Skip to content
Back to announcement

20231229_UCID_Informasi Transaksi Afiliasi_31563153_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review UCID

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 70

Page 1
Laporan No. 00463/2.0118-00/BS/04/0596/1/XII/2023
       File No. 148.2/IDR/DO.2/BFO/XII/2023
          LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
                RENCANA TRANSAKSI
    PEMBELIAN 1 (SATU) UNIT MESIN TIPE MC12
           MILIK UNICHARM CORPORATION
        OLEH PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk




         KJPP ISKANDAR DAN REKAN
                   2023
Page 2
        SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI



Laporan No. 00463/2.0118-00/BS/04/0596/1/XII/2023
File No. 148.2/IDR/DO.2/BFO/XII/2023                                    Jakarta, 22 Desember 2023

Kepada Yth.
Direksi
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
Sinarmas MSIG Tower 42F
Jalan Jend. Sudirman Kav.21
Karet, Setiabudi
Jakarta Selatan 12920
Dengan hormat,

 Perihal :   Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian 1 (Satu) Unit Mesin Tipe
             MC12 milik Unicharm Corporation oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk

Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (IDR atau Penilai atau Kami) telah memperoleh izin
usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No. 772/KM.1/2013 tanggal 12
November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-
774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar
Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6
Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Berdasarkan surat proposal/kontrak perjanjian kerja yang telah disepakati antara IDR dengan PT Uni-
Charm Indonesia Tbk No. 172.1/IDR/DO.2/Pr-BFO/IX/2023 tanggal 29 September 2023, IDR telah
melaksanakan Penilaian untuk Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pembelian 1 (Satu) Unit Mesin
Tipe MC12 milik Unicharm Corporation oleh PT Uni-Charm Indonesia Tbk seperti yang tertuang dalam
laporan ini.
Latar Belakang
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut UCID atau Perseroan atau Perusahaan atau Pemberi
Tugas) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). UCID berencana
melakukan pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik Unicharm Corporation (selanjutnya disebut
UNCR). Rencana pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID selanjutnya disebut
Rencana Transaksi.
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk serta
menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya disebut IDR
atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi tersebut.
IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda Terdaftar




                                                                                                  i
Page 3
Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No. STTD.PPB-43/PJ-
1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal.
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh
UCID.
Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang memiliki
Mesin Tipe MC12.
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat kewajaran
(Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.
Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian 30 Juni 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Siddharta Widjaja &
Rekan dan ditandatangani oleh Akuntan Publik Harry Widjaja yang terdaftar di OJK.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
• Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan dalam
   proses penilaian.
• Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
• Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
   mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
   pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi keuangan.
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
• Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
   mempengaruhi operasional perusahaan.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
• Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
• Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas lainnya diungkapkan dalam laporan.

Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
a. Melakukan analisis transaksi.
b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.
Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat UCID No. 97 tanggal 9 Juni 2023 terdapat pergantian
susunan pengurus UCID terhitung sejak 1 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H.,
Mhum, M.Kn, sehingga susunan pengurus UCID adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                             ii
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
                                                                 DAFTAR ISI

SURAT LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .......................................... i
PERNYATAAN PENILAI ................................................................................................................. iv
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................. I-1
1.1. Latar Belakang ............................................................................................................................ I-1
1.2. Identitas Pemberi Tugas ............................................................................................................. I-1
1.3. Objek Penilaian ........................................................................................................................... I-1
1.4. Maksud dan Tujuan Penilaian..................................................................................................... I-1
1.5. Tanggal Penilaian ........................................................................................................................ I-1
1.6. Ruang Lingkup Penilaian ............................................................................................................. I-2
1.7. Pendekatan dan Metode ............................................................................................................ I-2
1.8. Pihak-Pihak Yang Bertransaksi .................................................................................................... I-2
1.9. Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan ........................................ I-2
1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh ................
      Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian ........................
      Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi ............................................................................ I-3
1.11. Sumber Data ............................................................................................................................... I-3
1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai .....................
      Dan Hubungannya Dengan Objek Penilaian ............................................................................... I-4
1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas .................................................................................................... I-4
1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event) ............................................................ I-6
1.15. Definisi dan Istilah ...................................................................................................................... I-6
BAB II ANALISIS TRANSAKSI ....................................................................................................... II-1
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan .................................................... II-1
2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi ................................................................................................ II-1
2.3. Nilai Transaksi ............................................................................................................................ II-1
2.4. Materialitas Nilai Transaksi........................................................................................................ II-1
2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi ..................................................................... II-2
2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati ...................................................... II-3
2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi ............................................................................... II-3
BAB III ANALISIS KUALITATIF .................................................................................................... III-1
3.1. Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha ................................................................... III-1
3.2. Analisis Industri dan Lingkungan .............................................................................................. III-2
3.3. Alasan Dilakukannya Transaksi ................................................................................................. III-8
3.4. Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan ........ III-8
BAB IV ANALISIS KUANTITATIF ................................................................................................. IV-1
4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan ......................... IV-1
4.2. Analisis Inkremental .............................................................................................................. IV-21
BAB V ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI ......................................................................... V-1
5.1. Hasil Penilaian Objek Transaksi ................................................................................................ V-1
5.2. Nilai Transaksi ........................................................................................................................... V-1
5.3. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ............................................................................................ V-1
5.4. Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan ..... V-1
BAB VI ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN ................................................................ VI-1
6.1. Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi ............................... VI-1
6.2. Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang ....................................................................... VI-1
6.3. Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar ........................................................................................ VI-1
6.4. Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh.................................................................................... VI-2




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                                v
Page 7
BAB VII KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI ............................................. VII-1
LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                  vi
Page 8
                                                        BAB I
                                                    PENDAHULUAN


1.1.   Latar Belakang
       PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut UCID atau Perseroan atau Perusahaan atau
       Pemberi Tugas) merupakan perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
       UCID berencana melakukan pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik Unicharm
       Corporation (selanjutnya disebut UNCR). Rencana pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12
       milik UNCR oleh UCID selanjutnya disebut Rencana Transaksi.
        Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan wajib menaati Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
        untuk melaksanakan transaksi tersebut, terutama Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 dan No.
        42/POJK.04/2020. Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, Perseroan telah menunjuk
        serta menggunakan pendapat dari Kantor Jasa Penilai Publik Iskandar dan Rekan (selanjutnya
        disebut IDR atau Penilai atau Kami), selaku Penilai Independen yang memberikan pendapat
        kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut.
        IDR telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
        772/KM.1/2013 tanggal 12 November 2013 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
        berdasarkan Surat No. S-774/PM.25/2013 tanggal 27 November 2013 dengan Surat Tanda
        Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal yang telah dilakukan pendaftaran ulang dengan No.
        STTD.PPB-43/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Juli 2023 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di
        Pasar Modal.

1.2.   Identitas Pemberi Tugas
       Nama Pemberi Tugas : PT Uni-Charm Indonesia Tbk
       Bidang Usaha         : Bergerak dalam bidang industri pembalut kesehatan, termasuk
                              memproduksi dan memasarkan pembalut kesehatan, pembalut wanita,
                              pelapis celana, popok bayi dan perawatan hewan peliharaan.
       Alamat Kantor        : Sinarmas MSIG Tower 42F Jalan Jend. Sudirman Kav.21 Karet, Setiabudi
                              Jakarta Selatan 12920
       No. Telepon/Fax      : +62 21 2918 9191
       Email                : corporate-secretary@unicharm.co.id
       Website              : www.unicharm.co.id

1.3.   Objek Penilaian
       Objek penilaian adalah rencana transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR
       oleh UCID.

1.4.   Maksud dan Tujuan Penilaian
       Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan penilaian independen atas pendapat
       kewajaran (Fairness Opinion) atas Rencana Transaksi dengan tujuan pelaksanaan transaksi.

1.5.   Tanggal Penilaian
       Tanggal penilaian 30 Juni 2023 ditetapkan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang
       berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
       Siddharta Widjaja & Rekan dan ditandatangani oleh Akuntan Publik Harry Widjaja yang terdaftar
       di OJK.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                             I-1
Page 9
1.6.   Ruang Lingkup Penilaian
       Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang diberikan oleh
       Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau
       tidak wajar. Ruang lingkup penilaian, antara lain:
        a. Identifikasi masalah (identifikasi asumsi dan kondisi pembatas, tujuan dan objek penilaian,
           definisi penilaian dan tanggal penilaian),
        b. Pengumpulan data,
        c. Analisis data,
        d. Estimasi nilai sesuai dengan dasar nilai dan premis nilai yang digunakan dengan
           menggunakan pendekatan penilaian,
        e. Penulisan laporan.
       Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
       dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah
       dilakukan analisis atas:
        a. Nilai dari objek yang ditransaksikan.
        b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang
           saham.
        c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait dengan Rencana
           Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan pemegang saham.
       Sifat Rencana Transaksi terkait dengan ada atau tidak adanya hubungan antara pihak-pihak yang
       bertransaksi diatur sesuai dengan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
       dan Benturan Kepentingan dan nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan
       Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
       Sehubungan dengan peraturan-peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan IDR untuk
       memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang lingkup pendapat
       kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi tersebut.

1.7.   Pendekatan dan Metode
       Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan adalah:
       a. Melakukan analisis transaksi.
       b. Melakukan analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
       c. Melakukan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi.
       d. Melakukan analisis kewajaran nilai transaksi.
       e. Melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.

1.8.   Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
       Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
       memiliki Mesin Tipe MC12.

1.9.   Pernyataan Independensi dan Tidak Adanya Benturan Kepentingan
        1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami tidak ada benturan
           kepentingan dengan Perseroan maupun pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan
           transaksi yang akan dilakukan Perseroan.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                               I-2
Page 10
         2. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini kami telah bertindak secara
            independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan Perseroan, maupun
            pemegang saham Perseroan ataupun pihak-pihak yang terkait dengan Perseroan tersebut.
            Kami juga tidak mempunyai kepentingan ataupun keuntungan pribadi berkaitan dengan
            penugasan ini. Selanjutnya, laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk
            memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun.
         3. Tidak ada satupun dari pemilik ataupun pegawai kami yang memiliki kepentingan dalam
            bentuk apapun yang dapat menghalangi kami untuk melakukan penilaian secara
            independen terhadap pendapat kewajaran ini. Kompensasi dan honorarium kami tidak
            bergantung kepada kejadian maupun kesimpulan yang diambil oleh Perseroan sebagai
            akibat dari laporan kami ini.

