Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 371
Page 1
Page 2
Page 3
Laporan Tahunan 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya para milenial untuk mengembangkan bisnis
disebut Perseroan atau Bank BTN) melakukan jadi lebih besar dan memiliki kesadaran bahwa
terobosan strategi pengembangan produk untuk sekarang waktunya untuk punya rumah dengan
menangkap peluang yang timbul dari demografi tetap menjalani gaya hidup tanpa perlu khawatir
penduduk Indonesia yang didominasi oleh Gen terhadap KPR yang mereka miliki. Pengembangan
Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan bisnis perumahan di segmen first home buyer yang
mengembangkan fitur dan layanan Bank BTN menjadi captive market Bank BTN diharapkan akan
dalam memiliki rumah, investasi dan menyiapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis hingga 10
dana pensiun yang terintegrasi secara digital (sepuluh) tahun ke depan.
melalui Hero Campaign-nya yaitu Hidup Gak Cuma
Tentang Hari Ini (HGCTHI). Bank BTN mengajak
KARENA HIDUP
GAK CUMA
TENTANG HARI INI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 1
Page 4
Kesinambungan
Tema
2022 2021
LAPORAN TAHUNAN LAPORAN TAHUNAN
Pengembangan Transformasi Bisnis Transformasi
dan Digitalisasi Berbasis Ekosistem Menuju Best Mortgage Bank
Perumahan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya disebut Mengusung semangat transformasi pertumbuhan bisnis yang
Perseroan atau Bank BTN) terus melaksanakan transformasi berkelanjutan, Perseroan menapaki tahun 2021 dengan percaya
bisnis yang antara lain meliputi transformasi model operasional diri dalam menjalankan visi dan misinya. Dengan fundamental
cabang, mengembangkan struktur Strategic Business Unit (SBU) kokoh yang sudah dibangun sepanjang tahun 2020, langkah
dan menyusun transformasi human capital untuk mendukung Perseroan ke depan akan semakin mantap bertransformasi
rencana bisnis dan meningkatkan kapabilitas pegawai dalam Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun
rangka mencapai visi di tahun 2025 serta mengembangkan 2025.
KPR di segmen milenial dengan pengembangan konsep Transit
Oriented Development (TOD). Tahun ini Perseroan akan terus meningkatkan layanan perbankan
yang dimiliki, disrupsi pandemi COVID-19 memberikan
Seiring dengan transformasi bisnis, Perseroan juga memperkuat kesempatan bagi Perseroan untuk memacu performa layanan
kapabilitas digitalisasi bisnis, khususnya untuk mengembangkan digital seperti banking from home dan aplikasi mobile banking
bisnis berbasis ekosistem perumahan melalui ekspansi value serta membuat variasi produk KPR bersama produk cash
chain bisnis perumahan dengan membangun one stop shop management maupun produk tabungan untuk menarik nasabah
financial solution layanan perbankan secara menyeluruh di agar lebih loyal terhadap Perseroan.
segmen SME Komersial, Korporasi dan Nasabah Lembaga.
Transformasi bisnis dan digitalisasi berbasis ekonomi perumahan Sejak berdiri, Perseroan juga menjadi mitra pemerintah
yang telah dilakukan mampu meningkatkan kinerja Perseroan dalam mendukung perekonomian khususnya sebagai agent of
sesuai dengan harapan para stakeholders. development dengan merealisasikan kredit lebih dari Rp640
triliun dan disalurkan kepada lebih dari lima juta masyarakat
di Indonesia dari seluruh segmen dan terus berupaya menjadi
pemimpin dan inovator di dalam kompetisinya dengan
perbankan nasional.
2 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 5
Laporan Tahunan 2023
2020 2019
LAPORAN TAHUNAN LAPORAN TAHUNAN
Tumbuh Berkelanjutan Rumah untuk Keluarga
di Masa Pandemi Milenial Indonesia
Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan dan dilalui Besarnya jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270
penuh perjuangan yang memaksa kita melakukan adaptasi juta jiwa merupakan modal yang besar bagi perekonomian
terhadap “The New Normal”. Perseroan bertekad memperkuat Indonesia. Tak hanya itu, dengan bonus demografi yang
inovasi/integritas membangun bisnis yang berkualitas dengan memprediksikan lebih kurang 20% diantaranya berusia 20-
mencanangkan fokus dan inisiatif strategi yang menjadi acuan 44 tahun, Indonesia menjadi negara dengan modal aset yang
dalam memulihkan dan memacu bisnis Perseroan ke depan. sangat potensial: penduduk dengan usia produktif yang besar.
Bagi Perseroan, pandemi COVID-19 menjadi motivasi untuk
memacu kinerjanya dalam memperbaiki dan meningkatkan Sebagai perbankan yang berfokus di sektor pembiayaan
business process serta mengembangkan sejumlah strategi. Selain perumahan, Bank BTN mencoba menjadi bagian dari solusi
itu, Perseroan juga memperkuat kolaborasi sinergi dengan mitra untuk menjawab tantangan terkait penyediaan rumah bagi
bisnis. Hal ini memacu penyaluran kredit, meningkatkan dana masyarakat Indonesia. Termasuk juga kebutuhan rumah bagi
pihak ketiga dan pendapatan non bunga sekaligus meningkatkan para “Milenial”, sebutan bagi generasi produktif Indonesia.
pelayanan perbankan kepada nasabah lewat berbagai inovasi
digital yaitu BTN Mobile Banking, Portal BTN Properti, Portal Fokus Bank BTN untuk menjadi bank tabungan di sektor
Rumah Murah BTN, BTN Solusi dan Program Batara Spekta. pembiayaan perumahan akan menjadi agenda prioritas ke
depan. Dengan potensi pasar para Milenial yang cukup besar,
Di tengah masa pandemi COVID-19 dan perbaikan business Bank BTN berharap mampu menjadi mitra dalam ekosistem
process, Perseroan mampu membuahkan hasil yang cukup industri perumahan dan properti, sekaligus terus-menerus
membanggakan. Laba Perseroan melampaui target yang memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh
ditetapkan dengan pertumbuhan mencapai 655,71% pemangku kepentingan.
dibandingkan posisi tahun lalu. Sementara dana pihak ketiga
juga melambung lebih dari 23,78% dibandingkan tahun lalu.
Pencapaian kinerja keuangan tersebut menjadi bukti nyata
di tengah pandemi, para pegawai tetap dapat bekerja dan
berkarya bagi Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 3
Page 6
Daftar
Isi
Tema dan Arti Tema 1 Daftar Isi 4 Jejak Langkah 8
Kesinambungan Tema 2 Sekilas Tentang Perseroan 7 Kontribusi Terbaik Kami 10
Kilas Kinerja
Pencapaian Kinerja Penting 2023 16 Aksi Penghentian Sementara Informasi Sumber Pendanaan
30
Perdagangan Saham Lainnya
Ikhtisar Data Keuangan Penting 18 (Suspension) dan/atau 29
Penghapusan Pencatatan Saham Rating Perusahaan 2023 32
Ikhtisar Keuangan dan Rasio
18 (Delisting)
Keuangan Laporan Analis Perusahaan 34
Informasi Obligasi, Sukuk dan/atau
Ikhtisar Operasional 24 28 Peristiwa Penting 2023 35
Obligasi Konversi
Informasi Saham 25
Aksi Korporasi 27
Laporan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
Laporan Direksi 44 Laporan Dewan Pengawas Syariah 72 Tanggung Jawab Pelaporan
76
Tahunan 2023
Laporan Dewan Komisaris 62
Profil Perusahaan
Identitas Perusahaan 80 Profil Direksi 120 Kepemilikan Saham Direksi dan
173
Dewan Komisaris
Nama dan Alamat Kantor Wilayah, Profil Dewan Komisaris 134
Kantor Cabang Konvensional dan 82 Kepemilikan Saham oleh Senior
Profil Dewan Pengawas Syariah 145 174
Kantor Cabang Syariah Manajemen
Jaringan Mitra Usaha 88 Profil Pejabat Eksekutif 150 Klasifikasi Pemegang Saham 175
Brand Perusahaan 91 Profil Pegawai 168 Pemegang Saham Utama dan
175
Pengendali
Riwayat Singkat Perusahaan 92 Jumlah Pegawai Berdasarkan
168
Jenis Kelamin Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
Keterangan Perubahan Nama 93 175
dan Perusahaan Ventura Bersama
Jumlah Pegawai Berdasarkan
168
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan 94 Jabatan Informasi Kelompok Usaha Bank 175
Visi 94 Jumlah Pegawai Berdasarkan Struktur Grup Perusahaan 176
169
Rentang Usia
Misi 95 Kronologi Penerbitan Saham 176
Jumlah Pegawai Berdasarkan
Reviu Visi dan Misi Oleh Dewan 169 Kronologi Penerbitan dan/atau
Tingkat Pendidikan
95
Komisaris dan Direksi Pencatatan Obligasi Serta Efek 178
Jumlah Pegawai Berdasarkan Lainnya
Budaya Perusahaan 96 169
Status Ketenagakerjaan
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan
Kegiatan Usaha 100 Jumlah Pekerja Berdasarkan Publik (AP) dan Kantor Akuntan 188
169
Masa Kerja Publik (KAP)
Kegiatan Usaha Menurut
Anggaran Dasar dan yang 100 Komposisi Pemegang Saham 170 Nama dan Alamat Lembaga dan/
Dijalankan 188
Komposisi 20 Pemegang Saham atau Profesi Penunjang
171
Produk dan Jasa 101 Terbesar Penghargaan dan Sertifikasi 193
Daftar Keanggotaan Asosiasi 115 Komposisi Pemegang Saham 5% Informasi yang Tersedia pada
172 203
atau Lebih Website
Wilayah Operasional 116
Komposisi Kelompok Pemegang
Struktur Organisasi 118 172
Saham Kurang dari 5%
4 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 7
Laporan Tahunan 2023
Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja Perseroan
Tinjauan Perekonomian 206 Kolektibiltas Piutang 283 Evaluasi Rencana Jangka Panjang
304
(RJP)
Analisis Perekonomian Global 206 Suku Bunga Dana 284
Kebijakan, Pengumuman dan
Analisis Perekonomian Indonesia 206 Suku Bunga Dasar Kredit 287 305
Pembayaran Dividen
Analisis Industri Perbankan 207 Analisis Kualitas Aset Produktif 287 Realisasi Penggunaan Dana Hasil
306
Penawaran Umum
Analisis Industri Perumahan 208 Akselerasi Pertumbuhan Fee
290
Based Income Informasi Material Mengenai
Analisis Posisi Perseroan Dalam Investasi, Ekspansi, Divestasi,
209 Pertumbuhan Volume Transaksi
Industri Perbankan
290 Penggabungan/Peleburan Usaha, 307
Digital
Tinjauan Operasional 212 Akuisisi atau Restrukturisasi
Struktur Permodalan Bank 290 Hutang dan Modal
Rencana Strategis Bank 212
Kebijakan Manajemen atas Informasi Transaksi Material
Aspek Pemasaran 219 Struktur Modal dan Dasar 290 yang Mengandung Benturan
308
Penentuan Kebijakan Kepentingan dan/atau Transaksi
Strategi Pemasaran 219 dengan Pihak Afiliasi
Rincian Struktur Modal 291
Pangsa Pasar 231 Perubahan Peraturan Perundang-
Ikatan Material Terkait Investasi Undangan dan Dampaknya 315
Tinjauan Operasi Per Segmen 292
232 Barang Modal Terhadap Perseroan
Usaha
Investasi Barang Modal 293 Perubahan Kebijakan Akuntansi 320
Segmen Konvensional 232
Komitmen dan Kontinjensi 293 Tingkat Kesehatan Bank 321
Segmen Syariah 251
Perjanjian Signifikan 294 Informasi Kelangsungan Usaha 321
Proyek Strategis Nasional (PSN)
264
atau Penugasan Lain Informasi dan Fakta Material Pengungkapan Kerangka
295
Setelah Tanggal Laporan Akuntan Governansi, Pengelolaan dan 323
Tinjauan Keuangan 266
Pengendalian Aspek Perpajakan
Rincian Masalah Yang Timbul
Kinerja Keuangan 266 Selama Tahun Buku Yang Respon Terhadap Perubahan
295 324
Laporan Posisi Keuangan 266 Mempengaruhi Kegiatan Usaha Arah Kebijakan Moneter
BUMN
Laporan Laba Rugi dan Transaksi Spot dan Transaksi
274 Prospek Usaha dan Strategi Ke 325
Penghasilan Komprehensif Lain Derivatif
296
Depan
Laporan Arus Kas 277 Laporan Penggunaan Tambahan
Pencapaian Target dan Target Ke 326
Penyertaan Modal Negara (PMN)
Kemampuan Membayar Utang
298
Depan
280
dan Kolektibilitas Piutang
Pencapaian Target 2023 298
Kemampuan Membayar Utang 280
Target Ke Depan 301
Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Risiko Kredit 330 Risiko Pasar 359 Risiko Operasional 361
Human Capital
Program Kerja Pengembangan Pengembangan Karir 378 Human Capital Information System
372 383
Sumber Daya Manusia (HCIS)
Penilaian Kinerja 380
Kebijakan dan Pelaksanaan Internalisasi Budaya 384
373 Remunerasi 381
Manajemen Human Capital
Struktur Pengelola Human Capital 388
Rekrutmen 373 Program Pensiun 382
Rencana Kerja Human Capital
390
Pengembangan Kompetensi 375 Tahun 2024
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 5
Page 8
Teknologi Informasi
Strategi Teknologi Informasi 394 Struktur Pengelola Teknologi Pengembangan Kompetensi
401 402
Informasi Teknologi Informasi Tahun 2023
Inovasi Teknologi Informasi 395
Hasil Evaluasi Atas Efektivitas Rencana Kerja Teknologi Informasi
Infrastruktur Teknologi Informasi 396 403
Penyelenggaraan Teknologi 402 Tahun 2024
Informasi Tahun 2023
Tata Kelola Teknologi Informasi 397
Tata Kelola Perusahaan
Pencapaian dalam Penerapan Tata Organ dan Komite di Bawah Jumlah Penyimpangan
406 547
Kelola Perusahaan Direksi (Internal Fraud) dan Upaya 669
Penyelesaian
Dasar Penerapan Tata Kelola Penerapan Tata Kelola dalam
407
Perusahaan Pemberian Remunerasi Bagi 597 Pemberian Dana Kegiatan
669
Bank Umum Sosial dan/atau Politik
Tujuan dan Prinsip Penerapan Tata
408
Kelola Akuntan Publik 604 Penyediaan Dana kepada
Pihak Terkait dan Penyediaan 669
Komitmen Penerapan Tata Kelola Sistem Pengendalian Internal 605
409 Dana Besar
Perusahaan
Laporan Manajemen Risiko 610 Buyback Saham dan Buyback
Implementasi Tata Kelola 670
410 Obligasi
Perusahaan Fungsi Kepatuhan 627
Rencana Strategis Bank 670
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Program Anti Pencucian
416 Uang (APU), Pencegahan
Perusahaan Transaksi yang Mengandung
Pendanaan Terorisme (PPT) 670
Benturan Kepentingan
Struktur Organ Perusahaan 416 636
dan Pencegahan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal Perselisihan Internal 670
Governance Soft Structure 417
(PPPSPM)
Pencegahan Transaksi Orang
Mekanisme Tata Kelola 670
417 Perkara Hukum 637 Dalam (Insider Trading)
Perusahaan
Sanksi Administratif Transparansi Kondisi
Pemegang Saham 417 670
yang Dikenakan Kepada Keuangan dan Non Keuangan
Rapat Umum Pemegang Perusahaan, Anggota Dewan Penerapan Keuangan
419 638
Saham Komisaris dan Direksi oleh Berkelanjutan Termasuk
Otoritas Pasar Modal dan 670
Direksi 434 Penerapan Tanggung Jawab
Otoritas Lainnya Sosial dan Lingkungan
Dewan Komisaris 465 Akses Informasi dan Data
638 Laporan Tata Kelola Unit Usaha
Perusahaan 671
Prosedur dan Pelaksanaan Syariah
Remunerasi Direksi dan Dewan 497 Kode Etik 648 Penerapan Pedoman Tata Kelola
Komisaris 684
Kebijakan Pemberian Perusahaan Terbuka
Kebijakan Keberagaman Kompensasi Jangka Panjang
502 652 Governance Principles for Banks
Dewan Komisaris dan Direksi Berbasis Kinerja Kepada yang Diterbitkan oleh Basel 693
Transparansi Kepemilikan Manajemen Committee in Banking Supervision
Saham Direksi dan Dewan 504 Whistleblowing System 653 Good Corporate Governance
Komisaris 694
Assessment
Program Anti Korupsi 662
Organ dan Komite di Bawah
508
Dewan Komisaris Pengelolaan Laporan Harta
Kekayaan Penyelenggara 668
Negara (LHKPN)
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Indeks Referensi OJK
Laporan Keuangan
Laporan PUMK
Laporan Tingkat Kesehatan
6 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 9
Laporan Tahunan 2023
Sekilas
Tentang Perseroan
KEPEMILIKAN TOTAL ASET
sebesar
9,65%
438,75
Publik Asing
Rp
30,35 % Publik Domestik triliun
60,00% Pemerintah
Republik Indonesia
BIDANG USAHA
Bank Umum
JUMLAH KANTOR
631 Jaringan Kantor
Konvensional
109 Jaringan Kantor
Syariah
PRODUK DAN JASA
Perbankan Perbankan
Konvensional Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 7
Page 10
Jejak
Langkah
Perseroan berdiri dengan Pemerintah RI membuka Dikukuhkan sebagai badan
nama “Postspaarbank” pada Pemerintah RI mengambil alih kembali Kantor Taboengan hukum di bawah Kementerian
masa Pemerintahan Hindia Tyokin Kyoku dan didirikan Pos dengan nama Bank Perhubungan dan diizinkan
Belanda. Kantor Taboengan Pos. Tabungan Pos RI. membuka Kantor Cabang.
1897 1945 1949 1953
1942 1946 1950
Perseroan diambil alih Semua Kantor Taboengan Pos Perubahan nama menjadi
Pemerintah Jepang dan diduduki oleh Belanda dan “Bank Tabungan Pos” oleh
diganti namanya dengan berhenti bekerja. Pemerintah RI.
Tyokin Kyoku atau Kantor
Tabungan.
Pembentukan Usaha Unit
Direkapitalisasi oleh Syariah dan dibuka Kantor
Pemerintah RI dengan nilai Cabang Syariah pertama di
Efektif menjadi PT Persero. Rp13,6 triliun. Jakarta Harmoni.
1992 2001 2005
1989 1994 2002
Pertama kali menerbitkan Memperoleh izin untuk Dengan sistem online
Obligasi dan awal beroperasi sebagai Bank real sistem berbasis IBM-
melaksanakan kegiatan bank Devisa. AS400, teknologi informasi
umum. diimplementasikan ke seluruh
Kantor Cabang.
Pengembangan Pengembangan
berbagai produk dan ekosistem digital
layanan yang berbasis untuk mendukung Menjadi Housing Memperbarui visi
digital, salah satunya bisnis sebagai Market Maker dan Menjadi The Best
adalah pembukaan bank pembiayaan memperkuat posisi Mortgage Bank di
Smart Branch Jakarta perumahan terdepan di sebagai Bank Terbesar Southeast Asia pada
Harmoni. Indonesia. ke-5. Tahun 2025.
2017 2018 2019 2020
8 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 11
Laporan Tahunan 2023
Pengintegrasian Bank-bank
Umum Negara dan Bank
Tabungan Negara ke dalam
Bank Sentral. Berdiri Bank
Tunggal dengan nama Bank
Negara Indonesia yang terdiri
dari Bank Tabungan Negara, Bank BTN bekerja sama
Bank Indonesia, Bank dengan Perum Pos dan Giro
Koperasi Tani dan Nelayan, untuk melaksanakan program
Bank Umum Negara, BNI Tabungan Nasional (Tabanas) Realisasi KPR BTN pertama
1946 dan Bank Dagang dan Tabungan Asuransi kali di Perumahan Tanah Mas
Negara. Berjangka (Taska). Kota Semarang.
1965 1971 1976
1963 1968 1974 1986
Berganti nama menjadi Bank tunggal kembali dipecah Mendapat tugas membiayai Realisasi KPR BTN
Bank Tabungan Negara dan dan dibuka kembali Bank perumahan rakyat dari pertama kali di
berpindah menjadi di bawah Tabungan Negara disingkat Menteri Keuangan. Perumahan Tanah Mas
Menteri Urusan Bank Sentral. BTN. Kota Semarang.
Sekuritisasi KPR melalui
Kontrak Investasi Kolektif
Efek Beragun Aset (KIK-
EBA) pertama di Indonesia.
Perseroan melakukan
Penawaran Umum Saham Perseroan melakukan
Perdana (IPO) dan listing di transformasi menuju leading Perseroan turut serta
Bursa Efek Indonesia (Go housing bank dan world class menyukseskan Program Sejuta
Public). banking. Rumah untuk Rakyat.
2009 2013 2015
2008 2012 2014 2016
Memperoleh Sertifikasi ISO Melakukan Rights Issue. Perseroan bersama SMF Perseroan melanjutkan
9001-2000 untuk layanan menandatangani Sekuritisasi agenda transformasi
kredit jangka menengah atas terbesar. yaitu “Digital Banking
dengan pola layanan 1-5-1. Periods”.
Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan
Transformasi untuk mencapai Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
pertumbuhan yang Dahulu II (PMHMETD II) dalam rangka penerbitan Hak
Berkelanjutan. Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue.
2021 2022
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 9
Page 12
Kontribusi
Terbaik Kami
TRANSFORMASI
ORGANISASI
Sejalan dengan Visi dan Misi Bank BTN di Tahun 2025 yaitu menjadi “Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun
2025”, pada Tahun 2023 telah ditetapkan 14 Tema Inisiatif Strategis Corporate Plan sebagai implementasi Transformasi, yang terbagi
dalam 4 (empat) Area Utama, yaitu Funding, Lending, Digital dan Enabler. Guna mendukung implementasi transformasi tersebut, pada
tahun 2023 telah dilakukan improvement business process dan perbaikan di area enabler. Salah satunya adalah adanya penyesuaian
dan perubahan struktur organisasi baik di Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang.
Optimalisasi desain organisasi tersebut memiliki tujuan antara lain sebagai streamline aktivitas bisnis, membangun kapabilitas operasional
dan Teknologi Informasi (TI), peningkatan kemampuan dan pemenuhan human capital untuk pertumbuhan, menyelaraskan peran Kantor
Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang serta mendukung integrasi dan konsolidasi sistem Governance Risk Compliance (GRC).
10 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 13
Laporan Tahunan 2023
Sebagai perusahaan yang terus bertumbuh, maka Tidak hanya mendukung improvement dalam perbaikan
keberlanjutan (sustainability) merupakan tujuan yang proses bisnis, perubahan struktur organisasi juga
wajib dicapai dalam mengelola keberlangsungan dilakukan untuk memperkuat fungsi check and balance
bisnis. Dengan mempertimbangkan keseimbangan dalam operasional di sentra-sentra bisnis Perseroan,
antara profit, planet dan people, maka Perseroan yaitu di Kantor Wilayah, Kantor Cabang, sentra kredit
menganggap perlu mengembangkan Environment, konsumer (RLPC) dan sentra kredit komersial (CBC).
Social and Governance (ESG) yang sejalan dengan Salah satu implementasi penguatan fungsi tersebut
regulasi serta selaras dengan strategi bisnis. Hal ini adalah dengan dibentuknya unit Regional Business
sejalan dengan Roadmap Keuangan Berkelanjutan Control (RBC), Branch Business Control (BBC) dan
Tahap II (2021-2025) dari OJK, di mana Perseroan Commercial Banking Center-Business Control (CBC-
diharapkan mengembangkan inisiatif-inisiatif BC), unit ini merupakan peralihan dari unit dan fungsi
pembiayaan yang inovatif dan sustainable. sejenis yang sebelumnya ada di Divisi Internal Audit.
Untuk mengimplementasikan tujuan tersebut, pada Khusus unit Regional Loan Processing Center-Business
tahun 2023 telah dibentuk Komite ESG yang Control (RLPC-BC) merupakan peralihan dari unit
merupakan Komite di bawah Direksi dan Departemen Quality Assurance and Process Compliance (QAPC)
ESG di Divisi Enterprise and ESG Risk Management. yang sebelumnya ada di Divisi Credit Operation.
Dengan adanya pembentukan struktur organisasi Unit ini bertugas memastikan kevalidan data quality
terkait ESG ini diharapkan unit tersebut dapat checking di sistem aplikasi kredit konsumer serta
mendorong strategi dan implementasi inisiatif ESG, mengawasi kinerja KPR Processing secara end to end.
meningkatkan akuntabilitas kinerja ESG, terlibat
dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, Sejalan dengan pembentukan unit RBC, BBC, RLPC-BC
memastikan kepatuhan terhadap regulasi ESG, serta dan CBC-BC tersebut maka dibentuk pula Departemen
mendorong inovasi dengan mengidentifikasi peluang Operation Risk Controller di Divisi Enterprise and ESG
bisnis berkelanjutan. Risk Management yang berfungsi sebagai control
tower, partner yang bertugas menelaah kebijakan,
Di area bisnis khususnya di bidang lending, terdapat standar dan strategi serta aktivitas yang dilakukan oleh
perubahan struktur organisasi dengan dibentuknya RBC, BBC, RLPC-BC dan CBC-BC.
Personal Banking Division. Pembentukan divisi baru
ini dilatarbelakangi dengan melihat peluang bisnis Unit Operational Risk Control juga berperan dalam
high yield loan khususnya di segmen konsumer yang memberikan masukan terkait aspek risiko terhadap
semakin berkembang. Dengan adanya Personal tindak kecurangan (fraud) yang berasal dari hasil
Banking Division untuk mengembangkan potensi bisnis pemeriksaan untuk meningkatkan pengendalian
lain di luar pembiayaan perumahan, diharapkan internal di Kantor Cabang serta melakukan analisis
dapat memperkokoh posisi Perseroan sebagai market risiko terhadap laporan pengendalian internal yang
leader di segmen consumer lending. disampaikan oleh RBC, BBC, RLPC-BC dan CBC-BC.
Di area support khususnya di bidang collection, Dengan adanya personel RBC, BBC, RLPC-BC dan
terdapat pemisahan fungsi consumer collection, CBC-BC yang ditempatkan di sentra bisnis Perseroan
recovery & asset sales di Kantor Pusat menjadi 2 (dua) ditambah adanya Unit Operational Risk Control
divisi. Divisi Consumer Collection, Recovery & Asset sebagai partner dan control tower, maka diharapkan
Sales 1 bertanggungjawab atas pengelolaan front fungsi 1,5 line of defense serta mitigasi risiko
end dan early bucket, sedangkan Divisi Consumer operasional di Bank BTN dapat dijalankan secara
Collection, Recovery & Asset Sales 2 mengelola middle lebih baik dan intensif.
to end bucket collection. Pemisahan ini dilakukan agar
pengelolaan portofolio consumer collection menjadi Sebagai kesatuan yang holistik, transformasi
lebih fokus sehingga tingkat Non Performing Loan (NPL) organisasi juga dilakukan di bidang human resources
dan Loan at Risk (LAR) Perseroan dapat terjaga. dengan dibentuknya Divisi Human Capital Business
Partner. Tujuan dari pembentukan divisi ini adalah
Sejalan dengan transformasi di bidang collection, agar pengelolaan Sumber Daya Manusia dilakukan
untuk efisiensi proses pengelolaan dan penjualan secara lebih fokus dalam pengembangan talent-talent
aset, maka dilakukan penggabungan 2 (dua) Divisi terbaik Bank BTN dan mendukung aspirasi unit bisnis
Commercial Asset Management menjadi 1 (satu). khususnya dalam pengelolaan personelnya, hal ini
Penggabungan ini juga dilakukan dalam rangka sejalan dengan tujuan dari implementasi Employee
penyehatan portofolio dan menjaga kualitas kredit Value Proposition (EVP) Bank BTN yaitu Learn, Grow,
komersial. Contribute and Engagement.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 11
Page 14
PERSEROAN DUKUNG PERUMAHAN RAMAH LINGKUNGAN
Sebagai Bank yang fokus pada Perumahan, Bank BTN memiliki
posisi strategis pada ekosistem perumahan nasional terutama
pada segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Penyaluran KPR BTN sangat membantu masyarakat Indonesia
dalam memiliki hunian layak dan terjangkau. Selain itu, KPR BTN
juga mampu mendukung terwujudnya ekosistem perumahan
Indonesia yang baik dan stabil sehingga mampu menjaga
stabilitas perekonomian nasional serta mendukung program
perumahan.
Bank BTN merupakan mitra kerja pemerintah yang handal
dalam program perumahan. Hal itu tidak hanya dalam program
rumah bersubsidi tapi juga berperan dalam penyaluran dana
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sehingga mampu
menjangkau lebih banyak masyarakat khususnya masyarakat
berpenghasilan rendah (MBR).
KETERBUKAAN Perseroan sebagai Badan Publik melaksanakan keterbukaan informasi publik sesuai
dengan ketentuan sebagai berikut:
INFORMASI 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
PUBLIK 2. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang
Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
3. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan
Informasi Publik.
4. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2022 tentang Monitoring dan Evaluasi
Keterbukaan Informasi Publik.
Perseroan sebagai Badan Publik memiliki visi “Menjadi Bank Terbaik Dalam Memberikan
Pelayanan Informasi Publik” dengan misi “Menyediakan Informasi Publik dan Layanan
Melalui Inovasi Digital”. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 182/DIR/2016
tanggal 10 Mei 2016 Tentang Struktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Kepala Divisi Corporate Secretary Division
ditunjuk sebagai Pejabat Pengelola Informasi & Dokumentasi (PPID). PPID memiliki
tugas, fungsi, dan wewenang sebagai berikut:
1. Tugas dan Fungsi
a. Mengoordinasikan pengumpulan dan pendokumentasian seluruh Informasi Publik
dari unit kerja di Perusahaan yang meliputi, informasi yang wajib disediakan
dan diumumkan secara berkala; informasi yang wajib tersedia setiap saat; serta
informasi terbuka lainnya yang diminta Pemohon Informasi Publik.
b. Mengoordinasikan pendataan Informasi Publik yang dikuasai oleh unit kerja
di Perusahaan dalam rangka pembuatan dan pemutakhiran Daftar Informasi
Publik.
12 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 15
Laporan Tahunan 2023
Total KPR Total KPR Subsidi
61% 39% 83% 17%
Bank Lain Bank BTN Bank BTN Bank Lain
Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perseroan, September 2023
c. Menyediakan dan mengumumkan Informasi Publik 2. Wewenang
melalui media yang secara efektif dapat menjangkau a. Mengoordinasikan setiap unit kerja dan unit pelayanan
seluruh pemangku kepentingan. informasi dalam melaksanakan pelayanan Informasi
d. Mengoordinasikan penyediaan dan pelayanan Publik.
Informasi Publik di unit pelayanan informasi untuk b. Memutuskan suatu Informasi Publik dapat diakses publik
memenuhi permohonan Informasi Publik. atau tidak berdasarkan pengujian tentang konsekuensi.
e. Melakukan pengujian tentang konsekuensi yang timbul c. Menolak permohonan Informasi Publik apabila
sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Undang-undang Informasi Publik yang dimohon termasuk informasi yang
Keterbukaan Informasi Publik sebelum menyatakan dikecualikan.
Informasi Publik tertentu dikecualikan.
f. Menyertakan alasan tertulis pengecualian Informasi Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan
Publik secara jelas dan tegas, dalam hal permohonan Informasi Publik pada tahun 2023, pada momen Anugerah
Informasi Publik ditolak, serta menghitamkan atau Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2023, Perseroan
mengaburkan Informasi Publik yang dikecualikan berhasil mendapat kualifikasi sebagai Badan Publik “Informatif”
beserta alasannya. pada Kategori Badan Usaha Milik Negara. Hal tersebut
g. Mengembangkan kapasitas pejabat fungsional dan/ merupakan pencapaian yang sangat baik mengingat terdapat
atau petugas informasi dalam rangka peningkatan peningkatan kualifikasi dari tahun buku sebelumnya.
kualitas layanan Informasi Publik.
h. Mengoordinasikan dan memastikan agar pengajuan
keberatan diproses berdasarkan prosedur penyelesaian
keberatan apabila permohonan Informasi Publik ditolak.
i. Menyusun dan melaksanakan Standar Operasional
Prosedur serta kebijakan pelayanan Informasi Publik.
j. Menyusun dan mengumumkan laporan pelayanan
Informasi Publik serta menyampaikan kepada Komisi
Informasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 13
Page 16
KILAS KINERJA 14 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 17
Pada tahun 2023, Bank BTN menunjukkan pertumbuhan
kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun
keuangan. Kinerja Bank BTN juga mendapatkan pengakuan
dari pihak eksternal dengan diterimanya penghargaan dalam
skala nasional dan internasional.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 15
Page 18
Kilas
Kinerja
Pencapaian Kinerja
Penting 2023
Jumlah Aset Jumlah Ekuitas Laba Tahun Berjalan
tahun 2023 sebesar tahun 2023 sebesar tahun 2023 sebesar
Rp
438,75 Rp
30,48 Rp
3,50
triliun triliun triliun
meningkat meningkat meningkat
9,10% 17,64% 14,97%
dari tahun 2022 dari tahun 2022 dari tahun 2022
Pembiayaan Syariah
meningkat
17,36%
tahun 2023 sebesar
Rp
37,11 dari tahun 2022
triliun
16 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 19
Laporan Tahunan 2023
Kredit Konsumer Kredit Komersial Simpanan Komersial
tahun 2023 sebesar tahun 2023 sebesar tahun 2023 sebesar
Rp
42,45 Rp
42,96 Rp
243,69
triliun triliun triliun
meningkat meningkat meningkat
1,57% 14,10% 8,84%
dari tahun 2022 dari tahun 2022 dari tahun 2022
Dana Simpanan Syariah
meningkat
20,68%
tahun 2023 sebesar
Rp
41,80 dari tahun 2022
triliun
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 17
Page 20
Kilas
Kinerja
Ikhtisar
Data Keuangan Penting
Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan
Tabel Ikhtisar Keuangan (dalam Jutaan Rupiah)
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
LAPORAN POSISI KEUANGAN
ASET
KAS 2.127.489 1.661.533 1.539.577 1.429.426 1.369.167
GIRO PADA BANK INDONESIA 18.145.761 25.416.941 10.692.484 11.107.672 15.512.329
GIRO PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 1.153.949 963.935 1.000.338 2.995.233 391.877
Pihak berelasi 1.049.449 508.322 96.460 221.896 357.624
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.804) (1.747) (1.698) (1.808) (1.632)
2.201.594 1.470.510 1.095.100 3.215.321 747.869
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN
BANK LAIN
Pihak ketiga 30.561.061 12.975.894 27.900.711 19.830.096 10.996.115
Pihak berelasi 61 61 337 337 101.078
EFEK-EFEK
Pihak ketiga 1.454.768 873.109 891.173 1.123.406 5.985.588
Pihak berelasi 3.851.105 850.059 1.341.732 2.082.560 2.126.461
Cadangan kerugian penurunan nilai (22.903) (2.399) (2.000) (2.000) (27.378)
5.282.970 1.720.769 2.230.905 3.203.966 8.084.671
OBLIGASI PEMERINTAH
Pihak berelasi 35.893.929 51.964.973 46.080.298 56.287.751 11.053.601
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI
Pihak ketiga - 1.434.190 1.598.325 954.955 1.675.221
Pihak berelasi - - - - 200.000
KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH
Kredit yang diberikan
Pihak ketiga 268.898.377 247.217.823 229.174.514 217.711.277 214.807.263
Pihak berelasi 27.685.483 19.439.742 18.110.919 17.340.839 17.405.276
Cadangan kerugian penurunan nilai (14.191.536) (14.104.914) (13.165.897) (12.151.936) (5.425.908)
282.392.324 252.552.651 234.119.536 222.900.180 226.786.631
Pembiayaan/piutang syariah
Pihak ketiga 37.027.078 31.367.082 27.102.484 25.059.007 23.609.204
Pihak berelasi 87.203 257.057 447.374 3.040 3.416
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.400.428) (1.570.009) (1.269.863) (909.007) (690.258)
35.713.853 30.054.130 26.279.995 24.153.040 22.922.362
TAGIHAN DERIVATIF
Pihak ketiga 32.176 103.939 31.017 70.386 -
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 475.821 289.206 - - -
Pihak berelasi 68.746 131.356 454.140 196.071 487.052
18 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 21
Laporan Tahunan 2023
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Cadangan kerugian penurunan nilai (23.876) (136) (623) (1.393) -
520.691 420.426 453.517 194.678 487.052
PENYERTAAN SAHAM
Pihak ketiga - - - - 270
Cadangan kerugian penurunan nilai - - - - (270)
ASET TETAP
Biaya perolehan/Nilai revaluasi 12.953.746 10.599.848 9.468.655 9.053.182 8.108.086
Akumulasi penyusutan (4.835.934) (4.246.045) (3.731.864) (3.234.737) (2.707.428)
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 11.526.687 10.750.302 9.173.536 6.285.574 3.210.772
ASET PAJAK TANGGUHAN - Neto 2.998.282 2.915.428 2.430.660 1.972.393 629.105
ASET LAIN-LAIN 3.235.046 2.352.762 2.505.522 3.784.186 2.600.197
TOTAL ASET 438.749.736 402.148.312 371.868.311 361.208.406 311.776.828
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA 3.277.514 3.205.358 3.654.236 4.765.276 1.999.183
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
Pihak ketiga 20.957.283 17.636.481 12.806.732 16.546.465 9.583.560
Pihak berelasi 108.412.008 87.264.437 60.556.142 52.054.300 38.524.556
Giro Wadiah
Pihak ketiga 2.402.428 1.783.134 1.176.350 946.930 917.455
Pihak berelasi 11.037.037 6.841.675 4.179.603 2.138.165 1.675.555
142.808.756 113.525.727 78.718.827 71.685.860 50.701.126
Tabungan
Pihak ketiga 37.029.999 35.656.990 46.363.367 38.279.792 41.212.905
Pihak berelasi 692.162 525.339 436.034 420.345 272.004
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 1.274.456 1.192.775 1.149.143 903.998 789.042
Pihak berelasi 2.136 943 1.096 1.211 847
38.998.753 37.376.047 47.949.640 39.605.346 42.274.798
Deposito berjangka
Pihak ketiga 63.976.056 66.808.185 53.067.211 60.918.288 61.281.176
Pihak berelasi 76.717.583 79.389.842 93.453.378 86.940.320 52.648.592
140.693.639 146.198.027 146.520.589 147.858.608 113.929.768
Total simpanan dari nasabah 322.501.148 297.099.801 273.189.056 259.149.814 206.905.692
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Pihak ketiga 91.312 136.408 66.007 29.880 4.509.238
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI
DIBELI KEMBALI
Pihak ketiga - - - - 935.000
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 320.522 302.037 292.220 196.071 -
Pihak berelasi 224.045 118.525 161.920 - 487.052
LIABILITAS DERIVATIF
Pihak ketiga - - 17.741 22.787 -
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Pihak ketiga 2.403.573 4.297.252 8.094.441 10.835.733 14.405.980
Pihak berelasi 5.868.525 4.355.008 4.277.267 4.974.733 5.377.572
PINJAMAN YANG DITERIMA
Pihak ketiga 11.308.799 7.365.320 6.499.997 6.798.082 8.681.368
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 19
Page 22
Kilas
Kinerja
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Pihak berelasi 22.453.290 17.455.685 15.562.294 17.009.056 13.784.289
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 647.496 629.366 496.725 726.914 630.002
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN
3.580 4.719 3.644 6.489 -
KONTINJENSI
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 2.951.848 7.248.985 6.618.300 6.666.875 5.736.637
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI
Pihak ketiga 4.612.840 4.658.242 4.259.776 4.194.554 -
Pihak berelasi 4.499.997 4.499.977 4.499.968 5.999.878 5.999.669
TOTAL LIABILITAS 381.164.489 351.376.683 327.693.592 321.376.142 269.451.682
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 712.587 468.889 467.333 341.653 826.682
Pihak berelasi 13.474 11.897 12.281 17.033 588.030
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 5.331.249 4.730.686 3.466.529 2.683.283 3.226.349
Pihak berelasi 141.993 88.427 505.563 430.860 136.577
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 11.975.188 11.886.366 8.887.336 11.022.780 11.661.400
Pihak berelasi 8.908.369 7.637.191 9.424.102 5.345.495 2.038.501
Total simpanan nasabah 27.082.860 24.823.456 22.763.144 19.841.104 18.477.539
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 4.154 56 46 176 243
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 14.781 19.674 1.882 2.139 3.299
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 4.300 19.089 3.000 1.000 7.870
Total simpanan dari bank lain 23.235 38.819 4.928 3.315 11.412
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 27.106.095 24.862.275 22.768.072 19.844.419 18.488.951
EKUITAS
Modal saham – nominal Rp500 (Rupiah penuh)
per saham masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022
Modal dasar 20.478.432.000 saham (nilai
penuh) (terdiri dari 1 lembar saham seri A
Dwiwarna dan 20.478.431.999 lembar
saham seri B) masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022
Modal ditempatkan dan disetor penuh
14.034.444.413 saham (nilai penuh) (terdiri
dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
14.034.444.412 lembar Saham seri B) pada
7.017.222 5.295.000 5.295.000 5.295.000 5.295.000
31 Desember 2023 dan 10.590.000.000
sahan (nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar saham
seri A Dwiwarna dan 10.589.999.999 lembar
Saham seri B) pada tanggal 31 Desember 2022
Tambahan modal disetor 4.418.900 2.054.454 2.054.454 2.054.454 2.054.454
Dana setoran modal - 2.756.575 - - -
Keuntungan neto yang belum direalisasi dan
cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-
efek dan obligasi Pemerintah diukur pada nilai (769.001) (1.193.252) 87.817 1.100.019 11.460
wajar melalui pengahasilan komprehensif lain-
setelah pajak tangguhan
Pengukuran kembali
20 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 23
Laporan Tahunan 2023
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Program Imbalan Pasti - setelah pajak tangguhan (560.339) (409.657) (458.153) (531.674) (194.707)
Bagian efektif Lindung Nilai - Arus Kas (32.346) (49.301) (19.983) (1.239) -
Surplus Revaluasi Aset Tetap 3.565.773 3.508.565 3.307.991 3.307.991 3.307.991
Saldo laba*
Telah ditentukan penggunaannya 13.181.214 10.745.157 8.606.555 7.004.198 12.995.995
Belum ditentukan penggunaannya 3.657.729 3.201.813 2.532.966 1.759.096 366.002
TOTAL EKUITAS 30.479.152 25.909.354 21.406.647 19.987.845 23.836.195
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
438.749.736 402.148.312 371.868.311 361.208.406 311.776.828
DAN EKUITAS
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bagi Hasil Bunga 24.722.529 23.233.200 23.413.857 22.947.252 23.271.432
Bagi hasil dan marjin unit syariah 3.558.723 2.674.168 2.381.101 2.169.236 2.448.442
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil 28.281.252 25.907.368 25.794.958 25.116.488 25.719.874
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga (13.203.108) (9.866.919) (11.670.728) (14.687.492) (15.167.294)
Beban pendanaan lainnya (203.317) (169.804) (177.585) (147.146) (157.708)
Bonus Simpanan Wadiah (71.621) (57.558) (32.175) (21.782) (15.641)
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah (1.372.916) (815.803) (923.167) (1.335.517) (1.417.430)
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus (14.850.962) (10.910.084) (12.803.655) (16.191.937) (16.758.073)
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto 13.430.290 14.997.284 12.991.303 8.924.551 8.961.801
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas simpanan
1.096.346 965.441 852.953 760.751 832.556
dan kredit yang diberikan
Pendapatan dari penerimaan kredit yang
934.191 431.591 304.810 275.538 113.399
dihapusbukukan
Keuntungan (kerugian) dari penjualan efek-efek
6.669 (234.089) 76.734 356.168 478.339
- neto
Keuntungan (kerugian) dari penjualan obligasi
541.392 (266.235) 818.679 308.351 144.553
pemerintah - neto
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
1.802 (64.931) (135.338) 18.493 20.894
dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
dari perubahan nilai wajar obligasi pemerintah (5.780) 55.045 (18.778) 87.011 1.745
- neto
Lain-lain 1.310.747 822.775 463.507 708.295 518.366
Total Pendapatan Operasional Lainnya 3.885.367 1.709.597 2.362.567 2.514.607 2.109.852
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
(3.765.397) (4.017.378) (3.627.477) (2.258.479) (3.486.665)
keuangan dan non-aset keuangan
Pembalikan (Penyisihan) Estimasi Kerugian
1.139 (1.075) 2.845 (3.784) -
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi (3.884.779) (3.754.028) (3.358.846) (3.114.260) (3.425.022)
Gaji dan tunjangan karyawan (3.982.503) (4.190.298) (3.782.925) (2.977.208) (2.863.955)
Premi program penjaminan Pemerintah (656.774) (599.991) (619.667) (469.360) (467.791)
Lain-lain (487.614) (329.308) (930.968) (285.782) (306.447)
Total Beban Operasional Lainnya (9.011.670) (8.873.625) (8.692.406) (6.846.610) (7.063.215)
LABA OPERASIONAL 4.539.729 3.814.803 3.036.832 2.330.285 521.773
BEBAN BUKAN OPERASIONAL - NETO (159.519) 60.887 (43.512) (59.428) (110.711)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 4.380.210 3.875.690 2.993.320 2.270.857 411.062
BEBAN PAJAK (879.222) (830.617) (617.093) (668.499) (201.799)
LABA TAHUN BERJALAN 3.500.988 3.045.073 2.376.227 1.602.358 209.263
Pendapatan Komprehensif Lain:
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 21
Page 24
Kilas
Kinerja
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Surplus Revaluasi Aset Tetap 57.208 200.574 - - 341.000
Pengukuran kembali program imbalan pasti (186.027) 59.872 75.005 (397.512) (132.869)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak
35.345 (11.376) (1.484) 60.545 21.048
akan direklasifikasi ke laba rugi
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba
rugi
Bagian Efektif Lindung Nilai – Arus Kas 20.932 (40.883) (18.744) (1.239) -
Keuntungan (kerugian) neto yang belum
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
517.528 (1.576.967) (1.259.616) 1.342.481 148.613
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan
(97.254) 307.463 247.414 (253.922) (9.723)
direklasifikasi ke laba rugi
Total laba komprehensif tahun berjalan 3.848.720 1.983.756 1.418.802 2.352.711 557.332
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh) 249 288 224 151 20
LAPORAN ARUS KAS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil dan marjin 27.618.186 24.331.326 22.427.061 22.025.695 25.453.902
Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan 1.011.258 503.307 362.436 331.915 153.997
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan
(14.892.249) (10.775.222) (13.027.787) (16.095.612) (16.646.046)
komisi
Pembayaran pajak penghasilan badan (1.020.952) (1.001.324) (820.461) (341.466) (590.027)
Penerimaan dari surat ketetapan pajak - 402.428 - - 6.710
Beban operasional lainnya - neto (5.790.828) (6.896.183) (5.927.136) (3.986.344) (4.845.107)
Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya
(54.382) 13.828 (27.932) (59.428) (110.711)
- neto
Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan
6.871.033 6.578.160 2.986.181 1.874.760 3.422.718
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Kenaikan (penurunan) dalam aset operasi:
Penempatan pada bank lain - - 947.105 (595.305) (351.800)
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
(246.380) (104.885) 849.641 172.622 2.452.777
laporan laba rugi
Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
15.788.979 (4.955.939) 4.842.769 (18.122.548) 1.547.115
wajar melalui laba rugi
Tagihan akseptasi (124.005) 33.578 (258.069) - -
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
(38.484.306) (26.318.471) (16.988.247) (7.255.860) (18.229.537)
syariah
Aset lain-lain (785.307) (196.503) 1.241.584 (1.285.447) 300.335
Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:
Liabilitas segera 74.415 (466.852) (1.120.009) 2.446.942 (301.002)
Simpanan dari nasabah
Giro 24.468.372 31.538.044 4.762.109 20.492.649 (5.565.072)
Giro Wadiah 4.814.656 3.268.857 2.270.858 492.085 (188.844)
Tabungan 1.539.832 (10.617.072) 8.099.264 (2.784.772) 3.134.070
Tabungan Wadiah 82.875 43.479 245.030 115.320 23.565
Deposito berjangka (5.504.388) (322.562) (1.338.019) 33.928.841 (1.532.515)
Simpanan dari bank lain (45.095) 70.400 36.127 (4.479.357) 1.516.659
Liabilitas akseptasi 124.005 (33.578) 258.069 - -
Liabilitas lain-lain (4.184.154) 654.214 (206.114) 303.204 (734.052)
Dana syirkah temporer 2.243.821 2.094.203 2.923.653 1.355.469 (322.778)
Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Operasi 6.634.353 1.265.073 9.551.932 26.658.603 (14.828.361)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
22 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 25
Laporan Tahunan 2023
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek
(2.868.515) 199.964 - 1.061.584 -
biaya perolehan diamortisasi
Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang
- - - - -
dimiliki hingga jatuh tempo
Perolehan Aset tetap (2.313.490) (1.042.464) (415.473) (798.086) (366.561)
Penurunan efek-efek diukur pada nilai wajar
(1.247.159) 381.580 330.249 1.082.203 -
melalui penghasilan komprehensif lain
Kenaikan (penurunan) obligasi pemerintah
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan 2.211.325 5.714.402 10.722.233 (25.844.225) (2.085.930)
komprehensif lain
Pembelian obligasi pemerintah pada biaya
(1.655.566) (7.816.426) (5.922.417) (148.619) -
perolehan diamortisasi
Pembelian efek-efek yang diukur pada biaya
- - (236.767) - -
perolehan diamortisasi
Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji
45.031.457 163.410 - 920.267 -
dijual kembali
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji
(43.597.267) - (643.370) - (1.875.221)
dijual kembali
(Kenaikan) Penurunan efek-efek tersedia untuk dijual - - - - (718.350)
Pembelian obligasi pemerintah yang dimiliki
- - - - (947.963)
hingga jatuh tempo
Pembelian efek-efek yang dimiliki hingga jatuh
- - - - (1.083.081)
tempo
Kas Neto diperoleh dari (digunakan untuk)
(4.439.215) (2.399.534)
Aktivitas Investasi 3.834.455 (23.726.876) (7.077.106)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang
2.449.019 1.541.330 10.186 1.493.811 4.144.000
diterbitkan
Pembayaran atas surat-surat berharga yang
(2.769.764) (5.263.000) (3.455.000) (5.322.500) (5.122.930)
diterbitkan jatuh tempo
Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan
67.691.353 592.326 1.716.191 - -
janji dibeli kembali
Pembayaran atas efek-efek yang dijual dengan
(67.691.353) (592.326) (1.716.191) (935.000) -
janji dibeli kembali jatuh tempo
Eksekusi opsi saham karyawan - - - - -
Pembayaran dividen (609.015) (237.624) - (20.927) (561.585)
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 11.185.162 11.814.826 6.455.429 9.141.448 11.001.654
Pembayaran dari pinjaman yang diterima (2.187.576) (9.095.884) (8.204.691) (7.823.008) (4.020.720)
Penerimaan dari efek-efek subordinasi - - 1.500.000 4.047.884 2.999.950
Pembayaran Liabilitas Sewa (81.973) (84.983) (99.959) (125.788) -
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
- - (3.000.000) - -
subordinasi jatuh tempo
Dana setoran modal 1.330.093 2.756.575 - - -
Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 9.315.946 1.431.240 (6.794.035) 455.920 8.440.369
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 11.511.084 296.779 6.592.352 3.387.647 (13.465.098)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 41.526.686 41.229.907 34.637.555 31.249.908 44.715.006
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 53.037.770 41.526.686 41.229.907 34.637.555 31.249.908
Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:
Kas 2.127.489 1.661.533 1.539.577 1.429.426 1.369.167
Giro pada Bank Indonesia 18.145.761 25.416.941 10.692.484 11.107.672 15.512.329
Giro pada bank lain 2.203.398 1.472.257 1.096.798 3.217.129 749.501
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank
lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau 30.561.122 12.975.955 27.901.048 18.883.328 10.745.393
kurang sejak tanggal perolehan
Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu jatuh tempo
- - - - 2.873.518
tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan
Total 53.037.770 41.526.686 41.229.907 34.637.555 31.249.908
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 23
Page 26
Kilas
Kinerja
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
RASIO KEUANGAN (%)
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 95,36 92,65 92,86 93,19 113,50
Profitabilitas
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset 86,88 87,37 88,12 88,97 86,42
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas 1.250,57 1.356,18 1.530,80 1.607,86 1.130,43
Return On Asset (ROA) 1,07 1,02 0,81 0,69 0,13
Return On Equity (ROE) 13,86 16,42 13,64 10,02 1,00
Net Interest Margin (NIM) 3,75 4,40 3,99 3,06 3,32
Biaya Operasonal terhadap Pendapatan
86,10 86,00 89,28 91,61 98,12
Operasional (BOPO)
Kualitas Kredit
Non Performing Loan (NPL) Gross 3,01 3,38 3,70 4,37 4,78
Non Performing Loan (NPL) Net 1,32 1,32 1,20 2,06 2,96
Aset Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset
1,85 2,58 - - -
Produktif
Penyisihan Penurunan Nilai Aset Produktif
2,92 3,88 - - -
terhadap Total Aset Produktif
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
20,16 20,17 19,14 19,34 17,32
(KPMM)
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
Pihak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Pihak Tidak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Persentase Pelampauan BMPK
Pihak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Pihak Tidak Terkait 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Giro Wajib Minimum (GWM)
GWM Utama Rupiah
Konvensional 6,04 8,28 3,55 3,16 6,19
Syariah 6,10 7,76 3,70 3,15 4,64
GWM Valuta Asing 4,40 4,13 6,24 4,63 8,28
Posisi Devisa Netto (PDN) 1,73 4,17 2,63 3,17 4,14
Rasio Lainnya
Cost to Income Ratio (CIR) 45,26 46,66 48,18 53,85 58,08
*Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.
Ikhtisar Operasional
Uraian 2023 2022 2021 2020 2019
PERBANKAN KONSUMER
Penyaluran Kredit Konsumer 42.450.499 41.795.595 32.948.775 24.812.869 33.439.158
Simpanan Konsumer 63.770.218 68.190.039 68.770.476 65.777.811 65.600.784
PERBANKAN KOMERSIAL
Penyaluran Kredit Komersial 42.963.396 37.654.912 19.923.399 15.416.031 25.962.288
Simpanan Komersial 243.694.432 223.893.013 197.961.260 189.525.768 137.939.293
UNIT USAHA SYARIAH
Penyaluran Pembiayaan Syariah 10.625.071 8.213.567 6.232.013 4.658.912 5.302.395
Simpanan Syariah 41.802.885 34.640.775 29.269.336 23.831.409 21.861.284
24 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 27
Laporan Tahunan 2023
Informasi
Saham
Tabel Harga, Volume dan Kapitalisasi Saham Bank BTN 2022-2023
Harga per saham (Rp)
Jumlah Saham Volume Kapitalisasi
Tahun Beredar Perdagangan Pasar
Pembukaan Terendah Penutupan
Tertinggi (Rp) (Juta Lembar) (Juta Lembar) (Rp Triliun)
(Rp) (Rp) (Rp)
2023
Triwulan I 1.335 1.400 1.175 1.225 14,03 2.265 17,19
Triwulan II 1.225 1.340 1.215 1.320 14,03 1.770 18,53
Triwulan III 1.315 1.370 1.220 1.220 14,03 1.304 17,12
Triwulan IV 1.240 1.295 1.190 1.250 14,03 790 17,54
2022
Triwulan I 1.668 1.750 1.499 1.654 10,59 1.645 18,16
Triwulan II 1.654 1.798 1.403 1.403 10,59 1.861 15,41
Triwulan III 1.403 1.567 1.340 1.432 10,59 1.121 15,73
Triwulan IV 1.432 1.494 1.311 1.350 14,03 937 17,46
Grafik Volume Transaksi Saham Bank BTN Tahun 2022 – 2023
1.800
1.654
Harga Penutupan Saham (Rp)
1.600
1.403 1.432
1.400 1.350 1.320
1.225 1.220 1.250
1.200
1.000
800
600
400
200
0
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2022 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 25
Page 28
Kilas
Kinerja
Grafik Volume Perdagangan Saham Bank BTN Tahun 2022-2023
2.500
2.265
Volume perdagangan Saham (Juta Lembar)
2.000 1.861
1.770
1.645
1.500
1.304
1.121
1000 937
790
500
0
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2022 2023
Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham Bank BTN Tahun 2022 – 2023
4.000 3.783
3.500
Volume perdagangan Saham (Juta Lembar)
3.000
2.638
2.501
2.500
1.937 1.861
2.000
1.645
1.730 1.121 1.350
1.500 1.720 1.654
1.403 1.432
1.370 1.420
937
1000
500
0
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2022 2023
Volume perdagangan Saham (Juta Lembar) Harga Saham (Rp)
26 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 29
Laporan Tahunan 2023
Tabel Ringkasan Informasi Saham BBTN 2019-2023
Indikator BBTN 2023 BBTN 2022 BBTN 2021 BBTN 2020 BBTN 2019
Harga Pembukaan (Rp per Lembar Saham) 1.335 1.668 1.735 2.15 2.56
Harga Tertinggi (Rp per Lembar Saham) 1.400 1.798 2.15 2.16 2.79
Harga Terendah (Rp per Lembar Saham) 1.175 1.311 1.23 745 1.795
Harga Penutupan (Rp per Lembar Saham) 1.250 1.350 1.73 1.725 2.12
Volume Perdagangan (Juta Lembar) 5.416 5.563 10.502 16.981 6.076
Nilai Buku Per Saham (Rp) 2.071 2.131 1.988 1.887 2.251
Price to Book Value (kali) 0,60 0,63 0,89 0,91 0,94
Price to Earning Ratio (kali) 5,53 4,73 9,28 11,40 107,29
Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar) 14,03 12,87 10.59 10.59 10.59
Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun) 17,54 17,46 18,32 18,27 22,45
Sepanjang tahun 2023, Bank BTN berhasil masuk dalam daftar konstituen beberapa Indeks saham terkemuka sebagai berikut:
Indeks Periode
LQ45 Januari 2023 – Januari 2024
IDX BUMN20 Januari 2023 – Februari 2024
IDX80 Januari 2023 – Januari 2024
IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite Januari 2023 – Februari 2024
IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Liquid Januari 2023 – Februari 2024
Kompas100 Januari 2023 – Januari 2024
Infobank15 Januari 2023 – Januari 2024
MSCI Indonesia Small Cap Januari 2023 – Desember 2023
ESG Sector Leaders IDX Kehati Januari 2023 – Mei 2024
ESG Quality 45 IDX Kehati Januari 2023 – Mei 2024
IDX Value30 Februari 2023 – Februari 2024
Investor33 Januari 2023 – Mei 2024
IDXFINANCE Oktober 2022 – Juni 2023
SRI-KEHATI Juni 2023 – Mei 2024
IDX LQ45 Low Carbon Leaders Februari 2023 – Februari 2024
TEMPO-IDNFINANCIALS 52 Juni 2023 – Desember 2023
Aksi Korporasi
Sebagai bagian dari rangkaian aksi korporasi Perseroan yang dilakukan di tahun 2022, Perseroan melaksanakan Rights Issue dengan
tanggal pelaksanaan 28 Desember 2022 sampai dengan 5 Januari 2023 dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas bisnis Perseroan,
terutama dalam penyaluran kredit perumahan. Pelaksanaan Rights Issue ini memperkuat permodalan Perseroan, terutama modal Tier-
1 sehingga akan menjaga rasio permodalan di atas batas ketentuan minimum regulator. Adapun rincian pelaksanaan Rights Issue
Perseroan sebagai berikut:
Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)
Jumlah Saham Harga
Tanggal Pemerintah Publik Nominal
Keterangan yang Saham
Pelaksanaan
Beredar (Rp)
Jumlah Jumlah
% % Rp
(lembar) (lembar)
28 Desember Sebelum Rights Issue 6.354.000.000 60 4.236.000.000 40 5.295.000.000.000 10.590.000.000 1.470
2022 - 5 Januari
2023 Sebelum Rights Issue 8.420.666.648 60 5.613.777.765 40 7.017.222.206.500 14.034.444.413 1.340
Keterangan: Nilai Nominal saham Rp500/lembar saham
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 27
Page 30
Kilas
Kinerja
Dari Hasil Pelaksanaan Rights Issue sejak 28 Desember 2022 – 5 Januari 2023, jumlah saham yang tereksekusi Rights-nya mencapai
oversubscribed 1,63 kali dari porsi publik, dan jika ditambah dengan porsi Penyertaan Modal Negara (PMN) maka jumlah saham
yang tereksekusi Rights-nya mencapai oversubscribed 1,25 kali.
Informasi Obligasi, Sukuk
dan/atau Obligasi Konversi
Informasi Obligasi
Tabel Obligasi Bank BTN
Tanggal distribusi
Jumlah Obligasi
Uraian Obligasi secara Tenor (Bulan) Mata Uang
(Jutaan Rp)
Elektronik
Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2013 27 Maret 2013 10 Rp 2.000.000
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015 Seri D 8 Juli 2015 10 Rp 800.000
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri C 13 Juli 2017 7 Rp 853.000
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri D 13 Juli 2017 10 Rp 1.386.000
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II Tahun 2019 Seri C 28 Juni 2019 5 Rp 1.219.500
Junior Global Bond Bank BTN 23 Januari 2020 5 USD 300
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri B 19 Agustus 2020 3 Rp 727.000
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri C 19 Agustus 2020 5 Rp 196.000
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II Tahun 2022 Seri A 24 Mei 2022 3 Rp 600.000
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II Tahun 2022 Seri B 24 Mei 2022 5 Rp 400.000
Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2021 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan dan masih outstanding di Tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang diterbitkan di Tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2023 menggunakan rating dari Pefindo.
Informasi Sukuk
Tabel Sukuk Bank BTN
Tanggal
Jumlah
Distribusi Tanggal
Tenor Mata Sukuk Status
Uraian Sukuk Jatuh Tingkat Nisbah Keterangan
(Bulan) Uang (Jutaan Pembayaran
secara Tempo
Rp)
Elektronik
11,00% dari Pendapatan
Surat Berharga ini
Sukuk BTN I yang dibagihasilkan
28 Juli 28 Oktober Belum Jatuh tidak di-rating dan
Tahun 2023 159 Rp 92.553 dengan indikasi bagi hasil
2023 2036 Tempo tidak dilakukan
Tahap I sebesar ekuivalen 0,55%
penawaran umum.
per tahun.
27,40% dari Pendapatan
Surat Berharga ini
Sukuk BTN I 27 27 yang dibagihasilkan
Belum Jatuh tidak di-rating dan
Tahun 2023 Desember 156 Rp 175.039 Desember dengan indikasi bagi hasil
Tempo tidak dilakukan
Tahap II 2023 2036 sebesar ekuivalen 1,37%
penawaran umum.
per tahun.
28 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 31
Laporan Tahunan 2023
Aksi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham (Suspension) dan/
atau Penghapusan Pencatatan Saham
(Delisting)
Sampai dengan 31 Desember 2023, Perseroan tidak pernah
dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
(delisting).
Tingkat Peringkat
Tanggal Jatuh
Harga Penawaran Suku Status Pembayaran Wali Amanat
Tempo
Bunga 2023 2022
100% dari jumlah pokok Obligasi 27 Maret 2023 7,9% Lunas AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
100% dari jumlah pokok Obligasi 8 Juli 2025 10,5% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
100% dari jumlah pokok Obligasi 13 Juli 2024 8,70% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
100% dari jumlah pokok Obligasi 13 Juli 2027 8,90% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
100% dari jumlah pokok Obligasi 28 Juni 2024 9,00% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
100% dari jumlah pokok Obligasi 23 Januari 2025 4,20% Belum Jatuh Tempo Ba3 AA(idn) Bank BJB
100% dari jumlah pokok Obligasi 19 Agustus 2023 7,80% Lunas AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
100% dari jumlah pokok Obligasi 19 Agustus 2025 8,40% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
100% dari jumlah pokok Obligasi 24 Mei 2025 5,50% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
100% dari jumlah pokok Obligasi 24 Mei 2027 6,0% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
Informasi Obligasi Konversi
Sampai dengan 31 Desember 2023, Perseroan tidak
menerbitkan obligasi konversi, dengan demikian Perseroan tidak
memiliki informasi mengenai obligasi konversi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 29
Page 32
Kilas
Kinerja
Informasi
Sumber Pendanaan Lainnya
Sekuritisasi KPR
Tabel Sekuritisasi KPR Bank BTN
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp)
A1 400.000.000.000
1. EBA-SP SMF-BTN 02 1.000.000.000.000 A2 513.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 200.000.000.000
2. EBA-SP SMF-BTN 03 1.000.000.000.000 A2 713.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 700.000.000.000
3. EBA-SP SMF-BTN 04 2.000.000.000.000 A2 1.124.000.000.000
B 176.000.000.000
A1 574.000.000.000
A2 1.142.000.000.000
4. EBA-SP SMF-BTN 05 2.000.000.000.000
M 24.000.000.000
B 260.000.000.000
A 576.734.000.000
5. EBA-SP SMF-BTN 06 631.000.543.015
B 54.266.543.015
EBA-SP SMF-BTN 07 A 452.500.000.000
6. 500.000.001.416
B 47.500.001.416
A 544.800.000.000
7. EBA-SP SMF-BTN 08 600.000.020.055
B 55.200.020.055
Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Tabel Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Bank BTN
Nominal Tanggal
Jenis NCD Seri Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal Per Seri
Penerbitan (Rp) Transaksi
A 6 bulan 17 April 2024 6,40% 500.000.000.000
NCD Tahap I
1.500.000.000.000 20 Oktober 2023 B 9 bulan 16 Juli 2024 6,45% 70.000.000.000
Tahun 2023
C 12 bulan 21 Oktober 2024 6,53% 930.000.000.000
30 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 33
Laporan Tahunan 2023
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life (Tahun) Kupon Kelas A Peringkat Kelas A
A1 = 8,15%
31 Oktober 2016 27 Juni 2027 7,05 id
AAA
A2 = 8,75%
A1 = 8,00%
28 April 2017 07 Januari 2028 7,78 id
AAA
A2 = 8,40%
A1 = 7,00%
28 Februari 2018 07 Mei 2029 7,03 id
AAA
A2 = 7,50%
A1 = 8,50%
id
AAA
A2 = 8,75%
27 November 2019 07 Mei 2032 9,09
M = 10,40% A
id
30 Desember 2020 07 Juli 2032 6,08 6,50% id
AAA
23 Desember 2022 07 Januari 2034 5,66 7,70% id
AAA
26 September 2023 07 Agustus 2035 7,44 6,65% id
AAA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 31
Page 34
Kilas
Kinerja
Long Term Notes (LTN)
Tabel Long Term Notes (LTN) Bank BTN
Jumlah
Tanggal Distribusi Tenor
Uraian LTN (Rp
LTN secara Elektronik (Bulan)
Ribuan)
LTN BTN Tahun 2021 Tahap I 17 Desember 2021 186 10.185.851
LTN BTN II Tahun 2022 Seri A 12 Juli 2022 171 47.740.325
LTN BTN II Tahun 2022 Seri B 12 Juli 2022 177 79.378.706
LTN BTN III Tahap I Tahun 2022 14 Desember 2022 177 210.866.282
LTN BTN III Tahap II Tahun 2022 28 Desember 2022 171 131.184.885
LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023 28 Juli 2023 165 35.898.139
LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023 15 September 2023 168 404.745.014
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri A 27 Desember 2023 180 6.241.671
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri B 27 Desember 2023 168 234.541.750
Keterangan: Surat Berharga LTN Bank BTN tidak di-rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.
Rating Perusahaan
2023
Peringkat Fitch per 6 November 2023
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Peringkat Nasional Jangka Panjang AA+(idn)
Peringkat Nasional Jangka Pendek F1+(idn)
Peringkat Pefindo per 8 Juni 2023
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Peringkat Nasional idAAA
Rating ESG Sustainalytics Per 5 Desember 2023
Keterangan Peringkat
ESG Risk Rating 22,9
Kategori Medium Risk
32 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 35
Laporan Tahunan 2023
Status
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga
Pembayaran
17 Juni 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
12 Oktober 2036 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
12 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
14 Juni 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
28 Maret 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
28 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
15 September 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
27 Desember 2038 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo
27 Desember 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 33
Page 36
Kilas
Kinerja
Laporan
Analis Perusahaan
Tabel Laporan Analis Perusahaan Bank BTN
No Perusahaan Kode Broker Analis Rekomendasi Target Price
1. UBS Sekuritas AK Joshua Tanja buy 2.175
2. Ciptadana Sekuritas KI Erni M Siahaan buy 2.125
3. Bahana Sekuritas DX Yusuf Winoto buy 2.100
4. Yuanta Investment FS Yap Swie Cu buy 1.980
5. Kiwoom Securities AG Team Coverage ovrwght 1.957
6. MNC Sekuritas EP Tirta Citradi buy 1.900
7. Macquarie Sekuritas RX Jayden Vantrakis buy 1.840
8. Aldiracita Sekuritas PP Agus Pramono buy 1.800
9. Mandiri Sekuritas CC Kresna Hutabarat buy 1.800
10. Valbury Sekuritas CP Akhmad Nurcahyadi buy 1.770
11. CLSA Securities KZ Sarina Lesmina buy 1.750
12. UOB Kayhian AI Posmarito Pakpahan buy 1.700
13. BNI Sekuritas NI Yulinda Hartanto buy 1.700
14. RHB Research DR Andrey Wijaya buy 1.650
15. Sucorinvest Central AZ Edward Lowis buy 1.640
16. Korea Invest & Sekuritas YJ Edward Ariadi T. hold 1.639
17. Trimegah Sekuritas LG Adi Prabowo buy 1.600
18. CGS CIMB YU Handy Noverdanius add 1.600
19. Panin Sekuritas GR Nico Laurens buy 1.600
20. DBS Bank DP Rui Wen Lim hold 1.550
21. BCA Sekuritas SQ Cristopher Andre B. buy 1.550
22. Astronacci International Gema Merdeka buy 1.515
23. Morgan Stanley YB Selvie Jusman Equalwt 1.505
24. Sinarmas Sekuritas DH Arief Machrus buy 1.480
25. OCBC Sekuritas TP Budi Rustanto buy 1.450
26. Indopremier Sekuritas PD Anthony buy 1.440
27. Verdhana Sekuritas BB Erwin Wijaya neut 1.400
28. Samuel Sekuritas IF Prasetya Gunadi hold 1.300
29. BRI Danareksa OD Victor Stefano u. review -
34 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 37
Laporan Tahunan 2023
Peristiwa
Penting 2023
18 Januari 25 Januari
BTN Syariah Ekspansi Kantor di Bandar Lampung Bank BTN Resmi Jadi Anggota Ekosistem Pembiayaan Perumahan
Mengawali tahun 2023, BTN Syariah semakin ekspansif Penandatanganan MoU Ekosistem Pembiayaan Perumahan
melakukan perluasan usaha untuk menggarap potensi bisnis menjadi penanda terbentuknya Sekretariat Ekosistem Pembiayaan
pembiayaan syariah dan mendukung pemerintah dalam Perumahan. Sekretariat ini akan mendukung program pemerintah
meningkatkan ekosistem syariah yang kini makin diminati untuk memaksimalkan penyediaan pembiayaan rumah rakyat
masyarakat. Perluasan jaringan kantor syariah tersebut juga khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam
untuk mempermudah masyarakat Lampung memiliki rumah rangka mencapai zero backlog pada 2045.
dengan pembiayaan syariah.
31 Januari
Bank BTN Sabet Top PLCs dan Asean Asset Class PLCs
Bank BTN meraih dua penghargaan yakni Indonesia Top 3 Public
Listed Companies (PLCs) Tahun 2021 dan ASEAN Asset Class PLCs.
ACGS merupakan ajang bergengsi yang memberikan penghargaan
kepada perusahaan yang memiliki penilaian tertinggi dalam
penerapan Good Corporate Governance (GCG) di ASEAN.
12 Februari
Bank BTN Resmi Luncurkan SuperApp BTN Mobile
SuperApp BTN Mobile resmi diluncurkan untuk memberikan
kemudahan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi
perbankan dengan menggabungkan kekuatan teknologi dan
ekosistem perumahan. Salah satu fitur unggulannya yakni online
open account, split bill, autodebit, dan cashflow tracker.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 35
Page 38
Kilas
Kinerja
14 Februari
Bank BTN Syariah Pontianak Resmi Beroperasi
KCS Pontianak merupakan outlet ke 105 dari BTN Syariah
untuk melayani masyarakat Pontianak. Dalam 5 tahun ke depan
diharapkan KCS Pontianak dapat mengumpulkan Dana Pihak Ketiga
di atas Rp38 miliar setiap tahunnya dan ditargetkan pembiayaan
dapat tumbuh sekitar Rp60 miliar setiap tahun.
16-19 Februari
Bazar UMKM di Sarinah
Dalam dukungan partisipasi kegiatan Bazar UMKM untuk Indonesia,
Bank BTN Bersama Angkasa Pura 1 ditunjuk oleh Kementerian BUMN
sebagai pelaksana Bazar UMKM di Gedung Sarinah dan terdapat
81 partisipan yang mengikuti Bazar UMKM.
7 Maret 20 Maret
Bank BTN Dorong Ekosistem Digitilisasi Pasar Tradisional Bank BTN Berikan Layanan Perbankan kepada Distributor
Bank BTN melakukan ekspansi ke pasar-pasar tradisional salah Semen Indonesia
satunya Pasar Tagog, Padalarang dengan mengimplementasikan Bank BTN memberikan layanan perbankan kepada distributor
digitalisasi pasar melalui BTN Mobile. Bank BTN membuka dan Semen Indonesia Group. Hal ini merupakan tindak lanjut dari
mendekatkan diri dengan pasar sebagai ekosistem perumahan Perjanjian Kerja sama Pemberian Fasilitas Distributor Financing
untuk memperkuat sistem pembayaran dan juga inklusi keuangan antara Bank BTN dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
melalui BTN Mobile sehingga transaksi dari pedagang lebih
cepat, lebih murah dan mudah.
36 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 39
Laporan Tahunan 2023
8 April
Tabungan BTN Bisnis Road Show di Pasar Tanah Abang Jakarta
Road Show Tabungan BTN Bisnis diharapkan dapat mempermudah
transaksi pengusaha yang ada di Pasar Tanah Abang dalam
menjalankan bisnisnya. Tahun ini Bank BTN menargetkan perolehan
dana Tabungan BTN Bisnis sebesar Rp7 triliun atau naik 40%
dibandingkan tahun lalu.
12 April
BTN Gelar Acara Ramadan Berfaedah
Pada Ramadan tahun ini, Bank BTN mengambil tema “Ramadan
Berfaedah” untuk menyampaikan pesan bahwa seyogianya Ramadan
bisa menjadi titik tolak untuk perusahaan bertransformasi menjadi lebih
baik lagi dan berorientasi untuk selalu memberi faedah atau manfaat.
Sebagai upaya memberikan faedah bagi nasabah dan masyarakat,
Bank BTN juga terus berupaya memperbaiki layanan, di antaranya
memperbarui BTN Mobile dengan fitur yang semakin banyak dan bisa
memudahkan berbagai transaksi nasabah selama bulan Ramadan.
16 April 17 April
Bank BTN Dukung Pembiayaan Hunian Milenial Gerak Srikandi BTN Berbagi
Bank BTN mendukung pembiayaan hunian milenial dengan Dalam acara yang diberi nama Gerakan Amal dan Kreasi
meluncurkan produk yang terjangkau untuk kalangan muda (Gerak) Srikandi tersebut, dibagikan sebanyak lebih dari 6.000
tersebut antara lain KPR BTN Gaess For Millenial, KPR BTN HITS paket yang diberikan kepada masyarakat sekitar lingkungan
(Hijrah to Syariah) For Millenial dan KPR Rent to Own. Bank kerja BTN dan karyawan Tenaga Ahli Daya (TAD).
BTN membidik sekitar 5,8 juta kaum milenial yang saat ini belum
memiliki rumah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 37
Page 40
Kilas
Kinerja
3 Mei
Bank BTN Rilis BTN Call 150286
Bank BTN menambah nomor BTN Call 150286 untuk meningkatkan
layanan kepada nasabah sekaligus meningkatkan efisiensi
operasional BTN Call agar dapat melayani dan menangani
pertanyaan dan keluhan nasabah secara cepat dan efektif serta
mendukung bisnis melalui telesales.
24 Mei
Bank BTN Kolaborasi dengan Alibaba Cloud Manfaatkan Layanan
Komputasi Awan
Kolaborasi dengan Alibaba Cloud merupakan salah satu langkah
Bank BTN untuk menjadi inovator dalam mewujudkan transformasi
digital yang lebih cepat serta efisien untuk mendukung BTN Mobile
sebagai Super App.
16 Juni 26 Juni
Tingkatkan Market Share KPR, Bank BTN launching Sales Center Raih Peringkat Tertinggi Pefindo, Bank BTN Dinilai Miliki
Sales Center KPR BTN diluncurkan dalam rangka pengelolaan Kemampuan Superior
KPR Non Subsidi khusus untuk Segment Emerging Affluent yang Bank BTN sukses meraih peringkat tertinggi idAAA/Stable dari
berasal dari Developer dan Proyek Perumahan terpilih. Dengan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bank BTN juga dinilai
peresmian Sales Center ini diharapkan mampu meningkatkan Pefindo sebagai perusahaan yang memiliki kemampuan superior
market share KPR Non Subsidi, meningkatkan pendapatan Bank untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya
dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. dibandingkan obligor Indonesia lainnya. Sementara itu, Bank
BTN tahun ini juga mencatatkan kenaikan peringkat Fitch dari
AA menjadi AA+ dan disematkan prospek stabil.
38 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 41
Laporan Tahunan 2023
25 Juli
BTN Syariah Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Warga
Muhammadiyah
Unit Usaha Syariah Bank BTN, berkomitmen memberikan dukungan
fasilitas pembiayaan rumah kepada warga Muhammadiyah,
termasuk Peserta Pekerja Mandiri melalui skema Saving Plan. UUS
BTN membidik penyaluran pembiayaan perumahan subsidi (KPR
Sejahtera) sekitar Rp500 miliar.
8 Agustus
Bank BTN Tinjau Rumah Subsidi
Peninjauan rumah subsidi dilakukan pada gelaran acara Akad Massal
KPR Bank BTN secara serentak di seluruh Indonesia sebanyak 10.000
unit rumah. Pelaksanaan Akad Massal KPR merupakan komitmen Bank
BTN dalam menyukseskan Program Sejuta Rumah untuk memenuhi
impian masyarakat memiliki rumah yang layak huni.
11 Agustus 25 Agustus
Sinergi Bank BTN dan UGM Ajak Mahasiswa Jadi Enterpreneur Bank BTN Luncurkan KPR BTN Prioritas
Bank BTN telah bekerja sama dengan UGM dalam hal KPR BTN Prioritas merupakan program baru Bank BTN untuk
pembiayaan Pendidikan seluruh mahasiswa S1 melalui semua dapat memberikan layanan lebih kepada nasabah prioritas baik
Channel Bank BTN. Dalam bidang pendidikan, Bank BTN dari sisi funding maupun lending. Dengan suku bunga menarik
berharap kerjasama ini dapat melahirkan developer-developer mulai dari 2,99%, bebas biaya proses, bebas biaya appraisal
muda untuk ikut berpartisipasi membangun perumahan di serta tambahan diskon biaya provisi dan administrasi, Bank
Indonesia. BTN optimistis KPR BTN Prioritas dapat memenuhi kebutuhan
perumahan bagi nasabah prioritas.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 39
Page 42
Kilas
Kinerja
8 September
Fokus UMKM, Bank BTN Resmikan Sentra Proses UMKM
Peresmian Sentra UMKM merupakan wujud komitmen Bank
BTN dalam percepatan dan simplifikasi proses sehingga dapat
membantu meningkatkan perekonomian UMKM dengan memberikan
pembiayaan murah berupa Kredit UMKM dan KUR. Penyaluran kredit
kepada UMKM juga diyakini berdampak positif terhadap kinerja
Bank BTN.
9 September
Bank BTN dan PSSI Berkolaborasi Sediakan Hunian Layak Bagi
Pelaku Olahraga Sepakbola
Kolaborasi antara Bank BTN dan PSSI akan memberikan kemudahan
bagi para pelaku olahraga sepakbola untuk bisa memiliki rumah
impian yang terjangkau dan layak huni. Pada kesempatan yang
sama Bank BTN memberikan persetujuan KPR kepada Indra Sjafrie
yang merupakan Direktur Teknik PSSI.
16-19 September 13 Oktober
China ASEAN Expo Bank BTN Syariah Gelar Akad Massal di Aceh
Bank BTN memfasilitasi mitra binaan Usaha Mikro, Kecil dan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN siap menjadi bank
Menengah (UMKM) Perseroan untuk menjual produk lokal ke terbesar di Provinsi Aceh. Salah satunya dengan memperbesar
pasar China. Langkah tersebut menjadi salah satu bagian dari pembiayaan perumahan di provinsi yang menerapkan aturan
strategi BTN mendukung Pemerintah termasuk Kementerian BUMN syariat Islam atau Qanun tersebut. Jumlah Akad Massal KPR
membawa UMKM menembus pasar global. UMKM yang dikirim Syariah Bank BTN Syariah di Aceh sebanyak 2.187 unit rumah
BTN ke China merupakan binaan dari Rumah BUMN BTN KC yang terdiri dari 1.779 rumah Subsidi dan 364 rumah Non
Yogyakarta. Rumah BUMN merupakan wadah untuk mendukung Subsidi ini diikuti oleh 33 Kantor Cabang Syariah (KCS) di
pengembangan UMKM di Indonesia melalui berbagai inisiatif seluruh Indonesia.
maupun sinergi dengan instansi atau lembaga lainnya. Para UMKM
tersebut memamerkan produk unggulannya melalui kegiatan
China ASEAN EXPO 2023 yang diselenggarakan di Nanning
International Conference and Exhibition.
40 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 43
Laporan Tahunan 2023
28 Oktober
Bank BTN Gelar Pelatihan BTN Santri Developer
Tujuan dari BTN Santri Developer adalah guna memberikan edukasi
mengenai dunia bisnis properti kepada para santriwan/santriwati
alumni pondok pesantren binaan Nahdlatul Ulama.
12 November
Bank BTN Jakarta Run Sukses Digelar
Bank BTN Jakarta Run 2023 menjadi wajah baru kegiatan lari di
Jakarta dan menjadi ajang wadah berkumpulnya masyarakat dan
komunitas pelari Jakarta guna menggelorakan semangat berolahraga,
kebersamaan demi kesehatan yang lebih baik. Adapun kategori lari
di BTN Jakarta Run 2023 dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Marathon
(42K), Half Marathon (21K), 10K, dan 5K.
6 Desember 28 Desember
Bentuk BTN Fund, Bank BTN Jalin Kerja Sama Dengan Mandiri Bank BTN Penyalur FLPP Tertinggi Tahun 2023
Capital Indonesia Bank BTN berkomitmen menjadi mitra Pemerintah dan BP Tapera
Bank BTN terus berinovasi untuk mendorong sektor perumahan untuk terus berkontribusi pada tahun 2024 mewujudkan mimpi
di Tanah Air. Bank BTN resmi berkolaborasi dengan PT Mandiri Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian
Capital Indonesia (MCI) membentuk BTN Fund, sebuah program yang layak. BP Tapera memberikan apresiasi kepada Bank BTN
pendanaan bagi perusahaan rintisan potensial di sektor dan BTN Syariah sebagai Bank penyalur FLPP tertinggi dan
properti. Selain sektor properti, BTN Fund juga akan berinvestasi membukukan pertumbuhan tertinggi sepanjang tahun 2023.
di industri terkait seperti Iproptech, Mortgage Tech, Fintech,
Construction Tech, SaaS, dan sektor strategis lainnya, guna
mendukung sektor perumahan di Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 41
Page 44
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH 42 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 45
Total Aset tahun 2023 adalah sebesar Rp438,75 triliun,
meningkat 9,10% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
sebesar Rp402,15 triliun. Ekuitas Bank mencapai sebesar
Rp30,47 triliun, meningkat 17,64% dari tahun 2022 sebesar
Rp13,95 triliun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 43
Page 46
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
LAPORAN
DIREKSI
Nixon L. P. Napitupulu
Direktur Utama
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas ridhonya Perseroan mampu
menunjukkan hasil yang baik di tengah tantangan perekonomian yang masih mengalami
ketidakpastian. Di tengah tantangan tersebut, Perseroan tetap konsisten dalam
mendukung Pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui sektor perumahan.
44 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 47
Laporan Tahunan 2023
Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami
hormati,
Pada kesempatan ini, perkenankan kami melaporkan Online Onboarding Open Account, Kartu Debit Visa/GPN &
pengelolaan dan kinerja Perseroan selama tahun buku Debit Online, SMS Notifikasi, Internet Banking, CRM, Portal BTN
2023 yang meliputi hasil kinerja Perseroan, analisis prospek Properti, Mobile Banking, SKBDN, Garansi Bank BTN serta Jasa
perusahaan, perkembangan penerapan tata kelola Perseroan, dan Layanan Perbankan Lainnya.
penilaian kinerja Komite di bawah Direksi serta perubahan
komposisi Direksi. JASA SYARIAH
Pada sisi Syariah, Perseroan memberikan berbagai jasa seperti,
Safe Deposit Box BTN iB, Garansi Bank BTN iB, Program
Analisis Atas Kinerja Perseroan Pengembangan Operasional BTN iB, SPP Online BTN iB,
Penerimaan Biaya Perjalanan Haji, Mobile Banking, Kartu
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Perbankan, Debit Visa/GPN Syariah dan Debit Online, Payroll BTN iB serta
Perseroan senantiasa berkomitmen menjadi Bank yang fokus Kiriman Uang.
dalam melayani dan mendukung pembiayaan sektor perumahan
melalui berbagai produk dan jasa baik konvensional maupun Untuk mengoptimalkan produk dan jasa kepada nasabah,
syariah. Berbagai produk dan jasa Perseroan adalah sebagai Perseroan telah memiliki jaringan kerja yang tersebar di seluruh
berikut: wilayah Indonesia antara lain Sumatera, Jawa, Kalimantan,
Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Per 31
PRODUK KONVENSIONAL Desember 2023, Perseroan memiliki jaringan Perbankan
Produk konvensional terdiri dari Produk Konsumer dan Produk Konvensional sebanyak, 6 (enam) Kantor Wilayah, 81 Kantor
Komersial. Produk konsumer terbagi menjadi Produk Kredit Cabang, 541 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan 3 (tiga)
Konsumer, Produk Simpanan Konsumer dan Produk Wealth Kantor Fungsional. Sedangkan untuk jaringan Perbankan
Management. Produk Kredit Konsumer meliputi Kredit Perumahan Syariah, Perseroan memiliki 34 Kantor Cabang Syariah dan 75
dan Kredit Non Perumahan. Produk Simpanan Konsumer meliputi Kantor Cabang Pembantu Syariah.
Tabungan Konsumer, Deposito BTN Ritel dan Giro Perorangan.
Sedangkan Produk Wealth Management meliputi Bancassurance, Sejalan dengan Visi dan Misi Bank BTN pada Tahun 2025 yaitu
Reksa Dana, Surat Berharga Negara Ritel Pasar Perdana, Surat “Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia”, di Tahun
Berharga Negara Pasar Sekunder serta Foreign Exchange. 2023 telah ditetapkan 14 Tema Inisiatif Strategis Corporate
Plan sebagai implementasi Transformasi, yang terbagi dalam
Produk Komersial terbagi menjadi Produk Kredit Komersial, 4 (empat) Area Utama, yaitu Funding, Lending, Digital dan
Produk Simpanan Komersial serta Produk Korporasi. Produk Enabler. Guna mendukung implementasi transformasi tersebut,
Kredit Komersial meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Modal pada tahun 2023 telah dilakukan improvement business process
Kerja Kontraktor, Kredit Modal Kerja Konstruksi, Kredit dan perbaikan di area enabler, yang salah satunya adalah
Pemilikan Lahan, Kredit Linkage, Kredit Beragunan Simpanan adanya penyesuaian dan perubahan struktur organisasi baik di
dan Kredit Investasi. Produk Simpanan Komersial meliputi Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang.
Deposito Berjangka Lembaga dan Giro Lembaga. Sedangkan
Produk Korporasi meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Sebagai perusahaan yang terus bertumbuh, maka keberlanjutan
Refinancing, Pinjaman Dalam Negeri (PDN), Term Loan Facility, (sustainability) merupakan tujuan yang wajib dicapai dalam
Corporate Line Facility, Treasury Line Facility, Supply Chain mengelola keberlangsungan bisnis. Dengan mempertimbangkan
Financing (SCF), Trust Receipt, Letter of Credit (L/C) atau Surat keseimbangan antara profit, planet dan people, maka Bank BTN
Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Garansi Bank BTN, menganggap perlu mengembangkan Environment, Social and
dan Documentary Collection. Governance (ESG) yang sejalan dengan regulasi serta selaras
dengan strategi bisnis. Untuk mengimplementasikan tujuan
PRODUK SYARIAH tersebut, pada tahun 2023 telah dibentuk Komite ESG yang
Produk Syariah terdiri dari Produk Pembiayaan Syariah dan merupakan Komite di bawah Direksi dan Departemen ESG di
Produk Simpanan Syariah. Produk Pembiayaan Syariah meliputi, Divisi Enterprise and ESG Risk Management.
Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan Komersial. Sedangkan
Produk Simpanan Syariah meliputi, Giro Syariah, Tabungan Di area bisnis khususnya di bidang lending, terdapat perubahan
Syariah dan Deposito Syariah. struktur organisasi dengan dibentuknya Divisi Personal Banking.
Pembentukan divisi baru ini dilatarbelakangi dengan melihat
JASA KONVENSIONAL peluang bisnis high yield loan khususnya di segmen konsumer
Pada sisi Konvensional, Perseroan memberikan berbagai jasa yang semakin berkembang. Di area support khususnya di
seperti Electronic Data Capture (EDC), Branchless Banking, BTN bidang collection, terdapat pemisahan fungsi Consumer
Cash Management, BTN Smart Residence, Virtual Account, Collection, Recovery & Asset Sales di Kantor Pusat menjadi 2
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 45
Page 48
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
(dua) divisi. Divisi Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Perseroan, Direksi
1 bertanggungjawab atas pengelolaan front end dan early telah melakukan pengelolaan secara efektif terhadap sumber
bucket, sedangkan Consumer Collection, Recovery & Asset daya tersebut. Perseroan telah menghasilkan kinerja yang baik di
Sales 2 mengelola middle to end bucket collection. Sejalan tahun 2023 di tengah kondisi perekonomian yang masih belum
dengan transformasi di bidang collection, untuk efisiensi proses sepenuhnya pulih. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi
pengelolaan dan penjualan aset, maka dilakukan penggabungan perekonomian baik global, nasional maupun industri perbankan
2 (dua) Divisi Commercial Asset Management menjadi 1 (satu). dalam mengembangkan strategi bisnis, sehingga mampu
mengatasi kendala-kendala khususnya yang terkait dengan
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan dampak kondisi perekonomian terhadap bisnis Perseroan. Oleh
memiliki sebanyak 12.045 pegawai. Per 31 Desember 2023, karena itu, dalam menyampaikan analisis kinerja Perseroan,
sebanyak 535 Pegawai berjenjang pendidikan Pasca Sarjana, izinkan kami menyampaikan telaah perekonomian baik di
9.881 Pegawai berjenjang pendidikan Sarjana, 734 Pegawai tingkat global, nasional maupun pada industri perbankan.
berjenjang pendidikan Sarjana Muda serta 228 Pegawai
berjenjang pendidikan SLTA. Perseroan senantiasa melakukan Tinjauan Makro Ekonomi
program pengembangan SDM untuk memenuhi kompetensi dan
keahlian yang dibutuhkan Pegawai secara berkesinambungan Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan
dengan metode pendidikan, pelatihan, penugasan khusus maupun sebagai dampak dari ketegangan politik Rusia dan Ukraina. Hal
program mutasi dan promosi. Pengembangan kompetensi pegawai ini menyebabkan naiknya harga komoditas dan energi, yang
dilakukan melalui program pembelajaran dan pengembangan menyebabkan inflasi yang mendorong Bank Sentral dari banyak
yang sistematik untuk meningkatkan pengetahuan (knowledge), negara menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan
keterampilan (skill) dan sikap (attitude). inflasi di masing-masing negara. Menjelang akhir tahun 2023
kondisi ekonomi global menunjukkan perbaikan, inflasi dan
Perseroan juga secara berkala melakukan inovasi teknologi suku bunga acuan di beberapa negara perlahan diturunkan.
informasi untuk mendukung bisnis Perseroan. Adanya tuntutan Sebaliknya, pada tahun 2024, ekonomi negara berkembang
kebutuhan akan teknologi serta peningkatan transaksi dan seperti Indonesia dan India diperkirakan akan tetap tumbuh
layanan digital Perseroan, membuat organisasi harus cepat melebihi capaian tahun 2023. Untuk ekonomi pada negara maju
merespon perubahan-perubahan yang terjadi, pesatnya seperti Amerika Serikat dan Jepang diperkirakan akan tumbuh
perkembangan teknologi informasi membuat organisasi harus lebih lambat dibandingkan tahun 2023. Ekonomi Tiongkok pada
cepat beradaptasi. Salah satunya terkait dengan infrastruktur tahun 2024 juga diperkirakan akan melambat.
yang merupakan pondasi dari sebuah organisasi dan mencakup
keseluruhan layanan, oleh karena itu dibutuhkan infrastruktur Dari sisi nasional, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan
teknologi informasi yang handal. III tahun 2023 kembali mencatatkan hasil positif sebesar 4,94%
yoy, sedikit lebih rendah jika dibandingkan triwulan sebelumnya.
Selama tahun 2023, Perseroan memiliki beberapa fokus untuk Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah 5%, setelah
meningkatkan IT service excellence, hal tersebut dilakukan guna telah tujuh triwulan berturut-turut mencatatkan capaian di atas
menjaga keberlangsungan usaha dan keamanan informasi 5%. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia semakin pulih dan
Perseroan secara berkelanjutan. Salah satu strategi yang solid. Dari sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor
dilakukan oleh Perseroan adalah melakukan improvement dan Transportasi dan Pergudangan, disusul sektor Jasa lainnya.
penguatan dari sisi infrastruktur secara berkesinambungan dari Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Konsumsi Lembaga
tahun ke tahun melalui penguatan IT monitoring, implementasi Non Profit yang Melayani Rumah tangga (LNPRT) mengalami
standarisasi, backup management system serta modernisasi pertumbuhan paling tinggi disusul komponen Investasi/PMTB
infrastruktur. serta konsumsi rumah tangga.
Pada tahun 2023, Perseroan juga fokus pada upaya Perbaikan ekonomi nasional diperkirakan akan terus berlanjut
meningkatkan elastic and resilient infrastructure, hal ini dilakukan hingga Triwulan IV tahun 2023. Perkembangan leading indicators
dalam rangka meningkatkan ketahanan dan kemampuan untuk hingga Desember 2023 masih menunjukkan hasil yang positif,
bangkit dan pulih apabila terjadi gangguan atau disaster, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih tinggi
inisiatif yang dijalankan di antaranya: sebesar 123,8, PMI Manufaktur yang masih berada pada level
1. Cloud journey, melakukan cloud readiness assessment, ekspansi sebesar 52,3 serta Indeks Penjualan Riil yang mencapai
strategi dan arsitektur cloud yang akan diterapkan, platform 217,9. Pada Januari 2024, World Bank tetap mempertahankan
dan security serta operational integration. proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 sebesar
2. Implementasi teknologi cloud computing. 5,0% dan proyeksi untuk 2024 menjadi sebesar 4,9%. Hal
3. Rutin melakukan uji coba kesiapan data center untuk aplikasi- ini dipicu oleh masih berlanjutnya tekanan inflasi global serta
aplikasi critical maupun non critical secara berkala. ketidakpastian pasar keuangan global yang menyebabkan
4. Melakukan DC assessment untuk menelaah kondisi arsitektur perlambatan ekonomi nasional. Sementara di sisi moneter,
TI secara komprehensif dan mendapatkan strategi roadmap setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga sebesar
untuk mendapatkan infrastruktur TI yang elastic dan resilient. 5,75% selama 8 (delapan) bulan berturut-turut, Bank Indonesia
46 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 49
Laporan Tahunan 2023
menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 6,00% Posisi Devisa Neto (PDN) November 2023 tercatat sebesar
pada Oktober 2023 untuk memperkuat kebijakan stabilisasi 1,58%, juga jauh di bawah threshold sebesar 20%. Sementara
nilai tukar Rupiah. Selain itu, kenaikan ini juga sebagai langkah dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri
pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi dampaknya Perbankan pada November 2023 tercatat meningkat menjadi
terhadap inflasi barang impor, sehingga inflasi umum dan inti 27,89% dari posisi Oktober 2023 yang sebesar 27,44%.
tetap terkendali dalam sasaran Bank Indonesia.
Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta
Selaras dengan perekonomian nasional, likuiditas industri memperhatikan tantangan yang ada, maka Perseroan
perbankan pada November 2023 dalam level yang memadai menetapkan target pasar untuk kredit dan pembiayaan yang
dengan rasio-rasio likuditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/ diberikan sebesar Rp329,83 triliun dan sebesar Rp347,13 triliun
Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 115,73%, meningkat untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan target pasar tersebut,
dibandingkan Oktober 2023 yang sebesar 117,29% atau jauh di Perseroan menargetkan pendapatan bunga sebesar Rp27,73
atas ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara Alat triliun di tahun 2023.
Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 26,04%, meningkat dibandingkan
capaian pada Oktober 2023 yang sebesar 26,36%, masih di Untuk mencapai target pasar tersebut, telah ditetapkan suku
atas ambang batas ketentuan yang sebesar 10%. Sementara, bunga dasar kredit tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
SDBK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Konsumsi
Kredit Kredit
Kredit Ritel
Korporasi Mikro
KPR Non KPR
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2023 8,05% 8,30% n/a 7,30% 8,80%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2022 8,00% 8,25% n/a 7,25% 8,75%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2021 8,00% 8,25% n/a 7,25% 8,75%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2020 9,90% 9,90% n/a 9,95% 11,25%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2019 11,00% 11,25% n/a 10,75% 11,50%
Selain itu, Bank BTN juga telah menetapkan suku bunga untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan kompetitif disajikan
sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga Ritel Suku Bunga Lembaga
Sampai dengan Rp1 juta 0,00% 0,00%
> Rp1 juta - Rp100 juta 1,00% 1,00%
> Rp100 juta - Rp1 miliar 2,40% 2,25%
Tabungan Investa
> Rp1 miliar - Rp2 miliar 3,15% 3,05%
> Rp2 miliar - Rp5 miliar 3,40% 3,20%
> Rp5 miliar - Rp10 miliar 4,15% 3,45%
> Rp10 miliar 4,15% 3,90%
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
< Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta 0,10%
> Rp50 juta - ≤ Rp500 juta 0,10%
Tabungan BTN Batara
> Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar 1,00%
> Rp2 miliar 1,00%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 47
Page 50
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
< Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - < Rp50 juta 0,50%
Tabungan BTN Bisnis ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta 1,00%
≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar 1,25%
≥ Rp1 miliar 1,75%
≤ Rp5 juta 0,00%
> Rp5 juta - Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
Tabungan BTN Prima > Rp100 juta - Rp500 juta 0,50%
> Rp500 juta - Rp2 miliar 0,75%
> Rp2 miliar - Rp5 miliar 1,00%
> Rp5 miliar 1,25%
≤ Rp50 ribu 0,00%
Tabungan BTN Junior
> Rp50 ribu 0,50%
Rp0 - Rp500 ribu 0,00%
TabunganKu > Rp500 ribu - Rp1 juta 0,10%
> Rp1 juta 0,25%
Sampai dengan Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
Tabungan SiMuda RumahKu
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
< Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
Tabungan BTN Siap!
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
< Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - Rp50 juta 0,10%
Tabungan BTN e'BataraPos > Rp50 juta - Rp500 juta 0,10%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar 1,00%
Tabanas Batara Kantor Pos 0,00%
48 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 51
Laporan Tahunan 2023
Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
≤ Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
Giro Rupiah > Rp100 juta - Rp500 juta 0,75%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 1,00%
> Rp1 miliar 1,25%
Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
< Rp1 juta 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Rp1 juta - < Rp10 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Deposito Rupiah Rp10 juta - < Rp100 juta 2,25% 2,40% 2,65% 2,65% 2,90% 2,90% 2,90%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
> Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
< Rp100 juta 2,60% 2,75% 3,00% 3,00% 3,25% 3,25% 3,25%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,65% 2,75% 3,25% 3,25% 3,40% 3,40% 3,40%
e-Deposito Rupiah ≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar 4,25% 4,25% 4,40% 4,50% 4,65% 3,40% 3,40%
≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar 4,50% 4,50% 4,65% 4,80% 4,90% 3,40% 3,40%
≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar 4,60% 4,60% 4,80% 4,90% 5,00% 3,50% 3,50%
≥ Rp10 miliar 4,70% 4,70% 5,00% 5,00% 5,00% 3,60% 3,60%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD SGD AUD / CNY JPY
Jenis Produk
Suku Suku Strata Suku Strata Suku
Strata Saldo Strata Saldo
Bunga Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga
< USD 1.000 0,00%
Tabungan BTN USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
All tiering 0,10% All tiering 0,05% All tiering 0,00%
Felas USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD
Jenis Produk
Strata Saldo Suku Bunga
< USD 1.000 0,00%
USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking
USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 49
Page 52
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Tabel Suku Bunga Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 4 6 12 24
Deposito USD Seluruh strata 0,20%
Deposito SGD Seluruh strata 0,10%
Deposito AUD/CNY Seluruh strata 0,10%
Deposito JPY Seluruh strata 0,00%
Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
< USD100.000 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
USD100.000 - < USD500.000 2,50% 2,50% 1,50% 1,50% 1,50% 2,50% 2,50%
e-Deposito USD
USD500.000 - < USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,00% 2,00% 2,00% 2,50% 2,50%
≥ USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,25% 2,25% 2,25% 2,50% 2,50%
Tabel Suku Bunga Giro Valas
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Sampai dengan USD100.000 0,00%
Giro Valas (USD)
> USD100.000 0,10%
Strategi dan Kebijakan Strategis
Direksi memimpin langsung perumusan strategi Perseroan 3. Pada bidang pendanaan, inisiatif strategis yang dilakukan
melalui berbagai rapat antara Direksi dengan pada manajemen pada jangka pendek dan menengah meliputi pengembangan
kunci. Strategi tertuang dalam Corporate Plan Tahun 2021-2025 kapabilitas sebagai bank transaksional dan channel
yang pelaksanaannya senantiasa dilakukan evaluasi untuk transaksi, serta menjadi bank operasional pengelolaan dana
memastikan efektivitas penerapan strategi yang telah ditetapkan institusi.
melalui berbagai evaluasi laporan internal serta rapat-rapat 4. Pada bidang pendapatan operasional lainnya, untuk
bersama para kepala Divisi. meningkatkan profitabilitas, rencana bisnis Bank BTN pada
tiga tahun ke depan juga difokuskan untuk meningkatkan
Dalam menghadapi berbagai tantangan dan dalam menangkap Pendapatan Operasional Lainnya (POL) yang sebagian
peluang, Perseroan berupaya meningkatkan kontribusinya besar bersumber dari fee based income, terutama pada
pada sektor perumahan dan mendukung roadmap transformasi sumber-sumber baru yang berbasis transaksi dan layanan.
Kementerian BUMN dengan menetapkan visi Menjadi The Best Untuk memperkuat bisnis inti bank dan inisiatif dalam
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025 dengan mendukung sinergi BUMN, pada jangka menengah
aspirasi bisnis Perseroan yang ingin dicapai di tahun 2025. Pada pengembangan bisnis juga dilakukan dengan rencana
tahun 2023, telah dirumuskan strategi sebagai berikut: pendirian anak perusahaan atau strategi anorganik
1. Pada bidang perkreditan, telah dikembangkan strategi melalui rencana penyertaan modal di bidang manajemen
pengembangan program kepemilikan hunian yang investasi, perusahaan modal ventura, asuransi, pendirian
terjangkau untuk mendukung program perumahan nasional, anak perusahaan multifinance dan kerja sama untuk
pengembangan pangsa pasar KPR di segmen emerging mengembangkan bisnis Unit Usaha Syariah (UUS). Rencana
affluent dan affluent dan memperluas value chain real estate pendirian anak perusahaan Manajemen Investasi (MI)
yang menyasar UMKM dan Kontraktor. direncanakan dilakukan dengan skema penyertaan modal
2. Pada bidang kualitas kredit dan pembiayaan, inisiatif strategis pengendalian langsung, dalam hal ini kandidat perusahaan
yang dilakukan pada jangka pendek dan menengah meliputi yang direncanakan adalah perusahaan manajemen investasi
perbaikan proses bisnis kredit, meningkatkan kualitas dan yang merupakan salah satu anak perusahaan BUMN.
efektivitas collection dan mempercepat penyelesaian kredit 5. Pada bidang bisnis syariah, Berdasarkan laporan The Royal
macet secara bulk (Strategi Aset Sales). Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) yang bertajuk The
Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims
2024, Indonesia merupakan negara dengan populasi
50 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 53
Laporan Tahunan 2023
muslim terbanyak di dunia. RISSC mencatat, jumlah populasi 10. Pada bidang pengembangan jaringan (delivery channel),
muslim di Indonesia mencapai 240,62 juta jiwa pada 2023. dilakukan melalui pengembangan kuantitas dan ragam
Sebagai negara dengan umat muslim terbesar, industri channel dengan strategi perluasan jaringan yang difokuskan
keuangan syariah Indonesia menyimpan potensi yang sangat pada empat inisiatif utama, yaitu strategi regionalisasi,
besar. Konsep bank syariah saat ini relevan dengan bisnis ekspansi cabang, agent banking dan digital channel.
perbankan retail seperti pembiayaan KPR maupun UMKM
yang menjadi salah satu nadi perekonomian Indonesia. Pencapaian Target Kinerja
Sejalan dengan potensi perbankan syariah nasional, Unit
Usaha Syariah (UUS) Bank BTN mengalami pertumbuhan Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada tahun 2023
bisnis yang searah. Hal ini ditunjukkan oleh kinerja yang Perseroan telah menghasilkan kinerja yang baik sesuai dengan
terus tumbuh dan kemampuan UUS Bank BTN yang tetap yang ditargetkan. Analisis kinerja Perseroan disajikan sebagai
tumbuh di tengah tantangan pandemi. berikut.
6. Pada bidang permodalan, untuk mendukung pertumbuhan
bisnis yang sehat dan berkelanjutan dibutuhkan dukungan Kinerja Operasional dan Keuangan
permodalan yang kuat dengan mempertimbangkan
pemenuhan kewajiban modal minimum bank sesuai Basel Dari sisi operasional, segmen usaha Perseroan berdasarkan
III. Sesuai dengan POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal jenis usaha mencakup 2 (dua) segmen utama, yaitu segmen
29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Konvensional dan segmen Syariah. Segmen konvensional terdiri
Minimum Bank Umum berikut perubahannya, bahwa dari produk konsumer dan produk komersial. Nilai penyaluran
bank harus menyediakan modal berupa modal minimum produk Kredit Konsumer tahun 2023 sebesar Rp42,45 triliun,
berdasarkan peringkat risiko dan tambahan modal sebagai meningkat 1,57% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
penyangga berdasarkan Basel III (terdapat 3 (tiga) jenis sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama
yaitu capital conservation buffer, countercyclical buffer, dan disebabkan oleh peningkatan penyaluran Kredit Perumahan
capital surcharge). dari KPR Non Subsidi dan Kredit Perumahan Lainnya. Jumlah
7. Pada bidang human capital, dalam rangka mewujudkan nilai Produk Komersial tahun 2023 sebesar Rp286,66 triliun,
“One of Home of Indonesia’s Best Talent”, pengembangan meningkat 9,60% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
Sumber Daya Manusia (SDM) pada jangka pendek dan sebesar Rp261,55 triliun. Peningkatan tersebut terutama
menengah diselaraskan dengan Corporate Plan Tahun 2021- disebabkan oleh peningkatan penyaluran produk Kredit
2025. Rencana jangka menengah bidang SDM bertujuan Komersial sebesar 21,02% dan produk Simpanan Komersial
untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik yang sebesar 7,68%. Nilai penyaluran Kredit Komersial tahun 2023
memiliki kapabilitas unggul dan produktivitas yang tinggi. sebesar Rp42,96 triliun, meningkat 14,10% dibandingkan
Sebagai upaya mewujudkan aspirasi tersebut, dirumuskan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp37,65 triliun. Jumlah dana
dimensi dan parameter yaitu, Ability to Attract Top Talent, produk Simpanan Komersial tahun 2023 sebesar Rp243,69
Ability to Retain Top Talents, Talent’s Capability Readiness triliun, meningkat 8,84% dibandingkan dengan tahun 2022
dan Employee Productivity. yang sebesar Rp223,89 triliun. Peningkatan tersebut terutama
8. Pada bidang infrastruktur TI, untuk mendukung corporate disebabkan oleh pertumbuhan Giro Komersial sebesar 23,33%.
plan, aspirasi bisnis serta visi Bank BTN sebagai “Menjadi
The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan
2025”, Bank BTN telah menyusun enam tema pada rencana Syariah tahun 2023 sebesar Rp37,11 triliun. Angka ini
strategis TI tahun 2021-2025. Pada tahun 2023, Bank BTN meningkat 17,36% dibanding penyaluran pembiayaan di tahun
mengusung tema utama yaitu Expand the Transformation 2022. Peningkatan tersebut disebabkan kenaikan kontribusi
yang melanjutkan eksekusi upgrade/replace dan atau pertumbuhan dari pembiayaan konsumer sebesar Rp5,59 triliun
enhancement terhadap sistem-sistem kritikal yang telah yang meningkat sebesar 19,16% dibandingkan tahun 2022.
diidentifikasikan. Pada tema ini Bank BTN melanjutkan Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2023 adalah
pengembangan sistem (seperti digital channel) agile based. sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68% dibandingkan
9. Pada bidang good corporate governance (GCG), risk dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64 triliun. Peningkatan
management dan compliance, Perseroan melakukan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan nominal
penguatan struktur organisasi dan proses bisnis yang Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan Syariah dan Deposito
berlandaskan prinsip–prinsip GCG secara konsisten terus Syariah juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar
dilakukan melalui penguatan empat pilar utama implementasi 12,26% dan 6,99%.
GCG yaitu: (i) Commitment on Governance; (ii) Governance
Structure; (iii) Governance Process, dan (iv) Governance Dari sisi keuangan, jumlah laba tahun berjalan tahun 2023
Outcome. adalah sebesar Rp3,50 triliun, mengalami peningkatan
sebesar Rp455,92 miliar atau 14,97% dibandingkan dengan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 51
Page 54
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
tahun 2022 sebesar Rp3,04 triliun. Total Pendapatan Bunga proses bisnis seperti implementasi Commercial Banking Center
dan Bagi Hasil tahun 2023 adalah sebesar Rp28,27 triliun, (CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC) sehingga proses
mengalami peningkatan 9,21% dari total Pendapatan Bunga kredit menjadi lebih prudent dan juga asset sales yang dilakukan
dan Bagi Hasil tahun 2022 sebesar Rp25,89 triliun. Seiring secara periodik. ROA, ROE dan NIM di tahun 2023 masing-
dengan peningkatan pendapatan bunga dan bagi hasil serta masing sebesar 1,07%, 13,86%, dan 3,75% pencapaian
peningkatan laba tahun berjalan, total aset Bank BTN pun juga tersebut didukung oleh peningkatan laba Perseroan pada tahun
mengalami peningkatan. Total Aset tahun 2023 adalah sebesar 2023, peningkatan pendapatan operasional selain bunga dan
Rp438,75 triliun, meningkat 9,10% dibandingkan dengan tahun efesiensi pada overhead cost.
2022 yang sebesar Rp402,15 triliun. Ekuitas Bank mencapai
sebesar Rp30,48 triliun, meningkat 17,64% dari tahun 2022 Kendala yang Dihadapi Perseroan
sebesar Rp25,91 triliun.
Bisnis Bank BTN akan tetap berfokus pada sektor perumahan dan
Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai dengan terkait dengan perumahan, karena sektor perumahan masih tetap
yang Ditargetkan menjadi sektor dengan potensi pertumbuhan yang tinggi seiring
dengan meningkatnya permintaan dan jumlah backlog nasional.
Secara umum Bank BTN telah memenuhi harapan para Bank BTN juga tetap optimis akan terus dapat mencatatkan
Pemangku Kepentingan. Berbagai target yang telah ditetapkan kinerja keuangan yang baik seiring dengan adanya beberapa
telah terealisasi di tahun 2023. Aset di tahun 2023 sebesar regulasi baru yang terbit di tahun 2023. Dari sektor perumahan,
Rp441,79 triliun, dengan capaian 101,81% di atas target. Pemerintah baru melakukan penyesuaian terbaru atas batasan
Pencapaian tersebut disebabkan oleh surat berharga yang harga rumah subsidi untuk tahun 2023 dan tahun 2024 dengan
dimiliki, kredit/piutang/pembiayaan yang diberikan dan DPK rata-rata kenaikan sebesar 7% sejak akhir Juni 2023 dan 3% per
berhasil melampaui target yang ditetapkan. Capaian ekuitas 1 Januari 2024. Selain itu, Pemerintah baru saja mengeluarkan
di tahun 2023 sebesar 103,16% dengan realisasi Rp30,48 kebijakan PPN DTP terbaru di sektor properti untuk pembelian
triliun. Ekuitas yang lebih kuat pada tahun 2023 didukung oleh rumah dengan harga sampai dengan Rp5 miliar dengan insentif
profitabilitas yang lebih baik sehingga meningkatkan saldo laba sebesar 100% untuk dasar pengenaan PPN DTP maksimal Rp2
pada tahun tersebut. miliar dari harga rumah tersebut sampai dengan Juni 2024 dan
50% untuk periode Juli - Desember 2024.
