Rp41,353 including the
income tax expense.
e. Program Opsi Kepemilikan Saham untuk e. Management & Employee Stock Option Plan
Manajemen dan Karyawan (MESOP)
Sesuai dengan RUPS Luar Biasa tanggal 12 In accordance with the Extraordinary GMS on
Oktober 2009, pemegang saham menyetujui 12 October 2009, shareholders approved the
penerbitan saham opsi sebanyak issuance of 363,085,500 share options which
363.085.500 lembar saham yang akan will be implemented in 3 (three) stages. Stock
dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. Opsi options are granted to management and
saham diberikan kepada manajemen dan employees in certain positions and titles who
karyawan pada posisi dan jabatan tertentu meet the specified requirements (Management
yang memenuhi Persyaratan yang telah & Employee Stock Option Plan (MESOP)).
ditetapkan (Management & Employee Stock
Option Plan (MESOP)).
Manajemen dan karyawan Bank telah The Bank's management and employees have
melakukan eksekusi atas opsi saham yang executed share options starting in 2011 with
dimulai tahun 2011 dengan rincian untuk details for MESOP I with the end of the option
MESOP I dengan akhir hak opsi pada tahun rights in 2014 amounting to 145,234,500,
2014 sebanyak 145.234.500, MESOP II MESOP II with the end of the option rights in
dengan akhir hak opsi pada tahun 2015 2015 amounting to 108,925,500 shares, and
sebanyak 108.925.500 lembar saham, dan MESOP III with the end of the option rights in
MESOP III dengan akhir hak opsi pada tahun 2016 amounting to 108,925,500 shares. The
2016 sebanyak 108.925.500 lembar saham. agio from the execution in 2011 was Rp94,733,
Agio yang timbul dari eksekusi tersebut untuk in 2012 it was Rp6,349, in 2013 it was
tahun 2011 adalah sebesar Rp94.733, tahun Rp232,261, in 2014 it was Rp2,372, in 2015 it
2012 adalah sebesar Rp6.349, tahun 2013 was Rp18,462, in 2016 it was amounting to
adalah sebesar Rp232.261, tahun 2014 Rp7,856.
adalah sebesar Rp2.372, tahun 2015 adalah
sebesar Rp18.462, tahun 2016 adalah
sebesar Rp7.856.
22
Page 419
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Penawaran Umum Saham Terbatas I f. Limited Public Offering I
Untuk memperkuat struktur permodalan, To Strengthen the capital structure, through the
melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang approval of the Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 7 November 2012 of Shareholders on November 7, 2012 and on
dan Surat Badan Pengawas Pasar Modal dan Letter No. S-13001/BL/2012 of the Capital
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. S- Market and Financial Institutions Supervisory
13001/BL/2012 tanggal 6 November 2012, Agency (BAPEPAM-LK) dated November 6,
Bank melakukan Penawaran Umum Terbatas 2012, the Bank undertook a Limited Public
I (“PUT I”) dalam rangka penerbitan Hak Offering I (“LPO I”) through the issuance of pre-
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) emptive rights of 1,512,857,500 Class B shares
sebanyak 1.512.857.500 saham Seri B with a par value per share of Rp500 (full
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (nilai amount). Each holder of 555,000 share was
penuh) setiap saham. Setiap pemegang entitled to buy 94,943 new shares for
555.000 saham lama berhak membeli 94.943 Rp1,235.00 (full amount) per share. As a result
saham baru dengan harga Rp1.235,00 (nilai of LPO I, the Bank increased its capital by
penuh) setiap saham. Dari PUT I ini, Bank 1,512,857,500 Class B shares issued to the
meningkatkan modal sahamnya sebanyak public on December 04, 2012 and the LPO I
1.512.857.500 lembar saham Seri B yang listed in the Indonesia Stock Exchanges.
diterbitkan kepada masyarakat umum pada
tanggal 4 Desember 2012 dan terdaftar di
Bursa Efek Indonesia.
g. Penawaran Umum Saham Terbatas II g. Limited Public Offering II
Untuk memperkuat struktur permodalan, To Strengthen the capital structure, through the
melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang approval of the Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa tanggal 18 Oktober 2022 of Shareholders on October 18, 2022 and Letter
dan surat OJK No. S-264/D.04/2022 tanggal from OJK No. S-264/D.04/2022 dated
14 Desember 2022 perihal Pemberitahuan December 14, 2022 about Notification of
Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Bank Effectiveness of Registration Statement, the
melakukan Penawaran Umum Terbatas II Bank undertook a Limited Public Offering II
(“PUT II”) dalam rangka penerbitan Hak (“LPO II”) through the issuance of pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) rights of 3,444,444,413 Class B shares with a
sebanyak 3.444.444.413 saham Seri B par value per share of Rp500 (full amount).
dengan nilai nominal sebesar Rp500 (nilai Each holder of 100,000,000 share was entitled
penuh) setiap saham. Setiap pemegang to buy 32,525,443 new shares for Rp1,200.00
100.000.000 saham lama berhak membeli (full amount) per share. As a result of LPO II,
32.525.443 saham baru dengan harga the Bank increased its capital by 3,444,444,413
Rp1.200,00 (nilai penuh) setiap saham. Dari Class B shares issued to the public on January
PUT II ini, Bank meningkatkan modal 10, 2023 and the LPO II listed in the Indonesia
sahamnya sebanyak 3.444.444.413 lembar Stock Exchanges.
saham Seri B yang diterbitkan kepada
masyarakat umum pada tanggal 10 Januari
2023 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
h. Penerapan kuasi reorganisasi h. Implementation of quasi - reorganization
Kondisi ekonomi yang buruk yang terjadi The unfavorable economic condition starting
sejak pertengahan tahun 1997 sampai in mid-1997 until 1999, which was caused
dengan tahun 1999, yang disebabkan mainly by the weakening of the rupiah in
terutama oleh melemahnya kurs mata uang relation to other foreign currencies such as
rupiah terhadap mata uang asing, seperti the United States dollar, the instability of
dolar Amerika Serikat dan tingkat suku bunga interest rates, liquidity problem and the low
yang tidak stabil, sangat langkanya likuiditas level of trust by investors, had an adverse
serta menurunnya tingkat kepercayaan impact to the banking industry in Indonesia.
investor, telah memberikan dampak yang This condition also affected the Bank debtors
buruk bagi industri perbankan di Indonesia. in fulfilling their obligations. As a result, the
Kondisi tersebut juga berdampak pada para Bank suffered a significant amount of deficit.
debitur Bank dalam memenuhi kewajibannya,
sehingga Bank mengalami defisit yang cukup
besar.
23
Page 420
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
h. Penerapan kuasi reorganisasi (lanjutan) h. Implementation of quasi – reorganization
(continued)
Untuk memperoleh awal yang baik (fresh In order to make a fresh start with a statement
start) dengan laporan posisi keuangan yang of financial position showing present values
menunjukkan nilai sekarang dan tidak without the burden of deficit, the Bank
dibebani oleh defisit, maka Bank conducted a Quasi-Reorganization on
melaksanakan Kuasi-Reorganisasi per May 31, 2007 (Note 2c). The Quasi-
31 Mei 2007 (Catatan 2c). Kuasi-Reorganisasi Reorganization was recognized by the Bank as
dilakukan Bank sebagai langkah penting a necessary step to positively continue its
untuk bisa meneruskan usaha secara lebih business.
baik.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham In the Bank’s General Stockholders’ Meeting
(RUPS) Bank tentang Pengesahan Rencana held on January 19, 2006 regarding the
Kerja dan Anggaran Perusahaan tanggal Approval of the Bank’s Budget and Work Plan,
19 Januari 2006, pemegang saham Bank the stockholders approved, among others, the
memutuskan antara lain bahwa pemegang Bank’s plan to conduct the Quasi-
saham mendukung rencana Bank untuk Reorganization in order to determine the final
melakukan Kuasi-Reorganisasi dalam rangka amount of the Government’s capital contribution
menetapkan besarnya nilai akhir Penyertaan and to restructure the Bank’s capital, which
Modal Negara dalam Bank dan perbaikan should be implemented according to the
struktur modal Bank, dan agar dilaksanakan prevailing regulations.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai hasil dari Kuasi-Reorganisasi, saldo As a result of the quasi-reorganization, the
defisit Bank sebesar Rp14.226.290 dieliminasi Bank’s deficit balance amounting to
ke akun saldo laba. Rp14,226,290 was eliminated against the net
amount of the retained earnings.
i. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan i. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan Employees
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 16 Maret Meeting of Shareholders held on March 16,
2023, dengan berita acara No. 16 yang dibuat 2023, as stated under the notarial No. 16 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn, Notary Ashoya Ratam, SH., MKn, the
susunan Dewan Komisaris Bank adalah composition of the Bank’s Board of
sebagai berikut: Commissioners are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Komisaris Utama/Independen Chandra M. Hamzah President/Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/Independen Iqbal Latanro Vice President/Independent Commissioner
Komisaris Independen Armand Bachtiar Arief Independent Commissioner
Komisaris Independen Ahdi Jumhari Luddin** Independent Commissioner
Komisaris Independen Sentot A. Sentausa Independent Commissioner
Komisaris Andin Hadiyanto Commissioner
Komisaris Herry Trisaputra Zuna Commissioner
Komisaris Himawan Arief Sugoto Commissioner
Komisaris Mohamad Yusuf Permana* Commissioner
* Diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan * Appointed as a member of Board of Commissioners of PT Bank
Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting
Biasa Perseroan tanggal 11 Januari 2023 dan telah efektif pada of Shareholders dated January 11, 2023 and has been effective on June
tanggal 07 Juni 2023 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner 7, 2023 based on Financial Service Authority’s Decision No. KEPR-
OJK No. KEPR-46/D.03/2023 tanggal 07 Juni 2023. 46/D.03/2023 dated June 7, 2023.
** Berakhir masa jabatan tanggal 12 Agustus 2023 karena meninggal ** Ends of term of positions on August 12, 2023 due to passed away.
dunia.
24
Page 421
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan i. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 2 Maret Meeting of Shareholders held on March 2,
2022, dengan berita acara No. 04 yang dibuat 2022, as stated under the notarial No. 04 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn, Notary Ashoya Ratam, SH., MKn, the
susunan Dewan Komisaris Bank adalah composition of the Bank’s Board of
sebagai berikut: Commissioners are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Komisaris Utama/Independen Chandra M. Hamzah President/Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/Independen Iqbal Latanro Vice President/Independent Commissioner
Komisaris Heru Budi Hartono**** Commissioner
Komisaris Andin Hadiyanto Commissioner
Komisaris Herry Trisaputra Zuna*** Commissioner
Komisaris Himawan Arief Sugoto** Commissioner
Komisaris Independen Armand Bachtiar Arief Independent Commissioner
Komisaris Independen Ahdi Jumhari Luddin Independent Commissioner
Komisaris Independen Sentot A. Sentausa* Independent Commissioner
* Diangkat sebagai Anggota Komisaris PT Bank Tabungan Negara * Appointed as the Board of Commissioner of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan (Persero) Tbk, based on the Annual General Meeting of Shareholder
Perseroan tanggal 2 Maret 2022 dan telah efektif pada tanggal 8 dated March 2, 2022 and has been effective on August 8, 2022 based
Agustus 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. on Financial Service Authority’s Decision No. 31/KDK.03/2022 dated
31/KDK.03/2022 tanggal 8 Agustus 2022. August 8, 2022.
** Diangkat sebagai Anggota Komisaris PT Bank Tabungan Negara ** Appointed as the Board of Commissioner of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan (Persero) Tbk, based on the Annual General Meeting of Shareholder
Perseroan tanggal 2 Maret 2022 dan telah efektif pada tanggal 3 dated March 2, 2022 and has been effective on October 3, 2022 based
Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. on Financial Service Authority’s Decision No. KEP-149/D.03/2022
KEP-149/D.03/2022 tanggal 3 Oktober 2022. dated October 3, 2022.
*** Diangkat sebagai Anggota Komisaris PT Bank Tabungan Negara *** Appointed as the Board of Commissioner of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan (Persero) Tbk, based on the Annual General Meeting of Shareholder
Perseroan tanggal 2 Maret 2022 dan telah efektif pada tanggal 11 dated March 2, 2022 and has been effective on October 11, 2022 based
Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. on Financial Service Authority’s Decision No. KEP-162/D.03/2022
KEP-162/D.03/2022 tanggal 11 Oktober 2022. dated October 11, 2022.
****Berdasarkan Surat Perseroan No. 582/DIR/CSD/X/2022 perihal **** Based on Company Letter No. 582/DIR/CSD/X/2022 regarding Report
Laporan Informasi atau Fakta Material tertanggal 14 Oktober 2022, on Material Information or Facts dated October 14, 2022, Heru Budi
masa jabatan Heru Budi Hartono selaku anggota Dewan Komisaris Hartono's term of office as a member of the Company's Board of
Perseroan berakhir sejak pelantikan dirinya menjadi Penjabat Commissioners ended since his inauguration as Acting Governor of the
Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 17 Oktober Special Capital Region of Jakarta on October 17, 2022. In connection
2022. Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Heru Budi with the expiration of Heru Budi Hartono, the Company will hold a
Hartono tersebut, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat General Meeting of Shareholders to comply with the provisions of the
Umum Pemegang Saham untuk memenuhi ketentuan peraturan laws and regulations and the Company's articles of association.
perundang-undangan dan anggaran dasar Perseroan.
25
Page 422
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan i. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 16 Maret Meeting of Shareholders held on March 16,
2023, dengan berita acara No. 16 yang dibuat 2023, as stated under the notarial No. 16 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn, Notary Ashoya Ratam, SH., MKn, the
susunan Direksi Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of Directors
are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Direktur Utama Nixon Lambok Pahotan Napitupulu* President Director
Wakil Direktur Utama Oni Febriarto Rahardjo** Vice President Director
Direktur IT and Digital Andi Nirwoto Director of IT and Digital
Direktur Assets Management Elisabeth Novie Riswanti Director of Assets Management
Direktur Distribution and Funding Jasmin Director of Distribution and Funding
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
Direktur Consumer Hirwandi Gafar Director of Consumer
Direktur Finance Nofry Rony Poetra Director Finance
Direktur Human Capital, Director of Human Capital,
Compliance and Legal Eko Waluyo Compliance and Legal
Direktur Institutional Banking Hakim Putratama*** Director of Institutional Banking
* Menerima pengalihan tugas sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan * Receive assignment transfer as President Director of The Borad of Directors
Negara (Persero) Tbk, berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General
Perseroan tanggal 16 Maret 2023 dan telah efektif pada tanggal 07 Meeting of Shareholders dated March 16, 2023 and has been effective on
Juni 2023 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- June 7, 2023 based on Financial Service Authority’s Decision No. KEPR-
44/D.03/2023 tanggal 07 Juni 2023. 44/D.03/2023 dated June 7, 2023.
** Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara ** Appointed as Vice President Director of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of Shareholders dated
tanggal 16 Maret 2023 dan telah efektif pada tanggal 07 Juni 2023 March 16, 2023 and has been effective on June 7, 2023 based on Financial
berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- Service Authority’s Decision No. KEPR-45/D.03/2023 dated June 7, 2023.
45/D.03/2023 tanggal 07 Juni 2023.
*** Appointed as a member of Board of Directors of PT Bank Tabungan Negara
*** Diangkat sebagai anggota Direksi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Annual General Meeting of Shareholders dated
(Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan Perseroan March 16, 2023 and has been effective on July 26, 2023 based on Financial
tanggal 16 Maret 2023 dan telah efektif pada tanggal 26 Juli 2023 Service Authority’s Decision No. KEPR-83/D.03/2023 dated July 26, 2023.
berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-
83/D.03/2023 tanggal 26 Juli 2023.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Bank’s The Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 2 Maret Meeting of Shareholders held on March 2,
2022, dengan berita acara No. 04 yang dibuat 2022, as stated under the notarial No. 04 by
oleh Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn, Notary Ashoya Ratam, SH., MKn, the
susunan Direksi Bank adalah sebagai berikut: composition of the Bank’s Board of Directors
are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Direktur Utama Haru Koesmahargyo* President Director
Wakil Direktur Utama Nixon Lambok Pahotan Napitupulu Vice President Director
Direktur Consumer Hirwandi Gafar Director of Consumer
Direktur Finance Nofry Rony Poetra Director of Finance
Direktur Human Capital, Director of Human Capital,
Compliance and Legal Eko Waluyo Compliance and Legal
Direktur Assets Management Elisabeth Novie Riswanti Director of Assets Management
Direktur IT and Digital Andi Nirwoto Director of IT and Digital
Direktur Distribution and Funding Jasmin Director of Distribution and Funding
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Director of Risk Management
* Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
dengan Akta nomor 16 tertanggal 16 Maret 2023, perseroan * Based on Annual General Meeting of Shareholders with notarial
memberhentikan dengan hormat Haru Koesmahargyo selaku deed number 16 dated March 16, 2023, the company terminate
Direktur Utama Perseroan. with honor Haru Koesmahargyo as President Director.
26
Page 423
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan i. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan Salaries and other compensation benefits paid
kepada dewan komisaris adalah sebesar to the Board of Commissioners of the Bank
Rp64.480 dan Rp51.960 masing-masing amounted to Rp64,480 and Rp51,960 for the
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 years ended December 31, 2023, and 2022,
Desember 2023 dan 2022 (Catatan 43b). Gaji respectively (Note 43b). Salaries and other
dan kompensasi lainnya yang dibayarkan compensation benefits paid to the Board of
kepada direksi adalah sebesar Rp161.529 Directors of the Bank amounted to Rp161,529
dan Rp131.671 masing-masing untuk tahun and Rp131,671 for the years ended December
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31, 2023, and 2022, respectively (Note 43b).
2023 dan 2022 (Catatan 43b).
Sekretaris Perusahaan dan Kepala Divisi The Bank’s Corporate Secretary and the Head
Audit Internal Bank adalah sebagai berikut: of Internal Audit Division are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Sekretaris Perusahaan Ramon Armando* Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo Head of Internal Audit Division
* Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank No. * Appointed based on the Bank’s Board of Directors’ Decision Letter
231/DIR/2023 tanggal 14 April 2023 dan bertindak sebagai pejabat No. 231/DIR/2023 dated April 14, 2023 and Head of Corporate
sejak tanggal 14 April 2023. Secretary Division since April 14, 2023.
31 Desember 2022 December 31, 2022
Sekretaris Perusahaan Achmad Chaerul* Corporate Secretary
Kepala Divisi Audit Internal Hendratno Tri Wibowo** Head of Internal Audit Division
* Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank No. * Appointed based on the Bank’s Board of Directors’ Decision Letter
711/DIR/2022 tanggal 7 Juli 2022 dan bertindak sebagai pejabat No. 711/DIR/2022 dated July 7, 2022 and Head of Corporate
sejak tanggal 11 Juli 2022. Secretary Division since July 11, 2022.
** Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank ** Appointed based on the Bank’s Board of Directors’ Decision Letter
No. 642/DIR/2021 tanggal 26 Juli 2021 dan bertindak sebagai No. 642/DIR/2021 dated July 26, 2021 and as the Acting Task of
pejabat sejak tanggal 26 Juli 2021. Internal Audit Division Head since July 26, 2021.
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank, Rapat The composition of the Bank’s Sharia
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Supervisory Board based on the Bank’s The
Bank tanggal 16 Maret 2023, dengan berita acara Annual General Meeting of Shareholders held
No. 16 yang dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, on March 16, 2023, as stated under the
SH., MKn adalah sebagai berikut: notarial No. 16 by Notary Ashoya Ratam, SH.,
MKn are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Ketua M. Quraish Shihab Chairman
Anggota Mohammad Bagus Teguh Perwira Member
Anggota Muhammad Faiz* Member
* Diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank * Appointed as a member of the Sharia Supervisory Board of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan hasil keputusan Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the results of the
RUPS Tahunan Perseroan tanggal 16 Maret 2023, telah Company's Annual GMS decision on March 16, 2023, having
memperoleh persetujuan OJK pada tanggal 18 Oktober 2023 obtained OJK approval on October 18, 2023, based on OJK Letter
berdasarkan Surat OJK No. S-267/PB.02/2023 tanggal 18 Oktober No. S-267/PB.02/2023 dated October 18, 2023, and effective since
2023 dan efektif sejak persetujuan Dewan Komisaris tanggal 29 the approval of the Board of Commissioners on November 29, 2023,
November 2023 berdasarkan Surat Dewan Komisaris PT Bank based on the Letter of the Board of Commissioners of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 144/KOM/BTN/XI/2023 tanggal Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 144/KOM/BTN/XI/2023 dated
29 November 2023. November 29, 2023.
27
Page 424
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
i. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan i. Boards of Commissioners, Directors, Sharia
Pengawas Syariah, Komite Audit dan Supervisory Board, Audit Committee and
Karyawan (lanjutan) Employees (continued)
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank The composition of the Bank’s Sharia
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Supervisory Board based on the Bank’s The
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 2 Maret 2022, Annual General Meeting of Shareholders held
dengan berita acara No. 4 yang dibuat oleh on March 2, 2022, as stated under the notarial
Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn adalah No. 4 by Notary Ashoya Ratam, SH., MKn are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Ketua M. Quraish Shihab Chairman
Anggota Mohamad Hidayat* Member
Anggota Mohammad Bagus Tegus Perwira Member
* Berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan * Based on Annual General Meeting of Shareholders with notarial
dengan Akta nomor 16 tertanggal 16 Maret 2023, perseroan deed number 16 dated March 16, 2023, the company terminate with
memberhentikan dengan hormat Mohamad Hidayat selaku Anggota honor Mohamad Hidayat as Member of Sharia Supervisory Board.
Dewan Pengawas Syariah Perseroan.
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris No. Committee, based on the Bank’s Board of
101/KOM/BTN/VIII/2023 tanggal 14 Agustus Commissioners’ Decision No.
2023 adalah sebagai berikut: 101/KOM/BTN/VIII/2023 dated August 14,
2023 are as follows:
31 Desember 2023 December 31, 2023
Ketua merangkap anggota Iqbal Latanro Chairman concurrently as a Member
Anggota Sentot A. Sentausa Member
Anggota Andin Hadiyanto Member
Anggota Peter Eko Budi Darwito Member
Anggota Endang A.Suprijatna Member
Susunan Anggota Komite Audit Bank The composition of the Bank’s Audit
berdasarkan Surat Dewan Komisaris No. Committee, based on the Bank’s Board of
111/KOM/BTN/XI/2022 tanggal 16 November Commissioners’ Decision No.
2022 adalah sebagai berikut: 111/KOM/BTN/XI/2022 dated November 16,
2022 are as follows:
31 Desember 2022 December 31, 2022
Ketua merangkap anggota Iqbal Latanro Chairman concurrently as a Member
Anggota Ahdi Jumhari Luddin Member
Anggota Andin Hadiyanto Member
Anggota Sentot A. Sentausa* Member
Anggota Adi Prakoso Member
Anggota Peter Eko Budi Darwito** Member
* Diangkat sebagai anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara * Appointed as a member of the Bank’s Audit Committee PT Bank
(Persero) Tbk berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Board of
No. 03/KOM/BTN/2022 tanggal 17 Maret 2022 dan berlaku efektif Commissioners Decision Letter No. 03/KOM/BTN/2022 dated March
berdasarkan Surat OJK Nomor 31/KDK.03/2022 tertanggal 8 Agustus 17, 2022 and effective based on OJK Letter Number 31/KDK.03/2022
2022. dated August 8, 2022.
** Diperpanjang masa jabatan sebagai anggota Komite Audit PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan Surat Keputusan ** Appointed as a member of the Bank’s Audit Committee PT Bank
Dewan Komisaris Bank No. 108/KOM/BTN/XI/2022 tanggal 9 Tabungan Negara (Persero) Tbk based on the Board of
November 2022 Commissioners Decision Letter No. 108/KOM/BTN/XI/2022 dated
November 9, 2022
Berdasarkan ketentuan internal Bank, Based on the Bank’s internal policy, key
manajemen kunci Bank cakupannya adalah management consists of Board of
Dewan Komisaris, Komite Audit, Direksi, Commissioners, Audit Committee, Board of
Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, dan Directors, Regional Office Head, Division Head,
Kepala Cabang. Jumlah karyawan tetap Bank and Branch Manager. The Bank has permanent
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 employees as of December 31, 2023 and 2022
masing-masing adalah 11.270 dan 10.711 of 11,270 and 10,711 employees, respectively.
orang.
28
Page 425
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN POLICIES
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
Statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan pada tanggal dan untuk The financial statements as of and for the year
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 ended December 31, 2023 and 2022 were
December 2023 dan 2022 disusun dan prepared and presented in accordance with
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Indonesian Financial Accounting Standards,
Keuangan di Indonesia, yang mencakup which includes the Statements and
Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan Interpretations issued by the Financial
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Accounting Standards Board of the Indonesian
Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Institute of Accountants and Bapepam-LK’s
Bapepam-LK No. VIII.G.7 lampiran keputusan Regulation No. VIII.G.7, Appendix of the
Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 Decision of the Chairman of Bapepam-LK
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan No. KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau regarding the “Guidelines on Financial
Perusahaan Publik”. Statements Presentations and Disclosures for
Issuers or Public Companies”.
Laporan keuangan disusun sesuai dengan The Financial Statements is presented in
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan conformity with the Statement of Financial
(PSAK) No.1 (Amandemen 2019), “Penyajian Accounting Standards ("SFAS") No.1
Laporan Keuangan”. (Amendment 2019), “Presentation of Financial
Statements”.
Laporan keuangan unit syariah Bank yang The financial statements of the Bank’s sharia
didasarkan pada prinsip syariah disajikan unit have been presented in conformity with the
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Statement of Financial Accounting Standards
Keuangan (PSAK) No. 101 (Revisi 2020) ("SFAS") No. 101 (Revised 2020) on “Sharia
tentang “Penyajian Laporan Keuangan Financial Statements Presentation”, SFAS No.
Syariah”, PSAK No. 102 (Revisi 2020) tentang 102 (Revised 2020) on “Accounting for
“Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 104 tentang Murabahah”, SFAS No. 104 on “Accounting for
“Akuntansi Istishna”, PSAK No. 105 tentang Istishna”, SFAS No. 105 on “Accounting for
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 106 (Revisi Mudharabah”, SFAS No. 106 (Revised 2020)
2020) tentang “Akuntansi Musyarakah” dan on “Accounting for Musyarakah” and SFAS
PSAK No. 107 tentang “Akuntansi Ijarah” yang No. 107 on “Accounting for Ijarah”, which
menggantikan PSAK No. 59 tentang “Akuntansi supersede SFAS No. 59 on “Accounting for
Perbankan Syariah” yang berkaitan dengan Sharia Banking” associated with recognition,
pengakuan, pengukuran, penyajian dan measurement, presentation and disclosure for
pengungkapan untuk topik tersebut, PSAK No. the respective topics, SFAS No. 110 (Revised
110 (Revisi 2020) tentang “Akuntansi Sukuk”, 2020) on “Accounting for Sukuk”, SFAS No. 111
PSAK No. 111 tentang “Akuntansi Wa’d” dan on “Accounting for Wa’d” and other SFAS, as
PSAK lain selama tidak bertentangan dengan long as not contradict with sharia principles and
prinsip syariah dan Pedoman Akuntansi the Indonesia Sharia Banking Accounting
Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) (revisi Guidelines (PAPSI) (revised 2013).
2013).
Laporan keuangan telah disajikan berdasarkan The Financial Statements have been prepared
nilai historis, kecuali untuk beberapa akun yang on a historical cost basis, except for some
dinilai menggunakan dasar pengukuran lain accounts that were assessed using another
sebagaimana dijelaskan pada kebijakan measurement basis as explained in the
akuntansi dari akun tersebut. Laporan accounting policies of the account. The
keuangan disusun dengan dasar akrual, kecuali Financial Statements have been prepared on
pendapatan dari istishna dan bagi hasil dari accrual basis, except for the revenue from
pembiayaan mudharabah dan musyarakah istishna and the profit sharing from the
serta laporan arus kas. mudharabah and musyarakah financing and the
statement of cash flow.
29
Page 426
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
(lanjutan) Statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Laporan arus kas disusun menggunakan The statement of cash flows has been prepared
metode langsung dan arus kas dikelompokkan using direct method and the cash flows have
atas dasar aktivitas operasi, investasi dan been classified on the basis of operating,
pendanaan. Kas dan setara kas terdiri dari kas, investing and financing activities. Cash and
giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank cash equivalents consist of cash, current
lain, penempatan pada Bank Indonesia dan accounts with Bank Indonesia and current
bank lain, Sertifikat Bank Indonesia dan accounts with other banks, placements with
Sertifikat Deposito Bank Indonesia, yang jatuh Bank Indonesia and other banks, Bank
tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal Indonesia Certificates and Deposits Certificates
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai of Bank Indonesia maturing within 3 (three)
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak months or less from the acquisition date
dibatasi penggunaannya. provided they are neither pledged as collateral
for borrowings nor restricted.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah Rupiah (Rp), yang statements is the Indonesian Rupiah (Rp),
merupakan mata uang fungsional Bank. Angka- which is the Bank’s functional currency. Unless
angka yang disajikan dalam laporan keuangan, otherwise stated, all figures presented in the
kecuali dinyatakan lain dibulatkan dalam jutaan financial statement are rounded off to millions of
Rupiah. Rupiah.
Berdasarkan PSAK No. 51 (Revisi 2003) Based on SFAS No. 51 (Revised 2003),
tentang ”Akuntansi Kuasi-Reorganisasi”, kuasi- “Accounting for Quasi-Reorganization”, a quasi-
reorganisasi merupakan prosedur akuntansi reorganization is an accounting procedure that
yang mengatur perusahaan merestrukturisasi enables a company to restructure its equity by
ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan eliminating its deficit and revaluating all its
menilai kembali seluruh aset dan liabilitasnya assets and liabilities based on their fair values.
berdasarkan nilai wajar. Dengan kuasi- Under a quasi-reorganization, a company will
reorganisasi, perusahaan mendapatkan awal have a fresh start with its statement of financial
yang baik (fresh start) dengan laporan posisi position showing figures that represent present
keuangan yang menunjukkan nilai sekarang values and without the burden of a deficit
dan tanpa dibebani defisit karena defisit because the deficit has been eliminated to nil.
dieliminasikan menjadi nihil.
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi b. Changes in Accounting Policy
Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar On January 1, 2023, there were new standards
baru dan penyesuaian atau amendemen and adjustments or amendments for several
terhadap beberapa standar yang masih berlaku prevailing standards and effective since that
dan berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu date, as follows:
sebagai berikut:
a. Amendemen PSAK No. 1, ”Penyajian a. Amendment of SFAS No. 1, “Presentation
Laporan Keuangan” tentang pengungkapan of Financial Statements” regarding
kebijakan akuntansi yang mengubah istilah disclosure of accounting policies that
”signifikan” menjadi ”material” dan memberi change the term “significant” to “material”
penjelasan mengenai kebijakan akuntansi and provide explanations of material
material”; accounting policies”,
b. Amandemen PSAK No.1, ”Penyajian b. Amendment of SFAS No.1, “Presentation
Laporan Keuangan” tentang klasifikasi of Financial Statements” regarding
liabilitas; classification of liabilities;
c. Amandemen PSAK No. 25, ”Kebijakan c. Amendment of SFAS No. 25, “Accounting
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, Policies, Changes in Accounting Estimates
dan Kesalahan” tentang definisi ”estimasi and Errors” regarding the definition of
akuntansi” dan penjelasannya; “accounting estimates” and their
explanations;
30
Page 427
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi (lanjutan) b. Changes in Accounting Policy (continued)
d. Amandemen PSAK No. 16, ”Aset Tetap” d. Amendment of SFAS No. 16, “Fixed
tentang hasil sebelum penggunaan yang Assets” regarding proceeds before
diintensikan; intended use;
e. Amandemen PSAK No. 46, ”Pajak e. Amendment of SFAS No.46, “Income Tax”
Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan on Deferred Tax related to Assets and
terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Liabilities arising from a Single Transaction
Transaksi Tunggal yang diadopsi dari which adopted from Amended IAS 12
Amendemen IAS 12 Income Taxes tentang Income Taxes on Deferred Tax related to
Deffered Tax related to Assets and Assets and Liabilities arising from a Single
Liabilities arising from a Single Transaction, Transaction; and
dan
f. Amendemen PSAK No. 107, ”Akuntansi f. Amendment of SFAS No. 107, “Ijarah
Ijarah”; Accounting”;
g. Amendemen PSAK 73: ”Sewa” terkait g. Amendment of SFAS 73: “Leases”
liabilitas sewa pada transaksi jual dan regarding lease liabilities in sale-and-lease
sewa-balik. back transaction.
Implementasi dari standar-standar tersebut The implementation of the above standards did
tidak menghasilkan perubahan substansial not result in substantial changes to the Bank’s
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak accounting policies and had no material impact
memiliki dampak yang material terhadap to the consolidated financial statements for
laporan keuangan konsolidasian di tahun current or prior financial years.
berjalan atau tahun sebelumnya.
c. Kuasi-Reorganisasi c. Quasi-Reorganization
Berdasarkan PSAK No. 51 (Revisi 2003) Based on SFAS No. 51 (Revised 2003),
tentang ”Akuntansi Kuasi-Reorganisasi”, kuasi- “Accounting for Quasi-Reorganization”, a quasi-
reorganisasi merupakan prosedur akuntansi reorganization is an accounting procedure that
yang mengatur perusahaan merestrukturisasi enables a company to restructure its equity by
ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan eliminating its deficit and revaluating all its
menilai kembali seluruh aset dan liabilitasnya assets and liabilities based on their fair values.
berdasarkan nilai wajar. Dengan kuasi- Under a quasi-reorganization, a company will
reorganisasi, perusahaan mendapatkan awal have a fresh start with its statement of financial
yang baik (fresh start) dengan laporan posisi position showing figures that represent present
keuangan yang menunjukkan nilai sekarang values and without the burden of a deficit
dan tanpa dibebani defisit karena defisit because the deficit has been eliminated.
dieliminasikan menjadi nihil.
Estimasi nilai wajar aset dan liabilitas dalam The fair value estimate for assets and liabilities
rangka kuasi-reorganisasi ditentukan under a quasi-reorganization is determined
berdasarkan informasi terbaik sesuai dengan based on the best available information
karakteristik aset dan liabilitas yang according to the characteristics of the related
bersangkutan atau nilai pasar aset dan liabilitas assets and liabilities or the market value for the
yang bersangkutan. Apabila nilai pasar tidak related assets and liabilities. If the market value
tersedia, estimasi nilai wajar dilakukan dengan is not available, the fair value estimation is
mempertimbangkan harga aset sejenis, conducted by considering the value of similar
estimasi nilai sekarang atau arus kas yang assets, present value estimation, or discounted
didiskontokan. Untuk aset dan liabilitas tertentu, cash flows. For certain assets and liabilities, the
penilaian dilakukan sesuai PSAK terkait. valuation is conducted according to the related
SFAS.
31
Page 428
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
Dalam menjalankan usahanya, Bank In the normal course of its business, the Bank
melakukan transaksi dengan pihak-pihak enters into transactions with related parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK which are defined under SFAS No. 7, “Related
No. 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Party Disclosures”.
Berelasi”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank The Bank considers the following as its related
jika: parties:
a) Suatu pihak yang secara langsung, atau a) A person who, directly or indirectly through
tidak langsung yang melalui satu atau lebih one or more intermediaries, (i) controls, or
perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, is controlled by, or under common control
atau dikendalikan oleh, atau berada di with the Bank; (ii) has significant influence
bawah pengendalian bersama, dengan over the Bank; or (iii) has joint control over
Bank; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas the Bank;
Bank; atau (iii) memiliki pengendalian
bersama atas Bank;
b) Suatu pihak yang berada dalam kelompok b) An entity which is a member of the same
usaha yang sama dengan Bank; group as the Bank;
c) Suatu pihak yang merupakan ventura c) An entity which is a joint venture of a third
bersama di mana Bank sebagai venturer; party in which the Bank has ventured in;
d) Suatu pihak adalah anggota dari personil d) A member of key management personnel of
manajemen kunci Bank; the Bank;
e) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat e) A close family member of the person
dari individu yang diuraikan dalam butir (a) described in clause (a) or (d);
atau (d);
f) Suatu pihak adalah suatu program imbalan f) An entity which is a post-employment
pasca kerja untuk imbalan kerja dari Bank benefit plan for the benefit of employees of
atau entitas terkait Bank; either the Bank or an entity related to the
Bank;
g) Suatu pihak adalah entitas yang g) An entity that is controlled, jointly controlled
dikendalikan, dikendalikan bersama atau or significantly influenced, directly or
dipengaruhi signifikan oleh beberapa indirectly by the person described in clause
entitas, langsung maupun tidak langsung, (d) or (e).
individu seperti diuraikan dalam butir (d)
atau (e).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi Transactions with related parties are made on
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang the term and conditions agreed by both parties
disetujui oleh kedua belah pihak dimana where such terms may not be the same as
persyaratan tersebut mungkin tidak sama transactions undertaken with third parties. All
dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak material transactions and balances with related
ketiga. Seluruh transaksi dan saldo yang parties are disclosed in the relevant notes to the
material dengan pihak-pihak berelasi financial statements and the details have been
diungkapkan dalam catatan atas laporan presented in Note 43 of the financial
keuangan yang relevan dan rinciannya telah statements. Furthermore, material transactions
disajikan dalam Catatan 43 atas laporan and balances between the Bank and the
keuangan. Selanjutnya, saldo dan transaksi Government of the Republic of Indonesia (RI)
yang material antara Bank dan Pemerintah and other entities related to the Bank are also
Negara Republik Indonesia (RI) dan entitas lain disclosed in Note 43.
yang berelasi dengan Bank diungkapkan juga
pada Catatan 43.
32
Page 429
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro pada The Bank’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank accounts with other banks, placements with
lain, efek-efek, obligasi Pemerintah, efek-efek Bank Indonesia and other banks, securities,
yang dibeli dengan janji dijual kembali, tagihan government bonds, securities purchased under
derivatif, tagihan akseptasi, penyertaan saham, agreement to resell, derivatives receivable,
kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang acceptance receivable, investment in shares,
syariah, bunga yang masih akan diterima dan loans and sharia financing/receivables, interest
aset lain-lain (tagihan kepada pihak ketiga). receivable and other assets (third party
receivables).
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari liabilitas The Bank’s financial liabilities consist of
segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari liabilities due immediately, deposits from
bank lain, surat-surat berharga yang diterbitkan, customers, deposits from other banks,
liabilitas derivatif, liabilitas akseptasi, pinjaman securities issued, derivatives payable,
yang diterima, pinjaman subordinasi, efek-efek acceptance payable, fund borrowings,
yang dijual dengan janji dibeli kembali, bunga subordinated loan, securities sold under
yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain repurchase agreements, interest payable and
(setoran jaminan dan dana jaminan other liabilities (guarantee deposits and
pengembang). developers’ security deposits).
(i) Klasifikasi (i) Classification
Bank mengklasifikasikan aset keuangan The Bank classified its financial assets in
berdasarkan kategori sebagai berikut pada the following categories on initial
saat pengakuan awal: recognition:
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets held at fair value
wajar melalui laba rugi; through profit or loss (FVTPL);
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets held at amortized cost;
perolehan diamortisasi;
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets held at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain (FVTOCI). (FVTOCI).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi Financial assets are classified into these
kategori tersebut di atas berdasarkan model categories based on the business model
bisnis dimana aset keuangan tersebut within which they are held, and their
dimiliki, dan karakteristik arus kas contractual cash flow characteristics.
kontraktualnya.
Model bisnis merefleksikan bagaimana The business model reflects how groups of
kelompok aset keuangan dikelola untuk financial assets are managed to achieve a
mencapai tujuan bisnis tertentu. particular business objective.
33
Page 430
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Bank melakukan pengujian karakteristik The Bank assess the contractual cash flow
arus kas kontraktual dari aset keuangan characteristics of financial assets to
yang dikelola untuk mengetahui determine the characteristics of contractual
karakteristik arus kas kontraktual berasal cash flows only from the payment of principal
hanya dari pembayaran pokok dan bunga and interest from the outstanding principal
dari jumlah pokok terutang (Solely Payment (Solely Payment of Principal and Interest or
of Principal and Interest atau Pass SPPI) Pass SPPI) that is consistent with basic
yang konsisten dengan pengaturan lending agreement. In making the
pinjaman dasar (Basic Lending Agreement). assessment, the Bank considers:
Dalam melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
Imbalan untuk nilai waktu dari uang; The time value of money element of
interest;
Leverage; Leverage;
Variabilitas pada waktu dan jumlah Variability in timing or amount of cash
arus kas; flows;
Instrumen yang terkait secara Contractually linked instruments;
kontraktual;
Pembayaran dipercepat; Prepayment;
Ketentuan kontrak tidak sah dan de Non-genuine features and de minimis.
minimis
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan amortisasi jika kedua kondisi amortized cost if both of the following
berikut terpenuhi: conditions are met:
Aset keuangan yang dikelola dalam Financial assets are managed where
model bisnis yang bertujuan untuk the business model objectives in order
memiliki aset keuangan dalam rangka to collect the contractual cash flows;
mendapatkan arus kas kontraktual; and
dan
Arus kas kontraktual tersebut semata The contractual cash flows are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(SPPI). (SPPI).
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(FVTOCI) jika kedua kondisi berikut (FVTOCI) if both of the following conditions
terpenuhi: are met:
Aset keuangan yang dikelola untuk Financial assets are managed to collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan the contractual cash flows and sell the
menjual aset keuangan; dan assets; and
Arus kas kontraktual tersebut semata The contractual cash flows are solely
dari pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest
(SPPI). (SPPI).
Aset keuangan diklasifikasikan pada nilai Financial assets are measured at fair value
wajar melalui laba rugi (FVTPL) jika tidak through profit or loss (FVTPL) if do not
memenuhi kondisi yang disyaratkan untuk meet the conditions required to be
diukur pada biaya perolehan amortisasi measured at amortized cost or fair value
atau nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income.
komprehensif lain.
34
Page 431
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchases or sales of financial assets
keuangan yang memerlukan that require delivery of assets within a
penyerahan aset dalam kurun waktu time frame established by regulation
yang telah ditetapkan oleh peraturan or convention in the marketplace
dan kebiasaan yang berlaku di pasar (regular way purchases) are
(pembelian secara reguler) diakui recognized on the settlement date.
pada tanggal penyelesaian.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and liabilities are
pada awalnya diukur pada nilai initially recognised at fair value. For
wajarnya. Dalam hal aset keuangan those financial assets or financial
atau liabilitas keuangan tidak diukur liabilities not measured at fair value
pada nilai wajar melalui laba rugi. Nilai through profit or loss. The fair value
wajar tersebut ditambah/dikurangkan includes directly attributable
biaya transaksi yang dapat transaction costs. The subsequent
diatribusikan secara langsung. measurement of financial assets and
Pengukuran aset keuangan dan liabilities depends on their
liabilitas keuangan setelah pengakuan classification.
awal tergantung pada klasifikasinya.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs only include costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan financial liability and an additional charge
merupakan biaya tambahan yang tidak that would not occur if the instrument is
akan terjadi apabila instrumen keuangan not acquired or issued. For financial
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. assets, transaction costs are added to the
Untuk aset keuangan, biaya transaksi amount recognized in the initial
ditambahkan pada jumlah yang diakui recognition of the asset, while for financial
pada awal pengakuan aset, sedangkan liabilities, transaction costs are deducted
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi from the amount of debt recognized on
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui initial recognition of a liability.
pada pengakuan awal liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi The transaction costs are amortized over
selama umur instrumen berdasarkan the terms of the instrument based on the
metode suku bunga efektif dan dicatat effective interest rate method and
sebagai bagian dari pendapatan bunga recorded as part of interest income for
untuk biaya transaksi sehubungan dengan transaction costs related to the financial
aset keuangan atau sebagai bagian dari asset or as part of interest expense for
beban bunga untuk biaya transaksi transaction costs related to financial
sehubungan dengan liabilitas keuangan. liabilities.
35
Page 432
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Bank, pada pengakuan awal, dapat The Bank, upon initial recognition, may
menetapkan aset keuangan dan liabilitas designate certain financial assets and
keuangan tertentu sebagai nilai wajar liabilities, at fair value through profit or
melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Opsi loss (fair value option). The fair value
nilai wajar dapat digunakan hanya bila option is only applied when the following
memenuhi ketetapan sebagai berikut: conditions are met:
Penetapan sebagai opsi nilai wajar The determination of the fair value
mengurangi atau mengeliminasi option reduces or eliminates an
ketidak-konsistenan pengukuran dan accounting mismatch that would
pengakuan (accounting mismatch) otherwise arise; or
yang dapat timbul; atau
Aset keuangan dan liabilitas keuangan The financial assets and liabilities are
merupakan bagian dari portofolio part of a portfolio of financial
instrumen keuangan yang risikonya instruments, the risks of which are
dikelola dan dilaporkan kepada managed and reported to key
manajemen kunci berdasarkan nilai management on a fair value basis; or
wajar; atau
Aset keuangan dan liabilitas keuangan The financial assets and liabilities
terdiri dari kontrak utama dan derivatif consist of a host contract and an
melekat yang harus dipisahkan. embedded derivative that must be
bifurcated.
Opsi nilai wajar digunakan untuk kredit The fair value option is applied to certain
yang diberikan dan piutang tertentu yang loans and receivables that are hedged
dilindung nilai menggunakan credit with credit derivatives or interest rate spot,
derivatives atau spot suku bunga, namun but does not meet the criteria for hedge
tidak memenuhi kriteria untuk akuntansi accounting. Otherwise, the loans would
lindung nilai. Jika tidak, kredit yang be recorded at amortized cost, while the
diberikan akan dicatat menggunakan derivatives are measured at fair value
biaya perolehan diamortisasi dan derivatif through profit or loss.
akan diukur menggunakan nilai wajar
melalui laba rugi.
Opsi nilai wajar juga digunakan untuk The fair value option is also applied to
dana investasi yang merupakan bagian investment funds that are part of a
dari portofolio yang dikelola dengan basis portfolio managed on a fair value basis.
nilai wajar. Opsi nilai wajar juga digunakan Furthermore, the fair value option is
untuk structured investment termasuk applied to structured investments that
derivatif melekat. include embedded derivatives.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok nilai wajar Fair value through other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lain dan income financial assets and financial
aset keuangan dan liabilitas keuangan assets and liabilities measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laba value through profit or loss are
rugi diukur pada nilai wajarnya. subsequently measured at fair value.
Aset dan liabilitas keuangan lainnya yang Assets and other financial liabilities which
diukur pada biaya perolehan amortisasi, are measured at amortized cost, are
diukur pada biaya perolehan amortisasi measured at amortized cost using the
dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
36
Page 433
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas yang - The contractual rights to receive
berasal dari aset keuangan cash flows from the financial assets
tersebut berakhir; atau have expired; or
- Bank telah mentransfer hak-nya - The Bank has transferred its rights
untuk menerima arus kas yang to receive cash flows arising from
berasal dari aset keuangan atau the financial assets or has assumed
menanggung liabilitas untuk an obligation to pay the cash flows
membayarkan arus kas yang in full without significant delay to a
diterima tersebut secara penuh third party under a ‘pass-through
tanpa penundaan berarti kepada arrangement’; and either (a) the
pihak ketiga di bawah kesepakatan Bank has transferred substantially
pelepasan (pass-through all the risks and rewards of the
arrangement); dan antara (a) Bank asset, or (b) the Bank has neither
telah mentransfer secara transferred nor retained
substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and
manfaat atas aset, atau (b) Bank rewards of the asset, but has
tidak mentransfer maupun tidak transferred the control of the asset.
memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak When the Bank has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki pass through asset or has entered into a pass-
arrangement dan tidak mentransfer through arrangement and has
serta tidak mempertahankan neither transferred nor retained
secara substansial seluruh risiko substantially all the risks and
dan manfaat atas aset atau tidak rewards of the asset nor
mentransfer kendali atas aset, aset transferred control of the asset, the
diakui sebesar keterlibatan Bank asset is recognized to the extent of
yang berkelanjutan atas aset the Bank’s continuing involvement
tersebut. in the asset.
37
Page 434
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: (lanjutan) when: (continued)
Kredit yang diberikan atau aset Loans or other financial assets are
keuangan lain dihapusbukukan ketika written off when there is no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis prospect of collection in the near
mengenai pengembalian kredit dalam future or the normal relationship
waktu dekat atau hubungan normal between the Bank and the borrowers
antara Bank dan debitur telah has ceased to exist. When a loan is
berakhir. Kredit yang tidak dapat deemed uncollectible, it is written off
dilunasi, dihapusbukukan dengan against the related allowance for
mendebit cadangan kerugian impairment losses. Subsequent
penurunan nilai. Penerimaan recoveries from loans previously
kemudian atas kredit yang telah written off, are added to the allowance
dihapusbukukan sebelumnya, jika for impairment losses account in the
pada periode berjalan dikreditkan ke statement of financial position, if
dalam akun cadangan kerugian recovered in the current year and are
penurunan nilai atas kredit yang recognized in the statement of profit or
diberikan di laporan posisi keuangan, loss and comprehensive income as
sedangkan jika setelah tanggal other operating income, if recovered
laporan posisi keuangan dikreditkan after the statement of financial
sebagai pendapatan operasional position dates.
lainnya dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished, i.e.,
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas liabilities stated in the contract are
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled or expired.
dilepaskan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms,
keadaan yang secara substansial or the terms of an existing liability are
berbeda, atau berdasarkan suatu substantially modified, such an
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability
pertukaran atau modifikasi yang and the recognition of a new liability,
diperlakukan sebagai penghentian and the difference in the respective
pengakuan liabilitas awal dan carrying amounts is recognised in the
pengakuan liabilitas baru dan statement of profit or loss and other
perbedaan nilai tercatat masing- comprehensive income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
38
Page 435
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
Assets
Penilaian apakah suatu aset keuangan An assessment of whether a financial asset
telah dimodifikasi baik secara substansial has been modified substantially or not
maupun tidak substansial dilakukan oleh substantially is carried out by a business
unit bisnis yang berwenang melakukan unit authorized to modify or restructure
modifikasi atau restrukturisasi aset financial assets when the business unit
keuangan pada saat unit bisnis tersebut carries out modification or restructuring of
melakukan tindakan modifikasi atau a financial asset.
restrukturisasi atas suatu aset keuangan.
Modifikasi aset keuangan dianggap Modifications to financial assets are
substansial dan Bank akan berhenti considered substantial and the Bank will
mengakui aset keuangan awal ketika: stop recognizing the original financial
assets when:
a. Aset keuangan (atau bagiannya) a. The financial asset (or part thereof)
berakhir, yaitu jika debitur secara expires, that is, if the debtor is legally
hukum dibebaskan dari tanggung released from primary responsibility
jawab utama atas aset tersebut (atau for the asset (or part thereof), either
bagiannya), baik melalui proses hukum through legal process or by the
maupun oleh kreditur pembuatan creditor entering into a new credit
kontrak kredit baru (sebagai contoh, contract (for example, the equity
opsi equity conversion); atau conversion option); or
b. Terdapat konversi mata uang. b. Currency conversion.
Bank kemudian akan mengukur aset The bank will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik financial assets either substantially or not
secara substansial maupun tidak substantially in the following manner:
substansial dengan cara berikut:
a. Modifikasi Aset Keuangan yang a. Substantial Modification of Financial
Substansial: Assets:
1. Saat arus kas kontraktual atas aset 1. When the contractual cash flows
keuangan direnegosiasi atau on a financial asset are
dimodifikasi (antara lain ketika kredit renegotiated or modified (for
direstrukturisasi) dimana example, when a credit is
renegosiasi atau modifikasi tersebut restructured) where the
menghasilkan penghentian renegotiation or modification
pengakuan aset keuangan, Bank results in derecognition of the
akan mencatat aset keuangan financial asset, the Bank will
tersebut sebagai aset keuangan record the financial asset as a
baru/modifikasian pada tanggal new/modified financial asset at
modifikasi/negosiasi. the modification/negotiation
date.
39
Page 436
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
Bank kemudian akan mengukur aset The bank will then measure the modified
keuangan yang telah dimodifikasi baik financial assets either substantially or not
secara substansial maupun tidak substantially in the following manner:
substansial dengan cara berikut: (lanjutan) (continued)
a. Modifikasi Aset Keuangan yang a. Substantial Modification of Financial
Substansial: (lanjutan) Assets: (continued)
2. Selisih jumlah tercatat bruto aset 2. The difference between the gross
keuangan awal dengan nilai wajar carrying amount of the original
aset modifikasian diakui di laba rugi. financial asset and the fair value of
the modified asset is recognized in
profit or loss.
3. Pendapatan atau biaya transaksi 3. Income or costs incurred in
yang terjadi sehubungan dengan connection with a modification
kejadian modifikasi diakui sebagai event are recognized as part of the
bagian dari keuntungan atau gain or loss on the modification.
kerugian atas modifikasi tersebut.
4. Selanjutnya, Bank melakukan 4. Subsequently, the Bank assesses
penilaian apakah aset keuangan whether the new/modified financial
baru/modifikasian merupakan aset assets are those that arise from
yang berasal dari aset keuangan deteriorating financial assets.
memburuk.
5. Pengakuan pendapatan bunga atas 5. Recognition of interest income on
aset yang berasal dari aset assets originating from
keuangan memburuk ditentukan deteriorating financial assets is
berdasarkan suku bunga efektif determined based on the risk-
yang telah disesuaikan dengan adjusted effective interest rate to
risiko kredit (risk-adjusted effective discount the cash flows of modified
interest rate) untuk mendiskontokan financial assets.
arus kas aset keuangan yang telah
dimodifikasi.
40
Page 437
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(v) Modifikasi atas Arus Kas Aset Keuangan (v) Modifications to Cash Flow of Financial
(lanjutan) Assets (continued)
b. Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak b. Non-Substantial Modification of
Substansial: Financial Assets:
1. Saat Bank melakukan renegosiasi 1. When the Bank renegotiates or
atau modifikasi arus kas kontraktual modifies contractual cash flows for
atas aset keuangan (antara lain financial assets (among others
ketika kredit direstrukturisasi) yang when credit is restructured) that do
tidak memenuhi kriteria modifikasi not meet the criteria for substantial
aset keuangan yang substansial di modification of financial assets
atas, maka renegosiasi atau above, the renegotiation or
modifikasi tersebut tidak modification does not result in
menghasilkan penghentian derecognition of financial assets.
pengakuan aset keuangan.
2. Jumlah tercatat bruto aset keuangan 2. The gross carrying amount of
dihitung sebesar nilai kini (net financial assets is computed at the
present value) dari arus kas net present value of modified or
kontraktual yang telah dimodifikasi renegotiated contractual cash
atau direnegosiasi yang flows discounted at the original
didiskontokan menggunakan suku effective interest rate.
bunga efektif awal.
3. Bank kemudian mengakui 3. The Bank then recognizes the gain
keuntungan atau kerugian dari or loss from the modification (i.e.
modifikasi (yaitu sebesar perubahan the change in the gross carrying
jumlah tercatat bruto aset keuangan) amount of the financial asset) in
dalam laporan laba rugi. the profit or loss.
4. Pendapatan atau biaya transaksi 4. Transaction income or costs
yang terjadi sehubungan dengan incurred in connection with a
kejadian modifikasi diakui sebagai modification event are recognized
penyesuaian terhadap jumlah as an adjustment to the carrying
tercatat aset keuangan yang telah amount of the modified financial
dimodifikasi dan diamortisasi asset and amortized over the
selama sisa jangka waktu aset remaining term of the modified
keuangan modifikasian tersebut financial asset.
41
Page 438
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain serta aset keuangan as well as financial assets and
dan liabilitas keuangan yang dicatat financial liabilities recorded at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost are recognized in the
diamortisasi, diakui pada laporan laba statement of profit or loss using the
rugi dengan menggunakan metode effective interest method.
suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortized cost of
aset keuangan sebelum disesuaikan a financial asset before adjusting for
dengan cadangan penurunan nilai. allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat bunga efektif expenses, the effective interest rate is
diterapkan pada jumlah tercatat bruto applied to the gross carrying amount
aset (ketika aset tersebut bukan aset of an asset (when the asset is not a
keuangan memburuk) atau terhadap deteriorated financial asset) or to the
biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of a liability.
liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk For financial assets that deteriorated
setelah pengakuan awal, pendapatan after initial recognition, interest income
bunga dihitung dengan menerapkan is calculated by applying an effective
tingkat bunga efektif terhadap biaya interest rate to the amortized cost of
perolehan diamortisasi dari aset the financial assets. If the asset no
keuangan tersebut. Jika aset tersebut longer deteriorates, the calculation of
tidak lagi memburuk, maka interest income will be calculated by
perhitungan pendapatan bunga akan applying an effective interest rate to
dihitung dengan menerapkan tingkat the gross carrying amount of the
bunga efektif terhadap nilai tercatat financial asset.
bruto dari aset keuangan tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan deteriorated at initial recognition,
awal, pendapatan bunga dihitung interest income is calculated by
dengan menerapkan tingkat bunga applying the effective interest rate to
efektif terhadap biaya perolehan the amortized cost of the financial
diamortisasi dari aset keuangan assets. If the asset no longer
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi deteriorates, the calculation of interest
memburuk, maka perhitungan income will still be calculated by
pendapatan bunga akan tetap dihitung applying the effective interest rate to
dengan menerapkan tingkat bunga the amortized cost of the financial
efektif terhadap biaya perolehan asset.
diamortisasi dari aset keuangan
tersebut.
42
Page 439
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian atas aset b. Gain and losses on financial assets
keuangan (yaitu: instrumen utang (which is debt instrument hold by
yang dimiliki oleh Bank) yang diukur Bank) measured at fair value through
pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income
komprehensif lain (FVTOCI) diakui (FVTOCI) are recognized at other
dalam penghasilan komprehensif lain, comprehensive income, except
kecuali untuk kerugian penurunan losses on impairment, until those
nilai, sampai aset keuangan tersebut financial instrument derecognized,
dihentikan pengakuannya, unrealized gain and losses record on
keuntungan atau kerugian kumulatif other comprehensive income
yang telah diakui sebelumnya dalam reclassified from equity to profit and
penghasilan komprehensif lain loss as reclassification adjustment.
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Keuntungan dan kerugian atas aset Gain and losses on financial assets or
keuangan atau liabilitas keuangan financial liabilities measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui value through profit or loss (FVTPL)
laba rugi (FVTPL) diakui dalam are recognized at statement of profit
laporan laba rugi, kecuali: or loss, except:
Bagian dari hubungan lindung
nilai; Part of a hedging relationship;
Investasi dalam instrumen
ekuitas dan Bank telah memilih Investments in equity
untuk menyajikan keuntungan instruments and the Bank has
dan kerugian atas investasi chosen to present gains and
dalam penghasilan losses on investment in other
komprehensif lain; comprehensive income;
Liabilitas keuangan yang
ditetapkan untuk diukur pada Financial liabilities determined to
nilai wajar melalui laba rugi dan be measured at fair value
Bank disyaratkan untuk through profit or loss and the
menyajikan dampak dari Bank is required to present the
perubahan risiko kredit liabilitas impact of changes in credit risk
dalam penghasilan liabilities in other comprehensive
komprehensif lain; income;
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan Financial assets measured at fair
komprehensif lain dan Bank value through other
disyaratkan untuk mengakui comprehensive income and the
sebagian perubahan nilai wajar Bank is required to recognize
dalam penghasilan some changes in fair value in the
komprehensif lain. other comprehensive income.
43
Page 440
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Keuntungan atau kerugian atas aset Gain or losses on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost and not part
perolehan amortisasi dan bukan of a hedging relationship are recognized in
merupakan bagian dari suatu hubungan the statement of profit or loss when the
lindung nilai diakui pada laporan laba financial assets are derecognized,
rugi ketika aset keuangan dihentikan reclassified, through the amortization
pengakuannya, direklasifikasi, melalui process or in order to recognize
proses amortisasi atau dalam rangka impairment gains or losses.
mengakui keuntungan atau kerugian
penurunan nilai.
Keuntungan atau kerugian dari liabilitas Gain or losses on liabilities instrument
keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost and not part
perolehan amortisasi dan bukan of a hedging relationship are recognized in
merupakan bagian dari suatu hubungan the statement of profit or loss when
lindung nilai diakui dalam laporan laba liabilities instrument are derecognized and
rugi ketika liabilitas keuangan dihentikan through amortization processed.
pengakuannya dan melalui proses
amortisasi.
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (vii) Reclassification of financial assets
Reklasifikasi aset keuangan Reclassification of financial assets is
diperbolehkan jika dan hanya jika terjadi permissible when and only when there is
perubahan dalam model bisnis untuk change in business model for managing
mengelola aset keuangan. financial assets.
Jika Bank mereklasifikasi aset keuangan If the Bank reclassifies financial assets in
sesuai dengan ketentuan di atas, Bank accordance with the above conditions, the
menerapkan reklasifikasi secara Bank applies prospective reclassification
prospektif dari tanggal reklasifikasi. from the date of reclassification. The Bank
Bank tidak menyajikan kembali does not restate gains, losses (including
keuntungan, kerugian (termasuk impairment gains or losses), or previously
keuntungan atau kerugian penurunan recognized interest.
nilai), atau bunga yang diakui
sebelumnya.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar through profit or loss are recorded at fair
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba statement of profit or loss and other
rugi. comprehensive income.
44
Page 441
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vii) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortized cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai comprehensive are recorded at their fair
wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from fair
nilai wajar melalui penghasilan value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains or
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from fair
nilai wajar melalui penghasilan value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification is recorded at carrying
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian value. Unrealized gains or losses is
yang belum direalisasi dihapus dari ekuitas removed from equity and is adjusted
dan disesuaikan terhadap nilai wajar. against the fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications on financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value classification through profit or
nilai wajar melalui penghasilan loss to fair value classification through
komprehensif lain dicatat pada wajar. other comprehensive income are recorded
at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok Reclassification of financial assets from
dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok held-to-maturity to available-for-sale
tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai category is recorded at fair value.
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang Unrealized gains or losses are reported in
belum direalisasi tetap dilaporkan dalam equity and are amortized using effective
ekuitas dan diamortisasi menggunakan interest method over the remaining life of
metode suku bunga efektif selama sisa the financial assets.
umur aset keuangan tersebut.
(viii) Saling hapus (viii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset
dilakukan saling hapus dan nilai bersihnya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan statement of financial position when, and
jika, dan hanya jika Bank memiliki hak yang only when, the Bank has a legal right to
berkekuatan hukum untuk melakukan offset the amounts and intends either to
saling hapus atas jumlah yang telah diakui settle on a net basis or to realize the asset
tersebut dan adanya maksud untuk and settle the liability simultaneously.
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
45
Page 442
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(viii) Saling hapus (lanjutan) (viii) Offsetting (continued)
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be,
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business and in the event of default,
atau kebangkrutan dari entitas atas seluruh insolvency or bankruptcy of the company
pihak lawan. or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh net basis only when permitted by the
Standar Akuntansi Keuangan. Financial Accounting Standards.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan Fair value measurement assumes the
bahwa transaksi untuk menjual aset atau transaction to sell assets or transfer
mengalihkan liabilitas terjadi: liabilities occurs:
- Di pasar utama untuk aset dan - In the primary market for such assets
liabilitas tersebut; atau and liabilities; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, - If there is no primary market, in the
dipasar yang paling menguntungkan most profitable market for these
untuk aset atau liabilitas tersebut. assets or liabilities.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika would be use by market participants in
menentukan harga aset dan liabilitas determining the price of the asset and the
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku liability assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan act in their best economic interests.
ekonomik terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non keuangan The measurement of the fair value of non-
memperhitungkan kemampuan pelaku financial assets takes into account the
pasar untuk menghasilkan manfaat ability of market participants to generate
ekonomik dengan menggunakan aset economic benefits by using the asset in
dalam penggunaan tertinggi dan the highest and best use or by selling them
terbaiknya atau dengan menjualnya to other market participants that would use
kepada pelaku pasar lain yang akan the asset in the highest and best use.
menggunakan aset tersebut dalam
penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
46
Page 443
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Bank menggunakan teknik penilaian yang Bank uses suitable valuation techniques in
sesuai dalam keadaan dan dimana data the circumstances and where sufficient
yang memadai tersedia untuk mengukur data are available to measure fair value,
nilai wajar, mengoptimalkan penggunaan optimizing the use of relevant observable
input yang dapat diobservasi yang relevan inputs and minimize the use of inputs that
dan meminimalkan penggunaan input yang are not observable.
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities which fair value is
wajar diukur atau diungkapkan dalam measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements can be classified in fair value
pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan hierarchy levels, based on the lowest level
tingkatan input terendah yang signifikan of input that is significant to the overall fair
atas pengukuran nilai wajar secara value measurement:
keseluruhan:
- Tingkat 1 : harga kuotasian (tanpa - Level 1 : quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset active markets for identical assets or
atau liabilitas yang identik yang dapat liabilities which are accessible at the
diakses pada tanggal pengukuran. measurement date.
- Tingkat 2 : input selain harga - Level 2 : inputs other than quoted
kuotasian yang termasuk dalam level prices included in level 1 that are
1 yang dapat diobservasi untuk aset observable for the assets and liabilities,
dan liabilitas, baik secara langsung either directly or indirectly.
atau tidak langsung.
- Tingkat 3 : input yang tidak dapat - Level 3 : inputs that are not observable
diobservasi untuk aset dan liabilitas. for the assets and liabilities.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognized in the financial statements on
menentukan apakah terjadi transfer antara recurring basis, the Bank determines
level di dalam hirarki dengan cara whether there is a transfer between levels
mengevaluasi kategori (berdasarkan input in the hierarchy by evaluating categories
level terendah yang signifikan dalam (based on the lowest level input that is
pengukuran nilai wajar) setiap akhir significant to the fair value measurement)
periode pelaporan. at the end of each reporting period.
Bank, untuk tujuan pengungkapan nilai The Bank, for purposes of disclosing the
wajar, telah menentukan kelas aset dan fair value, has determined the classes of
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, assets and liabilities based on the nature,
risiko aset dan liabilitas, dan level hirarki characteristics, risk of assets and liabilities,
nilai wajar (Catatan 47). and the fair value hierarchy levels
(Note 47).
47
Page 444
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(x) Pengukuran biaya perolehan diamortisasi (x) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the financial
jumlah aset keuangan atau liabilitas asset or liability is measured at initial
keuangan yang diukur pada saat recognition, minus principal repayments,
pengakuan awal dikurangi pembayaran plus or minus the cumulative amortization
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi using the effective interest method of any
amortisasi kumulatif menggunakan metode difference between the initial amount
suku bunga efektif yang dihitung dari recognized and the maturity amount,
selisih antara nilai pengakuan awal dan minus any reduction for impairment.
nilai jatuh temponya, dan dikurangi
penurunan nilai.
(xi) Aset keuangan sukuk (xi) Sukuk Financial Asset
Berdasarkan PSAK No.110 (Revisi 2015), In accordance with SFAS No.110
Bank menentukan investasi pada sukuk (Revised 2015), the Bank determines the
ijarah dan mudharabah sebagai diukur classification of investments in sukuk
pada biaya perolehan, diukur pada nilai ijarah and mudharabah either measured
wajar melalui penghasilan komprehensif at cost, fair value through other
lain atau diukur pada nilai wajar melalui comprehensive income or fair value
laba rugi. through profit or loss.
Klasifikasi sukuk adalah sebagai berikut: Sukuk classifications are as follows:
a. Diukur pada biaya perolehan a. Measured at cost
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and has
dan terdapat persyaratan contractual terms in determining
kontraktual dalam menentukan the specific date of principal
tanggal tertentu atas pembayaran payments and or the results.
pokok dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi, dan selisih antara transaction cost, and difference
biaya perolehan dan nilai nominal between the acquisition cost and
diamortisasi secara garis lurus the nominal value is amortized on
selama jangka waktu sukuk dan a straight-line basis over the period
diakui dalam laba rugi. of the sukuk and recognized to
profit or loss.
48
Page 445
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Aset keuangan dan liabilitas keuangan e. Financial assets and liabilities (continued)
(lanjutan)
(xi) Aset keuangan sukuk (lanjutan) (xi) Sukuk Financial Asset (continued)
Klasifikasi sukuk adalah sebagai berikut: Sukuk classifications are as follows:
(lanjutan) (continued)
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and sell
dan melakukan penjualan sukuk, sukuk, has contractual terms in
terdapat persyaratan kontraktual determining the specific date of
dalam menentukan tanggal principal payments and or the
tertentu atas pembayaran pokok results.
dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi, dan selisih antara transaction cost, and difference
biaya perolehan dan nilai nominal between the acquisition cost and
diamortisasi secara garis lurus the nominal value is amortized on
selama jangka waktu sukuk dan a straight-line basis over the period
diakui dalam laba rugi. of the sukuk and recognized to
profit or loss.
Keuntungan atau kerugian dari Gain or loss from changes of fair
perubahan nilai wajar diakui value is recognized in other
dalam penghasilan komprehensif comprehensive income after
lain setelah memperhitungkan considering unamortized difference
saldo selisih biaya perolehan dan of acquisition cost and nominal
nilai nominal yang belum value and accumulated gain or loss
diamortisasi dan saldo akumulasi of fair value which has previously
keuntungan atau kerugian nilai recognized in other comprehensive
wajar yang telah diakui dalam income. When sukuk is
penghasilan komprehensif lain derecognized, accumulated gain or
sebelumnya. Ketika investasi loss which has previously
sukuk dihentikan pengakuannya, recognized in other comprehensive
akumulasi keuntungan atau income is reclassified to profit or
kerugian yang sebelumnya diakui loss.
dalam penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi ke laba rugi.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba c. Measured at fair value through profit
rugi or loss
Biaya perolehan sukuk tidak termasuk Sukuk acquisition cost excludes
biaya transaksi, dan selisih antara nilai transaction cost and the difference
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam between fair value and the carrying
laba rugi. value is recognized in profit or loss.
49
Page 446
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At reporting date, the Bank calculates expected
menghitung kerugian kredit ekspektasian credit loss based on estimated 12 months. If
berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi there is a significant increase in credit risk since
kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak initial recognition, the estimated expected credit
pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit loss will be calculated throughout the life of the
ekspektasian akan dihitung sepanjang umur contract.
kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are estimated weighted
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian probabilities of credit losses (is the present
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan value of all cash shortages) over the estimated
kas) selama perkiraan umur instrumen life of the financial instrument. Cash shortages
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih are the difference between the cash flows owed
antara arus kas yang terutang kepada Bank to the Bank in accordance with the contract and
sesuai dengan kontrak dan arus kas yang the cash flows that are expected to be received
diperkirakan akan diterima oleh Bank. by the Bank.
Bank menetapkan definisi peningkatan risiko The Bank has determined the definition of a
kredit instrumen keuangan secara signifikan significant increase in credit risk of financial
sejak pengakuan awal sebagai berikut: instruments since initial recognition as follows:
Sesuai dengan praduga (rebuttable In accordance with presumption
presumption) PSAK 71, yaitu ketika (rebuttable presumption) SFAS 71, i.e.
pembayaran kontraktual tertunggak lebih when contractual payments are overdue
dari 30 hari; atau for more than 30 days; or
Ketika terjadi restrukturisasi aset When there is a restructuring of financial
keuangan yang disebabkan oleh assets caused by increased credit risk.
peningkatan risiko kredit.
Bank menerapkan definisi gagal bayar (stage The Bank applies a definition of default (stage
3) yang konsisten dengan definisi yang 3) that is consistent with the definition used for
digunakan untuk tujuan manajemen risiko internal credit risk management for relevant
kredit internal untuk instrumen keuangan yang financial instruments, namely:
relevan, yaitu:
Ketika instrumen keuangan telah When financial instruments are in 90 days
menunggak 90 hari; atau in arrears; or
Telah berada pada kolektibilitas BI 3, 4, Is in BI collectibility 3, 4, or 5.
atau 5.
50
Page 447
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli The Bank classifies purchased or originated
dari aset keuangan memburuk apabila: credit-impaired financial asset if:
Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan; Loss of an active market from financial
dan assets; and
Pembelian dengan diskon sangat besar. Purchases with very large discounts.
Bank mengelompokkan aset keuangan berasal The Bank classifies financial assets derived
dari aset keuangan memburuk apabila: from deteriorat financial assets if:
Pihak peminjam dinyatakan pailit; The borrower is declared bankrupt;
Terdapat perubahan dari bentuk There is a change in the form of provision
penyediaan dana, atau of funds, or
Debitur telah berada pada stage 3 dan The debtor is at stage 3 and meets one of
memenuhi salah satu kondisi berikut: the following conditions:
Telah dilakukan restrukturisasi secara Repeated restructuring and significant
berulang-ulang dan terjadi breach of contract; or
pelanggaran kontrak secara
signifikan; atau
Atas restrukturisasi yang terjadi, For the restructuring that occurs, there
terdapat selisih negatif lebih dari 20% is a negative difference of more than
atas nilai kini arus kas masa depan 20% of the present value of future
(yang didiskontokan menggunakan cash flows (discounted using the initial
suku bunga efektif awal) antara effective interest rate) between the
persyaratan awal dan persyaratan initial terms and the terms of the
restrukturisasi. restructuring.
Bank melakukan penurunan nilai secara The Bank is impaired individually or collectively
individu atau kolektif dengan by considering all reasonable and supported
mempertimbangkan semua informasi yang information, including forward looking
wajar dan terdukung, termasuk informasi yang information.
bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking).
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment losses
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara on financial assets assessed collectively is
kolektif, berdasarkan pada karakteristik risiko grouped based on similar credit risk
kredit yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the loan
segmentasi kredit berdasarkan permodelan segmentation based on future loss model
kerugian masa depan.
Bank menggunakan metode statistik, credit The Bank uses statistical method, credit rating
rating dan perkiraan makroekonomi untuk and macroeconomy forecast to assess
menilai cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses on loans.
atas kredit yang diberikan.
51
Page 448
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
f.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang f.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah
Bank dapat menetapkan debitur untuk Bank may assign debtors to be evaluated
dievaluasi secara individual apabila memenuhi individually if they meet at least one of the
minimal salah satu kriteria sebagai berikut: following criteria:
Kredit Konsumer: Consumer Credit:
1. Akun yang memenuhi kriteria sebagai 1. Accounts that meet the following criteria:
berikut:
a. Akun yang default (bucket 5) atau a. Account that defaults (bucket 5) or
restrukturisasi; dan restructured; and
b. Memiliki pokok di atas atau sama b. Has a principal of more than or equal to
dengan Rp4 miliar Rp4 billion
2. Mengalami bencana alam yang ditentukan 2. Experienced a natural disaster as
oleh Otoritas Jasa Keuangan ataupun determined by the Financial Services
instansi pemerintah dan disetujui Direksi. Authority or government agency and
approved by the Board of Directors.
3. Kualitas kredit kolektibilitas 5 di atas 5 3. Credit quality collectibility of 5 over 5 (five)
(lima) tahun (minimal DPD 2006 hari) years (minimum DPD 2006 days) with the
dengan kriteria tidak ada sertifikat atau criteria of no certificate or perfect binding
belum dilakukan pengikatan sempurna (HT) except for program credit (SKMHT)
(HT) kecuali kredit program (SKMHT)
4. Hasil lelang dibawah kewajiban pokok 4. The auction proceeds under the principal
obligation
5. Terkait pemasalahan hukum dengan 5. In relation to legal issues with indications,
indikasi, antara lain: among others:
a. Sengketa agunan; atau a. Collateral dispute ; or
b. Sengketa lahan. b. Land dispute.
Dimana salah satu dari 2 (dua) sengketa Where one of the 2 (two) disputes a binding
tersebut sudah terbit ketetapan hukum legal provision has been issued and causes
mengikat dan menimbulkan kerugian bagi losses to the Bank.
Bank.
6. Debitur minimal masuk bucket 4 dan 6. Debtors are at least in bucket 4 and there
terdapat minimal 2 (dua) permasalahan are at least 2 (two) problems as follows:
sebagai berikut:
a. Tempat bekerja debitur atau usaha a. The debtor's place of work or the
debitur mengalami kebangkrutan debtor's business is bankrupt
b. Debitur terkena PHK b. The debtor is laid off
c. Sertifikat belum terbit selama minimal c. The certificate has not been issued for
36 bulan sejak akad kredit at least 36 months since the credit
agreement
d. Rumah yang menjadi agunan tidak d. The house that became the collateral
selesai atau terbengkalai was not finished or was abandoned
e. Pembayaran angsuran dilakukan oleh e. Installment payments are made by a
pihak ketiga yang tidak terafiliasi oleh third party that is not affiliated with the
debitur debtor
f. Debitur sudah mengalami f. The debtor has undergone restructuring
restrukturisasi minimal 2 (dua) kali. at least 2 (two) times.
g. Debitur mengalami permasalahan g. The debtor is experiencing legal
hukum problems
h. Klaim asuransi terkait kredit ditolak/ h. Insurance claims related to credit
tidak dibayar oleh asuradur. rejected/not paid by the insurer.
52
Page 449
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
f.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang f.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Kredit Komersial: Commercial Credit:
1. Akun yang memenuhi kriteria sebagai 1. Accounts that meet the following criteria:
berikut:
a. Akun yang default (bucket 5) atau a. Account that defaults (bucket 5) or
restrukturisasi; dan restructured; and
b. Memiliki pokok di atas atau sama b. Has a principal of more than or equal to
dengan Rp30 miliar Rp30 billion
2. Mengalami bencana alam yang ditentukan 2. Experienced a natural disaster as
oleh Otoritas Jasa Keuangan ataupun determined by the Financial Services
instansi pemerintah dan disetujui Direksi. Authority or government agency and
approved by the Board of Directors.
3. Kualitas kredit kolektibilitas 5 di atas 5 3. Credit quality collectibility of 5 over 5 (five)
(lima) tahun (minimal DPD 2006 hari) years (minimum DPD 2006 days) with the
dengan kriteria tidak ada sertifikat atau criteria of no certificate or perfect binding
belum dilakukan pengikatan sempurna (HT) except for program credit (SKMHT)
(HT) kecuali kredit program (SKMHT)
4. Hasil lelang dibawah kewajiban pokok 4. The auction proceeds under the principal
obligation
5. Terkait pemasalahan hukum dengan 5. In relation to legal issues with indications,
indikasi, antara lain: among others:
a. Sengketa pengurus, a. Collateral dispute ; or
b. Sengketa agunan, b. Collateral dispute,
c. Sengketa lahan, c. Land dispute,
d. Sengketa proyek, d. Project dispute
Dimana salah satu dari 4 (empat) sengketa Where one of the 4 (four) disputes has
tersebut sudah terbit ketetapan hukum issued a binding legal provision and/or
mengikat dan menimbulkan kerugian bagi causes losses to the bank.
bank. 6. In the case of collectability using the 3
6. Dalam hal penetapan kolektibilitas (three) pillar concept, the individual
menggunakan konsep 3 (tiga) pilar maka assessment criteria can be determined with
kriteria individual assessment dapat the following criteria: at least entering bucket
ditetapkan dengan kriteria: minimal masuk 4 (days arrears 61 days) and there are at
bucket 4 (hari tunggakan 61 hari) dan least 2 (two) out of 3 (three) problems as
terdapat minimal 2 (dua) dari 3 (tiga) follows:
permasalahan sebagai berikut:
a. Permasalahan prospek usaha a. Problems with decreased business
menurun dengan indikasi antara lain: prospects with indications include:
i. Tidak terdapat pembayaran i. There is no principal payment in
pokok sesuai dengan ketentuan accordance with the provisions
dan atau kesepakatan yang telah and/or agreements that have been
dibuat, atau made, or
ii. Pembangunan berhenti lebih ii. Construction has stopped for more
dari 1 (satu) tahun, dan/atau than 1 (one) year, and/ or
iii. Tidak terdapat penjualan lebih iii. There are no sales for more than 1
dari 1 (satu) tahun. (one) year
53
Page 450
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
f.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang f.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Kredit Komersial: (lanjutan) Commercial Credit: (continued)
b. Permasalahan agunan dengan b. Collateral problems by meeting one of
memenuhi salah satu indikasi/ kriteria the following indications/criteria:
sebagai berikut:
i. Sertifikat agunan belum atas i. The collateral certificate is not yet
nama debitur atau pengurus yang in the name of the debtor or
tidak dapat diikat Hak management that cannot be bound
Tanggungan; by the Mortgage;
ii. Sertifikat agunan belum dilakukan ii. Collateral certificate has not been
pengikatan Hak Tanggungan 12 bound by the Mortgage Rights 12
bulan sejak akad kredit dan status months since the credit agreement
default; and default status;
iii. Sertifikat tidak memiliki alas iii. The certificate has no legal basis
hukum untuk dilakukan for transfer to the buyer;
pengalihan kepada pembeli;
iv. Agunan belum terbit sertifikat; iv.The collateral has not been issued
a certificate;
v. Agunan tidak terbangun 100% v. Collateral is not built 100%
khusus kredit investasi; specifically for investment credit;
c. Permasalahan kemampuan c. The problem of ability to pay has
membayar mengalami penurunan decreased
Perhitungan komponen PD, LGD, dan EAD The computation of PD, LGD, and EAD
yang dilakukan secara kolektif pada setiap components carried out collectively in each
segmentasi kredit mempertimbangkan data credit segmentation takes into account
historis, saat ini dan masa yang akan datang. historical, current and future data.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment losses
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara on financial assets assessed collectively
kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit grouped based on similar credit risk
yang sama dengan mempertimbangkan characteristics and taking into account the loan
segmentasi kredit berdasarkan pengalaman segmentation based on historical loss
kerugian masa lalu dan kemungkinan terjadinya experience and the possibility of failure
kegagalan (probability of default). Aset (probability of default). Financial assets are
keuangan dikelompokan berdasarkan grouped on the basis of similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sama antara lain characteristics by considering the credit
dengan mempertimbangkan segmentasi kredit segmentation and past due status of the
dan tunggakan debitur. debtors, among others.
