Back to announcement
20231229_UCID_Informasi Transaksi Afiliasi_31563153_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review UCIDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 70
Page 1
Laporan No. 00463/2.0118-00/BS/04/0596/1/XII/2023
File No. 148.2/IDR/DO.2/BFO/XII/2023
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PEMBELIAN 1 (SATU) UNIT MESIN TIPE MC12
MILIK UNICHARM CORPORATION
OLEH PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
KJPP ISKANDAR DAN REKAN
2023
Page 2
SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Laporan No. 00463/2.0118-00/BS/04/0596/1/XII/2023
File No. 148.2/IDR/DO.2/BFO/XII/2023 Jakarta, 22 Desember 2023
Kepada Yth.
Direksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Sinarmas MSIG Tower 42F
Jalan Jend. Sudirman Kav.21
Karet, Setiabudi
Jakarta Selatan 12920
Dengan hormat,
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian 1 (Satu) Unit Mesin Tipe
MC12 milik Unicharm Corporation oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk
Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6
Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan PT Uni-
Charm Indonesia Tbk No. 172.1/IDR/DO.2/Pr-BFO/IX/2023 tanggal 29 September 2023, IDR telah
melaksanakan Penilaian untuk Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian 1 (Satu) Unit Mesin
Tipe MC12 milik Unicharm Corporation oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk seperti yang tertuang dalam
laporan ini.
Latar Belakang
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut UCID atau Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi
Tugas) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). UCID berencana
melakukan pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik Unicharm Corporation (selanjutnya disebut
UNCR). Rencana pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID selanjutnya disebut
Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut IDR
atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar
i
Page 3
Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ- 1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal. Objek Penilaian Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang memiliki Mesin Tipe MC12. Maksud dan Tujuan Penilaian Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi. Tanggal Penilaian Tanggal penilaian 30 Juni 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Siddharta Widjaja & Rekan dan ditandatangani oleh Akuntan Publik Harry Widjaja yang terdaftar di OJK. Asumsi dan Kondisi Pembatas • Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion. • Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian. • Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya. • Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan. • Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan. • Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan. • Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir. • Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas. • Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan. Pendekatan dan Metode Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah: a. Melakukan analisis transaksi. b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi. c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi. d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi. e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat UCID No. 97 tanggal 9 Juni 2023 terdapat pergantian susunan pengurus UCID terhitung sejak 1 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., Mhum, M.Kn, sehingga susunan pengurus UCID adalah sebagai berikut: Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk ii
Page 4
Page 5
Page 6
DAFTAR ISI
SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI ................................................................................................................. iv
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-1
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-1
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-1
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-2
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-2
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-2
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-6
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-3
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-2
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ................................................................................................. III-8
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ........ III-8
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-21
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ........................................................................................ VI-1
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk v
Page 7
BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1 LAMPIRAN Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk vi
Page 8
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut UCID atau Perseroan atau Perusahaan atau
Pemberi Tugas) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
UCID berencana melakukan pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik Unicharm
Corporation (selanjutnya disebut UNCR). Rencana pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12
milik UNCR oleh UCID selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk
serta menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya
disebut IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No.
STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di
Pasar Modal.
1.2. Identitas Pemberi Tugas
Nama Pemberi Tugas : PT Uni-Charm Indonesia Tbk
Bidang Usaha : Bergerak dalam bidang industri pembalut kesehatan, termasuk
memproduksi dan memasarkan pembalut kesehatan, pembalut wanita,
pelapis celana, popok bayi dan perawatan hewan peliharaan.
Alamat Kantor : Sinarmas MSIG Tower 42F Jalan Jend. Sudirman Kav.21 Karet, Setiabudi
Jakarta Selatan 12920
No. Telepon/Fax : +62 21 2918 9191
Email : corporate-secretary@unicharm.co.id
Website : www.unicharm.co.id
1.3. Objek Penilaian
Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR
oleh UCID.
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
1.5. Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 30 Juni 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Siddharta Widjaja & Rekan dan ditandatangani oleh Akuntan Publik Harry Widjaja yang terdaftar
di OJK.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-1
Page 9
1.6. Ruang Lingkup Penilaian
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
definisi penilaian dan tanggal penilaian),
b. Pengumpulan data,
c. Analisis data,
d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
menggunakan pendekatan penilaian,
e. Penulisan laporan.
Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
dilakukan analisis atas:
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
saham.
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
dan Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan IDR untuk
memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.
1.7. Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
memiliki Mesin Tipe MC12.
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami tidak ada benturan
kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
transaksi yang akan dilakukan Perseroan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-2
Page 10
2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun
pemegang saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut.
Kami juga tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai kami yang memiliki kepentingan dalam
bentuk apapun yang dapat menghalangi kami untuk melakukan penilaian secara
independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium kami tidak
bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
akibat dari laporan kami ini.
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
Atas Rencana Transaksi
Dalam pendapat kewajaran ini kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Properti yang
telah melakukan penilaian terhadap objek transaksi.
Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00460/2.0118-00/PP/04/0463/1/XII/2023 tanggal
20 Desember 2023 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
Pasar 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 per 30 Juni 2023 adalah sejumlah Rp 112.090.000.000,-
(Seratus Dua Belas Miliar Sembilan Puluh Juta Rupiah).
1.11. Sumber Data
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
a) Copy legalitas dan perizinan UCID.
b) Copy legalitas dan perizinan UNCR.
c) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah
direviu oleh KAP Siddharta Widjaja & Rekan dan telah ditandatangani oleh Harry Widjaja.
d) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Andry Danil Atmadja dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
e) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Ade Setiawan Elimin dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
f) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Ade Setiawan Elimin dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
g) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Nita Skolastika Ruslim dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
h) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang
telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
Nita Skolastika Ruslim dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-3
Page 11
i) Laporan keuangan proforma UCID per 30 Juni 2023 sebelum dan setelah transaksi dari
manajemen Perseroan.
j) Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12) antara
UCID dan UNCR.
k) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
l) Laporan Penilaian Properti Mesin Dan Peralatan Feminine Care Napkin Manufacture (Mesin
Tipe MC 12) No. 00460/2.0118-00/PP/04/0463/1/XII/2023 tanggal 20 Desember 2023.
m) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan
hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
Hubungannya Dengan Objek Penilaian
Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 23
Oktober 2023 – 18 Desember 2023. Identitas yang kami wawancarai adalah Bapak Johan Silaen
sebagai representatif UCID.
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
a) Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
b) Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
dalam proses penilaian.
c) Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
d) Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
keuangan.
e) Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
f) Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
g) Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
h) Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
i) IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
Transaksi.
j) Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
k) Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
Transaksi seperti yang diuraikan diatas.
l) IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-4
Page 12
m) Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
menyusun Pendapat Kewajaran ini, IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan
data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakekat
kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. IDR tidak
melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun data-
data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan
demikian IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab terhadap
kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
n) Sebagai dasar bagi IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
Kewajaran atas Transaksi, IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum pada
Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
o) Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat mempengaruhi hasil penilaian
IDR secara material. Oleh karena itu, IDR tidak dapat menerima tanggung jawab atas
kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
tersebut.
p) Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
lain serta aspek-aspek lainnya.
q) IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran.
r) Dengan ini IDR menyatakan bahwa penugasan IDR tidak termasuk menganalisis transaksi-
transaksi di luar Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh dari
transaksi-transaksi tersebut terhadap Transaksi.
s) IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari segi hukum dan implikasi
aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
t) Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
ini dengan pelaksanaan Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Transaksi. Perubahan
tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing perusahaan
maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini
dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan tersebut
di atas, maka pendapat kewajaran atas Transaksi ini mungkin berbeda.
u) Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi dan tidak
dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
v) Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
menyetujui atau tidak menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas
Transaksi tersebut.
w) IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
representation letter) atas penugasan IDR untuk mempersiapkan Laporan Pendapat
Kewajaran, bahwa perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
berkenaan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan tidak ada
faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-5
Page 13
x) Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
jenis dan jumlah asset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
y) Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
z) Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
aa) Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan didalam laporan penilaian yang dibuat
terpisah tersebut.
bb) Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
pekerjaan penilaian ini.
cc) Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
(integral) dari laporan ini.
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat UCID No. 97 tanggal 9 Juni 2023 terdapat
pergantian susunan pengurus UCID terhitung sejak 1 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Christina
Dwi Utami, S.H., Mhum, M.Kn, sehingga susunan pengurus UCID adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Takashi Kan
Komisaris : Kohei Yoshida
Komisaris : Hendra Jaya Kosasih
Komisaris Independen : Ubaidillah Nugraha
Komisaris Independen : Suryamin Halim
Direksi
Presiden Direktur : Takumi Terakawa
Direktur : Kazuhide Ikeya
Direktur : Sri Haryani
Direktur : Kurniawan Yuwono
Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.
1.15. Definisi dan Istilah
Penilaian Bisnis adalah proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian
Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang
melakukan kegiatan di pasar modal (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 5).
Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-6
Page 14
telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian (Peraturan OJK No.
35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 15).
Pendapat Kewajaran adalah suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk
menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
(Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 38).
Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset
atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1
angka 14).
Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka
3.1).
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk I-7
Page 15
BAB II
ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
Dengan transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID berdasarkan
proforma posisi keuangan likuiditas Perseroan mengalami penurunan namun tidak signifikan
sedangkan solvabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan. Berdasarkan proyeksi posisi
keuangan likuiditas dan solvabilitas Perseroan mengalami penurunan.
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
Berdasarkan analisis proforma dan proyeksi posisi keuangan dengan dilakukannya transaksi
likuiditas Perseroan mengalami penurunan namun tidak signifikan.
2.3. Nilai Transaksi
Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12)
harga pembelian Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID sebesar Rp 112.445.340.000,-. Dengan
demikian nilai transaksi sebesar Rp 112.445.340.000,-.
2.4. Materialitas Nilai Transaksi
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset Perusahaan
Terbuka.
Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
1. Transaksi Material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
pendapatan usaha Perseroan.
2. Transaksi Material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
negatif.
3. Laporan Penilai menyatakan bahwa Transaksi Material yang akan dilakukan tidak wajar.
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
operasi dikategorikan sebagai Transaksi Material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20%;
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
dengan atau lebih dari 20%; atau
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha Perusahaan Terbuka
nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
e. Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset
Perusahaan Terbuka.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk II-1
Page 16
Nilai transaksi sebesar Rp 112.445.340.000,- dan ekuitas Perseroan berdasarkan laporan
keuangan yang telah direviu KAP Siddharta Widjaja & Rekan per 30 Juni 2023 adalah sebesar
Rp 5.299.697.000.000,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 2,12% dari ekuitas
Perseroan.
Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR selaku penjual yang
memiliki Mesin Tipe MC12.
Hubungan Kepemilikan Saham
Keterangan
UNCR : Unicharm Corporation
UCID : PT Uni-Charm Indonesia Tbk
Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, UNCR merupakan pemegang 59,20% saham
UCID. Dengan demikian UNCR dengan UCID terdapat hubungan kepemilikan saham.
Hubungan Kepengurusan
Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan UNCR adalah sebagai berikut:
No. Nama Perseroan UNCR
1 Takashi Kan KU
2 Kohei Yoshida K
3 Hendra Jaya Kosasih K
4 Ubaidillah Nugraha KI
5 Suryamin Halim KI
6 Yuji Ishii DU
7 Junichiro Onishi D
8 Sri Haryani D
9 Kurniawan Yuwono D
10 Takahisa Takahara DU
11 Toshifumi Hikosaka D
12 Kenji Takaku D
13 Hiroaki Sugita D
14 Noriko Rzonca D
15 Shigeru Asada D
Keterangan
KU : Komisaris Utama
KI : Komisaris Independen
K : Komisaris
DU : Direktur Utama
D : Direktur
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk II-2
Page 17
Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, tidak terdapat hubungan kepengurusan antara
Perseroan dan UNCR.
Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan.
Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12)
antara UCID dan UNCR, hal-hal penting dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
- Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
memiliki Mesin Tipe MC12.
- UCID dan UNCR setuju untuk melakukan jual beli 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 dengan
harga sebesar Rp 112.445.340.000,-, dengan kondisi mesin terpasang ditempat pembeli dan
dapat beroperasi normal.
Dokumen transaksi yang ada masih berupa draft, pihak-pihak yang bertransaksi belum memiliki
perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah disepakati dan mengikat.
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya transaksi Perseroan dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk
produk pembalut yang permintaan kebutuhannya terus meningkat.
• Dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan, yang
pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus memberikan
dividen bagi pemegang saham.
Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
• Risiko tidak tercapainya kinerja Perseroan seperti yang diharapkan akibat UCID tidak dapat
mengoptimalkan aset yang telah dibeli sehingga penggunaan aset tersebut menjadi tidak
efisien, hal ini dapat diminimalisir dengan manajemen yang berpengalaman dibidangnya.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk II-3
Page 18
BAB III
ANALISIS KUALITATIF
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
Perseroan
a) Riwayat Singkat Perseroan
PT Uni-Charm Indonesia Tbk didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 37 tanggal 5 Juni 1997
oleh Linda Herawati S.H. Akta Pendirian Perusahaan telah mendapat pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2- 9632.HT.01.01.Th.97
tanggal 18 September 1997 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 56 tanggal 14 Juli 1998, Tambahan No. 3838.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
dibuat melalui Akta Notaris No. 185 tanggal 27 Agustus 2020 oleh Christina Dwi Utami, S.H.,
M. Hum., M.Kn., dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan 15/2020. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0377538 tanggal 31
Agustus 2020.
