Skip to content
Back to announcement

20260417_ADCP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32071666_lamp1.pdf

Other Text extracted ADCP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                                                                     Jakarta, 17 April 2026
Nomor           : 167/ADCP-IV/2026
Lampiran        : 1 (satu) set dokumen

Kepada Yth.:
Direktorat Penilaian Perusahaan Sektor Riil
PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia,
Tower I, Lantai 6 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190

Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Lanjutan No. S-04242/BEI.PP3/04-2026

Dengan hormat,
Menindaklanjuti surat Bursa Efek Indonesia (BEI) No.: S-04242/BEI.PP3/04-2026 tanggal 15 April 2026 perihal
Permintaan Penjelasan Lanjutan sehubungan dengan Surat Peringatan (Somasi) Tegas dari FEIT & Co, Attorney
at Law, Kuasa Hukum dari PT Tiyang Tehnik Seisoku (Vendor), dengan ini PT Adhi Commuter Properti Tbk
(“ADCP”) menyampaikan tanggapan dan penjelasan sebagai berikut:
1.    Sehubungan dengan Surat Peringatan (Somasi) Tegas kepada Perseroan dari PT Tiyang Tehnik Seisoku
      a.    Latar belakang Perseroan masih menerima Surat Peringatan (Somasi) dari PT Tiyang Tehnik
            Seisoku setelah sebelumnya pada surat nomor 149/ADCP-IV/2026 tanggal 9 April 2026 Perseroan
            menjelaskan bahwa akan menyampaikan surat tanggapan atas somasi dan segera menyelesaikan
            sisa kewajiban?
            Tanggapan:
            ADCP mengonfirmasi telah menerima surat somasi lanjutan dari kuasa hukum PT Tiyang Tehnik
            Seisoku. Penerimaan somasi lanjutan tersebut terjadi karena sisa kewajiban pembayaran sebesar
            Rp381.726.000,- belum dapat diselesaikan tepat waktu hingga jatuh tempo tahap ke-5 (31 Maret
            2026). ADCP tetap berkomunikasi dan tidak mengabaikan kewajiban tersebut, namun terkendala
            oleh ketidakstabilan arus kas akibat perlambatan pasar properti dan realisasi piutang dari
            konsumen.
      b.    Apakah Perseroan mengabaikan Surat Peringatan (Somasi) dari FEIT & Co selaku kuasa hukum PT
            Tiyang Tehnik Seisoku nomor 025/FEIT&Co/SOM-ADCP/TTS/IV/2026 tanggal 1 April 2026?
            Tanggapan:
            ADCP tidak mengabaikan surat somasi dimaksud, ADCP telah merespons melalui surat No. 112-
            2/17/ADCP-DIR/IV/2026 tanggal 13 April 2026 yang menyatakan bahwa ADCP berupaya secara
            maksimal untuk melunasi sisa kewajiban tersebut dengan tetap memperhatikan arus kas (cash flow)
            serta itikad baik dan komitmen untuk menyelesaikan sisa kewajiban secara musyawarah.




                                                                                                          1
Page 2
     c.    Pertimbangan Perseroan tidak menyampaikan tanggapan atas surat Somasi nomor
           025/FEIT&Co/SOM-ADCP/TTS/IV/2026 tanggal 1 April 2026? Dalam hal Perseroan telah
           menanggapi, agar menyampaikan klarifikasi.
           Tanggapan:
           ADCP telah menanggapi surat somasi tersebut melalui surat sebagaimana disebut pada poin 1.b di
           atas. Adapun keterlambatan teknis dalam penyampaian tanggapan disebabkan oleh proses
           administrasi internal yang sedang berlangsung. ADCP menegaskan tidak ada niat untuk
           mengabaikan komunikasi dari mitra kerja.
     d.    Tindak lanjut maupun upaya mediasi atau komunikasi yang akan dilakukan Perseroan atas surat
           Somasi terkini?
           Tanggapan:
           Perseroan akan kembali mengupayakan komunikasi musyawarah dengan kuasa hukum PT Tiyang
           Tehnik Seisoku, serta mengusulkan pertemuan mediasi untuk membahas skema penyelesaian akhir,
           termasuk kemungkinan penjadwalan ulang pembayaran tahap ke-5 yang dibayarkan secara
           bertahap.
     e.    Target penyelesaian pembayaran atas tagihan sebesar Rp381.726.000,00, mengingat terdapat
           tenggat waktu 5 hari kalender?
           Tanggapan:
           ADCP sedang melakukan evaluasi arus kas internal dan akan berupaya melakukan pembayaran
           secara bertahap. Target penyelesaian diupayakan dalam waktu paling lambat 60 hari kalender
           setelah tercapainya kesepakatan ulang dengan Kuasa Hukum PT Tiyang Tehnik Seisoku, dengan
           tetap memperhatikan skala prioritas pembayaran.
     f.    Potensi dampak dari surat Somasi tegas tersebut terhadap aktivitas operasional, kinerja
           keuangan, dan gugatan hukum (seperti gugatan pailit) termasuk materialitasnya sesuai POJK No.
           17/POJK.04/2020?
           Tanggapan:
           ADCP menilai bahwa somasi ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kinerja
           keuangan, maupun kelangsungan hukum ADCP. Nilai tagihan sebesar Rp381.726.000,- tidak
           memenuhi ambang batas materialitas sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020. Serta
           ADCP akan terus berupaya menyelesaikan kewajiban secara damai.
2.   Strategi dan upaya Perseroan untuk menghindari terjadinya hal serupa di masa depan, mengingat
     somasi masih terjadi dan diajukan oleh kreditur?
     Tanggapan:
     Sebagai langkah perbaikan dan pencegahan, ADCP akan:
     - Meningkatkan frekuensi komunikasi berkala dengan mitra kerja, tidak hanya saat terjadi keterlambatan;
     - Melakukan mediasi preventif jika terdapat potensi keterlambatan pembayaran;
     - Menyelaraskan progres pekerjaan, jadwal tagihan, dan kemampuan arus kas;
     - Menyusun skala prioritas pembayaran secara lebih ketat dan hati-hati.


