Skip to content
Back to announcement

20260413_BBRI_Ringkasan Risalah//Risalah RUPS_32070348_lamp3.pdf

RUPS minutes Parsed BBRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 10

Page 1
                             PENGUMUMAN
  RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN TAHUN 2026
                PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk.
Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (“Perseroan”) dengan ini memberitahukan kepada para
Pemegang Saham bahwa Perseroan telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun
2026 (”Rapat”) sebagai berikut:

A. Hari/Tanggal, Tempat, Waktu dan Mata Acara Rapat
   Hari/Tanggal     :    Jumat, 10 April 2026
   Tempat           :    Menara BRILiaN, Jl. Gatot Subroto, Nomor 177A, Jakarta Selatan
    Waktu              :    14.17 – 15.53 WIB
    Mata Acara         :    1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan
                               Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
                               Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan
                               Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025, sekaligus
                               Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya
                               (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan
                               Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan
                               yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2025.
                            2. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2025.
                            3. Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku
                               2026 dan Remunerasi atas Kinerja Tahun Buku 2025 yang Ditetapkan
                               untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
                            4. Penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit
                               Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2026 serta
                               Laporan Keuangan Program PUMK untuk Tahun Buku 2026.
                            5. Pendelegasian Kewenangan Persetujuan Rencana Jangka Panjang
                               Perusahaan (RJPP) 2026-2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran
                               Perusahaan (RKAP) 2027 beserta Perubahannya dari RUPS kepada Pihak
                               yang Ditunjuk RUPS.
                            6. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Sosial
                               Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 dan Obligasi Berwawasan
                               Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2026.
                            7. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

B. Pimpinan Rapat dan Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi:
   Rapat dipimpin oleh Bapak Kartika Wirjoatmodjo (Komisaris Utama) sesuai dengan surat Dewan Komisaris
   Nomor R. 38-KOM/03/2026 tanggal 31 Maret 2026, dan dihadiri oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi
   secara fisik Perseroan sebagai berikut:
   Dewan Komisaris
   Komisaris Utama                                     :   Kartika Wirjoatmodjo
   Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen          :   Parman Nataatmadja
   Komisaris                                           :   Helvi Yuni Moraza
   Komisaris                                           :   Awan Nurmawan Nuh
   Komisaris Independen                                :   Edi Susianto
   Komisaris Independen                                :   Lukmanul Khakim

   Direksi
   Direktur Utama                                      :   Hery Gunardi
   Wakil Direktur Utama                                :   Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
   Direktur Legal & Compliance                         :   Mahdi Yusuf
   Direktur Operations                                 :   Hakim Putratama
   Direktur Network & Retail Funding                   :   Aquarius Rudianto
   Direktur Treasury & International Banking           :   Farida Thamrin
   Direktur Micro                                      :   Akhmad Purwakajaya
   Direktur Commercial Banking                         :   Alexander Dippo Paris Y.S.
   Direktur Consumer Banking                           :   Aris Hartanto
   Direktur Finance & Strategy                         :   Ahmad Royadi
   Direktur Manajemen Risiko                           :   Ety Yuniarti
   Direktur Information Technology                     :   Saladin Dharma Nugraha Effendi

                                                                                                          1
Page 2
C. Kehadiran Pemegang Saham
   Saham yang hadir dan/atau diwakili dalam Rapat berjumlah 128.446.044.306 saham yang mewakili
   85,303% dari seluruh jumlah saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Perseroan.
D. Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat
   Keputusan dalam Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal musyawarah untuk
   mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan pemungutan suara.
E. Pihak Independen Penghitung Suara
   Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh PT Datindo Entrycom selaku
   Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, validasinya dilaksanakan oleh Ibu Fathiah Helmi, SH., Notaris di
   Jakarta.
F. Kesempatan Mengajukan Pertanyaan dan/atau Pendapat, serta Hasil Pemungutan Suara
   dalam Rapat
   Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau
   pendapat dalam setiap Mata Acara Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik
   dan/atau elektronik, yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam Rapat, serta hasil
   pengambilan keputusan melalui pemungutan suara yang di dalamnya termasuk suara e-Proxy melalui
   eASY.KSEI sebagai berikut:

       Mata          Setuju        Tidak Setuju          Abstain          Total Setuju*      Pertanyaan/
      Acara                                                                                   Pendapat
      Kesatu     125.299.296.27    1.995.681.102      1.151.066.930      126.450.363.204      4 (empat)
                 4 suara atau      suara      atau    suara      atau    suara       atau
                 97,550% dari      1,553%      dari   0,896%      dari   98,446%      dari
                 seluruh saham     seluruh saham      seluruh saham      seluruh   saham
                 dengan     hak    dengan      hak    dengan      hak    dengan hak suara
                 suara yang sah    suara yang sah     suara yang sah     yang sah yang
                 yang      hadir   yang      hadir    yang      hadir    hadir     dalam
                 dalam Rapat.      dalam Rapat.       dalam Rapat.       Rapat.
      Kedua      127.605.198.98    802.522 suara      840.042.799        128.445.241.784           -
                 5 suara atau      atau               suara      atau    suara       atau     (tidak ada)
                 99,345% dari      0,0006248%         0,654%      dari   99,999%      dari
                 seluruh saham     dari    seluruh    seluruh saham      seluruh   saham
                 dengan     hak    saham dengan       dengan      hak    dengan hak suara
                 suara yang sah    hak suara yang     suara yang sah     yang sah yang
                 yang      hadir   sah yang hadir     yang      hadir    hadir     dalam
                 dalam Rapat.      dalam Rapat.       dalam Rapat.       Rapat.
      Ketiga     126.460.739.92    1.074.625.338      910.679.039        127.371.418.968           -
                 9 suara atau      suara      atau    suara      atau    suara       atau     (tidak ada)
                 98,454% dari      0,836%      dari   0,708%      dari   99,163%      dari
                 seluruh saham     seluruh saham      seluruh saham      seluruh   saham
                 dengan     hak    dengan      hak    dengan      hak    dengan hak suara
                 suara yang sah    suara yang sah     suara yang sah     yang sah yang
                 yang      hadir   yang      hadir    yang      hadir    hadir     dalam
                 dalam Rapat.      dalam Rapat.       dalam Rapat.       Rapat.
     Keempat     124.300.688.91    2.106.473.006      2.038.882.389      126.339.571.300           -
                 1 suara atau      suara      atau    suara      atau    suara       atau     (tidak ada)
                 96,772% dari      1,639%      dari   1,587%      dari   98,360%      dari
                 seluruh saham     seluruh saham      seluruh saham      seluruh   saham
                 dengan     hak    dengan      hak    dengan      hak    dengan hak suara
                 suara yang sah    suara yang sah     suara yang sah     yang sah yang
                 yang      hadir   yang      hadir    yang      hadir    hadir     dalam
                 dalam Rapat.      dalam Rapat.       dalam Rapat.       Rapat.
      Kelima     117.107.643.41    9.299.538.176      2.038.862.713      119.146.506.130           -
                 7 suara atau      suara      atau    suara      atau    suara       atau     (tidak ada)
                 91,172% dari      7,240%      dari   1,587%      dari   92,759%      dari
                 seluruh saham     seluruh saham      seluruh saham      seluruh   saham
                 dengan     hak    dengan      hak    dengan      hak    dengan hak suara
                 suara yang sah    suara yang sah     suara yang sah     yang sah yang
                 yang      hadir   yang      hadir    yang      hadir    hadir     dalam
                 dalam Rapat.      dalam Rapat.       dalam Rapat.       Rapat.

                                                                                                            2
Page 3
Keenam           Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak             -
                 melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.             (tidak ada)
 Ketujuh     118.268.631.31 9.321.883.471         855.529.525       119.124.160.835           -
             0 suara atau suara             atau suara       atau suara          atau    (tidak ada)
             92,076% dari 7,257%             dari 0,666%      dari 92,742%        dari
             seluruh saham seluruh saham seluruh saham seluruh                 saham
             dengan     hak dengan           hak dengan       hak dengan hak suara
             suara yang sah suara yang sah suara yang sah yang sah yang
             yang      hadir yang          hadir yang       hadir hadir         dalam
             dalam Rapat.      dalam Rapat.       dalam Rapat.      Rapat.