54
Page 451
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
f.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang f.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Bank perlu mempertimbangkan informasi masa Bank needs to consider past, present and future
lalu, masa sekarang dan masa depan dalam information in calculating the probability of
menghitung kemungkinan kejadian gagal default. Therefore, the calculation of PD is
bayar. Oleh karena itu, perhitungan PD carried out in the following stages:
dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
a. Perhitungan PD secara historis (PD TTC) a. Historical PD calculation (PD TTC)
b. Perhitungan PD forward-looking; dan b. forward-looking PD calculation; and
c. Perhitungan PD Point in time (PiT) melalui c. Calculation of PD Point in time (PiT)
proses scaling through a scaling process
LGD merupakan estimasi kerugian atas debitur LGD is an estimated loss for a debtor by
dengan menghitung recovery yang didapatkan calculating the recovery obtained after the
setelah debitur tersebut default. LGD debtor defaults. LGD is calculated as 100%
diperhitungkan sebesar 100% dikurangi tingkat minus the rate of return (recovery rate), LGD
pengembalian (recovery rate), perhitungan calculation is carried out in the following stages:
LGD dilakukan dengan tahapan sebagai
berikut:
a. Perhitungan LGD secara historis (LGD a. Historical LGD calculation (LGD TTC);
TTC);
b. Perhitungan LGD Point in Time (LGD PiT) b. Calculation of LGD Point in Time (LGD
dengan mempertimbangkan informasi PiT) by considering forward looking
forward looking. information.
Dalam membuat estimasi recoverable amount The Bank uses the fair value of collateral as the
(estimasi jumlah yang dapat diperoleh basis for future cash flow if one of the following
kembali), Bank dapat menggunakan metode conditions is met:
berikut ini:
a. Discounted Cash Flow a. Discounted Cash Flow
Bank melakukan perhitungan berdasarkan The Bank performs calculations based on
jumlah yang telah didiskonto (discounted the discounted amount (discounted value)
value) dari estimasi arus kas masa datang of future cash flows (principal and interest)
(pokok dan bunga) yang didiskonto discounted based on the Effective Interest
berdasarkan Suku Bunga Efektif dari setiap Rate of each loan.
kredit.
b. Expected Collateral b. Expected Collateral
Bank melakukan perhitungan berdasarkan The Bank calculates earthquakes which
estimasi penjualan agunan yang dilakukan are calculated based on the analysis
dengan mempertimbangkan nilai wajar dan carried out by considering the fair value
jangka waktu estimasi penjualan agunan di and the estimated future sales period. The
masa depan. Hasil perhitungan akan calculation results will be discounted
didiskontokan berdasarkan Suku Bunga based on the Effective Interest Rate of
Efektif dari setiap kredit. each loan.
c. Metode lainnya yang berdasarkan analisis c. Other methods based on the Bank's
Bank lebih sesuai dan tidak bertentangan analysis are more appropriate and do not
dengan ketentuan Regulator. conflict with the Regulators' provisions.
55
Page 452
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Cadangan kerugian penurunan nilai atas f. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
f.1. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang f.1. Loans and murabahah financing receivables
murabahah (lanjutan) (continued)
Sesuai dengan PSAK No. 102, “Akuntansi In accordance with SFAS No. 102, “Accounting
Murabahah” dan Pedoman Akuntansi for Murabahah” and Indonesia Sharia Banking
Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) Revisi Accounting Guidelines (PAPSI Revised 2013),
2013), Bank menghitung CKPN untuk piutang the Bank calculates individual allowance for
murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK impairment losses for murabahah receivable in
No. 102, “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. accordance with IFAS No. 102 “Impairment of
Murabahah Receivables”.
f.2. Pembiayaan/piutang syariah selain murabahah f.2. Sharia financing/receivables other than
murabahah
Untuk aset keuangan berupa piutang istishna, For financial assets of istishna receivables,
pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah, Bank menerapkan musyarakah financing, the Bank implements
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) POJK No.02/POJK.03/2022 dated January 31,
No.02/POJK.03/2022 tanggal 31 Januari 2022 2022 regarding “Asset Quality Ratings for
tentang ”Penilaian Kualitas Aset Bank Umum Sharia Bank and Sharia Business Unit".
Syariah dan Unit Usaha Syariah”.
Cadangan kerugian minimum yang harus The minimum allowance to be provided in
dibentuk sesuai dengan Peraturan Bank accordance with Bank Indonesia Regulation is
Indonesia adalah sebagai berikut: as follows:
a. 1% dari aset produktif yang digolongkan a. 1% of earning assets classified as Current,
Lancar, di luar penempatan pada Bank excluding placements with Bank Indonesia,
Indonesia, obligasi pemerintah, instrumen government bonds, other debt instruments
hutang lain yang diterbitkan oleh issued by the Government of the Republic of
Pemerintah Republik Indonesia dan aktiva Indonesia and earning assets secured by
produktif yang dijamin dengan agunan cash collateral;
tunai;
b. 5% dari aset produktif yang digolongkan b. 5% of earning assets classified as Special
Dalam Perhatian Khusus setelah dikurangi Mention, net of deductible collateral;
agunan;
c. 15% dari aset produktif yang digolongkan c. 15% of earning assets classified as Sub-
Kurang Lancar setelah dikurangi agunan; standard, net of deductible collateral;
d. 50% dari aset produktif yang digolongkan d. 50% of earning assets classified as
Diragukan setelah dikurangi agunan; dan Doubtful, net of deductible collateral; and
e. 100% dari aset produktif yang digolongkan e. 100% of earning assets classified as Loss,
Macet setelah dikurangi agunan. net of deductible collateral.
Kriteria penilaian nilai agunan yang dapat The criterias for assessment of the value of
dikurangkan dalam pembentukan cadangan collateral that can be deducted in the calculation
kerugian penurunan nilai sesuai dengan of allowance for impairment losses are based on
Peraturan Bank Indonesia (OJK). Bank Indonesia Regulations (OJK).
56
Page 453
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
g. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain g. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are stated at amortized cost using
diamortisasi menggunakan metode suku bunga the effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Current accounts with Bank
nilai. Giro pada Bank Indonesia dan Bank lain Indonesia and other banks are classified as
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
h. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank h. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penanaman dana pada Bank banks represent placements of funds in Bank
Indonesia berupa deposit facility, term deposit Indonesia in the form of deposit facility, term
dan deposit facility syariah, sedangkan deposit and sharia deposit facility, whereas
penempatan pada bank lain berupa deposito placement with other banks is in the form of
berjangka, interbank call money dan tabungan. time deposit, interbank call money and savings.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortized cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Placements with Bank
nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks are classified as
bank lain diklasifikasikan sebagai biaya amortized cost.
perolehan diamortisasi.
i. Efek-efek dan obligasi pemerintah i. Securities and government bonds
Efek-efek terdiri dari surat berharga yang Securities consist of securities traded in the
diperdagangkan dalam pasar modal dan pasar capital market and money market, such as Bank
uang, antara lain Sertifikat Bank Indonesia Indonesia Certificates (SBI), Deposits
(SBI), Sertifikat Deposito Bank Indonesia Certificates of Bank Indonesia (SDBI), bonds,
(SDBI), obligasi, Negotiable Certificate of Negotiable Certificate of Deposit (NCD),
Deposit (NCD), Medium Term Notes (MTN), Medium Term Notes (MTN) mutual funds and
penyertaan reksadana dan Efek Beragun Aset Asset Backed Securities (ABSs).
(EBA).
EBA adalah portofolio efek yang terdiri dari aset ABSs are securities portfolio consisting of
keuangan berupa kumpulan tagihan kredit financial assets in the form of mortgages loan.
kepemilikan rumah. EBA terbentuk ketika bank ABSs are created when bank sells its loans or
menjual pinjaman atau utang lainnya kepada other debts to an issuer (financial institution)
penerbit (lembaga keuangan) lalu disusun and then arranged in a portfolio in order to
dalam suatu portofolio untuk dijual kembali resale to investors.
kepada investor.
Obligasi Pemerintah adalah obligasi yang Government bonds are bonds issued by the
diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia. Indonesian Government.
Pengukuran efek-efek dan obligasi Pemerintah The measurement of securities and
didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: Government bonds are based on the
classification of the securities as follows:
57
Page 454
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Efek-efek dan obligasi pemerintah (lanjutan) i. Securities and government bonds
(continued)
Pengukuran efek-efek dan obligasi Pemerintah The measurement of securities and
didasarkan atas klasifikasinya sebagai berikut: Government bonds are based on the
(lanjutan) classification of the securities as follows:
(continued)
1. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 1. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan as amortized cost are measured at
yang diamortisasi diukur dengan biaya amortized cost using the effective interest
perolehan yang diamortisasi menggunakan method. Interest income is recognized in the
metode suku bunga efektif. Pendapatan statement of profit or loss and other
bunga diakui dalam laporan laba rugi dan comprehensive income using the effective
penghasilan komprehensif lain interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
2. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 2. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through profit or loss (FVTPL)
laba rugi (FVTPL) diukur dengan are measured using fair value. Unrealized
menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau gains or losses resulting from changes in fair
kerugian yang belum direalisasi akibat values are recognized in the statement of
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya profit or loss and other comprehensive
disajikan dalam laporan laba rugi dan income. Changes in fair value are
penghasilan komprehensif lain. Perubahan recognized in profit or loss. Upon sale of
nilai wajar diakui pada laporan laba rugi. portfolio of fair value through profit or loss
Atas penjualan portofolio efek-efek dan securities and government bonds, the
obligasi pemerintah untuk nilai wajar difference between the selling price and the
melalui laba rugi, perbedaan antara harga fair value is recognized as a gain or loss in
jual dengan nilai pasar wajar diakui sebagai the year when the securities and
keuntungan atau kerugian penjualan pada government bonds are sold.
tahun dimana efek-efek dan obligasi
pemerintah tersebut dijual.
3. Efek-efek dan obligasi pemerintah yang 3. Securities and government bonds classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain (FVTOCI) income (FVTOCI) are measured using fair
diukur dengan menggunakan nilai wajar. value. Interest income is recognized in the
Pendapatan bunga diakui dalam laporan statement of profit or loss and other
laba rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income using the effective
lain menggunakan metode suku bunga interest method. Other fair value changes
efektif. Perubahan nilai wajar lainnya diakui are recognized directly in equity until the
langsung dalam ekuitas sampai efek-efek securities and Government bonds are sold
dan obligasi pemerintah dijual atau or impaired, whereby the cumulative gains
mengalami penurunan nilai, dimana and losses previously recognized in the
akumulasi keuntungan dan kerugian yang equity are recognized in the statement of
sebelumnya diakui dalam ekuitas diakui profit or loss and other comprehensive
dalam laporan laba rugi penghasilan income.
komprehensif lain.
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan merupakan penyediaan Loans represent the lending of money or
uang atau tagihan yang dapat disamakan equivalent receivables under contracts with
dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan borrowers, where the borrowers are required to
pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak repay their debts with interest after a specified
penerima kredit untuk melunasi setelah jangka period of time.
waktu tertentu dengan imbalan bunga.
58
Page 455
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang Loans (including loans under syndication) are
diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada initially measured at fair value plus transaction
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah costs that are directly attributable to obtaining
dengan biaya transaksi yang dapat the financial asset. After initial recognition,
diatribusikan secara langsung dan biaya loans are measured at amortized cost using the
tambahan untuk memperoleh aset keuangan effective interest method, net of allowance for
tersebut. Setelah pengakuan awal kredit yang impairment losses.
diberikan diukur pada biaya perolehan
amortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi Loans under syndication or channelling are
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar stated at the principal amount equal to the risk
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang portion assumed by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi adanya Loan restructuring may involve extending the
perpanjangan jangka waktu pembayaran dan payment arrangements and new loan
ketentuan kredit yang baru. conditions.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar Restructured loans are stated at the lower of
nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat carrying value on the date of restructuring or
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai value of the future cash receipts after the
tunai penerimaan kas masa depan setelah restructuring. Losses resulting from the
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara difference between the carrying value on the
nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi date of restructuring the present value of future
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan cash receipts after the restructuring is
setelah restrukturisasi diakui dalam laporan recognized in the statement of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. After the
Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas restructuring, all future cash receipts specified
masa depan yang ditetapkan dalam by the new terms are recorded as a return of
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian principal loans and interest income in
pokok kredit yang diberikan dan pendapatan accordance with the terms of the restructuring.
bunga sesuai dengan syarat-syarat
restrukturisasi.
Penjualan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sales of Housing Loans (KPR)
Bank telah melakukan penjualan atas KPR The Bank sold its KPR to third parties.
kepada pihak ketiga.
Atas penjualan tersebut, Bank telah In relation with the above mention sale, the
memindahkan risiko dan manfaat atas Bank has transferred the risk and rewards of
kepemilikan KPR kepada pihak lawan. Oleh ownership of the KPR to counterparty. Hence,
karena itu, pada tanggal efektif penjualan, Bank at the effective date of the sale, the Bank
menghentikan pengakuan atas KPR tersebut. derecognized the KPR.
Penjualan tersebut telah memenuhi kriteria jual The sale has fulfill the criteria of true sale
putus seperti yang tertuang dalam Peraturan according to OJK regulation No.
OJK No.11/POJK.03/2019. 11/POJK.03/2019.
59
Page 456
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Pembiayaan/piutang syariah k. Sharia financing/receivables
Pembiayaan/piutang syariah adalah Financing/receivables based on Sharia
penyediaan uang atau tagihan yang dapat principles is receivables from providing funds or
disamakan dengan itu, yang timbul dari other similar form of receivables arising from
transaksi berdasarkan prinsip jual beli dan bagi transactions carried out based on sale or
hasil antara Bank dengan pihak lain selama purchase arrangements and profit sharing
jangka waktu tertentu. Piutang tersebut meliputi between Bank and other parties for a certain
piutang murabahah, piutang istishna dan qardh, period of time. Such receivables consist of
untuk pembiayaan meliputi pembiayaan receivables arising from murabahah
mudharabah dan pembiayaan musyarakah. transactions, istishna transactions and qardh
transactions, for financing consist of
mudharabah and musyarakah financing.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Bank, dimana Bank between the customer and Bank, whereby Bank
membiayai kebutuhan konsumsi, investasi dan finances the consumption, investment and
modal kerja nasabah yang dijual dengan harga working capital needs of the customer sold with
pokok ditambah dengan keuntungan yang a principle price plus a certain margin that is
diketahui dan disepakati bersama. Pembayaran mutually informed and agreed. Repayment on
atas pembiayaan ini dilakukan dengan cara this financing is made in installments within a
mengangsur dalam jangka waktu yang specified period.
ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi fair value plus direct attributable transaction
yang dapat diatribusikan secara langsung dan costs and is an additional cost to obtain the
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh respected financial assets and after the initial
aset keuangan tersebut dan setelah pengakuan recognition are measured at amortized cost
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi using the effective margin method less any
menggunakan metode marjin efektif dikurangi allowance for impairment losses value.
dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Mudharabah merupakan pembiayaan Mudharabah financing is a joint financing made
kerjasama antara Bank sebagai pemilik dana between Bank as the owner of the funds
(shahibul maal) dengan nasabah sebagai (shahibul maal) and the customer as a business
pelaksana usaha (mudharib) selama jangka executor (mudharib) during a certain period.
waktu tertentu. Pembagian hasil keuntungan The profit sharing from the project or the
dari proyek atau usaha tersebut ditentukan business is determined in accordance with the
sesuai dengan nisbah (pre-determined ratio) mutually agreed nisbah (pre-determined ratio).
yang telah disepakati bersama. Pada tanggal On the statement of financial position date,
laporan posisi keuangan, pembiayaan mudharabah financing is stated at the
mudharabah dinyatakan sebesar saldo outstanding financing balance less allowance
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan for impairment losses which is provided based
kerugian penurunan nilai yang dibentuk on the management’s review of the financing
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen quality.
terhadap kualitas pembiayaan yang ada.
60
Page 457
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Pembiayaan/piutang syariah (lanjutan) k. Sharia financing/receivables (continued)
Musyarakah adalah akad kerjasama yang Musyarakah is a partnership contract among
terjadi diantara para pemilik modal (mitra fund’s owners (musyarakah partners) to
musyarakah) untuk menggabungkan modal contribute funds and conduct a business on a
dan melakukan usaha secara bersama dalam joint basis through partnership with the profit
suatu kemitraan dengan nisbah pembagian sharing based on a predetermined ratio, while
hasil sesuai dengan kesepakatan, sedangkan the losses are borne proportionally based on
kerugian ditanggung secara proporsional the capital contribution. On the statement of
sesuai dengan kontribusi modal. Pada tanggal financial position date, musyarakah financing is
laporan posisi keuangan, pembiayaan stated at the outstanding financing balance less
musyarakah dinyatakan sebesar saldo allowance for impairment losses which is
pembiayaan dikurangi dengan saldo cadangan provided based on the management’s review on
kerugian penurunan nilai yang dibentuk the financing quality.
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen
terhadap kualitas pembiayaan yang ada.
Istishna adalah akad penjualan antara al- Istishna is a sale and purchase contract
mustashni (pembeli) dan al-shani (produsen between al-mustashni (buyer) and al-shani
yang juga bertindak sebagai penjual). (manufacturer also acting as the seller). Based
Berdasarkan akad tersebut, pembeli menugasi on the contract, the buyer orders the
produsen untuk membuat atau mengadakan al- manufacturer to produce or to supply al-mashnu
mashnu (barang pesanan) sesuai spesifikasi (goods ordered) according to the specifications
yang diisyaratkan pembeli dan menjualnya required by the buyer and to sell them at agreed
dengan harga yang disepakati. Piutang istishna price. Istishna receivables are stated at
disajikan sebesar tagihan termin kepada outstanding billings to final buyer less allowance
pembeli akhir dikurangi cadangan kerugian for impairment losses.
penurunan nilai.
Qardh adalah penyediaan dana atau tagihan Qardh is the provision of funds or equivalent
yang dapat dipersamakan dengan itu claims based on agreement between the
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan borrower and the lender that requires the
antara peminjam dan pihak yang meminjamkan borrower to repay the debts after a certain
yang mewajibkan peminjam melunasi period of time. Qardh are stated at outstanding
hutangnya setelah jangka waktu tertentu. balance less allowance for impairment losses
Pinjaman qardh dinyatakan sebesar saldo based on the management’s review on the
pinjaman dikurangi dengan saldo cadangan financing quality.
kerugian penurunan nilai yang dibentuk
berdasarkan hasil reviu oleh manajemen
terhadap kualitas pinjaman yang ada.
l. Tagihan dan liabilitas akseptasi l. Acceptances receivable and payable
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptances receivable and payable represent
transaksi Surat Kredit Berdokumen Dalam Letters of Credit by Local Document (SKBDN)
Negeri (SKBDN) yang diaksep oleh bank transactions that have been accepted by the
pengaksep (accepting bank). accepting bank.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptances receivable and payable are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan at amortized cost. Acceptances receivable are
akseptasi disajikan setelah dikurangi cadangan stated net of allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Tagihan dan liabilitas akseptasi diklasifikasikan Acceptances receivable and payable are
sebagai diukur pada biaya perolehan classified as amortized costs.
amortisasi.
61
Page 458
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Penyertaan Saham m. Investment in shares
Penyertaan saham merupakan investasi jangka Investments in shares represent long-term
panjang pada perusahaan non-publik serta investments in non-publicly-listed companies
penyertaan modal sementara pada perusahaan and temporary investments in debtor
debitur yang timbul akibat konversi kredit yang companies arising from conversion of loans or
diberikan atau jenis transaksi tertentu yang certain of transactions which resulted The Bank
berakibat Bank memiliki saham pada have shares in debtor’s company.
perusahaan debitur.
Penyertaan saham dengan persentase Investments in shares represent ownership
kepemilikan 20,00% sampai dengan 50,00% interests of 20.00% to 50.00% are recorded
dicatat dengan metode ekuitas. Dalam metode using the equity method. Under this method,
ini, penyertaan dicatat sebesar biaya perolehan investments are recorded at cost and adjusted
disesuaikan dengan bagian Bank atas ekuitas for the Bank’s proportionate share in the net
perusahaan asosiasi dan dikurangi dengan equity of the investees and reduced by
penerimaan dividen sejak tanggal perolehan, dividends earned starting the acquisition date
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. net of by allowance for impairment losses
Penyertaan modal sementara dihapusbuku dari Temporary investment is written-off from the
laporan posisi keuangan apabila telah statement of financial position if it is held for
melampaui jangka waktu 5 (lima) tahun sesuai more than 5 (five) years in accordance with OJK
dengan Peraturan OJK No. 40/POJK.03/2019 Regulation No. 40/POJK.03/2019 regarding
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”. “Asset Quality Rating for Commercial Banks”.
n. Aset tetap n. Premises and equipment
Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya All premises and equipment are initially
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan recognized at cost, which comprises its
dan biaya-biaya tambahan yang dapat purchase price and any costs directly
diatribusikan langsung untuk membawa aset ke attributable in bringing the asset to the location
lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset and condition necessary for it to be capable of
tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud operating in the manner intended by
manajemen. management.
Setelah pengakuan awal, aset tetap selain Subsequent to initial recognition, premises and
tanah dinyatakan pada biaya perolehan equipment besides lands are carried at cost
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi less any subsequent accumulated depreciation
rugi penurunan nilai. and impairment losses.
Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran Premises and equipment acquired in exchange
aset non-moneter atau kombinasi aset moneter for a non-monetary asset or for a combination
dan non-moneter diukur pada nilai wajar, of monetary and non-monetary assets are
kecuali: measured at fair values, unless:
(i) Transaksi pertukaran tidak memiliki (i) The exchange transaction lacks
substansi komersial, atau commercial substance, or
(ii) Nilai wajar dari aset yang diterima dan (ii) The fair value of neither the assets received
diserahkan tidak dapat diukur secara andal. nor the assets given up can be measured
reliably.
62
Page 459
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset tetap (lanjutan) n. Premises and equipment (continued)
Penyusutan bangunan dihitung dengan Depreciation of buildings is computed using the
menggunakan metode garis lurus (straight-line straight-line method while depreciation of office
method) sedangkan peralatan kantor dan furniture and fixtures, and motor vehicles is
kendaraan bermotor dihitung dengan computed using the double-declining balance
menggunakan metode saldo menurun ganda method, based on the estimated useful lives of
(double-declining balance method) the assets as follows:
berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 10 - 20 Buildings
Peralatan kantor dan kendaraan bermotor 4-8 Office furniture and fixtures and motor vehicles
Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan The carrying amounts of premises and
dan kemungkinan penurunan nilai wajar aset equipment are reviewed for impairment when
jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan events or changes in circumstances indicate
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat that the carrying values may not be fully
mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. recoverable.
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
melakukan pengkajian ulang atas nilai residu, of depreciation of premises and equipment are
masa manfaat dan metode penyusutan dan reviewed by the management and adjusted
disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. prospectively, if appropriate, at the end of each
year, if necessary.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of premises and equipment is
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat derecognized upon disposal or when no future
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang economic benefits are expected from its use or
diharapkan dari penggunaan atau disposal. Any gain or loss arising on
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari derecognition of the asset (calculated as the
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai difference between the net disposal proceeds
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan and the carrying amount of the asset) is
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan included in the statement of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income in the period such
komprehensif lain pada periode aset tersebut asset is derecognized.
dihentikan pengakuannya.
Tanah awalnya dinyatakan sebesar biaya Land are initially recognized at cost and not
perolehan dan tidak disusutkan. Setelah depreciated. Subsequent to initial recognition,
pengakuan awal, tanah diukur pada nilai wajar land is measured at fair value at the revaluation
pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi rugi date less any subsequent accumulated
penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. impairment losses. Valuation of land are
Penilaian terhadap tanah dilakukan oleh penilai performed by appraisers with professional
yang memiliki kualifikasi profesional, dan qualification and is done in regular basis to
dilakukan secara berkala untuk memastikan ensure that the carrying amount does not differ
bahwa jumlah tercatat tanah tidak berbeda materially from its fair value at the end of
secara material dengan jumlah yang ditentukan reporting period (Note 14).
dengan menggunakan nilai wajarnya pada akhir
periode pelaporan (Catatan 14).
63
Page 460
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset tetap (lanjutan) n. Premises and equipment (continued)
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increase in the carrying amount arising from
revaluasi dicatat sebagai “Surplus Revaluasi revaluation is recorded in “Premises and
Aset Tetap”, dan disajikan dalam penghasilan equipment Revaluation Surplus” and presented
komprehensif lain. Namun, kenaikan tersebut in other comprehensive income. However, the
diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah increase is recognized in profit or loss, up to the
penurunan nilai aset yang sama akibat amount of impairment of the same assets due
revaluasi yang pernah dilakukan sebelumnya to revaluation previously recognized in profit or
dalam laba rugi. Penurunan nilai tercatat yang loss. A decrease in carrying value arising as a
timbul dari revaluasi diakui dalam laba rugi. result of a revaluation should be recognized in
profit or loss.
Beban pemeliharaan dan perbaikan Repairs and maintenance is charged to the
dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. profit or loss as incurred. The cost of major
Beban pemugaran dan penambahan bahan renovation and restoration is capitalized to the
dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada carrying amount of the related premises and
jumlah tercatat aset tetap terkait bila besar equipment when it is probable that future
kemungkinan bagi kelompok usaha manfaat economic benefits in excess of the originally
ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari assessed standard of performance of the
standar kinerja awal yang ditetapkan existing asset and is depreciated over the
sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa remaining useful life of the related asset.
masa manfaat aset tetap terkait.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Construction in-progress are stated at cost,
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi including capitalized borrowing costs and other
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang charges incurred in connection with the
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset financing of the said asset constructions. The
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi accumulated costs will be reclassified to the
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun appropriate “Premises and Equipment” account
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset when the construction is completed and
tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap available for intended use. Assets under
untuk digunakan. Aset tetap dalam construction are not depreciated as these are
penyelesaian tidak disusutkan karena belum not yet available for use.
tersedia untuk digunakan.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Business Usage Rights (“Hak Guna Usaha” or
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika “HGU”), Building Usage Right (“Hak Guna
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai Bangunan” or “HGB”) and Usage Rights (“Hak
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun Pakai” or “HP”) when the land was initially
“Aset Tetap”. Biaya pengurusan perpanjangan acquired are recognized as part of the cost of
atau pembaruan legal hak atas tanah diakui the land under the “Premises and Equipment”.
sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi The extension or the legal renewal costs of land
sepanjang umur hak hukum atau umur ekonomi rights were recognized as intangible assets and
tanah, mana yang lebih pendek. were amortized over the shorter of the rights'
legal life and land's economic life.
64
Page 461
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset tetap (lanjutan) n. Premises and equipment (continued)
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan dan significantly, it is necessary to revaluate on an
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara annual basis, whereas if the fair value of the
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset revaluated asset does not change significantly,
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan it is necessary to revaluate at a minimum every
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu 3 (three) years.
dilakukan revaluasi paling kurang 3 (tiga) tahun
sekali.
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa o. Right-of use assets and lease liabilities
PSAK No. 73 menerapkan persyaratan baru SFAS No. 73 introduces new or amended
atau amandemen sehubungan dengan requirements with respect to lease accounting.
akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan It introduces significant changes to lessee
perubahan signifikan untuk akuntansi lessee accounting by removing the distinction between
dengan menghapus perbedaan antara sewa operating and finance lease and requiring the
operasi dan pembiayaan dan pengakuan aset recognition of a right-of-use asset and a lease
hak guna dan liabilitas sewa, kecuali untuk liability at commencement for all leases, except
sewa jangka pendek dan aset dengan nilai for short-term leases and leases of low value
rendah. Berbeda dengan akuntansi lessee, assets. In contrast to lessee accounting, the
persyaratan untuk akuntansi lessor sebagian requirements for lessor accounting have
besar tidak berubah. Dalam hal ini, Bank remained largely unchanged. In this case, Bank
terekspos risiko Bank sebagai lessee. is exposed the risk of the Bank as lessee.
a) Dampak definisi baru dari sewa a) Impact of the new definition of a lease
Perubahan utama dari definisi sewa The change in the definition of a lease
berkaitan dengan konsep pengendalian. mainly relates to the concept of control.
PSAK No. 73 menentukan apakah kontrak SFAS No. 73 determines whether a
merupakan, atau mengandung sewa atas contract is, or contains, a lease if the lessee
dasar jika penyewa memiliki hak untuk has the right to control the use of an
mengendalikan penggunaan aset selama identified asset for a certain period of time
suatu jangka waktu tertentu untuk in exchange for consideration. This is in
dipertukarkan dengan imbalan. Hal tersebut contrast to the focus on 'risks and rewards'
merupakan perbedaan penentuan kontrak in SFAS No. 30.
merupakan, atau mengandung sewa
berdasarkan PSAK No. 30 yaitu dengan
konsep risiko dan manfaat.
Bank menerapkan definisi sewa dan The Bank applies the definition of a lease
panduan terkait yang diterapkan dalam and related guidance set out in SFAS No.
PSAK No. 73 untuk semua kontrak yang 73 to all contracts entered into or changed
dicatat atau diubah pada atau setelah on or after January 1, 2020.
tanggal 1 Januari 2020.
65
Page 462
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
b) Panduan praktis, pengecualian b) Practical expedient, recognition
pengakuan dan pilihan kebijakan pada exemption and accounting policy option at
saat masa transisi, Bank memilih untuk the transition date, Bank decided to use
menerapkan panduan praktis yang the practical expedient that is permitted in
terdapat pada panduan transisi dalam SFAS No. 73, as:
PSAK No. 73, yang antara lain: 1. Using a single discount rate to a
1. Penggunaan tingkat diskonto tunggal portfolio of leases with reasonably
untuk portofolio sewa dengan similar characteristics;
karakteristik yang hampir sama;
2. Tidak menerapkan pengakuan dan 2. Not to apply the recognition and
pengukuran berdasarkan PSAK 73 measurement according to SFAS No.
untuk kontrak dengan masa sewa 73 of the contracts which lease term
kurang dari 12 bulan pada tanggal 1 ends within 12 months of January 1,
Januari 2020 dan dicatat sebagai 2021 and recorded as short term
sewa jangka pendek; dan lease; and
3. Pengecualian biaya langsung awal 3. Exclude intial direct cost from the
dari pengukuran aset hak guna pada measurement of the right of use
tanggal penerapan awal. assets at the date of initial application.
Bank memilih pengecualian pengakuan Bank may choose the recognition exemption
untuk tidak menerapkan pengakuan dan not to recognize and measure according to
pengukuran berdasarkan PSAK No. 73 SFAS No. 73 of the contract:
untuk kontrak:
1. Sewa jangka pendek dengan masa 1. Short term leases for which lease term
sewa 12 bulan atau kurang; dan is or below 12 months; and
2. Sewa dengan aset pendasar bernilai 2. Lease for which the underlying asset is
rendah. low value.
Bank mengakui pembayaran sewa jangka Bank recognise the lease payment of short
pendek dan aset bernilai rendah sebagai term and low value leases as an expense
beban baik dengan dasar garis lurus on either a straight line basis over ther lease
maupun dasar sistematik lainnya yang term or another systematic basis which
merepresentasikan pola manfaat. represent the pattern of the benefit.
Selain itu, Bank juga memilih pilihan Besides, Bank may choose the policy
kebijakan untuk: option:
1. Tidak memisahkan kompenen nonsewa 1. Not to separate the non-leased
dari komponen sewa, dan memilih component from lease component, and
mencatat masing-masing komponen choose to record the lease component
sewa dan komponen nonsewa terkait and non-leased component as a single
sebagai komponen sewa tunggal. lease component.
2. Tidak mencatat sewa atas aset tak 2. Not to record the lease of intangible
berwujud berdasarkan PSAK No. 73. assets according to SFAS No. 73.
66
Page 463
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
c) Dampak pada akuntansi lessee c) Impact on lessee accounting
Bank menerapkan pendekatan Bank applies a single recognition and
pengakuan dan pengukuran tunggal measurement approach for the entire
untuk seluruh sewa, kecuali untuk sewa lease, except for the short terms and low-
jangka pendek dan sewa aset bernilai value lease. Bank recognises lease
rendah. Bank mengakui liabilitas sewa liabilities for the lease payments and right
untuk melakukan pembayaran sewa dan of use asset that represent right of use of
aset hak guna yang mewakili hak untuk the underlying asset
menggunakan aset pendasar.
Bank mengakui aset hak guna dan Bank recognises right of use asset and
liabilitas sewa pada tanggal permulaan lease liabilities at the commencement
sewa. date.
Pada tanggal permulaan sewa, aset hak On the commencement date, right of use
guna diukur pada biaya perolehan yang assets measured at cost, which shall
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas comprise the amount initial measurement
sewa, biaya langsung awal yang of lease liabilities, initial direct cost
dikeluarkan, estimasi biaya restorasi dan incurred, an estimate of restoration cost,
pembayaran sewa yang dilakukan pada and lease payments made at or before the
atau sebelum tanggal mulai sewa commencement date less the rental
dikurangi insentif sewa yang diterima. incentives received. For the subsequent
Untuk pengurukuran selanjutnya, aset measurements, the right of use assets
hak guna dikurangi dengan akumulasi less the accumulated depreciation, any
penyusutan dan kerugian penurunan nilai, accumulated impairment losses, and
serta disesuaikan untuk setiap adjusted for any remeasurement of lease
pengukuran kembali liabilitas sewa. liabilities.
Aset hak guna disusutkan dengan metode Right of use assets depreciated by
sesuai dengan persyaratan depresiasi methods in accordance with the fixed
yang ada pada aset tetap. assets depreciation requirements.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke If the ownership of lease assets
Bank pada akhir masa sewa atau transferred to the Bank at the end of the
pembayaran sewa mencerminkan lease term or the lease payments reflects
pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan the purchase option, then the depreciation
dihitung menggunakan estimasi masa period measured by using the estimation
manfaat ekonomis aset. Aset hak guna of asset economic benefit. The right of use
diuji penurunan nilainya sesuai dengan asset tested for impairment in accordance
PSAK No. 48 Penurunan Nilai Aset. with SFAS No. 48 Impairment of Asset.
67
Page 464
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) o. Right-of use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui At the commencement date, Bank recognized
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari the lease liabilities measured at the present
pembayaran sewa masa depan yang akan value of the future lease payment during the
dilakukan selama masa sewa. Pembayaran lease term. Lease payment including the fixed
sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk payment (including substantial fixed-payments)
pembayaran tetap secara-substansi) dikurangi less lease incentive receivable, variable lease
piutang insentif sewa, pembayaran sewa payment that depend on the index or exchange
variabel yang bergantung pada indeks atau rate, and the expected amount will be paid in a
kurs, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar residual value guarantee. Lease payments also
dalam jaminan nilai residu. Pembayaran sewa include the execution price of a reasonable
juga termasuk harga eksekusi opsi pembelian purchase option if it ensured to exercise by the
yang wajar jika dipastikan akan dilakukan oleh Bank and the penalty payment to terminate the
Bank dan pembayaran penalti untuk lease, if the lease term reflects the Bank to
mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa execute the lease termination option. Variable
mencerminkan Bank mengeksekusi opsi lease payments that do not rely on the index or
penghentian sewa. Pembayaran sewa variabel exchange rates recognized as expense in
yang tidak bergantung pada indeks atau kurs periods in which events or conditions that
diakui sebagai beban pada periode di mana trigger payments occur.
peristiwa atau kondisi yang memicu
pembayaran terjadi.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, Bank uses the incremental
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal borrowing rate of the lessee at the
dimulainya sewa karena suku bunga implisit commencement date of the lease, as the
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Untuk implicit interest rate of the lease cannot be
pengukuran selanjutnya, jumlah liabilitas sewa determined. For the subsequent measurement,
ditingkatkan untuk mencerminkan amount of lease liabilities increased to reflect
pertambahan bunga dan dikurangi the increasing of interest and reduced by the
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, lease payments. In addition, the carrying
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali amount of lease liabilities remeasured if there
jika terdapat modifikasi, perubahan jangka is a modification, change in lease term, change
waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, of lease payment, or changes in assessment of
atau perubahan dalam penilaian opsi untuk purchase option of the underlying asset.
membeli aset pendasar.
PSAK No. 73 mengubah cara Bank menyajikan SFAS No. 73 changes the way of Bank
sewa yang sebelumnya diklasifikasikan presents lease that previously classified as an
sebagai sewa operasi pada PSAK No. 30, yang operating lease in SFAS No. 30, which not
tidak diungkapkan dalam laporan keuangan, disclosed in financial statements, with the
dengan rincian sebagai berikut: details of below:
1. Menyajikan aset hak-guna secara 1. Present the right of use asset separately
terpisah;
2. Menyajikan liabilitas sewa sebagai bagian 2. Present the lease liabilities as part of other
dari liabilitas lain-lain; liabilities
3. Menyajikan beban penyusutan aset hak- 3. Present the depreciation expense of right
guna dan beban bunga liabilitas sewa of use asset and interest expense of lease
sebagai bagian dari beban umum dan liabilities as part of general and
administrasi; dan administrative expenses, and
4. Memisahkan jumlah total pembayaran ke 4. Separate the total amount of payment to
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan the principal (presented in financing
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam activities) and interest (presented in
kegiatan operasional) dalam laporan arus operational activities) in the statement of
kas cash flow.
68
Page 465
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Penurunan nilai aset non-keuangan p. Impairment of non-financial assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Bank The Bank assesses at each annual reporting
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset period whether there is an indication that an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat asset may be impaired. If any such indication
indikasi tersebut, maka Bank akan membuat exists, Bank makes an estimate of the asset’s
estimasi atas jumlah terpulihkan aset tersebut. recoverable amount.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount is the higher of
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara an asset’s or Cash Generating Unit (CGU)’s fair
nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) value less costs of disposal and its value in use,
dikurangi biaya pelepasan dengan nilai and is determined for an individual asset, unless
pakainya, kecuali aset tersebut tidak the asset does not generate cash inflows that
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian are largely independent of those from other
besar independen dari aset atau kelompok aset assets or groups of assets.
lain.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai Where the carrying amount of an asset exceeds
terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap its recoverable amount, the asset is considered
mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat impaired and is written down to its recoverable
aset diturunkan menjadi sebesar nilai amount. Impairment losses of continuing
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operations are recognized in the statement of
operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan profit or loss and other comprehensive income
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain as “impairment losses”.
sebagai “rugi penurunan nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus In assessing the value in use, the estimated net
kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini future cash flows are discounted to their present
dengan menggunakan tingkat diskonto value using a pre-tax discount rate that reflects
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian current market assessments of the time value of
pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko money and the risks specific to the asset.
spesifik aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs of disposal,
pelepasan, mengacu pada PSAK No. 68: refers to SFAS No. 68, "Fair Value
”Pengukuran Nilai Wajar” (Catatan 2e). Measurements" (Note 2e).
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan any, are recognized in the statements of profit
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain or loss and other comprehensive income under
sesuai dengan kategori biaya yang konsisten expense categories that are consistent with the
dengan fungsi aset yang diturunkan nilainya. functions of the impaired assets.
q. Biaya dibayar dimuka q. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over the
masa manfaat dengan menggunakan metode periods benefited using the straight-line
garis lurus (straight-line method). method.
69
Page 466
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Liabilitas segera r. Liabilities due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya This account is recorded at the time the
kewajiban atau diterimanya perintah obligations occur or upon receipt of transfer
pemindahbukuan dari nasabah maupun dari orders from customers or other banks.
bank lain.
Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya Current liabilities are stated at amortized cost
perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan and classified as other financial liabilities.
sebagai liabilitas keuangan lainnya.
s. Simpanan s. Deposits
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat Demand deposits represent customer funds
digunakan sebagai alat pembayaran dan which can be used as payment instruments,
penarikannya dapat dilakukan setiap saat and can be withdrawn at any time through
melalui cek atau pemindahbukuan dengan cheque, or transferred through current account
bilyet giro dan sarana perintah pembayaran drafts and other transfer instruction media.
lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan Demand deposits are stated at the amounts
pemegang giro di Bank. entrusted to the Bank by the depositors.
Giro Wadiah merupakan titipan dana pihak Wadiah demand deposits represent entrusted
ketiga yang setiap saat tersedia untuk third party funds which are available for
dikembalikan dan dapat diberikan bonus sesuai withdrawal at any time and earn bonus based
kebijakan Bank. Giro Wadiah dinyatakan on the Bank’s policy. Wadiah demand deposits
sebesar nilai titipan pemegang giro di Bank. are stated at the amounts invested by the
depositors in the Bank.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Savings deposits represent customer funds
penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah which can be withdrawn by the depositors only
sesuai dengan persyaratan tertentu yang under certain conditions. Savings deposits are
disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai stated at the agreed amounts due to the
kewajiban pada pemilik tabungan. depositors.
Tabungan Wadiah merupakan simpanan pihak Wadiah savings deposits represent third party
lain yang mendapatkan bonus berdasarkan funds which earn bonus based on the Bank’s
kebijaksanaan Bank. Tabungan Wadiah policy. Wadiah savings deposits are stated at
dinyatakan sebesar nilai investasi pemegang the amounts invested by the depositors in the
tabungan di Bank. Bank.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customer funds which
nasabah yang penarikannya hanya dapat can be withdrawn by the depositors only on
dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai specific maturity dates based on the
dengan perjanjian antara pemegang deposito agreements between the depositors and the
berjangka dengan Bank. Deposito berjangka Bank. Time deposits are stated at the nominal
dinyatakan sebesar nilai nominal yang amounts stated in the certificates issued by the
tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Bank in accordance with the agreements
Bank, sesuai dengan perjanjian antara between the depositors and the Bank.
pemegang deposito berjangka dengan Bank.
70
Page 467
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Simpanan (lanjutan) s. Deposits (continued)
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as other
liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada financial liabilities and measured at amortized
biaya perolehan amortisasi menggunakan suku cost using the effective interest method except
bunga efektif kecuali simpanan yang for sharia deposits which are stated at the
didasarkan pada prinsip perbankan syariah Bank’s liability to the customers. Incremental
yang dinyatakan sebesar kewajiban Bank costs that can be attributed directly to the
kepada nasabah. Biaya tambahan yang dapat acquisition of deposits from customers are
diatribusikan secara langsung kepada deducted from total deposits received.
perolehan simpanan nasabah, dikurangkan dari
jumlah simpanan yang diterima.
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban Deposits from other banks represent liabilities
kepada bank lain, dalam bentuk tabungan, giro, to other banks, in the form of savings deposits,
deposito berjangka dan inter-bank call money. demand deposits, time deposits and inter-bank
call money.
Di dalam simpanan dari bank lain termasuk Deposits from other banks include sharia
simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah. deposits in the form of wadiah demand
deposits.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortized cost using the effective interest
suku bunga efektif kecuali simpanan syariah method except for sharia deposits which are
yang dinyatakan sebesar nilai kewajiban Bank stated at the Bank’s liability amount to the
kepada nasabah. Biaya tambahan yang dapat customer. Incremental costs that can be
diatribusikan secara langsung kepada attributed directly to the acquisition of deposits
perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan from other banks are deducted from the total
dari jumlah simpanan yang diterima. deposits received.
u. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual u. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali to repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement to resell
kembali disajikan sebagai aset keuangan dalam are presented as financial assets in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the net resale
penjualan kembali dikurangi dengan bunga price of unamortized interest and net of
yang belum diamortisasi dan cadangan allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali The difference between the purchase price and
diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang the resale price is treated as unearned interest
ditangguhkan (belum diamortisasi) dan diakui income (unamortized) and recognized as
sebagai pendapatan selama periode sejak income over the period starting from when
efek-efek tersebut dibeli hingga dijual kembali those securities are purchased until they are
dengan menggunakan suku bunga efektif. resold using effective interest rate.
71
Page 468
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual u. Securities purchased under agreement to
kembali dan efek-efek yang dijual dengan resell and securities sold under agreement
janji dibeli kembali (lanjutan) to repurchase (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement are
kembali diklasifikasikan sebagai diukur pada classified as amortized costs.
biaya perolehan amortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam repurchase are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga repurchase price, net of unamortized prepaid
dibayar dimuka yang belum diamortisasi. interest.
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali The difference between the selling price and the
diperlakukan sebagai biaya dibayar dimuka dan repurchase price is treated as prepaid
diakui sebagai beban selama jangka waktu expenses and recognized as expense over the
sejak efek-efek tersebut dijual hingga dibeli period starting from when those securities are
kembali menggunakan metode suku bunga sold until they are repurchased using the
efektif. effective interest method.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreement to repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas are classified as financial liabilities measured at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
atas surat berharga syariah of sharia-compliant securities
Bank mencatat transaksi efek-efek yang dibeli The Bank records securities purchased under
dengan janji dijual kembali mengacu ke PSAK resale agreements in accordance with SFAS
No. 111 tentang “Akuntansi Wa’d” yang berlaku No. 111 on “Accounting for Wa’d” which is
secara prospektif. Pada saat pengakuan awal, implemented prospectively. At initial
Bank mengklasifikasikan surat berharga recognition, the Bank classifies the underlying
syariah yang diperoleh dari transaksi jual beli securities from the first sale and purchase
pertama dalam kategori diukur pada nilai wajar transaction as at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain. comprehensive income. Gain or losses arising
Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai from changes in its fair value is recorded as
wajar diakui dalam penghasilan komprehensif other comprehensive income.
lain.
v. Surat-surat berharga yang diterbitkan v. Securities issued
Surat-surat berharga yang diterbitkan Bank Securities issued by Bank consist of bonds,
adalah obligasi, Long Term Note (LTN) dan Long Term Note (LTN) and Sukuk Mudharabah.
Sukuk Mudharabah.
Surat berharga yang diterbitkan diakui sebesar The securities issued are recognized initially at
nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur fair value and subsequently measured at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). method (EIR).
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
memperhitungkan adanya diskonto atau premi account any discount or premium associated
terkait dengan pengakuan awal dan biaya related to the initial recognition and transaction
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga costs that are an integral part of the effective
efektif. interest rate.
72
Page 469
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Pinjaman yang diterima w. Fund borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Fund borrowings are funds received by the
diterima oleh Bank dari Bank Indonesia, Bank from Bank Indonesia, the government
pemerintah dan lembaga pembiayaan lain and other financing institutions with payment
dengan kewajiban pembayaran berdasarkan obligation based on borrowing agreements.
perjanjian pinjaman.
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowings are recognized initially at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at amortized
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest rate method
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). (EIR). Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated related to the initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
x. Pinjaman subordinasi x. Subordinated loans
Pinjaman subordinasi diakui sebesar nilai wajar Subordinated loans are recognized initially at
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar fair value and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method. Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated related to the initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
y. Modal saham y. Capital stock
Modal saham diukur pada nilai nominal untuk Capital stock is measured at par value for all
semua saham yang diterbitkan. shares issued.
z. Saldo laba z. Retained earnings
Saldo laba merupakan saldo kumulatif dari hasil Retained earnings represent the cumulative
operasi Bank, pembagian dividen, penyesuaian balance of the Bank’s results of operations,
periode sebelumnya, efek dari perubahan dividend distributions, prior period adjustments,
kebijakan akuntansi dan penyesuaian modal effects of the changes in accounting policy and
lainnya. other capital adjustments.
aa. Dana syirkah temporer aa. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer merupakan investasi Temporary syirkah funds represent investments
dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu from other parties conducted on the basis
pemilik dana (shahibul maal) memberikan mudharabah mutlaqah contract in which the
kebebasan kepada pengelola dana owners of the funds (shahibul maal) grant
(mudharib/BTN Unit Syariah) dalam freedom to the fund manager (mudharib/BTN
pengelolaan investasinya dengan keuntungan Sharia Unit) in the management of their
dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah investments with profit distributed based on the
temporer terdiri dari giro mudharabah, contract. Temporary syirkah funds consist of
tabungan mudharabah, dan deposito mudharabah current accounts, mudharabah
mudharabah. saving deposits, and mudharabah time
deposits.
73
Page 470
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Dana syirkah temporer (lanjutan) aa. Temporary syirkah funds (continued)
Giro dan tabungan mudharabah merupakan Mudharabah current accounts and saving
investasi yang bisa ditarik kapan saja (on call) deposits represent investment which could be
atau sesuai dengan persyaratan tertentu yang withdrawn anytime (on call) or can be withdrawn
disepakati. Giro dan tabungan mudharabah based on certain agreed terms. Mudharabah
dinyatakan sebesar saldo giro dan tabungan current accounts and savings deposits are
nasabah di Bank. stated based on the customer’s demand and
savings deposit balance in Bank.
Deposito mudharabah merupakan investasi Mudharabah time deposits represent
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu investment that can only be withdrawn at a
sesuai dengan perjanjian antara pemegang certain time based on the agreement between
deposito mudharabah dengan Bank. Deposito the customer and the Bank. Mudharabah time
mudharabah dinyatakan sebesar nilai nominal deposits are stated at nominal amount as
sesuai dengan perjanjian antara pemegang agreed between the deposit holder and the
deposito dengan Bank. Bank.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah fund cannot be classified as
sebagai kewajiban. Hal ini karena BTN Unit liability. This was due to the BTN Sharia Unit
Syariah tidak berkewajiban untuk does not have any liability to return the initial
mengembalikan jumlah dana awal dari pemilik fund to the owners, except for losses due to
dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi BTN Sharia Unit’s management negligence or
ketika mengalami kerugian. Di sisi lain dana default of loss is incurred. On the other hand,
syirkah temporer tidak dapat digolongkan temporary syirkah fund cannot be classified as
sebagai ekuitas karena mempunyai waktu jatuh shareholders’ equity, because of the maturity
tempo dan pemilik dana tidak mempunyai hak period and the depositors do not have the same
kepemilikan yang sama dengan pemegang rights as the shareholders’ such as voting rights
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi and the rights of realized gain from current
keuntungan yang berasal dari aset lancar dan assets and other non-investment accounts.
aset non-investasi (current and other non-
investment accounts).
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan The owner of temporary syirkah funds receives
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang a return from the profit sharing based on a
ditetapkan. predetermined ratio.
Hak nasabah atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on returns of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents customer’s share on
nasabah yang didasarkan pada prinsip the Bank’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana management of their funds by the Bank under
mereka oleh Bank. Pendapatan yang dibagikan mudharabah principles. Income that will be
adalah yang telah diterima (cash basis). distributed is the cash received (cash basis)
from the share.
Pembagian hasil usaha dilakukan berdasarkan The distribution of revenue is based on profit
prinsip bagi hasil usaha yaitu dari pendapatan sharing scheme on the Bank’s gross profit
Bank yang diterima berupa laba kotor (gross margin.
profit margin).
74
Page 471
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Dana syirkah temporer (lanjutan) aa. Temporary syirkah funds (continued)
Pendapatan marjin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing on financing
pembiayaan yang diberikan dan atas aset facilities and other earning assets are
produktif lainnya akan dibagikan kepada distributed to fund owners and the Bank based
nasabah penyimpan dana dan Bank sesuai on proportion of fund used in the financing and
dengan proporsi dana yang dipakai dalam other earning assets. Margin income and profit
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif sharing income allocated to the fund owners are
lainnya. Selanjutnya, pendapatan marjin dan then distributed to fund owners and depositors
bagi hasil yang tersedia untuk nasabah as shahibul maal and the Bank as mudharib
tersebut kemudian dibagihasilkan ke nasabah based on a predetermined ratio (nisbah).
penabung dan deposan sebagai shahibul maal Margin income and profit sharing from financing
dan Bank sebagai mudharib sesuai porsi bagi facilities and other earning assets using the
hasil yang telah disepakati bersama Bank's funds, are entirely shared for the Bank,
sebelumnya (nisbah). Pendapatan marjin dan including income from the Bank's fee-based
bagi hasil dari pembiayaan dan aset produktif transactions.
lainnya yang memakai dana Bank, seluruhnya
menjadi milik Bank, termasuk pendapatan dari
investasi Bank berbasis imbalan.
ab. Pendapatan dan beban bunga ab. Interest income and expense
Pendapatan dan beban bunga diakui pada Interest income and expenses are recognized
laporan laba rugi dan penghasilan in the statement of profit or loss and other
komprehensif lain dengan menggunakan comprehensive income using the effective
metode suku bunga efektif. Suku bunga efektif interest rate method. The effective interest rate
adalah suku bunga yang secara tepat is the rate that exactly discounts the estimated
mendiskontokan estimasi pembayaran atau future cash payments or receipts over the
penerimaan kas di masa datang selama expected life of the financial instrument (or,
perkiraan umur dari aset keuangan atau where appropriate, a shorter period) to obtain
liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat, the carrying amount of the financial asset or
digunakan periode yang lebih singkat) untuk financial liability.
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the
mengestimasi arus kas di masa datang dengan Bank estimates future cash flows considering
mempertimbangkan seluruh persyaratan all contractual terms of the financial instrument
kontraktual dalam instrumen keuangan but not future credit losses. This calculation
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan includes all commissions, fees, and other forms
kerugian kredit di masa mendatang. received by the parties in the contract that are
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, an integral part of the effective interest rate.
provisi, dan bentuk lain yang diterima oleh para
pihak dalam kontrak yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset If a financial asset or group of similar financial
keuangan serupa telah diturunkan sebagai assets’ value has diminished as a result of
akibat kerugian penurunan nilai, maka impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya subsequently obtained is recognized based on
diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan the interest rate used to discount future cash
untuk mendiskonto arus kas masa datang flows in calculating impairment losses.
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
75
Page 472
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ac. Pendapatan provisi dan komisi ac. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pinjaman, atau lending activities, or fee and commission
pendapatan provisi dan komisi yang income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortized over the term of the contract using
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu the effective interest method and classified as
kontrak menggunakan metode suku bunga part of interest income in the statement of profit
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari or loss and other comprehensive income.
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions that are not related to
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit the credit activity or a period of time and/or
atau suatu jangka waktu dan/atau terkait associated with the service provided, are
dengan pemberian suatu jasa, diakui sebagai recognized as revenue at the time of the
pendapatan pada saat terjadinya transaksi dan transaction and recorded under other operating
dicatat pada akun pendapatan operasional income.
lainnya.
ad. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus ad. Sharia profit sharing income and bonus
secara syariah expense
Pendapatan bagi hasil secara syariah Sharia profit sharing income represents income
merupakan pendapatan istishna, marjin from istishna, margin from murabahah and
murabahah dan bagi hasil pembiayaan profit-sharing on mudharabah and musyarakah
mudharabah dan musyarakah serta aset financing and other earning assets which are
produktif lainnya yang diakui dengan recognized on the accrual basis. Sharia
menggunakan metode akrual. Beban secara expense represents the bonus distribution and
syariah merupakan distribusi bonus dan bagi profit-sharing to fund owners which are
hasil kepada pemilik dana yang diakui recognized on an accrual basis.
berdasarkan metode akrual.
Pendapatan istishna diakui apabila telah terjadi Income from istishna is recognized at the date
penyerahan barang. of transfer of assets.
Pendapatan atas piutang murabahah Income from murabahah receivables using the
menggunakan metode setara tingkat imbal hasil effective rate of return method (effective
efektif (marjin efektif). Marjin efektif adalah margin). Effective margin is the margin that
margin yang secara tepat mendiskontokan precisely discounts the estimated future cash
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di payments or receipts through the expected life
masa datang selama perkiraan umur dari of the murabahah receivables. When
piutang murabahah. Pada saat menghitung calculating the effective margin, Bank estimates
marjin efektif, Bank mengestimasi arus kas di the future cash flows considering all contractual
masa datang dengan mempertimbangkan terms of the financial instrument, but does not
seluruh persyaratan kontraktual dalam consider the loss of receivables in the future.
instrumen keuangan tersebut, tetapi tidak This calculation includes all commissions,
mempertimbangkan kerugian piutang di masa provision fees and other forms accepted by the
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh parties in the contract that are an inseparable
komisi, provisi dan bentuk lain yang diterima part of the effective margin, transaction costs
oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan and all other premiums or discounts.
bagian tak terpisahkan dari marjin efektif, biaya
transaksi, dan seluruh premi atau diskon
lainnya.
76
Page 473
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ad. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus ad. Sharia profit sharing income and bonus
secara Syariah (lanjutan) expense (continued)
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah and musyarakah income are
mudharabah dan musyarakah diakui pada saat recognized when cash is received or in a period
diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi where the right of revenue sharing is due based
hasil sesuai porsi bagi hasil (nisbah) yang on agreed portion (nisbah).
disepakati.
ae. Imbalan kerja ae. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as wages,
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek, bonus social security contributions, short-term
dan imbalan non-moneter lainnya diakui selama compensated leaves, bonuses and other non-
periode jasa diberikan. Imbalan kerja jangka monetary benefits are recognized during the
pendek dihitung sebesar jumlah yang tidak period when services have been rendered.
didiskontokan. Short-term employee benefits are measured
using undiscounted amounts.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution plan
Iuran kepada dana pensiun sebesar persentase Contribution payable to a pension fund
tertentu gaji pegawai yang menjadi peserta equivalent to a certain percentage of salaries
program pensiun iuran pasti Bank, for qualified employees under the Bank’s
dicadangkan dan diakui sebagai biaya ketika defined contribution plan is accrued and
jasa telah diberikan oleh pegawai-pegawai recognized as expense when services have
tersebut. Pembayaran dikurangkan dari utang been rendered by qualified employees. Actual
iuran. Iuran terutang dihitung berdasarkan payments are deducted from the contribution
jumlah yang tidak didiskontokan. payable. Contribution payable is measured
using undiscounted amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca-kerja dicadangkan dan diakui The post-employment benefits are accrued and
sebagai biaya ketika jasa telah diberikan oleh recognized as expense when services have
pegawai yang menjadi peserta program been rendered by qualified employees. The
pensiun Bank. Imbalan kerja ditentukan benefits are determined based on the Bank’s
berdasarkan peraturan Bank dan Undang- regulations and Job Creation No. 11 year 2020
undang Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 tanggal dated November 2, 2020 (“the Law”).
2 November 2020 (“Undang-undang”).
77
Page 474
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ae. Imbalan kerja (lanjutan) ae. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Imbalan pasca-kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are actuarially
berdasarkan metode Projected Unit Credit. determined using the Projected Unit Credit
Method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets) net, which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri atas: comprehensive income consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial. (i) Actuarial gain and losses.
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga neto atas liabilitas (aset). (assets).
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, (iii) The effect of the asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan amounts included in the net interest of
dalam bunga neto atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets) - net, which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income is not reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi pada periode profit or loss in the subsequent periods.
berikutnya.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits which
biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas are current service cost, net interest expense
(aset) imbalan pasti neto, dan pengukuran of net defined benefit assets liabilities (assets),
kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto and re-measurement of liability (asset) is
langsung diakui pada laporan laba rugi dan recognized immediately in the current year
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. statement of profit or loss and other
comprehensive income.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada Past service costs are recognized as expense
tanggal yang lebih awal antara ketika at the earlier date between the amendments or
amandemen atau kurtailmen program terjadi, curtailment program occurs, and when the
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon costs of restructuring or severance is
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum recognized, therefore, unvested past service
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui cost can no longer be deferred and recognized
selama periode vesting masa depan. over the future vesting period.
78
Page 475
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
af. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing af. Foreign currency transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing at
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan the time the transactions are made. At
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter statement of financial position dates, monetary
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam assets and liabilities denominated in foreign
mata uang Rupiah berdasarkan kurs spot currencies are translated into Rupiah based on
Reuters pada tanggal tersebut pukul 15.00 Reuters’ spot rates at 15.00 WIB (West
WIB. Laba atau rugi kurs yang terjadi diakui di Indonesian local time) on that date. The
dalam laporan laba rugi dan penghasilan resulting gains or losses are recognized in the
komprehensif lain tahun berjalan. statement of profit or loss and other
comprehensive income for the current year.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan As of December 31, 2023 and 2022, the
2022, kurs yang digunakan untuk menjabarkan exchange rates used in translating the foreign
mata uang asing ke dalam Rupiah adalah currencies into Rupiah are as follows (full
sebagai berikut (Rupiah penuh): Rupiah):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
1 Dolar Amerika Serikat 15.397,00 15.567,50 1 United States Dollar
1 Dolar Australia 10.520,77 10.557,88 1 Australian Dollar
1 Pound Sterling Inggris 19.626,56 18.786,09 1 Great Britain Pound Sterling
1 Euro Eropa 17.038,32 16.581,72 1 European Euro
1 Yen Jepang 108,88 117,81 1 Japanese Yen
1 Ringgit Malaysia 3.355,20 3.533,66 1 Malaysian Ringgit
1 Dolar Hong Kong 1.970,73 1.996,55 1 Hong Kong Dollar
1 Riyal Arab Saudi 4.106,00 4.139,00 1 Saudi Arabian Riyal
1 Renminbi 2.170,06 2.238,91 1 Renminbi
1 Dolar Singapura 11.676,34 11.592,88 1 Singapore Dollar
ag. Pajak penghasilan ag. Income tax
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is provided based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are
tangguhan diakui atas perbedaan temporer recognized for temporary differences between
aset dan liabilitas antara pelaporan komersial the financial and the tax bases of assets and
dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan saldo rugi fiskal yang belum forward of uncompensated tax losses to the
dikompensasikan, sepanjang perbedaan extent that it is probable for temporary
temporer dan rugi fiskal yang belum differences and carry forward of
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan uncompensated tax losses to be utilized in
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang deducting future taxable profit.
akan datang.
79
Page 476
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Pajak penghasilan (lanjutan) ag. Income tax (continued)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi keuangan dan nilai reviewed at each reporting date and reduced to
tercatat aset pajak tangguhan tersebut the extent that it is no longer probable that
diturunkan apabila tidak lagi terdapat sufficient taxable profits will be available to
kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang allow all or part of the benefit of the deferred tax
memadai akan tersedia untuk assets to be utilized.
mengkompensasi sebagian atau semua
manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada at the tax rates that are expected to apply to the
tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas year when the asset is realized or the liability is
diselesaikan berdasarkan peraturan settled based on tax laws that have been
perpajakan yang berlaku atau yang secara enacted or substantively enacted as at
substantif telah diberlakukan pada tanggal statement financial position date.
laporan posisi keuangan.
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan, termasuk during the year, including the effect of change
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai in tax rates, are recognized as “Income Tax
“Beban Pajak Penghasilan - Tangguhan” dan Expense - Deferred” and included in the
termasuk dalam laba atau rugi neto tahun determination of net profit or loss for the year,
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang except to the extent that they relate to items
sebelumnya telah langsung dibebankan atau previously charged or credited to equity.
dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap liabilitas pajak diakui pada Amendment to tax obligation is recorded when
saat surat ketetapan pajak diterima, atau an assessment letter is received or, if objected
apabila diajukan keberatan dan atau banding to or appealed against by the Bank, when the
oleh Bank, pada saat telah ada keputusan atas result of such appeal or objection is determined.
banding dan atau keberatan tersebut.
Dalam menentukan jumlah pajak kini dan In determining the amount of current and
tangguhan, Bank memperhitungkan dampak deferred tax, the Bank takes into account the
atas posisi pajak yang tidak pasti dan tambahan impact of uncertain tax positions and any
pajak serta penalti. Hal ini termasuk juga additional taxes and penalties. This includes
melakukan evaluasi terhadap surat ketetapan evaluation on tax assessment letters received
pajak yang diterima dari kantor pajak. from tax authorities.
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities on deferred tax and
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat current tax can be offset if there is a legal
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to offset.
saling hapus.
80
Page 477
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
ah. Pelaporan segmen ah. Segment reporting
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statements to evaluate the
untuk mengevaluasi sifat dan dampak nature and financial effects of the business
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana activities in which the Bank is involved in and
Bank terlibat dalam lingkungan ekonomi the economic environment where the Bank
dimana Bank beroperasi. operates.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a) Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) That engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenues and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to transactions with other
transaksi dengan komponen lain dari components of the same entity);
entitas yang sama);
b) Hasil operasinya dikaji ulang secara b) Whose operating results are reviewed
reguler oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decisions about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segment
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c) Tersedia informasi keuangan yang dapat c) For which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank identifies and discloses financial
mengungkapkan informasi keuangan information based on the business activities
berdasarkan kegiatan bisnis dimana Bank in which the Bank engages (business
terlibat (segmen usaha). Segmen segments) in. Segment revenues,
pendapatan, biaya, hasil, aset dan expenses, income, assets and liabilities
liabilitas, termasuk bagian yang dapat include ítems directly attributable to a
diatribusikan langsung kepada segmen, segment as well as those that can be
serta yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang memadai untuk segmen segment.
tersebut.
ai. Laba per saham dasar ai. Basic earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah dividing income for the year by the weighted
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan average number of issued and fully paid shares
dan disetor penuh pada tahun yang during the related year.
bersangkutan.
81
Page 478
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Biaya emisi penerbitan saham aj. Shares issuance costs
Biaya-biaya emisi efek yang terjadi sehubungan Costs related to the public offering of shares
dengan penawaran saham kepada masyarakat (including pre-emptive rights issue) are
(termasuk penerbitan hak memesan efek deducted from the proceeds and presented as
terlebih dahulu) dikurangkan langsung dari hasil a deduction from the “Additional Paid-in-Capital
emisi dan disajikan sebagai pengurang pada - Net” account, under Equity section in the
akun “Tambahan Modal Disetor - Neto”, statement of financial position.
sebagai bagian dari Ekuitas pada laporan posisi
keuangan.
ak. Opsi Saham ak. Stock Options
Bank telah memberikan opsi saham kepada The Bank has granted stock options to the
Direksi dan pekerja pada posisi dan jabatan Board of Directors and employees of certain
tertentu berdasarkan persyaratan yang telah positions and levels based on established
ditetapkan. Biaya kompensasi saham pada criteria. Cost of stock compensation at the
penerbitan dihitung dengan menggunakan nilai issuance date is calculated using the fair value
wajar dari opsi saham tersebut dan diakui of the stock options and is recognized as part
dalam akun “Beban Tenaga Kerja dan of "Salaries and Employee Benefits Expense"
Tunjangan” menggunakan metode garis lurus using the straight-line method over the vesting
selama masa tunggu (vesting period). period. The accumulation of the stock
Akumulasi dari biaya kompensasi saham diakui compensation cost is recognized as "Stock
sebagai “Opsi Saham” dalam bagian ekuitas. Options" in the equity. The fair value of the
Penentuan nilai wajar dari opsi saham yang stock options granted are calculated using the
diberikan dihitung dengan menggunakan model Binomial-tree option pricing model.
penentuan harga opsi Binomial-tree (Binomial-
tree option pricing model).
al. Provisi al. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini Provisions are recognized when the Bank has
(baik bersifat hukum maupun bersifat a present obligation (legal or constructive)
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, where, as a result of a past event, it is probable
besar kemungkinannya penyelesaian that an outflow of resources embodying
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar economic benefits will be required to settle the
sumber daya yang mengandung manfaat obligation and a reliable estimate can be made
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai of the amount of the obligation.
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the obligation,
dibatalkan. the provision is reversed.
82
Page 479
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
am. Agunan yang diambil alih am. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed collaterals are included in the
“Aset Lain-lain” “Other Assets” account.
Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset Foreclosed collaterals represent assets
yang diperoleh Bank baik melalui pelelangan acquired by the Bank both from auction and non
maupun diluar pelelangan berdasarkan auction based on voluntary transfer by the
penyerahan secara sukarela oleh pemilik debtor or based on debtor’s approval to sell the
agunan atau berdasarkan kuasa untuk menjual collateral where the debtor could not fulfill their
diluar lelang dari pemilik agunan dalam hal obligations to the Bank. Foreclosed collaterals
debitur tidak memenuhi liabilitasnya kepada represent loan collateral that were taken over
Bank. AYDA merupakan jaminan kredit yang as part of loans settlement and presented in
diberikan yang telah diambil alih sebagai bagian “Other Assets”.
dari penyelesaian kredit yang diberikan dan
disajikan pada “Aset Lain-lain”
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai Foreclosed collaterals are stated at net
neto yang dapat direalisasi atau sebesar nilai realizable value or stated at loan outstanding
outstanding kredit yang diberikan, mana yang amount, whichever is lower. Net realizable
lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi value is the fair value of the foreclosed
adalah nilai wajar agunan yang diambil alih collaterals less the estimated costs to sell the
dikurangi dengan estimasi biaya untuk menjual assets. The excess of loan receivable over the
agunan tersebut. Selisih lebih saldo kredit di net realizable value of the foreclosed collateral
atas nilai neto yang dapat direalisasi dari is charged to allowance for impairment losses.
agunan yang diambil alih dibebankan ke dalam The difference between the recorded amount of
akun cadangan kerugian penurunan nilai aset. the foreclosed collateral and the proceeds from
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih the sale of such collateral is recorded as a gain
dengan hasil penjualan diakui sebagai or loss at the time of sale.
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan.
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance and repair costs related to
pemeliharaan agunan yang diambil alih foreclosed collaterals are charged as an
dibebankan dalam laporan laba rugi pada saat expense in profit or loss when incurred.
terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat If there is permanent decline in value, the
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi carrying amount of foreclosed collaterals is
untuk mengakui penurunan tersebut dan written down to recognize such permanent
kerugiannya dibebankan dalam laporan laba decline in value and any losses from such write-
rugi. down is recognized in profit or loss.
an. Instrumen derivatif an. Derivative Instruments
Instrumen keuangan derivatif diukur dan diakui Derivatives financial instruments are valued and
di laporan posisi keuangan pada nilai wajar. recognized in the statement of financial position
at fair value net of allowance for possible losses.
Setiap kontrak derivatif dicatat sebagai aset Each derivatives contract is recorded as asset
apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai when the fair value is positive and as liability
liabilitas apabila memiliki nilai wajar negatif. when the fair value is negative.
83
Page 480
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
an. Instrumen derivatif (lanjutan) an. Derivative Instruments (continued)
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivatives receivable and payable are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang classified as financial assets and liabilities
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or loss.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses resulting from fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba changes are recognized in the statement of
rugi dan penghasilan komprehensif lain. profit or loss and other comprehensive income.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan The fair value of derivatives instruments is
berdasarkan diskonto arus kas dan model determined based on discounted cash flows and
penentu harga atau harga yang diberikan oleh pricing models or quoted prices from brokers of
broker (quoted price) atas instrumen lainnya other instruments with similar characteristics,
yang memiliki karakteristik serupa, yang which refers to SFAS No. 68, "Fair Value
mengacu pada PSAK No. 68, ”Pengukuran Nilai Measurement" (Note 2e).
Wajar” (Catatan 2e).
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses from derivative contracts are
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan presented in the financial statements based on
tujuan Bank atas transaksi yaitu untuk (a) its purpose designated upon acquisition, as (a)
lindung nilai atas nilai wajar, (b) lindung nilai fair value hedge, (b) cash flow hedge, (c) net
atas arus kas, (c) lindung nilai atas investasi investment in a foreign operation hedge, and (d)
bersih pada kegiatan operasi luar negeri dan trading instruments as follows:
(d) instrumen perdagangan, sebagai berikut:
a. Keuntungan atau kerugian dari kontrak a. Gain or loss on a derivative contract
derivatif yang ditujukan dan memenuhi designated and qualified as a fair value
syarat sebagai instrumen lindung nilai atas hedging instrument and the gain or loss
nilai wajar dan keuntungan atau kerugian arising from the changes in fair value of
atas perubahan nilai wajar aset dan liabilitas hedged assets and liabilities is recognised
yang dilindungi, diakui sebagai laba atau as gain or loss that can be set off one
rugi yang dapat saling hapus dalam periode another during the same accounting
akuntansi yang sama. Setiap selisih yang period/year. Any difference representing
terjadi menunjukkan terjadinya hedge ineffectiveness is directly recognized
ketidakefektifan lindung nilai dan secara as gain or loss in current period.
langsung diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan.
b. Bagian efektif dari keuntungan atau kerugian b. The effective portion arising from gain or
atas kontrak derivatif yang ditujukan sebagai loss of derivative contracts, designated as a
lindung nilai atas arus kas dilaporkan cash flow hedge instruments is reported as
sebagai penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. The hedge
Bagian yang tidak efektif dari lindung nilai ineffective portion is recognized as a gain or
dilaporkan sebagai laba atau rugi periode loss in the current period.
berjalan.
c. Keuntungan atau kerugian dari kontrak c. Gain or loss arising from derivative contract
derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai that is designated as a net investment hedge
atas investasi bersih pada kegiatan operasi in a foreign operation is reported as other
luar negeri dilaporkan sebagai penghasilan comprehensive income, as long as the
komprehensif lain, sepanjang transaksi transactions are effectively recognized as
tersebut dianggap efektif sebagai transaksi hedge transactions.
lindung nilai.
d. Keuntungan atau kerugian dari kontrak d. Gain or loss arising from derivative contract
derivatif yang tidak ditujukan sebagai that is not designated as a hedging
instrumen lindung nilai (atau kontrak derivatif instrument (or derivative contract that does
yang tidak memenuhi persyaratan sebagai not qualify as a hedging instrument) is
instrumen lindung nilai) diakui sebagai laba recognized as gain or loss in current period.
atau rugi pada periode berjalan.
84
Page 481
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank’s financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang estimates and assumptions that affect the reported
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari amounts of revenues, expenses, assets and
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan liabilities, and the disclosure of contingent liabilities,
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir at the end of the reporting period. Uncertainty about
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai these assumptions and estimates could result in
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan outcomes that require a material adjustment to the
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset carrying amounts of the asset and liability affected
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. in future periods.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Bank in the process of applying the Bank’s accounting
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas policies that have the most significant effects on the
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan Bank: amounts recognized in the Bank’s Financial
Statements:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian atas The Bank’s management has made an assessment
kemampuan Bank untuk melanjutkan of the Bank’s ability to continue as a going concern
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa and is satisfied that the Bank has the resources to
Bank memilki sumber daya untuk melanjutkan continue its business for the foreseeable future.
usahanya di masa mendatang. Selain itu, Furthermore, the management is not aware of any
manajemen Bank tidak mengetahui adanya material uncertainties that may cast significant
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan doubt to the Bank’s ability to continue as a going
keraguan yang signifikan terhadap kemampuan concern. Therefore, the financial statements
Bank untuk melanjutkan usahanya. Oleh karena itu, continues to be prepared on the going concern
laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha basis.
yang berkelanjutan.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and financial
liabilities
Bank menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas The Bank determines the classifications of certain
tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas assets and liabilities as financial assets and
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi financial liabilities by judging if they meet the
yang ditetapkan PSAK No. 71, “Instrumen definition set forth in SFAS No. 71, “Financial
Keuangan” dipenuhi. Dengan demikian, aset Instument”. Accordingly, the financial assets and
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai financial liabilities are accounted for in accordance
dengan kebijakan akuntansi Bank seperti with the Bank’s accounting policies disclosed in
diungkapkan pada Catatan 2e. Note 2e.
85
Page 482
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi in the process of applying the Bank’s accounting
Bank yang memiliki pengaruh paling signifikan policies that have the most significant effects on
atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan the amounts recognized in the Bank’s Financial
Bank: (lanjutan) Statements: (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur All assets and liabilities in which fair value is
atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat measured or disclosed in the Financial Statements
dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, can be classified in fair value hierarchy levels,
berdasarkan tingkatan input terendah yang based on the lowest level of input that is significant
signifikan atas pengukuran nilai wajar secara to the overall fair value measurement:
keseluruhan:
- Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) - Level 1: quoted prices (without adjustments) in
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang active markets for identical assets or liabilities
identik yang dapat diakses pada tanggal which are accessible at the measurement date.
pengukuran.
- Level 2: inputs other than quoted prices
- Level 2: input selain harga kuotasian yang
included in level 1 that are observable for the
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi
assets and liabilities, either directly or indirectly.
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung
atau tidak langsung.
- Level 3: input yang tidak dapat diobservasi - Level 3: inputs that are not observable for the
untuk aset dan liabilitas. assets and liabilities.
Aset keuangan yang tidak memiliki harga pasar Financial assets not quoted in an active market
Bank mengklasifikasikan aset keuangan dengan The Bank classifies financial assets by evaluating,
mengevaluasi, antara lain, apakah nilai tersebut among others, whether the asset is quoted or not in
dikutip atau tidak di pasar aktif. Termasuk dalam an active market. Included in the evaluation on
evaluasi mengenai apakah aset keuangan dikutip whether a financial asset is quoted in an active
di pasar aktif adalah penentuan apakah harga market is the determination on whether quoted
pasar dapat segera dan secara teratur tersedia, prices are readily and regularly available, and
dan apakah mereka mewakili harga aktual dan whether those prices represent actual and regularly
teratur terjadi transaksi pasar secara arms-length. occurring market transactions on an arm’s length
basis.
Kontinjensi Contingencies
Bank sedang terlibat dalam proses hukum. The Bank is currently involved in legal proceedings.
Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian The estimate of the probable cost for the resolution
klaim telah dikembangkan melalui konsultasi of claims has been developed in consultation with
dengan bantuan konsultan hukum Bank didasarkan the aid of the external legal counsel handling the
pada analisis hasil yang potensial. Manajemen Bank’s defense in this matter and is based upon an
tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal ini akan analysis of potential results. Management does not
mempengaruhi hasil usaha. Besar kemungkinan, believe that the outcome of this matter will affect the
bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa depan results of operations. It is probable, however, that
dapat secara material terpengaruh oleh perubahan future results of operations could be materially
dalam estimasi atau efektivitas dari strategi yang affected by changes in the estimates or in the
terkait dengan hal tersebut. effectiveness of the strategies relating to these
proceedings.
86
Page 483
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Bank in the process of applying the Bank’s accounting
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas policies that have the most significant effects on the
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan Bank: amounts recognized in the Bank’s Financial
(lanjutan) Statements: (continued)
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko untuk dapat reporting date that have a significant risk of causing
menyebabkan penyesuaian yang material terhadap a material adjustment to the carrying amounts of
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun assets and liabilities within the next financial year
berikutnya seperti yang diungkapkan di bawah ini. are disclosed below. The Bank based its
Bank mendasarkan asumsi dan estimasi yang assumptions and estimates on parameters
digunakan pada parameter yang tersedia pada saat available when the financial statements were
laporan keuangan disusun. prepared.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa Existing circumstances and assumptions about
depan dapat berubah akibat perubahan pasar atau future developments may change due to market
situasi yang timbul di luar kendali Bank. Perubahan changes or circumstances arising beyond the
tersebut dicerminkan dalam asumsi yang control of the Bank. Such changes are reflected in
digunakan pada saat terjadinya. the assumptions when they occur.
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans and
dan pembiayaan/piutang syariah sharia financing/receivables
Bank menelaah aset keuangan mereka pada nilai The Bank reviews their financial assets at fair value
wajar melalui pendapatan komprehensif lain dan through other comprehensive income and financial
aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi assets at amortized cost under SFAS No. 71 which
berdasarkan PSAK No. 71 yang mengharuskan required to recognize the expected credit loss at
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian pada each reporting date to reflect changes in credit risk
setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan of the financial assets not at fair value through profit
perubahan risiko kredit dari aset keuangan tidak or loss. SFAS No. 71 incorporates forward looking
pada nilai wajar melalui laba rugi. PSAK No. 71 and historical, current and forecasted information
menggabungkan informasi forward-looking dan into expected credit loss estimation
historis, terkini dan yang diperkirakan ke dalam
estimasi kerugian kredit ekspektasian.
87
Page 484
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai dari kredit Allowance for impairment losses on loans and
dan pembiayaan/piutang syariah (lanjutan) sharia financing/receivables (continued)
Dalam melakukan peninjauan penurunan nilai, In carrying out the impairment review, the following
penilaian manajemen berikut diperlukan: management‟s judgements are required:
i. Penentuan apakah aset mengalami i. Determination whether the assets is impaired
penurunan nilai berdasarkan indikator tertentu based on certain indicators such as, amongst
seperti, antara lain, kesulitan keuangan others, financial difficulties of the debtor’s,
debitur, penurunan kualitas kredit; dan deterioration of the credit quality of the
debtor’s; and
ii. Penentuan umur kredit ekspektasian yang ii. Determination of expected credit life that
mencerminkan: reflect:
a. Jumlah yang tidak bias dan probabilitas a. An unbiased and probability-weighted
tertimbang yang ditentukan dengan amount that is determined by evaluating
mengevaluasi kemungkinan dari berbagai a range of possible outcomes;
hasil;
b. Nilai waktu dari uang. b. The time value of money.
