Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2023-BBTN-att3.pdf

Other Text extracted BBTN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 371

Page 1

          
Page 2

          
Page 3
                                                              Laporan Tahunan 2023




PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya   para milenial untuk mengembangkan bisnis
disebut Perseroan atau Bank BTN) melakukan           jadi lebih besar dan memiliki kesadaran bahwa
terobosan strategi pengembangan produk untuk         sekarang waktunya untuk punya rumah dengan
menangkap peluang yang timbul dari demografi         tetap menjalani gaya hidup tanpa perlu khawatir
penduduk Indonesia yang didominasi oleh Gen          terhadap KPR yang mereka miliki. Pengembangan
Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan       bisnis perumahan di segmen first home buyer yang
mengembangkan fitur dan layanan Bank BTN             menjadi captive market Bank BTN diharapkan akan
dalam memiliki rumah, investasi dan menyiapkan       dapat mendorong pertumbuhan bisnis hingga 10
dana pensiun yang terintegrasi secara digital        (sepuluh) tahun ke depan.
melalui Hero Campaign-nya yaitu Hidup Gak Cuma
Tentang Hari Ini (HGCTHI). Bank BTN mengajak




                                            KARENA HIDUP
                                            GAK CUMA
                                            TENTANG HARI INI




                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk       1
Page 4
Kesinambungan
Tema




                               2022                                                             2021
                              LAPORAN TAHUNAN                                                   LAPORAN TAHUNAN




Pengembangan Transformasi Bisnis                                  Transformasi
dan Digitalisasi Berbasis Ekosistem                               Menuju Best Mortgage Bank
Perumahan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya disebut        Mengusung semangat transformasi pertumbuhan bisnis yang
Perseroan atau Bank BTN) terus melaksanakan transformasi          berkelanjutan, Perseroan menapaki tahun 2021 dengan percaya
bisnis yang antara lain meliputi transformasi model operasional   diri dalam menjalankan visi dan misinya. Dengan fundamental
cabang, mengembangkan struktur Strategic Business Unit (SBU)      kokoh yang sudah dibangun sepanjang tahun 2020, langkah
dan menyusun transformasi human capital untuk mendukung           Perseroan ke depan akan semakin mantap bertransformasi
rencana bisnis dan meningkatkan kapabilitas pegawai dalam         Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun
rangka mencapai visi di tahun 2025 serta mengembangkan            2025.
KPR di segmen milenial dengan pengembangan konsep Transit
Oriented Development (TOD).                                       Tahun ini Perseroan akan terus meningkatkan layanan perbankan
                                                                  yang dimiliki, disrupsi pandemi COVID-19 memberikan
Seiring dengan transformasi bisnis, Perseroan juga memperkuat     kesempatan bagi Perseroan untuk memacu performa layanan
kapabilitas digitalisasi bisnis, khususnya untuk mengembangkan    digital seperti banking from home dan aplikasi mobile banking
bisnis berbasis ekosistem perumahan melalui ekspansi value        serta membuat variasi produk KPR bersama produk cash
chain bisnis perumahan dengan membangun one stop shop             management maupun produk tabungan untuk menarik nasabah
financial solution layanan perbankan secara menyeluruh di         agar lebih loyal terhadap Perseroan.
segmen SME Komersial, Korporasi dan Nasabah Lembaga.
Transformasi bisnis dan digitalisasi berbasis ekonomi perumahan   Sejak berdiri, Perseroan juga menjadi mitra pemerintah
yang telah dilakukan mampu meningkatkan kinerja Perseroan         dalam mendukung perekonomian khususnya sebagai agent of
sesuai dengan harapan para stakeholders.                          development dengan merealisasikan kredit lebih dari Rp640
                                                                  triliun dan disalurkan kepada lebih dari lima juta masyarakat
                                                                  di Indonesia dari seluruh segmen dan terus berupaya menjadi
                                                                  pemimpin dan inovator di dalam kompetisinya dengan
                                                                  perbankan nasional.




2          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 5
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                               2020                                                            2019
                              LAPORAN TAHUNAN                                                 LAPORAN TAHUNAN




Tumbuh Berkelanjutan                                             Rumah untuk Keluarga
di Masa Pandemi                                                  Milenial Indonesia


Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan dan dilalui        Besarnya jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270
penuh perjuangan yang memaksa kita melakukan adaptasi            juta jiwa merupakan modal yang besar bagi perekonomian
terhadap “The New Normal”. Perseroan bertekad memperkuat         Indonesia. Tak hanya itu, dengan bonus demografi yang
inovasi/integritas membangun bisnis yang berkualitas dengan      memprediksikan lebih kurang 20% diantaranya berusia 20-
mencanangkan fokus dan inisiatif strategi yang menjadi acuan     44 tahun, Indonesia menjadi negara dengan modal aset yang
dalam memulihkan dan memacu bisnis Perseroan ke depan.           sangat potensial: penduduk dengan usia produktif yang besar.
Bagi Perseroan, pandemi COVID-19 menjadi motivasi untuk
memacu kinerjanya dalam memperbaiki dan meningkatkan             Sebagai perbankan yang berfokus di sektor pembiayaan
business process serta mengembangkan sejumlah strategi. Selain   perumahan, Bank BTN mencoba menjadi bagian dari solusi
itu, Perseroan juga memperkuat kolaborasi sinergi dengan mitra   untuk menjawab tantangan terkait penyediaan rumah bagi
bisnis. Hal ini memacu penyaluran kredit, meningkatkan dana      masyarakat Indonesia. Termasuk juga kebutuhan rumah bagi
pihak ketiga dan pendapatan non bunga sekaligus meningkatkan     para “Milenial”, sebutan bagi generasi produktif Indonesia.
pelayanan perbankan kepada nasabah lewat berbagai inovasi
digital yaitu BTN Mobile Banking, Portal BTN Properti, Portal    Fokus Bank BTN untuk menjadi bank tabungan di sektor
Rumah Murah BTN, BTN Solusi dan Program Batara Spekta.           pembiayaan perumahan akan menjadi agenda prioritas ke
                                                                 depan. Dengan potensi pasar para Milenial yang cukup besar,
Di tengah masa pandemi COVID-19 dan perbaikan business           Bank BTN berharap mampu menjadi mitra dalam ekosistem
process, Perseroan mampu membuahkan hasil yang cukup             industri perumahan dan properti, sekaligus terus-menerus
membanggakan. Laba Perseroan melampaui target yang               memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh
ditetapkan dengan pertumbuhan mencapai 655,71%                   pemangku kepentingan.
dibandingkan posisi tahun lalu. Sementara dana pihak ketiga
juga melambung lebih dari 23,78% dibandingkan tahun lalu.


Pencapaian kinerja keuangan tersebut menjadi bukti nyata
di tengah pandemi, para pegawai tetap dapat bekerja dan
berkarya bagi Perseroan.




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  3
Page 6
Daftar
Isi
Tema dan Arti Tema                    1    Daftar Isi                            4    Jejak Langkah                            8
Kesinambungan Tema                    2    Sekilas Tentang Perseroan             7    Kontribusi Terbaik Kami                 10




Kilas Kinerja

Pencapaian Kinerja Penting 2023      16       Aksi Penghentian Sementara              Informasi Sumber Pendanaan
                                                                                                                              30
                                              Perdagangan Saham                       Lainnya
Ikhtisar Data Keuangan Penting       18       (Suspension) dan/atau             29
                                              Penghapusan Pencatatan Saham            Rating Perusahaan 2023                  32
    Ikhtisar Keuangan dan Rasio
                                     18       (Delisting)
    Keuangan                                                                          Laporan Analis Perusahaan               34
                                           Informasi Obligasi, Sukuk dan/atau
    Ikhtisar Operasional             24                                         28    Peristiwa Penting 2023                  35
                                           Obligasi Konversi
Informasi Saham                      25
    Aksi Korporasi                   27



Laporan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah

Laporan Direksi                      44    Laporan Dewan Pengawas Syariah       72    Tanggung Jawab Pelaporan
                                                                                                                              76
                                                                                      Tahunan 2023
Laporan Dewan Komisaris              62



Profil Perusahaan

Identitas Perusahaan                 80    Profil Direksi                       120     Kepemilikan Saham Direksi dan
                                                                                                                              173
                                                                                        Dewan Komisaris
Nama dan Alamat Kantor Wilayah,            Profil Dewan Komisaris               134
Kantor Cabang Konvensional dan       82                                                 Kepemilikan Saham oleh Senior
                                           Profil Dewan Pengawas Syariah        145                                           174
Kantor Cabang Syariah                                                                   Manajemen

Jaringan Mitra Usaha                 88    Profil Pejabat Eksekutif             150     Klasifikasi Pemegang Saham            175
Brand Perusahaan                     91    Profil Pegawai                       168   Pemegang Saham Utama dan
                                                                                                                              175
                                                                                      Pengendali
Riwayat Singkat Perusahaan           92       Jumlah Pegawai Berdasarkan
                                                                                168
                                              Jenis Kelamin                           Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
    Keterangan Perubahan Nama        93                                                                                       175
                                                                                      dan Perusahaan Ventura Bersama
                                              Jumlah Pegawai Berdasarkan
                                                                                168
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan     94       Jabatan                                 Informasi Kelompok Usaha Bank           175
    Visi                             94       Jumlah Pegawai Berdasarkan              Struktur Grup Perusahaan                176
                                                                                169
                                              Rentang Usia
    Misi                             95                                               Kronologi Penerbitan Saham              176
                                              Jumlah Pegawai Berdasarkan
    Reviu Visi dan Misi Oleh Dewan                                              169   Kronologi Penerbitan dan/atau
                                              Tingkat Pendidikan
                                     95
    Komisaris dan Direksi                                                             Pencatatan Obligasi Serta Efek          178
                                              Jumlah Pegawai Berdasarkan              Lainnya
    Budaya Perusahaan                96                                         169
                                              Status Ketenagakerjaan
                                                                                      Informasi Penggunaan Jasa Akuntan
Kegiatan Usaha                       100      Jumlah Pekerja Berdasarkan              Publik (AP) dan Kantor Akuntan          188
                                                                                169
                                              Masa Kerja                              Publik (KAP)
    Kegiatan Usaha Menurut
    Anggaran Dasar dan yang          100   Komposisi Pemegang Saham             170   Nama dan Alamat Lembaga dan/
    Dijalankan                                                                                                                188
                                              Komposisi 20 Pemegang Saham             atau Profesi Penunjang
                                                                                171
    Produk dan Jasa                  101      Terbesar                                Penghargaan dan Sertifikasi             193
Daftar Keanggotaan Asosiasi          115      Komposisi Pemegang Saham 5%             Informasi yang Tersedia pada
                                                                                172                                           203
                                              atau Lebih                              Website
Wilayah Operasional                  116
                                              Komposisi Kelompok Pemegang
Struktur Organisasi                  118                                        172
                                              Saham Kurang dari 5%




4            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 7
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja Perseroan

Tinjauan Perekonomian                206     Kolektibiltas Piutang             283         Evaluasi Rencana Jangka Panjang
                                                                                                                             304
                                                                                           (RJP)
  Analisis Perekonomian Global       206   Suku Bunga Dana                     284
                                                                                           Kebijakan, Pengumuman dan
  Analisis Perekonomian Indonesia    206   Suku Bunga Dasar Kredit             287                                           305
                                                                                           Pembayaran Dividen
  Analisis Industri Perbankan        207   Analisis Kualitas Aset Produktif    287         Realisasi Penggunaan Dana Hasil
                                                                                                                             306
                                                                                           Penawaran Umum
  Analisis Industri Perumahan        208   Akselerasi Pertumbuhan Fee
                                                                               290
                                           Based Income                                    Informasi Material Mengenai
  Analisis Posisi Perseroan Dalam                                                          Investasi, Ekspansi, Divestasi,
                                     209   Pertumbuhan Volume Transaksi
  Industri Perbankan
                                                                               290         Penggabungan/Peleburan Usaha,     307
                                           Digital
Tinjauan Operasional                 212                                                   Akuisisi atau Restrukturisasi
                                           Struktur Permodalan Bank            290         Hutang dan Modal
  Rencana Strategis Bank             212
                                             Kebijakan Manajemen atas                      Informasi Transaksi Material
  Aspek Pemasaran                    219     Struktur Modal dan Dasar          290         yang Mengandung Benturan
                                                                                                                             308
                                             Penentuan Kebijakan                           Kepentingan dan/atau Transaksi
     Strategi Pemasaran              219                                                   dengan Pihak Afiliasi
                                             Rincian Struktur Modal            291
     Pangsa Pasar                    231                                                   Perubahan Peraturan Perundang-
                                           Ikatan Material Terkait Investasi               Undangan dan Dampaknya            315
  Tinjauan Operasi Per Segmen                                                  292
                                     232   Barang Modal                                    Terhadap Perseroan
  Usaha
                                           Investasi Barang Modal              293         Perubahan Kebijakan Akuntansi     320
     Segmen Konvensional             232
                                           Komitmen dan Kontinjensi            293         Tingkat Kesehatan Bank            321
     Segmen Syariah                  251
                                           Perjanjian Signifikan               294         Informasi Kelangsungan Usaha      321
  Proyek Strategis Nasional (PSN)
                                     264
  atau Penugasan Lain                      Informasi dan Fakta Material                    Pengungkapan Kerangka
                                                                               295
                                           Setelah Tanggal Laporan Akuntan                 Governansi, Pengelolaan dan       323
Tinjauan Keuangan                    266
                                                                                           Pengendalian Aspek Perpajakan
                                           Rincian Masalah Yang Timbul
  Kinerja Keuangan                   266   Selama Tahun Buku Yang                          Respon Terhadap Perubahan
                                                                               295                                           324
     Laporan Posisi Keuangan         266   Mempengaruhi Kegiatan Usaha                     Arah Kebijakan Moneter
                                           BUMN
     Laporan Laba Rugi dan                                                                 Transaksi Spot dan Transaksi
                                     274   Prospek Usaha dan Strategi Ke                                                     325
     Penghasilan Komprehensif Lain                                                         Derivatif
                                                                               296
                                           Depan
     Laporan Arus Kas                277                                                   Laporan Penggunaan Tambahan
                                           Pencapaian Target dan Target Ke                                                   326
                                                                                           Penyertaan Modal Negara (PMN)
  Kemampuan Membayar Utang
                                                                               298
                                           Depan
                                     280
  dan Kolektibilitas Piutang
                                             Pencapaian Target 2023            298
     Kemampuan Membayar Utang        280
                                             Target Ke Depan                   301


Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan

  Risiko Kredit                      330   Risiko Pasar                        359         Risiko Operasional                361




Human Capital
Program Kerja Pengembangan                 Pengembangan Karir                  378      Human Capital Information System
                                     372                                                                                     383
Sumber Daya Manusia                                                                     (HCIS)
                                           Penilaian Kinerja                   380
Kebijakan dan Pelaksanaan                                                               Internalisasi Budaya                 384
                                     373   Remunerasi                          381
Manajemen Human Capital
                                                                                        Struktur Pengelola Human Capital     388
  Rekrutmen                          373   Program Pensiun                     382
                                                                                        Rencana Kerja Human Capital
                                                                                                                             390
  Pengembangan Kompetensi            375                                                Tahun 2024




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  5
Page 8
Teknologi Informasi

Strategi Teknologi Informasi         394   Struktur Pengelola Teknologi              Pengembangan Kompetensi
                                                                               401                                       402
                                           Informasi                                 Teknologi Informasi Tahun 2023
Inovasi Teknologi Informasi          395
                                           Hasil Evaluasi Atas Efektivitas           Rencana Kerja Teknologi Informasi
Infrastruktur Teknologi Informasi    396                                                                                 403
                                           Penyelenggaraan Teknologi           402   Tahun 2024
                                           Informasi Tahun 2023
Tata Kelola Teknologi Informasi      397


Tata Kelola Perusahaan

Pencapaian dalam Penerapan Tata                 Organ dan Komite di Bawah                 Jumlah Penyimpangan
                                     406                                       547
Kelola Perusahaan                               Direksi                                   (Internal Fraud) dan Upaya     669
                                                                                          Penyelesaian
Dasar Penerapan Tata Kelola                     Penerapan Tata Kelola dalam
                                     407
Perusahaan                                      Pemberian Remunerasi Bagi      597        Pemberian Dana Kegiatan
                                                                                                                         669
                                                Bank Umum                                 Sosial dan/atau Politik
Tujuan dan Prinsip Penerapan Tata
                                     408
Kelola                                          Akuntan Publik                 604        Penyediaan Dana kepada
                                                                                          Pihak Terkait dan Penyediaan   669
Komitmen Penerapan Tata Kelola                  Sistem Pengendalian Internal   605
                                     409                                                  Dana Besar
Perusahaan
                                                Laporan Manajemen Risiko       610        Buyback Saham dan Buyback
Implementasi Tata Kelola                                                                                                 670
                                     410                                                  Obligasi
Perusahaan                                      Fungsi Kepatuhan               627
                                                                                          Rencana Strategis Bank         670
Struktur dan Mekanisme Tata Kelola              Program Anti Pencucian
                                     416        Uang (APU), Pencegahan
Perusahaan                                                                                Transaksi yang Mengandung
                                                Pendanaan Terorisme (PPT)                                                670
                                                                                          Benturan Kepentingan
    Struktur Organ Perusahaan        416                                       636
                                                dan Pencegahan Proliferasi
                                                Senjata Pemusnah Massal                   Perselisihan Internal          670
    Governance Soft Structure        417
                                                (PPPSPM)
                                                                                          Pencegahan Transaksi Orang
    Mekanisme Tata Kelola                                                                                                670
                                     417        Perkara Hukum                  637        Dalam (Insider Trading)
    Perusahaan
                                                Sanksi Administratif                      Transparansi Kondisi
      Pemegang Saham                 417                                                                                 670
                                                yang Dikenakan Kepada                     Keuangan dan Non Keuangan
      Rapat Umum Pemegang                       Perusahaan, Anggota Dewan                 Penerapan Keuangan
                                     419                                       638
      Saham                                     Komisaris dan Direksi oleh                Berkelanjutan Termasuk
                                                Otoritas Pasar Modal dan                                                 670
      Direksi                        434                                                  Penerapan Tanggung Jawab
                                                Otoritas Lainnya                          Sosial dan Lingkungan
      Dewan Komisaris                465        Akses Informasi dan Data
                                                                               638   Laporan Tata Kelola Unit Usaha
                                                Perusahaan                                                               671
      Prosedur dan Pelaksanaan                                                       Syariah
      Remunerasi Direksi dan Dewan   497        Kode Etik                      648   Penerapan Pedoman Tata Kelola
      Komisaris                                                                                                          684
                                                Kebijakan Pemberian                  Perusahaan Terbuka
      Kebijakan Keberagaman                     Kompensasi Jangka Panjang
                                     502                                       652   Governance Principles for Banks
      Dewan Komisaris dan Direksi               Berbasis Kinerja Kepada              yang Diterbitkan oleh Basel         693
      Transparansi Kepemilikan                  Manajemen                            Committee in Banking Supervision
      Saham Direksi dan Dewan        504        Whistleblowing System          653   Good Corporate Governance
      Komisaris                                                                                                          694
                                                                                     Assessment
                                                Program Anti Korupsi           662
      Organ dan Komite di Bawah
                                     508
      Dewan Komisaris                           Pengelolaan Laporan Harta
                                                Kekayaan Penyelenggara         668
                                                Negara (LHKPN)



Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Indeks Referensi OJK

Laporan Keuangan

Laporan PUMK

Laporan Tingkat Kesehatan


6               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 9
                                                             Laporan Tahunan 2023




Sekilas
Tentang Perseroan


KEPEMILIKAN                       TOTAL ASET
                                       sebesar
 9,65%
                                    438,75
           Publik Asing
                                  Rp
30,35 %    Publik Domestik             triliun

60,00%     Pemerintah
           Republik Indonesia




                                                             BIDANG USAHA
                                                             Bank Umum




JUMLAH KANTOR



631     Jaringan Kantor
        Konvensional


109     Jaringan Kantor
        Syariah




                                PRODUK DAN JASA

               Perbankan                                       Perbankan
               Konvensional                                    Syariah




                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   7
Page 10
Jejak
Langkah


Perseroan berdiri dengan                                          Pemerintah RI membuka           Dikukuhkan sebagai badan
nama “Postspaarbank” pada      Pemerintah RI mengambil alih       kembali Kantor Taboengan        hukum di bawah Kementerian
masa Pemerintahan Hindia       Tyokin Kyoku dan didirikan         Pos dengan nama Bank            Perhubungan dan diizinkan
Belanda.                       Kantor Taboengan Pos.              Tabungan Pos RI.                membuka Kantor Cabang.

1897                           1945                               1949                            1953


              1942                              1946                              1950
              Perseroan diambil alih            Semua Kantor Taboengan Pos        Perubahan nama menjadi
              Pemerintah Jepang dan             diduduki oleh Belanda dan         “Bank Tabungan Pos” oleh
              diganti namanya dengan            berhenti bekerja.                 Pemerintah RI.
              Tyokin Kyoku atau Kantor
              Tabungan.




                                                                                                  Pembentukan Usaha Unit
                                                                  Direkapitalisasi oleh           Syariah dan dibuka Kantor
                                                                  Pemerintah RI dengan nilai      Cabang Syariah pertama di
                               Efektif menjadi PT Persero.        Rp13,6 triliun.                 Jakarta Harmoni.

                               1992                               2001                            2005


              1989                              1994                              2002
              Pertama kali menerbitkan          Memperoleh izin untuk             Dengan sistem online
              Obligasi dan awal                 beroperasi sebagai Bank           real sistem berbasis IBM-
              melaksanakan kegiatan bank        Devisa.                           AS400, teknologi informasi
              umum.                                                               diimplementasikan ke seluruh
                                                                                  Kantor Cabang.




              Pengembangan                Pengembangan
              berbagai produk dan         ekosistem digital
              layanan yang berbasis       untuk mendukung             Menjadi Housing             Memperbarui visi
              digital, salah satunya      bisnis sebagai              Market Maker dan            Menjadi The Best
              adalah pembukaan            bank pembiayaan             memperkuat posisi           Mortgage Bank di
              Smart Branch Jakarta        perumahan terdepan di       sebagai Bank Terbesar       Southeast Asia pada
              Harmoni.                    Indonesia.                  ke-5.                       Tahun 2025.

              2017                        2018                        2019                        2020




8         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 11
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




                 Pengintegrasian Bank-bank
                 Umum Negara dan Bank
                 Tabungan Negara ke dalam
                 Bank Sentral. Berdiri Bank
                 Tunggal dengan nama Bank
                 Negara Indonesia yang terdiri
                 dari Bank Tabungan Negara,       Bank BTN bekerja sama
                 Bank Indonesia, Bank             dengan Perum Pos dan Giro
                 Koperasi Tani dan Nelayan,       untuk melaksanakan program
                 Bank Umum Negara, BNI            Tabungan Nasional (Tabanas)      Realisasi KPR BTN pertama
                 1946 dan Bank Dagang             dan Tabungan Asuransi            kali di Perumahan Tanah Mas
                 Negara.                          Berjangka (Taska).               Kota Semarang.

                1965                              1971                             1976


1963                              1968                            1974                             1986
Berganti nama menjadi             Bank tunggal kembali dipecah    Mendapat tugas membiayai         Realisasi KPR BTN
Bank Tabungan Negara dan          dan dibuka kembali Bank         perumahan rakyat dari            pertama kali di
berpindah menjadi di bawah        Tabungan Negara disingkat       Menteri Keuangan.                Perumahan Tanah Mas
Menteri Urusan Bank Sentral.      BTN.                                                             Kota Semarang.




                 Sekuritisasi KPR melalui
                 Kontrak Investasi Kolektif
                 Efek Beragun Aset (KIK-
                 EBA) pertama di Indonesia.
                 Perseroan melakukan
                 Penawaran Umum Saham             Perseroan melakukan
                 Perdana (IPO) dan listing di     transformasi menuju leading      Perseroan turut serta
                 Bursa Efek Indonesia (Go         housing bank dan world class     menyukseskan Program Sejuta
                 Public).                         banking.                         Rumah untuk Rakyat.

                 2009                             2013                             2015


2008                              2012                            2014                             2016
Memperoleh Sertifikasi ISO        Melakukan Rights Issue.         Perseroan bersama SMF            Perseroan melanjutkan
9001-2000 untuk layanan                                           menandatangani Sekuritisasi      agenda transformasi
kredit jangka menengah atas                                       terbesar.                        yaitu “Digital Banking
dengan pola layanan 1-5-1.                                                                         Periods”.




                                  Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan
Transformasi untuk mencapai       Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
pertumbuhan yang                  Dahulu II (PMHMETD II) dalam rangka penerbitan Hak
Berkelanjutan.                    Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue.

2021                              2022




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                9
Page 12
             Kontribusi
            Terbaik Kami




TRANSFORMASI
ORGANISASI




Sejalan dengan Visi dan Misi Bank BTN di Tahun 2025 yaitu menjadi “Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun
2025”, pada Tahun 2023 telah ditetapkan 14 Tema Inisiatif Strategis Corporate Plan sebagai implementasi Transformasi, yang terbagi
dalam 4 (empat) Area Utama, yaitu Funding, Lending, Digital dan Enabler. Guna mendukung implementasi transformasi tersebut, pada
tahun 2023 telah dilakukan improvement business process dan perbaikan di area enabler. Salah satunya adalah adanya penyesuaian
dan perubahan struktur organisasi baik di Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang.


Optimalisasi desain organisasi tersebut memiliki tujuan antara lain sebagai streamline aktivitas bisnis, membangun kapabilitas operasional
dan Teknologi Informasi (TI), peningkatan kemampuan dan pemenuhan human capital untuk pertumbuhan, menyelaraskan peran Kantor
Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang serta mendukung integrasi dan konsolidasi sistem Governance Risk Compliance (GRC).




10          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 13
                                                                       Laporan Tahunan 2023




Sebagai perusahaan yang terus bertumbuh, maka                Tidak hanya mendukung improvement dalam perbaikan
keberlanjutan (sustainability) merupakan tujuan yang         proses bisnis, perubahan struktur organisasi juga
wajib dicapai dalam mengelola keberlangsungan                dilakukan untuk memperkuat fungsi check and balance
bisnis. Dengan mempertimbangkan keseimbangan                 dalam operasional di sentra-sentra bisnis Perseroan,
antara profit, planet dan people, maka Perseroan             yaitu di Kantor Wilayah, Kantor Cabang, sentra kredit
menganggap perlu mengembangkan Environment,                  konsumer (RLPC) dan sentra kredit komersial (CBC).
Social and Governance (ESG) yang sejalan dengan              Salah satu implementasi penguatan fungsi tersebut
regulasi serta selaras dengan strategi bisnis. Hal ini       adalah dengan dibentuknya unit Regional Business
sejalan dengan Roadmap Keuangan Berkelanjutan                Control (RBC), Branch Business Control (BBC) dan
Tahap II (2021-2025) dari OJK, di mana Perseroan             Commercial Banking Center-Business Control (CBC-
diharapkan       mengembangkan         inisiatif-inisiatif   BC), unit ini merupakan peralihan dari unit dan fungsi
pembiayaan yang inovatif dan sustainable.                    sejenis yang sebelumnya ada di Divisi Internal Audit.


Untuk mengimplementasikan tujuan tersebut, pada              Khusus unit Regional Loan Processing Center-Business
tahun 2023 telah dibentuk Komite ESG yang                    Control (RLPC-BC) merupakan peralihan dari unit
merupakan Komite di bawah Direksi dan Departemen             Quality Assurance and Process Compliance (QAPC)
ESG di Divisi Enterprise and ESG Risk Management.            yang sebelumnya ada di Divisi Credit Operation.
Dengan adanya pembentukan struktur organisasi                Unit ini bertugas memastikan kevalidan data quality
terkait ESG ini diharapkan unit tersebut dapat               checking di sistem aplikasi kredit konsumer serta
mendorong strategi dan implementasi inisiatif ESG,           mengawasi kinerja KPR Processing secara end to end.
meningkatkan akuntabilitas kinerja ESG, terlibat
dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan,               Sejalan dengan pembentukan unit RBC, BBC, RLPC-BC
memastikan kepatuhan terhadap regulasi ESG, serta            dan CBC-BC tersebut maka dibentuk pula Departemen
mendorong inovasi dengan mengidentifikasi peluang            Operation Risk Controller di Divisi Enterprise and ESG
bisnis berkelanjutan.                                        Risk Management yang berfungsi sebagai control
                                                             tower, partner yang bertugas menelaah kebijakan,
Di area bisnis khususnya di bidang lending, terdapat         standar dan strategi serta aktivitas yang dilakukan oleh
perubahan struktur organisasi dengan dibentuknya             RBC, BBC, RLPC-BC dan CBC-BC.
Personal Banking Division. Pembentukan divisi baru
ini dilatarbelakangi dengan melihat peluang bisnis           Unit Operational Risk Control juga berperan dalam
high yield loan khususnya di segmen konsumer yang            memberikan masukan terkait aspek risiko terhadap
semakin berkembang. Dengan adanya Personal                   tindak kecurangan (fraud) yang berasal dari hasil
Banking Division untuk mengembangkan potensi bisnis          pemeriksaan untuk meningkatkan pengendalian
lain di luar pembiayaan perumahan, diharapkan                internal di Kantor Cabang serta melakukan analisis
dapat memperkokoh posisi Perseroan sebagai market            risiko terhadap laporan pengendalian internal yang
leader di segmen consumer lending.                           disampaikan oleh RBC, BBC, RLPC-BC dan CBC-BC.


Di area support khususnya di bidang collection,              Dengan adanya personel RBC, BBC, RLPC-BC dan
terdapat pemisahan fungsi consumer collection,               CBC-BC yang ditempatkan di sentra bisnis Perseroan
recovery & asset sales di Kantor Pusat menjadi 2 (dua)       ditambah adanya Unit Operational Risk Control
divisi. Divisi Consumer Collection, Recovery & Asset         sebagai partner dan control tower, maka diharapkan
Sales 1 bertanggungjawab atas pengelolaan front              fungsi 1,5 line of defense serta mitigasi risiko
end dan early bucket, sedangkan Divisi Consumer              operasional di Bank BTN dapat dijalankan secara
Collection, Recovery & Asset Sales 2 mengelola middle        lebih baik dan intensif.
to end bucket collection. Pemisahan ini dilakukan agar
pengelolaan portofolio consumer collection menjadi           Sebagai kesatuan yang holistik, transformasi
lebih fokus sehingga tingkat Non Performing Loan (NPL)       organisasi juga dilakukan di bidang human resources
dan Loan at Risk (LAR) Perseroan dapat terjaga.              dengan dibentuknya Divisi Human Capital Business
                                                             Partner. Tujuan dari pembentukan divisi ini adalah
Sejalan dengan transformasi di bidang collection,            agar pengelolaan Sumber Daya Manusia dilakukan
untuk efisiensi proses pengelolaan dan penjualan             secara lebih fokus dalam pengembangan talent-talent
aset, maka dilakukan penggabungan 2 (dua) Divisi             terbaik Bank BTN dan mendukung aspirasi unit bisnis
Commercial Asset Management menjadi 1 (satu).                khususnya dalam pengelolaan personelnya, hal ini
Penggabungan ini juga dilakukan dalam rangka                 sejalan dengan tujuan dari implementasi Employee
penyehatan portofolio dan menjaga kualitas kredit            Value Proposition (EVP) Bank BTN yaitu Learn, Grow,
komersial.                                                   Contribute and Engagement.




                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    11
Page 14
PERSEROAN DUKUNG PERUMAHAN RAMAH LINGKUNGAN



Sebagai Bank yang fokus pada Perumahan, Bank BTN memiliki
posisi strategis pada ekosistem perumahan nasional terutama
pada segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Penyaluran KPR BTN sangat membantu masyarakat Indonesia
dalam memiliki hunian layak dan terjangkau. Selain itu, KPR BTN
juga mampu mendukung terwujudnya ekosistem perumahan
Indonesia yang baik dan stabil sehingga mampu menjaga
stabilitas perekonomian nasional serta mendukung program
perumahan.


Bank BTN merupakan mitra kerja pemerintah yang handal
dalam program perumahan. Hal itu tidak hanya dalam program
rumah bersubsidi tapi juga berperan dalam penyaluran dana
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sehingga mampu
menjangkau lebih banyak masyarakat khususnya masyarakat
berpenghasilan rendah (MBR).




KETERBUKAAN                                   Perseroan sebagai Badan Publik melaksanakan keterbukaan informasi publik sesuai
                                              dengan ketentuan sebagai berikut:
INFORMASI                                     1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
PUBLIK                                        2. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang
                                                  Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
                                              3. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan
                                                  Informasi Publik.
                                              4. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2022 tentang Monitoring dan Evaluasi
                                                  Keterbukaan Informasi Publik.


                                              Perseroan sebagai Badan Publik memiliki visi “Menjadi Bank Terbaik Dalam Memberikan
                                              Pelayanan Informasi Publik” dengan misi “Menyediakan Informasi Publik dan Layanan
                                              Melalui Inovasi Digital”. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 182/DIR/2016
                                              tanggal 10 Mei 2016 Tentang Struktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Kepala Divisi Corporate Secretary Division
                                              ditunjuk sebagai Pejabat Pengelola Informasi & Dokumentasi (PPID). PPID memiliki
                                              tugas, fungsi, dan wewenang sebagai berikut:


                                              1. Tugas dan Fungsi
                                                 a. Mengoordinasikan pengumpulan dan pendokumentasian seluruh Informasi Publik
                                                     dari unit kerja di Perusahaan yang meliputi, informasi yang wajib disediakan
                                                     dan diumumkan secara berkala; informasi yang wajib tersedia setiap saat; serta
                                                     informasi terbuka lainnya yang diminta Pemohon Informasi Publik.
                                                 b. Mengoordinasikan pendataan Informasi Publik yang dikuasai oleh unit kerja
                                                     di Perusahaan dalam rangka pembuatan dan pemutakhiran Daftar Informasi
                                                     Publik.




12         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 15
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                       Total KPR                                                 Total KPR Subsidi




61%                                            39%               83%                                                   17%
Bank Lain                                       Bank BTN         Bank BTN                                              Bank Lain




                                                               Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perseroan, September 2023




   c. Menyediakan dan mengumumkan Informasi Publik             2. Wewenang
      melalui media yang secara efektif dapat menjangkau          a. Mengoordinasikan setiap unit kerja dan unit pelayanan
      seluruh pemangku kepentingan.                                  informasi dalam melaksanakan pelayanan Informasi
   d. Mengoordinasikan        penyediaan      dan pelayanan          Publik.
      Informasi Publik di unit pelayanan informasi untuk          b. Memutuskan suatu Informasi Publik dapat diakses publik
      memenuhi permohonan Informasi Publik.                          atau tidak berdasarkan pengujian tentang konsekuensi.
   e. Melakukan pengujian tentang konsekuensi yang timbul         c. Menolak permohonan Informasi Publik apabila
      sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Undang-undang                Informasi Publik yang dimohon termasuk informasi yang
      Keterbukaan Informasi Publik sebelum menyatakan                dikecualikan.
      Informasi Publik tertentu dikecualikan.
   f. Menyertakan alasan tertulis pengecualian Informasi       Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan
      Publik secara jelas dan tegas, dalam hal permohonan      Informasi Publik pada tahun 2023, pada momen Anugerah
      Informasi Publik ditolak, serta menghitamkan atau        Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2023, Perseroan
      mengaburkan Informasi Publik yang dikecualikan           berhasil mendapat kualifikasi sebagai Badan Publik “Informatif”
      beserta alasannya.                                       pada Kategori Badan Usaha Milik Negara. Hal tersebut
   g. Mengembangkan kapasitas pejabat fungsional dan/          merupakan pencapaian yang sangat baik mengingat terdapat
      atau petugas informasi dalam rangka peningkatan          peningkatan kualifikasi dari tahun buku sebelumnya.
      kualitas layanan Informasi Publik.
   h. Mengoordinasikan dan memastikan agar pengajuan
      keberatan diproses berdasarkan prosedur penyelesaian
      keberatan apabila permohonan Informasi Publik ditolak.
   i. Menyusun dan melaksanakan Standar Operasional
      Prosedur serta kebijakan pelayanan Informasi Publik.
   j. Menyusun dan mengumumkan laporan pelayanan
      Informasi Publik serta menyampaikan kepada Komisi
      Informasi.




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      13
Page 16
KILAS
KINERJA



14   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 17
Pada tahun 2023, Bank BTN menunjukkan pertumbuhan
kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun
keuangan. Kinerja Bank BTN juga mendapatkan pengakuan
dari pihak eksternal dengan diterimanya penghargaan dalam
skala nasional dan internasional.




                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   15
Page 18
     Kilas
     Kinerja




Pencapaian Kinerja
Penting 2023




          Jumlah Aset                         Jumlah Ekuitas           Laba Tahun Berjalan


        tahun 2023 sebesar                    tahun 2023 sebesar          tahun 2023 sebesar


     Rp
         438,75                               Rp
                                                30,48                     Rp
                                                                              3,50
                triliun                              triliun                   triliun




           meningkat                               meningkat                 meningkat


           9,10%                               17,64%                      14,97%
          dari tahun 2022                      dari tahun 2022             dari tahun 2022




               Pembiayaan Syariah
                                                       meningkat


                                                     17,36%
               tahun 2023 sebesar


               Rp
                   37,11                             dari tahun 2022
                                    triliun



16        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 19
                                                   Laporan Tahunan 2023




Kredit Konsumer       Kredit Komersial                     Simpanan Komersial


 tahun 2023 sebesar    tahun 2023 sebesar                       tahun 2023 sebesar


Rp
   42,45              Rp
                         42,96                             Rp
                                                                 243,69
       triliun               triliun                                  triliun




     meningkat             meningkat                               meningkat


     1,57%              14,10%                                    8,84%
  dari tahun 2022       dari tahun 2022                          dari tahun 2022




                           Dana Simpanan Syariah
                                                                          meningkat


                                                                     20,68%
                           tahun 2023 sebesar


                           Rp
                                41,80                                 dari tahun 2022
                                                 triliun



                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            17
Page 20
        Kilas
        Kinerja




Ikhtisar
Data Keuangan Penting

Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan

Tabel Ikhtisar Keuangan                                                                                  (dalam Jutaan Rupiah)


                     Uraian                    2023            2022           2021           2020              2019
 LAPORAN POSISI KEUANGAN
 ASET
 KAS                                           2.127.489      1.661.533      1.539.577      1.429.426         1.369.167
 GIRO PADA BANK INDONESIA                     18.145.761     25.416.941     10.692.484     11.107.672       15.512.329
 GIRO PADA BANK LAIN
 Pihak ketiga                                  1.153.949        963.935      1.000.338      2.995.233           391.877
 Pihak berelasi                                1.049.449        508.322         96.460        221.896           357.624
 Cadangan kerugian penurunan nilai                (1.804)        (1.747)        (1.698)        (1.808)            (1.632)
                                               2.201.594      1.470.510      1.095.100      3.215.321           747.869
 PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN
 BANK LAIN
  Pihak ketiga                                30.561.061     12.975.894     27.900.711     19.830.096       10.996.115
  Pihak berelasi                                      61              61           337            337           101.078
 EFEK-EFEK
  Pihak ketiga                                 1.454.768        873.109        891.173      1.123.406         5.985.588
  Pihak berelasi                               3.851.105        850.059      1.341.732      2.082.560         2.126.461
 Cadangan kerugian penurunan nilai               (22.903)        (2.399)        (2.000)        (2.000)          (27.378)
                                               5.282.970      1.720.769      2.230.905      3.203.966         8.084.671
 OBLIGASI PEMERINTAH
  Pihak berelasi                              35.893.929     51.964.973     46.080.298     56.287.751       11.053.601

 EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
 KEMBALI

 Pihak ketiga                                           -     1.434.190      1.598.325        954.955         1.675.221
 Pihak berelasi                                         -              -              -              -          200.000

 KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
 PIUTANG SYARIAH

 Kredit yang diberikan
  Pihak ketiga                               268.898.377    247.217.823    229.174.514    217.711.277      214.807.263
  Pihak berelasi                              27.685.483     19.439.742     18.110.919     17.340.839       17.405.276
 Cadangan kerugian penurunan nilai           (14.191.536)   (14.104.914)   (13.165.897)   (12.151.936)      (5.425.908)
                                             282.392.324    252.552.651    234.119.536    222.900.180      226.786.631
 Pembiayaan/piutang syariah
  Pihak ketiga                                37.027.078     31.367.082     27.102.484     25.059.007       23.609.204
  Pihak berelasi                                  87.203        257.057        447.374          3.040              3.416

 Cadangan kerugian penurunan nilai            (1.400.428)    (1.570.009)    (1.269.863)      (909.007)         (690.258)
                                              35.713.853     30.054.130     26.279.995     24.153.040       22.922.362
 TAGIHAN DERIVATIF
  Pihak ketiga                                    32.176        103.939         31.017         70.386                     -
 TAGIHAN AKSEPTASI
  Pihak ketiga                                   475.821        289.206               -              -                    -
  Pihak berelasi                                  68.746        131.356        454.140        196.071           487.052



18              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 21
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




                     Uraian                       2023            2022           2021             2020            2019

Cadangan kerugian penurunan nilai                   (23.876)          (136)          (623)          (1.393)               -

                                                   520.691        420.426        453.517           194.678        487.052
PENYERTAAN SAHAM
 Pihak ketiga                                              -              -              -                 -           270
Cadangan kerugian penurunan nilai                          -              -              -                 -          (270)
ASET TETAP
 Biaya perolehan/Nilai revaluasi                 12.953.746     10.599.848      9.468.655        9.053.182       8.108.086
 Akumulasi penyusutan                            (4.835.934)    (4.246.045)    (3.731.864)      (3.234.737)     (2.707.428)
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA                   11.526.687     10.750.302      9.173.536        6.285.574       3.210.772
ASET PAJAK TANGGUHAN - Neto                       2.998.282      2.915.428      2.430.660        1.972.393        629.105
ASET LAIN-LAIN                                    3.235.046      2.352.762      2.505.522        3.784.186       2.600.197
TOTAL ASET                                      438.749.736    402.148.312    371.868.311      361.208.406     311.776.828
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA                                 3.277.514      3.205.358      3.654.236        4.765.276       1.999.183
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
 Pihak ketiga                                    20.957.283     17.636.481     12.806.732       16.546.465       9.583.560
 Pihak berelasi                                 108.412.008     87.264.437     60.556.142       52.054.300      38.524.556
Giro Wadiah
 Pihak ketiga                                     2.402.428      1.783.134      1.176.350          946.930         917.455
 Pihak berelasi                                  11.037.037      6.841.675      4.179.603        2.138.165       1.675.555
                                                142.808.756    113.525.727     78.718.827       71.685.860      50.701.126
Tabungan
 Pihak ketiga                                    37.029.999     35.656.990     46.363.367       38.279.792      41.212.905
 Pihak berelasi                                     692.162        525.339        436.034          420.345         272.004
Tabungan Wadiah
 Pihak ketiga                                     1.274.456      1.192.775      1.149.143          903.998         789.042
 Pihak berelasi                                       2.136            943          1.096            1.211             847
                                                 38.998.753     37.376.047     47.949.640       39.605.346      42.274.798
Deposito berjangka
 Pihak ketiga                                    63.976.056     66.808.185     53.067.211       60.918.288      61.281.176
 Pihak berelasi                                  76.717.583     79.389.842     93.453.378       86.940.320      52.648.592
                                                140.693.639    146.198.027    146.520.589      147.858.608     113.929.768
Total simpanan dari nasabah                     322.501.148    297.099.801    273.189.056      259.149.814     206.905.692
SIMPANAN DARI BANK LAIN
 Pihak ketiga                                        91.312        136.408         66.007           29.880       4.509.238

EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI
DIBELI KEMBALI

 Pihak ketiga                                              -              -              -                 -       935.000
LIABILITAS AKSEPTASI
 Pihak ketiga                                       320.522        302.037        292.220          196.071                -

 Pihak berelasi                                     224.045        118.525        161.920                  -       487.052
LIABILITAS DERIVATIF
 Pihak ketiga                                              -              -        17.741           22.787                -

SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
 Pihak ketiga                                     2.403.573      4.297.252      8.094.441       10.835.733      14.405.980
 Pihak berelasi                                   5.868.525      4.355.008      4.277.267        4.974.733       5.377.572
PINJAMAN YANG DITERIMA
 Pihak ketiga                                    11.308.799      7.365.320      6.499.997        6.798.082       8.681.368


                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              19
Page 22
       Kilas
       Kinerja




                     Uraian                          2023          2022          2021          2020          2019

 Pihak berelasi                                     22.453.290   17.455.685    15.562.294    17.009.056    13.784.289
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                        647.496       629.366       496.725       726.914       630.002

ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN
                                                         3.580        4.719         3.644         6.489              -
KONTINJENSI

LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN               2.951.848    7.248.985     6.618.300     6.666.875     5.736.637
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI
 Pihak ketiga                                        4.612.840    4.658.242     4.259.776     4.194.554              -
 Pihak berelasi                                      4.499.997    4.499.977     4.499.968     5.999.878     5.999.669
TOTAL LIABILITAS                                   381.164.489   351.376.683   327.693.592   321.376.142   269.451.682
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
 Pihak ketiga                                         712.587       468.889       467.333       341.653       826.682
 Pihak berelasi                                        13.474        11.897        12.281        17.033       588.030
Tabungan Mudharabah
 Pihak ketiga                                        5.331.249    4.730.686     3.466.529     2.683.283     3.226.349
 Pihak berelasi                                       141.993        88.427       505.563       430.860       136.577
Deposito berjangka Mudharabah
 Pihak ketiga                                       11.975.188   11.886.366     8.887.336    11.022.780    11.661.400
 Pihak berelasi                                      8.908.369    7.637.191     9.424.102     5.345.495     2.038.501
Total simpanan nasabah                              27.082.860   24.823.456    22.763.144    19.841.104    18.477.539
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
 Pihak ketiga                                            4.154            56            46          176           243
Tabungan Mudharabah
 Pihak ketiga                                          14.781        19.674         1.882         2.139         3.299
Deposito berjangka Mudharabah
 Pihak ketiga                                            4.300       19.089         3.000         1.000         7.870
Total simpanan dari bank lain                          23.235        38.819         4.928         3.315        11.412
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER                         27.106.095    24.862.275    22.768.072    19.844.419    18.488.951
EKUITAS
Modal saham – nominal Rp500 (Rupiah penuh)
per saham masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022
Modal dasar 20.478.432.000 saham (nilai
penuh) (terdiri dari 1 lembar saham seri A
Dwiwarna dan 20.478.431.999 lembar
saham seri B) masing-masing pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022
Modal ditempatkan dan disetor penuh
14.034.444.413 saham (nilai penuh) (terdiri
dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
14.034.444.412 lembar Saham seri B) pada
                                                     7.017.222    5.295.000     5.295.000     5.295.000     5.295.000
31 Desember 2023 dan 10.590.000.000
sahan (nilai penuh) (terdiri dari 1 lembar saham
seri A Dwiwarna dan 10.589.999.999 lembar
Saham seri B) pada tanggal 31 Desember 2022
Tambahan modal disetor                               4.418.900    2.054.454     2.054.454     2.054.454     2.054.454

Dana setoran modal                                           -    2.756.575              -             -             -

Keuntungan neto yang belum direalisasi dan
cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-
efek dan obligasi Pemerintah diukur pada nilai       (769.001)   (1.193.252)       87.817     1.100.019        11.460
wajar melalui pengahasilan komprehensif lain-
setelah pajak tangguhan
Pengukuran kembali



20          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 23
                                                                                          Laporan Tahunan 2023




                    Uraian                              2023            2022           2021             2020            2019

Program Imbalan Pasti - setelah pajak tangguhan          (560.339)      (409.657)      (458.153)        (531.674)       (194.707)

Bagian efektif Lindung Nilai - Arus Kas                   (32.346)       (49.301)       (19.983)          (1.239)               -
Surplus Revaluasi Aset Tetap                            3.565.773      3.508.565      3.307.991        3.307.991       3.307.991
Saldo laba*
Telah ditentukan penggunaannya                         13.181.214     10.745.157      8.606.555        7.004.198      12.995.995
Belum ditentukan penggunaannya                          3.657.729      3.201.813      2.532.966        1.759.096         366.002
TOTAL EKUITAS                                          30.479.152     25.909.354     21.406.647        19.987.845     23.836.195
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER
                                                      438.749.736    402.148.312    371.868.311      361.208.406     311.776.828
DAN EKUITAS
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 					
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bagi Hasil Bunga                                       24.722.529     23.233.200     23.413.857       22.947.252      23.271.432
Bagi hasil dan marjin unit syariah                      3.558.723      2.674.168      2.381.101        2.169.236       2.448.442
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil                  28.281.252     25.907.368     25.794.958       25.116.488      25.719.874
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga                                                 (13.203.108)    (9.866.919)   (11.670.728)     (14.687.492)    (15.167.294)
Beban pendanaan lainnya                                  (203.317)      (169.804)      (177.585)        (147.146)       (157.708)
Bonus Simpanan Wadiah                                     (71.621)       (57.558)       (32.175)         (21.782)        (15.641)
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah            (1.372.916)      (815.803)      (923.167)      (1.335.517)     (1.417.430)
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus               (14.850.962)   (10.910.084)   (12.803.655)     (16.191.937)    (16.758.073)
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto                 13.430.290     14.997.284     12.991.303        8.924.551       8.961.801
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas simpanan
                                                        1.096.346        965.441        852.953          760.751         832.556
dan kredit yang diberikan
Pendapatan dari      penerimaan      kredit    yang
                                                          934.191        431.591        304.810          275.538         113.399
dihapusbukukan
Keuntungan (kerugian) dari penjualan efek-efek
                                                            6.669       (234.089)        76.734          356.168         478.339
- neto
Keuntungan (kerugian) dari penjualan obligasi
                                                          541.392       (266.235)       818.679          308.351         144.553
pemerintah - neto
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
                                                            1.802        (64.931)      (135.338)          18.493          20.894
dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
dari perubahan nilai wajar obligasi pemerintah             (5.780)        55.045        (18.778)          87.011           1.745
- neto
Lain-lain                                               1.310.747        822.775        463.507          708.295         518.366
Total Pendapatan Operasional Lainnya                    3.885.367      1.709.597      2.362.567        2.514.607       2.109.852
Penyisihan kerugian penurunan          nilai   aset
                                                       (3.765.397)    (4.017.378)    (3.627.477)      (2.258.479)     (3.486.665)
keuangan dan non-aset keuangan
Pembalikan (Penyisihan) Estimasi Kerugian
                                                            1.139         (1.075)         2.845           (3.784)               -
Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi                                  (3.884.779)    (3.754.028)    (3.358.846)      (3.114.260)     (3.425.022)
Gaji dan tunjangan karyawan                            (3.982.503)    (4.190.298)    (3.782.925)      (2.977.208)     (2.863.955)
Premi program penjaminan Pemerintah                      (656.774)      (599.991)      (619.667)        (469.360)       (467.791)
Lain-lain                                                (487.614)      (329.308)      (930.968)        (285.782)       (306.447)
Total Beban Operasional Lainnya                        (9.011.670)    (8.873.625)    (8.692.406)      (6.846.610)     (7.063.215)
LABA OPERASIONAL                                        4.539.729      3.814.803      3.036.832         2.330.285        521.773
BEBAN BUKAN OPERASIONAL - NETO                           (159.519)        60.887        (43.512)          (59.428)      (110.711)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                4.380.210      3.875.690      2.993.320         2.270.857        411.062
BEBAN PAJAK                                              (879.222)      (830.617)      (617.093)        (668.499)       (201.799)
LABA TAHUN BERJALAN                                     3.500.988      3.045.073      2.376.227         1.602.358        209.263
Pendapatan Komprehensif Lain:




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              21
Page 24
         Kilas
         Kinerja




                       Uraian                      2023            2022           2021           2020           2019

Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Surplus Revaluasi Aset Tetap                          57.208        200.574               -              -       341.000
Pengukuran kembali program imbalan pasti            (186.027)        59.872         75.005       (397.512)      (132.869)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak
                                                      35.345        (11.376)        (1.484)        60.545         21.048
akan direklasifikasi ke laba rugi
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba
rugi
Bagian Efektif Lindung Nilai – Arus Kas               20.932        (40.883)       (18.744)        (1.239)              -
Keuntungan (kerugian) neto yang belum
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
                                                     517.528     (1.576.967)    (1.259.616)     1.342.481        148.613
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan
                                                     (97.254)       307.463        247.414       (253.922)        (9.723)
direklasifikasi ke laba rugi
Total laba komprehensif tahun berjalan             3.848.720      1.983.756      1.418.802      2.352.711        557.332
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh)                       249            288            224            151              20
LAPORAN ARUS KAS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil dan marjin           27.618.186     24.331.326     22.427.061     22.025.695     25.453.902
Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan        1.011.258        503.307        362.436        331.915        153.997
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan
                                                 (14.892.249)   (10.775.222)   (13.027.787)   (16.095.612)   (16.646.046)
komisi
Pembayaran pajak penghasilan badan                (1.020.952)    (1.001.324)      (820.461)      (341.466)      (590.027)
Penerimaan dari surat ketetapan pajak                       -       402.428               -              -         6.710
Beban operasional lainnya - neto                  (5.790.828)    (6.896.183)    (5.927.136)    (3.986.344)    (4.845.107)
Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya
                                                     (54.382)        13.828        (27.932)       (59.428)      (110.711)
- neto
Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan
                                                   6.871.033      6.578.160      2.986.181      1.874.760      3.422.718
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Kenaikan (penurunan) dalam aset operasi:
Penempatan pada bank lain                                   -              -       947.105       (595.305)      (351.800)
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
                                                    (246.380)      (104.885)       849.641        172.622      2.452.777
laporan laba rugi
Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
                                                  15.788.979     (4.955.939)     4.842.769    (18.122.548)     1.547.115
wajar melalui laba rugi
Tagihan akseptasi                                   (124.005)        33.578       (258.069)              -              -
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
                                                 (38.484.306)   (26.318.471)   (16.988.247)    (7.255.860)   (18.229.537)
syariah
Aset lain-lain                                      (785.307)      (196.503)     1.241.584     (1.285.447)       300.335
Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:
Liabilitas segera                                     74.415       (466.852)    (1.120.009)     2.446.942       (301.002)
Simpanan dari nasabah
Giro                                              24.468.372     31.538.044      4.762.109     20.492.649     (5.565.072)
Giro Wadiah                                        4.814.656      3.268.857      2.270.858        492.085       (188.844)
Tabungan                                           1.539.832    (10.617.072)     8.099.264     (2.784.772)     3.134.070
Tabungan Wadiah                                       82.875         43.479        245.030        115.320         23.565
Deposito berjangka                                (5.504.388)      (322.562)    (1.338.019)    33.928.841     (1.532.515)
Simpanan dari bank lain                              (45.095)        70.400         36.127     (4.479.357)     1.516.659
Liabilitas akseptasi                                 124.005        (33.578)       258.069               -              -
Liabilitas lain-lain                              (4.184.154)       654.214       (206.114)       303.204       (734.052)
Dana syirkah temporer                              2.243.821      2.094.203      2.923.653      1.355.469       (322.778)
Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Operasi         6.634.353      1.265.073      9.551.932     26.658.603    (14.828.361)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI




22            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 25
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




                     Uraian                              2023           2022          2021             2020           2019

Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek
                                                        (2.868.515)     199.964                -      1.061.584                -
biaya perolehan diamortisasi
Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang
                                                                  -             -              -                -              -
dimiliki hingga jatuh tempo
Perolehan Aset tetap                                    (2.313.490)   (1.042.464)     (415.473)        (798.086)      (366.561)
Penurunan efek-efek diukur pada nilai wajar
                                                        (1.247.159)     381.580        330.249        1.082.203                -
melalui penghasilan komprehensif lain
Kenaikan (penurunan) obligasi pemerintah
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan              2.211.325     5.714.402    10.722.233      (25.844.225)    (2.085.930)
komprehensif lain
Pembelian obligasi pemerintah pada biaya
                                                        (1.655.566)   (7.816.426)   (5.922.417)        (148.619)               -
perolehan diamortisasi
Pembelian efek-efek yang diukur pada biaya
                                                                  -             -     (236.767)                 -              -
perolehan diamortisasi
Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji
                                                        45.031.457      163.410                -        920.267                -
dijual kembali
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji
                                                       (43.597.267)             -     (643.370)                 -   (1.875.221)
dijual kembali
(Kenaikan) Penurunan efek-efek tersedia untuk dijual              -             -              -                -     (718.350)
Pembelian obligasi pemerintah yang dimiliki
                                                                  -             -              -                -     (947.963)
hingga jatuh tempo
Pembelian efek-efek yang dimiliki hingga jatuh
                                                                  -             -              -                -   (1.083.081)
tempo
Kas Neto diperoleh dari (digunakan untuk)
                                                        (4.439.215)   (2.399.534)
Aktivitas Investasi                                                                   3.834.455      (23.726.876)    (7.077.106)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang
                                                         2.449.019     1.541.330        10.186        1.493.811      4.144.000
diterbitkan
Pembayaran atas surat-surat berharga yang
                                                        (2.769.764)   (5.263.000)   (3.455.000)      (5.322.500)    (5.122.930)
diterbitkan jatuh tempo
Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan
                                                        67.691.353      592.326      1.716.191                  -              -
janji dibeli kembali
Pembayaran atas efek-efek yang dijual dengan
                                                       (67.691.353)    (592.326)    (1.716.191)        (935.000)               -
janji dibeli kembali jatuh tempo
Eksekusi opsi saham karyawan                                      -             -              -                -              -
Pembayaran dividen                                        (609.015)    (237.624)               -        (20.927)      (561.585)
Penerimaan dari pinjaman yang diterima                  11.185.162    11.814.826     6.455.429        9.141.448     11.001.654
Pembayaran dari pinjaman yang diterima                  (2.187.576)   (9.095.884)   (8.204.691)      (7.823.008)    (4.020.720)
Penerimaan dari efek-efek subordinasi                             -             -    1.500.000        4.047.884      2.999.950
Pembayaran Liabilitas Sewa                                 (81.973)      (84.983)      (99.959)        (125.788)               -
Pembayaran atas pinjaman           dan    efek-efek
                                                                  -             -   (3.000.000)                 -              -
subordinasi jatuh tempo
Dana setoran modal                                       1.330.093     2.756.575               -                -              -
Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan              9.315.946     1.431.240     (6.794.035)         455.920      8.440.369
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas            11.511.084       296.779      6.592.352        3.387.647    (13.465.098)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                           41.526.686    41.229.907     34.637.555       31.249.908     44.715.006
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                          53.037.770    41.526.686     41.229.907       34.637.555     31.249.908
Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:
Kas                                                      2.127.489     1.661.533     1.539.577        1.429.426      1.369.167
Giro pada Bank Indonesia                                18.145.761    25.416.941    10.692.484       11.107.672     15.512.329
Giro pada bank lain                                      2.203.398     1.472.257     1.096.798        3.217.129        749.501
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank
lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau         30.561.122    12.975.955    27.901.048       18.883.328     10.745.393
kurang sejak tanggal perolehan
Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu jatuh tempo
                                                                  -             -              -                -    2.873.518
tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan
Total                                                   53.037.770    41.526.686     41.229.907       34.637.555     31.249.908



                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            23
Page 26
        Kilas
        Kinerja




                      Uraian                                   2023                   2022                   2021              2020              2019

RASIO KEUANGAN (%)
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR)                                        95,36                  92,65                 92,86             93,19            113,50
Profitabilitas
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset                              86,88                  87,37                 88,12             88,97             86,42
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas                        1.250,57              1.356,18               1.530,80           1.607,86          1.130,43
Return On Asset (ROA)                                                1,07                  1,02                  0,81              0,69              0,13
Return On Equity (ROE)                                             13,86                  16,42                 13,64             10,02              1,00
Net Interest Margin (NIM)                                            3,75                  4,40                  3,99              3,06              3,32
Biaya Operasonal terhadap Pendapatan
                                                                   86,10                  86,00                 89,28             91,61             98,12
Operasional (BOPO)
Kualitas Kredit
Non Performing Loan (NPL) Gross                                      3,01                  3,38                  3,70              4,37              4,78
Non Performing Loan (NPL) Net                                        1,32                  1,32                  1,20              2,06              2,96
Aset Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset
                                                                     1,85                  2,58                         -                 -                 -
Produktif
Penyisihan Penurunan Nilai          Aset    Produktif
                                                                     2,92                  3,88                         -                 -                 -
terhadap Total Aset Produktif
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
                                                                   20,16                  20,17                 19,14             19,34             17,32
(KPMM)
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
  Pihak Terkait                                                      0,00                  0,00                  0,00              0,00              0,00
  Pihak Tidak Terkait                                                0,00                  0,00                  0,00              0,00              0,00
Persentase Pelampauan BMPK
  Pihak Terkait                                                      0,00                  0,00                  0,00              0,00              0,00
  Pihak Tidak Terkait                                                0,00                  0,00                  0,00              0,00              0,00
Giro Wajib Minimum (GWM)
  GWM Utama Rupiah
     Konvensional                                                    6,04                  8,28                  3,55               3,16              6,19
     Syariah                                                         6,10                  7,76                  3,70               3,15              4,64
  GWM Valuta Asing                                                   4,40                  4,13                  6,24               4,63              8,28
Posisi Devisa Netto (PDN)                                            1,73                  4,17                  2,63               3,17              4,14
Rasio Lainnya
Cost to Income Ratio (CIR)                                         45,26                  46,66                 48,18             53,85             58,08

*Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.



Ikhtisar Operasional

                      Uraian                                   2023                   2022                   2021              2020              2019

PERBANKAN KONSUMER

Penyaluran Kredit Konsumer                                  42.450.499            41.795.595            32.948.775           24.812.869        33.439.158

Simpanan Konsumer                                           63.770.218            68.190.039            68.770.476           65.777.811        65.600.784

PERBANKAN KOMERSIAL

Penyaluran Kredit Komersial                                 42.963.396            37.654.912            19.923.399           15.416.031        25.962.288

Simpanan Komersial                                         243.694.432          223.893.013            197.961.260          189.525.768       137.939.293

UNIT USAHA SYARIAH

Penyaluran Pembiayaan Syariah                               10.625.071             8.213.567                6.232.013         4.658.912         5.302.395

Simpanan Syariah                                            41.802.885            34.640.775            29.269.336           23.831.409        21.861.284




24               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 27
                                                                                                                          Laporan Tahunan 2023




Informasi
Saham

Tabel Harga, Volume dan Kapitalisasi Saham Bank BTN 2022-2023
                                                             Harga per saham (Rp)
                                                                                                                Jumlah Saham               Volume          Kapitalisasi
                         Tahun                                                                                      Beredar             Perdagangan          Pasar
                                         Pembukaan                          Terendah         Penutupan
                                                         Tertinggi (Rp)                                          (Juta Lembar)          (Juta Lembar)      (Rp Triliun)
                                            (Rp)                               (Rp)             (Rp)

                                                                                           2023
 Triwulan I                                  1.335            1.400            1.175              1.225                14,03                2.265              17,19

 Triwulan II                                 1.225            1.340            1.215              1.320                14,03                1.770              18,53

 Triwulan III                                1.315            1.370            1.220              1.220                14,03                1.304              17,12

 Triwulan IV                                 1.240            1.295            1.190              1.250                14,03                  790              17,54

                                                                                           2022
 Triwulan I                                  1.668            1.750            1.499              1.654                10,59                1.645              18,16

 Triwulan II                                 1.654            1.798            1.403              1.403                10,59                1.861              15,41

 Triwulan III                                1.403            1.567            1.340              1.432                10,59                1.121              15,73

 Triwulan IV                                 1.432            1.494            1.311              1.350                14,03                  937              17,46




                                                     Grafik Volume Transaksi Saham Bank BTN Tahun 2022 – 2023


                                1.800
                                         1.654
   Harga Penutupan Saham (Rp)




                                1.600
                                                         1.403            1.432
                                1.400                                                     1.350                                1.320
                                                                                                            1.225                             1.220          1.250
                                1.200

                                1.000

                                 800

                                 600

                                 400

                                 200

                                   0


                                        Triwulan I     Triwulan II    Triwulan III     Triwulan IV        Triwulan I      Triwulan II      Triwulan III   Triwulan IV

                                                                 2022                                                                  2023




                                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         25
Page 28
                                          Kilas
                                          Kinerja




                                                                 Grafik Volume Perdagangan Saham Bank BTN Tahun 2022-2023



                                            2.500
                                                                                                                  2.265
 Volume perdagangan Saham (Juta Lembar)




                                            2.000                      1.861
                                                                                                                                1.770
                                                     1.645

                                            1.500
                                                                                                                                                1.304
                                                                                       1.121

                                            1000                                                       937
                                                                                                                                                                790


                                             500



                                               0

                                                    Triwulan I       Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV   Triwulan I   Triwulan II     Triwulan III   Triwulan IV

                                                                                2022                                                    2023




                                                      Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham Bank BTN Tahun 2022 – 2023



                                            4.000    3.783

                                            3.500
 Volume perdagangan Saham (Juta Lembar)




                                            3.000
                                                                       2.638
                                                                                                       2.501
                                            2.500

                                                                                       1.937                                    1.861
                                            2.000
                                                                                                                  1.645
                                                                                                       1.730                                     1.121          1.350
                                            1.500     1.720                                                        1.654
                                                                                                                                1.403           1.432
                                                                        1.370          1.420
                                                                                                                                                                937
                                            1000


                                             500


                                               0

                                                    Triwulan I       Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV   Triwulan I   Triwulan II     Triwulan III   Triwulan IV

                                                                                2022                                                    2023

                                                              Volume perdagangan Saham (Juta Lembar)                                    Harga Saham (Rp)




26                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 29
                                                                                                    Laporan Tahunan 2023




Tabel Ringkasan Informasi Saham BBTN 2019-2023
                         Indikator                            BBTN 2023       BBTN 2022         BBTN 2021          BBTN 2020        BBTN 2019

 Harga Pembukaan (Rp per Lembar Saham)                           1.335               1.668           1.735                2.15             2.56

 Harga Tertinggi (Rp per Lembar Saham)                           1.400               1.798             2.15               2.16             2.79

 Harga Terendah (Rp per Lembar Saham)                            1.175               1.311             1.23               745             1.795

 Harga Penutupan (Rp per Lembar Saham)                           1.250               1.350             1.73              1.725             2.12

 Volume Perdagangan (Juta Lembar)                                5.416               5.563          10.502              16.981            6.076

 Nilai Buku Per Saham (Rp)                                       2.071               2.131           1.988               1.887            2.251

 Price to Book Value (kali)                                       0,60                0,63             0,89               0,91             0,94

 Price to Earning Ratio (kali)                                    5,53                4,73             9,28              11,40           107,29

 Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar)                              14,03               12,87           10.59               10.59            10.59

 Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun)                                 17,54               17,46           18,32               18,27            22,45


Sepanjang tahun 2023, Bank BTN berhasil masuk dalam daftar konstituen beberapa Indeks saham terkemuka sebagai berikut:


                                     Indeks                                                                   Periode

 LQ45                                                                        Januari 2023 – Januari 2024

 IDX BUMN20                                                                  Januari 2023 – Februari 2024

 IDX80                                                                       Januari 2023 – Januari 2024

 IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite                                       Januari 2023 – Februari 2024

 IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Liquid                                          Januari 2023 – Februari 2024

 Kompas100                                                                   Januari 2023 – Januari 2024

 Infobank15                                                                  Januari 2023 – Januari 2024

 MSCI Indonesia Small Cap                                                    Januari 2023 – Desember 2023

 ESG Sector Leaders IDX Kehati                                               Januari 2023 – Mei 2024

 ESG Quality 45 IDX Kehati                                                   Januari 2023 – Mei 2024

 IDX Value30                                                                 Februari 2023 – Februari 2024

 Investor33                                                                  Januari 2023 – Mei 2024

 IDXFINANCE                                                                  Oktober 2022 – Juni 2023

 SRI-KEHATI                                                                  Juni 2023 – Mei 2024

 IDX LQ45 Low Carbon Leaders                                                 Februari 2023 – Februari 2024

 TEMPO-IDNFINANCIALS 52                                                      Juni 2023 – Desember 2023




Aksi Korporasi

Sebagai bagian dari rangkaian aksi korporasi Perseroan yang dilakukan di tahun 2022, Perseroan melaksanakan Rights Issue dengan
tanggal pelaksanaan 28 Desember 2022 sampai dengan 5 Januari 2023 dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas bisnis Perseroan,
terutama dalam penyaluran kredit perumahan. Pelaksanaan Rights Issue ini memperkuat permodalan Perseroan, terutama modal Tier-
1 sehingga akan menjaga rasio permodalan di atas batas ketentuan minimum regulator. Adapun rincian pelaksanaan Rights Issue
Perseroan sebagai berikut:


                                                     Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)
                                                                                                                        Jumlah Saham       Harga
    Tanggal                                       Pemerintah                 Publik                 Nominal
                          Keterangan                                                                                        yang           Saham
  Pelaksanaan
                                                                                                                           Beredar          (Rp)
                                                  Jumlah                   Jumlah
                                                                %                        %              Rp
                                                 (lembar)                 (lembar)

 28 Desember          Sebelum Rights Issue    6.354.000.000     60   4.236.000.000       40   5.295.000.000.000         10.590.000.000     1.470
 2022 - 5 Januari
 2023                 Sebelum Rights Issue    8.420.666.648     60   5.613.777.765       40   7.017.222.206.500         14.034.444.413     1.340

Keterangan: Nilai Nominal saham Rp500/lembar saham


                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        27
Page 30
          Kilas
          Kinerja




Dari Hasil Pelaksanaan Rights Issue sejak 28 Desember 2022 – 5 Januari 2023, jumlah saham yang tereksekusi Rights-nya mencapai
oversubscribed 1,63 kali dari porsi publik, dan jika ditambah dengan porsi Penyertaan Modal Negara (PMN) maka jumlah saham
yang tereksekusi Rights-nya mencapai oversubscribed 1,25 kali.




Informasi Obligasi, Sukuk
dan/atau Obligasi Konversi


Informasi Obligasi
Tabel Obligasi Bank BTN
                                                                               Tanggal distribusi
                                                                                                                                            Jumlah Obligasi
                                 Uraian                                         Obligasi secara            Tenor (Bulan)      Mata Uang
                                                                                                                                              (Jutaan Rp)
                                                                                  Elektronik

 Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2013                           27 Maret 2013                   10               Rp            2.000.000

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015 Seri D                      8 Juli 2015                   10               Rp              800.000

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri C                    13 Juli 2017                        7           Rp              853.000

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri D                    13 Juli 2017                   10               Rp            1.386.000

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II Tahun 2019 Seri C                   28 Juni 2019                        5           Rp            1.219.500

 Junior Global Bond Bank BTN                                                    23 Januari 2020                       5          USD                   300

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri B                   19 Agustus 2020                       3           Rp              727.000

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 Seri C                   19 Agustus 2020                       5           Rp              196.000

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II Tahun 2022 Seri A                    24 Mei 2022                         3           Rp              600.000

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II Tahun 2022 Seri B                    24 Mei 2022                         5           Rp              400.000

Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2021 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan dan masih outstanding di Tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang diterbitkan di Tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2023 menggunakan rating dari Pefindo.




Informasi Sukuk
Tabel Sukuk Bank BTN
                     Tanggal
                                                            Jumlah
                    Distribusi                                              Tanggal
                                     Tenor       Mata        Sukuk                                                            Status
    Uraian            Sukuk                                                   Jatuh              Tingkat Nisbah                               Keterangan
                                    (Bulan)      Uang       (Jutaan                                                        Pembayaran
                      secara                                                 Tempo
                                                              Rp)
                    Elektronik

                                                                                           11,00% dari Pendapatan
                                                                                                                                          Surat Berharga ini
 Sukuk BTN I                                                                               yang dibagihasilkan
                    28 Juli                                              28 Oktober                                        Belum Jatuh    tidak di-rating dan
 Tahun 2023                            159         Rp       92.553                         dengan indikasi bagi hasil
                    2023                                                 2036                                              Tempo          tidak dilakukan
 Tahap I                                                                                   sebesar ekuivalen 0,55%
                                                                                                                                          penawaran umum.
                                                                                           per tahun.

                                                                                           27,40% dari Pendapatan
                                                                                                                                          Surat Berharga ini
 Sukuk BTN I        27                                                   27                yang dibagihasilkan
                                                                                                                           Belum Jatuh    tidak di-rating dan
 Tahun 2023         Desember           156         Rp      175.039       Desember          dengan indikasi bagi hasil
                                                                                                                           Tempo          tidak dilakukan
 Tahap II           2023                                                 2036              sebesar ekuivalen 1,37%
                                                                                                                                          penawaran umum.
                                                                                           per tahun.




28             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 31
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




                                                                  Aksi Penghentian Sementara
                                                                  Perdagangan Saham (Suspension) dan/
                                                                  atau Penghapusan Pencatatan Saham
                                                                  (Delisting)

                                                                  Sampai dengan 31 Desember 2023, Perseroan tidak pernah
                                                                  dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham
                                                                  (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
                                                                  (delisting).




                                                        Tingkat                                 Peringkat
                                     Tanggal Jatuh
        Harga Penawaran                                  Suku     Status Pembayaran                             Wali Amanat
                                        Tempo
                                                        Bunga                              2023          2022

 100% dari jumlah pokok Obligasi     27 Maret 2023        7,9%    Lunas                  AA+(idn)     AA(idn)   Bank Mega

 100% dari jumlah pokok Obligasi      8 Juli 2025        10,5%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank BJB

 100% dari jumlah pokok Obligasi      13 Juli 2024       8,70%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank Mega

 100% dari jumlah pokok Obligasi      13 Juli 2027       8,90%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank Mega

 100% dari jumlah pokok Obligasi     28 Juni 2024        9,00%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank Mega

 100% dari jumlah pokok Obligasi    23 Januari 2025      4,20%    Belum Jatuh Tempo      Ba3          AA(idn)   Bank BJB

 100% dari jumlah pokok Obligasi    19 Agustus 2023      7,80%    Lunas                  AA+(idn)     AA(idn)   Bank BJB

 100% dari jumlah pokok Obligasi    19 Agustus 2025      8,40%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank BJB

 100% dari jumlah pokok Obligasi     24 Mei 2025         5,50%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank BJB

 100% dari jumlah pokok Obligasi     24 Mei 2027          6,0%    Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)     AA(idn)   Bank BJB




Informasi Obligasi Konversi

Sampai dengan 31 Desember 2023, Perseroan tidak
menerbitkan obligasi konversi, dengan demikian Perseroan tidak
memiliki informasi mengenai obligasi konversi.




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  29
Page 32
        Kilas
        Kinerja




Informasi
Sumber Pendanaan Lainnya

Sekuritisasi KPR
Tabel Sekuritisasi KPR Bank BTN
 No.          Transaksi Sekuritisasi           Nominal Total (Rp)                  Kelas                  Nominal (Rp)

                                                                                    A1                  400.000.000.000

  1.     EBA-SP SMF-BTN 02                      1.000.000.000.000                   A2                  513.000.000.000

                                                                                    B                    87.000.000.000

                                                                                    A1                  200.000.000.000

  2.     EBA-SP SMF-BTN 03                      1.000.000.000.000                   A2                  713.000.000.000

                                                                                    B                    87.000.000.000

                                                                                    A1                  700.000.000.000

  3.     EBA-SP SMF-BTN 04                      2.000.000.000.000                   A2                 1.124.000.000.000

                                                                                    B                   176.000.000.000

                                                                                    A1                  574.000.000.000

                                                                                    A2                 1.142.000.000.000
  4.     EBA-SP SMF-BTN 05                      2.000.000.000.000
                                                                                    M                    24.000.000.000

                                                                                    B                   260.000.000.000

                                                                                    A                   576.734.000.000
  5.     EBA-SP SMF-BTN 06                        631.000.543.015
                                                                                    B                    54.266.543.015

         EBA-SP SMF-BTN 07                                                          A                   452.500.000.000
  6.                                              500.000.001.416
                                                                                    B                    47.500.001.416

                                                                                    A                   544.800.000.000
  7.     EBA-SP SMF-BTN 08                        600.000.020.055
                                                                                    B                    55.200.020.055




Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Tabel Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Bank BTN
                          Nominal            Tanggal
     Jenis NCD                                             Seri     Jangka Waktu         Jatuh Tempo   Rate    Nominal Per Seri
                       Penerbitan (Rp)      Transaksi

                                                           A        6 bulan         17 April 2024      6,40%    500.000.000.000
   NCD Tahap I
                     1.500.000.000.000   20 Oktober 2023   B        9 bulan         16 Juli 2024       6,45%     70.000.000.000
   Tahun 2023
                                                           C        12 bulan        21 Oktober 2024    6,53%    930.000.000.000




30          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 33
                                                                        Laporan Tahunan 2023




   Tanggal Transaksi         Jatuh Tempo   Average Life (Tahun)      Kupon Kelas A             Peringkat Kelas A

                                                                       A1 = 8,15%

31 Oktober 2016        27 Juni 2027                7,05                                              id
                                                                                                          AAA
                                                                       A2 = 8,75%


                                                                       A1 = 8,00%

28 April 2017          07 Januari 2028             7,78                                              id
                                                                                                          AAA
                                                                       A2 = 8,40%


                                                                       A1 = 7,00%

28 Februari 2018       07 Mei 2029                 7,03                                              id
                                                                                                          AAA
                                                                       A2 = 7,50%


                                                                       A1 = 8,50%
                                                                                                     id
                                                                                                          AAA
                                                                       A2 = 8,75%
27 November 2019       07 Mei 2032                 9,09

                                                                      M = 10,40%                           A
                                                                                                          id




30 Desember 2020       07 Juli 2032                6,08                    6,50%                     id
                                                                                                          AAA



23 Desember 2022       07 Januari 2034             5,66                    7,70%                     id
                                                                                                          AAA



26 September 2023      07 Agustus 2035             7,44                    6,65%                     id
                                                                                                          AAA




                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  31
Page 34
          Kilas
          Kinerja




Long Term Notes (LTN)
Tabel Long Term Notes (LTN) Bank BTN
                                                                                                                                     Jumlah
                                                                    Tanggal Distribusi                            Tenor
                         Uraian                                                                                                      LTN (Rp
                                                                  LTN secara Elektronik                          (Bulan)
                                                                                                                                     Ribuan)
 LTN BTN Tahun 2021 Tahap I                                 17 Desember 2021                                       186                10.185.851
 LTN BTN II Tahun 2022 Seri A                               12 Juli 2022                                           171                47.740.325
 LTN BTN II Tahun 2022 Seri B                               12 Juli 2022                                           177                79.378.706
 LTN BTN III Tahap I Tahun 2022                             14 Desember 2022                                       177               210.866.282
 LTN BTN III Tahap II Tahun 2022                            28 Desember 2022                                       171               131.184.885
 LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023                              28 Juli 2023                                           165                35.898.139
 LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023                             15 September 2023                                      168               404.745.014
 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri A                     27 Desember 2023                                       180                 6.241.671
 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri B                     27 Desember 2023                                       168               234.541.750

Keterangan: Surat Berharga LTN Bank BTN tidak di-rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.




Rating Perusahaan
2023

Peringkat Fitch per 6 November 2023

                                  Keterangan                                                                           Peringkat

 Outlook                                                                                                                   Stable

 Peringkat Nasional Jangka Panjang                                                                                       AA+(idn)

 Peringkat Nasional Jangka Pendek                                                                                        F1+(idn)



Peringkat Pefindo per 8 Juni 2023

                                  Keterangan                                                                           Peringkat

 Outlook                                                                                                                   Stable

 Peringkat Nasional                                                                                                        idAAA




Rating ESG Sustainalytics Per 5 Desember 2023

                                  Keterangan                                                                           Peringkat

 ESG Risk Rating                                                                                                           22,9

 Kategori                                                                                                              Medium Risk




32             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 35
                                                               Laporan Tahunan 2023




                                                                                 Status
           Tanggal Jatuh Tempo   Tingkat Suku Bunga
                                                                              Pembayaran

17 Juni 2037                         1,37% tetap              Belum Jatuh Tempo
12 Oktober 2036                      1,37% tetap              Belum Jatuh Tempo
12 April 2037                        0,55% tetap              Belum Jatuh Tempo
14 Juni 2037                         0,55% tetap              Belum Jatuh Tempo
28 Maret 2037                        0,55% tetap              Belum Jatuh Tempo
28 April 2037                        0,55% tetap              Belum Jatuh Tempo
15 September 2037                    1,37% tetap              Belum Jatuh Tempo
27 Desember 2038                     0,55% tetap              Belum Jatuh Tempo
27 Desember 2037                     1,37% tetap              Belum Jatuh Tempo




                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   33
Page 36
        Kilas
        Kinerja




Laporan
Analis Perusahaan

Tabel Laporan Analis Perusahaan Bank BTN
  No                 Perusahaan      Kode Broker                     Analis    Rekomendasi   Target Price

  1.      UBS Sekuritas                  AK         Joshua Tanja              buy              2.175

  2.      Ciptadana Sekuritas              KI       Erni M Siahaan            buy              2.125

  3.      Bahana Sekuritas                 DX       Yusuf Winoto              buy              2.100

  4.      Yuanta Investment                FS       Yap Swie Cu               buy              1.980

  5.      Kiwoom Securities              AG         Team Coverage             ovrwght          1.957

  6.      MNC Sekuritas                    EP       Tirta Citradi             buy              1.900

  7.      Macquarie Sekuritas              RX       Jayden Vantrakis          buy              1.840

  8.      Aldiracita Sekuritas             PP       Agus Pramono              buy              1.800

  9.      Mandiri Sekuritas              CC         Kresna Hutabarat          buy              1.800

  10.     Valbury Sekuritas                CP       Akhmad Nurcahyadi         buy              1.770

  11.     CLSA Securities                  KZ       Sarina Lesmina            buy              1.750

  12.     UOB Kayhian                      AI       Posmarito Pakpahan        buy              1.700

  13.     BNI Sekuritas                    NI       Yulinda Hartanto          buy              1.700

  14.     RHB Research                     DR       Andrey Wijaya             buy              1.650

  15.     Sucorinvest Central              AZ       Edward Lowis              buy              1.640

  16.     Korea Invest & Sekuritas         YJ       Edward Ariadi T.          hold             1.639

  17.     Trimegah Sekuritas               LG       Adi Prabowo               buy              1.600

  18.     CGS CIMB                         YU       Handy Noverdanius         add              1.600

  19.     Panin Sekuritas                GR         Nico Laurens              buy              1.600

  20.     DBS Bank                         DP       Rui Wen Lim               hold             1.550

  21.     BCA Sekuritas                  SQ         Cristopher Andre B.       buy              1.550

  22.     Astronacci International                  Gema Merdeka              buy              1.515

  23.     Morgan Stanley                   YB       Selvie Jusman             Equalwt          1.505

  24.     Sinarmas Sekuritas             DH         Arief Machrus             buy              1.480

  25.     OCBC Sekuritas                   TP       Budi Rustanto             buy              1.450

  26.     Indopremier Sekuritas            PD       Anthony                   buy              1.440

  27.     Verdhana Sekuritas               BB       Erwin Wijaya              neut             1.400

  28.     Samuel Sekuritas                 IF       Prasetya Gunadi           hold             1.300

  29.     BRI Danareksa                  OD         Victor Stefano            u. review              -




34          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 37
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




Peristiwa
Penting 2023




  18 Januari                                                        25 Januari

 BTN Syariah Ekspansi Kantor di Bandar Lampung                     Bank BTN Resmi Jadi Anggota Ekosistem Pembiayaan Perumahan
 Mengawali tahun 2023, BTN Syariah semakin ekspansif               Penandatanganan MoU Ekosistem Pembiayaan Perumahan
 melakukan perluasan usaha untuk menggarap potensi bisnis          menjadi penanda terbentuknya Sekretariat Ekosistem Pembiayaan
 pembiayaan   syariah   dan   mendukung   pemerintah   dalam       Perumahan. Sekretariat ini akan mendukung program pemerintah
 meningkatkan ekosistem syariah yang kini makin diminati           untuk memaksimalkan penyediaan pembiayaan rumah rakyat
 masyarakat. Perluasan jaringan kantor syariah tersebut juga       khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam
 untuk mempermudah masyarakat Lampung memiliki rumah               rangka mencapai zero backlog pada 2045.
 dengan pembiayaan syariah.




                                                                    31 Januari

                                                               Bank BTN Sabet Top PLCs dan Asean Asset Class PLCs
                                                               Bank BTN meraih dua penghargaan yakni Indonesia Top 3 Public
                                                               Listed Companies (PLCs) Tahun 2021 dan ASEAN Asset Class PLCs.
                                                               ACGS merupakan ajang bergengsi yang memberikan penghargaan
                                                               kepada perusahaan yang memiliki penilaian tertinggi dalam
                                                               penerapan Good Corporate Governance (GCG) di ASEAN.




                                                                    12 Februari

                                                               Bank BTN Resmi Luncurkan SuperApp BTN Mobile
                                                               SuperApp BTN Mobile resmi diluncurkan untuk memberikan
                                                               kemudahan     dan     kenyamanan     nasabah     dalam       bertransaksi
                                                               perbankan    dengan    menggabungkan       kekuatan    teknologi     dan
                                                               ekosistem perumahan. Salah satu fitur unggulannya        yakni online
                                                               open account, split bill, autodebit, dan cashflow tracker.




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                               35
Page 38
      Kilas
      Kinerja




                                                                     14 Februari

                                                                Bank BTN Syariah Pontianak Resmi Beroperasi
                                                                KCS Pontianak merupakan outlet ke 105 dari BTN Syariah
                                                                untuk melayani masyarakat Pontianak. Dalam 5 tahun ke depan
                                                                diharapkan KCS Pontianak dapat mengumpulkan Dana Pihak Ketiga
                                                                di atas Rp38 miliar setiap tahunnya dan ditargetkan pembiayaan
                                                                dapat tumbuh sekitar Rp60 miliar setiap tahun.




                                                                   16-19 Februari

                                                                Bazar UMKM di Sarinah
                                                                Dalam dukungan partisipasi kegiatan Bazar UMKM untuk Indonesia,
                                                                Bank BTN Bersama Angkasa Pura 1 ditunjuk oleh Kementerian BUMN
                                                                sebagai pelaksana Bazar UMKM di Gedung Sarinah dan terdapat
                                                                81 partisipan yang mengikuti Bazar UMKM.




     7 Maret                                                          20 Maret
 Bank BTN Dorong Ekosistem Digitilisasi Pasar Tradisional           Bank BTN Berikan Layanan Perbankan kepada Distributor
 Bank BTN melakukan ekspansi ke pasar-pasar tradisional salah       Semen Indonesia
 satunya Pasar Tagog, Padalarang dengan mengimplementasikan         Bank BTN memberikan layanan perbankan kepada distributor
 digitalisasi pasar melalui BTN Mobile. Bank BTN membuka dan        Semen Indonesia Group. Hal ini merupakan tindak lanjut dari
 mendekatkan diri dengan pasar sebagai ekosistem perumahan          Perjanjian Kerja sama Pemberian Fasilitas Distributor Financing
 untuk memperkuat sistem pembayaran dan juga inklusi keuangan       antara Bank BTN dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
 melalui BTN Mobile sehingga transaksi dari pedagang lebih
 cepat, lebih murah dan mudah.




36        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 39
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




                                                                      8 April

                                                                  Tabungan BTN Bisnis Road Show di Pasar Tanah Abang Jakarta
                                                                  Road Show Tabungan BTN Bisnis diharapkan dapat mempermudah
                                                                  transaksi pengusaha yang ada di Pasar Tanah Abang dalam
                                                                  menjalankan bisnisnya. Tahun ini Bank BTN menargetkan perolehan
                                                                  dana Tabungan BTN Bisnis sebesar Rp7 triliun atau naik 40%
                                                                  dibandingkan tahun lalu.




                                                                      12 April
                                                                  BTN Gelar Acara Ramadan Berfaedah
                                                                  Pada Ramadan tahun ini, Bank BTN mengambil tema “Ramadan
                                                                  Berfaedah” untuk menyampaikan pesan bahwa seyogianya Ramadan
                                                                  bisa menjadi titik tolak untuk perusahaan bertransformasi menjadi lebih
                                                                  baik lagi dan berorientasi untuk selalu memberi faedah atau manfaat.
                                                                  Sebagai upaya memberikan faedah bagi nasabah dan masyarakat,
                                                                  Bank BTN juga terus berupaya memperbaiki layanan, di antaranya
                                                                  memperbarui BTN Mobile dengan fitur yang semakin banyak dan bisa
                                                                  memudahkan berbagai transaksi nasabah selama bulan Ramadan.




 16 April                                                               17 April
Bank BTN Dukung Pembiayaan Hunian Milenial                            Gerak Srikandi BTN Berbagi
Bank BTN mendukung pembiayaan hunian milenial dengan                  Dalam acara yang diberi nama Gerakan Amal dan Kreasi
meluncurkan produk yang terjangkau untuk kalangan muda                (Gerak) Srikandi tersebut, dibagikan sebanyak lebih dari 6.000
tersebut antara lain KPR BTN Gaess For Millenial, KPR BTN HITS        paket yang diberikan kepada masyarakat sekitar lingkungan
(Hijrah to Syariah) For Millenial dan KPR Rent to Own. Bank           kerja BTN dan karyawan Tenaga Ahli Daya (TAD).
BTN membidik sekitar 5,8 juta kaum milenial yang saat ini belum
memiliki rumah.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                 37
Page 40
       Kilas
       Kinerja




                                                                      3 Mei

                                                                Bank BTN Rilis BTN Call 150286
                                                                Bank BTN menambah nomor BTN Call 150286 untuk meningkatkan
                                                                layanan   kepada     nasabah    sekaligus   meningkatkan        efisiensi
                                                                operasional BTN Call agar dapat melayani dan menangani
                                                                pertanyaan dan keluhan nasabah secara cepat dan efektif serta
                                                                mendukung bisnis melalui telesales.




                                                                      24 Mei

                                                                Bank BTN Kolaborasi dengan Alibaba Cloud Manfaatkan Layanan
                                                                Komputasi Awan
                                                                Kolaborasi dengan Alibaba Cloud merupakan salah satu langkah
                                                                Bank BTN untuk menjadi inovator dalam mewujudkan transformasi
                                                                digital yang lebih cepat serta efisien untuk mendukung BTN Mobile
                                                                sebagai Super App.




     16 Juni                                                          26 Juni
 Tingkatkan Market Share KPR, Bank BTN launching Sales Center       Raih Peringkat Tertinggi Pefindo, Bank BTN Dinilai Miliki
 Sales Center KPR BTN diluncurkan dalam rangka pengelolaan          Kemampuan Superior
 KPR Non Subsidi khusus untuk Segment Emerging Affluent yang        Bank BTN sukses meraih peringkat tertinggi idAAA/Stable dari
 berasal dari Developer dan Proyek Perumahan terpilih. Dengan       PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bank BTN juga dinilai
 peresmian Sales Center ini diharapkan mampu meningkatkan           Pefindo sebagai perusahaan yang memiliki kemampuan superior
 market share KPR Non Subsidi, meningkatkan pendapatan Bank         untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya
 dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.                      dibandingkan obligor Indonesia lainnya. Sementara itu, Bank
                                                                    BTN tahun ini juga mencatatkan kenaikan peringkat Fitch dari
                                                                    AA menjadi AA+ dan disematkan prospek stabil.




38         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 41
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




                                                                     25 Juli

                                                              BTN     Syariah   Dukung     Pembiayaan     Rumah     Bagi   Warga
                                                              Muhammadiyah
                                                              Unit Usaha Syariah Bank BTN, berkomitmen memberikan dukungan
                                                              fasilitas   pembiayaan    rumah    kepada   warga   Muhammadiyah,
                                                              termasuk Peserta Pekerja Mandiri melalui skema Saving Plan. UUS
                                                              BTN membidik penyaluran pembiayaan perumahan subsidi (KPR
                                                              Sejahtera) sekitar Rp500 miliar.




                                                                      8 Agustus
                                                              Bank BTN Tinjau Rumah Subsidi
                                                              Peninjauan rumah subsidi dilakukan pada gelaran acara Akad Massal
                                                              KPR Bank BTN secara serentak di seluruh Indonesia sebanyak 10.000
                                                              unit rumah. Pelaksanaan Akad Massal KPR merupakan komitmen Bank
                                                              BTN dalam menyukseskan Program Sejuta Rumah untuk memenuhi
                                                              impian masyarakat memiliki rumah yang layak huni.




 11 Agustus                                                           25 Agustus
Sinergi Bank BTN dan UGM Ajak Mahasiswa Jadi Enterpreneur           Bank BTN Luncurkan KPR BTN Prioritas
Bank BTN telah bekerja sama dengan UGM dalam hal                    KPR BTN Prioritas merupakan program baru Bank BTN untuk
pembiayaan Pendidikan seluruh mahasiswa S1 melalui semua            dapat memberikan layanan lebih kepada nasabah prioritas baik
Channel Bank BTN. Dalam bidang pendidikan, Bank BTN                 dari sisi funding maupun lending. Dengan suku bunga menarik
berharap kerjasama ini dapat melahirkan developer-developer         mulai dari 2,99%, bebas biaya proses, bebas biaya appraisal
muda untuk ikut berpartisipasi membangun perumahan di               serta tambahan diskon biaya provisi dan administrasi, Bank
Indonesia.                                                          BTN optimistis KPR BTN Prioritas dapat memenuhi kebutuhan
                                                                    perumahan bagi nasabah prioritas.




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      39
Page 42
       Kilas
       Kinerja




                                                                        8 September

                                                                  Fokus UMKM, Bank BTN Resmikan Sentra Proses UMKM
                                                                  Peresmian Sentra UMKM merupakan wujud komitmen Bank
                                                                  BTN dalam percepatan dan simplifikasi proses sehingga dapat
                                                                  membantu meningkatkan perekonomian UMKM dengan memberikan
                                                                  pembiayaan murah berupa Kredit UMKM dan KUR. Penyaluran kredit
                                                                  kepada UMKM juga diyakini berdampak positif terhadap kinerja
                                                                  Bank BTN.




                                                                        9 September

                                                                  Bank BTN dan PSSI Berkolaborasi Sediakan Hunian Layak Bagi
                                                                  Pelaku Olahraga Sepakbola
                                                                  Kolaborasi antara Bank BTN dan PSSI akan memberikan kemudahan
                                                                  bagi para pelaku olahraga sepakbola untuk bisa memiliki rumah
                                                                  impian yang terjangkau dan layak huni. Pada kesempatan yang
                                                                  sama Bank BTN memberikan persetujuan KPR kepada Indra Sjafrie
                                                                  yang merupakan Direktur Teknik PSSI.




     16-19 September                                                    13 Oktober
 China ASEAN Expo                                                     Bank BTN Syariah Gelar Akad Massal di Aceh
 Bank BTN memfasilitasi mitra binaan Usaha Mikro, Kecil dan           Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN siap menjadi bank
 Menengah (UMKM) Perseroan untuk menjual produk lokal ke              terbesar di Provinsi Aceh. Salah satunya dengan memperbesar
 pasar China. Langkah tersebut menjadi salah satu bagian dari         pembiayaan perumahan di provinsi yang menerapkan aturan
 strategi BTN mendukung Pemerintah termasuk Kementerian BUMN          syariat Islam atau Qanun tersebut. Jumlah Akad Massal KPR
 membawa UMKM menembus pasar global. UMKM yang dikirim                Syariah Bank BTN Syariah di Aceh sebanyak 2.187 unit rumah
 BTN ke China merupakan binaan dari Rumah BUMN BTN KC                 yang terdiri dari 1.779 rumah Subsidi dan 364 rumah Non
 Yogyakarta. Rumah BUMN merupakan wadah untuk mendukung               Subsidi ini diikuti oleh 33 Kantor Cabang Syariah (KCS) di
 pengembangan UMKM di Indonesia melalui berbagai inisiatif            seluruh Indonesia.
 maupun sinergi dengan instansi atau lembaga lainnya. Para UMKM
 tersebut memamerkan produk unggulannya melalui kegiatan
 China ASEAN EXPO 2023 yang diselenggarakan di Nanning
 International Conference and Exhibition.




40         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 43
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




                                                                         28 Oktober

                                                                    Bank BTN Gelar Pelatihan BTN Santri Developer
                                                                    Tujuan dari BTN Santri Developer adalah guna memberikan edukasi
                                                                    mengenai dunia bisnis properti kepada para santriwan/santriwati
                                                                    alumni pondok pesantren binaan Nahdlatul Ulama.




                                                                         12 November
                                                                    Bank BTN Jakarta Run Sukses Digelar
                                                                    Bank BTN Jakarta Run 2023 menjadi wajah baru kegiatan lari di
                                                                    Jakarta dan menjadi ajang wadah berkumpulnya masyarakat dan
                                                                    komunitas pelari Jakarta guna menggelorakan semangat berolahraga,
                                                                    kebersamaan demi kesehatan yang lebih baik. Adapun kategori lari
                                                                    di BTN Jakarta Run 2023 dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Marathon
                                                                    (42K), Half Marathon (21K), 10K, dan 5K.




  6 Desember                                                              28 Desember
Bentuk BTN Fund, Bank BTN Jalin Kerja Sama Dengan Mandiri               Bank BTN Penyalur FLPP Tertinggi Tahun 2023
Capital Indonesia                                                       Bank BTN berkomitmen menjadi mitra Pemerintah dan BP Tapera
Bank BTN terus berinovasi untuk mendorong sektor perumahan              untuk terus berkontribusi pada tahun 2024 mewujudkan mimpi
di Tanah Air. Bank BTN resmi berkolaborasi dengan PT Mandiri            Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian
Capital Indonesia (MCI) membentuk BTN Fund, sebuah program              yang layak. BP Tapera memberikan apresiasi kepada Bank BTN
pendanaan bagi perusahaan rintisan potensial di sektor                  dan BTN Syariah sebagai Bank penyalur FLPP tertinggi dan
properti. Selain sektor properti, BTN Fund juga akan berinvestasi       membukukan pertumbuhan tertinggi sepanjang tahun 2023.
di industri terkait seperti Iproptech, Mortgage Tech, Fintech,
Construction Tech, SaaS, dan sektor strategis lainnya, guna
mendukung sektor perumahan di Indonesia.




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           41
Page 44
LAPORAN DIREKSI,
DEWAN KOMISARIS DAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH


42   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 45
Total Aset tahun 2023 adalah sebesar Rp438,75 triliun,
meningkat 9,10% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
sebesar Rp402,15 triliun. Ekuitas Bank mencapai sebesar
Rp30,47 triliun, meningkat 17,64% dari tahun 2022 sebesar
Rp13,95 triliun.




                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   43
Page 46
          Laporan Direksi, Dewan Komisaris
          dan Dewan Pengawas Syariah




LAPORAN
DIREKSI




                                               Nixon L. P. Napitupulu
                                                       Direktur Utama




Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas ridhonya Perseroan mampu
menunjukkan hasil yang baik di tengah tantangan perekonomian yang masih mengalami
ketidakpastian. Di tengah tantangan tersebut, Perseroan tetap konsisten dalam
mendukung Pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui sektor perumahan.




44     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 47
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami
hormati,


Pada kesempatan ini, perkenankan kami melaporkan                    Online Onboarding Open Account, Kartu Debit Visa/GPN &
pengelolaan dan kinerja Perseroan selama tahun buku                 Debit Online, SMS Notifikasi, Internet Banking, CRM, Portal BTN
2023 yang meliputi hasil kinerja Perseroan, analisis prospek        Properti, Mobile Banking, SKBDN, Garansi Bank BTN serta Jasa
perusahaan, perkembangan penerapan tata kelola Perseroan,           dan Layanan Perbankan Lainnya.
penilaian kinerja Komite di bawah Direksi serta perubahan
komposisi Direksi.                                                  JASA SYARIAH
                                                                    Pada sisi Syariah, Perseroan memberikan berbagai jasa seperti,
                                                                    Safe Deposit Box BTN iB, Garansi Bank BTN iB, Program
Analisis Atas Kinerja Perseroan                                     Pengembangan Operasional BTN iB, SPP Online BTN iB,
                                                                    Penerimaan Biaya Perjalanan Haji, Mobile Banking, Kartu
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Perbankan,               Debit Visa/GPN Syariah dan Debit Online, Payroll BTN iB serta
Perseroan senantiasa berkomitmen menjadi Bank yang fokus            Kiriman Uang.
dalam melayani dan mendukung pembiayaan sektor perumahan
melalui berbagai produk dan jasa baik konvensional maupun           Untuk mengoptimalkan produk dan jasa kepada nasabah,
syariah. Berbagai produk dan jasa Perseroan adalah sebagai          Perseroan telah memiliki jaringan kerja yang tersebar di seluruh
berikut:                                                            wilayah Indonesia antara lain Sumatera, Jawa, Kalimantan,
                                                                    Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Per 31
PRODUK KONVENSIONAL                                                 Desember 2023, Perseroan memiliki jaringan Perbankan
Produk konvensional terdiri dari Produk Konsumer dan Produk         Konvensional sebanyak, 6 (enam) Kantor Wilayah, 81 Kantor
Komersial. Produk konsumer terbagi menjadi Produk Kredit            Cabang, 541 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan 3 (tiga)
Konsumer, Produk Simpanan Konsumer dan Produk Wealth                Kantor Fungsional. Sedangkan untuk jaringan Perbankan
Management. Produk Kredit Konsumer meliputi Kredit Perumahan        Syariah, Perseroan memiliki 34 Kantor Cabang Syariah dan 75
dan Kredit Non Perumahan. Produk Simpanan Konsumer meliputi         Kantor Cabang Pembantu Syariah.
Tabungan Konsumer, Deposito BTN Ritel dan Giro Perorangan.
Sedangkan Produk Wealth Management meliputi Bancassurance,          Sejalan dengan Visi dan Misi Bank BTN pada Tahun 2025 yaitu
Reksa Dana, Surat Berharga Negara Ritel Pasar Perdana, Surat        “Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia”, di Tahun
Berharga Negara Pasar Sekunder serta Foreign Exchange.              2023 telah ditetapkan 14 Tema Inisiatif Strategis Corporate
                                                                    Plan sebagai implementasi Transformasi, yang terbagi dalam
Produk Komersial terbagi menjadi Produk Kredit Komersial,           4 (empat) Area Utama, yaitu Funding, Lending, Digital dan
Produk Simpanan Komersial serta Produk Korporasi. Produk            Enabler. Guna mendukung implementasi transformasi tersebut,
Kredit Komersial meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Modal         pada tahun 2023 telah dilakukan improvement business process
Kerja Kontraktor, Kredit Modal Kerja Konstruksi, Kredit             dan perbaikan di area enabler, yang salah satunya adalah
Pemilikan Lahan, Kredit Linkage, Kredit Beragunan Simpanan          adanya penyesuaian dan perubahan struktur organisasi baik di
dan Kredit Investasi. Produk Simpanan Komersial meliputi            Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang.
Deposito Berjangka Lembaga dan Giro Lembaga. Sedangkan
Produk Korporasi meliputi, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi,    Sebagai perusahaan yang terus bertumbuh, maka keberlanjutan
Refinancing, Pinjaman Dalam Negeri (PDN), Term Loan Facility,       (sustainability) merupakan tujuan yang wajib dicapai dalam
Corporate Line Facility, Treasury Line Facility, Supply Chain       mengelola keberlangsungan bisnis. Dengan mempertimbangkan
Financing (SCF), Trust Receipt, Letter of Credit (L/C) atau Surat   keseimbangan antara profit, planet dan people, maka Bank BTN
Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Garansi Bank BTN,           menganggap perlu mengembangkan Environment, Social and
dan Documentary Collection.                                         Governance (ESG) yang sejalan dengan regulasi serta selaras
                                                                    dengan strategi bisnis. Untuk mengimplementasikan tujuan
PRODUK SYARIAH                                                      tersebut, pada tahun 2023 telah dibentuk Komite ESG yang
Produk Syariah terdiri dari Produk Pembiayaan Syariah dan           merupakan Komite di bawah Direksi dan Departemen ESG di
Produk Simpanan Syariah. Produk Pembiayaan Syariah meliputi,        Divisi Enterprise and ESG Risk Management.
Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan Komersial. Sedangkan
Produk Simpanan Syariah meliputi, Giro Syariah, Tabungan            Di area bisnis khususnya di bidang lending, terdapat perubahan
Syariah dan Deposito Syariah.                                       struktur organisasi dengan dibentuknya Divisi Personal Banking.
                                                                    Pembentukan divisi baru ini dilatarbelakangi dengan melihat
JASA KONVENSIONAL                                                   peluang bisnis high yield loan khususnya di segmen konsumer
Pada sisi Konvensional, Perseroan memberikan berbagai jasa          yang semakin berkembang. Di area support khususnya di
seperti Electronic Data Capture (EDC), Branchless Banking, BTN      bidang collection, terdapat pemisahan fungsi Consumer
Cash Management, BTN Smart Residence, Virtual Account,              Collection, Recovery & Asset Sales di Kantor Pusat menjadi 2



                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  45
Page 48
                 Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                 dan Dewan Pengawas Syariah




(dua) divisi. Divisi Consumer Collection, Recovery & Asset Sales       Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Perseroan, Direksi
1 bertanggungjawab atas pengelolaan front end dan early                telah melakukan pengelolaan secara efektif terhadap sumber
bucket, sedangkan Consumer Collection, Recovery & Asset                daya tersebut. Perseroan telah menghasilkan kinerja yang baik di
Sales 2 mengelola middle to end bucket collection. Sejalan             tahun 2023 di tengah kondisi perekonomian yang masih belum
dengan transformasi di bidang collection, untuk efisiensi proses       sepenuhnya pulih. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi
pengelolaan dan penjualan aset, maka dilakukan penggabungan            perekonomian baik global, nasional maupun industri perbankan
2 (dua) Divisi Commercial Asset Management menjadi 1 (satu).           dalam mengembangkan strategi bisnis, sehingga mampu
                                                                       mengatasi kendala-kendala khususnya yang terkait dengan
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan                   dampak kondisi perekonomian terhadap bisnis Perseroan. Oleh
memiliki sebanyak 12.045 pegawai. Per 31 Desember 2023,                karena itu, dalam menyampaikan analisis kinerja Perseroan,
sebanyak 535 Pegawai berjenjang pendidikan Pasca Sarjana,              izinkan kami menyampaikan telaah perekonomian baik di
9.881 Pegawai berjenjang pendidikan Sarjana, 734 Pegawai               tingkat global, nasional maupun pada industri perbankan.
berjenjang pendidikan Sarjana Muda serta 228 Pegawai
berjenjang pendidikan SLTA. Perseroan senantiasa melakukan             Tinjauan Makro Ekonomi
program pengembangan SDM untuk memenuhi kompetensi dan
keahlian yang dibutuhkan Pegawai secara berkesinambungan               Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan
dengan metode pendidikan, pelatihan, penugasan khusus maupun           sebagai dampak dari ketegangan politik Rusia dan Ukraina. Hal
program mutasi dan promosi. Pengembangan kompetensi pegawai            ini menyebabkan naiknya harga komoditas dan energi, yang
dilakukan melalui program pembelajaran dan pengembangan                menyebabkan inflasi yang mendorong Bank Sentral dari banyak
yang sistematik untuk meningkatkan pengetahuan (knowledge),            negara menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan
keterampilan (skill) dan sikap (attitude).                             inflasi di masing-masing negara. Menjelang akhir tahun 2023
                                                                       kondisi ekonomi global menunjukkan perbaikan, inflasi dan
Perseroan juga secara berkala melakukan inovasi teknologi              suku bunga acuan di beberapa negara perlahan diturunkan.
informasi untuk mendukung bisnis Perseroan. Adanya tuntutan            Sebaliknya, pada tahun 2024, ekonomi negara berkembang
kebutuhan akan teknologi serta peningkatan transaksi dan               seperti Indonesia dan India diperkirakan akan tetap tumbuh
layanan digital Perseroan, membuat organisasi harus cepat              melebihi capaian tahun 2023. Untuk ekonomi pada negara maju
merespon perubahan-perubahan yang terjadi, pesatnya                    seperti Amerika Serikat dan Jepang diperkirakan akan tumbuh
perkembangan teknologi informasi membuat organisasi harus              lebih lambat dibandingkan tahun 2023. Ekonomi Tiongkok pada
cepat beradaptasi. Salah satunya terkait dengan infrastruktur          tahun 2024 juga diperkirakan akan melambat.
yang merupakan pondasi dari sebuah organisasi dan mencakup
keseluruhan layanan, oleh karena itu dibutuhkan infrastruktur          Dari sisi nasional, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan
teknologi informasi yang handal.                                       III tahun 2023 kembali mencatatkan hasil positif sebesar 4,94%
                                                                       yoy, sedikit lebih rendah jika dibandingkan triwulan sebelumnya.
Selama tahun 2023, Perseroan memiliki beberapa fokus untuk             Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah 5%, setelah
meningkatkan IT service excellence, hal tersebut dilakukan guna        telah tujuh triwulan berturut-turut mencatatkan capaian di atas
menjaga keberlangsungan usaha dan keamanan informasi                   5%. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia semakin pulih dan
Perseroan secara berkelanjutan. Salah satu strategi yang               solid. Dari sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor
dilakukan oleh Perseroan adalah melakukan improvement dan              Transportasi dan Pergudangan, disusul sektor Jasa lainnya.
penguatan dari sisi infrastruktur secara berkesinambungan dari         Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Konsumsi Lembaga
tahun ke tahun melalui penguatan IT monitoring, implementasi           Non Profit yang Melayani Rumah tangga (LNPRT) mengalami
standarisasi, backup management system serta modernisasi               pertumbuhan paling tinggi disusul komponen Investasi/PMTB
infrastruktur.                                                         serta konsumsi rumah tangga.


Pada tahun 2023, Perseroan juga fokus pada upaya                       Perbaikan ekonomi nasional diperkirakan akan terus berlanjut
meningkatkan elastic and resilient infrastructure, hal ini dilakukan   hingga Triwulan IV tahun 2023. Perkembangan leading indicators
dalam rangka meningkatkan ketahanan dan kemampuan untuk                hingga Desember 2023 masih menunjukkan hasil yang positif,
bangkit dan pulih apabila terjadi gangguan atau disaster,              seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih tinggi
inisiatif yang dijalankan di antaranya:                                sebesar 123,8, PMI Manufaktur yang masih berada pada level
1. Cloud journey, melakukan cloud readiness assessment,                ekspansi sebesar 52,3 serta Indeks Penjualan Riil yang mencapai
     strategi dan arsitektur cloud yang akan diterapkan, platform      217,9. Pada Januari 2024, World Bank tetap mempertahankan
     dan security serta operational integration.                       proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 sebesar
2. Implementasi teknologi cloud computing.                             5,0% dan proyeksi untuk 2024 menjadi sebesar 4,9%. Hal
3. Rutin melakukan uji coba kesiapan data center untuk aplikasi-       ini dipicu oleh masih berlanjutnya tekanan inflasi global serta
     aplikasi critical maupun non critical secara berkala.             ketidakpastian pasar keuangan global yang menyebabkan
4. Melakukan DC assessment untuk menelaah kondisi arsitektur           perlambatan ekonomi nasional. Sementara di sisi moneter,
     TI secara komprehensif dan mendapatkan strategi roadmap           setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga sebesar
     untuk mendapatkan infrastruktur TI yang elastic dan resilient.    5,75% selama 8 (delapan) bulan berturut-turut, Bank Indonesia



46          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 49
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 6,00%                   Posisi Devisa Neto (PDN) November 2023 tercatat sebesar
pada Oktober 2023 untuk memperkuat kebijakan stabilisasi                     1,58%, juga jauh di bawah threshold sebesar 20%. Sementara
nilai tukar Rupiah. Selain itu, kenaikan ini juga sebagai langkah            dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri
pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi dampaknya                   Perbankan pada November 2023 tercatat meningkat menjadi
terhadap inflasi barang impor, sehingga inflasi umum dan inti                27,89% dari posisi Oktober 2023 yang sebesar 27,44%.
tetap terkendali dalam sasaran Bank Indonesia.
                                                                             Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta
Selaras dengan perekonomian nasional, likuiditas industri                    memperhatikan tantangan yang ada, maka Perseroan
perbankan pada November 2023 dalam level yang memadai                        menetapkan target pasar untuk kredit dan pembiayaan yang
dengan rasio-rasio likuditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/                diberikan sebesar Rp329,83 triliun dan sebesar Rp347,13 triliun
Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 115,73%, meningkat                         untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan target pasar tersebut,
dibandingkan Oktober 2023 yang sebesar 117,29% atau jauh di                  Perseroan menargetkan pendapatan bunga sebesar Rp27,73
atas ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara Alat                 triliun di tahun 2023.
Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 26,04%, meningkat dibandingkan
capaian pada Oktober 2023 yang sebesar 26,36%, masih di                      Untuk mencapai target pasar tersebut, telah ditetapkan suku
atas ambang batas ketentuan yang sebesar 10%. Sementara,                     bunga dasar kredit tahun 2023 adalah sebagai berikut:


Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
                                                                                        SDBK Berdasarkan Segmen Bisnis

                              Uraian                                                                                    Kredit Konsumsi
                                                                           Kredit                        Kredit
                                                                                        Kredit Ritel
                                                                          Korporasi                      Mikro
                                                                                                                       KPR       Non KPR

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2023                                   8,05%         8,30%          n/a          7,30%       8,80%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2022                                   8,00%         8,25%          n/a          7,25%       8,75%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2021                                   8,00%         8,25%          n/a          7,25%       8,75%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2020                                   9,90%         9,90%          n/a          9,95%     11,25%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2019                                 11,00%         11,25%          n/a       10,75%       11,50%



Selain itu, Bank BTN juga telah menetapkan suku bunga untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan kompetitif disajikan
sebagai berikut:

Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
               Jenis Produk                                 Strata Saldo                  Suku Bunga Ritel          Suku Bunga Lembaga

                                             Sampai dengan Rp1 juta                              0,00%                         0,00%

                                             > Rp1 juta - Rp100 juta                             1,00%                         1,00%

                                             > Rp100 juta - Rp1 miliar                           2,40%                         2,25%
 Tabungan Investa
                                             > Rp1 miliar - Rp2 miliar                           3,15%                         3,05%

                                             > Rp2 miliar - Rp5 miliar                           3,40%                         3,20%

                                             > Rp5 miliar - Rp10 miliar                          4,15%                         3,45%

                                             > Rp10 miliar                                       4,15%                         3,90%


Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
                Jenis Produk                                     Strata Saldo                                     Suku Bunga

                                               < Rp1 juta                                                           0,00%

                                               ≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta                                             0,10%

                                               > Rp50 juta - ≤ Rp500 juta                                           0,10%
 Tabungan BTN Batara
                                               > Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar                                          0,50%

                                               > Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar                                          1,00%

                                               > Rp2 miliar                                                         1,00%




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     47
Page 50
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




                Jenis Produk                                  Strata Saldo   Suku Bunga

                                             < Rp1 juta                        0,00%

                                             ≥ Rp1 juta - < Rp50 juta          0,50%

Tabungan BTN Bisnis                          ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta        1,00%

                                             ≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar       1,25%

                                             ≥ Rp1 miliar                      1,75%


                                             ≤ Rp5 juta                        0,00%

                                             > Rp5 juta - Rp10 juta            0,00%

                                             > Rp10 juta - Rp100 juta          0,25%

Tabungan BTN Prima                           > Rp100 juta - Rp500 juta         0,50%

                                             > Rp500 juta - Rp2 miliar         0,75%

                                             > Rp2 miliar - Rp5 miliar         1,00%

                                             > Rp5 miliar                      1,25%


                                             ≤ Rp50 ribu                       0,00%
Tabungan BTN Junior
                                             > Rp50 ribu                       0,50%


                                             Rp0 - Rp500 ribu                  0,00%

TabunganKu                                   > Rp500 ribu - Rp1 juta           0,10%

                                             > Rp1 juta                        0,25%


                                             Sampai dengan Rp10 juta           1,00%

                                             > Rp10 juta - Rp25 juta           1,15%

                                             > Rp25 juta - Rp50 juta           1,25%
Tabungan SiMuda RumahKu
                                             > Rp50 juta - Rp100 juta          1,35%

                                             > Rp100 juta - Rp250 juta         1,50%

                                             > Rp250 juta                      2,00%


                                             < Rp1 juta - Rp10 juta            1,00%

                                             > Rp10 juta - Rp25 juta           1,15%

                                             > Rp25 juta - Rp50 juta           1,25%
Tabungan BTN Siap!
                                             > Rp50 juta - Rp100 juta          1,35%

                                             > Rp100 juta - Rp250 juta         1,50%

                                             > Rp250 juta                      2,00%


                                             < Rp1 juta                        0,00%

                                             ≥ Rp1 juta - Rp50 juta            0,10%

Tabungan BTN e'BataraPos                     > Rp50 juta - Rp500 juta          0,10%

                                             > Rp500 juta - Rp1 miliar         0,50%

                                             > Rp1 miliar                      1,00%


Tabanas Batara Kantor Pos                                                      0,00%




48           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 51
                                                                                                         Laporan Tahunan 2023




Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
                   Jenis Produk                                        Strata Saldo                                               Suku Bunga

                                                     ≤ Rp10 juta                                                                    0,00%

                                                     > Rp10 juta - Rp100 juta                                                       0,25%

 Giro Rupiah                                         > Rp100 juta - Rp500 juta                                                      0,75%

                                                     > Rp500 juta - Rp1 miliar                                                      1,00%

                                                     > Rp1 miliar                                                                   1,25%



Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
                                                                                                  Jangka Waktu (bulan)
    Jenis Produk                   Strata Saldo
                                                                   1             2            3            4                  6             12             24

                          < Rp1 juta                            0,00%           0,00%        0,00%         0,00%          0,00%             0,00%          0,00%

                          Rp1 juta - < Rp10 juta                1,00%           1,00%        1,00%         1,00%          1,00%             1,00%          1,00%

 Deposito Rupiah          Rp10 juta - < Rp100 juta              2,25%           2,40%        2,65%         2,65%          2,90%             2,90%          2,90%

                          ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta           2,40%           2,40%        2,90%         2,90%          3,05%             3,05%          3,05%

                          ≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar           2,40%           2,40%        2,90%         2,90%          3,05%             3,05%          3,05%

                          > Rp2 miliar                          2,40%           2,40%        2,90%         2,90%          3,05%             3,05%          3,05%



Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah
                                                                                                  Jangka Waktu (bulan)
    Jenis Produk                   Strata Saldo
                                                                   1             2            3            4                  6             12             24

                          < Rp100 juta                        2,60%         2,75%           3,00%        3,00%           3,25%          3,25%             3,25%

                          ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta         2,65%         2,75%           3,25%        3,25%           3,40%          3,40%             3,40%

 e-Deposito Rupiah        ≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar         4,25%         4,25%           4,40%        4,50%           4,65%          3,40%             3,40%

                          ≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar         4,50%         4,50%           4,65%        4,80%           4,90%          3,40%             3,40%

                          ≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar        4,60%         4,60%           4,80%        4,90%           5,00%          3,50%             3,50%

                          ≥ Rp10 miliar                       4,70%         4,70%           5,00%        5,00%           5,00%          3,60%             3,60%



Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
                                       USD                                       SGD                           AUD / CNY                            JPY
   Jenis Produk
                                                               Suku                             Suku        Strata         Suku           Strata           Suku
                                  Strata Saldo                             Strata Saldo
                                                              Bunga                            Bunga        Saldo         Bunga           Saldo           Bunga

                      < USD 1.000                             0,00%

 Tabungan BTN         USD 1.000 - < USD 10.000                0,15%
                                                                          All tiering          0,10%      All tiering     0,05%         All tiering       0,00%
 Felas                USD 10.000 - < USD 100.000              0,35%

                      ≥ USD 100.000                           0,50%



Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
                                                                                                                        USD
                               Jenis Produk
                                                                                                   Strata Saldo                             Suku Bunga

                                                                                     < USD 1.000                                                 0,00%

                                                                                     USD 1.000 - < USD 10.000                                    0,15%
 Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking
                                                                                     USD 10.000 - < USD 100.000                                  0,35%

                                                                                     ≥ USD 100.000                                               0,50%




                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                   49
Page 52
                    Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                    dan Dewan Pengawas Syariah




Tabel Suku Bunga Deposito Valas
                                                                                                Jangka Waktu (bulan)
         Jenis Produk                       Strata Saldo
                                                                     1              3              4            6            12      24
 Deposito USD                        Seluruh strata                                                     0,20%

 Deposito SGD                        Seluruh strata                                                     0,10%

 Deposito AUD/CNY                    Seluruh strata                                                     0,10%

 Deposito JPY                        Seluruh strata                                                     0,00%


Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas
                                                                                             Jangka Waktu (bulan)
  Jenis Produk                  Strata Saldo
                                                              1            2             3              4           6         12     24

                       < USD100.000                          1,00%        1,00%         1,00%          1,00%    1,00%        1,00%   1,00%

                       USD100.000 - < USD500.000             2,50%        2,50%         1,50%          1,50%    1,50%        2,50%   2,50%
 e-Deposito USD
                       USD500.000 - < USD1.000.000           2,50%        2,50%         2,00%          2,00%    2,00%        2,50%   2,50%

                       ≥ USD1.000.000                        2,50%        2,50%         2,25%          2,25%    2,25%        2,50%   2,50%


Tabel Suku Bunga Giro Valas
                      Jenis Produk                                       Strata Saldo                                   Suku Bunga

                                                           Sampai dengan USD100.000                                       0,00%
 Giro Valas (USD)
                                                           > USD100.000                                                   0,10%




Strategi dan Kebijakan Strategis

Direksi memimpin langsung perumusan strategi Perseroan                         3. Pada bidang pendanaan, inisiatif strategis yang dilakukan
melalui berbagai rapat antara Direksi dengan pada manajemen                       pada jangka pendek dan menengah meliputi pengembangan
kunci. Strategi tertuang dalam Corporate Plan Tahun 2021-2025                     kapabilitas sebagai bank transaksional dan channel
yang pelaksanaannya senantiasa dilakukan evaluasi untuk                           transaksi, serta menjadi bank operasional pengelolaan dana
memastikan efektivitas penerapan strategi yang telah ditetapkan                   institusi.
melalui berbagai evaluasi laporan internal serta rapat-rapat                   4. Pada bidang pendapatan operasional lainnya, untuk
bersama para kepala Divisi.                                                       meningkatkan profitabilitas, rencana bisnis Bank BTN pada
                                                                                  tiga tahun ke depan juga difokuskan untuk meningkatkan
Dalam menghadapi berbagai tantangan dan dalam menangkap                           Pendapatan Operasional Lainnya (POL) yang sebagian
peluang, Perseroan berupaya meningkatkan kontribusinya                            besar bersumber dari fee based income, terutama pada
pada sektor perumahan dan mendukung roadmap transformasi                          sumber-sumber baru yang berbasis transaksi dan layanan.
Kementerian BUMN dengan menetapkan visi Menjadi The Best                          Untuk memperkuat bisnis inti bank dan inisiatif dalam
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025 dengan                            mendukung sinergi BUMN, pada jangka menengah
aspirasi bisnis Perseroan yang ingin dicapai di tahun 2025. Pada                  pengembangan bisnis juga dilakukan dengan rencana
tahun 2023, telah dirumuskan strategi sebagai berikut:                            pendirian anak perusahaan atau strategi anorganik
1. Pada bidang perkreditan, telah dikembangkan strategi                           melalui rencana penyertaan modal di bidang manajemen
    pengembangan program kepemilikan hunian yang                                  investasi, perusahaan modal ventura, asuransi, pendirian
    terjangkau untuk mendukung program perumahan nasional,                        anak perusahaan multifinance dan kerja sama untuk
    pengembangan pangsa pasar KPR di segmen emerging                              mengembangkan bisnis Unit Usaha Syariah (UUS). Rencana
    affluent dan affluent dan memperluas value chain real estate                  pendirian anak perusahaan Manajemen Investasi (MI)
    yang menyasar UMKM dan Kontraktor.                                            direncanakan dilakukan dengan skema penyertaan modal
2. Pada bidang kualitas kredit dan pembiayaan, inisiatif strategis                pengendalian langsung, dalam hal ini kandidat perusahaan
    yang dilakukan pada jangka pendek dan menengah meliputi                       yang direncanakan adalah perusahaan manajemen investasi
    perbaikan proses bisnis kredit, meningkatkan kualitas dan                     yang merupakan salah satu anak perusahaan BUMN.
    efektivitas collection dan mempercepat penyelesaian kredit                 5. Pada bidang bisnis syariah, Berdasarkan laporan The Royal
    macet secara bulk (Strategi Aset Sales).                                      Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) yang bertajuk The
                                                                                  Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims
                                                                                  2024, Indonesia merupakan negara dengan populasi



50           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 53
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




     muslim terbanyak di dunia. RISSC mencatat, jumlah populasi       10. Pada bidang pengembangan jaringan (delivery channel),
     muslim di Indonesia mencapai 240,62 juta jiwa pada 2023.             dilakukan melalui pengembangan kuantitas dan ragam
     Sebagai negara dengan umat muslim terbesar, industri                 channel dengan strategi perluasan jaringan yang difokuskan
     keuangan syariah Indonesia menyimpan potensi yang sangat             pada empat inisiatif utama, yaitu strategi regionalisasi,
     besar. Konsep bank syariah saat ini relevan dengan bisnis            ekspansi cabang, agent banking dan digital channel.
     perbankan retail seperti pembiayaan KPR maupun UMKM
     yang menjadi salah satu nadi perekonomian Indonesia.             Pencapaian Target Kinerja
     Sejalan dengan potensi perbankan syariah nasional, Unit
     Usaha Syariah (UUS) Bank BTN mengalami pertumbuhan               Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada tahun 2023
     bisnis yang searah. Hal ini ditunjukkan oleh kinerja yang        Perseroan telah menghasilkan kinerja yang baik sesuai dengan
     terus tumbuh dan kemampuan UUS Bank BTN yang tetap               yang ditargetkan. Analisis kinerja Perseroan disajikan sebagai
     tumbuh di tengah tantangan pandemi.                              berikut.
6.   Pada bidang permodalan, untuk mendukung pertumbuhan
     bisnis yang sehat dan berkelanjutan dibutuhkan dukungan          Kinerja Operasional dan Keuangan
     permodalan yang kuat dengan mempertimbangkan
     pemenuhan kewajiban modal minimum bank sesuai Basel              Dari sisi operasional, segmen usaha Perseroan berdasarkan
     III. Sesuai dengan POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal              jenis usaha mencakup 2 (dua) segmen utama, yaitu segmen
     29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal               Konvensional dan segmen Syariah. Segmen konvensional terdiri
     Minimum Bank Umum berikut perubahannya, bahwa                    dari produk konsumer dan produk komersial. Nilai penyaluran
     bank harus menyediakan modal berupa modal minimum                produk Kredit Konsumer tahun 2023 sebesar Rp42,45 triliun,
     berdasarkan peringkat risiko dan tambahan modal sebagai          meningkat 1,57% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
     penyangga berdasarkan Basel III (terdapat 3 (tiga) jenis         sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama
     yaitu capital conservation buffer, countercyclical buffer, dan   disebabkan oleh peningkatan penyaluran Kredit Perumahan
     capital surcharge).                                              dari KPR Non Subsidi dan Kredit Perumahan Lainnya. Jumlah
7.   Pada bidang human capital, dalam rangka mewujudkan               nilai Produk Komersial tahun 2023 sebesar Rp286,66 triliun,
     “One of Home of Indonesia’s Best Talent”, pengembangan           meningkat 9,60% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
     Sumber Daya Manusia (SDM) pada jangka pendek dan                 sebesar Rp261,55 triliun. Peningkatan tersebut terutama
     menengah diselaraskan dengan Corporate Plan Tahun 2021-          disebabkan oleh peningkatan penyaluran produk Kredit
     2025. Rencana jangka menengah bidang SDM bertujuan               Komersial sebesar 21,02% dan produk Simpanan Komersial
     untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik yang            sebesar 7,68%. Nilai penyaluran Kredit Komersial tahun 2023
     memiliki kapabilitas unggul dan produktivitas yang tinggi.       sebesar Rp42,96 triliun, meningkat 14,10% dibandingkan
     Sebagai upaya mewujudkan aspirasi tersebut, dirumuskan           dengan tahun 2022 yang sebesar Rp37,65 triliun. Jumlah dana
     dimensi dan parameter yaitu, Ability to Attract Top Talent,      produk Simpanan Komersial tahun 2023 sebesar Rp243,69
     Ability to Retain Top Talents, Talent’s Capability Readiness     triliun, meningkat 8,84% dibandingkan dengan tahun 2022
     dan Employee Productivity.                                       yang sebesar Rp223,89 triliun. Peningkatan tersebut terutama
8.   Pada bidang infrastruktur TI, untuk mendukung corporate          disebabkan oleh pertumbuhan Giro Komersial sebesar 23,33%.
     plan, aspirasi bisnis serta visi Bank BTN sebagai “Menjadi
     The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun              Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan
     2025”, Bank BTN telah menyusun enam tema pada rencana            Syariah tahun 2023 sebesar Rp37,11 triliun. Angka ini
     strategis TI tahun 2021-2025. Pada tahun 2023, Bank BTN          meningkat 17,36% dibanding penyaluran pembiayaan di tahun
     mengusung tema utama yaitu Expand the Transformation             2022. Peningkatan tersebut disebabkan kenaikan kontribusi
     yang melanjutkan eksekusi upgrade/replace dan atau               pertumbuhan dari pembiayaan konsumer sebesar Rp5,59 triliun
     enhancement terhadap sistem-sistem kritikal yang telah           yang meningkat sebesar 19,16% dibandingkan tahun 2022.
     diidentifikasikan. Pada tema ini Bank BTN melanjutkan            Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2023 adalah
     pengembangan sistem (seperti digital channel) agile based.       sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68% dibandingkan
9.   Pada bidang good corporate governance (GCG), risk                dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64 triliun. Peningkatan
     management dan compliance, Perseroan melakukan                   tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan nominal
     penguatan struktur organisasi dan proses bisnis yang             Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan Syariah dan Deposito
     berlandaskan prinsip–prinsip GCG secara konsisten terus          Syariah juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar
     dilakukan melalui penguatan empat pilar utama implementasi       12,26% dan 6,99%.
     GCG yaitu: (i) Commitment on Governance; (ii) Governance
     Structure; (iii) Governance Process, dan (iv) Governance         Dari sisi keuangan, jumlah laba tahun berjalan tahun 2023
     Outcome.                                                         adalah sebesar Rp3,50 triliun, mengalami peningkatan
                                                                      sebesar Rp455,92 miliar atau 14,97% dibandingkan dengan




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  51
Page 54
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




tahun 2022 sebesar Rp3,04 triliun. Total Pendapatan Bunga          proses bisnis seperti implementasi Commercial Banking Center
dan Bagi Hasil tahun 2023 adalah sebesar Rp28,27 triliun,          (CBC), Regional Loan Processing Center (RLPC) sehingga proses
mengalami peningkatan 9,21% dari total Pendapatan Bunga            kredit menjadi lebih prudent dan juga asset sales yang dilakukan
dan Bagi Hasil tahun 2022 sebesar Rp25,89 triliun. Seiring         secara periodik. ROA, ROE dan NIM di tahun 2023 masing-
dengan peningkatan pendapatan bunga dan bagi hasil serta           masing sebesar 1,07%, 13,86%, dan 3,75% pencapaian
peningkatan laba tahun berjalan, total aset Bank BTN pun juga      tersebut didukung oleh peningkatan laba Perseroan pada tahun
mengalami peningkatan. Total Aset tahun 2023 adalah sebesar        2023, peningkatan pendapatan operasional selain bunga dan
Rp438,75 triliun, meningkat 9,10% dibandingkan dengan tahun        efesiensi pada overhead cost.
2022 yang sebesar Rp402,15 triliun. Ekuitas Bank mencapai
sebesar Rp30,48 triliun, meningkat 17,64% dari tahun 2022          Kendala yang Dihadapi Perseroan
sebesar Rp25,91 triliun.
                                                                   Bisnis Bank BTN akan tetap berfokus pada sektor perumahan dan
Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai dengan                      terkait dengan perumahan, karena sektor perumahan masih tetap
yang Ditargetkan                                                   menjadi sektor dengan potensi pertumbuhan yang tinggi seiring
                                                                   dengan meningkatnya permintaan dan jumlah backlog nasional.
Secara umum Bank BTN telah memenuhi harapan para                   Bank BTN juga tetap optimis akan terus dapat mencatatkan
Pemangku Kepentingan. Berbagai target yang telah ditetapkan        kinerja keuangan yang baik seiring dengan adanya beberapa
telah terealisasi di tahun 2023. Aset di tahun 2023 sebesar        regulasi baru yang terbit di tahun 2023. Dari sektor perumahan,
Rp441,79 triliun, dengan capaian 101,81% di atas target.           Pemerintah baru melakukan penyesuaian terbaru atas batasan
Pencapaian tersebut disebabkan oleh surat berharga yang            harga rumah subsidi untuk tahun 2023 dan tahun 2024 dengan
dimiliki, kredit/piutang/pembiayaan yang diberikan dan DPK         rata-rata kenaikan sebesar 7% sejak akhir Juni 2023 dan 3% per
berhasil melampaui target yang ditetapkan. Capaian ekuitas         1 Januari 2024. Selain itu, Pemerintah baru saja mengeluarkan
di tahun 2023 sebesar 103,16% dengan realisasi Rp30,48             kebijakan PPN DTP terbaru di sektor properti untuk pembelian
triliun. Ekuitas yang lebih kuat pada tahun 2023 didukung oleh     rumah dengan harga sampai dengan Rp5 miliar dengan insentif
profitabilitas yang lebih baik sehingga meningkatkan saldo laba    sebesar 100% untuk dasar pengenaan PPN DTP maksimal Rp2
pada tahun tersebut.                                               miliar dari harga rumah tersebut sampai dengan Juni 2024 dan
                                                                   50% untuk periode Juli - Desember 2024.
Realisasi pendapatan bunga di tahun 2023 sebesar Rp28,28
triliun dengan capaian 101,99% di atas target, pencapaian          Terdapat juga Bantuan Biaya Administrasi (BBA) senilai Rp4
tersebut disebabkan oleh perbaikan kualitas kredit dan             juta untuk rumah subsidi dengan maksimal harga Rp350 juta
strategi Perseroan dalam ekspansi kredit high yield. Demikian      dari November 2023 – Desember 2024. Kebijakan terkait
pula dengan laba operasional di tahun 2023 yang berhasil           perumahan ini tentunya dapat menstimulus permintaan di sektor
melampaui target 113,09% dengan realisasi Rp4,54 triliun,          properti dan mendorong pertumbuhan kredit Perseroan sebagai
pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya strategi           bank yang berfokus di sektor tersebut. Selain itu, adanya insentif
Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi kredit       GWM dan rasio PLM diharapkan dapat memberikan tambahan
high yield dan optimalisasi pendapatan operasional selain          likuiditas bagi Perseroan, yang nantinya dapat digunakan untuk
bunga. Sejalan dengan pencapaian laba operasional, laba            penyaluran kredit, terutama di sektor perumahan. Selain itu,
bersih di tahun 2023 terealisasi sebesar Rp3,50 triliun dengan     dengan POJK terbaru (POJK 12/2023) terkait spin off UUS,
capaian 114,65% yang berhasil melampaui target yang                Perseroan akan mengikuti peraturan tersebut dan sedang dalam
ditetapkan, pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya        proses pengkajian terhadap berbagai opsi yang ada.
strategi Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi
kredit high yield dan optimalisasi pendapatan operasional          Merespon ketidakpastian global serta era suku bunga tinggi
selain bunga. Laba di tahun 2023 ini merupakan laba terbesar       di sepanjang tahun 2023, Perseroan menghadapi beberapa
sepanjang sejarah Perseroan berdiri.                               tantangan dan juga peluang yang membuat Perseroan tetap
                                                                   dapat berkinerja positif.
Dari sisi rasio keuangan, CAR di tahun 2023 sebesar 20,07%         a. Hingga September 2023, telah terjadi kenaikan BI7DRRR
dengan capaian 103,24% di atas target, pencapaian tersebut             sebesar 225 bps sejak kenaikan pertama kali pada Agustus
dikontribusi oleh peningkatan laba, penambahan modal inti              2022 yang memberikan tekanan pada beban bunga
yang didapat dari rights issue dan kemampuan Perseroan dalam           Perseroan. Per September 2023, beban bunga tumbuh 44%
mengelola portofolio surat berharga yang dimiliki sehingga tidak       yoy, namun masih terkendali karena pertumbuhan beban
memiliki kerugian month to month (mtm) yang signifikan. NPL di         bunga masih lebih rendah dibandingkan kenaikan BI7DRRR
tahun 2023 sebesar 3,01%, lebih baik dibandingkan target yang          yang sebesar 64%.
sebesar 3,45%. Hal tersebut didorong oleh inisiatif perbaikan




52          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 55
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




b. Selain kenaikan suku bunga acuan, likuiditas perbankan           acuan BI tetap dipertahankan pada level 6,00% di akhir tahun
   sepanjang tahun 2023 juga cukup ketat, terutama dengan           2023 dan kemudian memulai penurunannya pada Semester II
   diluncurkannya instrumen Operasi Pasar Terbuka BI yang           2024. Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi
   baru, yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), SVBI,        akan tetap terjaga kinerjanya, kembali normal seperti sebelum
   dan SUVBI. Akibat ketatnya likuiditas, terjadi peningkatan       pandemi. Diperkirakan pada tahun 2024 Dana Pihak Ketiga
   CoF yang menyebabkan penurunan NIM.                              (DPK) akan tumbuh pada kisaran 8,0% - 9,0% dan penyaluran
                                                                    kredit perbankan akan tumbuh sebesar 10,0% - 12,0%.
Di sisi lain, Perseroan terus berupaya menjawab tantangan
tersebut dengan terus mempertahankan kinerja yang kuat dan          Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk tumbuh yang
mengembangkan lini bisnis lainnya:                                  sangat besar mengingat masih tingginya angka backlog
a. Per September 2023, kredit dan pembiayaan kembali                perumahan nasional dan tingginya jumlah masyarakat yang
     tumbuh solid sebesar 9,9% yoy, sejalan dengan guidance         belum memiliki rumah yang layak. Hingga September 2023,
     tahun 2023, dan akan terus ditingkatkan dengan mendorong       total KPR mencatatkan pertumbuhan positif mencapai 12,66%
     penyaluran kredit high yield.                                  yoy. Perpanjangan stimulus yang diberikan Pemerintah pada
b. Pada September 2023, Fee Based Income (FBI) tumbuh               sektor perumahan, akan berdampak pada peningkatan
     67,3% yoy dengan porsi FBI terhadap total pendapatan yang      permintaan akan rumah di tahun 2024. Pada akhir November
     telah mencapai 10,2%, FBI menjadi sumber pendapatan            2023, pemerintah memberikan insentf Pajak Pertambahan Nilai
     tambahan bagi Perseroan untuk mengurangi ketergantungan        Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru
     pada aset yang sensitif terhadap suku bunga.                   dengan harga hingga Rp5 miliar dan membebaskan PPN 100%
c. Efisiensi di sisi operasional juga turut membaik, tercermin      untuk rumah dengan nilai jual objek pajak maksimal Rp2 miliar,
     dari penurunan biaya operasional sebesar 5,6% yoy hingga       yang berlaku hingga Juni 2024. Sedangkan untuk periode Juli
     September 2023.                                                hingga Desember 2024, Pemerintah akan memberikan diskon
d. Perseroan juga secara aktif mengelola cost of fund               PPN sebesar 50%. Insentif PPN DTP ini diperkirakan akan
     melalui rekomposisi pendanaan yang sebelumnya sangat           menjadi pendorong utama terhadap permintaan perumahan
     bergantung pada deposito komersial dan dialihkan ke dana       sepanjang tahun 2024. Selain itu, stimulus juga diberikan
     ritel dan giro-giro operasional.                               oleh Bank Indonesia yaitu pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/
                                                                    Pembiayaan Properti menjadi maksimal 100% untuk semua jenis
                                                                    properti yang berlaku hingga Desember 2024.
Hal-Hal Penting yang Diperkirakan Terjadi
pada Masa Mendatang dan Prospek                                     Berbagai perkiraan kondisi perekonomian global dan nasional
Usaha                                                               serta industri perbankan tersebut, Perseroan memiliki peluang
                                                                    untuk tumbuh. Peluang yang dimiliki Perseroan antara lain
Pada Januari 2024, World Bank menurunkan proyeksi                   sebagai berikut:
pertumbuhan ekonomi dunia menurun ke level 2,4% untuk tahun         1. Sektor Perumahan memiliki potensi yang baik pada tahun
2024. Sementara Bank Indonesia memprakirakan ekonomi                    depan. Pada tahun 2024, KPR diprediksi tumbuh 9,5% (yoy)
dunia melambat menjadi 2,8% pada 2024. Perkembangan                     yang pertumbuhannya didorong permintaan KPR segmen
tersebut didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih        menengah.
berada di atas target dengan tekanan yang mulai mereda.             2. Relaksasi kebijakan Loan to Value (LTV) atau Financing to
Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga kebijakan moneter           Value (FTV) diperpanjang sampai dengan Desember 2024.
termasuk Federal Funds Rate (FFR) diprakirakan tetap bertahan       3. Akselerasi layanan keuangan digital yang semakin masif,
tinggi dalam jangka waktu yang lama (higher for longer).                terutama pada user internet dan mobile banking yang
                                                                        berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.
Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
tahun 2024 diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam      Dengan memanfaatkan keunggulan internal yang dimiliki,
kisaran 4,8% - 5,2%. Kemudian tingkat inflasi di tahun 2024         maka Perseroan optimis memiliki prospek yang baik di masa
diperkirakan akan melandai dibandingkan 2023 pada kisaran           mendatang. Sesuai dengan roadmap Corporate Plan tahun
target Bank Indonesia yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai             2021-2025. Transformation journey Bank BTN pada tahun
tingkat inflasi tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan     2024-2025 adalah “Disrupt and Scale up Through Digital” yang
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.        dijabarkan sebagai berikut:
Sementara, rata - rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika   1. Bisnis
Serikat (AS) diperkirakan di kisaran Rp15.500 pada akhir tahun          • Funding, yaitu dengan meningkatkan BTN Solusi dan
2024, dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar                    penawaran program khusus sektor ke lebih banyak sektor
keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed. Suku bunga               serta meningkatkan lebih banyak kasus penggunaan
                                                                            analitik.