Kantor dan fasilitas manufaktur utama Perusahaan berlokasi di Kawasan Industri KIIC,
Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Perusahaan juga memiliki fasilitas manufaktur di Taman
Industri Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia dan kantor yang beralamat di Sinarmas
MSIG Tower, lantai 42, Jalan Jendral Sudirman Kav. 21, Jakarta, Indonesia.
b) Kegiatan Usaha
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan meliputi
bidang industri pembalut kesehatan, termasuk memproduksi dan memasarkan pembalut
kesehatan, pembalut wanita, pelapis celana, popok bayi dan perawatan hewan peliharaan.
c) Susunan Pemegang Saham
Berdasarkan laporan keuangan (reviu) Perseroan per 30 Juni 2023, susunan pemegang
saham Perseroan adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Persentase Jumlah
No. Pemegang Saham
(Lembar) (%) (Rp.Juta)
1 Unicharm Corporation 2.460.690.846 59,20% 246.070
2 PT Purinusa Ekapersada 864.567.054 20,80% 86.456
3 Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 818.054.400 19,68% 81.805
4 Saham tresuri 13.260.000 0,32% 1.326
Jumlah 4.156.572.300 100,00% 415.657
d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan laporan keuangan (reviu) per
30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-1
Page 19
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Takashi Kan
Komisaris : Kohei Yoshida
Komisaris : Hendra Jaya Kosasih
Komisaris Independen : Ubaidillah Nugraha
Komisaris Independen : Suryamin Halim
Direksi
Direktur Utama : Yuji Ishii
Direktur : Junichiro Onishi
Direktur : Sri Haryani
Direktur : Kurniawan Yuwono
Unicharm Corporation (UNCR)
a) Riwayat Singkat
UNCR adalah suatu badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum negara Jepang pada
tanggal 10 Februari 1961, berkedudukan di 182 Shimobun, Kinsei-cho, Shikokuchuo-City,
Ehime, Jepang.
b) Kegiatan Usaha
UNCR bergerak dalam bidang manufaktur dan penjualan Popok bayi, Popok dewasa,
Pembalut wanita, Produk kecantikan, Perawatan hewan, dan lainnya.
c) Susunan Pemegang Saham
Susunan Pemegang saham UNCR adalah sebagai berikut:
Persentase
No. Pemegang Saham
(%)
1 Individuals 5,80%
2 Financial institution 25,40%
3 Domestic corporations 32,30%
4 Foreign investor 30,80%
5 Securities companies 1,30%
6 Treasury stock 4,40%
Jumlah 100,00%
d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi UNCR adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Takahisa Takahara
Direktur : Toshifumi Hikosaka
Direktur : Kenji Takaku
Direktur : Hiroaki Sugita
Direktur : Noriko Rzonca
Direktur : Shigeru Asada
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
PDB Menurut Lapangan Usaha
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023 (q-to-q)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 (q-to-q) mengalami pertumbuhan
sebesar 3,86%. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha, kecuali Konstruksi dan
Jasa Keuangan dan Asuransi yang masing-masing terkontraksi sebesar 1,44% dan 1,52%.
Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 15,80% dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-2
Page 20
sebesar 15,32%. Sementara itu, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian; Perdagangan
Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; dan Industri Pengolahan yang memiliki
peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 3,65%; 2,50%; dan 0,47%.
Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 tidak
menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,25%; diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
sebesar 13,35%; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
12,85%; dan Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,48%. Peranan keempat lapangan usaha
tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 54,93%.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022 (y-on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan II-2022 (y-on-y) mengalami
pertumbuhan sebesar 5,17%. Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan
usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar
15,28% dan Jasa Lainnya sebesar 11,89%.
Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022 (c-to-c)
Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 mengalami pertumbuhan
sebesar 5,11% (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang
mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,59%,
diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,70%; dan Jasa Lainnya sebesar
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-3
Page 21
10,40%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap
perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 4,65%.
Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
PDB Menurut Pengeluaran, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
(q-to-q)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 tumbuh sebesar 3,86% (q-to-q).
Pertumbuhan terjadi pada hampir semua Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor
Barang dan Jasa dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang masing-masing
terkontraksi sebesar 5,44% dan 1,26%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-P
sebesar 41,30%; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani
Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,58%; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah
Tangga (PK-RT) sebesar 3,08%. Di sisi lain, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
pengurang dalam PDB mengalami kontraksi sebesar 3,28%.
Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 tidak
menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,31%; diikuti
oleh komponen PMTB sebesar 27,90%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 20,25%;
Komponen PK-P sebesar 7,51%; Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,22%; dan Komponen
PK-LNPRT sebesar 1,24%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 18,54%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-4
Page 22
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022 (y-on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 tumbuh sebesar 5,17% (y-on-y).
Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor
Barang dan Jasa yang terkontraksi sebesar 2,75%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
Komponen PK-P sebesar 10,62%; diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 8,62%; Komponen PK-RT
sebesar 5,23%; dan Komponen PMTB sebesar 4,63%; Sementara itu, Komponen Impor Barang
dan Jasa mengalami kontraksi sebesar 3,08%.
Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022 (c-to-c)
Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 tumbuh sebesar 5,11% (c-to-c).
Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Komponen pengeluaran yang
mengalami pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 7,53%; diikuti
Komponen PK-LNPRT sebesar 7,43%; Komponen PK-RT sebesar 4,89%; Komponen Ekspor
Barang dan Jasa sebesar 4,39%; dan Komponen PMTB sebesar 3,34%. Sementara itu, Komponen
Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 0,30%.
Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (c-to-c) (%)
Sumber: Badan Pusat Statistik
3.2.2. Perkembangan Industri
Perkembangan Industri Pembalut di Indonesia
Jumlah kelahiran di Indonesia mencapai angka 4,8 juta jiwa di tahun 2022. Angka ini
menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dan menandakan
tingginya permintaan pasar untuk memenuhi kebutuhan produksi popok. Keamanan dari
penggunaan popok disposable sekaligus juga kemudahan dalam pemakainannya menjadikan
popok sebagai salah satu kebutuhan primer bagi bayi. Penggunaan popok biasanya berlangsung
mulai 0 bulan atau new born hingga 2 tahun. Oleh karena itu, pertumbuhan produk popok bayi
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-5
Page 23
di Indonesia mampu menembus angka belasan hingga puluhan triliun rupiah per tahun dengan
tren pasar pertumbuhan popok bayi di Indonesia mencapai 18-20% per tahun.
Grafik 1. Nilai Penjualan Ritel Popok Bayi di Indonesia (2015-2023*)
Sumber: databoks.katadata.co.id, 2023
Euromonitor International memproyeksikan penjualan popok bayi biasa dan disposable pants di
Indonesia akan terus naik dengan CAGR 10,8% per tahun selama periode 2018-2023, hingga
nilainya mencapai Rp33,5 triliun pada 2023 seperti terlihat pada grafik. Kendati demikian,
menurut Euromonitor International tingkat penggunaan popok di Indonesia masih tergolong
rendah dibanding sejumlah negara tetangga. Data dari Future Market Insights tahun 2023
memprediksi market popok bayi bernilai US$70 miliar di tahun 2023 dan akan mencapai angka
US$120 miliar di tahun 2033. Persentase pertumbuhannya selama periode forecasting tersebut
sebesar 5,5%. Pada tahun 2019 Euromonitor International memproyeksikan penjualan popok
bayi biasa dan disposable pants akan terus meningkat dengan persentase tingkat pertumbuhan
10,8% per tahun selama periode 2018-2023. Dan pada tahun 2023 proyeksi nilai mencapai
Rp33,5 triliun.
Pada 2018 anak berusia 0-4 tahun di Indonesia rata-rata menggunakan 282 popok/disposable
pants per tahun. Sedangkan di Thailand dan Malaysia tingkat penggunaannya rata-rata
mencapai 430 popok/disposable pants per tahun, dan Jepang 1.735 popok/disposable pants per
tahun pada periode sama. Hal ini menunjukkan ruang yang signifikan untuk penggunaan dan
pemakaian yang lebih besar di Indonesia, jika dibandingkan dengan pasar Asia Tenggara lainnya
serta ekonomi yang sudah maju seperti Jepang. Keluarga di daerah perdesaan kadang
menggunakan popok kain yang bisa dicuci daripada popok sekali pakai karena pertimbangan
biaya. Namun, pemakaian terus meningkat seiring dengan jumlah orang tua di Indonesia yang
menghargai kenyamanan dengan menggunakan popok sekali pakai. Dengan tingkat pendapatan
yang terus meningkat, permintaan terhadap produk-produk premium juga meningkat.
Tak hanya bayi, orang dewasa, khususnya lansia, kadang perlu menggunakan popok. Sejak 2015,
populasi masyarakat dengan usia di atas 60 tahun meningkat hampir 2 kali lipat dari 12%
menjadi 22%. Sebagian besar dari jumlah tersebut berada di negara berkembang seperti
Indonesia. Meski jumlahnya banyak, masih sedikit sekali lansia yang memiliki kualitas atau
tingkat kesehatan yang baik. Seperti popok bayi, popok dewasa juga harus rutin diganti agar
kesehatan lansia tetap terjaga. Popok dewasa diganti minimal 3 kali dalam sehari. Saat siang
ganti 2 kali, sedangkan malam ganti 1 kali. Dengan mengganti popok dewasa secara teratur
setiap hari, lansia akan terhindar dari iritasi kulit dan masalah kesehatan lainnya. Pasar popok
dewasa diperkirakan bertumbuh sebesar 15 persen per tahunnya dengan ukuran pasar sekitar
Rp 1 triliun per tahun.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-6
Page 24
Sementara itu, terdapat salah satu kebutuhan personal (personal needs) yang harus dipenuhi
bagi wanita yakni kebutuhan akan pembalut ketika menstruasi. Menstruasi merupakan aktifitas
biologis yang terjadi pada wanita secara berkala sehingga kebutuhan akan menstruasi pun harus
dipenuhi dengan baik. Jumlah pertumbuhan wanita di Indonesia tergolong cukup besar.
Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2022, jumlah masyarakat Indonesia
sekitar 275 juta jiwa, dimana perempuan berjumlah sekitar 136 juta jiwa dan sekitar 70 juta di
antaranya berada di fase produktif, yang artinya mengalami menstruasi aktif. Rata-rata wanita
menggunakan pembalut sebanyak 4-5 sekali pakai dalam satu hari dan jika diakumulasikan
dalam satu tahun, setiap wanita menggunakan 300 pembalut. Seorang wanita diperkirakan
menggunakan kurang lebih 15 ribu pembalut seumur hidupnya. Hal tersebut dimanfaatkan oleh
produsen untuk memproduksi pembalut wanita. Dengan pilihan berbagai macam jenis
pembalut yang ada, ditambah dengan kesadaran akan penggunaan produk berbahan ramah
lingkungan, menjadikan industri ini diperkirakan akan tetap menjanjikan.
3.2.3. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
UCID mencatatkan pendapatan pada tahun 2021 sebesar Rp 9.116.592 juta. Berdasarkan
analisis vertikal laba rugi penyesuaian tahun 2021 tercatat proporsi beban pokok pendapatan
terhadap pendapatan sebesar 75,38%, proporsi laba kotor Perseroan sebesar 24,62%. Seiring
membaiknya pertumbuhan ekonomi global akibat pandemi covid-19, UCID mencatatkan
kenaikan pendapatan di tahun 2022 menjadi Rp 10.317.193 juta. Berdasarkan analisis vertikal
laba rugi penyesuaian tahun 2022 tercatat proporsi beban pokok pendapatan terhadap
pendapatan sebesar 77,66%, proporsi laba kotor Perseroan sebesar 22,34%. Periode 30 Juni
2023, tercatat pendapatan Perseroan sebesar Rp 5.382.470 juta, beban pokok pendapatan
sebesar Rp 4.138.629 juta, laba kotor Rp 1.243.841 juta dan laba bersih Rp 184.954 juta.
Belakangan, kampanye penggunaan barang-barang ramah lingkungan kian digalakkan. Mulai
dari sedotan plastik, gerakan membawa botol minum, hingga kantung plastik berbayar.
Gerakan-gerakan ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadi agen perubahan demi
bumi yang lestari. Hal ini menciptakan peluang bisnis dengan memproduksi bahan organik
menjadi terbuka. Kebutuhan konsumen datang dari fakta bahwa produk yang terbuat dari
bahan organik dianggap sehat, aman untuk kulit dan bebas bahan kimia. Bagi orang tua,
kesehatan kulit bayi tentunya menjadi perhatian utama, sehingga produk yang aman untuk kulit
bayi menjadi poin penting yang dicari oleh konsumen. Studi menemukan bahwa sebanyak 48%
Ibu menggunakan produk organik, mulai dari makanan Ibu, makanan bayi, skincare, dan
pakaian. Produk organik diminati karena dianggap baik untuk kesehatan (50%), aman untuk kulit
(24%), serta tidak mengandung bahan kimia (16%).