Penurunan nilai untuk surat berharga Impairment of securities
Bank menentukan bahwa surat berharga memiliki The Bank determines that securities are impaired
kriteria penurunan nilai yang sama dengan aset based on the same criteria as financial assets
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan carried at amortized cost.
diamortisasi.
Umur ekonomis dari aset tetap Useful lives of premises and equipment
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap The Bank estimates the useful lives of premises
berdasarkan periode dimana aset diharapkan akan and equipment based on the period over which the
tersedia untuk digunakan. Masa manfaat ekonomis assets are expected to be available-for-use. The
aset tetap ditinjau secara berkala dan diperbarui estimated useful lives of premises and equipment
jika memiliki ekspektasi yang berbeda dari are reviewed periodically and are updated if
perkiraan sebelumnya, karena kerusakan secara expectations differ from previous estimates due to
fisik dan teknis, atau keusangan secara komersial physical wear and tear, technical or commercial
dan legal atau batasan lainnya atas penggunaan obsolescence and legal or other limits on the use of
aset tersebut. the assets.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari In addition, estimation of the useful lives of
aset tetap didasarkan pada penilaian secara premises and equipment is based on collective
kolektif dengan menggunakan praktik industri, assessment of industry practice, internal technical
teknik evaluasi internal dan pengalaman dengan evaluation and experience with similar assets.
aset serupa.
Tetap dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil It is possible, however, that future results of
masa depan dapat secara material dipengaruhi operations could be materially affected by changes
oleh perubahan estimasi yang disebabkan oleh in estimates brought about by changes in factors
perubahan faktor-faktor tersebut di atas. mentioned above.
Jumlah dan saat pencatatan biaya untuk setiap The amounts and timing of recorded expenses for
periode akan dipengaruhi oleh perubahan dari any period would be affected by changes in these
faktor dan keadaan saat pencatatan. Pengurangan factors and circumstances. The reduction in the
taksiran masa manfaat dari aset tetap akan estimated useful lives of premises and equipment
meningkatkan beban operasional yang diakui. would increase the recorded operating expenses.
88
Page 485
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Jangka waktu sewa The lease term
Bank menentukan jangka waktu sewa sebagai The Bank determines the lease term as a non
jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, cancellable lease term, along with the period
bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi covered by the option to extend the lease if it is
untuk memperpanjang masa sewa jika dipastikan reasonably exercised, or any period covered by the
akan dilaksanakan, atau periode apa pun yang option to terminated the lease, if it is reasonable not
dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika to exercise.
cukup wajar untuk tidak dilakukan.
Bank memiliki beberapa kontrak sewa yang The Bank has several leases that include extention
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian option and termination of lease term. Bank
jangka waktu sewa. Bank menerapkan penilaian implements the assessment in evaluating whether
dalam mengevaluasi apakah dapat dipastikan jika it ensure to exercise the extention or termination
akan menggunakan opsi untuk memperpanjang option of lease. This done by taking into
atau menghentikan sewa. Hal tersebut dilakukan consideration of all relevant facts and
dengan mempertimbangkan seluruh fakta dan circumstances that provide economic incentives for
keadaan yang relevan yang memberikan insentif the extention or termination of the lease. After the
ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau commencement date, the Bank assesses the lease
penghentian sewa. Setelah tanggal dimulainya, term, if there is an event or significant change in
Bank menilai kembali masa sewa, jika terdapat circumstances that are in control and affects
peristiwa atau perubahan signifikan dalam keadaan whether the Bank is reasonable to exercise the
yang berada dalam kendali dan mempengaruhi extention or termination option of the lease.
apakah Bank cukup pasti untuk mengeksekusi opsi
memperpanjang atau menghentikan sewa.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset non- The Bank assesses impairment of non-financial
keuangan apabila terdapat kejadian atau assets whenever events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa circumstances indicate that the carrying amount of
nilai tercatat aset non-keuangan tidak dapat non-financial asset may not be recoverable.
dipulihkan kembali.
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan The factors that the Bank considers important which
penelaahan penurunan nilai adalah sebagai could trigger an impairment review include the
berikut: following:
a) Kinerja yang rendah secara signifikan jika a) significant underperformance relative to
dibandingkan dengan ekspektasi dari hasil expected historical or projected future operating
operasi historis maupun proyeksi hasil operasi results;
di masa yang akan datang;
b) perubahan yang signifikan dalam cara b) significant changes in the manner of use of the
penggunaan aset atau strategi bisnis secara acquired assets or the strategy for overall
keseluruhan; dan business; and
c) Industri atau tren ekonomi yang secara c) significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila The Bank recognizes an impairment loss whenever
nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat the carrying amount of an asset exceeds its
dipulihkan. recoverable amount.
89
Page 486
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN JUDGMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi The recoverable amount is the higher of an asset’s
antara nilai wajar dikurang biaya pelepasan dengan (or Cash Generating Unit’s) fair value less costs of
nilai pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah disposals and its value in use. Recoverable
terpulihkan diestimasi untuk aset individual atau, amounts are estimated for individual assets or, if it
jika tidak memungkinkan, untuk unit penghasil kas is not possible, for the Cash Generating Unit to
yang mana aset tersebut merupakan bagian which the asset belongs.
daripada unit tersebut.
Pengakuan aset pajak tangguhan Recognition of deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo Deferred tax assets are recognized for all unused
rugi fiskal yang belum digunakan sejauh terdapat tax losses and credits to the extent that it is probable
kemungkinan bahwa saldo rugi tersebut dapat that taxable income will be available against which
dikompensasikan terhadap penghasilan kena the losses can be utilized.
pajak di masa yang akan datang.
Pertimbangan manajemen yang signifikan Significant management judgment is required to
diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak determine the amount of deferred tax assets that
tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan saat can be recognized, based upon the likely timing and
dan jumlah penghasilan kena pajak di masa level of future taxable income together with future
mendatang seiring dengan strategi perencanaan tax planning strategies.
pajak.
Bank menelaah aset pajak tangguhan pada setiap The Bank reviews its deferred tax assets at each
tanggal laporan posisi keuangan dan mengurangi statement of financial position date and reduces the
jumlah tercatat dalam hal tidak adanya lagi carrying amount to the extent that it is no longer
kemungkinan bahwa penghasilan kena pajak yang probable that sufficient taxable income will be
cukup akan tersedia untuk mengkompensasi available to allow all or part of the deferred tax
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. assets to be utilized.
Pertimbangan signifikan diperlukan dalam Significant judgement is required in determining the
menentukan provisi perpajakan provision for taxes
Bank menentukan provisi perpajakan berdasarkan The Bank provides for tax provision based on
estimasi atas kemungkinan adanya tambahan estimates whether the additional taxes will be due.
beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda Where the final tax outcome of these matters is
dengan jumlah yang dicatat semula, maka different from the amounts that were initially
perbedaan tersebut akan berdampak terhadap recorded, such differences will impact the profit/loss.
laba/rugi.
Nilai kini atas kewajiban pensiun Present value of retirement obligation
Biaya atas program pensiun dan imbalan pasca The cost of defined retirement pension plan and other
kerja lainnya ditentukan dengan perhitungan post employment benefits is determined using
aktuaris. actuarial valuations.
Perhitungan aktuaris melibatkan penggunaan The actuarial valuation involves making
asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat assumptions about discount rates, expected rates
pengembalian yang diharapkan dari aset, of return on assets, future salary increases,
kenaikan gaji di masa depan, tingkat kematian dan mortality rates and disability rate. Due to the long-
tingkat kecacatan. Karena program tersebut term nature of these plans, such estimates are
memiliki sifat jangka panjang, maka perkiraan subject to significant uncertainty.
tersebut memiliki ketidakpastian yang signifikan.
90
Page 487
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah 2.095.378 1.645.841 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 1.183.419 18.221 711.837 11.081 United States Dollar
Dolar Singapura 598.715 6.991 193.883 2.248 Singapore Dollar
Dolar Australia 279.700 2.943 99.490 1.050 Australian Dollar
Euro Eropa 94.220 1.605 34.410 570 European Euro
Pound Sterling Inggris 41.035 805 2.350 44 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 5.497.000 598 1.310.000 154 Japanese Yen
Dolar Hong Kong 188.570 372 46.550 97 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 90.389 303 87.453 309 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 34.040 140 19.573 81 Saudi Arabian Riyal
Renminbi 61.204 133 26.102 58 Renminbi
32.111 15.692
Total 2.127.489 1.661.533 Total
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang The Rupiah balance includes cash in ATMs
pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebesar (Automated Teller Machines) of Rp311,154 and
Rp311.154 dan Rp270.091, masing-masing pada Rp270,091, as of December 31, 2023 and 2022,
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. respectively.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah 17.607.788 25.192.737 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 34.940.135 537.973 14.402.083 224.204 United States Dollar
Total 18.145.761 25.416.941 Total
Dalam giro pada Bank Indonesia termasuk giro Current accounts with Bank Indonesia include
yang didasarkan pada prinsip perbankan syariah current accounts based on sharia banking
sebesar Rp3.290.216 dan Rp3.381.362 masing- principles amounting to Rp3,290,216 and
masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Rp3,381,362 as of December 31, 2023 and 2022,
respectively.
91
Page 488
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
(continued)
Rasio GWM Bank pada tanggal 31 Desember 2023 The minimum reserve requirement ratios of the
dan 2022 adalah sebagai berikut: Bank as of December 31, 2023 and 2022, are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Rupiah Rupiah
Utama 6,04% 8,28% Primary
Harian 0,24% 0,18% Daily
Rata-rata 5,80% 8,10% Average
PLM 9,66% 16,17% PLM
Dolar Amerika Serikat 4,40% 4,13% United States Dollar
Syariah Sharia
Rupiah 6,10% 7,76% Rupiah
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk Current accounts with Bank Indonesia are
memenuhi persyaratan Giro Wajib Minimum (GWM) maintained to comply with Bank Indonesia’s
dari Bank Indonesia. Minimum Legal Reserve Requirements (GWM).
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2023 dan The calculation of the GWM ratios as of
2022 dihitung berdasarkan Peraturan Bank December 31, 2023 and 2022 is based on Bank
Indonesia No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 Indonesia regulation (PBI) No. 20/3/PBI/2018 dated
yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan March 29, 2018, which has been amended several
PBI No. 24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022. times, the latest with PBI No. 24/4/PBI/2022 dated
PBI tersebut dijelaskan oleh Peraturan Anggota February 25, 2022. The PBI is explained by
Dewan Gubernur (PADG) No. 20/10/PADG/2018 Regulations of Members of the Board of Governors
tanggal 31 Mei 2018 sebagaimana telah diubah (PADG) No. 20/10/PADG/2018 dated May 31, 2018
beberapa kali dengan PADG No.20/30/PADG/2018 which has been amended several times with PADG
tanggal 30 November 2018, PADG No. No. 20/30/PADG/2018 dated November 30, 2018,
21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni 2019 PADG No. 21/14/PADG/2019 dated June 26, 2019
sebagaimana telah diubah beberapa kali dengan which has been amended several times with PADG
PADG No. 21/27/PADG/2019 tanggal No. 21/27/PADG/2019 dated December 26, 2019,
26 Desember 2019, PADG No. 22/2/PADG/2020 PADG No. 22/2/PADG/2020 dated March 13 2020
tanggal 13 Maret 2020, PADG No. PADG No. 22/10/PADG/2020 dated April 30, 2020,
22/10/PADG/2020 tanggal 30 April 2020, PADG No. PADG No. 22/19/PADG/2020 dated July 29, 2020,
22/19/PADG/2020 tanggal 29 Juli 2020, PADG PADG No.23/27/PADG/2021 dated December 21,
No.23/27/PADG/2021 tanggal 21 Desember 2021, 2021, PADG No. 24/3/PADG/2022 dated March 1,
PADG No. 24/3/PADG/2022 tanggal 1 Maret 2022, 2022, PADG No. 24/8/PADG/2022 dated June 30,
PADG No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022, 2022, PADG No. 2 year of 2023 dated March 24,
PADG No. 2 Tahun 2023 tanggal 24 Maret 2023 dan 2023 and the latest amendment by PADG No.12
perubahan terakhir pada PADG No. 12 Tahun 2023 year of 2023 dated October 1, 2023 regarding
tanggal 1 Oktober 2023 tentang “Giro Wajib “Minimum Statutory Reserve Requirements in
Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Rupiah and Foreign Currencies of Conventional
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Commercial Banking, Sharia Commercial Banking
Usaha Syariah”. and Sharia Business Units”.
92
Page 489
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
(continued)
Bank Indonesia melakukan penguatan kebijakan Bank Indonesia has strengthened incentive policy to
insentif untuk mendorong peranan perbankan dalam stimulate the role of banks in financing priority
pembiayaan kepada sektor prioritas sesuai sectors in accordance with Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 24/5/PBI/2022 Regulation (PBI) No. 24/5/PBI/2022 regarding
tentang Insentif bagi Bank yang Memberikan Incentives for Banks Providing Funds for Certain
Penyediaan Dana untuk Kegiatan Ekonomi Tertentu and Inclusive Economic Activities dated February
dan Inklusif tanggal 25 Februari 2022, sebagaimana 25, 2022, as further regulated through PADG No.
diatur lebih lanjut melalui PADG No. 24/4/PADG/2022 dated March 1, 2022 as amended
24/4/PADG/2022 tanggal 1 Maret 2022 by the latest amendment of PADG No. 1 of 2023
sebagaimana telah diubah dengan perubahan dated February 15, 2023, and the latest amendment
terakhir PADG No. 1 Tahun 2023 tanggal 15 by PADG No. 11 year of 2023 dated September 27,
Februari 2023 dan perubahan terakhir PADG No. 11 2023 regarding “Regulations for Implementing
tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang Macroprudential Liquidity Incentive Policy” Bank
“Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif Indonesia provides incentives in the form of leniency
Likuiditas Makroprudensial” Bank Indonesia on the obligation to fulfill the statutory reserve in
memberikan insentif berupa kelonggaran atas rupiah which must be fulfilled on a daily basis of
kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah yang 3.20% (three point two percent) and the obligation
wajib dipenuhi secara harian sebesar 3,20% (tiga to fulfill the statutory reserve in rupiah based on
koma dua persen) dan kewajiban pemenuhan GWM sharia principles is 2.50% (two point five percent).
dalam rupiah berdasarkan prinsip syariah sebesar This incentive is given to Banks that provide funds
2,50% (dua koma lima persen). Insentif bagi Bank for certain and inclusive economic activities as
yang melakukan penyediaan dana untuk kegiatan stipulated by Bank Indonesia and are valid from
ekonomi tertentu dan inklusif ditetapkan oleh Bank December 1, 2023 to February 29, 2024.
Indonesia dan berlaku mulai 1 Desember 2023
sampai dengan 29 Februari 2024.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, based on the
sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia tersebut di above Bank Indonesia regulations, the Bank is
atas, Bank harus memenuhi persyaratan GWM required to maintain primary GWM in Rupiah
Utama dalam Rupiah masing-masing sebesar amounting to 5.80% and 8.10%, respectively, while
5,80% dan 8,10%, sedangkan untuk mata uang GWM for foreign currency amounting to 4.00% and
asing masing-masing sebesar 4,00% dan 4,00%. 4.00%, respectively. PLM amounting to 5.00% and
Untuk PLM adalah sebesar 5,00% dan 6,00% dalam 6.00% in Rupiah as of December 31, 2023 and
Rupiah pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. 2022.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, based on the
sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia tersebut Bank Indonesia regulations, for sharia principle,
berdasarkan prinsip syariah Bank harus memenuhi The Bank is required to maintain GWM in Rupiah of
persyaratan GWM dalam Rupiah masing-masing 5.00% and 7.50%. For foreign currencies of 1.00%
sebesar 5,00% dan 7,50%. Untuk mata uang asing and 1.00%, respectively.
masing-masing sebesar 1,00% dan 1,00%.
93
Page 490
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
(continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan As of December 31, 2023 and 2022, The Bank must
2022, Bank juga harus memenuhi Peraturan Bank also comply with Bank Indonesia Regulation (PBI)
Indonesia (PBI) No. 20/4/PBI/2018 tanggal 29 No. 20/4/PBI/2018 dated March 29, 2018 regarding
Maret 2018 tentang “Rasio Intermediasi “Macroprudential Intermediation Ratios and
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffers for Conventional
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Commercial Banks, Sharia Commercial Banks, and
Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” Sharia Business Unit” which has been amended
sebagaimana telah diubah dengan PBI No. with PBI 21/12/PBI/2019 dated November 25,
21/12/PBI/2019 tanggal 25 November 2019, PBI 2019, PBI No. 22/17/PBI/2020 dated September
No. 22/17/PBI/2020 tanggal 30 September 2020, 30, 2020 and PBI 24/16/PBI/2022 dated November
dan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 1 November 1, 2022, which is explained through PADG
2022 yang dijelaskan melalui Peraturan Anggota No. 21/22/PADG/2019 dated November 28, 2019
Dewan Gubernur No.21/22/PADG/2019 tanggal 28 which has been amended with PADG
November 2019 yang telah diubah dengan PADG No. 21/11/PADG/2020 dated April 29, 2020, PADG
No. 21/11/PADG/2020 tanggal 29 April 2020, No. 22/30/PADG/2020 dated October 5, 2020,
PADG 22/30/PADG/2020 tanggal 5 Oktober 2020, PADG No. 23/7/PADG/2021 dated April 26, 2021,
PADG No. 23/7/PADG/2021 tanggal 26 April 2021, PADG No. 23/31/PADG/2021 dated December 31,
PADG No. 23/31/PADG/2021 tanggal 31 2021 and the latest amendment by PADG
Desember 2021 dan perubahan terakhir PADG No. 24/14/PADG/2022 dated November 1, 2022
24/14/PADG/2022 tanggal 1 November 2022 concerning “Macroprudential Intermediation Ratio
tentang “Rasio Intermediasi Makroprudensial dan and Macroprudential Liquidity Buffer for
Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Conventional Commercial Banks, Sharia
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Commercial Banks, and Sharia Business Units”.
Unit Usaha Syariah”.
GWM Primer adalah simpanan minimum yang Primary Minimum Statutory Reserve is a minimum
wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo reserve that should be maintained by the Bank in
Rekening Giro pada Bank Indonesia. GWM Current Accounts with Bank Indonesia. Secondary
Sekunder dan Penyangga Likuiditas Minimum Statutory Reserve and Macroprudential
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan minimum Liquidity Buffer are the minimum reserves that
yang wajib dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat should be maintained by the Bank which comprise
Bank Indonesia (SBI), Surat Utang Negara (SUN), of Certificates of Bank Indonesia (SBI),
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan/atau Government Debenture Debt (SUN), Sharia
excess reserve yang merupakan kelebihan saldo Government Securities (SBSN), and/or excess
Rekening Giro Rupiah Bank dari GWM Primer, reserve which represents the excess reserve of the
GWM LFR dan Rasio Intermediasi Bank’s Current Accounts in Rupiah over the
Makroprudensial (RIM). GWM LFR dan RIM adalah Primary Minimum Statutory Reserve, Minimum
tambahan simpanan minimum yang wajib Statutory Reserve on LFR and Macroprudential
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo Rekening Intermediation Ratio (RIM). Minimum Statutory
Giro pada Bank Indonesia, jika LFR dan RIM target Reserve on LFR and RIM is the additional reserve
Bank Indonesia (84%) atau jika di atas maksimum that should be maintained by the Bank in the form
LFR dan RIM target BI (94%) dan Kewajiban of Current Accounts with Bank Indonesia, if the
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank lebih Bank’s LFR and RIM is below the minimum of LFR
kecil dari KPMM Insentif BI sebesar 14%. and RIM targeted by Bank Indonesia (84%) or if the
Bank’s LFR and RIM is above the maximum of LFR
and RIM targeted by BI (94%) and the Capital
Adequacy Ratio (CAR) is below BI requirement of
14%.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia The Bank has complied with Bank Indonesia
tentang Giro Wajib Minimum pada tanggal-tanggal regulations concerning the minimum reserve
31 Desember 2023 dan 2022. requirements as of December 31, 2023 and 2022.
Sisa umur jatuh tempo atas giro pada Bank The remaining period of current accounts with Bank
Indonesia dikategorikan sebagai kurang dari satu Indonesia is categorized as less than one month
bulan (Catatan 46). (Note 46).
94
Page 491
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah 234.046 540.052 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Yen Jepang 7.806.707.206 849.955 3.825.323.896 450.661 Japanese Yen
Dolar Amerika Serikat 48.194.949 742.058 19.465.688 304.746 United States Dollar
Australia Dollar 16.604.307 174.690 4.480.725 47.307 Australian Dollar
Pound Sterling Inggris 4.344.397 85.266 3.372.747 63.361 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 4.801.220 81.805 104.380 30.893 European Euro
Singapura Dollar 2.758.939 32.214 2.950.598 34.206 Singapore Dollar
Renminbi 1.550.357 3.364 460.499 1.031 Renminbi
1.969.352 932.205
Total 2.203.398 1.472.257 Total
Dikurangi cadangan Less allowance for
kerugian penurunan nilai (1.804) (1.747) impairment losses
Neto 2.201.594 1.470.510 Net
b. Berdasarkan bank b. By bank
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 189.189 215.125 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 32.948 263.538 PT Bank Central Asia Tbk
Standard Chartered Bank, Jakarta 10.179 46.579 Standard Chartered Bank, Jakarta
Citibank N.A., Jakarta 925 925 Citibank N.A., Jakarta
Lainnya 357 337 Others
233.598 526.504
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 200 1.198 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 183 - (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 52 12.350 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 13 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
448 13.548
95
Page 492
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) b. By bank (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak Ketiga Third Parties
Standard Chartered Bank 600.159 325.746 Standard Chartered Bank
PT Bank ANZ Indonesia 174.690 47.307 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 108.146 27.410 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank DBS Indonesia 32.214 34.206 PT Bank DBS Indonesia
PT Bank ICBC Indonesia 3.364 1.031 PT Bank ICBC Indonesia
Indonesische Overzeese Indonesische Overzeese
Bank N.V., Amsterdam 1.778 1.731 Bank N.V., Amsterdam
920.351 437.431
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 901.410 457.512 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 147.591 37.262 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
1.049.001 494.774
Total 2.203.398 1.472.257 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (1.804) (1.747) for impairment losses
Neto 2.201.594 1.470.510 Net
Dalam giro pada bank lain termasuk giro yang Current accounts with other banks include
didasarkan pada prinsip perbankan syariah current accounts based on sharia banking
sebesar Rp200 dan Rp1.198, masing-masing principles amounting to Rp200 and Rp1,198, as
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. of December 31, 2023 and 2022, respectively.
Berikut adalah perubahan giro pada bank lain Presented below is the movements in
dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi amortized cost of current account with other
untuk tahun yang berakhir pada tanggal banks for the years ended as of
31 Desember 2023 dan 2022: December 31, 2023 and 2022, respectively:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 1.469.328 - 1.731 1.198 1.472.257 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 732.092 - 47 (998) 731.141 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya - - - - - assets
Saldo akhir tahun 2.201.420 - 1.778 200 2.203.398 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
96
Page 493
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan bank (lanjutan) c. By bank (continued)
Berikut adalah perubahan giro pada bank lain Presented below is the movements in
dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi amortized cost of current account with other
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 banks for the year ended as of December 31,
Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2023 and 2022, respectively (continued):
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 1.094.220 - 1.682 896 1.096.798 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 358.406 - 49 302 358.757 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 16.702 - - - 16.702 originated or purchased
Saldo akhir tahun 1.469.328 - 1.731 1.198 1.472.257 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk c. Average annual interest rates for current
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: accounts with other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah 0,69% 0,19% Rupiah
Mata uang asing 0,00% 0,00% Foreign currencies
d. Kolektibilitas d. Collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the
kolektibilitas giro pada bank lain adalah sebagai collectibility of current accounts with other
berikut: banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Lancar 2.201.620 1.470.526 Current
Macet 1.778 1.731 Loss
Total 2.203.398 1.472.257 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (1.804) (1.747) for impairment losses
Neto 2.201.594 1.470.510 Net
e. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, e. As of December 31, 2023 and 2022, there are
tidak terdapat saldo giro pada bank lain yang no current accounts with other banks which
digunakan sebagai agunan. are pledged as collateral.
97
Page 494
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai f. The movements in the allowance for
giro pada bank lain adalah sebagai berikut: impairment losses on current accounts with
other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal tahun 1.747 1.698 Balance at beginning of year
Penyisihan (pemulihan) Provision (reversal)
kerugian penurunan selama for impairment losses
tahun berjalan (Catatan 33) 57 49 during the year (Note 33)
Saldo akhir tahun 1.804 1.747 Balance at the end of year
*) Termasuk selisih kurs karena penjabaran mata uang asing *) Including exchange difference on translation of foreign currency
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 14 - 1.731 2 1.747 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 10 47 - 57 impairment losses
Saldo akhir tahun 24 - 1.778 2 1.804 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Current Accounts with
Giro pada Bank Lain Other Banks
Saldo awal 14 - 1.682 2 1.698 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai - - 49 - 49 impairment losses
Saldo akhir tahun 14 - 1.731 2 1.747 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the allowance
cadangan kerugian atas giro pada bank lain for impairment losses provided on current
yang dibentuk telah memadai. accounts with other banks is adequate.
g. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan g. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired of financial assets
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada are disclosed in Note 46.
Catatan 46.
98
Page 495
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. Based on currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Deposit Facility Bank Indonesia 8.998.689 2.499.670 Deposit Facility Bank Indonesia
Deposit Facility Syariah Deposit Facility Sharia
Bank Indonesia 3.150.000 2.078.000 Bank Indonesia
Inter-bank call Money Inter-bank call Money
Term Deposit Bank Indonesia - 7.998.224 Term Deposit Bank Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk - 400.000 Jawa Timur Tbk
12.148.689 12.975.894
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Party (Note 43)
Tabungan Savings Deposits
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 61 61 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
61 61
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak Ketiga Third Parties
Term Deposit Bank Indonesia 18.412.372 - Term Deposit Bank Indonesia
18.412.372 -
Total 30.561.122 12.975.955 Total
Dalam penempatan pada Bank Indonesia dan As of December 31, 2023 and 2022,
bank lain termasuk penempatan yang placements with Bank Indonesia and other
didasarkan pada prinsip perbankan syariah banks include placements based on sharia
sebesar Rp3.150.000 dan Rp2.078.000, banking principles amounting to Rp3,150,000
masing-masing pada tanggal 31 Desember and Rp2,078,000, respectively.
2023 dan 2022.
b. Berdasarkan sisa umur hingga jatuh tempo b. Based on remaining period until maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
≤ 1 bulan 30.561.122 12.975.955 ≤ 1 month
Total 30.561.122 12.975.955 Total
99
Page 496
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk c. Average annual interest rates for placement
penempatan pada Bank Indonesia dan bank with Bank Indonesia and other banks:
lain:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah 5,23% 3,47% Rupiah
Mata Uang Asing 5,24% 0,96% Foreign Currencies
d. Seluruh penempatan pada bank lain dan Bank d. All placements with other banks and Bank
Indonesia pada tanggal-tanggal 31 Desember Indonesia as of December 31, 2023 and 2022,
2023 dan 2022 diklasifikasikan sebagai lancar. are classified as current.
e. Manajemen berpendapat bahwa cadangan e. Management believes no allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan pada impairment losses is required as of December
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, karena 31, 2023 and 2022, because management
manajemen berkeyakinan bahwa penempatan believes that placements with Bank Indonesia
pada Bank Indonesia dan bank lain dapat and other banks are fully collectible.
ditagih.
f. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan f. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired of financial assets
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada are disclosed in Note 46.
Catatan 46.
8. EFEK-EFEK 8. SECURITIES
a. Berdasarkan tujuan, pihak berelasi dan pihak a. Based on purpose, related party and third
ketiga party
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga Third Parties
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 1.042.013 793.831 Fair value through profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 406.144 - comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi 6.611 79.278 Amortized cost
1.454.768 873.109
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Party (Note 43)
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 1.522.192 655.293 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi 2.328.913 194.766 Amortized cost
3.851.105 850.059
Total 5.305.873 1.723.168 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (22.903) (2.399) impairment losses
Neto 5.282.970 1.720.769 Net
100
Page 497
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Reksadana Mutual Funds
PT Syailendra Capital - 100.486 PT Syailendra Capital
PT Berdikari Manajemen PT Berdikari Manajemen
Investasi - 100.470 Investasi
PT Batavia Prosperindo PT Batavia Prosperindo
Aset Manajemen - 100.460 Aset Manajemen
Sekuritas Dollar Amerika Serikat United Stated Dollar Securities
Bank Indonesia 307.510 - Bank Indonesia
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 194.060 - Bank Indonesia
Efek Beragun Aset Asset Backed Securities
KIK - SP -BTN 05 KIK EBA - SP - BTN 05
Kelas B 161.407 176.898 Class B
EBA - SP - BTN04 EBA - SP - BTN04
Kelas B 88.598 95.685 Class B
EBA - SP - BTN08 EBA - SP – BTN08
Kelas B 75.307 - Class B
EBA - SP - BTN02 EBA - SP - BTN02
Kelas B 59.833 50.520 Class B
KIK - SP -BTN 07 KIK EBA - SP - BTN 07
Kelas B 54.409 52.238 Class B
EBA - SP - BTN06 EBA - SP - BTN06
Kelas B 51.667 64.494 Class B
EBA - SP - BTN03 EBA - SP - BTN03
Kelas B 49.222 52.580 Class B
1.042.013 793.831
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Reksadana Terproteksi Protected Mutual Funds
PT Batavia Prosperindo Aset PT Batavia Prosperindo Aset
Manajemen Manajemen
BATAVIA MAX 51 203.822 - BATAVIA MAX 51
PT Manulife Aset Manajemen PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia Indonesia
MANULIFE PDU V 202.322 - MANULIFE PDU V
406.144 -
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) (Persero)
Sukuk Tahap II Seri B 2017 51.125 52.424 Sukuk Phase II Series B 2017
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Tahap IV Seri A 2022 49.935 48.672 Phase IV Series A 2022
PT Pegadaian PT Pegadaian
Sukuk Mudharabah IV 2021 30.000 30.603 Sukuk Mudharabah IV 2021
Sukuk Mudharabah II 2022 27.745 28.028 Sukuk Mudharabah II 2022
101
Page 498
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (lanjutan)
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
Obligasi Bonds
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 26.373 26.598 Phase II Series D 2017
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Finansial (Persero)
Tahap I Seri B 2021 24.962 24.647 Phase I Series B 2021
Tahap II 2021 24.656 24.635 Phase II 2021
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri B 2021 20.139 20.108 Phase II Series B 2021
Reksadana Terproteksi Protected Mutual Funds
PT Bahana TCW Investment PT Bahana TCW Investment
Management Management
Bahana Centrum Protected RDT Bahana Centrum Protected
Fund 232 307.647 - Fund 232
PT BNI Asset Management PT BNI Asset Management
BNI AM Proteksi Amarilis 305.072 - RDT BNI AM Proteksi Amarilis
PT Danareksa Investment PT Danareksa Investment
Management Management
Danareksa Proteksi 86 254.105 - RDT Danareksa Proteksi 86
Medium Term Notes Medium Term Notes
Perum Perumnas Perum Perumnas
Tahap III Seri A 2018 100.000 103.083 Phase III Series A 2018
1.221.759 358.798
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN)-2024 61.242 60.977 Term Notes (EMTN)-2024
Term Notes (EMTN)-2025 30.565 30.434 Term Notes (EMTN)-2025
PT Perusahaan Gas Negara PT Perusahaan Gas Negara
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Unsecured Fixed 50.638 50.944 Unsecured Fixed
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Senior Unsecured Notes Senior Unsecured Notes
Due 2030 28.044 27.093 Due 2030
Due 2050 38.295 36.038 Due 2050
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Notes - 2025 15.122 15.028 Senior Notes - 2025
Medium Term Notes Medium Term Notes
Lembaga Pembiayaan Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia Ekspor Indonesia
EMTN Programme EMTN Programme
Indonesia Eximbank - 2017 76.527 75.981 Indonesia Eximbank - 2017
300.433 296.495
1.522.192 655.293
1.928.336 655.293
102
Page 499
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Diukur pada biaya perolehan
di amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Obligasi Bonds
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahap II Seri B 2018 - 77.150 Phase II Series B 2018
PT Berlian Laju Tanker PT Berlian Laju Tanker
Sukuk Ijarah 2007 - 2.000 Sukuk Ijarah 2007
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 6.611 128 Letters of Credit
6.611 79.278
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri A 2021 25.076 25.338 Phase II Series A 2021
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap III 2018 - 5.027 Phases III 2018
Medium Term Notes Medium Term Notes
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 50.000 50.000 Indonesia (Persero)
PT Dayamitra PT Dayamitra
Telekomunikasi 50.000 - Telekomunikasi
Reksadana Mutual Funds
PT Permodalan Nasional PT Permodalan Nasional
Madani Investment Madani Investment
Management 100.000 100.000 Management
Sukuk Sukuk
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Tahap I 2023 (catatan 11.g) 1.465.771 - Phase I 2023 (note 11. g)
Surat Kredit Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 638.066 14.401 Letters of Credit
2.328.913 194.766
2.335.524 274.044
Total 5.305.873 1.723.168 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (22.903) (2.399) impairment losses
Neto 5.282.970 1.720.769 Net
103
Page 500
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, jenis dan penerbit b. Based on currency, type and issuer
(lanjutan) (continued)
Berikut adalah perubahan efek-efek yang Presented below is the movements in
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through other
komprehensif lainnya dan yang diukur pada comprehensive income and at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi untuk tahun yang for the years ended December 31, 2023 and
berakhir 31 Desember 2023 dan 2022: 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 814.400 - - 114.937 929.337 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 30.357 - - (2.185) 28.172 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3.469.043 - - - 3.469.043 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (160.692) - - - (160.692) assets
Aset keuangan yang dihapusbuku (2.000) (2.000) Writte-off financial assets
Saldo akhir tahun 4.153.108 - - 110.752 4.263.860 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek Securities
Saldo awal 1.432.209 - - 111.751 1.543.960 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (442.631) - - 143 (442.488) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 761.634 - - 28.176 789.810 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (936.812) - - (25.133) (961.945) assets
Saldo akhir tahun 814.400 - - 114.937 929.337 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
c. Jatuh tempo dan suku bunga c. Maturity and interest rate
Suku Bunga/
Bagi Hasil
Per Tahun/
Tanggal Annual
Jenis/ Jatuh Tempo/ Interest Rate/
Penerbit Type Maturity Date Profit Sharing Issuer
Rupiah Rupiah
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Jawa Barat dan Banten Tbk 28 September/ 9,50% tetap/ Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahap II 2018 B Obligasi/Bonds September 28, 2023 fixed Phase II 2018
PT Berlian Laju Tanker Tbk 5 Juli/ 10,35% tetap/ PT Berlian Laju Tanker Tbk
Sukuk Ijarah 2007 Obligasi/Bonds July 5, 2012 fixed Sukuk Ijarah 2007
Perum Perumnas Perum Perumnas
MTN Tahap III 10 Desember/ 11,85% tetap/ MTN Phase III
Tahun 2018 Seri A Medium Term Notes December 10, 2026 fixed Year 2018 Series A
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Sukuk Wakalah 29 Oktober/ 2,25% tetap/ Sukuk Wakalah
Bi Al-Istitsmar 2023 Obligasi/Bonds October 27, 2033 fixed Bi Al-Istitsmar 2023
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 2 November/ 9,00% tetap/ Indonesia (Persero)
MTN Tahun 2022 Seri A Medium Term Notes November 2, 2027 fixed MTN Year 2022 Series A
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 11 April/ 8,80% tetap/ (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 Obligasi/Bonds April 11, 2027 fixed Phase II Series D 2017
104
Page 501
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
c. Jatuh tempo dan suku bunga (lanjutan) c. Maturity and interest rate (continued)
Suku Bunga/
Bagi Hasil
Per Tahun/
Tanggal Annual
Jenis/ Jatuh Tempo/ Interest Rate/
Penerbit Type Maturity Date Profit Sharing Issuer
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 21 September/ 8,50% tetap/ (Persero) Tbk
Tahap III 2018 Obligasi/Bonds September 21, 2023 fixed Phase III 2018
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) 17 November/ 6,00% tetap/ Finansial (Persero)
Tahap II 2021 Obligasi/Bonds November 17, 2026 fixed Phase II 2021
8 Juli/ 6,40% tetap/
Tahap I Seri B 2021 Obligasi/Bonds July 8, 2026 fixed Phase I Series B 2021
PT Bank Mandiri Taspen 28 April/ 6,50% tetap/ PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri A 2021 Obligasi/Bonds April 28, 2024 fixed Phase II Series A 2021
26 April/ 7,25% tetap/
Tahap II Seri B 2021 Obligasi/Bonds April 26, 2026 fixed Phase II Series B 2021
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 3 November/ 8,20% tetap/ (Persero)
Sukuk Tahap II Seri B 2017 Obligasi/Bonds November 3, 2027 fixed Sukuk Phase II Series B 2017
PT Waskita Karya Realty 12 Mei/ 6,65% tetap/ PT Waskita Karya Realty
Seri A 2022 Obligasi/Bonds May 12, 2027 fixed Series A 2022
PT Pegadaian PT Pegadaian
(Persero) 6 April/ 6,00% tetap/ (Persero)
Sukuk Mudharabah IV 2021 Obligasi/Bonds April 6, 2024 fixed Sukuk Mudharabah IV 2021
16 Agustus/ 5,75% tetap/
Sukuk Mudharabah II 2022 Obligasi/Bonds August 16, 2025 fixed Sukuk Mudharabah II 2022
PT Dayamitra PT Dayamitra
Telekomunikasi Tbk 6 Oktober/ 6,20% tetap/ Telekomunikasi Tbk
MTN Tahun 2023 Medium Term Notes October 6, 2024 fixed MTN Tahun 2023
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Lembaga Pembiayaan Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia Ekspor Indonesia
EMTN Programme Indonesia 6 April/ 3,88% tetap/ EMTN Programme Indonesia
Eximbank - 2017 Medium Term Notes April 6, 2024 fixed Eximbank - 2017
PT Perusahaan Gas Negara PT Perusahaan Gas
(Persero) Tbk Negara (Persero) Tbk
Unsecured Fixed 16 Mei/ 5,13% tetap/ Unsecured Fixed
Rate Notes Obligasi/Bonds May 16, 2024 fixed Rate Notes
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Euro Medium 11 April/ 3,75% tetap/ Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2024 Obligasi/Bonds April 11, 2024 fixed Term Notes (EMTN) - 2024
13 Mei/ 4,75% tetap/
Term Notes (EMTN) - 2025 Obligasi/Bonds May 13, 2025 fixed Term Notes (EMTN) - 2025
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Senior Unsecured 21 Januari/ 3,10% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2030 Obligasi/Bonds January 21, 2030 fixed Notes Due 2030
Senior Unsecured 21 Januari/ 4,18% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2050 Obligasi/Bonds January 21, 2050 fixed Notes Due 2050
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured 5 Mei/ 4,25% tetap/ Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds May 5, 2025 fixed Notes Due 2025
105
Page 502
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan sisa umur hingga jatuh tempo d. Remaining period to maturity (amortized cost
(efek-efek yang diukur pada biaya perolehan di securities)
amortisasi)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
≤ 1 tahun 448.505 96.706 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 5 tahun 421.248 175.338 > 1 year ≤ 5 years
> 5 tahun ≤ 10 tahun 1.465.771 - > 5 year ≤ 10 years
> 10 tahun - 2.000 > 10 years
Total 2.335.524 274.044 Total
e. Peringkat e. Rating
Daftar peringkat efek-efek seperti yang The ratings of securities, as reported by
dilaporkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia PT Pemeringkat Efek Indonesia, are as
adalah sebagai berikut: follows:
Jenis/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit Type December 31, 2023 December 31, 2022 Issuer
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Jawa Barat dan Banten Tbk Jawa Barat dan Banten Tbk
Tahap II 2018 B Obligasi/Bonds - idAA Phase II 2018
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tahap III 2018 Obligasi/Bonds - idAAA Phase III 2018
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2024 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2024
Term Notes (EMTN) - 2025 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2025
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
Tahap II Seri A 2021 Obligasi/Bonds AA**) AA**) Phase II Series A 2021
Tahap II Seri B 2021 Obligasi/Bonds AA**) AA**) Phase II Series B 2021
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (Persero)
Tahap II 2021 Obligasi/Bonds idAAA idAAA Phase II 2021
Tahap I Seri B 2021 Obligasi/Bonds idAAA idAAA Phase I Series B 2021
PT Perusahaan Gas Negara PT Perusahaan Gas Negara
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Unsecured Fixed Unsecured Fixed
Term Notes (EMTN) - 2024 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2024
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
Unsecured Fixed Unsecured Fixed
Term Notes (EMTN) - 2030 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2030
Term Notes (EMTN) - 2050 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) - 2050
Perum Perumnas Perum Perumnas
MTN Tahap III MTN Phase III
Tahun 2018 Seri A Medium Term Notes idBBB- idBBB- Year 2018 Series A
PT Dayamitra Telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi
MTN Tahap I MTN Phase I
Tahun 2023 Medium Term Notes idAAA - Year 2023
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) Indonesia (Persero)
MTN Tahun 2022 Medium Term Notes idAAA idAAA MTN Year 2022
Lembaga Pembiayaan Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia Ekspor Indonesia
Euro Medium Euro Medium
Term Notes (EMTN) - 2017 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa2*) Term Notes (EMTN) – 2017
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Seri A 2022 Obligasi/Bonds idAAA(gg) idAAA(gg) Series A 2022
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s *) Based on ratings published by Moody’s
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch **) Based on ratings published by Fitch
106
Page 503
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
e. Peringkat (lanjutan) e. Rating (continued)
Daftar peringkat efek-efek seperti yang The ratings of securities, as reported by
dilaporkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia PT Pemeringkat Efek Indonesia, are as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Jenis/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit Type December 31, 2023 December 31, 2022 Issuer
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa3*) Notes Due 2025
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Tahap II Seri D 2017 Obligasi/Bonds idAAA idAAA Phase II Series D 2017
PT Pelabuhan Indonesia II PT Pelabuhan Indonesia II
(Persero) (Persero)
Senior Unsecured Senior Unsecured
Notes Due 2025 Obligasi/Bonds Baa2*) Baa3*) Notes Due 2025
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) Negara (Persero)
Sukuk Tahap II 2017 Seri B Obligasi/Bonds idAAA(sy) idAAA(sy) Sukuk Phase II 2017 Series B
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
Sukuk Tahap I 2023 Obligasi/Bonds idAA+(sy) - Sukuk Phase I 2023
PT Pegadaian (Persero) PT Pegadaian (Persero)
Sukuk Mudharabah IV 2021 Obligasi/Bonds idAAA(Sy) idAAA(Sy) Sukuk Mudharabah IV 2021
Sukuk Mudharabah II 2022 Obligasi/Bonds idAAA(Sy) idAAA(Sy) Sukuk Mudharabah II 2022
*) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Moody’s *) Based on ratings published by Moody’s
**) Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh Fitch **) Based on ratings published by Fitch
f. Kolektibilitas f. Collectibility
Kolektibilitas efek-efek adalah sebagai berikut: The collectibility of securities are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Lancar 5.199.375 1.628.411 Current
Dalam Perhatian Khusus 50.695 36.675 Special Mention
Kurang Lancar 4.644 3.148 Substandard
Diragukan 5.769 5.436 Doubtful
Macet 45.390 49.498 Loss
Total 5.305.873 1.723.168 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (22.903) (2.399) impairment losses
Neto 5.282.970 1.720.769 Net
107
Page 504
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai g. The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 51.959 - - - 51.959 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 4.902 - - - 4.902 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 790 - - - 790 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (3.618) - - - (3.618) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain 5.924 - - - 5.924 and other movement
Saldo akhir tahun 59.957 - - - 59.957 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Saldo awal 71.617 - - - 71.617 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (20.889) - - - (20.889) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 238 - - - 238 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (3.088 ) - - - (3.088) assets
Pembayaran kembali valuta asing Repayment foreign exchange
dan perubahan lain 4.081 - - - 4.081 and other movement
Saldo akhir tahun 51.959 - - - 51.959 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal 399 - - 2.000 2.399 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 22.135 - - - 22.135 Impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 369 - - - 369 originated or purchased
Aset keuangan yang Writte off financial
dihapusbuku - - - (2.000) (2.000) assets
Saldo akhir tahun 22.903 - - - 22.903 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang diukur pada biaya Securities at
perolehan diamortisasi amortized cost
Saldo awal - - - 2.000 2.000 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 399 - - - 399 originated or purchased
Saldo akhir tahun 399 - - 2.000 2.399 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
h. Manajemen berpendapat bahwa jumlah h. Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek impairment losses provided on securities is
yang dibentuk telah memadai. adequate.
108
Page 505
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
i. Bank mengakui keuntungan (kerugian) bersih i. The Bank recognized net gain (loss) on sale of
atas penjualan efek-efek masing-masing securities amounting to Rp6,669 and
sebesar Rp6.669 dan Rp(234.089), masing- Rp(234,089), for the year ended December 31,
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 2023 and 2022, respectively, which is
31 Desember 2023 dan 2022 yang disajikan presented in the statement of profit or loss and
dalam akun “Keuntungan (kerugian) dari other comprehensive income as “Gain (losses)
penjualan efek-efek - neto” di laporan laba rugi on sale of securities - net”.
dan penghasilan komprehensif lain.
j. Nilai pasar efek-efek yang diklasifikasikan j. As of December 31, 2023 and 2022, the
sebagai “Nilai Wajar melalui Laba Rugi dan market values of securities classified as fair
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar value through profit or loss and Fair Value
Melalui Penghasilan Komprehensif lain” pada Through Other Comprehensive Income of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, masing- nominal amounts range from 82.91% to
masing berkisar dari 82,91% sampai dengan 105.49% and range from 77.16% to 125.88%
105,49% dan 77,16% sampai dengan 125,88%. respectively.
k. Bank mengakui keuntungan yang belum k. The Bank recognized unrealized gain - net
direalisasi bersih (setelah pajak tangguhan) (after deferred tax) of Rp67,906 and Rp35,792
sebesar Rp67.906 dan Rp35.792 dari from the changes in fair values through other
perubahan nilai wajar efek-efek diukur pada comprehensive income include allowance for
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif impairment losses amounted Rp59,957 and
lain termasuk cadangan kerugian penurunan Rp51,959 as of December 31, 2023 and 2022,
nilai sebesar Rp59.957 dan Rp51.959 masing- respectively, which are presented as
masing pada posisi 31 Desember 2023 dan unrealized gain (loss) on securities and
2022 dalam akun keuntungan yang belum government bonds, net of deferred tax in the
direalisasi atas efek-efek dan obligasi statement of financial position.
pemerintah setelah pajak tangguhan dalam
laporan posisi keuangan.
l. Terdapat investasi efek-efek dengan pihak- l. As of December 31, 2023 and 2022,
pihak berelasi sebesar Rp3.851.105 dan investments in securities with related parties
Rp850.059, masing-masing pada tanggal amounted to Rp3,851,105 and Rp850,059,
31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 43). respectively (Note 43).
m. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan m. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired financial assets are
mengalami penurunan nilai diungkapkan pada disclosed in Note 46.
Catatan 46.
9. OBLIGASI PEMERINTAH 9. GOVERNMENT BONDS
a. Berdasarkan tujuan, pihak berelasi dan pihak a. Based on purpose, related party and third
ketiga party
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Party (Note 43)
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi 3.796.440 19.591.199 Fair value through profit or loss
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain 12.511.991 14.332.949 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 19.585.498 18.040.825 Amortized cost
Total 35.893.929 51.964.973 Total
109
Page 506
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis b. Based on currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak berelasi Related parties
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0081 201.564 - FR 0081
FR 0086 170.509 - FR 0086
FR 0075 156.057 206 FR 0075
FR 0092 93.940 16.136 FR 0092
FR 0084 59.682 20.526 FR 0084
FR 0070 43.057 - FR 0070
FR 0098 41.970 - FR 0098
FR 0097 36.310 701 FR 0097
FR 0101 30.504 - FR 0101
FR 0079 28.757 - FR 0079
FR 0072 22.568 23.366 FR 0072
ORI 021 20.894 496 ORI 021
FR 0096 20.814 52.743 FR 0096
FR 0091 19.791 73.201 FR 0091
PBS 033 19.214 - PBS 033
FR 0095 15.771 70.191 FR 0095
PBS 036 14.105 - PBS 036
ORI 020 11.647 - ORI 020
ORI 022 11.436 - ORI 022
FR 0074 10.588 207 FR 0074
FR 0083 9.723 11.643 FR 0083
FR 0089 7.399 - FR 0089
FR 0059 7.119 - FR 0059
FR 0090 7.044 33.017 FR 0090
SR 0016 5.486 - SR 0016
FR 0073 3.141 - FR 0073
FR 0044 3.073 - FR 0044
FR 0093 2.438 290 FR 0093
FR 0088 1.455 65 FR 0088
PBS 026 1.000 - PBS 026
SR 0014 618 80 SR 0014
FR 0076 211 - FR 0076
FR 0062 196 - FR 0062
FR 0071 - 88.494 FR 0071
FR 0040 - 55.701 FR 0040
FR 0068 - 54.890 FR 0068
PBS 017 - 51.220 PBS 017
FR 0046 - 46.040 FR 0046
FR 0080 - 41.472 FR 0080
ORI 018 - 40.110 ORI 018
FR 0087 - 30.396 FR 0087
FR 0064 - 10.370 FR 0064
FR 0078 - 9.002 FR 0078
ORI 019 - 2.087 ORI 019
SR 0017 - 198 SR 0017
SR 0015 - 191 SR 0015
FR 0085 - 187 FR 0085
FR 0065 - 97 FR 0065
ORI 017 - 70 ORI 017
SR 0012 - 50 SR 0012
1.078.081 733.443
110
Page 507
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak berelasi (lanjutan) Related parties (continued)
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2024 2.379 - INDOIS 2024
INDOIS 2031 - 18.773 INDOIS 2031
INDON 2024N - 609 INDON 2024N
Zero Coupon Bonds Zero Coupon Bonds
SPN12240201 1.367.851 - SPN12240201
SPN12240229 746.378 - SPN12240229
SPN12240104 577.100 - SPN12240104
SPN03240313 24.651 - SPN03240313
SPN12230303 - 3.334.531 SPN12230303
SPN12230203 - 2.779.061 SPN12230203
SPN12230105 - 2.061.001 SPN12230105
SPN12230413 - 1.744.737 SPN12230413
SPN12230526 - 1.494.707 SPN12230526
SPN12230330 - 1.284.484 SPN12230330
SPN12230622 - 1.220.975 SPN12230622
SPN03230208 - 760.534 SPN03230208
SPN12230818 - 750.789 SPN12230818
SPN12230914 - 723.728 SPN12230914
SPN03230222 - 496.595 SPN03230222
SPNS02052023 - 473.497 SPNS02052023
SPNS07032023 - 421.154 SPNS07032023
SPN03230111 - 349.606 SPN03230111
SPNS10012023 - 299.754 SPNS10012023
SPN12231207 - 224.643 SPN12231207
SPN03230308 - 99.130 SPN03230308
SPN12230720 - 97.296 SPN12230720
SPN12231012 - 96.027 SPN12231012
SPN12231109 - 95.755 SPN12231109
SPNS07022023 - 49.752 SPNS07022023
2.715.980 18.857.756
3.796.440 19.591.199
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0083 540.390 1.360.887 FR 0083
FR 0078 490.381 490.508 FR 0078
FR 0084 482.823 489.041 FR 0084
FR 0090 472.787 470.978 FR 0090
FR 0042 425.627 435.458 FR 0042
FR 0056 419.566 427.016 FR 0056
FR 0040 375.507 389.801 FR 0040
FR 0071 348.849 350.602 FR 0071
FR 0059 320.355 323.036 FR 0059
FR 0081 270.087 272.327 FR 0081
111
Page 508
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
FR 0087 269.194 263.695 FR 0087
FR 0091 250.102 243.430 FR 0091
FR 0044 233.128 241.971 FR 0044
FR 0052 203.717 205.584 FR 0052
FR 0073 142.338 140.750 FR 0073
FR 0037 125.128 129.092 FR 0037
FR 0077 122.766 129.035 FR 0077
FR 0082 51.174 156.466 FR 0082
FR 0054 - 47.085 FR 0054
FR 0068 - 567.123 FR 0068
FR 0072 - 369.052 FR 0072
FR 0075 - 188.673 FR 0075
FR 0039 - 171.841 FR 0039
FR 0046 - 102.310 FR 0046
FR 0085 - 57.797 FR 0085
FR 0062 - 57.785 FR 0062
5.543.919 8.081.343
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
PBSG 001 542.139 4.199 PBSG 001
PBS 003 338.469 191.598 PBS 003
PBS 017 303.279 308.382 PBS 017
PBS 030 276.560 273.796 PBS 030
PBS 026 253.450 254.920 PBS 026
PBS 037 250.434 - PBS 037
PBS 032 193.968 194.051 PBS 032
PBS 033 156.676 32.921 PBS 033
PBS 025 106.808 105.392 PBS 025
PBS 029 102.918 101.669 PBS 029
PBS 038 99.621 - PBS 038
PBS 022 78.965 79.275 PBS 022
PBS 028 73.878 71.208 PBS 028
PBS 021 68.795 71.851 PBS 021
PBS 012 59.863 59.124 PBS 012
PBS 004 46.542 45.960 PBS 004
PBS 034 34.736 32.610 PBS 034
PBS 027 - 479.969 PBS 027
PBS 019 - 104.917 PBS 019
PBS 011 - 8.209 PBS 011
2.987.101 2.420.051
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2047 825.805 775.119 INDON 2047
INDON 2046 579.496 544.954 INDON 2046
INDON 2038 545.560 516.227 INDON 2038
INDON 2044 413.980 383.132 INDON 2044
INDON 2043 383.217 361.545 INDON 2043
INDON 2045 338.525 365.197 INDON 2045
INDON 2048 215.720 203.418 INDON 2048
INDON 2049 171.050 158.781 INDON 2049
INDOIS 2050 134.838 127.609 INDOIS 2050
INDON 2049N 112.072 116.540 INDON 2049N
INDON 2037 102.953 127.775 INDON 2037
INDON 2050N 97.039 90.032 INDON 2050N
USDFR0002 60.716 61.226 USDFR0002
3.980.971 3.831.555
12.511.991 14.332.949
112
Page 509
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan jenis (lanjutan) b. Based on currency and type (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0081 1.452.798 1.457.898 FR 0081
FR 0084 1.212.730 1.231.951 FR 0084
FR 0086 1.138.797 1.137.564 FR 0086
FR 0056 1.126.953 1.048.174 FR 0056
FR 0059 923.741 442.347 FR 0059
FR 0064 900.859 835.184 FR 0064
FR 0047 784.201 804.972 FR 0047
FR 0070 431.886 440.831 FR 0070
FR 0085 403.858 405.264 FR 0085
FR 0078 336.975 340.917 FR 0078
FR 0044 288.687 300.342 FR 0044
FR 0040 272.759 284.041 FR 0040
FR 0087 263.786 262.628 FR 0087
FR 0082 238.723 238.580 FR 0082
FR 0054 149.411 151.148 FR 0054
FR 0071 134.592 137.061 FR 0071
FR 0073 130.747 131.814 FR 0073
FR 0077 101.037 103.718 FR 0077
FR 0090 96.277 95.292 FR 0090
FR 0088 75.251 74.948 FR 0088
FR 0037 74.779 78.003 FR 0037
FR 0091 47.656 47.456 FR 0091
FR 0065 46.676 46.442 FR 0065
FR 0052 41.116 41.811 FR 0052
FR 0042 16.524 16.889 FR 0042
FR 0046 - 41.273 FR 0046
FR 0039 - 14.565 FR 0039
10.690.819 10.211.113
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
Sukuk BI 8.421.151 7.116.523 Sukuk BI
8.421.151 7.116.523
19.111.970 17.327.636
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDON 2026 246.600 257.113 INDON 2026
INDOIS 2024 100.642 102.380 INDOIS 2024
INDON 2025 95.492 99.348 INDON 2025
INDOIS 2024N 30.794 31.135 INDOIS 2024N
INDOIS 2023 - 128.695 INDOIS 2023
INDON 2023 - 62.816 INDON 2023
INDON 2023 N - 31.702 INDON 2023 N
473.528 713.189
19.585.498 18.040.825
Total 35.893.929 51.964.973 Total
113
Page 510
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0040 15 September/ 11,00% tetap/ FR 0040
September 15, 2025 fixed
FR 0044 15 September/ 10,00% tetap/ FR 0044
September 15, 2024 fixed
FR 0046 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0046
July 15, 2023 fixed
FR 0054 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR0054
July 15, 2031 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0062 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0062
April 15, 2042 fixed
FR 0064 15 Mei/ 6,13% tetap/ FR 0064
May 15, 2028 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
FR 0068 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0068
March 15, 2034 fixed
FR 0070 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0070
March 15, 2024 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0072 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0072
May 15, 2036 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0074 15 Agustus/ 7,50% tetap/ FR 0074
August 15, 2032 fixed
FR 0075 15 Mei/ 7,50% tetap/ FR 0075
May 15, 2038 fixed
FR 0076 15 Mei/ 7,38% tetap/ FR 0076
May 15, 2048 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0079 15 April/ 8,38% tetap/ FR 0079
April 15, 2039 fixed
FR 0080 15 Juni/ 7,50% tetap/ FR 0080
June 15, 2035 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
June 15, 2025 fixed
FR 0083 15 April/ 7,50% tetap/ FR 0083
April 15, 2040 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0086 15 April/ 5,50% tetap/ FR 0086
April 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0088 15 Juni/ 6,25% tetap/ FR 0088
June 15, 2036 fixed
FR 0089 15 Agustus/ 6,88% tetap/ FR 0089
August 15, 2051 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
FR 0092 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0092
June 15, 2042 fixed
FR 0093 15 Juli/ 6,38% tetap/ FR 0093
July 15, 2037 fixed
FR 0095 15 Agustus/ 6,38% tetap/ FR 0095
August 15, 2028 fixed
FR 0096 15 Februari/ 7,00% tetap/ FR 0096
February 15, 2033 fixed
FR 0097 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0097
June 15, 2043 fixed
FR 0098 15 Juni/ 7,13% tetap/ FR 0098
June 15, 2038 fixed
114
Page 511
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Nilai wajar melalui laba rugi (lanjutan) Fair value through profit or loss (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0101 15 April/ 6,88% tetap/ FR 0101
April 15, 2029 fixed
ORI 017 15 July/ 6,40% tetap/ ORI 017
July 15, 2023 fixed
ORI 018 15 Oktober/ 5,70% tetap/ ORI 018
October 15, 2023 fixed
ORI 019 15 Februari/ 5,57% tetap/ ORI 019
February 15, 2024 fixed
ORI 020 15 Oktober/ 4,95% tetap/ ORI 020
October 15, 2024 fixed
ORI 021 15 Februari/ 4,90% tetap/ ORI 021
February 15, 2025 fixed
ORI 022 15 Oktober/ 5,95% tetap/ ORI 022
October 15, 2025 fixed
ORI 023T3 15 Juli/ 5,90% tetap/ ORI 023T3
July 15, 2026 fixed
PBS 017 15 Oktober/ 6,13% tetap/ PBS 017
October 15, 2025 fixed
PBS 026 15 Oktober/ 6,63% tetap/ PBS 026
October 15, 2024 fixed
PBS 033 15 Juni/ 6,75% tetap/ PBS 033
June 15, 2047 fixed
PBS 036 15 Agustus/ 5,38% tetap/ PBS 036
Agustus 15, 2025 fixed
SR 0012 10 Maret/ 6,30% tetap/ SR 0012
March 10, 2023 fixed
SR 0014 10 Maret/ 5,47% tetap/ SR 0014
March 10, 2024 fixed
SR 0015 10 September/ 5,10% tetap/ SR 0015
September 10, 2024 fixed
SR 0016 10 Maret/ 4,95% tetap/ SR 0016
March 10, 2025 fixed
SR 0017 10 September/ 5,90% tetap/ SR 0017
September 10, 2025 fixed
Zero Coupon Bonds Zero Coupon Bonds
SPN Beragam/ Beragam/ SPN
Various Various
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2025 28 Mei/ 4,325% tetap/ INDOIS 2025
May 28, 2025 fixed
INDOIS 2024 10 September/ 4,35% tetap/ INDOIS 2024
September 10, 2024 fixed
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0037 15 September/ 12,00% tetap/ FR 0037
September 15, 2026 fixed
FR 0039 15 Agustus/ 11,75% tetap/ FR 0039
August 15, 2023 fixed
FR 0040 15 September/ 11,00% tetap/ FR 0040
September 15, 2025 fixed
FR 0042 15 Juli/ 10,25% tetap/ FR 0042
July 15, 2027 fixed
FR 0044 15 September/ 10,00% tetap/ FR 0044
September 15, 2024 fixed
115
Page 512
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0046 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0046
July 15, 2023 fixed
FR 0052 15 Agustus/ 10,50% tetap/ FR 0052
August 15, 2030 fixed
FR 0054 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0054
July 15, 2031 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0062 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0062
April 15, 2042 fixed
FR 0068 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0068
March 15, 2034 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0072 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0072
May 15, 2036 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0075 15 Mei/ 7,50% tetap/ FR 0075
May 15, 2038 fixed
FR 0077 15 Mei/ 8,13% tetap/ FR 0077
May 15, 2024 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
June 15, 2025 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0083 15 April/ 7,50% tetap/ FR 0083
April 15, 2040 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bonds
PBS 003 15 Januari/ 6,00% tetap/ PBS 003
January 15, 2027 fixed
PBS 004 15 Februari/ 6,10% tetap/ PBS 004
February 15, 2037 fixed
PBS 011 15 Agustus/ 8,75% tetap/ PBS 011
August 15, 2023 fixed
PBS 012 15 November/ 8,88% tetap/ PBS 012
November 15, 2031 fixed
PBS 017 15 Oktober/ 6,13% tetap/ PBS 017
October 15, 2025 fixed
116
Page 513
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bonds
PBS 019 15 September/ 8,25% tetap/ PBS 019
September 15, 2023 fixed
PBS 021 15 November/ 8,50% tetap/ PBS 021
November 15, 2026 fixed
PBS 022 15 April/ 8,63% tetap/ PBS 022
April 15, 2034 fixed
PBS 025 15 Mei/ 8,38% tetap/ PBS 025
May 15, 2033 fixed
PBS 026 15 Oktober/ 6,63% tetap/ PBS 026
October 15, 2024 fixed
PBS 027 15 Mei/ 6,55% tetap/ PBS 027
May 15, 2023 fixed
PBS 028 15 Oktober/ 7,75% tetap/ PBS 028
October 15, 2046 fixed
PBS 029 15 Maret/ 6,38% tetap/ PBS 029
March 15, 2034 fixed
PBS 030 15 Juli/ 5,88% tetap/ PBS 030
July 15, 2028 fixed
PBS 032 15 Juli/ 4,88% tetap/ PBS 032
July 15, 2026 fixed
PBS 033 15 Juni/ 6,75% tetap/ PBS 033
July 15, 2047 fixed
PBS 034 15 Juni/ 6,50% tetap/ PBS 034
July 15, 2039 fixed
PBS 037 15 Maret/ 6,88% tetap/ PBS 037
March 15, 2036 fixed
PBS 038 15 Desember/ 6,88% tetap/ PBS 038
December 15, 2049 fixed
PBSG001 15 September/ 6,63% tetap/ PBSG001
September 15, 2029 fixed
Mata uang asing Foreign Currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2050 23 Juni/ 3,80% tetap/ INDOIS 2050
June 23, 2050 fixed
INDON 2037 17 Februari/ 6,63% tetap/ INDON 2037
February 17, 2037 fixed
INDON 2038 17 Januari/ 7,75% tetap/ INDON 2038
January 17, 2038 fixed
INDON 2043 15 April/ 4,63% tetap/ INDON 2043
April 15, 2043 fixed
INDON 2044 15 Januari/ 6,75% tetap/ INDON 2044
January 15, 2044 fixed
INDON 2045 15 Januari/ 5,13% tetap/ INDON 2045
January 15, 2045 fixed
INDON 2046 8 Januari/ 5,95% tetap/ INDON 2046
January 8, 2046 fixed
INDON 2047 8 Januari/ 5,25% tetap/ INDON 2047
January 8, 2047 fixed
INDON 2048 11 Januari/ 4,35% tetap/ INDON 2048
January 11, 2048 fixed
INDON 2049 11 Februari/ 5,35% tetap/ INDON 2049
February 11, 2049 fixed
INDON 2049N 30 Oktober/ 3,70% tetap/ INDON 2049N
October 30, 2049 fixed
INDON 2050N 15 Oktober/ 4,20% tetap/ INDON 2050N
October 15, 2050 fixed
USD FR 0002 24 Juni/ 4,05% tetap/ USD FR 0002
June 24, 2026 fixed
117
Page 514
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
FR 0037 15 September/ 12,00% tetap/ FR 0037
September 15, 2026 fixed
FR 0039 15 Agustus/ 11,75% tetap/ FR 0039
August 15, 2023 fixed
FR 0040 15 September/ 11,00% tetap/ FR 0040
September 15, 2025 fixed
FR 0042 15 Juli/ 10,25% tetap/ FR 0042
July 15, 2027 fixed
FR 0044 15 September/ 10,00% tetap/ FR 0044
September 15, 2024 fixed
FR 0046 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0046
July 15, 2023 fixed
FR 0047 15 Februari/ 10,00% tetap/ FR 0047
February 15, 2028 fixed
FR 0052 15 Agustus/ 10,50% tetap/ FR 0052
August 15, 2030 fixed
FR 0054 15 Juli/ 9,50% tetap/ FR 0054
July 15, 2031 fixed
FR 0056 15 September/ 8,38% tetap/ FR 0056
September 15, 2026 fixed
FR 0059 15 Mei/ 7,00% tetap/ FR 0059
May 15, 2027 fixed
FR 0064 15 Mei/ 6,13% tetap/ FR 0064
May 15, 2028 fixed
FR 0065 15 Mei/ 6,63% tetap/ FR 0065
May 15, 2033 fixed
FR 0070 15 Maret/ 8,38% tetap/ FR 0070
March 15, 2024 fixed
FR 0071 15 Maret/ 9,00% tetap/ FR 0071
March 15, 2029 fixed
FR 0073 15 Mei/ 8,75% tetap/ FR 0073
May 15, 2031 fixed
FR 0077 15 Mei/ 8,13% tetap/ FR 0077
May 15, 2024 fixed
FR 0078 15 Mei/ 8,25% tetap/ FR 0078
May 15, 2029 fixed
FR 0081 15 Juni/ 6,50% tetap/ FR 0081
June 15, 2025 fixed
FR 0082 15 September/ 7,00% tetap/ FR 0082
September 15, 2030 fixed
FR 0084 15 Februari/ 7,25% tetap/ FR 0084
February 15, 2026 fixed
FR 0085 15 April/ 7,75% tetap/ FR 0085
April 15, 2031 fixed
FR 0086 15 April/ 5,50% tetap/ FR 0086
April 15, 2026 fixed
FR 0087 15 Februari/ 6,50% tetap/ FR 0087
February 15, 2031 fixed
FR 0088 15 Juni/ 6,25% tetap/ FR 0088
June 15, 2036 fixed
FR 0090 15 April/ 5,13% tetap/ FR 0090
April 15, 2027 fixed
FR 0091 15 April/ 6,38% tetap/ FR 0091
April 15, 2032 fixed
Obligasi Syariah Negara Government Sharia Bond
Sukuk BI 3 Januari/ 6,00% tetap/ Sukuk BI
January 3, 2024 fixed
Sukuk BI 3 Januari/ 6,16% tetap/ Sukuk BI
January 3, 2024 fixed
Sukuk BI 5 Januari/ 6,00% tetap/ Sukuk BI
January 5, 2024 fixed
Sukuk BI 5 Januari/ 6,31% tetap/ Sukuk BI
January 5, 2024 fixed
Sukuk BI 5 Januari/ 6,67% tetap/ Sukuk BI
January 5, 2024 fixed
Sukuk BI 10 Januari/ 6,16% tetap/ Sukuk BI
January 10, 2024 fixed
Sukuk BI 17 Januari/ 6,16% tetap/ Sukuk BI
January 17, 2024 fixed
118
Page 515
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cost (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
Obligasi Syariah Negara (lanjutan) Government Sharia Bond (continued)
Sukuk BI 24 Januari/ 6,42% tetap/ Sukuk BI
January 24, 2024 fixed
Sukuk BI 2 Februari/ 6,32% tetap/ Sukuk BI
February 2, 2024 fixed
Sukuk BI 2 Februari/ 6,46% tetap/ Sukuk BI
February 2, 2024 fixed
Sukuk BI 2 Februari/ 6,70% tetap/ Sukuk BI
February 2, 2024 fixed
Sukuk BI 15 Februari/ 6,47% tetap/ Sukuk BI
February 15, 2024 fixed
Sukuk BI 28 Februari/ 6,46% tetap/ Sukuk BI
February 28, 2024 fixed
Sukuk BI 1 Maret/ 6,70% tetap/ Sukuk BI
March 1, 2024 fixed
Sukuk BI 8 Maret/ 6,42% tetap/ Sukuk BI
March 8, 2024 fixed
Sukuk BI 15 Maret/ 6,30% tetap/ Sukuk BI
March 15, 2024 fixed
Sukuk BI 27 Maret/ 6,44% tetap/ Sukuk BI
March 27, 2024 fixed
Sukuk BI 1 April/ 6,47% tetap/ Sukuk BI
April 1, 2024 fixed
Sukuk BI 5 April/ 6,40% tetap/ Sukuk BI
April 5, 2024 fixed
Sukuk BI 12 April/ 6,32% tetap/ Sukuk BI
April 12, 2024 fixed
Sukuk BI 3 Mei/ 6,79% tetap/ Sukuk BI
May 3, 2024 fixed
Sukuk BI 3 Mei/ 6,40% tetap/ Sukuk BI
May 3, 2024 fixed
Sukuk BI 3 Mei/ 6,48% tetap/ Sukuk BI
May 3, 2024 fixed
Sukuk BI 7 Juni/ 6,71% tetap/ Sukuk BI
June 7, 2024 fixed
Sukuk BI 7 Juni/ 6,42% tetap/ Sukuk BI
June 7, 2024 fixed
Sukuk BI 14 Juni/ 6,39% tetap/ Sukuk BI
June 14, 2024 fixed
Sukuk BI 5 Juli/ 6,41% tetap/ Sukuk BI
July 5, 2024 fixed
Sukuk BI 12 Juli/ 6,40% tetap/ Sukuk BI
July 12, 2024 fixed
Sukuk BI 2 Agustus/ 6,95% tetap/ Sukuk BI
August 2, 2024 fixed
Sukuk BI 2 Agustus/ 6,42% tetap/ Sukuk BI
August 2, 2024 fixed
Sukuk BI 6 September/ 6,84% tetap/ Sukuk BI
September 6, 2024 fixed
Sukuk BI 13 September/ 6,40% tetap/ Sukuk BI
September 13, 2024 fixed
Sukuk BI 11 Oktober/ 6,43% tetap/ Sukuk BI
October 11, 2024 fixed
Sukuk BI 1 November/ 7,02% tetap/ Sukuk BI
November 1, 2024 fixed
Sukuk BI 6 Desember/ 6,92% tetap/ Sukuk BI
December 6, 2024 fixed
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tingkat bunga tetap Fixed interest rate
INDOIS 2023 1 Maret/ 3,75% tetap/ INDOIS 2023
March 1, 2023 fixed
INDON 2023 15 April/ 3,38% tetap/ INDON 2023
April 15, 2023 fixed
119
Page 516
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 9. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo dan suku bunga c. Based on maturity and interest rate (continued)
(lanjutan)
Tanggal jatuh tempo/ Suku Bunga/
Keterangan Maturity date Interest Rate Description
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi (lanjutan) Amortized cos (continued)t
Dolar Amerika Serikat (lanjutan) United States Dollar (continued)
Tingkat bunga tetap (lanjutan) Fixed interest rate (continued)
INDON 2023N 17 Oktober/ 5,38% tetap/ INDON 2023N
October 17, 2023 fixed
INDOIS 2024N 20 Agustus/ 3,90% tetap/ INDON 2024N
August 20, 2024 fixed
INDOIS 2024 10 September/ 4,35% tetap/ INDOIS 2024
September 10, 2024 fixed
INDON 2025 15 Januari/ 4,13% tetap/ INDON 2025
January 15, 2025 fixed
INDON 2026 8 Januari/ 4,75% tetap/ INDON 2026
January 8, 2026 fixed
Bunga atas obligasi pemerintah syariah seri Interest of ORI series, PBS and SR series
ORI, PBS dan seri SR, masing-masing sharia government bonds are paid monthly and
dibayarkan secara bulanan dan semester. semi-annually, respectively.
Nilai pasar obligasi pemerintah yang The market values of government bonds
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui classified as fair value through profit or loss and
laba rugi dan diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain berkisar dari are ranging from 83.40% to 128.61% and
83,40% sampai dengan 128,61% dan 77,42% 77.42% to 120.93% of nominal amounts as of
sampai dengan 120,93% masing-masing December 31, 2023 and 2022, respectively.
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Kerugian yang belum direalisasi akibat As of December 31, 2023 and 2022, the
penurunan nilai wajar obligasi pemerintah unrealized gain or loss due to the decrease in
yang diukur pada nilai wajar melalui the fair value of fair value through other
pendapatan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income government bonds
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing (after deferred tax) amounted to (Rp836,907)
sebesar (836.907) dan (Rp1.229.044), yang and (Rp1,229,044), respectively, which are
disajikan dalam akun “(Kerugian) yang belum presented as “Unrealized (loss) on securities
direalisasi atas efek-efek dan obligasi and government bonds, net of deferred tax” in
pemerintah setelah pajak tangguhan” pada the equity section of the statement of financial
ekuitas dalam laporan posisi keuangan. position.
Bank mengakui keuntungan dan kerugian The Bank recognized gain and loss-net on sale
bersih atas penjualan obligasi pemerintah of government bonds amounting to Rp541,392
masing-masing sebesar Rp541.392 dan and (Rp266,235) for the years ended December
(Rp266.235), untuk tahun yang berakhir pada 31, 2023 and 2022, respectively, which is
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang presented in the statement of profit or loss and
disajikan dalam akun “Keuntungan dan other comprehensive income as “Gain and
(kerugian) dari penjualan obligasi pemerintah (loss) on sale of government bonds - net”.
- neto” di laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Bank mengakui keuntungan dan kerugian The Bank recognized unrealized gain and loss-
yang belum direalisasi-neto atas perubahan net from the change in fair value of government
nilai wajar obligasi pemerintah melalui laba bonds classified as at fair value through profit or
rugi sebesar (Rp5.780) dan Rp55.045 loss amounting to (Rp5,780) and Rp55,045 for
masing-masing untuk tahun yang berakhir the years ended December 31, 2023 and 2022,
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, respectively, which is presented in the
yang disajikan dalam akun “Keuntungan statement of profit and loss in other
(kerugian) yang belum direalisasi dari comprehensive income as “Unrealized gain and
perubahan nilai wajar obligasi pemerintah - loss from change in fair value of government
neto” di laporan laba rugi dan penghasilan bonds - net”.
komprehensif lain.
120
Page 517
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 10. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI AGREEMENT TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
terdiri dari: consist of:
31 Desember/December 31, 2022
Jenis Pendapatan Bunga
surat Suku Nilai Tanggal Harga Pen- yang Belum Nilai
berharga/ bunga/ nominal/ Tanggal dimulai/ penjualan jualan kembali/ Direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ Type of Interest Nominal commencement kembali/ Resell Unrealized Carrying
Customer securities rate amount date Resell date price interest Value
Pihak Ketiga/Third Party
Bank Indonesia VR0035 5,50% 1.000.000 30 Desember/ 6 Januari/ 957.562 731 956.831
December 30, 2022 January 6, 2023
Bank Indonesia VR0039 5,50% 500.000 30 Desember/ 6 Januari/ 477.724 365 477.359
December 30, 2022 January 6, 2023
1.500.000 1.435.286 1.096 1.434.190
Berikut adalah perubahan efek-efek yang dibeli Presented below is the movements in securities
dengan janji dijual kembali untuk tahun yang purchased under agreement to resell for the year
berakhir 31 Desember 2023 dan 2022: ended December 31, 2023 and 2022, respectively:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal 1.434.190 - - - 1.434.190 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.434.190) - - - (1.434.190) assets
Saldo akhir tahun - - - - - Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resell
Saldo awal 1.598.325 - - - 1.598.325 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.434.190 - - - 1.434.190 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.598.325) - - - (1.598.325) assets
Saldo akhir tahun 1.434.190 - - - 1.434.190 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
121
Page 518
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH RECEIVABLES
Seluruh kredit yang diberikan oleh Bank, termasuk All loans provided by the Bank, including sharia
pembiayaan/piutang syariah adalah dalam Rupiah. financing/receivables are in Rupiah. The details of
Rincian kredit dan pembiayaan/piutang syariah loans and sharia financing/receivables classified by
yang diberikan oleh Bank berdasarkan jenis, type, transactions with related parties, economic
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, sektor sector, period based on agreements, remaining
ekonomi, jangka waktu sesuai dengan perjanjian, period to maturity and collectibility are as follows:
sisa umur jatuh tempo dan kolektibilitas adalah
sebagai berikut:
a. Jenis Kredit dan Pembiayaan/Piutang Syariah a. Types of Loans and Sharia
Financing/Receivables
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 223.468.118 204.856.626 Housing loan
Non-kepemilikan rumah 12.840.107 11.546.141 Non-housing loan
236.308.225 216.402.767
Modal kerja 35.696.992 32.155.119 Working capital
Investasi 15.453.971 11.501.050 Investment
Sindikasi 7.150.361 4.504.244 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.893.632 2.008.080 Third parties -
- Pihak yang berelasi 80.679 86.305 Related parties -
296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 34.602.763 29.030.428 Housing loan
Non-kepemilikan rumah 166.474 143.517 Non-housing loan
34.769.237 29.173.945
Modal kerja 2.263.137 2.300.564 Working capital
Investasi 78.036 142.572 Investment
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak yang berelasi 3.871 7.058 Related parties -
37.114.281 31.624.139
Total 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 318.106.177 282.606.781 Net
122
Page 519
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
b. Sektor Ekonomi b. Economic Sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Perumahan 251.091.492 233.309.666 Property
Konstruksi 12.078.073 13.089.795 Construction
Jasa usaha 10.226.514 7.260.835 Business service
Listrik, gas dan air 5.106.305 3.368.130 Electricity, gas and water
Transportasi, pergudangan, Transportation. Warehousing,
dan komunikasi 4.830.547 4.414.947 and communication
Perdagangan, restoran, dan hotel 4.117.417 1.410.821 Trading, restaurant and hotel
Pertambangan 1.842.962 1.228.096 Mining
Manufaktur 1.604.572 1.058.915 Manufacturing
Jasa-jasa sosial 1.542.949 1.148.943 Social service
Pertanian 177.819 52.234 Farming
Lain-lain*) 3.965.210 315.183 Other*)
296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
Perumahan 34.604.291 29.035.910 Property
Konstruksi 1.597.691 1.466.466 Construction
Jasa usaha 912.299 1.121.763 Business service
37.114.281 31.624.139
Total 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 318.106.177 282.606.781 Net
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
c. Kolektibilitas c. Collectibility
31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan penurunan
nilai/ nilai/
Nilai tercatat/ Allowance Nilai tercatat/ Allowance
Carrying for impairment Carrying for impairment
amount losses amount losses
Konvensional Conventional
Individual Individual
Lancar 8.399.059 1.916.967 6.349.613 1.487.285 Current
Dalam perhatian khusus 4.016.175 2.562.023 3.094.462 2.261.194 Special mention
Kurang lancar 113.803 96.719 210.002 43.087 Substandard
Diragukan 911 849 287.925 250.586 Doubtful
Macet 3.281.664 2.581.015 4.173.552 3.168.627 Loss
15.811.612 7.157.573 14.115.554 7.210.779
Kolektif Collective
Lancar 255.215.275 3.570.880 233.227.549 4.086.908 Current
Dalam perhatian khusus 19.790.203 1.370.850 14.961.502 1.189.242 Special mention
Kurang lancar 279.523 97.243 223.217 48.405 Substandard
Diragukan 537.521 186.708 505.684 127.977 Doubtful
Macet 4.949.726 1.808.282 3.624.059 1.441.603 Loss
280.772.248 7.033.963 252.542.011 6.894.135
Syariah Sharia
Lancar 33.636.263 75.269 28.499.767 197.833 Current
Dalam perhatian khusus 2.592.266 439.407 2.078.511 326.315 Special mention
Kurang lancar 177.947 177.947 146.997 146.997 Substandard
Diragukan 139.381 139.381 94.373 94.373 Doubtful
Macet 568.424 568.424 804.491 804.491 Loss
37.114.281 1.400.428 31.624.139 1.570.009
Total 333.698.141 15.591.964 298.281.704 15.674.923 Total
123
Page 520
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 4.176 4.538 Housing Loan
Non-kepemilikan rumah 85.559 91.185 Non-housing loan
89.735 95.723
Modal Kerja 12.066.600 8.884.001 Working capital
Investasi 9.340.394 6.728.046 Investment
Sindikasi 6.188.754 3.731.972 Syndicated
27.685.483 19.439.742
Syariah Sharia
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah (KPR) 1.529 5.483 Housing Loan
Non-kepemilikan rumah 2.342 1.575 Non-housing loan
3.871 7058
Modal Kerja 83.332 249.999 Working capital
87.203 257.057
Total 27.772.686 19.696.799 Total
e. Jangka waktu (sesuai dengan perjanjian kredit e. Loan period (based on agreements covering
dan pembiayaan/piutang syariah) loan and sharia financing/receivables)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
≤ 1 tahun 2.889.936 2.871.853 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 4.026.448 1.945.142 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 15.988.179 11.756.496 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 273.679.297 250.084.074 > 5 years
296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
≤ 1 tahun 146.877 114.641 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 631.048 413.397 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 1.486.054 1.624.779 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 34.850.302 29.471.322 > 5 years
37.114.281 31.624.139
Total 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 318.106.177 282.606.781 Net
124
Page 521
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) /RECEIVABLES (continued)
f. Sisa Umur Jatuh Tempo f. Remaining Period to Maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
≤ 1 tahun 14.044.527 15.001.990 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 8.528.139 6.996.578 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 29.474.735 25.171.528 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 244.536.459 219.487.469 > 5 years
296.583.860 266.657.565
Syariah Sharia
≤ 1 tahun 861.160 1.033.295 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 858.624 979.616 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 2.325.080 1.831.707 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 33.069.417 27.779.521 > 5 years
37.114.281 31.624.139
Total 333.698.141 298.281.704 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (15.591.964) (15.674.923) for impairment losses
Neto 318.106.177 282.606.781 Net
g. Informasi pokok lainnya g. Other significant information
i. Termasuk di dalam kredit yang diberikan i. Loans include sharia financing/
adalah pembiayaan/piutang syariah yang receivables with details, as follows:
diberikan dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Piutang Murabahah 28.605.876 23.810.202 Murabahah receivables
Pembiayaan Musyarakah 4.527.313 4.563.573 Musyarakah financing
Piutang Istishna 3.861.013 2.955.715 Istishna receivables
Pembiayaan Mudharabah 102.689 284.162 Mudharabah financing
Pinjaman Qardh 15.940 10.487 Funds of Qardh
Aset yang Diperoleh Assets Acquired
Untuk Ijarah – Bersih 1.450 - for Ijarah - Net
Total 37.114.281 31.624.139 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1.400.428) (1.570.009) impairment losses
Neto 35.713.853 30.054.130 Net
125
Page 522
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
ii. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun ii. Average annual interest rates for
untuk kredit konsumer sebesar 9,66% dan consumer loans are 9.66% and 10.41% for
10,41% masing-masing untuk tahun yang the years ended December 31, 2023 and
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 2022, respectively. Average annual
dan 2022. Tingkat suku bunga rata-rata per interest rates for commercial loans are
tahun untuk kredit komersial masing- 6.26% and 6.54% for the years ended
masing sebesar 6,26% dan 6,54% masing- December 31, 2023 and 2022,
masing untuk tahun yang berakhir pada respectively.