1.10. Uraian Mengenai Penilai Usaha Dan/Atau Penilai Properti Serta Hasil Penilaian Oleh Penilai
      Usaha Dan/Atau Penilai Properti Yang Menjadi Dasar Dalam Pemberian Pendapat Kewajaran
      Atas Rencana Transaksi
      Dalam pendapat kewajaran ini kami menggunakan hasil penilaian dari Penilai Properti yang
      telah melakukan penilaian terhadap objek transaksi.
       Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00460/2.0118-00/PP/04/0463/1/XII/2023 tanggal
       20 Desember 2023 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
       Pasar 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 per 30 Juni 2023 adalah sejumlah Rp 112.090.000.000,-
       (Seratus Dua Belas Miliar Sembilan Puluh Juta Rupiah).

1.11. Sumber Data
      Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
      mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
      a) Copy legalitas dan perizinan UCID.
      b) Copy legalitas dan perizinan UNCR.
      c) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah
         direviu oleh KAP Siddharta Widjaja & Rekan dan telah ditandatangani oleh Harry Widjaja.
      d) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
         telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
         Andry Danil Atmadja dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
      e) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang
         telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
         Ade Setiawan Elimin dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
      f) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang
         telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
         Ade Setiawan Elimin dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
      g) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 yang
         telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
         Nita Skolastika Ruslim dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.
      h) Laporan keuangan UCID untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang
         telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan telah ditandatangani oleh
         Nita Skolastika Ruslim dengan opini wajar, dalam semua hal yang material.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                            I-3
Page 11
        i) Laporan keuangan proforma UCID per 30 Juni 2023 sebelum dan setelah transaksi dari
           manajemen Perseroan.
        j) Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12) antara
           UCID dan UNCR.
        k) Proyeksi keuangan dari manajemen Perseroan.
        l) Laporan Penilaian Properti Mesin Dan Peralatan Feminine Care Napkin Manufacture (Mesin
           Tipe MC 12) No. 00460/2.0118-00/PP/04/0463/1/XII/2023 tanggal 20 Desember 2023.
        m) Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan
           hal-hal lain yang terkait dengan Transaksi.

1.12. Informasi Mengenai Identitas Dan Jabatan Pihak-Pihak Yang Telah Diwawancarai Dan
      Hubungannya Dengan Objek Penilaian
      Kami telah melakukan diskusi dan wawancara dengan manajemen Perseroan pada tanggal 23
      Oktober 2023 – 18 Desember 2023. Identitas yang kami wawancarai adalah Bapak Johan Silaen
      sebagai representatif UCID.

1.13. Asumsi dan Kondisi Pembatas
       a) Laporan Penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion.
       b) Penilai melakukan penelaahan atas status hukum dokumen-dokumen yang digunakan
          dalam proses penilaian.
       c) Data dan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
       d) Proyeksi keuangan yang digunakan adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
          mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
          kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty), jika penilaian menggunakan proyeksi
          keuangan.
       e) Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan.
       f) Laporan Penilaian ini terbuka untuk publik kecuali informasi yang bersifat rahasia, yang
          dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
       g) Penilai bertanggung jawab atas Laporan Penilaian dan kesimpulan nilai akhir.
       h) Penilai memperoleh informasi atas status hukum Objek Penilaian dari pemberi tugas.
       i) IDR mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan pendapat ini sampai dengan terjadinya
          Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
          Transaksi.
       j) Pendapat ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan bahwa penggunaan sebagian dari
          analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat
          menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat
          tersebut. Penyusunan pendapat ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak
          dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.
       k) Pendapat Kewajaran tersebut disusun dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan
          perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan pemerintah pada
          tanggal Pendapat ini dikeluarkan. Penilaian Kewajaran ini hanya dilakukan terhadap
          Transaksi seperti yang diuraikan diatas.
       l) IDR tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapatnya
          karena peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                           I-4
Page 12
        m) Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan prinsip integritas informasi dan data. Dalam
           menyusun Pendapat Kewajaran ini, IDR melandaskan dan berdasarkan pada informasi dan
           data sebagaimana diberikan manajemen Perseroan yang mana berdasarkan hakekat
           kewajaran adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, serta tidak menyesatkan. IDR tidak
           melakukan audit ataupun uji kepatuhan secara mendetail atas penjelasan maupun data-
           data yang diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan
           demikian IDR tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab terhadap
           kebenaran dan kelengkapan dari informasi atau penjelasan tersebut.
        n) Sebagai dasar bagi IDR untuk melakukan analisis dalam mempersiapkan Pendapat
           Kewajaran atas Transaksi, IDR menggunakan data-data sebagaimana tercantum pada
           Sumber Data pada laporan pendapat kewajaran sebagai bahan pertimbangan.
        o) Segala perubahan terhadap data-data tersebut di atas dapat mempengaruhi hasil penilaian
           IDR secara material. Oleh karena itu, IDR tidak dapat menerima tanggung jawab atas
           kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan perubahan data
           tersebut.
        p) Pendapat Kewajaran ini disusun hanya dengan mempertimbangkan sudut pandang
           pemegang saham Perseroan dan tidak mempertimbangkan sudut pandang stakeholders
           lain serta aspek-aspek lainnya.
        q) IDR menganggap bahwa sejak tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini sampai
           dengan tanggal terjadinya Transaksi tidak terjadi perubahan yang sangat berpengaruh
           secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam Laporan Pendapat
           Kewajaran.
        r) Dengan ini IDR menyatakan bahwa penugasan IDR tidak termasuk menganalisis transaksi-
           transaksi di luar Transaksi yang mungkin tersedia bagi Perseroan serta pengaruh dari
           transaksi-transaksi tersebut terhadap Transaksi.
        s) IDR tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari segi hukum dan implikasi
           aspek perpajakan dari Transaksi tersebut.
        t) Mengingat bahwa adanya kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan
           ini dengan pelaksanaan Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila tidak ada
           perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dari Transaksi. Perubahan
           tersebut termasuk perubahan baik secara internal pada masing-masing perusahaan
           maupun secara eksternal meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
           dan keuangan, serta peraturan pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini
           dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan tersebut
           di atas, maka pendapat kewajaran atas Transaksi ini mungkin berbeda.
        u) Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi dan tidak
           dapat dipergunakan untuk kepentingan lain maupun pihak lain.
        v) Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk
           menyetujui atau tidak menyetujui Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas
           Transaksi tersebut.
        w) IDR juga berpegang kepada surat pernyataan manajemen Perseroan (management
           representation letter) atas penugasan IDR untuk mempersiapkan Laporan Pendapat
           Kewajaran, bahwa perseroan telah menyampaikan seluruh informasi penting dan relevan
           berkenaan dengan Transaksi dan sepanjang pengetahuan manajemen Perseroan tidak ada
           faktor material yang belum diungkapkan dan dapat menyesatkan.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                            I-5
Page 13
        x) Data dan informasi yang diterima Penilai dari Pemberi Tugas diasumsikan benar dan dapat
            dipertanggungjawabkan, antara lain termasuk penunjukan letak lokasi tempat, spesifikasi
            jenis dan jumlah asset objek penilaian dan apabila data dan informasi tersebut tidak benar
            maka Pemberi Tugas membebaskan Penilai dari tanggung jawab atas hasil penilaian yang
            tidak tepat dikarenakan kesalahan tersebut.
        y) Informasi yang telah diberikan pihak lain kepada Penilai seperti yang telah disebutkan
            dalam laporan penilaian dianggap layak dan dipercaya, tetapi Penilai tidak
            bertanggungjawab jika ternyata informasi yang diberikan itu terbukti tidak sesuai dengan
            hal yang sesungguhnya. Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi
            tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemberi Tugas.
        z) Adalah bukan tugas Penilai untuk melakukan uji tuntas (due diligence) dari aspek hukum
            atas catatan publik serta catatan kepemilikan.
        aa) Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas dari laporan penilaian yang dibuat terpisah sebagai
            satu kesatuan dari laporan ini akan dituangkan didalam laporan penilaian yang dibuat
            terpisah tersebut.
        bb) Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan asli/basah Pemimpin Rekan/Rekan
            dan stempel/seal perusahaan KJPP Iskandar dan Rekan serta tidak dapat
            dipertanggungjawabkan bilamana Pemberi Tugas tidak melunasi imbalan jasa atas
            pekerjaan penilaian ini.
        cc) Asumsi-asumsi dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan
            (integral) dari laporan ini.

1.14. Kejadian Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
      Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat UCID No. 97 tanggal 9 Juni 2023 terdapat
      pergantian susunan pengurus UCID terhitung sejak 1 Juli 2023 yang dibuat di hadapan Christina
      Dwi Utami, S.H., Mhum, M.Kn, sehingga susunan pengurus UCID adalah sebagai berikut:
        Dewan Komisaris
        Presiden Komisaris   : Takashi Kan
        Komisaris            : Kohei Yoshida
        Komisaris            : Hendra Jaya Kosasih
        Komisaris Independen : Ubaidillah Nugraha
        Komisaris Independen : Suryamin Halim
        Direksi
        Presiden Direktur    : Takumi Terakawa
        Direktur             : Kazuhide Ikeya
        Direktur             : Sri Haryani
        Direktur             : Kurniawan Yuwono

       Sejak tanggal penilaian hingga tanggal penerbitan laporan ini tidak terjadi perubahan yang
       berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian yang
       dapat secara signifikan mempengaruhi hasil penilaian.