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 53
Page 56
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




    • Lending, yaitu dengan meluncurkan ekosistem                  Faktor - faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan
      perumahan pelanggan digital satu atap, meluncurkan           jumlah dan pembayaran dividen di antaranya adalah tingkat
      pasar business layanan di luar perbankan, meluncurkan        kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal, kebutuhan dana
      pinjaman UMKM yang didukung properti untuk sektor            untuk ekspansi usaha lebih lanjut, tanpa mengurangi hak dari
      lain (non-perumahan), serta meningkatkan BTN Properti        RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan
      menjadi portal properti online terbesar ke 3 di Indonesia.   anggaran dasar. Selain pembagian dividen, Perseroan juga
   • Ecosystem, yaitu mengembangkan BTN Properti menjadi           telah memenuhi hak-hak pemegang saham sebagai berikut:
      portal properti online terbesar ke 3 di Indonesia.
2. Enabler                                                         Hak dan Wewenang Istimewa Pemegang Saham Seri A
   • Meluncurkan modul pelatihan lanjutan untuk semua              Dwiwarna:
      peran di seluruh organisasi.                                 1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS.
   • Meningkatkan loan origination system (LOS) dan                2. Hak untuk mengusulkan calon anggota Direksi dan calon
      dashboard restrukturisasi.                                      anggota Dewan Komisaris.
   • Meluncurkan Program Inovasi BTN.                              3. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS.
                                                                   4. Hak untuk meminta dan mengakses data dan dokumen
                                                                      Perseroan dengan mekanisme penggunaan hak dimaksud
Tata Kelola Perusahaan                                                sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan
                                                                      peraturan perundang-undangan.
Perseroan menyadari bahwa keberlangsungan usaha suatu
entitas usaha tidak hanya diukur dari performa keuangan            Hak yang Sama Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan
serta peningkatan keuntungan semata, namun juga melalui            Pemegang Saham Seri B:
pengelolaan internal perusahaan di antaranya yaitu pelaksanaan     1. Hak untuk menghadiri, menyampaikan pendapat, dan
Good Corporate Governance (GCG) yang efektif. Pada                    memberikan suara dalam RUPS berdasarkan satu saham,
dasarnya Perseroan menerapkan prinsip-prinsip GCG dengan              memberi hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1
tujuan dan keyakinan bahwa hal ini akan menjamin terciptanya          (satu) suara.
keseimbangan bisnis secara menyeluruh sehingga segenap             2. Hak untuk memperoleh informasi mengenai perusahaan
bentuk kepentingan, baik bisnis maupun sosial, individu dengan        secara tepat waktu, benar, dan teratur, kecuali hal-hal yang
kelompok, internal juga eksternal, jangka pendek dan jangka           bersifat rahasia.
panjang serta kepentingan shareholders dan stakeholders akan       3. Hak untuk menerima bagian dari keuntungan Perusahaan
menuju pada titik keseimbangan. Penerapan prinsip-prinsip GCG         yang diperuntukan bagi Pemegang Saham dalam bentuk
sangat diperlukan, agar Perseroan menjadi lebih tangguh dan           dividen dan pembagian keuntungan lainnya, sebanding
mampu bertahan dalam menghadapi persaingan yang semakin               dengan jumlah saham yang dimiliki.
ketat. Perseroan terus berupaya mengikuti perkembangan praktik     4. Hak untuk memperoleh penjelasan lengkap dan informasi
GCG terbaik di tingkat nasional, regional maupun internasional        yang akurat mengenai prosedur yang harus dipenuhi
yang relevan dan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan.               berkenaan dengan penyelenggaraan RUPS.
                                                                   5. Dalam hal terdapat lebih dari satu jenis dan klasifikasi
Dalam rangka meningkatkan penerapan tata kelola secara                saham dalam Perusahaan, maka setiap pemegang saham
berkelanjutan, Perseroan senantiasa menerapkan kelima                 berhak mengeluarkan suara sesuai dengan jenis, klasifikasi
asas GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas,          dan jumlah saham yang dimiliki, dan setiap pemegang
independensi    dan    fairness.   Kelima    asas    tersebut         saham berhak untuk diperlakukan setara berdasarkan jenis
diimplementasikan melalui pemenuhan kepentingan pemegang              dan klasifikasi saham yang dimilikinya.
saham dan memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh            6. Hak untuk mengalihkan, melepaskan hak atau menjadikan
pemegang saham; keberlanjutan dan daya tahan; melaksanakan            jaminan utang seluruh atau sebagian besar harta kekayaan
pengungkapan dan transparansi; serta dalam menjalankan tugas          Perseroan lebih dari 50% dari jumlah nilai kekayaan bersih
dan tanggung jawab Dewan Komisaris dalam menjalankan                  Perseroan baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi.               yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain
                                                                      Direksi harus mendapat persetujuan RUPS.
Dalam pelaksanaan pemenuhan kepentingan pemegang saham,            7. Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS dengan rincian:
Bank BTN telah memenuhi hak-hak pemegang saham di antaranya           a. Pemegang saham Seri A Dwiwarna;
membayar dividen secara adil dan tepat waktu. Dasar Kebijakan         b. 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang mewakili
Pembagian Dividen dilakukan berdasarkan Keputusan Rapat                    1/20 (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum                        saham yang telah dikeluarkan Perseroan dengan hak
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) berdasarkan Undang-                     suara yang sah
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berikut
perubahannya. Besarnya dividen Perseroan jumlahnya akan
ditentukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).




54          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 57
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




Pada tahun 2023, Perseroan telah menyelenggarakan RUPS              Perseroan dapat meraih kesuksesan dan keberlanjutan sampai
Tahunan secara tepat waktu. RUPS Tahunan Tahun 2023                 saat ini tentunya tidak terlepas dari keterlibatan dan dukungan
dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2023. RUPS Tahunan               dari seluruh pemangku kepentingan, salah satunya adalah
telah diselenggarakan dengan baik sesuai dengan agenda yang         sumber daya dari pemasok. Berpedoman pada Kebijakan
telah ditetapkan.                                                   Khusus Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau
                                                                    Jasa, Perseroan menerapkan prinsip menggunakan produksi
Dalam memastikan penerapan keberlanjutan dan daya tahan             dalam negeri dengan tetap mengindahkan ketentuan peraturan
Perseroan, Bank BTN telah melakukan pengukuran kinerja              perundang-undangan yang berlaku dalam rangka mendorong
keberlanjutan dan melaporkannya dalam Laporan Keberlanjutan         pertumbuhan industri dalam negeri. Perseroan mewujudkannya
setiap tahunnya. Perseroan secara ikut berkontribusi terhadap       dengan menjalin kerja sama dengan pemasok lokal, yaitu
penanganan isu-isu keberlanjutan dan meningkatkan ketahanan         pemasok yang secara geografis berdomisili di dalam negeri.
perusahaan terhadap risiko keberlanjutan. Perseroan telah           Apabila keperluan barang dan jasa tidak bisa dipenuhi oleh
mengidentifikasi kelompok pemangku kepentingan utama untuk          pemasok lokal, atau karena alasan/pertimbangan tertentu,
dilibatkan dalam membahas isu-isu penting yang dihadapi oleh        barulah Perseroan akan menggandeng pemasok luar negeri/
Perseroan. Dengan demikian, Perseroan dapat mengklasifikasi         asing, yaitu mereka yang secara geografis berdomisili di luar
dengan akurat pemangku kepentingan yang paling                      Indonesia.
berkepentingan dengan Perseroan secara timbal balik, bentuk
hubungan yang dijalin, topik yang perlu dikomunikasikan, dan        Perseroan berkomitmen dalam pencapaian pembangunan
upaya yang tepat untuk memaksimalkan karakteristik media            berkelanjutan dengan mendukung Program Tanggung Jawab
komunikasi. Upaya tersebut bertujuan untuk mencapai target          Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN. Dalam pelaksanaan
lanjutan yang diharapkan Perseroan melalui komunikasi yang          bisnis perusahaan, Program TJSL sudah menjadi bagian dari
efektif.                                                            pendekatan bisnis perusahaan dengan tujuan memberikan
                                                                    masyarakat luas manfaat secara ekonomi, sosial, dan
Perseroan memahami bahwa nasabah memainkan peran yang               lingkungan. Perseroan tidak hanya memaknai substansi program
sangat penting dalam jalannya operasi bisnis perusahaan.            TJSL sebagai upaya membangun hubungan yang harmonis dan
Menjaga privasi dan keamanan nasabah merupakan hal yang             saling menguntungkan dengan lingkungan, komunitas, dan
penting untuk diperhatikan guna membangun kepercayaan               pemangku kepentingan, baik secara lokal, nasional maupun
nasabah. Perseroan menyimpan data nasabah yang diambil              global, tetapi juga sebagai upaya Perseroan untuk melaksanakan
pada saat registrasi. Mengingat bahwa seluruh data tersebut         misinya dalam memberikan dampak dan kontribusi positif
merupakan informasi penting dan mengandung privasi bagi             bagi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan
nasabah, data tersebut sudah sepatutnya dijaga dan dilindungi.      menyelenggarakan Program TJSL, Perseroan memiliki tujuan
Seiring dengan kemajuan teknologi, makin sering dan mudah           untuk berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan
masyarakat mengakses layanan atau aplikasi berbasis data,           berkelanjutan, memberikan dukungan terhadap keberhasilan
maka makin besar pula potensi terjadinya kejahatan siber.           bisnis dalam jangka panjang, serta memenuhi harapan
                                                                    pemangku kepentingan terhadap Perseroan. Perseroan
Perseroan telah memiliki Kebijakan Khusus tentang Keamanan          mengemban tugas moral untuk mengembangkan bisnis dan
Teknologi Informasi. Kebijakan ini memastikan bahwa informasi       memajukan perekonomian dalam negeri yang berkelanjutan
yang dikelola tetap memenuhi prinsip kerahasiaan, integritas,       dengan senantiasa berpedoman pada nilai integritas, mematuhi
dan ketersediaan secara efektif dan efisien guna menjamin           hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta
keberhasilan bisnis Perseroan. Selain itu, kebijakan ini berperan   menjunjung tinggi etika bisnis.
penting dalam rangka menjaga citra Perseroan sebagai bank
terpercaya yang mampu melindungi informasi pelanggan                Perseroan sebagai Lembaga Jasa Keuangan yang peduli
serta berdedikasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan            lingkungan telah menyesuaikan kebijakan pemberian kredit
masyarakat.                                                         dengan konsep Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
                                                                    Dalam menyalurkan kredit, Perseroan memberikan perhatian
Perseroan juga melakukan upaya lain untuk melindungi                khusus terhadap persyaratan lingkungan sesuai dengan prinsip
keamanan data nasabah dengan memasang semua perangkat               kehati-hatian. Dengan demikian, Perseroan dapat menghindari
lunak yang telah diotorisasi dan rutin diperbarui secara            kesalahan berupa pemberian kredit kepada pengembang yang
berkala, memberikan pelatihan keamanan teknologi informasi          dapat memanfaatkannya untuk proyek atau kegiatan yang
kepada seluruh pengguna, serta menerapkan manajemen                 berdampak negatif terhadap lingkungan. Guna memastikan
atau standardisasi kata sandi (password) untuk memastikan           bahwa kredit yang diberikan tidak digunakan untuk proyek
keamanan akses terhadap informasi yang dilindungi. Evaluasi         atau kegiatan yang merugikan lingkungan, beberapa praktik
secara berkala juga dilakukan demi menjaga agar arsitektur          penerapannya meliputi memberikan persyaratan lingkungan
keamanan data yang dimiliki Perseroan sangat memadai dan            yang harus dipenuhi, termasuk Analisis Mengenai Dampak
efektif dalam melindungi data nasabah.                              Lingkungan (AMDAL). Persyaratan ini sangat penting untuk




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 55
Page 58
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




menghindari kesalahan dalam pengelolaan dana kredit.               berlandaskan pada perilaku yang sesuai dengan kode etik. Oleh
Selain itu, Perseroan juga menganggap penting adanya               karena itu, apabila terdapat pelanggaran terhadap kode etik,
kegiatan pengembangan kompetensi bagi pengembang atau              manajemen telah menyiapkan media pelaporan yang dikelola
mitra kerjanya terkait dengan skema pembiayaan dan potensi         secara transparan dan adil melalui sarana Whistleblowing
dampaknya terhadap lingkungan.                                     System.


Tidak hanya kredit untuk proyek perumahan, kebijakan               Terkait dengan daya tahan Perseroan, Dewan Komisaris sangat
pengelolaan risiko keberlanjutan juga dikembangkan untuk           menekankan pada efektivitas pelaksanaan manajemen risiko dan
penyaluran kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Perseroan        sistem pengendalian internal. Melalui Komite Pemantau Risiko
melakukan proses Kajian Risiko Sosial dan Lingkungan untuk         dan Komite Audit, Dewan Komisaris senantiasa memastikan
menilai risiko kredit dari sisi lingkungan dan sosial serta        bahwa manajemen risiko dan sistem pengendalian internal
memastikan debitur, baik debitur realisasi baru maupun debitur     berjalan secara efektif.
consumer yang sudah ada, tidak memiliki usaha yang berpotensi
merusak lingkungan dan menimbulkan konflik sosial.                 Perseroan senantiasa menerapkan keterbukaan informasi
                                                                   yang dibutuhkan bagi para pemangku kepentingan. Terkait
Selain memenuhi tanggung jawab lingkungan melalui                  kepemilikan saham, Perseroan telah mengungkapkan informasi
penerapan regulasi, Perseroan juga berupaya menjaga                antara lain pemegang saham 5% atau lebih, kepemilikan
kelestarian lingkungan melalui program dan aktivitas konservasi.   saham baik yang langsung dan tidak langsung dari pemegang
Untuk mendukung program ini, Perseroan tidak memiliki kantor       saham utama dan/atau pemegang saham dalam jumlah besar,
operasional yang letaknya di daerah konservasi atau yang           serta kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris baik
memiliki keanekaragaman hayati yang dilindungi.                    langsung dan tidak langsung. Perseroan juga melaksanakan
                                                                   pengungkapan informasi melalui laporan tahunan. Laporan
Terkait hubungan Perseroan dengan Pegawai, Perseroan               tahunan Perseroan telah memuat antara lain, visi, misi, tujuan
berkomitmen penuh dalam hal perlindungan hak-hak pegawai.          dan sasaran Perseroan, kinerja keuangan dan non keuangan,
Pemenuhan atas hak-hak pegawai akan meningkatkan kepuasan          kebijakan dividen, detail biografi dari semua Direksi dan Dewan
pegawai yang kemudian secara langsung mendukung performa           Komisaris, rincian kehadiran masing-masing Direksi dan Dewan
Perseroan dalam mencapai keberlanjutan. Perseroan secara rutin     Komisaris dalam semua rapat Direksi dan Dewan Komisaris yang
melakukan perundingan dengan Serikat Pekerja untuk menyusun        diadakan sepanjang tahun, remunerasi anggota Direksi dan
dan menyepakati Perjanjian Kerja Bersama (PKB).                    Dewan Komisaris, transaksi pihak terkait, serta kantor Akuntan
                                                                   Publik beserta biaya audit dan non auditnya.
Sebagai langkah untuk membina kerja sama, Perseroan selalu
berusaha untuk menciptakan komunikasi dua arah dengan              Selain melalui laporan tahunan, Perseroan menyediakan akses
para pegawai, termasuk memberikan informasi terkait dengan         informasi dan data baik laporan terkait keuangan dan non
perubahan struktur organisasi dan penambahan unit bisnis           keuangan kepada publik secara transparan melalui berbagai
kepada pegawai serta hal-hal yang terkait dengan kepegawaian.      media seperti situs web (dalam dua bahasa), media massa
Informasi tersebut dapat diakses melalui LApS, sebuah aplikasi     (siaran pers), majalah/buletin internal, pertemuan dengan
internal yang mengatur tentang ketentuan Perseroan.                analis, situs resmi BEI, poster dan banner produk, aksi korporasi,
                                                                   bahan presentasi Perseroan ke publik dan sebagainya.
Perseroan juga memahami bahwa setiap pegawai berhak atas
perlindungan dalam bekerja, yang tertuang dalam Kesehatan          Perseroan senantiasa menjalin hubungan yang harmonis
dan Keselamatan Kerja (K3). Perseroan berupaya semaksimal          dengan pemegang saham, investor potensial, analis maupun
mungkin untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan           masyarakat pasar modal lainnya dengan menyelenggarakan
sehat bagi pegawai guna mencapai angka kecelakaan kerja            kegiatan-kegiatan secara berkala seperti pertemuan dengan
nihil (zero accident). Lingkungan kerja yang aman dan sehat        analis/investor dalam skala nasional maupun internasional
memengaruhi peningkatan produktivitas dan rasa kepercayaan         serta paparan kinerja kepada publik. Perseroan juga memenuhi
pegawai terhadap Perseroan, yang kemudian dapat mengantar          kewajiban keterbukaan informasi sebagaimana yang diatur
pada keberhasilan perusahaan.                                      dalam peraturan Pasar Modal seperti Keterbukaan atas Informasi
                                                                   atau Fakta Material, Laporan Keuangan, Laporan tahunan dan
Perseroan telah memberikan rincian kontak melalui situs web        Laporan Pemegang Saham Tertentu.
Perseroan atau Laporan Tahunan yang mana para pemangku
kepentingan dapat menggunakannya untuk meyampaikan                 Terkait tanggung jawab Dewan Komisaris, Dewan Komisaris
keluhan, saran maupun kemungkinan adanya pelanggaran atas          adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan
hak-hak mereka. Dalam meningkatkan implementasi penerapan          secara umum dan/atau khusus sesuai dengan Anggaran
GCG di Bank BTN, manajemen Perseroan berkomitmen                   Dasar serta memberi nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris
menjalankan     perusahaan   secara   profesional    dengan        merupakan pihak yang bertugas atau berfungsi melakukan




56          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 59
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi untuk             3. Memperkuat organ pada Kantor Wilayah diantaranya
kepentingan Perseroan dan Pemegang Saham khususnya serta               dengan penguatan fungsi control dengan membentuk
pemangku kepentingan pada umumnya. Terkait komposisi                   Regional Business Control (RBC) yang membawahi Branch
Dewan Komisaris, saat ini Perseroan memiliki 50% Komisaris             Business Control (BBC), CBC-Business Control (CBC-BC), dan
Independen dari jumlah Dewan Komisaris yang ada di                     Regional Loan Processing Center- Business Control (RLPC -BC).
Perseroan. Komposisi Komisaris Independen pada posisi tanggal      4. Perseroan telah memiliki rencana dan dan strategi yang
31 Desember 2023 berjumlah 4 (empat) orang dari 8 (delapan)            tercantum dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) yang di
orang Komposisi Dewan Komisaris.                                       turunkan ke dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana
                                                                       Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Dalam rangka meningkatkan peran Dewan Komisaris dalam              5. Pembaruan Kebijakan SOP Sistem Manajemen Kinerja Bank
menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris dibantu                 BTN (STORM) dengan menyusun Kebijakan Khusus Rencana
oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite Audit, Komite Remunerasi dan         Strategis dan Performance.
Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko.                            6. Implementasi arsitektur kebijakan baru.
                                                                   7. Implementasi konsep ESG di seluruh lini bisnis Bank melalui
Dalam rangka evaluasi penerapan GCG, Perseroan                         penyusunan roadmap dan framework ESG BTN 2023-2028.
melaksanakan GCG Assessment yang dilaksanakan secara               8. Melakukan kajian implementasi ICoFR lebih lanjut dengan
periodik dan konsisten setiap tahun yang terdiri dari self             Divisi-divisi terkait.
assessment maupun assessment dari pihak eksternal. Penilaian       9. Perseroan telah mengimplementasikan WBS secara
self assessment Tata Kelola dilakukan secara berkala pada posisi       independen yaitu pengelolaan WBS dilakukan oleh pihak
akhir bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Untuk tahun             ketiga.
2023, standar penerapan Tata Kelola selain mengacu pada            10. Melakukan assessment risk maturity untuk mengetahui tingkat
Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                 pengelolaan dan pemahaman risiko.
Kelola Bagi Bank Umum juga mulai mengikuti ketentuan Surat
Edaran OJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum.                                             Penilaian Komite di Bawah Direksi

Hasil self assessment pada bulan Juni 2023 dan bulan Desember      Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
2023 berada pada peringkat 2 (dua) yang mencerminkan               keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam rangka
Manajemen Perseroan telah melakukan penerapan Tata Kelola          menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-Komite tersebut
yang secara umum baik. Dari hasil assessment tersebut,             berperan dalam mempermudah monitoring dan menciptakan
Perseroan telah melakukan upaya-upaya perbaikan dengan             efektivitas pemecahan masalah serta pengembangan aspek
menindaklanjuti beberapa kelemahan yang direkomendasikan           yang dipandang strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang
berdasarkan hasil assessment.                                      berlaku. Komite-Komite tersebut meliputi:
                                                                   1. Komite Manajemen Risiko
Selain self assessment, pada tahun 2023 Perseroan juga             2. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
melaksanakan third party assessment untuk mendapatkan second       3. Komite Kebijakan Perkreditan
opinion terhadap kualitas implementasi GCG dalam rangka            4. Komite Kredit
perbaikan kualitas implementasi GCG secara berkelanjutan.          5. Komite Human Capital
Assessment yang dilaksanakan di antaranya adalah survei            6. Komite Pengarah Teknologi Infomasi (TI)
Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang diadakan         7. Komite Pengarah Transformasi
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG)          8. Komite Bisnis
dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN Corporate              9. Komite Environmental, Social and Governance (ESG)
Governance Scorecard dilakukan oleh OJK dan Indonesian
Institute for Corporate Directorship (IICD).                       Untuk mengukur efektifitas kinerja komite di bawah Direksi
                                                                   dalam membantu Direksi menjalankan pengurusan perusahaan
Skor CGPI Perseroan pada tahun 2023 sebesar 90,52 dengan           maka dilakukan penilaian terhadap di bawah Direksi. Prosedur
predikat “Most Trusted”. Perseroan telah melaksanakan              penilaian kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
tindaklanjut atas rekomendasi hasil assessment sebagai berikut:    secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja Komite
1. Program pengembangan Talent yang dijalankan Bank BTN            di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan rapat serta
    untuk pemenuhan terhadap kekurangan pegawai pada               kehadiran dalam rapat selama tahun buku. Selama tahun 2023,
    posisi L1 dan L2.                                              Direksi menilai bahwa komite-komite di bawah Direksi telah
2. Struktur organisasi Bank BTN sudah sesuai dengan rencana        menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.
    strategi bisnis Bank dan aspirasi Direksi maupun strategi
    yang telah dituangkan pada Corporate Plan, di antaranya
    telah membentuk Divisi IT Security dan Wholesale Transaction
    Division.




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   57
Page 60
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




Perubahan Komposisi Anggota Direksi                                KOMPOSISI DIREKSI PERIODE 16 MARET 2023 – 31 DESEMBER
                                                                   2023
Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi Direksi.      Pada tanggal 16 Maret 2023, RUPS Tahunan 2023 memutuskan:
Perubahan komposisi Direksi dilakukan berdasarkan kebutuhan        1. Memberhentikan dengan hormat Haru Koesmahargyo
Perseroan. Perubahan komposisi Direksi adalah sebagai berikut:        sebagai Direktur Utama Perseroan.
                                                                   2. Mengalihkan penugasan Nixon L. P. Napitupulu yang
KOMPOSISI DIREKSI PERIODE 1 JANUARI 2023 – 10 JANUARI                 semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur
2023                                                                  Utama Perseroan.
Komposisi Direksi periode 1 Januari 2023 sampai dengan 10          3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
Januari 2023 berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 1         Pengurus Perseroan:
(satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama      a. Oni Febriarto Rahardjo - sebagai Wakil Direktur Utama;
dan 7 (tujuh) orang Direktur sebagai berikut.                         b. Hakim Putratama - sebagai Direktur Institutional Banking

Haru Koesmahargyo        : Direktur Utama                          Sehingga komposisi Direksi periode 16 Maret 2023 sampai
Nixon L. P. Napitupulu   : Wakil Direktur Utama                    dengan 31 Desember 2023 berjumlah 10 (sepuluh) orang yang
Hirwandi Gafar           : Direktur Consumer                       terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil
Nofry Rony Poetra        : Direktur Finance                        Direktur Utama dan 8 (delapan) orang Direktur sebagai berikut.
Eko Waluyo               : Direktur Human Capital, Compliance
                           and Legal
                                                                   Nixon L. P. Napitupulu   : Direktur Utama
Elisabeth Novie Riswanti : Direktur Assets Management
                                                                   Oni Febriarto Rahardjo   : Wakil Direktur Utama
Andi Nirwoto             : Direktur IT and Digital
                                                                   Hirwandi Gafar           : Direktur Consumer
Jasmin                   : Direktur Distribution and Funding
                                                                   Nofry Rony Poetra        : Direktur Finance
Setiyo Wibowo            : Direktur Risk Management
                                                                   Eko Waluyo               : Direktur Human Capital,
                                                                                              Compliance and Legal
                                                                   Elisabeth Novie Riswanti : Direktur Assets Management
KOMPOSISI DIREKSI PERIODE 11 JANUARI 2023 – 15 MARET               Andi Nirwoto             : Direktur IT and Digital
2023                                                               Jasmin                   : Direktur Distribution and Funding
Pada tanggal 11 Januari 2023, RUPS Luar Biasa memutuskan           Setiyo Wibowo            : Direktur Risk Management
untuk memberhentikan dengan hormat serta mengangkat                Hakim Putratama          : Direktur Institutional Banking
kembali Andi Nirwoto sebagai Direktur IT and Digital. Sehingga
komposisi Direksi periode 11 Januari 2023 sampai dengan 15
Maret 2023 berjumlah 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 1
(satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama
dan 7 (tujuh) orang Direktur sebagai berikut.

Haru Koesmahargyo        : Direktur Utama
Nixon L. P. Napitupulu   : Wakil Direktur Utama
Hirwandi Gafar           : Direktur Consumer
Nofry Rony Poetra        : Direktur Finance
Eko Waluyo               : Direktur Human Capital, Compliance
                           and Legal
Elisabeth Novie Riswanti : Direktur Assets Management
Andi Nirwoto             : Direktur IT and Digital
Jasmin                   : Direktur Distribution and Funding
Setiyo Wibowo            : Direktur Risk Management




58          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 61
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




Penutup

Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan, komitmen dan kerja sama dari seluruh pemangku
kepentingan, khususnya kepada jajaran tim manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja keras dan mampu memperoleh
kinerja yang baik di tahun 2023. Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas arahan yang diberikan oleh Dewan
Komisaris yang sangat memberikan kontribusi dalam pencapaian kinerja Perseroan. Direksi juga mengucapkan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada pemegang saham, nasabah dan mitra kerja Perseroan.


Perseroan akan berusaha secara terus menerus meningkatkan kualitas layanan sehingga dapat memenuhi harapan stakeholders.
Keberhasilan Perseroan dalam memberikan kinerja yang baik hingga saat ini, tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan dari
seluruh stakeholders. Oleh sebab itu, Direksi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan
tersebut.


Ke depannya, sebagai Agent of Development pemerintah, Perseroan dapat menjalankan fungsi sebagai lembaga intermediasi yang
terdepan dan terpercaya, melakukan literasi dan inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.




                                                   Jakarta, Februari 2024
                                                     Atas Nama Direksi




                                               Nixon L.P. Napitupulu
                                                       Direktur Utama




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              59
Page 62
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




     DIREKSI
     1. Hakim Putratama: Direktur Institutional Banking, 2. Andi Nirwoto: Direktur IT and Digital,
     3. Setiyo Wibowo: Direktur Risk Management, 4. Jasmin: Direktur Distribution and Funding,
     5. Nixon L. P. Napitupulu: Direktur Utama,




            1                             2                             3                            4   5




60         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 63
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




6. Oni Febriarto Rahardjo: Wakil Direktur Utama, 7. Elisabeth Novie Riswanti: Direktur Assets Management,
8. Eko Waluyo: Direktur Human Capital, Compliance and Legal, 9. Hirwandi Gafar: Direktur Consumer,
10. Nofry Rony Poetra: Direktur Finance,




     6                          7                               8                             9                10




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    61
Page 64
           Laporan Direksi, Dewan Komisaris
           dan Dewan Pengawas Syariah




LAPORAN
DEWAN KOMISARIS




                                                  Chandra M. Hamzah
                                                   Komisaris Utama/Independen




Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya,
atas implementasi visi Perseroan yaitu Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia
pada tahun 2025, pada tahun 2023 Perseroan dapat mencatatkan kinerja yang baik.
Perseroan tetap tumbuh dan terus bertransformasi di tengah kondisi perekonomian yang
belum sepenuhnya membaik.



62      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 65
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan yang terhormat,



Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan pemberian           penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) serta memberikan
nasihat Dewan Komisaris terhadap jalannya kepengurusan            persetujuan Rencana Bisnis. Implementasi strategi di Perseroan
Perseroan untuk tahun buku 2023. Dalam laporan ini, akan          harus sejalan dengan visi Perseroan yaitu, Menjadi The Best
disampaikan penilaian atas kinerja Direksi selama tahun 2023,     Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Untuk
pandangan atas prospek usaha yang disusun oleh Direksi,           itu, Perseroan harus mempertimbangkan beberapa aspek di
penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penilaian atas        antaranya ROI, sales dan volume khususnya terkait dengan
Komite di bawah Dewan Komisaris dan perubahan komposisi           mortgage. Kemudian, Dewan Komisaris juga menekankan pada
Dewan Komisaris.                                                  aspek penerapan Governance, Risk dan Compliance (GRC)
                                                                  pada Perseroan. Pengawasan Dewan Komisaris terhadap
                                                                  penerapan tata kelola Perseroan dalam rangka mencapai visi
Penilaian Kinerja Direksi                                         Perseroan tersebut telah berjalan sesuai dengan strategi yang
                                                                  telah disusun oleh Direksi.
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan
dan pemberian nasihat kepada Direksi. Sebelum menyampaikan        Pengawasan terhadap implementasi strategi dilaksanakan
pandangan Dewan Komisaris atas pencapaian kinerja Direksi,        melalui Rapat bersama Direksi yang dilaksanakan 1 (satu) bulan
Dewan Komisaris akan menyampaikan frekuensi dan cara              sekali. Selain itu, Dewan Komisaris juga melakukan pengawasan
pemberian nasihat kepada Direksi serta pengawasan Dewan           kepada manajemen Perseroan untuk memastikan arahan Dewan
Komisaris terhadap perumusan dan implementasi strategi.           Komisaris telah sampai ke seluruh Pegawai. Dalam pengawasan
                                                                  tersebut, Dewan Komisaris berfokus pada risk appetite dan risk
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat                              tolerance serta upaya manajemen dalam pelaksanaan strategi
Kepada Direksi                                                    tersebut telah sesuai dengan penerapan GCG. Dewan Komisaris
                                                                  juga mempertimbangkan beberapa aspek inisiatif dari Direksi
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan          yang sifatnya strategis lainnya, dan Dewan Komisaris juga
dan pemberian nasihat kepada Direksi. Komunikasi yang intensif    menekankan bahwa proses dari implementasi tersebut harus
selalu dilaksanakan untuk membahas isu-isu signifikan, termasuk   tetap berada dalam penerapan tata kelola yang baik.
konsistensi pelaksanaan rencana bisnis tahun 2023. Pemberian
nasihat dari Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan secara      Dewan Komisaris telah melakukan tugas pengawasan,
formal maupun informal.                                           mengarahkan, memberikan saran, memantau dan mengevaluasi
                                                                  pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan antara lain:
Pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada Direksi             1. Reviu Kinerja Perseroan secara Bankwide dan UUS secara
dilakukan melalui pelaksanaan rapat Dewan Komisaris, rapat            berkala.
Dewan Komisaris dengan Direksi, tanggapan, arahan, dan/           2. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana
atau pandangan Dewan Komisaris melalui surat tertulis, rapat          perusahaan secara berkala.
Komite di bawah Dewan Komisaris dan kunjungan kerja               3. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara berkala
Dewan Komisaris. Kami menilai rapat Dewan Komisaris secara            termasuk profil risiko, Tingkat kesehatan Bank, KPMM, risk
internal dan rapat bersama Direksi menjadi salah satu bentuk          appetite, risk tolerance, dan recovery plan.
pengawasan paling efektif. Sepanjang tahun 2023, Dewan            4. Persetujuan penyusunan dan perubahan Rencana Bisnis dan
Komisaris telah melaksanakan 52 (lima puluh dua) kali Rapat           Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan.
Dewan Komisaris secara internal dan 12 (dua belas) kali rapat     5. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan Pelaksanaan
bersama, yang terdiri atas 6 (enam) kali Rapat Dewan Komisaris        Rencana Bisnis Bank.
bersama Direksi serta 6 (enam) kali Rapat Direksi bersama         6. Penyesuaian Rencana Bisnis Bank dan Rencana Kerja &
Dewan Komisaris.                                                      Anggaran Perseroan.
                                                                  7. Pengembangan Organisasi Perseroan dan strategi
Pengawasan Terhadap Perumusan dan                                     pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).
Implementasi Strategi                                             8. Kebijakan strategis lainnya.


Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian                 Pandangan Atas Kinerja Direksi
nasihat, Dewan Komisaris terlibat aktif dalam penyusunan
strategi Perseroan dan pegawasan terhadap implementasinya.        Dalam memberikan penilaian atas kinerja Direksi, Dewan
Pengawasan       terhadap  perumusan    strategi Perseroan        Komisaris mempertimbangkan beberapa aspek sebagai dasar
dilaksanakan dengan melakukan pengawasan terhadap                 penilaiannya. Aspek tersebut antara lain, kondisi perekonomian,



                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 63
Page 66
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




capaian kinerja yaitu kinerja operasional, kinerja keuangan dan     Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Direksi mampu
tingkat kesehatan perusahaan. Penilaian atas kinerja Direksi        menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi dengan
dapat disampaikan sebagai berikut.                                  mencatatkan kinerja yang baik di tahun 2023. Nilai penyaluran
                                                                    realisasi baru untuk produk Kredit dan Pembiayaan Konsumer
Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan. Hingga    tahun 2023 sebesar Rp50,94 triliun, meningkat 4,90%
Desember 2023, The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya          dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp48,56
menjadi 5,50% atau mencapai 525 bps sejak Februari 2022.            triliun. Jumlah posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) Ritel/Konsumer
Kenaikan Federal Funds Rate (FFR) yang agresif ini diperkirakan     tahun 2023 sebesar Rp72,51 triliun, meningkat 2,82%
akan tetap tinggi dengan siklus yang lebih panjang mendorong        dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp70,52
tetap kuatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS) sehingga         triliun. Nilai penyaluran realisasi baru untuk produk Kredit dan
memberikan tekanan pelemahan nilai tukar di berbagai negara.        Pembiayaan Komersial/Korporasi tahun 2023 sebesar Rp45,10
Tekanan pelemahan nilai tukar tersebut semakin meningkat            triliun, meningkat 15,33% dibandingkan dengan tahun 2022
sejalan dengan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.      yang sebesar Rp39,11 triliun. Jumlah posisi Dana Pihak Ketiga
Aliran keluar investasi portofolio asing menambah tekanan nilai     (DPK) Lembaga/Komersial tahun 2023 sebesar Rp277,42
tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia. Pada Januari        triliun, meningkat 10,35% dibandingkan dengan tahun 2022
2024, World Bank menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi            yang sebesar Rp251,41 triliun.
dunia tahun 2023 menjadi 2,6% dan sedikit menurun ke level
2,4% untuk tahun 2024. Kondisi tersebut didorong oleh tingkat       Dari sisi syariah, jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan
inflasi di negara maju yang masih berada di atas target dengan      Syariah tahun 2023 sebesar Rp37,11 triliun meningkat 17,36%
tekanan yang mulai mereda. Dengan perkembangan inflasi ini,         dari tahun sebelumnya. Jumlah posisi dana Simpanan Syariah
suku bunga kebijakan moneter termasuk FFR diperkirakan tetap        tahun 2023 adalah sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68%
bertahan tinggi dalam jangka waktu yang lama (higher for longer).   dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64 triliun.
                                                                    Peningkatan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
Meskipun perekonomian global masih melambat, pertumbuhan            nominal Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan Syariah dan
ekonomi nasional masih melanjutkan tren positifnya pada Triwulan    Deposito Syariah juga mengalami peningkatan masing-masing
IV 2023. Secara keseluruhan, Pemerintah memperkirakan               sebesar 12,26% dan 6,99%.
ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 4,8%-5,2% yoy pada
akhir tahun 2023 didukung oleh beberapa insentif kebijakan di       Dari sisi syariah, nilai penyaluran realisasi baru untuk Pembiayaan
akhir tahun untuk mendukung konsumsi rumah tangga. Tingkat          Syariah tahun 2023 sebesar Rp10,63 triliun, meningkat 29,36%
inflasi baik umum maupun inti tetap terkendali dengan adanya        dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp8,21
koordinasi Bank Indonesia, Pemerintah Pusat dan Daerah              triliun. Jumlah posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) Syariah tahun
yang menyebabkan tingkat inflasi tetap terjaga pada level           2023 adalah sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68%
3,0%±1,0% pada akhir tahun 2023. Sementara itu, nilai tukar         dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64
Rupiah masih dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi pasar           triliun. Peningkatan DPK tersebut sebagian besar dipengaruhi
global sehingga tekanan terhadap Rupiah masih berlanjut dan         oleh kenaikan nominal Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan
kurs Rupiah terhadap Dollar AS berada di level 15.399 pada          Syariah dan Deposito Syariah juga mengalami peningkatan
akhir tahun 2023.                                                   masing-masing sebesar 12,26% dan 6,99%.


Dari sisi perbankan, Otoritas Jasa Keuangan mencatat Kinerja        Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat kesehatan bank
sektor jasa keuangan khususnya perbankan pada 2023                  juga menjadi salah satu pertimbangan Dewan Komisaris dalam
masih solid dengan indikator permodalan dan likuiditas yang         melakukan penilaian atas kinerja Direksi. Tingkat kesehatan bank
tersedia serta risiko kredit yang terjaga. Fungsi intermediasi      mencerminkan hasil penilaian kondisi perseroan yang dilakukan
perbankan pada bulan November 2023 kembali mencatatkan              terhadap risiko dan kinerja bank yang dapat dilihat dari
tren peningkatan dengan kredit tumbuh sebesar 9,74% yoy.            peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan Peraturan Otoritas
Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kredit modal kerja yang      Jasa Keuangan No. 04/POJK.03/2016 Tanggal 26 Januari
tumbuh 10,14% yoy. Adapun secara bulanan, pertumbuhan               2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum beserta
nominal kredit perbankan naik sebesar Rp63 triliun menjadi          perubahannya dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017
Rp6.966 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada        Tanggal 17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
November 2023 tercatat tumbuh sebesar 3,04% yoy menjadi             Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk - Based
Rp8.216 triliun, dengan laju pertumbuhan meningkat, terutama        Bank Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor yaitu Profil Risiko,
didorong oleh peningkatan deposito sebesar 3,50% yoy. Risiko        Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital).
kredit melanjutkan penurunan dengan rasio NPL perbankan
sebesar 2,36%. Di sisi lain, kredit restrukturisasi Covid-19        Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2023 (Self
kembali mencatatkan penurunan sebesar Rp15,84 triliun menjadi       Assessment) berada pada peringkat komposit 2 (dua)/PK2 yang
Rp285,32 triliun, dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi        mencerminkan kondisi bank yang secara umum sehat sehingga
1,14 juta nasabah setelah pada Oktober 2023 tercatat sebesar        dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
1,22 juta nasabah.                                                  dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.



64          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 67
                                                                                           Laporan Tahunan 2023




Pandangan atas Prospek Usaha yang                                       Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan
Disusun Direksi                                                         untuk memastikan bahwa kepengurusan Perseroan yang
                                                                        dilaksanakan oleh Direksi sesuai dengan peraturan perundangan
Pada Januari 2024, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan             yang berlaku dan memberikan nasihat/pendapat yang
ekonomi dunia melambat menjadi 2,8%. Perkembangan tersebut              dibutuhkan atas setiap tindakan/kegiatan strategis dalam rangka
didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih berada          mencapai tujuan Perseroan. Penerapan GCG di Perseroan telah
di atas target dengan tekanan yang mulai mereda. Meskipun               berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen-
demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024                 komponen sebagai berikut.
diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam kisaran 4,8%
- 5,2%. Kemudian tingkat inflasi di tahun 2024 diperkirakan             Manajemen Risiko
akan melandai dibandingkan 2023 pada kisaran target Bank
Indonesia yaitu 2,5%±1% yoy.                                            Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan sebagai
                                                                        tindak lanjut penerapan Basel II khususnya pilar 1, Perseroan
Di tahun 2024, daya beli masyarakat diperkirakan akan                   telah mengimplementasikan:
meningkat seiring perbaikan ekonomi nasional dan                        1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan pemetaan
penyelenggaraan Pemilu. Harga jual rumah juga diperkirakan                  eksposur risiko kredit sesuai kategori portofolio dalam
akan meningkat secara merata didukung oleh perkembangan                     perhitungan ATMR Risiko Kredit menggunakan Standardized
infrastruktur, perbaikan ekonomi nasional, serta sentimen positif           Approach mengacu pada SEOJK No. 11/SEOJK.03/2018
terhadap keberhasilan penyelenggaraan Pemilu. Hal ini juga                  tentang Perubahan atas SEOJK No. 42/SEOJK.03/2016
didukung oleh hasil riset House Price Index (HPI) Perseroan                 mengenai Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
pada Triwulan III - 2023, pertumbuhan harga rumah masih terus               Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan
menguat sebesar 8,66% yoy. Pertumbuhan HPI ini didukung oleh                Standar. Saat ini, Bank telah menerapkan perhitungan Aset
pertumbuhan di semua tipe rumah yaitu rumah tipe kecil (21                  Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Risiko Kredit sesuai
m2 - 36m2), rumah tipe menengah (37m2 - 45m2) dan tipe besar                SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021
(46m2 - 70m2).                                                              tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
                                                                            Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar
Setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian, Dewan                        Bagi Bank Umum sesuai ketentuan regulator yang berlaku.
Komisaris berpendapat bahwa prospek usaha yang telah                    2. Penggunaan Standardized Model untuk risiko pasar
disusun oleh Direksi sudah tepat. Dewan Komisaris berkeyakinan              sesuai dengan SEOJK No. 38/SEOJK.03/2016 tanggal
bahwa Perseroan akan dapat memanfaatkan peluang yang ada                    8 September 2016 perihal Pedoman Penggunaan Metode
di antaranya adalah sektor perumahan memiliki potensi yang                  Standar dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal
baik pada tahun depan, relaksasi kebijakan Loan to Value (LTV)              Minimum Bank Umum dengan Memperhitungkan Risiko
atau Financing to Value (FTV) diperpanjang sampai dengan                    Pasar dan saat ini Bank telah melakukan persiapan SEOJK
Desember 2024, serta akselerasi layanan keuangan digital yang               No. 23/SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022
semakin masif, terutama pada user internet dan mobile banking               tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
yang berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.                     Risiko Pasar Bagi Bank Umum yang akan diterapkan mulai 1
                                                                            Januari 2024 dengan melakukan uji coba perhitungan dan
                                                                            melaporkan kepada OJK untuk ATMR Pasar posisi bulan Juni
Pandangan Atas Penerapan Tata Kelola                                        2023, September 2023 dan Desember 2023.
Bank                                                                    3. Perhitungan       kebutuhan     modal   minimum     dengan
                                                                            menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional
Perseroan senantiasa memperkuat komitmen untuk menerapkan dan               Pendekatan Standar dengan mengacu pada Surat Edaran
menegakkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten di setiap kegiatan          Otoritas Jasa Keuangan Nomor No. 06/SEOJK.03/2020
usaha sehari-hari, mematuhi setiap peraturan dan perundangan-               tanggal 29 April 2020 dan saat ini Bank melakukan
undangan yang berlaku, dan selalu terbuka dalam hal perbaikan               pencatatan data kerugian terkait risiko operasional sesuai
sesuai dengan best practice agar sesuai dengan tujuan, visi, dan misi       dengan ketentuan Regulator.
Perseroan serta menciptakan nilai tambah Perseroan bagi Pemegang
Saham serta pemangku kepentingan lainnya.                               Saat ini, Perseroan telah memiliki Risk Appetite Statement (RAS)
                                                                        yang merupakan pernyataan kualitatif serta ukuran kuantitatif
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik merupakan salah              dari risiko-risiko utama Perseroan. Pengungkapan RAS dilakukan
satu indikator penting bagi pemegang saham untuk menilai                secara tertulis dan didokumentasikan dengan baik oleh Satuan
kinerja Perseroan dan meyakini bahwa Perseroan telah dikelola           Kerja Manajemen Risiko. Penetapan limit RAS dilakukan oleh
dengan baik serta diyakini mampu untuk melindungi kepentingan           Dewan Komisaris dan Direksi. Dalam penetapan RAS, telah
seluruh pemegang saham. Perseroan berkomitmen untuk terus               memperhatikan keberlanjutan ekonomi, lingkungan dan sosial
meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik                 yang kemudian diselaraskan pada penyusunan Rencana Kerja
dalam rangka memahami harapan dari setiap pemegang saham.               dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Risk Appetite, Risk Tolerance
                                                                        dan Recovery Plan.



                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  65
Page 68
                 Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                 dan Dewan Pengawas Syariah




Dalam Sistem manajemen risiko, Perseroan melaksanakan                  maupun finansial, pelaporan keuangan, efektivitas dan efisiensi
proses manajemen risiko yang didukung dengan 4 (empat) pilar           operasional, serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang
penerapan manajemen risiko, yaitu:                                     berlaku. Tujuan pengendalian internal menurut COSO meliputi
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.                       tujuan operasional, tujuan pelaporan dan tujuan kepatuhan.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta
    penerapan limit risiko.                                            Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan               bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan sistem
    dan pengendalian risiko serta Sistem Informasi.                    pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris memiliki
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyuruh.                           peran aktif untuk memastikan adanya perbaikan terhadap
                                                                       permasalahan Perseroan yang dapat mengurangi efektivitas
Dalam melakukan tugas pengawasan aktif, Dewan Komisaris                sistem pengendalian intern. Direksi bertanggung jawab untuk
dibantu oleh komite-komite yang disebut sebagai organ                  menetapkan kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian
pendukung Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan                      intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau
Regulator. Selanjutnya, hasil pengawasan Dewan Komisaris               kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian intern.
disampaikan kepada Direksi untuk diteruskan kepada layer di            Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab dalam
bawahnya, yaitu satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja            meningkatkan etika kerja dan integritas yang tinggi serta
Kepatuhan, Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Policy         menciptakan budaya organisasi yang menekankan pada seluruh
and Procedure.                                                         pegawai Perseroan mengenai pentingnya pengendalian intern
                                                                       yang berlaku di Perseroan.
Sistem Pengendalian internal yang dilakukan oleh Perseroan
dinilai sudah berjalan efektif dan memadai tercermin dari              Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan budaya
efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi pengendalian internal,           pengendalian yang terlaksana dengan baik mendorong
antara lain fungsi internal audit, manajemen risiko, kepatuhan,        terciptanya Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
finansial dan operasional kontrol. Tata kelola risiko Perseroan yang   yang     mencerminkan     keseluruhan   komitmen,      perilaku,
berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang baik dan terlibatnya          kepedulian, serta langkah Dewan Komisaris dan Direksi dalam
seluruh organ Perseroan dalam pengelolaan manajemen risiko.            melaksanakan kegiatan pengendalian operasional Perseroan.
Hal ini dapat dilihat dari susunan organisasi manajemen risiko         Unsur-unsur Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi:
Perseroan. Dewan Komisaris melalui rapat Komite Pemantau               1. Struktur organisasi yang memadai;
Risiko dan Direksi melalui rapat Komite Manajemen Risiko               2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen Perseroan;
bertanggung jawab untuk memastikan penerapan Manajemen                 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi seluruh
Risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, kompleksitas              pegawai;
dan profil risiko Perseroan secara periodik. Berdasarkan hasil         4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia Perseroan;
penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2023, Direksi dan           5. Atensi dan arahan Manajemen Bank dan Komite lainnya,
Dewan Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko telah                 seperti Komite Manajemen Risiko; dan
dilaksanakan secara memadai.                                           6. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi operasional
                                                                            Perseroan dan penerapan manajemen risiko.
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif pada proses
manajemen risiko dalam rangka memitigasi risiko Perseroan              Perseroan melalui Internal Audit Division (IAD) melakukan Internal
antara lain melalui pemantauan Kualitas Penerapan Manajemen            Control Assessment (ICA) secara periodik dalam rangka evaluasi
Risiko, meliputi tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko,        atas efektivitas sistem pengendalian internal. Penilaian tersebut
proses manajemen risiko, kecukupan sistem informasi manajemen          mengukur kualitas pengendalian intern dari satuan kerja auditee
dan SDM serta kecukupan sistem pengendalian internal.                  atas 5 (lima) komponen pengendalian intern COSO Framework
                                                                       menggunakan kriteria dan metodologi rating kuesioner Internal
Sistem Pengendalian Internal                                           Control Assessment (ICA) serta professional judgement auditor
                                                                       melalui pengujian langsung (walkthrough) di lapangan. Pada
Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan dalam             tahun 2023, Perseroan telah menjalankan pengendalian
rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja Perseroan,                  intern sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan secara
meningkatkan nilai bagi stakeholder, meminimalisir risiko              keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah berjalan
kerugian dan menjaga kepatuhan pada ketentuan dan peraturan            dengan baik.
penundang-undangan yang berlaku. Perseroan menerapkan
sistem pengendalian intern sebagai komponen pengawasan                 Secara garis besar, langkah-langkah yang dilakukan Perseroan
yang penting dalam pengelolaan Perseroan dan menjadi acuan             dalam rangka memastikan terselenggaranya kegiatan
kegiatan operasional yang sehat dan terkendali. Perseroan              pemantauan yang efektif, antara lain:
mengacu pada Committee of the Sponsoring Organizations of              1. Memastikan bahwa fungsi pemantauan telah ditetapkan
the Treadway Commission (COSO) - Internal Control Integrated               secara jelas dan terstruktur dengan baik dalam organisasi
Framework dalam menyusun kerangka kerja pengendalian                       Perseroan.
intern guna memastikan kecukupan pengendalian operasional



66          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 69
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




2. Menetapkan satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan            Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern ini merupakan
   untuk memantau efektivitas pengendalian intern.                 pedoman yang memuat ukuran minimal tentang Sistem
3. Menetapkan frekuensi yang tepat untuk kegiatan pemantauan       Pengendalian Intern yang wajib diselenggarakan dan
   yang didasarkan pada risiko yang melekat pada Perseroan         diterapkan oleh Perseroan di dalam seluruh aspek-aspek yang
   dan sifat atau frekuensi perubahan yang terjadi dalam           berkaitan dengan penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan
   kegiatan operasional.                                           operasional Bank, sehingga tercipta kesamaan pemahaman
4. Mengintegrasikan Sistem Pengendalian Internal ke dalam          dan landasan mengenai tingkat pemeliharaan kepentingan dan
   kegiatan operasional dan menyediakan laporan rutin              komitmen dari semua pihak yang terkait dengan Perseroan.
   seperti jurnal pembukuan, management review dan laporan
   mengenai persetujuan atas eksepsi atau penyimpangan             Whistleblowing System
   terhadap kebijakan dan prosedur yang ditetapkan (justifikasi
   atas irregularities) yang selanjutnya dilakukan kaji ulang.     Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing
5. Melakukan kaji ulang terhadap dokumentasi dan hasil             System (WBS) Perseroan berpedoman pada Peraturan Menteri
   evaluasi dari satuan kerja atau pegawai yang ditugaskan         BUMN No.PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
   untuk melakukan pemantauan.                                     tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
6. Menetapkan informasi atau umpan balik (feedback) dalam          Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa
   suatu format dan frekuensi yang tepat.                          Keuangan (POJK) No. 39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember
                                                                   2019 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum,
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan Audit atas Kepatuhan       serta Petunjuk Teknis No. PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober 2023
terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Pengendalian             tentang Pengelolaan Whistleblowing System. WBS Perseroan
Internal (PSA 62) untuk memastikan kepatuhan Perseroan             merupakan bagian dari sistem pengendalian internal dan
terhadap pasal-pasal hukum, peraturan dan perjanjian kerja         penerapan strategi anti fraud dalam mencegah terjadinya
sama serta kepatuhan pengendalian internal yang mencakup           praktik penyimpangan dan bertujuan untuk mendeteksi dini dan
lingkungan pengendalian, Identifikasi Risiko, aktivitas            mencegah terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran serta
pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan.           secara bertahap menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus,
Evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal (risk       jujur dan bertanggung jawab di Perseroan.
control) Perseroan dilakukan pada seluruh unit Kantor Pusat
(divisi/desk/Regional Office) serta Kantor Cabang baik             Mekanisme penyampaian laporan pelanggaran melalui WBS
Konvensional maupun Syariah. Segala sesuatu terkait dengan         dilakukan dengan membuat laporan pengaduan/pengungkapan
permasalahan kecukupan pengendalian intern telah dilaporkan        dan mengirimkannya berdasarkan indikasi pelanggaran tersebut
langsung kepada Direksi melalui Direktur Utama serta kepada        dilakukan oleh siapa. Perseroan memiliki komitmen untuk
Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Upaya tindak lanjut          memberikan perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
telah dilakukan untuk meminimalkan risiko dan mengatasi            kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
permasalahan yang muncul.                                          Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/atau
                                                                   jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor. Terhadap Pelapor
Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk memastikan           (Whistleblower) yang menyampaikan laporan WBS yang
bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan dengan baik sebagai        diakui tingkat akurasinya dan beritikad baik, Perseroan dapat
dasar pencapaian tujuan untuk menjaga dan meningkatkan nilai       memberikan jaminan perlindungan.
Perusahaan. Salah satu implementasi Tata Kelola Perusahaan
yang baik adalah memastikan bahwa sistem pengendalian              WBS Perseroan dikelola oleh Pengelola WBS Independen dari
intern telah dilaksanakan secara memadai.                          pihak eksternal (Deloitte). Perseroan juga telah bekerja sama
                                                                   dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia
Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit melakukan            terkait dengan penanganan WBS dalam upaya pemberantasan
evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian internal Bank yang   korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan membangun dan
mencakup lima komponen utama pengendalian, yaitu Lingkungan        meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan
Pengendalian (Control Environment) termasuk di dalamnya            baik secara internal maupun eksternal yang terintegrasi secara
Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Pengendalian                  profesional, transparan, akuntabel dengan mengutamakan
(Management Oversight and Control Culture), Identifikasi dan       kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan tindak
Penilaian Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan       pidana korupsi.
Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities and
Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi, dan           Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan perlindungan
Komunikasi (Accountancy, Information and Communication),           kepada setiap pelapor. Perlindungan kepada Pelapor diberikan
Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi Penyimpangan              untuk mendukung keberanian Pelapor dalam melaporkan
(Monitoring Activities and Correction Deficiencies). Berdasarkan   dugaan pelanggaran dan/atau jika terdapat tindakan
hasil penelaahan yang telah dilakukan pada tahun 2023, Direksi     balasan dari Terlapor. Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang
dan Dewan Komisaris menilai sistem pengendalian intern telah       menyampaikan laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya
dilaksanakan secara memadai.                                       dan beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan



                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  67
Page 70
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




perlindungan Terkait dengan pelaksanaan WBS, Dewan                perumahan, sangat menentukan keberhasilan atau kesuksesan
Komisaris berperan melakukan evaluasi apabila pelanggaran         program tersebut. Oleh karena itu, Perseroan berusaha maksimal
dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris dan Komite di             mendukung program Pemerintah dalam penyaluran pembiayaan
bawah Dewan Komisaris. Pengelola WBS Independen akan              perumahan untuk membantu masyarakat memiliki rumah dengan
menyampaikan laporan kepada Dewan Komisaris. Selanjutnya,         kualitas terbaik.
Dewan Komisaris akan melakukan validasi dan memutuskan
layak atau tidaknya dilakukan audit khusus yang investigasi       Perseroan memperkuat landasan keberlanjutan dengan
lanjutan/pendalaman akan dilakukan oleh Tim Audit Khusus          menanamkan komitmen kebijakan untuk mewujudkan bisnis
(IAD)/Tim Auditor Eksternal. Jika tidak layak untuk dilakukan     yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Dalam mendukung
audit khusus maka penanganan akan disesuaikan dengan              kinerja Keuangan Keberlanjutan, Perseroan menerbitkan
ketentuan Perseroan.                                              Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang mengacu
                                                                  pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan pendistribusian      tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
pedoman Penerapan Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran          Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Perseroan menyadari
(Whistleblowing System) yang ditetapkan berdasarkan Surat         pentingnya pengembangan sistem Keuangan Berkelanjutan yang
Edaran Direksi serta presentasi sharing session secara langsung   stabil serta inklusif. Tujuan Perseroan menerbitkan RAKB adalah
kepada seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu,        sebagai salah satu sarana sosialisasi dan upaya internalisasi
guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan, sosialisasi       nilai keberlanjutan kepada para pemangku kepentingan,
Whistleblowing System juga dilakukan melalui website Perseroan    serta untuk mendukung pencapaian kinerja Perseroan yang
dan berbagai media, seperti buletin internal, poster, standing    berorientasi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
banner, customer gathering, presentasi langsung pedoman etika
dan kebijakan WBS.
                                                                  Penilaian Kinerja Komite-Komite di Bawah
Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengelolaan                    Dewan Komisaris
Whistleblowing System di Perseroan telah berjalan dengan
baik. Hal ini dilihat dari pengelolaan laporan pengaduan serta    Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu Komite Audit,
tindaklanjut dari pengaduan tersebut. Pengaduan yang masuk        Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko.
selama tahun 2023 berjumlah 106 (seratus enam) pengaduan          Dewan Komisaris secara berkala melakukan penilaian atas
yang terdiri dari 30 (tiga puluh) pengaduan melalui SMS/          efektivitas kinerja Komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
Telepon/Whatsapp, dan 76 (tujuh puluh enam) pengaduan             Penilaian dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan
melalui Email/Website. Berdasarkan jumlah pengaduan yang          Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
masuk, 79 (tujuh puluh sembilan) pengaduan tidak terbukti, 6      24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
(enam) pengaduan masih dalam proses pengumpulan informasi/        Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan OJK No. 17 tahun
tindak lanjut, dan sisanya 21 (dua puluh satu) pengaduan telah    2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Kriteria
selesai diproses dan/atau telah diberikan sanksi.                 penilaian Komite di bawah yaitu Key Performance Indicator yang
                                                                  telah ditetapkan untuk masing-masing Komite di bawah Dewan
Sustainabillity Governance                                        Komisaris dengan metode penilaian sendiri (self assessment) dan
                                                                  disetujui oleh Dewan Komisaris sesuai Peraturan Menteri Badan
Dengan menerapkan paradigma GCG secara menyeluruh, akan           Usaha Milik Negara No. PER-12/MBU/2012 tentang Organ
terjadi keselarasan kepentingan dan tujuan antara Perseroan       Pendukung Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha
dengan para pemangku kepentingan dan selanjutnya akan             Milik Negara. Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun
mendorong terciptanya keberlanjutan perusahaan dalam jangka       2023 Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung
panjang. Perseroan berkomitmen memperkuat bisnis berkelanjutan    jawabnya dengan cukup efektif.
di seluruh lini bisnis perusahaan. Perseroan meyakini, usaha
yang dijalankan dengan menyeimbangkan aspek 3P (Profit,
People, Planet) akan menciptakan nilai-nilai keberlanjutan        Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
serta menjadikan Perseroan sebagai perusahaan yang mampu
menjaga keberlanjutan bisnis hingga masa mendatang.               Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi
                                                                  anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota
Sesuai dengan bidang usaha Perseroan, Perseroan berkomitmen       Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan.
menjalankan usaha dengan memperkuat bisnis berkelanjutan          Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai
berbasis ekosistem perumahan. Perseroan menyadari,                berikut:
keterlibatan Perseroan dalam lingkungan pengembangan




68         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 71
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                                 Chandra M. Hamzah     : Komisaris Utama/Independen
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS PERIODE 1 JANUARI 2023 –
                                                                 Iqbal Latanro         : Wakil Komisaris Utama/
10 JANUARI 2023
                                                                                         Independen
Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari 2023 sampai
                                                                 Armand B. Arief       : Komisaris Independen
dengan 10 Januari 2023 sebanyak 8 (delapan) orang yang           Ahdi Jumhari Luddin   : Komisaris Independen
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1        Sentot A. Sentausa    : Komisaris Independen
(satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 3 (tiga) orang    Andin Hadiyanto       : Komisaris
Komisaris Independen dan 3 (tiga) orang Komisaris sebagai        Herry Trisaputra Zuna : Komisaris
berikut:                                                         Himawan Arief Sugoto  : Komisaris
                                                                 Mohamad Yusuf Permana : Komisaris
Chandra M. Hamzah        : Komisaris Utama/Independen
Iqbal Latanro            : Wakil Komisaris Utama/                KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS PERIODE 12 AGUSTUS 2023 –
                           Independen                            31 DESEMBER 2023
Armand B. Arief          : Komisaris Independen                  Pada tanggal 12 Agustus 2023, Ahdi Jumhari Luddin sebagai
Ahdi Jumhari Luddin      : Komisaris Independen
                                                                 Komisaris Independen Perseroan meninggal dunia sehingga
Sentot A. Sentausa       : Komisaris Independen
                                                                 demikian masa jabatan Yang Bersangkutan berakhir dengan
Andin Hadiyanto          : Komisaris
                                                                 sendirinya. Komposisi Dewan Komisaris periode 12 Agustus
Herry Trisaputra Zuna    : Komisaris
                                                                 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 sebanyak 8
Himawan Arief Sugoto     : Komisaris
                                                                 (delapan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris
                                                                 Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS PERIODE 11 JANUARI 2023 –              Independen, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 4 (empat)
11 AGUSTUS 2023                                                  orang Komisaris sebagai berikut:
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2023, Mohamad Yusuf Permana            Chandra M. Hamzah     : Komisaris Utama/Independen
diangkat menjadi Komisaris Perseroan. Sehingga komposisi         Iqbal Latanro         : Wakil Komisaris Utama/
Dewan Komisaris periode 11 Januari 2023 sampai dengan 11                                 Independen
                                                                 Armand B. Arief       : Komisaris Independen
Agustus 2023 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari
                                                                 Sentot A. Sentausa    : Komisaris Independen
1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang
                                                                 Andin Hadiyanto       : Komisaris
Wakil Komisaris Utama/Independen, 3 (tiga) orang Komisaris
                                                                 Herry Trisaputra Zuna : Komisaris
Independen dan 4 (empat) orang Komisaris sebagai berikut:        Himawan Arief Sugoto  : Komisaris
                                                                 Mohamad Yusuf Permana : Komisaris




Penutup

Kepada pemegang saham, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Dewan Komisaris
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direksi yang telah mampu menjalankan kepengurusan Perseroan dan menghasilkan
kinerja yang baik di tahun 2023. Dewan Komisaris juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan Perseroan yang telah
memberikan kontribusinya secara optimal. Dewan Komisaris sungguh berharap, ke depannya seluruh jajaran Perseroan dapat terus
merumuskan strategi yang tepat dan mampu membawa Perseroan menuju pertumbuhan yang lebih baik.



                                                    Jakarta, Februari 2024
                                                 Atas Nama Dewan Komisaris




                                                   Chandra M. Hamzah
                                                 Komisaris Utama/Independen




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              69
Page 72
               Laporan Direksi, Dewan Komisaris
               dan Dewan Pengawas Syariah




     DEWAN KOMISARIS
     1. Himawan Arief Sugoto: Komisaris, 2. Sentot A. Sentausa: Komisaris Independen, 3. Mohamad Yusuf Permana: Komisaris
     4. Chandra M. Hamzah: Komisaris Utama/Independen




                1                                 2                            3                                  4




70         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 73
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




5. Iqbal Latanro: Wakil Komisaris Utama/Independen, 6. Armand B. Arief: Komisaris Independen,
8. Andin Hadiyanto: Komisaris, 7. Herry Trisaputra Zuna: Komisaris,




                5                            6                             7                               8




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     71
Page 74
          Laporan Direksi, Dewan Komisaris
          dan Dewan Pengawas Syariah




LAPORAN
DEWAN PENGAWAS SYARIAH



                                                     Prof. Dr.
                                                 H. Muhammad
                                               Quraish Shihab, M.A.
                                               Ketua Dewan Pengawas Syariah




Perkenankan, saya mewakili Dewan Pengawas Syariah menyampaikan laporan
pelaksanaan pengawasan terhadap kegiatan Perseroan selama tahun 2023.




72     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 75
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Para Pemangku Kepentingan dan Pemegang Saham yang Terhormat,


Untuk menjaga agar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) pada                   c. Melakukan evaluasi pemenuhan prinsip syariah
tataran implementasinya tidak menyimpang dari prinsip-prinsip                 atas kebijakan dan prosedur untuk mengelola risiko
syari’ah, maka dalam menjalankan aktivitasnya, Perseroan                      yang melekat pada produk dan/atau aktivitas baru
diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bertugas                       Perseroan.
memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi       9. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan UUS.
kegiatan usahanya agar sesuai dengan prinsip Syariah (Pasal 1         a. Melakukan analisa laporan yang disampaikan oleh
angka 14 POJK No. 12 tahun 2023 Tentang Unit Usaha Syariah).             dan/atau yang diminta dari Direksi, pelaksanaan fungsi
                                                                         audit intern dan/atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui
                                                                         kualitas pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah atas
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan                                           kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dan serta
Pengawas Syariah                                                         pelayanan jasa Perseroan.
                                                                      b. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi yang
DPS memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan nasihat                 akan diperiksa dengan memperhatikan kualitas
dan saran kepada Direktur UUS serta mengawasi kegiatan UUS               pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah dari masing-
agar sesuai dengan prinsip syariah. Pelaksanaan tugas dan                masing kegiatan.
tanggung jawab DPS meliputi antara lain:                              c. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik (sampel)
1. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip syariah atas                 untuk mengetahui pemenuhan prinsip syariah sebagaimana
    pedoman operasional dan produk terkait syariah yang                  dipersyaratkan dalam kebijakan internal, antara lain:
    dikeluarkan Perseroan.                                               -    Ketersediaan dokumen bukti pembelian barang,
2. Mengawasi proses pengembangan produk baru Perseroan                        untuk akad murabahah sebagai bukti terpenuhinya
    yang terkait Syariah agar sesuai dengan fatwa DSN-MUI.                    syarat jual beli murabahah.
3. Memberikan opini syariah terhadap produk baru dan/                    -    Ketersediaan dokumen laporan usaha nasabah,
    atau pembiayaan yang direstrukturisasi yang terkait syariah               untuk akad mudharabah/musyarakah , sebagai
    dengan mengacu antara lain pada fatwa DSN-MUI dan                         dasar melakukan perhitungan distribusi bagi hasil.
    ketentuan yang mengatur mengenai pelaksanaan prinsip              d. Melakukan        inspeksi,  pemeriksaan,      permintaan
    syariah dan kegiatan usaha UUS.                                      keterangan dan/atau konfirmasi kepada pegawai UUS
4. Meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru                        dan/atau nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan
    Perseroan terkait syariah yang belum ada fatwanya.                   dokumen, apabila diperlukan.
5. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan prinsip             e. Melakukan review terhadap kebijakan internal terkait
    syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan                     aspek syariah apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian
    penyaluran dana serta pelayanan jasa Perseroan.                      pelaksanaan pemenuhan prinsip syariah atas kegiatan
6. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah               dimaksud.
    dari satuan kerja Perseroan yang menjalankan dan/                 f. Memberikan        pendapat    syariah    atas    kegiatan
    atau terkait aktivitas syariah dalam rangka pelaksanaan              penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
    tugasnya.                                                            pelayanan jasa UUS.
7. DPS wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai             g. Melaporkan hasil pengawasan DPS kepada OJK
    dengan prinsipprinsip tata kelola yang baik (GCG).                   menggunakan format yang ditetapkan paling lambat 2
8. Melakukan pengawasan terhadap pengembangan produk                     (dua) bulan setelah periode semester berakhir.
    baru Perseroan terkait syariah:                                   h. Menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan
    a. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat                  tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
        Perseroan yang berwenang mengenai tujuan,                 10. Manajemen Risiko Perseroan:
        karakteristik dan akan yang digunakan dalam produk            a. Melakukan evaluasi (review) atas kebijakan manajemen
        baru terkait syariah yang akan dikeluarkan.                      risiko UUS yang terkait dengan pemenuhan prinsip
    b. Memastikan ketersediaan akan yang digunakan dalam                 syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
        produk baru terkait syariah dalam fatwa DSN-MUI:              b. Melakukan evaluasi pertanggungjawaban Direksi atas
        1) Dalam hal telah terdapat fatwa, maka DPS                      pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang terkait
            melakukan kajian atas kesesuaian akad produk                 dengan pemenuhan prinsip syariah paling kurang
            baru dengan fatwa DSN-MUI.                                   secara triwulanan.
        2) Dalam hal belum terdapat fatwa, maka DPS
            mengusulkan kepada Direksi Perseroan untuk
            melengkapi akad produk baru terkait syariah           Pelaksanaan Kegiatan Dewan Pengawas
            dengan fatwa dari DSN-MUI.                            Syariah Tahun 2023
        a. Melakukan review sistem dan prosedur dari
            produk baru yang akan dikeluarkan terkait dengan      Pada tahun 2023, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan
            pemenuhan prinsip syariah.                            kegiatan sebagai berikut:
        b. Memberikan pendapat syariah atas produk baru
            yang akan dikeluarkan Perseroan.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   73
Page 76
                Laporan Direksi, Dewan Komisaris
                dan Dewan Pengawas Syariah




1. Pelaksanaan Rapat                                                KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH PERIODE 16 MARET
   Rapat DPS adalah forum musyawarah antara DPS untuk               2023 – 17 OKTOBER 2023
   membahas setiap kebijakan dan keputusan strategis maupun         Pada tanggal 16 Maret 2023, Rapat Umum Pemegang Saham
   operasional dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan,          Tahunan menyetujui dan mengesahkan pemberhentian Prof. Dr.
   memberikan nasihat, dan memberikan saran kepada Direksi          H Muhammad Quraish Shihab dari Ketua Umum DPS dan Dr.
   dan Manajemen Unit Usaha Syariah (UUS) dalam bidang              H. Mohamad Hidayat, MBA, MH dari anggota DPS. Kemudian,
   syariah agar sesuai dengan prinsip syariah. Sepanjang Tahun      RUPS menyetujui dan mengesahkan pengangkatan kembali
   2023, DPS telah melaksanakan 13 (tiga belas) kali rapat DPS.     Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas
2. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta             Syariah Perseroan untuk periode kedua. Sehingga komposisi
   Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah di Pasar Modal              Dewan Pengawas Syariah periode 16 Maret 2023 sampai
   Terhadap Emiten atau Perusahaan Publik                           dengan 17 Oktober 2023 sebanyak 2 (dua) orang yang terdiri
   Sepanjang tahun tahun 2023, DPS telah mengeluarkan               dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 1 (satu)
   sebanyak 32 (tiga puluh dua) Opini Dewan Pengawas                orang Anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut:
   Syariah. Opini DPS ini dikeluarkan sebagai respon atas
   perkembangan bisnis UUS Bank BTN agar tetap berjalan             Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA : Ketua
   sesuai dengan Prinsip Syariah.                                   Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA     : Anggota
3. Laporan Hasil Pengawasan dan Rekomendasi DPS
   Pada periode tahun 2023, DPS telah melakukan pelaporan           KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH PERIODE 18
   atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah             OKTOBER 2023 – 31 DESEMBER 2023
   untuk Semester II Tahun 2023 dan Semester I Tahun 2023           Pada tanggal 18 Oktober 2023, Muhammad Faiz, Lc, MA
   secara tepat waktu.                                              diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah. Sehingga
                                                                    komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 18 Oktober 2023
                                                                    sampai dengan 31 Desember 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang
Perubahan Komposisi Dewan Pengawas                                  terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2
Syariah                                                             (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut:

Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi anggota
Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi anggota Dewan           Penutup
Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan.
                                                                    Demikian Laporan Dewan Pengawas Syariah untuk tahun
KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH PERIODE 1 JANUARI                  2023. Ke depannya, Dewan Pengawas Syariah senantiasa
2023 – 15 MARET 2023                                                berkomitmen dalam memastikan ketaatan pada prinsip-prinsip
Komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 1 Januari 2023             syariah serta kepatuhan atas peraturan perundang-undangan
sampai dengan 15 Maret 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang            dengan senantiasa mengingatkan kepada jajaran Manajemen
terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2      Perseroan. Dengan demikian Perseroan dapat mencapai kinerja
(dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut:         yang lebih baik.

Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA : Ketua                    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH          : Anggota
Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA     : Anggota




                                                       Jakarta, Februari 2024
                                               Atas Nama Dewan Pengawas Syariah




                                       Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA
                                                   Ketua Dewan Pengawas Syariah




74         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 77
                                                                            Laporan Tahunan 2023




DEWAN PENGAWAS SYARIAH
1. Mohammad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA: Anggota, 2. Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA: Ketua,
3. Muhammad Faiz, Lc, MA: Anggota




             1                                         2                                           3




                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk     75
Page 78
Tanggung Jawab
Pelaporan Tahunan

Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal Perseroan sudah
cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                                      Jakarta, 13 Februari 2024




                                Nixon L. P. Napitupulu                    Oni Febriarto Rahardjo
                                     Direktur Utama                          Wakil Direktur Utama




         Nofry Rony Poetra                                  Eko Waluyo                                Setiyo Wibowo
             Direktur Finance                          Direktur Human Capital,                    Direktur Risk Management
                                                        Compliance, & Legal




            Andi Nirwoto                          Elisabeth Novie Riswanti                                 Jasmin
           Direktur IT & Digital                      Direktur Assets Management                Direktur Distribution & Funding




                                   Hirwandi Gafar                            Hakim Putratama
                                   Direktur Consumer                      Direktur Institutional Banking




76         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 79
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Internal Perseroan sudah
cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                                 Jakarta, 13 Februari 2024




                             Chandra M. Hamzah                               Iqbal Latanro
                            Komisaris Utama/Independen           Wakil Komisaris Utama/Independen




           Armand B. Arief                        Sentot A. Sentausa                          Andin Hadiyanto
          Komisaris Independen                     Komisaris Independen                             Komisaris




       Herry Trisaputra Zuna                    Himawan Arief Sugoto                    Mohamad Yusuf Permana
                Komisaris                                Komisaris                                  Komisaris




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             77
Page 80
PROFIL
PERUSAHAAN



78   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 81
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”) diawali
dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun 1897. Saat ini,
Perseroan telah memiliki 631 jaringan Kantor Konvensional
serta 109 jaringan Kantor Syariah.




                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   79
Page 82
               Profil
               Perusahaan




Identitas
Perusahaan




                  Nama Perusahaan                               Nama Panggilan

             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk    Bank BTN (Perseroan)



                         Kode Saham                             Tanggal Pendirian

                                             BBTN     9 Februari 1950



       Pencatatan di Bursa Saham                                Bidang Usaha

                                                      Bank Umum, termasuk melakukan kegiatan Bank
           17 Desember 2009, Bursa Efek Indonesia
                                                      berdasarkan prinsip syariah



                    Status Perseroan                            Jumlah Pegawai

        Perseroan Terbatas (PT)/Perusahaan Terbuka/   12.045 Orang
                Badan Usaha Milik Negara (BUMN)       Per 31 Desember 2023




80   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 83
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




                     Dasar Hukum Pendirian                                   Modal Dasar

• Undang-Undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari        Rp10.239.216.000.000
  1950 tentang Perubahan Undang-undang Postspaarbank
  (Staatbald 1934 No. 653, 1937 No. 176 dan 197 dan 1941
  No. 295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun
  1950).
                                                                             Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4
  Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963 tentang Perubahan dan            Rp7.017.222.206.500
  Tambahan Undang-undang No. 36 Tahun 1953 tentang Bank
  Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).
• Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April
                                                                             Data Jaringan Usaha
  1992 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Bank Tabungan
  Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli      • Jaringan Perbankan Konvensional: 6 Kantor Wilayah, 81
  1992 dibuat di hadapan Notaris Muhani Salim, S.H., di Jakarta.
                                                                     Kantor Cabang, 541 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan
                                                                     3 Kantor Fungsional.
                                                                   • Jaringan Perbankan Syariah: 34 Kantor Cabang Syariah
                         Alamat Kantor Pusat
                                                                     dan 75 Kantor Cabang Pembantu Syariah.
                                         Menara Bank BTN
             Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta 10130, Indonesia
                                               (021) 6336789
                                                                             Kepemilikan
                                               (021) 6346704
                                                 csd@btn.co.id
                                                 www.btn.co.id
                                        Call Center : 1500-286
                                                                   9,65%


                          Kontak Perusahaan
                                                                                                                   60,00%
                                         Sekretaris Perusahaan     30,35%
                                              Ramon Armando
                                               Menara BTN
                  Jl. Gajah Mada No.1, Jakarta Pusat 10130
                                    (021) 6336789 ext. 2003
                                             (021) 6336719
                                                                   Keterangan / Description
                                               csd@btn.co.id
                                         Investor Relations             Pemerintah Republik Indonesia
                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                                                                        Publik Domestik
                                    Menara BTN Lantai 16
               Jalan Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130               Publik Asing
                                           +62 21 63870107
                                   investor_relations@btn.co.id

                                    Layanan Informasi Publik                 Media Sosial
                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                                              ppid.btn.co.id        Bank BTN                 @bankbtn
                                                                     @bankbtn                Bank BTN




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             81
Page 84
                         Profil
                         Perusahaan




Nama dan Alamat Kantor Wilayah,
Kantor Cabang Konvensional
dan Kantor Cabang Syariah


                                                          Kantor Wilayah
KANTOR WILAYAH 1                                                               KANTOR WILAYAH 2
Kantor Wilayah Jawa Barat                                                      Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten
Jl. Jend. Sudirman No. 19, Bekasi 17143                                        Gedung Yodya Tower Lt. 3
Telp : (021) 88953281                                                          Jl. Mayjen DI Panjaitan Kav 8, RT 003 RW 011,
Email : kantorwilayah1@btn.co.id                                               Kel. Cipinang Cempedak Kec. Jatinegara, Jakarta Timur
Web : www.btn.co.id                                                            Telp : (021) 2301184, 31901656, 3905775
                                                                               Email : kantorwilayah2@btn.co.id
                                                                               Web : www.btn.co.id

KANTOR WILAYAH 3                                                               KANTOR WILAYAH 4
Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara                                 Kantor Wilayah Sumatera
Gedung Graha Sudirman                                                          Gedung Graha Merah Putih Lt. 8,
Jl. Panglima Sudirman No. 7-9, Kel. Gembong Asin, Kec. Genteng,                Jl. Puteri Hijau No. 1, Kesawan, Medan 20111
Surabaya                                                                       Telp: (061) 80011133
Telp : (031) 5661704, 5661204                                                  Email: kantorwilayah4@btn.co.id
Email : kantorwilayah3@btn.co.id                                               Web: www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id

KANTOR WILAYAH 5                                                               KANTOR WILAYAH 6
Kantor Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua                             Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY
Jl. Sultan Hasanuddin No. 1, Makassar                                          Jl. M.T. Haryono No. 717, Semarang 50242
Telp : (0411) 5070760                                                          Telp : (024) 8455932, 8455934
Email : kantorwilayah5@btn.co.id                                               Email : kantorwilayah6@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                                            Web : www.btn.co.id




                                                Kantor Cabang Konvensional
                                       Kantor Cabang Konvensional Wilayah 1 (Kantor Wilayah Jawa Barat)

Kantor Cabang Bandung                            Kantor Cabang Bandung Timur                        Kantor Cabang Bogor
Jl. Jawa No. 7, Bandung 40117                    Jl. Raya Cinunuk No. 223 A                         Jl. Pengadilan No. 13-15,
Telp : (022) 4232112, 4241036                    Kec. Cileunyi, Kab. Bandung                        Bogor 16121
Email : kc.bandung@btn.co.id                     Telp : (022) 7816883                               Telp : (0251) 8311700
Web : www.btn.co.id                              Email : kc.bandungtimur@btn.co.id                  Email : kc.bogor@btn.co.id
                                                 Web : www.btn.co.id                                Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Cibinong                           Kantor Cabang Bekasi                               Kantor Cabang Cibubur
Ruko Cibinong City Centre Blok B20-21 &          Jl. Jend. Sudirman No. 19, Bekasi 17143            Gedung A (Utama)
D20-21 Jl. Tegar Beriman Kel. Pakansari Kec.     Telp : (021) 8840649                               Jl. Transyogi Km. 3, Ruko Madison Blok C1
Cibinong, Kab. Bogor                             Email : kc.bekasi@btn.co.id                        No. 1-3, Komplek Cibubur Times Square,
Telp : (021) 83721442                            Web : www.btn.co.id                                Jatikarya, Jatisampurna, Kota. Bekasi 17435
Email : kc.cibinong@btn.co.id                                                                       Telp : (021) 84300071, 84300073
Web : www.btn.co.id                                                                                 Email : kc.cibubur@btn.co.id
                                                                                                    Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Harapan Indah Bekasi               Kantor Cabang Cikarang                             Kantor Cabang Depok
Ruko Office Park Harapan Indah                   Pertokoan Cikarang Central City Blok B No 2,       Jl. Margonda Raya No. 186,
Blok OP Kavling No. OP1-01 & OP1-02              3, 5, 6, Jl. Raya Cikarang - Cibarusah,            Depok 16423
Harapan Indah, Bekasi 17132                      Kab. Bekasi 17530                                  Telp : (021) 7751236, 7751237
Telp  : (021) 88386971(hunting),                 Telp : (021) 22180090/ 22180096                    Email : kc.depok@btn.co.id
        88386972, 88386973                       Email : kc.cikarang@btn.co.id                      Web : www.btn.co.id
Email : kc.harapanindah@btn.co.id                Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id




82          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 85
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                                  Kantor Cabang Konvensional
                                         Kantor Cabang Konvensional Wilayah 1 (Kantor Wilayah Jawa Barat)

Kantor Cabang Cirebon                              Kantor Cabang Karawang                          Kantor Cabang Purwakarta
Jl. Siliwangi No. 20A-20B, Cirebon 45121           Jl. Galuh Mas Raya Blok VI-A No. 6, Desa.       Jl. RE. Martadinata No. 1, Purwakarta 41114
Telp : (0231) 209143, 209153                       Sukaharja, Kec. Teluk Jambe, Timur,             Telp  : (0264) 201024, 210830, 210831,
Email : kc.cirebon@btn.co.id                       Kab. Karawang                                           206637
Web : www.btn.co.id                                Telp : (0267) 8411400, 8411500                  Email : kc.purwakarta@btn.co.id
                                                   Email : kc.karawang@btn.co.id                   Web : www.btn.co.id
                                                   Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Tasikmalaya                          Kantor Cabang Sukabumi                          Kantor Cabang Cimahi
Jl. Sutisna Senjaya No. 101,                       Jl. Jendral Sudirman No. 49,                    Jl. Jend. Amir Machmud/Raya Timur No. 475,
Tasikmalaya 46112                                  Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh,              Cimahi 40524
Telp : (0265) 334464, 334465                       Sukabumi                                        Telp : (022) 6651644, 6651645
Email : kc.tasikmalaya@btn.co.id                   Telp : (0266) 223446,235951                     Email : kc.cimahi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                Email : kc.sukabumi@btn.co.id                   Web : www.btn.co.id
                                                   Web : www.btn.co.id



                                   Kantor Cabang Konvensional Wilayah 2 (Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten)

Kantor Cabang Jakarta Kuningan                     Kantor Cabang Jakarta Harmoni                   Kantor Cabang Kelapa Gading Square
Plaza BP Jamsostek, Jl. HR Rasuna Said             Menara BTN                                      Gedung Emerald Tower
Kav. 112 – 114 Blok B, Kel. Karet,                 Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130       Jl. Boulevard Barat Blok XB No. 3
Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan                    Telp : (021) 6336789, 6332666, 2310490          Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Telp : (021) 52964652                              Email : kc.jakartaharmoni@btn.co.id             Telp : (021) 45866883, 45866884
Email : kc.jakartakuningan@btn.co.id               Web : www.btn.co.id                             Email : kc.kelapagadingsquare@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                                                                Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk                  Kantor Cabang Jakarta Cawang                    Kantor Cabang Tangerang
Jl. Anggrek No. 01 Kel. Kelapa Dua                 Gedung Yodya Tower Lt. 1-3, Jl. Mayjen DI       Jl. Perintis Kemerdekaan No. 01
Kec. Kebon Jeruk, Kebon Jeruk                      Panjaitan Kav 8, RT 003, RW 011,                Tangerang 15118
11550                                              Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara,        Telp : (021) 5539363
Telp : (021) 53666345                              Jakarta Timur 13340                             Email : kc.tangerang@btn.co.id
Email : kc.jakartakebonjeruk@btn.co.id             Telp : (021) 22986826, 22986827                 Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                Email : kc.jakartacawang@btn.co.id
                                                   Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Ciputat                              Kantor Cabang Jakarta Melawai                   Kantor Cabang Bumi Serpong Damai
Jl. Dewi Sartika No. 21 Ciputat,                   Jl. Melawai Raya No. 19 C-D,                    Kompleks BSD, Ruko Sektor VII E
Tangerang Selatan 15411                            Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru               Blok K No. 8 Jl. Raya Serpong,
Telp : (021) 7445145                               Jakarta Selatan                                 Tangerang 15310
Email : kc.ciputat@btn.co.id                       Telp : (021) 27517843, 27517840                 Telp : (021) 5372235, 5372237
Web : www.btn.co.id                                Email : kc.jakartamelawai@btn.co.id             Email : kc.bumiserpongdamai@btn.co.id
                                                   Web : www.btn.co.id                             Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Karawaci                             Kantor Cabang Cilegon                           Kantor Cabang Jakarta Pluit
Perumnas Karawaci I                                Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 49,              Jl. Pluit Kencana Raya No. 79, Pluit,
Jl. Cendrawasih No. 1,                             Cilegon 42414                                   Penjaringan, Jakarta Utara 14440
Tangerang 15115
                                                   Telp : (0254) 391766, 392681, 393479            Telp  : (021) 66607390, 66607391,
Telp : (021) 5517849, 5517850                      Email : kc.cilegon@btn.co.id                            66607392
Email : kc.karawaci@btn.co.id                      Web : www.btn.co.id                             Email : kc.jakartapluit@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                                                                Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Bintaro Jaya
CBD Bintaro Blok B7 No. A3 - 04A,
Kel. Pondok Jaya, Kec. Pondok Aren,
Tangerang Selatan
Telp : (021) 22215981
Email : kc.bintarojaya@btn.co.id
Web : www.btn.co.id




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      83
Page 86
                           Profil
                           Perusahaan




                              Kantor Cabang Konvensional Wilayah 3 (Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara)

Kantor Cabang Surabaya                            Kantor Cabang Denpasar                           Kantor Cabang Sidoarjo
Jl. Pemuda No. 50, Surabaya 60271                 Jl. Dewi Sartika No. 2, Denpasar 80114           Jl. Ahmad Yani No. 15, Sidoarjo 61212
Telp : (031) 5353513, 5353519                     Telp : (0361) 243811                             Telp  : (031) 8929211, 8957949,
Email : kc.surabaya@btn.co.id                     Email : kc.denpasar@btn.co.id                            8957950
Web : www.btn.co.id                               Web : www.btn.co.id                              Email : kc.sidoarjo@btn.co.id
                                                                                                   Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Malang                              Kantor Cabang Mataram                            Kantor Cabang Surabaya Bukit Darmo
Jl. Ade Irma Suryani No. 2-4, Malang 65119        Jl. Pejanggik No. 99-101 Cakranegara,            Jl. Mayjend HR Muhammad Kav. 399
Telp : (0341) 323956                              Mataram 83121                                    Kel. Putat Gede, Kec. Sukomanunggal
Email : kc.malang@btn.co.id                       Telp : (0370) 631186, 638289                     Telp : (031) 7323344
Web : www.btn.co.id                               Email : kc.mataram@btn.co.id                     E-mail : kc.surabayabukitdarmo@btn.co.id
                                                  Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Bangkalan                           Kantor Cabang Kupang                             Kantor Cabang Madiun
Jl. Teuku Umar No. 16,                            Jl. Jend. Sudirman No. 87,                       Jl. Dr. Sutomo No. 38, Madiun 63117
Kel. Kemayoran, Kec. Bangkalan 69116              Kupang 85119                                     Telp  : (0351) 451460, 459034, 457927,
Telp  : (031) 3098929, 3098831,                   Telp : (0380) 831004                                     459500, 459600
        3098930                                   Email : kc.kupang@btn.co.id                      Email : kc.madiun@btn.co.id
Email : kc.bangkalan@btn.co.id                    Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Mulyosari                           Kantor Cabang Kediri                             Kantor Cabang Jember
Jl. Raya Mulyosari No. 82,                        Jl. Diponegoro No. 22 - 24,                      Jl. A. Yani No. 05,
Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo,              Kediri 64121                                     Jember 68118
Kota. Surabaya 60112                              Telp : (0354) 691260, 691262                     Telp : (0331) 484611, 489292, 489266
Telp : (031) 5931763                              Email : kc.kediri@btn.co.id                      Email : kc.jember@btn.co.id
Email : kc.mulyosari@btn.co.id                    Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Banyuwangi                          Kantor Cabang Gresik                             Kantor Cabang Mojokerto
Jl. Brawijaya No. B-1 dan B-2, Kel. Sobo,         Kompleks Pertokoan Multi Sarana                  Jl. Majapahit No. 130 - 134 Blok1-2,
Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi 68418            Plaza Blok C 01 No. 1,                           Mojokerto 61323
Telp : (0333) 414490, 415690                      Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61118                 Telp : (0321) 323850, 323853
Email : kc.banyuwangi@btn.co.id                   Telp : (031) 3973455                             Email : kc.mojokerto@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                               Email : kc.gresik@btn.co.id                      Web : www.btn.co.id
                                                  Web : www.btn.co.id



                                         Kantor Cabang Konvensional Wilayah 4 (Kantor Wilayah Sumatera)

Kantor Cabang Medan                               Kantor Cabang Palembang                          Kantor Cabang Padang
Jl. Pemuda No. 10A, Medan 20151                   Jl. Jend. Sudirman Km. 4, 5 No. 125,             Jl. H. R. Rasuna Said No. 3, Jati Baru
Telp : (061) 4149777                              Palembang 30128                                  Padang Tim, Kota Padang 25129
Email : kc.medan@btn.co.id                        Telp : (0711) 411175, 410552                     Telp : (0751) 31903, 32094, 32096
Web : www.btn.co.id                               Email : kc.palembang@btn.co.id                   Email : kc.padang@btn.co.id
                                                  Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Batam                               Kantor Cabang Pekanbaru                          Kantor Cabang Jambi
Jl. Engku Putri No.1, Kel. Belian                 Jl. Jend. Sudirman No. 393,                      Jl. H. M. Yusuf Singadikane No. 146,
Nongsa Batam Center                               Pekanbaru 28116                                  Jambi 36122
Telp : (0778) 470630, 470625, 470628              Telp : (0761) 40494, 40185, 40188                Telp : (0741) 61793, 61792
Email : kc.batam@btn.co.id                        Email : kc.pekanbaru@btn.co.id                   Email : kc.jambi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                               Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Pematang Siantar                    Kantor Cabang Bandar Lampung                     Kantor Cabang Bengkulu
Jl. Sutomo No. 5 G-H, Kel. Proklamasi             Jl. Wolter Monginsidi No. 80-88,                 Jl. Soeprapto No. 7 - 8,
Kec. Pematang Siantar Barat,                      Bandar Lampung 35215                             Bengkulu 38223
Pematang Siantar                                  Telp  : (0721) 489253, 489255, 484778,           Telp : (0736) 20875
Telp : (0622) 28887                                       483256                                   Email : kc.bengkulu@btn.co.id
Email : kc.pematangsiantar@btn.co.id              Email : kc.bandarlampung@btn.co.id               Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id                               Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Tanjung Pinang                      Kantor Cabang Pangkal Pinang
Jl. D.I. Panjaitan Km. 9 Komplek Plaza Bintan     Jl. Perniagaan, Mall Bangka Trade
Center Blok Bunga No. 9-12, Tanjung Pinang        Center B11 - B14, Pangkal Pinang
Telp : (0771) 7447101, 7447088                    Telp : (0717) 423748
Email : kc.tanjungpinang@btn.co.id                Email : kc.pangkalpinang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                               Web : www.btn.co.id




84           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 87
                                                                                              Laporan Tahunan 2023




                          Kantor Cabang Konvensional Wilayah 5 (Kantor Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua)

Kantor Cabang Makassar                           Kantor Cabang Banjarmasin                      Kantor Cabang Samarinda
Jl. Kajaolalido No. 4, Makassar 90111            Jl. R. E. Martadinata No. 4,                   Jl. RE. Martadinata No. 01,
Telp : (0411) 316016, 316011                     Banjarmasin 70111                              Samarinda 75127
Email : kc.makassar@btn.co.id                    Telp  : (0511) 4368133, 4366669,               Telp : (0541) 736930, 731695, 731510
Web : www.btn.co.id                                      4366670                                Email : kc.samarinda@btn.co.id
                                                 Email : kc.banjarmasin@btn.co.id               Web : www.btn.co.id
                                                 Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Pontianak                          Kantor Cabang Balikpapan                       Kantor Cabang Parepare
Jl. Imam Bonjol No. 29, Pontianak 78122          Jl. Jend. Sudirman No. 141, Balikpapan         Jl. Andi Makkasau No 115-117, Lakessi,
Telp : (0561) 740163                             Telp : (0542) 420333                           Kec. Soreang, Kota.
Email : kc.pontianak@btn.co.id                   Email : kc.balikpapan@btn.co.id                Parepare, Sulawesi Selatan 91131
Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id                            Telp : (0421) 28115
                                                                                                Email : kc_parepare@btn.co.id
                                                                                                Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Banjarbaru                         Kantor Cabang Manado                           Kantor Cabang Jayapura
Jl. Ahmad Yani Km 33 RT 01 RW 01                 Jl. Wolter Monginsidi No. 56,                  Jl. Koti No. 22, Jayapura 99111
Loktabak Utara, Banjarbaru,                      Manado 95115                                   Telp : (0967) 537970, 537971, 537973
Kalimantan Selatan 71114                         Telp : (0431) 868095, 855504, 855505           Email : kc.jayapura@btn.co.id
Telp : (0511) 6749738, 6749831                   Email : kc.manado@btn.co.id                    Web : www.btn.co.id
Email : kc.banjarbaru@btn.co.id                  Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Kendari                            Kantor Cabang Ambon                            Kantor Cabang Tarakan
Jl. A. Yani , Komplek A. Yani Square             Jl. Diponegoro No. 75B, Ambon                  Jl. Mulawarman No. 10, RT. 73 Kel. Karang
Blok. A6-7, Kendari 93117                        Telp  : (0911) 355882, 354471, 348552,         Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan
Telp : (0401) 322101                                     355882                                 Telp : (0551) 24322
Email : kc.kendari@btn.co.id                     Email : kc.ambon@btn.co.id                     Email : kc.tarakan@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id                            Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Palu                               Kantor Cabang Palangkaraya                     Kantor Cabang Gorontalo
Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palu 94111             Jl. Diponegoro No. 23,                         Jl. Nani Wartabone No. 3, Kel. Limba U I,
Telp : (0451) 424555, 428555                     Palangkaraya 73111                             Kec. Kota Selatan, Kota. Gorontalo
Email : kc.palu@btn.co.id                        Telp : (0536) 3220602, 3223975                 Telp : (0435) 830490, 829481
Web : www.btn.co.id                              Email : kc.palangkaraya@btn.co.id              Email : kc.gorontalo@btn.co.id
                                                 Web : www.btn.co.id                            Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Ternate                            Kantor Cabang Panakkukang                      Kantor Cabang Mamuju
JL. Pahlawan Revolusi No. 152 Kel.               Jl. Hertasning Blok I No. 2,                   Jl KS Tubun No 18, Kabupaten Mamuju
Gamalama, Ternate Tengah,                        Makassar 90222                                 Telp : (0426) 22389
Maluku Utara 97721                               Telp : (0411) 868831, 868833                   Email : kc.mamuju@btn.co.id
Telp : (0921) 3111330                            Email : kc.panakukang@btn.co.id                Web : www.btn.co.id
Email : kc.ternate@btn.co.id                     Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id



                                  Kantor Cabang Konvensional Wilayah 6 (Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY)

Kantor Cabang Semarang                           Kantor Cabang Yogyakarta                       Kantor Cabang Solo
Jl. M.T. Haryono No. 717, Semarang 50242         Jl. Jend. Sudirman No. 71,                     Jl. Slamet Riyadi No. 282, Solo 57141
Telp : (024) 312151, 446166                      Yogyakarta 55223                               Telp : (0271) 726930
Email : kc.semarang@btn.co.id                    Telp : (0274) 589898, 581014, 581016           Email : kc.solo@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                              Email : kc.yogyakarta@btn.co.id                Web : www.btn.co.id
                                                 Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Pekalongan                         Kantor Cabang Purwokerto                       Kantor Cabang Tegal
Jl. Merdeka No. 7, Pekalongan 51113              Jl. Jend. Sudirman No. 431,                    Jl. Gajah Mada No. 33, Tegal
Telp  : (0285) 433883, 433884, 433484,           Purwokerto 53116                               Telp : (0283) 343050, 343835, 323038
        433917, 413222                           Telp : (0281) 641114                           Email : kc.tegal@btn.co.id
Email : kc.pekalongan@btn.co.id                  Email : kc.purwokerto@btn.co.id                Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id                              Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Kudus                              Kantor Cabang Magelang
Jl AKBP Agil Kusumadya No 32,                    Jl. Tentara Pelajar No. 40, Magelang 56116
Kecamatan Jati Kudus                             Telp : (0293) 3215983
Telp : (0291) 438732                             Email : kc.magelang@btn.co.id
Email : kc.kudus@btn.co.id                       Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      85
Page 88
                         Profil
                         Perusahaan




                                                     Kantor Cabang Syariah
                                           Kantor Cabang Syariah Wilayah 1 (Kantor Wilayah Jawa Barat)

Kantor Cabang Syariah Bandung                     Kantor Cabang Syariah Bekasi                    Kantor Cabang Syariah Bogor
Jl. Diponegoro No. 8, Bandung                     Jl. Ahmad Yani, Ruko Sentra Niaga Kalimalang    Jl. Jendral Sudirman No. 01, Kec. Bogor
Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan,                 Blok A.IV No.5-6 dan Blok B No. 1               Tengah, Bogor 16121
Bandung 40115                                     Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan,      Telp : (0251) 8327171, 8327575
Telp  : (022) 4265472, 4265473,                   Kota Bekasi 17144                               Email : kcs.bogor@btn.co.id
        4265474                                   Telp : (021) 8893333                            Web : www.btn.co.id
Email : kcs.bandung@btn.co.id                     Email : kcs.bekasi@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                               Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Cirebon                     Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya               Kantor Cabang Syariah Depok
Jl. Raden Ajeng Kartini No. 68,                   JI. Yudanegara No. 10, Kel. Yudanegara          Jl. Margonda Raya No. 438B-D, Kel. Pondok
Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan, Cirebon             Kec. Cihideung                                  Cina, Kec. Beji, Kota Depok
Telp : (0231) 235485, 235486, 235488              Kota Tasikmalaya 46112                          Telp : (021) 7867661
Email : kcs.cirebon@btn.co.id                     Telp  : (0265) 310612, 7296566,                 Email : kcs.depok@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                       7296567, 7296568                        Web : www.btn.co.id
                                                  Email : kcs.tasikmalaya@btn.co.id
                                                  Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Karawang
Jl Kertabumi no 29 C-D, Kel. Nagasari,
Kec. Karawang Barat,
Kab. Karawang 41311
Telp : 0267 - 8400888, 8400999
Email : kcs.karawang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id




                                      Kantor Cabang Syariah Wilayah 2 (Kantor Wilayah DKI Jakarta & Banten)

Kantor Cabang Syariah Jakarta                     Kantor Cabang Syariah Tangerang                 Kantor Cabang Syariah Jakarta Pasar
Harmoni                                           Jl. Serpong Raya, Ruko Villa Melati Mas Blok.   Minggu
Jl. Suryo Pranoto No. 9 B-D, Kel. Petojo          SR-1 No. 23-24, Serpong - Tangerang 15320       Ruko Grand Palace Blok G & H,
Selatan Kec. Gambir Jakarta Pusat 10130           Telp : (021) 5370773                            Jl. Raya Ps. Minggu Km 16 Pancoran,
Telp : (021) 3860617, 3860620, 3864265            Email : kcs.tangerang@btn.co.id                 Jakarta Selatan
Email : kcs.jakartaharmoni@btn.co.id              Web : www.btn.co.id                             Telp : (021) 7993662, 7993015
Web : www.btn.co.id                                                                               Email : kcs.pasarminggu@btn.co.id
                                                                                                  Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Serang
Jl. Jend Ahmad Yani No. 175, Cipete
Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang,
Kota Serang - Banten
Telp : (0254) 7915869
Email : kcs.cilegon@btn.co.id
Web : www.btn.co.id



                                Kantor Cabang Syariah Wilayah 3 (Kantor Wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara)

Kantor Cabang Syariah Surabaya                    Kantor Cabang Syariah Malang                    Kantor Cabang Syariah Mataram
Jl. Diponegoro No. 29, Surabaya 60271             Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 87,                Jl. Pejanggik No. 18-19
Telp : (031) 5666363,5610518                      Kel. Rampal Celaket, Kec. Klojen,               Kel. Cakranegara, Kab. Mataram
Email : kcs.surabaya@btn.co.id                    Kota Malang 65112                               Telp : (0370) 7503646
Web : www.btn.co.id                               Telp : (0341) 3012469                           Email : kcs.mataram@btn.co.id
                                                  Email : kcs.malang@btn.co.id                    Web : www.btn.co.id
                                                  Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Jember
Jl Hayam Wuruk No 16 Kelurahan Kaliwates
Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember
Telp : (0331) 491009, 491010
Email : kcs.jember@btn.co.id
Web : www.btn.co.id




86          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 89
                                                                                                    Laporan Tahunan 2023




                                               Kantor Cabang Syariah Wilayah 4 (Kantor Wilayah Sumatera)

Kantor Cabang Syariah Batam                           Kantor Cabang Syariah Medan                      Kantor Cabang Syariah Pekanbaru
Jl. Sriwijaya Komp. Regency Park Lot 29,              Jl Diponegoro No 34 Kel. Madras Hulu             Jl Jendral Sudirman No 203 C D E F G,
Pelita, Batam 29432                                   Kec. Medan Polonia, Kota Medan                   Kel. Tangkerang Tengah, Kec. Merpoyan
Telp : (0778) 421921                                  Telp : (061) 4144554                             Damai, Kota Pekanbaru 28128
Email : kcs.batam@btn.co.id                           Email : kcs.medan@btn.co.id                      Telp : (0761) 7891314
Web : www.btn.co.id                                   Web : www.btn.co.id                              Email : kcs.pekanbaru@btn.co.id
                                                                                                       Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Palembang                       Kantor Cabang Syariah Banda Aceh                 Kantor Cabang Syariah Bengkulu
Jl. A Rivai No. 221, Kel. 26 Ilir D.1, Kec. Ilir      Jl. H.M Daud Beureuh No. 39, Desa. Kuta          JL. S. Parman No. 24, Kel. Penurunan,
Barat I, Palembang, Sumatera Selatan                  Alam, Kec. Kuta Alam, Kota. Banda Aceh           Kec. Ratu Samban,
Telp : (0711) 365808, 354001, 353230                  Telp : (0651) 40331                              Kota Bengkulu
Email : kcs.palembang@btn.co.id                       Email : kcs.bandaaceh@btn.co.id                  Telp : (0736) 78604566
Web : www.btn.co.id                                   Web : www.btn.co.id                              Email : kcs.bengkulu@btn.co.id
                                                                                                       Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Jambi                           Kantor Cabang Syariah Padang                     Kantor Cabang Syariah Bandar
Jl. Hayam Wuruk No. 27, Kel. Cempaka Putih,           Jl. Belakang Olo No. 47, Kel. Kp Jao,            Lampung
Kec. Jelutung, Kota Jambi                             Kec. Padang Barat, Padang                        Jl Kartini No 85, Kel. Palapa,
Telp : (0741)- 3620645, 3620687                       Telp : (0751)- 8954842, 8954832                  Kec. Tanjung Karang Pusat,
Email : kcs.jambi@btn.co.id                           Email : kcs.padang@btn.co.id                     Kota Bandar Lampung 35116
Web : www.btn.co.id                                   Web : www.btn.co.id                              Telp : (0751)- 6025555
                                                                                                       Email : kcs.bandarlampung@btn.co.id
                                                                                                       Web : www.btn.co.id



                                Kantor Cabang Syariah Wilayah 5 (Kantor Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua)

Kantor Cabang Syariah Makassar                        Kantor Cabang Syariah Banjarmasin                Kantor Cabang Syariah Palu
Jl A.P Pettarani No 21, Tamamaung,                    Jl. Jend Ahmad Yani KM 5,5 No. 456               Jl. Emmy Saelan No. 36, Kel. Tatura Utara,
Kec. Panakkukang,                                     Kel. Pemurus Luar, Kec. Banjarmasin Timur        Kec. Palu Selatan, Kota Palu 94236
Kota Makassar 90231                                   Kota Banjarmasin                                 Telp : (0451) - 485431
Telp : (0411) 3613399                                 Telp  : (0511) 3250530, 3250540,                 Email : kcs.palu@btn.co.id
Email : kcs.makassar@btn.co.id                                3250560                                  Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                   Email : kcs.banjarmasin@btn.co.id
                                                      Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Balikpapan                     Kantor Cabang Syariah Kendari                     Kantor Cabang Syariah Pontianak
Jl. Jenderal Sudirman No. 565 – 566,                 Jl. MT Haryono No. 78 Kel. Bende,                 Jl Jend Ahmad Yani No 61 G-H, Kelurahan
Balikpapan 76114                                     Kec. Baruga, Kota Kendari                         Bangka Belitung Laut, Kec. Pontianak
Telp : (0542) 742260, 742258                         Telp : -                                          Tenggara, Kota Pontianak
Email : kcs.balikpapan@btn.co.id                     Email : kcs.kendari@btn.co.id                     Telp : (0561) - 8171285
Web : www.btn.co.id                                  Web : www.btn.co.id                               Email : kcs.pontianak@btn.co.id
                                                                                                       Web : www.btn.co.id



                                          Kantor Cabang Syariah Wilayah 6 (Kantor Wilayah Jawa Tengah & DIY)

Kantor Cabang Syariah Yogyakarta                                               Kantor Cabang Syariah Solo
Jl. Faridan M Noto No. 10, Kota Baru Gondokusuman,                             Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 332, Solo 57141
Yogyakarta 55224                                                               Telp : (0271) 712127, 7008978, 7008947
Telp : (0274) 551055, 512467                                                   Email : kcs.solo@btn.co.id
Email : kcs.yogyakarta@btn.co.id                                               Web : www.btn.co.id
Web : www.btn.co.id

Kantor Cabang Syariah Tegal                                                    Kantor Cabang Syariah Semarang
Jl. Jenderal Sudirman No. 02 , Kel. Pekauman, Kec. Tegal Barat,                Jl. Achmad Yani No. 181 Kel. Wonodri
Kota Tegal 52113                                                               Kec. Semarang Selatan, Kota Semarang
Telp : (0283) 342923 ,342933                                                   Telp : (024) 8449918, 8449919
Email : kcs.tegal@btn.co.id                                                    Email : kcs.semarang@btn.co.id
Web : www.btn.co.id                                                            Web : www.btn.co.id




                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          87
Page 90
                           Profil
                           Perusahaan




Jaringan
Mitra Usaha

Perseroan senantiasa menjalin kerja sama dengan berbagai mitra usaha, dengan tujuan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Perseroan juga menjalankan berbagai kemitraan bisnis dalam rangka penyediaan layanan produk perbankan serta kenyamanan
transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan dengan mitra usaha di antaranya sebagai
berikut:


                            Grup/Perusahaan                                                                  Keterangan

 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan                                           Aplikasi E-Panjar dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

 Telkomsel                                                                   TCASH-BTN

 Komite Olimpiade Indonesia (KOI)                                            KPR Atlet
 PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) & Grup Usaha (PT Angkasa Pura I
                                                                             Kredit Korporasi - Term Loan dan Investasi
 dan PT Angkasa Pura II)
 PT PP (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (PP Properti, PP Urban dan lainnya)   Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan)
 PT Pertamina (Persero) dan Grup Usahanya ( Pertamina EP, Pertamina Hulu
                                                                             Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi dan Term Loan)
 Energi, Pertamina Hulu Indonesia dan lainnya)
 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (WIKA Realty, WIKA
                                                                             Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan)
 Gedung, WIKA Industri dan Konstruksi)
 PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Grup Usahanya (Adhi Commuter Properti       Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan) - Termasuk Developer
 dan Adhi Persada Properti)                                                  yang mendukung penyediaan unit rumah untuk millennials

                                                                             Konstruksi Properti (Cash Loan dan Non Cash Loan) - Termasuk Developer
 Perum Perumnas
                                                                             yang mendukung penyediaan unit rumah untuk millennials

 PT Waskita Karya Realty                                                     Konstruksi Properti

 PT Bumi Serpong Damai Tbk                                                   Kredit Korporasi - Term Loan

 PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) – ITDC                       Kredit Korporasi – Term Loan (Sindikasi)

 PT Indonesia Financial Group (IFG)                                          Kredit Korporasi – Term Loan (Sindikasi)

 PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)                                      Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi - Infrastruktur)

 PT Jasamarga Bali Toll                                                      Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi - Infrastruktur)

 PT Permodalan Nasional Madani (Persero)                                     Kredit Korporasi - Modal Kerja
 Sinar Mas APP ( PT Indah Kiat Pulp & Paper, PT OKI Pulp & Paper dan
                                                                             Kredit Korporasi (Cash Loan dan Non Cash Loan)
 PT Pindo Deli Pulp & Paper)
 PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)                                      Kredit Korporasi - Modal Kerja (Cash Loan dan Non Cash Loan)

 PT Alam Sutera Realty                                                       Kredit Korporasi – Modal Kerja (Sindikasi )

 PT Astakona Megahtama                                                       Kredit Konstruksi

 BULOG                                                                       Kredit Korporasi - Modal Kerja

 Ciputra Residence                                                           Kredit Korporasi - Modal Kerja

 PT Nindya Karya                                                             Kredit Korporasi - Kontraktor

 PT Yodya Karya                                                              Kredit Korporasi – Kontraktor

 PT Virama Karya                                                             Kredit Korporasi - Kontraktor

 PT LEN Industri                                                             Kredit Korporasi - Kontraktor

 PT Lippo Cikarang                                                           Kredit Korporasi - Modal Kerja

 PT Pupuk Sriwidjaja Palembang                                               Kredit Korporasi - Investasi Sindikasi

 Medco Power Indonesia                                                       Kredit Korporasi - Investasi

 Salim Group ( PT Mega Akses Persada & PT Air Bersih Jakarta)                Kredit Korporasi - Investasi (Sindikasi)

 PT Bandung Indah Permai                                                     Kredit Korporasi - Investasi

 Blue Bird                                                                   Pembiayaan Perumahan

 Grab Indonesia                                                              Kredit KPR




88           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 91
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




                            Grup/Perusahaan                                                            Keterangan

Gojek                                                                      Kredit KPR

BPKH                                                                       Bank Penerima Setoran Ibadah Haji

Kemenag                                                                    Bank Penerima Ibadah Haji

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)                      Kredit KPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kementerian PUPR)                Pengelolaan Dana dan Kredit KPR
Satuan Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Satker             Penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan
PUPR)
PT Jamkrindo Syariah                                                       Penjaminan Asuransi Pembiayaan

PT Askrindo Syariah                                                        Penjaminan Asuransi Pembiayaan

PT Jasindo Syariah                                                         Penjaminan Asuransi Pembiayaan

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                   Sekuritisasi KPR, Pinjaman Refinancing dan Pinjaman FLPP

                                                                           Pengelolaan Rekening Satuan Kerja dan Badan Layanan Umum dan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
                                                                           Pinjaman Dalam Negeri

Kementerian Agama Republik Indonesia                                       Kerja sama Terkait Haji
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik
                                                                           Penyaluran Dana Kartu Indonesia Pintar
Indonesia
Badan Pengelola Keuangan Haji                                              Pengelolaan dana Haji

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal                                   Pengelolaan dana

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup                                      Pengelolaan dana

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat                                  Pengelolaan dana

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan                                          Pengelolaan dana

Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan                       Pengelolaan dana

PT Hutama Karya (Persero)                                                  Pengelolaan dana & Kredit Non Cash Loan

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)                                  Pengelolaan dana

PT Permodalan Nasional Madani (Persero)                                    Pengelolaan dana

PT Jaminan Kredit Indonesia                                                Pengelolaan dana

PT Jamkrindo Syariah                                                       Pengelolaan dana

PT Reasuransi Indonesia Utama                                              Pengelolaan dana

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia                                      Pengelolaan dana

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                   Pengelolaan dana

PT Perusahan Gas Negara Tbk                                                Pengelolaan dana

PT Ciputra Nusantara                                                       Pengelolaan dana

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk                                        Pengelolaan dana

PT Medco Power Indonesia                                                   Pengelolaan dana

PT BFI Finance Indonesia Tbk                                               Pengelolaan dana

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Indonesia                        Pengelolaan dana

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia                        Pengelolaan dana

Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri                                 Pengelolaan dana

Perusahaan Asuransi Allianz                                                Pengelolaan dana

Manulife Indonesia                                                         Pengelolaan dana

Sun Life Financial                                                         Pengelolaan dana

Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan                       Pengelolaan dana

PT Permodalan Nasional Madani (Persero)                                    Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
PT Pabrik Gula Rajawali I, Grup Usaha dari PT Rajawali Nusantara
                                                                           Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
Indonesia (Persero)
PT Industri Kereta Api “INKA” (Persero)                                    Pembiayaan Modal Kerja Kontraktor BTN iB

PT Waskita Karya Realty                                                    Pembiayaan Konstruksi BTN iB




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  89
Page 92
                           Profil
                           Perusahaan




                            Grup/Perusahaan                                     Keterangan

BPJS Kesehatan                                       Penerimaan iuran peserta

BPJS Ketenagakerjaan                                 Penerimaan iuran peserta

Universitas Negeri Yogyakarta                        Penerimaan iuran SPP Online

Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya              Penerimaan iuran SPP Online

Universitas Indonesia                                Penerimaan iuran SPP Online

Universitas Gajah Mada                               Penerimaan iuran SPP Online

Institut Pertanian Bogor                             Penerimaan iuran SPP Online

Universitas Negeri Semarang                          Penerimaan iuran SPP Online

Universitas Brawijaya Malang                         Penerimaan iuran SPP Online

Universitas Mulawarman                               Penerimaan iuran SPP Online

Univerisitas Hasanudin                               Penerimaan iuran SPP Online

Bakti Kominfo                                        Penerimaan Sewa BTS

PDAM Tirtawening                                     Penerimaan iuran Tagihan Air

PDAM Malanng                                         Penerimaan iuran Tagihan Air

PDAM Bekasi                                          Penerimaan iuran Tagihan Air

PDAM Kota Samarinda                                  Penerimaan iuran Tagihan Air




90           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 93
                                                                      Laporan Tahunan 2023




Brand
Perusahaan


                                                                          Logo Perseroan
                                                                          Logo Perseroan terdiri dari 4 (empat)
                                                                          elemen yaitu, logotype, logogram
                                                                          primer, logogram sekunder dan tagline.
                                                                          Logotype dan logogram merupakan
                                                                          kesatuan yang tidak terpisahkan dalam
                                                                          setiap penggunaannya di berbagai
                                                                          media.

                                                                          Supergrafik
                                                                          Supergrafik ini diterapkan pada seluruh
                                                                          desain visual stationery Perseroan.
                                                                          Supergrafik berbentuk atap rumah
                                                                          diambil dari aksen grafis Logogram
                                                                          Perseroan, simbol panah ke atas
                                                                          memiliki arti selalu optimis menjadi
                                                                          yang terbaik bagi perusahaan maupun
                                                                          customer/mitra.

                                                                          Warna
                                                                          Perseroan memiliki 4 (empat) warna,
                                                                          terdiri dari 3 (tiga) warna primer
                                                                          dan 1 (satu) warna sekunder. 3 (tiga)
                                                                          warna primer (biru, emas dan merah)
                                                                          ditampilkan pada logo Perseroan,
                                                                          sedangkan warna sekunder (kuning)
                                                                          mencerminkan identitas Perseroan
                                                                          sebagai perusahaan yang dinamis
                                                                          dan memiliki semangat tinggi dalam
                                                                          memenuhi harapan masyarakat
   Logogram Primer yang berbentuk atap rumah merepresentasikan            Indonesia di bidang perbankan.
   misi utama Perseroan untuk memenuhi kebutuhan KPR
   masyarakat Indonesia. Logogram Primer terdiri dari dua buah
   pola segi enam dengan ukuran berbeda untuk menggambarkan               Warna biru melambangkan kematangan
   falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia: yang besar              Perseroan dalam mengelola bisnis
                                                                          perbankan dan kebijaksanaan
   melindungi dan menumbuhkan yang kecil.
                                                                          Perseroan dalam mengemban misi
                                                                          pembangunan nasional.




                                                                          Warna emas melambangkan kredibilitas
                                                                          Perseroan sebagai bank yang solid
                                                                          dalam membuktikan diri sebagai bank
                                                                          yang mendapatkan kepercayaan
                                                                          masyarakat.


   Logogram    Sekunder    yang    berbentuk    garis   merah
   menggambarkan kepercayaan diri dan keandalan Perseroan.                Warna merah melambangkan
                                                                          kepercayaan diri Perseroan sebagai
                                                                          bank yang tangguh dalam menjalankan
                                                                          roda bisnis perbankan di Indonesia.




                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               91
Page 94
                        Profil
                        Perusahaan




Riwayat Singkat
Perusahaan



PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”)
diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun
1897. Pada tahun 1942, Postspaarbank diambil alih oleh
Pemerintah Jepang dan berubah nama menjadi Tyokin
Kyoku atau Kantor Tabungan. Kemudian hal ini berlanjut
pada tahun 1945, Pemerintah Indonesia mengambil
alih Tyokin Kyoku dan mendirikan Kantor Taboengan
Pos. Di era paska kemerdekaan, tepatnya pada tahun
1950 Pemerintah Republik Indonesia mengubah nama
Tyokin Kyoku menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan
Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950 tanggal 9
Februari 1950 dan kemudian berdasarkan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 tahun
1963 berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara
pada tahun 1963 hingga sekarang.


Pada tahun 1974, Pemerintah menunjuk Perseroan sebagai satu-       Pada tahun 2009, Perseroan melakukan sekuritisasi KPR pertama
satunya institusi yang menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR),   di Indonesia. Perseroan melakukan sekuritisasi aset melalui
sejalan dengan Program Pemerintah yang tengah menggalakkan         pencatatan transaksi Kontrak Investasi Kolektif – Efek Beragun
program perumahan untuk rakyat. Di tahun 1976, Perseroan           Aset (KIK-EBA), lalu pada 17 Desember 2009 melakukan
melakukan realisasi pertama kali di Perumahan Tanah Mas            Penawaran Umum Saham Perdana/Initial Public Offering (IPO)
Kota Semarang. Pada tanggal 29 April 1989, Perseroan mulai         dan listing di Bursa Efek Indonesia.
beroperasi sebagai bank umum milik negara. Berdasarkan
Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992, status Perseroan           Tahun 2015, Perseroan berperan penting dalam membantu
diubah menjadi perseroan terbatas milik negara (Persero). Akta     Program Pemerintah “Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat”.
pendirian Bank sebagai Persero dibuat dihadapan Notaris            Perseroan telah ditunjuk sebagai salah satu Bank yang
Muhani Salim, S.H., No. 136 tanggal 31 Juli 1992 dan telah         mendukung program pemerintah melalui pembiayaan KPR. Pada
disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan             tahun 2017, perjalanan proses transformasi digital banking
No. C2-6587.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta          Perseroan terus berlanjut. Dari sisi bisnis, Perseroan terus
diumumkan dalam Berita Negara No. 73 tanggal 11 September          meningkatkan pelayanan perbankan dengan mengakselerasi
1992 Tambahan No. 6A. Pada tahun 1994, Berdasarkan                 tahapan transformasi di era digital, salah satunya dengan
surat keputusan Direksi Bank Indonesia No. 27/55/KEP/DIR           membuka Smart Branch. Smart Branch Perseroan dilengkapi
tanggal 23 September 1994, Perseroan mendapatkan izin              dengan beragam layanan untuk memfasilitasi kebutuhan
operasi sebagai Bank Devisa dan selanjutnya Perseroan ditunjuk     nasabah dalam memperoleh informasi perbankan, melakukan
sebagai Bank komersial yang fokus pada pembiayaan rumah            komunikasi, transaksi, registrasi, dan pembukaan rekening.
pada tahun 2002. Perseroan telah mendapatkan persetujuan
dari Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan umum perbankan        Pada tahun 2019, Perseroan menjadi Housing Market Maker dan
berdasarkan prinsip syariah melalui surat No. 6/1350/DPbS          memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar ke-5. Selanjutnya, tahun
tanggal 15 Desember 2004. Perseroan mulai melakukan                2022 merupakan tahun yang penting karena merupakan kali
kegiatannya berdasarkan prinsip syariah pada tanggal 14            kedua Perseroan menggelar Rights Issue atau penerbitan saham
Februari 2005 dengan mulai beroperasinya cabang syariah            baru setelah tahun 2012 lalu. Rights Issue dimaksud menjadi salah
pertama di Jakarta - Harmoni.




92          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 95
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




satu upaya Perseroan untuk meningkatkan ekspansi kredit sekaligus memperkuat modal untuk mengawal misi Perseroan Menjadi The Best
Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Tahun 2023, sebagai wujud dari salah satu transformasi digital banking, Perseroan
merilis BTN Mobile, aplikasi untuk mendukung layanan perbankan melalui ponsel menggantikan BTN Mobile Banking.


Keterangan Perubahan Nama

Perseroan memiliki sejarah panjang hingga akhirnya menjadi seperti saat ini, mulai dari nama Bank Tabungan Pos pada tahun 1950
hingga menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.




        1897 - 1950                           1950                             1963                        2009-sekarang

  Didirikan dengan nama             9 Februari 1950, dilakukan       22 Juni 1963 efektif berubah      17 Desember 2009 resmi
  “Postspaarbank” pada              perubahan nama menjadi           nama menjadi “Bank                melakukan Penawaran
  1897 masa Pemerintahan            “Bank Tabungan Pos” oleh         Tabungan Negara”.                 Umum Saham Perdana (IPO)
  Hindia Belanda, kemudian          Pemerintah RI.                                                     di Bursa Efek Indonesia.
  berubah nama menjadi                                                                                 Status hukum Bank menjadi
  “Tyokin Kyoku” atau “Kantor                                                                          perusahaan terbuka dengan
  Tabungan” pada 1942                                                                                  nama “PT Bank Tabungan
  semasa Pemerintahan                                                                                  Negara (Persero) Tbk”.
  Jepang. Kembali berubah
  nama menjadi “Kantor
  Taboengan Pos” pada 1945
  saat masa kemerdekaan
  Republik Indonesia.




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   93
Page 96
              Profil
              Perusahaan




Visi, Misi dan
Budaya Perusahaan




                     VISI
           “Menjadi
       The Best Mortgage
       Bank in Southeast
        Asia pada tahun
             2025.”




94   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 97
                                                            Laporan Tahunan 2023




                                                  REVIU VISI DAN MISI OLEH
                                                DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI


                                               Visi   dan   Misi   secara   berkala   ditinjau   dengan
                                               mempertimbangkan       perubahan    kondisi   lingkungan
                                               eksternal maupun internal. Hasil reviu Visi dan Misi oleh
                                               Dewan Komisaris dan Direksi yang dilakukan di tahun
                                               2021 dan rekomendasi dari McKinsey dinyatakan
                                               bahwa perumusan Visi dan Misi baru sesuai dengan
                                               perubahan kondisi lingkungan eksternal maupun internal
                                               dan masih relevan di tahun 2023. Visi dan Misi baru
                                               telah ditetapkan dalam Corporate Plan Perseroan Tahun
                                               2021-2025 dan telah dituangkan dalam Rencana Bisnis
                                               Bank 2023-2025.




    MISI

1   Secara aktif mendukung pemerintah    4        Meningkatkan shareholder value
    dalam memajukan kesejahteraan                 dengan berfokus pada pertumbuhan
    masyarakat Indonesia melalui                  profitabilitas yang berkelanjutan
    kepemilikan rumah.                            sebagai perusahaan blue chip dengan
                                                  prinsip manajemen risiko yang kokoh.

2   Mewujudkan kehidupan yang
    diimpikan jutaan rakyat Indonesia    5        Menjadi mitra keuangan bagi para
    melalui penyediaan rumah yang                 pemangku kepentingan dalam
    layak.                                        ekosistem perumahan dengan
                                                  menyediakan solusi menyeluruh dan
                                                  layanan terbaik melalui inovasi digital.
3   Menjadi One of Home of Indonesia’s
    Best Talent.




                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 95
Page 98
                          Profil
                          Perusahaan




Budaya
Perusahaan

Perseroan menyadari pentingnya penerapan budaya perusahaan karena dapat mendongkrak kinerja perusahaan secara signifikan.
Perseroan telah beberapa kali memodifikasi budaya perusahaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa budaya kerja perusahaan kita
tetap relevan dengan lingkungan eksternal dan ekosistem bisnis yang dinamis dan berubah-ubah seiring dengan perkembangan zaman
dan teknologi. Budaya Perseroan saat ini adalah AKHLAK secara berurutan adalah Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan
Kolaboratif serta diikuti dengan 18 poin yang menjelaskan AKHLAK secara lebih detail adalah fondasi dari budaya perusahaan Perseroan.




                                                                                                          8 Perilaku Utama
                             “Menjadi The Best Mortgage Bank
                           in Southeast Asia pada tahun 2025.”
                                                                                                                      Berpegang teguh
                                 Fokus Strategi Tahun 2021-2025                                              1        dan patuh pada nilai
                                                                                                                      moral dan etika bisnis,
                                 Tema Strategi Tahun 2021-2025
                                                                                                                      memenuhi komitmen
                                                                                                                      sesuai peraturan yang
                                            4 Pilar Budaya
                                                                                                                      berlaku


      Sales & Service           Governance &                Performance
                                                                                Learning Culture                      Terus belajar,
          Culture                Risk Culture                 Culture
                                                                                                             2        melakukan perbaikan
                                                                                                                      intrapreneurship untuk
    Tmbah tumbuh dan             Bersih dan                  Berkinerja                                               meningkatkan kompetensi
    memenuhi Harpan                                                               Terus Belajar                       diri dan orang lain
                                 Terpercaya                   Unggul
       Pelanggan

                                Program Utama & Program Pilihan                                                       Disiplin, Konsisten
                                                                                                             3        dan tuntas dalam
                                       Critical Few Behaviors                                                         menyelesaikan tugas       S
                                                                                                                      dengan kualitas
              3                                     6                                 7                                                   G     P
                                                                                                                      hasil terbaik

    Disiplin, Konsisten dan           Proaktif, efektif, dan efisien       Cepat tanggap terhadap
 tuntas dalam menyelesaikan           dalam memenuhi kebutuhan                 perubahan serta                        Saling menghormati,
  tugas dengan kualitas hasil                  pelanggan                   memberikan kesempatan
             terbaik                                                      untuk melakukan perbaikan
                                                                                                             4        menghargai dan terbuka
                                                                              yang berkelanjutan                      terhadap perbedaan


                                   Tindakan Simbolis Pimpinan
                                                                                                                 Critical Few Behaviors
                                      8 Prilaku Utama BTNers


18 (DELAPAN BELAS) PANDUAN PERILAKU AKHLAK BAGI BTNers




                  Amanah                                               Kompeten                                   Harmonis
     • Memenuhi janji dan komitmen.                       • Meningkatkan kompetensi diri              • Menghargai setiap orang apa
     • Bertanggung jawab atas tugas,                        untuk menjawab tantangan yang               pun latar belakangnya.
       keputusan dan tindakan yang                          selalu berubah.                           • Suka menolong orang lain.
       dilakukan.                                         • Membantu orang lain belajar.              • Membangun lingkungan kerja
     • Berpegang teguh kepada nilai                       • Menyelesaikan tugas dengan                  yang kondusif.
       moral dan etika.                                     kualitas terbaik.




96          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 99
                                                                                  Laporan Tahunan 2023




                                                                                           Memegang teguh kepercayaan
                                                                     Amanah                yang diberikan.




                                                                                           Terus belajar dan
                                                                    Kompeten               mengembangkan kapabilitas.



             Bertanggung jawab dan
    5        selalu mengedepankan
                                                                                           Saling peduli dan menghargai
             kepentingan perusahaan
                                                                    Harmonis               perbedaan.

             Proaktif, efektif, dan
    6        efisien dalam memenuhi
             kebutuhan
                                    S P
             pelanggan                                                                     Berdedikasi dan
                                                                       Loyal               mengutamakan kepentingan
             Cepat tanggap terhadap                                                        Bangsa dan Negara.
    7        perubahan serta
             memberikan kesempatan
             untuk melakukan    S G
             perbaikan yang
             berkelanjutan      P L                                                        Terus berinovasi dan antusias
                                                                     Adaptif               dalam menggerakkan ataupun
             Terbuka untuk bekerja                                                         menghadapi perubahan.
    8        sama yang menghasilkan
             nilai tambah


S       Sales & Service Culture                                                            Membangun kerja sama yang
G       Governance & Risk Culture                                   Kolaboratif            sinergis.
P       Performance Culture
L       Learning Culture




                           Loyal                        Adaptif                                   Kolaboratif
        •   Menjaga nama baik sesama        • Cepat menyesuaikan diri untuk              • Memberi kesempatan
            karyawan, pimpinan, BUMN          menjadi lebih baik.                          kepada berbagai pihak untuk
            dan Negara.                     • Terus-menerus melakukan                      berkontribusi.
        •   Rela berkorban untuk mencapai     perbaikan mengikuti                        • Terbuka dalam bekerja sama
            tujuan yang lebih besar.          perkembangan teknologi.                      untuk menghasilkan nilai tambah.
        •   Patuh kepada pimpinan           • Bertindak proaktif.                        • Menggerakkan pemanfaatan
            sepanjang tidak bertentangan                                                   berbagai sumber daya untuk
            dengan hukum dan etika.                                                        tujuan bersama.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   97
Page 100
                       Profil
                       Perusahaan




Untuk memperkuat dan mendukung tujuan Perseroan dengan berlandaskan 6 (enam) Nilai dan 18 (delapan belas) Panduan Perilaku
Utama AKHLAK dan 8 (delapan) Perilaku Utama BTNers, terdapat 4 (empat) pilar budaya dan 15 Tindakan Simbolis Pimpinan sebagai
pondasi utama Penerapan Budaya Perusahaan Tahun 2023. Dengan penjelasan sebagai berikut:




                   Tema Program 2023                                                Tema Program 2023




                                “Memenuhi Harapan
     “Tambah Tumbuh”                                                            “Bersih dan Terpercaya”
                                   Pelanggan”

     Sales Effectiveness            Services Excellence                  Zona Integritas (Risk dan Governance)



                       Tujuan Pilar :                                                    Tujuan Pilar :
           Pencapaian end state yaitu meningkatkan                       Membangun kesadaran dan pemahaman akan
      penjualan produk funding, lending dan digital serta              risiko berikut mitigasinya dan menerapkan prinsip-
      meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendorong                     prinsip manajemen risiko secara konsisten dan
                 bisnis dan kinerja Bank BTN                                                menyeluruh




                                      Sales & Service                Governance & Risk
                                          Culture                         Culture




                                    Performance Culture               Learning Culture




                       Tujuan Pilar :                                                    Tujuan Pilar :
         Upaya peningkatan kinerja untuk mencapai                      Membangun semangat belajar dan meningkatkan
                 tujuan yang ditetapkan                                   kompetensi kritikal seperti kompetensi Sales,
                                                                       Digital Analytics, Risk & Collection serta penguatan
                                                                       pemahaman BTNers atas pentingnya budaya dan
                                                                              penerapan AKHLAK dalam keseharian



                   Performane Review                                            Learning, Sharing & Doing



                 “Berkinerja Unggul”                                                  “Terus Belajar”




                   Tema Program 2023                                                Tema Program 2023



98         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 101
                                                                           Laporan Tahunan 2023




      Sales & Service Culture                                 Governance & Risk Culture



        Melakukan kunjungan ke nasabah 1x sebulan                  Melakukan checkpoint dengan anggota tim
SS1     bersama anggota tim dengan agenda maintaining        GR1   mengenai kebijakan existing yang masih relevan
        and deepening relationship, update program-                setiap kuartal, termasuk komunikasi perubahan
        program baru, menggali voice of customer, dan              kebijakan ke pegawai dan menjelaskan latar
        kolaborasi lintas divisi.                                  belakang perubahan kebijakan tersebut.


        Melakukan tracking & enforcement pipeline (lending         Melakukan peninjauan kembali setiap keputusan
SS2     and funding) secara bulanan (oleh BOD) dan           GR2   dan proses pengambilan keputusannya berdasarkan
        mingguan (oleh BOD-1).                                     SOP dan peraturan perundangan yang berlaku.


        Memberikan award/apresiasi kepada best sales               Menyatakan dan tidak ikut serta dalam pengambilan
SS3                                                          GR3
        champion secara bulanan (oleh BOD-1) dan 3                 keputusan jika terdapat personal interest.
        bulanan (oleh BOD).

                                                             GR4   Melakukan surprise visit dan check secara berkala.
        Memastikan respons dan follow up untuk menjawab
SS4     kebutuhan nasabah (internal dan eksternal),
                                                                   Pada setiap kesempatan, pimpinan mengingatkan
        termasuk menghubungkan nasabah dengan unit
                                                             GR5   dan memberi contoh kepada pegawai untuk patuh
        terkait, tidak lebih dari 3 hari.
                                                                   pada aturan perusahaan dan risikonya, serta
                                                                   menindak tegas pelanggaran. Menggunakan tagline
                                                                   “Patuhi aturannya, kelola risikonya, tindak tegas
                                                                   pelanggarannya.”