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
iii. Kredit yang diberikan dijamin dengan hak iii. The loans are collateralized by registered
tanggungan atau surat kuasa memasang mortgages or by powers of attorney to
hak tanggungan atau surat kuasa untuk mortgage or sell, demand deposits,
menjual, giro, tabungan, deposito savings deposits, time deposits, or by other
berjangka atau jaminan lain yang collaterals generally acceptable by the
umumnya diterima oleh Bank (Catatan 18, Bank (Notes 18, 19 and 20).
19 dan 20).
iv. Bank telah menjual dan mengalihkan iv. The Bank has sold and transferred its
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang housing loans (KPR) to PT Sarana
dimilikinya kepada penerbit PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) based on
Multigriya Finansial (Persero) yang sale-purchase deed No. 48 dated
tertuang dalam Akta Jual Beli No. 48 October 26, 2022 and Deed of Cessie
tanggal 26 Oktober 2022 dan Akta Cessie No. 36 dated December 23, 2022.
No. 36 tanggal 23 Desember 2022.
Nilai KPR yang dijual tersebut adalah The principal amount of KPR sold
sebesar Rp373.064 yang terdiri dari 5.475 amounted to Rp373,064 which consists of
debitur dengan harga jual sebesar nilai 5,475 debtors with selling price at the
pokok KPR pada tanggal cut-off final principal amount of KPR as of final cut off
(2 Oktober 2022). Penjualan ini memenuhi date (October 2, 2022). This sale qualified
kriteria penjualan putus karena risiko dan for derecognition as the risks and rewards
manfaat atas kepemilikan KPR secara of ownership over the KPR have been
signifikan telah dialihkan kepada pembeli. substantially transferred to the buyer.
v. Bank telah menjual dan mengalihkan v. The Bank has sold and transferred its
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang housing loans (KPR) to PT Sarana
dimilikinya kepada penerbit PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) based on
Multigriya Finansial (Persero) yang sale-purchase deed No. 33 dated
tertuang dalam Akta Jual Beli No. 33 July 28, 2023 and Deed of Cessie
tanggal 28 Juli 2023 dan Akta Cessie No. No. 28 dated September 26, 2023.
28 tanggal 26 September 2023.
Nilai KPR yang dijual tersebut adalah The principal amount of KPR sold
sebesar Rp599.359 yang terdiri dari 4.330 amounted to Rp599,359 which consists of
debitur dengan harga jual sebesar nilai 4,330 debtors with selling price at the
pokok KPR pada tanggal cut-off final principal amount of KPR as of final cut off
(4 Juli 2023). Penjualan ini memenuhi date (July 4, 2023). This sale qualified for
kriteria penjualan putus karena risiko dan derecognition as the risks and rewards of
manfaat atas kepemilikan KPR secara ownership over the KPR have been
signifikan telah dialihkan kepada pembeli. substantially transferred to the buyer.
126
Page 523
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
vi. Pada tanggal 29 Desember 2023, Bank vi. On December 29, 2023, the Bank sold
menjual kredit yang diberikan tertentu certain loans to PT AMC Padma Jaya
kepada PT AMC Padma Jaya (“AMC”) ("AMC") in the amount of Rp872,378,
sejumlah Rp872.378 dimana nilai tercatat where the gross carrying value of the
bruto atas pokok adalah Rp860.503 dan principal was Rp860,503 and the interest
tagihan bunga adalah Rp11.875. Bank receivable was Rp11,875. The bank had
sebelumnya telah membentuk cadangan previously established a full allowance for
kerugian penurunan nilai secara penuh impairment losses so that the carrying
sehingga nilai tercatatnya adalah Rpnihil. value was Rpnil. The sale of the credit
Penjualan kredit yang diberikan ini granted was carried out through a sale and
dilakukan melalui akta jual beli dan cessie purchase deed and cessie dated
tertanggal 29 Desember 2023 dan sejak December 29, 2023 and from that date the
tanggal tersebut Bank menghentikan Bank stopped recognizing the credit. In
pengakuan kredit tersebut. Sesuai dengan accordance with the provisions of the sale
ketentuan dalam akta jual beli dan cessie and purchase deed and cessie, the Bank
tersebut, Bank telah mengalihkan seluruh has transferred all rights to cash flows and
hak atas arus kas dan juga mengalihkan also transferred all risks and benefits of the
seluruh risiko dan manfaat atas kredit yang credit granted for sale. Therefore, the Bank
diberikan yang dijual tersebut. Oleh karena derecognized this credit and recognized
itu, Bank menghentikan pengakuan atas the recovery of all previously established
kredit yang diberikan ini dan mengakui allowances for impairment losses.
pemulihan seluruh cadangan kerugian
penurunan nilai yang dibentuk
sebelumnya.
Pada tanggal yang sama, Bank membeli On the same date, the Bank purchased
surat berharga syariah yaitu Sukuk sharia securities, namely Sukuk Wakalah
Wakalah BI Al-Istitsmar (“Sukuk”) yang BI Al-Istitsmar ("Sukuk") issued by PT
diterbitkan oleh PT Angkasa Pura I Angkasa Pura I (Persero) from the
(Persero) dari Subsidiary of Enterprise Subsidiary of Enterprise ("SOE")
(“SOE”) Wijayakusuma Fund dengan nilai Wijayakusuma Fund with a value of
sebesar Rp2.268.378. Sukuk ini telah Rp2,268,378. This sukuk has been
dicatat pada nilai wajarnya sebesar Rp recorded at its fair value of Rp1,465,100 at
1.465.100 pada tanggal pembelian (lihat the date of purchase (see Note 8
Catatan 8 (Efek-Efek)). SOE (Securities)). SOE Wijayakusuma Fund is
Wijayakusuma Fund merupakan sub fund a sub fund of Namco Indonesia Raya VCC
dari Namco Indonesia Raya VCC yang which is managed by Mandiri Investment
dikelola oleh Mandiri Investment Management Pte. Ltd. as investment
Management Pte. Ltd. selaku manajer manager. The majority shareholder of
investasi. Pemegang mayoritas saham AMC is Raflesia Jaya Pte. Ltd. with
AMC adalah Raflesia Jaya Pte. Ltd. ownership of 99.9%, where the sole
dengan kepemilikan sebesar 99,9%, shareholder is Raflesia Jaya Pte. Ltd. is
dimana pemegang saham tunggal Raflesia Namco Indonesia Raya VCC. SOE
Jaya Pte. Ltd. adalah Namco Indonesia Wijayakusuma and AMC are affiliated
Raya VCC. SOE Wijayakusuma dan AMC companies. The Bank does not have share
merupakan perusahaan terafiliasi. Bank ownership or involvement in activities in
tidak memiliki kepemilikan saham ataupun these two entities.
keterlibatan dalam aktivitas di dalam kedua
entitas ini.
127
Page 524
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
Mempertimbangkan transaksi pembelian Considering that the sukuk purchase and
sukuk dan penjualan kredit yang diberikan credit sales transactions provided above
di atas dilakukan pada waktu yang sama were carried out at the same time and with
dan dengan pihak-pihak lawan yang affiliated counterparties, the Bank views
terafiliasi, Bank melihat transaksi-transaksi these transactions as interrelated
ini sebagai transaksi yang saling berkaitan transactions so that the financial impact of
sehingga dampak keuangan dari kedua both transactions is recognized in the
transaksi diakui dalam akun beban provision for impairment lossess on
penyisihan kerugian penurunan nilai aset financial and non-financial aasets in the
keuangan dan aset non keuangan pada profit and loss statement Bank on the
laporan laba rugi Bank pada tanggal transaction date.
transaksi.
vii. Kredit yang diberikan kepada direksi dan vii. The loans given to the Bank’s directors and
karyawan Bank merupakan kredit untuk employees consist of loans intended for
membeli kendaraan dan keperluan pribadi purchase of vehicles and other personal
lainnya yang dibebani bunga dengan suku necessities. These loans earn an average
bunga rata-rata pada tahun yang berakhir interest of 6.01% and 6.18%, for the year
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 ended December 31, 2023 and 2022, with
sebesar 6,01% dan 6,18%, dengan jangka term ranging from 1 to 15 years. This loan
waktu berkisar antara 1 sampai dengan 15 will be repaid through employee deduction
tahun. Kredit ini akan dibayar kembali salary. Difference between employee
melalui pemotongan gaji setiap bulan. loan’s interest rates and Base Lending
Perbedaan antara tingkat bunga pinjaman Rate (BLR) is deferred and recorded as
karyawan dan Base Lending Rate (BLR) deferred expense for employee loans as
ditangguhkan dan dicatat sebagai beban part of other assets. Deferred expense for
yang ditangguhkan untuk pinjaman employee loans amounted to Rp400,702
karyawan, bagian dari aset lain-lain. and Rp459,549 as of December 31, 2023
Besarnya akun beban yang ditangguhkan and 2022, respectively (Note 16).
untuk pinjaman karyawan sebesar
Rp400.702 dan Rp459.549 pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 16).
viii. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ viii. As of December 31, 2023 and 2022, the
piutang syariah kepada pihak-pihak outstanding balances of loans and sharia
berelasi pada tanggal 31 Desember 2023 financing/receivables from related parties
dan 2022 masing-masing sebesar amounted to Rp27,772,686 and
Rp27.772.686 dan Rp19.696.799 Rp19,696,799, respectively (Note 43). As
(Catatan 43). Persentase kredit yang of December 31, 2023 and 2022, the
diberikan dan pembiayaan/ piutang syariah percentage of loans and sharia
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah financing/receivables from related parties
kredit yang diberikan dan pembiayaan/ represent approximately 8.32% and
piutang syariah masing-masing pada 6.60%, respectively, of the total loans and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 sharia financing/receivables.
adalah sebesar 8,32% dan 6,60%.
128
Page 525
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: financing/receivables are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Saldo awal tahun 15.674.923 14.435.760 Balance at beginning of year
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
selama tahun berjalan* Provision for impairment losses
(Catatan 33) 2.907.844 4.039.507 during the year (Note 33)
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapusbukukan 77.065 71.716 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (3.067.868) (2.872.060) Loans written-off
Saldo akhir tahun 15.591.964 15.674.923 Balance at the end of year
*) Termasuk dampak nilai wajar sukuk sebesar Rp803.278juta pada *) Included impact of fair value sukuk amounted Rp803,278million in
tahun 2023. 2023.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah Movements in the gross carrying amount are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 220.360.764 28.662.115 17.634.686 31.624.139 298.281.704 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 6.365.574 (6.168.358) (197.216) - - Stage 1
Stage 2 (13.235.646) 13.321.409 (85.763) - - Stage 2
Stage 3 (4.641.382) (1.297.379) 5.938.761 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 208.849.310 34.517.787 23.290.468 31.624.139 298.281.704 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (10.575.269) (527.760) (491.309) (2.944.142) (14.538.480) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 61.107.511 104.446 1.528.461 9.244.792 71.985.210 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (16.016.044) (702.994) (1.800.346) (443,041) (18.962.425) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (128.830) (272.181) (2.299.390) (367.467) (3.067.868) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 34.387.368 (1.398.489) (3.062.584) 5.490.142 35.416.437 during the year
Saldo akhir tahun 243.236.678 33.119.298 20.227.884 37.114.281 333.698.141 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
129
Page 526
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah Movements in the gross carrying amount are
sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 200.610.568 29.282.802 17.392.063 27.549.858 274.835.291 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 10.127.196 (9.252.362) (874.834) - - Stage 1
Stage 2 (10.109.606) 10.556.294 (446.688) - - Stage 2
Stage 3 (4.362.863) (678.482) 5.041.345 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 196.265.295 29.908.252 21.111.886 27.549.858 274.835.291 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (9.599.191) (513.843) (387.887) (1.924.831) (12.425.752) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 46.634.491 72.127 31.440 7.261.078 53.999.136 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (12.910.849) (702.799) (753.529) (887.734) (15.254.911) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (28.982) (101.622) (2.367.224) (374.232) (2.872.060) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 24.095.469 (1.246.137) (3.477.200) 4.074.281 23.446.413 during the year
Saldo akhir tahun 220.360.764 28.662.115 17.634.686 31.624.139 298.281.704 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.694.821 3.525.156 8.884.937 1.570.009 15.674.923 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 624.497 (525.510) (98.987) - - Stage 1
Stage 2 (252.951) 300.934 (47.983) - - Stage 2
Stage 3 (144.285) (178.906) 323.191 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 1.922.082 3.121.674 9.061.158 1.570.009 15.674.923 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (432.700) 655.257 3.386.320 197.060 3.805.937 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 336.406 9.214 206.860 25.218 577.698 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (202.671) (106.453) (1.065.210) (24.392) (1.398.726) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (128.830) (272.181) (2.299.390) (367.467) (3.067.868) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (427.795) 285.837 228.580 (169.581) (82.959) during the year
Saldo akhir tahun 1.494.287 3.407.511 9.289.738 1.400.428 15.591.964 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
130
Page 527
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
ix. Perubahan nilai tercatat dan cadangan ix. The movements in the gross carrying
kerugian penurunan nilai kredit yang amount and allowance for impairment
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah losses on loans and sharia
adalah sebagai berikut: (lanjutan) financing/receivables are as follows:
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan The movements in the allowance for
nilai adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
Saldo Awal 1.209.325 2.309.833 9.646.739 1.269.863 14.435.760 Beginning Balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 663.412 (499.909) (163.503) - - Stage 1
Stage 2 (53.917) 160.278 (106.361) - - Stage 2
Stage 3 (28.068) (175.118) 203.186 - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 1.790.752 1.795.084 9.580.061 1.269.863 14.435.760 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (226.641) 1.887.803 2.066.364 477.724 4.205.250 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 300.732 4.698 15.139 238.053 558.622 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (141.040) (60.807) (409.403) (41.399) (652.649) assets
Aset keuangan yang Written-off financial
dihapusbuku (28.982) (101.622) (2.367.224) (374.232) (2.872.060) assets
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (95.931) 1.730.072 (695.124) 300.146 1.239.163 during the year
Saldo akhir tahun 1.694.821 3.525.156 8.884.937 1.570.009 15.674.923 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71, ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71, ”Financial Instruments”
Termasuk di dalam saldo cadangan As of December 31, 2023 and 2022, the
kerugian adalah cadangan kerugian balance of allowance for impairment losses
pembiayaan/piutang syariah sebesar includes allowance for impairment losses
Rp1.400.428 dan Rp1.570.009, masing- on sharia financing/receivables amounting
masing pada tanggal 31 Desember 2023 to Rp1,400,428 and Rp1,570,009,
dan 2022. respectively.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the amount of
cadangan kerugian penurunan nilai kredit allowance for impairment losses on the
yang diberikan dan pembiayaan/piutang loans and sharia financing/receivables is
syariah yang dibentuk telah memadai. adequate.
131
Page 528
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
x. Fungsi pengawasan kredit Bank berfokus x. The credit control function of the Bank
pada pencegahan penurunan kualitas focuses on preventing the deterioration of
portofolio kredit dan aktivitas penyaluran the quality of credit portfolio and unsound
kredit yang tidak sehat yang dapat practices in granting credit facilities that
mengakibatkan timbulnya kerugian. Risiko may result in losses. Credit risks are
kredit dikelola dan diatasi dengan managed by establishing credit limits and
membuat pembatasan penyaluran kredit setting consistent lending policies, periodic
(credit limit) dan kebijakan penyaluran monitoring of individual portfolio, and
kredit yang seragam, melakukan measuring the collectibility level of credit
pengawasan portofolio individual secara portfolio.
periodik dan pengukuran tingkat
kolektibilitas portofolio kredit.
xi. Dalam laporan Bank ke Otoritas Jasa xi. Based on the report submitted by the Bank
Keuangan (OJK) disebutkan bahwa pada to Financial Services Authority (OJK) as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, December 31, 2023 and 2022, the Bank is
Bank telah mematuhi ketentuan Batas in compliance with the legal lending limit
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), (BMPK) regulations, both for the related
baik terhadap pihak-pihak berelasi and non-related party borrowers.
maupun kepada pihak yang tidak berelasi.
xii. Rasio kredit dan pembiayaan/piutang xii. The ratios of non-performing loans and
syariah yang diklasifikasikan non- sharia financing/receivables to total loans
performing terhadap jumlah kredit dan and sharia financing/receivables (using the
pembiayaan/piutang syariah (metode gross and net methods) are shown in the
gross dan neto) adalah seperti yang following table:
terlihat pada tabel berikut:
31 Desember/December 31,2023 31 Desember/December 31,2022
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/
Kolektibilitas Conventional Sharia Conventional Sharia Collectibility
Kurang Lancar 393.326 177.947 433.219 146.997 Substandard
Diragukan 538.432 139.381 793.609 94.373 Doubtful
Macet 8.231.390 568.424 7.797.611 804.491 Loss
9.163.148 885.752 9.024.439 1.045.861
Cadangan kerugian Allowance for
Penurunan nilai impairment losses
atas NPL/NPF (4.770.816) (885.752) (5.080.285) (1.045.861) for NPL/NPF
4.392.332 - 3.944.154 -
Kredit yang diberikan Loans and
dan pembiayaan/ sharia financing/
piutang syariah 296.583.860 37.114.281 266.657.565 31.624.139 receivables
% Non-performing
kredit yang % of Non-performing
diberikan dan loans and
pembiayaan/ sharia financing/
piutang syariah - Gross receivables - Gross
(Gross NPL/NPF) 3,09% 2,39% 3,38% 3,31% (Gross NPL/NPF)
% Non-performing
kredit yang % of Non-performing
diberikan dan loans and sharia
pembiayaan/ financing/
piutang syariah - Neto receivables - Net
(Neto NPL/NPF) 1,48% 0% 1,48% 0% (Net NPL/NPF)
132
Page 529
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
xiii. NPL/NPF Gross dihitung dengan xiii. The Gross NPL/NPF are computed by
membagi antara sindikasi jumlah kredit/ dividing the total non-performing loans/
pembiayaan/piutang syariah bermasalah sharia financing/receivables by the total
dengan jumlah kredit/pembiayaan loans and sharia financing/receivables.
/piutang Syariah.
NPL/NPF Neto dihitung dengan membagi The Net NPL/NPF ratios are computed by
antara jumlah kredit/pembiayaan/piutang dividing the total non-performing
syariah bermasalah setelah dikurangi loans/sharia financing/receivables, net of
cadangan kerugian dan jumlah kredit/ allowance for possible losses, by the total
pembiayaan/piutang syariah keseluruhan. loans and sharia financing/receivables.
Rasio NPL/NPF Gross (total konvensional The Gross NPL/NPF Ratio (total
dan syariah) adalah 3,01% dan 3,38% conventional and sharia) is 3.01% and
masing-masing pada tanggal 3.38% as of December 31, 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022. respectively.
Rasio NPL/NPF Neto (total konvensional The Net NPL/NPF Ratio (total conventional
dan syariah) adalah 1,32% dan 1,32% and sharia) is 1.32% and 1.32% as of
masing-masing pada tanggal December 31, 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022. respectively.
xiv. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ xiv. Non-performing loans and sharia
piutang syariah non-performing financing/receivables by economic
berdasarkan sektor ekonomi: sectors:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Konvensional Conventional
Perumahan 8.315.467 7.794.092 Property
Konstruksi 534.740 904.621 Construction
Jasa Usaha 191.925 79.417 Business service
Perdagangan, restoran
dan hotel 87.920 173.739 Trading, restaurant and hotel
Pertambangan 14.147 15.397 Mining
Jasa-jasa sosial 11.676 28.436 Social service
Transportasi, Pergudangan, Transportation, warehousing,
dan Komunikasi 2.058 6.387 and communication
Manufaktur 1.235 715 Manufacturing
Listrik, gas dan air 959 6.141 Electricity, gas and water
Pertanian 117 60 Farming
Lain-lain*) 2.904 15.434 Other*)
9.163.148 9.024.439
Syariah Sharia
Perumahan 473.449 297.621 Property
Konstruksi 283.130 573.570 Construction
Jasa Usaha 129.173 174.670 Business service
885.752 1.045.861
Total 10.048.900 10.070.300 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance
penurunan nilai (5.656.568) (6.126.146) for impairment losses
Neto 4.392.332 3.944.154 Net
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
133
Page 530
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
xv. Rasio kredit usaha kecil (KUK) terhadap xv. The ratio of small-scale enterprise loans to
total kredit adalah sebesar 0,8% dan total loans is 0.8% and 0.44% as of
0,44% masing-masing pada tanggal December 31, 2023 and 2022, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
xvi. Kredit sindikasi merupakan kredit yang xvi. Syndicated loans represent loans provided
diberikan kepada nasabah di bawah to customers under syndication
perjanjian pembiayaan bersama dengan agreements with other banks. As of
bank-bank lain. Keikutsertaan Bank December 31, 2023 and 2022, the Bank’s
sebagai anggota sindikasi dengan share as a co-lender in syndicated loans is
persentase penyertaan sebesar 8,61% 8.61% and 7.62% for each, respectively, of
dan 7,62% dari jumlah kredit sindikasi the total syndicated loans.
masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022.
xvii. Kredit dan pembiayaan/piutang syariah xvii. Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: economic sector:
31 Desember/December 31, 2023
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 27.028.674 13.252.016 344.212 302.541 5.309.171 46.236.614 Property
Konstruksi 1.980.812 2.270.627 13.096 7.194 453.035 4.724.764 Construction
Jasa usaha 1.657.252 7.818 14.476 176 96.484 1.776.206 Business service
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 247.741 8.126 - 10.597 22.289 288.753 and hotel
Jasa-jasa sosial 101.841 21.709 - - 10.091 133.641 Social services
Manufaktur 52 813 - - 574 1.439 Manufacturing
Transportasi, Transportation,
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.996.673 126.911 - - 855 3.124.439 and communication
Pertambangan - - - - 12.270 12.270 Mining
Lain-lain*) 13.596 1.410 - - 254 15.260 Other*)
Total 34.026.641 15.689.430 371.784 320.508 5.905.023 56.313.386 Total
31 Desember/December 31, 2022
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doutbful Loss Total
Perumahan 30.595.294 11.093.003 441.112 646.733 4.635.418 47.411.560 Property
Konstruksi 4.013.346 481.513 15.628 32.339 976.286 5.519.112 Construction
Jasa usaha 1.234.625 21.170 10.542 10.623 137.547 1.414.507 Business service
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 215.923 103.350 - 16 97.199 416.488 and hotel
Jasa-jasa sosial 105.371 25.335 302 - 17.854 148.862 Social services
Manufaktur 1.257 776 - - 359 2.392 Manufacturing
Transportasi, Transportation,
pergudangan dan warehousing
komunikasi 2.998.715 6.634 - - 1.413 3.006.762 and communication
Pertambangan - - - - 12.266 12.266 Mining
Pertanian - - - 4 - 4 Farming
Lain-lain*) 15.199 1.432 397 134 12.413 29.575 Other*)
Total 39.179.730 11.733.213 467.981 689.849 5.890.755 57.961.528 Total
*) Terdiri dari rumah tangga dan sektor ekonomi lainnya *) Consists of household and other economic sectors
134
Page 531
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
xvii. Kredit dan pembiayaan/piutang syariah xvii. Restructured loans and sharia
yang direstrukturisasi berdasarkan financing/receivables by collectibility and
kolektibilitas dan sektor ekonomi: economic sector: (continued)
(lanjutan)
Skema restrukturisasi yang disepakati Restructured loans scheme agreed by
oleh Bank dan debitur meliputi antara lain the Bank and its debtors include loans
penjadwalan ulang pembayaran pokok principal and interest rescheduling,
kredit dan bunga, pembebasan tunggakan overdue interest exemption, reduction of
bunga, penurunan suku bunga, interest rates, additional loan facilities,
penambahan fasilitas kredit, novasi dan novation and others.
lain-lain.
Bank telah melakukan restrukturisasi Bank has restructured its credit for
kredit untuk debitur yang terdampak debtors affected by Covid-19 pandemic
pandemi Covid-19 sesuai dengan POJK in accordance with POJK
No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus No.11/POJK.03/2020 “National
Perekonomian Nasional sebagai Economic stimulus as countercyclical
kebijakan countercyclical dampak policy in the impact of the spread of
penyebaran Corona Virus Disease 2019 Coronavirus Disease 2019” dated March
tertanggal 13 Maret 2020 dan perubahan 13, 2020 and amendment POJK
POJK No. 48/POJK.03/2020 “Perubahan No.48/POJK.03/2020 “Amendment of
atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK No.11/POJK.03/2020 Regarding
Nomor 11/POJK.03/2020 tentang National Economic stimulus as
Stimulus Perekonomian Nasional sebagai countercyclical policy in the impact of the
kebijakan countercyclical dampak spread of Coronavirus Disease 2019”
penyebaran Corona Virus Disease 2019” dated December 1, 2020 and second
tertanggal 1 Desember 2020 dan amendment POJK No.17/POJK.03/2021
perubahan kedua POJK No. “Second Amendment of POJK
17/POJK.03/2021 “Perubahan kedua atas No.11/POJK.03/2020 Regarding
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor National Economic stimulus as
11/POJK.03/2020 tentang Stimulus countercyclical policy in the impact of the
Perekonomian Nasional sebagai spread of Coronavirus Disease 2019”
kebijakan countercyclical dampak dated September 10, 2021. As of
penyebaran Corona Virus Disease 2019” December 31, 2023 and 2022 the total
tertanggal 10 September 2021. balance of Covid-19 restructure loans
Per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 amounted to Rp25,663,629 and
total saldo kredit restrukturisasi Covid-19 Rp33,667,902 respectively.
masing-masing sebesar Rp25.663.629
dan Rp33.667.902.
xviii. Kredit yang telah dihapusbukukan oleh xviii. The loans written-off by the Bank are
Bank dicatat sebagai kredit off balance recorded as off balance sheet in the
sheet di dalam rekening administratif. administrative account.
135
Page 532
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/ 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Informasi pokok lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
xix. Jumlah minimum cadangan kerugian xix. Minimum allowance for impairment losses
penurunan nilai kredit yang diberikan dan for loans and sharia financing receivables
pembiayaan/piutang syariah, yang wajib required by Financial Services Authority
dibentuk sesuai dengan ketentuan amounted to Rp12,641,044 and
Otoritas Jasa Keuangan adalah sebesar Rp11,909,808 as of December 31, 2023
Rp12.641.044 dan Rp11.909.808, and 2022, respectively.
masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022.
h. Informasi mengenai klasifikasi aset keuangan h. Information with respect to classification of
yang mengalami penurunan nilai dan tidak impaired and not impaired and credit quality of
mengalami penurunan nilai dan kualitas kredit financial assets are disclosed in Note 46.
diungkapkan pada Catatan 46.
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
Bank BTN menerapkan akuntansi lindung nilai atas Bank BTN implemented hedge accounting of the
arus kas dengan tujuan untuk melindungi suatu cash flow with purpose to protect an instrument
instrumen atau kelompok instrumen dari eksposur from exposure of cashflow variability that can be
variabilitas arus kas yang dapat diatribusikan pada atributed at certain risk that related to acknowledge
risiko tertentu yang terkait dengan aset atau assets or liabilities (such as all or partial of future
liabilitas yang diakui (seperti seluruh atau sebagian interest payment on foreign currency debt) or which
pembayaran bunga di masa depan atas utang can be atributed to certain risk that are most likely
dengan mata uang asing) atau yang dapat to occur and can affect profit or loss.
diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait
dengan prakiraan transaksi yang kemungkinan
besar terjadi, dan dapat mempengaruhi laba rugi.
Pada tanggal 10 November 2022 dan 18 On November 10, 2022 and November 18, 2022,
November 2022, Bank melakukan lindung nilai Bank entered into cashflow hedge for interest rate
arus kas atas suku bunga dari obligasi and principal of subordinated bond amounting to
subordinasi sebesar USD 300 juta (nilai penuh) USD 300 milion (full amount) with cross currency
dengan Cross Currency Swap (CCS), dengan swap (CCS), with notional value amount of USD 72
nilai nosional sebesar USD 72 juta (nilai penuh). million (full amount).
Pada tanggal 28 Juli 2022 Bank melakukan On July 28, 2022, Bank entered into cashflow
lindung nilai arus kas atas suku bunga dan nilai hedge for interest rate and principal of corporate
pokok dari pinjaman korporasi Japan loan Japan International Corporate Agency (JICA)
International Cooperation Agency (JICA) sebesar amounting to JPY 7 billion (full amount) with cross
JPY 7 miliar (nilai penuh) dengan Cross Currency currency swap (CCS), with notional value amount
Swap (CCS), dengan nilai nosional sebesar JPY of JPY 3 Billion (full amount).
3 miliar (nilai penuh).
Pada tanggal 24 Januari 2020 Bank melakukan On January 24, 2020, Bank entered into cashflow
lindung nilai arus kas atas suku bunga dan nilai hedge for interest rate and principal of
pokok dari obligasi subordinasi sebesar USD 300 Subordinated Bond amounting to USD 300 milion
juta (nilai penuh) dengan Cross Currency Swap, (full amount) with cross currency swap (CCS), with
dengan nilai nosional sebesar USD 150 juta (nilai notional value amount of USD 150 million (full
penuh) amount)
136
Page 533
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Perubahan nilai wajar dari kontrak CCS sebagai The changes of fair value of CCS contract as a
instrumen lindung nilai yang ditentukan sebagai hedging instrument that is designated as an
lindung nilai yang efektif (yaitu bagian yang saling effective hedge (that is, a part of set off) are
hapus) diakui dalam penghasilan komprehensif recognized in other comprehensive income. The
lain. Setiap sisa keuntungan/kerugian atas remaining gains/losses on the hedging instrument
instrumen lindung nilai (yaitu ketidakefektifan) (ie. inefectiveness) of the hedge, recognized in
untuk lindung nilai diakui dalam laba rugi. profit/loss.
Sejak dimulainya akuntansi lindung nilai arus kas Since the inception of the cashflow hedge
tersebut, manajemen telah memiliki dokumentasi accounting, management has documented the
mengenai hubungan antara instrumen lindung relationship between hedging instruments and
nilai dan item yang dilindung nilai dan juga tujuan hedged items as well as the objectives of risk
manajemen risikonya serta strategi dalam management and strategies for engaging various
melakukan berbagai transaksi lindung nilai. hedging transaction.
Dokumentasi juga meliputi penilaian efektivitas The documentation also includes assessing the
lindung nilai dari derivatif yang digunakan effectivieness of hedge from derivative that used as
sebagai instrumen lindung nilai dan item yang hedging instrument and hedged items. This
dilindung nilai. Penilaian ini dilakukan baik pada assessment is carried out both at the beginning of
permulaan lindung nilai tersebut diterapkan dan the hedging applied and at later on an ongoing
pada saat-saat berikutnya secara berkelanjutan. basis.
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga yang
Suku bunga yang diterima/
Tanggal Transaksi/ Pihak ketiga/ Nosional/ dibayarkan/ Interest Jatuh tempo/
Transaction Date Third Parties Notional Interest Paid eceivable Maturity Date
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 ANZ Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
10 November/
November 10, 23 Januari/
2022 UOB Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
18 November/
November 18, 23 Januari/
2022 Standard Chartered Bank USD22.000.000 6,33% 4,20% January 23, 2025
31 Desember/December 31, 2022
Suku bunga yang Suku bunga yang
Tanggal Transaksi/ Pihak ketiga/ Nosional/ dibayarkan/ diterima/ Jatuh tempo/
Transaction Date Third Parties Notional Interest Paid Interest eceivable Maturity Date
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD5.000.000 8,25% 4,20% January 23, 2023
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Standard Chartered Bank USD25.000.000 8,30% 4,20% January 23, 2025
27 Januari/ 23 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD20.000.000 8,25% 4,20% January 23, 2023
27 Januari/ 3 Januari/
January 27, 2020 Deutsche Bank AG USD25.000.000 8,30% 4,20% January 3, 2025
10 November/ 23 Januari/
November 10, 2022 ANZ Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
10 November/ 23 Januari/
November 10, 2022 UOB Bank USD25.000.000 6,20% 4,20% January 23, 2025
18 November/ 23 Januari/
November 18, 2022 Standard Chartered Bank USD22.000.000 6,33% 4,20% January 23, 2025
28 Juli/ 10 Mei/
July 28, 2022 ANZ Bank JPY1.500.000.000 6,11% 0,90% May 10, 2023
28 Juli/ 10 Mei/
July 28, 2022 UOB Bank JPY1.500.000.000 6,11% 0,90% May 10, 2023
137
Page 534
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 12. DERIVATIVE RECEIVABLE AND LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan The fair value difference of derivative instruments
sebagai lindung nilai arus kas dan kerugian selisih designated as cash flow hedges and loss on foreign
kurs atas obligasi subordinasi dalam mata uang exchange of subordinated bonds denominated in
asing dicatat pada penghasilan komprehensif lain foreign currency were reported as other
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 comprehensive income amounting to Rp32,346
dan 2022. Saldo kerugian tersebut sebesar and Rp49,301 as of December 31, 2023 and 2022,
Rp32.346 dan Rp49.301 masing-masing pada respectively. The amount is presented as “Effective
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 disajikan portion of cashflow hedge” in equity.
sebagai ”Bagian efektif lindung nilai arus kas” pada
ekuitas.
Ringkasan transaksi derivatif sebagai berikut: The summary of the derivatives transaction as
follow:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Tagihan Derivatif Derivative Receivable
Cross currency interest Cross currency interest
rate swap 32.176 103.939 rate swap
Total 32.176 103.939 Total
13. TAGIHAN AKSEPTASI 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE
Rincian tagihan akseptasi kepada nasabah adalah The details of acceptances receivable from
sebagai berikut: customers are as follows:
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang a. By Type and Currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Berelasi Related Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 68.746 131.356 Letter of Credit
Pihak Ketiga Third Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 475.821 282.045 Letter of Credit
Letter of Credit - 7.161 Letter of Credit
Total 544.567 420.562 Total
Cadangan kerugian Alowance for
penurunan nilai (23.876) (136) impairment losses
Total 520.691 420.426 Total
138
Page 535
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE (continued)
b. Berdasarkan Kolektibilitas b. By Collectibility
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan All acceptances receivables were classified as
2022, semua tagihan akseptasi diklasifikasikan current as of December 31, 2023 and 2022.
sebagai lancar.
c. Berdasarkan Jangka Waktu c. By Period
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
< 1 bulan 362.394 80.697 < 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 27.223 49.568 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 154.950 290.297 > 3 months - 1 year
Total 544.567 420.562 Total
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 420.562 - - - 420.562 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 488.494 56.073 - - 544.567 originated or purchased
Pembayaran kembali (420.562) - - - (420.562) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan 67.932 56.073 - - 124.005
Saldo akhir tahun 488.494 56.073 - - 544.567 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo Awal 454.140 - - - 454.140 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 420.562 - - - 420.562 originated or purchased
Pembayaran kembali (454.140) - - - (454.140) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total addition/(reversal)
tahun berjalan (33.578) - - - (33.578)
Saldo akhir tahun 420.562 - - - 420.562 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
139
Page 536
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 13. ACCEPTANCES RECEIVABLE (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
The movements in the allowance for
Perubahan cadangan kerugian penurunan impairment losses are as follows:
nilai adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Saldo awal 136 - - - 136 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.447 22.429 - 23.876 originated or purchased
Pembayaran kembali (136) - - - (136) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total additionl/(reversal)
tahun berjalan 1.311 22.429 - - 23.740 during the year
Saldo akhir tahun 1.447 22.429 - - 23.876 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Tagihan akseptasi Acceptances
receivable
Saldo awal 623 - - - 623 Beginning Balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 136 136 originated or purchased
Pembayaran kembali (623) - - - (623) Repayment
Total penambahan/(penurunan) Total additionl/(reversal)
tahun berjalan (487) - - - (487) during the year
Saldo akhir tahun 136 - - - 136 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai The Bank assessed acceptance receivables
tagihan akseptasi secara kolektif. collectively for impairment.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah The management believes that the allowance
cadangan kerugian atas tagihan yang dibentuk for impairment losses provided on acceptances
telah memadai. receivable is adequate.
140
Page 537
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP 14. PREMISES AND EQUIPMENT
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31, 2023
Penambahan/ Pengurangan/
Saldo Awal/ Reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Additions/ Deductions/ Ending
Balance Revaluation Reclassifications Reclassifications Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 4.406.143 57.208 84.830 - 4.548.181 Land
Bangunan 1.730.187 - 130.748 - 1.860.935 Buildings
Peralatan kantor dan Office furniture, fixtures,
kendaraan bermotor 3.673.813 - 437.474 - 4.111.287 and motor vehicle
9.810.143 57.208 653.052 - 10.520.403
Constructions in
Aset dalam penyelesaian 69.685 - 1.684.492 (119.975) 1.634.202 progress
9.879.828 57.208 2.337.544 (119.975) 12.154.605
Aset hak guna 720.020 205.957 (126.836) 799.141 Right of use of asset
10.599.848 57.208 2.543.501 (246.811) 12.953.746
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 862.248 - 75.928 - 938.176 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.007.502 - 413.946 - 3.421.448 motor vehicles
3.869.750 - 489.874 - 4.359.624
Aset hak guna 376.295 - 226.851 (126.836) 476.310 Right of use of asset
4.246.045 - 716.725 (126.836) 4.835.934
Nilai Buku Neto 6.353.803 8.117.812 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2022
Penambahan/ Pengurangan/
Saldo Awal/ Reklasifikasi*)/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Revaluasi/ Additions/ Deductions/ Ending
Balance Revaluation Reclassifications Reclassifications Balance
Biaya/nilai revaluasi Cost/revaluation value
Tanah 3.981.531 200.574 224.038 - 4.406.143 Land
Bangunan 1.645.843 - 84.344 - 1.730.187 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 3.188.072 - 485.741 - 3.673.813 motor vehicles
8.815.446 200.574 794.123 - 9.810.143
Constructions
Aset dalam penyelesaian 71.689 - 72.891 (74.895) 69.685 in progress
8.887.135 200.574 867.014 (74.895) 9.879.828
Aset hak guna 581.520 - 253.379 (114.879) 720.020 Right of use of asset
9.468.655 200.574 1.120.393 (189.774) 10.599.848
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Bangunan 787.416 - 74.832 - 862.248 Buildings
Office furniture,
Peralatan kantor dan fixtures and
kendaraan bermotor 2.655.788 - 351.714 - 3.007.502 motor vehicles
3.443.204 - 426.546 - 3.869.750
Aset hak guna 288.660 - 202.514 (114.879) 376.295 Right of use of asset
3.731.864 - 629.060 (114.879) 4.246.045
Nilai Buku Neto 5.736.791 6.353.803 Net Book Value
141
Page 538
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Jumlah penyusutan aset tetap yang dibebankan pada Depreciation of premises and equipment and right of
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 use asset charged to operations amounted to
dan 2022 masing-masing sebesar Rp489.874 dan Rp489,874 and Rp426,546, for the year ended
Rp426.546 (Catatan 34). December 31, 2023 and 2022, respectively (Note
34).
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah The gross carrying amount of the Bank's fully
didepresiasi penuh oleh Bank namun masih depreciated premises and equipment that are still in
digunakan masing-masing adalah sebesar use amounted to Rp2,659,757 and Rp2,359,401 as
Rp2.659.757 dan Rp2.359.401 pada tanggal of December 31, 2023 and 2022, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
Hak atas tanah terdiri dari hak milik dan hak guna Landrights consist of ownership rights and rights to
bangunan. Manajemen berpendapat bahwa jangka use. Management has the opinion that the terms of
waktu hak atas tanah dapat diperbaharui atau the landrights can be renewed or extended upon
diperpanjang kembali. their expiration.
Bank telah mengasuransikan aset tetap kecuali The Bank insured its premises and equipment from
tanah untuk menutup kemungkinan kerugian losses due to risks of fire and theft to PT Asuransi
terhadap risiko kebakaran dan pencurian kepada Bina Griya (related party) on date December 31,
PT Asuransi Bina Griya (pihak berelasi) pada 2023 and 2022 amounting to Rp4,148,624 and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- Rp4,565,947, respectively.
masing sebesar Rp4.148.624 dan Rp4.565.947.
Persentase tingkat penyelesaian aset dalam The percentage of completion of the constructions
penyelesaian masing-masing pada tanggal 31 in progress as of December 31, 2023 and 2022:
Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2023
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 1.404.028 0% - 57,70% 0% - 57,70% Building
Non Bangunan 230.174 5% - 95% 5% - 95% Non-Building
31 Desember/December 31, 2022
Kisaran persentase jumlah
Kisaran persentase
tercatat terhadap nilai kontrak
Jumlah/ penyelesaian/
penyelesaian/
Amount Range percentage of
Range percentage carrying
completion
amount to contract value
Bangunan 69.685 52,94% - 87% 52,94% - 87% Building
Penilaian atas tanah di tahun 2016 dilakukan oleh The valuations of land in 2016 were performed by an
penilai independen eksternal KJPP Immanuel, external independent appraiser KJPP Immanuel,
Johnny, dan Rekan melalui laporannya pada Johnny, dan Rekan through its report dated April 19,
tanggal 19 April 2016. Selanjutnya di tahun 2019, 2016. Next in 2019, the bank revalued its land which
Bank melakukan penilaian kembali atas tanah yang was done by an external independent appraiser
dimiliki yang dilakukan oleh penilai independen KJPP Agus, Ali, Firdaus and Partners with its report
eksternal KJPP Agus, Ali, Firdaus dan Rekan dated October 22, 2019. The bank revalued its land
dengan laporan tertanggal 22 Oktober 2019. Bank in 2022 which was done by an external independent
melakukan penilaian kembali atas tanah yang appraiser KJPP Aditya Iskandar and Partners with its
dimiliki pada tahun 2022 yang dilakukan oleh penilai report dated December 12, 2022 which signed by
independen eksternal KJPP Aditya Iskandar dan appraiser Aditya Iskandar Dwiatmaja.
Rekan dengan laporan tertanggal 12 Desember
2022 yang ditandatangani oleh penilai Aditya
Iskandar Dwiatmaja.
142
Page 539
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian dilakukan sesuai dengan dan tunduk The appraisal is carried out in accordance with and
kepada ketentuan-ketentuan dari Kode Etik Penilai subject to the provisions of the Indonesian Appraiser
Indonesia (KEPI) dan berdasarkan POJK No. Code of Ethics (KEPI) and based on POJK No.
28/POJK.04/2021 tanggal 30 Desember 2021 28/POJK.04/2021 dated December 30, 2021
tentang “Penyajian Laporan Penilaian Properti Di concerning "Presentation of Property Valuation
Pasar Modal” dan Standar Penilaian Indonesia, Reports in the Capital Market" and Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards, determined based on recent
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. market transactions and carried out with customary
provisions.
Dalam pengukuran nilai wajar tanah, Penilai In the fair value measurement of the land, the
Independen memperhitungkan kemampuan peserta Independent Appraisers takes into account a market
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan participant’s ability to generate economic benefits by
penggunaan tertinggi dan terbaik atas aset atau using the assets in its highest and best use or by
dengan menjual aset ke peserta pasar lain yang selling it to another market participant that would use
akan menggunakan aset pada kondisi tertinggi dan the asset in its highest and best use. The valuation
penggunaan terbaik. Metode penilaian yang method used by the Independent Appraiser is market
digunakan oleh Penilai Independen adalah approach.
pendekatan pasar.
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information on the revaluation of land performed by
untuk kelompok aset tanah yang dilakukan Bank the Bank in 2016, 2019, 2022 are as follows:
tahun 2016, 2019, 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2022
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 3.991.340 4.191.914 200.574 Land
31 Desember/December 31, 2019
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 3.635.660 3.970.391 334.731 Land
31 Desember/December 31, 2016
Nilai Buku sebelum
Revaluasi/ Carrying Nilai Buku setelah Keuntungan/(Kerugian)
Amount Before Revaluasi/ Carrying Revaluasi/ Gain/(Loss) on
Revaluation Amount after Revaluation Revaluation
Tanah 537.559 3.580.298 3.042.739 Land
Pada tahun 2023, Bank melakukan reklasifikasi atas In 2023, the Bank reclassified abandoned property
properti terbengkalai yang memiliki nilai buku which has a book value of Rp25 and recognised as
sebesar Rp25 dan melakukan pencatatan sebagai a fixed asset. The recording of these fixed assets is
aset tetap. Pencatatan atas aset tetap tersebut based on the results of the revaluation carried out
berdasarkan hasil penilaian kembali yang dilakukan by the Bank according to the market value of the
oleh Bank sesuai dengan nilai pasar aset. Penilaian assets. The revaluation of the abandoned property
Kembali yang dilakukan atas properti terbengkalai resulted in an increase in the carrying amounting to
tersebut menghasilkan jumlah kenaikan tercatat Rp57,234, where the increase in the recorded value
sebesar Rp57.234 dimana kenaikan nilai tercatat arising from the revaluation was recorded as "Fixed
yang timbul dari penilaian kembali dicatat sebagai Asset Revaluation Surplus", and was presented in
“Surplus Revaluasi Aset Tetap”, dan disajikan dalam other comprehensive income amounting to
penghasilan komprehensif lain sebesar Rp57.208. Rp57,208.
143
Page 540
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Penilaian kembali yang dilakukan atas tanah pada The revaluation of land in 2022, resulted in an
tahun 2022 menghasilkan jumlah kenaikan nilai increase in the carrying amount of land amounting
tercatat sebesar Rp200.574 yang tercatat pada to Rp200,574 which consists of the increase in the
“Penghasilan Komprehensif Lain”. Sedangkan carrying amount of land recognised as “Other
penilaian kembali yang dilakukan atas tanah pada Comprehensive Income”. However, the revaluation
tahun 2019, menghasilkan jumlah kenaikan nilai of land in 2019, resulted in an increase in the
tercatat sebesar Rp334.731 yang terdiri dari carrying amount of land amounting to Rp334,731
kenaikan nilai tanah yang dicatat sebagai which consists of the increase in the carrying
“Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar amount of land recognised as “Other
Rp341.000 dan penurunan nilai tanah yang diakui Comprehensive Income” amounting to Rp341,000
sebagai beban tahun berjalan sebesar Rp6.269. and a decrease in carrying amount of land
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi recognised in the current year expenses amounting
tahun 2016 dicatat sebagai “Surplus Revaluasi Aset to Rp6,269. Increase in the carrying amount arising
Tetap”, dan disajikan dalam penghasilan from revaluation in 2016 is recorded in “Premises
komprehensif lain sebesar Rp3.042.739. and Equipment Revaluation Surplus” and
presented in other comprehensive income
amounting to Rp3,042,739.
Pada tahun 2022 dan 2019, Bank melakukan In 2022 and 2019, Bank has revalued the value of
penilaian kembali atas tanah tersebut bukan untuk that land not for tax purpose rather for the
tujuan perpajakan tetapi hanya untuk tujuan accounting purpose according to the Financial
akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Accounting Standard.
Keuangan.
Penilaian kembali tanah pada tahun 2016 adalah Revaluation of land in 2016, for tax purposes is
untuk tujuan perpajakan dilakukan setelah performed after the approval from Directorate
mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal General of Tax through its letter No. KEP-
Pajak dengan Surat Keputusan No. KEP- 435/WPJ.19/2016 dated June 8, 2016. The amount
435/WPJ.19/2016 tanggal 8 Juni 2016. Jumlah pajak of tax which has been paid by the Bank in relation
yang telah dibayar oleh Bank sehubungan penilaian with the revaluation was amounting to Rp75,748.
kembali tersebut adalah sebesar Rp75.748.
Jika tanah dicatat sebesar harga perolehan, maka If land is recorded at historical cost basis, the
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah amount as of December 31, 2023 and 2022, would
sebesar Rp970.795 dan Rp828.757. be Rp970,795 and Rp828,757.
Nilai wajar atas tanah termasuk pada hirarki nilai The fair value of land included in the fair value
wajar level 3. hierarchy as level 3.
Tidak ada aset tetap yang dimiliki Bank yang As of December 31, 2023 and 2022, there are no
dijadikan jaminan pada tanggal-tanggal fixed assets owned by the Bank which are pledged
31 Desember 2023 dan 2022. as collateral.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment
penurunan nilai aset tetap dan jumlah nilai in value of premises and equipments and the
pertanggungan asuransi cukup untuk menutup risiko amount of insurance coverage is adequate to cover
kerugian yang mungkin timbul atas aset tetap pada the risk of loss that may arise on the premises and
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. equipments as of December 31, 2023 and 2022.
144
Page 541
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. PREMISES AND EQUIPMENT (continued)
Bank menyewa beberapa aset termasuk bangunan, The Bank leases several assets including buildings,
rumah dinas, lahan ATM, kendaraan mobil, jaringan, official residences, ATM space, car, network, ATM
mesin ATM, dan media promosi. Rata-rata masa machine, and promotional media. The average lease
sewa adalah 4 tahun. term is 4 years.
Bank mempunyai sewa tertentu dengan masa sewa The Bank also has certain leases with lease terms of
12 bulan atau kurang dan sewa bernilai rendah. 12 months or less and low value assets. The Bank
Bank menerapkan pengecualian pengakuan sewa applies the recognition exemptions of short-term
jangka pendek dan sewa bernilai rendah untuk sewa leases and low-value assets for these leases.
tersebut.
Nilai tercatat untuk aset hak guna adalah sebagai The carrying amount of right of use assets are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 565.724 118.767 (102.407) 582.084 Buildings
Kendaraan 146.319 87.190 (16.570) 216.939 Vehicle
Mesin ATM 7.839 - (7.839) - ATM Machine
Lainnya 138 - (20) 118 Others
720.020 205.957 (126.836) 799.141
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 297.729 151.095 (102.407) 346.417 Buildings
Kendaraan 72.237 74.108 (16.569) 129.776 Vehicle
Mesin ATM 6.196 1.643 (7.839) - ATM Machine
Lainnya 133 4 (20) 117 Others
376.295 226.850 (126.835) 476.310
Nilai Buku Neto 343.725 322.831 Net Book Value
31 Desember/December 31, 2022
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions/ Deductions/ Balance
Nilai tercatat Carrying amount
Bangunan 514.000 137.542 (85.818) 565.724 Buildings
Kendaraan 59.433 115.837 (28.951) 146.319 Vehicle
Mesin ATM 7.839 - - 7.839 ATM Machine
Lainnya 248 - (110) 138 Others
581.520 253.379 (114.879) 720.020
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 236.048 147.499 (85.818) 297.729 Buildings
Kendaraan 47.345 53.843 (28.951) 72.237 Vehicle
Mesin ATM 5.074 1.122 - 6.196 ATM Machine
Lainnya 193 50 (110) 133 Others
288.660 202.514 (114.879) 376.295
Nilai Buku Neto 292.860 343.725 Net Book Value
145
Page 542
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 15. INTERESTS RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Kredit yang diberikan 10.991.199 10.165.322 Loans
Obligasi pemerintah 406.144 385.556 Government bonds
Efek-efek dan penempatan pada bank lain 93.842 170.468 Securities and placement with other Banks
Derivatif 35.502 28.956 Derivative
Total 11.526.687 10.750.302 Total
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak ketiga Third party
Tagihan kepada pihak ketiga 1.873.496 1.040.048 Third party receivables
Biaya dibayar dimuka 698.200 505.346 Prepaid expenses
Beban yang ditangguhkan untuk Deferred expense for
pinjaman karyawan (Catatan 11g) 400.702 459.549 employee loan (Note 11g)
Agunan yang diambil alih 77.591 77.591 Foreclosed collateral
Lainnya 185.057 270.228 Others
Total 3.235.046 2.352.762 Total
Tagihan kepada pihak ketiga merupakan tagihan Third party receivables represent receivables from
kepada nasabah dan pihak lainnya seperti tagihan customers and other parties such as the receivables
kepada Pemerintah Republik Indonesia from the Government of the Republic of Indonesia,
(Perumpera), tagihan kepada PT Pos Indonesia (Perumpera) receivables from PT Pos Indonesia
(Persero) sehubungan dengan kerja sama (Persero) regarding collaboration on holding
penyelenggaraan Tabungan Batara Kantor Pos, Tabungan Batara Kantor Pos, and receivables from
serta tagihan kepada PT Artajasa terkait dengan PT Artajasa arising from transactions with
transaksi ATM Bersama, PT Finnet Indonesia atas ATM Bersama, receivables from PT Finnet
transaksi ATM Link, PT Alto Network atas transaksi Indonesia arising from ATM Link’s transactions,
ATM Alto, dan PT Rintis Sejahtera atas transaksi receivables from PT Alto Network arising from
ATM Prima. transaction with ATM Alto, and receivables from PT
Rintis Sejahtera arising from transaction with ATM
Prima.
Rincian biaya dibayar dimuka terutama terdiri dari Details of prepaid expenses consist mainly of rent
biaya sewa dan biaya pemeliharaan gedung dan expenses and building and office furnitures
peralatan kantor. maintenance expenses.
146
Page 543
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. LIABILITAS SEGERA 17. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Kewajiban kepada pihak ketiga 2.384.802 2.534.231 Third party payables
Hutang pajak Taxes payable
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 29 (Catatan 38) 345.514 347.774 Article 29 (Note 38)
Pasal 4 ayat (2) 157.517 122.810 Article (4) paragraph 2
Pasal 21 95.946 88.045 Article 21
Pajak pertambahan nilai 90.810 32.567 Value added tax
Deposito berjangka jatuh tempo 90.263 14.058 Matured time deposits
Bagi hasil yang belum dibagikan 84.951 37.548 Undistributed profit sharing
Bunga atas deposito berjangka Interest on time deposits which is
yang belum diambil nasabah 7.255 2.634 not yet collected by customers
Lainnya 20.456 25.691 Others
Total 3.277.514 3.205.358 Total
18. GIRO 18. DEMAND DEPOSITS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 23.347.492 19.411.404 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 793.608 12.219 527.470 8.211 United States Dollar
23.359.711 19.419.615
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related parties (Note 43)
Rupiah 101.003.321 92.304.844 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1.198.007.695 18.445.724 115.706.948 1.801.268 United States Dollar
119.449.045 94.106.112
Total 142.808.756 113.525.727 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, saldo As of December 31, 2023 and 2022, demand
giro termasuk giro yang didasarkan pada prinsip deposits balance include deposits based on sharia
perbankan syariah adalah masing-masing sebesar banking principles amounting to Rp13,439,465 and
Rp13.439.465 dan Rp8.624.809. Rp8,624,809, respectively.
147
Page 544
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. GIRO (lanjutan) 18. DEMAND DEPOSITS (Continued)
Tingkat suku bunga rata-rata untuk giro Rupiah The average annual interest rates for Rupiah
adalah sebesar 2,21% dan 1,59% masing-masing demand deposits are 2.21% and 1.59% for the year
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 ended December 31, 2023, and 2022, respectively,
Desember 2023 dan 2022, dan tingkat suku bunga and for United States Dollar denominated demand
rata-rata untuk giro Dolar Amerika Serikat adalah deposits are 4.51% and 1.03% for the year ended
sebesar 4,51% dan 1,03% untuk tahun yang December 31, 2023 and 2022, respectively.
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022.
Giro yang digunakan sebagai jaminan atas fasilitas Demand deposits amounting to Rp438,578 and
kredit yang diberikan oleh Bank pada tanggal Rp354,287 as of December 31, 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing respectively, are pledged as collateral for loans
sebesar Rp438.578 dan Rp354.287 (Catatan 11). provided by the Bank (Note 11).
Giro simpanan dari nasabah dan wadiah dari pihak- As of December 31, 2023 and 2022, demand
pihak berelasi pada 31 Desember 2023 dan 2022 deposit and wadiah demand deposits from
masing-masing sebesar Rp119.449.045 dan depositors who are related parties of the bank
Rp94.106.112 (Catatan 43). amounted to Rp119,449,045 and Rp94,106,112
(Note 43).
Pada tahun 2023, telah dilakukan migrasi dana In 2023, the security deposits were migrated to the
jaminan ke rekening giro escrow per masing-masing escrow demand deposits per each developer
pengembang/nasabah sebesar Rp.3.044.849. amounted to Rp3,044,849. Previously, the security
Sebelumnya, dana jaminan ini dicatat pada akun deposits were recorded in other liabilities account.
liabilitas lain-lain. Kemudian atas akad kredit baru di Afterwards, the new credit agreement at the end of
akhir tahun 2023, Bank mencatat seluruh dana 2023, the Bank will record all security deposits in the
jaminan pada rekening giro escrow per masing- escrow demand deposits per each developer. As of
masing pengembang/nasabah. Pada tanggal December 31, 2023, the security deposits balance
31 Desember 2023, saldo dana jaminan yang in the escrow demand deposits was amounted to
terdapat pada rekening giro escrow sebesar Rp3,738,754.
Rp3.738.754.
Dana Syirkah Temporer - Giro Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Current
Accounts
a. Berdasarkan jenis produk a. By product
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Giro BTN Prima iB 726.061 480.787 Giro BTN Prima iB
Total 726.061 480.787 Total
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga 712.587 468.890 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 43) 13.474 11.897 Related Party (Note 43)
Total 726.061 480.787 Total
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
giro Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah current accounts for the year
pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah ended December 31, 2023 and 2022 are as
sebagai berikut: follows:
2023
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 12,70 : 87,30 1,28% Mudharabah current accounts
148
Page 545
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. GIRO (lanjutan) 18. DEMAND DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Giro Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Current
(lanjutan) Accounts (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk giro The average rate of ratio and profit sharing for
Mudharabah untuk tahun yang berakhir pada 31 Mudharabah current accounts for the year ended
Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: December 31, 2023 and 2022 are as follows:
(lanjutan) (continued)
2022
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Giro Mudharabah 14 : 86 1,37% Mudharabah current accounts
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak As of December 31, 2023 and 2022, there are no
terdapat giro mudharabah yang dijadikan jaminan. mudharabah demand deposits which are pledged
as collateral.
19. TABUNGAN 19. SAVINGS DEPOSITS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
Tabungan Batara 37.557.013 36.079.695 Batara savings deposits
Tabungan Batara Wadiah 1.276.592 1.193.718 Batara Wadiah savings deposit
38.833.605 37.273.413
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Tabungan Batara 8.712.221 134.142 6.211.491 96.697 Batara savings deposits
Dolar Singapura Singapore Dollar
Tabungan Batara 2.655.444 31.006 512.114 5.937 Batara savings deposits
165.148 102.634
Total 38.998.753 37.376.047 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, saldo As of December 31, 2023 and 2022, savings
tabungan termasuk tabungan yang didasarkan deposits balance include savings deposits based
pada prinsip perbankan syariah masing-masing on sharia banking principles amounted to
sebesar Rp1.276.592 dan Rp1.193.718. Rp1,276,592 and Rp1,193,718, respectively.
Tingkat suku bunga rata-rata untuk tabungan The average annual interest rates for rupiah
rupiah sebesar 1,53% dan 1,44% masing-masing savings deposits are 1.53% and 1.44%, for the year
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 ended December 31, 2023 and 2022, respectively.
Desember 2023 dan 2022. Tingkat suku bunga The average annual interest rates for foreign
rata-rata untuk tabungan valas sebesar 0,21% dan currencies savings deposits are 0.21% and 0.16%,
0,16% masing-masing untuk tahun yang berakhir for the year ended December 31, 2023 and 2022,
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. respectively.
149
Page 546
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. TABUNGAN (lanjutan) 19. SAVINGS DEPOSITS (continued)
Tabungan yang digunakan sebagai jaminan atas Savings deposits amounting to Rp594,105 and
fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank pada Rp598,326 as of December 31, 2023 and 2022,
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- respectively, are pledged as collateral for loans
masing sebesar Rp594.105 dan Rp598.326 provided by the Bank to its customers (Note 11).
(Catatan 11).
Tabungan Batara dan wadiah dari pihak-pihak As of December 31, 2023 and 2022, Batara and
berelasi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 wadiah savings deposits from depositors who are
masing-masing sebesar Rp694.298 dan related parties of the Bank amounted to Rp694,298
Rp526.282 (Catatan 43). and Rp526,282, respectively (Note 43).
Dana Syirkah Temporer - Tabungan Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Savings
Deposits
a. Berdasarkan jenis produk a. By product
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Tabungan BTN Prima iB 5.214.570 4.602.505 Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 245.314 205.866 Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan BTN Emas iB 7.266 6.006 Tabungan BTN Emas iB
Tabungan Qurban BTN iB 6.092 4.736 Tabungan Qurban BTN iB
Total 5.473.242 4.819.113 Total
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga 5.331.275 4.730.686 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 43) 141.967 88.427 Related Party (Note 43)
Total 5.473.242 4.819.113 Total
Tabungan Mudharabah merupakan simpanan dana Mudharabah savings deposits represent deposits
pihak lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from third parties who receive a share in the
pendapatan Bank atas penggunaan dana tersebut revenue derived by the Bank from the use of such
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui funds based on a pre-determined and pre-agreed
sebelumnya. ratio.
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
tabungan Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah savings deposits for the year ended
pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
2023
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 34,10 : 65,90 3,42% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 2 : 98 0,20% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,55% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,50% Tabungan BTN Emas iB
150
Page 547
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. TABUNGAN (lanjutan) 19. SAVINGS DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Tabungan Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Savings
(lanjutan) Deposits (continued)
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
tabungan Mudharabah untuk tahun yang berakhir Mudharabah savings deposits for the year ended
pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
2022
Tingkat
bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%)
Tabungan BTN Prima iB 10,50 : 89,50 1,03% Tabungan BTN Prima iB
Tabungan BTN Haji & Umroh iB 15,50 : 84,50 1,52% Tabungan BTN Haji & Umroh iB
Tabungan Qurban BTN iB 15,50 : 84,50 1,52% Tabungan Qurban BTN iB
Tabungan BTN Emas iB 25 : 75 2,44% Tabungan BTN Emas iB
20. DEPOSITO BERJANGKA 20. TIME DEPOSITS
a. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk a. Average annual interest rates for time deposits
deposito berjangka adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
1 bulan 4,19% 2,86% 1 month
3 bulan 4,93% 3,13% 3 months
6 bulan 4,71% 3,13% 6 months
12 bulan 3,59% 3,03% 12 months
24 bulan 4,96% 4,51% 24 months
Mata uang asing 4,25% 0,36% Foreign currencies
b. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata b. The details of time deposits by currency and
uang dan jangka waktu kontrak: contract period are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
1 bulan 42.852.585 49.859.586 1 month
3 bulan 53.384.291 49.971.583 3 months
6 bulan 19.375.655 23.370.744 6 months
12 bulan 18.032.209 10.416.465 12 months
24 bulan 285.408 11.553.056 24 months
133.930.148 145.171.434
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
1 bulan 56.059.161 863.143 2.448.639 38.119 1 month
3 bulan 244.021.914 3.757.205 56.778.006 883.892 3 months
6 bulan 137.882.149 2.122.971 5.083.726 79.141 6 months
12 bulan 287.521 4.427 473.642 7.373 12 months
6.747.746 1.008.525
Dolar Singapura Singapore Dollar
1 bulan 186.901 2.182 104.900 1.216 1 months
3 bulan 1.161.570 13.563 453.603 5.259 3 months
6 bulan - - 1.000.000 11.593 6 months
15.745 18.068
Total 140.693.639 146.198.027 Total
151
Page 548
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 20. TIME DEPOSITS (continued)
c. Rincian deposito berjangka berdasarkan mata c. Details of time deposits by currency and
uang dan sisa umur hingga jatuh tempo: remaining period to maturity are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 85.190.601 66.439.113 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 29.134.976 37.434.888 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 9.635.943 20.558.238 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 9.921.401 9.195.878 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 47.227 11.543.318 > 12 months ≤ 24 months
133.930.148 145.171.435
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 4.997.452 186.307 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 906.749 811.341 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 448.970 8.037 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 394.575 2.840 > 6 months ≤ 12 months
6.747.746 1.008.525
Dolar Singapura Singapore Dollar
≤ 1 bulan 3.596 1.216 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 12.149 11.055 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan - 5.796 > 1 month ≤ 3 months
15.745 18.067
Total 140.693.639 146.198.027 Total
Deposito berjangka yang dijadikan jaminan atas As of December 31, 2023 and 2022, time deposits
fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank kepada amounting to Rp704,548 and Rp1,040,402,
konsumennya pada tanggal 31 Desember 2023 dan respectively, are pledged as collateral for loans
2022 masing-masing sebesar Rp704.548 dan provided by the Bank to its customers (Note 11g).
Rp1.040.402 (Catatan 11g).
Deposito berjangka dari pihak-pihak berelasi pada As of December 31, 2023 and 2022, time deposits
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- from depositors who are related parties of the Bank
masing sebesar Rp76.717.583 dan Rp79.389.842 amounted to Rp76,717,583 and Rp79,389,842,
(Catatan 43). respectively (Note 43).
Dana Syirkah Temporer - Deposito Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Time
Deposits
a. Berdasarkan jangka waktu kontrak a. By contractual period
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
1 bulan 7.144.730 10.306.290 1 month
3 bulan 8.653.688 5.096.193 3 months
6 bulan 3.245.297 4.060.838 6 months
12 bulan 1.833.604 58.587 12 months
24 bulan 6.238 1.649 24 months
Total 20.883.557 19.523.557 Total
152
Page 549
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 20. TIME DEPOSITS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Deposito Mudharabah Temporary Syirkah Funds - Mudharabah Time
(lanjutan) Deposits (continued)
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. By remaining period to maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
< 1 bulan 7.144.730 12.300.037 < 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 8.653.688 3.169.127 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 3.245.297 4.025.968 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.833.604 27.682 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan ≤ 24 bulan 6.238 743 > 12 months ≤ 24 months
Total 20.883.557 19.523.557 Total
c. Berdasarkan hubungan c. By relationship
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga 11.975.188 11.886.366 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 43) 8.908.369 7.637.191 Related Party (Note 43)
Total 20.883.557 19.523.557 Total
Deposito mudharabah merupakan investasi pihak Mudharabah time deposits represent investment
lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from other parties who receive share in the income
pendapatan atas penggunaan dana tersebut derived from the use of such funds based on a
dengan nisbah yang ditetapkan dan predetermined and pre-agreed ratio.
disetujui sebelumnya.
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average rate of ratio and profit sharing for
deposito mudharabah untuk tahun yang berakhir mudharabah time deposits for the year ended
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah December 31, 2023 and 2022, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Tingkat Tingkat
bagi hasil (%)/ bagi hasil (%)/
Nisbah (%)/ Profit sharing Nisbah (%)/ Profit sharing
Ratio (%) rate (%) Ratio (%) rate (%)
1 bulan 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 1 month
3 bulan 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 3 months
6 bulan 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 6 months
12 bulan 29,50 : 70,50 2,95% 29,50 : 70,50 2,88% 12 months
24 bulan 29,50 : 70,50 2,95% 39 : 61 3,81% 24 months
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak As of December 31, 2023 and 2022, there are no
terdapat deposito mudharabah yang dijadikan mudharabah time deposits which are pledged as
jaminan. collateral.
153
Page 550
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average annual interest rates for deposits from
simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut: other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Giro 1,12% 0,99% Demand Deposit
Deposito 4,69% 2,75% Time Deposits
Inter-bank call money 5,65% 3,40% Inter-bank call money
Rincian simpanan dari bank lain berdasarkan sisa Details of deposits from other banks by remaining
umur sampai dengan saat jatuh tempo adalah period to maturity are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2023
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 91.312 - - - 91.312 Demand deposits
Total 91.312 - - - 91.312 Total
31 Desember/December 31, 2022
≤ 1 bulan/ > 1 - 3 bulan/ > 3 - 6 bulan/ > 6 - 12 bulan/
month months months months Total
Rupiah Rupiah
Giro 136.408 - - - 136.408 Demand deposits
Total 136.408 - - - 136.408 Total
Simpanan dari bank lain yang termasuk pihak-pihak As of December 31, 2023 and 2022, deposits from
berelasi pada 31 Desember 2023 dan 2022 masing- other banks which are related parties of the Bank
masing sebesar RpNihil. amounted to RpNil respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak As of December 31, 2023 and 2022, there are no
terdapat simpanan dari bank lain yang dijadikan deposits from other banks which are pledged as
jaminan. collateral.
Dana Syirkah Temporer - Simpanan Dari Bank Lain Temporary Syirkah Funds - Deposits From Other
Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
Tabungan Mudharabah 14.781 19.674 Mudharabah Saving deposits
Giro Mudharabah 4.154 56 Mudharabah Current accounts
Deposito berjangka Mudharabah 4.300 19.089 Mudharabah Time deposits
Total 23.235 38.819 Total
Simpanan bank lain berdasarkan dana syirkah Deposits from other banks based on temporary
temporer yang termasuk pihak-pihak berelasi pada syirkah funds which are related parties of the Bank
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- as of December 31, 2023 and 2022 amounted to
masing sebesar RpNihil. RpNil, respectively.
154
Page 551
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Dana Syirkah Temporer - Simpanan Dari Bank Lain Temporary Syirkah Funds - Deposits From Other
(lanjutan) Banks (continued)
Tabungan dan giro Mudharabah merupakan Mudharabah savings deposits and current account
simpanan dana pihak lain yang mendapatkan represent deposits from third parties who receive
imbalan bagi hasil dari pendapatan Bank atas a share in the revenue earned by the Bank from
penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang the use of such funds based on a pre-determined
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. and pre-agreed ratio.
Deposito Mudharabah merupakan investasi pihak Mudharabah time deposits represent investment
lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil dari from other parties who receive share in the income
pendapatan atas penggunaan dana tersebut derived from the use of such funds based on a
dengan nisbah yang ditetapkan dan disetujui predetermined and pre-agreed ratio.
sebelumnya.
Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi hasil per By annual interest rates and profit sharing:
tahun:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Giro mudharabah 1,28% 1,37% Mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 3,42% 1,03% Mudharabah saving deposits
Deposito berjangka mudharabah 2,95% 2,88% MudharabahTime deposits
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak As of December 31, 2023 and 2022, there are no
terdapat simpanan dari bank lain mudharabah yang mudharabah deposits from other banks which are
dijadikan jaminan. pledged as collateral.
22. LIABILITAS AKSEPTASI 22. ACCEPTANCES PAYABLE
Rincian liabilitas akseptasi kepada nasabah adalah The details of acceptances payable from customers
sebagai berikut: are as follows:
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang a. By Type and Currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third Parties
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 320.522 294.876 Letter of Credit
Letter of Credit - 7.161 Letter of Credit
Pihak berelasi (Catatan 43) Related parties (Note 43)
Surat Kredit Berdokumen Domestic Document
Dalam Negeri (SKBDN) 224.045 118.525 Letter of Credit
Total 544.567 420.562 Total
b. Berdasarkan Jangka Waktu: b. By Period
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
< 1 bulan 362.394 80.697 < 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 27.223 49.568 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 154.950 290.297 > 3 months - 1 year
Total 544.567 420.562 Total
155
Page 552
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED
DITERBITKAN
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Long Term Note Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2021 Tahap I Negara 2021 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 43) 8.872 9.529 Related parties (Note 43)
Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes II Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Seri A Negara 2022 Series A
Pihak berelasi (Catatan 43) 43.552 46.903 Related parties (Note 43)
Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes II Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Seri B Negara 2022 Series B
Pihak berelasi (Catatan 43) 72.652 78.033 Related parties (Note 43)
Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes III Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Tahap I Negara 2022 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 43) 196.324 210.866 Related parties (Note 43)
Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes III Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2022 Tahap II Negara 2022 Phase II
Pihak berelasi (Catatan 43) 121.979 131.185 Related parties (Note 43)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap I Negara 2023 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 43) 35.245 - Related parties (Note 43)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap II Negara 2023 Phase II
Pihak berelasi (Catatan 43) 397.517 - Related parties (Note 43)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri A Negara 2023 Phase III Series A
Pihak berelasi (Catatan 43) 6.242 - Related parties (Note 43)
Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa Long Term Notes IV Through
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Private Placement Bank Tabungan
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri B Negara 2023 Phase III Series B
Pihak berelasi (Catatan 43) 234.542 - Related parties (Note 43)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap I 2023 Phase I
Pihak berelasi (Catatan 43) 90.807 - Related parties (Note 43)
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap II 2023 Phase II
Pihak berelasi (Catatan 43) 175.039 - Related parties (Note 43)
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds IV Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp310 dan Rp1.366 amounted to Rp310 and Rp1,366
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga 80.872 508.247 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) 114.818 413.387 Related parties (Note 43)
156
Page 553
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds IV Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp1.274 dan Rp1.909 amounted to Rp1,274 and Rp1,909
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga 627.200 748.568 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) 371.526 249.523 Related parties (Note 43)
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds III Phase II
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp127 dan Rp604 amounted to Rp127 and Rp604
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga 279.470 454.275 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) 939.903 764.621 Related parties (Note 43)
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds III Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp743 dan Rp1.298 amounted to Rp742 and Rp1,298
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga 274.409 791.541 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) 1.963.848 1.446.161 Related parties (Note 43)
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds II Phase I
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar Rp170 dan Rp497 amounted to Rp170 and Rp497
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga 29.994 182.886 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) 769.837 616.616 Related parties (Note 43)
Obligasi Berkelanjutan I Tahap II
setelah dikurangi biaya emisi yang Continuing Bonds I Phase II
belum diamortisasi masing-masing net of unamortized issuance cost
sebesar RpNihil dan Rp81 amounted to RpNil and Rp81
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga - 1.611.735 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) - 388.184 Related parties (Note 43)
Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
setelah dikurangi diskonto Negotiable Certificate of Deposits (NCD)
masing-masing sebesar net of discounts amounted to
Rp62.549 dan RpNihil Rp62.549 and RpNil
pada tanggal 31 Desember 2023 as of December 31, 2023 and
dan 2022 2022, respectively
Pihak ketiga 1.111.628 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 43) 325.822 - Related parties (Note 43)
Total 8.272.098 8.652.260 Total
157
Page 554
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
i. Long Term Note Yang Dilakukan Tanpa Melalui i. Long Term Notes Through Private Placement
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Bank Tabungan Negara 2021 Phase I
Tahun 2021 Tahap I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2021 Tahap I Year 2021 Phase I with a total nominal value of
dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp10.186. Rp10,186. Such LTN were issued at 100% of
LTN tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on June 17,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is PT.
jatuh tempo pada tanggal 17 Juni 2037. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN
PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
ii. Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa ii. Long Term Notes II Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Series A
Negara Tahun 2022 Seri A
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp47.740. LTN Rp47,740. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on October
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 12, 2036. The payment agent for LTN is PT.
jatuh tempo pada tanggal 12 Oktober 2036. PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
158
Page 555
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
iii. Long Term Note II Yang Dilakukan Tanpa iii. Long Term Notes II Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Series B
Negara Tahun 2022 Seri B
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp79.379. LTN Rp79,379. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on April 12,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is PT.
jatuh tempo pada tanggal 12 April 2037. PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
iv. Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa iv. Long Term Notes III Through Private
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Placement Bank Tabungan Negara 2022
Negara Tahun 2022 Tahap I Phase I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp210.866. LTN Rp210,866. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on June 14,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is PT.
jatuh tempo pada tanggal 14 Juni 2037. PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
159
Page 556
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
v. Long Term Note III Yang Dilakukan Tanpa v. Long Term Notes III Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2022 Phase II
Negara Tahun 2022 Tahap II
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2022 dengan Year 2022 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp131.185. LTN Rp131,185. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on March
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 28, 2037. The payment agent for LTN is PT.
jatuh tempo pada tanggal 28 Maret 2037. PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
vi. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa vi. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase I
Negara Tahun 2023 Tahap I
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp35.898. LTN Rp35,898. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on April 28,
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan 2037. The payment agent for LTN is PT.
jatuh tempo pada tanggal 28 April 2037. PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). LTN
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
160
Page 557
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
vii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa vii. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase II
Negara Tahun 2023 Tahap II
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp404.745. LTN Rp404,745. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan September 15, 2037. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 15 September 2037. LTN is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
viii. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa viii. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase III
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri A Series A
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp6.242. LTN Rp6,242. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 0.55%, payable every three months with
tahunan sebesar 0,55% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2038. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2038. LTN is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
161
Page 558
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
ix. Long Term Note IV Yang Dilakukan Tanpa ix. Long Term Notes IV Through Private Placement
Melalui Penawaran Umum Bank Tabungan Bank Tabungan Negara 2023 Phase III Series
Negara Tahun 2023 Tahap III Seri B B
Bank menerbitkan Long Term Note (LTN) Yang The Bank issued Long Term Notes (LTN) Bank
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum Tabungan Negara Through Private Placement
Bank Tabungan Negara Tahun 2023 dengan Year 2023 with a total nominal value of
jumlah nilai nominal sebesar Rp234.542. LTN Rp234,542. Such LTN were issued at 100% of
tersebut diterbitkan senilai 100% dari nilai their nominal value with an annual fixed interest
nominalnya dengan tingkat bunga tetap rate of 1.37%, payable every three months with
tahunan sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap amortized principal and will mature on
tiga bulanan berikut amortisasi pokok dan akan December 27, 2037. The payment agent for
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2037. LTN is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (KSEI). LTN were not rated.
bertindak sebagai agen pembayaran. LTN ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan LTN The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to finance Tabungan
pembiayaan Tabungan Perumahan Rakyat Perumahan Rakyat (Tapera) loans.
(Tapera).
x. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara x. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap I 2023 Phase I
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2023 Phase I with a
Tahun 2023 tahap I dengan jumlah nilai total nominal value of Rp92,553. Such Sukuk
nominal sebesar Rp92.553. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 11.00% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
11,00% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 0.55%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 0,55% per tahun yang on October 28, 2036. The payment agent for
dibayarkan tiap tahun berikut amortisasi dana Sukuk is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
sukuk dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 (KSEI). Sukuk were not rated.