1.15. Definisi dan Istilah
      Penilaian Bisnis adalah proses pekerjaan untuk memberikan opini tertulis atas objek Penilaian
      Bisnis sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai yang
      melakukan kegiatan di pasar modal (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 5).
       Asumsi adalah sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau keadaan yang
       mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau pendekatan penilaian dan kewajarannya



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                               I-6
Page 14
       telah dianalisis oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian (Peraturan OJK No.
       35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 15).
       Pendapat Kewajaran adalah suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai Bisnis untuk
       menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan dilakukan adalah wajar atau tidak wajar
       (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1 angka 38).
       Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset
       atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual
       yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
       secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
       dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 pasal 1
       angka 14).
       Nilai Pasar didefinisikan sebagai estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar
       untuk penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
       membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
       pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
       pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan (SPI 101 Edisi VII-2018 angka
       3.1).




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                               I-7
Page 15
                                                      BAB II
                                                ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Analisis Pengaruh Transaksi Terhadap Keuangan Perseroan
     Dengan transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID berdasarkan
     proforma posisi keuangan likuiditas Perseroan mengalami penurunan namun tidak signifikan
     sedangkan solvabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan. Berdasarkan proyeksi posisi
     keuangan likuiditas dan solvabilitas Perseroan mengalami penurunan.

2.2. Analisis likuiditas Dari Transaksi
     Berdasarkan analisis proforma dan proyeksi posisi keuangan dengan dilakukannya transaksi
     likuiditas Perseroan mengalami penurunan namun tidak signifikan.

2.3. Nilai Transaksi
     Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12)
     harga pembelian Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID sebesar Rp 112.445.340.000,-. Dengan
     demikian nilai transaksi sebesar Rp 112.445.340.000,-.

2.4. Materialitas Nilai Transaksi
     Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha, suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi
     sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
       Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
       Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset Perusahaan
       Terbuka.
       Perusahaan Terbuka yang akan melakukan Transaksi Material wajib terlebih dahulu
       memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam hal:
       1. Transaksi Material lebih dari 50% terhadap ekuitas atau aset atau laba bersih atau
          pendapatan usaha Perseroan.
       2. Transaksi Material lebih dari 25% terhadap aset Perseroan apabila ekuitas Perseroan
          negatif.
       3. Laporan Penilai menyatakan bahwa Transaksi Material yang akan dilakukan tidak wajar.
       Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha, transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
       operasi dikategorikan sebagai Transaksi Material dalam hal:
       a. Nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;
       b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset Perusahaan Terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%;
       c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama
          dengan atau lebih dari 20%; atau
       d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha Perusahaan Terbuka
          nilainya sama dengan atau lebih dari 20%.
       e. Dalam hal perusahaan terbuka memiliki ekuitas negatif transaksi dikategorikan sebagai
          Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% atau lebih dari total aset
          Perusahaan Terbuka.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                               II-1
Page 16
       Nilai transaksi sebesar Rp 112.445.340.000,- dan ekuitas Perseroan berdasarkan laporan
       keuangan yang telah direviu KAP Siddharta Widjaja & Rekan per 30 Juni 2023 adalah sebesar
       Rp 5.299.697.000.000,-, dengan demikian materialitas nilai transaksi 2,12% dari ekuitas
       Perseroan.
       Dari uraian tersebut diatas, Rencana Transaksi tidak termasuk transaksi material dan tidak
       memerlukan persetujuan RUPS sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

2.5. Hubungan Antara Pihak-Pihak Yang Bertransaksi
     Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR selaku penjual yang
     memiliki Mesin Tipe MC12.
       Hubungan Kepemilikan Saham




       Keterangan
       UNCR       : Unicharm Corporation
       UCID       : PT Uni-Charm Indonesia Tbk

       Berdasarkan analisis hubungan kepemilikan saham, UNCR merupakan pemegang 59,20% saham
       UCID. Dengan demikian UNCR dengan UCID terdapat hubungan kepemilikan saham.
       Hubungan Kepengurusan
       Hubungan kepengurusan antara Perseroan dan UNCR adalah sebagai berikut:
        No.           Nama                  Perseroan     UNCR
         1 Takashi Kan                         KU
         2 Kohei Yoshida                        K
         3 Hendra Jaya Kosasih                  K
         4 Ubaidillah Nugraha                   KI
         5 Suryamin Halim                       KI
         6 Yuji Ishii                          DU
         7 Junichiro Onishi                     D
         8 Sri Haryani                          D
         9 Kurniawan Yuwono                     D
        10 Takahisa Takahara                               DU
        11 Toshifumi Hikosaka                               D
        12 Kenji Takaku                                     D
        13 Hiroaki Sugita                                   D
        14 Noriko Rzonca                                    D
        15 Shigeru Asada                                    D
       Keterangan
       KU : Komisaris Utama
       KI    : Komisaris Independen
       K     : Komisaris
       DU : Direktur Utama
       D     : Direktur




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                         II-2
Page 17
       Berdasarkan analisis hubungan kepengurusan, tidak terdapat hubungan kepengurusan antara
       Perseroan dan UNCR.
       Dengan demikian Rencana Transaksi termasuk Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
       Peraturan OJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan.
       Uraian mengenai ada atau tidak adanya benturan kepentingan atas transaksi yang akan
       dilakukan Perseroan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris
       Perseroan.

2.6. Analisis Perjanjian Dan Persyaratan Yang Telah Disepakati
     Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12)
     antara UCID dan UNCR, hal-hal penting dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:
        - Pihak-pihak yang bertransaksi adalah UCID selaku pembeli dan UNCR sebagai penjual yang
          memiliki Mesin Tipe MC12.
        - UCID dan UNCR setuju untuk melakukan jual beli 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 dengan
          harga sebesar Rp 112.445.340.000,-, dengan kondisi mesin terpasang ditempat pembeli dan
          dapat beroperasi normal.
        Dokumen transaksi yang ada masih berupa draft, pihak-pihak yang bertransaksi belum memiliki
        perjanjian dan persyaratan tertulis yang telah disepakati dan mengikat.

2.7. Analisis Manfaat Dan Risiko Dari Transaksi
     Manfaat transaksi adalah sebagai berikut:
     • Dengan dilakukannya transaksi Perseroan dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk
       produk pembalut yang permintaan kebutuhannya terus meningkat.
     • Dengan dilakukannya transaksi akan meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan, yang
       pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus memberikan
       dividen bagi pemegang saham.
       Risiko transaksi adalah sebagai berikut:
       • Risiko tidak tercapainya kinerja Perseroan seperti yang diharapkan akibat UCID tidak dapat
          mengoptimalkan aset yang telah dibeli sehingga penggunaan aset tersebut menjadi tidak
          efisien, hal ini dapat diminimalisir dengan manajemen yang berpengalaman dibidangnya.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                           II-3
Page 18
                                                     BAB III
                                               ANALISIS KUALITATIF


3.1.   Riwayat Singkat Perusahaan Dan Kegiatan Usaha
       Perseroan
       a) Riwayat Singkat Perseroan
          PT Uni-Charm Indonesia Tbk didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 37 tanggal 5 Juni 1997
          oleh Linda Herawati S.H. Akta Pendirian Perusahaan telah mendapat pengesahan dari
          Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2- 9632.HT.01.01.Th.97
          tanggal 18 September 1997 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
          No. 56 tanggal 14 Juli 1998, Tambahan No. 3838.
            Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir
            dibuat melalui Akta Notaris No. 185 tanggal 27 Agustus 2020 oleh Christina Dwi Utami, S.H.,
            M. Hum., M.Kn., dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas
            Jasa Keuangan 15/2020. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
            Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0377538 tanggal 31
            Agustus 2020.
            Kantor dan fasilitas manufaktur utama Perusahaan berlokasi di Kawasan Industri KIIC,
            Karawang, Jawa Barat, Indonesia. Perusahaan juga memiliki fasilitas manufaktur di Taman
            Industri Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia dan kantor yang beralamat di Sinarmas
            MSIG Tower, lantai 42, Jalan Jendral Sudirman Kav. 21, Jakarta, Indonesia.
        b) Kegiatan Usaha
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan meliputi
           bidang industri pembalut kesehatan, termasuk memproduksi dan memasarkan pembalut
           kesehatan, pembalut wanita, pelapis celana, popok bayi dan perawatan hewan peliharaan.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Berdasarkan laporan keuangan (reviu) Perseroan per 30 Juni 2023, susunan pemegang
           saham Perseroan adalah sebagai berikut:
                                                                       Jumlah Saham Persentase    Jumlah
            No.                 Pemegang Saham
                                                                          (Lembar)     (%)       (Rp.Juta)
              1    Unicharm Corporation                                 2.460.690.846   59,20%        246.070
              2    PT Purinusa Ekapersada                                 864.567.054   20,80%         86.456
              3    Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)                  818.054.400   19,68%         81.805
              4    Saham tresuri                                            13.260.000   0,32%          1.326
                  Jumlah                                                4.156.572.300  100,00%        415.657

        d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan laporan keuangan (reviu) per
           30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                            III-1
Page 19
            Dewan Komisaris
            Komisaris Utama          : Takashi Kan
            Komisaris                : Kohei Yoshida
            Komisaris                : Hendra Jaya Kosasih
            Komisaris Independen     : Ubaidillah Nugraha
            Komisaris Independen     : Suryamin Halim
            Direksi
            Direktur Utama           : Yuji Ishii
            Direktur                 : Junichiro Onishi
            Direktur                 : Sri Haryani
            Direktur                 : Kurniawan Yuwono

        Unicharm Corporation (UNCR)
        a) Riwayat Singkat
           UNCR adalah suatu badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum negara Jepang pada
           tanggal 10 Februari 1961, berkedudukan di 182 Shimobun, Kinsei-cho, Shikokuchuo-City,
           Ehime, Jepang.
        b) Kegiatan Usaha
           UNCR bergerak dalam bidang manufaktur dan penjualan Popok bayi, Popok dewasa,
           Pembalut wanita, Produk kecantikan, Perawatan hewan, dan lainnya.
        c) Susunan Pemegang Saham
           Susunan Pemegang saham UNCR adalah sebagai berikut:
                                              Persentase
            No.      Pemegang Saham
                                                  (%)
              1    Individuals                      5,80%
              2    Financial institution           25,40%
              3    Domestic corporations           32,30%
              4    Foreign investor                30,80%
              5    Securities companies             1,30%
              6    Treasury stock                   4,40%
                  Jumlah                         100,00%

        d) Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
           Susunan pemegang dewan komisaris dan direksi UNCR adalah sebagai berikut:
            Direksi
            Direktur Utama            : Takahisa Takahara
            Direktur                  : Toshifumi Hikosaka
            Direktur                  : Kenji Takaku
            Direktur                  : Hiroaki Sugita
            Direktur                  : Noriko Rzonca
            Direktur                  : Shigeru Asada

3.2. Analisis Industri dan Lingkungan
3.2.1. Tinjauan Makro Ekonomi
       PDB Menurut Lapangan Usaha
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023 (q-to-q)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 (q-to-q) mengalami pertumbuhan
       sebesar 3,86%. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha, kecuali Konstruksi dan
       Jasa Keuangan dan Asuransi yang masing-masing terkontraksi sebesar 1,44% dan 1,52%.
       Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Administrasi Pemerintahan,
       Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 15,80% dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                          III-2
Page 20
       sebesar 15,32%. Sementara itu, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian; Perdagangan
       Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; dan Industri Pengolahan yang memiliki
       peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 3,65%; 2,50%; dan 0,47%.




