Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
4 HARIAN EKONOMI NERACA SENIN, 30 MARET 2026
EKSPOS & ANALISIS BURSA & FINANSIAL
Perkuat Modal, JGLE Right WIKA Beton Bukukan
Issue 8,2 Miliar Saham Laba Rp40,02 Miliar
D
anai ekspansi bisnisnya, PT Graha Andrasentra NERACA
Propertindo Tbk (JGLE) berencana melakukan
penawaran umum terbatas saham (PUT) I atau Jakarta - Menutup tahun buku 2025, PT Wijaya Kar-
right issue dengan menerbitkan sebanyak 8.280.033.448 ya Beton Tbk (WTON) mencatatkan laba sebesar
lembar saham bernominal Rp10 per unit dengan hak Rp40,02 miliar. Performa finansial ini didukung oleh
memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Informasi ter- perolehan pendapatan usaha senilai Rp3,59 triliun.
sebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam
Jakarta, kemarin. siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Rencana penawaran umum terbatas saham atau Hingga akhir tahun 2025, WIKA Beton berhasil mer-
rights issue tersebut terlebih dahulu akan dimintakan aup omzet kontrak baru sebesar Rp4 triliun. Perolehan
persetujuan kepada pemegang saham perseroan dalam tersebut didorong oleh diversifikasi portofolio kontrak
rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang adaptif, dengan sektor infrastruktur sebagai kon-
JGLE yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Maret tributor utama sebesar 55,53%, diikuti oleh sektor in-
2026. dustri sebesar 17,19%, sektor kelistrikan sebesar
Harga pelaksanaan right issue JGLE tersebut dite- 11,17%, disusul sektor lainnya sebesar 16,11%. Ke-
tapkan sebesar Rp50 per lembar sehingga perusahaan berhasilan diversifikasi ini merefleksikan kapabilitas
di bidang pengembangan dan pengelolaan taman hi- perusahaan dalam menjangkau berbagai lini teknis
buran tersebut berpeluang mendapatkan dana sebesar konstruksi secara luas dan berkelanjutan.
Rp414.001 miliar. Berdasarkan klasifikasi pelanggan, perolehan
Setiap pemegang 270 (dua ratus tujuh puluh) saham omzet kontrak baru didominasi oleh pelanggan swasta
seri A yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang dengan porsi mencapai 54,86%, BUMN sebesar 21,65%,
Saham pada tanggal 06 Maret 2026 mempunyai 99 (sem- kemitraan strategis (KSO/JO) sebesar 18,32%, serta WI-
bilan puluh sembilan) HMETD. Adapun setiap 1 (satu) KA sebesar 5,17%. Tingginya proporsi pelanggan swasta
HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) saham baru seri NERACA/Antarafoto/Aprillio Akbar/bar mencerminkan kemandirian pasar serta kepercayaan
B yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp50 (li- MENTERI PU TINJAU ARUS BALIK LEBARAN DI GT KALIKANGKUNG : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (ketiga kanan) publik yang kuat terhadap kualitas produk dan layanan
ma puluh Rupiah) setiap saham yang harus dibayar didampingi Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono (kiri), Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M Pratama WIKA Beton.
penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan Adhyasastra (kanan) dan sejumlah pejabat terkait menyampaikan keterangan pers saat meninjau arus balik Lebaran 2026 di Di tengah kondisi pasar yang menantang, WIKA
HMETD. Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2026). Beton berhasil memperkuat fundamental keuangan
Manajemen JGLE dalam prospektus right issue yang yang ditandai dengan penurunan total liabilitas sebe-
disampaikan, Kamis 26 Maret 2026 menyebutkan, ter- sar 25,76% menjadi Rp2,60 triliun dibandingkan tahun
kait pelaksanaan PMHMETD III ini, Manajemen Per-
seroan juga akan mengajukan pernyataan pendaftaran
kepada OJK setelah rencana PMHMETD III tersebut
disetujui oleh pemegang saham Perseroan dalam RUP-
Obligasi Korporasi Banjiri Pasar Rp50,87 Triliun 2024 yang sebesar Rp3,50 triliun. Penurunan signifikan
ini didorong oleh pelunasan sebagian utang usaha
sebesar Rp548,64 miliar serta penurunan utang jang-
ka panjang hingga Rp134,32 miliar.