Oktober 2036. PT. Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai agen
pembayaran. Sukuk ini tidak dilakukan
pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
162
Page 559
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xi. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara xi. Sukuk Mudharabah Bank Tabungan Negara
Tahun 2023 Tahap II 2023 Phase II
Bank menerbitkan Sukuk Mudharabah Jangka The Bank issued Long Term Sukuk
Panjang Yang Dilakukan Tanpa Melalui Mudharabah Bank Tabungan Negara Through
Penawaran Umum Bank Tabungan Negara Private Placement Year 2023 Phase II with a
Tahun 2023 tahap II dengan jumlah nilai total nominal value of Rp175,039. Such Sukuk
nominal sebesar Rp175.039. Sukuk tersebut were issued at 100% of their nominal value with
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya a profit-sharing ratio of 27.40% which is
dengan dengan nisbah bagi hasil sebesar calculated from profit sharing income with
27,40% yang dihitung dari pendapatan bagi indication of an equivalent of 1.37%, payable
hasil dengan indikasi bagi hasil sebesar every year with amortized sukuk and will mature
ekuivalen sebesar 1,37% yang dibayarkan tiap on December 27, 2036. The payment agent for
tahun berikut amortisasi dana sukuk dan akan Sukuk is PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia
jatuh tempo pada tanggal 27 Desember 2036. (KSEI). Sukuk were not rated.
PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
bertindak sebagai agen pembayaran. Sukuk ini
tidak dilakukan pemeringkatan.
Penerimaan bersih dari penerbitan Sukuk The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan untuk penyaluran bonds were used to Sharia finance Tabungan
pembiayaan Syariah Tabungan Perumahan Perumahan Rakyat (Sharia Tapera) loans.
Rakyat (Syariah Tapera).
xii. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II xii. Continuing Bonds IV Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV The Bank issued Continuing Bonds IV Phase II
BTN Tahap II Tahun 2022 dengan jumlah nilai of 2022 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp1.000.000 yang terdaftar di Rp1,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 5.50% and
5,50% dan 6,00% yang dibayarkan tiap tiga 6.00%, payable every three months for
bulanan masing-masing untuk Obligasi Continuing Bonds IV Phase II Series A dan
Berkelanjutan IV Tahap II Seri A dan Seri B dan Series B, respectively, and will mature on May
akan jatuh tempo masing-masing pada tanggal 24, 2025 and May 24, 2027, respectively. The
24 Mei 2025 dan 24 Mei 2027. Penerbitan issuance of Continuing Bonds IV Phase II of
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II tahun 2022 2022 became effective based on Letter No. S-
tersebut telah dinyatakan efektif berdasarkan 211/D.04/2020 dated August 11, 2020 of the
surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Board of Commisioners of the Financial
Keuangan No.S-211/D.04/2020 tanggal 11 Services Authority.
Agustus 2020.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
163
Page 560
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xii. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II (lanjutan) xii. Continuing Bonds IV Phase II (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, Continuing
Obligasi Berkelanjutan IV BTN Tahap II Bonds IV Phase II were rated idAA+ and idAA
masing-masing mendapat penilaian peringkat by PT Fitch Ratings Indonesia.
idAA+ dan idAA dari PT Fitch Ratings
Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds IV Phase II is
Berkelanjutan IV Tahap II adalah PT Bank PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten dan Banten Tbk.
Tbk.
xiii. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I xiii. Continuing Bonds IV Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV The Bank issued Continuing Bonds IV Phase I
BTN Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah nilai of 2020 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp1.500.000 yang terdaftar di Rp1,500,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 6.75%, 7.80%
6,75%, 7,80% dan 8,40% yang dibayarkan tiap and 8.40%, payable every three months for
tiga bulanan masing-masing untuk Obligasi Continuing Bonds IV Phase I Series A, Series B
Berkelanjutan IV Tahap I Seri A, Seri B dan Seri and Series C, respectively, and will mature on
C dan akan jatuh tempo masing-masing pada August 29, 2021, August 19, 2023, and August
tanggal 29 Agustus 2021, 19 Agustus 2023, 19, 2025, respectively. The issuance of
dan 19 Agustus 2025. Penerbitan Obligasi Continuing Bonds IV Phase I of 2020 became
Berkelanjutan IV Tahap I tahun 2020 tersebut effective based on Letter No. S-211/D.04/2020
telah dinyatakan efektif berdasarkan surat dated August 11, 2020 of the Board of
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Commisioners of the Financial Services
No.S-211/D.04/2020 tanggal 11 Agustus 2020. Authority.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, Continuing
Obligasi Berkelanjutan IV BTN Tahap I masing- Bonds IV Phase I were rated idAA+ and idAA by
masing mendapat penilaian peringkat idAA+ PT Fitch Ratings Indonesia, respectively.
dan idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds IV Phase I is
Berkelanjutan IV Tahap I adalah PT Bank PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten dan Banten Tbk.
Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2023, Obligasi Until December 31, 2023, Continuing Bonds IV
Berkelanjutan IV Tahap I Seri A dan B telah Phase I Series A and B has been fully paid by
dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. the Bank on the maturity date.
164
Page 561
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xiv.Obligasi Berkelanjutan III Tahap II xiv. Continuing Bonds III Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III The Bank issued Continuing Bonds III Phase II
BTN Tahap II Tahun 2019 dengan jumlah nilai of 2019 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp4.144.000 yang terdaftar di Rp4,144,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 7.75%, 8.75%
7,75%, 8,75% dan 9,00% yang dibayarkan tiap and 9.00%, payable every three months for
tiga bulanan masing-masing untuk Obligasi Continuing Bonds III Phase II Series A, Series
Berkelanjutan III Tahap II Seri A, Seri B dan B and Series C, respectively, and will mature on
Seri C dan akan jatuh tempo masing-masing July 8, 2020, June 28, 2022, and June 28,
pada tanggal 8 Juli 2020, 28 Juni 2022, 28 Juni 2024, respectively. The issuance of Continuing
2024. Penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Bonds III Phase II of 2019 became effective
Tahap II tahun 2019 tersebut telah dinyatakan based on Letter No. S-352/D.04/2017 dated
efektif berdasarkan surat Dewan Komisioner June 22, 2017 of the Board of Commisioners of
Otoritas Jasa Keuangan No. S-352/D.04/ 2017 the Financial Services Authority.
tanggal 22 Juni 2017.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not included in the
ada maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, Continuing
Obligasi Berkelanjutan III BTN Tahap II masing- Bonds III Phase II were rated idAA+ and idAA
masing mendapat penilaian peringkat idAA+ by PT Fitch Ratings Indonesia, respectively.
dan idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds III Phase II is
Berkelanjutan III Tahap II adalah PT Bank PT Bank Mega Tbk.
Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2023, Obligasi Until December 31, 2023, Continuing Bonds III
Berkelanjutan III Tahap II Seri A dan Seri B Phase II Series A and Series B has been fully
telah dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh paid by the Bank on the maturity date.
tempo.
165
Page 562
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xv. Obligasi Berkelanjutan III Tahap I xv. Continuing Bonds III Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III The Bank issued Continuing Bonds III Phase I
BTN Tahap I Tahun 2017 dengan jumlah nilai of 2017 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp5.000.000 yang terdaftar di Rp5,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such bonds
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya were issued at 100% of their nominal value with
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar an annual fixed interest rates of 8.30%, 8.50%,
8,30%, 8,50%, 8,70% dan 8,90% yang 8.70% and 8.90%, payable every three months
dibayarkan tiap tiga bulanan masing-masing for Continuing Bonds III Phase I Series A,
untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A, Series B, Series C and Series D, respectively,
Seri B, Seri C dan Seri D dan akan jatuh tempo and will mature on July 13, 2020, July 13, 2022,
masing-masing pada tanggal 13 Juli 2020, 13 July 13, 2024 and July 13, 2027, respectively.
Juli 2022, 13 Juli 2024 dan 13 Juli 2027. The issuance of Continuing Bonds III Phase I of
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I 2017 became effective based on Letter No. S-
tahun 2017 tersebut telah dinyatakan efektif 352/D.04/2017 dated June 22, 2017 of the
berdasarkan surat Dewan Komisioner Otoritas Board of Commisioners the Financial Services
Jasa Keuangan No. S-352/D.04/2017 tanggal Authority.
22 Juni 2017.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak- except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak kreditur Bank yang dijamin secara khusus guaranteed specifically by the Bank’s existing or
dengan kekayaan Bank baik yang telah ada future assets. The bonds are not included in the
maupun yang akan ada dikemudian hari. Government’s guarantee program on the
Obligasi ini tidak termasuk dalam program obligations of commercial banks.
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, Continuing
Obligasi Berkelanjutan III BTN Tahap I masing- Bonds III Phase I were rated idAA+ and idAA by
masing mendapat penilaian peringkat idAA+ PT Fitch Ratings Indonesia, respectively.
dan idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds III Phase I is
Berkelanjutan III Tahap I adalah PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Mandiri (Persero) Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2023, Obligasi Until December 31, 2023, Continuing Bonds III
Berkelanjutan III Tahap I Seri A dan Seri B telah Phase I Series A and Series B has been fully
dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. paid by the Bank on the maturity date.
166
Page 563
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xvi. Obligasi Berkelanjutan II Tahap I xvi. Continuing Bonds II Phase I
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II The Bank issued Continuing Bonds II Phase
Tahap I Tahun 2015 dengan jumlah nilai I of 2015 with a total nominal value of
nominal sebesar Rp3.000.000 yang terdaftar di Rp3,000,000, which are registered in the
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange (IDX). Such
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya bonds were issued at 100% of their nominal
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar value with an annual fixed interest rates of
9,63%, 9,88%, 10,00% dan 10,50% yang 9.63%, 9.88%, 10.00% and 10.50%,
dibayarkan tiap tiga bulanan masing-masing payable every three months for Continuing
untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri A, Bonds II Phase I Series A, Series B, Series
Seri B, Seri C dan Seri D dan akan jatuh tempo C and Series D, respectively, and will
masing-masing pada tanggal 8 Juli 2018, 8 Juli mature on July 8, 2018, July 8, 2020, July 8,
2020, 8 Juli 2022 dan 8 Juli 2025. Penerbitan 2022 and July 8, 2025, respectively. The
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I tahun 2015 issuance of Continuing Bonds II Phase I of
tersebut telah dinyatakan efektif berdasarkan 2015 became effective based on Letter
surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa No. S-207/D.04/2015 dated June 30, 2015
Keuangan No. S-207/D.04/2015 tanggal 30 of the Board of Commisioners of the
Juni 2015. Financial Services Authority.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi of the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada other creditors for existing or future creditor
sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak- rights, except for the Bank’s creditors’ rights
hak kreditur Bank yang dijamin secara khusus which are guaranteed specifically by the
dengan kekayaan Bank baik yang telah ada Bank’s existing or future assets. The bonds
maupun yang akan ada dikemudian hari. are not included in the Government’s
Obligasi ini tidak termasuk dalam program guarantee program on the obligations of
jaminan Pemerintah terhadap kewajiban commercial banks.
pembayaran bank umum.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022,
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I masing- Continuing Bonds II Phase I were rated
masing mendapat penilaian peringkat idAA+ idAA+ and idAA by PT Fitch Ratings
dan idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia. Indonesia, respectively.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds II Phase I
Berkelanjutan II Tahap I adalah is PT Bank Mega Tbk.
PT Bank Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2023, Obligasi Until December 31, 2023, Continuing Bonds
Berkelanjutan II Tahap I Seri A, Seri B dan Seri II Phase I Series A, Series B and Series C
C telah dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh has been fully paid by the Bank on the
tempo. maturity date
167
Page 564
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xvii. Obligasi Berkelanjutan I Tahap II xvii. Continuing Bonds I Phase II
Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I The Bank issued Continuing Bonds I Phase II
Tahap II Tahun 2013 dengan jumlah nilai 2013 with a total nominal value of Rp2,000,000,
nominal sebesar Rp2.000.000 yang terdaftar di which are registered in the Indonesia Stock
Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut Exchange (IDX). Such bonds were issued at
diterbitkan senilai 100% dari nilai nominalnya 100% of their nominal value with an annual fixed
dengan tingkat bunga tetap tahunan sebesar interest rate of 7.90%, payable every three
7,90% yang dibayarkan tiap tiga bulanan dan months and are due on March 27, 2023. The
akan jatuh tempo pada tanggal 27 Maret 2023. issuance of Continuing Bonds I Phase II of 2013
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II became effective based on Letter
tahun 2013 tersebut telah dinyatakan efektif No. S-6349/BL/2012 dated May 28, 2012 of the
berdasarkan surat Ketua BAPEPAM-LK No. S- Chairman of BAPEPAM-LK.
6349/BL/2012 tanggal 28 Mei 2012.
Penerimaan bersih dari penerbitan obligasi The net proceeds from the issuance of the
tersebut digunakan sebagai sumber bonds were used to finance loans. The rights of
pembiayaan kredit. Hak pemegang obligasi the bondholders rank paripassu, without
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan preferential rights, with those of the Bank’s other
hak-hak kreditur Bank lainnya baik yang ada creditors for existing or future creditor rights,
sekarang maupun di kemudian hari, kecuali except for the Bank’s creditors’ rights which are
hak-hak kreditur Bank yang dijamin secara guaranteed specifically by the Bank’s existing or
khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah future assets. The bonds are not secured by
ada maupun yang akan ada di kemudian hari. specific collateral, but are secured by all assets
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan of the Bank, both movable and immovable, and
khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta those that are existing and will exist in the future,
kekayaan Bank, baik barang bergerak maupun which are attributable to the Bank’s
barang tidak bergerak, baik yang telah ada bondholders.
maupun yang akan ada di kemudian hari
menjadi jaminan bagi pemegang obligasi.
Pada tanggal 31 Desember 2022, Obligasi As of December 31, 2022, Continuing Bonds I
Berkelanjutan I BTN Tahap II mendapat Phase II were rated idAA by PT Fitch Ratings
penilaian peringkat idAA dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 12 Oktober 2020, Bank As of October 12, 2020, the Bank bought back
melakukan pembelian kembali Obligasi I Tahap BTN Continuing Bonds I Phase II Bonds for
II dengan nilai nominal sebesar Rp75.000 nominal value of Rp75,000 with repurchased
dengan harga beli Rp76.620. Pada tanggal 27 price of Rp76,620. As of May 27, 2022, the Bank
Mei 2022, Bank melakukan penjualan kembali resell BTN Continuing Bonds I Phase II Bonds
Obligasi I Tahap II dengan nilai nominal for nominal value of Rp75,000 with reselling
sebesar Rp75.000 dengan harga jual price of Rp77,250.
Rp77.250.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for Continuing Bonds I Phase II is
Berkelanjutan I BTN Tahap II adalah PT Bank Mega Tbk.
PT Bank Mega Tbk.
Sampai tanggal 31 Desember 2023, Obligasi Until December 31, 2023, Continuing Bonds I
Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2023 telah Phase II 2023 has been fully paid by the Bank
dilunasi oleh Bank pada tanggal jatuh tempo. on the maturity date.
168
Page 565
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. SURAT-SURAT BERHARGA YANG 23. SECURITIES ISSUED (continued)
DITERBITKAN (lanjutan)
xviii. Negotiable Certificate of Deposits xviii. Negotiable Certificate of Deposits
Pada tanggal 20 Oktober 2023, Bank On October 20, 2023, Bank issued Negotiable
menerbitkan Negotiable Certificate of Deposits Certificate of Deposits (NCD) Phase I with
(NCD) Tahap I dengan nilai pokok sebesar principal value amounted to Rp1,500,000 within
Rp1.500.000 dalam 3 (tiga) seri sebagai 3 (three) series as follows:
berikut:
Seri A: Nilai pokok NCD sebesar A Series: NCD principal value amounted to
Rp500.000 dengan tingkat bunga tetap Rp500,000 with a fixed interest rate of
sebesar 6,40% per tahun, untuk jangka 6.40% per annum, for 181 (one hundred
waktu 181 (seratus delapan puluh satu) and eighty one) days period and will mature
hari dan akan jatuh tempo pada tanggal on April 17, 2024. The NCD were issued at
17 April 2024. NCD tersebut diterbitkan 96.90%.
sebesar 96,90%.
Seri B: Nilai pokok NCD sebesar Rp70.000 B Series: NCD principal value amounted to
dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,45% Rp70,000 with a fixed interest rate of
per tahun, untuk jangka waktu 270 (dua 6.45% per annum, for 270 (two hundred
ratus tujuh puluh) hari dan akan jatuh seventy) days period and will mature on
tempo pada tanggal July 16, 2024. The NCD were issued at
16 Juli 2024. NCD tersebut diterbitkan 95.39%.
sebesar 95,39%.
Seri C: Nilai pokok NCD sebesar C Series: NCD principal value amounted to
Rp930.000 dengan tingkat bunga tetap Rp930,000 with a fixed interest rate of
sebesar 6,53% per tahun, untuk jangka 6.53% per annum, for 365 (three hundred
waktu 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari sixty five) days period and will mature on
dan akan jatuh tempo pada tanggal 21 October 21, 2024. The NCD were issued at
Oktober 2024. NCD tersebut diterbitkan 93.76%.
sebesar 93,76%.
24. PINJAMAN YANG DITERIMA 24. FUND BORROWINGS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 8.418.879 4.418.075 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 2.000.000 2.000.000 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Citibank N.A., Jakarta 139.861 139.483 Citibank N.A., Jakarta
10.558.740 6.557.558
Mata Uang Asing Foreign Currency
Japan International Japan International
Cooperation Agency 750.059 807.762 Cooperation Agency
11.308.799 7.365.320
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Parties (Note 43)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 22.453.290 17.455.685 (Persero)
22.453.290 17.455.685
Total 33.762.089 24.821.005 Total
169
Page 566
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk a. Loan from PT Bank Central Asia Tbk (continued)
(lanjutan)
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk from PT Bank Central Asia Tbk which is
ditujukan untuk pembiayaan Kredit Pemilikan intended to Finance Housing Loans (KPR) of the
Rumah (KPR) kepada debitur Bank. Bank’s debtors.
Perjanjian pinjaman dengan PT Bank Central The loan agreement with PT Bank Central Asia
Asia Tbk telah mengalami beberapa kali Tbk has been amended several times. The last
perubahan. Perubahan terakhir amendment was documented under the loan
didokumentasikan dalam Perjanjian agreement No. 11 dated December 6, 2023
Kredit No. 11 tanggal 6 Desember 2023 yang consist of:
terdiri dari:
Term Loan II dan III yang dilakukan The Term Loan II, and III the loan were
perpanjangan selama 36 bulan atas extended for 36 months, for each Rp1 trillion
pinjaman tersebut sebesar masing-masing (full amount) with fixed interest rate are
Rp1 triliun (angka penuh) yang memiliki 5.50% per annum and will mature on June
bunga tetap sebesar masing-masing 5,50% 21, 2024 and June 14, 2024, respectively.
dan akan jatuh tempo masing-masing pada
tanggal 21 Juni 2024 dan 14 Juni 2024.
Term Loan IV sebesar Rp2 triliun (angka The Term Loan IV amounting Rp2 trillion
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar (full amount) with fixed interest rate 5.50%
5,50% dengan jangka waktu selama with 36 months period which will mature
36 bulan yang akan jatuh tempo masing- amounting Rp1 trillion (full amount) on April
masing sebesar Rp1 triliun (angka penuh) 25, 2024 and amounting Rp1 trillion (full
pada 25 April 2024 dan sebesar Rp1 triliun amount) on May 8, 2024, respectively.
(angka penuh) pada 8 Mei 2024.
Term Loan V sebesar Rp4 triliun (angka The Term Loan V amounting Rp4 trillion (full
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar amount) with fixed interest rate 6.75% with
6,75% dengan jangka waktu selama 12 months period which will mature on
12 bulan yang akan jatuh tempo pada 6 December 6, 2024.
Desember 2024.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank On May 18, 2022, the Bank received loan from
mendapatkan pinjaman dari PT Bank Central PT Bank Central Asia Tbk with plafond
Asia Tbk Jakarta sebesar Rp420 miliar amounting to Rp420 billion (full amount) with
(angka penuh) yang memiliki bunga tetap fixed interest rate of 5.23% and will mature on
sebesar 5,23% dan jatuh tempo pada 18 Mei May 18, 2025.
2025.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Menjaga Rasio Non Performing Loan Maintain Net Non Performing Loan (NPL)
(NPL) Neto sesuai dengan ketentuan yang ratio to comply in accordance with
berlaku regulations
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal Capital Adequacy Ratio (CAR) is
12% minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan Non Performing Loan (NPL) coverage
(NPL) tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 40% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 40%
170
Page 567
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman dari Citibank N.A., Jakarta b. Loan from Citibank N.A., Jakarta
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari Citibank N.A., Jakarta ditujukan from Citibank N.A., Jakarta which is intended to
untuk mendukung Bank dalam menyalurkan support Banks in the context of selling housing
kredit pemilikan rumah di Indonesia. loans in Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received
pinjaman sindikasi sebesar Rp140 miliar (angka syndicated loan with plafond amounting to
penuh) yang memiliki bunga tetap sebesar Rp140 billion (full amount) with fixed interest
4,70% dan jatuh tempo pada rate of 4.70% and will mature on May 18, 2024,
18 Mei 2024. respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Maintain Net Non Performing Loan (NPL)
Neto sesuai dengan ketentuan yang berlaku ratio to comply in accordance with
regulations
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal 12% Capital Adequacy Ratio (CAR) is
minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan (NPL) Non Performing Loan (NPL) coverage
tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 40% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 40%
c. Pinjaman dari Japan International Cooperation c. Loan from Japan International Cooperation
Agency Agency
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari Japan International Cooperation from Japan International Cooperation Agency
Agency ditujukan untuk mendukung penyaluran which is intended to support distributing
kredit kepemilikan rumah untuk masyarakat housing loans for low and middle income
berpenghasilan rendah dan menengah di communities in Indonesia.
Indonesia.
Pada tanggal 18 Mei 2022, Bank mendapatkan On May 18, 2022, the Bank received loan with
pinjaman dengan plafon sebesar JPY 7 miliar plafond amounting to JPY 7 billion (full amount)
(angka penuh) atau ekuivalen Rp765.590 or the equivalent to Rp765,590 with fixed
dengan bunga tetap sebesar 0,90% dan jatuh interest rate of 0.90% and will mature on May
tempo pada tanggal 10 Mei 2027. 10, 2027, respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto Gross Non Performing Loan (NPL) ratio
tidak melebihi 6% shall not exceed 6%
Capital Adequacy Ratio (CAR) minimal 12% Capital Adequacy Ratio (CAR) is
minimum at least 12%
Laba bersih tahun berjalan dengan angka Net income for the current year with
positif positive numbers
Nilai Liquidity Coverage Ratio minimal Liquidity Coverage Ratio minimum 100%
sebesar 100%
Rasio cakupan Non Performing Loan (NPL) Non Performing Loan (NPL) coverage
tidak kurang dari 100% minimum 100%
Rasio eksposur kredit tidak melebihi 46% Open credit exposure ratio shall not
exceed than 46%
171
Page 568
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
d. Pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia d. Loan from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Tbk
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman yang This account represents loan facility obtained
diperoleh dari PT Bank Danamon Indonesia from PT Bank Danamon Indonesia Tbk which is
Tbk ditujukan untuk mendukung intended to support the business and
pengembangan bisnis dan operasional Bank. operational development of the Bank.
Berdasarkan Perjanjian Kredit The loan agreement with PT Bank Danamon
No. 108/PP/EB/0121 tanggal 17 Februari 2021, Indonesia Tbk has been amended several
Bank mendapatkan pinjaman bilateral dengan times. The last amendment was documented
plafon sebesar masing-masing Rp500 miliar under the loan agreement
(angka penuh), Rp500 miliar (angka penuh) No. 108/PP/EB/0121 dated February 17, 2021,
dan Rp1.000 miliar (angka penuh) dengan the Bank received a loan with plafond amounting
bunga tetap sebesar masing-masing 5,75% dan for each Rp500 billion (full amount), Rp500
jatuh tempo masing-masing pada tanggal 22 billion (full amount) and Rp1,000 billion (full
Agustus 2023, 25 September 2023 dan 24 amount) with fixed interest rate for each 5.75%
Desember 2023. and will mature on August 22, 2023, September
25, 2023 and December 24, 2023, respectively.
Persyaratan-persyaratan penting dalam The significant requirements in the Bank’s loan
perjanjian pinjaman Bank antara lain: agreement include the following:
Mempertahankan minimum Capital Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum is
Adequacy Ratio CAR sesuai dengan in accordance with the provisions of the
ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator under
Non-Performing Loan (NPL) ratio in
Rasio Non-Performing Loan (NPL) sesuai accordance with the provisions of the
dengan ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator.
Liquidity Coverage Ratio minimum is in
Nilai Liquidity Coverage Ratio sesuai accordance with the provisions of the
dengan ketentuan regulator yang berlaku applicable regulator
Bank telah melakukan pelunasan atas pinjaman The Bank has fully repaid the loan at maturity
tersebut saat jatuh tempo pada tanggal 22 date on August 22, 2023 and September 25,
Agustus 2023 dan 25 September 2023 masing- 2023 with each amounting to Rp500 million (full
masing sebesar Rp500 miliar (angka penuh). amount).
Berdasarkan Perjanjian Kredit Based on loan agreement No. 331PP/EB/1023
No. 331/PP/EB/1023 tanggal 6 Oktober 2023, dated October 6, 2023, the Bank get involve
Bank mendapatkan perpanjangan jangka waktu extending the payment arrangements and get
fasilitas kredit serta memberikan tambahan limit an additional credit facility limit with plafond
fasilitas pinjaman dengan plafond sebesar amounting for each Rp1 trillion with fixed interest
masing-masing Rp1 triliun dengan bunga tetap rate of 6.85% and mature for each on October
sebesar 6,85% dan jatuh tempo masing-masing 27, 2024 and June 24, 2024.
pada tanggal 27 Oktober 2024 dan 24 Juni
2024.
172
Page 569
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (Persero) (SMF)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: SMF as follow:
Pinjaman SMF Tahap 1 Tahun 2019 SMF Loan Phase 1 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 028/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/II/2019 tanggal 12 Februari 2019, No. 028/PP/SMF-BTN/II/2019 dated
Bank mendapatkan pinjaman dengan February 12, 2019, the Bank received a
plafond sebesar Rp1,8 triliun (angka loan with plafond amounting to Rp1.8
penuh) dengan bunga tetap 9,20% dan trillion (full amount) with fixed interest rate
akan jatuh tempo pada tanggal 12 of 9.20% and will mature on February 12,
Februari 2022. 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on February 12, 2022
tanggal 12 Februari 2022 sebesar amounting to Rp1.8 trillion (full amount).
Rp1,8 triliun (angka penuh).
Pinjaman SMF Tahap 2 Tahun 2019 SMF Loan Phase 2 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 055/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/IV/2019 tanggal 11 April 2019, Bank 055/PP/SMF-BTN/IV/2019 dated April 11,
mendapatkan pinjaman dengan plafond 2019, the Bank received a loan with
sebesar Rp1,5 triliun (angka penuh) yang plafond amounting to Rp1.5 trilion (full
terdiri atas sebesar Rp1 triliun (angka amount) with details of amounting to Rp1
penuh) dan Rp500 miliar (angka penuh) trilion (full amount) and Rp500 billion (full
dengan bunga tetap 8,60% yang akan amount) with interest rate of 8.60% and
jatuh tempo masing-masing pada tanggal will mature on April 11, 2022 and May 2,
11 April 2022 dan 2 Mei 2022. 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo maturity date for each on April 11, 2022
masing-masing pada tanggal 11 April and May 2, 2022 and amounting to Rp1
2022 dan 2 Mei 2022 sebesar Rp1 triliun trilion (full amount) and Rp500 billion (full
(angka penuh) dan Rp500 miliar (angka amount).
penuh).
Pinjaman SMF Tahap 3 Tahun 2019 SMF Loan Phase 3 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 088/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/V/2019 tanggal 29 Mei 2019, Bank 088/PP/SMF-BTN/V/2019 dated May 29,
mendapatkan pinjaman dengan plafond 2019, the Bank received a loan with
sebesar Rp1 triliun (angka penuh) dengan plafond amounting to Rp1 trillion (full
bunga tetap 8,79% yang akan jatuh tempo amount) with fixed interest rate of 8.79%
pada tanggal 31 Mei 2022. and will mature on May 31, 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on May 31, 2022 amounting
tanggal 31 Mei 2022 sebesar to Rp1 trillion (full amount).
Rp1 triliun (angka penuh).
173
Page 570
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF Tahap 4 Tahun 2019 SMF Loan Phase 4 Year 2019
Berdasarkan perjanjian No. 092/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/VII/2019 tanggal 9 Juli 2019, Bank 092/PP/SMF-BTN/VII/2019 dated July 9,
mendapatkan pinjaman dengan plafond 2019, the Bank received a loan with
sebesar Rp2.095 miliar (angka penuh) plafond amounting to Rp2,095 billion (full
yang terdiri atas sebesar Rp640 miliar amount) with details of amounting to
(angka penuh) dengan bunga tetap 8,87% Rp640 (full amount) billion with interest
yang akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli rate of 8.87% and will mature on July 9,
2022 dan sebesar Rp1.455 miliar (angka 2022, and amounting to Rp1,455 billion
penuh) dengan bunga tetap 9,09% yang (full amount) with interest rate of 9.09%
akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli and will mature on July 9, 2024.
2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully paid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on July 9, 2022 amounting to
tanggal 9 Juli 2022 sebesar Rp640 miliar Rp640 billion (full amount).
(angka penuh).
Berdasarkan perjanjian No. 003/FLPP/ Based on loan agreement No. 003/
SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 tanggal 6 FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 dated
Januari 2023, Bank mendapatkan January 6, 2023, the Bank received a loan
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit which is intended for distributing housing
pemilikan rumah sejahtera untuk loans for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 adalah balance as of December 31, 2023 is
sebesar Rp4.784.576 dengan suku bunga amounting to Rp4,784,576 with the lowest
paling rendah sebesar 4,45% dengan interest rate of 4.45% for a maximum
jangka waktu paling lama 20 (dua puluh) period of 20 (twenty) years. Loan
tahun. Pengembalian dana pinjaman repayments (principal and interest
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP 2023 SMF FLPP Year 2023
Berdasarkan perjanjian No. 003/FLPP/ Based on loan agreement No. 003/
SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 tanggal 6 FLPP/SMF/PP/SMF-BTN/I/2023 dated
Januari 2023, Bank mendapatkan January 6, 2023, the Bank received a loan
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit which is intended for distributing housing
pemilikan rumah sejahtera untuk loans for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
174
Page 571
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut: (lanjutan) SMF as follow: (continued)
Pinjaman SMF FLPP 2023 (lanjutan) SMF FLPP Year 2023 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 adalah balance as of December 31, 2023 is
sebesar Rp4.784.576 dengan suku bunga amounting to Rp4,784,576 with the lowest
paling rendah sebesar 4,45% dengan interest rate of 4.45% for a maximum
jangka waktu paling lama 20 (dua puluh) period of 20 (twenty) years. Loan
tahun. Pengembalian dana pinjaman repayments (principal and interest
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah FLPP
FLPP 2023 2023
Berdasarkan perjanjian No. 006/FLPP/ Based on loan agreement No.
PP/SMF-BTNS/I/2023 dan No. 03/ 006/FLPP/PP/SMF-BTNS/I/2023 and No.
PKS/DIR/2023 tanggal 17 Januari 2023, 03/PKS/DIR/2023 dated January 17,
Bank mendapatkan pinjaman dalam 2023, the Bank received a loan which is
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah intended for distributing housing loans for
sejahtera untuk masyarakat low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 29 Desember 2023. Saldo pada December 29, 2023. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 adalah balance as of December 31, 2023 is
sebesar Rp1.316.435 dengan nisbah bagi amounting to Rp1,316,435 with a profit
hasil sebesar 22,25% yang dihitung dari sharing ratio of 22.25%, which is
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan calculated from profit sharing income
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik offered for financing facilities drawn during
selama availability period atau dengan availability period or an equivalent of
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% 4.45% per annum for a maximum period
per dengan jangka waktu paling lama 20 of 20 (twenty) years. Loan repayments
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana (principal and interest instalments) to SMF
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) are held no later than the 10th of each
kepada SMF dilaksanakan paling lambat month, if the due date of principal and
tanggal 10 setiap bulannya, apabila interest payments falls on a national
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok holiday, the payment is made on the
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, working day after the payment due date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
175
Page 572
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2022 SMF FLPP Year 2022
Berdasarkan perjanjian No. Based on loan agreement No.
016/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2022 dan No. 016/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2022 and No.
02/PKS/DIR/ 2022 tanggal 6 Januari 02/PKS/DIR/2022 dated January 6, 2022,
2022, Bank mendapatkan pinjaman the Bank received a loan which is intended
dalam rangka penyaluran kredit pemilikan for distributing housing loans for low-
rumah sejahtera untuk masyarakat income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2022. Saldo pada December 31, 2022. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp4.302.198 dan 2022 is amounting to Rp4,302,198 and
Rp.4.493.322 dengan suku bunga paling Rp4,493,322 with the lowest interest rate
rendah sebesar 4,45% dengan jangka of 4.45% for a maximum period of 20
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun. (twenty) years. Loan repayments
Pengembalian dana pinjaman (angsuran (principal and interest installments) to
pokok dan bunga) kepada SMF SMF is no later than the 10th of each
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 month, if the due date of principal and
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh interest payments falls on a national
tempo pembayaran pokok dan bunga holiday, the payment is made on the
jatuh pada hari libur nasional, maka working day after the payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2022 FLPP 2022
Berdasarkan perjanjian No. 017/FLPP/ Based on loan agreement No.
AKAD/SMF-BTNS/I/2022 dan No. 04/ 017/FLPP/AKAD/SMF-BTNS/I/2022 and
PKS/DIR/2022 tanggal 6 Januari 2022, No. 04/PKS/DIR/2022 dated January 6,
Bank mendapatkan pinjaman dalam 2022, the Bank received a loan which is
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah intended for distributing housing loans for
sejahtera untuk masyarakat low-income communities.
berpenghasilan rendah.
176
Page 573
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2022 (lanjutan) FLPP 2022 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2022. Saldo pada December 31, 2022. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp944.879 dan 2022 is amounting to Rp944,879 and
Rp990.267 dengan nisbah bagi hasil Rp990,267 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum for a
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% maximum period of 20 (twenty) years.
per dengan jangka waktu paling lama 20 Loan repayments (principal and interest
(dua puluh) tahun. Pengembalian dana instalments) to SMF are held no later than
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) the 10th of each month, if the due date of
kepada SMF dilaksanakan paling lambat principal and interest payments falls on a
tanggal 10 setiap bulannya, apabila national holiday, the payment is made on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok the working day after the payment due
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP 2021 SMF Loan FLPP 2021
Berdasarkan perjanjian No. 069/FLPP/ Based on loan agreement No. 069/FLPP/
PP/SMF-BTN/IV/2021 tanggal 14 April PP/SMF-BTN/IV/2021 dated April 14,
2021, Bank mendapatkan pinjaman dalam 2021, the Bank received a loan which is
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah intended for distributing housing loans for
sejahtera untuk masyarakat low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2021. Saldo pada December 31, 2021. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp3.170.553 dan 2022 is amounting to Rp3,170,553 and
Rp3.328.337 dengan suku bunga paling Rp3,328,337 with the lowest interest rate
rendah sebesar 4,45% dengan jangka of 4.45% for a maximum period of 20
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun. (twenty) years. Loan repayments
Pengembalian dana pinjaman (angsuran (principal and interest installments) to
pokok dan bunga) kepada SMF SMF is no later than the 10th of each
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 month, if the due date of principal and
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh interest payments falls on a national
tempo pembayaran pokok dan bunga holiday, the payment is made on the
jatuh pada hari libur nasional, maka working day after the payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
177
Page 574
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2020 SMF FLPP Year 2020
Berdasarkan perjanjian No. 010/FLPP/ Based on loan agreement
PP/SMF-BTN/I/2020 tanggal 20 Januari No. 010/FLPP/PP/SMF-BTN/I/2020 dated
2020, Bank mendapatkan pinjaman dalam January 20, 2020, the Bank received a
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah loan which is intended for distributing
Sejahtera untuk masyarakat housing loans for low-income
berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp809.252 dan 2022 is amounting to Rp809,252 and
Rp854.264 dengan suku bunga paling Rp854,264 with the lowest interest rate of
rendah sebesar 4,45% dengan jangka 4.45% for a maximum period of 15 (fifteen)
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. years. Loan repayments (principal and
Pengembalian dana pinjaman (angsuran interest instalments) to SMF is no later
pokok dan bunga) kepada SMF than the 10th of each month, if the due
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 date of principal and interest payments
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh falls on a national holiday, the payment is
tempo pembayaran pokok dan bunga made on the working day after the
jatuh pada hari libur nasional, maka payment due date.
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2021 FLPP 2021
Berdasarkan perjanjian No. 069A/FLPP/ Based on loan agreement
AKAD/SMF-BTN/IV/2021 tanggal 21 April No. 069A/FLPP/AKAD/SMF-BTN/IV/2021
2021, Bank mendapatkan pinjaman dalam dated April 21, 2021, the Bank received a
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah loan which is intended for distributing
sejahtera untuk masyarakat housing loans for low-income
berpenghasilan rendah. communities.
178
Page 575
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (pihak berelasi) (SMF) (lanjutan) (Persero) (related parties) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2021 (lanjutan) FLPP 2021 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp673.030 dan 2022 is amounting to Rp673,030 and
Rp710.998 dengan nisbah bagi hasil Rp710,998 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum for a
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% maximum period of 15 (fifteen) years.
per dengan jangka waktu paling lama 15 Loan repayments (principal and interest
(lima belas) tahun. Pengembalian dana instalments) to SMF are held no later than
pinjaman (angsuran pokok dan bunga) the 10th of each month, if the due date of
kepada SMF dilaksanakan paling lambat principal and interest payments falls on a
tanggal 10 setiap bulannya, apabila national holiday, the payment is made on
tanggal jatuh tempo pembayaran pokok the working day after the payment due
dan bunga jatuh pada hari libur nasional, date.
maka pembayaran dilakukan pada hari
kerja sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Refinancing 1 SMF 2021 Refinancing 1 SMF 2021
Berdasarkan perjanjian No.124/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/VI/2021 tanggal 30 Juni 2021, Bank No.124/PP/SMF-BTN/VI/2021 dated June
mendapatkan pinjaman dengan plafon 30, 2021, the Bank received a loan with
sebesar Rp500 miliar (angka penuh) dan plafond amounting to Rp500 billion (full
Rp1.000 miliar (angka penuh) dengan amount) and Rp1,000 billion (full amount)
bunga tetap 5,70% dan 5.95% yang akan with interest rate of 5.70% and 5.95% and
jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2023 will mature on June 30, 2023 and June 30,
dan 30 Juni 2024. 2024.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on June 30, 2023 amounting
tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp500 to Rp500 billion (full amount).
miliar (angka penuh).
179
Page 576
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (pihak berelasi) (SMF) (lanjutan) (Persero) (related parties) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Refinancing 2 SMF 2021 Refinancing 2 SMF 2021
Berdasarkan perjanjian No.254/PP/SMF- Based on loan agreement
BTN/XII/2021 tanggal 28 Desember 2021, No.254/PP/SMF-BTN/XII/2021 dated
Bank mendapatkan pinjaman dengan December 28, 2021, the Bank received a
plafon sebesar Rp200 miliar (angka loan with plafond amounting to Rp200
penuh) dengan bunga tetap 4% yang billion (full amount) with interest rate of 4%
akan jatuh tempo pada tanggal 28 and will mature on December 28, 2022.
Desember 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on December 28, 2022
tanggal 28 Desember 2022 sebesar amounting to Rp200 billion (full amount).
Rp200 miliar (angka penuh).
Refinancing 1 SMF 2022 Refinancing 1 SMF 2022
Berdasarkan perjanjian No.119/PP/SMF- Based on loan agreement No.
BTN/IV/2022 tanggal 28 April 2022, Bank 119/PP/SMF-BTN/IV/2022 dated April 28,
mendapatkan pinjaman dengan plafon 2022, the Bank received a loan with
sebesar Rp2 triliun (angka penuh) dengan plafond amounting to Rp2 trillion (full
bunga tetap 5,60% yang akan jatuh tempo amount) with interest rate of 5.60% and
pada tanggal 28 April 2025. will mature on April 28, 2025.
Pinjaman SMF FLPP 2019 SMF Loan FLPP 2019
Berdasarkan perjanjian No. Based on loan agreement
099/PP/FLPP/SMF-BTN/I/2019 tanggal 099/PP/FLPP/SMF-BTN/I/2019 dated
17 Januari 2019, Bank mendapatkan January 17, 2019, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp755.927 dan 2022 is amounting to Rp755,927 and
Rp803.296 dengan suku bunga paling Rp803,296 respectively, with the lowest
rendah sebesar 4,45% dengan jangka interest rate of 4.45% for a maximum
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. period of 15 (fifteen) years. Loan
Pengembalian dana pinjaman (angsuran repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
180
Page 577
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
Berdasarkan perjanjian No. 179/AKAD/ Based on loan agreement No. 179/AKAD/
SMF-BTNS/IX/2021 tanggal 15 SMF-BTNS/IX/2021 dated September 15,
September 2021, Bank mendapatkan 2021, the Bank received loan with plafond
pinjaman dengan plafon sebesar Rp100 amounting to Rp100 bilion (full amount)
miliar (angka penuh) dengan nisbah bagi with nisbah ratio 53.17% and will mature
hasil sebesar 53,17% dan akan jatuh on September 16, 2022.
tempo pada tanggal 16 September 2022.
Bank telah melakukan pelunasan atas The Bank has fully repaid the loan at
pinjaman tersebut saat jatuh tempo pada maturity date on September 16, 2022
tanggal 16 September 2022 sebesar amounting to Rp100 billion (full amount).
Rp100 miliar (angka penuh).
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2020 FLPP 2020
Berdasarkan perjanjian No.024/FLPP/ Based on loan agreement No. 024/FLPP/
AKAD/SMF-BTNSy/I/2020 tanggal 29 AKAD/SMF-BTNSy/I/2020 dated January
Januari 2020, Bank mendapatkan 29, 2020, the Bank received a loan which
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit is intended for distributing housing loans
pemilikan rumah sejahtera untuk for low-income communities.
masyarakat berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2020. Saldo pada December 31, 2020. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp158.041 and 2022 is amounting to Rp158,041 and
Rp168.256 dengan nisbah bagi hasil Rp168,256 with a profit sharing ratio of
sebesar 22,25% yang dihitung dari 22.25%, which is calculated from profit
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum with
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% revenue divided by using the average
per tahun dengan pendapatan yang yield rate effective financing for KPR
dibagihasilkan yang menggunakan rata- Sejahtera Financing equal to 5% per year
rata tingkat imbal hasil kas efektif dari for a maximum period of 15 (fifteen) years.
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar Loan repayments (principal and interest
setara dengan 5% per tahun dengan instalments) to SMF are held no later than
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) the 10th of each month, if the due date of
tahun. Pengembalian dana pinjaman principal and interest payments falls on a
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF national holiday, the payment is made on
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 the working day after the payment due
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
181
Page 578
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP 2018 SMF Loan FLPP 2018
Berdasarkan perjanjian No. 81/PP/SMF- Based on loan agreement No. 81/PP/SMF-
BTN/VIII/2018 tanggal 14 Agustus 2018, BTN/VIII/2018 dated August 14, 2018, the
Bank mendapatkan pinjaman dalam Bank received a loan which is intended for
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah distributing housing loans for low-income
sejahtera untuk masyarakat communities.
berpenghasilan rendah.
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 28 Desember 2018. Saldo pada December 28, 2018. The Outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Balance as of December 31, 2023 and
masing-masing sebesar Rp571.300 dan 2022 amounting to Rp571,300 and
Rp607.414 dengan suku bunga paling Rp607,414, respectively with the lowest
rendah sebesar 4,45% dengan jangka interest rate of 4.45% for a maximum
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. period of 15 (fifteen) years. Loan
Pengembalian dana pinjaman (angsuran repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF instalments) to the SMF are held no later
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 than the 10th of each month, if the due date
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh of principal and interest payments falls on
tempo pembayaran pokok dan bunga a national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2018 FLPP 2018
Berdasarkan perjanjian No.103A/AKAD/ Based on loan agreement No.103A/
SMF-BTNSy/VIII/2018 tanggal 14 Agustus AKAD/SMF-BTNSy/VIII/2018 dated
2018, Bank mendapatkan pinjaman dalam August 14, 2018, the Bank received a loan
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah which is intended for distributing housing
sejahtera untuk masyarakat loans for low-income communities.
berpenghasilan rendah.
182
Page 579
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2018 (lanjutan) FLPP 2018 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 28 Desember 2018. Saldo pada December 28, 2018. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
masing-masing sebesar Rp24.733 dan 2022 is amounting to Rp24,733 and
Rp26.616 dengan nisbah bagi hasil Rp26,616 respectively with a profit sharing
sebesar 22,25% yang dihitung dari ratio of 22.25%, which is calculated from
pendapatan bagi hasil yang ditawarkan profit sharing income offered for financing
atas fasilitas pembiayaan yang ditarik facilities drawn during availability period or
selama availability period atau dengan an equivalent of 4.45% per annum with
ekuivalen sebesar setara dengan 4,45% revenue divided by using the average yield
per tahun dengan pendapatan yang rate effective cash financing for KPR
dibagihasilkan yang menggunakan rata- Sejahtera Financing equal to 5% per year
rata tingkat imbal hasil kas efektif dari for a maximum period of 15 (fifteen) years.
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar Loan repayments (principal and interest
setara dengan 5% per tahun dengan instalments) to the SMF are held no later
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) than the 10th of each month, if the due date
tahun. Pengembalian dana pinjaman of principal and interest payments falls on
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF a national holiday, the payment is made on
dilaksanakan paling lambat tanggal the working day after the payment due
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2019 FLPP 2019
Berdasarkan perjanjian No. 017A/AKAD/ Based on loan agreement No. 017A/
FLPP/SMF-BTNSy/I/2019 tanggal 21 AKAD/FLPP/SMF-BTNSy/I/2019 dated
Januari 2019, Bank mendapatkan January 21, 2019, the Bank received a
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit loan which is intended for distributing
pemilikan rumah sejahtera untuk housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
183
Page 580
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP 2019 (lanjutan) FLPP 2019 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp88.938 dan Rp95.575 2022 is Rp88,938 and Rp95,575,
dengan nisbah bagi hasil sebesar 22,25% respectively with a profit sharing ratio of
yang dihitung dari pendapatan bagi hasil 22.25%, which is calculated from profit
yang ditawarkan atas fasilitas pembiayaan sharing income offered for financing
yang ditarik selama availability period atau facilities drawn during availability period or
dengan ekuivalen sebesar setara dengan an equivalent of 4.45% per annum with
4,45% per tahun dengan pendapatan revenue divided by using the average
yang dibagihasilkan yang menggunakan yield rate effective cash financing for KPR
rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif dari Sejahtera Financing equal to 5% per year
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar for a maximum period of 15 (fifteen) years.
setara dengan 5% per tahun dengan Loan repayments (principal and interest
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) instalments) to the SMF are held no later
tahun. Pengembalian dana pinjaman than the 10th of each month, if the due
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF date of principal and interest payments
dilaksanakan paling lambat tanggal falls on a national holiday, the payment is
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh made on the working day after the
tempo pembayaran pokok dan bunga payment due date.
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP Percepatan 2019 FLPP Percepatan 2019
Berdasarkan perjanjian No. 216/FLPP/ Based on loan agreement
AKAD/SMF-BTN/XII/2019 tanggal 20 No. 216/FLPP/AKAD/SMF-BTN/XII/2019
Desember 2019, Bank mendapatkan dated December 20, 2019, the Bank
pinjaman dalam rangka penyaluran kredit received loan which is intended for
pemilikan rumah sejahtera untuk distributing housing loans for low-income
masyarakat berpenghasilan rendah. communities.
184
Page 581
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF Mudharabah Muqayadah SMF Loan Mudharabah Muqayadah
FLPP Percepatan 2019 (lanjutan) FLPP Percepatan 2019 (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp24.497 dan Rp26.238 2022 is Rp24,497 and Rp26,238 with a
dengan nisbah bagi hasil sebesar 22,25% profit sharing ratio of 22.25%, which is
yang dihitung dari pendapatan bagi hasil calculated from profit sharing income
yang ditawarkan atas fasilitas pembiayaan offered for financing facilities drawn during
yang ditarik selama availability period atau availability period or an equivalent of
dengan ekuivalen sebesar setara dengan 4.45% per annum with revenue divided by
4,45% per tahun dengan pendapatan using the average yield rate effective cash
yang dibagihasilkan yang menggunakan financing for KPR Sejahtera Financing
rata-rata tingkat imbal hasil kas efektif dari equal to 5% per year for a maximum period
Pembiayaan KPR Sejahtera sebesar of 15 (fifteen) years. Loan repayments
setara dengan 5% per tahun dengan (principal and interest instalments) to the
jangka waktu paling lama 15 (lima belas) SMF are held no later than the 10th of each
tahun. Pengembalian dana pinjaman month, if the due date of principal and
(angsuran pokok dan bunga) kepada SMF interest payments falls on a national
dilaksanakan paling lambat tanggal holiday, the payment is made on the
10 setiap bulannya, apabila tanggal jatuh working day after the payment due date.
tempo pembayaran pokok dan bunga
jatuh pada hari libur nasional, maka
pembayaran dilakukan pada hari kerja
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman SMF FLPP Percepatan 2019 SMF Loan FLPP Percepatan 2019
Berdasarkan perjanjian No. 203/FLPP/PP/ Based on loan agreement No.
SMF-BTN/XI/2019 tanggal 28 November 203/FLPP/PP/SMF-BTN/XI/2019 dated
2019, Bank mendapatkan pinjaman dalam November 28, 2019, the Bank received a
rangka penyaluran kredit pemilikan rumah loan which is intended for distributing
sejahtera untuk masyarakat housing loans for low-income
berpenghasilan rendah. communities.
185
Page 582
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 24. FUND BORROWINGS (continued)
e. Pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial e. Loan from PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) (SMF) (lanjutan) (Persero) (SMF) (continued)
Bank memiliki beberapa perjanjian pinjaman The Bank has several loan agreements with
dengan SMF sebagai berikut (lanjutan): SMF as follow (continued):
Pinjaman SMF FLPP Percepatan 2019 SMF Loan FLPP Percepatan 2019
(lanjutan) (continued)
Pencairan atas fasilitas ini dilakukan This disbursement of facility is carried out
selama availability period sampai dengan during the availability period until
tanggal 31 Desember 2019. Saldo pada December 31, 2019. The Outstanding
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 Balance as of December 31, 2023 and
adalah sebesar Rp373.929 dan 2022 is amounting to Rp373,929 and
Rp396.120 dengan suku bunga paling Rp396,120, respectively with the lowest
rendah sebesar 4,45% dengan jangka interest rate of 4.45% for a maximum
waktu paling lama 15 (lima belas) tahun. period of 15 (fifteen) years. Loan
Pengembalian dana pinjaman (angsuran repayments (principal and interest
pokok dan bunga) kepada SMF installments) to SMF is no later than the
dilaksanakan paling lambat tanggal 10 10th of each month, if the due date of
setiap bulannya, apabila tanggal jatuh principal and interest payments falls on a
tempo pembayaran pokok dan bunga national holiday, the payment is made on
jatuh pada hari libur nasional, maka the working day after the payment due
pembayaran dilakukan pada hari kerja date.
sesudah tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Pinjaman yang diterima dari pihak-pihak As of December 31, 2023 and 2022, fund
berelasi pada tanggal 31 Desember 2023 dan borrowings received from related parties
2022 masing-masing sebesar Rp22.453.290 amounted to Rp22,453,290 and Rp17,455,685,
dan Rp17.455.685 (Catatan 43). respectively (Note 43).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the Bank
Bank telah memenuhi ketentuan dan kondisi has complied with all of the existing terms and
yang ada dalam seluruh perjanjian pinjaman condition of the fund borrowing agreements.
yang diterima.
25. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 25. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Mata Uang Asing Foreign Currency
Pihak Ketiga Third Parties
Obligasi Subordinasi 4.612.840 4.658.242 Subordinated bonds
Rupiah Rupiah
Pihak Berelasi (Catatan 43) Related Party (Note 43)
Pinjaman Subordinasi dari Subordinated Loan from
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 4.499.997 4.499.977 (Persero)
Total 9.112.837 9.158.219 Total
186
Page 583
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. PINJAMAN DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI 25. SUBORDINATED LOAN AND SECURITIES
(lanjutan) (continued)
a. Pinjaman Subordinasi PT Sarana Multigriya a. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF)
Finansial (Persero) (SMF) Subordinated Loan
Akun ini merupakan fasilitas pemberian Pinjaman This account is a subordinated loan that was
Subordinasi yang diperoleh dari PT SMF obtained from PT SMF (Persero) that is aimed
(Persero) yang ditujukan untuk mendukung to support the one million housing program.
Program Sejuta Rumah. Pinjaman Subordinasi Subordinated loan in the amount of
sebesar Rp3.000.000 dengan suku bunga 8,90% Rp3,000,000 with interest rate of 8.90% was
dilakukan pencairan pada tanggal 27 Desember withdrawn on December 27, 2019 and will
2019 yang akan jatuh tempo pada tanggal 27 mature on December 27, 2024. On 15
Desember 2024. Pada tanggal 15 November November 2021, Bank disburse Subordinated
2021, Bank melakukan pencairan Pinjaman Loan amounting Rp1,500,000 with interest rate
Subordinasi pada tanggal 15 November 2021 7.65% mature on November 15, 2026.
sebesar Rp1.500.000 dengan suku bunga 7,65%
yang akan jatuh tempo pada tanggal 15
November 2026.
Pinjaman subordinasi ini telah mendapat Subordinated loan has been approved by
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Financial Service Authority through letter No. S-
melalui surat No. S-69/PB.31/2016 tanggal 30 69/PB.31/2016 dated September 30, 2016 and
September 2016 dan No. S-21/PB.31/2020 No. S-21/PB.31/2020 dated February 4, 2020
tanggal 4 Februari 2020 dan No. S- and No. S-261/PB.31/2021 dated November 25,
261/PB.31/2021 tanggal 25 November 2021. 2021.
b. Obligasi Subordinasi b. Subordinated Bonds
Pada tanggal 23 Januari 2020, Bank telah On January 23, 2020, the Bank issued
menerbitkan obligasi subordinasi sebesar subordinated bonds with a total nominal value of
ASD300 juta atau ekuivalen Rp4.089.000 USD300 million or the equivalent to
dengan tenor 5 tahun dan bunga 4,20% per tahun Rp4,089,000, with tenor of 5 years and interest
dan dicatatkan di Bursa Efek Singapura. of 4.20% per annum and listed in the Singapore
Penerbitan Obligasi tersebut telah dinyatakan Stock Exchange.The issuance of Global Bond
efektif berdasarkan surat Otoritas Jasa became effective based on letter No.
Keuangan No. S-35/PB.31/ 2020 tanggal 26 S-35/PB.31/2020 dated February 26, 2020.
Februari 2020.
Biaya penerbitan obligasi subordinasi tersebut The issuance costs of the subordinated bonds
sebesar Rp23.866 dicatat mengurangi nilai amounting to Rp23,866 was recorded as
obligasi subordinasi dan akan diamortisasi deduction to the amount of the subordinated
sampai dengan tanggal jatuh tempo pada 23 bonds and amortised until the maturity date on
Januari 2025. January 23, 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank As of December 31, 2023 and 2022, the Bank
telah memenuhi ketentuan dan kondisi yang ada has complied with all of the existing terms and
dalam seluruh perjanjian pinjaman subordinasi conditions of the subordinated loan
yang diterima. agreements.
Bank melakukan lindung nilai arus kas atas Bank entered into partial cashflow hedge for
pokok dan bunga dari sebagian porsi obligasi principal and interest of subordinated bond
subordinasi (Catatan 12). (Note 12).
187
Page 584
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 26. INTEREST PAYABLE
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Deposito berjangka 324.118 334.877 Time deposits
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 113.839 114.971 and securities
Pinjaman yang diterima 81.069 51.072 Fund borrowings
Surat-surat berharga yang diterbitkan 71.460 79.538 Securities issued
Derivatif 57.010 48.908 Derivative
Total 647.496 629.366 Total
27. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 27. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Kolektibilitas garansi yang diterbitkan dan fasilitas The collectibility classification of guarantees issued
kredit yang belum ditarik yang mempunyai risiko and unused loan facility bearing credit risks are as
kredit adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Notional amount
in foreign in foreign
currencies Ekuivalen/ currencies Ekuivalen/
(angka penuh/ Equivalent (angka penuh/ Equivalent
full amount) Rupiah full amount) Rupiah
Lancar Current
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan (Catatan 39) 2.112.148 887.321 Guarantees issued (Note 39)
Fasilitas kredit
yang belum ditarik (committed) 127.083 67.928 Unused loan facility (committed)
Irrevocable L/C yang masih Outstanding irrevocable
berjalan (Catatan 39) 20.106 221.484 L/Cs (Note 39)
2.259.337 1.176.733
Mata uang asing Foreign currencies
Garansi yang diterbitkan (Catatan 39) Guarantees issued (Note 39)
Dolar Amerika Serikat 30.269.447 466.059 3.869.076 60.232 United States Dollar
Euro Eropa 56.784 968 56.784 942 European Euro
467.027 61.174
2.726.364 1.237.907
Dalam Perhatian Khusus Special mention
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit
yang belum ditarik (committed) - 12.200 Unused loan facility (committed)
Total 2.726.364 1.250.107 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 tidak As of December 31, 2023 and 2022, there are no
terdapat transaksi dengan pihak-pihak berelasi transaction with related parties for unused loan
untuk fasilitas kredit yang belum ditarik. facility.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, garansi As of December 31, 2023 and 2022, guarantees
bank yang diterbitkan kepada pihak-pihak berelasi, issued to related parties amounted to Rp1,116,581
masing-masing sebesar Rp1.116.581 dan and Rp426,438, respectively (Note 43).
Rp426.438 (Catatan 43).
188
Page 585
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 27. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 80.128 - - - 80.128 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 80.128 - - - 80.128 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 29.126 - - - 29.126 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 26.995 - - - 26.995 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (9.166) - - - (9.166) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan 46.955 - - - 46.955 during the year
Saldo akhir tahun 127.083 - - - 127.083**) Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo Awal 89.811 8.123 - - 97.934 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 8.123 (8.123) - - - Stage 1
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 97.934 - - - 97.934 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 226 - - - 226 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (18.032) - - - (18.032) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (17.806) - - - (17.806) during the year
Saldo akhir tahun 80.128 - - - 80.128**) Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
**) Terdiri dari fasilitas kredit yang committed yang belum ditarik **) Consist of committed unused loan facility
189
Page 586
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 27. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 221.484 - - - 221.484 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (175.450) - - - (175.450) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 460.627 - - - 460.627 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (486.555) - - - (486.555) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (201.378) - - - (201.378) during the period
Saldo akhir tahun 20.106 - - - 20.106 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 280.604 - - - 280.604 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (75.440) - - - (75.440) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 683.151 - - - 638.151 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (666.830) - - - (666.830) assets
Total penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
tahun berjalan (59.119) - - - (59.119) during the year
Saldo akhir tahun 221.484 - - - 221.484 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
Perubahan estimasi kerugian komitmen dan The movements in the estimated for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut: losses on commitments and contingencies are as
follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Rupiah Rupiah
Saldo awal tahun 4.719 3.644 Balance at beginning of year
Penyisihan/(pemulihan) Provision/(reversal) for
kerugian penurunan nilai impairment losses during
selama tahun berjalan (1.139) 1.075 the year
Saldo akhir 3.580 4.719 Balance at the end
190
Page 587
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 27. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan cadangan kerugian komitmen dan The movements in the allowance for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut (lanjutan): losses on commitments and contingencies are as
follows (continued):
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 4.607 - - - 4.607 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 - - - - - Stage 1
Stage 2 - - - - - Stage 2
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 4.607 - - - 4.607 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai (992) - - - (992) impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 938 - - - 938 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (989) - - - (989) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan (1.043) - - - (1.043) during the year
Saldo akhir tahun 3.564 - - - 3.564 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Fasilitas kredit yang Unused loan
belum ditarik (committed) facility (committed)
Saldo awal 1.640 1.640 - - 3.280 Beginning balance
Pengalihan ke: Transfer to:
Stage 1 1.640 (1.640) - - - Stage 1
Stage 3 - - - - - Stage 3
Total saldo awal setelah Total opening balance
pengalihan 3.280 - - - 3.280 after transfer
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penurunan nilai 1.792 - - - 1.792 impairment losses
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - - originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (465) - - - (465) asset
Total Penambahan/(penurunan) Total Additional(reversal)/
tahun berjalan 1.327 - - - 1.327 during the year
Saldo akhir tahun 4.607 - - - 4.607 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
191
Page 588
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 27. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Perubahan cadangan kerugian komitmen dan The movements in the allowance for impairment
kontinjensi adalah sebagai berikut (lanjutan): losses on commitments and contingencies are as
follows (continued):
31 Desember/December 31, 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 112 - - - 112 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (7.355) - - - (7.355) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 7.567 - - - 7.567 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (308) - - - (308) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan (96) - - - (96) period the year
Saldo akhir tahun 16 - - - 16 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
31 Desember/December 31, 2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah*) Total
Irrevocable L/C yang masih berjalan Outstanding irrevocable L/Cs
Saldo Awal 364 - - - 364 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (83) - - - (83) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1.395 - - - 1.395 originated or purchased
Aset keuangan yang Derecognized financial
dihentikan pengakuannya (1.564) - - - (1.564) assets
Total Penambahan/(penurunan) Total additional/(reversal)
period berjalan (252) - - - (252) period the year
Saldo akhir tahun 112 - - - 112 Balance at the end of year
*) Tidak menerapkan PSAK No. 71 ”Instrumen Keuangan” *) Not applying SFAS No. 71 ”Financial Instruments”
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan Based on management’s assessment, the amount
estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi yang of estimated losses on commitments and
dibentuk telah memadai. contingencies is adequate.
28. LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 28. EMPLOYEE BENEFITS AND OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Liabilitas imbalan kerja Employee benefits liabilities
Bonus dan tantiem 730.178 855.623 Bonuses and tantiem
Imbalan kerja jangka panjang Long term employee benefits
(Catatan 40b) 1.279.342 1.073.511 (Note 40b)
2.009.520 1.929.134
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Dana jaminan pengembang Developers’ security deposits
(kewajiban pada pihak ketiga) 511.858 4.680.949 (liabilities to third party)
Liabilitas sewa 186.696 167.633 Lease liability
Lainnya 243.774 471.269 Others
942.328 5.319.851
Total 2.951.848 7.248.985 Total
192
Page 589
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
28. LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 28. EMPLOYEE BENEFITS AND OTHER LIABILITIES
(lanjutan) (continued)
Cadangan atas bonus merupakan kewajiban atas Provision for bonus represents unpaid employees’
jasa produksi karyawan pada tahun berjalan yang bonus for the current year which has not yet been
belum dibagikan pada akhir tahun. distributed at the end of the year.
Dana jaminan pengembang merupakan setoran Developer’s security deposits represent security
jaminan dari pengembang untuk menjamin deposit from developer to ensure that the developer
penyelesaian kewajiban pengembang di Bank. settle its obligation to the Bank.
Bank telah mengidentifikasi dugaan pemalsuan The Bank has identified an indication of forged
bilyet deposito Bank dan dari hasil pemeriksaan transaction in the Bank’s certificate of time deposits
Bank menunjukkan bahwa terdapat beberapa bilyet and based on the Bank’s investigation, there were
deposito Bank yang diduga dipalsukan oleh pihak several Bank’s certificate of time deposits forged by
lain di luar Bank sehingga tidak tercatat dalam third party, therefore it is not recorded in the Bank’s
sistem Bank. Bank telah melaporkan kasus tersebut system. The Bank has reported this case to the
kepada pihak berwajib dan saat ini sedang dalam authority and currently it is in the process of
proses penyidikan sehingga jumlah pasti atas investigation, therefore the definite amount of
potensi kerugian dari kasus tersebut belum dapat pontential loss from this case is still cannot be
ditentukan. Sebagai bentuk penerapan prinsip determined yet. In view of implementation of
kehati-hatian, Bank telah membentuk cadangan prudential banking principle, the Bank has provided
atas potensi kerugian operasional masing-masing allowance for potential operational losses as of
per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 sebesar December 31, 2023 and 2022 amounting to
Rp32.971 dan Rp16.590. Rp32,971 and Rp16,590, respectively.
Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal Disclosure of lease liabilities on December 31,
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 2023 and 2022 is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2023
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2023 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2023
Bangunan 47.274 1.260 1.264 (18.046) 30.488 Building
Kendaraan 118.726 99.737 8.933 (62.426) 156.037 Motor vehicles
Mesin ATM 1.510 39 39 (1.501) 48 ATM machine
Lainnya 123 - - - 123 Others
Total 167.633 101.036 10.236 (81.973) 186.696 Total
31 Desember/December 31, 2022
Beban bunga Pembayaran
Penambahan atas liabilitas liabilitas
1 Januari/ liabilitas sewa/ sewa/ sewa/ 31 Desember/
January 1, Additions of Interest expense Payment of December 31,
2022 lease liabilities of lease liabilities lease liabilities 2022
Bangunan 95.663 3.571 3.571 (51.960) 47.274 Building
Kendaraan 25.920 122.449 6.293 (29.643) 118.726 Motor vehicles
Mesin ATM 4.605 247 246 (3.342) 1.510 ATM machine
Lainnya 160 1 1 (38) 123 Others
Total 126.348 126.268 10.111 (84.983) 167.633 Total
193
Page 590
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. EKUITAS 29. EQUITY
a. Modal Saham a. Capital Stock
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut: stock and issued and fully paid capital stock are
as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0.00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100.00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0.00% Government
Saham Seri B Series B Stock
Pemerintah 8.420.666.647 500 4.210.333 60,00% Government
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Herry Trisaputra Zuna 404.600 500 202 0,00% Herry Trisaputra Zuna
Himawan Arief Sugoto 404.600 500 202 0,00% Himawan Arief Sugoto
Dewan Direksi Board of Directors
Nixon L.P Napitupulu 4.250.500 500 2.125 0,03% Nixon L.P Napitupulu
Oni Febriarto Rahardjo 308.000 500 154 0,01% Oni Febriarto Rahardjo
Nofry Rony Poetra 2.531.022 500 1.266 0,02% Nofry Rony Poetra
Elisabeth Novie Riswati 1.733.200 500 867 0,01% Elisabeth Novie Riswati
Eko Waluyo 1.871.964 500 936 0,01% Eko Waluyo
Setiyo Wibowo 1.892.700 500 946 0,01% Setiyo Wibowo
Jasmin 2.848.030 500 1.424 0,02% Jasmin
Andi Nirwoto 1.822.161 500 911 0,01% Andi Nirwoto
Hirwandi Gafar 1.763.314 500 882 0,01% Hirwandi Gafar
Masyarakat
(kepemilikan masing
-masing dibawah 5% Public (ownership less
untuk setiap pihak) 5.593.947.674 500 2.796.974 39,86% than 5% each)
Total 14.034.444.413 7.017.222 100,00% Total
194
Page 591
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. EKUITAS (lanjutan) 29. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Rincian modal dasar, modal ditempatkan dan The details of the Bank’s authorized capital
disetor penuh Bank adalah sebagai berikut stock and issued and fully paid capital stock are
(lanjutan): as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2022
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (Rupiah penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total value Percentage
shares (Full Rupiah) of shares ownership
Modal Dasar Authorized Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 500 - 0.00% Series A Dwiwarna Stock
Saham Biasa atas
nama Seri B 20.478.431.999 500 10.239.216 100.00% Series B Common Stock
20.478.432.000 10.239.216 100,00%
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Stock
Pemerintah 1 500 - 0.00% Government
Saham Seri B Series B Stock
Pemerintah 6.353.999.999 500 3.177.000 60,00% Government
Dewan Direksi Board of Directors
Haru Koesmahargyo 304.600 500 152 0,00% Haru Koesmahargyo
Nixon L.P Napitupulu 2.481.800 500 1.241 0,02% Nixon L.P Napitupulu
Hirwandi Gafar 603.900 500 302 0,01% Hirwandi Gafar
Elisabeth Novie Riswati 581.200 500 291 0,01% Elisabeth Novie Riswati
Andi Nirwoto 648.300 500 324 0,01% Andi Nirwoto
Eko Waluyo 686.300 500 343 0,01% Eko Waluyo
Nofry Rony Poetra 1.034.600 500 517 0,01% Nofry Rony Poetra
Jasmin 1.422.400 500 711 0,01% Jasmin
Setiyo Wibowo 547.900 500 274 0,00% Setiyo Wibowo
Masyarakat
(kepemilikan masing
-masing dibawah 5% Public (ownership less
untuk setiap pihak) 4.227.689.000 500 2.113.845 39,92% than 5% each)
Total 10.590.000.000 5.295.000 100,00% Total
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang Series A Dwiwarna share is the share that gives
memberikan hak-hak preferen kepada the shareholder preferential rights to approve
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan the appointment or dismissal of Commissioners
dan pemberhentian Dewan Komisaris dan and Directors, changes in Articles of
Direksi, perubahan anggaran dasar, menyetujui Association, approve on Bank’s merger,
penggabungan, peleburan, pengambilalihan dissolution, acquisition and separation,
dan pemisahan Bank, pengajuan permohonan submission of request for bankruptcy and
agar Bank dinyatakan pailit dan pembubaran liquidation of the Bank.
Bank.
Saham Seri B adalah saham biasa atas nama Series B shares are common shares that can be
yang dapat dimiliki oleh masyarakat. owned by the public.
195
Page 592
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. EKUITAS (lanjutan) 29. EQUITY (continued)
a. Modal Saham (lanjutan) a. Capital Stock (continued)
Kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan The shares ownership by board of
Direksi adalah dalam rangka Peraturan Otoritas commissioners and board of directors follows
Jasa Keuangan (POJK) No. 45/POJK.03/2015 the Financial Services Authority Regulation
tanggal 23 Desember 2015 tentang Penerapan (POJK) No. 45/POJK.03/2015 dated December
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi 23, 2015 concerning Implementation of
Bank Umum, dimana anggota Direksi dan Governance in the Provision of Remuneration
Dewan Komisaris Non-Independen diberikan for Commercial Banks, where members of the
remunerasi yang bersifat variabel dalam bentuk Directors and Board of Commissioners are
saham Perseroan. given variable remuneration in the form of the
Company's shares.
Saham yang dimiliki oleh Dewan Komisaris dan Shares held by the Board of Commissioners
Direksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal and Board of Directors for the years ended
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing December 31, 2023 and 2022 amounted to
sebesar 19.830.091 lembar saham dan 19,830,091 shares and 8,311,000 shares or
8.311.000 lembar saham atau 0,11% dan 0.11% and 0.08% of the total authorized capital,
0,08% dari jumlah modal dasar. respectively.
b. Tambahan modal disetor b. Additional Paid In Capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: as follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2009 - Balance as January 1, 2009
Tambahan Modal disetor akibat Additional Paid in capital due
penawaran umum perdana tahun 2009 708.017 to Initial Public Offering in 2009
Biaya emisi penerbitan saham (68.391) Shares Issuance Cost
639.626
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 1 dan 2 Tahun 2011 94.733 phases 1 and 2 of MESOP I in 2011
734.359
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelakskanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 3 dan 4 Tahun 2012 5.219 phases 3 and 4 of MESOP I in 2012
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 1 dan 2 Tahun 2012 1.130 phases 1 and 2 of MESOP II in 2012
740.708
Tambahan Modal disetor akibat
Penawaran Umum Saham Additional paid in capital due to
Terbatas I pada tahun 2012 1.111.949 Right Issue I in 2012
Biaya emisi penerbitan saham (59.154) Shares Issuance Cost
1.793.503
196
Page 593
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. EKUITAS (lanjutan) 29. EQUITY (continued)
b. Tambahan modal disetor (lanjutan) b. Additional paid-in capital (continued)
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are
sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 5 dan 6 Tahun 2013 11.063 phases 5 and 6 of MESOP I in 2013
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 3 dan 4 Tahun 2013 117.623 phases 3 and 4 of MESOP II in 2013
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 1 dan 2 Tahun 2013 103.575 phases 1 and 2 of MESOP III in 2013
2.025.764
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP I tahap 7 dan 8 Tahun 2014 1.840 phases 7 and 8 of MESOP I in 2014
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 5 dan 6 Tahun 2014 243 phases 5 and 6 of MESOP II in 2014
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 3 dan 4 Tahun 2014 289 phases 3 and 4 of MESOP III in 2014
2.028.136
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP II tahap 7 dan 8 serta phases 7 and 8 of MESOP II and
MESOP III tahap 5 dan 6 Tahun 2015 18.462 phases 5 and 6 of MESOP III in 2015
2.046.598
Tambahan Modal disetor akibat
adanya pelaksanaan opsi Additional Paid in capital due to
pembelian (eksekusi) saham purchased stock option during
MESOP III tahap 7 Tahun 2016 7.856 phase 7 of MESOP III in 2016
2.054.454
Tambahan Modal disetor akibat
Penawaran Umum Saham Additional paid in capital due to
Terbatas II pada tahun 2022/2023 2.411.111 Right Issue II in 2022/2023
Biaya Emisi Penerbitan Saham (46.665) Shares Issuance Cost
4.418.900
197
Page 594
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. EKUITAS (lanjutan) 29. EQUITY (continued)
c. Penggunaan Laba c. Profit Distribution
Penggunaan Laba Tahun 2022 Profit Distribution for Year 2022
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 December 31, 2022, are as follow:
adalah sebagai berikut: a. Dividends amounted to Rp609,015
a. Dividen sebesar Rp609.015 b. Appropriated retained earnings amounted to
b. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,436,057
penggunaannya Rp2.436.057
Penggunaan Laba Tahun 2021 Profit Distribution for Year 2021
Alokasi penggunaan laba untuk tahun yang Allocation of profit distribution for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 December 31, 2021 are as follow:
adalah sebagai berikut: a. Dividends amounted to Rp237,624
a. Dividen sebesar Rp237.624 b. Appropriated retained earnings amounted to
b. Laba ditahan yang telah ditentukan Rp2,138,602
penggunaannya Rp2.138.602
d. Dana Setoran Modal d. Capital deposit fund
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on extraordinary meeting of shareholder
Luar Biasa Tanggal 18 Oktober 2022, Para dated October 18, 2022, the shareholder of the
Pemegang Saham Bank Menyetujui Untuk Bank approved the additional capital through the
Melakukan Penambahan Modal Melalui Limited Public Offering II (PUT II) with pre-
Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) Dengan emptive rights to the Bank’s shareholders at the
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih most 4,600,000,000 (four billion six hundred
Dahulu (PMHMETD) kepada para pemegang million) common registered shares with a
saham Bank sejumlah 4.600.000.000 (empat nominal value of Rp500 (full amount) per share
miliar enam ratus juta) lembar saham dengan with exercise price of Rp1,200 (full amount) per
nominal sebesar Rp500 (nilai penuh) (lima ratus share.
rupiah) per lembar saham dengan harga
pelaksanaan Rp1.200 (nilai penuh) (seribu dua
ratus rupiah) per lembar saham.
Bank melakukan pembukuan Penambahan The bank has recorded additional capital with
Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih pre-emptive rights (PMHMETD) for Bank BTN in
Dahulu (PMHMETD) Bank BTN Tahun 2022 2022 with a capital deposit from government of
dengan setoran modal dari pemerintah sebesar Rp2,480,000 and paid up capital for the public
Rp2.480.000 dan setoran modal dari publik Rp276,575.
sebesar Rp276.575.
Berdasarkan kajian legal yang telah dilakukan Based on legal assessment that conducted by
oleh Bank, dana penambahan modal melalui the bank, the additional capital through
PMHMETD sudah dapat diakui sebagai modal PMHMETD can already be recognized as paid-
disetor dikarenakan sudah terdapatnya akta up capital due to the deed of amendment to the
perubahan anggaran dasar Bank pada tanggal Bank's articles of association on March 16, 2023.
16 Maret 2023.
198
Page 595
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL 30. INTEREST INCOME AND INCOME FROM PROFIT
SHARING
a. Pendapatan Bunga a. Interest Income
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Kredit yang diberikan 22.387.831 20.955.847 Loans
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 480.068 217.757 Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 133.613 71.670 and other banks
Current accounts with
Giro pada bank lain 2.568 1.311 other banks
Tagihan lainnya 8.210 5.805 Others receivable
Efek dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 57.873 86.602 agreement to resell
Obligasi pemerintah 620.967 453.703 Government bonds
Efek-efek 46.996 56.439 Securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Obligasi pemerintah 176.455 236.476 Government bonds
Efek-efek 80.180 82.222 Securities
Derivatif 81.505 55.005 Derivative
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi pemerintah 423.226 828.759 Government bonds
Efek-efek 223.037 181.604 Securities
Total 24.722.529 23.233.200 Total
b. Bagi hasil dan marjin unit syariah b. Profit sharing and margin from sharia unit
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Pendapatan murabahah 2.242.259 1.657.741 Income from murabahah
Pendapatan bagi hasil musyarakah 339.310 322.992 Musyarakah profit sharing income
Pendapatan istishna 339.895 278.899 Income from istishna
Pendapatan bagi hasil mudharabah 11.906 25.771 Mudharabah profit sharing income
Pendapatan usaha utama lainnya 625.353 388.765 Other main operating income
Total 3.558.723 2.674.168 Total
199
Page 596
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS 31. INTEREST, PROFIT SHARING AND BONUS
EXPENSES
a. Beban Bunga a. Interest Expense
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Deposito berjangka 7.292.773 5.204.910 Time deposits
Giro 2.676.389 1.343.080 Demand deposits
Pinjaman yang diterima 1.240.294 1.133.603 Fund borrowings
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 593.559 596.092 and securities
Surat-surat berharga yang diterbitkan 559.845 880.152 Securities issued
Tabungan 527.326 563.151 Savings deposits
Kewajiban derivatif 140.185 102.692 Derivative liabilities
Simpanan dari bank lain 97.192 36.387 Deposits from other banks
Efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali 75.545 6.852 repurchase agreements
Total 13.203.108 9.866.919 Total
b. Bonus Simpanan Wadiah dan Hak Pihak Ketiga b. Wadiah Deposit Bonus and Third Parties’ Share
atas Bagi hasil Mudharabah on Return of Mudharabah
Bonus simpanan wadiah: Wadiah deposit bonus:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Beban bonus simpanan wadiah: Wadiah bonus expenses:
Giro wadiah 66.217 52.233 Wadiah demand deposit
Tabungan wadiah 5.404 5.325 Wadiah saving deposit
71.621 57.558
Hak bagi hasil mudharabah: Mudharabah share on return:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Hak Pihak Ketiga atas Bagi Third Parties’ Share on Return
hasil Mudharabah: of Mudharabah:
Deposito mudharabah 1.052.226 601.033 Mudharabah time deposit
Tabungan mudharabah 201.556 141.241 Mudharabah saving deposit
Pinjaman mudharabah 108.623 65.839 Mudharabah borrowing
Giro mudharabah 10.299 7.690 Mudharabah demand deposit
Sukuk mudharabah 212 - Mudharabah sukuk
Total 1.372.916 815.803 Total
200
Page 597
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA - 32. OTHER OPERATING INCOME - OTHERS
LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Jasa perbankan 216.776 188.557 Bank services
Servicing Fee Sekuritisasi Aset 95.158 87.369 Securitization Assets Servicing Fee
Jasa penagihan - payment points 14.993 16.955 Collection services - payment points
Lainnya 983.820 529.894 Others
Total 1.310.747 822.775 Total
Jasa perbankan terdiri dari pendapatan dari Bank services pertains to income from fund transfer
transaksi transfer dana, pendapatan sewa safe transactions, safety deposit box rentals and ATM
deposit box dan pendapatan administrasi layanan service charges.
ATM.
Lainnya terutama terdiri dari provisi atas garansi Others consist mainly of provision from bank
bank yang diterbitkan, komisi yang diterima dari guarantee issued, commission received from
perusahaan asuransi atas produk asuransi yang insurance companies for insurance products sold by
terjual melalui Bank, pembalikan atas cadangan the Bank to its borrowers, reversal of tax, law and
pajak, hukum dan operasional dan pembalikan atas operational provision and reversal of developer’s
cadangan dana jaminan developer. security deposits reserves.