                                Gambar 1. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik
       Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 tidak
       menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan
       Usaha Industri Pengolahan sebesar 18,25%; diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
       sebesar 13,35%; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar
       12,85%; dan Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,48%. Peranan keempat lapangan usaha
       tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 54,93%.
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022 (y-on-y)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan II-2022 (y-on-y) mengalami
       pertumbuhan sebesar 5,17%. Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan
       usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar
       15,28% dan Jasa Lainnya sebesar 11,89%.




                                Gambar 2. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022 (c-to-c)
       Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 mengalami pertumbuhan
       sebesar 5,11% (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang
       mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,59%,
       diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,70%; dan Jasa Lainnya sebesar




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                             III-3
Page 21
       10,40%. Sementara itu, Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap
       perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 4,65%.




                                Gambar 3. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (%)
                                                 Sumber: Badan Pusat Statistik

       PDB Menurut Pengeluaran, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
       (q-to-q)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 tumbuh sebesar 3,86% (q-to-q).
       Pertumbuhan terjadi pada hampir semua Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor
       Barang dan Jasa dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang masing-masing
       terkontraksi sebesar 5,44% dan 1,26%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-P
       sebesar 41,30%; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani
       Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,58%; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah
       Tangga (PK-RT) sebesar 3,08%. Di sisi lain, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
       pengurang dalam PDB mengalami kontraksi sebesar 3,28%.




                            Gambar 4. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-to-q) (%)
                                                Sumber: Badan Pusat Statistik

       Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 tidak
       menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh
       Komponen PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,31%; diikuti
       oleh komponen PMTB sebesar 27,90%; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 20,25%;
       Komponen PK-P sebesar 7,51%; Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,22%; dan Komponen
       PK-LNPRT sebesar 1,24%. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor
       pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 18,54%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                               III-4
Page 22
       Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022 (y-on-y)
       Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 tumbuh sebesar 5,17% (y-on-y).
       Pertumbuhan terjadi pada hampir semua komponen pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor
       Barang dan Jasa yang terkontraksi sebesar 2,75%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
       Komponen PK-P sebesar 10,62%; diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 8,62%; Komponen PK-RT
       sebesar 5,23%; dan Komponen PMTB sebesar 4,63%; Sementara itu, Komponen Impor Barang
       dan Jasa mengalami kontraksi sebesar 3,08%.




                            Gambar 5. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-on-y) (%)
                                                Sumber: Badan Pusat Statistik

       Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022 (c-to-c)
       Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 tumbuh sebesar 5,11% (c-to-c).
       Pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Komponen pengeluaran yang
       mengalami pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 7,53%; diikuti
       Komponen PK-LNPRT sebesar 7,43%; Komponen PK-RT sebesar 4,89%; Komponen Ekspor
       Barang dan Jasa sebesar 4,39%; dan Komponen PMTB sebesar 3,34%. Sementara itu, Komponen
       Impor Barang dan Jasa tumbuh sebesar 0,30%.




                            Gambar 6. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (c-to-c) (%)
                                                Sumber: Badan Pusat Statistik

3.2.2. Perkembangan Industri
       Perkembangan Industri Pembalut di Indonesia
       Jumlah kelahiran di Indonesia mencapai angka 4,8 juta jiwa di tahun 2022. Angka ini
       menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang tinggi dan menandakan
       tingginya permintaan pasar untuk memenuhi kebutuhan produksi popok. Keamanan dari
       penggunaan popok disposable sekaligus juga kemudahan dalam pemakainannya menjadikan
       popok sebagai salah satu kebutuhan primer bagi bayi. Penggunaan popok biasanya berlangsung
       mulai 0 bulan atau new born hingga 2 tahun. Oleh karena itu, pertumbuhan produk popok bayi



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                               III-5
Page 23
       di Indonesia mampu menembus angka belasan hingga puluhan triliun rupiah per tahun dengan
       tren pasar pertumbuhan popok bayi di Indonesia mencapai 18-20% per tahun.




                                 Grafik 1. Nilai Penjualan Ritel Popok Bayi di Indonesia (2015-2023*)
                                                 Sumber: databoks.katadata.co.id, 2023

       Euromonitor International memproyeksikan penjualan popok bayi biasa dan disposable pants di
       Indonesia akan terus naik dengan CAGR 10,8% per tahun selama periode 2018-2023, hingga
       nilainya mencapai Rp33,5 triliun pada 2023 seperti terlihat pada grafik. Kendati demikian,
       menurut Euromonitor International tingkat penggunaan popok di Indonesia masih tergolong
       rendah dibanding sejumlah negara tetangga. Data dari Future Market Insights tahun 2023
       memprediksi market popok bayi bernilai US$70 miliar di tahun 2023 dan akan mencapai angka
       US$120 miliar di tahun 2033. Persentase pertumbuhannya selama periode forecasting tersebut
       sebesar 5,5%. Pada tahun 2019 Euromonitor International memproyeksikan penjualan popok
       bayi biasa dan disposable pants akan terus meningkat dengan persentase tingkat pertumbuhan
       10,8% per tahun selama periode 2018-2023. Dan pada tahun 2023 proyeksi nilai mencapai
       Rp33,5 triliun.
       Pada 2018 anak berusia 0-4 tahun di Indonesia rata-rata menggunakan 282 popok/disposable
       pants per tahun. Sedangkan di Thailand dan Malaysia tingkat penggunaannya rata-rata
       mencapai 430 popok/disposable pants per tahun, dan Jepang 1.735 popok/disposable pants per
       tahun pada periode sama. Hal ini menunjukkan ruang yang signifikan untuk penggunaan dan
       pemakaian yang lebih besar di Indonesia, jika dibandingkan dengan pasar Asia Tenggara lainnya
       serta ekonomi yang sudah maju seperti Jepang. Keluarga di daerah perdesaan kadang
       menggunakan popok kain yang bisa dicuci daripada popok sekali pakai karena pertimbangan
       biaya. Namun, pemakaian terus meningkat seiring dengan jumlah orang tua di Indonesia yang
       menghargai kenyamanan dengan menggunakan popok sekali pakai. Dengan tingkat pendapatan
       yang terus meningkat, permintaan terhadap produk-produk premium juga meningkat.
       Tak hanya bayi, orang dewasa, khususnya lansia, kadang perlu menggunakan popok. Sejak 2015,
       populasi masyarakat dengan usia di atas 60 tahun meningkat hampir 2 kali lipat dari 12%
       menjadi 22%. Sebagian besar dari jumlah tersebut berada di negara berkembang seperti
       Indonesia. Meski jumlahnya banyak, masih sedikit sekali lansia yang memiliki kualitas atau
       tingkat kesehatan yang baik. Seperti popok bayi, popok dewasa juga harus rutin diganti agar
       kesehatan lansia tetap terjaga. Popok dewasa diganti minimal 3 kali dalam sehari. Saat siang
       ganti 2 kali, sedangkan malam ganti 1 kali. Dengan mengganti popok dewasa secara teratur
       setiap hari, lansia akan terhindar dari iritasi kulit dan masalah kesehatan lainnya. Pasar popok
       dewasa diperkirakan bertumbuh sebesar 15 persen per tahunnya dengan ukuran pasar sekitar
       Rp 1 triliun per tahun.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                    III-6
Page 24
       Sementara itu, terdapat salah satu kebutuhan personal (personal needs) yang harus dipenuhi
       bagi wanita yakni kebutuhan akan pembalut ketika menstruasi. Menstruasi merupakan aktifitas
       biologis yang terjadi pada wanita secara berkala sehingga kebutuhan akan menstruasi pun harus
       dipenuhi dengan baik. Jumlah pertumbuhan wanita di Indonesia tergolong cukup besar.
       Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2022, jumlah masyarakat Indonesia
       sekitar 275 juta jiwa, dimana perempuan berjumlah sekitar 136 juta jiwa dan sekitar 70 juta di
       antaranya berada di fase produktif, yang artinya mengalami menstruasi aktif. Rata-rata wanita
       menggunakan pembalut sebanyak 4-5 sekali pakai dalam satu hari dan jika diakumulasikan
       dalam satu tahun, setiap wanita menggunakan 300 pembalut. Seorang wanita diperkirakan
       menggunakan kurang lebih 15 ribu pembalut seumur hidupnya. Hal tersebut dimanfaatkan oleh
       produsen untuk memproduksi pembalut wanita. Dengan pilihan berbagai macam jenis
       pembalut yang ada, ditambah dengan kesadaran akan penggunaan produk berbahan ramah
       lingkungan, menjadikan industri ini diperkirakan akan tetap menjanjikan.
3.2.3. Analisis Operasional Dan Prospek Perusahaan
       UCID mencatatkan pendapatan pada tahun 2021 sebesar Rp 9.116.592 juta. Berdasarkan
       analisis vertikal laba rugi penyesuaian tahun 2021 tercatat proporsi beban pokok pendapatan
       terhadap pendapatan sebesar 75,38%, proporsi laba kotor Perseroan sebesar 24,62%. Seiring
       membaiknya pertumbuhan ekonomi global akibat pandemi covid-19, UCID mencatatkan
       kenaikan pendapatan di tahun 2022 menjadi Rp 10.317.193 juta. Berdasarkan analisis vertikal
       laba rugi penyesuaian tahun 2022 tercatat proporsi beban pokok pendapatan terhadap
       pendapatan sebesar 77,66%, proporsi laba kotor Perseroan sebesar 22,34%. Periode 30 Juni
       2023, tercatat pendapatan Perseroan sebesar Rp 5.382.470 juta, beban pokok pendapatan
       sebesar Rp 4.138.629 juta, laba kotor Rp 1.243.841 juta dan laba bersih Rp 184.954 juta.
       Belakangan, kampanye penggunaan barang-barang ramah lingkungan kian digalakkan. Mulai
       dari sedotan plastik, gerakan membawa botol minum, hingga kantung plastik berbayar.
       Gerakan-gerakan ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadi agen perubahan demi
       bumi yang lestari. Hal ini menciptakan peluang bisnis dengan memproduksi bahan organik
       menjadi terbuka. Kebutuhan konsumen datang dari fakta bahwa produk yang terbuat dari
       bahan organik dianggap sehat, aman untuk kulit dan bebas bahan kimia. Bagi orang tua,
       kesehatan kulit bayi tentunya menjadi perhatian utama, sehingga produk yang aman untuk kulit
       bayi menjadi poin penting yang dicari oleh konsumen. Studi menemukan bahwa sebanyak 48%
       Ibu menggunakan produk organik, mulai dari makanan Ibu, makanan bayi, skincare, dan
       pakaian. Produk organik diminati karena dianggap baik untuk kesehatan (50%), aman untuk kulit
       (24%), serta tidak mengandung bahan kimia (16%).
       Kebutuhan akan popok tidak hanya lembut namun aman yang terbuat dari bahan organik
       meningkat. Beberapa poin peluang yang harus diperhatikan oleh para brand-brand popok bayi
       adalah meningkatnya permintaan produk popok bayi yang sifatnya premium dan eco-friendly,
       adanya peningkatan angka kelahiran di negara-negara berkembang mendorong pertumbuhan
       pasar popok bayi, dan berkembangnya teknologi lebih canggih di bahan pembuatan popok dan
       desain membuka peluang baru untuk inovasi baru.
       Di Indonesia terdapat sekitar 18 juta jiwa lansia. Jumlah ini merupakan 7,8% dari total populasi
       penduduk dan sebanyak 25% lansia menderita penyakit degeneratif dan hidup tergantung pada
       orang lain. Salah satu dari penyakit ini adalah inkontinensia urin. Inkontinensia urin pada lansia
       adalah kondisi hilangnya kendali kandungan kemih yang menyebabkan seseorang buang air kecil


