Back to announcement
20240213_ADMF_Penyampaian Bukti Iklan_31577480_lamp2.pdf
Other Text extracted ADMFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 MONEY & BANKING
selasa, 13 februari 2024
UJI KELAYAKAN BANK MUAMALAT RAMPUNG APRIL
BTN Bidik Laba Naik 11%
JAKARTA, ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sepanjang 2023 berhasil membukukan laba bersih Rp 3,5 triliun,
tumbuh 15,13% dibandingkan periode 2022 sebesar Rp 3,04 triliun. Tahun ini, perseroan mengincar pertumbuhan laba bersih
10-11% secara tahunan (year on year/yoy).
Oleh Nida Sahara wajib melakukan pemisahaan UUS. proses terus berlangsung dengan
Rencana Bisnis BTN “Jadi ini sudah memenuhi syarat menggandeng sekuritas besar, Kan-
B
untuk harus spin off dan diberikan tor Akuntan Publik (KAP) terbesar,
TN sebelumnya mema- waktu maksimal dua tahun dari law firm terbesar untuk due diligence
sang target pertumbuh- Indikator Proyeksi 2023 Realisasi 2023 Proyeksi 2024 November, (aset) Rp 50 triliun dengan bank syariah tersebut. Due
an laba bersih sekitar Pertumbuhan Kredit 10% - 11% 11,90% 10% - 11% itu sudah tembus di Oktober atau diligence terdiri dari empat objek,
8-10% untuk kiner ja Pertumbuhan DPK 5% - 7% 8,70% 8% - 9% November kalau tidak salah. Jadi yakni mengenai portofolio keuang-
2023, namun realisasi- Oktober 2025 kami paling lambat an, hukum, teknologi, dan kesiapan
Pertumbuhan Laba Bersih 8% - 10% 15,00% 10% - 11%
nya melampaui target, mencapai sudah harus punya PT (perseroan sumber daya manusia (SDM).
15,13% (yoy). Direktur Utama BTN Cost of Credit 1,2% - 1,4% 1,20% 1,1% - 1,2% terbatas),” kata dia. “Empat itu urgent kami lakukan
Nixon LP Napitupulu mengatakan, NPL Gross <3.5% 3,00% <3% Nama Bank Muamalat pun men- dulu, lainnya ada tapi ini yang ur-
pertumbuhan kinerja tahun ini Sumber: BTN jadi salah satu bank syariah yang gent, sudah jalan kami belum bisa
juga akan didorong oleh penya- terus didekati BTN untuk menjadi kasih laporan karena kami harap
luran kredit yang dibidik tumbuh memiliki kewajiban untuk melaku- syarat untuk spin off. cangkang BTN Syariah usai spin kelar di April 2024, keputusan
10-11% (yoy). kan spin off BTN Syariah dan men- Beleid itu menyatakan, bank off nanti. “Hari ini kami sedang juga kami buat di April setelah due
Dia mengaku, biasanya rencana dirikan bank umum syariah (BUS) yang memiliki UUS dengan nilai lakukan due diligence dengan salah diligence. Terkait struktur transaksi
bisnis bank (RBB) dipasang melihat yang akan dilaksanakan tahun ini. aset telah mencapai 50% dari total satu bank yang sedang kami jadikan harga belum bisa jawab, tapi sudah
kondisi yang terjadi, di mana saat Hal ini berdasarkan POJK 12 Tahun nilai aset induknya atau jumlah target akuisisi,” kata Nixon. mengerucut ke satu target bank itu
ini likuiditas masih menjadi tan- 2023 BTN Syariah telah memenuhi aset paling sedikit Rp 50 triliun, N i xon m e ne ga s k a n b a hwa dulu,” urai Nixon.
tangan. Oleh karena itu, pihaknya
tidak agresif memasang target kre-
dit lebih tinggi. Nixon menegaskan
bahwa yang menjadi permasalahan
perbankan saat ini adalah likuiditas,
karena dana pihak ketiga (DPK)
industri 3,8%, kredit 10,3%.