Keterangan:
 *) Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (‘POJK’) Nomor
    15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
    Perusahaan Terbuka, suara Abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara
    mayoritas Pemegang Saham yang mengeluarkan suara. Oleh karenanya, sesuai perhitungan sistem
    PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Biro Administrasi Efek, jumlah suara Abstain ditambahkan
    ke dalam suara Setuju.
G. Hasil Keputusan Rapat
    MATA ACARA RAPAT KESATU
    1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
        Perseroan untuk Tahun Buku 2025 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
    2. Mengesahkan:
           a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2025 yang berakhir pada
              tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto
              Susanti dan Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan Nomor
              00072/2.1505/AU.1/07/1865-1/1/II/2026 tanggal 26 Februari 2026 dengan opini wajar
              dalam semua hal yang material; dan
           b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun Buku
              2025 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor
              Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global)
              sesuai Laporan Nomor 00290/2.1505/AU.2/10/1865-1/1/III/2026 tanggal 27 Maret 2026
              dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
    3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan
         Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan serta Laporan
         Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya untuk Tahun
         Buku 2025 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, maka RUPS memberikan pelunasan
         dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh
         anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan
         Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2025
         yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan
         tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.

    MATA ACARA RAPAT KEDUA
    Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih Konsolidasian Perseroan yang dapat
    diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar
    Rp56.652.383.686.675,10 (lima puluh enam triliun-enam ratus lima puluh dua miliar-tiga ratus
    delapan puluh tiga juta-enam ratus delapan puluh enam ribu-enam ratus tujuh puluh lima rupiah-
    sepuluh sen) sebagai berikut:
    1. Sebesar Rp52.102.414.608.484,00 (lima puluh dua triliun-seratus dua miliar-empat ratus empat
       belas juta-enam ratus delapan ribu-empat ratus delapan puluh empat rupiah) atau sebesar
       Rp346,00 (tiga ratus empat puluh enam rupiah) per saham yang ditetapkan sebagai Dividen
       Tunai. Jumlah tersebut termasuk Dividen Interim yang telah dibagikan kepada Pemegang
       Saham pada tanggal 15 Januari 2026 sejumlah Rp20.632.254.718.348,00 (dua puluh triliun-
       enam ratus tiga puluh dua miliar-dua ratus lima puluh empat juta-tujuh ratus delapan belas
                                                                                                        3
Page 4
   ribu-tiga ratus empat puluh delapan rupiah) atau sebesar Rp137,00 (seratus tiga puluh tujuh
   rupiah) per saham. Dengan demikian, sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan kepada
   Pemegang Saham sebesar Rp31.470.159.890.136,00 (tiga puluh satu triliun-empat ratus tujuh
   puluh miliar-seratus lima puluh sembilan juta-delapan ratus sembilan puluh ribu-seratus tiga
   puluh enam rupiah) atau sebesar Rp209,00 (dua ratus sembilan rupiah) per saham.
   Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
         a. Dividen untuk Tahun Buku 2025 dibayarkan secara proporsional kepada setiap
            Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal
            pencatatan (recording date).
         b. Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan hak substitusi untuk melakukan:
             i.    Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran
                   Dividen untuk Tahun Buku 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
             ii.   Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
            iii.   Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar Rp4.549.969.078.191,10 (empat triliun-lima ratus empat puluh sembilan miliar-
   sembilan ratus enam puluh sembilan juta-tujuh puluh delapan ribu-seratus sembilan puluh satu
   rupiah-sepuluh sen) digunakan sebagai saldo laba ditahan.


MATA ACARA RAPAT KETIGA
Menyetujui pemberian wewenang kepada:
1. Pemegang Saham Seri B terbanyak atau kuasanya untuk menetapkan bagi anggota Dewan
   Komisaris; dan
2. Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang
   Saham Seri B terbanyak atau kuasanya untuk menetapkan bagi anggota Direksi,
gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan untuk Tahun Buku 2026 dan remunerasi atas kinerja
Tahun Buku 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

MATA ACARA RAPAT KEEMPAT
1. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja
   (Firma anggota jaringan Ernst & Young Global) yang akan mengaudit Laporan Keuangan
   Konsolidasian Perseroan, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
   (PUMK), serta Laporan lainnya untuk Tahun Buku 2026;
2. Menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan persetujuan
   tertulis terlebih dahulu dari Pemegang Saham Seri B terbanyak untuk melakukan:
    a.     Penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas
           Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2026
           untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
    b.     Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau
           Kantor Akuntan Publik tersebut, serta menunjuk Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik
           Pengganti dalam hal kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja (Firma anggota
           jaringan Ernst & Young Global) karena sebab apapun, tidak dapat menyelesaikan
           pemberian jasa audit Laporan keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2026,
           dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2026, serta Laporan keuangan Program
           PUMK Tahun Buku 2026, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan
           lainnya bagi Akuntan Publik Kantor Akuntan Publik Pengganti tersebut.