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                III-7
Page 25
       atau besar tanpa memperhitungkan ketepatan waktu dan tempat. Jumlah pasien dengan
       kondisi medis kronis ini atau yang berada di panti jompo bisa mencapai 70%. Inkontinensia urin
       dapat memengaruhi kualitas hidup karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan
       interpersonal, kesehatan psikologis, dan juga interaksi sosial.
       Pada tahun 2025, jumlah lansia di pasar domestik diprediksikan akan berada pada kisaran 36
       juta. Artinya, potensi bisnis popok dewasa, terutama untuk segmen lansia memang sangat
       menjanjikan. Berdasarkan hal tersebut, kebutuhan penggunaan popok merupakan salah satu
       bentuk pemenuhan perawatan pada lansia. Popok dewasa tidak hanya digunakan oleh para
       lansia, tetapi juga untuk orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus. Penggunaan popok
       dewasa akan memungkinkan penggunanya melakukan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir,
       menjaga kebersihan dan mencegah infeksi, serta tidak perlu repot berulang kali ke toilet,
       termasuk mencegah ruam dan luka baring.
       Sementara itu, persaingan pasar industri pembalut wanita mengalami kemajuan yang pesat
       seiring dengan meningkatnya jumlah wanita usia subur dari tahun ke tahun. Berdasarkan data
       proyeksi pertumbuhan penduduk Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik,
       proyeksi jumlah perempuan yang dikategorikan berdasarkan kelompok umur pada tahun 2040–
       2050 terus meningkat. Wanita mengalami menstruasi saat menginjak remaja dan biasanya
       berakhir saat wanita memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Pada tahun 2040, jumlah wanita
       dengan kategori usia 15 sampai 54 tahun diproyeksikan sebanyak 85.5 juta atau setara dengan
       53,91% dari total proyeksi jumlah wanita pada tahun tersebut. Hal inilah yang menyebabkan
       kaum wanita menjadi salah satu target peluang bisnis yang sangat potensial bagi industri
       pembalut kedepannya.
3.3.   Alasan Dilakukannya Transaksi
       Alasan dilakukannya transaksi antara lain adalah:
       − Perseroan dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk produk pembalut yang dapat
           meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan.
3.4.   Keuntungan Dan Kerugian Yang Bersifat Kualitatif Atas Transaksi Yang Akan Dilakukan
       Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah dengan membeli mesin untuk mendukung kebutuhan
       operasional, maka Perseroan dapat memperoleh reputasi baik dari shareholder sebagai
       perusahaan yang terus memperbesar skala bisnisnya.
       Kerugian yang bersifat kualitatif diperkirakan tidak ada.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                             III-8
Page 26
                                                     BAB IV
                                              ANALISIS KUANTITATIF


4.1. Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Kewajiban dan Kondisi Keuangan
4.1.1. Penilaian Kinerja Historis
       Kinerja historis diperoleh dari laporan keuangan UCID periode 31 Desember 2018 – 2022
       (audited) oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan periode 30 Juni 2023 (reviu) oleh
       KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
       Laporan Laba Rugi
        PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        Laba Rugi (Rp. Juta)
                                                                                    Tahun
                     Uraian                                                                                          Jan-Jun
                                               2018          2019            2020            2021          2022
                                                                                                                       2023
       PENDAPATAN                           8.350.583        8.519.760       8.433.933       9.116.592 10.317.193 5.382.470
       BEBAN POKOK PENDAPATAN              (6.240.508)      (6.372.253)     (6.707.984)     (7.255.344) (8.425.728) (4.340.471)
       LABA KOTOR                           2.110.075        2.147.507       1.725.949       1.861.248   1.891.465 1.041.999
       BEBAN USAHA
       Beban penjualan                     (1.432.461)      (1.304.190)       (956.720)       (970.624) (1.172.943)    (678.088)
       Beban umum dan administrasi            (174.214)       (254.875)       (201.913)       (283.922)   (237.785)    (126.668)
       Jumlah                              (1.606.675)      (1.559.065)     (1.158.633) (1.254.546) (1.410.728)        (804.756)
       LABA (RUGI) USAHA                       503.400         588.442         567.316         606.702     480.737      237.243
       Biaya keuangan                           (51.508)        (44.012)        (47.653)        (29.748)    (23.491)      (9.702)
       Penghasilan keuangan                      27.241          29.566          54.506          28.355      25.354       14.892
       (Kerugian)/keuntungan selisih kurs     (183.845)          40.758       (105.422)          21.785      (8.722)       5.054
       Beban pajak                              (11.918)        (70.792)         (7.544)        (15.761)    (19.131)        (175)
       Lain-lain                                  6.510            5.412          6.852           7.129     (23.664)      14.118
       LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK               289.880         549.374         468.055         618.462     431.083      261.430
       Pajak                                  (108.724)       (150.670)       (156.373)       (138.402)   (117.435)      (76.476)
       LABA (RUGI) BERSIH                      181.156         398.704         311.682         480.060     313.648      184.954
       Penghasilan komprehensif lain             18.352           (9.131)         6.664           4.592       4.491       13.720
       LABA KOMPREHENSIF                       199.508         389.573         318.346         484.652     318.139      198.674
                              Rata-rata
       Rasio Profitabilitas
                              2018-2022
       Margin Laba Kotor           21,94%        25,27%          25,21%          20,46%          20,42%      18,33%      19,36%
       Margin Laba Usaha             6,20%        6,03%            6,91%          6,73%           6,65%       4,66%       4,41%
       Margin Laba Sebelum Pajak 5,29%            3,47%            6,45%          5,55%           6,78%       4,18%       4,86%
       Margin Laba Bersih            3,77%        2,17%            4,68%          3,70%           5,27%       3,04%       3,44%
       Sumber : Laporan keuangan tahun 2018 - 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)