“Jadi kami tidak bisa menarget- LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN ARUS KAS
31 Desember 2023 dan 2022 Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022
kan lebih, itu pun DPK BTN naik (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8,4-8,5%. Target kredit itu karena
KETERANGAN 31 Desember 2023 31 Desember 2022 KETERANGAN 31 Desember 2023 31 Desember 2022
kami mempertimbangkan DPK
masih ketat persaingannya, kalau ASET ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
fundingnya naik kami nanti dorong Kas dan kas di bank Penerimaan kas dari:
Kas 128.375 111.028
revisi naik juga, tapi sekarang be- Kas di bank Transaksi pembiayaan 40.813.016 36.816.559
Pihak ketiga 570.099 675.223 Pembiayaan bersama 20.392.659 15.169.087
lum berani targetkan kredit 12%,” Pihak berelasi 737.017 500.111 Bunga bank 25.693 25.087
urai Nixon dalam konferensi pers Piutang pembiayaan konsumen - setelah dikurangi cadangan Pengeluaran kas untuk:
kerugian penurunan nilai sebesar
Paparan Kinerja Keuangan BTN Rp1.270.590 (31 Desember 2022: Rp1.252.458) Transaksi pembiayaan (42.029.559) (31.408.947)
Tahun Buku 2023, di Jakarta, Senin Pihak ketiga 20.675.293 17.200.373 Pokok pembiayaan bersama (13.380.622) (11.988.671)
Pihak berelasi 5.336 4.348
(12/2/2024). Piutang pembiayaan murabahah - setelah dikurangi cadangan
Bunga pembiayaan bersama (2.655.890) (2.376.383)
Di sisi margin bunga bersih kerugian penurunan nilai sebesar Gaji dan tunjangan (2.404.629) (2.175.973)
Rp292.108 (31 Desember 2022: Rp187.860) Premi asuransi (1.829.971) (1.331.296)
(net interest margin/NIM) BTN Pihak ketiga 5.519.781 4.033.052 Beban umum dan administrasi (1.386.140) (1.138.734)
diharapkan bisa berada di kisaran Pihak berelasi 281 305
Pajak penghasilan dan lainnya (897.180) (654.018)
Piutang sewa pembiayaan - setelah dikurangi cadangan
4% tahun ini untuk mendukung kerugian penurunan nilai sebesar Beban bunga dan provisi bank (608.207) (262.241)
profitabilitas perseroan. Terkait Rp60.770 (31 Desember 2022: Rp47.448) 1.444.300 918.005 Beban bunga utang obligasi (319.947) (446.615)
Beban dibayar dimuka Bagi hasil sukuk mudharabah (23.330) (31.199)
hal itu, Direktur Keuangan BTN Pihak ketiga 104.160 92.233
Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi (19.538) (21.972)
Nofry Rony Poetra mengungkap- Pihak berelasi 38.904 36.372
Piutang lain-lain - neto Beban bunga liabilitas sewa (12.653) (14.287)
kan, bahwa yang menjadi motor Pihak ketiga 273.909 205.197 Penerimaan kas dari lain-lain - neto 284.265 668.953
penggerak NIM ada dua, yakni pe- Pihak berelasi 67.152 63.024
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi (4.052.033) 829.350
Aset derivatif 1.006 40.884
ningkatan pendapatan bunga dan Pajak dibayar dimuka 64.396 46.112
Investasi dalam saham, pihak berelasi 386.360 650 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
menurunkan beban bunga. Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan Penerimaan dari likuidasi investee 1.441 -
“Untuk pendapatan bunga ada sebesar Rp630.860 (31 Desember 2022: Rp604.357) 229.704 161.763 Hasil penjualan aset tetap 450 31.217
loan growth dengan menyasar high Aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
sebesar Rp217.343 (31 Desember 2022: Rp199.721) 262.482 269.162 Pembelian investasi dalam saham (386.360) -
yield, seperti kredit agunan ru- Aset tak berwujud - setelah dikurangi akumulasi amortisasi Pembelian aset tetap (108.595) (25.958)
mah (KAR), kredit ringan (Kring), sebesar Rp438.281 (31 Desember 2022: Rp387.791) 120.659 128.726 Pembelian aset tak berwujud (40.424) (21.835)
Aset pajak tangguhan 354.965 395.417
kredit usaha rakat (KUR). Lalu, Aset lain-lain 23.043 15.220 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (533.488) (16.576)
memperbaiki kualitas dengan me- TOTAL ASET 31.007.222 24.897.205 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
nurunkan NPL, itu yang membuat LIABILITAS Penerimaan pinjaman bank 21.193.215 9.234.167
Pinjaman yang diterima
pendapatan bunga makin bagus,” Pihak ketiga 6.931.541 3.162.251
Penerimaan dari penerbitan obligasi 2.950.000 1.700.000
ucap Nofry. Pihak berelasi 2.381.431 1.910.833 Penerimaan dari penerbitan sukuk mudharabah 600.000 300.000
Beban yang masih harus dibayar Pembayaran pinjaman bank (16.911.131) (9.224.112)
Berikutnya, di sisi beban bunga Pihak ketiga 874.663 1.198.785 Pembayaran pokok utang obligasi (2.058.800) (2.275.750)
menurut Nofry tahun ini ada ek- Pihak berelasi 53.212 47.459
Pembayaran dividen kas (803.000) (607.000)
Utang obligasi - neto
spektasi pasar mengenai penurunan Pihak ketiga 5.716.456 4.920.107 Pembayaran pokok sukuk mudharabah (182.000) (261.000)
suku bunga acuan Bank Indonesia Pihak berelasi 168.650 79.100 Pembayaran pokok liabilitas sewa (26.060) (20.368)
Utang lain-lain
(BI) mengikuti sinyal The Fed yang Pihak ketiga 807.304 889.183