SLB. Jakarta-Aktivitas penghimpunan dana sebanyak 1 perusahaan dan rusahaan yang tengah bersi- Berdasarkan kondisi finansial tersebut, struktur
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD melalui Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) sektor consumer non cycli- ap melakukan rights issue, permodalan perusahaan menunjukkan hasil positif
I, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sebesar cals sebanyak 1 perusahaan. berasal dari sektor properti dengan Debt to Equity Ratio (DER) membaik secara
Rp413.937 miliar digunakan untuk memperoleh 14.- di Bursa Efek Indonesia (BEI) positif hingga Sejumlah sektor seperti & real estate. Sebelumnya, drastis dari 95,15% pada tahun sebelumnya menjadi
783.475.782 unit saham JLA yang dimiliki oleh AE atau kuartal I/2026. Berdasarkan data BEI hingga teknologi, properti, kese- Otoritas Jasa Keuangan (O- 70,66%. Selain itu, tingkat likuiditas yang sehat juga di-
61,86% dari seluruh saham JLA yang telah ditempatkan 27 Maret 2026, tercatat sebanyak 45 emisi dari hatan, hingga transportasi JK) menargetkan penghim- tunjukkan dari current ratio di level 130,42%, naik
dan disetor penuh JLA. masih belum menunjukkan punan dana di pasar modal dibandingkan tahun sebelumnya.Q bani
Sisanya sebesar Rp64,350 juta akan digunakan akan 30 penerbit telah berhasil menghimpun dana aktivitas dalam pipeline dapat mencapai Rp250 tril-
digunakan untuk modal kerja. Modal kerja akan digu- jumbo mencapai Rp50,87 triliun. EBUS kali ini. Di sisi lain, ak- iun pada 2026 di tengah
nakan seluruhnya oleh Perseroan untuk kegiatan op- si korporasi melalui rights is- agenda reformasi integritas Pendapatan Hartadinata
erasional seperti pembiayaan vendor, biaya operasion- NERACA menjadi kontributor terbe- sue juga turut meramaikan pasar modal Indonesia yang
al, biaya perijinan, biaya konsultan. Q bani sar dengan 10 perusahaan pasar modal. tengah digencarkan. Melesat Tajam 144,4%
I Gede Nyoman Yetna, yang siap melantai,”ujarnya Hingga 27 Maret 2026, “Dinamika yang terjadi
Direktur BEI mengungkap, di Jakarta, kemarin. tercatat 3 perusahaan telah pada pasar modal kami sa- NERACA
Laba Ramayana Lestari dalam data antrean pener- Selain itu, beberapa sek- melakukan rights issue den- dari menjadi momentum
Jakarta - Sepanjang tahun 2025, PT Hartadinata
bitan EBUS, pihaknya men- tor lain juga mulai menun- gan total nilai mencapai refleksi bahwa pertumbu-
Terkoreksi 15,52% catat masih tersedia cukup jukkan pergerakan, di an- Rp3,75 triliun. han yang tinggi tidak cukup. Abadi Tbk (HRTA) membukukan kinerja keuangan
banyak. Saat ini terdapat 28 taranya yakni Infrastruktur Meski jumlahnya masih Diperlukan langkah per- tertinggi dengan pendapatan mencapai Rp44,55 trili-
P
T Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mem- emisi dari 20 penerbit yang sebanyak 6 perusahaan, en- terbatas, pipeline rights is- baikan,” kata Ketua Dewan un atau tumbuh 144,4% secara tahunan (YoY) diband-
bukukan laba bersih sebesar Rp265,28 miliar berada dalam pipeline BEI. ergi sebanyak 2 perusahaan. sue masih menyisakan pe- Komisioner OJK, Friderica ingkan Rp18,23 triliun pada tahun 2024. Informasi
(Rp44,73 per saham) pada 2025, turun 15,52% di- “Sektor keuangan masih Selanjutnya basic materials luang. Saat ini terdapat 1 pe- Widyasari.Q bani tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya
banding Rp314,05 miliar (Rp52,90 per saham) pada di Jakarta, kemarin.