Kebutuhan akan popok tidak hanya lembut namun aman yang terbuat dari bahan organik
meningkat. Beberapa poin peluang yang harus diperhatikan oleh para brand-brand popok bayi
adalah meningkatnya permintaan produk popok bayi yang sifatnya premium dan eco-friendly,
adanya peningkatan angka kelahiran di negara-negara berkembang mendorong pertumbuhan
pasar popok bayi, dan berkembangnya teknologi lebih canggih di bahan pembuatan popok dan
desain membuka peluang baru untuk inovasi baru.
Di Indonesia terdapat sekitar 18 juta jiwa lansia. Jumlah ini merupakan 7,8% dari total populasi
penduduk dan sebanyak 25% lansia menderita penyakit degeneratif dan hidup tergantung pada
orang lain. Salah satu dari penyakit ini adalah inkontinensia urin. Inkontinensia urin pada lansia
adalah kondisi hilangnya kendali kandungan kemih yang menyebabkan seseorang buang air kecil
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-7
Page 25
atau besar tanpa memperhitungkan ketepatan waktu dan tempat. Jumlah pasien dengan
kondisi medis kronis ini atau yang berada di panti jompo bisa mencapai 70%. Inkontinensia urin
dapat memengaruhi kualitas hidup karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan
interpersonal, kesehatan psikologis, dan juga interaksi sosial.
Pada tahun 2025, jumlah lansia di pasar domestik diprediksikan akan berada pada kisaran 36
juta. Artinya, potensi bisnis popok dewasa, terutama untuk segmen lansia memang sangat
menjanjikan. Berdasarkan hal tersebut, kebutuhan penggunaan popok merupakan salah satu
bentuk pemenuhan perawatan pada lansia. Popok dewasa tidak hanya digunakan oleh para
lansia, tetapi juga untuk orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus. Penggunaan popok
dewasa akan memungkinkan penggunanya melakukan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir,
menjaga kebersihan dan mencegah infeksi, serta tidak perlu repot berulang kali ke toilet,
termasuk mencegah ruam dan luka baring.
Sementara itu, persaingan pasar industri pembalut wanita mengalami kemajuan yang pesat
seiring dengan meningkatnya jumlah wanita usia subur dari tahun ke tahun. Berdasarkan data
proyeksi pertumbuhan penduduk Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik,
proyeksi jumlah perempuan yang dikategorikan berdasarkan kelompok umur pada tahun 2040–
2050 terus meningkat. Wanita mengalami menstruasi saat menginjak remaja dan biasanya
berakhir saat wanita memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Pada tahun 2040, jumlah wanita
dengan kategori usia 15 sampai 54 tahun diproyeksikan sebanyak 85.5 juta atau setara dengan
53,91% dari total proyeksi jumlah wanita pada tahun tersebut. Hal inilah yang menyebabkan
kaum wanita menjadi salah satu target peluang bisnis yang sangat potensial bagi industri
pembalut kedepannya.
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi
Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
− Perseroan dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk produk pembalut yang dapat
meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan.
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah dengan membeli mesin untuk mendukung kebutuhan
operasional, maka Perseroan dapat memperoleh reputasi baik dari shareholder sebagai
perusahaan yang terus memperbesar skala bisnisnya.
Kerugian yang bersifat kualitatif diperkirakan tidak ada.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk III-8
Page 26
BAB IV
ANALISIS KUANTITATIF
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan UCID periode 31 Desember 2018 – 2022
(audited) oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan periode 30 Juni 2023 (reviu) oleh
KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
Laporan Laba Rugi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laba Rugi (Rp. Juta)
Tahun
Uraian Jan-Jun
2018 2019 2020 2021 2022
2023
PENDAPATAN 8.350.583 8.519.760 8.433.933 9.116.592 10.317.193 5.382.470
BEBAN POKOK PENDAPATAN (6.240.508) (6.372.253) (6.707.984) (7.255.344) (8.425.728) (4.340.471)
LABA KOTOR 2.110.075 2.147.507 1.725.949 1.861.248 1.891.465 1.041.999
BEBAN USAHA
Beban penjualan (1.432.461) (1.304.190) (956.720) (970.624) (1.172.943) (678.088)
Beban umum dan administrasi (174.214) (254.875) (201.913) (283.922) (237.785) (126.668)
Jumlah (1.606.675) (1.559.065) (1.158.633) (1.254.546) (1.410.728) (804.756)
LABA (RUGI) USAHA 503.400 588.442 567.316 606.702 480.737 237.243
Biaya keuangan (51.508) (44.012) (47.653) (29.748) (23.491) (9.702)
Penghasilan keuangan 27.241 29.566 54.506 28.355 25.354 14.892
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs (183.845) 40.758 (105.422) 21.785 (8.722) 5.054
Beban pajak (11.918) (70.792) (7.544) (15.761) (19.131) (175)
Lain-lain 6.510 5.412 6.852 7.129 (23.664) 14.118
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 289.880 549.374 468.055 618.462 431.083 261.430
Pajak (108.724) (150.670) (156.373) (138.402) (117.435) (76.476)
LABA (RUGI) BERSIH 181.156 398.704 311.682 480.060 313.648 184.954
Penghasilan komprehensif lain 18.352 (9.131) 6.664 4.592 4.491 13.720
LABA KOMPREHENSIF 199.508 389.573 318.346 484.652 318.139 198.674
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2018-2022
Margin Laba Kotor 21,94% 25,27% 25,21% 20,46% 20,42% 18,33% 19,36%
Margin Laba Usaha 6,20% 6,03% 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 4,41%
Margin Laba Sebelum Pajak 5,29% 3,47% 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 4,86%
Margin Laba Bersih 3,77% 2,17% 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 3,44%
Sumber : Laporan keuangan tahun 2018 - 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)
Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-1
Page 27
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
Tahun
Uraian Jan-Jun
2018 2019 2020 2021 2022
2023
PENDAPATAN 8.350.583 8.519.760 8.433.933 9.116.592 10.317.193 5.382.470
BEBAN POKOK PENDAPATAN (5.900.151) (6.025.574) (6.354.047) (6.872.032) (8.012.079) (4.138.629)
LABA KOTOR 2.450.432 2.494.186 2.079.886 2.244.560 2.305.114 1.243.841
Beban penjualan (1.432.461) (1.304.190) (893.120) (905.402) (1.115.407) (647.512)
Beban umum dan administrasi (169.442) (250.376) (183.731) (265.874) (223.282) (121.954)
EBITDA 848.529 939.620 1.003.035 1.073.284 966.425 474.375
Depresiasi dan amortisasi (345.129) (351.178) (435.719) (466.582) (485.688) (237.132)
EBIT 503.400 588.442 567.316 606.702 480.737 237.243
Biaya keuangan (51.508) (44.012) (47.653) (29.748) (23.491) (9.702)
Penghasilan keuangan 27.241 29.566 54.506 28.355 25.354 14.892
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs (183.845) 40.758 (105.422) 21.785 (8.722) 5.054
Beban pajak (11.918) (70.792) (7.544) (15.761) (19.131) (175)
Lain-lain 6.510 5.412 6.852 7.129 (23.664) 14.118
EBT 289.880 549.374 468.055 618.462 431.083 261.430
Pajak (108.724) (150.670) (156.373) (138.402) (117.435) (76.476)
LABA BERSIH (EAT) 181.156 398.704 311.682 480.060 313.648 184.954
Penghasilan komprehensif lain 18.352 (9.131) 6.664 4.592 4.491 13.720
LABA KOMPREHENSIF 199.508 389.573 318.346 484.652 318.139 198.674
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2018-2022
EBITDA/Sales 10,84% 10,16% 11,03% 11,89% 11,77% 9,37% 8,81%
EBIT/Sales 6,20% 6,03% 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 4,41%
EBT/Sales 5,29% 3,47% 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 4,86%
EAT/Sales 3,77% 2,17% 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 3,44%
Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
Tahun
Rata-rata
Uraian Jan-Jun
2018 2019 2020 2021 2022 2018-2022
2023
PENDAPATAN 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
BEBAN POKOK PENDAPATAN -70,66% -70,72% -75,34% -75,38% -77,66% -76,89% -73,95%
LABA KOTOR 29,34% 29,28% 24,66% 24,62% 22,34% 23,11% 26,05%
Beban penjualan -17,15% -15,31% -10,59% -9,93% -10,81% -12,03% -12,76%
Beban umum dan administrasi -2,03% -2,94% -2,18% -2,92% -2,16% -2,27% -2,45%
EBITDA 10,16% 11,03% 11,89% 11,77% 9,37% 8,81% 10,84%
Depresiasi -4,13% -4,12% -5,17% -5,12% -4,71% -4,41% -4,65%
EBIT 6,03% 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 4,41% 6,20%
Biaya keuangan -0,62% -0,52% -0,57% -0,33% -0,23% -0,18% -0,45%
Penghasilan keuangan 0,33% 0,35% 0,65% 0,31% 0,25% 0,28% 0,38%
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs -2,20% 0,48% -1,25% 0,24% -0,08% 0,09% -0,56%
Beban pajak -0,14% -0,83% -0,09% -0,17% -0,19% 0,00% -0,28%
Lain-lain 0,08% 0,06% 0,08% 0,08% -0,23% 0,26% 0,01%
EBT 3,47% 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 4,86% 5,29%
Pajak -1,30% -1,77% -1,85% -1,52% -1,14% -1,42% -1,52%
LABA BERSIH (EAT) 2,17% 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 3,44% 3,77%
Penghasilan komprehensif lain 0,22% -0,11% 0,08% 0,05% 0,04% 0,25% 0,06%
LABA KOMPREHENSIF 2,39% 4,57% 3,77% 5,32% 3,08% 3,69% 3,83%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-2
Page 28
Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
Tahun
Rata-rata
Uraian Jan-Jun
2018 2019 2020 2021 2022 2018-2022
2023
PENDAPATAN n/a 2,03% -1,01% 8,09% 13,17% -47,83% 5,57%
BEBAN POKOK PENDAPATAN n/a 2,13% 5,45% 8,15% 16,59% -48,35% 8,08%
LABA KOTOR n/a 1,79% -16,61% 7,92% 2,70% -46,04% -1,05%
Beban penjualan n/a -8,95% -31,52% 1,38% 23,19% -41,95% -3,98%
Beban umum dan administrasi n/a 47,77% -26,62% 44,71% -16,02% -45,38% 12,46%
EBITDA n/a 10,74% 6,75% 7,00% -9,96% -50,91% 3,63%
Depresiasi n/a 1,75% 24,07% 7,08% 4,09% -51,18% 9,25%
EBIT n/a 16,89% -3,59% 6,94% -20,76% -50,65% -0,13%
Biaya keuangan n/a -14,55% 8,27% -37,57% -21,03% -58,70% -16,22%
Penghasilan keuangan n/a 8,53% 84,35% -47,98% -10,58% -41,26% 8,58%
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs n/a -122,17% -358,65% -120,66% -140,04% -157,95% -185,38%
Beban pajak n/a 493,99% -89,34% 108,92% 21,38% -99,09% 133,74%
Lain-lain n/a -16,87% 26,61% 4,04% -431,94% -159,66% -104,54%
EBT n/a 89,52% -14,80% 32,13% -30,30% -39,36% 19,14%
Pajak n/a 38,58% 3,79% -11,49% -15,15% -34,88% 3,93%
LABA BERSIH (EAT) n/a 120,09% -21,83% 54,02% -34,66% -41,03% 29,41%
Penghasilan komprehensif lain n/a -149,75% -172,98% -31,09% -2,20% 205,50% -89,01%
LABA KOMPREHENSIF n/a 95,27% -18,28% 52,24% -34,36% -37,55% 23,72%
Berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban pokok pendapatan terhadap
pendapatan 77,66% pada tahun 2022. Beban umum dan administrasi dan beban penjualan
terhadap pendapatan masing-masing sebesar 2,16% dan 10,81% pada tahun 2022. Berdasarkan
analisis horizontal laba rugi penyesuaian, rata-rata pertumbuhan pendapatan Perseroan pada
tahun 2022 sebesar 5,57%. EBITDA Perseroan tercatat positif Rp 1.073.284 juta pada tahun 2021
dan menurun -9,96% menjadi Rp 966.425 juta pada tahun 2022, EBIT pada tahun 2021 tercatat
positif Rp 606.702 juta dan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp 480.737 juta, EBT pada tahun
2021 tercatat positif Rp 618.462 juta dan pada tahun 2022 menjadi Rp 431.083 juta, dan laba
bersih pada tahun 2021 tercatat positif Rp 480.060 juta dan pada tahun 2022 menurun -34,66%
menjadi Rp 313.648 juta. Periode 30 Juni 2023, beban pokok pendapatan terhadap pendapatan
sebesar 76,89%, EBITDA, EBIT, EBT dan EAT masing-masing sebesar 8,81%, 4,41%, 4,86% dan
3,44%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-3
Page 29
Laporan Posisi Keuangan
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Tahun
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jun 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.140.083 1.986.649 1.428.189 1.499.252 1.372.156 1.543.784
Deposito berjangka 1.133 1.088 1.104 1.117 1.231 -