Pembayaran biaya transaksi pinjaman bank (13.779) (3.232)
Pembayaran biaya emisi obligasi (11.037) (5.538)
juga akan memangkas Fed Fund Pihak berelasi 791.763 815.143
Liabilitas sewa 148.048 168.688 Pembayaran biaya emisi sukuk mudharabah (2.508) (1.129)
Rate. “Ini akan memberikan dam- Utang pajak 180.796 302.147 Pembayaran biaya transaksi pinjaman mudharabah (250) -
pak positif ke penurunan beban bu- Liabilitas derivatif - 5.693
Liabilitas imbalan kerja 982.172 924.430 Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 4.734.650 (1.163.962)
nga BTN, maka NIM kami proyeksi Sukuk mudharabah 859.000 441.000
di kisaran 4%,” tutur dia. TOTAL LIABILITAS 19.895.036 14.864.819 KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS DAN KAS DI BANK 149.129 (351.188)
Adapun, di akhir 2023 NIM EKUITAS KAS DAN KAS DI BANK, AWAL TAHUN 1.286.362 1.637.550
Modal saham - nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham
BTN di level 3,75% menurun diban- Modal dasar 4.000.000.000 saham KAS DAN KAS DI BANK, AKHIR TAHUN 1.435.491 1.286.362
dingkan posisi 2022 sebesar 4,4%. Modal ditempatkan dan disetor penuh 1.000.000.000 saham 100.000 100.000
Tambahan modal disetor 6.750 6.750
Untuk tahun ini bank yang fokus Saldo laba
SUSUNAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN
31 Desember 2023
pada penyaluran kredit perumahan Telah ditentukan penggunaannya 223.137 207.082
Belum ditentukan penggunaannya 10.783.047 9.721.937
ini membidik NIM berada di level Kerugian kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung DEWAN KOMISARIS
4% yang diharapkan juga dapat nilai arus kas - neto (748) (3.383) Komisaris Utama Daisuke Ejima
meningkatkan laba bersih. EKUITAS - NETO 11.112.186 10.032.386 Komisaris Independen Krisna Wijaya
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 31.007.222 24.897.205 Komisaris Independen Manggi Taruna Habir
Komisaris Eng Heng Nee Philip
Akuisisi Bank Muamalat
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Komisaris Congsin Congcar
Nixon menjelaskan, Unit Usaha Untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 Komisaris Hafid Hadeli
Syariah (UUS) BTN atau BTN Sya- (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
riah sepanjang 2023 memperoleh DIREKSI
KETERANGAN 31 Desember 2023 31 Desember 2022
aset Rp 54,3 triliun atau meningkat Direktur Utama I Dewa Made Susila
19,79% (yoy). Kenaikan aset BTN PENDAPATAN Direktur Swandajani Gunadi
Pembiayaan konsumen 6.041.776 5.373.674 Direktur Niko Kurniawan Bonggowarsito
Syariah yang sudah lebih dari Rp Marjin murabahah 1.482.860 1.195.163
Sewa pembiayaan 147.862 68.220 Direktur Harry Latif
50 triliun ini membuat perseroan Lain-lain 1.835.436 1.703.379 Direktur Jin Yoshida
TOTAL PENDAPATAN 9.507.934 8.340.436 Direktur Denny Riza Farib
BEBAN
Gaji dan tunjangan (2.419.732) (2.304.424)
Beban bunga dan keuangan (982.199) (700.133) SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Penyisihan kerugian penurunan nilai 31 Desember 2023
Pembiayaan konsumen (1.215.186) (990.784)
Pembiayaan murabahah (413.212) (227.253) Nama Pemegang Saham Lembar Saham Nilai Penuh Rupiah
Sewa pembiayaan (19.256) (37.633)
Umum dan administrasi (1.338.942) (1.320.921) PT Bank Danamon Indonesia Tbk 920.700.000 92.070.000.000
Pemasaran (611.583) (653.420) Lain-lain (masing-masing dengan kepemilikan
Bagi hasil sukuk mudharabah (29.983) (29.140)
di bawah 5%) 79.300.000 7.930.000.000
Lain-lain (5.172) (37.004)
TOTAL BEBAN (7.035.265) (6.300.712) Jumlah 1.000.000.000 100.000.000.000
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2.472.669 2.039.724 Catatan:
Beban Pajak Penghasilan (528.622) (434.169)
Informasi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 diambil dari laporan
LABA TAHUN BERJALAN 1.944.047 1.605.555
keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota Jaringan Deloitte Asia
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Pasifik dan Jaringan Deloitte), yang telah memberikan opini tanpa modifikasian.
Pengukuran kembali atas program imbalan pasca-kerja (81.900) 37.949
Manfaat pajak penghasilan terkait penghasilan komprehensif lain
yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi 18.018 (8.348)
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Bagian efektif atas perubahan nilai wajar
instrumen derivatif - lindung nilai arus kas 3.378 74.177 Jakarta, 13 Februari 2024
Pajak penghasilan terkait penghasilan komprehensif lain
yang akan direklasifikasi ke laba rugi (743) (16.319) PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK (61.247) 87.459 Direksi
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 1.882.800 1.693.014
LABA PER SAHAM - DASAR (dinyatakan dalam nilai Rupiah penuh) 1.944 1.606
Investor Daily_6x350_13 Februari 2024
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Muamalat
p.1 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Imelda
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.