2024. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam
laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin.
Perseroan menjelaskan, penurunan laba disebab-
Sumber Alfaria Cetak Laba Bersih Rp3,41 Triliun Kata Sandra Sunanto, Direktur Utama HRTA, laba
bersih turut meningkat signifikan menjadi Rp978,49
miliar pada akhir tahun 2025, dimana pertumbuhan
kan oleh pendapatan bersih yang merosot 14,31% jadi NERACA ampaikan perseroan dalam yang sama 2024. Begitu juga triliun pada tahun lalu. Se- tercatat sebesar 121,3% YoY dari Rp442,18 miliar pada
Rp2,36 triliun pada 2025, dari Rp2,76 triliun tahun 2024. laporan keuangan yang di- pada segmen nonmakanan iring dengan menguatnya tahun sebelumnya. Selain pertumbuhan pendapatan
Pendapatan RALS tahun 2025 berasal dari penjualan Jakarta - PT Sumber Al- publikasi di Jakarta, ke- yang telah tumbuh 6,18% pendapatan perseroan, dan laba, kinerja profitabilitas HRTA juga terus men-
barang beli putus sebesar Rp1,72 triliun dan komisi pen- faria Trijaya Tbk. (AMRT) marin. YoY menjadi Rp37,10 triliun AMRT turut membukukan guat, dengan Return on Assets (ROA) sebesar 7,76%
jualan konsinyasi sebesar Rp642,94 miliar. membukukan kinerja yang Menguatnya pendap- pada tahun lalu. beban pokok pendapatan dan Return on Equity (ROE) meningkat menjadi
Perseroan berhasil menekan turun beban pokok solid sepanjang 2025. Emi- atan perseroan disebabkan Sementara berdasarkan yang membengkak 6,58% 30,29%, sementara rasio utang berbunga terhadap
penjualan barang beli putus sebesar 17,64%, dari Rp1,36 ten pengelola Alfamart ini oleh kompak bertumbuh- geografis, pendapatan ter- YoY menjadi Rp98,98 triliun ekuitas tetap stabil di level 1,39x.
triliun pada 2024 menjadi Rp1,12 triliun tahun 2025. mampu membukukan pen- nya kedua segmen pen- besar AMRT kini ditopang per 2025, naik dari Rp92,86 Dari sisi kontribusi segmen usaha, penjualan dido-
Namun, laba kotor RALS turun 11,04% menjadi Rp1,23 dapatan senilai Rp126,73 jualan perseroan. Pada seg- oleh daerah di luar Jawa. Di triliun pada periode yang minasi oleh segmen grosir sebesar 87,57%, termasuk
triliun pada 2025,dibanding Rp1,39 triliun pada tahun triliun. Realisasi itu mencer- men makanan misalnya, sana, AMRT membukukan sama 2024. Alhasil, laba bru- kontribusi dari Bullion Bank sebesar 71,22%, diikuti
2024. minkan pertumbuhan 7,- AMRT membukukan pen- pendapatan senilai Rp49,64 to mampu dibukukan per- oleh segmen ritel sebesar 11,68% dan gadai sebesar
Setelah dikurangi beban penjualan Rp80,02 miliar, 19% year-on-year (YoY) dapatan senilai Rp89,62 tril- triliun. Sementara daerah seroan tercatat senilai Rp- 0,32%.