Piutang usaha 1.789.714 2.367.986 2.044.812 2.159.509 2.610.014 2.591.274
Piutang lain-lain 15.591 20.035 40.234 21.437 38.251 36.885
Persediaan 724.227 638.942 591.966 964.332 1.311.922 1.166.309
Aset dimiliki untuk dijual 60.492 - - - - -
Piutang derivatif - - - - 493 213
Pajak dibayar di muka - lancar 310.565 497.816 442.181 144.449 365.856 92.920
Biaya dibayar di muka - lancar 103.391 49.125 11.662 25.894 88.470 143.682
Jumlah Aset Lancar 4.145.196 5.561.641 4.560.148 4.815.990 5.788.393 5.575.067
Aset Tidak Lancar
Aset tetap
Nilai perolehan 5.226.370 5.273.022 5.569.022 5.820.845 5.891.739 5.902.988
Akumulasi penyusutan 2.285.602 2.635.727 2.965.840 3.315.621 3.702.819 3.867.920
Nilai buku 2.940.768 2.637.295 2.603.182 2.505.224 2.188.920 2.035.068
Uang muka aset tetap - - 1.447 - - -
Aset hak guna
Nilai perolehan - - 743.794 723.964 689.646 729.326
Akumulasi amortisasi - - 371.853 415.232 450.003 482.733
Nilai buku - - 371.941 308.732 239.643 246.593
Aset pajak tangguhan 90.783 114.188 98.178 141.647 160.188 159.043
Pajak dibayar dimuka tidak lancar - - - - - 342.782
Uang jaminan 2.900 2.929 2.878 2.515 2.642 3.950
Biaya dibayar di muka - tidak lancar - - - 3.779 2.752 3.455
Jumlah Aset Tidak Lancar 3.034.451 2.754.412 3.077.626 2.961.897 2.594.145 2.790.891
JUMLAH ASET 7.179.647 8.316.053 7.637.774 7.777.887 8.382.538 8.365.958
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 931.676 839.494 808.273 1.016.787 1.256.707 1.100.321
Utang lain-lain 107.577 49.622 148.460 208.082 151.926 164.968
Akrual dan provisi 1.016.736 1.154.361 1.118.328 1.000.737 1.184.639 1.238.610
Utang derivatif 1.142 2.514 2.089 487 - -
Pendapatan tangguhan - - 6.682 9.260 6.389 6.420
Utang pajak 41.915 91.140 67.319 32.381 146.467 92.435
Pinjaman bank 256.364 140.899 - - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek - - 83.268 91.935 92.802 94.242
Pinjaman pihak berelasi - jangka 38.386 36.849 354.629 27.632 - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek - - 1.589 2.765 5.515 4.216
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.393.796 2.314.879 2.590.637 2.390.066 2.844.445 2.701.212
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang - - 359.906 286.750 209.817 210.262
Pinjaman pihak berelasi - jangka 1.884.293 1.520.460 44.554 17.440 - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 103.854 139.105 124.362 143.000 164.523 154.787
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.988.147 1.659.565 528.822 447.190 374.340 365.049
JUMLAH LIABILITAS 4.381.943 3.974.444 3.119.459 2.837.256 3.218.785 3.066.261
Ekuitas
Modal saham 332.526 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657
Saham tresuri - - (19.997) (19.997) (19.997) (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503
Tambahan modal disetor (8.849) 1.061.876 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255
Cadangan alokasi saham karyawan - 476 - - - -
Saldo laba (rugi) 2.462.340 2.851.831 3.046.405 3.468.396 3.691.329 3.827.311
Kepentingan non-pengendali 184 266 492 817 1.006 968
Jumlah Ekuitas 2.797.704 4.341.609 4.518.315 4.940.631 5.163.753 5.299.697
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 7.179.647 8.316.053 7.637.774 7.777.887 8.382.538 8.365.958
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2018-2022
Current Ratio 198,89% 173,16% 240,26% 176,02% 201,50% 203,50% 206,39%
Debt to Equity Ratio 87,39% 156,63% 91,54% 69,04% 57,43% 62,33% 57,86%
Debt to Asset Ratio 44,91% 61,03% 47,79% 40,84% 36,48% 38,40% 36,65%
Sumber : Laporan keuangan tahun 2018 - 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-4
Page 30
Laporan Arus Kas
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Arus Kas (Rp. Juta)
Tahun
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jun 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 9.612.182 9.367.819 10.636.298 11.120.331 12.026.749 6.492.808
Pembayaran kepada pemasok dan pihak lain (8.614.717) (8.539.917) (8.710.616) (9.978.850) (11.107.872) (5.758.621)
Pembayaran kepada karyawan (376.823) (396.086) (439.271) (458.658) (474.222) (260.218)
Penerimaan dari aktivitas operasi lainnya 68.753 21.709 16.583 49.757 7.743 50.284
Pembayaran untuk aktivitas operasi lainnya (22.632) (18.601) (26.215) (23.977) (20.542) (10.633)
Pembayaran pajak penghasilan badan (112.245) (310.736) (172.916) (215.917) (278.815) (206.706)
Penerimaan dari hasil surat ketetapan pajak 121.445 2.086 30.537 304.213 118.536 7.248
Penerimaan penghasilan keuangan 27.241 29.566 54.506 28.355 25.354 17.172
Pembayaran biaya keuangan (51.233) (44.578) (48.269) (29.831) (23.570) (10.493)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi 651.971 111.262 1.340.637 795.423 273.361 320.841
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian aset tetap (135.750) (49.697) (296.062) (233.834) (167.374) (39.964)
Hasil dari penjualan aset tetap 713 45 263 - 246 87
Hasil dari penjualan aset dimiliki untuk dijual - 51.828 - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi (135.037) 2.176 (295.799) (233.834) (167.128) (39.877)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran pinjaman pihak berelasi - (308.632) (1.267.465) (339.892) (47.259) -
Pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa - - (81.519) (88.805) (92.157) (44.153)
Pembayaran dividen kas - - (79.744) (62.336) (95.017) (62.730)
Penerimaan pinjaman bank 216.492 182.474 91.222 - - -
Pembayaran pinjaman bank (489.140) (293.878) (246.802) - - -
Pembelian kembali saham (219.412) - (19.997) - - -
Penerimaan dari penerbitan saham baru - 1.246.971 - - - -
Pembayaran biaya emisi saham - (93.115) - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan (492.060) 733.820 (1.604.305) (491.033) (234.433) (106.883)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS 24.874 847.258 (559.467) 70.556 (128.200) 174.081
KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN 1.110.939 1.140.083 1.986.649 1.428.189 1.499.252 1.372.156
Dampak selisih kurs terhadap kas dan setara kas 4.270 (692) 1.007 507 1.104 (2.453)
KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN 1.140.083 1.986.649 1.428.189 1.499.252 1.372.156 1.543.784
Sumber : Laporan keuangan tahun 2018 - 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)
Pendapatan
Pertumbuhan pendapatan tahun 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Pertumbuhan Pendapatan
Tahun Rata-rata
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jan-Jun 2023 2018-2022
(%)
Total pertumbuhan n/a 2,03% -1,01% 8,09% 13,17% n/a 5,57%
(Rp.Juta)
Total pendapatan 8.350.583 8.519.760 8.433.933 9.116.592 10.317.193 5.382.470
Tahun 2018 Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 8.350.583 juta dan meningkat
2,03% di tahun 2019 menjadi Rp 8.519.760 juta. Tahun 2020 pertumbuhan pendapatan
Perseroan menurun -1,01% menjadi Rp 8.433.933 juta. Tahun 2021 pertumbuhan pendapatan
Perseroan meningkat 8,09% menjadi Rp 9.116.592 juta. Tahun 2022 pertumbuhan pendapatan
Perseroan meningkat 13,17% menjadi Rp 10.317.193 juta. Periode 30 Juni 2023 tercatat total
pendapatan Perseroan sebesar Rp 5.382.470 juta.
Aset
Komposisi aset Perseroan pada tahun 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-5
Page 31
Komposisi Aset
Tahun Rata-rata
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jun 2023 2018-2022
(%)
Aset Lancar 57,74% 66,88% 59,71% 61,92% 69,05% 66,64% 63,06%
Aset Tidak Lancar 42,26% 33,12% 40,29% 38,08% 30,95% 33,36% 36,94%
Jumlah 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Aset Lancar 4.145.196 5.561.641 4.560.148 4.815.990 5.788.393 5.575.067
Aset Tidak Lancar 3.034.451 2.754.412 3.077.626 2.961.897 2.594.145 2.790.891
Jumlah 7.179.647 8.316.053 7.637.774 7.777.887 8.382.538 8.365.958
Selama tahun 2018 – 2022 komposisi aset Perseroan didominasi oleh aset lancar dengan rata-
rata proporsi terhadap total aset sebesar 63,06%, diikuti oleh aset tidak lancar sebesar 36,94%.
Komposisi aset lancar terbesar adalah piutang usaha serta kas dan setara kas, sedangkan
komposisi aset tidak lancar didominasi utamanya oleh aset tetap. Tahun 2021, komposisi aset
Perseroan terdiri dari 61,92% aset lancar dan 38,08% aset tidak lancar. Pada tahun 2022,
komposisi aset Perseroan terdiri dari 69,05% aset lancar dan 30,95% aset tidak lancar. Pada
periode 30 Juni 2023, tercatat komposisi aset Perseroan terdiri dari 66,64% aset lancar dan
33,36% aset tidak lancar.
Selanjutnya, pertumbuhan aset Perseroan disajikan sebagai berikut:
Pertumbuhan Aset
Tahun Rata-rata
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jun 2023 2018-2022
(%)
Aset Lancar n/a 34,17% -18,01% 5,61% 20,19% n/a 10,49%
Aset Tidak Lancar n/a -9,23% 11,73% -3,76% -12,42% n/a -3,42%
Jumlah n/a 15,83% -8,16% 1,83% 7,77% n/a 4,32%
Dalam tahun 2018 – 2022 pertumbuhan aset Perseroan cenderung meningkat dengan tingkat
pertumbuhan aset rata-rata sebesar 4,32%. Tahun 2018, Perseroan membukukan total aset
sebesar Rp 7.179.647 juta yang didominasi oleh aset tetap. Di tahun 2019, pertumbuhan aset
Perseroan meningkat 15,83% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 8.316.053 juta yang
terdiri dari Rp 5.561.641 juta aset lancar dan Rp 2.754.412 juta aset tidak lancar. Di tahun 2020,
pertumbuhan aset Perseroan menurun -8,16% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp
7.637.774 juta yang terdiri dari Rp 4.560.148 juta aset lancar dan Rp 3.077.626 juta aset tidak
lancar. Pada tahun 2021, pertumbuhan aset Perseroan meningkat sebesar 1,83% sehingga aset
Perseroan menjadi Rp 7.777.887 juta yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp 4.815.990 juta dan
aset tidak lancar Rp 2.961.897 juta. Di tahun 2022, pertumbuhan aset Perseroan meningkat
7,77% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 8.382.538 juta yang terdiri dari Rp 5.788.393
juta aset lancar dan Rp 2.594.145 juta aset tidak lancar. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat total
aset Perseroan sebesar Rp 8.365.958 juta yang terdiri dari Rp 5.575.067 juta aset lancar dan Rp
2.790.891 juta aset tidak lancar.
Liabilitas
Berdasarkan laporan posisi keuangan tahun 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023, berikut disajikan
komposisi liabilitas perusahaan:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-6
Page 32
Komposisi Liabilitas
Tahun Rata-rata
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jun 2023 2018-2022
(%)
Liabilitas Jangka Pendek 54,63% 58,24% 83,05% 84,24% 88,37% 88,09% 73,71%
Liabilitas Jangka Panjang 45,37% 41,76% 16,95% 15,76% 11,63% 11,91% 26,29%
Jumlah 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
(Rp.Juta)
Liabilitas Jangka Pendek 2.393.796 2.314.879 2.590.637 2.390.066 2.844.445 2.701.212
Liabilitas Jangka Panjang 1.988.147 1.659.565 528.822 447.190 374.340 365.049
Jumlah 4.381.943 3.974.444 3.119.459 2.837.256 3.218.785 3.066.261
Pada tahun 2018 – 2022 komposisi liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek
dengan proporsi terhadap total liabilitas sebesar 73,71% diikuti oleh liabilitas jangka panjang
sebesar 26,29%. Komposisi liabilitas jangka pendek terbesar utamanya berasal dari akrual dan
provisi sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang didominasi oleh pinjaman pihak berelasi
dan liabilitas sewa. Di tahun 2021, komposisi liabilitas Perseroan sebesar 84,24% liabilitas jangka
pendek dan 15,76% liabilitas jangka panjang. Di tahun 2022, komposisi liabilitas Perseroan
sebesar 88,37% liabilitas jangka pendek dan 11,63% liabilitas jangka panjang. Pada periode 30
Juni 2023, tercatat komposisi liabilitas Perseroan sebesar 88,09% liabilitas jangka pendek dan
11,91% liabilitas jangka panjang.
Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas perusahaan disajikan sebagai berikut:
Pertumbuhan Liabilitas
Tahun Rata-rata
Uraian
2018 2019 2020 2021 2022 Jun 2023 2018-2022
(%)
Liabilitas Jangka Pendek n/a -3,30% 11,91% -7,74% 19,01% n/a 4,97%
Liabilitas Jangka Panjang n/a -16,53% -68,13% -15,44% -16,29% n/a -29,10%
Jumlah n/a -9,30% -21,51% -9,05% 13,45% n/a -6,60%
Dalam tahun 2018 – 2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan terus cenderung menurun dengan
tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar -6,60%. Pada tahun 2018, Perseroan
mencatatkan total liabilitas sebesar Rp 4.381.943 juta yang terdiri dari Rp 2.393.796 juta
liabilitas Jangka Pendek dan Rp 1.988.147 juta liabilitas Jangka Panjang. Tahun 2019,
pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -9,30% sehingga total liabilitas menjadi Rp
3.974.444 juta. Tahun 2020, pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -21,51% sehingga total
liabilitas menjadi Rp 3.119.459 juta. Tahun 2021, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali
menurun -9,05% sehingga total liabilitas menjadi Rp 2.837.256 juta. Pada tahun 2022,
pertumbuhan liabilitas Perseroan meningkat 13,45% sehingga total liabilitas menjadi Rp
3.218.785 juta. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat total liabilitas sebesar Rp 3.066.261 juta
yang terdiri dari Rp 2.701.212 juta liabilitas jangka pendek dan Rp 365.049 juta liabilitas jangka
panjang.
Penilaian Arus Kas
Pada tahun 2018, arus kas operasi Perseroan tercatat positif sebesar Rp 651.971 juta yang
utamanya berasal dari Penerimaan dari pelanggan. Di tahun 2019, Perseroan memperoleh kas
dari aktivitas operasi sebesar Rp 111.262 juta yang utamanya berasal dari Penerimaan dari
pelanggan. Di tahun 2020, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp
1.340.637 juta yang utamanya berasal dari Penerimaan dari pelanggan. Pada tahun 2021,
Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 795.423 juta yang
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-7
Page 33
utamanya berasal dari penerimaan dari pelanggan. Pada tahun 2022, Perseroan tercatat
memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 273.361 juta yang utamanya berasal dari
penerimaan dari pelanggan. Periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan memperoleh kas dari
aktivitas operasi sebesar Rp 320.841 juta yang utamanya berasal dari penerimaan dari
pelanggan.
Selanjutnya tahun 2018, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar
Rp 135.037 juta utamanya untuk pembelian aset tetap. Di tahun 2019, Perseroan tercatat
memperoleh kas dari aktivitas investasi sebesar Rp 2.176 juta yang utamanya berasal dari hasil
dari penjualan aset dimiliki untuk dijual. Di tahun 2020, Perseroan tercatat menggunakan kas
untuk aktivitas investasi sebesar Rp 295.799 juta yang utamanya untuk Pembelian aset tetap. Di
tahun 2021, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 233.834
juta yang seluruhnya untuk pembelian aset tetap. Di tahun 2022, Perseroan tercatat
menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 167.128 juta yang utamanya untuk
pembelian aset tetap. Periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan menggunakan kas untuk
aktivitas investasi sebesar Rp 39.877 juta utamanya untuk pembelian aset tetap
Pada tahun 2018, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 492.060
juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman bank. Di tahun 2019, Perseroan tercatat
memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 733.820 juta utamanya berasal dari
penerimaan dari penerbitan saham baru. Pada tahun 2020, arus kas dari aktivitas pendanaan
tercatat negatif sebesar Rp 1.604.305 juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman pihak
berelasi. Pada tahun 2021, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 491.033
juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman pihak berelasi. Tahun 2022, arus kas dari
aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 234.433 juta yang utamanya untuk pembayaran
dividen kas dan pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa. Periode 30 Juni 2023, tercatat
Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 106.883 juta utamanya
untuk pembayaran dividen kas.
Kas Perseroan di tahun 2018 tercatat sebesar Rp 1.140.083 juta dan meningkat 74,25% di tahun
2019 menjadi Rp 1.986.649 juta. Pada tahun 2020 kas Perseroan menurun -28,11% dari tahun
sebelumnya menjadi Rp 1.428.189 juta yang utamanya dari penggunaan kas aktivitas
pendanaan. Di tahun 2021 kas Perseroan meningkat 4,98% menjadi Rp 1.499.252 juta yang
utamanya berasal dari kas aktivitas operasi positif. Di tahun 2022 kas Perseroan menurun -8,48%
menjadi Rp 1.372.156 juta yang utamanya berasal dari kas aktivitas investasi dan kas aktivitas
pendanaan. Periode 30 Juni 2023, tercatat kas dan setara kas pada akhir periode sebesar Rp
1.543.784 juta.
Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
disesuaikan dengan pendanaannya.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-8
Page 34
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Analisis Rasio
Tahun
Rata-rata
Uraian Jan-Jun
2018 2019 2020 2021 2022 2018-2022
2023
Pertumbuhan Pendapatan n/a 2,03% -1,01% 8,09% 13,17% n/a 5,57%
Rasio Profitabilitas
EBITDA/Sales 10,16% 11,03% 11,89% 11,77% 9,37% 8,81% 10,84%
EBIT/Sales 6,03% 6,91% 6,73% 6,65% 4,66% 4,41% 6,20%
EBT/Sales 3,47% 6,45% 5,55% 6,78% 4,18% 4,86% 5,29%
EAT/Sales 2,17% 4,68% 3,70% 5,27% 3,04% 3,44% 3,77%
ROE 6,48% 9,18% 6,90% 9,72% 6,07% 3,49% 7,67%
ROA 2,52% 4,79% 4,08% 6,17% 3,74% 2,21% 4,26%
Rasio Efektivitas
Perputaran Piutang Usaha 4,67x 3,60x 4,12x 4,22x 3,95x 2,08x 4,11x
Perputaran Persediaan 8,15x 9,43x 10,73x 7,13x 6,11x 3,55x 8,31x
Perputaran Aset 1,16x 1,02x 1,10x 1,17x 1,23x 0,64x 1,14x
Perputaran Utang Usaha 6,33x 7,18x 7,86x 6,76x 6,38x 3,76x 6,90x
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Current Ratio 1,73x 2,40x 1,76x 2,02x 2,03x 2,06x 1,99x
Debt to Equity 1,57x 0,92x 0,69x 0,57x 0,62x 0,58x 0,87x
Debt to Asset 0,61x 0,48x 0,41x 0,36x 0,38x 0,37x 0,45x
Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba selama periode
tertentu dari kegiatan bisnis yang dilakukannya. Selama tahun 2018 – 2022, rasio profitabilitas
Perseroan terus meningkat. Rata-rata profitabilitas Perseroan yang diukur menggunakan
EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales berturut-turut adalah 10,84%, 6,20%, 5,29%
dan 3,77%. Pada tahun 2022, EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-
masing sebesar 9,37%, 4,66%, 4,18% dan 3,04%. Periode 30 Juni 2023, tercatat EBITDA/Sales,
EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-masing sebesar 8,81%, 4,41%, 4,86% dan 3,44%.
Sedangkan profitabilitas Perseroan yang dikaitkan dengan pengembalian terhadap perusahaan
dan pemegang saham yang diukur dengan Return on Equity (ROE) dan Return on Asset (ROA).
Rata-rata ROE dan ROA Perseroan dalam tahun 2018 – 2022 masing-masing 7,67% dan 4,26%.
Pada tahun 2022 tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 6,07% dan 3,74%.
Periode 30 Juni 2023, tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 3,49% dan
2,21%.
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
harus dibayar dengan aset lancarnya. Dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan, digunakan
Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas suatu perusahaan. Pada
tahun 2018 – 2022, pertumbuhan likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current
Ratio tahun 2022 sebesar 2,03x, artinya Perseroan memiliki Rp 2,03 aset lancar yang dapat
digunakan untuk memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya. Periode 30 Juni 2023, tercatat CR
Perseroan sebesar 2,06x.
Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
rendah DER dan DAR maka semakin tinggi solvabilitas perusahaan. Solvabilitas Perseroan tahun
2018 – 2022 cenderung berfluktuasi, dengan DER dan DAR tahun 2022 masing-masing adalah
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-9
Page 35
0,62x dan 0,38x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 0,62 untuk setiap Rp 1 ekuitas yang
dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang sebesar Rp 0,38. Periode 30
Juni 2023, tercatat DER dan DAR Perseroan masing-masing sebesar 0,58x dan 0,37x.
Rasio Efektivitas
Efektivitas adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang
dimilikinya. Efektivitas dapat diukur dengan rasio perputaran piutang usaha, perputaran
persediaan, perputaran aset dan perputaran utang usaha.
Rasio perputaran piutang usaha tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 4,67x pada
tahun 2018 menjadi 3,95x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 4,11x.
Pada tahun 2022 tingkat perputaran piutang usaha sebesar 3,95x, artinya dalam satu tahun
Perseroan dapat menagih piutang usahanya selama ± 92 hari. Periode 30 Juni 2023, tercatat
rasio perputaran piutang usaha sebesar 2,08x.
Rasio perputaran persediaan tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 8,15x pada tahun
2018 menjadi 6,11x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 8,31x. Pada
tahun 2022 tingkat perputaran persediaan sebesar 6,11x, artinya dalam satu tahun Perseroan
dapat menghabiskan persediaannya selama ± 60 hari. Periode 30 Juni 2023, tercatat rasio
perputaran persediaan sebesar 3,55x.
Rasio perputaran aset dalam tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 1,16x pada tahun
2018 menjadi 1,23x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 1,14x. Pada
tahun 2022 tingkat perputaran aset Perseroan sebesar 1,23x, artinya Perseroan
menginvestasikan asetnya selama ± 297 hari untuk memperoleh pendapatan. Periode 30 Juni
2023, tercatat rasio perputaran aset sebesar 0,64x.
Rasio perputaran utang usaha dalam tahun 2018 – 2022 cenderung fluktuatif dari 6,33x pada
tahun 2018 menjadi 6,38x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 6,90x.
Pada tahun 2022 tingkat perputaran utang usaha sebesar 6,38x, artinya Perseroan dapat
melunasi utang usahanya dalam waktu ±57 hari. Periode 30 Juni 2023, tercatat rasio perputaran
utang usaha sebesar 3,76x.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
Transaksi
Analisis dilakukan mencakup analisis dampak transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
yang dilakukan berdasarkan informasi keuangan proforma Perseroan sebelum dan setelah
transaksi pada tanggal 30 Juni 2023 dari manajemen Perseroan.
Tujuan informasi keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan
transaksi yang terjadi atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi keuangan proforma
bukan merupakan petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan
sebagai akibat dari transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma
disusun dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
• Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Akuntan Publik Harry
Widjaja dari KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
• Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 30 Juni 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-10
Page 36
• Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
berlaku.
Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
Sebelum Setelah
Uraian Transaksi Penyesuaian Transaksi
30 Jun 2023 30 Jun 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.543.784 (112.445) 1.431.339
Piutang usaha 2.591.274 - 2.591.274
Piutang lain-lain 36.885 - 36.885
Persediaan 1.166.309 - 1.166.309
Piutang derivatif 213 - 213
Pajak dibayar di muka - lancar 92.920 - 92.920
Biaya dibayar di muka - lancar 143.682 - 143.682
Jumlah Aset Lancar 5.575.067 (112.445) 5.462.622
Aset Tidak Lancar
Aset tetap 2.035.068 112.445 2.147.513
Aset hak guna 246.593 - 246.593
Aset pajak tangguhan 159.043 - 159.043
Pajak dibayar dimuka tidak lancar 342.782 - 342.782
Uang jaminan 3.950 - 3.950
Biaya dibayar di muka - tidak lancar 3.455 - 3.455
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.790.891 112.445 2.903.336
JUMLAH ASET 8.365.958 - 8.365.958
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 1.100.321 - 1.100.321
Utang lain-lain 164.968 - 164.968
Akrual dan provisi 1.238.610 - 1.238.610
Pendapatan tangguhan 6.420 - 6.420
Liabilitas sewa - jangka pendek 94.242 - 94.242
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek 4.216 - 4.216
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.701.212 - 2.701.212
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang 210.262 - 210.262
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 154.787 - 154.787
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 365.049 - 365.049
JUMLAH LIABILITAS 3.066.261 - 3.066.261
Ekuitas
Modal saham 415.657 - 415.657
Saham tresuri (19.997) - (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 - 11.503
Tambahan modal disetor 1.064.255 - 1.064.255
Saldo laba (rugi) 3.827.311 - 3.827.311
Kepentingan non-pengendali 968 - 968
Jumlah Ekuitas 5.299.697 - 5.299.697
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.365.958 - 8.365.958
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
Current Ratio 206,39% 202,23%
Debt to Equity Ratio 57,86% 57,86%
Debt to Asset Ratio 36,65% 36,65%
Sumber: Manajemen Perseroan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-11
Page 37
Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 30 Juni
2023 atas transaksi:
• Proforma aset lancar mengalami penurunan 2,02% dari Rp 5.575.067 juta menjadi
Rp 5.462.622 juta .
