Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2023-BBNI-att2.pdf

Other Text extracted BBNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 128

Page 1
                                       Laporan Keberlanjutan 2023
                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                      a




                         MOVING TOWARDS
                        A SUSTAINABLE
                               FUTURE




Laporan Keberlanjutan               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

2023
Page 2
           Laporan Keberlanjutan 2023
b          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                              MOVING TOWARDS
    A SUSTAINABLE FUTURE

                                                BERGERAK MAJU
                                              MENUJU MASA DEPAN
                                              YANG BERKELANJUTAN
                        BNI secara konsisten mengajak dan bersinergi dengan seluruh
                       pemangku kepentingan dalam bersama-sama merespons setiap
                        tantangan dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
                       Tantangan berupa kejahatan siber akibat percepatan digitalisasi
                         dan juga tantangan perubahan iklim telah mendorong BNI
                       menjadi agent of change yang harus selalu siap beradaptasi dan
                                   berkembang terhadap setiap perubahan.

                       Sebagai agen dari pemerintah, BNI juga berupaya membangun
                            Indonesia yang lebih baik di kemudian hari. Kami terus
                       berkolaborasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan
                       yang prima kepada nasabah. BNI memandang bahwa pelibatan
                        dengan pemangku kepentingan, baik nasional maupun global,
                       dapat menciptakan nilai bersama (creating shared values) dalam
                          jangka panjang. Oleh sebab itu, BNI senantiasa akan terus
                       membuka peluang dan sinergi dengan pemangku kepentingan
                              untuk bergerak menuju masa depan berkelanjutan.




Pernyataan Mengenai Masa Depan
Dalam dokumen ini mungkin terdapat rencana, proyeksi, strategi, dan tujuan Perseroan, yang bukan merupakan pernyataan fakta
historis dan perlu dipahami sebagai pernyataan mengenai masa depan berdasarkan hukum yang berlaku. Pernyataan mengenai masa
depan tergantung pada risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan keadaan dan hasil aktual Perseroan di masa depan berbeda
dari yang diharapkan atau diindikasikan. Tidak ada jaminan bahwa hasil-hasil yang diantisipasi oleh Perseroan, atau diindikasikan oleh
pernyataan-pernyataan mengenai masa depan, akan tercapai.
Page 3
                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                     1




Daftar Isi

 4    Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                            04    BNI UNTUK MASYARAKAT
 8    Komitmen dan Strategi Keberlanjutan
                                                            67    Tumbuh Bersama Pelaku UMKM
 10   Pesan Direksi
                                                            72    Literasi dan Inklusi Keuangan
 14   Tentang BNI
                                                            74    Berbagi Nilai Tambah dengan Masyarakat
 17   Dukungan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
                                                            76    Pelibatan Pihak Lokal dalam Rantai Pasok
      (TPB)

 18   Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan Asosiasi

 19   Tentang Laporan Keberlanjutan                         05    BNI UNTUK PEGAWAI

                                                            78    Pegawai BNI

01    BNI UNTUK INDONESIA                                   83    Praktik Kepegawaian yang Setara

 22   Digital Banking                                       85    Pengembangan Kompetensi Pegawai

 24   Penerapan Keuangan Berkelanjutan                      89    Kesejahteraan Pegawai

 26   Portofolio Keberlanjutan                              91    Tempat Kerja yang Layak dan Aman

 29   Dukungan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
      (UMKM)
                                                                  TATA KELOLA KEBERLANJUTAN DAN PELIBATAN
 30   Bersama Pemangku Kepentingan Menuju Ketahanan         06    PEMANGKU KEPENTINGAN
      Iklim
                                                            93    Komitmen pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 34   Pengelolaan Risiko LST pada Pembiayaan
                                                            94    Struktur Tata Kelola Keberlanjutan
 42   Tanggung Jawab Produk dan/atau Jasa Keuangan
                                                            97    Pengawasan dan Evaluasi Pengelolaan LST
 43   Praktik Operasi yang Adil dan Persaingan yang Sehat
                                                            99    Permasalahan, Tantangan, Perkembangan,
                                                                  dan Pengaruh terhadap Penerapan Keuangan
02    BNI UNTUK NASABAH                                           Berkelanjutan

 45   Sistem Pengamanan Data dan Perlindungan Privasi       100   Penerapan Good Corporate Governance (GCG)
      Pelanggan                                             102   Kebijakan Antikorupsi, Antisuap, dan Anti-Fraud
 49   Mencegah Serangan Siber dan Kejahatan Teknologi       104   Kebijakan APU-PPT dan PPPSPM
      Informasi
                                                            105   Pelibatan Pemangku Kepentingan
 50   Inovasi dan Pengembangan Produk dan/atau Jasa

 54   Respons kepada Nasabah dan Menghormati HAM

 55   Akses dan Keterjangkauan
                                                            108   Verifikasi Pihak Independen
 56   Mengelola Pengaduan Nasabah
                                                            112   Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
 58   Survei Kepuasan Nasabah                                     tentang Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
                                                                  2023 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

                                                            114   Referensi POJK, SEOJK, dan Indeks Standar GRI,
03    BNI UNTUK LINGKUNGAN HIDUP                                  SASB, SUSBA

 60   Green Banking                                         125   Lembar Umpan Balik

 62   Mengurangi Dampak Perubahan Iklim Melalui
      Pengelolaan Energi dan Pengurangan Emisi

 64   Pelestarian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati
Page 4
         Laporan Keberlanjutan 2023
2        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                                                   Capaian 2023


                                                   Dampak dari penyaluran Obligasi Hijau


                                                            233.749 tCO eq                       1.568.897 GJ
                                                                             2
                                                                                                 Penghematan konsumsi
                                                            Reduksi emisi GRK
                                                                                                 energi
    Rp62.747 miliar
    Pendapatan operasional                                  54.355,2 MWh                        314.387 ha
                                                            Energi bersih yang                  Pelestarian lahan
                                                            dihasilkan


                                                            150.410 ton/tahun
                                                            Pengelolaan sampah
    Rp20.909 miliar
    Laba bersih




    Rp181.106 miliar                              Inklusi keuangan melalui                27.570 orang
    Pembiayaan KKUB 26,4%                         185.697 BNI Agen46                      pegawai BNI 52,2%
    dari total kredit (bank only)                 sebagai program laku pandai             merupakan perempuan
                                                  telah menjangkau
                                                  lebih dari 8.771 kecamatan
                                                  di Indonesia



    USD298,2 juta                                                                         143,5 jam
    atau ekuivalen                                                                        Rerata jam pelatihan
    Rp4,6 triliun BNI telah                                                               per pegawai per tahun
    menyalurkan Sustainability
                                                  4,3
                                                  (skala 1-5)
    Linked Loan (SLL)
                                                  Indeks kepuasan nasabah



                                                                                          92%
                                                                                          Tingkat kepuasan pegawai
    Rp4,8 triliun
    Investasi pada Green and                      5.438 mitra
    Sustainability Bond                           Jumlah mitra binaan UMKM




    Rp129,8 miliar                                14,8 GJ/Rp                 0,00000045579 ton CO eq/Rp     2

    Realisasi dana program TJSL                   Intensitas energi          Intensitas emisi GRK cakupan 1, 2, & 3
                                                  terhadap pendapatan        terhadap pendapatan
Page 5
                                                           Laporan Keberlanjutan 2023
                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                          3




Penghargaan 2023



                Rating A                     Medium Risk dengan Skor 21,4
             MSCI ESG Ratings                ESG Risk Rating Sustainalytics




   Bank Terbaik dengan Komitmen GCG            Predikat Gold Rank pada
              Berbasis LST                 Asia Sustainability Report Rating
      CNBC Indonesia Awards 2023                    (ASRRAT) 2023




           Program Kawan BNI               Predikat Management BB pada LST
             Raih B Universe                    Disclosure Transparency
            CSR Award 2023                            Award 2023




            SRI Kehati Index                ESG Sectors Leaders IDX KEHATI
          (1 Desember 2023 –                     (1 Desember 2023 –
             31 Mei 2024)                           31 Mei 2024)




    The Best Overall in Category Big Cap
                                             Penilaian Corporate Governance
        Public Listed Company pada
                                           Perception Index (CGPI) tahun 2023
    The 14th IICD Corporate Governance
                                           memberikan skor 92,26 kepada BNI
                Award 2023




      Predikat “Leadership in Corporate
                                             Anugerah CSR 2023 Republika
    Governance” atau Level 5 pada ASEAN
                                                    untuk kategori
   Corporate Governance Scorecard (ACGS)
                                                Pengembangan Wisata
     oleh ASEAN Capital Market Forum
Page 6
            Laporan Keberlanjutan 2023
4           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan

              Ekonomi


                                                                                      Kinerja Aspek Ekonomi
                     Kinerja Internal
                                                                                       terkait Keberlanjutan


             Pendapatan                                                                                                 182,9
                                                     Laba bersih      Nominal produk dan/atau jasa              181,1
             operasional
                                                     (Rp triliun)     yang memenuhi kriteria kategori
             (Rp triliun)
                                                                      kegiatan usaha berkelanjutan                               172,4
    62,7                                                              (KKUB) (Rp triliun)

             61,5
                      55,9

                                            20,9
                                                     18,3
                                                             10,9                                              2023     2022      2021



    2023     2022     2021                 2023      2022     2021    Persentase total portofolio
                                                                      pembiayaan kategori kegiatan                                29,6
                                                                                                                        28,5
                                                                      usaha berkelanjutan (KKUB)
             Current Account                         Penyaluran                                                 26,4
                                                                      terhadap total kredit (bank only) %
             Saving Account                          kredit - total
             (CASA)                                  (Rp triliun)
             (Rp triliun)
                                           695,1

    577,5                                            646,2
                                                                                                               2023     2022      2021
             557,3
                     506,1                                   582,4



                                                                                    Kinerja Keuangan Inklusif
    2023     2022     2021                 2023      2022     2021

                                                                                        Jumlah BNI Agen46
             Penyaluran                              Dana Pihak
             kredit - UMKM                           Ketiga                                  2023            2022           2021
             (Rp triliun)                            (Rp triliun)                         185.697           164.979       157.632

                                           810,7
                                                                                        Jumlah rekening BNI Pandai (juta rekening)
            123,2
                                                     769,3
                                                                                             2023            2022           2021
                     117,0
    113,2                                                    729,2                           20,0            20,0              19,8


                                                                                        Jumlah dana nasabah BNI Pandai (Rp triliun)

                                                                                             2023            2022           2021

    2023     2022     2021                 2023      2022     2021                           1,1              0,9               1,4
Page 7
                                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                                             5




                Sosial


                                                                    Kinerja Internal



   Pegawai perempuan                           Perempuan yang                           Tingkat keterikatan                     Tingkat penyelesaian
    dibandingkan total                      menduduki posisi di atas                         pegawai                              keluhan nasabah
         pegawai                                   manajer

                  52,0%                                       29,6%                                      96%                                    99,7%
                           51,8%                                        29,8%                                  96%                                          99,9%
                            52,2%                                        30,8%                                    96%                                       99,9%




                                                                  2021          2022         2023

                          Rerata jam pelatihan                Biaya pelatihan dan pendidikan              Indeks kepuasan nasabah
                      per pegawai per tahun (Jam)                  karyawan (Rp miliar)                          (Skala 1-5)

                                    191,7                             346,2
                                                                               265,8
                            143,5                                                                                 4,3    4,3
                                                                                                                                4,2
                                                                                        180,7
                                             77,5




                           2023      2022     2021                    2023     2022      2021                   2023     2022   2021




                                                      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial




Realisasi dana kegiatan                                   Penerima manfaat Rumah BUMN BNI                           Mitra binaan UMKM (Mitra)
tanggung jawab sosial (Rp miliar)                         (UMKM)

    2023           2022            2021                       2023            2022           2021                       2023          2022           2021

     130            100             93                       8.201           7.941*        10.520*                      5.438         2.482          2.042

*) Restatement karena adanya perubahan cakupan perhitungan, yaitu menggunakan angka UMKM Go Modern.
   Sebelumnya, tahun 2021 dan 2022 menggunakan data Go Online sebagai bagian Kampanye Belanja Online selama COVID-19.
Page 8
            Laporan Keberlanjutan 2023
6           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                 Lingkungan


                                                                   Kinerja Internal




                                        14,8 GJ/Rp                                          0,00000045579 ton CO eq/Rp                  2

                                                                                            Intensitas emisi GRK cakupan 1, 2, & 3
                                        Intensitas energi
                                                                                            terhadap pendapatan
                                        terhadap pendapatan


                                                          Penggunaan air*
                                                          (m3)

                                                                2023               2022                 2021

                                                            1.758.134           1.636.874           185.115




                                                  Kegiatan Tanggung Jawab Lingkungan




Realisasi biaya                 Program konservasi              Penanaman pohon                 Program konservasi             Program ‘Ayo Menabung
lingkungan                      badak (Ekor)                    (Bibit)                         orang utan (Ekor)              dengan Sampah’ (Rekening)
(Rp miliar)
                                   81                                    438.000                                               320.025
                    28                                                                                                                   316.688
            27
                                             76
     23                                              75       88.023**                                                                             288.756


                                                                                   10.000           2
                                                                                                               N/A   N/A

    2023   2022     2021         2023      2022      2021        2023      2022      2021        2023      2022      2021       2023        2022    2021


 *) Cakupan perhitungan untuk tahun 2023 dan 2022 adalah kantor pusat serta kantor wilayah dan cabang, sedangkan tahun 2021 hanya mencakup kantor pusat.
**) Perbedaan signifikan jumlah bibit pohon yang ditanam di tahun 2023 dengan tahun sebelumnya dipengaruhi oleh adanya perbedaan cakupan lokasi yang ditanami. Meski
    demikian BNI tetap konsisten menjalankan program penanaman pohon setiap tahunnya dan mencari lokasi yang berbeda-beda untuk direhabilitasi.
Page 9
          Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                         7
Page 10
          Laporan Keberlanjutan 2023
8         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Komitmen dan Strategi Keberlanjutan                                                    [2-22, 2-23, 2-24]




                     BNI telah menerapkan strategi dengan mengintegrasikan aspek kinerja
                     lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) untuk mendukung pemangku
                     kepentingan dan lingkungan hidup mencapai komitmen keberlanjutan.



BNI juga memiliki lima pilar keberlanjutan untuk menunjukkan komitmen dalam menjalankan praktik keberlanjutan.
Pilar-pilar ini didasarkan pada misi bank untuk memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah
selaku mitra bisnis pilihan utama, memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global,
meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor, menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat
kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi, meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan
masyarakat, menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik bagi industri.




                                                   BNI UNTUK INDONESIA
                                                   Menjalankan bisnis perusahaan dengan
                                                   mengintegrasikan kepentingan ekonomi,
                                                   sosial, dan lingkungan hidup, serta tata kelola.




BNI UNTUK NASABAH                                                                                     BNI UNTUK PEGAWAI
Memberikan layanan prima, solusi                                                                      Menciptakan kondisi terbaik
digital, perlindungan keamanan
                                                          Pilar                                       bagi pegawai sebagai tempat
serta privasi kepada seluruh                                                                          kebanggaan untuk berkarya dan
nasabah.                                              Keberlanjutan                                   berprestasi.

                                                          BNI




              BNI UNTUK LINGKUNGAN HIDUP                              BNI UNTUK MASYARAKAT
              Meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang             Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada segenap
              sejalan dengan pengembangan bisnis.                     lapisan masyarakat yang sejalan dengan pengembangan bisnis.
Page 11
                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                         9




                        Pada tahun 2023, BNI telah menetapkan kerangka kerja, target, dan peta jalan yang akan
                        menjadi acuan bagi bank dalam menerapkan dan meningkatkan inisiatif lingkungan,
                        sosial, dan tata kelola pada operasional bank. BNI menyusun target dan peta jalan
                        untuk jangka pendek (2023), menengah (2024-2026), dan panjang (> 2027).




Kerangka Kerja & Peta Jalan LST
                                                                                           Sosial
     Lingkungan
                                                                               • Meningkatkan keterlibatan karyawan
                                                                               • Peningkatkan kemampuan karyawan
• Menjalankan manajemen
                                                                               • Memperkuat data dan perlindungan

                                                           S
  risiko finansial terkait iklim
                                                                                 finansial nasabah
  dengan mangacu pada standar
  internasional
• Mencapai NZE (Net Zero Emission)
  Operasional pada tahun 2028                 Kerangka Kerja LST
• Penguatan tata kelola dalam
                                                                                                Tata Kelola
  pinjaman LST
• Meningkatkan kesadaran &
  kemampuan karyawan
                                                 L                  T                    • Meningkatkan keberagaman di
                                                                                           tingkat Direksi
• Mempertajam pengungkapan LST
                                                                                         • Memperkuat keterlibatan Direksi
                                                                                           dalam LST




      Fokus Jangka Pendek                           Fokus Jangka Menengah               Fokus Jangka Panjang
              (2024):                                     (2025-2026):                           (≥2027):


     • Memperkuat                    • Memperkuat Risk Acceptance Criteria (RAC)   • Penerapan manajemen risiko
       infrastruktur                   debitur                                       perubahan iklim dalam operasional
     • Menetapkan NZE dan            • Memperkuat infrastruktur manajemen risiko     bank
       Carbon Budget                   perubahan iklim
                                     • Memperkuat keterlibatan Dewan dalam LST
                                     • Mengoptimalkan pencegahan kehilangan data
Page 12
           Laporan Keberlanjutan 2023
10         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Pesan Direksi                    [2-12, 2-14, 2-22]




                                                                   Royke Tumilaar
                                                                   Direktur Utama




Pemangku kepentingan yang terhormat,

Tahun 2023 masih menjadi tahun yang tidak lepas                  Salah satu isu global dan tantangan yang menjadi
dari tantangan yang tak terkendali. Berbagai isu                 perhatian semua pihak adalah perubahan iklim. Pada
ekonomi, sosial, dan lingkungan harus dihadapi untuk             tahun 2022, Pemerintah Indonesia secara publik
menjaga keberlangsungan Bank dalam jangka panjang.               mengumumkan komitmennya dalam mencapai Net Zero
Oleh sebab itu, BNI senantiasa bergerak maju dan                 Emission (NZE) tahun 2060 sebagai wujud dukungan
memberikan terobosan baru sehingga dapat terus                   terhadap penanganan perubahan iklim.
bersaing dan mencapai visi untuk menjadi Lembaga
Keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja                Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perbankan,
secara berkelanjutan.                                            BNI merespons tantangan tersebut melalui penerapan
                                                                 keuangan berkelanjutan (sustainable finance). Direksi
Strategi dan Kebijakan dalam Merespons Tantangan                 memandang bahwa perubahan iklim memiliki dampak
Keberlanjutan                                                    yang signifikan terhadap nilai ekonomi, termasuk
BNI      memandang       konsep       keberlanjutan   sebagai    aset keuangan, yang juga tercipta dari menurunnya
aspek penting yang melekat dalam operasional                     kualitas lingkungan hidup. Mendasari hal tersebut,
bisnis    perbankan.     BNI     mengintegrasikan     strategi   selaras dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
perusahaan dengan nilai-nilai keberlanjutan yang                 kepada bank KBMI 3 dan 4, BNI juga telah melakukan
mempertimbangkan keseimbangan aspek lingkungan,                  initial phase of Climate Risk Stress Test (CRST) untuk
sosial, dan tata kelola (LST), serta ekonomi. Dalam              mengevaluasi dampak risiko keuangan terkait iklim,
implementasinya,        BNI    juga       membangun   budaya     baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang
keberlanjutan yang menyeluruh di setiap unit kerja               pada bulan Juni 2023.
sehingga praktik green banking dapat dilaksanakan
secara maksimal.
Page 13
                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                11




Langkah-langkah          BNI       dalam      merespons      isu   kerja & roadmap LST, serta roadmap NZE. Inisiatif-
perubahan iklim dan dampaknya, di antaranya dengan                 inisiatif tersebut telah menjadi bagian dari strategi
melakukan     analisis    risiko    terkait     iklim   terhadap   keberlanjutan BNI, serta juga wujud keseriusan jajaran
aktivitas pembiayaan, meningkatkan pembiayaan ke                   manajemen dan seluruh pegawai BNI dalam mendukung
sektor ramah lingkungan, dan menjalankan inisiatif                 pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
dekarbonisasi, termasuk melakukan inventarisasi data
emisi. Untuk pelaksanaan yang lebih optimal, BNI                   Dalam upaya pencapaian target LST, BNI menemukan
sedang mempersiapkan infrastruktur manajemen data                  beberapa    tantangan      yang    patut     diperhitungkan.
emisi sebagai alat untuk menghitung dan memantau                   Salah satunya adalah belum meratanya kesadaran
emisi gas rumah kaca (GRK) BNI, baik operasional dan               pegawai BNI mengenai pentingnya penerapan LST.
pembiayaan.                                                        Oleh sebab itu, BNI terus meningkatkan kapabilitas
                                                                   pegawai    terkait   penerapan       keberlanjutan        dalam
Komitmen BNI dalam mengurangi emisi GRK juga                       lingkungan kerja melalui pelatihan, sosialisasi, webinar,
diperkuat melalui penetapan roadmap Net Zero Emission              dan refreshment secara berkala. Selain itu, terdapat
(NZE) Operasional dengan target tahun 2028 dan                     mandatory learning dengan topik keberlanjutan yang
Pembiayaan dengan target tahun 2060. BNI memperkuat                wajib diikuti oleh seluruh pegawai BNI satu kali dalam 1
aspek LST pada penetapan Risk Acceptance Criteria                  tahun. Peningkatan kapabilitas ini juga bertujuan untuk
(RAC) di 18 sektor debitur. BNI pun telah memetakan                mempersiapkan pengetahuan dan skill setiap pegawai
sektor-sektor ekonomi dengan tingkat emisi tinggi atau             BNI agar mampu untuk mengakomodir standar-standar
rendah, sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam                LST yang bervariasi dan terus berkembang.
mengelola risiko LST dari aktivitas pembiayaan.
                                                                   Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Upaya lainnya untuk mengurangi emisi GRK adalah                    Selama 2023, BNI berhasil mencatatkan kinerja
dengan terus meningkatkan portofolio kredit hijau                  keberlanjutan dengan cukup membanggakan. Pada
dengan memberikan insentif untuk beberapa kegiatan                 aspek     ekonomi,   BNI     membukukan           pendapatan
usaha      berwawasan     lingkungan.         Melalui   program    operasional senilai Rp62.747 miliar yang meningkat
Sustainability Linked Loan (SLL), BNI memberikan                   2,1% dari tahun sebelumnya. Di akhir periode tahun
pembiayaan dengan insentif kepada debitur yang                     buku, BNI menghasilkan laba bersih sebesar Rp20.909
berhasil     mencapai     target      terkait     keberlanjutan    miliar, sejalan dengan proyeksi yang menjadi konsensus
(Sustainability Performance Target/SPT) yang disepakati            pasar. Peningkatan laba bersih dikontribusi oleh
bersama. Dengan demikian, strategi tersebut secara                 pertumbuhan Pendapatan Bunga, Pendapatan Premi,
tidak langsung mendorong debitur untuk memulai                     serta Loan Recovery, disertai dengan berlanjutnya
proses transisi yang mengarah pada energi bersih dan               perbaikan kualitas aset yang menjadi pendorong
usaha yang berkelanjutan.                                          utama terhadap kinerja BNI di 2023. Kinerja yang baik
                                                                   ini sejalan dengan tujuan program transformasi dalam
Direksi melakukan pemantauan terhadap implementasi                 memperkuat fundamental perusahaan dengan fokus
strategi keberlanjutan BNI melalui forum Sub Komite                pada ekspansi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
ESG. Forum tersebut diselenggarakan setiap triwulanan
dengan topik keuangan berkelanjutan, tren LST, dan
implementasi strategi LST di BNI. Beberapa hal yang
dibahas dalam forum Sub Komite ESG di 2023, antara lain
kinerja penyaluran obligasi hijau, penyusunan kerangka
Page 14
         Laporan Keberlanjutan 2023
12       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




BNI berkomitmen untuk terus menjadi agen transformasi      Di sisi lain, meskipun BNI tidak memberikan dampak
dalam penerapan prinsip LST. Oleh karenanya, BNI juga      negatif secara langsung kepada keanekaragaman
giat dalam meningkatkan portofolio dengan klasifikasi      hayati, BNI tetap mendukung kelestariannya melalui
green financing dan green activity. Per 31 Desember        pelaksanaan program konservasi bagi Badak Jawa
2023, total kredit hijau (Kegiatan Usaha Berwawasan        (Rhinoceros sondaicus) dan Orang Utan (Pongo pygmaeus),
Lingkungan/KUBL) sebesar Rp67,8 triliun atau 9,8%          serta melalui penanaman sebanyak 88.023 pohon.
dari total kredit. Selain itu, penyaluran SLL juga telah
mencapai Rp4,6 triliun.                                    Dari aspek sosial, BNI berupaya untuk menciptakan
                                                           lingkungan kerja yang aman, nyaman, inklusif, dan adil
Pada tahun lalu, BNI telah menerbitkan obligasi hijau      bagi seluruh pegawai. BNI memberikan hak yang setara
dan di 2023 dana dari obligasi hijau telah disalurkan      dan tanpa ada diskriminasi bagi setiap pegawai untuk
untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan.            mengembangkan karier dan kompetensinya, termasuk
Sepanjang 2023, BNI juga secara aktif memberikan           pemahamannya terkait keuangan berkelanjutan.
pembiayaan ke sektor ramah lingkungan khususnya
energi baru terbarukan (EBT). Langkah kami dalam           Selain dari sisi internal, BNI juga telah mengambil
menyalurkan pembiayaan ke sektor ramah lingkungan          langkah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat
diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan          melalui   program     pemberdayaan     dan   kemitraan,
dalam mendukung pencapaian target NZE Indonesia.           terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah
                                                           (UMKM). BNI meyakini bahwa UMKM dapat berperan
BNI juga telah melaksanakan berbagai inisiatif di          sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia dan
aspek lingkungan, di antaranya melalui perolehan           pertumbuhannya akan menjadi faktor penting dalam
sertifikasi Green Building pada dua gedung BNI, yaitu      pemulihan ekonomi di masa mendatang. Hingga akhir
Menara BNI dengan Sertifikasi “Gold” dan Plaza BNI         2023, pembiayaan sebanyak Rp113.224 miliar telah
dengan Sertifikasi “Platinum”. BNI pun berupaya untuk      disalurkan BNI kepada UMKM.
memanfaatkan EBT dengan instalasi panel surya
berkapasitas 2.200 watt untuk penerangan tangga            Pencapaian dalam implementasi keberlanjutan berhasil
darurat pada Plaza BNI. BNI pun menjadi bank pertama       mencatatkan BNI pada beberapa prestasi pada tahun
di Indonesia yang menggunakan skema kerja sama             2023. BNI dapat mempertahankan Rating MSCI di
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)           tahun 2023 pada Rating A. BNI dinilai telah melakukan
Partnership Investor Own Investor Operate (IO2) dari       perbaikan dalam implementasi komitmen LST, di
PLN.                                                       antaranya pada faktor Consumer Financial Protection,
                                                           Human Capital Development, Access to Finance, Privacy
                                                           & Data Security, dan Corporate Behavior. Selain itu, BNI
                                                           memperoleh skor 21,4 dengan kategori “Medium Risk”
                                                           dari ESG Risk Rating Sustainalytics. BNI pun menjaga
                                                           kedudukannya dalam SRI Kehati Index dan ESG Sectors
                                                           Leaders IDX KEHATI.
Page 15
                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                      13




Adapun penghargaan lain yang didapatkan BNI pada            BNI memiliki peluang untuk meningkatkan nilai
aspek LST, antara lain The Best Overall in Category Big     di industri keuangan dengan menerapkan prinsip
Cap Public Listed Company pada The 14th IICD Corporate      keuangan berkelanjutan. BNI tidak hanya fokus pada
Governance Award 2023; Predikat “Management BB”             keuntungan, tetapi juga memperhatikan dampak sosial
pada ESG Disclosure Transparency Award 2023; Best           dan lingkungan. BNI dapat mendukung program-
Bank with ESG-Driven GCG Commitment pada CNBC               program usaha berkelanjutan, menjaga lingkungan, dan
Indonesia Awards 2023; serta Predikat “Gold Rank”           berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Upaya
pada Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2023.       yang dapat dilakukan BNI dalam memanfaatkan peluang
BNI berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja            tersebut dengan memaksimalkan potensinya melalui
keberlanjutannya sehingga dapat menciptakan nilai           peningkatan pembiayaan pada proyek berwawasan
bersama bagi seluruh pemangku kepentingan.                  lingkungan, meningkatkan kompetensi terkait keuangan
                                                            berkelanjutan, dan menerapkan manajemen risiko
Strategi Pencapaian Target                                  pembiayaan dengan mempertimbangkan aspek LST.
Bagi BNI, peluang pencapaian target keberlanjutan
semakin besar dengan adanya pengelolaan risiko. Itulah      Penutup
sebabnya BNI memiliki strategi untuk melaksanakan           Apresiasi dan ucapan terima kasih kami berikan kepada
pengelolaan peluang dan risiko dari aspek LST yang          seluruh pemangku kepentingan yang telah bersama-
terintegrasi. Sebagai wujud implementasinya, BNI telah      sama merespons tantangan dan berkontribusi dalam
melakukan CRST kepada beberapa sektor di Segmen             pencapaian kinerja yang optimal selama tahun 2023.
Corporate, Enterprise, dan Commercial, di antaranya         BNI berharap dapat terus menjalin sinergi dan kerja
sektor   batu   bara    (termasuk   PLTU),   perkebunan     sama yang positif dalam membangun perbankan yang
kelapa sawit, dan pulp & paper. Saat ini, BNI tengah        hijau serta menciptakan masa depan yang gemilang dan
mempersiapkan proses CRST untuk cakupan yang lebih          berkelanjutan.
luas, yaitu minimal 50% portofolio kredit mencakup
sektor-sektor yang disyaratkan oleh OJK.                    Jakarta, Februari 2024


BNI juga melakukan pengelolaan terhadap ancaman             Royke Tumilaar
risiko siber guna melindungi data nasabah. BNI telah        Direktur Utama
menerapkan manajemen keamanan data dan privasi
pada internal dan eksternal bank, meliputi security
awareness bagi internal BNI dan nasabah, memiliki
kebijakan keamanan data, serta pengelolaan dan
pemantauan akses pengguna. Keamanan aplikasi dan
sistem BNI juga telah disertai secure coding, penetration
testing, vulnerability assessment, dan beberapa Security
Perimeter Tools dengan dukungan Security Operation
Center yang berfungsi secara 24/7. Dalam meningkatkan
keamanan data dan privasi atas kerja sama eksternal,
BNI melaksanakan third party risk assessment untuk
menilai keamanan vendor dalam aspek teknologi,
informasi, dan siber.
Page 16
            Laporan Keberlanjutan 2023
14          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Tentang BNI
Visi dan Misi


                          Visi
                          Menjadi Lembaga Keuangan yang terunggul
                          dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.


                          Misi
                          • Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis
                              pilihan utama.
                          • Memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.
                          • Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
                          • Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya
                              dan berprestasi.
                          • Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan masyarakat.
                          • Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik bagi industri.




Budaya dan Nilai-Nilai
Dalam upaya mendukung dan mempercepat pelaksanaan AKHLAK di BNI, transformasi budaya kerja telah dilakukan
dengan tujuan untuk menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki oleh BNI. Nilai-nilai inti AKHLAK, yang ditetapkan oleh
Kementerian BUMN, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, telah diinternalisasi dan
proses internalisasi ini akan terus berlanjut melalui penerimaan dan penguatan PRINSIP 46 sebagai Belief BNI.



                                           A M A NA H                        LOYAL
                                       Memegang teguh              Berdedikasi dan mengutamakan
                                  kepercayaan yang diberikan       kepentingan bangsa dan negara




                                                                                                     A DA P TIF
           KOMPE TEN
                                                                                             Terus berinovasi dan antusias
         Terus belajar dan
                                                                                             dalam menggerakan ataupun
     mengembangkan kapabilitas
                                                                                                menghadapi perubahan




                                         HARMONIS                        KOL ABOR ATIF
                                      Saling peduli dan               Membangun kerja sama
                                    menghargai perbedaan                 yang sinergis
Page 17
                                                                 Laporan Keberlanjutan 2023
                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                15




Profil Perusahaan        [2-1]




              NA M A PERUSA HA A N                       KEGIATAN USAHA, PRODUK DAN
              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk     L AYA NA N


              A L A M AT K A NTOR PUSAT                  Bergerak di bidang usaha perbankan
              Grha BNI                                   sesuai dengan Anggaran Dasar No. 23
              Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1               tanggal 20 April 2021.
              Jakarta 10220
              Telepon : (62-21) 251 1946                 • Perbankan Bisnis Koperasi, Menengah,

              I-Telex : 765185 BNI DLN IA                    dan Kecil
              Faks : (62-21) 251 1214                    • Perbankan Konsumer

              Surel : bni@bni.co.id                      • Perbankan Internasional dan Tresuri

              Situs web : www.bni.co.id
              PO Box 1946 Jakarta Mampang 12700




     PER SENTA SE KEPEMILIK AN SAHAM                     WIL AYA H OPER A SIONA L [2-6]

                                                         Beroperasi di 8 negara, yaitu:
                                                         Indonesia, Singapura, Hongkong, Jepang,
Masyarakat                                               Inggris, Amerika, Korea Selatan, Belanda
40%

                                                         PERUBA HA N SIG NIFIK A N PA DA BNI

                                                         Selama tahun 2023, terdapat perubahan
                                                         signifikan dalam struktur organisasi.
                                      Pemerintah         Penjelasan lengkap mengenai perubahan
                                      Indonesia
                                                         tersebut disampaikan dalam Laporan
                                      60%                Tahunan 2023.




              PA SAR TERL AYANI [2-6]

              Geografis pasar terlayani: Indonesia,
              New York, London, Hong Kong,
              Singapura, Tokyo, Seoul, dan
              Amsterdam.


              Sektor dan jenis nasabah terlayani:
              • Perbankan Bisnis Koperasi,
                Menengah, dan Kecil
              • Perbankan Konsumer
              • Perbankan Internasional dan Tresuri
Page 18
             Laporan Keberlanjutan 2023
16           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Skala Perusahaan [2-1]




Total pegawai                                           Total rekening nasabah                                  Pendapatan operasional
(Orang)                                                 (Juta rekening)                                         (Rp triliun)

     2023         2022             2021                      2023         2022          2021                        2023         2022            2021

  27.570         27.170            27.177                    69,1         67,6           64,6                       62,7          61,5           55,9




Total jaringan kantor                                   Total ATM/CRM                                           Total aset
(Outlet)                                                (ATM)                                                   (Rp triliun)

     2023         2022             2021                        2023        2022           2021                      2023         2022            2021

     1.781        1.808            1.855                   13.390**        16.125        16.385                   1.086,7       1.029,8          964,8




                                                                    Total Kapitalisasi




                               Utang (Liabilitas)                                   Modal (Ekuitas)
                               (Rp triliun)                                         (Rp triliun)

                                  2023         2022            2021                    2023             2022         2021

                                  932,0        889,6           838,3                  154,7             140,2        126,5



                                                          Produk dan Layanan [FN-CB-000.A]



           Giro                                      Tabungan                             Deposito                               Kredit Bruto
        (Rp triliun)                                 (Rp triliun)                        (Rp triliun)                             (Rp triliun)
     345,5                                                                                                                     695,1
                                                       242,7
                                                                                     233,2
                                              232,0                                                     223,1
             314,6                                                                                                                       646,2
                       281,4                                    224,7                                                                            582,4
                                                                                             212,0*




     2023    2022       2021                  2023     2022     2021                 2023       2022     2021                  2023    2022      2021
Catatan:
*) Restatement
**) Penurunan ATM di tahun 2023 disebabkan oleh adanya penutupan ATM yang memiliki operating system obsolete. Hal ini sesuai dengan ketentuan regulator
    serta bertujuan untuk keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi.
Page 19
                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                    17




Dukungan pada
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
Dukungan dan kontribusi pada pencapaian TPB diselaraskan dengan pengelolaan aspek
ekonomi, dan LST. BNI fokus mendukung TPB sesuai konteks bisnis industri perbankan
yang memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan hidup, baik saat ini
maupun untuk masa yang akan datang secara berkesinambungan.


                                                     Prioritas TPB
                         Capaian 2023                                      Strategi dalam Mendukung Pencapaian TPB
                                                    BNI untuk Indonesia
 • Total kredit UMKM per akhir 2023 yaitu Rp113,2 triliun.         • Menjalankan program UMKM Go Productive,
 • Realisasi KUR sebesar Rp17,8 triliun.                             Go Digital, dan Go Global.
 • Sebanyak 25.643 orang pegawai atau 93,0% dari                   • Memasukkan topik keberlanjutan dalam e-learning
   total pegawai telah menerima awareness dan/atau                   mandatory yang wajib diikuti seluruh pegawai satu
   pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan.           kali dalam 1 tahun.
 • Menetapkan Kerangka Kerja & Peta Jalan LST, serta target        • Penyaluran obligasi hijau sesuai dengan target sektor
   Net Zero Emission (NZE).                                          dalam Kerangka Kerja Obligasi Hijau.
 • Melaksanakan initial phase of Climate Risk Stress Test          • Menyusun tata kelola penyaluran SLL.
   (CRST) Phase 1 kepada beberapa sektor, seperti batu bara,       • Memperbaiki cakupan dan metodologi perhitungan
   perkebunan kelapa sawit, pulp & paper.                            emisi dari aktivitas pembiayaan.
 • Total reduksi emisi GRK sebesar 233.749 ton CO­2eq dari
   obligasi hijau.
 • Realisasi penyaluran Sustainability Linked Loan (SLL) sebesar
   Rp4,6 triliun.
                                                     BNI untuk Nasabah
 • Tidak menghadapi kasus pengaduan terkait kebocoran data.        • Menerapkan kebijakan keamanan data dan
 • 2.723 unit ATM ramah disabilitas.                                 meningkatkan keamanan aplikasi dan sistem BNI.
 • Peningkatan jumlah pengguna BNI Mobile Banking                  • Memperluas penyebaran ATM ramah disabilitas di
   sebanyak 19,4%.                                                   beberapa kota/kabupaten yang belum terjangkau.
                                                                   • Memberikan Tips & Edukasi untuk pengamanan
                                                                     transaksi.
                                                 BNI untuk Lingkungan Hidup
 • Intensitas energi sebesar 14,8 GJ/Rp.                           • Melakukan efisiensi energi di seluruh kantor BNI.
 • Intensitas emisi GRK cakupan 1, 2, & 3 sebesar                  • Penggunaan solar panel untuk penerangan tangga
   0,00000045579 ton CO2eq/Rp.                                       darurat di Plaza BNI.
                                                                   • Penetapan target NZE Operasional tahun 2028.
                                                                   • Memperkuat infrastruktur data emisi operasional BNI.
 • Menanam 88.023 pohon.                                           • Memperluas cakupan wilayah penanaman pohon.
 • Program konservasi 2 orang utan.                                • Melakukan konservasi orang utan dan badak yang
 • Program konservasi 81 badak di Taman Nasional Ujung               berstatus critically endangered.
   Kulon (TNUK)
                                                    BNI untuk Masyarakat
 • Realisasi dana TJSL sebesar Rp129,8 miliar.                     • Bekerja sama dengan mitra profesional dan
 • 8.201 mitra binaan Rumah BUMN.                                    berkompeten untuk menyelenggarakan program
                                                                     pemberdayaan masyarakat.
 • 778 akumulasi penerima beasiswa hingga akhir tahun 2023.
                                                                   • Bekerja sama dengan komunitas masyarakat untuk
 • Melakukan pembangunan infrastruktur untuk 99 sekolah atau
                                                                     meningkatkan kualitas program.
   instansi pendidikan serta penyediaan sarana dan prasarana
                                                                   • Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mitra binaan
   di wilayah BNI.
                                                                     melalui penyelenggaraan pendidikan, pelatihan,
                                                                     pemagangan, pemasaran, dan bentuk bantuan lainnya.
                                                     BNI untuk Pegawai
 • 52,2% dari total pegawai merupakan pegawai perempuan.           • Memberikan kesempatan yang sama untuk laki-laki
 • Perempuan yang menduduki posisi di atas manajer                   dan perempuan dalam menempati posisi yang sama.
   sebanyak 30,8%.                                                 • Mekanisme penilaian kinerja dengan memperhatikan
                                                                     pencapaian key performance indicator (KPI) yang
                                                                     dilakukan terhadap semua pegawai.
Page 20
                 Laporan Keberlanjutan 2023
    18           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




   Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan Asosiasi                                                               [2-28]




   Sebagai bentuk dukungan Bank dalam                                       •     Standar Global Reporting Initiative (GRI);
   penerapan           keuangan       berkelanjutan                         •     Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB);
   dan       prinsip      keberlanjutan         dalam                       •     European Foundation for Management Development
   operasionalnya, BNI mengadopsi prinsip                                         (EFMD) Global CLIP (Corporate Learning Improvement
   dan/atau standar terkait aspek ekonomi,                                        Process);
   sosial, dan lingkungan, di antaranya:                                    •     International Organization for Standardization (ISO).


   Rincian sertifikasi dan akreditasi yang dimiliki:
     No.                                     Sertifikasi/Akreditasi                                               Masa Berlaku

         1   ISO 9001:2015 The provision of trade processing services                               23 Desember 2020 - 10 Januari 2024

         2   ISO 9001:2015 Quality Management System on IT Operating Services                       23 November 2023 - 26 September 2025

         3   ISO 27001:2013 Information Security Management Systems                                 16 Januari 2023 - 31 Oktober 2025

         4   ISO 9001:2015 Provision of in-House Learning and in Learning/Digital Learning          26 Maret 2023 - 9 Maret 2026
             for BNI Employees

         5   ISO 9001:2015 Quality Management System for Banking Operations for Guarantee           18 November 2021 - 5 November 2024
             Letter, RTGS, Remittance Services, Credit and Debit Clearing, Credit Administration,
             Card Production & Distribution, State Financial Transaction, Custodian Services,
             Jabodetabek Central Cash Services, Treasury Transaction Services, Trustee Services
             and Central Foreign Banknotes Services

         6   ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu untuk BNI Contact Center Services di               02 Agustus 2023 - 13 Maret 2026
             BSD, Surabaya, & Semarang

         7   ISO 9001:2015 Quality Management System untuk Unit HPS                                 11 Desember 2023 - 11 November 2026

         8   ISO 9001:2015 Quality Management System untuk Unit Manajemen Vendor                    Dalam proses assessment untuk
                                                                                                    perpanjangan

         9   ISO 9001:2015 Provision of BNI Credit Cards Business                                   30 Juni 2021 - 26 Juni 2024

      10     ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan                                         1 Januari 2024 - 31 Desember 2026

      11     ISO 30301:2019 Management systems for records untuk Unit Kearsipan                     20 Desember 2023 - 19 Desember 2024

      12     Sertifikat Greenship Gedung Baru V.1.2
             • Gedung Menara BNI                                                                    Dalam proses perpanjangan
             • Plaza BNI                                                                            26 Oktober 2022 - 26 Oktober 2025

      13     Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja Bank BNI – dari Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja

             •   Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing                             16 November 2022 - 16 November 2027
             •   Penatausahaan Surat Berharga Nasabah                                               11 November 2021 - 11 November 2026
             •   Pengelolaan Uang Tunai                                                             11 November 2021 - 11 November 2026
             •   Pengelolaan Transfer Dana                                                          24 November 2021 - 24 November 2026
             •   Setelmen Transaksi Treasury                                                        Desember 2023 - Desember 2028
             •   Setelmen Transaksi Trade Finance                                                   Desember 2023 - Desember 2028



                                              Keanggotaan pada Asosiasi terkait Keberlanjutan

   United Nations          Inisiatif Keuangan             Indonesia                Ikatan Ahli          Forum Human             Forum Human
    Environment              Berkelanjutan            Business Council           Bangunan Hijau        Capital Indonesia      Capital Perbankan
Programme Finance           Indonesia (IKBI)           for Sustainable          Indonesia (IABHI)           (FHCI)            Indonesia (FHCPI)
Initiatives (UNEP FI)       Anggota/Pendiri             Development                 Anggota                Anggota                 Anggota
       Anggota                  Nasional                   (IBCSD)                  Nasional               Nasional               Nasional
    Internasional                                     Anggota/Pendiri
                                                           Nasional
Page 21
                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                             19




Tentang Laporan Keberlanjutan                              [2-2, 2-3, 2-4, 2-5]




Laporan Keberlanjutan BNI disusun setiap tahun untuk     Dalam laporan ini, terdapat perubahan yang signifikan
disampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan          terhadap informasi yang disampaikan dalam laporan
dan mengungkapkan informasi mengenai penerapan           tahun sebelumnya. Perubahan ini berkaitan dengan
keuangan berkelanjutan dan kinerja lingkungan, sosial,   struktur organisasi, topik material, dan beberapa
dan tata kelola (LST). Laporan tahun sebelumnya          data yang disajikan kembali (restatement). Terdapat
diterbitkan pada 24 Februari 2023. Laporan ini           data tahun sebelumnya yang disajikan kembali, di
memuat informasi dan data untuk periode 1 Januari        antaranya disebabkan oleh adanya perubahan cakupan
- 31 Desember 2023. Dalam menyusun Laporan               perhitungan dan perubahan cara penyajian data yang
Keberlanjutan, beberapa aturan dan standar digunakan
                                                         sebelumnya menggunakan 2 digit desimal menjadi 1
adalah sebagai berikut:
                                                         digit desimal.
1. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
    No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
                                                         Laporan     keberlanjutan    telah   dibuat   dengan
    Laporan Tahunan dan Peraturan OJK (POJK) No.
                                                         mempertimbangkan prinsip-prinsip keseimbangan,
    51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                                                         komparabilitas, akurasi, ketepatan waktu, kejelasan,
    Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
                                                         dan keandalan. Pembuatan laporan keberlanjutan
    dan Perusahaan Publik;
                                                         dikoordinasi oleh Divisi Enterprise Risk Management,
2. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021,
                                                         diketahui serta diawasi oleh Steering Committee
    dengan kesesuaian: in accordance to the GRI
                                                         yang      terdiri        dari   Direksi.    Berdasarkan       kebijakan
    Standards;
                                                         Pengadaan Barang dan/atau Jasa, BNI telah menunjuk
3. Indikator suplemen Sektor Jasa Keuangan GRI-G4;
4. Sustainability Accounting Standard Board (SASB)       SR Asia Indonesia sebagai pihak independen untuk
    sektor Jasa Keuangan;                                melakukan penjaminan (assurance) terhadap laporan
5. Sustainable Banking Assessment (SUSBA) World          ini. Dasar penunjukan terhadap pihak independen
    Wide Fund for Nature (WWF);                          tersebut, di antaranya lembaga telah terdaftar di
6. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).               AA1000 dan merupakan salah satu lembaga yang
                                                         berpengalaman dalam jasa penjaminan (assurance)
Laporan ini menyesuaikan pengungkapan informasi          laporan keberlanjutan di Indonesia. Penjaminan ini
berdasarkan kriteria lembaga pemeringkatan terkait       bertujuan untuk memastikan bahwa kualitas laporan ini
LST seperti Sustainalytics dan Morgan Stanley Capital    telah memenuhi prinsip pelaporan keberlanjutan dan
International (MSCI). Kantor pusat BNI dan semua
                                                         standar yang digunakan dengan melakukan verifikasi
cabang di seluruh Indonesia menyediakan data dan
                                                         terhadap data dan konfirmasi dari seluruh kontributor
informasi yang dibutuhkan dalam laporan. Selain
                                                         data. Standar yang digunakan dalam proses penjaminan
itu, pengungkapan informasi keuangan mencakup
                                                         ini adalah Standar AA1000 moderate level tipe 2.
data keuangan konsolidasi dari beberapa entitas
anak BNI, termasuk PT Bank Hibank Indonesia,             Proses penjaminan dan pemilihan penjamin dilakukan
PT BNI Life Insurance, PT BNI Multifinance,              secara independen sehingga dipastikan tidak ada
PT BNI Sekuritas dan Entitas Anak, dan BNI Remittance    benturan kepentingan antara BNI dengan lembaga jasa
Ltd. Unit kerja terkait bertanggung jawab untuk          penjaminan (assurance). Laporan dari hasil penjaminan
memverifikasi data dan informasi yang disampaikan.       dapat dilihat pada akhir laporan ini.
Namun data mengenai portofolio KKUB hanya berasal
dari BNI.


                                                             Rayendra Minarsa Goenawan
                 Informasi lainnya tentang BNI dapat         Divisi Enterprise Risk Management
                 ditemukan di situs web kami.                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                 Untuk informasi lebih lanjut,               Grha BNI, Lt.26
                 input dan saran untuk perbaikan             Jl. Jenderal Sudirman Kav.1 Jakarta 10220 Indonesia
                 dan kemajuan laporan ini, silakan           Telepon : (62-21) 572 8544
                 hubungi:                                    Surel           : esg@bni.co.id
Page 22
            Laporan Keberlanjutan 2023
20          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Topik-Topik Material yang Dikelola BNI
Topik material disusun berdasarkan isu dan informasi yang bersifat signifikan pada tahun pelaporan. Terdapat
perubahan pada topik material dari tahun sebelumnya. Topik material disesuaikan dengan kegiatan dan isu yang
berpengaruh secara signifikan yang terjadi selama tahun 2023. Kami melibatkan manajemen dan pengamat
independen untuk menentukan topik mana yang menjadi prioritas. Prinsip keterlibatan pemangku kepentingan,
konteks keberlanjutan, materialitas, dan kelengkapan dipertimbangkan saat menentukan prioritas topik material.
Faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan bagi Bank dan pemangku kepentingan telah diidentifikasi
melalui proses pemetaan topik material.