33. PENYISIHAN (PEMBALIKAN) KERUGIAN 33. PROVISION FOR (REVERSAL OF) IMPAIRMENT
PENURUNAN NILAI ASET KEUANGAN DAN LOSSES ON FINANCIAL AND NON-FINANCIAL
NON- ASET KEUANGAN ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Loans and sharia financing/
(Catatan 11) 3.711.122 4.039.507 receivables (Note 11)
Efek-efek (Catatan 8) 30.502 (19.259) Securities (Note 8)
Current accounts with
Giro pada bank lain (Catatan 6) 57 49 other banks (Note 6)
Tagihan Akseptasi (Catatan 13) 23.740 (487) Acceptance Receivable (Note 13)
Properti Terbengkalai (24) (2.432) Abandoned Property
Total 3.765.397 4.017.378 Total
201
Page 598
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 34. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Perbaikan dan pemeliharaan 1.108.838 1.136.954 Repairs and maintenance
Promosi 537.253 469.580 Promotion
Penyusutan (Catatan 14) 489.874 426.546 Depreciation (Note 14)
Sewa bukan PSAK No. 73 357.523 388.480 Lease expense non SFAS No. 73
Listrik, air dan komunikasi 258.934 296.549 Electricity, water and telecommunications
Beban kantor 232.271 229.233 Office expenses
Jasa profesional 229.724 236.277 Professional fees
Beban depresiasi aset hak guna Depreciation expense of right of use asset
(Catatan 14) 226.851 202.514 (Note 14)
Transportasi 171.228 135.604 Transportation
Outsourcing 45.173 54.833 Outsourcing
Lainnya 227.110 177.458 Others
Total 3.884.779 3.754.028 Total
Lainnya terutama terdiri dari beban administrasi Others consist mainly of branchless banking
branchless banking, biaya operasional program administration expense, government program
pemerintah, premi asuransi untuk gedung, premi operational expense, insurance premium on the
asuransi kas dalam perjalanan serta kas dalam building, insurance premium on in transit and cash
khazanah dan beban operasional protokoler. in vault and protocoler operational expenses.
35. GAJI DAN TUNJANGAN KARYAWAN 35. SALARIES AND EMPLOYEE BENEFITS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Gaji dan upah Salaries and wages
Rutin 2.353.451 2.122.173 Recurring
Tidak rutin 1.495.120 1.954.049 Non-recurring
Pelatihan dan pengembangan 95.931 87.757 Training and development
Lainnya 38.001 26.319 Others
Total 3.982.503 4.190.298 Total
Lainnya terdiri dari beban imbalan kerja, biaya Others consists mainly of employee benefits
perekrutan, pesangon dan tunjangan rekreasi expense, recruitment costs, severance costs and
karyawan. employee recreational costs.
202
Page 599
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN 36. OTHER OPERATING EXPENSES - OTHERS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Imbalan atas jasa penagihan 63.279 71.635 Fees for collection services
Kerugian atas penyelesaian kredit
bermasalah 40.987 51.106 Loss on bad debt settlement
Lainnya 383.348 206.567 Others
Total 487.614 329.308 Total
Lainnya terutama terdiri dari beban representasi, Others consist mainly of representation,
jamuan makan dan minum rapat dan beban terkait entertainment expense and expense related to the
dengan cadangan atas risiko operasional lainnya. provision for other operational risk.
37. PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN OPERASIONAL 37. NON-OPERATING INCOME (EXPENSES) - NET
- NETO
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Pendapatan sewa gedung 140 200 Building rental income equipment
Pendapatan (beban) lainnya - neto (159.659) 60.687 Other income (expense) - net
Total (159.519) 60.887 Total
Lainnya terutama terdiri dari keuntungan/(kerugian) Others mainly consist of gains/(losses) on exchange
revaluasi kurs, beban denda administrasi, rate revaluation, administrative penalty expenses,
keuntungan/(kerugian) jual beli mata uang asing dan gains/(losses) on buying and selling foreign
beban bina lingkungan. currencies and environmental development
expenses.
203
Page 600
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN 38. TAXATION
a. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak a. The reconciliation between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan loss and other comprehensive income are as
kena pajak, adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Laba sebelum Income before
beban pajak 4.380.210 3.875.690 tax expense
Beda temporer: Temporary differences:
Penyisihan untuk imbalan Provision for employee
kerja 19.804 274.687 benefits
Penurunan (kenaikan) nilai Decrease (increase)
efek-efek yang dimiliki in fair value of
untuk diperdagangkan 59.053 (206.021) trading securities
Penyusutan aset hak guna 5.637 (3.753) Depreciation of Right of Use Asset
Pembentukan Provision for
cadangan kerugian allowance for impairment
penurunan nilai aset keuangan losses on financial assets
dan non-aset keuangan dan lainnya (153.722) 928.143 and non-financial assets and others
Selisih nilai wajar efek-efek 803.279 - Difference in the fair value of securities
734.051 993.056
Beda tetap: Permanent differences:
Dana sosial dan representasi 10.231 113.258 Social funds and representation
Beban kantor 72.557 84.703 Office expense
Kenikmatan karyawan 65.214 136.692 Employee welfare
Sumbangan 79.996 62.204 Donations
Sewa 10.997 14.401 Rent
Perbaikan dan pemeliharaan 4.993 6.061 Repairs and maintenance
Penyusutan atas aset tetap Depreciation of premises
yang tidak dapat and equipment which are
disusutkan menurut pajak 2.407 3.031 non-depreciable for tax purposes
Pendapatan sewa tarif final (128) (200) Rent income subject to final tax
Perubahan nilai EBA yang tidak Changes in EBA fair value which are
dapat diakui secara pajak (28) 60.514 non-recognizable for tax purposes
Lain-lain 1.036 15.316 Others
247.275 495.980
Taksiran penghasilan kena Estimated taxable
pajak 5.361.536 5.364.726 income
Beban pajak penghasilan 1.018.692 1.019.298 Income tax expense
Pajak penghasilan Income tax -
Pasal 25 (673.178) (671.524) Article 25
Hutang pajak penghasilan Corporate income tax payable
badan (Catatan 17) 345.514 347.774 (Note 17)
204
Page 601
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
a. Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak a. The reconciliation between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan loss and other comprehensive income are as
kena pajak, adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan yang Under the prevailing Taxation Laws of
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, Indonesia, the Bank calculates, determines and
menetapkan dan membayar sendiri besarnya pays tax payable based on self-assessment.
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jendral The Directorate General of Taxes (“DGT”) may
Pajak (“DJP”) dapat menetapkan atau assess or amend taxes within 5 (five) years from
mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 the time the tax becomes due. The taxable profit
(lima) tahun sejak saat terutangnya pajak. Laba resulting from the reconciliation in 2023 and
kena pajak hasil rekonsiliasi tahun 2023 dan 2022 is the basis for filling out the Annual
2022 menjadi dasar dalam pengisian SPT Corporate Income Tax Return which is
Tahunan PPh Badan yang disampaikan submitted to the tax authorities in accordance
kepada otoritas perpajakan sesuai dengan with applicable regulations.
peraturan yang berlaku.
b. Beban/(manfaat) pajak b. Tax Expense/(benefit)
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Beban pajak - kini 1.018.692 1.019.298 Current tax expense
Beban/(manfaat) pajak - tangguhan (139.470) (188.681) Deferred tax expense/(benefit)
Total 879.222 830.617 Total
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan c. Deferred tax assets (liabilities)
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects on significant outstanding
signifikan antara pelaporan keuangan dan temporary differences between financial and tax
pajak adalah sebagai berikut: reporting purposes are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income equity Ending Balance
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 2.358.305 (29.693) - 2.328.612 losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 11.580 9.723 - 21.303 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 383 - - 383 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum, kecurangan Allowance for legal,
(fraud) dan lainnya 33.591 (9.237) - 24.354 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 203.967 3.763 35.345 243.075 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 19.702 1.071 - 20.773 Depreciation of right of use asset
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized (gain) loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi (10.460) 11.220 - 760 profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas 11.565 - (3.977) 7.588 on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif 292.088 - (93.277) 198.811 other comprehensive income
Differences in fair value
Selisih nilai wajar efek-efek - 152.623 - 152.623 of securities
Lainnya (5.293) - 5.293 - Others
Aset pajak tangguhan - neto 2.915.428 139.470 (56.616) 2.998.282 Deferred tax assets - net
205
Page 602
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang The tax effects on significant outstanding
signifikan antara pelaporan keuangan dan temporary differences between financial and tax
pajak adalah sebagai berikut (lanjutan): reporting purposes are as follows (continued):
31 Desember/December 31, 2022
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi/
Credited/(charged) Dibebankan
to statement of ke ekuitas/
Saldo awal/ profit or loss and Charged to Saldo Akhir/
Beginning balance other income equity Ending Balance
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai kredit yang diberikan 2.116.831 241.474 - 2.358.305 losses loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset keuangan - selain losses on financial assets -
kredit yang diberikan 15.120 (3.540) - 11.580 other than loans
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset non keuangan 845 (462) - 383 losses on non non-financial assets
Cadangan hukum, kecurangan Allowance for legal,
(fraud) dan lainnya 94.716 (61.125) - 33.591 fraud and others
Cadangan imbalan kerja 163.152 52.191 (11.376) 203.967 Allowance for employee benefits
Penyusutan aset hak guna 20.415 (713) - 19.702 Depreciation of right of use asset
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealized (gain) loss
yang diukur pada nilai on fair value through
wajar melalui laba rugi 28.684 (39.144) - (10.460) profit or loss
Rugi yang belum direalisasi Unrealized loss
atas lindung nilai arus kas - - 11.565 11.565 on cash flow hedges
(Laba) rugi yang belum
direalisasi atas efek yang Unrealized (gain) loss
diukur pada nilai wajar melalui on fair value through
penghasilan komprehensif (9.103) - 295.898 286.795 other comprehensive income
Aset pajak tangguhan - neto 2.430.660 188.681 296.087 2.915.428 Deferred tax assets - net
d. Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan d. The reconciliation between the tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku computed by applying the applicable tax rate on
dari laba sebelum beban pajak dan beban the income before tax expense and the tax
pajak penghasilan seperti yang disajikan expense shown in the statement of profit or loss
dalam laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income for the period
komprehensif lain untuk periode yang berakhir ended December 31, 2023 and 2022, are as
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan follows:
2022 adalah sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
Tanggal 31 Desember/
For the year Ended December 31
2023 2022
Laba sebelum beban pajak 4.380.210 3.875.690 Income before tax expense
Beban pajak dengan Tax expense at
tarif pajak yang berlaku (832.240) (736.381) the applicable tax rate
Beda tetap (46.982) (94.236) Permanent differences
Beban pajak (879.222) (830.617) Tax expense
206
Page 603
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
Tax
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah On 31 March 2020, the Government issue
menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Government Regulation in Lieu of Law (Perpu)
Undang-Undang (Perpu) Republik Indonesia of the Republic of Indonesia No. 1 of 2020 which
No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi Undang- has become Law (UU) No. 2 of 2020, as well as
Undang (UU) No. 2 Tahun 2020, serta stipulated Government Regulation (PP) No. 30
menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. of 2020 concerning Tariff Reduction for
30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Domestic Public Companies Taxpayers and
Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam effective since 19 June 2020. The regulation
Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka has stipulated the reduction in the income tax
dan berlaku sejak tanggal 19 Juni 2020. rates for domestic corporate taxpayers and
Aturan tersebut menetapkan penurunan tarif business establishments from 25% to 22% for
pajak penghasilan wajib pajak badan dalam Fiscal Year 2021 and 2022 and 20% for the
negeri dan bentuk usaha tetap dari semula Fiscal Year 2022 onwards, and a further
25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2021 dan reduction of the tax rate by 3% for domestic
2022 dan 20% mulai tahun pajak 2022 dan taxpayers who meet certain requirements.
seterusnya, serta pengurangan lebih lanjut
tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak
dalam negeri yang memenuhi persyaratan
tertentu.
Berdasarkan Undang-Undang No. 7 tahun Based Law No. 7 of 2021 regarding
2021 tentang Harmonisasi Peraturan Harmonisation of the Tax Regulation witch
Perpajakan yang berlaku 1 Januari 2022 maka applies on January 1, 2022 therefore the tax
tarif pajak kembali ke tarif pajak tunggal yaitu rate is a single rate of 22%.
22%.
Berdasarkan surat keterangan No. DE/I/2024- Based on Letter No. DE/I/2024-0035 dated
0035 tanggal 3 Januari 2024 dan laporan January 3, 2024 and the monthly report of
bulanan kepemilikan saham dari Biro shares ownerships form the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2023 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 shares during the period ended December 31,
semua kriteria di atas untuk memperoleh 2023, all of the above mentioned required
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas criteria to obtain the tax rate reduction on
laporan keuangan Bank untuk tahun yang Bank’s financial statements for the year then
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah ended December 31, 2023 were fulfilled by the
terpenuhi. Bank.
Berdasarkan surat keterangan No. DE/I/2023- Based on Letter No. DE/I/2023-0038 dated
0038 tanggal 3 Januari 2023 dan laporan January 3, 2023 and the monthly report of
bulanan kepemilikan saham (Formulir No. shares ownerships (form No. X.H.I-2 dated
X.H.I-2 tanggal 3 Januari 2023 dari Biro January 3, 2023 from the Securities
Administrasi Efek, Datindo Entrycom atas Administration Agency (Biro Administrasi Efek),
kepemilikan saham Bank selama periode 2022 Datindo Entrycom on the ownership of Bank’s
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022) shares during the period ended
semua kriteria di atas untuk memperoleh December 31, 2022), all of the above
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut atas mentioned required criteria to obtain the tax rate
laporan keuangan Bank untuk tahun yang reduction on Bank’s financial statements for the
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 telah year ended December 31, 2022 were fulfilled by
terpenuhi. the Bank.
Pajak penghasilan badan Bank untuk tahun Bank's corporate income tax for the year ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 December 31, 2023 and 2022 are calculated
Desember 2023 dan 2022 telah dihitung using the tax rate of 19%.
dengan menggunakan tarif pajak 19%.
207
Page 604
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2012 Assessment for fiscal year 2012
Pada tanggal 30 September 2014, Bank telah On September 30, 2014, the Bank received
menerima Surat Pemberitahuan Hasil Notification of Tax Audit Findings (SPHP)
Pemeriksaan Pajak (SPHP) No. PHP- No. PHP-201/WPJ.02/KP.10/2014 regarding
201/WPJ.02/KP.10/2014 mengenai tax underpayment for Income Tax Article 4 (2)
kekurangan pembayaran pajak PPh Pasal 4 on the Pekanbaru branch office for fiscal year
ayat (2) untuk tahun pajak 2012 atas Kantor 2012. Based on Notification of Tax Audit
Cabang Pekanbaru. Atas SPHP tersebut, pada Findings, the Bank has received issued Tax
tanggal 10 November 2014, Bank telah Assessment Letter of Tax Underpayment
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) on November 10, 2014 as follows:
(SKPKB) dengan rincian sebagai berikut:
Pokok/ Denda/
Principal (Rp) Penalty (Rp)
Tahun 2012 Year 2012
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00095/240/12/218/14 191 92 No.00095/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00096/240/12/218/14 191 92 No.00096/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00097/240/12/218/14 190 91 No.00097/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00098/240/12/218/14 168 81 No.00098/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00099/240/12/218/14 214 103 No.00099/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00100/240/12/218/14 196 94 No.00100/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00101/240/12/218/14 207 99 No.00101/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00102/240/12/218/14 245 118 No.00102/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00103/240/12/218/14 238 114 No.00103/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00104/240/12/218/14 229 110 No.00104/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00105/240/12/218/14 250 120 No.00105/240/12/218/14
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00106/240/12/218/14 305 146 No.00106/240/12/218/14
Total 2.624 1.260 Total
Pada tanggal 8 Desember 2014, Bank telah On December 8, 2014, the Bank has paid the
melakukan pembayaran atas seluruh tagihan entire amount in the Tax Assessment Letter of
dalam Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tax Underpayment (SKPKB) amounting to
(SKPKB) tersebut yaitu sebesar Rp3.884. Rp3,884. The payment is recorded as other
Pembayaran tersebut dicatat oleh Bank pada assets (Note 16).
aset lain-lain (Catatan 16).
Pada tanggal 20 Januari 2015, Bank On January 20, 2015, the Bank filed letters of tax
mengajukan surat keberatan atas seluruh objection on all of the aforementioned
SKPKB tersebut di atas. Pada tanggal 14 underpayment Tax Assessment Letter. On
Januari 2016, Kantor Pajak telah menerbitkan January 14, 2016, the Tax Office has issued
Surat Keputusan Keberatan yang menolak Objection Decision Letters which has rejected all
seluruh permohonan keberatan Bank. Pada of the Bank's objections. On April 2, 2016, the
tanggal 2 April 2016 Bank mengajukan Bank filed the appeal letters to the Tax Court on
permohonan banding atas Surat Keputusan all of the aforementioned objection decision
Keberatan tersebut ke Pengadilan Pajak. Pada letters. On October 19, 2017, Tax Court has
tanggal 19 Oktober 2017 Pengadilan Pajak telah issued an appeal decision in favour of the Bank’s
menerbitkan surat keputusan yang Tax Appeal and order tax office to refund the
memenangkan Wajib Pajak dan memerintahkan prepaid tax.
kantor pajak untuk membayar kembali uang
muka pajak tersebut.
208
Page 605
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2012 (lanjutan) Assessment for fiscal year 2012 (continued)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Based on Notification of Tax Audit Findings
Pemeriksaan Pajak (SPHP) No. SPHP- (SPHP) No. SPHP-03/PJ.0401/2017 dated May
03/PJ.0401/2017 tanggal 22 Mei 2017 22, 2017, regarding tax audit result for the year
mengenai hasil pemeriksaan pajak untuk tahun of 2012, the Bank has received issued Tax
2012, Bank telah menerima Surat Ketetapan Assessment Letter of Tax Underpayment
Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan (SKPKB) of Corporate Income Tax for the year
Tahun 2012 sebesar Rp59.307 dengan rincian of 2012 amounting to Rp59,307 as follows:
sebagai berikut:
Pokok/ Denda/
Principal (Rp) Penalty (Rp)
Tahun 2012 Year 2012
SKPKB PPh Badan SKPKB Article Corporate Income Tax
No.00003/206/12/093/17 40.073 19.234 No.00003/206/12/093/17
Selain itu, Bank juga telah menerima Surat Other than that, the Bank has also received the
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Tax Assessment Letters of Tax Underpayment
Pasal 21, 23, 4 ayat (2) dan PPN sebesar (SKPKB) of Article 21, 23, 4 paragraph (2)
Rp4.834 (termasuk penalti). Seluruh SKPKB Income Tax and VAT amounting to Rp4,834
tersebut termasuk SKPKB PPh Badan telah (including penalties). The entire SKPKB
dibayar pada tanggal 21 Agustus 2017. including for the Corporate Income Tax has
been paid on August 21, 2017.
Namun demikian Bank tidak setuju dengan However, the Bank does not agree with the
SKPKB PPh Badan sebesar Rp48.683 dan SKPKB of the Corporate Income Tax
mengajukan Surat Keberatan kepada Direktorat amounting to Rp48,683 and has submitted the
Jenderal Pajak tanggal 10 Oktober 2017 yang objection letter dated October 10, 2017 which
diterima oleh DJP pada tanggal 12 Oktober has been received by the Tax Office on
2017. Pembayaran tersebut dicatat oleh Bank October 12, 2017. This payment is recorded as
pada aset lain-lain. other assets.
Kantor Pajak telah menerbitkan Surat The Tax Office has issued an Objection
Keputusan Keberatan yang menolak Decision Letter, which has rejected all of the
permohonan Bank pada tanggal 25 September Bank’s objection request, on September 25,
2018. Kemudian Bank mengajukan Surat 2018. Therefore, the Bank has filed an appeal
Permohonan Banding ke Pengadilan Pajak letter dated December 14, 2018 to the Tax
pada tanggal 14 Desember 2018. Pada tanggal Court and the Tax Court has issued a decision
15 September 2021 Pengadilan Pajak telah which has granted all Banks’appeal trough an
menerbitkan Putusan Banding yang menerima Appeal Decision No. PUT-010930.15/2018
seluruh permohonan banding Bank melalui PP/MXVIIIB Tahun 2021 on September 15,
Putusan Banding No. PUT- 2021.
010930.15/2018/PP/MXVIIIB Tahun 2021.
Pada tanggal 7 Januari 2022, Kantor Pajak On January 7, 2022, the Tax Office has
telah mengembalikan kelebihan pembayaran returned the overpayment of tax on Corporate
pajak atas PPh Badan sebesar Rp48.683 untuk Income Tax amounting to Rp48,683 for fiscal
tahun pajak 2012 sesuai Keputusan Direktur years 2012 in accordance with the Decree of
Jenderal Pajak Nomor KEP- the Director General of Taxes Number KEP-
00072.PPH/WPJ.19/KP.04/2021 pada tanggal 00072.PPH/WPJ.19/KP.04/ 2021 on October
14 Oktober 2021. 14, 2021.
209
Page 606
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2013 Assessment for fiscal year 2013
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Based on Notification of Tax Audit Findings
Pemeriksaan Pajak (SPHP) No. SPHP- (SPHP) No.SPHP-
294/WPJ.10/KP.1005/RIK.SIS/2016 tanggal 294/WPJ.10/KP.1005/RIK.SIS/2016 dated
21 September 2016 mengenai hasil September 21, 2016, regarding tax audit result
pemeriksaan terhadap Kantor Cabang on the Semarang Branch Office for the year of
Semarang untuk tahun 2013, Bank telah 2013, Bank has received Tax Assessment
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Letter of Tax Underpayment (SKPKB) as
Bayar (SKPKB) dengan rincian sebagai berikut: follows:
Pokok/ Denda/
Principal (Rp) Penalty (Rp)
Tahun 2013 Year 2013
SKPKB PPh Pasal 21 SKPKB Article 21
No.00001/243/13/511/16 64 30 No.00001/243/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 23 SKPKB Article 23
No.00060/203/13/511/16 0,2 0,1 No.00060/203/13/511/16
Total 64,2 30,1 Total
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00012/240/13/511/16 381 183 No.00012/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00013/240/13/511/16 381 183 No.00013/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00014/240/13/511/16 381 183 No.00014/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00015/240/13/511/16 381 183 No.00015/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00016/240/13/511/16 381 183 No.00016/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00017/240/13/511/16 381 183 No.00017/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00018/240/13/511/16 381 183 No.00018/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00019/240/13/511/16 381 183 No.00019/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00020/240/13/511/16 381 183 No.00020/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00021/240/13/511/16 381 183 No.00021/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00022/240/13/511/16 381 183 No.00022/240/13/511/16
SKPKB PPh Pasal 4 ayat 2 SKPKB Article 4 (2)
No.00023/240/13/511/16 381 183 No.00023/240/13/511/16
Total 4.572 2.196 Total
Pada tanggal 17 November 2016, Bank telah On November 17, 2016, the Bank has paid the
melakukan pembayaran atas seluruh tagihan entire amount in the Tax Assessment Letters
dalam Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (TAL) of Tax Underpayment (SKPKB). The
(SKPKB). Pembayaran atas SKPKB PPh payment of the TAL of Article 21 and Article 23
Pasal 21 dan Pasal 23 yaitu sebesar Rp94 amounted to Rp94 has been charged as tax
telah dicatat sebagai biaya pajak di tahun 2016 expenses in 2016 since the Bank has agreed
karena bank setuju atas SKPKB tersebut. with the said SKPKB. However, in regard to
Sedangkan pembayaran atas SKPKB PPh the payment of the SKPKB of Article 4
Pasal 4 ayat (2) yaitu sebesar Rp6.768 dicatat paragraph (2) amounting to Rp6,768 has been
sebagai uang muka pajak (Catatan 16) karena recognized as prepaid tax (Note 16) since
Bank tidak setuju dengan SKPKB tersebut. Bank did not agree with the SKPKB. On
Pada tanggal 6 Januari 2017, Bank January 6, 2017, the Bank filed letters of tax
mengajukan surat keberatan atas SKPKB PPh objection on the aforementioned TAL of Article
Pasal 4 ayat (2) tersebut di atas. 4 paragraph (2).
210
Page 607
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2013 (lanjutan) Assessment for fiscal year 2013 (continued)
Pada tanggal 16 Oktober 2017, Kantor Pajak On October 16, 2017, the Tax Office has issued
telah menerbitkan Surat Keputusan Keberatan an Objection Decision Letter, which has
yang menerima sebagian dari permohonan partially granted the Bank’s objection request.
Bank. Berdasarkan Keputusan Keberatan Based on the said Objection Decision Letter the
tersebut, Kantor Pajak telah mengembalikan Tax Office has paid the tax overpayment
kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp57 amounting to Rp57 which was booked as a
yang telah dicatat sebagai pengurang uang deduction to the prepaid taxes. Therefore, the
muka pajak. Atas pajak yang masih belum Bank has filed an appeal letter dated January
diterima, kemudian Bank mengajukan Surat 12, 2018 to the Tax Court for the remaining
Permohonan Banding ke Pengadilan Pajak ungranted amounts.
pada tanggal 12 Januari 2018.
Pada tanggal 2 Mei 2019, Pengadilan pajak On May 2, 2019 The Tax Court has issued a
telah menerbitkan Putusan Pengadilan Pajak decision letter which has partially granted the
yang memenangkan sebagian dari Banding Bank’s appeal. The refund has been received
oleh Bank. Pengembalian pajak tersebut telah on June 20, 2019 and October 28, 2019.
diterima pada tanggal 20 Juni 2019 dan 28
Oktober 2019.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Based on Notification of Tax Audit Findings
Pemeriksaan Pajak (SPHP) No. SPHP- (SPHP) No. SPHP00011/WPJ.19/KP.040/
00011/WPJ.19/KP.040/RIKSIS/2017 tanggal RIKSIS/2017 dated July 19, 2017, regarding tax
19 Juli 2017 mengenai hasil pemeriksaan pajak audit result for the year of 2013, the Bank has
untuk tahun 2013, Bank telah menerima Surat received issued Tax Assessment Letter of Tax
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Underpayment (SKPKB) of Corporate Income
Badan Tahun 2013 sebesar Rp183.958 dengan Tax for the year of 2013 amounting to
rincian sebagai berikut: Rp183,958 as follows:
Pokok/ Denda/
Principal (Rp) Penalty (Rp)
Tahun 2013 Year 2013
SKPKB PPh Badan SKPKB Article Corporate Income Tax
No.00006/206/13/093/17 124.296 59.662 No.00006/206/13/093/17
Selain itu, Bank juga telah menerima Surat Other than that, the Bank has also received the
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Tax Assessment Letters of Tax Underpayment
Pasal 21, 4 ayat (2) dan PPN sebesar Rp9.945 (SKPKB) of Article 21, 4 paragraph (2) Income
(termasuk penalti). Seluruh SKPKB tersebut Tax and VAT amounting to Rp9,945 (including
termasuk SKPKB PPh Badan telah dibayar penalties). The entire SKPKB including for the
pada tanggal 4 September 2017. Corporate Income Tax has been paid on
September 4, 2017.
Namun demikian Bank tidak sepenuhnya setuju However, the Bank did not fully agree with the
dengan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar SKPKB of the Corporate Income Tax amounting
(SKPKB) PPh Badan sebesar Rp156.774 dan to Rp156,774 and has submitted the objection
mengajukan Surat Keberatan kepada letter dated October 26, 2017. The payment is
Direktorat jenderal Pajak melalui surat tanggal recorded as other assets.
26 Oktober 2017. Pembayaran tersebut dicatat
oleh Bank pada aset lain-lain.
Pada tanggal 7 Januari 2022, Kantor Pajak On January 7, 2022, the Tax Office has returned
telah mengembalikan kelebihan pembayaran the overpayment of tax on Corporate Income
pajak atas PPh Badan sebesar Rp156.774 juta Tax amounting to Rp156.774 for fiscal years
untuk tahun pajak 2013 sesuai Keputusan 2013 in accordance with the Decree of the
Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP- Director General of Taxes Number
00071.PPH/WPJ.19/KP.04/2021 tanggal 13 KEP-00071.PPH/WPJ.19/KP.04/2021 dated
Oktober 2021 kepada Bank. October 13, 2021.
211
Page 608
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2013 (lanjutan) Assessment for fiscal year 2013 (continued)
Kantor Pajak telah menerbitkan Surat The Tax Office has issued an Objection
Keputusan Keberatan yang menolak Decision Letter, which has rejected the Bank’s
permohonan Bank pada tanggal 18 September objection request, on September 18, 2018.
2018. Kemudian Bank mengajukan Surat Therefore, the Bank has filed an appeal letter
Permohonan Banding ke Pengadilan Pajak dated December 14, 2018 to the Tax Court. The
pada tanggal 14 Desember 2018. Pada tanggal Tax Court has issued a decision which has
15 September 2021 Pengadilan Pajak telah granted all Banks’appeal trough an Appeal
menerbitkan Putusan Banding yang menerima Decision No. PUT010931.15/2018/PP/MXVIIIB
seluruh permohonan banding Tahun 2021 on September 15, 2021.
Bank melalui Putusan Banding PUT-
010931.15/2018/PP/MXVIIIB Tahun 2021.
Pemeriksaan tahun pajak 2014 Assessment for fiscal year 2014
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Based on Notification of Tax Audit Findings
Pemeriksaan Pajak (SPHP) No. SPHP- (SPHP) No. SPHP-00016/WPJ.19/KP.04/2017
00016/WPJ.19/KP.04/2017 tanggal 5 dated December 5, 2017, regarding tax audit
Desember 2017 mengenai hasil pemeriksaan result for the year of 2014, the Bank has
pajak untuk tahun 2014, Bank telah menerima received issued Tax Assessment Letter of Tax
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Underpayment (SKPKB) of Corporate Income
PPh Badan Tahun 2014 sebesar Rp206.337 Tax amounting to Rp206,337 for the year of
dengan rincian sebagai berikut: 2014 as follows:
Pokok/ Denda/
Principal (Rp) Penalty (Rp)
Tahun 2014 Year 2014
SKPKB PPh Badan SKPKB Article Corporate Income Tax
No.00008/206/14/093/17 139.417 66.920 No.00008/206/14/093/17
Selain itu, Bank juga telah menerima Surat Other than that, the Bank has also received the
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Tax Assessment Letters of Tax Underpayment
Pasal 21, 23, 4 ayat (2) dan PPN sebesar (SKPKB) of Article 21, 23, 4 paragraph (2)
Rp13.530 (termasuk penalti). Seluruh SKPKB Income Tax and VAT amounting to Rp13,530
tersebut termasuk SKPKB PPh Badan telah (including penalties). The entire SKPKB
dibayar pada tanggal 28 Desember 2017. including for the Corporate Income Tax has
been paid on December 28, 2017.
Namun demikian Bank tidak sepenuhnya setuju However, the Bank did not fully agree with the
dengan SKPKB PPh Badan sebesar SKPKB of Corporate Income Tax amounting to
Rp196.971 dan akan mengajukan Surat Rp196,971 and submitted the objection letter to
Keberatan kepada Direktorat Jenderal Pajak the Tax Office dated March 9, 2018.
pada tanggal 9 Maret 2018.
Kantor Pajak telah menerbitkan Surat The Tax Office has issued an Objection
Keputusan Keberatan yang menolak Decision Letter, which has rejected the Bank’s
permohonan Bank pada tanggal 2 November objection request, on November 2, 2018.
2018. Kemudian Bank mengajukan Surat Therefore, the Bank has filed an appeal letter
Permohonan Banding ke Pengadilan Pajak dated January 31, 2019 to the Tax Court. The
pada tanggal 31 Januari 2019. Pada tanggal Tax Court has issued a decision which has
15 September 2021 Pengadilan Pajak telah granted all Banks’appeal trough an Appeal
menerbitkan Putusan Banding yang menerima Decision No. PUT-
seluruh permohonan banding Bank melalui 000840.15/2019/PP/M.XVIIIB Tahun 2021 on
Putusan Banding PUT- September 15, 2021.
000840.15/2019/PP/M.XVIIIB Tahun 2021.
212
Page 609
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERPAJAKAN (lanjutan) 38. TAXATION (continued)
e. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan e. Reduction of the Tax Rate of Corporate Income
(lanjutan) Tax (continued)
Pemeriksaan tahun pajak 2014 Assessment for fiscal year 2014
Pada tanggal 11 Maret 2022, Kantor Pajak On March 11, 2022, the Tax Office has returned
telah mengembalikan kelebihan pembayaran the overpayment of tax to the Bank for
pajak kepada Bank atas PPh Badan, dengan Corporate Income Tax, wit net value of
nilai netto sebesar Rp196.740 untuk tahun Rp196.74 for fiscal year 2014 after being
pajak 2014 setelah dikompensasi atas pajak compensated for tax payable amounting to
terhutang sebesar Rp231 sesuai Keputusan Rp231 in accordance with
Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP/00070.PPH/WPJ.19/KP.04/2021 dated
KEP00070.PPH/WPJ.19/KP.04/2021 tanggal October 13, 2021.
13 Oktober 2021.
39. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 39. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal The outstanding commitments and contingencies as
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai of December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
KOMITMEN COMMITMENTS
Liabilitas komitmen Commitments payable
Fasilitas kredit kepada nasabah Unused loan facility
yang belum ditarik 18.933.652 15.109.981 commitments
Irrevocable L/C yang Outstanding
masih berjalan (Catatan 27) 20.106 221.484 irrevocable L/Cs (Note 27)
Komitmen - neto 18.953.758 15.331.465 Commitments - net
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga dalam Interest income on
penyelesaian 3.598.041 6.855.269 non-performing assets
Liabilitas kontinjensi Contingent payables
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
(Catatan 27) (2.579.175) (948.495) (Note 27)
Kontinjensi - neto 1.018.866 5.906.774 Contingencies - net
40. IMBALAN KERJA 40. EMPLOYEE BENEFITS
Program pensiun imbalan pasti Defined benefit pension plan
Program dana Pensiun diadministrasikan dan The Pension Plan’s assets are being administered
dikelola oleh Dana Pensiun PT Bank Tabungan and managed by Dana Pensiun PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk (DPBTN). Negara (Persero) Tbk (DPBTN).
Sesuai dengan ketentuan Dana Pensiun, Program According to the Pension Fund regulation, the
Pensiun dibiayai dari iuran karyawan dan iuran pension plan is funded through contributions from
Bank. Iuran karyawan adalah sebesar 5% dari both the employees and the Bank. Employees’
penghasilan dasar pensiun karyawan dan atas sisa contributions are computed at 5% of the employees’
jumlah yang perlu didanakan kepada DPBTN basic pension salaries and any remaining amount
merupakan kontribusi Bank. required to fund DPBTN represents the contributions
by the Bank.
213
Page 610
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun iuran pasti (lanjutan) Defined contribution plan (continued)
Efektif tanggal 1 Januari 2004, semua pekerja yang Effective January 1, 2004, all newly appointed
baru diangkat sebagai pekerja tetap tidak permanent employees are not included in the
diikutsertakan dalam program pensiun imbalan pasti defined benefit pension plan (DPBTN), instead, the
(DPBTN), namun demikian, karyawan Bank Bank’s employees are included in the defined
diikutsertakan dalam program pensiun iuran pasti contribution pension plan which was effective since
yang berlaku efektif sejak bulan Januari 2004. January 2004. This defined contribution pension
Program Pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun plan is managed by Dana Pensiun Lembaga
Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
(Persero) Tbk (DPLK). Tbk (DPLK).
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan Defined contribution pension expense that was
pada laporan laba rugi adalah sebesar Rp43.871 charged to profit or loss amounted to Rp43,871 and
dan Rp35.782 masing-masing untuk tahun yang Rp35,782 for the years ended December 31, 2023
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. and 2022, respectively.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Bank memberikan imbalan kerja kepada pegawai The Bank provides employee benefits in the form of
berupa penghargaan masa kerja dan Masa allowance for gratuity for services and retirement
Persiapan Pensiun (MPP) yaitu 1 (satu) tahun preparation period (MPP), which is within 1 (one)
sebelum pegawai mencapai usia pensiun normal year before the normal pension age (56 years old).
(usia 56 tahun).
Masa Persiapan Pensiun (MPP) adalah Masa Retirement Preparation Period (MPP) is the period
Pegawai Tetap dibebastugaskan karena telah when permanent employees are dismissed
mendekati usia pensiun normal. Pada ketentuan because they are approaching normal retirement
sebelumnya (Surat Edaran Direksi Nomor age. In the previous provisions (Circular Letter of
62/SE/DIR/HCSD/2019) dijelaskan bahwa Pegawai the Board of Directors Number
Tetap yang telah memasuki usia 55 tahun maka 62/SE/DIR/HCSD/2019) it is explained that
akan melaksanakan MPP dengan Hak upah berupa Permanent Employees who have entered the age
Gaji Pokok Pegawai bulan terakhir hingga Pegawai of 55 will carry out MPP with Wage Rights in the
ybs memasuki usia pensiun (56 tahun), apabila form of the last month's Basic Employee Salary
dipandang perlu karena keahlian/pengalaman until the Employee concerned enters retirement
Pegawai Tetap yang bersangkutan masih age (56 years ), if it is deemed necessary because
diperlukan, Direksi dapat menangguhkan/ the expertise/experience of the Permanent
menghapuskan MPP yang bersangkutan dan Employee concerned is still needed, the Board of
selama dipekerjakan yang bersangkutan tetap Directors can suspend/remove the MPP concerned
diberikan penghasilan seperti halnya pada waktu and while employed the person concerned is still
Pegawai Tetap tersebut masih aktif (sebelum MPP). given income as was the case when the Permanent
Employee was still active (before MPP).
Terdapat perubahan ketentuan pelaksanaan MPP There are changes to the provisions for
sebagaimana ditetapkan pada Perjanjian Kerja implementing MPP as stipulated in the Bank BTN
Bersama (PKB) Bank BTN tahun 2022 pasal 69 ayat Collective Labor Agreement (PKB) in 2022 article
1 dimana Pegawai yang memasuki usia MPP (55 69 paragraph 1 where Employees who enter MPP
tahun) maka akan tetap bekerja hingga usia pensiun age (55 years) will continue to work until retirement
(56 tahun) dan apabila Pegawai ingin menjalani age (56 years) and if Employees wish to undergo
MPP maka dapat mengajukan permohonan kepada MPP then may apply to the Company. The changes
Perusahaan. Perubahan ketentuan pelaksanaan to the MPP implementation provisions have also
MPP tersebut juga telah disosialisasikan kepada been socialized to all Bank employees based on
seluruh Pegawai Bank berdasarkan memo nomor memos number 244/M/HCSD/HCSP/IX/2022 and
244/M/HCSD/HCSP/IX/2022 dan nomor number 370/M/HCMD/ER/IX/2022 regarding
370/M/HCMD/ER/IX/2022 perihal Pemberitahuan Notification of Changes in Retirement Preparation
Perubahan Ketentuan Masa Persiapan Pensiun Period (MPP).
(MPP).
214
Page 611
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term employee benefits (continued)
Karyawan Bank juga memperoleh manfaat dari Bank employees are also given welfare program,
pemberian program kesejahteraan, kontribusi employees’ contributions are 0.00% of their net
karyawan terhadap dana kesejahteraan sebesar wages for welfare program benefits and the Bank
0,00% dikali gaji bersih dan kontribusi Bank sebesar contributions are 3.50%. The plan assets are being
3,50%. Aset program diadministrasikan dan dikelola administered and managed by Yayasan
oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai PT Bank Kesejahteraan Pegawai PT Bank Tabungan Negara
Tabungan Negara (YKPBTN). (YKPBTN).
Perhitungan aktuaris atas imbalan kerja pada The actuarial valuation of employee benefits as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- December 31, 2023 and 2022, are based on the
masing adalah berdasarkan laporan aktuaris actuarial reports dated February 5, 2024 and
tanggal 5 Februari 2024 dan 13 Februari 2023 dari February 13, 2023, of Kantor Konsultan Aktuaria
aktuaris Kantor Konsultan Aktuaria Santhi Devi dan Santhi Devi dan Ardianto Handoyo respectively,
Ardianto Handoyo dengan menggunakan metode using the “Projected Unit Credit” method.
“Projected Unit Credit”.
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Asumsi ekonomi: Economics assumptions:
Tingkat kenaikan penghasilan dasar Basic pensionable annual
pensiun 8,00% 6,00% salary increase rate
Tingkat diskonto per tahun sebelum Annual discount rate before
usia pensiun normal 6,75% 7,00% normal retirement age
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 56 tahun/years 56 tahun/years Normal retirement age
Tingkat mortalita (kematian) TMI-2019 TMI-2019 Mortality rate
Tingkat cacat 1,00% mortalita/ 1,00% mortalita/ Disability rate
mortality mortality
Asumsi lainnya (lanjutan): Other assumptions (continued):
Tingkat Diskonto per tahun untuk: Annual Discount rate:
Imbalan Jangka Panjang Lainnya - Other long-term benefits
Penghargaan Masa Kerja 6,75% 7,00% Gratuity
Program Pesangon Pensiun - Retirement severance program
Selisih DPLK 6,75% 7,00% Difference from DPLK
Masa Persiapan Pensiun 6,75% 7,00% Retirement Preparation Period
Program Pensiun Imbalan Pasti 6,75% 7,25% Deferred Benefit Pension Plan
Program Kesejahteraan 6,75% 7,00% Welfare Program
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 25 5,00% 5,00% Age 25
Umur 30 5,00% 5,00% Age 30
Umur 35 5,00% 5,00% Age 35
Umur 40 5,00% 5,00% Age 40
Umur 45 5,00% 5,00% Age 45
Umur 50 4,00% 3,00% Age 50
Umur 55 9,00% 9,00% Age 55
215
Page 612
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Penghargaan masa kerja, program pesangon Gratuity for services, retirement severance program-
pensiun-selisih DPLK, masa persiapan pensiun dan difference from DPLK, retirement preparation period
program kesejahteraan dicantumkan dalam and welfare program are included in other benefits.
program lainnya.
a. Biaya imbalan kerja a. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 34.991 161.198 196.189 Current service cost
Iuran peserta (6.526) (6.729) (13.255) Contribution from participant
Beban bunga neto 1.271 63.231 64.502 Net interest cost
Kerugian aktuaria - (41.361) (41.361) Actuarial loss
Biaya jasa lalu (12.446) (23.817) (36.263) Past service cost
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 17.290 152.522 169.812 expense - net
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Biaya jasa kini 35.276 106.523 141.799 Current service cost
Iuran peserta (7.050) (7.153) (14.203) Contribution from participant
Beban bunga neto 5.394 46.104 51.498 Net interest cost
Kerugian aktuaria - 76.053 76.053 Actuarial loss
Biaya jasa lalu 11.460 256.180 267.640 Past service cost
Perubahan metode atribusi - (68.659) (68.659) Change in benefit attribution method
Beban imbalan kerja Employee benefits
- neto 45.080 409.048 454.128 expense - net
b. Mutasi atas kewajiban imbalan kerja b. Movements of liabilities for employee benefits
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 107.214 966.297 1.073.511 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 17.289 152.523 169.812 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto 76.466 109.561 186.027 benefit liability (asset) - net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (45.186) (104.822) (150.008) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun (Catatan 28) 155.783 1.123.559 1.279.342 at end of year (Note 28)
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 148.266 710.429 858.695 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan - neto 45.080 409.048 454.128 during the year - net
Pengukuran kembali liabilitas Reameasurement of employee
(aset) imbalan kerja - neto (49.512) (10.360) (59.872) benefit liability (asset) - net
Pembayaran iuran Payment contribution
tahun berjalan (36.620) (142.820) (179.440) from current year
Saldo kewajiban pada Balance liabilities
akhir tahun (Catatan 28) 107.214 966.297 1.073.511 at end of year (Note 28)
216
Page 613
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
c. Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah c. The movements in the present value of liabilities
sebagai berikut: for employee benefits are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.226.053 1.930.356 4.156.409 Beginning balance
Biaya jasa kini 34.991 161.198 196.189 Current service cost
Beban bunga 156.762 127.009 283.771 Interest cost
Biaya jasa lalu (12.446) (23.817) (36.263) Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (155.673) (186.015) (341.688) Benefits paid
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria 196.444 89.339 285.783 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.446.131 2.098.070 4.544.201 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.186.761 1.633.262 3.820.023 Beginning balance
Biaya jasa kini 35.276 106.523 141.799 Current service cost
Beban bunga 152.585 110.738 263.323 Interest cost
Biaya jasa lalu 11.460 256.180 267.640 Past service cost
Manfaat yang dibayarkan (140.158) (208.970) (349.128) Benefits paid
Perubahan metode atribusi - (68.660) (68.660) Change in benefit attribution method
Kerugian/(keuntungan)
aktuaria (19.871) 101.283 81.412 Actuarial loss/(gain)
Saldo pada akhir tahun 2.226.053 1.930.356 4.156.409 Balance at the end of year
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan assets
berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.118.844 1.030.736 3.149.580 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 275.470 116.700 392.170 Return on plan asset
Kontribusi Bank 45.183 26.056 71.239 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 6.526 6.729 13.255 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (155.673) (107.231) (262.904) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.290.350 1.072.990 3.363.340 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 2.038.499 995.996 3.034.495 Beginning balance
Hasil pengembangan aset
program 176.833 93.752 270.585 Return on plan asset
Kontribusi Bank 36.620 29.036 65.656 Contributions by the Bank
Kontribusi pegawai 7.050 7.153 14.203 Employees contribution
Manfaat yang dibayarkan (140.158) (95.201) (235.359) Benefits paid
Saldo pada akhir tahun 2.118.844 1.030.736 3.149.580 Balance at the end of year
217
Page 614
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
e. Pengukuran kembali (aset) liabilitas imbalan e. Remeasurement of net employee benefit
kerja neto: (asset) liabilities:
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 145.559 360.188 505.747 Beginning balance
Kerugian aktuaris 196.444 130.699 327.143 Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (119.979) (46.916) (166.895) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - 25.781 25.781 net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 222.024 469.752 691.776 Balance at the end of year
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Saldo awal 195.072 370.549 565.621 Beginning balance
Kerugian aktuaris (19.871) 25.231 5.360 Actuary loss
Imbal hasil atas aset program (29.642) (21.199) (50.841) Return on plan assets
Change in effect of the
Perubahan atas dampak atas aset asset ceiling excluding
diluar bunga neto aset/liabilitas - (14.391) (14.391) net interest of asset/liabilities
Saldo pada akhir tahun 145.559 360.190 505.749 Balance at the end of year
f. Portofolio investasi aset program yang f. The asset program’s investment portfolio is
ditempatkan dalam bentuk instrumen keuangan placed in the form of financial instruments
yang terdiri dari reksadana, efek beragunan including mutual funds, asset backed securities,
aset, surat berharga negara, obligasi, deposito government securities, bonds, time deposits
berjangka dan saham. and shares of stocks.
Status pendanaan imbalan kerja per Funding status of employee benefit as of
31 Desember 2023 dan 2022 disajikan sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follow:
berikut:
31 Desember/December 31, 2023
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.290.350 1.072.990 3.363.340 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.446.131) (974.509) (3.420.640) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (155.781) 98.481 (57.300) Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - (98.481) (98.481) Asset adjustment
Kewajiban - neto (155.781) - (155.781) Liabilities - net
218
Page 615
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
f. Portofolio investasi aset program yang f. The asset program’s investment portfolio is
ditempatkan dalam bentuk instrumen placed in the form of financial instruments
keuangan yang terdiri dari reksadana, efek including mutual funds, asset backed securities,
beragunan aset, surat berharga negara, government securities, bonds, time deposits
obligasi, deposito berjangka dan saham. and shares of stocks. (continued)
(lanjutan)
Status pendanaan imbalan kerja per Funding status of employee benefit as of
31 Desember 2023 dan 2022 disajikan sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follow:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Program
Program Pensiun/ Kesejahteraan/
Pension Plan Welfare Benefits Total
Nilai wajar aset dana Fair value of plan
(tidak diaudit) 2.118.844 1.030.736 3.149.580 assets (unaudited)
Nilai kini liabilitas manfaat Present value of funded defined
pasti yang didanai (2.226.053) (964.038) (3.190.091) benefit obligation
Selisih lebih (kurang) pendanaan (107.209) 66.698 (40.511) Funding surplus (deficit)
Selisih lebih pendanaan yang
tidak diakui - (66.698) (66.698) Asset adjustment
Kewajiban - neto (107.209) - (107.209) Liabilities - net
Per tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak As of December 31, 2023 and 2022, there were
ada selisih lebih aset kesejahteraan yang diakui no recognition of surplus of Welfare Benefits
di laporan posisi keuangan karena ketentuan Plan assets in the statement of financial position
untuk pengakuan aset dari selisih lebih as the funding surplus did not meet the
pendanaan yang disyaratkan dalam standar recognition criteria of assets under the
akuntansi tidak terpenuhi. accounting standards.
g. Sensitivitas dari kewajiban imbalan kerja (tidak g. The sensitivity of employee benefit liability
diaudit) terhadap perubahan asumsi aktuaria (unaudited) to the changes in actuarial
sebagai berikut: assumptions is as follow:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Tingkat diskonto Discount rate:
Kenaikan 1% (360.599) (363.644) Increase 1%
Penurunan 1% 425.590 431.961 Decrease 1%
Tingkat kenaikan gaji Salary increase rate:
Kenaikan 1% 237.562 221.622 Increase 1%
Penurunan 1% (163.484) (191.781) Decrease 1%
219
Page 616
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
h. Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari h. Expected maturity analysis of undiscounted
manfaat pensiun yang tidak terdiskonto adalah pension benefit is as follows: (unaudited)
sebagai berikut: (tidak diaudit)
31 Desember/December 31, 2023
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 176.478 256.396 432.874 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 878.676 1.046.050 1.924.726 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.027.144 848.474 1.875.618 Between 5 to 10 years
Total 2.082.298 2.150.920 4.233.218 Total
31 Desember/December 31, 2022
Program Pensiun/ Program Lainnya/
Pension Plan Other Benefits Total
Sampai dengan 1 tahun 127.654 278.591 406.245 Up to 1 year
1 sampai 5 tahun 835.385 978.527 1.813.912 Between 1 to 5 years
5 sampai 10 tahun 1.064.334 641.241 1.705.575 Between 5 to 10 years
Total 2.027.373 1.898.359 3.925.732 Total
Rata-rata durasi tertimbang kewajiban imbalan The average duration of the defined benefit
pasti adalah sebagai berikut: obligations are as follow:
31 Desember 2023/ 31 Desember 2022/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pensiun 10,09 tahun/years 10,05 tahun/years Pension
Kesejahteraan 9,82 tahun/years 9,50 tahun/years Welfare benefit
Program lainnya Other programs:
Pesangon 10,28 tahun/years 7,49 tahun/years Post employment benefit
Masa persiapan pensiun 10,28 tahun/years 7,67 tahun/years Pre-retirement benefit
Imbalan jangka panjang lainnya 10,28 tahun/years 7,49 tahun/years Other long term benefit
220
Page 617
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. IMBALAN KERJA (lanjutan) 40. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
i. Risiko i. Risk
Bank tereskpos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks
imbalan kerja antara lain: through its employee benefit plans as follows:
Risiko yang terekspos pada program iuran The exposed risks in defined contribution
pasti adalah hasil investasi dibawah tingkat plan is lower return on investment compared
diskonto. Akumulasi iuran aktual lebih kecil to assumption on discount rate. The
dari nilai yang diasumsikan sehingga accumulated actual contribution to be lower
mengakibatkan selisih pembayaran than its assumption resulted increase the
terhadap Undang-Undang difference in the amount of contribution
Ketenagakerjaan akan meningkat dan based on Labor Law, and will also increase
berdampak pada beban dan liabilitas yang the amount of the related expenses and
akan meningkat pula. liabilities.
Risiko yang terekspos pada program The exposed risks in defined benefit
manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil pension plan is the lower return on
investasi dibawah asumsi discount rate dan investment compared to assumption on
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari discount rate and the increase in the actual
asumsi. Hal tersebut menimbulkan salary is higher than its assumption. These
peningkatan iuran yang dibayarkan kepada will cause an increase in contribution paid to
Dana Pensiun. Pension Fund.
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi In April 2022, Institute of Indonesia Chartered
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia menerbitkan Accountants’ Accounting Standard Board issued an
materi penjelasan melalui siaran pers atas explanatory material through a press release
persyaratan pengatribusian imbalan pada periode regarding attribution of benefits to periods of service
jasa sesuai PSAK No. 24, ”Imbalan Kerja” yang in accordance with PSAK No. 24, “Employee
diadopsi dari IAS 19, ”Employee Benefits”. Materi Benefits” which was adopted from IAS 19,
penjelasan tersebut menyampaikan informasi “Employee Benefits”. The explanatory material
bahwa pola fakta umum dari program pensiun conveyed the information that the fact pattern of the
berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang pension program based on the labor law currently
berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta enacted in Indonesia is similar to those responded
serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan and concluded in the IFRS Intepretation Committee
dalam IFRS Intepretation Committee Agenda Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Decision Attributing Benefit to Periods of Service Service (IAS 19). The impact of the changes of
(IAS 19). Dampak perubahan perhitungan tersebut calculation is immaterial, therefore the impact of the
adalah tidak material sehingga dibukukan changes is recorded entirely in the financial
seluruhnya pada laporan keuangan tahun berjalan. statements for the current year.
221
Page 618
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. PELAPORAN SEGMEN 41. SEGMENT REPORTING
Informasi segmen usaha berdasarkan jenis usaha Segment information based on business type are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
Konvensional/ Syariah/ Eliminasi/
Conventional Sharia Elimination Total
Pendapatan segmen 24.722.529 3.558.723 - 28.281.252 Segment income
Beban segmen (13.406.425) (1.444.537) - (14.850.962) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 11.316.104 2.114.186 - 13.430.290 Segment Income - net
Pendapatan operasional
lainnya 4.161.842 154.971 (425.666) 3.891.147 Other operating income
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial assets
non-aset keuangan (3.653.668) (111.729) - (3.765.397) and non-financial assets
Pembalikkan penyisihan Reversal for allowance for
estimasi kerugian estimated losses from
komitmen dan commitment &
kontijensi bersih 1.139 - - 1.139 contingencies
Beban operasional lainnya (7.988.114) (1.455.002) 425.666 (9.017.450) Other operating expenses
Laba operasional 3.837.303 702.426 - 4.539.729 Income from operations
Pendapatan (beban) bukan Non-operating income
operasional - neto (159.428) (91) - (159.519) (expenses) - net
Beban pajak (879.222) Tax expense
Laba tahun berjalan 3.500.988 Income for the year
Total aset 392.854.285 54.288.709 (8.393.258) 438.749.736 Total assets
Total liabilitas dan dana syirkah Total liabilities and
temporer 363.082.327 53.581.515 (8.393.258) 408.270.584 temporary syirkah fund
31 Desember/December 31, 2022
Konvensional/ Syariah/ Eliminasi/
Conventional Sharia Elimination Total
Pendapatan segmen 23.233.200 2.674.168 - 25.907.368 Segment income
Beban segmen (10.036.723) (873.361) - (10.910.084) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 13.196.477 1.800.807 - 14.997.284 Segment Income - net
Pendapatan operasional
lainnya 2.405.171 78.845 (209.164) 2.274.852 Other operating income
Penyisihan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset keuangan dan losses on financial assets
non-aset keuangan (3.414.717) (602.661) - (4.017.378) and non-financial assets
Pembalikkan penyisihan Reversal for allowance for
estimasi kerugian estimated losses from
komitmen dan commitment &
kontijensi bersih (1.074) - - (1.074) contingencies
Beban operasional lainnya (8.704.656) (943.389) 209.164 (9.438.881) Other operating expenses
Laba operasional 3.481.201 333.602 - 3.814.803 Income from operations
Pendapatan (beban) bukan Non-operating income
operasional - neto 60.912 (25) - 60.887 (expenses) - net
Beban pajak (830.617) Tax expense
Laba tahun berjalan 3.045.073 Income for the year
Total aset 364.284.663 45.335.575 (7.471.926) 402.148.312 Total assets
Total liabilitas dan dana syirkah Total liabilities and
temporer 338.723.316 44.987.568 (7.471.926) 376.238.958 temporary syirkah fund
222
Page 619
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 42. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Based on Decision No. 15 year 2004 of the
Indonesia No. 15 tahun 2004 tentang pengakhiran President of the Republic of Indonesia regarding the
tugas dan pembubaran BPPN, dinyatakan dalam termination of the role and winding-up of IBRA,
pasal 8 bahwa dengan diakhirinya tugas dan stated on article 8 that in relation with the task
dibubarkannya BPPN, Program Penjaminan completion and dismissal of IBRA, the Government
Pemerintah terhadap kewajiban pembayaran bank Guarantee Program on the obligations of domestic
umum yang semula dilakukan oleh BPPN banks which was originally handled by IBRA based
berdasarkan Keputusan Presiden Republik on the Decisions of the President of the Republic of
Indonesia No. 26 tahun 1998 dan Keputusan Indonesia No. 26 year 1998 and No. 27 year 1998
Presiden Republik Indonesia No. 27 tahun 1998, would be handled by the Ministry of Finance,
selanjutnya dilaksanakan oleh Menteri Keuangan specifically by the Government Guarantee
melalui Unit Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah Implementation Unit Pelaksanaan Penjaminan
(UP3) sebagaimana diatur oleh Keputusan Presiden Pemerintah (UP3) as provided in the Decision of the
Republik Indonesia No. 17 tahun 2004, yang diatur President of the Republic of Indonesia No. 17 year
lebih lanjut dengan Keputusan Menteri Keuangan 2004, which was further regulated by the Decision
No. 84/KMK.06/2004 tanggal 27 Februari 2004 No. 84/KMK.06/2004 dated February 27, 2004 of the
tentang Perubahan atas Keputusan Ministry of Finance regarding the Amendment of
Menteri Keuangan Republik Indonesia Decision No. 179/KMK.017/2000 of the Ministry of
No.179/KMK.017/2000 tentang Syarat, Tata cara Finance on the Terms, Implementation Guidelines,
dan Ketentuan Pelaksanaan Jaminan Pemerintah and Conditions of the Government Guarantees on
terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum. the obligations of commercial banks.
Program Penjaminan Pemerintah melalui UP3 telah The Guarantee Program by the Government through
berakhir pada tanggal 22 September 2005, UP3 ended on September 22, 2005, as stated in
sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri Regulation No. 68/PMK.05/2005 dated August 10,
Keuangan Republik Indonesia No. 68/PMK.05/2005 2005 of the Ministry of Finance concerning the
tanggal 10 Agustus 2005 tentang Perhitungan Dan Calculation and Payments of Premium on
Pembayaran Premi Program Penjaminan Terhadap Guarantee Program from Commercial Banks for the
Pembayaran Bank Umum untuk periode period July 1 to September 21, 2005. The
1 Juli sampai 21 September 2005. Sebagai Government established the Deposit Insurance
pengganti UP3 Pemerintah telah membentuk Corporation (LPS), an independent agency, to
Lembaga Independen, yaitu Lembaga Penjamin replace UP3, based on Law No. 24 year 2004 dated
Simpanan (LPS) berdasarkan Undang-undang September 22, 2004 of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia No. 24 tahun 2004 tanggal regarding the establishment Deposit Insurance
22 September 2004 tentang Lembaga Penjamin Corporation (LPS) to guarantee public funds
Simpanan dimana LPS menjamin dana masyarakat including funds from other banks in the form of
termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, demand deposits, time deposits, certificates of
deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/atau deposit, savings deposits and/or other equivalent
bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. form.
Berdasarkan salinan Peraturan LPS Based on LPS regulation No. 1/PLPS/2006 dated
No. 1/PLPS/2006 tanggal 9 Maret 2006 tentang March 9, 2006 regarding “Government Guarantee
“Program Penjaminan Simpanan” diatur besarnya Program on Saving Account”, the balance of saving
saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu accounts guaranteed for each customer is at a
bank adalah paling tinggi sebesar Rp100 juta. maximum of Rp100 million.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun In accordance with Government Regulation No. 66
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang “Besaran of 2008, dated October 13, 2008 regarding “The
Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin Amount of Public Savings Guaranteed by the
Simpanan” maka nilai simpanan setiap nasabah Indonesia Deposit Insurance Corporation”, the total
pada satu bank yang dijamin oleh Pemerintah naik amount of customers’ saving accounts in banks
menjadi sebesar Rp2 miliar dari semula Rp100 juta, which is guaranteed by the Government has
efektif sejak tanggal tersebut di atas. increased to Rp2 billion, from the previous Rp100
million, effective on the date stated above.
223
Page 620
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 42. GOVERNMENT GUARANTEES ON THE
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
(lanjutan) (continued)
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS interest rates guarantee as of December 31,
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 2023 and 2022 were 4.25% and 3.75% for each
adalah sebesar 4,25% dan 3,75% untuk simpanan deposits in Rupiah and 2.25% and 1.75% for
dalam mata uang Rupiah, dan masing-masing deposits in foreign currencies.
sebesar 2,25% dan 1,75% untuk simpanan dalam
mata uang asing.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank The Bank paid a premium on the guarantee program
telah membayar premi program penjaminan masing- amounting to Rp656,774 and Rp599,991 as of
masing sebesar Rp656.774 dan Rp599.991. December 31, 2023 and 2022, respectively.
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank enters
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan into certain transactions with parties which are
kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua related to the management and/or owned by the
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah same ultimate shareholder. All transactions with
dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah related parties have been entered into the agreed
disepakati bersama. terms and conditions.
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022: 2022:
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
Pemerintah Republik Indonesia (RI) Pemegang saham mayoritas melalui Obligasi Pemerintah, Kredit yang diberikan dan
Kementerian Keuangan RI/ Majority pembiayaan/piutang syariah/ Government
shareholder through the Ministry of Bonds, Loans and sharia financing/receivables
Finance of the Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek,
common control through the Central Liabilitas Akseptasi, Pinjaman yang diterima
Government of the Republic of dan Surat Berharga yang Diterbitkan/Current
Indonesia accounts with other banks, Placement with Bank
Indonesia and Other Banks, Securities,
Acceptances Payable, Fund Borrowing and
Securities issued
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
common control through the Central Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi/
Government of the Republic of Current accounts with other banks, Placement
Indonesia with Bank Indonesia and Other Banks,
Securities and Securities issued, Acceptances
Payable
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
common control through the Central Berharga yang Diterbitkan/ Current accounts
Government of the Republic of with other banks, Placement with Bank
Indonesia Indonesia and Other Banks, Securities and
Securities issued
224
Page 621
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, dan Penempatan pada
melalui pemerintah pusat RI/ Under Bank Indonesia dan Bank Lain/ Current
common control through the Central accounts with other banks, and Placement with
Government of the Republic of Bank Indonesia and Other Banks
Indonesia
PT Bank Mandiri Taspen Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Lain, Efek-efek/Placement with Bank Indonesia
Owned Enterprise (SOE) and Other Banks and Securities
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Indonesia Agroniaga Tbk) Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Lain, Simpanan dari Bank Lain dan Surat
Owned Enterprise (SOE) Berharga yang Diterbitkan/ Placement with
Bank Indonesia and Other Banks, Deposits from
Other Banks, Securities issued
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Dalam pengendalian yang sama Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
melalui pemerintah pusat RI/ Under Lain, Efek-efek/Placement with Bank Indonesia
common control through the Central and Other Banks, Securities
Government of the Republic of
Indonesia
PT Hutama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah, Tagihan Akseptasi/Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables, Acceptance Receivable
Government of the Republic of
Indonesia
Perum Perumnas Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities, and
common control through the Central Loans and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT PP Properti Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Kredit yang diberikan
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State dan pembiayaan/piutang syariah/Acceptances
Owned Enterprise (SOE) Receivable and Loans and sharia
financing/receivables
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Acceptances Receivable and
Owned Enterprise (SOE) Guarantees issued
PT Wijaya Karya Industri Energi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi/Acceptances Receivable
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
225
Page 622
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi/Acceptances Receivable
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
Perum Percetakan Negara Republik Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Indonesia (Perum PNRI) melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Danareksa Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan Surat Berharga yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Diterbitkan/Securities and Securities Issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Angkasa Pura II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT HK Realtindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Indah Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Jasamarga Bali Tol Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Mandiri Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek dan Surat Berharga yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Diterbitkan/Securities and Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Patra Jasa Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
226
Page 623
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Permodalan Nasional Madani Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State pembiayaan/piutang syariah/Securities, Loans
Owned Enterprise (SOE) and sharia financing/receivables
PT Amarta Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek dan Kredit yang diberikan dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under pembiayaan/piutang syariah/Securities and
common control through the Central Loans and sharia financing/receivables
Government of the Republic of
Indonesia
PT Taspen (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Virama Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia finacing/receivables and Guarantees
Government of the Republic of issued
Indonesia
PT Waskita Bumi Wira Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita Karya Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah/ Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT PPA Finance Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita FIM Perkasa Realti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Pertamina (persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan efek-efek/ Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables and Securities
Government of the Republic of
Indonesia
227
Page 624
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Yodya Karya (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia financing/receivables and Guarantees
Government of the Republic of issued
Indonesia
PT Adhi Persada Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Jakabaring Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Sentraland Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprice (SOE)
PT Perumnas TOD Tanjung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Sinergi Investasi Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perumnas Pondok Cina Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Adhi Commuter Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah dan Tagihan Lain-Lain/Loans and
Owned Enterprise (SOE) sharia financing/receivables and Other
receivables
PT Angkasa Pura I (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan efek-efek/Loans and sharia
common control through the Central financing/receivables and securities
Government of the Republic of Efek-efek/Securities
Indonesia Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
keuangan dan aset non keuangan/Provision for
impairment losses on financial and non-financial
assets
PT Jalin Pembayaran Nusantara Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
228
Page 625
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Reasuransi Nasional Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan /
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Tugu Reasuransi Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Puspetindo Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Asuransi Kredit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan dan Garansi
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State yang diterbitkan/Securities Issued and
Owned Enterprise (SOE) Guarantees issued
PT Asuransi Jasa Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Asuransi Jasa Raharja Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan Efek-efek/ Loans and
melalui pemerintah pusat RI/ Under sharia financing/receivables and Securities
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Nindya Karya (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Guarantees issued
PT Centurion Perkasa Iman Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Garansi yang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State diterbitkan/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Guarantees issued
PT Energi Pelabuhan Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
Perum Jaminan Kredit Indonesia Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Daya Mitra Telekomunikasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Industri Kereta Api Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah /Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
229
Page 626
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT AXA Mandiri Financial Services Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Dalam pengendalian yang sama Surat Berharga yang Diterbitkan/
melalui pemerintah pusat RI/ Under Securities issued
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Tugu Pratama Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Sarana Multigriya Finance (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek, Pinjaman yang diterima dan
melalui pemerintah pusat RI/ Under Pinjaman Subordinasi dan efek-efek
common control through the Central subordinasi/ Securities, Fund borrowings and
Government of the Republic of Subordinated Loan and securities
Indonesia
PT Sinergi Colomadu Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek/Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek/Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT PP Properti Jababeka Residence Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Efek - Efek/Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under Pendapatan dari penerimaan kredit yang
common control through the Central dihapus bukukan/Income from recovery of loans
Government of the Republic of written off
Indonesia
230
Page 627
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT Pegadaian Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT BNI Asset Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yang Diterbitkan dan efek-efek/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Securities issued and securities
Owned Enterprise (SOE)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Dalam pengendalian yang sama Efek-efek/ Securities
melalui pemerintah pusat RI/ Under
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
Peruri Properti Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
Owned Enterprise (SOE) sharia financing/receivables and
Guarantees issued
PT Waskita Beton Precast Tbk Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT BRI Manajemen Investasi Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/ Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Pos Indonesia (Persero) Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Telkom Satelit Indonesia Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan/
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Guarantees issued
Owned Enterprise (SOE)
PT Inhutani V Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Dalam pengendalian yang sama Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi/
melalui pemerintah pusat RI/ Under Subordinated Loan and Securities
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
231
Page 628
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah menunjukkan rincian pihak-pihak The table below details the related parties of the
berelasi dengan Bank beserta sifat dari transaksi Bank along with the nature of transactions entered
yang dilakukan oleh Bank tersebut pada tahun into by the Bank during December 31, 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 (lanjutan): 2022 (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Type of relationship Nature of related party transactions
PT PP Urban Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan, Tagihan lain-lain,
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Owned Enterprise (SOE) syariah / Guarantees issued, Other receivables,
Loans and sharia financing/receivables
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Bio Farma (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Inka Multi Solusi Service Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State Syariah dan Tagihan lain-lain/Loans and sharia
Owned Enterprise (SOE) financing/receivables and Other receivables
PT PAL Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah dan Garansi yang diterbitkan/Loans and
common control through the Central sharia financing/receivables and
Government of the Republic of Guarantees issued
Indonesia
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
melalui pemerintah pusat RI/ Under syariah/Loans and sharia financing/receivables
common control through the Central
Government of the Republic of
Indonesia
PT Wika Realty Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State syariah/Loans and sharia financing/receivables
Owned Enterprise (SOE)
PT Wika Gedung Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan lain-lain/Other receivables
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
PT Bahana TCW Investment Management Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-efek/Securities
Negara (BUMN)/ Subsidiary of State
Owned Enterprise (SOE)
Manajemen Kunci termasuk Direksi, Komisaris, Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang
Komite Audit, Kepala Divisi dan Kepala Cabang/Key Hubungan pengendalian kegiatan Syariah, Simpanan dari Nasabah, dan Dana
Management including Director, Commissioner, perusahaan/ Control on company’s Syirkah Temporer/Loans and sharia
Audit Comittee, Head Division and Branch Manager activities financing/receivables, Deposit from Customers
and Temporary Syirkah Fund
232
Page 629
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia: Republic of Indonesia:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada bank lain (Catatan 6) 1.049.449 508.322 other banks (Note 6)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) 61 61 and other banks (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 3.851.105 850.059 Securities (Note 8)
Obligasi pemerintah (Catatan 9) 35.893.929 51.964.973 Government bonds (Note 9)
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Loans and sharia financing/
(Catatan 11) 27.678.581 19.594.018 receivables (Note 11)
Tagihan akseptasi (Catatan 13) 68.746 131.356 Acceptance receivable (Note 13)
Tagihan lain-lain 106.385 61.169 Other Receivables
Total aset untuk pihak-pihak berelasi 68.648.256 73.109.958 Total assets to related parties
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai dari pihak-pihak berelasi (1.227.528) (900.235) for related parties
Total dari aset pihak-pihak berelasi Total assets from related parties
- neto 67.420.728 72.209.723 - net
Persentase total aset pihak Percentage of total assets from
berelasi terhadap total aset 15,37% 17,96% related parties to total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
(Catatan 18, 19 dan 20) 196.674.002 173.906.896 (Notes 18, 19 and 20)
Liabilitas Akseptasi (Catatan 22) 224.045 118.525 Acceptance payable (Note 22)
Surat-surat berharga
yang diterbitkan (Catatan 23) 5.868.525 4.355.008 Securities issued (Note 23)
Pinjaman yang diterima (Catatan 24) 22.453.290 17.455.685 Fund borrowings (Note 24)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loan
efek-efek subordinasi (Catatan 25) 4.499.997 4.499.977 and securities (Note 25)
Total liabilitas untuk pihak-
pihak berelasi 229.719.859 200.336.091 Total liabilities to related parties
Persentase total liabilitas pihak Percentage of total liabilities from
berelasi terhadap total liabilitas 60,27% 57,01% related parties to total liabilities
233
Page 630
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia (lanjutan): Republic of Indonesia (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Giro Mudharabah (Catatan 18) 11.271 11.897 Mudharabah current accounts (Note 18)
Tabungan Mudharabah (Catatan 19) 133.630 83.465 Mudharabah savings deposits (Note 19)
Deposito Mudharabah (Catatan 20) 8.899.072 7.631.970 Mudharabah time deposits (Note 20)
Total dana syirkah temporer Total temporary syirkah
untuk pihak-pihak berelasi 9.043.973 7.727.332 funds to related parties
Persentase total dana syirkah Percentage of total temporary syirkah
temporer berelasi terhadap funds related parties to total
dana syirkah temporer 33,37% 31,08% temporary syirkah funds
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pendapatan bunga dan Interest income and income
bagi hasil from profit sharing
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 490.024 282.311 and other banks
Efek-efek 299.741 216.020 Securities
Obligasi pemerintah 1.220.648 1.518.936 Government bonds
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 1.195.910 1.081.237 receivables
Total pendapatan bunga dan Total interest income and income
bagi hasil dari pihak-pihak from profit sharing from
berelasi 3.206.323 3.098.504 related parties
Persentase terhadap total Percentage to total interest
pendapatan bunga dan bagi income and income from
hasil 11,34% 11,96% profit sharing
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pendapatan dari penerimaan kredit Income from recovery of
yang dihapusbukukan 374.257 - loans written-off
Persentase terhadap total pendapatan Percentage of total income from
dari penerimaan kredit yang recovery of loans
dihapusbukukan 40,06% - writtern off
234
Page 631
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Transaksi dengan pihak berelasi karena a. Transactions with related parties due to
hubungan kepemilikan dengan pemerintah ownership relation with government of the
Republik Indonesia (lanjutan): Republic of Indonesia (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Beban bunga, bagi hasil Interest, profit sharing
dan bonus and bonus expenses
Simpanan dari nasabah 3.137.470 2.642.731 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2.647 781 Deposits from other banks
Surat-surat berharga
yang diterbitkan 433.269 455.401 Securities issued
Pinjaman yang diterima 965.111 843.147 Fund borrowings
Efek- efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 34.593 4.894 repurchase agreement
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan and
efek-efek subordinasi 381.770 381.760 securities
Giro Mudharabah 18 181 Mudharabah current accounts
Tabungan Mudharabah 1.896 6.521 Mudharabah savings deposits
Deposito Mudharabah 149.498 80.613 Mudharabah time deposits
Total beban bunga dan bonus Total interest and bonus expenses
dari pihak berelasi 5.106.272 4.416.029 from related parties
Persentase terhadap total Percentage to total interest, profit
beban bunga, bagi hasil dan bonus 34,38% 40,48% sharing and bonus expense
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Provision for Impairment
Aset Keuangan dan Aset Losses on Financial and
Non Keuangan 803.278 - Non-financial Assets
Presentase terhadap total penyisihan Percentage to total provision for
Kerugian penurunan nilai aset impairment losses on financial
Keuangan dan aset non keuangan 21,33% - and non-financial assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Komitmen dan Kontinjensi pada Commitments and Contingencies
Rekening Administratif in Administrative Accounts
(Catatan 27) (Note 27)
Garansi yang diterbitkan 1.116.581 426.438 Guarantees issued
Irrevocable L/C yang masih berjalan 8.840 115.445 Outstanding irrevocable LCs
Total komitmen dan kontinjensi Total commitments
pada rekening administratif and contingencies in
dari pihak berelasi 1.125.421 541.883 administrative accounts
Presentase terhadap total komitmen Percentage to total commitments and
dan kontinjensi pada rekening contingencies in administrative
administratif 41,28% 43,35% accounts
235
Page 632
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan manajemen kunci (lanjutan) b. Transactions with key management personnel
(continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loan and sharia
pembiayaan syariah (Catatan 11) 94.105 102.781 financing/receivables (Note 11)
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai dari pihak-pihak berelasi (288) (374) for related parties
Total dari aset pihak-pihak berelasi Total assets from related parties
- neto 93.817 102.407 - net
Persentase terhadap total aset 0,02% 0,03% Percentage to total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
(Catatan 18, 19 dan 20) 186.924 115.340 (Notes 18, 19 and 20)
Liabilitas imbalan kerja 288.487 268.476 Employee benefits liability
Total liabilities from key
Total liabilitas dari manajemen kunci 475.411 383.816 management personnel
Persentase terhadap total liabilitas 0,12% 0,11% Percentage to total liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Dana Syirkah Temporer Temporary Syirkah Funds
Giro Mudharabah (Catatan 18) 2.203 - Mudharabah current accounts (Note 18)
Tabungan Mudharabah (Catatan 19) 8.363 4.962 Mudharabah savings deposits (Note 19)
Deposito Mudharabah (Catatan 20) 9.297 5.221 Mudharabah time deposits (Note 20)
Total dana syirkah temporer Total temporary syirkah
untuk pihak-pihak berelasi 19.863 10.183 funds to related parties
Persentase total dana syirkah Percentage of total temporary syirkah
temporer berelasi terhadap funds related parties to total
dana syirkah temporer 0,07% 0,04% temporary syirkah funds
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Pendapatan bunga dan Interest income and income
bagi hasil from profit sharing
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 6.821 6.929 receivables
Persentase terhadap total Percentage to total interest
pendapatan bunga dan bagi income and income from
hasil 0,02% 0,03% profit sharing
236
Page 633
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 43. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan manajemen kunci (lanjutan) b. Transactions with key management personnel
(continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Beban bunga, bagi hasil Interest, profit sharing
dan bonus and bonus expenses
Simpanan dari nasabah 1.446 1.564 Deposits from customers
Dana Syirkah 402 168 Mudharabah savings deposits
Total beban bunga, Total interest, profit
bagi hasil, dan bonus 1.848 1.732 sharing and bonus expense
Persentase terhadap total beban Percentage to total interest, profit
bunga, bagi hasil, dan bonus 0,01% 0,03% sharing and bonus expense
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Imbalan jangka pendek: Short-term employee benefits:
Direksi (Catatan 1i) 161.529 131.671 Board of directors (Note 1i)
Dewan komisaris (Catatan 1i) 64.480 51.960 Board of commissioners (Note 1i)
Karyawan kunci lain 216.253 221.825 Other key employees
Imbalan pasca kerja: Post-employee benefits:
Karyawan kunci lain 200.829 182.874 Other key employees
Imbalan jangka Panjang lainnya: Other long term benefits:
Karyawan kunci lain 87.658 85.602 Other key employees
Total 730.749 673.932 Total
Persentase terhadap total beban Percentage to total salaries
gaji dan tunjangan karyawan 18,35% 16,08% and employee benefits
44. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 44. ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN
UANG ASING FOREIGN CURRENCIES
Posisi Devisa Neto Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) didasarkan The Net Open Position (NOP) is calculated based on
pada Peraturan Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 Bank Indonesia Regulation No. 5/13/PBI/2003
tanggal 17 Juli 2003 sebagaimana telah diubah dated July 17, 2003 which was fourth amended by
dengan perubahan keempat Peraturan Bank Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015
Indonesia No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015. dated May 29, 2015. Based on this regulation, the
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank diwajibkan Bank is required to maintain Net Open Position ratio
untuk menjaga rasio PDN laporan posisi keuangan of the overall statement of financial position at a
dan secara keseluruhan maksimum 20% dari jumlah maximum of 20% of the total capital. The NOP is the
modal. PDN adalah penjumlahan nilai absolut yang sum of the absolute values, which are stated in
dinyatakan dalam Rupiah dari selisih bersih antara Rupiah, of the net difference between the assets
aset dan liabilitas dalam mata uang asing dan selisih and liabilities denominated in each foreign currency
bersih dari tagihan dan liabilitas komitmen dan and the net difference of the receivables and
kontinjensi yang dicatat dalam rekening administratif payables of both commitments and contingencies
yang didenominasi dalam setiap mata uang asing. recorded in the administrative accounts
denominated in each foreign currency.
237
Page 634
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 44. ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN
UANG ASING (lanjutan) FOREIGN CURRENCIES (continued)
PDN Bank pada tanggal-tanggal 31 Desember The Bank’s NOP as of December 31, 2023 and 2022
2023 dan 2022: are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Australia 177.633 (20.421) 157.212 Australian Dollar
Dolar Amerika Serikat 30.741.381 (30.627.376) 114.005 United States Dollar
Yen Jepang 850.554 (759.435) 91.119 Japanese Yen
Pound Sterling Inggris 86.071 - 86.071 Great Britain Pound Sterling
Euro Eropa 81.632 (1.337) 80.295 European Euro
Dolar Singapura 39.205 (47.435) 8.230 Singapore Dollar
Renminbi 3.497 (19) 3.478 Renminbi
Dolar Hong Kong 371s - 371 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 303 - 303 Malaysian Ringgit
Riyal Arab Saudi 140 - 140 Saudi Arabian Riyal
541.224
Modal (Catatan 45) 31.230.282 Capital (Note 45)
Rasio PDN 1,73% NOP ratio
31 Desember/December 31, 2022
Posisi Devisa Neto/
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities Net Open Position
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
Rekening administratif and Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat 7.622.973 (8.311.493) 688.520 United States Dollar
Yen Jepang 480.099 (808.933) 328.834 Japanese Yen
Dolar Singapura 36.865 (24.018) 12.847 Singapore Dollar
Dolar Australia 48.406 (4) 48.402 Australian Dollar
Renminbi 1.089 (8) 1.081 Renminbi
Ringgit Malaysia 292 (10) 282 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 31.464 (328) 31.136 European Euro
Pound Sterling Inggris 63.405 (11) 63.394 Great Britain Pound Sterling
Dolar Hong Kong 97 - 97 Hong Kong Dollar
Riyal Arab Saudi 81 - 81 Saudi Arabian Riyal
1.174.674
Modal (Catatan 45) 28.168.457 Capital (Note 45)
Rasio PDN 4,17% NOP ratio
238
Page 635
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL 45. MINIMUM REQUIRED CAPITAL ADEQUACY
MINIMUM (KPMM) RATIO (CAR)
Bank secara aktif mengelola modalnya sesuai The Bank actively manages its capital in accordance
dengan peraturan yang berlaku. Tujuan utamanya with the regulatory requirements. The primary
adalah untuk memastikan bahwa setiap saat Bank objective of which is to ensure that the Bank, at all
dapat menjaga kecukupan modalnya untuk times, maintains adequate capital to cover inherent
menutup risiko bawaan (inherent risks) pada risks to its banking activities without prejudice to
kegiatan perbankan tanpa mengurangi optimalisasi optimizing shareholder’s value.
nilai pemegang saham.
KPMM pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 CAR on December 31, 2023 and 2022 was
dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa calculated based on Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Keuangan (POJK) No. 27/POJK.03/2022, POJK No. 27/POJK.03/2022, POJK No. 34/POJK.03/2016
No.34/POJK.03/2016 dan POJK No. and POJK No. 11/POJK.03/2016 concerning the
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Requirement for Commercial
Modal Minimum Bank Umum. Banks.