beban umum dan administrasi sebesar Rp1,08 triliun, dibandingkan Rp118,22 tril- iun tahun lalu, tumbuh Jawa di luar Jabodetabek se- 27,75 triliun, naik 9,42% YoY “Kinerja HRTA hingga akhir tahun 2025 menunjuk-
serta beban lainnya Rp13,50 miliar, RALS mencatat la- iun pada periode yang sama 7,62% YoY dibandingkan nilai Rp46,69 triliun dan dar Rp25,36 triliun pada pe- kan hasil sangat positif, dengan pertumbuhan pendap-
ba usaha sebesar Rp195,58 miliar pada 2025. Q bani 2024. Informasi tersebut dis- Rp83,28 triliun pada periode Jabodetabek senilai Rp33,95 riode yang sama 2024.Q bani atan dan laba bersih signifikan. Hal ini didukung oleh pe-
ningkatan volume penjualan,
penguatan harga emas.Q bani
Kantor Pusat : Gedung Graha BIP lantai 3A
PT. VICTORIA INSURANCE,Tbk
LAPORAN KEUANGAN
Jl. Jendral Gatot Subroto Kav.23 Jakarta Selatan
Telepon : (021) 50992940 (Hunting) Fax : (021) 50992941
Web Site : www.victoriainsurance.co.id
E-mail Address : corsec@victoriainsurance.co.id
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA - RUGI DAN PENGHASILAN LAPORAN ARUS KAS
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 (DIAUDIT) KOMPREHENSIF LAIN 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 (DIAUDIT)
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 (DIAUDIT) (Berdasarkan PSAK 117)
(Berdasarkan PSAK 117) (Berdasarkan PSAK 117)
(Dalam Jutaan Rupiah) (Dalam Jutaan Rupiah)
(Dalam Jutaan Rupiah)
ASET 31 Des 2025 31 Des 2024 1 Jan 2024 LIABILITAS DAN EKUITAS 31 Des 2025 31 Des 2024 1 Jan 2024 URAIAN 31 Des 2025 31 Des 2024 URAIAN 31 Des 2025 31 Des 2024
(disajikan (disajikan (disajikan (disajikan (disajikan (disajikan
kembali) kembali) kembali) kembali) kembali) kembali)
I. ASET I. LIABILITAS 1 Pendapatan Jasa Asuransi 126.202 133.432 A SALDO AWAL KAS-BANK 1.255 3.162
1 Kas dan Setara Kas 1.251 1.255 3.162 1 Liabilitas Kontrak Asuransi 67.392 46.514 57.210 2 Beban Jasa Asuransi (52.108) (49.938)
2 Investasi 243.198 161.756 157.581 2 Liabilitas Kontrak Reasuransi 25.756 26.933 20.069
3 Liabilitas Kontrak PAYDI - - - 3 Pendapatan (Beban) dari Kontrak Reasuransi (54.953) (67.999)
3 Aset Investasi Kontrak PAYDI - - - B ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
4 Aset Kontrak Asuransi 19.932 23.417 20.573 4 Utang Pajak 829 538 168 4 Hasil Jasa Asuransi Bersih (1+2+3) 19.141 15.495
5 Aset Kontrak Reasuransi 60.214 41.693 49.532 5 Beban Akrual 3.138 2.588 2.701 1 Penambahan (Pengurangan) dari
6 Utang Lain 5.054 5.989 6.316
6 Aset Pajak Tangguhan 157 730 754 5 Pendapatan Investasi (termasuk PAYDI) 11.468 7.000 Kontrak Asuransi 24.438 (13.525)
7 Aset Lainnya 9.526 6.151 8.354 7 Jumlah Liabilitas (1 sd 6) 102.169 82.562 86.464
6 Beban Investasi (termasuk PAYDI) (1) (13) 2 Penambahan (Pengurangan) dari
7 Keuntungan (Kerugian) Investasi yang
II. EKUITAS Kontrak Reasuransi (19.698) 14.703
direalisasikan & Belum direalisasikan 427 231
8 Modal Disetor 146.057 146.057 146.057
9 Tambahan Modal Disetor 12.640 178 178 8 Pendapatan (Beban) Keuangan dari 3 Amortisasi Marjin Jasa Kontraktual (76) (15)
10 Saldo Laba (Rugi) 68.072 55.033 47.550 Kontrak Asuransi (47) (44) 4 Depresiasi, Amortisasi & Penurunan
11 Komponen Ekuitas Lainnya 5.340 (48.828) (40.293) 9 Pendapatan (Beban) Keuangan dari