                                                 Proses Penentuan Topik Material [3-1]


                 Identifikasi dan asesmen dampak usaha melalui telaah prinsip keuangan berkelanjutan
                                            dengan melibatkan pemangku kepentingan


       01                             02                               03                                04

     Memahami konteks               Identifikasi                     Asesmen                        Prioritas Topik
     keberlanjutan                  Melakukan identifikasi           Melakukan asesmen tingkat      Melakukan prioritas dari
     Memahami proses                dampak positif dan negatif,      kepentingan dari setiap dampak dampak yang paling signifikan
     kegiatan usaha BNI             serta dampak aktual dan          kegiatan Bank, terutama        untuk disampaikan dalam
     untuk mengidentifikasi         potensial dari proses usaha      dari segi pembiayaan dan       laporan keberlanjutan.
     dampak kegiatan usaha.         Bank dengan memperhatikan        layanan. Dalam melakukan       Kegiatan ini melibatkan Divisi
     Kegiatan ini melibatkan        acuan standar sektor             asesmen, manajemen BNI telah ERM dan mempertimbangkan
     diskusi dengan konsultan       keuangan dari GRI, SASB, serta   mempertimbangkan risiko,       masukan dari investor.
     pendamping LST dan             SUSBA.                           peluang, dan tantangan terkait
     pengamat independen.                                            aspek ekonomi, sosial, dan
                                                                     lingkungan.




                                                     Prioritas Topik Material [3-2]




            Kinerja Ekonomi dan                                                                         Keamanan Data dan
                                                               Ketahanan Iklim
         Pengelolaan Portofolio Hijau                                                                    Keamanan Siber


            •   Kinerja Ekonomi                 •    Tata Kelola terkait Iklim                        • Keamanan Data
            •   Portofolio Kredit               •    Strategi Pengelolaan Risiko Iklim                • Privasi Pelanggan
            •   Portofolio Hijau                •    Manajemen Risiko terkait Iklim                   • Manajemen Risiko
            •   Risiko LST                      •    Matriks dan Target terkait Iklim                   Siber
                                                •    Perhitungan Emisi GRK dari Pembiayaan
                                                •    Reduksi Energi dan Emisi




Tanggapan Manajemen atas Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
Kami berterima kasih atas umpan balik yang diberikan oleh pemangku kepentingan dan lembaga pemeringkat LST
mengenai Laporan Keberlanjutan 2022. Beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya penyampaian materi
publikasi yang lebih relevan dan ringkas, namun dapat menyampaikan perkembangan LST BNI secara menyeluruh
serta melengkapi informasi Laporan Keberlanjutan sebagai langkah adopsi awal IFRS S1 dan S2. Ke depannya, secara
bertahap BNI akan terus meningkatkan komitmen dan pemenuhan kebutuhan informasi untuk memenuhi harapan
dari para pemangku kepentingan.
Page 23
                            Laporan Keberlanjutan 2023
                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                           21




01
BNI
UNTUK INDONESIA
Page 24
         Laporan Keberlanjutan 2023
22       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Digital Banking
BNI terus mengembangkan teknologi sebagai potensi              Transformasi Digital untuk
untuk meningkatkan nilai bagi kliennya di tengah kemajuan
                                                               Mendorong Kinerja Ekonomi
teknologi dan digitalisasi. Di era modern, Bank berkomitmen
untuk menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan           Perbankan
berkelanjutan, terutama melalui inovasi produk dan jasa        BNI   berkomitmen         untuk   memberikan
keuangan. Melalui transformasi digital, BNI menargetkan        layanan prima kepada nasabahnya melalui
adanya efisiensi operasional dan peningkatan profitabilitas.   pengembangan digital terintegrasi. Untuk
                                                               meningkatkan pengalaman nasabah, BNI
Pengembangan dan inovasi layanan digital perbankan             telah melakukan transformasi digital secara
secara konsisten dilaksanakan sesuai dengan kebijakan          bertahap.   Secara       customized,   customer
serta perkembangan kebutuhan layanan perbankan digital         experience dibangun melalui penyesuaian
bagi nasabah korporasi maupun individu. Digitalisasi dan       format outlet BNI berbasis digital, dengan
inovasi menjadi perhatian dan tanggung jawab seluruh           menyesuaikan lokasi maupun karakteristik
pemangku kepentingan, baik dari unit bisnis, operasional,      dari outlet itu sendiri. Melalui tiga produk
kebijakan termasuk teknologi informasi. Penyediaan solusi      digital unggulan, yaitu BNI Mobile Banking,
pengembangan bisnis dan layanan digital untuk mitra            BNIDirect, dan BNI Xpora, BNI telah memberi
selalu mengedepankan nilai tambah untuk nasabah yang           kemudahan bertransaksi kepada nasabah.
didukung oleh satuan kerja teknologi informasi serta proses
operasional yang melakukan pemantauan kualitas untuk           Data Transaksi dari Perbankan Digital
menjaga terciptanya keandalan sistem BNI secara end-to-end
                                                                      BNI Mobile Banking
yang berkelanjutan.

                                                                           19,4%                  74,7%
                                                                           Pertumbuhan            Pertumbuhan
                                                                           Jumlah User            Transaksi


                                                                           BNI Direct


                                                                           46,9%                  23,5%
                                                                           Pertumbuhan            Pertumbuhan
                                                                           Jumlah User            Transaksi


                                                                           BNI Xpora



                                                                           Rp124                  7,3%
                                                                           triliun                Pertumbuhan
                                                                           Volume Trade           Trade Expor
                                                                           Expor
Page 25
                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                     23




Transformasi Perbankan Digital

Pada tahun 2022, BNI mengakuisisi PT Bank Mayora          Hingga saat ini, kami mencatat bahwa penggunaan
sebagai anak usaha yang memiliki peran sebagai bank       layanan perbankan digital BNI terus meningkat dari
digital, di mana pada tahun 2023 telah dilakukan          tahun ke tahun. Salah satunya, BNIDirect yang dilengkapi
rebranding menjadi PT Bank Hibank Indonesia (hibank).     fitur unggulan untuk memberikan solusi transaksi dan
Tujuan transformasi ini adalah untuk mewujudkan visi      keuangan secara terintegrasi bagi nasabah Business
menjadi bank Digital UMKM Unggulan di Indonesia.          Banking, seperti payment management (pembayaran
                                                          pajak, listrik, air, telepon, dan tagihan lainnya), collection
BNI   fokus    mendampingi    Hibank   dalam    proses    management, liquidity management, trade online, dan
transformasi   untuk   pengembangan     kapabilitasnya    transaksi valuta asing. Terdapat fitur lain di BNIDirect,
sebagai Bank Digital yang fokus pada segmen UMKM,         seperti online account information, online account
memperkuat fundamental guna menjadi Digital First         opening, giro multi-currency, transfer dana keluar negeri,
SME Bank di Indonesia, dan mengoptimalkan bisnis          dan BNIDirect Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) yang
dari ekosistem dan komunitas terpilih. Saat ini, Hibank   ikut mendorong penguatan transaksi dari penggunaan
disiapkan sebagai mesin pertumbuhan bisnis bagi BNI       platform ini.
Group dalam jangka panjang dan diharapkan akan
memberikan kontribusi laba yang signifikan terhadap       Kami terus mendorong BNIDirect, BNI Mobile Banking,
BNI Group.                                                dan BNI Agen46 sebagai platform perbankan digital
                                                          yang mendukung berbagai segmen secara menyeluruh
Selama tahun 2023, Hibank melakukan penyaluran            dari business banking, UMKM, dan individu guna
pembiayaan kepada UMKM melalui fintech seperti            memberikan solusi kebutuhan untuk bertransaksi day-
Batumbu, Dana.id, dan Amartha untuk produk pinjaman       to-day basis, dalam satu portal terintegrasi. Ke depan,
berjangka serta pembiayaan supply chain dengan            BNI akan merilis berbagai fitur baru yang lebih baik,
memberikan kredit kepada supplier atau distributor        seperti single sign-on, financial dashboard, online &
dari prinsipal (anchor). Hibank juga memberikan kredit    digital onboarding, dan investment management.
kepada perusahaan developer yang turut membangun
penghijauan di area perumahan yang dikembangkan.          Dalam mengembangkan inovasi digital banking, terdapat
                                                          dampak positif yang dapat dipertimbangkan, antara
                                                          lain efisiensi waktu bertransaksi, pengurangan emisi
Pengembangan Inovasi Digital                              gas buang dari transportasi, meningkatkan efisiensi
Pengembangan infrastruktur teknologi dan inovasi          alokasi sumber daya bagi nasabah dan mitra bagi
digital di BNI dilaksanakan dalam rangka untuk            BNI, memudahkan nasabah untuk mengakses layanan
meningkatkan kemampuan transaksional, memudahkan          perbankan, mendorong peningkatan cashless transaction
nasabah retail dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,   dan peningkatan akseptasi pembayaran digital pada
seperti pembelian token listrik, pembayaran tagihan,      masyarakat, memperkuat dan memperkaya channel
isi ulang pulsa, serta meningkatkan akseptasi nasabah     interaksi bagi nasabah ke BNI sehingga membangun
bisnis atas pembayaran yang bersifat cashless, terutama   hubungan yang lebih baik dengan nasabah.
pada aplikasi BNI Mobile Banking, BNIDirect, BNI Trade
Online, Financial Supply Chain Management Platform,       Pengembangan        inovasi    digital    akan      mendorong
e-Bank Guarantee, BNI Open API, Merchant & QRIS,          peningkatan transaksi dan jumlah penggunaan produk
TapCash, BNI Merchant, serta BNI Agen46. Di samping       yang pada akhirnya akan meningkatkan profit dan
itu, BNI juga gencar melakukan pengembangan solusi        kinerja perbankan, serta meningkatkan kepercayaan
untuk perluasan partnership melalui platform Open         investor dan pemilik saham kepada BNI.
API, settlement H+0 QRIS, EDC android 4G, akseptasi
principal AMEX, dan China Union Pay di Acquiring BNI,
serta pengembangan teknologi terkini, seperti AI dalam
rangka memperluas ekosistem bisnis dan meningkatkan
pengalaman pelanggan.
Page 26
            Laporan Keberlanjutan 2023
24          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Penerapan Keuangan Berkelanjutan




                       Topik Material: Kinerja Ekonomi dan Pengelolaan Portofolio Hijau


     Pendekatan Kami [3-3]
     Penerapan praktik perbankan yang bertanggung jawab mencakup penerapan keuangan berkelanjutan serta
     pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) secara bankwide. Sejalan dengan praktik keuangan
     berkelanjutan, BNI menjalankan bisnis untuk mencapai keseimbangan target kinerja ekonomi dan kinerja
     keberlanjutan. BNI berupaya untuk berkontribusi dalam mencapai ekonomi hijau di masa depan melalui
     kegiatan bisnisnya. Setiap tahunnya, BNI menetapkan target-target dalam meningkatkan kinerja ekonomi dan
     pembiayaan hijau. Adapun target portofolio hijau untuk tahun 2023 sebesar 5,2%, dengan realisasi sebesar
     13,6%. BNI meluncurkan Sustainability Linked Loan yang bertujuan untuk mendorong debitur dalam melakukan
     transisi energi. Kebijakan untuk mencapai target ini, yaitu dengan menjalankan penilaian terhadap calon debitur
     terkait pengelolaan aspek LST mereka, dan menetapkan insentif bagi debitur-debitur yang memiliki proyek
     hijau di sektor energi terbarukan, bangunan berwawasan lingkungan, transportasi ramah lingkungan serta
     pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan.


     Penerapan penilaian aspek LST dalam proses kredit telah berjalan melalui screening awal risiko LST sesuai
     dengan kebijakan yang ada di BNI. Proses tersebut melibatkan Divisi Corporate Banking 1, 2, 3, dan 4, Divisi
     International, Divisi Enterprise Banking, Divisi Commercial Banking 1 dan 2, Divisi Institutional Banking 1 &
     2, Divisi Syndication & Structured Finance, Divisi Retail Productive Banking, Divisi Small Business & Program,
     Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk, serta Divisi Commercial Credit Risk. Di bawah tanggung jawab Divisi
     Enterprise Risk Management dan Divisi Policy Governance, BNI menjalankan pengelolaan portofolio hijau dan
     secara berkala akan mengevaluasi kebijakan kredit maupun LST terkait kredit.
Page 27
                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                               25




Kinerja Ekonomi
Selama tahun 2023, kinerja ekonomi mencatat growth year on year (YoY) pendapatan
operasional 2,1% dengan pertumbuhan laba tahun berjalan (YoY) 14,6%. Pencapaian
tersebut didukung oleh meningkatnya sisi Pendapatan Bunga, Pendapatan Premi, serta
Loan Recovery.



Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan            Sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi
(Rp miliar) [201-1]                                          Peraturan Perpajakan, diatur bahwa wajib pajak dalam
            Uraian              2023       2022     2021     negeri dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah
                                                             dari tarif sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak
 a.   Nilai ekonomi yang dihasilkan
                                                             2023. Sesuai ketentuan tersebut, pada tahun pajak 2023,
 Pendapatan bunga - neto       41.276      41.321   38.247
                                                             BNI dapat memenuhi persyaratan untuk mendapatkan
 Pendapatan premi - neto         1.659      1.551    1.399   penurunan tarif pajak sebesar 3%, sehingga tarif pajak
 Pendapatan operasional        19.812      18.600   16.219   yang digunakan dalam perhitungan PPh Badan adalah
 lainnya                                                     19%. Dengan adanya insentif pajak, pada tahun pajak
 Jumlah                        62.747      61.472   55.865   2023, BNI menyetorkan pajak sebesar Rp4.432 miliar
                                                             kepada pemerintah. [201-4]
 b.   Nilai ekonomi yang didistribusikan

 Biaya operasional             24.140      26.117   31.903   Pendekatan BNI terhadap pajak dalam memenuhi
 (di luar gaji pegawai)
                                                             kewajiban perpajakan didasari oleh kepatuhan pada
 Pengeluaran untuk gaji        12.834      12.456   11.195   seluruh peraturan perundangan perpajakan yang
 dan tunjangan pegawai
                                                             berlaku yang dikeluarkan oleh otoritas perpajakan.
 Dividen                         7.325      2.725     820    Dalam pelaksanaan pengelolaan kewajiban perpajakan,
 Pajak                           4.534      4.205    1.574   monitoring,     dan    pengontrolan        pajak,     BNI      telah
                                                             menetapkan proses yang komprehensif dan terstruktur,
 Pengeluaran untuk                130        100       93
 kegiatan masyarakat                                         seperti mengidentifikasi, mengelola, dan memonitor
                                                             risiko pajak melalui monitoring dan rekonsiliasi yang
 Jumlah                        48.963      45.603   45.585
                                                             dilakukan secara berkesinambungan. [207-1, 207-2]
 c.   Nilai ekonomi yang
                               13.784      15.869   10.280
      ditahan (A-B)
                                                             Pemangku       kepentingan       yang     utama      dalam       hal
                                                             perpajakan      adalah     pemerintah        melalui         otoritas
Kinerja ekonomi BNI pada tahun 2023 menunjukkan              perpajakan. Untuk itu, BNI senantiasa membina
peningkatan pendapatan operasional Rp62.747 miliar           hubungan baik dengan otoritas perpajakan, namun
atau mencapai 93,1% dari target dengan laba bersih           tanpa terlibat dalam advokasi kebijakan publik
Rp20.909 miliar yang mencapai 101,1% dari target.            terkait perpajakan, maupun upaya-upaya lain untuk
Pendapatan operasional naik 2,1% dan laba bersih             memengaruhi otoritas perpajakan. BNI menerapkan
naik 14,2% dari tahun lalu. Sebanyak Rp48.963 miliar         kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundangan
telah diberikan kepada pemangku kepentingan melalui          yang dikeluarkan oleh otoritas perpajakan. Informasi
remunerasi dan tunjangan kepada karyawan, dividen            mengenai perpajakan selengkapnya dapat diakses
bagi pemegang saham, pajak kepada pemerintah,                dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
pengeluaran untuk pemasok lokal dan nonlokal,                Konsolidasi BNI tahun buku 2023 yang diterbitkan
pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, dan             terpisah dari laporan ini. [207-1, 207-2, 207-3]
bantuan sosial lainnya.
Page 28
                 Laporan Keberlanjutan 2023
26               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Portofolio Keberlanjutan
Salah satu target dari penerapan keuangan berkelanjutan adalah meningkatkan
penyaluran kredit pada kategori kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB) yang mencakup
penyaluran ke sektor-sektor ramah lingkungan dan ke segmen UMKM. Hingga akhir
2023, BNI mencatat total kredit sebesar Rp695.085 miliar.

Portofolio Kredit Berdasarkan Kategori (Rp miliar) [FS6][FN-CB-000.B]
                                                            2023                                          2022*                                   2021*
          Golongan Usaha
                                                 Jumlah                    %                     Jumlah               %                  Jumlah            %

  Korporasi                                           310.392                  44,7                255.639                 39,6            229.028             39,3

  Menengah                                            109.625                  15,8                112.462                 17,4             99.132             17,0

  Kecil                                                 84.927                 12,2                    97.210              15,0             95.752             16,4

  Konsumer                                            124.487                   17,9               109.602                 17,0             98.991             17,0

  Internasional                                        56.611                    8,1                   67.405              10,4             58.446             10,1

  Perusahaan Anak                                        9.043                   1,3                   3.870                0,6              1.087              0,2

  Jumlah Kredit                                      695.085                    100               646.188                  100            582.436              100
*) Restatement


Portofolio Kredit KKUB (Rp miliar) [FS8, FS10, FS11]
                                                                                  2023                              2022                            2021
                              Uraian
                                                                         Jumlah             %               Jumlah            %            Jumlah          %

  a. Energi terbarukan                                                     10.216                5,6             10.872            5,9        9.528             5,5

  b. Efisiensi energi                                                      14.460                7,9             14.033            7,7        17.746           10,3

  c. Pencegahan dan pengendalian polusi                                     3.855                2,1              4.003            2,2        5.098             3,0

  d. Pengelolaan SDA dan penggunaan lahan yang                             26.599            14,7                19.695           10,8       14.004             8,1
        berkelanjutan

  e. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan                                   0               0                  26            0,0              34          0,0
        air

  f.    Transportasi ramah lingkungan                                       2.317                1,3              2.020            1,1               -          0,0

  g. Pengelolaan air dan air limbah yang                                       572               0,3               314             0,2        2.856             1,7
        berkelanjutan

  h. Adaptasi perubahan iklim                                                     0               0                   0             0                -          0,0

  i.    Produk yang dapat mengurangi sumber daya                            1.190                0,7              1.011            0,6             251          0,1
        dan menghasilkan lebih sedikit polusi (eco-
        efficient)

  j.    Bangunan berwawasan lingkungan yang                                 5.620                3,1              7.394            4,0        5.278             3,1
        memenuhi standar atau sertifikasi yang diakui
        secara nasional, regional, atau internasional

  k. Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang                             3.053                1,7               398             0,2             579          0,3
        berwawasan lingkungan lainnya

  Jumlah Portofolio Pembiayaan Kategori Kegiatan                          67.882            37,5                59.769            32,7       55.375        32,1
  Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)

  l.    Kegiatan UMKM                                                    113.224             62,5               123.165           67,3      117.011            67,9

  Jumlah Portofolio Pembiayaan Kategori Kegiatan                         181.106             100                182.934           100       172.386            100
  Usaha Berkelanjutan (KKUB)

Catatan: Data hanya berasal dari BNI selaku entitas induk yang menjalankan kegiatan perbankan.
Page 29
                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                             27




Portofolio hijau BNI berasal dari penyaluran kredit pada kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL). Di 2023,
penyaluran pada KUBL ditargetkan meningkat 5,2% dari tahun lalu. Outstanding kredit KUBL per akhir 2023 senilai
Rp67,8 triliun atau 107,9% dari target. Capaian ini naik dari tahun lalu yang sebesar Rp59,7 triliun.


Meningkatkan Pembiayaan ke Sektor                             Realisasi dan Dampak Penyaluran
Energi Baru dan Terbarukan [FS10]                             Obligasi Hijau
BNI mendukung kebijakan pemerintah dalam melakukan            BNI menyalurkan dana dari obligasi hijau untuk proyek-
transisi energi. Upaya yang dilakukan, yaitu dengan           proyek yang memenuhi syarat untuk pendanaan telah
memberikan pembiayaan pada proyek pengembangan                mendapatkan opini dari pihak kedua (second party
pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Saat           opinion/SPO) yang disediakan oleh Sustainalytics
ini, BNI telah mengidentifikasi debitur-debitur yang          mengenai kontribusi positif proyek terhadap lingkungan.
mengembangkan pembangkit listrik tenaga uap untuk             Penggunaan dana hasil penjualan obligasi hijau
bertransisi menjadi tenaga gas. Pembangkit listrik            yaitu untuk mendukung ekspansi bisnis, refinancing
tenaga gas dinilai lebih ramah lingkungan karena              dan reprofiling funding dengan mempertimbangkan
menghasilkan lebih sedikit emisi GRK. Beberapa proyek-        ketentuan POJK 60/2017 (minimal 70% pembiayaan
proyek transisi energi yang dibiayai oleh BNI, antara         kategori kegiatan usaha berwawasan lingkungan/
lain:                                                         KUBL).

                                                              BNI telah mengalokasikan 77,0% dari hasil obligasi hijau
        Proyek transisi PLTU ke PLTG/GU.                      kepada 5 sektor sesuai dengan Kerangka Kerja sebagai
                                                              berikut:
        Pengembangan PLTGas, termasuk transmisi
        gas pipa dan infrastruktur atau storage untuk                                  1,4%             11,2%
        cadangan penyangga energi dan sebagai                              15,3%
        pengurangan pemanfaatan BBM dengan
        meningkatkan pemanfaatan gas sebagai sumber
        energi yang lebih bersih.                                  10,3%                                             61,8%


        Mendukung perkembangan produksi EBT dan
        mengoptimalkan produksi BBN (biodiesel atau
        biohidrokarbon), termasuk PLTSa sebagai hasil
        samping pengelolaan sampah.

                                                                           Energi Terbarukan
        Pembiayaan ke sektor PLTS, PLTA,
                                                                           Transportasi Berkelanjutan
        PLTGeotermal dan EBT lainnya sebagai salah
        satu sumber program transisi energi.                               Gedung Berwawasan Lingkungan
                                                                           Pengelolaan Sampah menjadi Energi
                                                                           dan Manajemen Limbah
Di sisi lain, BNI menjalankan skema kerja sama                             Penggunaan Sumber Daya Alam dan
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)                           Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan

Partnership Investor Own Investor Operate (IO2) dari
PLN. Pembangunan SPKLU adalah upaya nyata BNI
untuk mendorong penggunaan Kendaraan Bermotor
Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia, yang akan
berdampak positif untuk lingkungan.
Page 30
            Laporan Keberlanjutan 2023
28          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Sementara itu, 22,9% dari hasil obligasi hijau dialokasikan kepada KUBL lainnya sesuai dengan POJK 60 tahun
2017. BNI melakukan monitoring dampak penggunaan dana obligasi hijau oleh debitur dan mencatat dampak positif
terhadap lingkungan sebagai berikut:




                233.749 tCO eq       2
                                                                     54.355,2 MWh
                Total reduksi emisi GRK                              Energi bersih yang
                                                                     dihasilkan

                                                                                                              1.568.897 GJ
                150.410 ton/tahun                                    314.387 ha                               Penghematan
                Pengelolaan sampah                                   Pelestarian lahan                        konsumsi energi




                         Informasi lebih lanjut mengenai proyek-proyek yang didanai oleh Obligasi Berwawasan
                         Lingkungan 2022 dan dampak yang dilaporkan disajikan dalam Laporan Obligasi
                         Berwawasan Lingkungan BNI 2023 tersedia di situs web BNI pada laman Lingkungan
                         Hidup, Sosial, dan Tata Kelola: https://www.bni.co.id/en-us/company/bni-esg.



Sustainability Linked Loan (SLL)
Dalam mendukung perubahan menuju masa depan                            Realisasi penyaluran SLL di 2023, yaitu sebesar Rp4,6
bisnis yang berkelanjutan di Indonesia, BNI menerapkan                 triliun ke 3 proyek besar, yaitu:
pembiayaan Sustainability Linked Loan (SLL). Program
ini ditujukan untuk mendorong para debitur untuk
melaksanakan aspek LST dalam operasional usahanya.
Debitur     mengajukan        KPI    dan     SPT     atas   target            Perusahaan di sektor peternakan dan industri
                                                                              pengolahan hasil pangan, dengan menetapkan
keberlanjutan yang ditetapkan sesuai dengan strategi
                                                                              indikator kinerja utama lingkungan yang terkait
bisnis debitur dan telah memperoleh second party
                                                                              dengan pencapaian target keberlanjutan
opinion (SPO) dari ahli lingkungan yang ditunjuk. Atas                        yang ditujukan untuk meminimalkan dampak
pencapaian target keberlanjutan ini dalam periode                             pencemaran air dengan membangun water
waktu yang diperjanjikan, diberikan insentif sesuai                           recycling facilities di lokasi usaha.
dengan kesepakatan. Adapun kriteria debitur yang
dapat diberikan SLL, di antaranya:                                            Perusahaan di sektor industri pengolahan semen,
                                                                              dalam mengimplementasikan sustainability
                                                                              framework dengan target keberlanjutan
     Memiliki komitmen, kebijakan, strategi, dan/atau track
                                                                              meminimalkan dampak emisi karbon.
     record kinerja keberlanjutan yang terukur dalam laporan
                                                                         Keterangan: Progres SPT atas kedua perusahaan tersebut telah sejalan
     keberlanjutan, laporan monitoring Iingkungan hidup,
                                                                         dengan framework SLL. Update progres akan disampaikan setelah laporan
     dan/atau dokumen sejenis.                                           dari pihak ketiga rilis.




     Memiliki dokumen Kerangka Kerja SLL yang telah                           Perusahaan di sektor industri pengolahan baja,
     mendapatkan Second Party Opinion (SPO) dari Konsultan                    dalam mengimplementasikan sustainability framework
     Independen yang terakreditasi minimal oleh BSN dan/                      dengan target keberlanjutan berupa perbaikan
     atau KAN atau lembaga akreditasi lain yang diakui                        peringkat risiko LST. Salah satu debitur mengalami
     secara Internasional.                                                    perbaikan peringkat risiko LST dari sebelumnya 42,1
                                                                              Severe Risk menjadi 37,2 High Risk. Kami akan terus
                                                                              memantau upaya-upaya perbaikan peringkat risiko
     Memiliki Key Performance Indicators (KPI) dan                            LST debitur sehingga dapat mencapai rating yang
     Sustainability Performance Target (SPT) yang dituangkan                  semakin baik ke depannya.
     dalam dokumen Kerangka Kerja SLL.
Page 31
                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                    29




Dukungan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
[FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.2]




Peningkatan pertumbuhan kelompok UMKM telah               Pemerintah sendiri menargetkan 10 Juta UMKM dapat
menjadi salah satu pendorong utama dalam proses           memiliki NIB sepanjang tahun 2023. Pemerintah
pemulihan ekonomi di Indonesia. Posisi outstanding        memberikan kemudahan berusaha kepada UMKM agar
kredit UMKM per akhir 2023, yaitu Rp113,2 triliun, dan    naik kelas dengan pendaftaran izin berusaha melalui
38,9% dari jumlah tersebut merupakan Kredit Usaha         online single submission (OSS). Sampai dengan akhir
Rakyat (KUR). Total portofolio kredit BNI Xpora pada      tahun 2023, upaya percepatan penerbitan NIB bagi
tahun 2023 sebesar Rp33,9 triliun di mana sebesar         debitur segmen kecil BNI telah dilakukan kepada 11.387
6,4% dari jumlah tersebut merupakan KUR berorientasi      debitur atau sebesar 3% dari total debitur segmen kecil,
ekspor.                                                   yaitu 380.078 debitur dan pertumbuhan UMKM yang
                                                          telah memiliki NIB secara YoY sebesar 465%.
Selain memberikan dukungan pembiayaan, BNI juga
turut memfasilitasi percepatan UMKM Naik Kelas            Di sisi lain, BNI juga telah memetakan pembiayaan
melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).            segmen UMKM. Kami mencatat bahwa mayoritas
BNI berkolaborasi dengan Kementerian Investasi/           pembiayaan yang berwawasan lingkungan debitur
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk             UMKM, yaitu BNI Millennial SmartFarming (Rp29,4
menyelenggarakan sosialisasi dan bimbingan melalui        miliar), yang disusul oleh BNI Desa Digital Khatulistiwa
webinar, sebagai langkah percepatan penerbitan izin       (Rp9,5 miliar), dan Program BNI Jejak Kopi Khatulistiwa
berusaha. BNI berharap agar UMKM dapat berkembang         (Rp4,5 miliar). Ke depannya, diharapkan portofolio
lebih cepat dan naik ke kelas yang lebih tinggi, bahkan   pembiayaan yang berwawasan lingkungan BNI dapat
hingga ke tingkat ekspor (Go Global).                     terus meningkat sehingga memberikan kontribusi yang
                                                          lebih besar terhadap ekonomi hijau.
Page 32
           Laporan Keberlanjutan 2023
30         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Bersama Pemangku Kepentingan
Menuju Ketahanan Iklim


                                               Topik Material: Ketahanan Iklim



     Pendekatan Kami [3-3]
     Keberadaan BNI di Indonesia tidak hanya sebagai corporate citizen, namun juga turut mendukung pencapaian net
     zero emission (NZE) dan ketahanan iklim melalui kegiatan usaha yang kami jalankan. Komitmen ini direalisasikan
     melalui pengelolaan aspek lingkungan, baik dari sisi internal yaitu pengelolaan pembiayaan dan operasional
     bank, maupun sisi eksternal yaitu dengan meningkatkan daya dukung ekosistem lingkungan hidup. BNI telah
     memiliki peta jalan LST yang di dalamnya memuat strategi untuk mengurangi emisi GRK dan mendukung NZE.


     Dari internal BNI, upaya yang kami lakukan untuk memitigasi isu perubahan iklim adalah dengan melakukan
     efisiensi energi dan reduksi emisi. Komitmen kami untuk memitigasi isu perubahan iklim juga tertuang pada
     Ketentuan Pelaksanaan Efisiensi No. JAL/2.2/1799, Efisiensi Penerangan dan Pendinginan Ruangan No.
     JAL/3/3564, dan Penggunaan AC Inverter untuk Efisiensi Biaya Listrik No. JAL/3/1317. BNI konsisten memberikan
     imbauan terkait efisiensi energi dan pengelolaan emisi di seluruh gedung dan kantor yang dikelola. Kami juga
     melakukan pembiayaan berwawasan lingkungan dan analisis terhadap risiko kredit terkait lingkungan.


     Saat ini, BNI sedang mengembangkan kebijakan mengenai pengelolaan risiko finansial terkait iklim dan
     melakukan adopsi awal terhadap IFRS S2. Kebijakan tersebut akan dilaksanakan di bawah Divisi Enterprise
     Risk Management yang dipertanggungjawabkan secara langsung kepada Direktur Risk Management, kemudian
     dilanjutkan untuk disampaikan kepada Sub Komite ESG yang diketuai oleh Wakil Direktur Utama. Kebijakan
     untuk mendukung NZE dan menuju ketahanan iklim telah menjadi perhatian dan pengawasan seluruh jajaran
     manajemen puncak. Di sepanjang 2023, BNI telah berhasil meningkatkan penyaluran kredit hijau, menjalankan
     berbagai inisiatif penurunan emisi GRK dari kegiatan operasional, serta melakukan inventarisasi data emisi GRK
     dari pembiayaan.




Kegiatan operasional perbankan tidak memberikan dampak terhadap lingkungan maupun perubahan iklim secara
langsung. Namun demikian, kami menyadari bahwa dengan menyalurkan pembiayaan ke kegiatan usaha para
debiturnya, maka Bank akan berkontribusi memberikan dampak terhadap lingkungan. Untuk itu, BNI menjalankan
pengelolaan portofolio kredit, selektif dalam pembiayaan ke sektor-sektor yang berdampak tinggi terhadap lingkungan
dengan melakukan penilaian risiko LST, meningkatkan pembiayaan KUBL, menjalankan inisiatif pengurangan emisi
GRK, serta mengukur emisi GRK dari aktivitas pembiayaan. Bank juga aktif mendukung Inisiatif Keuangan Program
Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP FI).
Page 33
                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                             31




Penerapan Analisis Risiko Keuangan terkait Iklim [201-2]
BNI melakukan adopsi awal terhadap IFRS S2 untuk mengelola risiko dan peluang
terkait iklim. Di tahun ini, BNI telah mengembangkan kerangka kerja terkait iklim yang
mencakup aspek tata kelola, strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target. Uraian
singkat dari pengembangan kerangka kerja tersebut sebagai berikut:



1. Tata Kelola
Pengelolaan kinerja LST berada di Departemen                    d. Pengembangan            skema      pembiayaan          untuk
ESG Management, yaitu di bawah Divisi Enterprise                     mendukung dan mengembangkan ekosistem
Management yang dibentuk pada Juni 2022 berdasarkan                  UMKM yang berorientasi lingkungan, seperti
SK DIR No. KP/218/R tanggal 17 Juni 2022. Adapun                     Jejak Kopi Khatulistiwa – Perhutanan Sosial dan
pengawasan      atas   pengelolaan    terkait   kerangka             program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI).
kerja iklim berada di bawah Sub-Komite ESG yang                 e. Pembiayaan di sektor transisi energi untuk
beranggotakan Direksi dan SEVP BNI dan merupakan                     mendorong transisi menuju energi bersih.
bagian dari Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud.             f.   Melakukan        evaluasi       atas      kemungkinan
Pada Sub-Komite ESG, terdapat Supporting Staff Group                 penerbitan obligasi berwawasan sustainability
(SSG) untuk koordinasi dan implementasi kerangka                     lainnya.
iklim yang beranggotakan pimpinan dari divisi dan               g. Melakukan kerja sama dengan strategic partner
departemen terkait.                                                  untuk      menerbitkan        produk       sustainability
                                                                     bagi individu, seperti penerbitan kartu kredit
Proses pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh                      berwawasan lingkungan bekerja sama dengan
proses mitigasi risiko terkait iklim dilakukan melalui               WWF dan penerbitan kartu kredit dengan bahan
pertemuan rutin yang dilaksanakan oleh SSG Sub-                      baku yang bisa didaur ulang bekerja sama
Komite ESG, minimal 3 bulan sekali ataupun saat                      dengan AMEX.
diperlukan untuk diambil keputusan. Hasil pemantauan            h. Optimalisasi        program       menabung            dengan
dan evaluasi akan disampaikan kepada Sub-Komite ESG                  sampah untuk meningkatkan awareness pelajar
untuk dimintakan keputusan dari isu-isu yang timbul                  dalam melakukan pengelolaan sampah plastik.
dan memerlukan Keputusan Direksi.                           2. Efisiensi energi
                                                                a. Penggunaan teknologi hemat listrik.
2. Strategi                                                     b. Pengaturan dan optimalisasi penggunaan AC
BNI telah menyusun strategi dalam penerapan kerangka                 dan lampu di gedung kantor.
iklim, yaitu:                                                   c. Penggunaan renewable energy pada Gedung
1. Pengembangan produk berkelanjutan, seperti:                       Plaza BNI.
    a. Peluncuran Sustainability Linked Loan untuk              d. Memiliki gedung bersertifikat green building:
        mendorong debitur melakukan implementasi                     Gedung Plaza BNI dan Menara BNI.
        LST dan memiliki transition map menuju green.           e. Mengembangkan program waste management
    b. Pemberian insentif green loan untuk mendorong                 untuk meminimalkan waste to landfill.
        pertumbuhan portofolio hijau.                           f.   Optimalisasi media online untuk pertemuan-
    c. Penyaluran obligasi hijau untuk green project                 pertemuan.
        yang saat ini dilakukan di 5 sektor, yaitu Energi   3   Program nature based solution
        Terbarukan, Transportasi Ramah Lingkungan,              BNI telah melakukan program penanaman pohon
        Gedung Berwawasan Lingkungan, Pengelolaan               seluas 281,7 ha sampai dengan tahun 2023. Program
        Sampah menjadi Energi dan Manajemen Limbah,             ini akan terus dikembangkan sebagai salah satu
        dan Penggunaan Sumber Daya Alam dan                     program reduksi emisi BNI.
        Penggunaan Tanah yang Berkelanjutan.                4. BNI melakukan koordinasi dengan Perusahaan Anak
                                                                untuk menyelaraskan pelaksanaan Kerangka Kerja
                                                                LST dan Net Zero Roadmap di Perusahaan Anak.
Page 34
           Laporan Keberlanjutan 2023
32         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




3. Manajemen Risiko
     a. BNI membangun infrastruktur data emisi untuk                     Business   Continuity   Management    (BCM)      di
        memperoleh data emisi operasional dari seluruh                   setiap unit, baik di dalam maupun di luar
        kantor BNI pada akhir tahun 2023 sehingga                        negeri, untuk mengurangi Risiko Operasional
        dapat dilakukan monitor atas perkembangan                        pada saat terjadinya kondisi darurat atau
        emisi secara periodik.                                           bencana. Dalam Pedoman Perusahaan terkait
     b. BNI telah mengidentifikasi sektor-sektor dengan                  Prosedur Business Continuity Management (BCM)
        emisi tinggi dalam portofolio kredit segmen                      dan Crisis Management Protocol (CMP), telah
        Corporate, Enterprise dan Commercial. Atas                       tercantum panduan struktur organisasi Crisis
        sektor-sektor emisi tinggi ini, BNI melakukan                    Management Team (CMT) yang efektif berlaku
        pengaturan portofolio melalui Loan Exposure                      apabila terjadi bencana. Penanganan kondisi
        Limit (LEL) di masing-masing industri tersebut.                  bencana dilengkapi dengan dokumen Rencana
     c. Melakukan penguatan Risk Acceptance Criteria                     Penanganan       Kondisi     Darurat/Emergency
        untuk 18 sektor pada tahun 2023.                                 Response Plan (ERP) yang menjadi acuan bagi
     d. Pelaksanaan initial phase of Climate Risk Stress                 pegawai dan nasabah apabila terjadi bencana di
        Test (CRST) pada bulan Juni 2023 atas sektor                     area gedung/kantor BNI.
        Batu Bara (termasuk PLTU), Perkebunan Kelapa                f.   Penilaian risiko fisik atas jaminan debitur
        Sawit, dan Pulp & Paper. CRST akan kembali                       dilakukan melalui proses identifikasi risiko
        dilakukan pada tahun 2024 dengan mencakup                        bencana banjir di lokasi jaminan debitur. Proses
        minimal 50% portofolio kredit mencakup sektor-                   identifikasi dilakukan melalui penilaian dari
        sektor yang disyaratkan oleh OJK.                                konsultan independen. Atas hasil penilaian
     e. Pengelolaan        dampak        risiko     fisik   dalam        tersebut dilakukan mitigasi risiko dalam bentuk
        operasional kantor BNI telah menerapkan                          asuransi kerugian atas aset jaminan tersebut.
        Manajemen        Keberlangsungan            Usaha    atau


4. Metrik dan Target
Pada tahun 2023, BNI telah melakukan perhitungan emisi GRK cakupan 1, 2, & 3 perjalanan dinas dan emisi pembiayaan
dari segmen Corporate, termasuk di dalamnya portofolio kredit International, Enterprise, dan Commercial. Untuk
mempermudah peninjauan dan penyusunan strategi pencapaian NZE, BNI membagi target NZE menjadi Operasional
dan Pembiayaan.

a. NZE Pembiayaan
Dalam perhitungan emisi pembiayaan, BNI menggunakan data emisi cakupan 3
pembiayaan yang mencakup 90,1% debitur segmen Corporate, termasuk di dalamnya
portofolio kredit International, Enterprise, dan Commercial dengan mengadopsi metode
yang dikembangkan oleh Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF).

BNI telah melakukan identifikasi emisi yang dihasilkan atas pembiayaan BNI per sektor ekonomi yang dibiayai dan
telah mengkategorikan debitur menjadi dua kategori, yaitu emisi tinggi dan rendah berdasarkan emisi yang dihasilkan
pada sektor tersebut dibandingkan dengan baki debet pembiayaan pada sektor terkait. Hasil pemetaan tersebut
menjadi dasar dalam melakukan portfolio management dan mendorong debitur dalam melakukan transisi energi.


b. NZE Operasional
Dalam perhitungan emisi operasional, BNI menggunakan data emisi cakupan 1,
2, dan 3 perjalanan dinas yang mencakup data emisi 5 Kantor Pusat dan 87,4%                 Target Net Zero
Kantor Wilayah/Cabang. Pada emisi cakupan 1, BNI telah melakukan perhitungan                Emission BNI
emisi operasional atas penggunaan BBM-Solar untuk genset dan freon AC. Pada
emisi cakupan 2, dilakukan perhitungan penggunaan listrik dari seluruh Kantor               BNI Memiliki Target NZE
Pusat dan Kantor Wilayah/Cabang BNI. Untuk emisi cakupan 3, telah dilengkapi                Operasional pada Tahun 2028
                                                                                            dan NZE Pembiayaan
dengan perhitungan emisi perjalanan dinas udara dan perjalanan dinas darat yang
                                                                                            pada Tahun 2060
dilakukan oleh pegawai Kantor Pusat dan Kantor Wilayah/Cabang BNI.
Page 35
                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                    33




Inventarisasi Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan [FN-CB-410b.1]
BNI mengidentifikasi emisi GRK cakupan 3 yang dihasilkan dari portofolio kreditnya untuk mendukung komitmen kami
dalam mengurangi emisi dari aktivitas pembiayaan. Ke depan, BNI akan melakukan manajemen portofolio terutama
bagi sektor industri yang memiliki emisi tinggi dan mendorong debitur di sektor tersebut ke arah transisi energi.
Pembatasan pembiayaan di sektor-sektor tertentu seperti pembangkit listrik berbasis fossil fuel akan sepenuhnya
mengikuti ketentuan dan roadmap dari Pemerintah RI. Selain itu, BNI juga mendorong debitur di sektor-sektor ini untuk
memenuhi ketentuan aspek LST melalui penetapan Risk Acceptance Criteria (RAC) debitur serta mendorong debitur
untuk segera memiliki dan memulai transition map. Perhitungan Emisi Pembiayaan BNI mencakup 90,1% dari total
portofolio BNI segmen Corporate, termasuk portofolio kredit International, Enterprise, dan Commercial posisi Des 2023.


Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan per Segmen Kredit [FN-CB-410b.2, FN-CB-410b.3]
                                                                          Outstanding Plafond                     Emisi GRK
                             Segmen
                                                                              (Rp miliar)                        (Ton CO2eq)

 Corporate                                                                                    294.106,1                18.331.917

 International                                                                                  31.350,5                3.862.162

 Enterprise dan Commercial                                                                    102.858,9                 6.208.774

 Total                                                                                       428.315,5                28.402.853


Emisi GRK dari Aktivitas Pembiayaan per Sektor Usaha [FN-CB-410b.2, FN-CB-410b.3]
                                                                          Outstanding Plafond                     Emisi GRK
                             Segmen
                                                                              (Rp miliar)                        (Ton CO2eq)

 Industri Pengolahan                                                                          123.868,2                12.680.249

 Perdagangan                                                                                    43.303,8                3.486.964

 Pertambangan                                                                                   17.181,4                 1.077.915

 Transportasi, Penunjang Angkutan & Pergudangan                                                 25.966,2                1.325.002

 Listrik, Gas, dan Air                                                                          29.421,3                3.962.670

 Pertambangan dan Perdagangan Batu Bara                                                         20.448,7                 1.934.287

 Pertanian, Kehutanan, & Perikanan                                                              42.489,3                2.752.573

 Real Estate                                                                                    19.603,8                  289.825

 Konstruksi                                                                                     52.381,6                  126.209

 Lainnya                                                                                        53.651,3                      767.159

 Total                                                                                       428.315,5                28.402.853


Perhitungan emisi GRK dari pembiayaan mengadopsi metode yang dikembangkan oleh PCAF. [FN-CB-410b.4]
Page 36
            Laporan Keberlanjutan 2023
34          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Pengelolaan Risiko LST pada Pembiayaan                                                           [FS1, FS2, FS3][FN-CB-410a.2]




Pengelolaan risiko dari kegiatan perbankan dilakukan dengan hati-hati dan prosesnya
telah mempertimbangkan aspek LST. Direktur Risk Management bersama Komite Kredit
menjalankan fungsi penilaian atas risiko pada aktivitas pembiayaan. Komite Kredit
akan dihadiri oleh pejabat yang diberikan kewenangan untuk memutus kredit secara
berjenjang. Atas pembiayaan yang diberikan, akan dilakukan monitoring dan selanjutnya
dimintakan persetujuan kepada Komite Kredit pada proses reviu periodik yang dilakukan
minimal 1 tahun sekali.


                               Alur Proses Pipeline Management dengan Mempertimbangkan LST


  Leader Generator                                      Pre-Screening
  Mencari prospek melalui:                              Screening awal & pemeriksaan karakter
  • Data transaksi                                      Mengurangi prospek yang tidak memenuhi syarat dari awal
  • Referral                                            memperhatikan:
  • Coldprospect                                        • Risiko bencana per regional
  • Kontak pribadi                                      • Kenali potensi disaster
  • Asosiasi-asosiasi sector industry prioritas         • Prioritas peningkatan portofolio di luar daerah potensi disaster
                                                           (geografis, geologis, hidrologis, dan demografis)



                                     Business                   Risk Acceptance Criteria
                                     Acceptance                 • RAC per Sektor Industri yang masuk dalam “Appetite”
         Pipeline                    Committee
                                                                • RAC yang lebih ketat per Sektor Industri yang masuk
       monitoring                    Flagging
                                     portofolio hijau             dalam “Limited/No Appetite”
                                                                • RAC yang ada memperhitungkan aspek LST



Sebelum memberikan pembiayaan kepada calon debiturnya, BNI menjalankan serangkaian proses penilaian kelayakan
pemberian kredit yang melibatkan lintas fungsi. Internal Audit (IAD) akan terlibat dalam pelaksanaan audit untuk menilai
kecukupan pengelolaan risiko dan pengendalian intern di masing-masing unit, termasuk pada proses kredit. Pada saat
peninjauan proposal kredit, kami melakukan identifikasi dan monitoring terhadap risiko LST. Bank juga memiliki standar
prosedur perkreditan yang mewajibkan AMDAL untuk rencana usaha/kegiatan yang diwajibkan atau Upaya Pengelolaan
Lingkungan (UKL) - Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


                                    Pengelolaan Aspek LST dalam Proses Persetujuan Kredit


Unit Bisnis                          Divisi Compliance                                                  Unit Administrasi Kredit/
Melakukan pemeriksaan                Melakukan Credit Compliance Review (C2R) untuk memastikan          Divisi Credit Operations
(assessment) terkait identifikasi    bahwa proses kredit sudah mematuhi semua ketentuan yang            Melakukan dokumentasi
risiko dan peluang.                  berlaku, termasuk peraturan perundangan dalam LST.                 administrasi kredit.