Realisasi pendapatan bunga di tahun 2023 sebesar Rp28,28
triliun dengan capaian 101,99% di atas target, pencapaian Terdapat juga Bantuan Biaya Administrasi (BBA) senilai Rp4
tersebut disebabkan oleh perbaikan kualitas kredit dan juta untuk rumah subsidi dengan maksimal harga Rp350 juta
strategi Perseroan dalam ekspansi kredit high yield. Demikian dari November 2023 – Desember 2024. Kebijakan terkait
pula dengan laba operasional di tahun 2023 yang berhasil perumahan ini tentunya dapat menstimulus permintaan di sektor
melampaui target 113,09% dengan realisasi Rp4,54 triliun, properti dan mendorong pertumbuhan kredit Perseroan sebagai
pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya strategi bank yang berfokus di sektor tersebut. Selain itu, adanya insentif
Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi kredit GWM dan rasio PLM diharapkan dapat memberikan tambahan
high yield dan optimalisasi pendapatan operasional selain likuiditas bagi Perseroan, yang nantinya dapat digunakan untuk
bunga. Sejalan dengan pencapaian laba operasional, laba penyaluran kredit, terutama di sektor perumahan. Selain itu,
bersih di tahun 2023 terealisasi sebesar Rp3,50 triliun dengan dengan POJK terbaru (POJK 12/2023) terkait spin off UUS,
capaian 114,65% yang berhasil melampaui target yang Perseroan akan mengikuti peraturan tersebut dan sedang dalam
ditetapkan, pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya proses pengkajian terhadap berbagai opsi yang ada.
strategi Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi
kredit high yield dan optimalisasi pendapatan operasional Merespon ketidakpastian global serta era suku bunga tinggi
selain bunga. Laba di tahun 2023 ini merupakan laba terbesar di sepanjang tahun 2023, Perseroan menghadapi beberapa
sepanjang sejarah Perseroan berdiri. tantangan dan juga peluang yang membuat Perseroan tetap
dapat berkinerja positif.
Dari sisi rasio keuangan, CAR di tahun 2023 sebesar 20,07% a. Hingga September 2023, telah terjadi kenaikan BI7DRRR
dengan capaian 103,24% di atas target, pencapaian tersebut sebesar 225 bps sejak kenaikan pertama kali pada Agustus
dikontribusi oleh peningkatan laba, penambahan modal inti 2022 yang memberikan tekanan pada beban bunga
yang didapat dari rights issue dan kemampuan Perseroan dalam Perseroan. Per September 2023, beban bunga tumbuh 44%
mengelola portofolio surat berharga yang dimiliki sehingga tidak yoy, namun masih terkendali karena pertumbuhan beban
memiliki kerugian month to month (mtm) yang signifikan. NPL di bunga masih lebih rendah dibandingkan kenaikan BI7DRRR
tahun 2023 sebesar 3,01%, lebih baik dibandingkan target yang yang sebesar 64%.
sebesar 3,45%. Hal tersebut didorong oleh inisiatif perbaikan
52 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 55
Laporan Tahunan 2023
b. Selain kenaikan suku bunga acuan, likuiditas perbankan acuan BI tetap dipertahankan pada level 6,00% di akhir tahun
sepanjang tahun 2023 juga cukup ketat, terutama dengan 2023 dan kemudian memulai penurunannya pada Semester II
diluncurkannya instrumen Operasi Pasar Terbuka BI yang 2024. Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi
baru, yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), SVBI, akan tetap terjaga kinerjanya, kembali normal seperti sebelum
dan SUVBI. Akibat ketatnya likuiditas, terjadi peningkatan pandemi. Diperkirakan pada tahun 2024 Dana Pihak Ketiga
CoF yang menyebabkan penurunan NIM. (DPK) akan tumbuh pada kisaran 8,0% - 9,0% dan penyaluran
kredit perbankan akan tumbuh sebesar 10,0% - 12,0%.
Di sisi lain, Perseroan terus berupaya menjawab tantangan
tersebut dengan terus mempertahankan kinerja yang kuat dan Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk tumbuh yang
mengembangkan lini bisnis lainnya: sangat besar mengingat masih tingginya angka backlog
a. Per September 2023, kredit dan pembiayaan kembali perumahan nasional dan tingginya jumlah masyarakat yang
tumbuh solid sebesar 9,9% yoy, sejalan dengan guidance belum memiliki rumah yang layak. Hingga September 2023,
tahun 2023, dan akan terus ditingkatkan dengan mendorong total KPR mencatatkan pertumbuhan positif mencapai 12,66%
penyaluran kredit high yield. yoy. Perpanjangan stimulus yang diberikan Pemerintah pada
b. Pada September 2023, Fee Based Income (FBI) tumbuh sektor perumahan, akan berdampak pada peningkatan
67,3% yoy dengan porsi FBI terhadap total pendapatan yang permintaan akan rumah di tahun 2024. Pada akhir November
telah mencapai 10,2%, FBI menjadi sumber pendapatan 2023, pemerintah memberikan insentf Pajak Pertambahan Nilai
tambahan bagi Perseroan untuk mengurangi ketergantungan Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru
pada aset yang sensitif terhadap suku bunga. dengan harga hingga Rp5 miliar dan membebaskan PPN 100%
c. Efisiensi di sisi operasional juga turut membaik, tercermin untuk rumah dengan nilai jual objek pajak maksimal Rp2 miliar,
dari penurunan biaya operasional sebesar 5,6% yoy hingga yang berlaku hingga Juni 2024. Sedangkan untuk periode Juli
September 2023. hingga Desember 2024, Pemerintah akan memberikan diskon
d. Perseroan juga secara aktif mengelola cost of fund PPN sebesar 50%. Insentif PPN DTP ini diperkirakan akan
melalui rekomposisi pendanaan yang sebelumnya sangat menjadi pendorong utama terhadap permintaan perumahan
bergantung pada deposito komersial dan dialihkan ke dana sepanjang tahun 2024. Selain itu, stimulus juga diberikan
ritel dan giro-giro operasional. oleh Bank Indonesia yaitu pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/
Pembiayaan Properti menjadi maksimal 100% untuk semua jenis
properti yang berlaku hingga Desember 2024.
Hal-Hal Penting yang Diperkirakan Terjadi
pada Masa Mendatang dan Prospek Berbagai perkiraan kondisi perekonomian global dan nasional
Usaha serta industri perbankan tersebut, Perseroan memiliki peluang
untuk tumbuh. Peluang yang dimiliki Perseroan antara lain
Pada Januari 2024, World Bank menurunkan proyeksi sebagai berikut:
pertumbuhan ekonomi dunia menurun ke level 2,4% untuk tahun 1. Sektor Perumahan memiliki potensi yang baik pada tahun
2024. Sementara Bank Indonesia memprakirakan ekonomi depan. Pada tahun 2024, KPR diprediksi tumbuh 9,5% (yoy)
dunia melambat menjadi 2,8% pada 2024. Perkembangan yang pertumbuhannya didorong permintaan KPR segmen
tersebut didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih menengah.
berada di atas target dengan tekanan yang mulai mereda. 2. Relaksasi kebijakan Loan to Value (LTV) atau Financing to
Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga kebijakan moneter Value (FTV) diperpanjang sampai dengan Desember 2024.
termasuk Federal Funds Rate (FFR) diprakirakan tetap bertahan 3. Akselerasi layanan keuangan digital yang semakin masif,
tinggi dalam jangka waktu yang lama (higher for longer). terutama pada user internet dan mobile banking yang
berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.
Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
tahun 2024 diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam Dengan memanfaatkan keunggulan internal yang dimiliki,
kisaran 4,8% - 5,2%. Kemudian tingkat inflasi di tahun 2024 maka Perseroan optimis memiliki prospek yang baik di masa
diperkirakan akan melandai dibandingkan 2023 pada kisaran mendatang. Sesuai dengan roadmap Corporate Plan tahun
target Bank Indonesia yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai 2021-2025. Transformation journey Bank BTN pada tahun
tingkat inflasi tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan 2024-2025 adalah “Disrupt and Scale up Through Digital” yang
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil. dijabarkan sebagai berikut:
Sementara, rata - rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika 1. Bisnis
Serikat (AS) diperkirakan di kisaran Rp15.500 pada akhir tahun • Funding, yaitu dengan meningkatkan BTN Solusi dan
2024, dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar penawaran program khusus sektor ke lebih banyak sektor
keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed. Suku bunga serta meningkatkan lebih banyak kasus penggunaan
analitik.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 53
Page 56
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
• Lending, yaitu dengan meluncurkan ekosistem Faktor - faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan
perumahan pelanggan digital satu atap, meluncurkan jumlah dan pembayaran dividen di antaranya adalah tingkat
pasar business layanan di luar perbankan, meluncurkan kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal, kebutuhan dana
pinjaman UMKM yang didukung properti untuk sektor untuk ekspansi usaha lebih lanjut, tanpa mengurangi hak dari
lain (non-perumahan), serta meningkatkan BTN Properti RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan
menjadi portal properti online terbesar ke 3 di Indonesia. anggaran dasar. Selain pembagian dividen, Perseroan juga
• Ecosystem, yaitu mengembangkan BTN Properti menjadi telah memenuhi hak-hak pemegang saham sebagai berikut:
portal properti online terbesar ke 3 di Indonesia.
2. Enabler Hak dan Wewenang Istimewa Pemegang Saham Seri A
• Meluncurkan modul pelatihan lanjutan untuk semua Dwiwarna:
peran di seluruh organisasi. 1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS.
• Meningkatkan loan origination system (LOS) dan 2. Hak untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan calon
dashboard restrukturisasi. anggota Dewan Komisaris.
• Meluncurkan Program Inovasi BTN. 3. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS.
4. Hak untuk meminta dan mengakses data dan dokumen
Perseroan dengan mekanisme penggunaan hak dimaksud
Tata Kelola Perusahaan sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan
peraturan perundang-undangan.
Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha suatu
entitas usaha tidak hanya diukur dari performa keuangan Hak yang Sama Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan
serta peningkatan keuntungan semata, namun juga melalui Pemegang Saham Seri B:
pengelolaan internal perusahaan di antaranya yaitu pelaksanaan 1. Hak untuk menghadiri, menyampaikan pendapat, dan
Good Corporate Governance (GCG) yang efektif. Pada memberikan suara dalam RUPS berdasarkan satu saham,
dasarnya Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan memberi hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1
tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan menjamin terciptanya (satu) suara.
keseimbangan bisnis secara menyeluruh sehingga segenap 2. Hak untuk memperoleh informasi mengenai perusahaan
bentuk kepentingan, baik bisnis maupun sosial, individu dengan secara tepat waktu, benar, dan teratur, kecuali hal-hal yang
kelompok, internal juga eksternal, jangka pendek dan jangka bersifat rahasia.
panjang serta kepentingan shareholders dan stakeholders akan 3. Hak untuk menerima bagian dari keuntungan Perusahaan
menuju pada titik keseimbangan. Penerapan prinsip-prinsip GCG yang diperuntukan bagi Pemegang Saham dalam bentuk
sangat diperlukan, agar Perseroan menjadi lebih tangguh dan dividen dan pembagian keuntungan lainnya, sebanding
mampu bertahan dalam menghadapi persaingan yang semakin dengan jumlah saham yang dimiliki.
ketat. Perseroan terus berupaya mengikuti perkembangan praktik 4. Hak untuk memperoleh penjelasan lengkap dan informasi
GCG terbaik di tingkat nasional, regional maupun internasional yang akurat mengenai prosedur yang harus dipenuhi
yang relevan dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan. berkenaan dengan penyelenggaraan RUPS.
5. Dalam hal terdapat lebih dari satu jenis dan klasifikasi
Dalam rangka meningkatkan penerapan tata kelola secara saham dalam Perusahaan, maka setiap pemegang saham
berkelanjutan, Perseroan senantiasa menerapkan kelima berhak mengeluarkan suara sesuai dengan jenis, klasifikasi
asas GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, dan jumlah saham yang dimiliki, dan setiap pemegang
independensi dan fairness. Kelima asas tersebut saham berhak untuk diperlakukan setara berdasarkan jenis
diimplementasikan melalui pemenuhan kepentingan pemegang dan klasifikasi saham yang dimilikinya.
saham dan memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh 6. Hak untuk mengalihkan, melepaskan hak atau menjadikan
pemegang saham; keberlanjutan dan daya tahan; melaksanakan jaminan utang seluruh atau sebagian besar harta kekayaan
pengungkapan dan transparansi; serta dalam menjalankan tugas Perseroan lebih dari 50% dari jumlah nilai kekayaan bersih
dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam menjalankan Perseroan baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain
Direksi harus mendapat persetujuan RUPS.
Dalam pelaksanaan pemenuhan kepentingan pemegang saham, 7. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS dengan rincian:
Bank BTN telah memenuhi hak-hak pemegang saham di antaranya a. Pemegang saham Seri A Dwiwarna;
membayar dividen secara adil dan tepat waktu. Dasar Kebijakan b. 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang mewakili
Pembagian Dividen dilakukan berdasarkan Keputusan Rapat 1/20 (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum saham yang telah dikeluarkan Perseroan dengan hak
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) berdasarkan Undang- suara yang sah
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berikut
perubahannya. Besarnya dividen Perseroan jumlahnya akan
ditentukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
54 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 57
Laporan Tahunan 2023
Pada tahun 2023, Perseroan telah menyelenggarakan RUPS Perseroan dapat meraih kesuksesan dan keberlanjutan sampai
Tahunan secara tepat waktu. RUPS Tahunan Tahun 2023 saat ini tentunya tidak terlepas dari keterlibatan dan dukungan
dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023. RUPS Tahunan dari seluruh pemangku kepentingan, salah satunya adalah
telah diselenggarakan dengan baik sesuai dengan agenda yang sumber daya dari pemasok. Berpedoman pada Kebijakan
telah ditetapkan. Khusus Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau
Jasa, Perseroan menerapkan prinsip menggunakan produksi
Dalam memastikan penerapan keberlanjutan dan daya tahan dalam negeri dengan tetap mengindahkan ketentuan peraturan
Perseroan, Bank BTN telah melakukan pengukuran kinerja perundang-undangan yang berlaku dalam rangka mendorong
keberlanjutan dan melaporkannya dalam Laporan Keberlanjutan pertumbuhan industri dalam negeri. Perseroan mewujudkannya
setiap tahunnya. Perseroan secara ikut berkontribusi terhadap dengan menjalin kerja sama dengan pemasok lokal, yaitu
penanganan isu-isu keberlanjutan dan meningkatkan ketahanan pemasok yang secara geografis berdomisili di dalam negeri.
perusahaan terhadap risiko keberlanjutan. Perseroan telah Apabila keperluan barang dan jasa tidak bisa dipenuhi oleh
mengidentifikasi kelompok pemangku kepentingan utama untuk pemasok lokal, atau karena alasan/pertimbangan tertentu,
dilibatkan dalam membahas isu-isu penting yang dihadapi oleh barulah Perseroan akan menggandeng pemasok luar negeri/
Perseroan. Dengan demikian, Perseroan dapat mengklasifikasi asing, yaitu mereka yang secara geografis berdomisili di luar
dengan akurat pemangku kepentingan yang paling Indonesia.
berkepentingan dengan Perseroan secara timbal balik, bentuk
hubungan yang dijalin, topik yang perlu dikomunikasikan, dan Perseroan berkomitmen dalam pencapaian pembangunan
upaya yang tepat untuk memaksimalkan karakteristik media berkelanjutan dengan mendukung Program Tanggung Jawab
komunikasi. Upaya tersebut bertujuan untuk mencapai target Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN. Dalam pelaksanaan
lanjutan yang diharapkan Perseroan melalui komunikasi yang bisnis perusahaan, Program TJSL sudah menjadi bagian dari
efektif. pendekatan bisnis perusahaan dengan tujuan memberikan
masyarakat luas manfaat secara ekonomi, sosial, dan
Perseroan memahami bahwa nasabah memainkan peran yang lingkungan. Perseroan tidak hanya memaknai substansi program
sangat penting dalam jalannya operasi bisnis perusahaan. TJSL sebagai upaya membangun hubungan yang harmonis dan
Menjaga privasi dan keamanan nasabah merupakan hal yang saling menguntungkan dengan lingkungan, komunitas, dan
penting untuk diperhatikan guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan, baik secara lokal, nasional maupun
nasabah. Perseroan menyimpan data nasabah yang diambil global, tetapi juga sebagai upaya Perseroan untuk melaksanakan
pada saat registrasi. Mengingat bahwa seluruh data tersebut misinya dalam memberikan dampak dan kontribusi positif
merupakan informasi penting dan mengandung privasi bagi bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan
nasabah, data tersebut sudah sepatutnya dijaga dan dilindungi. menyelenggarakan Program TJSL, Perseroan memiliki tujuan
Seiring dengan kemajuan teknologi, makin sering dan mudah untuk berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan
masyarakat mengakses layanan atau aplikasi berbasis data, berkelanjutan, memberikan dukungan terhadap keberhasilan
maka makin besar pula potensi terjadinya kejahatan siber. bisnis dalam jangka panjang, serta memenuhi harapan
pemangku kepentingan terhadap Perseroan. Perseroan
Perseroan telah memiliki Kebijakan Khusus tentang Keamanan mengemban tugas moral untuk mengembangkan bisnis dan
Teknologi Informasi. Kebijakan ini memastikan bahwa informasi memajukan perekonomian dalam negeri yang berkelanjutan
yang dikelola tetap memenuhi prinsip kerahasiaan, integritas, dengan senantiasa berpedoman pada nilai integritas, mematuhi
dan ketersediaan secara efektif dan efisien guna menjamin hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta
keberhasilan bisnis Perseroan. Selain itu, kebijakan ini berperan menjunjung tinggi etika bisnis.
penting dalam rangka menjaga citra Perseroan sebagai bank
terpercaya yang mampu melindungi informasi pelanggan Perseroan sebagai Lembaga Jasa Keuangan yang peduli
serta berdedikasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan lingkungan telah menyesuaikan kebijakan pemberian kredit
masyarakat. dengan konsep Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Dalam menyalurkan kredit, Perseroan memberikan perhatian
Perseroan juga melakukan upaya lain untuk melindungi khusus terhadap persyaratan lingkungan sesuai dengan prinsip
keamanan data nasabah dengan memasang semua perangkat kehati-hatian. Dengan demikian, Perseroan dapat menghindari
lunak yang telah diotorisasi dan rutin diperbarui secara kesalahan berupa pemberian kredit kepada pengembang yang
berkala, memberikan pelatihan keamanan teknologi informasi dapat memanfaatkannya untuk proyek atau kegiatan yang
kepada seluruh pengguna, serta menerapkan manajemen berdampak negatif terhadap lingkungan. Guna memastikan
atau standardisasi kata sandi (password) untuk memastikan bahwa kredit yang diberikan tidak digunakan untuk proyek
keamanan akses terhadap informasi yang dilindungi. Evaluasi atau kegiatan yang merugikan lingkungan, beberapa praktik
secara berkala juga dilakukan demi menjaga agar arsitektur penerapannya meliputi memberikan persyaratan lingkungan
keamanan data yang dimiliki Perseroan sangat memadai dan yang harus dipenuhi, termasuk Analisis Mengenai Dampak
efektif dalam melindungi data nasabah. Lingkungan (AMDAL). Persyaratan ini sangat penting untuk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 55
Page 58
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
menghindari kesalahan dalam pengelolaan dana kredit. berlandaskan pada perilaku yang sesuai dengan kode etik. Oleh
Selain itu, Perseroan juga menganggap penting adanya karena itu, apabila terdapat pelanggaran terhadap kode etik,
kegiatan pengembangan kompetensi bagi pengembang atau manajemen telah menyiapkan media pelaporan yang dikelola
mitra kerjanya terkait dengan skema pembiayaan dan potensi secara transparan dan adil melalui sarana Whistleblowing
dampaknya terhadap lingkungan. System.
Tidak hanya kredit untuk proyek perumahan, kebijakan Terkait dengan daya tahan Perseroan, Dewan Komisaris sangat
pengelolaan risiko keberlanjutan juga dikembangkan untuk menekankan pada efektivitas pelaksanaan manajemen risiko dan
penyaluran kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Perseroan sistem pengendalian internal. Melalui Komite Pemantau Risiko
melakukan proses Kajian Risiko Sosial dan Lingkungan untuk dan Komite Audit, Dewan Komisaris senantiasa memastikan
menilai risiko kredit dari sisi lingkungan dan sosial serta bahwa manajemen risiko dan sistem pengendalian internal
memastikan debitur, baik debitur realisasi baru maupun debitur berjalan secara efektif.
consumer yang sudah ada, tidak memiliki usaha yang berpotensi
merusak lingkungan dan menimbulkan konflik sosial. Perseroan senantiasa menerapkan keterbukaan informasi
yang dibutuhkan bagi para pemangku kepentingan. Terkait
Selain memenuhi tanggung jawab lingkungan melalui kepemilikan saham, Perseroan telah mengungkapkan informasi
penerapan regulasi, Perseroan juga berupaya menjaga antara lain pemegang saham 5% atau lebih, kepemilikan
kelestarian lingkungan melalui program dan aktivitas konservasi. saham baik yang langsung dan tidak langsung dari pemegang
Untuk mendukung program ini, Perseroan tidak memiliki kantor saham utama dan/atau pemegang saham dalam jumlah besar,
operasional yang letaknya di daerah konservasi atau yang serta kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris baik
memiliki keanekaragaman hayati yang dilindungi. langsung dan tidak langsung. Perseroan juga melaksanakan
pengungkapan informasi melalui laporan tahunan. Laporan
Terkait hubungan Perseroan dengan Pegawai, Perseroan tahunan Perseroan telah memuat antara lain, visi, misi, tujuan
berkomitmen penuh dalam hal perlindungan hak-hak pegawai. dan sasaran Perseroan, kinerja keuangan dan non keuangan,
Pemenuhan atas hak-hak pegawai akan meningkatkan kepuasan kebijakan dividen, detail biografi dari semua Direksi dan Dewan
pegawai yang kemudian secara langsung mendukung performa Komisaris, rincian kehadiran masing-masing Direksi dan Dewan
Perseroan dalam mencapai keberlanjutan. Perseroan secara rutin Komisaris dalam semua rapat Direksi dan Dewan Komisaris yang
melakukan perundingan dengan Serikat Pekerja untuk menyusun diadakan sepanjang tahun, remunerasi anggota Direksi dan
dan menyepakati Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Dewan Komisaris, transaksi pihak terkait, serta kantor Akuntan
Publik beserta biaya audit dan non auditnya.
Sebagai langkah untuk membina kerja sama, Perseroan selalu
berusaha untuk menciptakan komunikasi dua arah dengan Selain melalui laporan tahunan, Perseroan menyediakan akses
para pegawai, termasuk memberikan informasi terkait dengan informasi dan data baik laporan terkait keuangan dan non
perubahan struktur organisasi dan penambahan unit bisnis keuangan kepada publik secara transparan melalui berbagai
kepada pegawai serta hal-hal yang terkait dengan kepegawaian. media seperti situs web (dalam dua bahasa), media massa
Informasi tersebut dapat diakses melalui LApS, sebuah aplikasi (siaran pers), majalah/buletin internal, pertemuan dengan
internal yang mengatur tentang ketentuan Perseroan. analis, situs resmi BEI, poster dan banner produk, aksi korporasi,
bahan presentasi Perseroan ke publik dan sebagainya.
Perseroan juga memahami bahwa setiap pegawai berhak atas
perlindungan dalam bekerja, yang tertuang dalam Kesehatan Perseroan senantiasa menjalin hubungan yang harmonis
dan Keselamatan Kerja (K3). Perseroan berupaya semaksimal dengan pemegang saham, investor potensial, analis maupun
mungkin untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan masyarakat pasar modal lainnya dengan menyelenggarakan
sehat bagi pegawai guna mencapai angka kecelakaan kerja kegiatan-kegiatan secara berkala seperti pertemuan dengan
nihil (zero accident). Lingkungan kerja yang aman dan sehat analis/investor dalam skala nasional maupun internasional
memengaruhi peningkatan produktivitas dan rasa kepercayaan serta paparan kinerja kepada publik. Perseroan juga memenuhi
pegawai terhadap Perseroan, yang kemudian dapat mengantar kewajiban keterbukaan informasi sebagaimana yang diatur
pada keberhasilan perusahaan. dalam peraturan Pasar Modal seperti Keterbukaan atas Informasi
atau Fakta Material, Laporan Keuangan, Laporan tahunan dan
Perseroan telah memberikan rincian kontak melalui situs web Laporan Pemegang Saham Tertentu.
Perseroan atau Laporan Tahunan yang mana para pemangku
kepentingan dapat menggunakannya untuk meyampaikan Terkait tanggung jawab Dewan Komisaris, Dewan Komisaris
keluhan, saran maupun kemungkinan adanya pelanggaran atas adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan
hak-hak mereka. Dalam meningkatkan implementasi penerapan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan Anggaran
GCG di Bank BTN, manajemen Perseroan berkomitmen Dasar serta memberi nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris
menjalankan perusahaan secara profesional dengan merupakan pihak yang bertugas atau berfungsi melakukan
56 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 59
Laporan Tahunan 2023
pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi untuk 3. Memperkuat organ pada Kantor Wilayah diantaranya
kepentingan Perseroan dan Pemegang Saham khususnya serta dengan penguatan fungsi control dengan membentuk
pemangku kepentingan pada umumnya. Terkait komposisi Regional Business Control (RBC) yang membawahi Branch
Dewan Komisaris, saat ini Perseroan memiliki 50% Komisaris Business Control (BBC), CBC-Business Control (CBC-BC), dan
Independen dari jumlah Dewan Komisaris yang ada di Regional Loan Processing Center- Business Control (RLPC -BC).
Perseroan. Komposisi Komisaris Independen pada posisi tanggal 4. Perseroan telah memiliki rencana dan dan strategi yang
31 Desember 2023 berjumlah 4 (empat) orang dari 8 (delapan) tercantum dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) yang di
orang Komposisi Dewan Komisaris. turunkan ke dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Dalam rangka meningkatkan peran Dewan Komisaris dalam 5. Pembaruan Kebijakan SOP Sistem Manajemen Kinerja Bank
menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris dibantu BTN (STORM) dengan menyusun Kebijakan Khusus Rencana
oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite Audit, Komite Remunerasi dan Strategis dan Performance.
Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko. 6. Implementasi arsitektur kebijakan baru.
7. Implementasi konsep ESG di seluruh lini bisnis Bank melalui
Dalam rangka evaluasi penerapan GCG, Perseroan penyusunan roadmap dan framework ESG BTN 2023-2028.
melaksanakan GCG Assessment yang dilaksanakan secara 8. Melakukan kajian implementasi ICoFR lebih lanjut dengan
periodik dan konsisten setiap tahun yang terdiri dari self Divisi-divisi terkait.
assessment maupun assessment dari pihak eksternal. Penilaian 9. Perseroan telah mengimplementasikan WBS secara
self assessment Tata Kelola dilakukan secara berkala pada posisi independen yaitu pengelolaan WBS dilakukan oleh pihak
akhir bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Untuk tahun ketiga.
2023, standar penerapan Tata Kelola selain mengacu pada 10. Melakukan assessment risk maturity untuk mengetahui tingkat
Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata pengelolaan dan pemahaman risiko.
Kelola Bagi Bank Umum juga mulai mengikuti ketentuan Surat
Edaran OJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum. Penilaian Komite di Bawah Direksi
Hasil self assessment pada bulan Juni 2023 dan bulan Desember Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
2023 berada pada peringkat 2 (dua) yang mencerminkan keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam rangka
Manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-Komite tersebut
yang secara umum baik. Dari hasil assessment tersebut, berperan dalam mempermudah monitoring dan menciptakan
Perseroan telah melakukan upaya-upaya perbaikan dengan efektivitas pemecahan masalah serta pengembangan aspek
menindaklanjuti beberapa kelemahan yang direkomendasikan yang dipandang strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang
berdasarkan hasil assessment. berlaku. Komite-Komite tersebut meliputi:
1. Komite Manajemen Risiko
Selain self assessment, pada tahun 2023 Perseroan juga 2. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
melaksanakan third party assessment untuk mendapatkan second 3. Komite Kebijakan Perkreditan
opinion terhadap kualitas implementasi GCG dalam rangka 4. Komite Kredit
perbaikan kualitas implementasi GCG secara berkelanjutan. 5. Komite Human Capital
Assessment yang dilaksanakan di antaranya adalah survei 6. Komite Pengarah Teknologi Infomasi (TI)
Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang diadakan 7. Komite Pengarah Transformasi
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) 8. Komite Bisnis
dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN Corporate 9. Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
Governance Scorecard dilakukan oleh OJK dan Indonesian
Institute for Corporate Directorship (IICD). Untuk mengukur efektifitas kinerja komite di bawah Direksi
dalam membantu Direksi menjalankan pengurusan perusahaan
Skor CGPI Perseroan pada tahun 2023 sebesar 90,52 dengan maka dilakukan penilaian terhadap di bawah Direksi. Prosedur
predikat “Most Trusted”. Perseroan telah melaksanakan penilaian kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
tindaklanjut atas rekomendasi hasil assessment sebagai berikut: secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja Komite
1. Program pengembangan Talent yang dijalankan Bank BTN di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan rapat serta
untuk pemenuhan terhadap kekurangan pegawai pada kehadiran dalam rapat selama tahun buku. Selama tahun 2023,
posisi L1 dan L2. Direksi menilai bahwa komite-komite di bawah Direksi telah
2. Struktur organisasi Bank BTN sudah sesuai dengan rencana menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.
strategi bisnis Bank dan aspirasi Direksi maupun strategi
yang telah dituangkan pada Corporate Plan, di antaranya
telah membentuk Divisi IT Security dan Wholesale Transaction
Division.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 57
Page 60
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Perubahan Komposisi Anggota Direksi KOMPOSISI DIREKSI PERIODE 16 MARET 2023 – 31 DESEMBER
2023
Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi Direksi. Pada tanggal 16 Maret 2023, RUPS Tahunan 2023 memutuskan:
Perubahan komposisi Direksi dilakukan berdasarkan kebutuhan 1. Memberhentikan dengan hormat Haru Koesmahargyo
Perseroan. Perubahan komposisi Direksi adalah sebagai berikut: sebagai Direktur Utama Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Nixon L. P. Napitupulu yang
KOMPOSISI DIREKSI PERIODE 1 JANUARI 2023 – 10 JANUARI semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur
2023 Utama Perseroan.
Komposisi Direksi periode 1 Januari 2023 sampai dengan 10 3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
Januari 2023 berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 1 Pengurus Perseroan:
(satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama a. Oni Febriarto Rahardjo - sebagai Wakil Direktur Utama;
dan 7 (tujuh) orang Direktur sebagai berikut. b. Hakim Putratama - sebagai Direktur Institutional Banking
Haru Koesmahargyo : Direktur Utama Sehingga komposisi Direksi periode 16 Maret 2023 sampai
Nixon L. P. Napitupulu : Wakil Direktur Utama dengan 31 Desember 2023 berjumlah 10 (sepuluh) orang yang
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance Direktur Utama dan 8 (delapan) orang Direktur sebagai berikut.
Eko Waluyo : Direktur Human Capital, Compliance
and Legal
Nixon L. P. Napitupulu : Direktur Utama
Elisabeth Novie Riswanti : Direktur Assets Management
Oni Febriarto Rahardjo : Wakil Direktur Utama
Andi Nirwoto : Direktur IT and Digital
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer
Jasmin : Direktur Distribution and Funding
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance
Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management
Eko Waluyo : Direktur Human Capital,
Compliance and Legal
Elisabeth Novie Riswanti : Direktur Assets Management
KOMPOSISI DIREKSI PERIODE 11 JANUARI 2023 – 15 MARET Andi Nirwoto : Direktur IT and Digital
2023 Jasmin : Direktur Distribution and Funding
Pada tanggal 11 Januari 2023, RUPS Luar Biasa memutuskan Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management
untuk memberhentikan dengan hormat serta mengangkat Hakim Putratama : Direktur Institutional Banking
kembali Andi Nirwoto sebagai Direktur IT and Digital. Sehingga
komposisi Direksi periode 11 Januari 2023 sampai dengan 15
Maret 2023 berjumlah 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 1
(satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama
dan 7 (tujuh) orang Direktur sebagai berikut.
Haru Koesmahargyo : Direktur Utama
Nixon L. P. Napitupulu : Wakil Direktur Utama
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance
Eko Waluyo : Direktur Human Capital, Compliance
and Legal
Elisabeth Novie Riswanti : Direktur Assets Management
Andi Nirwoto : Direktur IT and Digital
Jasmin : Direktur Distribution and Funding
Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management
58 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 61
Laporan Tahunan 2023
Penutup
Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan, komitmen dan kerja sama dari seluruh pemangku
kepentingan, khususnya kepada jajaran tim manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja keras dan mampu memperoleh
kinerja yang baik di tahun 2023. Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas arahan yang diberikan oleh Dewan
Komisaris yang sangat memberikan kontribusi dalam pencapaian kinerja Perseroan. Direksi juga mengucapkan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada pemegang saham, nasabah dan mitra kerja Perseroan.
Perseroan akan berusaha secara terus menerus meningkatkan kualitas layanan sehingga dapat memenuhi harapan stakeholders.
Keberhasilan Perseroan dalam memberikan kinerja yang baik hingga saat ini, tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan dari
seluruh stakeholders. Oleh sebab itu, Direksi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan
tersebut.
Ke depannya, sebagai Agent of Development pemerintah, Perseroan dapat menjalankan fungsi sebagai lembaga intermediasi yang
terdepan dan terpercaya, melakukan literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Jakarta, Februari 2024
Atas Nama Direksi
Nixon L.P. Napitupulu
Direktur Utama
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 59
Page 62
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
DIREKSI
1. Hakim Putratama: Direktur Institutional Banking, 2. Andi Nirwoto: Direktur IT and Digital,
3. Setiyo Wibowo: Direktur Risk Management, 4. Jasmin: Direktur Distribution and Funding,
5. Nixon L. P. Napitupulu: Direktur Utama,
1 2 3 4 5
60 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 63
Laporan Tahunan 2023
6. Oni Febriarto Rahardjo: Wakil Direktur Utama, 7. Elisabeth Novie Riswanti: Direktur Assets Management,
8. Eko Waluyo: Direktur Human Capital, Compliance and Legal, 9. Hirwandi Gafar: Direktur Consumer,
10. Nofry Rony Poetra: Direktur Finance,
6 7 8 9 10
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 61
Page 64
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
Chandra M. Hamzah
Komisaris Utama/Independen
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya,
atas implementasi visi Perseroan yaitu Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia
pada tahun 2025, pada tahun 2023 Perseroan dapat mencatatkan kinerja yang baik.
Perseroan tetap tumbuh dan terus bertransformasi di tengah kondisi perekonomian yang
belum sepenuhnya membaik.
62 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 65
Laporan Tahunan 2023
Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan yang terhormat,
Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan pemberian penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) serta memberikan
nasihat Dewan Komisaris terhadap jalannya kepengurusan persetujuan Rencana Bisnis. Implementasi strategi di Perseroan
Perseroan untuk tahun buku 2023. Dalam laporan ini, akan harus sejalan dengan visi Perseroan yaitu, Menjadi The Best
disampaikan penilaian atas kinerja Direksi selama tahun 2023, Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Untuk
pandangan atas prospek usaha yang disusun oleh Direksi, itu, Perseroan harus mempertimbangkan beberapa aspek di
penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penilaian atas antaranya ROI, sales dan volume khususnya terkait dengan
Komite di bawah Dewan Komisaris dan perubahan komposisi mortgage. Kemudian, Dewan Komisaris juga menekankan pada
Dewan Komisaris. aspek penerapan Governance, Risk dan Compliance (GRC)
pada Perseroan. Pengawasan Dewan Komisaris terhadap
penerapan tata kelola Perseroan dalam rangka mencapai visi
Penilaian Kinerja Direksi Perseroan tersebut telah berjalan sesuai dengan strategi yang
telah disusun oleh Direksi.
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan
dan pemberian nasihat kepada Direksi. Sebelum menyampaikan Pengawasan terhadap implementasi strategi dilaksanakan
pandangan Dewan Komisaris atas pencapaian kinerja Direksi, melalui Rapat bersama Direksi yang dilaksanakan 1 (satu) bulan
Dewan Komisaris akan menyampaikan frekuensi dan cara sekali. Selain itu, Dewan Komisaris juga melakukan pengawasan
pemberian nasihat kepada Direksi serta pengawasan Dewan kepada manajemen Perseroan untuk memastikan arahan Dewan
Komisaris terhadap perumusan dan implementasi strategi. Komisaris telah sampai ke seluruh Pegawai. Dalam pengawasan
tersebut, Dewan Komisaris berfokus pada risk appetite dan risk
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat tolerance serta upaya manajemen dalam pelaksanaan strategi
Kepada Direksi tersebut telah sesuai dengan penerapan GCG. Dewan Komisaris
juga mempertimbangkan beberapa aspek inisiatif dari Direksi
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan yang sifatnya strategis lainnya, dan Dewan Komisaris juga
dan pemberian nasihat kepada Direksi. Komunikasi yang intensif menekankan bahwa proses dari implementasi tersebut harus
selalu dilaksanakan untuk membahas isu-isu signifikan, termasuk tetap berada dalam penerapan tata kelola yang baik.
konsistensi pelaksanaan rencana bisnis tahun 2023. Pemberian
nasihat dari Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan secara Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan,
formal maupun informal. mengarahkan, memberikan saran, memantau dan mengevaluasi
pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan antara lain:
Pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada Direksi 1. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS secara
dilakukan melalui pelaksanaan rapat Dewan Komisaris, rapat berkala.
Dewan Komisaris dengan Direksi, tanggapan, arahan, dan/ 2. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
atau pandangan Dewan Komisaris melalui surat tertulis, rapat perusahaan secara berkala.
Komite di bawah Dewan Komisaris dan kunjungan kerja 3. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara berkala
Dewan Komisaris. Kami menilai rapat Dewan Komisaris secara termasuk profil risiko, Tingkat kesehatan Bank, KPMM, risk
internal dan rapat bersama Direksi menjadi salah satu bentuk appetite, risk tolerance, dan recovery plan.
pengawasan paling efektif. Sepanjang tahun 2023, Dewan 4. Persetujuan penyusunan dan perubahan Rencana Bisnis dan
Komisaris telah melaksanakan 52 (lima puluh dua) kali Rapat Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan.
Dewan Komisaris secara internal dan 12 (dua belas) kali rapat 5. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan Pelaksanaan
bersama, yang terdiri atas 6 (enam) kali Rapat Dewan Komisaris Rencana Bisnis Bank.
bersama Direksi serta 6 (enam) kali Rapat Direksi bersama 6. Penyesuaian Rencana Bisnis Bank dan Rencana Kerja &
Dewan Komisaris. Anggaran Perseroan.
7. Pengembangan Organisasi Perseroan dan strategi
Pengawasan Terhadap Perumusan dan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).
Implementasi Strategi 8. Kebijakan strategis lainnya.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian Pandangan Atas Kinerja Direksi
nasihat, Dewan Komisaris terlibat aktif dalam penyusunan
strategi Perseroan dan pegawasan terhadap implementasinya. Dalam memberikan penilaian atas kinerja Direksi, Dewan
Pengawasan terhadap perumusan strategi Perseroan Komisaris mempertimbangkan beberapa aspek sebagai dasar
dilaksanakan dengan melakukan pengawasan terhadap penilaiannya. Aspek tersebut antara lain, kondisi perekonomian,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 63
Page 66
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
capaian kinerja yaitu kinerja operasional, kinerja keuangan dan Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Direksi mampu
tingkat kesehatan perusahaan. Penilaian atas kinerja Direksi menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi dengan
dapat disampaikan sebagai berikut. mencatatkan kinerja yang baik di tahun 2023. Nilai penyaluran
realisasi baru untuk produk Kredit dan Pembiayaan Konsumer
Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan. Hingga tahun 2023 sebesar Rp50,94 triliun, meningkat 4,90%
Desember 2023, The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp48,56
menjadi 5,50% atau mencapai 525 bps sejak Februari 2022. triliun. Jumlah posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) Ritel/Konsumer
Kenaikan Federal Funds Rate (FFR) yang agresif ini diperkirakan tahun 2023 sebesar Rp72,51 triliun, meningkat 2,82%
akan tetap tinggi dengan siklus yang lebih panjang mendorong dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp70,52
tetap kuatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sehingga triliun. Nilai penyaluran realisasi baru untuk produk Kredit dan
memberikan tekanan pelemahan nilai tukar di berbagai negara. Pembiayaan Komersial/Korporasi tahun 2023 sebesar Rp45,10
Tekanan pelemahan nilai tukar tersebut semakin meningkat triliun, meningkat 15,33% dibandingkan dengan tahun 2022
sejalan dengan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. yang sebesar Rp39,11 triliun. Jumlah posisi Dana Pihak Ketiga
Aliran keluar investasi portofolio asing menambah tekanan nilai (DPK) Lembaga/Komersial tahun 2023 sebesar Rp277,42
tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia. Pada Januari triliun, meningkat 10,35% dibandingkan dengan tahun 2022
2024, World Bank menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang sebesar Rp251,41 triliun.
dunia tahun 2023 menjadi 2,6% dan sedikit menurun ke level
2,4% untuk tahun 2024. Kondisi tersebut didorong oleh tingkat Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan
inflasi di negara maju yang masih berada di atas target dengan Syariah tahun 2023 sebesar Rp37,11 triliun meningkat 17,36%
tekanan yang mulai mereda. Dengan perkembangan inflasi ini, dari tahun sebelumnya. Jumlah posisi dana Simpanan Syariah
suku bunga kebijakan moneter termasuk FFR diperkirakan tetap tahun 2023 adalah sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68%
bertahan tinggi dalam jangka waktu yang lama (higher for longer). dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64 triliun.
Peningkatan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
Meskipun perekonomian global masih melambat, pertumbuhan nominal Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan Syariah dan
ekonomi nasional masih melanjutkan tren positifnya pada Triwulan Deposito Syariah juga mengalami peningkatan masing-masing
IV 2023. Secara keseluruhan, Pemerintah memperkirakan sebesar 12,26% dan 6,99%.
ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 4,8%-5,2% yoy pada
akhir tahun 2023 didukung oleh beberapa insentif kebijakan di Dari sisi syariah, nilai penyaluran realisasi baru untuk Pembiayaan
akhir tahun untuk mendukung konsumsi rumah tangga. Tingkat Syariah tahun 2023 sebesar Rp10,63 triliun, meningkat 29,36%
inflasi baik umum maupun inti tetap terkendali dengan adanya dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp8,21
koordinasi Bank Indonesia, Pemerintah Pusat dan Daerah triliun. Jumlah posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) Syariah tahun
yang menyebabkan tingkat inflasi tetap terjaga pada level 2023 adalah sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68%
3,0%±1,0% pada akhir tahun 2023. Sementara itu, nilai tukar dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64
Rupiah masih dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi pasar triliun. Peningkatan DPK tersebut sebagian besar dipengaruhi
global sehingga tekanan terhadap Rupiah masih berlanjut dan oleh kenaikan nominal Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan
kurs Rupiah terhadap Dollar AS berada di level 15.399 pada Syariah dan Deposito Syariah juga mengalami peningkatan
akhir tahun 2023. masing-masing sebesar 12,26% dan 6,99%.
Dari sisi perbankan, Otoritas Jasa Keuangan mencatat Kinerja Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat kesehatan bank
sektor jasa keuangan khususnya perbankan pada 2023 juga menjadi salah satu pertimbangan Dewan Komisaris dalam
masih solid dengan indikator permodalan dan likuiditas yang melakukan penilaian atas kinerja Direksi. Tingkat kesehatan bank
tersedia serta risiko kredit yang terjaga. Fungsi intermediasi mencerminkan hasil penilaian kondisi perseroan yang dilakukan
perbankan pada bulan November 2023 kembali mencatatkan terhadap risiko dan kinerja bank yang dapat dilihat dari
tren peningkatan dengan kredit tumbuh sebesar 9,74% yoy. peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan Peraturan Otoritas
Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kredit modal kerja yang Jasa Keuangan No. 04/POJK.03/2016 Tanggal 26 Januari
tumbuh 10,14% yoy. Adapun secara bulanan, pertumbuhan 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum beserta
nominal kredit perbankan naik sebesar Rp63 triliun menjadi perubahannya dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017
Rp6.966 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Tanggal 17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
November 2023 tercatat tumbuh sebesar 3,04% yoy menjadi Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk - Based
Rp8.216 triliun, dengan laju pertumbuhan meningkat, terutama Bank Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor yaitu Profil Risiko,
didorong oleh peningkatan deposito sebesar 3,50% yoy. Risiko Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital).
kredit melanjutkan penurunan dengan rasio NPL perbankan
sebesar 2,36%. Di sisi lain, kredit restrukturisasi Covid-19 Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2023 (Self
kembali mencatatkan penurunan sebesar Rp15,84 triliun menjadi Assessment) berada pada peringkat komposit 2 (dua)/PK2 yang
Rp285,32 triliun, dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi mencerminkan kondisi bank yang secara umum sehat sehingga
1,14 juta nasabah setelah pada Oktober 2023 tercatat sebesar dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
1,22 juta nasabah. dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
64 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 67
Laporan Tahunan 2023
Pandangan atas Prospek Usaha yang Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan
Disusun Direksi untuk memastikan bahwa kepengurusan Perseroan yang
dilaksanakan oleh Direksi sesuai dengan peraturan perundangan
Pada Januari 2024, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan yang berlaku dan memberikan nasihat/pendapat yang
ekonomi dunia melambat menjadi 2,8%. Perkembangan tersebut dibutuhkan atas setiap tindakan/kegiatan strategis dalam rangka
didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih berada mencapai tujuan Perseroan. Penerapan GCG di Perseroan telah
di atas target dengan tekanan yang mulai mereda. Meskipun berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen-
demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 komponen sebagai berikut.
diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam kisaran 4,8%
- 5,2%. Kemudian tingkat inflasi di tahun 2024 diperkirakan Manajemen Risiko
akan melandai dibandingkan 2023 pada kisaran target Bank
Indonesia yaitu 2,5%±1% yoy. Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan sebagai
tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar 1, Perseroan
Di tahun 2024, daya beli masyarakat diperkirakan akan telah mengimplementasikan:
meningkat seiring perbaikan ekonomi nasional dan 1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan pemetaan
penyelenggaraan Pemilu. Harga jual rumah juga diperkirakan eksposur risiko kredit sesuai kategori portofolio dalam
akan meningkat secara merata didukung oleh perkembangan perhitungan ATMR Risiko Kredit menggunakan Standardized
infrastruktur, perbaikan ekonomi nasional, serta sentimen positif Approach mengacu pada SEOJK No. 11/SEOJK.03/2018
terhadap keberhasilan penyelenggaraan Pemilu. Hal ini juga tentang Perubahan atas SEOJK No. 42/SEOJK.03/2016
didukung oleh hasil riset House Price Index (HPI) Perseroan mengenai Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
pada Triwulan III - 2023, pertumbuhan harga rumah masih terus Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan
menguat sebesar 8,66% yoy. Pertumbuhan HPI ini didukung oleh Standar. Saat ini, Bank telah menerapkan perhitungan Aset
pertumbuhan di semua tipe rumah yaitu rumah tipe kecil (21 Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit sesuai
m2 - 36m2), rumah tipe menengah (37m2 - 45m2) dan tipe besar SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021
(46m2 - 70m2). tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar
Setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian, Dewan Bagi Bank Umum sesuai ketentuan regulator yang berlaku.
Komisaris berpendapat bahwa prospek usaha yang telah 2. Penggunaan Standardized Model untuk risiko pasar
disusun oleh Direksi sudah tepat. Dewan Komisaris berkeyakinan sesuai dengan SEOJK No. 38/SEOJK.03/2016 tanggal
bahwa Perseroan akan dapat memanfaatkan peluang yang ada 8 September 2016 perihal Pedoman Penggunaan Metode
di antaranya adalah sektor perumahan memiliki potensi yang Standar dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal
baik pada tahun depan, relaksasi kebijakan Loan to Value (LTV) Minimum Bank Umum dengan Memperhitungkan Risiko
atau Financing to Value (FTV) diperpanjang sampai dengan Pasar dan saat ini Bank telah melakukan persiapan SEOJK
Desember 2024, serta akselerasi layanan keuangan digital yang No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022
semakin masif, terutama pada user internet dan mobile banking tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
yang berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income. Risiko Pasar Bagi Bank Umum yang akan diterapkan mulai 1
Januari 2024 dengan melakukan uji coba perhitungan dan
melaporkan kepada OJK untuk ATMR Pasar posisi bulan Juni
Pandangan Atas Penerapan Tata Kelola 2023, September 2023 dan Desember 2023.
Bank 3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional
Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk menerapkan dan Pendekatan Standar dengan mengacu pada Surat Edaran
menegakkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten di setiap kegiatan Otoritas Jasa Keuangan Nomor No. 06/SEOJK.03/2020
usaha sehari-hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan- tanggal 29 April 2020 dan saat ini Bank melakukan
undangan yang berlaku, dan selalu terbuka dalam hal perbaikan pencatatan data kerugian terkait risiko operasional sesuai
sesuai dengan best practice agar sesuai dengan tujuan, visi, dan misi dengan ketentuan Regulator.
Perseroan serta menciptakan nilai tambah Perseroan bagi Pemegang
Saham serta pemangku kepentingan lainnya. Saat ini, Perseroan telah memiliki Risk Appetite Statement (RAS)
yang merupakan pernyataan kualitatif serta ukuran kuantitatif
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik merupakan salah dari risiko-risiko utama Perseroan. Pengungkapan RAS dilakukan
satu indikator penting bagi pemegang saham untuk menilai secara tertulis dan didokumentasikan dengan baik oleh Satuan
kinerja Perseroan dan meyakini bahwa Perseroan telah dikelola Kerja Manajemen Risiko. Penetapan limit RAS dilakukan oleh
dengan baik serta diyakini mampu untuk melindungi kepentingan Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam penetapan RAS, telah
seluruh pemegang saham. Perseroan berkomitmen untuk terus memperhatikan keberlanjutan ekonomi, lingkungan dan sosial
meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik yang kemudian diselaraskan pada penyusunan Rencana Kerja
dalam rangka memahami harapan dari setiap pemegang saham. dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Risk Appetite, Risk Tolerance
dan Recovery Plan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 65
Page 68
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
Dalam Sistem manajemen risiko, Perseroan melaksanakan maupun finansial, pelaporan keuangan, efektivitas dan efisiensi
proses manajemen risiko yang didukung dengan 4 (empat) pilar operasional, serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang
penerapan manajemen risiko, yaitu: berlaku. Tujuan pengendalian internal menurut COSO meliputi
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi. tujuan operasional, tujuan pelaporan dan tujuan kepatuhan.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta
penerapan limit risiko. Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan sistem
dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi. pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris memiliki
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyuruh. peran aktif untuk memastikan adanya perbaikan terhadap
permasalahan Perseroan yang dapat mengurangi efektivitas
Dalam melakukan tugas pengawasan aktif, Dewan Komisaris sistem pengendalian intern. Direksi bertanggung jawab untuk
dibantu oleh komite-komite yang disebut sebagai organ menetapkan kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian
pendukung Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau
Regulator. Selanjutnya, hasil pengawasan Dewan Komisaris kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian intern.
disampaikan kepada Direksi untuk diteruskan kepada layer di Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab dalam
bawahnya, yaitu satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja meningkatkan etika kerja dan integritas yang tinggi serta
Kepatuhan, Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Policy menciptakan budaya organisasi yang menekankan pada seluruh
and Procedure. pegawai Perseroan mengenai pentingnya pengendalian intern
yang berlaku di Perseroan.
Sistem Pengendalian internal yang dilakukan oleh Perseroan
dinilai sudah berjalan efektif dan memadai tercermin dari Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan budaya
efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi pengendalian internal, pengendalian yang terlaksana dengan baik mendorong
antara lain fungsi internal audit, manajemen risiko, kepatuhan, terciptanya Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
finansial dan operasional kontrol. Tata kelola risiko Perseroan yang yang mencerminkan keseluruhan komitmen, perilaku,
berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang baik dan terlibatnya kepedulian, serta langkah Dewan Komisaris dan Direksi dalam
seluruh organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen risiko. melaksanakan kegiatan pengendalian operasional Perseroan.
Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko Unsur-unsur Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi:
Perseroan. Dewan Komisaris melalui rapat Komite Pemantau 1. Struktur organisasi yang memadai;
Risiko dan Direksi melalui rapat Komite Manajemen Risiko 2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen Perseroan;
bertanggung jawab untuk memastikan penerapan Manajemen 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi seluruh
Risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas pegawai;
dan profil risiko Perseroan secara periodik. Berdasarkan hasil 4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia Perseroan;
penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2023, Direksi dan 5. Atensi dan arahan Manajemen Bank dan Komite lainnya,
Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko telah seperti Komite Manajemen Risiko; dan
dilaksanakan secara memadai. 6. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi operasional
Perseroan dan penerapan manajemen risiko.
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko Perseroan Perseroan melalui Internal Audit Division (IAD) melakukan Internal
antara lain melalui pemantauan Kualitas Penerapan Manajemen Control Assessment (ICA) secara periodik dalam rangka evaluasi
Risiko, meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko, atas efektivitas sistem pengendalian internal. Penilaian tersebut
proses manajemen risiko, kecukupan sistem informasi manajemen mengukur kualitas pengendalian intern dari satuan kerja auditee
dan SDM serta kecukupan sistem pengendalian internal. atas 5 (lima) komponen pengendalian intern COSO Framework
menggunakan kriteria dan metodologi rating kuesioner Internal
Sistem Pengendalian Internal Control Assessment (ICA) serta professional judgement auditor
melalui pengujian langsung (walkthrough) di lapangan. Pada
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan dalam tahun 2023, Perseroan telah menjalankan pengendalian
rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja Perseroan, intern sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan secara
meningkatkan nilai bagi stakeholder, meminimalisir risiko keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah berjalan
kerugian dan menjaga kepatuhan pada ketentuan dan peraturan dengan baik.
penundang-undangan yang berlaku. Perseroan menerapkan
sistem pengendalian intern sebagai komponen pengawasan Secara garis besar, langkah-langkah yang dilakukan Perseroan
yang penting dalam pengelolaan Perseroan dan menjadi acuan dalam rangka memastikan terselenggaranya kegiatan
kegiatan operasional yang sehat dan terkendali. Perseroan pemantauan yang efektif, antara lain:
mengacu pada Committee of the Sponsoring Organizations of 1. Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah ditetapkan
the Treadway Commission (COSO) - Internal Control Integrated secara jelas dan terstruktur dengan baik dalam organisasi
Framework dalam menyusun kerangka kerja pengendalian Perseroan.
intern guna memastikan kecukupan pengendalian operasional
66 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 69
Laporan Tahunan 2023
2. Menetapkan satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern ini merupakan
untuk memantau efektivitas pengendalian intern. pedoman yang memuat ukuran minimal tentang Sistem
3. Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan pemantauan Pengendalian Intern yang wajib diselenggarakan dan
yang didasarkan pada risiko yang melekat pada Perseroan diterapkan oleh Perseroan di dalam seluruh aspek-aspek yang
dan sifat atau frekuensi perubahan yang terjadi dalam berkaitan dengan penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan
kegiatan operasional. operasional Bank, sehingga tercipta kesamaan pemahaman
4. Mengintegrasikan Sistem Pengendalian Internal ke dalam dan landasan mengenai tingkat pemeliharaan kepentingan dan
kegiatan operasional dan menyediakan laporan rutin komitmen dari semua pihak yang terkait dengan Perseroan.
seperti jurnal pembukuan, management review dan laporan
mengenai persetujuan atas eksepsi atau penyimpangan Whistleblowing System
terhadap kebijakan dan prosedur yang ditetapkan (justifikasi
atas irregularities) yang selanjutnya dilakukan kaji ulang. Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing
5. Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan hasil System (WBS) Perseroan berpedoman pada Peraturan Menteri
evaluasi dari satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan BUMN No.PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
untuk melakukan pemantauan. tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
6. Menetapkan informasi atau umpan balik (feedback) dalam Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa
suatu format dan frekuensi yang tepat. Keuangan (POJK) No. 39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember
2019 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum,
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan Audit atas Kepatuhan serta Petunjuk Teknis No. PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober 2023
terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Pengendalian tentang Pengelolaan Whistleblowing System. WBS Perseroan
Internal (PSA 62) untuk memastikan kepatuhan Perseroan merupakan bagian dari sistem pengendalian internal dan
terhadap pasal-pasal hukum, peraturan dan perjanjian kerja penerapan strategi anti fraud dalam mencegah terjadinya
sama serta kepatuhan pengendalian internal yang mencakup praktik penyimpangan dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan
lingkungan pengendalian, Identifikasi Risiko, aktivitas mencegah terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran serta
pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan. secara bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus,
Evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal (risk jujur dan bertanggung jawab di Perseroan.
control) Perseroan dilakukan pada seluruh unit Kantor Pusat
(divisi/desk/Regional Office) serta Kantor Cabang baik Mekanisme penyampaian laporan pelanggaran melalui WBS
Konvensional maupun Syariah. Segala sesuatu terkait dengan dilakukan dengan membuat laporan pengaduan/pengungkapan
permasalahan kecukupan pengendalian intern telah dilaporkan dan mengirimkannya berdasarkan indikasi pelanggaran tersebut
langsung kepada Direksi melalui Direktur Utama serta kepada dilakukan oleh siapa. Perseroan memiliki komitmen untuk
Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Upaya tindak lanjut memberikan perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
telah dilakukan untuk meminimalkan risiko dan mengatasi kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
permasalahan yang muncul. Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/atau
jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor. Terhadap Pelapor
Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk memastikan (Whistleblower) yang menyampaikan laporan WBS yang
bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan dengan baik sebagai diakui tingkat akurasinya dan beritikad baik, Perseroan dapat
dasar pencapaian tujuan untuk menjaga dan meningkatkan nilai memberikan jaminan perlindungan.
Perusahaan. Salah satu implementasi Tata Kelola Perusahaan
yang baik adalah memastikan bahwa sistem pengendalian WBS Perseroan dikelola oleh Pengelola WBS Independen dari
intern telah dilaksanakan secara memadai. pihak eksternal (Deloitte). Perseroan juga telah bekerja sama
dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia
Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit melakukan terkait dengan penanganan WBS dalam upaya pemberantasan
evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal Bank yang korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan membangun dan
mencakup lima komponen utama pengendalian, yaitu Lingkungan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan
Pengendalian (Control Environment) termasuk di dalamnya baik secara internal maupun eksternal yang terintegrasi secara
Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Pengendalian profesional, transparan, akuntabel dengan mengutamakan
(Management Oversight and Control Culture), Identifikasi dan kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan tindak
Penilaian Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan pidana korupsi.
Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities and
Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi, dan Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan perlindungan
Komunikasi (Accountancy, Information and Communication), kepada setiap pelapor. Perlindungan kepada Pelapor diberikan
Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi Penyimpangan untuk mendukung keberanian Pelapor dalam melaporkan
(Monitoring Activities and Correction Deficiencies). Berdasarkan dugaan pelanggaran dan/atau jika terdapat tindakan
hasil penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2023, Direksi balasan dari Terlapor. Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang
dan Dewan Komisaris menilai sistem pengendalian intern telah menyampaikan laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya
dilaksanakan secara memadai. dan beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 67
Page 70
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
perlindungan Terkait dengan pelaksanaan WBS, Dewan perumahan, sangat menentukan keberhasilan atau kesuksesan
Komisaris berperan melakukan evaluasi apabila pelanggaran program tersebut. Oleh karena itu, Perseroan berusaha maksimal
dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris dan Komite di mendukung program Pemerintah dalam penyaluran pembiayaan
bawah Dewan Komisaris. Pengelola WBS Independen akan perumahan untuk membantu masyarakat memiliki rumah dengan
menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris. Selanjutnya, kualitas terbaik.
Dewan Komisaris akan melakukan validasi dan memutuskan
layak atau tidaknya dilakukan audit khusus yang investigasi Perseroan memperkuat landasan keberlanjutan dengan
lanjutan/pendalaman akan dilakukan oleh Tim Audit Khusus menanamkan komitmen kebijakan untuk mewujudkan bisnis
(IAD)/Tim Auditor Eksternal. Jika tidak layak untuk dilakukan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Dalam mendukung
audit khusus maka penanganan akan disesuaikan dengan kinerja Keuangan Keberlanjutan, Perseroan menerbitkan
ketentuan Perseroan. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang mengacu
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan pendistribusian tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
pedoman Penerapan Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Perseroan menyadari
(Whistleblowing System) yang ditetapkan berdasarkan Surat pentingnya pengembangan sistem Keuangan Berkelanjutan yang
Edaran Direksi serta presentasi sharing session secara langsung stabil serta inklusif. Tujuan Perseroan menerbitkan RAKB adalah
kepada seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu, sebagai salah satu sarana sosialisasi dan upaya internalisasi
guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan, sosialisasi nilai keberlanjutan kepada para pemangku kepentingan,
Whistleblowing System juga dilakukan melalui website Perseroan serta untuk mendukung pencapaian kinerja Perseroan yang
dan berbagai media, seperti buletin internal, poster, standing berorientasi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
banner, customer gathering, presentasi langsung pedoman etika
dan kebijakan WBS.
Penilaian Kinerja Komite-Komite di Bawah
Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengelolaan Dewan Komisaris
Whistleblowing System di Perseroan telah berjalan dengan
baik. Hal ini dilihat dari pengelolaan laporan pengaduan serta Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite Audit,
tindaklanjut dari pengaduan tersebut. Pengaduan yang masuk Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko.
selama tahun 2023 berjumlah 106 (seratus enam) pengaduan Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian atas
yang terdiri dari 30 (tiga puluh) pengaduan melalui SMS/ efektivitas kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
Telepon/Whatsapp, dan 76 (tujuh puluh enam) pengaduan Penilaian dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan
melalui Email/Website. Berdasarkan jumlah pengaduan yang Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
masuk, 79 (tujuh puluh sembilan) pengaduan tidak terbukti, 6 24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
(enam) pengaduan masih dalam proses pengumpulan informasi/ Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan OJK No. 17 tahun
tindak lanjut, dan sisanya 21 (dua puluh satu) pengaduan telah 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Kriteria
selesai diproses dan/atau telah diberikan sanksi. penilaian Komite di bawah yaitu Key Performance Indicator yang
telah ditetapkan untuk masing-masing Komite di bawah Dewan
Sustainabillity Governance Komisaris dengan metode penilaian sendiri (self assessment) dan
disetujui oleh Dewan Komisaris sesuai Peraturan Menteri Badan
Dengan menerapkan paradigma GCG secara menyeluruh, akan Usaha Milik Negara No. PER-12/MBU/2012 tentang Organ
terjadi keselarasan kepentingan dan tujuan antara Perseroan Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha
dengan para pemangku kepentingan dan selanjutnya akan Milik Negara. Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun
mendorong terciptanya keberlanjutan perusahaan dalam jangka 2023 Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung
panjang. Perseroan berkomitmen memperkuat bisnis berkelanjutan jawabnya dengan cukup efektif.
di seluruh lini bisnis perusahaan. Perseroan meyakini, usaha
yang dijalankan dengan menyeimbangkan aspek 3P (Profit,
People, Planet) akan menciptakan nilai-nilai keberlanjutan Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
serta menjadikan Perseroan sebagai perusahaan yang mampu
menjaga keberlanjutan bisnis hingga masa mendatang. Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi
anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota
Sesuai dengan bidang usaha Perseroan, Perseroan berkomitmen Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan.
menjalankan usaha dengan memperkuat bisnis berkelanjutan Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai
berbasis ekosistem perumahan. Perseroan menyadari, berikut:
keterlibatan Perseroan dalam lingkungan pengembangan
68 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 71
Laporan Tahunan 2023
Chandra M. Hamzah : Komisaris Utama/Independen
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS PERIODE 1 JANUARI 2023 –
Iqbal Latanro : Wakil Komisaris Utama/
10 JANUARI 2023
Independen
Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari 2023 sampai
Armand B. Arief : Komisaris Independen
dengan 10 Januari 2023 sebanyak 8 (delapan) orang yang Ahdi Jumhari Luddin : Komisaris Independen
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 Sentot A. Sentausa : Komisaris Independen
(satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 3 (tiga) orang Andin Hadiyanto : Komisaris
Komisaris Independen dan 3 (tiga) orang Komisaris sebagai Herry Trisaputra Zuna : Komisaris
berikut: Himawan Arief Sugoto : Komisaris
Mohamad Yusuf Permana : Komisaris
Chandra M. Hamzah : Komisaris Utama/Independen
Iqbal Latanro : Wakil Komisaris Utama/ KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS PERIODE 12 AGUSTUS 2023 –
Independen 31 DESEMBER 2023
Armand B. Arief : Komisaris Independen Pada tanggal 12 Agustus 2023, Ahdi Jumhari Luddin sebagai
Ahdi Jumhari Luddin : Komisaris Independen
Komisaris Independen Perseroan meninggal dunia sehingga
Sentot A. Sentausa : Komisaris Independen
demikian masa jabatan Yang Bersangkutan berakhir dengan
Andin Hadiyanto : Komisaris
sendirinya. Komposisi Dewan Komisaris periode 12 Agustus
Herry Trisaputra Zuna : Komisaris
2023 sampai dengan 31 Desember 2023 sebanyak 8
Himawan Arief Sugoto : Komisaris
(delapan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris
Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS PERIODE 11 JANUARI 2023 – Independen, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 4 (empat)
11 AGUSTUS 2023 orang Komisaris sebagai berikut:
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2023, Mohamad Yusuf Permana Chandra M. Hamzah : Komisaris Utama/Independen
diangkat menjadi Komisaris Perseroan. Sehingga komposisi Iqbal Latanro : Wakil Komisaris Utama/
Dewan Komisaris periode 11 Januari 2023 sampai dengan 11 Independen
Armand B. Arief : Komisaris Independen
Agustus 2023 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari
Sentot A. Sentausa : Komisaris Independen
1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang
Andin Hadiyanto : Komisaris
Wakil Komisaris Utama/Independen, 3 (tiga) orang Komisaris
Herry Trisaputra Zuna : Komisaris
Independen dan 4 (empat) orang Komisaris sebagai berikut: Himawan Arief Sugoto : Komisaris
Mohamad Yusuf Permana : Komisaris
Penutup
Kepada pemegang saham, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Dewan Komisaris
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direksi yang telah mampu menjalankan kepengurusan Perseroan dan menghasilkan
kinerja yang baik di tahun 2023. Dewan Komisaris juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan Perseroan yang telah
memberikan kontribusinya secara optimal. Dewan Komisaris sungguh berharap, ke depannya seluruh jajaran Perseroan dapat terus
merumuskan strategi yang tepat dan mampu membawa Perseroan menuju pertumbuhan yang lebih baik.
Jakarta, Februari 2024
Atas Nama Dewan Komisaris
Chandra M. Hamzah
Komisaris Utama/Independen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 69
Page 72
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
DEWAN KOMISARIS
1. Himawan Arief Sugoto: Komisaris, 2. Sentot A. Sentausa: Komisaris Independen, 3. Mohamad Yusuf Permana: Komisaris
4. Chandra M. Hamzah: Komisaris Utama/Independen
1 2 3 4
70 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 73
Laporan Tahunan 2023
5. Iqbal Latanro: Wakil Komisaris Utama/Independen, 6. Armand B. Arief: Komisaris Independen,
8. Andin Hadiyanto: Komisaris, 7. Herry Trisaputra Zuna: Komisaris,
5 6 7 8
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 71
Page 74
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
LAPORAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Prof. Dr.
H. Muhammad
Quraish Shihab, M.A.
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Perkenankan, saya mewakili Dewan Pengawas Syariah menyampaikan laporan
pelaksanaan pengawasan terhadap kegiatan Perseroan selama tahun 2023.
72 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 75
Laporan Tahunan 2023
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Para Pemangku Kepentingan dan Pemegang Saham yang Terhormat,
Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) pada c. Melakukan evaluasi pemenuhan prinsip syariah
tataran implementasinya tidak menyimpang dari prinsip-prinsip atas kebijakan dan prosedur untuk mengelola risiko
syari’ah, maka dalam menjalankan aktivitasnya, Perseroan yang melekat pada produk dan/atau aktivitas baru
diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bertugas Perseroan.
memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi 9. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan UUS.
kegiatan usahanya agar sesuai dengan prinsip Syariah (Pasal 1 a. Melakukan analisa laporan yang disampaikan oleh
angka 14 POJK No. 12 tahun 2023 Tentang Unit Usaha Syariah). dan/atau yang diminta dari Direksi, pelaksanaan fungsi
audit intern dan/atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui
kualitas pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah atas
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dan serta
Pengawas Syariah pelayanan jasa Perseroan.
b. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi yang
DPS memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan nasihat akan diperiksa dengan memperhatikan kualitas
dan saran kepada Direktur UUS serta mengawasi kegiatan UUS pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah dari masing-
agar sesuai dengan prinsip syariah. Pelaksanaan tugas dan masing kegiatan.
tanggung jawab DPS meliputi antara lain: c. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik (sampel)
1. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip syariah atas untuk mengetahui pemenuhan prinsip syariah sebagaimana
pedoman operasional dan produk terkait syariah yang dipersyaratkan dalam kebijakan internal, antara lain:
dikeluarkan Perseroan. - Ketersediaan dokumen bukti pembelian barang,
2. Mengawasi proses pengembangan produk baru Perseroan untuk akad murabahah sebagai bukti terpenuhinya
yang terkait Syariah agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI. syarat jual beli murabahah.
3. Memberikan opini syariah terhadap produk baru dan/ - Ketersediaan dokumen laporan usaha nasabah,
atau pembiayaan yang direstrukturisasi yang terkait syariah untuk akad mudharabah/musyarakah , sebagai
dengan mengacu antara lain pada fatwa DSN-MUI dan dasar melakukan perhitungan distribusi bagi hasil.
ketentuan yang mengatur mengenai pelaksanaan prinsip d. Melakukan inspeksi, pemeriksaan, permintaan
syariah dan kegiatan usaha UUS. keterangan dan/atau konfirmasi kepada pegawai UUS
4. Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru dan/atau nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan
Perseroan terkait syariah yang belum ada fatwanya. dokumen, apabila diperlukan.
5. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan prinsip e. Melakukan review terhadap kebijakan internal terkait
syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan aspek syariah apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian
penyaluran dana serta pelayanan jasa Perseroan. pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah atas kegiatan
6. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah dimaksud.
dari satuan kerja Perseroan yang menjalankan dan/ f. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan
atau terkait aktivitas syariah dalam rangka pelaksanaan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
tugasnya. pelayanan jasa UUS.
7. DPS wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai g. Melaporkan hasil pengawasan DPS kepada OJK
dengan prinsipprinsip tata kelola yang baik (GCG). menggunakan format yang ditetapkan paling lambat 2
8. Melakukan pengawasan terhadap pengembangan produk (dua) bulan setelah periode semester berakhir.
baru Perseroan terkait syariah: h. Menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan
a. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
Perseroan yang berwenang mengenai tujuan, 10. Manajemen Risiko Perseroan:
karakteristik dan akan yang digunakan dalam produk a. Melakukan evaluasi (review) atas kebijakan manajemen
baru terkait syariah yang akan dikeluarkan. risiko UUS yang terkait dengan pemenuhan prinsip
b. Memastikan ketersediaan akan yang digunakan dalam syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
produk baru terkait syariah dalam fatwa DSN-MUI: b. Melakukan evaluasi pertanggungjawaban Direksi atas
1) Dalam hal telah terdapat fatwa, maka DPS pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang terkait
melakukan kajian atas kesesuaian akad produk dengan pemenuhan prinsip syariah paling kurang
baru dengan fatwa DSN-MUI. secara triwulanan.
2) Dalam hal belum terdapat fatwa, maka DPS
mengusulkan kepada Direksi Perseroan untuk
melengkapi akad produk baru terkait syariah Pelaksanaan Kegiatan Dewan Pengawas
dengan fatwa dari DSN-MUI. Syariah Tahun 2023
a. Melakukan review sistem dan prosedur dari
produk baru yang akan dikeluarkan terkait dengan Pada tahun 2023, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan
pemenuhan prinsip syariah. kegiatan sebagai berikut:
b. Memberikan pendapat syariah atas produk baru
yang akan dikeluarkan Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 73
Page 76
Laporan Direksi, Dewan Komisaris
dan Dewan Pengawas Syariah
1. Pelaksanaan Rapat KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH PERIODE 16 MARET
Rapat DPS adalah forum musyawarah antara DPS untuk 2023 – 17 OKTOBER 2023
membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis maupun Pada tanggal 16 Maret 2023, Rapat Umum Pemegang Saham
operasional dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, Tahunan menyetujui dan mengesahkan pemberhentian Prof. Dr.
memberikan nasihat, dan memberikan saran kepada Direksi H Muhammad Quraish Shihab dari Ketua Umum DPS dan Dr.
dan Manajemen Unit Usaha Syariah (UUS) dalam bidang H. Mohamad Hidayat, MBA, MH dari anggota DPS. Kemudian,
syariah agar sesuai dengan prinsip syariah. Sepanjang Tahun RUPS menyetujui dan mengesahkan pengangkatan kembali
2023, DPS telah melaksanakan 13 (tiga belas) kali rapat DPS. Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas
2. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta Syariah Perseroan untuk periode kedua. Sehingga komposisi
Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah di Pasar Modal Dewan Pengawas Syariah periode 16 Maret 2023 sampai
Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dengan 17 Oktober 2023 sebanyak 2 (dua) orang yang terdiri
Sepanjang tahun tahun 2023, DPS telah mengeluarkan dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 1 (satu)
sebanyak 32 (tiga puluh dua) Opini Dewan Pengawas orang Anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut:
Syariah. Opini DPS ini dikeluarkan sebagai respon atas
perkembangan bisnis UUS Bank BTN agar tetap berjalan Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA : Ketua
sesuai dengan Prinsip Syariah. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA : Anggota
3. Laporan Hasil Pengawasan dan Rekomendasi DPS
Pada periode tahun 2023, DPS telah melakukan pelaporan KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH PERIODE 18
atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah OKTOBER 2023 – 31 DESEMBER 2023
untuk Semester II Tahun 2023 dan Semester I Tahun 2023 Pada tanggal 18 Oktober 2023, Muhammad Faiz, Lc, MA
secara tepat waktu. diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah. Sehingga
komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 18 Oktober 2023
sampai dengan 31 Desember 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang
Perubahan Komposisi Dewan Pengawas terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2
Syariah (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut:
Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi anggota
Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi anggota Dewan Penutup
Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan.
Demikian Laporan Dewan Pengawas Syariah untuk tahun
KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH PERIODE 1 JANUARI 2023. Ke depannya, Dewan Pengawas Syariah senantiasa
2023 – 15 MARET 2023 berkomitmen dalam memastikan ketaatan pada prinsip-prinsip
Komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 1 Januari 2023 syariah serta kepatuhan atas peraturan perundang-undangan
sampai dengan 15 Maret 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang dengan senantiasa mengingatkan kepada jajaran Manajemen
terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2 Perseroan. Dengan demikian Perseroan dapat mencapai kinerja
(dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut: yang lebih baik.
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA : Ketua Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH : Anggota
Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA : Anggota
Jakarta, Februari 2024
Atas Nama Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA
Ketua Dewan Pengawas Syariah
74 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 77
Laporan Tahunan 2023
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
1. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA: Anggota, 2. Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA: Ketua,
3. Muhammad Faiz, Lc, MA: Anggota
1 2 3
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 75
Page 78
Tanggung Jawab
Pelaporan Tahunan
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal Perseroan sudah
cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 13 Februari 2024
Nixon L. P. Napitupulu Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Nofry Rony Poetra Eko Waluyo Setiyo Wibowo
Direktur Finance Direktur Human Capital, Direktur Risk Management
Compliance, & Legal
Andi Nirwoto Elisabeth Novie Riswanti Jasmin
Direktur IT & Digital Direktur Assets Management Direktur Distribution & Funding
Hirwandi Gafar Hakim Putratama
Direktur Consumer Direktur Institutional Banking
76 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 79
Laporan Tahunan 2023
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal Perseroan sudah
cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 13 Februari 2024
Chandra M. Hamzah Iqbal Latanro
Komisaris Utama/Independen Wakil Komisaris Utama/Independen
Armand B. Arief Sentot A. Sentausa Andin Hadiyanto
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
Herry Trisaputra Zuna Himawan Arief Sugoto Mohamad Yusuf Permana
Komisaris Komisaris Komisaris
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 77
Page 80
PROFIL PERUSAHAAN 78 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 81
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”) diawali
dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun 1897. Saat ini,
Perseroan telah memiliki 631 jaringan Kantor Konvensional
serta 109 jaringan Kantor Syariah.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 79
Page 82
Profil
Perusahaan
Identitas
Perusahaan
Nama Perusahaan Nama Panggilan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Bank BTN (Perseroan)
Kode Saham Tanggal Pendirian
BBTN 9 Februari 1950
Pencatatan di Bursa Saham Bidang Usaha
Bank Umum, termasuk melakukan kegiatan Bank
17 Desember 2009, Bursa Efek Indonesia
berdasarkan prinsip syariah
Status Perseroan Jumlah Pegawai
Perseroan Terbatas (PT)/Perusahaan Terbuka/ 12.045 Orang
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Per 31 Desember 2023
80 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 83
Laporan Tahunan 2023
Dasar Hukum Pendirian Modal Dasar
• Undang-Undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari Rp10.239.216.000.000
1950 tentang Perubahan Undang-undang Postspaarbank
(Staatbald 1934 No. 653, 1937 No. 176 dan 197 dan 1941
No. 295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun
1950).
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4
Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963 tentang Perubahan dan Rp7.017.222.206.500
Tambahan Undang-undang No. 36 Tahun 1953 tentang Bank
Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).
• Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April
Data Jaringan Usaha
1992 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Bank Tabungan
Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli • Jaringan Perbankan Konvensional: 6 Kantor Wilayah, 81
1992 dibuat di hadapan Notaris Muhani Salim, S.H., di Jakarta.
Kantor Cabang, 541 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan
3 Kantor Fungsional.
• Jaringan Perbankan Syariah: 34 Kantor Cabang Syariah
Alamat Kantor Pusat
dan 75 Kantor Cabang Pembantu Syariah.
Menara Bank BTN
Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130, Indonesia
(021) 6336789
Kepemilikan
(021) 6346704
csd@btn.co.id
www.btn.co.id
Call Center : 1500-286
9,65%
Kontak Perusahaan
60,00%
Sekretaris Perusahaan 30,35%
Ramon Armando
Menara BTN
Jl. Gajah Mada No.1, Jakarta Pusat 10130
(021) 6336789 ext. 2003
(021) 6336719
Keterangan / Description
csd@btn.co.id
Investor Relations Pemerintah Republik Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Publik Domestik
Menara BTN Lantai 16
Jalan Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130 Publik Asing
+62 21 63870107
investor_relations@btn.co.id
Layanan Informasi Publik Media Sosial
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ppid.btn.co.id Bank BTN @bankbtn
@bankbtn Bank BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 81
Page 84
Profil
Perusahaan
Nama dan Alamat Kantor Wilayah,
Kantor Cabang Konvensional
dan Kantor Cabang Syariah
Kantor Wilayah
KANTOR WILAYAH 1 KANTOR WILAYAH 2
Kantor Wilayah Jawa Barat Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten
Jl. Jend. Sudirman No. 19, Bekasi 17143 Gedung Yodya Tower Lt. 3
Telp : (021) 88953281 Jl. Mayjen DI Panjaitan Kav 8, RT 003 RW 011,
Email : kantorwilayah1@btn.co.id Kel. Cipinang Cempedak Kec. Jatinegara, Jakarta Timur
Web : www.btn.co.id Telp : (021) 2301184, 31901656, 3905775
Email : kantorwilayah2@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR WILAYAH 3 KANTOR WILAYAH 4
Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Kantor Wilayah Sumatera
Gedung Graha Sudirman Gedung Graha Merah Putih Lt. 8,
Jl. Panglima Sudirman No. 7-9, Kel. Gembong Asin, Kec. Genteng, Jl. Puteri Hijau No. 1, Kesawan, Medan 20111
Surabaya Telp: (061) 80011133
Telp : (031) 5661704, 5661204 Email: kantorwilayah4@btn.co.id
Email : kantorwilayah3@btn.co.id Web: www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
KANTOR WILAYAH 5 KANTOR WILAYAH 6
Kantor Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY
Jl. Sultan Hasanuddin No. 1, Makassar Jl. M.T. Haryono No. 717, Semarang 50242
Telp : (0411) 5070760 Telp : (024) 8455932, 8455934
Email : kantorwilayah5@btn.co.id Email : kantorwilayah6@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Konvensional
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 1 (Kantor Wilayah Jawa Barat)
Kantor Cabang Bandung Kantor Cabang Bandung Timur Kantor Cabang Bogor
Jl. Jawa No. 7, Bandung 40117 Jl. Raya Cinunuk No. 223 A Jl. Pengadilan No. 13-15,
Telp : (022) 4232112, 4241036 Kec. Cileunyi, Kab. Bandung Bogor 16121
Email : kc.bandung@btn.co.id Telp : (022) 7816883 Telp : (0251) 8311700
Web : www.btn.co.id Email : kc.bandungtimur@btn.co.id Email : kc.bogor@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Cibinong Kantor Cabang Bekasi Kantor Cabang Cibubur
Ruko Cibinong City Centre Blok B20-21 & Jl. Jend. Sudirman No. 19, Bekasi 17143 Gedung A (Utama)
D20-21 Jl. Tegar Beriman Kel. Pakansari Kec. Telp : (021) 8840649 Jl. Transyogi Km. 3, Ruko Madison Blok C1
Cibinong, Kab. Bogor Email : kc.bekasi@btn.co.id No. 1-3, Komplek Cibubur Times Square,
Telp : (021) 83721442 Web : www.btn.co.id Jatikarya, Jatisampurna, Kota. Bekasi 17435
Email : kc.cibinong@btn.co.id Telp : (021) 84300071, 84300073
Web : www.btn.co.id Email : kc.cibubur@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Harapan Indah Bekasi Kantor Cabang Cikarang Kantor Cabang Depok
Ruko Office Park Harapan Indah Pertokoan Cikarang Central City Blok B No 2, Jl. Margonda Raya No. 186,
Blok OP Kavling No. OP1-01 & OP1-02 3, 5, 6, Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, Depok 16423
Harapan Indah, Bekasi 17132 Kab. Bekasi 17530 Telp : (021) 7751236, 7751237
Telp : (021) 88386971(hunting), Telp : (021) 22180090/ 22180096 Email : kc.depok@btn.co.id
88386972, 88386973 Email : kc.cikarang@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Email : kc.harapanindah@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
82 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 85
Laporan Tahunan 2023
Kantor Cabang Konvensional
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 1 (Kantor Wilayah Jawa Barat)
Kantor Cabang Cirebon Kantor Cabang Karawang Kantor Cabang Purwakarta
Jl. Siliwangi No. 20A-20B, Cirebon 45121 Jl. Galuh Mas Raya Blok VI-A No. 6, Desa. Jl. RE. Martadinata No. 1, Purwakarta 41114
Telp : (0231) 209143, 209153 Sukaharja, Kec. Teluk Jambe, Timur, Telp : (0264) 201024, 210830, 210831,
Email : kc.cirebon@btn.co.id Kab. Karawang 206637
Web : www.btn.co.id Telp : (0267) 8411400, 8411500 Email : kc.purwakarta@btn.co.id
Email : kc.karawang@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Tasikmalaya Kantor Cabang Sukabumi Kantor Cabang Cimahi
Jl. Sutisna Senjaya No. 101, Jl. Jendral Sudirman No. 49, Jl. Jend. Amir Machmud/Raya Timur No. 475,
Tasikmalaya 46112 Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh, Cimahi 40524
Telp : (0265) 334464, 334465 Sukabumi Telp : (022) 6651644, 6651645
Email : kc.tasikmalaya@btn.co.id Telp : (0266) 223446,235951 Email : kc.cimahi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Email : kc.sukabumi@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 2 (Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten)
Kantor Cabang Jakarta Kuningan Kantor Cabang Jakarta Harmoni Kantor Cabang Kelapa Gading Square
Plaza BP Jamsostek, Jl. HR Rasuna Said Menara BTN Gedung Emerald Tower
Kav. 112 – 114 Blok B, Kel. Karet, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130 Jl. Boulevard Barat Blok XB No. 3
Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan Telp : (021) 6336789, 6332666, 2310490 Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Telp : (021) 52964652 Email : kc.jakartaharmoni@btn.co.id Telp : (021) 45866883, 45866884
Email : kc.jakartakuningan@btn.co.id Web : www.btn.co.id Email : kc.kelapagadingsquare@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk Kantor Cabang Jakarta Cawang Kantor Cabang Tangerang
Jl. Anggrek No. 01 Kel. Kelapa Dua Gedung Yodya Tower Lt. 1-3, Jl. Mayjen DI Jl. Perintis Kemerdekaan No. 01
Kec. Kebon Jeruk, Kebon Jeruk Panjaitan Kav 8, RT 003, RW 011, Tangerang 15118
11550 Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara, Telp : (021) 5539363
Telp : (021) 53666345 Jakarta Timur 13340 Email : kc.tangerang@btn.co.id
Email : kc.jakartakebonjeruk@btn.co.id Telp : (021) 22986826, 22986827 Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id Email : kc.jakartacawang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Ciputat Kantor Cabang Jakarta Melawai Kantor Cabang Bumi Serpong Damai
Jl. Dewi Sartika No. 21 Ciputat, Jl. Melawai Raya No. 19 C-D, Kompleks BSD, Ruko Sektor VII E
Tangerang Selatan 15411 Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru Blok K No. 8 Jl. Raya Serpong,
Telp : (021) 7445145 Jakarta Selatan Tangerang 15310
Email : kc.ciputat@btn.co.id Telp : (021) 27517843, 27517840 Telp : (021) 5372235, 5372237
Web : www.btn.co.id Email : kc.jakartamelawai@btn.co.id Email : kc.bumiserpongdamai@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Karawaci Kantor Cabang Cilegon Kantor Cabang Jakarta Pluit
Perumnas Karawaci I Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 49, Jl. Pluit Kencana Raya No. 79, Pluit,
Jl. Cendrawasih No. 1, Cilegon 42414 Penjaringan, Jakarta Utara 14440
Tangerang 15115
Telp : (0254) 391766, 392681, 393479 Telp : (021) 66607390, 66607391,
Telp : (021) 5517849, 5517850 Email : kc.cilegon@btn.co.id 66607392
Email : kc.karawaci@btn.co.id Web : www.btn.co.id Email : kc.jakartapluit@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bintaro Jaya
CBD Bintaro Blok B7 No. A3 - 04A,
Kel. Pondok Jaya, Kec. Pondok Aren,
Tangerang Selatan
Telp : (021) 22215981
Email : kc.bintarojaya@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 83
Page 86
Profil
Perusahaan
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 3 (Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara)
Kantor Cabang Surabaya Kantor Cabang Denpasar Kantor Cabang Sidoarjo
Jl. Pemuda No. 50, Surabaya 60271 Jl. Dewi Sartika No. 2, Denpasar 80114 Jl. Ahmad Yani No. 15, Sidoarjo 61212
Telp : (031) 5353513, 5353519 Telp : (0361) 243811 Telp : (031) 8929211, 8957949,
Email : kc.surabaya@btn.co.id Email : kc.denpasar@btn.co.id 8957950
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Email : kc.sidoarjo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Malang Kantor Cabang Mataram Kantor Cabang Surabaya Bukit Darmo
Jl. Ade Irma Suryani No. 2-4, Malang 65119 Jl. Pejanggik No. 99-101 Cakranegara, Jl. Mayjend HR Muhammad Kav. 399
Telp : (0341) 323956 Mataram 83121 Kel. Putat Gede, Kec. Sukomanunggal
Email : kc.malang@btn.co.id Telp : (0370) 631186, 638289 Telp : (031) 7323344
Web : www.btn.co.id Email : kc.mataram@btn.co.id E-mail : kc.surabayabukitdarmo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Bangkalan Kantor Cabang Kupang Kantor Cabang Madiun
Jl. Teuku Umar No. 16, Jl. Jend. Sudirman No. 87, Jl. Dr. Sutomo No. 38, Madiun 63117
Kel. Kemayoran, Kec. Bangkalan 69116 Kupang 85119 Telp : (0351) 451460, 459034, 457927,
Telp : (031) 3098929, 3098831, Telp : (0380) 831004 459500, 459600
3098930 Email : kc.kupang@btn.co.id Email : kc.madiun@btn.co.id
Email : kc.bangkalan@btn.co.id Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Mulyosari Kantor Cabang Kediri Kantor Cabang Jember
Jl. Raya Mulyosari No. 82, Jl. Diponegoro No. 22 - 24, Jl. A. Yani No. 05,
Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Kediri 64121 Jember 68118
Kota. Surabaya 60112 Telp : (0354) 691260, 691262 Telp : (0331) 484611, 489292, 489266
Telp : (031) 5931763 Email : kc.kediri@btn.co.id Email : kc.jember@btn.co.id
Email : kc.mulyosari@btn.co.id Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Banyuwangi Kantor Cabang Gresik Kantor Cabang Mojokerto
Jl. Brawijaya No. B-1 dan B-2, Kel. Sobo, Kompleks Pertokoan Multi Sarana Jl. Majapahit No. 130 - 134 Blok1-2,
Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi 68418 Plaza Blok C 01 No. 1, Mojokerto 61323
Telp : (0333) 414490, 415690 Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61118 Telp : (0321) 323850, 323853
Email : kc.banyuwangi@btn.co.id Telp : (031) 3973455 Email : kc.mojokerto@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Email : kc.gresik@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 4 (Kantor Wilayah Sumatera)
Kantor Cabang Medan Kantor Cabang Palembang Kantor Cabang Padang
Jl. Pemuda No. 10A, Medan 20151 Jl. Jend. Sudirman Km. 4, 5 No. 125, Jl. H. R. Rasuna Said No. 3, Jati Baru
Telp : (061) 4149777 Palembang 30128 Padang Tim, Kota Padang 25129
Email : kc.medan@btn.co.id Telp : (0711) 411175, 410552 Telp : (0751) 31903, 32094, 32096
Web : www.btn.co.id Email : kc.palembang@btn.co.id Email : kc.padang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Batam Kantor Cabang Pekanbaru Kantor Cabang Jambi
Jl. Engku Putri No.1, Kel. Belian Jl. Jend. Sudirman No. 393, Jl. H. M. Yusuf Singadikane No. 146,
Nongsa Batam Center Pekanbaru 28116 Jambi 36122
Telp : (0778) 470630, 470625, 470628 Telp : (0761) 40494, 40185, 40188 Telp : (0741) 61793, 61792
Email : kc.batam@btn.co.id Email : kc.pekanbaru@btn.co.id Email : kc.jambi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Pematang Siantar Kantor Cabang Bandar Lampung Kantor Cabang Bengkulu
Jl. Sutomo No. 5 G-H, Kel. Proklamasi Jl. Wolter Monginsidi No. 80-88, Jl. Soeprapto No. 7 - 8,
Kec. Pematang Siantar Barat, Bandar Lampung 35215 Bengkulu 38223
Pematang Siantar Telp : (0721) 489253, 489255, 484778, Telp : (0736) 20875
Telp : (0622) 28887 483256 Email : kc.bengkulu@btn.co.id
Email : kc.pematangsiantar@btn.co.id Email : kc.bandarlampung@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Tanjung Pinang Kantor Cabang Pangkal Pinang
Jl. D.I. Panjaitan Km. 9 Komplek Plaza Bintan Jl. Perniagaan, Mall Bangka Trade
Center Blok Bunga No. 9-12, Tanjung Pinang Center B11 - B14, Pangkal Pinang
Telp : (0771) 7447101, 7447088 Telp : (0717) 423748
Email : kc.tanjungpinang@btn.co.id Email : kc.pangkalpinang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
84 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 87
Laporan Tahunan 2023
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 5 (Kantor Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua)
Kantor Cabang Makassar Kantor Cabang Banjarmasin Kantor Cabang Samarinda
Jl. Kajaolalido No. 4, Makassar 90111 Jl. R. E. Martadinata No. 4, Jl. RE. Martadinata No. 01,
Telp : (0411) 316016, 316011 Banjarmasin 70111 Samarinda 75127
Email : kc.makassar@btn.co.id Telp : (0511) 4368133, 4366669, Telp : (0541) 736930, 731695, 731510
Web : www.btn.co.id 4366670 Email : kc.samarinda@btn.co.id
Email : kc.banjarmasin@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Pontianak Kantor Cabang Balikpapan Kantor Cabang Parepare
Jl. Imam Bonjol No. 29, Pontianak 78122 Jl. Jend. Sudirman No. 141, Balikpapan Jl. Andi Makkasau No 115-117, Lakessi,
Telp : (0561) 740163 Telp : (0542) 420333 Kec. Soreang, Kota.
Email : kc.pontianak@btn.co.id Email : kc.balikpapan@btn.co.id Parepare, Sulawesi Selatan 91131
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Telp : (0421) 28115
Email : kc_parepare@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Banjarbaru Kantor Cabang Manado Kantor Cabang Jayapura
Jl. Ahmad Yani Km 33 RT 01 RW 01 Jl. Wolter Monginsidi No. 56, Jl. Koti No. 22, Jayapura 99111
Loktabak Utara, Banjarbaru, Manado 95115 Telp : (0967) 537970, 537971, 537973
Kalimantan Selatan 71114 Telp : (0431) 868095, 855504, 855505 Email : kc.jayapura@btn.co.id
Telp : (0511) 6749738, 6749831 Email : kc.manado@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Email : kc.banjarbaru@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Kendari Kantor Cabang Ambon Kantor Cabang Tarakan
Jl. A. Yani , Komplek A. Yani Square Jl. Diponegoro No. 75B, Ambon Jl. Mulawarman No. 10, RT. 73 Kel. Karang
Blok. A6-7, Kendari 93117 Telp : (0911) 355882, 354471, 348552, Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan
Telp : (0401) 322101 355882 Telp : (0551) 24322
Email : kc.kendari@btn.co.id Email : kc.ambon@btn.co.id Email : kc.tarakan@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Palu Kantor Cabang Palangkaraya Kantor Cabang Gorontalo
Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palu 94111 Jl. Diponegoro No. 23, Jl. Nani Wartabone No. 3, Kel. Limba U I,
Telp : (0451) 424555, 428555 Palangkaraya 73111 Kec. Kota Selatan, Kota. Gorontalo
Email : kc.palu@btn.co.id Telp : (0536) 3220602, 3223975 Telp : (0435) 830490, 829481
Web : www.btn.co.id Email : kc.palangkaraya@btn.co.id Email : kc.gorontalo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Ternate Kantor Cabang Panakkukang Kantor Cabang Mamuju
JL. Pahlawan Revolusi No. 152 Kel. Jl. Hertasning Blok I No. 2, Jl KS Tubun No 18, Kabupaten Mamuju
Gamalama, Ternate Tengah, Makassar 90222 Telp : (0426) 22389
Maluku Utara 97721 Telp : (0411) 868831, 868833 Email : kc.mamuju@btn.co.id
Telp : (0921) 3111330 Email : kc.panakukang@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Email : kc.ternate@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Konvensional Wilayah 6 (Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY)
Kantor Cabang Semarang Kantor Cabang Yogyakarta Kantor Cabang Solo
Jl. M.T. Haryono No. 717, Semarang 50242 Jl. Jend. Sudirman No. 71, Jl. Slamet Riyadi No. 282, Solo 57141
Telp : (024) 312151, 446166 Yogyakarta 55223 Telp : (0271) 726930
Email : kc.semarang@btn.co.id Telp : (0274) 589898, 581014, 581016 Email : kc.solo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Email : kc.yogyakarta@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Pekalongan Kantor Cabang Purwokerto Kantor Cabang Tegal
Jl. Merdeka No. 7, Pekalongan 51113 Jl. Jend. Sudirman No. 431, Jl. Gajah Mada No. 33, Tegal
Telp : (0285) 433883, 433884, 433484, Purwokerto 53116 Telp : (0283) 343050, 343835, 323038
433917, 413222 Telp : (0281) 641114 Email : kc.tegal@btn.co.id
Email : kc.pekalongan@btn.co.id Email : kc.purwokerto@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Kudus Kantor Cabang Magelang
Jl AKBP Agil Kusumadya No 32, Jl. Tentara Pelajar No. 40, Magelang 56116
Kecamatan Jati Kudus Telp : (0293) 3215983
Telp : (0291) 438732 Email : kc.magelang@btn.co.id
Email : kc.kudus@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 85
Page 88
Profil
Perusahaan
Kantor Cabang Syariah
Kantor Cabang Syariah Wilayah 1 (Kantor Wilayah Jawa Barat)
Kantor Cabang Syariah Bandung Kantor Cabang Syariah Bekasi Kantor Cabang Syariah Bogor
Jl. Diponegoro No. 8, Bandung Jl. Ahmad Yani, Ruko Sentra Niaga Kalimalang Jl. Jendral Sudirman No. 01, Kec. Bogor
Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan, Blok A.IV No.5-6 dan Blok B No. 1 Tengah, Bogor 16121
Bandung 40115 Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Telp : (0251) 8327171, 8327575
Telp : (022) 4265472, 4265473, Kota Bekasi 17144 Email : kcs.bogor@btn.co.id
4265474 Telp : (021) 8893333 Web : www.btn.co.id
Email : kcs.bandung@btn.co.id Email : kcs.bekasi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Cirebon Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya Kantor Cabang Syariah Depok
Jl. Raden Ajeng Kartini No. 68, JI. Yudanegara No. 10, Kel. Yudanegara Jl. Margonda Raya No. 438B-D, Kel. Pondok
Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan, Cirebon Kec. Cihideung Cina, Kec. Beji, Kota Depok
Telp : (0231) 235485, 235486, 235488 Kota Tasikmalaya 46112 Telp : (021) 7867661
Email : kcs.cirebon@btn.co.id Telp : (0265) 310612, 7296566, Email : kcs.depok@btn.co.id
Web : www.btn.co.id 7296567, 7296568 Web : www.btn.co.id
Email : kcs.tasikmalaya@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Karawang
Jl Kertabumi no 29 C-D, Kel. Nagasari,
Kec. Karawang Barat,
Kab. Karawang 41311
Telp : 0267 - 8400888, 8400999
Email : kcs.karawang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Wilayah 2 (Kantor Wilayah DKI Jakarta & Banten)
Kantor Cabang Syariah Jakarta Kantor Cabang Syariah Tangerang Kantor Cabang Syariah Jakarta Pasar
Harmoni Jl. Serpong Raya, Ruko Villa Melati Mas Blok. Minggu
Jl. Suryo Pranoto No. 9 B-D, Kel. Petojo SR-1 No. 23-24, Serpong - Tangerang 15320 Ruko Grand Palace Blok G & H,
Selatan Kec. Gambir Jakarta Pusat 10130 Telp : (021) 5370773 Jl. Raya Ps. Minggu Km 16 Pancoran,
Telp : (021) 3860617, 3860620, 3864265 Email : kcs.tangerang@btn.co.id Jakarta Selatan
Email : kcs.jakartaharmoni@btn.co.id Web : www.btn.co.id Telp : (021) 7993662, 7993015
Web : www.btn.co.id Email : kcs.pasarminggu@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Serang
Jl. Jend Ahmad Yani No. 175, Cipete
Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang,
Kota Serang - Banten
Telp : (0254) 7915869
Email : kcs.cilegon@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Wilayah 3 (Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara)
Kantor Cabang Syariah Surabaya Kantor Cabang Syariah Malang Kantor Cabang Syariah Mataram
Jl. Diponegoro No. 29, Surabaya 60271 Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 87, Jl. Pejanggik No. 18-19
Telp : (031) 5666363,5610518 Kel. Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kel. Cakranegara, Kab. Mataram
Email : kcs.surabaya@btn.co.id Kota Malang 65112 Telp : (0370) 7503646
Web : www.btn.co.id Telp : (0341) 3012469 Email : kcs.mataram@btn.co.id
Email : kcs.malang@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Jember
Jl Hayam Wuruk No 16 Kelurahan Kaliwates
Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember
Telp : (0331) 491009, 491010
Email : kcs.jember@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
86 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 89
Laporan Tahunan 2023
Kantor Cabang Syariah Wilayah 4 (Kantor Wilayah Sumatera)
Kantor Cabang Syariah Batam Kantor Cabang Syariah Medan Kantor Cabang Syariah Pekanbaru
Jl. Sriwijaya Komp. Regency Park Lot 29, Jl Diponegoro No 34 Kel. Madras Hulu Jl Jendral Sudirman No 203 C D E F G,
Pelita, Batam 29432 Kec. Medan Polonia, Kota Medan Kel. Tangkerang Tengah, Kec. Merpoyan
Telp : (0778) 421921 Telp : (061) 4144554 Damai, Kota Pekanbaru 28128
Email : kcs.batam@btn.co.id Email : kcs.medan@btn.co.id Telp : (0761) 7891314
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Email : kcs.pekanbaru@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Palembang Kantor Cabang Syariah Banda Aceh Kantor Cabang Syariah Bengkulu
Jl. A Rivai No. 221, Kel. 26 Ilir D.1, Kec. Ilir Jl. H.M Daud Beureuh No. 39, Desa. Kuta JL. S. Parman No. 24, Kel. Penurunan,
Barat I, Palembang, Sumatera Selatan Alam, Kec. Kuta Alam, Kota. Banda Aceh Kec. Ratu Samban,
Telp : (0711) 365808, 354001, 353230 Telp : (0651) 40331 Kota Bengkulu
Email : kcs.palembang@btn.co.id Email : kcs.bandaaceh@btn.co.id Telp : (0736) 78604566
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Email : kcs.bengkulu@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Jambi Kantor Cabang Syariah Padang Kantor Cabang Syariah Bandar
Jl. Hayam Wuruk No. 27, Kel. Cempaka Putih, Jl. Belakang Olo No. 47, Kel. Kp Jao, Lampung
Kec. Jelutung, Kota Jambi Kec. Padang Barat, Padang Jl Kartini No 85, Kel. Palapa,
Telp : (0741)- 3620645, 3620687 Telp : (0751)- 8954842, 8954832 Kec. Tanjung Karang Pusat,
Email : kcs.jambi@btn.co.id Email : kcs.padang@btn.co.id Kota Bandar Lampung 35116
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Telp : (0751)- 6025555
Email : kcs.bandarlampung@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Wilayah 5 (Kantor Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua)
Kantor Cabang Syariah Makassar Kantor Cabang Syariah Banjarmasin Kantor Cabang Syariah Palu
Jl A.P Pettarani No 21, Tamamaung, Jl. Jend Ahmad Yani KM 5,5 No. 456 Jl. Emmy Saelan No. 36, Kel. Tatura Utara,
Kec. Panakkukang, Kel. Pemurus Luar, Kec. Banjarmasin Timur Kec. Palu Selatan, Kota Palu 94236
Kota Makassar 90231 Kota Banjarmasin Telp : (0451) - 485431
Telp : (0411) 3613399 Telp : (0511) 3250530, 3250540, Email : kcs.palu@btn.co.id
Email : kcs.makassar@btn.co.id 3250560 Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id Email : kcs.banjarmasin@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Balikpapan Kantor Cabang Syariah Kendari Kantor Cabang Syariah Pontianak
Jl. Jenderal Sudirman No. 565 – 566, Jl. MT Haryono No. 78 Kel. Bende, Jl Jend Ahmad Yani No 61 G-H, Kelurahan
Balikpapan 76114 Kec. Baruga, Kota Kendari Bangka Belitung Laut, Kec. Pontianak
Telp : (0542) 742260, 742258 Telp : - Tenggara, Kota Pontianak
Email : kcs.balikpapan@btn.co.id Email : kcs.kendari@btn.co.id Telp : (0561) - 8171285
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id Email : kcs.pontianak@btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Wilayah 6 (Kantor Wilayah Jawa Tengah & DIY)
Kantor Cabang Syariah Yogyakarta Kantor Cabang Syariah Solo
Jl. Faridan M Noto No. 10, Kota Baru Gondokusuman, Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 332, Solo 57141
Yogyakarta 55224 Telp : (0271) 712127, 7008978, 7008947
Telp : (0274) 551055, 512467 Email : kcs.solo@btn.co.id
Email : kcs.yogyakarta@btn.co.id Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Tegal Kantor Cabang Syariah Semarang
Jl. Jenderal Sudirman No. 02 , Kel. Pekauman, Kec. Tegal Barat, Jl. Achmad Yani No. 181 Kel. Wonodri
Kota Tegal 52113 Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang
Telp : (0283) 342923 ,342933 Telp : (024) 8449918, 8449919
Email : kcs.tegal@btn.co.id Email : kcs.semarang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id Web : www.btn.co.id
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 87
Page 90
Profil
Perusahaan
Jaringan
Mitra Usaha
Perseroan senantiasa menjalin kerja sama dengan berbagai mitra usaha, dengan tujuan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Perseroan juga menjalankan berbagai kemitraan bisnis dalam rangka penyediaan layanan produk perbankan serta kenyamanan
transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan dengan mitra usaha di antaranya sebagai
berikut:
Grup/Perusahaan Keterangan
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Aplikasi E-Panjar dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)
Telkomsel TCASH-BTN
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) KPR Atlet
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) & Grup Usaha (PT Angkasa Pura I
Kredit Korporasi - Term Loan dan Investasi
dan PT Angkasa Pura II)
PT PP (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (PP Properti, PP Urban dan lainnya) Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan)
PT Pertamina (Persero) dan Grup Usahanya ( Pertamina EP, Pertamina Hulu
Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi dan Term Loan)
Energi, Pertamina Hulu Indonesia dan lainnya)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (WIKA Realty, WIKA
Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan)
Gedung, WIKA Industri dan Konstruksi)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (Adhi Commuter Properti Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan) - Termasuk Developer
dan Adhi Persada Properti) yang mendukung penyediaan unit rumah untuk millennials
Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan) - Termasuk Developer
Perum Perumnas
yang mendukung penyediaan unit rumah untuk millennials
PT Waskita Karya Realty Konstruksi Properti
PT Bumi Serpong Damai Tbk Kredit Korporasi - Term Loan
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) – ITDC Kredit Korporasi – Term Loan (Sindikasi)
PT Indonesia Financial Group (IFG) Kredit Korporasi – Term Loan (Sindikasi)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi - Infrastruktur)
PT Jasamarga Bali Toll Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi - Infrastruktur)
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Kredit Korporasi - Modal Kerja
Sinar Mas APP ( PT Indah Kiat Pulp & Paper, PT OKI Pulp & Paper dan
Kredit Korporasi (Cash Loan dan Non Cash Loan)
PT Pindo Deli Pulp & Paper)
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) Kredit Korporasi - Modal Kerja (Cash Loan dan Non Cash Loan)
PT Alam Sutera Realty Kredit Korporasi – Modal Kerja (Sindikasi )
PT Astakona Megahtama Kredit Konstruksi
BULOG Kredit Korporasi - Modal Kerja
Ciputra Residence Kredit Korporasi - Modal Kerja
PT Nindya Karya Kredit Korporasi - Kontraktor
PT Yodya Karya Kredit Korporasi – Kontraktor
PT Virama Karya Kredit Korporasi - Kontraktor
PT LEN Industri Kredit Korporasi - Kontraktor
PT Lippo Cikarang Kredit Korporasi - Modal Kerja
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang Kredit Korporasi - Investasi Sindikasi
Medco Power Indonesia Kredit Korporasi - Investasi
Salim Group ( PT Mega Akses Persada & PT Air Bersih Jakarta) Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi)
PT Bandung Indah Permai Kredit Korporasi - Investasi
Blue Bird Pembiayaan Perumahan
Grab Indonesia Kredit KPR
88 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 91
Laporan Tahunan 2023
Grup/Perusahaan Keterangan
Gojek Kredit KPR
BPKH Bank Penerima Setoran Ibadah Haji
Kemenag Bank Penerima Ibadah Haji
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Kredit KPR
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kementerian PUPR) Pengelolaan Dana dan Kredit KPR
Satuan Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Satker Penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan
PUPR)
PT Jamkrindo Syariah Penjaminan Asuransi Pembiayaan
PT Askrindo Syariah Penjaminan Asuransi Pembiayaan
PT Jasindo Syariah Penjaminan Asuransi Pembiayaan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Sekuritisasi KPR, Pinjaman Refinancing dan Pinjaman FLPP
Pengelolaan Rekening Satuan Kerja dan Badan Layanan Umum dan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Pinjaman Dalam Negeri
Kementerian Agama Republik Indonesia Kerja sama Terkait Haji
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik
Penyaluran Dana Kartu Indonesia Pintar
Indonesia
Badan Pengelola Keuangan Haji Pengelolaan dana Haji
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Pengelolaan dana
Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Pengelolaan dana
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Pengelolaan dana
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Pengelolaan dana
Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan Pengelolaan dana
PT Hutama Karya (Persero) Pengelolaan dana & Kredit Non Cash Loan
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Pengelolaan dana
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Pengelolaan dana
PT Jaminan Kredit Indonesia Pengelolaan dana
PT Jamkrindo Syariah Pengelolaan dana
PT Reasuransi Indonesia Utama Pengelolaan dana
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Pengelolaan dana
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Pengelolaan dana
PT Perusahan Gas Negara Tbk Pengelolaan dana
PT Ciputra Nusantara Pengelolaan dana
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk Pengelolaan dana
PT Medco Power Indonesia Pengelolaan dana
PT BFI Finance Indonesia Tbk Pengelolaan dana
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Indonesia Pengelolaan dana
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia Pengelolaan dana
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri Pengelolaan dana
Perusahaan Asuransi Allianz Pengelolaan dana
Manulife Indonesia Pengelolaan dana
Sun Life Financial Pengelolaan dana
Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan Pengelolaan dana
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
PT Pabrik Gula Rajawali I, Grup Usaha dari PT Rajawali Nusantara
Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
Indonesia (Persero)
PT Industri Kereta Api “INKA” (Persero) Pembiayaan Modal Kerja Kontraktor BTN iB
PT Waskita Karya Realty Pembiayaan Konstruksi BTN iB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 89
Page 92
Profil
Perusahaan
Grup/Perusahaan Keterangan
BPJS Kesehatan Penerimaan iuran peserta
BPJS Ketenagakerjaan Penerimaan iuran peserta
Universitas Negeri Yogyakarta Penerimaan iuran SPP Online
Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya Penerimaan iuran SPP Online
Universitas Indonesia Penerimaan iuran SPP Online
Universitas Gajah Mada Penerimaan iuran SPP Online
Institut Pertanian Bogor Penerimaan iuran SPP Online
Universitas Negeri Semarang Penerimaan iuran SPP Online
Universitas Brawijaya Malang Penerimaan iuran SPP Online
Universitas Mulawarman Penerimaan iuran SPP Online
Univerisitas Hasanudin Penerimaan iuran SPP Online
Bakti Kominfo Penerimaan Sewa BTS
PDAM Tirtawening Penerimaan iuran Tagihan Air
PDAM Malanng Penerimaan iuran Tagihan Air
PDAM Bekasi Penerimaan iuran Tagihan Air
PDAM Kota Samarinda Penerimaan iuran Tagihan Air
90 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 93
Laporan Tahunan 2023
Brand
Perusahaan
Logo Perseroan
Logo Perseroan terdiri dari 4 (empat)
elemen yaitu, logotype, logogram
primer, logogram sekunder dan tagline.
Logotype dan logogram merupakan
kesatuan yang tidak terpisahkan dalam
setiap penggunaannya di berbagai
media.
Supergrafik
Supergrafik ini diterapkan pada seluruh
desain visual stationery Perseroan.
Supergrafik berbentuk atap rumah
diambil dari aksen grafis Logogram
Perseroan, simbol panah ke atas
memiliki arti selalu optimis menjadi
yang terbaik bagi perusahaan maupun
customer/mitra.
Warna
Perseroan memiliki 4 (empat) warna,
terdiri dari 3 (tiga) warna primer
dan 1 (satu) warna sekunder. 3 (tiga)
warna primer (biru, emas dan merah)
ditampilkan pada logo Perseroan,
sedangkan warna sekunder (kuning)
mencerminkan identitas Perseroan
sebagai perusahaan yang dinamis
dan memiliki semangat tinggi dalam
memenuhi harapan masyarakat
Logogram Primer yang berbentuk atap rumah merepresentasikan Indonesia di bidang perbankan.
misi utama Perseroan untuk memenuhi kebutuhan KPR
masyarakat Indonesia. Logogram Primer terdiri dari dua buah
pola segi enam dengan ukuran berbeda untuk menggambarkan Warna biru melambangkan kematangan
falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia: yang besar Perseroan dalam mengelola bisnis
perbankan dan kebijaksanaan
melindungi dan menumbuhkan yang kecil.
Perseroan dalam mengemban misi
pembangunan nasional.
Warna emas melambangkan kredibilitas
Perseroan sebagai bank yang solid
dalam membuktikan diri sebagai bank
yang mendapatkan kepercayaan
masyarakat.
Logogram Sekunder yang berbentuk garis merah
menggambarkan kepercayaan diri dan keandalan Perseroan. Warna merah melambangkan
kepercayaan diri Perseroan sebagai
bank yang tangguh dalam menjalankan
roda bisnis perbankan di Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 91
Page 94
Profil
Perusahaan
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”)
diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun
1897. Pada tahun 1942, Postspaarbank diambil alih oleh
Pemerintah Jepang dan berubah nama menjadi Tyokin
Kyoku atau Kantor Tabungan. Kemudian hal ini berlanjut
pada tahun 1945, Pemerintah Indonesia mengambil
alih Tyokin Kyoku dan mendirikan Kantor Taboengan
Pos. Di era paska kemerdekaan, tepatnya pada tahun
1950 Pemerintah Republik Indonesia mengubah nama
Tyokin Kyoku menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan
Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950 tanggal 9
Februari 1950 dan kemudian berdasarkan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 tahun
1963 berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara
pada tahun 1963 hingga sekarang.