• Proforma aset tidak lancar mengalami peningkatan 4,03% dari Rp 2.790.891 juta menjadi
Rp 2.903.336 juta.
• Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi tidak
mengalami perubahan.
• Proforma liabilitas jangka pendek tidak mengalami perubahan.
• Proforma liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan.
• Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
• Proforma ekuitas tidak mengalami perubahan.
• Proforma Current Ratio mengalami penurunan dari 206,39% menjadi 202,23%.
• Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio tidak mengalami perubahan.
Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
likuiditas mengalami penurunan namun tidak signifikan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
keuangan tersebut telah kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan
tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
Asumsi – Asumsi
Jangka Waktu Proyeksi
Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Perhitungan pendapatan disajikan pada lampiran 2.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 77,50% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban penjualan diasumsikan sebesar 12,00% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 2,50% dari pendapatan setiap
tahun.
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
loss carry forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
− Deposito berjangka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Piutang usaha diasumsikan sebesar 90 hari dari pendapatan.
− Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Persediaan diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
− Aset dimiliki untuk dijual diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-12
Page 38
− Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Biaya dibayar di muka - lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
▪ Aset tidak lancar
− Aset tetap
Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
lampiran 1.
− Uang muka aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Aset hak guna
Nilai perolehan diasumsikan tetap. Akumulasi penyusutan dihitung dengan
menambahkan akumulasi penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan
tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
− Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pajak dibayar dimuka tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
− Uang jaminan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Biaya dibayar di muka - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
▪ Liabilitas jangka pendek
− Utang usaha diasumsikan sebesar 55 hari dari beban pokok pendapatan.
− Utang lain-lain – pihak berelasi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Akrual dan provisi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pendapatan tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pinjaman bank diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Liabilitas sewa - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30
Juni 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
▪ Liabilitas jangka panjang
− Liabilitas sewa - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
Juni 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
Juni 2023.
▪ Ekuitas
− Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Saham tresuri diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Selisih kurs atas modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-13
Page 39
− Cadangan alokasi saham karyawan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
− Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
− Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun
Uraian Jan-Jun Jul-Des
2024 2025 2026 2027 2028
2023 2023
PENDAPATAN 5.382.470 5.382.470 11.042.245 11.577.672 12.115.311 12.678.594 13.268.766
BEBAN POKOK PENDAPATAN (4.138.629) (4.171.414) (8.557.740) (8.972.696) (9.389.366) (9.825.910) (10.283.294)
LABA KOTOR 1.243.841 1.211.056 2.484.505 2.604.976 2.725.945 2.852.684 2.985.472
Beban penjualan (647.512) (645.896) (1.325.069) (1.389.321) (1.453.837) (1.521.431) (1.592.252)
Beban umum dan administrasi (121.954) (134.562) (276.056) (289.442) (302.883) (316.965) (331.719)
EBITDA 474.375 430.598 883.380 926.214 969.225 1.014.287 1.061.501
Depresiasi dan amortisasi (237.132) (218.872) (442.324) (463.934) (394.415) (168.524) (191.455)
EBIT 237.243 211.725 441.055 462.280 574.810 845.763 870.046
Biaya keuangan (9.702) - - - - - -
Penghasilan keuangan 14.892 - - - - - -
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 5.054 - - - - - -
Beban pajak (175) - - - - - -
Lain-lain 14.118 - - - - - -
EBT 261.430 211.725 441.055 462.280 574.810 845.763 870.046
Pajak (76.476) (46.580) (97.032) (101.702) (126.458) (186.068) (191.410)
LABA BERSIH (EAT) 184.954 165.146 344.023 360.578 448.352 659.695 678.636
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2024-2028
EBITDA/Sales 8,00% 8,81% 8,00% 8,00% 8,00% 8,00% 8,00% 8,00%
EBIT/Sales 5,19% 4,41% 3,93% 3,99% 3,99% 4,74% 6,67% 6,56%
EBT/Sales 5,19% 4,86% 3,93% 3,99% 3,99% 4,74% 6,67% 6,56%
EAT/Sales 4,05% 3,44% 3,07% 3,12% 3,11% 3,70% 5,20% 5,11%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-14
Page 40
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Jun 2023 Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.543.784 1.759.532 2.359.456 2.931.607 3.521.444 4.090.138 4.693.788
Deposito berjangka - - - - - - -
Piutang usaha 2.591.274 2.654.369 2.722.745 2.854.769 2.987.337 3.126.229 3.271.751
Piutang lain-lain 36.885 36.885 36.885 36.885 36.885 36.885 36.885
Persediaan 1.166.309 1.366.035 1.406.752 1.474.964 1.543.457 1.615.218 1.690.404
Aset dimiliki untuk dijual - - - - - - -
Piutang derivatif 213 213 213 213 213 213 213
Pajak dibayar di muka - lancar 92.920 92.920 92.920 92.920 92.920 92.920 92.920
Biaya dibayar di muka - lancar 143.682 143.682 143.682 143.682 143.682 143.682 143.682
Jumlah Aset Lancar 5.575.067 6.053.635 6.762.653 7.535.039 8.325.938 9.105.285 9.929.643
Aset Tidak Lancar
Aset tetap
Nilai perolehan 5.902.988 5.960.315 6.074.969 6.189.622 6.304.276 6.418.930 6.533.584
Akumulasi penyusutan 3.867.920 4.074.637 4.492.650 4.932.274 5.302.378 5.446.591 5.613.735
Nilai buku 2.035.068 1.885.678 1.582.318 1.257.349 1.001.899 972.339 919.848
Uang muka aset tetap - - - - - - -
Aset hak guna
Nilai perolehan 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326
Akumulasi amortisasi 482.733 494.888 519.199 543.510 567.821 592.132 616.443
Nilai buku 246.593 234.438 210.127 185.816 161.505 137.194 112.883
Aset pajak tangguhan 159.043 159.043 159.043 159.043 159.043 159.043 159.043
Pajak dibayar dimuka tidak lancar 342.782 342.782 342.782 342.782 342.782 342.782 342.782
Uang jaminan 3.950 3.950 3.950 3.950 3.950 3.950 3.950
Biaya dibayar di muka - tidak lancar 3.455 3.455 3.455 3.455 3.455 3.455 3.455
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.790.891 2.629.346 2.301.675 1.952.395 1.672.633 1.618.763 1.541.962
JUMLAH ASET 8.365.958 8.682.981 9.064.328 9.487.434 9.998.572 10.724.048 11.471.604
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 1.100.321 1.252.198 1.289.522 1.352.050 1.414.836 1.480.617 1.549.537
Utang lain-lain 164.968 164.968 164.968 164.968 164.968 164.968 164.968
Akrual dan provisi 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610
Utang derivatif - - - - - - -
Pendapatan tangguhan 6.420 6.420 6.420 6.420 6.420 6.420 6.420
Utang pajak 92.435 92.435 92.435 92.435 92.435 92.435 92.435
Pinjaman bank - - - - - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek 94.242 94.242 94.242 94.242 94.242 94.242 94.242
Pinjaman pihak berelasi - jangka - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek 4.216 4.216 4.216 4.216 4.216 4.216 4.216
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.701.212 2.853.089 2.890.413 2.952.941 3.015.727 3.081.508 3.150.428
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang 210.262 210.262 210.262 210.262 210.262 210.262 210.262
Pinjaman pihak berelasi - jangka - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 154.787 154.787 154.787 154.787 154.787 154.787 154.787
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 365.049 365.049 365.049 365.049 365.049 365.049 365.049
JUMLAH LIABILITAS 3.066.261 3.218.138 3.255.462 3.317.990 3.380.776 3.446.557 3.515.477
Ekuitas
Modal saham 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657
Saham tresuri (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503
Tambahan modal disetor 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255
Cadangan alokasi saham karyawan - - - - - - -
Saldo laba (rugi) 3.827.311 3.992.457 4.336.480 4.697.058 5.145.410 5.805.105 6.483.741
Kepentingan non-pengendali 968 968 968 968 968 968 968
Jumlah Ekuitas 5.299.697 5.464.843 5.808.866 6.169.444 6.617.796 7.277.491 7.956.127
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.365.958 8.682.981 9.064.328 9.487.434 9.998.572 10.724.048 11.471.604
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2024-2028
Current Ratio 275,18% 206,39% 212,18% 233,97% 255,17% 276,08% 295,48% 315,18%
Debt to Equity Ratio 50,49% 57,86% 58,89% 56,04% 53,78% 51,09% 47,36% 44,19%
Debt to Asset Ratio 33,50% 36,65% 37,06% 35,92% 34,97% 33,81% 32,14% 30,65%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-15
Page 41
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian
Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba Bersih 165.146 344.023 360.578 448.352 659.695 678.636
Depresiasi dan amortisasi 218.872 442.324 463.934 394.415 168.524 191.455
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Deposito berjangka - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha (63.095) (68.377) (132.023) (132.568) (138.892) (145.522)
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan (199.726) (40.717) (68.212) (68.494) (71.761) (75.186)
(Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar di muka - lancar - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - lancar - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang muka aset tetap - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka tidak lancar - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang jaminan - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - tidak lancar - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha 151.877 37.324 62.528 62.786 65.781 68.921
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Akrual dan provisi - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pendapatan tangguhan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang - - - - - -
Perubahan Modal Kerja (110.943) (71.770) (137.707) (138.276) (144.872) (151.788)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi 273.075 714.578 686.805 704.491 683.348 718.304
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Aset dimiliki untuk dijual - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap (57.327) (114.654) (114.654) (114.654) (114.654) (114.654)
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna - - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (57.327) (114.654) (114.654) (114.654) (114.654) (114.654)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman bank - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Saham tresuri - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Cadangan alokasi saham karyawan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali - - - - -
Penyesuaian - - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan - - - - - -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 215.748 599.924 572.151 589.837 568.694 603.650
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.543.784 1.759.532 2.359.456 2.931.607 3.521.444 4.090.138
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 1.759.532 2.359.456 2.931.607 3.521.444 4.090.138 4.693.788
b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
Asumsi – Asumsi
Jangka Waktu Proyeksi
Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028.
Laporan Laba (Rugi)
▪ Perhitungan pendapatan dengan dilakukannya transaksi disajikan pada lampiran 2.
▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 77,50% dari pendapatan setiap tahun.
▪ Beban penjualan diasumsikan sebesar 12,00% dari pendapatan ditambah asumsi
penurunan biaya sebesar 0,05% setiap tahun.
▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 2,50% dari pendapatan setiap
tahun.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-16
Page 42
▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
loss carry forward.
Laporan Posisi Keuangan
▪ Aset lancar
− Deposito berjangka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Piutang usaha diasumsikan sebesar 90 hari dari pendapatan.
− Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Persediaan diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
− Aset dimiliki untuk dijual diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Biaya dibayar di muka - lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
▪ Aset tidak lancar
− Aset tetap
Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
lampiran 1.
− Uang muka aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Aset hak guna
Nilai perolehan diasumsikan tetap. Akumulasi penyusutan dihitung dengan
menambahkan akumulasi penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan
tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
− Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pajak dibayar dimuka tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
− Uang jaminan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Biaya dibayar di muka - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
▪ Liabilitas jangka pendek
− Utang usaha diasumsikan sebesar 55 hari dari beban pokok pendapatan.
− Utang lain-lain – pihak berelasi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Akrual dan provisi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pendapatan tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pinjaman bank diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Liabilitas sewa - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30
Juni 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-17
Page 43
▪ Liabilitas jangka panjang
− Liabilitas sewa - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
Juni 2023.
− Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
Juni 2023.
▪ Ekuitas
− Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Saham tresuri diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Selisih kurs atas modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
− Cadangan alokasi saham karyawan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
2023.
− Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
− Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian Jan-Jun Jul-Des
2024 2025 2026 2027 2028
2023 2023
PENDAPATAN 5.382.470 5.382.470 11.136.855 11.726.571 12.268.677 12.836.560 13.431.472
BEBAN POKOK PENDAPATAN (4.138.629) (4.171.414) (8.631.062) (9.088.093) (9.508.224) (9.948.334) (10.409.391)
LABA KOTOR 1.243.841 1.211.056 2.505.792 2.638.479 2.760.452 2.888.226 3.022.081
Beban penjualan (647.512) (645.896) (1.330.854) (1.401.325) (1.466.107) (1.533.969) (1.605.061)
Beban umum dan administrasi (121.954) (134.562) (276.056) (289.442) (302.883) (316.965) (331.719)
EBITDA 474.375 430.598 898.882 947.711 991.463 1.037.292 1.085.301
Depresiasi dan amortisasi (237.132) (218.872) (451.695) (473.754) (404.685) (179.244) (202.625)
EBIT 237.243 211.725 447.187 473.957 586.778 858.048 882.676
Biaya keuangan (9.702) - - - - - -
Penghasilan keuangan 14.892 - - - - - -
(Kerugian)/keuntungan selisih kurs 5.054 - - - - - -
Beban pajak (175) - - - - - -
Lain-lain 14.118 - - - - - -
EBT 261.430 211.725 447.187 473.957 586.778 858.048 882.676
Pajak (76.476) (46.580) (98.381) (104.271) (129.091) (188.771) (194.189)
LABA BERSIH (EAT) 184.954 165.146 348.806 369.686 457.687 669.278 688.488
Rata-rata
Rasio Profitabilitas
2024-2028
EBITDA/Sales 8,08% 8,81% 8,00% 8,07% 8,08% 8,08% 8,08% 8,08%
EBIT/Sales 5,22% 4,41% 3,93% 4,02% 4,04% 4,78% 6,68% 6,57%
EBT/Sales 5,22% 4,86% 3,93% 4,02% 4,04% 4,78% 6,68% 6,57%
EAT/Sales 4,07% 3,44% 3,07% 3,13% 3,15% 3,73% 5,21% 5,13%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-18
Page 44
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Jun 2023 Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 1.543.784 1.647.087 2.234.582 2.809.450 3.415.494 4.001.058 4.622.261
Deposito berjangka - - - - - - -
Piutang usaha 2.591.274 2.654.369 2.746.074 2.891.483 3.025.153 3.165.179 3.311.870
Piutang lain-lain 36.885 36.885 36.885 36.885 36.885 36.885 36.885
Persediaan 1.166.309 1.366.035 1.418.805 1.493.933 1.562.996 1.635.343 1.711.133
Aset dimiliki untuk dijual - - - - - - -
Piutang derivatif 213 213 213 213 213 213 213
Pajak dibayar di muka - lancar 92.920 92.920 92.920 92.920 92.920 92.920 92.920
Biaya dibayar di muka - lancar 143.682 143.682 143.682 143.682 143.682 143.682 143.682
Jumlah Aset Lancar 5.575.067 5.941.190 6.673.161 7.468.567 8.277.343 9.075.280 9.918.964
Aset Tidak Lancar
Aset tetap
Nilai perolehan 5.902.988 6.072.760 6.189.663 6.306.566 6.423.468 6.540.371 6.657.274
Akumulasi penyusutan 3.867.920 4.074.637 4.502.021 4.951.464 5.331.838 5.486.772 5.665.085
Nilai buku 2.035.068 1.998.123 1.687.642 1.355.101 1.091.630 1.053.599 992.188
Uang muka aset tetap - - - - - - -
Aset hak guna
Nilai perolehan 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326
Akumulasi amortisasi 482.733 494.888 519.199 543.510 567.821 592.132 616.443
Nilai buku 246.593 234.438 210.127 185.816 161.505 137.194 112.883
Aset pajak tangguhan 159.043 159.043 159.043 159.043 159.043 159.043 159.043
Pajak dibayar dimuka tidak lancar 342.782 342.782 342.782 342.782 342.782 342.782 342.782
Uang jaminan 3.950 3.950 3.950 3.950 3.950 3.950 3.950
Biaya dibayar di muka - tidak lancar 3.455 3.455 3.455 3.455 3.455 3.455 3.455
Jumlah Aset Tidak Lancar 2.790.891 2.741.791 2.406.999 2.050.147 1.762.365 1.700.023 1.614.302
JUMLAH ASET 8.365.958 8.682.981 9.080.160 9.518.714 10.039.708 10.775.304 11.533.265
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha 1.100.321 1.252.198 1.300.571 1.369.439 1.432.746 1.499.064 1.568.538
Utang lain-lain 164.968 164.968 164.968 164.968 164.968 164.968 164.968
Akrual dan provisi 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610 1.238.610
Utang derivatif - - - - - - -
Pendapatan tangguhan 6.420 6.420 6.420 6.420 6.420 6.420 6.420
Utang pajak 92.435 92.435 92.435 92.435 92.435 92.435 92.435
Pinjaman bank - - - - - - -
Liabilitas sewa - jangka pendek 94.242 94.242 94.242 94.242 94.242 94.242 94.242
Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek 4.216 4.216 4.216 4.216 4.216 4.216 4.216
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.701.212 2.853.089 2.901.462 2.970.330 3.033.637 3.099.955 3.169.429
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas sewa - jangka panjang 210.262 210.262 210.262 210.262 210.262 210.262 210.262
Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 154.787 154.787 154.787 154.787 154.787 154.787 154.787
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 365.049 365.049 365.049 365.049 365.049 365.049 365.049
JUMLAH LIABILITAS 3.066.261 3.218.138 3.266.511 3.335.379 3.398.686 3.465.004 3.534.478
Ekuitas
Modal saham 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657 415.657
Saham tresuri (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997) (19.997)
Selisih kurs atas modal disetor 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503 11.503
Tambahan modal disetor 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255 1.064.255
Cadangan alokasi saham karyawan - - - - - - -
Saldo laba (rugi) 3.827.311 3.992.457 4.341.263 4.710.949 5.168.636 5.837.913 6.526.401
Kepentingan non-pengendali 968 968 968 968 968 968 968
Jumlah Ekuitas 5.299.697 5.464.843 5.813.649 6.183.335 6.641.022 7.310.299 7.998.787
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.365.958 8.682.981 9.080.160 9.518.714 10.039.708 10.775.304 11.533.265
Rata-rata
Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
2024-2028
Current Ratio 272,00% 206,39% 208,24% 229,99% 251,44% 272,85% 292,76% 312,96%
Debt to Equity Ratio 50,58% 57,86% 58,89% 56,19% 53,94% 51,18% 47,40% 44,19%
Debt to Asset Ratio 33,53% 36,65% 37,06% 35,97% 35,04% 33,85% 32,16% 30,65%
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-19
Page 45
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian
Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba Bersih 165.146 348.806 369.686 457.687 669.278 688.488
Depresiasi dan amortisasi 218.872 451.695 473.754 404.685 179.244 202.625
Perubahan Modal Kerja :
(Kenaikan) Penurunan Deposito berjangka - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Piutang usaha (63.095) (91.705) (145.410) (133.670) (140.026) (146.691)
(Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Persediaan (199.726) (52.770) (75.128) (69.063) (72.347) (75.790)
(Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar di muka - lancar - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - lancar - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang muka aset tetap - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka tidak lancar - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Uang jaminan - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - tidak lancar - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang usaha 151.877 48.373 68.868 63.307 66.318 69.474
Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Akrual dan provisi - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pendapatan tangguhan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Utang pajak - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang - - - - - -
Perubahan Modal Kerja (110.943) (96.103) (151.670) (139.425) (146.055) (153.006)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi 273.075 704.398 691.771 722.947 702.467 738.106
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
(Kenaikan) Penurunan Aset dimiliki untuk dijual - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset hak guna - - - - - -
(Kenaikan) Penurunan Aset tetap (169.772) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903)
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (169.772) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman bank - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka panjang - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Modal saham - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Saham tresuri - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas modal disetor - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Cadangan alokasi saham karyawan - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali - - - - -
Penyesuaian - - - - - -
Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan - - - - - -
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK 103.303 587.496 574.868 606.044 585.564 621.203
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 1.543.784 1.647.087 2.234.582 2.809.450 3.415.494 4.001.058
KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 1.647.087 2.234.582 2.809.450 3.415.494 4.001.058 4.622.261
Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
Perseroan masing-masing sebesar 8,00%, 5,19%, 5,19% dan 4,05%. Sedangkan dengan
dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 8,08%, 5,22%, 5,22% dan 4,07%. Dengan
demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas Perseroan mengalami peningkatan.
Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
Ratio (CR) sebesar 275,18% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan menjadi
272,00%.
Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 50,49% dan 33,50%
sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan menjadi 50,58% dan
33,53%.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-20
Page 46
Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
solvabilitas Perseroan mengalami penurunan.
Dengan dan tanpa transaksi proyeksi arus kas Perseroan menunjukkan tidak ada cash
deficiency dan kelangsungan usaha Perseroan selama umur proyeksi terjamin.
4.2. Analisis Inkremental
Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
− Konstribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
terhadap proyeksi keuangan.
− Biaya dan pendapatan yang relevan.
− Informasi non keuangan yang relevan.
− Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
− Hal-hal material lain.
4.2.1. Konstribusi Nilai Tambah
Berdasarkan proyeksi keuangan dampak dilakukannya transaksi akan meningkatkan
pendapatan serta meningkatkan, laba dan profitabilitas Perseroan yang memberikan nilai
tambah bagi Perseroan.
Analisis kontribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan dapat dihitung
sebagai berikut:
Konstribusi Nilai Tambah Terhadap Pendapatan dan Laba Perseroan (Rp.Juta)
Tahun
Uraian Jul-Des Jumlah
2024 2025 2026 2027 2028
2023
Dengan Transaksi (1)
Pendapatan 5.382.470 11.136.855 11.726.571 12.268.677 12.836.560 13.431.472 66.782.605
EBITDA 430.598 898.882 947.711 991.463 1.037.292 1.085.301 5.391.247
EBIT 211.725 447.187 473.957 586.778 858.048 882.676 3.460.372
EBT 211.725 447.187 473.957 586.778 858.048 882.676 3.460.372
EAT 165.146 348.806 369.686 457.687 669.278 688.488 2.699.090
Tanpa Transaksi (2)
Pendapatan 5.382.470 11.042.245 11.577.672 12.115.311 12.678.594 13.268.766 66.065.058
EBITDA 430.598 883.380 926.214 969.225 1.014.287 1.061.501 5.285.205
EBIT 211.725 441.055 462.280 574.810 845.763 870.046 3.405.680
EBT 211.725 441.055 462.280 574.810 845.763 870.046 3.405.680
EAT 165.146 344.023 360.578 448.352 659.695 678.636 2.656.430
Konstribusi Nilai Tambah (1-2)
Pendapatan - 94.609 148.899 153.366 157.967 162.706 717.547
EBITDA - 15.502 21.498 22.238 23.005 23.800 106.042
EBIT - 6.132 11.677 11.968 12.285 12.630 54.692
EBT - 6.132 11.677 11.968 12.285 12.630 54.692
EAT - 4.783 9.108 9.335 9.582 9.852 42.660
Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
konstribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan. Dengan dilakukannya
transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028
terhadap pendapatan sebesar Rp 717.547 juta dan laba EBITDA, EBIT, EBT serta EAT masing-
masing sebesar Rp 106.042 juta, Rp 54.692 juta, Rp 54.692 juta dan Rp 42.660 juta.
Analisis kontribusi nilai tambah terhadap profitabilitas Perseroan dapat dihitung sebagai
berikut:
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-21
Page 47
Konstribusi Nilai Tambah Terhadap Profitabilitas Perseroan
Tahun
Rata-rata
Uraian Jul-Des
2024 2025 2026 2027 2028 2024-2028
2023
Dengan Transaksi (1)
EBITDA/Sales 8,00% 8,07% 8,08% 8,08% 8,08% 8,08% 8,08%
EBIT/Sales 3,93% 4,02% 4,04% 4,78% 6,68% 6,57% 5,22%
EBT/Sales 3,93% 4,02% 4,04% 4,78% 6,68% 6,57% 5,22%
EAT/Sales 3,07% 3,13% 3,15% 3,73% 5,21% 5,13% 4,07%
Tanpa Transaksi (2)
EBITDA/Sales 8,00% 8,00% 8,00% 8,00% 8,00% 8,00% 8,00%
EBIT/Sales 3,93% 3,99% 3,99% 4,74% 6,67% 6,56% 5,19%
EBT/Sales 3,93% 3,99% 3,99% 4,74% 6,67% 6,56% 5,19%
EAT/Sales 3,07% 3,12% 3,11% 3,70% 5,20% 5,11% 4,05%
Konstribusi Nilai Tambah
EBITDA/Sales 0,00% 0,89% 1,02% 1,02% 1,01% 1,00% 0,99%
EBIT/Sales 0,00% 0,53% 1,22% 0,81% 0,20% 0,22% 0,60%
EBT/Sales 0,00% 0,53% 1,22% 0,81% 0,20% 0,22% 0,60%
EAT/Sales 0,00% 0,53% 1,22% 0,81% 0,20% 0,22% 0,60%
Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
konstribusi nilai tambah terhadap profitabilitas Perseroan. Dengan dilakukannya transaksi,
peningkatan kontribusi nilai tambah dalam periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028 terhadap
peningkatan profitabilitas EBITDA, EBIT, EBT serta EAT rata-rata masing-masing sebesar 0,99%,
0,60%, 0,60% dan 0,60%.
Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan, peningkatan laba
dan peningkatan profitabilitas yang akan menguntungkan Perseroan.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan pembelian Mesin Tipe MC12 Perseroan
dapat meningkatkan produksi pembalut sehingga dapat memenuhi permintaan pasar yang terus
meningkat.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan Rencana Transaksi dan
nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris Perseroan. Rencana
Transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Alternatif lain dari Rencana Transaksi apabila dilakukan dengan pihak lain tidak ada dan
Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga Rencana Transaksi tidak dapat
dilaksanakan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-22
Page 48
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi tidak ada.
Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi
adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk IV-23
Page 49
BAB V
ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI
Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
dilakukan.
Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi
Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00460/2.0118-00/PP/04/0463/1/XII/2023 tanggal
20 Desember 2023 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
Pasar 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 per 30 Juni 2023 adalah sejumlah Rp 112.090.000.000,-
(Seratus Dua Belas Miliar Sembilan Puluh Juta Rupiah).