Unit Risiko (CER, CMR, dan ERM)                                              Komite Kredit
Unit Risiko dengan mempertimbangkan faktor LST, melakukan fungsi             Menganalisis debitur/calon debitur termasuk
identifikasi, mengukur, memitigasi, memantau, dan melaporkan risiko          seluruh risiko beserta mitigasi risikonya berdasarkan
yang melekat pada aktivitas bisnis dengan mengacu pada Industry              pertimbangan dari hasil uji kepatuhan, untuk
Risk Rating (IRR), Industry Risk Appetite (IRA), dan Risk Acceptance         kemudian memberikan keputusan menyetujui dan/
Criteria (RAC) yang ditetapkan oleh Divisi ERM. Ketentuan yang               atau menolak kredit.
ditetapkan tersebut juga telah mempertimbangkan faktor LST.
Page 37
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                          35




Pembiayaan pada Sektor dengan Risiko Keberlanjutan Tinggi
[FN-CB-410a.1, FN-CB-410a.2, FN-CB-550a.2]

Bank memiliki panduan sektor yang mengatur syarat minimum keberlanjutan yang perlu dipenuhi, hal yang dilarang,
dan aspek yang didorong untuk praktik keberlanjutan. Oleh karenanya, BNI memiliki 4 sektor yang diidentifikasi
memiliki risiko tinggi terkait LST, yaitu sektor kelapa sawit, pertambangan, konstruksi, dan energi. Beberapa kriteria
penilaian risiko LST yang dipersyaratkan oleh BNI, di antaranya:


Segmen Corporate dan Enterprise
            Sektor                                                          Kriteria Aspek LST
 Perkebunan dan                  • Memiliki AMDAL dan izin lingkungan lainnya.
 Industri Pengolahan             • Memiliki atau sedang proses sertifikasi RSPO atau ISPO.
 Kelapa Sawit                    • Tidak terdapat gangguan lingkungan atau sosial dalam 5 tahun terakhir.
                                 Tambahan khusus untuk Industri Pengolahan Sawit, ditambahkan:
                                 • Memiliki PROPER minimal kategori BIRU apabila sudah dinilai.
 Pertambangan Bijih              BNI masuk ke dalam sektor tambang secara terpilih terutama untuk mendukung pembangunan
 Logam                           infrastruktur dan sektor pembangunan strategis lainnya.
                                 Mine Operator:
                                 • Memenuhi minimal PROPER BIRU (apabila telah dinilai) dapat berupa PROPER Pusat maupun
                                     PROPER Daerah.
                                 • Mempunyai tim khusus untuk pelaporan ke BoD untuk mengelola masalah tanggung jawab sosial
                                     perusahaan.
                                 • Tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan di lokal dan internasional dari
                                     debitur/grup usaha.
                                 • Debitur/grup usaha telah memenuhi atau memiliki program yang dapat dipantau untuk pemenuhan
                                     Parameter Faktor Kualitatif LST yang ditetapkan BNI sesuai dengan ketentuan regulasi.
                                 Smelter:
                                 • Telah mendapat persetujuan analisis dampak lingkungan (AMDAL), baik izin sendiri atau melalui
                                     kawasan/wilayah usaha.
                                 • Tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan, baik lokal dan internasional.
                                 • Mematuhi peraturan tentang polusi udara & kebisingan termasuk dispersi debu.
                                 • Mematuhi peraturan tentang pengolahan air, sedimen dan air limbah serta pengelolaan bahan
                                     limbah berbahaya.
                                 • Mengelola dampak sosial dan budaya pada masyarakat setempat.
                                 • Konservasi satwa liar/manajemen ekologi habitat lokal.
                                 • Memenuhi kepatuhan atas UU ketenagakerjaan, baik tenaga kerja asing (TKA) maupun tenaga kerja
                                     lokal.
 Perdagangan logam               • Barang/produk yang dijual bukan berasal dari hasil tambang atau pengolahan yang bermasalah
 dan Bijih Logam                   hukum/ilegal.
                                 • Rekanan/pemasok tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan, baik lokal dan
                                   internasional.
 Industri Barang Logam           •   Telah mendapat persetujuan analisis dampak lingkungan.
 (Fabricator)                    •   Bahan baku bukan berasal dari hasil tambang atau pengolahan yang bermasalah hukum/ilegal.
                                 •   Tidak ada berita buruk tentang pelanggaran peraturan lingkungan, baik lokal dan internasional.
                                 •   Mematuhi peraturan tentang polusi udara & kebisingan termasuk dispersi debu.
                                 •   Mematuhi peraturan tentang pengolahan air, sedimen dan air limbah.
                                 •   Mematuhi peraturan tentang pengelolaan bahan limbah berbahaya.
                                 •   Mengelola dampak sosial dan budaya pada masyarakat setempat.
                                 •   Konservasi satwa liar/manajemen ekologi habitat lokal.
Page 38
           Laporan Keberlanjutan 2023
36         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




          Sektor                                                     Kriteria Aspek LST
Konstruksi secara           • Tidak ada gangguan sosial atau lingkungan dalam 5 tahun terakhir (antara lain: tidak ada
Umum dan Konstruksi            penyerobotan lahan dan ganti rugi lahan yang wajar).
Jalan Tol                   • Mematuhi aturan Good Corporate Governance (GCG).
                            Tambahan khusus untuk Konstruksi secara Umum:
                            • Memenuhi dan mematuhi peraturan sub-sektor konstruksi yaitu: hak guna lahan, keselamatan &
                               kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi, meminimalisasi akibat bahan-bahan berbahaya,
                               menggunakan/menjaga sumber air alami.
                            Tambahan khusus untuk Konstruksi Jalan Tol:
                            • Penerapan aturan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang memastikan kontraktor dan sub-kontraktor
                               memenuhi dan mematuhi peraturan terkait lingkungan sosial dan tata kelola selama proses
                               pembangunan jalan tol.
Ketenagalistrikan           • Telah memiliki AMDAL atau rencana Pengelolaan Lingkungan sesuai dengan regulasi di sektor
                              ketenagalistrikan.
                            • Memiliki sertifikat atau rencana pengelolaan K3 (bagi debitur ataupun kontraktor).
                            • Tidak ada gangguan sosial atau lingkungan terkait proyek.
                            • Telah memenuhi atau memiliki program yang dapat dipantau untuk pemenuhan Parameter Faktor
                              Kualitatif LST yang ditetapkan BNI sesuai dengan ketentuan regulasi.
Real Estate                 • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada kelangsungan
                              usaha.
                            • Kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah (RT & RW).
                            • Tepat guna lahan (kesesuaian lahan dengan fungsinya berdasarkan rencana induk (master plan)
                              kawasan/wilayah), Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Luas Bangunan (KLB).
                            • Memiliki AMDAL atau perizinan lingkungan lainnya.
Telekomunikasi              • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak kepada kelangsungan
                              usaha.
                            • Memenuhi aturan Good Corporate Governance (GCG).
                            • Memiliki perizinan dari pemerintah setempat untuk pendirian menara telekomunikasi atau
                              infrastruktur telekomunikasi lainnya.
                            • Telah memiliki IMB atau perizinan lain yang dipersamakan dengan IMB dan AMDAL serta perizinan
                              terkait lingkungan lainnya.
Industri Kimia              • Minimal PROPER BIRU apabila sudah dinilai.
                            • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak kepada kelangsungan
                              usaha.
                            • Memiliki AMDAL dan izin lingkungan lainnya.
                            • Memiliki sertifikat sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja (K3).
Industri Semen              • Memenuhi minimal PROPER BIRU.
                            • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak signifikan kepada
                              kelangsungan usaha atau berhentinya operasional usaha.
                            • Mematuhi Good Corporate Governance (GCG).
Fast Moving Consumer        • Aspek Lingkungan: Perusahaan memiliki AMDAL atau perizinan lingkungan lainnya.
Goods (FMCG)                • Aspek Sosial: Perusahaan memiliki sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan
                              (K3L).
                            • Aspek Tata Kelola: Memenuhi ketentuan dan perizinan yang berlaku sesuai jenis usaha.
                            • Tidak ada gangguan sosial atau lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada
                              kelangsungan usaha.
Rumah Sakit                 • ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan.
                            • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada kelangsungan
                              usaha.
                            • Tidak ada berita malpraktik yang berdampak pada kelangsungan usaha.
                            • Memiliki unit pengelolaan limbah rumah sakit sesuai dengan peraturan pemerintah.
Farmasi                     • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada
                              keberlangsungan usaha.
                            • Tidak pernah ada berita efek samping fatal dari obat yang diproduksi atau dijual yang berdampak
                              pada keberlangsungan usaha.
                            • Memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh regulator termasuk AMDAL atau perizinan
                              lingkungan lainnya.
Page 39
                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                           37




Di BNI, sektor minyak dan gas (migas) termasuk pada industri yang limited appetite, sehingga terkait RAC kriterianya
tidak dikategorikan secara khusus. Namun jika terdapat prospek pada sektor migas akan dipilih secara selektif dan
diprioritaskan pada pemain utama dengan kinerja di atas rata-rata industri, memiliki kebijakan mengenai pengelolaan
aspek LST, memiliki kontribusi produksi nasional, cadangan mineral termasuk 10 besar di Indonesia. Pada sektor
migas, mayoritas bergerak pada industri mid-stream dan hilir industri (pengolahan bahan mentah pada tahapan
selanjutnya).

Segmen Commercial
                Sektor                                                 Kriteria Aspek LST

 Perdagangan Umum                     • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 2 tahun terakhir yang berdampak pada
                                        keberlangsungan usaha.
 Industri Pengolahan Umum

 Perdagangan Ekspor Impor

 Industri Kimia, Karet, dan Plastik   • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
                                        keberlangsungan usaha.
 Penyedia Akomodasi

 Transportasi

 Perkebunan Kelapa Sawit (Hulu)       • Memiliki sertifikat RSPO/ISPO atau sedang dalam proses sertifikasi ISPO/RSPO.
                                      • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
                                        keberlangsungan usaha.
                                      • Tidak ada berita atau isu negatif terkait pembakaran atau penyerobotan dalam
                                        pembukaan lahan.

 Jasa Usaha Persewaan                 • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
                                        keberlangsungan usaha.
                                      • Khusus sub sub-sektor real estate memenuhi dan mematuhi peraturan yaitu:
                                        hak guna lahan, keselamatan & kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi,
                                        meminimalisasi akibat bahan-bahan berbahaya, menggunakan/menjaga sumber air
                                        alami, dll.

 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial   • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
                                        keberlangsungan usaha.
                                      • Tidak ada berita malpraktik yang berdampak pada kelangsungan usaha.

 Konstruksi                           • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 4 tahun terakhir yang berdampak pada
                                        keberlangsungan usaha.
                                      • Memenuhi dan mematuhi peraturan sub-sektor konstruksi yaitu: hak guna lahan,
                                        keselamatan & kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi, meminimalisasi
                                        akibat bahan bahan berbahaya, menggunakan/menjaga sumber air alami, dll.
Page 40
           Laporan Keberlanjutan 2023
38         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Segmen Retail Productive
               Sektor                                                          Kriteria Aspek LST

 Perdagangan Besar Dalam
 Negeri (Wholesale)
                                      Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 2 tahun terakhir yang berdampak pada
 Perdagangan Eceran (Retail)
                                      keberlangsungan usaha.
 Industri Pengolahan
 Makanan dan Minuman

 Industri Kimia

 Perdagangan Ekspor Impor

 Transportasi Umum

 Perkebunan Kelapa Sawit            • Area tanam tidak berada pada area tanah gambut dan atau konservasi hutan.
 (Hulu)                             • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 5 tahun terakhir yang berdampak pada
                                      keberlangsungan usaha.
                                    • Tidak ada berita atau isu negatif terkait pembakaran atau penyerobotan dalam pembukaan lahan.

 Konstruksi                         • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 4 tahun terakhir yang berdampak pada
                                      keberlangsungan usaha.
                                    • Memenuhi dan mematuhi peraturan sub-sektor konstruksi yaitu: hak guna lahan, keselamatan
                                      & kesehatan kerja karyawan, meminimalisasi polusi, meminimalisasi akibat bahan bahan
                                      berbahaya, menggunakan/menjaga sumber air alami, dll.

 Penyedia Akomodasi                 • Tidak ada gangguan sosial/lingkungan dalam 3 tahun terakhir yang berdampak pada
                                      keberlangsungan usaha.

BNI memastikan bahwa pembiayaan diberikan kepada sektor yang produktif, bertanggung jawab, dan tidak merusak
lingkungan. Untuk mencapai hal ini, Unit Bisnis Banking secara berkala melakukan pengawasan melalui sistem
watchlist dan membuat peringkat. Hasil pemantauan dilaporkan kepada Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
(CER) dan Divisi Commercial Credit Risk (CMR) setiap tiga bulan. Selain itu, setiap unit yang bertanggung jawab harus
melakukan audit internal kepada sampel debitur sebagai bagian dari pengawasan. BNI akan melakukan verifikasi
kepada pihak terkait jika ditemukan pelanggaran terhadap aspek LST. Jika debitur terbukti tidak mematuhi peraturan
LST, Bank dapat melakukan penyesuaian (down grading). Pada tahun 2023, tidak ada down grading terhadap debitur
terkait LST.


Exclusion List


                                BNI tidak memberikan pembiayaan pada kegiatan usaha yang
                                         teridentifikasi terlibat dalam hal-hal berikut ini:




       Dilarang oleh         Penebangan liar          Kerja paksa, eksploitasi            Pelanggaran hak          Dilarang oleh
        Pemerintah                                  anak, pelanggaran hak asasi             masyarakat          Pemerintah apabila
                                                              manusia                                             menghancurkan
                                                                                                                situs warisan dunia




     Politically exposed      Penjualan dan           Industri dan penjualan          Perjudian dan pencucian   Perdagangan hewan
        person (PEP)        produksi narkotika                senjata                           uang              yang dilindungi
Page 41
                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                               39




Pengelolaan Risiko Lingkungan dalam Portofolio Kredit [FS8]
Risiko lingkungan akan berdampak langsung pada perubahan iklim jika tidak dimitigasi. Oleh karenanya, BNI
memperketat pengawasan terhadap risiko lingkungan dari aktivitas pembiayaan berdasarkan industry risk appetite dan
risk acceptance criteria guna mencegah kerusakan lingkungan yang mencakup deforestasi, kehilangan keanekaragaman
hayati, penebangan hutan, banjir, kekeringan, serta polusi dan pencemaran lingkungan.


Di samping itu, BNI juga telah memetakan risiko lingkungan debiturnya berdasarkan Taksonomi Hijau Indonesia (THI).
Persyaratan pengelolaan risiko lingkungan di masing-masing industri berbeda-beda, seperti adanya kepemilikan
sertifikat Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi industri perkebunan
kelapa sawit, adanya penilaian PROPER untuk industri pembangkit listrik, migas, manufaktur, dan tambang lainnya,
serta sertifikat pengelolaan lingkungan lainnya, seperti Forest Stewardship Council (FSC), ISO 14001, dan Sistem
Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).



                      Klasifikasi Debitur Taksonomi Hijau Indonesia (THI) Berdasarkan Baki Debet




                                                      25,7%               17,0%                                 28,3%

           24,8%


                                 Komposisi                                                Komposisi
                                  Debitur                         11,5%                    Debitur
                                 2023                                                      2022
         12,4%

                                                          37,1%                                                      43,3%




                   Hijau (low risk)        Kuning (medium risk)   Merah (high risk)        Belum memiliki kategori




Jumlah Debitur dengan Kepemilikan Sertifikat Pengelolaan Aspek Lingkungan
                                                                                                       Jumlah Debitur
                           Sertifikat Prinsip Berkelanjutan
                                                                                                 2023                   2022
 RSPO/ISPO                                                                                        49                      33

 Proses memperoleh RSPO/ISPO                                                                       9                      36

 PROPER BIRU                                                                                      50                      52

 PROPER HIJAU                                                                                      5                      6

 PROPER EMAS                                                                                      11                      7

 Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)                                                          16                      5

                                      Total Debitur                                               140                    139
Page 42
           Laporan Keberlanjutan 2023
40         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Pengawasan atas Penilaian LST Debitur [FS9]
Pedoman Perusahaan (PP) Perkreditan Bank Perusahaan segmen Corporate, Enterprise, Commercial, dan Retail
Productive serta PP Perkreditan Konsumer Organik mencakup kebijakan perkreditan yang berlaku untuk setiap
segmen kredit. BNI mengawasi kepatuhan ketepatan pembayaran, prospek bisnis, dan kondisi keuangan debitur.
Penerapan prinsip kehati-hatian mencakup penerapan kebijakan pemantauan kredit debitur, pelaksanaan audit dan
pemantauan portofolio secara berkala, penanganan kredit bermasalah, hingga restrukturisasi kredit.


Internal Audit (IAD) telah melakukan audit terhadap debitur yang bisnisnya berpotensi memiliki dampak negatif
terhadap lingkungan. Selama periode pelaporan, audit dilakukan terhadap 52 debitur segmen Corporate, di antaranya
berasal dari sektor transportasi, industri semen, konstruksi, real estate, industri serat buatan, minyak & gas bumi,
telekomunikasi, energi listrik, FMCG, perkebunan kelapa sawit, dan industri kimia. Proses audit dilakukan secara
tahunan dan tematik.




Eskalasi Penanganan Kredit yang Bermasalah terhadap Aspek LST
Proses pemantauan kredit debitur di seluruh aspek           •   Unit Bisnis dan Unit Risiko melakukan analisis
dilakukan secara berkala. Adapun jika terdapat indikasi         mendalam terhadap permasalahan aspek LST dan
pelanggaran atas ketentuan Bank dalam masa kredit               dampaknya terhadap debitur dan/atau calon debitur
berjalan, maka akan dilakukan analisis atas penyebab            (antara lain kinerja keuangan dan operasional,
dan dampak yang timbul atas pelanggaran tersebut.               kemampuan membayar serta reputasi) dan BNI
Apabila pelanggaran yang timbul sifatnya temporer dan           (antara lain pengamanan aset agunan kredit,
berdampak rendah maka akan dilakukan penanganan                 reputasi, dan potensi permasalahan hukum).
oleh unit terkait untuk membantu debitur memenuhi           •   Dalam pelaksanaanya, BNI dapat meminta atau
kembali ketentuan Bank, sedangkan pelanggaran                   bekerja sama dengan pihak eksternal yang dinilai
yang timbul sifatnya permanen dan berdampak tinggi,             kompeten dan independen.
maka akan dilakukan penanganan oleh unit terkait dan
diusulkan kepada Komite Kredit yang berwenang sesuai        Berdasarkan hasil verifikasi, komunikasi dan koordinasi
dengan limit kredit bila diperlukan.                        intensif,   serta   analisis    mendalam    tersebut,   BNI
                                                            melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan dalam
Sesuai dengan pedoman dan kebijakan perusahaan,             perjanjian kredit bagi debitur dan/atau regulasi yang
khususnya bidang perkreditan, terhadap debitur dan/         berlaku, antara lain:
atau calon debitur yang diduga atau telah terbukti          •   Memberikan          batas       waktu    penyelesaian
bermasalah terhadap aspek LST, BNI tetap patuh pada             permasalahan aspek LST kepada debitur apabila
peraturan dan melakukan upaya sebagai berikut:                  berdasarkan analisis BNI, debitur dapat melakukan
•    Unit Bisnis dan Unit Risiko melakukan verifikasi           upaya penyelesaian permasalahan aspek LST
     terhadap dugaan permasalahan aspek LST yang                tersebut.
     melibatkan debitur dan/atau calon debitur beserta      •   Mengenakan denda atau meningkatkan suku bunga
     fasilitas kredit yang telah dan/atau akan diberikan.       apabila permasalahan aspek LST tersebut berpotensi
•    Unit Bisnis dan Unit Risiko bersama dengan Divisi          menimbulkan kerugian material bagi BNI.
     BNI terkait lainnya melakukan komunikasi dan           •   Menghentikan        sementara    atau   menonaktifkan
     koordinasi intensif dengan debitur dan/atau calon          fasilitas kredit kepada debitur atau menunda
     debitur beserta pihak eksternal yang terkait sebagai       hingga menghentikan proses permohonan kredit
     tindak lanjut dugaan permasalahan aspek LST.               bagi calon debitur sampai terdapat kepastian dan/
                                                                atau penyelesaian dugaan permasalahan aspek LST
                                                                dimaksud.
                                                            •   Meminta debitur untuk melakukan penyelesaian/
                                                                pelunasan fasilitas kredit.
                                                            •   Tindakan lainnya sesuai dengan hasil analisis BNI
                                                                atau rekomendasi dari pihak eksternal.
Page 43
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                   41




Climate Risk Stress Testing (CRST) [FN-CB-550a.2]
BNI mendukung pemerintah dalam menjalankan uji ketahanan terkait risiko perubahan iklim dan lingkungan yang
merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh OJK untuk menilai tingkat kesiapan Bank dalam mengelola risiko
dengan lebih baik. Pada tahun 2023, dilakukan initial phase of Climate Risk Stress Testing (CRST). Metode CRST yang
digunakan adalah metodologi Network for Greening the Financial System (NGFS) yang meliputi skenario orderly,
disorderly, dan hot house world dengan time horizon tahun 2025, 2030, 2040, dan 2050. Cakupan risiko yang diukur
merupakan risiko kredit. Cakupan CRST segmen Corporate, Enterprise, dan Commercial. untuk sektor berdampak
tinggi kepada lingkungan, yaitu sektor Batu Bara, PLTU, Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pulp & Paper yang mencakup
10,4% dari total portofolio BNI.


                                                               01                                                02
Hasil CRST menunjukan
bahwa terdapat dampak yang                 Pada ketiga skenario, sektor Batu Bara           Sementara sektor Perkebunan
                                           merupakan sektor yang paling terdampak           Kelapa Sawit dan Pulp & Paper
timbul dari ketiga skenario
                                           tinggi, di sepanjang time horizon stress test    terdampak tinggi pada skenario
NGFS untuk masing-masing
                                           diperlukan adanya peningkatan Expected Credit    disorderly dan hot house world untuk
sektor sebagai berikut:                    Loss (ECL) yang cukup tinggi.                    time horizon tahun 2050.



Saat ini, Bank melakukan penajaman atas asumsi data dan metodologi perhitungan CRST sehingga BNI dapat
memperbaiki kualitas hasil CRST dan melakukan stress test untuk seluruh sektor industri. Pada tahun 2024 akan
dilakukan CRST yang mencakup 50% portofolio BNI sesuai dengan arahan OJK.



                         Initial phase                                                      Tindak Lanjut
                         – CRST BNI                                                           – Piloting
                               2023                                                          CRST 2024



    Skenario NGFS                                                       Melengkapi dengan skenario dan cakupan portofolio
    Orderly, Disorderly, dan Hot House World.                           sebagai berikut:

    Jangka waktu stress test                                            Skenario NGFS
    2025, 2030, 2040, 2050                                              • Orderly: Net Zero 2050, Below 2oC
                                                                        • Disorderly: Delayed Transition, Divergent Net Zero
    Cakupan portofolio
                                                                        • Hot House: Current Policy, NDC
    • Menggunakan tiga sektor ekonomi, yaitu Batu Bara
       termasuk PLTU, Perkebunan Kelapa Sawit, dan                      Cakupan portofolio
       Pulp & Paper, di segmen Corporate, Enterprise, dan               • Kredit konsumer: mortgage
       Commercial.                                                      • Kredit produktif dari enam sektor ekonomi, yaitu:
    • Cakupan data tersebut adalah sebesar 10,4% dari                      • Agriculture, Forestry, & Fisherles
       portofolio kredit BNI.                                              • Mining & Excavation
                                                                           • Electricity, Gas, Steam/Hot Water, & Air
    Faktor risiko
                                                                              Conditioned Procurement
    • Risiko fisik: banjir & kebakaran hutan.
                                                                           • Construction
    • Risiko transisi: perubahan harga karbon, kebijakan
                                                                           • Transportation & Warehousing
       terkait iklim, harga komoditas, dan harga BBM.
                                                                           • Manufacture
                                                                        • Cakupan data tersebut adalah sebesar 50% dari
                                                                           portofolio kredit BNI.



Dalam penilaian risiko fisik terhadap risiko operasional BNI, sesuai dengan panduan OJK, BNI melakukan penilaian
atas risiko kebencanaan banjir dan kekeringan/kebakaran hutan. BNI melakukan analisis Data Indeks Risiko Bencana
Indonesia (IRBI) tahun 2021 dan Data Monitoring Bencana di BNI.
Page 44
              Laporan Keberlanjutan 2023
42            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Berdasarkan data IRBI, sebanyak 70% lokasi kantor                     Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa potensi
BNI berada di kabupaten yang memiliki tingkat Indeks                  Risiko Fisik yang disebabkan karena bencana banjir dan
Risiko Bencana yang Tinggi atas bencana akibat                        kebakaran hutan terhadap Risiko Operasional di BNI
perubahan iklim, yaitu banjir. Adapun berdasarkan Data                tergolong rendah. Upaya digitalisasi pelayanan BNI dan
Monitoring Bencana di BNI, tidak banyak lokasi gedung/                pengalihan layanan kepada cabang terdekat merupakan
kantor BNI yang berada di kabupaten dengan Indeks                     salah satu mitigasi risiko untuk menjaga transaksi dan
Risiko Banjir Tinggi terdampak banjir selama 5 tahun                  aktivitas perbankan nasabah BNI tetap berjalan pada
terakhir. Lokasi yang mengalami bencana banjir, hanya                 kondisi terjadi bencana. Hal tersebut juga dilengkapi
terdampak dalam kurun waktu kurang dari tiga hari dan                 dengan penanganan asuransi yang menutupi kerugian
tidak menghambat kegiatan operasional bank. Lebih                     seluruh aset gedung/bangunan BNI apabila timbul biaya
lanjut, gedung/kantor BNI berlokasi di kota/kabupaten                 atas kerusakan gedung/kantor BNI akibat bencana.
sehingga tidak terekspos risiko atas terjadinya bencana
kebakaran hutan.


Tanggung Jawab Produk dan/atau Jasa Keuangan
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi                                     Dampak Positif dan Negatif Produk/
Keamanannya bagi Pelanggan                                            Jasa Keuangan Berkelanjutan
[416-1, 416-2][FS15]                                                  Sebelum meluncurkan suatu produk dan/atau jasa
BNI memastikan bahwa seluruh (100%) produk dan                        keuangan, Bank selalu mempertimbangkan dampak
jasa keuangan yang diluncurkan telah melalui proses                   dan risikonya. Dalam pembuatan produk atau jasa
evaluasi keamanan. Upaya ini merupakan wujud                          keuangan, diharapkan memiliki risiko LST dan dampak
tanggung jawab BNI dalam menjamin keamanan privasi                    negatif yang minimum, namun memberikan dampak
pelanggan dalam menggunakan produk dan/atau jasa                      positif maksimum.
keuangan. Beberapa divisi terlibat dalam evaluasi
produk dan/atau jasa keuangan, antara lain Divisi                     Penyaluran pembiayaan melalui program-program,
Compliance yang bertanggung jawab untuk memastikan                    seperti KUBL, program BUMI, Jejak Kopi Khatulistiwa,
kepatuhan terhadap regulasi di Indonesia;                    Divisi   Sustainability Linked Loan, dan pembiayaan di transisi
Legal untuk mengidentifikasi dan menganalisis aspek                   energi telah membawa dampak positif terhadap
hukum sebagai upaya mitigasi risiko hukum terhadap                    lingkungan    dengan    mendorong      debitur   untuk
produk dan/atau jasa keuangan; Divisi Enterprise Risk                 memenuhi proses transisi ke energi bersih maupun
Management yang menganalisis upaya mitigasi risiko                    aspek lingkungan lainnya. Penyaluran obligasi hijau
yang mungkin timbul dari produk/jasa keuangan; serta                  dari sisi pendanaan telah memberikan dampak adanya
Satuan IT yang melakukan pemeriksaan produk/jasa                      reduksi emisi GRK sebesar 233.749 tCO2eq, energi bersih
keuangan dari segi prosedur operasional dan teknologi,                yang dihasilkan sebesar 54.355,2 MWh, pengelolaan
serta melaksanakan Post Implementation Review (PIR).                  sampah sebesar 150.410 ton/tahun, penghematan
                                                                      konsumsi energi sebesar 1.568.897 GJ, dan pelestarian
Hasil PIR akan menentukan proses selanjutnya; jika                    lahan 314.387 ha.
hasilnya masih menunjukkan kekurangan, PIR akan
dilakukan lagi. Menurut hasil PIR, barang dan jasa yang               Lebih lanjut, program inklusi keuangan melalui program
sudah memenuhi syarat dari sisi operasional, teknologi,               menabung dengan sampah meningkatkan kesadaran
dan risiko akan diizinkan oleh Bank Indonesia dan                     pelajar dan masyarakat untuk peduli lingkungan. BNI
Otoritas Jasa Keuangan untuk mendapatkan persetujuan                  Agen46 yang telah mencapai daerah terpencil, terdepan,
lebih lanjut sebelum diluncurkan ke masyarakat. Pada                  dan terluar (3T) juga memperkuat layanan perbankan
tahun 2023, tidak ada produk dan/atau jasa keuangan                   BNI untuk wilayah-wilayah dan masyarakat yang
baru      yang         diluncurkan   BNI     yang      mendapatkan    memiliki keterbatasan mengakses layanan perbankan.
pengaduan hingga kemudian ditarik kembali.                            Adapun untuk produk dan layanan perbankan digital
                                                                      memiliki dampak negatif dan risiko, seperti keamanan
                                                                      data, privasi pelanggan, dan cybercrime. Oleh karena
                                                                      itu, Bank menggunakan infrastruktur IT yang memadai
                                                                      untuk memperkuat sistem keamanan data.
Page 45
                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                    43




Praktik Operasi yang Adil dan Persaingan yang Sehat
[2-27, 206-1][FN-CB-510a.1]


Sesuai dengan undang-undang, peraturan, norma sosial, dan Kode Etik, BNI berkomitmen untuk menerapkan praktik
operasi yang adil. Hal direalisasikan melalui pengelolaan aset intelektual yang baik, hubungan yang adil dengan
pemangku kepentingan, dan penghapusan konflik kepentingan dengan pemasok, kompetitor, atau pihak terkait
lainnya, baik internal maupun eksternal. Selain itu, BNI mematuhi undang-undang antimonopoli dan menjalankan
persaingan yang sehat. Pada tahun 2023, tidak terdapat perkara pidana dan/atau perkara perdata yang sedang
dihadapi BNI serta BNI tidak dikenakan sanksi ataupun denda yang berkaitan dengan dugaan ketidakpatuhan
terhadap peraturan praktik persaingan sehat.




                                               Menegakkan antikorupsi, antisuap, dan anti-fraud di
                                    01         lingkungan kerja.

                                                             Menghormati dan mendukung perlindungan pada
                                                        02   kekayaan intelektual.

                                                                       Menerapkan praktik perdagangan yang adil dan
                                                              03       menghindari monopoli, yang dilakukan dengan
                 Beberapa bentuk                                       menjaga hubungan saling percaya dan adil dengan
                   praktik operasi                                     mitra kerja/pemasok/vendor sesuai dengan kode etik
               yang adil yang telah                                    dan pakta integritas.
              dilakukan BNI, yaitu:
                                                                       Mematuhi peraturan dan membayar pajak kepada
                                                              04       pemerintah sesuai perhitungan yang benar.

                                                             Menjaga keberlanjutan rantai nilai di berbagai bidang,
                                                        05   seperti pada manajemen SDM, pengembangan
                                                             produk dan layanan, hingga pengembangan teknologi
                                                             informasi, dengan tetap memperhatikan peraturan
                                                             dan kebijakan untuk menangani isu HAM, privasi
                                                             pelanggan, hingga pelestarian lingkungan.

                                               Tidak berkontribusi dalam politik dan
                                    06
                                               tidak memiliki keterlibatan dalam politik




                              Selain itu, BNI juga tidak terlibat dalam kontribusi politik, baik dalam bentuk uang
                              ataupun barang yang diberikan secara langsung dan tidak langsung. Seluruh pegawai
                              BNI juga tidak yang tergabung dalam partai politik maupun mencalonkan diri dalam
                              partai politik. [415-1]
Page 46
     Laporan Keberlanjutan 2023
44   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




 02
 BNI
 UNTUK NASABAH
Page 47
                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                             45




Sistem Pengamanan Data
dan Perlindungan Privasi Pelanggan                                           [FN-CB-230a.2]




                               Topik Material: Keamanan Data dan Keamanan Siber



    Pendekatan Kami [3-3]
    Seiring dengan berkembang transformasi digital, BNI mengembangkan layanan perbankan digital yang dapat
    memberikan kemudahan bagi nasabah. Meski demikian, Bank perlu mengelola risiko dan peluang yang timbul
    dari kecanggihan teknologi dan digitalisasi yaitu terkait keamanan data dan perlindungan privasi pelanggan
    dari cybercrime. Upaya manajemen keamanan data dan perlindungan privasi pelanggan juga menjadi bagian
    dari komitmen BNI dalam menghormati HAM.


    Pengembangkan infrastruktur teknologi dan inovasi digital terus dilakukan dengan pendekatan berbasis data
    analytics, customer experience, dan perluasan kerja sama, yang diimbangi dengan penguatan sistem manajemen
    keamanan data. BNI mematuhi peraturan yang berkaitan dengan perlindungan privasi nasabah yaitu peraturan
    OJK No.1/OJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan dan Undang-Undang No.27 tahun
    2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. BNI pun mengacu pada kebijakan internal mengenai pengamanan
    informasi, meliputi beberapa prosedur terkait keamanan dan klasifikasi data. Target dan komitmen BNI
    adalah nihil kebocoran data. Keamanan data dan privasi pelanggan merupakan bagian integral dari sistem
    manajemen keamanan data, yang menjadi tanggung jawab Divisi Chief Information Security Officer (CISO) di
    bawah pengawasan Direktur Technology & Operations. Selain itu, BNI memiliki Komite Manajemen Teknologi
    yang memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai perumusan, penetapan
    kebijakan dan strategi pengembangan teknologi informasi BNI.


    Hasil monitoring dan evaluasi di 2023 terkait keamanan data dan privasi nasabah yaitu BNI tidak menghadapi
    kasus pengaduan terkait kebocoran data. Selain itu, tidak ada pengaduan terkait penyalahgunaan data nasabah
    oleh pihak ketiga. [FN-CB-230a.1]



Untuk      menjaga      keamanan         data    nasabah,   BNI       mencakup keamanan Endpoint, Network, Aplikasi, dan
menerapkan pengamanan berlapis melalui pendekatan                     Server. Untuk seluruh insiden yang telah dimitigasi,
people, process, dan technology. Pada aspek people,                   dibuatkan laporan insiden dan hasil analisis sebagai
BNI terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran                      pembelajaran dan rencana perbaikan mendatang.
pegawai terkait keamanan informasi melalui media                      Monitoring yang dilakukan mencakup keamanan
desktop wallpaper, newsletter, dan platform internal                  Endpoint, Network, Aplikasi, dan Server. Selain
BNI. Selain itu, program kesadaran untuk nasabah                      itu, BNI juga memiliki tim Cyber Security Incident
terkait keamanan informasi juga dilakukan melalui                     Response Team (CSIRT) yang secara proaktif untuk
media sosial, messenger dan website resmi BNI. Bank                   menangani seluruh insiden respon internal.
juga melakukan review dan pemeriksaan berkala guna                •   Identifikasi aktivitas mencurigakan atau serangan
memastikan implementasi pengamanan data nasabah                       siber untuk tindakan pencegahan cepat. Dilakukan
optimal.     BNI    berinvestasi        dalam    pengembangan         threat hunting dan takedown terhadap website palsu
teknologi untuk menjaga keamanan informasi internal                   yang mengatasnamakan BNI. Selain itu, sebagai
Bank dan pelanggan. Langkah-langkah ini termasuk:                     tindakan preventif dan meminimalkan terjadinya
•   Sistem Keamanan yang mumpuni oleh Security                        fraud, selama tahun 2023, Tim Cyber Threat
    Operation      Center   (SoC)       BNI.    SoC   melakukan       Intelligence juga berhasil melakukan pelaporan
    pemantauan aktif selama 24/7 untuk mendeteksi                     sejumlah 7.266 Kartu Debit yang terindikasi
    ancaman keamanan secara cepat dan efisien yang                    mengisikan data pada website palsu.
Page 48
           Laporan Keberlanjutan 2023
46         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




•    Program pendidikan keamanan informasi untuk               •   Menerapkan Network Access Control (NAC) untuk
     karyawan dan nasabah, dengan tujuan meningkatkan              dapat meningkatkan kontrol dan manajemen akses
     pemahaman terhadap risiko keamanan. Melalui                   jaringan dari akses yang tidak sah dan device yang
     edukasi berkelanjutan, BNI mendorong praktik                  tidak comply dengan standar BNI.
     aman, termasuk tidak berbagi informasi keamanan           •   Penggunaan teknologi enkripsi terkait melindungi
     seperti password dan PIN. Situs web bni.co.id                 data internal dan pelanggan dari ancaman potensial,
     menyediakan Tips & Edukasi untuk pengamanan                   untuk menjaga keamanan data yang disimpan dan
     transaksi (Internet Banking, ATM, SMS Banking,                dikirim, menjaga informasi tetap aman dari pihak
     Mobile Banking, dan lainnya).                                 yang tidak berkepentingan.
•    Dalam menjaga keamanan transaksi nasabah, BNI             •   Dalam setiap pengembangan suatu produk, aplikasi
     menerapkan teknologi pendeteksian fraud terhadap              atau layanan baru yang melalui proses Software
     transaksi   yang     dianggap       mencurigakan   guna       Development Life Cycle (SDLC), dari sisi keamanan
     melindungi kenyamanan dan keamanan nasabah                    juga melalui proses bertahap secara end-to-end, di
     dalam bertransaksi.                                           antaranya assessment keamanan dan risiko, reviu
•    Audit keamanan rutin dilakukan untuk mengevaluasi             keamanan desain, kode, konfigurasi, dan penetration
     efektivitas sistem dan mengidentifikasi area yang             testing.
     perlu diperbaiki.                                         •   Penerapan             security   assessment      untuk
•    BNI mengintegrasikan perlindungan data pada                   mengidentifikasi celah keamanan atau kerentanan
     pengembangan produk dan layanan ditawarkan,                   pada       aplikasi     dengan   melakukan    aktivitas
     seperti melibatkan tim keamanan dan privasi data              Penetration Testing, Vulnerability Assessment, dan
     dalam proses pengembangan untuk memastikan                    Application Security Testing (SAST, DAST).
     kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang
     berlaku.                                                  Semua investasi yang diupayakan BNI bertujuan
•    Sistem Data Loss Prevention (DLP) yang telah              untuk memastikan tingkat keamanan yang tinggi
     diterapkan di BNI sebagai perimeter perlindungan          dalam pengelolaan informasi internal dan melindungi
     data dari ancaman pencurian data kredensial dan           kepentingan pelanggan. Dengan mengadopsi framework
     juga akses data rahasia secara ilegal.                    cyber security dan standar internasional lainnya seperti
•    Implementasi Endpoint Detection and Response (EDR)        penerapan ISO 27001 dan NIST (Identify, Protect, Detect,
     untuk memonitor aktivitas endpoint secara real-           Respond, Recover), Bank menjaga keandalan sistem
     time dan merespon pada insiden keamanan maupun            digital. Pada tahun 2023, tidak terdapat pengaduan
     potensi ancaman.                                          yang berdasar mengenai pelanggaran privasi atau
                                                               kehilangan data pelanggan. [418-1]




                 Untuk mencegah kebocoran data dan kejahatan dunia maya,
                 pengetahuan pelanggan terus ditingkatkan. Sesuai dengan arahan OJK,
                 BNI terus melakukan edukasi kepada nasabah mengenai perlindungan
                 data nasabah melalui berbagai saluran. Bank juga melakukan sosialisasi
                 security awareness (kerahasiaan data nasabah) dan mengimbau nasabah
                 untuk senantiasa menjaga kerahasiaan informasi pribadi seperti PIN
                 transaksi dan OTP, serta segera menghubungi call center bank jika kartu
                 hilang atau dicuri oleh orang lain atau jika terjadi kejanggalan transaksi.
Page 49
                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                          47




Perlindungan Data Pribadi Nasabah

Upaya perlindungan terhadap data dan privasi nasabah     Setiap pelanggaran terhadap kebijakan ini dipantau
didukung oleh seluruh BNI Hi-Movers melalui kepatuhan    oleh Unit Pemrosesan Pelanggaran Pegawai dan akan
Kode Etik. Kode Etik mengatur bahwa seluruh pegawai      ditindaklanjuti oleh Internal Audit (IAD), serta jika
dilarang memperjualbelikan data nasabah, dan setiap      terdapat pelanggaran, pemberian sanksi dilakukan oleh
perubahan data harus sesuai dengan izin yang diberikan   Divisi HCE. Hal ini menunjukkan komitmen Bank dalam
oleh nasabah. Selain itu, Bank juga memiliki kebijakan   menjaga keamanan informasi nasabah dan memberikan
yang berkaitan dengan hak pelanggan, yang mencakup       perlindungan      yang     maksimal       terhadap          hak-hak
hak untuk mengakses, memperbaiki, dan mengajukan         pelanggan. Setiap nasabah juga dapat melakukan
permintaan penghapusan data atau pembaruan data.         kontrol atas data mereka dengan mendatangi kantor
Berikut kebijakan perlindungan data di BNI:              cabang terdekat dengan pengamanan melalui proses
                                                         Know Your Customer (KYC).


        • Standar Pengamanan Data                        Di sisi lain, upaya perlindungan data nasabah juga
           Berdasarkan Klasifikasi;                      dilakukan dengan meningkatkan kesadaran pegawai
        • Prosedur Klasifikasi dan                       untuk      menangani     keluhan     nasabah      terkait      data
           Pengamanan Data;                              finansial. Bank juga memberikan pelatihan mengenai
        • Juknis Klasifikasi dan Pengamanan              perlindungan keuangan konsumen (consumer financial
           Data;                                         protection) kepada pegawai tetap dan pegawai kontrak
        • Prosedur Standar Enkripsi;                     sesuai kebutuhan di tahun 2023 dengan topik sebagai
        • Prosedur Pengamanan Perangkat                  berikut:
           Endpoint;
        • Standar Pengamanan Aplikasi;
        • Standar Pengamanan Akses API;
        • Prosedur Pengaturan Keamanan
                                                                     • Customer Protection Implementation
           Sistem dan Informasi Dalam Rangka
                                                                       to Improve Customer Experience
           Kerja Sama dengan Pihak Ketiga.
                                                                     • Implementasi Perlindungan
                                                                       Konsumen dan Masyarakat
                                                                     • Tanggung Jawab OJK dan Bank
                                                                       dalam Perlindungan Konsumen
                                                                       untuk Meningkatkan Pemahaman
BNI juga memiliki kebijakan minimum penghapusan
                                                                       Anti-Fraud Awareness Pegawai
data bagi nasabah yang telah menutup rekeningnya.
                                                                     • International Seminar on Customer
Kebijakan tersebut tertuang dalam Prosedur Retensi
                                                                       Protection
Data iCONS dan Pedoman Perusahaan Kearsipan, yang
                                                                     • Pengawasan Market Conduct dan
mengatur tentang penghapusan data yang sudah tidak
                                                                       Perlindungan Konsumen
terpakai atau kedaluwarsa. Pemusnahan data dilakukan
                                                                     • Implementasi Perlindungan Data
secara otomatis oleh sistem secara berkala.
                                                                       Pribadi: Dokumentasi Pembuktian
                                                                       Hubungan
Page 50
         Laporan Keberlanjutan 2023
48       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Penggunaan Data                                           Perlindungan Data Pemasok dan
untuk Kepentingan Pihak Ketiga                            Mitra Bisnis
BNI memiliki     ketentuan internal yang memberikan       Sistem manajemen pengamanan data juga diterapkan
hak setiap nasabahnya dalam mengendalikan data            pada data pemasok dan mitra bisnis lainnya. BNI
pribadinya. Saat pembukaan rekening, pada formulir        memiliki   sistem   e-procurement   yang   dilengkapi
terdapat ketentuan yang meminta persetujuan calon         dengan infrastruktur TI yang mendukung keamanan
nasabah agar Bank dapat memberikan data nasabah           data pemasok dan mitra bisnis, termasuk data pribadi
kepada pihak ketiga (instansi yang berwenang).            perorangan maupun perusahaan hingga kegiatan
Pemberian data kepada pihak atau instansi yang            transaksi dan kontrak pekerjaan. Terlebih jika pemasok
berwenang, termasuk namun tidak terbatas untuk            dan mitra kerja memiliki rekening di BNI maka otomatis
kepentingan perpajakan, peradilan dalam perkara           data pribadi mereka akan dilindungi sesuai dengan
pidana dan perdata, pelaksanaan penyidikan tindak         perlindungan data nasabah yang berlaku.
pidana di Bidang Pasar Modal, kasus tindak pidana di
Komisi Pemberantasan Korupsi, perkara tindak pidana
terorisme dan tindak pidana pencucian uang khusus,
termasuk ahli waris dari nasabah, pelaksanaannya
telah mengacu kepada ketentuan peraturan perundang-
undangan yang mengatur mengenai rahasia bank yang
diimplementasikan melalui ketentuan internal. Saat ini,
untuk ketentuan terkait dengan data nasabah sedang
dilakukan proses reviu ketentuan yang diselaraskan
dengan UU Perlindungan Data Pribadi.
Page 51
                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                49




Mencegah Serangan Siber
dan Kejahatan Teknologi Informasi
BNI berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan data dan terus melakukan pemantauan secara berkesinambungan
guna menghadapi ancaman kejahatan siber (cybercrime). Selain itu, BNI mengambil langkah-langkah proaktif dengan
mengadopsi kerangka kerja Keamanan Siber NIST untuk menjamin ketahanan bisnis terhadap ancaman cybercrime, sehingga
dapat menjaga kelangsungan operasional. BNI juga mengambil langkah-langkah yang reaktif, yaitu dengan mendeteksi
serangan dan melakukan investigasi, serta pemulihan sistem. Selanjutnya, BNI juga telah memiliki ISO 27001:2013 Open
Application Programming Interface (API) Services dalam meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi yang diaudit
setiap tiga tahun, serta Bank memastikan praktik pengembangan perangkat lunak TI mematuhi standar internasional.


Selain itu, sebagai upaya memitigasi kebocoran data,             Selain itu, pengawasan keamanan siber secara khusus
Bank terus meningkatkan digitalisasi layanan (customer           dijalankan dan dievaluasi oleh Divisi Chief Information
to system, employee to system), dengan tujuan untuk              Security Officer (CISO) di bawah pemantauan langsung dari
mengeliminasi kebutuhan akan dokumen fisik dalam                 Direktur Technology & Operations.
interaksi antar manusia. Pada setiap endpoint, Bank
melakukan proses peningkatan keamanan (hardening)                BNI juga menjalankan audit keamanan informasi internal
melalui integrasi dengan domain, instalasi software              dan self-assessment internal keamanan siber oleh Internal
antivirus, tools pengamanan data, monitoring aktivitas           Audit (IAD) secara rutin tahunan untuk menilai keamanan
endpoint, manajemen akses jaringan dan implementasi              dan efektivitas sistem keamanan. Untuk meningkatkan
aplikasi pemantauan workstation. Langkah-langkah ini             kualitas audit terhadap keamanan siber, di tahun 2023
dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan informasi                Internal Audit telah menggunakan pihak eksternal (co-
nasabah.                                                         sourcing audit) untuk membantu melakukan audit.


BNI melakukan asesmen terhadap pihak ketiga yang bekerja         BNI mengalokasikan investasi dalam pengembangan dan
sama dengan BNI terkait keamanan informasi dengan                penerapan teknologi untuk menjaga keamanan informasi
koordinasi bersama BSSN, Bank Indonesia, OJK, Himbara,           internal Bank serta melindungi data pelanggan, berupa:
Perbanas dan konsultan keamanan siber internasional.




  Penggantian kartu debit yang             Pengembangan forced PIN nasabah                      Fraud Detection System
  menggunakan magnetic stripes
    dengan kartu debit yang       Forced PIN adalah fitur yang dirancang untuk          Peningkatan sistem atau perangkat
         berbasis chip            mendorong nasabah melakukan penggantian PIN           dengan menggunakan teknologi
                                  sebelum bertransaksi. Terdapat 2 kategori forced      terkini seperti machine learning
  Seluruh (100%) kartu debit      PIN, yaitu:                                           dan artificial intelligence untuk
  yang telah memiliki chip        • Selected forced PIN, yaitu kartu yang terindikasi   mengidentifikasi transaksi yang tidak
  hingga akhir tahun 2023,           fraud diberi flag pada sistem dan diharuskan       sesuai dengan pola aktivitas yang
  namun untuk kartu bantuan          mengganti pin sebelum transaksi.                   khas. Hal ini bertujuan agar deteksi
  sosial masih diperkenankan      • Periodic forced PIN, yaitu nasabah secara berkala   kecurangan dapat dilakukan lebih
  untuk kartu non-chip.              wajib melakukan penggantian PIN di ATM.            cepat.



Selain memperkuat sistem keamanan, Bank juga melaksanakan pelatihan kepada karyawan, khususnya dalam Divisi TI
mengenai pengembangan teknologi dan keamanan data. Pada tahun 2023, sejumlah 168 pegawai, termasuk pegawai
kontrak telah mengikuti pelatihan hard skill yang diberikan melalui dalam project management, UI/UX design, scrum
master, business intelligence, secure coding, data analytics & visualization, personal data protection law, CCISO, Security+
dan bidang lainnya. BNI juga memberikan pelatihan soft skill, seperti digital leadership, technology presentation skill,
serta communication & negotiation skill. Bank juga memberikan sertifikasi kepada SDM TI untuk meningkatkan
kompetensi dan mendapatkan pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Page 52
            Laporan Keberlanjutan 2023
50          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Inovasi dan Pengembangan Produk dan/atau Jasa

Integrasi Digital di Semua Lini Bisnis
Transformasi      digital    diyakini     akan       meningkatkan    4. BNIDirect
efisiensi layanan operasional BNI, membuatnya lebih                     Melalui     BNIDirect,    BNI    menyediakan       layanan
cepat dan sederhana, namun keamanan tetap menjadi                       komprehensif,     termasuk       payment      management
prioritas utama. Bank aktif memanfaatkan peluang                        (pembayaran      pajak,    listrik,   air,   telepon,   dan
dalam era digital ini untuk mendukung transformasi                      tagihan lainnya), collection management, liquidity
digital di semua aspek bisnis, yang pada akhirnya                       management, trade online, dan transaksi valuta asing.
diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan kinerja                        Pengguna BNIDirect tumbuh 47% YoY, mencapai
operasional dan sektor perbankan.                                       147.110 pengguna pada akhir Desember 2023.