                                                                                                    4
Page 5
   MATA ACARA RAPAT KELIMA
   Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih
   dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya,
   untuk menyetujui RJPP Perseroan Tahun 2026-2030 dan RKAP Perseroan Tahun 2027 beserta
   perubahannya. Persetujuan RJPP Perseroan Tahun 2026- 2030 dan RKAP Perseroan Tahun 2027
   beserta perubahannya agar dilaksanakan sesuai tata kelola perusahaan yang baik dan ketentuan
   yang berlaku dengan memperhatikan prinsip kewajaran dan keterbukaan informasi, serta telah
   dikoordinasikan dengan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna atau kuasanya untuk sinkronisasi
   dengan kebijakan Pemerintah.

   MATA ACARA RAPAT KEENAM
   Rapat menerima Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I
   Bank BRI Tahap I Tahun 2025 dan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
   Tahun 2026.

   MATA ACARA RAPAT KETUJUH
   1.    Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan reklasifikasi saham
         Perseroan, yaitu perubahan Saham Seri B sejumlah sejumlah 806.109.768 (delapan ratus
         enam juta seratus sembilan ribu tujuh ratus enam puluh delapan) saham milik Negara
         Republik Indonesia melalui BP BUMN menjadi Saham Seri A Dwiwarna, dalam rangka
         pemenuhan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas
         Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.
   2.    Menyetujui untuk mengubah pasal – pasal Anggaran Dasar Perseroan yang berkaitan dengan
         keputusan butir 1 di atas.
   3.    Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan
         segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan Mata Acara Ketujuh Rapat ini,
         termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu
         Akta Notaris serta melakukan perubahan data Perseroan dan menyampaikan kepada instansi
         yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan/atau tanda penerimaan pemberitahuan
         perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan perubahan data Perseroan, serta melakukan
         segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak
         ada satu pun yang dikecualikan, termasuk untuk mengadakan penambahan dan/atau
         perubahan dalam perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut jika hal tersebut
         dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang.

H. Jadwal Pembagian dan Tata Cara Pembayaran Dividen Tahun Buku 2025
   Sesuai keputusan Rapat pada Mata Acara Kedua, dengan ini diinformasikan bahwa Perseroan akan
   membagikan Dividen Tunai Tahun Buku 2025 kepada Pemegang Saham sebesar
   Rp52.102.414.608.484,00 atau sebesar Rp346,00 per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai.
   Jumlah tersebut termasuk Dividen Interim yang telah dibagikan kepada Pemegang Saham pada
   tanggal 15 Januari 2026 sejumlah Rp20.632.254.718.348,00 atau sebesar Rp137,00 per saham.
   Dengan demikian, sisa jumlah Dividen Tunai yang akan dibayarkan kepada Pemegang Saham
   sebesar Rp31.470.159.890.136,00 atau sebesar Rp209,00 per saham.
   JADWAL PEMBAGIAN DIVIDEN

        No                              Keterangan                                  Tanggal
             Akhir Periode Perdagangan Saham dengan Hak Dividen (cum Dividen):
        1     - Pasar Reguler dan Negosiasi                                       20 April 2026
              - Pasar Tunai                                                       22 April 2026
             Awal Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (ex Dividen)
              - Pasar Reguler dan Negosiasi                                       21 April 2026
        2
              - Pasar Tunai                                                       23 April 2026


                                                                                                    5
Page 6
         Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak Dividen
   3                                                                         22 April 2026
         (Recording Date)
   4     Tanggal Pembayaran Dividen                                           8 Mei 2026