       Laporan laba rugi yang telah disesuaikan pencatatannya yang meliputi EBITDA adalah sebagai
       berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                         IV-1
Page 27
        PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        Laba Rugi Penyesuaian (Rp.Juta)
                                                                                         Tahun
                        Uraian                                                                                                Jan-Jun
                                                     2018          2019           2020            2021             2022
                                                                                                                                2023
        PENDAPATAN                           8.350.583          8.519.760         8.433.933       9.116.592 10.317.193        5.382.470
        BEBAN POKOK PENDAPATAN              (5.900.151)        (6.025.574)       (6.354.047)     (6.872.032) (8.012.079)     (4.138.629)
        LABA KOTOR                           2.450.432          2.494.186         2.079.886       2.244.560   2.305.114       1.243.841
        Beban penjualan                     (1.432.461)        (1.304.190)         (893.120)       (905.402) (1.115.407)       (647.512)
        Beban umum dan administrasi           (169.442)          (250.376)         (183.731)       (265.874)   (223.282)       (121.954)
        EBITDA                                 848.529            939.620         1.003.035       1.073.284     966.425         474.375
        Depresiasi dan amortisasi             (345.129)          (351.178)         (435.719)       (466.582)   (485.688)       (237.132)
        EBIT                                   503.400            588.442           567.316         606.702     480.737         237.243
        Biaya keuangan                          (51.508)           (44.012)          (47.653)        (29.748)    (23.491)         (9.702)
        Penghasilan keuangan                     27.241             29.566            54.506          28.355      25.354          14.892
        (Kerugian)/keuntungan selisih kurs    (183.845)             40.758         (105.422)          21.785      (8.722)          5.054
        Beban pajak                             (11.918)           (70.792)           (7.544)        (15.761)    (19.131)           (175)
        Lain-lain                                 6.510              5.412             6.852           7.129     (23.664)         14.118
        EBT                                    289.880            549.374           468.055         618.462     431.083         261.430
        Pajak                                 (108.724)          (150.670)         (156.373)       (138.402)   (117.435)         (76.476)
        LABA BERSIH (EAT)                      181.156            398.704           311.682         480.060     313.648         184.954
        Penghasilan komprehensif lain            18.352             (9.131)            6.664           4.592       4.491          13.720
        LABA KOMPREHENSIF                      199.508            389.573           318.346         484.652     318.139         198.674
                               Rata-rata
        Rasio Profitabilitas
                               2018-2022
        EBITDA/Sales                10,84%       10,16%              11,03%          11,89%          11,77%          9,37%         8,81%
        EBIT/Sales                    6,20%       6,03%               6,91%           6,73%           6,65%          4,66%         4,41%
        EBT/Sales                     5,29%       3,47%               6,45%           5,55%           6,78%          4,18%         4,86%
        EAT/Sales                     3,77%       2,17%               4,68%           3,70%           5,27%          3,04%         3,44%

       Analisis vertikal laporan laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Vertikal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                                 Tahun
                                                                                                                               Rata-rata
                      Uraian                                                                                        Jan-Jun
                                                  2018      2019          2020            2021         2022                    2018-2022
                                                                                                                      2023
        PENDAPATAN                                100,00%    100,00%      100,00%         100,00%        100,00%      100,00%    100,00%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                    -70,66%    -70,72%      -75,34%         -75,38%        -77,66%      -76,89%     -73,95%
        LABA KOTOR                                 29,34%     29,28%       24,66%          24,62%         22,34%        23,11%     26,05%
        Beban penjualan                           -17,15%    -15,31%      -10,59%          -9,93%        -10,81%       -12,03%    -12,76%
        Beban umum dan administrasi                -2,03%     -2,94%       -2,18%          -2,92%         -2,16%        -2,27%     -2,45%
        EBITDA                                     10,16%     11,03%       11,89%          11,77%          9,37%         8,81%     10,84%
        Depresiasi                                 -4,13%     -4,12%       -5,17%          -5,12%         -4,71%        -4,41%     -4,65%
        EBIT                                        6,03%      6,91%        6,73%           6,65%          4,66%         4,41%      6,20%
        Biaya keuangan                             -0,62%     -0,52%       -0,57%          -0,33%         -0,23%        -0,18%     -0,45%
        Penghasilan keuangan                        0,33%      0,35%        0,65%           0,31%          0,25%         0,28%      0,38%
        (Kerugian)/keuntungan selisih kurs         -2,20%      0,48%       -1,25%           0,24%         -0,08%         0,09%     -0,56%
        Beban pajak                                -0,14%     -0,83%       -0,09%          -0,17%         -0,19%         0,00%     -0,28%
        Lain-lain                                   0,08%      0,06%        0,08%           0,08%         -0,23%         0,26%      0,01%
        EBT                                         3,47%      6,45%        5,55%           6,78%          4,18%         4,86%      5,29%
        Pajak                                      -1,30%     -1,77%       -1,85%          -1,52%         -1,14%        -1,42%     -1,52%
        LABA BERSIH (EAT)                           2,17%      4,68%        3,70%           5,27%          3,04%         3,44%      3,77%
        Penghasilan komprehensif lain               0,22%     -0,11%        0,08%           0,05%          0,04%         0,25%      0,06%
        LABA KOMPREHENSIF                           2,39%      4,57%        3,77%           5,32%          3,08%         3,69%      3,83%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                               IV-2
Page 28
       Analisis horizontal laba rugi penyesuaian adalah sebagai berikut:
        Analisis Horizontal Laba Rugi Penyesuaian
                                                                              Tahun
                                                                                                                       Rata-rata
                      Uraian                                                                                Jan-Jun
                                              2018         2019        2020           2021       2022                  2018-2022
                                                                                                              2023
        PENDAPATAN                                   n/a      2,03%      -1,01%          8,09%     13,17%     -47,83%       5,57%
        BEBAN POKOK PENDAPATAN                       n/a      2,13%       5,45%          8,15%     16,59%     -48,35%       8,08%
        LABA KOTOR                                   n/a      1,79%     -16,61%          7,92%      2,70%     -46,04%      -1,05%
        Beban penjualan                              n/a     -8,95%     -31,52%          1,38%     23,19%      -41,95%     -3,98%
        Beban umum dan administrasi                  n/a     47,77%     -26,62%         44,71%    -16,02%      -45,38%     12,46%
        EBITDA                                       n/a     10,74%       6,75%          7,00%     -9,96%     -50,91%       3,63%
        Depresiasi                                   n/a      1,75%      24,07%          7,08%      4,09%      -51,18%      9,25%
        EBIT                                         n/a     16,89%      -3,59%          6,94%    -20,76%     -50,65%      -0,13%
        Biaya keuangan                               n/a    -14,55%       8,27%        -37,57%    -21,03%      -58,70%    -16,22%
        Penghasilan keuangan                         n/a      8,53%      84,35%        -47,98%    -10,58%      -41,26%      8,58%
        (Kerugian)/keuntungan selisih kurs           n/a   -122,17%    -358,65%       -120,66%   -140,04%    -157,95%    -185,38%
        Beban pajak                                  n/a    493,99%     -89,34%        108,92%     21,38%      -99,09%    133,74%
        Lain-lain                                    n/a    -16,87%      26,61%          4,04%   -431,94%    -159,66%    -104,54%
        EBT                                          n/a     89,52%     -14,80%         32,13%    -30,30%     -39,36%      19,14%
        Pajak                                        n/a     38,58%       3,79%        -11,49%    -15,15%      -34,88%      3,93%
        LABA BERSIH (EAT)                            n/a    120,09%     -21,83%         54,02%    -34,66%     -41,03%      29,41%
        Penghasilan komprehensif lain                n/a   -149,75%    -172,98%        -31,09%     -2,20%     205,50%     -89,01%
        LABA KOMPREHENSIF                            n/a     95,27%     -18,28%         52,24%    -34,36%     -37,55%      23,72%