Pada tahun 1974, Pemerintah menunjuk Perseroan sebagai satu- Pada tahun 2009, Perseroan melakukan sekuritisasi KPR pertama
satunya institusi yang menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), di Indonesia. Perseroan melakukan sekuritisasi aset melalui
sejalan dengan Program Pemerintah yang tengah menggalakkan pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif – Efek Beragun
program perumahan untuk rakyat. Di tahun 1976, Perseroan Aset (KIK-EBA), lalu pada 17 Desember 2009 melakukan
melakukan realisasi pertama kali di Perumahan Tanah Mas Penawaran Umum Saham Perdana/Initial Public Offering (IPO)
Kota Semarang. Pada tanggal 29 April 1989, Perseroan mulai dan listing di Bursa Efek Indonesia.
beroperasi sebagai bank umum milik negara. Berdasarkan
Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992, status Perseroan Tahun 2015, Perseroan berperan penting dalam membantu
diubah menjadi perseroan terbatas milik negara (Persero). Akta Program Pemerintah “Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat”.
pendirian Bank sebagai Persero dibuat dihadapan Notaris Perseroan telah ditunjuk sebagai salah satu Bank yang
Muhani Salim, S.H., No. 136 tanggal 31 Juli 1992 dan telah mendukung program pemerintah melalui pembiayaan KPR. Pada
disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan tahun 2017, perjalanan proses transformasi digital banking
No. C2-6587.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta Perseroan terus berlanjut. Dari sisi bisnis, Perseroan terus
diumumkan dalam Berita Negara No. 73 tanggal 11 September meningkatkan pelayanan perbankan dengan mengakselerasi
1992 Tambahan No. 6A. Pada tahun 1994, Berdasarkan tahapan transformasi di era digital, salah satunya dengan
surat keputusan Direksi Bank Indonesia No. 27/55/KEP/DIR membuka Smart Branch. Smart Branch Perseroan dilengkapi
tanggal 23 September 1994, Perseroan mendapatkan izin dengan beragam layanan untuk memfasilitasi kebutuhan
operasi sebagai Bank Devisa dan selanjutnya Perseroan ditunjuk nasabah dalam memperoleh informasi perbankan, melakukan
sebagai Bank komersial yang fokus pada pembiayaan rumah komunikasi, transaksi, registrasi, dan pembukaan rekening.
pada tahun 2002. Perseroan telah mendapatkan persetujuan
dari Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan umum perbankan Pada tahun 2019, Perseroan menjadi Housing Market Maker dan
berdasarkan prinsip syariah melalui surat No. 6/1350/DPbS memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar ke-5. Selanjutnya, tahun
tanggal 15 Desember 2004. Perseroan mulai melakukan 2022 merupakan tahun yang penting karena merupakan kali
kegiatannya berdasarkan prinsip syariah pada tanggal 14 kedua Perseroan menggelar Rights Issue atau penerbitan saham
Februari 2005 dengan mulai beroperasinya cabang syariah baru setelah tahun 2012 lalu. Rights Issue dimaksud menjadi salah
pertama di Jakarta - Harmoni.
92 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 95
Laporan Tahunan 2023
satu upaya Perseroan untuk meningkatkan ekspansi kredit sekaligus memperkuat modal untuk mengawal misi Perseroan Menjadi The Best
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Tahun 2023, sebagai wujud dari salah satu transformasi digital banking, Perseroan
merilis BTN Mobile, aplikasi untuk mendukung layanan perbankan melalui ponsel menggantikan BTN Mobile Banking.
Keterangan Perubahan Nama
Perseroan memiliki sejarah panjang hingga akhirnya menjadi seperti saat ini, mulai dari nama Bank Tabungan Pos pada tahun 1950
hingga menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1897 - 1950 1950 1963 2009-sekarang
Didirikan dengan nama 9 Februari 1950, dilakukan 22 Juni 1963 efektif berubah 17 Desember 2009 resmi
“Postspaarbank” pada perubahan nama menjadi nama menjadi “Bank melakukan Penawaran
1897 masa Pemerintahan “Bank Tabungan Pos” oleh Tabungan Negara”. Umum Saham Perdana (IPO)
Hindia Belanda, kemudian Pemerintah RI. di Bursa Efek Indonesia.
berubah nama menjadi Status hukum Bank menjadi
“Tyokin Kyoku” atau “Kantor perusahaan terbuka dengan
Tabungan” pada 1942 nama “PT Bank Tabungan
semasa Pemerintahan Negara (Persero) Tbk”.
Jepang. Kembali berubah
nama menjadi “Kantor
Taboengan Pos” pada 1945
saat masa kemerdekaan
Republik Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 93
Page 96
Profil
Perusahaan
Visi, Misi dan
Budaya Perusahaan
VISI
“Menjadi
The Best Mortgage
Bank in Southeast
Asia pada tahun
2025.”
94 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 97
Laporan Tahunan 2023
REVIU VISI DAN MISI OLEH
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Visi dan Misi secara berkala ditinjau dengan
mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungan
eksternal maupun internal. Hasil reviu Visi dan Misi oleh
Dewan Komisaris dan Direksi yang dilakukan di tahun
2021 dan rekomendasi dari McKinsey dinyatakan
bahwa perumusan Visi dan Misi baru sesuai dengan
perubahan kondisi lingkungan eksternal maupun internal
dan masih relevan di tahun 2023. Visi dan Misi baru
telah ditetapkan dalam Corporate Plan Perseroan Tahun
2021-2025 dan telah dituangkan dalam Rencana Bisnis
Bank 2023-2025.
MISI
1 Secara aktif mendukung pemerintah 4 Meningkatkan shareholder value
dalam memajukan kesejahteraan dengan berfokus pada pertumbuhan
masyarakat Indonesia melalui profitabilitas yang berkelanjutan
kepemilikan rumah. sebagai perusahaan blue chip dengan
prinsip manajemen risiko yang kokoh.
2 Mewujudkan kehidupan yang
diimpikan jutaan rakyat Indonesia 5 Menjadi mitra keuangan bagi para
melalui penyediaan rumah yang pemangku kepentingan dalam
layak. ekosistem perumahan dengan
menyediakan solusi menyeluruh dan
layanan terbaik melalui inovasi digital.
3 Menjadi One of Home of Indonesia’s
Best Talent.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 95
Page 98
Profil
Perusahaan
Budaya
Perusahaan
Perseroan menyadari pentingnya penerapan budaya perusahaan karena dapat mendongkrak kinerja perusahaan secara signifikan.
Perseroan telah beberapa kali memodifikasi budaya perusahaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa budaya kerja perusahaan kita
tetap relevan dengan lingkungan eksternal dan ekosistem bisnis yang dinamis dan berubah-ubah seiring dengan perkembangan zaman
dan teknologi. Budaya Perseroan saat ini adalah AKHLAK secara berurutan adalah Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan
Kolaboratif serta diikuti dengan 18 poin yang menjelaskan AKHLAK secara lebih detail adalah fondasi dari budaya perusahaan Perseroan.
8 Perilaku Utama
“Menjadi The Best Mortgage Bank
in Southeast Asia pada tahun 2025.”
Berpegang teguh
Fokus Strategi Tahun 2021-2025 1 dan patuh pada nilai
moral dan etika bisnis,
Tema Strategi Tahun 2021-2025
memenuhi komitmen
sesuai peraturan yang
4 Pilar Budaya
berlaku
Sales & Service Governance & Performance
Learning Culture Terus belajar,
Culture Risk Culture Culture
2 melakukan perbaikan
intrapreneurship untuk
Tmbah tumbuh dan Bersih dan Berkinerja meningkatkan kompetensi
memenuhi Harpan Terus Belajar diri dan orang lain
Terpercaya Unggul
Pelanggan
Program Utama & Program Pilihan Disiplin, Konsisten
3 dan tuntas dalam
Critical Few Behaviors menyelesaikan tugas S
dengan kualitas
3 6 7 G P
hasil terbaik
Disiplin, Konsisten dan Proaktif, efektif, dan efisien Cepat tanggap terhadap
tuntas dalam menyelesaikan dalam memenuhi kebutuhan perubahan serta Saling menghormati,
tugas dengan kualitas hasil pelanggan memberikan kesempatan
terbaik untuk melakukan perbaikan
4 menghargai dan terbuka
yang berkelanjutan terhadap perbedaan
Tindakan Simbolis Pimpinan
Critical Few Behaviors
8 Prilaku Utama BTNers
18 (DELAPAN BELAS) PANDUAN PERILAKU AKHLAK BAGI BTNers
Amanah Kompeten Harmonis
• Memenuhi janji dan komitmen. • Meningkatkan kompetensi diri • Menghargai setiap orang apa
• Bertanggung jawab atas tugas, untuk menjawab tantangan yang pun latar belakangnya.
keputusan dan tindakan yang selalu berubah. • Suka menolong orang lain.
dilakukan. • Membantu orang lain belajar. • Membangun lingkungan kerja
• Berpegang teguh kepada nilai • Menyelesaikan tugas dengan yang kondusif.
moral dan etika. kualitas terbaik.
96 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 99
Laporan Tahunan 2023
Memegang teguh kepercayaan
Amanah yang diberikan.
Terus belajar dan
Kompeten mengembangkan kapabilitas.
Bertanggung jawab dan
5 selalu mengedepankan
Saling peduli dan menghargai
kepentingan perusahaan
Harmonis perbedaan.
Proaktif, efektif, dan
6 efisien dalam memenuhi
kebutuhan
S P
pelanggan Berdedikasi dan
Loyal mengutamakan kepentingan
Cepat tanggap terhadap Bangsa dan Negara.
7 perubahan serta
memberikan kesempatan
untuk melakukan S G
perbaikan yang
berkelanjutan P L Terus berinovasi dan antusias
Adaptif dalam menggerakkan ataupun
Terbuka untuk bekerja menghadapi perubahan.
8 sama yang menghasilkan
nilai tambah
S Sales & Service Culture Membangun kerja sama yang
G Governance & Risk Culture Kolaboratif sinergis.
P Performance Culture
L Learning Culture
Loyal Adaptif Kolaboratif
• Menjaga nama baik sesama • Cepat menyesuaikan diri untuk • Memberi kesempatan
karyawan, pimpinan, BUMN menjadi lebih baik. kepada berbagai pihak untuk
dan Negara. • Terus-menerus melakukan berkontribusi.
• Rela berkorban untuk mencapai perbaikan mengikuti • Terbuka dalam bekerja sama
tujuan yang lebih besar. perkembangan teknologi. untuk menghasilkan nilai tambah.
• Patuh kepada pimpinan • Bertindak proaktif. • Menggerakkan pemanfaatan
sepanjang tidak bertentangan berbagai sumber daya untuk
dengan hukum dan etika. tujuan bersama.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 97
Page 100
Profil
Perusahaan
Untuk memperkuat dan mendukung tujuan Perseroan dengan berlandaskan 6 (enam) Nilai dan 18 (delapan belas) Panduan Perilaku
Utama AKHLAK dan 8 (delapan) Perilaku Utama BTNers, terdapat 4 (empat) pilar budaya dan 15 Tindakan Simbolis Pimpinan sebagai
pondasi utama Penerapan Budaya Perusahaan Tahun 2023. Dengan penjelasan sebagai berikut:
Tema Program 2023 Tema Program 2023
“Memenuhi Harapan
“Tambah Tumbuh” “Bersih dan Terpercaya”
Pelanggan”
Sales Effectiveness Services Excellence Zona Integritas (Risk dan Governance)
Tujuan Pilar : Tujuan Pilar :
Pencapaian end state yaitu meningkatkan Membangun kesadaran dan pemahaman akan
penjualan produk funding, lending dan digital serta risiko berikut mitigasinya dan menerapkan prinsip-
meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendorong prinsip manajemen risiko secara konsisten dan
bisnis dan kinerja Bank BTN menyeluruh
Sales & Service Governance & Risk
Culture Culture
Performance Culture Learning Culture
Tujuan Pilar : Tujuan Pilar :
Upaya peningkatan kinerja untuk mencapai Membangun semangat belajar dan meningkatkan
tujuan yang ditetapkan kompetensi kritikal seperti kompetensi Sales,
Digital Analytics, Risk & Collection serta penguatan
pemahaman BTNers atas pentingnya budaya dan
penerapan AKHLAK dalam keseharian
Performane Review Learning, Sharing & Doing
“Berkinerja Unggul” “Terus Belajar”
Tema Program 2023 Tema Program 2023
98 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 101
Laporan Tahunan 2023
Sales & Service Culture Governance & Risk Culture
Melakukan kunjungan ke nasabah 1x sebulan Melakukan checkpoint dengan anggota tim
SS1 bersama anggota tim dengan agenda maintaining GR1 mengenai kebijakan existing yang masih relevan
and deepening relationship, update program- setiap kuartal, termasuk komunikasi perubahan
program baru, menggali voice of customer, dan kebijakan ke pegawai dan menjelaskan latar
kolaborasi lintas divisi. belakang perubahan kebijakan tersebut.
Melakukan tracking & enforcement pipeline (lending Melakukan peninjauan kembali setiap keputusan
SS2 and funding) secara bulanan (oleh BOD) dan GR2 dan proses pengambilan keputusannya berdasarkan
mingguan (oleh BOD-1). SOP dan peraturan perundangan yang berlaku.
Memberikan award/apresiasi kepada best sales Menyatakan dan tidak ikut serta dalam pengambilan
SS3 GR3
champion secara bulanan (oleh BOD-1) dan 3 keputusan jika terdapat personal interest.
bulanan (oleh BOD).
GR4 Melakukan surprise visit dan check secara berkala.
Memastikan respons dan follow up untuk menjawab
SS4 kebutuhan nasabah (internal dan eksternal),
Pada setiap kesempatan, pimpinan mengingatkan
termasuk menghubungkan nasabah dengan unit
GR5 dan memberi contoh kepada pegawai untuk patuh
terkait, tidak lebih dari 3 hari.
pada aturan perusahaan dan risikonya, serta
menindak tegas pelanggaran. Menggunakan tagline
“Patuhi aturannya, kelola risikonya, tindak tegas
pelanggarannya.”
Performance Culture Learning Culture
Selalu melakukan performance business review di Secara berkala melakukan coaching dan mentoring
PC1 awal dan tengah bulan ditunjang oleh data yang LC1 minimal 3 bulan sekali mengenai bagaimana
valid dan daily monitoring. cara mendorong peningkatan produktivitas dan
kompetensi anggota tim.
Melakukan coaching mengenai bagaimana cara
PC2 memonitor dan meningkatkan performance unit kerja Melakukan sharing knowledge terkait ketentuan
minimal 3 kali setahun. LC3 yang berlaku, product knowledge, customer
experience, market updates, success story, dll.,
minimal setiap bulan sekali di setiap unit kerja
Selalu melakukan pertemuan lintas direktorat/ unit
dengan tagline “Pastikan, Pahami, dan Patuhi.”
PC3 kerja sesuai urgensi perusahaan untuk alignment
KPI.
Meningkatkan digital presence dan mendorong
LC3 pegawai untuk paham teknologi dan menjadi digital
influencer.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 99
Page 102
Profil
Perusahaan
Kegiatan
Usaha
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan
Sudah/Belum
No Ruang Lingkup Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar
Dijalankan
Kegiatan Usaha Utama
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,
1. sudah
tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
2. Memberikan kredit; sudah
3. Menerbitkan surat pengakuan hutang; sudah
4. Membeli, menjual atau menjaminkan atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya: sudah
a. Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Perseroan selaku Bank yang masa berlakunya tidak lebih lama
sudah
dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat dimaksud;
b. Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
sudah
dalam perdagangan surat dimaksud;
c. Kertas perbendaharaan negara dan Surat Jaminan Pemerintah sudah
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI); sudah
e. Obligasi sudah
f. Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan; sudah
g. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan sudah
5. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah sudah
Menempatkan dana, meminjam dana dari atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan menggunakan
6. sudah
surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel tunjuk, cek atau sarana lainnya;
7. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga sudah
8. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga sudah
9. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak sudah
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak
10. belum
tercatat di Bursa Efek;
Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip
11. sudah
syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia
12. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat sudah
13. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang; sudah
14. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan belum
Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk kegagalan
15. pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai dengan belum
ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia;
Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan
16. sudah
perundang-undangan;
17. Melakukan kegiatan jasa keuangan, commercial banking, dan investment banking lainnya sudah
Melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang
18. sudah
berwenang dan peraturan perundang-undangan;
Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
19. sudah
undangan.
Kegiatan Usaha Penunjang
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama sepanjang tidak
1. sudah
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
100 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 103
Laporan Tahunan 2023
Produk dan Jasa
Berdasarkan segmen usaha yang dikembangkan oleh Perseroan, produk dan jasa Perseroan meliputi 2 (dua) segmen yaitu konvensional
dan syariah, dengan penjelasan sebagai berikut.
PRODUK
Produk Konsumer Produk Komersial
Produk Kredit Konsumer: Produk Kredit Komersial:
• Kredit Perumahan Produk Kredit Komersial:
• Kredit Non Perumahan • Kredit Modal Kerja
• Kredit Modal Kerja Kontraktor
• Kredit Modal Kerja Konstruksi
Produk Simpanan Konsumer: • Kredit Pemilikan Lahan
• Kredit Linkage
• Tabungan Konsumer
• Kredit Beragunan Simpanan
• Deposito BTN Ritel
• Kredit Investasi
• Giro Perorangan
PERBANKAN
KONVENSIONAL Produk Simpanan Komersial:
Produk Wealth Management
• Deposito Berjangka Lembaga
• Bancassurance • Giro Lembaga
• Reksa Dana
• Surat Berharga Negara Ritel
Pasar Perdana Produk Korporasi:
• Surat Berharga Negara Pasar • Kredit Modal Kerja
Sekunder • KMK Konstruksi
• Foreign Exchange • KMK Kontraktor
• Bridging Loan
• KMK Beragunan
Simpanan (Swadana)
Produk Syariah • Kredit Investasi
• Refinancing
• Pinjaman Dalam Negeri (PDN)
Produk Pembiayaan Syariah: • Term Loan Facility
• Pembiayaan Konsumer • Corporate Line Facility
• Treasury Line Facility
• Pembiayaan Komersial
• Supply Chain Financing (SCF)
• Trust Receipt
PERBANKAN • Letter of Credit (L/C) atau
SYARIAH Produk Simpanan Syariah: Surat Kredit Berdokumen
• Giro Syariah Dalam Negeri (SKBDN)
• Tabungan Syariah • Garansi Bank BTN
• Deposito Syariah • Documentary Collection
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 101
Page 104
Profil
Perusahaan
JASA
Electronic Data Capture (EDC) Electronic channel ATM
BTN Cash Management Layanan BTN Prioritas
Virtual Account PLUS by BTN Prioritas
Kartu Debit Visa/GPN & Debit
Branchless Banking
Online
Internet Banking BTN Smart Residence
PERBANKAN Online Onboarding Open
KONVENSIONAL Portal BTN Properti
Account
Mobile Banking SMS Notifikasi
SKBDN CRM
Jasa dan Layanan Perbankan
Garansi Bank BTN
Lainnya
Safe Deposit Box BTN iB Payroll BTN iB
Garansi Bank BTN iB Kiriman Uang
Program Pengembangan
BTN Cash Management
Operasional BTN iB
SPP Online BTN iB Payment Poin BTN IB
PERBANKAN
SYARIAH/UNIT Penerimaan Biaya Perjalanan
Virtual Account
USAHA SYARIAH Haji
Online Onboarding Open
BTN Mobile
Account
Kartu Debit Visa/GPN Syariah
& Debit Online
102 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 105
Laporan Tahunan 2023
Ragam Produk
Perbankan Konvensional
Perbankan Konsumer
PRODUK KREDIT KONSUMER • KPA BTN Kredit pemilikan apartemen untuk keperluan
pembelian apartemen dari developer ataupun non
1. Kredit Perumahan developer, baik untuk pembelian apartemen baru atau
• KPR Bersubsidi BTN second, pembelian apartemen siap huni (ready stock)
Program untuk Pemilikan Rumah dari Kementerian atau belum jadi (indent), maupun take over kredit dari
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Bank lain.
Indonesia yang ditujukan bagi Masyarakat • KP Ruko BTN Kredit pemilikan ruko untuk membeli unit
Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga rumah toko atau rumah kantor.
rendah dan cicilan ringan untuk pembelian rumah umum • Kredit Perumahan Lainnya
tapak dan satuan rumah susun umum. - Kredit Agunan Rumah: Fasilitas kredit yang dapat
- KPR FLPP digunakan untuk berbagai kebutuhan konsumtif
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang dengan menjaminkan rumah tinggal/apartemen/
selanjutnya disingkat FLPP adalah dukungan fasilitas ruko/rukan.
likuiditas pembiayaan perumahan Rumah Tapak atau - Kredit Bangun Rumah BTN Fasilitas kredit bagi yang
Rumah Susun kepada Masyarakat Berpenghasilan ingin membangun rumah di atas tanah milik sendiri.
Rendah. - Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan:
- KPR TAPERA √ Pinjaman uang muka Perumahan (PUMP)
KPR Tapera adalah fasilitas kredit yang diberikan sebagai fasilitas pinjaman uang muka
oleh Bank kepada MBR peserta Tapera untuk perumahan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan
pembelian Rumah Tapak ataupun Rumah Susun. yang mengajukan KPR melalui Bank BTN.
- KBR TAPERA √ Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) sebagai fasilitas
Fasilitas kredit dari Bank untuk MBR yang menjadi pinjaman untuk renovasi rumah bagi peserta
peserta Tapera yang ditujukan untuk Pembangunan BPJS Ketenagakerjaan.
Rumah Susun dengan dukungan Pembiayaan 2. Kredit Non Perumahan
Tapera. • Kredit Non Perumahan segmen Konsumer
- KRR TAPERA Kredit Non Perumahan segmen konsumer Bank BTN
KRR Tapera adalah fasilitas kredit yang diberikan salah satunya adalah Kredit Konsumtif. Kredit Non
oleh Bank kepada MBR peserta Tapera untuk Perumahan segmen konsumer mencakup Kredit Ringan
melakukan perbaikan rumah pertama. BTN (Kring BTN), Kredit Ringan Pra Pensiun (Kring
• KPR Non Subsidi Kredit pemilikan rumah bagi nasabah BTN Pra Pensiun),Kredit Ringan Pensiunan (Kring BTN
segmen menengah ke atas. Layanan KPR non subsidi Pensiunan), Kredit Swadana dan Kredit Sejahtera
terdiri dari produk KPR BTN Platinum, KPA BTN dan KP Pegawai.
Ruko. • Kredit Ringan BTN (Kring BTN)
- KPR BTN Platinum: Kredit pemilikan rumah untuk Fasilitas kredit yang ditujukan bagi karyawan
keperluan pembelian rumah dari developer ataupun perusahaan/instansi guna memenuhi berbagai
non developer, baik untuk pembelian rumah baru kebutuhannya tanpa agunan cukup hanya memanfaatkan
atau second, pembelian rumah siap huni (ready SK Pegawai Pemohon.
stock) atau belum jadi (indent), maupun take over • Kredit Ringan BTN Pra Pensiun (Kring BTN Pra Pensiun)
kredit dari Bank lain. Fasilitas kredit yang diberikan kepada calon debitur/
- KPR Gaess GPM: Merupakan pengembangan fitur debitur dengan sumber pembayaran (repayment)
dari produk KPR/KPA BTN Platinum untuk memenuhi berasal dari sumber penghasilan tetap atau fixed
kebutuhan pembelian rumah atau apartemen untuk income (gaji dan uang pensiun) yang gajinya belum
calon debitur dari segmentasi generasi milenial atau telah disalurkan melalui bank, yang digunakan
(21-35 tahun) dengan berbagai kemudahan dan untuk keperluan konsumtif. Jangka waktu pembiayaan
keunggulan. ini dapat melintasi masa pensiun debitur.
- KPR Atlet Program khusus untuk produk KPR/ • Kredit Ringan BTN Pensiunan (Kring BTN Pensiunan)
KPA BTN Platinum yang diperuntukkan bagi atlet- Fasilitas kredit yang ditujukan bagi para pensiunan PNS,
atlet, official/manajemen club, pelatih dan wasit, TNI/POLRI, maupun janda/duda-nya yang manfaat
maupun pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh pensiunnya dibayarkan melalui rekenin di Bank BTN.
Indonesia (PSSI).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 103
Page 106
Profil
Perusahaan
• Kredit Swadana BTN • Tabungan Bisnis
Fasilitas kredit yang diberikan kepada nasabah dengan Tabungan BTN Bisnis menghadirkan fitur dan layanan
jaminan berupa tabungan maupun deposito yang yang memudahkan berbagai kebutuhan bisnis anda
disimpan di Bank BTN dengan maksimal penilaian kredit dengan dukungan lengkap untuk bisnis yang lebih besar.
adalah 90% dari dana simpanan nasabah dengan suku • Tabungan BTN Pensiunan
bunga kompetitif, proses cepat dan mudah, jangka Kenyamanan dan kemudahan bagi Anda, nasabah
waktu yang fleksibel sampai dengan 1 (satu) tahun dan pensiunan dan calon pensiunan. Tabungan BTN
dapat diperpanjang. Pensiunan dibuat khusus untuk menyalurkan dana
• Kredit Sejahtera Pegawai pensiun dengan biaya administrasi yang lebih rendah.
Fasilitas kredit lunak bagi karyawan Bank BTN yang • Tabungan BTN Prima
telah memenuhi syarat tertentu. Tabungan yang memberikan manfaat prima, kemudahan
serta bunga yang lebih dari tabungan biasa.
PRODUK SIMPANAN KONSUMER
2. Deposito BTN Ritel
1. Tabungan Konsumer Deposito BTN Ritel memberikan kemudahan investasi
• Tabungan BTN Batara berjangka dalam mata uang rupiah maupun mata uang
Tabungan yang memberikan kemudahan dan asing (USD, SGD) dengan suku bunga bersaing serta
kenyamanan transaksi perbankan untuk keuangan sistem penyetoran dan penarikan di waktu tertentu. Dengan
keluarga melalui channel Bank BTN. pembukaan melalui Offline Kantor Cabang dan Online
• Tabungan BTN Investa melalui BTN Mobile (eDeposito).
Tabungan investasi unggulan untuk berbagai kebutuhan
Anda dengan penarikan dan setoran dana yang 3. Giro Perorangan BTN
fleksibel. • Giro Perorangan
• Tabungan BTN Juara Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah maupun Valuta
Tabungan untuk edukasi keuangan dan transaksi sesuai Asing yang diselenggarakan oleh Bank yang dibuka
kebutuhan generasi muda untuk usia 12-23 tahun. oleh orang perorangan yang penarikannya dapat
• Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dilakukan setiap saat dengan menggunakan Cek, Bilyet
Tabungan untuk siswa dengan persyaratan mudah Giro, dan media penarikan lainnya.
dan sederhana serta fitur yang menarik, dalam rangka • Giro Gabungan (Joint Account)
edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu pemilik
menabung sejak dini. rekening perorangan.
• Tabungan BTN e’BATARAPOS.
Tabungan kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) PRODUK WEALTH MANAGEMENT
yang memberikan layanan lebih mudah dan dekat
melalui loket Kantor Pos online di seluruh Indonesia. a. Bancassurance
• Tabungan BTN Cermat Dalam penawaran produk bancassurance, Bank BTN bekerja
Produk tabungan berbasis kartu yang memberikan sama dengan 4 (empat) mitra asuransi yaitu Sinarmas MSIG,
kemudahan akses bagi masyarakat berpenghasilan Zurich Topas Life, Binagriya Upakara, dan IFG Life.
rendah dan belum tersentuh layanan perbankan melalui • Asuransi Jiwa Tradisional
kerja sama keagenan Bank. Asuransi yang menawarkan kepastian manfaat asuransi
• Tabungan Rekening Dana Nasabah (RDN) utama yaitu berupa Uang Pertanggungan (UP) jiwa
Rekening tabungan yang diselenggarakan oleh Bank yang dapat disiapkan untuk menghadapi ketidakpastian
dan ditujukan bagi Investor untuk keperluan penyelesaian finansial di masa depan. Bank BTN berkerja sama
transaksi pasar modal. dengan Sinarmas MSIG, Zurich Topas Life dan IFG Life
• Tabungan BTN siap! dalam menawarkan produk asuransi jiwa tradisional
Tabungan berjangka yang diperuntukkan untuk memenuhi yang dapat diperoleh di jaringan Kantor Cabang Bank
kebutuhan perencanaan masa depan nasabah. BTN maupun dapat ditawarkan melalui telemarketing.
• Tabungan BTN Felas • Asuransi Jiwa Unit Link (PAYDI)
Produk yang dapat digunakan untuk menabung, Produk Asuransi Unit Link memberikan manfaat Uang
bertransaksi dan berinvestasi dalam mata uang asing. Pertanggungan jika terjadi risiko dan manfaat Nilai
Tersedia dalam mata uang USD, SGD, AUD, JPY dan CNY. Tunai yang dapat diperoleh dari bagian premi yang
• Tabungan Simuda Rumahku diinvestasikan. Bank BTN bekerjasama dengan Mitra
Tabungan berjangka yang diperuntukkan bagi Asuransi Sinarmas MSIG dengan Produk Smart Flexi
mahasiswa dan pemuda usia 18-30 tahun sebagai Optima Link (Single Premium Unit Link).
sarana edukasi perencanaan kepemilikan rumah sejak b. Reksa Dana
dini. Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
bekerjasama dengan 9 (sembilan) Mitra Manajer Investasi
104 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 107
Laporan Tahunan 2023
dalam penawaran produk reksa dana, baik reksa dana • Reksa Dana Saham
open end maupun reksa dana terproteksi. Mitra Manager Merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan
Investasi yang bekerja sama dengan Bank adalah sebagai sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk
berikut: efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan
1. PT Bahana TCW Investment Management harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya
2. PT Trimegah Asset Management relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan
3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi
4. PT Schroder Investment Management Indonesia tingkat pengembalian yang paling tinggi. Produk Reksa
5. PT Danareksa Investment Management Dana Saham antara lain:
6. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen • Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima
7. PT Insight Investments Management • Reksa Dana TRIM Kapital Plus
8. PT Mandiri Manajemen Investasi • Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A
9. PT Sucorinvest Asset Management • Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral Amanah
Kelas A
• Reksa Dana Pasar Uang • Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer 10
Jenis reksa dana yang menginvestasikan 100 persen • Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
dana kelolaannya pada produk pasar uang seperti • Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
Deposito dan surat berharga yang jatuh temponya • Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
kurang dari 1 (satu) tahun. Reksa Dana ini cocok untuk • Reksa Dana Batavia Dana Saham
Investor pemula dengan profil risiko konservatif. Produk • Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik
Reksa Dana Pasar Uang antara lain: Dollar AS
• Reksa Dana Bahana Dana Likuid • Reksa Dana Batavia Gloal ESG Sharia Equity
• Reksa Dana TRIM Kas 2 • Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
• Reksa Dana Danareksa Seruni Pasar Uang II • Reksa Dana Mandiri FTSE Indonesia ESG – Kelas A
• Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang • Reksa Dana Terproteksi
• Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund Reksa Dana terproteksi atau dikenal dengan Capital
• Reksa Dana Mandiri Money Market USD Protected Fund (CPF) merupakan jenis reksa dana yang
• Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima memberikan proteksi atas nilai investasi awal, apabila
• Reksa Dana Pendapatan Tetap pemegang unit penyertaan memegang reksadana
Merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan tersebut hingga tanggal jatuh tempo melalui mekanisme
sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk pengelolaan portofolio investasi. Secara periodik
efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan reksadana terproteksi juga melakukan pembagian hasil
tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih investasi dalam bentuk dividen. Produk Reksa Dana
besar daripada reksadana pasar uang. Produk Reksa Terproteksi antara lain:
Dana Pendapatan Tetap antara lain: • Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 32
• Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II • Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 42
• Reksa Dana Manulife USD Fixed Income • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Futura
• Reksa Dana TRIM Dana Tetap 2 26
• Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Prima
• Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama 30
• Reska Dana Bahana Makara Prima • Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 215
• Reksa Dana Campuran • Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 218
Merupakan jenis reksadana pengalokasian dana • Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 222
investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen • Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 44
investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Futura
dengan obligasi. Tujuannya untuk pertumbuhan harga 28
dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Lestari
moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang 22
relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan • Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi Proteksi
tetap. Produk Reksa Dana Campuran antara lain: 55
• Reksa Dana Bahana Dana Infrastruktur • Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi Proteksi
• Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi 58
• Reksa Dana Manulife Dana Campuran II • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Prima
• Reksa Dana TRIM Kombinasi 2 38
• Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia c. Surat Berharga Negara Ritel
Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) adalah instrumen
investasi berupa surat utang negara yang diterbitkan oleh
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 105
Page 108
Profil
Perusahaan
pemerintah Republik Indonesia diperuntukkan bagi investor (enam) bulan (Semester). FR diperuntukkan bagi investor
individu Warga Negara Indonesia di pasar perdana. institusi dan ritel baik itu domestic maupun asing.
Pemerintah dalam hal ini sebagai penerbit menjamin • Project Based SUKUK IDR (PBS)
pengembalian nilai pokok pada saat jatuh tempo ditambah Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) Syariah
dengan kupon yang akan dibayarkan secara berkala (Sesuai atau Obligasi Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah
UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara). Bank dalam denominasi Rupiah dan dijual di Pasar Sekunder
BTN merupakan salah satu mitra distribusi Pemerintah dalam dalam jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari
penyaluran SBN Ritel. Obligasi tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
• Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI) dalam hal ini akan membayarkan kupon secara berkala
Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang setiap 6 (enam) bulan (Semester). PBS diperuntukkan
diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara bagi investor institusi dan ritel baik itu domestic maupun
Indonesia di pasar perdana. ORI memiliki karakteristik asing.
dapat diperjual belikan (tradable) di pasar sekunder • Fixed Rate USD (INDON)
dengan tingkat kupon bersifat tetap (fixed coupon). Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) atau
• Saving Bond Ritel (SBR) Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam
Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang denominasi USD dan dijual di Pasar Sekunder dalam
diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi
Indonesia di pasar perdana. SBR memiliki karakteristik tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal
yaitu memberikan tingkat kupon mengambang dengan ini akan membayarkan kupon secara berkala setiap 6
batas bawah (floating with floor) dan mempunyai fasilitas (enam) bulan (Semester). INDON diperuntukkan bagi
early redemption bagi investornya. Namun SBR tidak investor institusi dan ritel baik itu domestic maupun
dapat diperjual belikan (nontradable) di pasar sekunder. asing.
• Sukuk Ritel (SR) • Fixed Rate USD (INDOIS)
Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Syariah Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan berdasarkan berbasis Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah
prinsip syariah serta diperuntukkan bagi investor individu dalam denominasi USD dan dijual di Pasar Sekunder
Warga Negara Indonesia di pasar perdana. SR memiliki dalam jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari
karakteristik dapat diperjual belikan (tradable) di pasar Obligasi tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
sekunder dan memiliki tingkat imbal hasil (kupon) yang dalam hal ini akan membayarkan kupon secara berkala
bersifat tetap (fixed coupon). setiap 6 (enam) bulan (Semester). INDOIS diperuntukkan
• Sukuk Tabungan (ST) bagi investor institusi dan ritel baik itu domestic maupun
Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Syariah asing.
Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan berdasarkan e. Foreign Exchange
prinsip syariah serta diperuntukkan bagi investor individu Foreign exchange merupakan layanan konversi mata
Warga Negara Indonesia. ST memiliki karakteristik yaitu uang menggunakan kurs berjalan dengan jangkauan
memberikan tingkat imbal hasil (kupon) mengambang perdagangan di seluruh dunia. Layanan forex Bank BTN
dengan batas bawah (floating with floor) dan mempunyai tersedia dalam currency USD, JPY, GBP, AUD, HKD, SGD,
fasilitas early redemption bagi investornya. Namun ST tidak EUR, MYR, SAR, dan CNY. Target market foreign exchange
dapat diperjual belikan (non - tradable) di pasar sekunder. adalah nasabah perorangan/lembaga dengan kebutuhan
d. Surat Berharga Negara Pasar Sekunder valuta asing dalam bentuk simpanan, transaksional transfer
Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh Pemerintah atau pembayaran ke luar negeri serta kebutuhan trading
yang dijual di Pasar Sekunder dan menawarkan fleksibilitas valuta asing. Layanan foreign exchange mencakup layanan
bagi para investor yaitu bisa melakukan aktivitas jual - beli transaksi Telegraphic Transfer (TT) Overbooking, Outgoing
kapan saja (tidak ada periode masa penawaran). Pemerintah dan Incoming serta layanan transaksi Bank Notes. Selain
dalam hal ini sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai itu tersedia structured prodct mencakup SWAP Depo, Produk
pokok pada saat jatuh tempo ditambah dengan kupon yang DCI (Dual Currency Investment) dan Produk MLD (Market
akan dibayarkan secara berkala (Sesuai UU No. 24 Tahun Linked Deposit) guna meningkatkan opsi pilihan investasi
2002 tentang Surat Utang Negara). SBN Pasar Sekunder bagi nasabah Bank BTN.
diperuntukkan bagi investor institusi maupun ritel baik itu
domestic maupun asing. Perbankan Komersial
• Fixed Rate IDR (FR)
Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) atau 1. Produk Kredit Komersial
Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam a. Kredit Perumahan
denominasi Rupiah dan dijual di Pasar Sekunder dalam • Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi BTN
jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi Kredit Konstruksi BTN atau Kredit Yasa Griya (KYG)
tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh Bank
ini akan membayarkan kupon secara berkala setiap 6 kepada Pengembang/Developer berbentuk badan
106 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 109
Laporan Tahunan 2023
usaha badan hukum, badan usaha non badan - Kredit Modal Kerja (KMK) BTN
hukum untuk modal kerja pembiayaan pembangunan Kredit Modal Kerja BTN adalah Kredit Modal
bangunan horizontal (rumah tinggal, rumah toko, Kerja yang diberikan oleh Bank kepada badan
rumah kantor, kios dan lainnya) maupun bangunan usaha berbadan hukum maupun badan usaha
vertikal/high rise building (rumah susun, apartemen, non badan hukum dalam rangka pembiayaan
kondotel, gedung perkantoran dan lainnya) berikut kebutuhan modal kerja perusahaan.
sarana dan prasarananya, sepanjang berdasarkan - Kredit Investasi BTN
penilaian Bank layak/feasible untuk diberikan kredit. Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit yang
• Kredit Pemilikan Lahan (KPL) BTN diberikan oleh Bank kepada badan usaha
Kredit Pemilikan Lahan BTN adalah fasilitas berbadan hukum dan badan usaha non badan
kredit yang diberikan oleh Bank kepada badan hukum, dalam rangka pembiayaan investasi,
usaha berbadan hukum untuk pengadaan tanah baik investasi baru, perluasan, modernisasi atau
untuk pembangunan rumah sederhana yang rehabilitasi.
pembangunannya menggunakan fasilitas Kredit - Kredit Modal Kerja Kontraktor (KMK Kontraktor)
Konstruksi BTN/KYG. Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor adalah
b. Kredit Non Perumahan Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh Bank
Kredit Non Perumahan Bank BTN terdiri dari Produk kepada badan usaha berbentuk badan hukum,
Kredit UMKM, Kredit Komersial lainnya, Linkage badan usaha non badan hukum yang bekerja
Program dan Kredit Korporasi. Kredit UMKM mencakup berdasarkan kontrak dengan pemilik proyek/
KUR BTN, KUMKM BTN, dan Program Pendanaan usaha untuk modal kerja di dalam menyelesaikan
Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Kredit Komersial pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja yang
lainnya mencakup Kredit Investasi, KMK dan KMK dimaksud.
Kontraktor. Linkage Program mencakup kredit kepada - Kredit Sindikasi
Bank Perkreditan Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam Kredit Sindikasi adalah salah satu sistem
(Koperasi). Sedangkan Kredit Korporasi mencakup pembiayaan kredit (kredit investasi, kredit
Kredit Investasi, Modal Kerja, Modal Kerja Kontraktor modal kerja, maupun sebagai guarantor)
dan Sindikasi. dimana beberapa Bank secara bersama-sama
• Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) membiayai proyek yang diajukan oleh nasabah
BTN dengan syarat-syarat dan ketentuan yang sama.
Kredit yang diperuntukkan bagi nasabah yang • Refinancing
memiliki usaha produktif dengan kriteria UMKM. Refinancing adalah pemberian kredit investasi untuk
Kredit dapat digunakan untuk pembiayaan modal pembiayaan kembali atas aset produktif Debitur/
kerja dan/atau investasi dengan maksimal plafon Calon Debitur yang telah berjalan dan terlebih
sampai dengan Rp5 Miliar. dahulu dibiayai dari biaya sendiri oleh Debitur/
• Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) Calon Debitur atau pembiayaan dari Bank yang
Pinjaman yang tujuan pemberiannya untuk telah dilunasi.
membiayai modal kerja untuk kelancaran usaha • Term Loan Facility
mitra binaan. Term Loan Facility adalah fasilitas kredit non revolving
• Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN untuk pembiayaan Capital Expenditure dan/atau
Kredit modal kerja dan/atau investasi yang Operational Expenditure jangka menengah atau
diberikan kepada debitur yang bergerak dalam jangka panjang yang pengembaliannya yang
bidang usaha yang menurut skalanya berstatus dapat dicicil/diangsur sesuai dengan kemampuan
sebagai UMKM di bidang usaha yang produktif dan keuangan Debitur.
layak namun belum memiliki agunan tambahan atau • Corporate Line Facility
agunan tambahan belum cukup. Corporate Line Facility adalah suatu bentuk
• Kredit Linkage BTN persetujuan penyediaan dana sejumlah batas
Kredit Linkage BTN adalah fasilitas kredit yang maksimal tertentu kepada peminjam dalam jangka
diberikan oleh Bank kepada badan usaha berbadan waktu tertentu berdasarkan hasil analisis dan
hukum yaitu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan evaluasi Bank.
Koperasi untuk diteruspinjamkan kepada sektor • Treasury Line Facility
Usaha Kecil dan Mikro (produktif) dan sektor Treasury Line Facility merupakan fasilitas yang
konsumtif. diberikan oleh Bank kepada Non Lembaga
• Kredit Korporasi Keuangan untuk meng-cover transaksi Foreign
Kredit Korporasi adalah kredit yang diberikan Exchange Line, Fixed Income Line maupun fasilitas
kepada Debitur berbentuk badan usaha berbadan jenis lainnya yang lazim dilakukan oleh Perbankan.
hukum (Perseron) dalam rangka memenuhi kebutuhan
modal kerja dan/atau kebutuhan investasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 107
Page 110
Profil
Perusahaan
• Supply Chain Financing (SCF) - Memberi kuasa kepada bank lain untuk
Supply of Financing adalah suatu portofolio menegoisasi wesel yang ditarik oleh Penerima.
teknik dan praktik pembiayaan yang mendukung • Documentary Collection
perdagangan dan arus keuangan dari awal hingga Merupakan layanan transaksi non L/C yang
akhir dari proses bisnis perusahaan. diberikan Bank BTN kepada nasabah untuk
• Trust Receipt melakukan penagihan pembayaran atas dasar
Trust Receipt adalah sistem pembiayaan dokumen bukti pengiriman barang.
perdagangan (impor) jangka pendek yang
diberikan bagi nasabah untuk menunda 2. Produk Simpanan Komersial
pembayaran kewajiban atas penebusan L/C a. Giro Lembaga BTN
maupun Documentary Collection. Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah maupun
• Garansi Bank BTN (Guarantee) Valuta Asing yang diselenggarakan oleh Bank yang
Layanan jasa perbankan yang dapat diberikan penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan
kepada nasabah dalam bentuk penjaminan menggunakan Cek, Bilyet Giro, Surat Perintah
terhadap suatu kondisi yang harus dipenuhi oleh Pembayaran, pemindahbukuan, dan media penarikan
pihak pemohon penjaminan. lainnya.
Produk dan layanan Guarantee yang meliputi Bank Nasabah Giro Lembaga terdiri dari:
Garansi Lokal, Standby Letter of Credit, Demand • Instansi pemerintah/lembaga negara dan organisasi
Guarantee dan Surat Keterangan Dukungan Bank kemasyarakatan yang tidak merupakan perusahaan.
yaitu: • Semua badan hukum yang diatur dalam Kitab
- Bank Garansi Lokal adalah jaminan pembayaran Undang-Undang Hukum Dagang atau peraturan
yang diberikan oleh Bank kepada Obligee perundang-undangan lainnya.
apabila Principal melakukan wanprestasi. • Perseroan Terbatas (PT), Perusahaan Terbatas
- SBLC (Standby Lettter of Credit) adalah jaminan Penanaman Modal Asing (PTPMA), Firma (Fa), CV,
yang berlaku secara internasional, diterbitkan Yayasan, Lembaga Berbadan Hukum Asing, Partai
oleh Bank atas permohonan dari applicant Politik, Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK),
untuk menjamin penggantian kerugian kepada Ormas/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan
beneficiary atas kondisi wanprestasi yang lainnya.
dilakukan applicant alaupun dapat juga b. Deposito Berjangka Lembaga
digunakan untuk menjamin pembayaran atas • Deposito Lembaga
prestasi yang telah dilakukan beneficiary sesuai Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank dalam
syarat dan kondisi SBLC. mata uang Rupiah maupun Valuta Asing yang
- DG (Demand Guarantee) adalah jaminan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
berlaku secara internasional, diterbitkan oleh tertentu menurut perjanjian antara nasabah dan
Bank/Guarantor berdasarkan permohonan bank yang bersangkutan. Deposito Berjangka
applicant untuk membayar kepada beneficiary Lembaga dapat diterbitkan dengan jangka waktu 1,
dengan jumlah maksimum sesuai yang 2, 3, 4, 6, 12, dan 24 bulan.
tercantum dalam DG atas kondisi wanprestasi • Deposito On Call Lembaga
yang dilakukan oleh applicant. Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank dalam
- Surat Keterangan Dukungan Bank (SKDB) mata uang Rupiah maupun Valuta Asing yang
merupakan Surat keterangan dukungan penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
keuangan yang diterbitkan oleh Bank kepada tertentu menurut perjanjian antara nasabah dan
nasabah untuk tujuan tertentu. bank yang bersangkutan. Jangka waktu penempatan
• Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Deposito On Call Lembaga adalah minimal 1 (satu)
atau Letter of Credit (L/C) hari dan maksimal 35 hari atau sesuai kebutuhan
Adalah setiap janji tertulis berdasarkan permintaan nasabah.
tertulis Pemohon (Applicant) yang mengikat Bank
Pembuka (Issuing Bank) untuk: Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah
- Melakukan pembayaran kepada Penerima atau
order-nya atau mengaksep membayar wesel Produk Pembiayaan Syariah
yang diterima oleh Bank
- Memberi kuasa kepada bank lain untuk Produk pembiayaan Unit Usaha Syariah dikategorikan menjadi
melakukan pembayaran kepada Penerima atau Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan Komersial. Uraian
order-nya atau mengaksep dan membayar terkait Produk Pembiayaan Usaha Syariah dijabarkan sebagai
wesel yang ditarik oleh penerima, atau berikut:
108 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 111
Laporan Tahunan 2023
1. Pembiayaan Konsumer biaya pendidikan, paket biaya pernikahan, paket biaya
a. KPR BTN Subsidi iB travelling (perjalanan wisata), paket biaya umrah/haji
KPR BTN Subsidi iB adalah produk pembiayaan BTN plus, paket biaya kesehatan, paket biaya jasa lainnya
Syariah guna pembelian rumah bagi Masyarakat yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan margin rendah, i. Pembiayaan Multimanfaat BTN iB
dan angsuran yang ringan dan tetap sepanjang jangka Pembiayaan konsumtif perorangan dengan akad
waktu pembiayaan dengan skema FLPP, SSM, BP2BT murabahah yang dapat digunakan untuk keperluan
dan Tapera Syariah menggunakan akad murabahah pembelian berbagai jenis barang yang bermanfaat
(jual beli) serta ada juga skema SSM dan BP2BT yang sesuai kebutuhan dan tidak bertentangan dengan hukum
menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) yang berlaku, seperti barang elektronik, furniture dan
dalam rangka pemilikan rumah tapak dan rumah susun alat rumah tangga, serta barang kebutuhan lainnya.
yang merupakan program pemerintah. j. Pembiayaan Emasku BTN iB
b. KPR BTN Platinum iB Pembiayaan kepada nasabah perorangan dengan akad
Pembiayaan kepada nasabah perorangan dengan akad murabahah yang digunakan untuk pembelian emas
murabahah (jual beli) dengan angsuran tetap sepanjang batangan dengan cicilan tetap selama jangka waktu.
jangka waktu pembiayaan dalam rangka pemilikan
rumah, rumah toko, rumah kantor, rumah susun atau 2. Pembiayaan Komersial
apartemen dalam kondisi baru maupun second. a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB
c. Pembiayaan Properti BTN iB (KPR HITS) Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan
Produk pembiayaan yang mengakomodir kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad kerja sama antara
nasabah generasi milenial yang menginginkan produk Bank untuk menjalankan suatu usaha kerja sama
KPR syariah dengan angsuran fleksibel. Produk KPR tertentu (syirkah) bersama dengan Nasabah yang
ini menggunakan akad musyarakah mutanaqisah menjalankan usaha produktif berupa pembangunan
(sharing kepemilikan) yang disewakan ke nasabah proyek perumahan dan dilaksanakan sesuai dengan
dengan angsuran fleksibel dan dapat digunakan untuk prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi Nasabah
pembiayaan kepemilikan rumah, aset barang lainnya, untuk mengembalikan dana yang diterima berikut
maupun sistem refinancing. imbalan bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal
d. KPR BTN Indent iB pengembalian yang disepakati.
Produk pembiayaan dalam rangka pembelian rumah, b. Pembiayaan Pembelian Lahan BTN iB
ruko, rukan, dan rusun/apartemen secara inden (atas Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank kepada
dasar pesanan) bagi nasabah perorangan dengan badan usaha berbadan hukum untuk pengadaan tanah
menggunakan prinsip akad istishna (jual beli atas dasar dan/atau pengolahan tanah untuk pembangunan rumah
pesanan) dengan pengembalian secara tangguh (cicilan sederhana yang pembangunannya menggunakan
bulanan) dalam jangka waktu tertentu. fasilitas pembiayaan konstruksi BTN iB dan dilaksanakan
e. Pembiayaan Bangun Rumah iB sesuai dengan prinsip syariah serta dengan kewajiban
Pembiayaan yang diperuntukkan bagi pemohon bagi nasabah untuk mengembalikan dana yang diterima
perorangan dengan akad murabahah (jual beli) berikut imbalan (bagi hasil) bagi Bank sesuai jangka
dengan tujuan pembiayaan untuk membangun dan atau waktu dan jadwal pengembalian yang disepakati.
merenovasi rumah, ruko, atau bangunan lainnya yang c. Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
dapat dikategorikan sebagai tempat tinggal di atas Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan dana
tanah yang sudah dimiliki oleh Pemohon, baik untuk Nasabah berdasarkan akad kerja sama dengan Bank
dipakai sendiri maupun untuk disewakan. untuk menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
f. Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PKB) BTN iB (syirkah) bersama dengan Nasabah yang menjalankan
Pembiayaan kepada Nasabah perorangan dengan usaha produktif selain usaha pembangunan proyek
akad murabahah (jual beli) dalam rangka pemilikan perumahan dan dilaksanakan dengan akad berdasarkan
kendaraan bermotor yang diperuntukkan untuk prinsip syariah serta dengan kewajiban bagi Nasabah
kepentingan pribadi. untuk mengembalikan dana yang diterima berikut
g. Pembiayaan Tunai Emas (Tunas) BTN iB imbalan bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal
Pembiayaan kepada nasabah untuk memenuhi pengembalian yang disepakati.
kebutuhan dana nasabah dengan berdasarkan akad d. Pembiayaan Investasi BTN iB
qardh (pinjaman tunai), rahn (gadai) dan ijarah (sewa) Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan dana
yang diberikan Bank kepada Nasabah berdasarkan Nasabah berdasarkan akad kerja sama antara Bank
kesepakatan dan disertai dengan Surat Gadai. untuk menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
h. Pembiayaan Multijasa BTN iB bersama dengan Nasabah yang menjalankan usaha
Pembiayaan dengan akad kafalah bil ujroh yang produktif, guna pembelian/pengadaan barang-barang
dapat digunakan untuk keperluan mendanai berbagai modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas
kebutuhan layanan jasa bagi nasabah seperti paket usaha/investasi dan dilaksanakan dengan akad
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 109
Page 112
Profil
Perusahaan
berdasarkan prinsip Syariah serta dengan kewajiban d. TabunganKu iB
bagi Nasabah untuk mengembalikan dana yang Produk simpanan dengan akad “Wadiah” (titipan),
diterima berikut imbalan bagi Bank (bagi hasil atau dengan memberikan bonus yang menarik. Diterbitkan
margin) sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian secara bersama-sama oleh bank-bank di Indonesia guna
yang disepakati. menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan
e. Pembiayaan BTN iB dengan Mekanisme IMBT kesejahteraan masyarakat.
Penyediaan dana untuk pengadaan barang modal atau e. Tabungan BTN Qurban iB
refinancing aset Nasabah dengan prinsip sewa beli Produk simpanan yang ditujukan untuk mewujudkan niat
antara pemilik objek IMBT (Bank/Lessor) dan penyewa ibadah qurban dengan akad “Mudharabah Mutlaqah”
(Nasabah/Lesse) dengan diakhiri opsi perpindahan (bagi hasil), dengan memberikan bagi hasil yang
kepemilikan objek IMBT dari Bank ke Nasabah melalui menguntungkan dan kompetitif.
hibah atau jual beli sesuai kesepakatan. f. Tabungan BTN Simpel iB
f. Pembiayaan Sindikasi BTN iB Tabungan Rupiah untuk Siswa yang diterbitkan Bersama
Pembiayaan yang diberikan berupa sindikasi dan atau oleh UUS Bank BTN dan Bank-Bank di Indonesia dengan
Club Deal oleh lebih dari satu Bank diberikan kepada persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang
satu nasabah yang jumlah pembiayaannya terlalu besar menarik dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
apabila diberikan oleh satu Lembaga keuangan Bank/ untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dengan pilihan g. Tabungan BTN Emas iB
akad “Mudharabah” (bagi hasil), “Musyarakah” (kerja Produk tabungan dengan akad ‘Mudharabah
sama), “Murabahah” (bagi hasil), atau “Ijarah” (sewa). Muthlaqah” yang digunakan untuk memberikan
kemudahan nasabah dalam mempersiapkan dana untuk
Produk Simpanan Syariah pembelian emas dan kebutuhan lain nasabah dimasa
yang akan datang.
1. Giro Syariah
a. Giro BTN iB 3. Deposito Syariah
Produk simpanan dengan prinsip wadiah (titipan), a. Deposito BTN iB
untuk tujuan keperluan operasional keuangan nasabah Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang
dengan memberikan bonus yang menguntungkan aman, nyaman dan terpercaya dalam jangka waktu
bagi nasabah atas simpanannya guna memperlancar tertentu, berdasarkan prinsip mudharabah mutlaqah
aktivitas bisnis. dan mudharabah muqayyadah (investasi). Deposito ini
b. Giro BTN Prima iB dapat diberikan kepada perorangan maupun lembaga.
Produk simpanan dengan prinsip mudharabah mutlaqah b. Deposito On Call iB
dan mudharabah muqayyadah (investasi), ditujukan Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang aman
untuk keperluan investasi. Nasabah akan mendapatkan dan terpercaya dalam jangka waktu yang lebih singkat,
bagi hasil yang menguntungkan guna memperlancar berdasarkan prinsip mudharabah mutlaqah (investasi).
aktivitas bisnis. Deposito ini dapat diberikan kepada perorangan
maupun lembaga.
2. Tabungan Syariah
a. Tabungan BTN Batara iB Jasa dan Layanan
Produk simpanan dana dengan akad wadi’ah (titipan),
digunakan untuk keperluan transaksi perbankan sehari- Jasa dan layanan perbankan yang dimiliki Perseroan di
hari dengan memberikan berbagai manfaat yang antaranya berupa kartu konsumer, jasa dan layanan pada
menguntungkan bagi nasabah dan pengenaan biaya bisnis wealth management, electronic channel, dan jasa
administrasi yang tidak mengurangi pokok simpanan. berbankan lainnya. Jasa dan layanan yang ditawarkan oleh
b. Tabungan BTN Prima iB Kartu konsumer berupa kartu debit dan kartu kredit. Wealth
Produk simpanan dana berakad mudharabah mutlaqah Management melalui BTN Prioritas menyediakan layanan
dan Mudharabah Muqayyadah (investasi), ditujukan pengelolaan kekayaan untuk Nasabah terpilih. BTN Prioritas
untuk keperluan Investasi dengan memberikan bagi hasil senantiasa menghadirkan inovasi-inovasi terbaru melalui variasi
yang menguntungkan dan bersaing bagi nasabah dan produk, benefit terbaik, privilege, serta layanan istimewa yang
biaya administrasi tanpa mengurangi pokok simpanan. fokus pada solusi kebutuhan. BTN Prioritas juga berupaya
c. Tabungan BTN Haji iB dan Umroh iB meningkatkan kenyamanan dan kepuasan Nasabah melalui
Produk simpanan yang ditujukan untuk mewujudkan solusi produk dana, investasi dan proteksi yang beragam sesuai
niat Ibadah Haji dan Umroh nasabah dengan akad kebutuhan Nasabah serta layanan Priority Service, Privilege dan
“Mudharabah” (investasi) dengan memberikan bagi Loyalty Program melalui loyalty platform khusus yaitu PLUS by
hasil yang menguntungkan dan kompetitif. BTN Prioritas. Solusi produk dana, investasi dan proteksi yang
bervariasi seperti:
110 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 113
Laporan Tahunan 2023
• Produk Dana : Tabungan dan Deposito baik dalam mata Reksa Dana, Layanan Foreign Exchange) dan Produk
uang Rupiah maupun Valuta Asing. Bancassurance.
• Produk Investasi : Surat Berharga Negara, Reksa Dana dan • Service Privilege berupa Dedicated Priority Banking
layanan Foreign Exchange (FOREX). Manager, E-Consolidated Statement, Layanan
• Produk Asuransi : Bancassurance E-Channel, Welcoming Pack, Meeting Room, Calendar
Event, Majalah BTN Prioritas GoodLiving, BTN Prioritas
Selain itu, Nasabah BTN Prioritas akan mendapatkan priority Concierge Service, Exclusive Medical Check Up,
service dari staf khusus yaitu Priority Banking Manager (PBM) Hadiah Hari Istimewa dan Loyalty Reward yang dapat
berdedikasi dan telah tersertifikasi yang akan memberikan ditukarkan melalui PLUS by BTN Prioritas, Airport
advice dalam pengelolaan dan pertumbuhan finansial secara Lounge, Airport Handling, Airport Transfer Domestik dan
eksklusif dengan pilihan produk finansial variatif. Internasional, Konsultasi Pendidikan ke Luar Negeri, dan
Konsultasi Pajak.
Jasa Electronic channel terdiri dari produk ATM, CRM, BTN • Product Privilege berupa Kartu Debit BTN Prioritas Visa
Mobile, Internet Banking, Virtual Account, EDC, QRIS, Virtual Platinum dengan desain khusus yang dapat digunakan
Branch, BTN Smart Residence, BTN Properti dan BTN Open di berbagai merchant pilihan untuk mendapatkan
API. Jasa yang ditawarkan oleh Korporasi berupa Bank Garansi penawaran spesial, Safe Deposit Box (SDB), BTN
BTN (Bank Garansi Lokal, SBLC, Demand Guarantee dan SKDB) Mobile, Program Spesial Penempatan Dana dan
dan SKBDN atau L/C. Sedangkan jasa dan layanan perbankan Member Get Member, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)
lainnya berupa jasa trading, jasa administrasi, jasa layanan, khusus Nasabah BTN Prioritas.
dan jasa lainnya. b. PLUS by BTN Prioritas
Memahami kebutuhan dan keunikan Nasabah adalah pilar
Perbankan Konvensional penting bagi Bank BTN untuk memberikan serta meningkatkan
layanan perbankan terbaik melalui fasilitas, produk dan
KARTU KONSUMER layanan unggulannya. Berangkat dari visi tersebut, BTN
a. Kartu Suka-suka BTN Prioritas menghadirkan layanan PLUS (Platform Loyalty User).
Kartu Debit BTN dengan desain yang dapat disesuaikan PLUS by BTN Prioritas adalah sebuah layanan berbasis
dengan keinginan masing-masing nasabah atau komunitas website dengan konsep membership yang dihadirkan khusus
yang dapat dipergunakan untuk transaksi belanja melalui untuk Nasabah BTN Prioritas. Keberadaan PLUS by BTN
EDC maupun debit online di berbagai merchant online di Prioritas merupakan upaya untuk menterjemahkan customer
seluruh dunia. value proposition Defining Your Priority sehingga dapat
b. Debit BTN Online (Visa dan GPN) dengan nyata dinikmati manfaatnya oleh Nasabah.
Adalah layanan yang diberikan kepada nasabah untuk
dapat bertransaksi belanja online di berbagai merchant PLUS by BTN Prioritas dapat diakses melalui www.
menggunakan Kartu Debit BTN Visa maupun GPN. definingyourpriority.com dan menawarkan berbagai
c. Kartu Blink BTN keuntungan bagi Nasabah BTN Prioritas sesuai level
Kartu BLINK BTN adalah Kartu BTN berbasis Uang membership Nasabah berdasarkan total dana kelolaan
Elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi di Nasabah (Asset Under Management/AUM) yang
ribuan akseptansi berlogo e-money antara lain: Tol, Moda ditempatkan di BTN Prioritas.
Transportasi Trans Jakarta dan Kereta Commuterline,
Perparkiran dan lain sebagainya. Berikut adalah level membership Nasabah BTN Prioritas:
• Gold : total dana kelolaan mulai Rp500 juta hingga
WEALTH MANAGEMENT <Rp2 Miliar
a. Layanan BTN Prioritas • Platinum : total dana kelolaan mulai Rp2 Miliar hingga
Layanan BTN Prioritas merupakan layanan eksklusif dari <Rp5 Miliar
Bank Tabungan Negara khusus Nasabah istimewa Bank • Titanium : total dana kelolaan mulai Rp5 Miliar hingga
BTN. Melalui Customer Value Proposition (CVP) BTN Prioritas <Rp10 Miliar
yaitu Defining Your Priority, layanan BTN Prioritas hadir • Prime : total dana kelolaan mulai Rp10 Miliar
untuk memberikan solusi finansial dan layanan yang relevan,
berkesinambungan dan berkepanjangan untuk setiap individu Melalui PLUS by BTN Prioritas, Nasabah dapat melakukan
istimewa, Nasabah setia BTN Prioritas. Didukung oleh Priority penukaran benefit dan privilege di 6 (enam) fitur utama yaitu:
Banking Manager yang profesional dan telah tersertifikasi, • Special Offers: Cashback Pembuatan Single Investor ID
BTN Prioritas menghadirkan inovasi terbaru untuk memenuhi (SID), Penempatan Dana dengan Special Benefit.
kebutuhan dan kenyamanan Nasabah melalui: • Pilihan Loyalty Reward: sebagai bentuk apresiasi kami
• Solusi produk yang bervariasi antara lain Produk Dana untuk nasabah loyal, kami hadirkan berbagai variasi
(Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Investa, Deposito pilihan hadiah mulai dari Gadget dan Electronics,
BTN ritel Rupiah, Deposito BTN Ritel Valas, Tabungan Aksesoris Gadget, Headphone dan Audio, Jam Tangan,
Felas), Produk Investasi (Surat Berharga Negara, Elektronik Rumah Tangga, Paket Data, E-Voucher,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 111
Page 114
Profil
Perusahaan
Perlengkapan Rumah Tangga, Games dan Hobby, dan dapat melayani transaksi perbankan lainnya dengan cepat
Health dan Beauty hingga Hampers dan Cake. dan real time.
• Banking Privilege: Safe Deposit Box, Bebas Biaya
Transaksi Mobile Banking, Konsultasi Pajak, Konsultasi BTN MOBILE
Pendidikan ke Luar Negeri, Meeting Room Reservation. BTN Mobile berfungsi sebagai solusi perbankan dengan
• BTN Prioritas Concierge Service: Airport Lounge, Airport konsep superapp yang praktis, aman, dan nyaman. Dengan
Handling, Airport Transfer Domestik dan Internasional, menggunakan gadget, nasabah dapat dengan mudahnya
Medical Check Up. melakukan berbagai layanan perbankan secara realtime di
• Kupon Membership: untuk Anda yang secara manapun dan kapanpun.
rutin menikmati hobi olahraga seperti Golf hingga
membership hotel dan restoran pilihan. INTERNET BANKING
• Hadiah Hari Istimewa: untuk melengkapi hari istimewa Layanan perbankan bagi nasabah perorangan untuk dapat
Anda, tersedia dalam berbagai variasi hadiah mulai dari memperoleh informasi keuangan dan melakukan swakelola
Gadget dan Electronics, Aksesoris Gadget, Headphone transaksi perbankan melalui media internet via website: https://
dan Audio, Jam Tangan, Elektronik Rumah Tangga, Paket internetbanking.btn.co.id dengan mendaftarkan diri melalui
Data, E-Voucher, Perlengkapan Rumah Tangga, Games mesin ATM BTN atau menghubungi Customer Service Kantor
dan Hobby, Health dan Beauty hingga Hampers dan Cabang Bank BTN (tarif data internet mengikuti kebijakan
Cake. masing-masing operator penyedia jaringan).
Salah satu pengembangan di PLUS by BTN Prioritas VIRTUAL ACCOUNT
adalah BTN Prioritas menjadi Bank pertama yang Layanan nomor identifikasi dari pelanggan suatu perusahaan
memberikan layanan airport lounge tanpa perlu (end user) yang telah bekerja sama dengan Perseroan baik
menggunakan Kartu Debit tetapi hanya dengan untuk pelanggan perorangan maupun non perorangan sebagai
menunjukkan kode booking atau scan QR. Dengan identifikasi penerimaan dana.
metode ini Nasabah BTN Prioritas bisa masuk ke
dalam airport lounge dalam waktu kurang dari 60 detik ELECTRONIC DATA CAPTURE (EDC)
saja. Fitur ini saat ini adalah the first in the market di Layanan selayaknya mesin ATM mini yang berfungsi sebagai
segmentasi Priority Banking. sarana penyedia transaksi dan alat pembayaran yang
penggunaannya dengan cara memasukkan kartu atau
PLUS by BTN Prioritas juga berhasil menyabet menggesek (swipe) kartu ATM (Kartu Debit atau Kredit) dalam
penghargaan internasional bertajuk “Wealth suatu bank atau antar bank serta dilengkapi fasilitas pembayaran
Management Platform of The Year” di Retail Banking lainnya yang terkoneksi secara realtime online.
Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Asian Banking
and Finance, sebuah majalah bisnis dan keuangan BTN CASH MANAGEMENT
bergengsi yang berbasis di Singapura. Layanan PLUS Layanan khusus bagi nasabah lembaga untuk melakukan
dari BTN Prioritas meraih penghargaan tersebut karena swakelola transaksi perbankan melalui koneksi internet. Alamat
dinilai memenuhi kriteria penilaian yaitu uniqueness & website: https://cashmanagement.btn.co.id dengan melakukan
innovation, effectiveness & impact serta dynamism. pendaftaran ke Kantor Cabang Bank BTN terdekat. Tarif data
internet mengikuti kebijakan masing-masing operator.
Sejak Januari hingga hingga 31 Desember 2023,
terdapat 27.088 transaksi penukaran yang dilakukan BRANCHLESS BANKING
Nasabah di PLUS by BTN Prioritas. Sementara itu jumlah Layanan produk dan jasa perbankan tanpa kantor melalui kerja
Nasabah yang melakukan penukaran telah mencapai sama keagenan Bank dan Kantor Pos yang bertindak untuk dan
47% dari total Nasabah qualified BTN Prioritas. atas nama Bank dalam rangka memperluas jangkauan dan
kemudahan layanan transaksi perbankan bagi masyarakat serta
ATM didukung sarana jaringan teknologi informasi.
Layanan Automatic Teller Machine (ATM) yang dapat melayani
penarikan tunai dengan denominasi Rp50.000 dan Rp100.000 QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS)
yang tersebar di seluruh wilayah Kantor Cabang Perseroan Standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari
dan lokasi-lokasi premium seperti Gallery ATM di Mall, pusat Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi
perbelanjaan, perkantoran, pasar dan perumahan sehingga lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
makin memudahkan bagi nasabah dalam bertransaksi serta
didukung jaringan yang online 24 jam. VIRTUAL BRANCH
BTN Virtual Branch membawa kemudahan baru bagi Nasabah
CASH RECYCLING MACHINE (CRM) Bank BTN. Nasabah tidak perlu berlama-lama di Outlet Bank
Layanan mesin ATM yang dapat menerima setoran tunai dan BTN untuk melakukan transaksi di Teller dan Customer Service,
tarik tunai dengan denominasi uang Rp50.000 dan Rp100.000
112 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 115
Laporan Tahunan 2023
cukup melakukan pengisian e-form secara online dimana saja c. Payment Management
dan dari mana saja sebelum melakukan transaksi di Outlet Bank Payment management merupakan bentuk kerja sama bank
BTN. dengan nasabah untuk membantu nasabah mengelola
pembayaran dan tagihan seperti;
BTN SMART RESIDENCE • Edu Payment/SPP Online BTN
BTN Smart Residence merupakan suatu platform milik Bank BTN • Edu Payment merupakan layanan bagi lembaga
yang digunakan sebagai penghubung antara penghuni dan pendidikan berupa penerimaan setoran biaya
pengelola dalam proses pembayaran tagihan, iuran, pertukaran pendidikan dan biaya lainnya yang terkait dengan
informasi sampai dengan keluhan atau pengaduan. penyelenggaraan pendidikan secara online real time.
• Bill Payment (Pembayaran tagihan telepon, listrik, air,
BTN PROPERTI gas dan lainnya).
Layanan khusus berbasis portal properti yang memudahkan - Pembayaran Pajak
calon debitur dalam hal pencarian listing proyek yang telah - Pembayaran pembelian produk Pertamina
bekerja sama dengan Bank BTN, simulasi angsuran, pengajuan - Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
KPR/KPA secara online, online live chat 24 jam, serta fitur-fitur - Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
lainnya. BTN Properti juga melengkapi fiturnya dengan teknologi - Pembayaran Pensiun (Taspen dan ASABRI)
4D Tour Service yang memungkinkan calon debitur mendapatkan - Pembayaran Tagihan Rumah Sakit
gambaran real terhadap unit properti yang dipilih. - Bank Operasional I dan II
d. Payroll Service BTN
BTN OPEN API Payroll Service merupakan jasa layanan Bank kepada
API atau Application Programming Interface, merupakan Perusahaan/Lembaga dalam mengelola pembayaran gaji
penghubung antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya. atau honor serta kebutuhan finansial lainnya.
Teknologi tersebut yang memungkinkan nasabah mitra dapat e. Poin Spekta
melakukan transfer menggunakan aplikasinya sendiri karena Poin Spekta BTN adalah Program loyalty yang diberikan
aplikasi tersebut terhubung dengan sistem BTN melalui API. kepada nasabah Bank BTN berbentuk poin yang dapat
ditukarkan atau di-redeem dengan berbagai macam voucher
JASA DAN LAYANAN PERBANKAN LAINNYA dan hadiah langsung.
Selain menyalurkan kredit dan menghimpun dana pihak ketiga,
Perseroan juga menyediakan layanan konsumer lainnya untuk Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah
meningkatkan Fee Based Income, seperti pengiriman uang
dalam dan luar negeri, Penukaran uang valuta asing, Kotak 1. Kartu Debit Visa BTN Syariah
penyimpanan (safe deposit box), Pembayaran tagihan (telepon, Fasilitas layanan kartu yang memberikan kemudahan bagi
listrik dan air), Pembayaran internet dan TV berlangganan, nasabah melalui ATM seperti tarik tunai dan transfer, dapat
pembelian tiket penerbangan dan tiket kereta api, serta Isi dilakukan di seluruh jaringan ATM Bank BTN, Link, ATM
ulang pulsa. Selain itu, sebagai penyedia solusi total perbankan Bersama, Prima, Visa dan Plus serta berbelanja di toko-toko
kepada nasabah lembaga, Perseroan menyediakan berbagai berlogo Visa di dalam dan luar negeri.
jasa dan layanan bagi nasabah lembaga antara lain: 2. Kiriman Uang
a. Virtual Account BTN Fasilitas layanan pengiriman uang secara real time ke sesama
Layanan bagi nasabah Giro Lembaga BTN berupa account rekening Bank BTN dan BTN Syariah serta pengiriman uang
virtual yang dapat digunakan oleh pelanggan/mitra dari ke Bank lain menggunakan fasilitas SKN, RTGS, Link, ATM
nasabah lembaga tersebut untuk melakukan pembayaran Bersama dan Prima.
tagihan menggunakan kartu bank manapun dan nasabah 3. BTN Cash Management
lembaga dapat melakukan monitoring penerimaan Layanan berbasis internet dengan menggunakan aplikasi
pembayaran secara online real time terhadap hasil web-browser yang berguna untuk membantu nasabah dalam
pembayaran pelanggannya. mengelola kegiatan perbankan secara mandiri, efektif dan
b. Transfer Management efisien.
Transfer Management merupakan layanan bank kepada 4. Payment Point BTN iB
nasabah Lembaga untuk membantu nasabah melakukan Fasilitas layanan bagi nasabah untuk memudahkan
transfer dana lembaga secara online, baik Inhouse Transfer dalam membayar tagihan rutin dan tetap seperti tagihan
(antar rekening), Domestic transfer (LLG/Clearing dan pembayaran uang pendidikan.
RTGS), dan International Fund Transfer (transfer ke bank lain 5. Payroll BTN iB
baik di dalam maupun luar negeri dalam mata uang asing). Layanan bagi perusahaan, lembaga atau perorangan dalam
Transfer dapat dilakukan dalam single currency (kode mata mengelola pembayaran gaji, THR, bonus dan kebutuhan
uang yang dikirim sama dengan kode mata uang yang finansial lainnya yang bersifat rutin bagi karyawan.
diterima), dan multi currency (kode mata uang yang dikirim
tidak sama dengan kode mata uang yang diterima).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 113
Page 116
Profil
Perusahaan
6. Penerimaan Biaya Perjalanan Haji
Fasilitas yang memberikan kepastian dan kemudahan untuk
mendapatkan porsi keberangkatan ibadah haji dengan
sistem online dari Siskohat.
7. SPP Online BTN iB
Layanan bagi Perguruan Tinggi/Sekolah dalam
menyediakan delivery channel menerima setoran biaya-
biaya pendidikan secara realtime dan online.
8. Program Pengembangan Operasional BTN iB
Program yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah
lembaga dalam bentuk dana, barang, maupun fasilitas
lainnya untuk mendukung kelancaran operasional
Nasabah dengan persyaratan tertentu yang disepakati
Bank dan Nasabah dengan tetap berpegang pada
prinsip kehati-hatian dan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik atau Good Corporate Governance (GCG).
9. Garansi Bank BTN iB
Jasa yang diberikan oleh Bank berupa jaminan
pembayaran sejumlah uang tertentu yang diberikan
kepada pihak yang menerima jaminan untuk suatu
kepentingan transaksi/proyek tertentu yang akan
dijalankan Nasabah dengan akad “Kafalah” (Garansi).
10. Safe Deposit Box BTN iB
Tempat dalam bentuk Boks yang dirancang khusus
dengan ukuran tertentu dan dilengkapi system
pengamanan untuk menjamin keamanan barang
berharga atau dokumen penting yang disimpan dari
bahaya kebakaran, perampokan, dan lainnya. Akad
yang digunakan adalah “Ijarah” (Sewa).
11. Mobile Banking
Aplikasi perbankan bagi nasabah BTN Syariah untuk
memudahkan transaksi pembelian, pembayaran,
transfer dan akses informasi rekening dari perangkat
seluler.
12. Virtual Account
Layanan yang memberikan kemudahan pembayaran
dengan memberikan nomor identifikasi pembayaran.
114 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 117
Laporan Tahunan 2023
Daftar
Keanggotaan Asosiasi
Pentingnya peran organisasi maupun asosiasi bagi suatu perusahaan mendorong Perseroan untuk ikut serta aktif dalam keanggotaan
organisasi atau asosiasi terutama di Indonesia. Perseroan bergabung dengan berbagai asosiasi/perhimpunan yang sesuai dengan
kiprahnya dalam industri perbankan, termasuk dalam statusnya sebagai BUMN. Dengan bergabung di dalam asosiasi/perhimpunan
ini, Perseroan bisa berbagi isu dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk dampak dan peluangnya bagi perbankan pada
jangka pendek, menengah maupun panjang. Selama tahun 2023, Perseroan bergabung dengan asosiasi/perhimpunan berikut:
Nama Asosiasi Kedudukan dalam Asosiasi
NASIONAL
Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Ketua Bidang Kewilayahan dan Anggota Bidang Kewilayahan
Bendahara dan Anggota Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi
Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS)
Perbankan
Forum Human Capital Indonesia BUMN Anggota
Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA Anggota
Forum Humas BUMN Anggota
Asosiasi Emiten Indonesia Anggota
Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE) Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI) Anggota
Ikatan Auditor Intern Bank Anggota
Perhimpunan Audit Internal Indonesia Anggota
Forum Hukum BUMN Anggota
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO Anggota
Forum Komunikasi Direktur Operasional Anggota
SRIKANDI BUMN Anggota
Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) Anggota
Asosiasi Wali Amanat Indonesia Anggota
INTERNASIONAL
Association Cambiste Internationale (ACI) - Financial Markets Association (FMA) Bendahara Umum
World Saving Bank Institution (WSBI) Anggota Asia - Pasific Regional Group
The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter Anggota
United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI) Anggota
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 115
Page 118
Profil
Perusahaan
Wilayah
Operasional
Tabel Jaringan Kantor Tahun selama 5 tahun Terakhir
Jenis Kantor 2023 2022 2021 2020 2019
Kantor Wilayah 6 6 6 6 6
Kantor Cabang 81 80 79 78 78
Kantor Cabang Pembantu 541 537 543 314 326
Kantor Kas - - - 247 358
Payment Point - - - 56 52
Kantor Fungsional 3 3 58* - -
Kantor Layanan Setara KCP - 2 2 2 3
Mobil Kas Keliling - - 51 23 23
Total Jaringan Kantor Konvensional 631 628 739 726 846
Kantor Cabang Syariah 34 30 29 25 25
Kantor Cabang Pembantu Syariah 75 69 61 59 53
Kantor Kas Syariah - 5 7 7 7
Payment Point Syariah - 6 12 12 12
Mobil Kas Keliling - - - - -
Total Jaringan Kantor Syariah 109 110 109 103 99
*) Memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank
Umum, terdapat penyederhanaan pencatatan jaringan kepada Regulator OJK yaitu Kantor Bank yang berada di
bawah Kantor Cabang hanya Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Fungsional sehingga terdapat penyetaraan
status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu dan Payment Point menjadi Kantor Fungsional.
Kantor Wilayah I Kantor Wilayah II Kantor Wilayah III
(Jawa Barat) (DKI Jakarta & Banten) (Jawa Timur, Bali &
Nusa Tenggara)
Kantor Wilayah 1 1 1
Kantor Cabang 15 13 16
Kantor Cabang Pembantu 125 130 83
Kantor Fungsional - - -
Kantor Cabang Syariah 7 4 4
Kantor Cabang Pembantu Syariah 14 11 13
Kantor Kas Syariah - - -
Payment Point Syariah - - -
Outlet & Lounge BTN Prioritas 9 17 8
ATM & CRM 523 477 340
116 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 119
Laporan Tahunan 2023
Kantor Wilayah IV Kantor Wilayah V Kantor Wilayah VI
(Sumatera) (Kalimantan, Sulawesi, (Jawa Tengah & DIY)
Maluku, Papua)
Kantor Wilayah 1 1 1
Kantor Cabang 11 18 8
Kantor Cabang Pembantu 76 71 56
Kantor Fungsional 1 - 2
Kantor Cabang Syariah 9 6 4
Kantor Cabang Pembantu Syariah 18 5 14
Kantor Kas Syariah - - -
Payment Point Syariah - - -
Outlet & Lounge BTN Prioritas 8 10 5
ATM & CRM 304 292 210
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 117
Page 120
Profil
Perusahaan
Struktur
Organisasi
Rapat Umum
Pemegang Saham
Direktur Utama
Nixon L. P. Napitupulu
Dewan
Pengawas Wakil Direktur Utama
Syariah Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Assets
Direktur Distribution Direktur Institutional
Direktur Consumer Management Direktur IT & Digital
& Funding Banking
Hirwandi Gafar Elisabeth Novie Andi Nirwoto
Jasmin Hakim Putratama
Riswanti
SEVP
Wholesale Banking
Benny Yoslim
Wealth
SME Banking Institutional Corporate Marketing Commercial Asset
Management Digital Banking
Roganda S.M. Funding Banking Communication Management
Frengky Rosadrian Tan Jacky Chen
Siahaan Erwinta Siswadi Ricky RS. Pattinggi Farida Andriani W Ari Kurniaman
Perangin-angin
Non subsidized Financial Institution Consumer IT Strategic
Retail Funding Commercial
Mortgage & Capital Market Collection, Recovery Planning &
Frengky Rosadrian Banking
Mochamad Yut Hasta Nugraha & Asset Sales 1 Development
Perangin-angin (Plt) Sri Astuti
Penta Utomo Erwin Dwi Kusuma Joko Christianto
Wholesale Consumer
Subsidized Service Quality &
Transaction Collection, Recovery IT Operations
Mortgage Lending Distribution
Teddy Yunirman & Asset Sales 2 Danny Sutanto (Pj)
Budi Permana Ferry Sipahutar
Danas* Nurwidi Purboyo
Procurement
& Fixed Asset Data Management
Personal Banking
Regional Offices Management & Analytics
Nurkholis Wahyudi
Wahyudi Joko Indra Hidayatullah
Santoso
• Branch Office
• Priority Banking
Sharia Banking IT Security
Abdul Firman Budi Hariyanto
• Sharia
Branch Office
Asset & Liability IT Steering Risk Management Human Capital
Commitee Committee Committee Committee
Committee Board Business Support Shared Service
Garis Komando Garis Koordinasi
*) Berhenti menjabat terhitung sejak tanggal 20 Desember 2023
118 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 121
Laporan Tahunan 2023
Sejalan dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan Perseroan, maka Direksi telah melakukan penyesuaian terhadap struktur organisasi agar proses
eksekusi inisiatif bisnis dan operasional dapat berjalan efektif melalui Surat Persetujuan Komisaris No. 131/KOM/BTN/XI/2023 tentang Persetujuan
Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat Bank BTN tanggal 01 November 2023. Berikut adalah Struktur Organisasi Perseroan Per 31 Desember 2023.
Dewan Komisaris
Direktur Human
Direktur Risk
Direktur Finance Capital, Compliance
Management
Nofry Rony Poetra & Legal
Setiyo Wibowo
Eko Waluyo
SEVP SEVP
Operations Compliance & Legal Audit Committee
Alex Sofjan Noor -
Remuneration
& Nomination
Committee
Credit Operation
Treasury Human Capital Legal Internal Audit
I Gusti Agung Retail Credit Risk
Sindhu Rahadian Strategy Wilson Lie Hendratno Tri
Komang Tri Martha Beki Kanuwa Risk Monitoring
Ardita Aldo Bimantoro Simatupang Wibowo
W Committee
Compliance &
Operation & Corporate Strategy Whosale Human Capital Corporate
Governance
Business Support & Planning Credit Risk Management Secretary
R. Wahyu B.
Adee Indriana D Kusumarjono Henri Ari Wibawa Rahmayati Ramon Armando
Witjaksono
Learning
Finance & Enterprise Risk Policy & Procedure
Customer Care Management
Accounting Management L. Esti Dwi
Eko Hapsoro Susilo Ade Surya
Fatoni Hudhori Wilson Arafat Retnosari
Lesmana
Transformation Human Capital
Investor Relations
& Partnership Business Partner
& Research
Management Aloysius Wilhelmus
Winang Budoyo
Wilson Arafat (Plt) Junior Bakowatun
Credit Policy Credit Business Transformation
ESG Committee
Committee Committee Committee Steering Committee
Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2023 adalah sebagai Herry Trisaputra Zuna, Himawan Arief Sugoto, Mohamad Yusuf Permana, Moch
berikut: Amin Nurdin, dan Rahmayati.
1. Komite Audit: Iqbal Latanro (Ketua merangkap anggota), Sentot A. Sentausa, 3. Komite Pemantau Risiko: Armand B. Arief (Ketua merangkap anggota), Herry
Andin Hadiyanto, Endang A. Suprijatna, dan Peter Eko Budi Darwito. Trisaputra Zuna, Himawan Arief Sugoto, Ignace Widiatmoko, dan Pamuji
2. Komite Remunerasi dan Nominasi: Chandra M. Hamzah (Ketua merangkap Gesang Raharjo.
anggota), Iqbal Latanro, Armand B. Arief, Sentot A. Sentausa, Andin Hadiyanto,
Nama Komite di Bawah Direksi terdapat pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 119
Page 122
Profil
Perusahaan
Profil
Direksi
NIXON L. P. NAPITUPULU
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan (1994).
Sertifikasi
• Manajemen Risiko Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2022).
• Treasury Dealer Level Advance oleh LSPP (2020).
Pengalaman Kerja
• Direktur Utama Bank BTN (Maret 2023 – saat ini).
• Wakil Direktur Utama Bank BTN (Maret 2021 – Maret 2023).
• Plt. Direktur Utama Bank BTN (Desember 2020-Maret 2021).
• Direktur Finance, Planning, and Treasury Bank BTN (November 2019-Maret 2021).
• Direktur Finance, Treasury, and Strategy Bank BTN (Agustus 2019 – November 2019).
• Direktur Collection and Asset Management merangkap Plt. Direktur Finance, Treasury, and Strategy Bank BTN (Mei 2019 – Agustus 2019).
• Direktur Collection and Asset Management Bank BTN (Maret 2018 – Mei 2019).
• Direktur Collection, Asset Management, and Legal Bank BTN (2017-Mei 2019). (Desember 2017 – Maret 2018).
• Direktur Bank BTN (Maret 2017 – Desember 2017).
• Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos (2015- Maret 2017).
• Head of Tim Transisi Bank Joint Venture PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015).
• Head of Priority Project Bank Joint Venture PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015).
• Group Head Corporate Secretary Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2014).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 17 Maret 2017 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 25 Juli 2017. Menjabat sebagai
Wakil Direktur Utama sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 19 Mei 2021 dan dipercaya untuk menjabat kembali pada periode ke-2 sebagai Wakil
Direktur Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada tanggal 02 Maret
2022. Kemudian menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tanggal 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai dengan pengangkatan berdasarkan
Keputusan RUPST Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 Juni 2023.
Periode Menjabat
• 17 Maret 2017 – 02 Maret 2022, Periode Pertama
• 02 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Kedua.
Jabatan Rangkap
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Utama.
Jabatan Rangkap Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 4.250.500 lembar saham/0,0302862%
120 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 123
Laporan Tahunan 2023
ONI FEBRIARTO RAHARDJO
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Tangerang Selatana.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang (1994).
• Master (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta (1997).
Sertifikasi
• Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).
Pengalaman Kerja
• Wakil Direktur Utama Bank BTN (Maret 2023 – saat ini).
• Wakil Direktur Utama Perum Perumnas (Mei 2020 – Maret 2023).
• Plt. Direktur Utama Bank BTN (Agustus 2019 - November 2019).
• Direktur Commercial Banking Bank BTN (Maret 2015 - Agustus 2019).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 24 Maret 2015 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 Mei 2015. Selanjutnya menjabat
sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
Periode Menjabat
• 24 Maret 2015 – 27 November 2019, Periode Pertama
• 16 Maret 2023 – RUPS Tahunan 2028, Periode Kedua.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Wakil Direktur Utama.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 308.000 lembar saham/0,0021946%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 121
Page 124
Profil
Perusahaan
HIRWANDI GAFAR
Direktur Consumer
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Barat.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1992).
Sertifikasi
• Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).
• International Risk Management Refreshment & Wealth Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah/PDPS oleh PEBS (2020).
Pengalaman Kerja
• Direktur Consumer Bank BTN (Maret 2022 – saat ini).
• Direktur Unit Usaha Syariah Bank BTN (2020 – saat ini)
• Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN (2019 - Maret 2022).
• Commercial Lending Division Head Bank BTN (2019).
• Subsidized Mortgage Lending Division Head Bank BTN (2019).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 28 Agustus 2020.
Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Consumer.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.763.314 lembar saham/0,0125642%
122 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 125
Laporan Tahunan 2023
NOFRY RONY POETRA
Direktur Finance
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Timur.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Pancasila, Jakarta (1991).
• Master (S2) MBA Business, The George Washington University, Washington DC, USA (1999).
Sertifikasi
• Treasury Dealer Level Advance (ACI/LSPP) (Refreshment 2021).
• Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).
• Certified Wealth Manager (CWMA) (2006).
Pengalaman Kerja
• Direktur Finance Bank BTN (Maret 2022 – saat ini).
• Direktur Finance, Planning and Treasury Bank BTN (2021- Maret 2022).
• Treasury Division Head Bank BTN (2015 - 2021).
• Pjs. Kepala Kantor Wilayah I Bank BTN (2015).
• Treasury Division Head Bank BTN (2014)..
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Finance.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 2.531.022 lembar saham/0,0180344%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 123
Page 126
Profil
Perusahaan
EKO WALUYO
Direktur Human Capital, Compliance and Legal
Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Bekasi.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1995).
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta/Gatton College of Business, MBA Short Course Program in
Cooperation with MM UGM, University of Kentucky, USA (2004).
Sertifikasi
• Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).
• Certified Anti Fraud Professional oleh Asia Anti Fraud (2023)
Pengalaman Kerja
• Direktur Human Capital, Compliance and Legal Bank BTN (Maret 2022 – saat ini).
• Direktur Compliance and Legal Bank BTN (2021- Maret 2022).
• Human Capital Management Division Head Bank BTN (2019-2021).
• Human Capital Management & Culture Specialist Division Head Bank BTN (2017-2019).
• Human Capital Division Head Bank BTN (2017).
• Corporate Secretary Division Head Bank BTN (2015-2017).
• Pjs. Corporate Secretary Division Head Bank BTN (2014-2015).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Human Capital, Compliance and Legal.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.871.964 lembar saham/0,0133384%
124 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 127
Laporan Tahunan 2023
ELISABETH NOVIE RISWANTI
Direktur Assets Management
Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Bekasi.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1991).
Sertifikasi
• International Risk Management Refreshment & Wealth Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
• Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).
Pengalaman Kerja
• Direktur Assets Management Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Wholesale Risk and Asset Management Bank BTN (2021- Maret 2022).
• Direktur Remedial and Wholesale Risk Bank BTN (2019 - 2021)
• Direktur Collection and Asset Management Bank BTN (2019).
• Asset Management Division Head Bank BTN (2017 - 2019).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 29 Agustus 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 26 Juni 2020.
Periode Menjabat
29 Agustus 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Assets Management.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.733.200 lembar saham/ 0,0123496%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 125
Page 128
Profil
Perusahaan
ANDI NIRWOTO
Direktur IT and Digital
Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Pusat.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1994).
• Master (S2) Finance, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta/University of Lexington Kentucky, USA (1997).
Sertifikasi
• Manajemen Risiko Level 5 Direksi oleh IICD (Refreshment 2023).
• Digital Transformation for Boards, IMD Business School, Lausanne, Switzerland (2023).
• Digital Innovation Progamme, Erasmus University - Rotterdam School of Management, Rotterdam, Netherlands (2022).
• IT Infrastructure Library (ITIL), APMG International Quint Wellington (2017).
• TOGAF 8, National University of Singapore (NUS), Singapore (2011).
Pengalaman Kerja
• Direktur IT and Digital Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Operation, IT, and Digital Banking Bank BTN (2019 - Maret 2022).
• Direktur IT & Operation Bank BTN (2018 - 2019).
• General Manager Operational Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 - 2018).
• General Manager Divisi Solusi & Security Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015 - 2017).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 23 Maret 2018 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 10 September 2018. Selanjutnya
diberhentikan dengan hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur IT and Digital Perseroan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 11 Januari 2023.
Periode Menjabat
• 23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode Pertama
• 11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2027, Periode Kedua
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur IT and Digital.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.822.161 lembar saham/0,0129835%
126 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 129
Laporan Tahunan 2023
JASMIN
Direktur Distribution and Funding
Warga Negara Indonesia, berusia 59 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1988).
• Magister (S2) International Bussiness, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998).
Sertifikasi
• Publik Manajemen Risiko dan Treasury Dealer Level 5 (Refreshment 2022).
• Certified Wealth Manager oleh CWM (2021).
Pengalaman Kerja
• Direktur Distribution and Funding Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN (2019 - Maret 2022).
• SEVP Consumer & Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
• Regional CEO IV/JKT 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015 - 2018).
• Regional Manager IV-JKT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013 - 2015).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 04 Mei 2020.
Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Distribution and Funding.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 2.848.030 lembar saham/0,0202931%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 127
Page 130
Profil
Perusahaan
SETIYO WIBOWO
Direktur Risk Management
Warga Negara Indonesia, berusia 46 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1999).
• Master (S2) MBA in Finance & Banking, KDI School of Public Policy and Management, Korea Selatan (2009).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).
Pengalaman Kerja
• Direktur Risk Management Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Risk Management and Transformation Bank BTN (2021 - Maret 2022).
• Direktur Enterprise Risk Management, Big Data, and Analytics Bank BTN (2019 - 2021).
• Group Head Consumer Credit Risk & Analytics PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
• Group Head Credit Portfolio Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017 - 2018).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 03 Juli 2020.
Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Risk Management.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.892.700 lembar saham/0,0134861%
128 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 131
Laporan Tahunan 2023
HAKIM PUTRATAMA
Direktur Institutional Banking
Warga Negara Indonesia, berusia 47 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Padjajaran, Bandung (1998).
• Master (S2) International Business, Aston University, Inggris (2001).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2023).
Pengalaman Kerja
• Direktur Institutional Banking Bank BTN (Maret 2023 - saat ini).
• Head of International and Transaction Banking PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Mei 2022 – Maret 2023).
• Senior Vice President (SVP) Consumer Funding Retail Division PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2018 -2022).
• Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Division PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2015-2018)
• Senior Vice President (SVP) Head of Marketing & Segment Offering PT Bank Commonwealth (2012 – 2015).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 26 Juli 2023.
Periode Menjabat
16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Institutional Banking.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 129
Page 132
Profil
Perusahaan
HARU KOESMAHARGYO*
Direktur Utama
* Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
Warga Negara Indonesia, berusia 57 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang (1989).
• Master (S2) Investment Banking, Emory University, Atlanta USA (2000).
Sertifikasi
• Manajemen Risiko Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2021).
Pengalaman Kerja
• Direktur Utama Bank BTN (Maret 2021 – 2023).
• Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2017-2021).
• Direktur Keuangan dan Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2015-2017).
• Presiden Komisaris PT BTMU – BRI Finance (2014-2015).
• Kepala Divisi Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2014-2015).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 Mei 2021.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 – 16 Maret 2023, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Berhenti menjabat sebagai komite pada tanggal 16 Maret 2023.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 28 Februari 2023, memiliki 403.600 lembar saham/0,0028758%
130 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 133
Laporan Tahunan 2023
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Nixon L. P.
Direktur Utama √ √ √ √ √ √ √
Napitupulu
Oni Febriarto R. Wakil Direktur
√ √ √ √ √ √ √
Utama
Direktur
Hirwandi Gafar √ √ √ √ √ √ √
Consumer
Nofry Rony Poetra Direktur Finance √ √ √ √ √ √ √
Direktur Human
Capital,
Eko Waluyo √ √ √ √ √ √ √
Compliance and
Legal
Elisabeth Novie Direktur Assets
√ √ √ √ √ √ √
Riswanti Management
Direktur IT and
Andi Nirwoto √ √ √ √ √ √ √
Digital
Direktur
Jasmin Distribution and √ √ √ √ √ √ √
Funding
Direktur Risk
Setiyo Wibowo √ √ √ √ √ √ √
Management
Direktur
Hakim Putratama
Institutional √ √ √ √ √ √ √
Banking
Pendidikan dan/atau Pelatihan Direksi
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi selama tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan berdasarkan kebutuhan
Perseroan. Perubahan komposisi Direksi adalah sebagai berikut:
Komposisi Direksi Periode 1 Januari 2023 – 10 Januari 2023
Komposisi Direksi periode 1 Januari 2023 sampai dengan 10 Januari 2023 berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 7 (tujuh) orang Direktur. Seluruh Anggota Direksi berdomisili di wilayah
kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Haru Koesmahargyo Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 19 Mei 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017
Nixon L. P. Napitupulu Wakil Direktur Utama OJK - RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 19 Mei 2021
- RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
Hirwandi Gafar Direktur Consumer OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 28 Agustus 2020
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 131
Page 134
Profil
Perusahaan
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Nofry Rony Poetra Direktur Finance OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 9 Agustus 2021
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 9 Agustus 2021
Compliance and Legal
Elisabeth Novie Direktur Assets
OJK RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2019 26 Juni 2020
Riswanti Management
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital OJK RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 10 September 2018
Direktur Distribution and
Jasmin OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 4 Mei 2020
Funding
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 3 Juli 2020
Komposisi Direksi Periode 11 Januari 2023 – 15 Maret 2023
Pada tanggal 11 Januari 2023, RUPS Luar Biasa memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat serta mengangkat kembali Andi
Nirwoto sebagai Direktur IT and Digital. Sehingga komposisi Direksi periode 11 Januari 2023 sampai dengan 15 Maret 2023
berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 7 (tujuh) orang
Direktur. Seluruh Anggota Direksi berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Anggota
Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Haru Koesmahargyo Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 19 Mei 2021
• RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017
Nixon L. P. Napitupulu Wakil Direktur Utama OJK • RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 19 Mei 2021
• RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
Hirwandi Gafar Direktur Consumer OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 28 Agustus 2020
Nofry Rony Poetra Direktur Finance OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 9 Agustus 2021
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 9 Agustus 2021
Compliance and Legal
Elisabeth Novie
Direktur Assets Management OJK RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2019 26 Juni 2020
Riswanti
• RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital OJK 11 Januari 2023
• RUPS Luar Biasa tanggal 11 Januari 2023
Jasmin Direktur Distribution and Funding OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 4 Mei 2020
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 3 Juli 2020
Komposisi Direksi Periode 16 Maret 2023 – 31 Desember 2023
Pada tanggal 16 Maret 2023, RUPS Tahunan 2023 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Nixon L. P. Napitupulu yang semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama Perseroan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Oni Febriarto Rahardjo - sebagai Wakil Direktur Utama;
b. Hakim Putratama - sebagai Direktur Institutional Banking
132 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 135
Laporan Tahunan 2023
Sehingga komposisi Direksi periode 16 Maret 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 berjumlah 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 8 (delapan) orang Direktur. Seluruh Anggota Direksi berdomisili
di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
- RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017
- RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021
Nixon L. P. Napitupulu Direktur Utama OJK 7 Juni 2023
- RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
- RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023
Oni Febriarto
Wakil Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 7 Juni 2023
Rahardjo
Hirwandi Gafar Direktur Consumer OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 28 Agustus 2020
Nofry Rony Poetra Direktur Finance OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 9 Agustus 2021
Direktur Human Capital,
Eko Waluyo OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 9 Agustus 2021
Compliance and Legal
Elisabeth Novie Direktur Assets
OJK RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2019 26 Juni 2020
Riswanti Management
Andi Nirwoto Direktur IT and Digital OJK RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 10 September 2018
Direktur Distribution and
Jasmin OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 4 Mei 2020
Funding
Setiyo Wibowo Direktur Risk Management OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 3 Juli 2020
Direktur Institutional
Hakim Putratama OJK RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 26 Juli 2023
Banking
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 133
Page 136
Profil
Perusahaan
Profil Dewan
Komisaris
CHANDRA M. HAMZAH
Komisaris Utama/Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Indonesia (1995).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 2 oleh LSPP (Refreshment 2023).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Utama/Independen Bank BTN (2019 - saat ini).
• Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (2014 - 2015).
• Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm (2012 - saat ini).
• Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (2007 - 2011).
• Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm (2001 - 2007).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
04 Mei 2020.
Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2020-saat ini).
• Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm (2012 – saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
134 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 137
Laporan Tahunan 2023
IQBAL LATANRO
Wakil Komisaris Utama/Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 65 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar (1983).
• Magister (S2) Manajemen Bisnis, Universitas Hasanuddin, Makassar (1998).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).
Pengalaman Kerja
• Wakil Komisaris Utama/Independen Bank BTN (2021 - saat ini).
• Komisaris PT Bank Mandiri Taspen (2020 - 2021).
• Komisaris PT Pemeringkat Efek Indonesia (2020 - 2021).
• Direktur Utama PT Taspen (Persero) (2018 - 2020).
• Komisaris Utama PT Taspen Properti Indonesia (2015 - 2020).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 06 September
2021.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Ketua Komite Audit Bank BTN (2021-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2021-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 135
Page 138
Profil
Perusahaan
ARMAND B. ARIEF
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 71 Tahun Per Desember 2022,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Business Administration, Curry College, Milton Massachusetts, Amerika Serikat (1982).
• Master (S2) Business Administration, Suffolk University, Boston Massachusetts, Amerika Serikat (1995)..
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 4 oleh LSPP (Refreshment 2021).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk (2021 - saat ini).
• Komisaris Independen Bank BTN (2019 - saat ini).
• Komisaris Independen PT Bank Royal Indonesia (2017 - 2018).
• Komisaris/Senior Consultant Dunamis Organization Services (Franklin Covey USA Subsidiary (2016 - 2019).
• Anggota Panel Interviewer Otoritas Jasa Keuangan (2016 - 2017).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 14 Mei 2020.
Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2020-saat ini).
• Ketua Komite Pemantau Risiko Bank BTN (2020-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk (2021—saat ini).
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
136 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 139
Laporan Tahunan 2023
SENTOT A. SENTAUSA
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berusia 66 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Statistika, Universitas Padjajaran, Bandung (1985).
• Master (S2) Business Administration, Monash University, Australia (1995).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen Bank BTN (2022 - saat ini).
• Komisaris Utama PT Jiwasraya (Persero) (2019 - 2020).
• Komisaris Utama Mandiri lnhealth (2016 - 2019).
• Direktur Distribution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015 - 2016).
• Direktur Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006 - 2014).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 8 Agustus 2022.
Periode Menjabat
2 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Anggota Komite Audit Bank BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2022-saat ini)
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 137
Page 140
Profil
Perusahaan
ANDIN HADIYANTO
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berusia 58 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Bekasi.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1989).
• Master (S2) International Development, Nagoya University, Jepang (1997).
• Doctor (S3) International Development, Nagoya University, Jepang (2000).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 1 Komisaris oleh LSPP (2022).
Pengalaman Kerja
• Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
Kementerian Keuangan (2021 - saat ini).
• Komisaris Bank BTN (2019 - saat ini).
• Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan (2019 - 2021).
• Staf Ahli Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional, Kementerian Keuangan (2018 - 2019).
• Direktur Eksekutif, Bank Dunia (2016 - 2018).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 10 Juli 2020
Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
Kementerian Keuangan (2021 – saat ini).
• Anggota Komite Audit Bank BTN (2020-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2020-saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
138 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 141
Laporan Tahunan 2023
HERRY TRISAPUTRA ZUNA
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Barat.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, lnstitut Teknologi Bandung, Bandung (1992).
• Sarjana (S1) Manajemen, Universitas Padjajaran, Bandung (1993).
• Magister (S2) Sistem dan Teknik Jalan Raya, lnstitut Teknologi Bandung, Bandung (1994).
• Doktor (S3) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Depok (2016).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 1 Komisaris oleh LSPP (2022).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Bank BTN (2022 - saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(2021 - saat ini).
• Direktur Pengembangan Sistem Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2019 -
2021).
• Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk (2017 - 2019).
• Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2015 - 2019).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 11 Oktober 2022.
Periode Menjabat
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Pemantau Risiko Bank BTN (2022-saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(2021 – saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 404.600 lembar saham/ 0,0028829%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 139
Page 142
Profil
Perusahaan
HIMAWAN ARIEF SUGOTO
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berusia 60 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Depok.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1990).
• Magister (S2) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Jakarta (2001).
• Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis, Institut Pertanian Bogor, Bogor (2023).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 1 Komisaris oleh LSPP (Refreshment 2023).
Pengalaman Kerja
• Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
• Komisaris Bank BTN (2022 - saat ini).
• Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 - 2023).
• Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia (Holding Pangan) (2020 - 2022).
• Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (2020 - 2021).
• Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2018 - 2023).
Dasar
.
Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 03 Oktober 2022.
Periode Menjabat
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Pemantau Risiko Bank BTN (2022-saat ini).
• Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 – 2023).
• Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2018 – 2023).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 404.600 lembar saham/ 0,0028829%
140 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 143
Laporan Tahunan 2023
MOHAMAD YUSUF PERMANA
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berusia 48 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gunadarma, Jakarta (1999).
Sertifikasi
Kompetensi Manajemen Risiko Tingkat 1 (satu) oleh BSMR (2023).
Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2023—saat ini).
• Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Kementerian Sekretaris Negara (2021—saat ini).
• Komisaris PT Pelindo Multi Terminal (2021).
• Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) (2021).
• Komisaris PT Djakarta Lloyd (2020).
.Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak tanggal 11 Januari 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
Periode Menjabat
11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2028, Periode Pertama
Jabatan Rangkap
• Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Kementerian Sekretaris Negara (2021 —saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2023—saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 141
Page 144
Profil
Perusahaan
AHDI JUMHARI LUDDIN*
Komisaris Independen
*Berhenti menjabat sejak tanggal 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia.
Warga Negara Indonesia, berusia 69 Tahun Per Agustus 2023,
berdomisili di Jakarta Timur.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Indonesia, Jakarta (1982).
• Master (S2) Policy Economics, University of Illinois, Urbana-Champaign, Amerika Serikat (1989).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen Bank BTN (2019 - 2023).
• Komisaris Utama PT BRI Agroniaga Tbk (2019).
• Komisaris Independen PT Bank DKI (2015 - 2018).
• Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2010 - 2015).
• Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008 - 2010).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 16 Maret 2020.
Periode Menjabat
27 November 2019 - 12 Agustus 2023
Jabatan Rangkap
Anggota Komite Audit Bank BTN (2020-2023).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 12 Agustus 2023, tidak memiliki saham BBTN
142 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 145
Laporan Tahunan 2023
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Chandra M. Komisaris Utama/
√ √ √ √ √ √ √
Hamzah Independen
Wakil Komisaris
Iqbal Latanro Utama/ √ √ √ √ √ √ √
Independen
Komisaris
Armand B. Arief √ √ √ √ √ √ √
Independen
Komisaris
Sentot A. Sentausa √ √ √ √ √ √ √
Independen
Andin Hadiyanto Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Herry Trisaputra
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Zuna
Himawan Arief
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Sugoto
Mohamad Yusuf
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Permana
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris selama tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 – 10 Januari 2023
Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari 2023 sampai dengan 10 Januari 2023 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1
(satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 3 (tiga) orang Komisaris Independen
dan 3 (tiga) orang Komisaris. Seluruh Dewan Komisaris berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 - 10 Januari 2023
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 4 Mei 2020
Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 6 September 2021
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 14 Mei 2020
Ahdi Jumhari Luddin Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 16 Maret 2020
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 8 Agustus 2022
Andin Hadiyanto Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 10 Juli 2020
Herry Trisaputra Zuna Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 11 Oktober 2022
Himawan Arief Sugoto Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 3 Oktober 2022
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 143
Page 146
Profil
Perusahaan
Komposisi Dewan Komisaris Periode 11 Januari 2023 – 11 Agustus 2023
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2023, Mohamad Yusuf Permana diangkat menjadi
Komisaris Perseroan. Sehingga komposisi Dewan Komisaris periode 11 Januari 2023 sampai dengan 11 Agustus 2023 sebanyak 9
(sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 3
(tiga) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Seluruh Dewan Komisaris berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat
Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 11 Januari 2023 – 11 Agustus 2023
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 4 Mei 2020
Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 6 September 2021
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 14 Mei 2020
Ahdi Jumhari Luddin Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 16 Maret 2020
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 8 Agustus 2022
Andin Hadiyanto Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 10 Juli 2020
Herry Trisaputra Zuna Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 11 Oktober 2022
Himawan Arief Sugoto Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 3 Oktober 2022
Mohamad Yusuf
Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 11 Januari 2023 07 Juni 2023
Permana
Komposisi Dewan Komisaris Periode 12 Agustus 2023 – 31 Desember 2023
Pada tanggal 12 Agustus 2023, Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Independen Perseroan meninggal dunia sehingga demikian
masa jabatan Yang Bersangkutan berakhir dengan sendirinya. Sehingga komposisi Dewan Komisaris periode 12 Agustus 2023 sampai
dengan 31 Desember 2023 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang
Wakil Komisaris Utama/Independen, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Seluruh Dewan Komisaris
berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 12 Agustus 2023 – 31 Desember 2023
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Komisaris Utama/
Chandra M. Hamzah OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 4 Mei 2020
Independen
Wakil Komisaris Utama/
Iqbal Latanro OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 6 September 2021
Independen
Armand B. Arief Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 14 Mei 2020
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 8 Agustus 2022
Andin Hadiyanto Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019 10 Juli 2020
Herry Trisaputra Zuna Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 11 Oktober 2022
Himawan Arief Sugoto Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022 3 Oktober 2022
Mohamad Yusuf
Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 11 Januari 2023 07 Juni 2023
Permana
144 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 147
Laporan Tahunan 2023
Profil
Dewan Pengawas Syariah
PROF. DR. H. MUHAMMAD QURAISH SHIHAB, M.A
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, berusia 80 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1967).
• Pascasarjana (S2) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1969).
• Doktor (S3) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1982).
Sertifikasi
• Ijtima’Sanawi & Semiloka DPS-DSM MUI (2019).
• Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS VIII (2023).
Pengalaman Kerja
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank BTN (2019 - saat ini).
• Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders (2014 - saat ini).
• Anggota Eminent Person Group Indonesia Malaysia Person Group Indonesia Malaysia (2010).
• Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Arab, Mesir dan Jibuti (1998 - 2002).
• Menteri Agama Republik Indonesia (1998).
• Anggota Dewan Riset Nasional (1995 - 1999).
• Anggota Badan Akreditasi Nasional (1994 - 1998).
• Direktur Pengkaderan Ulama MUI (1994 - 1997).
• Anggota DPS Bank Muamalat (1992 - 1999).
• Rektor IAIN Syarif Hidayatullah (1992 - 1998).
• Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen Agama RI (1989 - saat ini).
• Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional (1988 - 1996).
• Anggota MPR-RI periode 1982-1987 dan periode (1987 - 2002).
• Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat (1985 - 1998).
• Wakil Rektor IAIN Alauddin (1974 - 1980).
• Pembantu Pimpinan Koordinator Antar Kepolisian Indonesia Timur dalam Bidang Mental (1973 - 1975).
• Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta se Indonesia Timur (Kopertis Wilayah Timur) (1967 - 1980).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk pertama kalinya melalui hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 23 Maret 2018 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 10 Januari 2019.
Kemudian diangkat kembali sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk kedua kalinya pada Rapat Umum Pemegang Saham 2023
tanggal 16 Maret 2023.
Periode Menjabat
• 23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode Pertama
• 16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode Kedua
Jabatan Rangkap
• Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders (2014 - saat ini).
• Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen Agama RI (1989 - saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (2019 - saat ini).
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 145
Page 148
Profil
Perusahaan
MOHAMMAD BAGUS TEGUH PERWIRA, LC, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, berusia 45 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Bekasi.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) dari Fakultas Dirasat Islamiyah Wal Arabiyah, Universitas Al-Azhar Kairo-Mesir (1999).
• Pasca Sarjana (S2) Program Studi Ekonomi Islam UIN Syarif Hidayahtullah – Jakarta (2007).
Sertifikasi
• Certified Financial Planner (CFP®️) (2010).
• Associate Estate Planning Practitioner (AEPP®️) (2011).
• Qualified Wealth Planner (QWP) (2011).
• Izin sebagai Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (2016).
• Kompetensi Pengawas Syariah - Lembaga Sertifikasi Profesi-Majelis Ulama Indonesia (LSPMUI) (2016).
• Assesor Kompetensi – BNSP (2017).
Pengalaman Kerja
• Sertifikat Certified Financial Planner (CFP).
• Associate Estate Planning Practitioner (AEPP).
• Qualified Wealth Planner (QWP).
• Izin Ahli Syariah Pasar Modal dari OJK.
• Pengawas Syariah – Lembaga Sertifikasi Profesi MUI.
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2021 - saat ini).
• Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian, Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (2020 - saat ini).
• Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan Pelaksana Harian, Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (2015 - 2020).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah DPLK BRI (2018 - 2019).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Aberdeen Standard Investement Indonesia (2015 - 2021).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indosurya Asset Management (2015 - 2017).
• Trainer di DSN-MUI Institute (November 2017 - saat ini).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Schroder Investment Management Indonesia. (2009 - 2022).
• Dosen Universitas Trisakti (2009 - 2013).
• Head Planner PT Quantum Magna (2007 - 2014).
• Dosen Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (2007 - 2009).
• Konsultan PT Batasa Tazkia (2004 - 2009).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah untuk pertama kalinya sejak hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 10 Maret 2021 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 02 Juni 2021
Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.
Jabatan Rangkap
Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Schroder Investment Management Indonesia.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC NISP Tbk.
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
146 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 149
Laporan Tahunan 2023
MUHAMMAD FAIZ, LC, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, berusia 49 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Fakultas Syariah Islamic University of Madinah, Arab Saudi (1997).
• Master (S2) Fakultas Daarul Ulum Cairo Univeristy, Mesir (1999).
Sertifikasi
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 1 (2008).
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 2 (2013).
Pengalaman Kerja
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2023 - saat ini).
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022- saat ini).
• Wakil Rais PW Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (2021-2022).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini)
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah (2012- saat ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat ini).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2008-2014).
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-sekarang).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah untuk pertama kalinya berdasarkan Surat Keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) pada tanggal 18 Oktober 2023 dan dinyatakan efektif sejak 29 November 2023.
Periode Menjabat
29 November 2023 - RUPS Tahun 2028, periode pertama
Jabatan Rangkap
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022- saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini)
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah (2012- saat ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat ini).