TATA CARA PEMBAYARAN DIVIDEN
1. Dividen Tunai akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
   Pemegang Saham Perseroan dan/atau Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening Efek di
   PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (‘KSEI’) pada penutupan perdagangan tanggal 22 April
   2026 (Recording Date).
2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
   pembayaran Dividen Tunai akan dilaksanakan melalui KSEI dan didistribusikan ke dalam
   Rekening Dana Nasabah (RDN) pada Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian pada tanggal
   8 Mei 2026. Bukti pembayaran Dividen Tunai akan disampaikan oleh KSEI kepada Pemegang
   Saham melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana Pemegang Saham membuka
   rekeningnya. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan
   kolektif KSEI (‘Pemegang Saham Warkat’), pembayaran Dividen Tunai akan ditransfer
   langsung ke rekening Pemegang Saham Warkat.
3. Dividen Tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai ketentuan dan peraturan perundang-
   perundangan perpajakan yang berlaku, dengan penjelasan sebagai berikut:
   a. Dividen Tunai tersebut akan dikecualikan dari objek pajak jika diterima oleh pemegang
      saham wajib pajak badan dalam negeri (‘WP Badan DN’) dan Perseroan tidak melakukan
      pemotongan Pajak Penghasilan (‘PPh’) atas dividen tunai yang dibayarkan kepada WP
      Badan DN tersebut.
   b. Sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 2021 tentang Perlakuan
      Perpajakan Untuk Mendukung Kemudahan Berusaha, Peraturan Menteri Keuangan No. 18
      Tahun 2021 dan perubahannya (PMK 18/2021), serta aturan perpajakan pelaksanaannya,
      Dividen Tunai yang diterima oleh Pemegang Saham Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam
      Negeri (‘WPOP DN’) akan dikecualikan dari objek pajak sepanjang Dividen Tunai tersebut
      diinvestasikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi WPOP DN yang tidak
      memenuhi ketentuan investasi dimaksud, maka akan dikenakan PPh sesuai dengan
      ketentuan perundang-undangan yang berlaku. PPh tersebut wajib disetor sendiri oleh
      WPOP DN.
   c.   Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang pemotongan
        pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda
        (‘P3B’), wajib memenuhi persyaratan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-
        25/PJ/2018 tentang Tata Cara Penerapan P3B, serta menyampaikan dokumen bukti rekam
        atau tanda terima DGT/Surat Keterangan Domisili (‘SKD’) yang telah diunggah ke laman
        Direktorat Jenderal Pajak kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek sesuai dengan
        ketentuan dan peraturan KSEI terkait batas waktu penyampaian DGT/SKD. Tanpa
        adanya dokumen dimaksud, Dividen Tunai yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal
        26 sebesar 20%.
4. Pemegang saham Perseroan dapat memperoleh konfirmasi pembayaran Dividen Tunai melalui
   perusahaan efek dan/atau bank kustodian dimana Pemegang saham Perseroan membuka
   rekening efek, selanjutnya pemegang saham Perseroan wajib bertanggung jawab melakukan
   pelaporan penerimaan dividen termaksud dalam pelaporan pajak pada tahun pajak yang
   bersangkutan sesuai peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.




                                                                                               6
Page 7
5. Dalam hal terdapat masalah perpajakan di kemudian hari atau klaim atas Dividen Tunai yang
   telah dibayarkan kepada dan diterima oleh Pemegang Saham yang sahamnya disimpan dalam
   penitipan kolektif KSEI, diminta untuk menyelesaikannya dengan perusahaan efek dan/atau
   bank kustodian di mana Pemegang Saham membuka rekening efek dengan berpedoman pada
   ketentuan perpajakan yang berlaku.


                                  Jakarta, 13 April 2026
                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                        DIREKSI