12 Jumlah Ekuitas (8 s/d 11) 232.109 152.440 153.492 Nilai dari Aset Tetap 1.466 1.625
Kontrak Reasuransi 10 1
10 Hasil Asuransi & Investasi Bersih (4 sd 9) 30.998 22.670 5 Pendapatan (Beban) Non Kas Lainnya 172 2.417
13 Jumlah Liabilitas dan
8 Jumlah Aset (1 sd 7) 334.278 235.002 239.956 Ekuitas (7+12) 334.278 235.002 239.956 JUMLAH ARUS KAS DARI AKTIVITAS
11 Beban Akuisisi & Komisi - Non Attributable (254) (274) OPERASI 6.302 5.205
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 12 Beban Umum dan & Administrasi
13 Pendapatan (Beban) Lainnya
(16.774)
621
(15.221)
730
UNTUK TAHUN -TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 (DIAUDIT)
14 LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK (10 sd 13) 14.591 7.905 C ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Dalam Jutaan Rupiah)
1 Hasil Investasi Neto 10.238 6.785
Modal Saham Tambahan modal Keuntungan (kerugian) Saldo Laba Jumlah
disetor dari pengukuran Ekuitas 15 Manfaat (beban) Pajak (1.429) (430)
kembali aset keuangan 2 Pencairan Investasi 203.128 128.001
ditentukan tidak ditentukan
diukur pada nilai wajar penggunaannya penggunaannya 16 LABA SETELAH PAJAK (14+15) 13.162 7.475
melalui penghasilan 3 Penjualan Aktiva Tetap 500 6
17 PENDAPATAN (BEBAN)
komprehensif lain 4 Penempatan Investasi (230.402) (140.711)
KOMPREHENSIF LAIN 54.046 (8.527)
Saldo per 1 Januari 2024 (disajikan kembali) 146.057 178 (40.293) 18.000 29.550 153.492
Laba tahun berjalan - - - - 7.475 7.475 5 Pembelian Aktiva Tetap (908) (64)
Kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - (8.535) - - (8.535) JUMLAH ARUS KAS DARI AKTIVITAS
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja jangka panjang - - - - 14 14 INVESTASI (17.444) (5.983)
Beban dari kontrak asuransi dan reasuransi - - - - (6) (6)
Saldo per 31 Desember 2024 (disajikan kembali) 146.057 178 (48.828) 18.000 37.033 152.440
Laba tahun berjalan - - - - 13.162 13.162
Keuntungan dari pengukuran kembali aset keuangan diukur D ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - 54.168 - - 54.168
Penambahan setoran modal - 12.462 - - - 12.462 1 Setoran Modal 12.462 -
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja jangka panjang - - - - (125) (125) 2 Lain-lain (1.324) (1.129)
Pendapatan dari kontrak asuransi dan reasuransi - - - - 2 2
Pembentukan cadangan umum - - - 1.000 (1.000) - JUMLAH ARUS KAS DARI AKTIVITAS
Saldo per 31 Desember 2025 146.057 12.640 5.340 19.000 49.072 232.109
PENDANAAN 11.138 (1.129)
BERITA
INDIKATOR KESEHATAN KEUANGAN REASURADUR UTAMA 18 TOTAL LABA (RUGI)
KEHILANGAN
PER 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 (TIDAK DIAUDIT) KOMPREHENSIF (16+17) 67.208 (1.052) E SALDO AKHIR KAS-BANK ( A+B+C+D ) 1.251 1.255
NAMA REASURADUR
(Berdasarkan PSAK 104) TELAH HILANG
(Dalam jutaan rupiah) Reasuransi Dalam Negeri: Keterangan
Keterangan
1. PT. Reasuransi Nusantara Makmur
1. Penyajian Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain disesuaikan dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku BUKU TANAH
31 Des 2025 31 Des 2024 2. PT. Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi
3. PT. Reasuransi Indonesia Utama umum. HAK MILIK
A. Tingkat Solvabilitas 4. PT. Tugu Reasuransi Indonesia 2. Tingkat kesehatan keuangan merupakan tingkat kesehatan keuangan dengan prinsip konvensional.