1. Open API dan Kolaborasi Fintech                                   5. BNI Mobile Banking
     Secara resmi BNI telah memiliki total 280 Service                  BNI berkomitmen memberikan layanan terbaik
     API yang telah mendapatkan izin dari di OJK. Di                    dengan solusi yang memudahkan nasabah dalam
     2022 BNI menjadi first mover dari penerapan Standar                melakukan transaksi day-to-day basis. BNI Mobile
     Nasional API Pembayaran (SNAP) Bank Indonesia.                     Banking hadir sebagai solusi digital bagi nasabah
     Sebanyak 100% channel yang menggunakan Open                        untuk melakukan transaksi dengan mudah, aman
     API telah tersertifikasi ISO 27001.                                dan cepat. Kelengkapan fitur BNI Mobile Banking
                                                                        mendukung       kebutuhan       transaksi     pembayaran
     Pada tahun 2023, API BNI telah memiliki kurang                     maupun pembelian nasabah secara nontunai serta
     lebih 4.000 nasabah pengguna yang memanfaatkan                     telah tersedia transaksi tanpa kartu untuk tarik
     Hit API sebesar 389 juta Hit, total item transaksi                 tunai di mesin ATM maupun Mitra Merchant BNI.
     sebesar 154 juta transaksi, dan volume transaksi
     mencapai Rp829 triliun.                                            BNI Mobile Banking juga dapat digunakan oleh
                                                                        nasabah di dalam negeri maupun di luar negeri
2. BNI Digital Hub                                                      seperti Diaspora dan PMI. Jumlah pengguna BNI
     BNI Digital Hub dikembangkan dengan tujuan                         Mobile Banking hingga Desember 2023 meningkat
     membentuk komunitas sumber daya dan talenta                        sebesar 19% secara YoY dari sebelumnya 13,6 juta
     digital,   guna        memenuhi        kebutuhan      dalam        user menjadi 16,3 juta user, dan diikuti dengan
     pengembangan solusi digital BNI serta membangun                    peningkatan jumlah transaksi sebesar 75% YoY
     ekosistem bisnis digital. Kegiatan-kegiatan yang                   mencapai 1.043 juta transaksi dengan nilai transaksi
     dijalankan BNI Digital Hub berkolaborasi dengan                    yang tumbuh 52% YoY menjadi Rp1.216 triliun.
     startup/fintech     lokal.    Pada     tahun      2023,   BNI      BNI senantiasa melakukan pengembangan yang
     meluncurkan BNI Digital Hub di wilayah Malang                      berkelanjutan, baik dari sisi fitur maupun bisnis,
     Jawa Timur, Bandung Jawa Barat, dan Gedung                         melalui kerja sama dengan mitra-mitra terbaik
     Sarinah Jakarta.                                                   secara profesional dan memberikan dampak positif
                                                                        bagi masyarakat, terutama nasabah setia BNI.
3. QR Indonesian Standard (QRIS)
     BNI mendukung pemerintah dalam mendorong
     partisipasi UMKM melalui ekosistem digital, salah
     satunya mengembangkan Settlement H+0 QRIS
     sebagai value added dalam meningkatkan transaksi
     nasabah. BNI juga memperluas kerja sama QRIS
     Merchant melalui mitra-mitra potensial di seluruh
     Indonesia, serta turut aktif dalam mensukseskan
     program pemerintah dalam mengimplementasikan
     QRIS cross border.
Page 53
                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                         51




6. BNI Digital Assistant (BDA)                              8. TapCash
   BNI     terus   mengembangkan     layanan       dengan      BNI TapCash terus melakukan inovasi, perluasan
   menggunakan otomasi dan teknologi digital seperti           kerja sama co-branding dengan para mitra dan
   DigiCS, SPRINT, Cash Recycling Machine (CRM),               nasabah serta integrasi top-up TapCash dengan
   aplikasi E-Banking, TapCash, serta Kartu Debit dan          Financial Institution dan E-commerce. Selain itu, BNI
   Kartu Kredit berbasis Chip. Untuk mempercepat               juga terus berupaya untuk meningkatkan bisnis
   adopsi layanan digital, BNI menempatkan 245                 TapCash dengan strategi peningkatan akseptasi,
   petugas BNI Digital Assistant (BDA) di berbagai             peningkatan pendapatan, kolaborasi internal dan
   cabang/outlet.    BDA     bertujuan      memberikan         marketing awareness.
   edukasi dan saran kepada nasabah, menciptakan
   pengalaman positif, serta memberikan layanan yang        9. BI-FAST
   cepat, aman, dan solutif. Implementasi BDA berhasil         BI-FAST     merupakan       salah    satu     bagian     dari
   meningkatkan rasio intercept dari 30,1% menjadi             arsitektur sistem pembayaran Bank Indonesia untuk
   49,5% antara Desember 2022 hingga Desember                  memfasilitasi pembayaran ritel yang dapat diakses
   2023,    menunjukkan    kemajuan      positif    dalam      setiap saat dan realtime online. BNI merupakan bagian
   mendorong nasabah beralih ke transaksi digital.             dari working group untuk pengembangan BI-FAST
                                                               bersama dengan Bank Indonesia. BNI mengambil
7. Hibank                                                      bagian sebagai bank peserta BI-FAST Fase 1 Tahap
   Hibank     merupakan    entitas   anak    BNI     yang      1 sejak kali pertama diluncurkan pada tahun 2021
   dikembangkan untuk menjadi penyedia layanan                 lalu. Saat ini, BNI terlibat dalam pengembangan BI-
   perbankan digital dengan fokus pada segmen                  FAST Fase 1 tahap 2 yang terdapat Layanan Bulk
   UMKM. Melalui visi “Menjadi Bank Digital UMKM               Credit, Request for Payment, dan Direct Debit.
   Unggulan di Indonesia”, hibank telah mencanangkan
   transformasi dalam pengembangan kapabilitasnya           10. Autopay/Direct Debit SNAP
   sebagai bank digital yang fokus pada segmen                 BNI menyediakan autopay/direct debit SNAP untuk
   UMKM. Hibank mengembangkan model bisnis baru                memfasilitasi pembayaran transaksi secara langsung
   dalam pembiayaan UMKM melalui pemberdayaan                  pada situs dan/atau aplikasi merchant dengan limit
   ekosistem prinsipal dan komunitas terpilih, antara          harian yang dapat diatur sesuai kebutuhan, serta
   lain melalui pendekatan dengan Rantai Pasok                 OTP sebagai validasi registrasi dan pengaman
   (Value-Chain) dari berbagai sektor usaha, seperti           transaksi. Saat ini, kerja sama yang telah dilakukan
   asosiasi pasar tradisional. Model bisnis ini efektif        terkait direct debit, yaitu dengan My Pertamina dan
   dalam meningkatkan penyaluran hingga 94,4%                  LinkAja.
   kepada UMKM dengan kualitas kredit yang terjaga.
                                                            11. BNI Merchant
   Selama tahun 2023, hibank menjalin kerja sama               Aplikasi BNI Merchant merupakan fasilitas yang
   dengan beberapa fintech dan beberapa prinsipal              diberikan    BNI    untuk     memudahkan           merchant
   (supply chain) dalam rangka memperluas saluran              bertransaksi menggunakan QRIS BNI yang dapat
   distribusi dalam penyaluran pembiayaan kepada               digunakan secara day-to-day basis. Melalui aplikasi
   UMKM.                                                       ini, merchant dapat melakukan online onboarding,
                                                               mencetak     kode    QR,    menambah         kasir     sesuai
                                                               kebutuhan di outlet merchant, serta mendapatkan
                                                               laporan transaksi, notifikasi transaksi di aplikasi dan
                                                               email, monitoring laporan transaksi outlet merchant
                                                               secara realtime.
Page 54
           Laporan Keberlanjutan 2023
52         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




12. Cardless Withdrawal Kemitraan                            14. E-Bank Guarantee
     Transaksi penarikan tunai yang dilakukan tanpa             Seiring    dengan       kemajuan        teknologi,     BNI
     memerlukan kartu fisik melalui outlet-outlet mitra         mempersembahkan Garansi Bank Online (BNI
     yang bekerja sama (debit maupun kredit). BNI telah         e-Bank Guarantee dan m-BG Checking) sebagai solusi
     melakukan kerja sama Cardless Withdrawal dengan            yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam
     mitra retail dan BNI Agen46 yang tersebar di seluruh       mengajukan, memantau, dan memeriksa garansi
     pelosok nusantara antara lain mitra Alfa Group dan         bank secara daring.
     Indomaret.
                                                                Pertumbuhan         volume   Garansi      Bank       Online
13. Financial Supply Chain Management (FSCM)                    meningkat sebesar 20% menjadi Rp10,1 triliun dari
     Supply Chain Financing adalah solusi bisnis dalam          tahun sebelumnya sebesar Rp8,4 triliun.
     suatu mata rantai dari hulu ke hilir yang disesuaikan
     dengan kebutuhan Nasabah Korporasi. Melalui             15. BNI Trade Online
     platform BNI Financial Supply Chain Management (BNI        Untuk     mendukung      digitalisasi     pada       proses
     FSCM), nasabah mendapatkan transparansi dalam              perdagangan, BNI mengembangkan BNI Trade Online,
     pemantauan document flow dan money flow dari               yaitu pengembangan aplikasi untuk proses Trade
     ketiga pihak (BNI, Korporasi, dan Mitra Korporasi),        Finance yang telah terintegrasi dengan BNIDirect.
     informasi realtime, pencairan dan implementasi lebih       BNI Trade Online merupakan fitur pada BNIDirect
     mudah dan fleksibel, serta memudahkan nasabah              yang disediakan bagi nasabah untuk melakukan
     dalam rekonsiliasi dokumen tagihan (invoice) secara        kegiatan perdagangan seperti Import LC, Export
     paperless dan aman.                                        LC, Collection dan Financing. Dengan adanya BNI
                                                                Trade Online, penyampaian permohonan transaksi
     Pertumbuhan item dan volume penyaluran SCF                 trade tidak perlu lagi dilakukan melalui cabang
     melalui platform FSCM masing-masing meningkat              BNI, namun dapat dilakukan dengan mengakses
     sebesar 9% dan 16% menjadi 148.532 penyaluran              BNIDirect. BNI Trade Online juga menjadi solusi
     dan Rp26,9 triliun dari tahun sebelumnya yang              layanan yang bersifat branchless dan paperless.
     hanya sebesar 136.564 penyaluran dan Rp23,2
     triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi
     BNI dalam mengoptimalkan strategi peningkatan
     transaksi nasabah melalui ekosistem value chain
     nasabah BNI.
Page 55
                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                    53




Dampak Positif Perbankan Digital
Perkembangan produk perbankan digital memberikan dampak positif dari perkembangan
perbankan digital pada tahun 2023 melibatkan sejumlah aspek yang mendukung
efisiensi, aksesibilitas, produktivitas, dan inovasi dalam layanan keuangan. Beberapa
dampak positif lainnya meliputi:




Dampak terhadap operasional perbankan dan nasabah,         • Mengurangi risiko kehilangan dana tunai bagi pelaku
di antaranya:                                                bisnis dengan nilai transaksi yang cukup besar.
• Penerapan layanan perbankan digital mengurangi           • Kemudahan pengelolaan keuangan pribadi, di mana
  ketergantungan pada dokumen fisik dan penggunaan           nasabah dapat dengan mudah mengelola keuangan
  kertas.                                                    pribadi mereka melalui aplikasi perbankan digital,
• Perbankan     digital mengurangi emisi GRK dari            melacak pengeluaran, membuat anggaran, dan
  pengurangan mobilitas nasabah untuk bertransaksi.          memantau performa investasi.
• Pengalaman pelanggan dalam bertransaksi secara           • Pengurangan biaya operasional fisik dan administratif
  mandiri lebih efisien dan hemat waktu karena tidak         dari transaksi tradisional.
  memerlukan antrian seperti di cabang.                    • Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan
• Pengurangan timbunan sampah, bila nasabah pada             dan nasabah kepada BNI melalui inovasi dan
  akhirnya membuang bukti transaksi yang sudah tidak         perbaikan tiada henti untuk meningkatkan performa
  diperlukan lagi sekaligus mencegah tersebarnya             perbankan.
  data nasabah yang terdapat pada kertas atau bukti        • Meningkatkan     market share karena kemudahan
  transaksi tersebut.                                        nasabah untuk mengakses layanan perbankan untuk
• Mendukung peningkatan sirkulasi dan transaksi              kebutuhan day-to-day basis.
  keuangan di pasar.                                       • Perbankan digital meningkatkan efisiensi waktu
                                                             transaksi dan mengurangi biaya operasional.
Page 56
            Laporan Keberlanjutan 2023
54          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Respons kepada Nasabah dan Menghormati HAM

Memberikan Pelayanan Prima
Layanan prima diwujudkan dalam dua bentuk, yaitu pelayanan dari pegawai bank kepada nasabah dan performa
dari layanan perbankan digital BNI. BNI berkomitmen untuk terus memaksimalkan layanan kepada nasabah dengan
dukungan solusi digital yang andal, serta terus memperluas sinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada
pelanggan. Strategi BNI dalam menyediakan layanan prima, antara lain:




Menyajikan produk/jasa        Menyediakan layanan       Menyajikan kualitas        Meningkatkan         Meningkatkan kompetensi
keuangan yang lengkap,        “one-stop solution” untuk produk dan layanan yang    pengalaman           dan kapabilitas sumber
terpadu, bermutu tinggi,      nasabah bisnis dan        menjadi standar terbaik.   pelanggan dalam      daya manusia, khususnya
dapat dipercaya, dan          perorangan yang mudah                                proses-proses yang   frontliner.
dapat diandalkan.             diakses serta memberikan                             dianggap penting
                              nilai tambah.                                        oleh nasabah.



Meningkatkan sistem
keamanan di semua
jaringan dan fitur digital.




Memberikan
kemudahan transaksi
bagi nasabah.




BNI dapat meningkatkan kualitas SDM         Secara proaktif menyesuaikan   Menerapkan layanan       Memberikan pilihan
melalui pelatihan dan pengembangan          dan memperbaiki sesuai         yang setara untuk        layanan personalisasi
terus-menerus, meningkatkan                 dengan perkembangan            semua nasabah dan        sesuai dengan demografi
kemampuan karyawan dalam                    kebutuhan dan harapan          mempraktikkan budaya     dan kebutuhan nasabah
memberikan pelayanan yang baik dan          nasabah terhadap kualitas      layanan yang melampaui   perorangan maupun
memuaskan kepada nasabah.                   produk/jasa BNI.               sekadar pelayanan.       bisnis.



Selain itu, BNI juga mengimplementasikan layanan-layanan yang lebih luas dan mengedepankan prinsip Hak Asasi
Manusia dengan mencakup nasabah yang berada di daerah-daerah terpencil, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.
[FS15]




Layanan Perbankan bagi Penyandang Disabilitas [FS14, FS15]
BNI berdedikasi untuk terus meningkatkan nilai perusahaan dengan memberikan
pengalaman terbaik kepada pelanggan, sehingga mereka dapat menerima layanan
yang mudah dan solusi terbaik, terutama untuk mereka yang memiliki disabilitas. BNI
menyediakan mesin ATM ramah disabilitas dengan headphone dan tombol huruf braille
yang sampai dengan saat ini telah melayani ribuan transaksi. Jalur akses ke Banking
Hall atau Galeri ATM juga telah disiapkan untuk penyandang disabilitas pengguna kursi
roda. Terdapat 2.723 unit ATM dengan device yang tersebar di 388 kota/kabupaten di
seluruh Indonesia, Hongkong, dan Singapura.
Page 57
                                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                            55




Akses dan Keterjangkauan
Akses dan keterjangkauan dalam produk dan jasa keuangan memiliki dampak yang signifikan terhadap kelancaran dan
kepuasan nasabah dalam melakukan transaksi. Oleh karena itu, BNI perlu mengelola dan meningkatkan aksesibilitas
layanan perbankan, baik yang bersifat digital maupun konvensional, serta memperluas cakupan geografis bahkan
hingga ke luar negeri. Selama periode pelaporan, BNI berhasil melibatkan seluruh wilayah di Indonesia, termasuk
daerah-daerah 3T, dan juga mencakup tujuh negara lainnya.


Akses Informasi Produk dan Layanan [417-1]
BNI berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan                             Penyampaian informasi produk dan layanan disajikan
produk dan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan                               secara jelas dan mudah dipahami serta dipublikasikan,
nasabah dan perkembangan teknologi. Untuk itu, BNI                             baik melalui kantor-kantor BNI, BNI Agen46, maupun
berperan aktif menyusun dan menyampaikan informasi                             media cetak, media elektronik, media sosial, BNI mobile
produk dan layanan sebagai upaya pemasaran, edukasi                            banking, dan website. Apabila nasabah membutuhkan
bagi nasabah serta meningkatkan transparansi informasi                         konsultasi ataupun informasi tambahan, BNI menyiapkan
sebagaimana diatur pada POJK Nomor 1/POJK.07/2013                              layanan BNI Call dan kanal digital, seperti WhatsApp
tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.                            Business BNI dan Chatbot/BNI Virtual Assistant melalui
BNI memastikan setiap produk dan layanan yang                                  akses internet.
diluncurkan telah mendapatkan persetujuan regulator
dan telah melalui pemeriksaan kajian manajemen risiko,
uji kepatuhan, dan kajian pendukung lainnya.


Akses Keberadaan Kantor Cabang dan Sarana Layanan Perbankan
Produk dan layanan BNI dapat diakses tidak hanya di perkotaan besar, melainkan telah mencapai daerah pedesaan
bahkan wilayah 3T.


          17                         195                         1.586              19                    26                    12
    Kantor Wilayah              Kantor Cabang                  Kantor Cabang    Commercial         Retail Productive      Consumer Loan
        (KW)                        (KC)                         Pembantu      Business Center     Business Center          Processing
                                                                   (KCP)           (CMC)                 (RCC)             Center (LNC)



           57                         192                       13.390             330              185.697                 BNI Mobile
                                                                                                                           Banking dan
    Payment Point             Armanda O-Branch                  ATM*/CRM           DigiCS            BNI Agen46
                                                                                                                          layanan digital
        (PP)                    (Layanan Kas
                                                                                                                          banking lainnya
                                  Keliling)




   *ATM sudah termasuk ATM tarik tunai dan tarik setor tunai


Dengan kemajuan teknologi digital, layanan perbankan sekarang tidak hanya terpaku pada saluran fisik, melainkan
juga melibatkan berbagai saluran digital yang dapat diakses di lokasi dan waktu apa pun. Aksesibilitas ini menjadi
keunggulan pada berbagai saluran digital BNI, di mana nasabah dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui
smartphone Android/iOS, pesan singkat (SMS), atau menggunakan PC/Laptop dengan peramban web.
Page 58
         Laporan Keberlanjutan 2023
56       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Akses dan Kebijakan Komunikasi Pemasaran [417-2, 417-3]
Informasi mengenai produk dan layanan BNI diberikan           BNI secara konsisten memastikan bahwa sebelum
secara lisan oleh petugas frontliner di kantor cabang         mempublikasikan produk dan layanannya, seluruh
serta melalui berbagai media pemasaran, termasuk              informasi yang diberikan harus akurat, jujur, dan
media cetak dan elektronik. BNI tetap memprioritaskan         transparan, tanpa unsur penyesatan atau konten yang
perlindungan    dan     kepentingan        konsumen   serta   melibatkan isu SARA, serta mematuhi standar etika
masyarakat, sehingga meminimalisasi risiko terjadinya         komunikasi pemasaran. Di 2023, BNI tidak menghadapi
perselisihan di masa mendatang akibat pengenalan              kasus pelanggaran kode etik periklanan serta tidak
yang kurang tepat terhadap produk dan layanan jasa            menerima pengaduan terkait komunikasi pemasaran
keuangan. Akses dan komunikasi dalam pemasaran ini            yang menyinggung SARA ataupun HAM. Selain itu,
mengikuti beberapa kebijakan internal, yaitu Pedoman          BNI memberikan peningkatan kapabilitas (bidang
Perusahaan (PP) Tata Kerja Divisi Manajemen Pemasaran         komunikasi dan pemasaran) bagi pegawai, khususnya
& Portofolio Konsumer Retail; PP Komunikasi Pemasaran         Divisi Marketing Communications (MCM) untuk terus
Terpadu; PP Pengelolaan Event; PP Sponsorship; dan            mengembangkan          kompetensi   terkait   komunikasi
PP Periklanan. Selain itu, BNI juga merujuk SEOJK No.         pemasaran pegawai diikutsertakan dalam pelatihan,
12/SEOJK.07/2014 tahun 2014 tentang Penyampaian               seperti seminar Media Day.
Informasi dalam rangka Pemasaran Produk dan/atau
Layanan Jasa Keuangan, serta mematuhi Pedoman Iklan
Jasa Keuangan yang diterbitkan OJK.




Mengelola Pengaduan Nasabah                                     [2-25]



Dalam upaya menjaga transparansi dan meningkatkan             pengaduan secara tertulis maksimal 10 hari kerja dan
kualitas pelayanan, BNI sepenuh hati menerima setiap          dapat diperpanjang dalam jangka waktu 10 hari kerja
keluhan, kritik, dan masukan dari para pelanggan.             sesuai dengan POJK No. 22 Tahun 2023. Peraturan
Tindak lanjut terhadap keluhan nasabah dilakukan              tersebut juga menyebutkan bahwa nasabah dapat
atau diselesaikan sesuai dengan ketentuan Service             melengkapi dokumen atas pengaduan yang disampaikan
Level Agreement (SLA), dengan penyelesaian keluhan            dalam waktu 10 hari kerja dan dapat diperpanjang dalam
lisan dilakukan selambat-lambatnya dalam 5 hari kerja,        waktu 10 hari kerja.
sementara penyelesaian keluhan tertulis dilakukan dalam
waktu paling lambat 20 hari kerja. Adapun untuk kondisi       Bank juga melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah
tertentu, penyelesaian pengaduan dapat diperpanjang           penyelesaian keluhan, baik yang bersifat finansial
hingga paling lama 20 hari kerja berikutnya. Terhitung        maupun nonfinansial, dan proses ini dikelola oleh Divisi
mulai 22 Desember 2023, BNI menerapkan penyelesaian           Customer Experience Center serta diawasi oleh Direktur
                                                              Network & Services.
Page 59
                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                  57




                                         Media Penyampaian Pengaduan Nasabah BNI



                       Nasabah menghubungi BNI
                       Call Domestik 1500046                                                              Nasabah mendatangi
                       Luar Negeri :                                                                      BNI Cabang terdekat
                       +62 21 30500046                              Lisan



                       Nasabah mengirimkan                                                           Nasabah mengunjungi
                       X : @BNI dan                                                                  Website : www.bni.co.id
                       @BNICustomerCare                                                              pada menu Chat With Us
                       Facebook: BNI
                       IG: @bni46                                                                    Nasabah mengajukan keluhan
                       Surel: bnicall@bni.co.id                                                      melalui: Tanya BNI di BNI
                                                               Tertulis                              Mobile Banking; BNI Call
                                                                                                     Virtual Assistant; BNI
                       Nasabah mendatangi
                                                                                                     Whatsapp Business
                       BNI Cabang terdekat
                                                                                                     +62 811-5881-946


Dalam hal layanan pengaduan nasabah oleh BNI tidak tercapai kesepakatan, nasabah dapat melakukan penyelesaian
sengketa di luar pengadilan atau melalui pengadilan. Penyelesaian sengketa di sektor jasa keuangan di luar
pengadilan dilakukan melalui satu Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK).


Agar penanganan pengaduan nasabah terpantau dengan mudah dan meningkatkan customer experience yang lebih
baik, BNI sudah menggunakan aplikasi platform customer journey yang terintegrasi dengan seluruh touch point
sehingga data nasabah yang menghubungi BNI melalui media manapun dapat dilihat dalam satu aplikasi.


                                  Mekanisme Pengaduan Pelanggan dan Penyelesaiannya


                                              NA SA BA H
                                                                                       PE TUG A S
                                            menyampaikan
                                                                                       BNI
                                            pengaduan



                                                                                            Apabila
         Melakukan           Memberikan           Menindaklanjuti      Menyampaikan       diperlukan,             Menyampaikan
          registrasi       nomor registrasi         pengaduan               hasil        menyampaikan                  hasil
         pengaduan           pengaduan                                  penyelesaian       notifikasi              penyelesaian
                                                                         pengaduan       perpanjangan               pengaduan
                                                                                             waktu


Jumlah Keluhan dan Persentase Penyelesaian
        Tahun              Jumlah Keluhan                    Keluhan Diselesaikan                   Persentase Penyelesaian (%)

 2023                         743.044                                 743.004                                   99,9

 2022                          542.637                                542.298                                   99,9

 2021                         612.713                                 610.752                                   99,7

Customer Experience Center sebagai salah satu touch point BNI, telah menerima banyak pertanyaan dari nasabah
sepanjang tahun 2023 yang meliputi informasi produk dan jasa (69,2%), permintaan/perubahan data (20,1%),
pengaduan (8,8%), serta transaksi (1,9%). Pengaduan nasabah didominasi oleh masalah transaksi di mesin ATM
sebesar 56,7%, diikuti oleh kendala BNI Mobile Banking sebesar 24,8%, dan kendala top-up BNI TapCash sebesar
12,8%.
Page 60
          Laporan Keberlanjutan 2023
58        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Survei Kepuasan Nasabah
BNI senantiasa menjaga kepuasan nasabah dengan                 BNI secara periodik melakukan survei kepuasan nasabah
memberikan pelayanan yang prima. Pada tahun 2023,              atau Customer Satisfaction Survey (CSS) yang terdiri dari
BNI meraih predikat Bank KBMI IV terbaik dalam                 dua aspek evaluasi, yaitu:
memberikan pengalaman positif pada kategori Regular
Banking. Penghargaan tersebut diberikan oleh Carre              Business Satisfaction Survey (BSS). Merupakan survei
Center for Customer Satisfaction & Loyalty (CCSL).              dengan responden nasabah eksternal BNI dengan
                                                                penilaian meliputi aspek 7P yaitu: product, price, place,
                                                                promotion, people, process, dan physical environment.
Sejalan dengan Visi BNI untuk menjadi Lembaga
Keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja
secara   berkelanjutan,      BNI     senantiasa    melakukan    User Satisfaction Survey (USS). Merupakan survei dengan
perbaikan dan monitoring terhadap performa layanan di           responden nasabah internal BNI (pegawai BNI) dengan
                                                                aspek penilaian meliputi: Koordinasi, Komunikasi dan Kerja
seluruh touch point.
                                                                Sama; Hasil Kerja/Output; Proses Kerja; Komitmen/SLA;
                                                                Pegawai; dan Data & Informasi
                             Tren CSS 3 Tahun Terakhir
                                Skor CSS (skala 1-5)


                           2023         2022       2021

                           4,3          4,3        4,2
Page 61
                             Laporan Keberlanjutan 2023
                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                            59




03
BNI UNTUK
LINGKUNGAN HIDUP
Page 62
             Laporan Keberlanjutan 2023
60           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Green Banking

Kebijakan dan Inisiatif Internal
BNI menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui praktik green banking, yaitu perwujudan dari dukungan
BNI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Implementasi green banking melibatkan sejumlah inisiatif,
baik dari segi internal maupun eksternal.


                      BNI memiliki 3 produk kartu kredit yang berkaitan dengan inisiatif green banking, yaitu
                      kartu kredit BNI WWF dengan tujuan mendorong perilaku hidup hijau dengan misi utama
                      melestarikan, merestorasi, dan mengelola ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia.
                      Produk kedua yaitu Kartu Kredit BNI Bike to Work yang mendorong gerakan bersepeda untuk
                      mengurangi emisi kendaraan bermotor, serta ketiga kartu kredit BNI American Express Vibe,
                      di mana fisik kartu kredit tersebut dibuat menggunakan bahan plastik hasil daur ulang.


 Melakukan internalisasi ramah                                                                    Menerapkan Sertifikasi Green
 lingkungan yang diatur dalam PP Pola                               04                            Building oleh Leadership in Energy
 Hidup Ramah Lingkungan dengan                                                                    and Environmental Design (LEED)
 menyampaikan ke seluruh unit.                        03                              05          pada perencanaan gedung baru di
                                                                                                  Kawasan PIK 2.


Meningkatkan kepedulian                                                                                     Mengadakan pelatihan
                                                                                                            dan awareness tentang
pegawai tentang perilaku                02                                                     06           sustainable financing
hidup ramah lingkungan.
                                                                Inisiatif                                   dan climate risk.
                                                             internal green
                                                             banking antara
                                                                  lain:
      Melakukan penghematan
      energi, air, dan kertas,             01                                                 07
      mengelola limbah, serta
      mengurangi emisi.
                                                                           Menerapkan Sertifikasi Green Building oleh Green Building
                                                                           Council Indonesia (GBCI) pada Gedung Menara BNI dan
                                                                           Gedung Plaza BNI. Untuk Gedung Menara BNI saat ini
                                                                           sedang melakukan pembaruan sertifikasi.



Kartu Kredit Berwawasan lingkungan
                                  New CIF                  Volume Penjualan (Rp Miliar)
     Jenis Kartu      Target      Realisasi     Capaian    Target    Realisasi     Capaian
                      FY 23        2023           (%)      FY 23      2023           (%)

 WWF                 12.681        15.293        121%      437,6         450,7      103%

 Bike to Work          251           261         104%      12,5          11,2        89%

 Amex Vibes          11.000        12.477        113%      38,0          39,3       103%

 Total               23.932        28.031        117%      488,1         501,2      103%


Sementara itu, dari sisi eksternal, Bank berkomitmen memberikan pembiayaan kredit untuk kegiatan/usaha yang
berorientasi pada lingkungan dan pelestarian lingkungan hidup, seperti proyek-proyek ramah lingkungan, energi
terbarukan, serta konservasi keanekaragaman hayati. Selama tahun 2023, Bank mengeluarkan biaya lingkungan
sebesar Rp22,6 miliar yang ditujukan untuk kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan.
Page 63
                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                                      61




Identifikasi Dampak Operasional BNI terhadap Lingkungan
Kegiatan operasional BNI secara langsung tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Namun demikian,
potensi dampak negatif terhadap lingkungan dapat muncul dari kegiatan usaha debitur Bank. Oleh karena itu, Bank
memastikan bahwa pemberian pembiayaan kepada debitur mematuhi peraturan perundangan di bidang lingkungan
dan sosial, bertujuan untuk mencegah dampak negatif dari operasional para debitur. Selama tahun 2023, tidak ada
pengaduan tentang lingkungan hidup karena cakupan aktivitas BNI hanya di sektor perbankan.


Penghematan Kertas [301-1, 306-1, 306-2]
Kami menyadari bahwa penggunaan kertas tidak dapat sepenuhnya dihindari. Walaupun
demikian, kami tetap berusaha meminimalkan penggunaan kertas dengan beralih ke
digital banking dan inisiatif konvensional.


                                √ Memaksimalkan fungsi e-office BNI, yaitu portal aplikasi pengelolaan                   Pemakaian Kertas
                                  dokumen dengan konsep paperless.                                                       di Wilayah BNI (Kg)
                                √ Efisiensi dokumen cetak untuk pengajuan cuti, izin, keterlambatan                      [301-1]

                                  dan laporan kehadiran pegawai melalui e-absensi.
          Digital               √ Mengoptimalkan penggunaan sistem otomasi dalam proses                                       Kantor Pusat
          Banking                 pengadaan barang dan/atau jasa dengan menggunakan aplikasi
                                  e-Procurement BNI dan e-Arsip.                                                       146.939,2
                                                                                                                              142.245,1
                                √ Mengurangi dokumen cetak dan persuratan melalui BNI e-PP.                                         138.526,2
                                √ Mengoptimalkan penggunaan digital banking, dalam pelayanan
                                  kepada nasabah melalui digital acquisition kartu kredit dan e-billing
                                  statement.                                                                           2023        2022   2021
                                √ Efisiensi penggunaan kertas dengan simplifikasi marketing collateral
                                  melalui optimalisasi penggunaan informasi pada situs web BNI.
                                                                                                                          Kantor Wilayah dan
                                √ Menggunakan electric loan - Pengelolaan Dokumen Kredit Terpadu
                                                                                                                               Cabang
                                  (eLO PDKT) yang saat ini baru dilakukan pada dokumen kredit atas
                                  loan konsumer mulai dari proses reviu hingga verifikasi.                             1.789.345


                                √ Penghematan kertas secara konvensional dilakukan melalui
          Inisiatif                                                                                                                1.697.378
                                  pemanfaatan kertas bekas dan meningkatkan digitalisasi.
     Konvensional
                                √ Melakukan pengurangan percetakan hardcopy untuk Laporan
                                  Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.


                                                                                                                                           N/A*

Dampak E-Office pada Pengurangan Kertas (Satuan Lembar Kertas) [306-4]                                                   2023      2022    2021
                         Uraian                                     2023          2022                2021             Catatan:
                                                                                                                       *) Pada tahun 2023, kantor
 Electronic SOP/BNI e-PP                                          46.503.360    39.882.240       27.564.240            wilayah dan cabang BNI
                                                                                                                       baru melakukan perhitungan
 Electronic Billing Statement/BNI E-Billing                       13.583.123    12.674.073       12.598.163            pemakaian kertas untuk
                                                                                                                       tahun 2023 dan 2022.
 Efisiensi Amplop Billing/BNI E-Billing                                70.142       84.615            106.874

 Jumlah                                                          60.156.625     52.640.928       40.269.277



          Dampak eLO PDKT pada Pengurangan Kertas                                   Jumlah Dokumen yang Beredar melalui Aplikasi
          (Satuan Lembar Kertas)                                                             Uraian             2023           2022            2021

          Jumlah Dokumen Kredit yang Terbentuk                                       Memo                    100.742          103.564          55.297

               2023             2022            2021                                 Nota Intern                 7.110          11.329          9.768

            1.183.577         446.204*              N/A                              Surat Eksternal            43.664          46.656         41.896

          Keterangan:                                                                Total Dokumen           151.516         161.549       106.961
          *) Pada April 2022, pilot project eLO PDKT dilakukan di 5 Wilayah
          (Wilayah Bandung, Semarang, Surabaya, Manado, dan Papua), dan              Lembar Disposisi        423.585         446.946       345.683
          baru diterapkan untuk seluruh wilayah BNI pada bulan Agustus 2022.
Page 64
            Laporan Keberlanjutan 2023
62          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
Melalui Pengelolaan Energi dan Pengurangan Emisi

                                                       Topik Material: Ketahanan Iklim

     Pendekatan Kami [3-3]
     Salah satu isu terpenting saat ini adalah perubahan iklim. Dampak dari perubahan iklim yang berasal dari
     pemanasan global mencakup peristiwa cuaca ekstrem seperti banjir dan badai, kenaikan permukaan laut, dan
     peningkatan suhu. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2023 beberapa wilayah mengalami kekeringan ekstrem.
     Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi terjadi kerentanan pangan pada tahun
     2050. Untuk memitigasi isu perubahan iklim dibutuhkan kerja sama semua pihak.


     Dari internal BNI, upaya yang kami lakukan untuk memitigasi isu perubahan iklim adalah dengan melakukan
     efisiensi energi dan reduksi emisi. Komitmen kami untuk memitigasi isu perubahan iklim juga tertuang pada
     Ketentuan Pelaksanaan Efisiensi No. JAL/2.2/1799, Efisiensi Penerangan dan Pendinginan Ruangan No.
     JAL/3/3564, dan Penggunaan AC Inverter untuk Efisiensi Biaya Listrik No. JAL/3/1317. Kami juga melakukan
     pembiayaan berwawasan lingkungan dan analisis terhadap risiko kredit terkait lingkungan.



Pengelolaan Energi dan Reduksi Emisi [302-4, 305-5]
Beberapa inisiatif yang kami lakukan untuk efisiensi energi,                          •    Membangun bangunan hijau (green building) pada
termasuk upaya pengurangan emisi adalah dengan:                                            Gedung Menara dan Gedung Plaza BNI dengan konsep
•    Penerapan Earth Hour, yaitu pemadaman lampu ruang                                     ramah lingkungan dan hemat energi.
     kerja pada saat jam istirahat (12:00-13:00).
•    Efisiensi listrik melalui lampu hemat energi di Grha                             Melalui inisiatif efisiensi energi, pada tahun 2023, BNI
     BNI, Plaza BNI, Gedoeng BNI, dan Menara BNI.                                     mencatat penggunaan energi listrik dan BBM sebanyak
•    Mengurangi pemakaian chiller pada hari sabtu dan                                 931.450 Giga Joule (GJ). Selain itu, BNI juga mendapatkan
     minggu.                                                                          sertifikasi green building Platinum untuk Plaza BNI sejak
•    Penerapan teknologi magnetic bearing pada pendingin                              tahun 2022 dan Gold Untuk Menara BNI sejak tahun 2020
     Plaza BNI, sehingga memungkinkan minimnya gesekan                                dari Green Building Council Indonesia (GBCI) serta rencana
     antara komponen penggerak saat bekerja (frictionless).                           penerapan green building LEED pada pembangunan
•    Instalasi solar panel dengan kapasitas 2.200 Watt                                Gedung di Kawasan PIK 2. BNI juga mendapatkan
     untuk penerangan tangga darurat di Plaza BNI.                                    Bangunan Ramah Pesepeda dari Gubernur DKI Jakarta
•    Membatasi perjalanan bisnis dan menggantikannya                                  untuk Gedung Menara BNI.
     dengan komunikasi langsung jarak jauh (teleconference).



                          Konsumsi Energi di Dalam dan di Luar
                                                                                                                     Intensitas
                          Perusahaan (GJ)
                                                                                                                     Energi [302-3]
                          [302-1, 302-2]


         604.186                                         327.264                                 931.450          (GJ)      Rp62,7 14,8
         Penggunaan BBM untuk genset                     Penggunaan BBM untuk                    Total energi listrik triliun            Intensitas
         dan penggunaan energi listrik                   perjalanan dinas darat                  dan BBM               Pendapatan        energi
         di kantor BNI seluruh Indonesia                 di kantor BNI                                                                   (GJ/Rp)

       Keterangan:
       Perhitungan menggunakan faktor konversi BBM menuju energi sebesar 0,038 GJ/ltr dan listrik menuju energi sebesar 0,0036 GJ/kWh.
Page 65
                                                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                                                      63




Pengelolaan Emisi [305-5]
BNI sudah melakukan perhitungan emisi cakupan 1 dan 2 sejak 2021, serta emisi cakupan 3 sejak 2022. Perhitungan ini
kami perbaiki terus menerus, baik cakupan maupun metodenya, sebagai bagian dari rencana menuju nol emisi bersih
(net zero emission). Dalam perhitungan emisi di tahun 2023, cakupan 1 telah meliputi penggunaan BBM di gedung,
freon air conditioner dan penggunaan BBM operasional. Emisi cakupan 2 meliputi penggunaan listrik di 5 kantor pusat
dan 87,37% kantor wilayah dan cabang BNI. Emisi cakupan 3 terdiri dari perjalanan bisnis dan emisi pembiayaan dari
90,1% debitur segmen Corporate termasuk portfolio kredit International, Enterprise dan Commercial.

Emisi Gas Rumah Kaca yang Dihasilkan (Ton CO2 eq) [305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
                                                             Sumber Emisi                                                                            2023

    Cakupan 1

    Pemakaian BBM di gedung                                                                                                                                1.701,1

    Penggunaan freon                                                                                                                                       1.023,6

    Pemakaian BBM Operasional                                                                                                                             15.874,9

    Cakupan 2

    Emisi dari penggunaan listrik                                                                                                                       170.760,4

    Cakupan 3

    Perjalanan dinas udara                                                                                                                                 2.959,2

    Perjalanan dinas darat                                                                                                                                 4.220,8

    Emisi pembiayaan                                                                                                                                 28.402.852,7

    Emisi GRK cakupan 1 & 2                                                                                                                             189.360,2

    Total emisi GRK                                                                                                                                 28.599.392,9

    Intensitas emisi cakupan 1, 2, & 3 perjalanan dinas terhadap pendapatan (ton CO2eq/Rp)                                                      0,00000000313

    Intensitas emisi cakupan 3 pembiayaan terhadap pendapatan (ton CO2eq/Rp)                                                                    0,00000045265
Keterangan: Metodologi perhitungan menggunakan GHG Protocol 2017 dan referensi didapatkan dari biograce v4, 2014. Sementara itu, untuk perjalanan dinas menggunakan
referensi dari myclimate.




BNI juga menjalankan inisiatif untuk mengurangi emisi perusak lapisan ozon dengan mengurangi penggunaan alat-
alat yang berpotensi menghasilkan emisi tersebut, khususnya peralatan yang mengandung bahan Chlorofluorocarbon
(CFC). Sebagai gantinya, BNI menggunakan peralatan yang ramah lingkungan. Sampai akhir tahun 2023, BNI tidak
melakukan inventarisasi emisi selain dari emisi Gas Rumah Kaca (GRK), seperti Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Oksida
(SOx), dan emisi konvensional lainnya, karena emisi tersebut tidak dihasilkan secara langsung dalam kegiatan
operasional. [305-6, 305-7]


Pengelolaan Limbah [306-1, 306-2, 306-4]
BNI menyerahkan pengelolaan limbah kepada Building Management dan
pihak ketiga, termasuk pengelolaan limbah kertas yang didaur ulang. Secara
berkala, pihak ketiga menyampaikan laporan kepada BNI terkait volume
                                                                                                                   Limbah yang dihasilkan dan
limbah yang dihasilkan oleh gedung operasional. Limbah yang dihasilkan dari
                                                                                                                   Pengelolaannya [306-3, 306-4, 306-5]
kegiatan operasional Bank meliputi limbah kertas, sampah organik dari sisa                                         Daur Ulang Kertas (Ton)
makanan, dan plastik. Ke depannya, BNI berencana untuk mengungkapkan                                               Kantor Pusat
klasifikasi limbah menjadi 5 jenis, yaitu organik, kaca, kertas, residu, dan B3.
BNI secara proaktif terlibat dalam upaya ramah lingkungan untuk mengurangi
                                                                                                                     2023               2022               2021
limbah di lingkungan kerja, dengan dukungan dari seluruh unit kerja. Beberapa
upaya pengurangan limbah yang dilakukan meliputi:
•     Mengurangi penggunaan plastik.                                                                                60,5              191,6               14,6
•     Menggunakan tumbler pribadi selama rapat dan menyediakan air minum
      isi ulang dalam pelaksanaan rapat.
Page 66
                 Laporan Keberlanjutan 2023
64               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Pengelolaan Air [303-1, 303-2, 303-3, 303-4]
BNI menggunakan air untuk kegiatan domestik,                                         BNI juga aktif berusaha meminimalkan konsumsi air
seperti untuk mencuci tangan, kebutuhan taman, dan                                   melalui berbagai inisiatif, termasuk penerapan teknologi
penggunaan toilet, yang berasal dari Perusahaan Daerah                               pengelolaan air di Gedung Plaza BNI dan Gedung
Air Minum (PDAM) dan air tanah sesuai dengan lokasi                                  Menara BNI, kampanye hemat air, praktik-praktik
perusahaan yang berada di area perkantoran, sehingga                                 penggunaan air yang bijak, pelaporan kebocoran keran,
BNI tidak melakukan pengambilan air dan tidak ada                                    dan pemanfaatan air limbah yang telah diolah untuk
interaksi secara langsung dengan sumber mata air.                                    menyiram tanaman. Pada Laporan Keberlanjutan 2023
Di samping itu, BNI pun tidak melakukan perhitungan                                  ini, pengungkapan data penggunaan air tidak hanya
baku mutu untuk menilai kualitas efluen yang dibuang                                 dari kantor pusat, namun juga dari seluruh cabang BNI.
mengingat kegiatan operasional BNI tidak menimbulkan                                 Selama tahun 2023, BNI mencatat volume penggunaan
efluen yang berbahaya bagi lingkungan. Pengelolaan                                   air sebanyak 1.758.134 m3/tahun.
air dilakukan dengan mempertimbangkan penggunaan
kembali air bekas, yang diintegrasikan dengan sistem
manajemen gedung.



                                        Volume penggunaan air (m3/tahun)                          Total volume penggunaan air
                                        Kantor pusat                                              (m3/tahun)

                                             2023            2022            2021                      2023             2022            2021

                                           272.165         305.852         185.115                   1.758.134       1.636.874        185.115

                                        Volume penggunaan air (m3/tahun)                          Intensitas penggunaan air rata-rata
         Penggunaan Air                 Kantor wilayah dan cabang                                 tahunan (m3/pegawai/tahun)
                   [303-5]
                                             2023            2022            2021                      2023             2022            2021

                                          1.485.969       1.331.022           N/A                       63,8            60,3             52,9

       Keterangan:
       • Perhitungan konsumsi air dihitung dengan menggunakan data PDAM dalam m3
       • Cakupan perhitungan untuk tahun 2023 dan 2022 adalah kantor pusat serta kantor wilayah dan cabang, sedangkan tahun 2021 hanya mencakup kantor pusat




Pelestarian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati
Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, ataupun yang dikelola BNI tidak ada yang
berdekatan dengan kawasan lindung dan/atau kawasan dengan nilai keanekaragaman
hayati yang tinggi di luar kawasan lindung. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
kegiatan operasional BNI tidak berdampak signifikan secara langsung terhadap
keanekaragaman hayati. Meski demikian, kepedulian BNI terhadap peningkatan daya
dukung ekosistem tetap konsisten dilaksanakan melalui berbagai program lingkungan.
[304-1, 304-2]




Program Penghijauan [304-3]
BNI proaktif melakukan berbagai kegiatan penghijauan untuk mendukung pemulihan fungsi alam dan lingkungan.
Program penghijauan BNI dilakukan dengan strategi agroforestry dan melibatkan peran masyarakat. Melalui program
ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas lahan tanah dan kualitas udara, serta mitigasi terhadap pencegahan
bencana seperti longsor dan banjir. BNI proaktif melakukan penanaman pohon, hingga akhir tahun 2023, tercatat ada
88.023 pohon.
Page 67
                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                     65




Program Pengelolaan Sampah
BNI melaksanakan program pengolahan sampah dengan melibatkan masyarakat melalui bank sampah. Bank
memberikan edukasi terkait dampak dari program, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Beberapa kegiatan
yang dijalankan dalam program ini meliputi Program Pos Pandai (Pusat, Olah Sampah, Pilah, Ambil, Nabung, Daur
Ulang, Alat, dan Inovasi), bantuan incinerator, bantuan motor sampah, serta penyediaan tempat sampah kepada
tempat pengolahan sampah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan sekolah. Selain itu, BNI juga turut serta dalam
program pengelolaan sampah pada area Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Nusantara (IKN).


Konservasi Fauna Dilindungi [304-4]
Konservasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)
Berdasarkan Red List Data Book International Union for Conservation of Nature and
Natural Resources (IUCN), Badak Jawa berstatus Critically Endangered atau sangat
terancam punah. Di tahun 2023, BNI mendukung program Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) untuk
melestarikan Badak Jawa di Ujung Kulon, Banten. Pada tahun 2023, berdasarkan
informasi KLHK, jumlah badak di TNUK adalah 81 ekor.


Orang Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus)
Sejak 2016, IUCN menetapkan bahwa Orang Utan (Pongo pygmaeus) Kalimantan berstatus Critically Endangered. Pada
akhir tahun 2023, BNI mendukung kelestarian Orang Utan Kalimantan berupa rehabilitasi dua individu Orang Utan
Kalimantan di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah serta rehabilitasi 4 hektar lahan
kritis di area Samboja Lestari. Area rehabilitasi ini ditanami tanaman endemik Kalimantan, mencakup tanaman buah
(40%) dan tanaman kayu (60%) dengan total 1.600 pohon. Rehabilitasi orang utan ini merupakan kerja sama BNI
bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).



                          Profil dua individu Orang Utan Kalimantan yang direhabilitasi:




     Jessy, orang utan betina yang diserahkan oleh              Moci, orang utan jantan yang diserahkan oleh
     masyarakat Pulang Pisau ke Pusat Rehabilitas               masyarakat Desa Parempei, Kabupaten Gunung
     Nyaru Menteng untuk dirawat dan dididik.                   Mas ke Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng untuk
     Saat ini, Jessy telah berusia 11 tahun dan                 dirawat dan dididik. Saat ini, Moci berusia 9
     sedang mengasah kemampuan bertahan                         tahun dan hidup bersosialisasi di habitat semi
     hidupnya di Pulau Badak Besar.                             liar dengan baik.
Page 68
     Laporan Keberlanjutan 2023
66   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




04
BNI UNTUK
MASYARAKAT
Page 69
                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                 67




Tumbuh Bersama Pelaku UMKM                                           [2-23, 203-2, FS5] [FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.2]



BNI menerapkan manajemen risiko terhadap implementasi Keuangan Berkelanjutan pada sektor UMKM. Untuk
memitigasi risiko tersebut, BNI memiliki strategi, salah satunya bersinergi dengan berbagai kementerian serta
instansi lainnya.



                    Langkah dan Strategi BNI dalam Mendukung UMKM



                              Pendanaan melalui Program Pendanaan              Optimalisasi Bisnis Value Chain Nasabah
                              Usaha Mikro dan Kecil                            Korporasi BNI
                              √ Memberikan pendanaan kepada 5.438              √ Pengembangan solusi keuangan
                                 mitra binaan (pelaku UMKM).                      komprehensif untuk memperluas akses
                              √ Rp152,6 miliar jumlah pendanaan.                  kepada UMKM yang tergabung dalam
                                                                                  value chain nasabah korporasi.




                                                                      Pembiayaan Melalui Lembaga Jasa Keuangan/
                                                                      Badan Usaha lain
                                                                      √ Meningkatkan percepatan proses penyaluran
 Optimalisasi potensi UMKM untuk mendukung peningkatan ekspor            kredit UMKM melalui pola linkage bisnis ke
 melalui BNI Xpora                                                       Badan Perkreditan Rakyat (BPR) & Koperasi.
 √ Memberikan solusi digital yang terintegrasi melalui Platform
    Xpora.bni.co.id.
                                                                       Aplikasi e-Lo BCM dan SmartCA
 √ Melayani UMKM berorientasi ekspor.
                                                                       √ Mempercepat proses kredit bagi UMKM melalui
 √ Menyediakan akses UMKM menembus pasar global.
                                                                          aplikasi digital.
 √ Menyediakan fitur BNI Trade Online (BTO).
                                                                       √ Pembiayaan kredit kepada UMKM menggunakan
 √ Memperkuat kerja sama dengan diaspora, kedutaan besar RI,
                                                                          aplikasi e-Lo BCM dan SmartCA.
    hingga pelaku pasar global. Hingga akhir tahun 2023, BNI
    menyalurkan USD3.681.000 di berbagai sektor.




    BNI Wirausaha (BWU)
    √ Selama 2023 pembiayaan BNI Wirausaha sebesar Rp2,6 triliun kepada 3.717 UMKM.
    √ Strategi 2023:
       • Meningkatkan kualitas kredit melalui end-to-end proses, pengembangan modul monitoring portofolio dan reviu
         kebijakan.
       • Meningkatkan pembiayaan kepada mitra value chain.
       • Meningkatkan digital capability hingga integrasi API yang berkoordinasi dengan otoritas kebijakan.
       • Meningkatkan FBI dan CASA.
       • Optimalisasi jaringan dan bisnis internasional.




Aplikasi BNI Mobile Innovation for MSME Ecosystem (MOVE)          Sinergi dengan Kementerian/Lembaga Instansi Terkait
√ Aplikasi yang digunakan oleh petugas kredit untuk               √ Pelaksanaan literasi keuangan dan pembinaan usaha.
   melakukan proses kredit KUR dan BWU end-to-end secara          √ Kerja sama dengan mitra dan BUMN lain.
   digital dan terintegrasi.                                      √ Realisasi dana untuk kegiatan sinergi dengan kementerian/
√ Platform mobile yang mengintegrasikan seluruh proses               lembaga instansi mencapai Rp258.927 miliar.
   kredit digital.                                                √ Jumlah debitur yang dilibatkan dalam sinergi dengan
                                                                     Kementerian/Lembaga instansi terkait sebanyak 1.921.
Page 70
            Laporan Keberlanjutan 2023
68          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                 Hingga tahun 2023, pembiayaan inklusif UMKM sebesar
                 Rp190,8 triliun, dengan pemenuhan Rasio Pembiayaan Inklusif
                 Makroprudensial (RPIM) sebesar 27,8%.


Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (Rp triliun)
                                                      Uraian                                                  2023           2022

 Pembiayaan secara langsung dan rantai pasok                                                                     171,5        169,0

 Pemberian pembiayaan melalui lembaga jasa keuangan, badan layanan umum, dan/atau badan usaha                      14,6         7,5

 Pembelian surat berharga pembiayaan inklusif (SBPI)                                                                4,8         3,5

 Total pembiayaan inklusif                                                                                       190,9        180,0

 Sertifikat Deposito Pembiayaan Inklusif (SDPI) yang diterbitkan oleh Bank (offset RPIM individu Bank)                -             -

 SBPI lainnya yang diterbitkan oleh Bank (offset RPIM individu Bank)                                                5,0         5,0

 Total kredit/pembiayaan kepada pihak ketiga Non-Bank                                                            685,8        641,1

 Nilai RPIM                                                                                                     27,8%         28,0%



Kredit Usaha Rakyat (KUR) [FS7]
Pada tahun 2023, BNI menyalurkan KUR sebesar Rp17,8 triliun dan KUR komoditas sebesar Rp3,7 triliun.

Penyaluran KUR Berdasarkan Jenis Usaha [FS7]
                                                                   Kredit Maksimum           Target             Pencapaian dari
             Jenis Usaha                   Jumlah Debitur
                                                                      (Rp Miliar)          (Rp Miliar)         Target Pemerintah

 Supermikro                                                703                       5,5                 10                   54,6%

 Mikro                                                  51.234                   2.193,3             2.300                    95,4%

 Kecil                                                  58.741                  15.595,3           15.650                     99,6%

 PMI                                                       983                      24,7                 40                   61,8%

 Jumlah                                               111.661                17.818,8              18.000                    98,9%


                                                            Journey UMKM BNI
             Fokus BNI dalam journey UMKM BNI adalah orientasi Go Productive, Go Digital, dan Go Global.

                                             Roadmap Pemberdayaan UMKM BNI

                    Fase Inisiasi                              Fase Akselerasi                      Fase Scale-Up
                  (Go Productive)                                (Go Digital)                        (Go Global)



         Peningkatan Kapabilitas UMKM                Digitalisasi Proses Bisnis UMKM       Akses Pasar Ekspor
         Dukungan permodalan dan                     Pengenalan teknologi dalam            Mendukung UMKM potensial
         pendampingan UMKM sesuai                    proses bisnis UMKM untuk              ekspor untuk bisa menjangkau
         hasil mapping kebutuhan untuk               menciptakan UMKM yang                 pasar global, baik dari segi
         peningkatan kapabilitas usaha               digital                               kualitas produk, legalitas/
         dan pengetahuan praktik ramah                                                     sertifikasi, dan layanan produk
         lingkungan sebagai pendorong                Akses Pasar Online                    dan jasa transaksi luar negeri
         graduasi UMKM                               Mengarahkan pemasaran produk
                                                     UMKM berorientasi ekspor melalui
                                                     akses Portal Xpora.bni.co.id
Page 71
                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                          PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                     69




    Go Productive

Program BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI)
Program BUMI merupakan program pemberdayaan UMKM ramah lingkungan yang
menerapkan green business process dan/atau memproduksi green product. Pelaku UMKM
berkesempatan untuk mendapatkan pelatihan dan pelatihan pertama yang telah
                                                                                               2.265 orang
diselenggarakan adalah pelatihan “Level Up! 2023” bersama dengan Rumah BUMN dan
                                                                                               Peserta Pelatihan
Inaproduct.




                                                         BNI Millennial Smartfarming
                                                         BNI Millennial Smartfarming merupakan pemberdayaan
                                                         petani yang menitikberatkan pada digitalisasi untuk
                                                         mendukung      pembiayaan       sektor     pertanian      pada
                                                         pembiayaan ekonomi hijau. Petani millennial menjadi key
                                                         player dalam program ini dengan diberikan pembinaan
                                                         dan   pengembangan       pertanian       yang    menerapkan
                                                         teknologi (IoT) pertanian dari hulu ke hilir.




                                                                              Rp29,4 miliar
                                                                 untuk 646 UMKM Realisasi Pembiayaan




BNI Kampoeng Perikanan

Membentuk Klaster
(SEKTOR HULU):
UMKM Digital: Penyediaan Akses
Layanan Keuangan & Transaksional
Perbankan
√ Kampung Perikanan Budidaya                                                    Pendampingan Usaha
√ Kampung Nelayan Maju                                                          (SEKTOR HILIR)
√ Desa Bahari                                                                   Xpora BNI Ekspor jadi
                                                                                Mudah: Pendampingan Usaha melalui
                                                                                pertemuan langsung maupun online
                                                                                √ Kurasi UMKM potensi Ekspor
Kerja Sama Mitra                                                                √ Coaching Clinic UMKM Sektor
Merchant: BNI X E-Commerce                                                         Perikanan
Kerjasama Pemanfaatan Big Data Mitra                                            √ Pameran & Bazaar
UMKM yang potensial untuk menjadi                                               √ Business Matching produk ekspor
mitra laku pandai BNI (BNI Agen46)



BNI bersinergi dan mendukung Program Prioritas yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, antara
lain Kampung Perikanan Budidaya dan Kampung Nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Page 72
          Laporan Keberlanjutan 2023
 70       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                                             Ekosistem Sektor Perikanan
                                                                                                                            Perluasan Akses Pasar

                                                                                 Perjanjian Kerja Sama Collection
                                                           Pembiayaan
                                                                                 Agent/Offtaker dan Kemitraan
                                                           Modal Kerja           BNI Agen46




                                                                                     Penjualan Hasil Panen                                  Pasar Ekspor


                                                                                     Perjanjian
                                                                                     Kemitraan            Offtaker Lokal (Pengepul/
                           Teknologi Perikanan
                                                                                                          Pedagang Ikan)
  Pemberdayaan                                                                                                                             Offtaker Besar
                                                       Koperasi/Pokdakan
  & Pembinaan
  Kelompok:
  • Good Practices                   Petambak                                  Nelayan
     Budidaya                                                                                     Pengelolaan Aggregator
                                                                                                                                            Pasar Online
                                          Penguatan Kelembagaan Kelompok
     Perikanan
                                                                                                  Penjualan Hasil Panen
  • Mitra Digital
                                                 Distribusi
                                                 Agro input*

                                                                             Pengolahan produk lanjutan

                                                                                                                                      Penjualan Produk Olahan
                                                  Kios Kebutuhan Budidaya/                                            Warehouse
                                                  melaut




        Penyaluran kredit kepada para
        pelaku usaha di sektor kelautan
        dan perikanan di segmen kecil
        sebesar Rp1.208 miliar, kepada
        5.966 debitur.


        KUR                                  KUR
Rp237 M (2.092 Debitur)         Rp392 M (3.413 Debitur)




        Perikanan                         Perikanan
        Tangkap                            Budidaya




      Non KUR                           Non KUR
 Rp373 M (202 Debitur)            Rp198 M (161 Debitur)

Adapun pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada
pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan sebesar
Rp199 miliar untuk 1.155 pelaku usaha.
Page 73
                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                          71




          Go Digital                                                Go Global

BNI Desa Digital Khatulistiwa                               BNI Xpora [203-2]
(BNI Dedikasi)                                              BNI Xpora merupakan One Stop Export Solution yang
BNI Dedikasi merupakan program pendampingan, dan            dikembangkan untuk mendukung UMKM Go Global dan
pemberdayaan potensi perekonomian desa berbasis             menjadi pusat layanan diaspora yang berada di luar
digital    ekosistem   yang   terintegrasi   yang   dapat   negeri. Atas kiprah yang telah dilakukan, selama tahun
mendorong peningkatan inklusi keuangan desa, serta          2023, BNI Xpora berhasil mendapatkan penghargaan
terciptanya kewirausahaan desa di sektor Pariwisata         yaitu   Sustainable    Marketing       Award      2023     untuk
dan sektor unggulan melalui optimalisasi peranan            kategori SME Enhancement of The Year dari Marketing
BUMDES sebagai economic organizer.                          Magazine, Merdeka Award 2023 untuk kategori Program
                                                            Penguatan Ekspor Daerah dari Merdeka.com, The Best
                                                            for Regional SME’s Alpha Southeast Asia Best FI Award
                                                            2023, Indonesia Brand Guardianship Forum 2023 untuk
               Rp9,5 miliar dan 48 UMKM                     kategori The Best Brand Digital Activation - Campaign
            realisasi dan penerima pembiayaan
                                                            Strategy Xpora.



                                                                      Rp33,9 triliun dan 23.421 debitur
PaDi UMKM                                                             realisasi dan penerima pembiayaan
Program PaDi UMKM merupakan platform digital yang
diinisiasi oleh Kementerian BUMN untuk mempertemukan
UMKM       dengan      BUMN    guna     mengoptimalkan,
mempercepat, dan mendorong efisiensi transaksi belanja
                                                            BNI Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK)
                                                            BNI JKK merupakan inisiasi program perhutanan
BUMN pada UMKM. Hingga akhir tahun 2023, sebanyak
                                                            sosial berupa pemberdayaan ekonomi masyarakat.
861 UMKM binaan BNI telah on-boarding ke dalam
                                                            Hingga akhir tahun tahun 2023 terdapat perluasan
platform PaDi UMKM sebagai penjual dan 44 UMKM di
                                                            titik implementasi BNI JKK menjadi Garut (Jawa Barat),
antaranya merupakan debitur BNI.
                                                            Jember (Jawa Timur), Rejang Lebong (Bengkulu),
                                                            Temanggung (Jawa Tengah), dan Humbang Hasundutan
                                                            (Sumatera Utara). BNI Jejak Kopi Khatulistiwa bertujuan
           Rp39,8 miliar dan 9.011 realisasi                untuk meningkatkan inklusi keuangan, menciptakan
                                                            ekosistem ekonomi hijau, memberikan grading kopi di
            pembiayaan dan volume transaksi
                                                            area BNI Jejak Kopi Khatulistiwa, membentuk closed-
                                                            loop financial ecosystem, mempersiapkan petani dan
                                                            ekosistem hilir kopi perhutanan sosial agar siap ekspor
Program Pembiayaan Taksi Alsintan                           dan masuk ke pasar global.
BNI dan Kementerian Pertanian bersinergi dengan
meluncurkan Program Taksi Alsintan di Gresik untuk
mendukung percepatan pertumbuhan modernisasi
                                                                                   Rp4,5 miliar
pertanian dengan menerapkan mekanisme pertanian
                                                                       Realisasi Pembiayaan Tahun 2023
dan pengembangan alat dan mesin pertanian (alsintan).

                                                                                     60 petani
                                                                         Jumlah Penerima Pembiayaan
              Rp22,3 miliar dan 73 debitur
            realisasi dan penerima pembiayaan
Page 74
             Laporan Keberlanjutan 2023
72           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Literasi dan Inklusi Keuangan                                      [FS16][FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4]



Program inklusi keuangan BNI telah membuka akses masyarakat terhadap layanan perbankan, walaupun ada potensi
risiko social engineering yang dapat menyebabkan kerugian finansial dan peningkatan perilaku konsumtif. Untuk
mencegah risiko tersebut, BNI melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan secara konsisten.


Inklusi Keuangan Menjangkau Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)
[FS13][FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4]



BNI Agen46 adalah mitra BNI                     Capaian BNI Agen46
(perorangan atau badan hukum                                                                     2023
yang telah bekerja sama dengan                        Keterangan     Satuan                                           2022       2021
                                                                                        %
BNI) untuk menyediakan layanan                                                                          Pencapaian
                                                                                   Pertumbuhan
perbankan         kepada        masyarakat,
                                                  Jumlah BNI         Agen                     12,6         185.697   164.979     157.632
khususnya         di     daerah      dengan
                                                  Agen46
populasi       rendah       atau     wilayah
                                                  Transaksi           Juta                      2,9           85,5        83,0     146,4
ekonomi         rentan.       Pada    tahun
2023, BNI melakukan kerja sama                    Nominal          Rp triliun                (18,8)           59,9        73,8      92,3

kemitraan, perorangan, serta kerja                CASA             Rp triliun                 34,7             3,7         2,7       3,5
sama dengan 35 mitra super agen                   Operasional
(SA) potensial untuk memperluas                   Rekening BNI       Juta                       0,1           20,0        20,0      19,8
jangkauan layanan perbankan BNI                   Pandai           rekening
melalui agen laku pandai. Selain
itu, BNI juga melakukan perluasan                Tahun 2023, jumlah BNI Agen46 tumbuh 12,6% yang tersebar di 8.771
digitalisasi daerah dan mendukung                kecamatan dan 36.522 kelurahan/desa di seluruh Indonesia. Sebanyak 15.532
program Smart City yang bekerja                  agen atau 8,4% BNI Agen46 berada di wilayah 3T.
sama dengan pemerintah daerah.


Produk Pendukung Inklusi Keuangan
BNI turut serta dalam mendukung program pemerintah kepada masyarakat prasejahtera
                                                                                                                     Rp
dengan membantu menyebarkan kartu bantuan dan menyalurkan dana. Selain itu, BNI
juga mendukung program ini dengan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, di
antaranya Ayo Menabung dengan Sampah, Program Super Bidan, dan Business Matching
Penyandang Disabilitas.


Ayo Menabung dengan Sampah
Hingga akhir tahun 2023, BNI telah melakukan program Bank Goes                             Dari target Rp2.000 juta, dana yang
to School ke 276 sekolah. Selain itu, dalam rangka Satu Rekening                           terhimpun sebesar Rp2.167 juta
Satu Pelajar (KEJAR) dan Hari Indonesia Menabung (HIM) melakukan                           yang terdiri dari Rp2.001 juta SimPel
program Goes to School ke 249 sekolah dengan jumlah peserta                                Bank Sampah dan Rp166 juta BNI
lebih dari 48.000. Melalui kegiatan masif dan intensif tersebut,                           Pandai Bank Sampah
BNI mendapatkan penghargaan dari OJK, berupa Bank Pencapaian
Terbaik dalam Rangka HIM, Bank Digitalisasi KEJAR Terbaik, Satuan                          Realisasi rekening berkaitan dengan
Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik: Kategori Satuan Pendidikan                          program Ayo Menabung dengan
Berbasis Agama: SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro Mitra                                  Sampah sebanyak 320.025 rekening,
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.                                                    yang terdiri dari 318.531 rekening
                                                                                           SimPel Bank Sampah dan 1.494
                                                                                           rekening BNI Pandai Bank Sampah
Program Ayo Menabung dengan Sampah juga memperoleh perhatian
dari salah satu bank digital di Tanzania CRDB Bank PLC.
Page 75
                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                           73




Program Super Bidan                                                           Business Matching Penyandang Disabilitas
BNI bekerja sama dengan Women’s World Banking                                 Pada tahun 2023, BNI mendukung kegiatan Otoritas
membuat konsep solusi perbankan, yaitu Program Super                          Jasa Keuangan (OJK) yaitu business matching UMKM
Bidan untuk memenuhi perencanaan keuangan dalam                               untuk penyandang disabilitas. Pada acara tersebut,
program melahirkan dan pascamelahirkan. Kolaborasi                            BNI memberikan literasi keuangan dan menyalurkan
ini pada tahun 2023 diawali dengan piloting di 4 lokasi,                      fasilitas KUR senilai Rp350 juta. Saat ini BNI sudah
yaitu Palembang, Bandung, Jember, dan Malang dengan                           membiayai      total   15   usaha       yang   dikelola    oleh
total peserta sebanyak 120 bidan.                                             penyandang disabilitas. Atas upaya dan dukungan
                                                                              ini BNI mendapatkan penghargaan dari OJK sebagai
                                                                              Bank Penggerak Keuangan Inklusif Bagi Penyandang
               67 bidan menjadi BNI Agen46
                                                                              Disabilitas.
                   Realisasi Pembiayaan

                        102 rekening
    Realisasi rekening tabungan dari Program Super Bidan




Literasi Keuangan Menjangkau Negeri
Produk Simpanan Pelajar ini juga mendukung kegiatan lain, seperti Bank Goes to School, Ayo Menabung dengan
Sampah, dan program bantuan pemerintah untuk siswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP).



                                2023                                           2022                                    2021*

                    Target                                        Target                                  Target
                    Rp1.800 Miliar Total Dana                     Rp1.500 Miliar Total Dana               Rp1.400 Miliar Total Dana
                    Realisasi                                     Realisasi                               Realisasi
                    9.549.173 Rekening                            10.131.096 Rekening                     10.401.867 Rekening
  Simpanan          Rp1.830,99 Miliar Total Dana                  Rp1.555,65 Miliar Total Dana            Rp1.378,99 Miliar Total Dana
                    Catatan:
   Pelajar
                    *) Penyajian kembali karena penyesuaian pencatatan




                                2023                                           2022                                     2021


                    Target                                        Target                                  Target
                    Rp3.900 Miliar Total Dana                     Rp4.100 Miliar Total Dana               Rp4.200 Miliar Total Dana
                    Realisasi                                     Realisasi                               Realisasi

 TabunganKu         12.889.609 Rekening                           12.862.645 Rekening                     11.761.185 Rekening
                    Rp3.982 Miliar Total Dana                     Rp4.315 Miliar Total Dana               Rp4.278 Miliar Total Dana
Page 76
         Laporan Keberlanjutan 2023
74       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Berbagi Nilai Tambah dengan Masyarakat                                                     [413-1, 413-2]




Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)              Rumah BUMN
BNI mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-1/               Rumah BUMN Kementerian BUMN mendorong secara
MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023. Pada tahun 2023,               penuh bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
BNI mengalokasikan Rp130,0 miliar untuk program TJSL             memainkan peran penting dalam memajukan ekonomi
dengan realisasi Rp129,8 miliar.                                 negara. BNI menjadi bagian pelaksana pengelolaan
                                                                 Rumah BUMN di 28 daerah di seluruh Indonesia dengan
Program TJSL BNI memiliki dampak positif, di antaranya           performa selama tahun 2023 sebagai berikut:
peningkatan kesejahteraan hidup, perubahan perilaku,
dan peningkatan pendapatan. Namun demikian, tidak
                                                                                   01                                02
bisa dipungkiri bahwa program TJSL juga memiliki
dampak negatif, yaitu pembinaan dan bantuan yang
                                                                                                                   Pusat
kurang merata, akses informasi yang terbatas, serta                       Peran Edukasi
                                                                                                               Pengembangan
                                                                         dan Pembinaan
kecemburuan sosial yang berpotensi menimbulkan                                                                 dan Digitalisasi
konflik di antara komunitas.

                                                                       Pembinaan UMKM                               8.201
Program KAWAN [203-1, 203-2]                                             di Rumah BUMN                          Jumlah UMKM
Program KAWAN merupakan program pemberdayaan                                                                      Go Modern
                                                                        Workshop/pelatihan
untuk   meningkatkan       kemampuan          ekonomi   pada
                                                                                                                    6.151
masyarakat pedesaan. Tujuan dari Program KAWAN                         597              19.237
                                                                                                               Jumlah UMKM Go
adalah membuat lokasi program bagus, terkenal                        Aktivitas      Total Peserta
                                                                                                                    Digital
dan memiliki value (support bisnis transaksi BNI dan
                                                                    Kunjungan ke Lokasi UMKM                       18.453
citra positif terhadap pemangku kepentingan). Pada
                                                                                                                Jumlah Produk
tahun 2023, BNI melaksanakan pengembangan, baik                       3.127             3.154                  (termasuk varian
kapabilitas maupun infrastruktur pada 3 lokasi Program               Aktivitas      Total Peserta
                                                                                                                  turunannya)
KAWAN, yaitu di Desa Cuncawulang, Manggarai Barat,
NTT; Desa Wisata Undisan, Bangli, Bali; dan Desa Wisata                                                             1.107
                                                                           Pameran/Event
Ciderum, Bogor, Jawa Barat.                                                                                 Jumlah UMKM Go Online
                                                                        174             3.263                   dilengkapi QRIS
                                                                     Aktivitas      Total Peserta


                                                                              03                                     04

                                                                       Mendorong                             Optimalkan Peran
                                                                      Pertumbuhan                              UMKM dalam
                                                                      Pasar Nasional                           Membangun
                                                                        dan Global                                Negeri


                                                                   Keberadaan Rumah BUMN                  Rumah BUMN memiliki
                                                                    tidak hanya fokus pada            tujuan untuk memaksimalkan
                                                                pengembangan UMKM secara                    peran UMKM dalam
                                                                 lokal, tetapi bertujuan untuk         membangun negeri. Dengan
                                                                   mendorong pertumbuhan                   memberikan dukungan
                                                                pasar Nasional dan Global. Ini         holistik, UMKM daerah dapat
                                                                   menciptakan peluang bagi            menjadi penggerak ekonomi
                                                                   UMKM untuk memperluas                  yang kuat, menyumbang
                                                                 jangkauan dan berkontribusi            pada pembangunan negara
                                                               pada perekonomian secara lebih            secara keseluruhan. Salah
                                                                  luas di antaranya mengikuti         satu UMKM penggerak adalah
                                                                pameran dalam negeri secara             Borneo Queen dari Rumah
                                                               Nasional dan pameran promosi                   BUMN Katingan.
                                                                          di luar negeri.
Page 77
                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                        75




Borneo Queen                                                Operasi Katarak di Indonesia Timur
Borneo Queen adalah salah satu mitra binaan Rumah           BNI mendukung program penanggulangan katarak
BUMN Katingan yang mengolah kekayaan alam sekitar           bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih
menjadi komoditas yang mempunyai nilai ekonomis             (YPP) SCTV Indosiar untuk melakukan operasi katarak
dan nilai jual tinggi melalui pembuatan perhiasan dan       pada empat lokasi di Indonesia Timur (Sumbawa,
pemanfaatan rumput laut. Borneo Queen merupakan             Jayapura, Pulau Buru, dan Toraja Utara) dengan target
bukti nyata UMKM Rumah BUMN yang berhasil                   450 mata. Selama tahun 2023, operasi katarak sudah
memasarkan produknya secara Go Global melalui Xpora         dilakukan untuk 350 mata atau 78% dari target.
BNI.




Realisasi Program TJSL Lainnya Tahun 2023 [203-1, 203-2]




 120                           Rp1,3       miliar           99                                27
 Sarana ibadah dibangun/       Dana disalurkan untuk        Sekolah atau instansi             Panel surya untuk rumah
 direnovasi dari berbagai      penyediaan air bersih dan    pendidikan dilakukan              tangga dan 1 fasilitas
 agama di seluruh wilayah      sanitasi di daerah seluruh   pembangunan infrastruktur         umum di Bengkayang,
 BNI                           Indonesia                    serta penyediaan sarana dan       Kalimantan Barat
                                                            prasarana di wilayah BNI




 476.287                       66                           16                                778
 Paket pangan disalurkan       Mobil ambulans untuk         Titik pembangunan                 Akumulasi penerima
 dalam rangka hari raya        mendukung bidang             Penerangan Jalan Tenaga           beasiswa
 keagamaan, penanggulangan     kesehatan                    Surya
 dampak El Nino, dan bantuan
 lainnya
Page 78
              Laporan Keberlanjutan 2023
76            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Pengukuran Dampak Investasi Sosial (SROI)
BNI telah melakukan pengukuran dampak dari program TJSL, dengan pengukuran social return on investment (SROI)
yang dilakukan oleh pihak independen menggunakan standar global untuk 3 program TJSL, yaitu:

        01                                                    02                                                      03

        Kampoeng BNI Batik Tulis                               Rehabilitasi Lahan Kritis di                                 Program BNI Berbagi
                      Lasem                                           Desa Tajurhalang                                Pembangunan Sumur Bor di
          Program Kampoeng BNI                              Di 2023, BNI mendukung upaya                                         Gunung Kidul
      Batik Tulis Lasem menaungi                             konservasi lahan kritis seluas                               BNI memberikan bantuan
         pengrajin batik di 2 desa,                         15 ha di kawasan hulu Gunung                                  pengeboran sumur di dua
          yaitu Desa Babagan dan                               Salak Blok Malingpinghaur                                  tempat yaitu Padukuhan
       Desa Karasgede Kecamatan                               dan Pilar, Desa Tajur Halang,                               Ngalangombo Kalurahan
     Lasem Kota Rembang. Dengan                             Kecamatan Cijeruk, Kabupaten                          Dadapayu Kapanewon Semanu
        akumulasi 12 tahun, hasil                          Bogor dengan menanam 10.000                                dan Padukuhan Kedungdowo
     pengukuran SROI adalah 10,3.                               pohon. Hasil pengukuran                               Kalurahan Jatiayu Kapanewon
                                                              dampak program, didapatkan                          Karang Mojo. Hasil pengukuran
                                                                         nilai SROI 2,3.                                       SROI adalah 3,5.




Mekanisme Penanganan Pengaduan Masyarakat [411-1]
Selama tahun 2023, BNI tidak menerima pengaduan atau insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat
adat di sekitar wilayah operasinya. Pada periode yang sama, BNI juga tidak menerima pengaduan signifikan dari
masyarakat.




Pelibatan Pihak Lokal dalam Rantai Pasok                                                                              [2-6, 204-1]



Dalam rantai pasok, BNI memprioritaskan mitra dan pemasok lokal, yaitu perusahaan yang secara kepemilikan
seluruhnya dari dalam negeri. BNI melakukan penilaian dan evaluasi kinerja untuk memastikan rantai pasok yang
sehat dan mitra kerja yang tepat. Setiap tahun BNI juga melakukan vendor gathering yang memberikan sosialisasi
terkait sistem manajemen anti penyuapan (SMAP) dan penggunaan produk dalam negeri.


Pengadaan Barang dan Jasa
                                                  2023                                          2022                                       2021

     Jenis Pemasok/                                          Nilai                                        Nilai                                      Nilai
                                   Jumlah                                        Jumlah                                       Jumlah
       Mitra Kerja                                        Pengadaan                                    Pengadaan                                  Pengadaan
                                Pemasok/Mitra                                 Pemasok/Mitra                                  Pemasok/
                                                            Barang                                       Barang                                     Barang
                                    Kerja                                         Kerja                                      Mitra Kerja
                                                          (Rp Triliun)                                 (Rp Triliun)                               (Rp Triliun)

  Lokal                                       473                    7,10                    331                 4,4                  477                   3,3

  Luar Negeri                                    8                       -                    44                      -

  Jumlah                                      481                     7,0                   375                  4,4                 477                    3,3

Keterangan:
• Lokal adalah perusahaan yang secara kepemilikan seluruhnya dari dalam negeri
• Luar Negeri adalah perusahaan yang secara kepemilikan sebagian atau seluruhnya dari luar negeri.
Page 79
                      Laporan Keberlanjutan 2023
            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                     77




05
BNI UNTUK
PEGAWAI
Page 80
           Laporan Keberlanjutan 2023
78         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                BNI meyakini bahwa memaksimalkan produktivitas pegawai dapat
                mendorong kinerja perusahaan yang unggul. Untuk mencapai tujuan
                tersebut, BNI bertekad untuk menciptakan lingkungan kerja yang
                inklusif dan adil melalui penerapan kebijakan Sumber Daya Manusia
                (SDM) yang memperhatikan keberagaman serta pengembangan
                kompetensi pegawai. Dengan demikian, setiap pegawai dapat merespons
                kebutuhan yang disampaikan oleh para pemangku kepentingan.



Pegawai BNI                   [2-7, 2-8, 406-1]



Keberlanjutan bisnis perusahaan tidak akan terwujud                                BNI    berupaya        untuk      menjaga       inklusivitas    dan
tanpa adanya dukungan dari seluruh pegawai. Jumlah                                 keberagaman           pegawai,    hal   ini     tercermin      pada
pegawai BNI pada tahun laporan berjumlah 27.570                                    komposisi pegawai BNI yang berasal dari berbagai
orang atau naik sebesar 1,5% dari tahun sebelumnya,                                tingkat pendidikan, golongan usia, pengalaman kerja,
yaitu 27.170 orang. BNI menjunjung tinggi asas                                     jenis kelamin, ras, suku, dan agama. Di akhir tahun
kesetaraan     dan     menentang            adanya            diskriminasi         2023, jumlah pegawai laki-laki dan perempuan cukup
pada setiap aspek fungsi pengelolaan end-to-end                                    berimbang dengan jumlah 13.192 pegawai laki-laki dan
BNI human capital framework, baik dari awal masuk                                  14.378 pegawai perempuan. Hal tersebut menandakan
(proses rekrutmen), pada saat menjadi pegawai (aspek                               bahwa BNI memberikan kesempatan yang sama pada
pengembangan karier, remunerasi, dan aspek lainnya),                               pekerja laki-laki dan perempuan. Seluruh pegawai BNI
sampai dengan pegawai keluar dari perusahaan.                                      merupakan pegawai full time (BNI tidak mempekerjakan
Seluruh laporan pelanggaran melalui Whistleblowing                                 pegawai paruh waktu) dan tidak memiliki pegawai yang
System (WBS) akan ditindaklanjuti, sebagai salah                                   bukan karyawan (contoh: pekerja musiman), untuk itu
satu upaya untuk memastikan bahwa tidak terdapat                                   kami tidak melaporkan hal tersebut. Berikut ini data
diskriminasi, intimidasi, maupun violence pada aspek                               terkait pegawai BNI:
sosial dalam menjalin hubungan antar pegawai pada
periode pelaporan.



Profil BNI Hi-Movers

Komposisi Pegawai Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian dan Jenis Kelamin [2-7, 2-8]
                                                               2023                               2022                              2021
         Kontrak Kepegawaian
                                                  Laki-laki       Perempuan          Laki-laki       Perempuan         Laki-laki        Perempuan

 Tetap                                               12.150            13.310            12.203             13.131         12.211              12.960

 Kontrak                                                647                  728           606                761                581              942

 Trainee                                                395                  340           222                247                261              222

 Jumlah berdasarkan jenis kelamin                   13.192             14.378            13.031            14.139          13.053            14.124

 Jumlah keseluruhan                                           27.570                             27.170                            27.177
Page 81
                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                 79




Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin [2-7]
                                                 2023                          2022                              2021
          Wilayah Operasional
                                     Laki-laki       Perempuan     Laki-laki       Perempuan        Laki-laki       Perempuan

 Kantor Pusat                            5.664             4.798       3.058              2.447          2.754               2.252

 Kantor Wilayah 01                         394              473          546                587            573                597

 Kantor Wilayah 02                         518              604          721               731             749                744

 Kantor Wilayah 03                         555              637          726               805             714                780

 Kantor Wilayah 04                         623              657          816               798             851                812

 Kantor Wilayah 05                         400              472          519               570             516                571

 Kantor Wilayah 06                         533              817          744             1.051             786               1.082

 Kantor Wilayah 07                         455              539          644               689             663                701

 Kantor Wilayah 08                         520              593          677                707            707                704

 Kantor Wilayah 09                         578              632          777               811             799                843

 Kantor Wilayah 10                         298              536          388               624             411                634

 Kantor Wilayah 11                         276              417          372               503             376                505

 Kantor Wilayah 12                         351              450          501               598             537                621

 Kantor Wilayah 14                         379              707          471               818             496                829

 Kantor Wilayah 15                         417              631          559               752             588                791

 Kantor Wilayah 16                         187              212          228               234             239                240

 Kantor Wilayah 17                         491              609          617               726             618                741

 Kantor Wilayah 18                         533              585          646               681             652                671

 Kantor Cabang Luar Negeri                  20                9           21                  7             24                  6

 Jumlah berdasarkan jenis kelamin       13.192            14.378     13.031             14.139         13.053               14.124

 Jumlah keseluruhan                              27.570                        27.170                           27.177



Komposisi Pegawai Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [2-7, 405-1]
                                                 2023                          2022                              2021
            Kelompok Usia
                                     Laki-laki       Perempuan     Laki-laki       Perempuan        Laki-laki       Perempuan

 > 50 Tahun                              1.359             1.035       1.601             1.032           1.531                877

 > 45-50 Tahun                           1.625             1.222       1.285              1.037          1.277               1.084

 > 40-45 Tahun                           1.543             1.550       1.965             1.838           2.203               1.955

 > 35-40 Tahun                           2.103             2.181       1.603             1.550           1.186               1.090

 > 30-35 Tahun                           3.064             3.834       3.210             4.075           3.334               4.270

 > 25-30 Tahun                           2.719             3.462       2.724              3.597          2.734               3.671

 ≤ 25 Tahun                                779             1.094         643             1.010             788               1.177

 Jumlah                                          27.570                        27.170                           27.177
Page 82
              Laporan Keberlanjutan 2023
80            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Komposisi Pegawai Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin [2-7, 405-1]
                                                                2023                                    2022                                    2021
             Jenjang Jabatan
                                                 Laki-Laki            Perempuan            Laki-Laki          Perempuan          Laki-Laki             Perempuan

  ≥ Senior Vice President*                                 83                   28                 68                  25                  65                 25

  ≥ Vice President                                       156                    49               181                   50                 168                 47

  Assistant Vice President                               846                   407               901                  413                 878                395

  Manager                                              2.027                 1.491             2.016                 1.420              1.962               1.347

  Assistant Manager                                    5.691                 5.860             5.380                 5.640              5.270               5.521

  ≤ Assistant**                                        4.389                 6.543             4.485                 6.591              4.710               6.789

  Jumlah                                                      27.570                                    27.170                               27.177

Keterangan: Proporsi manajer senior yang dipekerjaan merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). [202-2]
*) Terdiri atas: Senior Vice President, Executive Vice President, dan Senior Executive Vice President
**) Terdiri atas: Assistant dan Pegawai Dasar


Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin [2-7]
                                                                   2023                                       2022                               2021
             Tingkat Pendidikan
                                                      Laki-laki          Perempuan            Laki-laki          Perempuan          Laki-laki          Perempuan

  Strata 3                                                        9                    4                  7                  4               6                 4

  Strata 2                                                  1.625                1.219              1.627              1.151            1.598               1.104

  Strata 1                                                10.515                11.731            10.355              11.511          10.384               11.674

  Akademi                                                     724                1.421                  679            1.467              635               1.335

  SD-SMA                                                      319                      3                363                  6            430                   7

  Jumlah                                                          27.570                                  27.170                                27.177


Perekrutan, Tingkat Retensi dan Turnover [401-1]
BNI melakukan pengelolaan human capital dengan                                          dari masing-masing program rekrutmen dapat dilihat pada
menerapkan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia                                    Laporan Tahunan 2023. Dalam proses rekrutmen tersebut,
secara menyeluruh dan terintegrasi, dari tahap rekrutmen                                BNI menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dengan
hingga pegawai meninggalkan perusahaan. Melalui                                         menjaga keberagaman pegawai dan membuka kesempatan
proses ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan                                    bagi kandidat pegawai dari berbagai latar belakang dan
mempertahankan              pegawai.         Perusahaan           melakukan             tanpa ada perbedaan untuk menjadi bagian dari BNI.
rekrutmen sesuai dengan posisi yang tersedia dan
                                                                                                           Perputaran Pegawai BNI (%)
kesesuaian pegawai dengan nilai budaya BNI. Pada tahap
rekrutmen, BNI memiliki beberapa program yang bertujuan
untuk memastikan ketersediaan talenta sesuai dengan                                                       2023               2022            2021
kebutuhan bisnis bank dan kebutuhan leaders di masa yang
akan datang, seperti program Early Recruitment Program                                                    1,2                1,5             1,6
(ERP) yakni rekrutmen khusus melalui pemberian beasiswa
kepada mahasiswa berprestasi dari Perguruan Tinggi                                      BNI menggunakan tingkat turnover pegawai sebagai salah
unggulan untuk menjadi calon pegawai BNI, Assistant                                     satu parameter untuk mengukur retention pegawai. Per
Development Program (ADP) dan Officer Development                                       31 Desember 2023, BNI mencatatkan tingkat turnover
Program (ODP). Officer Development Program (ODP) dapat                                  sebesar 1,2% yang menurun dari tahun lalu sebesar
dilakukan untuk mencari kandidat eksternal maupun                                       1,5%. BNI melihat penurunan tersebut sebagai capaian/
internal di mana program ODP Internal merupakan                                         peluang dalam penerapan employee value proposition, yaitu
program pelatihan pegawai internal untuk dipromosikan ke                                bersama-sama menciptakan tempat terbaik dalam hal
jenjang lebih tinggi. Di samping itu, BNI juga berkontribusi                            belajar, bertumbuh, dan berkontribusi kepada Indonesia
dalam program Perekrutan Bersama BUMN (PBB) yang                                        (Learn, Grow, and Contribute to Indonesia).
diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.                            Penjelasan
Page 83
                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                   81




Komposisi Pegawai Baru Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [401-1]
                                                2023                              2022                              2021
            Kelompok Usia
                                    Laki-laki         Perempuan   Laki-laki          Perempuan        Laki-laki        Perempuan

 < 30 Tahun                               764               790         494                  579             539              618

 30-50 Tahun                               78                33          45                    18             18               17

 > 50 Tahun                                13                 7           8                     2               2              2

 Jumlah                                         1.685                         1.146                               1.196


Komposisi Pegawai Baru Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin [401-1]
                                                2023                              2022                              2021
          Wilayah Operasional
                                    Laki-laki         Perempuan   Laki-laki          Perempuan        Laki-laki        Perempuan

 Kantor Pusat                             657               477         346                  254             260              232

 Kantor Wilayah 01                         11                21           5                    14             19                9

 Kantor Wilayah 02                         19                25           6                    16             14               15

 Kantor Wilayah 03                              5             6          53                    52             54               59

 Kantor Wilayah 04                         15                30           8                    20             16               11

 Kantor Wilayah 05                         11                26          20                    19             31               44

 Kantor Wilayah 06                         22                31          12                    27             21               31

 Kantor Wilayah 07                         11                23          11                    23             20               28

 Kantor Wilayah 08                         10                20           2                    19               8               1

 Kantor Wilayah 09                              3             5               7                 5             13               23

 Kantor Wilayah 10                         10                21           6                    26               5               9

 Kantor Wilayah 11                              4            16           9                    15               4               6

 Kantor Wilayah 12                         10                21           2                    20             24               34

 Kantor Wilayah 14                         11                21           3                    23               9              27

 Kantor Wilayah 15                         13                34           5                    21             21               39

 Kantor Wilayah 16                         11                10          12                     8               7               9

 Kantor Wilayah 17                         18                19          24                    12             24               46

 Kantor Wilayah 18                         14                24          16                    25               9              14

 Kantor Cabang Luar Negeri                      0             0           0                     0               0               0

 Jumlah                                         1.685                         1.146                               1.196


Komposisi Pegawai Keluar Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin [401-1]
                                                2023                              2022                              2021
            Kelompok Usia
                                    Laki-laki         Perempuan   Laki-laki          Perempuan        Laki-laki        Perempuan

 < 30 Tahun                                35               100          51                  102              53              106

 30-50 Tahun                               74               114          97                  146              97              170

 > 50 Tahun                                     6             3          12                    11               6               4

 Jumlah                                             332                           419                               436
Page 84
           Laporan Keberlanjutan 2023
82         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Komposisi Pegawai Keluar Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin [401-1]
                                                         2023                              2022                       2021
          Wilayah Operasional
                                             Laki-laki         Perempuan   Laki-laki          Perempuan   Laki-laki      Perempuan

 Kantor Pusat                                        37               49          34                 44          37             31

 Kantor Wilayah 01                                       5             6           5                 11           4             13

 Kantor Wilayah 02                                       0             9          10                 10           9             16

 Kantor Wilayah 03                                       5             6               7             14           9             19

 Kantor Wilayah 04                                       7            16          16                 13           8             21

 Kantor Wilayah 05                                       4            16           5                 13           9             12

 Kantor Wilayah 06                                  11                14          16                 31          10             31

 Kantor Wilayah 07                                       6             5          10                  7           6             14

 Kantor Wilayah 08                                       4             7           2                  7           0             11

 Kantor Wilayah 09                                       9            20          10                 25          15             24

 Kantor Wilayah 10                                       2            10          10                 10           8              8

 Kantor Wilayah 11                                       2             4           4                  6           8              9

 Kantor Wilayah 12                                       6             8           2                 12           1             17

 Kantor Wilayah 14                                       4            11           4                 13           8             14

 Kantor Wilayah 15                                       5             8           1                 14           6             11

 Kantor Wilayah 16                                       3             9           3                  5           5              4

 Kantor Wilayah 17                                       1             4           8                 11           3             15

 Kantor Wilayah 18                                       3            15          13                 13          10             10

 Kantor Cabang Luar Negeri                               1             0           0                  0           0              0

 Jumlah                                                      332                           419                        436
Page 85
                                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                 83




Praktik Kepegawaian yang Setara                                        [408-1, 409-1]


Seluruh pegawai BNI menyetujui dan menerapkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dalam menjalankan kegiatan
operasional bank. Selaras dengan peraturan yang berlaku, PKB memuat peraturan waktu kerja dan istirahat pada
Bab VI Pasal 20 yang menandai tidak adanya praktik kerja paksa di BNI. PKB pun mengatur waktu lembur sebagai
kesepakatan antara pegawai dan pimpinan perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tidak dapat ditunda.
Di samping itu, BNI memastikan bahwa seluruh pegawai telah memenuhi usia minimal bekerja sehingga tidak ada
praktik pekerja anak.


Menghormati HAM dan Keberagaman
Komitmen BNI dalam menciptakan lingkungan kerja                  terkait kebijakan berperilaku saling menghargai di
yang saling menghormati, bebas dari diskriminasi,                tempat kerja atau Respectful Workplace Policy (RWP),
pengucilan atau pembatasan, pelecehan, perundungan,              BNI menerapkan Kebijakan Umum Human Capital
dan berbagai bentuk kekerasan lainnya, tercermin                 dan implementasi ketentuan sanksi administratif bagi
dari    pelaksanaan       kebijakan-kebijakan         terkait    pegawai yang melakukan pelanggaran RWP seperti
ketenagakerjaan. Direksi, terutama Direktur Human                pelecehan dan kekerasan.
Capital and Compliance mensupervisi pelaksanaan
kebijakan tersebut.                                              BNI juga memberikan kepedulian secara khusus kepada
                                                                 penyandang disabilitas serta mengutamakan kesetaraan
Kebijakan   tersebut    telah   memuat      prinsip-prinsip      gender, baik di lingkungan BNI, anak perusahaan, dan
HAM yang selaras dengan prinsip dari International               perusahaan afiliasi terkonsolidasi. Dengan semangat
Labour Organization (ILO), United Nations Global                 untuk mewujudkan lingkungan kerja terbaik bagi
Compact (UNGC), undang-undang ketenagakerjaan, dan               pegawai untuk bekerja tersebut, pada tahun 2023, BNI
peraturan HAM yang berlaku. Sesuai dengan arahan                 dianugerahi penghargaan Best Companies to Work for
Kementerian BUMN dalam SE No. SE-3. MBU.04/2022                  Asia 2023 oleh HR Asia.



                                            BNI mengedepankan prinsip keragaman, kesetaraan kesempatan
                                  01        bekerja, dan menjunjung tinggi prinsip nondiskriminasi.


                                                 Memberdayakan 32 orang pegawai yang memiliki keterbatasan fisik
                                       02        (Difabel).

                                                      Memberikan kesempatan untuk berserikat dan berkumpul melalui
                                            03        Serikat Pekerja. Menerima masukan dari pegawai melalui Info HC dan/
                                                      atau perantara dari Serikat Pekerja.

                                                           Memberikan kesempatan untuk menjalankan kewajiban beragama, di
                                                 04        mana di setiap kantor BNI disediakan tempat untuk beribadah.
       Penerapan Prinsip
       HAM dalam                                      Memberikan remunerasi di atas Upah Minimum Provinsi/Upah Minimum
                                            05        Kota/Kabupaten (UMP/UMK) dan dalam menentukan gaji pokok tidak
       Manajemen SDM
                                                      ada membedakan gender. [202-1, 405-1]

                                                 Memberikan hak cuti bagi seluruh pegawai, termasuk cuti tiga bulan
                                       06        kalender melahirkan bagi perempuan, dan tidak ada hak normatif
                                                 lainnya yang dikurangi saat kembali bekerja. [401-3]

                                            Memberikan hak untuk tidak masuk kerja dengan tetap menerima upah/
                                  07        gaji tanpa mengurangi hak cuti sesuai hak izin tidak masuk kerja yang
                                            diamanatkan oleh perundangan dengan mengajukan surat permohonan
                                            secara tertulis kepada atasan langsung dengan bukti yang sah.
Page 86
          Laporan Keberlanjutan 2023
84        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Kesempatan Karier bagi Pegawai Disabilitas
BNI memberikan kesempatan yang setara kepada penyandang disabilitas
untuk menjadi bagian dari BNI. BNI mempertimbangkan tingkat keahlian                             Pegawai Disabilitas
                                                                                           Jumlah pegawai disabilitas (orang)
dan keterampilan masing-masing dalam menentukan posisi dan jenis
pekerjaan yang sesuai. BNI pun menunjang kenyamanan lingkungan kerja
bagi setiap pegawai disabilitas dengan menyediakan sarana dan prasarana
                                                                                          2023           2022           2021
yang mendukung produktivitas pegawai disabilitas, seperti adanya lift,
parkir dan toilet difabel, akses ramp, kursi roda, alat bantu jalan tongkat,
dan lain sebagainya. Pada tahun 2023, pegawai disabilitas yang dimiliki                    32             33             31
BNI sebanyak 32 orang. BNI mendukung program pemerintah untuk
mempekerjakan pegawai disabilitas, sesuai dengan komitmen BNI dalam
penerapan Respectful Work Place (RWP).


                                      Testimoni Karyawan Tetap Penyandang Disabilitas


                                Muhammad Ariga
                                Human Capital Business Partner Staff
                                Saya merasa bekerja di BNI sangat menyenangkan dan saya mendapatkan fasilitas yang menunjang
                                untuk bekerja, antara lain kemudahan akses untuk ke kantor mengingat saya memiliki keterbatasan
                                pada daksa. Saat ini, saya bersyukur dan senang telah diangkat menjadi pegawai tetap BNI dan
                                mempunyai kesempatan untuk berkembang dan berkarier.



                                Gustian Hafidh Mahendra
                                Administration Staff, Retail Collection & Recovery Division
                                Dalam proses rekrutmen di BNI yang telah saya lalui, tim pewawancara memfasilitasi saya pada saat
                                rekrutmen mengingat kondisi saya disabilitas tuli sehingga saya membutuhkan penerjemah juru
                                bahasa isyarat agar dapat efektif dan efisien dalam komunikasi antar calon kandidat dan perekrut.
                                Saya merasa senang bekerja di BNI, bisa berkenalan, bekerja sama, menambah relasi dan menambah
                                ilmu pengetahuan tentang administrasi.