       Performance Culture                                          Learning Culture



        Selalu melakukan performance business review di            Secara berkala melakukan coaching dan mentoring
PC1     awal dan tengah bulan ditunjang oleh data yang       LC1   minimal 3 bulan sekali mengenai bagaimana
        valid dan daily monitoring.                                cara mendorong peningkatan produktivitas dan
                                                                   kompetensi anggota tim.

        Melakukan coaching mengenai bagaimana cara
PC2     memonitor dan meningkatkan performance unit kerja          Melakukan sharing knowledge terkait ketentuan
        minimal 3 kali setahun.                              LC3   yang berlaku, product knowledge, customer
                                                                   experience, market updates, success story, dll.,
                                                                   minimal setiap bulan sekali di setiap unit kerja
        Selalu melakukan pertemuan lintas direktorat/ unit
                                                                   dengan tagline “Pastikan, Pahami, dan Patuhi.”
PC3     kerja sesuai urgensi perusahaan untuk alignment
        KPI.
                                                                   Meningkatkan digital presence dan mendorong
                                                             LC3   pegawai untuk paham teknologi dan menjadi digital
                                                                   influencer.




                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   99
Page 102
                         Profil
                         Perusahaan




Kegiatan
Usaha

Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan

                                                                                                                           Sudah/Belum
 No                            Ruang Lingkup Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar
                                                                                                                            Dijalankan

Kegiatan Usaha Utama

       Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,
 1.                                                                                                                           sudah
       tabungan dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;

 2.    Memberikan kredit;                                                                                                     sudah

 3.    Menerbitkan surat pengakuan hutang;                                                                                    sudah

 4.    Membeli, menjual atau menjaminkan atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya:           sudah

       a.   Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Perseroan selaku Bank yang masa berlakunya tidak lebih lama
                                                                                                                              sudah
            dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat dimaksud;

       b.   Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
                                                                                                                              sudah
            dalam perdagangan surat dimaksud;

       c.   Kertas perbendaharaan negara dan Surat Jaminan Pemerintah                                                         sudah

       d.   Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                                                                                  sudah

       e.   Obligasi                                                                                                          sudah

       f.   Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan;                                          sudah

       g.   Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan                     sudah

 5.    Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah                                       sudah

       Menempatkan dana, meminjam dana dari atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan menggunakan
 6.                                                                                                                           sudah
       surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel tunjuk, cek atau sarana lainnya;

 7.    Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga          sudah

 8.    Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga                                                           sudah

 9.    Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak                                    sudah

       Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak
 10.                                                                                                                          belum
       tercatat di Bursa Efek;

       Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip
 11.                                                                                                                          sudah
       syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia

 12.   Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat                                          sudah

 13.   Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang;                   sudah

 14.   Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan                                  belum

       Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk kegagalan
 15.   pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai dengan                 belum
       ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia;

       Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan
 16.                                                                                                                          sudah
       perundang-undangan;

 17.   Melakukan kegiatan jasa keuangan, commercial banking, dan investment banking lainnya                                   sudah

       Melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang
 18.                                                                                                                          sudah
       berwenang dan peraturan perundang-undangan;

       Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
 19.                                                                                                                          sudah
       undangan.

Kegiatan Usaha Penunjang

       Optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama sepanjang tidak
 1.                                                                                                                           sudah
       bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.




100         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 103
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




Produk dan Jasa

Berdasarkan segmen usaha yang dikembangkan oleh Perseroan, produk dan jasa Perseroan meliputi 2 (dua) segmen yaitu konvensional
dan syariah, dengan penjelasan sebagai berikut.




                                           PRODUK




                                                     Produk Konsumer                            Produk Komersial


                                              Produk Kredit Konsumer:                     Produk Kredit Komersial:
                                              •   Kredit Perumahan                        Produk Kredit Komersial:
                                              •   Kredit Non Perumahan                    • Kredit Modal Kerja
                                                                                          • Kredit Modal Kerja Kontraktor
                                                                                          • Kredit Modal Kerja Konstruksi
                                              Produk Simpanan Konsumer:                   • Kredit Pemilikan Lahan
                                                                                          • Kredit Linkage
                                              •   Tabungan Konsumer
                                                                                          • Kredit Beragunan Simpanan
                                              •   Deposito BTN Ritel
                                                                                          • Kredit Investasi
                                              •   Giro Perorangan
        PERBANKAN
       KONVENSIONAL                                                                       Produk Simpanan Komersial:
                                              Produk Wealth Management
                                                                                          •   Deposito Berjangka Lembaga
                                              •   Bancassurance                           •   Giro Lembaga
                                              •   Reksa Dana
                                              •   Surat Berharga Negara Ritel
                                                  Pasar Perdana                           Produk Korporasi:
                                              •   Surat Berharga Negara Pasar             • Kredit Modal Kerja
                                                  Sekunder                                    • KMK Konstruksi
                                              •   Foreign Exchange                            • KMK Kontraktor
                                                                                              • Bridging Loan
                                                                                              • KMK Beragunan
                                                                                                  Simpanan (Swadana)
                                                     Produk Syariah                       • Kredit Investasi
                                                                                              • Refinancing
                                                                                          • Pinjaman Dalam Negeri (PDN)
                                              Produk Pembiayaan Syariah:                  • Term Loan Facility
                                              •   Pembiayaan Konsumer                     • Corporate Line Facility
                                                                                          • Treasury Line Facility
                                              •   Pembiayaan Komersial
                                                                                          • Supply Chain Financing (SCF)
                                                                                          • Trust Receipt
          PERBANKAN                                                                       • Letter of Credit (L/C) atau
            SYARIAH                           Produk Simpanan Syariah:                        Surat Kredit Berdokumen
                                              •   Giro Syariah                                Dalam Negeri (SKBDN)
                                              •   Tabungan Syariah                        • Garansi Bank BTN
                                              •   Deposito Syariah                        • Documentary Collection




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              101
Page 104
                 Profil
                 Perusahaan




                                  JASA




                                    Electronic Data Capture (EDC)      Electronic channel ATM


                                       BTN Cash Management             Layanan BTN Prioritas


                                           Virtual Account             PLUS by BTN Prioritas

                                    Kartu Debit Visa/GPN & Debit
                                                                        Branchless Banking
                                                Online

                                          Internet Banking             BTN Smart Residence

       PERBANKAN                                                     Online Onboarding Open
      KONVENSIONAL                       Portal BTN Properti
                                                                             Account

                                           Mobile Banking                 SMS Notifikasi


                                                SKBDN                          CRM

                                                                    Jasa dan Layanan Perbankan
                                         Garansi Bank BTN
                                                                              Lainnya


                                       Safe Deposit Box BTN iB             Payroll BTN iB


                                        Garansi Bank BTN iB                Kiriman Uang

                                      Program Pengembangan
                                                                      BTN Cash Management
                                        Operasional BTN iB

                                         SPP Online BTN iB             Payment Poin BTN IB
        PERBANKAN
       SYARIAH/UNIT                 Penerimaan Biaya Perjalanan
                                                                          Virtual Account
      USAHA SYARIAH                            Haji

                                                                     Online Onboarding Open
                                             BTN Mobile
                                                                             Account

                                    Kartu Debit Visa/GPN Syariah
                                           & Debit Online




102     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 105
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Ragam Produk

Perbankan Konvensional

Perbankan Konsumer

PRODUK KREDIT KONSUMER                                               •   KPA BTN Kredit pemilikan apartemen untuk keperluan
                                                                         pembelian apartemen dari developer ataupun non
1. Kredit Perumahan                                                      developer, baik untuk pembelian apartemen baru atau
   • KPR Bersubsidi BTN                                                  second, pembelian apartemen siap huni (ready stock)
       Program untuk Pemilikan Rumah dari Kementerian                    atau belum jadi (indent), maupun take over kredit dari
       Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik                      Bank lain.
       Indonesia      yang     ditujukan   bagi   Masyarakat         • KP Ruko BTN Kredit pemilikan ruko untuk membeli unit
       Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan suku bunga                     rumah toko atau rumah kantor.
       rendah dan cicilan ringan untuk pembelian rumah umum          • Kredit Perumahan Lainnya
       tapak dan satuan rumah susun umum.                                -    Kredit Agunan Rumah: Fasilitas kredit yang dapat
       -   KPR FLPP                                                           digunakan untuk berbagai kebutuhan konsumtif
           Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan yang                     dengan menjaminkan rumah tinggal/apartemen/
           selanjutnya disingkat FLPP adalah dukungan fasilitas               ruko/rukan.
           likuiditas pembiayaan perumahan Rumah Tapak atau              -    Kredit Bangun Rumah BTN Fasilitas kredit bagi yang
           Rumah Susun kepada Masyarakat Berpenghasilan                       ingin membangun rumah di atas tanah milik sendiri.
           Rendah.                                                       -    Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan:
       -   KPR TAPERA                                                         √ Pinjaman uang muka Perumahan (PUMP)
           KPR Tapera adalah fasilitas kredit yang diberikan                       sebagai fasilitas pinjaman uang muka
           oleh Bank kepada MBR peserta Tapera untuk                               perumahan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan
           pembelian Rumah Tapak ataupun Rumah Susun.                              yang mengajukan KPR melalui Bank BTN.
       -   KBR TAPERA                                                         √ Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) sebagai fasilitas
           Fasilitas kredit dari Bank untuk MBR yang menjadi                       pinjaman untuk renovasi rumah bagi peserta
           peserta Tapera yang ditujukan untuk Pembangunan                         BPJS Ketenagakerjaan.
           Rumah Susun dengan dukungan Pembiayaan                 2. Kredit Non Perumahan
           Tapera.                                                   • Kredit Non Perumahan segmen Konsumer
       -   KRR TAPERA                                                    Kredit Non Perumahan segmen konsumer Bank BTN
           KRR Tapera adalah fasilitas kredit yang diberikan             salah satunya adalah Kredit Konsumtif. Kredit Non
           oleh Bank kepada MBR peserta Tapera untuk                     Perumahan segmen konsumer mencakup Kredit Ringan
           melakukan perbaikan rumah pertama.                            BTN (Kring BTN), Kredit Ringan Pra Pensiun (Kring
   • KPR Non Subsidi Kredit pemilikan rumah bagi nasabah                 BTN Pra Pensiun),Kredit Ringan Pensiunan (Kring BTN
       segmen menengah ke atas. Layanan KPR non subsidi                  Pensiunan), Kredit Swadana dan Kredit Sejahtera
       terdiri dari produk KPR BTN Platinum, KPA BTN dan KP              Pegawai.
       Ruko.                                                         • Kredit Ringan BTN (Kring BTN)
       -   KPR BTN Platinum: Kredit pemilikan rumah untuk                Fasilitas kredit yang ditujukan bagi karyawan
           keperluan pembelian rumah dari developer ataupun              perusahaan/instansi        guna   memenuhi      berbagai
           non developer, baik untuk pembelian rumah baru                kebutuhannya tanpa agunan cukup hanya memanfaatkan
           atau second, pembelian rumah siap huni (ready                 SK Pegawai Pemohon.
           stock) atau belum jadi (indent), maupun take over         • Kredit Ringan BTN Pra Pensiun (Kring BTN Pra Pensiun)
           kredit dari Bank lain.                                        Fasilitas kredit yang diberikan kepada calon debitur/
       -   KPR Gaess GPM: Merupakan pengembangan fitur                   debitur dengan sumber pembayaran (repayment)
           dari produk KPR/KPA BTN Platinum untuk memenuhi               berasal dari sumber penghasilan tetap atau fixed
           kebutuhan pembelian rumah atau apartemen untuk                income (gaji dan uang pensiun) yang gajinya belum
           calon debitur dari segmentasi generasi milenial               atau telah disalurkan melalui bank, yang digunakan
           (21-35 tahun) dengan berbagai kemudahan dan                   untuk keperluan konsumtif. Jangka waktu pembiayaan
           keunggulan.                                                   ini dapat melintasi masa pensiun debitur.
       -   KPR Atlet Program khusus untuk produk KPR/                • Kredit Ringan BTN Pensiunan (Kring BTN Pensiunan)
           KPA BTN Platinum yang diperuntukkan bagi atlet-               Fasilitas kredit yang ditujukan bagi para pensiunan PNS,
           atlet, official/manajemen club, pelatih dan wasit,            TNI/POLRI, maupun janda/duda-nya yang manfaat
           maupun pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh                   pensiunnya dibayarkan melalui rekenin di Bank BTN.
           Indonesia (PSSI).




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 103
Page 106
                       Profil
                       Perusahaan




   •   Kredit Swadana BTN                                           •   Tabungan Bisnis
       Fasilitas kredit yang diberikan kepada nasabah dengan            Tabungan BTN Bisnis menghadirkan fitur dan layanan
       jaminan berupa tabungan maupun deposito yang                     yang memudahkan berbagai kebutuhan bisnis anda
       disimpan di Bank BTN dengan maksimal penilaian kredit            dengan dukungan lengkap untuk bisnis yang lebih besar.
       adalah 90% dari dana simpanan nasabah dengan suku            •   Tabungan BTN Pensiunan
       bunga kompetitif, proses cepat dan mudah, jangka                 Kenyamanan dan kemudahan bagi Anda, nasabah
       waktu yang fleksibel sampai dengan 1 (satu) tahun dan            pensiunan dan calon pensiunan. Tabungan BTN
       dapat diperpanjang.                                              Pensiunan dibuat khusus untuk menyalurkan dana
   •   Kredit Sejahtera Pegawai                                         pensiun dengan biaya administrasi yang lebih rendah.
       Fasilitas kredit lunak bagi karyawan Bank BTN yang           •   Tabungan BTN Prima
       telah memenuhi syarat tertentu.                                  Tabungan yang memberikan manfaat prima, kemudahan
                                                                        serta bunga yang lebih dari tabungan biasa.
PRODUK SIMPANAN KONSUMER
                                                                 2. Deposito BTN Ritel
1. Tabungan Konsumer                                                Deposito BTN Ritel memberikan kemudahan investasi
   • Tabungan BTN Batara                                            berjangka dalam mata uang rupiah maupun mata uang
      Tabungan yang memberikan kemudahan dan                        asing (USD, SGD) dengan suku bunga bersaing serta
      kenyamanan transaksi perbankan untuk keuangan                 sistem penyetoran dan penarikan di waktu tertentu. Dengan
      keluarga melalui channel Bank BTN.                            pembukaan melalui Offline Kantor Cabang dan Online
   • Tabungan BTN Investa                                           melalui BTN Mobile (eDeposito).
      Tabungan investasi unggulan untuk berbagai kebutuhan
      Anda dengan penarikan dan setoran dana yang                3. Giro Perorangan BTN
      fleksibel.                                                    • Giro Perorangan
   • Tabungan BTN Juara                                                 Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah maupun Valuta
      Tabungan untuk edukasi keuangan dan transaksi sesuai              Asing yang diselenggarakan oleh Bank yang dibuka
      kebutuhan generasi muda untuk usia 12-23 tahun.                   oleh orang perorangan yang penarikannya dapat
   • Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel)                                 dilakukan setiap saat dengan menggunakan Cek, Bilyet
      Tabungan untuk siswa dengan persyaratan mudah                     Giro, dan media penarikan lainnya.
      dan sederhana serta fitur yang menarik, dalam rangka          • Giro Gabungan (Joint Account)
      edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya               Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu pemilik
      menabung sejak dini.                                              rekening perorangan.
   • Tabungan BTN e’BATARAPOS.
      Tabungan kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero)      PRODUK WEALTH MANAGEMENT
      yang memberikan layanan lebih mudah dan dekat
      melalui loket Kantor Pos online di seluruh Indonesia.      a. Bancassurance
   • Tabungan BTN Cermat                                            Dalam penawaran produk bancassurance, Bank BTN bekerja
      Produk tabungan berbasis kartu yang memberikan                sama dengan 4 (empat) mitra asuransi yaitu Sinarmas MSIG,
      kemudahan akses bagi masyarakat berpenghasilan                Zurich Topas Life, Binagriya Upakara, dan IFG Life.
      rendah dan belum tersentuh layanan perbankan melalui          • Asuransi Jiwa Tradisional
      kerja sama keagenan Bank.                                         Asuransi yang menawarkan kepastian manfaat asuransi
   • Tabungan Rekening Dana Nasabah (RDN)                               utama yaitu berupa Uang Pertanggungan (UP) jiwa
      Rekening tabungan yang diselenggarakan oleh Bank                  yang dapat disiapkan untuk menghadapi ketidakpastian
      dan ditujukan bagi Investor untuk keperluan penyelesaian          finansial di masa depan. Bank BTN berkerja sama
      transaksi pasar modal.                                            dengan Sinarmas MSIG, Zurich Topas Life dan IFG Life
   • Tabungan BTN siap!                                                 dalam menawarkan produk asuransi jiwa tradisional
      Tabungan berjangka yang diperuntukkan untuk memenuhi              yang dapat diperoleh di jaringan Kantor Cabang Bank
      kebutuhan perencanaan masa depan nasabah.                         BTN maupun dapat ditawarkan melalui telemarketing.
   • Tabungan BTN Felas                                             • Asuransi Jiwa Unit Link (PAYDI)
      Produk yang dapat digunakan untuk menabung,                       Produk Asuransi Unit Link memberikan manfaat Uang
      bertransaksi dan berinvestasi dalam mata uang asing.              Pertanggungan jika terjadi risiko dan manfaat Nilai
      Tersedia dalam mata uang USD, SGD, AUD, JPY dan CNY.              Tunai yang dapat diperoleh dari bagian premi yang
   • Tabungan Simuda Rumahku                                            diinvestasikan. Bank BTN bekerjasama dengan Mitra
      Tabungan berjangka yang diperuntukkan bagi                        Asuransi Sinarmas MSIG dengan Produk Smart Flexi
      mahasiswa dan pemuda usia 18-30 tahun sebagai                     Optima Link (Single Premium Unit Link).
      sarana edukasi perencanaan kepemilikan rumah sejak         b. Reksa Dana
      dini.                                                         Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
                                                                    bekerjasama dengan 9 (sembilan) Mitra Manajer Investasi



104        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 107
                                                                                  Laporan Tahunan 2023




dalam penawaran produk reksa dana, baik reksa dana                 •   Reksa Dana Saham
open end maupun reksa dana terproteksi. Mitra Manager                  Merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan
Investasi yang bekerja sama dengan Bank adalah sebagai                 sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk
berikut:                                                               efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan
1. PT Bahana TCW Investment Management                                 harga saham atau unit dalam jangka panjang. Risikonya
2. PT Trimegah Asset Management                                        relatif lebih tinggi dari reksadana pasar uang dan
3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia                                reksadana pendapatan tetap, namun memiliki potensi
4. PT Schroder Investment Management Indonesia                         tingkat pengembalian yang paling tinggi. Produk Reksa
5. PT Danareksa Investment Management                                  Dana Saham antara lain:
6. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen                               • Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima
7. PT Insight Investments Management                                   • Reksa Dana TRIM Kapital Plus
8. PT Mandiri Manajemen Investasi                                      • Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A
9. PT Sucorinvest Asset Management                                     • Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral Amanah
                                                                            Kelas A
•   Reksa Dana Pasar Uang                                              • Reksa Dana Danareksa Mawar Konsumer 10
    Jenis reksa dana yang menginvestasikan 100 persen                  • Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
    dana kelolaannya pada produk pasar uang seperti                    • Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
    Deposito dan surat berharga yang jatuh temponya                    • Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
    kurang dari 1 (satu) tahun. Reksa Dana ini cocok untuk             • Reksa Dana Batavia Dana Saham
    Investor pemula dengan profil risiko konservatif. Produk           • Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik
    Reksa Dana Pasar Uang antara lain:                                      Dollar AS
    • Reksa Dana Bahana Dana Likuid                                    • Reksa Dana Batavia Gloal ESG Sharia Equity
    • Reksa Dana TRIM Kas 2                                            • Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
    • Reksa Dana Danareksa Seruni Pasar Uang II                        • Reksa Dana Mandiri FTSE Indonesia ESG – Kelas A
    • Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang                        • Reksa Dana Terproteksi
    • Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund                         Reksa Dana terproteksi atau dikenal dengan Capital
    • Reksa Dana Mandiri Money Market USD                              Protected Fund (CPF) merupakan jenis reksa dana yang
    • Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima                              memberikan proteksi atas nilai investasi awal, apabila
•   Reksa Dana Pendapatan Tetap                                        pemegang unit penyertaan memegang reksadana
    Merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan                    tersebut hingga tanggal jatuh tempo melalui mekanisme
    sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk                 pengelolaan portofolio investasi. Secara periodik
    efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk menghasilkan             reksadana terproteksi juga melakukan pembagian hasil
    tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih          investasi dalam bentuk dividen. Produk Reksa Dana
    besar daripada reksadana pasar uang. Produk Reksa                  Terproteksi antara lain:
    Dana Pendapatan Tetap antara lain:                                 • Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 32
    • Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II                        • Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 42
    • Reksa Dana Manulife USD Fixed Income                             • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Futura
    • Reksa Dana TRIM Dana Tetap 2                                          26
    • Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima                          • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Prima
    • Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama                                 30
    • Reska Dana Bahana Makara Prima                                   • Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 215
•   Reksa Dana Campuran                                                • Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 218
    Merupakan jenis reksadana pengalokasian dana                       • Reksa Dana Terproteksi Mandiri Seri 222
    investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen           • Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 44
    investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan              • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Futura
    dengan obligasi. Tujuannya untuk pertumbuhan harga                      28
    dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat                 • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Lestari
    moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang                        22
    relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan             • Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi Proteksi
    tetap. Produk Reksa Dana Campuran antara lain:                          55
    • Reksa Dana Bahana Dana Infrastruktur                             • Reksa Dana Terproteksi Insight Terproteksi Proteksi
    • Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi                                    58
    • Reksa Dana Manulife Dana Campuran II                             • Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi Prima
    • Reksa Dana TRIM Kombinasi 2                                           38
    • Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia                      c. Surat Berharga Negara Ritel
                                                                   Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) adalah instrumen
                                                                   investasi berupa surat utang negara yang diterbitkan oleh



                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               105
Page 108
                         Profil
                         Perusahaan




   pemerintah Republik Indonesia diperuntukkan bagi investor                 (enam) bulan (Semester). FR diperuntukkan bagi investor
   individu Warga Negara Indonesia di pasar perdana.                         institusi dan ritel baik itu domestic maupun asing.
   Pemerintah dalam hal ini sebagai penerbit menjamin                   • Project Based SUKUK IDR (PBS)
   pengembalian nilai pokok pada saat jatuh tempo ditambah                   Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) Syariah
   dengan kupon yang akan dibayarkan secara berkala (Sesuai                  atau Obligasi Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah
   UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara). Bank                     dalam denominasi Rupiah dan dijual di Pasar Sekunder
   BTN merupakan salah satu mitra distribusi Pemerintah dalam                dalam jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari
   penyaluran SBN Ritel.                                                     Obligasi tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
   • Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI)                                   dalam hal ini akan membayarkan kupon secara berkala
       Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang                         setiap 6 (enam) bulan (Semester). PBS diperuntukkan
       diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara                     bagi investor institusi dan ritel baik itu domestic maupun
       Indonesia di pasar perdana. ORI memiliki karakteristik                asing.
       dapat diperjual belikan (tradable) di pasar sekunder             • Fixed Rate USD (INDON)
       dengan tingkat kupon bersifat tetap (fixed coupon).                   Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) atau
   • Saving Bond Ritel (SBR)                                                 Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam
       Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang                         denominasi USD dan dijual di Pasar Sekunder dalam
       diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara                     jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi
       Indonesia di pasar perdana. SBR memiliki karakteristik                tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal
       yaitu memberikan tingkat kupon mengambang dengan                      ini akan membayarkan kupon secara berkala setiap 6
       batas bawah (floating with floor) dan mempunyai fasilitas             (enam) bulan (Semester). INDON diperuntukkan bagi
       early redemption bagi investornya. Namun SBR tidak                    investor institusi dan ritel baik itu domestic maupun
       dapat diperjual belikan (nontradable) di pasar sekunder.              asing.
   • Sukuk Ritel (SR)                                                   • Fixed Rate USD (INDOIS)
       Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Syariah                 Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
       Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan berdasarkan                      berbasis Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah
       prinsip syariah serta diperuntukkan bagi investor individu            dalam denominasi USD dan dijual di Pasar Sekunder
       Warga Negara Indonesia di pasar perdana. SR memiliki                  dalam jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari
       karakteristik dapat diperjual belikan (tradable) di pasar             Obligasi tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
       sekunder dan memiliki tingkat imbal hasil (kupon) yang                dalam hal ini akan membayarkan kupon secara berkala
       bersifat tetap (fixed coupon).                                        setiap 6 (enam) bulan (Semester). INDOIS diperuntukkan
   • Sukuk Tabungan (ST)                                                     bagi investor institusi dan ritel baik itu domestic maupun
       Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Syariah                 asing.
       Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan berdasarkan              e. Foreign Exchange
       prinsip syariah serta diperuntukkan bagi investor individu       Foreign exchange merupakan layanan konversi mata
       Warga Negara Indonesia. ST memiliki karakteristik yaitu          uang menggunakan kurs berjalan dengan jangkauan
       memberikan tingkat imbal hasil (kupon) mengambang                perdagangan di seluruh dunia. Layanan forex Bank BTN
       dengan batas bawah (floating with floor) dan mempunyai           tersedia dalam currency USD, JPY, GBP, AUD, HKD, SGD,
       fasilitas early redemption bagi investornya. Namun ST tidak      EUR, MYR, SAR, dan CNY. Target market foreign exchange
       dapat diperjual belikan (non - tradable) di pasar sekunder.      adalah nasabah perorangan/lembaga dengan kebutuhan
d. Surat Berharga Negara Pasar Sekunder                                 valuta asing dalam bentuk simpanan, transaksional transfer
   Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh Pemerintah            atau pembayaran ke luar negeri serta kebutuhan trading
   yang dijual di Pasar Sekunder dan menawarkan fleksibilitas           valuta asing. Layanan foreign exchange mencakup layanan
   bagi para investor yaitu bisa melakukan aktivitas jual - beli        transaksi Telegraphic Transfer (TT) Overbooking, Outgoing
   kapan saja (tidak ada periode masa penawaran). Pemerintah            dan Incoming serta layanan transaksi Bank Notes. Selain
   dalam hal ini sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai           itu tersedia structured prodct mencakup SWAP Depo, Produk
   pokok pada saat jatuh tempo ditambah dengan kupon yang               DCI (Dual Currency Investment) dan Produk MLD (Market
   akan dibayarkan secara berkala (Sesuai UU No. 24 Tahun               Linked Deposit) guna meningkatkan opsi pilihan investasi
   2002 tentang Surat Utang Negara). SBN Pasar Sekunder                 bagi nasabah Bank BTN.
   diperuntukkan bagi investor institusi maupun ritel baik itu
   domestic maupun asing.                                            Perbankan Komersial
   • Fixed Rate IDR (FR)
       Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) atau            1. Produk Kredit Komersial
       Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam                  a. Kredit Perumahan
       denominasi Rupiah dan dijual di Pasar Sekunder dalam                 • Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi BTN
       jangka waktu tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi                Kredit Konstruksi BTN atau Kredit Yasa Griya (KYG)
       tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal                      adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh Bank
       ini akan membayarkan kupon secara berkala setiap 6                      kepada Pengembang/Developer berbentuk badan



106         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 109
                                                                             Laporan Tahunan 2023




       usaha badan hukum, badan usaha non badan                       -    Kredit Modal Kerja (KMK) BTN
       hukum untuk modal kerja pembiayaan pembangunan                      Kredit Modal Kerja BTN adalah Kredit Modal
       bangunan horizontal (rumah tinggal, rumah toko,                     Kerja yang diberikan oleh Bank kepada badan
       rumah kantor, kios dan lainnya) maupun bangunan                     usaha berbadan hukum maupun badan usaha
       vertikal/high rise building (rumah susun, apartemen,                non badan hukum dalam rangka pembiayaan
       kondotel, gedung perkantoran dan lainnya) berikut                   kebutuhan modal kerja perusahaan.
       sarana dan prasarananya, sepanjang berdasarkan                 -    Kredit Investasi BTN
       penilaian Bank layak/feasible untuk diberikan kredit.               Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit yang
   • Kredit Pemilikan Lahan (KPL) BTN                                      diberikan oleh Bank kepada badan usaha
       Kredit Pemilikan Lahan BTN adalah fasilitas                         berbadan hukum dan badan usaha non badan
       kredit yang diberikan oleh Bank kepada badan                        hukum, dalam rangka pembiayaan investasi,
       usaha berbadan hukum untuk pengadaan tanah                          baik investasi baru, perluasan, modernisasi atau
       untuk pembangunan rumah sederhana yang                              rehabilitasi.
       pembangunannya menggunakan fasilitas Kredit                    -    Kredit Modal Kerja Kontraktor (KMK Kontraktor)
       Konstruksi BTN/KYG.                                                 Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor adalah
b. Kredit Non Perumahan                                                    Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh Bank
   Kredit Non Perumahan Bank BTN terdiri dari Produk                       kepada badan usaha berbentuk badan hukum,
   Kredit UMKM, Kredit Komersial lainnya, Linkage                          badan usaha non badan hukum yang bekerja
   Program dan Kredit Korporasi. Kredit UMKM mencakup                      berdasarkan kontrak dengan pemilik proyek/
   KUR BTN, KUMKM BTN, dan Program Pendanaan                               usaha untuk modal kerja di dalam menyelesaikan
   Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Kredit Komersial                          pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja yang
   lainnya mencakup Kredit Investasi, KMK dan KMK                          dimaksud.
   Kontraktor. Linkage Program mencakup kredit kepada                 -    Kredit Sindikasi
   Bank Perkreditan Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam                      Kredit Sindikasi adalah salah satu sistem
   (Koperasi). Sedangkan Kredit Korporasi mencakup                         pembiayaan kredit (kredit investasi, kredit
   Kredit Investasi, Modal Kerja, Modal Kerja Kontraktor                   modal kerja, maupun sebagai guarantor)
   dan Sindikasi.                                                          dimana beberapa Bank secara bersama-sama
   • Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM)                        membiayai proyek yang diajukan oleh nasabah
       BTN                                                                 dengan syarat-syarat dan ketentuan yang sama.
       Kredit yang diperuntukkan bagi nasabah yang                •   Refinancing
       memiliki usaha produktif dengan kriteria UMKM.                 Refinancing adalah pemberian kredit investasi untuk
       Kredit dapat digunakan untuk pembiayaan modal                  pembiayaan kembali atas aset produktif Debitur/
       kerja dan/atau investasi dengan maksimal plafon                Calon Debitur yang telah berjalan dan terlebih
       sampai dengan Rp5 Miliar.                                      dahulu dibiayai dari biaya sendiri oleh Debitur/
   • Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK)                   Calon Debitur atau pembiayaan dari Bank yang
       Pinjaman yang tujuan pemberiannya untuk                        telah dilunasi.
       membiayai modal kerja untuk kelancaran usaha               •   Term Loan Facility
       mitra binaan.                                                  Term Loan Facility adalah fasilitas kredit non revolving
   • Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN                                    untuk pembiayaan Capital Expenditure dan/atau
       Kredit modal kerja dan/atau investasi yang                     Operational Expenditure jangka menengah atau
       diberikan kepada debitur yang bergerak dalam                   jangka panjang yang pengembaliannya yang
       bidang usaha yang menurut skalanya berstatus                   dapat dicicil/diangsur sesuai dengan kemampuan
       sebagai UMKM di bidang usaha yang produktif dan                keuangan Debitur.
       layak namun belum memiliki agunan tambahan atau            •   Corporate Line Facility
       agunan tambahan belum cukup.                                   Corporate Line Facility adalah suatu bentuk
   • Kredit Linkage BTN                                               persetujuan penyediaan dana sejumlah batas
       Kredit Linkage BTN adalah fasilitas kredit yang                maksimal tertentu kepada peminjam dalam jangka
       diberikan oleh Bank kepada badan usaha berbadan                waktu tertentu berdasarkan hasil analisis dan
       hukum yaitu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan                  evaluasi Bank.
       Koperasi untuk diteruspinjamkan kepada sektor              •   Treasury Line Facility
       Usaha Kecil dan Mikro (produktif) dan sektor                   Treasury Line Facility merupakan fasilitas yang
       konsumtif.                                                     diberikan oleh Bank kepada Non Lembaga
   • Kredit Korporasi                                                 Keuangan untuk meng-cover transaksi Foreign
       Kredit Korporasi adalah kredit yang diberikan                  Exchange Line, Fixed Income Line maupun fasilitas
       kepada Debitur berbentuk badan usaha berbadan                  jenis lainnya yang lazim dilakukan oleh Perbankan.
       hukum (Perseron) dalam rangka memenuhi kebutuhan
       modal kerja dan/atau kebutuhan investasi.



                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    107
Page 110
                      Profil
                      Perusahaan




      •   Supply Chain Financing (SCF)                                       -   Memberi kuasa kepada bank lain untuk
          Supply of Financing adalah suatu portofolio                            menegoisasi wesel yang ditarik oleh Penerima.
          teknik dan praktik pembiayaan yang mendukung                   •   Documentary Collection
          perdagangan dan arus keuangan dari awal hingga                     Merupakan layanan transaksi non L/C yang
          akhir dari proses bisnis perusahaan.                               diberikan Bank BTN kepada nasabah untuk
      •   Trust Receipt                                                      melakukan penagihan pembayaran atas dasar
          Trust   Receipt    adalah     sistem     pembiayaan                dokumen bukti pengiriman barang.
          perdagangan (impor) jangka pendek yang
          diberikan     bagi    nasabah      untuk   menunda      2. Produk Simpanan Komersial
          pembayaran kewajiban atas penebusan L/C                    a. Giro Lembaga BTN
          maupun Documentary Collection.                                 Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah maupun
      •   Garansi Bank BTN (Guarantee)                                   Valuta Asing yang diselenggarakan oleh Bank yang
          Layanan jasa perbankan yang dapat diberikan                    penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan
          kepada nasabah dalam bentuk penjaminan                         menggunakan Cek, Bilyet Giro, Surat Perintah
          terhadap suatu kondisi yang harus dipenuhi oleh                Pembayaran, pemindahbukuan, dan media penarikan
          pihak pemohon penjaminan.                                      lainnya.


          Produk dan layanan Guarantee yang meliputi Bank               Nasabah Giro Lembaga terdiri dari:
          Garansi Lokal, Standby Letter of Credit, Demand                • Instansi pemerintah/lembaga negara dan organisasi
          Guarantee dan Surat Keterangan Dukungan Bank                     kemasyarakatan yang tidak merupakan perusahaan.
          yaitu:                                                        • Semua badan hukum yang diatur dalam Kitab
          -    Bank Garansi Lokal adalah jaminan pembayaran                Undang-Undang Hukum Dagang atau peraturan
               yang diberikan oleh Bank kepada Obligee                     perundang-undangan lainnya.
               apabila Principal melakukan wanprestasi.                 • Perseroan Terbatas (PT), Perusahaan Terbatas
          -    SBLC (Standby Lettter of Credit) adalah jaminan             Penanaman Modal Asing (PTPMA), Firma (Fa), CV,
               yang berlaku secara internasional, diterbitkan              Yayasan, Lembaga Berbadan Hukum Asing, Partai
               oleh Bank atas permohonan dari applicant                    Politik, Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK),
               untuk menjamin penggantian kerugian kepada                  Ormas/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan
               beneficiary atas kondisi wanprestasi yang                   lainnya.
               dilakukan applicant alaupun dapat juga                b. Deposito Berjangka Lembaga
               digunakan untuk menjamin pembayaran atas                 • Deposito Lembaga
               prestasi yang telah dilakukan beneficiary sesuai            Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank dalam
               syarat dan kondisi SBLC.                                    mata uang Rupiah maupun Valuta Asing yang
          -    DG (Demand Guarantee) adalah jaminan yang                   penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
               berlaku secara internasional, diterbitkan oleh              tertentu menurut perjanjian antara nasabah dan
               Bank/Guarantor berdasarkan permohonan                       bank yang bersangkutan. Deposito Berjangka
               applicant untuk membayar kepada beneficiary                 Lembaga dapat diterbitkan dengan jangka waktu 1,
               dengan jumlah maksimum sesuai yang                          2, 3, 4, 6, 12, dan 24 bulan.
               tercantum dalam DG atas kondisi wanprestasi              • Deposito On Call Lembaga
               yang dilakukan oleh applicant.                              Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank dalam
          -    Surat Keterangan Dukungan Bank (SKDB)                       mata uang Rupiah maupun Valuta Asing yang
               merupakan      Surat    keterangan    dukungan              penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu
               keuangan yang diterbitkan oleh Bank kepada                  tertentu menurut perjanjian antara nasabah dan
               nasabah untuk tujuan tertentu.                              bank yang bersangkutan. Jangka waktu penempatan
      •   Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)                     Deposito On Call Lembaga adalah minimal 1 (satu)
          atau Letter of Credit (L/C)                                      hari dan maksimal 35 hari atau sesuai kebutuhan
          Adalah setiap janji tertulis berdasarkan permintaan              nasabah.
          tertulis Pemohon (Applicant) yang mengikat Bank
          Pembuka (Issuing Bank) untuk:                           Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah
          -    Melakukan pembayaran kepada Penerima atau
               order-nya atau mengaksep membayar wesel            Produk Pembiayaan Syariah
               yang diterima oleh Bank
          -    Memberi kuasa kepada bank lain untuk               Produk pembiayaan Unit Usaha Syariah dikategorikan menjadi
               melakukan pembayaran kepada Penerima atau          Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan Komersial. Uraian
               order-nya atau mengaksep dan membayar              terkait Produk Pembiayaan Usaha Syariah dijabarkan sebagai
               wesel yang ditarik oleh penerima, atau             berikut:




108       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 111
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




1. Pembiayaan Konsumer                                                  biaya pendidikan, paket biaya pernikahan, paket biaya
   a. KPR BTN Subsidi iB                                                travelling (perjalanan wisata), paket biaya umrah/haji
      KPR BTN Subsidi iB adalah produk pembiayaan BTN                   plus, paket biaya kesehatan, paket biaya jasa lainnya
      Syariah guna pembelian rumah bagi Masyarakat                      yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
      Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan margin rendah,            i.   Pembiayaan Multimanfaat BTN iB
      dan angsuran yang ringan dan tetap sepanjang jangka               Pembiayaan konsumtif perorangan dengan akad
      waktu pembiayaan dengan skema FLPP, SSM, BP2BT                    murabahah yang dapat digunakan untuk keperluan
      dan Tapera Syariah menggunakan akad murabahah                     pembelian berbagai jenis barang yang bermanfaat
      (jual beli) serta ada juga skema SSM dan BP2BT yang               sesuai kebutuhan dan tidak bertentangan dengan hukum
      menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ)                     yang berlaku, seperti barang elektronik, furniture dan
      dalam rangka pemilikan rumah tapak dan rumah susun                alat rumah tangga, serta barang kebutuhan lainnya.
      yang merupakan program pemerintah.                           j.   Pembiayaan Emasku BTN iB
   b. KPR BTN Platinum iB                                               Pembiayaan kepada nasabah perorangan dengan akad
      Pembiayaan kepada nasabah perorangan dengan akad                  murabahah yang digunakan untuk pembelian emas
      murabahah (jual beli) dengan angsuran tetap sepanjang             batangan dengan cicilan tetap selama jangka waktu.
      jangka waktu pembiayaan dalam rangka pemilikan
      rumah, rumah toko, rumah kantor, rumah susun atau         2. Pembiayaan Komersial
      apartemen dalam kondisi baru maupun second.                  a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB
   c. Pembiayaan Properti BTN iB (KPR HITS)                           Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan
      Produk pembiayaan yang mengakomodir kebutuhan                   dana Nasabah berdasarkan akad kerja sama antara
      nasabah generasi milenial yang menginginkan produk              Bank untuk menjalankan suatu usaha kerja sama
      KPR syariah dengan angsuran fleksibel. Produk KPR               tertentu (syirkah) bersama dengan Nasabah yang
      ini menggunakan akad musyarakah mutanaqisah                     menjalankan usaha produktif berupa pembangunan
      (sharing kepemilikan) yang disewakan ke nasabah                 proyek perumahan dan dilaksanakan sesuai dengan
      dengan angsuran fleksibel dan dapat digunakan untuk             prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi Nasabah
      pembiayaan kepemilikan rumah, aset barang lainnya,              untuk mengembalikan dana yang diterima berikut
      maupun sistem refinancing.                                      imbalan bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal
   d. KPR BTN Indent iB                                               pengembalian yang disepakati.
      Produk pembiayaan dalam rangka pembelian rumah,              b. Pembiayaan Pembelian Lahan BTN iB
      ruko, rukan, dan rusun/apartemen secara inden (atas             Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank kepada
      dasar pesanan) bagi nasabah perorangan dengan                   badan usaha berbadan hukum untuk pengadaan tanah
      menggunakan prinsip akad istishna (jual beli atas dasar         dan/atau pengolahan tanah untuk pembangunan rumah
      pesanan) dengan pengembalian secara tangguh (cicilan            sederhana yang pembangunannya menggunakan
      bulanan) dalam jangka waktu tertentu.                           fasilitas pembiayaan konstruksi BTN iB dan dilaksanakan
   e. Pembiayaan Bangun Rumah iB                                      sesuai dengan prinsip syariah serta dengan kewajiban
      Pembiayaan yang diperuntukkan bagi pemohon                      bagi nasabah untuk mengembalikan dana yang diterima
      perorangan dengan akad murabahah (jual beli)                    berikut imbalan (bagi hasil) bagi Bank sesuai jangka
      dengan tujuan pembiayaan untuk membangun dan atau               waktu dan jadwal pengembalian yang disepakati.
      merenovasi rumah, ruko, atau bangunan lainnya yang           c. Pembiayaan Modal Kerja BTN iB
      dapat dikategorikan sebagai tempat tinggal di atas              Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan dana
      tanah yang sudah dimiliki oleh Pemohon, baik untuk              Nasabah berdasarkan akad kerja sama dengan Bank
      dipakai sendiri maupun untuk disewakan.                         untuk menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
   f. Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PKB) BTN iB                      (syirkah) bersama dengan Nasabah yang menjalankan
      Pembiayaan kepada Nasabah perorangan dengan                     usaha produktif selain usaha pembangunan proyek
      akad murabahah (jual beli) dalam rangka pemilikan               perumahan dan dilaksanakan dengan akad berdasarkan
      kendaraan bermotor yang diperuntukkan untuk                     prinsip syariah serta dengan kewajiban bagi Nasabah
      kepentingan pribadi.                                            untuk mengembalikan dana yang diterima berikut
   g. Pembiayaan Tunai Emas (Tunas) BTN iB                            imbalan bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal
      Pembiayaan kepada nasabah untuk memenuhi                        pengembalian yang disepakati.
      kebutuhan dana nasabah dengan berdasarkan akad               d. Pembiayaan Investasi BTN iB
      qardh (pinjaman tunai), rahn (gadai) dan ijarah (sewa)          Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan dana
      yang diberikan Bank kepada Nasabah berdasarkan                  Nasabah berdasarkan akad kerja sama antara Bank
      kesepakatan dan disertai dengan Surat Gadai.                    untuk menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
   h. Pembiayaan Multijasa BTN iB                                     bersama dengan Nasabah yang menjalankan usaha
      Pembiayaan dengan akad kafalah bil ujroh yang                   produktif, guna pembelian/pengadaan barang-barang
      dapat digunakan untuk keperluan mendanai berbagai               modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas
      kebutuhan layanan jasa bagi nasabah seperti paket               usaha/investasi dan dilaksanakan dengan akad



                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                109
Page 112
                      Profil
                      Perusahaan




      berdasarkan prinsip Syariah serta dengan kewajiban           d. TabunganKu iB
      bagi Nasabah untuk mengembalikan dana yang                      Produk simpanan dengan akad “Wadiah” (titipan),
      diterima berikut imbalan bagi Bank (bagi hasil atau             dengan memberikan bonus yang menarik. Diterbitkan
      margin) sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian             secara bersama-sama oleh bank-bank di Indonesia guna
      yang disepakati.                                                menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan
   e. Pembiayaan BTN iB dengan Mekanisme IMBT                         kesejahteraan masyarakat.
      Penyediaan dana untuk pengadaan barang modal atau            e. Tabungan BTN Qurban iB
      refinancing aset Nasabah dengan prinsip sewa beli               Produk simpanan yang ditujukan untuk mewujudkan niat
      antara pemilik objek IMBT (Bank/Lessor) dan penyewa             ibadah qurban dengan akad “Mudharabah Mutlaqah”
      (Nasabah/Lesse) dengan diakhiri opsi perpindahan                (bagi hasil), dengan memberikan bagi hasil yang
      kepemilikan objek IMBT dari Bank ke Nasabah melalui             menguntungkan dan kompetitif.
      hibah atau jual beli sesuai kesepakatan.                     f. Tabungan BTN Simpel iB
   f. Pembiayaan Sindikasi BTN iB                                     Tabungan Rupiah untuk Siswa yang diterbitkan Bersama
      Pembiayaan yang diberikan berupa sindikasi dan atau             oleh UUS Bank BTN dan Bank-Bank di Indonesia dengan
      Club Deal oleh lebih dari satu Bank diberikan kepada            persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang
      satu nasabah yang jumlah pembiayaannya terlalu besar            menarik dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
      apabila diberikan oleh satu Lembaga keuangan Bank/              untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
      Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dengan pilihan            g. Tabungan BTN Emas iB
      akad “Mudharabah” (bagi hasil), “Musyarakah” (kerja             Produk tabungan dengan akad ‘Mudharabah
      sama), “Murabahah” (bagi hasil), atau “Ijarah” (sewa).          Muthlaqah” yang digunakan untuk memberikan
                                                                      kemudahan nasabah dalam mempersiapkan dana untuk
Produk Simpanan Syariah                                               pembelian emas dan kebutuhan lain nasabah dimasa
                                                                      yang akan datang.
1. Giro Syariah
   a. Giro BTN iB                                              3. Deposito Syariah
       Produk simpanan dengan prinsip wadiah (titipan),           a. Deposito BTN iB
       untuk tujuan keperluan operasional keuangan nasabah           Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang
       dengan memberikan bonus yang menguntungkan                    aman, nyaman dan terpercaya dalam jangka waktu
       bagi nasabah atas simpanannya guna memperlancar               tertentu, berdasarkan prinsip mudharabah mutlaqah
       aktivitas bisnis.                                             dan mudharabah muqayyadah (investasi). Deposito ini
   b. Giro BTN Prima iB                                              dapat diberikan kepada perorangan maupun lembaga.
       Produk simpanan dengan prinsip mudharabah mutlaqah         b. Deposito On Call iB
       dan mudharabah muqayyadah (investasi), ditujukan              Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang aman
       untuk keperluan investasi. Nasabah akan mendapatkan           dan terpercaya dalam jangka waktu yang lebih singkat,
       bagi hasil yang menguntungkan guna memperlancar               berdasarkan prinsip mudharabah mutlaqah (investasi).
       aktivitas bisnis.                                             Deposito ini dapat diberikan kepada perorangan
                                                                     maupun lembaga.
2. Tabungan Syariah
   a. Tabungan BTN Batara iB                                   Jasa dan Layanan
      Produk simpanan dana dengan akad wadi’ah (titipan),
      digunakan untuk keperluan transaksi perbankan sehari-    Jasa dan layanan perbankan yang dimiliki Perseroan di
      hari dengan memberikan berbagai manfaat yang             antaranya berupa kartu konsumer, jasa dan layanan pada
      menguntungkan bagi nasabah dan pengenaan biaya           bisnis wealth management, electronic channel, dan jasa
      administrasi yang tidak mengurangi pokok simpanan.       berbankan lainnya. Jasa dan layanan yang ditawarkan oleh
   b. Tabungan BTN Prima iB                                    Kartu konsumer berupa kartu debit dan kartu kredit. Wealth
      Produk simpanan dana berakad mudharabah mutlaqah         Management melalui BTN Prioritas menyediakan layanan
      dan Mudharabah Muqayyadah (investasi), ditujukan         pengelolaan kekayaan untuk Nasabah terpilih. BTN Prioritas
      untuk keperluan Investasi dengan memberikan bagi hasil   senantiasa menghadirkan inovasi-inovasi terbaru melalui variasi
      yang menguntungkan dan bersaing bagi nasabah dan         produk, benefit terbaik, privilege, serta layanan istimewa yang
      biaya administrasi tanpa mengurangi pokok simpanan.      fokus pada solusi kebutuhan. BTN Prioritas juga berupaya
   c. Tabungan BTN Haji iB dan Umroh iB                        meningkatkan kenyamanan dan kepuasan Nasabah melalui
      Produk simpanan yang ditujukan untuk mewujudkan          solusi produk dana, investasi dan proteksi yang beragam sesuai
      niat Ibadah Haji dan Umroh nasabah dengan akad           kebutuhan Nasabah serta layanan Priority Service, Privilege dan
      “Mudharabah” (investasi) dengan memberikan bagi          Loyalty Program melalui loyalty platform khusus yaitu PLUS by
      hasil yang menguntungkan dan kompetitif.                 BTN Prioritas. Solusi produk dana, investasi dan proteksi yang
                                                               bervariasi seperti:




110        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 113
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




•   Produk Dana      : Tabungan dan Deposito baik dalam mata              Reksa Dana, Layanan Foreign Exchange) dan Produk
    uang Rupiah maupun Valuta Asing.                                      Bancassurance.
•   Produk Investasi : Surat Berharga Negara, Reksa Dana dan          • Service Privilege berupa Dedicated Priority Banking
    layanan Foreign Exchange (FOREX).                                     Manager,       E-Consolidated     Statement,   Layanan
•   Produk Asuransi : Bancassurance                                       E-Channel, Welcoming Pack, Meeting Room, Calendar
                                                                          Event, Majalah BTN Prioritas GoodLiving, BTN Prioritas
Selain itu, Nasabah BTN Prioritas akan mendapatkan priority               Concierge Service, Exclusive Medical Check Up,
service dari staf khusus yaitu Priority Banking Manager (PBM)             Hadiah Hari Istimewa dan Loyalty Reward yang dapat
berdedikasi dan telah tersertifikasi yang akan memberikan                 ditukarkan melalui PLUS by BTN Prioritas, Airport
advice dalam pengelolaan dan pertumbuhan finansial secara                 Lounge, Airport Handling, Airport Transfer Domestik dan
eksklusif dengan pilihan produk finansial variatif.                       Internasional, Konsultasi Pendidikan ke Luar Negeri, dan
                                                                          Konsultasi Pajak.
Jasa Electronic channel terdiri dari produk ATM, CRM, BTN             • Product Privilege berupa Kartu Debit BTN Prioritas Visa
Mobile, Internet Banking, Virtual Account, EDC, QRIS, Virtual             Platinum dengan desain khusus yang dapat digunakan
Branch, BTN Smart Residence, BTN Properti dan BTN Open                    di berbagai merchant pilihan untuk mendapatkan
API. Jasa yang ditawarkan oleh Korporasi berupa Bank Garansi              penawaran spesial, Safe Deposit Box (SDB), BTN
BTN (Bank Garansi Lokal, SBLC, Demand Guarantee dan SKDB)                 Mobile, Program Spesial Penempatan Dana dan
dan SKBDN atau L/C. Sedangkan jasa dan layanan perbankan                  Member Get Member, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)
lainnya berupa jasa trading, jasa administrasi, jasa layanan,             khusus Nasabah BTN Prioritas.
dan jasa lainnya.                                                  b. PLUS by BTN Prioritas
                                                                      Memahami kebutuhan dan keunikan Nasabah adalah pilar
Perbankan Konvensional                                                penting bagi Bank BTN untuk memberikan serta meningkatkan
                                                                      layanan perbankan terbaik melalui fasilitas, produk dan
KARTU KONSUMER                                                        layanan unggulannya. Berangkat dari visi tersebut, BTN
a. Kartu Suka-suka BTN                                                Prioritas menghadirkan layanan PLUS (Platform Loyalty User).
   Kartu Debit BTN dengan desain yang dapat disesuaikan               PLUS by BTN Prioritas adalah sebuah layanan berbasis
   dengan keinginan masing-masing nasabah atau komunitas              website dengan konsep membership yang dihadirkan khusus
   yang dapat dipergunakan untuk transaksi belanja melalui            untuk Nasabah BTN Prioritas. Keberadaan PLUS by BTN
   EDC maupun debit online di berbagai merchant online di             Prioritas merupakan upaya untuk menterjemahkan customer
   seluruh dunia.                                                     value proposition Defining Your Priority sehingga dapat
b. Debit BTN Online (Visa dan GPN)                                    dengan nyata dinikmati manfaatnya oleh Nasabah.
   Adalah layanan yang diberikan kepada nasabah untuk
   dapat bertransaksi belanja online di berbagai merchant              PLUS by BTN Prioritas dapat diakses melalui www.
   menggunakan Kartu Debit BTN Visa maupun GPN.                        definingyourpriority.com dan menawarkan berbagai
c. Kartu Blink BTN                                                     keuntungan bagi Nasabah BTN Prioritas sesuai level
   Kartu BLINK BTN adalah Kartu BTN berbasis Uang                      membership Nasabah berdasarkan total dana kelolaan
   Elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi di               Nasabah (Asset Under Management/AUM) yang
   ribuan akseptansi berlogo e-money antara lain: Tol, Moda            ditempatkan di BTN Prioritas.
   Transportasi Trans Jakarta dan Kereta Commuterline,
   Perparkiran dan lain sebagainya.                                    Berikut adalah level membership Nasabah BTN Prioritas:
                                                                       • Gold : total dana kelolaan mulai Rp500 juta hingga
WEALTH MANAGEMENT                                                          <Rp2 Miliar
a. Layanan BTN Prioritas                                               • Platinum : total dana kelolaan mulai Rp2 Miliar hingga
   Layanan BTN Prioritas merupakan layanan eksklusif dari                  <Rp5 Miliar
   Bank Tabungan Negara khusus Nasabah istimewa Bank                   • Titanium : total dana kelolaan mulai Rp5 Miliar hingga
   BTN. Melalui Customer Value Proposition (CVP) BTN Prioritas             <Rp10 Miliar
   yaitu Defining Your Priority, layanan BTN Prioritas hadir           • Prime : total dana kelolaan mulai Rp10 Miliar
   untuk memberikan solusi finansial dan layanan yang relevan,
   berkesinambungan dan berkepanjangan untuk setiap individu           Melalui PLUS by BTN Prioritas, Nasabah dapat melakukan
   istimewa, Nasabah setia BTN Prioritas. Didukung oleh Priority       penukaran benefit dan privilege di 6 (enam) fitur utama yaitu:
   Banking Manager yang profesional dan telah tersertifikasi,          • Special Offers: Cashback Pembuatan Single Investor ID
   BTN Prioritas menghadirkan inovasi terbaru untuk memenuhi              (SID), Penempatan Dana dengan Special Benefit.
   kebutuhan dan kenyamanan Nasabah melalui:                           • Pilihan Loyalty Reward: sebagai bentuk apresiasi kami
   • Solusi produk yang bervariasi antara lain Produk Dana                untuk nasabah loyal, kami hadirkan berbagai variasi
        (Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Investa, Deposito              pilihan hadiah mulai dari Gadget dan Electronics,
        BTN ritel Rupiah, Deposito BTN Ritel Valas, Tabungan              Aksesoris Gadget, Headphone dan Audio, Jam Tangan,
        Felas), Produk Investasi (Surat Berharga Negara,                  Elektronik Rumah Tangga, Paket Data, E-Voucher,



                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    111
Page 114
                       Profil
                       Perusahaan




       Perlengkapan Rumah Tangga, Games dan Hobby,                  dan dapat melayani transaksi perbankan lainnya dengan cepat
       Health dan Beauty hingga Hampers dan Cake.                   dan real time.
   •   Banking Privilege: Safe Deposit Box, Bebas Biaya
       Transaksi Mobile Banking, Konsultasi Pajak, Konsultasi       BTN MOBILE
       Pendidikan ke Luar Negeri, Meeting Room Reservation.         BTN Mobile berfungsi sebagai solusi perbankan dengan
   •   BTN Prioritas Concierge Service: Airport Lounge, Airport     konsep superapp yang praktis, aman, dan nyaman. Dengan
       Handling, Airport Transfer Domestik dan Internasional,       menggunakan gadget, nasabah dapat dengan mudahnya
       Medical Check Up.                                            melakukan berbagai layanan perbankan secara realtime di
   •   Kupon Membership: untuk Anda yang secara                     manapun dan kapanpun.
       rutin menikmati hobi olahraga seperti Golf hingga
       membership hotel dan restoran pilihan.                       INTERNET BANKING
   •   Hadiah Hari Istimewa: untuk melengkapi hari istimewa         Layanan perbankan bagi nasabah perorangan untuk dapat
       Anda, tersedia dalam berbagai variasi hadiah mulai dari      memperoleh informasi keuangan dan melakukan swakelola
       Gadget dan Electronics, Aksesoris Gadget, Headphone          transaksi perbankan melalui media internet via website: https://
       dan Audio, Jam Tangan, Elektronik Rumah Tangga, Paket        internetbanking.btn.co.id dengan mendaftarkan diri melalui
       Data, E-Voucher, Perlengkapan Rumah Tangga, Games            mesin ATM BTN atau menghubungi Customer Service Kantor
       dan Hobby, Health dan Beauty hingga Hampers dan              Cabang Bank BTN (tarif data internet mengikuti kebijakan
       Cake.                                                        masing-masing operator penyedia jaringan).


       Salah satu pengembangan di PLUS by BTN Prioritas             VIRTUAL ACCOUNT
       adalah BTN Prioritas menjadi Bank pertama yang               Layanan nomor identifikasi dari pelanggan suatu perusahaan
       memberikan layanan airport lounge tanpa perlu                (end user) yang telah bekerja sama dengan Perseroan baik
       menggunakan Kartu Debit tetapi hanya dengan                  untuk pelanggan perorangan maupun non perorangan sebagai
       menunjukkan kode booking atau scan QR. Dengan                identifikasi penerimaan dana.
       metode ini Nasabah BTN Prioritas bisa masuk ke
       dalam airport lounge dalam waktu kurang dari 60 detik        ELECTRONIC DATA CAPTURE (EDC)
       saja. Fitur ini saat ini adalah the first in the market di   Layanan selayaknya mesin ATM mini yang berfungsi sebagai
       segmentasi Priority Banking.                                 sarana penyedia transaksi dan alat pembayaran yang
                                                                    penggunaannya dengan cara memasukkan kartu atau
       PLUS by BTN Prioritas juga berhasil menyabet                 menggesek (swipe) kartu ATM (Kartu Debit atau Kredit) dalam
       penghargaan        internasional    bertajuk   “Wealth       suatu bank atau antar bank serta dilengkapi fasilitas pembayaran
       Management Platform of The Year” di Retail Banking           lainnya yang terkoneksi secara realtime online.
       Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Asian Banking
       and Finance, sebuah majalah bisnis dan keuangan              BTN CASH MANAGEMENT
       bergengsi yang berbasis di Singapura. Layanan PLUS           Layanan khusus bagi nasabah lembaga untuk melakukan
       dari BTN Prioritas meraih penghargaan tersebut karena        swakelola transaksi perbankan melalui koneksi internet. Alamat
       dinilai memenuhi kriteria penilaian yaitu uniqueness &       website: https://cashmanagement.btn.co.id dengan melakukan
       innovation, effectiveness & impact serta dynamism.           pendaftaran ke Kantor Cabang Bank BTN terdekat. Tarif data
                                                                    internet mengikuti kebijakan masing-masing operator.
       Sejak Januari hingga hingga 31 Desember 2023,
       terdapat 27.088 transaksi penukaran yang dilakukan           BRANCHLESS BANKING
       Nasabah di PLUS by BTN Prioritas. Sementara itu jumlah       Layanan produk dan jasa perbankan tanpa kantor melalui kerja
       Nasabah yang melakukan penukaran telah mencapai              sama keagenan Bank dan Kantor Pos yang bertindak untuk dan
       47% dari total Nasabah qualified BTN Prioritas.              atas nama Bank dalam rangka memperluas jangkauan dan
                                                                    kemudahan layanan transaksi perbankan bagi masyarakat serta
ATM                                                                 didukung sarana jaringan teknologi informasi.
Layanan Automatic Teller Machine (ATM) yang dapat melayani
penarikan tunai dengan denominasi Rp50.000 dan Rp100.000            QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS)
yang tersebar di seluruh wilayah Kantor Cabang Perseroan            Standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari
dan lokasi-lokasi premium seperti Gallery ATM di Mall, pusat        Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi
perbelanjaan, perkantoran, pasar dan perumahan sehingga             lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
makin memudahkan bagi nasabah dalam bertransaksi serta
didukung jaringan yang online 24 jam.                               VIRTUAL BRANCH
                                                                    BTN Virtual Branch membawa kemudahan baru bagi Nasabah
CASH RECYCLING MACHINE (CRM)                                        Bank BTN. Nasabah tidak perlu berlama-lama di Outlet Bank
Layanan mesin ATM yang dapat menerima setoran tunai dan             BTN untuk melakukan transaksi di Teller dan Customer Service,
tarik tunai dengan denominasi uang Rp50.000 dan Rp100.000



112        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 115
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




cukup melakukan pengisian e-form secara online dimana saja            c. Payment Management
dan dari mana saja sebelum melakukan transaksi di Outlet Bank            Payment management merupakan bentuk kerja sama bank
BTN.                                                                     dengan nasabah untuk membantu nasabah mengelola
                                                                         pembayaran dan tagihan seperti;
BTN SMART RESIDENCE                                                      • Edu Payment/SPP Online BTN
BTN Smart Residence merupakan suatu platform milik Bank BTN              • Edu Payment merupakan layanan bagi lembaga
yang digunakan sebagai penghubung antara penghuni dan                        pendidikan berupa penerimaan setoran biaya
pengelola dalam proses pembayaran tagihan, iuran, pertukaran                 pendidikan dan biaya lainnya yang terkait dengan
informasi sampai dengan keluhan atau pengaduan.                              penyelenggaraan pendidikan secara online real time.
                                                                         • Bill Payment (Pembayaran tagihan telepon, listrik, air,
BTN PROPERTI                                                                 gas dan lainnya).
Layanan khusus berbasis portal properti yang memudahkan                      -    Pembayaran Pajak
calon debitur dalam hal pencarian listing proyek yang telah                  -    Pembayaran pembelian produk Pertamina
bekerja sama dengan Bank BTN, simulasi angsuran, pengajuan                   -    Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
KPR/KPA secara online, online live chat 24 jam, serta fitur-fitur            -    Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
lainnya. BTN Properti juga melengkapi fiturnya dengan teknologi              -    Pembayaran Pensiun (Taspen dan ASABRI)
4D Tour Service yang memungkinkan calon debitur mendapatkan                  -    Pembayaran Tagihan Rumah Sakit
gambaran real terhadap unit properti yang dipilih.                           -    Bank Operasional I dan II
                                                                      d. Payroll Service BTN
BTN OPEN API                                                             Payroll Service merupakan jasa layanan Bank kepada
API atau Application Programming Interface, merupakan                    Perusahaan/Lembaga dalam mengelola pembayaran gaji
penghubung antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya.                 atau honor serta kebutuhan finansial lainnya.
Teknologi tersebut yang memungkinkan nasabah mitra dapat              e. Poin Spekta
melakukan transfer menggunakan aplikasinya sendiri karena                Poin Spekta BTN adalah Program loyalty yang diberikan
aplikasi tersebut terhubung dengan sistem BTN melalui API.               kepada nasabah Bank BTN berbentuk poin yang dapat
                                                                         ditukarkan atau di-redeem dengan berbagai macam voucher
JASA DAN LAYANAN PERBANKAN LAINNYA                                       dan hadiah langsung.
Selain menyalurkan kredit dan menghimpun dana pihak ketiga,
Perseroan juga menyediakan layanan konsumer lainnya untuk             Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah
meningkatkan Fee Based Income, seperti pengiriman uang
dalam dan luar negeri, Penukaran uang valuta asing, Kotak             1. Kartu Debit Visa BTN Syariah
penyimpanan (safe deposit box), Pembayaran tagihan (telepon,             Fasilitas layanan kartu yang memberikan kemudahan bagi
listrik dan air), Pembayaran internet dan TV berlangganan,               nasabah melalui ATM seperti tarik tunai dan transfer, dapat
pembelian tiket penerbangan dan tiket kereta api, serta Isi              dilakukan di seluruh jaringan ATM Bank BTN, Link, ATM
ulang pulsa. Selain itu, sebagai penyedia solusi total perbankan         Bersama, Prima, Visa dan Plus serta berbelanja di toko-toko
kepada nasabah lembaga, Perseroan menyediakan berbagai                   berlogo Visa di dalam dan luar negeri.
jasa dan layanan bagi nasabah lembaga antara lain:                    2. Kiriman Uang
a. Virtual Account BTN                                                   Fasilitas layanan pengiriman uang secara real time ke sesama
      Layanan bagi nasabah Giro Lembaga BTN berupa account               rekening Bank BTN dan BTN Syariah serta pengiriman uang
      virtual yang dapat digunakan oleh pelanggan/mitra dari             ke Bank lain menggunakan fasilitas SKN, RTGS, Link, ATM
      nasabah lembaga tersebut untuk melakukan pembayaran                Bersama dan Prima.
      tagihan menggunakan kartu bank manapun dan nasabah              3. BTN Cash Management
      lembaga dapat melakukan monitoring penerimaan                      Layanan berbasis internet dengan menggunakan aplikasi
      pembayaran secara online real time terhadap hasil                  web-browser yang berguna untuk membantu nasabah dalam
      pembayaran pelanggannya.                                           mengelola kegiatan perbankan secara mandiri, efektif dan
b. Transfer Management                                                   efisien.
      Transfer Management merupakan layanan bank kepada               4. Payment Point BTN iB
      nasabah Lembaga untuk membantu nasabah melakukan                   Fasilitas layanan bagi nasabah untuk memudahkan
      transfer dana lembaga secara online, baik Inhouse Transfer         dalam membayar tagihan rutin dan tetap seperti tagihan
      (antar rekening), Domestic transfer (LLG/Clearing dan              pembayaran uang pendidikan.
      RTGS), dan International Fund Transfer (transfer ke bank lain   5. Payroll BTN iB
      baik di dalam maupun luar negeri dalam mata uang asing).           Layanan bagi perusahaan, lembaga atau perorangan dalam
      Transfer dapat dilakukan dalam single currency (kode mata          mengelola pembayaran gaji, THR, bonus dan kebutuhan
      uang yang dikirim sama dengan kode mata uang yang                  finansial lainnya yang bersifat rutin bagi karyawan.
      diterima), dan multi currency (kode mata uang yang dikirim
      tidak sama dengan kode mata uang yang diterima).




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 113
Page 116
                      Profil
                      Perusahaan




6. Penerimaan Biaya Perjalanan Haji
    Fasilitas yang memberikan kepastian dan kemudahan untuk
    mendapatkan porsi keberangkatan ibadah haji dengan
    sistem online dari Siskohat.
7. SPP Online BTN iB
    Layanan bagi Perguruan Tinggi/Sekolah dalam
    menyediakan delivery channel menerima setoran biaya-
    biaya pendidikan secara realtime dan online.
8. Program Pengembangan Operasional BTN iB
    Program yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah
    lembaga dalam bentuk dana, barang, maupun fasilitas
    lainnya untuk mendukung kelancaran operasional
    Nasabah dengan persyaratan tertentu yang disepakati
    Bank dan Nasabah dengan tetap berpegang pada
    prinsip kehati-hatian dan Tata Kelola Perusahaan yang
    Baik atau Good Corporate Governance (GCG).
9. Garansi Bank BTN iB
    Jasa yang diberikan oleh Bank berupa jaminan
    pembayaran sejumlah uang tertentu yang diberikan
    kepada pihak yang menerima jaminan untuk suatu
    kepentingan transaksi/proyek tertentu yang akan
    dijalankan Nasabah dengan akad “Kafalah” (Garansi).
10. Safe Deposit Box BTN iB
    Tempat dalam bentuk Boks yang dirancang khusus
    dengan ukuran tertentu dan dilengkapi system
    pengamanan untuk menjamin keamanan barang
    berharga atau dokumen penting yang disimpan dari
    bahaya kebakaran, perampokan, dan lainnya. Akad
    yang digunakan adalah “Ijarah” (Sewa).
11. Mobile Banking
    Aplikasi perbankan bagi nasabah BTN Syariah untuk
    memudahkan transaksi pembelian, pembayaran,
    transfer dan akses informasi rekening dari perangkat
    seluler.
12. Virtual Account
    Layanan yang memberikan kemudahan pembayaran
    dengan memberikan nomor identifikasi pembayaran.




114        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 117
                                                                                                    Laporan Tahunan 2023




Daftar
Keanggotaan Asosiasi

Pentingnya peran organisasi maupun asosiasi bagi suatu perusahaan mendorong Perseroan untuk ikut serta aktif dalam keanggotaan
organisasi atau asosiasi terutama di Indonesia. Perseroan bergabung dengan berbagai asosiasi/perhimpunan yang sesuai dengan
kiprahnya dalam industri perbankan, termasuk dalam statusnya sebagai BUMN. Dengan bergabung di dalam asosiasi/perhimpunan
ini, Perseroan bisa berbagi isu dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk dampak dan peluangnya bagi perbankan pada
jangka pendek, menengah maupun panjang. Selama tahun 2023, Perseroan bergabung dengan asosiasi/perhimpunan berikut:


                                  Nama Asosiasi                                                     Kedudukan dalam Asosiasi
 NASIONAL
 Ikatan Bankir Indonesia (IBI)                                                     Ketua Bidang Kewilayahan dan Anggota Bidang Kewilayahan
                                                                                   Bendahara dan Anggota Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi
 Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS)
                                                                                   Perbankan
 Forum Human Capital Indonesia BUMN                                                Anggota
 Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA                                          Anggota
 Forum Humas BUMN                                                                  Anggota
 Asosiasi Emiten Indonesia                                                         Anggota
 Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE)                                         Anggota
 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                                       Anggota
 Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)                             Anggota
 Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI)             Anggota
 Ikatan Auditor Intern Bank                                                        Anggota
 Perhimpunan Audit Internal Indonesia                                              Anggota
 Forum Hukum BUMN                                                                  Anggota
 Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO                                              Anggota
 Forum Komunikasi Direktur Operasional                                             Anggota
 SRIKANDI BUMN                                                                     Anggota
 Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN)                                Anggota
 Asosiasi Wali Amanat Indonesia                                                    Anggota
 INTERNASIONAL
 Association Cambiste Internationale (ACI) - Financial Markets Association (FMA)   Bendahara Umum
 World Saving Bank Institution (WSBI)                                              Anggota Asia - Pasific Regional Group
 The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter                         Anggota
 United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI)                 Anggota




                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     115
Page 118
                             Profil
                             Perusahaan




Wilayah
Operasional

Tabel Jaringan Kantor Tahun selama 5 tahun Terakhir

              Jenis Kantor                   2023        2022            2021      2020        2019

 Kantor Wilayah                                  6            6             6          6            6

 Kantor Cabang                                  81          80             79         78          78

 Kantor Cabang Pembantu                       541          537            543       314          326

 Kantor Kas                                       -            -            -       247          358

 Payment Point                                    -            -            -         56          52

 Kantor Fungsional                               3            3           58*           -            -

 Kantor Layanan Setara KCP                        -           2            2           2            3

 Mobil Kas Keliling                               -            -          51          23          23

 Total Jaringan Kantor Konvensional            631         628            739       726          846

 Kantor Cabang Syariah                          34          30            29          25          25

 Kantor Cabang Pembantu Syariah                 75          69            61          59          53

 Kantor Kas Syariah                               -           5            7           7            7

 Payment Point Syariah                            -           6           12          12          12

 Mobil Kas Keliling                               -            -            -           -            -

 Total Jaringan Kantor Syariah                 109         110            109       103           99

*) Memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank
   Umum, terdapat penyederhanaan pencatatan jaringan kepada Regulator OJK yaitu Kantor Bank yang berada di
   bawah Kantor Cabang hanya Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Fungsional sehingga terdapat penyetaraan
   status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu dan Payment Point menjadi Kantor Fungsional.




                                                         Kantor Wilayah I                    Kantor Wilayah II       Kantor Wilayah III
                                                              (Jawa Barat)                  (DKI Jakarta & Banten)    (Jawa Timur, Bali &
                                                                                                                        Nusa Tenggara)


 Kantor Wilayah                                                     1                                     1                   1

 Kantor Cabang                                                     15                                    13                  16

 Kantor Cabang Pembantu                                            125                                   130                 83

 Kantor Fungsional                                                   -                                    -                    -

 Kantor Cabang Syariah                                              7                                     4                   4

 Kantor Cabang Pembantu Syariah                                    14                                    11                  13

 Kantor Kas Syariah                                                  -                                    -                    -

 Payment Point Syariah                                               -                                    -                    -

 Outlet & Lounge BTN Prioritas                                      9                                    17                   8

 ATM & CRM                                                         523                                   477                340


116           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 119
                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                 Kantor Wilayah IV      Kantor Wilayah V             Kantor Wilayah VI
                                     (Sumatera)         (Kalimantan, Sulawesi,        (Jawa Tengah & DIY)
                                                           Maluku, Papua)


Kantor Wilayah                           1                       1                            1

Kantor Cabang                           11                       18                           8

Kantor Cabang Pembantu                  76                       71                           56

Kantor Fungsional                        1                        -                           2

Kantor Cabang Syariah                    9                       6                            4

Kantor Cabang Pembantu Syariah          18                       5                            14

Kantor Kas Syariah                       -                        -                            -

Payment Point Syariah                    -                        -                            -

Outlet & Lounge BTN Prioritas            8                       10                           5

ATM & CRM                              304                      292                          210


                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              117
Page 120
                                      Profil
                                      Perusahaan




       Struktur
       Organisasi
                                                                                                                                                           Rapat Umum
                                                                                                                                                         Pemegang Saham




                                                                                                                                                         Direktur Utama
                                                                                                                                                      Nixon L. P. Napitupulu

 Dewan
Pengawas                                                                                                                                             Wakil Direktur Utama
 Syariah                                                                                                                                             Oni Febriarto Rahardjo




                                                                                                                                          Direktur Assets
                                           Direktur Distribution        Direktur Institutional
                Direktur Consumer                                                                                                          Management              Direktur IT & Digital
                                                & Funding                     Banking
                 Hirwandi Gafar                                                                                                           Elisabeth Novie             Andi Nirwoto
                                                  Jasmin                 Hakim Putratama
                                                                                                                                              Riswanti



                                                                                                  SEVP
                                                                                            Wholesale Banking
                                                                                              Benny Yoslim



                                                 Wealth
                      SME Banking                                      Institutional             Corporate                Marketing          Commercial Asset
                                              Management                                                                                                               Digital Banking
                     Roganda S.M.                                        Funding                  Banking               Communication          Management
                                           Frengky Rosadrian                                                                                                           Tan Jacky Chen
                        Siahaan                                      Erwinta Siswadi         Ricky RS. Pattinggi      Farida Andriani W       Ari Kurniaman
                                             Perangin-angin



                    Non subsidized                                  Financial Institution                                                        Consumer                 IT Strategic
                                             Retail Funding                                      Commercial
                      Mortgage                                       & Capital Market                                                       Collection, Recovery          Planning &
                                           Frengky Rosadrian                                      Banking
                    Mochamad Yut                                      Hasta Nugraha                                                           & Asset Sales 1            Development
                                           Perangin-angin (Plt)                                   Sri Astuti
                        Penta                                             Utomo                                                             Erwin Dwi Kusuma           Joko Christianto



                                                                        Wholesale                                                                Consumer
                      Subsidized            Service Quality &
                                                                       Transaction                                                          Collection, Recovery        IT Operations
                   Mortgage Lending            Distribution
                                                                     Teddy Yunirman                                                           & Asset Sales 2         Danny Sutanto (Pj)
                    Budi Permana             Ferry Sipahutar
                                                                         Danas*                                                              Nurwidi Purboyo



                                                                                                                                              Procurement
                                                                                                                                              & Fixed Asset           Data Management
                   Personal Banking
                                            Regional Offices                                                                                  Management                  & Analytics
                  Nurkholis Wahyudi
                                                                                                                                              Wahyudi Joko            Indra Hidayatullah
                                                                                                                                                 Santoso

                                          • Branch Office
                                          • Priority Banking

                    Sharia Banking                                                                                                                                       IT Security
                     Abdul Firman                                                                                                                                      Budi Hariyanto



                 • Sharia
                   Branch Office


                                                                   Asset & Liability                  IT Steering             Risk Management               Human Capital
                                                                      Commitee                        Committee                   Committee                   Committee




                   Committee                 Board                 Business                 Support                 Shared Service

                   Garis Komando                     Garis Koordinasi

           *) Berhenti menjabat terhitung sejak tanggal 20 Desember 2023




       118             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 121
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2023




Sejalan dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan Perseroan, maka Direksi telah melakukan penyesuaian terhadap struktur organisasi agar proses
eksekusi inisiatif bisnis dan operasional dapat berjalan efektif melalui Surat Persetujuan Komisaris No. 131/KOM/BTN/XI/2023 tentang Persetujuan
Perubahan Struktur Organisasi Kantor Pusat Bank BTN tanggal 01 November 2023. Berikut adalah Struktur Organisasi Perseroan Per 31 Desember 2023.




                                                                                                                                              Dewan Komisaris




                                                                                            Direktur Human
                                                                Direktur Risk
                                  Direktur Finance                                        Capital, Compliance
                                                                Management
                                 Nofry Rony Poetra                                              & Legal
                                                               Setiyo Wibowo
                                                                                              Eko Waluyo



            SEVP                                                                                               SEVP
         Operations                                                                                      Compliance & Legal                                    Audit Committee

      Alex Sofjan Noor                                                                                           -
                                                                                                                                                                Remuneration
                                                                                                                                                                & Nomination
                                                                                                                                                                 Committee
        Credit Operation
                                      Treasury                                        Human Capital             Legal                  Internal Audit
         I Gusti Agung                                     Retail Credit Risk
                                  Sindhu Rahadian                                        Strategy             Wilson Lie               Hendratno Tri
       Komang Tri Martha                                    Beki Kanuwa                                                                                         Risk Monitoring
                                       Ardita                                         Aldo Bimantoro         Simatupang                   Wibowo
               W                                                                                                                                                   Committee



                                                                                                             Compliance &
          Operation &             Corporate Strategy          Whosale                 Human Capital                                    Corporate
                                                                                                              Governance
        Business Support             & Planning              Credit Risk               Management                                       Secretary
                                                                                                             R. Wahyu B.
        Adee Indriana D             Kusumarjono           Henri Ari Wibawa              Rahmayati                                    Ramon Armando
                                                                                                              Witjaksono



                                                                                         Learning
                                     Finance &              Enterprise Risk                               Policy & Procedure
         Customer Care                                                                 Management
                                     Accounting              Management                                        L. Esti Dwi
       Eko Hapsoro Susilo                                                               Ade Surya
                                   Fatoni Hudhori           Wilson Arafat                                       Retnosari
                                                                                         Lesmana



                                                           Transformation            Human Capital
                                  Investor Relations
                                                            & Partnership           Business Partner
                                     & Research
                                                            Management            Aloysius Wilhelmus
                                   Winang Budoyo
                                                          Wilson Arafat (Plt)      Junior Bakowatun




      Credit Policy                    Credit                       Business                   Transformation
                                                                                                                            ESG Committee
       Committee                     Committee                     Committee                 Steering Committee




Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2023 adalah sebagai                     Herry Trisaputra Zuna, Himawan Arief Sugoto, Mohamad Yusuf Permana, Moch
berikut:                                                                                        Amin Nurdin, dan Rahmayati.
1. Komite Audit: Iqbal Latanro (Ketua merangkap anggota), Sentot A. Sentausa,              3.   Komite Pemantau Risiko: Armand B. Arief (Ketua merangkap anggota), Herry
     Andin Hadiyanto, Endang A. Suprijatna, dan Peter Eko Budi Darwito.                         Trisaputra Zuna, Himawan Arief Sugoto, Ignace Widiatmoko, dan Pamuji
2. Komite Remunerasi dan Nominasi: Chandra M. Hamzah (Ketua merangkap                           Gesang Raharjo.
     anggota), Iqbal Latanro, Armand B. Arief, Sentot A. Sentausa, Andin Hadiyanto,
                                                                                           Nama Komite di Bawah Direksi terdapat pada Bab Tata Kelola Perusahaan.


                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                               119
Page 122
                  Profil
                  Perusahaan




Profil
Direksi


                                                            NIXON L. P. NAPITUPULU
                                                            Direktur Utama




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 54 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Jakarta Selatan.




       Riwayat Pendidikan
       Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan (1994).

       Sertifikasi
       • Manajemen Risiko Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2022).
       • Treasury Dealer Level Advance oleh LSPP (2020).

       Pengalaman Kerja
       • Direktur Utama Bank BTN (Maret 2023 – saat ini).
       • Wakil Direktur Utama Bank BTN (Maret 2021 – Maret 2023).
       • Plt. Direktur Utama Bank BTN (Desember 2020-Maret 2021).
       • Direktur Finance, Planning, and Treasury Bank BTN (November 2019-Maret 2021).
       • Direktur Finance, Treasury, and Strategy Bank BTN (Agustus 2019 – November 2019).
       • Direktur Collection and Asset Management merangkap Plt. Direktur Finance, Treasury, and Strategy Bank BTN (Mei 2019 – Agustus 2019).
       • Direktur Collection and Asset Management Bank BTN (Maret 2018 – Mei 2019).
       • Direktur Collection, Asset Management, and Legal Bank BTN (2017-Mei 2019). (Desember 2017 – Maret 2018).
       • Direktur Bank BTN (Maret 2017 – Desember 2017).
       • Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos (2015- Maret 2017).
       • Head of Tim Transisi Bank Joint Venture PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015).
       • Head of Priority Project Bank Joint Venture PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015).
       • Group Head Corporate Secretary Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2014).

       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 17 Maret 2017 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
       Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 25 Juli 2017. Menjabat sebagai
       Wakil Direktur Utama sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan
       efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 19 Mei 2021 dan dipercaya untuk menjabat kembali pada periode ke-2 sebagai Wakil
       Direktur Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada tanggal 02 Maret
       2022. Kemudian menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tanggal 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
       Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai dengan pengangkatan berdasarkan
       Keputusan RUPST Tahun Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 Juni 2023.

       Periode Menjabat
       • 17 Maret 2017 – 02 Maret 2022, Periode Pertama
       • 02 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Kedua.

       Jabatan Rangkap
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
       • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
       Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Utama.

       Jabatan Rangkap Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.

       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, memiliki 4.250.500 lembar saham/0,0302862%


120   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 123
                                                                                 Laporan Tahunan 2023




                                                   ONI FEBRIARTO RAHARDJO
                                                   Wakil Direktur Utama




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2023,
                                               berdomisili di Tangerang Selatana.




Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang (1994).
• Master (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta (1997).


Sertifikasi
• Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).


Pengalaman Kerja
• Wakil Direktur Utama Bank BTN (Maret 2023 – saat ini).
• Wakil Direktur Utama Perum Perumnas (Mei 2020 – Maret 2023).
• Plt. Direktur Utama Bank BTN (Agustus 2019 - November 2019).
• Direktur Commercial Banking Bank BTN (Maret 2015 - Agustus 2019).


Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 24 Maret 2015 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 Mei 2015. Selanjutnya menjabat
sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.


Periode Menjabat
• 24 Maret 2015 – 27 November 2019, Periode Pertama
• 16 Maret 2023 – RUPS Tahunan 2028, Periode Kedua.


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Wakil Direktur Utama.


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 308.000 lembar saham/0,0021946%




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      121
Page 124
                  Profil
                  Perusahaan




                                                             HIRWANDI GAFAR
                                                             Direktur Consumer




                                                         Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2023,
                                                         berdomisili di Jakarta Barat.




       Riwayat Pendidikan
       Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1992).

       Sertifikasi
       • Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).
       • International Risk Management Refreshment & Wealth Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
       • Pelatihan Dasar Perbankan Syariah/PDPS oleh PEBS (2020).


       Pengalaman Kerja
       • Direktur Consumer Bank BTN (Maret 2022 – saat ini).
       • Direktur Unit Usaha Syariah Bank BTN (2020 – saat ini)
       • Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN (2019 - Maret 2022).
       • Commercial Lending Division Head Bank BTN (2019).
       • Subsidized Mortgage Lending Division Head Bank BTN (2019).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
       Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 28 Agustus 2020.


       Periode Menjabat
       27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.


       Jabatan Rangkap
       • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
       • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
       Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Consumer.


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, memiliki 1.763.314 lembar saham/0,0125642%




122   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 125
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




                                                     NOFRY RONY POETRA
                                                     Direktur Finance




                                                 Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2023,
                                                 berdomisili di Jakarta Timur.




Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Pancasila, Jakarta (1991).
• Master (S2) MBA Business, The George Washington University, Washington DC, USA (1999).


Sertifikasi
• Treasury Dealer Level Advance (ACI/LSPP) (Refreshment 2021).
• Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).
• Certified Wealth Manager (CWMA) (2006).


Pengalaman Kerja
• Direktur Finance Bank BTN (Maret 2022 – saat ini).
• Direktur Finance, Planning and Treasury Bank BTN (2021- Maret 2022).
• Treasury Division Head Bank BTN (2015 - 2021).
• Pjs. Kepala Kantor Wilayah I Bank BTN (2015).
• Treasury Division Head Bank BTN (2014)..


Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.


Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Finance.


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 2.531.022 lembar saham/0,0180344%




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk           123
Page 126
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            EKO WALUYO
                                                            Direktur Human Capital, Compliance and Legal




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 52 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Bekasi.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1995).
       •   Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta/Gatton College of Business, MBA Short Course Program in
           Cooperation with MM UGM, University of Kentucky, USA (2004).


       Sertifikasi
       • Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).
       • Certified Anti Fraud Professional oleh Asia Anti Fraud (2023)

       Pengalaman Kerja
       • Direktur Human Capital, Compliance and Legal Bank BTN (Maret 2022 – saat ini).
       • Direktur Compliance and Legal Bank BTN (2021- Maret 2022).
       • Human Capital Management Division Head Bank BTN (2019-2021).
       • Human Capital Management & Culture Specialist Division Head Bank BTN (2017-2019).
       • Human Capital Division Head Bank BTN (2017).
       • Corporate Secretary Division Head Bank BTN (2015-2017).
       • Pjs. Corporate Secretary Division Head Bank BTN (2014-2015).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
       Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.

       Periode Menjabat
       10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.


       Jabatan Rangkap
       • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
       Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Human Capital, Compliance and Legal.


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, memiliki 1.871.964 lembar saham/0,0133384%




124   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 127
                                                                                  Laporan Tahunan 2023




                                                     ELISABETH NOVIE RISWANTI
                                                     Direktur Assets Management




                                                 Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun Per Desember 2023,
                                                 berdomisili di Bekasi.




Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1991).


Sertifikasi
• International Risk Management Refreshment & Wealth Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).
• Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).

Pengalaman Kerja
• Direktur Assets Management Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Wholesale Risk and Asset Management Bank BTN (2021- Maret 2022).
• Direktur Remedial and Wholesale Risk Bank BTN (2019 - 2021)
• Direktur Collection and Asset Management Bank BTN (2019).
• Asset Management Division Head Bank BTN (2017 - 2019).


Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 29 Agustus 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 26 Juni 2020.


Periode Menjabat
29 Agustus 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Assets Management.


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 1.733.200 lembar saham/ 0,0123496%




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             125
Page 128
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            ANDI NIRWOTO
                                                            Direktur IT and Digital




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 53 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Jakarta Pusat.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1994).
       •   Master (S2) Finance, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta/University of Lexington Kentucky, USA (1997).


       Sertifikasi
       • Manajemen Risiko Level 5 Direksi oleh IICD (Refreshment 2023).
       • Digital Transformation for Boards, IMD Business School, Lausanne, Switzerland (2023).
       • Digital Innovation Progamme, Erasmus University - Rotterdam School of Management, Rotterdam, Netherlands (2022).
       • IT Infrastructure Library (ITIL), APMG International Quint Wellington (2017).
       • TOGAF 8, National University of Singapore (NUS), Singapore (2011).

       Pengalaman Kerja
       • Direktur IT and Digital Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
       • Direktur Operation, IT, and Digital Banking Bank BTN (2019 - Maret 2022).
       • Direktur IT & Operation Bank BTN (2018 - 2019).
       • General Manager Operational Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 - 2018).
       • General Manager Divisi Solusi & Security Teknologi Informasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015 - 2017).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 23 Maret 2018 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
       Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 10 September 2018. Selanjutnya
       diberhentikan dengan hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur IT and Digital Perseroan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
       Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 11 Januari 2023.


       Periode Menjabat
       • 23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode Pertama
       • 11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2027, Periode Kedua


       Jabatan Rangkap
       • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
       • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
       Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur IT and Digital.


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, memiliki 1.822.161 lembar saham/0,0129835%




126   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 129
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                     JASMIN
                                                     Direktur Distribution and Funding




                                                 Warga Negara Indonesia, berusia 59 Tahun Per Desember 2023,
                                                 berdomisili di Jakarta Selatan.




Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1988).
• Magister (S2) International Bussiness, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998).


Sertifikasi
• Publik Manajemen Risiko dan Treasury Dealer Level 5 (Refreshment 2022).
• Certified Wealth Manager oleh CWM (2021).

Pengalaman Kerja
• Direktur Distribution and Funding Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN (2019 - Maret 2022).
• SEVP Consumer & Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
• Regional CEO IV/JKT 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015 - 2018).
• Regional Manager IV-JKT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013 - 2015).


Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 04 Mei 2020.


Periode Menjabat
27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Distribution and Funding.


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 2.848.030 lembar saham/0,0202931%




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              127
Page 130
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            SETIYO WIBOWO
                                                            Direktur Risk Management




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 46 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Tangerang Selatan.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1999).
       •   Master (S2) MBA in Finance & Banking, KDI School of Public Policy and Management, Korea Selatan (2009).


       Sertifikasi
       Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).

       Pengalaman Kerja
       • Direktur Risk Management Bank BTN (Maret 2022 - saat ini).
       • Direktur Risk Management and Transformation Bank BTN (2021 - Maret 2022).
       • Direktur Enterprise Risk Management, Big Data, and Analytics Bank BTN (2019 - 2021).
       • Group Head Consumer Credit Risk & Analytics PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
       • Group Head Credit Portfolio Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017 - 2018).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
       Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 03 Juli 2020.


       Periode Menjabat
       27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama.


       Jabatan Rangkap
       • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
       • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
       Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Risk Management.


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, memiliki 1.892.700 lembar saham/0,0134861%




128   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 131
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




                                                     HAKIM PUTRATAMA
                                                     Direktur Institutional Banking




                                                 Warga Negara Indonesia, berusia 47 Tahun Per Desember 2023,
                                                 berdomisili di Tangerang Selatan.




Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Padjajaran, Bandung (1998).
• Master (S2) International Business, Aston University, Inggris (2001).


Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2023).

Pengalaman Kerja
• Direktur Institutional Banking Bank BTN (Maret 2023 - saat ini).
• Head of International and Transaction Banking PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (Mei 2022 – Maret 2023).
• Senior Vice President (SVP) Consumer Funding Retail Division PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2018 -2022).
• Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Division PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2015-2018)
• Senior Vice President (SVP) Head of Marketing & Segment Offering PT Bank Commonwealth (2012 – 2015).


Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 26 Juli 2023.


Periode Menjabat
16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode Pertama


Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis Bank BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan sebagai Direktur Institutional Banking.


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    129
Page 132
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            HARU KOESMAHARGYO*
                                                            Direktur Utama

                                                            * Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
                                                              Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 57 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Jakarta Selatan.




       Riwayat Pendidikan
       • Sarjana (S1) Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang (1989).
       • Master (S2) Investment Banking, Emory University, Atlanta USA (2000).


       Sertifikasi
       • Manajemen Risiko Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2021).

       Pengalaman Kerja
       • Direktur Utama Bank BTN (Maret 2021 – 2023).
       • Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2017-2021).
       • Direktur Keuangan dan Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2015-2017).
       • Presiden Komisaris PT BTMU – BRI Finance (2014-2015).
       • Kepala Divisi Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2014-2015).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
       Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 Mei 2021.


       Periode Menjabat
       10 Maret 2021 – 16 Maret 2023, Periode Pertama


       Jabatan Rangkap
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi Bank BTN
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Human Capital Bank BTN
       • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank BTN
       • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko Bank BTN
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis Bank BTN
       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG Bank BTN
       Berhenti menjabat sebagai komite pada tanggal 16 Maret 2023.


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap pada perusahaan lain atau pada institusi lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 28 Februari 2023, memiliki 403.600 lembar saham/0,0028758%




130   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 133
                                                                                                      Laporan Tahunan 2023




Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
                                           Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi

                                                Hubungan Keuangan Dengan                       Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                                   Hubungan
                                                                        Pemegang                                      Pemegang
                                            Dewan                                          Dewan                                 Kepengurusan
      Nama                Jabatan                         Direksi         Saham                           Direksi       Saham
                                           Komisaris                                      Komisaris
                                                                        Pengendali                                    Pengendali

                                           Ya    Tidak   Ya    Tidak    Ya       Tidak    Ya    Tidak    Ya   Tidak   Ya     Tidak    Ya     Tidak

 Nixon L. P.
                     Direktur Utama               √                 √              √              √             √             √                √
 Napitupulu

 Oni Febriarto R.    Wakil Direktur
                                                  √                 √              √              √             √             √                √
                     Utama
                     Direktur
 Hirwandi Gafar                                   √                 √              √              √             √             √                √
                     Consumer
 Nofry Rony Poetra   Direktur Finance             √                 √              √              √             √             √                √
                     Direktur Human
                     Capital,
 Eko Waluyo                                       √                 √              √              √             √             √                √
                     Compliance and
                     Legal
 Elisabeth Novie     Direktur Assets
                                                  √                 √              √              √             √             √                √
 Riswanti            Management
                     Direktur IT and
 Andi Nirwoto                                     √                 √              √              √             √             √                √
                     Digital
                     Direktur
 Jasmin              Distribution and             √                 √              √              √             √             √                √
                     Funding
                     Direktur Risk
 Setiyo Wibowo                                    √                 √              √              √             √             √                √
                     Management
                     Direktur
 Hakim Putratama
                     Institutional                √                 √              √              √             √             √                √
                     Banking




Pendidikan dan/atau Pelatihan Direksi

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi selama tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.



Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya

Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan berdasarkan kebutuhan
Perseroan. Perubahan komposisi Direksi adalah sebagai berikut:


Komposisi Direksi Periode 1 Januari 2023 – 10 Januari 2023

Komposisi Direksi periode 1 Januari 2023 sampai dengan 10 Januari 2023 berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 7 (tujuh) orang Direktur. Seluruh Anggota Direksi berdomisili di wilayah
kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
          Nama                       Jabatan             Pelaksana                       Dasar Pengangkatan                       Tanggal Efektif

 Haru Koesmahargyo        Direktur Utama                      OJK            RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021              19 Mei 2021

                                                                             -   RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017
 Nixon L. P. Napitupulu   Wakil Direktur Utama                OJK            -   RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021          19 Mei 2021
                                                                             -   RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022

 Hirwandi Gafar           Direktur Consumer                   OJK            RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019        28 Agustus 2020



                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           131
Page 134
                          Profil
                          Perusahaan




          Nama                     Jabatan                    Pelaksana                 Dasar Pengangkatan                       Tanggal Efektif

 Nofry Rony Poetra        Direktur Finance                      OJK           RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021             9 Agustus 2021
                          Direktur Human Capital,
 Eko Waluyo                                                     OJK           RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021             9 Agustus 2021
                          Compliance and Legal
 Elisabeth Novie          Direktur Assets
                                                                OJK           RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2019        26 Juni 2020
 Riswanti                 Management

 Andi Nirwoto             Direktur IT and Digital               OJK           RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018             10 September 2018
                          Direktur Distribution and
 Jasmin                                                         OJK           RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019       4 Mei 2020
                          Funding
 Setiyo Wibowo            Direktur Risk Management              OJK           RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019       3 Juli 2020




Komposisi Direksi Periode 11 Januari 2023 – 15 Maret 2023

Pada tanggal 11 Januari 2023, RUPS Luar Biasa memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat serta mengangkat kembali Andi
Nirwoto sebagai Direktur IT and Digital. Sehingga komposisi Direksi periode 11 Januari 2023 sampai dengan 15 Maret 2023
berjumlah 9 (Sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 7 (tujuh) orang
Direktur. Seluruh Anggota Direksi berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Anggota
Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
          Nama                        Jabatan                     Pelaksana                  Dasar Pengangkatan                    Tanggal Efektif

 Haru Koesmahargyo        Direktur Utama                              OJK          RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021             19 Mei 2021

                                                                                   • RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017
 Nixon L. P. Napitupulu   Wakil Direktur Utama                        OJK          • RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021           19 Mei 2021
                                                                                   • RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022

 Hirwandi Gafar           Direktur Consumer                           OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019       28 Agustus 2020

 Nofry Rony Poetra        Direktur Finance                            OJK          RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021             9 Agustus 2021
                          Direktur Human Capital,
 Eko Waluyo                                                           OJK          RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021             9 Agustus 2021
                          Compliance and Legal
 Elisabeth Novie
                          Direktur Assets Management                  OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2019        26 Juni 2020
 Riswanti

                                                                                   • RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018
 Andi Nirwoto             Direktur IT and Digital                     OJK                                                         11 Januari 2023
                                                                                   • RUPS Luar Biasa tanggal 11 Januari 2023

 Jasmin                   Direktur Distribution and Funding           OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019       4 Mei 2020

 Setiyo Wibowo            Direktur Risk Management                    OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019       3 Juli 2020




Komposisi Direksi Periode 16 Maret 2023 – 31 Desember 2023

Pada tanggal 16 Maret 2023, RUPS Tahunan 2023 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Nixon L. P. Napitupulu yang semula sebagai Wakil Direktur Utama menjadi Direktur Utama Perseroan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Oni Febriarto Rahardjo - sebagai Wakil Direktur Utama;
   b. Hakim Putratama - sebagai Direktur Institutional Banking




132           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 135
                                                                                          Laporan Tahunan 2023




Sehingga komposisi Direksi periode 16 Maret 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 berjumlah 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 8 (delapan) orang Direktur. Seluruh Anggota Direksi berdomisili
di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
          Nama                      Jabatan           Pelaksana                Dasar Pengangkatan                    Tanggal Efektif

                                                                    -   RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017
                                                                    -   RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021
 Nixon L. P. Napitupulu   Direktur Utama                OJK                                                      7 Juni 2023
                                                                    -   RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
                                                                    -   RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023

 Oni Febriarto
                          Wakil Direktur Utama          OJK         RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023           7 Juni 2023
 Rahardjo

 Hirwandi Gafar           Direktur Consumer             OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     28 Agustus 2020

 Nofry Rony Poetra        Direktur Finance              OJK         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021           9 Agustus 2021
                          Direktur Human Capital,
 Eko Waluyo                                             OJK         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021           9 Agustus 2021
                          Compliance and Legal
 Elisabeth Novie          Direktur Assets
                                                        OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2019      26 Juni 2020
 Riswanti                 Management

 Andi Nirwoto             Direktur IT and Digital       OJK         RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018           10 September 2018
                          Direktur Distribution and
 Jasmin                                                 OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     4 Mei 2020
                          Funding
 Setiyo Wibowo            Direktur Risk Management      OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     3 Juli 2020
                          Direktur Institutional
 Hakim Putratama                                        OJK         RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023           26 Juli 2023
                          Banking




                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   133
Page 136
                  Profil
                  Perusahaan




Profil Dewan
Komisaris


                                                           CHANDRA M. HAMZAH
                                                           Komisaris Utama/Independen




                                                       Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun Per Desember 2023,
                                                       berdomisili di Jakarta Selatan.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Hukum, Universitas Indonesia (1995).


       Sertifikasi
       Manajemen Risiko Perbankan Level 2 oleh LSPP (Refreshment 2023).

       Pengalaman Kerja
       • Komisaris Utama/Independen Bank BTN (2019 - saat ini).
       • Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (2014 - 2015).
       • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm (2012 - saat ini).
       • Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (2007 - 2011).
       • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm (2001 - 2007).
       .
       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui
       keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
       04 Mei 2020.


       Periode Menjabat
       27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama


       Jabatan Rangkap
       • Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2020-saat ini).
       • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm (2012 – saat ini).


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




134   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 137
                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                                   IQBAL LATANRO
                                                   Wakil Komisaris Utama/Independen




                                               Warga Negara Indonesia, berusia 65 Tahun Per Desember 2023,
                                               berdomisili di Jakarta Selatan.




Riwayat Pendidikan
•   Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar (1983).
•   Magister (S2) Manajemen Bisnis, Universitas Hasanuddin, Makassar (1998).


Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2023).

Pengalaman Kerja
• Wakil Komisaris Utama/Independen Bank BTN (2021 - saat ini).
• Komisaris PT Bank Mandiri Taspen (2020 - 2021).
• Komisaris PT Pemeringkat Efek Indonesia (2020 - 2021).
• Direktur Utama PT Taspen (Persero) (2018 - 2020).
• Komisaris Utama PT Taspen Properti Indonesia (2015 - 2020).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 06 September
2021.


Periode Menjabat
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama


Jabatan Rangkap
• Ketua Komite Audit Bank BTN (2021-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2021-saat ini).


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 135
Page 138
                   Profil
                   Perusahaan




                                                             ARMAND B. ARIEF
                                                             Komisaris Independen




                                                         Warga Negara Indonesia, berusia 71 Tahun Per Desember 2022,
                                                         berdomisili di Jakarta Selatan.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Business Administration, Curry College, Milton Massachusetts, Amerika Serikat (1982).
       •   Master (S2) Business Administration, Suffolk University, Boston Massachusetts, Amerika Serikat (1995)..


       Sertifikasi
       Manajemen Risiko Level 4 oleh LSPP (Refreshment 2021).

       Pengalaman Kerja
       • Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk (2021 - saat ini).
       • Komisaris Independen Bank BTN (2019 - saat ini).
       • Komisaris Independen PT Bank Royal Indonesia (2017 - 2018).
       • Komisaris/Senior Consultant Dunamis Organization Services (Franklin Covey USA Subsidiary (2016 - 2019).
       • Anggota Panel Interviewer Otoritas Jasa Keuangan (2016 - 2017).
       .
       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum
       Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 14 Mei 2020.


       Periode Menjabat
       27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama


       Jabatan Rangkap
       • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2020-saat ini).
       • Ketua Komite Pemantau Risiko Bank BTN (2020-saat ini).


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk (2021—saat ini).


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




136   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 139
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                      SENTOT A. SENTAUSA
                                                      Komisaris Independen




                                                  Warga Negara Indonesia, berusia 66 Tahun Per Desember 2023,
                                                  berdomisili di Jakarta Selatan.




Riwayat Pendidikan
•   Sarjana (S1) Statistika, Universitas Padjajaran, Bandung (1985).
•   Master (S2) Business Administration, Monash University, Australia (1995).


Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).

Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen Bank BTN (2022 - saat ini).
• Komisaris Utama PT Jiwasraya (Persero) (2019 - 2020).
• Komisaris Utama Mandiri lnhealth (2016 - 2019).
• Direktur Distribution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015 - 2016).
• Direktur Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006 - 2014).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 8 Agustus 2022.


Periode Menjabat
2 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Pertama


Jabatan Rangkap
• Anggota Komite Audit Bank BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2022-saat ini)


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               137
Page 140
                  Profil
                  Perusahaan




                                                           ANDIN HADIYANTO
                                                           Komisaris




                                                       Warga Negara Indonesia, berusia 58 Tahun Per Desember 2023,
                                                       berdomisili di Bekasi.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1989).
       •   Master (S2) International Development, Nagoya University, Jepang (1997).
       •   Doctor (S3) International Development, Nagoya University, Jepang (2000).


       Sertifikasi
       Manajemen Risiko Perbankan Level 1 Komisaris oleh LSPP (2022).

       Pengalaman Kerja
       • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
         Kementerian Keuangan (2021 - saat ini).
       • Komisaris Bank BTN (2019 - saat ini).
       • Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan (2019 - 2021).
       • Staf Ahli Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional, Kementerian Keuangan (2018 - 2019).
       • Direktur Eksekutif, Bank Dunia (2016 - 2018).
       .
       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
       Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 10 Juli 2020


       Periode Menjabat
       27 November 2019 - RUPS Tahun 2024, Periode Pertama


       Jabatan Rangkap
       • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) dan Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP),
         Kementerian Keuangan (2021 – saat ini).
       • Anggota Komite Audit Bank BTN (2020-saat ini).
       • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2020-saat ini).


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




138   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 141
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




                                                     HERRY TRISAPUTRA ZUNA
                                                     Komisaris




                                                 Warga Negara Indonesia, berusia 56 Tahun Per Desember 2023,
                                                 berdomisili di Jakarta Barat.




Riwayat Pendidikan
•   Sarjana (S1) Teknik Sipil, lnstitut Teknologi Bandung, Bandung (1992).
•   Sarjana (S1) Manajemen, Universitas Padjajaran, Bandung (1993).
•   Magister (S2) Sistem dan Teknik Jalan Raya, lnstitut Teknologi Bandung, Bandung (1994).
•   Doktor (S3) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Depok (2016).


Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 1 Komisaris oleh LSPP (2022).

Pengalaman Kerja
• Komisaris Bank BTN (2022 - saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  (2021 - saat ini).
• Direktur Pengembangan Sistem Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2019 -
  2021).
• Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk (2017 - 2019).
• Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2015 - 2019).
.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 11 Oktober 2022.


Periode Menjabat
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027, Periode Pertama


Jabatan Rangkap
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2022-saat ini).
• Anggota Komite Pemantau Risiko Bank BTN (2022-saat ini).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  (2021 – saat ini).


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, memiliki 404.600 lembar saham/ 0,0028829%




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             139
Page 142
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            HIMAWAN ARIEF SUGOTO
                                                            Komisaris




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 60 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Depok.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1990).
       •   Magister (S2) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Jakarta (2001).
       •   Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis, Institut Pertanian Bogor, Bogor (2023).


       Sertifikasi
       Manajemen Risiko Level 1 Komisaris oleh LSPP (Refreshment 2023).

       Pengalaman Kerja
       • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
       • Komisaris Bank BTN (2022 - saat ini).
       • Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 - 2023).
       • Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia (Holding Pangan) (2020 - 2022).
       • Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
         Nasional (2020 - 2021).
       • Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2018 - 2023).


       Dasar
       .
             Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
       Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 03 Oktober 2022.


       Periode Menjabat
       2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2027, Periode Pertama


       Jabatan Rangkap
       • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Bidang Ekonomi Pertanahan (2023-saat ini).
       • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2022-saat ini).
       • Anggota Komite Pemantau Risiko Bank BTN (2022-saat ini).
       • Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 – 2023).
       • Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2018 – 2023).


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.

       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, memiliki 404.600 lembar saham/ 0,0028829%




140   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 143
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                    MOHAMAD YUSUF PERMANA
                                                    Komisaris




                                                Warga Negara Indonesia, berusia 48 Tahun Per Desember 2023,
                                                berdomisili di Jakarta Selatan.




Riwayat Pendidikan
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gunadarma, Jakarta (1999).


Sertifikasi
Kompetensi Manajemen Risiko Tingkat 1 (satu) oleh BSMR (2023).

Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2023—saat ini).
• Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Kementerian Sekretaris Negara (2021—saat ini).
• Komisaris PT Pelindo Multi Terminal (2021).
• Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) (2021).
• Komisaris PT Djakarta Lloyd (2020).
.Dasar Hukum Pengangkatan

Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya sejak tanggal 11 Januari 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.

Periode Menjabat
11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2028, Periode Pertama


Jabatan Rangkap
• Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Kementerian Sekretaris Negara (2021 —saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank BTN (2023—saat ini).


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 141
Page 144
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            AHDI JUMHARI LUDDIN*
                                                            Komisaris Independen

                                                            *Berhenti menjabat sejak tanggal 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia.




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 69 Tahun Per Agustus 2023,
                                                        berdomisili di Jakarta Timur.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Indonesia, Jakarta (1982).
       •   Master (S2) Policy Economics, University of Illinois, Urbana-Champaign, Amerika Serikat (1989).


       Sertifikasi
       Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh LSPP (Refreshment 2022).

       Pengalaman Kerja
       • Komisaris Independen Bank BTN (2019 - 2023).
       • Komisaris Utama PT BRI Agroniaga Tbk (2019).
       • Komisaris Independen PT Bank DKI (2015 - 2018).
       • Direktur Hukum dan Kepatuhan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2010 - 2015).
       • Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008 - 2010).
       .
       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum
       Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tanggal 16 Maret 2020.


       Periode Menjabat
       27 November 2019 - 12 Agustus 2023


       Jabatan Rangkap
       Anggota Komite Audit Bank BTN (2020-2023).


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 12 Agustus 2023, tidak memiliki saham BBTN




142   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 145
                                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
                                           Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris

                                                    Hubungan Keuangan Dengan                   Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                                   Hubungan
                                                                           Pemegang                                   Pemegang
                                                Dewan                                      Dewan                                 Kepengurusan
       Nama                  Jabatan                           Direksi       Saham                        Direksi       Saham
                                               Komisaris                                  Komisaris
                                                                           Pengendali                                 Pengendali

                                               Ya    Tidak    Ya   Tidak   Ya   Tidak     Ya    Tidak    Ya   Tidak   Ya    Tidak    Ya      Tidak

 Chandra M.              Komisaris Utama/
                                                      √              √            √              √              √              √               √
 Hamzah                  Independen
                         Wakil Komisaris
 Iqbal Latanro           Utama/                       √              √            √              √              √              √               √
                         Independen
                         Komisaris
 Armand B. Arief                                      √              √            √              √              √              √               √
                         Independen
                         Komisaris
 Sentot A. Sentausa                                   √              √            √              √              √              √               √
                         Independen
 Andin Hadiyanto         Komisaris                    √              √            √              √              √              √               √

 Herry Trisaputra
                         Komisaris                    √              √            √              √              √              √               √
 Zuna

 Himawan Arief
                         Komisaris                    √              √            √              √              √              √               √
 Sugoto

 Mohamad Yusuf
                         Komisaris                    √              √            √              √              √              √               √
 Permana



Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris selama tahun Buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.


Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya

Selama tahun 2023, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:


Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 – 10 Januari 2023

Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari 2023 sampai dengan 10 Januari 2023 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1
(satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 3 (tiga) orang Komisaris Independen
dan 3 (tiga) orang Komisaris. Seluruh Dewan Komisaris berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 - 10 Januari 2023
        Nama                         Jabatan                 Pelaksana                  Dasar Pengangkatan                     Tanggal Efektif
                           Komisaris Utama/
 Chandra M. Hamzah                                             OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019        4 Mei 2020
                           Independen
                           Wakil Komisaris Utama/
 Iqbal Latanro                                                 OJK          RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021              6 September 2021
                           Independen
 Armand B. Arief           Komisaris Independen                OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019        14 Mei 2020

 Ahdi Jumhari Luddin       Komisaris Independen                OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019        16 Maret 2020

 Sentot A. Sentausa        Komisaris Independen                OJK          RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022               8 Agustus 2022

 Andin Hadiyanto           Komisaris                           OJK          RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019        10 Juli 2020

 Herry Trisaputra Zuna     Komisaris                           OJK          RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022               11 Oktober 2022

 Himawan Arief Sugoto      Komisaris                           OJK          RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022               3 Oktober 2022




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         143
Page 146
                         Profil
                         Perusahaan




Komposisi Dewan Komisaris Periode 11 Januari 2023 – 11 Agustus 2023

Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2023, Mohamad Yusuf Permana diangkat menjadi
Komisaris Perseroan. Sehingga komposisi Dewan Komisaris periode 11 Januari 2023 sampai dengan 11 Agustus 2023 sebanyak 9
(sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 3
(tiga) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Seluruh Dewan Komisaris berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat
Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 11 Januari 2023 – 11 Agustus 2023
        Nama                     Jabatan           Pelaksana                 Dasar Pengangkatan                   Tanggal Efektif
                         Komisaris Utama/
 Chandra M. Hamzah                                    OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     4 Mei 2020
                         Independen
                         Wakil Komisaris Utama/
 Iqbal Latanro                                        OJK         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021           6 September 2021
                         Independen
 Armand B. Arief         Komisaris Independen         OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     14 Mei 2020

 Ahdi Jumhari Luddin     Komisaris Independen         OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     16 Maret 2020

 Sentot A. Sentausa      Komisaris Independen         OJK         RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022            8 Agustus 2022

 Andin Hadiyanto         Komisaris                    OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019     10 Juli 2020

 Herry Trisaputra Zuna   Komisaris                    OJK         RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022            11 Oktober 2022

 Himawan Arief Sugoto    Komisaris                    OJK         RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022            3 Oktober 2022

 Mohamad Yusuf
                         Komisaris                    OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 11 Januari 2023      07 Juni 2023
 Permana




Komposisi Dewan Komisaris Periode 12 Agustus 2023 – 31 Desember 2023

Pada tanggal 12 Agustus 2023, Ahdi Jumhari Luddin sebagai Komisaris Independen Perseroan meninggal dunia sehingga demikian
masa jabatan Yang Bersangkutan berakhir dengan sendirinya. Sehingga komposisi Dewan Komisaris periode 12 Agustus 2023 sampai
dengan 31 Desember 2023 sebanyak 8 (delapan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang
Wakil Komisaris Utama/Independen, 2 (dua) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Seluruh Dewan Komisaris
berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 12 Agustus 2023 – 31 Desember 2023
        Nama                     Jabatan           Pelaksana                Dasar Pengangkatan                  Tanggal Efektif
                         Komisaris Utama/
 Chandra M. Hamzah                                    OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019   4 Mei 2020
                         Independen
                         Wakil Komisaris Utama/
 Iqbal Latanro                                        OJK         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021         6 September 2021
                         Independen
 Armand B. Arief         Komisaris Independen         OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019   14 Mei 2020

 Sentot A. Sentausa      Komisaris Independen         OJK         RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022          8 Agustus 2022

 Andin Hadiyanto         Komisaris                    OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 27 November 2019   10 Juli 2020

 Herry Trisaputra Zuna   Komisaris                    OJK         RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022          11 Oktober 2022

 Himawan Arief Sugoto    Komisaris                    OJK         RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022          3 Oktober 2022

 Mohamad Yusuf
                         Komisaris                    OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 11 Januari 2023    07 Juni 2023
 Permana




144          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 147
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




Profil
Dewan Pengawas Syariah


                                                         PROF. DR. H. MUHAMMAD QURAISH SHIHAB, M.A
                                                         Ketua Dewan Pengawas Syariah




                                                     Warga Negara Indonesia, berusia 80 Tahun Per Desember 2023,
                                                     berdomisili di Jakarta Selatan.




    Riwayat Pendidikan
    •   Sarjana (S1) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1967).
    •   Pascasarjana (S2) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1969).
    •   Doktor (S3) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir (1982).

    Sertifikasi
    • Ijtima’Sanawi & Semiloka DPS-DSM MUI (2019).
    • Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS VIII (2023).

    Pengalaman Kerja
    • Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank BTN (2019 - saat ini).
    • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders (2014 - saat ini).
    • Anggota Eminent Person Group Indonesia Malaysia Person Group Indonesia Malaysia (2010).
    • Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Arab, Mesir dan Jibuti (1998 - 2002).
    • Menteri Agama Republik Indonesia (1998).
    • Anggota Dewan Riset Nasional (1995 - 1999).
    • Anggota Badan Akreditasi Nasional (1994 - 1998).
    • Direktur Pengkaderan Ulama MUI (1994 - 1997).
    • Anggota DPS Bank Muamalat (1992 - 1999).
    • Rektor IAIN Syarif Hidayatullah (1992 - 1998).
    • Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen Agama RI (1989 - saat ini).
    • Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional (1988 - 1996).
    • Anggota MPR-RI periode 1982-1987 dan periode (1987 - 2002).
    • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat (1985 - 1998).
    • Wakil Rektor IAIN Alauddin (1974 - 1980).
    • Pembantu Pimpinan Koordinator Antar Kepolisian Indonesia Timur dalam Bidang Mental (1973 - 1975).
    • Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta se Indonesia Timur (Kopertis Wilayah Timur) (1967 - 1980).

    Dasar Hukum Pengangkatan
    Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk pertama kalinya melalui hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
    Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 23 Maret 2018 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 10 Januari 2019.
    Kemudian diangkat kembali sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk kedua kalinya pada Rapat Umum Pemegang Saham 2023
    tanggal 16 Maret 2023.

    Periode Menjabat
    • 23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode Pertama
    • 16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode Kedua

    Jabatan Rangkap
    • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders (2014 - saat ini).
    • Anggota Pentashih Al-Qur’an Departemen Agama RI (1989 - saat ini).

    Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
    Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (2019 - saat ini).

    Kepemilikan Saham BBTN
    Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN


                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                145
Page 148
                  Profil
                  Perusahaan




                                                            MOHAMMAD BAGUS TEGUH PERWIRA, LC, MA
                                                            Anggota Dewan Pengawas Syariah




                                                        Warga Negara Indonesia, berusia 45 Tahun Per Desember 2023,
                                                        berdomisili di Bekasi.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) dari Fakultas Dirasat Islamiyah Wal Arabiyah, Universitas Al-Azhar Kairo-Mesir (1999).
       •   Pasca Sarjana (S2) Program Studi Ekonomi Islam UIN Syarif Hidayahtullah – Jakarta (2007).


       Sertifikasi
       • Certified Financial Planner (CFP®️) (2010).
       • Associate Estate Planning Practitioner (AEPP®️) (2011).
       • Qualified Wealth Planner (QWP) (2011).
       • Izin sebagai Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (2016).
       • Kompetensi Pengawas Syariah - Lembaga Sertifikasi Profesi-Majelis Ulama Indonesia (LSPMUI) (2016).
       • Assesor Kompetensi – BNSP (2017).


       Pengalaman Kerja
       • Sertifikat Certified Financial Planner (CFP).
       • Associate Estate Planning Practitioner (AEPP).
       • Qualified Wealth Planner (QWP).
       • Izin Ahli Syariah Pasar Modal dari OJK.
       • Pengawas Syariah – Lembaga Sertifikasi Profesi MUI.
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2021 - saat ini).
       • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian, Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (2020 - saat ini).
       • Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan Pelaksana Harian, Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (2015 - 2020).
       • Ketua Dewan Pengawas Syariah DPLK BRI (2018 - 2019).
       • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Aberdeen Standard Investement Indonesia (2015 - 2021).
       • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indosurya Asset Management (2015 - 2017).
       • Trainer di DSN-MUI Institute (November 2017 - saat ini).
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Schroder Investment Management Indonesia. (2009 - 2022).
       • Dosen Universitas Trisakti (2009 - 2013).
       • Head Planner PT Quantum Magna (2007 - 2014).
       • Dosen Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (2007 - 2009).
       • Konsultan PT Batasa Tazkia (2004 - 2009).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah untuk pertama kalinya sejak hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
       Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 10 Maret 2021 dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 02 Juni 2021


       Periode Menjabat
       10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.


       Jabatan Rangkap
       Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Schroder Investment Management Indonesia.


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC NISP Tbk.
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




146   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 149
                                                                                      Laporan Tahunan 2023




                                                     MUHAMMAD FAIZ, LC, MA
                                                     Anggota Dewan Pengawas Syariah




                                                 Warga Negara Indonesia, berusia 49 Tahun Per Desember 2023,
                                                 berdomisili di Jakarta.




Riwayat Pendidikan
•   Sarjana (S1) Fakultas Syariah Islamic University of Madinah, Arab Saudi (1997).
•   Master (S2) Fakultas Daarul Ulum Cairo Univeristy, Mesir (1999).


Sertifikasi
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 1 (2008).
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 2 (2013).


Pengalaman Kerja
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Negara, Tbk (Persero) (2023 - saat ini).
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022- saat ini).
• Wakil Rais PW Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (2021-2022).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini)
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah (2012- saat ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat ini).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2008-2014).
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-sekarang).


Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah untuk pertama kalinya berdasarkan Surat Keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) pada tanggal 18 Oktober 2023 dan dinyatakan efektif sejak 29 November 2023.


Periode Menjabat
29 November 2023 - RUPS Tahun 2028, periode pertama


Jabatan Rangkap
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022- saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini)
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah (2012- saat ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat ini).
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-sekarang).


Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Permata, Tbk. (2014-saat ini).


Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               147
Page 150
                  Profil
                  Perusahaan




                                                          DR. H. MOHAMAD HIDAYAT, MBA, MH*
                                                          Anggota Dewan Pengawas Syariah
                                                          *Berhenti menjabat sejak 15 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
                                                          Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023




                                                      Warga Negara Indonesia, berusia 55 Tahun Per Desember 2023,
                                                      berdomisili di Jakarta.




       Riwayat Pendidikan
       •   Sarjana (S1) Fakultas Syariah dari IAIN Jakarta (1992).
       •   Master (S2) of Business Administration (MBA) dari IPWI Jakarta.
       •   Magister (S2) bidang Ilmu Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Institute at Business Law & Legal Management (IBLAM) Jakarta
           (2003).
       •   Doktor (S3) di bidang Islamic Economic and Finance dari Universitas Trisakti, Jakarta (2014).


       Sertifikasi
       Ijtima’Sanawi & Semiloka DPS-DSM MUI (2019).


       Pengalaman Kerja
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021 – saat ini).
       • Anggota DPS Allianz Syariah (2020 - 2023).
       • Khatib tetap Masjid OJK (2015 - 2020).
       • Pengasuh Ponpes Tahfiz Al Qur’an Al Wasiah Jakarta (2007 - saat ini).
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank BTN (2005 - saat ini).
       • Khatib tetap Masjid Istana Presiden (2005 - 2020).
       • Anggota DPS Bank Syariah Mandiri (1999 - 2021).
       • Khatib tetap Masjid Bank Indonesia (1999 - 2000).


       Dasar Hukum Pengangkatan
       Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah berdasarkan hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
       Perseroan tanggal 23 Maret 2018.


       Periode Menjabat
       23 Maret 2018 - 15 Maret 2023, Periode Kedua


       Jabatan Rangkap
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021 – saat ini).
       • Pengasuh Ponpes Tahfiz Al Qur’an Al Wasiah Jakarta (2007 - saat ini).
       • Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank BTN (2005 - saat ini).


       Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
       Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.


       Kepemilikan Saham BBTN
       Per 31 Desember 2023, tidak memiliki saham BBTN




148   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 151
                                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah
                               Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Pengawas Syariah

                                                  Hubungan Keuangan Dengan                        Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                                     Hubungan
                                                                            Pemegang                                    Pemegang
                                              Dewan                                          Dewan                                 Kepengurusan
        Nama                 Jabatan                          Direksi         Saham                         Direksi       Saham
                                             Komisaris                                      Komisaris
                                                                            Pengendali                                  Pengendali

                                             Ya      Tidak   Ya    Tidak    Ya     Tidak     Ya    Tidak   Ya   Tidak   Ya       Tidak   Ya     Tidak
 Prof. Dr. H.
                         Ketua Dewan
 Muhammad Quraish                                      √                √            √              √            √                √                  √
                         Pengawas Syariah
 Shihab, MA
 Mohammad Bagus          Anggota Dewan
                                                       √                √            √              √            √                √                  √
 Teguh Perwira, Lc, MA   Pengawas Syariah
 Muhammad Faiz,          Anggota Dewan
                                                       √                √            √              √            √                √                  √
 Lc, MA                  Pengawas Syariah




Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah dan Alasan Perubahannya

Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah berdasarkan pada persyaratan Dewan Pengawas Syariah sesuai dengan
Peraturan Bank Indonesia No. 11/10/PBI/2009 tentang Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bank
Indonesia No. 15/14/PBI/2013 yaitu Anggota Dewan Pengawas Syariah harus memiliki integritas, kompetensi dan reputasi dalam
bidang keuangan. Seluruh Dewan Pengawas Syariah berdomisili di wilayah kerja Kantor Pusat BTN. Selama tahun 2023, telah
terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah dilakukan
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:


Komposisi Dewan Pengawas Syariah Periode 1 Januari 2023 – 15 Maret 2023

Komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 1 Januari 2023 sampai dengan 15 Maret 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Periode 1 Januari 2023 – 15 Maret 2023
                  Nama                           Jabatan      Pelaksana                    Dasar Pengangkatan                      Tanggal Efektif

 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab,
                                             Ketua                 OJK           RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018          10 Januari 2019
 MA

 Dr. H. Mohammad Hidayat, MBA, MH            Anggota               OJK           RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018          -

 Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA         Anggota               OJK           RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021          2 Juni 2021


Komposisi Dewan Pengawas Syariah Periode 16 Maret 2023 – 17 Oktober 2023

Pada tanggal 16 Maret 2023, Rapat Umum Pemegang Saham mensahkan pemberhentian Prof. Dr. H Muhammad Quraish Shihab
dari Ketua Umum DPS dan Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH dari anggota DPS. Kemudian, RUPS menyetujui dan mengesahkan
pengangkatan kembali Muhammad Quraish Shihab sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk periode kedua. Sehingga
komposisi Dewan Pengawas Syariah periode 16 Maret 2023 sampai dengan 17 Oktober 2023 sebanyak 2 (dua) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 1 (satu) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Periode 16 Maret 2023 – 17 Oktober 2023
                Nama                        Jabatan          Pelaksana                     Dasar Pengangkatan                      Tanggal Efektif

 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish                                                -    RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018        -    10 Januari 2019
                                         Ketua                    OJK
 Shihab, MA                                                                   -    RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023        -    16 Maret 2023

 Mohammad Bagus Teguh Perwira,
                                         Anggota                  OJK         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021             2 Juni 2021
 Lc, MA



                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       149
Page 152
                         Profil
                         Perusahaan




Komposisi Dewan Pengawas Syariah Periode 18 Oktober 2023 – 31 Desember 2023

Pada tanggal 18 Oktober 2023, Muhammad Faiz, Lc, MA diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah. Sehingga komposisi
Dewan Pengawas Syariah periode 18 Oktober 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Periode 18 Oktober 2023 – 31 Desember 2023
               Nama                        Jabatan          Pelaksana                  Dasar Pengangkatan                 Tanggal Efektif

 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish                                               -   RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018   -   10 Januari 2019
                                         Ketua                 OJK
 Shihab, MA                                                                  -   RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023   -   16 Maret 2023

 Mohammad Bagus Teguh Perwira,
                                         Anggota               OJK           RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021       2 Juni 2021
 Lc, MA

                                                                             Surat Keputusan OJK tanggal 18 Oktober
 Muhammad Faiz, Lc, MA                   Anggota               OJK                                                    29 November 2023
                                                                             2023




Profil
Pejabat Eksekutif
Senior Executive Vice President




                                                   BENNY YOSLIM
                                                   SEVP Wholesale Banking

                                                   Warga Negara Indonesia, berusia 43 Tahun Per Desember 2023,
                                                   berdomisili di Jakarta Barat.




              Riwayat Pendidikan
              •   Sarjana (S1) Teknik Industri, Universitas Trisakti, Jakarta (2002).
              •   Master (S2) Business Administration, Institut Teknologi Bandung, Bandung (2005).


              Sertifikasi
              Manajemen Risiko Perbankan Level 5 oleh BSMR (Refreshment 2020).

              Pengalaman Kerja
              • SEVP Wholesale Banking Bank BTN (Maret 2021 – saat ini).
              • Corporate Banking Director PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020).
              • General Manager, Local Corporate & Multinational Company 1 Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018 – 2020).
              • Deputy GM, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016 – 2017).
              • Team Leader, BUMN & Government Institution Division PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013 – 2016).


              Dasar Hukum Pengangkatan
              Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 01 Maret 2021 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor
              248/DIR/2021 tanggal 03 Maret 2021.


              Kepemilikan Saham BBTN
              Per 31 Desember 2023, memiliki 501.200 lembar saham/0,0035712%



150         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 153
                                                                                             Laporan Tahunan 2023




                                                ALEX SOFJAN NOOR
                                                SEVP Operations

                                                Warga Negara Indonesia, berusia 57 Tahun Per Desember 2023,
                                                berdomisili di Jakarta Barat.




             Riwayat Pendidikan
             Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1991).


             Sertifikasi
             • General Banking Refreshment Level 3 oleh LPPI (2022).
             • International Risk Management Refreshment & Wealth Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI (2022).

             Pengalaman Kerja
             • SEVP Operations Bank BTN (Juni 2022 – saat ini).
             • SEVP Human Capital Bank BTN (Januari 2022 – Juni 2022).
             • Sharia Business Division Head Bank BTN (2020 – Januari 2022).
             • Sharia Division Head Bank BTN (2019 – 2020).
             • Commercial Risk Division Head Bank BTN (2018 – 2019).


             Dasar Hukum Pengangkatan
             Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak 03 Januari 2022 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan Nomor
             06/DIR/2022 tanggal 04 Januari 2022.


             Kepemilikan Saham BBTN
             Per 31 Desember 2023, memiliki 1.129.726 lembar saham/0,0080497%




Sampai dengan 31 Desember 2023, posisi SEVP Compliance & Legal masih belum terisi. Supervisi unit kerja SEVP Compliance & Legal
berada pada Direktur Human Capital, Compliance & Legal sampai dengan ditunjuknya SEVP Compliance & Legal.




                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  151
Page 154
                            Profil
                            Perusahaan




Profil Pejabat Satu Level Di Bawah Direksi

                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      •   Magister (S-2) Akuntansi dari University of Queensland Tahun 2003
                                                      •   Sarjana (S-1) Akuntansi dari Universitas Indonesia Tahun 1998
                                                      •   Diploma (D-3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Tahun 1995

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2021 menjabat sebagai Internal Audit Division Head Perseroan


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 26 Juli 2021




Hendratno Tri Wibowo
Internal Audit Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 49 Tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      • Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA Tahun
                                                        2004.
                                                      • Sarjana (S-1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI Tahun 1995.

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2021 menjabat sebagai Treasury Division Head
                                                      • 2019 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division Head
                                                      • 2017 menjabat sebagai Corporate & Syndication Loan Division Head
                                                      • 2015 menjabat sebagai Institutional Banking Division Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 01 April 2021

Sindhu Rahadian Ardita
Treasury Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta Pusat.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      • Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
                                                        Tahun 2004
                                                      • Sarjana (S1) Teknologi Mineral dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran
                                                        Yogyakarta Tahun 1993

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2023 menjabat sebagai Service Quality & Distribution Division Head
                                                      • 2021 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head
                                                      • 2021 menjabat sebagai Regional Office Head I (Jawa Barat)
                                                      • 2020 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah)
                                                      • 2018 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head


                                                      Periode Menjabat
Ferry Sipahutar                                       Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Service Quality & Distribution Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Bogor.




152           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 155
                                                                             Laporan Tahunan 2023




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman Tahun 1994

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2023 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
                                            • 2020 mejabat sebagai Branding & Product Marketing Department Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 14 April 2023




Farida Andriani W
Marketing Communication Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Magister (S-2) Perdagangan dari The University of Sydney Tahun 1998
                                            • Sarjana (S-1) Administrasi Niaga dari Universitas Indonesia Tahun 1993

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2023 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
                                            • 2020 menjabat sebagai Marketing Communication Division Head
                                            • 2020 merangkap sebagai Digital Channel Division Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 14 April 2023




Ramon Armando
Corporate Secretary Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 49 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Magister (S-2) Business Administration dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2012
                                            • Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin Tahun 1996

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2022 menjabat sebagai Human Capital Management Division
                                            • 2021 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy
                                            • 2021 menjabat sebagai Sharia Business Deputy
                                            • 2016 menjabat sebagai Branch Manager Sharia Jakarta Pasar Minggu


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 14 Februari 2022


Rahmayati
Human Capital Management Division

Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        153
Page 156
                          Profil
                          Perusahaan




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Manajemen SDM dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM Tahun 2003
                                                     • Sarjana (S-1) Hama Penyakit Tanaman dari Institut Pertanian Bogor Tahun 1996

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2023 menjabat sebagai Human Capital Business Partner Division Head
                                                     • 2021 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 01 November 2023




Aloysius Wilhelmus Junior
Bakowatun
Human Capital Business Partner Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Manajemen SDM dan Organisasi dari The London School of
                                                       Economics & Political Science Tahun 2021
                                                     • Sarjana (S-1) Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor Tahun 2012

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2023 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 06 November 2023




Aldo Bimantoro
Human Capital Strategy Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 33 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Manajemen dari Institut Keuangan Perbankan Dan Inf Asia Perbanas
                                                       Tahun 2009
                                                     • Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran Tahun 1996

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2023 menjabat sebagai Learning Management Division Head
                                                     • 2022 menjabat sebagai PJ Learning Management Divison Head
                                                     • 2022 menjabat sebagai PJ Learning Center Division Head
                                                     • 2021 menjabat sebagai Employee Development Department Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 01 Februari 2023

Ade Surya Lesmana
Learning Management Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.




154          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 157
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    • Magister (S-2) Manajemen Pemasaran dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2004
                                                    • Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada Tahun 1996

                                                    Pengalaman Kerja
                                                    • 2023 menjabat sebagai PLT Transformation Management Division Head
                                                    • 2021 menjabat sebagai Enterprise Risk Management Division Head
                                                    • 2019 menjabat sebagai Procurement & General Services Division Head


                                                    Periode Menjabat
                                                    Menjabat sejak: 02 Juni 2021




Wilson Arafat
Enterprise Risk Management Division Head dan
Plt. Transformation & Partnership Management
Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta Barat.



                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    Sarjana (S-1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2003

                                                    Pengalaman Kerja
                                                    2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning & Development Division Head


                                                    Periode Menjabat
                                                    Menjabat sejak: 29 Juli 2021




Joko Christianto
IT Strategic Planning & Development Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 43 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    • Magister (S-2) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1996
                                                    • Sarjana (S-1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1993

                                                    Pengalaman Kerja
                                                    • 2023 menjabat sebagai PJ IT Operations Division Head
                                                    • 2021 menjabat sebagai Deputy IT Strategic Planning & Development


                                                    Periode Menjabat
                                                    Menjabat sejak: 03 Agustus 2023




Danny Sutanto
PJ IT Operations Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         155
Page 158
                            Profil
                            Perusahaan




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2003

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      2022 menjabat sebagai IT Security Division Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 15 Desember 2022




Budi Hariyanto
IT Security Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 43 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      • Magister (S-2) Manajemen dari STIE Indonesia Banking School Tahun 2019
                                                      • Sarjana (S-1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Jenderal Soedirman Tahun
                                                        1995


                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2023 menjabat sebagai Procurement & Fixed Asset Management Division Head
                                                      • 2021 menjabat sebagai IT Operations Division Head
                                                      • 2019 menjabat sebagai PJ. IT Operations Division Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 03 Agustus 2023


Wahyudi Joko Santoso
Procurement & Fixed Asset Management
Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Bekasi.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sebelas Maret Tahun 1995

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2018 menjabat sebagai Operations & Business Support Division Head
                                                      • 2017 menjabat sebagai PLT Operation & Business Support Division Head
                                                      • 2016 menjabat sebagai Digital Banking Development Department Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 02 April 2018




Adee Indriana D
Operations & Business Support Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Bekasi.




156           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 159
                                                                             Laporan Tahunan 2023




                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Magister (S-2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2004
                                            • Sarjana (S-1) Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro Tahun 1996

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2022 menjabat sebagai Customer Care Division Head
                                            • 2020 menjabat sebagai Corporate Communication Department Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 26 Desember 2022




Eko Hapsoro Susilo
Customer Care Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr Moechtar Talib Tahun
                                            1995

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2023 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head
                                            • 2022 menjabat sebagai PJ Finance & Accounting Division Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 01 Februari 2023




Fatoni Hudhori
Finance & Accounting Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1995

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2022 menjabat sebagai Sharia Banking Division Head
                                            • 2021 menjabat sebagai Human Capital Management Division Head
                                            • 2020 menjabat sebagai Commercial Business Centre Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 03 Januari 2022




Abdul Firman
Sharia Banking Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Bekasi.




                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       157
Page 160
                           Profil
                           Perusahaan




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
                                                       Tahun 2004
                                                     • Sarjana (S-1) Akuntansi dari Universitas Padjadjaran Tahun 1993

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2019 menjabat sebagai Compliance & Governance Division Head
                                                     • 2018 menjabat sebagai PLT Compliance & Governance Division Head
                                                     • 2018 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 05 September 2019


R. Wahyu B. Witjaksono
Compliance & Governance Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Bekasi.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Magister Manajemen, Universitas Bina Nusantara Tahun 2006
                                                     • Sarjana (S-1) Ilmu Komputer dari Univesitas Bina Nusantara Tahun 2001

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2021 menjabat sebagai Digital Channel Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 16 Juli 2021




Tan Jacky Chen
Digital Banking Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 40 tahun,
berdomisili di Tangerang.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia Tahun 1995

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2020 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head
                                                     • 2018 menjabat sebagai Corporate & Loan Syndication Department Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 31 Desember 2019




Sri Astuti
Commercial Banking Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta.




158          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 161
                                                                             Laporan Tahunan 2023




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung Tahun 1994


                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction Banking Division Head
                                            • 2021 menjabat sebagai Plt. Internal Audit Division Head
                                            • 2020 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head
                                            • 2018 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Regional Office 2
                                            • 2017 menjabat sebagai Branch Manager Bandung
                                            • 2015 menjabat sebagai Branch Manager Malang


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 26 Juli 2021

Ricky RS. Pattinggi
Corporate Banking Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Bogor.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1996

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2022 menjabat sebagai Institutional Funding Division Head
                                            • 2021 menjabat sebagai PJ Institutional Funding Division Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 01 Januari 2022




Erwinta Siswadi
Institutional Funding Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Magister (S-2) Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia Tahun 2003
                                            • Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1994

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2023 menjabat sebagai Legal Division Head
                                            • 2022 menjabat sebagai PJ Legal Division Head
                                            • 2021 menjabat sebagai Plt. Legal Division Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 01 Februari 2023




Wilson Lie Simatupang
Legal Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun,
berdomisili di Bogor.




                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       159
Page 162
                          Profil
                          Perusahaan




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Udayana Tahun 1993


                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2021 menjabat sebagai Credit Operations Division Head
                                                     • 2021 menjabat sebagai PJ Credit Operations Division Head
                                                     • 2019 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi
                                                     • 2018 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
                                                       (Jawa Timur)


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 16 Agustus 2021


I Gusti Agung Komang
Tri Martha W
Credit Operations Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     Sarjana (S-1) Finance & Economics dari University of Oregon Tahun 1996

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2020 menjabat sebagai Wealth Management Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 17 Desember 2020




Frengky Rosadrian Perangin-Angin
Wealth Management Division Head dan
Plt. Retail Funding Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 48 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2004
                                                     • Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Padjadjaran Tahun 1995

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2023 menjabat sebagai Non-Subsidized Mortgage Division Head
                                                     • 2019 menjabat sebagai Roll Out Transformation Project Lead


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 01 Februari 2023




Mochamad Yut Penta
Non-Subsidized Mortgage Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Jakarta.