5.2. Nilai Transaksi
Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12)
harga pembelian Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID sebesar Rp 112.445.340.000,-. Dengan
demikian nilai transaksi sebesar Rp 112.445.340.000,-.
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Nilai transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 adalah sebesar Rp 112.445.340.000,-
dan Nilai Pasarnya adalah Rp 112.090.000.000,- maka nilai transaksi lebih tinggi 0,32% dari Nilai
Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar. Dengan demikian kami berpendapat bahwa nilai
transaksi adalah wajar.
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Juli
2023 – 31 Desember 2028 terhadap pendapatan sebesar Rp 717.547 juta dan laba EBITDA,
EBIT, EBT serta EAT masing-masing sebesar Rp 106.042 juta, Rp 54.692 juta, Rp 54.692 juta
dan Rp 42.660 juta.
• Dengan dilakukannya transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah dalam periode 1 Juli
2023 – 31 Desember 2028 terhadap peningkatan profitabilitas EBITDA, EBIT, EBT serta EAT
rata-rata masing-masing sebesar 0,99%, 0,60%, 0,60% dan 0,60%.
Berdasarkan analisis tersebut, kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk V-1
Page 50
BAB VI
ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
Rencana transaksi merupakan pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID
yang seluruhnya bersumber dari dana kas Perseroan, berdasarkan laporan keuangan Perseroan
periode 30 Juni 2023 kas dan setara kas yang dimiliki oleh Perseroan sebesar Rp 1.543.784 juta,
sehingga Perseroan memiliki kas yang cukup untuk melakukan transaksi.
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
Laporan keuangan Perseroan dan komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang Rupiah.
Nilai tukar Rupiah terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia.
Ketidakpastian pasar keuangan global menyebabkan nilai tukar Rupiah pada Juni 2023 (sampai
dengan 21 Juni 2023) secara rerata sedikit melemah sebesar 0,56% dibandingkan dengan rerata
kurs Mei 2023. Namun demikian, Rupiah secara point-to-point, baik dibandingkan dengan akhir
Mei 2023 maupun akhir tahun 2022, menguat masing-masing sebesar 0,30% dan 4,17%. Dengan
perkembangan tersebut, penguatan Rupiah dibandingkan dengan level akhir tahun 2022 lebih
baik dari apresiasi Rupee India dan Peso Filipina masing-masing sebesar 0,85% dan 0,15%
sedangkan Thai Baht mencatat depresiasi 0,70%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
apresiasi nilai tukar Rupiah berlanjut ditopang oleh surplus transaksi berjalan dan aliran masuk
modal asing seiring prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, serta imbal
hasil aset keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah khususnya melalui triple intervention dan twist operation untuk
mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan
ketidakpastian pasar keuangan global. Operasi moneter valas terus diperkuat, termasuk
optimalisasi TD Valas DHE serta penambahan frekuensi dan tenor lelang TD Valas jangka pendek.
Inflasi IHK pada bulan Mei 2023 tercatat 4,00% (yoy) atau berada di batas atas sasaran 3,0±1%.
Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Mei 2023 tercatat 2,66% (yoy), lebih
rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,83% (yoy) sejalan dengan
berakhirnya periode HBKN Idulfitri, menurunnya harga komoditas global, dan rendahnya
ekspektasi inflasi. Inflasi kelompok volatile food tercatat 3,28% (yoy), lebih rendah dibandingkan
dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,74% (yoy). Inflasi kelompok administered prices
juga menurun dari 10,32% (yoy) menjadi 9,52% (yoy). Menurunnya inflasi ke dalam sasaran
sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian
inflasi antara BI dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan
GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali di dalam
sasaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023.
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam
industri pembalut:
1. Inovasi produk: desain produk, bahan ramah lingkungan dan harga dapat mempengaruhi
pilihan konsumen.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VI-1
Page 51
2. Harga bahan baku: fluktuasi harga bahan baku, seperti kapas dan bahan kimia, dapat
mempengaruhi biaya produksi.
3. Lingkungan: perusahaan perlu menyiapkan strategi untuk memenuhi tuntutan pasar akan
dampak lingkungan dari limbah yang dihasilkan.
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa Transaksi yang akan dilakukan oleh
manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VI-2
Page 52
BAB VII
KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI
Hasil analisis atas nilai transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID
adalah nilai transaksi lebih tinggi dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar
memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi adalah wajar.
Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan
meningkatkan pendapatan, meningkatkan laba dan profitabilitas yang dapat memberikan nilai
tambah bagi Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
kepentingan pemegang saham adalah Perseroan dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk
produk pembalut yang dapat meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan sesuai dengan
kepentingan pemegang saham.
Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa
rencana transaksi adalah wajar.
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-1
Page 53
LAMPIRAN Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-1
Page 54
Lampiran 1
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Tanpa Dilakukannya Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis Jun 2023 Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895
Mesin dan peralatan 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257
Peralatan pabrik 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657
Peralatan kantor 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723
Kendaraan bermotor 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Aset dalam pembangunan 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705
Capex 57.327 114.654 114.654 114.654 114.654 114.654
Akumulasi Capex 57.327 171.981 286.634 401.288 515.942 630.596
Jumlah Nilai Perolehan 5.902.988 5.960.315 6.074.969 6.189.622 6.304.276 6.418.930 6.533.584
B. Penyusutan Aset Tetap
Bangunan 25 31.978 63.956 63.956 63.956 63.956 63.956
Mesin dan peralatan 12 170.636 341.271 341.271 248.821 - -
Peralatan pabrik 4 3.707 1.321 - - - -
Peralatan kantor 4 348 - - - - -
Kendaraan bermotor 4 48 - - - - -
Capex 5 - 11.465 34.396 57.327 80.258 103.188
Jumlah Penyusutan Aset Tetap - 206.717 418.013 439.623 370.104 144.213 167.144
C. Akumulasi Penyusutan
Bangunan 841.550 873.528 937.484 1.001.440 1.065.395 1.129.351 1.193.307
Mesin dan peralatan 2.993.257 3.163.893 3.505.164 3.846.436 4.095.257 4.095.257 4.095.257
Peralatan pabrik 24.629 28.336 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657
Peralatan kantor 6.375 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723
Kendaraan bermotor 2.109 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Capex - 11.465 45.862 103.188 183.446 286.634
Jumlah Akumulasi Penyusutan 3.867.920 4.074.637 4.492.650 4.932.274 5.302.378 5.446.591 5.613.735
D. Nilai Buku
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 757.345 725.367 661.411 597.456 533.500 469.544 405.588
Mesin dan peralatan 1.102.000 931.364 590.093 248.821 - - -
Peralatan pabrik 5.028 1.321 - - - - -
Peralatan kantor 348 - - - - - -
Kendaraan bermotor 48 - - - - - -
Aset dalam pembangunan 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705
Capex - 57.327 160.515 240.773 298.100 332.496 343.961
Jumlah Nilai Buku 2.035.068 1.885.678 1.582.318 1.257.349 1.001.899 972.339 919.848
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-1
Page 55
Lampiran 1 (Lanjutan)
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Dengan Dilakukannya Transaksi)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis Jun 2023 Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895
Mesin dan peralatan 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257
Machine 12 - 112.445 112.445 112.445 112.445 112.445 112.445
Peralatan pabrik 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657
Peralatan kantor 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723
Kendaraan bermotor 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Aset dalam pembangunan 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705
Capex 57.327 116.903 116.903 116.903 116.903 116.903
Akumulasi Capex 57.327 174.230 291.132 408.035 524.938 641.840
Jumlah Nilai Perolehan 5.902.988 6.072.760 6.189.663 6.306.566 6.423.468 6.540.371 6.657.274
B. Penyusutan Aset Tetap
Bangunan 25 31.978 63.956 63.956 63.956 63.956 63.956
Mesin dan peralatan 12 170.636 341.271 341.271 248.821 - -
Machine 12 12 - 9.370 9.370 9.370 9.370 9.370
Peralatan pabrik 4 3.707 1.321 - - - -
Peralatan kantor 4 348 - - - - -
Kendaraan bermotor 4 48 - - - - -
Capex 5 - 11.465 34.846 58.226 81.607 104.988
Jumlah Penyusutan Aset Tetap - 206.717 427.384 449.444 380.374 154.933 178.314
C. Akumulasi Penyusutan
Bangunan 841.550 873.528 937.484 1.001.440 1.065.395 1.129.351 1.193.307
Mesin dan peralatan 2.993.257 3.163.893 3.505.164 3.846.436 4.095.257 4.095.257 4.095.257
Machine 12 - - 9.370 18.741 28.111 37.482 46.852
Peralatan pabrik 24.629 28.336 29.657 29.657 29.657 29.657 29.657
Peralatan kantor 6.375 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723 6.723
Kendaraan bermotor 2.109 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157 2.157
Capex - 11.465 46.311 104.538 186.145 291.132
Jumlah Akumulasi Penyusutan 3.867.920 4.074.637 4.502.021 4.951.464 5.331.838 5.486.772 5.665.085
D. Nilai Buku
Tanah 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594 155.594
Bangunan 757.345 725.367 661.411 597.456 533.500 469.544 405.588
Mesin dan peralatan 1.102.000 931.364 590.093 248.821 - - -
Machine 12 - 112.445 103.075 93.704 84.334 74.964 65.593
Peralatan pabrik 5.028 1.321 - - - - -
Peralatan kantor 348 - - - - - -
Kendaraan bermotor 48 - - - - - -
Aset dalam pembangunan 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705 14.705
Capex - 57.327 162.764 244.821 303.497 338.793 350.708
Jumlah Nilai Buku 2.035.068 1.998.123 1.687.642 1.355.101 1.091.630 1.053.599 992.188
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-2
Page 56
Lampiran 1 (Lanjutan)
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Amortisasi dan Akumulasi Amortisasi Aset Hak Guna (Rp.Juta)
Umur Tahun Tahun Proyeksi
Uraian
Ekonomis Jun 2023 Des 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET HAK GUNA
Nilai Perolehan
Aset hak guna 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326
Jumlah Nilai Perolehan 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326 729.326
Amortisasi
Aset hak guna 30 12.155 24.311 24.311 24.311 24.311 24.311
Jumlah Amortisasi 12.155 24.311 24.311 24.311 24.311 24.311
Akumulasi Amortisasi
Aset hak guna 482.733 494.888 519.199 543.510 567.821 592.132 616.443
Jumlah Akumulasi Amortisasi 482.733 494.888 519.199 543.510 567.821 592.132 616.443
Nilai Buku
Aset hak guna 246.593 234.438 210.127 185.816 161.505 137.194 112.883
Jumlah Nilai Buku 246.593 234.438 210.127 185.816 161.505 137.194 112.883
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-3
Page 57
Lampiran 2
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Pendapatan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian Unit Jul-Des
2024 2025 2026 2027 2028
2023
PENJUALAN PEMBALUT
Kapasitas produksi per tahun Juta Pcs 1.617 3.233 3.233 3.233 3.233 3.233
Utilitas % 89,06% 89,00% 90,00% 90,00% 90,00% 90,00%
Produksi per tahun Juta Pcs 1.440 2.877 2.910 2.910 2.910 2.910
Kenaikan harga rata-rata % 8,51% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
Harga jual rata-rata Rp 668 688 709 730 752 774
PENJUALAN PEMBALUT Rp.Juta 961.840 1.979.954 2.062.267 2.124.135 2.187.859 2.253.495
Kenaikan penjualan selain pembalut % 0,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
PENJUALAN SELAIN PEMBALUT Rp.Juta 4.420.630 9.062.291 9.515.406 9.991.176 10.490.735 11.015.271
TOTAL PENJUALAN Rp.Juta 5.382.470 11.042.245 11.577.672 12.115.311 12.678.594 13.268.766
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Pendapatan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
Tahun Proyeksi
Uraian Unit Jul-Des
2024 2025 2026 2027 2028
2023
PENJUALAN PEMBALUT
Kapasitas produksi per tahun Juta Pcs 1.617 3.292 3.368 3.368 3.368 3.368
Utilitas % 89,06% 89,00% 90,00% 90,00% 90,00% 90,00%
Produksi per tahun Juta Pcs 1.440 2.930 3.031 3.031 3.031 3.031
Kenaikan harga rata-rata % 8,51% 6,00% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
Harga jual rata-rata Rp 668 708 729 751 774 797
PENJUALAN PEMBALUT Rp.Juta 961.840 2.074.564 2.211.166 2.277.501 2.345.826 2.416.201
Kenaikan penjualan selain pembalut % 0,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00% 5,00%
PENJUALAN SELAIN PEMBALUT Rp.Juta 4.420.630 9.062.291 9.515.406 9.991.176 10.490.735 11.015.271
TOTAL PENJUALAN Rp.Juta 5.382.470 11.136.855 11.726.571 12.268.677 12.836.560 13.431.472
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk VII-4
Page 58
Page 59
Page 60
Page 61
Page 62
Page 63
Page 64
Page 65
Page 66
Page 67
Page 68
Page 69
Page 70
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.455
5026 ms
12 Sep 2026 21:44
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': '................................................................................................ '
'V-1'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '................................................................................................ '
'V-1',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '-1'}