Meningkatkan Peran Perempuan di Level Manajerial
BNI terus berupaya memprioritaskan kesetaraan dan keadilan dalam                            Perempuan yang menduduki
memberdayakan SDM dan membangun lingkungan kerja yang inklusif.                           posisi manajer ke atas (%) [405-1]
BNI mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di
lingkungan kerjanya. Selain itu, BNI juga menerapkan kebijakan equitable
bagi pegawai perempuan, seperti cuti haid, day care, maternity leave,                     2023           2022           2021

employee assistance program (EAP), nursery room di setiap fasilitas gedung
BNI, dan flexible working arrangement.                                                   30,9           29,8           29,6

BNI pun memiliki dan memberlakukan kebijakan Accelerated Career Track sebagai upaya dalam mendorong progresi
karier talent perempuan dan meningkatkan keterwakilannya di level pimpinan (Assistant Vice President ke atas).
Melalui kebijakan tersebut, BNI membuktikan dapat meningkatkan proporsi talent perempuan di level pimpinan
selama 3 tahun terakhir.
Page 87
                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                             85




Serikat Pekerja dan Perjanjian Kerja                          Pengembangan Kompetensi
Bersama (PKB) [2-30, 407-1]
BNI memberikan kebebasan bagi pegawai untuk
                                                              Pegawai           [404-2]


berserikat dan berkumpul melalui Serikat Pekerja.
Serikat Pekerja pun membuka Forum Kemitraan sebagai           Kebijakan Pengembangan
sarana komunikasi untuk menjaga hubungan antar                Kompetensi
pegawai maupun pegawai dengan manajemen.                      Dalam meningkatkan kompetensi dan kapabilitas
                                                              pegawai, BNI secara rutin menyelenggarakan program
Serikat Pekerja bersama manajemen BNI menyusun PKB            pelatihan dan pengembangan dengan tujuan dapat
sebagai kebijakan terkait manajemen ketenagakerjaan           mendorong peningkatan daya saing di masa depan. BNI
yang memprioritaskan HAM. PKB yang berlaku saat ini           menunjuk BNI University sebagai pengemban mandat
yaitu PKB periode 2022-2024 yang mengatur hak dan             untuk mengembangkan kompetensi pegawai, merancang
kewajiban bagi seluruh (100%) pegawai, baik pegawai           strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan BNI,
tetap maupun tidak tetap, PKB dievaluasi dan diperbarui       dan merancang berbagai program pelatihan, termasuk
secara rutin.                                                 program pelatihan dan pengembangan kompetensi
                                                              terkait Keuangan Berkelanjutan.
Mekanisme Penyampaian Keluhan
Pegawai                                                       Kebijakan pengembangan kompetensi mengacu pada
BNI menyediakan akses bagi para pegawai untuk                 POJK No. 24 tahun 2022 tentang Pengembangan
menyampaikan berbagai keluhan yang dapat mengurangi           Kualitas    Sumber      Daya     Manusia       Bank        Umum.
keamanan dan kenyamanannya selama bekerja. Melalui            Sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kerja Bersama,
Mekanisme Keluh Kesah, pegawai dapat mengungkapkan            setiap pegawai, yaitu pegawai tetap dan kontrak,
keluh kesahnya terkait hubungan kerja, syarat-syarat, dan     berhak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan
ketenagakerjaan, secara langsung dengan atasan langsung       pelatihan dan pengembangan kompetensi. Selain itu,
pegawai. Penyampaian keluh kesah ini dilakukan secara         BNI juga memberikan kesempatan bagi pemagang untuk
musyawarah dan jika dibutuhkan, pegawai dapat meminta         dapat memperdalam pengetahuan dan keterampilan
kepada pengurus Serikat Pekerja untuk membantu                dalam bidang pekerjaan tertentu.
membicarakan keluhannya dengan pimpinan perusahaan
secara berjenjang.                                            Pengembangan kompetensi dan kapabilitas pegawai
                                                              secara besaran dilakukan melalui dua pendekatan,
Selain itu, pegawai juga dapat menyampaikan keluhan           yaitu:
ataupun masukan mengenai kebijakan/ketentuan yang             1. Pengembangan Kapabilitas Berjenjang
diterbitkan oleh Divisi yang membidangi Human Capital             Pengembangan sesuai kebutuhan jenjang pegawai
melalui Info HC di call center info (021-29946088) dan            dan program pengembangan ini bersifat lintas
email infohct@bni.co.id. Info HC dikelola oleh dedicated          fungsi, seperti Leadership Program, Risk Management,
tim khusus yang akan menanggapi pertanyaan/keluhan                Human Capital Program, dan Digital Program.
pegawai    ataupun   masukan     kebijakan   dan   apabila    2. Pengembangan Kapabilitas Berdasarkan Posisi
diperlukan akan pula berkoordinasi dengan unit terkait            Pengembangan sesuai kebutuhan posisi setiap
untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Selain itu, keluhan       pegawai yang dibedakan atas pengembangan:
pegawai terkait kode etik dapat disampaikan melalui               a. Employee Development, yaitu pengembangan
Whistleblowing System (WBS) yang dikelola oleh pihak                   berdasarkan        kebutuhan         untuk         dapat
ketiga. Identitas dan laporan yang disampaikan pelapor                 menampilkan performance terbaik pegawai.
dijamin kerahasiaannya.                                           b. Talent    Development,        yaitu    pengembangan
                                                                       kapabilitas untuk pegawai berprestasi yang
                                                                       dikategorikan sebagai talent dengan tujuan
                                                                       untuk menempati posisi potensial di BNI.
Page 88
             Laporan Keberlanjutan 2023
86           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Jenis dan Cakupan Program Pengembangan Kompetensi
BNI memiliki beragam jenis dan cakupan program                            of Management, Chicago School of Business, IMD
pengembangan kompetensi sesuai dengan maksud dan                          Business School, University of Virginia Darden
tujuannya.                                                                School of Business dan NUS Business School.
1. Program         pembelajaran           untuk       meningkatkan     3. Program pembelajaran untuk mendukung persiapan
     kapabilitas pegawai guna mendukung bisnis BNI                        pegawai dalam memasuki masa purnabakti
     Program pembelajaran ini terdiri dari 8 bidang                       BNI memberikan program Pra Purna Bakti untuk
     pelatihan dan pengembangan, yaitu Leadership;                        membekali pegawai yang akan pensiun sehingga
     Finance & Human Capital; IT, Digital & Operation;                    memiliki strategi pemberdayaan diri dan kiat-kiat
     Legal, Governance, Audit & Compliance; Network &                     mengatasi perubahan psikologi mental, pola hidup
     Services; Retail Banking; Risk; Wholesale, Treasury                  sehat, perencanaan keuangan di masa pensiun,
     & International Banking. Tujuan masing-masing                        serta peluang membuka usaha.
     bidang pelatihan dan pengembangan tersebut
     terdapat pada Laporan Tahunan 2023, bab Kebijakan                    Berdasarkan PKB yang berlaku, terdapat perubahan
     Pengembangan Kompetensi halaman 148-151.                             ketentuan batas usia pensiun dari 55 tahun menjadi
2. Program          pembelajaran           untuk        mendukung         56 tahun. Pegawai dengan usia 55 tahun atau
     kapabilitas kepemimpinan                                             pegawai yang akan pensiun di tahun 2023 sebelum
     Program perencanaan suksesi yang komprehensif                        adanya perubahan PKB telah dibekali pelatihan Pra
     dan mencakup berbagai tingkat jabatan sehingga                       Purna Bakti pada tahun 2022. Realisasi pelatihan
     memastikan adanya kontinuitas kepemimpinan                           Pra Purna Bakti di tahun 2023 meliputi pelatihan
     yang terampil, kompeten, dan siap menghadapi                         perencanaan keuangan, investasi, dan pola hidup
     tantangan di masa depan. Program kepemimpinan                        sehat.
     diberikan kepada pegawai dari new entry hingga                    4. Program Pendidikan Pascasarjana
     tingkat eksekutif (multilevel jabatan). Informasi                    Dalam mewujudkan Employee Value Preposition
     pembelajaran           untuk    mendukung          kapabilitas       (EVP) sebagai tempat terbaik dalam hal belajar,
     kepemimpinan terdapat pada Laporan Tahunan                           bertumbuh, dan berkontribusi, BNI memberikan
     2023, bagian Pengembangan Kapabilitas Berjenjang.                    kesempatan      pegawai    untuk      mengembangkan
                                                                          diri dengan mengejar pendidikan hingga tingkat
     Sebagai bagian dari pengembangan kapabilitas                         pascasarjana melalui:
     kepemimpinan, melalui Top Executive Development                      a. Self Development Program (SDP), merupakan
     Program,      posisi     eksekutif    memiliki      hak    dan          program penggantian biaya pendidikan yang
     kesempatan        yang     sama      dalam       meningkatkan           diberikan kepada pegawai yang telah berhasil
     kompetensi dan kapabilitas, khususnya dalam                             menyelesaikan pendidikan akademik dalam
     aspek      kepemimpinan.          Oleh       karenanya,    BNI          negeri S1, S2, atau S3 dan memenuhi seluruh
     mengikutsertakan anggota Direksi, anggota Dewan                         persyaratan program SDP. Program studi/jurusan
     Komisaris, dan pegawai satu level di bawah Direksi                      yang dapat dipilih haruslah relevan dengan
     melalui Executive Education, Continual Mandatory                        bisnis BNI, seperti Computer Science, Economics
     Learning Program (CMLP), Roundtable Mentoring, dan                      & Econometrics, Statistic, Mathematics, Accounting
     Top Executive Sharing.                                                  & Finance, Business & Management, and Law.
                                                                          b. Global Postgraduate Program (GPP), merupakan
     Program      Executive      Education      ditujukan      untuk         program      pengembangan       pegawai    berbasis
     meningkatkan           wawasan        mengenai         strategi         global yang diberikan dalam bentuk beasiswa
     kepemimpinan yang terkini di era digital di mana                        S2 (postgraduate) pada universitas terbaik di luar
     program ini bekerja sama dengan beberapa business                       negeri yang masuk ke dalam top 30 universities
     school dan universitas terbaik di luar negeri, seperti                  per subject area berdasarkan QS World University
     Harvard Business School, London Business School,                        Rangkings.     GPP     ditujukan    bagi   pegawai
     Columbia Business School, UNSW Business School,                         berprestasi yang masuk dalam kategori talent dan
     Australian Institute of Management, Kellogg School                      memenuhi seluruh persyaratan program GPP.
Page 89
                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                     87




Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan [2-17, 404-2][FS4]
Keseriusan BNI dalam mendukung penerapan keuangan          Rakyat (KUR); Standar Audit Internal & Kode Etik; dan
berkelanjutan juga tampak dari adanya pengembangan         sebagainya. BNI juga memberikan pembelajaran terkait
modul pelatihan mengenai isu dan risiko lingkungan,        keberlanjutan melalui webinar untuk pegawai tetap
sosial, dan tata kelola (LST), keuangan berkelanjutan,     maupun kontrak dengan topik, antara lain LST BNI dan
dan prinsip keberlanjutan. Pengembangan modul              Program BUMI sebagai Bentuk Dukungan BNI terhadap
tersebut dilakukan bersama Subject Matter Expert (SME),    Pencapaian Ekonomi Hijau; Sosialisasi Permenko No.
konsultan, dan pihak lainnya yang berkompeten. Dengan      1 dan No. 2 Tahun 2023 terkait Kredit Usaha Rakyat
tujuan, pegawai dapat lebih memahami terkait konsep        (KUR); Sosialisasi Program Kerja Sama Pendaftaran
keberlanjutan dan pengelolaan risiko LST, serta mampu      Kepesertaan BPJS TK melalui BNI Agen46; dan
menganalisis laporan keberlanjutan perusahaan.             sebagainya. Webinar-webinar tersebut telah disaksikan
                                                           oleh 136.998 viewers.
Berdasarkan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(RAKB), BNI menargetkan pengembangan kompetensi            Sepanjang tahun 2023, BNI telah mengikutsertakan
pegawai terkait keuangan berkelanjutan sebesar 100%        12 Direksi dan 11 Dewan Komisaris dalam pelatihan
dari total pegawai pada tahun 2023. Hingga akhir periode   terkait keberlanjutan. Pelatihan tersebut memuat topik
pelaporan, melalui program e-learning mandatory,           yang di antaranya terkait Corporate Communications
terdapat 25.643 pegawai yang telah melakukan               and Sustainability Summit (BCOMSS) 2023; Sub Komite
pengembangan terkait keuangan berkelanjutan atau           Environmental, Social, & Governance (ESG) Tahun
93,0% dari total pegawai.                                  2023 dan Forum Risk Management Overview (RMO);
                                                           Internalisasi Budaya Kerja BNI untuk Meningkatkan
Selain   melalui   e-learning   mandatory,   BNI   juga    Risk Culture dan Risk Awareness; dan melalui Program
memberikan program pelatihan dan pengembangan              Executive Education terkait Sustainability; serta topik
keberlanjutan lainnnya dengan partisipasi sebanyak         pelatihan lainnya. Di samping itu, anggota Direksi BNI
12.224, mencakup pegawai tetap dan kontrak. Adapun         pun secara aktif menjadi narasumber dalam berbagai
topik-topik pelatihan yang diberikan, antara lain          pelatihan eksternal terkait keberlanjutan. Di tahun 2023,
pelatihan terkait Pembiayaan Berbasis ESG Climate Risk     BNI mencatat anggota Direksi dan Dewan Komisaris
– Net Zero Emission; Green Project Financing in Solar,     telah menjadi narasumber sebanyak 12 kali dengan
Hydro, Geothermal & Carbon Trading; Kredit Usaha           berbagai topik keberlanjutan, di antaranya Program
                                                           SESPIBANK Angkatan 77 Tahun 2023: Resilient Leaders
                                                           for Sustainable Growth, Risk Awareness, Integritas &
                                                           Etika Bankir, dan lain sebagainya.
Page 90
               Laporan Keberlanjutan 2023
88             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Realisasi Pengembangan                                                                                                  Rata-rata Jam Pelatihan
                                                                                                                   Berdasarkan Jenis Kelamin [404-1]
Kompetensi Pegawai
Hingga akhir Desember 2023, BNI telah menyelenggarakan
berbagai program pengembangan kompetensi kepada 27.216                                                              2023                2022            2021
orang pegawai mulai dari new entry hingga tingkat eksekutif.
Dana yang direalisasikan untuk pengembangan kompetensi                                                              153,7               185,3           80,3
mencapai Rp346,2 miliar.                                                                                           Laki-laki        Laki-laki          Laki-laki
                                                                                                                   134,2                171,5           74,9
                                                                                                                  Perempuan        Perempuan       Perempuan



Rata-rata Jam Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin [404-1]
                                                       Pegawai yang Mengikuti
                                                                                                     Jam Pelatihan Setahun                  Rata-rata Jam Pelatihan
               Level Jabatan                                 Pelatihan

                                                     Laki-laki           Perempuan                Laki-laki          Perempuan             Laki-laki        Perempuan

  ≥ Senior Vice President *)                                   78                       27                4.908                 1.406            62,9                  52,1

  Vice President                                             151                        47               30.415                 4.070           201,4                  86,6

  Assistant Vice President                                   843                      404           152.523                    69.436           180,9                 171,9

  Manager                                                 2.016                    1.479            361.252                 288.716             179,2                 195,2

  Assistant Manager                                       5.659                     5.847         1.033.522                 968.954             182,6                 165,7

  ≤ Assistant **)                                         4.278                     6.387           418.669                 571.430              97,9                  89,5

  Jumlah                                                            27.216                                   3.905.301                                  143,5

Keterangan:
Data yang tersaji terdiri dari kategori pegawai tetap dan kontrak.
*) Terdiri atas: Senior Vice President, Executive Vice President, dan Senior Executive Vice President.
**) Terdiri atas: Assistant dan Pegawai Dasar.



Data pelatihan yang disajikan pada tabel di atas mencakup berbagai jenis topik pelatihan, di antaranya terkait
dengan operasional perbankan, perkreditan, manajemen risiko, keuangan berkelanjutan, penanganan keluhan, IT,
dan perlindungan data nasabah (finansial & nonfinansial). Selain itu, terdapat topik pelatihan mengenai kebijakan
penagihan kredit, yaitu basic product knowledge & collection, refreshment collection, serta teamwork & negotiation skill.



Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi dalam Pengembangan Kompetensi
Pada era digital seperti saat ini, BNI telah melakukan                                          Seluruh pegawai diwajibkan belajar melalui e-learning
digitalisasi          pada          pelaksanaan              pelatihan            dan           mandatory           untuk       selanjutnya      realisasi         e-learning
pengembangan                 pegawai           dengan           memanfaatkan                    mandatory tersebut akan dilaporkan kepada regulator.
teknologi, seperti pelaksanaan in-class virtual/online                                          Dalam bentuk bite-size learning, DEEP46 hadir untuk
learning, e-learning mandatory, Daily Exercise Employee                                         meningkatkan pengetahuan mengenai bidang pekerjaan
Program (DEEP46) melalui aplikasi BNI Smarter,                                                  pegawai sehari-hari. Selain itu, pengembangan pegawai
pelaksanaan webinar melalui Youtube Channel BNI                                                 dapat dilakukan dengan mengikuti webinar dan
University, maupun pelaksanaan pembelajaran yang                                                pembelajaran pada platform digital learning. Seluruh
bekerja sama dengan pihak ketiga melalui platform                                               program           pelatihan       dan     pengembangan              tersebut
digital learning.                                                                               diawasi oleh BNI University, dan/atau divisi/wilayah
                                                                                                penyelenggara pelatihan serta dicatat pada platform
                                                                                                Human Capital Management System (HCMS).
Page 91
                                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                                    89




Kesejahteraan Pegawai
Remunerasi dan Manfaat Lainnya bagi Pegawai [2-20, 405-2]
Sesuai dengan strategi remunerasi BNI untuk mendorong performance culture, BNI memberikan remunerasi sebagai
bentuk apresiasi kepada pegawai yang berdasarkan kinerja masing-masing pegawai. Selain remunerasi, pegawai juga
dapat memperoleh bentuk apresiasi lainnya berupa tunjangan, insentif, dan benefit lainnya. BNI mempertimbangkan
besaran remunerasi berdasarkan jenjang jabatan. Selain itu, BNI pun memberikan remunerasi di atas UMP/UMK yang
disesuaikan di masing-masing wilayah kerja, sejalan dengan peraturan yang berlaku.

Tunjangan yang Diterima Berdasarkan Status Ketenagakerjaan [401-2]
                             Jenis Tunjangan                                           Pegawai Tetap       Pegawai Kontrak *)             Trainee

  Benefit Pensiun                                                                            v                      v                           v

  Tunjangan Hari Raya                                                                        v                      v                           v

  Bonus                                                                                      v                      v                           x

  Fasilitas Kesehatan/Fasilitas Berobat                                                      v                      v                           v

  Fasilitas Cuti                                                                             v                      v                           v

*) Tunjangan/benefit pegawai kontrak sesuai perjanjian kerja yang disepakati para pihak.




Selain pemberian remunerasi, BNI juga memberikan hak cuti bagi pegawainya. Khusus untuk cuti orang tua, menurut
PKB Pasal 29, pegawai perempuan berhak mengambil cuti melahirkan selama 3 bulan kalender. Cuti ini juga diberikan
kepada pegawai perempuan yang mengalami keguguran tidak sengaja atau abortus provocatus. BNI menjamin pegawai
perempuan yang mengambil cuti melahirkan akan dapat kembali bekerja dengan status dan hak-hak yang sama
seperti sebelum cuti. Pada PKB Pasal 33 diatur tentang kebijakan cuti orang tua untuk pegawai laki-laki berhak atas
cuti 2 hari kerja untuk mendampingi istri sah yang melahirkan atau mengalami keguguran kandungan. Selama tahun
2023, sejumlah 1.323 orang pegawai perempuan mengambil hak cuti melahirkan. Sebanyak 1.323 (100%) pegawai
yang mengambil cuti melahirkan telah kembali bekerja setelah masa cuti berakhir. [401-3]



Program Masa Pensiun [201-3]
BNI mengatur program pensiun yang berlaku bagi seluruh pegawai dalam PKB Pasal
53. Program pensiun tersebut diberikan dengan skema Program Pensiun Manfaat Pasti                                                    Rp
(PPMP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) serta terdapat program Dana Kesehatan
Masa Pensiun (DKMP) yang dipersiapkan sejak pegawai masih aktif menjadi pegawai
BNI. Pada tahun 2023, BNI mencatat sebanyak 674 pegawai yang pensiun, terdiri dari
408 pegawai laki-laki dan 266 pegawai perempuan. Melalui program pensiun ini, BNI
berharap setiap pegawai dapat memiliki kehidupan yang layak di hari tua nanti.



      •     Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) berlaku bagi pegawai yang diangkat menjadi pegawai tetap sebelum tanggal 1
            September 2005 dengan iuran beban pegawai sebesar 7,5% penghasilan dasar pensiun dan iuran perusahaan sesuai
            dengan perhitungan aktuaria.
      •     Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi pegawai yang diangkat menjadi pegawai tetap sejak tanggal 1 September 2005
            dengan iuran beban pegawai sebesar 3,5% dari total penghasilan dan iuran Perusahaan 11,5% dari total penghasilan.
      •     Program Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP) merupakan program pendanaan yang bersifat iuran pasti untuk
            membantu persiapan manfaat kesehatan pegawai dan pasangan setelah memasuki masa usia pensiun yang dipersiapkan
            sejak pegawai masih aktif.
Page 92
          Laporan Keberlanjutan 2023
90        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Penilaian Kinerja                                                  Mempromosikan Worklife Balance
dan Jenjang Karier [404-3]                                         BNI percaya bahwa pegawai adalah bagian yang tak

BNI memberikan penilaian kinerja ke seluruh (100%)                 terpisahkan dari organisasi dalam mewujudkan visi dan

pegawainya, tanpa membedakan suku, agama, ras,                     misi bersama. Oleh karena itu, guna mewujudkan visi

antargolongan, status sosial, gender, maupun hal-hal               BNI untuk menciptakan kondisi terbaik bagi pegawai

lain bersifat diskriminatif yang berpotensi melanggar              sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan

HAM. Bentuk dari komitmen ini adalah adanya                        berprestasi, BNI memberikan perhatian pada Employee

mekanisme penilaian kinerja dengan memperhatikan                   Wellbeing    melalui    Employee     Wellbeing   Guidebook

pencapaian Key Performance Indicator (KPI) individu.               yang    merupakan      panduan      bagi   pemimpin   dan
                                                                   pegawai akan pentingnya wellbeing. Melalui Employee
Penilaian kinerja dilakukan secara tahunan untuk                   Wellbeing tersebut, diharapkan dapat meningkatkan
mendorong terciptanya performance culture. Kinerja                 engagement     dari    pegawai    sehingga   produktivitas
setiap pegawai dievaluasi dan dinilai berdasarkan                  meningkat. Program-program Employee Wellbeing yang
mekanisme        self-assessment          serta       one-on-one   dilakukan di unit masing-masing, antara lain:
                                                                   1. BISASAPA
pegawai dengan line manager. Selanjutnya, BNI
                                                                       BISA adalah budaya coaching dan mentoring untuk
menggunakan        hasil      penilaian     kinerja     tersebut
                                                                       meningkatkan kualitas komunikasi antar pegawai,
sebagai dasar pertimbangan berbagai aspek, seperti
                                                                       baik pemimpin ke tim, ataupun antar sesama
reward & remuneration, peningkatan kapabilitas, dan
                                                                       pegawai. Selain BISA, terdapat program SAPA
pengembangan karier.                                                   yang menekankan pada kebiasaan pegawai dalam
                                                                       saling sapa menggunakan nama, dan penggunaan
BNI menjamin kesempatan yang sama bagi seluruh                         3 kata Ajaib, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih
pegawai untuk mengembangkan diri dan meniti karier.                    yang bertujuan untuk meningkatkan rasa saling
Pegawai yang telah memenuhi kriteria penilaian                         menghormati antar pegawai.
secara objektif oleh komite kepegawaian berhak                     2. Let’s Get It Done
mengikuti program promosi (dan suksesi) jabatan/                       Let’s Get It Done merupakan sebuah program yang
kenaikan tingkat jabatan. Di samping itu, BNI juga                     ditujukan untuk meningkatkan kualitas meeting atau
mendorong pegawai untuk menerapkan countinuous                         pertemuan sehingga didapatkan hasil yang lebih
                                                                       efisien dan efektif, memastikan meeting memiliki
feedback dan pengembangan pegawai melalui One-On-
                                                                       agenda yang jelas, hingga memastikan efektivitas
One Discussion antara pegawai dan line manager di awal
                                                                       meeting menjadi fokus di program ini.
tahun setelah penilaian kinerja untuk merencanakan
                                                                   3. Wellness Day
Individual Development Plan (IDP) tahun berjalan.
                                                                       Wellness Day merupakan program yang difokuskan
                                                                       pada kegiatan wellbeing untuk memberikan arahan
Komposisi dan Persentase Pegawai Tetap                                 ke segenap pegawai agar melakukan kegiatan
yang Menerima Reviu [404-3]                                            olahraga bersama di tanggal 10 di setiap bulannya.
                                                   2023            4. Komunitas BNI
     Status                Gender                                      BNI memiliki beberapa komunitas yang terbentuk
                                            Jumlah        %
                                                                       berdasarkan bidang olahraga, seni, dan hobi
 Review One       Laki-Laki                  12.150           48       pegawai yang dikumpulkan dalam sebuah wadah
 on One Career                                                         yang bernama komunitas BNI.
                  Perempuan                  13.310           52
 Development
                  Jumlah                     25.460        100
                                                                   Di samping itu, BNI menyediakan Work Hub sebagai
                                                                   alternatif tempat kerja yang dibangun untuk mendukung
                                                                   flexible working arrangement dan meningkatkan employee
                                                                   experience pegawai. Melaui aplikasi DigiHC, pegawai dapat
                                                                   melihat ketersediaan dan booking Work Hub sehingga
                                                                   pegawai dapat bekerja di lokasi domisili masing-masing
                                                                   didukung dengan jaringan akses internet & peralatan
                                                                   kantor yang memadai. Selain itu, line manager dapat
                                                                   memantau produktivitas pegawai yang bekerja di work hub
                                                                   melalui fitur daily planner di DigiHC.
Page 93
                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                            91




Tingkat Keterikatan dan Kepuasan Pegawai                                             Tingkat Keterikatan Pegawai
BNI menyadari bahwa kepuasan pegawai dalam bekerja dapat mendorong
keterikatan yang positif terhadap bank. Oleh sebab itu, BNI menyediakan            2023             2022             2021
media interaksi dengan pegawai melalui survei kepuasan pegawai. BNI
senantiasa memonitor kepuasan pegawai dengan melakukan survei yang                  96%              96%             96%
melibatkan pegawai. Seluruh pegawai dapat mengisi kuesioner survei
yang dilakukan melalui DigiHC. Hasil dari survei yang dilakukan akan                  Tingkat Kepuasan Pegawai
ditindaklanjuti sebagai dasar bagi BNI untuk meningkatkan kepuasan
pegawai di tahun-tahun berikutnya. Di tahun 2023, BNI memperoleh                   2023             2022             2021
tingkat keterikatan pegawai sebesar 96% dan tingkat kepuasan pegawai
menunjukkan skor 92%.                                                               92%              90%             90%




Tempat Kerja yang Layak dan Aman
Akses pada Fasilitas Keselamatan                                  Kebakaran setempat. Hingga akhir periode pelaporan,
                                                                  BNI belum membentuk komite K3 maupun memiliki
dan Kesehatan [403-1, 403-3, 403-4, 403-5, 403-6, 403-7, 403-8]   kebijakan K3 terkait pengelolaan gedung. Namun
Lingkungan kerja yang layak dan aman merupakan
                                                                  demikian, gedung operasional BNI telah mengadopsi
salah satu aspek penting dalam mewujudkan Respectful
                                                                  Petunjuk Teknis Operasional (PTO) gedung yang dimiliki
Working Place bagi pegawai. Guna mencapai hal
                                                                  oleh masing-masing Building Management sebagai
tersebut, BNI berupaya memenuhi fasilitas penunjang,
                                                                  pedoman/panduan dalam menghadapi keadaan darurat
seperti ruang makan, ruang menyusui (nursery room),
                                                                  gedung. PTO tersebut berlaku bagi seluruh (100%)
daycare, fasilitas olahraga, dan lain sebagainya.
                                                                  pegawai BNI.

BNI juga memperhatikan kesehatan dan keselamatan
                                                                  Mekanisme Pelaporan Insiden [403-2, 403-4]
dari   setiap    pegawainya,      salah    satunya     dengan
                                                                  BNI memiliki mekanisme penyampaian izin untuk
memberikan kemudahan dalam mengakses klinik
                                                                  istirahat/meninggalkan kantor bagi pegawai yang
kesehatan/medis di Grha BNI, Menara BNI, Plaza BNI,
                                                                  mengalami kejadian yang menyangkut kesehatan dan/
dan Gedoeng BNI. Pegawai yang membutuhkan rujukan
                                                                  atau keselamatannya. Mekanisme pelaporan insiden
dapat mendatangi rumah sakit di daerah DKI Jakarta
                                                                  diatur dalam prosedur Business Continuity Management
yang telah bekerja sama dengan BNI. Sementara untuk
                                                                  (BCM) sebagai pedoman antisipasi penanggulangan
wilayah operasional di luar DKI Jakarta, pegawai bisa
                                                                  Bencana. Pegawai yang merasakan adanya potensi
dirujuk ke rumah sakit di kota terdekat yang juga
                                                                  bahaya dapat melaporkannya pada Crisis Management
telah bekerja sama dengan BNI. Dalam meningkatkan
                                                                  Team (CMT) atau Emergency Task Force yang telah
kesadaran tentang pentingnya kesehatan, BNI juga
                                                                  dibentuk BNI.
berinisiatif dengan mengadakan webinar dan broadcast
kesehatan kepada seluruh pegawai.
                                                                  Pegawai yang berada dalam kondisi tidak sehat
                                                                  berhak mengajukan izin untuk meninggalkan kantor
Fasilitas lainnya untuk menjaga keselamatan pegawai,
                                                                  dan menginformasikan kondisi kesehatannya melalui
yaitu dengan menyediakan alat pemadam kebakaran
                                                                  DigiHC. BNI pun menyediakan sarana pengaduan
ringan (APAR) dan safety tools lainnya, seperti Lemari
                                                                  bagi pegawai yang ingin melaporkan potensi bahaya,
dan Perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD), sebagai
                                                                  kerusakan aset, ataupun masalah terkait fasilitas
upaya pencegahan kebakaran. Secara berkala, pegawai
                                                                  gedung lainnya melalui phone/WhatsApp dan berita
BNI yang berada di kantor pusat Grha BNI, Menara BNI,
                                                                  acara kerusakan oleh Building Management untuk
Plaza BNI, dan Gedoeng BNI pun melakukan simulasi
                                                                  memudahkan pegawai dalam melaporkan potensi
kebakaran dan gempa bumi minimal dua kali setahun.
                                                                  bahaya atau kerusakan aset. Selama tahun 2023, BNI
Simulasi tersebut dapat terlaksana melalui kerja sama
                                                                  menerima pengaduan terkait fasilitas gedung sebanyak
BNI dengan pengelola gedung dan Dinas Pemadam
                                                                  172 komplain dengan penyelesaian 100%.
Page 94
     Laporan Keberlanjutan 2023
92   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




06
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
DAN PELIBATAN PEMANGKU
KEPENTINGAN
Page 95
                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                           93




Komitmen pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan




Membangun Budaya Keberlanjutan [2-27]

Prinsip keberlanjutan dan Keuangan Berkelanjutan                 4. Mengadakan pelatihan untuk menambah wawasan
telah diintegrasikan ke dalam struktur organisasi Bank,             pegawai terkait keberlanjutan; dan
dari level staf sampai manajemen, dengan tujuan                  5. Melakukan pemetaan terhadap portofolio kredit
untuk menciptakan budaya keberlanjutan di seluruh                   yang berdampak tinggi terhadap lingkungan.
perusahaan. Beberapa inisiatif yang telah dilakukan, di
antaranya:                                                       BNI telah mengadakan berbagai program internal untuk
1. Membentuk Sub Komite Environment, Social, &                   memastikan implementasi berkelanjutan, termasuk
      Governance (ESG) di bawah Komite Manajemen                 sosialisasi Taksonomi Hijau Indonesia (THI) ke unit
      Risiko & Anti Fraud melalui SK Direksi No. KP/484/         bisnis, pelaksanaan pelatihan berbasis LST, inisiatif
      DIR/R tanggal 26 Oktober 2021;                             Go Green, program e-learning mandatory untuk semua
2. Membentuk departemen khusus dalam Divisi ERM                  karyawan, serta peningkatan kesadaran LST melalui
      untuk mengawasi praktik keberlanjutan sehari-hari          website BNI dan berbagai saluran komunikasi seperti
      dalam internal BNI;                                        Youtube, email blast, dan Majalah Sinergi BNI. Selain
3. Menyusun           kebijakan            kredit       dengan   itu, BNI juga telah memperkuat komitmennya dengan
      mempertimbangkan faktor Lingkungan, Sosial, dan            menyusun kerangka kerja, roadmap, dan kebijakan/SOP
      Tata Kelola (LST), serta memasukkan prinsip-prinsip        LST dalam implementasinya, termasuk tata kelola yang
      keberlanjutan dalam Kode Etik, kebijakan, dan              berkelanjutan.
      Standar Operasional Prosedur (SOP);


Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
BNI mewujudkan penerapan Keuangan Berkelanjutan                  dan menerapkan keuangan berkelanjutan, melalui
melalui pembuatan RAKB, dengan merancang rencana                 implementasi pelaksanaan Climate Risk Stress Test
yang lebih terstruktur dan detail tentang implementasi           (CRST), penyusunan Carbon Project, pengembangan
keuangan      berkelanjutan   secara        bertahap    dalam    UMKM Ramah Lingkungan & UMKM Go Global, inklusi
operasional bisnis dan memperhatikan aspek risiko                keuangan berkelanjutan, dan pengembangan produk
LST. Selain itu, Bank berkomitmen untuk mematuhi                 keberlanjutan lainnya.
regulasi yang ada, mendukung Roadmap Keuangan
Berkelanjutan yang dirancang oleh OJK, dan Tujuan                Lebih lanjut, melalui Keputusan Direktur Utama tentang
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Indonesia.                    Penerapan Keuangan Berkelanjutan No. KMP/4/2602.
                                                                 BNI membentuk Sub Komite Environment, Social, &
Pada RAKB yang telah disusun di tahun 2024, BNI                  Governance (ESG) di bawah Komite Manajemen Risiko &
berfokus pada pada peningkatan daya saing dengan                 Anti Fraud melalui SK Direksi No. KP/484/DIR/R tanggal
menyusun rencana kerja untuk memperkuat posisi                   26 Oktober 2021, BNI telah menetapkan penerapan
BNI     dalam   menghadapi        risiko    perubahan    iklim   Keuangan Berkelanjutan dan pembagian fungsi terkait
                                                                 Keuangan Berkelanjutan.
Page 96
          Laporan Keberlanjutan 2023
94        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Struktur Tata Kelola Keberlanjutan                                          [2-9]




Dalam penerapan tata kelola keberlanjutan, BNI didukung oleh para pemimpinnya, yaitu Dewan Komisaris dan
Direksi, yang terlibat dalam perencanaan dan pengawasan secara langsung mengenai Keuangan yang Berkelanjutan.
Bank telah memiliki Sub Komite ESG di bawah Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud. Personel Sub Komite ESG
berasal dari lintas fungsi sesuai dengan SK Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal 26 Oktober 2023.


 Ketua                                             :   Wakil Direktur Utama

 Wakil Ketua                                       :   Direktur Risk Management

                                                   :   Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management (merangkap sebagai
 Sekretaris
                                                       anggota tetap non-voting member)

                                                   :   •   Direktur Finance
                                                       •   Direktur Wholesale & International Banking
                                                       •   Direktur Institutional Banking
 Anggota Tetap Setingkat Direksi dan SEVP              •   Direktur Enterprise & Commercial Banking
 (Voting Member)                                       •   Direktur Retail Banking
                                                       •   Direktur Network & Services
                                                       • Direktur Technology & Operations
                                                       • SEVP Treasury

 Anggota Tetap Setingkat Direksi                   :   Direktur Human Capital & Compliance
 (Non-Voting Member)

                                                   :   •   Pemimpin Divisi Corporate Secretary
                                                       •   Pemimpin Divisi Policy & Governance
                                                       •   Pemimpin Divisi Investor Relations
                                                       •   Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Management
                                                       •   Pemimpin Divisi International Banking & Financial Institutional
                                                       •   Pemimpin Divisi Subsidiaries Management
                                                       •   Pemimpin Divisi Procurement & Fixed Assets
                                                       •   Pemimpin Divisi Treasury
                                                       •   Pemimpin Divisi Compliance
                                                       •   Pemimpin Divisi BNI University
                                                       •   Pemimpin Divisi Human Capital Strategy
                                                       •   Pemimpin Divisi Human Capital Services
                                                       •   Pemimpin Divisi Corporate Banking 1
 Anggota Tetap Setingkat Divisi/Satuan                 •   Pemimpin Divisi Corporate Banking 2
 (Non-voting Member)                                   •   Pemimpin Divisi Corporate Banking 3
                                                       •   Pemimpin Divisi Corporate Banking 4
                                                       •   Pemimpin Divisi Syndication & Structured Finance
                                                       •   Pemimpin Divisi Enterprise Banking
                                                       •   Pemimpin Divisi Commercial Banking 1
                                                       •   Pemimpin Divisi Commercial Banking 2
                                                       •   Pemimpin Divisi Operational Risk Management
                                                       •   Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
                                                       •   Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
                                                       •   Pemimpin Divisi Consumer Product
                                                       •   Pemimpin Divisi Retail Productive Banking
                                                       •   Pemimpin Divisi Business Program
                                                       •   Pemimpin Divisi Card Business
                                                       •   Pemimpin Divisi Agen46

 Anggota Tidak Tetap                                   Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan yang terkait dengan topik
 (Non-voting Member)                                   pembahasan.
Page 97
                                                                          Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                         95




Delegasi Tanggung Jawab
atas Pengelolaan LST [2-9, 2-13, 2-14, 2-16]
Sub Komite ESG dibentuk sebagai penanggung jawab
penerapan LST di BNI, dengan tugas pokok sebagai
berikut:
1. Menyusun kebijakan dan strategi pengelolaan LST,
   serta perubahannya;
2. Mengidentifikasi potensi risiko LST yang berdampak
   baik bagi BNI maupun pemangku kepentingan BNI;
3. Memantau       implementasi        strategi    Keuangan
   Berkelanjutan;
4. Melakukan      pemantauan,       mengevaluasi,         dan
   memberikan rekomendasi terhadap hasil assessment
   LST BNI;
5. Mengevaluasi penerapan strategi LST pada seluruh
   lini bisnis BNI.


Pengelolaan aspek keberlanjutan dan LST menjadi
tanggung jawab semua unit kerja di bawah pengawasan
Dewan      Komisaris   dan   Direksi.    BNI     membentuk
Departemen      Manajemen      Environment       Social    &
Governance (ESG) di bawah Divisi Enterprise Risk
Management (ERM) dengan tugas pokok di antaranya:
1. Mengembangkan framework & roadmap LST sebagai
   panduan Bank dalam implementasi prinsip LST;
2. Melakukan pengembangan, reviu dan peninjauan
   roadmap Net Zero Emission (NZE) Bank;
3. Mengembangkan         framework,      mengelola,       dan
   melakukan pemantauan risiko perubahan iklim;
4. Mengkoordinasikan penerapan prinsip LST dan
   risiko perubahan iklim di seluruh lini bisnis Bank,
   termasuk Anak Perusahaan;
5. Bertindak sebagai liason dengan pihak eksternal
   terkait dengan implementasi LST;
6. Melaksanakan        aktivitas   sebagai       koordinator
   Supporting Staff Group (SSG) Sub Komite ESG;
7. Melakukan pemantauan dan pengelolaan realisasi
   penerapan     LST     berdasarkan     roadmap      secara
   bankwide;
8. Melakukan koordinasi penyusunan dan tinjauan
   pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
   (RAKB) dan/atau Corporate Plan terkait LST;
9. Melakukan pemantauan eksposur dan pelaporan
   kepada regulator/pihak eksternal lainnya terkait
   LST, seperti portofolio hijau, obligasi hijau, dan
   obligasi berwawasan LST Lainnya.
Page 98
                  Laporan Keberlanjutan 2023
  96              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




  Struktur Organisasi Divisi Enterprise Risk Management




                                                                    Enterprise Risk
                                                                 Management Division




 Enterprise &           Market & Liquidity         Credit Risk           Credit Risk       Risk Model      Environmental,      IT & Digital Risk
Integrated Risk          Risk Management         Management             Management         Validation &       Social &           Management
 Management                 Department            Portfolio              Modelling         Methodology       Governance          Department
 Department                                        & System             Department         Department       Management
                                                  Department                                                Department




Enterprise Risk         Market & Liquidity        Credit Risk        Wholesale Credit       Risk Model     Environmental,      IT & Digital Risk
Methodology &           Risk Methodology          Portfolio &        Risk Management       Validation &   Social, Governance    Methodology &
 Governance               & Governance           Management          & Modelling Team      Methodology      Management         Governance Team
                              Team                   Team




Enterprise Risk                                                       Retail Credit Risk                                       IT & Digital Risk
                          Market Risk          Credit Risk System                                           Climate Risk
 Management                                                           Management &                                               Management
                        Management team           Management                                                Management
    Team                                                              Modelling Team                                                Team




 Integrated &
                           Liquidity Risk
Subsidiary Risk
                           Management
 Management
                               Team
    Team




                           Middle Office
                          Team Market &
                           Liquidity Risk
                           Management
Page 99
                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                97




Pengawasan dan Evaluasi Pengelolaan LST

Ringkasan pengelolaan risiko LST di BNI

                            Penguatan aspek
                                                  Pengajuan usulan
                           LST dalam proses                                                              Pemantauan atas
    Identifikasi sektor                           penguatan aspek
                          kredit salah satunya                                Pelaksanaan                  pelaksanaan
    dengan emisi dan                              LST dalam proses
                              dalam bentuk                                 penilaian aspek LST            penilaian aspek
      dampak tinggi                                 kredit kepada
                          penguatan RAC dan                                dalam proses kredit           LST dalam proses
  terhadap lingkungan                               Direksi sesuai
                             penilaian rating                                                                  kredit
                                                 dengan kewenangan
                                 debitur



                                                                                                    Continue & Improve




     Identifikasi:            Mitigasi:             Persetujuan:                 Implementasi:              Pemantauan:
    ERM, PGV, Unit          ERM, PGV, Unit         Direktur sektor              Unit Bisnis, Unit          Direktur sektor
      Bisnis dan             Bisnis, Unit         Bisnis, Risiko dan            Risiko dan ERM            Bisnis dan Risiko,
        Risiko                  Risiko            Kebijakan; ERM,                                         Unit Bisnis, Unit
                                                         PGV                                               Risiko dan ERM




Kebijakan Mengelola Risiko                                       Prosedur Identifikasi Risiko atas
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                              Penerapan Keuangan Berkelanjutan
(LST) [2-13]                                                     dan Pengelolaannya [2-16, 2-25, 2-26] [FN-CB-550a.2]
Bank berkomitmen untuk mempertahankan standar                    Dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan
etika tertinggi dalam operasional dan pelaporan yang             mengendalikan risiko Keuangan Berkelanjutan, terdapat
dapat dipertanggungjawabkan, akurat, dan transparan,             empat pilar manajemen risiko, yaitu:
serta mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku.                 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
Oleh karenanya, Direksi dan Dewan Komisaris berperan             2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
penting dalam mengawasi implementasi prinsip tata                      Limit;
kelola yang baik di semua unit kerja dan memastikan              3. Sistem Pengendalian Internal;
praktik bisnis yang bertanggung jawab, serta mendorong           4. Kecukupan           Proses       Identifikasi,     Pengukuran,
prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko.                        Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
                                                                       Informasi Manajemen Risiko.
Bank merancang struktur tata kelola, kebijakan, dan
prosedur untuk membantu proses identifikasi dan
pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola
(LST) di seluruh rantai nilai BNI.
Page 100
          Laporan Keberlanjutan 2023
98        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Berdasarkan hasil identifikasi, Bank menemukan risiko-risiko dalam menerapkan Keuangan Berkelanjutan, di
antaranya:


 No.              Risiko                                                   Mitigasi Risiko [2-25]

 Risiko LST dalam operasional perbankan

 1      Operasional bank              1. Seluruh kantor operasional bank berada di lokasi sesuai dengan peruntukannya.
        memberikan dampak             2. Operasional bank menghasilkan limbah dalam jumlah minim dan termasuk dalam bentuk
        negatif pada lingkungan          limbah rumah tangga.
        dan masyarakat                3. Bank melakukan upaya pengolahan limbah air yang digunakan bagi keperluan lainnya
                                         seperti untuk penyiraman tanaman.
                                      4. Bank melakukan upaya penghematan penggunaan kertas dengan melakukan usaha-usaha
                                         digitalisasi dalam operasional kegiatannya.

 2      Produk/layanan                1. Melakukan identifikasi, penilaian, tinjauan, dan perbaikan terkait risiko digital atas setiap
        keuangan digital                 produk digital BNI.
        meningkatkan risiko           2. Melakukan identifikasi, penilaian, tinjauan, dan perbaikan terkait ketahanan ancaman siber.
        kejahatan teknologi           3. Melakukan penilaian dan peningkatan security maturity pada pihak ketiga.
        dan mengancam privasi         4. Melakukan penilaian data privacy dan kecukupan data security secara end-to-end process.
        nasabah

 3      Peningkatan emisi dari        1. BNI telah menerapkan penghematan energi berupa:
        operasional bank                 • Pemadaman lampu selama jam istirahat di setiap hari kerja.
                                         • Penggunaan solar energi untuk keperluan penerangan di daerah tangga darurat di
                                            gedung kantor utama BNI.
                                         • Optimalisasi pertemuan/rapat melalui media online.
                                         • Optimalisasi penggunaan AC sentral gedung kantor pusat.
                                         • Penyelenggaraan pelatihan secara online melalui media Zoom atau webinar.
                                      2. BNI menetapkan target NZE Operasional beserta dengan strategi penurunan emisinya.

 4      Ancaman risiko fisik          • Bank telah melakukan analisis risiko bencana alam dalam proses pemilihan kantor.
        (banjir, kekeringan, dan      • Pada umumnya kantor bank terletak di daerah perkotaan sehingga tidak terekspos dengan
        kebakaran hutan) pada           risiko bencana kebakaran hutan.
        kantor bank                   • BNI telah memiliki Business Continuity Management sebagai salah satu upaya dalam
                                        menanggulangi kondisi bencana.

 Risiko LST dalam penyaluran kredit [FN-CB-410a.2]

 5      Penyaluran kredit ke          1. Bank memiliki Risk Acceptance Criteria (RAC), memuat persyaratan minimum yang harus
        sektor emisi tinggi              dimiliki oleh (calon) debitur untuk sektor-sektor berdampak tinggi terhadap lingkungan,
                                         seperti adanya sertifikasi RSPO/ISPO untuk debitur-debitur sektor perkebunan kelapa
                                         sawit, pemenuhan dokumen lingkungan, seperti AMDAL atau UPL/UKL atau PROPER
                                         sesuai dengan sektor usahanya.
                                      2. Bank melakukan pembiayaan kepada sektor-sektor emisi tinggi secara selektif dengan
                                         memperhatikan implementasi LST yang dilakukan oleh debitur serta rencana transisi
                                         energi yang akan dilakukan oleh debitur.
                                      3. Bank menyalurkan pembiayaan dalam bentuk Sustainability Linked Loan untuk mendorong
                                         debitur memulai transisi energinya.

 6      Pelanggaran aspek LST         Secara berkala, unit bisnis akan melakukan pemantauan melalui sistem watchlist dan
        oleh debitur eksisting        penilaian peringkat debitur. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap aspek LST, BNI akan
                                      melakukan verifikasi kepada pihak terkait dan dapat melakukan penyesuaian peringkat
                                      debitur apabila terbukti debitur tidak memenuhi aspek LST yang telah ditetapkan.

 7      Penyaluran obligasi           Evaluasi dan pemilihan proyek-proyek yang disalurkan obligasi hijau dilakukan oleh Sub
        hijau tidak sesuai            Komite ESG yang diketuai oleh Wakil Direktur Utama. Penyaluran dilakukan pada proyek hijau
        dengan peruntukannya          sesuai dengan pedoman teknis POJK 51 tahun 2017. Terdapat opini dari second party opinion
                                      (SPO) atas laporan penyaluran obligasi hijau yang dilakukan oleh BNI.

 8      Debitur Sustainability        Terdapat opsi sistem penalti yang diterapkan kepada debitur atas setiap kegagalan
        Linked Loan tidak             pencapaian target KPI SPT yang ditetapkan. Dilakukan reviu tahunan oleh pihak ketiga
        memenuhi target               independen atas kredit untuk mengevaluasi kinerja debitur, termasuk pencapaian atas target
        KPI SPT yang telah            KPI SPT.
        ditetapkan
Page 101
                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                            99




 No.                Risiko                                                 Mitigasi Risiko [2-25]

 Risiko sosial dalam menjalankan literasi dan inklusi keuangan

 9       Penerima manfaat              1. Dilakukan penetapan target market penerima literasi dan inklusi keuangan.
         literasi dan inklusi          2. Dilakukan pemetaan daerah atas target market penerima literasi dan inklusi keuangan.
         keuangan belum merata         3. Pelaksanaan literasi dan inklusi keuangan dilakukan secara bertahap sesuai dengan hasil
                                          pemetaan target market penerima literasi dan inklusi keuangan.




Permasalahan, Tantangan, Perkembangan, dan Pengaruh
terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Dalam     menerapkan         keuangan     berkelanjutan     BNI       Sejalan dengan perkembangan penerapan keuangan
menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan.                       berkelanjutan, BNI melihat banyak perubahan maupun
Beberapa      permasalahan       dan     tantangan      beserta       peluang yang berpengaruh pada kegiatan operasional
pengelolaannya, antara lain:                                          perbankan maupun aktivitas pembiayaan, di antaranya:
1. Tantangan yang dihadapi BNI terkait kegiatan                       1. Meningkatnya          peluang         pembiayaan          hijau     di
     pendukung implementasi Keuangan Berkelanjutan                        Indonesia,      sehingga          Bank    perlu    membangun
     adalah pemahaman terhadap integrasi LST masih                        kolaborasi        dengan           berkomunikasi           dengan
     belum merata. Ke depannya, peningkatan kapasitas                     pemerintah, menghubungi calon investor dari luar
     untuk internal akan dilaksanakan melalui pelatihan                   dan memanfaatkan kemitraan dengan lembaga-
     atau e-learning terkait Keuangan Berkelanjutan yang                  lembaga domestik maupun internasional guna
     dilaksanakan oleh BNI maupun oleh pihak terkait                      mendorong kemajuan keuangan berkelanjutan;
     (eksternal);                                                     2. Adanya perkembangan awareness dari dunia usaha,
2. Kesadaran debitur terhadap LST masih perlu                             terutama dari segmen Corporate, yang mulai
     ditingkatkan, terutama dalam pengelolaan risiko                      memperhatikan             aspek    LST    dalam     melakukan
     perubahan iklim, mengingat hal ini memerlukan                        bisnisnya;
     adanya perubahan teknologi dan biaya yang cukup                  3. Adanya       perhatian        yang     semakin      tinggi        dari
     mahal yang dapat membebani debitur;                                  pemerintah,        regulator,       dan       investor      terkait
3. Tantangan untuk Bank dalam menciptakan produk-                         penerapan bisnis berkelanjutan yang diharapkan
     produk berkelanjutan baru yang dibutuhkan oleh                       dapat menciptakan produk berwawasan lingkungan
     nasabah dan debitur tanpa mengabaikan aspek                          dan sosial;
     risiko dan kehati-hatian, terutama dalam hal risiko              4. Melakukan kegiatan Tanggung Jawab Lingkungan
     kredit, cyber security dan keamanan data nasabah;                    dan Sosial (TJSL) untuk mendukung portofolio
4. Digitalisasi LST database management yang akan                         berwawasan lingkungan hidup dan sosial;
     membantu       proses    identifikasi    dan   monitoring        5. Terbukanya pasar ceruk (niche market) berkelanjutan
     portofolio hijau maupun emisi karbon bankwide;                       yang     dapat     dijadikan        sebagai     target     market
5. Standardisasi ketentuan LST cukup beragam dan                          dengan       pengembangan            produk/jasa     keuangan
     kompleks sehingga menyulitkan dalam pemilihan                        berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhannya;
     standar yang akan dipenuhi;                                      6. Pengembangan inovasi produk/layanan keuangan
6. Ketentuan-ketentuan LST terbaru yang harus                             berbasis digital yang dapat mengurangi nasabah
     diterapkan oleh industri perbankan seperti Climate                   untuk menggunakan transportasi ke cabang;
     Risk Stress Test dan IFRS S1 & S2 sehingga Bank                  7. Kolaborasi         dengan           berbagai       pihak      yang
     harus mempersiapkan pengetahuan, skill, tools dan                    memiliki keahlian isu-isu keberlanjutan untuk
     SDM untuk bisa mengakomodasi ketentuan tersebut.                     mengembangkan                 program-program                yang
                                                                          mendukung aspek keberlanjutan dan TPB;
                                                                      8. Mendorong pembiayaan yang menerapkan usaha
                                                                          berkelanjutan melalui pemberian Sustainability
                                                                          Linked Loan.
Page 102
         Laporan Keberlanjutan 2023
100      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Penerapan Good Corporate Governance (GCG)                                                   [2-9, 2-10, 2-11, 2-12, 2-15, 2-19, 2-20, 2-21]



Di tengah meningkatnya isu keberlanjutan, Bank mengarahkan organ tata kelola
untuk bertanggung jawab dan melakukan aksi dalam mengelola prinsip-prinsip GCG.
Prinsip tersebut menjadi dasar dalam penerapan tata kelola perusahaan, Keuangan
Berkelanjutan, dan prinsip keberlanjutan di BNI.