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-sekarang).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 147
Page 150
Profil
Perusahaan
DR. H. MOHAMAD HIDAYAT, MBA, MH*
Anggota Dewan Pengawas Syariah
*Berhenti menjabat sejak 15 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023
Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Fakultas Syariah dari IAIN Jakarta (1992).
• Master (S2) of Business Administration (MBA) dari IPWI Jakarta.
• Magister (S2) bidang Ilmu Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Institute at Business Law & Legal Management (IBLAM) Jakarta
(2003).
• Doktor (S3) di bidang Islamic Economic and Finance dari Universitas Trisakti, Jakarta (2014).
Sertifikasi
Ijtima’Sanawi & Semiloka DPS-DSM MUI (2019).
Pengalaman Kerja
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021 – saat ini).
• Anggota DPS Allianz Syariah (2020 - 2023).
• Khatib tetap Masjid OJK (2015 - 2020).
• Pengasuh Ponpes Tahfiz Al Qur’an Al Wasiah Jakarta (2007 - saat ini).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank BTN (2005 - saat ini).
• Khatib tetap Masjid Istana Presiden (2005 - 2020).
• Anggota DPS Bank Syariah Mandiri (1999 - 2021).
• Khatib tetap Masjid Bank Indonesia (1999 - 2000).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah berdasarkan hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Perseroan tanggal 23 Maret 2018.
Periode Menjabat
23 Maret 2018 - 15 Maret 2023, Periode Kedua
Jabatan Rangkap
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021 – saat ini).
• Pengasuh Ponpes Tahfiz Al Qur’an Al Wasiah Jakarta (2007 - saat ini).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank BTN (2005 - saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN
148 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 151
Laporan Tahunan 2023
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan
Nama Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Prof. Dr. H.
Ketua Dewan
Muhammad Quraish √ √ √ √ √ √ √
Pengawas Syariah
Shihab, MA
Mohammad Bagus Anggota Dewan
√ √ √ √ √ √ √
Teguh Perwira, Lc, MA Pengawas Syariah
Muhammad Faiz, Anggota Dewan
√ √ √ √ √ √ √
Lc, MA Pengawas Syariah
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah dan Alasan Perubahannya
Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah berdasarkan pada persyaratan Dewan Pengawas Syariah sesuai dengan
Peraturan Bank Indonesia No. 11/10/PBI/2009 tentang Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank
Indonesia No. 15/14/PBI/2013 yaitu Anggota Dewan Pengawas Syariah harus memiliki integritas, kompetensi dan reputasi dalam
bidang keuangan. Seluruh Dewan Pengawas Syariah berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat BTN. Selama tahun 2023, telah
terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah dilakukan
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:
Komposisi Dewan Pengawas Syariah Periode 1 Januari 2023 – 15 Maret 2023
Komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 1 Januari 2023 sampai dengan 15 Maret 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Periode 1 Januari 2023 – 15 Maret 2023
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab,
Ketua OJK RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 10 Januari 2019
MA
Dr. H. Mohammad Hidayat, MBA, MH Anggota OJK RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 -
Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA Anggota OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 2 Juni 2021
Komposisi Dewan Pengawas Syariah Periode 16 Maret 2023 – 17 Oktober 2023
Pada tanggal 16 Maret 2023, Rapat Umum Pemegang Saham mensahkan pemberhentian Prof. Dr. H Muhammad Quraish Shihab
dari Ketua Umum DPS dan Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH dari anggota DPS. Kemudian, RUPS menyetujui dan mengesahkan
pengangkatan kembali Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk periode kedua. Sehingga
komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 16 Maret 2023 sampai dengan 17 Oktober 2023 sebanyak 2 (dua) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 1 (satu) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Periode 16 Maret 2023 – 17 Oktober 2023
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish - RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 - 10 Januari 2019
Ketua OJK
Shihab, MA - RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 - 16 Maret 2023
Mohammad Bagus Teguh Perwira,
Anggota OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 2 Juni 2021
Lc, MA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 149
Page 152
Profil
Perusahaan
Komposisi Dewan Pengawas Syariah Periode 18 Oktober 2023 – 31 Desember 2023
Pada tanggal 18 Oktober 2023, Muhammad Faiz, Lc, MA diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah. Sehingga komposisi
Dewan Pengawas Syariah periode 18 Oktober 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Periode 18 Oktober 2023 – 31 Desember 2023
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish - RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 - 10 Januari 2019
Ketua OJK
Shihab, MA - RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 - 16 Maret 2023
Mohammad Bagus Teguh Perwira,
Anggota OJK RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 2 Juni 2021
Lc, MA
Surat Keputusan OJK tanggal 18 Oktober
Muhammad Faiz, Lc, MA Anggota OJK 29 November 2023
2023
Profil
Pejabat Eksekutif
Senior Executive Vice President
BENNY YOSLIM
SEVP Wholesale Banking
Warga Negara Indonesia, berusia 43 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Barat.
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik Industri, Universitas Trisakti, Jakarta (2002).
• Master (S2) Business Administration, Institut Teknologi Bandung, Bandung (2005).
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2020).
Pengalaman Kerja
• SEVP Wholesale Banking Bank BTN (Maret 2021 – saat ini).
• Corporate Banking Director PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020).
• General Manager, Local Corporate & Multinational Company 1 Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018 – 2020).
• Deputy GM, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016 – 2017).
• Team Leader, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013 – 2016).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 01 Maret 2021 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor
248/DIR/2021 tanggal 03 Maret 2021.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 501.200 lembar saham/0,0035712%
150 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 153
Laporan Tahunan 2023
ALEX SOFJAN NOOR
SEVP Operations
Warga Negara Indonesia, berusia 57 Tahun Per Desember 2023,
berdomisili di Jakarta Barat.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1991).
Sertifikasi
• General Banking Refreshment Level 3 oleh LPPI (2022).
• International Risk Management Refreshment & Wealth Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
Pengalaman Kerja
• SEVP Operations Bank BTN (Juni 2022 – saat ini).
• SEVP Human Capital Bank BTN (Januari 2022 – Juni 2022).
• Sharia Business Division Head Bank BTN (2020 – Januari 2022).
• Sharia Division Head Bank BTN (2019 – 2020).
• Commercial Risk Division Head Bank BTN (2018 – 2019).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 03 Januari 2022 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor
06/DIR/2022 tanggal 04 Januari 2022.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.129.726 lembar saham/0,0080497%
Sampai dengan 31 Desember 2023, posisi SEVP Compliance & Legal masih belum terisi. Supervisi unit kerja SEVP Compliance & Legal
berada pada Direktur Human Capital, Compliance & Legal sampai dengan ditunjuknya SEVP Compliance & Legal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 151
Page 154
Profil
Perusahaan
Profil Pejabat Satu Level Di Bawah Direksi
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Akuntansi dari University of Queensland Tahun 2003
• Sarjana (S-1) Akuntansi dari Universitas Indonesia Tahun 1998
• Diploma (D-3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Internal Audit Division Head Perseroan
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 26 Juli 2021
Hendratno Tri Wibowo
Internal Audit Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 49 Tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA Tahun
2004.
• Sarjana (S-1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI Tahun 1995.
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Treasury Division Head
• 2019 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division Head
• 2017 menjabat sebagai Corporate & Syndication Loan Division Head
• 2015 menjabat sebagai Institutional Banking Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 April 2021
Sindhu Rahadian Ardita
Treasury Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta Pusat.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
Tahun 2004
• Sarjana (S1) Teknologi Mineral dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran
Yogyakarta Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Service Quality & Distribution Division Head
• 2021 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head
• 2021 menjabat sebagai Regional Office Head I (Jawa Barat)
• 2020 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah)
• 2018 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head
Periode Menjabat
Ferry Sipahutar Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Service Quality & Distribution Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Bogor.
152 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 155
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman Tahun 1994
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
• 2020 mejabat sebagai Branding & Product Marketing Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 14 April 2023
Farida Andriani W
Marketing Communication Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Perdagangan dari The University of Sydney Tahun 1998
• Sarjana (S-1) Administrasi Niaga dari Universitas Indonesia Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
• 2020 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
• 2020 merangkap sebagai Digital Channel Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 14 April 2023
Ramon Armando
Corporate Secretary Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 49 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Business Administration dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2012
• Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Human Capital Management Division
• 2021 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy
• 2021 menjabat sebagai Sharia Business Deputy
• 2016 menjabat sebagai Branch Manager Sharia Jakarta Pasar Minggu
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 14 Februari 2022
Rahmayati
Human Capital Management Division
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 153
Page 156
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen SDM dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM Tahun 2003
• Sarjana (S-1) Hama Penyakit Tanaman dari Institut Pertanian Bogor Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Human Capital Business Partner Division Head
• 2021 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2023
Aloysius Wilhelmus Junior
Bakowatun
Human Capital Business Partner Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen SDM dan Organisasi dari The London School of
Economics & Political Science Tahun 2021
• Sarjana (S-1) Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor Tahun 2012
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 06 November 2023
Aldo Bimantoro
Human Capital Strategy Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 33 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen dari Institut Keuangan Perbankan Dan Inf Asia Perbanas
Tahun 2009
• Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Learning Management Division Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Learning Management Divison Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Learning Center Division Head
• 2021 menjabat sebagai Employee Development Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Ade Surya Lesmana
Learning Management Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.
154 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 157
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen Pemasaran dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2004
• Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai PLT Transformation Management Division Head
• 2021 menjabat sebagai Enterprise Risk Management Division Head
• 2019 menjabat sebagai Procurement & General Services Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 02 Juni 2021
Wilson Arafat
Enterprise Risk Management Division Head dan
Plt. Transformation & Partnership Management
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta Barat.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2003
Pengalaman Kerja
2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning & Development Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 29 Juli 2021
Joko Christianto
IT Strategic Planning & Development Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 43 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1996
• Sarjana (S-1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai PJ IT Operations Division Head
• 2021 menjabat sebagai Deputy IT Strategic Planning & Development
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Danny Sutanto
PJ IT Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Jakarta.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 155
Page 158
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2003
Pengalaman Kerja
2022 menjabat sebagai IT Security Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 15 Desember 2022
Budi Hariyanto
IT Security Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 43 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen dari STIE Indonesia Banking School Tahun 2019
• Sarjana (S-1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Jenderal Soedirman Tahun
1995
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Procurement & Fixed Asset Management Division Head
• 2021 menjabat sebagai IT Operations Division Head
• 2019 menjabat sebagai PJ. IT Operations Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Wahyudi Joko Santoso
Procurement & Fixed Asset Management
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Bekasi.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sebelas Maret Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2018 menjabat sebagai Operations & Business Support Division Head
• 2017 menjabat sebagai PLT Operation & Business Support Division Head
• 2016 menjabat sebagai Digital Banking Development Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 02 April 2018
Adee Indriana D
Operations & Business Support Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Bekasi.
156 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 159
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2004
• Sarjana (S-1) Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Customer Care Division Head
• 2020 menjabat sebagai Corporate Communication Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 26 Desember 2022
Eko Hapsoro Susilo
Customer Care Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr Moechtar Talib Tahun
1995
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Finance & Accounting Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Fatoni Hudhori
Finance & Accounting Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Sharia Banking Division Head
• 2021 menjabat sebagai Human Capital Management Division Head
• 2020 menjabat sebagai Commercial Business Centre Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Januari 2022
Abdul Firman
Sharia Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Bekasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 157
Page 160
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
Tahun 2004
• Sarjana (S-1) Akuntansi dari Universitas Padjadjaran Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2019 menjabat sebagai Compliance & Governance Division Head
• 2018 menjabat sebagai PLT Compliance & Governance Division Head
• 2018 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 September 2019
R. Wahyu B. Witjaksono
Compliance & Governance Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Bekasi.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Magister Manajemen, Universitas Bina Nusantara Tahun 2006
• Sarjana (S-1) Ilmu Komputer dari Univesitas Bina Nusantara Tahun 2001
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Digital Channel Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 Juli 2021
Tan Jacky Chen
Digital Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 40 tahun,
berdomisili di Tangerang.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2020 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
• 2018 menjabat sebagai Corporate & Loan Syndication Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 31 Desember 2019
Sri Astuti
Commercial Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta.
158 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 161
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung Tahun 1994
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division Head
• 2021 menjabat sebagai Plt. Internal Audit Division Head
• 2020 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head
• 2018 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Regional Office 2
• 2017 menjabat sebagai Branch Manager Bandung
• 2015 menjabat sebagai Branch Manager Malang
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 26 Juli 2021
Ricky RS. Pattinggi
Corporate Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Bogor.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Institutional Funding Division Head
• 2021 menjabat sebagai PJ Institutional Funding Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Januari 2022
Erwinta Siswadi
Institutional Funding Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia Tahun 2003
• Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1994
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Legal Division Head
• 2022 menjabat sebagai PJ Legal Division Head
• 2021 menjabat sebagai Plt. Legal Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Wilson Lie Simatupang
Legal Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun,
berdomisili di Bogor.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 159
Page 162
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Udayana Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Credit Operations Division Head
• 2021 menjabat sebagai PJ Credit Operations Division Head
• 2019 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
• 2018 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
(Jawa Timur)
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 Agustus 2021
I Gusti Agung Komang
Tri Martha W
Credit Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Finance & Economics dari University of Oregon Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2020 menjabat sebagai Wealth Management Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 17 Desember 2020
Frengky Rosadrian Perangin-Angin
Wealth Management Division Head dan
Plt. Retail Funding Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 48 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2004
• Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Padjadjaran Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Non-Subsidized Mortgage Division Head
• 2019 menjabat sebagai Roll Out Transformation Project Lead
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Mochamad Yut Penta
Non-Subsidized Mortgage Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Jakarta.
160 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 163
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Sosial Ekonomi Perikanan dari Universitas Brawijaya Tahun 2000
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Personal Banking Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 09 Agustus 2023
Nurkholis Wahyudi
Personal Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 47 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Syiah Kuala Tahun 1997
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Subsidized Mortgage Division Head
• 2021 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
• 2020 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
• 2020 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2023
Budi Permana
Subsidized Mortgage Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
• 2023 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage Division
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bekasi
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2023
Roganda S.M. Siahaan
Small Medium Enterprise Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Tangerang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 161
Page 164
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
Tahun 2004
• Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto Tahun 1995
Pengalaman Kerja
2021 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 April 2021
Hasta Nugraha Utomo
Financial Institution &
Capital Market Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Tangerang.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Master of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada
Tahun 2023
• Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh November Tahun 2002
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Consumer Collection Recovery & Asset Sales 1 Division Head
• 2020 menjabat sebagai Transformation & Partnership Management Division Head
• 2019 menjabat sebagai Enterprise Risk Management Division Head
• 2017 menjabat sebagai Retail Risk Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Erwin Dwi Kusuma
Consumer Collection Recovery & Asset Sales 1
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 44 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan dari Universitas Airlangga Tahun
1992
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Consumer Collection Recovery & Asset Sales 2 Division
Head
• 2021 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
Head
• 2020 menjabat sebagai PJ Regional Office Head IV (Sumatera)
• 2019 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Support, Regional Office III
(Jawa Timur)
Periode Menjabat
Nurwidi Purboyo Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Consumer Collection Recovery & Asset Sales 2
Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Jakarta.
162 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 165
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Padjadjaran Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Commercial Asset Management Division Head
• 2022 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
• 2020 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
• 2019 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Cawang
• 2017 menjabat Deputy Branch Manager Bandung
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Ari Kurniaman
Commercial Asset Management Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Lampung Tahun 1990
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning Division Head
• 2020 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 19 Juli 2021
Kusumarjono
Corporate Strategy & Planning Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Master of Economic Studies dari University of Queensland Australia
Tahun 2002
• Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Indonesia Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2020 menjabat sebagai Investor Relations & Research Division Head dan Chief
Economist
• 2018 menjabat sebagai Investor Relations Department Head dan Chief Economist
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 28 Januari 2020
Winang Budoyo
Investor Relations & Research Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Tangerang.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 163
Page 166
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
• 2018 menjabat sebagai Corporate Strategy & Performance Management Division
Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Juli 2021
Beki Kanuwa
Retail Credit Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1)Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Wholesale Credit Risk Division Head
• 2021 menjabat sebagai Commercial Risk Division Head
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Cawang
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager Ciputat
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Henri Ari Wibawa
Wholesale Credit Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
• Master (S-2) of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2019
• Sarjana (S-1) Teknik Industri dari Universitas Pasundan Tahun 1994
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Policy & Procedure Division Head
• 2019 menjabat sebagai Policy, Procedure & BPR Division Head
• 2019 menjabat sebagai Policy & Procedure Desk Head
• 2018 menjabat sebagai PLT. Policy & Procedure Desk Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 16 September 2019
L. Esti Dwi Retnosari
Policy & Procedure Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Bekasi.
164 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 167
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Fisika dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2001
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Data Management & Analytics Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Mei 2021
Indra Hidayatullah
Data Management & Analytics Division Head
Warga Negara Indonesia, berusia 47 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari Institut Pertanian Bogor Tahun 1997
• Sarjana (S-1) Ilmu Tanah dari Institut Pertanian Bogor Tahun 1990
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Wholesale Transaction Division Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 November 2022
*) Berhenti menjabat terhitung sejak tanggal 20 Desember 2023
Teddy Yunirman Danas
Wholesale Transaction Division Head*
Warga Negara Indonesia, berusia 57 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Manajemen dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai Regional Office Head I (Jawa Barat)
• 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
• 2020 menjabat sebagai PJ Commercial Risk Division Head
• 2019 menjabat sebagai PJ Regional Office Head IV (Sumatera)
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 11 Juli 2022
Benjamen Sihombing
Regional Office Head I (Jawa Barat)
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Bekasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 165
Page 168
Profil
Perusahaan
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi Manajemen dari UPN Veteran Tahun 1992
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Regional Office Head II (Jakarta)
• 2022 menjabat sebagai Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division Head
• 2021 menjabat sebagai Regional Office Head III (Jawa Timur)
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Kuningan
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Iriska Dewayani E
Regional Office Head II (Jakarta)
Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun,
berdomisili di Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2022 menjabat sebagai DRM Business Regional Office III (Jawa Timur)
• 2020 menjabat sebagai DRM Support Regional Office III (Jawa Timur)
• 2019 menjabat sebagai Accounting Policy, Planning & Service Department Head
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Yenny Herlina
Regional Office Head III ((Jawa Timur, Bali, &
Nusa Tenggara))
Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Surabaya.
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret Tahun 1993
Pengalaman Kerja
• 2021 menjabat sebagai Regional Office Head IV (Sumatera)
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager KC Makassar
• 2019 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Banjarmasin
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 19 Juli 2021
Dasar Hukum Pengangkatan
M. Amin Sholeh
SK No. 596/DIR/2021
Regional Office Head IV (Sumatera)
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Medan.
166 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 169
Laporan Tahunan 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana (S-1) Teknik Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1995
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Regional Office Head V (Sulawesi)
• 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 2 Division Head
• 2020 menjabat sebagai PLT Regional Office Head III (Jawa Timur)
• 2019 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
(Jawa Timur)
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Paulus HES
Regional Office Head V (Kalimantan, Sulawesi,
Maluku, & Papua)
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Makassar.
Riwayat Pendidikan
• Magister (S-2) Manajemen dari Universitas Indonesia Tahun 2005
• Sarjana (S-1) Manajemen dari Universitas Brawijaya Tahun 1996
Pengalaman Kerja
• 2023 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah)
• 2022 menjabat sebagai Regional Office Head V (Sulawesi)
• 2021 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office V
(Sulawesi)
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Surabaya
• 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Denpasar
Periode Menjabat
Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Harman Soesanto
Regional Office Head VI (Jawa Tengah dan DIY)
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Semarang.
Pejabat Dua Level di Bawah Direksi
Nama Unit Kerja Job Title
DIVISI
Waluyo Commercial Asset Management Division Deputy Commercial Asset Management Division Head
Achmad Zuchridin Commercial Banking Division Deputy Commercial Banking Division Head
Lysmauli Siregar Credit Operations Division Deputy Credit Operations Division Head
Lusiana Anjarsari Internal Audit Division Deputy Internal Audit Division Head
Moh. Iwan Somantri IT Operations Division Deputy IT Operations Division Head
Ghulam Mahdi Muharram IT Strategic Planning & Development Division Deputy IT Strategic Planning & Development Division Head
Dedy Lesmana Non-Subsidized Mortgage Division Deputy Non-Subsidized Mortgage Division Head
Muhamad Irwan Operations & Business Support Division Deputy Operations & Business Support Division Head
Ide Kusuma Pribadi Sharia Banking Division Sharia Financing Business Deputy
Katon Djoko Soekarsono Sharia Banking Division Sharia IT & Operations Deputy
Asvianti Handaru W. Sharia Banking Division Sharia Funding & Treasury Deputy
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 167
Page 170
Profil
Perusahaan
Nama Unit Kerja Job Title
Cuk Hidayat Sharia Banking Division Sharia Support Deputy
Nur Khasanah Treasury Division Deputy Treasury Division Head
Agus Sumaryono Wholesale Credit Risk Division Deputy Wholesale Credit Risk Division Head
KANTOR WILAYAH
Sri Soekminiarni Deputy Regional Manager Business
Regional Office 1
Edward Melvin Purba DRM Service & Collection
Hery Sarjito Deputy Regional Manager Business
Regional Office 2
Wiyaksono DRM Service & Collection
B. Bratawan Budi A Deputy Regional Manager Business
Regional Office 3
Paulus Puspo Priyanto DRM Service & Collection
Tiana Elma Hetty Deputy Regional Manager Business
Regional Office 4
Imam Subiyantoro DRM Service & Collection
Daulat Marpaung Deputy Regional Manager Business
Regional Office 5
Fachri DRM Service & Collection
Denny Kriswana Deputy Regional Manager Business
Regional Office 6
Mawardi DRM Service & Collection
Profil
Pegawai
Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin (dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2023 2022
Pria 6.288 6.261
Wanita 5.757 5.598
Jumlah 12.045 11.859
Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan (dalam satuan orang)
2023 2022
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Level 22 2 - 2 - 1 1
Level 19-21 134 24 158 116 19 135
Level 15-18 1.061 376 1.437 921 349 1.270
Level 13-14 1.762 1.149 2.911 1.724 1.080 2.804
Level 11-12 2.574 3.129 5.703 2.565 2.945 5.510
Level 8-10 755 1.079 1.834 935 1.204 2.139
Jumlah 6.288 5.757 12.045 6.261 5.598 11.859
168 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 171
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia (dalam satuan orang)
2023 2022
Rentang Usia
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
≥ 51 720 231 951 682 254 936
31–50 3.284 2.536 5.820 3.088 2.429 5.517
≤ 30 2.284 2.990 5.274 2.491 2.915 5.406
Jumlah 6.288 5.757 12.045 6.261 5.598 11.859
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan (dalam satuan orang)
2023 2022
Tingkat Pendidikan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Pasca Sarjana 367 168 535 348 159 507
Sarjana 5.254 4.627 9.881 5.154 4.353 9.507
Sarjana Muda 539 734 1.273 603 796 1.399
SLTA 128 228 356 156 290 446
Jumlah 6.288 5.757 12.045 6.261 5.598 11.859
Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan (dalam satuan orang)
2023 2022
Status Ketenagakerjaan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Tetap 5.984 5.286 11.270 5.819 4.892 10.711
Kontrak 304 471 775 442 706 1.148
Jumlah Tanpa Pegawai Outsource 6.288 5.757 12.045 6.261 5.598 11.859
Outsource 6.930 1.157 8.087 7.093 1.094 8.187
Jumlah Termasuk Pegawai Outsource 13.218 6.914 20.132 13.354 6.692 20.046
Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja (dalam satuan orang)
2023 2022
Masa Kerja
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
> 30th 50 58 108 64 63 127
Di atas 25th-30th 642 179 821 533 218 751
Di atas 20th-25th 129 21 150 332 43 375
Di atas 15th-20th 112 231 343 109 232 341
Di atas 10th-15th 1.046 1.345 2.391 749 1.008 1.757
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 169
Page 172
Profil
Perusahaan
2023 2022
Masa Kerja
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Di atas 5th-10th 2.672 1.758 4.430 2.377 1.653 4.030
Di atas 0-5th 1.637 2.165 3.802 2.097 2.381 4.478
Jumlah 6.288 5.757 12.045 6.261 5.598 11.859
Komposisi
Pemegang Saham
Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:
Tabel Komposisi Pemegang Saham Bank BTN Per 1 Januari 2023
Jumlah Pemegang Jumlah Saham Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham
Saham (Lembar) (%)
LOKAL
Negara Republik Indonesia 1 8.420.666.648 65,34
Asuransi 72 211.372.947 1,64
Bank 3 12.308.689 0,10
Dana Pensiun 102 1.115.359.578 8,65
Koperasi 5 2.591.500 0,02
Lembaga Pemerintah 1 53 0,00
Perorangan Indonesia 48.482 1.320.244.137 10,24
Perseroan Terbatas 134 125.423.551 0,97
Reksadana 135 394.920.260 3,06
Yayasan 11 27.599.099 0,21
Sub Total 48.946 11.630.486.462 90,25
ASING
Badan Usaha Asing 214 1.252.967.140 9,72
Perorangan Asing 65 3.691.940 0,03
Sub Total 279 1.256.659.080 9,75
TOTAL 49.225 12.887.145.542 100,00
Tabel Komposisi Pemegang Saham Bank BTN Per 31 Desember 2023
Jumlah Pemegang Jumlah Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham
Saham Saham (Lembar) (%)
LOKAL
Negara Republik Indonesia 1 8.420.666.648 60,00
Asuransi 73 200.280.053 1,43
Bank 3 11.412.489 0,08
Dana Pensiun 104 1.366.263.155 9,74
Koperasi 5 2.764.700 0,02
170 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 173
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Pemegang Jumlah Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham
Saham Saham (Lembar) (%)
Perorangan Indonesia 55.885 1.921.912.997 13,69
Perseroan Terbatas 157 137.511.407 0,98
Reksadana 131 583.769.031 4,16
Yayasan 11 35.383.999 0,25
Sub Total 56.370 12.679.964.479 90,35
ASING
Badan Usaha Asing 185 1.351.005.210 9,63
Perorangan Asing 74 3.474.724 0,02
Sub Total 259 1.354.479.934 9,65
TOTAL 49.225 12.887.145.542 100,00
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Bank BTN Per 1 Januari 2023
Jumlah Persentase
No. Nama Investor Status
Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Lokal 389.275.808 3,02
2. PT TASPEN (ASURANSI) - AFS Lokal 273.280.900 2,12
3. PT TASPEN Lokal 251.148.600 1,95
4. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Lokal 132.017.100 1,02
JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELS BANK ENTILLVAXT MARK
5. Asing 122.000.000 0,95
NAD TEMA
CITIBANK NEW YORK S/A GEORGETOWN EMERGING MARKETS
6. Asing 92.000.000 0,71
FUND SPC, LTD.-XING LONG FUND
7. CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF NORWAY - 23 Asing 90.000.000 0,70
8. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Lokal 77.756.000 0,60
9. REKSA DANA SAM DANA CERDAS Lokal 62.286.958 0,48
10. NT TST CO S/A LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP Asing 61.460.400 0,48
BBH BOSTON S/A MATTHEWS EMERGING MARKETS SMALL
11. Asing 57.454.700 0,45
COMPANIES FUND
12. BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY-2039926099 Asing 51.523.100 0,40
JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS STOCK INDEX
13. Asing 50.224.738 0,39
FUND
14. STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF Asing 49.224.576 0,38
JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALSTOCK INDEX
15. Asing 46.514.830 0,36
FUND
BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENT FD
16. Asing 42.628.296 0,33
BOARD-2039927326
CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY
17. Asing 37.310.235 0,29
PORTFOLIO OF DFA INV DIMENSIO
18. MANULIFE DANA EKUITAS Lokal 33.701.136 0,26
CITIBANK NEW YORK S/A DIMENSIONAL EMERGING MARKETS
19. Asing 27.316.427 0,21
VALUE FUND
20. JPMCB NA RE-AUSTRALIAN SUPER Asing 26.622.300 0,21
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 171
Page 174
Profil
Perusahaan
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Bank BTN Per 31 Desember 2023
Jumlah Persentase
No. Nama Investor Status
Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Lokal 389.275.808 2,77
2. PT TASPEN (ASURANSI) - AFS Lokal 362.166.723 2,58
3. PT TASPEN Lokal 332.835.794 2,37
4. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Lokal 237.196.100 1,69
JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELS BANK ENTILLVAXT MARKNAD
5. Asing 166.610.040 1,19
TEMA
6. REKSA DANA SAM DANA CERDAS Lokal 86.500.058 0,62
7. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Lokal 77.756.000 0,55
8. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS STOCK INDEX FUND Asing 66.560.556 0,47
9. DP BTN II Lokal 63.301.800 0,45
10. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND Asing 62.390.184 0,44
11. NT TST CO S/A LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP Asing 61.460.400 0,44
12. BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY Asing 60.723.800 0,43
13. STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF Asing 53.781.176 0,38
14. BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENT FDBOARD-2039927326 Asing 52.862.458 0,38
15. JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND, LP Asing 49.607.900 0,35
CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY
16. Asing 48.371.154 0,34
PORTFOLIO OF DFA INV DIMENSIO
17. STATE STREET BANK-CALIFORNIA STATE TEACHERS RETIREMENT SYSTEM Asing 42.207.800 0,30
STATE STREET BANK-LORD ABBETT SECURITIESTRUST LORD ABBETT
18. Asing 41.619.000 0,30
INTERNATIONAL OPPORTU
CITIBANK NEW YORK S/A GEORGETOWN EMERGING MARKETS FUND
19. Asing 37.500.000 0,27
SPC, LTD.-XING LONG FUND
CITIBANK NEW YORK S/A DIMENSIONAL EMERGING MARKETS VALUE
20. Asing 31.550.815 0,22
FUND
Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih Bank BTN per 1 Januari 2023
Nama Investor Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Negara Republik Indonesia 8.420.666.648 65,34
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih Bank BTN per 31 Desember 2023
Nama Investor Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Negara Republik Indonesia 8.420.666.648 60,00
Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang Dari 5%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2023
Jumlah Pemegang Jumlah Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham
Saham Saham (Lembar) (%)
LOKAL
Asuransi 72 211.372.947 1,64
Bank 3 12.308.689 0,10
Dana Pensiun 102 1.115.359.578 8,65
172 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 175
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Pemegang Jumlah Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham
Saham Saham (Lembar) (%)
Koperasi 5 2.591.500 0,02
Lembaga Pemerintah 1 53 0,00
Perorangan Indonesia 48.482 1.320.244.137 10,24
Perseroan Terbatas 134 125.423.551 0,97
Reksadana 135 394.920.260 3,06
Yayasan 11 27.599.099 0,21
Sub Total 48.945 3.209.819.814 24,91
ASING
Badan Usaha Asing 214 1.252.967.140 9,72
Perorangan Asing 65 3.691.940 0,03
Sub Total 279 1.256.659.080 9,75
TOTAL 49.224 4.466.478.894 34,66
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2023
Jumlah Pemegang Jumlah Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham
Saham Saham (Lembar) (%)
LOKAL
Asuransi 73 200.280.053 1,43
Bank 3 11.412.489 0,08
Dana Pensiun 104 1.366.263.155 9,74
Koperasi 5 2.764.700 0,02
Perorangan Indonesia 55.885 1.921.912.997 13,69
Perseroan Terbatas 157 137.511.407 0,98
Reksadana 131 583.769.031 4,16
Yayasan 11 35.383.999 0,25
Sub Total 56.369 4.259.297.831 30,35%
ASING
Badan Usaha Asing 185 1.351.005.210 9,63%
Perorangan Asing 74 3.474.724 0,02%
Sub Total 259 1.354.479.934 9,65%
TOTAL 56.628 5.613.777.765 40,00%
Kepemilikan Saham Oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Tabel Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris Bank BTN per 1 Januari 2023
Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Saham
Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Haru Koesmahargyo* Direktur Utama 304.600 0,0023636
2. Nixon L.P. Napitupulu Wakil Direktur Utama 2.481.800 0,0192579
3. Hirwandi Gafar Direktur Consumer 603.900 0,0046861
4. Nofry Rony Poetra Direktur Finance 1.034.600 0,0080282
5. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance and Legal 770.900 0,0059819
6. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management 589.300 0,0045728
7. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital 859.161 0,0066668
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 173
Page 176
Profil
Perusahaan
Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Saham
Kepemilikan (%)
8. Jasmin Direktur Distribution and Funding 1.581.930 0,0122753
9. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management 726.100 0,0056343
DEWAN KOMISARIS
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen - -
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen - -
3. Armand B. Arief Komisaris Independen - -
4. Ahdi Jumhari Luddin** Komisaris Independen - -
5. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen
6. Andin Hadiyanto Komisaris - -
7. Herry Trisaputra Zuna Komisaris - -
8. Himawan Arief Sugoto Komisaris - -
TOTAL 8.952.291 0,0694669
* Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
** Berhenti menjabat sejak 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia.
Tabel Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris Bank BTN per 31 Januari 2023
Persentase
No. Nama Jabatan Jumlah Saham
Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama 4.250.500 0,0302862
2. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama 308.000 0,0021946
3. Hirwandi Gafar Direktur Consumer 1.763.314 0,0125642
4. Nofry Rony Poetra Direktur Finance 2.531.022 0,0180344
5. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance and Legal 1.871.964 0,0133384
6. Elisabeth Novie Riswanti Direktur Assets Management 1.733.200 0,0123496
7. Andi Nirwoto Direktur IT and Digital 1.822.161 0,0129835
8. Jasmin Direktur Distribution and Funding 2.848.030 0,0202931
9. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management 1.892.700 0,0134861
10. Hakim Putratama Direktur Institutional Banking - -
DEWAN KOMISARIS
1. Chandra M. Hamzah Komisaris Utama/Independen - -
2. Iqbal Latanro Wakil Komisaris Utama/Independen - -
3. Armand B. Arief Komisaris Independen - -
4. Sentot A. Sentausa Komisaris Independen - -
5. Andin Hadiyanto Komisaris - -
6. Herry Trisaputra Zuna Komisaris 404.600 0,0028829
7. Himawan Arief Sugoto Komisaris 404.600 0,0028829
8. Mohamad Yusuf Permana Komisaris - -
TOTAL 19.830.091 0,1412959
Sampai dengan Desember 2023, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Sampai dengan Desember 2023, tidak terdapat kepemilikan saham langsung dan tidak langsung oleh Senior Manajemen Perseroan.
174 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 177
Laporan Tahunan 2023
Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham Bank BTN Per 31 Desember 2023
Jumlah Pemegang
Kepemilikan Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Saham
Institusi Lokal 484 2.337.384.834 41,64%
Institusi Asing 185 1.351.005.210 24,07%
Individu Lokal 55.885 1.921.912.997 34,24%
Individu Asing 74 3.474.724 0,06%
Total 56.628 5.613.777.765 100,00%
Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Kepemilikan saham mayoritas Perseroan dimiliki
oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan
kepemilikan saham sebesar 60,00%. Dengan
demikian, Pemegang Saham Utama dan Pengendali Pemerintah
Perseroan adalah Pemerintah Republik Indonesia Republik Indonesia PT Bank Tabungan Negara
sehingga tidak terdapat Pemegang Saham Utama 60,00% (Persero) Tbk
dan Pengendali secara tidak langsung.
Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama
Per 31 Desember 2023 maupun tanggal disampaikannya data/informasi ini, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak dan/atau Entitas
Asosiasi. Dengan demikian, tidak terdapat informasi terkait nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama.
Informasi
Kelompok Usaha Bank
Per 31 Desember 2023, Perseroan belum merupakan Kelompok Usaha Bank, sehingga tidak terdapat informasi struktur Kelompok Usaha
Bank, struktur keterkaitan kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank dan pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang
saham lain.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 175
Page 178
Profil
Perusahaan
Struktur Grup
Perusahaan
Pemerintah Publik, masing-masing
Republik Indonesia kurang dari 5%
60,00% 40,00%
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Per 31 Desember 2023, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).
Kronologi
Penerbitan Saham
Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Perseroan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009 dengan menawarkan
2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan, dengan harga penawaran Rp800 per lembar saham
kepada masyarakat. Pencapaian IPO (Initial Public Offering) tersebut mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat,
yang ditandai dengan oversubscribe sebanyak 2,04 kali dengan nilai proceed sebesar Rp1,88 triliun. Hal tersebut mendapatkan
penghargaan “Best IPO in Indonesia 2009” dari majalah The Asset dan “Mid Cap/IPO Deal of The Year in Southeast Asia 2009” dari
Publisher Alpha South Asia (Hong Kong).
Aksi Korporasi : Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Tahun Penerbitan Saham : 17 Desember 2009
Jumlah Saham yang Ditawarkan : 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan
Nilai Nominal Saham : Rp500 per lembar saham
Harga Penawaran : Rp800 per lembar saham
Jumlah Saham Sebelum IPO : 0 lembar saham
Jumlah Saham Tercatat Setelah IPO : 8.623.285.575 lembar saham Seri B
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Penawaran Umum Terbatas I – Rights Issue
Pada tanggal 23 November 2012, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) kepada para
pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan
untuk memperkuat struktur permodalan dan juga untuk meningkatkan jumlah saham publik yang diperjual belikan (floating shares).
Kondisi ini akan meningkatkan kapitalisasi pasar dan likuiditas saham BBTN di pasar modal sekaligus untuk mendukung pertumbuhan
kredit, sehingga dapat menambah minat investor untuk berinvestasi lebih pada saham BBTN.
176 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 179
Laporan Tahunan 2023
Aksi Korporasi : Penawaran Umum Terbatas I - Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)/Rights Issue
Jumlah Saham yang Ditawarkan : 1.512.857.500 Saham Seri B
Nilai Nominal Saham : Rp500
Harga Pelaksanaan : Rp1.235
Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue : 8.859.291.500
Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue : 10.481.074.500 lembar saham
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima : Rp1.868.379.012.500
Rasio Konversi : 555.000 Saham Lama berhak atas 94.943 HMETD
Dilusi Kepemilikan : 14,61% sebelum pelaksanaan MESOP dan sebesar 16,49% setelah pelaksanaan MESOP
Periode Perdagangan HMETD : 23 - 29 November 2012
Periode Pelaksanaan HMETD : 23 - 29 November 2012
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa : 23 November 2012
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga : PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas
Penawaran Umum Terbatas II – Rights Issue
Pada tanggal 28 Desember 2022, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) kepada para pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dalam meningkatkan penyaluran
jumlah kredit dan/atau pinjaman.
Aksi Korporasi : Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”)
Sebanyak-banyaknya 3.444.444.413 (tiga miliar empat ratus empat puluh empat juta empat
Jumlah Saham yang Ditawarkan :
ratus empat puluh empat ribu empat ratus tiga belas) saham baru Seri B
Nilai Nominal Saham : Rp500,- (lima ratus Rupiah)
Harga Pelaksanaan : Rp1.200,- (seribu dua ratus Rupiah)
Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue : 10.590.000.000 (sepuluh miliar lima ratus sembilan puluh juta) saham
14.034.444.413 (empat belas miliar tiga puluh empat juta empat ratus empat puluh empat ribu
Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue :
empat ratus tiga belas) saham
Nilai PMN sebesar Rp2.479.999.997.600,- (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh tujuh ribu enam ratus
Nilai Rights Issue : rupiah)
Nilai partisipasi publik sebesar Rp1.653.333.295.600,- (satu triliun enam ratus lima puluh tiga
miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta dua ratus sembilan puluh lima ribu enam ratus rupiah)
Rp4.133.333.295.600,- (empat triliun seratus tiga puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima :
dua ratus sembilan puluh lima ribu enam ratus rupiah)
Setiap pemegang 100.000.000 (seratus juta) Saham Lama berhak mendapatkan 32.525.443
(tiga puluh dua juta lima ratus dua puluh lima ribu empat ratus empat puluh tiga) HMETD, dimana
Rasio Konversi :
setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu)
Saham Baru.
Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan persentase
Dilusi Kepemilikan :
kepemilikan maksimum sebesar 24,54% (dua puluh empat koma lima empat persen)
Periode Perdagangan HMETD : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Periode Pelaksanaan HMETD : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa : 28 Desember 2022
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga : PT CIMB Niaga Sekuritas
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 177
Page 180
Profil
Perusahaan
Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham Bank BTN
Nilai Nominal Harga Penawaran
No. Periode Keterangan Saham
(Rp) (Rp)
1. Sebelum IPO - - -
2. 17 Desember 2009 Penawaran Umum Perdana Saham Biasa Seri B 500 800
3. 4 Februari 2011 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 855
4. 4 Oktober 2011 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 855
5. 1 Februari 2012 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.297
6. 1 Mei 2012 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
23 November 2012 Penawaran Umum Terbatas I/
7. Saham Biasa Seri B 500 1.235
Rights Issue
8. 1 Februari 2013 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.098
9. 1 Juli 2013 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
10. 1 Februari 2014 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
11. 1 Juli 2014 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
12. 2 Februari 2015 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
13. 1 Juli 2015 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
14. 1 Februari 2016 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.098
Penawaran Umum Terbatas II/
15. 28 Desember 2022 Saham Biasa Seri B 500 1.200
Rights Issue
Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Obligasi Serta Efek Lainnya
Kronologi pencatatan efek lainnya yang dilakukan Perseroan terdiri dari pencatatan Obligasi, Sekuritisasi KPR, dan Negotiable
Certificate of Deposit (NCD), dengan kronologis sebagai berikut.
Kronologi Penerbitan Obligasi
Tabel Kronologi Penerbitan Obligasi Bank BTN
Tanggal distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi secara Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
Elektronik (Jutaan Rp)
Obligasi Bank BTN I Tahun 1989 25 Juli 1989 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN II Tahun 1990 - 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN III Tahun 1991 - 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN IV Tahun 1991 - 5 Rp 100.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN V Tahun 1993 - 5 Rp 150.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN VI Tahun 1995 - 5 Rp 350.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
178 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 181
Laporan Tahunan 2023
Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah Saham yang Diterbitkan
(lembar)
Jumlah Saham (lembar) Total Nilai Nominal (Rp) Total Harga Penawaran (Rp)
- 6.354.000.000 3.177.000.000.000 -
2.360.057.000 8.714.057.000 4.357.028.500.000 1.888.045.600.000
95.015.000 8.809.072.000 4.404.536.000.000 81.237.825.000
26.898.500 8.835.970.500 4.417.985.250.000 22.998.217.500
2.544.500 8.838.515.000 4.419.257.500.000 3.300.216.500
5.068.000 8.843.583.000 4.421.791.500.000 -
1.512.857.500 10.356.440.500 5.178.220.250.000 1.868.379.012.500
206.420.500 10.562.861.000 5.281.430.500.000 226.649.709.000
1.992.500 10.564.853.500 5.282.426.750.000 -
407.000 10.565.260.500 5.282.630.250.000 -
2.435.500 10.567.696.000 5.283.848.000.000 -
24.500 10.567.720.500 5.283.860.250.000 -
14.624.500 10.582.345.000 5.291.172.500.000 -
7.655.000 10.590.000.000 5.295.000.000.000 8.405.190.000
3.444.444.413 14.034.444.413 7.017.222.206.500 4.133.333.259.600
Peringkat
Status
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Pembayaran
2023 2022
25 Juli 1994 18,75% tetap Lunas - - -
1 Juni 1995 16,25% tetap Lunas - - -
11 November 1996 20,00% tetap Lunas - - -
23 Januari 1996 17,00% tetap Lunas - - -
15,25% tetap untuk tahun pertama
dan kedua, mengambang untuk
31 Juli 1998 Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh
tempo
17,25% tetap untuk tahun
pertama, mengambang untuk
21 Desember 2000 Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh
tempo
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 179
Page 182
Profil
Perusahaan
Tanggal distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi secara Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
Elektronik (Jutaan Rp)
Obligasi Bank BTN VII Tahun 1996 - 5 Rp 200.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN VIII Tahun 1997 - 5 Rp 400.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN IX Tahun 2003 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN X Tahun 2004 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Subordinasi BTN I Tahun 2004 - 10 Rp 250.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi BTN XI Tahun 2005 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XII Tahun 2006 - 10 Rp 1.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri A - 3 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri B - 4 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri C - 5 Rp 900.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XIV Tahun 2010 11 Juni 2010 10 Rp 1.650.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XV Tahun 2011 28 Juni 2011 10 Rp 1.300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I
5 Juni 2012 10 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2012
Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II
27 Maret 2013 10 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2013
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
8 Juli 2015 3 Rp 900.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
8 Juli 2015 5 Rp 500.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri B
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
8 Juli 2015 7 Rp 800.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
8 Juli 2015 10 Rp 800.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri D
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap II
30 Agustus 2016 3 Rp 1.347.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2016 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap II
30 Agustus 2016 5 Rp 1.653.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2016 Seri B
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
13 Juli 2017 3 Rp 1.466.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri A
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
13 Juli 2017 5 Rp 1.295.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri B
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
13 Juli 2017 7 Rp 853.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri C
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
13 Juli 2017 10 Rp 1.386.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri D
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II
28 Juni 2019 370 Hari Rp 1.756.500 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2019 Seri A
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II
28 Juni 2019 3 Rp 1.168.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2019 Seri B
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II
28 Juni 2019 5 Rp 1.219.500 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2019 Seri C
Junior Global Bond Bank BTN 23 Januari 2020 5 USD 300 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I
19 Agustus 2020 370 Hari Rp 577.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2020 Seri A
180 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 183
Laporan Tahunan 2023
Peringkat
Status
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Pembayaran
2023 2022
17,125% tetap untuk tahun
pertama, mengambang untuk
22 Juli 2001 Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh
tempo
18 Juli 2002 14,15% tetap Lunas - - -
2 Oktober 2008 12,50% tetap Lunas - - -
25 Mei 2009 12,20% tetap Lunas - - -
12,60% tetap untuk tahun pertama
sampai tahun kelima, 22,60%
tetap untuk tahun keenam sampai
25 Mei 2014* Lunas - - -
tahun kesepuluh jika Bank tidak
melakukan opsi beli pada tahun
kelima sejak tanggal penerbitan
6 Juli 2010 12,00% tetap Lunas - - Bank Mega
19 September 2016 12,75% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2012 11,75% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2013 12,00% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2014 12,25% tetap Lunas - - Bank Mega
11 Juni 2020 10,25% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2021 9,50% tetap Lunas - - Bank Mega
5 Juni 2022 7,90% tetap Lunas - - Bank Mega
27 Maret 2023 7,90% tetap Lunas AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
8 Juli 2018 9,625% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2020 9,875% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2022 10,00% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2025 10,50% tetap Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
30 Agustus 2019 8,20% tetap Lunas - - Bank Mega
30 Agustus 2021 8,75% tetap Lunas - - Bank Mega
13 Juli 2020 8,30% tetap Lunas - - Bank BJB
13 Juli 2022 8,50% tetap Lunas - - Bank BJB
13 Juli 2024 8,70% tetap Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
13 Juli 2027 8,90% tetap Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
8 Juli 2020 7,750% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2022 8,750% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2024 9,000% tetap Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank Mega
Citicorp International
23 Januari 2025 4,20% Belum Jatuh Tempo Ba3 Ba3 Moody’s
Limited
29 Agustus 2021 6,75% Lunas - - Bank BJB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 181
Page 184
Profil
Perusahaan
Tanggal distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi secara Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
Elektronik (Jutaan Rp)
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I
19 Agustus 2020 3 Rp 727.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2020 Seri B
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I
19 Agustus 2020 5 Rp 196.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2020 Seri C
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II
24 Mei 2022 3 Rp 600.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2022 seri A
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II
24 Mei 2022 5 Rp 400.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2022 seri B
Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2021 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan dan masih outstanding di Tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang diterbitkan di Tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2023 menggunakan rating dari Pefindo
* Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009.
Nama Bursa Tempat Obligasi Perusahaan Dicatatkan
Seluruh Obligasi Perseroan dalam IDR dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia dan Obligasi dalam USD dicatatkan pada Singapore
Exchange.
Kronologi Penerbitan Sukuk
Tabel Kronologi Penerbitan Sukuk Bank BTN
Tanggal Distribusi Sukuk Jumlah Sukuk
Uraian Tenor (Bulan) Mata Uang
secara Elektronik (Jutaan Rp)
Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap I 28 Juli 2023 159 Rp 92.553
Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap II 27 Desember 2023 156 Rp 175.039
Kronologis Pencatatan Sekuritisasi KPR
Perseroan telah melakukan sekuritisasi atas tagihan KPR melalui skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan skema
Efek Beragunan Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP), dengan rincian sebagai berikut:
Tabel Kronologi Pencatatan Sekuritisasi KPR Bank BTN
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp) Tanggal Transaksi
1. A 100.000.000.000
KIK-EBA DSMF 01 111.111.108.501 11 Februari 2009*
2. B 11.111.108.501
3. A 360.000.000.000
KIK-EBA DSMF 02 391.305.329.159 10 November 2009*
4. B 31.305.329.159
5. A 688.500.000.000
KIK-EBA DBTN 01 750.000.230.717 27 Desember 2010*
6. B 61.500.230.717
7. A 645.000.000.000
KIK-EBA DBTN 02 703.450.414.156 16 November 2011*
8. B 58.450.414.156
9. A 925.000.000.000
KIK-EBA DBTN 03 1.000.000.005.997 12 Desember 2012*
10. B 75.000.005.997
182 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 185
Laporan Tahunan 2023
Peringkat
Status
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Pembayaran
2023 2022
19 Agustus 2023 7,80% Lunas AA+(idn) id
AA+ Bank BJB
19 Agustus 2025 8,40% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) id
AA+ Bank BJB
24 Mei 2025 5,50% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
24 Mei 2027 6,0% Belum Jatuh Tempo AA+(idn) AA(idn) Bank BJB
Tanggal Jatuh Status
Tempo
Tingkat Nisbah
Pembayaran
Keterangan
11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak
28 Oktober 2036 Belum Jatuh Tempo
indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 0,55% per tahun. dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak
27 Desember 2036 Belum Jatuh Tempo
indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun. dilakukan penawaran umum.
Peringkat
Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A
Kelas A
10 Januari 2018 5,30 13,000% id
AAA
10 Desember 2019 5,63 11,000% id
AAA
27 September 2019 5,35 9,250% id
AAA
27 Februari 2021 5,94 8,750% id
AAA
07 Januari 2023 6,35 7,750% id
AAA
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 183
Page 186
Profil
Perusahaan
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp) Tanggal Transaksi
11. A1 403.000.000.000
12. KIK-EBA DBTN 04 1.000.000.005.941 A2 525.000.000.000 20 Desember 2013*
13. B 72.000.005.941
14. A1 723.500.000.000
15. KIK-EBA DBTN 05 1.500.000.001.615 A2 647.500.000.000 28 November 2014*
16. B 129.000.001.615
17. A 181.600.000.000
EBA-SP SMF-BTN 01 200.000.000.041 27 November 2015
18. B 18.400.000.041
19. A1 400.000.000.000
20. EBA-SP SMF-BTN 02 1.000.000.000.000 A2 513.000.000.000 31 Oktober 2016
21. B 87.000.000.000
22. A1 200.000.000.000
23. EBA-SP SMF-BTN 03 1.000.000.000.000 A2 713.000.000.000 28 April 2017
24. B 87.000.000.000
25. A1 700.000.000.000
26. EBA-SP SMF-BTN 04 2.000.000.000.000 A2 1.124.000.000.000 28 Februari 2018
27. B 176.000.000.000
28. A1 574.000.000.000
29. A2 1.142.000.000.000
EBA-SP SMF-BTN 05 2.000.000.000.000 27 November 2019
30. M 24.000.000.000
31 B 260.000.000.000
32. A 576.734.000.000
EBA-SP SMF-BTN 06 631.000.543.015 30 Desember 2020
33. B 54.266.543.015
34. A 452.500.000.000
EBA-SP SMF-BTN 07 500.000.001.416 23 Desember 2022
35. B 47.500.001.416
36. A 544.800.000.000
EBA-SP SMF-BTN 08 600.000.020.055 26 September 2023
37. B 55.200.020.055
Bank sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi sekuritisasi telah melaksanakan opsi clean-up call sesuai ketentuan.
*
Kronologi Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit
Tabel Kronologi Pencatatan Negotiable Certificate of Deposit
Jenis NCD Nominal Penerbitan (Rp) Tanggal Transaksi Seri
A
NCD Tahap I 625.000.000.000 5 Desember 2014 B
C
A
B
NCD Tahap II 1.005.000.000.000 26 Februari 2015
C
D
NCD Tahap III 500.000.000.000 17 Februari 2015 E
A
NCD Tahap IV 1.110.000.000.000 30 April 2015 B
C
NCD Tahap I 2016 740.000.000.000 9 Juni 2016 A
184 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 187
Laporan Tahunan 2023
Peringkat
Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A
Kelas A
A1 = 8,90%
26 Februari 2022 5,57 id
AAA
A2 = 9,50%
A1 = 10%
07 September 2025 AAA
6,72 A2 = 10,25%
id
07 Maret 2022 3,95 8,60% id
AAA
A1 = 8,15%
27 Juni 2027 7,05 id
AAA
A2 = 8,75%
A1 = 8,00%
07 Januari 2028 7,78 id
AAA
A2 = 8,40%
A1 = 7,00%
07 Mei 2029 7,03 id
AAA
A2 = 7,50%
A1 = 8,50%
id
AAA
A2 = 8,75%
07 Mei 2032 9,09
M = 10,40% id
A
07 Juli 2032 6,08 6,50% id
AAA
id
AAA
07 Januari 2034 5,66 7,70%
id
AAA
07 Agustus 2035 7,44 6,65% id
AAA
Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal Per Seri
6 bulan 4 Juni 2015 9,00% 280.000.000.000
12 bulan 27 November 2015 9,25% 45.000.000.000
15 bulan 26 Februari 2016 9,50% 300.000.000.000
6 bulan 26 Agustus 2015 9,00% 470.000.000.000
12 bulan 18 Februari 2016 9,25% 85.000.000.000
15 bulan 19 Mei 2016 9,50% 10.000.000.000
18 bulan 18 Agustus 2016 9,70% 440.000.000.000
5 bulan 15 Juli 2015 9,00% 500.000.000.000
6 bulan 30 Oktober 2015 8,75% 330.000.000.000
12 bulan 2 Mei 2016 9,00% 620.000.000.000
18 bulan 31 Oktober 2016 9,25% 160.000.000.000
3 bulan 9 September 2016 6,85% 740.000.000.000
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 185
Page 188
Profil
Perusahaan
Jenis NCD Nominal Penerbitan (Rp) Tanggal Transaksi Seri
A
NCD Tahap II 2016 1.115.000.000.000 5 Agustus 2016 B
C
A
NCD Tahap III 2016 371.000.000.000 30 November 2016
B
A
NCD Tahap IV 2016 500.000.000.000 29 Desember 2016
B
NCD Tahap V 2016 500.000.000.000 30 Desember 2016 -
A
NCD Tahap I 2017 1.735.000.000.000 21 Februari 2017
B
NCD Tahap III 2017 550.000.000.000 3 Oktober 2017 -
A
NCD Tahap II 2017 1.050.000.000.000 5 Oktober 2017
B
A
NCD Tahap IV 2017 540.000.000.000 13 Desember 2017
B
NCD Tahap I 2018 1.440.000.000.000 3 April 2018 A
A
NCD Tahap II 2018 690.000.000.000 18 Juli 2018
B
A
NCD Tahap III 2018 2.020.000.000.000 5 November 2018 B
C
A
NCD Tahap IV 2018 340.000.000.000 10 Desember 2018
B
A
NCD Tahap I Tahun 2023 1.500.000.000.000 20 Oktober 2023 B
C
Jumlah 16.331.000.000.000
Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN)
Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN ditujukan kepada investor tunggal BP Tapera, sebagai reimburse sumber dana BP Tapera bagi
penyaluran KPR Tapera. Dengan demikian LTN merupakan Efek bersifat utang yang diterbitkan tanpa melalui proses Penawaran Umum
dan tidak diperingkat.
Tabel Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN) Bank BTN
Tanggal Distribusi Tenor Jumlah LTN
Uraian
LTN secara Elektronik (Bulan) (Rp Ribuan)
LTN BTN Tahun 2021 Tahap I 17 Desember 2021 186 10.185.851
LTN BTN II Tahun 2022 Seri A 12 Juli 2022 171 47.740.325
LTN BTN II Tahun 2022 Seri B 12 Juli 2022 177 79.378.706
LTN BTN III Tahap I Tahun 2022 14 Desember 2022 177 210.866.282
LTN BTN III Tahap II Tahun 2022 28 Desember 2022 171 131.184.885
LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023 28 Juli 2023 165 35.898.139
LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023 15 September 2023 168 404.745.014
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri A 27 Desember 2023 180 6.241.671
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri B 27 Desember 2023 168 234.541.750
Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak di-rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.
186 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 189
Laporan Tahunan 2023
Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal Per Seri
3 bulan 3 November 2016 7,19% 440.000.000.000
6 bulan 1 Februari 2017 7,47% 275.000.000.000
12 bulan 10 Agustus 2017 7,80% 400.000.000.000
3 bulan 28 Februari 2017 7,04% 20.000.000.000
6 bulan 29 Mei 2017 7,26% 351.000.000.000
3 bulan 29 Maret 2017 7,75% 315.000.000.000
6 bulan 3 Juli 2017 7,74% 185.000.000.000
6 bulan 3 Juli 2017 7,73% 500.000.000.000
6 bulan 22 Agustus 2017 7,28% 1.195.000.000.000
12 bulan 16 Februari 2018 7,43% 540.000.000.000
12 bulan 2 Oktober 2018 6,50% 550.000.000.000
6 bulan 3 April 2018 6,00% 230.000.000.000
12 bulan 5 Oktober 2018 6,25% 820.000.000.000
6 bulan 12 Juni 2018 5,90% 160.000.000.000
12 bulan 13 Desember 2018 6,20% 320.000.000.000
6 bulan 2 Oktober 2018 5,90% 830.000.000.000
6 bulan 15 Januari 2019 7,60% 520.000.000.000
12 bulan 16 Juli 2019 7,70% 170.000.000.000
6 bulan 7 Mei 2019 8,30% 1.340.000.000.000
9 bulan 2 Agustus 2019 8,40% 170.000.000.000
12 bulan 5 November 2019 8,50% 510.000.000.000
3 bulan 12 Maret 2019 8,00% 80.000.000.000
6 bulan 11 Juni 2019 8,40% 260.000.000.000
6 bulan 17 April 2024 6,40% 500.000.000.000
9 bulan 16 Juli 2024 6,45% 70.000.000.000
12 bulan 21 Oktober 2024 6,53% 930.000.000.000
16.331.000.000.000
Tingkat Suku Status
Tanggal Jatuh Tempo Keterangan
Bunga Pembayaran
17 Juni 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
12 Oktober 2036 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
12 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
14 Juni 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
28 Maret 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
28 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
15 September 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum
27 Desember 2038 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum.
27 Desember 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 187
Page 190
Profil
Perusahaan
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
dan Kantor Akuntan Publik
Nama KAP KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
Jaringan Asosiasi Ernst & Young Global Limited
Alamat KAP Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 5th Floor Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Situs Web www.ey.com/en_gl/locations/indonesia
Nama AP Christophorus Alvin Kossim
Periode Penugasan KAP Periode ke-9
Periode Penugasan AP Periode ke-1
Jasa Audit General Audit Tahun Buku 2023
Jasa Non Audit Tidak memiliki jasa non audit
Fee Audit Rp4.800.000.000
Fee Non Audit -
Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang
BANK KUSTODIAN
Nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Alamat Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telepon (021) 5152855
Faksimili (021) 52991199
Email helpdesk@ksei.co.id
Situs Web www.ksei.co.id
Bentuk Jasa Kustodian dan Agen Pembayaran
Periode Penugasan Sepanjang umur Efek Bersifat Utang
BIRO ADMINISTRASI EFEK
Nama PT Datindo Entrycom
Alamat Jl. Hayam Wuruk No.28, Lantai 2 Jakarta 10120 - Indonesia
Telepon (021) 3508077
Faksimili (021) 3508077
Email corporatesecretary@datindo.com
Situs Web https://www.datindo.com
Bentuk Jasa Biro Administrasi Efek untuk Saham
Periode Penugasan 9 Desember 2009 – sekarang
188 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 191
Laporan Tahunan 2023
WALI AMANAT
Nama PT Bank Mega Tbk
Alamat Menara Bank Mega, Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790, Indonesia
Telepon (021) 79175000
Faksimili (021) 79187100
Email waliamanat@bankmega.com
Situs Web www.bankmega.com
Bentuk Jasa Wali Amanat Obligasi
Periode Penugasan Sepanjang Umur Obligasi
Nama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)
Alamat Sinarmas MSIG Tower Lantai 9, Jl. Jend. Sudirman kav. 21, Jakarta Selatan, lndonesia
Telepon (021) 5228737 Ext. 101
Faksimili (021) 5228738
Email -
Situs Web www.bankbjb.co.id
Bentuk Jasa Wali Amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
Periode Penugasan Sepanjang Umur Obligasi
Nama Citicorp International Limited
20th Floor, Citi Tower, One Bay East
Alamat 83 Hoi Bun Road, Kwun Tong
Kowloon, Hong Kong
Telepon -
Faksimili (+852) 2323 0279
Email -
Situs Web -
Bentuk Jasa Trustee Junior Global Bond 2020
Periode Penugasan Sepanjang umur Junior Global Bond
PEMERINGKAT EFEK
Nama PT Fitch Ratings Indonesia
Alamat DBS Bank Tower 24th Floor Suite 2403, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940 Indonesia
Telepon (021) 29886800
Faksimili (021) 29886822
Email -
Situs Web www.fitchratings.com
Bentuk Jasa Pemeringkat
Periode Penugasan Sepanjang umur Obligasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 189
Page 192
Profil
Perusahaan
Nama Moody’s Investor Service Singapore Pte. Ltd
Alamat 50 Raffles Place #23-06 Singapore Land Tower, Singapore 48623
Telepon -
Faksimili -
Email -
Situs Web www.moodys.com
Bentuk Jasa Pemeringkat
Periode Penugasan Sepanjang umur Junior Global Bond
Nama PT. Pemeringkat Efek Indonesia
Equity Tower Lt. 30, Sudirman Business District, Lot 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53,
Alamat
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Telepon (021) 509 68469
Faksimili (021) 509 68468
Email -
Situs Web www.pefindo.com
Bentuk Jasa Pemeringkat
Periode Penugasan 1 Juni 2024
KONSULTAN HUKUM
Nama HKGM & Partners
Alamat Pondok lndah Plaza 3, Blok E/4 & E/5, Jl. TB Simatupang Jakarta 12310, Indonesia
Telepon (021) 75900215
Faksimili (021) 75900225
Email hkgmlaw@indo.net.id
Situs Web -
Bentuk Jasa Konsultasi Hukum
Periode Penugasan 10 April 2023
KONSULTAN HUKUM ON CALL
Nama UMBRA
Alamat Telkom Landmark Tower, Tower 2, 49th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav 52, Jakarta 12710
Telepon (021) 5082 0999
Faksimili -
Email raditya@umbra.law
Situs Web www.umbra.law
Bentuk Jasa Konsultasi Hukum terkait Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan serta Transaksi Material
Periode Penugasan 01 Mei 2023 - 31 Agustus 2023
190 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 193
Laporan Tahunan 2023
Nama Ali Budiarjo, Nugroho, Reksodiputro (ABNR)
Alamat Graha CIMB Niaga, 24th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav 58, Jakarta 12190
Telepon (021) 250 5125 / 5136
Faksimili (021) 250 5001 / 5121/ 5122 / 5392
Email info@abnrlaw.com
Situs Web www.abnrlaw.com
Konsultasi Hukum terkait Penyusunan Kajian Hukum Terhadap Pemberlakuan UU PPSK, Project Internalisasi
Bentuk Jasa
Peraturan Menteri BUMN 2023
Periode Penugasan 26 Januari 2023 - 03 Februari 2023 , 23 Juni 2023 - 30 Agustus 2023
Nama K&K Advocates
Alamat KMO Building, 5th Floor, Suite 502, Jl. Kyai Maja No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 12120
Telepon (021) 2902 0331
Faksimili (021) 2902 3107
Email office@kk-advocates.com
Situs Web kk-advocates.com
Konsultasi Hukum terhadap Mitigasi Risiko Hukum atas Implementasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai
Bentuk Jasa Jaminan Kredit pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan konsultasi hukum pembentukan Pedoman
Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual.
Periode Penugasan 11 Mei 2023 - 4 Agustus 2023
Nama Ardianto & Masniari Counselors at Law
Alamat Prosperity Tower Level 6 District 8 SCBD, Jln. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, 12190, DKI Jakarta
Telepon (021) 5082 0450, 5082 0451
Faksimili -
Email adrianus.ardianto@am-lw.com , masniari.sitompul@am-lw.co
Situs Web am-lw.com
Bentuk Jasa Konsultasi Hukum dalam rencana Investasi melalui Skema Dana Ventura dengan Perusahaan Modal Ventura
Periode Penugasan 09 Maret - 09 Juni 2023
Nama Hielmy Izzudin dan Rekan
Alamat Kav PTB DKI F2/28 Pondok Kelapa, Jakarta Timur
Telepon 0812 8883 7972
Faksimili -
Email Hielmyizzudin.law@gmail.com
Situs Web -
Konsultasi Hukum terkait Pedoman Pelaksanaan Assesmen Risiko Hukum Bank BTN, Konsultasi Hukum
Bentuk Jasa pembentukan Standardisasi Legal Audit dan Manual Book Standardisasi Legal Audit dan Konsultasi hukum
pembentukan Pedoman Pengelolaan Cadangan Risiko Hukum.
Periode Penugasan 28 Maret 2023 s.d 26 Mei 2023 , 28 April 2023 - 30 November 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 191
Page 194
Profil
Perusahaan
NOTARIS
Nama Siti Rayhana, SH
Riviera Timur No. 1 Cluster La Bella, Riviera Village, Jl. Gading Golf Boulevard, Gading Serpong, Cihuni,
Alamat
Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15332
Telepon (021) 55687610
Faksimili -
Email siti.rayhana@yahoo.co.id
Situs Web N/A
• Melakukan Pengikatan Perjanjian Penerbitan LTN BTN IV Tahun 2023
Bentuk Jasa • Notaris Due Dilligence Transaksi Sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN08
• Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk.
Periode Penugasan Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.
Nama Sari Bhirawati, SH
Alamat Jl. Wijaya I No. 56, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170
Telepon (021) 7226108
Faksimili -
Email kantornotarissaribhirawati@gmail.com
Situs Web -
Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama antara PT Asuransi Jasa Raharja Putera dengan PT Bank Tabungan
Bentuk Jasa
Negara (Persero) Tbk.
Periode Penugasan 25 September 2023
Nama Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Alamat Jl. Panglima Polim V No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telepon (021) 7392801
Faksimili (021) 7265090
Email poerbaningsih@yahoo.com
Situs Web -
• Melakukan Pengikatan Perjanjian Transaksi Sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN08.
• Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama dengan PT Indonesia Infrastucture Finance.
Bentuk Jasa
• Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank DKI.
• Menerbitkan Addendum II Perjanjian Kerja Sama dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Periode Penugasan Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.
Nama Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.
Alamat Jalan Suryo Nomor 54, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telepon (021) 29236060
Faksimili -
Email notaris@ashoyaratam.com
Situs Web -
Jasa sebagai Notaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan dan Pelaksanaan Penambahan
Bentuk Jasa
Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II).
Periode Penugasan Sampai dengan selesainya pelaksanaan RUPS dan PMHMETD II.
192 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 195
Laporan Tahunan 2023
Penghargaan
dan Sertifikasi
PENGHARGAAN
Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics Indonesia’s Home - Grown Consumer Brands Award 2023
in Providing End-to-End Mortgage Solutions in Home Loan Category
Acara: Acara:
Indonesia Excellence GCG Awards 2023 Indonesia’S Home Grown Consumer Brands Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Warta Ekonomi The Iconomics
Tanggal: Tanggal:
31 Januari 2023 17 Februari 2023
Syariah Insight 2023 - Top Sharia Business Unit Best Public Relation in Company Strategy on Providing
in KBMI 3 Category Innovative Housing Loan Product and Services
Acara: Acara:
3rd Indonesia Syariah Awards 2023 Indonesia Public Relation Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
The Iconomics Warta Ekonomi
Tanggal: Tanggal:
17 Februari 2023 24 Februari 2023
Best Performance Chief Financial Officer 2023 in Increasing Best Companies
Net Profit Through Strategic Initiatives Acara:
Obsession Award 2023
Acara:
Indonesia Best CFO Awards 2023 Penyelenggara:
Obsession Media Group
Penyelenggara:
Warta Ekonomi Tanggal:
15 Maret 2023
Tanggal:
28 Februari 2023
Gold Winner - Corporate PR - Kesuksesan Strategi Bronze Winner - Media Sosial - Instagram
Komunikasi Rights Issue BTN Acara:
Public Relations Indonesia Awards 2023
Acara:
Public Relations Indonesia Awards 2023 Penyelenggara:
PR Indonesia
Penyelenggara:
PR Indonesia Tanggal:
17 Maret 2023
Tanggal:
17 Maret 2023
KPR BTN iB - The 2nd Highest Digital Index - Sharia Business The Best Sharia Business Unit - Conventional Bank
Unit Mortgage Loan Kategori: Asset Class > Rp 10 T
Acara: Acara:
Digital Brand Award 2023 Digital Brand Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank Infobank
Tanggal: Tanggal:
12 April 2023 12 April 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 193
Page 196
Profil
Perusahaan
The Best Debit Card Sharia Business Unit Conventional Bank The Highest Digital Index Sharia Business Unit
Acara: Acara:
Digital Brand Award 2023 Digital Brand Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank Infobank
Tanggal: Tanggal:
12 April 2023 12 April 2023
The Best Debit Card Conventional Bank (KBMI) 3 The Best Bank Saving Account (KBMI) 3
Acara: Kategori: Asset Class >Rp200 T
Digital Brand Award 2023 Acara:
Penyelenggara: Digital Brand Award 2023
Infobank Penyelenggara:
Tanggal: Infobank
12 April 2023 Tanggal:
12 April 2023
The Best Conventional Bank (KBMI) 3 The Best Deposito Conventional Bank (KBMI) 3
Kategori: Asset Class >Rp200 T Kategori: Asset Class >Rp200 T
Acara: Acara:
Digital Brand Award 2023 Digital Brand Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank Infobank
Tanggal: Tanggal:
12 April 2023 12 April 2023
The 3rd Best Internet Banking Conventional Bank (KBMI) 3 The Best Wealth Management Conventional Bank (KBMI) 3
Kategori: Asset Class >Rp200 T Kategori: Asset Class >Rp200
Acara: Acara:
Digital Brand Award 2023 Digital Brand Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank Infobank
Tanggal: Tanggal:
12 April 2023 12 April 2023
The Best Mortgage Loan Conventional Bank (KBMI) 3 The 2nd Highest Digital Index Bank Savings Account
Kategori: Asset Class >Rp200 T Acara:
Acara: Digital Brand Award 2023
Digital Brand Award 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: Infobank
Infobank Tanggal:
Tanggal: 12 April 2023
12 April 2023
The 3rd Best Mobile Banking Conventional Bank (KBMI) 3 KPR BTN - Gold Champion
Kategori: Asset Class >Rp200 T Acara:
Acara: Indonesia WOW Brand 2023
Digital Brand Award 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: Markplus Insight
Infobank Tanggal:
Tanggal: 11 Mei 2023
12 April 2023
194 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 197
Laporan Tahunan 2023
BTN Syariah Bronze Champion Bank Terbaik 2023
Acara: Acara:
Indonesia WOW Brand 2023 Investor Daily Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Markplus Insight Investor Daily
Tanggal: Tanggal:
11 Mei 2023 26 Mei 2023
Juara III Kategori Industri Social CSR Initiatives - Pelatihan Developer
Acara: Acara:
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) CSR Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
TrackAML Hackathon 21 Tahun APUPPT Indonesia Investor Daily
Tanggal: Tanggal:
30 Mei 2023 31 Mei 2023
Performa Terbaik Customer Service 11 Bank Performa Teller Terbaik 11 Bank tahun 2022-2023
tahun 2022-2023 (Nomor 8)
Acara: Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023 Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal: Tanggal:
Mei 2023 Mei 2023
Performa Terbaik Kenyamanan di Kantor Cabang 11 Bank Performa Terbaik Kenyamanan di Kantor Cabang Prioritas
tahun 2022-2023 11 Bank tahun 2022-2023
(Nomor 10) (Nomor 6)
Acara: Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023 Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal: Tanggal:
Mei 2023 Mei 2023
Performa Terbaik Staf Prioritas 11 Bank tahun 2022-2023 Performa Terbaik Mobile Banking 10 Bank tahun 2022-2023
(Nomor 6) (Nomor 3)
Acara: Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023 Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal: Tanggal:
Mei 2023 Mei 2023
Performa Terbaik Internet Banking 10 Bank Performa Terbaik Pengelolaan Social Media 10 Bank
tahun 2022-2023 (Nomor 10) tahun 2022-2023 (Nomor 10)
Acara: Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023 Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal: Tanggal:
Mei 2023 Mei 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 195
Page 198
Profil
Perusahaan
Performa Terbaik ATM Tunai di Public Area 10 Bank tahun Top CSR Star 4
2022-2023 (Nomor 6) Acara:
Acara: Top CSR Award 2023
Bank Service Excellence Monitor 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: Top Business
Infobank dan Marketing Research Indonesia Tanggal:
Tanggal: 9 Juni 2023
Mei 2023
Best Mid Cap - Gold The World’s Best Islamic Project Finance House 2023
Acara: Acara:
FinanceAsia’s 23rd Best Companies in Asia Award Brand Awards Winners 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Finance Asia’s EuroMoney
Tanggal: Tanggal:
14 Juni 2023 14 Juni 2023
The 1st Best - Convenience Branch Experience in Priority Konstituen Indeks Tempo-IDN Financial Kategori Main Index
Service - Conventional Bank Acara:
Acara: Malam Apresiasi Emiten Launching Indeks Tempo-IDN Financials 52
20th Infobank - MRI Banking Service Excellent 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: TEMPO dan IDN Financials
Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI) Tanggal:
Tanggal: 23 Juni 2023
20 Juni 2023
The Best Indonesia Sales Marketing Award -VI -2023 Kategori Elisabeth Novie Riswanti -
Bank BUKU 3 Indonesia Most Powerful Women 2023
(Platinum Award Score 93-very excellent) Acara:
Acara: Indonesia Most Powerful Women 2023
ISMA Sales & Marketing Award 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: SWA
Economic Review Tanggal:
Tanggal: 27 Juni 2023
23 Juni 2023
4th Indonesia Top Bank Award 2023 Excellence in Executing People Transformation
Acara: in Banking Industry
Indonesia Top Bank Award 2023 Acara:
Penyelenggara: The 8th Annual 2023 SPEx2 DX Award “Executing Digital
The Iconomic Transformation”
Tanggal: Penyelenggara:
27 Juni 2023 GML Consulting & Kontan
Tanggal:
10 Juli 2023
Wealth Management Platform of The Year Excellent - Learning & Development
Acara: and Knowledge Management
Retail Banking Awards 2023 Acara:
Penyelenggara: HR Excellence Awards 2023
Asian Banking & Finance (media) Penyelenggara:
Tanggal: SWA Network & Lembaga Manajemen FEB UI (LMFEBUI)
25 Juli 2023 Tanggal:
20 Juli 2023
196 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 199
Laporan Tahunan 2023
Very Good - Reward Management Very Good - Employer Branding and Talent Acquisition
& Talent Retention Strategy Acara:
Acara: HR Excellence Awards 2023
HR Excellence Awards 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: SWA Network & Lembaga Manajemen FEB UI (LMFEBUI)
SWA Network & Lembaga Manajemen FEB UI (LMFEBUI) Tanggal:
Tanggal: 20 Juli 2023
20 Juli 2023
BTN Syariah - Peringkat 2 - Bank Dengan Penyaluran Bank BTN - Peringkat 1 - Bank Dengan Penyaluran
Pembiayaan Terbanyak Kuartal 2 (Q2) Tahun 2023 Pembiayaan Terbanyak Kuartal 2 (Q2) Tahun 2023
Acara: Acara:
Penghargaan BP Tapera Penghargaan BP Tapera
Penyelenggara: Penyelenggara:
BP Tapera BP Tapera
Tanggal: Tanggal:
26 Juli 2023 26 Juli 2023
Peringkat 3 - Bank Dengan Capaian Komitmen diatas 100% Bank BTN Syariah - Bank Nasional dengan Tingkat
Kuartal 2 (Q2) Tahun 2023 Keterhunian Tertinggi Semester 2 (Q2) Tahun 2023
Acara: Acara:
Penghargaan BP Tapera Penghargaan BP Tapera
Penyelenggara: Penyelenggara:
BP Tapera BP Tapera
Tanggal: Tanggal:
26 Juli 2023 26 Juli 2023
Bank BTN Syariah - Peringkat 6 - Bank Dengan Capaian Best Saving Bank
Komitmen di Atas 100% Semester 2 (Q2) Tahun 2023 Acara:
Acara: Best Savings Bank in Indonesia 2023
Penghargaan BP Tapera Penyelenggara:
Penyelenggara: Global Brands Magazine
BP Tapera Tanggal:
Tanggal: 31 Juli 2023
26 Juli 2023
Pemimpin Berpengaruh di Media Digital Best Campaign - Banking & Finance
Acara: Acara:
IDEAS Indonesia DEI & ESG Awards MOB-EX Award 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Humas Indonesia Marketing Interaktive
Tanggal: Tanggal:
4 Agustus 2023 14 Agustus 2023
Excellent Financial Performance Bank in 2022 (KBMI 3) The Greatest Champions of GRC Excellence
Acara: Kategori: Banking Industries
28th Infobank Award Acara:
Penyelenggara: GRC & Performance Excellence Awards 2023
Infobank Penyelenggara:
Tanggal: Businessnews
25 Agustus 2023 Tanggal:
30 Agustus 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 197
Page 200
Profil
Perusahaan
The Best GRS for IT/Digital Transformation 2023 The Best CEO for GRC Excellence 2023
Kategori: Banking Industries Kategori: Banking Industries
Acara: Acara:
GRC & Performance Excellence Awards 2023 GRC & Performance Excellence Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Businessnews Businessnews
Tanggal: Tanggal:
30 Agustus 2023 30 Agustus 2023
The Best Chief Compliance Officer 2023 TrenAsia ESG Award 2023
Kategori: Banking Industries Acara:
Acara: TrenAsia ESG Award 2023
GRC & Performance Excellence Awards 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: TrenAsia
Businessnews Tanggal:
Tanggal: 30 Agustus 2023
30 Agustus 2023
Top GRC Award 2023 Star 5 The Most Committed GRC Leader 2023
Acara: Acara:
Top GRC Awards 2023 Top GRC Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Top Business Top Business
Tanggal: Tanggal:
6 September 2023 6 September 2023
The Most The High Performing Board of Commissioner on TrenAsia ESG The Best Financial Sector dan Top 50 Biggest
GRC 2023 Market Capitalization Public Listed Companies
Acara: Acara:
Top GRC Awards 2023 The 14th IICD Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Top Business IICD
Tanggal: Tanggal:
6 September 2023 18 September 2023
The Most Prominent Book 3 Bank in Property Credit The Most Prominent State Owned Company Book 3 Bank in
Acara: Financial Contribution to The Nation
Prominent Award Acara:
Penyelenggara: Prominent Award
Metro TV - Solutee.id Penyelenggara:
Tanggal: Metro TV - Solutee.id
18 September 2023 Tanggal:
18 September 2023
Best Bank for CSR in Indonesia The Best Quality Team - Gold
Acara: Acara:
AsiaMoney Awards The Best Contact Center Indonesia 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
AsiaMoney Indonesia Contact Center Association (ICCA)
Tanggal: Tanggal:
26 September 2023 26 September 2023
198 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 201
Laporan Tahunan 2023
The Best Employee Engagement - Gold The Best Business Contribution - Silver
Acara: Acara:
The Best Contact Center Indonesia 2023 The Best Contact Center Indonesia 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Indonesia Contact Center Association (ICCA) Indonesia Contact Center Association (ICCA)
Tanggal: Tanggal:
26 September 2023 26 September 2023
The Best Technology Innovation - Gold 106 Perusahaan dan Instansi Berpengaruh
Acara: di Bidang Komunikasi
The Best Contact Center Indonesia 2023 Acara:
Penyelenggara: Sewindu PR Indonesia
Indonesia Contact Center Association (ICCA) Penyelenggara:
Tanggal: PR Indonesia
26 September 2023 Tanggal:
26 September 2023
Indonesia Service Experience of the Year Indonesia Partner Experience of the Year
Acara: Acara:
The Asian Experience Awards 2023 The Asian Experience Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
The Asian Business Review The Asian Business Review
Tanggal: Tanggal:
5 Oktober 2023 5 Oktober 2023
TOP Human Capital Awards 2023 # Stars 4 The Most Committed Human Capital Leader 2023 –
Acara: Bpk. Nixon L.P. Napitupulu
TOP Human Capital Awards 2023 Acara:
Penyelenggara: TOP Human Capital Awards 2023
TOP Business Penyelenggara:
Tanggal: TOP Business
19 Oktober 2023 Tanggal:
19 Oktober 2023
Kategori Pendidikan Best of All By Audience, Activity, Engagement
Acara: Acara:
Anugerah CSR 2023 KIP Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Republika.co.id BUMN Track
Tanggal: Tanggal:
26 Oktober 2023 27 Oktober 2023
Silver Winner for Excellence in Omnichannel Gold Rank
Acara: Acara:
Marketing Excellence Awards 2023 ASRRAT 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Marketing Interactive National Center fof Corporate Reporting (NCCR)
Tanggal: Tanggal:
31 Oktober 2023 6 November 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 199
Page 202
Profil
Perusahaan
The Most Active Bank in Transformation The Highest Profit Growth of Sharia Unit Business Bank
and Digital Innovation 2023 Acara:
Acara: TOP 20 Financial Institutions 2023
TOP 20 Financial Institutions 2023 Penyelenggara:
Penyelenggara: The Finance
The Finance Tanggal:
Tanggal: 14 November 2023
14 November 2023
The Best Mortgage Innovation Juara 1 Perusahaan BUMN Keuangan
Acara: Kategori: Perusahaan BUMN Keuangan
CSA Awards 2023 Acara:
Penyelenggara: Annual Report Award 2022
CSA Community Penyelenggara:
Tanggal: Annual Report Award 2022
23 November 2023 Tanggal:
27 November 2023
5 STARS DIAMOND The Best Human Capital Women Leader 5 STARS DIAMOND The Best Human Capital Team of The Year
of The Year (Rahmayati) (Banking Industries)
Acara: Acara:
Human Capital & Performance Awards 2023 Human Capital & Performance Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
BusinessNews, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA, BuinessNews, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA,
UI. UI.
Tanggal: Tanggal:
29 November 2023 29 November 2023
5 STARS DIAMOND The Best Digital Transformation Strategy 5 STARS DIAMOND The Best Human Capital Director
2023 (Banking Industries) of The Year (Eko Waluyo)
Acara: Acara:
Human Capital & Performance Awards 2023 Human Capital & Performance Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Business News, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA, BuinessNews, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA,
UI. UI.
Tanggal: Tanggal:
29 November 2023 29 November 2023
The High Performing Board of Commissioners on GRC 2023 Nixon L. P. Napitupulu as The Most Committed
Acara: GRC Leader 2023
TOP GRC AWARDS 2023 Acara:
Penyelenggara: TOP GRC AWARDS 2023
TOP GRC Penyelenggara:
Tanggal: TOP GRC
29 November 2023 Tanggal:
29 November 2023
Top GRC Awards 2023 5 Stars PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan Predikat
Acara: Leadership AA
TOP GRC AWARDS 2023 Acara:
Penyelenggara: ESG Disclosure Transparency Awards 2023
TOP GRC Penyelenggara:
Tanggal: Investortrust
29 November 2023 Tanggal:
29 November 2022
200 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 203
Laporan Tahunan 2023
Nixon L. P. Napitupulu Bankers of the Year 2023 Nixon L. P. Napitupulu Top 100 CEO
Acara: Acara:
Bankers of The Year 2023 Bankers of The Year 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank Infobank
Tanggal: Tanggal:
5 Desember 2023 5 Desember 2023
Setiyo Wibowo The Next 200 Leaders Benny Yoslim The Next 200 Leaders
Acara: Acara:
Bankers of The Year 2023 Bankers of The Year 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Infobank Infobank
Tanggal: Tanggal:
5 Desember 2023 5 Desember 2023
The Best IT For Public Company – 2023 Platinum Award (A) The Best CMO Branding & Marketing -
Very Excellent – Category: Bank Creative Marketing Initiative
Acara: Acara:
Indonesia Information Technology Award V 2023 BUMN Branding and Marketing Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
Economic Review BUMN Track
Tanggal: Tanggal:
08 Desember 2023 13 Desember 2023
Platinum Winner - Digital Branding Platinum Winner - Impactful Innovation Technology
Acara: Acara:
BUMN Branding and Marketing Awards 2023 BUMN Branding and Marketing Awards 2023
Penyelenggara: Penyelenggara:
BUMN Track BUMN Track
Tanggal: Tanggal:
13 Desember 2023 13 Desember 2023
Gold Winner - Brand Communication & Activation Gold Winner - Brand Sensitivity
Acara: Acara:
BUMN Branding and Marketing Awards 2023 BUMN Branding and Marketing Awards 2023
Penyelenggara: BUMN Track
BUMN Track Tanggal:
Tanggal: 13 Desember 2023
13 Desember 2023
Badan Publik Informatif
Acara:
Anugrah Keterbukaan Informasi Publik 2023
Penyelenggara:
Komisi Informasi Pusat
Tanggal:
19 Desember 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 201
Page 204
Profil
Perusahaan
SERTIFIKASI
ISO 9001:2015 ISO 37001:2016
Validasi: Validasi:
15 September 2020 – 11 Agustus 2023 11 Agustus 2020 – 10 Agustus 2023
Penerima Sertifikasi: Penerima Sertifikasi:
Internal Audit Division Commercial Banking Division (CMBD), Corporate Syndication &
Dikeluarkan Oleh: Transaction Banking Division (CSTD), Procurement & Fixed Asset
SGS Management Division (PFAD)
Dikeluarkan Oleh:
Komite Akreditasi Nasional
ISO 9001:2015 Sertifikat Indi 4.0 Level 3
Validasi: Validasi:
6 April 2022 - 19 Oktober 2024 18 Juli 2022 – 18 Juli 2025
Penerima Sertifikasi: Penerima Sertifikasi:
Compliance and Governance Division (CMGD) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dikeluarkan Oleh: Dikeluarkan Oleh:
SGS Kementerian Perindustrian
ISO 37001:2016 ISO 37001:2016
Validasi: Validasi:
21 Desember 2022 – 20 Desember 2025 21 Desember 2022 – 20 Desember 2025
Penerima Sertifikasi: Penerima Sertifikasi:
Unit SME Restructuring Kantor Wilayah 1 Commercial Credit Risk Division
Dikeluarkan Oleh: Dikeluarkan Oleh:
Komite Akreditasi Nasional Komite Akreditasi Nasional
ISO 37001:2016 ISO 37301:2021
Anti Bribery Management System Sistem Manajemen Kepatuhan
Validasi: Validasi:
28 Desember 2023 – 27 Desember 2026 23 Januari 2023 - 22 Januari 2026
Penerima Sertifikasi: Penerima Sertifikasi:
Small Medium Enterprises Banking Division (SMBD) Compliance and Governance Division (CMGD)
Dikeluarkan Oleh: Dikeluarkan Oleh:
Komite Akreditasi Nasional BSI
ISO 27001:2013 ISO 9001:2015
Informastion System Management System Informastion System Management System
Validasi: Validasi:
11 Juli 2023 – 31 Oktober 2025 19 Maret 2021 – 6 Januari 2024
Penerima Sertifikasi: Penerima Sertifikasi:
Data Center Non Subsidized Mortgage and Personal Lending Division
Dikeluarkan Oleh: Dikeluarkan Oleh:
BSI SGS
202 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 205
Laporan Tahunan 2023
Informasi
pada Situs Web Perseroan
Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat www.btn.co.id. Situs web ini berisi informasi terkini tentang korporasi Perseroan,
baik itu login E-Banking bagi nasabah, informasi seputar korporasi dan produk-produk Perseroan, profil, pengelolaan organisasi dan
transparansi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, hingga berita terkini. Situs web ini menjadi portal yang dapat diakses secara terbuka,
dengan tujuan memberikan informasi yang komprehensif tentang Perseroan kepada khalayak luas.
Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan situs web sebagai bagian dari transparansi informasi kepada publik.
Struktur grup perusahaan dan informasi Isi Kode Etik Informasi Rapat Umum Pemegang
pemegang saham sampai dengan Saham (RUPS) paling kurang meliputi
pemilik akhir individu bahan mata acara yang dibahas
dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS,
dan informasi tanggal penting yaitu
Struktur Grup Perusahaan dalam https://www.btn.co.id/id/Tata- tanggal pengumuman RUPS, tanggal
bentuk tabel, https://www.btn. Kelola pada kanal “Tata Kelola pemanggilan RUPS, tanggal RUPS,
co.id/id/Tentang-Kami Perusahaan” tanggal ringkasan risalah RUPS
diumumkan
https://www.btn.co.id/Investor-
Relation- Home pada kanal “RUPS”
Environmental, Kemudahan akses
Social, and Corporate produk dan promo
Governance (ESG)
https://www.btn.
https://www.btn.
co.id/Investor-
co.id/ pada kanal
Relation-Home
produk
pada kanal ESG
Laporan keuangan tahunan Profil Dewan Komisaris dan Direksi Piagam/Charter Dewan Komisaris,
(5 tahun terakhir) Direksi, Komite-komite dan Unit Audit
Internal
https://www.btn.co.id/Investor- https://www.btn.co.id/Tentang- https://www.btn.co.id/id/Tata-
Relation- Home pada kanal Kami pada kanal “Kepemimpinan” Kelola pada kanal “Tata Kelola
“Laporan Perusahaan” Perusahaan”
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 203
Page 206
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERSEROAN 204 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 207
Pada tahun 2023 sesuai dengan fase Transformation Journey
Perseroan pada tahun 2023 yaitu “Disrupsi Digital Untuk
Menguasai Ekosistem Perumahan”. Perseroan berhasil melampaui
target laba yang ditetapkan, laba bersih di tahun 2023 terealisasi
sebesar Rp3,50 triliun dengan pertumbuhan 14,97% (yoy),
peningkatan tersebut disebabkan oleh berhasilnya strategi
Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi kredit
high yield dan optimalisasi pendapatan operasional selain bunga.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 205
Page 208
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tinjauan
Perekonomian
Analisis Perekonomian Global
Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan Hingga Desember 2023, The Fed telah menaikkan suku bunga
sebagai dampak dari ketegangan politik Rusia dan Ukraina. Hal acuannya menjadi 5,50% atau mencapai 525 bps sejak
ini menyebabkan naiknya harga komoditas dan energi, yang Februari 2022. Kenaikan Federal Funds Rate (FFR) yang agresif
menyebabkan inflasi yang mendorong Bank Sentral dari banyak ini diperkirakan akan tetap tinggi dengan siklus yang lebih
negara menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan panjang mendorong tetap kuatnya mata uang dolar Amerika
inflasi di masing-masing negara. Menjelang akhir tahun 2023 Serikat (AS) sehingga memberikan tekanan pelemahan nilai
kondisi ekonomi global menunjukkan perbaikan, inflasi dan tukar di berbagai negara. Tekanan pelemahan nilai tukar tersebut
suku bunga acuan di beberapa negara perlahan diturunkan. semakin meningkat sejalan dengan tingginya ketidakpastian
Sebaliknya, pada tahun 2024, ekonomi negara berkembang pasar keuangan global. Aliran keluar investasi portofolio asing
seperti Indonesia dan India diperkirakan akan tetap tumbuh menambah tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk
melebihi capaian tahun 2023. Untuk ekonomi pada negara Indonesia. Pada Januari 2024, World Bank menurunkan
maju seperti Amerika Serikat dan Jepang diperkirakan akan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2023 menjadi 2,6%
tumbuh lebih lambat dibandingkan tahun 2023. Ekonomi dan sedikit menurun ke level 2,4% untuk tahun 2024. Kondisi
Tiongkok pada tahun 2024 juga diperkirakan akan melambat. tersebut didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih
berada di atas target dengan tekanan yang mulai mereda.
Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga kebijakan moneter
termasuk FFR diperkirakan tetap bertahan tinggi dalam jangka
waktu yang lama (higher for longer).
Grafik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global tahun 2023 dan 2024
(dalam %)
7,0% 6,4%
6,3%
6,0%
5,0% 5,2%
4,9%
5,0% 4,5% 4,3%
3,9%
4,0%
3,0% 2,6% 2,5%
2,4%
1,8%
2,0% 1,6%
0,9%
1,0% 0,7%
0,4%
0
India Indonesia China Malaysia Global Amerika Serikat Jepang Uni Eropa
2023 2024
Sumber: World Bank, Januari 2024
Analisis Perekonomian Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan III tahun solid. Dari sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor
2023 kembali mencatatkan hasil positif sebesar 4,94% yoy, Transportasi dan Pergudangan, disusul sektor Jasa lainnya.
sedikit lebih rendah jika dibandingkan triwulan sebelumnya. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Konsumsi Lembaga
Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah 5%, setelah Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) mengalami
telah tujuh triwulan berturut-turut mencatatkan capaian di atas pertumbuhan paling tinggi disusul komponen Investasi/PMTB
5%. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia semakin pulih dan serta konsumsi rumah tangga.
206 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 209
Laporan Tahunan 2023
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia sampai dengan Triwulan III 2023
(dalam %)
7,07
5,44 5,72
5,07 5,05 5,02 4,97 5,02 5,01 5,01 5,04 5,17 4,94
3,51
2,97
(0,74)
(2,19)
(3,49)
(5,32)
TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III
2019 2020 2021 2022 2023
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), November 2023
Perbaikan ekonomi nasional diperkirakan akan terus berlanjut Analisis Industri Perbankan
hingga Triwulan IV tahun 2023. Perkembangan leading
indicators hingga Desember 2023 masih menunjukkan hasil Otoritas Jasa Keuangan mencatat Kinerja sektor jasa keuangan
yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang khususnya perbankan pada 2023 masih solid dengan indikator
masih tinggi sebesar 123,8, PMI Manufaktur yang masih berada permodalan dan likuiditas yang tersedia serta risiko kredit yang
pada level ekspansi sebesar 52,3 serta Indeks Penjualan Riil terjaga. Fungsi intermediasi perbankan pada bulan November
yang mencapai 217,9. Pada Januari 2024, World Bank tetap 2023 kembali mencatatkan tren peningkatan dengan kredit tumbuh
mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 9,74% yoy. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kredit
tahun 2023 sebesar 5,0% dan proyeksi untuk 2024 menjadi modal kerja yang tumbuh 10,14% yoy. Adapun secara bulanan,
sebesar 4,9%. Hal ini dipicu oleh masih berlanjutnya tekanan pertumbuhan nominal kredit perbankan naik sebesar Rp63 triliun
inflasi global serta ketidakpastian pasar keuangan global yang menjadi Rp6.966 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK)
menyebabkan perlambatan ekonomi nasional. Sementara di sisi pada November 2023 tercatat tumbuh sebesar 3,04% yoy
moneter, setelah BI mempertahankan suku bunga sebesar 5,75% menjadi Rp8.216 triliun, dengan laju pertumbuhan meningkat,
selama 8 (delapan) bulan berturut-turut, BI menaikkan suku terutama didorong oleh peningkatan deposito sebesar 3,50% yoy.
bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 6,00% pada Oktober Risiko kredit melanjutkan penurunan dengan rasio NPL perbankan
2023 untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah. sebesar 2,36%. Di sisi lain, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali
Selain itu, kenaikan ini juga sebagai langkah pre-emptive dan mencatatkan penurunan sebesar Rp15,84 triliun menjadi Rp285,32
forward looking untuk memitigasi dampaknya terhadap inflasi triliun, dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi 1,14 juta
barang impor, sehingga inflasi umum dan inti tetap terkendali nasabah setelah pada Oktober 2023 tercatat sebesar 1,22 juta
dalam sasaran Bank Indonesia. nasabah.
Pertumbuhan ekonomi nasional masih melanjutkan tren Likuiditas industri perbankan pada November 2023 dalam level
positifnya pada Triwulan IV 2023. Secara keseluruhan, yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas yang terjaga. Rasio Alat
Pemerintah memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 115,73%, meningkat
sebesar 4,8%-5,2% yoy pada akhir tahun 2023 didukung oleh dibandingkan Oktober 2023 yang sebesar 117,29% atau jauh di
beberapa insentif kebijakan di akhir tahun untuk mendukung atas ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara Alat
konsumsi rumah tangga. Tingkat inflasi baik umum maupun inti Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 26,04%, meningkat dibandingkan
tetap terkendali dengan adanya koordinasi Bank Indonesia, capaian pada Oktober 2023 yang sebesar 26,36%, masih di
Pemerintah Pusat dan Daerah yang menyebabkan tingkat atas ambang batas ketentuan yang sebesar 10%. Sementara,
inflasi tetap terjaga pada level 3,0%±1,0% pada akhir tahun Posisi Devisa Neto (PDN) November 2023 tercatat sebesar 1,58%,
2023. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih dipengaruhi oleh juga jauh di bawah threshold sebesar 20%. Sementara dari sisi
dinamika yang terjadi pasar global sehingga tekanan terhadap permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan
Rupiah masih berlanjut dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS pada November 2023 tercatat meningkat menjadi 27,89% dari
berada di level 15.399 pada akhir tahun 2023. posisi Oktober 2023 yang sebesar 27,44%.
Sumber: Otoritas Jasa Keuangan, November 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 207
Page 210
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Analisis Industri Perumahan
Sektor Real Estate kembali mencatatkan pertumbuhan positif terkontraksi di masa pandemi. Sektor perumahan masih memiliki
sebesar 2,21% yoy pada Triwulan III tahun 2023, menguat jika ruang untuk tumbuh yang sangat besar mengingat masih tingginya
dibandingkan pertumbuhan Triwulan II 2022 yang sebesar 0,96% angka backlog perumahan nasional dan tingginya jumlah
yoy. Sektor Real Estate merupakan salah satu sektor yang tetap masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak.
mencatatkan pertumbuhan positif walaupun kondisi perekonomian
Grafik Pertumbuhan PDB Sektoral
(dalam %)
25,81
15,28 14,74
12,42
8,02 8,52 8,15
6,39 6,95 6,88
4,83 4,55 5,20 5,35 5,25 5,08 5,23 5,01 5,24 5,43
4,46
3,22 2,88
1,65 2,02 1,46 2,21
0,63 0,87 0,63 0,96
(2,07)
(6,23)
18,75% 13,57% 12,96% 9,86% 10,18% 4,22% 4,06% 2,61% 5,98% 2,95% 2,40%
Pertambangan
Keuangan dan
Informasi dan
Pemerintahan
Perdagangan
Pergudangan
Administrasi
Transportasi
Manufaktur
komunikasi
Pendidikan
Real Estate
Besar dan
Pertanian
Kontruksi
Asuransi
Eceran
Jasa
Jasa
dan
TW III 2022 TW II 2023 TW III 2023
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), November 2023
Perpanjangan stimulus Pemerintah di bidang perumahan ini dapat terlihat pada pertumbuhan KPR Nasional hingga
mendorong permintaan rumah pada tahun 2023. Stimulus Triwulan III 2023 telah tumbuh mencapai 12,66% yoy, sehingga
tersebut antara lain pelonggaran Rasio Loan to Value/Financing pertumbuhan KPR terus mencapai 2 (dua) digit sejak Triwulan
to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi II 2023. Sedangkan pertumbuhan total kredit nasional tumbuh
maksimal 100% untuk semua jenis properti serta kebijakan Pajak menjadi 8,96% yoy, meningkat dibandingkan Triwulan II 2023
Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) yang yang sebesar 7,76% yoy.
mulai berlaku November 2023. Besarnya dukungan Pemerintah
Pertumbuhan Total Kredit dan Total KPR sampai dengan Triwulan III 2023
(dalam %)
12,66%
11,00% 11,35%
10,55% 10,66% 10,82%
9,93%
9,32% 9,55%
8,00% 7,82%
7,22% 7,56%
6,81% 7,06% 8,96%
6,40%
7,76%
6,67%
4,30%
3,50% 3,50% 5,24%
2,10%
2,21%
1,49%
0,12% 0,59%
(2,41%)
(3,77%)
TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III TW VI TW I TW II TW III
2020 2021 2022 2023
Sumber : Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, November 2023
208 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 211
Laporan Tahunan 2023
Housing Finance Center Perseroan merilis Indeks Harga Rumah tipe menengah (37 m2–45 m2) dan tipe besar (46 m2–70 m2).
(House Price Index/HPI) pada Triwulan III 2023, dengan indeks Pertumbuhan indeks harga rumah ini mencerminkan tetap
sebesar 211,86 dan pertumbuhan menguat sebesar 8,66% tingginya permintaan rumah di tanah air di tengah pertumbuhan
yoy. Pertumbuhan BTN HPI didukung oleh pertumbuhan di ekonomi nasional yang terus meningkat seiring kembalinya
semua tipe rumah yaitu rumah tipe kecil (21 m2–36 m2), rumah aktivitas ekonomi masyarakat.
Grafik Pertumbuhan Harga Rumah menurut House Price Index Triwulan III 2023
10,00 250,00
9,00 8,66
8,00 200,00
7,14
7,00 6,56 6,80 6,58
6,00
6,00 5,44 5,64 150,00
5,24
5,02 4,94
5,00
4,29 4,23
4,00 100,00
3,01
3,00
2,05
2,00 1,78 1,57 1,78 1,57 50,00
1,59 1,55 1,50
1,11 1,07 1,16 1,03
1,00
0,00 0,00
Sep-20 Des-20 Mar-21 Jun-21 Sep-21 Des-21 Mar-22 Jun-22 Sep-22 Des-22 Mar-23 Jun-23 Sep-23
Indeks QoQ YoY
Sumber : Housing Finance Center BTN, Oktober 2023
Analisis Posisi Perseroan Dalam Industri Perbankan
Untuk menggambarkan posisi Perseroan di antara perbankan nasional per November 2022 dapat disampaikan pada penjelasan
sebagai berikut:
Tabel Perbandingan Kinerja Perbankan November 2023
Aset
No Nama Bank
November 2023 Desember 2022 November 2022 YTD YOY
1 BRI 1.774 1.751 1.679 1,31% 5,65%
2 Mandiri 1.628 1.570 1.502 3,67% 8,36%
3 BCA 1.354 1.283 1.283 5,54% 5,61%
4 BNI 977 998 976 (2,10%) 0,11%
5 BTN 423 402 398 5,30% 6,53%
Posisi Desember 2023 440
6 CIMB NIAGA 324 302 300 7,32% 7,78%
7 BSI 320 306 284 4,83% 12,86%
8 OCBC NISP 253 239 233 6,17% 8,51%
9 Panin 188 194 187 (2,95%) 0,41%
10 Danamon 193 184 177 5,18% 8,87%
11 BTPN 176 189 185 (6,95%) (4,93%)
12 Permata 245 255 240 (4,15%) 1,76%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 209
Page 212
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Aset
No Nama Bank
November 2023 Desember 2022 November 2022 YTD YOY
13 Maybank 157 149 160 5,32% (1,92%)
14 BJB 169 170 168 (0,80%) 0,77%
15 UOB 160 138 141 15,40% 13,52%
16 Mega 118 142 133 (17,01%) (11,81%)
Kredit dan Pembiayaan
No Nama Bank
November 2023 Desember 2022 November 2022 YTD YOY
1 BRI 1.161 1.030 1.014 12,76% 14,48%
2 Mandiri 1.046 933 920 12,16% 13,65%
3 BCA 758 691 680 9,74% 11,47%
4 BNI 666 643 626 3,71% 6,48%
5 BTN 328 298 296 9,93% 10,93%
Posisi Desember 2023 334
6 CIMB NIAGA 200 191 190 4,63% 5,10%
7 BSI 234 207 205 13,17% 14,09%
8 OCBC NISP 149 137 136 8,75% 9,53%
9 Panin 125 120 120 3,57% 3,63%
10 Danamon 139 122 119 14,23% 16,73%
11 BTPN 142 135 137 5,24% 3,18%
12 Permata 139 136 136 1,90% 2,28%
13 Maybank 101 96 97 5,42% 4,35%
14 BJB 114 108 108 5,61% 5,71%
15 UOB 82 86 83 (4,54%) (1,41%)
16 Mega 64 70 69 (8,41%) (6,11%)
Dana Pihak Ketiga
No Nama Bank
November 2023 Desember 2022 November 2022 YTD YOY
1 BRI 1.297 1.301 1.234 (0,32%) 5,09%
2 Mandiri 1.194 1.195 1.127 (0,08%) 5,97%
3 BCA 1.073 1.025 1.025 4,74% 4,70%
4 BNI 733 763 743 (3,95%) (1,41%)
5 BTN 330 322 322 2,59% 2,62%
Posisi Desember 2023 350
6 CIMB NIAGA 238 228 227 4,34% 4,43%
7 BSI 268 261 248 2,32% 8,09%
8 OCBC NISP 180 176 175 1,97% 2,63%
9 Panin 131 131 128 (0,04%) 2,46%
10 Danamon 131 126 119 4,08% 9,54%
11 BTPN 101 103 99 (1,49%) 2,71%
12 Permata 171 196 180 (12,35%) (4,65%)
210 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 213
Laporan Tahunan 2023
Dana Pihak Ketiga
No Nama Bank
November 2023 Desember 2022 November 2022 YTD YOY
13 Maybank 113 106 114 6,57% (0,73%)
14 BJB 124 122 123 2,22% 0,94%
15 UOB 121 114 116 6,63% 4,35%
16 Mega 85 103 93 (17,77%) (9,35%)
Hingga November 2022, Perseroan tetap mengukuhkan sebagai secara substansial lebih besar dari Perseroan, memiliki sumber
Bank terbesar ke-5 dari sisi aset. Adapun aset Perseroan hingga keuangan dan sumber lain yang lebih besar serta jaringan kantor
bulan November 2023 mencapai Rp423 triliun, atau mengalami cabang dan ATM yang lebih luas. Sebagai tambahan, pada
pertumbuhan sebesar 6,53% yoy. Kenaikan ini juga terjadi pada tahun 1999, pemerintah Republik Indonesia telah menghapus
sisi kredit dan pembiayaan serta dana pihak ketiga Perseroan batas kepemilikan bank asing dan mengizinkan bank-bank
hingga bulan November 2023. Kredit dan pembiayaan tumbuh asing membuka kantor cabang di Indonesia. Persaingan dari
10,93% yoy menjadi Rp328 triliun dan dana pihak ketiga bank-bank yang lebih dulu beroperasi dan bank baru baik
tumbuh 2,62% yoy menjadi Rp330 triliun. domestik maupun asing, di mana bank asing dapat menerapkan
joint venture atau investasi di bank-bank domestik, dapat
Perseroan menghadapi persaingan dalam seluruh lini bisnis yang mengakibatkan dampak yang negatif bagi kondisi operasional
dijalani. Pesaing utama Perseroan adalah bank-bank domestik, dan keuangan Perseroan.
dan dalam cakupan yang lebih sempit, bank-bank asing yang
beroperasi di Indonesia. Untuk kredit perumahan, kompetitor Karena pembangunan dan reformasi sektor keuangan Indonesia
utama Perseroan adalah bank-bank domestik karena bank- terus berlanjut, Perseroan kemungkinan akan menghadapi
bank asing tidak diperkenankan memberikan kredit perumahan. persaingan dari sejumlah lembaga keuangan yang menawarkan
Sebagai akibat dari krisis keuangan global, persaingan untuk produk dan jasa perbankan yang lebih luas atau peminjaman
mendapatkan pendanaan khususnya pendanaan ritel yang dengan limit yang lebih besar atau memiliki sumber daya finansial
menawarkan biaya pendanaan yang lebih murah menjadi dan lainnya yang lebih besar daripada Perseroan. Banyak
semakin intens. Perseroan biasanya bersaing dengan bank- lembaga keuangan akan bersaing untuk mendapat target nasabah
bank lain terutama dalam hal ekstensi dan kenyamanan saluran yang sama dengan target Perseroan, dan banyak institusi yang
distribusi, rentang produk, harga, pelayanan nasabah dan memiliki akses kepada pemerintah atau grup bisnis dengan sumber
pencadangan untuk jasa teknologi. finansial yang lebih besar. Beberapa kompetitor Perseroan telah,
dan diprediksi akan, membentuk aliansi strategis dengan beberapa
Selain itu, secara tidak langsung Perseroan menghadapi bank asing dengan sumber daya manajemen dan finansial yang
persaingan dari bank-bank asing. Beberapa kompetitor secara signifikan lebih besar.
Grafik Perbandingan Outstanding KPR Bank di Indonesia
(dalam triliun Rupiah)
251
250
200
150
118
100
57 53 50
50 43
0
BTN BCA BNI Mandiri BRI CIMB Niaga
2022 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 211
Page 214
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tinjauan
Operasional
Rencana Strategis Bank b. Program upselling dan cross selling produk non subsidi
kepada nasabah KPR Subsidi yang sudah atau hampir
Rencana strategis bank meliputi strategi jangka pendek dan lunas melalui kapabilitas analytics dan program
menengah serta strategi jangka panjang bank. upselling.
c. Pre approved pinjaman atau kredit kepada debitur
Strategi Jangka Pendek dan Menengah eksisting yang memenuhi kriteria melalui Eagle Project
dan Ultimate Project (KAR dan KRING)
Bidang Perkreditan 4. Memperluas Value Chain Real Estate Yang
Menyasar UMKM dan Kontraktor.
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada jangka pendek a. Membentuk sentra kredit UMKM sebagai inisiatif untuk
dan menengah yaitu: mendukung ekspansi kredit SME, terutama KUR.
1. Mengembangkan Program Kepemilikan Hunian Yang b. Cross selling Supply Chain Financing (SCF), Bank
Terjangkau Untuk Mendukung Program Perumahan Nasional Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri
a. Mengoptimalkan porsi Perseroan pada kuota KPR (SKBDN) dan e-Banking di nasabah SME, Komersial,
Subsidi FLPP dan TAPERA. Korporasi dan Instansi.
b. Mengembangkan skema KPR Rent to Own sebagai c. Meningkatkan penyaluran KUR kepada nasabah captive
skema KPR yang affordable dan equitable, yang baik debitur wiraswasta, KPR Subsidi dan KPR Non
menyasar generasi milenial. Subsidi.
c. Mengembangkan skema pendanaan untuk penyediaan
perumahan yang terjangkau. Bidang Kualitas Kredit dan Pembiayaan
d. Kemitraan untuk pendanaan proyek perumahan segmen
millenial dan urban. Inisiatif untuk perbaikan bisnis bidang kualitas kredit dan
e. Pembangunan proyek perumahan milenial dengan pembiayaan pada jangka pendek dan menengah adalah
harga terjangkau dan memiliki fasilitas lengkap sebagai berikut:
(working space, walkable/dekat ke mana-mana) melalui 1. Melanjutkan Inisiatif Perbaikan Proses Bisnis Kredit
pembangunan Transit Oriented Development (TOD). a. Optimalisasi Regional Loan Processing Center (RLPC).
2. Mengembangkan Pangsa Pasar KPR di Segmen Emerging b. Implementasi Commercial Banking Center (CBC).
Affluent dan Affluent c. Melanjutkan perbaikan proses bisnis perkreditan,
a. Membentuk sales center yang fokus pada penjualan KPR terutama di Segmen Komersial dan SME.
kepada segmen emerging affluent yang pada tahun 2023 2. Meningkatkan Kualitas dan Efektivitas Collection
telah dilakukan pembukaan sales center di Jakarta-Kelapa a. Standardisasi proses restrukturisasi kredit.
Gading Square, Tangerang-BSD dan Surabaya. b. Memperbaiki collection management.
b. Program kerja sama dan marketing dengan agen - Implementasi collection scoring.
properti nasional dan individu, sebagai strategi Direct to - Monitoring produktivitas Tenaga Alih Daya (TAD)
Customer (D2C). collection, iColl usage dan contact rating.
c. Mengembangkan kerja sama dengan developer - Memperbaiki proses bisnis restrukturisasi kredit SME dan
untuk mengembangkan proyek perumahan di segmen Komersial.
emerging affluent. c. Mengembangkan early warning system.
d. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti dengan d. Optimalisasi kerja sama dengan lawyer, Regional Legal
digitalisasi proses KPR secara end to end, baik untuk Representative (RLR), pengadilan dan BPN.
konsumen dan pengembang. 3. Mempercepat Penyelesaian Kredit Macet Secara Bulk
e. Membuat one-stop-shop ekosistem perumahan untuk di (Strategi Aset Sales)
life-cycle nasabah. a. Penjualan melalui investor atau mitra.
f. Membangun platform instant purchase sebagai bagian b. Penawaran kepada calon investor/mitra melalui small
BTN Properti. gathering di masing-masing kantor wilayah atau kantor
3. Peningkatan Kredit High Yield Margin cabang yang memiliki outstanding NPL besar (pareto).
a. Meningkatkan kredit high yield (KRING, KAR, KUR) c. Penjualan melalui bulk sales.
beyond mortgage melalui program up-selling dan cross d. Penawaran kepada calon investor/mitra yang dilakukan
selling kepada nasabah captive, kawasan perkantoran secara bulk kepada satu pihak.
dan industri. e. Penyelesaian kredit komersial melalui litigasi.
212 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 215
Laporan Tahunan 2023
f. Koordinasi unit kerja assets sales management dengan baru yang berbasis transaksi dan layanan, dengan target
unit legal untuk melakukan litigasi terhadap debitur- sebagai berikut:
debitur yang berpotensi dapat dilakukan recovery. 1. Mengembangkan Fee dari Digital and Transaction Banking
g. Penjualan melalui portal rumah murah Perseroan (www. a. Percepatan pengembangan fitur-fitur pada new mobile
rumahmurahbtn.co.id). banking Perseroan.
h. Memaksimalkan penjualan melalui digital platform agar b. Percepatan implementasi digital on boarding untuk
dapat memberikan awareness secara masif kepada meningkatkan DPK Ritel.
khalayak dengan harapan dapat menarik minat calon c. Mengembangkan Cash Management System (CMS)
pembeli. untuk pengajuan cash collateral dan bank garansi
secara online untuk mengembangkan fee dari segmen
Bidang Pendanaan transaction banking.