                                                                                                          2
Page 3
3.   Mengenai proyek pekerjaan Perseroan yaitu Proyek LRT City Tebet
     a.   Informasi progres pembangunan terkini atas Proyek LRT City Tebet.
          Tanggapan:
          Pembangunan secara konstruksi pada struktur telah selesai dengan ditandai Topping Off pada
          tanggal 6 Juli 2024, Progres pembangunan Proyek LRT City Tebet Tower 1 telah mencapai tahap
          Struktur dengan Progress 100%.
     b.   Status penyelesaian terkini pembangunan Proyek LRT City Tebet.
          Tanggapan:
          Pembangunan secara konstruksi pada struktur telah selesai, Saat ini dalam tahap pengerjaan
          Arsitektur dan MEP pada Tower 1.
     c.   Status serah terima unit kepada pelanggan.
          Tanggapan:
          ADCP mengakui bahwa telah terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan serah terima unit kepada
          pelanggan/konsumen Proyek LRT City Tebet. Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen
          terhadap pelanggan/konsumen, ADCP telah menyusun dan menjalankan solusi sebagai berikut:
          (1)   Program Upgrade Unit
                Pelanggan/konsumen yang bersedia diberikan kesempatan untuk melakukan upgrade unit
                pada proyek LRT City lainnya yang telah siap serah terima, tanpa tambahan biaya yang
                membebani konsumen, dengan tetap memperhatikan kesepakatan yang disetujui bersama.
          (2)   Kompensasi bagi Pelanggan/konsumen yang tetap menunggu
                Bagi pelanggan/konsumen yang tetap berkenan menunggu penyelesaian serah terima unit di
                Proyek LRT City Tebet, ADCP akan memberikan kompensasi keterlambatan serah terima unit
                sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB),
                termasuk namun tidak terbatas pada tambahan bentuk kompensasi lainnya sebagaimana
                dengan telah tercapainya kesepakatan secara bersama.


     d.   Kendala dan target penyelesaian jika masih dalam proses.
          Tanggapan:
          Kendala yang dihadapi:
          - Kondisi pasar properti yang mengalami penurunan akibat kondisi ekonomi global, berdampak
            pada perlambatan penjualan dan realisasi piutang dari konsumen;
          - Arus kas belum sepenuhnya stabil, sehingga mempengaruhi prioritas penyelesaian konstruksi
            unit apartemen.
          Target penyelesaian:
          - ADCP menargetkan penyelesaian serah terima unit kepada konsumen dilakukan secara bertahap
            (parsial) dengan prioritas dimulai dari lantai terendah ke lantai tertinggi

                                                                                                     3
Page 4
     e.      Informasi pembangunan Proyek LRT City pada kawasan lainnya.
             Tanggapan:
             Saat ini ADCP memiliki beberapa proyek LRT City lain yang masih dalam tahap pembangunan seperti
             LRT City Cibubur.
     f.      Kendala pembangunan proyek LRT City pada kawasan lainnya.
             Tanggapan:
             Kendala atas penjualan unit properti saat ini menurun sehingga mempengaruhi stabilitas Arus kas.
4.   Informasi rencana tindakan korporasi dalam 12 bulan ke depan
     Tanggapan:
     Saat ini ADCP tidak memiliki rencana tindakan korporasi material dalam 12 bulan ke depan yang belum
     diungkapkan kepada publik.
5.   Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup serta
     harga saham perusahaan
     Tanggapan:
     Tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
     kelangsungan hidup maupun harga saham ADCP yang belum disampaikan kepada publik.


Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami
PT Adhi Commuter Properti Tbk




Achmad Wachid Abdullah
Direktur Utama

Tembusan :
1. Arsip.




                                                                                                            4

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.23 MB
Published17 Apr 2026
Pages4
Characters9,460
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Adhi Commuter Properti Tbk p.1 ×5
linked person Achmad Wachid Abdullah · Direktur Utama p.4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT Tiyang Tehnik Seisoku p.1 ×6
unresolved org PT Tiyang Tehnik Seisoku. Penerimaan p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result