                                                                                               7
Page 8
Lampiran
  Mata Pemegang Saham/Jumlah                               Pertanyaan/Pendapat
 Acara              Saham
   1     Badan Pengaturan Badan        Dalam rangka peningkatan kinerja Perseroan dan efektivitas
         Usaha Milik Negara Republik   pembinaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/ "BRI",
         Indonesia                     bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
         Selaku Pemegang Saham Seri    1. Capaian kinerja BRI tahun 2025 merupakan hasil kerja keras
         A Dwiwarna                         Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh jajaran BRI. Kami
                                            mencermati banyak capaian positif yang dihasilkan selama
                                            tahun 2025 antara lain Penyaluran Kredit, CASA, dan Cost of
                                            Fund yang tetap terjaga dengan baik disertai upaya
                                            penguatan kualitas portofolio kredit selama tahun 2025.
                                            Namun kami juga mencermati terdapat beberapa indikator
                                            pelemahan karena adanya peningkatan beban, antara lain
                                            beban operasional dan pencadangan yang secara signifikan
                                            menekan pencapaian Laba pada tahun 2025. Berkenaan
                                            dengan hal tersebut, kiranya Manajemen dapat melakukan
                                            penguatan manajemen risiko kredit, perbaikan kualitas
                                            kredit, dan optimalisasi efisiensi biaya, agar kinerja BRI di
                                            periode berikutnya dapat terealisasi dengan lebih baik.
                                       2. Berkenaan dengan perkembangan dinamika global, antara
                                            lain terkait isu keamanan, perdagangan, investasi, dan isu
                                            lain yang memiliki keterkaitan erat dengan bisnis BRI, kami
                                            meminta kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk:
                                            a. Melakukan identifikasi dan mitigasi yang optimal atas
                                                  risiko yang mempengaruhi bisnis dan pencapaian
                                                  kinerja BRI.
                                            b. Mengkaji dan mengantisipasi dampak langsung
                                                  maupun turunan atas perkembangan dinamika global
                                                  tersebut dalam jangka pendek maupun potensi ikutan
                                                  dalam jangka panjang, yang dapat mempengaruhi
                                                  kebijakan dan kondisi perekonomian global, yang
                                                  secara     langsung       maupun       tidak    langsung
                                                  mempengaruhi bisnis dan pencapaian kinerja BRI.
                                            c. Dalam pelaksanaan program kerja, Direksi dan jajaran
                                                  agar     senantiasa     untuk     memperhatikan      dan
                                                  memprioritaskan pertimbangan penguatan kesehatan
                                                  BRI, prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko
                                                  kredit, dan prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
                                        3. Direksi dengan pengawasan Dewan Komisaris diminta
                                            menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi auditor
                                            internal maupun eksternal sehingga tidak menjadi temuan
                                            yang berulang pada periode berikutnya serta memastikan
                                            perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) atas
                                            sistem pengendalian internal dan tata kelola perusahaan.
                                       Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya
                                       diucapkan terima kasih.




                                                                                                             8
Page 9
1   PT Danantara Asset           Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas PT Danantara Asset
    Management                   Management selaku Holding Operasional BUMN dalam rangka
    Selaku Pemegang Saham Seri   peningkatan kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
    B Terbanyak                  ("BRI"), dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
                                 1. Apresiasi Kinerja: Memberikan apresiasi kepada segenap
                                      jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh pegawai BRI
                                      atas pencapaian kinerja yang cukup baik selama tahun buku
                                      2025. Di tengah tekanan likuiditas dalam negeri serta
                                      dinamika geopolitik global, secara bank only Perseroan tetap
                                      mencatat       pertumbuhan      kredit   sebesar    10,43%,
                                      pertumbuhan CASA Ratio sebesar 5,0%, serta perbaikan
                                      cost of fund ke angka 3,27%.
                                  2. Poin Perhatian untuk Perbaikan Kinerja: Adapun hal-hal yang
                                      perlu menjadi perhatian Direksi dan Dewan Komisaris antara
                                      lain:
                                      a. Pertumbuhan Kredit: Perseroan agar menciptakan
                                           pertumbuhan dan profitabilitas kredit yang sehat, serta
                                           melakukan penggarapan potensi bisnis kredit pada
                                           segmen non-mikro.
                                      b. Struktur Pendanaan: Memperkuat funding base dan
                                           meningkatkan dana retail berbiaya rendah secara
                                           berkelanjutan guna memastikan stabilitas likuiditas dan
                                           kepercayaan pasar.
                                      c. Efisiensi Operasional: Melakukan penguatan strategi
                                           efisiensi operating expense dan optimalisasi other
                                           operating income (seperti fee based income dan loan
                                           recovery) untuk menekan dampak penurunan interest
                                           margin.
                                      d. Kualitas Kredit: Menjaga kualitas kredit melalui
                                           penyaluran yang lebih selektif dengan manajemen risiko
                                           yang prudent.
                                      e. Manajemen         Risiko:   Meningkatkan      kemampuan
                                           menangani pinjaman bermasalah dan memastikan
                                           kecukupan pencadangan.
                                      f. Layanan Digital: Memperkuat layanan perbankan digital
                                           yang andal, mudah digunakan, dan terpercaya,
                                           termasuk aspek keamanan siber.
                                      g. Inisiatif Strategis: Mendorong implementasi streamlining
                                           dengan memperhatikan prinsip Good Corporate
                                           Governance (GCG).
                                      h. Keuangan         Berkelanjutan:     Menjaga     komitmen
                                           pengembangan inisiatif ESG, baik dalam penyaluran
                                           kredit maupun penerbitan surat utang sesuai prinsip
                                           green financing.
                                 Demikian kami sampaikan, atas perhatian Saudara diucapkan
                                 terima kasih.