2. Mengembangkan Fee Based dari Sumber-Sumber Baru
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis bidang pendanaan pada a. Membentuk unit kerja khusus yang mengelola wholesale
jangka pendek dan menengah adalah sebagai berikut: and transaction banking untuk meningkatkan wallet dari
1. Mengembangkan Kapabilitas Sebagai Bank Transaksional segmen komersial, wholesale dan korporasi.
dan Channel Transaksi b. Mengembangkan fee dari segmen prioritas, terutama
a. Mengoptimalkan produktivitas jaringan kantor yang pada layanan valas (market link deposit, deposito swap
berada di area target market (perkantoran, pertokoan forex, dan lainnya).
dan pusat perbelanjaan). c. Memperbaiki profitabilitas treasury dari pengelolaan
b. Meningkatkan produktivitas sales melalui pengembangan portofolio Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity
BTN Smart. (HTM), melalui:
c. Program dan strategi campaign tabungan melalui - Fokus portfolio HTM pada sebaran portfolio yang
aktivitas marketing communication yang terintegrasi memiliki tenor jangka pendek, maksimal di 10
pada segmen menengah dan debitur KPR Non tahun.
Subsidi. - Rekomposisi portfolio AFS menjadi lebih pendek
d. Program akuisisi dan penjualan produk bundling kepada dan diupayakan maksimal di 10 tahun.
korporasi BUMN. - Diversifikasi tenor portfolio AFS dan HTM dengan
e. Akuisisi Tabungan BTN Bisnis untuk nasabah dan mitra mempertimbangkan rasio likuiditas bank, arah
segmen SME dan Komersial. suku bunga acuan dan perbandingan suku bunga
f. Meningkatkan akuisisi Tabungan BTN Investa pada investasi penempatan pada BI dengan yield SBN.
nasabah prioritas untuk meningkatkan CASA pada d. Mengembangkan sumber baru perolehan fee based
segmen segmen High Network Income (HNW) treasury melalui trading forex dan structured products.
2. Menjadi Bank Operasional Pengelolaan Dana Institusi e. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Garansi
a. Meningkatkan akuisisi satuan kerja (satker) pemerintah (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),
dan interkoneksi SPAN. Supply Chain Financing (SCF), Cash Management
b. Meningkatkan akuisisi dan utilisasi cash management System (CMS) di segmen Korporasi.
pada nasabah lembaga dan korporasi.
c. Program akuisisi nasabah payroll melalui penjualan Untuk mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang dilakukan
produk bundling (Program BTN Solusi). pada jangka pendek dan menengah adalah sebagai berikut:
d. Mengembangkan customer base melalui pendekatan 1. Percepatan implementasi new mobile banking.
ekosistem bisnis yang berfokus pada sektor property 2. Percepatan implementasi digital on boarding untuk
related, healthcare, perdagangan, education dan meningkatkan DPK Ritel.
kawasan industri. 3. Mengembangkan Cash Management System (CMS) untuk
e. Mengembangkan retail and wholesale transaction melalui pengajuan cash collateral dan bank garansi secara online
program akuisisi dan aktivasi mobile banking, kartu debit, untuk mengembangkan fee dari segmen korporasi.
EDC, QRIS, cash management serta trade service. 4. Mengembangkan fee based dari sumber - sumber baru.
a. Membentuk unit kerja khusus yang mengelola wholesale
Bidang Pendapatan Operasional Lainnya dan and transaction banking untuk meningkatkan wallet dari
Pembentukan Anak Perusahaan segmen komersial, wholesale dan korporasi.
b. Mengembangkan fee dari segmen prioritas, terutama
Pendapatan Operasional Lainnya pada layanan valas (market link deposit, deposito swap
forex, dan lain-lain).
Untuk meningkatkan profitabilitas, rencana bisnis Perseroan c. Memperbaiki profitabilitas treasury dari pengelolaan
pada tiga tahun ke depan juga difokuskan untuk meningkatkan portfolio Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity
Pendapatan Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar (HTM).
bersumber dari fee based income, terutama pada sumber-sumber d. Rekomposisi portfolio Available for Sale (AFS) menjadi
lebih pendek dan diupayakan maksimal di 10 tahun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 213
Page 216
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
e. Diversifikasi tenor portfolio AFS dan HTM dengan USD163,09 miliar posisi per Juni 2023. Angka ini menunjukkan
mempertimbangkan rasio likuiditas bank, arah suku pertumbuhan sebesar 13,37% (yoy) dengan market share
bunga acuan dan perbandingan suku bunga investasi sebesar 10,94% terhadap total keuangan nasional. Setelah
penempatan pada BI dengan yield SBN. mengalami perlambatan akibat dampak pandemi dan kondisi
f. Mengembangkan sumber baru perolehan fee based global yang tidak menentu, industri perbankan syariah nasional
treasury melalui trading forex dan structured products. berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik. Posisi
g. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Garansi per Juni 2023 pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia
(BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), tumbuh menjadi 7,31% dari total industri perbankan nasional.
Supply Chain Financing (SCF), Cash Management Pertumbuhan tersebut ditopang oleh 13 Bank Umum Syariah, 20
System (CMS) di segmen korporasi. Unit Usaha Syariah, dan 171 BPRS dengan sebaran porsi aset
65,78% Bank Umum Syariah, 31,68% Unit Usaha Syariah, dan
Rencana Pendirian Anak Perusahaan BPRS sebesar 2,54%.
Untuk memperkuat bisnis inti bank dan inisiatif dalam mendukung Selain itu, berdasarkan hasil survei nasional literasi dan inklusi
sinergi BUMN, pada jangka menengah pengembangan bisnis keuangan tahun 2022, indeks literasi dan inklusi keuangan
juga dilakukan dengan rencana pendirian anak perusahaan syariah tercatat sebesar 9,14% untuk indeks literasi dan 12,12%
atau strategi anorganik melalui rencana penyertaan modal untuk indeks inklusi keuangan syariah. Rendahnya indeks literasi
di bidang manajemen investasi, perusahaan modal ventura, dan inklusi tentunya menjadi peluang sekaligus tantangan bagi
asuransi, pendirian anak perusahaan multifinance dan kerja bank syariah untuk terus mengembangkan bisnisnya. Konsep
sama untuk mengembangkan bisnis Unit Usaha Syariah (UUS). bank syariah saat ini juga relevan dengan bisnis perbankan
Rencana pendirian anak perusahaan Manajemen Investasi retail seperti pembiayaan KPR maupun UMKM yang menjadi
(MI) direncanakan dilakukan dengan skema penyertaan modal salah satu nadi perekonomian Indonesia. Sedangkan tantangan
pengendalian langsung, dalam hal ini kandidat perusahaan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menyebabkan
yang direncanakan adalah perusahaan manajemen investasi masih besarnya gap dengan industri keuangan konvensional.
yang merupakan salah satu anak perusahaan BUMN. Hal itu meliputi pangsa pasar yang relatif masih rendah pada
kisaran 11%. Masih rendahnya literasi keuangan syariah, juga
Berikutnya, memperhatikan competitive advantage bisnis yang berdampak pada terbatasnya laju inklusi keuangan syariah.
kuat di perumahan yang utamanya adalah KPR, Perseroan Selain itu, terbatasnya diferensiasi model bisnis atau produk
berencana membentuk anak perusahaan asuransi jiwa atau keuangan syariah, penggunaan teknologi informasi yang
kerugian yang merupakan strategi anorganik untuk menyediakan saat ini masih perlu ditingkatkan, serta sumber daya manusia
layanan one stop solution dalam memfasilitasi layanan keuangan keuangan syariah yang belum optimal. Indonesia sebagai
keluarga. Rencana pendirian anak perusahaan tersebut negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar mempunyai
dilakukan dengan skema penyertaan modal pengendalian potensi untuk menjadi contoh keunggulan dalam keuangan
langsung, dengan target calon mitra perusahaan/anak syariah. Ambisi ini sejalan dengan upaya berkelanjutan oleh
perusahaan asuransi jiwa yang telah berjalan atau pendirian berbagai instansi untuk mendorong ekosistem keuangan
baru. Selanjutnya, untuk mendukung gagasan sinergi BUMN yang kuat dan memiliki diversifikasi yang sejalan dengan
dan sebagai special vehicle pada strategi pengembangan Assets prinsip-prinsip syariah. Perbankan syariah di Indonesia terus
Management, Perseroan juga berencana mendirikan anak menunjukkan perkembangan yang positif, hal ini tidak terlepas
perusahaan. Modal Ventura. Selain itu, fokus bisnis pendirian dari pangsa pasarnya yang masih belum jenuh dan terus
anak perusahaan di bidang ini juga ditujukan untuk penyertaan berkembang. Berdasarkan data statistik OJK, dalam kurun waktu
pada beberapa potensi bisnis seperti fintech. tahun 2019-2022 aset perbankan syariah tumbuh 14,24% yang
pertumbuhannya didominasi oleh Bank Umum Syariah (BUS).
Bidang Bisnis Syariah Sejalan dengan pertumbuhannya tersebut, pangsa pasar aset
perbankan syariah nasional juga semakin menguat dari 6,18%
Berdasarkan laporan The Royal Islamic Strategic Studies Centre di tahun 2018 menjadi 7,09% di tahun 2022.
(RISSC) yang bertajuk The Muslim 500: The World’s 500 Most
Influential Muslims 2024, Indonesia merupakan negara dengan Sejalan dengan potensi perbankan syariah nasional, Unit Usaha
populasi muslim terbanyak di dunia. RISSC mencatat, jumlah Syariah (UUS) Perseroan juga mengalami pertumbuhan bisnis
populasi muslim di Indonesia mencapai 240,62 juta jiwa pada yang searah. Hal ini ditunjukkan oleh kinerja yang terus tumbuh
2023. Jumlah ini setara 86,7% dari populasi nasional yang dan kemampuan UUS Perseroan yang tetap tumbuh di tengah
totalnya 277,53 juta jiwa. Sebagai negara dengan umat muslim tantangan pandemi. Pada posisi September tahun 2023 aset UUS
terbesar, industri keuangan syariah Indonesia menyimpan Perseroan tercatat sebesar Rp48 triliun, tumbuh 16,81% (yoy).
potensi yang sangat besar. Dengan kondisi literasi dan inklusi Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh pembiayaan sebesar
yang terbilang rendah, total asetnya telah berada di posisi ke-7 Rp35,79 triliun, tumbuh 17,94% (yoy), dan penghimpunan
secara global. Secara keseluruhan pertumbuhan aset keuangan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat sebesar Rp36,25 triliun,
syariah Indonesia telah mencapai Rp2.450,55 triliun atau sekitar tumbuh 16,76% (yoy).
214 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 217
Laporan Tahunan 2023
Memperkuat Permodalan 3. Fokus pada penciptaan nilai dan menjadi business partner
melalui penyelarasan organisasi, dan penerapan digital
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan human resource untuk mendukung operational excellence
berkelanjutan dibutuhkan dukungan permodalan yang kuat serta implementasi internalisasi corporate culture.
dengan mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal
minimum bank sesuai Basel III. Sesuai dengan POJK Nomor 11/ Inisiatif
POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, bahwa bank harus Inisiatif jangka pendek dan menengah diuraikan sebagai berkut:
menyediakan modal berupa modal minimum berdasarkan
peringkat risiko dan tambahan modal sebagai penyangga INISIATIF JANGKA PENDEK
berdasarkan Basel III (terdapat 3 jenis yaitu capital conservation 1. Mengembangangkan dan implementasi Employee Value
buffer, countercyclical buffer, capital surcharge). Proposition (EVP) untuk menarik talenta terbaik.
2. Memperbarui fokus dalam pengembangan dan retensi
Bidang Human Capital pegawai talent.
3. Implementasi struktur organisasi berbasis Strategic Business
Dalam rangka mewujudkan “One of Home of Indonesia’s Best Unit (SBU)
Talent”, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada 4. Pemenuhan kebutuhan pegawai dengan metode
jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan Corporate multisourcing recruitment untuk menjaring talenta yang
Plan Tahun 2021-2025. Rencana jangka menengah bidang SDM berkualitas khususnya bidang funding, transactional, dan
bertujuan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik digital banking.
yang memiliki kapabilitas unggul dan produktivitas yang tinggi. 5. Implementasi program suksesi dan jalur karir khusus general
Sebagai upaya mewujudkan aspirasi tersebut, dirumuskan management, funding, transactional dan digital banking.
dimensi dan parameter sebagai berikut: 6. Pengembangan kompetensi pegawai, khususnya terkait
1. Ability to Attract Top Talent critical capability, leadership, funding, transactional, dan
Menjadi salah satu top of mind employer bagi kandidat digital banking.
eksternal dari perusahaan maupun universitas terkemuka di 7. Mengaktifkan implementasi Program EVP untuk meningkatkan
Indonesia. employee experience.
2. Ability to Retain Top Talents 8. Penguatan peran change leader untuk internalisasi core
Mampu mempertahankan top talents untuk berkarya dan values pada setiap unit kerja dan mendorong perubahan
berkembang bersama Perseroan. perilaku.
3. Talent’s Capability Readiness 9. Pengembangan HC Technology yang berfokus pada talent
Memiliki kapabilitas untuk mencapai tujuan strategis bank management, people analytic dan employee self service
saat ini dan masa depan. untuk meningkatkan employee experience.
4. Employee Productivity
Memiliki produktivitas pegawai yang berada di atas rata- INISIATIF JANGKA MENENGAH
rata organisasi ternama. 1. People Analytics and Employee Experience
a. Mengembangkan kapabilitas HC Business Partner
Untuk mencapai aspirasi tersebut disusun strategi dan inisiatif (HCBP) untuk menyelaraskan strategi HC dengan bisnis
strategis sebagai berikut: serta menjawab kebutuhan bank dengan implementasi
HCBP pada tahap end state yaitu pada Level Divisi.
Strategi b. Menyempurnakan struktur organisasi HC dan merancang
sistem grading yang selaras dengan kebutuhan bisnis:
Uraian strategi dalam mencapai aspirasi bidang human capital - Penguatan organisasi learning dan infrastruktur
yaitu: learning center.
1. Menjadi pilihan utama tempat bekerja talenta terbaik - Implementasi sistem grading baru.
melalui perbaikan proses rekrutmen dan onboarding yang c. Implementasi strategi multi-sourcing dan menjalankan
memberikan employee experience atas sistem reward yang program onboarding untuk new recruit dan internal
memotivasi dan kompetitif dipasar, serta aktivasi employee movement.
value proposition bank. d. Menjabarkan dual career path (jalur karir spesialis dan
2. Penguatan kapabilitas, produktivitas, dan daya saing SDM generalis) untuk posisi kritikal.
melalui perbaikan program pengembangan kapabilitas e. Meningkatkan budaya pembelajaran self-learning
pegawai, mendukung budaya pembelajaran, penerapan dengan metode Pembelajaran 70-20-10.
coaching yang konsisten, serta penerapan ukuran f. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program insentif
produktivitas dalam workforce planning dan performance untuk menarik, mempertahankan, dan memotivasi
management. pegawai.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 215
Page 218
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
g. Mengaktifkan dan implementasi program 4 (empat) Pilar Good Corporate Governance (GCG), Risk
Employee Value Proposition (EVP). Management dan Compliance
h. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi untuk
mendukung operational excellence, pengambilan Peningkatan Good Corporate Governance (GCG)
keputusan berbasis data, serta menyediakan seamless
employee experience, melalui: Perseroan menyadari dan memahami pentingnya implementasi
- Digitalisasi rekrutmen, dan onboarding. GCG sebagai salah satu langkah strategis yang harus
- Recruitment and onboarding people analytic. dilakukan untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Oleh
- Integrasi Performance Management System (PMS), sebab itu, penguatan struktur organisasi dan proses bisnis
Learning Management System (LMS), dan Succession yang berlandaskan prinsip–prinsip GCG secara konsisten terus
Individual Development Plan (IDP). dilakukan melalui penguatan empat pilar utama implementasi
- Integrasi talent management system and people GCG yaitu: (i) Commitment on Governance; (ii) Governance
analytics. Structure; (iii) Governance Process, dan (iv) Governance
2. Scale Up and Deep Dive Outcome. Penguatan pilar pertama dilakukan dengan penguatan
Pada fase ini dilakukan penguatan seluruh inisiatif yang struktur dan infrastruktur tata kelola, internalisasi prinsip-prinsip
telah berjalan di tahun 2022 - 2024, yaitu diantaranya: GCG pada kegiatan bisnis dan operasional bank, agar
a. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program insentif manajemen perbankan sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan
untuk menarik, mempertahankan, dan memotivasi Good Corporate Governance untuk meningkatkan shareholder
pegawai, diantaranya melalui: value. Penguatan pilar kedua dan ketiga dilakukan dengan
- Transisi gaji pokok dan tunjangan jabatan. mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG pada perubahan
- Pengembangan lanjutan untuk komponen variabel struktur organisasi dan proses bisnis secara menyeluruh yang
pay pada rumpun bisnis. saat ini sedang dilakukan sebagai tahapan transformasi bisnis
b. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi bank. Secara garis besar, perubahan tersebut, dilakukan dengan
untuk pengambilan keputusan berbasis data, serta menyelaraskan proses pemisahan antara peran sales, operasional
menyediakan seamless employee experience. dan kebijakan risiko. Penguatan pilar tersebut dilakukan dengan
- Digitalisasi perencanaan tenaga kerja melalui mempertegas mekanisme supervisi operasional kantor, baik dari
integrated man power planning pada HC Information tingkatan direktorat sampai dengan unit kerja.
System (HCIS).
- Man power planning people analytic. Selanjutnya, penguatan pilar keempat dilakukan melalui
- Scale up kapabilitas people analytics agar dapat hasil penerapan prinsip GCG dalam proses bisnis bank
memberikan fungsi predictive. yang dituangkan dalam laporan dan penilaian GCG serta
penghargaan-penghargaan yang diterima bank, termasuk
Infrastruktur Teknologi Informasi (TI) governance outcome yang mencakup aspek kualitatif dan
aspek kuantitatif antara lain kecukupan transparansi laporan,
Untuk mendukung corporate plan, aspirasi bisnis serta visi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,
Perseroan sebagai “Menjadi the Best Mortgage Bank in Southeast kinerja bank seperti rentabilitas, efisiensi, dan permodalan,
Asia pada tahun 2025”, Perseroan telah menyusun enam tema peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang
pada Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021- berlaku dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi bank
2025. Dalam mengimplementasikan Rencana Strategis Teknologi seperti fraud, pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit
Informasi (RSTI) 2021-2025, Perseroan mengusung tiga tema (BMPK), pelanggaran ketentuan terkait laporan Bank kepada
utama tahunan sebagai berikut: regulator. Dalam rangka meningkatkan penerapan GCG
1. Tahun 2022: Start to Scale sehingga pengelolaan perusahaan dapat berjalan dengan
Tahun 2022 dimulai dengan persiapan untuk perubahan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan, dibutuhkan suatu
skala besar di Perseroan. Inisiatif terkait implementasi multi perencanaan strategis termuat dalam Roadmap GCG yang
speed Teknologi Informasi (TI) operating model berbasis agile. menjadi pedoman bagi seluruh BTNers dalam berkontribusi agar
Kajian terhadap sistem–sistem kritikal yang akan di upgrade/ terciptanya pengelolaan GCG yang terarah.
replace. Pada fase ini, inisiatif yang dilakukan juga berfokus
kepada peningkatan maturitas Teknologi Informasi (TI). Peningkatan Risk Management
2. Tahun 2023: Expand the Transformation
Melanjutkan eksekusi upgrade/replace dan atau Dalam rangka mendukung rencana jangka panjang Perseroan,
enhancement terhadap sistem-sistem kritikal yang telah yaitu menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada
diidentifikasikan. Melanjutkan pengembangan sistem tahun 2025, perlu untuk tetap menjadi Bank dengan sustainable
(seperti digital channel) agile based. profitability dan melanjutkan langkah strategi serta inisiatif terkait
3. Tahun 2024-2025: Continuous Improvement Risk Management antara lain:
Berfokus kepada peningkatan/enhancement terhadap sistem-
sistem non kritikal, perbaikan proses untuk meningkatkan
maturitas Teknologi Informasi (TI).
216 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 219
Laporan Tahunan 2023
1. Mengembangkan Retail Transaction Banking Dengan Membangun sehingga proses pembinaan kredit menjadi lebih efektif dan
Operational Risk Acceptance Readiness and Fraud Risk Strategy efisien.
a. Memperkuat Kebijakan dan Proses b. Dalam rangka memperbaiki proses underwriting dan kualitas
Bank akan memiliki framework and operating model terkait kredit kredit komersial, mendukung implementasi Business
tata kelola fraud yang komprehensif dengan mengakomodir Process Improvement (BPI) yang baru dan Commercial
seluruh channel dan product. Banking Center (CBC), bank telah mengimplementasikan
b. Pengembangan Organisasi dan Kapabilitas Human Capital internal credit rating (ICR). Sejalan dengan salah satu strategic
Pengembangan struktur organisasi khusus untuk anti-fraud themes bank dalam aspirasi 2025, yaitu memperkuat SME BPI
pada unit kerja (1st line of defense) agar lebih efektif dan dengan memperbaiki Turn Around Time (TAT) melalui workflow
efisien. kredit yang diotomatisasi, bank akan mengembangkan SME
c. Pengembangan Teknologi application scoring, yang diharapkan akan mempercepat
Update technology untuk fraud detection yang lebih dynamic proses persetujuan kredit UMKM melalui proses data
dengan menggunakan AI dan machine learning. dengan menggunakan model dan dapat mengklasifikasikan
2. Memperbaiki Risk Assessment Untuk Segmen Khusus Non-Fixed calon debitur UMKM berdasarkan tingkat risikonya. Hal ini
Income Melalui Pengembangan Analytic Model Non-Fixed Income diharapkan mampu meningkatkan market share segmen
dan Pengembangan Kompetensi Credit Analyst UMKM dan memperbaiki kualitas kredit UMKM.
3. Menyusun Risk Criteria Untuk Targeted Segmen dan Overlay c. Pengembangan aplikasi operation risk tools untuk
Model Untuk Meningkatkan Approval Rate meningkatkan kemudahan, integrasi, visibilitas dan sistem
a. Penentuan prioritas target segmen (existing debitur, funding informasi yang terkini dalam pengelolaan risiko operasional,
customer, dan new to bank) untuk mengelola risiko dalam fase Perseroan telah mengembangkan aplikasi risiko operasional
implementasi. yang berisi Loss Event Database (BTN-LED), Risk and Control
b. Membangun proxy income model untuk memproyeksikan Self-Assessment (RCSA) dan Key Risk Indicator (KRI).
kenaikan income debitur dan calon debitur dalam penentuan 7. Mempertahankan NPL Yang Rendah di Semua Segmen Melalui
limit kredit dan standardisasi rekomendasi dan putusan. Pemantauan Risiko Yang Kuat
c. Mempertajam Kebijakan Kredit sesuai risk-based Pengembangan Commercial Loan Early Warning System
segmentation. (EWS) untuk mendukung penguatan pemantauan risiko kredit
4. Pembentukan SME Processing Center sebagai Platform Pendukung komersial melalui standardisasi, digitization dan pengembangan
Pertumbuhan Kredit UMKM pedoman-pedoman dan perangkat-perangkat (tools), bank
Implementasi new business process SME dan decision engine akan mengembangkan EWS dengan menetapkan parameter-
melalui digitalisasi proses yang akan dilakukan dalam mendukung parameter risiko yang mengindikasikan adanya pemburukan
perbaikan proses SME. kualitas dari debitur kredit komersial secara individual. Hal ini
5. Pengembangan Kapabilitas Risiko Digital, Teknologi Informasi (TI) diharapkan dapat membantu satuan kerja yang memberikan
dan Cyber Dilakukan Melalui Pengembangan Struktur Organisasi kredit komersial untuk mengidentifikasi tindakan-tindakan yang
Teknologi Informasi (TI) Risk dan Inisiatif Dalam Membangun Fraud harus segera dilakukan guna mencegah kredit komersial dari
Risk Management debitur tersebut menjadi kredit komersial yang bermasalah.
Seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi, risiko dalam
penggunaan teknologi juga meningkat sehingga dibutuhkan Bidang Pengembangan Jaringan (Delivery
pengelolaan risiko teknologi, digital dan cyber security yang Channel)
kokoh. Atas dasar hal tersebut, maka Perseroan mengembangkan
Departemen Teknologi Informasi (TI), Digital dan Cyber Risk Optimalisasi delivery channel dalam mendukung bisnis dilakukan
Management di bawah Divisi Enterprise Risk Management yang melalui pengembangan kuantitas dan ragam channel dengan
berfokus dalam mengelola seluruh risiko Teknologi Informasi (TI) strategi perluasan jaringan yang difokuskan pada empat inisiatif
Perseroan melalui 6 (enam) domain utama yaitu cyber security risk, utama, yaitu strategi regionalisasi, ekspansi cabang, agent banking
data privacy risk, project delivery risk, third party risk, continuity dan digital channel. Strategi regionalisasi merupakan bentuk
and resiliency risk dan regulatory compliance risk. pengelompokan wilayah kerja yang tidak hanya berdasarkan lokasi,
6. Proses Bisnis Kredit Yang Lebih Baik Dengan Sentralisasi Operasi namun juga berdasarkan densitas cabang eksisting guna memastikan
Kredit (CBC, SME, dan Konsumer), Meningkatkan Check and penyelarasan strategi yang lebih baik. Adapun pertimbangan-
Balance dan Memperkuat Kerangka Risiko Melalui Pedoman pertimbangan yang digunakan pada strategi regionalisasi adalah
Risiko Yang Tepat sebagai berikut:
a. Dalam rangka memperbaiki proses keputusan dan kualitas 1. Pengembangan Wilayah Yang Terlalu Padat Akan
dari kredit konsumer, mempercepat proses approval kredit Memastikan Kontrol Terhadap Key Performance
konsumer melalui proses analisis data dengan menggunakan Indicator (KPI) dan Penyelarasan Strategi Yang Lebih
model, bank mengembangkan Credit Scoring Model (CSM). Komprehensif
Selain itu, bank telah menerapkan collection scoring, guna Penentuan zona operasional cabang tidak hanya
mendukung collection team dalam menentukan skala prioritas mempertimbangkan lokasi, namun juga rasio kepadatan
penagihan kepada debitur berdasarkan tingkat risikonya cabang.
(high, medium, low risk) untuk membayar kewajibannya
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 217
Page 220
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
2. Optimalisasi Produktivitas Kantor Cabang Memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan proses
Pada jangka pendek, Perseroan tidak terlalu ekspansif dalam manajemen risiko yang terintegrasi dan kokoh untuk menurunkan
pembukaan kantor cabang. Tahun ini Perseroan akan berusaha NPL sejalan dengan market sustainability.
untuk meningkatkan pengawasan kantor cabang. Tterhadap
outlet di bawahnya dan akan melakukan penilaian atau evaluasi Untuk mencapai aspirasi tersebut, telah ditetapkan 10 (sepuluh) tema
terhadap kinerja outlet yang tidak produktif untuk dilakukan strategis Corporate Plan Tahun 2021-2025 sebagai berikut:
penutupan. Hal ini dilakukan agar kantor cabang dapat 1. Penyempurnaan model operasional cabang untuk meningkatkan
melakukan pengawasan kinerja setiap outlet di bawahnya DPK low-cost dan bisnis ritel dengan mengoptimalkan footprint
secara lebih baik, sehingga akan mendukung kinerja korporat. jaringan dan membangun customer ownership secara end to
3. Agent Banking end (segmen Komersial, SME dan Konsumer) termasuk funding,
Mengoptimalkan agent banking sebagai agregator dengan lending, fee dan layanan lainnya.
memperluas aliansi strategis, misalnya kantor pos dan minimart 2. Kemitraan/pertumbuhan anorganik untuk mendukung bisnis
sebagai agen penjual. utama di sektor perumahan, menangkap peluang di bidang
4. Digital Channel multifinance, asuransi dan manajemen aset.
Pengembangan digital channel ditujukan untuk remote access 3. Pengembangan pembiayaan perumahan untuk segmen
guna menargetkan segmen emerging affluent, generasi muda emerging affluent dan affluent, dengan meningkatkan proposisi
dan meningkatkan kenyamanan transaksi bagi nasabah. direct-to consumer, serta bekerja sama dengan developer
Pengembangan channel digital difokuskan pada: terkemuka dan jaringan agen real estate.
a. Target segmen yang menarik dan terdefinisi secara jelas, 4. Pengembangan program kepemilikan rumah KPR bersubsidi
dengan fokus pada pemilihan segmen, direntang usia 20 guna mendukung agenda nasional untuk perumahan terjangkau.
sampai dengan 35 tahun. 5. Memperluas value chain dalam real estate yang menyasar UKM
b. Penawaran yang tepat sasaran (right-to-target) dengan supplier dan kontraktor dengan menyediakan supply chain
memanfaatkan big data analytical advantage untuk financing, bank guarantee, SKBDN dan solusi tabungan bisnis
memperoleh rekomendasi produk atau layanan bagi tiap 6. Mengembangkan solusi keuangan yang lengkap (pinjaman,
nasabah. tabungan, transaksi, dan investasi) menyasar nasabah
c. Customer value management, melalui penawaran produk berpendapatan tetap, khususnya bagi emerging affluent dan
dan layanan yang luas serta universal, tapi lebih fokus pada SME, serta menyiapkan strategi cross-selling dan upselling
kebutuhan utama nasabah (customer centric). 7. Mengembangkan channel transaksi elektronik, otomasi berbagai
proses bisnis dan mengembangkan kerja sama dengan ekosistem
Strategi Jangka Panjang digital, termasuk pengaturan infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
pendukung dan model operasional.
Untuk meningkatkan kontribusinya pada sektor perumahan dan 8. Penerapan struktur SBU, yang sesuai untuk menciptakan
mendukung roadmap transformasi Kementerian BUMN, Perseroan organisasi berorientasi pada kinerja, membangun kapabilitas
menetapkan visi menjadi The Best Mortgage Bank in South East hard and soft skill, serta peluncuran culture program untuk sales
Asia pada tahun 2025, dengan aspirasi pada tahun 2025 sebagai dan service, tata kelola dan manajemen risiko, kinerja, dan
berikut: pembelajaran.
1. Menggandakan Low Cost Funding 9. Proses bisnis kredit yang lebih baik dengan sentralisasi operasi
Transformasi kapabilitas channel sehingga menjadi bank kredit (CBC, SME dan Konsumer), meningkatkan check and
transaksional untuk mendukung peningkatan low cost funding balances, dan memperkuat kerangka risiko melalui pedoman
dan pertumbuhan fee based income. risiko yang tepat.
2. Mendorong Keterjangkauan Akses Perumahan Bagi Masyarakat 10. Mempertahankan tingkat NPL yang rendah di semua segmen
Indonesia melalui pemantauan risiko yang kuat, standardisasi pengerjaan,
Menghadirkan produk perbankan untuk meningkatkan taraf proses penagihan yang memanfaatkan solusi digital, serta
hidup, pembiayaan rumah subsidi untuk segmen mass dan strategi penjualan aset.
membangun channel direct-to-customers baru bagi segmen mass
affluent. Adapun transformation journey dari 10 (sepuluh) tema strategis
3. Membangun One Stop Shop Financial Solution Untuk Konsumen tersebut sampai dengan tahun 2025 di atas adalah sebagai berikut:
dan Bisnis Terkait Perumahan a. Tahun 2021, “Transform to Achieve Sustainable Growth”.
Memberikan solusi pinjaman dan investasi untuk mengembangkan b. Tahun 2022,“Expand to New Business Areas”.
bisnis berbasis ekosistem perumahan yang akan mendorong c. Tahun 2023, “Disrupsi Digital Untuk Menguasai Ekosistem
kontribusi sektor perumahan. Perumahan“.
4. Menjadi Inovator Digital dan Home of Indonesia’s Best Talent d. Tahun 2024, “Memperluas Area Bisnis dan Menyediakan Solusi
Melakukan proses digitalisasi untuk membangun operasi yang Keuangan Terintegrasi“.
paling efisien dan mengembangkan talent terbaik. e. Tahun 2025, “One Stop Financial Solution Dalam Ekosistem
5. Membangun Portofolio Berkualitas Tinggi dan Mempertahankan Perumahan”.
Tingkat NPL Yang Rendah
218 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 221
Laporan Tahunan 2023
Transformation Journey Bank BTN 2021-2025
2021 2022-2023 2024-2025
Transform to Achieve Sustainable Growth Expand to New Business Areas Disrupt and Scaleup Through Digital
Funding Funding Funding
• Mendesain ulang model operasi cabang • Meluncurkan model operasi cabang baru • Meningkatkan BTN Solusi dan penawaran
dengan memusatkan operasi dan fungsi dan transformasi penjualan ke 700+ cabang program khusus sektor ke lebih banyak sektor
pendukung • Merelokasi kantor cabang ke pasar • Meningkatkan lebih banyak kasus
• Meluncurkan transformasi branch sales mikro prioritas penggunaan analitik
• Meluncurkan kampanye re-branding untuk BTN • Memperkuat pelayanan wealth and premium
• Meningkatkan BTN Solusi, proposisi sektor • Meluncurkan platform analytics-based cross-sell
Lending Lending Lending
• Meluncurkan produk terkait CASA/terkait • Meluncurkan portal tracking KPR untuk • Meluncurkan ekosistem perumahan pelanggan
payroll pelanggan dan dashbord untuk pengembang digital satu atap
• Menembus pengembang teratas & agen • Merancang dan merintis program/agen • Meluncurkan pasar business to business (B2B)
properti nasional; meningkatkan BTN Properti properti individu untuk segmen awal real estate dan bundling layanan di luar
Bisnis • Mengembangkan kolaborasi dengan TAPERA
untuk program perumahan dan integrasi
• Menembus value chain dari 10-20
pengembang, lalu meningkatkan hingga •
perbankan
Meluncurkan pinjaman UMKM yang didukung
proses setidaknya 100 pengembang properti untuk sektor lain (non-perumahan)
• Mengembangkan proposisi value chain • Meluncurkan kartu kredit yang diterbitkan BTN • Meningkatkan BTN Properti menjadi portal
(BG, SCF, SKBDN, Tabungan Bisnis, Internet properti online terbesar ke-3 di negara ini
Banking)
• Mendesain ulang cakupan Relationship
Manager (RM) dan proses penjualan
Ecosystem Ecosystem Ecosystem
• Mendirikan perusahaan modal ventura • Mendirikan anak perusahaan manajemen • Mengembangkan BTN Properti menjadi
• Joint Venture untuk mendirikan asuransi jiwa investasi portal portal properti online terbesar ke-3 di
• Meluncurkan platform pembelian properti negara ini
instan
• Mendigitalkan proses KPR end to end • Meluncurkan mobile banking yang diperbarui, • Meluncurkan modul pelatihan lanjutan untuk
• Meningkatkan pengelolaan API dan SandBox dan internet banking for business semua peran di seluruh organisasi
• Menyiapkan tata kelola dan struktur data • Membangun kapabilitas Big Data Analytics • Meningkatkan Loan Origination System (LOS)
• Merancang struktur dan pilot Strategic Business • Menyiapkan pabrik digital dan organisasi dan dashboard restrukturisasi
Unit (SBU)
Enabler • Menerapkan budaya perusahaan BUMN •
risiko Teknologi Informasi (TI)
Mengembangkan model risiko kredit
• Meluncurkan Program Inovasi BTN
• Meningkatkan BPI komersial; meluncurkan CBC • Mengembangkan srategi collection analytics
• Memperkuat Collection dan mempercepat based
penjualan aset • Meluncurkan platform pengembangan individu
Aspek Pemasaran 1. Primary (Hero :
Campaign)
BTN Mobile (Januari - Desember)
: - BTN Bisnis (Juni - Oktober)
Secondary
Strategi Pemasaran - Plus by BTN Prioritas (Juli)
- BTN Spekta (Agustus)
Untuk membantu Perseroan dalam meningkatkan keunggulan
- KPR BTN Gaess (November - Desember)
bersaing dibutuhkan adanya strategi pemasaran sebagai
- KPR BTN Bersubsidi (November - Desember)
pedoman dalam pemasaran produk serta memberikan arahan
terkait jalannya bisnis.
2. Product of The : - BTN Mobile (Januari - Desember)
Campaign Plan 2023 Month (POM)
- Tabungan BTN Bisnis (Mei - Oktober)
- KPR BTN Gaess (November - Desember)
Campaign Plan 2023 merupakan strategi perencanaan promosi
Perseroan selama tahun 2023, dengan mengoptimalkan media
konvensional dan media digital, Out of Home (OOH) serta 3. Festive : - Promo HUT Ke-73 Bank BTN (Februari) =
Campaign moment of truth ulang tahun ke-73 Bank BTN
berbagai kegiatan aktivasi, yang terbagi pada kategori:
- Promo Ramadan dan Idul Fitri (Maret - April) =
moment of truth Ramadan dan Idulfitri.
- Promo HUT Ke-78 Republik Indonesia (Agustus)
= moment of truth HUT Ke-78 Republik
Indonesia
4. Always ON : Merupakan publikasi dan pemasaran melalui
media digital, baik itu sebagai upaya call to
action maupun membangun awareness terkait
produk tersebut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 219
Page 222
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des
Primary
Mall Roadshow
IPEX HUT
Secondary KPR 47
KPR BTN
Subsidi
POM 1
POM 2
Festive Festive HUT
Festive
Ramadan &
Festive HUT
Festive HUT
Ke-47 KPR
Campaign Ke-73 BTN
Idulfitri
Ke-77 RI
BTN
• Produk dan Promo E-Channel BTN (BTN Mobile, IB dan ATM) • BTN Spekta
• Produk dan Program Lainnya
• Produk dan Promo Kartu Debit BTN Visa dan GPN. • Layanan dan Program BTN Prioritas
• Corporate Communication
Always On • Tabungan BTN Batara dan BTN Siap!
• Tabungan BTN Bisnis
• Produk dan Program KPR Non Subsidi, KPR Subsidi,
KAR dan KRING
• Festive
• Government Communication
• KPR dan BTN Properti • Produk dan Program Syariah
Hero Campaign
Objektif
Meningkatkan awareness dengan menjaga relevansi BTN & HGCTHI dengan generasi muda, terutama Gen Z dan Milenial melalui fitur dan layanan BTN dalam
memiliki rumah, investasi dan kemudahan transaksi.
HGCTHI 2020 HGCTHI 2021 HGCTHI 2022 HGCTHI 2023
Memberi pandangan baru tentang BTN melangkah bersama kaum muda BT N m e ny e d i a k a n s olu s i ny a t a BTN dengan produk andalan di
prinsip You Only Live Once demi masa untuk merengkuh optimisme: Berani (actionable) untuk progress dalam hidup 2023, mendukung dan memberikan
depan yang lebih terencana menghadapi dan menyiasati tantangan dalam berbagai hal (mulai memiliki jalan pada nasabah untuk lebih
masa kini rumah, investasi dan menyiapkan dana berani bertindak, tidak menunda
pensiun) yang terintegrasi secara digital. lagi dalam hal memiliki aset karena
Hidup Gak Cuma Tentang Hari ini
SEKARANG WAKTUNYA
Platform BTN Mobile Produk KPR BTN Gaess Tabungan BTN Bisnis
Bertujuan untuk meningkatkan accessibility melalui Bertujuan untuk meningkatkan aset melalui pemberian Bertujuan untuk meningkatkan liabilities melalui low
digital channel, salah satunya dengan hero product kredit, salah satunya dengan hero product KPR BTN cost funding. salah satunya dengan hero product
BTN Mobile. Hadir sebagai mobile apps dengan UI/UX Gaess yang merupakan Kredit Pemilikan Rumah untuk Tabungan BTN Bisnis, dengan fitur dan layanan yang
yang lebih futuristik dan makin memudahkan nasabah keperluan kepemilikan hunian. memudahkan berbagai kebutuhan bisnis anda dengan
dalam memenuhi ragam kebutuhan transaksional. dukungan lengkap untuk bisnis yang lebih besar.
220 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 223
Laporan Tahunan 2023
BTN MOBILE SEBAGAI HERO CAMPAIGN TAHUN 2023
1. Pembuatan TVC fitur BTN Mobile
Fitur unggulan BTN Mobile dikemas dengan materi komunikasi yang mengangkat tema keberagaman suku dari setiap daerah,
sehingga informasi yang disampaikan pada materi komunikasi lebih menarik dan relate dengan ragam kebutuhan finansial.
CARI PROPERTI & KPR / CASHFLOW TRACKER / ONLINE ON BOARDING
SUNDA MINANG / JAWA
Kemudahan memilih hunian Mudah pantau transaksi dalam Kemudahan memilih hunian
hingga pengajuan pembiayaan satu genggaman hingga pengajuan pembiayaan
dengan KPR BTN TVC:bit.ly/tvcbtnmobilepadang dengan KPR BTN
TVC:bit.ly/tvcbtnmobilesunda TVC:bit.ly/tvcbtnmobilejawa
2. Pre-launch BTN Mobile (Desember 2022 - Februari 2023)
TV
MEDSOS
LED
Videotron
Squeeze frame dan
Superimpose
ATM
Plaza Indonesia, Ratu Plaza, SCBD, Sarinah
(outdoor dan Indoor), Wisma indomobil,
prapanca, Bandara Soetta Own Asset: Instagram, Facebook, X, Youtube Seluruh ATM KC
Spanduk & Umbul ATM
Stiker Gedung Kantor Pusat Stiker Gedung Kantor Cabang
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 221
Page 224
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
3. Launching BTN Mobile (Februari 2023)
MEDIA MEDIA LUAR
TVC
CETAK RUANG (OOH)
RADIO MEDIA OWNED
Media Sosial, website,
DIGITAL ASSETS
email marketing, WhatsApp
broadcast
Youtube, Meta, X, Instream,
Outsream/OTT, Programmatic,
Google UAC, Tiktok, Media
Publisher (Emtek, IDN Media,
Kompas, MNC, dan Detik)
Owned Asset - Tiktok
Event Launching
Materi Komunikasi
Owned Asset
222 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 225
Laporan Tahunan 2023
4. Post launch BTN Mobile (Maret - Desember 2023)
MEDIA MEDIA LUAR
TVC
CETAK RUANG (OOH)
RADIO MEDIA OWNED
Media Sosial, website,
DIGITAL ASSETS
email marketing, WhatsApp
broadcast, employee advocacy
Youtube, Meta, X, Instream, Outsream/
OTT, Programmatic, Google UAC, TikTok,
Media Publisher (Emtek, IDN Media,
Kompas, MNC, dan Detik), Always On,
KOL, Ramdhan Berfaedah Campaign
Mega, Macro, Micro, dan Buzzer
• Menggunakan Mega, Macro, dan Micro KOL di Instagram (Reels/Carousel) dan TikTok
• Video KOL dilatarbelakangi berbagai permasalahan atau keribetan yang dialami oleh
banyak orang
• Disupport dengan buzzer untuk create positive sentiment di konten KOL dan rating
POST LAUNCH - KOL
BTN Mobile
1.649.930 Views, 305.830 Likes, 3.075.153 Reach
• 4 Mega dan Macro KOL di Instagram dengan 890.781 views, 79.593 likes,
749.395 reach, dan ER 11,12%
• 4 Mega dan Macro KOL di TikTok dengan 735.000 views, 40.896 likes,
dan ER 5,61%
• 4 Micro KOL di Instagram dengan 24.149 views, 3.306 likes, 223.823
reach, dan ER 1,55%
• 7 Micro KOL di Tiktok dengan 174.909 views, 12.503 likes, dan ER 2,36%
• 4 Aggregator di Instagram 169.532 likes, 2.101.935 reach, dan ER 8,55%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 223
Page 226
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Materi Komunikasi Materi Komunikasi
• TV, ATM, TV
Banking Hall
• Paid Ads
(digital)
OHH - BUSWAY
INFLIGHT ADS
OHH - TAKSI
MOBIL
OPERASIONAL
KC
Ramadan Berfaedah
POST LAUNCH - FESTIVE
• Menggunakan cerita yang relate dengan audience
• Menghadirkan content creator sebagai talent dengan dilatarbelakangi berbagai
permasalahan atau keribetan yang dialami oleh banyak orang
EMPLOYEE ADVOCACY (PARTIPOST)
POST LAUNCH - SUSTAIN
• Employee advocacy merupakan kegiatan promosi dan awareness perusahaan dan/
atau produk dan layanannya oleh pegawai yang bekerja di sana. 52% konsumen lebih
memercayai pegawai di suatu perusahaan daripada perusahaan atau merek itusendiri
(Forbes.com).
• Pegawai mempromosikan BTN Mobile di akun media sosial pribadi untuk meningkatkan
awareness.
224 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 227
Laporan Tahunan 2023
5. BTN Mobile goes to Berlin
Phase - 1 Phase - 2
(Run Community and Competetion) (Marathon Journey)
BTN Mobile
BTN Run 2023
Goes to Berlin BTN Runner Trip to
BTN Run 2023 Goes to Berlin
“Run Community Berlin 2023
“Runners Journey”
Roadshow”
Februari - Maret Mei - September 21-25 September
12 Februari 2023
2023 2023 2023
Objective: Objective: Objective: Runner BTN
• Launching BTN • Create awareness • Edukasi mengenai melakukan travel ke
Mobile apps dan trial untuk BTN fitur-fitur BTN Berlin untuk mengikuti
• Kick-off program Mobile apps Mobile apps Berlin Marathon
• Membantu 2023
aktivasi “BTN • Memperkuat image
membentuk image
Mobile goes to BTN sebagai bank
BTN sebagai bank Event date:
Berlin” yang modern, yang modern,
prestigious. 24 September 2023
prestigious.
Activity Travel date:
Activity Activity 21-25 September
2023
BTN RUN 2023 • Roadshow 5 kota • Social media and
community fun run offline activation
• Kompetisi IG untuk mengenai
memilih 5 runner
perjalanan runner
Indonesia untuk
BTN dalam
berlari di Berlin
Marathon 2023 persiapan berlari
di Berlin Marathon
2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 225
Page 228
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
6. BTN Jakarta Run 2023
THE - EVENT
PRE - EVENT
THE - EVENT
OFFICIAL JERSEY
Teaser: bit.ly/teaserjakartarun23
Komunikasi 360°
Marketing Activity
Above the Line (ATL) Marketing: Below the Line (BTL) Marketing:
• Target audience yang Luas • Target audience terbatas
• Lebih menjelaskan sebuah konsep atau ide. Tidak ada interaksi • Media atau kegiatan memberikan audience kesempatan untuk
langsung dengan audience berinteraksi bahkan action membeli
Magz/ OOH/ Event Point of Sale Direct Marketing
TV Radio
News Paper DOOH Sponsorship Materials (Mail/SMS/WA
(Poster/Leaflet) Blast)
Through the Line (TTL) Marketing melibatkan penggunaan strategi pemasaran ATL dan BTL. Tren konsumen baru- baru ini di pasar membutuhkan
integrasi strategi ATL dan BTL untuk hasil yang lebih baik. Periklanan 360° di mana kampanye dikembangkan dengan visi membangun merek serta
konversi/akuntable. Digital Marketing termasuk dalam TTL Marketing karena menggabungkan ATL dan BTN Marketing.
Disamping menerapkan strategi pemasaran tersebut di atas jasa. Selain itu, Perseroan juga meningkatkan efektivitas kerja
Perseroan juga menerapkan strategi pemasaran produk dan sama dalam pemasaran dan pengembangan produk baru.
layanan dalam mendorong peningkatan pangsa produk dan
226 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 229
Laporan Tahunan 2023
Strategi Pemasaran Kredit Korporasi di Jakarta-Kelapa Gading Square, Tangerang-BSD
dan Surabaya.
Uraian strategi pemasaran untuk produk kredit korporasi b. Program kerja sama dan marketing dengan agen
sepanjang tahun 2023 antara lain adalah sebagai berikut: properti nasional dan lokal, sebagai strategi Direct to
1. Peningkatan Portofolio Kredit Korporasi di Sektor: Customer (D2C).
a. Perumahan c. Mengembangkan kerja sama dengan developer
b. Konstruksi untuk mengembangkan proyek perumahan di segmen
c. Telekomunikasi emerging affluent.
d. Infrastruktur Energi d. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti dengan
e. Lembaga Negara (Pinjaman Dalam Negeri Kementrian digitalisasi proses KPR secara end to end, baik untuk
Keuangan) konsumen dan pengembang.
f. Perluasan kerjasama strategis dengan debitur e. Membangun platform instant purchase sebagai
korporasi potensial beserta value chain-nya (Semen bagian BTN Properti.
Indonesia Group (SIG)) f. Mengembangkan skema KPR Rent to Own sebagai
2. Memperluas Pembiayaan Kredit Korporasi di Sektor Baru skema KPR yang affordable dan equitable, yang
Antara Lain: menyasar generasi milenial.
a. Energi Terbarukan 2. Peningkatan Kredit High Yield Margin
b. Agro Industri (Pupuk) a. Meningkatkan kredit high yield (KRING, KAR) beyond
c. Infrastruktur Lainnya (Air Minum) mortgage melalui program up-selling dan cross selling
d. Kesehatan kepada nasabah captive, kawasan perkantoran dan
industri.
Strategi Pemasaran Kredit Komersial b. Program upselling dan cross selling produk non
subsidi kepada nasabah KPR Subsidi yang sudah
Perseroan melakukan beberapa strategi pemasaran untuk atau hampir lunas melalui kapabilitas analytics dan
produk kredit komersial selama tahun 2023 yakni sebagai program upselling.
berikut: c. Pre approved pinjaman atau kredit kepada debitur
1. Melakukan Ekspansi Kredit Komersial Yang eksisting yang memenuhi kriteria melalui Eagle Project
Fokus Pada Pertumbuhan Posisi Kredit dan Ultimate Project (KAR dan KRING)
a. Bundling produk dengan produk KPR Subisidi dan KPR
Non Subisidi. Strategi Pemasaran Kredit Perumahan Subsidi
b. Penentuan target berdasarkan potensi pada masing-
masing wilayah Commercial Banking Center (CBC) Strategi pemasaran kredit perumahan subsidi adalah sebagai
termasuk sektor ekonominya. berikut:
c. Perluasan segmentasi kredit komersial menyasar pada 1. Memperluas hubungan dengan Lembaga Pendukung KPR
kredit jangka panjang. Bersubsidi (Kementerian PUPR, BP TAPERA, Kementerian
d. Melanjutkan yang telah menjadi program sebelumnya Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR),
antara lain sektor rumah sakit dan pendidikan. Bappenas, dan lainnya)
e. Program sinergi Perseroan dengan asosiasi 2. Optimalisasi dan monitoring program sektor informal yang
pengembang. sudah berjalan seperti Ikatan Pedagang Pasar Indonesia
2. Tata Kelola Kredit Komersial Yang Lebih Baik (IKAPPI), Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI),
Dengan Tujuan Peningkatan Layanan Kepada dan Gojek.
Nasabah 3. Mendapatkan dukungan dari BP Tapera, dan SMF,
a. Pengembangan dan sosialisasi produk kredit komersial sebagai sumber dana tambahan KPR Bersubsidi.
sesuai dengan perkembangan bisnis. 4. Mengembangkan skema pembiayaan yang equitable dan
b. Optimalisasi penggunaan aplikasi kredit komersial inklusif.
dan dukungan Teknologi Informasi (TI). 5. Meningkatkan market share KPR Bersubsidi dengan
mengoptimalkan percepatan proses berkas.
Strategi Pemasaran Kredit Perumahan
Strategi Pemasaran Pendanaan Komersial
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada jangka
pendek dan menengah yaitu: Strategi pemasaran untuk pendanaan komersial dilakukan
1. Mengembangkan Pangsa Pasar KPR di Segmen Emerging dengan cara sebagai berikut:
Affluent dan Affluent 1. Business Ecosystem
a. Membentuk sales center yang fokus pada penjualan Memperdalam kegiatan akuisisi seluruh potensi bisnis
KPR kepada segmen emerging affluent dimana pada nasabah institusi baik untuk meningkatkan volume funding,
tahun 2023 telah dilakukan pembukaan sales center feebased, dan lending. Fokus utama dalam startegi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 227
Page 230
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
business ecocsystem yaitu property related, education, c. Segmenting penjualan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan
healthcare, perdagangan dan kawasan industri. Kredit KUMK kepada ekosistem atau komunitas sesuai
2. Reward Program potensi wilayah melalui BPI SME.
Dalam rangka mengapresiasi dan meningkatkan 2. Mengembangkan Sistem UMKM Digital
hubungan kerjasama dengan nasabah, maka disediakan Pengembangan digitalisasi proses pemberian kredit
reward program khusus untuk nasabah yaitu Supportive UMKM menggunakan mobile app dan web app.
Program and Customer Engagement Xtra Rewards 3. Perbaikan Proses Bisnis dan Kualitas SDM
(SPACE-X). SPACE-X adalah program yang bertujuan a. Pengembangan Business Process Improvement (BPI)
untuk menstimulus akuisisi giro baru dan mengoptimalkan produk kredit UMKM.
nasabah eksisting, dengan memberikan benefit lebih atas b. Pendidikan SME dan Credit Program Sales dengan
aktivasi CMS dan pemberian refferal. metode in house training dan e-learning.
3. Diversifikasi Nasabah c. Peningkatan performance Kredit SME melalui Program
Akuisisi nasabah dengan kategori (cash rich dan middle) SME of The Year, Program Reward SME dan SME
dengan fokus untuk semua segmen baik BUMN Grup, Gathering.
Private Corporation, Education, dan Government diseluruh d. Efektivitas strategi dan program kerja melalui coaching
Regional. SCPU Head, SME dan Credit Program Sales.
4. Enhance Struktur Organisasi e. Optimalisasi Tenaga Ahli Daya (TAD) SME di Kantor
Untuk memperkuat akuisisi nasabah middle institution Cabang Pembantu (KCP).
maka dibentuk struktur organisasi baru yang khusus
untuk melakukan penanganan atas akuisisi-akuisisi dana Strategi Pemasaran Produk Syariah
lembaga medium. Strategi pemasaran produk syariah meliputi produk
pendanaan syariah dan pembiayaan syariah yang diuraikan
Strategi Pemasaran Ritel Funding sebagai berikut:
1. Strategi Pemasaran Produk Pendanaan Syariah
Strategi Pemasaran tahun 2023 untuk produk DPK Ritel a. Peningkatan kerja sama dengan lembaga pendidikan,
diuraikan sebagai berikut: lembaga Islam, pengembang, kementerian/lembaga
1. Ekosistem Bisnis pemerintah, dan komunitas muslim untuk pemenuhan
Mengembangan ekosistem bisnis sebagai transformasi kebutuhan pengelolaan dana lembaga serta layanan
bisnis yang berkelanjutan dengan segmen property transaksional dan investasi.
related, healthcare, perdagangan, education dan b. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga/institusi
kawasan industri. dalam layanan payroll.
2. Participating Account c. Penguatan kerjasama kelembagaan dengan program
Meningkatkan participating account dengan program first kolaborasi dan insentif nasabah.
usage, activation, dan strategic partnership. d. Peningkatan kerjasama dengan lembaga pendidikan
3. Financial Solution untuk penyaluran Kartu Indonesia Pintar dan Tabungan
Program BTN Solusi menawarkan financial solution bagi untuk pelajar.
pegawai yang bersumber dari pengelolaan payroll/ e. Meningkatkan DPK Giro Non FLPP dari kerjasama
tunjangan. Akuisisi payroll dengan fokus utama sektor pengelolaan kas Pemerintah (Kementerian/Lembaga/
BUMN dan entitas anak, education and health serta Badan Layanan Umum)
pensiunan. f. Peningkatan kerja sama pembayaran dan optimalisasi
4. Branchless Banking dana zakat, infaq, sedekah, dan wakaf secara digital
Bisnis keagenan akan perfokus pada peningkatan dengan lembaga filantropi.
awareness dan kualitas agen melalui jumlah transaksi dan g. Intensifikasi tabungan pada nasabah pembiayaan
dan funding. eksisting dan komunitas.
h. Bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan
Strategi Pemasaran SME Banking Haji (BPKH) dalam memberikan layanan Sistem
Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT)
Strategi pemasaran tahun 2023 untuk produk SME Banking guna peningkatan tabungan haji dan umrah.
diuraikan sebagai berikut: i. Meningkatkan peranan Kantor Layanan Syariah (KLS)
1. Peningkatan Penyaluran High Yield Loan (Eagle Project) dalam layanan pendaftaran haji serta penjualan
a. Pembentukan Mitra Unit UMKM pada Kantor Cabang produk Tabungan Haji dan Umroh.
Pembantu (KCP) untuk Penyaluran Pembentukan Mitra j. Peningkatan dana Current Account and Savings
Unit UMKM pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Account (CASA) melalui aktivitas pemasaran antara
untuk penyaluran Kredit UMKM. lain investor gathering, property expo, dan individual
b. Peningkatan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) engagement.
melalui direct selling KUR pada debitur KPR dan kredit
konsumer lainnya.
228 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 231
Laporan Tahunan 2023
k. Meningkatkan brand awareness Perseroan Unit Usaha Strategi Pemasaran Layanan BTN Prioritas
Syariah (UUS) melalui program-program marketing
communications. Layanan BTN Prioritas merupakan layanan istimewa yang
l. Layanan perbankan digital melalui pembukaan diperuntukan khusus bagi nasabah BTN Prioritas. Karena
rekening nasabah secara online tanpa nasabah perlu target pasar yang spesifik, sehingga aktivitas pemasaran
datang ke outlet. lebih banyak bersifat Bellow The Line (BTL), melalui direct
m. Pengembangan fitur e-channel (mobile banking, communication ke nasabah. Dimulai sejak pertama kali
internet banking, dan ATM). nasabah bergabung BTN Prioritas, nasabah akan menerima
2. Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Syariah welcome greeting. Nasabah juga akan mendapatkan update
a. Mengembangkan kerja sama dengan top developer tentang promo BTN Prioritas serta program-program berjalan
untuk mendapatkan ticket size yang lebih tinggi yang menarik melalui sms blast yang dikirim secara taktikal
(antara lain emerging affluent dan affluent) dengan ataupun secara regular melalui Priority Booklet.
peningkatan upaya pemasaran.
b. Memperkuat komunikasi dengan stakeholder Meskipun begitu, strategi pemasaran yang bersifat Above
perumahan (Kementerian PUPR dan Kementerian The Line (ATL) tetap dilakukan, karena BTN Prioritas tetap
Keuangan) dalam penyusunan Program Sejuta Rumah membutuhkan exposure untuk lebih dikenal secara brand,
Pemerintah. mengingat Top of Mind Perseroan masih terkait dengan KPR.
c. Program kerja sama dan marketing dengan agen Aktivitas yang dilakukan diantaranya Iklan di TVC, iklan
properti nasional dan individu, sebagai strategi Direct di bioskop, dan event-event di public places, dan eksibisi
to Consumer (D2C), khususnya untuk KPR rumah kerjasama dengan partner.
second.
d. Mengembangkan bisnis pembiayaan dengan sasaran Selain strategi pemasaran yang bersifat BTL maupun ATL,
segmen millennial melalui program partnership pemasaran BTN Prioritas memanfaatkan PLUS by BTN
dengan pengembang dalam joint promo untuk segmen Prioritas sebagai engine marketing untuk meningkatkan loyalty
millennial serta KPR Harapan. nasabah BTN Prioritas. Saat ini sudah dikembangkan PLUS
e. Optimalisasi database nasabah KPR eksisting melalui Acquisition sebagai tools marketing untuk alternatif bagi sales
program top up pembiayaan. team dalam menawarkan program-program dengan berbagai
f. Mengembangkan dan menjual produk pada macam benefit dan/atau hadiah menarik bagi nasabah BTN
sepanjang value chain mitra developer komersial. Prioritas, yang sebelumnya penawaran dilakukan secara
g. Maintenance secara berkelanjutan developer eksisting langsung oleh Relationship Manager BTN Prioritas. PLUS
proyek baru atau pengembangan proyek eksisting. Acquisition dalam strategi pemasaran merupakan pull factor
h. Melakukan diversifikasi portofolio pembiayaan yang berfungsi untuk menciptakan kebutuhan bagi nasabah
kepada BUMN, grup usaha swasta, dan institusi BTN Prioritas.
pendidikan.
i. Digitalisasi dan automasi proses pembiayaan Strategi Pemasaran Produk Transaction Banking
konsumer dan komersial (peningkatan Financing
Origination System/FOS Konsumer dan Penggunaan Uraian strategi pemasaran untuk produk transaction banking
FOS Komersial). sepanjang tahun 2023 antara lain adalah sebagai berikut:
j. Mengembangkan produk KPR khusus millennial untuk 1. Melakukan piloting 3 (tiga) Segmen Ekosistem Bisnis yang
meningkatkan akuisisi pasar millennial. merupakan program inisiasi pada tahun 2023 untuk
k. Menyusun marketing communication dan rebranding mendukung pemberian layanan “One Stop Service”,
yang efektif dan terintegrasi melalui umbrella antara lain pada Industri Semen, Kesehatan, dan
campaign. Pendidikan.
l. Promo merchant dan partnership yang dapat 2. Meningkatkan kolaborasi akuisisi nasabah baru dengan
menjangkau seluruh Indonesia. Segmen SME, Komersial, maupun Korporasi untuk
m. Pengadaan event yang secara langsung berdampak mendorong aktivitas produk dan layanan transaction
pada pencapaian bisnis melalui aktivitas terpadu banking, antara lain pengelolaan kas untuk mendukung
(gathering nasabah) dan branch activation. peningkatan CASA dan trade finance untuk mendukung
n. Membuat produk yang bisa mengakomodir skema peningkatan fee based income.
Rent to Own Syariah. 3. Memperluas kerja sama dengan pihak Asuransi, Instansi
o. Sinergi dan optimalisasi kerjasama antara mitra Pemerintah, Perusahaan Swasta dan BUMN, serta
pengembang dan Badan Penyelenggara Jaminan stakeholder lainnya yang mendukung percepatan akusisi
Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) dalam penyaluran produk transaction banking.
KPR Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS TK.
p. Perluasan kerjasama dengan mitra penyedia barang
dan jasa dengan sistem bundling KPR.
q. Perluasan kerjasama dengan mitra penyedia travel.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 229
Page 232
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
4. Optimalisasi peran transaction banking sales dan b. Program insentif akuisisi untuk Kantor Cabang
wholesale implementor dalam mengeksekusi bisnis - Kantor Cabang yang berhasil melakukan registrasi
transaction banking di wilayah. layanan digital akan mendapatkan reward senilai:
Paket Akuisisi Nilai Reward Kuota
Strategi Pemasaran Layanan Digital
BTN Mobile Banking/
BTN Internet Banking + Rp5.000,-/akun
Dalam meningkatkan jangkauan layanan digital, Perseroan SMS Notifikasi
menyusun beberapa langkah strategi pemasaran sebagai 60.000/bulan
BTN Mobile Banking +
berikut: BTN Internet Banking + Rp7.500,-/akun
1. Pengembangan Layanan Digital SMS Notifikasi
Untuk meningkatkan kepuasan nasabah, perseroan
senantiasa mengembangkan produk dan fitur layanan c. Program Jajan Kuliner dengan QRIS BTN Mobile yang
digital yang berorientasi pada kebutuhan perbankan dilaksanakan dibeberapa kota bekerja sama dengan
nasabah. Perseroan telah mengembangkan berbagai beberapa merchant khas daerah masing-masing kota.
platform digital mulai dari Superapps BTN Mobile, EDC d. Program regular untuk meningkatkan transaksi dan
Acquiring, QRIS, API Management hingga layanan brand awareness terhadap fitur di BTN Mobile.
yang mendukung keamanan transaksi nasabah seperti e. Event offline telah dilaksanakan di beberapa wilayah
SMS Notifikasi, login biometric, dan lain-lain. Berbagai dan nasional. Untuk nasional telah dilaksanakan di
platform tersebut telah dirancang sedemikian rupa agar beberapa mall, event dan foodcourt perkantoran di
nasabah Perseroan dapat melakukan transaksi perbankan wilayah Jakarta. Adapun program promonya adalah
dimanapun dan kapanpun sesuai dengan kebutuhan, sebagai berikut:
sehingga rasa engagement nasabah dengan Perseroan - Mall
semakin kuat dan bersinergi. Open booth di berbagai mall di Jakarta dan
2. Penguatan Digital Mortgage Ecosystem wilayah lainnya.
a. Perseroan sebagai bank yang fokus di bidang - Event
perumahan, memiliki peran sentral dalam membentuk Kerja sama dengan promotor atau penyelenggara
ekosistem digital mortgage. Atas dasar tersebut acara lainnya, untuk melakukan kerja sama
maka dalam setiap pengembangan layanan selalu dengan BTN Mobile (metode: sponsorship)
mengedepankan kerja sama strategis dengan mitra - Foodcourt
yang tergabung dalam ekosistem perumahan mulai Promosi berupa membayar makan siang nasabah
dari hulu sampai dengan hilir melalui berbagai dengan BTN Mobile. Nasabah yang melakukan
produk dan layanan digital seperti BTN Properti, BTN registrasi dan aktivasi BTN Mobile di event offline
Properti for Developer, E-Mitra, hingga aplikasi BTN akan mendapatkan voucher makan siang di tempat
Smart Residence. tersebut.
b. Selain pengembangan aplikasi tersebut, Perseroan f. Melakukan kegiatan aktivasi melalui sosial media
secara rutin menyelenggarakan BTN Properti Expo seperti melakukan campaign hashtag, menciptakan
baik secara offline maupun online untuk mengakomodir challenge di media sosial (seperti: Tiktok), melakukan
kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan rumah kolaborasi dengan influencer baik mikro, makro, dan
melalui KPR BTN. medium.
3. Peningkatan Akuisisi User dan Active Rate Transaction g. Melakukan branding BTN Mobile di seluruh Kantor
Melalui Direct Sales Cabang dan Kantor Wilayah Perseroan. Contohnya
Dalam rangka akuisisi layanan digital dan untuk adalah melakukan branding BTN Mobile di gedung
meningkatkan active rate transaction dari layanan digital, kantor dan mobil dinas kantor, serta beberapa fasilitas
bebreapa strategi yang sudah kami jalankan adalah umum yang bekerja sama dengan instansi pengelola
sebagai berikut: di kota besar.
a. Program reward akuisisi BTN Mobile
Nasabah yang melakukan registrasi dan aktivasi BTN
Mobile selama periode program akan mendapatkan
reward saldo tabungan yang dikreditkan ke rekening
nasabah. Program ini berjalan rutin periodik selama
tahun 2023 dengan nilai cashback yang berbeda-
beda sesuai dengan momentum berjalan.
230 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 233
Laporan Tahunan 2023
Pangsa Pasar
Informasi mengenai pangsa pasar Perseroan dibandingkan dengan industri perbankan disajikan sebagai berikut.
Tabel Pangsa Pasar Perseroan dibandingkan dengan Industri Perbankan Indonesia (dalam triliun Rupiah)
Uraian Keterangan September 2023 September 2022
Industri Perbankan 11.170 10.501
Aset Bank BTN 410 389
Pangsa Pasar Bank BTN (%) 3,67% 3,71%
Industri Perbankan 8.147 7.647
Dana Pihak Ketiga Bank BTN 324 313
Pangsa Pasar Bank BTN (%) 3,97% 4,09%
Industri Perbankan 6.908 6.338
Kredit Bank BTN 318 290
Pangsa Pasar Bank BTN (%) 4,61% 4,57%
Sumber: Sumber: S
tatistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia Bank Indonesia (SEKI BI), Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (SPI OJK), Data Internal, diolah.
Aset Perseroan tumbuh sebesar 5,24% secara yoy, lebih rendah Pangsa Pasar KPR
dibandingkan pertumbuhan total aset industri perbankan yakni
sebesar 6,37% yoy, sehubungan dengan fokus Perseroan Sebagai Provider KPR terbesar di Indonesia, Perseroan memiliki
di tahun 2022 dalam memperbaiki kualitas bisnis. Hingga market share sebesar 39% dengan total outstanding KPR Rp251
September 2023, pangsa pasar Perseroan sebesar 3,67%. triliun. Kompetitor utama pada bisnis KPR di Indonesia adalah
Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan tumbuh sebesar 3,54% Bank BCA dengan outstanding Rp118 triliun, dan diikuti oleh
yoy, menjadi Rp324 triliun hingga September 2022, lebih Bank BNI dengan outstanding kredit mencapai Rp57 triliun.
rendah dibandingkan pertumbuhan DPK Industri perbankan Sebagai bank yang berfokus pada pembiayaan KPR, baik
yang tumbuh 6,54% yoy. Hal ini membuat pangsa pasar DPK KPR Subsidi maupun Non Subsidi, Perseroan memiliki pangsa
Perseroan turun sebesar 12 bps menjadi 3,97% pada September pasar yang besar dalam penyaluran kredit perumahan di
2023 dari sebelumnya 4,09% pada September 2022. Kredit Indonesia. Terutama dengan agenda Program Sejuta Rumah
dan pembiayaan Perseroan tumbuh 9,87% yoy, menjadi Rp318 dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum
triliun hingga September 2023, lebih tinggi dibandingkan dan Perumahan Rakyat dan BP Tapera, Perseroan dipercaya
pertumbuhan kredit perbankan yang tumbuh 8,99% yoy. Hal mendapatkan porsi terbesar dalam penyaluran pembiayaan KPR
ini mendorong kenaikan pangsa pasar kredit Perseroan menjadi Subsidi. Pada 30 September 2023, pangsa pasar Perseroan
4,61% hingga September 2023. pada sektor pembiayaan KPR Subsidi mencapai 83% sementara
pangsa pasar Perseroan pada keseluruhan pembiayaan KPR
pada 30 September 2023 mencapai 39%.
Pangsa Pasar KPR September 2023
39% 61% 83% 17%
BTN Bank lain
Total KPR Total KPR Subsidi
Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perseroan, September 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 231
Page 234
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Segmen usaha Perseroan berdasarkan jenis usaha mencakup 2 Perseroan. Sedangkan segmen Syariah yang dikembangkan
(dua) segmen utama, yaitu segmen Konvensional dan segmen oleh Unit Usaha Syariah (UUS) mengalami pertumbuhan di
Syariah. Segmen Konvensional sebagai segmen bisnis utama setiap tahunnya sejalan dengan berbagai upaya dan inisiatif
Perseroan memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan Perseroan.
Segmen Konvensional
Penjelasan dan Produktivitas Segmen Konvensional
SEGMEN KONVENSIONAL
PRODUK KONSUMER PRODUK KOMERSIAL
PRODUK PRODUK PRODUK PRODUK
SIMPANAN KONSUMER KREDIT KONSUMER SIMPANAN KOMERSIAL KREDIT KOMERSIAL
DEPOSITO DEPOSITO
TABUNGAN GIRO KREDIT KREDIT NON GIRO KREDIT KREDIT NON
BERJANGKA BERJANGKA
KONSUMER PERORANGAN PERUMAHAN PERUMAHAN KOMERSIAL PERUMAHAN PERUMAHAN
BTN RITEL LEMBAGA
Sekilas tentang kinerja dari Segmen Konvensional dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Grafik Kinerja Segmen Konvensional
(dalam triliun Rupiah)
Produk Produk Jumlah Nilai Produk Segmen
Konsumer Komersial Konvensional
63,40 63,77
243,69
223,89
286,66
41,80 42,45 261,55
109,99 106,22
37,65 42,96
Jumlah Jumlah
Kredit Simpanan Kredit Simpanan
Nilai Produk Nilai Produk
Konsumer Konsumer Komersial Komersial
Konsumer Komersial
2022 2023
232 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 235
Laporan Tahunan 2023
Produk Konsumer
Penyaluran produk Perseroan pada Produk Konsumer terbagi tahun 2022 yang sebesar Rp109,99 triliun. Penurunan tersebut
menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Konsumer dan Produk disebabkan oleh turunnya dana simpanan Tabungan Konsumer
Simpanan Konsumer. Jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2023 maupun Deposito Berjangka Konsumer pada tahun 2023.
sebesar Rp106,22 triliun, menurun 3,42% dibandingkan dengan
Tabel Nilai Produk Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Produk Konsumer 2023 2022
Nominal %
Produk Kredit Konsumer 42.450.499 41.795.595 654.904 1,57%
Produk Simpanan Konsumer 63.770.218 68.190.039 (4.419.821) (6,48%)
Jumlah Nilai Produk Konsumer 106.220.717 109.985.634 (3.764.917) (3,42%)
Volume produk kredit konsumer meningkat seiring dengan dengan tahun 2022 yang sebanyak 194.438 unit. Di sisi lain
peningkatan pada NoA produk kredit konsumer yang pada tahun Produk Simpanan Konsumer mengalami penurunan 5,66% yang
2023 sebanyak 198.986 unit, meningkat 2,34% dibandingkan mencapai 6.872.266 rekening di tahun 2023.
Tabel Volume Produk Konsumer
Kenaikan/Penurunan
Produk Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Produk Kredit Konsumer (unit) 198.986 194.438 4.548 2,34%
Produk Simpanan Konsumer (rekening) 6.872.266 7.284.386 (412.120) (5,66%)
PRODUK KREDIT KONSUMER
Perseroan menyediakan produk Kredit Konsumer yang terdiri Subsidi, dan Kredit Perumahan Lainnya. Seluruh produk kredit
dari Kredit Perumahan dan Kredit Non-Perumahan. Untuk produk perorangan konsumer disalurkan dalam mata uang Rupiah.
Kredit Perumahan diklasifikasikan menjadi KPR Subsidi, KPR Non
Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Perumahan 38.674.541 33.349.809 5.324.732 15,97%
KPR Subsidi 20.114.296 19.940.148 174.148 0,87%
KPR Non Subsidi 16.191.348 12.066.104 4.125.244 34,19%
Kredit Perumahan Lainnya 2.374.553 1.340.995 1.033.558 77,07%
Kredit Non Perumahan 3.775.958 8.445.786 (4.669.828) (55,29%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konsumer 42.450.499 41.795.595 654.904 1,57%
Nilai penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2023 sebesar terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran Kredit
Rp42,45 triliun, meningkat 1,57% dibandingkan dengan tahun Perumahan dari KPR Non Subsidi dan Kredit Perumahan Lainnya.
2022 yang sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 233
Page 236
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Perumahan 176.174 173.701 2.473 1,42%
KPR Subsidi 130.787 136.520 (5.733) (4,20%)
KPR Non Subsidi 36.260 32.019 4.241 13,25%
Kredit Perumahan Lainnya 9.127 5.162 3.965 76,81%
Kredit Non Perumahan 22.812 15.589 7.223 46,33%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Konsumer 198.986 189.290 9.696 5,12%
Volume penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2023 Perseroan menyalurkan KPR subsidi menggunakan skema
sebanyak 198.986 unit, meningkat 2,34% dibandingkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan Tabungan
dengan tahun 2022 yang 194.438 unit. Peningkatan tersebut Perumahan Rakyat (Tapera). Masyarakat Berpenghasilan Rendah
disebabkan oleh kenaikan volume penyaluran KPR Non (MBR) adalah pembeli rumah pertama kali yang memenuhi
Subsidi, Kredit Perumahan Lainnya dan Kredit Non Kredit Non persyaratan tertentu dapat memperoleh KPR Subsidi dengan
Perumahan. cicilan terjangkau. Berdasarkan peraturan pemerintah yang
berlaku saat ini, program KPR Sejahtera FLPP diberikan kepada
Kredit Perumahan-KPR Subsidi nasabah yang belum memilki rumah dengan penghasilan
Sejak tahun 1976 hingga saat ini, skema penyaluran KPR keluarga sebesar Rp8 juta per bulan (untuk pulau Jawa,
Subsidi terus berganti, meski demikian Perseroan tetap konsisten Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per bulan
menyalurkan KPR Subsidi. KPR Subsidi merupakan program (untuk pulau Papua). Sementara untuk program KPR Tapera
pemilikan rumah dari Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan diberikan kepada nasabah yang terdaftar sebagai peserta BP-
Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang ditujukan Tapera dengan penghasilan nasabah sebesar Rp8 juta per bulan
bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan diterbitkan (untuk Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan
oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan Rp10 juta per bulan (untuk Pulau Papua). Harga rumah yang
prinsip syariah. Dalam program KPR Bersubsidi, Pemerintah dibeli melalui program-program tersebut terikat pada batas
memberikan bantuan dengan penempatan dana murah jangka harga tertentu.
panjang ataupun subsidi uang muka sehingga cicilan KPR
menjadi terjangkau untuk pembelian rumah sejahtera tapak dan Adapun ketentuan pemberian KPR FLPP Tapak dan Rumah Susun
rumah sejahtera susun. adalah sebagai berikut:
1. Nilai KPR paling banyak sebesar harga jual rumah tapak
Perseroan senantiasa menyediakan berbagai kemudahan atau susun dikurangi dengan uang muka yang disiapkan oleh
dan biaya yang ringan bagi masyarakat yang ingin memiliki MBR. Melalui program ini, MBR juga berhak mendapatkan
rumah melalui program KPR Bersubsidi. Perseroan pertama kali Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta (untuk
mendapatkan tugas untuk memberikan pelayanan KPR Subsidi pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp8
sesuai Surat Menteri Keuangan Nomor B-49/MK/IV/I/1974 juta (untuk Papua) dari Pemerintah.
tanggal 29 Januari 1974, dengan realisasi KPR pertama 2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5% per
berlangsung pada tanggal 10 Desember 1976. Perseroan tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi
menyalurkan KPR Subsidi bekerja sama dengan Pemerintah, kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga sebagaimana
yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dimaksud pada butir (1) bersifat tetap selama jangka waktu
(PUPR). Ketentuan mengenai penyaluran KPR Subsidi terakhir kredit (fixed rate) dengan metode perhitungan bunga
diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 35/PRT/M/2021 tahunan (annuity).
tanggal 31 Desember 2021 tentang Kemudahan dan Bantuan 3. Sumber pendanaan program FLPP berasal dari 75% dari
Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemerintah dan 25% dari Perseroaan. Perseroan melakukan
Peraturan Menteri PUPR Nomor 32 tahun 2021 tanggal 1 kerjasama dengan PT Sarana Multigriya Finansial dalam
Desember 2021 tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan menyediakan sumber pendanaan bagi program FLPP.
Berbasis Tabungan, dan Peraturan BP Tapera Nomor 6 Tahun 4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan MBR yang
2021 tentang Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta Tabungan disesuaikan juga dengan kemampuan membayar angsuran
Perumahan Rakyat. dari calon debitur atau paling lama 20 tahun.
234 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 237
Laporan Tahunan 2023
Ketentuan pemberian KPR Tapera adalah sebagai berikut: dimaksud pada butir (2) bersifat tetap selama jangka waktu
1. KPR Tapera diberikan kepada peserta Tapera yang telah kredit (fixed rate) dengan metode perhitungan bunga
memenuhi persyaratan dan urutan prioritas peserta dari BP tahunan (annuity).
Tapera. 4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan MBR yang
2. Uang muka KPR Tapera minimal 0% sesuai dengan penilaian disesuaikan juga dengan kemampuan membayar angsuran
Perseroan kepada MBR. dari calon debitur atau paling lama 30 tahun.
3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5% per 5. Perseroan akan menerbitkan Efek Beragunan Aset (EBA) sesuai
tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi dengan jumlah kredit yang terrealisasikan dengan bekerja
kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga sebagaimana sama dengan Bank Kustodian yang ditunjuk oleh BP-Tapera.
Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Subsidi (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2023 2022
Nominal Persentase
KPR BTN Sejahtera Tapak 19.411.272 18.339.646 1.071.626 5,84%
KPR BP2BT - 982.618 (982.618) (100,00%)
KPR BTN TAPERA 703.024 617.884 85.140 13,78%
Jumlah Nilai Penyaluran KPR Subsidi 20.114.296 19.940.148 174.148 0,87%
Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali
Nilai penyaluran KPR Subsidi tahun 2023 sebesar Rp20,11 New KPR FLPP, KPR Tapera, skema KPR Rent to Own. Perseroan
triliun, meningkat 0,87% dibandingkan dengan tahun 2022 juga terus meningkatkan Pangsa KPR Subsidi Perseroan melalui
yang sebesar Rp19,94 triliun. Peningkatan tersebut terutama pendalaman kerja sama dengan instansi dan stakeholder di
disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat atas bidang perumahan baik dukungan pembiayaan (BP TAPERA,
kebutuhan rumah sejahtera seiring dengan tumbuhnya ekonomi SMF dan Kementerian PUPR), maupun dari sisi supply dan
Indonesia yang sejalan dengan peningkatan kembali aktivitas demand, bekerjasama dengan berbagai instansi/asosiasi
ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19. (asosiasi pengembang, asosiasi pedagang pasar, perusahaan
teknologi seperti gojek, grab dan lainnya) Pengembangan dan
Sejalan dengan langkah tersebut, Perseroan juga perbaikan bisnis proses, penggunaan teknologi terkini serta
mengembangkan skema pembiayaan yang equitable dan memperluas bisnis ekosistem juga memberikan dampak positif
inklusif melalui pengembangan produk KPR Subsidi seperti: atas pertumbuhan penyaluran KPR Subsidi Perseroan.
Tabel Volume Penyaluran KPR Subsidi (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2023 2022
Nominal Persentase
KPR BTN Sejahtera Tapak 126.312 123.335 2.977 2,41%
KPR BP2BT - 9.060 (9.060) (100,00%)
KPR BTN TAPERA 4.514 4.125 389 9,43%
Jumlah Volume Penyaluran KPR Subsidi 130.830 136.520 (5.690) (4,17%)
Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 235
Page 238
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Volume penyaluran KPR Subsidi tahun 2023 sebanyak 130.830 lima) tahun untuk KPR Non Subsidi dan maksimal 15 (lima belas)
unit, menurun 4,17% dibandingkan dengan tahun 2022 yang tahun untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit Ruko.
sebanyak 136.520 unit. Penurunan tersebut dipengaruhi tidak KPR Non Subsidi Perseroan memberikan layanan untuk keperluan
ada penyaluran KPR BP2BT untuk tahun 2023. pembelian rumah dari developer ataupun non-developer, baik
untuk pembelian rumah baru atau second, pembelian rumah siap
Kredit Perumahan-KPR Non Subsidi huni (ready stock) atau belum jadi (indent), maupun take over
Selain KPR Subsidi, Perseroan juga memiliki berbagai layanan kredit dari bank lain. Ketentuan uang muka minimal 15% atau
KPR Non Subsidi yang menargetkan nasabah berpenghasilan sesuai Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Loan to Value (LTV).
menengah ke atas dengan suku bunga mengambang (floating). Perseroan menyalurkan kredit KPR Non Subsidi melalui beberapa
Jangka waktu yang ditawarkan maksimal selama 25 (dua puluh produk yaitu KPR BTN Platinum, KPA BTN dan Kredit Ruko BTN.
Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Non Subsidi (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2023 2022
Nominal Persentase
KPR BTN Platinum 15.934.162 11.845.846 4.088.316 34,51%
KPA BTN 136.875 194.871 (57.996) (29,76%)
Kredit Ruko BTN 120.311 25.387 94.924 373,91%
Jumlah Nilai Penyaluran KPR Non Subsidi 16.191.348 12.066.104 4.125.244 34,19%
Nilai penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2023 sebesar Rp16,19 disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran KPR BTN Platinum
triliun, meningkat 34,19% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 34,51%.
yang sebesar Rp12,07 triliun. Peningkatan tersebut terutama
Tabel Volume Penyaluran KPR Non Subsidi (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2023 2022
Nominal Persentase
KPR BTN Platinum 35.906 31.581 4.325 13,69%
KPA BTN 217 384 (167) (43,49%)
Kredit Ruko BTN 137 54 83 153,70%
Jumlah Volume Penyaluran KPR Non Subsidi 36.260 32.019 4.241 13,25%
Volume penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2023 sebanyak 4. Mengembangkan segmen Direct to Consumer (D2C) bekerja
36.260 unit, meningkat 13,25% dibandingkan dengan tahun sama dengan agen properti nasional.
2022 yang sebanyak 31.581 unit. Peningkatan tersebut 5. Peningkatan portofolio produk KPR Non Subsidi melalui
terutama disebabkan oleh peningkatan volume penyaluran KPR channel online BTN Properti.
BTN Platinum sebesar 13,69%. Peningkatan penyaluran KPR
Non Subsidi ini didorong oleh Implementasi beberapa inisiatif Kredit Perumahan-Kredit Perumahan Lainnya
Perseroan di tahun 2023 seperti: Perseroan juga menawarkan jenis-jenis Kredit Perumahan serta
1. Upselling KPR Non Subsidi kepada nasabah eksisting Kredit Konsumer Lainnya, yang dapat digunakan sesuai dengan
Perseroan yang sudah ‘lulus’ (graduating) kebutuhan konsumen. Kredit Perumahan Lainnya merupakan
2. Mengembangkan skema pendanaan dari TAPERA, Badan upaya Perseroan dalam mengembangkan bisnis sekaligus
Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS TK) ditujukan untuk membantu konsumen memiliki hunian dengan
dan Dana Pensiun untuk penyediaan perumahan yang keuntungan dan kemudahan yang tinggi. Perseroan menyalurkan
terjangkau. Kredit Perumahan Lainnya melalui beberapa produk yaitu Kredit
3. Meningkatkan bisnis perumahan di segmen emerging Agunan Rumah, Kredit Bangun Rumah dan Pinjaman Renovasi
affluent dan mass affluent dengan bekerja sama dengan Rumah Kerjasama Bank (PRR-KB) BPJS Ketenagakerjaan
perusahaan Top 20 developer swasta nasional
236 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 239
Laporan Tahunan 2023
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Perumahan Lainnya 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Agunan Rumah 2.347.810 1.305.831 1.041.979 79,79%
Kredit Bangun Rumah 3.150 1.310 1.840 140,46%
PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan 23.593 33.854 (10.261) (30,31%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya 2.374.553 1.340.995 1.033.558 77,07%
Nilai penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2023 sebesar terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran Kredit
Rp2,37 triliun, meningkat 77,07% dibandingkan dengan Agunan Rumah sebesar 79,79% dan Kredit Bangun Rumah
tahun 2022 yang sebesar Rp1,34 triliun. Peningkatan tersebut sebesar 140,46%.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Perumahan Lainnya 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Agunan Rumah 8.944 4.920 4.024 81,79%
Kredit Bangun Rumah 11 5 6 120,00%
PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan 160 216 (56) (25,93%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya 9.115 5.141 3.974 77,30%
Volume penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2023 Kredit Non Perumahan
sebanyak 9.115 unit, meningkat 77,30% dibandingkan Perseroan memberikan Kredit Konsumer Lainnya, di luar Kredit
dengan tahun 2022 yang sebanyak 5.141 unit. Peningkatan Perumahan yang digunakan untuk berbagai kebutuhan nasabah
tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan volume Kredit kredit. Perseroan menyalurkan Kredit Non Perumahan melalui
Agunan Rumah dan Kredit Bangun Rumah sebesar 81,79% dan beberapa produk yaitu Kring BTN, Kring BTN Pensiunan, Kredit
120,00% seiring dengan strategi Perseroan untuk memperbesar Swadana BTN dan Kredit Pegawai.
porsi bisnis kredit bermarjin tinggi di tahun 2023.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2023 2022
Nominal Persentase
Kring BTN 2.161.227 1.622.150 539.077 33,23%
Kring BTN Pensiunan 169.238 112.482 56.756 50,46%
Kredit Swadana BTN 1.264.244 6.673.308 (5.409.064) (81,06%)
Kredit Pegawai 181.249 37.846 143.403 378,91%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan 3.775.958 8.445.786 (4.669.828) (55,29%)
Nilai penyaluran Kredit Non Perumahan tahun 2023 sebesar oleh menurunnya nilai penyaluran Kredit Swadana BTN sebesar
Rp3,78 trilliun, menurun 55,29% dibandingkan dengan tahun 81,06%.
2022 yang sebanyak Rp8,44 trilliun. Hal tersebut disebabkan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 237
Page 240
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2023 2022
Nominal Persentase
Kring BTN 19.133 13.771 5.362 38,94%
Kring BTN Pensiunan 1.651 1.092 559 51,19%
Kredit Swadana BTN 1.613 5.720 (4.107) (71,80%)
Kredit Pegawai 415 154 261 169,48%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan 22.812 20.737 2.075 10,01%
Volume penyaluran Kredit Non Perumahan tahun tahun 2023 2. Pengembangan platform BTN Ready (Credit Digital for You/
sebanyak 22.812 unit, meningkat 10,01% dibandingkan for Y Generation) Fase I.
dengan tahun 2022 yang sebanyak 20.737 unit. Peningkatan 3. Memperkuat kerja sama dengan mitra strategis dan
tersebut disebabkan oleh meningkatnya penyaluran Kring BTN memperluas supply chain-optimalisasi kerja sama dengan
sebesar 38,94%, Kring BTN Pensiunan sebesar 51,19%, Kredit instansi via BTN solusi, payroll dan kolektif.
Pegawai sebesar 169,48%
PRODUK SIMPANAN KONSUMER
Peningkatan penyaluran Kredit Non Perumahan ini didorong Perseroan menyediakan beragam produk simpanan untuk menjawab
oleh Implementasi beberapa inisiatif Perseroan di tahun 2023 kebutuhan simpanan kepada nasabah, yang dikelompokkan
sebagai berikut: menjadi 2 (dua) produk, yaitu Tabungan dan Deposito. Melalui
1. Kerja sama dengan instansi Pemerintah, BUMN dan penyediaan produk tersebut, Perseroan berupaya untuk menjaga
Perusahaan Swasta dengan privilege suku bunga fasilitas tingkat likuiditas yang sehat, sumber dana berbiaya murah
KPR/KPA dan Kredit Ringan Perseroan dengan syarat payroll yang sejalan dengan strategi Perseroan untuk mempertahankan
di Perseroan komposisi pendanaan yang kompetitif dan terjangkau.
Tabel Jumlah Dana Simpanan Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Tabungan Konsumer 37.045.734 40.970.057 (3.924.323) (9,58%)
Deposito Berjangka 26.724.484 27.219.982 (495.498) (1,82%)
Jumlah Dana Simpanan Konsumer 63.770.218 68.190.039 (4.419.821) (6,48%)
Jumlah dana Simpanan Konsumer tahun 2023 sebesar Rp63,77 sebesar Rp63,40 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan
triliun, menurun 6,48% dibandingkan dengan tahun 2022 yang oleh turunnya Tabungan Konsumer sebesar 9,58%.
Tabel Jumlah Rekening Simpanan Konsumer (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Tabungan Konsumer 6.779.607 7.193.794 (414.187) (5,76%)
Deposito Berjangka 92.659 90.592 2.067 2,28%
Jumlah Rekening Simpanan Konsumer 6.872.266 7.284.386 (412.120) (5,66%)
Jumlah rekening Simpanan Konsumer tahun 2023 sebanyak tersebut terutama disebabkan oleh turunnya jumlah rekening
6.872.266 rekening, menurun 5,66% dibandingkan dengan Tabungan Konsumer sebesar 5,76%.
tahun 2022 yang sebanyak 7.284.386 rekening. Penurunan
238 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 241
Laporan Tahunan 2023
Tabungan Konsumer d. Tabungan BTN Felas
Tabungan konsumer yang dimiliki Perseroan memberikan solusi e. Tabungan Juara
tabungan transaksional dengan kemudahan transaksi pembelian f. TabunganKu
dan pembayaran melalui channel Perseroan untuk menunjang g. Tabungan BTN Simpel
aktivitas keuangan konsumen. Tabungan Konsumer Perseroan h. Tabungan Cermat
dikembangkan melalui beberapa produk sebagai berikut: i. Tabungan BTN Perumahan
1. Tabungan Batara j. Tabungan BTN Haji Reguler
2. Tabungan Bisnis k. Tabungan BTN Haji Plus
3. Tabungan Investa l. Tabungan Simuda Rumahku
4. Tabungan Lainnya, meliputi beberapa produk yaitu: m. Tabungan Batara Pendidik
a. Tabungan BTN Payroll n. Tabungan Batara Tax Amnesty
b. Tabungan BTN Pensiunan o. Tabungan BTN Batara RDN
c. Tabungan BTN Siap! 5. Tabungan eBatara Pos
Tabel Jumlah Tabungan Konsumer (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Tabungan Batara 14.309.848 15.945.562 (1.635.714) (10,26%)
Tabungan Bisnis 3.107.035 2.281.670 825.365 36,17%
Tabungan Investa 12.451.489 10.543.816 1.907.673 18,09%
Tabungan BTN Pensiunan 247.986 217.661 30.325 13,93%
Tabungan Batara Pendidik 181.773 160.781 20.992 13,06%
Tabungan Batara Prima 1.141.538 2.112.185 (970.647) (45,95%)
Tabungan Batara Tax Amnesty 5.719 2.418 3.301 136,52%
Tabungan KPR Mass 40.912 118.783 (77.871) (65,56%)
Tabungan BTN Batara RDN 7.073 7.447 (374) (5,02%)
Tabungan Lainnya 3.603.684 2.613.426 990.258 37,89%
Tabungan BTN Junior 518.793 615.681 (96.888) (15,74%)
Tabungan BTN Juara 732.105 748.512 (16.407) (2,19%)
TabunganKu 951.420 924.881 26.539 2,87%
Tabungan BTN Simpel 161.175 103.371 57.804 55,92%
Tabungan Cermat 951.420 20.763 930.657 4.482,29%
Tabungan BTN Perumahan 22.416 25.738 (3.322) (12,91%)
Tabungan BTN Haji Reguler - - - -
Tabungan BTN Haji Plus - - - -
Tabungan BTN Siap! 73.517 71.787 1.730 2,41%
Tabungan Felas 192.807 102.646 90.161 87,84%
Tabungan Simuda Rumahku 31 47 (16) (34,04%)
Tabungan Pos 1.948.677 2.176.441 (227.764) (10,46%)
Tabungan Tabanas Batara 13.657 15.867 (2.210) (13,93%)
Tabungan eBatara Pos 1.935.020 2.160.574 (225.554) (10,44%)
Jumlah Dana Tabungan Konsumer 37.045.734 36.180.190 865.544 2,39%
Jumlah dana Tabungan Konsumer tahun 2023 sebesar Rp37,05 disebabkan oleh pertumbuhan Tabungan Investa sebesar Rp1,92
triliun, meningkat 2,39% dibandingkan dengan tahun 2022 triliun.
yang sebesar Rp36,18 triliun. Peningkatan tersebut terutama
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 239
Page 242
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Jumlah Rekening Tabungan Konsumer (rekening)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Konsumer 2023 2022
Nominal Persentase
Tabungan Batara 2.880.855 3.263.730 (382.875) (11,73%)
Tabungan Investa 7.535 7.559 (24) (0,32%)
Tabungan BTN Pensiunan 27.746 20.093 7.653 38,09%
Tabungan Batara Pendidik 63.789 101.228 (37.439) (36,98%)
Tabungan Batara Prima 10.483 15.268 (4.785) (31,34%)
Tabungan Batara Tax Amnesty 23 21 2 9,52%
Tabungan KPR Mass 69.127 76.495 (7.368) (9,63%)
Tabungan BTN Batara RDN 4.466 4.556 (90) (1,98%)
Tabungan Lainnya 3.092.363 3.037.945 54.418 1,79%
Tabungan BTN Junior 111.110 123.165 (12.055) (9,79%)
Tabungan BTN Juara 556.006 511.129 44.877 8,78%
TabunganKu 1.448.630 1.487.288 (38.658) (2,60%)
Tabungan BTN Simpel 795.592 742.308 53.284 7,18%
Tabungan Cermat 123.211 123.214 (3) 0,00%
Tabungan BTN Perumahan 2.617 2.785 (168) (6,03%)
Tabungan BTN Haji Reguler 2 2 - 0,00%
Tabungan BTN Haji Plus 259 259 - 0,00%
Tabungan BTN Siap! 53.936 47.165 6.771 14,36%
Tabungan Felas 998 622 376 60,45%
Tabungan Simuda Rumahku 2 8 (6) (75,00%)
Tabungan Pos 587.969 642.183 (54.214) (8,44%)
Tabungan Tabanas Batara 2.202 2.932 (730) (24,90%)
Tabungan eBatara Pos 585.767 639.251 (53.484) (8,37%)
Tabungan Bisnis 35.251 24.716 10.535 42,62%
Jumlah Rekening Tabungan Konsumer 6.779.607 7.193.794 (414.187) (5,76%)
Jumlah rekening Tabungan Konsumer tahun 2023 sebanyak Deposito Berjangka BTN Ritel
6,78 juta rekening, menurun 5,76% dibandingkan dengan tahun Produk deposito berjangka Perseroan memberikan kemudahan
2022 yang sebesar 7,19 juta rekening. Penurunan tersebut kepada konsumen atau nasabah untuk investasi berjangka
terutama disebabkan oleh turunnya rekening dari Tabungan Pos dengan benefit yang tinggi. Investasi yang dilakukan dalam mata
sebanyak 54.214 rekening. uang Rupiah dengan suku bunga yang menarik dan bersaing.
Produk Deposito Berjangka BTN Ritel ditawarkan dengan jangka
waktu jatuh tempo 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan > 12
bulan, serta Deposito On Call.
240 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 243
Laporan Tahunan 2023
Tabel Jumlah Deposito Berjangka (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2023 2022
Nominal Persentase
1 bulan 8.293.915 12.132.350 (3.838.435) (31,64%)
2 bulan 447.053 798.656 (351.603) (44,02%)
3 bulan 11.878.796 11.929.638 (50.842) (0,43%)
4 Bulan 768.713 408.758 359.955 88,06%
6 bulan 2.016.777 1.422.113 594.664 41,82%
> 12 bulan 327.305 375.519 (48.214) (12,84%)
E-Depo
1 Bulan 889.459 2.036 887.423 43.586,59%
2 Bulan 52.986 - 52.986 100,00%
3 Bulan 1.001.338 1.864 999.474 53.619,85%
4 Bulan 223.584 - 223.584 100,00%
6 Bulan 597.071 759 596.312 78.565,48%
12 Bulan 17.026 17 17.009 100.052,94%
Deposito On Call 210.461 132.704 77.757 58,59%
DHE - 15.568 (15.568) (100,00%)
Jumlah Dana Deposito Berjangka 26.724.484 27.219.982 (495.498) (1,82%)
Jumlah Deposito Berjangka tahun 2023 sebesar Rp26,72 triliun, turunnya Deposito pada jangka waktu 1 bulan sebesar Rp3,84
menurun 1,82% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar triliun.
Rp27,22 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka (rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2023 2022
Nominal Persentase
1 bulan 43.687 52.685 (8.998) (17,08%)
2 bulan 1.273 1.634 (361) (22,09%)
3 bulan 22.970 24.482 (1.512) (6,18%)
4 Bulan 203 196 7 3,57%
6 bulan 8.628 8.562 66 0,77%
> 12 bulan 2.839 2.924 (85) (2,91%)
E-Depo
1 Bulan 5.599 55 5.544 10.080,00%
2 Bulan 479 - 479 100,00%
3 Bulan 4.340 9 4.331 48.122,22%
4 Bulan 559 - 559 100,00%
6 Bulan 1.772 5 1.767 35.340,00%
12 Bulan 296 2 294 14.700,00%
Deposito On Call 14 37 (23) (62,16%)
DHE - 1 (1) (100,00%)
Jumlah Rekening Deposito Berjangka 92.665 90.592 2.067 2,28%
Jumlah Rekening Deposito Berjangka tahun 2023 sebesar 92.665 disebabkan oleh kenaikan E-Depo pada jangka waktu 1 bulan
rekening, meningkat 2,28% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 5.544 rekening.
yang sebesar 90.592 rekening. Peningkatan tersebut terutama
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 241
Page 244
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Produk Komersial
Portofolio produk Perseroan pada Produk Komersial terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Komersial dan Produk Simpanan
Komersial.
Tabel Nilai Produk Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Produk Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Produk Kredit Komersial 42.963.396 37.654.912 5.308.484 14,10%
Produk Simpanan Komersial 243.694.432 223.893.013 19.801.419 8,84%
Jumlah Nilai Produk Komersial 286.657.828 261.547.925 25.109.903 9,60%
Jumlah nilai Produk Komersial tahun 2023 sebesar Rp286,66 oleh kenaikan penyaluran produk Kredit Komersial sebesar
triliun, meningkat 9,60% dibandingkan dengan tahun 2022 21,02% dan produk Simpanan Komersial sebesar 7,68%.
yang sebesar Rp261,55 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan
Tabel Volume Penyaluran Produk Komersial
Kenaikan/Penurunan
Produk Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Produk Kredit Komersial (Unit) 17.416 11.538 5.878 50,94%
Produk Simpanan Komersial (Rekening) 154.772 66.764 88.008 131,82%
Jumlah produk Kredit Komersial tahun 2023 sebanyak 17.416 PRODUK KREDIT KOMERSIAL
unit atau meningkat 50,94% dibandingkan dengan tahun Perseroan menyediakan produk kredit perbankan komersial
2022 yang sebanyak 11.538 unit. Jumlah produk Simpanan untuk memberikan beragam solusi bagi konsumen dengan
Komersial tahun 2023 sebanyak 154.772 rekening atau produk yang terdiri dari produk Kredit Perumahan dan Kredit
meningkat 131,82% dibandingkan dengan jumlah rekening Non Perumahan. Kredit perumahan berupa Kredit Konstruksi,
tahun 2022, yaitu sebanyak 66.764 rekening Peningkatan sedangkan Kredit Non Perumahan terdiri dari Kredit UMKM dan
volume penyaluran produk Komersial paling tinggi dikontribusi Kredit Komersial Lainnya (KI, KMK dan KMK Kontraktor).
dari pertumbuhan produk Simpanan Komersial yang didominasi
oleh penambahan rekening Giro dengan peningkatan sebesar
86.228 rekening atau 149,56%.
Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Perumahan
Kredit Konstruksi 10.065.987 6.289.738 3.776.249 60,04%
Kredit Non Perumahan
Kredit UMKM 6.722.689 5.590.911 1.131.778 20,24%
Kredit Komersial Lainnya 26.174.720 25.774.215 400.505 1,55%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial 42.963.396 37.654.864 5.308.532 14,10%
Nilai penyaluran Kredit Komersial tahun 2023 sebesar Rp42,97 disebabkan oleh peningkatan penyaluran Kredit Konstruksi
triliun, meningkat 14,10% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp3,78 triliun atau meningkat 60,04%.
yang sebesar Rp37,65 triliun. Peningkatan tersebut terutama
242 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 245
Laporan Tahunan 2023
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Komersial (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Perumahan
Kredit Konstruksi 5.797 4.811 986 20,49%
Kredit Non Perumahan
Kredit UMKM 11.067 6.208 4.859 78,27%
Kredit Komersial Lainnya 552 519 33 6,36%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial 17.416 11.538 5.878 50,94%
Volume penyaluran Kredit Komersial tahun 2023 sebanyak Kredit Konstruksi memiliki peran strategis dalam mendukung
17.416 unit, meningkat 50,94% dibandingkan dengan tahun Program Sejuta Rumah karena penyaluran kredit tersebut
2022 yang sebanyak 11.538 unit. Peningkatan tersebut mampu menciptakan supply rumah. Dalam membuat keputusan
disebabkan oleh kenaikan penyaluran Kredit UMKM sebesar untuk membiayai kredit konstruksi, Perseroan memperhitungkan
78,27%, Kredit Konstruksi sebesar 20,49% dan Kredit Komersial periode jatuh tempo berdasarkan perkiraan masa konstruksi.
Lainnya sebesar 6,36%. Kredit konstruksi dijamin dengan agunan berupa tanah dan
bangunan yang akan dibangun di atas tanah.
Kredit Perumahan – Kredit Konstruksi
Kredit Perumahan pada Produk Komersial adalah Kredit Konstruksi. Nasabah perbankan komersial yang telah mendapatkan Kredit
Perseroan memberikan beragam solusi pembangunan properti Konstruksi BTN juga dapat memperoleh Kredit Kepemilikan Lahan,
dengan banyak kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan. Perseroan menyediakan kredit untuk tujuan memperoleh lahan
Perseroan menyediakan kredit konstruksi kepada pengembang yang akan digunakan untuk membangun hunian dan apartemen
perumahan untuk tujuan modal kerja yang dapat digunakan untuk bersubsidi, dalam jumlah sampai dengan 70% dari biaya Jangka
membiayai pembangunan rumah dan apartemen. Untuk jenis kredit waktu kredit ini mengikuti jangka waktu kredit konstruksinya
ini, Perseroan memberikan kredit maksimal hingga 80% dari biaya dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang diperoleh dan
pembangunan atau konstruksi dengan suku bunga mengambang. bangunan yang dibiayai. dengan tiga tahun dan dijamin dengan
Fasilitas kredit konstruksi memberikan kemudahan bagi nasabah agunan berupa tanah yang diperoleh dan bangunan yang dibiayai.
perbankan komersial untuk melakukan pengembangan dalam
pembangunan bangunan horizontal maupun bangunan vertikal/ Perseroan menyalurkan Kredit Konstruksi melalui 2 (dua) produk
high rise building termasuk sarana dan prasarananya. yaitu Kredit Konstruksi BTN dan Kredit Konstruksi Korporasi
Tabel Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konstruksi 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Konstruksi BTN 9.985.027 5.909.506 4.075.521 68,97%
Kredit Konstruksi Korporasi 80.960 380.232 (299.272) (78,71%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi 10.065.987 6.289.738 3.776.249 60,04%
Nilai penyaluran produk Kredit Konstruksi tahun 2023 sebesar terutama disebabkan oleh kenaikan penyaluran kredit konstruksi
Rp10,07 triliun, meningkat 60,04% dibandingkan dengan BTN sebesar 68,97%.
tahun 2022 yang sebesar Rp6,29 triliun. Peningkatan tersebut
Tabel Volume Penyaluran Kredit Konstruksi
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konstruksi 2023 2022
Nominal Persentase
Kredit Konstruksi BTN 5.793 4.801 992 20,66%
Kredit Konstruksi Korporasi 4 10 (6) (60,00%)
Jumlah Volume Kredit Konstruksi 5.797 4.811 986 20,49%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 243
Page 246
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Volume penyaluran Kredit Konstruksi tahun 2023 sebanyak Kredit Non Perumahan-Kredit Usaha Kecil Mikro dan
5.797 unit, meningkat 20,49% dibandingkan dengan tahun Menengah (UMKM)
2022 yang sebanyak 4.811 unit. Peningkatan tersebut terutama Perseroan menyediakan Kredit UMKM sebagai solusi bagi pengusaha
disebabkan oleh naiknya volume Kredit Konstruksi BTN sebesar Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta bertujuan menyalurkan
20,66%. pembiayaan usaha yang produktif. Perseroan menyalurkan Kredit
UMKM melalui beberapa produk yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR),
Kredit Usaha Mikro Kecil (KUMK), Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit
Investasi UMKM, KMK Kontraktor UMKM.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit UMKM (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2023 2022
Nominal Persentase
KUR 1.807.673 602.060 1.205.613 200,25%
KUMK 2.199.676 2.314.423 (114.747) (4,96%)
KMK 2.652.068 2.647.619 4.449 0,17%
Kredit Investasi UMKM 15.804 3.740 12.064 322,57%
KMK Kontraktor UMKM 47.468 23.069 24.399 105,77%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit UMKM 6.722.689 5.590.911 1.131.778 20,24%
Nilai penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2023 sebesar terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran KUR sebesar
Rp6,72 triliun, meningkat 20,24% dibandingkan dengan 200,25%.
tahun 2022 yang sebesar Rp5,59 triliun. Peningkatan tersebut
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit UMKM (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2023 2022
Nominal Persentase
KUR 8.214 2.475 5.739 231,88%
KUMK 1.405 2.309 (904) (39,15%)
KMK 1.404 1.398 6 0,43%
Kredit Investasi UMKM 10 4 6 150,00%
KMK Kontraktor UMKM 34 22 12 54,55%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit UMKM 11.067 6.208 4.859 78,27%
Volume penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2023 sebanyak Kredit Non Perumahan - Kredit Komersial Lainnya
11.067 unit, meningkat 78,27% dibandingkan dengan tahun Perseroan memasarkan Kredit Non Perumahan berupa Kredit
2022 yang sebanyak 6.208 unit. Peningkatan tersebut terutama Komersial selain dengan memberikan bunga yang kompetitif
disebabkan oleh meningkatnya volume UMKM pada produk juga pelayanan prima yang ditawarkan. Kredit Komersial
KUR sebesar 231,88%. disalurkan Perseroan melalui beberapa produk yaitu Kredit
Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi dan KMK Kontraktor.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2023 2022
Nominal Persentase
KMK 13.529.919 14.748.648 (1.218.729) (8,26%)
Kredit Investasi 9.721.086 5.432.790 4.288.296 78,93%
KMK Kontraktor 1.069.715 1.077.825 (8.110) (0,75%)
244 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 247
Laporan Tahunan 2023
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2023 2022
Nominal Persentase
TLF 1.854.000 4.515.000 (2.661.000) (58,94%)
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial
26.174.720 25.774.263 400.457 1,55%
Lainnya
Nilai penyaluran produk Kredit Komersial Lainnya tahun 2023 tersebut terutama disebabkan oleh naiknya penyaluran Kredit
sebesar Rp26,17 triliun, meningkat 1,55% dibandingkan Investasi sebesar 78,93%.
dengan tahun 2022 yang sebesar Rp25,77 triliun. Peningkatan
Tabel Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya (dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2023 2022
Nominal Persentase
KMK 404 436 (32) (7,34%)
Kredit Investasi 64 19 45 236,84%
KMK Kontraktor 78 58 20 34,48%
TLF 6 6 - 0,00%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial
552 519 33 6,36%
Lainnya
Volume penyaluran Kredit Komersial Lainnya tahun 2023 PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
sebanyak 552 unit, meningkat 6,36% dibandingkan dengan Perseroan menyediakan produk dan layanan pendanaan untuk
tahun 2022 yang sebanyak 519 unit. Peningkatan tersebut segmen perbankan komersial yang meliputi Giro dan Deposito
terutama disebabkan oleh naiknya volume Kredit Investasi Berjangka Lembaga.
sebesar 236,84%.
Tabel Jumlah Dana Simpanan Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Giro Komersial 129.369.288 104.900.918 24.468.370 23,33%
Deposito Berjangka Lembaga 114.313.403 118.992.095 (4.678.692) (3,93%)
Jumlah Dana Simpanan Komersial 243.694.432 223.893.013 19.801.419 8,84%
Jumlah dana produk Simpanan Komersial tahun 2023 sebesar terutama disebabkan oleh pertumbuhan Giro Komersial sebesar
Rp243,69 triliun, meningkat 8,84% dibandingkan dengan tahun 23,33%.
2022 yang sebesar Rp223,89 triliun. Peningkatan tersebut
Tabel Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Giro Komersial 143.891 57.663 86.228 149,54%
Deposito Berjangka Lembaga 10.881 9.101 1.780 19,56%
Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial 154.772 66.764 88.008 131,82%
Jumlah rekening produk Simpanan Komersial tahun 2023 Peningkatan tersebut terutama disebabkan pertumbuhan yang
sebanyak 154.772 rekening, meningkat 131,82% dibandingkan berasal dari produk Giro Komersial yaitu sebanyak 86.228
dengan tahun 2022 yang sebanyak 66.764 rekening. rekening atau meningkat 149,54%.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 245
Page 248
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Giro Komersial
Perseroan memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Giro melalui Giro FLPP dan Giro Non FLPP.
Tabel Jumlah Dana Giro Komersial (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Giro Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Giro Non FLPP 75.362.849 62.039.774 13.323.075 21,48%
Giro FLPP 54.006.179 42.861.144 11.145.035 26,00%
Jumlah Dana Giro Komersial 129.369.028 104.900.918 24.468.110 23,32%
Jumlah dana Giro Komersial tahun 2023 sebesar Rp129,36 terutama disebabkan oleh naiknya Giro Non FLPP sebesar
triliun, meningkat sebesar 23,32% dibandingkan dengan tahun 21,48% dan Giro FLPP sebesar 26,00%.
2022 yang sebesar Rp104,90 triliun. Peningkatan tersebut
Tabel Jumlah Rekening Giro Komersial (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Giro Komersial 2023 2022
Nominal Persentase
Giro Non FLPP 143.882 57.655 86.227 149,56%
Giro FLPP 9 8 1 12,50%
Jumlah Rekening Dana Giro Komersial 143.891 57.663 86.228 149,54%
Jumlah rekening Giro Komersial tahun 2023 sebanyak 143.891 Deposito Berjangka Lembaga
rekening, meningkat 149,56% dibandingkan dengan tahun Perseroan juga memberikan layanan penyimpanan dana dalam
2022 yang sebanyak 57.663 rekening. Peningkatan tersebut bentuk Deposito Berjangka Lembaga melalui produk Deposito
terutama disebabkan oleh pertumbuhan Giro Non FLPP sebesar Berjangka Lembaga dan Deposito On Call Lembaga.
149,56%.
Tabel Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka Lembaga 2023 2022
Nominal Persentase
Deposito Berjangka Lembaga 109.855.648 118.173.089 (8.317.441) (7,04%)
Deposito On Call Lembaga 4.469.756 819.006 3.650.750 445,75%
Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga 114.313.404 118.992.095 (4.678.691) (3,92%)
Jumlah dana Deposito Berjangka Lembaga tahun 2023 sebesar rangka merekomposisi struktur dana lembaga dari Deposito ke
Rp114,31 triliun atau turun sebesar 3,92% dibandingkan tahun Giro untuk menurunkan Cost of Fund (CoF).
2022, yaitu sebesar Rp118,99 triliun. Penurunan tersebut dalam
Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka Lembaga 2023 2022
Nominal Persentase
Deposito Berjangka Lembaga 10.674 9.027 1.647 18,25%
Deposito On Call Lembaga 207 74 133 179,73%
Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga 10.881 9.101 1.780 19,56%
246 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 249
Laporan Tahunan 2023
Jumlah rekening Deposito Berjangka Lembaga tahun 2023 Peningkatan tersebut merupakan salah satu strategi diversifikasi
sebanyak 10.881 rekening, meningkat 19,56% dibandingkan nasabah untuk mengurangi ketergantungan dengan nasabah
dengan tahun 2022 yang sebanyak 9.101 rekening. besar (concentration risk).