       Berdasarkan analisis vertikal laba rugi penyesuaian, beban pokok pendapatan terhadap
       pendapatan 77,66% pada tahun 2022. Beban umum dan administrasi dan beban penjualan
       terhadap pendapatan masing-masing sebesar 2,16% dan 10,81% pada tahun 2022. Berdasarkan
       analisis horizontal laba rugi penyesuaian, rata-rata pertumbuhan pendapatan Perseroan pada
       tahun 2022 sebesar 5,57%. EBITDA Perseroan tercatat positif Rp 1.073.284 juta pada tahun 2021
       dan menurun -9,96% menjadi Rp 966.425 juta pada tahun 2022, EBIT pada tahun 2021 tercatat
       positif Rp 606.702 juta dan pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp 480.737 juta, EBT pada tahun
       2021 tercatat positif Rp 618.462 juta dan pada tahun 2022 menjadi Rp 431.083 juta, dan laba
       bersih pada tahun 2021 tercatat positif Rp 480.060 juta dan pada tahun 2022 menurun -34,66%
       menjadi Rp 313.648 juta. Periode 30 Juni 2023, beban pokok pendapatan terhadap pendapatan
       sebesar 76,89%, EBITDA, EBIT, EBT dan EAT masing-masing sebesar 8,81%, 4,41%, 4,86% dan
       3,44%.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                        IV-3
Page 29
       Laporan Posisi Keuangan
        PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        Posisi Keuangan (Rp.Juta)
                                                                                              Tahun
                            Uraian
                                                             2018          2019        2020           2021         2022        Jun 2023
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                 1.140.083     1.986.649   1.428.189     1.499.252     1.372.156     1.543.784
        Deposito berjangka                                     1.133         1.088       1.104         1.117         1.231           -
        Piutang usaha                                      1.789.714     2.367.986   2.044.812     2.159.509     2.610.014     2.591.274
        Piutang lain-lain                                     15.591        20.035      40.234        21.437        38.251        36.885
        Persediaan                                           724.227       638.942     591.966       964.332     1.311.922     1.166.309
        Aset dimiliki untuk dijual                            60.492           -           -             -             -             -
        Piutang derivatif                                        -             -           -             -             493           213
        Pajak dibayar di muka - lancar                       310.565       497.816     442.181       144.449       365.856        92.920
        Biaya dibayar di muka - lancar                       103.391        49.125      11.662        25.894        88.470       143.682
        Jumlah Aset Lancar                                 4.145.196     5.561.641   4.560.148     4.815.990     5.788.393     5.575.067
        Aset Tidak Lancar
        Aset tetap
          Nilai perolehan                                  5.226.370     5.273.022   5.569.022     5.820.845     5.891.739     5.902.988
          Akumulasi penyusutan                             2.285.602     2.635.727   2.965.840     3.315.621     3.702.819     3.867.920
          Nilai buku                                       2.940.768     2.637.295   2.603.182     2.505.224     2.188.920     2.035.068
        Uang muka aset tetap                                     -             -         1.447           -             -             -
        Aset hak guna
          Nilai perolehan                                        -             -       743.794       723.964       689.646       729.326
          Akumulasi amortisasi                                   -             -       371.853       415.232       450.003       482.733
          Nilai buku                                             -             -       371.941       308.732       239.643       246.593
        Aset pajak tangguhan                                  90.783       114.188      98.178       141.647       160.188       159.043
        Pajak dibayar dimuka tidak lancar                        -             -           -             -             -         342.782
        Uang jaminan                                           2.900         2.929       2.878         2.515         2.642         3.950
        Biaya dibayar di muka - tidak lancar                     -             -           -           3.779         2.752         3.455
        Jumlah Aset Tidak Lancar                           3.034.451     2.754.412   3.077.626     2.961.897     2.594.145     2.790.891
        JUMLAH ASET                                        7.179.647     8.316.053   7.637.774     7.777.887     8.382.538     8.365.958
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang usaha                                          931.676       839.494     808.273     1.016.787     1.256.707     1.100.321
        Utang lain-lain                                      107.577        49.622     148.460       208.082       151.926       164.968
        Akrual dan provisi                                 1.016.736     1.154.361   1.118.328     1.000.737     1.184.639     1.238.610
        Utang derivatif                                        1.142         2.514       2.089           487           -             -
        Pendapatan tangguhan                                     -             -         6.682         9.260         6.389         6.420
        Utang pajak                                           41.915        91.140      67.319        32.381       146.467        92.435
        Pinjaman bank                                        256.364       140.899         -             -             -             -
        Liabilitas sewa - jangka pendek                          -             -        83.268        91.935        92.802        94.242
        Pinjaman pihak berelasi - jangka                      38.386        36.849     354.629        27.632           -             -
        Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek                 -             -         1.589         2.765         5.515         4.216
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                    2.393.796     2.314.879   2.590.637     2.390.066     2.844.445     2.701.212
        Liabilitas Jangka Panjang
        Liabilitas sewa - jangka panjang                         -             -       359.906       286.750       209.817       210.262
        Pinjaman pihak berelasi - jangka                   1.884.293     1.520.460      44.554        17.440           -             -
        Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang            103.854       139.105     124.362       143.000       164.523       154.787
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                   1.988.147     1.659.565     528.822       447.190       374.340       365.049
        JUMLAH LIABILITAS                                  4.381.943     3.974.444   3.119.459     2.837.256     3.218.785     3.066.261
        Ekuitas
        Modal saham                                          332.526       415.657     415.657       415.657       415.657       415.657
        Saham tresuri                                             -            -        (19.997)      (19.997)      (19.997)      (19.997)
        Selisih kurs atas modal disetor                       11.503        11.503       11.503        11.503        11.503        11.503
        Tambahan modal disetor                                 (8.849)   1.061.876   1.064.255     1.064.255     1.064.255     1.064.255
        Cadangan alokasi saham karyawan                           -            476          -             -             -             -
        Saldo laba (rugi)                                  2.462.340     2.851.831   3.046.405     3.468.396     3.691.329     3.827.311
        Kepentingan non-pengendali                                184          266          492           817         1.006           968
        Jumlah Ekuitas                                     2.797.704     4.341.609   4.518.315     4.940.631     5.163.753     5.299.697
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                      7.179.647     8.316.053   7.637.774     7.777.887     8.382.538     8.365.958
                                             Rata-rata
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                             2018-2022
        Current Ratio                           198,89%      173,16%       240,26%     176,02%        201,50%      203,50%       206,39%
        Debt to Equity Ratio                      87,39%     156,63%        91,54%      69,04%         57,43%       62,33%        57,86%
        Debt to Asset Ratio                       44,91%      61,03%        47,79%      40,84%         36,48%       38,40%        36,65%
       Sumber : Laporan keuangan tahun 2018 - 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                         IV-4
Page 30
       Laporan Arus Kas
        PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk
        Arus Kas (Rp. Juta)
                                                                                                        Tahun
                                  Uraian
                                                                       2018         2019         2020           2021         2022        Jun 2023
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
        Penerimaan dari pelanggan                                     9.612.182 9.367.819 10.636.298 11.120.331 12.026.749 6.492.808
        Pembayaran kepada pemasok dan pihak lain                     (8.614.717) (8.539.917) (8.710.616) (9.978.850) (11.107.872) (5.758.621)
        Pembayaran kepada karyawan                                     (376.823)   (396.086)   (439.271)   (458.658)    (474.222)   (260.218)
        Penerimaan dari aktivitas operasi lainnya                         68.753     21.709      16.583      49.757         7.743      50.284
        Pembayaran untuk aktivitas operasi lainnya                       (22.632)   (18.601)    (26.215)    (23.977)      (20.542)    (10.633)
        Pembayaran pajak penghasilan badan                             (112.245)   (310.736)   (172.916)   (215.917)    (278.815)   (206.706)
        Penerimaan dari hasil surat ketetapan pajak                     121.445       2.086      30.537     304.213      118.536        7.248
        Penerimaan penghasilan keuangan                                   27.241     29.566      54.506      28.355        25.354      17.172
        Pembayaran biaya keuangan                                        (51.233)   (44.578)    (48.269)    (29.831)      (23.570)    (10.493)
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Operasi        651.971     111.262 1.340.637       795.423      273.361     320.841
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
        Pembelian aset tetap                                          (135.750)      (49.697)   (296.062)      (233.834)     (167.374)    (39.964)
        Hasil dari penjualan aset tetap                                    713            45         263            -             246           87
        Hasil dari penjualan aset dimiliki untuk dijual                    -          51.828         -              -             -           -
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi    (135.037)        2.176    (295.799)      (233.834)     (167.128)    (39.877)
        ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
        Pembayaran pinjaman pihak berelasi                                  -       (308.632) (1.267.465)      (339.892)        (47.259)      -
        Pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa                         -             -       (81.519)       (88.805)       (92.157)  (44.153)
        Pembayaran dividen kas                                              -             -       (79.744)       (62.336)       (95.017)  (62.730)
        Penerimaan pinjaman bank                                       216.492       182.474       91.222            -              -         -
        Pembayaran pinjaman bank                                      (489.140)     (293.878)   (246.802)            -              -         -
        Pembelian kembali saham                                       (219.412)           -       (19.997)           -              -         -
        Penerimaan dari penerbitan saham baru                               -      1.246.971          -              -              -         -
        Pembayaran biaya emisi saham                                        -         (93.115)        -              -              -         -
        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) untuk Aktivitas Pendanaan    (492.060)      733.820 (1.604.305)       (491.033)      (234.433) (106.883)
        KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS & SETARA KAS                    24.874       847.258    (559.467)         70.556     (128.200)   174.081
        KAS & SETARA KAS AWAL TAHUN                                  1.110.939     1.140.083 1.986.649        1.428.189     1.499.252 1.372.156
        Dampak selisih kurs terhadap kas dan setara kas                  4.270           (692)      1.007            507          1.104    (2.453)
        KAS & SETARA KAS AKHIR TAHUN                                 1.140.083     1.986.649 1.428.189        1.499.252     1.372.156 1.543.784
       Sumber : Laporan keuangan tahun 2018 - 2022 (audited) dan periode 30 Juni 2023 (reviu)

       Pendapatan
       Pertumbuhan pendapatan tahun 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
        Pertumbuhan Pendapatan
                                                                                  Tahun                                              Rata-rata
                  Uraian
                                           2018           2019         2020            2021             2022           Jan-Jun 2023 2018-2022
        (%)
        Total pertumbuhan                         n/a       2,03%        -1,01%            8,09%             13,17%              n/a        5,57%
        (Rp.Juta)
        Total pendapatan               8.350.583        8.519.760    8.433.933       9.116.592       10.317.193          5.382.470

       Tahun 2018 Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 8.350.583 juta dan meningkat
       2,03% di tahun 2019 menjadi Rp 8.519.760 juta. Tahun 2020 pertumbuhan pendapatan
       Perseroan menurun -1,01% menjadi Rp 8.433.933 juta. Tahun 2021 pertumbuhan pendapatan
       Perseroan meningkat 8,09% menjadi Rp 9.116.592 juta. Tahun 2022 pertumbuhan pendapatan
       Perseroan meningkat 13,17% menjadi Rp 10.317.193 juta. Periode 30 Juni 2023 tercatat total
       pendapatan Perseroan sebesar Rp 5.382.470 juta.
       Aset
       Komposisi aset Perseroan pada tahun 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                         IV-5
Page 31
        Komposisi Aset
                                                                       Tahun                                   Rata-rata
                 Uraian
                                     2018           2019       2020         2021       2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Aset Lancar                   57,74%         66,88%      59,71%      61,92%      69,05%      66,64%      63,06%
        Aset Tidak Lancar             42,26%         33,12%      40,29%      38,08%      30,95%      33,36%      36,94%
          Jumlah                     100,00%        100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%
        (Rp.Juta)
        Aset Lancar                4.145.196      5.561.641   4.560.148   4.815.990   5.788.393   5.575.067
        Aset Tidak Lancar          3.034.451      2.754.412   3.077.626   2.961.897   2.594.145   2.790.891
          Jumlah                   7.179.647      8.316.053   7.637.774   7.777.887   8.382.538   8.365.958

       Selama tahun 2018 – 2022 komposisi aset Perseroan didominasi oleh aset lancar dengan rata-
       rata proporsi terhadap total aset sebesar 63,06%, diikuti oleh aset tidak lancar sebesar 36,94%.
       Komposisi aset lancar terbesar adalah piutang usaha serta kas dan setara kas, sedangkan
       komposisi aset tidak lancar didominasi utamanya oleh aset tetap. Tahun 2021, komposisi aset
       Perseroan terdiri dari 61,92% aset lancar dan 38,08% aset tidak lancar. Pada tahun 2022,
       komposisi aset Perseroan terdiri dari 69,05% aset lancar dan 30,95% aset tidak lancar. Pada
       periode 30 Juni 2023, tercatat komposisi aset Perseroan terdiri dari 66,64% aset lancar dan
       33,36% aset tidak lancar.
       Selanjutnya, pertumbuhan aset Perseroan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Aset
                                                                       Tahun                                   Rata-rata
                 Uraian
                                     2018           2019       2020         2021       2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Aset Lancar                         n/a      34,17%     -18,01%       5,61%      20,19%         n/a      10,49%
        Aset Tidak Lancar                   n/a      -9,23%      11,73%      -3,76%     -12,42%         n/a      -3,42%
          Jumlah                            n/a      15,83%      -8,16%       1,83%       7,77%         n/a       4,32%