BNI memiliki struktur tata kelola yang melibatkan Direksi dan Dewan Komisaris. Direksi berwenang dan bertanggung
jawab penuh terhadap pengurusan dan pengelolaan Bank, sedangkan Dewan Komisaris mengawasi pelaksanaan
pengelolaan yang dilakukan oleh Direksi. Setiap Direktorat dipimpin oleh Direktur, yang memiliki divisi-divisi untuk
mengurus hal-hal terkait LST. Direksi secara bersama-sama bertanggung jawab atas kinerja LST di dalam perusahaan.
Struktur tata kelola perusahaan secara lengkap dapat diakses pada Laporan Tahunan 2023 halaman 612.


Pemegang Saham memiliki kewenangan untuk menominasikan dan mengangkat Direksi serta Dewan Komisaris
yang disahkan dalam RUPS. Bank menjamin tidak ada konflik kepentingan antara Direksi, Dewan Komisaris, atau
Pemegang Saham, yang dapat mempengaruhi setiap keputusan yang diambil. Pengungkapan informasi mengenai
hal-hal tersebut disampaikan dalam Laporan Tahunan 2023.




Komposisi Direksi dan Dewan                                       Penilaian Kinerja Direksi [2-18]
Komisaris [2-11]                                                  Terdapat beberapa prosedur yang digunakan untuk
Informasi Dewan Komisaris, Direksi, dan komite di                 mengevaluasi dan menilai kinerja Direksi, yaitu penilaian
bawahnya terdapat dalam Laporan Tahunan yang dapat                oleh RUPS, pencapaian target kinerja Perseroan, dan
diakses pada:                                                     penilaian dengan metode assessment GCG. Informasi
• Bab Direksi halaman 637-679.                                    lengkap mengenai hal ini dapat diakses dalam Laporan
• Bab Dewan Komisaris halaman 680-749.                            Tahunan Bab Penilaian Kinerja Direksi halaman 717-719.
• Bab Organ Pendukung Dewan Komisaris halaman
  750-815.                                                        Kode Etik
• Bab Organ Pendukung Direksi halaman 816-863.                    Kode Etik (code of conduct) yang berlaku di BNI memiliki
                                                                  prinsip dasar yang sesuai dengan visi, misi, nilai-nilai,
                                                                  dan peraturan yang berlaku. Kode Etik menjadi acuan
Pengembangan Pengetahuan                                          bagi semua insan BNI dalam menjalankan bisnis, dan
terkait Topik Ekonomi, Sosial, dan                                berlaku untuk semua BNI Hi-Movers, mulai dari Dewan
Lingkungan [2-17]                                                 Komisaris, Direksi, sampai semua karyawan.
Direksi harus terus meningkatkan pengetahuan dan
keterampilannya untuk mengatasi tantangan, terutama               Penerapan Kode Etik merupakan bagian penting dari
yang berkaitan dengan isu-isu keberlanjutan. Informasi            tata kelola perusahaan yang baik dan penerapan prinsip
pengembangan       kompetensi       anggota       Direksi   BNI   keberlanjutan dalam internal BNI. Sosialisasi Kode
terdapat pada laporan ini halaman 87.                             Etik diberikan melalui sharing session, media internal,
                                                                  seminar, coaching, maupun penyebaran buku saku Kode
                                                                  Etik BNI. Informasi lebih lengkap mengenai Kode Etik
                                                                  dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2023, halaman
                                                                  904-905.
Page 103
                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                          101




Sistem Pelaporan Pelanggaran [FN-CB-510a.2]
BNI menerapkan Whistleblowing System (WBS) dengan             dikontrol oleh setiap orang di dalam unit terkecil. BNI
nama “WBS to CEO” dengan tujuan untuk membangun               menjamin kerahasiaan pelapor, baik dari pihak internal
awareness   pegawai    dalam   mendeteksi   dini    dan       maupun eksternal.
mencegah terjadinya pelanggaran dalam setiap aspek
kegiatan bisnis bank, meliputi Kecurangan, Pelanggaran        Untuk meningkatkan keyakinan akan tindak lanjut
Peraturan/Hukum, Benturan Kepentingan, Penyuapan/             secara objektif dari pelapor maka pengelolaan WBS
Gratifikasi/Pemerasan (pungli), dan Pelanggaran Kode          dilaksanakan oleh Internal Audit, bekerja sama dengan
Etik/Kelakuan Tidak Etis.                                     pihak eksternal/konsultan independen yaitu Deloitte.
                                                              Dengan demikian, WBS diharapkan dapat menciptakan
Melalui WBS ini juga akan membangun embedded                  iklim kerja yang terbuka, jujur dan bertanggung jawab.
control di dalam suatu unit, karena seluruh pegawai           Jumlah pengaduan yang diterima melalui WBS dapat
akan terlibat dalam mengontrol dan sekaligus akan             dilihat pada Laporan Tahunan 2023 halaman 963-965.




                               Pelaporan WBS dapat menggunakan saluran:
                               Website		           : https://bni-transparan.tipoffs.info
                               Surel		             : bni-transparan@tipoffs.com.sg
                               Telepon		           : 021-57853377
                               SMS/WhatsApp        : 0811-970-1946
                               Surat		             : BNI Transparan PO Box 2646/JKP 10026.
Page 104
            Laporan Keberlanjutan 2023
102         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Kebijakan Antikorupsi, Antisuap, dan Anti-Fraud                                                     [2-16, 205-1] [FN-CB-510a.1]



Dalam upaya mempertahankan reputasi perusahaan, BNI berkomitmen untuk
meningkatkan kepercayaan dari semua pemangku kepentingan. BNI telah menetapkan
                                                                                                                Rp
sejumlah kebijakan yang mencakup isu-isu seperti korupsi, suap, dan fraud, yang berlaku
bagi semua pegawai BNI, termasuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Kebijakan
terkait dengan Antikorupsi dan Suap ditetapkan sesuai perundang-undangan yang
berlaku dan POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud.


Untuk menjalankan kegiatan usaha yang bebas dari                  Komunikasi, Sosialisasi, dan
korupsi, suap, dan fraud, BNI membentuk beberapa
organisasi, di antaranya Unit Pengendalian Gratifikasi
                                                                  Pelatihan tentang Antikorupsi dan
(UPG), Unit Anti-Fraud, Komite Anti Fraud. Laporan dari           Anti-fraud [205-2]
unit-unit tersebut akan diteruskan kepada manajemen/              BNI menjalankan sosialisasi untuk meningkatkan
Direksi. BNI pun menerapkan kebijakan dan prosedur                kesadaran tentang antikorupsi dan anti-fraud, di
untuk menegakkan antikorupsi, antisuap, dan anti-fraud,           antaranya:
antara lain:                                                      1. Mandatory E-Learning Pengendalian Gratifikasi dan
1. Penandatanganan Pakta Integritas Pegawai sebagai                  SMAP di BNI SMARTER dalam bentuk video yang
      bentuk pengendalian gratifikasi setiap awal tahun.             telah diakses dan diselesaikan oleh 25.356 pegawai
2. Deklarasi Gratifikasi dan Anti Suap secara periodik.              BNI.
3. Pembuatan Kode Etik yang menjadi pedoman                       2. Awareness dan sosialisasi anti-fraud dan antigratifikasi
      perilaku.                                                      bagi pegawai dan pemangku kepentingan lainnya.
4. Penerapan         antisuap       sesuai     dengan    sistem   3. Menjalankan Bulan Mutu dan Morning Briefing secara
      manajemen        antipenyuapan          sehingga    Bank       periodik.
      memiliki sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem          4. Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dan SMAP
      Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)/Anti Bribery                   kepada Tenaga Alih Daya (TAD), Bina BNI Officer
      Management System (ABMS).                                      Development Program (ODP), Sekretaris Direksi,
5. Pedoman Kerja Komite Manajemen Risiko & Anti                      Personal Assistant Direksi dan Protokoler, serta
      Fraud yang telah disetujui berdasarkan Surat                   segenap Perusahaan Anak sebagai Konglomerasi
      Keputusan Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal 26                  Keuangan BNI.
      Oktober 2023 tentang Penataan Komite Manajemen              5. Memberikan imbauan untuk tidak meminta dan/
      Risiko dan Anti Fraud (KRA).                                   atau menerima imbalan dalam bentuk apapun
6. Pedoman Pelaksanaan Kepatuhan: Strategi Anti                      dari Pihak Ketiga ke segenap pegawai BNI dan
      Fraud, yang dituangkan dalam Pedoman Perusahaan                memberikan imbauan pembacaan Pakta Integritas
      Online (e-PP) No. IN/0/SAF/002 tanggal 18 Juli 2023.           untuk menginformasikan komitmen BNI terkait
7. Pedoman Perusahaan terkait penerapan Sanksi                       pengendalian gratifikasi kepada debitur.
      Administratif dengan pengenaan single sanction              6. Menyampaikan sosialisasi dan imbauan terkait
      kepada pelaku fraud berupa Pemutusan Hubungan                  antigratifikasi, SMAP, dan panduan cegah korupsi
      Kerja (PHK).                                                   yang ditayangkan melalui poster, website BNI, media
8. Penandatanganan Pakta Integritas oleh calon                       massa nasional, dan BNI Forum.
      debitur/debitur pada saat perjanjian kredit, yang           7. Mengikutsertakan pegawai dalam pelatihan dan
      telah dituangkan dalam Pedoman Perusahaan                      sertifikasi.
      Perkreditan terkait Perjanjian Kredit.
9. Penandatanganan Pakta Integritas oleh Panitia
      Pengadaan, Pemutus, Pemimpin Unit Pengguna
      dan/atau Unit Pelaksana dan Peserta Pengadaan
      terkait proses pengadaan yang telah dituangkan
      dalam Pedoman perusahaan Pengadaan.
Page 105
                                                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                                                 103




Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Pengawasan             pencegahan            fraud       dilakukan          oleh          Monitoring atas implementasi SMAP dilakukan setiap
Satuan Anti Fraud yang berkolaborasi dengan Komite                                        tahun dengan mekanisme audit oleh lembaga sertifikasi
Manajemen Risiko & Anti Fraud. Dalam mencegah                                             eksternal. Tidak terdapat temuan mayor maupun minor
pencegahan korupsi, suap, dan fraud, Bank melakukan                                       sehingga hal ini menunjukkan komitmen dan konsistensi
evaluasi       melalui        Pengawasan            Aktif      Direksi       dan          BNI terkait penerapan SMAP.
Komisaris. Bank juga selalu mematuhi aturan regulator
untuk melaporkan secara berkala atas penerapan                                            Bank berkomitmen untuk mengurangi insiden penipuan
strategi anti fraud dalam bentuk Laporan Strategi Anti                                    dan mencegah korupsi melalui tindakan korektif yang
Fraud yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan                                      melibatkan penguatan dari berbagai aspek, antara lain:
(OJK).                                                                                    •    Sumber Daya Manusia melalui penguatan integritas
                                                                                               dan pemahaman risiko.
Implementasi pengendalian gratifikasi di BNI dilakukan                                    •    Penguatan tools yang dapat membantu unsur
melalui monitoring dan evaluasi dengan mengirimkan                                             pimpinan dalam melakukan supervisi.
evidence atas seluruh aktivitas UPG BNI kepada                                            •    Penguatan mitigasi dan deteksi atas kasus fraud
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas evaluasi                                              eksternal pada produk APMK.
yang dilakukan KPK, BNI mendapatkan total nilai                                           •    Penguatan literasi risiko bagi nasabah melalui
implementasi Program Pengendalian Gratifikasi (PPG)                                            pemberian edukasi kepada nasabah melalui media
maksimal yaitu sebesar 100 dan mendapatkan Sertifikat                                          resmi bank.
Apresiasi dari KPK sebagai UPG dengan nilai tertinggi
pada kategori BUMN/BUMD/Anak Perusahaan cfm.
Sertifikat Apresiasi No. PPG/23-03/APRESIASIMONEV/8
tanggal 3 Maret 2023.



Sanksi Tegas [205-3]
Bank tidak akan menoleransi adanya korupsi, suap, maupun fraud yang dilakukan oleh pegawai, vendor, mitra kerja,
dan pemangku kepentingan lainnya. Bank akan memberikan sanksi yang sesuai dengan tingkat kesalahan yang
dilakukan, mulai dari surat peringatan pembinaan, penurunan jabatan, sampai dengan PHK, tuntutan ganti rugi, dan
proses hukum. Bagi pegawai yang terlibat dalam fraud, Bank akan memberlakukan single sanction berupa PHK dan
sanksi lainnya untuk mencegah terjadinya fraud.

Temuan Kasus Fraud [205-3]
                                                                                        Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh

                                                 Anggota Direksi dan Dewan                                                             Pegawai Tidak Tetap dan
    Internal Fraud dalam 1 Tahun                                                                     Pegawai Tetap
                                                         Komisaris                                                                        Tenaga Alih Daya

                                                  2023          2022          2021            2023        2022          2021          2023       2022        2021

  Total fraud                                           0             0             0            10            14             9              0       7              3

  √ Telah diselesaikan                                  0             0             0             8           14*             9              0      7*              3

  √ Dalam proses penyelesaian                           0             0             0             2            0*             0              0      0*              0
    di internal BNI

  √ Belum diupayakan                                    0             0             0             0             0             0              0       0              0
    penyelesaiannya

  Telah ditindaklanjuti melalui                         0             0             0             2             2             4              0       1              1
  proses hukum

Keterangan: Kasus penyimpangan/fraud dengan kerugian di atas Rp100 juta.
* Restatement karena temuan fraud yang hingga akhir tahun 2022 dalam proses penyelesaian di internal BNI telah diselesaikan di tahun 2023.
Page 106
           Laporan Keberlanjutan 2023
104        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Kebijakan APU-PPT dan PPPSPM
Pedoman Perusahaan Anti Pencucian Uang, Pencegahan        b. Pelaksanaan supervisi dan sosialisasi penerapan
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Proliferasi Senjata       Program APU PPT dan PPPSPM pada Kantor Cabang
Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM), dituangkan             (berdasarkan hasil penilaian Branch Risk Rating) dan
dalam Pedoman Perusahaan Online (e-PP) No. IN/12/            divisi terkait;
KPN/002 tanggal 03 Januari 2023. Pelaksanaan program      c. Pelaksanaan refreshment program APU PPT dan
APU PPT dan PPPSPM berdasarkan 5 pilar penerapan,            PPPSPM bagi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi
yaitu pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris,          BNI serta Anak Perusahaan;
Kebijakan dan Prosedur, Pengendalian Internal, Sistem     d. Peningkatan awareness dan kompetensi pegawai
informasi Manajemen, serta Sumber Daya Manusia dan           melalui penyampaian surat reminder terkait tipologi,
Pelatihan. BNI menyampaikan Laporan Pelaksanaan              modus terbaru, dan lesson learned terkait APU PPT
Program APU PPT dan PPPSPM secara semesteran                 dan PPPSPM kepada seluruh kantor cabang, wilayah,
kepada OJK.                                                  divisi, unit, dan satuan.


Seluruh pegawai BNI secara berkala mendapatkan            Informasi lebih lengkap terkait APU PPT dan PPPSPM
sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran terhadap         dapat    diakses     melalui   https://www.bni.co.id/en-
APU PPT dan PPPSPM secara berkesinambungan antara         us/company/corporate-governance/patriot-ac t s-
lain melalui:                                             certification-aml.
a. Pelatihan yang dilakukan secara elektronik/online-
      based, melalui media e-Learning APU PPT dan         Implementasi APU PPT dan PPPSPM menjadi bagian dari
      PPPSPM pada BNI Smarter, serta secara tatap muka    pengendalian internal terhadap kegiatan operasional
      seperti pelatihan yang diberikan kepada calon       Bank. Pada tahun 2023, BNI tidak terlibat dan tidak ada
      pegawai baru (ODP/BINA BNI) dan Divisi/Satuan/      pengaduan terkait kasus pencucian uang pendanaan
      Unit tertentu (operasional, IT, Custody, Overseas   terorisme dan/atau pendanaan proliferasi senjata
      Business, Cross Border Correspondent Banking);      pemusnah massal.
Page 107
                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                  105




Pelibatan Pemangku Kepentingan                                           [2-29, 2-30]



BNI telah mengidentifikasi keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian (assessment) manajemen
yang mempertimbangkan pengaruh (influence), ketergantungan (dependency), tanggung jawab (responsibility), dan
kedekatan (proximity). Bank juga melakukan identifikasi isu-isu signifikan dan kebutuhan pemangku kepentingan.




                     Nasabah: Hubungan ekonomi




             Metode Pelibatan                 Topik/Isu Signifikan dan Kebutuhan                        Respons BNI

 • Layanan call center, kantor cabang,        • Keamanan transaksi perbankan            • Inovasi produk, jasa serta layanan
   phone banking, chat (website, WhatsApp     • Kredit Usaha Kecil dan                    sesuai kebutuhan dan perkembangan
   Business, Tanya BNI di BNI Mobile            Menengah                                  teknologi
   Banking dan aplikasi BNI Call Virtual      • Fasilitas perbankan dan                 • Edukasi keuangan perbankan terkait
   Asisstant) serta media sosial (Facebook,     kemudahan akses                           produk perbankan
   Instagram, dan Twitter)                    • Informasi produk dan layanan            • Penyimpanan dan perlindungan data
 • Survei Kepuasan Pelanggan                    perbankan yang jelas dan                  nasabah sesuai peraturan
 • Informasi dari Website & Frontliner          transparan                              • Memperkuat sistem keamanan data dan
 • Gathering BNI Agen46                                                                   berupaya mendapatkan sertifikasi ISO
                                                                                          27001
 Frekuensi                                                                              • Menjangkau dan membina UKM, hingga
 • Setiap saat                                                                            membantu memberikan pembiayaan
 • Dua tahun sekali
 • Setiap saat
 • Minimal setahun sekali




                     Investor/Pemegang Saham: Hubungan Ekonomi, Kepemilikan & Legal




                                  Topik/Isu Signifikan dan
      Metode Pelibatan                                                                      Respons BNI
                                        Kebutuhan

 • Pelaporan Kinerja Bank       • Kinerja keuangan dan        • Penyediaan informasi kinerja BNI secara berkala sesuai
   setiap kuartal                 non-keuangan                  dengan ketentuan pasar modal dan perbankan
 • Pelaksanaan public           • Kinerja Lingkungan,         • Komunikasi secara regular dengan analis dan investor guna
   expose minimal setahun         Sosial, dan Tata Kelola       memastikan penyampaian informasi material
   sekali                         (LST)                       • Meningkatkan frekuensi dan kualitas pertemuan dengan
 • Pertemuan Analis dan         • Nilai investasi               investor
   Investor                       (shareholder return) yang   • Memastikan keselarasan kepentingan investor minoritas
 • Pelaporan ke Bursa Efek        meningkat                     dengan kebijakan Bank
   Indonesia (IDX)                                            • Menjalankan strategi yang telah ditetapkan untuk mencapai
 • Menyelenggarakan RUPS                                        target bisnis
   Tahunan (setahun sekali)                                   • Mengungkapkan informasi kinerja LST secara komprehensif di
   dan RUPS Luar Biasa                                          Laporan Keberlanjutan
   saat sesuai kebutuhan                                      • Bekerja sama dengan pihak eksternal seperti Lembaga Rating,
                                                                Akuntan Publik, dan lainnya dalam melakukan evaluasi atas
                                                                credit rating, kinerja keuangan, dan kinerja LST
                                                              • Menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
                                                              • Penguatan kemampuan, keterampilan, dan keahlian pegawai
Page 108
           Laporan Keberlanjutan 2023
106        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                        Pegawai: Legal & pemangku kepentingan yang membantu pencapaian tujuan perusahaan




         Metode Pelibatan                 Topik/Isu Signifikan dan Kebutuhan                         Respons BNI

 • Media Internal (Majalah            • Hak-hak pegawai                           • Pelatihan in-class training dan e-learning
   Digital eSinergi, HCMS,            • Pelatihan dan Pengembangan                • Sistem Penilaian Kinerja dan Promosi
   Majalah Sinergi, BNI Forum)        • Kesetaraan kesempatan                     • Ketersediaan sarana komunikasi, seperti Info HCt,
 • Survei Kepuasan                    • Pengembangan karier                         Komunikasi Internal (eSinergi, SMS Blast)
 • Pegawai setahun sekali             • Pengalaman bekerja yang berharga          • Ketersediaan Whistleblowing System
                                        dan menyenangkan                          • Adanya Serikat Pekerja
                                      • Worklife balance                          • Ketersediaan sarana dan prasarana untuk
                                                                                    melakukan aktivitas
                                                                                  • Memberikan kesejahteraan masa kerja dan
                                                                                    purnakerja




                        Serikat Pekerja: Legal




         Metode Pelibatan                 Topik/Isu Signifikan dan Kebutuhan                         Respons BNI

 • Pertemuan dan Diskusi              Hak-hak pegawai, remunerasi, dan           • Menampung dan mengidentifikasi usulan dan
 • Pembahasan Perjanjian              tunjangan                                    masukan dari Serikat Pekerja
   Kerja Bersama (PKB) setiap                                                    • Melakukan proses komunikasi apabila terjadi
   dua tahun sekali                                                                perselisihan hubungan industrial
                                                                                 • Mengadakan pertemuan berkala dalam forum
                                                                                   bipartit antara BNI dan Serikat Pegawai
                                                                                 • Menjamin keamanan dan hak-hak pegawai
                                                                                   melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB)




                        Pemerintah/OJK: Legal/Kepentingan LJK




                                              Topik/Isu Signifikan dan
         Metode Pelibatan                                                                           Respons BNI
                                                    Kebutuhan

 • Penyampaian Rencana                • Kepatuhan pada peraturan dan           • Mematuhi seluruh regulasi yang berlaku
   Bisnis Bank (RBB) dan                perundang-undangan                     • Membayar pajak, retribusi, dan Penerimaan Negara
   realisasinya kepada Bank           • Analisis risiko lingkungan &             Bukan Pajak (PNBP) sesuai peraturan perundang-
   Indonesia dan Otoritas Jasa          sosial dalam pemberian kredit            undangan
   Keuangan (OJK)                     • Anti-Bribery and Corruption            • Menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
 • Penyampaian RAKB pada                (ABC), Anti-Money Laundering             (RAKB)
   OJK                                  (AML) and Anti-Terrorism Green         • Membentuk Sub Komite ESG untuk memantau
 • Pelaporan lainnya sesuai             banking Inclusive banking                implementasi RAKB
   ketentuan yang berlaku             • Keuangan Berkelanjutan                 • Penyesuaian kebijakan dan peraturan internal, sesuai
      kepada regulator minimal                                                   peraturan yang diterbitkan pemerintah
      setahun sekali                                                           • Penerapan prinsip-prinsip GCG di seluruh unit kerja
                                                                               • Penyampaian laporan kinerja dan pelaksanaan
                                                                                 kegiatan lain: Laporan Rencana Aksi Keuangan
                                                                                 Berkelanjutan, Laporan Tahunan, Laporan
                                                                                 Keberlanjutan, serta laporan lain
Page 109
                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                              107




                    Pemasok: Hubungan Ekonomi dan Legal




         Metode Pelibatan                    Topik/Isu Signifikan dan Kebutuhan                     Respons BNI

Seminar dan sosialisasi kebijakan          Hubungan yang saling menguntungkan       • Pengembangan kerja sama dengan
sesuai kebutuhan                           dengan pemasok proses pengadaan            mitra kerja dalam penyediaan barang
                                           barang maupun jasa yang adil dan           dan jasa untuk Bank
                                           transparan                               • Proses pemilihan mitra yang adil dan
                                                                                      sesuai ketentuan
                                                                                    • Sistem pembayaran sesuai kontrak kerja
                                                                                    • Sosialisasi kebijakan prosedur
                                                                                      pengadaan




                    Masyarakat: Relasi sosial, lisensi sosial & tanggung jawab sosial serta kedekatan dengan perusahaan




       Metode Pelibatan                 Topik/Isu Signifikan dan Kebutuhan                      Respons BNI

Kerja sama strategis dalam          • Dampak dan kinerja lingkungan           • Pelaksanaan Inklusi dan Literasi Keuangan
kepedulian sosial BNI melalui       • Program TJSL yang dilaksanakan          • Menyelenggarakan Bina Lingkungan melalui
program TJSL                          dan direncanakan                          Program BNI Berbagi, Program Kampoeng BNI,
                                    • Kesempatan untuk berkolaborasi            dan Program BNI GoGreen
                                      dalam program TJSL                      • Menyelenggarakan program magang atau
                                    • Informasi kegiatan perusahaaan            kontrak untuk fresh graduate melalui Program
                                    • Pemahaman mengenai Keuangan               BINA BNI
                                      Berkelanjutan                           • Penyediaan kesempatan kerja sesuai kebutuhan




                    Media: Relasi sosial, lisensi sosial




         Metode Pelibatan                    Topik/Isu Signifikan dan Kebutuhan                     Respons BNI

Siaran pers saat diperlukan dan media      • Kinerja keuangan dan nonkeuangan       • Pengkinian informasi terkait solusi
gathering setiap tiga bulan sekali         • Dampak dan kinerja lingkungan            perbankan atau kinerja perusahaan
                                           • Program TJSL yang dilaksanakan dan       yang disampaikan dalam situs web
                                             direncanakan                             www.bni.co.id
                                           • Kesempatan untuk berkolaborasi         • Pengembangan sarana komunikasi
                                             dalam program TJSL                       misal Jumpa Pers
                                                                                    • Menyediakan materi press release di
                                                                                      website www.bni.co.id
Page 110
          Laporan Keberlanjutan 2023
108       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Verifikasi Pihak Independen                                  [2-5]




      


      /ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ
      dŚĞϮϬϮϯ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚŽĨWdĂŶŬEĞŐĂƌĂ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ;WĞƌƐĞƌŽͿdďŬ
      
      EƵŵďĞƌ                      ͗ϬϮͬϬϬϬͲϭϳϰͬ/ͬϮϬϮϰͬ^ZͲƐŝĂͬ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ
      
      ƐƐƵƌĂŶĐĞ                ͗dLJƉĞϭ ĂŶĚdLJƉĞϮĨŽƌƚŚĞƐƉĞĐŝĨŝĐƚŽƉŝĐŽĨĐŽŶŽŵŝĐWĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞ ĂŶĚ'ƌĞĞŶ
                                   WŽƌƚĨŽůŝŽDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ĂƚĂ^ĞĐƵƌŝƚLJĂŶĚLJďĞƌ^ĞĐƵƌŝƚLJ
      ƐƐƵƌĂŶĐĞ>ĞǀĞů          ͗DŽĚĞƌĂƚĞ
      ZĞƉŽƌƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ͗'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚϮϬϮϭŽŶƐŽůŝĚĂƚĞĚ͕'Z/&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐ^ĞĐƚŽƌ
                                   ^ƵƉƉůĞŵĞŶƚ͕^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐĐŽƵŶƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚŽĂƌĚ;^^Ϳ&ŝŶĂŶĐŝĂů
                                   ^ĞĐƚŽƌŽŵŵĞƌĐŝĂůĂŶŬƐ͕ĂŶĚ^ƵƐƚĂŝŶĂďůĞĂŶŬŝŶŐƐƐĞƐƐŵĞŶƚ;^h^Ϳ
      ZĞƉŽƌƚŝŶŐZĞŐƵůĂƚŝŽŶ ͗&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐƵƚŚŽƌŝƚLJZĞŐƵůĂƚŝŽŶ;WK:<ͿEƵŵďĞƌϱϭͬWK:<͘ϬϯͬϮϬϭϳ
                                   ĂŶĚ^K:<EŽ͘ϭϲͬ^K:<͘ϬϰͬϮϬϮϭ
      
      
      ĞĂƌƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͕
      
      WdĂŶŬEĞŐĂƌĂ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ;WĞƌƐĞƌŽͿdďŬ(“ƚŚĞĂŶŬ”) ŚĂƐĚĞǀĞůŽƉĞĚĂŶĚŝƐƐƵĞĚĂ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚ
      (“the Report”) for the reporting period of :ĂŶƵĂƌLJϭƐƚƚŽĞĐĞŵďĞƌϯϭƐƚ͕ϮϬϮϯ͘dŚĞĂŶŬŝƐĂůŽĐĂů
      ŐŽǀĞƌŶŵĞŶƚͲŽǁŶĞĚĐŽŵŵĞƌĐŝĂůďĂŶŬŝŶ/ŶĚŽŶĞƐŝĂůŽĐĂƚĞĚŝŶ:ĂŬĂƌƚĂ͘ƐĂƉƵďůŝĐůLJůŝƐƚĞĚĐŽŵƉĂŶLJŝŶ
      ƚŚĞ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ^ƚŽĐŬdžĐŚĂŶŐĞ;/yͿĂŶĚŝŶůŝŶĞǁŝƚŚŝƚƐĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚƚŽƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ͕ƚŚĞĂŶŬǁŽƵůĚ
      ůŝŬĞ ƚŽ ŚĂǀĞ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ ĂĚŚĞƌĞ ƚŽ ƚŚĞ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƌĞŐƵůĂƚŝŽŶ͕ ĂƐ ǁĞůů ĂƐ ĨŽůůŽǁƐ ƚŚĞ ŐůŽďĂů ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ
      ƐƚĂŶĚĂƌĚƐĂŶĚďĞƐƚƉƌĂĐƚŝĐĞƐ͘&ŽƌƚŚĂƚƌĞĂƐŽŶ͕ƚŚĞĂŶŬĞŶŐĂŐĞĚǁŝƚŚSocial Responsibility Asia (“SR
      Asia”) as an AA1000 licensed assurance provider to assess the Report content and come up with this
      Independent Assurance Statement (“the Statement”)͘
      
      /ŶƚĞŶĚĞĚhƐĞƌĂŶĚWƵƌƉŽƐĞ
      /Ŷ ƚŚŝƐ ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ ǁĞ ĚŝƐĐůŽƐĞ ŽƵƌ ŽƉŝŶŝŽŶƐ ĂŐĂŝŶƐƚ ƚŚĞ ϭϬϬϬ ƐƚĂŶĚĂƌĚ͕ ĨŝŶĚŝŶŐƐ͕ ĂŶĚ
      recommendations to the stakeholders regarding the Report content, especially the Bank’s
      ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚƐ͕ŐŽǀĞƌŶĂŶĐĞ͕ƐƚƌĂƚĞŐŝĞƐ͕ĂŶĚĂĐŚŝĞǀĞŵĞŶƚƐĚƵƌŝŶŐƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͘^Z
      ƐŝĂĐĂƌƌŝĞĚŽƵƚƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬĨŽůůŽǁŝŶŐƉĂƌƚŝĐƵůĂƌƐĐŽƉĞ͕ŵĞĐŚĂŶŝƐŵ͕ĂŶĚƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐĂƐĂŐƌĞĞĚ
      ďLJƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͘ƵĞƚŽƐŽŵĞůŝŵŝƚĂƚŝŽŶƐ͕ĞdžĐĞƉƚĨŽƌƚŚĞĂƌĞĂƐĐŽǀĞƌĞĚŝŶƚŚĞƐĐŽƉĞŽĨĂƐƐƵƌĂŶĐĞ
      ǁŽƌŬ͕ƚŚŝƐ^ƚĂƚĞŵĞŶƚŽƌƚŚĞZĞƉŽƌƚŝƐŶŽƚŝŶƚĞŶĚĞĚƚŽďĞƵƐĞĚĞdžĐůƵƐŝǀĞůLJĂƐĂďĂƐŝƐĨŽƌŝŶƚĞƌƉƌĞƚŝŶŐƚŚĞ
      ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJŽƌƚŚĞǁŚŽůĞƉĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞŽĨƚŚĞĂŶŬ͘
      
      ZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐ
      KƵƌƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐƚŽƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂƌĞƚŽĞǀĂůƵĂƚĞƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͕ĐŽŵĞƵƉǁŝƚŚĨŝŶĚŝŶŐƐĂŶĚ
      ƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐ͕ĂŶĚŝƐƐƵĞƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͘^ZƐŝĂŽŶůLJĞǀĂůƵĂƚĞĚĨŽƌƚŚĞůĂƚĞƐƚƌĞĐĞŝǀĞĚĞĚŝƚŽƌŝĂů
      ĂŶĚĚĂƚĂŽŶƚŚĞĨŝŶĂůĚƌĂĨƚĂƐŽĨ:ĂŶƵĂƌLJϮϳƚŚ͕ϮϬϮϰ͘tĞĂƌĞŽŶůLJƌĞƐƉŽŶƐŝďůĞƚŽĚĞůŝǀĞƌĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬ͕
      EKdĂŶĂƵĚŝƚ͕ďLJĨŽůůŽǁŝŶŐƚŚĞ EŽŶͲŝƐĐůŽƐƵƌĞ ŐƌĞĞŵĞŶƚ͕ ƚŚĞ ƐƐƵƌĂŶĐĞ ŶŐĂŐĞŵĞŶƚ ŐƌĞĞŵĞŶƚ͕
      ZĞƉƌĞƐĞŶƚĂƚŝŽŶ>ĞƚƚĞƌ͕ĂŶĚ^ƵďƐĞƋƵĞŶƚǀĞŶƚdĞƐƚŝŶŐ͘džĐĞƉƚĨŽƌƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ǁĞĂƐƐƵŵĞŚĂǀŝŶŐ
      EK ƌĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚŝĞƐ Žƌ ĂĐĐŽƵŶƚĂďŝůŝƚŝĞƐ ĨŽƌ ĂŶLJ ĐůĂŝŵƐƚŽ ĂŶLJ ŽƚŚĞƌ ŝŶĚŝǀŝĚƵĂůƐŽƌ ŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶƐ͘dŚĞ
      DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ ŝƐ ƐŽůĞůLJ ƌĞƐƉŽŶƐŝďůĞ ĨŽƌ ƉƌĞƐĞŶƚŝŶŐ ĚĂƚĂ͕ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ĂŶĚ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ŝŶ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ
      ĐŽŶƚĞŶƚ͘dŚĞƌĞĨŽƌĞ͕ĂŶLJƉĂƌƚŝĞƐǁŚŽĚĞƉĞŶĚŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĂŶĚƚŚŝƐ^ƚĂƚĞŵĞŶƚƐŚĂůůďĞĂƌĂŶĚŵĂŶĂŐĞ
      ƚŚĞŝƌƌŝƐŬƐ͘
      
      /ŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞ͕/ŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJ͕ĂŶĚŽŵƉĞƚĞŶĐLJ
      ^ZƐŝĂĂƉƉůŝĞƐĂƐƐƵƌĂŶĐĞŵĞĐŚĂŶŝƐŵƐĂŶĚƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐďĂƐĞĚŽŶĂƉƌŽĨĞƐƐŝŽŶĂůĐŽĚĞŽĨĐŽŶĚƵĐƚƚŚĂƚ
      ŵĂŶĚĂƚĞƐĂůůǁŽƌŬƐĂƌĞƉĞƌĨŽƌŵĞĚŝŶĂŶŽďũĞĐƚŝǀĞĂŶĚƚƌƵƚŚĨƵůŵĂŶŶĞƌ͘dŚĞƌĞĂƌĞŶŽŵĞŵďĞƌƐŽĨƚŚĞ

                                                   ^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϭŽĨϰ
Page 111
                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                    109









ĂƐƐƵƌĂŶĐĞƚĞĂŵƚŚĂƚŚĂƐƌĞůĂƚŝŽŶƐŚŝƉƐǁŝƚŚƚŚĞĂŶŬƚŚĂƚĐĂŶƉƌĞǀĞŶƚƚŚĞŵƚŽƉƌŽǀŝĚĞĂŶŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚ
ĂŶĚ ŝŵƉĂƌƚŝĂů ƐƚĂƚĞŵĞŶƚ͘ ^Z ƐŝĂ ĂůƐŽ ĐŽŶĨŝƌŵƐ ƚŚĂƚ ƚŚĞ ĂƉƉŽŝŶƚĞĚ ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ƚĞĂŵ ŵĞŵďĞƌƐ ŚĂǀĞ
ĂĚĞƋƵĂƚĞƐŬŝůůƐĂŶĚĞdžƉĞƌƚŝƐĞŝŶƌĞǀŝĞǁŝŶŐƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJƌĞƉŽƌƚƐŽĨŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶƐŝŶǀĂƌŝŽƵƐŝŶĚƵƐƚƌŝĂů
ƐĞĐƚŽƌƐ ĂƐǁĞůů ĂƐŬŶŽǁůĞĚŐĞ ŽĨ /^K ϮϲϬϬϬ͕ ƚŚĞ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ ĂŶĚ ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ ŽĨ ϭϬϬϬ ĐĐŽƵŶƚďŝůŝƚLJ
ƐƚĂŶĚĂƌĚƐĂŶĚƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ǀĂƌŝŽƵƐƌĞƉŽƌƚŝŶŐƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ĂŶĚƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͘

dLJƉĞĂŶĚ>ĞǀĞůŽĨƐƐƵƌĂŶĐĞ^ĞƌǀŝĐĞ
ϭ͘ dLJƉĞϭĂƐƐƵƌĂŶĐĞŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘
Ϯ͘ dLJƉĞϮĂƐƐƵƌĂŶĐĞŽŶĐŽŶŽŵŝĐWĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞ ĐŽŶŽŵŝĐWĞƌĨŽƌŵĂŶĐĞĂŶĚ'ƌĞĞŶWŽƌƚĨŽůŝŽ
    DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ͕ĂƚĂ^ĞĐƵƌŝƚLJĂŶĚLJďĞƌ^ĞĐƵƌŝƚLJ
ϯ͘ ŵŽĚĞƌĂƚĞůĞǀĞůŽĨĂƐƐƵƌĂŶĐĞƚŽƚŚĞƉƌŽĐĞĚƵƌĞŽŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚĂŶĚĞǀŝĚĞŶĐĞ͕ǁŚĞƌĞƚŚĞ
    ƌŝƐŬƐŽĨŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶĂŶĚĐŽŶĐůƵƐŝŽŶƐŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚďĞŝŶŐĞƌƌŽƌŝƐƌĞĚƵĐĞĚ͕ŶŽƚƚŽǀĞƌLJůŽǁ͕ďƵƚŶŽƚ
    njĞƌŽ͘
   
^ĐŽƉĞĂŶĚ>ŝŵŝƚĂƚŝŽŶŽĨƐƐƵƌĂŶĐĞ^ĞƌǀŝĐĞ
ϭ͘ ĂƚĂĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĨŽƌƚŚĞƉĞƌŝŽĚŽĨ:ĂŶƵĂƌLJϭƚŽĞĐĞŵďĞƌϯϭ͕ϮϬϮϯ͘
Ϯ͘ ǀĂůƵĂƚŝŽŶ ŽĨ ƉƵďůŝĐůLJ ĚŝƐĐůŽƐĞĚ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ƐLJƐƚĞŵ͕ ĂŶĚ ƉƌŽĐĞƐƐ ŽĨ ƚŚĞ ŽŵƉĂŶLJ ƚŽ ĞŶƐƵƌĞ
   ĂĚŚĞƌĞŶĐĞŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚƚŽƚŚĞZĞƉŽƌƚŝŶŐƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͘
ϯ͘ ^Z ƐŝĂ ĚŽĞƐ EKd ŝŶĐůƵĚĞ ĨŝŶĂŶĐŝĂů ĚĂƚĂ͕ ŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ ĂŶĚ ĨŝŐƵƌĞƐ ŝŶ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ ĐŽŶƚĞŶƚ͘ tĞ
   ĂƐƐƵŵĞĚƚŚĂƚƚŚĞŽŵƉĂŶLJ͕ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƉĂƌƚŝĞƐ͕ŽƌŽƚŚĞƌƉĂƌƚŝĞƐĂƐƐŽĐŝĂƚĞĚǁŝƚŚƚŚĞŽŵƉĂŶLJ
   ŚĂǀĞǀĞƌŝĨŝĞĚĂŶĚͬŽƌĂƵĚŝƚĞĚĨŝŶĂŶĐŝĂůƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͕ĚĂƚĂ͕ĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͘
ϰ͘ ĚŚĞƌĞŶĐĞƚŽƚŚĞĨŽůůŽǁŝŶŐƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ĂŶĚƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͗
   ĂͿ ZĞŐƵůĂƚŝŽŶ ŽĨ /ŶĚŽŶĞƐŝĂ &ŝŶĂŶĐŝĂů ^ĞƌǀŝĐĞ ƵƚŚŽƌŝƚLJ EŽ͘ϱϭͬWK:<͘ϬϯͬϮϬϭϳ ĂŶĚ ^K:< EŽ͘
      ϭϲͬ^K:<͘ϬϰͬϮϬϮϭ
   ďͿ ŽŶƐŽůŝĚĂƚĞĚƐĞƚŽĨ'Z/^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJZĞƉŽƌƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚƐϮϬϮϭ;'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚͿĂŶĚ
      'Z/'ϰ&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞƌǀŝĐĞƐ^ĞĐƚŽƌŝƐĐůŽƐƵƌĞ;'Z/Ͳ'ϰ&^ͿŝƐƐƵĞĚďLJƚŚĞ'ůŽďĂůZĞƉŽƌƚŝŶŐ/ŶŝƚŝĂƚŝǀĞ
   ĐͿ ^ƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJĐĐŽƵŶƚŝŶŐ^ƚĂŶĚĂƌĚŽĂƌĚ&ŝŶĂŶĐŝĂů^ĞĐƚŽƌ–ŽŵŵĞƌĐŝĂůĂŶŬƐ
   ĚͿ ^ƵƐƚĂŝŶĂďůĞĂŶŬŝŶŐƐƐĞƐƐŵĞŶƚ;^h^ͿtŽƌůĚtŝĚĞ&ƵŶĚĨŽƌEĂƚƵƌĞ;tt&Ϳ
       
džĐůƵƐŝŽŶ
ϭ͘ dŚĞ ĞdžƉƌĞƐƐŝŽŶŽĨŽƉŝŶŝŽŶ͕ďĞůŝĞĨ͕ĞdžƉĞĐƚĂƚŝŽŶ͕ĂĚǀĞƌƚŝƐĞŵĞŶƚ͕ ĂŶĚ ĨŽƌǁĂƌĚͲůŽŽŬŝŶŐƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐ͕
   ŝŶĐůƵĚŝŶŐĨƵƚƵƌĞƉůĂŶŶŝŶŐŽĨƚŚĞŽŵƉĂŶLJĂƐƐƉĞĐŝĨŝĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚ͘
Ϯ͘ ŶĂůLJƐŝƐŽƌĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚĂŐĂŝŶƐƚƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐ͕ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ŐƵŝĚĞůŝŶĞƐ͕ĂŶĚŝŶĚŝĐĂƚŽƌƐŽƚŚĞƌ
   ƚŚĂŶƚŚŽƐĞŝŶĚŝĐĂƚĞĚŝŶƚŚĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͘
ϯ͘ dŽƉŝĐƐ͕ĚĂƚĂ͕ĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶŽƵƚƐŝĚĞƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͕ŽƌŝŶƚŚĞƉƵďůŝĐĚŽŵĂŝŶŶŽƚĐŽǀĞƌĞĚŝŶ
   ƚŚĞƌĞƉŽƌƚŝŶŐƉĞƌŝŽĚ͘
ϰ͘ Financial performance data and information as presented in the Company’s financial statements
   ĂŶĚĚŽĐƵŵĞŶƚƐ͕ŝŶĐůƵĚŝŶŐŵĞŶƚŝŽŶĞĚŝŶƚŚŝƐZĞƉŽƌƚ͘

DĞƚŚŽĚŽůŽŐLJĂŶĚ^ŽƵƌĐĞŝƐĐůŽƐƵƌĞ
ϭ͘ &ŽƌŵĂŶĂƐƐƵƌŽƌƚĞĂŵǁŚŽƐĞŵĞŵďĞƌƐĂƌĞĐĂƉĂďůĞŝŶƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ͕ĂŶĚƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJƌĞƉŽƌƚŝŶŐ
   ĚĞǀĞůŽƉŵĞŶƚĂŶĚĂƐƐƵƌĂŶĐĞ͘
Ϯ͘ WĞƌĨŽƌŵƚŚĞƉƌĞͲĞŶŐĂŐĞŵĞŶƚƉŚĂƐĞƚŽĞŶƐƵƌĞƚŚĞŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶĐĞĂŶĚŝŵƉĂƌƚŝĂůŝƚLJŽĨƚŚĞĂƐƐƵƌŽƌ
   ƚĞĂŵ͘
ϯ͘ ,ŽůĚĂŬŝĐŬͲŽĨĨŵĞĞƚŝŶŐĂŶĚŝŶŝƚŝĂůĂŶĂůLJƐŝƐŽĨƚŚĞZĞƉŽƌƚĚƌĂĨƚďĂƐĞĚŽŶƚŚĞ^ZƐŝĂWƌŽƚŽĐŽůŽŶ
   ƐƐƵƌĂŶĐĞŶĂůLJƐŝƐƌĞĨĞƌƐƚŽƚŚĞƐƚĂŶĚĂƌĚƐ͕ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ĂŶĚŝŶĚŝĐĂƚŽƌƐŽĨϭϬϬϬ^ǀϯ͕ϭϬϬϬW^
   ;ϮϬϭϴͿ͕ĂŶĚƐƚĂŶĚĂƌĚƐͬƌĞŐƵůĂƚŝŽŶƐƵƐĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘

                                          ^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϮŽĨϰ
Page 112
          Laporan Keberlanjutan 2023
110       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




      


      ϰ͘ ŝƐĐƵƐƐŽŶůŝŶĞƚŚĞƌĞƐƵůƚƐŽĨƚŚĞĂŶĂůLJƐŝƐǁŝƚŚƚŚĞDĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂŶĚĚĂƚĂĐŽŶƚƌŝďƵƚŽƌƐ͘
      ϱ͘ sĞƌŝĨLJĞǀŝĚĞŶĐĞĂŶĚƚƌĂĐĞĚĂƚĂĂŶĚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶĂƐĐŽǀĞƌĞĚŝŶƚŚĞZĞƉŽƌƚ͘
      ϲ͘ dŚĞŽŵƉĂŶLJŝŶĐŽƌƉŽƌĂƚĞĚŽƵƌƌĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶƐŝŶƚŚĞĚƌĂĨƚZĞƉŽƌƚĂŶĚƌĞůĞĂƐĞƚŚĞĨŝŶĂůZĞƉŽƌƚ
         ĐŽŶƚĞŶƚ͘
      ϳ͘ WƌĞƉĂƌĞƚŚĞ ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ ĂŶĚƐĞŶĚŝƚƚŽ^ZƐŝĂ/ŶƚĞƌŶĂƚŝŽŶĂůŝƌĞĐƚŽƌĨŽƌƌĞǀŝĞǁƚŽŐĞƚĂƉƉƌŽǀĂů
         ďĞĨŽƌĞƐƵďŵŝƚƚŝŶŐŝƚƚŽƚŚĞŽŵƉĂŶLJ͘
      ϴ͘ WƌĞƉĂƌĞ Ă DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ >ĞƚƚĞƌ ĚĞƚĂŝůŝŶŐ Ăůů ĂƐƉĞĐƚƐ ƐĞĞŶ͕ ƌĞĐŽƌĚĞĚ͕ ĂŶĚ ŽďƐĞƌǀĞĚ ĚƵƌŝŶŐ ƚŚĞ
         ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ǁŽƌŬ ƚŽ ƚŚĞ DĂŶĂŐĞŵĞŶƚŽĨƚŚĞ ŽŵƉĂŶLJ ĨŽƌ ĨƵƌƚŚĞƌ ŝŵƉƌŽǀĞŵĞŶƚ ŽĨ ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ
         ƉƌŽĐĞƐƐĞƐ͘
      
      ĚŚĞƌĞŶĐĞƚŽϭϬϬϬW;ϮϬϭϴͿĂŶĚ'Z/hŶŝǀĞƌƐĂů^ƚĂŶĚĂƌĚƐ
      
      /ŶĐůƵƐŝǀŝƚLJ–dŚĞZĞƉŽƌƚƐŚŽǁƐƚŚĂƚƚŚĞĂŶŬŚĂƐŝĚĞŶƚŝĨŝĞĚĂŶĚƵŶĚĞƌƐƚĂŶĚƚŚĞŝƌƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐŝŶĂŶ
      ŝŶĐůƵƐŝǀĞŵĂŶŶĞƌ͘tĞĂůƐŽĂƉƉƌĞĐŝĂƚĞƚŚĞĂŶŬΖƐĚĞĚŝĐĂƚŝŽŶƚŽĚĞǀĞůŽƉĨŽƌŵĂůƐƚƌĂƚĞŐŝĞƐŝŶŵĂŝŶƚĂŝŶŝŶŐ
      ƉƌŽƉĞƌ ĐŽŵŵƵŶŝĐĂƚŝŽŶ ǁŝƚŚ ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ͘ /Ŷ ŐĞŶĞƌĂů͕ ƚŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ ƚĂŬĞŶ ŝŶƚŽ ĂĐĐŽƵŶƚ ĂŶĚ
      ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚ ƚŚĞ ŽƉŝŶŝŽŶƐ ĂŶĚ ĞdžƉĞĐƚĂƚŝŽŶƐ ĨƌŽŵ ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ ƚŚƌŽƵŐŚ ƌĞŐƵůĂƌ ŵĞĞƚŝŶŐƐ ĂŶĚ
      ƉƌŽŐƌĂŵƐ͘
      