160          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 163
                                                                                 Laporan Tahunan 2023




                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S-1) Sosial Ekonomi Perikanan dari Universitas Brawijaya Tahun 2000


                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2023 menjabat sebagai Personal Banking Division Head


                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 09 Agustus 2023




Nurkholis Wahyudi
Personal Banking Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 47 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Syiah Kuala Tahun 1997

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2023 menjabat sebagai Subsidized Mortgage Division Head
                                                • 2021 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
                                                • 2020 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
                                                • 2020 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
                                                  Head


                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 November 2023


Budi Permana
Subsidized Mortgage Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                Riwayat Pendidikan
                                                Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1996

                                                Pengalaman Kerja
                                                • 2023 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking Division Head
                                                • 2023 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage Division
                                                • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bekasi
                                                • 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang


                                                Periode Menjabat
                                                Menjabat sejak: 01 November 2023




Roganda S.M. Siahaan
Small Medium Enterprise Banking Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Tangerang.




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       161
Page 164
                          Profil
                          Perusahaan




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Kentucky USA
                                                       Tahun 2004
                                                     • Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto Tahun 1995

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     2021 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 01 April 2021




Hasta Nugraha Utomo
Financial Institution &
Capital Market Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Tangerang.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     • Magister (S-2) Master of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada
                                                       Tahun 2023
                                                     • Sarjana (S-1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh November Tahun 2002


                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2023 menjabat sebagai Consumer Collection Recovery & Asset Sales 1 Division Head
                                                     • 2020 menjabat sebagai Transformation & Partnership Management Division Head
                                                     • 2019 menjabat sebagai Enterprise Risk Management Division Head
                                                     • 2017 menjabat sebagai Retail Risk Division Head


                                                     Periode Menjabat
                                                     Menjabat sejak: 05 Juni 2023

Erwin Dwi Kusuma
Consumer Collection Recovery & Asset Sales 1
Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 44 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     Sarjana (S-1) Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan dari Universitas Airlangga Tahun
                                                     1992

                                                     Pengalaman Kerja
                                                     • 2023 menjabat sebagai Consumer Collection Recovery & Asset Sales 2 Division
                                                       Head
                                                     • 2021 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery & Asset Sales Division
                                                       Head
                                                     • 2020 menjabat sebagai PJ Regional Office Head IV (Sumatera)
                                                     • 2019 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Support, Regional Office III
                                                       (Jawa Timur)


                                                     Periode Menjabat
Nurwidi Purboyo                                      Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Consumer Collection Recovery & Asset Sales 2
Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Jakarta.



162          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 165
                                                                               Laporan Tahunan 2023




                                              Riwayat Pendidikan
                                              Sarjana (S-1) Hukum dari Universitas Padjadjaran Tahun 1996


                                              Pengalaman Kerja
                                              • 2023 menjabat sebagai Commercial Asset Management Division Head
                                              • 2022 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
                                              • 2020 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head
                                              • 2019 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Cawang
                                              • 2017 menjabat Deputy Branch Manager Bandung


                                              Periode Menjabat
                                              Menjabat sejak: 05 Juni 2023


Ari Kurniaman
Commercial Asset Management Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                              Riwayat Pendidikan
                                              Sarjana (S-1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Lampung Tahun 1990

                                              Pengalaman Kerja
                                              • 2021 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning Division Head
                                              • 2020 menjabat sebagai Retail Funding & Services Division Head


                                              Periode Menjabat
                                              Menjabat sejak: 19 Juli 2021




Kusumarjono
Corporate Strategy & Planning Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                              Riwayat Pendidikan
                                              • Magister (S-2) Master of Economic Studies dari University of Queensland Australia
                                                Tahun 2002
                                              • Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Indonesia Tahun 1996

                                              Pengalaman Kerja
                                              • 2020 menjabat sebagai Investor Relations & Research Division Head dan Chief
                                                Economist
                                              • 2018 menjabat sebagai Investor Relations Department Head dan Chief Economist


                                              Periode Menjabat
                                              Menjabat sejak: 28 Januari 2020


Winang Budoyo
Investor Relations & Research Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Tangerang.




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        163
Page 166
                            Profil
                            Perusahaan




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1) Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1996


                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2021 menjabat sebagai Retail Credit Risk Division Head
                                                      • 2018 menjabat sebagai Corporate Strategy & Performance Management Division
                                                        Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 01 Juli 2021




Beki Kanuwa
Retail Credit Risk Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 50 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1)Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Tahun 1996


                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2023 menjabat sebagai Wholesale Credit Risk Division Head
                                                      • 2021 menjabat sebagai Commercial Risk Division Head
                                                      • 2020 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Cawang
                                                      • 2018 menjabat sebagai Branch Manager Ciputat


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 03 Agustus 2023




Henri Ari Wibawa
Wholesale Credit Risk Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      • Master (S-2) of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada Tahun 2019
                                                      • Sarjana (S-1) Teknik Industri dari Universitas Pasundan Tahun 1994


                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2021 menjabat sebagai Policy & Procedure Division Head
                                                      • 2019 menjabat sebagai Policy, Procedure & BPR Division Head
                                                      • 2019 menjabat sebagai Policy & Procedure Desk Head
                                                      • 2018 menjabat sebagai PLT. Policy & Procedure Desk Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 16 September 2019


L. Esti Dwi Retnosari
Policy & Procedure Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Bekasi.




164           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 167
                                                                                  Laporan Tahunan 2023




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Fisika dari Institut Teknologi Bandung Tahun 2001

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2021 menjabat sebagai Data Management & Analytics Division Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 01 Mei 2021




Indra Hidayatullah
Data Management & Analytics Division Head

Warga Negara Indonesia, berusia 47 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            • Magister (S-2) Manajemen Keuangan dari Institut Pertanian Bogor Tahun 1997
                                            • Sarjana (S-1) Ilmu Tanah dari Institut Pertanian Bogor Tahun 1990

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2022 menjabat sebagai Wholesale Transaction Division Head


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 01 November 2022
                                            *) Berhenti menjabat terhitung sejak tanggal 20 Desember 2023




Teddy Yunirman Danas
Wholesale Transaction Division Head*

Warga Negara Indonesia, berusia 57 tahun,
berdomisili di Tangerang Selatan.




                                            Riwayat Pendidikan
                                            Sarjana (S-1) Manajemen dari Universitas Sumatera Utara Tahun 1993

                                            Pengalaman Kerja
                                            • 2022 menjabat sebagai Regional Office Head I (Jawa Barat)
                                            • 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
                                            • 2020 menjabat sebagai PJ Commercial Risk Division Head
                                            • 2019 menjabat sebagai PJ Regional Office Head IV (Sumatera)
                                            • 2018 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi


                                            Periode Menjabat
                                            Menjabat sejak: 11 Juli 2022


Benjamen Sihombing
Regional Office Head I (Jawa Barat)

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Bekasi.




                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 165
Page 168
                            Profil
                            Perusahaan




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1) Ekonomi Manajemen dari UPN Veteran Tahun 1992

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head II (Jakarta)
                                                      • 2022 menjabat sebagai Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division Head
                                                      • 2021 menjabat sebagai Regional Office Head III (Jawa Timur)
                                                      • 2020 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni
                                                      • 2018 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Kuningan


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 01 Februari 2023


Iriska Dewayani E
Regional Office Head II (Jakarta)

Warga Negara Indonesia, berusia 55 tahun,
berdomisili di Jakarta.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1) Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman Tahun 1996


                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2022 menjabat sebagai DRM Business Regional Office III (Jawa Timur)
                                                      • 2020 menjabat sebagai DRM Support Regional Office III (Jawa Timur)
                                                      • 2019 menjabat sebagai Accounting Policy, Planning & Service Department Head


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 01 Februari 2023




Yenny Herlina
Regional Office Head III ((Jawa Timur, Bali, &
Nusa Tenggara))

Warga Negara Indonesia, berusia 51 tahun,
berdomisili di Surabaya.




                                                      Riwayat Pendidikan
                                                      Sarjana (S-1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret Tahun 1993

                                                      Pengalaman Kerja
                                                      • 2021 menjabat sebagai Regional Office Head IV (Sumatera)
                                                      • 2021 menjabat sebagai Branch Manager KC Makassar
                                                      • 2019 menjabat sebagai Commercial Asset Management 1 Division Head
                                                      • 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Banjarmasin


                                                      Periode Menjabat
                                                      Menjabat sejak: 19 Juli 2021



                                                      Dasar Hukum Pengangkatan
M. Amin Sholeh
                                                      SK No. 596/DIR/2021
Regional Office Head IV (Sumatera)

Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun,
berdomisili di Medan.




166           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 169
                                                                                                  Laporan Tahunan 2023




                                                                  Riwayat Pendidikan
                                                                  Sarjana (S-1) Teknik Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung Tahun 1995

                                                                  Pengalaman Kerja
                                                                  • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head V (Sulawesi)
                                                                  • 2021 menjabat sebagai Commercial Asset Management 2 Division Head
                                                                  • 2020 menjabat sebagai PLT Regional Office Head III (Jawa Timur)
                                                                  • 2019 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office III
                                                                    (Jawa Timur)


                                                                  Periode Menjabat
                                                                  Menjabat sejak: 05 Juni 2023


Paulus HES
Regional Office Head V (Kalimantan, Sulawesi,
Maluku, & Papua)

Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun,
berdomisili di Makassar.



                                                                  Riwayat Pendidikan
                                                                  • Magister (S-2) Manajemen dari Universitas Indonesia Tahun 2005
                                                                  • Sarjana (S-1) Manajemen dari Universitas Brawijaya Tahun 1996

                                                                  Pengalaman Kerja
                                                                  • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head VI (Jawa Tengah)
                                                                  • 2022 menjabat sebagai Regional Office Head V (Sulawesi)
                                                                  • 2021 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business, Regional Office V
                                                                    (Sulawesi)
                                                                  • 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Surabaya
                                                                  • 2018 menjabat sebagai Branch Manager KC Denpasar


                                                                  Periode Menjabat
                                                                  Menjabat sejak: 05 Juni 2023
Harman Soesanto
Regional Office Head VI (Jawa Tengah dan DIY)

Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun,
berdomisili di Semarang.




Pejabat Dua Level di Bawah Direksi

            Nama                                     Unit Kerja                                               Job Title

 DIVISI

 Waluyo                          Commercial Asset Management Division               Deputy Commercial Asset Management Division Head

 Achmad Zuchridin                Commercial Banking Division                        Deputy Commercial Banking Division Head

 Lysmauli Siregar                Credit Operations Division                         Deputy Credit Operations Division Head

 Lusiana Anjarsari               Internal Audit Division                            Deputy Internal Audit Division Head

 Moh. Iwan Somantri              IT Operations Division                             Deputy IT Operations Division Head

 Ghulam Mahdi Muharram           IT Strategic Planning & Development Division       Deputy IT Strategic Planning & Development Division Head

 Dedy Lesmana                    Non-Subsidized Mortgage Division                   Deputy Non-Subsidized Mortgage Division Head

 Muhamad Irwan                   Operations & Business Support Division             Deputy Operations & Business Support Division Head

 Ide Kusuma Pribadi              Sharia Banking Division                            Sharia Financing Business Deputy

 Katon Djoko Soekarsono          Sharia Banking Division                            Sharia IT & Operations Deputy

 Asvianti Handaru W.             Sharia Banking Division                            Sharia Funding & Treasury Deputy


                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         167
Page 170
                              Profil
                              Perusahaan




               Nama                                     Unit Kerja                                          Job Title

 Cuk Hidayat                       Sharia Banking Division                      Sharia Support Deputy

 Nur Khasanah                      Treasury Division                            Deputy Treasury Division Head

 Agus Sumaryono                    Wholesale Credit Risk Division               Deputy Wholesale Credit Risk Division Head

 KANTOR WILAYAH

 Sri Soekminiarni                                                               Deputy Regional Manager Business
                                   Regional Office 1
 Edward Melvin Purba                                                            DRM Service & Collection

 Hery Sarjito                                                                   Deputy Regional Manager Business
                                   Regional Office 2
 Wiyaksono                                                                      DRM Service & Collection

 B. Bratawan Budi A                                                             Deputy Regional Manager Business
                                   Regional Office 3
 Paulus Puspo Priyanto                                                          DRM Service & Collection

 Tiana Elma Hetty                                                               Deputy Regional Manager Business
                                   Regional Office 4
 Imam Subiyantoro                                                               DRM Service & Collection

 Daulat Marpaung                                                                Deputy Regional Manager Business
                                   Regional Office 5
 Fachri                                                                         DRM Service & Collection

 Denny Kriswana                                                                 Deputy Regional Manager Business
                                   Regional Office 6
 Mawardi                                                                        DRM Service & Collection




Profil
Pegawai

Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin                                                                                 (dalam satuan orang)


                              Jenis Kelamin                                       2023                                     2022

 Pria                                                                            6.288                                     6.261

 Wanita                                                                          5.757                                     5.598

 Jumlah                                                                          12.045                                  11.859




Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan                                                                                       (dalam satuan orang)


                                                                     2023                                           2022
                    Jabatan
                                                       Pria          Wanita     Total            Pria              Wanita             Total

 Level 22                                                     2             -        2                  -                 1                1
 Level 19-21                                            134             24        158              116                   19             135
 Level 15-18                                           1.061           376      1.437              921                  349           1.270
 Level 13-14                                           1.762          1.149     2.911            1.724              1.080             2.804
 Level 11-12                                           2.574          3.129     5.703            2.565              2.945             5.510
 Level 8-10                                             755           1.079     1.834              935              1.204             2.139
 Jumlah                                                6.288          5.757     12.045           6.261              5.598            11.859




168             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 171
                                                                          Laporan Tahunan 2023




Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia                                                               (dalam satuan orang)


                                                  2023                                      2022
               Rentang Usia
                                       Pria      Wanita         Total        Pria          Wanita                  Total

 ≥ 51                                    720           231        951               682               254                  936

 31–50                                 3.284      2.536         5.820           3.088             2.429                5.517

 ≤ 30                                  2.284      2.990         5.274           2.491             2.915                5.406

 Jumlah                                6.288          5.757    12.045              6.261          5.598               11.859




Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan                                                         (dalam satuan orang)


                                                  2023                                      2022
              Tingkat Pendidikan
                                       Pria      Wanita         Total        Pria          Wanita                  Total

 Pasca Sarjana                           367           168        535          348               159                 507
 Sarjana                               5.254      4.627         9.881        5.154          4.353                  9.507
 Sarjana Muda                            539           734      1.273          603               796               1.399
 SLTA                                    128           228        356          156               290                 446
 Jumlah                                6.288          5.757    12.045        6.261          5.598                 11.859




Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan                                                     (dalam satuan orang)


                                                 2023                                      2022
          Status Ketenagakerjaan
                                     Pria       Wanita         Total        Pria           Wanita                  Total

 Tetap                               5.984       5.286        11.270        5.819           4.892                10.711

 Kontrak                               304            471        775          442                706               1.148

 Jumlah Tanpa Pegawai Outsource       6.288      5.757         12.045       6.261           5.598                 11.859

 Outsource                           6.930       1.157         8.087        7.093           1.094                  8.187

 Jumlah Termasuk Pegawai Outsource   13.218      6.914         20.132      13.354           6.692                 20.046




Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja                                                                 (dalam satuan orang)


                                                  2023                                      2022
                 Masa Kerja
                                       Pria      Wanita         Total        Pria          Wanita                  Total

 > 30th                                  50            58        108           64                63                 127

 Di atas 25th-30th                     642            179        821          533            218                    751

 Di atas 20th-25th                     129             21        150          332                43                 375

 Di atas 15th-20th                     112            231        343          109            232                    341

 Di atas 10th-15th                    1.046      1.345         2.391          749          1.008                  1.757




                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        169
Page 172
                         Profil
                         Perusahaan




                                                        2023                                       2022
                 Masa Kerja
                                          Pria          Wanita          Total          Pria        Wanita            Total

 Di atas 5th-10th                        2.672          1.758           4.430         2.377        1.653         4.030

 Di atas 0-5th                           1.637          2.165           3.802         2.097        2.381         4.478

 Jumlah                                  6.288          5.757         12.045          6.261        5.598        11.859




Komposisi
Pemegang Saham

Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:

Tabel Komposisi Pemegang Saham Bank BTN Per 1 Januari 2023

                                                      Jumlah Pemegang            Jumlah Saham       Persentase Kepemilikan
                    Pemegang Saham
                                                           Saham                   (Lembar)                   (%)

 LOKAL

 Negara Republik Indonesia                                        1              8.420.666.648              65,34

 Asuransi                                                        72               211.372.947                 1,64

 Bank                                                             3                12.308.689                 0,10

 Dana Pensiun                                                   102              1.115.359.578                8,65

 Koperasi                                                         5                  2.591.500                0,02

 Lembaga Pemerintah                                               1                           53              0,00

 Perorangan Indonesia                                     48.482                 1.320.244.137              10,24

 Perseroan Terbatas                                             134               125.423.551                 0,97

 Reksadana                                                      135               394.920.260                 3,06

 Yayasan                                                         11                27.599.099                 0,21

 Sub Total                                                48.946                11.630.486.462              90,25

 ASING

 Badan Usaha Asing                                              214              1.252.967.140                9,72

 Perorangan Asing                                                65                  3.691.940                0,03

 Sub Total                                                      279              1.256.659.080                9,75

 TOTAL                                                     49.225               12.887.145.542              100,00


Tabel Komposisi Pemegang Saham Bank BTN Per 31 Desember 2023

                                                      Jumlah Pemegang               Jumlah          Persentase Kepemilikan
                    Pemegang Saham
                                                           Saham                Saham (Lembar)                (%)

 LOKAL

 Negara Republik Indonesia                                       1                8.420.666.648             60,00

 Asuransi                                                        73                 200.280.053               1,43

 Bank                                                             3                  11.412.489               0,08

 Dana Pensiun                                                   104               1.366.263.155               9,74

 Koperasi                                                         5                   2.764.700               0,02




170          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 173
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




                                                       Jumlah Pemegang                Jumlah           Persentase Kepemilikan
                   Pemegang Saham
                                                            Saham                 Saham (Lembar)                 (%)

Perorangan Indonesia                                        55.885                 1.921.912.997                13,69

Perseroan Terbatas                                             157                   137.511.407                 0,98

Reksadana                                                      131                   583.769.031                 4,16

Yayasan                                                         11                    35.383.999                 0,25

Sub Total                                                   56.370                12.679.964.479                90,35

ASING

Badan Usaha Asing                                              185                 1.351.005.210                 9,63

Perorangan Asing                                                74                     3.474.724                 0,02

Sub Total                                                      259                 1.354.479.934                 9,65

TOTAL                                                       49.225                 12.887.145.542              100,00




Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Bank BTN Per 1 Januari 2023
                                                                                         Jumlah               Persentase
 No.                             Nama Investor                           Status
                                                                                     Saham (Lembar)         Kepemilikan (%)

  1.      DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT                                Lokal         389.275.808               3,02

  2.      PT TASPEN (ASURANSI) - AFS                                     Lokal         273.280.900               2,12

  3.      PT TASPEN                                                      Lokal         251.148.600               1,95

  4.      REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND                             Lokal         132.017.100               1,02

          JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELS BANK ENTILLVAXT MARK
  5.                                                                     Asing         122.000.000               0,95
          NAD TEMA
          CITIBANK NEW YORK S/A GEORGETOWN EMERGING MARKETS
  6.                                                                     Asing          92.000.000               0,71
          FUND SPC, LTD.-XING LONG FUND

  7.      CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF NORWAY - 23                Asing          90.000.000               0,70

  8.      DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                                 Lokal          77.756.000               0,60

  9.      REKSA DANA SAM DANA CERDAS                                     Lokal          62.286.958               0,48

 10.      NT TST CO S/A LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP             Asing          61.460.400               0,48

          BBH BOSTON S/A MATTHEWS EMERGING MARKETS SMALL
 11.                                                                     Asing          57.454.700               0,45
          COMPANIES FUND

 12.      BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY-2039926099                       Asing          51.523.100               0,40

          JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS STOCK INDEX
 13.                                                                     Asing          50.224.738               0,39
          FUND

 14.      STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF       Asing          49.224.576               0,38

          JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALSTOCK INDEX
 15.                                                                     Asing          46.514.830               0,36
          FUND
          BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENT FD
 16.                                                                     Asing          42.628.296               0,33
          BOARD-2039927326
          CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY
 17.                                                                     Asing          37.310.235               0,29
          PORTFOLIO OF DFA INV DIMENSIO

 18.      MANULIFE DANA EKUITAS                                          Lokal          33.701.136               0,26

          CITIBANK NEW YORK S/A DIMENSIONAL EMERGING MARKETS
 19.                                                                     Asing          27.316.427               0,21
          VALUE FUND
 20.      JPMCB NA RE-AUSTRALIAN SUPER                                   Asing          26.622.300               0,21




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                171
Page 174
                            Profil
                            Perusahaan




Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Bank BTN Per 31 Desember 2023
                                                                                               Jumlah                Persentase
 No.                                     Nama Investor                       Status
                                                                                           Saham (Lembar)          Kepemilikan (%)

  1.       DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT                                   Lokal          389.275.808                2,77

  2.       PT TASPEN (ASURANSI) - AFS                                        Lokal          362.166.723                2,58

  3.       PT TASPEN                                                         Lokal          332.835.794                2,37

  4.       REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND                                Lokal          237.196.100                1,69

           JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELS BANK ENTILLVAXT MARKNAD
  5.                                                                         Asing          166.610.040                1,19
           TEMA

  6.       REKSA DANA SAM DANA CERDAS                                        Lokal            86.500.058               0,62

  7.       DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                                    Lokal            77.756.000               0,55

  8.       JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS STOCK INDEX FUND          Asing            66.560.556               0,47

  9.       DP BTN II                                                         Lokal            63.301.800               0,45

 10.       JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND         Asing            62.390.184               0,44

 11.       NT TST CO S/A LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP                Asing            61.460.400               0,44

 12.       BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY                                     Asing            60.723.800               0,43

 13.       STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF          Asing            53.781.176               0,38

 14.       BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENT FDBOARD-2039927326          Asing            52.862.458               0,38

 15.       JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND, LP            Asing            49.607.900               0,35

           CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY
 16.                                                                         Asing            48.371.154               0,34
           PORTFOLIO OF DFA INV DIMENSIO

 17.       STATE STREET BANK-CALIFORNIA STATE TEACHERS RETIREMENT SYSTEM     Asing            42.207.800               0,30

           STATE STREET BANK-LORD ABBETT SECURITIESTRUST LORD ABBETT
 18.                                                                         Asing            41.619.000               0,30
           INTERNATIONAL OPPORTU
           CITIBANK NEW YORK S/A GEORGETOWN EMERGING MARKETS FUND
 19.                                                                         Asing            37.500.000               0,27
           SPC, LTD.-XING LONG FUND
           CITIBANK NEW YORK S/A DIMENSIONAL EMERGING MARKETS VALUE
 20.                                                                         Asing            31.550.815               0,22
           FUND




Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih Bank BTN per 1 Januari 2023
                   Nama Investor                           Jumlah Saham                       Persentase Kepemilikan (%)

Negara Republik Indonesia                                    8.420.666.648                                 65,34


Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih Bank BTN per 31 Desember 2023
                   Nama Investor                           Jumlah Saham                       Persentase Kepemilikan (%)

Negara Republik Indonesia                                    8.420.666.648                                 60,00




Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang Dari 5%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2023

                                                         Jumlah Pemegang             Jumlah                Persentase Kepemilikan
                       Pemegang Saham
                                                              Saham              Saham (Lembar)                      (%)

LOKAL

Asuransi                                                          72                  211.372.947                     1,64

Bank                                                                3                  12.308.689                     0,10

Dana Pensiun                                                     102                 1.115.359.578                    8,65



172           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 175
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




                                                    Jumlah Pemegang                   Jumlah              Persentase Kepemilikan
                     Pemegang Saham
                                                         Saham                    Saham (Lembar)                    (%)

Koperasi                                                              5                  2.591.500                 0,02

Lembaga Pemerintah                                                    1                         53                 0,00

Perorangan Indonesia                                       48.482                  1.320.244.137                  10,24

Perseroan Terbatas                                               134                  125.423.551                  0,97

Reksadana                                                        135                  394.920.260                  3,06

Yayasan                                                           11                    27.599.099                 0,21

Sub Total                                                  48.945                  3.209.819.814                  24,91

ASING

Badan Usaha Asing                                                214               1.252.967.140                   9,72

Perorangan Asing                                                  65                     3.691.940                 0,03

Sub Total                                                        279               1.256.659.080                   9,75

TOTAL                                                      49.224                     4.466.478.894               34,66

Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2023

                                                  Jumlah Pemegang                     Jumlah               Persentase Kepemilikan
                     Pemegang Saham
                                                       Saham                      Saham (Lembar)                     (%)

LOKAL

Asuransi                                                         73                   200.280.053                     1,43

Bank                                                              3                    11.412.489                     0,08

Dana Pensiun                                                104                    1.366.263.155                     9,74

Koperasi                                                          5                      2.764.700                   0,02

Perorangan Indonesia                                      55.885                   1.921.912.997                    13,69

Perseroan Terbatas                                          157                       137.511.407                    0,98

Reksadana                                                   131                       583.769.031                    4,16

Yayasan                                                          11                    35.383.999                    0,25

Sub Total                                                 56.369                   4.259.297.831                   30,35%

ASING

Badan Usaha Asing                                           185                    1.351.005.210                    9,63%

Perorangan Asing                                                 74                      3.474.724                  0,02%

Sub Total                                                   259                    1.354.479.934                    9,65%

TOTAL                                                     56.628                    5.613.777.765                  40,00%




Kepemilikan Saham Oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Tabel Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris Bank BTN per 1 Januari 2023
                                                                                                                 Persentase
  No.                        Nama                          Jabatan                        Jumlah Saham
                                                                                                               Kepemilikan (%)
 DIREKSI

  1.        Haru Koesmahargyo*         Direktur Utama                                          304.600            0,0023636

  2.        Nixon L.P. Napitupulu      Wakil Direktur Utama                                  2.481.800            0,0192579

  3.        Hirwandi Gafar             Direktur Consumer                                       603.900            0,0046861

  4.        Nofry Rony Poetra          Direktur Finance                                      1.034.600            0,0080282

  5.        Eko Waluyo                 Direktur Human Capital, Compliance and Legal            770.900            0,0059819

  6.        Elisabeth Novie Riswanti   Direktur Assets Management                              589.300            0,0045728

  7.        Andi Nirwoto               Direktur IT and Digital                                 859.161            0,0066668



                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               173
Page 176
                             Profil
                             Perusahaan




                                                                                                                                   Persentase
  No.                       Nama                                           Jabatan                           Jumlah Saham
                                                                                                                                 Kepemilikan (%)

   8.      Jasmin                                     Direktur Distribution and Funding                         1.581.930           0,0122753

   9.      Setiyo Wibowo                              Direktur Risk Management                                    726.100           0,0056343

 DEWAN KOMISARIS

   1.      Chandra M. Hamzah                          Komisaris Utama/Independen                                             -               -

   2.      Iqbal Latanro                              Wakil Komisaris Utama/Independen                                       -               -

   3.      Armand B. Arief                            Komisaris Independen                                                   -               -

   4.      Ahdi Jumhari Luddin**                      Komisaris Independen                                                   -               -

   5.      Sentot A. Sentausa                         Komisaris Independen

   6.      Andin Hadiyanto                            Komisaris                                                              -               -

   7.      Herry Trisaputra Zuna                      Komisaris                                                              -               -

   8.      Himawan Arief Sugoto                       Komisaris                                                              -               -

 TOTAL                                                                                                           8.952.291           0,0694669

 * Berhenti menjabat sejak 16 Maret 2023 berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2023.
 ** Berhenti menjabat sejak 12 Agustus 2023 karena meninggal dunia.



Tabel Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris Bank BTN per 31 Januari 2023
                                                                                                                                   Persentase
  No.                       Nama                                          Jabatan                           Jumlah Saham
                                                                                                                                 Kepemilikan (%)
 DIREKSI

   1.      Nixon L.P. Napitupulu                      Direktur Utama                                            4.250.500           0,0302862

   2.      Oni Febriarto Rahardjo                     Wakil Direktur Utama                                        308.000           0,0021946

   3.      Hirwandi Gafar                             Direktur Consumer                                         1.763.314           0,0125642

   4.      Nofry Rony Poetra                          Direktur Finance                                          2.531.022           0,0180344

   5.      Eko Waluyo                                 Direktur Human Capital, Compliance and Legal              1.871.964           0,0133384

   6.      Elisabeth Novie Riswanti                   Direktur Assets Management                                1.733.200           0,0123496

   7.      Andi Nirwoto                               Direktur IT and Digital                                   1.822.161           0,0129835

   8.      Jasmin                                     Direktur Distribution and Funding                         2.848.030           0,0202931

   9.      Setiyo Wibowo                              Direktur Risk Management                                  1.892.700           0,0134861

  10.      Hakim Putratama                            Direktur Institutional Banking                                         -               -

 DEWAN KOMISARIS

   1.      Chandra M. Hamzah                          Komisaris Utama/Independen                                             -               -

   2.      Iqbal Latanro                              Wakil Komisaris Utama/Independen                                       -               -

   3.      Armand B. Arief                            Komisaris Independen                                                   -               -

   4.      Sentot A. Sentausa                         Komisaris Independen                                                   -               -

   5.      Andin Hadiyanto                            Komisaris                                                              -               -

   6.      Herry Trisaputra Zuna                      Komisaris                                                   404.600           0,0028829

   7.      Himawan Arief Sugoto                       Komisaris                                                   404.600           0,0028829

   8.      Mohamad Yusuf Permana                      Komisaris                                                              -               -

 TOTAL                                                                                                         19.830.091           0,1412959




Sampai dengan Desember 2023, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.



Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Sampai dengan Desember 2023, tidak terdapat kepemilikan saham langsung dan tidak langsung oleh Senior Manajemen Perseroan.




174           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 177
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham Bank BTN Per 31 Desember 2023
                                                 Jumlah Pemegang
                   Kepemilikan Saham                                        Jumlah Saham (Lembar)           Kepemilikan (%)
                                                      Saham

 Institusi Lokal                                         484                     2.337.384.834                   41,64%

 Institusi Asing                                         185                     1.351.005.210                   24,07%

 Individu Lokal                                        55.885                    1.921.912.997                   34,24%

 Individu Asing                                            74                       3.474.724                     0,06%

 Total                                                 56.628                    5.613.777.765                   100,00%




Pemegang Saham Utama
dan Pengendali

Kepemilikan saham mayoritas Perseroan dimiliki
oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan
kepemilikan saham sebesar 60,00%. Dengan
demikian, Pemegang Saham Utama dan Pengendali                  Pemerintah
Perseroan adalah Pemerintah Republik Indonesia              Republik Indonesia                      PT Bank Tabungan Negara
sehingga tidak terdapat Pemegang Saham Utama                    60,00%                                    (Persero) Tbk
dan Pengendali secara tidak langsung.




Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama

Per 31 Desember 2023 maupun tanggal disampaikannya data/informasi ini, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak dan/atau Entitas
Asosiasi. Dengan demikian, tidak terdapat informasi terkait nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama.




Informasi
Kelompok Usaha Bank

Per 31 Desember 2023, Perseroan belum merupakan Kelompok Usaha Bank, sehingga tidak terdapat informasi struktur Kelompok Usaha
Bank, struktur keterkaitan kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank dan pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang
saham lain.



                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                175
Page 178
                          Profil
                          Perusahaan




Struktur Grup
Perusahaan



         Pemerintah                                                                                       Publik, masing-masing
      Republik Indonesia                                                                                     kurang dari 5%
          60,00%                                                                                                  40,00%




                                                     PT Bank Tabungan Negara
                                                           (Persero) Tbk




Per 31 Desember 2023, Perseroan tidak memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).




Kronologi
Penerbitan Saham

Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Perseroan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009 dengan menawarkan
2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan, dengan harga penawaran Rp800 per lembar saham
kepada masyarakat. Pencapaian IPO (Initial Public Offering) tersebut mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat,
yang ditandai dengan oversubscribe sebanyak 2,04 kali dengan nilai proceed sebesar Rp1,88 triliun. Hal tersebut mendapatkan
penghargaan “Best IPO in Indonesia 2009” dari majalah The Asset dan “Mid Cap/IPO Deal of The Year in Southeast Asia 2009” dari
Publisher Alpha South Asia (Hong Kong).


 Aksi Korporasi                        :   Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)

 Tahun Penerbitan Saham                :   17 Desember 2009

 Jumlah Saham yang Ditawarkan          :   2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan

 Nilai Nominal Saham                   :   Rp500 per lembar saham

 Harga Penawaran                       :   Rp800 per lembar saham

 Jumlah Saham Sebelum IPO              :   0 lembar saham

 Jumlah Saham Tercatat Setelah IPO     :   8.623.285.575 lembar saham Seri B

 Pencatatan Bursa                      :   Bursa Efek Indonesia



Penawaran Umum Terbatas I – Rights Issue
Pada tanggal 23 November 2012, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) kepada para
pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan
untuk memperkuat struktur permodalan dan juga untuk meningkatkan jumlah saham publik yang diperjual belikan (floating shares).
Kondisi ini akan meningkatkan kapitalisasi pasar dan likuiditas saham BBTN di pasar modal sekaligus untuk mendukung pertumbuhan
kredit, sehingga dapat menambah minat investor untuk berinvestasi lebih pada saham BBTN.




176         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 179
                                                                                                  Laporan Tahunan 2023




 Aksi Korporasi                                   :   Penawaran Umum Terbatas I - Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)/Rights Issue

 Jumlah Saham yang Ditawarkan                     :   1.512.857.500 Saham Seri B

 Nilai Nominal Saham                              :   Rp500

 Harga Pelaksanaan                                :   Rp1.235

 Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue       :   8.859.291.500

 Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue       :   10.481.074.500 lembar saham

 Jumlah Dana (Proceeds) Diterima                  :   Rp1.868.379.012.500

 Rasio Konversi                                   :   555.000 Saham Lama berhak atas 94.943 HMETD

 Dilusi Kepemilikan                               :   14,61% sebelum pelaksanaan MESOP dan sebesar 16,49% setelah pelaksanaan MESOP

 Periode Perdagangan HMETD                        :   23 - 29 November 2012

 Periode Pelaksanaan HMETD                        :   23 - 29 November 2012

 Tanggal Pencatatan Efek di Bursa                 :   23 November 2012

 Pencatatan Bursa                                 :   Bursa Efek Indonesia

 Pembeli Siaga                                    :   PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas



Penawaran Umum Terbatas II – Rights Issue
Pada tanggal 28 Desember 2022, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) kepada para pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dalam meningkatkan penyaluran
jumlah kredit dan/atau pinjaman.


 Aksi Korporasi                               :   Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”)

                                                  Sebanyak-banyaknya 3.444.444.413 (tiga miliar empat ratus empat puluh empat juta empat
 Jumlah Saham yang Ditawarkan                 :
                                                  ratus empat puluh empat ribu empat ratus tiga belas) saham baru Seri B

 Nilai Nominal Saham                          :   Rp500,- (lima ratus Rupiah)

 Harga Pelaksanaan                            :   Rp1.200,- (seribu dua ratus Rupiah)

 Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue   :   10.590.000.000 (sepuluh miliar lima ratus sembilan puluh juta) saham

                                                  14.034.444.413 (empat belas miliar tiga puluh empat juta empat ratus empat puluh empat ribu
 Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue   :
                                                  empat ratus tiga belas) saham

                                                  Nilai PMN sebesar Rp2.479.999.997.600,- (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
                                                  sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh tujuh ribu enam ratus
 Nilai Rights Issue                           :   rupiah)
                                                  Nilai partisipasi publik sebesar Rp1.653.333.295.600,- (satu triliun enam ratus lima puluh tiga
                                                  miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta dua ratus sembilan puluh lima ribu enam ratus rupiah)

                                                  Rp4.133.333.295.600,- (empat triliun seratus tiga puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta
 Jumlah Dana (Proceeds) Diterima              :
                                                  dua ratus sembilan puluh lima ribu enam ratus rupiah)

                                                  Setiap pemegang 100.000.000 (seratus juta) Saham Lama berhak mendapatkan 32.525.443
                                                  (tiga puluh dua juta lima ratus dua puluh lima ribu empat ratus empat puluh tiga) HMETD, dimana
 Rasio Konversi                               :
                                                  setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu)
                                                  Saham Baru.

                                                  Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan persentase
 Dilusi Kepemilikan                           :
                                                  kepemilikan maksimum sebesar 24,54% (dua puluh empat koma lima empat persen)

 Periode Perdagangan HMETD                    :   28 Desember 2022 - 5 Januari 2023

 Periode Pelaksanaan HMETD                    :   28 Desember 2022 - 5 Januari 2023

 Tanggal Pencatatan Efek di Bursa             :   28 Desember 2022

 Pencatatan Bursa                             :   Bursa Efek Indonesia

 Pembeli Siaga                                :   PT CIMB Niaga Sekuritas




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           177
Page 180
                           Profil
                           Perusahaan




Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham Bank BTN

                                                                                                          Nilai Nominal     Harga Penawaran
  No.             Periode                            Keterangan                      Saham
                                                                                                               (Rp)               (Rp)

   1.    Sebelum IPO                    -                                   -                                     -

   2.    17 Desember 2009               Penawaran Umum Perdana              Saham Biasa Seri B                500                   800

   3.    4 Februari 2011                Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                   855

   4.    4 Oktober 2011                 Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                   855

   5.    1 Februari 2012                Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                 1.297

   6.    1 Mei 2012                     Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                      -

         23 November 2012               Penawaran Umum Terbatas I/
   7.                                                                       Saham Biasa Seri B                500                 1.235
                                        Rights Issue

   8.    1 Februari 2013                Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                 1.098

   9.    1 Juli 2013                    Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                      -

  10.    1 Februari 2014                Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                      -

  11.    1 Juli 2014                    Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                      -

  12.    2 Februari 2015                Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                      -

  13.    1 Juli 2015                    Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                      -

  14.    1 Februari 2016                Realisasi Program MESOP             Saham Biasa Seri B                500                 1.098

                                        Penawaran Umum Terbatas II/
  15.    28 Desember 2022                                                   Saham Biasa Seri B                500                 1.200
                                        Rights Issue




Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Obligasi Serta Efek Lainnya


Kronologi pencatatan efek lainnya yang dilakukan Perseroan terdiri dari pencatatan Obligasi, Sekuritisasi KPR, dan Negotiable
Certificate of Deposit (NCD), dengan kronologis sebagai berikut.



Kronologi Penerbitan Obligasi
Tabel Kronologi Penerbitan Obligasi Bank BTN
                                                  Tanggal distribusi                           Jumlah
                                                                        Tenor       Mata
                 Uraian                            Obligasi secara                             Obligasi               Harga Penawaran
                                                                       (Tahun)      Uang
                                                     Elektronik                              (Jutaan Rp)

 Obligasi Bank BTN I Tahun 1989               25 Juli 1989                      5    Rp          50.000        100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN II Tahun 1990              -                                 5    Rp          50.000        100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN III Tahun 1991             -                                 5    Rp          50.000        100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN IV Tahun 1991              -                                 5    Rp      100.000           100% dari jumlah pokok Obligasi


 Obligasi Bank BTN V Tahun 1993               -                                 5    Rp      150.000           100% dari jumlah pokok Obligasi




 Obligasi Bank BTN VI Tahun 1995              -                                 5    Rp      350.000           100% dari jumlah pokok Obligasi




178         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 181
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                                                         Modal Ditempatkan dan Disetor
 Jumlah Saham yang Diterbitkan
           (lembar)
                                           Jumlah Saham (lembar)              Total Nilai Nominal (Rp)              Total Harga Penawaran (Rp)

                        -                      6.354.000.000                    3.177.000.000.000                                          -

         2.360.057.000                         8.714.057.000                    4.357.028.500.000                      1.888.045.600.000

               95.015.000                      8.809.072.000                    4.404.536.000.000                             81.237.825.000

               26.898.500                      8.835.970.500                    4.417.985.250.000                             22.998.217.500

                2.544.500                      8.838.515.000                    4.419.257.500.000                              3.300.216.500

                5.068.000                      8.843.583.000                    4.421.791.500.000                                          -

         1.512.857.500                        10.356.440.500                    5.178.220.250.000                      1.868.379.012.500

           206.420.500                        10.562.861.000                    5.281.430.500.000                        226.649.709.000

                1.992.500                     10.564.853.500                    5.282.426.750.000                                          -

                 407.000                      10.565.260.500                    5.282.630.250.000                                          -

                2.435.500                     10.567.696.000                    5.283.848.000.000                                          -

                  24.500                      10.567.720.500                    5.283.860.250.000                                          -

               14.624.500                     10.582.345.000                    5.291.172.500.000                                          -

                7.655.000                     10.590.000.000                    5.295.000.000.000                              8.405.190.000

         3.444.444.413                        14.034.444.413                    7.017.222.206.500                      4.133.333.259.600




                                                                                                Peringkat
                                                                      Status
 Tanggal Jatuh Tempo             Tingkat Suku Bunga                                                                              Wali Amanat
                                                                   Pembayaran
                                                                                         2023                2022

25 Juli 1994                18,75% tetap                              Lunas         -                    -                -

1 Juni 1995                 16,25% tetap                              Lunas         -                    -                -

11 November 1996            20,00% tetap                              Lunas         -                    -                -

23 Januari 1996             17,00% tetap                              Lunas         -                    -                -

                            15,25% tetap untuk tahun pertama
                            dan kedua, mengambang untuk
31 Juli 1998                                                          Lunas         -                    -                -
                            tahun berikutnya hingga jatuh
                            tempo

                            17,25% tetap untuk tahun
                            pertama, mengambang untuk
21 Desember 2000                                                      Lunas         -                    -                -
                            tahun berikutnya hingga jatuh
                            tempo




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                            179
Page 182
                           Profil
                           Perusahaan




                                                   Tanggal distribusi                       Jumlah
                                                                         Tenor     Mata
                  Uraian                            Obligasi secara                         Obligasi          Harga Penawaran
                                                                        (Tahun)    Uang
                                                      Elektronik                          (Jutaan Rp)


Obligasi Bank BTN VII Tahun 1996               -                              5     Rp     200.000      100% dari jumlah pokok Obligasi


Obligasi Bank BTN VIII Tahun 1997              -                              5     Rp     400.000      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN IX Tahun 2003                -                              5     Rp     750.000      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN X Tahun 2004                 -                              5     Rp     750.000      100% dari jumlah pokok Obligasi




Obligasi Subordinasi BTN I Tahun 2004          -                             10     Rp     250.000      100% dari jumlah pokok Obligasi




Obligasi BTN XI Tahun 2005                     -                              5     Rp     750.000      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XII Tahun 2006               -                             10     Rp    1.000.000     100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri A       -                              3     Rp     300.000      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri B       -                              4     Rp     300.000      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri C       -                              5     Rp     900.000      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XIV Tahun 2010               11 Juni 2010                  10     Rp    1.650.000     100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Bank BTN XV Tahun 2011                28 Juni 2011                  10     Rp    1.300.000     100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I
                                               5 Juni 2012                   10     Rp    2.000.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2012

Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II
                                               27 Maret 2013                 10     Rp    2.000.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2013

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
                                               8 Juli 2015                    3     Rp     900.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri A

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
                                               8 Juli 2015                    5     Rp     500.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri B

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
                                               8 Juli 2015                    7     Rp     800.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri C

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I
                                               8 Juli 2015                   10     Rp     800.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2015 Seri D

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap II
                                               30 Agustus 2016                3     Rp    1.347.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2016 Seri A

Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap II
                                               30 Agustus 2016                5     Rp    1.653.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2016 Seri B

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
                                               13 Juli 2017                   3     Rp    1.466.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri A

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
                                               13 Juli 2017                   5     Rp    1.295.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri B

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
                                               13 Juli 2017                   7     Rp     853.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri C

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I
                                               13 Juli 2017                  10     Rp    1.386.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2017 Seri D

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II
                                               28 Juni 2019             370 Hari    Rp    1.756.500     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2019 Seri A

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II
                                               28 Juni 2019                   3     Rp    1.168.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2019 Seri B

Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap II
                                               28 Juni 2019                   5     Rp    1.219.500     100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2019 Seri C

Junior Global Bond Bank BTN                    23 Januari 2020                5    USD         300      100% dari jumlah pokok Obligasi

Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I
                                               19 Agustus 2020          370 Hari    Rp     577.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2020 Seri A




180         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 183
                                                                                           Laporan Tahunan 2023




                                                                                           Peringkat
                                                              Status
 Tanggal Jatuh Tempo        Tingkat Suku Bunga                                                                         Wali Amanat
                                                           Pembayaran
                                                                                    2023               2022

                       17,125% tetap untuk tahun
                       pertama, mengambang untuk
22 Juli 2001                                                    Lunas         -                 -                 -
                       tahun berikutnya hingga jatuh
                       tempo

18 Juli 2002           14,15% tetap                             Lunas         -                 -                 -

2 Oktober 2008         12,50% tetap                             Lunas         -                 -                 -

25 Mei 2009            12,20% tetap                             Lunas         -                 -                 -

                       12,60% tetap untuk tahun pertama
                       sampai tahun kelima, 22,60%
                       tetap untuk tahun keenam sampai
25 Mei 2014*                                                    Lunas         -                 -                 -
                       tahun kesepuluh jika Bank tidak
                       melakukan opsi beli pada tahun
                       kelima sejak tanggal penerbitan

6 Juli 2010            12,00% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega

19 September 2016      12,75% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega

29 Mei 2012            11,75% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega

29 Mei 2013            12,00% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega

29 Mei 2014            12,25% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega

11 Juni 2020           10,25% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega

28 Juni 2021           9,50% tetap                              Lunas         -                 -                 Bank Mega

5 Juni 2022            7,90% tetap                              Lunas         -                 -                 Bank Mega


27 Maret 2023          7,90% tetap                              Lunas         AA+(idn)          AA(idn)           Bank Mega


8 Juli 2018            9,625% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega


8 Juli 2020            9,875% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega


8 Juli 2022            10,00% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega


8 Juli 2025            10,50% tetap                       Belum Jatuh Tempo   AA+(idn)          AA(idn)           Bank Mega


30 Agustus 2019        8,20% tetap                              Lunas         -                 -                 Bank Mega


30 Agustus 2021        8,75% tetap                              Lunas         -                 -                 Bank Mega


13 Juli 2020           8,30% tetap                              Lunas         -                 -                 Bank BJB


13 Juli 2022           8,50% tetap                              Lunas         -                 -                 Bank BJB


13 Juli 2024           8,70% tetap                        Belum Jatuh Tempo   AA+(idn)          AA(idn)           Bank BJB


13 Juli 2027           8,90% tetap                        Belum Jatuh Tempo   AA+(idn)          AA(idn)           Bank BJB


8 Juli 2020            7,750% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega


28 Juni 2022           8,750% tetap                             Lunas         -                 -                 Bank Mega


28 Juni 2024           9,000% tetap                       Belum Jatuh Tempo   AA+(idn)          AA(idn)           Bank Mega

                                                                                                                  Citicorp International
23 Januari 2025        4,20%                              Belum Jatuh Tempo   Ba3               Ba3 Moody’s
                                                                                                                  Limited

29 Agustus 2021        6,75%                                    Lunas         -                 -                 Bank BJB




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          181
Page 184
                              Profil
                              Perusahaan




                                                       Tanggal distribusi                                       Jumlah
                                                                                     Tenor        Mata
                     Uraian                             Obligasi secara                                         Obligasi             Harga Penawaran
                                                                                    (Tahun)       Uang
                                                          Elektronik                                          (Jutaan Rp)

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I
                                                     19 Agustus 2020                          3     Rp         727.000        100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahun 2020 Seri B

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I
                                                     19 Agustus 2020                          5     Rp         196.000        100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahun 2020 Seri C

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II
                                                     24 Mei 2022                              3     Rp         600.000        100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahun 2022 seri A

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II
                                                     24 Mei 2022                              5     Rp         400.000        100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahun 2022 seri B

Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2021 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan dan masih outstanding di Tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang diterbitkan di Tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang masih outstanding di Tahun 2023 menggunakan rating dari Pefindo
   * Bank telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009.




Nama Bursa Tempat Obligasi Perusahaan Dicatatkan

Seluruh Obligasi Perseroan dalam IDR dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia dan Obligasi dalam USD dicatatkan pada Singapore
Exchange.


Kronologi Penerbitan Sukuk
Tabel Kronologi Penerbitan Sukuk Bank BTN

                                                                 Tanggal Distribusi Sukuk                                                   Jumlah Sukuk
                          Uraian                                                                      Tenor (Bulan)         Mata Uang
                                                                    secara Elektronik                                                        (Jutaan Rp)

 Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap I                                 28 Juli 2023                                  159              Rp               92.553


 Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap II                                27 Desember 2023                              156              Rp              175.039




Kronologis Pencatatan Sekuritisasi KPR

Perseroan telah melakukan sekuritisasi atas tagihan KPR melalui skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan skema
Efek Beragunan Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP), dengan rincian sebagai berikut:

Tabel Kronologi Pencatatan Sekuritisasi KPR Bank BTN

  No.          Transaksi Sekuritisasi                 Nominal Total (Rp)               Kelas                Nominal (Rp)                Tanggal Transaksi

    1.                                                                                    A               100.000.000.000
            KIK-EBA DSMF 01                             111.111.108.501                                                             11 Februari 2009*
    2.                                                                                    B                 11.111.108.501

    3.                                                                                    A               360.000.000.000
            KIK-EBA DSMF 02                             391.305.329.159                                                             10 November 2009*
    4.                                                                                    B                 31.305.329.159

    5.                                                                                    A               688.500.000.000
            KIK-EBA DBTN 01                             750.000.230.717                                                             27 Desember 2010*
    6.                                                                                    B                 61.500.230.717

    7.                                                                                    A               645.000.000.000
            KIK-EBA DBTN 02                             703.450.414.156                                                             16 November 2011*
    8.                                                                                    B                 58.450.414.156

    9.                                                                                    A               925.000.000.000
            KIK-EBA DBTN 03                           1.000.000.005.997                                                             12 Desember 2012*
   10.                                                                                    B                 75.000.005.997




182            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 185
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                                                                                Peringkat
                                                                   Status
 Tanggal Jatuh Tempo             Tingkat Suku Bunga                                                                         Wali Amanat
                                                                Pembayaran
                                                                                         2023               2022

19 Agustus 2023           7,80%                                     Lunas            AA+(idn)        id
                                                                                                          AA+          Bank BJB


19 Agustus 2025           8,40%                               Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)        id
                                                                                                          AA+          Bank BJB


24 Mei 2025               5,50%                               Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)        AA(idn)           Bank BJB


24 Mei 2027               6,0%                                Belum Jatuh Tempo      AA+(idn)        AA(idn)           Bank BJB




  Tanggal Jatuh                                                                       Status
     Tempo
                                         Tingkat Nisbah
                                                                                   Pembayaran
                                                                                                                   Keterangan

                    11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan                               Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak
28 Oktober 2036                                                               Belum Jatuh Tempo
                    indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 0,55% per tahun.                          dilakukan penawaran umum.

                    27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan                               Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak
27 Desember 2036                                                              Belum Jatuh Tempo
                    indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun.                          dilakukan penawaran umum.




                                                                     Peringkat
      Jatuh Tempo           Average Life       Kupon Kelas A
                                                                      Kelas A

10 Januari 2018                   5,30              13,000%            id
                                                                            AAA



10 Desember 2019                  5,63              11,000%            id
                                                                            AAA



27 September 2019                 5,35               9,250%            id
                                                                            AAA



27 Februari 2021                  5,94               8,750%            id
                                                                            AAA



07 Januari 2023                   6,35               7,750%            id
                                                                            AAA




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    183
Page 186
                              Profil
                              Perusahaan




     No.       Transaksi Sekuritisasi                  Nominal Total (Rp)                Kelas                Nominal (Rp)                 Tanggal Transaksi

     11.                                                                                   A1               403.000.000.000

     12.   KIK-EBA DBTN 04                            1.000.000.005.941                    A2               525.000.000.000          20 Desember 2013*

     13.                                                                                    B                 72.000.005.941

     14.                                                                                   A1               723.500.000.000

     15.   KIK-EBA DBTN 05                            1.500.000.001.615                    A2               647.500.000.000          28 November 2014*

     16.                                                                                    B               129.000.001.615

     17.                                                                                    A               181.600.000.000
           EBA-SP SMF-BTN 01                             200.000.000.041                                                             27 November 2015
     18.                                                                                    B                 18.400.000.041

     19.                                                                                   A1               400.000.000.000

     20.   EBA-SP SMF-BTN 02                          1.000.000.000.000                    A2               513.000.000.000          31 Oktober 2016

     21.                                                                                    B                 87.000.000.000

     22.                                                                                   A1               200.000.000.000

     23.   EBA-SP SMF-BTN 03                          1.000.000.000.000                    A2               713.000.000.000          28 April 2017

     24.                                                                                    B                 87.000.000.000

     25.                                                                                   A1               700.000.000.000

     26.   EBA-SP SMF-BTN 04                          2.000.000.000.000                    A2             1.124.000.000.000          28 Februari 2018

     27.                                                                                    B               176.000.000.000

     28.                                                                                   A1               574.000.000.000

     29.                                                                                   A2             1.142.000.000.000
           EBA-SP SMF-BTN 05                          2.000.000.000.000                                                              27 November 2019
     30.                                                                                   M                  24.000.000.000

     31                                                                                     B               260.000.000.000

     32.                                                                                    A               576.734.000.000
           EBA-SP SMF-BTN 06                             631.000.543.015                                                             30 Desember 2020
     33.                                                                                    B                 54.266.543.015

     34.                                                                                    A               452.500.000.000
           EBA-SP SMF-BTN 07                             500.000.001.416                                                             23 Desember 2022
     35.                                                                                    B                 47.500.001.416

     36.                                                                                    A               544.800.000.000
           EBA-SP SMF-BTN 08                             600.000.020.055                                                             26 September 2023
     37.                                                                                    B                 55.200.020.055

 Bank sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi sekuritisasi telah melaksanakan opsi clean-up call sesuai ketentuan.
 *




Kronologi Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit
Tabel Kronologi Pencatatan Negotiable Certificate of Deposit
                  Jenis NCD                                      Nominal Penerbitan (Rp)                               Tanggal Transaksi                 Seri

                                                                                                                                                          A

 NCD Tahap I                                                              625.000.000.000                     5 Desember 2014                             B

                                                                                                                                                          C

                                                                                                                                                          A

                                                                                                                                                          B
 NCD Tahap II                                                           1.005.000.000.000                     26 Februari 2015
                                                                                                                                                          C

                                                                                                                                                          D

 NCD Tahap III                                                            500.000.000.000                     17 Februari 2015                            E

                                                                                                                                                          A

 NCD Tahap IV                                                           1.110.000.000.000                     30 April 2015                               B

                                                                                                                                                          C

 NCD Tahap I 2016                                                         740.000.000.000                     9 Juni 2016                                 A




184           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 187
                                                                                             Laporan Tahunan 2023




                                                             Peringkat
      Jatuh Tempo        Average Life       Kupon Kelas A
                                                              Kelas A

                                               A1 = 8,90%

26 Februari 2022             5,57                              id
                                                                    AAA
                                               A2 = 9,50%


                                                 A1 = 10%

07 September 2025                                                   AAA
                             6,72             A2 = 10,25%
                                                               id




07 Maret 2022                3,95                    8,60%     id
                                                                    AAA


                                               A1 = 8,15%

27 Juni 2027                 7,05                              id
                                                                    AAA
                                               A2 = 8,75%


                                               A1 = 8,00%

07 Januari 2028              7,78                              id
                                                                    AAA
                                               A2 = 8,40%


                                               A1 = 7,00%

07 Mei 2029                  7,03                              id
                                                                    AAA
                                               A2 = 7,50%


                                               A1 = 8,50%
                                                               id
                                                                    AAA
                                               A2 = 8,75%
07 Mei 2032                  9,09

                                              M = 10,40%            id
                                                                         A



07 Juli 2032                 6,08                    6,50%     id
                                                                    AAA


                                                               id
                                                                    AAA
07 Januari 2034              5,66                    7,70%
                                                               id
                                                                    AAA


07 Agustus 2035              7,44                    6,65%     id
                                                                    AAA




          Jangka Waktu                 Jatuh Tempo                            Rate                           Nominal Per Seri

6 bulan                  4 Juni 2015                                                 9,00%                       280.000.000.000

12 bulan                 27 November 2015                                            9,25%                          45.000.000.000

15 bulan                 26 Februari 2016                                            9,50%                       300.000.000.000

6 bulan                  26 Agustus 2015                                             9,00%                       470.000.000.000

12 bulan                 18 Februari 2016                                            9,25%                          85.000.000.000

15 bulan                 19 Mei 2016                                                 9,50%                          10.000.000.000

18 bulan                 18 Agustus 2016                                             9,70%                       440.000.000.000

5 bulan                  15 Juli 2015                                                9,00%                       500.000.000.000

6 bulan                  30 Oktober 2015                                             8,75%                       330.000.000.000

12 bulan                 2 Mei 2016                                                  9,00%                       620.000.000.000

18 bulan                 31 Oktober 2016                                             9,25%                       160.000.000.000

3 bulan                  9 September 2016                                            6,85%                       740.000.000.000




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   185
Page 188
                               Profil
                               Perusahaan




                   Jenis NCD                                     Nominal Penerbitan (Rp)                                 Tanggal Transaksi                 Seri

                                                                                                                                                             A

 NCD Tahap II 2016                                                  1.115.000.000.000                       5 Agustus 2016                                   B

                                                                                                                                                             C

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap III 2016                                                   371.000.000.000                       30 November 2016
                                                                                                                                                             B

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap IV 2016                                                    500.000.000.000                       29 Desember 2016
                                                                                                                                                             B

 NCD Tahap V 2016                                                     500.000.000.000                       30 Desember 2016                                 -

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap I 2017                                                   1.735.000.000.000                       21 Februari 2017
                                                                                                                                                             B

 NCD Tahap III 2017                                                   550.000.000.000                       3 Oktober 2017                                   -

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap II 2017                                                  1.050.000.000.000                       5 Oktober 2017
                                                                                                                                                             B

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap IV 2017                                                    540.000.000.000                       13 Desember 2017
                                                                                                                                                             B

 NCD Tahap I 2018                                                   1.440.000.000.000                       3 April 2018                                     A

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap II 2018                                                    690.000.000.000                       18 Juli 2018
                                                                                                                                                             B

                                                                                                                                                             A

 NCD Tahap III 2018                                                 2.020.000.000.000                       5 November 2018                                  B

                                                                                                                                                             C

                                                                                                                                                             A
 NCD Tahap IV 2018                                                    340.000.000.000                       10 Desember 2018
                                                                                                                                                             B

                                                                                                                                                             A

 NCD Tahap I Tahun 2023                                             1.500.000.000.000                       20 Oktober 2023                                  B

                                                                                                                                                             C

 Jumlah                                                             16.331.000.000.000




Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN)

Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN ditujukan kepada investor tunggal BP Tapera, sebagai reimburse sumber dana BP Tapera bagi
penyaluran KPR Tapera. Dengan demikian LTN merupakan Efek bersifat utang yang diterbitkan tanpa melalui proses Penawaran Umum
dan tidak diperingkat.

Tabel Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN) Bank BTN
                                                                          Tanggal Distribusi                       Tenor                     Jumlah LTN
                            Uraian
                                                                        LTN secara Elektronik                     (Bulan)                    (Rp Ribuan)

 LTN BTN Tahun 2021 Tahap I                                         17 Desember 2021                               186                          10.185.851

 LTN BTN II Tahun 2022 Seri A                                       12 Juli 2022                                   171                          47.740.325

 LTN BTN II Tahun 2022 Seri B                                       12 Juli 2022                                   177                          79.378.706

 LTN BTN III Tahap I Tahun 2022                                     14 Desember 2022                               177                         210.866.282

 LTN BTN III Tahap II Tahun 2022                                    28 Desember 2022                               171                         131.184.885

 LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023                                      28 Juli 2023                                   165                          35.898.139

 LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023                                     15 September 2023                              168                         404.745.014

 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri A                             27 Desember 2023                               180                           6.241.671

 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 Seri B                             27 Desember 2023                               168                         234.541.750

Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak di-rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.




186            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 189
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




          Jangka Waktu                  Jatuh Tempo                     Rate                             Nominal Per Seri

3 bulan                   3 November 2016                               7,19%                             440.000.000.000

6 bulan                   1 Februari 2017                               7,47%                             275.000.000.000

12 bulan                  10 Agustus 2017                               7,80%                             400.000.000.000

3 bulan                   28 Februari 2017                              7,04%                              20.000.000.000

6 bulan                   29 Mei 2017                                   7,26%                             351.000.000.000

3 bulan                   29 Maret 2017                                 7,75%                             315.000.000.000

6 bulan                   3 Juli 2017                                   7,74%                             185.000.000.000

6 bulan                   3 Juli 2017                                   7,73%                             500.000.000.000

6 bulan                   22 Agustus 2017                               7,28%                           1.195.000.000.000

12 bulan                  16 Februari 2018                              7,43%                             540.000.000.000

12 bulan                  2 Oktober 2018                                6,50%                             550.000.000.000

6 bulan                   3 April 2018                                  6,00%                             230.000.000.000

12 bulan                  5 Oktober 2018                                6,25%                             820.000.000.000

6 bulan                   12 Juni 2018                                  5,90%                             160.000.000.000

12 bulan                  13 Desember 2018                              6,20%                             320.000.000.000

6 bulan                   2 Oktober 2018                                5,90%                             830.000.000.000

6 bulan                   15 Januari 2019                               7,60%                             520.000.000.000

12 bulan                  16 Juli 2019                                  7,70%                             170.000.000.000

6 bulan                   7 Mei 2019                                    8,30%                           1.340.000.000.000

9 bulan                   2 Agustus 2019                                8,40%                             170.000.000.000

12 bulan                  5 November 2019                               8,50%                             510.000.000.000

3 bulan                   12 Maret 2019                                 8,00%                              80.000.000.000

6 bulan                   11 Juni 2019                                  8,40%                             260.000.000.000

6 bulan                   17 April 2024                                 6,40%                             500.000.000.000

9 bulan                   16 Juli 2024                                  6,45%                              70.000.000.000

12 bulan                  21 Oktober 2024                               6,53%                             930.000.000.000

                                                                                                        16.331.000.000.000




                         Tingkat Suku               Status
Tanggal Jatuh Tempo                                                                           Keterangan
                            Bunga                Pembayaran

17 Juni 2037              1,37% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

12 Oktober 2036           1,37% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

12 April 2037             0,55% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

14 Juni 2037              0,55% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

28 Maret 2037             0,55% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

28 April 2037             0,55% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

15 September 2037         1,37% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum

27 Desember 2038          0,55% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum.

27 Desember 2037          1,37% tetap        Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak di-rating dan tidak dilakukan penawaran umum.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       187
Page 190
                        Profil
                        Perusahaan




Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
dan Kantor Akuntan Publik

Nama KAP                             KAP Purwantono, Sungkoro & Surja

Jaringan Asosiasi                    Ernst & Young Global Limited

Alamat KAP                           Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 5th Floor Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Situs Web                            www.ey.com/en_gl/locations/indonesia

Nama AP                              Christophorus Alvin Kossim

Periode Penugasan KAP                Periode ke-9

Periode Penugasan AP                 Periode ke-1

Jasa Audit                           General Audit Tahun Buku 2023

Jasa Non Audit                       Tidak memiliki jasa non audit

Fee Audit                            Rp4.800.000.000

Fee Non Audit                        -




Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang

                                                              BANK KUSTODIAN
Nama                                 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia

Alamat                               Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Telepon                              (021) 5152855

Faksimili                            (021) 52991199

Email                                helpdesk@ksei.co.id

Situs Web                            www.ksei.co.id

Bentuk Jasa                          Kustodian dan Agen Pembayaran

Periode Penugasan                    Sepanjang umur Efek Bersifat Utang




                                                           BIRO ADMINISTRASI EFEK
Nama                                 PT Datindo Entrycom

Alamat                               Jl. Hayam Wuruk No.28, Lantai 2 Jakarta 10120 - Indonesia

Telepon                              (021) 3508077

Faksimili                            (021) 3508077

Email                                corporatesecretary@datindo.com

Situs Web                            https://www.datindo.com

Bentuk Jasa                          Biro Administrasi Efek untuk Saham

Periode Penugasan                    9 Desember 2009 – sekarang




188           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 191
                                                                                 Laporan Tahunan 2023




                                                 WALI AMANAT
Nama                PT Bank Mega Tbk

Alamat              Menara Bank Mega, Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790, Indonesia

Telepon             (021) 79175000

Faksimili           (021) 79187100

Email               waliamanat@bankmega.com

Situs Web           www.bankmega.com

Bentuk Jasa         Wali Amanat Obligasi

Periode Penugasan   Sepanjang Umur Obligasi



Nama                PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)

Alamat              Sinarmas MSIG Tower Lantai 9, Jl. Jend. Sudirman kav. 21, Jakarta Selatan, lndonesia

Telepon             (021) 5228737 Ext. 101

Faksimili           (021) 5228738

Email               -

Situs Web           www.bankbjb.co.id

Bentuk Jasa         Wali Amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan

Periode Penugasan   Sepanjang Umur Obligasi



Nama                Citicorp International Limited

                    20th Floor, Citi Tower, One Bay East
Alamat              83 Hoi Bun Road, Kwun Tong
                    Kowloon, Hong Kong

Telepon             -

Faksimili           (+852) 2323 0279

Email               -

Situs Web           -

Bentuk Jasa         Trustee Junior Global Bond 2020

Periode Penugasan   Sepanjang umur Junior Global Bond




                                            PEMERINGKAT EFEK
Nama                PT Fitch Ratings Indonesia

Alamat              DBS Bank Tower 24th Floor Suite 2403, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940 Indonesia

Telepon             (021) 29886800

Faksimili           (021) 29886822

Email               -

Situs Web           www.fitchratings.com

Bentuk Jasa         Pemeringkat

Periode Penugasan   Sepanjang umur Obligasi




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               189
Page 192
                       Profil
                       Perusahaan




Nama                                Moody’s Investor Service Singapore Pte. Ltd

Alamat                              50 Raffles Place #23-06 Singapore Land Tower, Singapore 48623

Telepon                             -

Faksimili                           -

Email                               -

Situs Web                           www.moodys.com

Bentuk Jasa                         Pemeringkat

Periode Penugasan                   Sepanjang umur Junior Global Bond




Nama                                PT. Pemeringkat Efek Indonesia

                                    Equity Tower Lt. 30, Sudirman Business District, Lot 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53,
Alamat
                                    Jakarta Selatan 12190, Indonesia

Telepon                             (021) 509 68469

Faksimili                           (021) 509 68468

Email                               -

Situs Web                           www.pefindo.com

Bentuk Jasa                         Pemeringkat

Periode Penugasan                   1 Juni 2024




                                                            KONSULTAN HUKUM
Nama                                HKGM & Partners

Alamat                              Pondok lndah Plaza 3, Blok E/4 & E/5, Jl. TB Simatupang Jakarta 12310, Indonesia

Telepon                             (021) 75900215

Faksimili                           (021) 75900225

Email                               hkgmlaw@indo.net.id

Situs Web                           -

Bentuk Jasa                         Konsultasi Hukum

Periode Penugasan                   10 April 2023




                                                       KONSULTAN HUKUM ON CALL
Nama                                UMBRA

Alamat                              Telkom Landmark Tower, Tower 2, 49th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav 52, Jakarta 12710

Telepon                             (021) 5082 0999

Faksimili                           -

Email                               raditya@umbra.law

Situs Web                           www.umbra.law

Bentuk Jasa                         Konsultasi Hukum terkait Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan serta Transaksi Material

Periode Penugasan                   01 Mei 2023 - 31 Agustus 2023




190           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 193
                                                                                 Laporan Tahunan 2023




Nama                Ali Budiarjo, Nugroho, Reksodiputro (ABNR)

Alamat              Graha CIMB Niaga, 24th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav 58, Jakarta 12190

Telepon             (021) 250 5125 / 5136

Faksimili           (021) 250 5001 / 5121/ 5122 / 5392

Email               info@abnrlaw.com

Situs Web           www.abnrlaw.com

                    Konsultasi Hukum terkait Penyusunan Kajian Hukum Terhadap Pemberlakuan UU PPSK, Project Internalisasi
Bentuk Jasa
                    Peraturan Menteri BUMN 2023

Periode Penugasan   26 Januari 2023 - 03 Februari 2023 , 23 Juni 2023 - 30 Agustus 2023




Nama                K&K Advocates

Alamat              KMO Building, 5th Floor, Suite 502, Jl. Kyai Maja No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan 12120

Telepon             (021) 2902 0331

Faksimili           (021) 2902 3107

Email               office@kk-advocates.com

Situs Web           kk-advocates.com

                    Konsultasi Hukum terhadap Mitigasi Risiko Hukum atas Implementasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai
Bentuk Jasa         Jaminan Kredit pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan konsultasi hukum pembentukan Pedoman
                    Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual.

Periode Penugasan   11 Mei 2023 - 4 Agustus 2023




Nama                Ardianto & Masniari Counselors at Law

Alamat              Prosperity Tower Level 6 District 8 SCBD, Jln. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, 12190, DKI Jakarta

Telepon             (021) 5082 0450, 5082 0451

Faksimili           -

Email               adrianus.ardianto@am-lw.com , masniari.sitompul@am-lw.co

Situs Web           am-lw.com

Bentuk Jasa         Konsultasi Hukum dalam rencana Investasi melalui Skema Dana Ventura dengan Perusahaan Modal Ventura

Periode Penugasan   09 Maret - 09 Juni 2023



Nama                Hielmy Izzudin dan Rekan

Alamat              Kav PTB DKI F2/28 Pondok Kelapa, Jakarta Timur

Telepon             0812 8883 7972

Faksimili           -

Email               Hielmyizzudin.law@gmail.com

Situs Web           -

                    Konsultasi Hukum terkait Pedoman Pelaksanaan Assesmen Risiko Hukum Bank BTN, Konsultasi Hukum
Bentuk Jasa         pembentukan Standardisasi Legal Audit dan Manual Book Standardisasi Legal Audit dan Konsultasi hukum
                    pembentukan Pedoman Pengelolaan Cadangan Risiko Hukum.

Periode Penugasan   28 Maret 2023 s.d 26 Mei 2023 , 28 April 2023 - 30 November 2023




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      191
Page 194
                       Profil
                       Perusahaan




                                                                  NOTARIS
Nama                                Siti Rayhana, SH

                                    Riviera Timur No. 1 Cluster La Bella, Riviera Village, Jl. Gading Golf Boulevard, Gading Serpong, Cihuni,
Alamat
                                    Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15332

Telepon                             (021) 55687610

Faksimili                           -

Email                               siti.rayhana@yahoo.co.id

Situs Web                           N/A

                                    • Melakukan Pengikatan Perjanjian Penerbitan LTN BTN IV Tahun 2023
Bentuk Jasa                         • Notaris Due Dilligence Transaksi Sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN08
                                    • Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk.

Periode Penugasan                   Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.



Nama                                Sari Bhirawati, SH

Alamat                              Jl. Wijaya I No. 56, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170

Telepon                             (021) 7226108

Faksimili                           -

Email                               kantornotarissaribhirawati@gmail.com

Situs Web                           -

                                    Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama antara PT Asuransi Jasa Raharja Putera dengan PT Bank Tabungan
Bentuk Jasa
                                    Negara (Persero) Tbk.

Periode Penugasan                   25 September 2023




Nama                                Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.

Alamat                              Jl. Panglima Polim V No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Telepon                             (021) 7392801

Faksimili                           (021) 7265090

Email                               poerbaningsih@yahoo.com

Situs Web                           -

                                    • Melakukan Pengikatan Perjanjian Transaksi Sekuritisasi EBA-SP SMF-BTN08.
                                    • Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama dengan PT Indonesia Infrastucture Finance.
Bentuk Jasa
                                    • Menerbitkan Akta Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank DKI.
                                    • Menerbitkan Addendum II Perjanjian Kerja Sama dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Periode Penugasan                   Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.



Nama                                Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.

Alamat                              Jalan Suryo Nomor 54, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Telepon                             (021) 29236060

Faksimili                           -

Email                               notaris@ashoyaratam.com

Situs Web                           -

                                    Jasa sebagai Notaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan dan Pelaksanaan Penambahan
Bentuk Jasa
                                    Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II).

Periode Penugasan                   Sampai dengan selesainya pelaksanaan RUPS dan PMHMETD II.




192           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 195
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Penghargaan
dan Sertifikasi

                                                          PENGHARGAAN

Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics             Indonesia’s Home - Grown Consumer Brands Award 2023
in Providing End-to-End Mortgage Solutions                        in Home Loan Category
Acara:                                                            Acara:
Indonesia Excellence GCG Awards 2023                              Indonesia’S Home Grown Consumer Brands Award 2023

Penyelenggara:                                                    Penyelenggara:
Warta Ekonomi                                                     The Iconomics

Tanggal:                                                          Tanggal:
31 Januari 2023                                                   17 Februari 2023

Syariah Insight 2023 - Top Sharia Business Unit                   Best Public Relation in Company Strategy on Providing
in KBMI 3 Category                                                Innovative Housing Loan Product and Services
Acara:                                                            Acara:
3rd Indonesia Syariah Awards 2023                                 Indonesia Public Relation Awards 2023

Penyelenggara:                                                    Penyelenggara:
The Iconomics                                                     Warta Ekonomi

Tanggal:                                                          Tanggal:
17 Februari 2023                                                  24 Februari 2023

Best Performance Chief Financial Officer 2023 in Increasing       Best Companies
Net Profit Through Strategic Initiatives                          Acara:
                                                                  Obsession Award 2023
Acara:
Indonesia Best CFO Awards 2023                                    Penyelenggara:
                                                                  Obsession Media Group
Penyelenggara:
Warta Ekonomi                                                     Tanggal:
                                                                  15 Maret 2023
Tanggal:
28 Februari 2023

Gold Winner - Corporate PR - Kesuksesan Strategi                  Bronze Winner - Media Sosial - Instagram
Komunikasi Rights Issue BTN                                       Acara:
                                                                  Public Relations Indonesia Awards 2023
Acara:
Public Relations Indonesia Awards 2023                            Penyelenggara:
                                                                  PR Indonesia
Penyelenggara:
PR Indonesia                                                      Tanggal:
                                                                  17 Maret 2023
Tanggal:
17 Maret 2023

KPR BTN iB - The 2nd Highest Digital Index - Sharia Business      The Best Sharia Business Unit - Conventional Bank
Unit Mortgage Loan                                                Kategori: Asset Class > Rp 10 T
Acara:                                                            Acara:
Digital Brand Award 2023                                          Digital Brand Award 2023
Penyelenggara:                                                    Penyelenggara:
Infobank                                                          Infobank
Tanggal:                                                          Tanggal:
12 April 2023                                                     12 April 2023




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                193
Page 196
                       Profil
                       Perusahaan




The Best Debit Card Sharia Business Unit Conventional Bank   The Highest Digital Index Sharia Business Unit
Acara:                                                       Acara:
Digital Brand Award 2023                                     Digital Brand Award 2023
Penyelenggara:                                               Penyelenggara:
Infobank                                                     Infobank
Tanggal:                                                     Tanggal:
12 April 2023                                                12 April 2023

The Best Debit Card Conventional Bank (KBMI) 3               The Best Bank Saving Account (KBMI) 3
Acara:                                                       Kategori: Asset Class >Rp200 T
Digital Brand Award 2023                                     Acara:
Penyelenggara:                                               Digital Brand Award 2023
Infobank                                                     Penyelenggara:
Tanggal:                                                     Infobank
12 April 2023                                                Tanggal:
                                                             12 April 2023

The Best Conventional Bank (KBMI) 3                          The Best Deposito Conventional Bank (KBMI) 3
Kategori: Asset Class >Rp200 T                               Kategori: Asset Class >Rp200 T
Acara:                                                       Acara:
Digital Brand Award 2023                                     Digital Brand Award 2023
Penyelenggara:                                               Penyelenggara:
Infobank                                                     Infobank
Tanggal:                                                     Tanggal:
12 April 2023                                                12 April 2023

The 3rd Best Internet Banking Conventional Bank (KBMI) 3     The Best Wealth Management Conventional Bank (KBMI) 3
Kategori: Asset Class >Rp200 T                               Kategori: Asset Class >Rp200
Acara:                                                       Acara:
Digital Brand Award 2023                                     Digital Brand Award 2023
Penyelenggara:                                               Penyelenggara:
Infobank                                                     Infobank
Tanggal:                                                     Tanggal:
12 April 2023                                                12 April 2023

The Best Mortgage Loan Conventional Bank (KBMI) 3            The 2nd Highest Digital Index Bank Savings Account
Kategori: Asset Class >Rp200 T                               Acara:
Acara:                                                       Digital Brand Award 2023
Digital Brand Award 2023                                     Penyelenggara:
Penyelenggara:                                               Infobank
Infobank                                                     Tanggal:
Tanggal:                                                     12 April 2023
12 April 2023

The 3rd Best Mobile Banking Conventional Bank (KBMI) 3       KPR BTN - Gold Champion
Kategori: Asset Class >Rp200 T                               Acara:
Acara:                                                       Indonesia WOW Brand 2023
Digital Brand Award 2023                                     Penyelenggara:
Penyelenggara:                                               Markplus Insight
Infobank                                                     Tanggal:
Tanggal:                                                     11 Mei 2023
12 April 2023




194        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 197
                                                                             Laporan Tahunan 2023




BTN Syariah Bronze Champion                               Bank Terbaik 2023
Acara:                                                    Acara:
Indonesia WOW Brand 2023                                  Investor Daily Award 2023
Penyelenggara:                                            Penyelenggara:
Markplus Insight                                          Investor Daily
Tanggal:                                                  Tanggal:
11 Mei 2023                                               26 Mei 2023

Juara III Kategori Industri                               Social CSR Initiatives - Pelatihan Developer
Acara:                                                    Acara:
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)   CSR Award 2023
Penyelenggara:                                            Penyelenggara:
TrackAML Hackathon 21 Tahun APUPPT Indonesia              Investor Daily
Tanggal:                                                  Tanggal:
30 Mei 2023                                               31 Mei 2023

Performa Terbaik Customer Service 11 Bank                 Performa Teller Terbaik 11 Bank tahun 2022-2023
tahun 2022-2023                                           (Nomor 8)
Acara:                                                    Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023                      Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara:                                            Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia                 Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal:                                                  Tanggal:
Mei 2023                                                  Mei 2023

Performa Terbaik Kenyamanan di Kantor Cabang 11 Bank      Performa Terbaik Kenyamanan di Kantor Cabang Prioritas
tahun 2022-2023                                           11 Bank tahun 2022-2023
(Nomor 10)                                                (Nomor 6)
Acara:                                                    Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023                      Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara:                                            Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia                 Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal:                                                  Tanggal:
Mei 2023                                                  Mei 2023

Performa Terbaik Staf Prioritas 11 Bank tahun 2022-2023   Performa Terbaik Mobile Banking 10 Bank tahun 2022-2023
(Nomor 6)                                                 (Nomor 3)
Acara:                                                    Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023                      Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara:                                            Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia                 Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal:                                                  Tanggal:
Mei 2023                                                  Mei 2023

Performa Terbaik Internet Banking 10 Bank                 Performa Terbaik Pengelolaan Social Media 10 Bank
tahun 2022-2023 (Nomor 10)                                tahun 2022-2023 (Nomor 10)
Acara:                                                    Acara:
Bank Service Excellence Monitor 2023                      Bank Service Excellence Monitor 2023
Penyelenggara:                                            Penyelenggara:
Infobank dan Marketing Research Indonesia                 Infobank dan Marketing Research Indonesia
Tanggal:                                                  Tanggal:
Mei 2023                                                  Mei 2023




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            195
Page 198
                         Profil
                         Perusahaan




Performa Terbaik ATM Tunai di Public Area 10 Bank tahun       Top CSR Star 4
2022-2023 (Nomor 6)                                           Acara:
Acara:                                                        Top CSR Award 2023
Bank Service Excellence Monitor 2023                          Penyelenggara:
Penyelenggara:                                                Top Business
Infobank dan Marketing Research Indonesia                     Tanggal:
Tanggal:                                                      9 Juni 2023
Mei 2023

Best Mid Cap - Gold                                           The World’s Best Islamic Project Finance House 2023
Acara:                                                        Acara:
FinanceAsia’s 23rd Best Companies in Asia Award               Brand Awards Winners 2023
Penyelenggara:                                                Penyelenggara:
Finance Asia’s                                                EuroMoney
Tanggal:                                                      Tanggal:
14 Juni 2023                                                  14 Juni 2023

The 1st Best - Convenience Branch Experience in Priority      Konstituen Indeks Tempo-IDN Financial Kategori Main Index
Service - Conventional Bank                                   Acara:
Acara:                                                        Malam Apresiasi Emiten Launching Indeks Tempo-IDN Financials 52
20th Infobank - MRI Banking Service Excellent 2023            Penyelenggara:
Penyelenggara:                                                TEMPO dan IDN Financials
Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI)               Tanggal:
Tanggal:                                                      23 Juni 2023
20 Juni 2023

The Best Indonesia Sales Marketing Award -VI -2023 Kategori   Elisabeth Novie Riswanti -
Bank BUKU 3                                                   Indonesia Most Powerful Women 2023
(Platinum Award Score 93-very excellent)                      Acara:
Acara:                                                        Indonesia Most Powerful Women 2023
ISMA Sales & Marketing Award 2023                             Penyelenggara:
Penyelenggara:                                                SWA
Economic Review                                               Tanggal:
Tanggal:                                                      27 Juni 2023
23 Juni 2023

4th Indonesia Top Bank Award 2023                             Excellence in Executing People Transformation
Acara:                                                        in Banking Industry
Indonesia Top Bank Award 2023                                 Acara:
Penyelenggara:                                                The 8th Annual 2023 SPEx2 DX Award “Executing Digital
The Iconomic                                                  Transformation”
Tanggal:                                                      Penyelenggara:
27 Juni 2023                                                  GML Consulting & Kontan
                                                              Tanggal:
                                                              10 Juli 2023

Wealth Management Platform of The Year                        Excellent - Learning & Development
Acara:                                                        and Knowledge Management
Retail Banking Awards 2023                                    Acara:
Penyelenggara:                                                HR Excellence Awards 2023
Asian Banking & Finance (media)                               Penyelenggara:
Tanggal:                                                      SWA Network & Lembaga Manajemen FEB UI (LMFEBUI)
25 Juli 2023                                                  Tanggal:
                                                              20 Juli 2023




196         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 199
                                                                                 Laporan Tahunan 2023




Very Good - Reward Management                            Very Good - Employer Branding and Talent Acquisition
& Talent Retention Strategy                              Acara:
Acara:                                                   HR Excellence Awards 2023
HR Excellence Awards 2023                                Penyelenggara:
Penyelenggara:                                           SWA Network & Lembaga Manajemen FEB UI (LMFEBUI)
SWA Network & Lembaga Manajemen FEB UI (LMFEBUI)         Tanggal:
Tanggal:                                                 20 Juli 2023
20 Juli 2023

BTN Syariah - Peringkat 2 - Bank Dengan Penyaluran       Bank BTN - Peringkat 1 - Bank Dengan Penyaluran
Pembiayaan Terbanyak Kuartal 2 (Q2) Tahun 2023           Pembiayaan Terbanyak Kuartal 2 (Q2) Tahun 2023
Acara:                                                   Acara:
Penghargaan BP Tapera                                    Penghargaan BP Tapera
Penyelenggara:                                           Penyelenggara:
BP Tapera                                                BP Tapera
Tanggal:                                                 Tanggal:
26 Juli 2023                                             26 Juli 2023

Peringkat 3 - Bank Dengan Capaian Komitmen diatas 100%   Bank BTN Syariah - Bank Nasional dengan Tingkat
Kuartal 2 (Q2) Tahun 2023                                Keterhunian Tertinggi Semester 2 (Q2) Tahun 2023
Acara:                                                   Acara:
Penghargaan BP Tapera                                    Penghargaan BP Tapera
Penyelenggara:                                           Penyelenggara:
BP Tapera                                                BP Tapera
Tanggal:                                                 Tanggal:
26 Juli 2023                                             26 Juli 2023

Bank BTN Syariah - Peringkat 6 - Bank Dengan Capaian     Best Saving Bank
Komitmen di Atas 100% Semester 2 (Q2) Tahun 2023         Acara:
Acara:                                                   Best Savings Bank in Indonesia 2023
Penghargaan BP Tapera                                    Penyelenggara:
Penyelenggara:                                           Global Brands Magazine
BP Tapera                                                Tanggal:
Tanggal:                                                 31 Juli 2023
26 Juli 2023

Pemimpin Berpengaruh di Media Digital                    Best Campaign - Banking & Finance
Acara:                                                   Acara:
IDEAS Indonesia DEI & ESG Awards                         MOB-EX Award 2023
Penyelenggara:                                           Penyelenggara:
Humas Indonesia                                          Marketing Interaktive
Tanggal:                                                 Tanggal:
4 Agustus 2023                                           14 Agustus 2023

Excellent Financial Performance Bank in 2022 (KBMI 3)    The Greatest Champions of GRC Excellence
Acara:                                                   Kategori: Banking Industries
28th Infobank Award                                      Acara:
Penyelenggara:                                           GRC & Performance Excellence Awards 2023
Infobank                                                 Penyelenggara:
Tanggal:                                                 Businessnews
25 Agustus 2023                                          Tanggal:
                                                         30 Agustus 2023




                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               197
Page 200
                        Profil
                        Perusahaan




The Best GRS for IT/Digital Transformation 2023         The Best CEO for GRC Excellence 2023
Kategori: Banking Industries                            Kategori: Banking Industries
Acara:                                                  Acara:
GRC & Performance Excellence Awards 2023                GRC & Performance Excellence Awards 2023
Penyelenggara:                                          Penyelenggara:
Businessnews                                            Businessnews
Tanggal:                                                Tanggal:
30 Agustus 2023                                         30 Agustus 2023

The Best Chief Compliance Officer 2023                  TrenAsia ESG Award 2023
Kategori: Banking Industries                            Acara:
Acara:                                                  TrenAsia ESG Award 2023
GRC & Performance Excellence Awards 2023                Penyelenggara:
Penyelenggara:                                          TrenAsia
Businessnews                                            Tanggal:
Tanggal:                                                30 Agustus 2023
30 Agustus 2023

Top GRC Award 2023 Star 5                               The Most Committed GRC Leader 2023
Acara:                                                  Acara:
Top GRC Awards 2023                                     Top GRC Awards 2023
Penyelenggara:                                          Penyelenggara:
Top Business                                            Top Business
Tanggal:                                                Tanggal:
6 September 2023                                        6 September 2023

The Most The High Performing Board of Commissioner on   TrenAsia ESG The Best Financial Sector dan Top 50 Biggest
GRC 2023                                                Market Capitalization Public Listed Companies
Acara:                                                  Acara:
Top GRC Awards 2023                                     The 14th IICD Awards 2023
Penyelenggara:                                          Penyelenggara:
Top Business                                            IICD
Tanggal:                                                Tanggal:
6 September 2023                                        18 September 2023

The Most Prominent Book 3 Bank in Property Credit       The Most Prominent State Owned Company Book 3 Bank in
Acara:                                                  Financial Contribution to The Nation
Prominent Award                                         Acara:
Penyelenggara:                                          Prominent Award
Metro TV - Solutee.id                                   Penyelenggara:
Tanggal:                                                Metro TV - Solutee.id
18 September 2023                                       Tanggal:
                                                        18 September 2023

Best Bank for CSR in Indonesia                          The Best Quality Team - Gold
Acara:                                                  Acara:
AsiaMoney Awards                                        The Best Contact Center Indonesia 2023
Penyelenggara:                                          Penyelenggara:
AsiaMoney                                               Indonesia Contact Center Association (ICCA)
Tanggal:                                                Tanggal:
26 September 2023                                       26 September 2023




198         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 201
                                                                  Laporan Tahunan 2023




The Best Employee Engagement - Gold           The Best Business Contribution - Silver
Acara:                                        Acara:
The Best Contact Center Indonesia 2023        The Best Contact Center Indonesia 2023
Penyelenggara:                                Penyelenggara:
Indonesia Contact Center Association (ICCA)   Indonesia Contact Center Association (ICCA)
Tanggal:                                      Tanggal:
26 September 2023                             26 September 2023

The Best Technology Innovation - Gold         106 Perusahaan dan Instansi Berpengaruh
Acara:                                        di Bidang Komunikasi
The Best Contact Center Indonesia 2023        Acara:
Penyelenggara:                                Sewindu PR Indonesia
Indonesia Contact Center Association (ICCA)   Penyelenggara:
Tanggal:                                      PR Indonesia
26 September 2023                             Tanggal:
                                              26 September 2023

Indonesia Service Experience of the Year      Indonesia Partner Experience of the Year
Acara:                                        Acara:
The Asian Experience Awards 2023              The Asian Experience Awards 2023
Penyelenggara:                                Penyelenggara:
The Asian Business Review                     The Asian Business Review
Tanggal:                                      Tanggal:
5 Oktober 2023                                5 Oktober 2023

TOP Human Capital Awards 2023 # Stars 4       The Most Committed Human Capital Leader 2023 –
Acara:                                        Bpk. Nixon L.P. Napitupulu
TOP Human Capital Awards 2023                 Acara:
Penyelenggara:                                TOP Human Capital Awards 2023
TOP Business                                  Penyelenggara:
Tanggal:                                      TOP Business
19 Oktober 2023                               Tanggal:
                                              19 Oktober 2023

Kategori Pendidikan                           Best of All By Audience, Activity, Engagement
Acara:                                        Acara:
Anugerah CSR 2023                             KIP Awards 2023
Penyelenggara:                                Penyelenggara:
Republika.co.id                               BUMN Track
Tanggal:                                      Tanggal:
26 Oktober 2023                               27 Oktober 2023

Silver Winner for Excellence in Omnichannel   Gold Rank
Acara:                                        Acara:
Marketing Excellence Awards 2023              ASRRAT 2023
Penyelenggara:                                Penyelenggara:
Marketing Interactive                         National Center fof Corporate Reporting (NCCR)
Tanggal:                                      Tanggal:
31 Oktober 2023                               6 November 2023




                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk         199
Page 202
                         Profil
                         Perusahaan




The Most Active Bank in Transformation                                The Highest Profit Growth of Sharia Unit Business Bank
and Digital Innovation 2023                                           Acara:
Acara:                                                                TOP 20 Financial Institutions 2023
TOP 20 Financial Institutions 2023                                    Penyelenggara:
Penyelenggara:                                                        The Finance
The Finance                                                           Tanggal:
Tanggal:                                                              14 November 2023
14 November 2023

The Best Mortgage Innovation                                          Juara 1 Perusahaan BUMN Keuangan
Acara:                                                                Kategori: Perusahaan BUMN Keuangan
CSA Awards 2023                                                       Acara:
Penyelenggara:                                                        Annual Report Award 2022
CSA Community                                                         Penyelenggara:
Tanggal:                                                              Annual Report Award 2022
23 November 2023                                                      Tanggal:
                                                                      27 November 2023

5 STARS DIAMOND The Best Human Capital Women Leader                   5 STARS DIAMOND The Best Human Capital Team of The Year
of The Year (Rahmayati)                                               (Banking Industries)
Acara:                                                                Acara:
Human Capital & Performance Awards 2023                               Human Capital & Performance Awards 2023
Penyelenggara:                                                        Penyelenggara:
BusinessNews, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA,    BuinessNews, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA,
UI.                                                                   UI.
Tanggal:                                                              Tanggal:
29 November 2023                                                      29 November 2023

5 STARS DIAMOND The Best Digital Transformation Strategy              5 STARS DIAMOND The Best Human Capital Director
2023 (Banking Industries)                                             of The Year (Eko Waluyo)
Acara:                                                                Acara:
Human Capital & Performance Awards 2023                               Human Capital & Performance Awards 2023
Penyelenggara:                                                        Penyelenggara:
Business News, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA,   BuinessNews, Cooperation with FHCI, IICD, IIPG, HC Institute USA,
UI.                                                                   UI.
Tanggal:                                                              Tanggal:
29 November 2023                                                      29 November 2023

The High Performing Board of Commissioners on GRC 2023                Nixon L. P. Napitupulu as The Most Committed
Acara:                                                                GRC Leader 2023
TOP GRC AWARDS 2023                                                   Acara:
Penyelenggara:                                                        TOP GRC AWARDS 2023
TOP GRC                                                               Penyelenggara:
Tanggal:                                                              TOP GRC
29 November 2023                                                      Tanggal:
                                                                      29 November 2023

Top GRC Awards 2023 5 Stars                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan Predikat
Acara:                                                                Leadership AA
TOP GRC AWARDS 2023                                                   Acara:
Penyelenggara:                                                        ESG Disclosure Transparency Awards 2023
TOP GRC                                                               Penyelenggara:
Tanggal:                                                              Investortrust
29 November 2023                                                      Tanggal:
                                                                      29 November 2022




200         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 203
                                                                              Laporan Tahunan 2023




Nixon L. P. Napitupulu Bankers of the Year 2023            Nixon L. P. Napitupulu Top 100 CEO
Acara:                                                     Acara:
Bankers of The Year 2023                                   Bankers of The Year 2023
Penyelenggara:                                             Penyelenggara:
Infobank                                                   Infobank
Tanggal:                                                   Tanggal:
5 Desember 2023                                            5 Desember 2023

Setiyo Wibowo The Next 200 Leaders                         Benny Yoslim The Next 200 Leaders
Acara:                                                     Acara:
Bankers of The Year 2023                                   Bankers of The Year 2023
Penyelenggara:                                             Penyelenggara:
Infobank                                                   Infobank
Tanggal:                                                   Tanggal:
5 Desember 2023                                            5 Desember 2023

The Best IT For Public Company – 2023 Platinum Award (A)   The Best CMO Branding & Marketing -
Very Excellent – Category: Bank                            Creative Marketing Initiative
Acara:                                                     Acara:
Indonesia Information Technology Award V 2023              BUMN Branding and Marketing Awards 2023
Penyelenggara:                                             Penyelenggara:
Economic Review                                            BUMN Track
Tanggal:                                                   Tanggal:
08 Desember 2023                                           13 Desember 2023

Platinum Winner - Digital Branding                         Platinum Winner - Impactful Innovation Technology
Acara:                                                     Acara:
BUMN Branding and Marketing Awards 2023                    BUMN Branding and Marketing Awards 2023
Penyelenggara:                                             Penyelenggara:
BUMN Track                                                 BUMN Track
Tanggal:                                                   Tanggal:
13 Desember 2023                                           13 Desember 2023

Gold Winner - Brand Communication & Activation             Gold Winner - Brand Sensitivity
Acara:                                                     Acara:
BUMN Branding and Marketing Awards 2023                    BUMN Branding and Marketing Awards 2023
Penyelenggara:                                             BUMN Track
BUMN Track                                                 Tanggal:
Tanggal:                                                   13 Desember 2023
13 Desember 2023

Badan Publik Informatif
Acara:
Anugrah Keterbukaan Informasi Publik 2023
Penyelenggara:
Komisi Informasi Pusat
Tanggal:
19 Desember 2023




                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             201
Page 204
                          Profil
                          Perusahaan




                                                     SERTIFIKASI

ISO 9001:2015                                                 ISO 37001:2016
Validasi:                                                     Validasi:
15 September 2020 – 11 Agustus 2023                           11 Agustus 2020 – 10 Agustus 2023
Penerima Sertifikasi:                                         Penerima Sertifikasi:
Internal Audit Division                                       Commercial Banking Division (CMBD), Corporate Syndication &
Dikeluarkan Oleh:                                             Transaction Banking Division (CSTD), Procurement & Fixed Asset
SGS                                                           Management Division (PFAD)
                                                              Dikeluarkan Oleh:
                                                              Komite Akreditasi Nasional

ISO 9001:2015                                                 Sertifikat Indi 4.0 Level 3
Validasi:                                                     Validasi:
6 April 2022 - 19 Oktober 2024                                18 Juli 2022 – 18 Juli 2025
Penerima Sertifikasi:                                         Penerima Sertifikasi:
Compliance and Governance Division (CMGD)                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dikeluarkan Oleh:                                             Dikeluarkan Oleh:
SGS                                                           Kementerian Perindustrian

ISO 37001:2016                                                ISO 37001:2016
Validasi:                                                     Validasi:
21 Desember 2022 – 20 Desember 2025                           21 Desember 2022 – 20 Desember 2025
Penerima Sertifikasi:                                         Penerima Sertifikasi:
Unit SME Restructuring Kantor Wilayah 1                       Commercial Credit Risk Division
Dikeluarkan Oleh:                                             Dikeluarkan Oleh:
Komite Akreditasi Nasional                                    Komite Akreditasi Nasional

ISO 37001:2016                                                ISO 37301:2021
Anti Bribery Management System                                Sistem Manajemen Kepatuhan
Validasi:                                                     Validasi:
28 Desember 2023 – 27 Desember 2026                           23 Januari 2023 - 22 Januari 2026
Penerima Sertifikasi:                                         Penerima Sertifikasi:
Small Medium Enterprises Banking Division (SMBD)              Compliance and Governance Division (CMGD)
Dikeluarkan Oleh:                                             Dikeluarkan Oleh:
Komite Akreditasi Nasional                                    BSI

ISO 27001:2013                                                ISO 9001:2015
Informastion System Management System                         Informastion System Management System
Validasi:                                                     Validasi:
11 Juli 2023 – 31 Oktober 2025                                19 Maret 2021 – 6 Januari 2024
Penerima Sertifikasi:                                         Penerima Sertifikasi:
Data Center                                                   Non Subsidized Mortgage and Personal Lending Division
Dikeluarkan Oleh:                                             Dikeluarkan Oleh:
BSI                                                           SGS




202          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 205
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




Informasi
pada Situs Web Perseroan

Perseroan memiliki situs web resmi dengan alamat www.btn.co.id. Situs web ini berisi informasi terkini tentang korporasi Perseroan,
baik itu login E-Banking bagi nasabah, informasi seputar korporasi dan produk-produk Perseroan, profil, pengelolaan organisasi dan
transparansi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, hingga berita terkini. Situs web ini menjadi portal yang dapat diakses secara terbuka,
dengan tujuan memberikan informasi yang komprehensif tentang Perseroan kepada khalayak luas.


Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan situs web sebagai bagian dari transparansi informasi kepada publik.




   Struktur grup perusahaan dan informasi       Isi Kode Etik                                 Informasi Rapat Umum Pemegang
   pemegang saham sampai dengan                                                               Saham (RUPS) paling kurang meliputi
   pemilik akhir individu                                                                     bahan mata acara yang dibahas
                                                                                              dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS,
                                                                                              dan informasi tanggal penting yaitu
    Struktur Grup Perusahaan dalam                https://www.btn.co.id/id/Tata-              tanggal pengumuman RUPS, tanggal
    bentuk tabel, https://www.btn.                Kelola pada kanal “Tata Kelola              pemanggilan RUPS, tanggal RUPS,
    co.id/id/Tentang-Kami                         Perusahaan”                                 tanggal ringkasan risalah RUPS
                                                                                              diumumkan

                                                                                                https://www.btn.co.id/Investor-
                                                                                                Relation- Home pada kanal “RUPS”




 Environmental,                                                                                                 Kemudahan akses
 Social, and Corporate                                                                                          produk dan promo
 Governance (ESG)



  https://www.btn.
                                                                                                                 https://www.btn.
  co.id/Investor-
                                                                                                                 co.id/ pada kanal
  Relation-Home
                                                                                                                 produk
  pada kanal ESG




   Laporan keuangan tahunan                     Profil Dewan Komisaris dan Direksi            Piagam/Charter Dewan Komisaris,
   (5 tahun terakhir)                                                                         Direksi, Komite-komite dan Unit Audit
                                                                                              Internal


    https://www.btn.co.id/Investor-               https://www.btn.co.id/Tentang-               https://www.btn.co.id/id/Tata-
    Relation- Home pada kanal                     Kami pada kanal “Kepemimpinan”               Kelola pada kanal “Tata Kelola
    “Laporan Perusahaan”                                                                       Perusahaan”




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     203
Page 206
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
MANAJEMEN ATAS KINERJA
PERSEROAN


204   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 207
Pada tahun 2023 sesuai dengan fase Transformation Journey
Perseroan pada tahun 2023 yaitu “Disrupsi Digital Untuk
Menguasai Ekosistem Perumahan”. Perseroan berhasil melampaui
target laba yang ditetapkan, laba bersih di tahun 2023 terealisasi
sebesar Rp3,50 triliun dengan pertumbuhan 14,97% (yoy),
peningkatan tersebut disebabkan oleh berhasilnya strategi
Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi kredit
high yield dan optimalisasi pendapatan operasional selain bunga.




                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   205
Page 208
                                     Analisis dan Pembahasan
                                     Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tinjauan
Perekonomian

Analisis Perekonomian Global

Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan                       Hingga Desember 2023, The Fed telah menaikkan suku bunga
sebagai dampak dari ketegangan politik Rusia dan Ukraina. Hal                  acuannya menjadi 5,50% atau mencapai 525 bps sejak
ini menyebabkan naiknya harga komoditas dan energi, yang                       Februari 2022. Kenaikan Federal Funds Rate (FFR) yang agresif
menyebabkan inflasi yang mendorong Bank Sentral dari banyak                    ini diperkirakan akan tetap tinggi dengan siklus yang lebih
negara menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan                       panjang mendorong tetap kuatnya mata uang dolar Amerika
inflasi di masing-masing negara. Menjelang akhir tahun 2023                    Serikat (AS) sehingga memberikan tekanan pelemahan nilai
kondisi ekonomi global menunjukkan perbaikan, inflasi dan                      tukar di berbagai negara. Tekanan pelemahan nilai tukar tersebut
suku bunga acuan di beberapa negara perlahan diturunkan.                       semakin meningkat sejalan dengan tingginya ketidakpastian
Sebaliknya, pada tahun 2024, ekonomi negara berkembang                         pasar keuangan global. Aliran keluar investasi portofolio asing
seperti Indonesia dan India diperkirakan akan tetap tumbuh                     menambah tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk
melebihi capaian tahun 2023. Untuk ekonomi pada negara                         Indonesia. Pada Januari 2024, World Bank menurunkan
maju seperti Amerika Serikat dan Jepang diperkirakan akan                      proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2023 menjadi 2,6%
tumbuh lebih lambat dibandingkan tahun 2023. Ekonomi                           dan sedikit menurun ke level 2,4% untuk tahun 2024. Kondisi
Tiongkok pada tahun 2024 juga diperkirakan akan melambat.                      tersebut didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih
                                                                               berada di atas target dengan tekanan yang mulai mereda.
                                                                               Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga kebijakan moneter
                                                                               termasuk FFR diperkirakan tetap bertahan tinggi dalam jangka
                                                                               waktu yang lama (higher for longer).


                           Grafik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global tahun 2023 dan 2024
                                                                       (dalam %)



    7,0%           6,4%
           6,3%
    6,0%
                             5,0%                 5,2%
                                     4,9%
    5,0%                                                 4,5%          4,3%
                                                                3,9%
    4,0%

    3,0%                                                                           2,6%           2,5%
                                                                                          2,4%
                                                                                                                   1,8%
    2,0%                                                                                                  1,6%
                                                                                                                          0,9%
    1,0%                                                                                                                                0,7%
                                                                                                                                 0,4%

      0

              India            Indonesia             China       Malaysia            Global      Amerika Serikat     Jepang       Uni Eropa

                  2023                     2024
        Sumber: World Bank, Januari 2024




Analisis Perekonomian Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan III tahun                          solid. Dari sektoral, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor
2023 kembali mencatatkan hasil positif sebesar 4,94% yoy,                      Transportasi dan Pergudangan, disusul sektor Jasa lainnya.
sedikit lebih rendah jika dibandingkan triwulan sebelumnya.                    Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Konsumsi Lembaga
Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di bawah 5%, setelah                      Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) mengalami
telah tujuh triwulan berturut-turut mencatatkan capaian di atas                pertumbuhan paling tinggi disusul komponen Investasi/PMTB
5%. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia semakin pulih dan                     serta konsumsi rumah tangga.




206         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 209
                                                                                                                      Laporan Tahunan 2023




                               Pertumbuhan Ekonomi Indonesia sampai dengan Triwulan III 2023
                                                                                  (dalam %)



                                                                                    7,07
                                                                                                                         5,44   5,72
    5,07    5,05     5,02    4,97                                                                      5,02    5,01                      5,01    5,04   5,17    4,94
                                                                                              3,51
                                      2,97




                                                                         (0,74)
                                                                (2,19)
                                                       (3,49)
                                              (5,32)


    TW I    TW II   TW III   TW VI    TW I    TW II    TW III   TW VI    TW I       TW II     TW III   TW VI   TW I     TW II   TW III   TW VI   TW I   TW II   TW III

               2019                              2020                                 2021                                 2022                         2023

  Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), November 2023




Perbaikan ekonomi nasional diperkirakan akan terus berlanjut                                Analisis Industri Perbankan
hingga Triwulan IV tahun 2023. Perkembangan leading
indicators hingga Desember 2023 masih menunjukkan hasil                                     Otoritas Jasa Keuangan mencatat Kinerja sektor jasa keuangan
yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang                                  khususnya perbankan pada 2023 masih solid dengan indikator
masih tinggi sebesar 123,8, PMI Manufaktur yang masih berada                                permodalan dan likuiditas yang tersedia serta risiko kredit yang
pada level ekspansi sebesar 52,3 serta Indeks Penjualan Riil                                terjaga. Fungsi intermediasi perbankan pada bulan November
yang mencapai 217,9. Pada Januari 2024, World Bank tetap                                    2023 kembali mencatatkan tren peningkatan dengan kredit tumbuh
mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia                                       sebesar 9,74% yoy. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kredit
tahun 2023 sebesar 5,0% dan proyeksi untuk 2024 menjadi                                     modal kerja yang tumbuh 10,14% yoy. Adapun secara bulanan,
sebesar 4,9%. Hal ini dipicu oleh masih berlanjutnya tekanan                                pertumbuhan nominal kredit perbankan naik sebesar Rp63 triliun
inflasi global serta ketidakpastian pasar keuangan global yang                              menjadi Rp6.966 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK)
menyebabkan perlambatan ekonomi nasional. Sementara di sisi                                 pada November 2023 tercatat tumbuh sebesar 3,04% yoy
moneter, setelah BI mempertahankan suku bunga sebesar 5,75%                                 menjadi Rp8.216 triliun, dengan laju pertumbuhan meningkat,
selama 8 (delapan) bulan berturut-turut, BI menaikkan suku                                  terutama didorong oleh peningkatan deposito sebesar 3,50% yoy.
bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 6,00% pada Oktober                                    Risiko kredit melanjutkan penurunan dengan rasio NPL perbankan
2023 untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.                             sebesar 2,36%. Di sisi lain, kredit restrukturisasi Covid-19 kembali
Selain itu, kenaikan ini juga sebagai langkah pre-emptive dan                               mencatatkan penurunan sebesar Rp15,84 triliun menjadi Rp285,32
forward looking untuk memitigasi dampaknya terhadap inflasi                                 triliun, dengan jumlah nasabah juga menurun menjadi 1,14 juta
barang impor, sehingga inflasi umum dan inti tetap terkendali                               nasabah setelah pada Oktober 2023 tercatat sebesar 1,22 juta
dalam sasaran Bank Indonesia.                                                               nasabah.


Pertumbuhan ekonomi nasional masih melanjutkan tren                                         Likuiditas industri perbankan pada November 2023 dalam level
positifnya pada Triwulan IV 2023. Secara keseluruhan,                                       yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas yang terjaga. Rasio Alat
Pemerintah memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh                                      Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 115,73%, meningkat
sebesar 4,8%-5,2% yoy pada akhir tahun 2023 didukung oleh                                   dibandingkan Oktober 2023 yang sebesar 117,29% atau jauh di
beberapa insentif kebijakan di akhir tahun untuk mendukung                                  atas ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara Alat
konsumsi rumah tangga. Tingkat inflasi baik umum maupun inti                                Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 26,04%, meningkat dibandingkan
tetap terkendali dengan adanya koordinasi Bank Indonesia,                                   capaian pada Oktober 2023 yang sebesar 26,36%, masih di
Pemerintah Pusat dan Daerah yang menyebabkan tingkat                                        atas ambang batas ketentuan yang sebesar 10%. Sementara,
inflasi tetap terjaga pada level 3,0%±1,0% pada akhir tahun                                 Posisi Devisa Neto (PDN) November 2023 tercatat sebesar 1,58%,
2023. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih dipengaruhi oleh                              juga jauh di bawah threshold sebesar 20%. Sementara dari sisi
dinamika yang terjadi pasar global sehingga tekanan terhadap                                permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan
Rupiah masih berlanjut dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS                                   pada November 2023 tercatat meningkat menjadi 27,89% dari
berada di level 15.399 pada akhir tahun 2023.                                               posisi Oktober 2023 yang sebesar 27,44%.


                                                                                            Sumber: Otoritas Jasa Keuangan, November 2023.




                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                            207
Page 210
                                                        Analisis dan Pembahasan
                                                        Manajemen atas Kinerja Perseroan




Analisis Industri Perumahan

Sektor Real Estate kembali mencatatkan pertumbuhan positif                                                                               terkontraksi di masa pandemi. Sektor perumahan masih memiliki
sebesar 2,21% yoy pada Triwulan III tahun 2023, menguat jika                                                                             ruang untuk tumbuh yang sangat besar mengingat masih tingginya
dibandingkan pertumbuhan Triwulan II 2022 yang sebesar 0,96%                                                                             angka backlog perumahan nasional dan tingginya jumlah
yoy. Sektor Real Estate merupakan salah satu sektor yang tetap                                                                           masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak.
mencatatkan pertumbuhan positif walaupun kondisi perekonomian

                                                                                    Grafik Pertumbuhan PDB Sektoral
                                                                                                                        (dalam %)

                                                                                                                                                                                         25,81




                                                                                                                                                                                                 15,28 14,74
                                                                                                                                                                 12,42

                                                                                                                             8,02 8,52                                   8,15
                                                                                    6,39                         6,95 6,88
  4,83 4,55 5,20                                5,35 5,25 5,08          5,23                      5,01                                                    5,24                                                        5,43
                                                                                                                                                                                                               4,46
                                                                                           3,22                                                    2,88
                     1,65 2,02 1,46                                                                                                                                                                                                                      2,21
                                                                 0,63                                                                       0,87                                                                                      0,63 0,96



                                                                                                                                                                                                                             (2,07)

                                                                                                                                                                                (6,23)


    18,75%             13,57%                     12,96%            9,86%                    10,18%                      4,22%                 4,06%                2,61%                   5,98%                 2,95%                  2,40%
                                                                                                  Pertambangan




                                                                                                                                              Keuangan dan
                                                                                                                         Informasi dan




                                                                                                                                                                     Pemerintahan
                                                  Perdagangan




                                                                                                                                                                                           Pergudangan
                                                                                                                                                                      Administrasi




                                                                                                                                                                                            Transportasi
       Manufaktur




                                                                                                                           komunikasi




                                                                                                                                                                                                                  Pendidikan




                                                                                                                                                                                                                                           Real Estate
                                                   Besar dan
                            Pertanian




                                                                        Kontruksi




                                                                                                                                                Asuransi
                                                     Eceran




                                                                                                                                                  Jasa




                                                                                                                                                                                                                     Jasa
                                                                                                                                                                                                dan
      TW III 2022                       TW II 2023               TW III 2023
 Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), November 2023




Perpanjangan stimulus Pemerintah di bidang perumahan                                                                                     ini dapat terlihat pada pertumbuhan KPR Nasional hingga
mendorong permintaan rumah pada tahun 2023. Stimulus                                                                                     Triwulan III 2023 telah tumbuh mencapai 12,66% yoy, sehingga
tersebut antara lain pelonggaran Rasio Loan to Value/Financing                                                                           pertumbuhan KPR terus mencapai 2 (dua) digit sejak Triwulan
to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi                                                                                    II 2023. Sedangkan pertumbuhan total kredit nasional tumbuh
maksimal 100% untuk semua jenis properti serta kebijakan Pajak                                                                           menjadi 8,96% yoy, meningkat dibandingkan Triwulan II 2023
Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) yang                                                                                 yang sebesar 7,76% yoy.
mulai berlaku November 2023. Besarnya dukungan Pemerintah

                                        Pertumbuhan Total Kredit dan Total KPR sampai dengan Triwulan III 2023
                                                                                                                        (dalam %)


                                                                                                                                                                                                                                           12,66%
                                                                                                                                                                          11,00%            11,35%
                                                                                                                                           10,55%         10,66%                                                             10,82%
                                                                                                                                                                                                           9,93%
                                                                                                            9,32%            9,55%
    8,00%                                                                                                                                                                                    7,82%
                                                                                      7,22%                                                                                7,56%
                                                                                                                                                           6,81%                                           7,06%                              8,96%
    6,40%
                                                                                                                                                                                                                               7,76%
                                                                                                                                            6,67%
                                                                  4,30%
                    3,50%                            3,50%                                                                   5,24%
                                        2,10%

                                                                                                            2,21%
                    1,49%
                                        0,12%                                         0,59%


                                                     (2,41%)
                                                                 (3,77%)

     TW I           TW II               TW III       TW VI         TW I                TW II                 TW III          TW VI           TW I          TW II            TW III           TW VI             TW I            TW II          TW III

                        2020                                                                2021                                                                  2022                                                       2023

  Sumber : Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, November 2023




208                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 211
                                                                                                                       Laporan Tahunan 2023




Housing Finance Center Perseroan merilis Indeks Harga Rumah                                  tipe menengah (37 m2–45 m2) dan tipe besar (46 m2–70 m2).
(House Price Index/HPI) pada Triwulan III 2023, dengan indeks                                Pertumbuhan indeks harga rumah ini mencerminkan tetap
sebesar 211,86 dan pertumbuhan menguat sebesar 8,66%                                         tingginya permintaan rumah di tanah air di tengah pertumbuhan
yoy. Pertumbuhan BTN HPI didukung oleh pertumbuhan di                                        ekonomi nasional yang terus meningkat seiring kembalinya
semua tipe rumah yaitu rumah tipe kecil (21 m2–36 m2), rumah                                 aktivitas ekonomi masyarakat.




                     Grafik Pertumbuhan Harga Rumah menurut House Price Index Triwulan III 2023

10,00                                                                                                                                                           250,00

 9,00                                                                                                                                                   8,66

 8,00                                                                                                                                                           200,00
                                                                                                                                               7,14
 7,00                                                                                                           6,56       6,80      6,58
                                                                                                 6,00
 6,00                                                                   5,44          5,64                                                                      150,00
                                5,24
                                            5,02          4,94
 5,00
         4,29        4,23
 4,00                                                                                                                                                           100,00
                                                                                                                                                        3,01
 3,00
                                                                                                                                               2,05
 2,00                                                                                 1,78                  1,57           1,78      1,57                       50,00
                                1,59                                    1,55                     1,50
         1,11        1,07                   1,16          1,03
 1,00

 0,00                                                                                                                                                           0,00

        Sep-20     Des-20     Mar-21      Jun-21      Sep-21           Des-21     Mar-22        Jun-22     Sep-22        Des-22    Mar-23     Jun-23   Sep-23

                Indeks             QoQ                           YoY
      Sumber : Housing Finance Center BTN, Oktober 2023




Analisis Posisi Perseroan Dalam Industri Perbankan

Untuk menggambarkan posisi Perseroan di antara perbankan nasional per November 2022 dapat disampaikan pada penjelasan
sebagai berikut:


Tabel Perbandingan Kinerja Perbankan November 2023

                                                                                                         Aset
 No             Nama Bank
                                       November 2023                   Desember 2022            November 2022                       YTD                 YOY

  1     BRI                                  1.774                         1.751                        1.679                      1,31%                5,65%

  2     Mandiri                              1.628                         1.570                        1.502                      3,67%                8,36%

  3     BCA                                  1.354                         1.283                        1.283                      5,54%                5,61%

  4     BNI                                     977                             998                       976                     (2,10%)               0,11%

  5     BTN                                     423                            402                       398                      5,30%                6,53%

        Posisi Desember 2023                    440

  6     CIMB NIAGA                              324                             302                      300                       7,32%                7,78%

  7     BSI                                     320                             306                      284                       4,83%               12,86%

  8     OCBC NISP                               253                             239                      233                       6,17%                8,51%

  9     Panin                                   188                             194                      187                      (2,95%)               0,41%

 10     Danamon                                 193                             184                      177                       5,18%                8,87%

 11     BTPN                                    176                             189                      185                      (6,95%)              (4,93%)

 12     Permata                                 245                             255                      240                      (4,15%)               1,76%




                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           209
Page 212
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                                                         Aset
No            Nama Bank
                             November 2023       Desember 2022      November 2022            YTD       YOY

13    Maybank                       157                 149               160               5,32%     (1,92%)

14    BJB                           169                 170               168             (0,80%)      0,77%

15    UOB                           160                 138               141             15,40%      13,52%

16    Mega                          118                 142               133            (17,01%)    (11,81%)



                                                                 Kredit dan Pembiayaan
No            Nama Bank
                             November 2023       Desember 2022      November 2022            YTD       YOY

 1    BRI                         1.161               1.030             1.014             12,76%      14,48%

 2    Mandiri                     1.046                 933               920             12,16%      13,65%

 3    BCA                           758                 691               680               9,74%     11,47%

 4    BNI                           666                 643               626               3,71%      6,48%

 5    BTN                           328                 298               296              9,93%     10,93%

      Posisi Desember 2023          334

 6    CIMB NIAGA                    200                 191               190               4,63%      5,10%

 7    BSI                           234                 207               205             13,17%      14,09%

 8    OCBC NISP                     149                 137               136               8,75%      9,53%

 9    Panin                         125                 120               120               3,57%      3,63%

10    Danamon                       139                 122               119             14,23%      16,73%

11    BTPN                          142                 135               137               5,24%      3,18%

12    Permata                       139                 136               136               1,90%      2,28%

13    Maybank                       101                   96               97               5,42%      4,35%

14    BJB                           114                 108               108               5,61%      5,71%

15    UOB                            82                   86               83              (4,54%)    (1,41%)

16    Mega                           64                   70               69              (8,41%)    (6,11%)




                                                                   Dana Pihak Ketiga
No            Nama Bank
                             November 2023       Desember 2022      November 2022            YTD       YOY

 1    BRI                         1.297               1.301             1.234             (0,32%)     5,09%

 2    Mandiri                     1.194               1.195             1.127             (0,08%)     5,97%

 3    BCA                         1.073               1.025             1.025              4,74%      4,70%

 4    BNI                           733                 763               743             (3,95%)    (1,41%)

 5    BTN                           330                 322               322             2,59%      2,62%

      Posisi Desember 2023          350

 6    CIMB NIAGA                    238                 228               227              4,34%      4,43%

 7    BSI                           268                 261               248              2,32%      8,09%

 8    OCBC NISP                     180                 176               175              1,97%      2,63%

 9    Panin                         131                 131               128             (0,04%)     2,46%

10    Danamon                       131                 126               119              4,08%      9,54%

11    BTPN                          101                 103                99             (1,49%)     2,71%

12    Permata                       171                 196               180            (12,35%)    (4,65%)




210           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 213
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                                                            Dana Pihak Ketiga
 No          Nama Bank
                                November 2023       Desember 2022             November 2022                   YTD                 YOY

 13    Maybank                         113                 106                            114                6,57%              (0,73%)

 14    BJB                             124                 122                            123                2,22%               0,94%

 15    UOB                             121                 114                            116                6,63%               4,35%

 16    Mega                             85                 103                            93            (17,77%)                (9,35%)



Hingga November 2022, Perseroan tetap mengukuhkan sebagai                secara substansial lebih besar dari Perseroan, memiliki sumber
Bank terbesar ke-5 dari sisi aset. Adapun aset Perseroan hingga          keuangan dan sumber lain yang lebih besar serta jaringan kantor
bulan November 2023 mencapai Rp423 triliun, atau mengalami               cabang dan ATM yang lebih luas. Sebagai tambahan, pada
pertumbuhan sebesar 6,53% yoy. Kenaikan ini juga terjadi pada            tahun 1999, pemerintah Republik Indonesia telah menghapus
sisi kredit dan pembiayaan serta dana pihak ketiga Perseroan             batas kepemilikan bank asing dan mengizinkan bank-bank
hingga bulan November 2023. Kredit dan pembiayaan tumbuh                 asing membuka kantor cabang di Indonesia. Persaingan dari
10,93% yoy menjadi Rp328 triliun dan dana pihak ketiga                   bank-bank yang lebih dulu beroperasi dan bank baru baik
tumbuh 2,62% yoy menjadi Rp330 triliun.                                  domestik maupun asing, di mana bank asing dapat menerapkan
                                                                         joint venture atau investasi di bank-bank domestik, dapat
Perseroan menghadapi persaingan dalam seluruh lini bisnis yang           mengakibatkan dampak yang negatif bagi kondisi operasional
dijalani. Pesaing utama Perseroan adalah bank-bank domestik,             dan keuangan Perseroan.
dan dalam cakupan yang lebih sempit, bank-bank asing yang
beroperasi di Indonesia. Untuk kredit perumahan, kompetitor              Karena pembangunan dan reformasi sektor keuangan Indonesia
utama Perseroan adalah bank-bank domestik karena bank-                   terus berlanjut, Perseroan kemungkinan akan menghadapi
bank asing tidak diperkenankan memberikan kredit perumahan.              persaingan dari sejumlah lembaga keuangan yang menawarkan
Sebagai akibat dari krisis keuangan global, persaingan untuk             produk dan jasa perbankan yang lebih luas atau peminjaman
mendapatkan pendanaan khususnya pendanaan ritel yang                     dengan limit yang lebih besar atau memiliki sumber daya finansial
menawarkan biaya pendanaan yang lebih murah menjadi                      dan lainnya yang lebih besar daripada Perseroan. Banyak
semakin intens. Perseroan biasanya bersaing dengan bank-                 lembaga keuangan akan bersaing untuk mendapat target nasabah
bank lain terutama dalam hal ekstensi dan kenyamanan saluran             yang sama dengan target Perseroan, dan banyak institusi yang
distribusi, rentang produk, harga, pelayanan nasabah dan                 memiliki akses kepada pemerintah atau grup bisnis dengan sumber
pencadangan untuk jasa teknologi.                                        finansial yang lebih besar. Beberapa kompetitor Perseroan telah,
                                                                         dan diprediksi akan, membentuk aliansi strategis dengan beberapa
Selain itu, secara tidak langsung Perseroan menghadapi                   bank asing dengan sumber daya manajemen dan finansial yang
persaingan dari bank-bank asing. Beberapa kompetitor                     secara signifikan lebih besar.




                               Grafik Perbandingan Outstanding KPR Bank di Indonesia
                                                          (dalam triliun Rupiah)




                    251
      250



      200



      150
                                       118

      100

                                                          57                         53                 50
       50                                                                                                                  43



        0

                   BTN                BCA                BNI                       Mandiri             BRI             CIMB Niaga

                 2022                2023




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       211
Page 214
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tinjauan
Operasional

Rencana Strategis Bank                                                    b. Program upselling dan cross selling produk non subsidi
                                                                             kepada nasabah KPR Subsidi yang sudah atau hampir
Rencana strategis bank meliputi strategi jangka pendek dan                   lunas melalui kapabilitas analytics dan program
menengah serta strategi jangka panjang bank.                                 upselling.
                                                                          c. Pre approved pinjaman atau kredit kepada debitur
Strategi Jangka Pendek dan Menengah                                          eksisting yang memenuhi kriteria melalui Eagle Project
                                                                             dan Ultimate Project (KAR dan KRING)
Bidang Perkreditan                                                     4. Memperluas Value Chain Real Estate Yang
                                                                          Menyasar UMKM dan Kontraktor.
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada jangka pendek            a. Membentuk sentra kredit UMKM sebagai inisiatif untuk
dan menengah yaitu:                                                          mendukung ekspansi kredit SME, terutama KUR.
1. Mengembangkan Program Kepemilikan Hunian Yang                          b. Cross selling Supply Chain Financing (SCF), Bank
     Terjangkau Untuk Mendukung Program Perumahan Nasional                   Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri
     a. Mengoptimalkan porsi Perseroan pada kuota KPR                        (SKBDN) dan e-Banking di nasabah SME, Komersial,
          Subsidi FLPP dan TAPERA.                                           Korporasi dan Instansi.
     b. Mengembangkan skema KPR Rent to Own sebagai                       c. Meningkatkan penyaluran KUR kepada nasabah captive
          skema KPR yang affordable dan equitable, yang                      baik debitur wiraswasta, KPR Subsidi dan KPR Non
          menyasar generasi milenial.                                        Subsidi.
     c. Mengembangkan skema pendanaan untuk penyediaan
          perumahan yang terjangkau.                                   Bidang Kualitas Kredit dan Pembiayaan
     d. Kemitraan untuk pendanaan proyek perumahan segmen
          millenial dan urban.                                         Inisiatif untuk perbaikan bisnis bidang kualitas kredit dan
     e. Pembangunan proyek perumahan milenial dengan                   pembiayaan pada jangka pendek dan menengah adalah
          harga terjangkau dan memiliki fasilitas lengkap              sebagai berikut:
          (working space, walkable/dekat ke mana-mana) melalui         1. Melanjutkan Inisiatif Perbaikan Proses Bisnis Kredit
          pembangunan Transit Oriented Development (TOD).                   a. Optimalisasi Regional Loan Processing Center (RLPC).
2. Mengembangkan Pangsa Pasar KPR di Segmen Emerging                        b. Implementasi Commercial Banking Center (CBC).
     Affluent dan Affluent                                                  c. Melanjutkan perbaikan proses bisnis perkreditan,
     a. Membentuk sales center yang fokus pada penjualan KPR                     terutama di Segmen Komersial dan SME.
          kepada segmen emerging affluent yang pada tahun 2023         2. Meningkatkan Kualitas dan Efektivitas Collection
          telah dilakukan pembukaan sales center di Jakarta-Kelapa          a. Standardisasi proses restrukturisasi kredit.
          Gading Square, Tangerang-BSD dan Surabaya.                        b. Memperbaiki collection management.
     b. Program kerja sama dan marketing dengan agen                        -    Implementasi collection scoring.
          properti nasional dan individu, sebagai strategi Direct to        -    Monitoring produktivitas Tenaga Alih Daya (TAD)
          Customer (D2C).                                                        collection, iColl usage dan contact rating.
     c. Mengembangkan kerja sama dengan developer                           -    Memperbaiki proses bisnis restrukturisasi kredit SME dan
          untuk mengembangkan proyek perumahan di segmen                         Komersial.
          emerging affluent.                                                c. Mengembangkan early warning system.
     d. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti dengan                  d. Optimalisasi kerja sama dengan lawyer, Regional Legal
          digitalisasi proses KPR secara end to end, baik untuk                  Representative (RLR), pengadilan dan BPN.
          konsumen dan pengembang.                                     3. Mempercepat Penyelesaian Kredit Macet Secara Bulk
     e. Membuat one-stop-shop ekosistem perumahan untuk di                  (Strategi Aset Sales)
          life-cycle nasabah.                                               a. Penjualan melalui investor atau mitra.
     f. Membangun platform instant purchase sebagai bagian                  b. Penawaran kepada calon investor/mitra melalui small
          BTN Properti.                                                          gathering di masing-masing kantor wilayah atau kantor
3. Peningkatan Kredit High Yield Margin                                          cabang yang memiliki outstanding NPL besar (pareto).
     a. Meningkatkan kredit high yield (KRING, KAR, KUR)                    c. Penjualan melalui bulk sales.
          beyond mortgage melalui program up-selling dan cross              d. Penawaran kepada calon investor/mitra yang dilakukan
          selling kepada nasabah captive, kawasan perkantoran                    secara bulk kepada satu pihak.
          dan industri.                                                     e. Penyelesaian kredit komersial melalui litigasi.




212         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 215
                                                                                           Laporan Tahunan 2023




    f. Koordinasi unit kerja assets sales management dengan            baru yang berbasis transaksi dan layanan, dengan target
       unit legal untuk melakukan litigasi terhadap debitur-           sebagai berikut:
       debitur yang berpotensi dapat dilakukan recovery.               1. Mengembangkan Fee dari Digital and Transaction Banking
    g. Penjualan melalui portal rumah murah Perseroan (www.                a. Percepatan pengembangan fitur-fitur pada new mobile
       rumahmurahbtn.co.id).                                                  banking Perseroan.
    h. Memaksimalkan penjualan melalui digital platform agar               b. Percepatan implementasi digital on boarding untuk
       dapat memberikan awareness secara masif kepada                         meningkatkan DPK Ritel.
       khalayak dengan harapan dapat menarik minat calon                   c. Mengembangkan Cash Management System (CMS)
       pembeli.                                                               untuk pengajuan cash collateral dan bank garansi
                                                                              secara online untuk mengembangkan fee dari segmen
Bidang Pendanaan                                                              transaction banking.
                                                                       2. Mengembangkan Fee Based dari Sumber-Sumber Baru
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis bidang pendanaan pada                 a. Membentuk unit kerja khusus yang mengelola wholesale
jangka pendek dan menengah adalah sebagai berikut:                            and transaction banking untuk meningkatkan wallet dari
1. Mengembangkan Kapabilitas Sebagai Bank Transaksional                       segmen komersial, wholesale dan korporasi.
     dan Channel Transaksi                                                 b. Mengembangkan fee dari segmen prioritas, terutama
     a. Mengoptimalkan produktivitas jaringan kantor yang                     pada layanan valas (market link deposit, deposito swap
          berada di area target market (perkantoran, pertokoan                forex, dan lainnya).
          dan pusat perbelanjaan).                                         c. Memperbaiki profitabilitas treasury dari pengelolaan
     b. Meningkatkan produktivitas sales melalui pengembangan                 portofolio Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity
          BTN Smart.                                                          (HTM), melalui:
     c. Program dan strategi campaign tabungan melalui                        -   Fokus portfolio HTM pada sebaran portfolio yang
          aktivitas marketing communication yang terintegrasi                     memiliki tenor jangka pendek, maksimal di 10
          pada segmen menengah dan debitur KPR Non                                tahun.
          Subsidi.                                                            -   Rekomposisi portfolio AFS menjadi lebih pendek
     d. Program akuisisi dan penjualan produk bundling kepada                     dan diupayakan maksimal di 10 tahun.
          korporasi BUMN.                                                     -   Diversifikasi tenor portfolio AFS dan HTM dengan
     e. Akuisisi Tabungan BTN Bisnis untuk nasabah dan mitra                      mempertimbangkan rasio likuiditas bank, arah
          segmen SME dan Komersial.                                               suku bunga acuan dan perbandingan suku bunga
     f. Meningkatkan akuisisi Tabungan BTN Investa pada                           investasi penempatan pada BI dengan yield SBN.
          nasabah prioritas untuk meningkatkan CASA pada                   d. Mengembangkan sumber baru perolehan fee based
          segmen segmen High Network Income (HNW)                             treasury melalui trading forex dan structured products.
2. Menjadi Bank Operasional Pengelolaan Dana Institusi                     e. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Garansi
     a. Meningkatkan akuisisi satuan kerja (satker) pemerintah                (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),
          dan interkoneksi SPAN.                                              Supply Chain Financing (SCF), Cash Management
     b. Meningkatkan akuisisi dan utilisasi cash management                   System (CMS) di segmen Korporasi.
          pada nasabah lembaga dan korporasi.
     c. Program akuisisi nasabah payroll melalui penjualan             Untuk mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang dilakukan
          produk bundling (Program BTN Solusi).                        pada jangka pendek dan menengah adalah sebagai berikut:
     d. Mengembangkan customer base melalui pendekatan                 1. Percepatan implementasi new mobile banking.
          ekosistem bisnis yang berfokus pada sektor property          2. Percepatan implementasi digital on boarding untuk
          related, healthcare, perdagangan, education dan                  meningkatkan DPK Ritel.
          kawasan industri.                                            3. Mengembangkan Cash Management System (CMS) untuk
     e. Mengembangkan retail and wholesale transaction melalui             pengajuan cash collateral dan bank garansi secara online
          program akuisisi dan aktivasi mobile banking, kartu debit,       untuk mengembangkan fee dari segmen korporasi.
          EDC, QRIS, cash management serta trade service.              4. Mengembangkan fee based dari sumber - sumber baru.
                                                                           a. Membentuk unit kerja khusus yang mengelola wholesale
Bidang Pendapatan Operasional Lainnya dan                                      and transaction banking untuk meningkatkan wallet dari
Pembentukan Anak Perusahaan                                                    segmen komersial, wholesale dan korporasi.
                                                                           b. Mengembangkan fee dari segmen prioritas, terutama
Pendapatan Operasional Lainnya                                                 pada layanan valas (market link deposit, deposito swap
                                                                               forex, dan lain-lain).
Untuk meningkatkan profitabilitas, rencana bisnis Perseroan                c. Memperbaiki profitabilitas treasury dari pengelolaan
pada tiga tahun ke depan juga difokuskan untuk meningkatkan                    portfolio Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity
Pendapatan Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar                       (HTM).
bersumber dari fee based income, terutama pada sumber-sumber               d. Rekomposisi portfolio Available for Sale (AFS) menjadi
                                                                               lebih pendek dan diupayakan maksimal di 10 tahun.



                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   213
Page 216
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




    e. Diversifikasi tenor portfolio AFS dan HTM dengan            USD163,09 miliar posisi per Juni 2023. Angka ini menunjukkan
       mempertimbangkan rasio likuiditas bank, arah suku           pertumbuhan sebesar 13,37% (yoy) dengan market share
       bunga acuan dan perbandingan suku bunga investasi           sebesar 10,94% terhadap total keuangan nasional. Setelah
       penempatan pada BI dengan yield SBN.                        mengalami perlambatan akibat dampak pandemi dan kondisi
    f. Mengembangkan sumber baru perolehan fee based               global yang tidak menentu, industri perbankan syariah nasional
       treasury melalui trading forex dan structured products.     berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik. Posisi
    g. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Garansi           per Juni 2023 pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia
       (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),         tumbuh menjadi 7,31% dari total industri perbankan nasional.
       Supply Chain Financing (SCF), Cash Management               Pertumbuhan tersebut ditopang oleh 13 Bank Umum Syariah, 20
       System (CMS) di segmen korporasi.                           Unit Usaha Syariah, dan 171 BPRS dengan sebaran porsi aset
                                                                   65,78% Bank Umum Syariah, 31,68% Unit Usaha Syariah, dan
Rencana Pendirian Anak Perusahaan                                  BPRS sebesar 2,54%.


Untuk memperkuat bisnis inti bank dan inisiatif dalam mendukung    Selain itu, berdasarkan hasil survei nasional literasi dan inklusi
sinergi BUMN, pada jangka menengah pengembangan bisnis             keuangan tahun 2022, indeks literasi dan inklusi keuangan
juga dilakukan dengan rencana pendirian anak perusahaan            syariah tercatat sebesar 9,14% untuk indeks literasi dan 12,12%
atau strategi anorganik melalui rencana penyertaan modal           untuk indeks inklusi keuangan syariah. Rendahnya indeks literasi
di bidang manajemen investasi, perusahaan modal ventura,           dan inklusi tentunya menjadi peluang sekaligus tantangan bagi
asuransi, pendirian anak perusahaan multifinance dan kerja         bank syariah untuk terus mengembangkan bisnisnya. Konsep
sama untuk mengembangkan bisnis Unit Usaha Syariah (UUS).          bank syariah saat ini juga relevan dengan bisnis perbankan
Rencana pendirian anak perusahaan Manajemen Investasi              retail seperti pembiayaan KPR maupun UMKM yang menjadi
(MI) direncanakan dilakukan dengan skema penyertaan modal          salah satu nadi perekonomian Indonesia. Sedangkan tantangan
pengendalian langsung, dalam hal ini kandidat perusahaan           pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menyebabkan
yang direncanakan adalah perusahaan manajemen investasi            masih besarnya gap dengan industri keuangan konvensional.
yang merupakan salah satu anak perusahaan BUMN.                    Hal itu meliputi pangsa pasar yang relatif masih rendah pada
                                                                   kisaran 11%. Masih rendahnya literasi keuangan syariah, juga
Berikutnya, memperhatikan competitive advantage bisnis yang        berdampak pada terbatasnya laju inklusi keuangan syariah.
kuat di perumahan yang utamanya adalah KPR, Perseroan              Selain itu, terbatasnya diferensiasi model bisnis atau produk
berencana membentuk anak perusahaan asuransi jiwa atau             keuangan syariah, penggunaan teknologi informasi yang
kerugian yang merupakan strategi anorganik untuk menyediakan       saat ini masih perlu ditingkatkan, serta sumber daya manusia
layanan one stop solution dalam memfasilitasi layanan keuangan     keuangan syariah yang belum optimal. Indonesia sebagai
keluarga. Rencana pendirian anak perusahaan tersebut               negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar mempunyai
dilakukan dengan skema penyertaan modal pengendalian               potensi untuk menjadi contoh keunggulan dalam keuangan
langsung, dengan target calon mitra perusahaan/anak                syariah. Ambisi ini sejalan dengan upaya berkelanjutan oleh
perusahaan asuransi jiwa yang telah berjalan atau pendirian        berbagai instansi untuk mendorong ekosistem keuangan
baru. Selanjutnya, untuk mendukung gagasan sinergi BUMN            yang kuat dan memiliki diversifikasi yang sejalan dengan
dan sebagai special vehicle pada strategi pengembangan Assets      prinsip-prinsip syariah. Perbankan syariah di Indonesia terus
Management, Perseroan juga berencana mendirikan anak               menunjukkan perkembangan yang positif, hal ini tidak terlepas
perusahaan. Modal Ventura. Selain itu, fokus bisnis pendirian      dari pangsa pasarnya yang masih belum jenuh dan terus
anak perusahaan di bidang ini juga ditujukan untuk penyertaan      berkembang. Berdasarkan data statistik OJK, dalam kurun waktu
pada beberapa potensi bisnis seperti fintech.                      tahun 2019-2022 aset perbankan syariah tumbuh 14,24% yang
                                                                   pertumbuhannya didominasi oleh Bank Umum Syariah (BUS).
Bidang Bisnis Syariah                                              Sejalan dengan pertumbuhannya tersebut, pangsa pasar aset
                                                                   perbankan syariah nasional juga semakin menguat dari 6,18%
Berdasarkan laporan The Royal Islamic Strategic Studies Centre     di tahun 2018 menjadi 7,09% di tahun 2022.
(RISSC) yang bertajuk The Muslim 500: The World’s 500 Most
Influential Muslims 2024, Indonesia merupakan negara dengan        Sejalan dengan potensi perbankan syariah nasional, Unit Usaha
populasi muslim terbanyak di dunia. RISSC mencatat, jumlah         Syariah (UUS) Perseroan juga mengalami pertumbuhan bisnis
populasi muslim di Indonesia mencapai 240,62 juta jiwa pada        yang searah. Hal ini ditunjukkan oleh kinerja yang terus tumbuh
2023. Jumlah ini setara 86,7% dari populasi nasional yang          dan kemampuan UUS Perseroan yang tetap tumbuh di tengah
totalnya 277,53 juta jiwa. Sebagai negara dengan umat muslim       tantangan pandemi. Pada posisi September tahun 2023 aset UUS
terbesar, industri keuangan syariah Indonesia menyimpan            Perseroan tercatat sebesar Rp48 triliun, tumbuh 16,81% (yoy).
potensi yang sangat besar. Dengan kondisi literasi dan inklusi     Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh pembiayaan sebesar
yang terbilang rendah, total asetnya telah berada di posisi ke-7   Rp35,79 triliun, tumbuh 17,94% (yoy), dan penghimpunan
secara global. Secara keseluruhan pertumbuhan aset keuangan        Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat sebesar Rp36,25 triliun,
syariah Indonesia telah mencapai Rp2.450,55 triliun atau sekitar   tumbuh 16,76% (yoy).