                                                                                                     9
Page 10
1   Hengky F   Pertanyaan:
               Seperti data yang sudah dipaparkan, sudah terbukti bahwa Rakyat
               Indonesia sudah hidup dengan hutang, tabungan dan gadai
               barang. Ditambah kondisi dunia geopilitik yang terjadi, saya
               sarankan turunkan suku bunga pinjaman.
               Keterangan:
               Tidak Relevan
1   Andre      Pertanyaan
               Apa yang dikendala yang dialami oleh Perseroan pada CKPN yang
               naik? Apakah masih ada pencatatan akibat covid atau kondisi
               overall kredit UMKM mengalami kenaikan NPL? Untuk BOPO
               apakah Perseroan kesulitan untuk mendapatkan DPK Murah?

               Jawaban:
               Peningkatan beban operasional didorong oleh peningkatan biaya
               CKPN seiring dengan strategi Perseroan untuk menyelesaikan
               kredit bermasalah, termasuk yang terkena dampak Covid-19.




                                                                                 10

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.22 MB
Published13 Apr 2026
Pages10
Characters35,544
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

RUPS extracted from this filing

Emiten
TypeRUPS Tahunan
Held10 Apr 2026 · 14:17–15:53
Present128,446,044,306 (85.30%)
Chair—
Agenda 1 rejected
For
125,299,296
97.55%
Against
1,995,681,102
1.55%
Abstain
1,151,066,930
0.90%
RUPS detail

Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Kartika Wirjoatmodjo p.1 ×2
linked person Parman Nataatmadja p.1
linked person Helvi Yuni Moraza p.1
linked person Awan Nurmawan Nuh p.1
linked person Edi Susianto p.1
linked person Lukmanul Khakim p.1
linked person Hery Gunardi p.1
linked person Mahdi Yusuf p.1
linked person Hakim Putratama p.1
linked person Aquarius Rudianto p.1
linked person Farida Thamrin p.1
linked person Akhmad Purwakajaya p.1
linked person Alexander Dippo Paris Y.S. p.1
linked person Aris Hartanto p.1
linked person Ahmad Royadi p.1
linked person Ety Yuniarti p.1
linked person Saladin Dharma Nugraha Effendi p.1
linked org PT Danantara Asset p.9
possible org BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk. p.1 ×14
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3
possible org Negara Republik Indonesia p.5
unresolved org Bank BRI Tahap I Tahun p.1 ×2
unresolved org Bank BRI Tahap II Tahun p.1 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.2
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.3 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti p.3 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Pengganti p.4 ×2
unresolved org Milik Negara. p.5
unresolved org Menteri Keuangan p.6
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.6
unresolved org Pengaturan p.8

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Rule parser OK confidence 1.000 828 ms 12 Sep 2026 22:29
Raw output
{'agenda': [{'approved': False,
             'pct_abstain': '0.896',
             'pct_against': '1.553',
             'pct_for': '97.550',
             'pct_in_favor_total': '98.446',
             'seq': 1,
             'votes_abstain': '1151066930',
             'votes_against': '1995681102',
             'votes_for': '125299296',
             'votes_in_favor_total': '126450363204'}],
 'is_electronic': True,
 'meeting_date': '2026-04-10',
 'meeting_type': 'AGM',
 'pct_present': '85.303',
 'record_date': '2026-05-08',
 'shares_present': '128446044306',
 'time_end': '15:53:00',
 'time_start': '14:17:00',
 'venue': 'Menara BRILiaN, Jl. Gatot Subroto, Nomor 177A, Jakarta Selatan'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result