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI SEGMEN KONVENSIONAL
Overview
Bank BTN menempati posisi sebagai Bank terbesar ke-5 dan memiliki positioning yang kuat pada bisnis perumahan
5,4 juta
Realisasi Kredit ± 3.000
perumahan sejak Notaris bekerjasama
1976 dalam rangka dalam merealisasikan
mendukung Program KPR
Sejuta Rumah
Rp
400 triliun *) ± 2.000
Bank Terbesar ke-5 Pengembang Baru
dari segi Size Aset diciptakan guna
mendukung program
sejuta rumah
± 90% 83,0 % *) 5,4 juta Rp
12,7 triliun ± 7 juta ± 1,8 juta ± 2.117 ± 7.000
portofolio kredit Market Share KPR Market Share KPR Sekuritsasi KPR yang nasabah yang Nasabah digital Layanan ATM dan Mitra pengembang
adalah kredit Subsidi Non Subsidi telah dilakukan sejak dilayani Bank BTN (Digital Account) CRM yang tersebar di bekerjasama
perumahan 2009 dimiliki Bank BTN seluruh Indonesia membangun negeri
Sumber: Data Internal Bank BTN
Perseroan sebagai pemain utama di sektor perumahan sejak tahun pembangunan rumah kepada lebih dari 7000 pengembang
1976 telah merealisasikan 5,4 juta unit rumah dan menguasai 83% perumahan dan ikut serta dalam menciptakan 2000 pengembang
market share KPR Subsidi. Selain itu sebagai Bank Fokus Perumahan, baru. Pada sisi demand, Perseroan memberikan fasilitas KPR dan
Perseroan memiliki peranan penting sebagai enabler dan intergrator KPA kepada masyarakat yang memberikan kontribusi terhadap
dalam pengembangan ekosistem perumahan. Pada sisi supply, pembangunan Kawasan melalui pengembangan berbagai Fasilitas
Perseroan memberikan kredit dan pembiayaan untuk penyediaan/ Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos).
Permodalan Tenaga Kerja Bahan Baku Lokal Pendapatan Negara Pengembang
Sektor properti merupahan Rata-rata 5 orang bekerja 90% bahan baku material penerimaan negara berupa >7.000 Pengembang berperan
sektor yang padat modal untuk pembangunan 1 rumah, yang digunakan dalam pajak yang diterima pemerintah dalam penyediaan perumahan
sehingga merupakan sektor konstruksi rumah merupakan untuk setiap rumah yang terjual
yang padat karya produk dalam negri
Sektor properti berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan PDB, diikuti dengan multiplier effect pada 174 sektor ekonomi turunannya.
Rumah Sakit Shopping Center Sekolah Industri Retail Perkantoran Transportasi
Dampak Pembangunan Sektor Perumahan (dalam setiap 1 Rupiah input)
Peningkatan Output Peningkatan jumlah Tambahan pendapatan
Ekonomi Nasional 2,15x kebutuhan tenaga kerja tenaga kerja terkait properti
sebesar 0,23x 0,76x
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 247
Page 250
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Sebagai sektor yang memiliki multiplier effect kepada 174 f. Memperbaharui channel BTN Properti dengan
sub - sektor industri, pengembangan value chain dari bisnis pengembangan kapabilitas pemasaran digital (SEO dan
perumahan juga menjadi salah satu strategi pengembangan SEM), tampilan web (UI/UX), serta meningkatkan daftar
bisnis yang akan dilakukan Perseroan. Untuk menangkap pengembang.
peluang tersebut, Perseroan akan mengembangkan produk dan g. Membuat one-stop-shop customer housing ecosystem
layanan keuangan yang menyasar perluasan value chain bisnis untuk produk/layanan di seluruh tahapan pada customer
konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan, pengembangan life-cycle.
lahan dan properti, jasa konstruksi dan pembiayaan pada 4. Meningkatkan Kontribusi Pada Program KPR Subsidi dan
pengembang (developer). Wholesale Funding
a. Mengembangkan kerja sama kepemilikan rumah melalui
Strategi Segmen Konvensional Tahun 2023 program TAPERA.
b. Mengembangkan pembangunan perumahan Transit
Langkah strategis yang ditempuh Perseroan tahun 2023 adalah Oriented Development (TOD) dengan bekerja sama
sebagai berikut: dengan BUMN Karya dan pengembang lainnya.
1. Penyempurnaan Model Operasional Cabang c. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR di segmen
Melakukan transformasi model operasional cabang milenial dan urban.
yang berorientasi pada sales melalui sentralisasi fungsi d. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR dari
operasional transaksi, kredit dan akunting. Sentralisasi lembaga TAPERA, BPJS, atau Lembaga Pengelola Dana
aktivitas operasional akan dilakukan dalam beberapa tahap Pensiun lainnya.
yaitu: e. Mengembangkan potensi sumber pendanaan melalui
a. Menjalankan program penjualan untuk meningkatkan dukungan Pemerintah ataupun regulator perbankan
produktivitas kantor cabang melalui peningkatan lainnya.
kapabilitas pegawai, monitoring kinerja secara real 5. Mengembangkan Bisnis Berbasis Value Chain Perumahan
time, dan pembaharuan KPI. a. Mengembangkan dan menjual produk pada sepanjang
b. Meningkatkan fungsi BTN Smart melalui pengembangan value chain mitra developer komersial.
BTN Smart fase 3. b. Menetapkan proses penjualan dan model cakupan
c. Mengembangkan program marketing communication Relationship Manager (RM) kredit komersial dan UMKM
melalui umbrella campaign pada seluruh channel untuk memperoleh bisnis sepanjang value chain mitra
Perseroan. developer komersial.
2. Mengembangkan Partnership c. Mengembangkan kemitraan di sepanjang ekosistem
a. Membentuk perusahaan modal ventura, sebagai special real estate untuk memberikan layanan beyond-banking
vehicle untuk mengembangkan perusahaan assets kepada pengembang.
management dan penyertaan pada bisnis digital, seperti 6. Mengembangkan Layanan Menjadi One Stop Solution
fintech KPR. Banking Service
b. Membentuk anak perusahaan asuransi jiwa untuk a. Mengembangkan BTN Solusi untuk meningkatkan
mengoptimalkan bisnis captive (KPR). product holding nasabah, menyasar korporasi BUMN,
c. Pendirian perusahaan Manajemen Investasi untuk instansi pemerintah, instansi pendidikan dan perusahaan
mengelola dana TAPERA dan mengembangkan Dana swasta besar.
Investasi Real Estate (DIRE)/Real Estate Investment Trust b. Mengembangkan layanan premium banking bagi segmen
(REITS) dan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA). emerging affluent dan affluent dengan mengembangkan
d. Mengembangkan platform jual-beli properti yang digital maupun mobile banking, memanfaatkan data
terintegrasi dengan BTN Properti. analytics, dan meningkatkan kapabilitas Teknologi
3. Meningkatkan KPR Non Subsidi di Segmen Emerging Affluent Informasi (TI) yang mendukung transaksional.
dan Affluent c. Cross sell kepada nasabah KPR melalui pemanfaatan
a. Meluncurkan produk bundling KPR dengan Tabungan data analytics.
(BTN Solusi, KPR Tabungan). d. Menjadi bank operasional untuk nasabah institusi.
b. Digitalisasi proses KPR, melalui pengembangan tracking e. Meningkatkan produktivitas transaksi treasury dan
portal untuk nasabah dan pengembang. mengembangkan bank kustodian.
c. Mengembangkan proposisi KPR untuk segmen milenial, 7. Mengembangkan Kapabilitas Channel Transaksi, Digitalisasi
mass, dan mass affluent. dan Data Analytics
d. Mengembangkan kerja sama dengan top developer a. Mengembangkan Application Programming Interface
yang menyasar proyek perumahan segmen emerging (API) management dan sandboxing.
affluent dan affluent. b. Meningkatkan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) dan
e. Kerja sama dengan 15 agen properti nasional dan fungsionalitas dari Cash Management System (CMS)
6.000 agen properti individual untuk meningkatkan KPR dan internet banking untuk menyediakan produk CMS
Non Subsidi, khususnya KPR second. dan internet banking yang kompetitif bagi nasabah
komersial.
248 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 251
Laporan Tahunan 2023
c. Mengembangkan strategi digital banking melalui inflasi di masing-masing negara. Menjelang akhir tahun 2023,
pengembangan mobile dan internet banking, virtual kondisi ekonomi global menunjukkan perbaikan di mana inflasi
branch, pembayaran digital dan pembukaan rekening dan suku bunga acuan di beberapa negara perlahan diturunkan.
online. Namun, pada tahun 2024, ekonomi negara berkembang
d. Mengembangkan data analitik untuk mendukung seperti Indonesia dan India diperkirakan akan tetap tumbuh
kebutuhan bisnis serta penerapan tata kelola data dan melebihi capaian tahun 2023. Sedangkan ekonomi pada
mengembangkan infrastruktur big data. negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang diperkirakan
e. Integrasi iLoan consumer, commercial, lead management akan tumbuh lebih lambat dibandingkan tahun 2023. Ekonomi
system dan btnproperti.co.id. Tiongkok pada tahun 2024 juga diperkirakan akan melambat.
8. Meningkatkan Produktivitas Organisasi, Kapabilitas SDM Pemulihan ekonomi global terus menunjukkan perbaikan
dan Budaya Kerja dengan kecenderungan perlambatan ekonomi Tiongkok dan
a. Implementasi struktur organisasi berbasis Strategic penguatan ekonomi Amerika Serikat. Tingkat inflasi di negara
Business Unit (SBU) untuk membangun performance- maju masih tetap tinggi karena berlanjutnya tekanan inflasi jasa,
driven organization. ketatnya pasar tenaga kerja, dan meningkatnya harga minyak.
b. Meningkatkan produktivitas pegawai melalui Perkembangan tersebut mendorong tetap tingginya suku bunga
implementasi reward management, promosi Employee kebijakan moneter di negara maju, terutama Federal Funds
Value Proposition (EVP), perbaikan proses dan channel Rate, yang mengakibatkan meningkatnya ketidakpastian pasar
rekrutmen, serta pengembangan jalur karier. keuangan global. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh
c. Meningkatkan pelatihan dan membangun kapabilitas IMF untuk 2023 terkoreksi menjadi 3,0% dan sedikit menurun ke
hard skill dan soft skill pada unit kredit, RM, sales force level 2,9% untuk tahun 2024.
di kantor cabang, maupun kepada fungsi support (IT,
operation, risk, dan lainnya) dengan perencanaan Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi domestik melanjutkan
pengembangan yang baik dan tracking kemajuan perbaikannya didukung oleh membaiknya permintaan domestik
pembelajaran secara digital. dan tetap positifnya kinerja ekspor seiring berlanjutnya
9. Melanjutkan Inisiatif Perbaikan Proses Bisnis hilirisasi sumber daya alam (SDA). Hal tersebut tercermin pada
a. Memperbaiki proses kredit komersial melalui simplifikasi pertumbuhan positif keyakinan konsumen, penjualan eceran,
dokumentasi, standardisasi dan otomatisasi alur kerja/ ekspansi Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur,
proses kredit. serta realisasi ekspor yang tetap positif, yang didukung oleh
b. Melakukan inisiatif perbaikan proses bisnis kredit SME meningkatnya mobilitas masyarakat dan penyaluran kredit
melalui otomatisasi proses kredit, mengembangkan oleh perbankan. Namun demikian, beberapa risiko perlu terus
model underwriting kredit SME. diwaspadai seperti tekanan inflasi global, kenaikan suku bunga
c. Sentralisasi proses kredit komersial melalui pembentukan acuan oleh The Fed, serta ketidakpastian pasar keuangan
Commercial Banking Center (CBC). global. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
10. Meningkatkan Kualitas Kredit Dan Mempercepat pada tahun 2023 sebesar 5,0%, sedikit tertahan akibat
Penyelesaian NPL dampak perlambatan ekonomi global. Sementara pada 2024,
a. Memperkuat sistem manajemen collection dan perekonomian Indonesia diprediksi akan stabil tetap berada
meningkatkan produktivitas desk collection untuk segmen pada level 5,0%.
kredit konsumer.
b. Standardisasi proses pengambilan keputusan Prospek Jangka Menengah dan Panjang
restrukturisasi untuk SME dan komersial.
c. Mempercepat penjualan kredit NPL melalui penjualan Pertumbuhan ekonomi nasional yang terus berlanjut sampai
aset secara masif dengan menerapkan metode baru dengan Triwulan III 2023 akan memberikan kontribusi positif
(penjualan aset kepada investor/institusi keuangan, terhadap potensi sektor properti ke depan, khususnya pada
kerja sama debt recovery, upaya litigasi dan legal proyeksi pertumbuhan bisnis KPR. Selain pertumbuhan ekonomi,
action). potensi peningkatan bisnis KPR ke depan juga akan di dorong
oleh realisasi program KPR Tabungan Perumahan Rakyat
Prospek Usaha Dan Strategi Segmen Konvensional (TAPERA) yang sudah dimulai sejak tahun 2022.
Tahun 2024
Rasio KPR terhadap PDB yang masih rendah juga merupakan
Prospek Jangka Pendek peluang yang akan dikembangkan Perseroan untuk memperluas
bisnis perumahan ke depannya. Di tahun 2019, rasio KPR
Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan terhadap PDB Indonesia adalah 3,0% masih lebih kecil
sebagai dampak dari ketegangan politik Rusia dan Ukraina. Hal dibanding negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina
ini menyebabkan naiknya harga komoditas dan energi, yang (3,9%), Thailand (23,9%) dan Singapura (52,1%). Dengan
menyebabkan inflasi yang mendorong Bank Sentral dari banyak komitmen keberlanjutan Program Sejuta Rumah Pemerintah dan
negara menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan meningkatnya populasi middle income yang di dominasi oleh
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 249
Page 252
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
generasi millenial dan segmen emerging affluent juga menjadi tahun depan Perseroan akan meningkatkan penjualan KPR Non
pertimbangan bagi Perseroan untuk memperluas fokusnya dalam Subsidi dengan menyasar top developers dan direct selling
mengembangkan bisnis perumahan ke depan, khususnya dalam KPR kepada konsumer (direct to consumer) melalui kerja sama
meningkatkan pangsa pasar di segmen millenial dan emerging dengan agen properti nasional dan individu.
affluent. Untuk menangkap potensi pertumbuhan tersebut, di
Gambar Peluang Pengembangan Bisnis KPR
Rasio KPR terhadap PDB 2019 (%) Pasar KPR Nasional Berdasarkan Segmen 2019
3.0 KPR Non Subsidi KPR Subsidi
Pembeli Langsung
3.1 34% 28%
Direct-to-consumer Segmen subsidi
3.9 (Persentase BTN: 12%) KPR Non Subsidi (Porsi BTN: 77%)
Dari Developer
7.7
• Pricing menarik untuk rumah
second vs. rumah baru pasca 38% Program Sejuta Rumah Pemerintah
untuk menutup backlog perumahan
COVID di Indonesia
• Sales channel besar melalui
10.1 15 agen properti nasional
dan 30 ribu agen individu
23.9
27.9
35.4
52.1
Developer (Porsi BTN pada 2019: 24%)
• Penyelesaian pembangunan yang terhenti oleh developer besar dan menengah.
• Kenaikan tingkat pendapatan pasca pemulihan, terutama di 20 kota teratas, dengan
pergeseran ke segmen mass affluent.
Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas menengah generasi Z (usia 8 - 23 tahun) mencapai 27,94% dan generasi
yang didominasi oleh generasi millenial juga menjadi pendorong millenial (24 - 39) sebanyak 25,87% yang mana porsi tersebut
bisnis pembiayaan perumahan ke depan. Berdasarkan data diprediksi akan terus tumbuh hingga 10 tahun ke depan yang
Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis perumahan di
generasi millenial mendominasi populasi usia produktif dengan segmen first home buyer yang menjadi captive market Perseroan.
Gambar Proyeksi Populasi Indonesia
(Juta Jiwa)
251 251
251
251
251
251
251
251
251
251
2010 2020 2030 2040 2045
Middle Class Others
250 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 253
Laporan Tahunan 2023
Segmen Syariah
Penjelasan dan Produktivitas Segmen Syariah
Perseroan juga mengembangkan model perbankan dengan komersial. Kinerja produk dari Segmen Syariah diuraikan melalui
menganut sistem syariah. Segmen Usaha Syariah menyediakan 2 (dua) produk, yaitu Pembiayaan Syariah dan Simpanan
produk simpanan dan pembiayaan bersifat konsumer dan Syariah, dengan masing - masing uraian sebagai berikut:
SEGMEN SYARIAH
PRODUK PEMBIAYAAN PRODUK SIMPANAN
SYARIAH SYARIAH
PEMBIAYAAN PEMBIAYAAN
GIRO SYARIAH DEPOSITO SYARIAH TABUNGAN SYARIAH
KOMERSIAL SYARIAH KONSUMER SYARIAH
Sekilas tentang kinerja dari Segmen Syariah dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini.
Grafik Kinerja Produk Pembiayaan dan DPK Segmen Syariah
(dalam triliun Rupiah)
Pembiayaan Simpanan Jumlah Posisi Produk Segmen
Syariah Syariah Syariah
34,77 41,80
20,89
19,30 37,11
29,18 34,42
31,62
14,17
9,10
6,75
6,01
2,44 2,34
Jumlah Jumlah
Pembiayaan Pembiayaan Tabungan Deposito Nilai Produk Nilai Produk
Giro Syariah
Konsumer Komersial Syariah Syariah Pembiayaan Simpanan
Syariah Syariah
2022 2023
Produk Pembiayaan Syariah
Perseroan juga melakukan pembiayaan perumahan dan non komersial. Rincian informasi terkait kinerja produk Pembiayaan
perumahan melalui mekanisme syariah, dengan klasifikasi produk Syariah Perseroan dapat dilihat pada tabel dan di bawah ini.
pembiayaan unit usaha syariah ke dalam jenis konsumer dan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 251
Page 254
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Posisi Nilai Pembiayaan Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Pembiayaan Konsumer 34.773.107 29.181.003 5.592.104 19,16%
Pembiayaan Komersial 2.341.174 2.443.136 (101.962) (4,17%)
Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Syariah 37.114.281 31.624.139 5.490.142 17,36%
Jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan Syariah tahun tersebut disebabkan kenaikan kontribusi pertumbuhan dari
2023 sebesar Rp37,11 triliun. Angka ini meningkat 17,36% pembiayaan konsumer sebesar Rp5,59 triliun yang meningkat
dibanding penyaluran pembiayaan di tahun 2022. Peningkatan sebesar 19,16% dibandingkan tahun 2022.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Syariah (dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Pembiayaan Konsumer 276.508 241.407 35.101 14,54%
Pembiayaan Komersial 1.260 1.154 106 9,19%
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Syariah 277.768 242.561 35.207 14,51%
Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan sampai dengan - KPR Sejahtera Susun iB
tahun 2023 sebanyak 277.768 unit pembiayaan. Dibanding - KPR SSM Tapak iB
dengan jumlah unit pembiayaan yang disalurkan sampai - KPR SSM Susun iB
dengan tahun 2022, terjadi peningkatan sebanyak 35.207 - KPR Tapera iB
unit, atau sekitar 14,51%. Peningkatan volume pembiayaan b. KPR Non Subsidi yang disalurkan melalui:
ini sebagian besar dikontribusi oleh kenaikan pembiayaan - KPR Platinum iB
konsumer sebanyak 35.101 unit pembiayaan. - KPR Indent iB
c. Non KPR yang disalurkan melalui:
PEMBIAYAAN KONSUMER SYARIAH - Pembiayaan Bangun Rumah iB
Pembiayaan Konsumer Syariah disalurkan oleh Perseroan - PUM-KB Jamsostek iB
melalui beberapa produk sebagai berikut: 2. Pembiayaan Non Perumahan, meliputi:
1. Pembiayaan Perumahan, meliputi: a. Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB
a. KPR Subsidi yang disalurkan melalui: b. Pembiayaan Gadai iB
- KPR BP2BT iB c. Pembiayaan Multijasa iB
- KPR Sejahtera Tapak iB d. Pembiayaan Multimanfaat iB
e. Pembiayaan Emasku
Tabel Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
PEMBIYAAN PERUMAHAN 34.604.291 29.035.911 5.568.380 19,18%
KPR SUBSIDI 22.961.992 19.039.362 3.922.630 20,60%
KPR BP2BT iB 581.978 608.342 (26.364) (4,33%)
KPR Sejahtera Tapak iB 14.313.911 9.806.680 4.507.231 45,96%
KPR Sejahtera Susun iB 1.440 149 1.291 866,44%
KPR SSM Tapak iB 7.715.628 8.450.095 (734.467) (8,69%)
KPR SSM Susun iB 48.991 53.491 (4.500) (8,41%)
KPR Tapera iB 300.044 120.605 179.439 148,78%
KPR Non Subsidi 11.604.082 9.948.479 1.655.603 16,64%
KPR Platinum iB 7.743.069 6.992.763 750.306 10,73%
252 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 255
Laporan Tahunan 2023
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
KPR Indent iB 3.861.013 2.955.716 905.297 30,63%
Non KPR 38.217 48.070 (9.853) (20,50%)
Pembiayaan Bangun Rumah iB 33.330 41.805 (8.475) (20,27%)
PUM-KB Jamsostek iB 4.887 6.265 (1.378) (22,00%)
PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN 168.816 145.092 23.724 16,35%
Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB 1.400 1.752 (352) (20,09%)
Pembiayaan Gadai iB - 141 (141) (100,00%)
Pembiayaan Multijasa iB 15.940 10.346 5.594 54,07%
Pembiayaan Multimanfaat iB 151.476 132.803 18.673 14,06%
Pembiayaan Emasku - 50 (50) (100,00%)
Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah 34.773.107 29.181.003 5.592.104 19,16%
Jumlah posisi Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2023 adalah tersebut sebagian besar dikontribusi oleh pembiayaan KPR
sebesar Rp34,77 triliun, meningkat 19,16% dibandingkan Sejahtera Tapak iB yang mencapai Rp14,31 triliun.
dengan tahun 2022 sebesar Rp29,18 triliun. Posisi pembiayaan
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah (dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
PEMBIYAAN PERUMAHAN 273.261 238.414 34.847 14,62%
KPR SUBSIDI 221.749 189.853 31.896 16,80%
KPR BP2BT iB 6.213 6.263 (50) (0,80%)
KPR Sejahtera Tapak iB 126.742 94.362 32.380 34,31%
KPR Sejahtera Susun iB 10 2 8 400,00%
KPR SSM Tapak iB 86.371 88.077 (1.706) (1,94%)
KPR SSM Susun iB 313 314 (1) (0,32%)
KPR Tapera iB 2.100 835 1.265 151,50%
KPR Non Subsidi 50.544 47.387 3.157 6,66%
KPR Platinum iB 38.119 37.051 1.068 2,88%
KPR Indent iB 12.425 10.336 2.089 20,21%
Non KPR 968 1.174 (206) (17,55%)
Pembiayaan Bangun Rumah iB 348 438 (90) (20,55%)
PUM-KB Jamsostek iB 620 736 (116) (15,76%)
PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN 3.247 2.993 254 8,49%
Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB 15 17 (2) (11,76%)
Pembiayaan Gadai iB - 159 (159) (100,00%)
Pembiayaan Multijasa iB 294 257 37 14,40%
Pembiayaan Multimanfaat iB 2.938 2.558 380 14,86%
Pembiayaan Emasku - 2 (2) (100,00%)
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Konsumer
276.508 241.407 35.101 14,54%
Syariah
Posisi volume Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2023 sebanyak Peningkatan volume Pembiayaan Konsumer sebesar 35.101 unit
276.508 unit pembiayaan, meningkat 14,54% dibandingkan yang disebabkan oleh kontribusi volume pembiayaan KPR Sejahtera
dengan tahun 2022 yang sebanyak 241.407 unit pembiayaan. Tapak iB sebanyak 32.380 unit pembiayaan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 253
Page 256
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
PEMBIAYAAN KOMERSIAL SYARIAH
Pembiayaan Komersial Syariah disalurkan oleh Perseroan 2. Pembiayaan Non Perumahan
melalui beberapa produk sebagai berikut: a. UMKM Syariah
1. Pembiayaan Perumahan b. Pembiayaan Modal Kerja iB
a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB c. Pembiayaan Investasi iB
Tabel Posisi Pembiayaan Komersial Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Pembiayaan Perumahan 1.982.368 1.776.454 205.914 11,59%
Pembiayaan Konstruksi BTN iB 1.982.367 1.776.454 205.914 11,59%
Pembiayaan Non Perumahan 358.807 666.682 (307.875) (46,18%)
UMKM Syariah 0 - - (100,00%)
Pembiayaan Modal Kerja iB 280.771 524.110 (243.339) (46,43%)
Pembiayaan Investasi iB 78.036 142.572 (64.536) (45,27%)
Jumlah Posisi Nilai Pembiayan Komersial
2.341.174 2.443.136 (101.962) (4,17%)
Syariah
Posisi Pembiayaan Komersial tahun 2023 mencapai Rp2,34 dikarenakan adanya pelunasan nasabah-nasabah besar. Akan
triliun. Pencapaian ini menurun sebesar Rp101,96 miliar atau tetapi penurunan tersebut diimbangi dengan peningkatan posisi
4,17% apabila dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunan pembiayaan untuk produk Pembiayaan Konstruksi BTN iB
tersebut berasal dari Pembiayaan Modal Kerja BTN iB sebesar Rp205,91 miliar.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah (dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Pembiayaan Perumahan 1.161 996 165 16,57%
Pembiayaan Konstruksi BTN iB 1.161 996 165 16,57%
Pembiayaan Non Perumahan 99 158 (59) (37,34%)
UMKM Syariah - - - -
Pembiayaan Modal Kerja iB 48 89 (41) (46,07%)
Pembiayaan Investasi iB 51 69 (18) (26,09%)
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial
1.260 1.154 106 9,19%
Syariah
Jumlah posisi volume Pembiayaan Komersial tahun 2023 Produk Simpanan Syariah
sebanyak 1.260 unit, meningkat sebanyak 9,19% dibandingkan
dengan tahun 2022 yang sebanyak 1.154 unit. Peningkatan Perseroan juga melakukan penghimpunan Dana Pihak Ketiga
Posisi volume pembiayaan Komersial melalui produk Pembiayaan melalui Unit Usaha Syariah melalui produk Giro, Tabungan, dan
Konstruksi BTN iB yang menjadi fokus penyaluran Pembiayaan Deposito Syariah.
Komersial tahun 2023 sebesar 165 unit pembiayaan.
Tabel Posisi Dana Simpanan Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Giro Syariah 14.165.526 9.104.388 5.061.138 55,59%
Tabungan Syariah 6.749.835 6.012.830 737.005 12,26%
Deposito Syariah 20.887.524 19.523.557 1.363.967 6,99%
Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah 41.802.885 34.640.775 7.162.110 20,68%
254 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 257
Laporan Tahunan 2023
Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2023 adalah Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan Syariah dan Deposito
sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68% dibandingkan Syariah juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar
dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64 triliun. Peningkatan 12,26% dan 6,99%.
tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan nominal
Tabel Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Giro Syariah 61.128 15.295 45.833 299,66%
Tabungan Syariah 1.191.847 1.063.346 128.501 12,08%
Deposito Syariah 10.957 11.261 (304) (2,70%)
Jumlah Posisi Volume Rekening Simpanan
1.263.932 1.089.902 174.030 15,97%
Syariah
Jumlah volume rekening simpanan syariah tahun 2023 tumbuh 2023, yaitu sebesar 2,70%. Peningkatan volume rekening Giro
sebesar 15,97% dibanding 2022 menjadi sebanyak 1.263.932 Syariah dan Tabungan Syariah yang diiringi dengan penurunan
rekening. Produk Giro Syariah dengan pertumbuhan volume volume rekening Deposito Syariah adalah salah satu hasil dari
sebesar 299,66% menjadi kontributor terbesar atas peningkatan strategi peningkatan CASA dan DPK ritel.
volume simpanan syariah. Produk Tabungan Syariah juga
mengalami peningkatan dari sisi volume rekening, yaitu GIRO SYARIAH
sebanyak 128.501 rekening, 12,08% lebih tinggi dari tahun Simpanan Syariah dalam bentuk Giro diberikan melalui 2 (dua)
2022. Deposito syariah menjadi satu - satunya produk simpanan produk, yaitu Giro BTN iB dan Giro BTN Prima iB.
syariah yang mengalami penurunan volume rekening di tahun
Tabel Posisi Dana Giro Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Giro Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Giro BTN iB 13.439.465 8.623.601 4.815.864 55,85%
Giro BTN Prima iB 726.061 480.787 245.274 51,02%
Jumlah Posisi Dana Giro Syariah 14.165.526 9.104.388 5.061.138 55,59%
Jumlah posisi dana Giro Syariah tahun 2023 mengalami di atas 50% dibanding tahun 2022 dengan rincian Giro BTN iB
peningkatan 55,59% menjadi sebesar Rp14,17 triliun jika mengalami peningkatan 55,85% menjadi Rp13,44 triliun dan
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp9,10 triliun. Giro BTN Prima iB meningkat 51,02% menjadi Rp726 miliar.
Kedua produk Giro Syariah sama - sama mengalami peningkatan
Tabel Posisi Rekening Giro Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Giro Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Giro BTN iB 59.038 13.363 45.675 341,80%
Giro BTN Prima iB 2.090 1.932 158 8,18%
Jumlah Posisi Volume Rekening Giro Syariah 61.128 15.295 45.833 299,66%
Jumlah posisi rekening Giro Syariah tahun 2023 adalah sebanyak tersebut terutama dikontribusi oleh kenaikan Giro BTN iB. Dengan
61.128 rekening, angka ini meningkat sebanyak 45.833 rekening peningkatan 341,80% dibanding tahun 2022, Giro BTN iB
atau tumbuh 299,66% dibanding tahun 2022. Peningkatan menjadi produk giro yang peningkatannya sangat signifikan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 255
Page 258
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
TABUNGAN SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Tabungan diberikan melalui Prima iB, Tabungan BTN Haji iB, TabunganKu iB, Tabungan BTN
beberapa produk yaitu Tabungan BTN Batara iB, Tabungan BTN Qurban iB, Tabungan Simpel BTN iB dan Tabungan Emas BTN iB.
Tabel Posisi Dana Tabungan Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Tabungan BTN Batara iB 1.256.572 1.178.529 78.043 6,62%
Tabungan BTN Prima iB 5.214.570 4.602.504 612.066 13,30%
Tabungan BTN Haji iB 245.314 205.866 39.448 19,16%
TabunganKu iB 13.532 10.451 3.081 29,48%
Tabungan BTN Qurban iB 6.092 4.736 1.356 28,63%
Tabungan Simpel BTN iB 6.489 4.738 1.751 36,96%
Tabungan Emas BTN iB 7.266 6.006 1.260 20,98%
Jumlah Posisi Dana Tabungan Syariah 6.749.835 6.012.830 737.005 12,26%
Jumlah posisi dana Tabungan Syariah tahun 2023 mengalami akad mudharabah (investasi) yang memberikan bagi hasil yang
peningkatan 12,26% yakni menjadi sebesar Rp6,75 triliun jika menguntungkan kepada nasabah. Peningkatan tabungan BTN Prima
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp6,01 triliun. iB juga menunjukkan bahwa kinerja UUS Perseroan pada tahun 2023
Kontribusi terbesar pada peningkatan dana Tabungan Syariah semakin membaik dan dapat memberikan bagi hasil yang optimal
adalah Tabungan BTN Prima iB yang meningkat sebesar Rp612,07 kepada nasabah sehingga membuat nasabah mempercayakan
miliar. Tabungan BTN Prima iB merupakan tabungan dengan penempatan dana lebih banyak kepada UUS Perseroan.
Tabel Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Tabungan BTN Batara iB 701.304 632.423 68.881 10,89%
Tabungan BTN Prima iB 153.644 146.374 7.270 4,97%
Tabungan BTN Haji iB 194.333 170.071 24.262 14,27%
TabunganKu iB 26.108 20.025 6.083 30,38%
Tabungan BTN Qurban iB 23.187 14.867 8.320 55,96%
Tabungan Simpel BTN iB 82.873 71.363 11.510 16,13%
Tabungan Emas BTN iB 10.398 8.223 2.175 26,45%
Jumlah Posisi Volume Rekening Tabungan
1.191.847 1.063.346 128.501 12,08%
Syariah
Jumlah posisi volume rekening Tabungan Syariah tahun 2023 Tabungan Syariah adalah Tabungan BTN Batara iB yang
adalah sebanyak 1,19 juta rekening, meningkat 12,08 % jika meningkat sebanyak 68,88 ribu rekening. Peningkatan tersebut
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebanyak 1,06 juta antara lain disebabkan oleh adanya kerjasama dengan institusi
rekening. Kontribusi terbesar pada peningkatan jumlah rekening pemerintah untuk penyaluran program.
256 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 259
Laporan Tahunan 2023
DEPOSITO SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Deposito diberikan melalui 2 (dua) produk, yaitu Deposito BTN iB baik untuk perorangan maupun
untuk lembaga, serta Deposito On Call iB.
Tabel Posisi Dana Deposito Syariah (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Deposito BTN iB (Perorangan) 1.312.892 1.121.365 191.527 17,08%
Deposito BTN iB (Lembaga) 18.695.037 18.153.922 541.115 2,98%
Deposito On Call iB 879.595 24.827 854.768 3.442,90%
Jumlah Posisi Dana Deposito Syariah 20.887.524 19.523.557 1.363.967 6,99%
Jumlah posisi dana Deposito Syariah tahun 2023 sebesar Call iB masing - masing meningkat sebesar 17,08%, 2,98%, dan
Rp20,89 triliun, meningkat 6,99% jika dibandingkan dengan 3.442,90%. Peningkatan posisi nilai deposito ini dikontribusikan
tahun 2022 yang sebesar Rp19,52 triliun. Jumlah posisi Deposito oleh antara lain oleh program khusus yang diberikan kepada
BTN iB Perorangan, Deposito BTN iB Lembaga, dan Deposito On deposan seperti spesial nisbah.
Tabel Posisi Volume Rekening Deposito Syariah (dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Syariah 2023 2022
Nominal Persentase
Deposito BTN iB (Perorangan) 9.240 9.319 (79) (0,85%)
Deposito BTN iB (Lembaga) 1.662 1.901 (239) (12,57%)
Deposito On Call iB 55 41 14 34,15%
Jumlah Posisi Volume Rekening Deposito Syariah 10.957 11.261 (304) (2,70%)
Jumlah posisi volume rekening Deposito Syariah tahun 2023 3. Kondisi excess reserve yang cukup tinggi.
sebanyak 10.957 rekening, lebih rendah 2,70% dibanding 4. Inisiatif transformasi (Financing Origination System/
tahun 2022 yang sebanyak 11.209 rekening. Meskipun terjadi FOS Collection, kerjasama Tapera dan Tabungan Wajib
penurunan volume rekening deposito, namun jika dilihat dari Perumahan Angkatan Darat (TWP AD), digital onboarding,
besarnya nilai posisi deposito tetap mengalami peningkatan dan corebanking system upgrade).
pada tahun 2023. 5. Pengembangan produk rent to own syariah
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Segmen Strategi Segmen Syariah Tahun 2023
Syariah
Strategi segmen syariah tahun 2023 meliputi strategi
Beberapa keunggulan kompetitif maupun inovasi yang dilakukan pengembangan bisnis pembiayaan, strategi pengembangan
oleh Segmen Syariah antara lain diuraikan sebagai berikut: pendanaan, strategi permodalan, strategi perbaikan kualitas
1. Peluang nasabah captive dengan KPR, Pembiayaan Konstruksi pembiayaan, strategi fee based income, strategi infrastruktur
dan Dana Lembaga yang berpeluang dikembangkan. Information Technology (IT) yang diuraikan sebagai berikut
2. Menjadi mitra Pemerintah pada Program Perumahan
Nasional.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 257
Page 260
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
a. Strategi Pengembangan Bisnis Pembiayaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan marketshare penyaluran KPR Subsidi a. Mengoptimalkan porsi Bank BTN pada kuota KPR FLPP dan KPR TAPERA tahun 2023
yang berkualitas. yang menyasar segmen fixed income dan ASN.
b. Memperkuat komunikasi dengan stakeholder perumahan dalam penyusunan
program.
c. Sosialisasi dan edukasi KPR FLPP dan KPR TAPERA ke asosiasi pengembang.
d. Pengembangan host to host untuk penyaluran KPR FLPP dan KPR Tapera.
e. Pemberian reward dan insentif untuk pengembang.
f. Pengembangan H2H dengan mitra asuransi untuk automasi penutupan asuransi.
g. Pengembangan PRR TAPERA Syariah dan PBR TAPERA Syariah untuk memenuhi
kebutuhan nasabah segmen ASN.
h. Memperkuat sinergi kerjasama dengan pengembang subsidi rating tertentu.
2. Optimalisasi realisasi KPR/KPA dari top developer a. Pemberian fee marketing khusus dan reward.
dan kerjasama dengan agen properti. b. Gathering secara rutin/berkala.
c. Sinergi dan join promo dengan asosiasi dan pengembang.
d. Optimalisasi dan penyempurnaan portal BTN Properti dalam membantu penjualan
pengembang.
e. Pengembangan aplikasi Lead Management System untuk memudahkan monitoring
kegiatan pemasaran.
3. Menumbuhkan database Business Ecosystem untuk a. Meningkatkan kerjasama/kemitraan dengan pihak ketiga.
meningkatkan penyaluran pembiayaan Non KPR. b. Telemarketing nasabah KPR eksisting melalui program top up pembiayaan.
c. Penawaran multijasa dan multimanfaat ke seluruh pegawai Bank BTN dan pegawai
perusahaan payroll.
4. Optimalisasi platform digital yang sudah ada dalam a. Optimalisasi penggunaan portal BTN Properti dengan bekerjasama dengan
mendukung pemasaran dan realisasi KPR bersubsidi pengembang.
maupun KPR Non Subsidi. b. Membuat gimmick dan program promosi untuk nasabah yang mengajukan
permohonan KPR melalui BTN Properti.
c. Implementasi FOS Konsumer dan upgrade aplikasi Eloan dalam upaya percepatan
proses pembiayaan.
5. Peningkatan portofolio pembiayaan komersil a. Maintenance secara berkelanjutan pengembang eksisting
serta mengembangkan skema pembiayaan baru b. Melakukan diversifikasi portofolio pembiayan komersil secara selektif kepada BUMN,
sepanjang value chain perumahan kepada segmen Group Usaha Swasta Bonafide dan instusi pendidikan.
UMKM, corporate dan instansi. c. Optimalisasi partnership dengan program restricted investment (SRIA).
d. Diversifikasi produk melalui produk supply chain financing kepada nasabah UMKM,
korporasi, dan instansi.
6. Memperluas Pembiayaan Syariah dengan a. Memperluas proposisi nilai syariah dengan memanfaatkan solusi pembiayaan
mengembangkan solusi pembiayaan inovatif. inovatif (misal: Ijarah untuk developer).
b. Memperluas cakupan akad MMQ dari total buku pembiayaan Syariah (10%).
c. Diversifikasi skema KPR dengan menggunakan akad IMBT
b. Strategi Pengembangan Pendanaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Reengineering model pemasaran DPK yang efektif a. Menyusun marketing communication dan rebranding yang efektif dan terintegrasi
dan rebranding produk. melalui umbrella campaign.
b. Promo merchant dan partnership yang dapat menjangkau seluruh Indonesia.
c. Pengadaan event yang secara langsung berdampak pada pencapaian bisnis melalui
aktivitas terpadu.
2. Peningkatan DPK berbiaya murah. a. Peningkatan aktivitas transaksi tabungan lembaga melalui pemberian program khusus.
b. Bundling product pembiayaan KPR dengan tabungan sekunder.
c. Fokus KPI Kantor Cabang Syariah pada peningkatan CASA dan DPK Ritel.
d. Meningkatkan komposisi tabungan ritel melalui kolaborasi intensifikasi potensi
nasabah perorangan pada lembaga yang telah bekerjasama.
3. Menjadi bank operasional nasabah institusi. a. Fokus pengembangan produk giro kepada kementerian untuk akuisisi Satuan Kerja
(satker) dan rekanannya.
b. Meningkatkan akuisisi nasabah BUMN, anak perusahaan BUMN, dan swasta.
c. Peningkatan kerja sama transaksional lembaga melalui Cash Management System
(CMS).
d. Fokus penjualan pada segmentasi nasabah Pemerintah, Satker Kementerian/Lembaga
dan Badan Layanan Umum.
4. Upaya Peningkatan CASA melalui utilisasi a. Meningkatkan CASA dengan pengembangan digital banking serta fitur e-banking
e-channel untuk mendukung transaksional. b. Meningkatkan transaksi pada nasabah eksisting yang menyasar nasabah captive.
c. Optimalisasi layanan pembukaan rekening secara online dalam pembukaan rekening
tabungan.
d. Utilisasi e-channel (New Mobile Banking, CMS, New Virtual Account) untuk mendorong
giro dan tabungan transaksional.
258 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 261
Laporan Tahunan 2023
Tema Strategi Inisiatif
5. Pengembangan produk DPK untuk peningkatan a. Pengembangan Tabungan Emas dengan pemberian layanan penyediaan emas melalui
penghimpunan dana nasabah. jasa pihak ketiga.
b. Pengembangan Tabungan tapera berbasis skema saving plan untuk kepesertaan
TAPERA.
c. Strategi Permodalan
Untuk mendukung penyaluran strategi pengembangan - Peningkatan laba/profitabilitas.
bisnis, dibutuhkan permodalan yang cukup dengan - Penerbitan Sukuk Tapera sebagai salah satu bentuk
mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal minimum pendanaan jangka panjang likuiditas UUS Bank BTN.
sesuai Basel III. Upaya penguatan permodalan tahun 2023 - Mengoptimalkan penambahan modal dari pelaksanaan
akan difokuskan pada: right issue oleh BTN Induk di tahun 2022.
d. Strategi Perbaikan Kualitas Pembiayaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Memperkuat Collection Management System. a. Memperkuat collection management system - segmen konsumer.
b. Memperkuat collection management system - segmen komersial.
c. Percepatan penyelesaian dokumen pokok dan monitoring untuk percepatan litigasi.
d. Memperbaiki Kualitas data nasabah.
e. Piloting perubahan proses bisnis collection di Kantor Cabang.
f. Implementasi FOS Collection - segmen konsumer
2. Membenahi Tenaga Alih Daya (TAD) management. a. Evaluasi kinerja vendor TAD collection.
b. Monitoring produktivitas TAD collection.
3. Mempercepat penjualan aset pembiayaan macet. a. Penjualan aset pembiayaan macet secara bulk.
b. Memperluas channel penjualan pembiayaan macet.
c. Project assets sales untuk mempercepat recovery pembiayaan macet.
4. Perbaikan kualitas pembiayaan komersial secara a. Penginian data pembiayaan komersial NPF dan pasif.
masif. b. Pengklasifikasian loan NPF dan pasif menjadi 4 (empat) kuadran
c. Partisipasi dalam program BTN Project Tiger.
d. Coaching dan mentoring kepada pegawai Kantor Cabang.
5. Memperluas jaringan terhadap pihak ketiga dalam Pendekatan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dan
upaya penyelesaian pembiayaan bermasalah. Pengadilan Agama serta memperluas kerja sama dengan agen properti, BLS, advokat,
asosiasi pengembang, dan kontraktor.
6. Memperluas relaksasi kebijakan dan pemberian Pemberian kebijakan untuk memperlancar proses penyelesaian pembiayaan serta
reward. pemberian reward dan bantuan operasional.
e. Strategi Fee Based Income
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan pendapatan administrasi Bank. a. Meningkatkan kontribusi biaya administrasi pembiayaan.
b. Optimalisasi pembebanan biaya administrasi Dana pihak ketiga.
2. Meningkatkan pendapatan fee/ujroh jasa bank. c. Optimalisasi fee/ujroh atas bancassurance.
d. Meningkatkan fee/ujroh atas transaksi payroll.
e. Optimalisasi fee/ujroh atas jasa perbankan lainnya
3. Meningkatkan fee berbasis transaksi. a. Peningkatan pengguna e-channel (Mobile Banking, CMS, VA, SMS Notif, ATM).
b. Pengembangan dan peningkatan fitur e-channel.
c. Peningkatan kerjasama partnership berbasis Virtual Account (VA).
f. Strategi Infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
Pengembangan Teknologi Informasi (TI) pada UUS Perseroan Tema tahunan yang diusung pada strategi Teknologi
di tahun 2023 dilakukan oleh BTN Induk dalam rangka Informasi (TI) pada tahun 2023 adalah Expand the
mendukung rencana korporasi serta aspirasi Kebijakan Transformation, Perseroan melanjutkan eksekusi upgrade/
Umum Direksi tahun 2023 pada bidang kredit/pembiayaan replace dan atau enhancement terhadap sistem - sistem
dan kualitas kredit/pembiayaan, bidang pendanaan dan kritikal yang telah diidentifikasikan, melanjutkan
jaringan kantor, bidang fee based income, dan bidang pengembangan system agile based (seperti digital
beban overhead.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 259
Page 262
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
channel). Adapun rencana pengembangan Teknologi akan melakukan assessment maturitas keamanan siber.
Informasi (TI) 2023 secara garis besar selaras dengan Selain itu, Perseroan juga akan melakukan pengujian
inisiatif utama RSTI 2021 - 2025 adalah sebagai berikut: keamanan siber berdasarkan analisis kerentanan dan
1. Mengembangkan strategi digital banking dengan skenario untuk meningkatkan ketahanan siber.
perencanaan dan pembaharuan melalui:
a. Modernisasi digital channel melalui Prospek Usaha dan Strategi Segmen Syariah
pengembangan new mobile banking, EKYC Tahun 2024
untuk Online Onboarding for Open Account UUS
Perseroan dan Virtual Account. Pada tahun 2024, segmen syariah Perseroan ke depan
b. Pengembangan ekosistem digital dan partnership. memiliki prospek usaha yang baik. Segmen syariah melakukan
2. Otomatisasi proses bisnis dan peningkatan kualitas inisiatif dalam mengembangkan bisnis pembiayaan pada
layanan Teknologi Informasi (TI), melalui modernisasi jangka pendek dan menengah yaitu sebagai berikut:
hardware, software/sistem, infrastruktur maupun 1. Mengembangkan program kepemilikan hunian yang
implementasi high availability pada perangkat network terjangkau untuk mendukung program perumahan
data center, dan penggunaan infrastruktur cloud. nasional.
3. Mengembangkan dan optimalisasi sistem operasional a. Mengoptimalkan porsi UUS Perseroan pada kuota
komputer Syariah NG untuk mendukung bisnis syariah KPR Subsidi FLPP dan TAPERA.
dengan upgrade core banking system syariah, b. Mengembangkan skema KPR Rent to Own sebagai
pembaharuan mobile banking syariah serta upgrading skema KPR yang affordable dan equitable, yang
beberapa server sistem demi mendukung operasional menyasar generasi millenial.
bank yang lebih baik dan andal. c. Kemitraan untuk pendanaan proyek perumahan
4. Melakukan assessment untuk meningkatkan security segmen millenial dan urban.
maturity level dalam mempersiapkan organisasi Teknologi d. Mengembangkan skema pendanaan untuk penyediaan
Informasi (TI) Security yang handal berbasis implementasi perumahan yang terjangkau.
CISO serta peningkatan kapabilitas security. e. Pembangunan proyek perumahan millenial dengan
5. Penyesuaian dan penginian kebijakan Teknologi Informasi harga terjangkau dan memiliki fasilitas lengkap
(TI) terhadap kebijakan dan prosedur regulator dan internal (working space, walkable/dekat ke mana - mana)
bank, seperti penambahan prosedur pengembangan melalui pembangunan Transit Oriented Development
rapid/agile dan devsecops dan serta pemanfaatan cloud. (TOD).
6. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas Tim Teknologi f. Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR dengan
Informasi (TI) Perseroan melalui pelatihan dan menggunakan skema akad Ijarah Muntahiya Bittamlik
sertifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. (IMBT).
7. Melakukan pengembangan perluasan monitoring 2. Mengembangkan pangsa pasar KPR di segmen emerging
pada jaringan yaitu Packet Analyzer dan Application affluent dan affluent.
Performance untuk meningkatkan keandalan pada a. Meningkatkan kerjasama dengan Top Developer
jaringan komunikasi. (skala nasional/gold/platinum) dan Agent Property
8. Melakukan pengembangan Application Performance skala nasional maupun lokal untuk menyasar pasar
Monitoring untuk meningkatkan performa pada primary dan secondary mortgage.
aplikasi. b. Mengembangkan kerja sama dengan developer
9. Pengembangan Loan Management System Syariah untuk mengembangkan proyek perumahan di segmen
berupa FOS - enhancement MMQ, fitur FOS Consumer emerging affluent.
dan FOS Collection. c. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti dengan
10. Enhancement Deposito dan Tools Monitoring CIF. digitalisasi proses KPR secara end to end, baik untuk
11. Peningkatan Pinpad. nasabah maupun pengembang.
12. Meningkatkan kapabilitas sistem pembayaran seperti d. Evaluasi performance pengembang dengan
pengembangan sistem fast payment (BI - Fast Tahap melakukan rating secara berkala sehingga dapat
2) maupun sistem untuk mendukung bisnis remittance, diberikan Gimmick khusus terhadap pengembang
seperti host to host incoming transfer. dengan performance baik.
13. Pengembangan Teknologi Informasi (TI) terkait security e. Optimalisasi kerjasama dengan pengembang dengan
by design seperti implementasi Identity and Access penawaran kepada nasabah prima dan mitra
Management, Security, Network Monitoring and kerjasama Perseroan.
Compliance dengan menerapkan end point protection, f. Program upselling dan cross selling produk non
implementasi solusi pengamanan cyber threat, subsidi kepada nasabah KPR Subsidi yang telah
integrated patch management. Untuk mengetahui atau hampir lunas melalui kapabilitas analytics dan
tingkat maturitas keamanan informasi, Perseroan juga program upselling.
260 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 263
Laporan Tahunan 2023
g. Intensifikasi pembiayaan bermargin tinggi, b. Meningkatkan produktivitas sales melalui
memanfaatkan database nasabah existing pengembangan BTN Smart Versi 3.
3. Memperluas value chain real estate yang menyasar UMKM c. Meningkatkan brand awareness Perseroan UUS
dan Kontraktor. melalui program marketing communications.
a. Penawaran produk pembiayaan supply chain financing d. Meningkatkan tingkat transactional banking melalui
kepada pelaku usaha di dalam rantai pasokan (supply pengembangan fitur dan layanan e-channel, payment
chain). gateway serta kerjasama dengan perusahaan fintech
b. Memaksimalkan pemberian pembiayaan modal kerja untuk pelayanan transaksi digital.
ke nasabah kontraktor dalam pengerjaan konstruksi e. Optimalisasi layanan perbankan digital melalui
nasabah Pembiayaan Konstruksi. pembukaan rekening nasabah secara online tanpa
c. Membuat one - stop - shop ekosistem perumahan untuk nasabah perlu datang ke outlet.
di life - cycle nasabah f. Meningkatkan peranan Kantor Layanan Syariah (KLS)
4. Perluasan skema produk pembiayaan di segmen KPR dan dalam layanan pendaftaran haji serta penjualan
Non KPR. produk Tabungan Haji dan Umroh.
a. Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR dengan g. Peningkatan dana CASA melalui aktivitas marketing
menggunakan skema akad IMBT. antara lain investor gathering, property expo dan
b. Perluasan skema produk multimanfaat melalui fasilitas individual engagement.
pembiayaan refinancing atas aset selain properti h. Peningkatan pelayanan kepada nasabah tertentu
dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ). melalui pemberian pelayanan perhatian khusus dan
fasilitas ekslusif kepada segmentasi nasabah prima.
Untuk mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang i. Meningkatkan jumlah penabung melalui produk
dilakukan pada jangka pendek dan menengah adalah tabungan berbasis skema saving plan Tapera.
sebagai berikut: 4. Meningkatkan dana institusi dan lembaga.
1. Mengembangkan kapabilitas sebagai bank transaksional a. Peningkatan fitur rekening Virtual Account (VA) untuk
dan channel transaksi. rekening kementerian negara/lembaga.
a. Mengoptimalkan produktivitas jaringan kantor yang b. Pengembangan transactional Banking Commercial
berada di target market area (perkantoran, pertokoan (Enhancement VA, Bulk Payment dan Payroll)
dan pusat perbelanjaan). c. Peningkatan Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan,
b. Meningkatkan produktivitas sales melalui Lembaga Islam, Pengembang, Kementerian
pengembangan BTN Smart. Negara/Lembaga Pemerintah untuk pemenuhan
c. Program dan strategi campaign tabungan melalui kebutuhan pengelolaan dana lembaga serta layanan
aktivitas marketing communication yang terintegrasi transaksional dan investasi.
pada segmen menengah dan nasabah KPR Non d. Peningkatan kerjasama pembayaran dan optimalisasi
Subsidi. dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf secara digital
d. Program akuisisi dan penjualan produk bundling dengan lembaga filantropi.
kepada korporasi BUMN, Lembaga Pendidikan Islami 5. Rekomposisi portofolio pendanaan.
dan Institusi Lainnya. a. Peningkatan Volume of Account (VoA) dan Number of
e. Program peningkatan penggunaan transaksi echannel Account (NoA) Tabungan BTN Haji dan Umroh BTN
oleh nasabah KPR. iB dengan menjalin kemitraan dengan mitra institusi
2. Menjadi bank operasional pengelolaan dana institusi. strategis antara lain Kementerian Agama, BPKH,
a. Meningkatkan akuisisi Satuan Kerja (Satker) Tour and Travel Umroh, Ormas Keislaman, Kampus -
Pemerintah dan interkoneksi Sistem Perbendaharaan Kampus Islam, Majelis Taklim, dan sebagainya.
dan Anggaran Negara (SPAN). b. Rekomposisi portofolio deposito dengan meningkatkan
b. Meningkatkan akuisisi dan utilisasi cash management share kontribusi dari deposito ritel.
pada nasabah lembaga dan korporasi. c. Meningkatkan tingkat transactional banking melalui
c. Mengembangkan customer base melalui pendekatan pengembangan fitur dan layanan echannel, payment
ekosistem bisnis halal yang berfokus pada sektor gateway serta kerjasama dengan perusahaan fintech
property related, healthcare, perdagangan, education untuk pelayanan transaksi digital.
dan kawasan industri. d. Optimalisasi layanan perbankan digital melalui
d. Mengembangkan retail and wholesale transaction pembukaan rekening nasabah secara online tanpa
melalui program akusisi dan aktivasi mobile banking, nasabah perlu datang ke outlet.
kartu debit, EDC, QRIS serta cash management. e. Meningkatkan peranan Kantor Layanan Syariah (KLS)
3. Strategi peningkatan dana CASA. dalam layanan pendaftaran haji serta penjualan
a. Intensifikasi tabungan pada nasabah pembiayaan produk Tabungan Haji dan Umroh.
eksisting dan lembaga yang bekerjasama.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 261
Page 264
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
f. Peningkatan dana CASA melalui aktivitas marketing h. Meningkatkan jumlah penabung melalui produk
antara lain investor gathering, property expo dan tabungan berbasis skema saving plan Tapera.
individual engagement.
g. Peningkatan pelayanan kepada nasabah tertentu
melalui pemberian pelayanan perhatian khusus dan
fasilitas ekslusif kepada segmentasi nasabah prima.
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
Uraian pendapatan dan profitabilitas segmen usaha disajikan sebagai berikut:
Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
2023 2022
Uraian
Konvensional Syariah Eliminasi Total Konvensional Syariah Eliminasi Total
Pendapatan segmen 24.722.529 3.558.723 - 28.281.252 23.233.200 2.674.168 - 25.907.368
Beban segmen (13.406.425) (1.444.537) - (14.850.962) (10.036.723) (873.361) - (10.910.084)
Pendapatan segmen
11.316.104 2.114.186 - 13.430.290 13.196.477 1.800.807 - 14.997.284
- neto
Pendapatan
4.161.842 154.971 (425.666) 3.891.147 2.405.171 78.845 (209.164) 2.274.852
operasional lainnya
Penyisihan kerugian
penurunan nilai aset
(3.653.668) (111.729) - (3.765.397) (3.414.717) (602.661) - (4.017.378)
keuangan dan non-aset
keuangan
Pembalikkan penyisihan
estimasi kerugian
1.139 - - 1.139 (1.074) - - (1.074)
komitmen dan ontijensi-
bersih
Beban operasional
(7.988.114) (1.455.002) 425.666 (9.017.450) (8.704.656) (943.389) 209.164 (9.438.881)
lainnya
Laba operasional 3.837.303 702.426 - 4.539.729 3.481.201 333.602 - 3.814.803
Pendapatan (beban)
bukan operasional (159.428) (91) - (159.519) 60.912 (25) - 60.887
- neto
Beban pajak (879.222) (830.617)
Laba tahun berjalan 3.500.988 3.045.073
Total aset 392.854.285 54.288.709 (8.393.258) 438.749.736 364.284.663 45.335.575 (7.471.926) 402.148.312
Total liabilitas dan dana
363.082.327 53.581.515 (8.393.258) 408.270.584 338.723.316 44.987.568 (7.471.926) 376.238.958
syirkah temporer
262 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 265
Laporan Tahunan 2023
Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
Pertumbuhan Nominal 2022-2023 Pertumabuhan Persentase 2022-2023
Uraian
Konvensional Syariah Eliminasi Total Konvensional Syariah Eliminasi Total
Pendapatan segmen 1.489.329 884.555 - 2.373.884 6,41% 33,08% 0,00% 9,16%
Beban segmen (3.369.702) (571.176) - (3.940.878) 33,57% 65,40% 0,00% 36,12%
Pendapatan segmen
(1.880.373) 313.379 - (1.566.994) (14,25%) 17,40% 0,00% (10,45%)
- neto
Pendapatan
1.756.671 76.126 (216.502) 1.616.295 73,04% 96,55% 103,51% 71,05%
operasional lainnya
Penyisihan kerugian
penurunan nilai aset
(238.951) 490.932 - 251.981 7,00% (81,46%) 0,00% (6,27%)
keuangan dan non-aset
keuangan
Pembalikkan penyisihan
estimasi kerugian
2.213 - - 2.213 (206,05%) 0,00% 0,00% (206,05%)
komitmen dan ontijensi-
bersih
Beban operasional
716.542 (511.613) 216.502 421.431 (8,23%) 54,23% 103,51% (4,46%)
lainnya
Laba operasional 356.102 368.824 - 724.926 10,23% 110,56% 0,00% 19,00%
Pendapatan (beban)
bukan operasional (220.340) (66) - (220.406) (361,73%) 264,00% 0,00% (361,99%)
- neto
Beban pajak (48.605) 5,85%
Laba tahun berjalan 455.915 14,97%
Total aset 28.569.622 8.953.134 (921.332) 36.601.424 7,84% 19,75% 12,33% 9,10%
Total liabilitas dan dana
24.359.011 8.593.947 (921.332) 32.031.626 7,19% 19,10% 12,33% 8,51%
syirkah temporer
Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas tiap-tiap Segmen
usaha adalah sebagai berikut:
• Konvensional • Syariah
Perseroan membukukan Pendapatan bersih Segmen Perseroan membukukan Pendapatan bersih segmen
Konvensional tahun 2023 adalah sebesar Rp11,32 triliun, Syariah tahun 2023 adalah sebesar Rp2,11 triliun,
menurun 14,25% dibandingkan dengan tahun 2022 yang meningkat 17,40% dibandingkan dengan tahun 2022
sebesar Rp13,20 triliun. Demikian pula dengan laba sebesar Rp1,80 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan
operasional dari segmen konvensional yang meningkat meningkatnya laba operasional dari segmen syariah
10,32% menjadi sebesar Rp3,84 triliun pada tahun 2023 yang naik 110,56% menjadi Rp702,43 miliar pada
dibanding dengan tahun 2022 yang sebesar Rp3,48 tahun 2023 dibanding tahun 2022 sebesar Rp333,60
triliun. Peningkatan laba tersebut didampingi dengan miliar. Peningkatan laba tersebut didampingi dengan
meningkatnya pendapatan operasional lainnya pada meningkatnya pendapatan operasional lainnya pada
tahun 2023. tahun 2023.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 263
Page 266
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain
Informasi mengenai penugasan lain yang diamanatkan Pemerintah kepada Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel Penugasan Lain
Jumlah Jumlah
No. Dasar/Aturan Penugasan Nama Penjelasan Program Kuota yang Penyaluran/
Program Diamanatkan Realisasi
Pemerintah
a. Surat Kementerian Badan Usaha Penyusunan Menyusun Roadmap
Milik Negara (KBUMN) Nomor Roadmap Penyehatan/Penguatan
S-43/DKU.MBU/10/202 tanggal Penyehatan Dana Pensiun Bank BTN
12 Oktober 2022 perihal Petunjuk/ Dana
Pedoman Teknis Pelaksanaan Pensiun
Evaluasi atas Tingkat Kesehatan PPMP
Dana Pensiun Pemberi Kerja Program BUMN.
Pensiun Manfaat Pasti (PPMP). 1 1
b. Surat Kementerian Badan Usaha
Milik Negara (KBUMN Nomor S-1/
DKU.MBU/01/2023 tanggal 4
Januari 2023 perihal Penyampaian
Informasi-Informasi Penting Mengenai
Audit Tahun 2022 dan RKAP Tahun
2023.
Surat Kementerian BUMN Nomor Human Melakukan HC
S-104/DSI.MBU/08/2023 tanggal Capital (HC) Maturity Assessment
8 Agustus 2023 Perihal Pelaksanaan Maturity Pengelolaan SDM
Human Capital Maturity Assessment Assessment yang akan dijadikan
Badan Usaha Milik Negara acuan Kementerian
BUMN dalam menyusun 1 1
strategi dan program
pengelolaan SDM
BUMN untuk mendukung
transformasi BUMN
secara berkelanjutan.
a. Surat Kementerian Koordinator Kredit Usaha KUR merupakan kredit
Bidang Perekonomian Republik Rakyat modal kerja dan/atau
Indonesia Deputi Bidang (KUR) investasi yang diberikan
Koordinasi Ekonomi Makro dan oleh Bank kepada
Keuangan Nomor B/KUR/335/ debitur yang bergerak
D.I.M.EKON/12/2022 tanggal dalam bidang usaha
28 Desember 2022 perihal Plafon yang menurut skalanya
Penyaluran KUR Tahun 2023 BTN. berstatus sebagai
Realisasi Rp1,80
b. Surat Kementerian Koordinator Usaha Mikro, Kecil, dan Rp2,00 triliun
trilun
Bidang Perekonomian Republik Menengah (UMKM)
Indonesia Deputi Bidang di bidang usaha yang
Koordinasi Ekonomi Makro dan produktif dan layak
Keuangan Nomor PK.KUR/199/ namun belum memiliki
D.I.M.EKON/11/2023 tanggal agunan tambahan atau
3 November 2023 perihal agunan tambahan belum
Penyesuaian Plafon Penyaluran KUR cukup.
Tahun 2023 BTN.
264 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 267
Laporan Tahunan 2023
Jumlah Jumlah
No. Dasar/Aturan Penugasan Nama Penjelasan Program Kuota yang Penyaluran/
Program Diamanatkan Realisasi
Pemerintah
Perjanjian Kerja Sama antara Badan Penyaluran KPR FLPP merupakan
Pengelola Tabungan Perumahan KPR FLPP dukungan fasilitas
Rakyat dan PT Bank Tabungan Negara oleh Bank likuiditas pembiayaan
(Persero) Tbk tentang Penyaluran BTN perumahan
Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan rumah tapak
Perumahan Melalui Kredit Pemilikan atau rumah susun
126.316 unit 126.316 unit
Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat kepada Masyarakat
Berpenghasilan Rendah. Berpenghasilan Rendah
a. Perjanjian Kerja Sama (MBR).
Nomor 59/PKS/DIR/2022
b. Perjanjian Kerja Sama
Nomor 53/PKS/BP-TPR/I/12/2022
Perjanjian Kerja Sama antara Badan Penyaluran KPR Tapera adalah
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat KPR Tapera pinjaman yang diberikan
dengan PT Bank Tabungan Negara oleh Bank untuk pembelian rumah
(Persero) Tbk tentang Penyaluran BTN pertama khusus untuk
Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta PNS Peserta Tapera.
4.000 unit 4.503 unit
Tabungan Perumahan Rakyat.
a. Perjanjian Kerja Sama
Nomor 61/PKS/DIR/2022
b. Perjanjian Kerja Sama
Nomor 15/PKS/BP-TPR/IV/12/2022
Perjanjian Kerja Sama antara Satuan Penyaluran SBUM merupakan
Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan Subsidi fasilitas pembiayaan
Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Bantuan perumahan yang
Perumahan Kementerian Pekerjaan Uang Muka diselenggarakan
Umum dan Perumahan Rakyat dan oleh Bank oleh pemerintah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) BTN untuk masyarakat
Tbk tentang Penyaluran Subsidi berpenghasilan rendah.
126.316 126.316
Bantuan Uang Muka Perumahan Pada Bantuan yang diberikan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) berupa pemenuhan
Tbk Tahun 2023. sebagian atau seluruh
a. Perjanjian Kerja Sama uang muka perolehan
Nomor 02/PKS/DIR/2023 rumah.
b. Perjanjian Kerja Sama
Nomor 01/PKS/Satker-DJPI/2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 265
Page 268
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tinjauan
Keuangan
Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu kepada secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan
Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tanggal 31
Desember 2023 yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini. Desember 2023 serta kinerja keuangan dan arus kas untuk
Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan
Purwanto, Sungkoro & Surja dan mendapat opini menyajikan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan Perseroan terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain serta
Laporan Arus Kas disajikan sebagai berikut.
Laporan Posisi Keuangan
Tabel Laporan Posisi Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ASET
KAS 2.127.489 1.661.533 465.956 28,04%
GIRO PADA BANK INDONESIA 18.145.761 25.416.941 (7.271.180) (28,61%)
GIRO PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 1.153.949 963.935 190.014 19,71%
Pihak berelasi 1.049.449 508.322 541.127 106,45%
2.203.398 1.472.257 731.141 49,66%
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.804) (1.747) (57) 3,26%
2.201.594 1.470.510 731.084 49,72%
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
LAIN
Pihak ketiga 30.561.061 12.975.894 17.585.167 135,52%
Pihak berelasi 61 61 - 0,00%
30.561.122 12.975.955 17.585.167 135,52%
EFEK-EFEK
Pihak ketiga 1.454.768 873.109 581.659 66,62%
Pihak berelasi 3.851.105 850.059 3.001.046 353,04%
5.305.873 1.723.168 3.582.705 207,91%
Cadangan kerugian penurunan nilai (22.903) (2.399) (20.504) 854,69%
5.282.970 1.720.769 3.562.201 207,01%
OBLIGASI PEMERINTAH
Pihak berelasi 35.893.929 51.964.973 (16.071.044) (30,93%)
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI
Pihak ketiga - 1.434.190 (1.434.190) (100,00%)
Pihak berelasi - - - -
266 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 269
Laporan Tahunan 2023
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH
Kredit yang diberikan
Pihak ketiga 268.898.377 247.217.823 21.680.554 8,77%
Pihak berelasi 27.685.483 19.439.742 8.245.741 42,42%
296.583.860 266.657.565 29.926.295 11,22%
Cadangan kerugian penurunan nilai (14.191.536) (14.104.914) (86.622) 0,61%
282.392.324 252.552.651 29.839.673 11,82%
Pembiayaan/piutang syariah
Pihak ketiga 37.027.078 31.367.082 5.659.996 18,04%
Pihak berelasi 87.203 257.057 (169.854) (66,08%)
37.114.281 31.624.139 5.490.142 17,36%
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.400.428) (1.570.009) 169.581 (10,80%)
35.713.853 30.054.130 5.659.723 18,83%
318.106.177 282.606.781 35.499.396 12,56%
TAGIHAN DERIVATIF
Pihak ketiga 32.176 103.939 (71.763) (69,04%)
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 475.821 289.206 186.615 64,53%
Pihak berelasi 68.746 131.356 (62.610) (47,66%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (23.876) (136) (23.740) 17.455,88%
520.691 420.426 100.265 23,85%
ASET TETAP
Biaya perolehan/nilai revaluasi 12.953.746 10.599.848 2.353.898 22,21%
Akumulasi penyusutan (4.835.934) (4.246.045) (589.889) 13,89%
8.117.812 6.353.803 1.764.009 27,76%
BUNGA YANG MASIH AKAN
11.526.687 10.750.302 776.385 7,22%
DITERIMA
ASET PAJAK TANGGUHAN - NETO 2.998.282 2.915.428 82.854 2,84%
ASET LAIN-LAIN 3.235.046 2.352.762 882.284 37,50%
TOTAL ASET 438.749.736 402.148.312 36.601.424 9,10%
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA 3.277.514 3.205.358 72.156 2,25%
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
Pihak ketiga 20.957.283 17.636.481 3.320.802 18,83%
Pihak berelasi 108.412.008 87.264.437 21.147.571 24,23%
129.369.291 104.900.918 24.468.373 23,33%
Giro Wadiah
Pihak ketiga 2.402.428 1.783.134 619.294 34,73%
Pihak berelasi 11.037.037 6.841.675 4.195.362 61,32%
13.439.465 8.624.809 4.814.656 55,82%
142.808.756 113.525.727 29.283.029 25,79%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 267
Page 270
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Tabungan
Pihak ketiga 37.029.999 35.656.990 1.373.009 3,85%
Pihak berelasi 692.162 525.339 166.823 31,76%
37.722.161 36.182.329 1.539.832 4,26%
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 1.274.456 1.192.775 81.681 6,85%
Pihak berelasi 2.136 943 1.193 126,51%
1.276.592 1.193.718 82.874 6,94%
38.998.753 37.376.047 1.622.706 4,34%
Deposito berjangka
Pihak ketiga 63.976.056 66.808.185 (2.832.129) (4,24%)
Pihak berelasi 76.717.583 79.389.842 (2.672.259) (3,37%)
140.693.639 146.198.027 (5.504.388) (3,77%)
Total simpanan dari nasabah 322.501.148 297.099.801 25.401.347 8,55%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Pihak ketiga 91.312 136.408 (45.096) (33,06%)
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 320.522 302.037 18.485 6,12%
Pihak berelasi 224.045 118.525 105.520 89,03%
544.567 420.562 124.005 29,49%
LIABILITAS DERIVATIF
Pihak ketiga - - - -
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Pihak ketiga 2.403.573 4.297.252 (1.893.679) (44,07%)
Pihak berelasi 5.868.525 4.355.008 1.513.517 34,75%
8.272.098 8.652.260 (380.162) (4,39%)
PINJAMAN YANG DITERIMA
Pihak ketiga 11.308.799 7.365.320 3.943.479 53,54%
Pihak berelasi 22.453.290 17.455.685 4.997.605 28,63%
33.762.089 24.821.005 8.941.084 36,02%
BUNGA YANG MASIH
647.496 629.366 18.130 2,88%
HARUS DIBAYAR
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 3.580 4.719 (1.139) (24,14%)
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 2.951.848 7.248.985 (4.297.137) (59,28%)
PINJAMAN SUBORDINASI
Pihak ketiga 4.612.840 4.658.242 (45.402) (0,97%)
Pihak berelasi 4.499.997 4.499.977 20 0,00%
9.112.837 9.158.219 (45.382) (0,50%)
TOTAL LIABILITAS 381.164.489 351.376.683 29.787.806 8,48%
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 712.587 468.889 243.698 51,97%
268 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 271
Laporan Tahunan 2023
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pihak berelasi 13.474 11.897 1.577 13,26%
726.061 480.786 245.275 51,02%
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 5.331.249 4.730.686 600.563 12,70%
Pihak berelasi 141.993 88.427 53.566 60,58%
5.473.242 4.819.113 654.129 13,57%
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 11.975.188 11.886.366 88.822 0,75%
Pihak berelasi 8.908.369 7.637.191 1.271.178 16,64%
20.883.557 19.523.557 1.360.000 6,97%
Total simpanan nasabah 27.082.860 24.823.456 2.259.404 9,10%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 4.154 56 4.098 7.317,86%
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 14.781 19.674 (4.893) (24,87%)
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 4.300 19.089 (14.789) (77,47%)
Total simpanan dari bank lain 23.235 38.819 (15.584) (40,15%)
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 27.106.095 24.862.275 2.243.820 9,02%
EKUITAS
Modal saham
Modal dasar
Modal ditempatkan dan disetor penuh 7.017.222 5.295.000 1.722.222 32,53%
Tambahan modal disetor 4.418.900 2.054.454 2.364.446 115,09%
Dana Setoran Modal - 2.756.575 (2.756.575) (100,00%)
Keuntungan neto yang belum direalisasi dan
cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek
(769.001) (1.193.252) 424.251 (35,55%)
dan obligasi Pemerintah setelah pajak tangguhan
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pengukuran kembali program imbalan pasti - setelah
(560.339) (409.657) (150.682) 36,78%
pajak tangguhan
Bagian efektif lindung nilai efektif lindung nilai (32.346) (49.301) 16.955 (34,39%)
Surplus Revaluasi Aset Tetap 3.565.773 3.508.565 57.208 1,63%
Saldo laba*)
Telah ditentukan penggunaannya 13.181.214 10.745.157 2.436.057 22,67%
Belum ditentukan penggunaannya 3.657.729 3.201.813 455.916 14,24%
TOTAL EKUITAS 30.479.152 25.909.354 4.569.798 17,64%
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN
438.749.736 402.148.312 36.601.424 9,10%
EKUITAS
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 juta telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 269
Page 272
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Grafik Laporan Posisi Keuangan
(dalam triliun Rupiah)
438,75
450,00
402,15
400,00 381,16
351,38
350,00
300,00
250,00
200,00
150,00
100,00
27,11 25,91 30,48
50,00 24,86
0,00
DANA SYIRKAH
ASET LIABILITAS EKUITAS
TEMPORER
2022 2023
Aset tanggal 31 Desember 2023, Perseroan telah memenuhi rasio
sesuai ketentuan yang diatur oleh Bank Indonesia dengan
Total Aset tahun 2023 adalah sebesar Rp438,75 triliun, rasio GWM Rupiah dan Valuta Asing serta PLM yaitu masing-
meningkat 9,10% dibandingkan dengan tahun 2022 yang masing sebesar 5,80% ; 4,00% ; 5,00%.
sebesar Rp402,15 triliun. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Giro Pada Bank Lain
lain, giro pada bank lain, efek-efek, kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah. Giro pada bank lain yang dibukukan Perseroan mencapai
Rp2,20 triliun dengan pertumbuhan 49,72% pada tahun 2023
Kas dibanding tahun 2022 sebesar Rp1,47 triliun. Kenaikan ini
terutama dipengaruhi oleh peningkatan giro pada bank lain
Perseroan membukukan kas senilai Rp2,13 triliun, tumbuh dalam valas sebesar 111,26% menjadi Rp1,97 triliun pada
28,04% dibanding tahun 2022 yang mencapai Rp1,66 tahun 2023. Cadangan kerugian penurunan nilai senilai
triliun. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh bertambahnya Rp1,80 miliar tahun 2023 dan Rp1,74 miliar pada tahun
kas dalam mata uang Rupiah senilai Rp2,09 triliun pada 2022. Adapun suku bunga rata-rata per tahun untuk akun ini
tahun 2023 dari tahun sebelumnya senilai Rp1,65 triliun. Kas dalam mata uang Rupiah sebesar 0,69%.
(terutama terdiri dari kas di khasanah dan kas di ATM) dan
setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro Penempatan Pada Bank Indonesia dan Bank Lain
pada bank lain dan investasi jangka pendek likuditas lainnya
dengan jangka waktu jatuh tempo 3 (tiga) bulan atau kurang Perseroan membukukan penempatan pada Bank Indonesia
sejak tanggal perolehan. dan Bank Lain sebesar Rp30,56 triliun pada tahun 2023.
Pencapaian ini tumbuh 135,52% dari tahun sebelumnya
Giro Pada Bank Indonesia yang mencapai Rp12,98 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan
adanya penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Giro pada bank Indonesia menunjukkan penurunan sebesar dalam mata uang asing dari pihak ketiga di tahun 2023
28,61% dari Rp25,42 triliun pada tahun 2022 menjadi sebesar Rp18,41 triliun dan penempatan dengan tenor ≤ 1
Rp18,16 triliun pada tahun 2023. Penurunan Giro Pada bulan.
Bank Indonesia terutama terjadi pada mata uang Rupiah
dari Rp25,19 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp17,61 Seluruh penempatan pada bank Indonesia dan bank lain
triliun di tahun 2023. Dan penurunan tersebut disebabkan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan
oleh penurunan Rasio GWM yang harus dipenuhi dari tahun sebagai lancar dengan tingkat suku bunga rata-rata untuk
2022 sebesar 8,10% menjadi 5,80% pada tahun 2023. Pada Rupiah sebesar 5,23% dan mata uang asing sebesar 5,24%
pada tahun 2023.
270 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 273
Laporan Tahunan 2023
Efek-Efek Disisi lain, tiga industri penerima penyaluran kredit Perseroan
terbesar adalah perumahan sebesar 85,62%, konstruksi
Efek-efek neto yang dimiliki oleh Perseroan mengalami sebesar 4,10%, dan Jasa usaha sebesar 3,34% yang masing-
kenaikan sebesar 207,91% menjadi Rp5,28 triliun pada masing tumbuh sebesar 22,45%; 4,48% dan 53,41% pada
tahun 2023 dari Rp1,72 triliun pada tahun 2022. Kenaikan tahun 2023 menjadi Rp285,69 triliun; Rp13,67 triliun; dan
ini sejalan dengan dengan peningkatan efek-efek dari pihak Rp11,14 triliun.
ketiga dan pihak berelasi dengan masing-masing sebesar
66,62% dan 353,04%. Terdapat investasi efek-efek dengan Tagihan Derivatif
pihak berelasi sebesar Rp3,85 triliun dan Rp850 miliar pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Jumlah Tagihan Derivatif tahun 2023 adalah sebesar Rp32,17
miliar menurun sebesar 69,04% dibandingkan dengan tahun
Obligasi Pemerintah 2022 yang sebesar Rp103,94 miliar. Penurunan tersebut
terutama disebabkan oleh adanya penarikan transaksi
Berbeda dengan efek-efek, kepemilikan Perseroan atas derivatif dari berbagai bank.
Obligasi pemerintah mengalami penurunan sebesar 30,93%
dari Rp51,96 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp35,89 Tagihan Akseptasi
triliun di tahun 2023. Penurunan tersebut disebabkan oleh
adanya surat berharga yang telah jatuh tempo. Tagihan akseptasi Perseroan mengalami kenaikan 23,85% pada
tahun 2023 menjadi Rp520,69 triliun dari Rp420,42 miliar
Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali ditahun 2022. Kenaikan ini terutama berasal meningkatnya
transaksi SKBDN dari pihak ketiga menjadi Rp475,82 miliar
Perseroan pada tahun 2022 membuku tagihan atas efek-efek pada tahun 2023 dari Rp282,05 miliar pada tahun 2022.
yang dibeli dengan janji dijual kembali sebesar Rp1,43 triliun,
dan pada tahun 2023 Perseroan tidak membuku efek-efek yang Aset Tetap
dibeli dengan janji dijual kembali.
Perseroan membukukan aset tetap-neto tahun 2023 sebesar
Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang Rp8,12 triliun atau tumbuh 27,76% dibandingkan tahun
Syariah 2022 yang mencapai Rp6,35 triliun. Untuk mendukung
kelancaran operasional dan kapasitas Teknologi Informasi
Ekspansi penyaluran kredit dan piutang/pembiayaan syariah (TI), di tahun 2023 Perseroan melakukan aktivitas pembelian
yang dilakukan Perseroan di tengah momentum perbaikan aset tetap dan pengembangan infrastruktur Teknologi
ekonomi mampu mendongkrak pertumbuhan akun ini Informasi (TI). Beberapa di antaranya yaitu pembelian tanah
sebesar 12,56% menjadi Rp318,11 triliun pada tahun 2023 untuk pengembangan jaringan kantor, pembangunan gedung
dibanding tahun 2022 senilai Rp282,61 triliun. Kenaikan ini kantor, mobil kas keliling, mesin pendukung operasional dan
juga berasal dari piutang/pembiayaan syariah yang tumbuh pengembangan aplikasi/software.
18,83% menjadi Rp35,71 triliun pada tahun 2023 dari
Rp30,05 triliun pada tahun 2022. Bunga yang Masih Akan Diterima
Selain itu, pertumbuhan penyaluran kredit dan piutang/ Bunga yang Masih Akan Diterima tahun 2023 adalah sebesar
pembiayaan syariah pada tahun 2023 juga didorong oleh Rp11,53 triliun, meningkat 7,22% dibandingkan dengan
kenaikan semua jenis kredit dan pembiayaan. Tiga jenis kredit tahun 2022 yang sebesar Rp10,75 triliun. Peningkatan
dan piutang/pembiayaan syariah yang memiliki kontribusi tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai bunga
terbesar pada tahun 2023 adalah konsumsi sebesar 81,23%, yang masih akan diterima atas kredit yang diberikan
modal kerja sebesar 11,38% dan investasi sebesar 4,65%. Perseroan pada tahun 2023.
Kenaikan kredit ini terutama berasal dari kredit invetasi Aset Pajak Tangguhan - Neto
tumbuh 33,39% menjadi Rp15,53 triliun dari Rp11,64 triliun,
dan kredit sindikasi tumbuh 58,75% menjadi Rp7,15 triliun Perseroan membukukan aset pajak tangguhan tahun 2023
dari Rp2,10 triliun. Sementara itu, peningkatan daya beli mencapai Rp2,99 triliun atau tumbuh 2,84% dibanding
masyarakat yang meningkat terefleksi dari kenaikan kredit tahun 2022 sebesar Rp2,92 triliun. Kenaikan ini terutama
konsumen yang mampu tumbuh tumbuh 10,38% menjadi disebabkan oleh adanya perbedaan temporer antara laporan
Rp271,08 triliun pada tahun 2023 dari Rp245,58 triliun keuangan dan pajak.
tahun sebelumnya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 271
Page 274
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Aset Lain-Lain Surat-Surat Berharga yang Diterbitkan
Perseroan membukukan jumlah aset lain-lain tahun 2023 Jumlah Surat-surat Berharga yang Diterbitkan tahun 2023
mencapai Rp3,23 triliun atau tumbuh 37,50% dibandingkan adalah sebesar Rp8,27 triliun, menurun 4,39% dibandingkan
dengan tahun 2022 sebesar Rp2,35 triliun. Kenaikan akun ini dengan tahun 2022 yang sebesar Rp8,65 triliun. Penurunan
terutama dipengaruhi oleh tagihan (piutang) kepada nasabah tersebut terutama dikarenakan adanya pelunasan saat jatuh
dan pihak lainnya dari Rp1,04 triliun ditahun 2022 menjadi tempo atas surat berharga yang diterbitkan yaitu Obligasi
Rp1,87 triliun pada tahun 2023. berkelanjutan I tahap II.
Liabilitas Pinjaman yang Diterima
Total Liabilitas tahun 2023 adalah sebesar Rp381,16 triliun, Pinjaman yang diterima Perseroan mencapai Rp33,76 triliun,
meningkat 8,48% dibandingkan dengan tahun 2022 yang meningkat 36,02% dibanding dari tahun 2022 sebesar
sebesar Rp351,38 triliun. Peningkatan tersebut terutama Rp24,82 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
disebabkan oleh peningkatan jumlah liabilitas akseptasi, oleh kenaikan pinjaman yang diterima dalam mata uang
simpanan dari nasabah, serta pinjaman yang diterima. rupiah dari Bank Central Asia sebesar Rp8,42 triliun dari
tahun sebelumnya sebesar Rp4,42 triliun tahun 2022, serta
Liabilitas Segera pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF)
sebesar Rp22,46 triliun yang sebelumnya Rp17,46 triliun di
Perseroan membukukan liabilitas segera tahun 2023 sebesar tahun 2022.
Rp3,28 triliun, meningkat 2,25% dibandingkan dengan tahun
2022 sebesar Rp3,21 triliun. Peningkatan tersebut terutama Bunga yang Masih Harus Dibayar
disebabkan adanya deposito berjangka jatuh tempo namun
belum diambil nasabah sebesar Rp90,26 miliar dibanding Bunga yang masih harus dibayar Perseroan tahun 2023
tahun 2022 sebesar Rp14,06 miliar. sebesar Rp647,49 miliar, meningkat 2,88% dibandingkan
dengan tahun 2022 yang sebesar Rp629,37 miliar. Hal
Simpanan dari Nasabah tersebut terutama disebabkan oleh kewajiban pembayaran
bunga atas pinjaman yang diterima Perseroan yang meningkat
Simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) Perseroan terdiri di tahun 2023.
dari giro dan giro wadiah, tabungan dan tabungan wadiah, serta
deposito berjangka. Total DPK Perseroan tahun 2023 mengalami Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
kenaikan 8,55% menjadi Rp322,50 triliun dibandingkan tahun
2022 sebesar Rp297,01 triliun. Dari jumlah DPK ini, pendanaan Perseroan membukukan estimasi kerugian atas komitmen
berbiaya murah atau CASA pada tahun 2023 mencapai 53,73% dan kontijensi sebesar Rp3,58 miliar, menurun 24,14%
atau setara Rp188,01 triliun pada tahun 2023. Pada tahun 2022, dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp4,72 miliar. Penurunan
rasio CASA mencapai 48,52% atau sekitar Rp156,20 triliun. tersebut berbanding lurus dengan eksposure komitmen dan
kontijensi Perseroan di tahun 2023.
Simpanan dari Bank Lain
Liabilitas Imbalan Kerja dan Lain-Lain
Perseroan membukukan simpanan dari bank lain berupa giro,
deposito dan interbank call money. Secara kumulatif, jumlah Perseroan membukukan liabilitas imbalan kerja dan lain-lain
simpanan dari bank lain mencapai Rp91,31 miliar pada 2023 sebesar Rp2,95 triliun, menurun 59,28% dibandingkan
tahun 2023, menurun 33,06% dari Rp136,41 miliar pada dengan tahun 2022 yang sebesar Rp7,25 triliun. Penurunan
tahun 2022. Penurunan ini dikarenakan adanya simpanan tersebut diakibatkan oleh akun dana jaminan pengembang yang
yang telah jatuh tempo. dimigrasi ke produk giro di tahun 2023.
Liabilitas Akseptasi Pinjaman Subordinasi dan Efek-Efek Subordinasi
Perseroan membukukan liabilitas akseptasi sebesar Rp544,57 Jumlah Pinjaman Subordinasi dan efek-efek Subordinasi
miliar pada tahun 2023, tumbuh 29,49% dibandingkan tahun Perseroan tahun 2023 sebesar Rp9,11 triliun, menurun 0,50%
2022 sebesar Rp420,56 miliar. Kenaikan ini seiring dengan dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp9,16
meningkatnya Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh adanya
(SKBDN) dibanding tahun sebelumnya. selisih kurs obligasi subordinasi dalam valuta asing.
272 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 275
Laporan Tahunan 2023
Dana Syirkah Temporer Keuntungan Neto yang Belum Direalisasi dan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Atas Efek-Efek
Dana syirkah temporer adalah penerimaan dan dari investasi dan Obligasi Pemerintah Setelah Pajak Tangguhan
mudharabah muthlaqah, mudharabah muqayyadah, musyarakah Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
dan akun lain lain yang sejenis. Dana syirkah temporer terdiri dari
tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan musyarakah. Keuntungan neto yang belum direalisasi atas efek-efek dan
Jumlah dana syirkah temporer tahun 2023 adalah sebesar obligasi pemerintah yang diukur berdasarkan nilai wajar
Rp27,11 triliun, meningkat 9,02% dibandingkan dengan tahun melalui penghasilan komprehensif, setelah pajak tangguhan
2022 yang sebesar Rp24,86 triliun. Peningkatan dana syirkah tahun 2023 adalah (Rp769,00) miliar, membaik 35,75%
temporer terutama berasal dari pertumbuhan deposito berjangka dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar (Rp1,12)
mudharabah dari pihak berelasi. triliun. Hal ini terjadi dikarenakan perbaikan kualitas
kolektabilitas pada efek-efek dan obligasi pemerintah.
Simpanan Nasabah
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti - Setelah
Simpanan nasabah Perseroan terdiri dari giro mudharabah, Pajak Tangguhan
tabungan mudharabah dan deposito berjangka mudharabah.
Bank membukukan simpanan nasabah sebesar Rp27,08 Pengukuran kembali program imbalan pasti - setelah pajak
triliun, meningkat 9,10% dari tahun 2022 sebesar Rp24,82 tangguhan tahun 2023 adalah sebesar (Rp560,34) miliar,
triliun. Peningkatan tersebut karena adanya kenaikan simpanan menurun 36,78% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar
nasabah dana syirkah temporer pada produk deposito berjangka (Rp409,66) miliar. Hal tersebut karena adanya dampak atas
mudharabah dan tabungan mudharabah. perhitungan program imbalan kerja (PSAK 24) yang berpengaruh
kepada beban komprehensif Perseroan di tahun 2023.
Simpanan dari Bank Lain
Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas
Jumlah simpanan dari bank lain tahun 2023 sebesar Rp23,24
miliar, menurun 40,15% dibandingkan dengan tahun 2022 Bagian efektif lindung nilai - arus kas tahun 2023 adalah
yang sebesar Rp38,82 miliar. Penurunan tersebut karena sebesar (Rp32,35) miliar, membaik 34,39% dibandingkan
adanya penurunan simpanan dari Bank Lain Dana Syirkah dengan tahun 2022 yang sebesar (Rp49,30) miliar. Hal
Temporer pada produk Tabungan Mudharabah dan Deposito tersebut karena adanya peningkatan laba komprehensif tahun
Berjangka Mudharabah. berjalan terkait dengan lindung nilai.
Ekuitas Surplus Revaluasi Aset Tetap
Perseroan mampu membukukan jumlah ekuitas yang lebih Surplus revaluasi aset tetap tahun 2023 adalah sebesar
kuat pada tahun 2023 terutama didukung oleh profitabilitas Rp3,57 triliun, meningkat 1,63% dari tahun 2022 yang
yang lebih baik sehingga meningkatkan saldo laba pada sebesar Rp3,51 triliun. Hal tersebut dipengaruhi adanya
tahun tersebut. Ekuitas Perseroan mencapai sebesar Rp30,48 beberapa aset tetap yang dilakukan penilaian kembali
triliun, meningkat 17,64% dari tahun 2022 sebesar Rp25,91 (revaluasi) pada tahun 2023.
triliun. Kenaikan ekuitas ini terutama didukung oleh saldo laba
sebesar Rp16,84 triliun pada tahun 2023, tumbuh 20,74% Saldo Laba
dari tahun 2022 sebesar Rp13,95 triliun.
Jumlah saldo laba tahun 2023 adalah sebesar Rp16,84
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh triliun, meningkat 20,74% dibandingkan dengan tahun 2022
yang sebesar Rp13,95 triliun. Peningkatan tersebut terutama
Perseroan membukukan modal ditempatkan dan disetor disebabkan oleh laba tahun berjalan yang meningkat pada
penuh tahun 2023 sebesar Rp7,01 triliun, meningkat 32,53% tahun 2023 menjadi sebesar Rp3,50 triliun dibanding tahun
dari tahun 2022 sebesar Rp5,30 triliun. Peningkatan ini sebelumnya Rp3,05 triliun.
dikarenakan adanya tambahan dari Right Issue Perseroan
berupa HMETD II pada tahun 2022/2023.
Tambahan Modal Disetor
Perseroan membuku tambahan modal disetor tahun 2023
sebesar Rp4,42 triliun, meningkat 115,09% dari tahun 2022
sebesar Rp2,05 triliun. Peningkatan ini terutama dikarenakan
oleh tambahan modal disetor akibat Penawaran Umum
HMETD II pada tahun 2022/2023 sebesar Rp2,41 triliun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 273
Page 276
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bunga 24.722.529 23.233.200 1.489.329 6,41%
Bagi hasil dan marjin unit syariah 3.558.723 2.674.168 884.555 33,08%
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil 28.281.252 25.907.368 2.373.884 9,16%
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga (13.203.108) (9.866.919) (3.336.189) 33,81%
Beban pendanaan lainnya (203.317) (169.804) (33.513) 19,74%
Bonus Simpanan Wadiah (71.621) (57.558) (14.063) 24,43%
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah (1.372.916) (815.803) (557.113) 68,29%
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus (14.850.962) (10.910.084) (3.940.878) 36,12%
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto 13.430.290 14.997.284 (1.566.994) (10,45%)
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas simpanan
1.096.346 965.441 130.905 13,56%
dan kredit yang diberikan
Pendapatan dari penerimaan kredit yang
934.191 431.591 502.600 116,45%
dihapusbukukan
Keuntungan (Kerugian) dari penjualan efek-efek
6.669 (234.089) 240.758 (102,85%)
- neto
Keuntungan (Kerugian) dari penjualan obligasi
541.392 (266.235) 807.627 (303,35%)
pemerintah - neto
Keuntungan (Kerugian) yang belum direalisasi
1.802 (64.931) 66.733 (102,78%)
dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto
Keuntungan (Kerugian) Keuntungan yang belum
direalisasi dari perubahan nilai wajar obligasi (5.780) 55.045 (60.825) (110,50%)
pemerintah - neto
Lain-lain 1.310.747 822.775 487.972 59,31%
Total Pendapatan Operasional Lainnya 3.885.367 1.709.597 2.175.770 127,27%
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan
(3.765.397) (4.017.378) 251.981 (6,27%)
dan non-aset keuangan
(Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian
1.139 (1.075) 2.214 (205,95%)
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi (3.884.779) (3.754.028) (130.751) 3,48%
Gaji karyawan (3.982.503) (4.190.298) 207.795 (4,96%)
Premi program penjaminan Pemerintah (656.774) (599.991) (56.783) 9,46%
Lain-lain (487.614) (329.308) (158.306) 48,07%
Total Beban Operasional Lainnya (9.011.670) (8.873.625) (138.045) 1,56%
LABA OPERASIONAL 4.539.729 3.814.803 724.926 19,00%
PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN OPERASIONAL - NETO (159.519) 60.887 (220.406) (361,99%)
274 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 277
Laporan Tahunan 2023
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 4.380.210 3.875.690 504.520 13,02%
BEBAN PAJAK (879.222) (830.617) (48.605) 5,85%
LABA TAHUN BERJALAN 3.500.988 3.045.073 455.915 14,97%
Pendapatan Komprehensif Lain:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Revaluasi Aset Tetap 57.208 200.574 (143.366) (71,48%)
Pengukuran kembali program imbalan pasti (186.027) 59.872 (245.899) (410,71%)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak
35.345 (11.376) 46.721 (410,70%)
akan direklasifikasi ke laba rugi
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Bagian efektif lindung nilai arus kas 20.932 (40.883) 61.815 (151,20%)
Keuntungan (Kerugian) neto yang yang belum
direalisasi atas perubahan nilai dan cadangan
kerugian penurunan nilai efek-efek dan obligasi 517.528 (1.576.967) 2.094.495 (132,82%)
pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan
(97.254) 307.463 (404.717) (131,63%)
direklasifikasi ke laba rugi
Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan 3.848.720 1.983.756 1.864.964 94,01%
LABA PER SAHAM
Dasar (nilai penuh) 249 288 (39) (13,54%)
Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam triliun Rupiah)
16,00 15,00
14,00 13,43
12,00
10,00
8,00
6,00
4,54
3,89 3,81 3,85
4,00 3,05 3,50
1,71 1,98
2,00
0,00
PENDAPATAN PENDAPATAN LABA
LABA LABA TAHUN
BUNGA DAN BAGI OPERASIONAL KOMPREHENSIF
OPERASIONAL BERJALAN
HASIL - NETO LAINNYA TAHUN BERJALAN
2022 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 275
Page 278
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Pendapatan dan Beban Operasional (Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian Penurunan
Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto
Jumlah penyisihan estimasi kerugian penurunan nilai
Jumlah Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto tahun 2023 komitmen dan kontinjensi 2023 adalah sebesar Rp1,14
adalah sebesar Rp13,43 triliun, mengalami penurunan 10,45% miliar, dibandingkan dengan tahun 2022 yang mengalami
dari jumlah Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto posisi tahun pembalikan sebesar Rp1,08 miliar. Peningkatan penyisihan
2022 sebesar Rp15,00 triliun. Penurunan terjadi karena total tersebut disebabkan oleh kenaikan kelonggaran tarik kredit/
beban bunga, bagi hasil dan bonus mengalami peningkatan pembiayaan atau LC SKBDN yang belum jatuh tempo.
pada tahun 2023 yang disebabkan oleh kenaikan hak pihak
ketiga atas bagi hasil mudharabah sebesar 68,29% atau Rp1,37 Beban Operasional Lainnya
triliun pada tahun 2023 dibandingkan dengan posisi tahun
2022 sebesar Rp815,80 miliar. Kemudian diikuti juga dengan Perseroan membukukan total beban operasional lainnya tahun
meningkatnya beban bunga sebesar 33,81% atau Rp13,20 2023 sebesar Rp9,01 triliun, meningkat 1,56% dibandingkan
triliun pada tahun 2023 dibandingkan dengan posisi tahun dengan posisi tahun 2022 sebesar Rp8,87 triliun. Kontribusi
2022 sebesar Rp9,87 triliun. Sementara itu, pendapatan dari terbesar peningkatan disebabkan kenaikan beban lain-lain
bagi hasil dan marjin unit syariah masih memberikan kontribusi sebesar Rp487,61 miliar atau 48,07% lebih besar dari tahun
terbesar pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 33,08% dari sebelumnya sebesar Rp329,31 miliar. Beban lain-lain merupakan
total bagi hasil dan marjin Syariah pada tahun 2022. imbalan atas jasa penagihan, kerugian atas penyelesaian kredit
bermasalah, cadangan litigasi risiko hukum, dan lainnya yang
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus terdiri dari beban representasi, jamuan makan dan minum rapat
dan beban terkait kebutuhan operasional. Selain itu, peningkatan
Jumlah Beban Bunga dan Bagi Hasil tahun 2023 adalah sebesar beban operasional lainnya disebabkan oleh peningkatan premi
Rp14,85 triliun, mengalami kenaikan 36,12% dibandingkan program penjaminan pemerintah, gaji karyawan, serta beban
dengan posisi tahun 2022 sebesar Rp10,91 triliun. Kenaikan umum dan administrasi.
beban bunga, bagi hasil dan bonus tersebut didominasi oleh
meningkatnya hak pihak ketiga atas bagi hasil mudharabah Laba Operasional
sebesar 68,29% dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp1,37
triliun dan posisi tahun 2022 sebesar Rp815,80 miliar. Selain itu Perseroan membukukan peningkatan laba operasional tahun
kenaikan tersebut juga disebabkan karena adanya peningkatan 2023 sebesar 19,00% menjadi Rp4,54 triliun dari Rp3,81
jumlah simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi sumber triliun pada posisi tahun 2022. Peningkatan tersebut seiring
utama pendanaan Bank, sehingga beban bunga meningkat dengan peningkatan pendapatan bunga dan bagi hasil serta
33,81% atau sebesar Rp13,20 triliun pada tahun 2023 pendapatan operasional lainnya pada tahun 2023 masing-
dibandingkan dengan posisi tahun 2022 sebesar Rp9,87 triliun. masing sebesar Rp28,28 triliun dan Rp3,89 triliun.
Pendapatan Operasional Lainnya Pendapatan (Beban) Bukan Operasional - Neto
Perseroan membukukan jumlah pendapatan operasional lainnya Pada tahun 2023, Perseroan membukukan beban bukan
tahun 2023 adalah sebesar Rp3,89 triliun, meningkat 127,27% operasional – neto tahun 2023 sebesar Rp159,52 miliar,
dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp1,71 triliun. berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang mencatatkan
Kenaikan terbesar berasal dari keuntungan penjualan obligasi pendapatan bukan operasional - neto sebesar Rp60,89 miliar.
pemerintah sebesar Rp541,39 miliar atau naik 303,35% dari Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya kerugian kerugian
tahun sebelumnya, kemudian diikuti dengan adanya peningkatan dari revaluasi kurs, beban denda administrasi, kerugian jual beli
pada penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan mata uang asing, dan beban bina lingkungan.
pada tahun 2023 sebesar Rp934,19 miliar atau naik sebesar
116,45% dari tahun 2022 sebesar Rp431,59 miliar. Laba Sebelum Beban Pajak
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Setelah laba operasional dikurang oleh beban bukan operasional
dan Non-Aset Keuangan – neto, Perseroan berhasil membukukan laba sebelum pajak
tahun 2023 sebesar Rp4,38 triliun lebih besar dari tahun 2022
Jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan dan sebesar Rp3,88 triliun atau meningkat 13,02%. Peningkatan
non-aset keuangan 2023 adalah sebesar Rp3,77 triliun lebih tersebut seiring dengan kenaikan pendapatan bunga dan bagi
rendah 6,27% atau sebesar Rp251,98 miliar dibandingkan hasil serta pendapatan operasional lainnya.
dengan tahun 2022 sebesar Rp4,02 triliun. Penurunan tersebut
didukung oleh pengelolaan kredit yang lebih baik dengan
pencapaian rasio NPL (Gross) sebesar 3,01% pada tahun 2023,
lebih rendah dibandingkan tahun 2022 sebesar 3,38%.
276 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 279
Laporan Tahunan 2023
Beban Pajak efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
melalui komprehensif lain.
Jumlah beban pajak tahun 2023 adalah sebesar Rp879,22
miliar, meningkat 5,85% dibandingkan dengan tahun 2022 Laba Komprehensif Tahun Berjalan
yang sebesar Rp830,62 miliar. Peningkatan beban pajak
tersebut disebabkan karena adanya peningkatan laba sebelum Perseroan berhasil membukukan laba penghasilan komprehensif
pajak sebesar Rp504,52 miliar dari tahun 2022 sebesar Rp3,88 tahun berjalan tahun 2023 sebesar Rp3,85 triliun, meningkat
triliun menjadi Rp4,38 triliun pada tahun 2023. 94,01% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp1,98
triliun. Peningkatan tersebut disebabkan karena adanya
Laba Tahun Berjalan keuntungan neto yang belum direalisasikan atas perubahan nilai
efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
Perseroan membukukan jumlah laba tahun berjalan tahun komprehensif lain sebesar Rp517,53 pada tahun 2023 dan
2023 adalah sebesar Rp3,50 triliun, mengalami peningkatan surplus revaluasi aset tetap sebesar Rp57,21 triliun.
sebesar Rp455,92 miliar atau 14,97% dibandingkan dengan
tahun 2022 sebesar Rp3,05 triliun. Peningkatan tersebut seiring Laba Per Saham
dengan kenaikan pendapatan bunga dan bagi hasil serta
pendapatan operasional lainnya. Jumlah laba per saham dasar tahun 2023 adalah sebesar Rp249,
menurun 13,54% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
Penghasilan Komprehensif Lain sebesar Rp288. Peningkatan tersebut dipengaruhi peningkatan
laba per saham yang merupakan hasil dari strategi korporasi
Penghasilan komprehensif lain tahun 2023 adalah sebesar dalam perbaikan dari sisi kualitas bisnis dan pengembangan
Rp347,73 miliar, meningkat dibandingkan dengan tahun 2022 bisnis ke area baru, mendorong Perseroan dapat meningkatkan
yang sebesar (Rp1,06) triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh laba bersih yang berdampak pada peningkatan laba per saham.
keuntungan neto yang belum direalisasikan atas perubahan nilai
Laporan Arus Kas
Tabel Laporan Arus Kas (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITASI OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin 27.618.186 24.331.326 3.286.860 13,51%
Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan 1.011.258 503.307 507.951 100,92%
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan komisi (14.892.249) (10.775.222) (4.117.027) 38,21%
Pembayaran pajak penghasilan badan (1.020.952) (1.001.324) (19.628) 1,96%
Penerimaan dari surat ketetapan pajak - 402.428
Beban operasional lainnya - neto (5.790.828) (6.896.183) 1.105.355 (16,03%)
Beban bukan operasional lainnya - neto (54.382) 13.828 (68.210) (493,27%)
Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan
6.871.033 6.578.160 292.873 4,45%
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:
Penempatan pada bank lain - - - -
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
(246.380) (104.885) (141.495) 134,90%
laporan laba rugi
Obligasi pemerintah untuk nilai wajar melalui
15.788.979 (4.955.939) 20.744.918 (418,59%)
laporan laba rugi
Tagihan akseptasi (124.005) 33.578 (157.583) (469,30%)
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
(38.484.306) (26.318.471) (12.165.835) 46,23%
syariah
Aset lain-lain (785.307) (196.503) (588.804) 299,64%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 277
Page 280
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas operasi:
Liabilitas segera 74.415 (466.852) 541.267 (115,94%)
Simpanan dari nasabah
Giro 24.468.372 31.538.044 (7.069.672) (22,42%)
Giro Wadiah 4.814.656 3.268.857 1.545.799 47,29%
Tabungan 1.539.832 (10.617.072) 12.156.904 (114,50%)
Tabungan Wadiah 82.875 43.479 39.396 90,61%
Deposito berjangka (5.504.388) (322.562) (5.181.826) 1606,46%
Simpanan dari bank lain (45.095) 70.400 (115.495) (164,06%)
Liabilitas akseptasi 124.005 (33.578) 157.583 (469,30%)
Liabilitas lain-lain (4.184.154) 654.214 (4.838.368) (739,57%)
Dana syirkah temporer 2.243.821 2.094.203 149.618 7,14%
Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Operasi 6.634.353 1.265.073 5.369.280 424,42%
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek biaya
(2.868.515) 199.964 (3.068.479) (1.534,52%)
perolehan diamortisasi
Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang
- - - -
dimiliki hingga jatuh tempo
Perolehan aset tetap (2.313.490) (1.042.464) (1.271.026) 121,93%
Penurunan efek-efek diukur pada nilai wajar melalui
(1.247.159) 381.580 (1.628.739) (426,84%)
penghasilan komprehensif lain
Penurunan (kenaikan) obligasi pemerintah diukur pada
2.211.325 5.714.402 (3.503.077) (61,30%)
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pembelian obligasi pemerintah pada biaya
(1.655.566) (7.816.426) 6.160.860 (78,82%)
perolehan diamortisasi
Pembelian efek-efek yang diukur pada biaya
- - - -
perolehan diamortisasi
Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
45.031.457 165.683.898 (120.652.441) (72,82%)
kembali
Pembelian efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
(43.597.267) (165.520.488) - -
kembali
(Kenaikan) Penurunan efek-efek tersedia untuk dijual - - - -
Pembelian obligasi pemerintah yang dimiliki hingga
- - - -
jatuh tempo
Pembelian efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo - - - -
Kas Neto diperoleh (digunakan untuk) Aktivitas
(4.439.215) (2.399.534) (2.039.681) 85,00%
Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang diterbitkan 2.449.019 1.541.330 907.689 58,89%
Pembayaran atas surat-surat berharga yang
(2.769.764) (5.263.000) 2.493.236 (47,37%)
diterbitkan jatuh tempo
Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan janji
67.691.353 592.326 67.099.027 11.328,06%
dibeli kembali
Pembayaran atas efek-efek yang dijual dengan janji
(67.691.353) (592.326) (67.099.027) 11.328,06%
dibeli kembali jatuh tempo
Eksekusi opsi saham karyawan - - -
Pembayaran dividen (609.015) (237.624) (371.391) 156,29%
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 11.185.162 11.814.826 (629.664) (5,33%)
Pembayaran dari pinjaman yang diterima (2.187.576) (9.095.884) 6.908.308 (75,95%)
278 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 281
Laporan Tahunan 2023
Pertumbuhan
Uraian 2023 2022
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Penerimaan dari efek-efek subordinasi - - - -
Pembayaran liabilitas sewa (81.973) (84.983) 3.010 (3,54%)
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
- - - -
subordinasi jatuh tempo
Dana Setoran Modal 1.330.093 2.756.575 (1.426.482) (51,75%)
Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh dari Aktivitas
9.315.946 1.431.240 7.884.706 550,90%
Pendanaan
KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS 11.511.084 296.779 11.214.305 3.778,67%
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 41.526.686 41.229.907 296.779 0,72%
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 53.037.770 41.526.686 11.511.084 27,72%
Grafik Laporan Posisi Keuangan
(dalam triliun Rupiah)
9,32
9,00
8,00
6,63
6,00
4,00
2,00 1,27 1,43
0,00
(2,00)
(4,00) (2,40)
(4,44)
(6,00)
(8,00)
(9,00)
KAS NETO DIPEROLEH KAS NETO (DIGUNAKAN UNTUK)
KAS NETO DIPEROLEH DARI
(DIGUNAKAN UNTUK) DIPEROLEH DARI
AKTIVITAS OPERASI
AKTIVITAS INVESTASI AKTIVITAS PENDANAAN
2022 2023
Arus Kas dari Aktivitas Operasi investasi dari tahun 2022 tersebut dipengaruhi oleh (pembelian)
penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang diukur pada
Perseroan membukukan kas neto dari aktivitas operasional biaya perolehan diamortisasi, perolehan aset tetap, dan
sebesar Rp6,63 triliun pada tahun 2023, meningkat 424,42% (pembelian) penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek biaya
dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp1,26 perolehan diamortisasi.
triliun. Pencapaian yang lebih tinggi ini terutama dipengaruhi
oleh peningkatan arus kas dari obligasi Pemerintah untuk nilai Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
wajar melalui laporan laba rugi dan peningkatan arus kas pada
liabilitas operasi deposito berjangka. Perseroan membukukan kas neto dari aktivitas pendanaan
sebesar Rp9,32 triliun pada tahun 2023, meningkat 550,90%
Arus Kas dari Aktivitas Investasi dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp1,43
triliun. Peningkatan kas neto dari aktivitas pendanaan ini
Perseroan membukukan kas neto untuk aktivitas investasi sebesar dipengaruhi oleh kenaikan penerimaan dari surat-surat
(Rp4,44 triliun) pada tahun 2023, dan pada tahun 2022 adalah berharga yang diterbitkan.
sebesar (Rp2,40 triliun). Peningkatan kas neto untuk aktivitas
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 279
Page 282
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Kemampuan Membayar Utang dan Kolektibilitas Piutang
Kemampuan Membayar Utang
Kemampuan membayar utang tercermin dari likuiditas dan Kemampuan Perseroan membayar kewajiban atau utang dapat
solvabilitas Bank. Berkenaan dengan obligasi yang diterbitkan, diukur dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas,
kemampuan membayar utang tercermin dari lancarnya pembayaran dan rasio profitabilitas. Rasio-rasio tersebut akan menjadi
bunga dan pemeringkatan efek yang diterbitkan. Selain itu, parameter bagi Perseroan dalam menghitung kemampuan
Perseoan memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur Perseroan menyediakan cadangan likuiditas.
digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pinjaman kepada
kreditur. Tujuan dari kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
terpenuhinya hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur terhadap (Likuiditas Bank)
Perseroan. Dalam kebijakan tersebut mencakup pertimbangan
dalam melakukan perjanjian, serta tindak lanjut dalam pemenuhan Kemampuan membayar utang jangka pendek salah satunya
kewajiban Perseroan Terbuka kepada kreditur. Kebijakan hak-hak dapat diketahui melalui rasio likuiditas. Perseroan menggunakan
dasar kreditur, antara lain adalah menerima pelunasan pokok dan beberapa parameter likuiditas yaitu Rasio Penyangga Likuiditas
pembayaran bunga pada waktu yang disepakati, memperoleh Makroprudential (PLM) dan Giro Wajib Minimum (GWM), Loan
hak atas denda keterlambatan pelunasan pokok dan pembayaran to Deposit Ratio (LDR) serta Rasio Intermediasi Makroprudensial
bunga serta meminta keterangan, informasi, dan dokumen serta (RIM).
memeriksa pembukuan Perseroan. Untuk tahun 2023, terdapat
2 (dua) kreditur Perseroan yaitu kreditur pinjaman bilateral dan
kreditur obligasi.
Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) Dan Giro Wajib Minimium (GWM)
Salah satu parameter utama dalam rasio likuiditas adalah Nomor 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi
pemenuhan rasio Giro Wajib Minimum (GWM). Perseroan Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
menjaga GWM Utama dan GWM Sekunder yang pada bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
tahun 2018 telah berubah menjadi Penyangga Likuiditas Usaha Syariah dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor
Makroprudential (PLM). PLM adalah cadangan likuiditas 22/17/PBI/2020 Perihal Perubahan Kedua atas Peraturan Bank
minimum dalam rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi
dalam bentuk surat berharga yang memenuhi persyaratan. Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
Hal tersebut berdasarkan PADG Nomor 22/11/PADG/2020 bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
Perihal Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur Usaha Syariah.
Tabel Rasio PLM dan GWM (dalam %)
Kategori Mata Uang 2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Rupiah:
Utama (GWM) 6,04 8,28 (2,24)
Konvensional
PLM 9,66 16,17 (6,51)
Dolar AS 4,40 4,13 0,27
Syariah Rupiah 6,10 7,76 (1,66)
Rasio GWM konvensional dalam mata uang rupiah tahun 2023 dari Bank Indonesia untuk sebesar 2,5%, sehingga kewajiban
sebesar 6,04%, mengalami penurunan 2,24% dibandingkan pemenuhan minimal GWM Syariah adalah 5,0%. Sedangkan
tahun 2022 mencapai 8,28%, Penurunan rasio GWM GWM yang harus dijaga oleh Bank Umum Konvensional adalah
dikarenakan adanya perubahan pemenuhan GWM yang sebesar 9%. Perseroan dapat mencapai target pertumbuhan
dilakukan oleh regulator, yaitu berdasarkan PADG Nomor kredit sektor prioritas, Perseroan mendapatkan insentif GWM
24/8/PADG/2022 perihal Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan dari Bank Indonesia sebesar 3,2%, sehingga kewajiban
Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi pemenuhan minimal GWM adalah 5,8%.