Berdasarkan POJK No. 27/POJK.03/2022 tentang Based on POJK No. 27/POJK.03/2022 concerning
Perubahan Kedua atas POJK of Second Change Regulation No.
No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban 11/POJK.03/2016 concerning the Minimum Capital
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, PBI No. Requirement for Commercial Banks, PBI No.
17/22/PBI/2015 tentang Kewajiban Pembentukan 17/22/PBI/2015 concerning the Establishment of
Countercyclical Buffer dan POJK No. Countercyclical Buffer Requirement, and POJK
46/POJK.03/2015 tentang Penetapan Systemically No. 46/POJK.03/2015 concerning the
Important Bank dan Capital Surcharge, Bank Determination of Systemically Important Bank and
diwajibkan membentuk tambahan modal sebagai Capital Surcharge, the Bank is required to form
penyangga (buffer) yang berlaku secara bertahap additional capital as a buffer that apply in stages
mulai 1 Januari 2016. Pembentukan modal buffer starting on January 1, 2016. The establishment of
yaitu Capital Conservation Buffer, Countercyclical buffer capital consists of Capital Conservation
Buffer dan Capital Surcharge untuk D-SIB yang Buffer, Countercyclical Buffer, and Capital
wajib dibentuk berdasarkan persentase tertentu Surcharge for D-SIB which shall be established
dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) based on a percentage of Risk Weighted Assets
masing-masing sebesar 2,50%, 0,00% dan 1,00%. (RWA) of 2.50%, 0.00% and 1.00%, respectively.
Berdasarkan POJK No 48/POJK.03/2020 tanggal 1 Based on POJK No. 48/POJK.03/2020 as of
Desember 2020 tentang Perubahan atas POJK December 1, 2020 concerning the amendments of
No.11/POJK.03/2020 tanggal 27 Mei 2020, untuk POJK No.11/POJK.03/2020 dated May 27, 2020
kebijakan relaksasi dalam rangka mendukung for relaxation policy in order to support the national
program pemulihan ekonomi nasional sektor economic recovery program of the banking sector,
perbankan, bahwa kewajiban pemenuhan Capital that the obligation to fulfill the Capital Conservation
Conservation Buffer dalam komponen modal Buffer in the capital component is removed until
ditiadakan sampai dengan 31 Maret 2022. March 31, 2022.
Berdasarkan profil risiko Bank masing-masing per Based on the risk profile as of December 31, 2023
31 Desember 2023 dan 2022, yaitu low to and 2022, respectively, which are both low to
moderate, maka rasio kecukupan modal (KPMM) moderate, the minimum CAR for
minimum per 31 Desember 2023 dan 2022 December 31, 2023 and 2022, is set at 9% to less
ditetapkan masing-masing sebesar 9% sampai than 9%, respectively.
dengan 9%.
Penentuan kepatuhan Bank terhadap peraturan The determination of the Bank's compliance with
dan rasio yang berlaku didasarkan pada peraturan regulations and applicable ratios are based on the
praktik akuntansi yang berbeda dalam beberapa accounting rules which is differ in several aspects
hal dengan Standar Akuntansi Keuangan di with the Financial Accounting Standards in
Indonesia. Indonesia.
239
Page 636
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL 45. MINIMUM REQUIRED CAPITAL ADEQUACY
MINIMUM (KPMM) (lanjutan) RATIO (CAR) (continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the Bank has
Bank telah memenuhi rasio sesuai yang fulfilled the required ratios of Bank Indonesia
disyaratkan Bank Indonesia dan/atau Otoritas Jasa and/or Financial Services Authority for the CAR.
Keuangan untuk KPMM.
Perhitungan KPMM Bank pada tanggal The computation of the Bank’s CAR as of December
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 31, 2023 and 2022 follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2023 December 31, 2022
Modal inti a 27.154.078 22.533.407 Core Capital
Modal pelengkap Supplementary Capital
(Maksimal 100% dari (Maximum of 100% of
modal inti) b 4.076.204 5.635.050 Core Capital)
Modal pelengkap tambahan Additional supplementary
yang dialokasikan capital allocated
untuk mengantisipasi for anticipation
risiko pasar c - - of market risk
Jumlah Modal Inti dan Total Core Capital and
Modal Pelengkap d=a+b 31.230.282 28.168.457 Supplementary Capital
Jumlah modal inti, modal Total core capital,
pelengkap dan modal supplementary
pelengkap tambahan capital and additional
yang dialokasikan supplementary
untuk mengantisipasi capital allocated for
risiko pasar e=c+d 31.230.282 28.168.457 anticipation of market risk
Penyertaan f - - Investment
Jumlah modal untuk Total capital
risiko kredit g=d-f 31.230.282 28.168.457 for credit risk
Jumlah modal untuk risiko Total capital for credit
kredit dan risiko pasar h=e-f 31.230.282 28.168.457 risk and market risk
Aset tertimbang menurut Risk weighted assets
risiko kredit i 136.691.761 114.318.357 credit risk
ATMR untuk risiko pasar j 942.326 1.373.299 RWA for market risk
ATMR untuk risiko operasional k 17.956.060 23.938.858 RWA for operational risk
Jumlah ATMR untuk risiko
kredit dan risiko Total RWA for credit risk and
operasional l=i+k 154.647.821 138.257.215 operational risk
Jumlah ATMR untuk risiko RWA for Credit Risk,
kredit, risiko operasional Operational Risk and
dan risiko pasar m=i+j+k 155.590.147 139.630.514 market risk
CAR untuk risiko kredit CAR for credit risk
dan risiko operasional n=g/l 20,19% 20,37% and operational risk
CAR untuk risiko kredit CAR for credit risk
risiko operasional, Operational risk and
dan risiko pasar o=h/m 20,07% 20,17% market risk
CAR Minimum yang
Diwajibkan 9% 9% Minimum CAR
240
Page 637
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO 46. RISK MANAGEMENT
Bank portofolio asetnya didominasi oleh Kredit The bulk of the Bank’s loan portofolio consists of
Pemilikan Rumah (KPR) yang dipengaruhi oleh mortgage loans (KPR) that are affected by changes
adanya perubahan iklim bisnis eksternal seperti in the external business environment such as
inflasi dan tingkat BI rate. Upaya meminimalkan inflation and the BI rate. Efforts to minimize the
dampak negatif tersebut dilakukan dengan negative impact is being done through risk
pengelolaan risiko secara day to day risk management activities on a daily basis, with the
management activities, dengan berlandaskan principles of Good Corporate Governance (GCG) as
prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk the basis to ensure that all the processes and
memastikan seluruh proses dan mekanisme yang mechanisms in connection to achieve the Bank’s
terjadi dalam mencapai tujuan perusahaan, objectives, to prevent the bank from deviations and
mencegah perusahaan dari penyimpangan dan risks that can lead to failure in achieving corporate
risiko yang dapat mengakibatkan kegagalan objectives. The principle of prudence is the basis of
pencapaian tujuan perusahaan, serta berlandaskan risk management activities to ensure the healthy
prinsip kehati-hatian untuk memastikan growth of the Bank's performance and sustainability.
pertumbuhan kinerja Bank yang sehat dan
berkesinambungan.
Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, As a follow up to the implementation of Pillar 1 of
Bank telah mengimplementasikan pengukuran Basel II, the Bank has implemented a credit risk
risiko kredit dengan menggunakan Standardized measurement using the Standardized Approach in
Approach sesuai dengan SEOJK No. accordance with SEOJK No.24/SEOJK.03/2021
24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 tentang dated in Oct 7, 2021 regarding the Guidelines for
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Calculation of Risk Weighted Assets (RWA) for
Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Credit Risk by using Standardized Approach. Apart
Standar Bagi Bank Umum. Selain dari itu Bank juga from that, the Bank has been calculating the
telah melakukan perhitungan kebutuhan modal minimum capital requirements using the
minimum dengan menggunakan Standardized Standardized Approach for operational risk in
Approach sesuai dengan SEOJK No. accordance with SEOJK No. 6/SEOJK.03/2020
6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 tentang dated in April 29, 2020 regarding the calculation of
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk risk weighted assets (RWA) for Operational Risk.
Risiko Operasional dengan Menggunakan The use of Standardized Method for market risk are
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum. in accordance with SEOJK No. 38/SEOJK.03/2016
Penggunaan Standardized Model untuk risiko pasar dated in September 8, 2016 regarding the
sesuai dengan SEOJK No. 38/SEOJK.03/2016 Guidelines for the Use of Standardized Method in
tanggal 8 September 2016 perihal Pedoman the Calculation of Capital Adequacy Ratio on
Penggunaan Metode Standar dalam Perhitungan Market Risk for Commercial Banks.
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
Umum dengan Memperhitungkan Risiko Pasar.
Guna melengkapi pengukuran risiko khususnya In measuring risks, particularly market risk and
risiko pasar dan risiko likuiditas, Bank melakukan liquidity risk, the Bank conducts stress testing using
stress test dengan worst case scenario. Selain worst case scenario in addition to scenario analysis
melakukan scenario analysis terhadap aktivitas of the Bank's activities as a whole. The Bank also
bank secara keseluruhan, Bank juga melakukan performs scenario analysis on specific activities,
scenario analysis terhadap aktivitas tertentu, especially new activity, which could potentially
khususnya aktivitas baru, yang berpotensi increase the interest rate risk exposure. Currently,
meningkatkan eksposur risiko suku bunga. Stress the stress tests conducted by the Bank is focused on
Test yang dilakukan oleh Bank fokus pada 3 (tiga) 3 (three) types of risks, namely, credit risk, market
jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar dan risiko risk (including interest rate risk) and liquidity risk.To
likuiditas. Untuk menyempurnakan pengukuran improve the measurement of market risk, liquidity
risiko khususnya risiko pasar, risiko likuiditas dan risk and credit risk, the Bank conduct stress test on
risiko kredit, Bank melakukan stress test terhadap worst case scenario as regulated in Director Circular
worst case scenario sebagaimana diatur dalam SE Letter No. 21/SE/DIR/ERMD/2019 dated in May 15,
Direksi No. 21/SE/DIR/ERMD/2019 tanggal 15 Mei 2019 regarding The Guidelines of Implementation
2019 perihal Petunjuk Pelaksanaan Stress Testing for Stress Testing with a minimum frequency of 1
dengan frekuensi minimal 1 (satu) tahun sekali (one) year for credit risk and market risk and
untuk risiko kredit dan risiko pasar serta per triwulan quarterly for liquidity risk.
untuk risiko likuiditas.
241
Page 638
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Bank melakukan stress testing secara berkala untuk The Bank conducts periodic stress testing to assess
menilai kecukupan modal dalam hal terjadinya capital adequacy in anticipation of the occurrence of
kejadian-kejadian risiko yang bersifat ekstrim atau risk events that are extreme or catastrophic. Stress
catastrophe. Stress Testing Risiko Likuiditas telah Testing for liquidity risk has been carried out 4 times,
dilakukan sebanyak 4 kali yaitu disampaikan melalui which is submitted through the Risk Profile report for
laporan Profil Risiko Triwulan I/2023, Triwulan Quarter I/2023, Quarter II/2023, Quarter III/2023 and
II/2023, Triwulan III/2023 dan Triwulan IV/2023. Quarter IV/2023. Market Risk and Credit Risk Stress
Stress Testing Risiko Kredit dan Risiko Pasar Testing is conducted at least once a year and
dilakukan sedikitnya sekali dalam satu tahun dan conducted once in 2023 and the report will be
dilakukan sebanyak 1 kali dimana pelaporan tahun submitted to the OJK.
2023 akan disampaikan kepada OJK.
Manajemen Risiko Kredit dalam kondisi Pandemi Credit Risk Management during the COVID-19
COVID-19 untuk mendukung upaya pemerintah Pandemic: In order to support the government's
dalam mempertahankan stabilitas ekonomi, Bank efforts to maintain economic stability, the Bank has
telah menyiapkan kebijakan restrukturisasi kredit prepared a credit restructuring policy for debtors
bagi debitur yang terdampak COVID-19 melalui affected by COVID-19 through Internal Regulations
Ketentuan Internal baik berupa Surat Edaran in the form of a Directors Circular and Directors
maupun Surat Keputusan Direksi sebagai Kebijakan Decree as a Countercyclical Policy in handling The
Countercyclical Dampak Penyebaran COVID-19 Impact of the Spread of COVID-19 which was
yang diberlakukan sejak tanggal 24 Maret 2020. effective on March 24, 2020. The policy has
Dalam kebijakan tersebut telah diatur kriteria debitur stipulated criteria for debtors and business sectors
dan sektor usaha terdampak COVID-19 yang dapat affected by COVID-19 that can be restructured.
dilakukan restrukturisasi. Relaksasi dilakukan Relaxation is allowed specifically for debtors and
khusus untuk debitur dan sektor yang terdampak sectors affected by COVID-19 by referring to POJK
COVID-19 dengan mengacu pada POJK No. Number 11/POJK.03/2020 which was updated by
11/POJK.03/2020 yang diperbaharui POJK No. POJK No. 17/POJK.03/2021 and POJK Number
17/POJK.03/2021 dan POJK No. 48/POJK.03/2020, 48/POJK.03/2020, Regulation of the Coordinating
Peraturan Menko Perekonomian No. 6/ 2020 dan Minister for Economic Affairs Number 6/2020 and
ketentuan internal Bank. Selain itu, pengambilan Bank BTN internal regulations. In addition, decision
keputusan dilakukan dengan prinsip four eyes yang making is carried out using the four eyes principle
melibatkan Satuan Kerja Bisnis dan Satuan Kerja which involves the Business Work Unit and Retail
Pengelola Risiko Kredit Ritel maupun Satuan Kerja Credit Risk Management Work Unit and Commercial
Pengelola Risiko Kredit Komersial untuk menjaga Credit Risk Management Work Unit to maintain the
prinsip kehati-hatian. Bank telah menyusun skema principle of prudence. The bank has created a
restrukturisasi dengan pola penundaan pembayaran restructuring scheme with a pattern of postponing
kewajiban kredit. Dalam upaya mitigasi terjadi risiko payment of credit obligations. In efforts to mitigate
kredit. Bank memperketat analisa bagi debitur yang credit risk occurs. The Bank will tighten the
mengajukan permohonan restrukturisasi dan assessment for debtors who apply for restructuring
meminimalisasi risiko pemberian restrukturisasi and minimize the risk of restructuring that is not right
yang tidak tepat sasaran serta untuk menghindari on target and to avoid moral hazard. The stimulus
moral hazard. Pemberian stimulus hanya dapat can only be given to debtors who meet the criteria
diberikan kepada debitur yang memenuhi kriteria set by the Bank. Determination of debtors who meet
yang ditetapkan oleh Bank. Penetapan debitur yang these criteria also involves the Risk Management
memenuhi kriteria tersebut juga melibatkan Satuan Unit as an independent party. In the implementation
Kerja Manajemen Risiko (unit risk management) of providing stimulus and to avoid free riders (moral
sebagai pihak yang independen. Dalam hazard), Bank BTN always refers to regulations and
pelaksanaan pemberian stimulus dan untuk follows good corporate governance (GCG).
mengindari adanya free rider (moral hazard), Bank
BTN selalu mengacu pada regulasi dan mengikuti
tata kelola yang baik (GCG).
242
Page 639
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Dengan diterapkannya kebijakan tersebut The implementation of this policy is expected to help
diharapkan debitur-debitur Bank yang terdampak Bank’s debtors who are affected by COVID-19
pandemi COVID-19 dapat terbantu, sehingga pandemic, so that the quality of the Bank's portfolio
kualitas portfolio Bank dapat tetap dijaga dengan can be well maintained. In the ongoing COVID-19
baik. Dalam kaitan dengan kondisi Pandemi COVID- pandemic, the Bank made several adjustments to
19 yang tengah berlangsung, Bank melakukan the credit monitoring process and mechanism, both
sejumlah penyesuaian pada proses dan mekanisme for debtors as an individual and portfolios. This
monitoring kredit, baik terhadap debitur secara adjustment is made for the purposes that monitoring
individual maupun portofolio. Sejumlah penyesuaian results can always provide early warning signals and
ini dilakukan agar hasil monitoring senantiasa dapat determine risk mitigation to be effective in
memberikan early warning signal dan penetapan maintaining credit quality during the pandemic
mitigasi risiko dapat tepat guna dalam menjaga period. Adjustments to the credit monitoring
kualitas kredit selama masa pandemi. Penyesuaian mechanism are carried out through watchlist
mekanisme monitoring kredit dilakukan melalui analysis of all debtors, especially debtor entities that
analisa watchlist terhadap seluruh debitur terutama are in the business sector affected by COVID-19
entitas debitur yang berada pada sektor usaha with reference to POJK Number 48 /POJK.03/2020
terdampak COVID-19 dengan mengacu pada POJK and the Bank's internal regulations. Debtors that
No. 48 /POJK.03/2020 dan ketentuan internal Bank. have the potential to experience a decline in
Debitur yang berpotensi mengalami penurunan performance must be monitored with an action plan
kinerja wajib dipantau dengan rencana action plan that is monitored for its implementation on an
yang dipantau pelaksanaannya secara ongoing basis, in addition to controlling credit
berkelanjutan, selain itu pengendalian pencairan disbursement of debtors who are experiencing credit
kredit terhadap debitur yang mengalami restructuring (especially those through the National
restrukturisasi kredit (terutama yang melalui skema Economic Stimulus scheme POJK Number 11/
Stimulus Perekonomian Nasional POJK No. POJK.03/2020) therefore restructuring objectives
11/POJK.03/2020) sehingga tujuan restrukturisasi can be achieved efficiently. Credit Risk Management
dapat dicapai dengan tepat guna. Manajemen conducts a review as a treatment for restructured
Risiko Kredit melakukan reviu sebagai perlakuan debtors who are affected by covid19 in order to
debitur restrukturisasi yang terdampak pandemi minimize the occurrence of defaults for the Bank, as
Covid-19 agar dapat meminimalisasi terjadinya well as a projection analysis of the condition of the
default bagi Bank, serta dilakukan analisa proyeksi Covid-19 restructured debtor as a precautionary
terhadap kondisi debitur sebagai langkah antisipasi measure for the Bank by still referring to applicable
Bank, dengan tetap mengacu pada peraturan government and regulatory regulations. For the
pemerintah dan regulator yang berlaku. Terhadap debtor restructuring scheme, the Bank made several
skema restrukturisasi debitur, Bank melalukan adjustments to the provisions of the credit
sejumlah penyesuaian ketentuan proses restructuring process by referring to POJK Number
restrukturisasi kredit dengan mengacu pada POJK 48 /POJK.03/2020 and internal policies related to
No. 48 /POJK.03/2020 dan kebijakan internal terkait providing economic stimulus for debtors affected by
dengan pemberian stimulus perekonomian bagi the spread of COVID-19. The adjustment of
debitur yang terkena dampak penyebaran COVID- restructuring provisions through economic stimulus
19. Adapun penyesuaian ketentuan restrukturisasi includes: criteria for restructuring debtors, business
melalui stimulus perekenomian mencakup: kriteria sectors affected by COVID-19, restructuring
debitur restrukturisasi, sektor usaha yang mechanisms and schemes, decision authority,
terdampak COVID-19, mekanisme dan skema determination of credit quality and reporting to
restrukturisasi, kewenangan memutus, penetapan regulators. Adjustments to the provisions of the
kualitas kredit serta pelaporan kepada regulator. credit restructuring process affected by COVID-19
Penyesuaian ketentuan proses restrukturisasi kredit are expected to be able to help Bank debtors and
terdampak COVID-19 ini diharapkan dapat the quality of the Bank's credit portfolio is always well
membantu debitur Bank serta kualitas portfolio maintained.
kredit Bank senantiasa terjaga dengan baik.
243
Page 640
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Dalam rangka meningkatkan dan mengoptimalkan In order to improve and optimize services to the
pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam public, especially in the Commercial and Corporate
bisnis Commercial dan Corporate Loan serta Loan business, as well as to increase Bank revenue
meningkatkan pendapatan Bank dapat melalui through the provision of Credit Line facilities to Non-
pemberian fasilitas Credit Line kepada Non Financial Institutions. In the process of granting
Lembaga Keuangan. Dalam proses pemberian Credit Line Facilities for Non-Financial Institutions,
Fasilitas Credit Line kepada Non Lembaga the credit risk management unit has been involved,
Keuangan sudah melibatkan unit manajemen risiko starting from data collection to the decision process
kredit mulai dari pengumpulan data hingga proses for granting Credit Line Facilities for Non-Financial
keputusan pemberian Fasilitas Credit Line kepada Institutions. The results of the limit determination of
Non Lembaga Keuangan. Hasil penetapan limit Credit Line facilities to Counterparties are based on
fasilitas Credit Line kepada Counterparty didasarkan analysis of legal aspects, company ratings,
atas analisa aspek legal, rating perusahaan, aspek management aspects, financial aspects, industrial
manajemen, aspek keuangan, aspek industri, aspek aspects, marketing aspects, and collateral aspects.
pemasaran, dan aspek agunan. Manajemen Risiko Market Risk Management also monitors
Pasar juga melakukan pengawasan transaksi transactions on Credit Line facility limits for Non-
terhadap limit fasilitas Credit Line kepada Non Financial Institutions on a daily basis.
Lembaga Keuangan secara harian.
Struktur Manajemen Risiko Risk Management Structure
Tata kelola risiko Bank yang berlandaskan prinsip The Bank’s risk governance, which is based on the
GCG terwujud dari terlibatnya seluruh organ Bank principles of GCG, involves the entire Bank in
dalam pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat managing risks. This can be seen in the composition
dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko of the Bank's risk management organizational
Bank. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung structure. The Board of Commissioners (BOC) and
jawab untuk memastikan penerapan Manajemen Board of Directors (BOD) are responsible for
Risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, ensuring the proper implementation of risk
kompleksitas dan profil risiko Bank. Dewan management in accordance to the characteristics,
Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses complexity and risk profile of the Bank. The BOC and
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko BOD play an active role in the risk management
Bank melalui Kualitas Penerapan Manajemen Risiko process in order to mitigate the risk of the Bank
yang meliputi tata kelola risiko, kerangka through Quality of Risk Management
manajemen risiko, proses manajemen risiko, Implementation which covers risk governance, risk
kecukupan sumber daya manusia, dan kecukupan management framework, risk management process,
sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan the adequacy of human resources and risk
sistem pengendalian risiko. management information systems, as well as the
adequacy of risk management systems.
244
Page 641
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung The Risk Monitoring Committee is responsible for
jawab dalam memberikan rekomendasi kepada providing recommendations to the Board of
Dewan Komisaris dengan melakukan evaluasi atas Commissioners by evaluating the Bank's risk
pedoman kebijakan manajemen risiko Bank (Risiko management policy guidelines (Credit Risk, Market
Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Risk, Liquidity Risk, Operational Risk, Strategic
Operasional, Risiko Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Risk, Compliance Risk and Reputational Risk),
Kepatuhan dan Risiko Reputasi), melakukan evaluating according to the policy guidelines and
evaluasi kesesuaian antara pedoman kebijakan monitoring the duties of Risk Management
manajemen risiko dengan pelaksanaannya dan Comittee. In carrying out its duties, the Risk
melakukan pemantauan serta mengevaluasi Monitoring Committee with the Enterprise Risk
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko. Management Division regularly discuss issues
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung about Risk Profile, Bank Soundness Level,
jawabnya, Komite Pemantau Risiko mengadakan Recovery Plan and other matters related to Bank
rapat dengan Enterprise Risk Management Division risk management including reviewing the Risk
secara berkala membahas isu-isu terkini, Profil Management Policy Guidelines in which there are
Risiko Triwulanan, Tingkat Kesehatan Bank, Risk Appetite and Risk Tolerance Bank.
Recovery Plan dan hal-hal yang terkait dengan
manajemen risiko Bank termasuk ikut mereview
Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko yang
didalamnya terdapat Risk Appetite dan Risk
Tolerance Bank.
Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko (KMR) berperan aktif The Bank’s Risk Management Committee (RMC) is
dalam memberikan pertimbangan-pertimbangan actively involved in providing advice on the inherent
terhadap risiko yang melekat pada kebijakan yang risks associated to new policies to be established by
akan ditetapkan Direksi maupun memberikan the BOD and providing evaluation to the regulations
evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan yang dinilai that are considered to be outdated and require
kurang sesuai dengan perkembangan terkini dan updating. The RMC is also actively involved in
perlu dilakukan penyesuaian. KMR terlibat secara conducting risk measurement of the risks
aktif dalam melakukan penilaian risiko yang melekat associated to new products and/or services to
pada setiap produk dan/atau jasa/aktivitas baru enable the Bank to take the necessary mitigating
sehingga Bank dapat melakukan langkah-langkah actions. The RMC may evaluate the Risk
mitigasi yang diperlukan. Selain itu apabila Management Policy Guidelines, if necessary.
dipandang perlu, KMR dapat melakukan evaluasi
terhadap Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko
(PKMR).
Satuan Kerja Manajemen Risiko Risk Management Division
Enterprise Risk Management Division (ERMD) Enterprise Risk Management Division (ERMD) is a
merupakan Satuan Kerja Manajemen Risiko Risk Management Working Unit (RMWU) at the
(SKMR) pada Bank, dipimpin oleh seorang Kepala Bank, led by a Division Head that is responsible
Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada directly to the Enterprise Risk Management, Big
Direktur Enterprise Risk Management, Big Data & Data & Analytics Director. The organizational
Analytics. Struktur organisasi Enterprise Risk structure of the ERMD consists of the Market Risk
Management Division terdiri dari Market Risk Management Department, Credit Portofolio Risk
Management Department, Credit Portofolio Risk Management Department, Operational Risk
Management Department, Operational Risk Management Department, Integrated Risk
Management Department, Integrated Risk Management Department dan Quality Assurance &
Management Department dan Quality Assurance & Control.
Control.
245
Page 642
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Struktur Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management Structure (continued)
Market Risk Management Department berfungsi Market Risk Management Department is
untuk melakukan pengelolaan Risiko Pasar dan responsible for managing market risk and liquidity
Risiko Likuiditas. Fungsi Credit Risk Management risk. Credit Risk Management Department is
Department melakukan pengelolaan Risiko Kredit, responsible for credit risk management, while
Operational Risk Management Department Operational Risk Management Department is
berfungsi mengelola Risiko Operasional, Risiko responsible for managing operational risk,
Kepatuhan, Risiko Reputasi dan Risiko Hukum compliance risk, reputational risk and legal risk and
sedangkan Integrated Risk Department berfungsi Integrated Risk Management responsible for
mengelola Risiko Stratejik, Setiap Departement strategik risk. The Department Head is assisted by
Head dibantu oleh Unit Policy & Procedure dan Unit Policy & Procedure Unit and Assessment &
Assessment & Measurement. Measurement Unit.
Bank telah memiliki panduan kebijakan di bidang The Bank’s risk management policies are formalized
manajemen risiko yaitu Pedoman Kebijakan in the RMPM. RMPM sets out the minimum
Manajemen Risiko (PKMR) di mana di dalamnya requirements based on Bank Indonesia regulations.
telah mencakup ketentuan-ketentuan minimal yang A regular review is conducted on internal policies to
disyaratkan di dalam Peraturan Bank Indonesia. comply with the prevailing regulations from
Pengkajian ulang terhadap kebijakan internal juga regulatory bodies. Gap analysis are performed and
dilakukan agar sesuai dengan ketentuan terkini dari best practices are applied to enhance the quality of
regulator dengan melakukan gap analysis serta the risk management implementation.
mengakomodasi best practices yang lazim
digunakan untuk meningkatkan kualitas penerapan
manajemen risiko.
Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Risk Management Policies and Procedures
Manajemen Risiko
Sistem informasi manajemen risiko pada tahap awal The Bank also performs risk management on
difokuskan pada pengumpulan dan perbaikan information systems which focuses on risk database
database risiko yang diharapkan dapat collection and improvement. The data is gradually
dikembangkan dan diaplikasikan ke dalam sistem developed and applied in the information technology
teknologi informasi secara bertahap agar proses system so that risk measurement and monitoring
pengukuran risiko dan pemantauan risiko dapat can be integrated into the Bank’s risk management
dilakukan secara terintegrasi dan dapat disajikan on a timely basis.
secara tepat waktu.
Profil Risiko Risk Profile
Sesuai dengan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal In accordance with POJK No.18/POJK.03/2016
16 Maret 2016 dan SE OJK No. 34/SEOJK.03/2016 dated March 16, 2016 and SE OJK No.
tanggal 1 September 2016 tentang Penerapan 34/SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum, ERMD regarding on Risk Management for Commercial
menyampaikan laporan profil risiko kepada Otoritas Banks, ERMD submits on a quarterly basis a risk
Jasa Keuangan per triwulan yang memuat tentang profile report to the Financial Services Authority,
eksposur risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, which contains exposure to credit risk, market risk,
risiko operasional, risiko kepatuhan, risiko hukum, liquidity risk, operational risk, compliance risk, legal
risiko reputasi dan risiko stratejik. Selanjutnya risk, reputational risk and strategic risk.
berdasarkan POJK No. 4/POJK.03/2016 tanggal Furthermore, based on POJK No. 4/POJK.03/2016
26 Januari 2016 dan SEOJK No.14/SEOJK.03/2017 dated January 26, 2016 and SEOJK No.
tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat 14/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017 regarding
Kesehatan Bank Umum, meliputi penilaian faktor a Bank’s health level, the assessment of the risk
profil risiko yang meliputi penilaian terhadap risiko profile will cover the inherent risk and quality of risk
inheren dan kualitas penerapan manajemen risiko management implementation through the
dalam aktivitas operasional Bank. operational activities of the Bank.
246
Page 643
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara self In general, in accordance with the self-assessment
assessment Profil Risiko Bank triwulan IV tahun of the Bank's Risk Profile for the fourth quarter of
2023 diupayakan tetap berada pada tingkat Low to 2023, it is strived to be at the Low to Moderate level,
Moderate yang tercermin dari tingkat risiko inherent which is reflected in the moderate inherent risk level
moderate dan tingkat kualitas penerapan and satisfactory level of quality of risk management
manajemen risiko dengan peringkat satisfactory. implementation. Inherent risks include business
Risiko Inheren meliputi strategi bisnis, karakteristik strategy, business characteristics, complexity of
bisnis, kompleksitas produk dan aktivitas Bank, products and activities of the Bank, the industry in
industri dimana Bank melakukan kegiatan usaha, which the Bank conducts business, as well as
serta kondisi makro ekonomi. Kualitas Penerapan macroeconomic conditions. The quality of risk
Manajemen Risiko meliputi tata kelola risiko, management implementation covers risk
kerangka manajemen risiko, proses manajemen governance, risk management framework, risk
risiko, kecukupan sumber daya manusia, dan management process, the adequacy of human
kecukupan sistem informasi manajemen risiko, serta resources and risk management information
kecukupan sistem pengendalian risiko. systems, as well as the adequacy of the risk
management system.
Risiko Kredit Credit Risk
Pengelolaan risiko kredit merupakan bagian dari Credit risk management is part of the overall risk
pengelolaan manajemen risiko secara keseluruhan, management, which is defined in Bank Indonesia
yang mengacu pada Peraturan Bank Indonesia Regulation (PBI) No. 11/25/PBI/2009 dated July 1,
(PBI) No. 11/25/PBI/2009 tanggal 1 Juli 2009 2009 regarding the Amendment to Bank Indonesia
tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Regulation No. 5/8/PBI/2003 regarding Risk
No.5/8/PBI/2003 tentang Penerapan Manajemen Management Implementation for Commercial
Risiko bagi Bank Umum dimana Risiko Kredit Banks, as the risk arising from the failure of debtors
merupakan risiko yang terjadi akibat kegagalan and/or other parties to fulfill their obligations to the
debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi Bank.
kewajiban mereka kepada Bank.
Bank secara teratur meninjau dan memperbarui The Bank regularly reviews and updates the RMPM
Pedoman Kebijakan Manajemen Risiko serta Guidelines as well as the Credit and Financing
Pedoman Kebijakan Kredit dan Pembiayaan. Manual Policy.
Eksposur Risiko Kredit dipantau sejak proses Credit risk exposure is monitored from the credit
pemberian kredit sampai dengan jatuh tempo kredit. granting process until the maturity of the credit.
Pemantauan risiko diantaranya adalah memastikan Credit risk monitoring includes, among others,
kepatuhan dengan persyaratan kredit, kecukupan ensuring compliance with the terms of the loan,
agunan dan penanganan kredit bermasalah. adequacy of collateral and handling of non-
performing loans.
Pemantauan risiko secara reguler dilakukan oleh Regular risk monitoring is undertaken by ERMD to
ERMD untuk memastikan bahwa unit kerja ensure that the business units carrying out credit
melakukan kegiatan kredit secara konsisten activities are consistently implementing regulation
menerapkan ketentuan dan Standar Operasional and Standard Operating Procedures (SOP) based
Prosedur (SOP) sesuai dengan batasan yang on the limits set by the Bank.
ditetapkan oleh Bank.
Langkah strategis lainnya dalam penerapan Another strategic step in the implementation of the
manajemen risiko kredit Bank adalah dengan Bank’s credit risk management is to distribute credit
melakukan penyebaran risiko kredit dan risk and minimize credit concentration by increasing
pengendalian konsentrasi kredit dengan the loan portfolio as well as financing non-housing
meningkatkan portofolio kredit maupun pembiayaan related sectors.
di luar sektor perumahan (non-housing related).
247
Page 644
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(i) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (i) Analysis on maximum exposures against credit
kredit setelah memperhitungkan dampak risks considering the impact of collateral and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya: other credit risks mitigation:
Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain The carrying value of the Bank’s financial
kredit yang diberikan menggambarkan assets other than loans represents its maximum
eksposur maksimum atas risiko kredit. exposure to credit risk.
Bank menetapkan jenis dan nilai agunan yang The Bank determined the type and value
dijaminkan sesuai skema kredit dan perkiraan of collateral according to the loan scheme
tingkat risiko kredit dari counterparty sebagai as well as estimated credit risk level from the
second way out yang ditetapkan. Jenis dari counterparty as a determined second way out.
agunan terdiri dari: The types of collateral are as follows:
a) Physical collateral, berupa tanah dan a) Physical collateral, such as land and
bangunan. buildings.
b) Financial collateral, berupa simpanan b) Financial collateral, such as third party
(tabungan, giro dan deposito), surat funds (saving deposits, demand deposits
berharga, dan lain-lain. and time deposits), securities, etc.
c) Lainnya berupa garansi, lembaga c) Others, such as guarantees, guarantee
penjamin, dan lain-lain. institution, etc.
Pemberian kredit yang dilaksanakan oleh Bank The loan granting conducted by the Bank is
diatur dalam kebijakan dan prosedur stipulated in the loan policy and procedure in
perkreditan dimana untuk setiap jenis atau which every loan type or scheme has minimum
skema kredit telah ditentukan agunan minimal determinable collaterals that should be fulfilled.
yang harus dipenuhi.
Untuk segmen kredit komersial yang umumnya For commercial loans segment which generally
merupakan kredit yasa griya, sesuai ketentuan represent yasa griya loan, according to the loan
perkreditan wajib dijamin oleh agunan yang policy has to be collateralized adequately. The
memadai. Agunan dapat berupa physical collaterals can be physical collateral, financial
collateral, financial collateral atau lainnya collateral or others such as accounts receivable
berupa tagihan usaha atau garansi. Untuk or guarantees. All collaterals particularly for
seluruh agunan khususnya physical collateral physical collateral will be assessed in which the
akan dilakukan retaksasi dimana nilai likuidasi collateral’s liquidation value will be used in
atas agunan tersebut yang akan dipergunakan determining the coverage ratio.
dalam menentukan kecukupan nilai agunan
(coverage ratio).
Selain aspek agunan untuk meminimalkan In addition to collateral aspect to minimize credit
risiko kredit, pemberian kredit oleh Bank selalu risk, loan granting is conducted based on
dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa evaluation and feasibility analysis so that the
kelayakan sehingga kemampuan loan repayment ability (first way out) can be
pengembalian kredit (first way out) dapat ascertained.
dipastikan.
Adanya keharusan bagi debitur untuk The necessity for debtors to comply with
memenuhi agunan yang dipersyaratkan, collaterals requirement, loan feasibility
evaluasi atas kelayakan kredit, pengikatan evaluation, notarial agreement and pre
kredit secara legal dan prosedur pre screening screening procedures will decrease the Bank’s
akan menurunkan credit risk eksposur Bank ke credit risk exposure to the acceptable level.
tingkat yang layak dan dapat diterima.
248
Page 645
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit credit risk exposure
a) Sektor geografis a) Geographical sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of the
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat, Bank’s credit exposures at their carrying
yang dikategorikan berdasarkan area amounts, as categorized by geographical
geografis pada tanggal 31 Desember 2023 region as of December 31, 2023 and 2022.
dan 2022. Untuk tabel ini, Bank telah For these tables, the Bank has allocated
mengalokasikan eksposur area exposures to the regions based on the
berdasarkan wilayah geografis tempat geographical area where activities are
mereka beroperasi. undertaken.
31 Desember/December 31, 2023
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 18.145.761 - - - - 18.145.761 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.202.683 - 403 288 24 2.203.398 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 30.561.122 - - - - 30.561.122 other banks
Efek-efek 4.661.195 644.080 598 - - 5.305.873 Securities
Obligasi Pemerintah 35.893.929 - - - - 35.893.929 Government bonds
Tagihan akseptasi - 544.567 - - - 544.567 Acceptance receivable
Tagihan derivatif 32.176 - - - - 32.176 Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 108.384.592 66.369.601 40.751.732 42.564.956 258.070.881 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 3.953.716 4.334.006 1.612.985 3.105.874 13.006.581 Non-housing loan
Modal kerja - 26.289.070 6.911.050 2.402.162 2.357.847 37.960.129 Working capital
Investasi - 13.025.928 1.571.579 688.670 245.830 15.532.007 Investment
Sindikasi - 7.150.361 - - 7.150.361 Syndicated
Direksi dan karyawan: Director and Employees
- Pihak ketiga - 815.126 518.583 253.279 306.644 1.893.632 Third party -
- Pihak berelasi - 44.440 23.270 5.808 11.032 84.550 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 535.488 5.711.328 2.935.706 1.061.214 1.282.951 11.526.687 Interest receivable
Aset lain-lain*) 1.495.389 363.395 8.930 2.068 3.714 1.873.496 Other assets*)
Total kotor 93.527.743 166.926.603 82.673.726 46.778.206 49.878.872 439.785.150 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.640.547) impairment losses
Neto 424.144.603 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
249
Page 646
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others**) Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 25.416.941 - - - - 25.416.941 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 1.470.723 - 240 1.271 23 1.472.257 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.975.955 - - - - 12.975.955 other banks
Efek-efek 1.723.168 - 1.723.168 Securities
Obligasi Pemerintah 51.964.973 - - - - 51.964.973 Government bonds
Efek - efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under agreement
kembali 1.434.190 - - - - 1.434.190 to resell
Tagihan akseptasi - 410.219 10.343 - - 420.562 Acceptance receivable
Tagihan derivatif 103.939 - - - - 103.939 Derivative receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah - 98.728.648 59.465.684 37.405.974 38.286.748 233.887.054 Housing loan
Non-kepemilikan rumah - 3.415.964 3.965.796 1.400.018 2.907.880 11.689.658 Non-housing loan
Modal kerja - 22.394.510 7.732.094 2.044.470 2.284.609 34.455.683 Working capital
Investasi - 9.556.832 1.246.509 636.549 203.732 11.643.622 Investment
Sindikasi - 4.504.244 - - - 4.504.244 Syndicated
Direksi dan karyawan: Director and Employees
- Pihak ketiga - 874.100 538.776 273.637 321.567 2.008.080 Third party -
- Pihak berelasi - 52.022 22.575 6.090 12.676 93.363 Related party -
Bunga yang masih
akan diterima 556.024 5.216.864 2.719.508 993.220 1.264.686 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) 948.131 78.478 8.250 2.090 3.099 1.040.048 Other assets*)
Total kotor 96.594.044 145.231.881 75.709.775 42.763.319 45.285.020 405.584.039 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.679.205) impairment losses
Neto 389.904.834 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third parties receivables
**) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. **) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua.
250
Page 647
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Eksposur risiko kredit atas rekening Credit risk exposure related to administrative
administratif pada tanggal-tanggal accounts as of December 31, 2023 and 2022
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2023
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 34.511 39.265 46.294 7.013 127.083 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 1.189.111 1.176.639 88.872 124.553 2.579.175 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 19.393 - 713 - 20.106 irrevocable L/Cs
Total - 1.243.015 1.215.904 135.879 131.566 2.726.364 Total
31 Desember/December 31, 2022
Jawa selain
Jabodetabek/
Kantor Pusat/ Java other than Lain-lain/
Head Office Jabodetabek Jabodetabek Sumatera Others*) Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - 15.819 36.774 25.471 2.064 80.128 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - 718.932 190.123 623 38.817 948.495 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
Yang masih berjalan - 173.743 47.741 - - 221.484 irrevocable L/Cs
Total - 908.494 274.638 26.094 40.881 1.250.107 Total
*) Lain-lain terdiri atas Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua *) Others consists of Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku and Papua
**) Hanya fasilitas kredit committed yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
251
Page 648
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri b) Industry sectors
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri tenhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 industry sectors as of December 31, 2023
dan 2022: and 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 18.145.761 - - - - 18.145.761 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 2.203.398 - - - 2.203.398 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.148.687 18.412.435 - - - 30.561.122 other banks
Efek-efek 501.570 163.395 1.989.553 2.651.355 - 5.305.873 Securities
Obligasi Pemerintah 35.893.929 - - - - 35.893.929 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - 544.567 - 544.567 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - 32.176 - - - 32.176 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah 7.558.101 1.325.728 1.407.154 48.195.548 275.211.610 333.698.141 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 709.162 4.651 7.818 2.120.280 8.684.776 11.526.687 Interest receivable
Aset lain-lain*) 574.025 31.022 75.821 876.238 316.390 1.873.496 Other assets*)
Total kotor 75.531.235 22.172.805 3.480.346 54.387.988 284.212.776 439.785.150 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.640.547) impairment losses
Neto 424.144.603 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
252
Page 649
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit Bank pada nilai tercatat the Bank’s credit exposure at carrying
(tanpa memperhitungkan agunan atau amounts (without taking into account any
pendukung kredit lainnya), yang collateral held or other credit
dikategorikan berdasarkan sektor industri enhancements), categorized based on
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 industry sectors as of December 31, 2023
dan 2022: (lanjutan) and 2022: (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies**) Individuals Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 25.416.941 - - - - 25.416.941 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain - 1.472.257 - - - 1.472.257 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 12.575.894 400.061 - - - 12.975.955 other banks
Efek-efek - 547.036 593.031 583.101 - 1.723.168 Securities
Obligasi Pemerintah 51.964.973 - - - - 51.964.973 Government bonds
Efek - efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under agreement
kembali 1.434.190 - - - - 1.434.190 to resell
Tagihan Akseptasi - - - 420.562 - 420.562 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - 103.939 - 103.939 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/pembiayaan Loans and sharia financing/
syariah 4.516.550 40.261 810.586 44.381.293 248.533.014 298.281.704 receivables
Bunga yang masih
akan diterima 545.988 31.175 4.023 2.427.021 7.742.095 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) 5.733 488.071 - 403.022 143.222 1.040.048 Other assets*)
Total kotor 96.460.269 3.082.800 1.407.640 48.214.999 256.418.331 405.584.039 Total gross
Cadangan kerugian Allowances for
penurunan nilai (15.679.205) impairment losses
Neto 389.904.834 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, **) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertanian, pertambangan dan industri lainnya. other industries.
253
Page 650
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sectors (continued)
Eksposur risiko kredit yang terkait dengan Credit risk exposure relating to
unsur rekening administratif adalah administrative account items as of
sebagai berikut pada tanggal-tanggal December 31, 2023 and 2022, are as
31 Desember 2023 dan 2022: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - 140 120.686 6.257 127.083 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 2.576.727 2.448 2.579.175 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 20.106 - 20.106 irrevocable L/Cs
Total - - 140 2.717.519 8.705 2.726.364 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
31 Desember/December 31, 2022
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank Bank/ financial Other Perseorangan/
Indonesia) Banks institutions companies*) Individuals Total
Fasilitas kredit
yang belum ditarik **) - - - 77.942 2.186 80.128 Unused loan facilities**)
Garansi yang diterbitkan - - - 946.635 1.860 948.495 Guarantees issued
Irrevocable L/C Outstanding
yang masih berjalan - - - 221.484 - 221.484 irrevocable L/Cs
Total - - - 1.246.061 4.046 1.250.107 Total
*) Termasuk perusahaan yang bergerak di industri perumahan, konstruksi, *) Includes other companies under real estate, construction, manufacturing,
manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, pertanian, transportation, warehousing and communication, trading, farming, mining and
pertambangan dan industri lainnya. other industries.
**) Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik **) Only for committed unused loan facility
254
Page 651
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iii) Informasi mengenai aset keuangan yang (iii) Information about impaired and not impaired
mengalami dan tidak mengalami penurunan financial assets
nilai
1. Giro pada Bank Lain 1. Current Accounts with Other Banks
31 Desember/December 31, 2023
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Rupiah 234.046 - 234.046 Rupiah
Mata Uang Asing 1.967.574 1.778 1.969.352 Foreign currencies
Total 2.201.620 1.778 2.203.398 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.804) Allowance for impairment losses
Neto 2.201.594 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
31 Desember/December 31, 2022
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Rupiah 540.052 - 540.052 Rupiah
Mata Uang Asing 930.474 1.731 932.205 Foreign currencies
Total 1.470.526 1.731 1.472.257 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.747) Allowance for impairment losses
Neto 1.470.510 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
2. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank 2. Placements with Bank Indonesia and other
lain. banks.
Per 31 Desember 2023 dan 2022, aset As of December 31, 2023 and 2022, these
keuangan ini tidak mengalami penurunan nilai financial assets are not impaired individually
secara individual maupun kolektif. as well as collectively.
3. Efek-efek 3. Securities
31 Desember/December 31, 2023
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Reksadana 1.372.968 - 1.372.968 Mutual Funds
Obligasi 2.046.215 - 2.046.215 Bonds
Medium Term Notes 200.000 - 200.000 Medium Term Notes
Efek Beragunan Aset 540.443 - 540.443 Asset-Backed Securities
SKBDN 644.677 - 644.677 SKBDN
SRBI 194.060 - 194.060 SRBI
SVBI 307.510 - 307.510 SVBI
Total 5.305.873 - 5.305.873 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (22.903) Allowance for impairment losses
Neto 5.282.970 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
255
Page 652
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iii) Informasi mengenai aset keuangan yang (iii) Information about impaired and not impaired
mengalami dan tidak mengalami penurunan nilai financial assets (continued)
(lanjutan)
3. Efek-efek (lanjutan) 3. Securities (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Tidak mengalami Mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Not Impaired Impaired*) Total
Reksadana 401.416 - 401.416 Mutual Funds
Obligasi 709.711 2.000 711.711 Bonds
Medium Term Notes 103.085 - 103.085 Medium Term Notes
Efek Beragunan Aset 492.415 - 492.415 Asset-Backed Securities
SKBDN 14.541 - 14.541 SKBDN
Total 1.721.168 2.000 1.723.168 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.399) Allowance for impairment losses
Neto 1.720.769 Net
*) Kolektibilitas 3, 4 dan 5 *) Collectibility 3, 4 and 5
4. Rekening administratif 4. Administrative account
Per 31 Desember 2023 dan 2022, rekening As of December 31, 2023 and 2022,
administratif mengalami penurunan nilai administrative account which are impaired
masing-masing sebesar Rp3.580 dan amounting to Rp3,580 and Rp4,719,
Rp4.719. respectively.
5. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual 5. Securities Purchased Under Agreement to
kembali Resell
Per 31 Desember 2023 dan 2022, efek- As of December 31, 2023 and 2022,
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali securities purchased under agreement to
tidak mengalami penurunan nilai. resell are not impaired.
6. Tagihan Akseptasi 6. Acceptance Receivable
Per 31 Desember 2023 dan 2022, tagihan As of December 31, 2023 and 2022,
akseptasi tidak mengalami penurunan acceptance receivable are not impaired.
nilai.
7. Kredit yang diberikan dan pembiayaan/ 7. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah
Per 31 Desember 2023 dan 2022, aset As of December 31, 2023 and 2022, these
keuangan ini mengalami penurunan nilai financial assets are impaired calculated by
secara individual maupun kolektif sesuai individual and collective impairment
ketentuan dalam PSAK No. 71 dan according to SFAS No. 71 and Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Service Authority Regulations (POJK).
(POJK).
256
Page 653
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for impairment
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan nilai losses):
bruto):
31 Desember/December 31, 2023
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 1.042.013 - - - 1.042.013 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 1.928.336 - - - 1.928.336 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 2.335.524 - - - 2.335.524 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 3.796.440 - - - 3.796.440 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 12.511.991 - - - 12.511.991 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 19.585.498 - - - 19.585.498 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 18.145.761 - - - 18.145.761 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 2.201.620 - - 1.778 2.203.398 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 30.561.122 - - - 30.561.122 and other banks
Tagihan Akseptasi 544.567 - - - 544.567 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 32.176 - - - 32.176 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 101.324.869 135.794.934 16.884.060 4.067.018 258.070.881 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 1.808.716 10.021.561 805.808 370.496 13.006.581 Non-housing loan
Modal kerja 3.213.787 22.252.701 711.771 11.781.870 37.960.129 Working capital
Investasi 123.007 9.606.196 44.474 5.758.330 15.532.007 Investment
Sindikasi 46.911 7.103.450 - - 7.150.361 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.131.978 729.456 7.472 24.726 1.893.632 Third parties -
- Pihak yang berelasi 53.307 31.243 - - 84.550 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 11.526.687 - - - 11.526.687 Interests receivable
Aset lain-lain*) 1.873.496 - - - 1.873.496 Other assets*)
Total 213.787.806 185.539.541 18.453.585 22.004.218 439.785.150 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (15.640.547) impairment losses
Neto 424.144.603 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
257
Page 654
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for impairment
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan nilai losses) (continued):
bruto) (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2022
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan dan tidak
nilai/neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/
High Grade**) Standard grade**) Impaired Impaired***) Total
Efek-efek Securities
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laporan laba rugi 793.831 - - - 793.831 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 655.293 - - - 655.293 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 272.044 - - 2.000 274.044 Amortized cost
Obligasi pemerintah Government bonds
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui laba rugi 19.591.199 - - - 19.591.199 profit -or-loss
Financial assets held at fair
Diukur pada nilai wajar melalui value through other
penghasilan komprehensif lain 14.332.949 - - - 14.332.949 comprehensive income
Diukur pada biaya perolehan
amortisasi 18.040.825 - - - 18.040.825 Amortized cost
Lain-lain Others
Current accounts with
Giro pada bank Indonesia 25.416.941 - - - 25.416.941 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 1.470.526 - - 1.731 1.472.257 with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 12.975.955 - - - 12.975.955 and other banks
Tagihan Akseptasi 420.562 - - - 420.562 Acceptance Receivable
Efek-efek yang Dibeli Securities purchased
dengan janji under agreement
dijual kembali 1.434.190 - - - 1.434.190 to resell
Tagihan Derivatif 103.939 - - - 103.939 Derivative Receivable
Kredit yang diberikan
dan piutang/ Loans and sharia
pembiayaan syariah financing/ receivables
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 106.290.471 109.503.902 15.481.718 2.610.963 233.887.054 Housing loan
Non kepemilikan
rumah 2.560.043 8.260.912 650.143 218.560 11.689.658 Non-housing loan
Modal kerja 5.987.718 17.130.097 1.162.221 10.175.647 34.455.683 Working capital
Investasi 3.397.768 2.863.506 155.160 5.227.188 11.643.622 Investment
Sindikasi 2.055.846 2.448.398 - - 4.504.244 Syndicated
Direksi dan karyawan Directors and employees
- Pihak ketiga 1.331.455 653.854 10.891 11.880 2.008.080 Third parties -
- Pihak yang berelasi 72.047 20.553 655 108 93.363 Related parties -
Bunga yang masih
akan diterima 10.750.302 - - - 10.750.302 Interests receivable
Aset lain-lain*) 1.040.048 - - - 1.040.048 Other assets*)
Total 228.993.952 140.881.222 17.460.788 18.248.077 405.584.039 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (15.674.205) impairment losses
Neto 389.909.834 Net
*) Terdiri atas tagihan kepada pihak ketiga *) Consists of third party receivables
**) Tidak diaudit **) Unaudited
***) Terdiri dari kolektibilitas 3, 4 dan 5 dan kredit yang ***) Consist of collectibility 3, 4, and 5 and credit with
cadangan kerugian penurunan nilainya dinilai allowance for impairment losses individually assessed,
secara individual, termasuk piutang/pembiayaan including sharia financing/receivables with day past
syariah dengan hari tunggakan diatas 270 hari due 270 days
258
Page 655
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset (iv) The tables below shows the quality of financial
keuangan berdasarkan golongan aset untuk assets by class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko with credit risk (gross of allowance for
kredit (cadangan kerugian penurunan nilai impairment losses) (continued):
bruto) (lanjutan):
Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut: The credit quality is defined as follows:
Tingkat tinggi High grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia current accounts with other banks,
dan bank lain yaitu giro atau penempatan placements with Bank Indonesia and other
pada institusi Pemerintah, transaksi banks are current accounts or placements
dengan bank yang memiliki reputasi baik with government institution, transaction
dengan tingkat kemungkinan gagal bayar with reputable banks with low probability of
atas kewajiban yang rendah. default for its liabilities.
(b) Kredit yang diberikan dan piutang/ (b) Loans and sharia financing/receivables,
pembiayaan syariah, bunga yang masih interests receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are receivables from
ketiga yaitu debitur dengan riwayat borrowers with very satisfactory track
pembayaran yang sangat baik dan tidak record of loan repayment and whose
pernah menunggak sepanjang jangka accounts did not turn past due during the
waktu kredit. term of the loan.
(c) Efek-efek dan obligasi pemerintah yaitu (b) Securities and government bonds are
efek-efek yang dikeluarkan oleh Sovereign securities issued by
Pemerintah RI, efek-efek dan obligasi government of RI, investment grade
yang termasuk dalam investment grade securities and bonds with a rating of at
dengan rating minimal BBB- (Pefindo) least BBB- (Pefindo) or Baa3 (Moody’s).
atau Baa3 (Moody’s).
Tingkat standar Standard grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia current accounts with other banks,
dan bank lain yaitu giro atau penempatan placements with Bank Indonesia and other
pada bank lokal yang tidak terdaftar di banks are current accounts or placements
bursa. with the local banks not listed in the stock
exchange.
(b) Kredit yang diberikan dan piutang/ (b) Loans and sharia financing/receivables,
pembiayaan syariah, bunga yang masih interests receivables and third party
akan diterima, dan tagihan kepada pihak receivables are receivables from
ketiga yaitu debitur dengan riwayat borrowers who have an average track
pembayaran yang baik dan tidak pernah record of loan repayment and whose
menunggak 90 hari atau lebih. account did not turn past due for 90 days.
(c) Efek-efek dan obligasi Pemerintah yaitu (c) Securities and Government bonds with a
efek-efek dan obligasi dengan rating antara rating between idBB+ to idB (Pefindo) or
idBB+ sampai dengan idB (Pefindo) atau Ba1 to B2 (Moody’s).
Ba1 sampai dengan B2 (Moody’s).
259
Page 656
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(v) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo tetapi (v) The aging analysis of past due but not impaired
tidak mengalami penurunan nilai pada tanggal loans as of December 31, 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022, sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2023
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 14.498.880 469.405 1.030.681 885.094 16.884.060 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 803.340 1.013 1.455 - 805.808 Non housing loan
Modal kerja 711.771 - - - 711.771 Working capital
Investasi 44.474 - - - 44.474 Investment
Direktur dan karyawan 7.472 - - - 7.472 Directors and employees
Total 16.065.937 470.418 1.032.136 885.094 18.453.585 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (2.018.432) impairment losses
Neto 16.435.153 Net
31 Desember/December 31, 2022
_
1 sampai 91 sampai 121 sampai 180 sampai
90 hari/ 120 hari/ 180 hari/ 270 hari/
1 to 90 days 91 to 120 days 121 to 180 days 180 to 270 days Total
Konsumer Consumer
Pemilikan rumah 13.190.989 384.038 1.021.398 885.293 15.481.718 Housing Loan
Non kepemilikan rumah 613.666 638 14.288 21.551 650.143 Non housing loan
Modal kerja 719.359 - 12.786 430.076 1.162.221 Working capital
Investasi 81.655 - 1.191 72.314 155.160 Investment
Direktur dan karyawan 9.513 - 851 1.182 11.546 Directors and employees
Total 14.615.182 384.676 1.050.514 1.410.416 17.460.788 Total
Cadangan kerugian Allowance for
nilai (1.918.975) impairment losses
Neto 15.541.813 Net
(vi) Mutasi cadangan berdasarkan jenis kredit (vi) Movements in allowance for imparment losses
yang diberikan adalah sebagai berikut: by type of loans are as follows:
31 Desember/December 31, 2023
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 6.364.735 264.372 7.490.645 1.526.614 15.493 13.064 15.674.923 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 1.917.338 182.897 643.587 125.307 6.880 31.835 2.907.844 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 17.442 3.867 44.098 11.658 - - 77.065 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (1.388.988) (170.805) (1.411.193) (88.181) - (8.701) (3.067.868) Loans written-off
Saldo akhir tahun 6.910.527 280.331 6.767.137 1.575.398 22.373 36.198 15.591.964 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 597.521 31.471 5.134.111 1.390.288 - 4.182 7.157.573 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 6.313.006 248.860 1.633.026 185.110 22.373 32.016 8.434.391 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 621.615 33.934 9.696.781 5.455.467 - 3.815 15.811.612 impairment losses
260
Page 657
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
(vi) Mutasi cadangan berdasarkan jenis kredit (vi) Movements in allowance for imparment losses
yang diberikan adalah sebagai berikut: by type of loans are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2022
_
Konsumsi/Konsumer
Pemilikan Non-kepemilikan Modal Direksi dan
Rumah/ Rumah/ Kerja/ Karyawan/
Housing Non-Housing Working Investasi/ Sindikasi/ Directors and
Loan Loan Capital Investment Syndicated Employee Total
Saldo Awal 4.296.939 309.075 8.485.819 1.302.032 7.618 34.277 14.435.760 Beginning balance
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai impairment losses
selama tahun berjalan 3.420.001 69.993 38.379 495.348 7.875 7.911 4.039.507 during the year
Penerimaan kembali kredit
yang telah dihapus-bukukan 11.764 3.838 49.698 6.416 - - 71.716 Recovery of loans written-off
Penghapusbukuan kredit (1.363.969) (118.534) (1.083.251) (277.182) - (29.124) (2.872.060) Loans written-off
Saldo akhir tahun 6.364.735 264.372 7.490.645 1.526.614 15.493 13.064 15.674.923 Balance at the end of year
Penurunan nilai individual 889.594 86.221 4.902.353 1.331.382 - 1.229 7.210.779 Individual impairment
Penurunan nilai kolektif 5.475.141 178.151 2.588.292 195.232 15.493 11.835 8.464.144 Collective impairment
Jumlah kotor kredit yang
secara individu ditentukan
sebagai mengalami penurunan Gross amount of loans
nilai sebelum dikurangi individually determined to
kerugian penurunan nilai be impaired. before deducting
atas penilaian secara any individually assessed
individual 893.068 85.794 8.057.392 5.078.192 - 1.108 14.115.554 impairment losses
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko Likuiditas merupakan risiko akibat Liquidity risk is the risk arising from the inability of
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban the Bank to meet the maturing obligations from cash
yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas flow funding sources and/or from high-quality liquid
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang assets that can be pledged, without disturbing the
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan activities and financial condition of the Bank. The
kondisi keuangan Bank. Ketidakmampuan inability to obtain funding for cash flows resulting to
memperoleh sumber pendanaan arus kas sehingga liquidity risk can be contributed, among others, by:
menimbulkan Risiko Likuiditas dapat disebabkan
antara lain oleh:
a. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang a. Inability to generate cash flows from productive
berasal dari aset produktif maupun yang assets as well as from the sale of assets,
berasal dari penjualan aset termasuk aset including liquid assets; and/or
likuid; dan/atau
b. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang b. Inability to generate cash flows from funding,
berasal dari penghimpunan dana, transaksi inter-bank transactions and fund borrowings.
antar Bank, dan pinjaman yang diterima.
261
Page 658
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Secara umum, tujuan utama manajemen risiko In general, the main objective of risk management
untuk risiko likuiditas adalah untuk meminimalkan for liquidity risk is to minimize the possibility of the
kemungkinan ketidakmampuan Bank dalam Bank's inability to obtain source of cash flow funding.
memperoleh sumber pendanaan arus kas. Dengan Thus, the Bank can meet some financial obligations
demikian Bank dapat memenuhi setiap kewajiban that have been agreed upon in a timely manner, and
finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat to always be able to maintain adequate and optimal
waktu, dan agar senantiasa dapat memelihara levels of liquidity. Liquidity risk management policies
tingkat likuiditas yang memadai dan optimal. include the active supervision of the Board Of
Kebijakan pengelolaan risiko likuiditas antara lain Commisioners and Board Of Directors who basically
mencakup pengawasan aktif Dewan Komisaris dan set the implementation of the Bank's liquidity risk
Direksi, yang pada intinya mengatur penerapan management, policy, procedures and determination
Manajemen Risiko likuiditas pada Bank, Kebijakan, of limits, which generally includes the liquidity risk
Prosedur dan Penetapan Limit yang secara umum management strategy, level of risk to be taken (risk
mencakup strategi manajemen risiko likuiditas, appetite) and risk tolerance, and risk management
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan process, information systems and internal control
toleransi risiko (risk tolerance) dan Sistem Informasi systems by implementing internal controls and
Manajemen Risiko serta Sistem Pengendalian adequate independent review of the risk
Internal dengan menerapkan pengendalian internal management implementation for liquidity risk which
dan kaji ulang independen yang memadai terhadap are being carried out by the Management and
penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko likuiditas conducted by the Internal Audit Division (IAD) and
yang dilaksanakan oleh Internal Audit Division (IAD) Enterprise Risk Management Division (ERMD).
dan Enterprise Risk Management Division (ERMD).
Pengendalian risiko likuiditas melalui strategi Liquidity risk management is being carried out
pendanaan, pengelolaan posisi likuiditas dan through funding strategy, liquidity positions and
pemantauan risiko likuiditas harian, pengelolaan monitoring of daily liquidity, management of high
aset likuid yang berkualitas tinggi, dan rencana quality liquid assets, planning the emergency
pendanaan darurat serta penerapan sistem funding as well as implementation of a sound risk
informasi manajemen risiko secara wajar untuk management information system to support the
mendukung pelaksanaan proses identifikasi, process of identification, measurement, monitoring
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian, serta and control, as well as reporting of liquidity risk under
pelaporan risiko likuiditas dalam kondisi normal dan normal and extreme conditions in a comprehensive,
kondisi krisis secara lengkap, akurat, terkini dan accurate, timely and sustainable manner.
berkesinambungan.
Alat pengukuran yang digunakan dalam pengukuran The tools used in the measurement of liquidity risk
Risiko Likuiditas antara lain adalah Rasio Likuiditas, among others are Liquidity Ratio, Maturity Profile,
Profil Maturitas, Proyeksi Arus Kas, dan Stress Cash Flow Projection, and Stress Testing (testing
Testing (pengujian terhadap kemampuan Bank the Bank's ability to meet liquidity needs on a state
untuk memenuhi kebutuhan likuiditas pada kondisi of crisis by using the specific stress scenarios on the
krisis dengan menggunakan skenario stress secara Bank as well as on the market factor).
spesifik pada Bank maupun skenario stress pada
faktor pasar).
262
Page 659
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset dan about the expected maturities of the Bank’s financial
liabilitas keuangan: assets and liabilities:
31 Desember/December 31, 2023
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 2.127.489 - 2.127.489 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 18.145.761 - 18.145.761 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 2.201.594 (1.804) 2.203.398 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 30.561.122 - 30.561.122 - - - and other banks
Efek-efek 5.282.970 (22.903) 2.979.680 389.173 50.000 1.887.020 Securities
Obligasi Pemerintah 35.893.929 - 7.777.100 3.644.949 1.339.247 23.132.633 Government bonds
Tagihan Akseptasi 520.691 (23.876) 544.567 - - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 32.176 - - - - 32.176 Derivative Receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 318.106.177 (15.591.964) 4.924.164 3.585.313 6.396.209 318.792.455 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 11.526.687 - 11.526.687 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 1.873.496 - 1.873.496 - - - Other assets**)
Total 426.272.092 (15.640.547) 82.663.464 7.619.435 7.785.456 343.844.284 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 2.567.271 - 2.567.271 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 322.501.148 - 225.525.422 78.653.684 18.036.635 285.407 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 91.312 - 91.312 - - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 8.272.098 - - 1.698.524 1.811.017 4.762.557 Securities issued
Liabilitas akseptasi 544.567 - 362.394 182.173 - - Acceptance payable
Liabilitas Derivatif - - - - - - Derivative payable
Pinjaman yang diterima 33.762.089 - - 6.139.851 6.454.998 21.167.240 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 647.496 - 647.496 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 521.548 - 521.548 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan
efek subordinasi 9.112.837 - - - - 9.112.837 Securities
Total 378.020.366 - 229.715.443 86.674.232 26.302.650 35.328.041 Total
Perbedaan jatuh tempo 48.251.726 (15.640.547) (147.051.979) (79.054.797) (18.517.194) 308.516.243 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito ***) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
263
Page 660
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide information
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset dan about the expected maturities of the Bank’s financial
liabilitas keuangan (lanjutan): assets and liabilities (continued):
31 Desember/December 31, 2022
> 6 - 12
>1-6 Bulan/
Lainnya/ ≤ 1 Bulan/ Bulan/ >6 - 12 > 12 Bulan/
Total Others *) ≤ 1 Month Months Months >12 Months
ASET ASSETS
Kas 1.661.533 - 1.661.533 - - - Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 25.416.941 - 25.416.941 - - - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.470.510 (1.747) 1.472.257 - - - other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 12.975.955 - 12.975.955 - - - and other banks
Efek-efek 1.720.769 (2.399) 1.455.405 8.260 82.165 177.338 Securities
Obligasi Pemerintah 51.964.973 - 37.540.672 3.266.511 512.540 10.645.250 Government bonds
Efek-efek yang dibeli
dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 1.434.190 - 1.434.190 - - - agreement to resell
Tagihan Akseptasi 420.426 (136) 80.697 339.865 - - Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif 103.939 - 43.543 29.284 512.540 10.645.250 Derivative Receivables
Kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 282.606.781 (15.674.923) 5.336.769 4.811.050 5.887.466 282.246.419 financing/receivables
Bunga yang masih akan
diterima 10.750.302 - 10.750.302 - - - Interest receivable
Aset lain-lain**) 1.040.048 - 1.040.048 - - - Other assets**)
Total 391.566.367 (15.679.205) 99.208.312 8.454.970 6.994.711 303.714.257 Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera ***) 2.588.471 - 2.588.471 - - - Liabilities due immediately***)
Simpanan nasabah 297.099.801 - 174.667.266 58.829.356 9.198.718 54.404.461 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 136.408 - 136.408 - - - Deposits from other banks
Surat berharga yang
diterbitkan 8.652.260 - - 1.999.919 725.924 5.926.417 Securities issued
Liabilitas Derivatif - - - - - - Derivative Liabilities
Liabilitas akseptasi 420.562 - 80.697 339.865 - - Acceptance payable
Pinjaman yang diterima 24.821.005 - 499.997 - 2.000.000 22.321.008 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 629.366 - 629.366 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain****) 4.690.821 - 4.690.821 - - - Other liabilities****)
Pinjaman dan efek- Subordinated Loan
efek subordinasi 9.158.219 - - - - 9.158.219 Securities
Total 348.196.913 - 183.293.026 61.169.140 11.924.642 91.810.105 Total
Perbedaan jatuh tempo 43.369.454 (15.679.205) (84.084.714) (52.714.170) (4.929.931) 211.904.152 Maturity gap
*) Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan. *) Allowance for impairment losses on financial assets.
**) Terdiri atas tagihan pihak ketiga. **) Consists of third party receivables.
***) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito ***) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
****) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ****) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
264
Page 661
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The tables below show the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada arus kas yang tidak didiskonto (pokok dan undiscounted cashflows (principal and interest):
bunga):
31 Desember/December 31, 2023
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 2.567.271 - 2.567.271 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 141.895.950 - 90.316.293 40.542.872 10.987.612 49.173 Time deposits
Tabungan 38.998.753 38.998.753 - - - - Savings deposits
Giro 142.808.756 78.489.050 - - - 64.319.706 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 91.312 91.312 - - - Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 544.567 - 544.567 - - Acceptance payable
Liabiltias derivatif - - - - - - Derivative Liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 9.453.602 - 75.426 1.935.160 2.085.568 5.357.448 Securities issued
Pinjaman yang diterima 43.613.659 - 125.750 6.751.324 8.120.580 28.616.005 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 647.496 - 647.496 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 521.548 - 521.548 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi 9.825.769 - 47.979 239.897 3.287.876 6.250.017 and securities
Total 390.968.683 117.579.115 94.846.330 49.469.253 24.481.636 104.592.349 Total
31 Desember/December 31, 2022
>1-6 > 6 - 12
≤ 1 Bulan/ Bulan/ Bulan/ > 12 Bulan/
Total On demand Month Months Months Months
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera*) 2.588.471 - 2.588.471 - - - Liabilities due immediately*)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 148.981.512 - 66.763.135 59.616.536 9.631.572 12.970.268 Time deposits
Tabungan 37.376.047 37.376.047 - - - - Savings deposits
Giro 113.525.727 70.664.584 - - - 42.861.143 Demand deposits
Simpanan dari bank lain 136.408 136.408 - - - - Deposits from other banks
Liabilitas derivatif - - - - - - Derivative liabilities
Liabilitas akseptasi 420.562 - 80.697 339.865 - - Acceptance payable
Surat berharga yang
diterbitkan 10.110.074 - 72.842 2.245.500 991.612 6.800.120 Securities issued
Pinjaman yang diterima 32.698.776 - 85.148 1.026.370 2.602.004 28.985.254 Fund borrowings
Bunga yang masih harus
dibayar 629.366 - 629.366 - - - Interest payables
Liabilitas lain-lain**) 4.690.821 - 4.690.821 - - - Other liabilities**)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi 10.562.334 - 48.158 240.792 288.950 9.984.434 and securities
Total 361.720.098 108.177.039 74.958.638 63.469.063 13.514.138 101.601.219 Total
*) Terdiri atas kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito *) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil deposits and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
**) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak **) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities
ketiga). to third party).
Risiko Pasar Market Risk
Risiko Pasar merupakan risiko pada laporan posisi Market risk is the risk on statement of financial
keuangan dan rekening administratif, akibat position and administrative accounts, due to
perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. changes in overall market conditions.
265
Page 662
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan In accordance with the Financial Services Authority
Nomor 12 /SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus Circular No.12 /SEOJK.03/2018 dated in August 21,
2018 tentang Penerapan Manajemen Risiko dan 2018 regarding the Implementation of Risk
Pengukuran Risiko Pendekatan Standar, Bank Management and Measurement of Risk in the
menggunakan perhitungan Standardized Method Standard Approach In measuring market risk, the
yang digunakan untuk menghitung Kewajiban Bank uses the Standardized Method in calculating
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) untuk Risiko minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) for market
Pasar. Risiko nilai tukar yang timbul dari fluktuasi risk. Exchange rate risk arises from fluctuations in
nilai tukar dikelola dengan cara menjaga Posisi exchange rates maintained by keeping the net open
Devisa Neto sesuai dengan peraturan Bank position in accordance with Bank Indonesia
Indonesia. Gejolak eksternal juga diakomodasi regulations. External shocks are also being
dengan dilakukan stress testing untuk melihat considered by stress testing, which is done to
sejauh mana Bank dapat bertahan dengan measure the extent to which the Bank can survive
beberapa skenario perubahan kondisi eksternal, some scenario changes in external conditions,
khususnya perubahan suku bunga pasar. particularly changes in market interest rates.
Termasuk di dalam risiko pasar adalah risiko Market risk includes the risk of price changes of
perubahan harga instrumen keuangan akibat financial instruments due to changes in market
perubahan faktor-faktor pasar, seperti perubahan factors, such as changes in interest rates and
suku bunga dan perubahan nilai tukar. exchange rates.
i. Risiko tingkat suku bunga i. Interest rate risk
Risiko tingkat bunga timbul dari adanya Interest rate risks arise from the possibility that
kemungkinan bahwa perubahan tingkat suku bunga changes in interest rates will affect future cash flows
akan mempengaruhi arus kas di masa yang akan from the fair values of financial instruments.
datang dari nilai wajar instrumen keuangan.
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai The following table presents information on the
tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk aset average annual interest rates for significant financial
dan liabilitas keuangan yang penting untuk tahun assets and liabilities for the year ended December
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 31, 2023 and 2022:
2023 dan 2022:
31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Mata Uang Mata Uang
Asing/ Asing/
Foreign Foreign
Aset Rupiah currencies Rupiah currencies Assets
Giro pada bank lain 0,69% 0,00% 0,19% 0,00% Current accounts with other Bank
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan Indonesia and
bank lain 5,23% 5,24% 3,47% 0,96% other banks
Efek-efek 5,27% 4,13% 8,59% 4,13% Securities
Obligasi pemerintah Government bonds
Tingkat bunga tetap 3,74% 3,07% 3,60% 2,93% Fixed interest rate
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 5,74% 0,00% 4,21% 0.00% agreement to resell
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
Piutang syariah 8,06% 6,08% 8,14% 4,48% receivables
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 2,21% 4,51% 1,59% 1,03% Demand deposits
Tabungan 1,53% 0,21% 1,44% 0,16% Savings deposits
Deposito berjangka 5,34% 4,25% 3,49% 1,71% Time deposits
Simpanan dari Bank lain Deposits from other banks
Giro 1,12% 0,00% 0,99% 0,00% Demand deposits
Deposito Berjangka 4,69% 0,00% 2,75% 0,00% Time deposits
Inter-bank call money 5,65% 0,00% 3,40% 1,48% Inter-bank call money
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 5,97% 0,00% 3,93% 0,00% repurchase agreements
Surat berharga yang
yang diterbitkan 7,99% 0,00% 8,56% 0,00% Securities issued
Pinjaman yang diterima 5,08% 1,37% 5,47% 0,90% Fund borrowing
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loan and
efek-efek Subordinasi 8,28% 4,20% 8,28% 4,20% securities
266
Page 663
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross): to interest rate risk (gross):
31 Desember/December 31, 2023
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 2.127.489 2.127.489 Cash
Giro pada Bank Indonesia - - - 14.317.572 3.828.189 18.145.761 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.203.198 - - - 200 2.203.398 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 27.411.122 3.150.000 30.561.122 and other banks
Efek-efek 1.042.013 - - 4.154.990 108.870 5.305.873 Securities
Obligasi pemerintah - - - 21.735.376 14.158.553 35.893.929 Government bonds
Tagihan Akseptasi - - - - 544.567 544.567 Acceptance Receivable
Tagihan Derivatif - - - 32.176 - 32.176 Derivative receivabless
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 4.843.685 8.545.336 142.367.230 140.827.609 37.114.281 333.698.141 receivable
Bunga yang masih akan diterima - - - - 11.526.687 11.526.687 Interest receivable
Aset lain-lain*) - - - - 1.873.496 1.873.496 Other assets*)
Total aset keuangan 8.088.896 8.545.336 142.367.230 208.478.845 74.432.332 441.912.639 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 2.567.271 2.567.271 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 75.362.852 - - 54.006.439 13.439.465 142.808.756 Demand deposits
Tabungan 37.722.161 - - - 1.276.592 38.998.753 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 140.693.639 - 140.693.639 Time deposits
Simpanan dari bank lain - - - - 91.312 91.312 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 544.567 544.567 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Acceptance payable
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 8.006.252 265.846 8.272.098 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 30.531.530 3.230.559 33.762.089 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 647.496 647.496 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 521.548 521.548 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 9.112.837 - 9.112.837 Securities
Total liabilitas keuangan 113.085.013 - - 242.350.697 22.584.656 378.020.366 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (104.996.117) 8.545.336 142.367.230 (33.871.852) 51.847.676 63.892.273 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
267
Page 664
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarize the Bank’s exposure
Bank terhadap risiko tingkat suku bunga (gross) to interest rate risk (gross)(continued):
(lanjutan):
31 Desember/December 31, 2022
Suku bunga mengambang/Variable interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/syariah
Not more than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing/sharia Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas - - - - 1.661.533 1.661.533 Cash
Giro pada Bank Indonesia 22.035.579 - - - 3.381.362 25.416.941 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 1.471.059 - - - 1.198 1.472.257 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 10.897.955 2.078.000 12.975.955 and other banks
Efek-efek 793.831 - - 816.282 113.055 1.723.168 Securities
Obligasi pemerintah - - - 43.150.065 8.814.908 51.964.973 Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchaces under
janji dijual kembali - - - 1.434.190 - 1.434.190 agreement to resell
Tagihan akseptasi - - - - 420.562 420.562 Acceptance Receivable
Tagihan derivatif - - - 103.939 - 103.939 Derivative receivabless
Kredit yang diberikan dan piutang Loans and sharia financing/
/pembiayaan syariah 3.898.479 9.715.127 187.066.985 65.976.974 31.624.139 298.281.704 receivable
Bunga yang masih akan diterima - - - - 10.750.302 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) - - - - 1.040.048 1.040.048 Other assets*)
Total aset keuangan 28.198.948 9.715.127 187.066.985 122.379.405 59.885.107 407.245.572 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera**) - - - - 2.614.055 2.614.055 Liabilities due immediately**)
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 62.039.775 - - 42.861.143 8.624.809 113.525.727 Demand deposits
Tabungan 36.182.329 - - 1.193.718 37.376.047 Savings deposits
Deposito berjangka - - - 146.198.027 - 146.198.027 Time deposits
Simpanan dari bank lain 136.408 - - - - 136.408 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - - - 420.562 420.562 Acceptance payable
Liabilitas derivatif - - - - - - Derivative liabilities
Surat-surat berharga diterbitkan - - - 8.652.260 - 8.652.260 Securities issued
Pinjaman yang diterima - - - 22.803.052 2.017.953 24.821.005 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar - - - - 629.366 629.336 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) - - - - 4.690.821 4.690.821 Other liabilities***)
Pinjaman subordinasi dan Subordinated Loan and
Efek-efek subordinasi - - - 9.158.219 - 9.158.219 Securities
Total liabilitas keuangan 98.358.512 - - 229.672.701 20.191.284 348.222.467 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor (70.159.564) 9.715.127 187.066.985 (107.293.296) 39.693.823 59.023.105 Gross interest repricing gap
*) Terdiri dari tagihan kepada pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time
deposito berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum deposits and interest on time deposits not collected by customers.
diambil nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to
pihak ketiga). third party).
268
Page 665
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor pasar Sensitivity analyses for several market factors
menunjukkan bagaimana laba atau rugi dan showing how profit or loss and equity could be
ekuitas dapat dipengaruhi oleh perubahan dari affected by changes in the relevant risk factor are
beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel shown in the tables below. In general, sensitivity
dibawah ini. Secara umum, sensitivitas diestimasi is estimated by comparing an initial value to the
dengan membandingkan suatu nilai awal ke nilai value derived after a specified change in the
tertentu setelah perubahan tertentu dari faktor market factor, assuming all other variables are
pasar, dengan mengasumsikan seluruh variabel constant. The sensitivity of the statement of profit
lainnya tetap. Sensitivitas atas laporan laba rugi or loss and other comprehensive income is the
dan penghasilan komprehensif lain merupakan effect of the assumed changes in interest rates on
efek atas perubahan estimasi suku bunga atas the profit or loss for a period, based on the variable
laba rugi untuk suatu periode, berdasarkan nilai rate trading and non-trading financial assets and
suku bunga mengambang atas aset dan liabilitas liabilities held by the Bank as of December 31,
yang diperdagangkan dan tidak diperdagangkan 2023 and 2022. The sensitivity of equity is
yang dimiliki Bank pada tanggal-tanggal 31 calculated by revaluing fixed interest rate fair
Desember 2023 dan 2022. Analisis sensitivitas value through other comprehensive income and
atas ekuitas dihitung dengan menilai kembali fair value to profit or loss financial assets as of
perubahan estimasi suku bunga tetap atas aset December 31, 2023 and 2022 for the effects of the
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui assumed changes in interest rates. The total
penghasilan komprehensif lain dan nilai wajar sensitivity of equity is based on the assumption
melalui laba rugi pada tanggal-tanggal 31 that there are parallel shifts in the yield curve.
Desember 2023 dan 2022. Jumlah sensitivitas
atas ekuitas didasarkan pada asumsi bahwa
terdapat perubahan paralel dalam kurva imbal
hasil.