214         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 217
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




Memperkuat Permodalan                                                3. Fokus pada penciptaan nilai dan menjadi business partner
                                                                        melalui penyelarasan organisasi, dan penerapan digital
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan                       human resource untuk mendukung operational excellence
berkelanjutan dibutuhkan dukungan permodalan yang kuat                  serta implementasi internalisasi corporate culture.
dengan mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal
minimum bank sesuai Basel III. Sesuai dengan POJK Nomor 11/          Inisiatif
POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, bahwa bank harus                 Inisiatif jangka pendek dan menengah diuraikan sebagai berkut:
menyediakan modal berupa modal minimum berdasarkan
peringkat risiko dan tambahan modal sebagai penyangga                INISIATIF JANGKA PENDEK
berdasarkan Basel III (terdapat 3 jenis yaitu capital conservation   1. Mengembangangkan dan implementasi Employee Value
buffer, countercyclical buffer, capital surcharge).                      Proposition (EVP) untuk menarik talenta terbaik.
                                                                     2. Memperbarui fokus dalam pengembangan dan retensi
Bidang Human Capital                                                     pegawai talent.
                                                                     3. Implementasi struktur organisasi berbasis Strategic Business
Dalam rangka mewujudkan “One of Home of Indonesia’s Best                 Unit (SBU)
Talent”, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada                 4. Pemenuhan       kebutuhan      pegawai     dengan     metode
jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan Corporate                 multisourcing recruitment untuk menjaring talenta yang
Plan Tahun 2021-2025. Rencana jangka menengah bidang SDM                 berkualitas khususnya bidang funding, transactional, dan
bertujuan untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik               digital banking.
yang memiliki kapabilitas unggul dan produktivitas yang tinggi.      5. Implementasi program suksesi dan jalur karir khusus general
Sebagai upaya mewujudkan aspirasi tersebut, dirumuskan                   management, funding, transactional dan digital banking.
dimensi dan parameter sebagai berikut:                               6. Pengembangan kompetensi pegawai, khususnya terkait
1. Ability to Attract Top Talent                                         critical capability, leadership, funding, transactional, dan
    Menjadi salah satu top of mind employer bagi kandidat                digital banking.
    eksternal dari perusahaan maupun universitas terkemuka di        7. Mengaktifkan implementasi Program EVP untuk meningkatkan
    Indonesia.                                                           employee experience.
2. Ability to Retain Top Talents                                     8. Penguatan peran change leader untuk internalisasi core
    Mampu mempertahankan top talents untuk berkarya dan                  values pada setiap unit kerja dan mendorong perubahan
    berkembang bersama Perseroan.                                        perilaku.
3. Talent’s Capability Readiness                                     9. Pengembangan HC Technology yang berfokus pada talent
    Memiliki kapabilitas untuk mencapai tujuan strategis bank            management, people analytic dan employee self service
    saat ini dan masa depan.                                             untuk meningkatkan employee experience.
4. Employee Productivity
    Memiliki produktivitas pegawai yang berada di atas rata-         INISIATIF JANGKA MENENGAH
    rata organisasi ternama.                                         1. People Analytics and Employee Experience
                                                                         a. Mengembangkan kapabilitas HC Business Partner
Untuk mencapai aspirasi tersebut disusun strategi dan inisiatif              (HCBP) untuk menyelaraskan strategi HC dengan bisnis
strategis sebagai berikut:                                                   serta menjawab kebutuhan bank dengan implementasi
                                                                             HCBP pada tahap end state yaitu pada Level Divisi.
Strategi                                                                 b. Menyempurnakan struktur organisasi HC dan merancang
                                                                             sistem grading yang selaras dengan kebutuhan bisnis:
Uraian strategi dalam mencapai aspirasi bidang human capital                 -    Penguatan organisasi learning dan infrastruktur
yaitu:                                                                            learning center.
1. Menjadi pilihan utama tempat bekerja talenta terbaik                      -    Implementasi sistem grading baru.
    melalui perbaikan proses rekrutmen dan onboarding yang               c. Implementasi strategi multi-sourcing dan menjalankan
    memberikan employee experience atas sistem reward yang                   program onboarding untuk new recruit dan internal
    memotivasi dan kompetitif dipasar, serta aktivasi employee               movement.
    value proposition bank.                                              d. Menjabarkan dual career path (jalur karir spesialis dan
2. Penguatan kapabilitas, produktivitas, dan daya saing SDM                  generalis) untuk posisi kritikal.
    melalui perbaikan program pengembangan kapabilitas                   e. Meningkatkan budaya pembelajaran self-learning
    pegawai, mendukung budaya pembelajaran, penerapan                        dengan metode Pembelajaran 70-20-10.
    coaching yang konsisten, serta penerapan ukuran                      f. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program insentif
    produktivitas dalam workforce planning dan performance                   untuk menarik, mempertahankan, dan memotivasi
    management.                                                              pegawai.




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 215
Page 218
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




   g. Mengaktifkan dan implementasi program 4 (empat) Pilar          Good Corporate Governance (GCG), Risk
       Employee Value Proposition (EVP).                             Management dan Compliance
   h. Mengimplementasikan HCIS yang terintegrasi untuk
       mendukung operational excellence, pengambilan                 Peningkatan Good Corporate Governance (GCG)
       keputusan berbasis data, serta menyediakan seamless
       employee experience, melalui:                                 Perseroan menyadari dan memahami pentingnya implementasi
       -   Digitalisasi rekrutmen, dan onboarding.                   GCG sebagai salah satu langkah strategis yang harus
       -   Recruitment and onboarding people analytic.               dilakukan untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Oleh
       -   Integrasi Performance Management System (PMS),            sebab itu, penguatan struktur organisasi dan proses bisnis
           Learning Management System (LMS), dan Succession          yang berlandaskan prinsip–prinsip GCG secara konsisten terus
           Individual Development Plan (IDP).                        dilakukan melalui penguatan empat pilar utama implementasi
       -   Integrasi talent management system and people             GCG yaitu: (i) Commitment on Governance; (ii) Governance
           analytics.                                                Structure; (iii) Governance Process, dan (iv) Governance
2. Scale Up and Deep Dive                                            Outcome. Penguatan pilar pertama dilakukan dengan penguatan
   Pada fase ini dilakukan penguatan seluruh inisiatif yang          struktur dan infrastruktur tata kelola, internalisasi prinsip-prinsip
   telah berjalan di tahun 2022 - 2024, yaitu diantaranya:           GCG pada kegiatan bisnis dan operasional bank, agar
   a. Menyelaraskan sistem remunerasi dan program insentif           manajemen perbankan sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan
       untuk menarik, mempertahankan, dan memotivasi                 Good Corporate Governance untuk meningkatkan shareholder
       pegawai, diantaranya melalui:                                 value. Penguatan pilar kedua dan ketiga dilakukan dengan
       -   Transisi gaji pokok dan tunjangan jabatan.                mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG pada perubahan
       -   Pengembangan lanjutan untuk komponen variabel             struktur organisasi dan proses bisnis secara menyeluruh yang
           pay pada rumpun bisnis.                                   saat ini sedang dilakukan sebagai tahapan transformasi bisnis
   b. Mengimplementasikan          HCIS   yang     terintegrasi      bank. Secara garis besar, perubahan tersebut, dilakukan dengan
       untuk pengambilan keputusan berbasis data, serta              menyelaraskan proses pemisahan antara peran sales, operasional
       menyediakan seamless employee experience.                     dan kebijakan risiko. Penguatan pilar tersebut dilakukan dengan
       -   Digitalisasi perencanaan tenaga kerja melalui             mempertegas mekanisme supervisi operasional kantor, baik dari
           integrated man power planning pada HC Information         tingkatan direktorat sampai dengan unit kerja.
           System (HCIS).
       -   Man power planning people analytic.                       Selanjutnya, penguatan pilar keempat dilakukan melalui
       -   Scale up kapabilitas people analytics agar dapat          hasil penerapan prinsip GCG dalam proses bisnis bank
           memberikan fungsi predictive.                             yang dituangkan dalam laporan dan penilaian GCG serta
                                                                     penghargaan-penghargaan yang diterima bank, termasuk
Infrastruktur Teknologi Informasi (TI)                               governance outcome yang mencakup aspek kualitatif dan
                                                                     aspek kuantitatif antara lain kecukupan transparansi laporan,
Untuk mendukung corporate plan, aspirasi bisnis serta visi           kepatuhan      terhadap     peraturan     perundang-undangan,
Perseroan sebagai “Menjadi the Best Mortgage Bank in Southeast       kinerja bank seperti rentabilitas, efisiensi, dan permodalan,
Asia pada tahun 2025”, Perseroan telah menyusun enam tema            peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang
pada Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2021-        berlaku dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi bank
2025. Dalam mengimplementasikan Rencana Strategis Teknologi          seperti fraud, pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit
Informasi (RSTI) 2021-2025, Perseroan mengusung tiga tema            (BMPK), pelanggaran ketentuan terkait laporan Bank kepada
utama tahunan sebagai berikut:                                       regulator. Dalam rangka meningkatkan penerapan GCG
1. Tahun 2022: Start to Scale                                        sehingga pengelolaan perusahaan dapat berjalan dengan
    Tahun 2022 dimulai dengan persiapan untuk perubahan              baik dan mencapai tujuan yang diharapkan, dibutuhkan suatu
    skala besar di Perseroan. Inisiatif terkait implementasi multi   perencanaan strategis termuat dalam Roadmap GCG yang
    speed Teknologi Informasi (TI) operating model berbasis agile.   menjadi pedoman bagi seluruh BTNers dalam berkontribusi agar
    Kajian terhadap sistem–sistem kritikal yang akan di upgrade/     terciptanya pengelolaan GCG yang terarah.
    replace. Pada fase ini, inisiatif yang dilakukan juga berfokus
    kepada peningkatan maturitas Teknologi Informasi (TI).           Peningkatan Risk Management
2. Tahun 2023: Expand the Transformation
    Melanjutkan       eksekusi   upgrade/replace       dan    atau   Dalam rangka mendukung rencana jangka panjang Perseroan,
    enhancement terhadap sistem-sistem kritikal yang telah           yaitu menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada
    diidentifikasikan. Melanjutkan pengembangan sistem               tahun 2025, perlu untuk tetap menjadi Bank dengan sustainable
    (seperti digital channel) agile based.                           profitability dan melanjutkan langkah strategi serta inisiatif terkait
3. Tahun 2024-2025: Continuous Improvement                           Risk Management antara lain:
    Berfokus kepada peningkatan/enhancement terhadap sistem-
    sistem non kritikal, perbaikan proses untuk meningkatkan
    maturitas Teknologi Informasi (TI).



216         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 219
                                                                                                  Laporan Tahunan 2023




1. Mengembangkan Retail Transaction Banking Dengan Membangun                        sehingga proses pembinaan kredit menjadi lebih efektif dan
   Operational Risk Acceptance Readiness and Fraud Risk Strategy                    efisien.
   a. Memperkuat Kebijakan dan Proses                                          b. Dalam rangka memperbaiki proses underwriting dan kualitas
        Bank akan memiliki framework and operating model terkait                    kredit kredit komersial, mendukung implementasi Business
        tata kelola fraud yang komprehensif dengan mengakomodir                     Process Improvement (BPI) yang baru dan Commercial
        seluruh channel dan product.                                                Banking Center (CBC), bank telah mengimplementasikan
   b. Pengembangan Organisasi dan Kapabilitas Human Capital                         internal credit rating (ICR). Sejalan dengan salah satu strategic
        Pengembangan struktur organisasi khusus untuk anti-fraud                    themes bank dalam aspirasi 2025, yaitu memperkuat SME BPI
        pada unit kerja (1st line of defense) agar lebih efektif dan                dengan memperbaiki Turn Around Time (TAT) melalui workflow
        efisien.                                                                    kredit yang diotomatisasi, bank akan mengembangkan SME
   c. Pengembangan Teknologi                                                        application scoring, yang diharapkan akan mempercepat
        Update technology untuk fraud detection yang lebih dynamic                  proses persetujuan kredit UMKM melalui proses data
        dengan menggunakan AI dan machine learning.                                 dengan menggunakan model dan dapat mengklasifikasikan
2. Memperbaiki Risk Assessment Untuk Segmen Khusus Non-Fixed                        calon debitur UMKM berdasarkan tingkat risikonya. Hal ini
   Income Melalui Pengembangan Analytic Model Non-Fixed Income                      diharapkan mampu meningkatkan market share segmen
   dan Pengembangan Kompetensi Credit Analyst                                       UMKM dan memperbaiki kualitas kredit UMKM.
3. Menyusun Risk Criteria Untuk Targeted Segmen dan Overlay                    c. Pengembangan aplikasi operation risk tools untuk
   Model Untuk Meningkatkan Approval Rate                                           meningkatkan kemudahan, integrasi, visibilitas dan sistem
   a. Penentuan prioritas target segmen (existing debitur, funding                  informasi yang terkini dalam pengelolaan risiko operasional,
        customer, dan new to bank) untuk mengelola risiko dalam fase                Perseroan telah mengembangkan aplikasi risiko operasional
        implementasi.                                                               yang berisi Loss Event Database (BTN-LED), Risk and Control
   b. Membangun proxy income model untuk memproyeksikan                             Self-Assessment (RCSA) dan Key Risk Indicator (KRI).
        kenaikan income debitur dan calon debitur dalam penentuan           7. Mempertahankan NPL Yang Rendah di Semua Segmen Melalui
        limit kredit dan standardisasi rekomendasi dan putusan.                Pemantauan Risiko Yang Kuat
   c. Mempertajam Kebijakan Kredit sesuai risk-based                           Pengembangan Commercial Loan Early Warning System
        segmentation.                                                          (EWS) untuk mendukung penguatan pemantauan risiko kredit
4. Pembentukan SME Processing Center sebagai Platform Pendukung                komersial melalui standardisasi, digitization dan pengembangan
   Pertumbuhan Kredit UMKM                                                     pedoman-pedoman dan perangkat-perangkat (tools), bank
   Implementasi new business process SME dan decision engine                   akan mengembangkan EWS dengan menetapkan parameter-
   melalui digitalisasi proses yang akan dilakukan dalam mendukung             parameter risiko yang mengindikasikan adanya pemburukan
   perbaikan proses SME.                                                       kualitas dari debitur kredit komersial secara individual. Hal ini
5. Pengembangan Kapabilitas Risiko Digital, Teknologi Informasi (TI)           diharapkan dapat membantu satuan kerja yang memberikan
   dan Cyber Dilakukan Melalui Pengembangan Struktur Organisasi                kredit komersial untuk mengidentifikasi tindakan-tindakan yang
   Teknologi Informasi (TI) Risk dan Inisiatif Dalam Membangun Fraud           harus segera dilakukan guna mencegah kredit komersial dari
   Risk Management                                                             debitur tersebut menjadi kredit komersial yang bermasalah.
   Seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi, risiko dalam
   penggunaan teknologi juga meningkat sehingga dibutuhkan                  Bidang Pengembangan Jaringan (Delivery
   pengelolaan risiko teknologi, digital dan cyber security yang            Channel)
   kokoh. Atas dasar hal tersebut, maka Perseroan mengembangkan
   Departemen Teknologi Informasi (TI), Digital dan Cyber Risk              Optimalisasi delivery channel dalam mendukung bisnis dilakukan
   Management di bawah Divisi Enterprise Risk Management yang               melalui pengembangan kuantitas dan ragam channel dengan
   berfokus dalam mengelola seluruh risiko Teknologi Informasi (TI)         strategi perluasan jaringan yang difokuskan pada empat inisiatif
   Perseroan melalui 6 (enam) domain utama yaitu cyber security risk,       utama, yaitu strategi regionalisasi, ekspansi cabang, agent banking
   data privacy risk, project delivery risk, third party risk, continuity   dan digital channel. Strategi regionalisasi merupakan bentuk
   and resiliency risk dan regulatory compliance risk.                      pengelompokan wilayah kerja yang tidak hanya berdasarkan lokasi,
6. Proses Bisnis Kredit Yang Lebih Baik Dengan Sentralisasi Operasi         namun juga berdasarkan densitas cabang eksisting guna memastikan
   Kredit (CBC, SME, dan Konsumer), Meningkatkan Check and                  penyelarasan strategi yang lebih baik. Adapun pertimbangan-
   Balance dan Memperkuat Kerangka Risiko Melalui Pedoman                   pertimbangan yang digunakan pada strategi regionalisasi adalah
   Risiko Yang Tepat                                                        sebagai berikut:
   a. Dalam rangka memperbaiki proses keputusan dan kualitas                1. Pengembangan Wilayah Yang Terlalu Padat Akan
        dari kredit konsumer, mempercepat proses approval kredit                 Memastikan Kontrol Terhadap Key Performance
        konsumer melalui proses analisis data dengan menggunakan                 Indicator (KPI) dan Penyelarasan Strategi Yang Lebih
        model, bank mengembangkan Credit Scoring Model (CSM).                    Komprehensif
        Selain itu, bank telah menerapkan collection scoring, guna               Penentuan zona operasional cabang tidak hanya
        mendukung collection team dalam menentukan skala prioritas               mempertimbangkan lokasi, namun juga rasio kepadatan
        penagihan kepada debitur berdasarkan tingkat risikonya                   cabang.
        (high, medium, low risk) untuk membayar kewajibannya



                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          217
Page 220
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




2. Optimalisasi Produktivitas Kantor Cabang                                Memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan proses
   Pada jangka pendek, Perseroan tidak terlalu ekspansif dalam             manajemen risiko yang terintegrasi dan kokoh untuk menurunkan
   pembukaan kantor cabang. Tahun ini Perseroan akan berusaha              NPL sejalan dengan market sustainability.
   untuk meningkatkan pengawasan kantor cabang. Tterhadap
   outlet di bawahnya dan akan melakukan penilaian atau evaluasi       Untuk mencapai aspirasi tersebut, telah ditetapkan 10 (sepuluh) tema
   terhadap kinerja outlet yang tidak produktif untuk dilakukan        strategis Corporate Plan Tahun 2021-2025 sebagai berikut:
   penutupan. Hal ini dilakukan agar kantor cabang dapat               1. Penyempurnaan model operasional cabang untuk meningkatkan
   melakukan pengawasan kinerja setiap outlet di bawahnya                   DPK low-cost dan bisnis ritel dengan mengoptimalkan footprint
   secara lebih baik, sehingga akan mendukung kinerja korporat.             jaringan dan membangun customer ownership secara end to
3. Agent Banking                                                            end (segmen Komersial, SME dan Konsumer) termasuk funding,
   Mengoptimalkan agent banking sebagai agregator dengan                    lending, fee dan layanan lainnya.
   memperluas aliansi strategis, misalnya kantor pos dan minimart      2. Kemitraan/pertumbuhan anorganik untuk mendukung bisnis
   sebagai agen penjual.                                                    utama di sektor perumahan, menangkap peluang di bidang
4. Digital Channel                                                          multifinance, asuransi dan manajemen aset.
   Pengembangan digital channel ditujukan untuk remote access          3. Pengembangan pembiayaan perumahan untuk segmen
   guna menargetkan segmen emerging affluent, generasi muda                 emerging affluent dan affluent, dengan meningkatkan proposisi
   dan meningkatkan kenyamanan transaksi bagi nasabah.                      direct-to consumer, serta bekerja sama dengan developer
   Pengembangan channel digital difokuskan pada:                            terkemuka dan jaringan agen real estate.
   a. Target segmen yang menarik dan terdefinisi secara jelas,         4. Pengembangan program kepemilikan rumah KPR bersubsidi
        dengan fokus pada pemilihan segmen, direntang usia 20               guna mendukung agenda nasional untuk perumahan terjangkau.
        sampai dengan 35 tahun.                                        5. Memperluas value chain dalam real estate yang menyasar UKM
   b. Penawaran yang tepat sasaran (right-to-target) dengan                 supplier dan kontraktor dengan menyediakan supply chain
        memanfaatkan big data analytical advantage untuk                    financing, bank guarantee, SKBDN dan solusi tabungan bisnis
        memperoleh rekomendasi produk atau layanan bagi tiap           6. Mengembangkan solusi keuangan yang lengkap (pinjaman,
        nasabah.                                                            tabungan, transaksi, dan investasi) menyasar nasabah
   c. Customer value management, melalui penawaran produk                   berpendapatan tetap, khususnya bagi emerging affluent dan
        dan layanan yang luas serta universal, tapi lebih fokus pada        SME, serta menyiapkan strategi cross-selling dan upselling
        kebutuhan utama nasabah (customer centric).                    7. Mengembangkan channel transaksi elektronik, otomasi berbagai
                                                                            proses bisnis dan mengembangkan kerja sama dengan ekosistem
Strategi Jangka Panjang                                                     digital, termasuk pengaturan infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
                                                                            pendukung dan model operasional.
Untuk meningkatkan kontribusinya pada sektor perumahan dan             8. Penerapan struktur SBU, yang sesuai untuk menciptakan
mendukung roadmap transformasi Kementerian BUMN, Perseroan                  organisasi berorientasi pada kinerja, membangun kapabilitas
menetapkan visi menjadi The Best Mortgage Bank in South East                hard and soft skill, serta peluncuran culture program untuk sales
Asia pada tahun 2025, dengan aspirasi pada tahun 2025 sebagai               dan service, tata kelola dan manajemen risiko, kinerja, dan
berikut:                                                                    pembelajaran.
1. Menggandakan Low Cost Funding                                       9. Proses bisnis kredit yang lebih baik dengan sentralisasi operasi
    Transformasi kapabilitas channel sehingga menjadi bank                  kredit (CBC, SME dan Konsumer), meningkatkan check and
    transaksional untuk mendukung peningkatan low cost funding              balances, dan memperkuat kerangka risiko melalui pedoman
    dan pertumbuhan fee based income.                                       risiko yang tepat.
2. Mendorong Keterjangkauan Akses Perumahan Bagi Masyarakat            10. Mempertahankan tingkat NPL yang rendah di semua segmen
    Indonesia                                                               melalui pemantauan risiko yang kuat, standardisasi pengerjaan,
    Menghadirkan produk perbankan untuk meningkatkan taraf                  proses penagihan yang memanfaatkan solusi digital, serta
    hidup, pembiayaan rumah subsidi untuk segmen mass dan                   strategi penjualan aset.
    membangun channel direct-to-customers baru bagi segmen mass
    affluent.                                                          Adapun transformation journey dari 10 (sepuluh) tema strategis
3. Membangun One Stop Shop Financial Solution Untuk Konsumen           tersebut sampai dengan tahun 2025 di atas adalah sebagai berikut:
    dan Bisnis Terkait Perumahan                                       a. Tahun 2021, “Transform to Achieve Sustainable Growth”.
    Memberikan solusi pinjaman dan investasi untuk mengembangkan       b. Tahun 2022,“Expand to New Business Areas”.
    bisnis berbasis ekosistem perumahan yang akan mendorong            c. Tahun 2023, “Disrupsi Digital Untuk Menguasai Ekosistem
    kontribusi sektor perumahan.                                            Perumahan“.
4. Menjadi Inovator Digital dan Home of Indonesia’s Best Talent        d. Tahun 2024, “Memperluas Area Bisnis dan Menyediakan Solusi
    Melakukan proses digitalisasi untuk membangun operasi yang              Keuangan Terintegrasi“.
    paling efisien dan mengembangkan talent terbaik.                   e. Tahun 2025, “One Stop Financial Solution Dalam Ekosistem
5. Membangun Portofolio Berkualitas Tinggi dan Mempertahankan               Perumahan”.
    Tingkat NPL Yang Rendah




218         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 221
                                                                                                                            Laporan Tahunan 2023




                                             Transformation Journey Bank BTN 2021-2025

                                           2021                                             2022-2023                                                  2024-2025
                      Transform to Achieve Sustainable Growth                      Expand to New Business Areas                            Disrupt and Scaleup Through Digital


                      Funding                                               Funding                                                    Funding
                      •   Mendesain ulang model operasi cabang              •   Meluncurkan model operasi cabang baru                  •   Meningkatkan BTN Solusi dan penawaran
                          dengan memusatkan operasi dan fungsi                  dan transformasi penjualan ke 700+ cabang                  program khusus sektor ke lebih banyak sektor
                          pendukung                                         •   Merelokasi kantor cabang ke pasar                      •   Meningkatkan lebih banyak kasus
                      •   Meluncurkan transformasi branch sales                 mikro prioritas                                            penggunaan analitik
                      •   Meluncurkan kampanye re-branding untuk BTN        •   Memperkuat pelayanan wealth and premium
                      •   Meningkatkan BTN Solusi, proposisi sektor         •   Meluncurkan platform analytics-based cross-sell


                      Lending                                               Lending                                                    Lending
                      •   Meluncurkan produk terkait CASA/terkait           •   Meluncurkan portal tracking KPR untuk                  •   Meluncurkan ekosistem perumahan pelanggan
                          payroll                                               pelanggan dan dashbord untuk pengembang                    digital satu atap
                      •   Menembus pengembang teratas & agen                •   Merancang dan merintis program/agen                    •   Meluncurkan pasar business to business (B2B)
                          properti nasional; meningkatkan BTN Properti          properti individu untuk segmen awal                        real estate dan bundling layanan di luar
         Bisnis       •   Mengembangkan kolaborasi dengan TAPERA
                          untuk program perumahan dan integrasi
                                                                            •   Menembus value chain dari 10-20
                                                                                pengembang, lalu meningkatkan hingga                   •
                                                                                                                                           perbankan
                                                                                                                                           Meluncurkan pinjaman UMKM yang didukung
                          proses                                                setidaknya 100 pengembang                                  properti untuk sektor lain (non-perumahan)
                      •   Mengembangkan proposisi value chain               •   Meluncurkan kartu kredit yang diterbitkan BTN          •   Meningkatkan BTN Properti menjadi portal
                          (BG, SCF, SKBDN, Tabungan Bisnis, Internet                                                                       properti online terbesar ke-3 di negara ini
                          Banking)
                      •   Mendesain ulang cakupan Relationship
                          Manager (RM) dan proses penjualan


                      Ecosystem                                             Ecosystem                                                  Ecosystem
                      • Mendirikan perusahaan modal ventura                 • Mendirikan anak perusahaan manajemen                     • Mengembangkan BTN Properti menjadi
                      • Joint Venture untuk mendirikan asuransi jiwa            investasi                                                  portal portal properti online terbesar ke-3 di
                                                                            • Meluncurkan platform pembelian properti                      negara ini
                                                                                instan




                      •   Mendigitalkan proses KPR end to end               •   Meluncurkan mobile banking yang diperbarui,            •   Meluncurkan modul pelatihan lanjutan untuk
                      •   Meningkatkan pengelolaan API dan SandBox              dan internet banking for business                          semua peran di seluruh organisasi
                      •   Menyiapkan tata kelola dan struktur data          •   Membangun kapabilitas Big Data Analytics               •   Meningkatkan Loan Origination System (LOS)
                      •   Merancang struktur dan pilot Strategic Business   •   Menyiapkan pabrik digital dan organisasi                   dan dashboard restrukturisasi
                          Unit (SBU)
        Enabler       •   Menerapkan budaya perusahaan BUMN                 •
                                                                                risiko Teknologi Informasi (TI)
                                                                                Mengembangkan model risiko kredit
                                                                                                                                       •   Meluncurkan Program Inovasi BTN

                      •   Meningkatkan BPI komersial; meluncurkan CBC       •   Mengembangkan srategi collection analytics
                      •   Memperkuat Collection dan mempercepat                 based
                          penjualan aset                                    •   Meluncurkan platform pengembangan individu




Aspek Pemasaran                                                                           1.     Primary (Hero :
                                                                                                 Campaign)
                                                                                                                             BTN Mobile (Januari - Desember)

                                                                                                               :             -    BTN Bisnis (Juni - Oktober)
                                                                                                 Secondary
Strategi Pemasaran                                                                                                           -    Plus by BTN Prioritas (Juli)

                                                                                                                             -    BTN Spekta (Agustus)
Untuk membantu Perseroan dalam meningkatkan keunggulan
                                                                                                                             -    KPR BTN Gaess (November - Desember)
bersaing dibutuhkan adanya strategi pemasaran sebagai
                                                                                                                             -    KPR BTN Bersubsidi (November - Desember)
pedoman dalam pemasaran produk serta memberikan arahan
terkait jalannya bisnis.
                                                                                          2.     Product of The :            -    BTN Mobile (Januari - Desember)
Campaign Plan 2023                                                                               Month (POM)
                                                                                                                             -    Tabungan BTN Bisnis (Mei - Oktober)

                                                                                                                             -    KPR BTN Gaess (November - Desember)
Campaign Plan 2023 merupakan strategi perencanaan promosi
Perseroan selama tahun 2023, dengan mengoptimalkan media
konvensional dan media digital, Out of Home (OOH) serta                                   3.     Festive                :    -    Promo HUT Ke-73 Bank BTN (Februari) =
                                                                                                 Campaign                         moment of truth ulang tahun ke-73 Bank BTN
berbagai kegiatan aktivasi, yang terbagi pada kategori:
                                                                                                                             -    Promo Ramadan dan Idul Fitri (Maret - April) =
                                                                                                                                  moment of truth Ramadan dan Idulfitri.

                                                                                                                             -    Promo HUT Ke-78 Republik Indonesia (Agustus)
                                                                                                                                  = moment of truth HUT Ke-78 Republik
                                                                                                                                  Indonesia



                                                                                          4.     Always ON              :    Merupakan publikasi dan pemasaran melalui
                                                                                                                             media digital, baik itu sebagai upaya call to
                                                                                                                             action maupun membangun awareness terkait
                                                                                                                             produk tersebut.




                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                                       219
Page 222
                                          Analisis dan Pembahasan
                                          Manajemen atas Kinerja Perseroan




                      Jan           Feb             Mar           Apr          Mei         Jun            Jul           Aug          Sep         Okt           Nov         Des


   Primary


                                                                                                                                     Mall Roadshow
                                                                                                                                                                          IPEX HUT
 Secondary                                                                                                                                                                 KPR 47
                                                                                                                                                              KPR BTN
                                                                                                                                                               Subsidi



    POM 1


    POM 2


   Festive                        Festive HUT
                                                          Festive
                                                        Ramadan &
                                                                                                                     Festive HUT
                                                                                                                                                                         Festive HUT
                                                                                                                                                                          Ke-47 KPR
  Campaign                        Ke-73 BTN
                                                          Idulfitri
                                                                                                                      Ke-77 RI
                                                                                                                                                                             BTN


                   • Produk dan Promo E-Channel BTN (BTN Mobile, IB dan ATM)    • BTN Spekta
                                                                                                                                     • Produk dan Program Lainnya
                   • Produk dan Promo Kartu Debit BTN Visa dan GPN.             • Layanan dan Program BTN Prioritas
                                                                                                                                     • Corporate Communication
 Always On         • Tabungan BTN Batara dan BTN Siap!
                   • Tabungan BTN Bisnis
                                                                                • Produk dan Program KPR Non Subsidi, KPR Subsidi,
                                                                                  KAR dan KRING
                                                                                                                                     • Festive
                                                                                                                                     • Government Communication
                   • KPR dan BTN Properti                                       • Produk dan Program Syariah




Hero Campaign


                                                                                 Objektif
       Meningkatkan awareness dengan menjaga relevansi BTN & HGCTHI dengan generasi muda, terutama Gen Z dan Milenial melalui fitur dan layanan BTN dalam
                                                       memiliki rumah, investasi dan kemudahan transaksi.


         HGCTHI 2020                                    HGCTHI 2021                                    HGCTHI 2022                                   HGCTHI 2023

 Memberi pandangan baru tentang                 BTN melangkah bersama kaum muda            BT N m e ny e d i a k a n s olu s i ny a t a    BTN dengan produk andalan di
 prinsip You Only Live Once demi masa           untuk merengkuh optimisme: Berani          (actionable) untuk progress dalam hidup         2023, mendukung dan memberikan
 depan yang lebih terencana                     menghadapi dan menyiasati tantangan        dalam berbagai hal (mulai memiliki              jalan pada nasabah untuk lebih
                                                masa kini                                  rumah, investasi dan menyiapkan dana            berani bertindak, tidak menunda
                                                                                           pensiun) yang terintegrasi secara digital.      lagi dalam hal memiliki aset karena
                                                                                                                                           Hidup Gak Cuma Tentang Hari ini
                                                                                                                                           SEKARANG WAKTUNYA




           Platform BTN Mobile                                            Produk KPR BTN Gaess                                            Tabungan BTN Bisnis
Bertujuan untuk meningkatkan accessibility melalui            Bertujuan untuk meningkatkan aset melalui pemberian            Bertujuan untuk meningkatkan liabilities melalui low
digital channel, salah satunya dengan hero product            kredit, salah satunya dengan hero product KPR BTN              cost funding. salah satunya dengan hero product
BTN Mobile. Hadir sebagai mobile apps dengan UI/UX            Gaess yang merupakan Kredit Pemilikan Rumah untuk              Tabungan BTN Bisnis, dengan fitur dan layanan yang
yang lebih futuristik dan makin memudahkan nasabah            keperluan kepemilikan hunian.                                  memudahkan berbagai kebutuhan bisnis anda dengan
dalam memenuhi ragam kebutuhan transaksional.                                                                                dukungan lengkap untuk bisnis yang lebih besar.




220          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 223
                                                                                              Laporan Tahunan 2023




BTN MOBILE SEBAGAI HERO CAMPAIGN TAHUN 2023
1. Pembuatan TVC fitur BTN Mobile
   Fitur unggulan BTN Mobile dikemas dengan materi komunikasi yang mengangkat tema keberagaman suku dari setiap daerah,
   sehingga informasi yang disampaikan pada materi komunikasi lebih menarik dan relate dengan ragam kebutuhan finansial.




                                         CARI PROPERTI & KPR /              CASHFLOW TRACKER /               ONLINE ON BOARDING
                                                SUNDA                            MINANG                             / JAWA

                                         Kemudahan memilih hunian        Mudah pantau transaksi dalam        Kemudahan memilih hunian
                                       hingga pengajuan pembiayaan              satu genggaman             hingga pengajuan pembiayaan
                                             dengan KPR BTN              TVC:bit.ly/tvcbtnmobilepadang            dengan KPR BTN
                                        TVC:bit.ly/tvcbtnmobilesunda                                         TVC:bit.ly/tvcbtnmobilejawa




2. Pre-launch BTN Mobile (Desember 2022 - Februari 2023)

                                                                                                                            TV
                                                              MEDSOS
          LED
       Videotron


                                                                                                                     Squeeze frame dan
                                                                                                                        Superimpose




                                                                                                                           ATM




      Plaza Indonesia, Ratu Plaza, SCBD, Sarinah
        (outdoor dan Indoor), Wisma indomobil,
               prapanca, Bandara Soetta                       Own Asset: Instagram, Facebook, X, Youtube              Seluruh ATM KC




  Spanduk & Umbul                                                           ATM




  Stiker Gedung Kantor Pusat                                                Stiker Gedung Kantor Cabang




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      221
Page 224
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen atas Kinerja Perseroan




3. Launching BTN Mobile (Februari 2023)




                                 MEDIA                                MEDIA LUAR
      TVC
                                 CETAK                               RUANG (OOH)




                           RADIO               MEDIA                               OWNED
                                                                                                Media Sosial, website,
                                               DIGITAL                             ASSETS
                                                                                                email marketing, WhatsApp
                                                                                                broadcast
                                          Youtube, Meta, X, Instream,
                                          Outsream/OTT, Programmatic,
                                          Google UAC, Tiktok, Media
                                          Publisher (Emtek, IDN Media,
                                          Kompas, MNC, dan Detik)

                                                                                       Owned Asset - Tiktok



                                               Event Launching




  Materi Komunikasi




                                            Owned Asset




222         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 225
                                                                                          Laporan Tahunan 2023




4. Post launch BTN Mobile (Maret - Desember 2023)




                                 MEDIA                                  MEDIA LUAR
      TVC
                                 CETAK                                 RUANG (OOH)




                           RADIO               MEDIA                                       OWNED
                                                                                                            Media Sosial, website,
                                               DIGITAL                                     ASSETS
                                                                                                            email marketing, WhatsApp
                                                                                                            broadcast, employee advocacy
                                          Youtube, Meta, X, Instream, Outsream/
                                          OTT, Programmatic, Google UAC, TikTok,
                                          Media Publisher (Emtek, IDN Media,
                                          Kompas, MNC, dan Detik), Always On,
                                          KOL, Ramdhan Berfaedah Campaign




                                                    Mega, Macro, Micro, dan Buzzer

                                                    • Menggunakan Mega, Macro, dan Micro KOL di Instagram (Reels/Carousel) dan TikTok
                                                    • Video KOL dilatarbelakangi berbagai permasalahan atau keribetan yang dialami oleh
                                                      banyak orang
                                                    • Disupport dengan buzzer untuk create positive sentiment di konten KOL dan rating
       POST LAUNCH - KOL
                                                      BTN Mobile




                                                            1.649.930 Views, 305.830 Likes, 3.075.153 Reach

                                                            • 4 Mega dan Macro KOL di Instagram dengan 890.781 views, 79.593 likes,
                                                              749.395 reach, dan ER 11,12%
                                                            • 4 Mega dan Macro KOL di TikTok dengan 735.000 views, 40.896 likes,
                                                              dan ER 5,61%
                                                            • 4 Micro KOL di Instagram dengan 24.149 views, 3.306 likes, 223.823
                                                              reach, dan ER 1,55%
                                                            • 7 Micro KOL di Tiktok dengan 174.909 views, 12.503 likes, dan ER 2,36%
                                                            • 4 Aggregator di Instagram 169.532 likes, 2.101.935 reach, dan ER 8,55%




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    223
Page 226
                             Analisis dan Pembahasan
                             Manajemen atas Kinerja Perseroan




      Materi Komunikasi                           Materi Komunikasi

                          • TV, ATM, TV
                            Banking Hall
                          • Paid Ads
                            (digital)

                                                                                                      OHH - BUSWAY



                                                                                                             INFLIGHT ADS

                                                                               OHH - TAKSI
                                                   MOBIL
                                                   OPERASIONAL
                                                   KC




                                                 Ramadan Berfaedah
      POST LAUNCH - FESTIVE
                                                 • Menggunakan cerita yang relate dengan audience
                                                 • Menghadirkan content creator sebagai talent dengan dilatarbelakangi berbagai
                                                   permasalahan atau keribetan yang dialami oleh banyak orang




                                                 EMPLOYEE ADVOCACY (PARTIPOST)
      POST LAUNCH - SUSTAIN
                                                 • Employee advocacy merupakan kegiatan promosi dan awareness perusahaan dan/
                                                   atau produk dan layanannya oleh pegawai yang bekerja di sana. 52% konsumen lebih
                                                   memercayai pegawai di suatu perusahaan daripada perusahaan atau merek itusendiri
                                                   (Forbes.com).
                                                 • Pegawai mempromosikan BTN Mobile di akun media sosial pribadi untuk meningkatkan
                                                   awareness.




224       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 227
                                                                            Laporan Tahunan 2023




5. BTN Mobile goes to Berlin


                                              Phase - 1                                       Phase - 2
                                    (Run Community and Competetion)                       (Marathon Journey)


                                                         BTN Mobile
                                                                                 BTN Run 2023
                                                        Goes to Berlin                                 BTN Runner Trip to
                                   BTN Run 2023                                  Goes to Berlin
                                                       “Run Community                                     Berlin 2023
                                                                               “Runners Journey”
                                                         Roadshow”

                                                       Februari - Maret         Mei - September        21-25 September
                                 12 Februari 2023
                                                            2023                      2023                  2023

                               Objective:           Objective:               Objective:              Runner BTN
                               • Launching BTN      • Create awareness       • Edukasi mengenai      melakukan travel ke
                                 Mobile apps          dan trial untuk BTN      fitur-fitur BTN       Berlin untuk mengikuti
                               • Kick-off program     Mobile apps              Mobile apps           Berlin Marathon
                                                    • Membantu                                       2023
                                 aktivasi “BTN                               • Memperkuat image
                                                      membentuk image
                                 Mobile goes to                                BTN sebagai bank
                                                      BTN sebagai bank                               Event date:
                                 Berlin”              yang modern,             yang modern,
                                                                               prestigious.          24 September 2023
                                                      prestigious.
                               Activity                                                              Travel date:
                                                    Activity                 Activity                21-25 September
                                                                                                     2023
                                  BTN RUN 2023      • Roadshow 5 kota        • Social media and
                                                      community fun run        offline activation
                                                    • Kompetisi IG untuk       mengenai
                                                      memilih 5 runner
                                                                               perjalanan runner
                                                      Indonesia untuk
                                                                               BTN dalam
                                                      berlari di Berlin
                                                      Marathon 2023            persiapan berlari
                                                                               di Berlin Marathon
                                                                               2023




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                225
Page 228
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




6. BTN Jakarta Run 2023




                                      THE - EVENT
           PRE - EVENT


                                                                    THE - EVENT




           OFFICIAL JERSEY




                                     Teaser: bit.ly/teaserjakartarun23




Komunikasi 360°



                                                        Marketing Activity


                Above the Line (ATL) Marketing:                                              Below the Line (BTL) Marketing:

  • Target audience yang Luas                                                     • Target audience terbatas
  • Lebih menjelaskan sebuah konsep atau ide. Tidak ada interaksi                 • Media atau kegiatan memberikan audience kesempatan untuk
    langsung dengan audience                                                        berinteraksi bahkan action membeli




                                     Magz/             OOH/                      Event                  Point of Sale          Direct Marketing
      TV              Radio
                                   News Paper          DOOH                   Sponsorship                 Materials            (Mail/SMS/WA
                                                                                                       (Poster/Leaflet)              Blast)


    Through the Line (TTL) Marketing melibatkan penggunaan strategi pemasaran ATL dan BTL. Tren konsumen baru- baru ini di pasar membutuhkan
  integrasi strategi ATL dan BTL untuk hasil yang lebih baik. Periklanan 360° di mana kampanye dikembangkan dengan visi membangun merek serta
                  konversi/akuntable. Digital Marketing termasuk dalam TTL Marketing karena menggabungkan ATL dan BTN Marketing.




Disamping menerapkan strategi pemasaran tersebut di atas                    jasa. Selain itu, Perseroan juga meningkatkan efektivitas kerja
Perseroan juga menerapkan strategi pemasaran produk dan                     sama dalam pemasaran dan pengembangan produk baru.
layanan dalam mendorong peningkatan pangsa produk dan




226         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 229
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




Strategi Pemasaran Kredit Korporasi                                     di Jakarta-Kelapa Gading Square, Tangerang-BSD
                                                                        dan Surabaya.
Uraian strategi pemasaran untuk produk kredit korporasi             b. Program kerja sama dan marketing dengan agen
sepanjang tahun 2023 antara lain adalah sebagai berikut:                properti nasional dan lokal, sebagai strategi Direct to
1. Peningkatan Portofolio Kredit Korporasi di Sektor:                   Customer (D2C).
   a. Perumahan                                                     c. Mengembangkan kerja sama dengan developer
   b. Konstruksi                                                        untuk mengembangkan proyek perumahan di segmen
   c. Telekomunikasi                                                    emerging affluent.
   d. Infrastruktur Energi                                          d. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti dengan
   e. Lembaga Negara (Pinjaman Dalam Negeri Kementrian                  digitalisasi proses KPR secara end to end, baik untuk
       Keuangan)                                                        konsumen dan pengembang.
   f. Perluasan kerjasama strategis dengan debitur                  e. Membangun platform instant purchase sebagai
       korporasi potensial beserta value chain-nya (Semen               bagian BTN Properti.
       Indonesia Group (SIG))                                       f. Mengembangkan skema KPR Rent to Own sebagai
2. Memperluas Pembiayaan Kredit Korporasi di Sektor Baru                skema KPR yang affordable dan equitable, yang
   Antara Lain:                                                         menyasar generasi milenial.
   a. Energi Terbarukan                                          2. Peningkatan Kredit High Yield Margin
   b. Agro Industri (Pupuk)                                         a. Meningkatkan kredit high yield (KRING, KAR) beyond
   c. Infrastruktur Lainnya (Air Minum)                                 mortgage melalui program up-selling dan cross selling
   d. Kesehatan                                                         kepada nasabah captive, kawasan perkantoran dan
                                                                        industri.
Strategi Pemasaran Kredit Komersial                                 b. Program upselling dan cross selling produk non
                                                                        subsidi kepada nasabah KPR Subsidi yang sudah
Perseroan melakukan beberapa strategi pemasaran untuk                   atau hampir lunas melalui kapabilitas analytics dan
produk kredit komersial selama tahun 2023 yakni sebagai                 program upselling.
berikut:                                                            c. Pre approved pinjaman atau kredit kepada debitur
1. Melakukan Ekspansi Kredit Komersial Yang                             eksisting yang memenuhi kriteria melalui Eagle Project
    Fokus Pada Pertumbuhan Posisi Kredit                                dan Ultimate Project (KAR dan KRING)
    a. Bundling produk dengan produk KPR Subisidi dan KPR
         Non Subisidi.                                           Strategi Pemasaran Kredit Perumahan Subsidi
    b. Penentuan target berdasarkan potensi pada masing-
         masing wilayah Commercial Banking Center (CBC)          Strategi pemasaran kredit perumahan subsidi adalah sebagai
         termasuk sektor ekonominya.                             berikut:
    c. Perluasan segmentasi kredit komersial menyasar pada       1. Memperluas hubungan dengan Lembaga Pendukung KPR
         kredit jangka panjang.                                      Bersubsidi (Kementerian PUPR, BP TAPERA, Kementerian
    d. Melanjutkan yang telah menjadi program sebelumnya             Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR),
         antara lain sektor rumah sakit dan pendidikan.              Bappenas, dan lainnya)
    e. Program       sinergi   Perseroan    dengan    asosiasi   2. Optimalisasi dan monitoring program sektor informal yang
         pengembang.                                                 sudah berjalan seperti Ikatan Pedagang Pasar Indonesia
2. Tata Kelola Kredit Komersial Yang Lebih Baik                      (IKAPPI), Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI),
    Dengan Tujuan Peningkatan Layanan Kepada                         dan Gojek.
    Nasabah                                                      3. Mendapatkan dukungan dari BP Tapera, dan SMF,
    a. Pengembangan dan sosialisasi produk kredit komersial          sebagai sumber dana tambahan KPR Bersubsidi.
         sesuai dengan perkembangan bisnis.                      4. Mengembangkan skema pembiayaan yang equitable dan
    b. Optimalisasi penggunaan aplikasi kredit komersial             inklusif.
         dan dukungan Teknologi Informasi (TI).                  5. Meningkatkan market share KPR Bersubsidi dengan
                                                                     mengoptimalkan percepatan proses berkas.
Strategi Pemasaran Kredit Perumahan
                                                                 Strategi Pemasaran Pendanaan Komersial
Inisiatif untuk mengembangkan bisnis kredit pada jangka
pendek dan menengah yaitu:                                       Strategi pemasaran untuk pendanaan komersial dilakukan
1. Mengembangkan Pangsa Pasar KPR di Segmen Emerging             dengan cara sebagai berikut:
     Affluent dan Affluent                                       1. Business Ecosystem
     a. Membentuk sales center yang fokus pada penjualan             Memperdalam kegiatan akuisisi seluruh potensi bisnis
         KPR kepada segmen emerging affluent dimana pada             nasabah institusi baik untuk meningkatkan volume funding,
         tahun 2023 telah dilakukan pembukaan sales center           feebased, dan lending. Fokus utama dalam startegi




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                227
Page 230
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen atas Kinerja Perseroan




   business ecocsystem yaitu property related, education,            c. Segmenting penjualan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan
   healthcare, perdagangan dan kawasan industri.                         Kredit KUMK kepada ekosistem atau komunitas sesuai
2. Reward Program                                                        potensi wilayah melalui BPI SME.
   Dalam rangka mengapresiasi dan meningkatkan                    2. Mengembangkan Sistem UMKM Digital
   hubungan kerjasama dengan nasabah, maka disediakan                Pengembangan digitalisasi proses pemberian kredit
   reward program khusus untuk nasabah yaitu Supportive              UMKM menggunakan mobile app dan web app.
   Program and Customer Engagement Xtra Rewards                   3. Perbaikan Proses Bisnis dan Kualitas SDM
   (SPACE-X). SPACE-X adalah program yang bertujuan                  a. Pengembangan Business Process Improvement (BPI)
   untuk menstimulus akuisisi giro baru dan mengoptimalkan               produk kredit UMKM.
   nasabah eksisting, dengan memberikan benefit lebih atas           b. Pendidikan SME dan Credit Program Sales dengan
   aktivasi CMS dan pemberian refferal.                                  metode in house training dan e-learning.
3. Diversifikasi Nasabah                                             c. Peningkatan performance Kredit SME melalui Program
   Akuisisi nasabah dengan kategori (cash rich dan middle)               SME of The Year, Program Reward SME dan SME
   dengan fokus untuk semua segmen baik BUMN Grup,                       Gathering.
   Private Corporation, Education, dan Government diseluruh          d. Efektivitas strategi dan program kerja melalui coaching
   Regional.                                                             SCPU Head, SME dan Credit Program Sales.
4. Enhance Struktur Organisasi                                       e. Optimalisasi Tenaga Ahli Daya (TAD) SME di Kantor
   Untuk memperkuat akuisisi nasabah middle institution                  Cabang Pembantu (KCP).
   maka dibentuk struktur organisasi baru yang khusus
   untuk melakukan penanganan atas akuisisi-akuisisi dana         Strategi Pemasaran Produk Syariah
   lembaga medium.                                                Strategi pemasaran produk syariah meliputi produk
                                                                  pendanaan syariah dan pembiayaan syariah yang diuraikan
Strategi Pemasaran Ritel Funding                                  sebagai berikut:
                                                                  1. Strategi Pemasaran Produk Pendanaan Syariah
Strategi Pemasaran tahun 2023 untuk produk DPK Ritel                  a. Peningkatan kerja sama dengan lembaga pendidikan,
diuraikan sebagai berikut:                                                lembaga Islam, pengembang, kementerian/lembaga
1. Ekosistem Bisnis                                                       pemerintah, dan komunitas muslim untuk pemenuhan
    Mengembangan ekosistem bisnis sebagai transformasi                    kebutuhan pengelolaan dana lembaga serta layanan
    bisnis yang berkelanjutan dengan segmen property                      transaksional dan investasi.
    related, healthcare, perdagangan, education dan                   b. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga/institusi
    kawasan industri.                                                     dalam layanan payroll.
2. Participating Account                                              c. Penguatan kerjasama kelembagaan dengan program
    Meningkatkan participating account dengan program first               kolaborasi dan insentif nasabah.
    usage, activation, dan strategic partnership.                     d. Peningkatan kerjasama dengan lembaga pendidikan
3. Financial Solution                                                     untuk penyaluran Kartu Indonesia Pintar dan Tabungan
    Program BTN Solusi menawarkan financial solution bagi                 untuk pelajar.
    pegawai yang bersumber dari pengelolaan payroll/                  e. Meningkatkan DPK Giro Non FLPP dari kerjasama
    tunjangan. Akuisisi payroll dengan fokus utama sektor                 pengelolaan kas Pemerintah (Kementerian/Lembaga/
    BUMN dan entitas anak, education and health serta                     Badan Layanan Umum)
    pensiunan.                                                        f. Peningkatan kerja sama pembayaran dan optimalisasi
4. Branchless Banking                                                     dana zakat, infaq, sedekah, dan wakaf secara digital
    Bisnis keagenan akan perfokus pada peningkatan                        dengan lembaga filantropi.
    awareness dan kualitas agen melalui jumlah transaksi dan          g. Intensifikasi tabungan pada nasabah pembiayaan
    dan funding.                                                          eksisting dan komunitas.
                                                                      h. Bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan
Strategi Pemasaran SME Banking                                            Haji (BPKH) dalam memberikan layanan Sistem
                                                                          Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT)
Strategi pemasaran tahun 2023 untuk produk SME Banking                    guna peningkatan tabungan haji dan umrah.
diuraikan sebagai berikut:                                            i. Meningkatkan peranan Kantor Layanan Syariah (KLS)
1. Peningkatan Penyaluran High Yield Loan (Eagle Project)                 dalam layanan pendaftaran haji serta penjualan
    a. Pembentukan Mitra Unit UMKM pada Kantor Cabang                     produk Tabungan Haji dan Umroh.
        Pembantu (KCP) untuk Penyaluran Pembentukan Mitra             j. Peningkatan dana Current Account and Savings
        Unit UMKM pada Kantor Cabang Pembantu (KCP)                       Account (CASA) melalui aktivitas pemasaran antara
        untuk penyaluran Kredit UMKM.                                     lain investor gathering, property expo, dan individual
    b. Peningkatan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)                    engagement.
        melalui direct selling KUR pada debitur KPR dan kredit
        konsumer lainnya.



228        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 231
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




    k. Meningkatkan brand awareness Perseroan Unit Usaha          Strategi Pemasaran Layanan BTN Prioritas
        Syariah (UUS) melalui program-program marketing
        communications.                                           Layanan BTN Prioritas merupakan layanan istimewa yang
    l. Layanan perbankan digital melalui pembukaan                diperuntukan khusus bagi nasabah BTN Prioritas. Karena
        rekening nasabah secara online tanpa nasabah perlu        target pasar yang spesifik, sehingga aktivitas pemasaran
        datang ke outlet.                                         lebih banyak bersifat Bellow The Line (BTL), melalui direct
    m. Pengembangan fitur e-channel (mobile banking,              communication ke nasabah. Dimulai sejak pertama kali
        internet banking, dan ATM).                               nasabah bergabung BTN Prioritas, nasabah akan menerima
2. Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Syariah                   welcome greeting. Nasabah juga akan mendapatkan update
    a. Mengembangkan kerja sama dengan top developer              tentang promo BTN Prioritas serta program-program berjalan
        untuk mendapatkan ticket size yang lebih tinggi           yang menarik melalui sms blast yang dikirim secara taktikal
        (antara lain emerging affluent dan affluent) dengan       ataupun secara regular melalui Priority Booklet.
        peningkatan upaya pemasaran.
    b. Memperkuat        komunikasi    dengan      stakeholder    Meskipun begitu, strategi pemasaran yang bersifat Above
        perumahan (Kementerian PUPR dan Kementerian               The Line (ATL) tetap dilakukan, karena BTN Prioritas tetap
        Keuangan) dalam penyusunan Program Sejuta Rumah           membutuhkan exposure untuk lebih dikenal secara brand,
        Pemerintah.                                               mengingat Top of Mind Perseroan masih terkait dengan KPR.
    c. Program kerja sama dan marketing dengan agen               Aktivitas yang dilakukan diantaranya Iklan di TVC, iklan
        properti nasional dan individu, sebagai strategi Direct   di bioskop, dan event-event di public places, dan eksibisi
        to Consumer (D2C), khususnya untuk KPR rumah              kerjasama dengan partner.
        second.
    d. Mengembangkan bisnis pembiayaan dengan sasaran             Selain strategi pemasaran yang bersifat BTL maupun ATL,
        segmen millennial melalui program partnership             pemasaran BTN Prioritas memanfaatkan PLUS by BTN
        dengan pengembang dalam joint promo untuk segmen          Prioritas sebagai engine marketing untuk meningkatkan loyalty
        millennial serta KPR Harapan.                             nasabah BTN Prioritas. Saat ini sudah dikembangkan PLUS
    e. Optimalisasi database nasabah KPR eksisting melalui        Acquisition sebagai tools marketing untuk alternatif bagi sales
        program top up pembiayaan.                                team dalam menawarkan program-program dengan berbagai
    f. Mengembangkan dan menjual produk pada                      macam benefit dan/atau hadiah menarik bagi nasabah BTN
        sepanjang value chain mitra developer komersial.          Prioritas, yang sebelumnya penawaran dilakukan secara
    g. Maintenance secara berkelanjutan developer eksisting       langsung oleh Relationship Manager BTN Prioritas. PLUS
        proyek baru atau pengembangan proyek eksisting.           Acquisition dalam strategi pemasaran merupakan pull factor
    h. Melakukan diversifikasi portofolio pembiayaan              yang berfungsi untuk menciptakan kebutuhan bagi nasabah
        kepada BUMN, grup usaha swasta, dan institusi             BTN Prioritas.
        pendidikan.
    i. Digitalisasi dan automasi proses pembiayaan                Strategi Pemasaran Produk Transaction Banking
        konsumer dan komersial (peningkatan Financing
        Origination System/FOS Konsumer dan Penggunaan            Uraian strategi pemasaran untuk produk transaction banking
        FOS Komersial).                                           sepanjang tahun 2023 antara lain adalah sebagai berikut:
    j. Mengembangkan produk KPR khusus millennial untuk           1. Melakukan piloting 3 (tiga) Segmen Ekosistem Bisnis yang
        meningkatkan akuisisi pasar millennial.                      merupakan program inisiasi pada tahun 2023 untuk
    k. Menyusun marketing communication dan rebranding               mendukung pemberian layanan “One Stop Service”,
        yang efektif dan terintegrasi melalui umbrella               antara lain pada Industri Semen, Kesehatan, dan
        campaign.                                                    Pendidikan.
    l. Promo merchant dan partnership yang dapat                  2. Meningkatkan kolaborasi akuisisi nasabah baru dengan
        menjangkau seluruh Indonesia.                                Segmen SME, Komersial, maupun Korporasi untuk
    m. Pengadaan event yang secara langsung berdampak                mendorong aktivitas produk dan layanan transaction
        pada pencapaian bisnis melalui aktivitas terpadu             banking, antara lain pengelolaan kas untuk mendukung
        (gathering nasabah) dan branch activation.                   peningkatan CASA dan trade finance untuk mendukung
    n. Membuat produk yang bisa mengakomodir skema                   peningkatan fee based income.
        Rent to Own Syariah.                                      3. Memperluas kerja sama dengan pihak Asuransi, Instansi
    o. Sinergi dan optimalisasi kerjasama antara mitra               Pemerintah, Perusahaan Swasta dan BUMN, serta
        pengembang dan Badan Penyelenggara Jaminan                   stakeholder lainnya yang mendukung percepatan akusisi
        Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) dalam penyaluran            produk transaction banking.
        KPR Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS TK.
    p. Perluasan kerjasama dengan mitra penyedia barang
        dan jasa dengan sistem bundling KPR.
    q. Perluasan kerjasama dengan mitra penyedia travel.



                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                229
Page 232
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen atas Kinerja Perseroan




4. Optimalisasi peran transaction banking sales dan               b. Program insentif akuisisi untuk Kantor Cabang
   wholesale implementor dalam mengeksekusi bisnis                   -   Kantor Cabang yang berhasil melakukan registrasi
   transaction banking di wilayah.                                       layanan digital akan mendapatkan reward senilai:

                                                                          Paket Akuisisi        Nilai Reward        Kuota
Strategi Pemasaran Layanan Digital
                                                                       BTN Mobile Banking/
                                                                       BTN Internet Banking +   Rp5.000,-/akun
Dalam meningkatkan jangkauan layanan digital, Perseroan                SMS Notifikasi
menyusun beberapa langkah strategi pemasaran sebagai                                                             60.000/bulan
                                                                       BTN Mobile Banking +
berikut:                                                               BTN Internet Banking +   Rp7.500,-/akun
1. Pengembangan Layanan Digital                                        SMS Notifikasi
    Untuk meningkatkan kepuasan nasabah, perseroan
    senantiasa mengembangkan produk dan fitur layanan             c. Program Jajan Kuliner dengan QRIS BTN Mobile yang
    digital yang berorientasi pada kebutuhan perbankan               dilaksanakan dibeberapa kota bekerja sama dengan
    nasabah. Perseroan telah mengembangkan berbagai                  beberapa merchant khas daerah masing-masing kota.
    platform digital mulai dari Superapps BTN Mobile, EDC         d. Program regular untuk meningkatkan transaksi dan
    Acquiring, QRIS, API Management hingga layanan                   brand awareness terhadap fitur di BTN Mobile.
    yang mendukung keamanan transaksi nasabah seperti             e. Event offline telah dilaksanakan di beberapa wilayah
    SMS Notifikasi, login biometric, dan lain-lain. Berbagai         dan nasional. Untuk nasional telah dilaksanakan di
    platform tersebut telah dirancang sedemikian rupa agar           beberapa mall, event dan foodcourt perkantoran di
    nasabah Perseroan dapat melakukan transaksi perbankan            wilayah Jakarta. Adapun program promonya adalah
    dimanapun dan kapanpun sesuai dengan kebutuhan,                  sebagai berikut:
    sehingga rasa engagement nasabah dengan Perseroan                -   Mall
    semakin kuat dan bersinergi.                                         Open booth di berbagai mall di Jakarta dan
2. Penguatan Digital Mortgage Ecosystem                                  wilayah lainnya.
    a. Perseroan sebagai bank yang fokus di bidang                   -   Event
         perumahan, memiliki peran sentral dalam membentuk               Kerja sama dengan promotor atau penyelenggara
         ekosistem digital mortgage. Atas dasar tersebut                 acara lainnya, untuk melakukan kerja sama
         maka dalam setiap pengembangan layanan selalu                   dengan BTN Mobile (metode: sponsorship)
         mengedepankan kerja sama strategis dengan mitra             -   Foodcourt
         yang tergabung dalam ekosistem perumahan mulai                  Promosi berupa membayar makan siang nasabah
         dari hulu sampai dengan hilir melalui berbagai                  dengan BTN Mobile. Nasabah yang melakukan
         produk dan layanan digital seperti BTN Properti, BTN            registrasi dan aktivasi BTN Mobile di event offline
         Properti for Developer, E-Mitra, hingga aplikasi BTN            akan mendapatkan voucher makan siang di tempat
         Smart Residence.                                                tersebut.
    b. Selain pengembangan aplikasi tersebut, Perseroan           f. Melakukan kegiatan aktivasi melalui sosial media
         secara rutin menyelenggarakan BTN Properti Expo             seperti melakukan campaign hashtag, menciptakan
         baik secara offline maupun online untuk mengakomodir        challenge di media sosial (seperti: Tiktok), melakukan
         kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan rumah                kolaborasi dengan influencer baik mikro, makro, dan
         melalui KPR BTN.                                            medium.
3. Peningkatan Akuisisi User dan Active Rate Transaction          g. Melakukan branding BTN Mobile di seluruh Kantor
    Melalui Direct Sales                                             Cabang dan Kantor Wilayah Perseroan. Contohnya
    Dalam rangka akuisisi layanan digital dan untuk                  adalah melakukan branding BTN Mobile di gedung
    meningkatkan active rate transaction dari layanan digital,       kantor dan mobil dinas kantor, serta beberapa fasilitas
    bebreapa strategi yang sudah kami jalankan adalah                umum yang bekerja sama dengan instansi pengelola
    sebagai berikut:                                                 di kota besar.
    a. Program reward akuisisi BTN Mobile
         Nasabah yang melakukan registrasi dan aktivasi BTN
         Mobile selama periode program akan mendapatkan
         reward saldo tabungan yang dikreditkan ke rekening
         nasabah. Program ini berjalan rutin periodik selama
         tahun 2023 dengan nilai cashback yang berbeda-
         beda sesuai dengan momentum berjalan.




230        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 233
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Pangsa Pasar

Informasi mengenai pangsa pasar Perseroan dibandingkan dengan industri perbankan disajikan sebagai berikut.


Tabel Pangsa Pasar Perseroan dibandingkan dengan Industri Perbankan Indonesia                                                                              (dalam triliun Rupiah)


                Uraian                                      Keterangan                                   September 2023                          September 2022

                                          Industri Perbankan                                                     11.170                                 10.501

 Aset                                     Bank BTN                                                                   410                                    389

                                          Pangsa Pasar Bank BTN (%)                                               3,67%                                   3,71%

                                          Industri Perbankan                                                      8.147                                   7.647

 Dana Pihak Ketiga                        Bank BTN                                                                   324                                    313

                                          Pangsa Pasar Bank BTN (%)                                               3,97%                                   4,09%

                                          Industri Perbankan                                                      6.908                                   6.338

 Kredit                                   Bank BTN                                                                   318                                    290

                                          Pangsa Pasar Bank BTN (%)                                               4,61%                                   4,57%

Sumber: Sumber: S
                ​ tatistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia Bank Indonesia (SEKI BI), Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (SPI OJK), Data Internal, diolah.



Aset Perseroan tumbuh sebesar 5,24% secara yoy, lebih rendah                                Pangsa Pasar KPR
dibandingkan pertumbuhan total aset industri perbankan yakni
sebesar 6,37% yoy, sehubungan dengan fokus Perseroan                                        Sebagai Provider KPR terbesar di Indonesia, Perseroan memiliki
di tahun 2022 dalam memperbaiki kualitas bisnis. Hingga                                     market share sebesar 39% dengan total outstanding KPR Rp251
September 2023, pangsa pasar Perseroan sebesar 3,67%.                                       triliun. Kompetitor utama pada bisnis KPR di Indonesia adalah
Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan tumbuh sebesar 3,54%                                      Bank BCA dengan outstanding Rp118 triliun, dan diikuti oleh
yoy, menjadi Rp324 triliun hingga September 2022, lebih                                     Bank BNI dengan outstanding kredit mencapai Rp57 triliun.
rendah dibandingkan pertumbuhan DPK Industri perbankan                                      Sebagai bank yang berfokus pada pembiayaan KPR, baik
yang tumbuh 6,54% yoy. Hal ini membuat pangsa pasar DPK                                     KPR Subsidi maupun Non Subsidi, Perseroan memiliki pangsa
Perseroan turun sebesar 12 bps menjadi 3,97% pada September                                 pasar yang besar dalam penyaluran kredit perumahan di
2023 dari sebelumnya 4,09% pada September 2022. Kredit                                      Indonesia. Terutama dengan agenda Program Sejuta Rumah
dan pembiayaan Perseroan tumbuh 9,87% yoy, menjadi Rp318                                    dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum
triliun hingga September 2023, lebih tinggi dibandingkan                                    dan Perumahan Rakyat dan BP Tapera, Perseroan dipercaya
pertumbuhan kredit perbankan yang tumbuh 8,99% yoy. Hal                                     mendapatkan porsi terbesar dalam penyaluran pembiayaan KPR
ini mendorong kenaikan pangsa pasar kredit Perseroan menjadi                                Subsidi. Pada 30 September 2023, pangsa pasar Perseroan
4,61% hingga September 2023.                                                                pada sektor pembiayaan KPR Subsidi mencapai 83% sementara
                                                                                            pangsa pasar Perseroan pada keseluruhan pembiayaan KPR
                                                                                            pada 30 September 2023 mencapai 39%.



                                                           Pangsa Pasar KPR September 2023


                 39%                                       61%                                                   83%                                       17%




                                                                          BTN		                      Bank lain
                                   Total KPR                                                                                   Total KPR Subsidi

 Sumber: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perseroan, September 2023




                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                   231
Page 234
                                      Analisis dan Pembahasan
                                      Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha

Segmen usaha Perseroan berdasarkan jenis usaha mencakup 2                       Perseroan. Sedangkan segmen Syariah yang dikembangkan
(dua) segmen utama, yaitu segmen Konvensional dan segmen                        oleh Unit Usaha Syariah (UUS) mengalami pertumbuhan di
Syariah. Segmen Konvensional sebagai segmen bisnis utama                        setiap tahunnya sejalan dengan berbagai upaya dan inisiatif
Perseroan memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan                       Perseroan.



Segmen Konvensional

Penjelasan dan Produktivitas Segmen Konvensional



                                                         SEGMEN KONVENSIONAL




                     PRODUK KONSUMER                                                                  PRODUK KOMERSIAL




       PRODUK                                    PRODUK                               PRODUK                                   PRODUK
 SIMPANAN KONSUMER                           KREDIT KONSUMER                    SIMPANAN KOMERSIAL                         KREDIT KOMERSIAL




                  DEPOSITO                                                                              DEPOSITO
 TABUNGAN                            GIRO              KREDIT       KREDIT NON              GIRO                          KREDIT        KREDIT NON
                 BERJANGKA                                                                             BERJANGKA
 KONSUMER                        PERORANGAN         PERUMAHAN       PERUMAHAN             KOMERSIAL                    PERUMAHAN        PERUMAHAN
                  BTN RITEL                                                                             LEMBAGA




Sekilas tentang kinerja dari Segmen Konvensional dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.


                                                 Grafik Kinerja Segmen Konvensional
                                                                 (dalam triliun Rupiah)



                     Produk                                          Produk                             Jumlah Nilai Produk Segmen
                    Konsumer                                        Komersial                                  Konvensional

                              63,40     63,77
                                                                                          243,69
                                                                               223,89
                                                                                                                                       286,66
         41,80    42,45                                                                                                       261,55




                                                                                                         109,99   106,22

                                                         37,65   42,96




                                                                                                            Jumlah               Jumlah
           Kredit             Simpanan                     Kredit                Simpanan
                                                                                                         Nilai Produk         Nilai Produk
          Konsumer            Konsumer                    Komersial              Komersial
                                                                                                          Konsumer             Komersial

           2022                       2023




232         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 235
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




Produk Konsumer

Penyaluran produk Perseroan pada Produk Konsumer terbagi         tahun 2022 yang sebesar Rp109,99 triliun. Penurunan tersebut
menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Konsumer dan Produk         disebabkan oleh turunnya dana simpanan Tabungan Konsumer
Simpanan Konsumer. Jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2023       maupun Deposito Berjangka Konsumer pada tahun 2023.
sebesar Rp106,22 triliun, menurun 3,42% dibandingkan dengan

Tabel Nilai Produk Konsumer                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                              Kenaikan/Penurunan
              Produk Konsumer                      2023               2022
                                                                                           Nominal                 %

 Produk Kredit Konsumer                           42.450.499        41.795.595              654.904              1,57%

 Produk Simpanan Konsumer                         63.770.218        68.190.039           (4.419.821)           (6,48%)

 Jumlah Nilai Produk Konsumer                    106.220.717        109.985.634          (3.764.917)            (3,42%)



Volume produk kredit konsumer meningkat seiring dengan           dengan tahun 2022 yang sebanyak 194.438 unit. Di sisi lain
peningkatan pada NoA produk kredit konsumer yang pada tahun      Produk Simpanan Konsumer mengalami penurunan 5,66% yang
2023 sebanyak 198.986 unit, meningkat 2,34% dibandingkan         mencapai 6.872.266 rekening di tahun 2023.

Tabel Volume Produk Konsumer

                                                                                              Kenaikan/Penurunan
              Produk Konsumer                      2023               2022
                                                                                         Nominal             Persentase

 Produk Kredit Konsumer (unit)                    198.986           194.438                  4.548               2,34%

 Produk Simpanan Konsumer (rekening)             6.872.266         7.284.386             (412.120)              (5,66%)


PRODUK KREDIT KONSUMER
Perseroan menyediakan produk Kredit Konsumer yang terdiri        Subsidi, dan Kredit Perumahan Lainnya. Seluruh produk kredit
dari Kredit Perumahan dan Kredit Non-Perumahan. Untuk produk     perorangan konsumer disalurkan dalam mata uang Rupiah.
Kredit Perumahan diklasifikasikan menjadi KPR Subsidi, KPR Non

Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                              Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konsumer                   2023               2022
                                                                                         Nominal             Persentase

 Kredit Perumahan                                38.674.541         33.349.809            5.324.732             15,97%

   KPR Subsidi                                   20.114.296        19.940.148              174.148               0,87%

   KPR Non Subsidi                               16.191.348        12.066.104            4.125.244             34,19%

   Kredit Perumahan Lainnya                       2.374.553         1.340.995            1.033.558             77,07%

 Kredit Non Perumahan                             3.775.958          8.445.786           (4.669.828)          (55,29%)

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konsumer         42.450.499         41.795.595             654.904               1,57%



Nilai penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2023 sebesar       terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran Kredit
Rp42,45 triliun, meningkat 1,57% dibandingkan dengan tahun       Perumahan dari KPR Non Subsidi dan Kredit Perumahan Lainnya.
2022 yang sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut




                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 233
Page 236
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer                                                                             (dalam unit)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konsumer                       2023                2022
                                                                                               Nominal             Persentase

 Kredit Perumahan                                     176.174             173.701                2.473                1,42%

   KPR Subsidi                                        130.787             136.520               (5.733)              (4,20%)

   KPR Non Subsidi                                      36.260             32.019                4.241               13,25%

   Kredit Perumahan Lainnya                              9.127              5.162                3.965               76,81%

 Kredit Non Perumahan                                   22.812             15.589                7.223               46,33%

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Konsumer             198.986             189.290                9.696                5,12%




Volume penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2023                   Perseroan menyalurkan KPR subsidi menggunakan skema
sebanyak 198.986 unit, meningkat 2,34% dibandingkan                   Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan Tabungan
dengan tahun 2022 yang 194.438 unit. Peningkatan tersebut             Perumahan Rakyat (Tapera). Masyarakat Berpenghasilan Rendah
disebabkan oleh kenaikan volume penyaluran KPR Non                    (MBR) adalah pembeli rumah pertama kali yang memenuhi
Subsidi, Kredit Perumahan Lainnya dan Kredit Non Kredit Non           persyaratan tertentu dapat memperoleh KPR Subsidi dengan
Perumahan.                                                            cicilan terjangkau. Berdasarkan peraturan pemerintah yang
                                                                      berlaku saat ini, program KPR Sejahtera FLPP diberikan kepada
Kredit Perumahan-KPR Subsidi                                          nasabah yang belum memilki rumah dengan penghasilan
Sejak tahun 1976 hingga saat ini, skema penyaluran KPR                keluarga sebesar Rp8 juta per bulan (untuk pulau Jawa,
Subsidi terus berganti, meski demikian Perseroan tetap konsisten      Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per bulan
menyalurkan KPR Subsidi. KPR Subsidi merupakan program                (untuk pulau Papua). Sementara untuk program KPR Tapera
pemilikan rumah dari Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan         diberikan kepada nasabah yang terdaftar sebagai peserta BP-
Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang ditujukan           Tapera dengan penghasilan nasabah sebesar Rp8 juta per bulan
bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan diterbitkan           (untuk Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan
oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan            Rp10 juta per bulan (untuk Pulau Papua). Harga rumah yang
prinsip syariah. Dalam program KPR Bersubsidi, Pemerintah             dibeli melalui program-program tersebut terikat pada batas
memberikan bantuan dengan penempatan dana murah jangka                harga tertentu.
panjang ataupun subsidi uang muka sehingga cicilan KPR
menjadi terjangkau untuk pembelian rumah sejahtera tapak dan          Adapun ketentuan pemberian KPR FLPP Tapak dan Rumah Susun
rumah sejahtera susun.                                                adalah sebagai berikut:
                                                                      1. Nilai KPR paling banyak sebesar harga jual rumah tapak
Perseroan senantiasa menyediakan berbagai kemudahan                      atau susun dikurangi dengan uang muka yang disiapkan oleh
dan biaya yang ringan bagi masyarakat yang ingin memiliki                MBR. Melalui program ini, MBR juga berhak mendapatkan
rumah melalui program KPR Bersubsidi. Perseroan pertama kali             Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta (untuk
mendapatkan tugas untuk memberikan pelayanan KPR Subsidi                 pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp8
sesuai Surat Menteri Keuangan Nomor B-49/MK/IV/I/1974                    juta (untuk Papua) dari Pemerintah.
tanggal 29 Januari 1974, dengan realisasi KPR pertama                 2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5% per
berlangsung pada tanggal 10 Desember 1976. Perseroan                     tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi
menyalurkan KPR Subsidi bekerja sama dengan Pemerintah,                  kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga sebagaimana
yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat                    dimaksud pada butir (1) bersifat tetap selama jangka waktu
(PUPR). Ketentuan mengenai penyaluran KPR Subsidi terakhir               kredit (fixed rate) dengan metode perhitungan bunga
diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 35/PRT/M/2021                  tahunan (annuity).
tanggal 31 Desember 2021 tentang Kemudahan dan Bantuan                3. Sumber pendanaan program FLPP berasal dari 75% dari
Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah,                   Pemerintah dan 25% dari Perseroaan. Perseroan melakukan
Peraturan Menteri PUPR Nomor 32 tahun 2021 tanggal 1                     kerjasama dengan PT Sarana Multigriya Finansial dalam
Desember 2021 tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan                       menyediakan sumber pendanaan bagi program FLPP.
Berbasis Tabungan, dan Peraturan BP Tapera Nomor 6 Tahun              4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan MBR yang
2021 tentang Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta Tabungan                  disesuaikan juga dengan kemampuan membayar angsuran
Perumahan Rakyat.                                                        dari calon debitur atau paling lama 20 tahun.




234         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 237
                                                                                                      Laporan Tahunan 2023




Ketentuan pemberian KPR Tapera adalah sebagai berikut:                                 dimaksud pada butir (2) bersifat tetap selama jangka waktu
1. KPR Tapera diberikan kepada peserta Tapera yang telah                               kredit (fixed rate) dengan metode perhitungan bunga
    memenuhi persyaratan dan urutan prioritas peserta dari BP                          tahunan (annuity).
    Tapera.                                                                         4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan MBR yang
2. Uang muka KPR Tapera minimal 0% sesuai dengan penilaian                             disesuaikan juga dengan kemampuan membayar angsuran
    Perseroan kepada MBR.                                                              dari calon debitur atau paling lama 30 tahun.
3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5% per                               5. Perseroan akan menerbitkan Efek Beragunan Aset (EBA) sesuai
    tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi                             dengan jumlah kredit yang terrealisasikan dengan bekerja
    kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga sebagaimana                             sama dengan Bank Kustodian yang ditunjuk oleh BP-Tapera.



Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Subsidi                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
                    KPR Subsidi                                      2023                2022
                                                                                                             Nominal             Persentase

 KPR BTN Sejahtera Tapak                                       19.411.272             18.339.646             1.071.626                 5,84%

 KPR BP2BT                                                                      -        982.618              (982.618)            (100,00%)

 KPR BTN TAPERA                                                      703.024             617.884                85.140               13,78%

 Jumlah Nilai Penyaluran KPR Subsidi                           20.114.296              19.940.148              174.148                 0,87%

Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali




Nilai penyaluran KPR Subsidi tahun 2023 sebesar Rp20,11                             New KPR FLPP, KPR Tapera, skema KPR Rent to Own. Perseroan
triliun, meningkat 0,87% dibandingkan dengan tahun 2022                             juga terus meningkatkan Pangsa KPR Subsidi Perseroan melalui
yang sebesar Rp19,94 triliun. Peningkatan tersebut terutama                         pendalaman kerja sama dengan instansi dan stakeholder di
disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat atas                             bidang perumahan baik dukungan pembiayaan (BP TAPERA,
kebutuhan rumah sejahtera seiring dengan tumbuhnya ekonomi                          SMF dan Kementerian PUPR), maupun dari sisi supply dan
Indonesia yang sejalan dengan peningkatan kembali aktivitas                         demand, bekerjasama dengan berbagai instansi/asosiasi
ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.                                          (asosiasi pengembang, asosiasi pedagang pasar, perusahaan
                                                                                    teknologi seperti gojek, grab dan lainnya) Pengembangan dan
Sejalan    dengan    langkah  tersebut, Perseroan   juga                            perbaikan bisnis proses, penggunaan teknologi terkini serta
mengembangkan skema pembiayaan yang equitable dan                                   memperluas bisnis ekosistem juga memberikan dampak positif
inklusif melalui pengembangan produk KPR Subsidi seperti:                           atas pertumbuhan penyaluran KPR Subsidi Perseroan.


Tabel Volume Penyaluran KPR Subsidi                                                                                                       (dalam unit)


                                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
                    KPR Subsidi                                      2023                2022
                                                                                                             Nominal             Persentase

 KPR BTN Sejahtera Tapak                                         126.312                123.335                 2.977                2,41%

 KPR BP2BT                                                                  -             9.060               (9.060)            (100,00%)

 KPR BTN TAPERA                                                       4.514               4.125                  389                 9,43%

 Jumlah Volume Penyaluran KPR Subsidi                            130.830                136.520                (5.690)              (4,17%)

Catatan: *) BP2BT untuk tahun 2023 sudah tidak menyalurkan kembali




                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  235
Page 238
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




Volume penyaluran KPR Subsidi tahun 2023 sebanyak 130.830            lima) tahun untuk KPR Non Subsidi dan maksimal 15 (lima belas)
unit, menurun 4,17% dibandingkan dengan tahun 2022 yang              tahun untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit Ruko.
sebanyak 136.520 unit. Penurunan tersebut dipengaruhi tidak          KPR Non Subsidi Perseroan memberikan layanan untuk keperluan
ada penyaluran KPR BP2BT untuk tahun 2023.                           pembelian rumah dari developer ataupun non-developer, baik
                                                                     untuk pembelian rumah baru atau second, pembelian rumah siap
Kredit Perumahan-KPR Non Subsidi                                     huni (ready stock) atau belum jadi (indent), maupun take over
Selain KPR Subsidi, Perseroan juga memiliki berbagai layanan         kredit dari bank lain. Ketentuan uang muka minimal 15% atau
KPR Non Subsidi yang menargetkan nasabah berpenghasilan              sesuai Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Loan to Value (LTV).
menengah ke atas dengan suku bunga mengambang (floating).            Perseroan menyalurkan kredit KPR Non Subsidi melalui beberapa
Jangka waktu yang ditawarkan maksimal selama 25 (dua puluh           produk yaitu KPR BTN Platinum, KPA BTN dan Kredit Ruko BTN.


Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Non Subsidi                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                   KPR Subsidi                        2023                2022
                                                                                               Nominal               Persentase

 KPR BTN Platinum                                   15.934.162         11.845.846              4.088.316                34,51%

 KPA BTN                                               136.875             194.871               (57.996)              (29,76%)

 Kredit Ruko BTN                                       120.311              25.387                94.924              373,91%

 Jumlah Nilai Penyaluran KPR Non Subsidi            16.191.348          12.066.104             4.125.244                34,19%



Nilai penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2023 sebesar Rp16,19          disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran KPR BTN Platinum
triliun, meningkat 34,19% dibandingkan dengan tahun 2022             sebesar 34,51%.
yang sebesar Rp12,07 triliun. Peningkatan tersebut terutama


Tabel Volume Penyaluran KPR Non Subsidi                                                                                       (dalam unit)


                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                   KPR Subsidi                        2023                2022
                                                                                               Nominal               Persentase

 KPR BTN Platinum                                     35.906             31.581                   4.325                13,69%

 KPA BTN                                                 217                 384                  (167)               (43,49%)

 Kredit Ruko BTN                                         137                  54                     83               153,70%

 Jumlah Volume Penyaluran KPR Non Subsidi             36.260              32.019                  4.241                13,25%




Volume penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2023 sebanyak                4. Mengembangkan segmen Direct to Consumer (D2C) bekerja
36.260 unit, meningkat 13,25% dibandingkan dengan tahun                 sama dengan agen properti nasional.
2022 yang sebanyak 31.581 unit. Peningkatan tersebut                 5. Peningkatan portofolio produk KPR Non Subsidi melalui
terutama disebabkan oleh peningkatan volume penyaluran KPR              channel online BTN Properti.
BTN Platinum sebesar 13,69%. Peningkatan penyaluran KPR
Non Subsidi ini didorong oleh Implementasi beberapa inisiatif        Kredit Perumahan-Kredit Perumahan Lainnya
Perseroan di tahun 2023 seperti:                                     Perseroan juga menawarkan jenis-jenis Kredit Perumahan serta
1. Upselling KPR Non Subsidi kepada nasabah eksisting                Kredit Konsumer Lainnya, yang dapat digunakan sesuai dengan
     Perseroan yang sudah ‘lulus’ (graduating)                       kebutuhan konsumen. Kredit Perumahan Lainnya merupakan
2. Mengembangkan skema pendanaan dari TAPERA, Badan                  upaya Perseroan dalam mengembangkan bisnis sekaligus
     Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS TK)             ditujukan untuk membantu konsumen memiliki hunian dengan
     dan Dana Pensiun untuk penyediaan perumahan yang                keuntungan dan kemudahan yang tinggi. Perseroan menyalurkan
     terjangkau.                                                     Kredit Perumahan Lainnya melalui beberapa produk yaitu Kredit
3. Meningkatkan bisnis perumahan di segmen emerging                  Agunan Rumah, Kredit Bangun Rumah dan Pinjaman Renovasi
     affluent dan mass affluent dengan bekerja sama dengan           Rumah Kerjasama Bank (PRR-KB) BPJS Ketenagakerjaan
     perusahaan Top 20 developer swasta nasional




236         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 239
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




Tabel Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
          Kredit Perumahan Lainnya                    2023                2022
                                                                                             Nominal             Persentase

 Kredit Agunan Rumah                                 2.347.810          1.305.831           1.041.979              79,79%

 Kredit Bangun Rumah                                    3.150               1.310                1.840            140,46%

 PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan                           23.593             33.854              (10.261)            (30,31%)

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya    2.374.553          1.340.995            1.033.558              77,07%



Nilai penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2023 sebesar         terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran Kredit
Rp2,37 triliun, meningkat 77,07% dibandingkan dengan                 Agunan Rumah sebesar 79,79% dan Kredit Bangun Rumah
tahun 2022 yang sebesar Rp1,34 triliun. Peningkatan tersebut         sebesar 140,46%.

Tabel Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya                                                                          (dalam unit)


                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
             Kredit Perumahan Lainnya                   2023               2022
                                                                                              Nominal            Persentase

 Kredit Agunan Rumah                                     8.944             4.920                4.024                81,79%

 Kredit Bangun Rumah                                         11                  5                  6              120,00%

 PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan                              160                216                  (56)             (25,93%)

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya       9.115              5.141               3.974                77,30%



Volume penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2023                Kredit Non Perumahan
sebanyak 9.115 unit, meningkat 77,30% dibandingkan                   Perseroan memberikan Kredit Konsumer Lainnya, di luar Kredit
dengan tahun 2022 yang sebanyak 5.141 unit. Peningkatan              Perumahan yang digunakan untuk berbagai kebutuhan nasabah
tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan volume Kredit          kredit. Perseroan menyalurkan Kredit Non Perumahan melalui
Agunan Rumah dan Kredit Bangun Rumah sebesar 81,79% dan              beberapa produk yaitu Kring BTN, Kring BTN Pensiunan, Kredit
120,00% seiring dengan strategi Perseroan untuk memperbesar          Swadana BTN dan Kredit Pegawai.
porsi bisnis kredit bermarjin tinggi di tahun 2023.



Tabel Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
               Kredit Non Perumahan                       2023              2022
                                                                                               Nominal            Persentase

 Kring BTN                                               2.161.227         1.622.150             539.077              33,23%

 Kring BTN Pensiunan                                       169.238           112.482              56.756              50,46%

 Kredit Swadana BTN                                      1.264.244         6.673.308          (5.409.064)           (81,06%)

 Kredit Pegawai                                            181.249            37.846             143.403            378,91%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan            3.775.958        8.445.786          (4.669.828)           (55,29%)



Nilai penyaluran Kredit Non Perumahan tahun 2023 sebesar             oleh menurunnya nilai penyaluran Kredit Swadana BTN sebesar
Rp3,78 trilliun, menurun 55,29% dibandingkan dengan tahun            81,06%.
2022 yang sebanyak Rp8,44 trilliun. Hal tersebut disebabkan




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 237
Page 240
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan                                                                                (dalam unit)


                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
             Kredit Non Perumahan                        2023               2022
                                                                                                Nominal             Persentase

 Kring BTN                                               19.133             13.771                5.362               38,94%

 Kring BTN Pensiunan                                         1.651            1.092                 559               51,19%

 Kredit Swadana BTN                                          1.613            5.720              (4.107)             (71,80%)

 Kredit Pegawai                                               415                154                261             169,48%

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan           22.812             20.737                 2.075              10,01%



Volume penyaluran Kredit Non Perumahan tahun tahun 2023              2. Pengembangan platform BTN Ready (Credit Digital for You/
sebanyak 22.812 unit, meningkat 10,01% dibandingkan                     for Y Generation) Fase I.
dengan tahun 2022 yang sebanyak 20.737 unit. Peningkatan             3. Memperkuat kerja sama dengan mitra strategis dan
tersebut disebabkan oleh meningkatnya penyaluran Kring BTN              memperluas supply chain-optimalisasi kerja sama dengan
sebesar 38,94%, Kring BTN Pensiunan sebesar 51,19%, Kredit              instansi via BTN solusi, payroll dan kolektif.
Pegawai sebesar 169,48%
                                                                     PRODUK SIMPANAN KONSUMER
Peningkatan penyaluran Kredit Non Perumahan ini didorong             Perseroan menyediakan beragam produk simpanan untuk menjawab
oleh Implementasi beberapa inisiatif Perseroan di tahun 2023         kebutuhan simpanan kepada nasabah, yang dikelompokkan
sebagai berikut:                                                     menjadi 2 (dua) produk, yaitu Tabungan dan Deposito. Melalui
1. Kerja sama dengan instansi Pemerintah, BUMN dan                   penyediaan produk tersebut, Perseroan berupaya untuk menjaga
    Perusahaan Swasta dengan privilege suku bunga fasilitas          tingkat likuiditas yang sehat, sumber dana berbiaya murah
    KPR/KPA dan Kredit Ringan Perseroan dengan syarat payroll        yang sejalan dengan strategi Perseroan untuk mempertahankan
    di Perseroan                                                     komposisi pendanaan yang kompetitif dan terjangkau.

Tabel Jumlah Dana Simpanan Konsumer                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
             Simpanan Konsumer                        2023                2022
                                                                                              Nominal              Persentase

 Tabungan Konsumer                                 37.045.734          40.970.057            (3.924.323)             (9,58%)

 Deposito Berjangka                                26.724.484          27.219.982             (495.498)              (1,82%)

 Jumlah Dana Simpanan Konsumer                     63.770.218          68.190.039            (4.419.821)             (6,48%)



Jumlah dana Simpanan Konsumer tahun 2023 sebesar Rp63,77             sebesar Rp63,40 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan
triliun, menurun 6,48% dibandingkan dengan tahun 2022 yang           oleh turunnya Tabungan Konsumer sebesar 9,58%.



Tabel Jumlah Rekening Simpanan Konsumer                                                                                (dalam rekening)


                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
          Simpanan Konsumer                       2023                 2022
                                                                                             Nominal               Persentase

 Tabungan Konsumer                               6.779.607           7.193.794              (414.187)                (5,76%)

 Deposito Berjangka                                92.659               90.592                  2.067                  2,28%

 Jumlah Rekening Simpanan Konsumer               6.872.266           7.284.386               (412.120)                (5,66%)


Jumlah rekening Simpanan Konsumer tahun 2023 sebanyak                tersebut terutama disebabkan oleh turunnya jumlah rekening
6.872.266 rekening, menurun 5,66% dibandingkan dengan                Tabungan Konsumer sebesar 5,76%.
tahun 2022 yang sebanyak 7.284.386 rekening. Penurunan




238          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 241
                                                                                Laporan Tahunan 2023




Tabungan Konsumer                                                d. Tabungan BTN Felas
Tabungan konsumer yang dimiliki Perseroan memberikan solusi      e. Tabungan Juara
tabungan transaksional dengan kemudahan transaksi pembelian      f. TabunganKu
dan pembayaran melalui channel Perseroan untuk menunjang         g. Tabungan BTN Simpel
aktivitas keuangan konsumen. Tabungan Konsumer Perseroan         h. Tabungan Cermat
dikembangkan melalui beberapa produk sebagai berikut:            i. Tabungan BTN Perumahan
1. Tabungan Batara                                               j. Tabungan BTN Haji Reguler
2. Tabungan Bisnis                                               k. Tabungan BTN Haji Plus
3. Tabungan Investa                                              l. Tabungan Simuda Rumahku
4. Tabungan Lainnya, meliputi beberapa produk yaitu:             m. Tabungan Batara Pendidik
    a. Tabungan BTN Payroll                                      n. Tabungan Batara Tax Amnesty
    b. Tabungan BTN Pensiunan                                    o. Tabungan BTN Batara RDN
    c. Tabungan BTN Siap!                                     5. Tabungan eBatara Pos

Tabel Jumlah Tabungan Konsumer                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                           Kenaikan/Penurunan
            Tabungan Konsumer                    2023             2022
                                                                                      Nominal            Persentase

 Tabungan Batara                              14.309.848       15.945.562           (1.635.714)            (10,26%)

 Tabungan Bisnis                               3.107.035        2.281.670              825.365              36,17%

 Tabungan Investa                             12.451.489       10.543.816            1.907.673              18,09%

 Tabungan BTN Pensiunan                          247.986          217.661               30.325              13,93%

 Tabungan Batara Pendidik                        181.773          160.781               20.992              13,06%

 Tabungan Batara Prima                         1.141.538        2.112.185             (970.647)            (45,95%)

 Tabungan Batara Tax Amnesty                       5.719            2.418                 3.301            136,52%

 Tabungan KPR Mass                                40.912          118.783              (77.871)            (65,56%)

 Tabungan BTN Batara RDN                           7.073            7.447                 (374)             (5,02%)

 Tabungan Lainnya                              3.603.684        2.613.426              990.258              37,89%

   Tabungan BTN Junior                           518.793          615.681              (96.888)            (15,74%)

   Tabungan BTN Juara                            732.105          748.512              (16.407)             (2,19%)

   TabunganKu                                    951.420          924.881               26.539                2,87%

   Tabungan BTN Simpel                           161.175          103.371               57.804              55,92%

   Tabungan Cermat                               951.420           20.763              930.657           4.482,29%

   Tabungan BTN Perumahan                         22.416           25.738               (3.322)            (12,91%)

   Tabungan BTN Haji Reguler                             -               -                      -                    -

   Tabungan BTN Haji Plus                                -               -                      -                    -

   Tabungan BTN Siap!                             73.517           71.787                 1.730               2,41%

   Tabungan Felas                                192.807          102.646               90.161              87,84%

   Tabungan Simuda Rumahku                              31             47                   (16)           (34,04%)

 Tabungan Pos                                  1.948.677        2.176.441             (227.764)            (10,46%)

   Tabungan Tabanas Batara                        13.657           15.867               (2.210)            (13,93%)

   Tabungan eBatara Pos                        1.935.020        2.160.574             (225.554)            (10,44%)

 Jumlah Dana Tabungan Konsumer                37.045.734        36.180.190              865.544               2,39%



Jumlah dana Tabungan Konsumer tahun 2023 sebesar Rp37,05      disebabkan oleh pertumbuhan Tabungan Investa sebesar Rp1,92
triliun, meningkat 2,39% dibandingkan dengan tahun 2022       triliun.
yang sebesar Rp36,18 triliun. Peningkatan tersebut terutama




                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   239
Page 242
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Jumlah Rekening Tabungan Konsumer                                                                                   (rekening)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
            Tabungan Konsumer                       2023                2022
                                                                                            Nominal              Persentase

 Tabungan Batara                                   2.880.855          3.263.730             (382.875)              (11,73%)

 Tabungan Investa                                      7.535              7.559                   (24)              (0,32%)

 Tabungan BTN Pensiunan                              27.746              20.093                 7.653               38,09%

 Tabungan Batara Pendidik                            63.789            101.228               (37.439)              (36,98%)

 Tabungan Batara Prima                               10.483              15.268                (4.785)             (31,34%)

 Tabungan Batara Tax Amnesty                               23                21                     2                9,52%

 Tabungan KPR Mass                                   69.127              76.495                (7.368)              (9,63%)

 Tabungan BTN Batara RDN                               4.466              4.556                   (90)              (1,98%)

 Tabungan Lainnya                                  3.092.363          3.037.945                54.418                1,79%

   Tabungan BTN Junior                              111.110            123.165               (12.055)               (9,79%)

   Tabungan BTN Juara                               556.006            511.129                 44.877                8,78%

   TabunganKu                                      1.448.630          1.487.288              (38.658)               (2,60%)

   Tabungan BTN Simpel                              795.592            742.308                 53.284                7,18%

   Tabungan Cermat                                  123.211            123.214                     (3)               0,00%

   Tabungan BTN Perumahan                              2.617              2.785                  (168)              (6,03%)

   Tabungan BTN Haji Reguler                               2                   2                      -              0,00%

   Tabungan BTN Haji Plus                               259                 259                       -              0,00%

   Tabungan BTN Siap!                                53.936              47.165                 6.771               14,36%

   Tabungan Felas                                       998                 622                   376               60,45%

   Tabungan Simuda Rumahku                                 2                   8                   (6)             (75,00%)

 Tabungan Pos                                       587.969            642.183               (54.214)               (8,44%)

   Tabungan Tabanas Batara                             2.202              2.932                 (730)              (24,90%)

   Tabungan eBatara Pos                             585.767            639.251               (53.484)               (8,37%)

   Tabungan Bisnis                                   35.251              24.716                10.535               42,62%

 Jumlah Rekening Tabungan Konsumer                6.779.607           7.193.794              (414.187)               (5,76%)




Jumlah rekening Tabungan Konsumer tahun 2023 sebanyak              Deposito Berjangka BTN Ritel
6,78 juta rekening, menurun 5,76% dibandingkan dengan tahun        Produk deposito berjangka Perseroan memberikan kemudahan
2022 yang sebesar 7,19 juta rekening. Penurunan tersebut           kepada konsumen atau nasabah untuk investasi berjangka
terutama disebabkan oleh turunnya rekening dari Tabungan Pos       dengan benefit yang tinggi. Investasi yang dilakukan dalam mata
sebanyak 54.214 rekening.                                          uang Rupiah dengan suku bunga yang menarik dan bersaing.
                                                                   Produk Deposito Berjangka BTN Ritel ditawarkan dengan jangka
                                                                   waktu jatuh tempo 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan > 12
                                                                   bulan, serta Deposito On Call.




240         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 243
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




Tabel Jumlah Deposito Berjangka                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
              Deposito Berjangka                  2023               2022
                                                                                          Nominal           Persentase

 1 bulan                                         8.293.915        12.132.350            (3.838.435)              (31,64%)

 2 bulan                                          447.053            798.656              (351.603)              (44,02%)

 3 bulan                                        11.878.796        11.929.638               (50.842)                 (0,43%)

 4 Bulan                                          768.713            408.758               359.955                88,06%

 6 bulan                                         2.016.777         1.422.113               594.664                41,82%

 > 12 bulan                                       327.305            375.519               (48.214)              (12,84%)

 E-Depo

 1 Bulan                                          889.459              2.036               887.423           43.586,59%

 2 Bulan                                           52.986                       -           52.986               100,00%

 3 Bulan                                         1.001.338             1.864               999.474           53.619,85%

 4 Bulan                                          223.584                       -          223.584               100,00%

 6 Bulan                                          597.071                759               596.312           78.565,48%

 12 Bulan                                          17.026                 17                17.009          100.052,94%

 Deposito On Call                                 210.461            132.704                77.757                58,59%

 DHE                                                         -        15.568               (15.568)            (100,00%)

 Jumlah Dana Deposito Berjangka                 26.724.484         27.219.982              (495.498)                (1,82%)



Jumlah Deposito Berjangka tahun 2023 sebesar Rp26,72 triliun,    turunnya Deposito pada jangka waktu 1 bulan sebesar Rp3,84
menurun 1,82% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar        triliun.
Rp27,22 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh


Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka                                                                                (rekening)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
              Deposito Berjangka                  2023               2022
                                                                                          Nominal            Persentase

 1 bulan                                          43.687             52.685                (8.998)              (17,08%)

 2 bulan                                           1.273              1.634                  (361)              (22,09%)

 3 bulan                                          22.970             24.482                (1.512)                (6,18%)

 4 Bulan                                             203                196                      7                  3,57%

 6 bulan                                           8.628              8.562                    66                   0,77%

 > 12 bulan                                        2.839              2.924                   (85)                (2,91%)

 E-Depo

 1 Bulan                                           5.599                 55                 5.544           10.080,00%

 2 Bulan                                             479                    -                 479               100,00%

 3 Bulan                                           4.340                  9                 4.331           48.122,22%

 4 Bulan                                             559                    -                 559               100,00%

 6 Bulan                                           1.772                  5                 1.767           35.340,00%

 12 Bulan                                            296                  2                   294           14.700,00%

 Deposito On Call                                     14                 37                   (23)              (62,16%)

 DHE                                                     -                1                     (1)            (100,00%)

 Jumlah Rekening Deposito Berjangka               92.665             90.592                  2.067                  2,28%


Jumlah Rekening Deposito Berjangka tahun 2023 sebesar 92.665     disebabkan oleh kenaikan E-Depo pada jangka waktu 1 bulan
rekening, meningkat 2,28% dibandingkan dengan tahun 2022         sebesar 5.544 rekening.
yang sebesar 90.592 rekening. Peningkatan tersebut terutama



                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 241
Page 244
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




Produk Komersial

Portofolio produk Perseroan pada Produk Komersial terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Komersial dan Produk Simpanan
Komersial.


Tabel Nilai Produk Komersial                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
               Produk Komersial                        2023               2022
                                                                                              Nominal            Persentase

 Produk Kredit Komersial                              42.963.396         37.654.912           5.308.484            14,10%

 Produk Simpanan Komersial                           243.694.432        223.893.013          19.801.419              8,84%

 Jumlah Nilai Produk Komersial                       286.657.828        261.547.925           25.109.903             9,60%




Jumlah nilai Produk Komersial tahun 2023 sebesar Rp286,66             oleh kenaikan penyaluran produk Kredit Komersial sebesar
triliun, meningkat 9,60% dibandingkan dengan tahun 2022               21,02% dan produk Simpanan Komersial sebesar 7,68%.
yang sebesar Rp261,55 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan


Tabel Volume Penyaluran Produk Komersial

                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
               Produk Komersial                        2023               2022
                                                                                              Nominal            Persentase

 Produk Kredit Komersial (Unit)                         17.416             11.538               5.878               50,94%

 Produk Simpanan Komersial (Rekening)                 154.772              66.764              88.008             131,82%


Jumlah produk Kredit Komersial tahun 2023 sebanyak 17.416             PRODUK KREDIT KOMERSIAL
unit atau meningkat 50,94% dibandingkan dengan tahun                  Perseroan menyediakan produk kredit perbankan komersial
2022 yang sebanyak 11.538 unit. Jumlah produk Simpanan                untuk memberikan beragam solusi bagi konsumen dengan
Komersial tahun 2023 sebanyak 154.772 rekening atau                   produk yang terdiri dari produk Kredit Perumahan dan Kredit
meningkat 131,82% dibandingkan dengan jumlah rekening                 Non Perumahan. Kredit perumahan berupa Kredit Konstruksi,
tahun 2022, yaitu sebanyak 66.764 rekening Peningkatan                sedangkan Kredit Non Perumahan terdiri dari Kredit UMKM dan
volume penyaluran produk Komersial paling tinggi dikontribusi         Kredit Komersial Lainnya (KI, KMK dan KMK Kontraktor).
dari pertumbuhan produk Simpanan Komersial yang didominasi
oleh penambahan rekening Giro dengan peningkatan sebesar
86.228 rekening atau 149,56%.

Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Komersial                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
               Kredit Komersial                        2023               2022
                                                                                              Nominal            Persentase

 Kredit Perumahan

   Kredit Konstruksi                                 10.065.987          6.289.738            3.776.249              60,04%

 Kredit Non Perumahan

   Kredit UMKM                                        6.722.689          5.590.911            1.131.778              20,24%

   Kredit Komersial Lainnya                          26.174.720         25.774.215             400.505                 1,55%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial            42.963.396          37.654.864           5.308.532               14,10%



Nilai penyaluran Kredit Komersial tahun 2023 sebesar Rp42,97          disebabkan oleh peningkatan penyaluran Kredit Konstruksi
triliun, meningkat 14,10% dibandingkan dengan tahun 2022              sebesar Rp3,78 triliun atau meningkat 60,04%.
yang sebesar Rp37,65 triliun. Peningkatan tersebut terutama




242          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 245
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Komersial                                                                          (dalam unit)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
               Kredit Komersial                      2023               2022
                                                                                            Nominal              Persentase
 Kredit Perumahan
   Kredit Konstruksi                                  5.797             4.811                   986               20,49%
 Kredit Non Perumahan
   Kredit UMKM                                      11.067              6.208                 4.859               78,27%
   Kredit Komersial Lainnya                            552                519                    33                6,36%
 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial          17.416              11.538                5.878               50,94%


Volume penyaluran Kredit Komersial tahun 2023 sebanyak             Kredit Konstruksi memiliki peran strategis dalam mendukung
17.416 unit, meningkat 50,94% dibandingkan dengan tahun            Program Sejuta Rumah karena penyaluran kredit tersebut
2022 yang sebanyak 11.538 unit. Peningkatan tersebut               mampu menciptakan supply rumah. Dalam membuat keputusan
disebabkan oleh kenaikan penyaluran Kredit UMKM sebesar            untuk membiayai kredit konstruksi, Perseroan memperhitungkan
78,27%, Kredit Konstruksi sebesar 20,49% dan Kredit Komersial      periode jatuh tempo berdasarkan perkiraan masa konstruksi.
Lainnya sebesar 6,36%.                                             Kredit konstruksi dijamin dengan agunan berupa tanah dan
                                                                   bangunan yang akan dibangun di atas tanah.
Kredit Perumahan – Kredit Konstruksi
Kredit Perumahan pada Produk Komersial adalah Kredit Konstruksi.   Nasabah perbankan komersial yang telah mendapatkan Kredit
Perseroan memberikan beragam solusi pembangunan properti           Konstruksi BTN juga dapat memperoleh Kredit Kepemilikan Lahan,
dengan banyak kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan.            Perseroan menyediakan kredit untuk tujuan memperoleh lahan
Perseroan menyediakan kredit konstruksi kepada pengembang          yang akan digunakan untuk membangun hunian dan apartemen
perumahan untuk tujuan modal kerja yang dapat digunakan untuk      bersubsidi, dalam jumlah sampai dengan 70% dari biaya Jangka
membiayai pembangunan rumah dan apartemen. Untuk jenis kredit      waktu kredit ini mengikuti jangka waktu kredit konstruksinya
ini, Perseroan memberikan kredit maksimal hingga 80% dari biaya    dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang diperoleh dan
pembangunan atau konstruksi dengan suku bunga mengambang.          bangunan yang dibiayai. dengan tiga tahun dan dijamin dengan
Fasilitas kredit konstruksi memberikan kemudahan bagi nasabah      agunan berupa tanah yang diperoleh dan bangunan yang dibiayai.
perbankan komersial untuk melakukan pengembangan dalam
pembangunan bangunan horizontal maupun bangunan vertikal/          Perseroan menyalurkan Kredit Konstruksi melalui 2 (dua) produk
high rise building termasuk sarana dan prasarananya.               yaitu Kredit Konstruksi BTN dan Kredit Konstruksi Korporasi

Tabel Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
               Kredit Konstruksi                     2023               2022
                                                                                            Nominal             Persentase

 Kredit Konstruksi BTN                              9.985.027         5.909.506             4.075.521               68,97%

 Kredit Konstruksi Korporasi                           80.960           380.232              (299.272)             (78,71%)

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi         10.065.987          6.289.738             3.776.249               60,04%




Nilai penyaluran produk Kredit Konstruksi tahun 2023 sebesar       terutama disebabkan oleh kenaikan penyaluran kredit konstruksi
Rp10,07 triliun, meningkat 60,04% dibandingkan dengan              BTN sebesar 68,97%.
tahun 2022 yang sebesar Rp6,29 triliun. Peningkatan tersebut


Tabel Volume Penyaluran Kredit Konstruksi
                                                                                                                         (dalam unit)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
               Kredit Konstruksi                     2023               2022
                                                                                            Nominal             Persentase

 Kredit Konstruksi BTN                                5.793             4.801                   992               20,66%

 Kredit Konstruksi Korporasi                              4                10                    (6)             (60,00%)

 Jumlah Volume Kredit Konstruksi                      5.797              4.811                  986               20,49%




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 243
Page 246
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




Volume penyaluran Kredit Konstruksi tahun 2023 sebanyak              Kredit Non Perumahan-Kredit Usaha Kecil Mikro dan
5.797 unit, meningkat 20,49% dibandingkan dengan tahun               Menengah (UMKM)
2022 yang sebanyak 4.811 unit. Peningkatan tersebut terutama         Perseroan menyediakan Kredit UMKM sebagai solusi bagi pengusaha
disebabkan oleh naiknya volume Kredit Konstruksi BTN sebesar         Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta bertujuan menyalurkan
20,66%.                                                              pembiayaan usaha yang produktif. Perseroan menyalurkan Kredit
                                                                     UMKM melalui beberapa produk yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR),
                                                                     Kredit Usaha Mikro Kecil (KUMK), Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit
                                                                     Investasi UMKM, KMK Kontraktor UMKM.

Tabel Nilai Penyaluran Kredit UMKM                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                    Kredit UMKM                       2023                2022
                                                                                               Nominal               Persentase

 KUR                                                 1.807.673            602.060             1.205.613                200,25%

 KUMK                                                2.199.676          2.314.423              (114.747)                (4,96%)

 KMK                                                 2.652.068          2.647.619                  4.449                  0,17%

 Kredit Investasi UMKM                                 15.804               3.740                 12.064               322,57%

 KMK Kontraktor UMKM                                   47.468              23.069                 24.399               105,77%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit UMKM                 6.722.689          5.590.911              1.131.778                 20,24%



Nilai penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2023 sebesar               terutama disebabkan oleh peningkatan penyaluran KUR sebesar
Rp6,72 triliun, meningkat 20,24% dibandingkan dengan                 200,25%.
tahun 2022 yang sebesar Rp5,59 triliun. Peningkatan tersebut


Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit UMKM                                                                                    (dalam unit)


                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
                    Kredit UMKM                       2023                2022
                                                                                               Nominal               Persentase

 KUR                                                   8.214               2.475                 5.739               231,88%

 KUMK                                                  1.405              2.309                   (904)              (39,15%)

 KMK                                                   1.404              1.398                       6                 0,43%

 Kredit Investasi UMKM                                    10                   4                      6              150,00%

 KMK Kontraktor UMKM                                      34                  22                    12                54,55%

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit UMKM                 11.067               6.208                 4.859                 78,27%



Volume penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2023 sebanyak             Kredit Non Perumahan - Kredit Komersial Lainnya
11.067 unit, meningkat 78,27% dibandingkan dengan tahun              Perseroan memasarkan Kredit Non Perumahan berupa Kredit
2022 yang sebanyak 6.208 unit. Peningkatan tersebut terutama         Komersial selain dengan memberikan bunga yang kompetitif
disebabkan oleh meningkatnya volume UMKM pada produk                 juga pelayanan prima yang ditawarkan. Kredit Komersial
KUR sebesar 231,88%.                                                 disalurkan Perseroan melalui beberapa produk yaitu Kredit
                                                                     Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi dan KMK Kontraktor.

Tabel Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                    Kenaikan/Penurunan
           Kredit Komersial Lainnya                   2023                2022
                                                                                               Nominal               Persentase

 KMK                                                13.529.919         14.748.648             (1.218.729)                (8,26%)

 Kredit Investasi                                    9.721.086           5.432.790             4.288.296                 78,93%

 KMK Kontraktor                                      1.069.715           1.077.825                (8.110)                (0,75%)




244           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 247
                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                                                                           Kenaikan/Penurunan
           Kredit Komersial Lainnya              2023             2022
                                                                                      Nominal            Persentase

 TLF                                            1.854.000        4.515.000           (2.661.000)            (58,94%)

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial
                                               26.174.720        25.774.263             400.457                 1,55%
 Lainnya




Nilai penyaluran produk Kredit Komersial Lainnya tahun 2023   tersebut terutama disebabkan oleh naiknya penyaluran Kredit
sebesar Rp26,17 triliun, meningkat 1,55% dibandingkan         Investasi sebesar 78,93%.
dengan tahun 2022 yang sebesar Rp25,77 triliun. Peningkatan


Tabel Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya                                                                   (dalam unit)


                                                                                           Kenaikan/Penurunan
           Kredit Komersial Lainnya              2023             2022
                                                                                      Nominal            Persentase

 KMK                                             404               436                  (32)             (7,34%)

 Kredit Investasi                                  64               19                   45             236,84%

 KMK Kontraktor                                    78               58                   20              34,48%

 TLF                                                6                6                      -             0,00%

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial
                                                 552               519                    33              6,36%
 Lainnya



Volume penyaluran Kredit Komersial Lainnya tahun 2023         PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
sebanyak 552 unit, meningkat 6,36% dibandingkan dengan        Perseroan menyediakan produk dan layanan pendanaan untuk
tahun 2022 yang sebanyak 519 unit. Peningkatan tersebut       segmen perbankan komersial yang meliputi Giro dan Deposito
terutama disebabkan oleh naiknya volume Kredit Investasi      Berjangka Lembaga.
sebesar 236,84%.

Tabel Jumlah Dana Simpanan Komersial                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                           Kenaikan/Penurunan
              Simpanan Komersial                 2023             2022
                                                                                      Nominal            Persentase

 Giro Komersial                               129.369.288      104.900.918           24.468.370              23,33%

 Deposito Berjangka Lembaga                   114.313.403      118.992.095           (4.678.692)             (3,93%)

 Jumlah Dana Simpanan Komersial               243.694.432       223.893.013           19.801.419                8,84%




Jumlah dana produk Simpanan Komersial tahun 2023 sebesar      terutama disebabkan oleh pertumbuhan Giro Komersial sebesar
Rp243,69 triliun, meningkat 8,84% dibandingkan dengan tahun   23,33%.
2022 yang sebesar Rp223,89 triliun. Peningkatan tersebut


Tabel Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial                                                                (dalam rekening)


                                                                                           Kenaikan/Penurunan
              Simpanan Komersial                 2023              2022
                                                                                      Nominal            Persentase

 Giro Komersial                                 143.891            57.663               86.228            149,54%

 Deposito Berjangka Lembaga                      10.881             9.101                1.780              19,56%

 Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial        154.772            66.764               88.008             131,82%


Jumlah rekening produk Simpanan Komersial tahun 2023          Peningkatan tersebut terutama disebabkan pertumbuhan yang
sebanyak 154.772 rekening, meningkat 131,82% dibandingkan     berasal dari produk Giro Komersial yaitu sebanyak 86.228
dengan tahun 2022 yang sebanyak 66.764 rekening.              rekening atau meningkat 149,54%.



                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                245
Page 248
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




Giro Komersial
Perseroan memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Giro melalui Giro FLPP dan Giro Non FLPP.


Tabel Jumlah Dana Giro Komersial                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
                 Giro Komersial                       2023               2022
                                                                                             Nominal            Persentase

 Giro Non FLPP                                      75.362.849         62.039.774           13.323.075             21,48%

 Giro FLPP                                          54.006.179         42.861.144           11.145.035             26,00%

 Jumlah Dana Giro Komersial                        129.369.028         104.900.918          24.468.110             23,32%




Jumlah dana Giro Komersial tahun 2023 sebesar Rp129,36               terutama disebabkan oleh naiknya Giro Non FLPP sebesar
triliun, meningkat sebesar 23,32% dibandingkan dengan tahun          21,48% dan Giro FLPP sebesar 26,00%.
2022 yang sebesar Rp104,90 triliun. Peningkatan tersebut


Tabel Jumlah Rekening Giro Komersial                                                                                (dalam rekening)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
                 Giro Komersial                       2023               2022
                                                                                             Nominal            Persentase

 Giro Non FLPP                                       143.882              57.655              86.227             149,56%

 Giro FLPP                                                   9                   8                  1              12,50%

 Jumlah Rekening Dana Giro Komersial                 143.891              57.663               86.228             149,54%



Jumlah rekening Giro Komersial tahun 2023 sebanyak 143.891           Deposito Berjangka Lembaga
rekening, meningkat 149,56% dibandingkan dengan tahun                Perseroan juga memberikan layanan penyimpanan dana dalam
2022 yang sebanyak 57.663 rekening. Peningkatan tersebut             bentuk Deposito Berjangka Lembaga melalui produk Deposito
terutama disebabkan oleh pertumbuhan Giro Non FLPP sebesar           Berjangka Lembaga dan Deposito On Call Lembaga.
149,56%.

Tabel Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
        Deposito Berjangka Lembaga                    2023                2022
                                                                                             Nominal            Persentase

 Deposito Berjangka Lembaga                         109.855.648        118.173.089           (8.317.441)              (7,04%)

 Deposito On Call Lembaga                             4.469.756            819.006            3.650.750             445,75%

 Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga             114.313.404        118.992.095           (4.678.691)              (3,92%)




Jumlah dana Deposito Berjangka Lembaga tahun 2023 sebesar            rangka merekomposisi struktur dana lembaga dari Deposito ke
Rp114,31 triliun atau turun sebesar 3,92% dibandingkan tahun         Giro untuk menurunkan Cost of Fund (CoF).
2022, yaitu sebesar Rp118,99 triliun. Penurunan tersebut dalam


Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga
                                                                                                                    (dalam rekening)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
        Deposito Berjangka Lembaga                    2023               2022
                                                                                             Nominal            Persentase

 Deposito Berjangka Lembaga                           10.674              9.027                1.647              18,25%

 Deposito On Call Lembaga                                207                 74                 133             179,73%

 Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga           10.881              9.101                1.780              19,56%



246          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 249
                                                                                                                                       Laporan Tahunan 2023




Jumlah rekening Deposito Berjangka Lembaga tahun 2023                                                    Peningkatan tersebut merupakan salah satu strategi diversifikasi
sebanyak 10.881 rekening, meningkat 19,56% dibandingkan                                                  nasabah untuk mengurangi ketergantungan dengan nasabah
dengan tahun 2022 yang sebanyak 9.101 rekening.                                                          besar (concentration risk).



                                    KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI SEGMEN KONVENSIONAL

Overview
Bank BTN menempati posisi sebagai Bank terbesar ke-5 dan memiliki positioning yang kuat pada bisnis perumahan


5,4 juta
Realisasi Kredit                                                                                                                                                                      ± 3.000
perumahan sejak                                                                                                                                                                       Notaris bekerjasama
1976 dalam rangka                                                                                                                                                                     dalam merealisasikan
mendukung Program                                                                                                                                                                     KPR
Sejuta Rumah




Rp
  400 triliun *)                                                                                                                                                                      ± 2.000
Bank Terbesar ke-5                                                                                                                                                                    Pengembang Baru
dari segi Size Aset                                                                                                                                                                   diciptakan guna
                                                                                                                                                                                      mendukung program
                                                                                                                                                                                      sejuta rumah




± 90%                       83,0 % *)                 5,4 juta               Rp
                                                                               12,7 triliun            ± 7 juta                  ± 1,8 juta                   ± 2.117                 ± 7.000
portofolio kredit           Market Share KPR          Market Share KPR       Sekuritsasi KPR yang      nasabah yang              Nasabah digital              Layanan ATM dan         Mitra pengembang
adalah kredit               Subsidi                   Non Subsidi            telah dilakukan sejak     dilayani Bank BTN         (Digital Account)            CRM yang tersebar di    bekerjasama
perumahan                                                                    2009                                                dimiliki Bank BTN            seluruh Indonesia       membangun negeri



Sumber: Data Internal Bank BTN



Perseroan sebagai pemain utama di sektor perumahan sejak tahun                                           pembangunan rumah kepada lebih dari 7000 pengembang
1976 telah merealisasikan 5,4 juta unit rumah dan menguasai 83%                                          perumahan dan ikut serta dalam menciptakan 2000 pengembang
market share KPR Subsidi. Selain itu sebagai Bank Fokus Perumahan,                                       baru. Pada sisi demand, Perseroan memberikan fasilitas KPR dan
Perseroan memiliki peranan penting sebagai enabler dan intergrator                                       KPA kepada masyarakat yang memberikan kontribusi terhadap
dalam pengembangan ekosistem perumahan. Pada sisi supply,                                                pembangunan Kawasan melalui pengembangan berbagai Fasilitas
Perseroan memberikan kredit dan pembiayaan untuk penyediaan/                                             Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos).


          Permodalan                                 Tenaga Kerja                          Bahan Baku Lokal                         Pendapatan Negara                                Pengembang




     Sektor properti merupahan                   Rata-rata 5 orang bekerja               90% bahan baku material                   penerimaan negara berupa                  >7.000 Pengembang berperan
      sektor yang padat modal                  untuk pembangunan 1 rumah,                 yang digunakan dalam                   pajak yang diterima pemerintah              dalam penyediaan perumahan
                                                sehingga merupakan sektor               konstruksi rumah merupakan               untuk setiap rumah yang terjual
                                                     yang padat karya                       produk dalam negri



                    Sektor properti berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan PDB, diikuti dengan multiplier effect pada 174 sektor ekonomi turunannya.


       Rumah Sakit                     Shopping Center                        Sekolah                          Industri Retail                       Perkantoran                       Transportasi




                                                           Dampak Pembangunan Sektor Perumahan (dalam setiap 1 Rupiah input)




                                                  Peningkatan Output                        Peningkatan jumlah                        Tambahan pendapatan
                                                Ekonomi Nasional 2,15x                    kebutuhan tenaga kerja                   tenaga kerja terkait properti
                                                                                              sebesar 0,23x                                   0,76x




                                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                             247
Page 250
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




Sebagai sektor yang memiliki multiplier effect kepada 174                f. Memperbaharui channel BTN Properti dengan
sub - sektor industri, pengembangan value chain dari bisnis                 pengembangan kapabilitas pemasaran digital (SEO dan
perumahan juga menjadi salah satu strategi pengembangan                     SEM), tampilan web (UI/UX), serta meningkatkan daftar
bisnis yang akan dilakukan Perseroan. Untuk menangkap                       pengembang.
peluang tersebut, Perseroan akan mengembangkan produk dan                g. Membuat one-stop-shop customer housing ecosystem
layanan keuangan yang menyasar perluasan value chain bisnis                 untuk produk/layanan di seluruh tahapan pada customer
konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan, pengembangan               life-cycle.
lahan dan properti, jasa konstruksi dan pembiayaan pada             4.   Meningkatkan Kontribusi Pada Program KPR Subsidi dan
pengembang (developer).                                                  Wholesale Funding
                                                                         a. Mengembangkan kerja sama kepemilikan rumah melalui
Strategi Segmen Konvensional Tahun 2023                                     program TAPERA.
                                                                         b. Mengembangkan pembangunan perumahan Transit
Langkah strategis yang ditempuh Perseroan tahun 2023 adalah                 Oriented Development (TOD) dengan bekerja sama
sebagai berikut:                                                            dengan BUMN Karya dan pengembang lainnya.
1. Penyempurnaan Model Operasional Cabang                                c. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR di segmen
    Melakukan transformasi model operasional cabang                         milenial dan urban.
    yang berorientasi pada sales melalui sentralisasi fungsi             d. Kerja sama pendanaan untuk penyaluran KPR dari
    operasional transaksi, kredit dan akunting. Sentralisasi                lembaga TAPERA, BPJS, atau Lembaga Pengelola Dana
    aktivitas operasional akan dilakukan dalam beberapa tahap               Pensiun lainnya.
    yaitu:                                                               e. Mengembangkan potensi sumber pendanaan melalui
    a. Menjalankan program penjualan untuk meningkatkan                     dukungan Pemerintah ataupun regulator perbankan
        produktivitas kantor cabang melalui peningkatan                     lainnya.
        kapabilitas pegawai, monitoring kinerja secara real         5.   Mengembangkan Bisnis Berbasis Value Chain Perumahan
        time, dan pembaharuan KPI.                                       a. Mengembangkan dan menjual produk pada sepanjang
    b. Meningkatkan fungsi BTN Smart melalui pengembangan                   value chain mitra developer komersial.
        BTN Smart fase 3.                                                b. Menetapkan proses penjualan dan model cakupan
    c. Mengembangkan program marketing communication                        Relationship Manager (RM) kredit komersial dan UMKM
        melalui umbrella campaign pada seluruh channel                      untuk memperoleh bisnis sepanjang value chain mitra
        Perseroan.                                                          developer komersial.
2. Mengembangkan Partnership                                             c. Mengembangkan kemitraan di sepanjang ekosistem
    a. Membentuk perusahaan modal ventura, sebagai special                  real estate untuk memberikan layanan beyond-banking
        vehicle untuk mengembangkan perusahaan assets                       kepada pengembang.
        management dan penyertaan pada bisnis digital, seperti      6.   Mengembangkan Layanan Menjadi One Stop Solution
        fintech KPR.                                                     Banking Service
    b. Membentuk anak perusahaan asuransi jiwa untuk                     a. Mengembangkan BTN Solusi untuk meningkatkan
        mengoptimalkan bisnis captive (KPR).                                product holding nasabah, menyasar korporasi BUMN,
    c. Pendirian perusahaan Manajemen Investasi untuk                       instansi pemerintah, instansi pendidikan dan perusahaan
        mengelola dana TAPERA dan mengembangkan Dana                        swasta besar.
        Investasi Real Estate (DIRE)/Real Estate Investment Trust        b. Mengembangkan layanan premium banking bagi segmen
        (REITS) dan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA).                  emerging affluent dan affluent dengan mengembangkan
    d. Mengembangkan platform jual-beli properti yang                       digital maupun mobile banking, memanfaatkan data
        terintegrasi dengan BTN Properti.                                   analytics, dan meningkatkan kapabilitas Teknologi
3. Meningkatkan KPR Non Subsidi di Segmen Emerging Affluent                 Informasi (TI) yang mendukung transaksional.
    dan Affluent                                                         c. Cross sell kepada nasabah KPR melalui pemanfaatan
    a. Meluncurkan produk bundling KPR dengan Tabungan                      data analytics.
        (BTN Solusi, KPR Tabungan).                                      d. Menjadi bank operasional untuk nasabah institusi.
    b. Digitalisasi proses KPR, melalui pengembangan tracking            e. Meningkatkan produktivitas transaksi treasury dan
        portal untuk nasabah dan pengembang.                                mengembangkan bank kustodian.
    c. Mengembangkan proposisi KPR untuk segmen milenial,           7.   Mengembangkan Kapabilitas Channel Transaksi, Digitalisasi
        mass, dan mass affluent.                                         dan Data Analytics
    d. Mengembangkan kerja sama dengan top developer                     a. Mengembangkan Application Programming Interface
        yang menyasar proyek perumahan segmen emerging                      (API) management dan sandboxing.
        affluent dan affluent.                                           b. Meningkatkan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) dan
    e. Kerja sama dengan 15 agen properti nasional dan                      fungsionalitas dari Cash Management System (CMS)
        6.000 agen properti individual untuk meningkatkan KPR               dan internet banking untuk menyediakan produk CMS
        Non Subsidi, khususnya KPR second.                                  dan internet banking yang kompetitif bagi nasabah
                                                                            komersial.



248         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 251
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




    c. Mengembangkan strategi digital banking melalui                inflasi di masing-masing negara. Menjelang akhir tahun 2023,
       pengembangan mobile dan internet banking, virtual             kondisi ekonomi global menunjukkan perbaikan di mana inflasi
       branch, pembayaran digital dan pembukaan rekening             dan suku bunga acuan di beberapa negara perlahan diturunkan.
       online.                                                       Namun, pada tahun 2024, ekonomi negara berkembang
    d. Mengembangkan data analitik untuk mendukung                   seperti Indonesia dan India diperkirakan akan tetap tumbuh
       kebutuhan bisnis serta penerapan tata kelola data dan         melebihi capaian tahun 2023. Sedangkan ekonomi pada
       mengembangkan infrastruktur big data.                         negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang diperkirakan
    e. Integrasi iLoan consumer, commercial, lead management         akan tumbuh lebih lambat dibandingkan tahun 2023. Ekonomi
       system dan btnproperti.co.id.                                 Tiongkok pada tahun 2024 juga diperkirakan akan melambat.
8. Meningkatkan Produktivitas Organisasi, Kapabilitas SDM            Pemulihan ekonomi global terus menunjukkan perbaikan
    dan Budaya Kerja                                                 dengan kecenderungan perlambatan ekonomi Tiongkok dan
    a. Implementasi struktur organisasi berbasis Strategic           penguatan ekonomi Amerika Serikat. Tingkat inflasi di negara
       Business Unit (SBU) untuk membangun performance-              maju masih tetap tinggi karena berlanjutnya tekanan inflasi jasa,
       driven organization.                                          ketatnya pasar tenaga kerja, dan meningkatnya harga minyak.
    b. Meningkatkan         produktivitas    pegawai       melalui   Perkembangan tersebut mendorong tetap tingginya suku bunga
       implementasi reward management, promosi Employee              kebijakan moneter di negara maju, terutama Federal Funds
       Value Proposition (EVP), perbaikan proses dan channel         Rate, yang mengakibatkan meningkatnya ketidakpastian pasar
       rekrutmen, serta pengembangan jalur karier.                   keuangan global. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh
    c. Meningkatkan pelatihan dan membangun kapabilitas              IMF untuk 2023 terkoreksi menjadi 3,0% dan sedikit menurun ke
       hard skill dan soft skill pada unit kredit, RM, sales force   level 2,9% untuk tahun 2024.
       di kantor cabang, maupun kepada fungsi support (IT,
       operation, risk, dan lainnya) dengan perencanaan              Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi domestik melanjutkan
       pengembangan yang baik dan tracking kemajuan                  perbaikannya didukung oleh membaiknya permintaan domestik
       pembelajaran secara digital.                                  dan tetap positifnya kinerja ekspor seiring berlanjutnya
9. Melanjutkan Inisiatif Perbaikan Proses Bisnis                     hilirisasi sumber daya alam (SDA). Hal tersebut tercermin pada
    a. Memperbaiki proses kredit komersial melalui simplifikasi      pertumbuhan positif keyakinan konsumen, penjualan eceran,
       dokumentasi, standardisasi dan otomatisasi alur kerja/        ekspansi Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur,
       proses kredit.                                                serta realisasi ekspor yang tetap positif, yang didukung oleh
    b. Melakukan inisiatif perbaikan proses bisnis kredit SME        meningkatnya mobilitas masyarakat dan penyaluran kredit
       melalui otomatisasi proses kredit, mengembangkan              oleh perbankan. Namun demikian, beberapa risiko perlu terus
       model underwriting kredit SME.                                diwaspadai seperti tekanan inflasi global, kenaikan suku bunga
    c. Sentralisasi proses kredit komersial melalui pembentukan      acuan oleh The Fed, serta ketidakpastian pasar keuangan
       Commercial Banking Center (CBC).                              global. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
10. Meningkatkan       Kualitas    Kredit   Dan     Mempercepat      pada tahun 2023 sebesar 5,0%, sedikit tertahan akibat
    Penyelesaian NPL                                                 dampak perlambatan ekonomi global. Sementara pada 2024,
    a. Memperkuat sistem manajemen collection dan                    perekonomian Indonesia diprediksi akan stabil tetap berada
       meningkatkan produktivitas desk collection untuk segmen       pada level 5,0%.
       kredit konsumer.
    b. Standardisasi       proses     pengambilan       keputusan    Prospek Jangka Menengah dan Panjang
       restrukturisasi untuk SME dan komersial.
    c. Mempercepat penjualan kredit NPL melalui penjualan            Pertumbuhan ekonomi nasional yang terus berlanjut sampai
       aset secara masif dengan menerapkan metode baru               dengan Triwulan III 2023 akan memberikan kontribusi positif
       (penjualan aset kepada investor/institusi keuangan,           terhadap potensi sektor properti ke depan, khususnya pada
       kerja sama debt recovery, upaya litigasi dan legal            proyeksi pertumbuhan bisnis KPR. Selain pertumbuhan ekonomi,
       action).                                                      potensi peningkatan bisnis KPR ke depan juga akan di dorong
                                                                     oleh realisasi program KPR Tabungan Perumahan Rakyat
Prospek Usaha Dan Strategi Segmen Konvensional                       (TAPERA) yang sudah dimulai sejak tahun 2022.
Tahun 2024
                                                                     Rasio KPR terhadap PDB yang masih rendah juga merupakan
Prospek Jangka Pendek                                                peluang yang akan dikembangkan Perseroan untuk memperluas
                                                                     bisnis perumahan ke depannya. Di tahun 2019, rasio KPR
Pada tahun 2023, kondisi ekonomi global sedikit tertahan             terhadap PDB Indonesia adalah 3,0% masih lebih kecil
sebagai dampak dari ketegangan politik Rusia dan Ukraina. Hal        dibanding negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina
ini menyebabkan naiknya harga komoditas dan energi, yang             (3,9%), Thailand (23,9%) dan Singapura (52,1%). Dengan
menyebabkan inflasi yang mendorong Bank Sentral dari banyak          komitmen keberlanjutan Program Sejuta Rumah Pemerintah dan
negara menaikkan suku bunga acuannya untuk mengendalikan             meningkatnya populasi middle income yang di dominasi oleh




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 249
Page 252
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




generasi millenial dan segmen emerging affluent juga menjadi                              tahun depan Perseroan akan meningkatkan penjualan KPR Non
pertimbangan bagi Perseroan untuk memperluas fokusnya dalam                               Subsidi dengan menyasar top developers dan direct selling
mengembangkan bisnis perumahan ke depan, khususnya dalam                                  KPR kepada konsumer (direct to consumer) melalui kerja sama
meningkatkan pangsa pasar di segmen millenial dan emerging                                dengan agen properti nasional dan individu.
affluent. Untuk menangkap potensi pertumbuhan tersebut, di




                                          Gambar Peluang Pengembangan Bisnis KPR

 Rasio KPR terhadap PDB 2019 (%)                                                                                                           Pasar KPR Nasional Berdasarkan Segmen 2019



        3.0                                                                                          KPR Non Subsidi         KPR Subsidi
                                                                                                    Pembeli Langsung

        3.1                                                                                             34%                   28%
                                                 Direct-to-consumer                                                                                                          Segmen subsidi
        3.9                                    (Persentase BTN: 12%)                                           KPR Non Subsidi                                              (Porsi BTN: 77%)
                                                                                                                Dari Developer

        7.7
                                           •   Pricing menarik untuk rumah
                                               second vs. rumah baru pasca                                         38%                                                Program Sejuta Rumah Pemerintah
                                                                                                                                                                      untuk menutup backlog perumahan
                                               COVID                                                                                                                  di Indonesia
                                           •   Sales channel besar melalui
       10.1                                    15 agen properti nasional
                                               dan 30 ribu agen individu

       23.9


       27.9



       35.4



       52.1
                                                                                                Developer (Porsi BTN pada 2019: 24%)
                                                                             •   Penyelesaian pembangunan yang terhenti oleh developer besar dan menengah.
                                                                             •   Kenaikan tingkat pendapatan pasca pemulihan, terutama di 20 kota teratas, dengan
                                                                                 pergeseran ke segmen mass affluent.




Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas menengah                                   generasi Z (usia 8 - 23 tahun) mencapai 27,94% dan generasi
yang didominasi oleh generasi millenial juga menjadi pendorong                            millenial (24 - 39) sebanyak 25,87% yang mana porsi tersebut
bisnis pembiayaan perumahan ke depan. Berdasarkan data                                    diprediksi akan terus tumbuh hingga 10 tahun ke depan yang
Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan                               merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis perumahan di
generasi millenial mendominasi populasi usia produktif dengan                             segmen first home buyer yang menjadi captive market Perseroan.



                                                Gambar Proyeksi Populasi Indonesia
                                                                             (Juta Jiwa)



                                                                                                                           251                                      251
                                                                                  251
                                               251
                      251
                                                                                                                                                                    251
                                                                                                                           251
                                                                                  251

                                               251
                      251




                     2010                     2020                               2030                                    2040                                       2045

                 Middle Class        Others




250           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 253
                                                                                                      Laporan Tahunan 2023




Segmen Syariah

Penjelasan dan Produktivitas Segmen Syariah

Perseroan juga mengembangkan model perbankan dengan                         komersial. Kinerja produk dari Segmen Syariah diuraikan melalui
menganut sistem syariah. Segmen Usaha Syariah menyediakan                   2 (dua) produk, yaitu Pembiayaan Syariah dan Simpanan
produk simpanan dan pembiayaan bersifat konsumer dan                        Syariah, dengan masing - masing uraian sebagai berikut:




                                                            SEGMEN SYARIAH




               PRODUK PEMBIAYAAN                                                          PRODUK SIMPANAN
                    SYARIAH                                                                   SYARIAH




   PEMBIAYAAN                    PEMBIAYAAN
                                                             GIRO SYARIAH                     DEPOSITO SYARIAH                   TABUNGAN SYARIAH
 KOMERSIAL SYARIAH             KONSUMER SYARIAH


Sekilas tentang kinerja dari Segmen Syariah dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini.