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah. Giro Wajib Minimum untuk UUS berdasarkan ketentuan Demikian pula dengan rasio PLM yang menurun 6,51% menjadi
adalah sebesar 7,5%, Perseroan mendapatkan insentif GWM 9,66% di tahun 2023. Hal tersebut antara lain dipengaruhi
280 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 283
Laporan Tahunan 2023
berkurangnya posisi surat berharga yang termasuk kategori surat jumlah kredit yang diberikan kepada pihak ketiga terhadap
berharga yang diperhitungkan dalam ketentuan PLM. Sedangkan dana pihak ketiga (simpanan nasabah). LDR Perseroan di
kenaikan posisi GWM valas dilakukan untuk mengoptimalkan tahun 2023 sebesar 95,36%, naik 2,71% dibandingkan tahun
excess likuiditas valas dalam rangka peningkatan pendapatan 2022 yang sebesar 92,65%. Hal tersebut disebabkan oleh
dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku sehingga adanya peningkatan penyaluran jumlah kredit dibandingkan
membuat GWM valas meningkat 0,27% dari 4,13% di tahun dengan tahun 2022.
2022 menjadi 4,40% di tahun 2023.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) (Solvabilitas Bank)
RIM merupakan bentuk penguatan dari Loan to Funding Ratio Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang digunakan
(LFR). RIM adalah rasio kredit yang diberikan kepada pihak dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai dengan komitmennya
ketiga dalam Rupiah dan valuta asing, tidak termasuk kredit untuk menjalankan bisnis perbankan dengan prinsip kehati-
kepada bank lain ditambahkan surat berharga yang dimiliki, hatian dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, Perseroan
terhadap: memastikan Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy
1. Dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan, dan Ratio (CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan
deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak termasuk risiko operasional.
dana antar bank.
2. Surat - surat berharga dalam Rupiah dan valuta asing yang Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia (BI), Kewajiban
memenuhi persyaratan tertentu yang diterbitkan oleh Perseroan. Penyediaan Modal Minimum (KPMM)/CAR yang ditetapkan
untuk bank dengan profil risiko “2” adalah sebesar 9,18%.
Sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/4/ Jumlah modal untuk risiko kredit terdiri dari Modal Inti (Tier I)
PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, tentang “Rasio Intermediasi dan Modal Pelengkap (Tier II).
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Jumlah modal Perseroan di tahun 2023 mencapai Rp31,23
Usaha Syariah” sebagaimana telah diubah dengan PBI Nomor triliun terdiri dari modal inti dan pelengkap masing-masing
21/12/PBI/2019 tanggal 25 November 2019, PBI Nomor sebesar Rp27,15 triliun dan Rp4,07 triliun, sedangkan untuk
22/17/PBI/2020 tanggal 30 September 2020, dan PBI Nomor tahun 2022 jumlah modal sebesar Rp28,17 triliun dengan
24/16/PBI/2022 tanggal 1 November 2022. Perbankan harus modal inti dan pelengkap masing-masing senilai Rp22,53 triliun
menjaga rasio RIM sebesar 84% sampai 94%. Pada tahun dan Rp5,64 triliun. Jumlah ATMR Perseroan tahun 2023 adalah
2023, RIM Perseroan adalah sebesar 92,60%, meningkat sebesar Rp155,27 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 85,76%. 2022 sebesar Rp139,63 triliun. Rasio CAR tahun 2023 adalah
sebesar 20,07% lebih rendah dibandingkan dengan rasio CAR
Perseroan juga mengelola cadangan likuiditas dalam bentuk tahun 2022 sebesar 20,17%.
High Quality Liquid Asset (HQLA) yang juga menjadi komponen
likuiditas, yang ditetapkan dalam jumlah optimal dalam rentang Kemampuan Membayar Utang Dari Efek - Efek
di atas batas minimum HQLA setiap hari sebagai pendukung yang Diterbitkan
kebutuhan likuiditas Perseroan dan pemeliharaan GWM serta
PLM yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Posisi secondary Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin berdasarkan
reserve Perseroan selalu terjaga di atas batas minimum secondary peringkat dari efek - efek yang diterbitkan Bank yaitu Obligasi.
reserve selama tahun 2023. Efek - efek yang diterbitkan secara rutin dinilai oleh Lembaga
Pemeringkat guna mendukung kelayakan efek. Kualitas efek
Loan To Deposit Ratio (LDR) sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit
efek dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan
LDR merupakan salah satu parameter untuk mengukur rasio kemampuannya membayar bunga atau kupon selama jangka
likuiditas yang sehat. Rasio ini adalah perbandingan antara waktu penerbitan efek tersebut.
Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek - Efek yang diterbitkan
Peringkat
Keterangan
2023 2022
BBTN Berkelanjutan II Tahap I 2015 Seri D AA+(idn) AA(idn)
BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri C AA+(idn) AA(idn)
BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri D AA+(idn) AA(idn)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 281
Page 284
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Peringkat
Keterangan
2023 2022
BBTN Berkelanjutan III Tahap II 2019 seri C AA+(idn) AA(idn)
Junior Global Bond Bank BTN (USD) Ba3 Ba3
BBTN Berkelanjutan IV Tahap I 2020 seri C AA+(idn) AA(idn)
BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri A AA+(idn) AA(idn)
BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri B AA+(idn) AA(idn)
Catatan:
- Rating efek - efek dalam negeri yang masih outstanding di tahun 2023 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating efek - efek dalam negeri yang diterbitkan dan masih outstanding di tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang diterbitkan di tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s
Tabel Arti Peringkat Efek
Lembaga Pemeringkat Peringkat Arti Peringkat
Emiten dengan peringkat Ba memiliki kekuatan finansial intrinsic spekulatif, atau mandiri, dan
Moodys Ba3 tunduk pada risiko kredit yang substansial apabila tidak ada kemungkinan dukungan dari afiliasi
atau Pemerintah.
Peringkat Nasional AA menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah
dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.
Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan
Fitch Ratings Indonesia AA peringkat tertinggi di negara tersebut.
Tanda Tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-
rata kategori yang bersangkutan.
Rasio Keuangan Lain
Untuk mengukur profitabilitas dan efisiensi kinerja Perseroan, Laba setelah pajak terhadap Ekuitas atau Return On Equity (ROE),
rasio - rasio keuangan yang digunakan oleh perbankan adalah Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM), dan rasio
Laba sebelum pajak terhadap Aset atau Return On Assets (ROA), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO).
Tabel Rasio Keuangan Lain (dalam %)
Uraian 2023 2022 Kenaikan/Penurunan
Return On Assets (ROA) 1,07% 1,02% 0,05%
Return On Equity (ROE) 13,86% 16,42% (2,56%)
Net Interest Margin (NIM) 3,75% 4,40% (0,65%)
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 86,10% 86,00% 0,10%
Pada tahun 2023, nilai ROA, ROE, dan NIM masing-masing ikut mendorong peningkatan laba bersih di tahun 2023 sebesar
adalah 1,07%, 13,86% dan 3,75% menunjukkan terdapat sedikit Rp3,50 triliun meningkat 14,97% dari tahun 2022.
penurunan bila dibandingkan tahun 2022. Hal tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan persentase cost of fund atau Nilai BOPO tahun 2023 dapat dijaga pada posisi 86,10%
beban bunga dana pihak ketiga Perseroan di tengah ketatnya sama dengan posisi tahun 2022 meskipun terdapat peningkatan
kondisi likuiditas perbankan dan right issue yang dilakukan beban bunga DPK namun Perseroan dapat melakukan efesiensi
pada akhir tahun 2022 namun demikian Perseroan masih dapat pada overhead cost sehingga dapat menjaga rasio BOPO tetap
menyalurkan kredit secara masif dan juga pendapatan yang stabil di posisi ±86%.
diterima selain bunga meningkat signifikan yang pada akhirnya
282 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 285
Laporan Tahunan 2023
Kolektibiltas Piutang
Tingkat kolektibilitas piutang bank dapat dilihat dari nilai rasio Non kredit yang diberikan bank kepada nasabah. Semakin kecil nilai
Performing Loan (NPL). Rasio NPL menjadi tolak ukur untuk melihat NPL, maka performance bank dalam kolektibilitas piutang semakin
seberapa besar kredit yang bermasalah atau macet dari seluruh baik dan menunjukkan kualitas kredit yang baik.
Tabel Kolektabilitas (dalam jutaan Rupiah)
2023 2022
Uraian
Tanpa Segmen Syariah Dengan Segmen Syariah Tanpa Segmen Syariah Dengan Segmen Syariah
Jumlah Kredit/
Pembiayaan yang 296.583.860 333.698.141 266.657.565 298.281.704
Diberikan
Performing Loan (PL) 287.420.712 323.649.241 257.633.126 288.211.404
Lancar 263.614.334 297.250.597 239.577.162 268.076.929
Dalam Perhatian Khusus 23.806.378 26.398.644 18.055.964 20.134.475
Non Performing Loan
9.163.148 10.048.900 9.024.439 10.070.300
(NPL)
Kurang Lancar 393.326 571.273 433.219 580.216
Diragukan 538.432 677.813 793.609 887.982
Macet 8.231.390 8.799.814 7.797.611 8.602.102
PL 96,91% 96,99% 96,62% 96,62%
NPL Gross 3,09% 3,01% 3,38% 3,38%
NPL Net 1,48% 1,32% 1,48% 1,32%
NPL Gross dengan segmen syariah tahun 2023 adalah sebesar 3,01%, membaik 0,37% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
sebesar 3,38%. Kondisi tersebut disebabkan oleh peningkatan dari penyaluran kredit yang diberikan dan perbaikan kualitas kredit
dari NPL menjadi PL.
Tabel Hapus Buku Kredit Macet (dalam jutaan Rupiah)
2023 2022
Uraian
Nilai Hapus Buku Nilai Hapus Buku
Jumlah Debitur Jumlah Debitur
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Konvensional 11.099 2.705.785 8.196 2.497.801
Syariah 1.897 322.241 1.246 374.232
Jumlah 12.996 3.028.026 9.442 2.872.033
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 283
Page 286
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Suku Bunga Dana
Informasi suku bunga produk deposito, tabungan, dan giro Bank per 31 Desember tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga Ritel Suku Bunga Lembaga
Sampai dengan Rp1 juta 0,00% 0,00%
> Rp1 juta - Rp100 juta 1,00% 1,00%
> Rp100 juta - Rp1 miliar 2,40% 2,25%
Tabungan Investa > Rp1 miliar - Rp2 miliar 3,15% 3,05%
> Rp2 miliar - Rp5 miliar 3,40% 3,20%
> Rp5 miliar - Rp10 miliar 4,15% 3,45%
> Rp10 miliar 4,15% 3,90%
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
< Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta 0,10%
> Rp50 juta - ≤ Rp500 juta 0,10%
Tabungan BTN Batara
> Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar 1,00%
> Rp2 miliar 1,00%
< Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - < Rp50 juta 0,50%
Tabungan BTN Bisnis ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta 1,00%
≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar 1,25%
≥ Rp1 miliar 1,75%
≤ Rp5 juta 0,00%
> Rp5 juta - Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
Tabungan BTN Prima > Rp100 juta - Rp500 juta 0,50%
> Rp500 juta - Rp2 miliar 0,75%
> Rp2 miliar - Rp5 miliar 1,00%
> Rp5 miliar 1,25%
≤ Rp50 ribu 0,00%
Tabungan BTN Junior
> Rp50 ribu 0,50%
Rp0 - Rp500 ribu 0,00%
TabunganKu > Rp500 ribu - Rp1 juta 0,10%
> Rp1 juta 0,25%
284 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 287
Laporan Tahunan 2023
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Sampai dengan Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
Tabungan SiMuda RumahKu
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
< Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
Tabungan BTN Siap!
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
< Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - Rp50 juta 0,10%
Tabungan BTN e’BataraPos > Rp50 juta - Rp500 juta 0,10%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 0,50%
> Rp1 miliar 1,00%
Tabanas Batara Kantor Pos 0,00%
Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
≤ Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
Giro Rupiah > Rp100 juta - Rp500 juta 0,75%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 1,00%
> Rp1 miliar 1,25%
Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
Deposito < Rp1 juta 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Rupiah
Rp1 juta - < Rp10 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Rp10 juta - < Rp100 juta 2,25% 2,40% 2,65% 2,65% 2,90% 2,90% 2,90%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
> Rp2 miliar 2,40% 2,40% 2,90% 2,90% 3,05% 3,05% 3,05%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 285
Page 288
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
e-Deposito < Rp100 juta 2,60% 2,75% 3,00% 3,00% 3,25% 3,25% 3,25%
Rupiah
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,65% 2,75% 3,25% 3,25% 3,40% 3,40% 3,40%
≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar 4,25% 4,25% 4,40% 4,50% 4,65% 3,40% 3,40%
≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar 4,50% 4,50% 4,65% 4,80% 4,90% 3,40% 3,40%
≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar 4,60% 4,60% 4,80% 4,90% 5,00% 3,50% 3,50%
≥ Rp10 miliar 4,70% 4,70% 5,00% 5,00% 5,00% 3,60% 3,60%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD SGD AUD / CNY JPY
Jenis Produk
Strata Suku Strata Suku Strata Suku
Strata Saldo Suku Bunga
Saldo Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga
< USD 1.000 0,00%
USD 1.000 -
0,15%
Tabungan BTN < USD 10.000
All tiering 0,10% All tiering 0,05% All tiering 0,00%
Felas USD 10.000 -
0,35%
< USD 100.000
≥ USD 100.000 0,50%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD
Jenis Produk
Strata Saldo Suku Bunga
< USD 1.000 0,00%
USD 1.000 - < USD 10.000 0,15%
Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking
USD 10.000 - < USD 100.000 0,35%
≥ USD 100.000 0,50%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 4 6 12 24
Deposito USD Seluruh strata 0,20%
Deposito SGD Seluruh strata 0,10%
Deposito AUD/CNY Seluruh strata 0,10%
Deposito JPY Seluruh strata 0,00%
286 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 289
Laporan Tahunan 2023
Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
< USD100.000 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
USD100.000 - < USD500.000 2,50% 2,50% 1,50% 1,50% 1,50% 2,50% 2,50%
e-Deposito USD
USD500.000 - < USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,00% 2,00% 2,00% 2,50% 2,50%
≥ USD1.000.000 2,50% 2,50% 2,25% 2,25% 2,25% 2,50% 2,50%
Tabel Suku Bunga Giro Valas
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Sampai dengan USD100.000 0,00%
Giro Valas (USD)
> USD100.000 0,10%
Suku Bunga Dasar Kredit
Perseroan secara berkala memperbaharui Suku Bunga memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya
Dasar Kredit (SBDK) atau Prime Lending Rate sesuai dengan tergantung dari penilaian Perseroan terhadap risiko masing
pergerakan suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia. - masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian,
SBDK digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit besarnya suku bunga kredit dikenakan kepada debitur belum
yang akan dikenakan oleh Bank kepada Nasabah. SBDK belum tentu sama dengan SBDK.
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
SDBK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Konsumsi
Kredit Korporasi Kredit Ritel Kredit Mikro
KPR Non KPR
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2023 8,05% 8,30% n/a 7,30% 8,80%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2022 8,00% 8,25% n/a 7,25% 8,75%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2021 8,00% 8,25% n/a 7,25% 8,75%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2020 9,90% 9,90% n/a 9,95% 11,25%
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2019 11,00% 11,25% n/a 10,75% 11,50%
Analisis Kualitas Aset Produktif
Penilaian atau penyediaan aset produktif ditujukan untuk 2023 adalah sebesar Rp396,00 triliun meningkat 4,17%
penyediaan dana dalam rangka memperoleh penghasilan, baik dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp380,16
dalam bentuk kredit, surat berharga, penempatan dana antar triliun. Dengan demikian, Perseroan memiliki kualitas aset
bank serta bentuk penyediaan dana lainnya yang dipersamakan produktif yang baik. Berikut adalah aset produktif Perseroan
dengan itu. Posisi aset produktif pada kategori lancar tahun selama dua tahun terakhir.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 287
Page 290
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Kualitas Aset Produktif
2023
Uraian
Dalam Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus (DPK) Lancar (KL) (D)
Penempatan Pada Bank Lain 2.201.681 - - - 1.773 2.203.459
Tagihan Spot dan Derivatif/Forward 32.176 - - - - 32.176
Surat Berharga Yang Dimiliki 41.093.303 50.696 4.644 5.769 45.390 41.199.802
Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji
- - - - - -
Dibeli Kembali (Repo)
Tagihan atas Surat Berharga Yang Dibeli
- - - - - -
Dengan Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)
Tagihan Akseptasi 544.567 - - - - 544.567
Kredit Yang Diberikan dan Pembiayaan
331.227.238 42.088.074 943.057 998.321 14.704.837 390.011.527
Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - - - - -
Tagihan Lainnya - - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 20.853.385 517.162 7.343 318 168.460 21.546.668
Agunan Yang Diambil Alih - - - - - 77.591
Tabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset
2023
Pos-Pos
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Umum Khusus
Penempatan Pada Bank Lain 26 - 1.778 22.016 1.778
Tagihan Spot dan Derivatif/Forward - - 322 -
Surat Berharga Yang Dimiliki 22.903 - - 46.978 51.507
Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji
- - - - -
Dibeli Kembali (Repo)
Tagihan Atas Surat Berharga Yang Dibeli
- - - - -
Dengan Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)
Tagihan akseptasi 1.447 22.429 - 5.446 -
Kredit Yang Diberikan dan Pembiayaan
2.441.079 3.407.511 9.743.374 2.942.958 9.698.086
Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - - - -
Tagihan Lainnya - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 3.580 - - 25.993 25.858
288 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 291
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
2022
Dalam Perhatian
Lancar (L) Kurang Lancar (KL) Diragukan (D) Macet (M) Jumlah
Khusus (DPK)
1.870.587 - - - 1.731 1.872.318
103.939 - - - - 103.939
53.593.946 36.727 3.153 5.436 48.879 53.688.141
- - - - - -
1.434.190 - - - - 1.434.190
420.562 - - - - 420.562
307.256.659 31.867.688 1.048.197 1.577.831 14.492.857 356.243.232
- - - - - -
- - - - - -
15.480.680 754.249 21.204 12.722 24.205 16.293.060
- - - - 77.591 77.591
(dalam jutaan Rupiah)
2022
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Umum Khusus
16 - 1.731 18.706 1.731
- - - 1.039 -
399 - 2 16.284 54.522
- - - -
- - - - -
136 - - 4.206 -
3.014.067 3.525.156 9.135.700 2.663.032 9.246.776
- - - - -
- - - - -
4.719 - - 16.711 37.712
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 289
Page 292
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Akselerasi Pertumbuhan Fee Based Income Pada tahun 2023, portal dan aplikasi BTN Properti memiliki
515 ribu anggota (member), 9.249 pengembang (developer),
Fee Based Income (FBI) atau Pendapatan Opersional Selain Bunga dan 948 ribu stok rumah yang siap menjadi KPR. Perseroan
(POSB) juga menjadi sumber yang mendukung profitabilitas melakukan inovasi teknologi salah satunya adalah dengan BTN
Perseroan. Pada tahun 2023, perolehan FBI Perseroan sebesar Open API & Sandbox. Pada tahun 2023, Jumlah mitra yang
Rp4,07 triliun, dengan sumber utama yaitu pendapatan treasury sudah terintegrasi BTN Open API mencapai 14 mitra dengan
Rp667 miliar, administrasi Rp778 miliar, fee dari transaksi dan total 849.354 hit.
layanan Rp542 miliar dan pendapatan lainnya (termasuk hapus
buku) Rp2,08 triliun.
Struktur Permodalan Bank
Adapun strategi yang dilakukan oleh Perseroan pada perolehan
FBI adalah sebagai berikut: Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
1. Mengoptimalkan pendapatan e-channel dan trade finance. dan Dasar Penentuan Kebijakan
2. Pendapatan atas layanan yang diberikan (payment point,
card business, servicing fee sekuritisasi aset, transfer, bank Rencana Permodalan yang disusun Perseroan mengacu kepada
garansi, save deposit box, bancassurance, layanan syariah kajian perkembangan ekonomi terkini, di samping berdasarkan
dan jasa perbankan). kepada penelaahan dan penilaian atas kebutuhan kecukupan
3. Meningkatkan pendapatan lainnya dengan mengoptimalkan permodalan yang dipersyaratkan. Direksi dalam menyusun
bisnis mortgage melalui kick back asuransi dan fee atas Rencana Permodalan yang merupakan bagian dari Rencana
penilaian agunan. Bisnis Perseroan dan mendapatkan persetujuan dari Dewan
4. Meningkatkan penjualan kredit hapus buku, melalui Komisaris. Perseroan merencanakan dan mengkaji bersama
percepatan asset sales dengan kerjasama investor, litigasi - sama secara rutin kebutuhan permodalan dengan didukung
dan penjualan melaui portal rumah murah. data - data analisis. Dalam perencanaan tersebut, Perseroan
5. Membentuk unit kerja khusus yang mengelola wholesale and senantiasa menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan
transaction banking untuk meningkatkan wallet dari segmen modal terhadap risiko sehingga bisnis Perseroan sejalan dengan
komersial, wholesale dan korporasi. permodalan dan persyaratan likuiditas Perseroan.
6. Mengembangkan fee dari segmen prioritas, terutama pada
layanan valas (market link deposit, deposito swap forex, dan Tujuan dari kebijakan manajemen atas permodalan adalah
lain - lain). untuk memastikan permodalan yang dimiliki Perseroan kuat
7. Memperbaiki profitabilitas treasury dari pengelolaan dan mampu menciptakan struktur permodalan yang kuat untuk
portfolio Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha sekarang
(HTM). dan mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa
8. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Garansi (BG), mendatang. Di samping itu, penetapan kebijakan permodalan
Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Supply ditujukan untuk pemenuhan ketentuan kecukupan permodalan
Chain Financing (SCF), Cash Management System (CMS) di yang ditetapkan oleh regulator serta memastikan agar struktur
segmen Korporasi. permodalan Perseroan telah efisien.
Sesuai POJK Nomor 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah
Pertumbuhan Volume Transaksi Digital dengan POJK RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/
Untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru, Perseroan POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
melakukan percepatan pengembangan layanan digital Bank Umum, modal Perseroan terdiri dari:
terutama yang menyasar transaksi ritel melalui program akuisisi 1. Modal Inti, yang terdiri dari Modal Inti Utama (Common
dan utilisasi BTN Mobile. Dengan program yang dijalankan, Equity Tier - CET 1) dan Modal Inti Tambahan (Additional
jumlah transaksi digital banking meningkat pesat yaitu menjadi Tier 1). Modal inti utama mencakup modal disetor dan
486 juta transaksi, atau naik 87% yoy. Sejalan dengan cadangan tambahan modal (disclose reserve). Cadangan
peningkatan jumlah transaksi, volume transaksi layanan digital tambahan modal terdiri atas faktor penambah (agio,
juga naik menjadi Rp592 triliun, atau tumbuh 117% yoy. Dalam cadangan umum, laba tahun lalu, laba tahun berjalan,
rangka mendukung pengembangan transaksi digital, pada dan opsi saham) dan faktor pengurang (kerugian
tahun 2023 Perseroan juga melakukan pengembangan akuisisi komprehensif lainnya dari transaksi aset keuangan yang
QRIS. Pada tahun 2023, Perseroan memiliki 15.602 merchant diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual,
QRIS dengan jumlah saldo merchant mencapai Rp1,29 triliun. selisih kurang Penyisihan Penghapusan Aset (PPA) atas
Selain itu, Perseroan juga melakukan ekspansi aplikasi dan aset produktif dengan cadangan kerugian penurunan
portal BTN Properti sebagai ekosistem perumahan digital. nilai, dan PPA non produktif).
290 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 293
Laporan Tahunan 2023
2. Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal Inti) yang Jumlah modal inti (Tier I) Perseroan di tahun 2023 adalah
terdiri dari cadangan umum PPA atas aset produktif yang sebesar Rp27,15 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun 2022
wajib dihitung dengan jumlah maksimum 1,25% dari ATMR sebesar Rp22,53 triliun. Sedangkan jumlah modal pelengkap
Risiko Kredit dan Cadangan Tujuan. (Tier II) Perseroan di tahun 2023 sebesar Rp4,08 triliun lebih
rendah dibandingkan modal pelengkap tahun 2022 sebesar
Rp5,64 triliun.
Rincian Struktur Modal
Perseroan memiliki kemampuan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut adalah rincian struktur permodalan
Perseroan.
Tabel Rincian Struktur Modal (dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Uraian 2023 2022
Nominal Persentase
I. MODAL INTI (TIER 1) 27.154.078 22.533.407 4.620.671 20,51%
1. Modal Inti Utama
27.154.078 22.533.407 4.620.671 20,51%
(Common Equity Tier - CET 1)
1.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi
7.017.222 5.295.000 1.722.222 32,53%
Saham Treasury)
1.2 Cadangan Tambahan Modal 23.135.138 20.153.835 2.981.303 14,79%
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang
- - - -
dapat diperhitungkan
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (2.998.282) (2.915.428) (82.854) 2,84%
2. Modal Inti Tambahan
- - - -
(Additional Tier - AT 1)
2.1 Instrumen yang memenuhi
- - - -
persyaratan AT - 1
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti
- - - -
Tambahan
II. MODAL PELENGKAP (TIER 2) 4.076.204 5.635.050 (1.558.846) (27,66%)
1. Instrumen modal dalam bentuk
saham atau lainnya yang memenuhi 2.367.557 4.206.070 (1.838.513) (43,71%)
persyaratan Tier 2
2. Agio/Disagio - - - -
3. Cadangan umum PPA
aset produktif yang wajib dibentuk 1.708.647 1.428.980 279.667 19,57%
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
JUMLAH MODAL 31.230.282 28.168.457 3.061.825 10,87%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 291
Page 294
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Kenaikan/Penurunan
Uraian 2023 2022
Nominal Persentase
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR untuk Risiko Kredit 136.691.761 114.318.357 22.373.404 19,57%
ATMR untuk Risiko Pasar 17.956.060 1.373.299 16.582.761 1207,51%
ATMR untuk Risiko Operasional 942.326 23.938.858 (22.996.532) (96,06%)
Jumlah ATMR 155.590.147 139.630.514 15.959.633 11,43%
Rasio KPMM sesuai Profil Risiko 9,18% 9,40%
Rasio CET 1 17,45% 16,13%
Rasio Tier 1 17,45% 16,13%
Rasio Tier 2 2,62% 4,04%
Rasio KPMM 20,07% 20,17%
Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
Pada tahun 2023, Perseroan melakukan ikatan material dengan pihak terkait dalam rangka investasi barang modal. Beberapa ikatan
material dengan nilai signifikan disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Ikatan Material Investasi Barang Modal
Nama Pihak yang Nilai Ikatan
Jenis Ikatan
Melakukan Ikatan (dalam jutaan Rupiah)
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Gedung Pusdiklat Bank BTN
PT Binayasa Putra Batara 30.500
Tanah Abang
PT Binayasa Putra Batara Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC Cirebon 39.100
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout Seluruh Lantai
PT Neocelindo Intibeton 29.800
Gedung KC Bekasi
PT Binayasa Putra Batara Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Lantai 23 Menara BTN 15.550
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Basement Renovasi Gedung Pusdiklat
PT Binayasa Putra Batara 12.475
Tanah Abang
Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Interior Lobby dan Landscape
PT Binayasa Putra Batara 26.900
Keseluruhan Menara BTN
Pengadaan Perpanjangan Software Lisensi Oracle Untuk Aplikasi E2E
PT Metrocom Global Solusi 37.000
Procurement Serta Aplikasi Custodian
Order Penggunaan Mandays Kontrak Payung Middleware 2023 - 2025
PT Hanoman Cendekia Interaktif 12.712
untuk Syariah Virtual and Corporate Card Off Us sisi Middleware
PT Mitra Integrasi Informatika Pengadaan Pengembangan Master Data Management 15.984
292 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 295
Laporan Tahunan 2023
Perseroan melakukan ikatan material untuk investasi barang dan adanya pembelian tanah untuk kantor, pembelian dan renovasi
modal dengan tujuan untuk mendukung kegiatan operasional gedung kantor, kendaraan dan berbagai peralatan kantor untuk
Perseroan. Adapun sumber dana yang digunakan Perseroan dalam menunjang operasional Perseroan.
melakukan ikatan material berasal dari dana internal Perseroan.
Dikarenakan mata uang yang digunakan untuk investasi barang Pada tahun 2023, Perseroan melakukan inventasi barang modal
modal adalah IDR atau Rupiah dan nilai pengadaan yang tercantum berupa pembelian 1 (satu) unit gedung bertingkat terdiri dari 28
pada perjanjian kerja sama antara Perseroan dengan Penyedia lantai dan 2 basement dengan nilai Rp1,28 triliun, mencakup
juga ditetapkan dalam mata uang Rupiah maka tidak diperlukan harga pembelian, Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan,
adanya langkah yang direncanakan untuk melindungi risiko dari dan pajak - pajak yang berlaku. Gedung tersebut terletak di
posisi mata uang asing Jalan H.R. Rasuna Said Nomor 01 RT. 001 RW. 006, Kelurahan
Guntur Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Sebelumnya,
gedung tersebut bernama Medialand Tower (dhl. Allianz Tower).
Investasi Barang Modal Atas pembelian tersebut maka gedung akan berganti nama
menjadi Menara 2 BTN. Saat ini secara laporan, investasi
Perseroan melakukan investasi barang modal dalam bentuk barang modal tersebut dicatat sebagai barang modal dalam
tanah, gedung/ruang kantor, bangunan lainnya, hardware bentuk bangunan lainnya dikarenakan legalitas kepemilikan
komputer, mesin, kendaraan, perlengkapan kantor, aset tetap masih proses balik nama oleh instansi yang berwenang dan
dan inventaris lainnya. Sampai dengan tahun 2023, jumlah juga sedang pengurusan proses pelaporan ke Otoritas Jasa
investasi barang modal sebesar Rp12,16 triliun. Jumlah tersebut Keuangan (OJK) untuk pemanfaatan gedung tersebut sebagai
meningkat dibandingkan tahun 2022 yang disebabkan oleh kantor fungsional Bank.
Tabel Investasi Barang Modal (dalam jutaan Rupiah)
Nilai Investasi
Jenis Tujuan Investasi
2023 2022
Tanah Operasional Bisnis Bank 4.548.181 4.277.941
Gedung/Ruang Kantor Operasional Bisnis Bank 1.860.085 1.730.108
Bangunan Lainnya Operasional Bisnis Bank 1.404.960 69.763
Hardware Komputer Operasional Bisnis Bank 3.050.055 2.465.335
Mesin Operasional Bisnis Bank 504.278 481.161
Kendaraan Operasional Bisnis Bank 49.298 43.685
Perlengkapan Kantor Operasional Bisnis Bank 689.774 637.637
Aset Tetap dan lnventaris Lainnya Operasional Bisnis Bank 47.973 45.993
Jumlah 12.154.605 9.751.623
Komitmen dan Kontigensi
Saldo komitmen dan kontigensi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Tabel Komitmen dan Kontinjensi (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2023 2022
KOMITMEN
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik 18.933.652 15.109.981
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 293
Page 296
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Uraian 2023 2022
Irrevocable L/C yang masih berjalan 20.106 221.484
Komitmen - neto 18.953.758 15.331.465
KONTINJENSI
Tagihan Kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 3.598.041 6.855.269
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang diterbitkan (2.579.175) (948.495)
Kontinjensi - neto 1.018.866 5.906.774
Perjanjian Signifikan
Sepanjang tahun 2022 dan tahun 2023, Perseroan 9. Pada tanggal 16 Agustus 2023, Bank mengadakan
melaksanakan perjanjian signifikan sebagai berikut: perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia sehubungan
1. Pada tanggal 4 Desember 2023, Bank mengadakan dengan Jasa Kontraktor Renovasi Relokasi KC Kudus dengan
perjanjian dengan PT Sinergy Informasi Pratama sehubungan nilai kontrak Rp7.495 juta.
dengan Pengadaan Cash Recycle Machine (CRM) Tahun 10. Pada tanggal 4 September 2023, Bank mengadakan
2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp133.863 juta. perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia sehubungan
2. Pada tanggal 19 Desember 2023, Bank mengadakan dengan Jasa Kontraktor Relayout dan Pembangunan Gedung
perjanjian dengan PT Multipolar Technology Tbk sehubungan Sentralisasi Ruang Dokumen Pokok Banyumanik dengan
dengan Pengadaan Ulang PC Desktop dan Notebook Bank nilai kontrak Rp7.400 juta.
BTN dengan Skema Seat Management dengan nilai kontrak 11. Pada tanggal 29 Agustus 2022, Bank mengadakan
sebesar Rp115.980 juta. perjanjian dengan PT Surya Sudeco sehubungan dengan
3. Pada tanggal 8 Februari 2023, Bank mengadakan Pengadaan Sewa Mobil Operasional Bank BTN dengan
perjanjian dengan PT Multipolar Technology sehubungan nilai kontrak sebesar Rp77.830 juta.
dengan pengadaan peremajaan perangkat network dan 12. Pada tanggal 4 Agustus 2022, Bank mengadakan perjanjian
standarisasi LAN Menara Bank BTN dengan nilai kontrak dengan PT Mitra Integrasi Informatika sehubungan dengan
Rp39.575 juta. Pengadaan Paket License Microsoft Dukungan dan Layanan
4. Pada tanggal 3 Februari 2023, Bank mengadakan perjanjian Pendukung Data Center dengan nilai kontrak sebesar
dengan PT Binayasa Putra Batara sehubungan dengan Jasa Rp47.990 juta untuk jangka waktu selama tiga tahun.
Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC Cirebon dengan 13. Pada tanggal 22 Januari 2022, Bank mengadakan
nilai kontrak Rp39.100 juta. perjanjian dengan PT Swadharma Duta Data sehubungan
5. Pada tanggal 20 Februari 2023, Bank mengadakan dengan Pengadaan Perpanjangan Jasa Teknologi Informasi
perjanjian dengan PT Trees Solutions sehubungan dengan pada Outlet dengan nilai kontrak sebesar Rp27.663 juta
pengadaan ulang Integrated End to End Procurement dengan untuk jangka waktu selama dua tahun dan pada tanggal
nilai kontrak Rp30.669 juta. 27 Februari 2023 merupakan perpanjangan tahun kedua
6. Pada tanggal 6 Januari 2023, Bank mengadakan perjanjian dengan nilai kontrak Rp13.832 juta.
dengan PT Binayasa Putra Batara sehubungan dengan Jasa 14. Pada tanggal 14 November 2022, Bank mengadakan
kontraktor pekerjaan renovasi Gedung Pusdiklat Bank BTN perjanjian dengan PT Pesona Adi Batara sehubungan
Tanah Abang dengan nilai kontrak sebesar Rp30.500 juta. dengan Pengadaan Mobil operasional pejabat BTN tahun
7. Pada tanggal 11 Juli 2023, Bank mengadakan perjanjian 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp21.500 juta.
dengan PT Berkat Manunggal Energi sehubungan dengan 15. Pada tanggal 20 Desember 2022, Bank mengadakan
pengadaan penggantian genset Gedung Menara BTN perjanjian dengan PT Dana Pensiun Bank BTN sehubungan
dengan nilai kontrak Rp 13.986 juta. dengan perpanjangan sewa gedung graha exitama lantai
8. Pada tanggal 15 Maret 2023, Bank mengadakan perjanjian 2 sampai dengan 5 (Learning Center Tebet) sebesar
dengan PT Telekomunikasi Indonesia sehubungan dengan Rp18.204 juta.
pengadaan perpanjangan sewa lokasi (collocation) 16. Pada tanggal 2 November 2022, Bank mengadakan
Data Center Sentul tahun ketiga dengan nilai kontrak perjanjian dengan PT Binayasa Putra Batara sehubungan
Rp10.638 juta. dengan Jasa kontraktor renovasi lantai 6 Menara BTN
dengan nilai kontrak sebesar Rp17.500 juta.
294 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 297
Laporan Tahunan 2023
17. Pada tanggal 27 Mei 2022, Bank mengadakan perjanjian akan tumbuh lebih lambat. Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi
dengan PT Simian Solutions sehubungan dengan Pengadaan dipacu oleh permintaan domestik yang membaik dan kinerja
Pelaksana Sistem Custodian Service dengan nilai kontrak ekspor yang positif, serta dukungan dari Sektor Perumahan yang
sebesar Rp17.000 juta. didorong oleh stimulus Pemerintah. Namun, tetap ada risiko
18. Pada ada tanggal 21 Juli 2022, Bank mengadakan seperti tekanan inflasi global, kenaikan suku bunga oleh The
perjanjian dengan PT Sinergy Informasi Pratama sehubungan Fed dan ketidakpastian di pasar keuangan global. International
dengan Pengadaan Firewall untuk WAN DC Sentul dan DC Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi
Surabaya dengan nilai kontrak sebesar Rp.11.550 juta Indonesia sebesar 5,0% pada tahun 2023 dan diproyeksikan
untuk jangka waktu selama satu tahun. stabil pada level tersebut pada tahun 2024. Di sisi perbankan,
19. Pada tanggal 16 Maret 2022, Bank mengadakan perjanjian pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami
dengan PT Hartekprima Listrindo sehubungan dengan perbaikan, mencerminkan pemulihan aktivitas ekonomi. KPR
Pengadaan Genset Peruntukan RBB 2022 dan Kebutuhan diharapkan terus tumbuh di tahun 2024, dengan demand yang
Non RBB dengan nilai kontrak sebesar Rp10.823 juta. tinggi dan stimulus perumahan yang mendukung.
20. Pada tanggal 22 Juli 2022, Bank mengadakan perjanjian
dengan PT Casa Prima Indonesia sehubungan dengan Perkiraan asumsi ekonomi makro untuk tahun-tahun berikutnya
Pengadaan Jasa Kontraktor Renovasi KCS Makassar dengan mencakup pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang
nilai kontrak sebesar Rp9.850 juta. terkendali, suku bunga yang diprediksi akan mengalami
penurunan dan pertumbuhan kredit yang sehat, termasuk KPR
Informasi dan Fakta Material Setelah dan sektor real estate. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap
Tanggal Laporan Akuntan dolar Amerika Serikat (AS) diharapkan stabil, mencerminkan
upaya Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak terdapat
uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan Bisnis Perseroan akan tetap berfokus pada sektor perumahan
termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa dan terkait dengan perumahan, karena sektor perumahan
mendatang. masih tetap menjadi sektor dengan potensi pertumbuhan yang
tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan dan jumlah
Rincian Masalah yang Timbul Selama backlog nasional. Beberapa data yang kami miliki menunjukkan
Tahun Buku yang Mempengaruhi Kegiatan beberapa informasi berikut:
Usaha BUMN a. Sebaran backlog kepemilikan rumah terbesar terjadi di
wilayah Jakarta dan Jawa Barat, kemudian disusul wilayah
Pada tahun 2023, ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda Jawa Timur.
pemulihan yang kuat. Pada Triwulan II, pertumbuhan ekonomi b. Dari backlog kepemilikan rumah sebesar 12,7 juta, terdapat
mencapai 5,17% year-on-year (yoy), mencerminkan penguatan sekitar 10,7 juta yang berpotensi untuk diserap oleh
mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi setelah pandemi. perbankan.
Selain itu, ekonomi global juga dalam pemulihan, dengan c. Secara demografis, backlog kepemilikan rumah tersebut
negara mitra dagang seperti Tiongkok dan India mengalami sebagian besar berada pada rentang usia 24 hingga 40
pertumbuhan yang kuat. Sektor manufaktur di Indonesia stabil, tahun, dan memiliki pendapatan rata-rata Rp1,5 juta sampai
dan kredit perbankan tumbuh, terutama kredit investasi dan Rp3,4 juta.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). d. Tantangan lainnya adalah rasio KPR terhadap PDB Indonesia
yang sebesar 3%, masih lebih rendah dibandingkan dengan
Sektor real estate, terutama perumahan, juga tumbuh berkat negara-negara lain di ASEAN. Hal ini menandakan bahwa
stimulus Pemerintah, termasuk pelonggaran rasio Loan-to- masih banyak potensi di sektor perumahan yang masih
Value (LTV) dan Financing-to-Value (FTV) untuk properti. Bank dapat dioptimalkan, sejalan dengan target pemerintah
Indonesia telah meningkatkan suku bunga acuan sebagai untuk meningkatkan rasio tersebut menjadi 4% pada akhir
langkah pre-emptive untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tahun 2024.
dan mengendalikan inflasi. Meskipun inflasi tetap terkendali, e. Potensi yang masih sangat besar ini menjadi salah satu
kebijakan suku bunga selanjutnya akan sangat bergantung pada perhatian utama BTN dalam menangkap permintaan di
data ekonomi dan pasar keuangan. Bank Indonesia berencana sektor properti dan juga menjadi salah satu pendorong
mempertahankan suku bunga pada level tertentu hingga semester utama pertumbuhan bisnis.
pertama tahun 2024 dan akan menyesuaikannya sesuai dengan
perkembangan selanjutnya. Di sisa tahun 2023 dan 2024 mendatang, BTN tetap optimis
akan terus dapat mencatatkan kinerja keuangan yang baik
Pada tahun 2024, negara-negara berkembang seperti Indonesia seiring dengan adanya beberapa regulasi baru yang terbit di
dan India diperkirakan akan terus tumbuh, sementara ekonomi tahun 2023. Dari sektor perumahan, Pemerintah baru melakukan
negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang diprediksi penyesuaian terbaru atas batasan harga rumah subsidi untuk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 295
Page 298
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
tahun 2023 dan tahun 2024 dengan rata rata kenaikan sebesar d. BTN juga secara aktif mengelola cost of fund melalui
7% sejak akhir Juni 2023 dan 3% per 1 Januari 2024. Selain itu, rekomposisi pendanaan yang sebelumnya sangat
Pemerintah baru saja mengeluarkan kebijakan PPN DTP terbaru bergantung pada deposito komersial dan dialihkan ke dana
di sektor properti untuk pembelian rumah dengan harga sampai ritel dan giro-giro operasional.
dengan Rp5 miliar dengan insentif sebesar 100% untuk dasar
pengenaan PPN DTP maksimal Rp2 miliar dari harga rumah Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
tersebut sampai dengan Juni 2024 dan 50% untuk periode Juli
- Desember 2024. Pada Januari 2024, World Bank menurunkan proyeksi
pertumbuhan ekonomi dunia menurun ke level 2,4% untuk tahun
Terdapat juga Bantuan Biaya Administrasi (BBA) senilai Rp4 2024. Sementara Bank Indonesia memprakirakan ekonomi
juta untuk rumah subsidi dengan maksimal harga Rp350 juta dunia melambat menjadi 2,8% pada 2024. Perkembangan
dari November 2023 – Desember 2024. Kebijakan terkait tersebut didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih
perumahan ini tentunya dapat menstimulus permintaan di sektor berada di atas target dengan tekanan yang mulai mereda.
properti dan mendorong pertumbuhan kredit BTN sebagai bank Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga kebijakan moneter
yang berfokus di sektor tersebut. Selain itu, adanya insentif termasuk Federal Funds Rate (FFR) diprakirakan tetap bertahan
GWM dan rasio PLM diharapkan dapat memberikan tambahan tinggi dalam jangka waktu yang lama (higher for longer).
likuiditas bagi BTN, yang nantinya dapat digunakan untuk Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
penyaluran kredit, terutama di sektor perumahan. Selain itu, tahun 2024 diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam
dengan POJK terbaru (POJK 12/2023) terkait spin off UUS, BTN kisaran 4,8% - 5,2%. Kemudian tingkat inflasi di tahun 2024
akan mengikuti peraturan tersebut dan sedang dalam proses diperkirakan akan melandai dibandingkan 2023 pada kisaran
pengkajian terhadap berbagai opsi yang ada. target Bank Indonesia yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai
tingkat inflasi tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan
Merespon ketidakpastian global serta era suku bunga tinggi melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.
di sepanjang tahun 2023, BTN menghadapi beberapa Sementara, rata - rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika
tantangan dan juga peluang yang membuat BTN tetap dapat Serikat (AS) diperkirakan di kisaran Rp15.500 pada akhir tahun
berkinerja positif. 2024, dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar
a. Hingga September 2023, telah terjadi kenaikan BI7DRRR keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed. Suku bunga
sebesar 225 bps sejak kenaikan pertama kali pada Agustus acuan BI tetap dipertahankan pada level 6,00% di akhir tahun
2022 yang memberikan tekanan pada beban bunga BTN. 2023 dan kemudian memulai penurunannya pada Semester II
Per September 2023, beban bunga tumbuh 44% yoy, 2024. Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi
namun masih terkendali karena pertumbuhan beban bunga akan tetap terjaga kinerjanya, kembali normal seperti sebelum
masih lebih rendah dibandingkan kenaikan BI7DRRR yang pandemi. Diperkirakan pada tahun 2024 Dana Pihak Ketiga
sebesar 64%. (DPK) akan tumbuh pada kisaran 8,0% - 9,0% dan penyaluran
b. Selain kenaikan suku bunga acuan, likuiditas perbankan kredit perbankan akan tumbuh sebesar 10,0% - 12,0%.
sepanjang tahun 2023 juga cukup ketat, terutama dengan
diluncurkannya instrumen Operasi Pasar Terbuka BI yang Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk tumbuh yang
baru, yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), SVBI, sangat besar mengingat masih tingginya angka backlog
dan SUVBI. Akibat ketatnya likuiditas, terjadi peningkatan perumahan nasional dan tingginya jumlah masyarakat yang
CoF yang menyebabkan penurunan NIM. belum memiliki rumah yang layak. Hingga September 2023,
total KPR mencatatkan pertumbuhan positif mencapai 12,66%
Di sisi lain, BTN terus berupaya menjawab tantangan yoy. Perpanjangan stimulus yang diberikan Pemerintah pada
tersebut dengan terus mempertahankan kinerja yang kuat dan sektor perumahan, akan berdampak pada peningkatan
mengembangkan lini bisnis lainnya: permintaan akan rumah di tahun 2024. Pada akhir November
a. Per September 2023, kredit dan pembiayaan kembali 2023, pemerintah memberikan insentf Pajak Pertambahan Nilai
tumbuh solid sebesar 9,9% yoy, sejalan dengan guidance Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru
tahun 2023, dan akan terus ditingkatkan dengan mendorong dengan harga hingga Rp5 miliar dan membebaskan PPN 11%
penyaluran kredit high yield. untuk rumah dengan nilai jual objek pajak maksimal Rp2 miliar,
b. Pada September 2023, fee based income tumbuh 67,3% yang berlaku hingga Juni 2024. Sedangkan untuk periode Juli
yoy dengan porsi FBI terhadap total pendapatan yang hingga Desember 2024, Pemerintah akan memberikan diskon
telah mencapai 10,2%, FBI menjadi sumber pendapatan PPN sebesar 50%. Insentif PPN DTP ini diperkirakan akan
tambahan bagi BTN untuk mengurangi ketergantungan menjadi pendorong utama terhadap permintaan perumahan
pada aset yang sensitif terhadap suku bunga. sepanjang tahun 2024. Selain itu, stimulus juga diberikan
c. Efisiensi di sisi operasional juga turut membaik, tercermin oleh Bank Indonesia yaitu pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/
dari penurunan biaya operasional sebesar 5,6% yoy hingga Pembiayaan Properti menjadi maksimal 100% untuk semua jenis
September 2023. properti yang berlaku hingga Desember 2024.
296 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 299
Laporan Tahunan 2023
Di tahun 2024, daya beli masyarakat diperkirakan akan menguat sebesar 8,66% yoy. Pertumbuhan HPI ini didukung oleh
meningkat seiring perbaikan ekonomi nasional dan pertumbuhan di semua tipe rumah yaitu rumah tipe kecil (21
penyelenggaraan Pemilu. Harga jual rumah juga diperkirakan m2 - 36m2), rumah tipe menengah (37m2 - 45m2) dan tipe besar
akan meningkat secara merata didukung oleh perkembangan (46m2 - 70m2).
infrastruktur, perbaikan ekonomi nasional, serta sentimen positif
terhadap keberhasilan penyelenggaraan Pemilu. Hal ini juga Sumber:
- Global Economic Prospects, World Bank, Januari, 2024
didukung oleh hasil riset House Price Index (HPI) Perseroan - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, 2023
pada Triwulan III - 2023, pertumbuhan harga rumah masih terus - Siaran Pers Otoritas Jasa Keuangan, 2023.
Mempertimbangkan perkembangan dinamika ekonomi makro, industri perbankan serta industri perumahan, Perseroan melakukan
analisa daya saing melalui analisis Strenght, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) sebagai berikut:
Potensi
Strength Opportunity
• Positioning yang kuat pada bisnis KPR pada segmen MBR dan memiliki peran • Sektor perumahan memiliki potensi yang baik pada tahun depan.
strategi pada ekosistem perumahan nasional. Pada tahun 2024 KPR diprediksi tumbuh 95% (yoy) yang pertumbuhannya didorong
• Potensi peningkatan bisnis dari inisiatif yang dijalankan pada tahun 2023, permintaan KPR segmen menengah.
antara lain: Sales Centre, KCP Mitra UMKM, branch productivity untuk KCP, • Relaksasi kebijakan LTV/FTV diperpanjang sampai dengan Desember 2024.
ekspansi akuisisi dan transaksi nasabah e-channel, pengembangan e-deposito • Akselerasi layanan keuangan digital yang semakin masif, terutama pada user internet
retail, project ultimate, dan inisiatif CASA pada segmen pebisnis. dan mobile banking yang berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.
• Potensi cross selling pada nasabah captive, khususnya untuk produk kredit high
yield, tabungan, dan layanan wealth.
Eksternal
Internal
Weakness Threat
• Cost of Fund masih tinggi yang berdampak pada perolehan profitabilitas bank. • Suku bunga acuan BI 7DRR diprediksi masih tinggi “higher for longer” yang akan
• DPK ritel masih belum tumbuh, pertumbuhan DPK masih didominasi segmen berdampak pada kenaikan suku bunga dana.
komersial. • Alokasi KPR Subsidi semakin terbatas. Alokasi KPR Subsidi tahun 2024 sebanyak 166
• Kenaikan NPL pada segmen konsumer dan komersial akibat berakhirnya ribu unit, lebih rendah dibanding alokasi tahun 2023 yang sebesar 220 ribu unit.
relaksasi realisasi restrukturisasi Covid-19. • Ekspansi digital bank dan fintech diprediksi tetap masif.
• Kontribusi fee based income masih dominan pada treasury dan admin,
sementara porsi dari layanan dan transaksi masih rendah.
Potensi
Memperhatikan analisa SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strenght (TOWS) sebagai berikut:
Strength Strategy
Strength-Opportunity (SO-Strategy) Strength-Threat (ST-Strategy)
• Melanjutkan inisiatif tahun 2023 yang fokus pada • Mengusulkan skema tambahan alokasi KPR Subsidi kepada
peningkatan kredit high yield, DPK Ritel, dan transaction Pemerintah.
banking. • Segmentasi KCP sesuai dengan potensi wilayah, yaitu KCP
• Mengembangan segmentasi bisnis KPR pada segmen Konsumer, UMKM, dan Umum.
emerging affluent (ticket size di atas Rp750 juta). • Percepatan pengembangan layanan digital banking dan
• Program cross selling produk kredit high yield, transaction super- apps sebagai sumber pertumbuhan baru.
banking, dan DPK Ritel. • Mengembangkan transaction banking pada segmen komersial
Maximize Opportunity
dan ritel.
Minimize Risk
Weakness-Opportunity Threat-Opportunity
• Percepatan pengembangan layanan digital banking dan • Partnership dengan start-up dan finetech untuk
super- apps sebagai sumber pertumbuhan baru. mengembangkan bisnis high yield, transaction banking dan
• Pengembangan fee based income melalui cross selling ekosistem perumahan digital.
pada layanan digital, wealth, dan segmen wholesale. • Memperkuat proses collection dan asset recovery untuk
• Memperluas channel penjualan melalui platform digital mempercepat perbaikan kualitas kredit.
seperti BTN Mobile, BTN Properti, dan BTN Smart • Mengembangkan segmentasi nasabah ritel, khususnya pada
Residence. segmen net worth individual.
Recovery Strategy
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 297
Page 300
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Berdasarkan hal - hal yang telah dijabarkan di atas, Perseroan yakin memiliki prospek usaha yang sangat baik di masa yang akan
datang. Sesuai dengan Road Map Corporate Plan tahun 2021-2025. Transformation journey Perseroan pada tahun 2024-2025 adalah
“Disrupt and Scaleup Through Digital” yang dijabarkan sebagai berikut:
2024-2025
Disrupt and Scaleup Through Digital
Funding
• Meningkatkan BTN Solusi dan penawaran program khusus sektor ke lebih banyak sektor
• Meningkatkan lebih banyak kasus penggunaan analitik
Lending
• Meluncurkan ekosistem perumahan pelanggan digital satu atap
Bisnis • Meluncurkan pasar business to business (B2B) real estate dan bundling layanan di luar perbankan
• Meluncurkan pinjaman UMKM yang didukung
• Properti untuk sektor lain (non-perumahan) Meningkatkan BTN Properti menjadi portal properti online terbesar ke-3 di
negara ini
Ecosystem
• Mengembangkan BTN Properti menjadi portal portal properti online terbesar ke-3 di negara ini
• Mendigitalkan proses KPR end to end
• Meingkatkan pengelolaan API dan SandBox
Enabler • Menyiapkan tata kelola dan struktur data Merancang struktur dan pilot Strategic Business Unit (SBU)
• Menerapkan budaya perusahaan BUMN
• Meningkatkan BPI komersial; meluncurkan CBC Memperkuat Collection dan mempercepat penjualan aset
Pencapaian Target dan Target Ke Depan
Pencapaian Target 2023
Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional
Beberapa indikator pencapaian target operasional dapat ditunjukkan dengan pencapaian beberapa target yaitu target kredit dan
pembiayaan, serta target perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2023 Target 2023 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Kredit dan Pembiayaan
Kredit Perumahan 248.030.689 249.369.957 99,46%
Kredit Non Perumahan 48.553.170 44.673.004 108,69%
Jumlah Kredit 296.583.860 294.042.962 100,86%
Jumlah Pembiayaan 37.114.281 35.784.542 103,72%
Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan 333.698.141 329.827.503 101,17%
Dana Pihak Ketiga
Giro 143.534.817 135.150.320 106,20%
Tabungan 44.471.996 49.346.763 90,12%
Deposito 161.926.504 162.628.342 99,57%
Jumlah Dana Pihak Ketiga 349.933.317 347.125.425 100,81%
Kredit perumahan di tahun 2023 sebesar Rp248,03 triliun pemulihan pasca Covid-19 dan juga strategi Perseroan dalam
tercapai 99,46% dari target tahun 2023, hal ini salah satunya mengembangkan bisnis produk-produk high yield seperti KAR,
disebabkan oleh kondisi ekonomi yang masih dalam proses KRING dan KUR, sehingga secara keseluruhan kredit dan
298 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 301
Laporan Tahunan 2023
pembiayaan Perseroan masih dapat melampaui target tahun dana mahal kepada dana murah sehingga dapat menekan
2023 yang tercapai 101,17% dari target tahun 2023. peningkatan cost of fund di tengah kondisi ketatnya likuiditas
perbankan dan suku bunga tinggi.
Jumlah dana pihak ketiga di tahun 2023 sebesar Rp349,93
triliun tercapai 100,81% dari target 2023. Pencapaian tersebut Tabungan di tahun 2023 sebesar Rp49,34 triliun tercapai
di dukung oleh pencapaian giro di tahun 2023. Giro di 90,12%, ketidaktercapaian tersebut disebabkan ketatnya
tahun 2023 sebesar Rp135,15 triliun tercapai 106,20% dari kondisi likuiditas perbankan khususnya Bank dalam kategori
target tahun 2023, pencapaian giro tersebut dikontribusi oleh BUKU III namun posisi tabungan Perseroan masih dapat tumbuh
peningkatan giro pada segmen wholesale, komersial, korporasi secara yoy sebesar 5,40%.
dan institusi.
Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
Deposito di tahun 2023 sebesar Rp162,63 triliun tercapai
99,57% dari target tahun 2023, ketidaktercapaian tersebut lebih Pencapaian keuangan dapat dilihat dari pencapaian posisi
disebabkan oleh strategi Perseroan dalam melakukan shifting keuangan, rasio - rasio keuangan, pendapatan dan laba.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2023 Target 2023 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Posisi Keuangan
Aset 438.749.736 430.947.850 101,81%
Liabilitas 381.164.489 401.402.327 94,96%
Ekuitas 30.479.152 29.545.523 103,16%
Pendapatan dan Laba
Pendapatan Bunga 28.281.252 27.729.313 101,99%
Laba Operasional 4.539.729 4.014.398 113,09%
Laba Bersih 3.500.988 3.053.724 114,65%
Rasio Keuangan
CAR 20,07% 19,44% 103,24%
NPL 3,01% 3,45% 87,25%
ROA 1,07% 0,95% 112,63%
ROE 13,86% 12,16% 113,98%
NIM 3,75% 3,89% 96,40%
Aset di tahun 2023 sebesar Rp441,79 triliun, dengan capaian bunga. Sejalan dengan pencapaian laba operasional, laba
101,81% di atas target. Pencapaian tersebut disebabkan oleh bersih di tahun 2023 terealisasi sebesar Rp3,50 triliun dengan
surat berharga yang dimiliki, kredit/piutang/pembiayaan yang capaian 114,65% yang berhasil melampaui target yang
diberikan dan DPK berhasil melampaui target yang ditetapkan. ditetapkan, pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya
Capaian ekuitas di tahun 2023 sebesar 103,16% dengan strategi Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi
realisasi Rp30,48 triliun. Ekuitas yang lebih kuat pada tahun kredit high yield dan optimalisasi pendapatan operasional
2023 didukung oleh profitabilitas yang lebih baik sehingga selain bunga. Laba di tahun 2023 ini merupakan laba terbesar
meningkatkan saldo laba pada tahun tersebut. sepanjang sejarah Perseroan berdiri.
Realisasi pendapatan bunga di tahun 2023 sebesar Rp28,28 Dari sisi rasio keuangan, CAR di tahun 2023 sebesar 20,07%
triliun dengan capaian 101,99% di atas target, pencapaian dengan capaian 103,24% di atas target, pencapaian tersebut
tersebut disebabkan oleh perbaikan kualitas kredit dan dikontribusi oleh peningkatan laba, penambahan modal inti
strategi Perseroan dalam ekspansi kredit high yield. Demikian yang didapat dari rights issue dan kemampuan Perseroan dalam
pula dengan laba operasional di tahun 2023 yang berhasil mengelola portofolio surat berharga yang dimiliki sehingga
melampaui target 113,09% dengan realisasi Rp4,54 triliun, tidak memiliki kerugian mtm yang signifikan. NPL di tahun 2023
pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya strategi sebesar 3,01%, lebih baik dibandingkan target yang sebesar
Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi kredit 3,45%. Hal tersebut didorong oleh inisiatif perbaikan proses
high yield dan optimalisasi pendapatan operasional selain bisnis seperti implementasi Commercial Banking Center (CBC),
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 299
Page 302
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Regional Loan Processing Center (RLPC) sehingga proses kredit tersebut didukung oleh peningkatan laba Perseroan pada tahun
menjadi lebih prudent dan juga asset sales yang dilakukan 2023, peningkatan pendapatan operasional selain bunga dan
secara periodik. ROA, ROE dan NIM di tahun 2023 masing- efisiensi pada overhead cost.
masing sebesar 1,07%, 13,86%, dan 3,75% pencapaian
Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
Pencapaian struktur modal di tahun 2023 diuraikan sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2023 Target 2023 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Modal Inti (Tier 1) 27.154.078 26.499.859 102,47%
Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1) 27.154.078 26.499.859 102,47%
Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1) - - -
Modal Pelengkap (Tier 2) 4.076.204 3.902.802 104,44%
Jumlah Modal 31.230.282 30.402.662 102,72%
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 155.590.147 156.392.874 99,49%
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 20,07% 19,44% 103,24%
Modal Inti (Tier 1) di tahun 2023 sebesar Rp27,15 triliun Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
dengan capaian 102,47% di atas target, ketercapaian tersebut
disebabkan oleh potensi keuntungan/kerugian nilai surat Brand awareness (tingkat tahu bank) masyarakat terhadap
berharga yang dimiliki dapat ditekan seminimum mungkin. brand Perseroan menjadi indikator pencapaian strategi
Modal Pelengkap (Tier 2) di tahun 2023 juga terealisasi sebesar pemasaran di tahun 2023. Adapun metode yang dilakukan
Rp4,07 triliun dengan capaian 104,44% di atas target. Ke dalam mendapatkan peringkat indeks persepsi masyarakat
depannya Perseroan akan tetap menjaga komposisi Modal Inti terhadap brand Perseroan, yakni melalui survei secara langsung
(Tier 1) yang optimal untuk mendukung peningkatan kapasitas kepada responden pada 9 (sembilan) kota besar di Indonesia
bisnis. oleh lembaga survei independen dengan pertimbangan citra
bank secara bankwide, produk tabungan, dan e-channel,
menghasilkan sebagai berikut:
Tabel Bank Rapid Reaction Monitor (BRRM) – 9 (sembilan) Kota
Peringkat (Score)
Tingkat Awareness
2023 (TW IV) 2022
Bankwide 6 (36) 7 (36)
Tabungan 5 (19) 5 (22)
E-Channel (Mobile Banking) 7 (11) 8 (9)
Berdasarkan hasil studi tersebut, maka dapat disimpulkan Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan
bahwa brand Perseroan mengalami peningkatan peringkat SDM
pada awareness secara bankwide maupun secara produk
e-channel (BTN Mobile), sedangkan tingkat awareness tabungan Pencapaian pengembangan SDM dapat tercermin pada jumlah
BTN masih bertahan di peringkat 5 (lima). pelatihan, peserta dan biaya yang digunakan selama tahun
berjalan.
300 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 303
Laporan Tahunan 2023
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Uraian Realisasi 2023 Target 2023 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Biaya Pengembangan SDM (Rp juta) 95.928 97.050 99,84%
Jumlah Pelatihan (pelatihan) 206 175 117,71%
Jumlah Peserta Pelatihan (orang) 308.229 280.320 109,96%
Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah melakukan pengembangan SDM melalui program pembelajaran dan pengembangan seluruh
pegawai dengan metode Classroom, Virtual Classroom dan Self Learning. Persentase pencapaian jumlah peserta pembelajaran dan
pengembangan sampai dengan Bulan Desember 2023 mencapai 109,96% atau di atas target yang telah ditentukan.
Target Ke Depan
Perseroan telah menyusun target ke depan sesuai dengan dokumen RKAP tahun 2024. Penetapan target tersebut didasarkan pada
beberapa asumsi makro sebagai berikut:
Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi
Asumsi Makro 2024
Pertumbuhan PDB (% yoy) 5,10
Suku Bunga Acuan BI 7 Days Repo (%) 5,50
Inflasi (%) 2,9
Nilai Tukar (Rp/USD) 15.500
Pertumbuhan Kredit (%) 9,50
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (%) 8,00
Sumber: Analisis Chief Economist Bank BTN
Proyeksi Produksi/Operasional
Proyeksi produksi/operasional untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Produksi/Operasional (dalam %)
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2024
Kredit dan Pembiayaan
Kredit Perumahan 8% - 10%
Kredit Non Perumahan 30% - 32%
Jumlah Kredit 10% - 12%
Jumlah Pembiayaan 13% - 5%
Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan 10% - 12%
Dana Pihak Ketiga
Giro 8% - 10%
Tabungan 21% - 23%
Deposito 11% - 13%
Jumlah Dana Pihak Ketiga 11% - 13%
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 301
Page 304
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Proyeksi Keuangan
Proyeksi keuangan untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Keuangan (dalam %)
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2024
Posisi Keuangan
Aset 9% - 11%
Liabilitas 9% - 11%
Ekuitas 7% - 9%
Pendapatan dan Laba
Pendapatan Bunga 11% - 13%
Laba Operasional 14% - 16%
Laba Bersih 10% - 12%
Rasio Keuangan
CAR 19% - 20%
NPL < 3,00%
ROA 1% - 2%
ROE 13% - 15%
NIM 4% - 5%
Proyeksi Struktur Modal
Proyeksi struktur modal untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Struktur Modal (dalam %)
Uraian Proyeksi Pertumbuhan 2024
Modal Inti (Tier 1) (5%) - 7%
Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1) (5%) - 7%
Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1) -
Modal Pelengkap (Tier 2) 58% - 60%
Jumlah Modal 2% - 4%
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 3% - 5%
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) (0%) - 1%
Proyeksi Kebijakan Dividen
Informasi proyeksi kebijakan dividen adalah sebagai berikut:
Tabel Dividen
Realisasi
Uraian Proyeksi 2024
2023 2022 2021
Rencana Permodalan
1. Laba Bersih 3.607 3.419 3.045 2.376
2. Dividend Pay Out (DPO) 721 684 609 238
3. Rasio DPO 20,00% 20,00% 20,00% 20,00%
302 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 305
Laporan Tahunan 2023
Dasar Kebijakan Pembagian Dividen dilakukan berdasarkan Perseroan memperoleh dividen yang berasal dari pembagian
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) laba bersih. Jumlah dividen tergantung kebijakan dividen
atau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) (dividend policy) yang diterapkan.
berdasarkan Undang - Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas. Faktor - faktor yang menjadi pertimbangan Proyeksi Pemasaran
dalam penentuan jumlah dan pembayaran dividen diantaranya
adalah tingkat kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal, Pada tahun 2024, strategi campaign akan berfokus pada
kebutuhan dana untuk ekspansi usaha lebih lanjut, tanpa Rebranding Logo Perseroan serta peningkatan aktivasi dan
mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan lain transaksi BTN Mobile melalui peningkatan tabungan, baik dari sisi
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Besarnya dividen peningkatan Number of Account (NoA) maupun Volume of Account
Perseroan jumlahnya akan ditentukan pada saat Rapat Umum (VoA), melalui optimalisasi strategi 360 campaign. Di samping itu,
Pemegang Saham (RUPS). Manajemen merencanakan untuk Plus by BTN Prioritas, BTN Bisnis dan Internet Banking Business
membagikan dividend payout ratio sebesar 20% apabila (IBB), BTN Spekta 2024, serta KPR BTN (Subsidi dan Non Subsidi)
terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana termasuk dalam campaign plan 2024 sebagai upaya peningkatan
tersebut disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan, realisasi dana pihak ketiga (baik ritel maupun lembaga), serta
rencana pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan. peningkatan realisasi kredit pembiayaan.
Campaign Plan 2024
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
Primary
TABUNGAN
TRANSAKSIONAL
REBRANDING BANK BTN
Secondary
POM 1
& TABUNGAN TRANSAKSIONAL
Secondary & INTERNET KPR BTN
POM 2 BANKING BUSINESS BERSUBSIDI
Festive Festive Festive Festive Festive
Campaign HUT Ramadan HUT HUT
Ke-74 Idul Fitri Ke-78 Ke-48
BTN BTN KPR BTN
• Produk dan Promo E-Channel BTN • BTN Spekta • Produk dan Program KUR serta KUMK
Always (BTN Mobile, IB dan ATM) • Layanan dan Program BTN Prioritas • Produk, Program dan Jasa Bank BTN
On • Produk dan Promo Kartu Debit BTN Visa • Produk dan Program KPR Non Subsidi, Lainnya
• Tabungan BTN Batara dan BTN Slap! KPR Subsidi, KAR dan KRING • Corporate Communication
• Tabungan BTN Bisnis dan IBB • Produk Pembiayaan Kredit Komersial • Festive
• KPR dan BTN Properti • Produk dan Program Syariah • Government Communication
Event Plan 2024
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
HGCTHI FEST
Jakarta Bandung Semarang Surabaya Medan Balikpapan Palembang Makasar Denpasar
Market
Outlook &
Launching HUT
New Debit Ke-74
Card BTN BTN BTN BTN JWF
BTN Roadshow BTN Jakarta BTN JIM Property MotoGP
Anniversary International Marathon (Wedding
(Event Day) Expo di 6 Mandalika
Festival (BTN JIM) and Housing
Kota Series HUT
Expo)
Ke-48
KPR BTN
Chinese
New Year Launching BTN
Tabungan
(CNY) New BTN Property
BTN Bisnis Mudik Konser
Jakarta dan (Logo, Expo di 6 Joyland
Ramadan Bersama Shiela
Surabaya Tower dan Kota Festival
BUMN On 7
New Card)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 303
Page 306
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Proyeksi Pengembangan SDM
Proyeksi pengembangan SDM tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Pengembangan SDM
Uraian Proyeksi 2024
Biaya Pengembangan SDM (Rp juta) 104.190
Jumlah Pelatihan (pelatihan) 210
Jumlah Peserta Pelatihan (orang) 290.775
Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)
Perseroan memiliki Corporate Plan 2021-2025, Perseroan setiap bulan. Evaluasi rencana jangka panjang dilakukan untuk
senantiasa melakukan evaluasi terhadap rencana jangka panjang melihat kesesuaian rencana dalam upaya mencapai visi BTN
(Corporate Plan 2021-2025). Evaluasi rencana jangka panjang yaitu menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada
dilakukan setiap tahun oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Pada tahun 2025. Hasil evaluasi rencana jangka panjang ini menjadi
tahun 2023, evaluasi rencana jangka panjang dilakukan pada pedoman dan pertimbangan dalam menyusun RKAP tahun
Rapat Direksi maupun Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris 2024.
The Best Mortgage Bank in South East Asia Pada Tahun 2025
Ukuran Visi dan Milestone Aspirasi Corporate Plan
Pencapaian Tahun 2023 Key Metrics Tahun 2025
Tahun 2021-2025
Meningkatkan low cost funding 2 kali lipat Cost of Fund Cost of Fund
menjadi Rp270 triliun 3,7% 3,9%
Mendorong keterjangkauan akses perumahan Unit KPR Unit KPR
bagi lebih dari 6 juta masyarakat Indonesia 588 Ribu 1,5 Juta
Membangun one stop shop financial solution Rasio FBI Rasio FBI
untuk 3 juta konsumen terkait perumahan 12,6% 12,5%
Menjadi inovator digital dan home of Indonesia’s CIR CIR
best talent 46,3% 46,0%
Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan NPL Gross NPL Gross
tingkat NPL yang rendah 3,0% 3,0%
Profitabilitas yang tinggi dan berkelanjutan ROE ROE
dengan ROE~20% 13,5% 19,8%
Dalam mendukung pencapaian strategis di tahun 2025 inisiatif strategis yang terdiri dari inisiatif di bidang Funding,
mendatang, Perseroan telah menetapkan 3 (tiga) fokus utama Lending dan Enabler (Human Capital, Operation, Finance).
304 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 307
Laporan Tahunan 2023
FUNDING: Retail, Institutional and Wholesale
1. Mengembangkan Channel 2. Mengembangkan strategi 3. Membangun Operational 4. Mengembangkan produk 5. Mengembangkan strategi 6. Mengembangkan CASA
electronic serta Aktivasi akuisisi/aktivasi nasabah Risk Readiness and Fraud Risk dan aktivasi transaction aktivasi nasabah retail di segmen pebisnis
Transaction Banking Retail retail pada channel Strategy banking retail
(Mobile Banking, EDC, QRIS, (Mobile Banking, EDC, ORIS,
dan Channel terkaitnya) dan Channel terkaitnya)
7. Peningkatan Penjualan 8. Mengembangkan Bisnis 9. Menyusun Road Map 10. Implementasi Single
Transaksi Valas dan Surat Trade Finance dan Bank Transaction Banking Relationship Model Segmen
Berharga dengan Nasabah Garansi Korporasi
LENDING: KPR, Personal Loan, SME, Asset Management
1. Membangun Bisnis Model 2. Mengembangkan 3. Optimalisasi Sales 4. Membangun bisnis High 5. Perluasan Bisnis High Yield 6. Menyusun Strategi
KPR untuk Segmen Emerging alternative proxy income Channel untuk penawaran Yield Loan di segmen kredit Loan untuk SME Collection untuk Segmen SME
Affluent model untuk meningkatkan personal loan melalui digital consumer
35
approval rate (New Mobile Banking/BTN
Properti) dan Telesales
7. Melakukan Sentralisasi 8. Implementasi new business
proses kredit SME di Sentra process SME dan SME
Proses UMKM Decision Engine
ENABLER: Human Capital, Operations, Finance
initiatives 1. Mengembangkan HCBP 2. Menyempurnakan struktur 3. Perbaikan lebih lanjut 4. Implementasi strategi 5. Menerapkan metodologí 6. Mengimplementasikan
implemented untuk menyelaraskan strategi organisasi HC dan merancang untuk meningkatkan multi-sourcing dan dan matriks pengukuran prinsip dan tata kelola
HC dengan Bisnis serta sistem grading yang selaras operational excellence dan menjalankan program on produktivitas yang sistematis manajemen kinerja yang
in 2023 menjawab kebutuhan Bank dengan kebutuhan bisnis praktik manajemen SDM boarding untuk new recruit untuk segmen bisnis dan terintegrasi serta menerapkan
dan internal movement support penilaian kinerja multi
sumber untuk memastikan
objektivitas menyeluruh
7. Menyelaraskan sistem 8. Mempertajam learning 9. Menjalankan manajemen 10. Mengaktivasi 4 Pilar 11. Meningkatkan 12. Mengimplementasikan
remunerasi dan program strategy, penerapan suksesi untuk memastikan EVP- Learn, Grow, Contribute, internalisasi budaya AKHLAK HCIS yang terintegrasi untuk
insentif untuk menarik. coaching secara konsisten pemenuhan posisi kunci/ dan Engagement dalam dan empat pilar budaya Bank mendukung operasional
mempertahankan dan serta melakukan intervensi kritikal dan menutup mendorong peningkatan BTN melalui optimasi Change excellence, pengambilan
memotivasi pegawai untuk mendukung budaya generation gap branding Bank BTN Agent Networks dan Program keputusan berbasis data.
pembelajaran Budaya yang Serta menyediakan seamless
berkesinambungan employee experience
13. Implementasi 14. Rolloute-record 15. Pengembangan 16. Menerapkan struktur 17. Kajian/Rebranding
perencanaan tenaga kerja (Sentralisasi dan Digitalisasi) Profitability Measurement SBU untuk membangun Bank BTN
yang prediktif dan berbasis di 30 KC System organisasi yang digerakkan
pada produktifitas oleh kinerja
Pada tahun 2023 sesuai dengan fase Transformation Journey 14,97% (yoy), peningkatan tersebut disebabkan oleh berhasilnya
Perseroan pada tahun 2023 yaitu “Disrupsi Digital Untuk strategi Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi
Menguasai Ekosistem Perumahan”. Perseroan berhasil kredit high yield dan optimalisasi pendapatan operasional
melampaui target laba yang ditetapkan, laba bersih di tahun selain bunga. Laba di tahun 2023 ini merupakan laba terbesar
2023 terealisasi sebesar Rp3,50 triliun dengan pertumbuhan sepanjang sejarah Perseroan berdiri.
Kebijakan, Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Kebijakan Dividen keuangan, tingkat kecukupan modal, kebutuhan dana untuk ekspansi
usaha lebih lanjut, tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan
Dasar Kebijakan Pembagian Dividen dilakukan berdasarkan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Berdasarkan hal - hal tersebut, kecuali ada alasan - alasan lain yang
atau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mendasar, manajemen merencanakan pembayaran dividen tunai
berdasarkan Undang - Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang minimum 20% dari laba bersih setiap tahunnya.
Perseroan Terbatas. Besarnya dividen Perseroan jumlahnya akan
ditentukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Faktor - faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan jumlah Informasi terkait pengumuman dan pembayaran dividen tahun
dan pembayaran dividen di antaranya adalah tingkat kesehatan buku 2022 - 2021 disajikan sebagai berikut.
Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun Buku 2022 - 2021
Uraian Tahun Buku 2022 Tahun Buku 2021
Laba Bersih (Rp) 3.045.071.859.198 2.376.225.756.803
Dividen Kas 609.014.371.840 237.622.575.680
Dividen Non Kas *) - -
Jumlah Saham (lembar) 14.034.444.413 10.590.000.000
Dividen Kas Per Saham (Rp) 43,39 22,43
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 305
Page 308
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Uraian Tahun Buku 2022 Tahun Buku 2021
Dividen Non Kas Per Saham *) - -
Dividend Pay Out Ratio (%) 20 10
Tanggal Pengumuman 17 Maret 2023 04 Maret 2022
Tanggal Pembayaran Dividen Kas 14 April 2023 31 Maret 2022
Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas*) - -
Keterangan: *) Perseroan tidak memiliki Dividen Non Kas
Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun tujuh ribu tiga ratus lima puluh delapan Rupiah) sebagai
Buku 2022 saldo laba ditahan.
Di tahun 2023, Perseroan membagikan dividen tunai tahun buku Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun
2022 sesuai dengan hasil keputusan RUPS Tahunan di tahun Buku 2021
2023 tanggal 16 Maret 2023. Berdasarkan RUPS Tahunan
tahun 2023, Pemegang Saham memutuskan menyetujui dan Di tahun 2022, Perseroan membagikan dividen tunai tahun
menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku buku 2021 sesuai dengan hasil keputusan RUPS Tahunan
2022 sebesar Rp3.045.071.859.198 (tiga triliun empat puluh di tahun 2022 tanggal 02 Maret 2022. Berdasarkan RUPS
lima miliar tujuh puluh satu juta delapan ratus lima puluh sembilan Tahunan tahun 2022, Pemegang Saham memutuskan menyetujui
ribu seratus sembilan puluh delapan Rupiah) sebagai berikut: penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2021 sebesar
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau Rp609.014.371.840 Rp2.376.225.756.803 (dua triliun tiga ratus tujuh puluh enam
(enam ratus sembilan miliar empat belas juta tiga ratus tujuh miliar dua ratus dua puluh lima juta tujuh ratus lima puluh enam
puluh satu ribu delapan ratus empat puluh Rupiah) sebagai ribu delapan ratus tiga rupiah) sebagai berikut:
dividen tunai kepada para Pemegang Saham yang akan 1. Sebesar 10% (sepuluh persen) atau Rp237.622.575.680
dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut: (dua ratus tiga puluh tujuh miliar enam ratus dua puluh dua
a. Dividen bagian Pemerintah Republik Indonesia atas juta lima ratus tujuh puluh lima ribu enam ratus delapan
kepemilikan 60% (enam puluh persen) saham sebesar puluh rupiah) ditetapkan sebagai dividen tunai kepada
Rp365.408.623.104 (tiga ratus enam puluh lima miliar para Pemegang Saham yang akan dibayarkan dengan
empat ratus delapan juta enam ratus dua puluh tiga ribu ketentuan sebagai berikut:
seratus empat Rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas a. Khusus dividen bagian Pemerintah atas kepemilikan
Umum Negara dalam mata uang Rupiah. 60% (enam puluh persen) saham sebesar
b. Dividen Pemegang Saham Lainnya atas kepemilikan Rp142.573.545.408 (seratus empat puluh dua miliar
40% (empat puluh persen) saham publik sebesar lima ratus tujuh puluh tiga juta lima ratus empat puluh
Rp243.605.748.736 (dua ratus empat puluh tiga miliar lima ribu empat ratus delapan rupiah) akan disetorkan
enam ratus lima juta tujuh ratus empat puluh delapan ribu ke Rekening Kas Umum Negara.
tujuh ratus tiga puluh enam Rupiah) akan dibayarkan b. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
kepada pemegang saham secara proporsional sesuai Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan
dengan kepemilikan saham. jadwal dan tata cara pembagian dividen Tahun Buku
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi 2021 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan 2. Sebesar 90% (sembilan puluh persen) atau
jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku Rp2.138.603.181.123 (dua triliun seratus tiga puluh
2022 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. delapan miliar enam ratus tiga juta seratus delapan
2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau puluh satu ribu seratus dua puluh tiga rupiah) ditetapkan
Rp2.436.057.487.358 (dua triliun empat ratus tiga puluh sebagai saldo laba ditahan.
enam miliar lima puluh tujuh juta empat ratus delapan puluh
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Sepanjang tahun 2023 tidak dilaksanakan penerbitan Obligasi publik sebesar Rp1.653.333.318.000 seluruhnya disetorkan
sehingga tidak terdapat kewajiban bagi Perseroan untuk ke dalam Modal Bank BTN setelah dikurangi dengan biaya
melaporkan dana hasil Obligasi. Namun, terdapat penambahan emisi. Informasi lebih rinci terkait penambahan modal melalui
modal melalui mekanisme rights issue/privatisasi dengan PMN mekanisme rights issue/privatisasi disajikan pada bagian
sebesar Rp2.479.999.977.600,- ditambah dengan dana dari Laporan Penyertaan Modal Negara (PMN).
306 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 309
Laporan Tahunan 2023
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan
Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Hutang dan Modal
Investasi
Sebagai salah satu kegiatan usaha di industri perbankan, Bank disampaikan rincian investasi dalam bentuk efek – efek bersifat
melakukan investasi dalam bentuk efek bersifat utang, baik utang yang dilakukan BTN per 31 Desember 2023 dan 2022:
yang diterbitkan oleh Pemerintah maupun korporasi. Berikut
Tabel Investasi Efek-Efek (dalam jutaan Rupiah)
Nilai
Uraian
2023 2022
Nilai wajar melalui laba rugi 4.838.453 20.385.030
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya 14.440.327 14.988.242
Biaya perolehan diamortisasi 21.921.022 18.314.868
Total efek - efek 41.199.803 53.688.141
Sepanjang tahun 2023 Unit Usaha Syariah (UUS) telah melakukan investasi dalam bentuk obligasi dengan total akumulasi sebesar
Rp126,29 triliun. Pada tahun yang sama atas investasi obligasi tersebut yang telah jatuh tempo atau telah dilakukan pencairan sebesar
Rp116,70 triliun.
Ekspansi
Pada tahun 2023 Perseroan melalui Procurement & Fixed Asset 6. Tanggal 4 April 2023, dimulai pekerjaan revitalisasi dan
Management Division (PFAD) telah melakukan ekspansi dari sisi renovasi gedung Pusdiklat Bank BTN yang terletak di Jalan
pengadaan dan pengelolaan aset tetap sebagai berikut: KH. Mas Mansyur Nomor 86 Tanah Abang, Jakarta Pusat
1. Tanggal 18 Desember 2023, pembelian gedung bertingkat dengan nilai Rp33,8 miliar. Selanjutnya, gedung tersebut akan
yang terdiri dari 28 lantai dan 2 basement senilai Rp1,28 dioperasionalkan sebagai Kantor Pusat UUS Perseroan.
triliun yang terletak di Jalan H.R. Rasuna Said Nomor 01 7. Tanggal 22 November 2023, dimulai pekerjaan untuk
RT.001 RW.006, Kelurahan Guntur Kecamatan Setiabudi, pemanfaatan tanah milik Perseroan yang terletak di Jalan
Jakarta Selatan. Selanjutnya, gedung tersebut dinamakan Raya Gandul – Cinere, Kota Depok yang memiliki luas
Gedung Menara 2 BTN dan menjadi kantor operasional ±5 Ha. Tanah tersebut akan dikembangkan menjadi BTN
Divisi Bisnis, Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang. ECOPARK, dan rencananya akan berdiri gedung record
2. Tanggal 14 September 2023, pembelian gedung kantor center, gedung arsip, gedung data center, gedung pusdiklat
berupa ruko senilai Rp3,33 miliar yang terletak di dan Kantor Cabang Pembantu. Progress pengembangan
Komp. BSD, Ruko Sektor VII E Blok K Jl. Raya Serpong, berada pada tahapan pematangan lahan.
Tangerang. Bangunan tersebut terletak berdampingan
dengan Kantor Cabang Bumi Serpong Damai (KC BSD) dan Sepanjang tahun 2023 Perseroan telah melakukan ekspansi dari
dioperasionalkan sebagai perluasan bangunan KC BSD. sisi pengembangan jaringan kantor dengan menambahkan Kantor
3. Tanggal 10 November 2023, pembelian gedung kantor Cabang Syariah (KCS) sejumlah 2 (dua) Kantor (KCS Jember, KCS
berupa ruko senilai Rp1,27 miliar yang terletak di Jl. D.I. Pontianak), selanjutnya Perseroan juga melakukan pembukaan
Panjaitan Km. 9 Komplek Plaza Bintan Center Blok Bunga, terhadap jaringan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Konvensional
Tanjung Pinang Provinsi Riau Kepulauan. Bangunan tersebut sejumlah 7 (tujuh) Kantor (KCP Soreang, KCP Kawasan Industri
terletak berdampingan dengan Kantor Cabang Tanjung Sentul, KCP Pasar Tanah Abang Blok A, KCP RS Bhayangkara
Pinang dan dioperasionalkan sebagai perluasan bangunan Kediri, KCP Manna, KCP Barabai dan KCP Wonosobo). Selain KCP
KC Tanjung Pinang. Konvensional Perseroan juga melakukan pembukaan terhadap KCP
4. Tanggal 13 Desember 2023, pengadaan tanah tanah senilai Syariah (KCPS) sejumlah 4 Kantor (KCPS Rangkasbitung, KCPS
Rp80 miliar yang terletak di kawasan Pondok Indah, Jakarta Solok, KCPS Batang dan KCPS Bantul. Secara total, jumlah jaringan
Selatan. Selanjutnya, tanah tersebut dilakukan pengurusan kantor Perseroan tahun 2023 terdiri dari 6 (enam) Kantor Wilayah,
izin - izin untuk pembangunan gedung kantor cabang. 81 KC Konvensional, 34 KC Syariah, 541 KCP Konvensional dan
5. Tanggal 20 Desember 2023, pengadaan dan instalasi 75 KCP Syariah.
genset baru untuk Gedung Menara BTN senilai Rp14,8
miliar. Genset baru tersebut menggantikan genset lama yang
sudah beroperasi selama 30 tahun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 307
Page 310
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Divestasi merugikan bagi Perseroan. Perseroan menyadari pentingnya sikap
yang tegas terhadap pengendalian dan penanganan benturan
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan kepentingan yang terjadi di lingkungan Perseroan, sehingga dapat
divestasi. tercipta pengelolaan bisnis yang efektif dalam mencapai tujuan
Perseroan, bebas dari segala bentuk tindakan Korupsi, Kolusi dan
Penggabungan/Peleburan Usaha Nepotisme (KKN) dan hubungan yang harmonis dengan seluruh
pemangku kepentingan.
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan
penggabungan/peleburan usaha. Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku
dalam hal transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
Akuisisi sebagaimana yang tertuang dalam dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan dan Surat Edaran
akuisisi. Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal
17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Restrukturisasi Hutang dan Modal Umum. Dari sisi internal, Perseroan memiliki Kebijakan Transaksi
yang Mengandung Benturan Kepentingan sebagaimana yang
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi dan Dewan
restrukturisasi utang dan modal. Komisaris. Adapun kebijakan penyediaan dana kepada pihak
terkait yang mengandung benturan kepentingan tercantum
dalam Peraturan Direksi tersendiri yang mengatur bahwa
Informasi Transaksi Material yang Perseroan dilarang memberikan dana kepada pihak terkait
Mengandung Benturan Kepentingan dan/ tanpa persetujuan Dewan Komisaris.
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara Perseroan dengan
Transaksi Material adalah setiap transaksi yang dilakukan oleh pemegang saham, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali yang memenuhi Pejabat Eksekutif dan/atau pihak lainnya yang terkait dengan
batasan nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) Perseroan maka anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka (Peraturan Otoritas dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil tindakan yang dapat
Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi merugikan atau mengurangi keuntungan Perseroan dan wajib
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha). mengungkapkan benturan kepentingan tersebut dalam setiap
keputusan. Perseroan juga mendokumentasikan dengan baik
Transaksi Benturan Kepentingan setiap mengungkapkannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengungkapan benturan kepentingan dituangkan dalam risalah
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan rapat sekurang-kurangnya mencakup nama pihak yang memiliki
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan benturan kepentingan, masalah pokok benturan kepentingan dan
Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan Kepentingan adalah dasar pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.
perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan terbuka
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Pada prinsipnya setiap insan Perseroan menghindari
Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali pengambilan keputusan yang memiliki situasi dan kondisi
yang dapat merugikan Perusahaan Terbuka dimaksud. adanya benturan kepentingan. Pemberian kredit kepada
Direksi, Dewan Komisaris dan pegawai Perseroan dilakukan
Kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari hubungan dan berdasarkan batas kewajaran dan sesuai dengan peraturan
interaksi antar individu di lingkungan Perseroan maupun dengan Perseroan yang berlaku tanpa membedakan dengan nasabah
pihak - pihak lainnya, terdapat potensi benturan kepentingan yang lainnya (arm’s length basis).
mungkin tidak dapat terhindarkan antara satu pihak dengan pihak
lainnya, sehingga dapat mempengaruhi proses pengambilan Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat transaksi yang
keputusan dan kinerja hasil keputusan tersebut yang dapat mengandung benturan kepentingan.
Tabel Transaksi Benturan Kepentingan
Nama Jabatan Pengambil Keputusan Jenis Transaksi Nilai Transaksi Keterangan
Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
308 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 311
Laporan Tahunan 2023
Transaksi Afiliasi
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Selama tahun 2023 tidak terdapat transaksi material yang
42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi memenuhi kategori transaksi pihak afiliasi.
Benturan Kepentingan, Afiliasi adalah:
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan Transaksi Pihak Berelasi
sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
vertikal; Dalam menjalankan usahanya, Bank melakukan transaksi
2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, atau dengan pihak - pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam
Komisaris dari pihak tersebut; PSAK Nomor 7 tentang “Pengungkapan Pihak - Pihak Berelasi”.
3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana terdapat Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank jika:
1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris a. Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak langsung
yang sama; yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i)
4. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik langsung mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada
maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan di bawah pengendalian bersama, dengan Bank; (ii)
oleh perusahaan tersebut; memiliki pengaruh signifikan atas Bank; atau (iii) memiliki
5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, pengendalian bersama atas Bank;
baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang b. Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha yang sama
sama; atau dengan Bank;
6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang Saham c. Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di mana
Utama. Bank sebagai venturer;
d. Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci
Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/ Bank;
atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau e. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu
perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
atau Afiliasi dari Anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris, f. Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja
Pemegang Saham Utama, atau Pengendali, termasuk setiap untuk imbalan kerja dari Bank atau entitas terkait Bank;
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan g. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan
Terbuka atau Perusahaan Terkendali untuk kepentingan Afiliasi bersama atau dipengaruhi signifikan oleh beberapa entitas,
dari Perusahaan Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi, langsung maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan
Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau dalam butir (d) atau (e).
Pengendali.
Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan
Pihak - Pihak berelasi yang melakukan transaksi dengan Perseroan disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Pihak Berelasi
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Pemegang Saham mayoritas melalui Obligasi Pemerintah, Kredit yang diberikan dan
Pemerintah Republik Indonesia (RI)
Kementrian Keuangan RI pembiayaan/piutang syariah
Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Bank Lain, Efek-efek, Liabilitas Akseptasi, Pinjaman
Pemerintah Pusat RI
yang diterima dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Lain, Efek-efek, Surat Berharga yang
Pemerintah Pusat RI
Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi
Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat Berharga yang
Pemerintah Pusat RI
Diterbitkan
Dalam pengendalian yang sama melalui Giro pada bank lain, dan Penempatan pada Bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Pemerintah Pusat RI Indonesia dan Bank Lain
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
PT Bank Mandiri Taspen
Negara (BUMN) Efek-efek
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 309
Page 312
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
Simpanan dari Bank Lain, dan Surat Berharga yang
Indonesia Agroniaga Tbk) Negara (BUMN)
Diterbitkan
Dalam pengendalian yang sama melalui Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Pemerintah Pusat RI Efek-efek
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang
PT Hutama Karya (Persero)
Pemerintah Pusat RI syariah, Tagihan Akseptasi
Dalam pengendalian yang sama melalui Efek-efek dan Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/
Perum Perumnas
Pemerintah Pusat RI piutang syariah
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Tagihan Akseptasi dan Kredit yang diberikan dan
PT PP Properti Tbk
Negara (BUMN) Pembiayaan/ piutang syariah
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Tagihan Akseptasi dan Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wijaya Karya Industri Energi Tagihan Akseptasi
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Tagihan Akseptasi
Negara (BUMN)
Perum Percetakan Negara Republik Dalam pengendalian yang sama melalui
Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Indonesia (Perum PNRI) Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Danareksa Investment Management Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Angkasa Pura II (Persero) Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero) Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT HK Realtindo Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Indah Karya (Persero) Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Jasamarga Bali Tol
Negara (BUMN) syariah
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Mandiri Manajemen Investasi Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Patra Jasa
Negara (BUMN) syariah
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
Negara (BUMN) piutang syariah
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Amarta Karya (Persero)
Pemerintah Pusat RI syariah
Dalam pengendalian yang sama melalui Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
Pemerintah Pusat RI piutang syariah
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Taspen (Persero) Surat Berharga yang Diterbitkan
Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Virama Karya (Persero)
Pemerintah Pusat RI syariah dan Garansi yang diterbitkan
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Waskita Bumi Wira Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Waskita Karya Realty Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PPA Finance
Negara (BUMN) syariah
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita FIM Perkasa Realti
Negara (BUMN) syariah
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Pertamina (Persero)
Pemerintah Pusat RI syariah dan efek-efek
310 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 313
Laporan Tahunan 2023
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
PT Yodya Karya (Persero)
Pemerintah Pusat RI dan Garansi yang diterbitkan
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Adhi Persada Properti Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas Jakabaring Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas Sentraland Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas TOD Tanjung Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Sinergi Investasi Properti Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas Pondok Cina Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Commuter Property
Negara (BUMN) syariah dan Tagihan Lain-Lain
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan, Pembiayaan/piutang syariah
PT Angkasa Pura I (Persero)
Pemerintah Pusat RI dan Efek-efek
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Jalin Pembayaran Nusantara Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Reasuransi Nasional Indonesia Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Tugu Reasuransi Indonesia Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Puspetindo Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Surat Berharga yan Diterbitkan dan Garansi yang
PT Asuransi Kredit Indonesia
Negara (BUMN) diterbitkan
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Asuransi Jasa Indonesia Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Asuransi Jasa Raharja Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kredit yang diberikan dan Efek-efek
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Nindya Karya (Persero) Kredit yang diberikan dan Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Centurion Perkasa Iman Kredit yang diberikan dan Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Energi Pelabuhan Indonesia Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama melalui
Perum Jaminan Kredit Indonesia Surat Berharga yang Diterbitkan
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Daya Mitra Telekomunikasi Efek-efek
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Industri Kereta Api Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT AXA Mandiri Financial Services Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Dalam pengendalian yang sama melalui
Surat Berharga yang Diterbitkan
(Persero) Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Surat Berharga yang Diterbitkan
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Tugu Pratama Indonesia Surat Berharga yang Diterbitkan
Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama melalui Efek - Efek, Pinjaman yang diterima dan Pinjaman
PT Sarana Multigriya Finance (Persero)
Pemerintah Pusat RI Subordinasi dan efek-efek subordinasi
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Sinergi Colomadu Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 311
Page 314
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Efek-efek
Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Efek-efek
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT PP Properti Jababeka Residence Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Dalam pengendalian yang sama melalui
Efek-efek
(Persero) Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Pegadaian Efek-efek
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT BNI Asset Management Surat Berharga yang Diterbitkan dan efek-efek
Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Efek-efek
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
PT Peruri Properti
Negara (BUMN) dan Garansi yang diterbitkan
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Waskita Beton Precast Tbk Efek-efek
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT BRI Manajemen Investasi Efek-efek
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Pos Indonesia (Persero) Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Telkom Satelit Indonesia Garansi yang diterbitkan
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Inhutani V Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Dalam pengendalian yang sama melalui
Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi
Rakyat Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Garansi yang diterbitkan, Tagihan lain-lain, Kredit yang
PT PP Urban
Negara (BUMN) diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Bio Farma (Persero) Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Inka Multi Solusi Service
Negara (BUMN) Syariah dan Tagihan lain-lain
Dalam pengendalian yang sama melalui Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
PT PAL Indonesia (Persero)
Pemerintah Pusat RI dan Garansi yang diterbitkan
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Dalam pengendalian yang sama melalui
Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
(Persero) Pemerintah Pusat RI
PT Perum Pengangkutan Penumpang Dalam pengendalian yang sama melalui
Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Djakarta Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wika Realty Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wika Gedung Tagihan lain-lain
Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Bahana TCW Invesment Management Efek-efek
Negara (BUMN)
Manajemen Kunci termasuk Direksi, Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang
Hubungan pengendalian kegiatan
Komisaris, Komite Audit, Kepala Divisi dan Syariah, Simpanan dari Nasabah, dan Dana Syirkah
perusahaan
Kepala Cabang Temporer
312 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 315
Laporan Tahunan 2023
Kewajaran Transaksi dan Alasan Dilakukannya Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Transaksi
Berikut rincian realisasi transaksi pihak berelasi karena
Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya kebutuhan usaha hubungan kepemilikan dengan Pemerintah Republik Indonesia
Perseroan. Seluruh transaksi dilakukan secara normal dan wajar dan transaksi pihak berelasi dengan Manajemen Kunci.
(arm’s length transaction) sebagaimana transaksi dengan pihak
lain. Perseroan menjamin bahwa seluruh transaksi bebas dari
konflik kepentingan dan telah memenuhi peraturan perundang -
undangan yang berlaku.
Tabel Transaksi Pihak Berelasi Karena Hubungan Kepemilikan Dengan Pemerintah Republik Indonesia (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2023 2022
Aset
Giro pada bank lain 1.049.449 508.322
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 61 61
Efek - efek 3.851.105 850.059
Obligasi Pemerintah 35.893.929 51.964.973
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 27.678.581 19.594.018
Tagihan akseptasi 68.746 131.356
Tagihan lain - lain 106.385 61.169
Total aset untuk pihak - pihak berelasi 68.648.256 73.109.958
Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi (1.227.528) (900.235)
Total aset untuk pihak - pihak berelasi - neto 67.420.728 72.209.723
Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset 15,37% 17,96%
Liabilitas
Simpanan dari nasabah 196.674.002 173.906.896
Liabilitas akseptasi 224.045 118.525
Surat - surat berharga yang diterbitkan 5.868.525 4.355.008
Pinjaman yang diterima 22.453.290 17.455.685
Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi 4.499.997 4.499.977
Total liabilitas untuk pihak - pihak berelasi 229.719.859 200.336.091
Persentase total liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas 60,27% 57,01%
Dana Syirkah Temporer
Giro Mudharabah 11.271 11.897
Tabungan Mudharabah 133.630 83.465
Deposito Mudharabah 8.899.072 7.631.970
Total dana syirkah temporer untuk pihak-pihak berelasi 9.043.973 7.727.332
Persentase total dana syirkah temporer berelasi terhadap dana syirkah temporer 33,37% 31,08%
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 490.484 282.311
Efek - efek 299.741 216.020
Obligasi Pemerintah 1.220.648 1.518.936
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 1.195.910 1.081.237
Total pendapatan bunga dan bagi hasil dari pihak-pihak berelasi 3.206.783 3.098.504
Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil 11,34% 11,96%
Beban bunga, bagi hasil dan bonus
Simpanan dari nasabah 3.137.470 2.642.731
Simpanan dari Bank Lain 2.647 781
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 313
Page 316
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Uraian 2023 2022
Surat - surat berharga yang diterbitkan 433.269 455.401
Pinjaman yang diterima 965.111 843.147
Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 34.593 4.894
Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi 381.770 381.760
Giro Mudharabah 18 181
Tabungan Mudharabah 1.896 6.521
Deposito Mudharabah 149.498 80.613
Total beban bunga dan bonus dari pihak berelasi 5.106.272 4.416.029
Persentase terhadap total beban bunga, bagi hasil dan bonus 34,38% 40,48%
Komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif
Garansi yang diberikan 1.116.581 426.438
Irrevocable L/C yang masih berjalan 8.840 115.445
Total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif dari pihak berelasi 1.125.421 541.883
Persentase terhadap total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif 41,28% 43,35%
Tabel Transaksi Pihak Berelasi Dengan Manajemen Kunci (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2023 2022
Aset
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 94.105 102.781
Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi (288) (374)
Total aset untuk pihak-pihak berelasi-neto 93.817 102.407
Persentase terhadap total aset 0,02% 0,03%
Liabilitas
Simpanan dari nasabah 186.924 115.340
Liabilitas imbalan kerja 288.487 268.476
Total liabilitas dari manajemen kunci 475.411 383.816
Persentase terhadap total liabilitas 0,12% 0,11%
Dana Syirkah Temporer
Giro Mudharabah 2.203 -
Tabungan Mudharabah 8.363 4.962
Deposito Mudharabah 9.297 5.221
Total dana syirkah temporer untuk pihak-pihak berelasi 19.863 10.183
Persentase total dana syirkah temporer berelasi terhadap dana syirkah temporer 0,07% 0,04%
Pendapatan bunga dan bagi hasil
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 6.821 6.929
Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil 0,02% 0,03%
Beban Bunga, bagi hasil dan bonus
Simpanan dari nasabah 1.446 1.564
Dana Syirkah 402 168
Total beban bunga, bagi hasil dan bonus 1.848 1.732
Persentase terhadap total beban bunga, bagi hasil dan bonus 0,01% 0,03%
Imbalan Jangka Pendek:
Direksi 161.529 131.671
Dewan Komisaris 64.480 51.960
314 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 317
Laporan Tahunan 2023
Uraian 2023 2022
Karyawan Kunci Lain 216.253 221.825
Imbalan Pasca Kerja:
Karyawan Kunci Lain 200.829 182.874
Imbalan Jangka Panjang Lainnya:
Karyawan Kunci Lain 87.658 85.602
Total 730.749 673.932
Persentase terhadap total beban gaji dan tunjangan karyawan 18,35% 16,08%
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi pihak Direksi diwajibkan untuk melaporkan hasil Keputusan Rapat
berelasi disajikan pada catatan atas Laporan Keuangan Nomor Komite Kredit untuk nilai threshold debitur tertentu kepada Dewan
43 yang terlampir pada Laporan Tahunan ini. Transaksi berelasi Komisaris secara bulanan. Ketentuan nilai threshold debitur yaitu
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam sebagai berikut:
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara - Single debtor ≥ Rp350 miliar
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan. - Group debtor ≥ Rp500 miliar
Debitur tertentu sebagaimana dimaksud di atas juga termasuk
Kebijakan Mekanisme Review atas Transaksi debitur yang dikategorikan pihak berelasi.
Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review sesuai dengan Pada tahun 2023 tidak terdapat transaksi pihak berelasi yang
jenis transaksi. Setiap transaksi dilakukan analisis kelayakan membutuhkan persetujuan RUPS.
transaksi antara lain analisis kredit untuk transaksi kredit kepada
pihak berelasi. Demikian pula untuk transaksi investasi telah Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
dilakukan analisis kelayakan investasi. Begitu pula dengan
transaksi pihak berelasi lainnya seperti garansi yang diterbitkan Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjalankan bisnis
dan penempatan pada Bank lain. yang prudent. Seluruh transaksi telah memenuhi peraturan dan
ketentuan yang berlaku.
Perubahan Peraturan Perundang - Undangan dan Dampaknya Terhadap Perseroan
Uraian perubahan peraturan perundang - undangan tahun 2023 dan dampaknya terhadap Perseroan dijelaskan sebagai berikut:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang - Undangan
Peraturan Dampak Terhadap
No Pokok Pengaturan Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
Perundang - Undangan Laporan Keuangan
1. Undang - Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Adanya perubahan dan/atau penyesuaian Penerbitan peraturan
Nomor 4 Tahun 2023 Keuangan pada internal Bank yang secara umum tidak memiliki dampak
tentang Pengembangan mengenai: kuantitatif terhadap
dan Penguatan Sektor 1. Pihak Terafiliasi dari Bank. Laporan Keuangan.
Keuangan. 2. Rahasia Bank.
3. Perluasan Kriteria Orang/Pihak Yang
Dikenakan Ketentuan Larangan Transaksi
Orang Dalam.
4. Pelindungan Konsumen Sektor Jasa
Keuangan.
5. Ketentuan Sanksi Dalam Tindak Pidana
Perbankan.
2. Peraturan Menteri Pokok pengaturan antara lain mengenai: Adanya perubahan dan/atau penyesuaian Penerbitan peraturan
Badan Usaha Milik - Penugasan Khusus. pada internal Bank kaitannya dengan tidak memiliki dampak
Negara Republik - Komite Tanggung Jawab Sosial dan pengelolaan tanggung jawab sosial dan kuantitatif terhadap
Indonesia Nomor PER Lingkungan (TJSL). lingkungan. Laporan Keuangan,
- 1/MBU/03/2023 hanya memuat
- Program TJSL Pembiayaan Usaha
mengenai kewajiban
tanggal 3 Maret 2023 Mikro dan Usaha Kecil. penyusunan Laporan
tentang Penugasan - Prograam TJSL dan Bantuan. Keuangan dan
Khusus dan Program - Pengawasan dan Pelaporan Keuangan Laporan Pelaksanaan
Tanggung Jawab Sosial dan Pelaksanaan TJSL. program TJSL BUMN
dan Lingkungan Badan kepada menteri dalam
Usaha Milik Negara. Laporan Triwulanan
dan Tahunan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 315
Page 318
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Peraturan Dampak Terhadap
No Pokok Pengaturan Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
Perundang - Undangan Laporan Keuangan
3. Peraturan Menteri Badan Pokok pengaturan antara lain mengenai: Adanya perubahan dan/atau penyesuaian Penerbitan peraturan
Usaha Milik Negara - Prinsip tata kelola perusahaan yang pada internal Bank kaitannya dengan tata tidak memiliki dampak
Republik Indonesia baik, hak dan tanggung jawab kelola dan kegiatan korporasi. kuantitatif terhadap
Nomor PER - 2/ Pemegang Saham/Pemilik Modal, - Direksi wajib menetapkan tata tertib Laporan Keuangan,
MBU/03/2023 tanggal RUPS, tugas dan tanggung jawab rapat Direksi. hanya memuat
24 Maret 2023 tentang Direksi, Dewan Komisaris/Dewan - Direksi wajib menetapkan suatu Sistem ketentuan mengenai
Pedoman Tata Kelola Pengawas. Pengendalian Intern yang efektif untuk komponen yang
dan Kegiatan Korporasi - Penetapan sistem pengendalian intern mengamankan investasi dan aset terdapat pada
Signifikan Badan Usaha dan penyelenggaraan pengawasan perusahaan. Laporan Keuangan
Milik Negara. intern. - Dalam rangka menyelenggarakan dan periode
- Penyelenggaraan fungsi sekretaris pengawasan intern, Direksi wajib penyampaian Laporan
perusahaan. membentuk SPI (Satuan Pengawasan Keuangan kepada
- Penerapan tata kelola Teknologi internal) dan membuat piagam Menteri.
Informasi (TI). pengawasan intern.
- Etika berusaha dan anti korupsi. - Dalam penerapan Tata Kelola Teknologi
- Penyelenggaraan sistem. Informasi (TI), Direksi menyusun dan
- Penanganan pengaduan. menetapkan pedoman Tata Kelola
- Kebijakan manajemen risiko. Teknologi Informasi (TI).
- Penilaian tingkat kesehatan BUMN. - BUMN wajib membuat suatu pedoman
- Perencanaan strategis BUMN. tentang perilaku dan etika (code of
- Penetapan, evaluasi dan isi RSTI. conduct), yang pada dasarnya memuat
- Tambahan penyertaan modal, nilai etika berusaha dan perilaku.
restrukturisasi, privatisasi, - BUMN wajib memiliki Taksonomi
penggabungan, peleburan, Risiko BUMN dan Anak Perusahaan
pengambilalihan, pemisahan, BUMN yang terintegrasi sesuai dengan
pembubaran dan likuidasi. kebutuhan pengawalan target kinerja
- Prinsip, jenis, SOP dan perjanjian BUMN dan Anak Perusahaan BUMN.
kerjasama BUMN. - Untuk melaksanakan Peraturan Menteri
- Pemindahtanganan, penjualan, tukar BUMN ini, Direksi dan/atau Dewan
menukar, ganti rugi dan aktiva tetap Komisaris BUMN wajib menyusun dan/
dijadikan penyertaan modal. atau menyesuaikan pedoman internal,
- Pedoman pengadaan barang dan jasa struktur organisasi, dan fungsi serta
BUMN, penghapusbukuan terhadap organ pengelola Risiko sesuai dengan
aktiva tetap. karakteristik perusahaan dan batas
- Pengendalian risiko pasar dilakukan kewenangannya.
melalui transaksi lindung nilai. - SOP Kerja Sama dengan Mitra disusun
- Arsitektur teknologi informasi, dan ditetapkan oleh Direksi, dalam waktu
pengembangan layanan Teknologi 6 (enam) bulan sejak tanggal Permen
Informasi (TI), keberlangsungan BUMN diundangkan.
layanan Teknologi Informasi (TI), - Penetapan dan/atau Penyesuaian SOP
ketahanan dan keamanan siber, Pelaksanaan Pengadaan Barang dan
pengelolaan data dan pelaporan Jasa oleh Direksi, dalam waktu 6 (enam)
penyelenggaraan Teknologi Informasi bulan sejak diundangkan.
(TI). - Direksi BUMN membuat daftar hitam
- Laporan triwulanan dan laporan (black list) Penyedia dengan disertai
taahunan, laporan tertentu dan alasan yang cukup, dituangkan dalam
penyampaian laporan. SOP BUMN.
- Direksi harus menyusun dan/atau
menyesuaikan Kebijakan Lindung Nilai
dan SOP Pelaksanaan Transaksi Lindung
Nilai.
- Dalam rangka menyelenggarakan
Teknologi Informasi (TI), Direksi
menetapkan arsitektur Teknologi Informasi
(TI). Arsitektur Teknologi Informasi (TI)
dapat menjadi bagian atau dokumen
yang terpisahkan dari Rencana Strategis
Teknologi Informasi (TI).
- BUMN wajib memiliki rencana
keberlangsungan layanan Teknologi
Informasi (TI).
316 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 319
Laporan Tahunan 2023
Peraturan Dampak Terhadap
No Pokok Pengaturan Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
Perundang - Undangan Laporan Keuangan
4. Peraturan Menteri Badan Pokok pengaturan antara lain mengenai: Adanya perubahan dan/atau penyesuaian Penerbitan peraturan
Usaha Milik Negara - Syarat menjadi Anggota Direksi dan pada internal Bank kaitannya dengan organ tidak memiliki dampak
Republik Indonesia Dewan Komisaris (Anggaran Dasar). dan sumber daya manusia. kuantitatif terhadap
Nomor PER - 3/ - Manajemen Talenta Direksi BUMN. Laporan Keuangan.
MBU/03/2023 tanggal - Tata cara pengangkatan Anggota
20 Maret 2023 tentang Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan
Organ dan Sumber Daya Pengawas BUMN (Anggaran Dasar).
Manusia Badan Usaha - Tata cara pengangkatan Anggota
Milik Negara. Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan
Anak Perusahaan.
- Tata cara pemberhentian anggota
Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan
Pengawas BUMN (Anggaran Dasar).
- Penghasilan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
BUMN
- Organ Pendukung Dewan Komisaris/
Dewan Pengawas BUMN.
5. Peraturan Otoritas Pokok pengaturan antara lain mengenai: Adanya perubahan dan/atau penyesuaian Penerbitan peraturan
Jasa Keuangan - Pengaturan Pelaksanaan Pemberian pada internal Bank kaitannya penerapan tidak memiliki dampak
Nomor 8 Tahun 2023 Kredit Usaha Rakyat (KUR). program Anti Pencucian Uang, Pencegahan kuantitatif terhadap
tanggal 14 Juni 2023 - Pengaturan penyaluran Kredit Usaha Pendanaan Terorisme (APU PPT), dan Laporan Keuangan.
tentang Penerapan Rakyat (KUR) oleh lembaga penyalur. Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Anti Pencucian Uang, - Pengaturan Penjaminan Kredit Usaha Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan
Pencegahan Pendanaan Rakyat (KUR). (PPPSPM). dalam pemberian layanan
Terorisme, dan - Penghitungan agunan Kredit Usaha kepada nasabah sebagai konsumen serta
Pencegahan Pendanaan Rakyat (KUR). dengan counterparty Bank.
Proliferasi Senjata - Proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat
Pemusnah Massal di (KUR) berdasarkan jenisnya.
Sektor Jasa Keuangan. - Pelaporan penyaluran Kredit Usaha
Rakyat (KUR).
- Pembinaan, Pengawasan dan Evaluasi
pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).
- Kewajiban Penyedia Jasa Keuangan
(PJK) dalam Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.
- Pengaturan pengenaan sanksi yang
efektif, proporsional dan disuasif.
- Kewajiban PJK dalam menyampaikan
Individual Risk Assessment secara
periodik kepada OJK.
- Persyaratan dan tata cara kerja sama
PJK dengan pihak ketiga dalam rangka
verifikasi secara tatap muka (face to
face) dan tidak tatap muka (non - face
to face) melalui sarana elektronik.
- Penyempurnaan ketentuan fungsi
manajemen kepatuhan dan
pelaksanaan audit internal secara
independen.
- Prosedur pre - employee screening.
- Kewajiban PJK menyampaikan data
untuk kebutuhan pengawasan
- Customer Due Diligence (CDD)
sederhana, CDD terhadap pemilik
manfaat (beneficial owner) terhadap
seluruh jenis nasabah termasuk
perusahaan publik/emiten dan
lembaga negara.
- Larangan outsourcing atau hubungan
keagenan dalam CDD pihak ketiga.
- Penambahan cakupan pihak pelapor
yang diawasi OJK yaitu wali amanat,
penyelenggara Layanan Pendanaan
Bersama Berbasis Teknologi Informasi
(LPBBTI), penyelenggara Supply Chain
Financing (SCF), dan penyelenggara
Identitas Kependudukan Digital (IKD).
- Menambahkan Perseroan Perorangan
sebagai entitas baru dalam Korporasi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 317
Page 320
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Peraturan Dampak Terhadap
No Pokok Pengaturan Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
Perundang - Undangan Laporan Keuangan
6. Peraturan Otoritas Jasa Pokok pengaturan antara lain mengenai: Adanya perubahan dan/atau penyesuaian Penerbitan peraturan
Keuangan Nomor 17 - Kewajiban bank menerapkan prinsip pada internal Bank kaitannya dengan tata tidak memiliki dampak
Tahun 2023 tentang tata kelola yang baik pada Bank kelola Bank BTN sebagai Bank Umum. kuantitatif terhadap
Penerapan Tata Kelola dalam penyelenggaraan kegiatan - Kepengurusan Dewan Komisaris dan Laporan Keuangan.