a. Aset Yang Diperkenankan 327.404 231.357 Reasuransi Luar Negeri: Nomor :
b. Kewajiban 102.642 90.986 3. MMBR = Modal Minimum Berbasis Risiko adalah suatu jumlah minimum tingkat solvabilitas yang ditetapkan yaitu dana yang dibutuhkan untuk mengantisipasi risiko kerugian yang
c. Jumlah Tingkat Solvabilitas 224.761 140.371
1. General Insurance Corporation of India
mungkin timbul sebagai akibat dari deviasi dalam pengelolaan aset dan liabilitas. 0948 dan 7022
2. R+V Versicherung AG Reinsurance
B. Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) 4. Sesuai dengan Pasal 3 ayat 3 POJK Nomor 71/POJK.05/2016 Tanggal 23 Desember 2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi, rasio
a. Risiko kredit 10.007 9.340 Atas Nama :
b. Risiko likuiditas - - DIREKSI DAN KOMISARIS pencapaian tingkat solvabilitas sekurang-kurangnya adalah 120%.
HERTATY PANJAITAN
c. Risiko pasar 626 10.307 DEWAN KOMISARIS Catatan
d. Risiko asuransi 2.539 2.316 Komisaris Utama : Sulistijowati
e. Risiko operasional 159 145 Komisaris Independen : Jimmy Paulus Watulingas
1. Laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 31 Desember 2024 dan 1 Januari 2024 diaudit oleh KAP Heliantono & Rekan (Parker Russell International). dengan luas 192 m2
f. Jumlah MMBR 13.331 22.108 2. Perhitungan atas PSAK 117 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, 31 Desember 2024 dan 1 Januari 2024 diaudit oleh Kantor Konsultan Aktuaria Setya Gunawan.
C. Kelebihan (kekurangan) Batas Tingkat
Komisaris Independen : Tomi Parisianto Wibowo
3. Kurs pada tanggal 31 Desember 2025 USD 16.782-
dan 133 m2 yang
Solvabilitas 211.430 118.263 DIREKSI
D. Rasio Pencapaian 1686% 635% Direktur Utama : Suwandi Suharto 4. Kurs pada tanggal 31 Desember 2024 USD 16.162- beralamat di
Rasio selain tingkat solvabilitas Direktur Independen : Drs. Fatchurhuda Jl Teratai Utama
A. Jumlah Dana Jaminan 20.000 20.000 Direktur Kepatuhan : Rosalina Gunawan
B. Rasio Likuiditas 324% 264% blok F no.9,
C. Rasio Kecukupan Investasi 1798% 1168% PEMILIK PERUSAHAAN Jakarta, 30 Maret 2026 Kelurahan Tanjung Barat,
D. Rasio Perimbangan Hasil Investasi dengan
Pendapatan Premi Neto 29% 13% 1. PT Victoria Investama Tbk 79,40% Kecamatan Jagakarsa,
E Rasio Beban(Klaim,Usaha dan Komisi) 2. Aldo Jusuf Tjahaja 0,74% Direksi
terhadap Pendapatan Premi Neto 81% 98% 3. Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 19,86% PT. VICTORIA INSURANCE, Tbk Jakarta Selatan.
Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
NERACA Propertindo Tbk
p.1
unresolved
org
PT Wijaya Kar-right
p.1
unresolved
org
Beton Tbk
p.1
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum
p.1
unresolved
org
PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono
p.1
unresolved
org
PT Hartadinata
p.1
unresolved
org
Abadi Tbk
p.1
unresolved
org
PT Sumber Al-
p.1
unresolved
org
Trijaya Tbk.
p.1
unresolved
org
PT. Reasuransi Nusantara Makmur
p.1
unresolved
org
PT. Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi
p.1
unresolved
org
PT. Reasuransi Indonesia Utama
p.1
unresolved
org
PT. Tugu Reasuransi Indonesia
p.1
unresolved
org
General Insurance Corporation
p.1
unresolved
org
Heliantono & Rekan
p.1
unresolved
org
Heliantono
p.1
unresolved
person
Drs. Fatchurhuda
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.