                               Grafik Kinerja Produk Pembiayaan dan DPK Segmen Syariah
                                                             (dalam triliun Rupiah)



               Pembiayaan                                       Simpanan                                     Jumlah Posisi Produk Segmen
                 Syariah                                         Syariah                                               Syariah

               34,77                                                                                                                         41,80
                                                                                              20,89
                                                                                      19,30                              37,11
       29,18                                                                                                                         34,42
                                                                                                                 31,62
                                                    14,17



                                             9,10
                                                                         6,75
                                                                 6,01


                        2,44   2,34




                                                                                                                  Jumlah               Jumlah
     Pembiayaan        Pembiayaan                                Tabungan             Deposito                 Nilai Produk         Nilai Produk
                                           Giro Syariah
      Konsumer          Komersial                                 Syariah             Syariah                  Pembiayaan            Simpanan
                                                                                                                 Syariah              Syariah

         2022                   2023



Produk Pembiayaan Syariah

Perseroan juga melakukan pembiayaan perumahan dan non                       komersial. Rincian informasi terkait kinerja produk Pembiayaan
perumahan melalui mekanisme syariah, dengan klasifikasi produk              Syariah Perseroan dapat dilihat pada tabel dan di bawah ini.
pembiayaan unit usaha syariah ke dalam jenis konsumer dan




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                               251
Page 254
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Posisi Nilai Pembiayaan Syariah                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
            Pembiayaan Syariah                        2023               2022
                                                                                            Nominal             Persentase

 Pembiayaan Konsumer                               34.773.107         29.181.003            5.592.104              19,16%

 Pembiayaan Komersial                                2.341.174         2.443.136             (101.962)             (4,17%)

 Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Syariah            37.114.281          31.624.139           5.490.142              17,36%



Jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan Syariah tahun              tersebut disebabkan kenaikan kontribusi pertumbuhan dari
2023 sebesar Rp37,11 triliun. Angka ini meningkat 17,36%             pembiayaan konsumer sebesar Rp5,59 triliun yang meningkat
dibanding penyaluran pembiayaan di tahun 2022. Peningkatan           sebesar 19,16% dibandingkan tahun 2022.

Tabel Posisi Volume Pembiayaan Syariah                                                                        (dalam unit pembiayaan)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
            Pembiayaan Syariah                        2023               2022
                                                                                            Nominal             Persentase

 Pembiayaan Konsumer                                 276.508            241.407              35.101               14,54%

 Pembiayaan Komersial                                  1.260              1.154                 106                9,19%

 Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Syariah             277.768            242.561               35.207              14,51%




Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan sampai dengan                  -   KPR Sejahtera Susun iB
tahun 2023 sebanyak 277.768 unit pembiayaan. Dibanding                     -   KPR SSM Tapak iB
dengan jumlah unit pembiayaan yang disalurkan sampai                       -   KPR SSM Susun iB
dengan tahun 2022, terjadi peningkatan sebanyak 35.207                     -   KPR Tapera iB
unit, atau sekitar 14,51%. Peningkatan volume pembiayaan                b. KPR Non Subsidi yang disalurkan melalui:
ini sebagian besar dikontribusi oleh kenaikan pembiayaan                   -   KPR Platinum iB
konsumer sebanyak 35.101 unit pembiayaan.                                  -   KPR Indent iB
                                                                        c. Non KPR yang disalurkan melalui:
PEMBIAYAAN KONSUMER SYARIAH                                                -   Pembiayaan Bangun Rumah iB
Pembiayaan Konsumer Syariah disalurkan oleh Perseroan                      -   PUM-KB Jamsostek iB
melalui beberapa produk sebagai berikut:                             2. Pembiayaan Non Perumahan, meliputi:
1. Pembiayaan Perumahan, meliputi:                                      a. Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB
   a. KPR Subsidi yang disalurkan melalui:                              b. Pembiayaan Gadai iB
        -  KPR BP2BT iB                                                 c. Pembiayaan Multijasa iB
        -  KPR Sejahtera Tapak iB                                       d. Pembiayaan Multimanfaat iB
                                                                        e. Pembiayaan Emasku
Tabel Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Konsumer Syariah                     2023               2022
                                                                                            Nominal             Persentase

 PEMBIYAAN PERUMAHAN                               34.604.291          29.035.911           5.568.380              19,18%

 KPR SUBSIDI                                       22.961.992          19.039.362           3.922.630              20,60%

   KPR BP2BT iB                                       581.978            608.342              (26.364)             (4,33%)

   KPR Sejahtera Tapak iB                          14.313.911          9.806.680            4.507.231              45,96%

   KPR Sejahtera Susun iB                                1.440               149                1.291            866,44%

   KPR SSM Tapak iB                                  7.715.628         8.450.095             (734.467)             (8,69%)

   KPR SSM Susun iB                                    48.991             53.491               (4.500)             (8,41%)

   KPR Tapera iB                                      300.044            120.605              179.439            148,78%

 KPR Non Subsidi                                   11.604.082           9.948.479           1.655.603              16,64%

   KPR Platinum iB                                   7.743.069         6.992.763              750.306              10,73%




252            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 255
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




                                                                                               Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Konsumer Syariah                 2023                2022
                                                                                          Nominal              Persentase

   KPR Indent iB                                 3.861.013          2.955.716              905.297                30,63%

 Non KPR                                           38.217              48.070                (9.853)             (20,50%)

   Pembiayaan Bangun Rumah iB                      33.330              41.805                (8.475)             (20,27%)

   PUM-KB Jamsostek iB                               4.887              6.265                (1.378)             (22,00%)

 PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN                         168.816             145.092                23.724               16,35%

   Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB                  1.400              1.752                  (352)             (20,09%)

   Pembiayaan Gadai iB                                       -            141                  (141)           (100,00%)

   Pembiayaan Multijasa iB                         15.940              10.346                 5.594               54,07%

   Pembiayaan Multimanfaat iB                     151.476            132.803                 18.673               14,06%

   Pembiayaan Emasku                                         -             50                   (50)           (100,00%)

 Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah      34.773.107         29.181.003             5.592.104               19,16%




Jumlah posisi Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2023 adalah      tersebut sebagian besar dikontribusi oleh pembiayaan KPR
sebesar Rp34,77 triliun, meningkat 19,16% dibandingkan           Sejahtera Tapak iB yang mencapai Rp14,31 triliun.
dengan tahun 2022 sebesar Rp29,18 triliun. Posisi pembiayaan

Tabel Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah                                                              (dalam unit pembiayaan)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Konsumer Syariah                 2023                2022
                                                                                          Nominal              Persentase

 PEMBIYAAN PERUMAHAN                              273.261            238.414                34.847                14,62%

 KPR SUBSIDI                                      221.749            189.853                31.896                16,80%

   KPR BP2BT iB                                     6.213              6.263                   (50)               (0,80%)

   KPR Sejahtera Tapak iB                         126.742             94.362                32.380                34,31%

   KPR Sejahtera Susun iB                              10                    2                   8              400,00%

   KPR SSM Tapak iB                                86.371             88.077                (1.706)               (1,94%)

   KPR SSM Susun iB                                  313                 314                    (1)               (0,32%)

   KPR Tapera iB                                    2.100                835                 1.265              151,50%

 KPR Non Subsidi                                   50.544             47.387                 3.157                  6,66%

   KPR Platinum iB                                 38.119             37.051                 1.068                 2,88%

   KPR Indent iB                                   12.425             10.336                 2.089                20,21%

 Non KPR                                             968               1.174                  (206)              (17,55%)

   Pembiayaan Bangun Rumah iB                        348                 438                   (90)              (20,55%)

   PUM-KB Jamsostek iB                               620                 736                  (116)              (15,76%)

 PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN                           3.247              2.993                   254                  8,49%

   Pembiayaan Kendaraan Bermotor iB                    15                 17                    (2)              (11,76%)

   Pembiayaan Gadai iB                                   -               159                  (159)            (100,00%)

   Pembiayaan Multijasa iB                           294                 257                    37                14,40%

   Pembiayaan Multimanfaat iB                       2.938              2.558                   380                14,86%

   Pembiayaan Emasku                                     -                   2                  (2)            (100,00%)

 Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Konsumer
                                                  276.508            241.407                35.101                14,54%
 Syariah



Posisi volume Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2023 sebanyak    Peningkatan volume Pembiayaan Konsumer sebesar 35.101 unit
276.508 unit pembiayaan, meningkat 14,54% dibandingkan           yang disebabkan oleh kontribusi volume pembiayaan KPR Sejahtera
dengan tahun 2022 yang sebanyak 241.407 unit pembiayaan.         Tapak iB sebanyak 32.380 unit pembiayaan.



                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  253
Page 256
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




PEMBIAYAAN KOMERSIAL SYARIAH
Pembiayaan Komersial Syariah disalurkan oleh Perseroan                2. Pembiayaan Non Perumahan
melalui beberapa produk sebagai berikut:                                 a. UMKM Syariah
1. Pembiayaan Perumahan                                                  b. Pembiayaan Modal Kerja iB
   a. Pembiayaan Konstruksi BTN iB                                       c. Pembiayaan Investasi iB

Tabel Posisi Pembiayaan Komersial Syariah                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Konsumer Syariah                      2023                2022
                                                                                              Nominal              Persentase

 Pembiayaan Perumahan                                 1.982.368          1.776.454              205.914                11,59%

   Pembiayaan Konstruksi BTN iB                       1.982.367          1.776.454              205.914                11,59%

 Pembiayaan Non Perumahan                              358.807             666.682             (307.875)              (46,18%)

   UMKM Syariah                                                   0                   -                  -          (100,00%)

   Pembiayaan Modal Kerja iB                           280.771            524.110             (243.339)               (46,43%)

   Pembiayaan Investasi iB                              78.036            142.572               (64.536)              (45,27%)

 Jumlah Posisi Nilai Pembiayan Komersial
                                                      2.341.174          2.443.136             (101.962)                (4,17%)
 Syariah



Posisi Pembiayaan Komersial tahun 2023 mencapai Rp2,34                dikarenakan adanya pelunasan nasabah-nasabah besar. Akan
triliun. Pencapaian ini menurun sebesar Rp101,96 miliar atau          tetapi penurunan tersebut diimbangi dengan peningkatan posisi
4,17% apabila dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunan               pembiayaan untuk produk Pembiayaan Konstruksi BTN iB
tersebut berasal dari     Pembiayaan Modal Kerja BTN iB               sebesar Rp205,91 miliar.

Tabel Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah                                                                 (dalam unit pembiayaan)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Konsumer Syariah                      2023                2022
                                                                                              Nominal              Persentase

 Pembiayaan Perumahan                                   1.161                996                  165                16,57%

   Pembiayaan Konstruksi BTN iB                         1.161                996                  165                16,57%

 Pembiayaan Non Perumahan                                  99                158                  (59)              (37,34%)

   UMKM Syariah                                               -                   -                  -                       -

   Pembiayaan Modal Kerja iB                               48                 89                  (41)              (46,07%)

   Pembiayaan Investasi iB                                 51                 69                  (18)              (26,09%)

 Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial
                                                        1.260              1.154                  106                  9,19%
 Syariah



Jumlah posisi volume Pembiayaan Komersial tahun 2023                  Produk Simpanan Syariah
sebanyak 1.260 unit, meningkat sebanyak 9,19% dibandingkan
dengan tahun 2022 yang sebanyak 1.154 unit. Peningkatan               Perseroan juga melakukan penghimpunan Dana Pihak Ketiga
Posisi volume pembiayaan Komersial melalui produk Pembiayaan          melalui Unit Usaha Syariah melalui produk Giro, Tabungan, dan
Konstruksi BTN iB yang menjadi fokus penyaluran Pembiayaan            Deposito Syariah.
Komersial tahun 2023 sebesar 165 unit pembiayaan.

Tabel Posisi Dana Simpanan Syariah                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
                Simpanan Syariah                       2023                2022
                                                                                              Nominal              Persentase

 Giro Syariah                                        14.165.526          9.104.388             5.061.138              55,59%

 Tabungan Syariah                                     6.749.835          6.012.830              737.005               12,26%

 Deposito Syariah                                    20.887.524         19.523.557             1.363.967               6,99%

 Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah                 41.802.885          34.640.775            7.162.110              20,68%



254         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 257
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2023 adalah            Giro Syariah sebesar 55,59%. Tabungan Syariah dan Deposito
sebesar Rp41,80 triliun, meningkat 20,68% dibandingkan           Syariah juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar
dengan tahun 2022 yang sebesar Rp34,64 triliun. Peningkatan      12,26% dan 6,99%.
tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan nominal

Tabel Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah                                                                       (dalam rekening)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
                Simpanan Syariah                   2023               2022
                                                                                           Nominal              Persentase

 Giro Syariah                                       61.128             15.295               45.833                299,66%

 Tabungan Syariah                                 1.191.847         1.063.346              128.501                 12,08%

 Deposito Syariah                                   10.957             11.261                 (304)                (2,70%)

 Jumlah Posisi Volume Rekening Simpanan
                                                  1.263.932         1.089.902               174.030                 15,97%
 Syariah




Jumlah volume rekening simpanan syariah tahun 2023 tumbuh        2023, yaitu sebesar 2,70%. Peningkatan volume rekening Giro
sebesar 15,97% dibanding 2022 menjadi sebanyak 1.263.932         Syariah dan Tabungan Syariah yang diiringi dengan penurunan
rekening. Produk Giro Syariah dengan pertumbuhan volume          volume rekening Deposito Syariah adalah salah satu hasil dari
sebesar 299,66% menjadi kontributor terbesar atas peningkatan    strategi peningkatan CASA dan DPK ritel.
volume simpanan syariah. Produk Tabungan Syariah juga
mengalami peningkatan dari sisi volume rekening, yaitu           GIRO SYARIAH
sebanyak 128.501 rekening, 12,08% lebih tinggi dari tahun        Simpanan Syariah dalam bentuk Giro diberikan melalui 2 (dua)
2022. Deposito syariah menjadi satu - satunya produk simpanan    produk, yaitu Giro BTN iB dan Giro BTN Prima iB.
syariah yang mengalami penurunan volume rekening di tahun



Tabel Posisi Dana Giro Syariah                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
                  Giro Syariah                     2023               2022
                                                                                           Nominal              Persentase

 Giro BTN iB                                     13.439.465          8.623.601             4.815.864              55,85%

 Giro BTN Prima iB                                  726.061           480.787                245.274              51,02%

 Jumlah Posisi Dana Giro Syariah                 14.165.526          9.104.388             5.061.138               55,59%




Jumlah posisi dana Giro Syariah tahun 2023 mengalami             di atas 50% dibanding tahun 2022 dengan rincian Giro BTN iB
peningkatan 55,59% menjadi sebesar Rp14,17 triliun jika          mengalami peningkatan 55,85% menjadi Rp13,44 triliun dan
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp9,10 triliun.      Giro BTN Prima iB meningkat 51,02% menjadi Rp726 miliar.
Kedua produk Giro Syariah sama - sama mengalami peningkatan


Tabel Posisi Rekening Giro Syariah                                                                                  (dalam rekening)



                                                                                               Kenaikan/Penurunan
                  Giro Syariah                     2023               2022
                                                                                           Nominal              Persentase

 Giro BTN iB                                       59.038            13.363                45.675                341,80%

 Giro BTN Prima iB                                  2.090             1.932                    158                  8,18%

 Jumlah Posisi Volume Rekening Giro Syariah        61.128             15.295                45.833               299,66%



Jumlah posisi rekening Giro Syariah tahun 2023 adalah sebanyak   tersebut terutama dikontribusi oleh kenaikan Giro BTN iB. Dengan
61.128 rekening, angka ini meningkat sebanyak 45.833 rekening    peningkatan 341,80% dibanding tahun 2022, Giro BTN iB
atau tumbuh 299,66% dibanding tahun 2022. Peningkatan            menjadi produk giro yang peningkatannya sangat signifikan.




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  255
Page 258
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




TABUNGAN SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Tabungan diberikan melalui             Prima iB, Tabungan BTN Haji iB, TabunganKu iB, Tabungan BTN
beberapa produk yaitu Tabungan BTN Batara iB, Tabungan BTN           Qurban iB, Tabungan Simpel BTN iB dan Tabungan Emas BTN iB.

Tabel Posisi Dana Tabungan Syariah                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
             Tabungan Syariah                         2023                2022
                                                                                              Nominal              Persentase

 Tabungan BTN Batara iB                              1.256.572          1.178.529                78.043                6,62%

 Tabungan BTN Prima iB                               5.214.570          4.602.504              612.066                13,30%

 Tabungan BTN Haji iB                                 245.314            205.866                 39.448               19,16%

 TabunganKu iB                                         13.532              10.451                 3.081               29,48%

 Tabungan BTN Qurban iB                                  6.092              4.736                 1.356               28,63%

 Tabungan Simpel BTN iB                                  6.489              4.738                 1.751               36,96%

 Tabungan Emas BTN iB                                    7.266              6.006                 1.260               20,98%

 Jumlah Posisi Dana Tabungan Syariah                 6.749.835          6.012.830               737.005               12,26%


Jumlah posisi dana Tabungan Syariah tahun 2023 mengalami             akad mudharabah (investasi) yang memberikan bagi hasil yang
peningkatan 12,26% yakni menjadi sebesar Rp6,75 triliun jika         menguntungkan kepada nasabah. Peningkatan tabungan BTN Prima
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp6,01 triliun.          iB juga menunjukkan bahwa kinerja UUS Perseroan pada tahun 2023
Kontribusi terbesar pada peningkatan dana Tabungan Syariah           semakin membaik dan dapat memberikan bagi hasil yang optimal
adalah Tabungan BTN Prima iB yang meningkat sebesar Rp612,07         kepada nasabah sehingga membuat nasabah mempercayakan
miliar. Tabungan BTN Prima iB merupakan tabungan dengan              penempatan dana lebih banyak kepada UUS Perseroan.



Tabel Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah                                                                          (dalam rekening)


                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
             Tabungan Syariah                         2023                2022
                                                                                              Nominal              Persentase

 Tabungan BTN Batara iB                               701.304            632.423                 68.881              10,89%

 Tabungan BTN Prima iB                                153.644            146.374                  7.270                4,97%

 Tabungan BTN Haji iB                                 194.333            170.071                 24.262              14,27%

 TabunganKu iB                                         26.108              20.025                 6.083              30,38%

 Tabungan BTN Qurban iB                                23.187              14.867                 8.320              55,96%

 Tabungan Simpel BTN iB                                82.873              71.363                11.510              16,13%

 Tabungan Emas BTN iB                                  10.398               8.223                 2.175              26,45%

 Jumlah Posisi Volume Rekening Tabungan
                                                     1.191.847          1.063.346               128.501               12,08%
 Syariah



Jumlah posisi volume rekening Tabungan Syariah tahun 2023            Tabungan Syariah adalah Tabungan BTN Batara iB yang
adalah sebanyak 1,19 juta rekening, meningkat 12,08 % jika           meningkat sebanyak 68,88 ribu rekening. Peningkatan tersebut
dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebanyak 1,06 juta               antara lain disebabkan oleh adanya kerjasama dengan institusi
rekening. Kontribusi terbesar pada peningkatan jumlah rekening       pemerintah untuk penyaluran program.




256         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 259
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




DEPOSITO SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Deposito diberikan melalui 2 (dua) produk, yaitu Deposito BTN iB baik untuk perorangan maupun
untuk lembaga, serta Deposito On Call iB.


Tabel Posisi Dana Deposito Syariah                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
              Deposito Syariah                      2023               2022
                                                                                            Nominal              Persentase

 Deposito BTN iB (Perorangan)                      1.312.892          1.121.365              191.527                 17,08%

 Deposito BTN iB (Lembaga)                        18.695.037        18.153.922               541.115                   2,98%

 Deposito On Call iB                                 879.595             24.827              854.768              3.442,90%

 Jumlah Posisi Dana Deposito Syariah              20.887.524         19.523.557             1.363.967                  6,99%




Jumlah posisi dana Deposito Syariah tahun 2023 sebesar            Call iB masing - masing meningkat sebesar 17,08%, 2,98%, dan
Rp20,89 triliun, meningkat 6,99% jika dibandingkan dengan         3.442,90%. Peningkatan posisi nilai deposito ini dikontribusikan
tahun 2022 yang sebesar Rp19,52 triliun. Jumlah posisi Deposito   oleh antara lain oleh program khusus yang diberikan kepada
BTN iB Perorangan, Deposito BTN iB Lembaga, dan Deposito On       deposan seperti spesial nisbah.


Tabel Posisi Volume Rekening Deposito Syariah                                                                        (dalam rekening)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
              Deposito Syariah                      2023               2022
                                                                                            Nominal              Persentase

 Deposito BTN iB (Perorangan)                         9.240             9.319                  (79)                (0,85%)

 Deposito BTN iB (Lembaga)                            1.662             1.901                 (239)               (12,57%)

 Deposito On Call iB                                    55                 41                   14                 34,15%

 Jumlah Posisi Volume Rekening Deposito Syariah     10.957             11.261                 (304)                 (2,70%)




Jumlah posisi volume rekening Deposito Syariah tahun 2023         3. Kondisi excess reserve yang cukup tinggi.
sebanyak 10.957 rekening, lebih rendah 2,70% dibanding            4. Inisiatif transformasi (Financing Origination System/
tahun 2022 yang sebanyak 11.209 rekening. Meskipun terjadi           FOS Collection, kerjasama Tapera dan Tabungan Wajib
penurunan volume rekening deposito, namun jika dilihat dari          Perumahan Angkatan Darat (TWP AD), digital onboarding,
besarnya nilai posisi deposito tetap mengalami peningkatan           dan corebanking system upgrade).
pada tahun 2023.                                                  5. Pengembangan produk rent to own syariah


Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Segmen                          Strategi Segmen Syariah Tahun 2023
Syariah
                                                                  Strategi segmen syariah tahun 2023 meliputi strategi
Beberapa keunggulan kompetitif maupun inovasi yang dilakukan      pengembangan bisnis pembiayaan, strategi pengembangan
oleh Segmen Syariah antara lain diuraikan sebagai berikut:        pendanaan, strategi permodalan, strategi perbaikan kualitas
1. Peluang nasabah captive dengan KPR, Pembiayaan Konstruksi      pembiayaan, strategi fee based income, strategi infrastruktur
    dan Dana Lembaga yang berpeluang dikembangkan.                Information Technology (IT) yang diuraikan sebagai berikut
2. Menjadi mitra Pemerintah pada Program Perumahan
    Nasional.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   257
Page 260
                                  Analisis dan Pembahasan
                                  Manajemen atas Kinerja Perseroan




a. Strategi Pengembangan Bisnis Pembiayaan

                       Tema Strategi                                                                 Inisiatif

    1. Meningkatkan marketshare penyaluran KPR Subsidi       a.    Mengoptimalkan porsi Bank BTN pada kuota KPR FLPP dan KPR TAPERA tahun 2023
       yang berkualitas.                                           yang menyasar segmen fixed income dan ASN.
                                                             b.    Memperkuat komunikasi dengan stakeholder perumahan dalam penyusunan
                                                                   program.
                                                             c.    Sosialisasi dan edukasi KPR FLPP dan KPR TAPERA ke asosiasi pengembang.
                                                             d.    Pengembangan host to host untuk penyaluran KPR FLPP dan KPR Tapera.
                                                             e.    Pemberian reward dan insentif untuk pengembang.
                                                             f.    Pengembangan H2H dengan mitra asuransi untuk automasi penutupan asuransi.
                                                             g.    Pengembangan PRR TAPERA Syariah dan PBR TAPERA Syariah untuk memenuhi
                                                                   kebutuhan nasabah segmen ASN.
                                                             h.    Memperkuat sinergi kerjasama dengan pengembang subsidi rating tertentu.

    2. Optimalisasi realisasi KPR/KPA dari top developer     a.    Pemberian fee marketing khusus dan reward.
       dan kerjasama dengan agen properti.                   b.    Gathering secara rutin/berkala.
                                                             c.    Sinergi dan join promo dengan asosiasi dan pengembang.
                                                             d.    Optimalisasi dan penyempurnaan portal BTN Properti dalam membantu penjualan
                                                                   pengembang.
                                                             e.    Pengembangan aplikasi Lead Management System untuk memudahkan monitoring
                                                                   kegiatan pemasaran.

    3. Menumbuhkan database Business Ecosystem untuk         a.    Meningkatkan kerjasama/kemitraan dengan pihak ketiga.
       meningkatkan penyaluran pembiayaan Non KPR.           b.    Telemarketing nasabah KPR eksisting melalui program top up pembiayaan.
                                                             c.    Penawaran multijasa dan multimanfaat ke seluruh pegawai Bank BTN dan pegawai
                                                                   perusahaan payroll.

    4. Optimalisasi platform digital yang sudah ada dalam    a.    Optimalisasi penggunaan portal BTN Properti dengan bekerjasama dengan
       mendukung pemasaran dan realisasi KPR bersubsidi            pengembang.
       maupun KPR Non Subsidi.                               b.    Membuat gimmick dan program promosi untuk nasabah yang mengajukan
                                                                   permohonan KPR melalui BTN Properti.
                                                             c.    Implementasi FOS Konsumer dan upgrade aplikasi Eloan dalam upaya percepatan
                                                                   proses pembiayaan.

    5. Peningkatan portofolio pembiayaan komersil            a.    Maintenance secara berkelanjutan pengembang eksisting
       serta mengembangkan skema pembiayaan baru             b.    Melakukan diversifikasi portofolio pembiayan komersil secara selektif kepada BUMN,
       sepanjang value chain perumahan kepada segmen               Group Usaha Swasta Bonafide dan instusi pendidikan.
       UMKM, corporate dan instansi.                         c.    Optimalisasi partnership dengan program restricted investment (SRIA).
                                                             d.    Diversifikasi produk melalui produk supply chain financing kepada nasabah UMKM,
                                                                   korporasi, dan instansi.

    6. Memperluas  Pembiayaan      Syariah    dengan         a.    Memperluas proposisi nilai syariah dengan memanfaatkan solusi pembiayaan
       mengembangkan solusi pembiayaan inovatif.                   inovatif (misal: Ijarah untuk developer).
                                                             b.    Memperluas cakupan akad MMQ dari total buku pembiayaan Syariah (10%).
                                                             c.    Diversifikasi skema KPR dengan menggunakan akad IMBT


b. Strategi Pengembangan Pendanaan

                      Tema Strategi                                                                  Inisiatif

    1. Reengineering model pemasaran DPK yang efektif       a.    Menyusun marketing communication dan rebranding yang efektif dan terintegrasi
       dan rebranding produk.                                     melalui umbrella campaign.
                                                            b.    Promo merchant dan partnership yang dapat menjangkau seluruh Indonesia.
                                                            c.    Pengadaan event yang secara langsung berdampak pada pencapaian bisnis melalui
                                                                  aktivitas terpadu.

    2. Peningkatan DPK berbiaya murah.                      a.    Peningkatan aktivitas transaksi tabungan lembaga melalui pemberian program khusus.
                                                            b.    Bundling product pembiayaan KPR dengan tabungan sekunder.
                                                            c.    Fokus KPI Kantor Cabang Syariah pada peningkatan CASA dan DPK Ritel.
                                                            d.    Meningkatkan komposisi tabungan ritel melalui kolaborasi intensifikasi potensi
                                                                  nasabah perorangan pada lembaga yang telah bekerjasama.

    3. Menjadi bank operasional nasabah institusi.          a.    Fokus pengembangan produk giro kepada kementerian untuk akuisisi Satuan Kerja
                                                                  (satker) dan rekanannya.
                                                            b.    Meningkatkan akuisisi nasabah BUMN, anak perusahaan BUMN, dan swasta.
                                                            c.    Peningkatan kerja sama transaksional lembaga melalui Cash Management System
                                                                  (CMS).
                                                            d.    Fokus penjualan pada segmentasi nasabah Pemerintah, Satker Kementerian/Lembaga
                                                                  dan Badan Layanan Umum.

    4. Upaya Peningkatan CASA melalui utilisasi             a.    Meningkatkan CASA dengan pengembangan digital banking serta fitur e-banking
       e-channel untuk mendukung transaksional.             b.    Meningkatkan transaksi pada nasabah eksisting yang menyasar nasabah captive.
                                                            c.    Optimalisasi layanan pembukaan rekening secara online dalam pembukaan rekening
                                                                  tabungan.
                                                            d.    Utilisasi e-channel (New Mobile Banking, CMS, New Virtual Account) untuk mendorong
                                                                  giro dan tabungan transaksional.




258        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 261
                                                                                                    Laporan Tahunan 2023




                        Tema Strategi                                                               Inisiatif

      5. Pengembangan produk DPK untuk peningkatan         a.   Pengembangan Tabungan Emas dengan pemberian layanan penyediaan emas melalui
         penghimpunan dana nasabah.                             jasa pihak ketiga.
                                                           b.   Pengembangan Tabungan tapera berbasis skema saving plan untuk kepesertaan
                                                                TAPERA.


c.   Strategi Permodalan
     Untuk mendukung penyaluran strategi pengembangan                             -    Peningkatan laba/profitabilitas.
     bisnis, dibutuhkan permodalan yang cukup dengan                              -    Penerbitan Sukuk Tapera sebagai salah satu bentuk
     mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal minimum                                pendanaan jangka panjang likuiditas UUS Bank BTN.
     sesuai Basel III. Upaya penguatan permodalan tahun 2023                      -    Mengoptimalkan penambahan modal dari pelaksanaan
     akan difokuskan pada:                                                             right issue oleh BTN Induk di tahun 2022.


d. Strategi Perbaikan Kualitas Pembiayaan

                        Tema Strategi                                                               Inisiatif

      1. Memperkuat Collection Management System.          a.   Memperkuat collection management system - segmen konsumer.
                                                           b.   Memperkuat collection management system - segmen komersial.
                                                           c.   Percepatan penyelesaian dokumen pokok dan monitoring untuk percepatan litigasi.
                                                           d.   Memperbaiki Kualitas data nasabah.
                                                           e.   Piloting perubahan proses bisnis collection di Kantor Cabang.
                                                           f.   Implementasi FOS Collection - segmen konsumer

      2. Membenahi Tenaga Alih Daya (TAD) management.      a.   Evaluasi kinerja vendor TAD collection.
                                                           b.   Monitoring produktivitas TAD collection.

      3. Mempercepat penjualan aset pembiayaan macet.      a.   Penjualan aset pembiayaan macet secara bulk.
                                                           b.   Memperluas channel penjualan pembiayaan macet.
                                                           c.   Project assets sales untuk mempercepat recovery pembiayaan macet.

      4. Perbaikan kualitas pembiayaan komersial secara    a.   Penginian data pembiayaan komersial NPF dan pasif.
         masif.                                            b.   Pengklasifikasian loan NPF dan pasif menjadi 4 (empat) kuadran
                                                           c.   Partisipasi dalam program BTN Project Tiger.
                                                           d.   Coaching dan mentoring kepada pegawai Kantor Cabang.

      5. Memperluas jaringan terhadap pihak ketiga dalam   Pendekatan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dan
         upaya penyelesaian pembiayaan bermasalah.         Pengadilan Agama serta memperluas kerja sama dengan agen properti, BLS, advokat,
                                                           asosiasi pengembang, dan kontraktor.

      6. Memperluas relaksasi kebijakan dan pemberian      Pemberian kebijakan untuk memperlancar proses penyelesaian pembiayaan serta
         reward.                                           pemberian reward dan bantuan operasional.



e. Strategi Fee Based Income

                        Tema Strategi                                                               Inisiatif

      1. Meningkatkan pendapatan administrasi Bank.        a.   Meningkatkan kontribusi biaya administrasi pembiayaan.
                                                           b.   Optimalisasi pembebanan biaya administrasi Dana pihak ketiga.

      2. Meningkatkan pendapatan fee/ujroh jasa bank.      c.   Optimalisasi fee/ujroh atas bancassurance.
                                                           d.   Meningkatkan fee/ujroh atas transaksi payroll.
                                                           e.   Optimalisasi fee/ujroh atas jasa perbankan lainnya

      3. Meningkatkan fee berbasis transaksi.              a.   Peningkatan pengguna e-channel (Mobile Banking, CMS, VA, SMS Notif, ATM).
                                                           b.   Pengembangan dan peningkatan fitur e-channel.
                                                           c.   Peningkatan kerjasama partnership berbasis Virtual Account (VA).



f.   Strategi Infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
     Pengembangan Teknologi Informasi (TI) pada UUS Perseroan                     Tema tahunan yang diusung pada strategi Teknologi
     di tahun 2023 dilakukan oleh BTN Induk dalam rangka                          Informasi (TI) pada tahun 2023 adalah Expand the
     mendukung rencana korporasi serta aspirasi Kebijakan                         Transformation, Perseroan melanjutkan eksekusi upgrade/
     Umum Direksi tahun 2023 pada bidang kredit/pembiayaan                        replace dan atau enhancement terhadap sistem - sistem
     dan kualitas kredit/pembiayaan, bidang pendanaan dan                         kritikal yang telah diidentifikasikan, melanjutkan
     jaringan kantor, bidang fee based income, dan bidang                         pengembangan system agile based (seperti digital
     beban overhead.




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    259
Page 262
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen atas Kinerja Perseroan




 channel). Adapun rencana pengembangan Teknologi                           akan melakukan assessment maturitas keamanan siber.
 Informasi (TI) 2023 secara garis besar selaras dengan                     Selain itu, Perseroan juga akan melakukan pengujian
 inisiatif utama RSTI 2021 - 2025 adalah sebagai berikut:                  keamanan siber berdasarkan analisis kerentanan dan
 1. Mengembangkan strategi digital banking dengan                          skenario untuk meningkatkan ketahanan siber.
      perencanaan dan pembaharuan melalui:
      a. Modernisasi           digital    channel       melalui     Prospek Usaha dan Strategi Segmen Syariah
            pengembangan new mobile banking, EKYC                   Tahun 2024
            untuk Online Onboarding for Open Account UUS
            Perseroan dan Virtual Account.                          Pada tahun 2024, segmen syariah Perseroan ke depan
      b. Pengembangan ekosistem digital dan partnership.            memiliki prospek usaha yang baik. Segmen syariah melakukan
 2. Otomatisasi proses bisnis dan peningkatan kualitas              inisiatif dalam mengembangkan bisnis pembiayaan pada
      layanan Teknologi Informasi (TI), melalui modernisasi         jangka pendek dan menengah yaitu sebagai berikut:
      hardware, software/sistem, infrastruktur maupun               1. Mengembangkan program kepemilikan hunian yang
      implementasi high availability pada perangkat network              terjangkau untuk mendukung program perumahan
      data center, dan penggunaan infrastruktur cloud.                   nasional.
 3. Mengembangkan dan optimalisasi sistem operasional                    a. Mengoptimalkan porsi UUS Perseroan pada kuota
      komputer Syariah NG untuk mendukung bisnis syariah                      KPR Subsidi FLPP dan TAPERA.
      dengan upgrade core banking system syariah,                        b. Mengembangkan skema KPR Rent to Own sebagai
      pembaharuan mobile banking syariah serta upgrading                      skema KPR yang affordable dan equitable, yang
      beberapa server sistem demi mendukung operasional                       menyasar generasi millenial.
      bank yang lebih baik dan andal.                                    c. Kemitraan untuk pendanaan proyek perumahan
 4. Melakukan assessment untuk meningkatkan security                          segmen millenial dan urban.
      maturity level dalam mempersiapkan organisasi Teknologi            d. Mengembangkan skema pendanaan untuk penyediaan
      Informasi (TI) Security yang handal berbasis implementasi               perumahan yang terjangkau.
      CISO serta peningkatan kapabilitas security.                       e. Pembangunan proyek perumahan millenial dengan
 5. Penyesuaian dan penginian kebijakan Teknologi Informasi                   harga terjangkau dan memiliki fasilitas lengkap
      (TI) terhadap kebijakan dan prosedur regulator dan internal             (working space, walkable/dekat ke mana - mana)
      bank, seperti penambahan prosedur pengembangan                          melalui pembangunan Transit Oriented Development
      rapid/agile dan devsecops dan serta pemanfaatan cloud.                  (TOD).
 6. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas Tim Teknologi                  f. Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR dengan
      Informasi (TI) Perseroan melalui pelatihan dan                          menggunakan skema akad Ijarah Muntahiya Bittamlik
      sertifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.                      (IMBT).
 7. Melakukan pengembangan perluasan monitoring                     2. Mengembangkan pangsa pasar KPR di segmen emerging
      pada jaringan yaitu Packet Analyzer dan Application                affluent dan affluent.
      Performance untuk meningkatkan keandalan pada                      a. Meningkatkan kerjasama dengan Top Developer
      jaringan komunikasi.                                                    (skala nasional/gold/platinum) dan Agent Property
 8. Melakukan pengembangan Application Performance                            skala nasional maupun lokal untuk menyasar pasar
      Monitoring untuk meningkatkan performa pada                             primary dan secondary mortgage.
      aplikasi.                                                          b. Mengembangkan kerja sama dengan developer
 9. Pengembangan Loan Management System Syariah                               untuk mengembangkan proyek perumahan di segmen
      berupa FOS - enhancement MMQ, fitur FOS Consumer                        emerging affluent.
      dan FOS Collection.                                                c. Memperkuat aplikasi dan portal BTN Properti dengan
 10. Enhancement Deposito dan Tools Monitoring CIF.                           digitalisasi proses KPR secara end to end, baik untuk
 11. Peningkatan Pinpad.                                                      nasabah maupun pengembang.
 12. Meningkatkan kapabilitas sistem pembayaran seperti                  d. Evaluasi        performance    pengembang      dengan
      pengembangan sistem fast payment (BI - Fast Tahap                       melakukan rating secara berkala sehingga dapat
      2) maupun sistem untuk mendukung bisnis remittance,                     diberikan Gimmick khusus terhadap pengembang
      seperti host to host incoming transfer.                                 dengan performance baik.
 13. Pengembangan Teknologi Informasi (TI) terkait security              e. Optimalisasi kerjasama dengan pengembang dengan
      by design seperti implementasi Identity and Access                      penawaran kepada nasabah prima dan mitra
      Management, Security, Network Monitoring and                            kerjasama Perseroan.
      Compliance dengan menerapkan end point protection,                 f. Program upselling dan cross selling produk non
      implementasi solusi pengamanan cyber threat,                            subsidi kepada nasabah KPR Subsidi yang telah
      integrated patch management. Untuk mengetahui                           atau hampir lunas melalui kapabilitas analytics dan
      tingkat maturitas keamanan informasi, Perseroan juga                    program upselling.




260      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 263
                                                                                  Laporan Tahunan 2023




   g. Intensifikasi      pembiayaan    bermargin    tinggi,        b. Meningkatkan          produktivitas   sales    melalui
       memanfaatkan database nasabah existing                         pengembangan BTN Smart Versi 3.
3. Memperluas value chain real estate yang menyasar UMKM           c. Meningkatkan brand awareness Perseroan UUS
   dan Kontraktor.                                                    melalui program marketing communications.
   a. Penawaran produk pembiayaan supply chain financing           d. Meningkatkan tingkat transactional banking melalui
       kepada pelaku usaha di dalam rantai pasokan (supply            pengembangan fitur dan layanan e-channel, payment
       chain).                                                        gateway serta kerjasama dengan perusahaan fintech
   b. Memaksimalkan pemberian pembiayaan modal kerja                  untuk pelayanan transaksi digital.
       ke nasabah kontraktor dalam pengerjaan konstruksi           e. Optimalisasi layanan perbankan digital melalui
       nasabah Pembiayaan Konstruksi.                                 pembukaan rekening nasabah secara online tanpa
   c. Membuat one - stop - shop ekosistem perumahan untuk             nasabah perlu datang ke outlet.
       di life - cycle nasabah                                     f. Meningkatkan peranan Kantor Layanan Syariah (KLS)
4. Perluasan skema produk pembiayaan di segmen KPR dan                dalam layanan pendaftaran haji serta penjualan
   Non KPR.                                                           produk Tabungan Haji dan Umroh.
   a. Diversifikasi portofolio pembiayaan KPR dengan               g. Peningkatan dana CASA melalui aktivitas marketing
       menggunakan skema akad IMBT.                                   antara lain investor gathering, property expo dan
   b. Perluasan skema produk multimanfaat melalui fasilitas           individual engagement.
       pembiayaan refinancing atas aset selain properti            h. Peningkatan pelayanan kepada nasabah tertentu
       dengan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ).                      melalui pemberian pelayanan perhatian khusus dan
                                                                      fasilitas ekslusif kepada segmentasi nasabah prima.
Untuk mencapai target tersebut, inisiatif strategis yang           i. Meningkatkan jumlah penabung melalui produk
dilakukan pada jangka pendek dan menengah adalah                      tabungan berbasis skema saving plan Tapera.
sebagai berikut:                                                4. Meningkatkan dana institusi dan lembaga.
1. Mengembangkan kapabilitas sebagai bank transaksional            a. Peningkatan fitur rekening Virtual Account (VA) untuk
    dan channel transaksi.                                            rekening kementerian negara/lembaga.
    a. Mengoptimalkan produktivitas jaringan kantor yang           b. Pengembangan transactional Banking Commercial
        berada di target market area (perkantoran, pertokoan          (Enhancement VA, Bulk Payment dan Payroll)
        dan pusat perbelanjaan).                                   c. Peningkatan Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan,
    b. Meningkatkan         produktivitas   sales     melalui         Lembaga        Islam,     Pengembang,      Kementerian
        pengembangan BTN Smart.                                       Negara/Lembaga Pemerintah untuk pemenuhan
    c. Program dan strategi campaign tabungan melalui                 kebutuhan pengelolaan dana lembaga serta layanan
        aktivitas marketing communication yang terintegrasi           transaksional dan investasi.
        pada segmen menengah dan nasabah KPR Non                   d. Peningkatan kerjasama pembayaran dan optimalisasi
        Subsidi.                                                      dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf secara digital
    d. Program akuisisi dan penjualan produk bundling                 dengan lembaga filantropi.
        kepada korporasi BUMN, Lembaga Pendidikan Islami        5. Rekomposisi portofolio pendanaan.
        dan Institusi Lainnya.                                     a. Peningkatan Volume of Account (VoA) dan Number of
    e. Program peningkatan penggunaan transaksi echannel              Account (NoA) Tabungan BTN Haji dan Umroh BTN
        oleh nasabah KPR.                                             iB dengan menjalin kemitraan dengan mitra institusi
2. Menjadi bank operasional pengelolaan dana institusi.               strategis antara lain Kementerian Agama, BPKH,
    a. Meningkatkan akuisisi Satuan Kerja (Satker)                    Tour and Travel Umroh, Ormas Keislaman, Kampus -
        Pemerintah dan interkoneksi Sistem Perbendaharaan             Kampus Islam, Majelis Taklim, dan sebagainya.
        dan Anggaran Negara (SPAN).                                b. Rekomposisi portofolio deposito dengan meningkatkan
    b. Meningkatkan akuisisi dan utilisasi cash management            share kontribusi dari deposito ritel.
        pada nasabah lembaga dan korporasi.                        c. Meningkatkan tingkat transactional banking melalui
    c. Mengembangkan customer base melalui pendekatan                 pengembangan fitur dan layanan echannel, payment
        ekosistem bisnis halal yang berfokus pada sektor              gateway serta kerjasama dengan perusahaan fintech
        property related, healthcare, perdagangan, education          untuk pelayanan transaksi digital.
        dan kawasan industri.                                      d. Optimalisasi layanan perbankan digital melalui
    d. Mengembangkan retail and wholesale transaction                 pembukaan rekening nasabah secara online tanpa
        melalui program akusisi dan aktivasi mobile banking,          nasabah perlu datang ke outlet.
        kartu debit, EDC, QRIS serta cash management.              e. Meningkatkan peranan Kantor Layanan Syariah (KLS)
3. Strategi peningkatan dana CASA.                                    dalam layanan pendaftaran haji serta penjualan
    a. Intensifikasi tabungan pada nasabah pembiayaan                 produk Tabungan Haji dan Umroh.
        eksisting dan lembaga yang bekerjasama.




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              261
Page 264
                                         Analisis dan Pembahasan
                                         Manajemen atas Kinerja Perseroan




     f. Peningkatan dana CASA melalui aktivitas marketing                                 h. Meningkatkan jumlah penabung melalui produk
        antara lain investor gathering, property expo dan                                    tabungan berbasis skema saving plan Tapera.
        individual engagement.
     g. Peningkatan pelayanan kepada nasabah tertentu
        melalui pemberian pelayanan perhatian khusus dan
        fasilitas ekslusif kepada segmentasi nasabah prima.



Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

Uraian pendapatan dan profitabilitas segmen usaha disajikan sebagai berikut:


Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

                                                        2023                                                           2022
          Uraian
                             Konvensional     Syariah          Eliminasi          Total       Konvensional   Syariah          Eliminasi          Total

 Pendapatan segmen             24.722.529      3.558.723                   -    28.281.252     23.233.200    2.674.168                    -    25.907.368


 Beban segmen                 (13.406.425)    (1.444.537)                  -   (14.850.962)   (10.036.723)    (873.361)                   -   (10.910.084)


 Pendapatan segmen
                               11.316.104      2.114.186                   -    13.430.290     13.196.477    1.800.807                    -    14.997.284
 - neto


 Pendapatan
                                4.161.842        154.971        (425.666)        3.891.147      2.405.171       78.845         (209.164)        2.274.852
 operasional lainnya


 Penyisihan kerugian
 penurunan nilai aset
                               (3.653.668)     (111.729)                   -    (3.765.397)    (3.414.717)    (602.661)                   -    (4.017.378)
 keuangan dan non-aset
 keuangan


 Pembalikkan penyisihan
 estimasi kerugian
                                    1.139               -                  -         1.139         (1.074)             -                  -        (1.074)
 komitmen dan ontijensi-
 bersih


 Beban operasional
                               (7.988.114)    (1.455.002)         425.666       (9.017.450)    (8.704.656)    (943.389)         209.164        (9.438.881)
 lainnya


 Laba operasional               3.837.303       702.426                    -     4.539.729      3.481.201      333.602                    -     3.814.803


 Pendapatan (beban)
 bukan operasional               (159.428)           (91)                  -      (159.519)        60.912          (25)                   -        60.887
 - neto


 Beban pajak                                                                     (879.222)                                                       (830.617)


 Laba tahun berjalan                                                             3.500.988                                                      3.045.073


 Total aset                  392.854.285      54.288.709       (8.393.258)     438.749.736    364.284.663    45.335.575       (7.471.926)     402.148.312


 Total liabilitas dan dana
                             363.082.327      53.581.515       (8.393.258)     408.270.584    338.723.316    44.987.568       (7.471.926)     376.238.958
 syirkah temporer




262             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 265
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

                                             Pertumbuhan Nominal 2022-2023                             Pertumabuhan Persentase 2022-2023
         Uraian
                             Konvensional        Syariah       Eliminasi         Total       Konvensional       Syariah       Eliminasi      Total

 Pendapatan segmen              1.489.329          884.555                 -    2.373.884         6,41%           33,08%            0,00%      9,16%


 Beban segmen                  (3.369.702)        (571.176)                -   (3.940.878)       33,57%           65,40%            0,00%     36,12%


 Pendapatan segmen
                               (1.880.373)         313.379                 -   (1.566.994)      (14,25%)          17,40%            0,00%    (10,45%)
 - neto


 Pendapatan
                                1.756.671           76.126      (216.502)       1.616.295        73,04%           96,55%          103,51%     71,05%
 operasional lainnya


 Penyisihan kerugian
 penurunan nilai aset
                                (238.951)          490.932                 -     251.981          7,00%          (81,46%)           0,00%     (6,27%)
 keuangan dan non-aset
 keuangan


 Pembalikkan penyisihan
 estimasi kerugian
                                    2.213                  -               -        2.213      (206,05%)           0,00%            0,00%   (206,05%)
 komitmen dan ontijensi-
 bersih


 Beban operasional
                                 716.542          (511.613)      216.502         421.431         (8,23%)          54,23%          103,51%     (4,46%)
 lainnya


 Laba operasional                356.102           368.824                 -     724.926         10,23%          110,56%            0,00%     19,00%


 Pendapatan (beban)
 bukan operasional              (220.340)              (66)                -    (220.406)      (361,73%)         264,00%            0,00%   (361,99%)
 - neto


 Beban pajak                                                                      (48.605)                                                     5,85%


 Laba tahun berjalan                                                             455.915                                                      14,97%


 Total aset                   28.569.622         8.953.134      (921.332)      36.601.424          7,84%           19,75%          12,33%      9,10%


 Total liabilitas dan dana
                              24.359.011         8.593.947      (921.332)      32.031.626          7,19%           19,10%          12,33%      8,51%
 syirkah temporer




Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas tiap-tiap Segmen
usaha adalah sebagai berikut:
• Konvensional                                                                     •     Syariah
    Perseroan membukukan Pendapatan bersih Segmen                                        Perseroan membukukan Pendapatan bersih segmen
    Konvensional tahun 2023 adalah sebesar Rp11,32 triliun,                              Syariah tahun 2023 adalah sebesar Rp2,11 triliun,
    menurun 14,25% dibandingkan dengan tahun 2022 yang                                   meningkat 17,40% dibandingkan dengan tahun 2022
    sebesar Rp13,20 triliun. Demikian pula dengan laba                                   sebesar Rp1,80 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan
    operasional dari segmen konvensional yang meningkat                                  meningkatnya laba operasional dari segmen syariah
    10,32% menjadi sebesar Rp3,84 triliun pada tahun 2023                                yang naik 110,56% menjadi Rp702,43 miliar pada
    dibanding dengan tahun 2022 yang sebesar Rp3,48                                      tahun 2023 dibanding tahun 2022 sebesar Rp333,60
    triliun. Peningkatan laba tersebut didampingi dengan                                 miliar. Peningkatan laba tersebut didampingi dengan
    meningkatnya pendapatan operasional lainnya pada                                     meningkatnya pendapatan operasional lainnya pada
    tahun 2023.                                                                          tahun 2023.




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  263
Page 266
                               Analisis dan Pembahasan
                               Manajemen atas Kinerja Perseroan




Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain

Informasi mengenai penugasan lain yang diamanatkan Pemerintah kepada Perseroan adalah sebagai berikut:


Tabel Penugasan Lain

                                                                                                    Jumlah            Jumlah
 No.        Dasar/Aturan Penugasan                 Nama            Penjelasan Program             Kuota yang       Penyaluran/
                                                  Program                                        Diamanatkan         Realisasi
                                                                                                  Pemerintah

       a. Surat Kementerian Badan Usaha          Penyusunan       Menyusun Roadmap
          Milik Negara (KBUMN) Nomor             Roadmap          Penyehatan/Penguatan
          S-43/DKU.MBU/10/202 tanggal            Penyehatan       Dana Pensiun Bank BTN
          12 Oktober 2022 perihal Petunjuk/      Dana
          Pedoman Teknis Pelaksanaan             Pensiun
          Evaluasi atas Tingkat Kesehatan        PPMP
          Dana Pensiun Pemberi Kerja Program     BUMN.
          Pensiun Manfaat Pasti (PPMP).                                                      1                 1
       b. Surat Kementerian Badan Usaha
          Milik Negara (KBUMN Nomor S-1/
          DKU.MBU/01/2023 tanggal 4
          Januari 2023 perihal Penyampaian
          Informasi-Informasi Penting Mengenai
          Audit Tahun 2022 dan RKAP Tahun
          2023.

       Surat Kementerian BUMN Nomor              Human            Melakukan HC
       S-104/DSI.MBU/08/2023 tanggal             Capital (HC)     Maturity Assessment
       8 Agustus 2023 Perihal Pelaksanaan        Maturity         Pengelolaan SDM
       Human Capital Maturity Assessment         Assessment       yang akan dijadikan
       Badan Usaha Milik Negara                                   acuan Kementerian
                                                                  BUMN dalam menyusun        1                 1
                                                                  strategi dan program
                                                                  pengelolaan SDM
                                                                  BUMN untuk mendukung
                                                                  transformasi BUMN
                                                                  secara berkelanjutan.

       a. Surat Kementerian Koordinator          Kredit Usaha     KUR merupakan kredit
          Bidang Perekonomian Republik           Rakyat           modal kerja dan/atau
          Indonesia Deputi Bidang                (KUR)            investasi yang diberikan
          Koordinasi Ekonomi Makro dan                            oleh Bank kepada
          Keuangan Nomor B/KUR/335/                               debitur yang bergerak
          D.I.M.EKON/12/2022 tanggal                              dalam bidang usaha
          28 Desember 2022 perihal Plafon                         yang menurut skalanya
          Penyaluran KUR Tahun 2023 BTN.                          berstatus sebagai
                                                                                                               Realisasi Rp1,80
       b. Surat Kementerian Koordinator                           Usaha Mikro, Kecil, dan    Rp2,00 triliun
                                                                                                               trilun
          Bidang Perekonomian Republik                            Menengah (UMKM)
          Indonesia Deputi Bidang                                 di bidang usaha yang
          Koordinasi Ekonomi Makro dan                            produktif dan layak
          Keuangan Nomor PK.KUR/199/                              namun belum memiliki
          D.I.M.EKON/11/2023 tanggal                              agunan tambahan atau
          3 November 2023 perihal                                 agunan tambahan belum
          Penyesuaian Plafon Penyaluran KUR                       cukup.
          Tahun 2023 BTN.




264        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 267
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                                                           Jumlah              Jumlah
No.        Dasar/Aturan Penugasan              Nama        Penjelasan Program            Kuota yang         Penyaluran/
                                              Program                                   Diamanatkan           Realisasi
                                                                                         Pemerintah

      Perjanjian Kerja Sama antara Badan     Penyaluran   KPR FLPP merupakan
      Pengelola Tabungan Perumahan           KPR FLPP     dukungan fasilitas
      Rakyat dan PT Bank Tabungan Negara     oleh Bank    likuiditas pembiayaan
      (Persero) Tbk tentang Penyaluran       BTN          perumahan
      Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan                rumah tapak
      Perumahan Melalui Kredit Pemilikan                  atau rumah susun
                                                                                      126.316 unit        126.316 unit
      Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat                     kepada Masyarakat
      Berpenghasilan Rendah.                              Berpenghasilan Rendah
      a. Perjanjian Kerja Sama                            (MBR).
         Nomor 59/PKS/DIR/2022
      b. Perjanjian Kerja Sama
         Nomor 53/PKS/BP-TPR/I/12/2022

      Perjanjian Kerja Sama antara Badan     Penyaluran   KPR Tapera adalah
      Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat    KPR Tapera   pinjaman yang diberikan
      dengan PT Bank Tabungan Negara         oleh Bank    untuk pembelian rumah
      (Persero) Tbk tentang Penyaluran       BTN          pertama khusus untuk
      Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta                   PNS Peserta Tapera.
                                                                                      4.000 unit          4.503 unit
      Tabungan Perumahan Rakyat.
      a. Perjanjian Kerja Sama
         Nomor 61/PKS/DIR/2022
      b. Perjanjian Kerja Sama
         Nomor 15/PKS/BP-TPR/IV/12/2022

      Perjanjian Kerja Sama antara Satuan    Penyaluran   SBUM merupakan
      Kerja Direktorat Jenderal Pembiayaan   Subsidi      fasilitas pembiayaan
      Infrastruktur Pekerjaan Umum dan       Bantuan      perumahan yang
      Perumahan Kementerian Pekerjaan        Uang Muka    diselenggarakan
      Umum dan Perumahan Rakyat dan          oleh Bank    oleh pemerintah
      PT Bank Tabungan Negara (Persero)      BTN          untuk masyarakat
      Tbk tentang Penyaluran Subsidi                      berpenghasilan rendah.
                                                                                      126.316             126.316
      Bantuan Uang Muka Perumahan Pada                    Bantuan yang diberikan
      PT Bank Tabungan Negara (Persero)                   berupa pemenuhan
      Tbk Tahun 2023.                                     sebagian atau seluruh
      a. Perjanjian Kerja Sama                            uang muka perolehan
         Nomor 02/PKS/DIR/2023                            rumah.
      b. Perjanjian Kerja Sama
         Nomor 01/PKS/Satker-DJPI/2023




                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  265
Page 268
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tinjauan
Keuangan

Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu kepada                secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan
Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk pada tanggal 31
Desember 2023 yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini.                Desember 2023 serta kinerja keuangan dan arus kas untuk
Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik              tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan
Purwanto, Sungkoro & Surja dan mendapat opini menyajikan               Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.



Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan Perseroan terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain serta
Laporan Arus Kas disajikan sebagai berikut.


Laporan Posisi Keuangan

Tabel Laporan Posisi Keuangan                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          Pertumbuhan
                     Uraian                             2023                  2022
                                                                                                   Rp                     %

                       (1)                               (2)                   (3)             (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 ASET

 KAS                                                   2.127.489             1.661.533             465.956                28,04%

 GIRO PADA BANK INDONESIA                             18.145.761            25.416.941          (7.271.180)              (28,61%)

 GIRO PADA BANK LAIN

   Pihak ketiga                                        1.153.949               963.935             190.014                19,71%

   Pihak berelasi                                      1.049.449               508.322             541.127               106,45%

                                                       2.203.398             1.472.257             731.141                49,66%

   Cadangan kerugian penurunan nilai                      (1.804)               (1.747)                 (57)               3,26%

                                                       2.201.594             1.470.510             731.084                49,72%

 PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
 LAIN

   Pihak ketiga                                       30.561.061            12.975.894          17.585.167               135,52%

   Pihak berelasi                                              61                    61                        -           0,00%

                                                      30.561.122            12.975.955          17.585.167               135,52%

 EFEK-EFEK

   Pihak ketiga                                        1.454.768               873.109             581.659                66,62%

   Pihak berelasi                                      3.851.105               850.059           3.001.046               353,04%

                                                       5.305.873             1.723.168           3.582.705               207,91%

   Cadangan kerugian penurunan nilai                     (22.903)               (2.399)            (20.504)              854,69%

                                                       5.282.970             1.720.769           3.562.201               207,01%

 OBLIGASI PEMERINTAH

   Pihak berelasi                                     35.893.929            51.964.973         (16.071.044)              (30,93%)

 EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
 KEMBALI

   Pihak ketiga                                                    -         1.434.190          (1.434.190)             (100,00%)

   Pihak berelasi                                                  -                  -                        -                 -



266          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 269
                                                                                 Laporan Tahunan 2023




                                                                                                  Pertumbuhan
                      Uraian                      2023            2022
                                                                                           Rp                    %

                          (1)                       (2)            (3)                 (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH

  Kredit yang diberikan

     Pihak ketiga                               268.898.377    247.217.823              21.680.554                8,77%

     Pihak berelasi                              27.685.483     19.439.742               8.245.741               42,42%

                                                296.583.860    266.657.565              29.926.295               11,22%

  Cadangan kerugian penurunan nilai             (14.191.536)   (14.104.914)                (86.622)               0,61%

                                                282.392.324    252.552.651              29.839.673               11,82%

  Pembiayaan/piutang syariah

     Pihak ketiga                                37.027.078     31.367.082               5.659.996               18,04%

     Pihak berelasi                                  87.203        257.057                (169.854)             (66,08%)

                                                 37.114.281     31.624.139               5.490.142               17,36%

  Cadangan kerugian penurunan nilai              (1.400.428)    (1.570.009)                169.581              (10,80%)

                                                 35.713.853     30.054.130               5.659.723               18,83%

                                                318.106.177    282.606.781              35.499.396               12,56%

TAGIHAN DERIVATIF

  Pihak ketiga                                       32.176        103.939                 (71.763)             (69,04%)

TAGIHAN AKSEPTASI

  Pihak ketiga                                      475.821        289.206                 186.615               64,53%

  Pihak berelasi                                     68.746        131.356                 (62.610)             (47,66%)

  Cadangan kerugian penurunan nilai                 (23.876)             (136)             (23.740)        17.455,88%

                                                    520.691        420.426                 100.265               23,85%

ASET TETAP

  Biaya perolehan/nilai revaluasi                12.953.746     10.599.848               2.353.898               22,21%

  Akumulasi penyusutan                           (4.835.934)    (4.246.045)               (589.889)              13,89%

                                                  8.117.812      6.353.803               1.764.009               27,76%

BUNGA YANG MASIH AKAN
                                                 11.526.687     10.750.302                 776.385                7,22%
DITERIMA

ASET PAJAK TANGGUHAN - NETO                       2.998.282      2.915.428                   82.854               2,84%

ASET LAIN-LAIN                                    3.235.046      2.352.762                 882.284               37,50%

TOTAL ASET                                      438.749.736    402.148.312               36.601.424               9,10%

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA                                 3.277.514      3.205.358                   72.156               2,25%

SIMPANAN DARI NASABAH

  Giro

     Pihak ketiga                                20.957.283     17.636.481               3.320.802               18,83%

     Pihak berelasi                             108.412.008     87.264.437              21.147.571               24,23%

                                                129.369.291    104.900.918              24.468.373               23,33%

  Giro Wadiah

     Pihak ketiga                                 2.402.428      1.783.134                 619.294               34,73%

     Pihak berelasi                              11.037.037      6.841.675               4.195.362               61,32%

                                                 13.439.465      8.624.809               4.814.656               55,82%

                                                142.808.756    113.525.727              29.283.029               25,79%




                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  267
Page 270
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                                                                                  Pertumbuhan
                       Uraian                           2023              2022
                                                                                           Rp                    %

                        (1)                              (2)               (3)         (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

  Tabungan

     Pihak ketiga                                     37.029.999        35.656.990       1.373.009                3,85%

     Pihak berelasi                                      692.162          525.339          166.823               31,76%

                                                      37.722.161        36.182.329       1.539.832                4,26%

  Tabungan Wadiah

     Pihak ketiga                                      1.274.456         1.192.775          81.681                6,85%

     Pihak berelasi                                        2.136                 943          1.193             126,51%

                                                       1.276.592         1.193.718          82.874                6,94%

                                                      38.998.753        37.376.047       1.622.706                4,34%

  Deposito berjangka

     Pihak ketiga                                     63.976.056        66.808.185     (2.832.129)               (4,24%)

     Pihak berelasi                                   76.717.583        79.389.842     (2.672.259)               (3,37%)

                                                     140.693.639       146.198.027     (5.504.388)               (3,77%)

  Total simpanan dari nasabah                        322.501.148       297.099.801     25.401.347                 8,55%

SIMPANAN DARI BANK LAIN

  Pihak ketiga                                            91.312          136.408          (45.096)             (33,06%)

LIABILITAS AKSEPTASI

  Pihak ketiga                                           320.522          302.037           18.485                6,12%

  Pihak berelasi                                         224.045          118.525          105.520               89,03%

                                                         544.567          420.562          124.005               29,49%

LIABILITAS DERIVATIF

  Pihak ketiga                                                     -               -                   -               -

SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

  Pihak ketiga                                         2.403.573         4.297.252     (1.893.679)              (44,07%)

  Pihak berelasi                                       5.868.525         4.355.008       1.513.517               34,75%

                                                       8.272.098         8.652.260       (380.162)               (4,39%)

PINJAMAN YANG DITERIMA

  Pihak ketiga                                        11.308.799         7.365.320       3.943.479               53,54%

  Pihak berelasi                                      22.453.290        17.455.685       4.997.605               28,63%

                                                      33.762.089        24.821.005       8.941.084               36,02%

BUNGA YANG MASIH
                                                         647.496           629.366           18.130               2,88%
HARUS DIBAYAR

ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI                 3.580             4.719           (1.139)            (24,14%)

LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN                 2.951.848         7.248.985      (4.297.137)             (59,28%)

PINJAMAN SUBORDINASI

  Pihak ketiga                                         4.612.840         4.658.242         (45.402)              (0,97%)

  Pihak berelasi                                       4.499.997         4.499.977               20               0,00%

                                                       9.112.837         9.158.219         (45.382)              (0,50%)

TOTAL LIABILITAS                                     381.164.489       351.376.683      29.787.806                8,48%

DANA SYIRKAH TEMPORER

SIMPANAN NASABAH

  Giro Mudharabah

     Pihak ketiga                                        712.587          468.889          243.698               51,97%




268         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 271
                                                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                                    Pertumbuhan
                         Uraian                                        2023                        2022
                                                                                                                             Rp                     %

                            (1)                                          (2)                         (3)                 (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

      Pihak berelasi                                                      13.474                     11.897                     1.577               13,26%

                                                                         726.061                    480.786                  245.275                51,02%

   Tabungan Mudharabah

      Pihak ketiga                                                     5.331.249                 4.730.686                   600.563                12,70%

      Pihak berelasi                                                     141.993                     88.427                   53.566                60,58%

                                                                       5.473.242                 4.819.113                   654.129                13,57%

   Deposito berjangka Mudharabah

      Pihak ketiga                                                   11.975.188                 11.886.366                    88.822                 0,75%

      Pihak berelasi                                                   8.908.369                 7.637.191                 1.271.178                16,64%

                                                                     20.883.557                 19.523.557                 1.360.000                 6,97%

   Total simpanan nasabah                                            27.082.860                 24.823.456                 2.259.404                 9,10%

SIMPANAN DARI BANK LAIN

   Giro Mudharabah

      Pihak ketiga                                                          4.154                          56                   4.098         7.317,86%

   Tabungan Mudharabah

      Pihak ketiga                                                        14.781                     19.674                   (4.893)              (24,87%)

   Deposito berjangka Mudharabah

      Pihak ketiga                                                          4.300                    19.089                  (14.789)              (77,47%)

   Total simpanan dari bank lain                                          23.235                     38.819                  (15.584)              (40,15%)

TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER                                          27.106.095                  24.862.275                 2.243.820                9,02%

EKUITAS

Modal saham

Modal dasar

Modal ditempatkan dan disetor penuh                                    7.017.222                 5.295.000                 1.722.222                32,53%

Tambahan modal disetor                                                 4.418.900                 2.054.454                 2.364.446               115,09%

Dana Setoran Modal                                                                -              2.756.575                (2.756.575)             (100,00%)

Keuntungan neto yang belum direalisasi dan
cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek
                                                                        (769.001)               (1.193.252)                  424.251               (35,55%)
dan obligasi Pemerintah setelah pajak tangguhan
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

Pengukuran kembali program imbalan pasti - setelah
                                                                        (560.339)                 (409.657)                 (150.682)               36,78%
pajak tangguhan

Bagian efektif lindung nilai efektif lindung nilai                       (32.346)                   (49.301)                  16.955               (34,39%)

Surplus Revaluasi Aset Tetap                                           3.565.773                 3.508.565                    57.208                 1,63%

Saldo laba*)

   Telah ditentukan penggunaannya                                    13.181.214                 10.745.157                 2.436.057                22,67%

   Belum ditentukan penggunaannya                                      3.657.729                 3.201.813                   455.916                14,24%

TOTAL EKUITAS                                                        30.479.152                  25.909.354                 4.569.798               17,64%

TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN
                                                                    438.749.736                402.148.312                 36.601.424                9,10%
EKUITAS

*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 juta telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.




                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      269
Page 272
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                               Grafik Laporan Posisi Keuangan
                                                           (dalam triliun Rupiah)


                             438,75
      450,00
                    402,15
      400,00                                             381,16
                                                351,38
      350,00

      300,00

      250,00

      200,00

      150,00

      100,00

                                                                                            27,11         25,91    30,48
       50,00                                                                        24,86

        0,00

                                                                                    DANA SYIRKAH
                          ASET                    LIABILITAS                                                 EKUITAS
                                                                                      TEMPORER

                   2022               2023



Aset                                                                      tanggal 31 Desember 2023, Perseroan telah memenuhi rasio
                                                                          sesuai ketentuan yang diatur oleh Bank Indonesia dengan
Total Aset tahun 2023 adalah sebesar Rp438,75 triliun,                    rasio GWM Rupiah dan Valuta Asing serta PLM yaitu masing-
meningkat 9,10% dibandingkan dengan tahun 2022 yang                       masing sebesar 5,80% ; 4,00% ; 5,00%.
sebesar Rp402,15 triliun. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh penempatan pada Bank Indonesia dan Bank                   Giro Pada Bank Lain
lain, giro pada bank lain, efek-efek, kredit yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah.                                               Giro pada bank lain yang dibukukan Perseroan mencapai
                                                                          Rp2,20 triliun dengan pertumbuhan 49,72% pada tahun 2023
Kas                                                                       dibanding tahun 2022 sebesar Rp1,47 triliun. Kenaikan ini
                                                                          terutama dipengaruhi oleh peningkatan giro pada bank lain
Perseroan membukukan kas senilai Rp2,13 triliun, tumbuh                   dalam valas sebesar 111,26% menjadi Rp1,97 triliun pada
28,04% dibanding tahun 2022 yang mencapai Rp1,66                          tahun 2023. Cadangan kerugian penurunan nilai senilai
triliun. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh bertambahnya              Rp1,80 miliar tahun 2023 dan Rp1,74 miliar pada tahun
kas dalam mata uang Rupiah senilai Rp2,09 triliun pada                    2022. Adapun suku bunga rata-rata per tahun untuk akun ini
tahun 2023 dari tahun sebelumnya senilai Rp1,65 triliun. Kas              dalam mata uang Rupiah sebesar 0,69%.
(terutama terdiri dari kas di khasanah dan kas di ATM) dan
setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro                   Penempatan Pada Bank Indonesia dan Bank Lain
pada bank lain dan investasi jangka pendek likuditas lainnya
dengan jangka waktu jatuh tempo 3 (tiga) bulan atau kurang                Perseroan membukukan penempatan pada Bank Indonesia
sejak tanggal perolehan.                                                  dan Bank Lain sebesar Rp30,56 triliun pada tahun 2023.
                                                                          Pencapaian ini tumbuh 135,52% dari tahun sebelumnya
Giro Pada Bank Indonesia                                                  yang mencapai Rp12,98 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan
                                                                          adanya penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Giro pada bank Indonesia menunjukkan penurunan sebesar                    dalam mata uang asing dari pihak ketiga di tahun 2023
28,61% dari Rp25,42 triliun pada tahun 2022 menjadi                       sebesar Rp18,41 triliun dan penempatan dengan tenor ≤ 1
Rp18,16 triliun pada tahun 2023. Penurunan Giro Pada                      bulan.
Bank Indonesia terutama terjadi pada mata uang Rupiah
dari Rp25,19 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp17,61                      Seluruh penempatan pada bank Indonesia dan bank lain
triliun di tahun 2023. Dan penurunan tersebut disebabkan                  pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan
oleh penurunan Rasio GWM yang harus dipenuhi dari tahun                   sebagai lancar dengan tingkat suku bunga rata-rata untuk
2022 sebesar 8,10% menjadi 5,80% pada tahun 2023. Pada                    Rupiah sebesar 5,23% dan mata uang asing sebesar 5,24%
                                                                          pada tahun 2023.




270            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 273
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Efek-Efek                                                         Disisi lain, tiga industri penerima penyaluran kredit Perseroan
                                                                  terbesar adalah perumahan sebesar 85,62%, konstruksi
Efek-efek neto yang dimiliki oleh Perseroan mengalami             sebesar 4,10%, dan Jasa usaha sebesar 3,34% yang masing-
kenaikan sebesar 207,91% menjadi Rp5,28 triliun pada              masing tumbuh sebesar 22,45%; 4,48% dan 53,41% pada
tahun 2023 dari Rp1,72 triliun pada tahun 2022. Kenaikan          tahun 2023 menjadi Rp285,69 triliun; Rp13,67 triliun; dan
ini sejalan dengan dengan peningkatan efek-efek dari pihak        Rp11,14 triliun.
ketiga dan pihak berelasi dengan masing-masing sebesar
66,62% dan 353,04%. Terdapat investasi efek-efek dengan           Tagihan Derivatif
pihak berelasi sebesar Rp3,85 triliun dan Rp850 miliar pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.                                Jumlah Tagihan Derivatif tahun 2023 adalah sebesar Rp32,17
                                                                  miliar menurun sebesar 69,04% dibandingkan dengan tahun
Obligasi Pemerintah                                               2022 yang sebesar Rp103,94 miliar. Penurunan tersebut
                                                                  terutama disebabkan oleh adanya penarikan transaksi
Berbeda dengan efek-efek, kepemilikan Perseroan atas              derivatif dari berbagai bank.
Obligasi pemerintah mengalami penurunan sebesar 30,93%
dari Rp51,96 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp35,89              Tagihan Akseptasi
triliun di tahun 2023. Penurunan tersebut disebabkan oleh
adanya surat berharga yang telah jatuh tempo.                     Tagihan akseptasi Perseroan mengalami kenaikan 23,85% pada
                                                                  tahun 2023 menjadi Rp520,69 triliun dari Rp420,42 miliar
Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali                 ditahun 2022. Kenaikan ini terutama berasal meningkatnya
                                                                  transaksi SKBDN dari pihak ketiga menjadi Rp475,82 miliar
Perseroan pada tahun 2022 membuku tagihan atas efek-efek          pada tahun 2023 dari Rp282,05 miliar pada tahun 2022.
yang dibeli dengan janji dijual kembali sebesar Rp1,43 triliun,
dan pada tahun 2023 Perseroan tidak membuku efek-efek yang        Aset Tetap
dibeli dengan janji dijual kembali.
                                                                  Perseroan membukukan aset tetap-neto tahun 2023 sebesar
Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/Piutang                      Rp8,12 triliun atau tumbuh 27,76% dibandingkan tahun
Syariah                                                           2022 yang mencapai Rp6,35 triliun. Untuk mendukung
                                                                  kelancaran operasional dan kapasitas Teknologi Informasi
Ekspansi penyaluran kredit dan piutang/pembiayaan syariah         (TI), di tahun 2023 Perseroan melakukan aktivitas pembelian
yang dilakukan Perseroan di tengah momentum perbaikan             aset tetap dan pengembangan infrastruktur Teknologi
ekonomi mampu mendongkrak pertumbuhan akun ini                    Informasi (TI). Beberapa di antaranya yaitu pembelian tanah
sebesar 12,56% menjadi Rp318,11 triliun pada tahun 2023           untuk pengembangan jaringan kantor, pembangunan gedung
dibanding tahun 2022 senilai Rp282,61 triliun. Kenaikan ini       kantor, mobil kas keliling, mesin pendukung operasional dan
juga berasal dari piutang/pembiayaan syariah yang tumbuh          pengembangan aplikasi/software.
18,83% menjadi Rp35,71 triliun pada tahun 2023 dari
Rp30,05 triliun pada tahun 2022.                                  Bunga yang Masih Akan Diterima

Selain itu, pertumbuhan penyaluran kredit dan piutang/            Bunga yang Masih Akan Diterima tahun 2023 adalah sebesar
pembiayaan syariah pada tahun 2023 juga didorong oleh             Rp11,53 triliun, meningkat 7,22% dibandingkan dengan
kenaikan semua jenis kredit dan pembiayaan. Tiga jenis kredit     tahun 2022 yang sebesar Rp10,75 triliun. Peningkatan
dan piutang/pembiayaan syariah yang memiliki kontribusi           tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai bunga
terbesar pada tahun 2023 adalah konsumsi sebesar 81,23%,          yang masih akan diterima atas kredit yang diberikan
modal kerja sebesar 11,38% dan investasi sebesar 4,65%.           Perseroan pada tahun 2023.


Kenaikan kredit ini terutama berasal dari kredit invetasi         Aset Pajak Tangguhan - Neto
tumbuh 33,39% menjadi Rp15,53 triliun dari Rp11,64 triliun,
dan kredit sindikasi tumbuh 58,75% menjadi Rp7,15 triliun         Perseroan membukukan aset pajak tangguhan tahun 2023
dari Rp2,10 triliun. Sementara itu, peningkatan daya beli         mencapai Rp2,99 triliun atau tumbuh 2,84% dibanding
masyarakat yang meningkat terefleksi dari kenaikan kredit         tahun 2022 sebesar Rp2,92 triliun. Kenaikan ini terutama
konsumen yang mampu tumbuh tumbuh 10,38% menjadi                  disebabkan oleh adanya perbedaan temporer antara laporan
Rp271,08 triliun pada tahun 2023 dari Rp245,58 triliun            keuangan dan pajak.
tahun sebelumnya.




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                271
Page 274
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




Aset Lain-Lain                                                     Surat-Surat Berharga yang Diterbitkan

Perseroan membukukan jumlah aset lain-lain tahun 2023              Jumlah Surat-surat Berharga yang Diterbitkan tahun 2023
mencapai Rp3,23 triliun atau tumbuh 37,50% dibandingkan            adalah sebesar Rp8,27 triliun, menurun 4,39% dibandingkan
dengan tahun 2022 sebesar Rp2,35 triliun. Kenaikan akun ini        dengan tahun 2022 yang sebesar Rp8,65 triliun. Penurunan
terutama dipengaruhi oleh tagihan (piutang) kepada nasabah         tersebut terutama dikarenakan adanya pelunasan saat jatuh
dan pihak lainnya dari Rp1,04 triliun ditahun 2022 menjadi         tempo atas surat berharga yang diterbitkan yaitu Obligasi
Rp1,87 triliun pada tahun 2023.                                    berkelanjutan I tahap II.


Liabilitas                                                         Pinjaman yang Diterima

Total Liabilitas tahun 2023 adalah sebesar Rp381,16 triliun,       Pinjaman yang diterima Perseroan mencapai Rp33,76 triliun,
meningkat 8,48% dibandingkan dengan tahun 2022 yang                meningkat 36,02% dibanding dari tahun 2022 sebesar
sebesar Rp351,38 triliun. Peningkatan tersebut terutama            Rp24,82 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
disebabkan oleh peningkatan jumlah liabilitas akseptasi,           oleh kenaikan pinjaman yang diterima dalam mata uang
simpanan dari nasabah, serta pinjaman yang diterima.               rupiah dari Bank Central Asia sebesar Rp8,42 triliun dari
                                                                   tahun sebelumnya sebesar Rp4,42 triliun tahun 2022, serta
Liabilitas Segera                                                  pinjaman dari PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF)
                                                                   sebesar Rp22,46 triliun yang sebelumnya Rp17,46 triliun di
Perseroan membukukan liabilitas segera tahun 2023 sebesar          tahun 2022.
Rp3,28 triliun, meningkat 2,25% dibandingkan dengan tahun
2022 sebesar Rp3,21 triliun. Peningkatan tersebut terutama         Bunga yang Masih Harus Dibayar
disebabkan adanya deposito berjangka jatuh tempo namun
belum diambil nasabah sebesar Rp90,26 miliar dibanding             Bunga yang masih harus dibayar Perseroan tahun 2023
tahun 2022 sebesar Rp14,06 miliar.                                 sebesar Rp647,49 miliar, meningkat 2,88% dibandingkan
                                                                   dengan tahun 2022 yang sebesar Rp629,37 miliar. Hal
Simpanan dari Nasabah                                              tersebut terutama disebabkan oleh kewajiban pembayaran
                                                                   bunga atas pinjaman yang diterima Perseroan yang meningkat
Simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) Perseroan terdiri    di tahun 2023.
dari giro dan giro wadiah, tabungan dan tabungan wadiah, serta
deposito berjangka. Total DPK Perseroan tahun 2023 mengalami       Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
kenaikan 8,55% menjadi Rp322,50 triliun dibandingkan tahun
2022 sebesar Rp297,01 triliun. Dari jumlah DPK ini, pendanaan      Perseroan membukukan estimasi kerugian atas komitmen
berbiaya murah atau CASA pada tahun 2023 mencapai 53,73%           dan kontijensi sebesar Rp3,58 miliar, menurun 24,14%
atau setara Rp188,01 triliun pada tahun 2023. Pada tahun 2022,     dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp4,72 miliar. Penurunan
rasio CASA mencapai 48,52% atau sekitar Rp156,20 triliun.          tersebut berbanding lurus dengan eksposure komitmen dan
                                                                   kontijensi Perseroan di tahun 2023.
Simpanan dari Bank Lain
                                                                   Liabilitas Imbalan Kerja dan Lain-Lain
Perseroan membukukan simpanan dari bank lain berupa giro,
deposito dan interbank call money. Secara kumulatif, jumlah        Perseroan membukukan liabilitas imbalan kerja dan lain-lain
simpanan dari bank lain mencapai Rp91,31 miliar pada               2023 sebesar Rp2,95 triliun, menurun 59,28% dibandingkan
tahun 2023, menurun 33,06% dari Rp136,41 miliar pada               dengan tahun 2022 yang sebesar Rp7,25 triliun. Penurunan
tahun 2022. Penurunan ini dikarenakan adanya simpanan              tersebut diakibatkan oleh akun dana jaminan pengembang yang
yang telah jatuh tempo.                                            dimigrasi ke produk giro di tahun 2023.


Liabilitas Akseptasi                                               Pinjaman Subordinasi dan Efek-Efek Subordinasi

Perseroan membukukan liabilitas akseptasi sebesar Rp544,57         Jumlah Pinjaman Subordinasi dan efek-efek Subordinasi
miliar pada tahun 2023, tumbuh 29,49% dibandingkan tahun           Perseroan tahun 2023 sebesar Rp9,11 triliun, menurun 0,50%
2022 sebesar Rp420,56 miliar. Kenaikan ini seiring dengan          dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp9,16
meningkatnya Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri                  triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh adanya
(SKBDN) dibanding tahun sebelumnya.                                selisih kurs obligasi subordinasi dalam valuta asing.




272          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 275
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




Dana Syirkah Temporer                                                 Keuntungan Neto yang Belum Direalisasi dan
                                                                      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Atas Efek-Efek
Dana syirkah temporer adalah penerimaan dan dari investasi            dan Obligasi Pemerintah Setelah Pajak Tangguhan
mudharabah muthlaqah, mudharabah muqayyadah, musyarakah               Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
dan akun lain lain yang sejenis. Dana syirkah temporer terdiri dari
tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan musyarakah.              Keuntungan neto yang belum direalisasi atas efek-efek dan
Jumlah dana syirkah temporer tahun 2023 adalah sebesar                obligasi pemerintah yang diukur berdasarkan nilai wajar
Rp27,11 triliun, meningkat 9,02% dibandingkan dengan tahun            melalui penghasilan komprehensif, setelah pajak tangguhan
2022 yang sebesar Rp24,86 triliun. Peningkatan dana syirkah           tahun 2023 adalah (Rp769,00) miliar, membaik 35,75%
temporer terutama berasal dari pertumbuhan deposito berjangka         dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar (Rp1,12)
mudharabah dari pihak berelasi.                                       triliun. Hal ini terjadi dikarenakan perbaikan kualitas
                                                                      kolektabilitas pada efek-efek dan obligasi pemerintah.
Simpanan Nasabah
                                                                      Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti - Setelah
Simpanan nasabah Perseroan terdiri dari giro mudharabah,              Pajak Tangguhan
tabungan mudharabah dan deposito berjangka mudharabah.
Bank membukukan simpanan nasabah sebesar Rp27,08                      Pengukuran kembali program imbalan pasti - setelah pajak
triliun, meningkat 9,10% dari tahun 2022 sebesar Rp24,82              tangguhan tahun 2023 adalah sebesar (Rp560,34) miliar,
triliun. Peningkatan tersebut karena adanya kenaikan simpanan         menurun 36,78% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar
nasabah dana syirkah temporer pada produk deposito berjangka          (Rp409,66) miliar. Hal tersebut karena adanya dampak atas
mudharabah dan tabungan mudharabah.                                   perhitungan program imbalan kerja (PSAK 24) yang berpengaruh
                                                                      kepada beban komprehensif Perseroan di tahun 2023.
Simpanan dari Bank Lain
                                                                      Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas
Jumlah simpanan dari bank lain tahun 2023 sebesar Rp23,24
miliar, menurun 40,15% dibandingkan dengan tahun 2022                 Bagian efektif lindung nilai - arus kas tahun 2023 adalah
yang sebesar Rp38,82 miliar. Penurunan tersebut karena                sebesar (Rp32,35) miliar, membaik 34,39% dibandingkan
adanya penurunan simpanan dari Bank Lain Dana Syirkah                 dengan tahun 2022 yang sebesar (Rp49,30) miliar. Hal
Temporer pada produk Tabungan Mudharabah dan Deposito                 tersebut karena adanya peningkatan laba komprehensif tahun
Berjangka Mudharabah.                                                 berjalan terkait dengan lindung nilai.


Ekuitas                                                               Surplus Revaluasi Aset Tetap

Perseroan mampu membukukan jumlah ekuitas yang lebih                  Surplus revaluasi aset tetap tahun 2023 adalah sebesar
kuat pada tahun 2023 terutama didukung oleh profitabilitas            Rp3,57 triliun, meningkat 1,63% dari tahun 2022 yang
yang lebih baik sehingga meningkatkan saldo laba pada                 sebesar Rp3,51 triliun. Hal tersebut dipengaruhi adanya
tahun tersebut. Ekuitas Perseroan mencapai sebesar Rp30,48            beberapa aset tetap yang dilakukan penilaian kembali
triliun, meningkat 17,64% dari tahun 2022 sebesar Rp25,91             (revaluasi) pada tahun 2023.
triliun. Kenaikan ekuitas ini terutama didukung oleh saldo laba
sebesar Rp16,84 triliun pada tahun 2023, tumbuh 20,74%                Saldo Laba
dari tahun 2022 sebesar Rp13,95 triliun.
                                                                      Jumlah saldo laba tahun 2023 adalah sebesar Rp16,84
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                   triliun, meningkat 20,74% dibandingkan dengan tahun 2022
                                                                      yang sebesar Rp13,95 triliun. Peningkatan tersebut terutama
Perseroan membukukan modal ditempatkan dan disetor                    disebabkan oleh laba tahun berjalan yang meningkat pada
penuh tahun 2023 sebesar Rp7,01 triliun, meningkat 32,53%             tahun 2023 menjadi sebesar Rp3,50 triliun dibanding tahun
dari tahun 2022 sebesar Rp5,30 triliun. Peningkatan ini               sebelumnya Rp3,05 triliun.
dikarenakan adanya tambahan dari Right Issue Perseroan
berupa HMETD II pada tahun 2022/2023.


Tambahan Modal Disetor

Perseroan membuku tambahan modal disetor tahun 2023
sebesar Rp4,42 triliun, meningkat 115,09% dari tahun 2022
sebesar Rp2,05 triliun. Peningkatan ini terutama dikarenakan
oleh tambahan modal disetor akibat Penawaran Umum
HMETD II pada tahun 2022/2023 sebesar Rp2,41 triliun.



                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk              273
Page 276
                                    Analisis dan Pembahasan
                                    Manajemen atas Kinerja Perseroan




Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                 Pertumbuhan
                       Uraian                               2023          2022
                                                                                          Rp                     %

                         (1)                                 (2)            (3)       (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

   Bunga                                                 24.722.529    23.233.200      1.489.329                  6,41%

   Bagi hasil dan marjin unit syariah                     3.558.723     2.674.168        884.555                33,08%

 Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil                   28.281.252    25.907.368      2.373.884                  9,16%

 Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus

   Bunga                                                (13.203.108)   (9.866.919)    (3.336.189)               33,81%

   Beban pendanaan lainnya                                 (203.317)     (169.804)       (33.513)               19,74%

   Bonus Simpanan Wadiah                                    (71.621)      (57.558)       (14.063)               24,43%

   Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah           (1.372.916)     (815.803)      (557.113)               68,29%

 Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus                (14.850.962)   (10.910.084)   (3.940.878)                36,12%

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto                  13.430.290     14.997.284    (1.566.994)               (10,45%)

 Pendapatan Operasional Lainnya

   Pungutan administrasi dan denda atas simpanan
                                                          1.096.346       965.441        130.905                13,56%
   dan kredit yang diberikan

   Pendapatan dari penerimaan kredit yang
                                                            934.191       431.591        502.600               116,45%
   dihapusbukukan

   Keuntungan (Kerugian) dari penjualan efek-efek
                                                              6.669      (234.089)       240.758            (102,85%)
   - neto

   Keuntungan (Kerugian) dari penjualan obligasi
                                                            541.392      (266.235)       807.627            (303,35%)
   pemerintah - neto

   Keuntungan (Kerugian) yang belum direalisasi
                                                              1.802       (64.931)        66.733            (102,78%)
   dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto

   Keuntungan (Kerugian) Keuntungan yang belum
   direalisasi dari perubahan nilai wajar obligasi           (5.780)       55.045        (60.825)           (110,50%)
   pemerintah - neto

   Lain-lain                                              1.310.747       822.775        487.972                59,31%

 Total Pendapatan Operasional Lainnya                     3.885.367      1.709.597     2.175.770                127,27%

 Penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan
                                                         (3.765.397)   (4.017.378)       251.981                (6,27%)
 dan non-aset keuangan

 (Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian
                                                              1.139         (1.075)         2.214           (205,95%)
 Penurunan Nilai Komitmen dan Kontinjensi

 Beban Operasional Lainnya

   Umum dan administrasi                                 (3.884.779)   (3.754.028)      (130.751)                 3,48%

   Gaji karyawan                                         (3.982.503)   (4.190.298)       207.795                (4,96%)

   Premi program penjaminan Pemerintah                     (656.774)     (599.991)       (56.783)                 9,46%

   Lain-lain                                               (487.614)     (329.308)      (158.306)               48,07%

 Total Beban Operasional Lainnya                         (9.011.670)    (8.873.625)     (138.045)                 1,56%

 LABA OPERASIONAL                                         4.539.729      3.814.803       724.926                 19,00%

 PENDAPATAN (BEBAN) BUKAN OPERASIONAL - NETO               (159.519)        60.887      (220.406)              (361,99%)




274            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 277
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                               Pertumbuhan
                        Uraian                                 2023                        2022
                                                                                                                        Rp                         %

                          (1)                                   (2)                         (3)                  (4) = (2)-(3)             (5) = (4)/(3)

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                      4.380.210                   3.875.690                     504.520                13,02%

BEBAN PAJAK                                                   (879.222)                   (830.617)                     (48.605)                   5,85%

LABA TAHUN BERJALAN                                           3.500.988                   3.045.073                     455.915                14,97%

Pendapatan Komprehensif Lain:

  Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
  laba rugi

  Revaluasi Aset Tetap                                          57.208                     200.574                 (143.366)                  (71,48%)

  Pengukuran kembali program imbalan pasti                    (186.027)                     59.872                 (245.899)                (410,71%)

  Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak
                                                                35.345                     (11.376)                     46.721              (410,70%)
  akan direklasifikasi ke laba rugi

  Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi

  Bagian efektif lindung nilai arus kas                         20.932                     (40.883)                     61.815              (151,20%)

  Keuntungan (Kerugian) neto yang yang belum
  direalisasi atas perubahan nilai dan cadangan
  kerugian penurunan nilai efek-efek dan obligasi              517.528                (1.576.967)                  2.094.495                (132,82%)
  pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui
  penghasilan komprehensif lain

  Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan
                                                               (97.254)                    307.463                 (404.717)                (131,63%)
  direklasifikasi ke laba rugi

Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                 3.848.720                   1.983.756                1.864.964                   94,01%

LABA PER SAHAM

  Dasar (nilai penuh)                                                 249                         288                        (39)             (13,54%)




                                  Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                 (dalam triliun Rupiah)



    16,00         15,00

    14,00                       13,43

    12,00

    10,00

      8,00

      6,00
                                                                                   4,54
                                                       3,89            3,81                                                                 3,85
      4,00                                                                                              3,05     3,50

                                                1,71                                                                                1,98
      2,00

      0,00

                PENDAPATAN                 PENDAPATAN                                                                                LABA
                                                                         LABA                           LABA TAHUN
              BUNGA DAN BAGI               OPERASIONAL                                                                           KOMPREHENSIF
                                                                      OPERASIONAL                        BERJALAN
                HASIL - NETO                 LAINNYA                                                                            TAHUN BERJALAN

                  2022                    2023




                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                             275
Page 278
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




Pendapatan dan Beban Operasional                                    (Penyisihan) Pembalikan Estimasi Kerugian Penurunan
                                                                    Nilai Komitmen dan Kontinjensi
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto
                                                                    Jumlah penyisihan estimasi kerugian penurunan nilai
Jumlah Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto tahun 2023            komitmen dan kontinjensi 2023 adalah sebesar Rp1,14
adalah sebesar Rp13,43 triliun, mengalami penurunan 10,45%          miliar, dibandingkan dengan tahun 2022 yang mengalami
dari jumlah Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto posisi tahun     pembalikan sebesar Rp1,08 miliar. Peningkatan penyisihan
2022 sebesar Rp15,00 triliun. Penurunan terjadi karena total        tersebut disebabkan oleh kenaikan kelonggaran tarik kredit/
beban bunga, bagi hasil dan bonus mengalami peningkatan             pembiayaan atau LC SKBDN yang belum jatuh tempo.
pada tahun 2023 yang disebabkan oleh kenaikan hak pihak
ketiga atas bagi hasil mudharabah sebesar 68,29% atau Rp1,37        Beban Operasional Lainnya
triliun pada tahun 2023 dibandingkan dengan posisi tahun
2022 sebesar Rp815,80 miliar. Kemudian diikuti juga dengan          Perseroan membukukan total beban operasional lainnya tahun
meningkatnya beban bunga sebesar 33,81% atau Rp13,20                2023 sebesar Rp9,01 triliun, meningkat 1,56% dibandingkan
triliun pada tahun 2023 dibandingkan dengan posisi tahun            dengan posisi tahun 2022 sebesar Rp8,87 triliun. Kontribusi
2022 sebesar Rp9,87 triliun. Sementara itu, pendapatan dari         terbesar peningkatan disebabkan kenaikan beban lain-lain
bagi hasil dan marjin unit syariah masih memberikan kontribusi      sebesar Rp487,61 miliar atau 48,07% lebih besar dari tahun
terbesar pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 33,08% dari             sebelumnya sebesar Rp329,31 miliar. Beban lain-lain merupakan
total bagi hasil dan marjin Syariah pada tahun 2022.                imbalan atas jasa penagihan, kerugian atas penyelesaian kredit
                                                                    bermasalah, cadangan litigasi risiko hukum, dan lainnya yang
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus                                   terdiri dari beban representasi, jamuan makan dan minum rapat
                                                                    dan beban terkait kebutuhan operasional. Selain itu, peningkatan
Jumlah Beban Bunga dan Bagi Hasil tahun 2023 adalah sebesar         beban operasional lainnya disebabkan oleh peningkatan premi
Rp14,85 triliun, mengalami kenaikan 36,12% dibandingkan             program penjaminan pemerintah, gaji karyawan, serta beban
dengan posisi tahun 2022 sebesar Rp10,91 triliun. Kenaikan          umum dan administrasi.
beban bunga, bagi hasil dan bonus tersebut didominasi oleh
meningkatnya hak pihak ketiga atas bagi hasil mudharabah            Laba Operasional
sebesar 68,29% dengan posisi tahun 2023 sebesar Rp1,37
triliun dan posisi tahun 2022 sebesar Rp815,80 miliar. Selain itu   Perseroan membukukan peningkatan laba operasional tahun
kenaikan tersebut juga disebabkan karena adanya peningkatan         2023 sebesar 19,00% menjadi Rp4,54 triliun dari Rp3,81
jumlah simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi sumber           triliun pada posisi tahun 2022. Peningkatan tersebut seiring
utama pendanaan Bank, sehingga beban bunga meningkat                dengan peningkatan pendapatan bunga dan bagi hasil serta
33,81% atau sebesar Rp13,20 triliun pada tahun 2023                 pendapatan operasional lainnya pada tahun 2023 masing-
dibandingkan dengan posisi tahun 2022 sebesar Rp9,87 triliun.       masing sebesar Rp28,28 triliun dan Rp3,89 triliun.


Pendapatan Operasional Lainnya                                      Pendapatan (Beban) Bukan Operasional - Neto

Perseroan membukukan jumlah pendapatan operasional lainnya          Pada tahun 2023, Perseroan membukukan beban bukan
tahun 2023 adalah sebesar Rp3,89 triliun, meningkat 127,27%         operasional – neto tahun 2023 sebesar Rp159,52 miliar,
dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp1,71 triliun.              berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang mencatatkan
Kenaikan terbesar berasal dari keuntungan penjualan obligasi        pendapatan bukan operasional - neto sebesar Rp60,89 miliar.
pemerintah sebesar Rp541,39 miliar atau naik 303,35% dari           Hal tersebut terutama disebabkan oleh adanya kerugian kerugian
tahun sebelumnya, kemudian diikuti dengan adanya peningkatan        dari revaluasi kurs, beban denda administrasi, kerugian jual beli
pada penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan              mata uang asing, dan beban bina lingkungan.
pada tahun 2023 sebesar Rp934,19 miliar atau naik sebesar
116,45% dari tahun 2022 sebesar Rp431,59 miliar.                    Laba Sebelum Beban Pajak

Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan                   Setelah laba operasional dikurang oleh beban bukan operasional
dan Non-Aset Keuangan                                               – neto, Perseroan berhasil membukukan laba sebelum pajak
                                                                    tahun 2023 sebesar Rp4,38 triliun lebih besar dari tahun 2022
Jumlah penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan dan        sebesar Rp3,88 triliun atau meningkat 13,02%. Peningkatan
non-aset keuangan 2023 adalah sebesar Rp3,77 triliun lebih          tersebut seiring dengan kenaikan pendapatan bunga dan bagi
rendah 6,27% atau sebesar Rp251,98 miliar dibandingkan              hasil serta pendapatan operasional lainnya.
dengan tahun 2022 sebesar Rp4,02 triliun. Penurunan tersebut
didukung oleh pengelolaan kredit yang lebih baik dengan
pencapaian rasio NPL (Gross) sebesar 3,01% pada tahun 2023,
lebih rendah dibandingkan tahun 2022 sebesar 3,38%.



276         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 279
                                                                                          Laporan Tahunan 2023




Beban Pajak                                                           efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
                                                                      melalui komprehensif lain.
Jumlah beban pajak tahun 2023 adalah sebesar Rp879,22
miliar, meningkat 5,85% dibandingkan dengan tahun 2022                Laba Komprehensif Tahun Berjalan
yang sebesar Rp830,62 miliar. Peningkatan beban pajak
tersebut disebabkan karena adanya peningkatan laba sebelum            Perseroan berhasil membukukan laba penghasilan komprehensif
pajak sebesar Rp504,52 miliar dari tahun 2022 sebesar Rp3,88          tahun berjalan tahun 2023 sebesar Rp3,85 triliun, meningkat
triliun menjadi Rp4,38 triliun pada tahun 2023.                       94,01% dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp1,98
                                                                      triliun. Peningkatan tersebut disebabkan karena adanya
Laba Tahun Berjalan                                                   keuntungan neto yang belum direalisasikan atas perubahan nilai
                                                                      efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada nilai wajar
Perseroan membukukan jumlah laba tahun berjalan tahun                 komprehensif lain sebesar Rp517,53 pada tahun 2023 dan
2023 adalah sebesar Rp3,50 triliun, mengalami peningkatan             surplus revaluasi aset tetap sebesar Rp57,21 triliun.
sebesar Rp455,92 miliar atau 14,97% dibandingkan dengan
tahun 2022 sebesar Rp3,05 triliun. Peningkatan tersebut seiring       Laba Per Saham
dengan kenaikan pendapatan bunga dan bagi hasil serta
pendapatan operasional lainnya.                                       Jumlah laba per saham dasar tahun 2023 adalah sebesar Rp249,
                                                                      menurun 13,54% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
Penghasilan Komprehensif Lain                                         sebesar Rp288. Peningkatan tersebut dipengaruhi peningkatan
                                                                      laba per saham yang merupakan hasil dari strategi korporasi
Penghasilan komprehensif lain tahun 2023 adalah sebesar               dalam perbaikan dari sisi kualitas bisnis dan pengembangan
Rp347,73 miliar, meningkat dibandingkan dengan tahun 2022             bisnis ke area baru, mendorong Perseroan dapat meningkatkan
yang sebesar (Rp1,06) triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh          laba bersih yang berdampak pada peningkatan laba per saham.
keuntungan neto yang belum direalisasikan atas perubahan nilai


Laporan Arus Kas

Tabel Laporan Arus Kas                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                           Pertumbuhan
                       Uraian                          2023                  2022
                                                                                                    Rp                    %

                         (1)                             (2)                   (3)              (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 ARUS KAS DARI AKTIVITASI OPERASI

 Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin              27.618.186           24.331.326             3.286.860               13,51%

 Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan            1.011.258              503.307               507.951              100,92%

 Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan komisi       (14.892.249)         (10.775.222)           (4.117.027)              38,21%

 Pembayaran pajak penghasilan badan                    (1.020.952)          (1.001.324)              (19.628)                 1,96%

 Penerimaan dari surat ketetapan pajak                            -            402.428

 Beban operasional lainnya - neto                      (5.790.828)          (6.896.183)            1.105.355              (16,03%)

 Beban bukan operasional lainnya - neto                   (54.382)              13.828               (68.210)            (493,27%)

 Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan
                                                        6.871.033             6.578.160              292.873                  4,45%
 liabilitas operasi

 Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

 Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:

   Penempatan pada bank lain                                      -                   -                         -                   -

   Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
                                                         (246.380)            (104.885)             (141.495)             134,90%
   laporan laba rugi

   Obligasi pemerintah untuk nilai wajar melalui
                                                       15.788.979           (4.955.939)           20.744.918             (418,59%)
   laporan laba rugi

   Tagihan akseptasi                                     (124.005)              33.578              (157.583)            (469,30%)

   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
                                                      (38.484.306)         (26.318.471)          (12.165.835)              46,23%
   syariah

   Aset lain-lain                                        (785.307)            (196.503)             (588.804)             299,64%



                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                   277
Page 280
                                    Analisis dan Pembahasan
                                    Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                                                                                       Pertumbuhan
                         Uraian                             2023              2022
                                                                                                 Rp                   %

                          (1)                                (2)                (3)         (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas operasi:

  Liabilitas segera                                            74.415          (466.852)         541.267             (115,94%)

  Simpanan dari nasabah

      Giro                                                 24.468.372        31.538.044       (7.069.672)             (22,42%)

      Giro Wadiah                                           4.814.656         3.268.857        1.545.799               47,29%

      Tabungan                                              1.539.832       (10.617.072)      12.156.904             (114,50%)

      Tabungan Wadiah                                          82.875            43.479           39.396               90,61%

      Deposito berjangka                                   (5.504.388)         (322.562)      (5.181.826)            1606,46%

  Simpanan dari bank lain                                     (45.095)           70.400         (115.495)            (164,06%)

  Liabilitas akseptasi                                        124.005           (33.578)         157.583             (469,30%)

  Liabilitas lain-lain                                     (4.184.154)          654.214       (4.838.368)            (739,57%)

  Dana syirkah temporer                                     2.243.821         2.094.203          149.618                  7,14%

Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Operasi                   6.634.353          1.265.073        5.369.280             424,42%

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek biaya
                                                           (2.868.515)          199.964       (3.068.479)        (1.534,52%)
perolehan diamortisasi

Penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang
                                                                       -                -                   -                   -
dimiliki hingga jatuh tempo

Perolehan aset tetap                                       (2.313.490)       (1.042.464)      (1.271.026)             121,93%

Penurunan efek-efek diukur pada nilai wajar melalui
                                                           (1.247.159)          381.580       (1.628.739)            (426,84%)
penghasilan komprehensif lain

Penurunan (kenaikan) obligasi pemerintah diukur pada
                                                            2.211.325         5.714.402       (3.503.077)             (61,30%)
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

Pembelian obligasi pemerintah pada biaya
                                                           (1.655.566)       (7.816.426)       6.160.860              (78,82%)
perolehan diamortisasi

Pembelian efek-efek yang diukur pada biaya
                                                                       -                -                   -                   -
perolehan diamortisasi

Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
                                                           45.031.457       165.683.898     (120.652.441)             (72,82%)
kembali

Pembelian efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
                                                          (43.597.267)     (165.520.488)                    -                   -
kembali

(Kenaikan) Penurunan efek-efek tersedia untuk dijual                   -                -                   -                   -

Pembelian obligasi pemerintah yang dimiliki hingga
                                                                       -                -                   -                   -
jatuh tempo

Pembelian efek-efek yang dimiliki hingga jatuh tempo                   -                -                   -                   -

Kas Neto diperoleh (digunakan untuk) Aktivitas
                                                           (4.439.215)        (2.399.534)      (2.039.681)             85,00%
Investasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan dari surat-surat berharga yang diterbitkan       2.449.019         1.541.330          907.689               58,89%

Pembayaran atas surat-surat berharga yang
                                                           (2.769.764)       (5.263.000)       2.493.236              (47,37%)
diterbitkan jatuh tempo

Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan janji
                                                           67.691.353           592.326       67.099.027         11.328,06%
dibeli kembali

Pembayaran atas efek-efek yang dijual dengan janji
                                                          (67.691.353)         (592.326)     (67.099.027)        11.328,06%
dibeli kembali jatuh tempo

Eksekusi opsi saham karyawan                                           -                -                   -

Pembayaran dividen                                           (609.015)         (237.624)        (371.391)             156,29%

Penerimaan dari pinjaman yang diterima                     11.185.162        11.814.826         (629.664)              (5,33%)

Pembayaran dari pinjaman yang diterima                     (2.187.576)       (9.095.884)       6.908.308              (75,95%)




278          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 281
                                                                                                        Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                          Pertumbuhan
                       Uraian                                 2023                          2022
                                                                                                                  Rp                          %

                          (1)                                  (2)                           (3)              (4) = (2)-(3)              (5) = (4)/(3)

 Penerimaan dari efek-efek subordinasi                                    -                         -                         -                          -

 Pembayaran liabilitas sewa                                    (81.973)                      (84.983)                  3.010                   (3,54%)

 Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
                                                                          -                         -                         -                          -
 subordinasi jatuh tempo

 Dana Setoran Modal                                           1.330.093                     2.756.575           (1.426.482)                   (51,75%)

 Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh dari Aktivitas
                                                              9.315.946                     1.431.240            7.884.706                    550,90%
 Pendanaan



 KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS                            11.511.084                       296.779           11.214.305                  3.778,67%

 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                               41.526.686                  41.229.907                296.779                        0,72%

 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                              53.037.770                  41.526.686             11.511.084                     27,72%



                                                       Grafik Laporan Posisi Keuangan
                                                                (dalam triliun Rupiah)


                                                                                                                                  9,32

      9,00

      8,00
                                         6,63
      6,00

      4,00

      2,00                 1,27                                                                                    1,43

      0,00

     (2,00)

     (4,00)                                                          (2,40)
                                                                                   (4,44)
     (6,00)

     (8,00)

     (9,00)




                                                               KAS NETO DIPEROLEH                        KAS NETO (DIGUNAKAN UNTUK)
                   KAS NETO DIPEROLEH DARI
                                                               (DIGUNAKAN UNTUK)                                DIPEROLEH DARI
                      AKTIVITAS OPERASI
                                                                AKTIVITAS INVESTASI                         AKTIVITAS PENDANAAN

                   2022                     2023



Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                                investasi dari tahun 2022 tersebut dipengaruhi oleh (pembelian)
                                                                               penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek yang diukur pada
Perseroan membukukan kas neto dari aktivitas operasional                       biaya perolehan diamortisasi, perolehan aset tetap, dan
sebesar Rp6,63 triliun pada tahun 2023, meningkat 424,42%                      (pembelian) penerimaan saat jatuh tempo dari efek-efek biaya
dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp1,26                            perolehan diamortisasi.
triliun. Pencapaian yang lebih tinggi ini terutama dipengaruhi
oleh peningkatan arus kas dari obligasi Pemerintah untuk nilai                 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
wajar melalui laporan laba rugi dan peningkatan arus kas pada
liabilitas operasi deposito berjangka.                                         Perseroan membukukan kas neto dari aktivitas pendanaan
                                                                               sebesar Rp9,32 triliun pada tahun 2023, meningkat 550,90%
Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                              dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai Rp1,43
                                                                               triliun. Peningkatan kas neto dari aktivitas pendanaan ini
Perseroan membukukan kas neto untuk aktivitas investasi sebesar                dipengaruhi oleh kenaikan penerimaan dari surat-surat
(Rp4,44 triliun) pada tahun 2023, dan pada tahun 2022 adalah                   berharga yang diterbitkan.
sebesar (Rp2,40 triliun). Peningkatan kas neto untuk aktivitas



                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                            279
Page 282
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




Kemampuan Membayar Utang dan Kolektibilitas Piutang

Kemampuan Membayar Utang

Kemampuan membayar utang tercermin dari likuiditas dan             Kemampuan Perseroan membayar kewajiban atau utang dapat
solvabilitas Bank. Berkenaan dengan obligasi yang diterbitkan,     diukur dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas,
kemampuan membayar utang tercermin dari lancarnya pembayaran       dan rasio profitabilitas. Rasio-rasio tersebut akan menjadi
bunga dan pemeringkatan efek yang diterbitkan. Selain itu,         parameter bagi Perseroan dalam menghitung kemampuan
Perseoan memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur     Perseroan menyediakan cadangan likuiditas.
digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pinjaman kepada
kreditur. Tujuan dari kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga      Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
terpenuhinya hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur terhadap     (Likuiditas Bank)
Perseroan. Dalam kebijakan tersebut mencakup pertimbangan
dalam melakukan perjanjian, serta tindak lanjut dalam pemenuhan    Kemampuan membayar utang jangka pendek salah satunya
kewajiban Perseroan Terbuka kepada kreditur. Kebijakan hak-hak     dapat diketahui melalui rasio likuiditas. Perseroan menggunakan
dasar kreditur, antara lain adalah menerima pelunasan pokok dan    beberapa parameter likuiditas yaitu Rasio Penyangga Likuiditas
pembayaran bunga pada waktu yang disepakati, memperoleh            Makroprudential (PLM) dan Giro Wajib Minimum (GWM), Loan
hak atas denda keterlambatan pelunasan pokok dan pembayaran        to Deposit Ratio (LDR) serta Rasio Intermediasi Makroprudensial
bunga serta meminta keterangan, informasi, dan dokumen serta       (RIM).
memeriksa pembukuan Perseroan. Untuk tahun 2023, terdapat
2 (dua) kreditur Perseroan yaitu kreditur pinjaman bilateral dan
kreditur obligasi.




Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudential (PLM) Dan Giro Wajib Minimium (GWM)

Salah satu parameter utama dalam rasio likuiditas adalah           Nomor 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi
pemenuhan rasio Giro Wajib Minimum (GWM). Perseroan                Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
menjaga GWM Utama dan GWM Sekunder yang pada                       bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
tahun 2018 telah berubah menjadi Penyangga Likuiditas              Usaha Syariah dan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor
Makroprudential (PLM). PLM adalah cadangan likuiditas              22/17/PBI/2020 Perihal Perubahan Kedua atas Peraturan Bank
minimum dalam rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum          Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi
dalam bentuk surat berharga yang memenuhi persyaratan.             Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
Hal tersebut berdasarkan PADG Nomor 22/11/PADG/2020                bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit
Perihal Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur            Usaha Syariah.

Tabel Rasio PLM dan GWM                                                                                                   (dalam %)


            Kategori                        Mata Uang                  2023                2022           Kenaikan/Penurunan

                                 Rupiah:

                                    Utama (GWM)                         6,04               8,28                  (2,24)
 Konvensional
                                    PLM                                 9,66              16,17                  (6,51)

                                 Dolar AS                               4,40               4,13                   0,27

 Syariah                         Rupiah                                 6,10               7,76                  (1,66)


Rasio GWM konvensional dalam mata uang rupiah tahun 2023           dari Bank Indonesia untuk sebesar 2,5%, sehingga kewajiban
sebesar 6,04%, mengalami penurunan 2,24% dibandingkan              pemenuhan minimal GWM Syariah adalah 5,0%. Sedangkan
tahun 2022 mencapai 8,28%, Penurunan rasio GWM                     GWM yang harus dijaga oleh Bank Umum Konvensional adalah
dikarenakan adanya perubahan pemenuhan GWM yang                    sebesar 9%. Perseroan dapat mencapai target pertumbuhan
dilakukan oleh regulator, yaitu berdasarkan PADG Nomor             kredit sektor prioritas, Perseroan mendapatkan insentif GWM
24/8/PADG/2022 perihal Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan             dari Bank Indonesia sebesar 3,2%, sehingga kewajiban
Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi              pemenuhan minimal GWM adalah 5,8%.
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah. Giro Wajib Minimum untuk UUS berdasarkan ketentuan        Demikian pula dengan rasio PLM yang menurun 6,51% menjadi
adalah sebesar 7,5%, Perseroan mendapatkan insentif GWM            9,66% di tahun 2023. Hal tersebut antara lain dipengaruhi



280         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 283
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




berkurangnya posisi surat berharga yang termasuk kategori surat      jumlah kredit yang diberikan kepada pihak ketiga terhadap
berharga yang diperhitungkan dalam ketentuan PLM. Sedangkan          dana pihak ketiga (simpanan nasabah). LDR Perseroan di
kenaikan posisi GWM valas dilakukan untuk mengoptimalkan             tahun 2023 sebesar 95,36%, naik 2,71% dibandingkan tahun
excess likuiditas valas dalam rangka peningkatan pendapatan          2022 yang sebesar 92,65%. Hal tersebut disebabkan oleh
dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku sehingga              adanya peningkatan penyaluran jumlah kredit dibandingkan
membuat GWM valas meningkat 0,27% dari 4,13% di tahun                dengan tahun 2022.
2022 menjadi 4,40% di tahun 2023.
                                                                     Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                             (Solvabilitas Bank)

RIM merupakan bentuk penguatan dari Loan to Funding Ratio            Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang digunakan
(LFR). RIM adalah rasio kredit yang diberikan kepada pihak           dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai dengan komitmennya
ketiga dalam Rupiah dan valuta asing, tidak termasuk kredit          untuk menjalankan bisnis perbankan dengan prinsip kehati-
kepada bank lain ditambahkan surat berharga yang dimiliki,           hatian dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, Perseroan
terhadap:                                                            memastikan Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy
1. Dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan, dan               Ratio (CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan
    deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak termasuk           risiko operasional.
    dana antar bank.
2. Surat - surat berharga dalam Rupiah dan valuta asing yang         Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia (BI), Kewajiban
    memenuhi persyaratan tertentu yang diterbitkan oleh Perseroan.   Penyediaan Modal Minimum (KPMM)/CAR yang ditetapkan
                                                                     untuk bank dengan profil risiko “2” adalah sebesar 9,18%.
Sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/4/                    Jumlah modal untuk risiko kredit terdiri dari Modal Inti (Tier I)
PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018, tentang “Rasio Intermediasi          dan Modal Pelengkap (Tier II).
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit             Jumlah modal Perseroan di tahun 2023 mencapai Rp31,23
Usaha Syariah” sebagaimana telah diubah dengan PBI Nomor             triliun terdiri dari modal inti dan pelengkap masing-masing
21/12/PBI/2019 tanggal 25 November 2019, PBI Nomor                   sebesar Rp27,15 triliun dan Rp4,07 triliun, sedangkan untuk
22/17/PBI/2020 tanggal 30 September 2020, dan PBI Nomor              tahun 2022 jumlah modal sebesar Rp28,17 triliun dengan
24/16/PBI/2022 tanggal 1 November 2022. Perbankan harus              modal inti dan pelengkap masing-masing senilai Rp22,53 triliun
menjaga rasio RIM sebesar 84% sampai 94%. Pada tahun                 dan Rp5,64 triliun. Jumlah ATMR Perseroan tahun 2023 adalah
2023, RIM Perseroan adalah sebesar 92,60%, meningkat                 sebesar Rp155,27 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 85,76%.                         2022 sebesar Rp139,63 triliun. Rasio CAR tahun 2023 adalah
                                                                     sebesar 20,07% lebih rendah dibandingkan dengan rasio CAR
Perseroan juga mengelola cadangan likuiditas dalam bentuk            tahun 2022 sebesar 20,17%.
High Quality Liquid Asset (HQLA) yang juga menjadi komponen
likuiditas, yang ditetapkan dalam jumlah optimal dalam rentang       Kemampuan Membayar Utang Dari Efek - Efek
di atas batas minimum HQLA setiap hari sebagai pendukung             yang Diterbitkan
kebutuhan likuiditas Perseroan dan pemeliharaan GWM serta
PLM yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Posisi secondary      Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin berdasarkan
reserve Perseroan selalu terjaga di atas batas minimum secondary     peringkat dari efek - efek yang diterbitkan Bank yaitu Obligasi.
reserve selama tahun 2023.                                           Efek - efek yang diterbitkan secara rutin dinilai oleh Lembaga
                                                                     Pemeringkat guna mendukung kelayakan efek. Kualitas efek
Loan To Deposit Ratio (LDR)                                          sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit
                                                                     efek dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan
LDR merupakan salah satu parameter untuk mengukur rasio              kemampuannya membayar bunga atau kupon selama jangka
likuiditas yang sehat. Rasio ini adalah perbandingan antara          waktu penerbitan efek tersebut.

Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek - Efek yang diterbitkan

                                                                                                 Peringkat
                                 Keterangan
                                                                                   2023                            2022

 BBTN Berkelanjutan II Tahap I 2015 Seri D                                        AA+(idn)                        AA(idn)

 BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri C                                       AA+(idn)                        AA(idn)

 BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri D                                       AA+(idn)                        AA(idn)




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  281
Page 284
                                         Analisis dan Pembahasan
                                         Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                                                                                                            Peringkat
                                      Keterangan
                                                                                                            2023                            2022

 BBTN Berkelanjutan III Tahap II 2019 seri C                                                               AA+(idn)                        AA(idn)

 Junior Global Bond Bank BTN (USD)                                                                           Ba3                            Ba3

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap I 2020 seri C                                                                 AA+(idn)                        AA(idn)

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri A                                                                AA+(idn)                        AA(idn)

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri B                                                                AA+(idn)                        AA(idn)

Catatan:
- Rating efek - efek dalam negeri yang masih outstanding di tahun 2023 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating efek - efek dalam negeri yang diterbitkan dan masih outstanding di tahun 2022 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang diterbitkan di tahun 2020 menggunakan rating dari Moody’s




Tabel Arti Peringkat Efek

     Lembaga Pemeringkat                    Peringkat                                                      Arti Peringkat

                                                              Emiten dengan peringkat Ba memiliki kekuatan finansial intrinsic spekulatif, atau mandiri, dan
 Moodys                                  Ba3                  tunduk pada risiko kredit yang substansial apabila tidak ada kemungkinan dukungan dari afiliasi
                                                              atau Pemerintah.

                                                              Peringkat Nasional AA menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah
                                                              dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama.
                                                              Risiko gagal bayar yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan
 Fitch Ratings Indonesia                 AA                   peringkat tertinggi di negara tersebut.

                                                              Tanda Tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-
                                                              rata kategori yang bersangkutan.



Rasio Keuangan Lain

Untuk mengukur profitabilitas dan efisiensi kinerja Perseroan,                           Laba setelah pajak terhadap Ekuitas atau Return On Equity (ROE),
rasio - rasio keuangan yang digunakan oleh perbankan adalah                              Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM), dan rasio
Laba sebelum pajak terhadap Aset atau Return On Assets (ROA),                            Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO).


Tabel Rasio Keuangan Lain                                                                                                                              (dalam %)


                                 Uraian                                                2023                             2022            Kenaikan/Penurunan

 Return On Assets (ROA)                                                                1,07%                             1,02%                0,05%

 Return On Equity (ROE)                                                              13,86%                             16,42%               (2,56%)

 Net Interest Margin (NIM)                                                             3,75%                             4,40%               (0,65%)

 Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)                            86,10%                             86,00%                0,10%


Pada tahun 2023, nilai ROA, ROE, dan NIM masing-masing                                   ikut mendorong peningkatan laba bersih di tahun 2023 sebesar
adalah 1,07%, 13,86% dan 3,75% menunjukkan terdapat sedikit                              Rp3,50 triliun meningkat 14,97% dari tahun 2022.
penurunan bila dibandingkan tahun 2022. Hal tersebut terutama
disebabkan oleh peningkatan persentase cost of fund atau                                 Nilai BOPO tahun 2023 dapat dijaga pada posisi 86,10%
beban bunga dana pihak ketiga Perseroan di tengah ketatnya                               sama dengan posisi tahun 2022 meskipun terdapat peningkatan
kondisi likuiditas perbankan dan right issue yang dilakukan                              beban bunga DPK namun Perseroan dapat melakukan efesiensi
pada akhir tahun 2022 namun demikian Perseroan masih dapat                               pada overhead cost sehingga dapat menjaga rasio BOPO tetap
menyalurkan kredit secara masif dan juga pendapatan yang                                 stabil di posisi ±86%.
diterima selain bunga meningkat signifikan yang pada akhirnya




282            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 285
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




Kolektibiltas Piutang

Tingkat kolektibilitas piutang bank dapat dilihat dari nilai rasio Non       kredit yang diberikan bank kepada nasabah. Semakin kecil nilai
Performing Loan (NPL). Rasio NPL menjadi tolak ukur untuk melihat            NPL, maka performance bank dalam kolektibilitas piutang semakin
seberapa besar kredit yang bermasalah atau macet dari seluruh                baik dan menunjukkan kualitas kredit yang baik.

Tabel Kolektabilitas                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)


                                                     2023                                                     2022
           Uraian
                             Tanpa Segmen Syariah         Dengan Segmen Syariah         Tanpa Segmen Syariah      Dengan Segmen Syariah

 Jumlah Kredit/
 Pembiayaan yang                    296.583.860                   333.698.141                 266.657.565                  298.281.704
 Diberikan

 Performing Loan (PL)               287.420.712                   323.649.241                 257.633.126                  288.211.404

 Lancar                             263.614.334                   297.250.597                 239.577.162                 268.076.929

 Dalam Perhatian Khusus              23.806.378                    26.398.644                  18.055.964                  20.134.475

 Non Performing Loan
                                      9.163.148                    10.048.900                    9.024.439                  10.070.300
 (NPL)

 Kurang Lancar                          393.326                          571.273                  433.219                     580.216

 Diragukan                              538.432                          677.813                  793.609                     887.982

 Macet                                8.231.390                     8.799.814                   7.797.611                   8.602.102



 PL                                      96,91%                          96,99%                    96,62%                       96,62%

 NPL Gross                                3,09%                           3,01%                     3,38%                        3,38%

 NPL Net                                  1,48%                           1,32%                     1,48%                        1,32%


NPL Gross dengan segmen syariah tahun 2023 adalah sebesar 3,01%, membaik 0,37% dibandingkan dengan tahun 2022 yang
sebesar 3,38%. Kondisi tersebut disebabkan oleh peningkatan dari penyaluran kredit yang diberikan dan perbaikan kualitas kredit
dari NPL menjadi PL.


Tabel Hapus Buku Kredit Macet                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                     2023                                                     2022
           Uraian
                                                              Nilai Hapus Buku                                         Nilai Hapus Buku
                                 Jumlah Debitur                                             Jumlah Debitur
                                                            (dalam jutaan Rupiah)                                    (dalam jutaan Rupiah)

 Konvensional                           11.099                     2.705.785                    8.196                     2.497.801

 Syariah                                 1.897                      322.241                     1.246                       374.232

 Jumlah                                 12.996                     3.028.026                    9.442                      2.872.033




                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  283
Page 286
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




Suku Bunga Dana

Informasi suku bunga produk deposito, tabungan, dan giro Bank per 31 Desember tahun 2023 adalah sebagai berikut:


Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

          Jenis Produk                              Strata Saldo                 Suku Bunga Ritel     Suku Bunga Lembaga

                                 Sampai dengan Rp1 juta                              0,00%                    0,00%

                                 > Rp1 juta - Rp100 juta                             1,00%                    1,00%

                                 > Rp100 juta - Rp1 miliar                           2,40%                    2,25%

 Tabungan Investa                > Rp1 miliar - Rp2 miliar                           3,15%                    3,05%

                                 > Rp2 miliar - Rp5 miliar                           3,40%                    3,20%

                                 > Rp5 miliar - Rp10 miliar                          4,15%                    3,45%

                                 > Rp10 miliar                                       4,15%                    3,90%




Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

                 Jenis Produk                                     Strata Saldo                      Suku Bunga

                                                 < Rp1 juta                                           0,00%

                                                 ≥ Rp1 juta - ≤ Rp50 juta                             0,10%

                                                 > Rp50 juta - ≤ Rp500 juta                           0,10%
 Tabungan BTN Batara
                                                 > Rp500 juta - ≤ Rp1 miliar                          0,50%

                                                 > Rp1 miliar - ≤ Rp2 miliar                          1,00%

                                                 > Rp2 miliar                                         1,00%



                                                 < Rp1 juta                                           0,00%

                                                 ≥ Rp1 juta - < Rp50 juta                             0,50%

 Tabungan BTN Bisnis                             ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta                           1,00%

                                                 ≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar                          1,25%

                                                 ≥ Rp1 miliar                                         1,75%



                                                 ≤ Rp5 juta                                           0,00%

                                                 > Rp5 juta - Rp10 juta                               0,00%

                                                 > Rp10 juta - Rp100 juta                             0,25%

 Tabungan BTN Prima                              > Rp100 juta - Rp500 juta                            0,50%

                                                 > Rp500 juta - Rp2 miliar                            0,75%

                                                 > Rp2 miliar - Rp5 miliar                            1,00%

                                                 > Rp5 miliar                                         1,25%



                                                 ≤ Rp50 ribu                                          0,00%
 Tabungan BTN Junior
                                                 > Rp50 ribu                                          0,50%



                                                 Rp0 - Rp500 ribu                                     0,00%

 TabunganKu                                      > Rp500 ribu - Rp1 juta                              0,10%

                                                 > Rp1 juta                                           0,25%




284           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 287
                                                                                               Laporan Tahunan 2023




                Jenis Produk                                     Strata Saldo                                     Suku Bunga


                                                Sampai dengan Rp10 juta                                             1,00%

                                                > Rp10 juta - Rp25 juta                                             1,15%

                                                > Rp25 juta - Rp50 juta                                             1,25%
 Tabungan SiMuda RumahKu
                                                > Rp50 juta - Rp100 juta                                            1,35%

                                                > Rp100 juta - Rp250 juta                                           1,50%

                                                > Rp250 juta                                                        2,00%



                                                < Rp1 juta - Rp10 juta                                              1,00%

                                                > Rp10 juta - Rp25 juta                                             1,15%

                                                > Rp25 juta - Rp50 juta                                             1,25%
 Tabungan BTN Siap!
                                                > Rp50 juta - Rp100 juta                                            1,35%

                                                > Rp100 juta - Rp250 juta                                           1,50%

                                                > Rp250 juta                                                        2,00%



                                                < Rp1 juta                                                          0,00%

                                                ≥ Rp1 juta - Rp50 juta                                              0,10%

 Tabungan BTN e’BataraPos                       > Rp50 juta - Rp500 juta                                            0,10%

                                                > Rp500 juta - Rp1 miliar                                           0,50%

                                                > Rp1 miliar                                                        1,00%



 Tabanas Batara Kantor Pos                                                                                          0,00%




Tabel Suku Bunga Giro Rupiah

                Jenis Produk                                     Strata Saldo                                     Suku Bunga

                                                ≤ Rp10 juta                                                         0,00%

                                                > Rp10 juta - Rp100 juta                                            0,25%

 Giro Rupiah                                    > Rp100 juta - Rp500 juta                                           0,75%

                                                > Rp500 juta - Rp1 miliar                                           1,00%

                                                > Rp1 miliar                                                        1,25%



Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah

                                                                                       Jangka Waktu (bulan)
 Jenis Produk                Strata Saldo
                                                         1               2         3            4             6          12     24

 Deposito         < Rp1 juta                           0,00%         0,00%        0,00%       0,00%       0,00%         0,00%   0,00%
 Rupiah
                  Rp1 juta - < Rp10 juta               1,00%         1,00%        1,00%       1,00%       1,00%         1,00%   1,00%

                  Rp10 juta - < Rp100 juta             2,25%         2,40%        2,65%       2,65%       2,90%         2,90%   2,90%

                  ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta          2,40%         2,40%        2,90%       2,90%       3,05%         3,05%   3,05%

                  ≥ Rp500 juta - ≤ Rp2 miliar          2,40%         2,40%        2,90%       2,90%       3,05%         3,05%   3,05%

                  > Rp2 miliar                         2,40%         2,40%        2,90%       2,90%       3,05%         3,05%   3,05%




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk            285
Page 288
                                      Analisis dan Pembahasan
                                      Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah

                                                                                                    Jangka Waktu (bulan)
 Jenis Produk                   Strata Saldo
                                                               1                2               3              4                 6        12              24

 e-Deposito         < Rp100 juta                              2,60%           2,75%          3,00%          3,00%           3,25%       3,25%            3,25%
 Rupiah
                    ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta               2,65%           2,75%          3,25%          3,25%           3,40%       3,40%            3,40%

                    ≥ Rp500 juta - < Rp2 miliar               4,25%           4,25%          4,40%          4,50%           4,65%       3,40%            3,40%

                    ≥ Rp2 miliar - < Rp5 miliar               4,50%           4,50%          4,65%          4,80%           4,90%       3,40%            3,40%

                    ≥ Rp5 miliar - < Rp10 miliar              4,60%           4,60%          4,80%          4,90%           5,00%       3,50%            3,50%

                    ≥ Rp10 miliar                             4,70%           4,70%          5,00%          5,00%           5,00%       3,60%            3,60%



Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                        USD                                         SGD                      AUD / CNY                             JPY
 Jenis Produk
                                                                       Strata              Suku          Strata             Suku      Strata              Suku
                             Strata Saldo          Suku Bunga
                                                                       Saldo              Bunga          Saldo             Bunga      Saldo              Bunga

                    < USD 1.000                    0,00%

                    USD 1.000 -
                                                   0,15%
 Tabungan BTN       < USD 10.000
                                                                      All tiering         0,10%        All tiering         0,05%     All tiering         0,00%
 Felas              USD 10.000 -
                                                   0,35%
                    < USD 100.000

                    ≥ USD 100.000                  0,50%




Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                                                                                            USD
                     Jenis Produk
                                                                                    Strata Saldo                                     Suku Bunga

                                                           < USD 1.000                                                                    0,00%

                                                           USD 1.000 - < USD 10.000                                                       0,15%
 Tabungan BTN Felas USD via Mobile Banking
                                                           USD 10.000 - < USD 100.000                                                     0,35%

                                                           ≥ USD 100.000                                                                  0,50%




Tabel Suku Bunga Deposito Valas

                                                                                                       Jangka Waktu (bulan)
              Jenis Produk                     Strata Saldo
                                                                          1                 3              4                 6          12                24
 Deposito USD                           Seluruh strata                                                             0,20%

 Deposito SGD                           Seluruh strata                                                             0,10%

 Deposito AUD/CNY                       Seluruh strata                                                             0,10%

 Deposito JPY                           Seluruh strata                                                             0,00%




286            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 289
                                                                                                  Laporan Tahunan 2023




Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas

                                                                                        Jangka Waktu (bulan)
 Jenis Produk                Strata Saldo
                                                            1        2              3              4           6           12          24

                     < USD100.000                      1,00%       1,00%           1,00%          1,00%      1,00%        1,00%        1,00%


                     USD100.000 - < USD500.000         2,50%       2,50%           1,50%          1,50%      1,50%        2,50%        2,50%
 e-Deposito USD
                     USD500.000 - < USD1.000.000       2,50%       2,50%           2,00%          2,00%      2,00%        2,50%        2,50%


                     ≥ USD1.000.000                    2,50%       2,50%           2,25%          2,25%      2,25%        2,50%        2,50%




Tabel Suku Bunga Giro Valas

                    Jenis Produk                                Strata Saldo                                       Suku Bunga

                                                 Sampai dengan USD100.000                                             0,00%
 Giro Valas (USD)
                                                 > USD100.000                                                         0,10%




Suku Bunga Dasar Kredit

Perseroan secara berkala memperbaharui Suku Bunga                        memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya
Dasar Kredit (SBDK) atau Prime Lending Rate sesuai dengan                tergantung dari penilaian Perseroan terhadap risiko masing
pergerakan suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia.              - masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian,
SBDK digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit                 besarnya suku bunga kredit dikenakan kepada debitur belum
yang akan dikenakan oleh Bank kepada Nasabah. SBDK belum                 tentu sama dengan SBDK.


Tabel Suku Bunga Dasar Kredit

                                                                           SDBK Berdasarkan Segmen Bisnis

                    Uraian                                                                                           Kredit Konsumsi
                                             Kredit Korporasi     Kredit Ritel          Kredit Mikro
                                                                                                                KPR               Non KPR

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2023          8,05%             8,30%                 n/a                 7,30%              8,80%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2022          8,00%             8,25%                 n/a                 7,25%              8,75%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2021          8,00%             8,25%                 n/a                 7,25%              8,75%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2020          9,90%             9,90%                 n/a                 9,95%             11,25%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Tahun 2019         11,00%           11,25%                  n/a                10,75%             11,50%




Analisis Kualitas Aset Produktif

Penilaian atau penyediaan aset produktif ditujukan untuk                 2023 adalah sebesar Rp396,00 triliun meningkat 4,17%
penyediaan dana dalam rangka memperoleh penghasilan, baik                dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp380,16
dalam bentuk kredit, surat berharga, penempatan dana antar               triliun. Dengan demikian, Perseroan memiliki kualitas aset
bank serta bentuk penyediaan dana lainnya yang dipersamakan              produktif yang baik. Berikut adalah aset produktif Perseroan
dengan itu. Posisi aset produktif pada kategori lancar tahun             selama dua tahun terakhir.




                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     287
Page 290
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Kualitas Aset Produktif

                                                                                                2023
                     Uraian
                                                                   Dalam Perhatian         Kurang          Diragukan
                                              Lancar (L)                                                                     Macet (M)            Jumlah
                                                                    Khusus (DPK)         Lancar (KL)           (D)

 Penempatan Pada Bank Lain                       2.201.681                           -                 -               -               1.773        2.203.459

 Tagihan Spot dan Derivatif/Forward                 32.176                           -                 -               -                    -         32.176

 Surat Berharga Yang Dimiliki                   41.093.303                    50.696             4.644            5.769               45.390       41.199.802

 Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji
                                                           -                         -                 -               -                    -                -
 Dibeli Kembali (Repo)

 Tagihan atas Surat Berharga Yang Dibeli
                                                           -                         -                 -               -                    -                -
 Dengan Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)

 Tagihan Akseptasi                                 544.567                           -                 -               -                    -        544.567

 Kredit Yang Diberikan dan Pembiayaan
                                               331.227.238                42.088.074           943.057          998.321            14.704.837     390.011.527
 Yang Diberikan

 Penyertaan Modal                                          -                         -                 -               -                    -                -

 Tagihan Lainnya                                           -                         -                 -               -                    -                -

 Komitmen dan Kontinjensi                       20.853.385                   517.162             7.343             318               168.460       21.546.668

 Agunan Yang Diambil Alih                                  -                         -                 -               -                    -         77.591




Tabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset

                                                                                                2023
                   Pos-Pos
                                                 Stage 1                  Stage 2              Stage 3              Umum                        Khusus

 Penempatan Pada Bank Lain                                 26                        -             1.778               22.016                      1.778

 Tagihan Spot dan Derivatif/Forward                            -                                           -                322                          -

 Surat Berharga Yang Dimiliki                       22.903                           -                     -           46.978                     51.507

 Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji
                                                               -                     -                     -                   -                         -
 Dibeli Kembali (Repo)

 Tagihan Atas Surat Berharga Yang Dibeli
                                                               -                     -                     -                   -                         -
 Dengan Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)

 Tagihan akseptasi                                   1.447                   22.429                        -               5.446                         -

 Kredit Yang Diberikan dan Pembiayaan
                                                 2.441.079                3.407.511            9.743.374           2.942.958                    9.698.086
 Yang Diberikan

 Penyertaan Modal                                              -                     -                     -                   -                         -

 Tagihan Lainnya                                               -                     -                     -                   -                         -

 Komitmen dan Kontinjensi                            3.580                           -                     -           25.993                     25.858




288          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 291
                                                                                          Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                               2022

                     Dalam Perhatian
Lancar (L)                                   Kurang Lancar (KL)         Diragukan (D)          Macet (M)           Jumlah
                      Khusus (DPK)

  1.870.587                       -                       -                           -                 1.731       1.872.318

   103.939                        -                       -                           -                     -         103.939

 53.593.946                 36.727                    3.153                      5.436                 48.879      53.688.141


             -                    -                       -                           -                     -                  -



  1.434.190                       -                       -                           -                     -       1.434.190


   420.562                        -                       -                           -                     -         420.562


307.256.659              31.867.688               1.048.197                   1.577.831          14.492.857       356.243.232


             -                    -                       -                           -                     -                  -

             -                    -                       -                           -                     -                  -

 15.480.680                754.249                   21.204                     12.722                 24.205      16.293.060

             -                    -                       -                           -                77.591          77.591




                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                               2022

   Stage 1                     Stage 2                        Stage 3                      Umum                  Khusus

             16                          -                        1.731                      18.706                  1.731

                 -                       -                               -                    1.039                        -

         399                             -                              2                    16.284                54.522


                 -                       -                               -                         -


                 -                       -                               -                         -                       -


         136                             -                               -                    4.206                        -


  3.014.067                    3.525.156                      9.135.700                   2.663.032              9.246.776


                 -                       -                               -                         -                       -

                 -                       -                               -                         -                       -

       4.719                             -                               -                   16.711                37.712




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk             289
Page 292
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




Akselerasi Pertumbuhan Fee Based Income                              Pada tahun 2023, portal dan aplikasi BTN Properti memiliki
                                                                     515 ribu anggota (member), 9.249 pengembang (developer),
Fee Based Income (FBI) atau Pendapatan Opersional Selain Bunga       dan 948 ribu stok rumah yang siap menjadi KPR. Perseroan
(POSB) juga menjadi sumber yang mendukung profitabilitas             melakukan inovasi teknologi salah satunya adalah dengan BTN
Perseroan. Pada tahun 2023, perolehan FBI Perseroan sebesar          Open API & Sandbox. Pada tahun 2023, Jumlah mitra yang
Rp4,07 triliun, dengan sumber utama yaitu pendapatan treasury        sudah terintegrasi BTN Open API mencapai 14 mitra dengan
Rp667 miliar, administrasi Rp778 miliar, fee dari transaksi dan      total 849.354 hit.
layanan Rp542 miliar dan pendapatan lainnya (termasuk hapus
buku) Rp2,08 triliun.
                                                                     Struktur Permodalan Bank
Adapun strategi yang dilakukan oleh Perseroan pada perolehan
FBI adalah sebagai berikut:                                          Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
1. Mengoptimalkan pendapatan e-channel dan trade finance.            dan Dasar Penentuan Kebijakan
2. Pendapatan atas layanan yang diberikan (payment point,
    card business, servicing fee sekuritisasi aset, transfer, bank   Rencana Permodalan yang disusun Perseroan mengacu kepada
    garansi, save deposit box, bancassurance, layanan syariah        kajian perkembangan ekonomi terkini, di samping berdasarkan
    dan jasa perbankan).                                             kepada penelaahan dan penilaian atas kebutuhan kecukupan
3. Meningkatkan pendapatan lainnya dengan mengoptimalkan             permodalan yang dipersyaratkan. Direksi dalam menyusun
    bisnis mortgage melalui kick back asuransi dan fee atas          Rencana Permodalan yang merupakan bagian dari Rencana
    penilaian agunan.                                                Bisnis Perseroan dan mendapatkan persetujuan dari Dewan
4. Meningkatkan penjualan kredit hapus buku, melalui                 Komisaris. Perseroan merencanakan dan mengkaji bersama
    percepatan asset sales dengan kerjasama investor, litigasi       - sama secara rutin kebutuhan permodalan dengan didukung
    dan penjualan melaui portal rumah murah.                         data - data analisis. Dalam perencanaan tersebut, Perseroan
5. Membentuk unit kerja khusus yang mengelola wholesale and          senantiasa menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan
    transaction banking untuk meningkatkan wallet dari segmen        modal terhadap risiko sehingga bisnis Perseroan sejalan dengan
    komersial, wholesale dan korporasi.                              permodalan dan persyaratan likuiditas Perseroan.
6. Mengembangkan fee dari segmen prioritas, terutama pada
    layanan valas (market link deposit, deposito swap forex, dan     Tujuan dari kebijakan manajemen atas permodalan adalah
    lain - lain).                                                    untuk memastikan permodalan yang dimiliki Perseroan kuat
7. Memperbaiki profitabilitas treasury dari pengelolaan              dan mampu menciptakan struktur permodalan yang kuat untuk
    portfolio Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity          mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha sekarang
    (HTM).                                                           dan mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa
8. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank Garansi (BG),           mendatang. Di samping itu, penetapan kebijakan permodalan
    Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), Supply             ditujukan untuk pemenuhan ketentuan kecukupan permodalan
    Chain Financing (SCF), Cash Management System (CMS) di           yang ditetapkan oleh regulator serta memastikan agar struktur
    segmen Korporasi.                                                permodalan Perseroan telah efisien.