Bagi Bank Umum (POJK usaha. Direksi (Tugas, Tanggung Jawab, dan
Tata Kelola) - Penerapan prinsip tata kelola yang Wewenang, Jumlah, Komposisi, Kriteria,
baik pada bank, yang paling sedikit Tata Tertib Kerja, dan Pengaturan Rapat,
mencakup keterbukaan, akuntabilitas, Penggantian, Pemberhentian, dan/atau
tanggung jawab, independensi Pengangkatan, Pengaturan Rangkap
dan kewajaran. Jabatan)
- POJK ini juga mengatur mengenai - Komite dibawah Dewan Komisaris
laporan pelaksanaan tata kelola dan diangkat dilakukan oleh Direksi
penilaian penerapan tata kelola berdasarkan keputusan Rapat Dewan
Komisaris dan dilakukan evaluasi setiap
akhir tahun buku.
- kewajiban penerapan manajemen
risiko dalam mencakup pencegahan
dan penanganan agar Bank tidak
dimanfaatkan dalam aktivitas terkait
tindak pidana dan melaksanakan prinsip
kehati-hatian, manajemen risiko, dan
pengelolaan perbankan yang sehat,
dalam hal Bank melakukan kemitraan
dalam kegiatan usahanya.
- Dalam pelaporan dan sistem teknologi
informasi Bank wajib memastikan
keandalan penyusunan laporan keuangan
dan informasi kinerja keuangan yang
di audit oleh auditor eksternal, wajib
memastikan ketersediaan dan kecukupan
pelaporan internal yang didukung sistem
informasi manajemen yang memadai
untuk pengambilan keputusan Direksi
dan pengawasan Dewan Komisaris,
dan dilarang memanfaatkan dan/atau
menyalahgunakan rekayasa keuangan
dan/atau rekayasa hukum untuk
kepentingan Bank dan/atau pihak lain
baik internal maupun eksternal Bank yang
tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan
Bank yang sehat.
- Penyesuaian kegiatan rencana
strategis Bank wajib melaksanakan
rencana penanganan permasalahan
keuangan dan/atau penguatan modal
Bank yang dicantumkan dalam RBB,
menginformasikan rencana penanganan
permasalahan keuangan dan/atau
penguatan modal Bank kepada PSP.
- pengaturan terkait dengan Aspek
Pemegang Saham penerapan strategi
anti fraud dan penerapan keuangan
berkelanjutan.
- Adanya penambahan ketentuan denda
dari regulator.
318 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 321
Laporan Tahunan 2023
Peraturan Dampak Terhadap
No Pokok Pengaturan Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
Perundang - Undangan Laporan Keuangan
7. Peraturan Bank Indonesia Pokok pengaturan antara lain mengenai: - Dilakukannya redefinisi konsumen dan Perubahan peraturan
Nomor 3 Tahun 2023 - Ruang lingkup pelindungan konsumen. penyelenggara. tidak memiliki dampak
tentang Pelindungan - Prinsip pelindungan konsumen. - Penyesuaian ruang lingkup pelindungan kuantitatif terhadap
Konsumen Bank - Penanganan pengaduan konsumen konsumen dan penegasan bahwa laporan keuangan
Indonesia oleh Bank Indonesia. penyelenggara tersebut adalah yang
- Pengenaan sanksi. berhubungan langsung dengan
- Kegiatan pengawasan. konsumen.
- Mekanisme koordinasi. - Pengaturan prinsip perlindungan
konsumen disempurnakan selaras dengan
UUP2SK dan international best practices,
serta memperhatikan perkembangan
inovasi keuangan digital.
- Penambahan pengaturan terkait tujuan
dari pelindungan konsumen.
- Penambahan pengaturan terkait hak dan
kewajiban konsumen dan penyelenggara.
- Penguatan penanganan pengaduan
konsumen melalui penyelesaian sengketa.
- Penyesuaian sanksi administratif bagi
penyelenggara yang tidak memenuhi
kewajiban dalam rangka pelindungan
konsumen.
8. Peraturan Otoritas Jasa Pokok pengaturan antara lain mengenai: - Dilakukannya redefinisi layanan Perubahan peraturan
Keuangan Nomor 21 - Ruang lingkup layanan digital. perbankan digital dan layanan tidak memiliki dampak
Tahun 2023 tentang - persyaratan dan unit/fungsi layanan perbankan elektronik menjadi layanan kuantitatif terhadap
Layanan Digital Bank digital. digital; laporan keuangan.
Umum - identifikasi dan verifikasi. - Rekategorisasi layanan digital yang
- Perizinan dan pelaporan. dibagi menjadi layanan digital yang
- Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI). diselenggarakan oleh Bank dan
- Pelindungan nasabah dan pelindungan diselenggarakan oleh Bank dengan mitra;
data pribadi. - Penyesuaian persyaratan
penyelenggaraan layanan digital yang
berfokus pada kesiapan infrastruktur
Teknologi Informasi (TI) Bank yang
mengacu pada Self Assesment DMAB;
- Harmonisasi pengaturan mengenai
identifikasi dan verifikasi dengan POJK
APU PPT PPSPM;
- Perubahan mekanisme perizinan dimana
untuk layanan digital yang termasuk
sistem pembayaran dan diatur secara
khusus oleh BI maka dikategorikan
sebagai produk bank dasar;
- Penerapan prinsip adopsi Teknologi
Informasi (TI) dan tanda tangan elektronik
dalam penyelenggaraan layanan digital;
- Penerapan prinsip pelindungan konsumen
dan pelindungan data pribadi dalam
penyelenggaraan layanan digital.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 319
Page 322
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Alasan Perubahan Kebijakan Akuntansi
Pada tanggal 1 Januari 2023 terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen terhadap beberapa standar yang masih
berlaku dan berlaku efektif sejak tanggal tersebut. Perubahan kebijakan akuntansi dilakukan untuk mematuhi Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku dalam tahun berjalan.
Informasi Perubahan Kebijakan Akuntansi
Uraian informasi perubahan kebijakan akuntansi tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi Tahun 2023
Dampak Secara Kuantitatif Perubahan
No Perubahan Kebijakan Akuntansi Kebijakan Akuntansi Terhadap Laporan
Keuangan
1 Amendemen PSAK 1 – “penyajian laporan keuangan terkait pengungkapan • Merubah istilah pengungkapan “kebijakan
kebijakan akuntansi” akuntansi signifikan” menjadi “informasi kebijakan
• Amendemen ini bertujuan untuk entitas menggunakan istilah pengungkapan akuntansi material”
“informasi kebijakan akuntansi material” dibandingkan dengan “kebijakan • Dampak atas penerapan standar baru dan
akuntansi signifikan”. penyesuaian amendemen tersebut tidak material
• Mengklarifikasikan bahwa tidak semua kebijakan akuntansi terkait dengan terhadap laporan keuangan.
transaksi, kejadian, atau kondisi material lainnya adalah material dalam laporan
keuangan.
2 Amendemen PSAK 1 – “penyajian laporan keuangan tentang klasifikasi liabilitas • Menambahkan deskripsi dan menyesuaikan
sebagai jangka pendek atau jangka panjang” klasifikasi liabilitas.
• Amendemen ini bertujuan untuk mengklarifikasi salah satu kriteria dalam • Dampak atas penerapan standar baru dan
mengklasifikasikan liabilitas sebagai jangka panjang yaitu mensyaratkan entitas penyesuaian amendemen tersebut tidak material
memiliki hak untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas setidaknya selama 12 terhadap laporan keuangan.
bulan setelah periode pelaporan.
• Menerapkan bahwa hak entitas untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas harus
ada pada akhir periode pelaporan.
• Mengklarifikasi bahwa klasifikasi tidak berpengaruh oleh niat atau harapan
manajemen tentang apakah entitas akan menggunakan akan menggunakan
haknya untuk menagguhkan penyelesaian liabilitas.
• Mengklarifikasi bagaimana kondisi pinjaman mempengaruhi klasifikasi
• Memperjelas persyaratan entitas mengklasifikasikan liabilitas berdasarkan pada
kemampuan untuk menyelesaikan liabilitas dengan menerbitkan instrument ekuitas
sendiri.
3 Amendemen PSAK 25 – “kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan • Penyesuaian definisi “estimasi akuntansi”
kesalahan terkait definisi estimasi akuntansi” untuk jumlah moneter yang dipengaruhi oleh
• Amendemen ini bertujuan untuk memperkenalkan definisi “estimasi akuntansi” ketidakpastian pengukuran.
yaitu jumlah moneter dalam laporan keuangan yang dipengaruhi oleh • Dampak atas penerapan standar baru dan
ketidakpastian pengukuran. penyesuaian amendemen tersebut tidak material
• Mengklarifikasi bahwa teknik estimasi dan penilaian merupakan contoh teknik terhadap laporan keuangan.
pengukuran yang digunakan dalam mengembangkan estimasi akuntansi.
• Mengklarifikasi bahwa perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil
informasi baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan korelasi
kesalahan.
4 Amendemen PSAK 16 – “aset tetap hasil sebelum penggunaan yang diintensikan” • Mengklarifikasikan biaya pengujian dilarang untuk
• Paragraf 17(e): melarang pengurangan hasil neto penjualan setiap item yang pengurang hasil neto penjualan setiap produk.
dihasilkan, saat membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset • Mendeskripsikan arti pengujian yaitu menguji aset
siap digunakan sesuai dengan intensi manajemen, dari biaya pengujian (seperti berfungsi dengan baik, menilai kinerja teknis dan
sampel yang dihasilkan ketika menguji apakah aset tersebut berfungsi dengan kinerja fisik aset tersebut.
baik). • Dampak atas penerapan standar baru dan
• Menambahkan Paragraph 20A: entitas mengakui hasil penjualan dan biaya penyesuaian amendemen tersebut tidak material
perolehan atas item yang dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan terhadap laporan keuangan.
kondisi yang diperlukan supaya asset siap digunakan sesuai dengan intensi
manajemen dalam Laba Rugi. Selanjutnya entitas mengukur biaya perolehan
atas item tersebut dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14:
persediaan
• Menambahkan Paragraf 74A – yang mengatur jika tidak disajikan secara terpisah
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
5 Amendemen PSAK 46 – “pajak penghasilan tentang pajak tangguhan terkait aset • Menambahkan pengecualian pengakuan awal
dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal” untuk liabilitas pajak tangguhan.
• Amendemen ini mengatur entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak • Menambahkan deskripsi terkait pengakuan awal
tangguhan pada saat pengakuan awalnya misalnya dari transaksi sewa, untuk untuk aset atau liabilitas.
menghilangkan perbedaan praktik di lapangan atas transaksi tersebut dan • Dampak atas penerapan standar baru dan
transaksi serupa yang diadopsi dari Amendemen IAS 12 Income Taxes tentang penyesuaian amendemen tersebut tidak material
Deffered Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction. terhadap laporan keuangan.
320 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 323
Laporan Tahunan 2023
Dampak Secara Kuantitatif Perubahan
No Perubahan Kebijakan Akuntansi Kebijakan Akuntansi Terhadap Laporan
Keuangan
6 Amendemen PSAK 107 – “akuntansi Ijarah” Dampak atas penerapan standar baru dan
penyesuaian amendemen tersebut tidak material
terhadap laporan keuangan.
7 Amendemen PSAK 73 – “Sewa” Dampak atas penerapan standar baru dan
• Liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa balik penyesuaian amendemen tersebut tidak material
terhadap laporan keuangan.
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat kesehatan bank mencerminkan hasil penilaian kondisi Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2017
perseroan yang dilakukan terhadap risiko dan kinerja bank yang Tanggal 17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
dapat dilihat dari peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk - Based Bank
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 04/POJK.03/2016 Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor yaitu Profil Risiko, Tata
Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Kelola, Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital).
Tabel Tingkat Kesehatan Perseroan Posisi 31 Desember 2023 - 2022 Secara Individu (Self Assessment)
Penilaian Per Penilaian Per
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Faktor Penilaian
Peringkat Peringkat
Profil Risiko 2 2
Tata Kelola 2 2
Rentabilitas (Earnings) 2 2
Permodalan (Capital) 2 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko 2 2
Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2023 (Self tangga, usaha UMKM dan manufaktur. Hal ini tercermin dari
Assessment) berada pada peringkat komposit 2 (PK2) yang perkembangan dari Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada
mencerminkan kondisi bank yang secara umum sehat sehingga Triwulan III - 2023 yang tetap kuat, sebesar 121,7 dan Purchasing
dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan Manager Index (PMI) yang sebesar 51,7 poin pada tahun 2023
dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya. yang menunjukkan level ekspansi. Sejalan dengan momentum
pertumbuhan yang berjalan, intermediasi perbankan terus membaik
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan dengan ketahanan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan. Pada
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri Badan Triwulan III - 2023, kredit nasional tumbuh 8,96% (yoy), Kredit KPR
Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/ menunjukkan tren peningkatan pertumbuhan hingga lebih dari
MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan 10% (yoy) pada Agustus 2023, naik dibandingkan dengan akhir
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Peringkat 2022 (8,17% yoy). Kenaikan KPR tersebut didorong oleh stimulus
(rating) tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara yang Pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor perumahan pada
dinilai oleh Lembaga Pemeringkat Nasional untuk posisi proses pemulihan ekonomi nasional melalui keberlanjutan program
31 Desember 2023 adalah AAA sehingga termasuk dalam hunian bersubsidi. Sektor tersebut juga menjadi salah satu sektor
klasifikasi “Sangat Sehat”. Laporan Pemeringkatan Tingkat yang didorong oleh pemerintah dalam implementasi Kebijakan
Kesehatan sebagaimana dimaksud lebih rinci tercantum dalam Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Rasio kecukupan modal
Lampiran Laporan Tahunan ini. atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Perseroan per Desember 2023
yang tetap tinggi, yaitu sebesar 20,14% serta rasio NPL Gross
Informasi Kelangsungan Usaha yang tetap terjaga sebesar 3,01% menunjukkan bahwa tingkat
kesehatan dan manajemen resiko bank telah berjalan dengan
Hal - Hal yang Berpotensi Berpengaruh cukup baik untuk dapat menopang keberlangsungan usaha.
Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha
Pemerintah terus mendukung proses pemulihan yang berlangsung,
Momentum perbaikan ekonomi nasional terus berjalan di tengah untuk mengantisipasi dampak risiko geopolitik global terhadap
risiko ketegangan geopolitik global. Pertumbuhan ekonomi Triwulan ekonomi melalui bauran kebijakan fiskal dan moneter. Hal ini
I - 2023 tetap kuat dengan pertumbuhan 5,03% (yoy). Kondisi tercermin dari upaya Pemerintah untuk menjaga ketahanan energi
ini berkontribusi positif terhadap peningkatan konsumsi rumah dan pangan nasional di tengah lonjakan kenaikan harga energi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 321
Page 324
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
dan komoditas global akibat terganggunya rantai pasok global Berdasarkan hal-hal yang telah dijabarkan di atas, Perseroan
dengan meningkatkan belanja Pemerintah untuk subsidi energi memiliki kekuatan dan keunggulan kompetitif serta inovasi yang
dan anggaran untuk program Bantuan Sosial (Bansos). Selain itu, berkesinambungan dalam menghadapi ketidakpastian kondisi
untuk melanjutkan proses pemulihan pada sektor keuangan, Bank tersebut yang dapat diakomodir dengan baik oleh Perseroan.
Indonesia juga menunda kenaikan suku bunga acuan BI 7 days Selain itu, dengan penerapan berbagai inisiatif strategi yang
repo hingga pada tanggal 22 - 23 November 2023 pada angka tepat, kelangsungan usaha Perseroan dapat terjaga dengan
6,00%. Langkah ini diambil dalam rangka stabilisasi nilai rupiah baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Perseroan tidak
di tengah efek dari ketidakpastian ekonomi global dan sebagai memiliki hal - hal yang berpotensi berpengaruh signifikan
langkah preventif terhadap prediksi peningkatan inflasi. Bank terhadap kelangsungan usaha.
Indonesia menargetkan bahwa pertumbuhan inflasi pada tahun
2024 masih dapat dikontrol di angka 2,5% - 3,5% di 2024.
Assessment Manajemen Atas Hal - Hal Yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan
Usaha
Asessment dilakukan dengan berdasarkan berbagai faktor seperti faktor seperti analisis kekuatan kondisi keuangan maupun non
keuangan serta pencapaian kinerja. Selain itu Perseroan melakukan analisis Strenght Weakness Opportunity Threat (SWOT). Secara
rinci, analisis SWOT Perseroan adalah sebagai berikut:
Potensi
Strength Opportunity
• Positioning yang kuat pada bisnis KPR pada segmen MBR dan memiliki peran • Sektor perumahan memiliki potensi yang baik pada tahun depan.
strategi pada ekosistem perumahan nasional. Pada tahun 2024 KPR diprediksi tumbuh 95% (yoy) yang pertumbuhannya didorong
• Potensi peningkatan bisnis dari inisiatif yang dijalankan pada tahun 2023, permintaan KPR segmen menengah.
antara lain: Sales Centre, KCP Mitra UMKM, branch productivity untuk KCP, • Relaksasi kebijakan LTV/FTV diperpanjang sampai dengan Desember 2024.
ekspansi akuisisi dan transaksi nasabah e-channel, pengembangan e-deposito • Akselerasi layanan keuangan digital yang semakin masif, terutama pada user internet
retail, project ultimate, dan inisiatif CASA pada segmen pebisnis. dan mobile banking yang berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.
• Potensi cross selling pada nasabah captive, khususnya untuk produk kredit high
yield, tabungan, dan layanan wealth.
Eksternal
Internal
Weakness Threat
• Cost of Fund masih tinggi yang berdampak pada perolehan profitabilitas bank. • Suku bunga acuan BI 7DRR diprediksi masih tinggi “higher for longer” yang akan
• DPK ritel masih belum tumbuh, pertumbuhan DPK masih didominasi segmen berdampak pada kenaikan suku bunga dana.
komersial. • Alokasi KPR Subsidi semakin terbatas. Alokasi KPR Subsidi tahun 2024 sebanyak 166
• Kenaikan NPL pada segmen konsumer dan komersial akibat berakhirnya ribu unit, lebih rendah dibanding alokasi tahun 2023 yang sebesar 220 ribu unit.
relaksasi realisasi restrukturisasi Covid-19. • Ekspansi digital bank dan fintech diprediksi tetap masif.
• Kontribusi fee based income masih dominan pada treasury dan admin,
sementara porsi dari layanan dan transaksi masih rendah.
Potensi
Memperhatikan analisa SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strenght (TOWS) sebagai berikut:
Strength Strategy
Strength-Opportunity (SO-Strategy) Strength-Threat (ST-Strategy)
• Melanjutkan inisiatif tahun 2023 yang fokus pada • Mengusulkan skema tambahan alokasi KPR Subsidi kepada
peningkatan kredit high yield, DPK Ritel, dan transaction Pemerintah.
banking. • Segmentasi KCP sesuai dengan potensi wilayah, yaitu KCP
• Mengembangan segmentasi bisnis KPR pada segmen Konsumer, UMKM, dan Umum.
emerging affluent (ticket size di atas Rp750 juta). • Percepatan pengembangan layanan digital banking dan
• Program cross selling produk kredit high yield, transaction super-apps sebagai sumber pertumbuhan baru.
Maximize Opportunity
banking, dan DPK Ritel • Mengembangkan transaction banking pada segmen komersial
dan ritel.
Minimize Risk
Weakness-Opportunity Threat-Opportunity
• Percepatan pengembangan layanan digital banking dan • Partnership dengan start-up dan finetech untuk
super-apps sebagai sumber pertumbuhan baru. mengembangkan bisnis high yield, transaction banking dan
• Pengembangan fee based income melalui cross selling ekosistem perumahan digital.
pada layanan digital, wealth, dan segmen wholesale. • Memperkuat proses collection dan asset recovery untuk
• Memperluas channel penjualan melalui platform digital mempercepat perbaikan kualitas kredit.
seperti BTN Mobile, BTN Properti, dan BTN Smart • Mengembangkan segmentasi nasabah ritel, khususnya pada
Residence. segmen net worth individual.
Recovery Strategy
322 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 325
Laporan Tahunan 2023
Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian atas Dimana berdasarkan ketentuan di atas, Perseroan dapat
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif sebesar
dan berkeyakinan bahwa Perseroan memiliki sumber daya 22% yang berlaku pada tahun pajak 2022, sehingga tarif pajak
untuk melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, yang digunakan dalam perhitungan PPh Badan adalah 19%.
manajemen Perseroan tidak melihat adanya ketidakpastian Dengan adanya insentif pajak ini, pada tahun pelaporan 2023
material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan Perseroan menyetorkan pajak sebesar Rp1.020 miliar kepada
terhadap kemampuan Perseroan untuk melanjutkan usahanya. pemerintah.
Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam Pembayaran pajak merupakan suatu perwujudan kewajiban
Melakukan Assesment dan peran serta Perseroan untuk turut berpartisipasi dalam
menopang laju pertumbuhan nasional. Pendekatan Perseroan
Strategi yang telah disusun berdasarkan analisis SWOT akan terhadap pajak didasari oleh kepatuhan pada seluruh peraturan
berjalan dengan baik dengan asumsi - asumsi sebagai berikut: perpajakan yang berlaku. Perseroan telah membangun kebijakan
1. Asumsi Ekonomi Makro pada akhir tahun 2024 dan strategi pajak yang disetujui dan ditinjau oleh Direktur
diproyeksikan: Keuangan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan. Strategi
a. Pertumbuhan PDB sebesar 4,9% - 5,50% (yoy). pajak ini ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan. Dalam
b. Suku bunga acuan BI 7 Days Repo 6,00%. pelaksanaan tata kelola pajak, Perseroan telah menetapkan
c. Laju inflasi 2,5% - 3,5% proses yang komprehensif dan terstruktur, seperti:
d. Nilai tukar mata uang Rupiah adalah Rp14.600/USD. 1. Pejabat yang bertanggung jawab untuk menetapkan strategi
e. Pertumbuhan kredit sebesar 11,00% (yoy). pajak adalah Direktur Keuangan.
f. Pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 9,50% (yoy). 2. Kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan dituangkan
2. Program Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang melalui kebijakan perpajakan Perseroan disertai
di inisiasi Pemerintah untuk mendukung kebijakan insentif pengembangan aplikasi perpajakan serta training dan
usaha, program kesehatan, usaha korporasi, UMKM dan sosialisasi secara berkala.
perlindungan sosial. 3. Proses pengelolaan, monitor dan review pelaksanaan
3. Memperkuat positioning Perseroan pada bisnis perumahan kewajiban perpajakan dilakukan oleh Departemen
dan mengembangkan potensi pada ekosistem perumahan. Perpajakan serta monitor secara berkala oleh Divisi
4. Kinerja keuangan yang baik selama 5 (lima) tahun terakhir. Kepatuhan, Audit Internal, dan Audit Eksternal (Kantor
5. Tingkat Kesehatan Perseroan pada Peringkat Komposit 2 (PK Akuntan Publik).
- 2) dengan kualifikasi Sehat. Tingkat. Kesehatan tersebut
diperoleh dari hasil self assessment Perseroan dengan Perseroan dalam kegiatan operasionalnya telah menjalankan
menggunakan data per 31 Desember 2023 Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
Governance (GCG) yang dilakukan secara transparan dan
akuntable sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pemangku
Pengungkapan Kerangka Governansi, kepentingan yang terpenting dalam hal perpajakan adalah
Pengelolaan dan Pengendalian Aspek pemerintah melalui kantor pajak. Untuk itu, Perseroan senantiasa
Perpajakan membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan dan tidak
pernah melakukan keterlambatan pembayaran kewajiban pajak
Perseroan mendapat penghargaan atas Sinergi dan Kontribusi dimana hal ini merupakan salah satu wujud Perseroan dalam
Perpajakan pada tahun buku 2022 dari KPP Wajib Pajak menjaga keselarasan dan kewajiban serta patuh terhadap
Besar Empat yang diberikan pada tanggal 23 April tahun seluruh peraturan perpajakan yang berlaku. Perseroan hanya
2023. Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memberikan beroperasi di Indonesia, untuk itu laporan perpajakan hanya
kontribusinya kepada negara sekaligus menunaikan kewajiban dilakukan untuk Indonesia. Perseroan belum pernah melakukan
terkait perpajakan. Sebagai wajib pajak badan dalam negeri, perubahan tahun fiskal. Berikut disampaikan kontribusi Perseroan
Perseroan berhak mendapatkan insentif dari Pemerintah berupa melalui pembayaran pajak di tahun 2022-2023.
keringanan pajak. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 17
ayat (2b) UU Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU
Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan
yang menyatakan bahwa wajib pajak dalam negeri:
1. Berbentuk Perseroan Terbuka;
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling
sedikit 40%; dan
3. Memenuhi persyaratan tertentu.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 323
Page 326
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
Tabel Pembayaran Pajak (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Pajak Tahun 2023 Tahun 2022
Pajak Penghasilan (PPh Badan) 1.020.952 1.001.840
PPh 21 Perorangan 531.783 414.720
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 24.307 18.032
Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 0 12
Pajak Bumi dan Bangunan 365 5.103
Pajak Lainnya 1.566.439 935.023
Total 3.143.845 2.374.730
Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan Moneter
Tahun 2023 kondisi perekonomian global masih dalam masa Bank menyusun strategi untuk meminimalisir dampak
transisi pemulihan setelah pandemi Covid - 19 dengan laju perubahan kebijakan moneter pada performance Bank antara
pertumbuhan produk domestik bruto dunia yang lebih moderat lain dengan:
dibandingkan tahun 2022. 1. Mengurangi durasi portofolio surat berharga negara
untuk menimalisir dampak volatilitas imbal hasil pada
Tingkat inflasi mulai menunjukkan penurunan walaupun lebih valuasi harga aset surat berharga negara.
lambat dibandingkan perkiraan banyak pihak dan masih 2. Melakukan rekomposisi sebagian aset pendapatan tetap
direspon secara agresif oleh sebagian bank sentral di seluruh bertenor pendek dari coupon - paying bond menjadi zero
dunia dengan kenaikan suku bunga acuan walaupun tidak coupon bond untuk meningkatkan fee - based income.
seagresif tahun 2022. Tensi geopolitik seperti Rusia - Ukraina 3. Meningkatkan pendapatan bunga surat berharga melalui
dan Palestina - Israel serta musim kemarau yang lebih panjang penambahan investasi surat berharga portofolio HTM.
di beberapa belahan dunia membuat ketidakpastian global 4. Melakukan diversifikasi portofolio investasi untuk
meningkat. Hal ini menyebabkan volatilitas tinggi pada nilai mengurangi dampak volatilitas market yang tinggi yang
tukar USD/IDR yang kemudian direspon dengan kenaikan bertujuan untuk menambah pendapatan FBI dengan
suku bunga oleh Bank Indonesia. Secara total suku bunga investasi pada produk reksadana pendapatan tetap
Bunga acuan BI 7 - day reverse repo sudah naik sebanyak 50 terproteksi.
bps sejak awal tahun 2023 dan membuat imbal hasil SBN 10
tahun bergerak cukup fluktuatif di kisaran 6,2% hingga 7,2%.
Transaksi Spot Dan Transaksi Derivatif
Transaksi spot dan transaksi derivatif periode tahun 2022 - 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel Laporan Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif (dalam jutaan Rupiah)
BANK
2023
No Transaksi
Tujuan Tagihan dan Kewajiban Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
A. Terkait dengan Nilai Tukar
1. Spot - - - - -
2. Forward - - - - -
324 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 327
Laporan Tahunan 2023
BANK
2023
No Transaksi
Tujuan Tagihan dan Kewajiban Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
3. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
4. Future - - - - -
5. Swap - - - - -
6. Lainnya (CCS) 1.878.434 64.516
B. Terkait dengan Suku Bunga
1. Forward - - - - -
2. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
3. Future - - - - -
4. Swap - - - - -
5. Lainnya - - - - -
C. Lainnya - - - - -
Jumlah 1.878.434 - - 64.516 -
BANK
2022
No Transaksi
Tujuan Tagihan dan Kewajiban Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
A. Terkait dengan Nilai Tukar
1. Spot - - - - -
2. Forward - - - - -
3. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
4. Future - - - - -
5. Swap 1.551.000 - - 14.029 -
6. Lainnya (CCS) 1.892.220 - - 77.945 -
B. Terkait dengan Suku Bunga
1. Forward - - - - -
2. Option
a. Jual - - - - -
b. Beli
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 325
Page 328
Analisis dan Pembahasan
Manajemen atas Kinerja Perseroan
BANK
2022
No Transaksi
Tujuan Tagihan dan Kewajiban Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
3. Future - - - - -
4. Swap - - - - -
5. Lainnya - - - - -
C. Lainnya - - - - -
Jumlah 3.443.220 - - 91.975
Laporan Penggunaan Tambahan
Penyertaan Modal Negara (PMN)
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Penguatan Permodalan Perseroan
Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tentang
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas bisnis dan
Usaha Milik Negara Tambahan Penyertaan Modal Negara memperkuat peran Perseroan dalam ekosistem perumahan,
(PNM) adalah pemisahan kekayaan negara dari anggaran terdapat beberapa regulasi yang dipertimbangkan salah
pendapatan dan belanja negara yang dijadikan modal BUMN satunya adalah regulasi permodalan, di mana dalam kondisi
dan/atau Perseroan Terbatas dan dikelola secara korporasi. normal Perseroan perlu menjaga rasio kecukupan modal/
Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023: Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 15,40%.
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk:
a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau Perseroan Total Investasi yang Diperlukan
Terbatas; dan/atau
b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau Perseroan Perseroan memproyeksikan realisasi pembiayaan unit rumah
Terbatas. (KPR) sebanyak 1,3 juta unit di tahun 2021 hingga tahun 2025,
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana dimaksud dengan proyeksi peningkatan disbursement (penyaluran)
pada ayat (1) digunakan dalam rangka: kredit rata-rata sebesar 21,32% per tahun (2021-2025)
a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada BUMN; yang realisasinya akan berdampak pada kenaikan Aset
b. Melakukan restrukturisasi dan/atau penyelamatan Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan kebutuhan permodalan
BUMN; dan/atau Perseroan. Dengan, memperhatikan ketentuan mengenai
c. Melakukan pengembangan usaha BUMN kecukupan modal, diperlukan peningkatan Penyertaan Modal
Negara (PMN) untuk memperbaiki struktur modal sekaligus
Dasar Penggunaan Dana PMN meningkatkan kapasitas usaha melalui peningkatan modal
inti (Tier 1) agar rasio CAR dapat dijaga sesuai ketentuan.
Seluruh dana penambahan PMN sebesar Mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, diharapkan
Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh puluh penambahan modal sebesar Rp4,13 triliun melalui mekanisme
sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta rights issue/privatisasi dengan PMN sebesar Rp2,48 triliun
sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah) dan porsi publik sebesar Rp1,65 triliun. Dengan adanya
ditambah dengan hasil rights issue porsi publik akan rights issue/privatisasi tersebut, Perseroan akan mampu
digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan mempertahankan kebutuhan modal di atas 16% sampai
dalam meningkatkan penyaluran jumlah kredit dan/atau dengan 2025 (di atas Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
pinjaman. (KPMM) yang disyaratkan OJK, yaitu sebesar 15,40%) serta
mencegah terjadinya delusi kepemilikan Negara di bawah
60%.
326 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 329
Laporan Tahunan 2023
Total Tambahan PMN yang Dialokasikan Penjelasan Progres Penggunaan Dana
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun Dana tambahan PMN melalui mekanisme rights issue/
2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara privatisasi dengan PMN sebesar Rp2.479.999.977.600,-
Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan
Perseroan (Persero) PT Bank Tabungan Negara Tbk. Total ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh
PMN yang diberikan kepada Perseroan adalah paling tujuh ribu enam ratus Rupiah) ditambah dengan dana dari
banyak sebesar Rp2.480.000.000.000,- (dua triliun empat publik sebesar Rp1.653.333.318.000 (satu triliun enam ratus
ratus delapan puluh miliar rupiah). Dalam pelaksanaan rights lima puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus
issue/privatisasi tahun 2022 dengan memperhatikan agar delapan belas ribu Rupiah) seluruhnya disetorkan ke dalam
kepemilikan saham Pemerintah tetap sebesar 60% jumlah Modal Perseroan setelah dikurangi dengan biaya emisi.
saham dan harga pelaksanaan rights issue, maka jumlah Sehingga terjadi perubahan struktur modal sebagai berikut:
PMN yang dicairkan sebesar Rp2.479.999.977.600,- (dua
triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan ratus
sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh
ribu enam ratus Rupiah).
Sebelum Rights Issue Setelah Right Issue
Nilai Nominal Rp500,- per saham Nilai Nominal Rp500,- per saham
Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Jumlah Lembar Saham Jumlah Lembar Saham
Nominal (Rp) Nominal (Rp)
Modal Dasar 20.478.432.000 10.239.216.000.000 Modal Dasar 20.478.432.000 10.239.216.000.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan disetor Jumlah Modal Ditempatkan dan disetor
• Pemerintah RI 6.354.000.000 3.177.000.000.000 60,00% • Pemerintah RI 8.420.666.648 4.210.333.324.000 60,00%
• Publik 4.236.000.000 2.118.000.000.000 40,00% • Publik 5.613.777.765 2.806.888.882.500 40,00%
10.590.000.000 5.295.000.000.000 100,00% 14.034.444.413 7.017.222.206.500 100,00%
Sisa saham Sisa saham
9.888.432.000 4.944.216.000.000 6.443.987.587 3.221.993.793.500
dalam portepel dalam portepel
*) Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar Nomor 08, tanggal 8 April 2021
Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portepel, di mana posisi Hasil Pelaksanaan Rights Issue BBTN yang terserap seluruhnya menjadikan sisa saham
terdapat 9.888.432.000 miliar lembar saham. dalam portepel menjadi 6.443.987.587 lembar.
Kendala Rencana dan Tindak Lanjut
Adapun beberapa kendala atas pelaksanaan rights issue/ tersebut dikarenakan banyak investor asing dan beberapa
privatisasi adalah sebagai berikut: fund manager yang telah menyelesaikan semua transaksi
- Proses pelaksanaan yang cukup ketat selama kurang lebih untuk aksi korporasi perdagangan tahun 2022.
3 (tiga) bulan, sejak pelaksanaan kick off meeting lembaga
dan/atau profesi penunjang pada tanggal 3 Oktober Namun demikian, hal tersebut dapat diselesaikan dengan
2022. Mengingat PMN menggunakan APBN Anggaran beberapa tindak lanjut dari tim privatisasi yaitu:
Tahun 2022, proses rights issue harus terlaksana pada - Melakukan monitoring yang ketat atas pelaksanaan
tahun 2022. progress rights issue/privatisasi secara mingguan dan
- Trading period berlangsung mulai tanggal 28 Desember memastikan bahwa pelaksanaan telah berjalan dengan
2023 sampai dengan 5 Januari 2023. Proses trading tepat waktu.
period yang berjalan pada pengujung tahun 2022 - Koordinasi secara intens dengan tim sales sekuritas
tersebut, menyebabkan transaksi rights issue BBTN cukup terkait dengan minat investor asing yang akan melakukan
sepi pada 3 (tiga) hari perdagangan pertama. Hal exercise rights issue BBTN sejak awal.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 327
Page 330
INFORMASI EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN 328 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 331
Perseroan senantiasa menghubungkan tujuan keuangan
dan kecukupan modal terhadap risiko sehingga bisnis
Perseroan sejalan dengan permodalan dan persyaratan
likuiditas Perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 329
Page 332
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah mengelola Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, Nomor 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi dan
risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, Publikasi Laporan Bank Pasal 25 ayat (1) b. Bank wajib
risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun bagian ini hanya menambahkan laporan informasi eksposur risiko dan
menjelaskan tentang praktik manajemen risiko untuk risiko permodalan pada laporan publikasi keuangan dan informasi
kredit, risiko pasar, dan risiko operasional. Sedangkan untuk kinerja keuangan tahunan.
penjelasan terkait dengan jenis - jenis risiko lainnya disajikan
dalam bagian Profil Risiko dan Pengelolaannya pada
Corporate Governance dalam Laporan Tahunan ini.
Risiko
Kredit
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank secara risiko kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer yang
teratur meninjau dan memperbarui Pedoman Kebijakan Kredit dilengkapi dengan Credit Scoring Model (CSM), saat ini
dan Pembiayaan untuk kredit Bank dan pembiayaan sebagai sedang dilakukan pengembangan pada credit scoring model
bagian dari proses penilaian risiko. Eksposur Risiko Kredit Bank. Pengelolaan debitur kredit konsumer Kol - 2 dan
dipantau sejak proses pemberian kredit sampai dengan jatuh NPL dilakukan oleh Satuan Kerja Consumer Collection and
tempo kredit. Pemantauan dan pengendalian risiko kredit Remedial sedangkan untuk kredit komersial dilakukan oleh
di antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko kredit Satuan Kerja Commercial Asset Management.
terhadap limit risiko kredit (Risk Appetite and Risk Tolerance),
Bank sedang melakukan re - modeling Internal Credit Rating Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, Bank
(ICR) untuk kredit komersial dalam rangka melakukan review mengimplementasikan pengukuran risiko kredit dengan
terhadap ICR agar dapat digunakan secara lebih akurat. menggunakan standardized approach sesuai dengan SE
OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tanggal 28 September 2016
Bank saat ini sudah mengimplementasikan Commercial perihal Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
Banking Center (CBC), CBC berfungsi sebagai sentralisasi (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan
pemrosesan kredit komersial. Terhadap proses pengambilan Standar dan pada tahun 2022 ini sedang dilakukan uji coba
keputusan pemberian kredit komersial, Bank juga melakukan perhitungan menggunakan ketentuan terbaru yaitu SE OJK
pembentukan komite kredit melalui Rapat Komite Kredit. No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 perihal
Selain itu telah dibentuk Departemen Monitoring pada Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk
Commercial Banking Division yang khusus memonitor Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar bagi
eksposur kredit debitur - debitur besar (50 debitur inti) serta Bank Umum yang efektif diberlakukan pada Januari 2023.
sudah diimplementasikan Intelligence Credit Monitoring
(iCremo) yakni aplikasi untuk kredit komersial yang berfungsi Uraian terkait pengungkapan tagihan bersih berdasarkan
untuk melakukan proses monitoring kredit komersial mencakup wilayah, tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu
tiga pilar (manajemen, prospek usaha dan agunan). Terdapat kontrak, tagihan bersih berdasarkan sektor ekonomi,
beberapa pengembangan sistem seperti pada segment SME tagihan dan pencadangan berdasarkan wilayah, tagihan
dikembangkan sistem credit scoring model SME dan pada dan pencadangan berdasarkan sektor ekonomi, serta
segmen komersial dan korporasi sedang dikembangkan early rincian mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
warning system. Pada kredit konsumer, proses pengendalian digambarkan dalam tabel sebagai berikut:
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No Katgori Portofolio*)
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
1 Tagihan kepada Pemerintah 85.096.880 - - - 85.096.880
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 16.258.302 - - - 16.258.302
Publik
330 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 333
Laporan Tahunan 2023
31 Desember 2023
No Katgori Portofolio*)
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.585.265 - 200 - 3.585.466
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa 21.184 - - - 21.184
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, - - - - -
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 84.877.769 96.502.378 39.892.528 47.431.589 268.704.264
Kredit Beragun Properti
9 1.785.515 2.258.633 1.040.216 859.089 5.943.455
Komersial
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 Pengelolaan Tanah, dan 6.875.579 6.682.179 1.119.130 1.193.983 15.870.870
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 595.920 836.300 296.635 544.809 2.273.664
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
12 1.617.979 1.991.362 873.226 2.266.915 6.749.481
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 12.973.940 5.553.904 187.497 332.616 19.047.958
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 1.876.514 2.572.446 1.240.140 1.134.025 6.823.125
15 Aset Lainnya 8.426.922 2.836.119 916.336 1.328.134 13.507.510
Jumlah 223.991.770 119.233.322 45.565.907 55.091.160 443.882.159
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No Katgori Portofolio **)
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
1 Tagihan kepada Pemerintah 70.895.488 - - 1.434.190 72.329.678
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 13.690.300 - - 1 13.690.301
Publik
Tagihan kepada - Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.818.586 88.212 3.949 22 1.910.769
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal 105.349.316 59.258.376 35.893.913 41.218.217 241.719.822
Kredit Beragun Properti
6 10.186.557 4.448.983 1.438.177 1.794.914 17.868.631
Komersial
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan 666.599 480.515 251.052 283.852 1.682.018
Tagihan kepada Usaha Mikro,
8 2.344.084 1.995.649 945.301 2.022.710 7.307.744
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi 9.562.331 3.356.354 1.521.504 670.901 15.111.090
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.637.940 875.697 662.386 488.960 3.664.982
11 Aset Lainnya 5.998.451 2.471.875 768.995 1.169.363 10.408.685
Jumlah 222.149.650 72.975.662 41.485.278 49.083.130 385.693.720
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 331
Page 334
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio*)
> 1 tahun s.d > 3 tahun s.d Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun 5 tahun Kontraktual
1 Tagihan kepada Pemerintah 15.151.432 269.429 261.182 69.336.021 78.815 85.096.880
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 30.435 4.586.955 2.644.791 8.996.121 - 16.258.302
Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 3.585.265 - - 200 3.585.466
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan
6 Efek dan Lembaga Jasa - - 21.184 - - 21.184
Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, - - - - - -
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 40.747 465.866 1.290.499 266.907.152 - 268.704.264
Kredit Beragun Properti
9 879 719.292 2.752.187 2.471.097 - 5.943.455
Komersial
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 Pengelolaan Tanah, dan 170.165 2.910.150 5.153.943 7.636.612 - 15.870.870
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - 2.967 36.190 2.234.508 - 2.273.664
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
12 13.846 659.235 1.462.900 4.613.500 - 6.749.481
Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 244.092 5.289.012 842.170 12.672.684 - 19.047.958
Tagihan Yang Telah Jatuh
14 3.619 67.820 771.847 5.979.840 - 6.823.125
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 13.507.510 13.507.510
Jumlah 15.655.214 18.555.991 15.236.892 380.847.535 13.586.526 443.882.159
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
31 Desember 2023
Tagihan
Tagihan
Kepada
Tagihan Kepada Bank Tagihan
Tagihan Tagihan Perusahaan
Kepada Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi *) kepada Kepada Efek dan
Entitas Sektor Multilateral Covered
Pemerintah Bank Lembaga Jasa
Publik dan Lembaga Bond
Keuangan
Internasional
Lainnya
1 Pertanian, Perburuan, Kehutanan - 24.735 - - - -
2 Perikanan - - - - - -
3 Pertambangan dan Penggalian - - - - - -
4 Industri Pengolahan - - - - - -
5 Listrik, Gas dan Air - 4.062.541 - - - -
6 Konstruksi 67.820.260 1.957.351 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran - 5.403.719 - - - 21.184
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
8 - - - - - -
Makanan Minum
9 Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi - 3.531.548 - - - -
10 Perantara Keuangan 17.197.805 468.280 - 3.585.466 - -
Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa
11 - - - - - -
Perusahaan
332 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 335
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio**)
> 1 tahun s.d > 3 tahun s.d Non
<1 tahun >5 tahun Jumlah
3 tahun 5 tahun Kontraktual
1 Tagihan Kepada Pemerintah 63.014.308 3.804.916 4.435.399 1.075.055 - 72.329.678
Tagihan Kepada Entitas Sektor
2 2.938.867 1.923.525 1.319.844 7.508.065 - 13.690.301
Publik
Tagihan Kepada - Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - - -
Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 1.434.412 397.077 79.280 - - 1.910.769
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal 2.808.220 6.875.512 15.847.782 216.188.307 - 241.719.822
Kredit Beragun Properti
6 8.602.033 6.950.019 1.967.901 348.678 - 17.868.631
Komersial
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan 159.460 125.153 417.149 980.256 - 1.682.018
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 1.440.168 2.163.613 1.370.840 2.333.122 - 7.307.744
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 5.108.151 4.481.809 1.721.739 3.799.390 - 15.111.090
Tagihan Yang Telah Jatuh
10 1.297.454 892.497 285.554 1.189.477 - 3.664.982
Tempo
11 Aset Lainnya - - - - 10.408.685 10.408.685
Jumlah 86.803.073 27.614.121 27.445.487 233.422.351 10.408.685 385.693.720
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan berupa
Kredit untuk Tagihan
Surat Berharga/
Kredit Kredit Pengadaan Kepada
Piutang Kredit Tagihan Tagihan Yang
Beragun Beragun Tanah, Usaha Mikro,
Subordinasi, Pegawai/ Kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Rumah Properti Pengelolaan Usaha Kecil
Ekuitas, dan Pensiunan Korporasi Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan dan Portofolio
Instrumen Modal
Konstruksi Ritel
Lainnya
- - - - - 32.000 43.000 78 -
- - - - - 8.681 - - -
- - - - - 2.032 3.163.404 5.132 -
- - - 17.937 - 69.817 603.374 975 -
- - - - - 28.027 1.928.798 642 -
- 58.818 3.765.987 15.494.003 - 157.178 5.947.347 2.565.174 -
- - 446.324 229.725 - 1.184.037 854.437 49.739 -
- - - - - 187.829 236.189 26.361 -
- - - - - 38.501 596.845 1.306 -
- - - - - 1.698 1.354.244 614 -
- - 1.252.400 72.329 - 76.050 1.858.942 159.964 -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 333
Page 336
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan
Tagihan
Kepada
Tagihan Kepada Bank Tagihan
Tagihan Tagihan Perusahaan
Kepada Pembangunan berupa
No. Sektor Ekonomi *) kepada Kepada Efek dan
Entitas Sektor Multilateral Covered
Pemerintah Bank Lembaga Jasa
Publik dan Lembaga Bond
Keuangan
Internasional
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
12 - - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan - - - - - -
14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial - - - - - -
Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan
15 - - - - - -
dan Perorangan Lainnya
16 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga - - - - - -
Badan Internasional dan Badan Ekstra
17 - - - - - -
Internasional Lainnya
18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - - - -
19 Bukan Lapangan Usaha - - - - - -
20 Lainnya 78.815 810.128 - - - -
Jumlah 85.096.880 16.258.302 - 3.585.466 - 21.184
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
31 Desember 2022
Tagihan
Kepada - Bank
Tagihan Kepada
Tagihan Kepada Pembangunan Tagihan Kepada
No. Sektor Ekonomi **) Entitas Sektor
Pemerintah Multilateral Bank
Publik
dan Lembaga
Internasional
1 Pertanian, Perburuan, Kehutanan - - - -
2 Perikanan - - - -
3 Pertambangan dan Penggalian 707.070 - - -
4 Industri Pengolahan - - - -
5 Listrik, Gas dan Air 139.817 3.505.119 - -
6 Konstruksi 10.608.026 2.298.552 - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran - 1.149.653 - -
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makanan
8 - - - -
Minum
9 Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi 73.929 4.052.332 - -
10 Perantara Keuangan 45.607.636 2.050.455 - 1.257.077
11 Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan - - - -
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan
12 - - - -
Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan - - - -
14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial - - - -
Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan dan
15 - 505.982 - -
Perorangan Lainnya
16 Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga - - - -
Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
17 - - - -
Lainnya
18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - -
19 Bukan Lapangan Usaha - - - -
20 Lainnya 15.193.200 128.208 - 653.692
Jumlah 72.329.678 13.690.301 - 1.910.769
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
334 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 337
Laporan Tahunan 2023
Tagihan berupa
Kredit untuk Tagihan
Surat Berharga/
Kredit Kredit Pengadaan Kepada
Piutang Kredit Tagihan Tagihan Yang
Beragun Beragun Tanah, Usaha Mikro,
Subordinasi, Pegawai/ Kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Rumah Properti Pengelolaan Usaha Kecil
Ekuitas, dan Pensiunan Korporasi Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan dan Portofolio
Instrumen Modal
Konstruksi Ritel
Lainnya
- - - - - - 1.488.237 - -
- - - - - 17.085 148.861 2.907 -
- - - - - 32.585 43.975 - -
- - - - - 58.206 89.962 3.932 -
- 217.374.674 376.690 - 9.298 28.251 - 3.165.825 -
- - - - - - - - -
- - - - - 124.587 458.492 991 -
- 34.009.517 35.897 56.877 - 163.255 - - -
- 17.261.254 66.156 - 2.264.366 4.539.662 231.851 839.484 13.507.510
- 268.704.264 5.943.455 15.870.870 2.273.664 6.749.481 19.047.958 6.823.125 13.507.510
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Kepada
Kredit Beragun Kredit Beragun Kredit Pegawai Usaha Mikro, Tagihan Kepada Tagihan Yang Telah
Aset Lainnya
Rumah Tinggal Properti Komersial atau Pensiunan Usaha Kecil, dan Korporasi Jatuh Tempo
Portofolio Ritel
- - - 230.352 912 - -
- 44.672 - 23.945 37.778 19 -
- - - 2.142 10.990 4.439 -
- - - 49.224 658.421 353 -
- - - 8.241 114.636 67 -
- 17.779.288 - 385.273 5.277.802 1.772.817 -
- - - 393.539 769.859 44.925 -
- - - 40.357 449.968 32.013 -
- - - 7.540 483.661 3.688 -
- - - 392.518 637.355 267 -
- 44.672 - 35.051 2.404.474 68.164 -
- - - - - - -
- - - 53.120 245.914 8.136 -
- - - 16.297 56.586 274 -
- - - 20.768 23.834 2.479 -
- - - 20.677 6.243 2.802 -
- - - - - - -
- - - 34.389 498.657 2.703 -
241.719.822 - 1.682.018 5.593.232 2.736.288 1.721.837 -
- - - 1.078 697.714 - 10.408.685
241.719.822 17.868.631 1.682.018 7.307.744 15.111.090 3.664.982 10.408.685
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 335
Page 338
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio
Jawa Non-
Jabodetabek Sumatera Lain-lain*
Jabodetabek
1 Tagihan 238.015.051 126.378.439 48.205.950 58.355.472
Tagihan yang mengalami peningkatan
2 dan pemburukan risiko kredit (Stage 2 6.024.136 5.319.970 1.381.640 1.384.564
dan Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 4.540.865 3.538.582 657.922 723.765
b. Telah jatuh tempo 1.483.270 1.781.389 723.719 660.799
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
3 4.180.045 4.578.686 1.097.470 1.190.983
(CKPN) - Individual
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
4 2.359.610 1.343.496 554.279 335.980
(CKPN) - Kolektif
5 Tagihan yang dihapus buku 1.024.638 1.230.976 288.977 514.982
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku
Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
31 Desember 2023
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan CKPN - Individual CKPN - Kolektif
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
1 Pertanian, Perburuan, Kehutanan 104.807 82 61 62 353
2 Perikanan 8.531 78 - 50 29
3 Pertambangan dan Penggalian 1.838.446 71 5.917 5.917 109
4 Industri Pengolahan 568.210 1.057 5.108 5.749 578
5 Listrik, Gas dan Air 5.006.747 4.745 502 502 4.853
6 Konstruksi 34.410.098 3.657.557 2.598.159 4.578.642 1.917.858
7 Perdagangan Besar dan Eceran 5.266.181 7.387 39.458 40.977 9.501
Penyediaan Akomodasi dan
8 484.604 197.451 28.320 29.044 196.761
Penyediaan Makanan Minum
Transportasi, Pergudangan dan
9 4.356.782 233.831 1.129 7.182 227.778
Komunikasi
10 Perantara Keuangan 20.084.700 293 11 68 8.170
Real Estate, Usaha Persewaan
11 3.663.500 804.534 108.894 506.186 417.043
dan Jasa Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12 Pertahanan dan Jaminan Sosial 1.180.000 6.120 - - 6.120
Wajib
13 Jasa Pendidikan 152.383 73.419 640 1.036 78.211
Jasa Kesehatan dan Kegiatan
14 68.094 186 - - 736
Sosial
Jasa Kemasyarakatan,
15 Sosial Budaya, Hiburan dan 130.203 637 70 197 510
Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang
16 214.100.606 4.115.658 1.431.516 4.482.671 1.064.503
Melayani Rumah Tangga
Badan Internasional dan Badan
17 - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18 448.589 545 838 852 1.165
Batasannya
336 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 339
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Jawa Non-
Jumlah Jabodetabek Sumatera Lain-lain* Jumlah
Jabodetabek
470.954.911 200.995.545 96.070.121 47.281.062 48.752.870 393.099.598
14.110.311 7.564.838 3.082.356 1.334.572 1.504.680 13.486.447
9.461.134 4.904.350 1.695.496 620.231 734.844 7.954.922
4.649.177 2.660.488 1.386.860 714.341 769.836 5.531.525
11.047.183 4.720.165 2.147.945 996.692 1.172.726 9.037.529
4.593.364 3.965.316 1.407.240 462.656 404.949 6.240.160
3.059.573 996.543 1.013.532 272.214 589.772 2.872.060
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan yang Tagihan yang
Tagihan CKPN - Individual CKPN - Kolektif
Dihapus Buku Dihapus Buku
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
711 166.351 156 29 81 25.364 -
- 29.068 55 0 - 18.792 214
- 62.986 370 5.700 5.798 420 -
- 604.090 960 6.036 6.207 1.587 15.073
2.211 3.462.489 862 3.133 3.133 1.065 -
871.721 39.139.058 3.819.669 3.445.780 4.800.058 3.368.432 845.151
12.678 2.834.499 39.813 58.925 80.588 31.489 179.886
631 506.597 240.091 87.788 94.036 240.193 39.647
3.948 4.570.782 159.772 3.321 5.311 159.782 7.123
- 38.028.844 277 22 22 261.490 7.122
8.136 3.693.389 586.752 319.537 318.678 618.720 114.400
- - - - - - -
1.223 273.893 71.601 9.555 11.212 84.884 -
760 1.045.028 474 652 660 6.105 -
409 560.700 3.862 276 3.749 389 75.073
1.125.415 27.632 317 2.576 3.702.061 915.532 1.374.956
- - - - - - -
3.922 438.627 2.992 392 320 3.794 100
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 337
Page 340
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan CKPN - Individual CKPN - Kolektif
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
19 Bukan Lapangan Usaha 34.879.361 - - 734.042 330.526
20 Lainnya 144.203.071 357.482 428.556 654.007 328.560
Jumlah 470.954.911 9.461.134 4.649.177 11.047.183 4.593.364
Tabel Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Keterangan
CKPN Individual CKPN Kolektif
1 Saldo awal CKPN 11.055.864 4.623.340
2 Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net) 2.246.783 696.116
2.a. Pembentukan CKPN pada periode berjalan 2.246.783 696.116
2.b. Pemulihan CKPN pada periode berjalan - -
3 CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode berjalan (2.255.465) (726.092)
4 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan - -
Saldo Akhir CKPN 11.047.183 4.593.364
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat dan Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit
Risk) dijabarkan sebagai berikut:
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
31 Desember 2023
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor's BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
No Kategori Portofolio BBB-
Baa1 s.d
Moody's Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
PT Fitch Ratings AA+ (idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA- (idn) A-(idn) BBB-(idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA idA+ s.d idA-
Efek Indonesia idAA- idBBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 2.332.828 4.060.685 601.890 6.882.528
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - (8) - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 - - - -
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
338 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 341
Laporan Tahunan 2023
31 Desember 2022
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan yang Tagihan yang
Tagihan CKPN - Individual CKPN - Kolektif
Dihapus Buku Dihapus Buku
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
224.726 238.391.712 2.809.797 1.456.815 5.615 393.912 144.114
803.083 59.263.855 217.100 130.990 - 108.209 69.199
3.059.573 393.099.598 7.954.922 5.531.525 9.037.529 6.240.160 2.872.060
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Keterangan
CKPN Individual CKPN Kolektif
1 Saldo awal CKPN 8.336.777 6.174.981
2 Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net) 2.968.511 1.070.996
2.a. Pembentukan CKPN pada periode berjalan 2.968.511 1.070.996
2.b. Pemulihan CKPN pada periode berjalan - -
3 CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode berjalan (2.275.374) (596.686)
4 Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan - -
Saldo Akhir CKPN 9.029.914 6.649.291
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3 Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idB+ s.d idB- idA1 idA2
idBB- idB- A4 idA4
- - - - - - - 85.096.880 85.096.880
655.294 - 147.721 - - - - 1.577.356 16.258.302
- - - - - - - - -
- - - 1.233.550 - - - 2.351.924 3.585.466
- - - - - - - - -
- - - 21.184 - - - - 21.184
- - - - - - - - -
- - - - - - - 268.704.264 268.704.264
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 339
Page 342
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and BBB+ s.d
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
Poor's BBB-
BBB+ s.d
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A-
No Kategori Portofolio BBB-
Baa1 s.d
Moody's Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
PT Fitch Ratings AA+ (idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA- (idn) A-(idn) BBB-(idn)
PT Pemeringkat idAA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA idA+ s.d idA-
Efek Indonesia idAA- idBBB-
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - -
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 - - - -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 - - - -
Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 5.118.942 2.949.560 -
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - -
15 Aset Lainnya - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
31 Desember 2022
Tagihan Bersih
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standards and
AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BBB-
Poor’s
Fitch Ratings AAA AA+ s.d AA- A+ s.d A- BBB+ s.d BBB-
No Kategori Portofolio
Baa1 s.d
Moody’s Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3
Baa3
PT Fitch Ratings AA+ (idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA- (idn) A-(idn) BBB-(idn)
PT Pemeringkat Efek idAA+ s.d idBBB+ s.d
idAAA idA+ s.d idA-
Indonesia idAA- idBBB-
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 112.332 - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral
3 - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - 337.913 - -
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - -
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - -
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
8 - - - -
Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi - - - -
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo - - - -
11 Aset Lainnya - - - -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar.
340 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 343
Laporan Tahunan 2023
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3 Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idB+ s.d idB- idA1 idA2
idBB- idB- A4 idA4
- - - - - - - 5.943.455 5.943.455
- - - - - - - 15.870.870 15.870.870
- - - - - - - 2.273.664 2.273.664
- - - - - - - 6.749.481 6.749.481
119.318 - 753.195 - - - - 10.106.943 19.047.958
- - - - - - - 6.823.125 6.823.125
- - - - - - - 13.507.510 13.507.510
Tagihan Bersih
Peringkat Jangka Panjang Peringkat Jangka Pendek
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- A-1 A-2 A-3
B- A-3
kurang dari Kurang dari
BB+ s.d BB- B+ s.d B- F1 s.d F1 F2 F3
B- F3 Tanpa
Jumlah
kurang dari Kurang dari Peringkat
Ba1 s.d Ba3 B1 s.d B3 p-1 p-2 p-3
B3 P-3
BB+(idn) s.d B+(idn) s.d kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
BB-(idn) B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
idBB+ s.d kurang dari idA3 s.d id Kurang dari
idB+ s.d idB- idA1 idA2
idBB- idB- A4 idA4
23.543 - - - - - - 70.871.945 70.895.488
- - - - - - - 13.577.969 13.690.301
- - - - - - - -
-
- - - - - - - 1.572.856 1.910.769
- - - - - - - 241.719.822 241.719.822
- - - - - - - 17.850.675 17.850.675
- - - - - - - 1.682.018 1.682.018
- - - - - - - 7.304.129 7.304.129
- - - - - - - 14.024.660 14.024.660
- - - - - - - 3.664.982 3.664.982
- - - - - - - 10.408.685 10.408.685
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 341
Page 344
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Sedangkan untuk Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit
Risk) terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Transaksi Derivatif Over the Counter 2. Transaksi Repo
Perseroan tidak memiliki transaksi derivatif per tanggal 31 Uraian terkait Transaksi Repo dijabarkan dalam tabel
Desember 2023 dan 31 Desember 2022 berikut:
Tabel Transaksi Repo (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No Kategori Portofolio *)
Nilai Wajar SB
Kewajiban Repo Tagihan Bersih ATMR
Repo
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
5 - - - -
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
6 - - - -
Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Jumlah - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No Kategori Portofolio **)
Nilai Wajar SB
Kewajiban Repo Tagihan Bersih ATMR
Repo
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral
3 - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
5 - - - -
Portofolio Ritel
6 Tagihan kepada Korporasi - - - -
Jumlah - - - -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
342 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 345
Laporan Tahunan 2023
3. Transaksi Reverse Repo
Perseroan tidak memiliki transaksi Reverse Repo per tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022.
Tabel Transaksi Reverse Repo (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No Kategori Portofolio *)
Tagihan CKPN Tagihan Bersih ATMR
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan Kepada - Bank Pembangunan Multilateral
3 - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
5 - - -
Portofolio Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - -
Jumlah - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No Kategori Portofolio **)
Tagihan CKPN Tagihan Bersih ATMR
1 Tagihan kepada Pemerintah 1.434.190 - 1.434.190 -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral
3 - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
5 - - - -
Portofolio Ritel
6 Tagihan kepada Korporasi - - - -
Jumlah 1.434.190 - 1.434.190 -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
Dalam rangka menurunkan eksposur risiko kredit, Perseroan beroperasi dan mengalokasikan eksposur kredit berdasarkan
melakukan pre - screening terhadap debitur, mewajibkan debitur sektor industri untuk melihat konsentrasi risiko kredit. Uraian
memenuhi agunan yang dipersyaratkan, menganalisis dan terkait pengungkapan tagihan bersih berdasarkan bobot risiko
mengevaluasi kelayakan kredit, dan melakukan pengikatan setelah memperhitungkan dampak mitigasi risiko kredit dan
kredit secara legal. Perseroan telah mengalokasikan eksposur pengungkapan tagihan bersih dan teknik mitigasi risiko kredit
kredit berdasarkan area/wilayah geografis tempat mereka diuraikan sebagai berikut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 343
Page 346
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
per 31 Desember 2023 dan 30 Juni 2022
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio *)
0% 20% 25% 35% 40% 50%
A Eksposur Neraca
1 Tagihan kepada Pemerintah 84.993.137 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 7.640.801 - - - 7.279.886
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 2.702.861 - - 732.366 -
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 27.953.501 24.576.403 88.792.969 78.815.289 47.035.119
9 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 308.887
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
10 - - - - - -
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 2.273.660
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
12 - - - - - -
dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi - 4.290.164 - - - 2.472.014
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
15 Aset Lainnya 2.127.490 - - - - -
Jumlah Eksposur Neraca 87.120.627 42.587.327 24.576.403 88.792.969 79.547.655 59.369.566
B Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.743 - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 271.826 - - - 262.774
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 - - - - 450 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 472 403 1.575 1.492 821
7 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - - 7.955
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
8 - - - - - -
Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan - - - - - 4
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
10 - - - - - -
dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi - 889.687 - - - 512.642
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
Jumlah Eksposur TRA 103.743 1.161.985 403 1.575 1.942 784.196
C Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
344 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 347
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
Dampak Mitigasi Risiko Kredit Beban
ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - 632.464 142.575 - 5.573.249 511.624
- - - - - - - - -
- - - - - - - 833.519 76.517
- - - - - - - - -
- - 20.734 - - - - 8.294 761
- - - - - - - - -
- 882.179 644.029 - - - - 70.123.127 6.437.303
19.734 - 524.042 1.921.544 - - 3.020.934 4.853.986 445.596
- - - - 13.310.791 1.722.657 - 15.879.575 1.457.745
- - - - - - - 1.136.830 104.361
- - 3.566.851 1.515.198 163.255 - 1.500.537 4.567.635 419.309
- - - 1.161.199 7.267.962 631.250 - 10.209.652 937.246
- - - - 3.806.223 3.012.844 - 8.325.489 764.280
- - - - 11.302.430 77.591 - 11.418.815 1.048.247
19.734 882.179 4.755.656 4.597.941 36.483.126 5.586.916 4.521.472 132.930.171 12.202.989
- - - - - - - - -
- - - - 22.829 5.146 - 216.301 19.856
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - 180 17
- 12 - - - - - 1.260 116
- - 13.079 49.484 - - 77.796 124.384 11.418
- - - - 739.001 98.421 - 885.788 81.315
- - - - - - - 2 -
- - 1.948 872 - - 820 2.443 224
- - - 240.808 1.451.323 130.908 - 2.254.449 206.958
- - - - - 4.058 - 6.087 559
- 12 15.027 291.164 2.213.153 238.533 78.615 3.490.895 320.463
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 345
Page 348
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio *)
0% 20% 25% 35% 40% 50%
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
6 - - - - - -
dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk - - - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
31 Desember 2022
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
Dampak Mitigasi Risiko Kredit
No. Kategori Portofolio **)
0% 20% 25% 35% 40%
A Eksposur Neraca
1 Tagihan kepada Pemerintah 70.895.488 - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 112.332 - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan
3 - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - 1.870.587 - - -
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - 22.871.181 52.672.589 166.176.052 -
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - -
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
8 326.143 163.150 - - -
dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi 2.785.212 - - - -
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - 1.017.561 - - -
11 Aset Lainnya 1.661.534 - - - -
Jumlah Eksposur Neraca 75.668.376 26.034.811 52.672.589 166.176.052 -
B Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pd Transaksi Rekening Administratif
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan
3 - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - -
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - -
6 Kredit Beragun Properti Komersial - - - - -
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
8 - - - - -
dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi - - - - -
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - -
Jumlah Eksposur TRA - - - - -
C Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan kepada Pemerintah 1.434.190 - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan
3 - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
5 - - - - -
dan Portofolio Ritel
6 Tagihan kepada Korporasi - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk 1.434.190 - - - -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
346 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 349
Laporan Tahunan 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
Dampak Mitigasi Risiko Kredit Beban
ATMR
Modal
60% 70% 75% 85% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
Dampak Mitigasi Risiko Kredit
ATMR Beban Modal
45% 50% 75% 100% 150% Lainnya
- - - - - - - -
- 13.577.969 - - - - 6.811.451 630.059
- - - - - - - -
- 40.182 - - - - 394.208 36.464
- - - - - - 58.420.939 5.403.937
- - - 17.850.675 - - 17.236.491 1.594.375
- 1.682.018 - - - - 841.009 77.793
- - 6.814.836 - - - 5.143.757 475.798
- - - 11.239.448 - - 11.239.448 1.039.649
- - - 485.354 2.162.068 - 3.931.967 363.707
- - - 8.669.561 77.591 - 8.785.946 812.700
- 15.300.168 6.814.836 38.245.038 2.239.658 - 112.805.216 10.434.483
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - 17.956 - - 17.956 1.661
- - - - - - - -
- - 3.615 - - - 2.711 251
- - - 1.086.430 - - 1.086.430 100.495
- - - - - - - -
- - 3.615 1.104.386 - - 1.107.098 102.407
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 347
Page 350
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Tagihan Bersih dan Teknis Mitigasi Risiko Kredit
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A Eksposur Aset pada Laporan Posisi Keuangan, kecuali Eksposur Sekuritisasi
1 Tagihan kepada Pemerintah 84.993.137 - - - - 84.993.137
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 15.695.726 - - - - 15.695.726
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.435.227 - - - - 3.435.227
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
6 20.734 - - - - 20.734
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - - - - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 268.699.489 - - 150.857.293 - 117.842.195
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.795.141 67.626 - - - 5.727.515
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 15.033.448 - - - - 15.033.448
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.273.660 - - - - 2.273.660
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
12 6.745.842 234.029 - 233.829 - 6.277.984
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.822.590 155.178 - - - 15.667.412
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.819.067 - - - - 6.819.067
15 Aset Lainnya 13.507.510 - - - - 13.507.510
Jumlah Eksposur Neraca 438.841.570 456.833 - 151.091.122 - 287.293.615
B Eksposur Kewajiban Komitmen atau Kewajiban Kontinjensi pada TRA, kecuali Eksposur Sekuritisasi
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.743 - - - - 103.743
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 562.576 - - - - 562.576
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 450 - - - - 450
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.776 - - - - 4.776
7 Kredit Beragun Properti Komersial 148.313 - - - - 148.313
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
8 837.422 - - - - 837.422
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 4 - - - - 4
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
10 3.640 - - - - 3.640
Kecil dan Portofolio Ritel
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.225.368 - - - - 3.225.368
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 4.058 - - - - 4.058
Jumlah Eksposur TRA 4.890.349 - - - - 4.890.349
C Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
348 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 351
Laporan Tahunan 2023
31 Desember 2023
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio *) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
5 - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
6 - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk - - - - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio **) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
A Eksposur Neraca
1 Tagihan kepada Pemerintah 70.895.488 - - - - 70.895.488
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 13.690.301 - - - - 13.690.301
Tagihan kepada - Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.910.769 - - - - 1.910.769
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal 212.892.414 - - 123.174.569 - 89.717.845
6 Kredit Beragun Properti Komersial 16.961.350 - - 614.184 - 16.347.165
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan 1.682.018 - - - - 1.682.018
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
8 6.387.580 326.002 - 163.150 - 5.898.428
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi 13.982.905 2.785.212 - - - 11.197.694
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 3.423.227 - - 887.571 - 2.535.656
11 Aset Lainnya 10.408.685 - - - - 10.408.685
Jumlah Eksposur Neraca 352.234.736 3.111.213 - 124.839.474 - 224.284.048
B Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - - - - -
6 Kredit Beragun Properti Komersial 17.956 - - - - 17.956
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
8 3.615 - - - - 3.615
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan kepada Korporasi 1.086.430 - - - - 1.086.430
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - - - - -
Jumlah Eksposur TRA 1.108.001 - - - - 1.108.001
C Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan kepada Pemerintah 1.434.190 - - - - 1.434.190
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 349
Page 352
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2022
Bagian yang Dijamin
No. Kategori Portofolio **) Bagian
Tagihan
yang Tidak
Bersih Asuransi
Agunan Garansi Lainnya Dijamin
Kredit
4 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - - - -
Kecil, dan Portofolio Ritel
6 Tagihan kepada Korporasi - - - - - -
Jumlah Counterparty Credit Risk 1.434.190 - - - - 1.434.190
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
Tabel Sekuritisasi Aset, Peringkat dan Lembaga Pemeringkat
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Unit KPR Kelas Avg Tenor EBA (yr)
A1 2,00
1 KIK-EBA DBTN 05 Rp1.500.000.001.615 33.173 A2 5,00
B
A1 2,00
2 EBA-SP SMF-BTN 02 Rp1.000.000.000.000 11.280 A2 5,00
B
A1 2,00
3 EBA-SP SMF-BTN 03 Rp1.000.000.000.000 11.237 A2 4,00
B
A1 2,00
4 EBA-SP SMF-BTN 04 Rp2.000.000.000.000 18.728 A2 5,00
B
A1 3,00
A2 5,00
5 EBA-SP SMF-BTN 05 Rp2.000.000.000.000 16.476
M 8,00
B
A 3,00
6 EBA-SP SMF-BTN 06 Rp631.000.543.015 7.721
B
A 3,00
7 EBA-SP SMF-BTN 07 Rp500.000.001.416 6.188
B
A 4,00
8 EBA-SP SMF-BTN08 Rp600.000.020.055 4.340
B
TOTAL Rp9.231.000.566.101 109.143
350 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 353
Laporan Tahunan 2023
Risiko Kredit: Sekuritisasi Aset
Tujuan Perseroan melakukan sekuritisasi adalah mentransformasi Atas sekuritisasi KPR (efek beragun aset), Perseroan mengakuinya
aset yang tidak likuid menjadi aset yang likuid dalam bentuk sebagai penjualan atas tagihan KPR tersebut dikarenakan Perseroan
surat berharga/securities yang dapat diperjualbelikan (disebut telah memindahkan risiko dan manfaat atas kepemilikannya
dengan Asset Backed Securities - ABS atau Efek Beragun Aset kepada pihak ketiga. Oleh Karena itu, pada tanggal efektif
- EBA). Sekuritisasi Aset KPR dilakukan Perseroan antara lain sekuritisasi Perseroan menghentikan pengakuan atas kumpulan
sebagai upaya untuk mitigasi maturity mismatch, alternatif sumber tagihan tersebut. Uraian terkait perhitungan ATMR Risiko Kredit
pendanaan KPR, dan peningkatan lending capacity. Fungsi yang dengan menggunakan pendekatan standar adalah sebagai berikut:
dijalankan oleh Perseroan dalam transaksi sekuritisasi meliputi
originator, servicer, dan investor. Dalam rangka sekuritisasi atas
tagihan kredit pemilikan rumah (kumpulan tagihan), Perseroan
telah melakukan penjualan atas kumpulan tagihan kepada pihak
ketiga (sekuritisasi KPR).
Nominal Class (Rp) Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A Peringkat Pefindo
Rp723.500.000.000 A1 = 10%
Rp647.500.000.000 28 November 2014 7 September 2025 6,72 A2 = 10.25% idAAA
Rp129.000.001.615
Rp400.000.000.000 A1 = 8.15%
Rp513.000.000.000 31 Oktober 2016 7 Juni 2027 7,05 A1 = 8.75% idAAA
Rp87.000.000.000
Rp200.000.000.000 A1 = 8,00%
Rp713.000.000.000 28 April 2017 7 Juli 2029 7,78 A2 = 8,40% idAAA
Rp87.000.000.000
Rp700.000.000.000 A1 = 7,00%
Rp1.124.000.000.000 28 Februari 2018 7 Mei 2029 7,03 A2 = 7,50% idAAA
Rp176.000.000.000
Rp574.000.000.000 A1 = 8,50%
idAAA
Rp1.142.000.000.000 A2 = 8,75%
27 November 2019 7 Mei 2032 9,09
Rp24.000.000.000 M = 10,40% idA
Rp260.000.000.000
Rp576.734.000.000
30 Desember 2020 7 Juli 2032 6,08 6,50% idAAA
Rp54.266.543.015
Rp452.500.000.000
23 Desember 2022 7 Januari 2034 5,66 7,70% idAAA
Rp47.500.001.416
Rp544.800.000.000
26 September 2023 7 Agustus 2035 7,44 6,65% idAAA
Rp55.200.020.055
Rp9.231.000.566.101
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 351
Page 354
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Transaksi Sekuritisasi
31 Desember 2023
Nilai aset yang disekuritisasi yang
No. Eksposur Sekuritisasi mengalami penurunan nilai Laba/Rugi
Nilai aset yang
dari aktivitas
disekuritisasi
Telah Jatuh Belum Jatuh sekuritisasi
Tempo Tempo
1 Bank bertindak sebagai Kreditur Asal - - - -
Tagihan Beragun Rumah Tinggal 13.386.868 - - -
2 Bank bertindak sebagai Penyedia Kredit Pendukung - - - -
a. Fasilitas penanggung risiko pertama - - - -
b. Fasilitas penanggung risiko kedua - - - -
3 Bank bertindak sebagai Penyedia Fasilitas Likuiditas - - - -
4 Bank bertindak sebagai Penyedia Jasa 13.386.868 - - -
5 Bank bertindak sebagai Bank Kostudian - - - -
6 Bank bertindak sebagai Pemodal - - - -
a. Senior tranche - - - -
Tagihan Beragun Rumah Tinggal - - - -
b. Junior tranche - - - -
Tagihan Beragun Rumah Tinggal - - - -
Tabel Ringkasan Aktivitas Sekuritisasi - Perseroan Bertindak sebagai Kreditur Asal
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Underlying Asset *)
Nilai Aset yang Disekuritisasi Keuntungan (Kerugian) Penjualan
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - -
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 - -
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
7 - -
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 13.386.868 -
9 Kredit Beragun Properti Komersial - -
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi - -
11 Kredit Pegawai/Pensiunan - -
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - -
13 Tagihan Kepada Korporasi - -
14 Aset Lainnya - -
Jumlah 13.386.868 -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
352 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 355
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nilai aset yang disekuritisasi yang
mengalami penurunan nilai Laba/Rugi
Pengurang Nilai aset yang Pengurang
ATMR dari aktivitas ATMR
Modal disekuritisasi Modal
Telah Jatuh Belum Jatuh sekuritisasi
Tempo Tempo
- - - - - - - -
226.678 - 12.286.868 - - - 211.180 -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - 12.286.868 - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
- - - - - - - -
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Underlying Asset **)
Nilai Aset yang Disekuritisasi Keuntungan (Kerugian) Penjualan
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - -
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal 12.286.868 -
6 Kredit Beragun Properti Komersial - -
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan - -
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel - -
9 Tagihan kepada Korporasi - -
10 Aset Lainnya - -
Jumlah 12.286.868 -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 353
Page 356
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Eksposur Aset di Neraca (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
Tagihan Bersih ATMR sebelum MRK ATMR setelah MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah 84.993.137 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 15.695.726 6.014.430 5.573.249
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 3.435.227 833.519 833.519
5 Tagihan berupa Covered Bond - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 20.734 8.294 8.294
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas,
7 - - -
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 268.699.489 94.516.914 70.123.127
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.795.141 4.911.469 4.853.986
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
10 15.033.448 15.894.777 15.879.575
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 2.273.660 1.136.830 1.136.830
12 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 6.745.842 4.801.554 4.567.635
13 Tagihan Kepada Korporasi 15.822.590 11.295.896 10.209.652
14 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 6.819.067 8.325.489 8.325.489
15 Aset Lainnya 13.507.510 11.418.815 11.418.815
Jumlah 438.841.570 159.157.985 132.930.171
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio **)
Tagihan Bersih ATMR sebelum MRK ATMR setelah MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah 70.895.488 - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 13.690.301 6.811.451 6.811.451
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.910.769 394.208 394.208
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal 241.719.822 75.904.002 58.420.939
6 Kredit Beragun Properti Komersial 17.850.675 17.850.675 17.236.491
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan 1.682.018 841.009 841.009
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 7.304.129 5.478.097 5.143.757
9 Tagihan kepada Korporasi 14.024.660 14.024.660 11.239.448
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 3.664.982 4.747.246 3.931.967
11 Aset Lainnya 10.408.685 - 8.785.946
Jumlah 383.151.528 126.051.347 112.805.216
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
354 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 357
Laporan Tahunan 2023
Tabel Eksposur Kewajiban Komitmen atau Kewajiban Kontinjensi pada TRA,
kecuali Eksposur Sekuritisasi (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
Tagihan Bersih ATMR sebelum MRK ATMR setelah MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.743 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 562.576 216.301 216.301
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
5 450 180 180
Lainnya
6 Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.776 1.684 1.260
7 Kredit Beragun Properti Komersial 148.313 125.864 124.384
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
8 837.422 886.632 885.788
Konstruksi
9 Kredit Pegawai/Pensiunan 4 2 2
10 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 3.640 2.571 2.443
11 Tagihan Kepada Korporasi 3.225.368 2.286.629 2.254.449
12 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 4.058 6.087 6.087
Jumlah 4.890.349 3.525.951 3.490.895
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio **)
Tagihan Bersih ATMR sebelum MRK ATMR setelah MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah - - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
5 Kredit Beragun Rumah Tinggal - - -
6 Kredit Beragun Properti Komersial 17.956 17.956 17.956
7 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - -
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 3.615 2.711 2.711
9 Tagihan kepada Korporasi 1.086.430 1.086.430 1.086.430
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo - - -
Jumlah 1.108.001 1.107.098 1.107.098
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 355
Page 358
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk) (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
Tagihan Bersih ATMR sebelum MRK ATMR setelah MRK
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
5 - - -
Lainnya
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - -
Jumlah - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio **)
Tagihan Bersih ATMR sebelum MRK ATMR setelah MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah 1.434.190 - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - -
5 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel - - -
6 Tagihan kepada Korporasi - - -
Jumlah 1.434.190 - -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Penyelesaian (Settlement Risk) (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio *)
Nilai Eksposur Faktor Pengurang Modal ATMR setelah MRK
Untuk transaksi yang tergolong Delivery versus payment
1 - - -
(DvP)
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - -
Untuk transaksi yang tergolong Non-delivery versus payment
2 - - -
(Non DvP)
Jumlah - - -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
356 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 359
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio **)
Nilai Eksposur Faktor Pengurang Modal ATMR setelah MRK
1 Delivery versus payment - - -
a. Beban Modal 8% (5-15 hari) - - -
b. Beban Modal 50% (16-30 hari) - - -
c. Beban Modal 75% (31-45 hari) - - -
d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari) - - -
2 Non-Delivery versus payment - - -
Jumlah - - -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
Tabel Eksposur Sekuritisasi (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode External
1 - -
Rating Based Approach (ERBA)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode
2 - 226.678
Standardized Approach (SA)
3 Eksposure Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang Modal Inti Utama - -
Jumlah - 226.678
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Jenis Transaksi **)
Faktor Pengurang Modal ATMR
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode External
1 - -
Rating Based Approach (ERBA)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode
2 - 211.180
Standardized Approach (SA)
3 Eksposure Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang Modal Inti Utama - -
Jumlah - 211.180
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
Tabel Eksposur Kredit Derivatif (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - -
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 357
Page 360
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
No. Jenis Transaksi *)
Faktor Pengurang Modal ATMR
4 Tagihan kepada Bank 150.239 44.017
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang 150.239 44.017
5 Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya - -
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang - -
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel - -
7 Tagihan Kepada Korporasi - -
8 Eksposur terkait Central Counterparty (CCP) - -
Jumlah 150.239 44.017
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Jenis Transaksi **)
Faktor Pengurang Modal ATMR
1 Tagihan kepada Pemerintah - -
a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia - -
b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain - -
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - -
Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank - -
a. Tagihan Jangka Pendek - -
b. Tagihan Jangka Panjang - -
5 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel - -
6 Tagihan kepada Korporasi - -
Eksposur tertimbang dari Credit Valuation Adjustment (CVA risk weighted
7 - 194.864
assets)
Jumlah - 194.864
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.
Tabel Pengukuran Risiko Kredit per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
No. Keterangan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
1 PERHITUNGAN ATMR RISIKO KREDIT (A) 136.691.761 114.318.357
"FAKTOR PENGURANG ATMR RISIKO KREDIT:
2 Selisih lebih cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib (B) - -
dihitung dengan 1,25% ATMR untuk Risiko Kredit"
3 TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B) (C) 136.691.761 114.318.357
4 TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL (D) - -
358 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 361
Laporan Tahunan 2023
Risiko
Pasar
Risiko pasar merupakan risiko pada laporan posisi keuangan Seluruh transaksi valas yang dilakukan oleh Perseroan adalah
dan rekening administratif, akibat perubahan secara keseluruhan transaksi spot. Saat ini Perseroan belum melakukan transaksi
dari kondisi pasar. Dalam melakukan pengukuran risiko pasar, valas yang bersifat derivatif. Dalam perhitungan KPMM,
Perseroan menggunakan perhitungan standard method yang Perseroan menggunakan metode standar sebagaimana diatur
digunakan untuk menghitung Kewajiban Penyediaan Modal dalam SE OJK No.23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan
Minimum (KPMM) untuk Risiko Pasar. Risiko nilai tukar yang Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar bagi Bank
timbul dari fluktuasi nilai tukar dikelola dengan cara menjaga Umum Pasal V. Ketentuan Peralihan maka Perseroan tetap
posisi devisa neto sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. menggunakan metode standar sebagaimana diatur dalam
SE OJK No.38/SEOJK.03/2016 tanggal 8 September
Gejolak eksternal juga diakomodasi dengan dilakukan stress 2016 tentang Pedoman Penggunaan Metode Standar Dalam
testing untuk melihat sejauh mana Perseroan dapat bertahan Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
dengan beberapa skenario perubahan kondisi eksternal, Umum Dengan Memperhitungkan Risiko Pasar.
khususnya perubahan suku bunga pasar.
Tabel Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Jenis Risiko
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
1 Risiko Suku Bunga 32.088 401.103 76.147 951.841
a. Risiko Spesifik - 754 9.419
b. Risiko Umum 401.103 75.394 942.422
2 Risiko Nilai Tukar 43.298 541.223 33.717 421.458
3 Risiko Ekuitas - - - -
4 Risiko Komoditas - - - -
5 Risiko Option - - - -
Jumlah 75.386 942.326 109.864 1.373.299
Eksposur Interest Rate In The Banking Book (IRRBB)
Interest Rate in The Banking Book (IRRBB) merupakan dan short rates down. Sedangkan untuk perhitungan ΔNII
bagian dari risiko suku bunga dengan fokus pada dampak menggunakan 2 (dua) skenario shock yaitu parallel up dan
perubahan nilai ekonomis dari posisi banking book yang parallel down. Perseroan mengukur perubahan NII (ΔNII)
berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan sebagai penurunan maksimum dari NII saat terjadi skenario
rentabilitas Perseroan. Dalam pengukuran dan perhitungan peningkatan atau penurunan suku bunga. Berikut hasil
IRRBB, Perseroan menerapkan 6 (enam) jenis skenario pemantauan manajemen risiko suku bunga Perseroan. Berikut
shock suku bunga untuk perhitungan ΔEVE yaitu parallel hasil pemantauan manajemen risiko suku bunga Perseroan.
up, parallel down, steepener, flattener, short rates up,
Tabel Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Jenis Skenario Shock
No. ΔEVE ΔNII ΔEVE ΔNII
Suku Bunga
T T-1 T T-1 T T-1 T T-1
1 Parallel up (287.473) (334.889) (1.815.275) (2.278.750) (172.121) 50.400 (2.405.885) (2.429.886)
2 Parallel down 1.042.596 873.611 1.490.950 1.936.701 949.773 660.477 1.974.177 1.959.842
3 Steepener (913.832) (478.467) (1.017.121) (1.102.635)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 359
Page 362
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Jenis Skenario Shock
No. ΔEVE ΔNII ΔEVE ΔNII
Suku Bunga
T T-1 T T-1 T T-1 T T-1
4 Flattener 1.033.934 567.552 1.184.300 1.310.859
5 Short rate up 338.291 (10.872) 444.729 639.907
6 Short rate down (836.789) (494.399) (1.110.090) (1.362.249)
Niai Maksimum Negatif
7 913.832 494.399 1.815.275 2.278.750 1.110.090 1.362.249 2.405.885 2.429.886
(absolut)
Modal Tier 1 (untuk
8 ΔEVE) atau Project 27.115.896 26.246.324 16.319.417 16.319.417 22.563.440 19.346.098 13.701.657 13.701.657
Income (untuk Δ NII)
Niai Maksimum dibagi
Modal Tier 1 (untuk Δ EVE)
3,37% 1,88% 11,12% 13,96% 4,92% 7,04% 17,56% 17,73%
atau Project Income (untuk
ΔNII)
Berdasarkan portofolio Perseroan saat ini, apabila terjadi dan suku bunga jangka panjang meningkat sesuai dengan
perubahan suku bunga sesuai dengan skenario parallel shock skenario steepener maka potensi kerugian maksimum terhadap
up sebesar ± 400 bps akan berdampak terhadap perubahan Ekuitas Modal Inti (Tier 1) yang akan dialami Perseroan sebesar
pendapatan bunga dan beban bunga Perseroan sebesar Rp913 miliar dan bila dibanding dengan total Modal Inti (Tier 1)
11,12% terhadap target NII Perseroan. Adapun potensi kerugian sebesar 3,37% sehingga masih berada dibawah ketentuan limit
maksimum nilai ekonomis dari ekuitas yang dialami Perseroan OJK sebesar 15% dari modal inti (Tier 1).
apabila terjadi perubahan suku bunga jangka pendek menurun
Tabel Profil Maturitas Rupiah
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo
> 1 minggu > 2 minggu s.d > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu
s.d 2 minggu 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
I. Neraca
A. Aset
1 Kas 2.095.378 2.095.378 - - - - -
Penempatan pada Bank
2 29.950.536 29.756.476 - - - 194.060 -
Indonesia
a. Giro 17.607.788 17.607.788 - - - - -
b. SBI 194.060 - - - - 194.060 -
c. Lainnya 12.148.688 12.148.688 - 0 - - -
3 Penempatan pada bank lain 234.107 234.107 - - - - -
4 Surat Berharga 35.902.399 576.504 270 7.483.702 2.955.254 882.854 1.260.459
a. SUN 31.398.530 573.350 - 7.477.808 2.954.236 562.846 1.210.716
1) diperdagangkan 3.769.410 573.350 - - 2.168.375 - 15.618
2) tersedia untuk di jual 8.531.019 - - - 30.000 111.036 521.271
3) dimiliki hingga jatuh
19.098.101 - - 7.477.808 755.861 451.810 673.827
tempo
360 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 363
Laporan Tahunan 2023
Risiko
Operasional
Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/ Adapun jenis - jenis kejadian risiko operasional dapat
atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, digolongkan menjadi beberapa tipe kejadian seperti fraud
kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian kejadian internal, fraud eksternal, praktik ketenagakerjaan dan
eksternal yang mempengaruhi operasional Perseroan. keselamatan lingkungan kerja, nasabah, produk dan praktek
bisnis, kerusakan aset fisik, gangguan aktivitas bisnis dan
Risiko operasional dapat bersumber antara lain dari kegagalan sistem, serta kesalahan proses dan eksekusi,
SDM, proses internal, sistem dan infrastruktur serta termasuk fraud yang timbul akibat aktivitas pencucian uang
kejadian eksternal. Sumber - sumber risiko tersebut dapat dan pendanaan terorisme.
menyebabkan kejadian - kejadian yang berdampak negatif
pada operasional Perseroan sehingga kemunculan dari jenis Sesuai SEOJK No. 06/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan
- jenis kejadian risiko operasional merupakan salah satu Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional
ukuran keberhasilan atau kegagalan manajemen risiko untuk Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank
risiko operasional. Umum, Bank BTN telah melakukan perhitungan ATMR
operasional dengan pendekatan standar mulai tahun 2023.
Uraian terkait risiko operasional dijabarkan sebagai berikut:
Tabel Risiko Operasional per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pendekatan yang
Digunakan Pendapatan Bruto
KIB MMRO ATMR (Rata-rata 3 Tahun Beban Modal ATMR
Terakhir)
Pendekatan
1.436.485 1.436.485 17.956.060 12.767.391 1.915.109 23.938.858
Indikator Dasar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
> 12 bulan s.d 1 minggu > 12 bulan
s.d 2 minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
- 1.645.839 1.645.839 - - - - - -
- 37.769.892 37.769.892 - - - - - -
- 25.193.997 25.193.997 - - - - - -
- - - - - - - - -
- 12.575.895 12.575.895 - 0 - - - -
- 940.113 940.113 - - - - - -
22.743.357 48.846.898 2.076.651 649.576 5.199.834 10.707.951 5.820.621 3.053.337 21.338.928
18.619.574 47.420.225 2.061.104 649.576 4.893.523 10.705.307 5.818.547 2.869.890 20.422.278
1.012.066 19.591.199 2.061.104 649.576 - 9.230.307 4.938.578 2.077.981 633.654
7.868.712 10.501.391 - - - - 479.969 387.909 9.633.512
9.738.795 17.327.635 - - 4.893.523 1.475.000 400.000 404.000 10.155.112
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 361
Page 364
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo
> 1 minggu > 2 minggu s.d > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu
s.d 2 minggu 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
4) pinjaman yang
- - - - - - -
diberikan pada piutang
b. Surat Berharga Korporasi 4.503.869 3.153 270 5.894 1.018 320.009 49.742
1) diperdagangkan 540.443 - - - - - -
2) tersedia untuk dijual 1.627.903 - - - - 30.000 -
3) dimiliki hingga jatuh
2.335.524 3.153 270 5.894 1.018 290.009 49.742
tempo
4) pinjaman yang
- - - - - - -
diberikan dan piutang
c. Lainnya - - - - - - -
5 Kredit yang diberikan 331.237.860 2.096.216 34.163 862.025 1.851.281 2.099.232 6.446.104
a. Belum Jatuh Tempo 328.453.825 1.225.977 34.163 862.025 1.746.409 2.002.306 6.177.307
b. Sudah Jatuh Tempo 2.784.034 870.239 - - 104.872 96.926 268.797
6 Tagihan lainnya 1.195.547 - - - - 1.195.547 -
a. Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
- - - - - - -
dengan janji dijual kembali
(Reverse Repo)
b. Lainnya 1.195.547 - - - - 1.195.547 -
7 Penyertaan Saham - - - - - - -
8 Lain-lain 17.884.999 - - 17.884.999 - - -
Jumlah Aset 418.500.826 34.758.681 34.432 26.230.726 4.806.535 4.371.694 7.706.562
B. Kewajiban
1 Dana Pihak Ketiga 324.517.875 110.904.849 15.416.183 56.972.191 38.901.144 15.594.567 22.279.017
a. Giro 124.350.812 60.031.106 - - - - -
b. Tabungan 38.804.771 38.804.771 - - - - -
c. Simpanan Berjangka 161.362.291 12.068.971 15.416.183 56.972.191 38.901.144 15.594.567 22.279.017
1) Deposit on call 5.377.306 2.699.341 1.753.015 924.950 - - -
2) Deposito Berjangka 155.714.985 9.369.631 13.663.168 56.047.241 38.901.144 15.484.567 22.119.017
3) Lainnya 270.000 - - - - 110.000 160.000
Kewajiban pada Bank
2 - - - - - - -
Indonesia
3 Kewajiban pada bank lain 1.300.316 - - 20.936 2.300 500.000 777.080
Surat Berharga yang
4 6.834.647 265.846 - - - 1.219.500 853.000
Diterbitkan
a. Obligasi 6.834.647 265.846 - - - 1.219.500 853.000
b. Subordinasi - - - - - - -
c. Lainnya - - - - - - -
5 Pinjaman yang Diterima 37.523.489 - - 3.242.020 - 5.140.000 7.455.000
a. Pinjaman Subordinasi 4.499.997 - - - - - -
b. Lainnya 33.023.492 - - 3.242.020 - 5.140.000 7.455.000
6 Kewajiban lainnya 1.195.547 1.195.547 - - - - -
a. Kewajiban atas surat
berharga yang di jual dengan - - - - - - -
janji dibeli kembali (Repo)
362 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 365
Laporan Tahunan 2023
31 Desember 2022
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
> 12 bulan s.d 1 minggu > 12 bulan
s.d 2 minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
- - - - - - - - -
4.123.783 1.426.673 15.547 - 306.311 2.645 2.074 183.447 916.650
540.443 793.831 15.547 - 300.000 - - - 478.284
1.597.903 358.798 - - - - - 103.447 255.351
1.985.438 274.044 - - 6.311 2.645 2.074 80.000 183.014
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
317.848.839 297.112.950 518.823 220.263 1.851.732 1.964.883 3.176.293 6.913.958 282.466.998
316.405.639 294.073.082 199.615 220.263 1.851.732 1.779.526 3.011.912 5.865.243 281.144.791
1.443.200 3.039.868 319.208 - - 185.357 164.381 1.048.715 1.322.207
- 1.864.846 1.434.190 - - - 430.656 - -
- 1.434.190 1.434.190 - - - - - -
- 430.656 - - - - 430.656 - -
- - - - - - - - -
- 15.615.495 - - 15.615.495 - - - -
340.592.196 403.796.033 44.385.508 869.838 22.667.061 12.672.834 9.427.570 9.967.295 303.805.926
64.449.924 318.997.390 117.850.608 21.122.406 50.806.883 40.988.821 24.461.778 9.268.938 54.497.958
64.319.706 111.715.040 68.853.890 - - - - - 42.861.151
- 37.273.401 37.273.401 - - - - - -
130.218 170.008.949 11.723.317 21.122.406 50.806.883 40.988.821 24.461.778 9.268.938 11.636.807
- 1.085.246 543.905 157.000 384.341 - - - -
130.218 168.923.703 11.179.412 20.965.406 50.422.542 40.988.821 24.461.778 9.268.938 11.636.807
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 180.166 140.138 - 37.728 2.300 - - -
4.496.302 8.652.260 - - - 2.000.000 - 727.000 5.925.260
4.496.302 8.652.260 - - - 2.000.000 - 727.000 5.925.260
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
21.686.469 28.513.220 - - 2.017.953 - - 2.500.000 23.995.267
4.499.997 4.499.977 - - - - - - 4.499.977
17.186.472 24.013.242 - - 2.017.953 - - 2.500.000 19.495.289
- 430.656 430.656 - - - - - -
- - - - - - - - -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 363
Page 366
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo
> 1 minggu > 2 minggu s.d > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 1 minggu
s.d 2 minggu 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
b. Lainnya 1.195.547 1.195.547 - - - - -
7 Lain-lain 7.882.807 - - 7.882.807 - - -
Jumlah Kewajiban 379.254.681 112.366.242 15.416.183 68.117.954 38.903.444 22.454.067 31.364.097
Selisih Aset dengan
39.246.145 (77.607.561) (15.381.751) (41.887.228) (34.096.909) (18.082.373) (23.657.534)
Kewajiban dalam Neraca
II. Rekening Administratif
Tagihan Rekening
A.
Administratif
1 Komitmen - - - - - - -
a. Fasilitas pinjaman yang
- - - - - - -
belum ditarik
b. Posisi pembelian spot dan
- - - - - - -
derivatif yang masih berjalan
1) Spot - - - - - - -
2) Derivatif - - - - - - -
c. Lainnya - - - - - - -
2 Kontijensi 24.998.985 - - 24.998.985 - - -
Jumlah Tagihan Rekening
24.998.985 - - 24.998.985 - - -
Administratif
Kewajiban Rekening
B.
Administratif
1 Komitmen 20.977.203 - - 19.170.698 - - -
a. Fasilitas kredit yang belum
19.138.038 - - 19.138.038 - - -
ditarik
b. Irrevocable L/C yang
18.496 - - 18.496 - - -
masih berjalan
c. Posisi Penjualan spot dan
1.806.505 - - - - - -
derivatif yang masih berjalan
1) Spot - - - - - - -
2) Derivat 1.806.505 - - - - - -
d. Lainnya 14.164 - - 14.164 - - -
2 Kontijensi 2.502.757 - - 2.502.757 - - -
Jumlah Kewajiban
21.640.795 - - 21.673.455 - - -
Rekening Administratif
Selisih Tagihan dan
Kewajiban dalam 3.358.190 - - 3.325.530 - - -
Rekening Administratif
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] 42.604.335 (77.607.561) (15.381.751) (38.561.698) (34.096.909) (18.082.373) (23.657.534)
Selisih Kumulatif 40.765.170 (77.607.561) (92.989.312) (131.551.010) (165.647.919) (183.730.292) (207.387.826)
364 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 367
Laporan Tahunan 2023
31 Desember 2022
Jatuh Tempo
Saldo
> 1 minggu > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
> 12 bulan s.d 1 minggu > 12 bulan
s.d 2 minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
- 430.656 430.656 - - - - - -
- 11.726.704 - - 11.726.704 - - - -
90.632.695 368.500.395 118.421.401 21.122.406 64.589.267 42.991.121 24.461.778 12.495.938 84.418.485
249.959.501 35.295.638 (74.035.893) (20.252.567) (41.922.206) (30.318.287) (15.034.209) (2.528.643) 219.387.442
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 19.459.686 - - 19.459.686 - - - -
- 19.459.686 - - 19.459.686 - - - -
1.806.505 19.058.474 - 339.313 16.581.426 - 331.410 - 1.806.325
- 16.363.226 - - 16.363.226 - - - -
- 204.672 - - 204.672 - - - -
1.806.505 2.477.048 - 339.313 - - 331.410 - 1.806.325
- - - - - - - - -
1.806.505 2.477.048 - 339.313 - - 331.410 - 1.806.325
- 13.529 - - 13.529 - - - -
- 964.107 - - 964.107 - - - -
1.806.505 20.022.580 - 339.313 17.545.533 - 331.410 - 1.806.325
(1.806.505) (562.894) - (339.313) 1.914.154 - (331.410) - (1.806.325)
248.152.996 34.732.744 (74.035.893) (20.591.880) (40.008.052) (30.318.287) (15.365.619) (2.528.643) 217.581.117
40.765.170 34.732.744 (74.035.893) (94.627.773) (134.635.825) (164.954.112) (180.319.730) (182.848.373) 34.732.744
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 365
Page 368
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
Tabel Profil Maturitas Valuta Asing
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo > 1 minggu
s.d 1 > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 2
minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
I. Neraca
A. Aset
1 Kas 32.111 32.111 - - - - -
Penempatan pada Bank
2 19.257.856 19.104.196 153.661 - - - -
Indonesia
3 Penempatan pada bank lain 1.969.352 1.969.352 - - - - -
4 Surat Berharga 4.756.845 - - - - 188.407 138.629
a. SUN 4.456.411 - - - - - 138.629
1) diperdagangkan 2.379 - - - - - 2.379
2) tersedia untuk di jual 3.980.972 - - - - - -
3) dimiliki hingga jatuh
473.061 - - - - - 136.250
tempo
4) pinjaman yang
- - - - - - -
diberikan pada piutang
b. Surat Berharga Korporasi 300.434 - - - - 188.407 -
1) diperdagangkan - - - - - - -
2) tersedia untuk dijual 300.434 - - - - 188.407 -
3) dimiliki hingga jatuh
- - - - - - -
tempo
4) pinjaman yang
- - - - - - -
diberikan dan piutang
c. Lainnya - - - - - - -
5 Kredit yang diberikan 2.460.281 - - - - - 230.955
a. Belum Jatuh Tempo 2.460.281 - - - - - 230.955
b. Sudah Jatuh Tempo - - - - - - -
6 Tagihan lainnya 64.516 64.516 - - - - -
a. Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
- - - - - - -
dengan janji dijual kembali
(Reverse Repo)
b. Lainnya 64.516 64.516 - - - - -
7 Lain-lain 1.092.189 - - 1.092.189 - - -
Jumlah Aset 29.633.150 21.170.174 153.661 1.092.189 - 188.407 369.584
B. Kewajiban
1 Dana Pihak Ketiga 25.415.442 18.662.384 824.462 2.090.700 1.732.429 1.371.955 733.513
a. Giro 18.457.944 18.457.944 - - - - -
b. Tabungan 193.982 193.982 - - - - -
c. Simpanan Berjangka 6.763.517 10.458 824.462 2.090.700 1.732.429 1.371.955 733.513
1) Deposit on call - - - - - - -
2) Deposito Berjangka 6.763.517 10.458 824.462 2.090.700 1.732.429 1.371.955 733.513
3) Lainnya - - - - - - -
Kewajiban pada Bank
2 - - - - - - -
Indonesia
3 Kewajiban pada bank lain - - - - - - -
Surat Berharga yang
4 4.612.840 - - - - - -
Diterbitkan
a. Obligasi - - - - - - -
b. Subordinasi 4.612.840 - - - - - -
c. Lainnya - - - - - - -
5 Pinjaman yang Diterima 750.059 - - - - - -
a. Pinjaman Subordinasi - - - - - - -
b. Lainnya 750.059 - - - - - -
366 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 369
Laporan Tahunan 2023
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Jatuh Tempo
Saldo > 1 minggu
s.d 1 > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
> 12 bulan s.d 2 > 12 bulan
minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
- 15.694 15.694 - - - - - -
- 222.943 222.943 - - - - - -
- 932.205 932.205 - - - - - -
4.429.809 4.841.243 - - - 128.588 62.270 31.135 4.619.250
4.317.783 4.544.748 - - - 128.588 62.270 31.135 4.322.756
- - - - - - - - -
3.980.972 3.831.559 - - - - - - 3.831.559
336.811 713.190 - - - 128.588 62.270 31.135 491.197
- - - - - - - - -
112.027 296.495 - - - - - - 296.495
- - - - - - - - -
112.027 296.495 - - - - - - 296.495
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
2.229.326 1.168.755 - - - - - - 1.168.755
2.229.326 1.168.755 - - - - - - 1.168.755
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 971.042 - - 971.042 - - - -
6.659.136 8.151.883 1.170.842 - 971.042 128.588 62.270 31.135 5.788.005
- 2.938.717 1.917.754 50.021 130.345 811.652 26.105 2.840 -
- 1.809.479 1.809.479 - - - - - -
- 102.646 102.646 - - - - - -
- 1.026.593 5.629 50.021 130.345 811.652 26.105 2.840 -
- - - - - - - - -
- 1.026.593 5.629 50.021 130.345 811.652 26.105 2.840 -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
4.612.840 4.658.242 - - - - - - 4.658.242
- - - - - - - - -
4.612.840 4.658.242 - - - - - - 4.658.242
- - - - - - - - -
750.059 807.763 - - - - - - 807.763
- - - - - - - - -
750.059 807.763 - - - - - - 807.763
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 367
Page 370
Informasi Eksposur Risiko
dan Permodalan
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
No Pos-pos
Saldo > 1 minggu
s.d 1 > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
s.d 2
minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
6 Kewajiban lainnya - - - - - - -
a. Kewajiban atas surat
berharga yang di jual dengan - - - - - - -
janji dibeli kembali (Repo)
b. Lainnya - - - - - - -
7 Lain-lain 145.511 - - 145.511 - - -
Jumlah Kewajiban 30.923.852 18.662.384 824.462 2.236.211 1.732.429 1.371.955 733.513
Selisih Aset dengan
(1.290.702) 2.507.791 (670.802) (1.144.022) (1.732.429) (1.183.548) (363.929)
Kewajiban dalam Neraca
II. Rekening Administratif
Tagihan Rekening
A.
Administratif
1 Komitmen 1.878.434 - - - - - -
a. Fasilitas pinjaman yang
- - - - - - -
belum ditarik
b. Posisi pembelian spot dan
1.878.434 - - - - - -
derivatif yang masih berjalan
1) Spot - - - - - - -
2) Derivatif 1.878.434 - - - - - -
c. Lainnya - - - - - - -
2 Kontijensi 488.686 - - 488.686 - - -
Jumlah Tagihan Rekening
2.367.120 - - 488.686 - - -
Administratif
Kewajiban Rekening
B.
Administratif
1 Komitmen - - 653.587 - - -
a. Fasilitas kredit yang belum
- - 653.587 - - -
ditarik
b. Irrevocable L/C yang
- - - - - -
masih berjalan
c. Posisi Penjualan spot dan
- - - - - -
derivatif yang masih berjalan
1) Spot - - - - - -
2) Derivat - - - - - -
d. Lainnya - - - - - -
2 Kontijensi - - 476.264 - - -
Jumlah Kewajiban Rekening
- - - 1.129.851 - - -
Administratif
Selisih Tagihan dan
Kewajiban dalam Rekening 2.367.120 - - (641.165) - - -
Administratif
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] 1.076.419 2.507.791 (670.802) (1.785.187) (1.732.429) (1.183.548) (363.929)
Selisih Kumulatif (53.433) 2.507.791 1.836.989 51.802 (1.680.627) (2.864.174) (3.228.103)
Tabel Liquidity Coverage Ratio (LCR) (dalam %)
2023 2022
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
Bank Secara Individu 247,26% 204,17% 171,38% 190,24% 255,03% 233,16% 238,80% 238,50%
368 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 371
Laporan Tahunan 2023
31 Desember 2022
Jatuh Tempo
Saldo > 1 minggu
s.d 1 > 2 minggu > 1 bulan s.d > 3 bulan s.d > 6 bulan s.d
> 12 bulan s.d 2 > 12 bulan
minggu s.d 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan
minggu
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 113.736 - - 113.736 - - - -
5.362.899 8.518.458 1.917.754 50.021 244.081 811.652 26.105 2.840 5.466.004
1.296.237 (366.575) (746.911) (50.021) 726.961 (683.065) 36.165 28.295 322.001
1.878.434 2.625.536 - 389.188 - - 351.737 - 1.884.612
- - - - - - - - -
1.878.434 2.625.536 - 389.188 - - 351.737 - 1.884.612
- - - - - - - - -
1.878.434 2.625.536 - 389.188 - - 351.737 - 1.884.612
- - - - - - - - -
- 76.436 - - 76.436 - - - -
1.878.434 2.701.972 - 389.188 76.436 - 351.737 - 1.884.612
- 279.023 - - 279.023 - - - -
- 279.023 - - 279.023 - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 61.173 - - 61.173 - - - -
- 340.196 - - 340.196 - - - -
1.878.434 2.361.776 - 389.188 (263.760) - 351.737 - 1.884.612
3.174.671 1.995.201 (746.911) 339.166 463.202 (683.065) 387.902 28.295 2.206.613
(53.433) 1.995.201 (746.911) (407.745) 55.456 (627.608) (239.707) (211.412) 1.995.201
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 369
Names mentioned 191 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Tabungan
p.10 ×5
unresolved
org
PT Persero.
p.10
unresolved
org
Bank Sentral. Berdiri Bank Tunggal
p.11
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×25
unresolved
org
Koperasi Tani
p.11
unresolved
org
Bank Dagang
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan.
p.11
unresolved
org
Menteri Urusan Bank Sentral.
p.11
unresolved
org
Bank Sentral.
p.11 ×2
unresolved
org
Publik Tahun
p.15
unresolved
org
Milik Negara. Hal
p.15
unresolved
org
Bank BTN Tahap II Tahun
p.30 ×4
unresolved
org
Bank BJB Informasi Obligasi Konversi Sampai
p.31
unresolved
org
Bank BTN Resmi Jadi Anggota Ekosistem Pembiayaan Perumahan
p.37
unresolved
org
Bank BTN Sabet Top PLCs
p.37
unresolved
org
Bank BTN Resmi Luncurkan SuperApp BTN Mobile SuperApp
p.37
unresolved
org
Bank BTN Syariah Pontianak Resmi Beroperasi KCS Pontianak
p.38
unresolved
org
Bank BTN Bersama Angkasa Pura
p.38
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.38 ×3
unresolved
org
Bank BTN Dorong Ekosistem Digitilisasi Pasar Tradisional
p.38
unresolved
org
Bank BTN Dukung Pembiayaan Hunian Milenial
p.39
unresolved
org
Bank BTN Rilis BTN Call
p.40
unresolved
org
Bank BTN Dinilai Miliki Sales Center KPR BTN
p.40
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.40
unresolved
org
Bank BTN Tinjau Rumah Subsidi Peninjauan
p.41
unresolved
org
Bank BTN Luncurkan KPR BTN Prioritas Bank BTN
p.41
unresolved
org
Bank BTN Resmikan Sentra Proses UMKM Peresmian Sentra
p.42
unresolved
org
Bank BTN Syariah Gelar Akad Massal
p.42
unresolved
org
Bank BTN Syariah
p.42
unresolved
org
Bank BTN Gelar Pelatihan BTN Santri Developer Tujuan
p.43
unresolved
org
Bank BTN Jakarta Run Sukses Digelar Bank BTN
p.43
unresolved
org
Bank BTN Jalin Kerja Sama Dengan Mandiri
p.43
unresolved
org
Bank BTN Penyalur FLPP Tertinggi Tahun
p.43
unresolved
org
PT Mandiri
p.43
unresolved
org
Bank BTN Kredit Berdokumen Dalam Negeri
p.47
unresolved
org
Departemen ESG
p.47
unresolved
org
Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa
p.69
unresolved
org
Menteri
p.70 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.70 ×2
unresolved
person
Sustainabillity Governance
· Komisaris
p.70
unresolved
person
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab
· Ketua
p.74 ×8
unresolved
person
MBA
p.76 ×4
unresolved
person
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
· Ketua
p.76
unresolved
person
Consumer
· Direktur
p.78
unresolved
person
Institutional Banking
· Direktur Consumer
p.78
unresolved
org
Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan
p.83
unresolved
person
Muhani Salim
p.83 ×2
unresolved
person
H. R. Rasuna Said
p.86
unresolved
person
H. M. Yusuf Singadikane
p.86
unresolved
person
H.M Daud Beureuh
p.89
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
p.90
unresolved
org
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
p.90
unresolved
org
PT Angkasa Pura I Kredit Korporasi
p.90
unresolved
org
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
p.90
unresolved
org
PT Indah Kiat Pulp
p.90
unresolved
org
PT OKI Pulp
p.90
unresolved
org
PT Pindo Deli Pulp
p.90
unresolved
org
PT Astakona Megahtama
p.90
unresolved
org
PT Nindya Karya
p.90
unresolved
org
PT Yodya Karya
p.90
unresolved
org
PT Virama Karya
p.90
unresolved
org
PT LEN Industri
p.90
unresolved
org
PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
p.90
unresolved
org
PT Mega Akses Persada
p.90
unresolved
org
PT Bandung Indah Permai
p.90
unresolved
org
Bank Penerima Setoran Ibadah Haji Kemenag
p.91
unresolved
org
Bank Penerima Ibadah Haji Badan Pengelola Tabungan Perumahan
p.91
unresolved
org
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
p.91 ×2
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
p.91
unresolved
org
Kementerian PUPR
p.91
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
p.91
unresolved
org
PT Jamkrindo Syariah
p.91 ×2
unresolved
org
PT Askrindo Syariah
p.91
unresolved
org
PT Jasindo Syariah
p.91
unresolved
org
Layanan Umum
p.91
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia Pinjaman Dalam Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia
p.91
unresolved
org
Kementerian Pendidikan
p.91
unresolved
org
Pengelola Keuangan Haji
p.91
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Produk Halal
p.91
unresolved
org
Pengelola Dana Lingkungan Hidup
p.91
unresolved
org
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
p.91
unresolved
org
PT Reasuransi Indonesia Utama
p.91
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Indonesia
p.91
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia
p.91
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri
p.91
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan
p.91
unresolved
org
PT Pabrik Gula Rajawali I
p.91
unresolved
org
PT Rajawali Nusantara Pembiayaan Modal Kerja BTN
p.91
unresolved
org
PT Industri Kereta Api
p.91
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.94
unresolved
org
Bank Devisa
p.94
unresolved
org
Negara (Persero) Tbk
p.95
unresolved
org
Bank BTN Lainnya Safe Deposit Box BTN
p.104
unresolved
org
Bank BTN KRR Tapera
p.105
unresolved
org
PT Bank Mandiri Taspen
p.122
unresolved
person
Haru Koesmahargyo
· Direktur Utama
p.133 ×4
unresolved
person
Nixon L. P. Napitupulu
· Wakil Direktur Utama
p.134
unresolved
person
Prof. Dr. H. Ketua Dewan Muhammad Quraish
· -
p.151 ×4
unresolved
person
MA Dr. H. Mohammad Hidayat
· Anggota
p.151 ×11
unresolved
person
Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA
· Anggota
p.151
unresolved
person
Shihab, MA
· -
p.151 ×2
unresolved
—
Waluyo
p.169
unresolved
person
Achmad Zuchridin
p.169
unresolved
—
Lysmauli Siregar
p.169
unresolved
—
Lusiana Anjarsari
p.169
unresolved
person
Moh. Iwan Somantri
p.169
unresolved
—
Ghulam Mahdi Muharram
p.169
unresolved
—
Dedy Lesmana
p.169
unresolved
person
Muhamad Irwan
p.169
unresolved
—
Ide Kusuma Pribadi
p.169
unresolved
—
Katon Djoko Soekarsono
p.169
unresolved
—
Asvianti Handaru W.
p.169
unresolved
org
Bank Adapun
p.292
unresolved
org
Bank Garansi
p.292
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.