      DĂƚĞƌŝĂůŝƚLJ – Based on the Report, we recognize and appreciate the Bank’s effort to determine
      ŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐďLJĐŽŶĚƵĐƚŝŶŐĂĚŝƐĐƵƐƐŝŽŶǁŝƚŚŝŶŵĂŶĂŐĞŵĞŶƚĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚŝĞƐ;ĐŽŶƐƵůƚĂŶƚƐĂŶĚ
      ŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚŽďƐĞƌǀĞƌͿ͘ĞƐƉŝƚĞƚŚĞŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐŽĨƚŚĞĂŶŬŚĂƐĐŽǀĞƌĞĚďŽƚŚŝŶƚĞƌŶĂůĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂů
      ŝƐƐƵĞƐ͕ ǁĞ ĞŶĐŽƵƌĂŐĞ ƚŚĞ ĂŶŬ ƚŽ ŝŶǀŽůǀĞ ŵŽƌĞ ŽĨ ƚŚĞŝƌ ĞdžƚĞƌŶĂů ƐƚĂŬĞŚŽůĚĞƌƐ ĚŝƌĞĐƚůLJ ĚƵƌŝŶŐ ƚŚĞ
      ƉƌŽĐĞƐƐŽĨĚĞƚĞƌŵŝŶŝŶŐŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐ͘
      
      ZĞƐƉŽŶƐŝǀĞŶĞƐƐ–dŚĞĂŶŬĂĐĐŽŵŵŽĚĂƚĞƐĂůůŝŶƉƵƚƐĨƌŽŵďŽƚŚŝŶƚĞƌŶĂůĂŶĚĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚŝĞƐŝŶƉƌŽƉĞƌ
      ŵĞĐŚĂŶŝƐŵƐ͘ dŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ Ă tŚŝƐƚůĞďůŽǁŝŶŐ ^LJƐƚĞŵ ǁŚŝĐŚ ŝƐ ĐĂƌƌŝĞĚ ŽƵƚ ŝŶ ĐŽůůĂďŽƌĂƚŝŽŶ ǁŝƚŚ ĂŶ
      ĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚLJƚŽƉƌŽƚĞĐƚƚŚĞŝƌǁŚŝƐƚůĞďůŽǁĞƌƐ͕ĂŶĚĨŽƌĞdžƚĞƌŶĂůƉĂƌƚŝĞƐƐƵĐŚĂƐĐƵƐƚŽŵĞƌƐ͕ƚŚĞĂŶŬ
      ĂůƐŽĞŶƐƵƌĞƐƚŚĞŝƌĐƵƐƚŽŵĞƌĐŽŵƉůĂŝŶƚƐĂƌĞĐŽŶĚƵĐƚĞĚŝŶĂĐĐŽƌĚĂŶĐĞǁŝƚŚƚŚĞƐĞƌǀŝĐĞůĞǀĞůĂŐƌĞĞŵĞŶƚ
      ;^>Ϳ͘tĞĂƉƉƌĞĐŝĂƚĞƚŚĂƚŝŶϮϬϮϯ͕ƚŚĞĂŶŬŚĂƐƌĞƐŽůǀĞĚϵϵ͘ϵйŽĨƚŚĞŝƌŝŶĐŽŵŝŶŐĐŽŵƉůĂŝŶƚƐ͕ǁŝƚŚ
      ĐůĞĂƌĚŽĐƵŵĞŶƚĂƚŝŽŶƐŽĨŝŶĐŽŵŝŶŐƐƌĞĐĞŝǀĞĚĨƌŽŵƚŚĞŝƌĐƵƐƚŽŵĞƌƐ͕ƐƵĐŚĂƐƉƌŽĚƵĐƚŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶ͕ĚĂƚĂ
      ĐŚĂŶŐĞƌĞƋƵĞƐƚƐ͕ĂŶĚƚƌĂŶƐĂĐƚŝŽŶƉƌŽďůĞŵƐ͘

      /ŵƉĂĐƚ–dŚĞĂŶŬŚĂƐĐŽŵŵŝƚƚĞĚƚŽĂĚĚƌĞƐƐŝŶĞƋƵĂůŝƚLJ͕ŝŵƉƌŽǀŝŶŐƚŚĞǁĞůĨĂƌĞŽĨǁĞĂŬĞƌƐŽĐŝĞƚLJ͕ĂŶĚ
      ĂůůĞǀŝĂƚĞƉŽǀĞƌƚLJďLJĞŶŚĂŶĐŝŶŐĨŝŶĂŶĐŝĂůŝŶĐůƵƐŝŽŶĂŶĚĨŝŶĂŶĐŝĂůůŝƚĞƌĂĐLJ͕ǁŚŝĐŚǁĂƐƐƵƉƉŽƌƚĞĚďLJƚŚĞ
      ĂƐƐŝƐƚĂŶĐĞŽĨE/ŐĞŶϰϲ͘/ŶŐŽǀĞƌŶĂŶĐĞĂƐƉĞĐƚ͕ ƚŚĞĂŶŬ ŚĂƐnjĞƌŽĚĂƚĂ ďƌĞĂĐŚ͘dŚĞĂŶŬŚĂƐ ĂůƐŽ
      ĞŶŚĂŶĐĞĚ ƚŚĞ ĞĨĨĞĐƚŝǀĞŶĞƐƐ ŽĨ ĂŶƚŝͲĐŽƌƌƵƉƚŝŽŶ ĂŶĚ ĂŶƚŝͲĨƌĂƵĚ ƉŽůŝĐŝĞƐ͕ ƌĞƐƵůƚŝŶŐ ŝŶ Ă ƌĞĚƵĐƚŝŽŶ ŽĨ
      ŶƵŵďĞƌ ŽĨ ĨƌĂƵĚ ĐĂƐĞ ĨŝŶĚŝŶŐƐ ďLJ ϮϬϮϯ ĐŽŵƉĂƌĞĚ ƚŽ LJĞĂƌ͘ /Ŷ ĞŶǀŝƌŽŶŵĞŶƚĂů ĂƐƉĞĐƚƐ͕ ƚŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ
      ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚĂŶƵŵďĞƌŽĨŝŶŝƚŝĂƚŝǀĞƐƚŚƌŽƵŐŚŽƵƚϮϬϮϯ͕ŝŶƌĞƐƉŽŶƐĞƚŽƚŚĞƉŚLJƐŝĐĂůĂŶĚƚƌĂŶƐŝƚŝŽŶĂůƌŝƐŬƐ
      ŽĨ ĐůŝŵĂƚĞ ĐŚĂŶŐĞ͘ dŚĞ ŝŵƉůĞŵĞŶƚation of the Bank’s ŐƌĞĞŶ ďĂŶŬŝŶŐ ĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚ ďLJ ŽĨĨĞƌŝŶŐ
      ĞŶǀŝƌŽŶŵĞŶƚĂůůLJĐŽŶƐĐŝŽƵƐĐŽƌƉŽƌĂƚĞďŽŶĚƐ;ŐƌĞĞŶďŽŶĚƐͿŚĂǀĞLJŝĞůĚĞĚƐŽŵĞĨĂǀŽƵƌĂďůĞŽƵƚĐŽŵĞƐ͕
      ƐƵĐŚĂƐĐůĞĂŶĞŶĞƌŐLJŐĞŶĞƌĂƚŝŽŶĂŶĚƌĞĚƵĐƚŝŽŶŽĨ','ĞŵŝƐƐŝŽŶ͕ǁŚŝĐŚĂůƐŽƐƵƉƉŽƌƚƐ^'ϭϯ;ůŝŵĂƚĞ
      ĐƚŝŽŶƐͿ͘

      ^ƚĂƚĞŵĞŶƚŽĨhƐĞ͗“/ŶĐĐŽƌĚĂŶĐĞƚŽthe GRI Standards”–tĞĞǀĂůƵĂƚĞĚƚŚĞZĞƉŽƌƚĐŽŶƚĞŶƚĂŐĂŝŶƐƚ
      ƚŚĞ 'Z/ hŶŝǀĞƌƐĂů ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ͕ ĂŶĚ ƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐ ĨŽƌ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ͘ dŚĞ ĂŶŬ ŚĂƐ
      ĐŽŵƉůŝĞĚ ǁŝƚŚ ŶŝŶĞ ƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐ͗ ĂƉƉůLJ ƚŚĞ ƌĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ͕ ƌĞƉŽƌƚ ƚŚĞ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ŝŶ 'Z/ Ϯ͗
      'ĞŶĞƌĂůŝƐĐůŽƐƵƌĞƐϮϬϮϭ͕ĚĞƚĞƌŵŝŶĞŵĂƚĞƌŝĂůƚŽƉŝĐƐ͕ƌĞƉŽƌƚƚŚĞĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐŝŶ'Z/ϯ͗DĂƚĞƌŝĂůdŽƉŝĐƐ
      ϮϬϮϭ͕ ƌĞƉŽƌƚ ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐ ĨƌŽŵ ƚŚĞ 'Z/dŽƉŝĐ ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ ĨŽƌĞĂĐŚŵĂƚĞƌŝĂů ƚŽƉŝĐ͕ ƉƌŽǀŝĚĞ ƌĞĂƐŽŶƐ ĨŽƌ


                                                   ^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϯŽĨϰ
Page 113
                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                     111







ŽŵŝƐƐŝŽŶĨŽƌĚŝƐĐůŽƐƵƌĞƐĂŶĚƌĞƋƵŝƌĞŵĞŶƚƐƚŚĂƚƚŚĞŽƌŐĂŶŝnjĂƚŝŽŶĐĂŶŶŽƚĐŽŵƉůLJǁŝƚŚ͕ƉƵďůŝƐŚĂ'Z/
ĐŽŶƚĞŶƚŝŶĚĞdž͕ƉƌŽǀŝĚĞĂƐƚĂƚĞŵĞŶƚŽĨƵƐĞ͕ĂŶĚŶŽƚŝĨLJ'Z/͘

'Z/ ^ƚĂŶĚĂƌĚƐ WƌŝŶĐŝƉůĞƐ – Ɛ ƚŚĞ ĂƐƐƵƌĂŶĐĞ ǁŽƌŬ ǁĂƐ ƚĂŬĞŶ͕ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚ ĐŽŶƚĞŶƚ ŝŶĚŝĐĂƚĞƐ ŝƚƐ
ĂĚŚĞƌĞŶĐĞ ƚŽ ƚŚĞ ZĞƉŽƌƚŝŶŐ ƉƌŝŶĐŝƉůĞƐ ;ĂĐĐƵƌĂĐLJ͕ ďĂůĂŶĐĞ͕ ĐůĂƌŝƚLJ͕ ĐŽŵƉĂƌĂďŝůŝƚLJ͕ ĐŽŵƉůĞƚĞŶĞƐƐ͕
ƐƵƐƚĂŝŶĂďŝůŝƚLJ ĐŽŶƚĞdžƚ͕ ƚŝŵĞůŝŶĞƐƐ͕ ĂŶĚ ǀĞƌŝĨŝĂďŝůŝƚLJͿ͘ dŚĞ DĂŶĂŐĞŵĞŶƚ ƉƌŽǀŝĚĞĚ ĂĚĞƋƵĂƚĞ ƐƵƉƉŽƌƚ
ĚƵƌŝŶŐƚŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞǁŽƌŬďLJƐƵďŵŝƚƚŝŶŐĞǀŝĚĞŶĐĞͬĚŽĐƵŵĞŶƚƐĂƐƌĞƋƵĞƐƚĞĚ͘

dLJƉĞϮƐƐƵƌĂŶĐĞ–dŚĞĂŶŬŚĂƐƐŚŽǁŶŝƚƐĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚƚŽǁĂƌĚƐƐƵƐƚĂŝŶĂďůĞďƵƐŝŶĞƐƐĂĐƚŝǀŝƚŝĞƐŝŶ
/ŶĚŽŶĞƐŝĂĂŶĚƐƵƉƉŽƌƚŝŶŐƐƵƐƚĂŝŶĂďůĞĨŝŶĂŶĐĞĂůŽŶŐƚŚĞŝƌŝŶĐƌĞĂƐŝŶŐƚƌĞŶĚŽĨƐƵƐƚĂŝŶĂďůĞďƵƐŝŶĞƐƐ
ŝŶǀĞƐƚŵĞŶƚ͘ dŚĞ ĂŶŬ’s green portfolio management ŚĂƐ ĂůƐŽ ďĞĞŶ ŝŵƉůĞŵĞŶƚĞĚ ŝŶ ƉƌŽƉĞƌ
ƉƌŽĐĞĚƵƌĞƐĐŽŶƐŝƐƚĞŶƚůLJƚŚƌŽƵŐŚŽƵƚĂůůĚĞďƚŽƌƐ͕ĞƐƉĞĐŝĂůůLJƚŚŽƐĞǁŚŽŽƉĞƌĂƚĞƐŝŶƐĞĐƚŽƌƐǁŝƚŚŚŝŐŚ
ĞŶǀŝƌŽŶŵĞŶƚĂů ƌŝƐŬƐ͘ In addressing the concern of customers’ ĚĂƚĂ ƉƌŝǀĂĐLJ ĂŶĚ ƐĞĐƵƌŝƚLJ͕ ƚŚĞ ĂŶŬ
ĐŽŵŵŝƚƚĞĚƚŽŬĞĞƉĚĞǀĞůŽƉŝŶŐĂsafeguard for their customers’ safety through evaluation their IT
ƐĞĐƵƌŝƚLJƐLJƐƚĞŵĐŽŶƚŝŶƵŽƵƐůLJ͘

ZĞĐŽŵŵĞŶĚĂƚŝŽŶ
ϭ͘ dŽƐƚĂƌƚĂŶŝŵƉůĞŵĞŶƚĂƚŝŽŶŽĨƉŽůŝĐLJĐŽŵŵŝƚŵĞŶƚŝŶƌĞƐƉĞĐƚŽĨŚƵŵĂŶƌŝŐŚƚƐĂŶĚƉĞƌĨŽƌŵŝƚƐĚƵĞ
    ĚŝůŝŐĞŶĐĞ͘
Ϯ͘ dŽƉƌŽǀŝĚĞƐƉĞĐŝĨŝĐŝŶĨŽƌŵĂƚŝŽŶƌĞŐĂƌĚŝŶŐƚŚĞďĂƐĞLJĞĂƌĂŶĚƚŚĞďĂƐĞůŝŶĞƋƵĂŶƚŝƚLJŝŶƌĞůĂƚŝŽŶƚŽ
    ĚŝƐĐůŽƐƵƌĞŽĨĞŶĞƌŐLJĂŶĚĞŵŝƐƐŝŽŶƐ͘
ϯ͘ dŽŝŵƉůĞŵĞŶƚƐĞǀĞƌĂůƐƚƌĂƚĞŐŝĞƐŝŶƌĞĚƵĐŝŶŐƚŚĞŝƌǁĂƚĞƌĐŽŶƐƵŵƉƚŝŽŶƐ͘
ϰ͘ dŽĐĂůĐƵůĂƚĞƚŚĞĞŶĞƌŐLJƉƌŽĚƵĐĞĚĂŶĚƵƚŝůŝnjĞĚĨƌŽŵƚŚĞŝŶƐƚĂůůĂƚŝŽŶŽĨƐŽůĂƌƉĂŶĞůƐ͘
ϱ͘ dŽ ĐŽŶĚƵĐƚ ĂŶ ĂƐƐĞƐƐŵĞŶƚ ǁŚŝĐŚ ŵĂLJ ĞŶƐƵƌĞ ƚŚĂƚ ƚŚĞŝƌ ŽƉĞƌĂƚŝŽŶƐ ĂŶĚ ƐƵƉƉůŝĞƌƐ ĂƌĞ ŶŽƚ Ăƚ
    ƐŝŐŶŝĨŝĐĂŶƚƌŝƐŬĨŽƌŝŶĐŝĚĞŶƚƐŽĨĐŚŝůĚůĂďŽƌĂŶĚĨŽƌĐĞĚŽƌĐŽŵƉƵůƐŽƌLJůĂďŽƌ͘
    
                                                        
                                           dŚĞĂƐƐƵƌĂŶĐĞƉƌŽǀŝĚĞƌ͕
                                                        
                                          :ĂŬĂƌƚĂ͕:ĂŶƵĂƌLJϯϭƐƚϮϬϮϰ
                                                        
                                                                                         
                                                                                            
                                                                                            
                                                                           
           ŝƌĞŶĚƌĂZĂƚƵƌŝ                                                         >ŝŵ,ĞŶĚƌĂ
      /ŶƚĞƌŶĂƚŝŽŶĂůŝƌĞĐƚŽƌ                                               ŽƵŶƚƌLJŝƌĞĐƚŽƌĨŽƌ/ŶĚŽŶĞƐŝĂ
     ^ŽĐŝĂůZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJƐŝĂ                                              ^ŽĐŝĂůZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJƐŝĂ

                                    ^ŽĐŝĂůZĞƐƉŽŶƐŝďŝůŝƚLJƐŝĂ;^ZƐŝĂͿ
                                                 /ŶƚĞƌŶĂƚŝŽŶĂů
         ϰ&Ͳ^ͲϮϱ͕ŶƐĂůWůĂnjĂ͕sĂŝƐŚĂůŝ͕'ŚĂnjŝĂďĂĚ;EZZĞŐŝŽŶĞůŚŝͿ͕hƚƚĂƌWƌĂĚĞƐŚϮϬϭϬϭϬ͕/E/
                 >ĂŶĚůŝŶĞͬDŽďŝůĞ͗нϵϭͲϭϮϬͲϰϭϬϯϬϮϯ͖нϵϭͲϭϮϬͲϲϰϱϮϬϮϬͬнϵϭͲϵϴϭϬϬϱϵϭϬϵ
                             ͲŵĂŝů͗ŝŶĨŽΛƐƌͲĂƐŝĂ͘ŽƌŐ͕tĞďƐŝƚĞ͗ǁǁǁ͘ƐƌͲĂƐŝĂ͘ŽƌŐ
                                                 /ŶĚŽŶĞƐŝĂ
          Wd^ĞũĂŚƚĞƌĂZĂŵďĂŚƐŝĂ͕:ů͘dĞďĞƚĂƌĂƚĂůĂŵs///EŽ͘Ϯϱ͕:ĂŬĂƌƚĂϭϮϴϭϬ͕/EKE^/
       >ĂŶĚůŝŶĞ͗нϲϮͲϮϭͲϱϬϭϬϭϱϬϰ͕ͲŵĂŝů͗ƐĞƌǀŝĐĞƐΛƐƌĂƐŝĂͲŝŶĚŽ͘ĐŽŵ͕tĞďƐŝƚĞ͗ǁǁǁ͘ƐƌĂƐŝĂͲŝŶĚŽ͘ĐŽŵ




                                          ^ZƐŝĂ/ŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚƐƐƵƌĂŶĐĞ^ƚĂƚĞŵĞŶƚ͕ǀĞƌƐŝŽŶϮϬϮϯ͕ƉĂŐĞϰŽĨϰ
Page 114
              Laporan Keberlanjutan 2023
112           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Surat Pernyataan Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk                         [2-14]




Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan
bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun
2023 dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan dimaksud.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


Jakarta, 7 Februari 2024


                                                                Dewan Komisaris


                                                                              Pradjoto
                                                     Komisaris Utama/Komisaris Independen*




                                                                 Pahala Nugraha Mansury
                                                                  Wakil Komisaris Utama*




                Sigit Widyawan                                              Asmawi Syam       Septian Hario Seto
           Komisaris Independen                                    Komisaris Independen      Komisaris Independen




                 Iman Sugema                                       Erwin Rijanto Slamet            Askolani
           Komisaris Independen                                    Komisaris Independen           Komisaris




                     Susyanto                                         Fadlansyah Lubis         Robertus Billitea
                    Komisaris                                                Komisaris            Komisaris




Catatan:
*Dalam proses fit dan proper sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen
Page 115
                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                             PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                      113




Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk                  [2-14]




Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan bahwa kami
telah memeriksa dan menyetujui Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2023 dan
menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun
2023 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan
dimaksud.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


Jakarta, 7 Februari 2024


                                                    Direksi



                                                 Royke Tumilaar
                                                 Direktur Utama




                                                 Adi Sulistyowati
                                              Wakil Direktur Utama




      Novita Widya Anggraini                  Corina Leyla Karnalies                      Sis Apik Wijayanto
            Direktur Finance               Direktur Digital & Integrated         Direktur Enterprise & Commercial
                                               Transaction Banking                               Banking




             David Pirzada                  Silvano Winston Rumantir                          Ronny Venir
     Direktur Risk Management           Direktur Wholesale & International          Direktur Network & Services
                                                     Banking




          Muhammad Iqbal                    Putrama Wahju Setyawan                             Mucharom
   Direktur Institutional Banking            Direktur Retail Banking                  Direktur Human Capital &
                                                                                               Compliance




                                                  Toto Prasetio
                                        Direktur Technology & Operations
Page 116
            Laporan Keberlanjutan 2023
114         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Referensi POJK, SEOJK, dan Indeks Standar GRI, SASB, SUSBA

POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021
  No Indeks                                                 Pengungkapan                                           Halaman

                                                           Strategi Keberlanjutan

      A.1           Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                 8-9

                                                     Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan

      B.1           Aspek Ekonomi                                                                                       4

      B.2           Aspek Lingkungan Hidup                                                                              6

      B.3           Aspek Sosial                                                                                        5

                                                              Profil Perusahaan

      C.1           Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                14

      C.2           Alamat Perusahaan                                                                                  15

      C.3           Skala Usaha                                                                                        16

      C.4           Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                                15

      C.5           Keanggotaan pada Asosiasi                                                                          18

      C.6           Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                    15

                                                             Penjelasan Direksi

      D.1           Penjelasan Direksi                                                                               10-13

                                                          Tata Kelola Keberlanjutan

      E.1           Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                94-97

      E.2           Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan                                          87, 100

      E.3           Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                           97-99

      E.4           Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                            105-107

      E.5           Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                             99

                                                            Kinerja Keberlanjutan

      F.1           Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                            93

                                                               Kinerja Ekonomi

      F.2           Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,           25
                    Pendapatan dan Laba Rugi

      F.3           Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada               26-28
                    Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan

                                                          Kinerja Lingkungan Hidup

                                                                Aspek Umum

      F.4           Biaya Lingkungan Hidup                                                                            6, 60

                                                               Aspek Material

      F.5           Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                  Tidak relevan bagi
                                                                                                               bisnis perbankan.

                                                                Aspek Energi

      F.6           Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                    2, 6, 17, 62

      F.7           Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                             62
Page 117
                                                                                         Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                           115




No Indeks                                         Pengungkapan                                               Halaman

                                                        Aspek Air

   F.8      Penggunaan Air                                                                                      64

                                             Aspek Keanekaragaman Hayati

   F.9      Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau                    64
            Memiliki Keanekaragaman Hayati

  F.10      Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                             64-65

                                                       Aspek Emisi

  F.11      Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                2, 6, 17, 63

  F.12      Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                          30-33, 62-63

                                                Aspek Limbah dan Efluen

  F.13      Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                          63

  F.14      Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                             63

  F.15      Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                            Tidak relevan bagi
                                                                                                        bisnis perbankan.

                                      Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup

  F.16      Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan                 Tidak relevan bagi
                                                                                                        bisnis perbankan.

                                                      Kinerja Sosial

  F.17      Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada                      54
            Konsumen

                                                 Aspek Ketenagakerjaan

  F.18      Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                      83-84

  F.19      Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                            83

  F.20      Upah Minimum Regional                                                                               83

  F.21      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                              91

  F.22      Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                       85-88

                                                    Aspek Masyarakat

  F.23      Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar                                                         67-76

  F.24      Pengaduan Masyarakat                                                                                76

  F.25      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                   64-76

                              Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan

  F.26      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                                         23

  F.27      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                                        42

  F.28      Dampak Produk/Jasa                                                                                  42

  F.29      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                                  42

  F.30      Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan                      58

                                                         Lain-lain

   G.1      Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                                             108-111

   G.2      Lembar Umpan Balik                                                                                  125

   G.3      Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                               20

   G4       Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017                114-115
            tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
            Perusahaan Publik
Page 118
            Laporan Keberlanjutan 2023
  116       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




  Standar GRI
   Pernyataan penggunaan                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk
                                         periode 1 Januari – 31 Desember 2023
   GRI 1 yang digunakan                  GRI 1: Landasan 2021
   Standar Sektor GRI yang berlaku       -                                                           Pengecualian                          No.
                                                                                     Persyaratan                                         Standar
  Standar GRI      Indikator                 Pengungkapan                 Hal.
                                                                                         yang             Alasan        Penjelasan        Sektor
                                                                                     Dikecualikan                                          GRI

Pengungkapan Umum
GRI 2:                2-1       Detail organisasi                        15-16
Pengungkapan          2-2       Entitas yang termasuk dalam                19
Umum 2021                       pelaporan keberlanjutan
                      2-3       Periode pelaporan, frekuensi, dan          19
                                kontak
                      2-4       Pernyataan ulang informasi                 19
                      2-5       Jaminan eksternal                       19, 108-
                                                                          111
                      2-6       Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan    15, 76
                                bisnis lainnya
                      2-7       Karyawan                                 78-80
                      2-8       Pekerja yang bukan karyawan                78
                      2-9       Stuktur dan komposisi tata kelola         100
                     2-10       Nominasi dan pemilihan badan tata         100
                                kelola tertinggi
                     2-11       Ketua badan tata kelola tertinggi        10-13,
                                                                          100
                     2-12       Peran badan tata Kelola tertinggi        10-13,
                                dalam mengawasi pengelolaan               100
                                dampak
                     2-13       Pendelegasian tanggung jawab untuk       95-97
                                mengelola dampak keberlanjutan
                     2-14       Peran badan tata kelola tertinggi       10-13, 19,
                                dalam pelaporan keberlanjutan            95, 112-
                                                                           113
                     2-15       Konflik kepentingan                       100
                     2-16       Komunikasi hal-hal penting              95, 97-99,
                                                                           102
                     2-17       Pengetahuan kolektif dari badan tata     87, 100
                                kelola tertinggi
                     2-18       Evaluasi kinerja badan tata kelola        100
                                tertinggi
                     2-19       Kebijakan remunerasi                    Merujuk ke
                                                                         Laporan
                     2-20       Proses untuk menentukan remunerasi       Tahunan
                                                                        (728-737).

                     2-21       Rasio kompensasi total tahunan                           Rasio total       Kendala       Perusahaan
                                                                                         kompensasi      Kerahasiaan.    belum dapat
                                                                                       tahunan untuk                    menyampaikan
                                                                                      individu dengan                    data karena
                                                                                     bayaran tertinggi                   data bersifat
                                                                                        di organisasi                      rahasia.
                                                                                     terhadap median
                                                                                     total kompensasi
                                                                                       tahunan untuk
                                                                                     seluruh karyawan.
Page 119
                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                      117




                                                                                                      Pengecualian                    No.
                                                                                       Persyaratan                                  Standar
   Standar GRI      Indikator                Pengungkapan                   Hal.
                                                                                           yang          Alasan      Penjelasan      Sektor
                                                                                       Dikecualikan                                   GRI

                      2-22        Pernyataan tentang strategi            8-9, 10-13
                                  pembangunan berkelanjutan
                      2-23        Komitmen kebijakan                      8-9, 67
                      2-24        Menanamkan komitmen kebijakan             8-9
                      2-25        Proses untuk memulihkan dampak         56-57, 97-
                                  negatif                                   99
                      2-26        Mekanisme pemberian umpan balik/           97
                                  saran dan kekhawatiran
                      2-27        Kepatuhan terhadap hukum dan              43
                                  peraturan
                      2-28        Asosiasi keanggotaan                      18
                      2-29        Pendekatan keterlibatan pemangku       105-107
                                  kepentingan
                      2-30        Perjanjian kerja bersama                85, 105-
                                                                            107
Topik Material
GRI 3: Topik           3-1        Proses penentuan topik material           20
Material               3-2        Daftar topik material                     20
                       3-3        Manajemen topik material               24, 30, 45,
                                                                             62
Topik Material: Kinerja Ekonomi dan Pengelolaan Portofolio Hjau
GRI 3: Topik           3-3        Manajemen topik material                  24
Material

GRI 201: Kinerja     201-1        Nilai ekonomi langsung yang               25
Ekonomi 2016                      dihasilkan dan didistribusikan

                     201-2        Implikasi finansial serta risiko dan     31-33
                                  peluang lain akibat dari perubahan
                                  iklim

                     201-3        Kewajiban program pensiun manfaat         89
                                  pasti dan program pensiun lainnya

                     201-4        Bantuan finansial yang diterima dari      25
                                  pemerintah
Topik Material: Ketahanan Iklim
GRI 3: Topik           3-3        Manajemen topik material                 30, 62
Material
GRI 302: Energi      302-1        Konsumsi energi dalam organisasi          62
2016                 302-2        Konsumsi energi di luar organisasi        62
                     302-3        Intensitas energi                         62
                     302-4        Pengurangan konsumsi energi               62
GRI 305: Emisi       305-1        Emisi GRK (Cakupan 1) langsung            63
2016                 305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak        63
                                  langsung
                     305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak               63
                                  langsung lainnya
                     305-4        Intensitas emisi GRK                      63
                     305-5        Pengurangan emisi GRK                    62-63
                     305-6        Emisi zat perusak ozon (ODS)              63
Page 120
               Laporan Keberlanjutan 2023
   118         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                                                                                                       Pengecualian                  No.
                                                                                        Persyaratan                                Standar
   Standar GRI        Indikator                Pengungkapan                  Hal.
                                                                                            yang          Alasan      Penjelasan    Sektor
                                                                                        Dikecualikan                                 GRI

                        305-7      Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida       63
                                   (SOx), dan emisi udara signifikan
                                   lainnya
Topik Material: Keamanan Data dan Keamanan Siber
GRI 3: Topik             3-3       Manajemen topik material                   45
Material
GRI 418: Privasi       418-1       Pengaduan yang berdasar mengenai           46
Pelanggan 2016                     pelanggaran terhadap privasi
                                   pelanggan dan hilangnya data
                                   pelanggan
Keberadaan Pasar
GRI 202:               202-1       Rasio standar upah karyawan                83
Keberadaan                         pemula berdasarkan jenis
Pasar 2016                         kelamin terhadap upah minimum
                                   regional

                       202-2       Proporsi manajemen senior yang             80
                                   berasal dari masyarakat
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 203: Dampak        203-1       Investasi infrastruktur dan dukungan     74-75
Ekonomi Tidak                      layanan
Langsung 2016          203-2       Dampak ekonomi tidak langsung          67, 71, 74-
                                   yang signifikan                            75
Antikorupsi
GRI 205:               205-1       Operasi-operasi yang dinilai              102
Antikorupsi 2016                   memiliki risiko terkait korupsi

                       205-2       Komunikasi dan pelatihan tentang          102
                                   kebijakan dan prosedur antikorupsi

                       205-3       Insiden korupsi yang terbukti dan         103
                                   tindakan yang diambil
Perilaku Antipersaingan
GRI 206: Perilaku      206-1       Langkah-langkah hukum untuk                43
Antipersaingan                     perilaku antipersaingan, praktik
2016                               antipakat dan monopoli
Pajak
GRI 207: Pajak          207-1      Pendekatan terhadap pajak                  25
2019
                        207-2      Tata Kelola, pengontrolan, dan             25
                                   manajemen risiko pajak
                        207-3      Keterlibatan pemangku kepentingan          25
                                   dan pengelolaan kepedulian yang
                                   berkaitan dengan pajak
Material
GRI 301: Material      301-1       Material yang digunakan                              Tidak relevan bagi bisnis perbankan.
2016                               berdasarkan berat atau volume
Page 121
                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                119




                                                                                               Pengecualian                     No.
                                                                                Persyaratan                                   Standar
   Standar GRI     Indikator              Pengungkapan                  Hal.
                                                                                    yang          Alasan      Penjelasan       Sektor
                                                                                Dikecualikan                                    GRI

Air dan Efluen
GRI 303: Air dan    303-1      Interaksi dengan air sebagai sumber      64
Efluen 2018                    daya bersama

                    303-2      Manajemen dampak yang berkaitan          64
                               dengan pembuangan air

                    303-3      Pengambilan air                          64

                    303-4      Pembuangan air                           64

                    303-5      Konsumsi air                             64
Keanekaragaman Hayati
GRI 304:            304-1      Lokasi operasi yang dimiliki, disewa,    64
Keanekaragaman                 dikelola, atau berdekatan dengan,
Hayati 2016                    kawasan lindung dan kawasan
                               dengan nilai keanekaragaman hayati
                               tinggi di luar kawasan lindung

                    304-2      Dampak signifikan dari                   64
                               aktivitas, produk, dan jasa pada
                               keanekaragaman hayati

                    304-3      Habitat yang dilindungi atau             64
                               direstorasi

                    304-4      Spesies Daftar Merah IUCN dan            65
                               spesies daftar konservasi nasional
                               dengan habitat dalam wilayah yang
                               terkena efek operasi
Limbah
GRI 306: Limbah     306-1      Timbulan limbah dan dampak              61, 63
2020                           signifikan terkait limbah

                    306-2      Manajemen dampak signifikan             61, 63
                               terkait limbah

                    306-3      Timbulan limbah                          63

                    306-4      Limbah yang dialihkan dari              61, 63
                               pembuangan akhir

                    306-5      Limbah yang dikirimkan ke                63
                               pembuangan akhir
Penilaian Lingkungan Pemasok
GRI 308:            308-1      Seleksi pemasok baru dengan                      Belum dilaksanakan pada periode
Penilaian                      menggunakan kriteria                             berjalan.
Lingkungan                     lingkungan
Pemasok 2016
                    308-2      Dampak lingkungan negatif dalam                  Belum dilaksanakan pada periode
                               rantai pasokan dan tindakan yang                 berjalan.
                               telah diambil
Page 122
              Laporan Keberlanjutan 2023
   120        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                                                                                                   Pengecualian                   No.
                                                                                    Persyaratan                                 Standar
  Standar GRI        Indikator                Pengungkapan                  Hal.
                                                                                        yang           Alasan      Penjelasan    Sektor
                                                                                    Dikecualikan                                  GRI

Kepegawaian
GRI 401:              401-1      Perekrutan karyawan baru dan              80-82
Kepegawaian                      pergantian karyawan
2016                  401-2      Tunjangan yang diberikan kepada            89
                                 karyawan purnawaktu yang tidak
                                 diberikan kepada karyawan pada
                                 kurun waktu tertentu atau paruh
                                 waktu
                      401-3      Cuti melahirkan                           83, 89

Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
GRI 402:              402-1      Periode pemberitahuan minimum                      Informasi bersifat confidential.
Hubungan Tenaga                  terkait perubahan operasional
Kerja/Manajemen
2016
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 403:              403-1       Sistem manajemen keselamatan dan          91
Kesehatan dan                     kesehatan kerja
Keselamatan
                      403-2       Identifikasi bahaya, penilaian risiko,    91
Kerja 2018
                                  dan investigasi insiden

                      403-3       Layanan kesehatan kerja                   91

                      403-4       Partisipasi, konsultasi, dan              91
                                  komunikasi pekerja tentang
                                  keselamatan dan kesehatan kerja

                      403-5       Pelatihan bagi pekerja mengenai           91
                                  keselamatan dan kesehatan kerja

                      403-6       Peningkatan kualitas kesehatan            91
                                  pekerja

                      403-7       Pencegahan dan mitigasi dampak            91
                                  dari keselamatan dan kesehatan
                                  kerja yang secara langsung terkait
                                  hubungan bisnis

                      403-8       Pekerja yang tercakup dalam sistem        91
                                  manajemen keselamatan dan
                                  kesehatan kerja

                      403-9       Kecelakaan kerja                          N/A

                      403-10      Penyakit akibat kerja                     N/A
Pelatihan dan Pendidikan
GRI 404:              404-1       Rata-rata jam pelatihan per tahun         88
Pelatihan dan                     per karyawan
Pendidikan 2016
                      404-2       Program untuk meningkatkan               85-87
                                  keterampilan karyawan dan program
                                  bantuan peralihan

                      404-3       Persentase karyawan yang menerima         90
                                  tinjauan rutin terhadap kinerja dan
                                  pengembangan karier
Page 123
                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                               121




                                                                                              Pengecualian                     No.
                                                                               Persyaratan                                   Standar
   Standar GRI      Indikator              Pengungkapan                Hal.
                                                                                   yang          Alasan      Penjelasan       Sektor
                                                                               Dikecualikan                                    GRI

Keanekaragaman dan Peluang Setara
GRI 405:              405-1     Keanekaragaman badan tata kelola      79-80,
Keanekaragaman                  dan karyawan                          83-84
dan Peluang
Setara
2016
Nondiskriminasi
GRI 406:              406-1     Insiden diskriminasi dan tindakan      78
Nondiskriminasi                 perbaikan yang dilakukan
2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
GRI 407:              407-1     Operasi dan pemasok di mana hak        85
Kebebasan                       atas kebebasan berserikat dan
Berserikat dan                  perundingan kolektif mungkin
Perundingan                     berisiko
Kolektif 2016
Pekerja anak
GRI 408: Pekerja      408-1     Operasi dan pemasok yang berisiko      83
anak 2016                       signifikan terhadap insiden pekerja
                                anak
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
GRI 409: Kerja        409-1     Operasi dan pemasok yang berisiko      83
Paksa atau Wajib                signifikan terhadap insiden kerja
Kerja 2016                      paksa atau wajib kerja
Masyarakat Adat
GRI 411: Hak          411-1     Insiden pelanggaran yang               76
Masyarakat Adat                 melibatkan hak-hak masyarakat adat
2016
Masyarakat Setempat
GRI 413:              413-1     Operasi dengan keterlibatan           74-75
Masyarakat                      masyarakat setempat, penilaian
Setempat 2016                   dampak, dan program
                                pengembangan

                      413-2     Operasi yang secara aktual dan yang   74-75
                                berpotensi memiliki dampak negatif
                                signifikan terhadap masyarakat
                                setempat
Penilaian Sosial Pemasok
GRI 414:              414-1     Seleksi pemasok baru dengan                    Belum dilaksanakan pada periode
Penilaian Sosial                menggunakan kriteria sosial                    berjalan.
Pemasok 2016          414-2     Dampak sosial negatif dalam rantai             Belum dilaksanakan pada periode
                                pasokan dan tindakan yang telah                berjalan.
                                diambil
Kebijakan Publik
GRI 415:              415-1     Kontribusi politik                     43
Kebijakan Publik
2016
Page 124
              Laporan Keberlanjutan 2023
   122        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




                                                                                                      Pengecualian                  No.
                                                                                       Persyaratan                                Standar
   Standar GRI        Indikator               Pengungkapan                     Hal.
                                                                                           yang          Alasan      Penjelasan    Sektor
                                                                                       Dikecualikan                                 GRI

 Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
 GRI 416:              416-1      Penilaian dampak kesehatan dan                       Tidak relevan bagi bisnis perbankan.
 Kesehatan dan                    keselamatan dari berbagai kategori
 Keselamatan                      produk dan jasa
 Pelanggan             416-2      Insiden ketidakpatuhan sehubungan                    Tidak relevan bagi bisnis perbankan.
 2016                             dengan dampak kesehatan dan
                                  keselamatan dari produk dan jasa
 Pemasaran dan Pelabelan
 GRI 417:              417-1      Persyaratan untuk pelabelan dan              55
 Pemasaran dan                    informasi produk dan jasa
 Pelabelan 2016        417-2      Insiden ketidakpatuhan terkait               56
                                  informasi dan pelabelan produk dan
                                  jasa
                       417-3      Insiden ketidakpatuhan terkait               56
                                  komunikasi pemasaran




Standar GRI G4 Suplemen Sektor Layanan Keuangan 2013
  Indikator                                        Pengungkapan                                                      Halaman

    FS1          Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan                              34
                 pada lini bisnis

    FS2          Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis                      34

    FS3          Proses untuk memantau implementasi dan kepatuhan klien dengan persyaratan                             34
                 lingkungan dan sosial termasuk dalam perjanjian atau transaksi

    FS4          Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk mengimplementasikan                                   87
                 kebijakan dan prosedur lingkungan dan sosial sebagaimana diterapkan pada lini
                 bisnis

    FS5          Interaksi dengan klien/investee/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang                              67
                 lingkungan dan sosial

    FS6          Persentase portofolio untuk lini bisnis berdasarkan wilayah tertentu, ukuran                          26
                 (misal: mikro/SME/besar) dan menurut sektor

     FS7         Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat                              68
                 sosial khusus untuk setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan

    FS8          Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat                             26, 39
                 lingkungan spesifik untuk setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan

    FS9          Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur penilaian risiko                                           40

    FS10         Kemitraan yang bertanggung jawab atas masalah lingkungan atau sosial                                  26
Page 125
                                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                           123




  Indikator                                       Pengungkapan                                                         Halaman

    FS11         Persentase aktiva yang terjadi pada lingkungan positif dan negatif atau sosial                           26

    FS12         Kebijakan pemberian suara diterapkan pada masalah lingkungan atau sosial                       Tidak relevan bagi BUMN.

    FS13         Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi                            72
                 berdasarkan jenis

    FS14         Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk orang-orang yang                            54
                 kurang beruntung

    FS15         Kebijakan untuk desain yang adil dan penjualan produk dan layanan keuangan                              42, 54

    FS16         Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima                                72
                 manfaat




Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
              Indikator                                         Pengungkapan                                                Halaman

 Metrik Aktivitas

 FN-CB-000.A                        (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan menurut segmen:                           16
                                    (a) pribadi dan (b) usaha kecil

 FN-CB-000.B                        (1) Jumlah dan (2) nilai pinjaman menurut segmen: (a) pribadi dan (b)                         26
                                    usaha kecil

 Keamanan Data

 FN-CB-230a.1                       (1) Jumlah pelanggaran data (2) persentase informasi identifikasi                             45
                                    pribadi (3) jumlah rekening yang terpengaruh

 FN-CB-230a.2                       Pendekatan untuk menangani risiko keamanan data                                            45-48

 Inklusi Keuangan dan Capacity Building		

 FN-CB-240a.1                       (1) Jumlah dan (2) total pinjaman yang memenuhi syarat untuk program                          67
                                    promosi usaha kecil dan pengembangan masyarakat

 FN-CB-240a.2                       (1) Jumlah dan (2) total pinjaman jatuh tempo dan non-akrual                               29, 67
                                    yang memenuhi syarat untuk mempromosikan usaha kecil dan
                                    pengembangan masyarakat

 FN-CB-240a.3                       Jumlah rekening yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau                          72-73
                                    yang menghadapi keterbatasan akses

 FN-CB-240a.4                       Jumlah peserta literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki                         72-73
                                    rekening bank, atau kurang terlayani

 Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit		

 FN-CB-410a.2                       Pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata                     34, 35-38, 98-99
                                    kelola (LST) dalam analisis kredit

 Emisi yang Dibiayai

 FN-CB-410b.1                       Emisi bruto absolut yang dibiayai, dipilah berdasarkan (1) Cakupan 1, (2)                     33
                                    Cakupan 2, dan (3) Cakupan 3

 FN-CB-410b.2                       Eksposur bruto untuk setiap industri berdasarkan jenis aset                                   33

 FN-CB-410b.3                       Persentase paparan bruto yang termasuk dalam perhitungan emisi yang                           33
                                    dibiayai

 FN-CB-410b.4                       Deskripsi metodologi yang digunakan untuk menghitung emisi yang                               33
                                    dibiayai
Page 126
                 Laporan Keberlanjutan 2023
   124           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




               Indikator                                            Pengungkapan                                       Halaman

 Etika Bisnis

 FN-CB-510a.1                           Jumlah kerugian akibat proses hukum terkait dengan penipuan,                   43, 102
                                        perdagangan orang dalam, anti-trust, perilaku anti-persaingan,
                                        manipulasi pasar, malpraktek, atau undang-undang industri keuangan
                                        terkait lainnya

 FN-CB-510a.2                           Deskripsi kebijakan dan prosedur whistleblowing                                  101

 Sistem Manajemen Risiko

 FN-CB-550a.1                           Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori       Tidak relevan.

 FN-CB-550a.2                           Deskripsi pendekatan untuk memasukan faktor lingkungan, sosial, dan       35-38, 41-42, 97-99
                                        tata kelola (LST) dalam analisis kredit ke dalam perencanaan kecukupan
                                        modal, strategi perusahaan jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya




Indeks Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
              Indikator                                         Pengungkapan                                         Halaman

 Tujuan                              Strategi keberlanjutan dan pelibatan pemangku kepentingan                     8-9, 105-107

                                     Partisipasi dalam inisiatif keuangan keberlanjutan                                 18

 Kebijakan                           Pernyataan publik tentang LST                                                    93, 97

                                     Pernyataan publik tentang sektor-sektor tertentu                                 34-39

 Proses                              Penilaian risiko LST dan persetujuan transaksi                                   34-39

                                     Pengawasan dan keterlibatan klien                                                  40

 Masyarakat                          Tanggung jawab kepada LST                                                          42

                                     Pelatihan staf lingkungan & sosial, serta evaluasi kinerja                       72-73

 Produk                              Integrasi LST dalam produk dan layanan                                           22-23

 Portofolio                          Penilaian risiko dan mitigasi LST pada tingkat portofolio                        34-40

                                     Pengungkapan eksposur risiko LST dan target                                      97-99
Page 127
                                                                                              Laporan Keberlanjutan 2023
                                                                                    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                                                 125




Lembar Umpan Balik
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menerbitkan Laporan Keberlanjutan untuk memberikan gambaran atas
kinerja keberlanjutan dan penerapan keuangan berkelanjutan kepada pemangku kepentingan. Kami mengharapkan
masukan, kritik dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini.




                              Nama (bila berkenan)        :
          PROFIL              Institusi/Perusahaan        :
           ANDA               Surel			:
                              Telp/Hp			:




GOLONGAN PEMANGKU KEPENTINGAN

                               Pemegang
        Pemerintah/OJK                                Nasabah                  Pegawai                       Pemasok
                               saham/investor
                                                                                                             Lain-lain
        Organisasi bisnis      Media                  Serikat Pekerja          Masyarakat
                                                                                                             ……………………




Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah.
										                                                                                               Ya            Tidak

 1. Laporan ini mudah dimengerti.                                                                        (    )         (    )

 2. Laporan ini bermanfaat bagi Anda.                                                                    (    )         (    )

 3. Laporan ini sudah memaparkan kinerja keberlanjutan secara jelas. Laporan ini                         (    )         (    )
    sudah mengungkapkan topik-topik material yang relevan bagi Perseroan.


Saran lainnya untuk meningkatkan informasi dalam laporan ini ....................


Terima kasih atas partisipasi Anda.




Kami mengucapkan terima kasih atas kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan dan kemajuan laporan ini di tahun yang
akan datang. Pengembalian formulir dan hal lain terkait Laporan Keberlanjutan 2023 dapat disampaikan kepada:


Divisi Enterprise Risk Management
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Grha BNI, Lt.26
Jl. Jenderal Sudirman Kav.1 Jakarta 10220 Indonesia
Telepon : (62-21) 572 8544
Surel       : esg@bni.co.id
Page 128
          Laporan Keberlanjutan 2023
126       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk




Kantor Pusat :
Grha BNI
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta 10220, Indonesia

Phone & Fax
Solution Center : 1500 046
Phone 		        : 021 - 2511 946 , 572 8387
Fax 		          : 021 - 572 8295 , 572 8053        BNI
                                                   @BNI46
Online                                             @BNI46
Website             : bni.co.id                    BNI

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.7 MB
Published7 Feb 2024
Pages128
Characters485,900
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Royke Tumilaar p.12 ×3
linked org PT BNI Sekuritas p.21
linked org Pemerintah RI. p.35
linked person Pahala Nugraha Mansury p.114
linked person Sigit Widyawan p.114
linked person Asmawi Syam p.114
linked person Septian Hario Seto p.114
linked person Iman Sugema p.114
linked person Erwin Rijanto Slamet p.114
linked person Fadlansyah Lubis p.114
linked person Robertus Billitea p.114
linked person Adi Sulistyowati p.115
linked person Novita Widya Anggraini p.115
linked person Corina Leyla Karnalies p.115
linked person Sis Apik Wijayanto p.115
linked person David Pirzada p.115
linked person Ronny Venir p.115
linked person Muhammad Iqbal p.115
linked person Putrama Wahju Setyawan p.115
linked person Toto Prasetio p.115
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.1 ×246
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12 ×4
possible — Morgan Stanley p.21
possible person Ahmad Dahlan p.74
unresolved org Kementerian BUMN p.16 ×5
unresolved org PT Bank Hibank Indonesia p.21 ×2
unresolved org PT BNI Life Insurance p.21
unresolved org PT BNI Multifinance p.21
unresolved org PT Bank Mayora p.25
unresolved org Kementerian Investasi p.31
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.31
unresolved org Bank Indonesia p.44 ×5
unresolved org Bank Digital UMKM p.53
unresolved org Bank KBMI IV p.60
unresolved org Meteorologi p.64
unresolved org Milik Desa p.67
unresolved org Kota Nusantara p.67
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.67 ×2
unresolved org Perkreditan Rakyat p.69
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.71
unresolved org Kementerian Pertanian p.73
unresolved org Bank Goes p.74 ×2
unresolved org Bank Digitalisasi KEJAR Terbaik p.74
unresolved org Bank Sampah Program Ayo Menabung p.74
unresolved org Bank Penggerak Keuangan Inklusif Bagi Penyandang p.75
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.76
unresolved org Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih p.77
unresolved person Institutional Banking · Direktur p.115

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result