                                                                     Sesuai POJK Nomor 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah
Pertumbuhan Volume Transaksi Digital                                 dengan POJK RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
                                                                     Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/
Untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru, Perseroan               POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
melakukan percepatan pengembangan layanan digital                    Bank Umum, modal Perseroan terdiri dari:
terutama yang menyasar transaksi ritel melalui program akuisisi      1. Modal Inti, yang terdiri dari Modal Inti Utama (Common
dan utilisasi BTN Mobile. Dengan program yang dijalankan,                Equity Tier - CET 1) dan Modal Inti Tambahan (Additional
jumlah transaksi digital banking meningkat pesat yaitu menjadi           Tier 1). Modal inti utama mencakup modal disetor dan
486 juta transaksi, atau naik 87% yoy. Sejalan dengan                    cadangan tambahan modal (disclose reserve). Cadangan
peningkatan jumlah transaksi, volume transaksi layanan digital           tambahan modal terdiri atas faktor penambah (agio,
juga naik menjadi Rp592 triliun, atau tumbuh 117% yoy. Dalam             cadangan umum, laba tahun lalu, laba tahun berjalan,
rangka mendukung pengembangan transaksi digital, pada                    dan opsi saham) dan faktor pengurang (kerugian
tahun 2023 Perseroan juga melakukan pengembangan akuisisi                komprehensif lainnya dari transaksi aset keuangan yang
QRIS. Pada tahun 2023, Perseroan memiliki 15.602 merchant                diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual,
QRIS dengan jumlah saldo merchant mencapai Rp1,29 triliun.               selisih kurang Penyisihan Penghapusan Aset (PPA) atas
Selain itu, Perseroan juga melakukan ekspansi aplikasi dan               aset produktif dengan cadangan kerugian penurunan
portal BTN Properti sebagai ekosistem perumahan digital.                 nilai, dan PPA non produktif).




290         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 293
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




2. Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal Inti) yang              Jumlah modal inti (Tier I) Perseroan di tahun 2023 adalah
   terdiri dari cadangan umum PPA atas aset produktif yang           sebesar Rp27,15 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun 2022
   wajib dihitung dengan jumlah maksimum 1,25% dari ATMR             sebesar Rp22,53 triliun. Sedangkan jumlah modal pelengkap
   Risiko Kredit dan Cadangan Tujuan.                                (Tier II) Perseroan di tahun 2023 sebesar Rp4,08 triliun lebih
                                                                     rendah dibandingkan modal pelengkap tahun 2022 sebesar
                                                                     Rp5,64 triliun.



Rincian Struktur Modal

Perseroan memiliki kemampuan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut adalah rincian struktur permodalan
Perseroan.


Tabel Rincian Struktur Modal                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                   Kenaikan/Penurunan
                         Uraian                          2023              2022
                                                                                               Nominal             Persentase

 I.    MODAL INTI (TIER 1)                             27.154.078       22.533.407             4.620.671              20,51%

       1.   Modal Inti Utama
                                                       27.154.078       22.533.407             4.620.671              20,51%
            (Common Equity Tier - CET 1)

            1.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi
                                                        7.017.222        5.295.000             1.722.222              32,53%
                Saham Treasury)

            1.2 Cadangan Tambahan Modal                23.135.138       20.153.835             2.981.303              14,79%

            1.3 Kepentingan Non Pengendali yang
                                                                 -                 -                     -                    -
                dapat diperhitungkan

            1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama      (2.998.282)      (2.915.428)             (82.854)               2,84%

       2.   Modal Inti Tambahan
                                                                 -                 -                     -                    -
            (Additional Tier - AT 1)

            2.1 Instrumen yang memenuhi
                                                                 -                 -                     -                    -
                persyaratan AT - 1

            2.2 Agio/Disagio                                     -                 -                     -                    -

            2.3 Faktor Pengurang Modal Inti
                                                                 -                 -                     -                    -
                Tambahan

 II.   MODAL PELENGKAP (TIER 2)                         4.076.204        5.635.050           (1.558.846)             (27,66%)

       1.   Instrumen modal dalam bentuk
            saham atau lainnya yang memenuhi            2.367.557        4.206.070           (1.838.513)             (43,71%)
            persyaratan Tier 2

       2.   Agio/Disagio                                         -                 -                     -                    -

       3.   Cadangan umum PPA
            aset produktif yang wajib dibentuk          1.708.647        1.428.980              279.667               19,57%
            (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)

       4.   Faktor Pengurang Modal Pelengkap                     -                 -                     -                    -

 JUMLAH MODAL                                          31.230.282        28.168.457            3.061.825              10,87%




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     291
Page 294
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                                                                                                 Kenaikan/Penurunan
                      Uraian                               2023                      2022
                                                                                                         Nominal                Persentase

 Aset Tertimbang Menurut Risiko

     ATMR untuk Risiko Kredit                           136.691.761            114.318.357              22.373.404                 19,57%

     ATMR untuk Risiko Pasar                             17.956.060                1.373.299            16.582.761              1207,51%

     ATMR untuk Risiko Operasional                          942.326               23.938.858           (22.996.532)               (96,06%)

 Jumlah ATMR                                            155.590.147               139.630.514            15.959.633                11,43%

 Rasio KPMM sesuai Profil Risiko                              9,18%                    9,40%

 Rasio CET 1                                                 17,45%                   16,13%

 Rasio Tier 1                                                17,45%                   16,13%

 Rasio Tier 2                                                 2,62%                    4,04%

 Rasio KPMM                                                  20,07%                   20,17%




Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal

Pada tahun 2023, Perseroan melakukan ikatan material dengan pihak terkait dalam rangka investasi barang modal. Beberapa ikatan
material dengan nilai signifikan disajikan dalam tabel berikut:


Tabel Ikatan Material Investasi Barang Modal


        Nama Pihak yang                                                                                                    Nilai Ikatan
                                                                   Jenis Ikatan
        Melakukan Ikatan                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                     Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Gedung Pusdiklat Bank BTN
 PT Binayasa Putra Batara                                                                                                    30.500
                                     Tanah Abang

 PT Binayasa Putra Batara            Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC Cirebon                              39.100

                                     Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout Seluruh Lantai
 PT Neocelindo Intibeton                                                                                                     29.800
                                     Gedung KC Bekasi

 PT Binayasa Putra Batara            Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Lantai 23 Menara BTN                       15.550

                                     Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Basement Renovasi Gedung Pusdiklat
 PT Binayasa Putra Batara                                                                                                    12.475
                                     Tanah Abang

                                     Pengadaan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Interior Lobby dan Landscape
 PT Binayasa Putra Batara                                                                                                    26.900
                                     Keseluruhan Menara BTN

                                     Pengadaan Perpanjangan Software Lisensi Oracle Untuk Aplikasi E2E
 PT Metrocom Global Solusi                                                                                                   37.000
                                     Procurement Serta Aplikasi Custodian

                                     Order Penggunaan Mandays Kontrak Payung Middleware 2023 - 2025
 PT Hanoman Cendekia Interaktif                                                                                              12.712
                                     untuk Syariah Virtual and Corporate Card Off Us sisi Middleware

 PT Mitra Integrasi Informatika      Pengadaan Pengembangan Master Data Management                                           15.984




292             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 295
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




Perseroan melakukan ikatan material untuk investasi barang dan        adanya pembelian tanah untuk kantor, pembelian dan renovasi
modal dengan tujuan untuk mendukung kegiatan operasional              gedung kantor, kendaraan dan berbagai peralatan kantor untuk
Perseroan. Adapun sumber dana yang digunakan Perseroan dalam          menunjang operasional Perseroan.
melakukan ikatan material berasal dari dana internal Perseroan.
Dikarenakan mata uang yang digunakan untuk investasi barang           Pada tahun 2023, Perseroan melakukan inventasi barang modal
modal adalah IDR atau Rupiah dan nilai pengadaan yang tercantum       berupa pembelian 1 (satu) unit gedung bertingkat terdiri dari 28
pada perjanjian kerja sama antara Perseroan dengan Penyedia           lantai dan 2 basement dengan nilai Rp1,28 triliun, mencakup
juga ditetapkan dalam mata uang Rupiah maka tidak diperlukan          harga pembelian, Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan,
adanya langkah yang direncanakan untuk melindungi risiko dari         dan pajak - pajak yang berlaku. Gedung tersebut terletak di
posisi mata uang asing                                                Jalan H.R. Rasuna Said Nomor 01 RT. 001 RW. 006, Kelurahan
                                                                      Guntur Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Sebelumnya,
                                                                      gedung tersebut bernama Medialand Tower (dhl. Allianz Tower).
Investasi Barang Modal                                                Atas pembelian tersebut maka gedung akan berganti nama
                                                                      menjadi Menara 2 BTN. Saat ini secara laporan, investasi
Perseroan melakukan investasi barang modal dalam bentuk               barang modal tersebut dicatat sebagai barang modal dalam
tanah, gedung/ruang kantor, bangunan lainnya, hardware                bentuk bangunan lainnya dikarenakan legalitas kepemilikan
komputer, mesin, kendaraan, perlengkapan kantor, aset tetap           masih proses balik nama oleh instansi yang berwenang dan
dan inventaris lainnya. Sampai dengan tahun 2023, jumlah              juga sedang pengurusan proses pelaporan ke Otoritas Jasa
investasi barang modal sebesar Rp12,16 triliun. Jumlah tersebut       Keuangan (OJK) untuk pemanfaatan gedung tersebut sebagai
meningkat dibandingkan tahun 2022 yang disebabkan oleh                kantor fungsional Bank.




Tabel Investasi Barang Modal                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                 Nilai Investasi
                  Jenis                            Tujuan Investasi
                                                                                    2023                            2022

 Tanah                                    Operasional Bisnis Bank                  4.548.181                       4.277.941

 Gedung/Ruang Kantor                      Operasional Bisnis Bank                  1.860.085                       1.730.108

 Bangunan Lainnya                         Operasional Bisnis Bank                  1.404.960                         69.763

 Hardware Komputer                        Operasional Bisnis Bank                  3.050.055                       2.465.335

 Mesin                                    Operasional Bisnis Bank                    504.278                        481.161

 Kendaraan                                Operasional Bisnis Bank                     49.298                         43.685

 Perlengkapan Kantor                      Operasional Bisnis Bank                    689.774                        637.637

 Aset Tetap dan lnventaris Lainnya        Operasional Bisnis Bank                     47.973                         45.993

 Jumlah                                                                           12.154.605                       9.751.623




Komitmen dan Kontigensi

Saldo komitmen dan kontigensi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:


Tabel Komitmen dan Kontinjensi                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                          Uraian                                                2023                   2022

 KOMITMEN

 Liabilitas Komitmen

   Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik                                          18.933.652            15.109.981




                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    293
Page 296
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                          Uraian                                             2023                  2022

    Irrevocable L/C yang masih berjalan                                                        20.106               221.484

 Komitmen - neto                                                                           18.953.758             15.331.465

 KONTINJENSI

 Tagihan Kontinjensi

    Pendapatan bunga dalam penyelesaian                                                     3.598.041             6.855.269

 Liabilitas Kontinjensi

    Garansi yang diterbitkan                                                               (2.579.175)             (948.495)

 Kontinjensi - neto                                                                         1.018.866              5.906.774




Perjanjian Signifikan

Sepanjang tahun 2022 dan tahun 2023, Perseroan                        9. Pada tanggal 16 Agustus 2023, Bank mengadakan
melaksanakan perjanjian signifikan sebagai berikut:                       perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia sehubungan
1. Pada tanggal 4 Desember 2023, Bank mengadakan                          dengan Jasa Kontraktor Renovasi Relokasi KC Kudus dengan
   perjanjian dengan PT Sinergy Informasi Pratama sehubungan              nilai kontrak Rp7.495 juta.
   dengan Pengadaan Cash Recycle Machine (CRM) Tahun                  10. Pada tanggal 4 September 2023, Bank mengadakan
   2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp133.863 juta.                      perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia sehubungan
2. Pada tanggal 19 Desember 2023, Bank mengadakan                         dengan Jasa Kontraktor Relayout dan Pembangunan Gedung
   perjanjian dengan PT Multipolar Technology Tbk sehubungan              Sentralisasi Ruang Dokumen Pokok Banyumanik dengan
   dengan Pengadaan Ulang PC Desktop dan Notebook Bank                    nilai kontrak Rp7.400 juta.
   BTN dengan Skema Seat Management dengan nilai kontrak              11. Pada tanggal 29 Agustus 2022, Bank mengadakan
   sebesar Rp115.980 juta.                                                perjanjian dengan PT Surya Sudeco sehubungan dengan
3. Pada tanggal 8 Februari 2023, Bank mengadakan                          Pengadaan Sewa Mobil Operasional Bank BTN dengan
   perjanjian dengan PT Multipolar Technology sehubungan                  nilai kontrak sebesar Rp77.830 juta.
   dengan pengadaan peremajaan perangkat network dan                  12. Pada tanggal 4 Agustus 2022, Bank mengadakan perjanjian
   standarisasi LAN Menara Bank BTN dengan nilai kontrak                  dengan PT Mitra Integrasi Informatika sehubungan dengan
   Rp39.575 juta.                                                         Pengadaan Paket License Microsoft Dukungan dan Layanan
4. Pada tanggal 3 Februari 2023, Bank mengadakan perjanjian               Pendukung Data Center dengan nilai kontrak sebesar
   dengan PT Binayasa Putra Batara sehubungan dengan Jasa                 Rp47.990 juta untuk jangka waktu selama tiga tahun.
   Kontraktor Pekerjaan Pembangunan KC Cirebon dengan                 13. Pada tanggal 22 Januari 2022, Bank mengadakan
   nilai kontrak Rp39.100 juta.                                           perjanjian dengan PT Swadharma Duta Data sehubungan
5. Pada tanggal 20 Februari 2023, Bank mengadakan                         dengan Pengadaan Perpanjangan Jasa Teknologi Informasi
   perjanjian dengan PT Trees Solutions sehubungan dengan                 pada Outlet dengan nilai kontrak sebesar Rp27.663 juta
   pengadaan ulang Integrated End to End Procurement dengan               untuk jangka waktu selama dua tahun dan pada tanggal
   nilai kontrak Rp30.669 juta.                                           27 Februari 2023 merupakan perpanjangan tahun kedua
6. Pada tanggal 6 Januari 2023, Bank mengadakan perjanjian                dengan nilai kontrak Rp13.832 juta.
   dengan PT Binayasa Putra Batara sehubungan dengan Jasa             14. Pada tanggal 14 November 2022, Bank mengadakan
   kontraktor pekerjaan renovasi Gedung Pusdiklat Bank BTN                perjanjian dengan PT Pesona Adi Batara sehubungan
   Tanah Abang dengan nilai kontrak sebesar Rp30.500 juta.                dengan Pengadaan Mobil operasional pejabat BTN tahun
7. Pada tanggal 11 Juli 2023, Bank mengadakan perjanjian                  2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp21.500 juta.
   dengan PT Berkat Manunggal Energi sehubungan dengan                15. Pada tanggal 20 Desember 2022, Bank mengadakan
   pengadaan penggantian genset Gedung Menara BTN                         perjanjian dengan PT Dana Pensiun Bank BTN sehubungan
   dengan nilai kontrak Rp 13.986 juta.                                   dengan perpanjangan sewa gedung graha exitama lantai
8. Pada tanggal 15 Maret 2023, Bank mengadakan perjanjian                 2 sampai dengan 5 (Learning Center Tebet) sebesar
   dengan PT Telekomunikasi Indonesia sehubungan dengan                   Rp18.204 juta.
   pengadaan perpanjangan sewa lokasi (collocation)                   16. Pada tanggal 2 November 2022, Bank mengadakan
   Data Center Sentul tahun ketiga dengan nilai kontrak                   perjanjian dengan PT Binayasa Putra Batara sehubungan
   Rp10.638 juta.                                                         dengan Jasa kontraktor renovasi lantai 6 Menara BTN
                                                                          dengan nilai kontrak sebesar Rp17.500 juta.




294           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 297
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




17. Pada tanggal 27 Mei 2022, Bank mengadakan perjanjian          akan tumbuh lebih lambat. Di Indonesia, pertumbuhan ekonomi
    dengan PT Simian Solutions sehubungan dengan Pengadaan        dipacu oleh permintaan domestik yang membaik dan kinerja
    Pelaksana Sistem Custodian Service dengan nilai kontrak       ekspor yang positif, serta dukungan dari Sektor Perumahan yang
    sebesar Rp17.000 juta.                                        didorong oleh stimulus Pemerintah. Namun, tetap ada risiko
18. Pada ada tanggal 21 Juli 2022, Bank mengadakan                seperti tekanan inflasi global, kenaikan suku bunga oleh The
    perjanjian dengan PT Sinergy Informasi Pratama sehubungan     Fed dan ketidakpastian di pasar keuangan global. International
    dengan Pengadaan Firewall untuk WAN DC Sentul dan DC          Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi
    Surabaya dengan nilai kontrak sebesar Rp.11.550 juta          Indonesia sebesar 5,0% pada tahun 2023 dan diproyeksikan
    untuk jangka waktu selama satu tahun.                         stabil pada level tersebut pada tahun 2024. Di sisi perbankan,
19. Pada tanggal 16 Maret 2022, Bank mengadakan perjanjian        pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami
    dengan PT Hartekprima Listrindo sehubungan dengan             perbaikan, mencerminkan pemulihan aktivitas ekonomi. KPR
    Pengadaan Genset Peruntukan RBB 2022 dan Kebutuhan            diharapkan terus tumbuh di tahun 2024, dengan demand yang
    Non RBB dengan nilai kontrak sebesar Rp10.823 juta.           tinggi dan stimulus perumahan yang mendukung.
20. Pada tanggal 22 Juli 2022, Bank mengadakan perjanjian
    dengan PT Casa Prima Indonesia sehubungan dengan              Perkiraan asumsi ekonomi makro untuk tahun-tahun berikutnya
    Pengadaan Jasa Kontraktor Renovasi KCS Makassar dengan        mencakup pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang
    nilai kontrak sebesar Rp9.850 juta.                           terkendali, suku bunga yang diprediksi akan mengalami
                                                                  penurunan dan pertumbuhan kredit yang sehat, termasuk KPR
Informasi dan Fakta Material Setelah                              dan sektor real estate. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap
Tanggal Laporan Akuntan                                           dolar Amerika Serikat (AS) diharapkan stabil, mencerminkan
                                                                  upaya Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak terdapat
uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan           Bisnis Perseroan akan tetap berfokus pada sektor perumahan
termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa      dan terkait dengan perumahan, karena sektor perumahan
mendatang.                                                        masih tetap menjadi sektor dengan potensi pertumbuhan yang
                                                                  tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan dan jumlah
Rincian Masalah yang Timbul Selama                                backlog nasional. Beberapa data yang kami miliki menunjukkan
Tahun Buku yang Mempengaruhi Kegiatan                             beberapa informasi berikut:
Usaha BUMN                                                        a. Sebaran backlog kepemilikan rumah terbesar terjadi di
                                                                      wilayah Jakarta dan Jawa Barat, kemudian disusul wilayah
Pada tahun 2023, ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda            Jawa Timur.
pemulihan yang kuat. Pada Triwulan II, pertumbuhan ekonomi        b. Dari backlog kepemilikan rumah sebesar 12,7 juta, terdapat
mencapai 5,17% year-on-year (yoy), mencerminkan penguatan             sekitar 10,7 juta yang berpotensi untuk diserap oleh
mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi setelah pandemi.           perbankan.
Selain itu, ekonomi global juga dalam pemulihan, dengan           c. Secara demografis, backlog kepemilikan rumah tersebut
negara mitra dagang seperti Tiongkok dan India mengalami              sebagian besar berada pada rentang usia 24 hingga 40
pertumbuhan yang kuat. Sektor manufaktur di Indonesia stabil,         tahun, dan memiliki pendapatan rata-rata Rp1,5 juta sampai
dan kredit perbankan tumbuh, terutama kredit investasi dan            Rp3,4 juta.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).                            d. Tantangan lainnya adalah rasio KPR terhadap PDB Indonesia
                                                                      yang sebesar 3%, masih lebih rendah dibandingkan dengan
Sektor real estate, terutama perumahan, juga tumbuh berkat            negara-negara lain di ASEAN. Hal ini menandakan bahwa
stimulus Pemerintah, termasuk pelonggaran rasio Loan-to-              masih banyak potensi di sektor perumahan yang masih
Value (LTV) dan Financing-to-Value (FTV) untuk properti. Bank         dapat dioptimalkan, sejalan dengan target pemerintah
Indonesia telah meningkatkan suku bunga acuan sebagai                 untuk meningkatkan rasio tersebut menjadi 4% pada akhir
langkah pre-emptive untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah       tahun 2024.
dan mengendalikan inflasi. Meskipun inflasi tetap terkendali,     e. Potensi yang masih sangat besar ini menjadi salah satu
kebijakan suku bunga selanjutnya akan sangat bergantung pada          perhatian utama BTN dalam menangkap permintaan di
data ekonomi dan pasar keuangan. Bank Indonesia berencana             sektor properti dan juga menjadi salah satu pendorong
mempertahankan suku bunga pada level tertentu hingga semester         utama pertumbuhan bisnis.
pertama tahun 2024 dan akan menyesuaikannya sesuai dengan
perkembangan selanjutnya.                                         Di sisa tahun 2023 dan 2024 mendatang, BTN tetap optimis
                                                                  akan terus dapat mencatatkan kinerja keuangan yang baik
Pada tahun 2024, negara-negara berkembang seperti Indonesia       seiring dengan adanya beberapa regulasi baru yang terbit di
dan India diperkirakan akan terus tumbuh, sementara ekonomi       tahun 2023. Dari sektor perumahan, Pemerintah baru melakukan
negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang diprediksi         penyesuaian terbaru atas batasan harga rumah subsidi untuk




                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               295
Page 298
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




tahun 2023 dan tahun 2024 dengan rata rata kenaikan sebesar        d. BTN juga secara aktif mengelola cost of fund melalui
7% sejak akhir Juni 2023 dan 3% per 1 Januari 2024. Selain itu,       rekomposisi pendanaan yang sebelumnya sangat
Pemerintah baru saja mengeluarkan kebijakan PPN DTP terbaru           bergantung pada deposito komersial dan dialihkan ke dana
di sektor properti untuk pembelian rumah dengan harga sampai          ritel dan giro-giro operasional.
dengan Rp5 miliar dengan insentif sebesar 100% untuk dasar
pengenaan PPN DTP maksimal Rp2 miliar dari harga rumah             Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
tersebut sampai dengan Juni 2024 dan 50% untuk periode Juli
- Desember 2024.                                                   Pada Januari 2024, World Bank menurunkan proyeksi
                                                                   pertumbuhan ekonomi dunia menurun ke level 2,4% untuk tahun
Terdapat juga Bantuan Biaya Administrasi (BBA) senilai Rp4         2024. Sementara Bank Indonesia memprakirakan ekonomi
juta untuk rumah subsidi dengan maksimal harga Rp350 juta          dunia melambat menjadi 2,8% pada 2024. Perkembangan
dari November 2023 – Desember 2024. Kebijakan terkait              tersebut didorong oleh tingkat inflasi di negara maju yang masih
perumahan ini tentunya dapat menstimulus permintaan di sektor      berada di atas target dengan tekanan yang mulai mereda.
properti dan mendorong pertumbuhan kredit BTN sebagai bank         Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga kebijakan moneter
yang berfokus di sektor tersebut. Selain itu, adanya insentif      termasuk Federal Funds Rate (FFR) diprakirakan tetap bertahan
GWM dan rasio PLM diharapkan dapat memberikan tambahan             tinggi dalam jangka waktu yang lama (higher for longer).
likuiditas bagi BTN, yang nantinya dapat digunakan untuk           Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada
penyaluran kredit, terutama di sektor perumahan. Selain itu,       tahun 2024 diprediksi akan tetap kuat dan tumbuh positif dalam
dengan POJK terbaru (POJK 12/2023) terkait spin off UUS, BTN       kisaran 4,8% - 5,2%. Kemudian tingkat inflasi di tahun 2024
akan mengikuti peraturan tersebut dan sedang dalam proses          diperkirakan akan melandai dibandingkan 2023 pada kisaran
pengkajian terhadap berbagai opsi yang ada.                        target Bank Indonesia yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai
                                                                   tingkat inflasi tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan
Merespon ketidakpastian global serta era suku bunga tinggi         melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.
di sepanjang tahun 2023, BTN menghadapi beberapa                   Sementara, rata - rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika
tantangan dan juga peluang yang membuat BTN tetap dapat            Serikat (AS) diperkirakan di kisaran Rp15.500 pada akhir tahun
berkinerja positif.                                                2024, dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar
a. Hingga September 2023, telah terjadi kenaikan BI7DRRR           keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed. Suku bunga
    sebesar 225 bps sejak kenaikan pertama kali pada Agustus       acuan BI tetap dipertahankan pada level 6,00% di akhir tahun
    2022 yang memberikan tekanan pada beban bunga BTN.             2023 dan kemudian memulai penurunannya pada Semester II
    Per September 2023, beban bunga tumbuh 44% yoy,                2024. Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi
    namun masih terkendali karena pertumbuhan beban bunga          akan tetap terjaga kinerjanya, kembali normal seperti sebelum
    masih lebih rendah dibandingkan kenaikan BI7DRRR yang          pandemi. Diperkirakan pada tahun 2024 Dana Pihak Ketiga
    sebesar 64%.                                                   (DPK) akan tumbuh pada kisaran 8,0% - 9,0% dan penyaluran
b. Selain kenaikan suku bunga acuan, likuiditas perbankan          kredit perbankan akan tumbuh sebesar 10,0% - 12,0%.
    sepanjang tahun 2023 juga cukup ketat, terutama dengan
    diluncurkannya instrumen Operasi Pasar Terbuka BI yang         Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk tumbuh yang
    baru, yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), SVBI,      sangat besar mengingat masih tingginya angka backlog
    dan SUVBI. Akibat ketatnya likuiditas, terjadi peningkatan     perumahan nasional dan tingginya jumlah masyarakat yang
    CoF yang menyebabkan penurunan NIM.                            belum memiliki rumah yang layak. Hingga September 2023,
                                                                   total KPR mencatatkan pertumbuhan positif mencapai 12,66%
Di sisi lain, BTN terus berupaya menjawab tantangan                yoy. Perpanjangan stimulus yang diberikan Pemerintah pada
tersebut dengan terus mempertahankan kinerja yang kuat dan         sektor perumahan, akan berdampak pada peningkatan
mengembangkan lini bisnis lainnya:                                 permintaan akan rumah di tahun 2024. Pada akhir November
a. Per September 2023, kredit dan pembiayaan kembali               2023, pemerintah memberikan insentf Pajak Pertambahan Nilai
     tumbuh solid sebesar 9,9% yoy, sejalan dengan guidance        Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru
     tahun 2023, dan akan terus ditingkatkan dengan mendorong      dengan harga hingga Rp5 miliar dan membebaskan PPN 11%
     penyaluran kredit high yield.                                 untuk rumah dengan nilai jual objek pajak maksimal Rp2 miliar,
b. Pada September 2023, fee based income tumbuh 67,3%              yang berlaku hingga Juni 2024. Sedangkan untuk periode Juli
     yoy dengan porsi FBI terhadap total pendapatan yang           hingga Desember 2024, Pemerintah akan memberikan diskon
     telah mencapai 10,2%, FBI menjadi sumber pendapatan           PPN sebesar 50%. Insentif PPN DTP ini diperkirakan akan
     tambahan bagi BTN untuk mengurangi ketergantungan             menjadi pendorong utama terhadap permintaan perumahan
     pada aset yang sensitif terhadap suku bunga.                  sepanjang tahun 2024. Selain itu, stimulus juga diberikan
c. Efisiensi di sisi operasional juga turut membaik, tercermin     oleh Bank Indonesia yaitu pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/
     dari penurunan biaya operasional sebesar 5,6% yoy hingga      Pembiayaan Properti menjadi maksimal 100% untuk semua jenis
     September 2023.                                               properti yang berlaku hingga Desember 2024.




296        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 299
                                                                                                                                                 Laporan Tahunan 2023




Di tahun 2024, daya beli masyarakat diperkirakan akan                                                            menguat sebesar 8,66% yoy. Pertumbuhan HPI ini didukung oleh
meningkat seiring perbaikan ekonomi nasional dan                                                                 pertumbuhan di semua tipe rumah yaitu rumah tipe kecil (21
penyelenggaraan Pemilu. Harga jual rumah juga diperkirakan                                                       m2 - 36m2), rumah tipe menengah (37m2 - 45m2) dan tipe besar
akan meningkat secara merata didukung oleh perkembangan                                                          (46m2 - 70m2).
infrastruktur, perbaikan ekonomi nasional, serta sentimen positif
terhadap keberhasilan penyelenggaraan Pemilu. Hal ini juga                                                       Sumber:
                                                                                                                 - Global Economic Prospects, World Bank, Januari, 2024
didukung oleh hasil riset House Price Index (HPI) Perseroan                                                      - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, 2023
pada Triwulan III - 2023, pertumbuhan harga rumah masih terus                                                    - Siaran Pers Otoritas Jasa Keuangan, 2023.




Mempertimbangkan perkembangan dinamika ekonomi makro, industri perbankan serta industri perumahan, Perseroan melakukan
analisa daya saing melalui analisis Strenght, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) sebagai berikut:


                                                                                                            Potensi
                                                         Strength                                                                                     Opportunity
                       •   Positioning yang kuat pada bisnis KPR pada segmen MBR dan memiliki peran                   •   Sektor perumahan memiliki potensi yang baik pada tahun depan.
                           strategi pada ekosistem perumahan nasional.                                                    Pada tahun 2024 KPR diprediksi tumbuh 95% (yoy) yang pertumbuhannya didorong
                       •   Potensi peningkatan bisnis dari inisiatif yang dijalankan pada tahun 2023,                     permintaan KPR segmen menengah.
                           antara lain: Sales Centre, KCP Mitra UMKM, branch productivity untuk KCP,                  •   Relaksasi kebijakan LTV/FTV diperpanjang sampai dengan Desember 2024.
                           ekspansi akuisisi dan transaksi nasabah e-channel, pengembangan e-deposito                 •   Akselerasi layanan keuangan digital yang semakin masif, terutama pada user internet
                           retail, project ultimate, dan inisiatif CASA pada segmen pebisnis.                             dan mobile banking yang berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.
                       •   Potensi cross selling pada nasabah captive, khususnya untuk produk kredit high
                           yield, tabungan, dan layanan wealth.




                                                                                                                                                                                                                Eksternal
Internal




                                                       Weakness                                                                                            Threat
                       •   Cost of Fund masih tinggi yang berdampak pada perolehan profitabilitas bank.               •   Suku bunga acuan BI 7DRR diprediksi masih tinggi “higher for longer” yang akan
                       •   DPK ritel masih belum tumbuh, pertumbuhan DPK masih didominasi segmen                          berdampak pada kenaikan suku bunga dana.
                           komersial.                                                                                 •   Alokasi KPR Subsidi semakin terbatas. Alokasi KPR Subsidi tahun 2024 sebanyak 166
                       •   Kenaikan NPL pada segmen konsumer dan komersial akibat berakhirnya                             ribu unit, lebih rendah dibanding alokasi tahun 2023 yang sebesar 220 ribu unit.
                           relaksasi realisasi restrukturisasi Covid-19.                                              •   Ekspansi digital bank dan fintech diprediksi tetap masif.
                       •   Kontribusi fee based income masih dominan pada treasury dan admin,
                           sementara porsi dari layanan dan transaksi masih rendah.



                                                                                                            Potensi


Memperhatikan analisa SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strenght (TOWS) sebagai berikut:


                                                                                                      Strength Strategy
                       Strength-Opportunity (SO-Strategy)                                                                                                       Strength-Threat (ST-Strategy)
                       •   Melanjutkan inisiatif tahun 2023 yang fokus pada                                                                 •   Mengusulkan skema tambahan alokasi KPR Subsidi kepada
                           peningkatan kredit high yield, DPK Ritel, dan transaction                                                            Pemerintah.
                           banking.                                                                                                         •   Segmentasi KCP sesuai dengan potensi wilayah, yaitu KCP
                       •   Mengembangan segmentasi bisnis KPR pada segmen                                                                       Konsumer, UMKM, dan Umum.
                           emerging affluent (ticket size di atas Rp750 juta).                                                              •   Percepatan pengembangan layanan digital banking dan
                       •   Program cross selling produk kredit high yield, transaction                                                          super- apps sebagai sumber pertumbuhan baru.
                           banking, dan DPK Ritel.                                                                                          •   Mengembangkan transaction banking pada segmen komersial
Maximize Opportunity




                                                                                                                                                dan ritel.
                                                                                                                                                                                                                Minimize Risk




                       Weakness-Opportunity                                                                                                                                     Threat-Opportunity
                       •   Percepatan pengembangan layanan digital banking dan                                                              •   Partnership dengan start-up dan finetech untuk
                           super- apps sebagai sumber pertumbuhan baru.                                                                         mengembangkan bisnis high yield, transaction banking dan
                       •   Pengembangan fee based income melalui cross selling                                                                  ekosistem perumahan digital.
                           pada layanan digital, wealth, dan segmen wholesale.                                                              •   Memperkuat proses collection dan asset recovery untuk
                       •   Memperluas channel penjualan melalui platform digital                                                                mempercepat perbaikan kualitas kredit.
                           seperti BTN Mobile, BTN Properti, dan BTN Smart                                                                  •   Mengembangkan segmentasi nasabah ritel, khususnya pada
                           Residence.                                                                                                           segmen net worth individual.



                                                                                                     Recovery Strategy




                                                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                                 297
Page 300
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




Berdasarkan hal - hal yang telah dijabarkan di atas, Perseroan yakin memiliki prospek usaha yang sangat baik di masa yang akan
datang. Sesuai dengan Road Map Corporate Plan tahun 2021-2025. Transformation journey Perseroan pada tahun 2024-2025 adalah
“Disrupt and Scaleup Through Digital” yang dijabarkan sebagai berikut:



                                                                           2024-2025
                                                                Disrupt and Scaleup Through Digital

                            Funding
                            • Meningkatkan BTN Solusi dan penawaran program khusus sektor ke lebih banyak sektor
                            • Meningkatkan lebih banyak kasus penggunaan analitik

                            Lending
                            • Meluncurkan ekosistem perumahan pelanggan digital satu atap
            Bisnis          • Meluncurkan pasar business to business (B2B) real estate dan bundling layanan di luar perbankan
                            • Meluncurkan pinjaman UMKM yang didukung
                            • Properti untuk sektor lain (non-perumahan) Meningkatkan BTN Properti menjadi portal properti online terbesar ke-3 di
                               negara ini

                            Ecosystem
                            • Mengembangkan BTN Properti menjadi portal portal properti online terbesar ke-3 di negara ini


                            • Mendigitalkan proses KPR end to end
                            • Meingkatkan pengelolaan API dan SandBox
        Enabler             • Menyiapkan tata kelola dan struktur data Merancang struktur dan pilot Strategic Business Unit (SBU)
                            • Menerapkan budaya perusahaan BUMN
                            • Meningkatkan BPI komersial; meluncurkan CBC Memperkuat Collection dan mempercepat penjualan aset




Pencapaian Target dan Target Ke Depan

Pencapaian Target 2023

Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional

Beberapa indikator pencapaian target operasional dapat ditunjukkan dengan pencapaian beberapa target yaitu target kredit dan
pembiayaan, serta target perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK).


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                            Uraian                                      Realisasi 2023               Target 2023                Pencapaian

                               1                                               2                           3                       4=2/3

 Kredit dan Pembiayaan

 Kredit Perumahan                                                          248.030.689                249.369.957                   99,46%

 Kredit Non Perumahan                                                       48.553.170                 44.673.004                  108,69%

 Jumlah Kredit                                                             296.583.860                294.042.962                  100,86%

 Jumlah Pembiayaan                                                          37.114.281                 35.784.542                  103,72%

 Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan                               333.698.141                329.827.503                  101,17%

 Dana Pihak Ketiga

 Giro                                                                      143.534.817                135.150.320                  106,20%

 Tabungan                                                                   44.471.996                 49.346.763                   90,12%

 Deposito                                                                  161.926.504                162.628.342                   99,57%

 Jumlah Dana Pihak Ketiga                                                  349.933.317                347.125.425                  100,81%



Kredit perumahan di tahun 2023 sebesar Rp248,03 triliun                     pemulihan pasca Covid-19 dan juga strategi Perseroan dalam
tercapai 99,46% dari target tahun 2023, hal ini salah satunya               mengembangkan bisnis produk-produk high yield seperti KAR,
disebabkan oleh kondisi ekonomi yang masih dalam proses                     KRING dan KUR, sehingga secara keseluruhan kredit dan



298           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 301
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




pembiayaan Perseroan masih dapat melampaui target tahun               dana mahal kepada dana murah sehingga dapat menekan
2023 yang tercapai 101,17% dari target tahun 2023.                    peningkatan cost of fund di tengah kondisi ketatnya likuiditas
                                                                      perbankan dan suku bunga tinggi.
Jumlah dana pihak ketiga di tahun 2023 sebesar Rp349,93
triliun tercapai 100,81% dari target 2023. Pencapaian tersebut        Tabungan di tahun 2023 sebesar Rp49,34 triliun tercapai
di dukung oleh pencapaian giro di tahun 2023. Giro di                 90,12%, ketidaktercapaian tersebut disebabkan ketatnya
tahun 2023 sebesar Rp135,15 triliun tercapai 106,20% dari             kondisi likuiditas perbankan khususnya Bank dalam kategori
target tahun 2023, pencapaian giro tersebut dikontribusi oleh         BUKU III namun posisi tabungan Perseroan masih dapat tumbuh
peningkatan giro pada segmen wholesale, komersial, korporasi          secara yoy sebesar 5,40%.
dan institusi.
                                                                      Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
Deposito di tahun 2023 sebesar Rp162,63 triliun tercapai
99,57% dari target tahun 2023, ketidaktercapaian tersebut lebih       Pencapaian keuangan dapat dilihat dari pencapaian posisi
disebabkan oleh strategi Perseroan dalam melakukan shifting           keuangan, rasio - rasio keuangan, pendapatan dan laba.


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                          Uraian                                  Realisasi 2023          Target 2023             Pencapaian

                             1                                          2                      3                    4=2/3

 Posisi Keuangan

 Aset                                                               438.749.736            430.947.850              101,81%

 Liabilitas                                                         381.164.489            401.402.327               94,96%

 Ekuitas                                                             30.479.152              29.545.523             103,16%

 Pendapatan dan Laba

 Pendapatan Bunga                                                    28.281.252              27.729.313             101,99%

 Laba Operasional                                                     4.539.729               4.014.398             113,09%

 Laba Bersih                                                          3.500.988               3.053.724             114,65%

 Rasio Keuangan

 CAR                                                                     20,07%                 19,44%              103,24%

 NPL                                                                        3,01%                  3,45%             87,25%

 ROA                                                                        1,07%                  0,95%            112,63%

 ROE                                                                     13,86%                 12,16%              113,98%

 NIM                                                                        3,75%                  3,89%             96,40%


Aset di tahun 2023 sebesar Rp441,79 triliun, dengan capaian           bunga. Sejalan dengan pencapaian laba operasional, laba
101,81% di atas target. Pencapaian tersebut disebabkan oleh           bersih di tahun 2023 terealisasi sebesar Rp3,50 triliun dengan
surat berharga yang dimiliki, kredit/piutang/pembiayaan yang          capaian 114,65% yang berhasil melampaui target yang
diberikan dan DPK berhasil melampaui target yang ditetapkan.          ditetapkan, pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya
Capaian ekuitas di tahun 2023 sebesar 103,16% dengan                  strategi Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi
realisasi Rp30,48 triliun. Ekuitas yang lebih kuat pada tahun         kredit high yield dan optimalisasi pendapatan operasional
2023 didukung oleh profitabilitas yang lebih baik sehingga            selain bunga. Laba di tahun 2023 ini merupakan laba terbesar
meningkatkan saldo laba pada tahun tersebut.                          sepanjang sejarah Perseroan berdiri.


Realisasi pendapatan bunga di tahun 2023 sebesar Rp28,28              Dari sisi rasio keuangan, CAR di tahun 2023 sebesar 20,07%
triliun dengan capaian 101,99% di atas target, pencapaian             dengan capaian 103,24% di atas target, pencapaian tersebut
tersebut disebabkan oleh perbaikan kualitas kredit dan                dikontribusi oleh peningkatan laba, penambahan modal inti
strategi Perseroan dalam ekspansi kredit high yield. Demikian         yang didapat dari rights issue dan kemampuan Perseroan dalam
pula dengan laba operasional di tahun 2023 yang berhasil              mengelola portofolio surat berharga yang dimiliki sehingga
melampaui target 113,09% dengan realisasi Rp4,54 triliun,             tidak memiliki kerugian mtm yang signifikan. NPL di tahun 2023
pencapaian tersebut disebabkan oleh berhasilnya strategi              sebesar 3,01%, lebih baik dibandingkan target yang sebesar
Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi kredit          3,45%. Hal tersebut didorong oleh inisiatif perbaikan proses
high yield dan optimalisasi pendapatan operasional selain             bisnis seperti implementasi Commercial Banking Center (CBC),




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               299
Page 302
                                      Analisis dan Pembahasan
                                      Manajemen atas Kinerja Perseroan




Regional Loan Processing Center (RLPC) sehingga proses kredit                tersebut didukung oleh peningkatan laba Perseroan pada tahun
menjadi lebih prudent dan juga asset sales yang dilakukan                    2023, peningkatan pendapatan operasional selain bunga dan
secara periodik. ROA, ROE dan NIM di tahun 2023 masing-                      efisiensi pada overhead cost.
masing sebesar 1,07%, 13,86%, dan 3,75% pencapaian



Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal

Pencapaian struktur modal di tahun 2023 diuraikan sebagai berikut.


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal                                                                         (dalam jutaan Rupiah)


                              Uraian                                     Realisasi 2023          Target 2023               Pencapaian

                                 1                                             2                       3                        4=2/3

 Modal Inti (Tier 1)                                                       27.154.078              26.499.859                  102,47%

 Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1)                             27.154.078              26.499.859                  102,47%

 Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1)                                        -                        -                          -

 Modal Pelengkap (Tier 2)                                                   4.076.204               3.902.802                  104,44%

 Jumlah Modal                                                              31.230.282              30.402.662                  102,72%

 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                    155.590.147             156.392.874                    99,49%

 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                                     20,07%                  19,44%                  103,24%


Modal Inti (Tier 1) di tahun 2023 sebesar Rp27,15 triliun                    Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
dengan capaian 102,47% di atas target, ketercapaian tersebut
disebabkan oleh potensi keuntungan/kerugian nilai surat                      Brand awareness (tingkat tahu bank) masyarakat terhadap
berharga yang dimiliki dapat ditekan seminimum mungkin.                      brand Perseroan menjadi indikator pencapaian strategi
Modal Pelengkap (Tier 2) di tahun 2023 juga terealisasi sebesar              pemasaran di tahun 2023. Adapun metode yang dilakukan
Rp4,07 triliun dengan capaian 104,44% di atas target. Ke                     dalam mendapatkan peringkat indeks persepsi masyarakat
depannya Perseroan akan tetap menjaga komposisi Modal Inti                   terhadap brand Perseroan, yakni melalui survei secara langsung
(Tier 1) yang optimal untuk mendukung peningkatan kapasitas                  kepada responden pada 9 (sembilan) kota besar di Indonesia
bisnis.                                                                      oleh lembaga survei independen dengan pertimbangan citra
                                                                             bank secara bankwide, produk tabungan, dan e-channel,
                                                                             menghasilkan sebagai berikut:


 Tabel Bank Rapid Reaction Monitor (BRRM) – 9 (sembilan) Kota

                                                                                                           Peringkat (Score)
                                     Tingkat Awareness
                                                                                              2023 (TW IV)                     2022

 Bankwide                                                                                         6 (36)                       7 (36)

 Tabungan                                                                                         5 (19)                       5 (22)

 E-Channel (Mobile Banking)                                                                       7 (11)                        8 (9)




Berdasarkan hasil studi tersebut, maka dapat disimpulkan                     Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan
bahwa brand Perseroan mengalami peningkatan peringkat                        SDM
pada awareness secara bankwide maupun secara produk
e-channel (BTN Mobile), sedangkan tingkat awareness tabungan                 Pencapaian pengembangan SDM dapat tercermin pada jumlah
BTN masih bertahan di peringkat 5 (lima).                                    pelatihan, peserta dan biaya yang digunakan selama tahun
                                                                             berjalan.




300           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 303
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM

                                 Uraian                       Realisasi 2023          Target 2023              Pencapaian

                                     1                               2                      3                     4=2/3

 Biaya Pengembangan SDM (Rp juta)                                  95.928                 97.050                    99,84%

 Jumlah Pelatihan (pelatihan)                                            206                    175              117,71%

 Jumlah Peserta Pelatihan (orang)                                 308.229                280.320                 109,96%


Sepanjang tahun 2023, Perseroan telah melakukan pengembangan SDM melalui program pembelajaran dan pengembangan seluruh
pegawai dengan metode Classroom, Virtual Classroom dan Self Learning. Persentase pencapaian jumlah peserta pembelajaran dan
pengembangan sampai dengan Bulan Desember 2023 mencapai 109,96% atau di atas target yang telah ditentukan.


Target Ke Depan

Perseroan telah menyusun target ke depan sesuai dengan dokumen RKAP tahun 2024. Penetapan target tersebut didasarkan pada
beberapa asumsi makro sebagai berikut:


Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi

                                            Asumsi Makro                                                     2024

 Pertumbuhan PDB (% yoy)                                                                                       5,10

 Suku Bunga Acuan BI 7 Days Repo (%)                                                                           5,50

 Inflasi (%)                                                                                                    2,9

 Nilai Tukar (Rp/USD)                                                                                        15.500

 Pertumbuhan Kredit (%)                                                                                        9,50

 Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (%)                                                                             8,00

Sumber: Analisis Chief Economist Bank BTN



Proyeksi Produksi/Operasional

Proyeksi produksi/operasional untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Produksi/Operasional                                                                                          (dalam %)


                                               Uraian                                             Proyeksi Pertumbuhan 2024

 Kredit dan Pembiayaan

 Kredit Perumahan                                                                                            8% - 10%

 Kredit Non Perumahan                                                                                       30% - 32%

 Jumlah Kredit                                                                                              10% - 12%

 Jumlah Pembiayaan                                                                                           13% - 5%

 Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan                                                                10% - 12%

 Dana Pihak Ketiga

 Giro                                                                                                        8% - 10%

 Tabungan                                                                                                   21% - 23%

 Deposito                                                                                                   11% - 13%

 Jumlah Dana Pihak Ketiga                                                                                   11% - 13%




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 301
Page 304
                                    Analisis dan Pembahasan
                                    Manajemen atas Kinerja Perseroan




Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Keuangan                                                                                              (dalam %)


                                                 Uraian                                Proyeksi Pertumbuhan 2024
 Posisi Keuangan
 Aset                                                                                           9% - 11%
 Liabilitas                                                                                     9% - 11%
 Ekuitas                                                                                         7% - 9%
 Pendapatan dan Laba
 Pendapatan Bunga                                                                              11% - 13%
 Laba Operasional                                                                              14% - 16%
 Laba Bersih                                                                                   10% - 12%
 Rasio Keuangan
 CAR                                                                                           19% - 20%
 NPL                                                                                             < 3,00%
 ROA                                                                                             1% - 2%
 ROE                                                                                           13% - 15%
 NIM                                                                                             4% - 5%


Proyeksi Struktur Modal

Proyeksi struktur modal untuk tahun 2024 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Struktur Modal                                                                                        (dalam %)


                                                 Uraian                                Proyeksi Pertumbuhan 2024
 Modal Inti (Tier 1)                                                                             (5%) - 7%
 Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1)                                                   (5%) - 7%
 Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1)                                                              -
 Modal Pelengkap (Tier 2)                                                                       58% - 60%
 Jumlah Modal                                                                                     2% - 4%
 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                            3% - 5%
 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                                                       (0%) - 1%



Proyeksi Kebijakan Dividen

Informasi proyeksi kebijakan dividen adalah sebagai berikut:


Tabel Dividen

                                                                                Realisasi
                       Uraian                    Proyeksi 2024
                                                                       2023      2022                   2021

 Rencana Permodalan

 1. Laba Bersih                                      3.607              3.419    3.045                  2.376

 2. Dividend Pay Out (DPO)                             721               684       609                         238

 3. Rasio DPO                                       20,00%             20,00%   20,00%                20,00%




302            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 305
                                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




Dasar Kebijakan Pembagian Dividen dilakukan berdasarkan                                         Perseroan memperoleh dividen yang berasal dari pembagian
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)                                             laba bersih. Jumlah dividen tergantung kebijakan dividen
atau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)                                              (dividend policy) yang diterapkan.
berdasarkan Undang - Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas. Faktor - faktor yang menjadi pertimbangan                                   Proyeksi Pemasaran
dalam penentuan jumlah dan pembayaran dividen diantaranya
adalah tingkat kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal,                                     Pada tahun 2024, strategi campaign akan berfokus pada
kebutuhan dana untuk ekspansi usaha lebih lanjut, tanpa                                         Rebranding Logo Perseroan serta peningkatan aktivasi dan
mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan lain                                        transaksi BTN Mobile melalui peningkatan tabungan, baik dari sisi
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Besarnya dividen                                        peningkatan Number of Account (NoA) maupun Volume of Account
Perseroan jumlahnya akan ditentukan pada saat Rapat Umum                                        (VoA), melalui optimalisasi strategi 360 campaign. Di samping itu,
Pemegang Saham (RUPS). Manajemen merencanakan untuk                                             Plus by BTN Prioritas, BTN Bisnis dan Internet Banking Business
membagikan dividend payout ratio sebesar 20% apabila                                            (IBB), BTN Spekta 2024, serta KPR BTN (Subsidi dan Non Subsidi)
terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana                                     termasuk dalam campaign plan 2024 sebagai upaya peningkatan
tersebut disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan,                                    realisasi dana pihak ketiga (baik ritel maupun lembaga), serta
rencana pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan.                                          peningkatan realisasi kredit pembiayaan.


                                                                           Campaign Plan 2024
                  Jan              Feb         Mar          Apr            Mei         Jun          Jul       Agst            Sep        Okt           Nov          Des




Primary


                 TABUNGAN
               TRANSAKSIONAL
                                                                       REBRANDING BANK BTN
Secondary
POM 1
                                                                           & TABUNGAN TRANSAKSIONAL

Secondary                                                         & INTERNET                                                                         KPR BTN
POM 2                                                             BANKING BUSINESS                                                                  BERSUBSIDI



Festive                       Festive      Festive                                                        Festive                                             Festive
Campaign                       HUT       Ramadan                                                           HUT                                                 HUT
                              Ke-74       Idul Fitri                                                      Ke-78                                               Ke-48
                               BTN                                                                         BTN                                               KPR BTN




                   •      Produk dan Promo E-Channel BTN               •   BTN Spekta                                  •    Produk dan Program KUR serta KUMK
Always                    (BTN Mobile, IB dan ATM)                     •   Layanan dan Program BTN Prioritas           •    Produk, Program dan Jasa Bank BTN
On                 •      Produk dan Promo Kartu Debit BTN Visa        •   Produk dan Program KPR Non Subsidi,              Lainnya
                   •      Tabungan BTN Batara dan BTN Slap!                KPR Subsidi, KAR dan KRING                  •    Corporate Communication
                   •      Tabungan BTN Bisnis dan IBB                  •   Produk Pembiayaan Kredit Komersial          •    Festive
                   •      KPR dan BTN Properti                         •   Produk dan Program Syariah                  •    Government Communication




                                                                                 Event Plan 2024
                  Jan              Feb         Mar          Apr            Mei          Jun         Jul        Agst           Sep        Okt           Nov          Des




                                                                                            HGCTHI FEST
                                           Jakarta     Bandung       Semarang      Surabaya     Medan     Balikpapan   Palembang     Makasar    Denpasar
             Market
            Outlook &
            Launching           HUT
            New Debit          Ke-74
            Card BTN            BTN                                                                         BTN                                  BTN JWF
                                             BTN        Roadshow BTN Jakarta        BTN JIM               Property      MotoGP
                                         Anniversary    International Marathon                                                                  (Wedding
                                                                                  (Event Day)             Expo di 6    Mandalika
                                           Festival            (BTN JIM)                                                                       and Housing
                                                                                                            Kota         Series                                 HUT
                                                                                                                                                  Expo)
                                                                                                                                                               Ke-48
                                                                                                                                                              KPR BTN



              Chinese
             New Year        Launching                                BTN
                                         Tabungan
               (CNY)          New BTN                               Property
                                         BTN Bisnis     Mudik                      Konser
            Jakarta dan        (Logo,                               Expo di 6                                                                    Joyland
                                         Ramadan       Bersama                     Shiela
             Surabaya        Tower dan                                Kota                                                                       Festival
                                                        BUMN                        On 7
                             New Card)




                                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                 303
Page 306
                                    Analisis dan Pembahasan
                                    Manajemen atas Kinerja Perseroan




Proyeksi Pengembangan SDM

Proyeksi pengembangan SDM tahun 2024 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Pengembangan SDM

                                                   Uraian                                                           Proyeksi 2024

 Biaya Pengembangan SDM (Rp juta)                                                                                        104.190

 Jumlah Pelatihan (pelatihan)                                                                                                 210

 Jumlah Peserta Pelatihan (orang)                                                                                        290.775




Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)

Perseroan memiliki Corporate Plan 2021-2025, Perseroan                       setiap bulan. Evaluasi rencana jangka panjang dilakukan untuk
senantiasa melakukan evaluasi terhadap rencana jangka panjang                melihat kesesuaian rencana dalam upaya mencapai visi BTN
(Corporate Plan 2021-2025). Evaluasi rencana jangka panjang                  yaitu menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada
dilakukan setiap tahun oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Pada                tahun 2025. Hasil evaluasi rencana jangka panjang ini menjadi
tahun 2023, evaluasi rencana jangka panjang dilakukan pada                   pedoman dan pertimbangan dalam menyusun RKAP tahun
Rapat Direksi maupun Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris                    2024.



                                             The Best Mortgage Bank in South East Asia Pada Tahun 2025

                      Ukuran Visi dan Milestone Aspirasi Corporate Plan
                                                                                  Pencapaian Tahun 2023             Key Metrics Tahun 2025
                                     Tahun 2021-2025


                          Meningkatkan low cost funding 2 kali lipat                    Cost of Fund                      Cost of Fund
                          menjadi Rp270 triliun                                          3,7%                              3,9%


                          Mendorong keterjangkauan akses perumahan                       Unit KPR                          Unit KPR
                          bagi lebih dari 6 juta masyarakat Indonesia                 588 Ribu                           1,5 Juta


                          Membangun one stop shop financial solution                     Rasio FBI                         Rasio FBI
                          untuk 3 juta konsumen terkait perumahan                       12,6%                             12,5%


                          Menjadi inovator digital dan home of Indonesia’s                  CIR                               CIR
                          best talent                                                   46,3%                             46,0%


                          Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan                 NPL Gross                         NPL Gross
                          tingkat NPL yang rendah                                        3,0%                              3,0%


                          Profitabilitas yang tinggi dan berkelanjutan                     ROE                               ROE
                          dengan ROE~20%                                                13,5%                             19,8%


Dalam mendukung pencapaian strategis di tahun 2025                           inisiatif strategis yang terdiri dari inisiatif di bidang Funding,
mendatang, Perseroan telah menetapkan 3 (tiga) fokus utama                   Lending dan Enabler (Human Capital, Operation, Finance).




304          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 307
                                                                                                                                            Laporan Tahunan 2023




                       FUNDING: Retail, Institutional and Wholesale
                     1. Mengembangkan Channel       2. Mengembangkan strategi 3. Membangun Operational 4. Mengembangkan produk                       5. Mengembangkan strategi       6. Mengembangkan CASA
                     electronic serta Aktivasi      akuisisi/aktivasi nasabah   Risk Readiness and Fraud Risk dan aktivasi transaction               aktivasi nasabah retail         di segmen pebisnis
                     Transaction Banking Retail     retail pada channel         Strategy                      banking retail
                     (Mobile Banking, EDC, QRIS,    (Mobile Banking, EDC, ORIS,
                     dan Channel terkaitnya)        dan Channel terkaitnya)


                     7. Peningkatan Penjualan       8. Mengembangkan Bisnis           9. Menyusun Road Map             10. Implementasi Single
                     Transaksi Valas dan Surat      Trade Finance dan Bank            Transaction Banking              Relationship Model Segmen
                     Berharga dengan Nasabah        Garansi                                                            Korporasi


                       LENDING: KPR, Personal Loan, SME, Asset Management
                     1. Membangun Bisnis Model      2. Mengembangkan                  3. Optimalisasi Sales            4. Membangun bisnis High      5. Perluasan Bisnis High Yield 6. Menyusun Strategi
                     KPR untuk Segmen Emerging      alternative proxy income          Channel untuk penawaran          Yield Loan di segmen kredit   Loan untuk SME                 Collection untuk Segmen SME
                     Affluent                       model untuk meningkatkan          personal loan melalui digital    consumer




  35
                                                    approval rate                     (New Mobile Banking/BTN
                                                                                      Properti) dan Telesales

                      7. Melakukan Sentralisasi     8. Implementasi new business
                      proses kredit SME di Sentra   process SME dan SME
                      Proses UMKM                   Decision Engine


                       ENABLER: Human Capital, Operations, Finance
   initiatives 1. Mengembangkan HCBP 2. Menyempurnakan struktur 3. Perbaikan lebih lanjut                              4. Implementasi strategi      5. Menerapkan metodologí        6. Mengimplementasikan
 implemented untuk menyelaraskan strategi organisasi HC dan merancang untuk meningkatkan                               multi-sourcing dan            dan matriks pengukuran          prinsip dan tata kelola
               HC dengan Bisnis serta     sistem grading yang selaras operational excellence dan                       menjalankan program on        produktivitas yang sistematis   manajemen kinerja yang
   in 2023 menjawab kebutuhan Bank dengan kebutuhan bisnis            praktik manajemen SDM                            boarding untuk new recruit    untuk segmen bisnis dan         terintegrasi serta menerapkan
                                                                                                                       dan internal movement         support                         penilaian kinerja multi
                                                                                                                                                                                     sumber untuk memastikan
                                                                                                                                                                                     objektivitas menyeluruh

                     7. Menyelaraskan sistem        8. Mempertajam learning           9. Menjalankan manajemen         10. Mengaktivasi 4 Pilar      11. Meningkatkan            12. Mengimplementasikan
                     remunerasi dan program         strategy, penerapan               suksesi untuk memastikan         EVP- Learn, Grow, Contribute, internalisasi budaya AKHLAK HCIS yang terintegrasi untuk
                     insentif untuk menarik.        coaching secara konsisten         pemenuhan posisi kunci/          dan Engagement dalam          dan empat pilar budaya Bank mendukung operasional
                     mempertahankan dan             serta melakukan intervensi        kritikal dan menutup             mendorong peningkatan         BTN melalui optimasi Change excellence, pengambilan
                     memotivasi pegawai             untuk mendukung budaya            generation gap                   branding Bank BTN             Agent Networks dan Program keputusan berbasis data.
                                                    pembelajaran                                                                                     Budaya yang                 Serta menyediakan seamless
                                                                                                                                                     berkesinambungan            employee experience

                     13. Implementasi               14. Rolloute-record               15. Pengembangan                 16. Menerapkan struktur       17. Kajian/Rebranding
                     perencanaan tenaga kerja       (Sentralisasi dan Digitalisasi)   Profitability Measurement        SBU untuk membangun           Bank BTN
                     yang prediktif dan berbasis    di 30 KC                          System                           organisasi yang digerakkan
                     pada produktifitas                                                                                oleh kinerja




Pada tahun 2023 sesuai dengan fase Transformation Journey                                                   14,97% (yoy), peningkatan tersebut disebabkan oleh berhasilnya
Perseroan pada tahun 2023 yaitu “Disrupsi Digital Untuk                                                     strategi Perseroan dalam memperbaiki kualitas kredit, ekspansi
Menguasai Ekosistem Perumahan”. Perseroan berhasil                                                          kredit high yield dan optimalisasi pendapatan operasional
melampaui target laba yang ditetapkan, laba bersih di tahun                                                 selain bunga. Laba di tahun 2023 ini merupakan laba terbesar
2023 terealisasi sebesar Rp3,50 triliun dengan pertumbuhan                                                  sepanjang sejarah Perseroan berdiri.



Kebijakan, Pengumuman dan Pembayaran Dividen

Kebijakan Dividen                                                                                           keuangan, tingkat kecukupan modal, kebutuhan dana untuk ekspansi
                                                                                                            usaha lebih lanjut, tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan
Dasar Kebijakan Pembagian Dividen dilakukan berdasarkan                                                     untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)                                                         Berdasarkan hal - hal tersebut, kecuali ada alasan - alasan lain yang
atau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)                                                          mendasar, manajemen merencanakan pembayaran dividen tunai
berdasarkan Undang - Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang                                                     minimum 20% dari laba bersih setiap tahunnya.
Perseroan Terbatas. Besarnya dividen Perseroan jumlahnya akan
ditentukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).                                                      Pengumuman dan Pembayaran Dividen

Faktor - faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan jumlah                                            Informasi terkait pengumuman dan pembayaran dividen tahun
dan pembayaran dividen di antaranya adalah tingkat kesehatan                                                buku 2022 - 2021 disajikan sebagai berikut.


Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun Buku 2022 - 2021

                                         Uraian                                                                   Tahun Buku 2022                                        Tahun Buku 2021

 Laba Bersih (Rp)                                                                                                 3.045.071.859.198                                      2.376.225.756.803

 Dividen Kas                                                                                                          609.014.371.840                                      237.622.575.680

 Dividen Non Kas *)                                                                                                                          -                                                     -

 Jumlah Saham (lembar)                                                                                                 14.034.444.413                                        10.590.000.000

 Dividen Kas Per Saham (Rp)                                                                                                           43,39                                                 22,43




                                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                             305
Page 308
                                         Analisis dan Pembahasan
                                         Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                     Uraian                                    Tahun Buku 2022                    Tahun Buku 2021

 Dividen Non Kas Per Saham *)                                                                   -                                  -

 Dividend Pay Out Ratio (%)                                                                   20                                 10

 Tanggal Pengumuman                                                                17 Maret 2023                      04 Maret 2022

 Tanggal Pembayaran Dividen Kas                                                     14 April 2023                     31 Maret 2022

 Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas*)                                                           -                                  -

Keterangan: *) Perseroan tidak memiliki Dividen Non Kas



Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun                                         tujuh ribu tiga ratus lima puluh delapan Rupiah) sebagai
Buku 2022                                                                       saldo laba ditahan.


Di tahun 2023, Perseroan membagikan dividen tunai tahun buku                Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun
2022 sesuai dengan hasil keputusan RUPS Tahunan di tahun                    Buku 2021
2023 tanggal 16 Maret 2023. Berdasarkan RUPS Tahunan
tahun 2023, Pemegang Saham memutuskan menyetujui dan                        Di tahun 2022, Perseroan membagikan dividen tunai tahun
menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku                      buku 2021 sesuai dengan hasil keputusan RUPS Tahunan
2022 sebesar Rp3.045.071.859.198 (tiga triliun empat puluh                  di tahun 2022 tanggal 02 Maret 2022. Berdasarkan RUPS
lima miliar tujuh puluh satu juta delapan ratus lima puluh sembilan         Tahunan tahun 2022, Pemegang Saham memutuskan menyetujui
ribu seratus sembilan puluh delapan Rupiah) sebagai berikut:                penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2021 sebesar
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau Rp609.014.371.840                    Rp2.376.225.756.803 (dua triliun tiga ratus tujuh puluh enam
     (enam ratus sembilan miliar empat belas juta tiga ratus tujuh          miliar dua ratus dua puluh lima juta tujuh ratus lima puluh enam
     puluh satu ribu delapan ratus empat puluh Rupiah) sebagai              ribu delapan ratus tiga rupiah) sebagai berikut:
     dividen tunai kepada para Pemegang Saham yang akan                     1. Sebesar 10% (sepuluh persen) atau Rp237.622.575.680
     dibayarkan dengan ketentuan sebagai berikut:                               (dua ratus tiga puluh tujuh miliar enam ratus dua puluh dua
     a. Dividen bagian Pemerintah Republik Indonesia atas                       juta lima ratus tujuh puluh lima ribu enam ratus delapan
         kepemilikan 60% (enam puluh persen) saham sebesar                      puluh rupiah) ditetapkan sebagai dividen tunai kepada
         Rp365.408.623.104 (tiga ratus enam puluh lima miliar                   para Pemegang Saham yang akan dibayarkan dengan
         empat ratus delapan juta enam ratus dua puluh tiga ribu                ketentuan sebagai berikut:
         seratus empat Rupiah), akan disetorkan ke Rekening Kas                 a. Khusus dividen bagian Pemerintah atas kepemilikan
         Umum Negara dalam mata uang Rupiah.                                        60% (enam puluh persen) saham sebesar
     b. Dividen Pemegang Saham Lainnya atas kepemilikan                             Rp142.573.545.408 (seratus empat puluh dua miliar
         40% (empat puluh persen) saham publik sebesar                              lima ratus tujuh puluh tiga juta lima ratus empat puluh
         Rp243.605.748.736 (dua ratus empat puluh tiga miliar                       lima ribu empat ratus delapan rupiah) akan disetorkan
         enam ratus lima juta tujuh ratus empat puluh delapan ribu                  ke Rekening Kas Umum Negara.
         tujuh ratus tiga puluh enam Rupiah) akan dibayarkan                    b. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
         kepada pemegang saham secara proporsional sesuai                           Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan
         dengan kepemilikan saham.                                                  jadwal dan tata cara pembagian dividen Tahun Buku
     c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi                                2021 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
         Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan                   2. Sebesar       90%      (sembilan     puluh     persen)    atau
         jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku                      Rp2.138.603.181.123 (dua triliun seratus tiga puluh
         2022 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                             delapan miliar enam ratus tiga juta seratus delapan
2. Sebesar        80%      (delapan      puluh      persen)   atau              puluh satu ribu seratus dua puluh tiga rupiah) ditetapkan
     Rp2.436.057.487.358 (dua triliun empat ratus tiga puluh                    sebagai saldo laba ditahan.
     enam miliar lima puluh tujuh juta empat ratus delapan puluh



Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

Sepanjang tahun 2023 tidak dilaksanakan penerbitan Obligasi                 publik sebesar Rp1.653.333.318.000 seluruhnya disetorkan
sehingga tidak terdapat kewajiban bagi Perseroan untuk                      ke dalam Modal Bank BTN setelah dikurangi dengan biaya
melaporkan dana hasil Obligasi. Namun, terdapat penambahan                  emisi. Informasi lebih rinci terkait penambahan modal melalui
modal melalui mekanisme rights issue/privatisasi dengan PMN                 mekanisme rights issue/privatisasi disajikan pada bagian
sebesar Rp2.479.999.977.600,- ditambah dengan dana dari                     Laporan Penyertaan Modal Negara (PMN).




306            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 309
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan
Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Hutang dan Modal

Investasi

Sebagai salah satu kegiatan usaha di industri perbankan, Bank        disampaikan rincian investasi dalam bentuk efek – efek bersifat
melakukan investasi dalam bentuk efek bersifat utang, baik           utang yang dilakukan BTN per 31 Desember 2023 dan 2022:
yang diterbitkan oleh Pemerintah maupun korporasi. Berikut


Tabel Investasi Efek-Efek                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Nilai
                                  Uraian
                                                                                  2023                            2022

 Nilai wajar melalui laba rugi                                                    4.838.453                      20.385.030

 Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya                            14.440.327                      14.988.242

 Biaya perolehan diamortisasi                                                    21.921.022                      18.314.868

 Total efek - efek                                                               41.199.803                      53.688.141



Sepanjang tahun 2023 Unit Usaha Syariah (UUS) telah melakukan investasi dalam bentuk obligasi dengan total akumulasi sebesar
Rp126,29 triliun. Pada tahun yang sama atas investasi obligasi tersebut yang telah jatuh tempo atau telah dilakukan pencairan sebesar
Rp116,70 triliun.


Ekspansi

Pada tahun 2023 Perseroan melalui Procurement & Fixed Asset          6. Tanggal 4 April 2023, dimulai pekerjaan revitalisasi dan
Management Division (PFAD) telah melakukan ekspansi dari sisi           renovasi gedung Pusdiklat Bank BTN yang terletak di Jalan
pengadaan dan pengelolaan aset tetap sebagai berikut:                   KH. Mas Mansyur Nomor 86 Tanah Abang, Jakarta Pusat
1. Tanggal 18 Desember 2023, pembelian gedung bertingkat                dengan nilai Rp33,8 miliar. Selanjutnya, gedung tersebut akan
   yang terdiri dari 28 lantai dan 2 basement senilai Rp1,28            dioperasionalkan sebagai Kantor Pusat UUS Perseroan.
   triliun yang terletak di Jalan H.R. Rasuna Said Nomor 01          7. Tanggal 22 November 2023, dimulai pekerjaan untuk
   RT.001 RW.006, Kelurahan Guntur Kecamatan Setiabudi,                 pemanfaatan tanah milik Perseroan yang terletak di Jalan
   Jakarta Selatan. Selanjutnya, gedung tersebut dinamakan              Raya Gandul – Cinere, Kota Depok yang memiliki luas
   Gedung Menara 2 BTN dan menjadi kantor operasional                   ±5 Ha. Tanah tersebut akan dikembangkan menjadi BTN
   Divisi Bisnis, Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang.                    ECOPARK, dan rencananya akan berdiri gedung record
2. Tanggal 14 September 2023, pembelian gedung kantor                   center, gedung arsip, gedung data center, gedung pusdiklat
   berupa ruko senilai Rp3,33 miliar yang terletak di                   dan Kantor Cabang Pembantu. Progress pengembangan
   Komp. BSD, Ruko Sektor VII E Blok K Jl. Raya Serpong,                berada pada tahapan pematangan lahan.
   Tangerang. Bangunan tersebut terletak berdampingan
   dengan Kantor Cabang Bumi Serpong Damai (KC BSD) dan              Sepanjang tahun 2023 Perseroan telah melakukan ekspansi dari
   dioperasionalkan sebagai perluasan bangunan KC BSD.               sisi pengembangan jaringan kantor dengan menambahkan Kantor
3. Tanggal 10 November 2023, pembelian gedung kantor                 Cabang Syariah (KCS) sejumlah 2 (dua) Kantor (KCS Jember, KCS
   berupa ruko senilai Rp1,27 miliar yang terletak di Jl. D.I.       Pontianak), selanjutnya Perseroan juga melakukan pembukaan
   Panjaitan Km. 9 Komplek Plaza Bintan Center Blok Bunga,           terhadap jaringan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Konvensional
   Tanjung Pinang Provinsi Riau Kepulauan. Bangunan tersebut         sejumlah 7 (tujuh) Kantor (KCP Soreang, KCP Kawasan Industri
   terletak berdampingan dengan Kantor Cabang Tanjung                Sentul, KCP Pasar Tanah Abang Blok A, KCP RS Bhayangkara
   Pinang dan dioperasionalkan sebagai perluasan bangunan            Kediri, KCP Manna, KCP Barabai dan KCP Wonosobo). Selain KCP
   KC Tanjung Pinang.                                                Konvensional Perseroan juga melakukan pembukaan terhadap KCP
4. Tanggal 13 Desember 2023, pengadaan tanah tanah senilai           Syariah (KCPS) sejumlah 4 Kantor (KCPS Rangkasbitung, KCPS
   Rp80 miliar yang terletak di kawasan Pondok Indah, Jakarta        Solok, KCPS Batang dan KCPS Bantul. Secara total, jumlah jaringan
   Selatan. Selanjutnya, tanah tersebut dilakukan pengurusan         kantor Perseroan tahun 2023 terdiri dari 6 (enam) Kantor Wilayah,
   izin - izin untuk pembangunan gedung kantor cabang.               81 KC Konvensional, 34 KC Syariah, 541 KCP Konvensional dan
5. Tanggal 20 Desember 2023, pengadaan dan instalasi                 75 KCP Syariah.
   genset baru untuk Gedung Menara BTN senilai Rp14,8
   miliar. Genset baru tersebut menggantikan genset lama yang
   sudah beroperasi selama 30 tahun.



                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  307
Page 310
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




Divestasi                                                           merugikan bagi Perseroan. Perseroan menyadari pentingnya sikap
                                                                    yang tegas terhadap pengendalian dan penanganan benturan
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan            kepentingan yang terjadi di lingkungan Perseroan, sehingga dapat
divestasi.                                                          tercipta pengelolaan bisnis yang efektif dalam mencapai tujuan
                                                                    Perseroan, bebas dari segala bentuk tindakan Korupsi, Kolusi dan
Penggabungan/Peleburan Usaha                                        Nepotisme (KKN) dan hubungan yang harmonis dengan seluruh
                                                                    pemangku kepentingan.
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan
penggabungan/peleburan usaha.                                       Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku
                                                                    dalam hal transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
Akuisisi                                                            sebagaimana yang tertuang dalam dalam Peraturan Otoritas
                                                                    Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan            Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan dan Surat Edaran
akuisisi.                                                           Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal
                                                                    17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Restrukturisasi Hutang dan Modal                                    Umum. Dari sisi internal, Perseroan memiliki Kebijakan Transaksi
                                                                    yang Mengandung Benturan Kepentingan sebagaimana yang
Sepanjang tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan            diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi dan Dewan
restrukturisasi utang dan modal.                                    Komisaris. Adapun kebijakan penyediaan dana kepada pihak
                                                                    terkait yang mengandung benturan kepentingan tercantum
                                                                    dalam Peraturan Direksi tersendiri yang mengatur bahwa
Informasi Transaksi Material yang                                   Perseroan dilarang memberikan dana kepada pihak terkait
Mengandung Benturan Kepentingan dan/                                tanpa persetujuan Dewan Komisaris.
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
                                                                    Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara Perseroan dengan
Transaksi Material adalah setiap transaksi yang dilakukan oleh      pemegang saham, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali yang memenuhi         Pejabat Eksekutif dan/atau pihak lainnya yang terkait dengan
batasan nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen)          Perseroan maka anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka (Peraturan Otoritas      dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil tindakan yang dapat
Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi               merugikan atau mengurangi keuntungan Perseroan dan wajib
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha).                             mengungkapkan benturan kepentingan tersebut dalam setiap
                                                                    keputusan. Perseroan juga mendokumentasikan dengan baik
Transaksi Benturan Kepentingan                                      setiap mengungkapkannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
                                                                    Pengungkapan benturan kepentingan dituangkan dalam risalah
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan             rapat sekurang-kurangnya mencakup nama pihak yang memiliki
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan                benturan kepentingan, masalah pokok benturan kepentingan dan
Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan Kepentingan adalah         dasar pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.
perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan terbuka
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota        Pada prinsipnya setiap insan Perseroan menghindari
Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali              pengambilan keputusan yang memiliki situasi dan kondisi
yang dapat merugikan Perusahaan Terbuka dimaksud.                   adanya benturan kepentingan. Pemberian kredit kepada
                                                                    Direksi, Dewan Komisaris dan pegawai Perseroan dilakukan
Kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari hubungan dan           berdasarkan batas kewajaran dan sesuai dengan peraturan
interaksi antar individu di lingkungan Perseroan maupun dengan      Perseroan yang berlaku tanpa membedakan dengan nasabah
pihak - pihak lainnya, terdapat potensi benturan kepentingan yang   lainnya (arm’s length basis).
mungkin tidak dapat terhindarkan antara satu pihak dengan pihak
lainnya, sehingga dapat mempengaruhi proses pengambilan             Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat           transaksi   yang
keputusan dan kinerja hasil keputusan tersebut yang dapat           mengandung benturan kepentingan.



Tabel Transaksi Benturan Kepentingan

        Nama                 Jabatan        Pengambil Keputusan     Jenis Transaksi       Nilai Transaksi         Keterangan

         Nihil                Nihil                  Nihil               Nihil                  Nihil                 Nihil




308         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 311
                                                                                            Laporan Tahunan 2023




Transaksi Afiliasi

Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor            Selama tahun 2023 tidak terdapat transaksi material yang
42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi                memenuhi kategori transaksi pihak afiliasi.
Benturan Kepentingan, Afiliasi adalah:
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan                    Transaksi Pihak Berelasi
    sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
    vertikal;                                                           Dalam menjalankan usahanya, Bank melakukan transaksi
2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, atau                 dengan pihak - pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam
    Komisaris dari pihak tersebut;                                      PSAK Nomor 7 tentang “Pengungkapan Pihak - Pihak Berelasi”.
3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana terdapat                  Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank jika:
    1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris            a. Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak langsung
    yang sama;                                                              yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i)
4. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik langsung                      mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada
    maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan                  di bawah pengendalian bersama, dengan Bank; (ii)
    oleh perusahaan tersebut;                                               memiliki pengaruh signifikan atas Bank; atau (iii) memiliki
5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan,                    pengendalian bersama atas Bank;
    baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang                b. Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha yang sama
    sama; atau                                                              dengan Bank;
6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang Saham                        c. Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di mana
    Utama.                                                                  Bank sebagai venturer;
                                                                        d. Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci
Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/                 Bank;
atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau              e. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu
perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka               yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
atau Afiliasi dari Anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris,            f. Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja
Pemegang Saham Utama, atau Pengendali, termasuk setiap                      untuk imbalan kerja dari Bank atau entitas terkait Bank;
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan             g. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan
Terbuka atau Perusahaan Terkendali untuk kepentingan Afiliasi               bersama atau dipengaruhi signifikan oleh beberapa entitas,
dari Perusahaan Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi,                 langsung maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan
Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau                         dalam butir (d) atau (e).
Pengendali.



Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan

Pihak - Pihak berelasi yang melakukan transaksi dengan Perseroan disajikan dalam tabel berikut:


Tabel Pihak Berelasi

           Pihak-Pihak Berelasi                       Jenis Hubungan                           Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                          Pemegang Saham mayoritas melalui           Obligasi Pemerintah, Kredit yang diberikan dan
 Pemerintah Republik Indonesia (RI)
                                          Kementrian Keuangan RI                     pembiayaan/piutang syariah
                                                                                     Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui
 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                       dan Bank Lain, Efek-efek, Liabilitas Akseptasi, Pinjaman
                                          Pemerintah Pusat RI
                                                                                     yang diterima dan Surat Berharga yang Diterbitkan
                                                                                     Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui
 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                              dan Bank Lain, Efek-efek, Surat Berharga yang
                                          Pemerintah Pusat RI
                                                                                     Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi
                                                                                     Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui
 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                              dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat Berharga yang
                                          Pemerintah Pusat RI
                                                                                     Diterbitkan
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui       Giro pada bank lain, dan Penempatan pada Bank
 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                          Pemerintah Pusat RI                        Indonesia dan Bank Lain
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik        Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
 PT Bank Mandiri Taspen
                                          Negara (BUMN)                              Efek-efek




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     309
Page 312
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




          Pihak-Pihak Berelasi                          Jenis Hubungan                       Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                                                                   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat     Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
                                                                                   Simpanan dari Bank Lain, dan Surat Berharga yang
Indonesia Agroniaga Tbk)                    Negara (BUMN)
                                                                                   Diterbitkan
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
                                            Pemerintah Pusat RI                    Efek-efek
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang
PT Hutama Karya (Persero)
                                            Pemerintah Pusat RI                    syariah, Tagihan Akseptasi
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Efek-efek dan Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/
Perum Perumnas
                                            Pemerintah Pusat RI                    piutang syariah
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Tagihan Akseptasi dan Kredit yang diberikan dan
PT PP Properti Tbk
                                            Negara (BUMN)                          Pembiayaan/ piutang syariah
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk                                                Tagihan Akseptasi dan Garansi yang diterbitkan
                                            Negara (BUMN)
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wijaya Karya Industri Energi                                                    Tagihan Akseptasi
                                            Negara (BUMN)
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi                                              Tagihan Akseptasi
                                            Negara (BUMN)
Perum Percetakan Negara Republik            Dalam pengendalian yang sama melalui
                                                                                   Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Indonesia (Perum PNRI)                      Pemerintah Pusat RI
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Danareksa Investment Management                                                 Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
                                            Negara (BUMN)
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Adhi Karya (Persero) Tbk                                                        Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Pemerintah Pusat RI
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Angkasa Pura II (Persero)                                                       Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Pemerintah Pusat RI
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero)                                           Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Pemerintah Pusat RI
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT HK Realtindo                                                                    Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Negara (BUMN)
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Indah Karya (Persero)                                                           Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Pemerintah Pusat RI
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Jasamarga Bali Tol
                                            Negara (BUMN)                          syariah
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Mandiri Manajemen Investasi                                                     Efek-Efek dan Surat Berharga yang Diterbitkan
                                            Negara (BUMN)
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Patra Jasa
                                            Negara (BUMN)                          syariah
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
                                            Negara (BUMN)                          piutang syariah
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Amarta Karya (Persero)
                                            Pemerintah Pusat RI                    syariah
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
                                            Pemerintah Pusat RI                    piutang syariah
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Taspen (Persero)                                                                Surat Berharga yang Diterbitkan
                                            Pemerintah Pusat RI
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Virama Karya (Persero)
                                            Pemerintah Pusat RI                    syariah dan Garansi yang diterbitkan
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Waskita Bumi Wira                                                               Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Negara (BUMN)
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Waskita Karya Realty                                                            Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                            Negara (BUMN)
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PPA Finance
                                            Negara (BUMN)                          syariah
                                            Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita FIM Perkasa Realti
                                            Negara (BUMN)                          syariah
                                            Dalam pengendalian yang sama melalui   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Pertamina (Persero)
                                            Pemerintah Pusat RI                    syariah dan efek-efek




310         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 313
                                                                                          Laporan Tahunan 2023




           Pihak-Pihak Berelasi                       Jenis Hubungan                           Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                          Dalam pengendalian yang sama melalui     Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
PT Yodya Karya (Persero)
                                          Pemerintah Pusat RI                      dan Garansi yang diterbitkan
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Adhi Persada Properti                                                           Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas Jakabaring                                                             Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas Sentraland                                                             Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas TOD Tanjung                                                            Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Sinergi Investasi Properti                                                      Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Perumnas Pondok Cina                                                            Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik      Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Commuter Property
                                          Negara (BUMN)                            syariah dan Tagihan Lain-Lain
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui     Kredit yang diberikan, Pembiayaan/piutang syariah
PT Angkasa Pura I (Persero)
                                          Pemerintah Pusat RI                      dan Efek-efek
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Jalin Pembayaran Nusantara                                                      Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Reasuransi Nasional Indonesia                                                   Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Tugu Reasuransi Indonesia                                                       Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Puspetindo                                                                      Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik      Surat Berharga yan Diterbitkan dan Garansi yang
PT Asuransi Kredit Indonesia
                                          Negara (BUMN)                            diterbitkan
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Asuransi Jasa Indonesia                                                         Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Asuransi Jasa Raharja                                                           Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)                                             Kredit yang diberikan dan Efek-efek
                                          Pemerintah Pusat RI
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Nindya Karya (Persero)                                                          Kredit yang diberikan dan Garansi yang diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Centurion Perkasa Iman                                                          Kredit yang diberikan dan Garansi yang diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Energi Pelabuhan Indonesia                                                      Garansi yang diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui
Perum Jaminan Kredit Indonesia                                                     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Pemerintah Pusat RI
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Daya Mitra Telekomunikasi                                                       Efek-efek
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Industri Kereta Api                                                             Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT AXA Mandiri Financial Services                                                  Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia     Dalam pengendalian yang sama melalui
                                                                                   Surat Berharga yang Diterbitkan
(Persero)                                 Pemerintah Pusat RI
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)                                            Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Pemerintah Pusat RI
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Tugu Pratama Indonesia                                                          Surat Berharga yang Diterbitkan
                                          Negara (BUMN)
                                          Dalam pengendalian yang sama melalui     Efek - Efek, Pinjaman yang diterima dan Pinjaman
PT Sarana Multigriya Finance (Persero)
                                          Pemerintah Pusat RI                      Subordinasi dan efek-efek subordinasi
                                          Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Sinergi Colomadu                                                                Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                          Negara (BUMN)




                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       311
Page 314
                                      Analisis dan Pembahasan
                                      Manajemen atas Kinerja Perseroan




           Pihak-Pihak Berelasi                            Jenis Hubungan                         Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                               Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk                                                Efek-efek
                                               Pemerintah Pusat RI
                                               Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)                                                   Efek-efek
                                               Pemerintah Pusat RI
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT PP Properti Jababeka Residence                                                     Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                               Negara (BUMN)
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia            Dalam pengendalian yang sama melalui
                                                                                      Efek-efek
(Persero)                                      Pemerintah Pusat RI
                                               Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Pegadaian                                                                          Efek-efek
                                               Pemerintah Pusat RI
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT BNI Asset Management                                                               Surat Berharga yang Diterbitkan dan efek-efek
                                               Negara (BUMN)
                                               Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Waskita Karya (Persero) Tbk                                                        Efek-efek
                                               Pemerintah Pusat RI
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
PT Peruri Properti
                                               Negara (BUMN)                          dan Garansi yang diterbitkan
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Waskita Beton Precast Tbk                                                          Efek-efek
                                               Negara (BUMN)
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT BRI Manajemen Investasi                                                            Efek-efek
                                               Negara (BUMN)
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Pos Indonesia (Persero)                                                            Garansi yang diterbitkan
                                               Negara (BUMN)
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Telkom Satelit Indonesia                                                           Garansi yang diterbitkan
                                               Negara (BUMN)
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Inhutani V                                                                         Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                               Negara (BUMN)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan             Dalam pengendalian yang sama melalui
                                                                                      Pinjaman dan Efek-Efek Subordinasi
Rakyat                                         Pemerintah Pusat RI
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Garansi yang diterbitkan, Tagihan lain-lain, Kredit yang
PT PP Urban
                                               Negara (BUMN)                          diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                               Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)                                              Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                               Pemerintah Pusat RI
                                               Dalam pengendalian yang sama melalui
PT Bio Farma (Persero)                                                                Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                               Pemerintah Pusat RI
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Inka Multi Solusi Service
                                               Negara (BUMN)                          Syariah dan Tagihan lain-lain
                                               Dalam pengendalian yang sama melalui   Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
PT PAL Indonesia (Persero)
                                               Pemerintah Pusat RI                    dan Garansi yang diterbitkan
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia           Dalam pengendalian yang sama melalui
                                                                                      Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
(Persero)                                      Pemerintah Pusat RI
PT Perum Pengangkutan Penumpang                Dalam pengendalian yang sama melalui
                                                                                      Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
Djakarta                                       Pemerintah Pusat RI
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wika Realty                                                                        Kredit yang diberikan dan Pembiayaan/piutang syariah
                                               Negara (BUMN)
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Wika Gedung                                                                        Tagihan lain-lain
                                               Negara (BUMN)
                                               Entitas Anak dari Badan Usaha Milik
PT Bahana TCW Invesment Management                                                    Efek-efek
                                               Negara (BUMN)
Manajemen Kunci termasuk Direksi,                                                     Kredit yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang
                                               Hubungan pengendalian kegiatan
Komisaris, Komite Audit, Kepala Divisi dan                                            Syariah, Simpanan dari Nasabah, dan Dana Syirkah
                                               perusahaan
Kepala Cabang                                                                         Temporer




312           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 315
                                                                                              Laporan Tahunan 2023




Kewajaran Transaksi dan Alasan Dilakukannya                                  Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Transaksi
                                                                             Berikut rincian realisasi transaksi pihak berelasi karena
Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya kebutuhan usaha               hubungan kepemilikan dengan Pemerintah Republik Indonesia
Perseroan. Seluruh transaksi dilakukan secara normal dan wajar               dan transaksi pihak berelasi dengan Manajemen Kunci.
(arm’s length transaction) sebagaimana transaksi dengan pihak
lain. Perseroan menjamin bahwa seluruh transaksi bebas dari
konflik kepentingan dan telah memenuhi peraturan perundang -
undangan yang berlaku.


Tabel Transaksi Pihak Berelasi Karena Hubungan Kepemilikan Dengan Pemerintah Republik Indonesia                         (dalam jutaan Rupiah)


                                           Uraian                                            2023                      2022

 Aset

 Giro pada bank lain                                                                         1.049.449                  508.322

 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                                       61                          61

 Efek - efek                                                                                 3.851.105                  850.059

 Obligasi Pemerintah                                                                        35.893.929                51.964.973

 Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah                                       27.678.581                19.594.018

 Tagihan akseptasi                                                                              68.746                  131.356

 Tagihan lain - lain                                                                           106.385                    61.169

 Total aset untuk pihak - pihak berelasi                                                    68.648.256                73.109.958

 Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi                              (1.227.528)                (900.235)

 Total aset untuk pihak - pihak berelasi - neto                                             67.420.728                72.209.723

 Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset                                      15,37%                     17,96%

 Liabilitas

 Simpanan dari nasabah                                                                     196.674.002               173.906.896

 Liabilitas akseptasi                                                                          224.045                  118.525

 Surat - surat berharga yang diterbitkan                                                     5.868.525                 4.355.008

 Pinjaman yang diterima                                                                     22.453.290                17.455.685

 Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi                                            4.499.997                 4.499.977

 Total liabilitas untuk pihak - pihak berelasi                                             229.719.859               200.336.091

 Persentase total liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas                          60,27%                     57,01%

 Dana Syirkah Temporer

 Giro Mudharabah                                                                                11.271                    11.897

 Tabungan Mudharabah                                                                           133.630                    83.465

 Deposito Mudharabah                                                                         8.899.072                 7.631.970

 Total dana syirkah temporer untuk pihak-pihak berelasi                                      9.043.973                 7.727.332

 Persentase total dana syirkah temporer berelasi terhadap dana syirkah temporer                33,37%                     31,08%

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                                  490.484                  282.311

 Efek - efek                                                                                   299.741                  216.020

 Obligasi Pemerintah                                                                         1.220.648                 1.518.936

 Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah                                        1.195.910                 1.081.237

 Total pendapatan bunga dan bagi hasil dari pihak-pihak berelasi                             3.206.783                 3.098.504

 Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil                                     11,34%                     11,96%

 Beban bunga, bagi hasil dan bonus

 Simpanan dari nasabah                                                                       3.137.470                 2.642.731

 Simpanan dari Bank Lain                                                                         2.647                        781




                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               313
Page 316
                                        Analisis dan Pembahasan
                                        Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                           Uraian                                 2023        2022

 Surat - surat berharga yang diterbitkan                                           433.269     455.401

 Pinjaman yang diterima                                                            965.111     843.147

 Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                34.593        4.894

 Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi                                  381.770     381.760

 Giro Mudharabah                                                                         18          181

 Tabungan Mudharabah                                                                 1.896        6.521

 Deposito Mudharabah                                                               149.498      80.613

 Total beban bunga dan bonus dari pihak berelasi                                  5.106.272   4.416.029

 Persentase terhadap total beban bunga, bagi hasil dan bonus                        34,38%      40,48%

 Komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif

 Garansi yang diberikan                                                           1.116.581    426.438

 Irrevocable L/C yang masih berjalan                                                 8.840     115.445

 Total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif dari pihak berelasi   1.125.421     541.883

 Persentase terhadap total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif     41,28%      43,35%




Tabel Transaksi Pihak Berelasi Dengan Manajemen Kunci                                         (dalam jutaan Rupiah)


                                           Uraian                                 2023        2022

 Aset

 Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah                              94.105     102.781

 Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi                      (288)       (374)

 Total aset untuk pihak-pihak berelasi-neto                                        93.817     102.407

 Persentase terhadap total aset                                                    0,02%        0,03%

 Liabilitas

 Simpanan dari nasabah                                                            186.924     115.340

 Liabilitas imbalan kerja                                                         288.487     268.476

 Total liabilitas dari manajemen kunci                                            475.411     383.816

 Persentase terhadap total liabilitas                                              0,12%        0,11%

 Dana Syirkah Temporer

 Giro Mudharabah                                                                    2.203             -

 Tabungan Mudharabah                                                                8.363       4.962

 Deposito Mudharabah                                                                9.297       5.221

 Total dana syirkah temporer untuk pihak-pihak berelasi                            19.863      10.183

 Persentase total dana syirkah temporer berelasi terhadap dana syirkah temporer    0,07%        0,04%

 Pendapatan bunga dan bagi hasil

 Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah                               6.821       6.929

 Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil                         0,02%        0,03%

 Beban Bunga, bagi hasil dan bonus

 Simpanan dari nasabah                                                              1.446       1.564

 Dana Syirkah                                                                        402          168

 Total beban bunga, bagi hasil dan bonus                                            1.848       1.732

 Persentase terhadap total beban bunga, bagi hasil dan bonus                       0,01%        0,03%

 Imbalan Jangka Pendek:

 Direksi                                                                          161.529     131.671

 Dewan Komisaris                                                                   64.480      51.960




314           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 317
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




                                      Uraian                                                   2023                          2022

 Karyawan Kunci Lain                                                                           216.253                      221.825

 Imbalan Pasca Kerja:

 Karyawan Kunci Lain                                                                           200.829                      182.874

 Imbalan Jangka Panjang Lainnya:

 Karyawan Kunci Lain                                                                            87.658                        85.602

 Total                                                                                         730.749                       673.932

 Persentase terhadap total beban gaji dan tunjangan karyawan                                    18,35%                        16,08%


Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi pihak                Direksi diwajibkan untuk melaporkan hasil Keputusan Rapat
berelasi disajikan pada catatan atas Laporan Keuangan Nomor                 Komite Kredit untuk nilai threshold debitur tertentu kepada Dewan
43 yang terlampir pada Laporan Tahunan ini. Transaksi berelasi              Komisaris secara bulanan. Ketentuan nilai threshold debitur yaitu
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam                     sebagai berikut:
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara                  -   Single debtor ≥ Rp350 miliar
rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.                                    -   Group debtor ≥ Rp500 miliar
                                                                            Debitur tertentu sebagaimana dimaksud di atas juga termasuk
Kebijakan Mekanisme Review atas Transaksi                                   debitur yang dikategorikan pihak berelasi.


Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review sesuai dengan              Pada tahun 2023 tidak terdapat transaksi pihak berelasi yang
jenis transaksi. Setiap transaksi dilakukan analisis kelayakan              membutuhkan persetujuan RUPS.
transaksi antara lain analisis kredit untuk transaksi kredit kepada
pihak berelasi. Demikian pula untuk transaksi investasi telah               Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
dilakukan analisis kelayakan investasi. Begitu pula dengan
transaksi pihak berelasi lainnya seperti garansi yang diterbitkan           Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjalankan bisnis
dan penempatan pada Bank lain.                                              yang prudent. Seluruh transaksi telah memenuhi peraturan dan
                                                                            ketentuan yang berlaku.



Perubahan Peraturan Perundang - Undangan dan Dampaknya Terhadap Perseroan

Uraian perubahan peraturan perundang - undangan tahun 2023 dan dampaknya terhadap Perseroan dijelaskan sebagai berikut:


Tabel Perubahan Peraturan Perundang - Undangan

               Peraturan                                                                                                 Dampak Terhadap
 No                                         Pokok Pengaturan                 Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
         Perundang - Undangan                                                                                            Laporan Keuangan

  1.     Undang - Undang           Pengembangan dan Penguatan Sektor         Adanya perubahan dan/atau penyesuaian       Penerbitan peraturan
         Nomor 4 Tahun 2023        Keuangan                                  pada internal Bank yang secara umum         tidak memiliki dampak
         tentang Pengembangan                                                mengenai:                                   kuantitatif terhadap
         dan Penguatan Sektor                                                1. Pihak Terafiliasi dari Bank.             Laporan Keuangan.
         Keuangan.                                                           2. Rahasia Bank.
                                                                             3. Perluasan Kriteria Orang/Pihak Yang
                                                                                Dikenakan Ketentuan Larangan Transaksi
                                                                                Orang Dalam.
                                                                             4. Pelindungan Konsumen Sektor Jasa
                                                                                Keuangan.
                                                                             5. Ketentuan Sanksi Dalam Tindak Pidana
                                                                                Perbankan.

  2.     Peraturan Menteri         Pokok pengaturan antara lain mengenai:    Adanya perubahan dan/atau penyesuaian       Penerbitan peraturan
         Badan Usaha Milik         - Penugasan Khusus.                       pada internal Bank kaitannya dengan         tidak memiliki dampak
         Negara Republik           - Komite Tanggung Jawab Sosial dan        pengelolaan tanggung jawab sosial dan       kuantitatif terhadap
         Indonesia Nomor PER         Lingkungan (TJSL).                      lingkungan.                                 Laporan Keuangan,
         - 1/MBU/03/2023                                                                                                 hanya memuat
                                   - Program TJSL Pembiayaan Usaha
                                                                                                                         mengenai kewajiban
         tanggal 3 Maret 2023        Mikro dan Usaha Kecil.                                                              penyusunan Laporan
         tentang Penugasan         - Prograam TJSL dan Bantuan.                                                          Keuangan dan
         Khusus dan Program        - Pengawasan dan Pelaporan Keuangan                                                   Laporan Pelaksanaan
         Tanggung Jawab Sosial       dan Pelaksanaan TJSL.                                                               program TJSL BUMN
         dan Lingkungan Badan                                                                                            kepada menteri dalam
         Usaha Milik Negara.                                                                                             Laporan Triwulanan
                                                                                                                         dan Tahunan.




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    315
Page 318
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




            Peraturan                                                                                                   Dampak Terhadap
No                                       Pokok Pengaturan                Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
      Perundang - Undangan                                                                                              Laporan Keuangan

 3.   Peraturan Menteri Badan   Pokok pengaturan antara lain mengenai:   Adanya perubahan dan/atau penyesuaian          Penerbitan peraturan
      Usaha Milik Negara        - Prinsip tata kelola perusahaan yang    pada internal Bank kaitannya dengan tata       tidak memiliki dampak
      Republik Indonesia          baik, hak dan tanggung jawab           kelola dan kegiatan korporasi.                 kuantitatif terhadap
      Nomor PER - 2/              Pemegang Saham/Pemilik Modal,          - Direksi wajib menetapkan tata tertib         Laporan Keuangan,
      MBU/03/2023 tanggal         RUPS, tugas dan tanggung jawab            rapat Direksi.                              hanya memuat
      24 Maret 2023 tentang       Direksi, Dewan Komisaris/Dewan         - Direksi wajib menetapkan suatu Sistem        ketentuan mengenai
      Pedoman Tata Kelola         Pengawas.                                 Pengendalian Intern yang efektif untuk      komponen yang
      dan Kegiatan Korporasi    - Penetapan sistem pengendalian intern      mengamankan investasi dan aset              terdapat pada
      Signifikan Badan Usaha      dan penyelenggaraan pengawasan            perusahaan.                                 Laporan Keuangan
      Milik Negara.               intern.                                - Dalam rangka menyelenggarakan                dan periode
                                - Penyelenggaraan fungsi sekretaris         pengawasan intern, Direksi wajib            penyampaian Laporan
                                  perusahaan.                               membentuk SPI (Satuan Pengawasan            Keuangan kepada
                                - Penerapan tata kelola Teknologi           internal) dan membuat piagam                Menteri.
                                  Informasi (TI).                           pengawasan intern.
                                - Etika berusaha dan anti korupsi.       - Dalam penerapan Tata Kelola Teknologi
                                - Penyelenggaraan sistem.                   Informasi (TI), Direksi menyusun dan
                                - Penanganan pengaduan.                     menetapkan pedoman Tata Kelola
                                - Kebijakan manajemen risiko.               Teknologi Informasi (TI).
                                - Penilaian tingkat kesehatan BUMN.      - BUMN wajib membuat suatu pedoman
                                - Perencanaan strategis BUMN.               tentang perilaku dan etika (code of
                                - Penetapan, evaluasi dan isi RSTI.         conduct), yang pada dasarnya memuat
                                - Tambahan penyertaan modal,                nilai etika berusaha dan perilaku.
                                  restrukturisasi, privatisasi,          - BUMN wajib memiliki Taksonomi
                                  penggabungan, peleburan,                  Risiko BUMN dan Anak Perusahaan
                                  pengambilalihan, pemisahan,               BUMN yang terintegrasi sesuai dengan
                                  pembubaran dan likuidasi.                 kebutuhan pengawalan target kinerja
                                - Prinsip, jenis, SOP dan perjanjian        BUMN dan Anak Perusahaan BUMN.
                                  kerjasama BUMN.                        - Untuk melaksanakan Peraturan Menteri
                                - Pemindahtanganan, penjualan, tukar        BUMN ini, Direksi dan/atau Dewan
                                  menukar, ganti rugi dan aktiva tetap      Komisaris BUMN wajib menyusun dan/
                                  dijadikan penyertaan modal.               atau menyesuaikan pedoman internal,
                                - Pedoman pengadaan barang dan jasa         struktur organisasi, dan fungsi serta
                                  BUMN, penghapusbukuan terhadap            organ pengelola Risiko sesuai dengan
                                  aktiva tetap.                             karakteristik perusahaan dan batas
                                - Pengendalian risiko pasar dilakukan       kewenangannya.
                                  melalui transaksi lindung nilai.       - SOP Kerja Sama dengan Mitra disusun
                                - Arsitektur teknologi informasi,           dan ditetapkan oleh Direksi, dalam waktu
                                  pengembangan layanan Teknologi            6 (enam) bulan sejak tanggal Permen
                                  Informasi (TI), keberlangsungan           BUMN diundangkan.
                                  layanan Teknologi Informasi (TI),      - Penetapan dan/atau Penyesuaian SOP
                                  ketahanan dan keamanan siber,             Pelaksanaan Pengadaan Barang dan
                                  pengelolaan data dan pelaporan            Jasa oleh Direksi, dalam waktu 6 (enam)
                                  penyelenggaraan Teknologi Informasi       bulan sejak diundangkan.
                                  (TI).                                  - Direksi BUMN membuat daftar hitam
                                - Laporan triwulanan dan laporan            (black list) Penyedia dengan disertai
                                  taahunan, laporan tertentu dan            alasan yang cukup, dituangkan dalam
                                  penyampaian laporan.                      SOP BUMN.
                                                                         - Direksi harus menyusun dan/atau
                                                                            menyesuaikan Kebijakan Lindung Nilai
                                                                            dan SOP Pelaksanaan Transaksi Lindung
                                                                            Nilai.
                                                                         - Dalam rangka menyelenggarakan
                                                                            Teknologi Informasi (TI), Direksi
                                                                            menetapkan arsitektur Teknologi Informasi
                                                                            (TI). Arsitektur Teknologi Informasi (TI)
                                                                            dapat menjadi bagian atau dokumen
                                                                            yang terpisahkan dari Rencana Strategis
                                                                            Teknologi Informasi (TI).
                                                                         - BUMN wajib memiliki rencana
                                                                            keberlangsungan layanan Teknologi
                                                                            Informasi (TI).




316        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 319
                                                                                             Laporan Tahunan 2023




           Peraturan                                                                                                  Dampak Terhadap
No                                       Pokok Pengaturan                 Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
     Perundang - Undangan                                                                                             Laporan Keuangan

4.   Peraturan Menteri Badan   Pokok pengaturan antara lain mengenai:     Adanya perubahan dan/atau penyesuaian       Penerbitan peraturan
     Usaha Milik Negara        - Syarat menjadi Anggota Direksi dan       pada internal Bank kaitannya dengan organ   tidak memiliki dampak
     Republik Indonesia          Dewan Komisaris (Anggaran Dasar).        dan sumber daya manusia.                    kuantitatif terhadap
     Nomor PER - 3/            - Manajemen Talenta Direksi BUMN.                                                      Laporan Keuangan.
     MBU/03/2023 tanggal       - Tata cara pengangkatan Anggota
     20 Maret 2023 tentang       Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan
     Organ dan Sumber Daya       Pengawas BUMN (Anggaran Dasar).
     Manusia Badan Usaha       - Tata cara pengangkatan Anggota
     Milik Negara.               Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan
                                 Anak Perusahaan.
                               - Tata cara pemberhentian anggota
                                 Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan
                                 Pengawas BUMN (Anggaran Dasar).
                               - Penghasilan anggota Direksi dan
                                 Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
                                 BUMN
                               - Organ Pendukung Dewan Komisaris/
                                 Dewan Pengawas BUMN.

5.   Peraturan Otoritas        Pokok pengaturan antara lain mengenai:     Adanya perubahan dan/atau penyesuaian       Penerbitan peraturan
     Jasa Keuangan             - Pengaturan Pelaksanaan Pemberian         pada internal Bank kaitannya penerapan      tidak memiliki dampak
     Nomor 8 Tahun 2023          Kredit Usaha Rakyat (KUR).               program Anti Pencucian Uang, Pencegahan     kuantitatif terhadap
     tanggal 14 Juni 2023      - Pengaturan penyaluran Kredit Usaha       Pendanaan Terorisme (APU PPT), dan          Laporan Keuangan.
     tentang Penerapan           Rakyat (KUR) oleh lembaga penyalur.      Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
     Anti Pencucian Uang,      - Pengaturan Penjaminan Kredit Usaha       Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan
     Pencegahan Pendanaan        Rakyat (KUR).                            (PPPSPM). dalam pemberian layanan
     Terorisme, dan            - Penghitungan agunan Kredit Usaha         kepada nasabah sebagai konsumen serta
     Pencegahan Pendanaan        Rakyat (KUR).                            dengan counterparty Bank.
     Proliferasi Senjata       - Proses penyaluran Kredit Usaha Rakyat
     Pemusnah Massal di          (KUR) berdasarkan jenisnya.
     Sektor Jasa Keuangan.     - Pelaporan penyaluran Kredit Usaha
                                 Rakyat (KUR).
                               - Pembinaan, Pengawasan dan Evaluasi
                                 pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).
                               - Kewajiban Penyedia Jasa Keuangan
                                 (PJK) dalam Pencegahan Pendanaan
                                 Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.
                               - Pengaturan pengenaan sanksi yang
                                 efektif, proporsional dan disuasif.
                               - Kewajiban PJK dalam menyampaikan
                                 Individual Risk Assessment secara
                                 periodik kepada OJK.
                               - Persyaratan dan tata cara kerja sama
                                 PJK dengan pihak ketiga dalam rangka
                                 verifikasi secara tatap muka (f​ace to
                                 face) dan tidak tatap muka (non - face
                                 to face) melalui sarana elektronik.
                               - Penyempurnaan ketentuan fungsi
                                 manajemen kepatuhan dan
                                 pelaksanaan audit internal secara
                                 independen.
                               - Prosedur pre - employee screening.
                               - Kewajiban PJK menyampaikan data
                                 untuk kebutuhan pengawasan
                               - Customer Due Diligence (CDD)
                                 sederhana, CDD terhadap pemilik
                                 manfaat (beneficial owner) terhadap
                                 seluruh jenis nasabah termasuk
                                 perusahaan publik/emiten dan
                                 lembaga negara.
                               - Larangan outsourcing atau hubungan
                                 keagenan dalam CDD pihak ketiga.
                               - Penambahan cakupan pihak pelapor
                                 yang diawasi OJK yaitu wali amanat,
                                 penyelenggara Layanan Pendanaan
                                 Bersama Berbasis Teknologi Informasi
                                 (LPBBTI), penyelenggara Supply Chain
                                 Financing (SCF), dan penyelenggara
                                 Identitas Kependudukan Digital (IKD).
                               - Menambahkan Perseroan Perorangan
                                 sebagai entitas baru dalam Korporasi.




                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    317
Page 320
                                Analisis dan Pembahasan
                                Manajemen atas Kinerja Perseroan




            Peraturan                                                                                                  Dampak Terhadap
No                                       Pokok Pengaturan                Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
      Perundang - Undangan                                                                                             Laporan Keuangan

 6.   Peraturan Otoritas Jasa   Pokok pengaturan antara lain mengenai:   Adanya perubahan dan/atau penyesuaian         Penerbitan peraturan
      Keuangan Nomor 17         - Kewajiban bank menerapkan prinsip      pada internal Bank kaitannya dengan tata      tidak memiliki dampak
      Tahun 2023 tentang          tata kelola yang baik pada Bank        kelola Bank BTN sebagai Bank Umum.            kuantitatif terhadap
      Penerapan Tata Kelola       dalam penyelenggaraan kegiatan         - Kepengurusan Dewan Komisaris dan            Laporan Keuangan.
      Bagi Bank Umum (POJK        usaha.                                    Direksi (Tugas, Tanggung Jawab, dan
      Tata Kelola)              - Penerapan prinsip tata kelola yang        Wewenang, Jumlah, Komposisi, Kriteria,
                                  baik pada bank, yang paling sedikit       Tata Tertib Kerja, dan Pengaturan Rapat,
                                  mencakup keterbukaan, akuntabilitas,      Penggantian, Pemberhentian, dan/atau
                                  tanggung jawab, independensi              Pengangkatan, Pengaturan Rangkap
                                  dan kewajaran.                            Jabatan)
                                - POJK ini juga mengatur mengenai        - Komite dibawah Dewan Komisaris
                                  laporan pelaksanaan tata kelola dan       diangkat dilakukan oleh Direksi
                                  penilaian penerapan tata kelola           berdasarkan keputusan Rapat Dewan
                                                                            Komisaris dan dilakukan evaluasi setiap
                                                                            akhir tahun buku.
                                                                         - kewajiban penerapan manajemen
                                                                            risiko dalam mencakup pencegahan
                                                                            dan penanganan agar Bank tidak
                                                                            dimanfaatkan dalam aktivitas terkait
                                                                            tindak pidana dan melaksanakan prinsip
                                                                            kehati-hatian, manajemen risiko, dan
                                                                            pengelolaan perbankan yang sehat,
                                                                            dalam hal Bank melakukan kemitraan
                                                                            dalam kegiatan usahanya.
                                                                         - Dalam pelaporan dan sistem teknologi
                                                                            informasi Bank wajib memastikan
                                                                            keandalan penyusunan laporan keuangan
                                                                            dan informasi kinerja keuangan yang
                                                                            di audit oleh auditor eksternal, wajib
                                                                            memastikan ketersediaan dan kecukupan
                                                                            pelaporan internal yang didukung sistem
                                                                            informasi manajemen yang memadai
                                                                            untuk pengambilan keputusan Direksi
                                                                            dan pengawasan Dewan Komisaris,
                                                                            dan dilarang memanfaatkan dan/atau
                                                                            menyalahgunakan rekayasa keuangan
                                                                            dan/atau rekayasa hukum untuk
                                                                            kepentingan Bank dan/atau pihak lain
                                                                            baik internal maupun eksternal Bank yang
                                                                            tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan
                                                                            Bank yang sehat.
                                                                         - Penyesuaian kegiatan rencana
                                                                            strategis Bank wajib melaksanakan
                                                                            rencana penanganan permasalahan
                                                                            keuangan dan/atau penguatan modal
                                                                            Bank yang dicantumkan dalam RBB,
                                                                            menginformasikan rencana penanganan
                                                                            permasalahan keuangan dan/atau
                                                                            penguatan modal Bank kepada PSP.
                                                                         - pengaturan terkait dengan Aspek
                                                                            Pemegang Saham penerapan strategi
                                                                            anti fraud dan penerapan keuangan
                                                                            berkelanjutan.
                                                                         - Adanya penambahan ketentuan denda
                                                                            dari regulator.




318        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 321
                                                                                                Laporan Tahunan 2023




           Peraturan                                                                                                       Dampak Terhadap
No                                       Pokok Pengaturan                 Informasi Penyesuaian Yang Dilakukan
     Perundang - Undangan                                                                                                  Laporan Keuangan

7.   Peraturan Bank Indonesia   Pokok pengaturan antara lain mengenai:    -   Dilakukannya redefinisi konsumen dan         Perubahan peraturan
     Nomor 3 Tahun 2023         - Ruang lingkup pelindungan konsumen.         penyelenggara.                               tidak memiliki dampak
     tentang Pelindungan        - Prinsip pelindungan konsumen.           -   Penyesuaian ruang lingkup pelindungan        kuantitatif terhadap
     Konsumen Bank              - Penanganan pengaduan konsumen               konsumen dan penegasan bahwa                 laporan keuangan
     Indonesia                    oleh Bank Indonesia.                        penyelenggara tersebut adalah yang
                                - Pengenaan sanksi.                           berhubungan langsung dengan
                                - Kegiatan pengawasan.                        konsumen.
                                - Mekanisme koordinasi.                   -   Pengaturan prinsip perlindungan
                                                                              konsumen disempurnakan selaras dengan
                                                                              UUP2SK dan international best practices,
                                                                              serta memperhatikan perkembangan
                                                                              inovasi keuangan digital.
                                                                          -   Penambahan pengaturan terkait tujuan
                                                                              dari pelindungan konsumen.
                                                                          -   Penambahan pengaturan terkait hak dan
                                                                              kewajiban konsumen dan penyelenggara.
                                                                          -   Penguatan penanganan pengaduan
                                                                              konsumen melalui penyelesaian sengketa.
                                                                          -   Penyesuaian sanksi administratif bagi
                                                                              penyelenggara yang tidak memenuhi
                                                                              kewajiban dalam rangka pelindungan
                                                                              konsumen.

8.   Peraturan Otoritas Jasa    Pokok pengaturan antara lain mengenai:    -   Dilakukannya redefinisi layanan              Perubahan peraturan
     Keuangan Nomor 21          - Ruang lingkup layanan digital.              perbankan digital dan layanan                tidak memiliki dampak
     Tahun 2023 tentang         - persyaratan dan unit/fungsi layanan         perbankan elektronik menjadi layanan         kuantitatif terhadap
     Layanan Digital Bank         digital.                                    digital;                                     laporan keuangan.
     Umum                       - identifikasi dan verifikasi.            -   Rekategorisasi layanan digital yang
                                - Perizinan dan pelaporan.                    dibagi menjadi layanan digital yang
                                - Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI).       diselenggarakan oleh Bank dan
                                - Pelindungan nasabah dan pelindungan         diselenggarakan oleh Bank dengan mitra;
                                  data pribadi.                           -   Penyesuaian persyaratan
                                                                              penyelenggaraan layanan digital yang
                                                                              berfokus pada kesiapan infrastruktur
                                                                              Teknologi Informasi (TI) Bank yang
                                                                              mengacu pada Self Assesment DMAB;
                                                                          -   Harmonisasi pengaturan mengenai
                                                                              identifikasi dan verifikasi dengan POJK
                                                                              APU PPT PPSPM;
                                                                          -   Perubahan mekanisme perizinan dimana
                                                                              untuk layanan digital yang termasuk
                                                                              sistem pembayaran dan diatur secara
                                                                              khusus oleh BI maka dikategorikan
                                                                              sebagai produk bank dasar;
                                                                          -   Penerapan prinsip adopsi Teknologi
                                                                              Informasi (TI) dan tanda tangan elektronik
                                                                              dalam penyelenggaraan layanan digital;
                                                                          -   Penerapan prinsip pelindungan konsumen
                                                                              dan pelindungan data pribadi dalam
                                                                              penyelenggaraan layanan digital.




                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        319
Page 322
                                   Analisis dan Pembahasan
                                   Manajemen atas Kinerja Perseroan




Perubahan Kebijakan Akuntansi

Alasan Perubahan Kebijakan Akuntansi

Pada tanggal 1 Januari 2023 terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen terhadap beberapa standar yang masih
berlaku dan berlaku efektif sejak tanggal tersebut. Perubahan kebijakan akuntansi dilakukan untuk mematuhi Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku dalam tahun berjalan.


Informasi Perubahan Kebijakan Akuntansi

Uraian informasi perubahan kebijakan akuntansi tahun 2023 adalah sebagai berikut:


Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi Tahun 2023

                                                                                            Dampak Secara Kuantitatif Perubahan
 No                           Perubahan Kebijakan Akuntansi                                 Kebijakan Akuntansi Terhadap Laporan
                                                                                                         Keuangan
  1   Amendemen PSAK 1 – “penyajian laporan keuangan terkait pengungkapan                   • Merubah istilah pengungkapan “kebijakan
      kebijakan akuntansi”                                                                    akuntansi signifikan” menjadi “informasi kebijakan
      • Amendemen ini bertujuan untuk entitas menggunakan istilah pengungkapan                akuntansi material”
        “informasi kebijakan akuntansi material” dibandingkan dengan “kebijakan             • Dampak atas penerapan standar baru dan
        akuntansi signifikan”.                                                                penyesuaian amendemen tersebut tidak material
      • Mengklarifikasikan bahwa tidak semua kebijakan akuntansi terkait dengan               terhadap laporan keuangan.
        transaksi, kejadian, atau kondisi material lainnya adalah material dalam laporan
        keuangan.

  2   Amendemen PSAK 1 – “penyajian laporan keuangan tentang klasifikasi liabilitas         • Menambahkan deskripsi dan menyesuaikan
      sebagai jangka pendek atau jangka panjang”                                              klasifikasi liabilitas.
      • Amendemen ini bertujuan untuk mengklarifikasi salah satu kriteria dalam             • Dampak atas penerapan standar baru dan
         mengklasifikasikan liabilitas sebagai jangka panjang yaitu mensyaratkan entitas      penyesuaian amendemen tersebut tidak material
         memiliki hak untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas setidaknya selama 12         terhadap laporan keuangan.
         bulan setelah periode pelaporan.
      • Menerapkan bahwa hak entitas untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas harus
         ada pada akhir periode pelaporan.
      • Mengklarifikasi bahwa klasifikasi tidak berpengaruh oleh niat atau harapan
         manajemen tentang apakah entitas akan menggunakan akan menggunakan
         haknya untuk menagguhkan penyelesaian liabilitas.
      • Mengklarifikasi bagaimana kondisi pinjaman mempengaruhi klasifikasi
      • Memperjelas persyaratan entitas mengklasifikasikan liabilitas berdasarkan pada
         kemampuan untuk menyelesaikan liabilitas dengan menerbitkan instrument ekuitas
         sendiri.

  3   Amendemen PSAK 25 – “kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan           • Penyesuaian definisi “estimasi akuntansi”
      kesalahan terkait definisi estimasi akuntansi”                                          untuk jumlah moneter yang dipengaruhi oleh
      • Amendemen ini bertujuan untuk memperkenalkan definisi “estimasi akuntansi”            ketidakpastian pengukuran.
         yaitu jumlah moneter dalam laporan keuangan yang dipengaruhi oleh                  • Dampak atas penerapan standar baru dan
         ketidakpastian pengukuran.                                                           penyesuaian amendemen tersebut tidak material
      • Mengklarifikasi bahwa teknik estimasi dan penilaian merupakan contoh teknik           terhadap laporan keuangan.
         pengukuran yang digunakan dalam mengembangkan estimasi akuntansi.
      • Mengklarifikasi bahwa perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil
         informasi baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan korelasi
         kesalahan.

  4   Amendemen PSAK 16 – “aset tetap hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”           • Mengklarifikasikan biaya pengujian dilarang untuk
      • Paragraf 17(e): melarang pengurangan hasil neto penjualan setiap item yang            pengurang hasil neto penjualan setiap produk.
        dihasilkan, saat membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset     • Mendeskripsikan arti pengujian yaitu menguji aset
        siap digunakan sesuai dengan intensi manajemen, dari biaya pengujian (seperti         berfungsi dengan baik, menilai kinerja teknis dan
        sampel yang dihasilkan ketika menguji apakah aset tersebut berfungsi dengan           kinerja fisik aset tersebut.
        baik).                                                                              • Dampak atas penerapan standar baru dan
      • Menambahkan Paragraph 20A: entitas mengakui hasil penjualan dan biaya                 penyesuaian amendemen tersebut tidak material
        perolehan atas item yang dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan             terhadap laporan keuangan.
        kondisi yang diperlukan supaya asset siap digunakan sesuai dengan intensi
        manajemen dalam Laba Rugi. Selanjutnya entitas mengukur biaya perolehan
        atas item tersebut dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14:
        persediaan
      • Menambahkan Paragraf 74A – yang mengatur jika tidak disajikan secara terpisah
        dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

  5   Amendemen PSAK 46 – “pajak penghasilan tentang pajak tangguhan terkait aset           • Menambahkan pengecualian pengakuan awal
      dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal”                                      untuk liabilitas pajak tangguhan.
      • Amendemen ini mengatur entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak                • Menambahkan deskripsi terkait pengakuan awal
        tangguhan pada saat pengakuan awalnya misalnya dari transaksi sewa, untuk             untuk aset atau liabilitas.
        menghilangkan perbedaan praktik di lapangan atas transaksi tersebut dan             • Dampak atas penerapan standar baru dan
        transaksi serupa yang diadopsi dari Amendemen IAS 12 Income Taxes tentang             penyesuaian amendemen tersebut tidak material
        Deffered Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction.     terhadap laporan keuangan.




320        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 323
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




                                                                                    Dampak Secara Kuantitatif Perubahan
 No                            Perubahan Kebijakan Akuntansi                        Kebijakan Akuntansi Terhadap Laporan
                                                                                                 Keuangan
  6     Amendemen PSAK 107 – “akuntansi Ijarah”                                     Dampak atas penerapan standar baru dan
                                                                                    penyesuaian amendemen tersebut tidak material
                                                                                    terhadap laporan keuangan.

  7     Amendemen PSAK 73 – “Sewa”                                                  Dampak atas penerapan standar baru dan
        • Liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa balik                        penyesuaian amendemen tersebut tidak material
                                                                                    terhadap laporan keuangan.




Tingkat Kesehatan Bank

Tingkat kesehatan bank mencerminkan hasil penilaian kondisi          Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2017
perseroan yang dilakukan terhadap risiko dan kinerja bank yang       Tanggal 17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
dapat dilihat dari peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan       Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk - Based Bank
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 04/POJK.03/2016               Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor yaitu Profil Risiko, Tata
Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan          Kelola, Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital).

Tabel Tingkat Kesehatan Perseroan Posisi 31 Desember 2023 - 2022 Secara Individu (Self Assessment)

                                                                   Penilaian Per                           Penilaian Per
                                                                31 Desember 2023                        31 Desember 2022
                     Faktor Penilaian
                                                                    Peringkat                                 Peringkat
 Profil Risiko                                                         2                                          2

 Tata Kelola                                                           2                                          2

 Rentabilitas (Earnings)                                               2                                          2
 Permodalan (Capital)                                                  2                                          1
 Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko                   2                                          2


Peringkat kesehatan bank posisi Desember 2023 (Self                  tangga, usaha UMKM dan manufaktur. Hal ini tercermin dari
Assessment) berada pada peringkat komposit 2 (PK2) yang              perkembangan dari Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada
mencerminkan kondisi bank yang secara umum sehat sehingga            Triwulan III - 2023 yang tetap kuat, sebesar 121,7 dan Purchasing
dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan            Manager Index (PMI) yang sebesar 51,7 poin pada tahun 2023
dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.          yang menunjukkan level ekspansi. Sejalan dengan momentum
                                                                     pertumbuhan yang berjalan, intermediasi perbankan terus membaik
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan                  dengan ketahanan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan. Pada
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri Badan              Triwulan III - 2023, kredit nasional tumbuh 8,96% (yoy), Kredit KPR
Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/                   menunjukkan tren peningkatan pertumbuhan hingga lebih dari
MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan                 10% (yoy) pada Agustus 2023, naik dibandingkan dengan akhir
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Peringkat             2022 (8,17% yoy). Kenaikan KPR tersebut didorong oleh stimulus
(rating) tingkat kesehatan Badan Usaha Milik Negara yang             Pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor perumahan pada
dinilai oleh Lembaga Pemeringkat Nasional untuk posisi               proses pemulihan ekonomi nasional melalui keberlanjutan program
31 Desember 2023 adalah AAA sehingga termasuk dalam                  hunian bersubsidi. Sektor tersebut juga menjadi salah satu sektor
klasifikasi “Sangat Sehat”. Laporan Pemeringkatan Tingkat            yang didorong oleh pemerintah dalam implementasi Kebijakan
Kesehatan sebagaimana dimaksud lebih rinci tercantum dalam           Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Rasio kecukupan modal
Lampiran Laporan Tahunan ini.                                        atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Perseroan per Desember 2023
                                                                     yang tetap tinggi, yaitu sebesar 20,14% serta rasio NPL Gross
Informasi Kelangsungan Usaha                                         yang tetap terjaga sebesar 3,01% menunjukkan bahwa tingkat
                                                                     kesehatan dan manajemen resiko bank telah berjalan dengan
Hal - Hal yang Berpotensi Berpengaruh                                cukup baik untuk dapat menopang keberlangsungan usaha.
Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha
                                                                     Pemerintah terus mendukung proses pemulihan yang berlangsung,
Momentum perbaikan ekonomi nasional terus berjalan di tengah         untuk mengantisipasi dampak risiko geopolitik global terhadap
risiko ketegangan geopolitik global. Pertumbuhan ekonomi Triwulan    ekonomi melalui bauran kebijakan fiskal dan moneter. Hal ini
I - 2023 tetap kuat dengan pertumbuhan 5,03% (yoy). Kondisi          tercermin dari upaya Pemerintah untuk menjaga ketahanan energi
ini berkontribusi positif terhadap peningkatan konsumsi rumah        dan pangan nasional di tengah lonjakan kenaikan harga energi



                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                    321
Page 324
                                                               Analisis dan Pembahasan
                                                               Manajemen atas Kinerja Perseroan




  dan komoditas global akibat terganggunya rantai pasok global                                                    Berdasarkan hal-hal yang telah dijabarkan di atas, Perseroan
  dengan meningkatkan belanja Pemerintah untuk subsidi energi                                                     memiliki kekuatan dan keunggulan kompetitif serta inovasi yang
  dan anggaran untuk program Bantuan Sosial (Bansos). Selain itu,                                                 berkesinambungan dalam menghadapi ketidakpastian kondisi
  untuk melanjutkan proses pemulihan pada sektor keuangan, Bank                                                   tersebut yang dapat diakomodir dengan baik oleh Perseroan.
  Indonesia juga menunda kenaikan suku bunga acuan BI 7 days                                                      Selain itu, dengan penerapan berbagai inisiatif strategi yang
  repo hingga pada tanggal 22 - 23 November 2023 pada angka                                                       tepat, kelangsungan usaha Perseroan dapat terjaga dengan
  6,00%. Langkah ini diambil dalam rangka stabilisasi nilai rupiah                                                baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Perseroan tidak
  di tengah efek dari ketidakpastian ekonomi global dan sebagai                                                   memiliki hal - hal yang berpotensi berpengaruh signifikan
  langkah preventif terhadap prediksi peningkatan inflasi. Bank                                                   terhadap kelangsungan usaha.
  Indonesia menargetkan bahwa pertumbuhan inflasi pada tahun
  2024 masih dapat dikontrol di angka 2,5% - 3,5% di 2024.


  Assessment Manajemen Atas Hal - Hal Yang Berpengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan
  Usaha

  Asessment dilakukan dengan berdasarkan berbagai faktor seperti faktor seperti analisis kekuatan kondisi keuangan maupun non
  keuangan serta pencapaian kinerja. Selain itu Perseroan melakukan analisis Strenght Weakness Opportunity Threat (SWOT). Secara
  rinci, analisis SWOT Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                                            Potensi
                                                         Strength                                                                                     Opportunity
                       •   Positioning yang kuat pada bisnis KPR pada segmen MBR dan memiliki peran                   •   Sektor perumahan memiliki potensi yang baik pada tahun depan.
                           strategi pada ekosistem perumahan nasional.                                                    Pada tahun 2024 KPR diprediksi tumbuh 95% (yoy) yang pertumbuhannya didorong
                       •   Potensi peningkatan bisnis dari inisiatif yang dijalankan pada tahun 2023,                     permintaan KPR segmen menengah.
                           antara lain: Sales Centre, KCP Mitra UMKM, branch productivity untuk KCP,                  •   Relaksasi kebijakan LTV/FTV diperpanjang sampai dengan Desember 2024.
                           ekspansi akuisisi dan transaksi nasabah e-channel, pengembangan e-deposito                 •   Akselerasi layanan keuangan digital yang semakin masif, terutama pada user internet
                           retail, project ultimate, dan inisiatif CASA pada segmen pebisnis.                             dan mobile banking yang berpotensi meningkatkan CASA dan fee based income.
                       •   Potensi cross selling pada nasabah captive, khususnya untuk produk kredit high
                           yield, tabungan, dan layanan wealth.




                                                                                                                                                                                                                Eksternal
Internal




                                                       Weakness                                                                                            Threat
                       •   Cost of Fund masih tinggi yang berdampak pada perolehan profitabilitas bank.               •   Suku bunga acuan BI 7DRR diprediksi masih tinggi “higher for longer” yang akan
                       •   DPK ritel masih belum tumbuh, pertumbuhan DPK masih didominasi segmen                          berdampak pada kenaikan suku bunga dana.
                           komersial.                                                                                 •   Alokasi KPR Subsidi semakin terbatas. Alokasi KPR Subsidi tahun 2024 sebanyak 166
                       •   Kenaikan NPL pada segmen konsumer dan komersial akibat berakhirnya                             ribu unit, lebih rendah dibanding alokasi tahun 2023 yang sebesar 220 ribu unit.
                           relaksasi realisasi restrukturisasi Covid-19.                                              •   Ekspansi digital bank dan fintech diprediksi tetap masif.
                       •   Kontribusi fee based income masih dominan pada treasury dan admin,
                           sementara porsi dari layanan dan transaksi masih rendah.



                                                                                                            Potensi


  Memperhatikan analisa SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strenght (TOWS) sebagai berikut:

                                                                                                    Strength Strategy
                       Strength-Opportunity (SO-Strategy)                                                                                                       Strength-Threat (ST-Strategy)
                       •   Melanjutkan inisiatif tahun 2023 yang fokus pada                                                                 •   Mengusulkan skema tambahan alokasi KPR Subsidi kepada
                           peningkatan kredit high yield, DPK Ritel, dan transaction                                                            Pemerintah.
                           banking.                                                                                                         •   Segmentasi KCP sesuai dengan potensi wilayah, yaitu KCP
                       •   Mengembangan segmentasi bisnis KPR pada segmen                                                                       Konsumer, UMKM, dan Umum.
                           emerging affluent (ticket size di atas Rp750 juta).                                                              •   Percepatan pengembangan layanan digital banking dan
                       •   Program cross selling produk kredit high yield, transaction                                                          super-apps sebagai sumber pertumbuhan baru.
Maximize Opportunity




                           banking, dan DPK Ritel                                                                                           •   Mengembangkan transaction banking pada segmen komersial
                                                                                                                                                dan ritel.
                                                                                                                                                                                                                Minimize Risk




                       Weakness-Opportunity                                                                                                                                     Threat-Opportunity
                       •   Percepatan pengembangan layanan digital banking dan                                                              •   Partnership dengan start-up dan finetech untuk
                           super-apps sebagai sumber pertumbuhan baru.                                                                          mengembangkan bisnis high yield, transaction banking dan
                       •   Pengembangan fee based income melalui cross selling                                                                  ekosistem perumahan digital.
                           pada layanan digital, wealth, dan segmen wholesale.                                                              •   Memperkuat proses collection dan asset recovery untuk
                       •   Memperluas channel penjualan melalui platform digital                                                                mempercepat perbaikan kualitas kredit.
                           seperti BTN Mobile, BTN Properti, dan BTN Smart                                                                  •   Mengembangkan segmentasi nasabah ritel, khususnya pada
                           Residence.                                                                                                           segmen net worth individual.



                                                                                                    Recovery Strategy


  322                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 325
                                                                                    Laporan Tahunan 2023




Manajemen Perseroan telah melakukan penilaian atas               Dimana berdasarkan ketentuan di atas, Perseroan dapat
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan usahanya           memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif sebesar
dan berkeyakinan bahwa Perseroan memiliki sumber daya            22% yang berlaku pada tahun pajak 2022, sehingga tarif pajak
untuk melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu,        yang digunakan dalam perhitungan PPh Badan adalah 19%.
manajemen Perseroan tidak melihat adanya ketidakpastian          Dengan adanya insentif pajak ini, pada tahun pelaporan 2023
material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan         Perseroan menyetorkan pajak sebesar Rp1.020 miliar kepada
terhadap kemampuan Perseroan untuk melanjutkan usahanya.         pemerintah.


Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam                            Pembayaran pajak merupakan suatu perwujudan kewajiban
Melakukan Assesment                                              dan peran serta Perseroan untuk turut berpartisipasi dalam
                                                                 menopang laju pertumbuhan nasional. Pendekatan Perseroan
Strategi yang telah disusun berdasarkan analisis SWOT akan       terhadap pajak didasari oleh kepatuhan pada seluruh peraturan
berjalan dengan baik dengan asumsi - asumsi sebagai berikut:     perpajakan yang berlaku. Perseroan telah membangun kebijakan
1. Asumsi Ekonomi Makro pada akhir tahun 2024                    dan strategi pajak yang disetujui dan ditinjau oleh Direktur
    diproyeksikan:                                               Keuangan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan. Strategi
    a. Pertumbuhan PDB sebesar 4,9% - 5,50% (yoy).               pajak ini ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan. Dalam
    b. Suku bunga acuan BI 7 Days Repo 6,00%.                    pelaksanaan tata kelola pajak, Perseroan telah menetapkan
    c. Laju inflasi 2,5% - 3,5%                                  proses yang komprehensif dan terstruktur, seperti:
    d. Nilai tukar mata uang Rupiah adalah Rp14.600/USD.         1. Pejabat yang bertanggung jawab untuk menetapkan strategi
    e. Pertumbuhan kredit sebesar 11,00% (yoy).                      pajak adalah Direktur Keuangan.
    f. Pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 9,50% (yoy).        2. Kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan dituangkan
2. Program Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang             melalui     kebijakan    perpajakan    Perseroan   disertai
    di inisiasi Pemerintah untuk mendukung kebijakan insentif        pengembangan aplikasi perpajakan serta training dan
    usaha, program kesehatan, usaha korporasi, UMKM dan              sosialisasi secara berkala.
    perlindungan sosial.                                         3. Proses pengelolaan, monitor dan review pelaksanaan
3. Memperkuat positioning Perseroan pada bisnis perumahan            kewajiban perpajakan dilakukan oleh Departemen
    dan mengembangkan potensi pada ekosistem perumahan.              Perpajakan serta monitor secara berkala oleh Divisi
4. Kinerja keuangan yang baik selama 5 (lima) tahun terakhir.        Kepatuhan, Audit Internal, dan Audit Eksternal (Kantor
5. Tingkat Kesehatan Perseroan pada Peringkat Komposit 2 (PK         Akuntan Publik).
    - 2) dengan kualifikasi Sehat. Tingkat. Kesehatan tersebut
    diperoleh dari hasil self assessment Perseroan dengan        Perseroan dalam kegiatan operasionalnya telah menjalankan
    menggunakan data per 31 Desember 2023                        Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate
                                                                 Governance (GCG) yang dilakukan secara transparan dan
                                                                 akuntable sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pemangku
Pengungkapan Kerangka Governansi,                                kepentingan yang terpenting dalam hal perpajakan adalah
Pengelolaan dan Pengendalian Aspek                               pemerintah melalui kantor pajak. Untuk itu, Perseroan senantiasa
Perpajakan                                                       membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan dan tidak
                                                                 pernah melakukan keterlambatan pembayaran kewajiban pajak
Perseroan mendapat penghargaan atas Sinergi dan Kontribusi       dimana hal ini merupakan salah satu wujud Perseroan dalam
Perpajakan pada tahun buku 2022 dari KPP Wajib Pajak             menjaga keselarasan dan kewajiban serta patuh terhadap
Besar Empat yang diberikan pada tanggal 23 April tahun           seluruh peraturan perpajakan yang berlaku. Perseroan hanya
2023. Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memberikan          beroperasi di Indonesia, untuk itu laporan perpajakan hanya
kontribusinya kepada negara sekaligus menunaikan kewajiban       dilakukan untuk Indonesia. Perseroan belum pernah melakukan
terkait perpajakan. Sebagai wajib pajak badan dalam negeri,      perubahan tahun fiskal. Berikut disampaikan kontribusi Perseroan
Perseroan berhak mendapatkan insentif dari Pemerintah berupa     melalui pembayaran pajak di tahun 2022-2023.
keringanan pajak. Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 17
ayat (2b) UU Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU
Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan
yang menyatakan bahwa wajib pajak dalam negeri:
1. Berbentuk Perseroan Terbuka;
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
    diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling
    sedikit 40%; dan
3. Memenuhi persyaratan tertentu.




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                323
Page 326
                                      Analisis dan Pembahasan
                                      Manajemen atas Kinerja Perseroan




Tabel Pembayaran Pajak                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)



                                      Uraian Pajak                                          Tahun 2023                   Tahun 2022

 Pajak Penghasilan (PPh Badan)                                                               1.020.952                    1.001.840

 PPh 21 Perorangan                                                                             531.783                      414.720

 Pajak Pertambahan Nilai (PPN)                                                                     24.307                    18.032

 Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)                                                             0                          12

 Pajak Bumi dan Bangunan                                                                             365                       5.103

 Pajak Lainnya                                                                               1.566.439                      935.023

 Total                                                                                       3.143.845                     2.374.730




Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan Moneter


Tahun 2023 kondisi perekonomian global masih dalam masa                   Bank menyusun strategi untuk meminimalisir dampak
transisi pemulihan setelah pandemi Covid - 19 dengan laju                 perubahan kebijakan moneter pada performance Bank antara
pertumbuhan produk domestik bruto dunia yang lebih moderat                lain dengan:
dibandingkan tahun 2022.                                                  1. Mengurangi durasi portofolio surat berharga negara
                                                                              untuk menimalisir dampak volatilitas imbal hasil pada
Tingkat inflasi mulai menunjukkan penurunan walaupun lebih                    valuasi harga aset surat berharga negara.
lambat dibandingkan perkiraan banyak pihak dan masih                      2. Melakukan rekomposisi sebagian aset pendapatan tetap
direspon secara agresif oleh sebagian bank sentral di seluruh                 bertenor pendek dari coupon - paying bond menjadi zero
dunia dengan kenaikan suku bunga acuan walaupun tidak                         coupon bond untuk meningkatkan fee - based income.
seagresif tahun 2022. Tensi geopolitik seperti Rusia - Ukraina            3. Meningkatkan pendapatan bunga surat berharga melalui
dan Palestina - Israel serta musim kemarau yang lebih panjang                 penambahan investasi surat berharga portofolio HTM.
di beberapa belahan dunia membuat ketidakpastian global                   4. Melakukan diversifikasi portofolio investasi untuk
meningkat. Hal ini menyebabkan volatilitas tinggi pada nilai                  mengurangi dampak volatilitas market yang tinggi yang
tukar USD/IDR yang kemudian direspon dengan kenaikan                          bertujuan untuk menambah pendapatan FBI dengan
suku bunga oleh Bank Indonesia. Secara total suku bunga                       investasi pada produk reksadana pendapatan tetap
Bunga acuan BI 7 - day reverse repo sudah naik sebanyak 50                    terproteksi.
bps sejak awal tahun 2023 dan membuat imbal hasil SBN 10
tahun bergerak cukup fluktuatif di kisaran 6,2% hingga 7,2%.