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the Bank’s statement of profit or loss and other
lain dan ekuitas Bank terhadap kemungkinan comprehensive income and equity to reasonably
perubahan wajar atas suku bunga untuk aset dan possible changes in interest rates for fixed rate
liabilitas keuangan dengan suku bunga tetap financial assets and liabilities as of December 31,
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2023 and 2022, there is significant changes
2022, terdapat perubahan signifikan compare to December 2022 from impact of profit
dibandingkan dengan Desember 2022 atas or loss and equity because of the increasing from
dampak ke laba rugi dan ekuitas dikarenakan securities in USD:
peningkatan portofolio surat berharga dalam
USD:
269
Page 666
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
31 Desember/December 31, 2023
Dampak ke laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lainnya
sebelum pajak/
Impact to Dampak ke
Perubahan basis Statement of ekuitas/
poin/Change Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (67.861) (285.489) Rupiah
+50 (28.181) (116.975)
-50 29.653 120.901
-125 77.208 310.063
Dolar Amerika Serikat +125 (146) (567.433) United States Dollar
+50 (58) (241.791)
-50 59 264.001
-125 146 706.923
31 Desember/December 31, 2022
Dampak ke laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lainnya
sebelum pajak/
Impact to
Statement of Dampak ke
Perubahan basis profit or loss and ekuitas/
poin/Change Other Comprehensive Impact to
in basis point Income before tax Equity
Rupiah +125 (43.380) (556.734) Rupiah
+50 (17.878) (230.043)
-50 18.623 240.557
-125 48.045 622.570
Dolar Amerika Serikat +125 - (546.154) United States Dollar
+50 - (232.895)
-50 - 254.593
-125 - 682.459
270
Page 667
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel dibawah ini menunjukkan sensitivitas dari The tables below demonstrate the sensitivity of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif profit or loss and other comprehensive income to
lain terhadap kemungkinan perubahan suku reasonably possible changes in interest rates for
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan dengan variable rate financial assets and liabilities as of
suku bunga variable pada tanggal-tanggal 31 December 31, 2023 and 2022:
Desember 2023 dan 2022:
31 Desember/December 31, 2023
Pengaruh ke
laporan laba rugi
dan penghasilan
komprehensif lainnya/
Impact to
Perubahan Statement of
basis poin/ profit or loss and
Change in other comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±410.748 Rupiah
±50 ±164.299
31 Desember/December 31, 2022
Pengaruh ke
laporan laba rugi
dan penghasilan
komprehensif lainnya/
Impact to
Perubahan Statement of
basis poin/ profit or loss and
Change in other comprehensive
basis point income
Rupiah ±125 ±405.949 Rupiah
±50 ±162.380
ii. Risiko Nilai Tukar ii. Exchange rate risk
Risiko nilai tukar adalah kemungkinan kerugian Exchange rate risk is the probability of loss to
yang timbul dari perubahan kurs valuta asing. earnings arising from changes in foreign
Bank mengelola paparan terhadap pengaruh exchange rates. The Bank manages exposure to
fluktuasi nilai tukar dengan Posisi Devisa Neto effects of fluctuations in exchange rates with Net
sesuai dengan peraturan OJK (tidak diaudit). Open Position based on OJK regulations
(unaudited).
31 Desember/December 31, 2023
Perubahan Pengaruh ke
persentase laporan laba rugi
nilai tukar dan penghasilan
mata uang komprehensif lainnya/
asing/ Impact to
Percentage Statement of
change in profit or loss and
foreign other comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±3.840 United States Dollar
±0.35% ±4.480
271
Page 668
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
ii. Risiko Nilai Tukar (lanjutan) ii. Exchange rate risk (continued)
Risiko nilai tukar adalah kemungkinan kerugian Exchange rate risk is the probability of loss to
yang timbul dari perubahan kurs valuta asing. earnings arising from changes in foreign
Bank mengelola paparan terhadap pengaruh exchange rates. The Bank manages exposure to
fluktuasi nilai tukar dengan Posisi Devisa Neto effects of fluctuations in exchange rates with Net
sesuai dengan peraturan OJK (tidak diaudit). Open Position based on OJK regulations
(lanjutan) (unaudited). (continued)
31 Desember/December 31, 2022
Perubahan Pengaruh ke
persentase laporan laba rugi
nilai tukar dan penghasilan
mata uang komprehensif lainnya/
asing/ Impact to
Percentage Statement of
change in profit or loss and
foreign other comprehensive
currency rate income
Dolar Amerika Serikat ±0.30% ±1.106 United States Dollar
±0.35% ±1.290
Sensitivitas atas laporan laba rugi dan The sensitivity of the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain merupakan and other comprehensive income is the
dampak yang diestimasi atas perubahan yang estimated effect of the assumed change in
diasumsikan atas perubahan nilai tukar foreign currency exchange rates on income,
berdasarkan aset dan liabilitas keuangan dalam based on foreign currency denominated assets
mata uang asing. and liabilities.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of December 31, 2023 and 2022, the effect
dampak atas perubahan nilai tukar mata uang of fluctuations in exchange rates of other
lainnya seperti Pound Sterling Inggris, Euro currencies, such as British Pound Sterling,
Eropa, Yen Jepang, Dolar Singapura, Dolar European Euro, Japanese Yen, Singapore
Australia dan Dolar Hongkong tidak material. Dollar, Australian Dollar and Hongkong Dollar, is
not material.
Risiko Operasional Operational Risk
Risiko Operasional merupakan risiko akibat Operational risk is a risk arising from the inadequacy
ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses and/or failure of internal processes, human error,
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, system failure, and/or the presence of external
dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal yang events that can affect the operations of the Bank.
mempengaruhi operasional Bank.
Risiko Operasional yang timbul harus segera Operational risk arising should be anticipated.
diantisipasi. Pencadangan modal yang dilakukan Provision of capital held by bank is calculated based
Bank dihitung berdasarkan kebutuhan modal on minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) which is
minimum (CAR) merupakan salah satu langkah one of anticipatory measures in order the
antisipasi agar eksposur Risiko Operasional tidak operational risk exposure not interfere Bank’s
sampai mengganggu permodalan. capital structure.
272
Page 669
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Dalam rangka menghitung kebutuhan modal In order to calculate the minimum Capital Adequacy
minimum (CAR) untuk risiko operasional, Bank Ratio (CAR) for operational risk, the Bank applies
menerapkan Pendekatan Standar (Standardized the Standardized Approach, in accordance with
Approach), sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Financial Services Autority Circular Letter No.
Keuangan Nomor 6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 6/SEOJK.03/2020 dated April 29, 2020 regarding
April 2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang the calculation of Risk Weighted Assets (RWA) for
Menurut Risiko untuk Risiko Operasional dengan Operational Risk Calculated using Standardized
Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Approach (SA).
Umum.
Dalam pemantauan risiko operasional, fungsi In monitoring operational risk, Internal Audit
Internal Audit melaksanakan penilaian terhadap performs an assessment of the implementation of
implementasi kebijakan dan prosedur manajemen risk management policies and procedures at each
risiko pada setiap aktivitas fungsional, produk atau functional activity, product or new service and the
layanan baru dan Enterprise Risk Management ERMD also ensures that the identification,
Division (ERMD) berfungsi memastikan proses measurement, monitoring and risk control, work
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan effectively on any functional activity, product or new
pengendalian risiko berjalan dengan efektif pada services.
setiap aktivitas fungsional, produk atau layanan
baru.
Dalam rangka melakukan proses identifikasi risiko, In order to make the process of identifying risks, the
saat ini Bank sedang mengembangkan aplikasi BTN Bank is currently developing applications BTN Loss
Loss Event Database (BTN-LED). Aplikasi BTN LED Event Database (BTN-LED). The application of LED
ini dirancang terhubung dengan Kantor Wilayah dan was designed BTN connected with regional offices
Kantor Cabang. Dengan demikian Kantor Wilayah and branch offices. Thus, regional offices and
dan Kantor Cabang dapat secara periodik branch offices can periodically send data loss event
mengirimkan data loss event masing-masing kantor each office online through media web (web based).
secara online melalui media web (web based).
Data yang terkumpul selanjutnya akan diolah dan The Data collected will be processed and analyzed.
dianalisis. Dari hasil pengolahan dan analisis Processing and analysis of the results are expected
tersebut diharapkan akan teridentifikasi peta to be identified as a risk exposure maps are
eksposur risiko yang diperoleh, selanjutnya akan obtained, further mitigation measures will be
dilakukan langkah mitigasi terhadap eksposur risiko performed against the identified risk exposures.
yang teridentifikasi tersebut.
Pengendalian dan mitigasi risiko operasional Controlling and mitigating operational risk is
dilaksanakan oleh seluruh satuan kerja Bank. conducted by risk taking units within the Bank. The
Enterprise Risk Management Division bertugas Enterprise Risk Management Division ensures that
untuk memastikan bahwa Bank telah memiliki the Bank has adequate policies and procedures,
kebijakan dan prosedur pengendalian dan mitigasi which must be complied and carried out by each risk
risiko operasional yang memadai yang wajib taking unit in conducting its daily transactions and
dipatuhi dan dilaksanakan oleh setiap satuan kerja activities accurately, efficiently and in a timely
dalam melaksanakan transaksi dan aktivitas dengan manner.
akurat, efisien dan tepat waktu.
273
Page 670
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Hukum Legal Risk
Pengukuran risiko hukum dilaksanakan oleh Legal risk measurement is conducted together by
Enterprise Risk Management Division bersama- Enterprise Risk Management Division and Legal
sama Legal Division berdasarkan laporan hasil Division based on the evaluation report resulting
evaluasi atas analisis kasus-kasus hukum secara from the analysis of individual legal cases on
individual terhadap liabilitas kontinjensi yang timbul contingent liabilities arising from legal litigation.
dari tuntutan hukum yang terjadi.
Pemantauan risiko hukum dilaksanakan oleh Legal Legal risk monitoring is conducted by Legal Division
Division untuk mengevaluasi efektivitas dari to evaluate the effectiveness of policies, procedures
implementasi kebijakan, prosedur dan kepatuhan and compliance with the Bank’s policies and
terhadap kebijakan, regulasi hukum serta batas prevailing laws and regulations. Periodic monitoring
ketentuan Bank. Pemantauan dilaksanakan secara is conducted on all legal risk exposures.
berkala terhadap seluruh posisi risiko hukum.
Dalam melaksanakan pengendalian risiko hukum, To mitigate legal risk, Legal Division provides legal
Legal Division memberi masukan hukum dan advice and recommendation to each division and
rekomendasi kepada setiap divisi dan satuan kerja risk taking units and also conducts a regular review
serta melakukan review secara berkala terhadap of agreements and partnership contracts with
perjanjian dan kontrak kerjasama dengan counterparty.
counterparty.
Risiko Reputasi Reputational Risk
Identifikasi risiko reputasi dilakukan pada faktor- Reputational risk is identified an inherent risk factors
faktor risiko yang melekat pada aktivitas fungsional associated to functional activities including
yang mencakup keterbukaan (disclosure disclosure requirements, customer complaints
requirement), keluhan nasabah terhadap pelayanan against the Bank, employee attitude when providing
Bank, perilaku karyawan Bank dalam melayani services to customers and the Bank’s
nasabah dan sistem komunikasi Bank. communication systems.
Pengukuran risiko reputasi dilakukan berdasarkan Reputation risk measurement is based on the
hasil assesment terhadap faktor-faktor risiko results of assessment on the reputation risk factors.
reputasi. Risiko reputasi Bank dikelola oleh Bank reputation risk is managed by Corporate
Corporate Secretary Division (CSD) dan dilaporkan Secretary Division (CSD) and being reported to
ke Bank Indonesia oleh Customer Care Division Bank Indonesia by Customer Care Division (CCD).
(CCD).
Dalam rangka pemantauan risiko reputasi, In order to monitor reputational risk, the Bank
dikembangkan aplikasi Sistem Pengaduan Nasabah developed an application called Customer
(SPN) untuk mendukung layanan dan penanganan Complaint System (CCS) to support customer
pengaduan nasabah yang memungkinkan proses service and complaint handling that allows online
penanganan pengaduan secara online antar pihak- complaints handling process between the parties
pihak yang terkait dengan permasalahan di Kantor related to the issues at branch offices and head
Cabang dan Kantor Pusat. Hal ini berguna untuk office. This will be useful to ensure sustained
memastikan terjaganya kepuasan nasabah. customer satisfaction.
Dalam pengendalian risiko reputasi, satuan kerja CSD is responsible for implementing policies related
yang berfungsi sebagai corporate secretary to managing and settling negative issues or avoiding
bertanggung jawab dalam penerapan kebijakan counter-productive information and performs the
yang berkaitan dengan penanganan dan Public Service Obligation (PSO) function in
penyelesaian berita negatif atau menghindari connection with carrying out corporate social
informasi kontra produktif serta untuk menjalankan responsibility.
fungsi Public Service Obligation (PSO) dalam
rangka melaksanakan tanggung jawab sosial
perusahaan (corporate social responsibility).
274
Page 671
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Reputasi (lanjutan) Reputational Risk (continued)
Kegiatan Corporate Social Responsibility tidak Corporate Social Responsibility is not focused only
terfokus kepada kegiatan charity saja, tetapi juga on charity, but also in the form of a sustainable
dalam bentuk program yang berkesinambungan. program. This can be realized in the form of credit
Hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk pemberian subsidies and implementation of the Social and
kredit subsidi dan pelaksanaan Program Tanggung Environmental Responsibility Program (SERP).
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko Stratejik merupakan risiko akibat Strategic risk is the risk arising from the inaccuracies
ketidaktepatan Bank dalam pengambilan dan/atau in the decision making and/or the execution of a
pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta strategic decision and failure to anticipate changes
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan in the business environment. Strategic Risk
lingkungan bisnis. Identifikasi risiko stratejik identification is based on the strategic risk factors on
dilakukan berdasarkan atas faktor-faktor risiko specific functional activities, such as lending,
stratejik pada aktivitas fungsional tertentu, seperti treasury and investment activities, as well as
aktivitas perkreditan, treasuri dan investasi, serta operations and services through a business plan
operasional dan jasa melalui business plan yang prepared by the Corporate Strategy and Planning
disusun oleh Corporate Strategy and Planning Division (CSPD) as elaborated in the General Policy
Division (CSPD) sebagaimana yang dijabarkan of the BOD.
dalam Kebijakan Umum Direksi (KUD).
Pengukuran Risiko Stratejik dan parameter Strategic risk and parameter measurement are
pengukurannya dilakukan berdasarkan kinerja Bank based on the Bank's performance by comparing
yaitu dengan membandingkan hasil aktual dengan actual results with targets that have been set.
target yang telah ditetapkan. Pemantauan risiko Strategic risk monitoring is carried out by CSPD
stratejik dilakukan oleh CSPD secara berkala periodically to monitor the achievement of Key
dengan memonitor pencapaian Key Perfomance Performance Indicator and risk exposure compared
Indicator dan risk exposure dibandingkan dengan to the Bank's risk appetite.
risk appetite bank.
Selanjutnya, Dewan Komisaris, Direksi, Divisi dan Furthermore, the BOC, BOD, Divisions and Branch
Kantor Cabang mereviu strategi dasar yang fokus Offices are reviewing the basic strategy that focuses
pada perubahan-perubahan antara lain struktur on changes in among others, the organizational
organisasi Bank, perkreditan komersial, structure of the Bank, commercial lending, trade
pembiayaan perdagangan, treasuri, operasional finance, treasury, operations and the strengths and
dan kekuatan serta kelemahan sistem teknologi weaknesses of information technology systems.
informasi.
Dalam pengendalian risiko stratejik, Corporate In controlling strategic risk, the Corporate Strategy
Strategy and Planning Division (CSPD) berfungsi and Planning Division (CSPD) analyzes actual
menganalisa laporan aktual dan target rencana results against target and periodically reports to the
bisnis dan menyampaikannya kepada Direksi BOD.
secara berkala.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko Kepatuhan merupakan risiko yang timbul Compliance risk is the risk arising from the Bank’s
akibat Bank tidak mematuhi dan/atau tidak inability to comply and/or carry out laws and
melaksanakan peraturan perundang-undangan dan regulations. In identifying compliance risks,
ketentuan yang berlaku. Dalam mengidentifikasi Compliance Division (CMGD) conducts a review
risiko kepatuhan, Compliance Division (CMGD) regarding compliance risk associated with exposure
melakukan kajian terkait dengan eksposur Risiko to external provision inherent in internal regulations.
Kepatuhan terhadap ketentuan eksternal yang In addition, CMGD analyzes the events that led to
melekat pada ketentuan internal. Di samping itu, the emergence of risk, which are reported to and
CMGD menganalisis kejadian yang menyebabkan reviewed by ERMD and RMC.
timbulnya risiko kepatuhan dan menginformasikan
hal tersebut ke ERMD dan RMC untuk direviu.
275
Page 672
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 46. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Dalam rangka meminimalkan timbulnya Risiko In order to minimize the Compliance Risk, Legal
Kepatuhan, Legal Division (LGD) telah Division (LGD) has provided a special access called
menyediakan portal khusus yang bernama Legal Legal Application System (LAPS) for easy access to
Application System (LAPS) untuk memudahkan the internal regulations of the Bank for the entire
seluruh unit bisnis melakukan akses terhadap business units. In addition, CMGD monitors the
ketentuan internal Bank. Di samping itu, Compliance events that contributed to compliance risk and
Division melakukan monitoring terhadap kejadian- reports these matters to ERMD.
kejadian yang menyebabkan timbulnya risiko
kepatuhan dan menginformasikan hal tersebut ke
ERMD.
Pengukuran risiko kepatuhan dilakukan untuk Compliance risk is assessed by measuring the
mengukur potensi kerugian yang disebabkan oleh potential loss caused by the Bank’s non-compliance
ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Bank dalam or inability to comply with prevailing regulations. The
memenuhi ketentuan yang berlaku. Besarnya risiko level of compliance risk is estimated based on the
kepatuhan diestimasi berdasarkan kemampuan Bank’s ability to comply with prevailing and
Bank untuk memenuhi seluruh peraturan pada upcoming regulations. These activities include
waktu yang lampau dan yang akan datang. reviewing all penalties, litigations and complaints
Kegiatan-kegiatan ini termasuk mereviu semua received by the Bank.
penalti, litigasi, dan keluhan yang pernah diterima
Bank.
Dalam pemantauan risiko kepatuhan, ERMD dan In monitoring compliance risk, ERMD and CMGD
CMGD bertugas untuk mengevaluasi efektivitas are responsible to evaluate the effectiveness of the
implementasi manajemen risiko dengan memantau implementation of risk management by monitoring
secara berkala seluruh jenis kegiatan yang regularly all kinds of activities that could potentially
berpotensi menimbulkan risiko kepatuhan. pose a compliance risk.
Secara berkala, IAD melakukan pemantauan Periodically, IAD monitors and follow-up results of
terhadap hasil tindak lanjut audit baik dari intern both internal and external audits.
maupun ekstern.
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The table below summarizes the comparison
nilai tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan between the carrying amounts and fair values of all
liabilitas keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan financial assets and liabilities of the Bank. The fair
adalah berdasarkan informasi relevan yang tersedia values disclosed are based on relevant information
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, dan available as of December 31, 2023 and 2022 and
tidak diperbaharui untuk mencerminkan perubahan are not updated to reflect changes in market
dalam kondisi pasar yang telah terjadi setelah conditions which have occurred after these dates.
tanggal ini.
276
Page 673
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
31 Desember/December 31, 2023 31 Desember/December 31, 2022
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas 2.127.489 2.127.489 1.661.533 1.661.533 Cash
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 1.042.013 1.042.013 793.831 793.831 Securities
Obligasi Pemerintah 3.796.440 3.796.440 19.591.199 19.591.199 Government bonds
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 1.928.336 1.928.336 655.293 655.293 Securities
Obligasi Pemerintah 12.511.991 12.511.991 14.332.949 14.332.949 Government bonds
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 2.335.524 2.338.545 271.645 280.451 Securities
Obligasi pemerintah 19.585.498 19.502.452 18.040.825 17.945.001 Government bonds
Efek-efek yang Dibeli dengan Securities purchased under
Janji Dijual Kembali - - 1.434.190 1.434.190 agreement to resell
Tagihan derivatif 32.176 32.176 103.939 103.939 Derivative receivable
Tagihan Akseptasi 544.567 544,567 420.426 420.426 Acceptance Receivable
Giro pada Bank Indonesia 18.145.761 18.145.761 25.416.941 25.416.941 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.201.594 2.201.594 1.470.510 1.470.510 Current accounts with other Bank
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan Bank Lain 30.561.122 30.561.122 12.975.955 12.975.955 and other Banks
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia financing/
Piutang Syariah receivables
Konsumsi Consumer
Pemilikan rumah 251.160.354 246.332.418 227.522.319 225.618.498 Housing loan
Non-kepemilikan Rumah 12.726.250 12.726.250 11.425.286 11.425.286 Non-housing loan
Modal kerja 31.192.994 31.192.994 26.965.038 26.965.038 Working capital
Investasi 13.956.609 13.956.609 10.117.008 10.117.008 Investment
Sindikasi 7.127.988 7.127.988 4.488.751 4.488.751 Syndicated
Direksi dan karyawan 1.941.982 1.941.982 2.088.379 2.088.379 Directors and employees
Bunga yang
masih akan
diterima 11.526.687 11.526.687 10.750.302 10.750.302 Interest receivable
Aset lain-lain*) 1.873.496 1.873.496 1.040.048 1.040.048 Other assets*)
Total aset keuangan 426.318.871 421.410.910 391.566.367 389.575.528 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Liabilitas segera**) 2.567.271 2.567.271 2.611.027 2.611.027 Current liabilities**)
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 142.808.756 142.808.756 113.525.727 113.525.727 Demand deposits
Tabungan 38.998.753 38.998.753 37.376.047 37.376.047 Savings deposits
Deposito Berjangka 140.693.639 140.693.639 146.198.027 146.198.027 Time deposits
Simpanan dari Bank Lain Deposits from other banks
Giro 91.312 91.312 136.408 136.408 Demand deposits
Deposito Berjangka - - - - Time deposits
Surat berharga yang
Diterbitkan 8.272.098 8.387.536 8.652.260 8.828.249 Securities issued
Liabilitas akseptasi 544.567 544.567 420.562 420.562 Acceptance Paybale
Pinjaman yang diterima 33.762.089 31.075.777 24.821.005 21.731.531 Fund Borrowings
Bunga yang masih harus dibayar 647.496 647.496 629.366 600.410 Interest payables
Liabilitas lain-lain***) 521.548 521.548 4.690.821 4.690.821 Other liabilities***)
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated Loan
efek-efek subordinasi 9.112.837 9.006.404 9.158.219 8.899.563 and securities
Total liabilitas keuangan 378.020.366 375.343.059 348.219.469 345.018.372 Total financial liablities
*) Terdiri dari tagihan pihak ketiga. *) Consists of third party receivables.
**) Terdiri dari kewajiban kepada pihak ketiga, bagi hasil yang belum dibagikan, deposito **) Consists of third party payables, undistributed profit sharing, matured time deposits
berjangka jatuh tempo dan bunga atas deposito berjangka namun belum diambil and interest on time deposits not collected by customers.
nasabah.
***) Terdiri atas setoran jaminan dan dana jaminan pengembang (kewajiban kepada pihak ***) Consists of guarantee deposits and developers’ security deposits (liabilities to third
ketiga). party).
277
Page 674
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) (i) Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
di pasar aktif untuk aset atau liablitas yang markets for identical assets or liabilities which
identik yang dapat diakses pada tanggal are accessible at the measurement date;
pengukuran;
(ii) Tingkat 2: input selain harga kuotasian yang (ii) Level 2: inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi included in level 1 that are observable for the
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung assets and liabilities, either directly or
atau tidak langsung; indirectly;
(iii) Tingkat 3: input yang tidak dapat diobservasi (iii) Level 3: inputs that are not observable for the
untuk aset dan liabilitas. assets and liabilities.
31 Desember/December 31, 2023
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 1.042.013 501.570 540.443 - Securities
Obligasi pemerintah 3.796.440 3.796.440 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 4.838.453 4.298.010 540.443 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 1.928.336 1.928.336 - - Securities
Obligasi pemerintah 12.511.991 12.511.991 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 14.440.327 14.440.327 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 2.338.545 228.097 1.465.771 644.677 Securities
Obligasi pemerintah 19.502.452 19.502.452 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - - - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 21.840.997 19.730.549 1.465.771 644.677 Total Amortized cost
Tagihan Derivatif 32.176 - 32.176 - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kredit yang diberikan. piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - Net 313.278.241 - 304.624.202 8.654.039 financing receivables
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Derivatif - - - - Derivative payable
Surat berharga yang
diterbitkan 8.387.536 - 8.387.536 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 31.075.777 - 31.075.777 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 9.006.404 - 9.006.404 - and securities
278
Page 675
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank in determining and disclosing the fair
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen value of financial instruments: (continued)
keuangan: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2022
Nilai Wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair Value Level 1 Level 2 Level 3
Aset Keuangan Financial Assets
Nilai wajar melalui
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 793.831 301.416 492.415 - Securities
Obligasi pemerintah 19.591.199 19.591.199 - - Government bonds
Total nilai wajar
laba rugi 20.385.030 19.892.615 492.415 - Total fair value through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada Financial asset held at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 655.293 655.293 - - Securities
Obligasi pemerintah 14.332.949 14.332.949 - - Government bonds
Total Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar Total financial asset held at fair
melalui penghasilan value through other
komprehensif lain 14.988.242 14.988.242 - - comprehensive income
Diukur pada biaya
perolehan amortisasi Amortized cost
Efek-efek 280.451 280.451 - - Securities
Obligasi pemerintah 17.945.001 17.945.001 - - Government bonds
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 1.434.190 1.434.190 - - agreement to resell
Total diukur pada biaya
perolehan amortisasi 19.659.642 19.659.642 - - Total Amortized cost
Tagihan Derivatif 103.939 - 103.939 - Derivative Receivable
Kredit yang diberikan dan piutang Loan and receivables
Kredit yang diberikan. piutang Loan and sharia
dan pembiayaan Syariah - Net 280.702.960 - 273.798.185 6.904.775 financing receivables
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Derivatif - - - - Derivative payable
Surat berharga yang
diterbitkan 8.828.249 - 8.828.249 - Securities issued
Pinjaman yang diterima 21.731.531 - 21.731.531 - Fund borrowing
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
dan efek-efek subordinasi 8.899.563 - 8.899.563 - and securities
a. Nilai wajar aset dan kewajiban keuangan a. The fair values of certain financial assets and
tertentu, kecuali efek-efek dan Obligasi liabilities, except for securities and Government
Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo, Bonds classified as held to maturity, loans, fund
kredit yang diberikan, pinjaman yang diterima, borrowings, and marketable securities issued
dan surat berharga yang diterbitkan, mendekati approximate to their carrying values due to their
nilai tercatatnya karena mempunyai jangka short-term maturities.
waktu jatuh tempo yang singkat.
Estimasi nilai wajar terhadap aset keuangan The estimated fair values of certain financial
tertentu ditetapkan berdasarkan diskonto arus assets are determined based on discounted
kas dengan menggunakan suku bunga pasar cash flows using money market interest rates
uang yang berlaku untuk utang dengan risiko for debt instruments with similar credit risk and
kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa. remaining maturities.
279
Page 676
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 47. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Estimasi nilai wajar terhadap kewajiban The estimated fair values of certain financial
keuangan tertentu yang tidak memiliki kuotasi di obligations which are not quoted in an active
pasar aktif ditetapkan berdasarkan diskonto market are determined based on discounted
arus kas dengan menggunakan suku bunga cash flows using interest rates of instruments
utang baru dengan sisa jatuh tempo yang with similar remaining maturities.
serupa.
b. Kredit yang diberikan b. Loans
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari Generally, the Bank’s loan portfolio consists of
kredit yang diberikan dengan suku bunga loans with variable interest rate and short-term
mengambang dan kredit yang diberikan dengan loans with fixed interest rate. Loans are stated
jangka pendek dengan suku bunga tetap. Kredit at amortized cost. The estimated fair value of
yang diberikan dinyatakan berdasarkan loans represents the discounted amount of
amortized cost. Nilai wajar dari kredit yang estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari received by the Bank using the current market
perkiraan arus kas masa depan yang rates.
diharapkan akan diterima oleh Bank dengan
menggunakan suku bunga pasar saat ini.
Nilai tercatat dari kredit yang diberikan dengan The carrying amounts of variable rate loans and
suku bunga mengambang dan nilai tercatat short-term fixed rate loans are the reasonable
atas kredit jangka pendek dengan suku bunga approximation of their fair values.
tetap adalah perkiraan yang layak atas nilai
wajar.
c. Efek-efek dan Obligasi pemerintah c. Securities and Government bonds
Nilai wajar untuk surat-surat berharga dan The fair values of amortized cost marketable
Obligasi pemerintah yang diukur pada biaya securities and Government bonds are based on
perolehan diamortisasi ditetapkan berdasarkan the market prices or broker/dealer price
harga pasar atau harga kuotasi perantara quotations. When this information is not
(broker)/ pedagang efek (dealer). Jika informasi available, the fair value is estimated using
ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi dengan quoted market prices for securities with similar
menggunakan harga pasar kuotasi efek yang credit, maturity and yield characteristics or
memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo dan using internal valuation model.
yield yang serupa atau dinilai dengan
menggunakan metode penilaian internal.
d. Surat-surat berharga yang diterbitkan, d. Securities issued, fund borrowings and
pinjaman yang diterima dan pinjaman subordinated loan and securities
subordinasi dan efek-efek subordinasi
Nilai wajar agregat berdasarkan model diskonto The aggregate fair values are based on
arus kas menggunakan tingkat suku bunga discounted cash flow model using current
pasar untuk sisa periode jatuh temponya. market rate for the remaining term to maturity.
280
Page 677
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. LABA PER SAHAM 48. EARNINGS PER SHARE
Rekonsiliasi faktor-faktor penentu perhitungan laba The reconciliation of the factors used in calculating
per saham dasar untuk tahun yang berakhir tanggal the basic earnings per share, for the year ended
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai December 31, 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember/
December 31, 2023
(i) Laba tahun berjalan 3.500.988 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 14.022 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 249 (a/b) Basic earnings per share (iii)
31 Desember/
December 31, 2022
(i) Laba tahun berjalan 3.045.073 (a) Income for the year (i)
(ii) Rata-rata tertimbang Weighted average (ii)
saham biasa yang beredar 10.590 (b) number of shares outstanding
(iii) Laba per saham dasar 288 (a/b) Basic earnings per share (iii)
49. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
CONTINGENCIES
a. Perjanjian Signifikan a. Significant Agreements
Pada tanggal 4 Desember 2023, Bank On December 4, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Sinergy agreement with PT Sinergy Information
Informasi Pratama sehubungan dengan Pratama in relation to procurement of Cash
Pengadaan Cash Recycle Machine (CRM) Recycle Machine (CRM) 2023 with contract
Tahun 2023 dengan nilai kontrak sebesar value of Rp133,863.
Rp133.863.
Pada tanggal 19 Desember 2023, Bank On December 19, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Multipolar agreement with PT Multipolar Technology Tbk
Technology Tbk sehubungan dengan in relation to re-procurement of PC Desktop and
Pengadaan Ulang PC Desktop dan Notebook Notebook with Seat Management Scheme with
Bank BTN dengan Skema Seat Management contract value of Rp115,980.
dengan nilai kontrak sebesar Rp115.980.
Pada tanggal 8 Februari 2023, Bank On February 8, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Multipolar agreement with PT Multipolar Technology in
Technology sehubungan dengan pengadaan connection with the procurement of network
peremajaan perangkat network dan equipment upgrades and standardization of
standarisasi LAN Menara Bank BTN dengan Bank BTN Tower LAN with a contract value of
nilai kontrak Rp39.575. Rp39,575.
Pada tanggal 3 Februari 2023, Bank On February 3, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putra Batara in
Putra Batara sehubungan dengan Jasa relation to contractor services of construction
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC for the Bank BTN KC Cirebon Building with
Cirebon dengan nilai kontrak Rp39.100. contract value of Rp39,100.
Pada tanggal 20 Februari 2023, Bank On February 20, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Trees agreement with PT Trees Solutions in
Solutions sehubungan dengan pengadaan connection with the re-procurement of
ulang Integrated End to End Procurement Integrated End to End Procurement with a
dengan nilai kontrak Rp30.669. contract value of Rp30,669.
281
Page 678
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(LANJUTAN) CONTINGENCIES (CONTINUED)
a.Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 6 Januari 2023, Bank On January 6, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putra Batara in
Putra Batara sehubungan dengan Jasa relation to contractor services of renovation for
kontraktor pekerjaan renovasi Gedung the Bank BTN Tanah Abang Pusdiklat Building
Pusdiklat Bank BTN Tanah Abang dengan nilai with contract value of Rp30,500.
kontrak sebesar Rp30.500.
Pada tanggal 11 Juli 2023, Bank mengadakan On July 11, 2023, Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Berkat Manunggal Energi with PT Berkat Manunggal Energi regarding the
sehubungan dengan pengadaan penggantian procurement of generator replacement for the
genset Gedung Menara BTN dengan nilai BTN Tower Building with a contract value of Rp
kontrak Rp 13.986. 13,986.
Pada tanggal 15 Maret 2023, Bank On March 15, 2023, Bank signed an agreement
mengadakan perjanjian dengan PT with PT Telekomunikasi Indonesia in
Telekomunikasi Indonesia sehubungan dengan connection with the procurement of a third year
pengadaan perpanjangan sewa lokasi Sentul Data Center collocation lease with a
(collocation) Data Center Sentul tahun ketiga contract value of Rp10,638.
dengan nilai kontrak Rp10.638.
Pada tanggal 16 Agustus 2023, Bank On August 16, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding the KC Kudus Relocation Renovation
Renovasi Relokasi KC Kudus dengan nilai Contractor Services with a contract value of Rp
kontrak Rp7.495. 7,495.
Pada tanggal 4 September 2023, Bank On September 4, 2023, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima agreement with PT Casa Prima Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor regarding Relayout Contractor Services and
Relayout dan Pembangunan Gedung Construction of the Banyumanik Main
Sentralisasi Ruang Dokumen Pokok Document Room Centralized Building with a
Banyumanik dengan nilai kontrak Rp7.400. contract value of Rp7,400.
Pada tanggal 29 Agustus 2022, Bank On August 29, 2022, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Surya agreement with PT Surya Sudeco in relation to
Sudeco sehubungan dengan Pengadaan Sewa procurement for Operational Car Lease with
Mobil Operasional Bank BTN dengan nilai contract value of Rp77,830.
kontrak sebesar Rp77.830.
Pada tanggal 4 Agustus 2022, Bank On August 4, 2022, Bank signed an agreement
mengadakan perjanjian dengan PT Mitra with PT Mitra Integrasi Informatika in relation to
Integrasi Informatika sehubungan dengan procurement for License Package Microsoft
Pengadaan Paket License Microsoft Dukungan Support and Supporting Services for Data
dan Layanan Pendukung Data Center dengan Center with contract value of Rp47,990 for
nilai kontrak sebesar Rp47.990 untuk jangka three years.
waktu selama tiga tahun.
Pada tanggal 22 Januari 2022, Bank On January 22, 2022, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan agreement with PT Swadharma Duta Data in
PT Swadharma Duta Data sehubungan dengan relation to procurement for The Extenxion of
Pengadaan Perpanjangan Jasa Teknologi Information Technology Service in Outlet with
Informasi pada Outlet dengan nilai kontrak contract value of Rp27,663 for a period of two
sebesar Rp27.663 untuk jangka waktu selama years and on February 27, 2023 was a second
dua tahun dan pada tanggal 27 Februari 2023 year IT outlet service extension with a contract
merupakan perpanjangan tahun kedua dengan value of Rp13,832.
nilai kontrak Rp13.832.
282
Page 679
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(LANJUTAN) CONTINGENCIES (CONTINUED)
a.Perjanjian Signifikan (lanjutan) a. Significant Agreements (continued)
Pada tanggal 14 November 2022, Bank On November 14, 2022, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Pesona Adi agreement with PT Pesona Adi Batara in
Batara sehubungan dengan Pengadaan Mobil relation to Procurement of operational cars for
operasional pejabat BTN tahun 2022 dengan BTN officials in 2022 with contract value of
nilai kontrak sebesar Rp21.500. Rp21,500.
Pada tanggal 20 Desember 2022, Bank On December 20, 2022, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Dana agreement with PT Dana Pensiun Bank BTN in
Pensiun Bank BTN sehubungan dengan relation to Procurement extension of the lease
perpanjangan sewa gedung graha exitama for the 2nd floor until 5th floor of the Graha
lantai 2 sampai dengan 5 (Learning Center Extama building (Tebet Learning Center) with
Tebet) sebesar Rp18.204. contract value of Rp18,204.
Pada tanggal 2 November 2022, Bank On November 2, 2022, Bank signed an
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa agreement with PT Binayasa Putra Batara in
Putra Batara sehubungan dengan Jasa relation to contractor services of renovation for
kontraktor renovasi lantai 6 Menara BTN the 6th floor of BTN building with contract value
dengan nilai kontrak sebesar Rp17.500. of Rp17,500.
Pada tanggal 27 Mei 2022, Bank mengadakan On May 27, 2022, Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Simian Solutions with PT Simian Solutions in relation to
sehubungan dengan Pengadaan Pelaksana procurement of Implementation of Custodian
Sistem Custodian Service dengan nilai kontrak Service System with contract value of
sebesar Rp17.000. Rp17,000.
Pada ada tanggal 21 Juli 2022, Bank On July 21, 2022, Bank signed an agreement
mengadakan perjanjian dengan PT Sinergy with PT Sinergy Informasi Pratama in
Informasi Pratama sehubungan dengan connection with the Procurement of Firewalls
Pengadaan Firewall untuk WAN DC Sentul dan for WAN DC Sentul and DC Surabaya with a
DC Surabaya dengan nilai kontrak sebesar contract value of Rp.11,550 for a period of one
Rp.11.550 untuk jangka waktu selama satu year.
tahun.
Pada tanggal 16 Maret 2022, Bank On March 16, 2022, Bank signed an agreement
mengadakan perjanjian dengan PT with PT Hartekprima Listrindo in relation to
Hartekprima Listrindo sehubungan dengan Procurement of Generator Set for RBB 2022
Pengadaan Genset Peruntukan RBB 2022 dan and non RBB needed with contract value of
Kebutuhan Non RBB dengan nilai kontrak Rp10,823.
sebesar Rp10.823.
Pada tanggal 22 Juli 2022, Bank mengadakan On July 22, 2022, Bank signed an agreement
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia with PT Casa Prima Indonesia in relation to
sehubungan dengan Pengadaan Jasa Procurement of KCS Makassar Renovation
Kontraktor Renovasi KCS Makassar dengan Contractor Services with contract value of
nilai kontrak sebesar Rp9.850. Rp9,850.
283
Page 680
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. PERJANJIAN DAN KONTINJENSI SIGNIFIKAN 49. SIGNIFICANT AGREEMENTS AND
(lanjutan) CONTINGECIES (continued)
b. Liabilitas Kontinjensi b. Contingent Liabilities
Dalam melakukan usahanya, Bank In conducting its business, the Bank is a
menghadapi berbagai perkara hukum dan defendant with various litigation proceedings
tuntutan di mana Bank sebagai tergugat, and legal claims mainly with respect to matters
terutama sehubungan dengan kepatuhan of contractual compliance. Although there is no
dengan kontrak. Walaupun belum ada clear assurance yet, the Bank believes that
kepastian yang jelas, Bank berpendapat bahwa based on information currently available, the
berdasarkan informasi yang ada dan keputusan ultimate resolution of these legal proceedings
terakhir dari perkara bahwa tuntutan hukum ini and legal claims will not likely have a material
tidak akan berdampak secara material pada effect on the operations, financial position or
operasi, posisi keuangan atau tingkat likuiditas liquidity level of Bank
Bank.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan As of December 31, 2023 and 2022, Bank has
2022, Bank telah membentuk cadangan established an allowance (included in
(disajikan dalam akun “Liabilitas Imbalan Kerja “Employee Benefits and Other Liabilities”) for
dan Lain-lain”) untuk sejumlah tuntutan hukum several pending lawsuits filed against Bank
yang belum diputuskan masing-masing adalah amounted to Rp95,209 and Rp160,209.
sebesar Rp95.209 dan Rp160.209.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance is
cadangan yang dibentuk atas kemungkinan adequate to cover possible losses arising from
timbulnya kerugian akibat tuntutan hukum yang pending litigations or legal claims that are
belum diputuskan atau masih dalam proses currently in progress.
tersebut telah memadai.
50. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 50. REVISED AND ISSUED STATEMENTS OF
KEUANGAN YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
DIREVISI
Amandemen dan Penyesuaian Pernyataan Standar The amendments and adjustments to Statement of
Akuntansi Keuangan (PSAK) baru yang telah Financial Accounting Standards (SFAS) that have
disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan been approved by the Financial Accounting
(DSAK) - Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), tetapi Standards Board (IFAS) - Indonesian Institute of
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Accountants (IAI), but have not been effective for
selama tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. financial statements during the year are disclosed
below.
Bank bermaksud untuk menerapkan amendemen The Bank intends to implement the amendments
dan penyesuaian PSAK tersebut, jika dipandang and adjustments to the SFAS, if it is deemed
relevan, saat telah menjadi efektif. Berlaku efektif relevant, when they become effective. Effective
setelah tanggal 1 Januari 2024: after January 1, 2024:
a. Amendemen PSAK No. 1, ”Penyajian Laporan a. Amendment of SFAS No. 1: “Presentation of
Keuangan” tentang liabilitas jangka panjang Financial Statements” regarding long-term
dengan konvenan. Penerapan amendemen liabilities with the convention. The application of
tersebut berlaku efektif sejak 1 Januari 2024 the amendment is effective from January 1,
sesuai dengan perubahan tanggal berlaku 2024, in accordance with the change in the
effective date of Amendment of SFAS No. 1
efektifnya Amendemen PSAK No. 1 tentang
regarding “Presentation of Financial
”Penyajian Laporan Keuangan” terkait Statements” related to “Classification of
”Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek Liabilities as Short Term or Long Term” which
atau Jangka Panjang” yang sebelumnya was previously became effective from January
berlaku efektif sejak 1 Januari 2023 menjadi 1 1, 2023, will become January 1, 2024.
Januari 2024.
284
Page 681
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 50. REVISED AND ISSUED STATEMENTS OF
KEUANGAN YANG DIKELUARKAN DAN FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
DIREVISI (lanjutan) (continued)
Amandemen dan Penyesuaian Pernyataan Standar The amendments and adjustments to Statement of
Akuntansi Keuangan (PSAK) baru yang telah Financial Accounting Standards (SFAS) that have
disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan been approved by the Financial Accounting
(DSAK) - Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), tetapi Standards Board (IFAS) - Indonesian Institute of
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan Accountants (IAI), but have not been effective for
selama tahun berjalan diungkapkan di bawah financial statements during the year are disclosed
ini.(lanjutan) below. (continued)
Bank bermaksud untuk menerapkan amendemen The Bank intends to implement the amendments
dan penyesuaian PSAK tersebut, jika dipandang and adjustments to the SFAS, if it is deemed
relevan, saat telah menjadi efektif. Berlaku efektif relevant, when they become effective. Effective
setelah tanggal 1 Januari 2024: (lanjutan) after January 1, 2024:(continued)
b. Amendemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait b. Amendment of SFAS No. 73: “Lease” regarding
liabilitas sewa dalam jual dan sewa-balik. liabilities in sale-and-leaseback transactions.
Amendemen tersebut mengadopsi seluruh The amendment adopts the entire provision in
pengaturan dalam Amendemen IFRS 16 IFRS Amendment 16 on “Lease” regarding
tentang “Lease” terkait “Lease Liability in a Sale “Lease Liability in Sale and Leaseback”.
and Leaseback”. Penerapan amendemen ini Application of this amendment commences for
dimulai untuk periode tahun buku yang dimulai the period of the financial year beginning on or
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 dan after January 1, 2024, and early adoption is
penerapan lebih dini diperkenankan. permitted.
c. Amandemen PSAK No. 2 “Laporan Arus Kas” c. Amendment to PSAK No. 2 “Cash Flow
dan Amandemen PSAK No. 60 “Instrumen Statement” and Amendment to PSAK No. 60
Keuangan: Pengungkapan tentang Pengaturan “Financial Instruments: Disclosures about
Pembiayaan Pemasok”. Penerapan lebih dini Supplier Financing Arrangements”. Early
diperkenankan. application is permitted.
Berlaku efektif setelah tanggal 1 Januari 2025: Effective after January 1, 2025:
a. Amandemen PSAK No. 10 “Pengaruh a. Amendment to PSAK No. 10 “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Changes in Foreign Exchange Rates on the
Kekurangan Ketertukaran”. Penerapan lebih Lack of Convertibility”. Early application is
dini diperkenankan. permitted.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorization date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the potential
dari penerapan standar revisi tersebut serta impact of these revised standards to the Bank’s
pengaruhnya pada laporan keuangan Bank. financial statements.
285
Page 682
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 51. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing activities
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai in the cash flow statement are as follows:
berikut:
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2023 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2023
Surat berharga
yang diterbitkan 8.652.260 2.449.019 (2.769.764) (59.417) 8.272.098 Securities issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under Repurchase
janji dibeli kembali - 67.691.353 (67.766.743) 75.390 - Agreements
Pinjaman yang diterima 24.821.005 11.185.162 (2.187.576) (56.502) 33.762.089 Fund Borrowings
Pinjaman Subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 9.158.219 - - (45.382) 9.112.837 and securities
Payment of
Pembayaran Liabilitas Sewa 167.633 - (81.973) 101.036 186.696 Lease liability
Total 42.799.117 81.325.534 (72.806.056) 15.125 51.333.720 Total
Arus Kas/Cash Flow
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Perubahan Non-Kas/ 31 Desember/
January 1, 2022 Receipts Payment Non-Cash Changes December 31, 2022
Surat Berharga
yang Diterbitkan 12.371.708 1.541.330 (5.263.000) 2.222 8.652.260 Securities Issued
Securities Sold
Efek-efek yang dijual dengan Under repurchase
janji dibeli kembali - 592.326 (592.326) - - agreements
Pinjaman yang diterima 22.062.291 11.814.826 (9.095.884) 39.772 24.821.005 Fund borrowings
Pinjaman subordinasi dan Subordinated loans
efek-efek subordinasi 8.759.744 - - 398.475 9.158.219 and securities
Payment of
Pembayaran liabilitas sewa 126.348 - (84.983) 126.268 167.633 Lease liability
Total 43.320.091 13.948.482 (15.036.193) 566.737 42.799.117 Total
52. INFORMASI TAMBAHAN 52. ADDITIONAL INFORMATION
a. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, a. As of December 31, 2023 and 2022, the Bank’s
rasio aset produktif yang diklasifikasikan non- non-performing assets to total earning assets
performing terhadap jumlah aset produktif (non- (non-performing ratio) are 2.58% and 2.74%,
performing ratio) masing-masing adalah respectively.
sebesar 2,58% dan 2,74%.
b. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, b. As of December 31, 2023 and 2022, the ratio of
rasio jumlah cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses on financial
nilai aset keuangan yang telah dibentuk assets based on SFAS No. 71 to minimum
berdasarkan PSAK No. 71 terhadap jumlah allowance for impairment losses based on
minimum cadangan kerugian penurunan nilai Financial Service Authorithy regulation is
aset keuangan sesuai ketentuan Otoritas Jasa 121.99% and 130.00%, respectively.
Keuangan masing-masing sebesar 121,99%
dan 130,00%.
286
Page 683
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk As of December 31, 2023
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 52. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
c. Kegiatan Jasa Kustodian c. Custodian Services Activities
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk provides
menyelenggarakan Jasa Kustodian (bank Custodian Services (custodian bank) since 2023
kustodian) sejak tahun 2023 berdasarkan Surat based on Decree of the Board of Commissioners of
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa the Financial Services Authority No. KEP-
Keuangan No. KEP-37/PM.2/2022 tanggal 17 37/PM.2/2022 dated November 17, 2022.
November 2022.
Jasa kustodian yang diselenggarakan berada Custodian services provided are under the
dibawah Divisi Financial Institution and Capital Financial Institution and Capital Market Division.
Market. Jasa yang diselenggarakan meliputi Services provided include the following:
sebagai berikut : • Storage and administration services (safe
• Jasa penyimpanan dan pengadministrasian keeping services);
(safe keeping services); • Securities transaction settlement services
• Jasa Penyelesaian transaksi efek (Settlement Handling);
(settlement handling); • Customer rights management services related
• Jasa pengurusan hak nasabah terkait to securities held at the custodian (corporate
dengan efek yang disimpan di kustodian action)
(corporate action) • Trustee services/representing customers to
• Jasa perwalian/ mewakili nasabah untuk attend and transmit votes at the GMS, EGMS,
menghadiri dan meneruskan suara dalam RUPO (proxy services);
RUPS, RUPSLB, RUPO (proxy services); • Information and reporting services; (Information
• Jasa Informasi dan pelaporan; (Information & Reporting, including: Portfolio Valuation
& Reporting, antara lain : Portfolio Valuation Report, Settlement Report, Corporate Action
Report, Settlement Report, Corporate Action Report).
Report). • Custody services for fund management
• Jasa Custody untuk kontrak pengelolaan contracts, mutual funds issued by investment
dana, reksa dana yang diterbitkan oleh managers.
manajer investasi.
Aset milik nasabah yang diadministrasikan oleh Customer-owned assets administered by BTN
kustodian BTN per 31 Desember 2023 sebesar custodian as of December 31, 2023 amount to the
ekuivalen Rp7.941.087 juta yang terdiri dari equivalent of Rp7,941,087 million consisting of
saham, surat berharga Negara (SBN), obligasi shares, government securities (SBN), corporate
koorporasi baik dalam mata uang rupiah bonds both in rupiah and USD.
maupun USD.
Asset yang diadministrasikan jasa kustodian Assets administered by custodian services are not
tidak termasuk dalam laporan posisi keuangan. included in the consolidated statement of financial
position.
53. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 53. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab penuh The management of the Bank is fully responsible for
terhadap penyajian laporan keuangan terlampir the preparation of the accompanying Financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan Statements which were completed and authorized
pada tanggal 12 Februari 2024. for issuance on February 12, 2024.
287
Page 684
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen
Page 685
Page 686
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi
Halaman
Laporan auditor independen
Laporan posisi keuangan ........................................................................................................... 1
Laporan aktivitas ....................................................................................................................... 2
Laporan arus kas ....................................................................................................................... 3
Catatan atas laporan keuangan ................................................................................................. 4-13
*************************
Page 687
Page 688
Page 689
Page 690
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ASET
Kas dan Setara Kas 2b,2j,4,11 10.970.559.980 11.732.472.238
Piutang Pinjaman Mitra Binaan - neto 2c,2e,5
(Setelah dikurangi Penyisihan
Penurunan Nilai Piutang Pinjaman Sebesar
Rp36.893.857.090 dan Rp33.795.371.727
Masing-masing Pada Tanggal
31 Desember 2023 dan 2022) 12.428.254.008 21.809.469.160
Piutang Lain-lain 10,11 8.000.000.000 -
Piutang Jasa Administrasi Pinjaman 2d,6 123.380.251 85.576.298
JUMLAH ASET 31.522.194.239 33.627.517.696
ASET NETO
Aset Neto Tidak Terikat 2f,7 31.522.194.239 33.627.517.696
JUMLAH LIABILITAS DAN ASET NETO 31.522.194.239 33.627.517.696
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 691
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN AKTIVITAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
PERUBAHAN ASET NETO TIDAK TERIKAT
PENDAPATAN
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 2g,8 1.065.855.899 1.088.645.050
Pendapatan Lain-Lain 2h,9 2.744.099 1.932.666
1.068.599.998 1.090.577.716
BEBAN
Beban Penyisihan Penurunan
Nilai Piutang Pinjaman 2i,5c (3.098.485.363) (1.312.513.787)
Beban lain-lain (75.438.092) -
(3.173.923.455) (1.312.513.787)
KENAIKAN (PENURUNAN) ASET NETO
TIDAK TERIKAT (2.105.323.457) (221.936.071)
ASET NETO PADA AWAL TAHUN 33.627.517.696 33.849.453.767
ASET NETO PADA AKHIR TAHUN 31.522.194.239 33.627.517.696
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 692
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2023
(Disajikan dalam Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Pencairan Pinjaman Mitra Binaan (9.161.600.000) (18.386.450.000)
Pengalihan pengelolaan dana mitra binaan 10 (8.000.000.000) -
Penerimaan Pokok Angsuran 15.264.329.788 13.799.087.350
Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman 1.132.613.855 1.063.597.362
Pendapatan Lain-Lain 9 2.744.099 1.932.666
Kas Neto Yang Digunakan untuk
Aktivitas Operasi (761.912.258) (3.521.832.622)
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO DALAM KAS
DAN SETARA KAS (761.912.258) (3.521.832.622)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 11.732.472.238 15.254.304.860
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 10.970.559.980 11.732.472.238
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 693
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Republik Indonesia No. PER-05/MBU/04/2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara (Program TJSL BUMN), yang antara lain mengatur
bahwa, sebagaimana disebut dalam Pasal 23 ayat (3), laporan keuangan dan pelaksanaan
Program TJSL BUMN dilaporkan menjadi satu kesatuan dalam laporan berkala dan laporan
tahunan kinerja BUMN Pembina.
Selain hal di atas, antara lain, sebagaimana diatur dalam Pasal 23 ayat (4), untuk laporan
keuangan dan pelaksanaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil tahunan tetap
dilaporkan tersendiri dan harus diaudit oleh Kantor Akuntan Publik secara terpisah dari audit
laporan keuangan BUMN Pembina.
Definisi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil mengacu kepada peraturan Menteri
No. PER-05/MBU/04/2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
Usaha Milik Negara (Program TJSL BUMN) dan ketentuan-ketentuan peraturan
pelaksanaannya adalah tentang Program Pendanaan UMK yang bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana BUMN.
b. Kegiatan Utama
Kegiatan utama Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) adalah penyaluran
pinjaman dan penyaluran dana pembinaan. Dana Program Pendanaan UMK kepada Mitra Binaan
disalurkan dalam bentuk:
a. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan;
b. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek dalam rangka
memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan:
c. Beban pembinaan:
1) Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, penelitian, pemagangan, pemasaran, promosi,
yang menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemampuan
pengelolaan usahanya;
2) Beban pembinaan hanya dapat diberikan kepada atau untuk kepentingan Mitra Binaan
c. Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola
Susunan pengelola Program Pendanaan UMK BTN pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pembina Nixon L.P. Napitupulu Haru Koesmahargyo
Hirwandi Gafar Hirwandi Gafar
Program Pendanaan UMK
Pimpinan Roganda S. Mangapul* Budi Permana
Siahaan
Pelaksana Ardi Darmawan Ardi Darmawan
Pelaksana Mayang Shafira S** Harry Kevinta J M*
Pelaksana Diandary Denovari** Rizqy El M
Pelaksana - Angga Dwi Yanuar Putra**
4
Page 694
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM (lanjutan)
c. Struktur Organisasi dan Susunan Pengelola (lanjutan)
Tahun 2023
*) Menjadi Pimpinan Program Pendanaan UMK sejak November 2023
**) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan UMK sejak Mei 2023
Tahun 2022
*) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan sejak Januari 2022
**) Menjadi Pelaksana Program Pendanaan UMK s.d. Juli 2022
Mulai tahun 2021, struktur pengelola Program TJSL BUMN mengikuti peraturan terbaru dari Meneg
BUMN No. PER-05/MBU/04/2021 dimana Program TJSL BUMN dilaporkan terpisah dan menjadi
satu kesatuan dari laporan keuangan BUMN Pembina.
d. Ketentuan Program Pendanaan UMK Mengacu kepada Peraturan Meneg BUMN No. PER-
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
1) Program Pendanaan UMK adalah program untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro
dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri
2) Dalam peraturan di atas diatur tentang kriteria usaha mikro dan usaha kecil yang berhak
menjadi mitra binaan BUMN, antara lain, sebagai berikut:
i) dimiliki oleh warga negara Indonesia;
ii) belum memenuhi kriteria atau memiliki akses pinjaman kepada lembaga pendanaan
atau perbankan;
iii) diutamakan usaha mikro dan usaha kecil dengan jenis usaha yang sejalan dengan
bidang dan/atau mendukung bisnis BUMN;
iv) diutamakan usaha mikro dan usaha kecil yang berlokasi di wilayah kerja BUMN
v) berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang
dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi secara langsung maupun tidak langsung, dengan
usaha menengah atau usaha besar;
vi) berbentuk usaha orang perseorangan dan/atau sekelompok orang, badan usaha yang
tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum
vii) mempunyai potensi dan prospek usaha untuk dikembangkan.
3) Bentuk dan maksimum pendanaannya adalah sebagai berikut:
a. Pemberian modal kerja dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dengan
jumlah pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk setiap usaha mikro dan usaha
kecil paling banyak Rp250.000.000.
b. Pendanaan tambahan dalam bentuk pinjaman dan/atau pembiayaan syariah untuk
membiayai kebutuhan yang bersifat jangka pendek maksimal 1 tahun untuk memenuhi
pesanan dari rekanan usaha mikro dan usaha kecil dengan jumlah paling banyak
Rp100.000.000.
c. Modal kerja dalam bentuk pinjaman sebagaimana dimaksud pada huruf a dikenakan
jasa administrasi sebesar:
- 3% (tiga persen) efektif per tahun;
- suku bunga flat (tetap) yang setara dengan 3% (tiga persen) efektif per tahun; atau
- ketentuan lain yang ditetapkan Menteri,
dengan jangka waktu/tenor pinjaman paling lama 3 (tiga) tahun.
d. Pembiayaan syariah sebagaimana dimaksud pada huruf a diberikan berdasarkan:
- prinsip jual beli, maka proyeksi margin yang dihasilkan disetarakan dengan margin
sebesar jasa administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2); atau
- prinsip bagi hasil, maka rasio bagi hasil yang diterima BUMN mulai dari 10%
(sepuluh persen) sampai dengan paling banyak 50% (lima puluh persen)
berdasarkan perjanjian.
5
Page 695
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
1. PENJELASAN UMUM (lanjutan)
d. Ketentuan Program Pendanaan UMK Mengacu kepada Peraturan Meneg BUMN No. PER-
1/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 (lanjutan)
4) Syarat dan kondisi:
Untuk tata cara penyaluran pinjaman dan/atau pembiayaan syariah dalam Program
Pendanaan UMK diatur syarat dan kondisi yang harus dipenuhi calon usaha binaan, antara
lain, harus menyampaikan rencana dan/atau proposal kegiatan usaha kepada BUMN
Pembina yang nanti akan dilakukan seleksi dan evaluasi atas permohonan yang diajukan
oleh calon usaha mikro dan usaha kecil.
BUMN Pembina yang nanti akan dilakukan seleksi dan evaluasi atas permohonan yang
diajukan oleh calon usaha mikro dan usaha kecil.
Bagi calon binaan yang memenuhi syarat dan terpilih akan dibuatkan surat perjanjian
dan/atau kontrak yang berisi syarat dan kondisi tentang hak dan kewajiban yang harus
dipenuhi para pihak. Namun, sebelum dilakukan perjanjian, calon usaha mikro dan usaha
kecil binaan tersebut harus terlebih dahulu menyelesaikan proses administrasi terkait
dengan rencana pemberian modal kerja oleh perusahaan/BUMN bersangkutan.
5) Teknis pelaksanaan penyaluran Program Pendanaan UMK:
Dalam pelaksanaan penyaluran Program Pendanaan UMK, BUMN Pembina dapat
bekerjasama dengan BUMN lain, Anak perusahaan BUMN atau Perusahaan terafiliasi
BUMN yang memiliki bisnis sebagai lembaga pembiayaan dan perbankan atau memiliki
kemampuan dalam menyalurkan pinjaman.
Ketentuan pelaksanaan kerja sama dimaksud di atas dituangkan dalam surat perjanjian
dan/atau kontrak yang paling sedikit memuat hak dan kewajiban serta tugas dan tanggung
jawab masing-masing pihak.
6) Sumber dana Program TJSL BUMN berasal dari:
i) anggaran kegiatan yang diperhitungkan sebagai biaya pada BUMN pembina dalam
tahun anggaran berjalan;
ii) penyisihan sebagian laba bersih BUMN Pembina pada tahun anggaran sebelumnya
dan/atau;
iii) sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
7) Sumber dana untuk Program Pendanaan UMK, selain sumber dana sebagaimana dimaksud
pada angka 6) di atas, dapat berasal dari:
i) saldo dana Program Pendanaan UMK yang teralokasi sampai dengan akhir tahun 2015;
dan/atau;
ii) jasa administrasi pinjaman/marjin/bagi hasil, bunga deposito dan/atau jasa giro dari
dana Program Pendanaan UMK
8) Besaran dana Program TJSL BUMN sebagaimana dijelaskan pada angka 6.i) dan angka
6.ii) di atas, ditetapkan dalam rencana kerja anggaran perusahaan yang disahkan oleh
RUPS/Menteri.
9) Pembebanan beban operasional Program TJSL BUMN:
- Pembebanan beban operasional Program TJSL BUMN menjadi beban BUMN Pembina.
- Pembebanan beban kepada usaha mikro dan usaha kecil menjadi bagian dari biaya
Program TJSL BUMN.
6
Page 696
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas
Publik (SAK ETAP) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan
Indonesia dan mempertimbangkan Surat Edaran Kementerian BUMN No. SE-02/MBU/WK/2012
yang dikeluarkan tanggal 23 Februari 2012 perihal penetapan pedoman akuntansi Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan.
Laporan keuangan disusun menggunakan dasar akrual kecuali untuk Laporan Arus Kas disusun
menggunakan dasar kas. Laporan Arus Kas menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas
yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan yang disusun
dengan menggunakan metode langsung (direct method). Tahun buku Program Pendanaan UMK
BTN adalah 1 Januari sampai 31 Desember dan mata uang penyajian yang digunakan dalam
laporan keuangan adalah Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Program
Pendanaan UMK BTN.
b. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas adalah saldo kas dan bank yang dapat dipergunakan secara bebas untuk
membiayai kegiatan Program Pendanaan UMK tidak digunakan sebagai jaminan. Saldo kas dan
setara kas dicatat sebesar nilai nominalnya.
c. Piutang Pinjaman Mitra Binaan
Piutang pinjaman mitra binaan adalah pinjaman yang disalurkan oleh PUMK kepada mitra binaan.
Piutang pinjaman mitra binaan diakui pada saat pinjaman tersebut disalurkan kepada mitra binaan
dan diukur serta dicatat sebesar jumlah neto setelah dikurangi dengan penyisihan kerugian
penurunan nilai.
Penggolongan kualitas piutang pinjaman mitra binaan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri
BUMN serta dengan ketentuan sebagai berikut:
i) lancar, dalam hal pembayaran angsuran pokok dan jasa administrasi pinjaman tepat
waktu atau terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa administrasi
pinjaman paling lambat 30 hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai
dengan perjanjian yang telah disetujui bersama,
ii) kurang lancar, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 30 hari sampai dengan 180 hari dari tanggal
jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui
bersama,
iii) diragukan, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 180 hari sampai dengan 270 hari dari tanggal
jatuh tempo pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui
bersama,
iv) macet, dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran angsuran pokok dan/atau jasa
administrasi pinjaman yang telah melampaui 270 hari dari tanggal jatuh tempo
pembayaran angsuran, sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui bersama.
7
Page 697
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
d. Piutang Jasa Administrasi Pinjaman
Piutang jasa administrasi pinjaman adalah jasa administrasi yang sudah menjadi hak Program
Pendanaan UMK BTN pada akhir tahun namun belum diterima sampai akhir tahun. Piutang jasa
administrasi pinjaman mitra binaan dicatat secara akrual mengikuti piutang pinjaman mitra binaan
dengan kualitas pinjaman lancar dan kurang lancar. Apabila pinjaman mitra binaan memiliki
kualitas pinjaman diragukan atau macet maka tidak dibentuk akrual atas piutang jasa administrasi
pinjaman mitra binaan.
e. Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman adalah besarnya penyisihan atas piutang pinjaman
yang mungkin tidak tertagih dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih.
Penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman diakui saat akhir periode akuntansi dan diukur dan
dicatat sebesar estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih. Penyisihan penurunan nilai piutang
pinjaman dihitung secara kolektif berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan (collection)
data historis yang ada.
f. Aset Neto
Aset neto adalah aset dikurangi dengan liabilitas. Aset neto diklasifikasikan menjadi Aset Neto
Terikat (ANT) dan Aset Neto Tidak Terikat (ANTT).
ANT adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu atau tidak dapat
digunakan untuk kegiatan operasi normal. ANTT adalah sumber daya yang penggunaannya tidak
dibatasi untuk tujuan tertentu.
g. Pendapatan Jasa Administrasi Pinjaman
Pendapatan jasa administrasi pinjaman adalah pendapatan jasa yang dipungut atas pinjaman
dana Program Pendanaan UMK yang disalurkan kepada mitra binaan. Akrual pendapatan jasa
administrasi pinjaman diakui hanya untuk piutang dengan status lancar dan kurang lancar dan
diukur serta dicatat berdasarkan nilai yang telah jatuh tempo sesuai dengan kontrak.
h. Pendapatan Lain-lain
Pendapatan lain-lain adalah pendapatan yang tidak dapat digolongkan menurut klasifikasi
pendapatan yang telah disebutkan di atas dan diakui pada saat diterima. Pendapatan lain-lain
diukur dan dicatat sebesar nilai yang diterima Program Pendanaan UMK BTN.
i. Beban (Pembalikan) Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Beban (pembalikan) penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman adalah beban (pendapatan)
yang timbul akibat pembentukan (pembalikan) penyisihan penurunan nilai atas piutang pinjaman
yang mungkin tidak tertagih.
j. Transaksi dengan pihak berelasi
Program Pendanaan UMK BTN melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang
didefinisikan dalam SAK-ETAP tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak yang Mempunyai Hubungan
Istimewa”, yang didefinisikan antara lain:
a. Pihak yang memiliki pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan atas
entitas.
b. Entitas anak, joint venture, entitas asosiasi dari entitas.
c. Personel manajemen kunci dari entitas dan entitas induknya (secara agregat).
d. Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa lainnya.
8
Page 698
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI
a. Pertimbangan
Sesuai Peraturan Menteri BUMN, beban operasional Program Pendanaan UMK menjadi beban
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku BUMN Pembina.
Mata uang fungsional Program Pendanaan UMK BTN adalah mata uang dari lingkungan ekonomi
primer dimana Program Pendanaan UMK BTN beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang
yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. Program Pendanaan UMK
BTN menentukan bahwa mata uang fungsionalnya adalah Rupiah.
b. Estimasi dan asumsi
Setiap akhir periode pelaporan, Program Pendanaan UMK BTN menelaah penyisihan penurunan
nilai secara kolektif terhadap risiko kredit mitra binaan yang dikelompokkan berdasarkan
karakteristik kredit yang sama, yang meskipun tidak diidentifikasi secara spesifik memerlukan
penyisihan tertentu, memiliki risiko yang lebih besar tidak tertagih dibandingkan dengan piutang
yang diberikan kepada mitra binaan. Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang pinjaman mitra
binaan dihitung berdasarkan kajian nilai terkini dan historis tingkat ketertagihan dari piutang.
Penyisihan piutang mitra binaan dihitung berdasarkan estimasi kerugian yang tidak dapat ditagih
yaitu secara kolektif berdasarkan persentase tertentu tingkat ketertagihan (collection) data historis
yang ada (minimal 2 tahun). Penyisihan ini disesuaikan secara berkala untuk mencerminkan hasil
aktual dan estimasi.
4. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan Setara Kas merupakan penempatan dana Program Pendanaan UMK pada rekening giro di
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Program Pendanaan UMK yaitu:
- Rekening Giro Kantor Pusat 10.970.559.980 11.732.472.238
Jumlah Kas dan Setara Kas 10.970.559.980 11.732.472.238
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN
a. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Wilayah
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Wilayah 1*) 6.682.610.608 7.196.558.033
Wilayah 2**) 12.369.739.165 14.693.532.108
Wilayah 3***) 8.602.090.487 9.275.498.642
Wilayah 4****) 6.045.421.412 7.156.135.401
Wilayah 5*****) 10.496.088.209 10.874.552.812
Wilayah 6******) 5.126.161.217 6.408.563.891
Jumlah Piutang Pinjaman 49.322.111.098 55.604.840.887
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (36.893.857.090) (33.795.371.727)
Neto 12.428.254.008 21.809.469.160
9
Page 699
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN (lanjutan)
a. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Wilayah (lanjutan)
*) Wilayah 1 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Jawa Barat
**) Wilayah 2 terdiri dari kantor cabang pada wilayah DKI Jakarta dan Banten
***) Wilayah 3 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT
****) Wilayah 4 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Sumatera
*****) Wilayah 5 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua
******) Wilayah 6 terdiri dari kantor cabang pada wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah
b. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Kualitas Pinjaman
31 Desember 2023
Penyisihan
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 3.452.460.063 181.806.639 3.270.653.424
Kurang lancar 7.303.272.049 1.845.261.632 5.458.010.417
Diragukan 4.950.359.453 1.250.769.286 3.699.590.167
Macet 33.616.019.533 33.616.019.533 -
Jumlah Piutang Pinjaman 49.322.111.098 36.893.857.090 12.428.254.008
31 Desember 2022
Penyisihan
Penurunan Nilai Saldo Piutang -
Saldo Piutang Piutang Pinjaman Neto
Lancar 18.257.799.973 995.218.754 17.262.581.219
Kurang lancar 4.535.941.159 1.201.796.907 3.334.144.252
Diragukan 1.649.878.829 437.135.140 1.212.743.689
Macet 31.161.220.926 31.161.220.926 -
Jumlah Piutang Pinjaman 55.604.840.887 33.795.371.727 21.809.469.160
c. Perubahan Penyisihan Penurunan Nilai Piutang Pinjaman
Perubahan penyisihan penurunan nilai piutang pinjaman kepada mitra binaan pada tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 33.795.371.727 32.482.857.940
Beban cadangan penyisihan kerugian
Penurunan nilai piutang pinjaman selama
tahun berjalan 3.098.485.363 1.312.513.787
Saldo akhir tahun 36.893.857.090 33.795.371.727
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang yang telah dibentuk telah
memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang pinjaman mitra
binaan.
10
Page 700
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
5. PIUTANG PINJAMAN MITRA BINAAN (lanjutan)
d. Rincian Piutang Pinjaman Mitra Binaan Berdasarkan Sektor Ekonomi
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Perdagangan 30.613.297.342 33.731.624.584
Jasa 6.898.450.548 9.285.064.565
Peternakan 4.100.803.786 4.612.130.235
Pertanian 3.487.030.236 3.413.367.092
Industri 1.769.186.924 2.274.443.292
Perikanan 947.865.230 998.843.804
Industri Kreatif 95.368.257 108.079.227
Perkebunan 309.949.822 81.129.136
Usaha Lainnya 1.100.158.953 1.100.158.952
Jumlah Piutang Pinjaman 49.322.111.098 55.604.840.887
Dikurangi penyisihan penurunan
nilai piutang pinjaman (36.893.857.090) (33.795.371.727)
Neto 12.428.254.008 21.809.469.160
6. PIUTANG JASA ADMINISTRASI PINJAMAN
a. Rincian Piutang Jasa Administrasi Pinjaman Berdasarkan Wilayah
Rincian piutang jasa administrasi pinjaman berdasarkan wilayah adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Wilayah 1*) 12.784.120 15.104.604
Wilayah 2**) 32.614.344 18.816.734
Wilayah 3***) 33.567.271 19.264.295
Wilayah 4****) 14.559.363 13.733.699
Wilayah 5*****) 16.579.631 9.022.797
Wilayah 6******) 13.275.522 9.634.169
Jumlah 123.380.251 85.576.298
*) Wilayah 1 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Jawa Barat
**) Wilayah 2 terdiri dari kantor cabang pada wilayah DKI Jakarta dan Banten
***) Wilayah 3 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT
****) Wilayah 4 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Sumatera
*****) Wilayah 5 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua
******) Wilayah 6 terdiri dari kantor cabang pada wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah
b. Rincian Piutang Jasa Administrasi Pinjaman Berdasarkan Kualitas Pinjaman
Rincian piutang jasa administrasi pinjaman berdasarkan kualitas pinjaman adalah sebagai berikut:
Kualitas Pinjaman 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Lancar 6.585.657 48.600.124
Kurang lancar 116.794.594 36.976.174
Jumlah 123.380.251 85.576.298
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang tidak diperlukan karena seluruh
piutang akan dapat ditagih.
11
Page 701
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
7. ASET NETO
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Aset Neto Tidak Terikat
Saldo awal 33.627.517.696 33.849.453.767
Kenaikan (Penurunan) aset neto tidak terikat (2.105.323.457) (221.936.071)
Saldo akhir 31.522.194.239 33.627.517.696
8. PENDAPATAN JASA ADMINISTRASI PINJAMAN
Rincian pendapatan jasa administrasi pinjaman berdasarkan wilayah pada tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 31 Desember 2022
*)
Wilayah 1 129.628.607 162.395.039
Wilayah 2**) 253.432.577 249.366.893
Wilayah 3***) 251.529.759 226.571.716
Wilayah 4****) 113.756.591 118.823.060
Wilayah 5*****) 171.184.235 166.812.920
Wilayah 6******) 146.324.130 164.675.422
Jumlah 1.065.855.899 1.088.645.050
*) Wilayah 1 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Jawa Barat
**) Wilayah 2 terdiri dari kantor cabang pada wilayah DKI Jakarta dan Banten
***) Wilayah 3 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Jawa timur, Bali, NTB dan NTT
****) Wilayah 4 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Sumatera
*****) Wilayah 5 terdiri dari kantor cabang pada wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua
******) Wilayah 6 terdiri dari kantor cabang pada wilayah D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah
9. PENDAPATAN LAIN-LAIN
Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan yang berasal dari sumber di luar kegiatan utama Program
Pendanaan UMK dan tidak bersifat rutin yakni berupa denda keterlambatan pembayaran angsuran oleh
debitur. Pendapatan lain-lain pada tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah masing-masing sebesar Rp2.744.099 dan Rp1.932.666.
10. PERJANJIAN SIGNIFIKAN
Pada tanggal 13 Oktober 2023, PUMK BTN mengadakan perjanjian kerja sama pengelolaan dana
penyaluran dana PUMK dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI). Dalam kerja
sama ini Bank BRI bertindak untuk PUMK BTN dalam penyaluran ke PUMK dan mengelola atas dana
yang disalurkan tersebut. Dalam perjanjian tersebut diatur tentang kewajiban Bank BRI dalam
melaporkan seluruh aktivitas terkait dengan penyaluran dana PUMK yang dananya diperoleh dari
PUMK BTN.
Kerja sama di atas sebagai bagian dari pemenuhan atas ketentuan yang mengacu kepada PER BUMN
yang berlaku.
Untuk kerja sama di atas, dana awal yang telah diberikan kepada Bank BRI sebesar Rp8.000.000.000
Sampai dengan 31 Desember 2023 dana yang dikerjasamakan dengan Bank BRI telah tersalur
sejumlah Rp786.000.000. Belum ada yang dilaporkan Bank BRI terkait dengan dana di atas karena
telah disepakait aktivitas penyaluran dana baru akan dilakukan pada tahun 2024.
Dana yang telah dialihkan pengelolaannya sebesar Rp8.000.000.000 di atas, dibukukan oleh PUMK
BTN pada akun Piutang kepada BUMN Pembina lain/Lembaga penyalur.
12
Page 702
PROGRAM PENDANAAN USAHA MIKRO DAN USAHA KECIL
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah)
11. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
a. Jenis hubungan dan unsur transaksi dengan pihak berelasi
Pihak berelasi Jenis hubungan Unsur transaksi pihak berelasi
PT Bank Tabungan Negara BUMN Pembina Penempatan dana
(Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia Pengendalian melalui Pemerintah Piutang kepada BUMN Pembina
(Persero) Tbk Pusat Republik Indonesia lain/Lembaga penyalur
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Aset
Kas di bank 10.970.559.980 11.732.472.238
Piutang lain-lain 8.000.000.000 -
Jumlah 18.970.559.980 11.732.472.238
Persentase jumlah aset di pihak
berelasi terhadap jumlah aset 60,18% 34,89%
12. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan ini diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh pengelola pada tanggal
12 Februari 2024.
13
Page 703
Page 704
Page 705
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Menara Bank BTN Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130 Tel. : 62-21 6336789, 6332666 Fax. : 62-21 6346704 E-mail : csd@btn.co.id Contact Center : 1500 286 Laporan Tahunan 2023 KARENA HIDUP GA CUMA TENTANG HARI INI
Names mentioned 107 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.11
unresolved
org
PT Bank Tabungan
p.13 ×2
unresolved
org
Negara (Persero) Tbk.
p.13
unresolved
org
Menteri BUMN. Setiap
p.15
unresolved
person
Consumer
· Direktur
p.19
unresolved
—
APS
· Pemegang Saham
p.21
unresolved
org
Menteri BUMN No. SK-
p.22
unresolved
org
Bank BTN Enabled
p.25
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.26 ×3
unresolved
org
Siber dan Sandi Negara
p.30 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.30
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik
p.31
unresolved
org
Milik
p.31
unresolved
org
Milik Negara
p.33 ×14
unresolved
org
Menteri Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
p.38
unresolved
person
Pedoman
· Komisaris
p.42
unresolved
person
Penyempurnaan Pedoman Tata Tertib Kerja
· Komisaris
p.44
unresolved
org
Tabungan Negara (Persero) Tbk.
p.44 ×2
unresolved
person
Penyempurnaan Piagam
· Komisaris
p.44
unresolved
org
Sertifikasi ISO
p.44
unresolved
person
Good Corporate Ashoya Ratam
p.48 ×6
unresolved
—
berstatus perusahaan publik, kepemilikan saham terbesar
p.48
unresolved
org
adalah Negara Republik Indonesia sebanyak 60,00%
p.48
unresolved
org
menempatkan Negara Republik Indonesia sebagai
p.48
unresolved
—
memberikan kepada pemegangnya hak-hak istimewa
p.48
unresolved
—
12.887.145.541 saham Seri B.
p.48
unresolved
org
Saham Seri A Negara (Persero) Tbk.
p.48
unresolved
—
pengendali dan memiliki keistimewaan
p.48
unresolved
—
1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS hal-hal sebagai berikut:
p.48
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.52 ×7
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.52 ×6
unresolved
person
Haru Koesmahargyo
· Direktur Utama
p.52 ×13
unresolved
org
Young Global Limited
p.56 ×2
unresolved
org
Purwantono
p.56 ×2
unresolved
org
Bank BTN Tahap II Tahun
p.56
unresolved
org
Pusat Statistik
p.56
unresolved
person
Muhammad Quraish Shihab
· Ketua
p.57 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM.
p.57
unresolved
person
Nixon L. P. Napitupulu
p.57 ×2
unresolved
person
Yumna Shabrina
p.58
unresolved
person
Heru Budi Hartono
· Komisaris
p.59 ×6
unresolved
org
PT Datindo Entrycom. Dipublikasikan
p.60
unresolved
person
Eko Djoeli Heripoerwanto
· Komisaris
p.60
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.61 ×2
unresolved
org
Bank Sistemik.
p.62 ×2
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-
p.62 ×6
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-
p.62 ×2
unresolved
person
Eko D. Heripoerwanto
· Komisaris
p.62
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.65
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.66
unresolved
—
Bidang Tug
· Direktur Utama
p.66 ×7
unresolved
—
CSD
· Corporate Secretary
p.68
unresolved
org
Bank BTN Pada Produk Dana Ventura
p.85
unresolved
org
Dana Pensiun Bank BTN Tahun
p.87
unresolved
org
Dana Pensiun Bank BTN
p.87
unresolved
org
Bank Performance Review Bankwide
p.89
unresolved
org
Kementerian Pencegahan Korupsi
p.91
unresolved
person
Refreshment Treasury Dealer Advance
· Direktur Utama
p.91
unresolved
org
Bank Management Executive Overview
p.91 ×2
unresolved
person
Information For Supervisionary
· Direktur Assets
p.91
unresolved
person
Institutional
· Direktur
p.94
unresolved
org
Menteri BUMN.
p.94
unresolved
person
Di Bawah
· Komisaris
p.99
unresolved
person
Pembidangan Tugas Pengawasan
· Komisaris
p.100
unresolved
person
Tabel Pembidangan Tugas
· Komisaris
p.100
unresolved
person
Kebijakan Rangkap
· Komisaris
p.100
unresolved
org
Milik Daerah
p.100
unresolved
org
Milik Swasta.
p.100
unresolved
person
Tabel Rangkap
· Komisaris
p.100
unresolved
org
Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Keuangan Keuangan
p.100
unresolved
person
Plt.
· Direktur Utama
p.100
unresolved
org
Kementerian Keuangan Pendidikan Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Kementerian Agraria dan Tata
p.100
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum
p.100
unresolved
person
Biro Protokol
· Komisaris
p.100
unresolved
org
Kementerian Sekretariat Negara Permana
p.100
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.