Transaksi Spot Dan Transaksi Derivatif

Transaksi spot dan transaksi derivatif periode tahun 2022 - 2023 adalah sebagai berikut:


Tabel Laporan Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                             BANK

                                                                                             2023
 No                     Transaksi
                                                                                   Tujuan                   Tagihan dan Kewajiban Derivatif
                                                     Nilai Notional
                                                                         Trading            Hedging            Tagihan        Kewajiban

 A.      Terkait dengan Nilai Tukar

 1.      Spot                                                   -           -                  -                     -               -

 2.      Forward                                                -           -                  -                     -               -



324             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 327
                                                                          Laporan Tahunan 2023




                                                                        BANK

                                                                        2023
No                   Transaksi
                                                              Tujuan                Tagihan dan Kewajiban Derivatif
                                  Nilai Notional
                                                    Trading            Hedging          Tagihan       Kewajiban

3.   Option
     a. Jual                                -          -                  -                      -         -
     b. Beli

4.   Future                                 -          -                  -                      -         -

5.   Swap                                   -          -                  -                      -         -

6.   Lainnya (CCS)                 1.878.434                                             64.516

B.   Terkait dengan Suku Bunga

1.   Forward                                -          -                  -                      -         -

2.   Option
     a. Jual                                -          -                  -                      -         -
     b. Beli

3.   Future                                 -          -                  -                      -         -

4.   Swap                                   -          -                  -                      -         -

5.   Lainnya                                -          -                  -                      -         -

C.   Lainnya                                -          -                  -                      -         -

     Jumlah                        1.878.434           -                  -              64.516            -



                                                                        BANK

                                                                        2022
No                   Transaksi
                                                              Tujuan                Tagihan dan Kewajiban Derivatif
                                  Nilai Notional
                                                    Trading            Hedging          Tagihan       Kewajiban

A.   Terkait dengan Nilai Tukar

1.   Spot                                       -      -                  -                      -         -

2.   Forward                                    -      -                  -                      -         -

3.   Option
     a. Jual                                    -      -                  -                      -         -
     b. Beli

4.   Future                                     -      -                  -                      -         -

5.   Swap                           1.551.000          -                  -             14.029             -

6.   Lainnya (CCS)                  1.892.220          -                  -             77.945             -

B.   Terkait dengan Suku Bunga

1.   Forward                                    -      -                  -                      -         -

2.   Option
     a. Jual                                    -      -                  -                      -         -
     b. Beli




                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk               325
Page 328
                                 Analisis dan Pembahasan
                                 Manajemen atas Kinerja Perseroan




                                                                                        BANK

                                                                                        2022
 No                  Transaksi
                                                                              Tujuan             Tagihan dan Kewajiban Derivatif
                                                Nilai Notional
                                                                    Trading            Hedging       Tagihan        Kewajiban

 3.   Future                                                -          -                  -                -             -

 4.   Swap                                                  -          -                  -                -             -

 5.   Lainnya                                               -          -                  -                -             -

 C.   Lainnya                                               -          -                  -                -             -

      Jumlah                                       3.443.220           -                  -           91.975




Laporan Penggunaan Tambahan
Penyertaan Modal Negara (PMN)

Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara               Penguatan Permodalan Perseroan
Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tentang
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan          Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas bisnis dan
Usaha Milik Negara Tambahan Penyertaan Modal Negara                  memperkuat peran Perseroan dalam ekosistem perumahan,
(PNM) adalah pemisahan kekayaan negara dari anggaran                 terdapat beberapa regulasi yang dipertimbangkan salah
pendapatan dan belanja negara yang dijadikan modal BUMN              satunya adalah regulasi permodalan, di mana dalam kondisi
dan/atau Perseroan Terbatas dan dikelola secara korporasi.           normal Perseroan perlu menjaga rasio kecukupan modal/
Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023:                   Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 15,40%.
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk:
    a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau Perseroan           Total Investasi yang Diperlukan
        Terbatas; dan/atau
    b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau Perseroan              Perseroan memproyeksikan realisasi pembiayaan unit rumah
        Terbatas.                                                    (KPR) sebanyak 1,3 juta unit di tahun 2021 hingga tahun 2025,
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana dimaksud                    dengan proyeksi peningkatan disbursement (penyaluran)
    pada ayat (1) digunakan dalam rangka:                            kredit rata-rata sebesar 21,32% per tahun (2021-2025)
    a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada BUMN;                yang realisasinya akan berdampak pada kenaikan Aset
    b. Melakukan restrukturisasi dan/atau penyelamatan               Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dan kebutuhan permodalan
        BUMN; dan/atau                                               Perseroan. Dengan, memperhatikan ketentuan mengenai
    c. Melakukan pengembangan usaha BUMN                             kecukupan modal, diperlukan peningkatan Penyertaan Modal
                                                                     Negara (PMN) untuk memperbaiki struktur modal sekaligus
Dasar Penggunaan Dana PMN                                            meningkatkan kapasitas usaha melalui peningkatan modal
                                                                     inti (Tier 1) agar rasio CAR dapat dijaga sesuai ketentuan.
Seluruh      dana      penambahan        PMN       sebesar           Mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, diharapkan
Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh puluh           penambahan modal sebesar Rp4,13 triliun melalui mekanisme
sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta          rights issue/privatisasi dengan PMN sebesar Rp2,48 triliun
sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah)             dan porsi publik sebesar Rp1,65 triliun. Dengan adanya
ditambah dengan hasil rights issue porsi publik akan                 rights issue/privatisasi tersebut, Perseroan akan mampu
digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan             mempertahankan kebutuhan modal di atas 16% sampai
dalam meningkatkan penyaluran jumlah kredit dan/atau                 dengan 2025 (di atas Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
pinjaman.                                                            (KPMM) yang disyaratkan OJK, yaitu sebesar 15,40%) serta
                                                                     mencegah terjadinya delusi kepemilikan Negara di bawah
                                                                     60%.




326            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 329
                                                                                                                         Laporan Tahunan 2023




Total Tambahan PMN yang Dialokasikan                                                         Penjelasan Progres Penggunaan Dana

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun                                         Dana tambahan PMN melalui mekanisme rights issue/
2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara                                              privatisasi dengan PMN sebesar Rp2.479.999.977.600,-
Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan                                           (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan
Perseroan (Persero) PT Bank Tabungan Negara Tbk. Total                                       ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh
PMN yang diberikan kepada Perseroan adalah paling                                            tujuh ribu enam ratus Rupiah) ditambah dengan dana dari
banyak sebesar Rp2.480.000.000.000,- (dua triliun empat                                      publik sebesar Rp1.653.333.318.000 (satu triliun enam ratus
ratus delapan puluh miliar rupiah). Dalam pelaksanaan rights                                 lima puluh tiga miliar tiga ratus tiga puluh tiga juta tiga ratus
issue/privatisasi tahun 2022 dengan memperhatikan agar                                       delapan belas ribu Rupiah) seluruhnya disetorkan ke dalam
kepemilikan saham Pemerintah tetap sebesar 60% jumlah                                        Modal Perseroan setelah dikurangi dengan biaya emisi.
saham dan harga pelaksanaan rights issue, maka jumlah                                        Sehingga terjadi perubahan struktur modal sebagai berikut:
PMN yang dicairkan sebesar Rp2.479.999.977.600,- (dua
triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan ratus
sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh
ribu enam ratus Rupiah).



                                     Sebelum Rights Issue                                                                           Setelah Right Issue


                                        Nilai Nominal Rp500,- per saham                                                              Nilai Nominal Rp500,- per saham

                                                               Jumlah Nilai                                                                                  Jumlah Nilai
                               Jumlah Lembar Saham                                                                           Jumlah Lembar Saham
                                                               Nominal (Rp)                                                                                  Nominal (Rp)

       Modal Dasar                20.478.432.000            10.239.216.000.000                      Modal Dasar                20.478.432.000             10.239.216.000.000

         Jumlah Modal Ditempatkan dan disetor                                                         Jumlah Modal Ditempatkan dan disetor

     •   Pemerintah RI             6.354.000.000            3.177.000.000.000      60,00%         •   Pemerintah RI             8.420.666.648             4.210.333.324.000        60,00%
     •   Publik                    4.236.000.000            2.118.000.000.000      40,00%         •   Publik                    5.613.777.765             2.806.888.882.500        40,00%

                                  10.590.000.000             5.295.000.000.000     100,00%                                      14.034.444.413             7.017.222.206.500       100,00%

        Sisa saham                                                                                   Sisa saham
                                   9.888.432.000             4.944.216.000.000                                                  6.443.987.587              3.221.993.793.500
      dalam portepel                                                                               dalam portepel

    *) Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar Nomor 08, tanggal 8 April 2021

 Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portepel, di mana posisi              Hasil Pelaksanaan Rights Issue BBTN yang terserap seluruhnya menjadikan sisa saham
 terdapat 9.888.432.000 miliar lembar saham.                                                  dalam portepel menjadi 6.443.987.587 lembar.




Kendala Rencana dan Tindak Lanjut


Adapun beberapa kendala atas pelaksanaan rights issue/                                            tersebut dikarenakan banyak investor asing dan beberapa
privatisasi adalah sebagai berikut:                                                               fund manager yang telah menyelesaikan semua transaksi
-   Proses pelaksanaan yang cukup ketat selama kurang lebih                                       untuk aksi korporasi perdagangan tahun 2022.
    3 (tiga) bulan, sejak pelaksanaan kick off meeting lembaga
    dan/atau profesi penunjang pada tanggal 3 Oktober                                        Namun demikian, hal tersebut dapat diselesaikan dengan
    2022. Mengingat PMN menggunakan APBN Anggaran                                            beberapa tindak lanjut dari tim privatisasi yaitu:
    Tahun 2022, proses rights issue harus terlaksana pada                                    -  Melakukan monitoring yang ketat atas pelaksanaan
    tahun 2022.                                                                                 progress rights issue/privatisasi secara mingguan dan
-   Trading period berlangsung mulai tanggal 28 Desember                                        memastikan bahwa pelaksanaan telah berjalan dengan
    2023 sampai dengan 5 Januari 2023. Proses trading                                           tepat waktu.
    period yang berjalan pada pengujung tahun 2022                                           -  Koordinasi secara intens dengan tim sales sekuritas
    tersebut, menyebabkan transaksi rights issue BBTN cukup                                     terkait dengan minat investor asing yang akan melakukan
    sepi pada 3 (tiga) hari perdagangan pertama. Hal                                            exercise rights issue BBTN sejak awal.




                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                             327
Page 330
INFORMASI
EKSPOSUR RISIKO
DAN PERMODALAN


328   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 331
Perseroan senantiasa menghubungkan tujuan keuangan
dan kecukupan modal terhadap risiko sehingga bisnis
Perseroan sejalan dengan permodalan dan persyaratan
likuiditas Perseroan.




                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk   329
Page 332
                                    Informasi Eksposur Risiko
                                    dan Permodalan




Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah mengelola               Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko likuiditas,        Nomor 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi dan
risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi,        Publikasi Laporan Bank Pasal 25 ayat (1) b. Bank wajib
risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun bagian ini hanya           menambahkan laporan informasi eksposur risiko dan
menjelaskan tentang praktik manajemen risiko untuk risiko               permodalan pada laporan publikasi keuangan dan informasi
kredit, risiko pasar, dan risiko operasional. Sedangkan untuk           kinerja keuangan tahunan.
penjelasan terkait dengan jenis - jenis risiko lainnya disajikan
dalam bagian Profil Risiko dan Pengelolaannya pada
Corporate Governance dalam Laporan Tahunan ini.




Risiko
Kredit

Sebagai bagian dari pengelolaan risiko kredit, Bank secara              risiko kredit dilakukan melalui sistem iLoan Konsumer yang
teratur meninjau dan memperbarui Pedoman Kebijakan Kredit               dilengkapi dengan Credit Scoring Model (CSM), saat ini
dan Pembiayaan untuk kredit Bank dan pembiayaan sebagai                 sedang dilakukan pengembangan pada credit scoring model
bagian dari proses penilaian risiko. Eksposur Risiko Kredit             Bank. Pengelolaan debitur kredit konsumer Kol - 2 dan
dipantau sejak proses pemberian kredit sampai dengan jatuh              NPL dilakukan oleh Satuan Kerja Consumer Collection and
tempo kredit. Pemantauan dan pengendalian risiko kredit                 Remedial sedangkan untuk kredit komersial dilakukan oleh
di antaranya dengan mengevaluasi eksposur risiko kredit                 Satuan Kerja Commercial Asset Management.
terhadap limit risiko kredit (Risk Appetite and Risk Tolerance),
Bank sedang melakukan re - modeling Internal Credit Rating              Sebagai tindak lanjut penerapan Pilar 1 Basel II, Bank
(ICR) untuk kredit komersial dalam rangka melakukan review              mengimplementasikan pengukuran risiko kredit dengan
terhadap ICR agar dapat digunakan secara lebih akurat.                  menggunakan standardized approach sesuai dengan SE
                                                                        OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tanggal 28 September 2016
Bank saat ini sudah mengimplementasikan Commercial                      perihal Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
Banking Center (CBC), CBC berfungsi sebagai sentralisasi                (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan
pemrosesan kredit komersial. Terhadap proses pengambilan                Standar dan pada tahun 2022 ini sedang dilakukan uji coba
keputusan pemberian kredit komersial, Bank juga melakukan               perhitungan menggunakan ketentuan terbaru yaitu SE OJK
pembentukan komite kredit melalui Rapat Komite Kredit.                  No. 24/SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 perihal
Selain itu telah dibentuk Departemen Monitoring pada                    Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk
Commercial Banking Division yang khusus memonitor                       Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar bagi
eksposur kredit debitur - debitur besar (50 debitur inti) serta         Bank Umum yang efektif diberlakukan pada Januari 2023.
sudah diimplementasikan Intelligence Credit Monitoring
(iCremo) yakni aplikasi untuk kredit komersial yang berfungsi           Uraian terkait pengungkapan tagihan bersih berdasarkan
untuk melakukan proses monitoring kredit komersial mencakup             wilayah, tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu
tiga pilar (manajemen, prospek usaha dan agunan). Terdapat              kontrak, tagihan bersih berdasarkan sektor ekonomi,
beberapa pengembangan sistem seperti pada segment SME                   tagihan dan pencadangan berdasarkan wilayah, tagihan
dikembangkan sistem credit scoring model SME dan pada                   dan pencadangan berdasarkan sektor ekonomi, serta
segmen komersial dan korporasi sedang dikembangkan early                rincian mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
warning system. Pada kredit konsumer, proses pengendalian               digambarkan dalam tabel sebagai berikut:

Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                              31 Desember 2023
  No         Katgori Portofolio*)
                                                                 Jawa Non-
                                             Jabodetabek                          Sumatera         Lain-lain*           Jumlah
                                                                Jabodetabek

  1     Tagihan kepada Pemerintah              85.096.880                 -                  -                  -      85.096.880

        Tagihan Kepada Entitas Sektor
  2                                            16.258.302                 -                  -                  -      16.258.302
        Publik




330         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 333
                                                                                                            Laporan Tahunan 2023




                                                                                               31 Desember 2023
  No           Katgori Portofolio*)
                                                                          Jawa Non-
                                                  Jabodetabek                                      Sumatera              Lain-lain*               Jumlah
                                                                         Jabodetabek

         Tagihan Kepada Bank
   3     Pembangunan Multilateral dan                              -                      -                      -                      -                       -
         Lembaga Internasional

   4     Tagihan Kepada Bank                         3.585.265                            -                200                          -         3.585.466

   5     Tagihan berupa Covered Bond                               -                      -                      -                      -                       -

         Tagihan Kepada Perusahaan
   6     Efek dan Lembaga Jasa                           21.184                           -                      -                      -             21.184
         Keuangan Lainnya

         Tagihan berupa Surat Berharga/
   7     Piutang Subordinasi, Ekuitas,                             -                      -                      -                      -                       -
         dan Instrumen Modal Lainnya

   8     Kredit Beragun Rumah Tinggal               84.877.769             96.502.378              39.892.528            47.431.589            268.704.264

         Kredit Beragun Properti
   9                                                 1.785.515               2.258.633              1.040.216                859.089              5.943.455
         Komersial

         Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10     Pengelolaan Tanah, dan                      6.875.579               6.682.179              1.119.130              1.193.983             15.870.870
         Konstruksi

  11     Kredit Pegawai/Pensiunan                       595.920                836.300                296.635                544.809              2.273.664

         Tagihan Kepada Usaha Mikro,
  12                                                 1.617.979               1.991.362                873.226              2.266.915              6.749.481
         Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

  13     Tagihan Kepada Korporasi                   12.973.940               5.553.904                187.497                332.616             19.047.958

  14     Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo              1.876.514               2.572.446              1.240.140              1.134.025              6.823.125

  15     Aset Lainnya                                8.426.922               2.836.119                916.336              1.328.134             13.507.510

         Jumlah                                    223.991.770            119.233.322              45.565.907            55.091.160            443.882.159

                                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               31 Desember 2022
  No          Katgori Portofolio **)
                                                                          Jawa Non-
                                                  Jabodetabek                                      Sumatera              Lain-lain*               Jumlah
                                                                         Jabodetabek

   1     Tagihan kepada Pemerintah                70.895.488                          -                      -           1.434.190             72.329.678

         Tagihan kepada Entitas Sektor
   2                                              13.690.300                          -                      -                     1           13.690.301
         Publik

         Tagihan kepada - Bank
   3     Pembangunan Multilateral dan                          -                      -                      -                      -                       -
         Lembaga Internasional

   4     Tagihan kepada Bank                        1.818.586                  88.212                  3.949                      22            1.910.769

   5     Kredit Beragun Rumah Tinggal            105.349.316             59.258.376               35.893.913            41.218.217           241.719.822

         Kredit Beragun Properti
   6                                              10.186.557               4.448.983               1.438.177             1.794.914             17.868.631
         Komersial

   7     Kredit Pegawai atau Pensiunan                666.599                480.515                 251.052               283.852              1.682.018

         Tagihan kepada Usaha Mikro,
   8                                                2.344.084              1.995.649                 945.301             2.022.710              7.307.744
         Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

   9     Tagihan kepada Korporasi                   9.562.331              3.356.354               1.521.504               670.901             15.111.090

  10     Tagihan yang Telah Jatuh Tempo             1.637.940                875.697                 662.386               488.960              3.664.982

  11     Aset Lainnya                               5.998.451              2.471.875                 768.995             1.169.363             10.408.685

         Jumlah                                   222.149.650             72.975.662               41.485.278           49.083.130            385.693.720

* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar.



                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         331
Page 334
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                             31 Desember 2023
  No.          Kategori Portofolio*)
                                                                   > 1 tahun s.d       > 3 tahun s.d                            Non
                                                  <1 tahun                                                    >5 tahun                                Jumlah
                                                                      3 tahun             5 tahun                            Kontraktual
    1      Tagihan kepada Pemerintah             15.151.432             269.429             261.182           69.336.021            78.815           85.096.880
           Tagihan Kepada Entitas Sektor
    2                                                 30.435          4.586.955           2.644.791            8.996.121                    -        16.258.302
           Publik
           Tagihan Kepada Bank
    3      Pembangunan Multilateral dan                      -                    -                -                     -                  -                    -
           Lembaga Internasional
    4      Tagihan Kepada Bank                               -        3.585.265                    -                     -            200             3.585.466
    5      Tagihan berupa Covered Bond                       -                    -                -                     -                  -                    -
           Tagihan Kepada Perusahaan
    6      Efek dan Lembaga Jasa                             -                    -          21.184                      -                  -             21.184
           Keuangan Lainnya
           Tagihan berupa Surat Berharga/
    7      Piutang Subordinasi, Ekuitas,                     -                    -                -                     -                  -                    -
           dan Instrumen Modal Lainnya
    8      Kredit Beragun Rumah Tinggal               40.747            465.866           1.290.499       266.907.152                       -      268.704.264
           Kredit Beragun Properti
    9                                                    879            719.292           2.752.187            2.471.097                    -         5.943.455
           Komersial
           Kredit untuk Pengadaan Tanah,
   10      Pengelolaan Tanah, dan                   170.165           2.910.150           5.153.943            7.636.612                    -        15.870.870
           Konstruksi
   11      Kredit Pegawai/Pensiunan                          -            2.967              36.190            2.234.508                    -         2.273.664
           Tagihan Kepada Usaha Mikro,
   12                                                 13.846            659.235           1.462.900            4.613.500                    -         6.749.481
           Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
   13      Tagihan Kepada Korporasi                 244.092           5.289.012             842.170           12.672.684                    -        19.047.958
           Tagihan Yang Telah Jatuh
   14                                                  3.619             67.820             771.847            5.979.840                    -         6.823.125
           Tempo
   15      Aset Lainnya                                      -                    -                -                     -    13.507.510             13.507.510
           Jumlah                                15.655.214         18.555.991          15.236.892        380.847.535         13.586.526           443.882.159
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.




Tabel Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022
31 Desember 2023

                                                                                                                                                      Tagihan
                                                                                                       Tagihan
                                                                                                                                                      Kepada
                                                                                     Tagihan       Kepada Bank                      Tagihan
                                                                  Tagihan                                             Tagihan                       Perusahaan
                                                                                     Kepada        Pembangunan                      berupa
  No.                     Sektor Ekonomi *)                        kepada                                             Kepada                          Efek dan
                                                                                  Entitas Sektor     Multilateral                   Covered
                                                                 Pemerintah                                            Bank                        Lembaga Jasa
                                                                                      Publik       dan Lembaga                       Bond
                                                                                                                                                     Keuangan
                                                                                                    Internasional
                                                                                                                                                      Lainnya

   1     Pertanian, Perburuan, Kehutanan                                      -          24.735           -                     -       -                            -

   2     Perikanan                                                            -                -          -                     -       -                            -

   3     Pertambangan dan Penggalian                                          -                -          -                     -       -                            -

   4     Industri Pengolahan                                                  -                -          -                     -       -                            -

   5     Listrik, Gas dan Air                                                 -       4.062.541           -                     -       -                            -

   6     Konstruksi                                               67.820.260          1.957.351           -                     -       -                            -

   7     Perdagangan Besar dan Eceran                                         -       5.403.719           -                     -       -                   21.184

         Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
   8                                                                          -                -          -                     -       -                            -
         Makanan Minum
   9     Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi                             -       3.531.548           -                     -       -                            -

  10     Perantara Keuangan                                       17.197.805            468.280           -           3.585.466         -                            -

         Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa
  11                                                                          -                -          -                     -       -                            -
         Perusahaan



332           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 335
                                                                                                                     Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                    31 Desember 2022
  No.            Kategori Portofolio**)
                                                                        > 1 tahun s.d     > 3 tahun s.d                                    Non
                                                   <1 tahun                                                          >5 tahun                                 Jumlah
                                                                           3 tahun           5 tahun                                    Kontraktual
    1      Tagihan Kepada Pemerintah              63.014.308                3.804.916             4.435.399          1.075.055                     -         72.329.678
           Tagihan Kepada Entitas Sektor
    2                                              2.938.867                1.923.525             1.319.844          7.508.065                     -         13.690.301
           Publik
           Tagihan Kepada - Bank
    3      Pembangunan Multilateral dan                           -                   -                     -                   -                  -                     -
           Lembaga Internasional
    4      Tagihan Kepada Bank                     1.434.412                    397.077              79.280                     -                  -          1.910.769
    5      Kredit Beragun Rumah Tinggal            2.808.220                6.875.512         15.847.782         216.188.307                       -        241.719.822
           Kredit Beragun Properti
    6                                              8.602.033                6.950.019             1.967.901            348.678                     -         17.868.631
           Komersial
    7      Kredit Pegawai atau Pensiunan                   159.460              125.153             417.149            980.256                     -          1.682.018
           Tagihan Kepada Usaha Mikro,
    8                                              1.440.168                2.163.613             1.370.840          2.333.122                     -          7.307.744
           Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
    9      Tagihan Kepada Korporasi                5.108.151                4.481.809             1.721.739          3.799.390                     -         15.111.090
           Tagihan Yang Telah Jatuh
   10                                              1.297.454                    892.497             285.554          1.189.477                     -          3.664.982
           Tempo
   11         Aset Lainnya                                        -                   -                     -                   -       10.408.685           10.408.685
              Jumlah                               86.803.073               27.614.121            27.445.487     233.422.351             10.408.685         385.693.720
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




                                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)




  Tagihan berupa
                                                             Kredit untuk                             Tagihan
 Surat Berharga/
                              Kredit         Kredit          Pengadaan                                Kepada
      Piutang                                                                       Kredit                               Tagihan         Tagihan Yang
                             Beragun        Beragun            Tanah,                               Usaha Mikro,
    Subordinasi,                                                                  Pegawai/                               Kepada           Telah Jatuh        Aset Lainnya
                              Rumah         Properti         Pengelolaan                             Usaha Kecil
    Ekuitas, dan                                                                  Pensiunan                             Korporasi            Tempo
                             Tinggal       Komersial         Tanah, dan                             dan Portofolio
 Instrumen Modal
                                                              Konstruksi                                Ritel
      Lainnya

          -                            -               -                    -                 -            32.000           43.000                     78                    -

          -                            -               -                    -                 -             8.681                   -                   -                    -

          -                            -               -                    -                 -             2.032         3.163.404             5.132                        -

          -                            -               -              17.937                  -            69.817          603.374                975                        -

          -                            -               -                    -                 -            28.027         1.928.798               642                        -

          -                     58.818      3.765.987          15.494.003                     -           157.178         5.947.347          2.565.174                       -

          -                            -     446.324              229.725                     -         1.184.037          854.437             49.739                        -

          -                            -               -                    -                 -           187.829          236.189             26.361                        -

          -                            -               -                    -                 -            38.501          596.845              1.306                        -

          -                            -               -                    -                 -             1.698         1.354.244               614                        -

          -                            -    1.252.400                 72.329                  -            76.050         1.858.942           159.964                        -




                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                              333
Page 336
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




                                                                                                                                                       Tagihan
                                                                                                         Tagihan
                                                                                                                                                       Kepada
                                                                                     Tagihan         Kepada Bank                        Tagihan
                                                                 Tagihan                                              Tagihan                        Perusahaan
                                                                                     Kepada          Pembangunan                        berupa
  No.                    Sektor Ekonomi *)                        kepada                                              Kepada                           Efek dan
                                                                                  Entitas Sektor       Multilateral                     Covered
                                                                Pemerintah                                             Bank                         Lembaga Jasa
                                                                                      Publik         dan Lembaga                         Bond
                                                                                                                                                      Keuangan
                                                                                                      Internasional
                                                                                                                                                       Lainnya

         Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
  12                                                                         -                 -            -                       -      -                       -
         Jaminan Sosial Wajib
  13     Jasa Pendidikan                                                     -                 -            -                       -      -                       -

  14     Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                                  -                 -            -                       -      -                       -

         Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan
  15                                                                         -                 -            -                       -      -                       -
         dan Perorangan Lainnya
  16     Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga                          -                 -            -                       -      -                       -

         Badan Internasional dan Badan Ekstra
  17                                                                         -                 -            -                       -      -                       -
         Internasional Lainnya
  18     Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya                                -                 -            -                       -      -                       -

  19     Bukan Lapangan Usaha                                                -                 -            -                       -      -                       -

  20     Lainnya                                                      78.815            810.128             -                       -      -                       -

         Jumlah                                                    85.096.880        16.258.302             -          3.585.466           -               21.184

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.


31 Desember 2022

                                                                                                                           Tagihan
                                                                                                                       Kepada - Bank
                                                                                                   Tagihan Kepada
                                                                        Tagihan Kepada                                 Pembangunan                Tagihan Kepada
   No.                       Sektor Ekonomi **)                                                     Entitas Sektor
                                                                          Pemerintah                                     Multilateral                  Bank
                                                                                                        Publik
                                                                                                                       dan Lembaga
                                                                                                                        Internasional

    1      Pertanian, Perburuan, Kehutanan                                               -                       -              -                             -

    2      Perikanan                                                                     -                       -              -                             -

    3      Pertambangan dan Penggalian                                           707.070                         -              -                             -

    4      Industri Pengolahan                                                           -                       -              -                             -

    5      Listrik, Gas dan Air                                                  139.817               3.505.119                -                             -

    6      Konstruksi                                                      10.608.026                  2.298.552                -                             -

    7      Perdagangan Besar dan Eceran                                                  -             1.149.653                -                             -

           Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makanan
    8                                                                                    -                       -              -                             -
           Minum

    9      Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi                               73.929               4.052.332                -                             -

   10      Perantara Keuangan                                              45.607.636                  2.050.455                -                    1.257.077

   11      Real Estate, Usaha Persewaan dan Jasa Perusahaan                              -                       -              -                             -

           Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan
   12                                                                                    -                       -              -                             -
           Sosial Wajib

   13      Jasa Pendidikan                                                               -                       -              -                             -

   14      Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial                                            -                       -              -                             -

           Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan dan
   15                                                                                    -               505.982                -                             -
           Perorangan Lainnya

   16      Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga                                    -                       -              -                             -

           Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
   17                                                                                    -                       -              -                             -
           Lainnya

   18      Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya                                          -                       -              -                             -

   19      Bukan Lapangan Usaha                                                          -                       -              -                             -

   20      Lainnya                                                         15.193.200                    128.208                -                     653.692

           Jumlah                                                            72.329.678               13.690.301                -                    1.910.769
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




334           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 337
                                                                                                              Laporan Tahunan 2023




 Tagihan berupa
                                                     Kredit untuk                              Tagihan
Surat Berharga/
                    Kredit          Kredit           Pengadaan                                 Kepada
     Piutang                                                                  Kredit                                 Tagihan         Tagihan Yang
                   Beragun         Beragun             Tanah,                                Usaha Mikro,
   Subordinasi,                                                             Pegawai/                                 Kepada           Telah Jatuh         Aset Lainnya
                    Rumah          Properti          Pengelolaan                              Usaha Kecil
   Ekuitas, dan                                                             Pensiunan                               Korporasi            Tempo
                   Tinggal        Komersial          Tanah, dan                              dan Portofolio
Instrumen Modal
                                                      Konstruksi                                 Ritel
     Lainnya

       -                      -                -                    -                   -                 -           1.488.237                     -                      -

       -                      -                -                    -                   -           17.085             148.861                2.907                        -

       -                      -                -                    -                   -           32.585              43.975                      -                      -

       -                      -                -                    -                   -           58.206              89.962                3.932                        -

       -          217.374.674           376.690                     -             9.298             28.251                      -       3.165.825                          -

       -                      -                -                    -                   -                 -                     -                   -                      -

       -                      -                -                    -                   -          124.587             458.492                 991                         -

       -           34.009.517            35.897            56.877                       -          163.255                      -                   -                      -

       -           17.261.254            66.156                     -         2.264.366          4.539.662             231.851            839.484           13.507.510

       -          268.704.264          5.943.455        15.870.870             2.273.664          6.749.481          19.047.958          6.823.125           13.507.510




                                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)




                                                                        Tagihan Kepada
 Kredit Beragun     Kredit Beragun           Kredit Pegawai              Usaha Mikro,           Tagihan Kepada          Tagihan Yang Telah
                                                                                                                                                        Aset Lainnya
 Rumah Tinggal    Properti Komersial         atau Pensiunan             Usaha Kecil, dan           Korporasi               Jatuh Tempo
                                                                         Portofolio Ritel


              -                    -                        -                 230.352                         912                         -                            -

              -              44.672                         -                   23.945                  37.778                          19                             -

              -                    -                        -                    2.142                  10.990                       4.439                             -

              -                    -                        -                   49.224                658.421                          353                             -

              -                    -                        -                    8.241                114.636                           67                             -

              -       17.779.288                            -                 385.273               5.277.802                   1.772.817                              -

              -                    -                        -                 393.539                 769.859                       44.925                             -

              -                    -                        -                   40.357                449.968                       32.013                             -

              -                    -                        -                    7.540                483.661                        3.688                             -

              -                    -                        -                 392.518                 637.355                          267                             -

              -              44.672                         -                   35.051              2.404.474                       68.164                             -

              -                    -                        -                           -                       -                         -                            -

              -                    -                        -                   53.120                245.914                        8.136                             -

              -                    -                        -                   16.297                  56.586                         274                             -

              -                    -                        -                   20.768                  23.834                       2.479                             -

              -                    -                        -                   20.677                   6.243                       2.802                             -

              -                    -                        -                           -                       -                         -                            -

              -                    -                        -                   34.389                498.657                        2.703                             -

  241.719.822                      -               1.682.018                5.593.232               2.736.288                   1.721.837                              -

              -                    -                        -                    1.078                697.714                             -              10.408.685

   241.719.822         17.868.631                  1.682.018                 7.307.744             15.111.090                   3.664.982                10.408.685




                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                335
Page 338
                                            Informasi Eksposur Risiko
                                            dan Permodalan




Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022

                                                                                                                                          31 Desember 2023
   No.                 Kategori Portofolio
                                                                                                Jawa Non-
                                                                    Jabodetabek                                         Sumatera               Lain-lain*
                                                                                               Jabodetabek

    1       Tagihan                                                 238.015.051                126.378.439              48.205.950             58.355.472

            Tagihan yang mengalami peningkatan
    2       dan pemburukan risiko kredit (Stage 2                        6.024.136               5.319.970               1.381.640               1.384.564
            dan Stage 3)

            a. Belum jatuh tempo                                         4.540.865               3.538.582                657.922                  723.765

            b. Telah jatuh tempo                                         1.483.270               1.781.389                723.719                  660.799

            Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
    3                                                                    4.180.045               4.578.686               1.097.470               1.190.983
            (CKPN) - Individual

            Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
    4                                                                    2.359.610               1.343.496                554.279                  335.980
            (CKPN) - Kolektif

    5       Tagihan yang dihapus buku                                    1.024.638               1.230.976                288.977                  514.982
* Lain-lain terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku




Tabel Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022

                                                                                                                                     31 Desember 2023

   No.                Sektor Ekonomi                                          Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
                                                               Tagihan                                                   CKPN - Individual     CKPN - Kolektif
                                                                              Belum Jatuh Tempo     Telah Jatuh Tempo

    1       Pertanian, Perburuan, Kehutanan                     104.807                  82                    61                    62                 353

    2       Perikanan                                              8.531                 78                      -                   50                  29

    3       Pertambangan dan Penggalian                        1.838.446                 71                  5.917              5.917                   109

    4       Industri Pengolahan                                 568.210                1.057                 5.108              5.749                   578

    5       Listrik, Gas dan Air                               5.006.747               4.745                  502                  502               4.853

    6       Konstruksi                                        34.410.098         3.657.557             2.598.159           4.578.642            1.917.858

    7       Perdagangan Besar dan Eceran                       5.266.181               7.387              39.458               40.977                9.501

            Penyediaan Akomodasi dan
    8                                                           484.604              197.451              28.320               29.044             196.761
            Penyediaan Makanan Minum

            Transportasi, Pergudangan dan
    9                                                          4.356.782             233.831                 1.129              7.182             227.778
            Komunikasi

   10       Perantara Keuangan                                20.084.700                293                    11                    68              8.170

            Real Estate, Usaha Persewaan
   11                                                          3.663.500             804.534            108.894              506.186              417.043
            dan Jasa Perusahaan

            Administrasi Pemerintahan,
   12       Pertahanan dan Jaminan Sosial                      1.180.000               6.120                     -                    -              6.120
            Wajib

   13       Jasa Pendidikan                                     152.383               73.419                  640               1.036               78.211

            Jasa Kesehatan dan Kegiatan
   14                                                             68.094                186                      -                    -                 736
            Sosial

            Jasa Kemasyarakatan,
   15       Sosial Budaya, Hiburan dan                          130.203                 637                    70                  197                  510
            Perorangan Lainnya

            Jasa Perorangan yang
   16                                                    214.100.606             4.115.658             1.431.516           4.482.671            1.064.503
            Melayani Rumah Tangga

            Badan Internasional dan Badan
   17                                                                    -                 -                     -                    -                     -
            Ekstra Internasional Lainnya

            Kegiatan yang Belum Jelas
   18                                                           448.589                 545                   838                  852               1.165
            Batasannya




336             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 339
                                                                                         Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                31 Desember 2022

                                             Jawa Non-
    Jumlah          Jabodetabek                                          Sumatera                Lain-lain*              Jumlah
                                            Jabodetabek

 470.954.911        200.995.545              96.070.121              47.281.062                  48.752.870           393.099.598


   14.110.311         7.564.838               3.082.356                  1.334.572                1.504.680            13.486.447


    9.461.134         4.904.350               1.695.496                    620.231                 734.844              7.954.922

    4.649.177         2.660.488               1.386.860                    714.341                 769.836              5.531.525

   11.047.183         4.720.165               2.147.945                    996.692                1.172.726             9.037.529


    4.593.364         3.965.316               1.407.240                    462.656                 404.949              6.240.160

    3.059.573           996.543               1.013.532                    272.214                 589.772              2.872.060




                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                31 Desember 2022

                                  Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Tagihan yang                                                                                                            Tagihan yang
                  Tagihan                                                    CKPN - Individual      CKPN - Kolektif
Dihapus Buku                                                                                                            Dihapus Buku
                                  Belum Jatuh Tempo   Telah Jatuh Tempo

        711        166.351                   156                   29                    81               25.364                      -

             -      29.068                    55                    0                      -              18.792                  214

             -      62.986                   370               5.700                   5.798                   420                    -

             -     604.090                   960               6.036                   6.207                  1.587           15.073

      2.211       3.462.489                  862               3.133                   3.133                  1.065                   -

    871.721      39.139.058           3.819.669            3.445.780             4.800.058             3.368.432             845.151

     12.678       2.834.499              39.813               58.925                  80.588              31.489             179.886

        631        506.597              240.091               87.788                  94.036             240.193              39.647


      3.948       4.570.782             159.772                3.321                   5.311             159.782                7.123

             -   38.028.844                  277                   22                    22              261.490                7.122

      8.136       3.693.389             586.752              319.537                 318.678             618.720             114.400


             -              -                   -                    -                     -                      -                   -


      1.223        273.893               71.601                9.555                  11.212              84.884                      -

        760       1.045.028                  474                 652                    660                   6.105                   -


        409        560.700                 3.862                 276                   3.749                   389            75.073


  1.125.415         27.632                   317               2.576             3.702.061               915.532          1.374.956


             -              -                   -                    -                     -                      -                   -


      3.922        438.627                 2.992                 392                    320                   3.794               100




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      337
Page 340
                                    Informasi Eksposur Risiko
                                    dan Permodalan




                                                                                                                             31 Desember 2023

  No.              Sektor Ekonomi                               Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
                                                  Tagihan                                                     CKPN - Individual            CKPN - Kolektif
                                                                Belum Jatuh Tempo    Telah Jatuh Tempo

  19     Bukan Lapangan Usaha                    34.879.361                      -                  -                   734.042                330.526

  20     Lainnya                                144.203.071           357.482             428.556                       654.007                328.560

         Jumlah                                 470.954.911         9.461.134           4.649.177               11.047.183                   4.593.364



Tabel Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                 31 Desember 2023
  No.                                          Keterangan
                                                                                                    CKPN Individual                  CKPN Kolektif

   1     Saldo awal CKPN                                                                                11.055.864                         4.623.340

   2     Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net)                                         2.246.783                          696.116

         2.a. Pembentukan CKPN pada periode berjalan                                                      2.246.783                          696.116

         2.b. Pemulihan CKPN pada periode berjalan                                                                      -                             -

   3     CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode berjalan              (2.255.465)                         (726.092)

   4     Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan                                                          -                             -

         Saldo Akhir CKPN                                                                               11.047.183                         4.593.364


Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat dan Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit
Risk) dijabarkan sebagai berikut:


Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
31 Desember 2023

                                                                                                   Tagihan Bersih

                                                                   Lembaga
                                                                                                         Peringkat Jangka Panjang
                                                                 Pemeringkat

                                                                Standards and                                                                     BBB+ s.d
                                                                                       AAA              AA+ s.d AA-          A+ s.d A-
                                                                    Poor's                                                                         BBB-

                                                                                                                                                  BBB+ s.d
                                                                 Fitch Ratings         AAA              AA+ s.d AA-          A+ s.d A-
  No                     Kategori Portofolio                                                                                                       BBB-

                                                                                                                                                  Baa1 s.d
                                                                   Moody's              Aaa             Aa1 s.d Aa3          A1 s.d A3
                                                                                                                                                   Baa3

                                                                PT Fitch Ratings                        AA+ (idn) s.d        A+(idn) s.d       BBB+(idn) s.d
                                                                                     AAA (idn)
                                                                  Indonesia                              AA- (idn)            A-(idn)           BBB-(idn)

                                                                PT Pemeringkat                           idAA+ s.d                               idBBB+ s.d
                                                                                       idAAA                                idA+ s.d idA-
                                                                Efek Indonesia                             idAA-                                   idBBB-

   1     Tagihan kepada Pemerintah                                                             -                    -                 -                    -

   2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                        2.332.828          4.060.685             601.890           6.882.528

         Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
   3                                                                                           -                    -                 -                    -
         dan Lembaga Internasional

   4     Tagihan Kepada Bank                                                                   -                (8)                   -                    -

   5     Tagihan berupa Covered Bond                                                           -                    -                 -                    -

         Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
   6                                                                                           -                    -                 -                    -
         Jasa Keuangan Lainnya

         Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
   7     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                                             -                    -                 -                    -
         Lainnya

   8     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                          -                    -                 -                    -




338         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 341
                                                                                                         Laporan Tahunan 2023




                                                                                 31 Desember 2022

                                             Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
 Tagihan yang                                                                                                                                   Tagihan yang
                             Tagihan                                                       CKPN - Individual         CKPN - Kolektif
 Dihapus Buku                                                                                                                                   Dihapus Buku
                                            Belum Jatuh Tempo        Telah Jatuh Tempo

       224.726          238.391.712                2.809.797             1.456.815                     5.615              393.912                    144.114

       803.083              59.263.855               217.100               130.990                         -              108.209                     69.199

      3.059.573          393.099.598                7.954.922            5.531.525                9.037.529             6.240.160                  2.872.060




                                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                      31 Desember 2022
No.                                              Keterangan
                                                                                                         CKPN Individual                   CKPN Kolektif

 1       Saldo awal CKPN                                                                                        8.336.777                      6.174.981

 2       Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net)                                               2.968.511                      1.070.996

         2.a. Pembentukan CKPN pada periode berjalan                                                            2.968.511                      1.070.996

         2.b. Pemulihan CKPN pada periode berjalan                                                                        -                                -

 3       CKPN yang digunakan untuk melakukan hapus buku atas tagihan pada periode berjalan                     (2.275.374)                      (596.686)

 4       Pembentukan (pemulihan) lainnya pada periode berjalan                                                            -                                -

         Saldo Akhir CKPN                                                                                       9.029.914                       6.649.291




                                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)



                                                                      Tagihan Bersih

          Peringkat Jangka Panjang                                      Peringkat Jangka Pendek

                                   kurang dari                                                            Kurang dari
BB+ s.d BB-        B+ s.d B-                              A-1              A-2              A-3
                                       B-                                                                     A-3

                                   kurang dari                                                            Kurang dari
BB+ s.d BB-        B+ s.d B-                           F1 s.d F1           F2                F3
                                       B-                                                                     F3                Tanpa
                                                                                                                                                      Jumlah
                                   kurang dari                                                            Kurang dari          Peringkat
Ba1 s.d Ba3        B1 s.d B3                              p-1              p-2              p-3
                                       B3                                                                     P-3

BB+(idn) s.d       B+(idn) s.d     kurang dari        F1+(idn) s.d                                        Kurang dari
                                                                         F2(idn)           F3(idn)
  BB-(idn)           B-(idn)         B-(idn)            F1(idn)                                             F3(idn)

 idBB+ s.d                         kurang dari                                           idA3 s.d id      Kurang dari
                  idB+ s.d idB-                          idA1             idA2
   idBB-                               idB-                                                 A4               idA4

          -             -                    -                  -           -                 -                  -             85.096.880           85.096.880

 655.294                -              147.721                  -           -                 -                  -              1.577.356           16.258.302


          -             -                    -                  -           -                 -                  -                         -                    -


          -             -                    -       1.233.550              -                 -                  -              2.351.924            3.585.466

          -             -                    -                  -           -                 -                  -                         -                    -


          -             -                    -          21.184              -                 -                  -                         -             21.184



          -             -                    -                  -           -                 -                  -                         -                    -


          -             -                    -                  -           -                 -                  -            268.704.264         268.704.264




                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                339
Page 342
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                                           Tagihan Bersih

                                                                        Lembaga
                                                                                                                Peringkat Jangka Panjang
                                                                      Pemeringkat

                                                                      Standards and                                                                BBB+ s.d
                                                                                                AAA            AA+ s.d AA-        A+ s.d A-
                                                                          Poor's                                                                    BBB-

                                                                                                                                                   BBB+ s.d
                                                                       Fitch Ratings            AAA            AA+ s.d AA-        A+ s.d A-
   No                      Kategori Portofolio                                                                                                      BBB-

                                                                                                                                                   Baa1 s.d
                                                                         Moody's                Aaa            Aa1 s.d Aa3       A1 s.d A3
                                                                                                                                                    Baa3

                                                                     PT Fitch Ratings                          AA+ (idn) s.d     A+(idn) s.d     BBB+(idn) s.d
                                                                                             AAA (idn)
                                                                       Indonesia                                AA- (idn)         A-(idn)         BBB-(idn)

                                                                     PT Pemeringkat                             idAA+ s.d                         idBBB+ s.d
                                                                                               idAAA                            idA+ s.d idA-
                                                                     Efek Indonesia                               idAA-                             idBBB-

    9      Kredit Beragun Properti Komersial                                                           -                    -               -                 -

           Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
   10                                                                                                  -                    -               -                 -
           Tanah, dan Konstruksi

   11      Kredit Pegawai/Pensiunan                                                                    -                    -               -                 -

           Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
   12                                                                                                  -                    -               -                 -
           Portofolio Ritel

   13      Tagihan Kepada Korporasi                                                                    -       5.118.942         2.949.560                    -

   14      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                              -                    -               -                 -

   15      Aset Lainnya                                                                                -                    -               -                 -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.


31 Desember 2022

                                                                                                           Tagihan Bersih

                                                                       Lembaga
                                                                                                                Peringkat Jangka Panjang
                                                                      Pemeringkat

                                                                     Standards and
                                                                                                AAA           AA+ s.d AA-        A+ s.d A-       BBB+ s.d BBB-
                                                                         Poor’s

                                                                      Fitch Ratings             AAA           AA+ s.d AA-        A+ s.d A-       BBB+ s.d BBB-
   No                      Kategori Portofolio

                                                                                                                                                   Baa1 s.d
                                                                         Moody’s                Aaa           Aa1 s.d Aa3        A1 s.d A3
                                                                                                                                                    Baa3

                                                                     PT Fitch Ratings                         AA+ (idn) s.d      A+(idn) s.d     BBB+(idn) s.d
                                                                                             AAA (idn)
                                                                        Indonesia                              AA- (idn)          A-(idn)          BBB-(idn)

                                                                  PT Pemeringkat Efek                           idAA+ s.d                         idBBB+ s.d
                                                                                               idAAA                            idA+ s.d idA-
                                                                       Indonesia                                  idAA-                             idBBB-

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                              -                         -           -              -

    2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                   -             112.332                 -              -

           Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral
    3                                                                                             -                         -           -              -
           dan Lembaga Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                                    -             337.913                 -              -

    5      Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                           -                         -           -              -

    6      Kredit Beragun Properti Komersial                                                      -                         -           -              -

    7      Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                          -                         -           -              -

           Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
    8                                                                                             -                         -           -              -
           Portofolio Ritel

    9      Tagihan kepada Korporasi                                                               -                         -           -              -

   10      Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                                         -                         -           -              -

   11      Aset Lainnya                                                                           -                         -           -              -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan
Pendekatan Standar.




340           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 343
                                                                                               Laporan Tahunan 2023




                                                               Tagihan Bersih

            Peringkat Jangka Panjang                            Peringkat Jangka Pendek

                                  kurang dari                                                  Kurang dari
BB+ s.d BB-         B+ s.d B-                       A-1            A-2              A-3
                                      B-                                                           A-3

                                  kurang dari                                                  Kurang dari
BB+ s.d BB-         B+ s.d B-                    F1 s.d F1         F2                F3
                                      B-                                                           F3           Tanpa
                                                                                                                                  Jumlah
                                  kurang dari                                                  Kurang dari     Peringkat
Ba1 s.d Ba3        B1 s.d B3                        p-1            p-2              p-3
                                      B3                                                           P-3

BB+(idn) s.d       B+(idn) s.d    kurang dari   F1+(idn) s.d                                   Kurang dari
                                                                 F2(idn)           F3(idn)
  BB-(idn)           B-(idn)        B-(idn)       F1(idn)                                        F3(idn)

 idBB+ s.d                        kurang dari                                    idA3 s.d id   Kurang dari
                  idB+ s.d idB-                    idA1           idA2
   idBB-                              idB-                                          A4            idA4

            -           -                  -              -         -                 -             -           5.943.455        5.943.455


            -           -                  -              -         -                 -             -          15.870.870       15.870.870


            -           -                  -              -         -                 -             -           2.273.664        2.273.664


            -           -                  -              -         -                 -             -           6.749.481        6.749.481


 119.318                -          753.195                -         -                 -             -          10.106.943       19.047.958

            -           -                  -              -         -                 -             -           6.823.125        6.823.125

            -           -                  -              -         -                 -             -          13.507.510       13.507.510




                                                               Tagihan Bersih

            Peringkat Jangka Panjang                            Peringkat Jangka Pendek

                                  kurang dari                                                  Kurang dari
BB+ s.d BB-         B+ s.d B-                       A-1            A-2              A-3
                                      B-                                                           A-3

                                  kurang dari                                                  Kurang dari
BB+ s.d BB-         B+ s.d B-                    F1 s.d F1         F2                F3
                                      B-                                                           F3           Tanpa
                                                                                                                                  Jumlah
                                  kurang dari                                                  Kurang dari     Peringkat
Ba1 s.d Ba3        B1 s.d B3                        p-1            p-2              p-3
                                      B3                                                           P-3

BB+(idn) s.d       B+(idn) s.d    kurang dari   F1+(idn) s.d                                   Kurang dari
                                                                 F2(idn)           F3(idn)
  BB-(idn)           B-(idn)        B-(idn)       F1(idn)                                        F3(idn)

 idBB+ s.d                        kurang dari                                    idA3 s.d id   Kurang dari
                  idB+ s.d idB-                    idA1           idA2
   idBB-                              idB-                                          A4            idA4

 23.543                 -              -              -              -                -             -         70.871.945        70.895.488

        -               -              -              -              -                -             -         13.577.969        13.690.301

        -               -              -              -              -                -             -                                      -
                                                                                                                           -

        -               -              -              -              -                -             -          1.572.856         1.910.769

        -               -              -              -              -                -             -        241.719.822       241.719.822

        -               -              -              -              -                -             -         17.850.675        17.850.675

        -               -              -              -              -                -             -          1.682.018         1.682.018

        -               -              -              -              -                -             -          7.304.129         7.304.129

        -               -              -              -              -                -             -         14.024.660        14.024.660

        -               -              -              -              -                -             -          3.664.982         3.664.982

        -               -              -              -              -                -             -         10.408.685        10.408.685




                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  341
Page 344
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




Sedangkan untuk Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit
Risk) terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Transaksi Derivatif Over the Counter                                             2. Transaksi Repo
    Perseroan tidak memiliki transaksi derivatif per tanggal 31                        Uraian terkait Transaksi Repo dijabarkan dalam tabel
    Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                 berikut:



Tabel Transaksi Repo                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                        31 Desember 2023

  No                   Kategori Portofolio *)
                                                                   Nilai Wajar SB
                                                                                          Kewajiban Repo            Tagihan Bersih                ATMR
                                                                        Repo

   1     Tagihan Kepada Pemerintah                                         -                        -                       -                        -

   2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                              -                        -                       -                        -

         Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
   3                                                                       -                        -                       -                        -
         dan Lembaga Internasional

   4     Tagihan Kepada Bank                                               -                        -                       -                        -

         Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
   5                                                                       -                        -                       -                        -
         Jasa Keuangan Lainnya

         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
   6                                                                       -                        -                       -                        -
         Portofolio Ritel

   7     Tagihan Kepada Korporasi                                          -                        -                       -                        -

         Jumlah                                                            -                        -                       -                        -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                        31 Desember 2022

  No                  Kategori Portofolio **)
                                                                   Nilai Wajar SB
                                                                                          Kewajiban Repo            Tagihan Bersih                ATMR
                                                                        Repo

   1     Tagihan kepada Pemerintah                                         -                        -                       -                        -

   2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                              -                        -                       -                        -

         Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral
   3                                                                       -                        -                       -                        -
         dan Lembaga Internasional

   4     Tagihan kepada Bank                                               -                        -                       -                        -

         Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
   5                                                                       -                        -                       -                        -
         Portofolio Ritel

   6     Tagihan kepada Korporasi                                          -                        -                       -                        -

         Jumlah                                                            -                        -                       -                        -

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




342           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 345
                                                                                                            Laporan Tahunan 2023




3. Transaksi Reverse Repo
   Perseroan tidak memiliki transaksi Reverse Repo per tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022.


Tabel Transaksi Reverse Repo                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                        31 Desember 2023
  No                   Kategori Portofolio *)
                                                                       Tagihan                   CKPN               Tagihan Bersih                ATMR

   1     Tagihan Kepada Pemerintah                                         -                        -                       -

   2     Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                              -                        -                       -

         Tagihan Kepada - Bank Pembangunan Multilateral
   3                                                                       -                        -                       -
         dan Lembaga Internasional

   4     Tagihan Kepada Bank                                               -                        -                       -

         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan
   5                                                                       -                        -                       -
         Portofolio Ritel

   6     Tagihan Kepada Korporasi                                          -                        -                       -

         Jumlah                                                            -                        -                       -                        -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                        31 Desember 2022
  No                  Kategori Portofolio **)
                                                                       Tagihan                   CKPN               Tagihan Bersih                ATMR

   1     Tagihan kepada Pemerintah                                    1.434.190                     -                  1.434.190                     -

   2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                              -                        -                       -                        -

         Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral
   3                                                                       -                        -                       -                        -
         dan Lembaga Internasional

   4     Tagihan kepada Bank                                               -                        -                       -                        -

         Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
   5                                                                       -                        -                       -                        -
         Portofolio Ritel

   6     Tagihan kepada Korporasi                                          -                        -                       -                        -

         Jumlah                                                       1.434.190                     -                  1.434.190                     -

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.



Dalam rangka menurunkan eksposur risiko kredit, Perseroan                           beroperasi dan mengalokasikan eksposur kredit berdasarkan
melakukan pre - screening terhadap debitur, mewajibkan debitur                      sektor industri untuk melihat konsentrasi risiko kredit. Uraian
memenuhi agunan yang dipersyaratkan, menganalisis dan                               terkait pengungkapan tagihan bersih berdasarkan bobot risiko
mengevaluasi kelayakan kredit, dan melakukan pengikatan                             setelah memperhitungkan dampak mitigasi risiko kredit dan
kredit secara legal. Perseroan telah mengalokasikan eksposur                        pengungkapan tagihan bersih dan teknik mitigasi risiko kredit
kredit berdasarkan area/wilayah geografis tempat mereka                             diuraikan sebagai berikut.




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           343
Page 346
                                   Informasi Eksposur Risiko
                                   dan Permodalan




Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
per 31 Desember 2023 dan 30 Juni 2022
31 Desember 2023

                                                                             Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
                                                                                  Dampak Mitigasi Risiko Kredit
  No.               Kategori Portofolio *)
                                                            0%            20%              25%          35%          40%          50%

 A        Eksposur Neraca
     1    Tagihan kepada Pemerintah                       84.993.137              -                -            -            -            -

     2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                       -    7.640.801                -            -            -    7.279.886

          Tagihan Kepada Bank Pembangunan
     3                                                               -            -                -            -            -            -
          Multilateral dan Lembaga Internasional
     4    Tagihan Kepada Bank                                        -    2.702.861                -            -     732.366             -

     5    Tagihan berupa Covered Bond                                -            -                -            -            -            -

          Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
     6                                                               -            -                -            -            -            -
          Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
          Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
     7    Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                  -            -                -            -            -            -
          Lainnya
     8    Kredit Beragun Rumah Tinggal                               -   27.953.501       24.576.403   88.792.969   78.815.289   47.035.119

     9    Kredit Beragun Properti Komersial                          -            -                -            -            -     308.887

          Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
     10                                                              -            -                -            -            -            -
          Tanah, dan Konstruksi
     11   Kredit Pegawai/Pensiunan                                   -            -                -            -            -    2.273.660

          Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
     12                                                              -            -                -            -            -            -
          dan Portofolio Ritel
     13   Tagihan Kepada Korporasi                                   -    4.290.164                -            -            -    2.472.014

     14   Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                             -            -                -            -            -            -

     15   Aset Lainnya                                     2.127.490              -                -            -            -            -

          Jumlah Eksposur Neraca                          87.120.627     42.587.327       24.576.403   88.792.969   79.547.655   59.369.566

 B        Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif
     1    Tagihan Kepada Pemerintah                            103.743            -                -            -            -            -

     2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                       -     271.826                 -            -            -     262.774

          Tagihan kepada Bank Pembangunan
     3                                                               -            -                -            -            -            -
          Multilateral dan Lembaga Internasional
     4    Tagihan kepada Bank                                        -            -                -            -            -            -

          Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
     5                                                               -            -                -            -          450            -
          Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
     6    Kredit Beragun Rumah Tinggal                               -          472              403       1.575        1.492           821

     7    Kredit Beragun Properti Komersial                          -            -                -            -            -        7.955

          Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan
     8                                                               -            -                -            -            -            -
          Tanah, dan Konstruksi
     9    Kredit Pegawai/Pensiunan                                   -            -                -            -            -            4

          Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
     10                                                              -            -                -            -            -            -
          dan Portofolio Ritel
     11   Tagihan Kepada Korporasi                                   -     889.687                 -            -            -     512.642

     12   Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                             -            -                -            -            -            -

          Jumlah Eksposur TRA                                  103.743    1.161.985              403        1.575       1.942      784.196

 C        Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
     1    Tagihan Kepada Pemerintah                                  -            -                -            -            -            -

     2    Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                       -            -                -            -            -            -

          Tagihan kepada Bank Pembangunan
     3                                                               -            -                -            -            -            -
          Multilateral dan Lembaga Internasional
     4    Tagihan kepada Bank                                        -            -                -            -            -            -

          Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
     5                                                               -            -                -            -            -            -
          Lembaga Jasa Keuangan Lainnya




344          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 347
                                                                                   Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)



                      Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
                           Dampak Mitigasi Risiko Kredit                                                                 Beban
                                                                                                      ATMR
                                                                                                                         Modal
60%        70%           75%          85%           100%              150%            Lainnya


       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -      632.464           142.575                 -         5.573.249          511.624

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -          833.519            76.517

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -         20.734             -               -               -                -            8.294               761



       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -


       -    882.179        644.029             -               -               -                -     70.123.127           6.437.303

  19.734          -        524.042     1.921.544               -               -        3.020.934         4.853.986          445.596

       -          -              -             -    13.310.791         1.722.657                -     15.879.575           1.457.745

       -          -              -             -               -               -                -         1.136.830          104.361

       -          -      3.566.851     1.515.198      163.255                  -        1.500.537         4.567.635          419.309

       -          -              -     1.161.199     7.267.962          631.250                 -     10.209.652             937.246

       -          -              -             -     3.806.223         3.012.844                -         8.325.489          764.280

       -          -              -             -    11.302.430           77.591                 -     11.418.815           1.048.247

  19.734    882.179      4.755.656     4.597.941    36.483.126         5.586.916        4.521.472    132.930.171          12.202.989



       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -       22.829             5.146                 -          216.301            19.856

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -              180                17

       -         12              -             -               -               -                -            1.260               116

       -          -         13.079       49.484                -               -          77.796           124.384            11.418

       -          -              -             -      739.001            98.421                 -          885.788            81.315

       -          -              -             -               -               -                -                2                  -

       -          -          1.948          872                -               -             820             2.443               224

       -          -              -      240.808      1.451.323          130.908                 -         2.254.449          206.958

       -          -              -             -               -          4.058                 -            6.087               559

       -         12         15.027      291.164      2.213.153          238.533           78.615          3.490.895          320.463



       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -

       -          -              -             -               -               -                -                 -                 -




                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      345
Page 348
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




                                                                                      Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
                                                                                           Dampak Mitigasi Risiko Kredit
  No.                 Kategori Portofolio *)
                                                                   0%              20%                25%           35%              40%              50%

           Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
     6                                                                     -                -                 -              -                -                 -
           dan Portofolio Ritel
     7     Tagihan Kepada Korporasi                                        -                -                 -              -                -                 -

           Jumlah Counterparty Credit Risk                                 -                -                 -              -                -                 -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.


31 Desember 2022

                                                                                      Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
                                                                                           Dampak Mitigasi Risiko Kredit
  No.                 Kategori Portofolio **)
                                                                    0%                  20%                   25%                35%                40%

 A         Eksposur Neraca
     1     Tagihan kepada Pemerintah                            70.895.488                        -                   -                   -            -
     2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                -         112.332                      -                   -            -
           Tagihan kepada - Bank Pembangunan
     3                                                                         -                  -                   -                   -            -
           Multilateral dan Lembaga Internasional
     4     Tagihan kepada Bank                                                 -      1.870.587                       -                   -            -
     5     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                        -     22.871.181             52.672.589     166.176.052                 -
     6     Kredit Beragun Properti Komersial                                   -                  -                   -                   -            -
     7     Kredit Pegawai atau Pensiunan                                       -                  -                   -                   -            -
           Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
     8                                                              326.143              163.150                      -                   -            -
           dan Portofolio Ritel
     9     Tagihan kepada Korporasi                               2.785.212                       -                   -                   -            -
     10    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                      -      1.017.561                       -                   -            -
     11    Aset Lainnya                                           1.661.534                       -                   -                   -            -
           Jumlah Eksposur Neraca                                75.668.376          26.034.811             52.672.589      166.176.052                -
 B         Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pd Transaksi Rekening Administratif
     1     Tagihan kepada Pemerintah                                           -                  -                   -                   -            -
     2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                -                  -                   -                   -            -
           Tagihan kepada - Bank Pembangunan
     3                                                                         -                  -                   -                   -            -
           Multilateral dan Lembaga Internasional
     4     Tagihan kepada Bank                                                 -                  -                   -                   -            -
     5     Kredit Beragun Rumah Tinggal                                        -                  -                   -                   -            -
     6     Kredit Beragun Properti Komersial                                   -                  -                   -                   -            -
     7     Kredit Pegawai atau Pensiunan                                       -                  -                   -                   -            -
           Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
     8                                                                         -                  -                   -                   -            -
           dan Portofolio Ritel
     9     Tagihan kepada Korporasi                                            -                  -                   -                   -            -
     10    Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                      -                  -                   -                   -            -
           Jumlah Eksposur TRA                                                 -                 -                   -                    -            -
 C         Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
     1     Tagihan kepada Pemerintah                              1.434.190                       -                   -                   -            -
     2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                -                  -                   -                   -            -
           Tagihan kepada - Bank Pembangunan
     3                                                                         -                  -                   -                   -            -
           Multilateral dan Lembaga Internasional
     4     Tagihan kepada Bank                                                 -                  -                   -                   -            -
           Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
     5                                                                         -                  -                   -                   -            -
           dan Portofolio Ritel
     6     Tagihan kepada Korporasi                                            -                  -                   -                   -            -
           Jumlah Counterparty Credit Risk                         1.434.190                     -                   -                    -            -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.



346           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 349
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




                           Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
                                Dampak Mitigasi Risiko Kredit                                                                   Beban
                                                                                                                ATMR
                                                                                                                                Modal
60%       70%                 75%             85%           100%            150%              Lainnya

      -            -                  -                -            -              -                    -                -                  -

      -            -                  -                -            -              -                    -                -                  -

      -            -                  -                -            -              -                    -                -                  -




                       Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan
                            Dampak Mitigasi Risiko Kredit
                                                                                                              ATMR           Beban Modal
45%          50%                    75%              100%           150%               Lainnya


  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -       13.577.969                      -                 -                -            -                  6.811.451          630.059

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -          40.182                       -                 -                -            -                   394.208            36.464
  -                    -                  -                 -                -            -                 58.420.939        5.403.937
  -                    -                  -     17.850.675                   -            -                 17.236.491        1.594.375
  -        1.682.018                      -                 -                -            -                   841.009            77.793

  -                    -        6.814.836                   -                -            -                  5.143.757          475.798

  -                    -                  -     11.239.448                   -            -                 11.239.448        1.039.649
  -                    -                  -          485.354       2.162.068              -                  3.931.967          363.707
  -                    -                  -         8.669.561           77.591            -                  8.785.946          812.700
  -       15.300.168             6.814.836      38.245.038         2.239.658              -             112.805.216           10.434.483


  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -                    -                  -           17.956                 -            -                    17.956             1.661
  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -             3.615                  -                -            -                      2.711              251

  -                    -                  -         1.086.430                -            -                  1.086.430          100.495
  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -                    -             3.615          1.104.386                -            -                  1.107.098          102.407


  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -

  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -
  -                    -                  -                 -                -            -                          -                  -




                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       347
Page 350
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




Tabel Tagihan Bersih dan Teknis Mitigasi Risiko Kredit
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                        31 Desember 2023

                                                                                       Bagian yang Dijamin
 No.              Kategori Portofolio *)                                                                                             Bagian
                                                       Tagihan
                                                                                                                                   yang Tidak
                                                        Bersih                                        Asuransi
                                                                       Agunan         Garansi                        Lainnya        Dijamin
                                                                                                       Kredit
 A       Eksposur Aset pada Laporan Posisi Keuangan, kecuali Eksposur Sekuritisasi
     1   Tagihan kepada Pemerintah                     84.993.137              -          -                      -      -             84.993.137

     2   Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik          15.695.726              -          -                      -      -             15.695.726

         Tagihan Kepada Bank Pembangunan
     3                                                             -           -          -                      -      -                       -
         Multilateral dan Lembaga Internasional
     4   Tagihan Kepada Bank                             3.435.227             -          -                      -      -              3.435.227

     5   Tagihan berupa Covered Bond                               -           -          -                      -      -                       -

         Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
     6                                                     20.734              -          -                      -      -                 20.734
         Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
         Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
     7   Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                 -           -          -                      -      -                       -
         Lainnya
     8   Kredit Beragun Rumah Tinggal                 268.699.489              -          -          150.857.293        -           117.842.195

     9   Kredit Beragun Properti Komersial               5.795.141        67.626          -                      -      -              5.727.515

         Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 10                                                    15.033.448              -          -                      -      -             15.033.448
         Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
 11      Kredit Pegawai/Pensiunan                        2.273.660             -          -                      -      -              2.273.660

         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
 12                                                      6.745.842       234.029          -                233.829      -              6.277.984
         Kecil dan Portofolio Ritel
 13      Tagihan Kepada Korporasi                      15.822.590        155.178          -                      -      -             15.667.412

 14      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                  6.819.067             -          -                      -      -              6.819.067

 15      Aset Lainnya                                  13.507.510              -          -                      -      -             13.507.510

         Jumlah Eksposur Neraca                       438.841.570        456.833          -          151.091.122        -           287.293.615

 B       Eksposur Kewajiban Komitmen atau Kewajiban Kontinjensi pada TRA, kecuali Eksposur Sekuritisasi
     1   Tagihan Kepada Pemerintah                        103.743              -          -                      -      -                103.743

     2   Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik             562.576              -          -                      -      -                562.576

         Tagihan kepada Bank Pembangunan
     3                                                             -           -          -                      -      -                       -
         Multilateral dan Lembaga Internasional
     4   Tagihan kepada Bank                                       -           -          -                      -      -                       -

         Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
     5                                                           450           -          -                      -      -                    450
         Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
     6   Kredit Beragun Rumah Tinggal                       4.776              -          -                      -      -                  4.776

     7   Kredit Beragun Properti Komersial                148.313              -          -                      -      -                148.313

         Kredit untuk Pengadaan Tanah,
     8                                                    837.422              -          -                      -      -                837.422
         Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
     9   Kredit Pegawai/Pensiunan                                 4            -          -                      -      -                       4

         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
 10                                                         3.640              -          -                      -      -                  3.640
         Kecil dan Portofolio Ritel
 11      Tagihan Kepada Korporasi                        3.225.368             -          -                      -      -              3.225.368

 12      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                     4.058              -          -                      -      -                  4.058

         Jumlah Eksposur TRA                             4.890.349             -          -                      -      -              4.890.349

 C       Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
     1   Tagihan Kepada Pemerintah                                 -           -          -                      -      -                       -

     2   Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                      -           -          -                      -      -                       -

         Tagihan kepada Bank Pembangunan
     3                                                             -           -          -                      -      -                       -
         Multilateral dan Lembaga Internasional
     4   Tagihan kepada Bank                                       -           -          -                      -      -                       -




348          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 351
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




                                                                                                 31 Desember 2023

                                                                                               Bagian yang Dijamin
 No.               Kategori Portofolio *)                                                                                                          Bagian
                                                           Tagihan
                                                                                                                                                 yang Tidak
                                                            Bersih                                              Asuransi
                                                                              Agunan           Garansi                             Lainnya        Dijamin
                                                                                                                 Kredit

         Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan
     5                                                                -              -             -                       -          -                         -
         Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
         Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
     6                                                                -              -             -                       -          -                         -
         Kecil dan Portofolio Ritel
     7   Tagihan Kepada Korporasi                                     -              -             -                       -          -                         -

         Jumlah Counterparty Credit Risk                              -              -             -                       -          -                         -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                 31 Desember 2022

                                                                                               Bagian yang Dijamin
 No.              Kategori Portofolio **)                                                                                                          Bagian
                                                           Tagihan
                                                                                                                                                 yang Tidak
                                                            Bersih                                              Asuransi
                                                                              Agunan           Garansi                             Lainnya        Dijamin
                                                                                                                 Kredit

 A       Eksposur Neraca
     1   Tagihan kepada Pemerintah                          70.895.488                   -         -                           -       -            70.895.488

     2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik               13.690.301                   -         -                           -       -            13.690.301

         Tagihan kepada - Bank Pembangunan
     3                                                                    -              -         -                           -       -                            -
         Multilateral dan Lembaga Internasional
     4   Tagihan kepada Bank                                 1.910.769                   -         -                           -       -             1.910.769

     5   Kredit Beragun Rumah Tinggal                      212.892.414                   -         -           123.174.569             -            89.717.845

     6   Kredit Beragun Properti Komersial                  16.961.350                   -         -                614.184            -            16.347.165

     7   Kredit Pegawai atau Pensiunan                       1.682.018                   -         -                           -       -             1.682.018

         Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
     8                                                       6.387.580           326.002           -                163.150            -             5.898.428
         Kecil, dan Portofolio Ritel
     9   Tagihan kepada Korporasi                           13.982.905         2.785.212           -                           -       -            11.197.694

  10     Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                      3.423.227                   -         -                887.571            -             2.535.656

  11     Aset Lainnya                                       10.408.685                   -         -                           -       -            10.408.685

         Jumlah Eksposur Neraca                            352.234.736         3.111.213           -            124.839.474           -            224.284.048

 B       Eksposur Kewajiban Komitmen/Kontinjensi pada Transaksi Rekening Administratif
     1   Tagihan kepada Pemerintah                                        -              -         -                           -       -                            -

     2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                             -              -         -                           -       -                            -

         Tagihan kepada - Bank Pembangunan
     3                                                                    -              -         -                           -       -                            -
         Multilateral dan Lembaga Internasional
     4   Tagihan kepada Bank                                              -              -         -                           -       -                            -

     5   Kredit Beragun Rumah Tinggal                                     -              -         -                           -       -                            -

     6   Kredit Beragun Properti Komersial                      17.956                   -         -                           -       -                 17.956

     7   Kredit Pegawai atau Pensiunan                                    -              -         -                           -       -                            -

         Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
     8                                                            3.615                  -         -                           -       -                  3.615
         Kecil, dan Portofolio Ritel
     9   Tagihan kepada Korporasi                            1.086.430                   -         -                           -       -             1.086.430

  10     Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                   -              -         -                           -       -                            -

         Jumlah Eksposur TRA                                  1.108.001                  -         -                           -      -               1.108.001

 C       Eksposur akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
     1   Tagihan kepada Pemerintah                           1.434.190                   -         -                           -       -             1.434.190

     2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                             -              -         -                           -       -                            -

         Tagihan kepada - Bank Pembangunan
     3                                                                    -              -         -                           -       -                            -
         Multilateral dan Lembaga Internasional




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           349
Page 352
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                               31 Desember 2022

                                                                                              Bagian yang Dijamin
 No.              Kategori Portofolio **)                                                                                                         Bagian
                                                           Tagihan
                                                                                                                                                yang Tidak
                                                            Bersih                                            Asuransi
                                                                            Agunan           Garansi                            Lainnya          Dijamin
                                                                                                               Kredit

   4     Tagihan kepada Bank                                          -                 -         -                       -          -                       -

         Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
   5                                                                  -                 -         -                       -          -                       -
         Kecil, dan Portofolio Ritel
   6     Tagihan kepada Korporasi                                     -                 -         -                       -          -                       -

         Jumlah Counterparty Credit Risk                     1.434.190                 -          -                       -          -               1.434.190

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




Tabel Sekuritisasi Aset, Peringkat dan Lembaga Pemeringkat

  No.       Transaksi Sekuritisasi         Nominal Total (Rp)                  Unit KPR                        Kelas                 Avg Tenor EBA (yr)

                                                                                                                 A1                           2,00

    1      KIK-EBA DBTN 05                 Rp1.500.000.001.615                    33.173                         A2                           5,00

                                                                                                                  B

                                                                                                                 A1                           2,00

    2      EBA-SP SMF-BTN 02               Rp1.000.000.000.000                    11.280                         A2                           5,00

                                                                                                                  B

                                                                                                                 A1                           2,00

    3      EBA-SP SMF-BTN 03               Rp1.000.000.000.000                    11.237                         A2                           4,00

                                                                                                                  B

                                                                                                                 A1                           2,00

    4      EBA-SP SMF-BTN 04               Rp2.000.000.000.000                    18.728                         A2                           5,00

                                                                                                                  B

                                                                                                                 A1                           3,00

                                                                                                                 A2                           5,00
    5      EBA-SP SMF-BTN 05               Rp2.000.000.000.000                    16.476
                                                                                                                 M                            8,00

                                                                                                                  B

                                                                                                                  A                           3,00
    6      EBA-SP SMF-BTN 06                Rp631.000.543.015                      7.721
                                                                                                                  B

                                                                                                                  A                           3,00
    7      EBA-SP SMF-BTN 07                Rp500.000.001.416                      6.188
                                                                                                                 B

                                                                                                                  A                           4,00
    8      EBA-SP SMF-BTN08                 Rp600.000.020.055                      4.340
                                                                                                                  B

 TOTAL                                     Rp9.231.000.566.101                   109.143




350           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 353
                                                                                        Laporan Tahunan 2023




Risiko Kredit: Sekuritisasi Aset

Tujuan Perseroan melakukan sekuritisasi adalah mentransformasi       Atas sekuritisasi KPR (efek beragun aset), Perseroan mengakuinya
aset yang tidak likuid menjadi aset yang likuid dalam bentuk         sebagai penjualan atas tagihan KPR tersebut dikarenakan Perseroan
surat berharga/securities yang dapat diperjualbelikan (disebut       telah memindahkan risiko dan manfaat atas kepemilikannya
dengan Asset Backed Securities - ABS atau Efek Beragun Aset          kepada pihak ketiga. Oleh Karena itu, pada tanggal efektif
- EBA). Sekuritisasi Aset KPR dilakukan Perseroan antara lain        sekuritisasi Perseroan menghentikan pengakuan atas kumpulan
sebagai upaya untuk mitigasi maturity mismatch, alternatif sumber    tagihan tersebut. Uraian terkait perhitungan ATMR Risiko Kredit
pendanaan KPR, dan peningkatan lending capacity. Fungsi yang         dengan menggunakan pendekatan standar adalah sebagai berikut:
dijalankan oleh Perseroan dalam transaksi sekuritisasi meliputi
originator, servicer, dan investor. Dalam rangka sekuritisasi atas
tagihan kredit pemilikan rumah (kumpulan tagihan), Perseroan
telah melakukan penjualan atas kumpulan tagihan kepada pihak
ketiga (sekuritisasi KPR).




   Nominal Class (Rp)       Tanggal Transaksi       Jatuh Tempo       Average Life          Kupon Kelas A        Peringkat Pefindo

      Rp723.500.000.000                                                                         A1 = 10%

      Rp647.500.000.000     28 November 2014      7 September 2025         6,72              A2 = 10.25%               idAAA

      Rp129.000.001.615

      Rp400.000.000.000                                                                       A1 = 8.15%

      Rp513.000.000.000      31 Oktober 2016         7 Juni 2027           7,05               A1 = 8.75%               idAAA

       Rp87.000.000.000

      Rp200.000.000.000                                                                       A1 = 8,00%

      Rp713.000.000.000       28 April 2017          7 Juli 2029           7,78               A2 = 8,40%               idAAA

       Rp87.000.000.000

      Rp700.000.000.000                                                                       A1 = 7,00%

    Rp1.124.000.000.000      28 Februari 2018        7 Mei 2029            7,03               A2 = 7,50%               idAAA

      Rp176.000.000.000

      Rp574.000.000.000                                                                       A1 = 8,50%
                                                                                                                       idAAA
    Rp1.142.000.000.000                                                                       A2 = 8,75%
                            27 November 2019         7 Mei 2032            9,09
       Rp24.000.000.000                                                                       M = 10,40%                 idA

      Rp260.000.000.000

      Rp576.734.000.000
                            30 Desember 2020         7 Juli 2032           6,08                    6,50%               idAAA
       Rp54.266.543.015

      Rp452.500.000.000
                            23 Desember 2022       7 Januari 2034          5,66                    7,70%               idAAA
       Rp47.500.001.416

      Rp544.800.000.000
                            26 September 2023      7 Agustus 2035          7,44                    6,65%               idAAA
       Rp55.200.020.055

     Rp9.231.000.566.101




                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                  351
Page 354
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




Tabel Transaksi Sekuritisasi

                                                                                                               31 Desember 2023

                                                                                                       Nilai aset yang disekuritisasi yang
   No.                            Eksposur Sekuritisasi                                                   mengalami penurunan nilai               Laba/Rugi
                                                                                  Nilai aset yang
                                                                                                                                                 dari aktivitas
                                                                                   disekuritisasi
                                                                                                          Telah Jatuh       Belum Jatuh           sekuritisasi
                                                                                                             Tempo             Tempo

    1      Bank bertindak sebagai Kreditur Asal                                           -                    -                  -                    -

           Tagihan Beragun Rumah Tinggal                                            13.386.868                 -                  -                    -

    2      Bank bertindak sebagai Penyedia Kredit Pendukung                               -                    -                  -                    -

           a. Fasilitas penanggung risiko pertama                                         -                    -                  -                    -

           b. Fasilitas penanggung risiko kedua                                           -                    -                  -                    -

    3      Bank bertindak sebagai Penyedia Fasilitas Likuiditas                           -                    -                  -                    -

    4      Bank bertindak sebagai Penyedia Jasa                                     13.386.868                 -                  -                    -

    5      Bank bertindak sebagai Bank Kostudian                                          -                    -                  -                    -

    6      Bank bertindak sebagai Pemodal                                                 -                    -                  -                    -

           a. Senior tranche                                                              -                    -                  -                    -

              Tagihan Beragun Rumah Tinggal                                               -                    -                  -                    -

           b. Junior tranche                                                              -                    -                  -                    -

               Tagihan Beragun Rumah Tinggal                                              -                    -                  -                    -



Tabel Ringkasan Aktivitas Sekuritisasi - Perseroan Bertindak sebagai Kreditur Asal
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                   31 Desember 2023
   No.                            Underlying Asset *)
                                                                                       Nilai Aset yang Disekuritisasi       Keuntungan (Kerugian) Penjualan

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                                  -                                      -

    2      Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                                       -                                      -

           Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                                 -                                      -
           Internasional

    4      Tagihan Kepada Bank                                                                        -                                      -

    5      Tagihan berupa Covered Bond                                                                -                                      -

           Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
    6                                                                                                 -                                      -
           Lainnya

           Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
    7                                                                                                 -                                      -
           Instrumen Modal Lainnya

    8      Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                         13.386.868                                   -

    9      Kredit Beragun Properti Komersial                                                          -                                      -

   10      Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi                            -                                      -

   11      Kredit Pegawai/Pensiunan                                                                   -                                      -

   12      Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel                               -                                      -

   13      Tagihan Kepada Korporasi                                                                   -                                      -

   14      Aset Lainnya                                                                               -                                      -

           Jumlah                                                                               13.386.868                                   -
*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.




352           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 355
                                                                                                            Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


           31 Desember 2023                                                              31 Desember 2022

                                                             Nilai aset yang disekuritisasi yang
                                                                mengalami penurunan nilai                 Laba/Rugi
                             Pengurang     Nilai aset yang                                                                                      Pengurang
        ATMR                                                                                             dari aktivitas         ATMR
                               Modal        disekuritisasi                                                                                        Modal
                                                                Telah Jatuh        Belum Jatuh            sekuritisasi
                                                                   Tempo              Tempo

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

        226.678                  -            12.286.868             -                   -                      -              211.180               -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -            12.286.868             -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -

          -                      -                   -               -                   -                      -                 -                  -




                                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                    31 Desember 2022
  No.                                Underlying Asset **)
                                                                                      Nilai Aset yang Disekuritisasi         Keuntungan (Kerugian) Penjualan

    1         Tagihan kepada Pemerintah                                                              -                                      -

    2         Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                   -                                      -

              Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                                -                                      -
              Internasional

    4         Tagihan kepada Bank                                                                    -                                      -

    5         Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                     12.286.868                                   -

    6         Kredit Beragun Properti Komersial                                                      -                                      -

    7         Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                          -                                      -

    8         Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel                          -                                      -

    9         Tagihan kepada Korporasi                                                               -                                      -

   10         Aset Lainnya                                                                           -                                      -

              Jumlah                                                                           12.286.868                                   -
**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                            353
Page 356
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




Tabel Eksposur Aset di Neraca                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                              31 Desember 2023
  No.                            Kategori Portofolio *)
                                                                                      Tagihan Bersih         ATMR sebelum MRK            ATMR setelah MRK

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                      84.993.137                          -                          -

    2      Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                           15.695.726                  6.014.430                 5.573.249

           Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                               -                         -                          -
           Internasional

    4      Tagihan Kepada Bank                                                             3.435.227                   833.519                    833.519

    5      Tagihan berupa Covered Bond                                                              -                         -                          -

           Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
    6                                                                                         20.734                      8.294                     8.294
           Lainnya

           Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas,
    7                                                                                               -                         -                          -
           dan Instrumen Modal Lainnya

    8      Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                  268.699.489                94.516.914                 70.123.127

    9      Kredit Beragun Properti Komersial                                               5.795.141                  4.911.469                 4.853.986

           Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
   10                                                                                     15.033.448                15.894.777                 15.879.575
           Konstruksi

   11      Kredit Pegawai/Pensiunan                                                        2.273.660                  1.136.830                 1.136.830

   12      Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel                    6.745.842                  4.801.554                 4.567.635

   13      Tagihan Kepada Korporasi                                                       15.822.590                11.295.896                 10.209.652

   14      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                  6.819.067                  8.325.489                 8.325.489

   15      Aset Lainnya                                                                   13.507.510                11.418.815                 11.418.815

           Jumlah                                                                        438.841.570               159.157.985                132.930.171

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                              31 Desember 2022
  No.                           Kategori Portofolio **)
                                                                                      Tagihan Bersih         ATMR sebelum MRK            ATMR setelah MRK

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                      70.895.488                              -                          -

    2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                           13.690.301                  6.811.451                 6.811.451

           Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                                   -                         -                          -
           Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                              1.910.769                   394.208                   394.208

    5      Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                  241.719.822                 75.904.002                58.420.939

    6      Kredit Beragun Properti Komersial                                              17.850.675                 17.850.675                17.236.491

    7      Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                    1.682.018                   841.009                   841.009

    8      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel                    7.304.129                 5.478.097                 5.143.757

    9      Tagihan kepada Korporasi                                                       14.024.660                 14.024.660                11.239.448

   10      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                   3.664.982                 4.747.246                 3.931.967

   11      Aset Lainnya                                                                   10.408.685                              -             8.785.946

           Jumlah                                                                         383.151.528               126.051.347                112.805.216

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




354           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 357
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




Tabel Eksposur Kewajiban Komitmen atau Kewajiban Kontinjensi pada TRA,
kecuali Eksposur Sekuritisasi                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                              31 Desember 2023
  No.                            Kategori Portofolio *)
                                                                                       Tagihan Bersih         ATMR sebelum MRK           ATMR setelah MRK

    1      Tagihan Kepada Pemerintah                                                        103.743                           -                          -

    2      Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                             562.576                   216.301                   216.301

           Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                               -                         -                          -
           Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                                      -                         -                          -

           Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
    5                                                                                            450                       180                       180
           Lainnya

    6      Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                       4.776                      1.684                     1.260

    7      Kredit Beragun Properti Komersial                                                148.313                   125.864                   124.384

           Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengelolaan Tanah, dan
    8                                                                                       837.422                   886.632                   885.788
           Konstruksi

    9      Kredit Pegawai/Pensiunan                                                                4                          2                         2

   10      Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel                       3.640                      2.571                     2.443

   11      Tagihan Kepada Korporasi                                                       3.225.368                 2.286.629                 2.254.449

   12      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                     4.058                      6.087                     6.087

           Jumlah                                                                         4.890.349                 3.525.951                 3.490.895

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                              31 Desember 2022
  No.                           Kategori Portofolio **)
                                                                                       Tagihan Bersih         ATMR sebelum MRK           ATMR setelah MRK

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                                -                          -                         -

    2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                     -                          -                         -

           Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                               -                          -                         -
           Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                                      -                          -                         -

    5      Kredit Beragun Rumah Tinggal                                                             -                          -                         -

    6      Kredit Beragun Properti Komersial                                                 17.956                    17.956                    17.956

    7      Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                            -                          -                         -

    8      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel                      3.615                     2.711                      2.711

    9      Tagihan kepada Korporasi                                                      1.086.430                 1.086.430                  1.086.430

   10      Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo                                                           -                          -                         -

           Jumlah                                                                         1.108.001                 1.107.098                 1.107.098

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           355
Page 358
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk)                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                              31 Desember 2023
  No.                            Kategori Portofolio *)
                                                                                       Tagihan Bersih         ATMR sebelum MRK           ATMR setelah MRK

    1      Tagihan Kepada Pemerintah                                                           -                          -                         -

    2      Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                                -                          -                         -

           Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                          -                          -                         -
           Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                                 -                          -                         -

           Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
    5                                                                                          -                          -                         -
           Lainnya

    6      Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel

    7      Tagihan Kepada Korporasi                                                            -                          -                         -

           Jumlah                                                                              -                          -                         -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                              31 Desember 2022
  No.                           Kategori Portofolio **)
                                                                                       Tagihan Bersih         ATMR sebelum MRK           ATMR setelah MRK

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                        1.434.190                     -                         -

    2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                      -                    -                         -

           Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                                -                    -                         -
           Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                                       -                    -                         -

    5      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel                             -                    -                         -

    6      Tagihan kepada Korporasi                                                                  -                    -                         -

           Jumlah                                                                           1.434.190                     -                         -

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




Tabel Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Penyelesaian (Settlement Risk)                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                           31 Desember 2023
  No.                        Kategori Portofolio *)
                                                                               Nilai Eksposur            Faktor Pengurang Modal          ATMR setelah MRK

           Untuk transaksi yang tergolong Delivery versus payment
    1                                                                                   -                             -                             -
           (DvP)

           a. Beban Modal 8% (5-15 hari)                                                -                             -                             -

           b. Beban Modal 50% (16-30 hari)                                              -                             -                             -

           c. Beban Modal 75% (31-45 hari)                                              -                             -                             -

           d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari)                                     -                             -                             -

           Untuk transaksi yang tergolong Non-delivery versus payment
    2                                                                                   -                             -                             -
           (Non DvP)

           Jumlah                                                                       -                             -                             -

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.




356           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 359
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          31 Desember 2022
  No.                        Kategori Portofolio **)
                                                                               Nilai Eksposur          Faktor Pengurang Modal            ATMR setelah MRK

    1      Delivery versus payment                                                      -                             -                             -

           a. Beban Modal 8% (5-15 hari)                                                -                             -                             -

           b. Beban Modal 50% (16-30 hari)                                              -                             -                             -

           c. Beban Modal 75% (31-45 hari)                                              -                             -                             -

           d. Beban Modal 100% (lebih dari 45 hari)                                     -                             -                             -

    2      Non-Delivery versus payment                                                  -                             -                             -

           Jumlah                                                                       -                             -                             -

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




Tabel Eksposur Sekuritisasi                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                    31 Desember 2023
  No.                                    Jenis Transaksi *)
                                                                                                Faktor Pengurang Modal                       ATMR

           ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode External
    1                                                                                                        -                                  -
           Rating Based Approach (ERBA)

           ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode
    2                                                                                                        -                              226.678
           Standardized Approach (SA)

    3      Eksposure Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang Modal Inti Utama                           -                                  -

           Jumlah                                                                                            -                              226.678

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum.

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                    31 Desember 2022
  No.                                   Jenis Transaksi **)
                                                                                                Faktor Pengurang Modal                       ATMR

           ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode External
    1                                                                                                         -                                          -
           Rating Based Approach (ERBA)

           ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang dihitung dengan Metode
    2                                                                                                         -                                 211.180
           Standardized Approach (SA)

    3      Eksposure Sekuritisasi yang merupakan Faktor Pengurang Modal Inti Utama                            -                                          -

           Jumlah                                                                                            -                                  211.180

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.




Tabel Eksposur Kredit Derivatif                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                    31 Desember 2023
  No.                                    Jenis Transaksi *)
                                                                                                Faktor Pengurang Modal                       ATMR

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                                         -                                  -

           a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia                                                            -                                  -

           b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain                                                          -                                  -

    2      Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik                                                              -                                  -

    3      Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional                            -                                  -




                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         357
Page 360
                                       Informasi Eksposur Risiko
                                       dan Permodalan




                                                                                                                    31 Desember 2023
  No.                                    Jenis Transaksi *)
                                                                                               Faktor Pengurang Modal                        ATMR

    4      Tagihan kepada Bank                                                                           150.239                            44.017

           a. Tagihan Jangka Pendek                                                                          -                                  -

           b. Tagihan Jangka Panjang                                                                     150.239                            44.017

    5      Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya                                  -                                  -

           a. Tagihan Jangka Pendek                                                                          -                                  -

           b. Tagihan Jangka Panjang                                                                         -                                  -

    6      Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel                                      -                                  -

    7      Tagihan Kepada Korporasi                                                                          -                                  -

    8      Eksposur terkait Central Counterparty (CCP)                                                       -                                  -

           Jumlah                                                                                        150.239                            44.017

*) Mengacu pada SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi
Bank Umum yang berlaku terhitung tanggal 1 Januari 2023

                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                    31 Desember 2022
  No.                                   Jenis Transaksi **)
                                                                                               Faktor Pengurang Modal                        ATMR

    1      Tagihan kepada Pemerintah                                                                          -                                      -

           a. Tagihan Kepada Pemerintah Indonesia                                                             -                                      -

           b. Tagihan Kepada Pemerintah Negara Lain                                                           -                                      -

    2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                               -                                      -

           Tagihan kepada - Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
    3                                                                                                         -                                      -
           Internasional

    4      Tagihan kepada Bank                                                                                -                                      -

           a. Tagihan Jangka Pendek                                                                           -                                      -

           b. Tagihan Jangka Panjang                                                                          -                                      -

    5      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel                                      -                                      -

    6      Tagihan kepada Korporasi                                                                           -                                      -

           Eksposur tertimbang dari Credit Valuation Adjustment (CVA risk weighted
    7                                                                                                         -                             194.864
           assets)

           Jumlah                                                                                            -                               194.864

**) Mengacu pada SE OJK No. 42/SEOJK.03/2016 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Dengan Menggunakan Pendekatan
Standar.



Tabel Pengukuran Risiko Kredit per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


  No.                                  Keterangan                                                 31 Desember 2023                   31 Desember 2022

    1      PERHITUNGAN ATMR RISIKO KREDIT                                             (A)              136.691.761                       114.318.357

           "FAKTOR         PENGURANG       ATMR       RISIKO       KREDIT:
    2      Selisih lebih cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib            (B)                            -                                   -
           dihitung dengan 1,25% ATMR untuk Risiko Kredit"

    3      TOTAL ATMR RISIKO KREDIT (A) - (B)                                         (C)              136.691.761                       114.318.357

    4      TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL                                               (D)                            -                                   -




358           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 361
                                                                                                                Laporan Tahunan 2023




Risiko
Pasar

Risiko pasar merupakan risiko pada laporan posisi keuangan                            Seluruh transaksi valas yang dilakukan oleh Perseroan adalah
dan rekening administratif, akibat perubahan secara keseluruhan                       transaksi spot. Saat ini Perseroan belum melakukan transaksi
dari kondisi pasar. Dalam melakukan pengukuran risiko pasar,                          valas yang bersifat derivatif. Dalam perhitungan KPMM,
Perseroan menggunakan perhitungan standard method yang                                Perseroan menggunakan metode standar sebagaimana diatur
digunakan untuk menghitung Kewajiban Penyediaan Modal                                 dalam SE OJK No.23/SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan
Minimum (KPMM) untuk Risiko Pasar. Risiko nilai tukar yang                            Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar bagi Bank
timbul dari fluktuasi nilai tukar dikelola dengan cara menjaga                        Umum Pasal V. Ketentuan Peralihan maka Perseroan tetap
posisi devisa neto sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.                            menggunakan metode standar sebagaimana diatur dalam
                                                                                      SE OJK No.38/SEOJK.03/2016 tanggal 8 September
Gejolak eksternal juga diakomodasi dengan dilakukan stress                            2016 tentang Pedoman Penggunaan Metode Standar Dalam
testing untuk melihat sejauh mana Perseroan dapat bertahan                            Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
dengan beberapa skenario perubahan kondisi eksternal,                                 Umum Dengan Memperhitungkan Risiko Pasar.
khususnya perubahan suku bunga pasar.


Tabel Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                            31 Desember 2023                                       31 Desember 2022
  No.                         Jenis Risiko
                                                                    Beban Modal                     ATMR                 Beban Modal                   ATMR
   1     Risiko Suku Bunga                                              32.088                      401.103                  76.147                 951.841
         a. Risiko Spesifik                                                                                -                    754                    9.419
         b. Risiko Umum                                                                             401.103                  75.394                 942.422
   2     Risiko Nilai Tukar                                             43.298                      541.223                  33.717                 421.458
   3     Risiko Ekuitas                                                          -                         -                         -                        -
   4     Risiko Komoditas                                                        -                         -                         -                        -
   5     Risiko Option                                                           -                         -                         -                        -
         Jumlah                                                         75.386                      942.326                 109.864               1.373.299




Eksposur Interest Rate In The Banking Book (IRRBB)

Interest Rate in The Banking Book (IRRBB) merupakan                                   dan short rates down. Sedangkan untuk perhitungan ΔNII
bagian dari risiko suku bunga dengan fokus pada dampak                                menggunakan 2 (dua) skenario shock yaitu parallel up dan
perubahan nilai ekonomis dari posisi banking book yang                                parallel down. Perseroan mengukur perubahan NII (ΔNII)
berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan                                  sebagai penurunan maksimum dari NII saat terjadi skenario
rentabilitas Perseroan. Dalam pengukuran dan perhitungan                              peningkatan atau penurunan suku bunga. Berikut hasil
IRRBB, Perseroan menerapkan 6 (enam) jenis skenario                                   pemantauan manajemen risiko suku bunga Perseroan. Berikut
shock suku bunga untuk perhitungan ΔEVE yaitu parallel                                hasil pemantauan manajemen risiko suku bunga Perseroan.
up, parallel down, steepener, flattener, short rates up,

Tabel Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                            31 Desember 2022                                               31 Desember 2021
          Jenis Skenario Shock
  No.                                                ΔEVE                            ΔNII                           ΔEVE                           ΔNII
               Suku Bunga
                                                T             T-1            T                T-1               T            T-1             T              T-1

   1     Parallel up                         (287.473)      (334.889)   (1.815.275)     (2.278.750)        (172.121)          50.400     (2.405.885)    (2.429.886)

   2     Parallel down                   1.042.596           873.611     1.490.950          1.936.701          949.773      660.477       1.974.177       1.959.842

   3     Steepener                           (913.832)      (478.467)                                    (1.017.121)      (1.102.635)




                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                             359
Page 362
                                             Informasi Eksposur Risiko
                                             dan Permodalan




                                                                31 Desember 2022                                                    31 Desember 2021
                 Jenis Skenario Shock
  No.                                                    ΔEVE                            ΔNII                                ΔEVE                                  ΔNII
                      Suku Bunga
                                                    T             T-1               T                T-1               T              T-1              T                    T-1

      4         Flattener                       1.033.934        567.552                                          1.184.300         1.310.859

      5         Short rate up                     338.291        (10.872)                                          444.729           639.907

      6         Short rate down                  (836.789)      (494.399)                                       (1.110.090)       (1.362.249)

                Niai Maksimum Negatif
      7                                           913.832        494.399         1.815.275         2.278.750      1.110.090         1.362.249       2.405.885             2.429.886
                (absolut)

                Modal Tier 1 (untuk
      8         ΔEVE) atau Project             27.115.896     26.246.324        16.319.417      16.319.417      22.563.440        19.346.098       13.701.657         13.701.657
                Income (untuk Δ NII)

                Niai Maksimum dibagi
                Modal Tier 1 (untuk Δ EVE)
                                                    3,37%          1,88%           11,12%            13,96%            4,92%           7,04%           17,56%               17,73%
                atau Project Income (untuk
                ΔNII)



Berdasarkan portofolio Perseroan saat ini, apabila terjadi                                   dan suku bunga jangka panjang meningkat sesuai dengan
perubahan suku bunga sesuai dengan skenario parallel shock                                   skenario steepener maka potensi kerugian maksimum terhadap
up sebesar ± 400 bps akan berdampak terhadap perubahan                                       Ekuitas Modal Inti (Tier 1) yang akan dialami Perseroan sebesar
pendapatan bunga dan beban bunga Perseroan sebesar                                           Rp913 miliar dan bila dibanding dengan total Modal Inti (Tier 1)
11,12% terhadap target NII Perseroan. Adapun potensi kerugian                                sebesar 3,37% sehingga masih berada dibawah ketentuan limit
maksimum nilai ekonomis dari ekuitas yang dialami Perseroan                                  OJK sebesar 15% dari modal inti (Tier 1).
apabila terjadi perubahan suku bunga jangka pendek menurun




Tabel Profil Maturitas Rupiah

                                                                                                                                     31 Desember 2023

                                                                                                                                                   Jatuh Tempo
 No                  Pos-pos
                                               Saldo
                                                                                  > 1 minggu        > 2 minggu s.d         > 1 bulan s.d       > 3 bulan s.d         > 6 bulan s.d
                                                             s.d 1 minggu
                                                                                 s.d 2 minggu           1 bulan               3 bulan             6 bulan              12 bulan

 I. Neraca

 A.       Aset

  1       Kas                                   2.095.378        2.095.378                     -                   -                       -                   -                      -

          Penempatan pada Bank
  2                                            29.950.536       29.756.476                     -                   -                       -         194.060                          -
          Indonesia

          a. Giro                              17.607.788       17.607.788                     -                   -                       -                   -                      -

          b. SBI                                  194.060                   -                  -                   -                       -         194.060                          -

          c. Lainnya                           12.148.688       12.148.688                     -                  0                        -                   -                      -

  3       Penempatan pada bank lain               234.107          234.107                     -                   -                       -                   -                      -

  4       Surat Berharga                       35.902.399          576.504                   270           7.483.702           2.955.254             882.854                1.260.459

          a. SUN                               31.398.530          573.350                     -           7.477.808           2.954.236             562.846                1.210.716

            1) diperdagangkan                   3.769.410          573.350                     -                   -           2.168.375                       -               15.618

            2) tersedia untuk di jual           8.531.019                   -                  -                   -              30.000             111.036                  521.271

            3) dimiliki hingga jatuh
                                               19.098.101                   -                  -           7.477.808             755.861             451.810                  673.827
            tempo




360                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 363
                                                                                                              Laporan Tahunan 2023




Risiko
Operasional

Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/                       Adapun jenis - jenis kejadian risiko operasional dapat
atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,                       digolongkan menjadi beberapa tipe kejadian seperti fraud
kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian kejadian                               internal, fraud eksternal, praktik ketenagakerjaan dan
eksternal yang mempengaruhi operasional Perseroan.                                keselamatan lingkungan kerja, nasabah, produk dan praktek
                                                                                  bisnis, kerusakan aset fisik, gangguan aktivitas bisnis dan
Risiko operasional dapat bersumber antara lain dari                               kegagalan sistem, serta kesalahan proses dan eksekusi,
SDM, proses internal, sistem dan infrastruktur serta                              termasuk fraud yang timbul akibat aktivitas pencucian uang
kejadian eksternal. Sumber - sumber risiko tersebut dapat                         dan pendanaan terorisme.
menyebabkan kejadian - kejadian yang berdampak negatif
pada operasional Perseroan sehingga kemunculan dari jenis                         Sesuai SEOJK No. 06/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan
- jenis kejadian risiko operasional merupakan salah satu                          Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional
ukuran keberhasilan atau kegagalan manajemen risiko untuk                         Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank
risiko operasional.                                                               Umum, Bank BTN telah melakukan perhitungan ATMR
                                                                                  operasional dengan pendekatan standar mulai tahun 2023.


Uraian terkait risiko operasional dijabarkan sebagai berikut:


Tabel Risiko Operasional per 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                            31 Desember 2023                                                        31 Desember 2022
 Pendekatan yang
    Digunakan                                                                                   Pendapatan Bruto
                                  KIB                    MMRO                 ATMR              (Rata-rata 3 Tahun                Beban Modal             ATMR
                                                                                                     Terakhir)

 Pendekatan
                                1.436.485               1.436.485           17.956.060              12.767.391                     1.915.109           23.938.858
 Indikator Dasar


                                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                             31 Desember 2022

                                                                                           Jatuh Tempo
                   Saldo
                                                      > 1 minggu        > 2 minggu        > 1 bulan s.d       > 3 bulan s.d        > 6 bulan s.d
 > 12 bulan                       s.d 1 minggu                                                                                                         > 12 bulan
                                                     s.d 2 minggu       s.d 1 bulan          3 bulan             6 bulan             12 bulan




              -     1.645.839        1.645.839                      -                 -                   -                   -                    -                 -


              -    37.769.892       37.769.892                      -                 -                   -                   -                    -                 -


              -    25.193.997       25.193.997                      -                 -                   -                   -                    -                 -

              -             -                    -                  -                 -                   -                   -                    -                 -

              -    12.575.895       12.575.895                      -                 0                   -                   -                    -                 -

              -      940.113            940.113                     -                 -                   -                   -                    -                 -

   22.743.357      48.846.898        2.076.651            649.576         5.199.834          10.707.951           5.820.621            3.053.337         21.338.928

   18.619.574      47.420.225        2.061.104            649.576         4.893.523          10.705.307           5.818.547            2.869.890         20.422.278

    1.012.066      19.591.199        2.061.104            649.576                     -       9.230.307           4.938.578            2.077.981            633.654

    7.868.712      10.501.391                    -                  -                 -                   -         479.969              387.909          9.633.512


    9.738.795      17.327.635                    -                  -     4.893.523           1.475.000             400.000              404.000         10.155.112




                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                 361
Page 364
                                     Informasi Eksposur Risiko
                                     dan Permodalan




                                                                                                               31 Desember 2023

                                                                                                                              Jatuh Tempo
No                Pos-pos
                                       Saldo
                                                                      > 1 minggu     > 2 minggu s.d   > 1 bulan s.d       > 3 bulan s.d       > 6 bulan s.d
                                                    s.d 1 minggu
                                                                     s.d 2 minggu        1 bulan         3 bulan             6 bulan            12 bulan

        4) pinjaman yang
                                                -                -               -                -                   -                   -                   -
        diberikan pada piutang

      b. Surat Berharga Korporasi       4.503.869          3.153              270             5.894           1.018             320.009              49.742

        1) diperdagangkan                 540.443                -               -                -                   -                   -                   -

        2) tersedia untuk dijual        1.627.903                -               -                -                   -          30.000                       -

        3) dimiliki hingga jatuh
                                        2.335.524           3.153             270             5.894           1.018             290.009              49.742
        tempo

        4) pinjaman yang
                                                -                -               -                -                   -                   -                   -
        diberikan dan piutang

      c. Lainnya                                -                -               -                -                   -                   -                   -

 5    Kredit yang diberikan           331.237.860       2.096.216          34.163           862.025       1.851.281           2.099.232           6.446.104

      a. Belum Jatuh Tempo            328.453.825       1.225.977          34.163           862.025       1.746.409           2.002.306           6.177.307

      b. Sudah Jatuh Tempo              2.784.034        870.239                 -                -         104.872              96.926             268.797

 6    Tagihan lainnya                   1.195.547                -               -                -                   -       1.195.547                       -

      a. Tagihan atas surat
      berharga yang dibeli
                                                -                -               -                -                   -                   -                   -
      dengan janji dijual kembali
      (Reverse Repo)

      b. Lainnya                        1.195.547                -               -                -                   -       1.195.547                       -

 7    Penyertaan Saham                          -                -               -                -                   -                   -                   -

 8    Lain-lain                        17.884.999                -               -       17.884.999                   -                   -                   -

      Jumlah Aset                     418.500.826      34.758.681          34.432        26.230.726       4.806.535           4.371.694           7.706.562

B.    Kewajiban

 1    Dana Pihak Ketiga               324.517.875    110.904.849       15.416.183        56.972.191      38.901.144          15.594.567          22.279.017

      a. Giro                         124.350.812      60.031.106                -                -                   -                   -                   -

      b. Tabungan                      38.804.771      38.804.771                -                -                   -                   -                   -

      c. Simpanan Berjangka           161.362.291      12.068.971      15.416.183        56.972.191      38.901.144          15.594.567          22.279.017

        1) Deposit on call              5.377.306       2.699.341        1.753.015          924.950                   -                   -                   -

        2) Deposito Berjangka         155.714.985       9.369.631      13.663.168        56.047.241      38.901.144          15.484.567          22.119.017

        3) Lainnya                        270.000                -               -                -                   -         110.000             160.000

      Kewajiban pada Bank
 2                                              -                -               -                -                   -                   -                   -
      Indonesia

 3    Kewajiban pada bank lain          1.300.316                -               -           20.936           2.300             500.000             777.080

      Surat Berharga yang
 4                                      6.834.647        265.846                 -                -                   -       1.219.500             853.000
      Diterbitkan

      a. Obligasi                       6.834.647        265.846                 -                -                   -       1.219.500             853.000

      b. Subordinasi                            -                -               -                -                   -                   -                   -

      c. Lainnya                                -                -               -                -                   -                   -                   -

 5    Pinjaman yang Diterima           37.523.489                -               -        3.242.020                   -       5.140.000           7.455.000

      a. Pinjaman Subordinasi           4.499.997                -               -                -                   -                   -                   -

      b. Lainnya                       33.023.492                -               -        3.242.020                   -       5.140.000           7.455.000

 6    Kewajiban lainnya                 1.195.547       1.195.547                -                -                   -                   -                   -

      a. Kewajiban atas surat
      berharga yang di jual dengan              -                -               -                -                   -                   -                   -
      janji dibeli kembali (Repo)




362             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 365
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




                                                                          31 Desember 2022

                                                                                        Jatuh Tempo
                  Saldo
                                                   > 1 minggu        > 2 minggu        > 1 bulan s.d       > 3 bulan s.d       > 6 bulan s.d
> 12 bulan                     s.d 1 minggu                                                                                                        > 12 bulan
                                                  s.d 2 minggu       s.d 1 bulan          3 bulan             6 bulan            12 bulan

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


   4.123.783       1.426.673         15.547                      -       306.311               2.645               2.074             183.447           916.650

    540.443         793.831          15.547                      -       300.000                       -                   -                   -       478.284

   1.597.903        358.798                   -                  -                 -                   -                   -         103.447           255.351


   1.985.438        274.044                   -                  -         6.311               2.645               2.074              80.000           183.014


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

317.848.839      297.112.950        518.823            220.263         1.851.732           1.964.883           3.176.293           6.913.958       282.466.998

316.405.639      294.073.082        199.615            220.263         1.851.732           1.779.526           3.011.912           5.865.243       281.144.791

   1.443.200       3.039.868        319.208                      -                 -         185.357             164.381           1.048.715         1.322.207

             -     1.864.846      1.434.190                      -                 -                   -         430.656                       -                -



             -     1.434.190      1.434.190                      -                 -                   -                   -                   -                -



             -      430.656                   -                  -                 -                   -         430.656                       -                -

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

             -    15.615.495                  -                  -    15.615.495                       -                   -                   -                -

340.592.196      403.796.033     44.385.508            869.838         22.667.061         12.672.834           9.427.570           9.967.295       303.805.926




  64.449.924     318.997.390    117.850.608         21.122.406        50.806.883          40.988.821          24.461.778           9.268.938        54.497.958

  64.319.706     111.715.040     68.853.890                      -                 -                   -                   -                   -    42.861.151

             -    37.273.401     37.273.401                      -                 -                   -                   -                   -                -

    130.218      170.008.949     11.723.317         21.122.406        50.806.883          40.988.821          24.461.778           9.268.938        11.636.807

             -     1.085.246        543.905            157.000           384.341                       -                   -                   -                -

    130.218      168.923.703     11.179.412         20.965.406        50.422.542          40.988.821          24.461.778           9.268.938        11.636.807

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


             -      180.166         140.138                      -        37.728               2.300                       -                   -                -


   4.496.302       8.652.260                  -                  -                 -       2.000.000                       -         727.000         5.925.260


   4.496.302       8.652.260                  -                  -                 -       2.000.000                       -         727.000         5.925.260

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

  21.686.469      28.513.220                  -                  -     2.017.953                       -                   -       2.500.000        23.995.267

   4.499.997       4.499.977                  -                  -                 -                   -                   -                   -     4.499.977

  17.186.472      24.013.242                  -                  -     2.017.953                       -                   -       2.500.000        19.495.289

             -      430.656         430.656                      -                 -                   -                   -                   -                -


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -




                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                             363
Page 366
                                      Informasi Eksposur Risiko
                                      dan Permodalan




                                                                                                                  31 Desember 2023

                                                                                                                                 Jatuh Tempo
No                Pos-pos
                                        Saldo
                                                                       > 1 minggu      > 2 minggu s.d    > 1 bulan s.d       > 3 bulan s.d       > 6 bulan s.d
                                                     s.d 1 minggu
                                                                      s.d 2 minggu         1 bulan          3 bulan             6 bulan            12 bulan

     b. Lainnya                          1.195.547       1.195.547                 -                 -                   -                   -                   -

 7   Lain-lain                           7.882.807                -                -        7.882.807                    -                   -                   -

     Jumlah Kewajiban                  379.254.681    112.366.242        15.416.183        68.117.954       38.903.444          22.454.067          31.364.097

     Selisih Aset dengan
                                        39.246.145     (77.607.561)     (15.381.751)      (41.887.228)     (34.096.909)        (18.082.373)        (23.657.534)
     Kewajiban dalam Neraca

II. Rekening Administratif

     Tagihan Rekening
A.
     Administratif

 1   Komitmen                                    -                -                -                 -                   -                   -                   -

     a. Fasilitas pinjaman yang
                                                 -                -                -                 -                   -                   -                   -
     belum ditarik

     b. Posisi pembelian spot dan
                                                 -                -                -                 -                   -                   -                   -
     derivatif yang masih berjalan

       1) Spot                                   -                -                -                 -                   -                   -                   -

       2) Derivatif                              -                -                -                 -                   -                   -                   -

     c. Lainnya                                  -                -                -                 -                   -                   -                   -

 2   Kontijensi                         24.998.985                -                -       24.998.985                    -                   -                   -

     Jumlah Tagihan Rekening
                                        24.998.985                -                -       24.998.985                    -                   -                   -
     Administratif

     Kewajiban Rekening
B.
     Administratif

 1   Komitmen                           20.977.203                -                -       19.170.698                    -                   -                   -

     a. Fasilitas kredit yang belum
                                        19.138.038                -                -       19.138.038                    -                   -                   -
     ditarik

     b. Irrevocable L/C yang
                                            18.496                -                -           18.496                    -                   -                   -
     masih berjalan

     c. Posisi Penjualan spot dan
                                         1.806.505                -                -                 -                   -                   -                   -
     derivatif yang masih berjalan

       1) Spot                                   -                -                -                 -                   -                   -                   -

       2) Derivat                        1.806.505                -                -                 -                   -                   -                   -

     d. Lainnya                             14.164                -                -           14.164                    -                   -                   -

 2   Kontijensi                          2.502.757                -                -        2.502.757                    -                   -                   -

     Jumlah Kewajiban
                                        21.640.795                -                -       21.673.455                    -                   -                   -
     Rekening Administratif

     Selisih Tagihan dan
     Kewajiban dalam                     3.358.190                -                -        3.325.530                    -                   -                   -
     Rekening Administratif

     Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)]        42.604.335     (77.607.561)     (15.381.751)      (38.561.698)     (34.096.909)        (18.082.373)        (23.657.534)

     Selisih Kumulatif                  40.765.170     (77.607.561)     (92.989.312)     (131.551.010)    (165.647.919)       (183.730.292)       (207.387.826)




364           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 367
                                                                                                           Laporan Tahunan 2023




                                                                          31 Desember 2022

                                                                                        Jatuh Tempo
                  Saldo
                                                   > 1 minggu        > 2 minggu        > 1 bulan s.d       > 3 bulan s.d       > 6 bulan s.d
> 12 bulan                     s.d 1 minggu                                                                                                        > 12 bulan
                                                  s.d 2 minggu       s.d 1 bulan          3 bulan             6 bulan            12 bulan

             -      430.656         430.656                      -                 -                   -                   -                   -                -

             -   11.726.704                   -                  -    11.726.704                       -                   -                   -                -

  90.632.695     368.500.395    118.421.401          21.122.406        64.589.267         42.991.121          24.461.778          12.495.938         84.418.485


249.959.501       35.295.638     (74.035.893)       (20.252.567)      (41.922.206)       (30.318.287)        (15.034.209)         (2.528.643)      219.387.442




             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

             -   19.459.686                   -                  -    19.459.686                       -                   -                   -                -


             -    19.459.686                -                  -       19.459.686                      -                   -                   -                -




   1.806.505     19.058.474                   -        339.313        16.581.426                       -         331.410                       -     1.806.325


             -   16.363.226                   -                  -    16.363.226                       -                   -                   -                -


             -      204.672                   -                  -       204.672                       -                   -                   -                -


   1.806.505      2.477.048                   -        339.313                     -                   -         331.410                       -     1.806.325


             -             -                  -                  -                 -                   -                   -                   -                -

   1.806.505      2.477.048                   -        339.313                     -                   -         331.410                       -     1.806.325

             -       13.529                   -                  -         13.529                      -                   -                   -                -

             -      964.107                   -                  -       964.107                       -                   -                   -                -


   1.806.505     20.022.580                   -        339.313        17.545.533                       -         331.410                       -     1.806.325



  (1.806.505)      (562.894)                  -       (339.313)        1.914.154                       -       (331.410)                       -    (1.806.325)


248.152.996       34.732.744     (74.035.893)       (20.591.880)      (40.008.052)       (30.318.287)        (15.365.619)         (2.528.643)      217.581.117

  40.765.170      34.732.744     (74.035.893)       (94.627.773)     (134.635.825)      (164.954.112)       (180.319.730)       (182.848.373)        34.732.744




                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                             365
Page 368
                                        Informasi Eksposur Risiko
                                        dan Permodalan




Tabel Profil Maturitas Valuta Asing

                                                                                                                31 Desember 2023

                                                                                                                             Jatuh Tempo
 No                   Pos-pos
                                          Saldo                         > 1 minggu
                                                          s.d 1                       > 2 minggu        > 1 bulan s.d    > 3 bulan s.d    > 6 bulan s.d
                                                                           s.d 2
                                                         minggu                       s.d 1 bulan          3 bulan          6 bulan         12 bulan
                                                                          minggu
 I. Neraca
 A.       Aset
      1   Kas                                 32.111          32.111              -                 -                -                -               -

          Penempatan pada Bank
      2                                    19.257.856     19.104.196        153.661                 -                -                -               -
          Indonesia

      3   Penempatan pada bank lain         1.969.352      1.969.352              -                 -                -                -               -

      4   Surat Berharga                    4.756.845               -             -                 -                -         188.407          138.629

          a. SUN                            4.456.411               -             -                 -                -                -         138.629

            1) diperdagangkan                   2.379               -             -                 -                -                -           2.379

            2) tersedia untuk di jual       3.980.972               -             -                 -                -                -               -

            3) dimiliki hingga jatuh
                                             473.061                -             -                 -                -                -         136.250
            tempo

            4) pinjaman yang
                                                    -               -             -                 -                -                -               -
            diberikan pada piutang

          b. Surat Berharga Korporasi        300.434                -             -                 -                -         188.407                -

            1) diperdagangkan                       -               -             -                 -                -                -               -

            2) tersedia untuk dijual         300.434                -             -                 -                -         188.407                -

            3) dimiliki hingga jatuh
                                                    -               -             -                 -                -                -               -
            tempo

            4) pinjaman yang
                                                    -               -             -                 -                -                -               -
            diberikan dan piutang

          c. Lainnya                                -               -             -                 -                -                -               -

      5   Kredit yang diberikan             2.460.281               -             -                 -                -                -         230.955

          a. Belum Jatuh Tempo              2.460.281               -             -                 -                -                -         230.955

          b. Sudah Jatuh Tempo                      -               -             -                 -                -                -               -

      6   Tagihan lainnya                     64.516          64.516              -                 -                -                -               -

          a. Tagihan atas surat
          berharga yang dibeli
                                                    -               -             -                 -                -                -               -
          dengan janji dijual kembali
          (Reverse Repo)

          b. Lainnya                          64.516          64.516              -                 -                -                -               -

      7   Lain-lain                         1.092.189               -             -       1.092.189                  -                -               -

          Jumlah Aset                      29.633.150     21.170.174        153.661       1.092.189                  -         188.407          369.584

 B.       Kewajiban
      1   Dana Pihak Ketiga                25.415.442     18.662.384        824.462       2.090.700          1.732.429        1.371.955         733.513

          a. Giro                          18.457.944     18.457.944              -                 -                -                -               -

          b. Tabungan                        193.982         193.982              -                 -                -                -               -

          c. Simpanan Berjangka             6.763.517         10.458        824.462       2.090.700          1.732.429        1.371.955         733.513

            1) Deposit on call                      -               -             -                 -                -                -               -

            2) Deposito Berjangka           6.763.517         10.458        824.462       2.090.700          1.732.429        1.371.955         733.513

            3) Lainnya                              -               -             -                 -                -                -               -

          Kewajiban pada Bank
      2                                             -               -             -                 -                -                -               -
          Indonesia

      3   Kewajiban pada bank lain                  -               -             -                 -                -                -               -

          Surat Berharga yang
      4                                     4.612.840               -             -                 -                -                -               -
          Diterbitkan

          a. Obligasi                               -               -             -                 -                -                -               -

          b. Subordinasi                    4.612.840               -             -                 -                -                -               -

          c. Lainnya                                -               -             -                 -                -                -               -

      5   Pinjaman yang Diterima             750.059                -             -                 -                -                -               -

          a. Pinjaman Subordinasi                   -               -             -                 -                -                -               -

          b. Lainnya                         750.059                -             -                 -                -                -               -




366              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 369
                                                                                     Laporan Tahunan 2023




                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                           31 Desember 2022

                                                                      Jatuh Tempo

                 Saldo                    > 1 minggu
                              s.d 1                    > 2 minggu    > 1 bulan s.d   > 3 bulan s.d   > 6 bulan s.d
> 12 bulan                                   s.d 2                                                                       > 12 bulan
                             minggu                    s.d 1 bulan      3 bulan         6 bulan        12 bulan
                                            minggu




             -     15.694      15.694             -             -              -                -                -                   -

             -    222.943     222.943             -             -              -                -                -                   -

             -    932.205     932.205             -             -              -                -                -                   -

   4.429.809     4.841.243            -           -             -        128.588          62.270            31.135         4.619.250

   4.317.783     4.544.748            -           -             -        128.588          62.270            31.135         4.322.756

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

   3.980.972     3.831.559            -           -             -              -                -                -         3.831.559

    336.811       713.190             -           -             -        128.588          62.270            31.135           491.197


             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

    112.027       296.495             -           -             -              -                -                -           296.495

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

    112.027       296.495             -           -             -              -                -                -           296.495

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -


             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

   2.229.326     1.168.755            -           -             -              -                -                -         1.168.755

   2.229.326     1.168.755            -           -             -              -                -                -         1.168.755

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -


             -           -            -           -             -              -                -                -                   -


             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

             -    971.042             -           -       971.042              -                -                -                   -

   6.659.136     8.151.883   1.170.842            -       971.042        128.588           62.270           31.135          5.788.005



             -   2.938.717   1.917.754       50.021       130.345        811.652          26.105             2.840                   -

             -   1.809.479   1.809.479            -             -              -                -                -                   -

             -    102.646     102.646             -             -              -                -                -                   -

             -   1.026.593      5.629        50.021       130.345        811.652          26.105             2.840                   -

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

             -   1.026.593      5.629        50.021       130.345        811.652          26.105             2.840                   -

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

   4.612.840     4.658.242            -           -             -              -                -                -         4.658.242

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

   4.612.840     4.658.242            -           -             -              -                -                -         4.658.242

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

    750.059       807.763             -           -             -              -                -                -           807.763

             -           -            -           -             -              -                -                -                   -

    750.059       807.763             -           -             -              -                -                -           807.763




                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                        367
Page 370
                                               Informasi Eksposur Risiko
                                               dan Permodalan




                                                                                                                                31 Desember 2023

                                                                                                                                             Jatuh Tempo
 No                    Pos-pos
                                                  Saldo                             > 1 minggu
                                                                      s.d 1                          > 2 minggu        > 1 bulan s.d     > 3 bulan s.d       > 6 bulan s.d
                                                                                       s.d 2
                                                                     minggu                          s.d 1 bulan          3 bulan           6 bulan            12 bulan
                                                                                      minggu
      6   Kewajiban lainnya                                    -                -                -                 -                 -                   -                   -

          a. Kewajiban atas surat
          berharga yang di jual dengan                         -                -                -                 -                 -                   -                   -
          janji dibeli kembali (Repo)

          b. Lainnya                                           -                -                -                 -                 -                   -                   -

      7   Lain-lain                                    145.511                  -                -        145.511                    -                   -                   -

          Jumlah Kewajiban                           30.923.852        18.662.384         824.462        2.236.211          1.732.429         1.371.955             733.513

          Selisih Aset dengan
                                                     (1.290.702)        2.507.791        (670.802)      (1.144.022)        (1.732.429)       (1.183.548)           (363.929)
          Kewajiban dalam Neraca

 II. Rekening Administratif
          Tagihan Rekening
 A.
          Administratif

      1   Komitmen                                    1.878.434                 -                -                 -                 -                   -                   -

          a. Fasilitas pinjaman yang
                                                               -                -                -                 -                 -                   -                   -
          belum ditarik

          b. Posisi pembelian spot dan
                                                      1.878.434                 -                -                 -                 -                   -                   -
          derivatif yang masih berjalan

            1) Spot                                            -                -                -                 -                 -                   -                   -

            2) Derivatif                              1.878.434                 -                -                 -                 -                   -                   -

          c. Lainnya                                           -                -                -                 -                 -                   -                   -

      2   Kontijensi                                   488.686                  -                -        488.686                    -                   -                   -

          Jumlah Tagihan Rekening
                                                      2.367.120                 -                -         488.686                   -                   -                   -
          Administratif

          Kewajiban Rekening
 B.
          Administratif
      1   Komitmen                                                              -                -        653.587                    -                   -                   -

          a. Fasilitas kredit yang belum
                                                                                -                -         653.587                   -                   -                   -
          ditarik

          b. Irrevocable L/C yang
                                                                                -                -                 -                 -                   -                   -
          masih berjalan

          c. Posisi Penjualan spot dan
                                                                                -                -                 -                 -                   -                   -
          derivatif yang masih berjalan

            1) Spot                                                             -                -                 -                 -                   -                   -

            2) Derivat                                                          -                -                 -                 -                   -                   -

          d. Lainnya                                                            -                -                 -                 -                   -                   -

      2   Kontijensi                                                            -                -        476.264                    -                   -                   -

          Jumlah Kewajiban Rekening
                                                               -                -                -       1.129.851                   -                   -                   -
          Administratif

          Selisih Tagihan dan
          Kewajiban dalam Rekening                    2.367.120                 -                -       (641.165)                   -                   -                   -
          Administratif

          Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)]                 1.076.419         2.507.791        (670.802)      (1.785.187)        (1.732.429)       (1.183.548)           (363.929)

          Selisih Kumulatif                             (53.433)        2.507.791        1.836.989          51.802         (1.680.627)       (2.864.174)         (3.228.103)




Tabel Liquidity Coverage Ratio (LCR)                                                                                                                             (dalam %)


                                                                     2023                                                            2022

                                        Triwulan I       Triwulan II      Triwulan III   Triwulan IV     Triwulan I       Triwulan II     Triwulan III       Triwulan IV

 Bank Secara Individu                   247,26%            204,17%          171,38%        190,24%       255,03%          233,16%           238,80%           238,50%




368               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 371
                                                                                       Laporan Tahunan 2023




                                                             31 Desember 2022

                                                                        Jatuh Tempo

                 Saldo                     > 1 minggu
                               s.d 1                     > 2 minggu    > 1 bulan s.d   > 3 bulan s.d   > 6 bulan s.d
> 12 bulan                                    s.d 2                                                                    > 12 bulan
                              minggu                     s.d 1 bulan      3 bulan         6 bulan        12 bulan
                                             minggu
             -            -            -             -             -               -               -               -            -


             -            -            -             -             -               -               -               -            -


             -            -            -             -             -               -               -               -            -

             -    113.736              -             -      113.736                -               -               -            -

   5.362.899     8.518.458    1.917.754        50.021       244.081         811.652          26.105            2.840    5.466.004

   1.296.237      (366.575)   (746.911)       (50.021)      726.961        (683.065)         36.165           28.295      322.001




   1.878.434     2.625.536             -     389.188               -               -       351.737                 -    1.884.612

             -            -            -             -             -               -               -               -            -


   1.878.434     2.625.536             -     389.188               -               -       351.737                 -    1.884.612

             -            -            -             -             -               -               -               -            -

   1.878.434     2.625.536             -     389.188               -               -       351.737                 -    1.884.612

             -            -            -             -             -               -               -               -            -

             -     76.436              -             -       76.436                -               -               -            -

   1.878.434     2.701.972             -      389.188        76.436                -        351.737                -    1.884.612




             -    279.023              -             -      279.023                -               -               -            -

             -    279.023              -             -      279.023                -               -               -            -


             -            -            -             -             -               -               -               -            -


             -            -            -             -             -               -               -               -            -

             -            -            -             -             -               -               -               -            -

             -            -            -             -             -               -               -               -            -

             -            -            -             -             -               -               -               -            -

             -     61.173              -             -       61.173                -               -               -            -

             -     340.196             -             -      340.196                -               -               -            -


   1.878.434     2.361.776             -      389.188      (263.760)               -        351.737                -    1.884.612


   3.174.671     1.995.201    (746.911)       339.166       463.202        (683.065)        387.902           28.295    2.206.613

    (53.433)     1.995.201    (746.911)      (407.745)       55.456        (627.608)       (239.707)       (211.412)    1.995.201




                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                 369

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.04 MB
Published13 Feb 2024
Pages371
Characters1,709,541
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 191 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.3 ×433
linked org Pemerintah RI p.10 ×5
linked org Bank Mega p.31 ×7
linked org Mandiri Sekuritas p.36
linked org Valbury Sekuritas p.36
linked org BNI Sekuritas p.36
linked org Trimegah Sekuritas p.36
linked org BCA Sekuritas p.36
linked org Samuel Sekuritas p.36
linked org Angkasa Pura p.38
linked person Oni Febriarto Rahardjo p.60 ×6
linked person Hakim Putratama · Direktur p.60 ×8
linked person Hirwandi Gafar · Direktur p.60 ×17
linked person Nofry Rony Poetra · Direktur p.60 ×19
linked person Eko Waluyo · Direktur p.60 ×13
linked person Elisabeth Novie Riswanti · Direktur p.60 ×11
linked person Setiyo Wibowo · Direktur p.60 ×18
linked person Andi Nirwoto · Direktur p.60 ×21
linked person Chandra M. Hamzah · Komisaris Utama p.64 ×15
linked person Iqbal Latanro p.71 ×13
linked person Armand B. Arief · Komisaris Independen p.71 ×19
linked person Ahdi Jumhari Luddin · Komisaris Independen p.71 ×10
linked person Sentot A. Sentausa · Komisaris Independen p.71 ×19
linked person Andin Hadiyanto · Komisaris p.71 ×20
linked person Herry Trisaputra Zuna · Komisaris p.71 ×18
linked person Himawan Arief Sugoto · Komisaris p.71 ×18
linked person Mohamad Yusuf Permana · Komisaris p.71 ×11
linked org Bumi Serpong Damai p.85 ×3
linked org Multi Sarana p.86
linked org Angkasa Pura I p.90
linked org PT Angkasa Pura II p.90
linked org PP Properti p.90
linked org Adhi Commuter Properti p.90
linked org PT Waskita Karya Realty p.90 ×3
linked org Sinar Mas p.90
linked org Pindo Deli p.90
linked org PT Alam Sutera Realty p.90
linked org PT Lippo Cikarang p.90
linked org Medco Power Indonesia p.90 ×2
linked org Blue Bird p.90
linked org PT Hutama Karya (Persero) p.91
linked org PT Ciputra Nusantara p.91
linked org Indonesia Kendaraan Terminal Tbk p.91 ×2
linked org BFI Finance Indonesia Tbk p.91 ×2
linked org Dana Pensiun p.91 ×4
linked org Yayasan Kesejahteraan p.91
linked person Endang A. Suprijatna p.121
linked person Peter Eko Budi Darwito. p.121
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.122 ×9
linked person Nixon L.P. Napitupulu · Direktur Utama p.176
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.9 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×13
possible person Agus Pramono p.36
possible org Panin Sekuritas p.36
possible org DBS Bank p.36
possible — Morgan Stanley p.36
possible person Erwin Wijaya p.36
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk. p.38 ×4
possible org Negara Republik Indonesia p.83
possible person Dr. Sutomo p.86
possible person Ahmad Yani p.88 ×3
possible person Slamet Riyadi p.89
possible org PP (Persero) Tbk p.90 ×2
possible org PT Pertamina (Persero) p.90
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.90 ×2
possible org Adhi Karya (Persero) Tbk p.90 ×2
possible org PT Jasamarga Bali Toll p.90
possible org Perusahan Gas Negara Tbk p.91 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia p.91
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.128 ×12
possible person Jasmin · Direktur p.134 ×3
possible person Tri Wibowo p.154
unresolved org Bank Tabungan p.10 ×5
unresolved org PT Persero. p.10
unresolved org Bank Sentral. Berdiri Bank Tunggal p.11
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×25
unresolved org Koperasi Tani p.11
unresolved org Bank Dagang p.11
unresolved org Menteri Keuangan. p.11
unresolved org Menteri Urusan Bank Sentral. p.11
unresolved org Bank Sentral. p.11 ×2
unresolved org Publik Tahun p.15
unresolved org Milik Negara. Hal p.15
unresolved org Bank BTN Tahap II Tahun p.30 ×4
unresolved org Bank BJB Informasi Obligasi Konversi Sampai p.31
unresolved org Bank BTN Resmi Jadi Anggota Ekosistem Pembiayaan Perumahan p.37
unresolved org Bank BTN Sabet Top PLCs p.37
unresolved org Bank BTN Resmi Luncurkan SuperApp BTN Mobile SuperApp p.37
unresolved org Bank BTN Syariah Pontianak Resmi Beroperasi KCS Pontianak p.38
unresolved org Bank BTN Bersama Angkasa Pura p.38
unresolved org Kementerian BUMN p.38 ×3
unresolved org Bank BTN Dorong Ekosistem Digitilisasi Pasar Tradisional p.38
unresolved org Bank BTN Dukung Pembiayaan Hunian Milenial p.39
unresolved org Bank BTN Rilis BTN Call p.40
unresolved org Bank BTN Dinilai Miliki Sales Center KPR BTN p.40
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.40
unresolved org Bank BTN Tinjau Rumah Subsidi Peninjauan p.41
unresolved org Bank BTN Luncurkan KPR BTN Prioritas Bank BTN p.41
unresolved org Bank BTN Resmikan Sentra Proses UMKM Peresmian Sentra p.42
unresolved org Bank BTN Syariah Gelar Akad Massal p.42
unresolved org Bank BTN Syariah p.42
unresolved org Bank BTN Gelar Pelatihan BTN Santri Developer Tujuan p.43
unresolved org Bank BTN Jakarta Run Sukses Digelar Bank BTN p.43
unresolved org Bank BTN Jalin Kerja Sama Dengan Mandiri p.43
unresolved org Bank BTN Penyalur FLPP Tertinggi Tahun p.43
unresolved org PT Mandiri p.43
unresolved org Bank BTN Kredit Berdokumen Dalam Negeri p.47
unresolved org Departemen ESG p.47
unresolved org Milik Negara dan Peraturan Otoritas Jasa p.69
unresolved org Menteri p.70 ×2
unresolved org Milik Negara p.70 ×2
unresolved person Sustainabillity Governance · Komisaris p.70
unresolved person Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab · Ketua p.74 ×8
unresolved person MBA p.76 ×4
unresolved person Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh · Ketua p.76
unresolved person Consumer · Direktur p.78
unresolved person Institutional Banking · Direktur Consumer p.78
unresolved org Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan p.83
unresolved person Muhani Salim p.83 ×2
unresolved person H. R. Rasuna Said p.86
unresolved person H. M. Yusuf Singadikane p.86
unresolved person H.M Daud Beureuh p.89
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan p.90
unresolved org PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) p.90
unresolved org PT Angkasa Pura I Kredit Korporasi p.90
unresolved org PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) p.90
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.90
unresolved org PT OKI Pulp p.90
unresolved org PT Pindo Deli Pulp p.90
unresolved org PT Astakona Megahtama p.90
unresolved org PT Nindya Karya p.90
unresolved org PT Yodya Karya p.90
unresolved org PT Virama Karya p.90
unresolved org PT LEN Industri p.90
unresolved org PT Pupuk Sriwidjaja Palembang p.90
unresolved org PT Mega Akses Persada p.90
unresolved org PT Bandung Indah Permai p.90
unresolved org Bank Penerima Setoran Ibadah Haji Kemenag p.91
unresolved org Bank Penerima Ibadah Haji Badan Pengelola Tabungan Perumahan p.91
unresolved org Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat p.91 ×2
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.91
unresolved org Kementerian PUPR p.91
unresolved org Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.91
unresolved org PT Jamkrindo Syariah p.91 ×2
unresolved org PT Askrindo Syariah p.91
unresolved org PT Jasindo Syariah p.91
unresolved org Layanan Umum p.91
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia Pinjaman Dalam Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia p.91
unresolved org Kementerian Pendidikan p.91
unresolved org Pengelola Keuangan Haji p.91
unresolved org Penyelenggara Jaminan Produk Halal p.91
unresolved org Pengelola Dana Lingkungan Hidup p.91
unresolved org PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) p.91
unresolved org PT Reasuransi Indonesia Utama p.91
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Negara Indonesia p.91
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia p.91
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri p.91
unresolved org Yayasan Kesejahteraan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan p.91
unresolved org PT Pabrik Gula Rajawali I p.91
unresolved org PT Rajawali Nusantara Pembiayaan Modal Kerja BTN p.91
unresolved org PT Industri Kereta Api p.91
unresolved org Menteri Kehakiman p.94
unresolved org Bank Devisa p.94
unresolved org Negara (Persero) Tbk p.95
unresolved org Bank BTN Lainnya Safe Deposit Box BTN p.104
unresolved org Bank BTN KRR Tapera p.105
unresolved org PT Bank Mandiri Taspen p.122
unresolved person Haru Koesmahargyo · Direktur Utama p.133 ×4
unresolved person Nixon L. P. Napitupulu · Wakil Direktur Utama p.134
unresolved person Prof. Dr. H. Ketua Dewan Muhammad Quraish · - p.151 ×4
unresolved person MA Dr. H. Mohammad Hidayat · Anggota p.151 ×11
unresolved person Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA · Anggota p.151
unresolved person Shihab, MA · - p.151 ×2
unresolved — Waluyo p.169
unresolved person Achmad Zuchridin p.169
unresolved — Lysmauli Siregar p.169
unresolved — Lusiana Anjarsari p.169
unresolved person Moh. Iwan Somantri p.169
unresolved — Ghulam Mahdi Muharram p.169
unresolved — Dedy Lesmana p.169
unresolved person Muhamad Irwan p.169
unresolved — Ide Kusuma Pribadi p.169
unresolved — Katon Djoko Soekarsono p.169
unresolved — Asvianti Handaru W. p.169
unresolved org Bank Adapun p.292
unresolved org Bank Garansi p.292

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result