       Dalam tahun 2018 – 2022 pertumbuhan aset Perseroan cenderung meningkat dengan tingkat
       pertumbuhan aset rata-rata sebesar 4,32%. Tahun 2018, Perseroan membukukan total aset
       sebesar Rp 7.179.647 juta yang didominasi oleh aset tetap. Di tahun 2019, pertumbuhan aset
       Perseroan meningkat 15,83% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 8.316.053 juta yang
       terdiri dari Rp 5.561.641 juta aset lancar dan Rp 2.754.412 juta aset tidak lancar. Di tahun 2020,
       pertumbuhan aset Perseroan menurun -8,16% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp
       7.637.774 juta yang terdiri dari Rp 4.560.148 juta aset lancar dan Rp 3.077.626 juta aset tidak
       lancar. Pada tahun 2021, pertumbuhan aset Perseroan meningkat sebesar 1,83% sehingga aset
       Perseroan menjadi Rp 7.777.887 juta yang terdiri dari aset lancar sebesar Rp 4.815.990 juta dan
       aset tidak lancar Rp 2.961.897 juta. Di tahun 2022, pertumbuhan aset Perseroan meningkat
       7,77% sehingga total aset Perseroan menjadi Rp 8.382.538 juta yang terdiri dari Rp 5.788.393
       juta aset lancar dan Rp 2.594.145 juta aset tidak lancar. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat total
       aset Perseroan sebesar Rp 8.365.958 juta yang terdiri dari Rp 5.575.067 juta aset lancar dan Rp
       2.790.891 juta aset tidak lancar.
       Liabilitas
       Berdasarkan laporan posisi keuangan tahun 31 Desember 2018 – 30 Juni 2023, berikut disajikan
       komposisi liabilitas perusahaan:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                IV-6
Page 32
        Komposisi Liabilitas
                                                                       Tahun                                    Rata-rata
                 Uraian
                                      2018           2019       2020        2021        2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek       54,63%         58,24%      83,05%      84,24%      88,37%      88,09%      73,71%
        Liabilitas Jangka Panjang      45,37%         41,76%      16,95%      15,76%      11,63%      11,91%      26,29%
           Jumlah                     100,00%        100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%
        (Rp.Juta)
        Liabilitas Jangka Pendek    2.393.796      2.314.879   2.590.637   2.390.066   2.844.445   2.701.212
        Liabilitas Jangka Panjang   1.988.147      1.659.565     528.822     447.190     374.340     365.049
           Jumlah                   4.381.943      3.974.444   3.119.459   2.837.256   3.218.785   3.066.261

       Pada tahun 2018 – 2022 komposisi liabilitas Perseroan didominasi oleh liabilitas jangka pendek
       dengan proporsi terhadap total liabilitas sebesar 73,71% diikuti oleh liabilitas jangka panjang
       sebesar 26,29%. Komposisi liabilitas jangka pendek terbesar utamanya berasal dari akrual dan
       provisi sedangkan komposisi liabilitas jangka panjang didominasi oleh pinjaman pihak berelasi
       dan liabilitas sewa. Di tahun 2021, komposisi liabilitas Perseroan sebesar 84,24% liabilitas jangka
       pendek dan 15,76% liabilitas jangka panjang. Di tahun 2022, komposisi liabilitas Perseroan
       sebesar 88,37% liabilitas jangka pendek dan 11,63% liabilitas jangka panjang. Pada periode 30
       Juni 2023, tercatat komposisi liabilitas Perseroan sebesar 88,09% liabilitas jangka pendek dan
       11,91% liabilitas jangka panjang.
       Selanjutnya, pertumbuhan liabilitas perusahaan disajikan sebagai berikut:
        Pertumbuhan Liabilitas
                                                                       Tahun                                    Rata-rata
                 Uraian
                                      2018           2019       2020        2021        2022       Jun 2023    2018-2022
        (%)
        Liabilitas Jangka Pendek             n/a      -3,30%      11,91%      -7,74%      19,01%         n/a        4,97%
        Liabilitas Jangka Panjang            n/a     -16,53%     -68,13%     -15,44%     -16,29%         n/a      -29,10%
           Jumlah                            n/a      -9,30%     -21,51%      -9,05%      13,45%         n/a       -6,60%

       Dalam tahun 2018 – 2022, pertumbuhan liabilitas Perseroan terus cenderung menurun dengan
       tingkat pertumbuhan liabilitas rata-rata sebesar -6,60%. Pada tahun 2018, Perseroan
       mencatatkan total liabilitas sebesar Rp 4.381.943 juta yang terdiri dari Rp 2.393.796 juta
       liabilitas Jangka Pendek dan Rp 1.988.147 juta liabilitas Jangka Panjang. Tahun 2019,
       pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -9,30% sehingga total liabilitas menjadi Rp
       3.974.444 juta. Tahun 2020, pertumbuhan liabilitas Perseroan menurun -21,51% sehingga total
       liabilitas menjadi Rp 3.119.459 juta. Tahun 2021, pertumbuhan liabilitas Perseroan kembali
       menurun -9,05% sehingga total liabilitas menjadi Rp 2.837.256 juta. Pada tahun 2022,
       pertumbuhan liabilitas Perseroan meningkat 13,45% sehingga total liabilitas menjadi Rp
       3.218.785 juta. Pada periode 30 Juni 2023, tercatat total liabilitas sebesar Rp 3.066.261 juta
       yang terdiri dari Rp 2.701.212 juta liabilitas jangka pendek dan Rp 365.049 juta liabilitas jangka
       panjang.
       Penilaian Arus Kas
       Pada tahun 2018, arus kas operasi Perseroan tercatat positif sebesar Rp 651.971 juta yang
       utamanya berasal dari Penerimaan dari pelanggan. Di tahun 2019, Perseroan memperoleh kas
       dari aktivitas operasi sebesar Rp 111.262 juta yang utamanya berasal dari Penerimaan dari
       pelanggan. Di tahun 2020, Perseroan memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp
       1.340.637 juta yang utamanya berasal dari Penerimaan dari pelanggan. Pada tahun 2021,
       Perseroan tercatat memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 795.423 juta yang



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                 IV-7
Page 33
       utamanya berasal dari penerimaan dari pelanggan. Pada tahun 2022, Perseroan tercatat
       memperoleh kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 273.361 juta yang utamanya berasal dari
       penerimaan dari pelanggan. Periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan memperoleh kas dari
       aktivitas operasi sebesar Rp 320.841 juta yang utamanya berasal dari penerimaan dari
       pelanggan.
       Selanjutnya tahun 2018, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar
       Rp 135.037 juta utamanya untuk pembelian aset tetap. Di tahun 2019, Perseroan tercatat
       memperoleh kas dari aktivitas investasi sebesar Rp 2.176 juta yang utamanya berasal dari hasil
       dari penjualan aset dimiliki untuk dijual. Di tahun 2020, Perseroan tercatat menggunakan kas
       untuk aktivitas investasi sebesar Rp 295.799 juta yang utamanya untuk Pembelian aset tetap. Di
       tahun 2021, Perseroan tercatat menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 233.834
       juta yang seluruhnya untuk pembelian aset tetap. Di tahun 2022, Perseroan tercatat
       menggunakan kas untuk aktivitas investasi sebesar Rp 167.128 juta yang utamanya untuk
       pembelian aset tetap. Periode 30 Juni 2023, tercatat Perseroan menggunakan kas untuk
       aktivitas investasi sebesar Rp 39.877 juta utamanya untuk pembelian aset tetap
       Pada tahun 2018, Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 492.060
       juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman bank. Di tahun 2019, Perseroan tercatat
       memperoleh kas dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 733.820 juta utamanya berasal dari
       penerimaan dari penerbitan saham baru. Pada tahun 2020, arus kas dari aktivitas pendanaan
       tercatat negatif sebesar Rp 1.604.305 juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman pihak
       berelasi. Pada tahun 2021, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 491.033
       juta yang utamanya untuk pembayaran pinjaman pihak berelasi. Tahun 2022, arus kas dari
       aktivitas pendanaan tercatat negatif sebesar Rp 234.433 juta yang utamanya untuk pembayaran
       dividen kas dan pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa. Periode 30 Juni 2023, tercatat
       Perseroan menggunakan kas untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp 106.883 juta utamanya
       untuk pembayaran dividen kas.
       Kas Perseroan di tahun 2018 tercatat sebesar Rp 1.140.083 juta dan meningkat 74,25% di tahun
       2019 menjadi Rp 1.986.649 juta. Pada tahun 2020 kas Perseroan menurun -28,11% dari tahun
       sebelumnya menjadi Rp 1.428.189 juta yang utamanya dari penggunaan kas aktivitas
       pendanaan. Di tahun 2021 kas Perseroan meningkat 4,98% menjadi Rp 1.499.252 juta yang
       utamanya berasal dari kas aktivitas operasi positif. Di tahun 2022 kas Perseroan menurun -8,48%
       menjadi Rp 1.372.156 juta yang utamanya berasal dari kas aktivitas investasi dan kas aktivitas
       pendanaan. Periode 30 Juni 2023, tercatat kas dan setara kas pada akhir periode sebesar Rp
       1.543.784 juta.
       Saldo kas pada setiap tahun selalu positif karena kebutuhan kas untuk operasi dan investasi
       disesuaikan dengan pendanaannya.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                              IV-8
Page 34
4.1.2. Analisis Rasio Keuangan
       Rasio keuangan disajikan sebagai berikut:
        PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        Analisis Rasio
                                                                       Tahun
                                                                                                  Rata-rata
                     Uraian                                                             Jan-Jun
                                            2018     2019      2020        2021        2022      2018-2022
                                                                                         2023
        Pertumbuhan Pendapatan                 n/a    2,03%     -1,01%     8,09% 13,17%      n/a      5,57%
        Rasio Profitabilitas
        EBITDA/Sales                        10,16% 11,03%      11,89% 11,77%           9,37%    8,81%   10,84%
        EBIT/Sales                           6,03%  6,91%       6,73% 6,65%            4,66%    4,41%    6,20%
        EBT/Sales                            3,47%  6,45%       5,55% 6,78%            4,18%    4,86%    5,29%
        EAT/Sales                            2,17%  4,68%       3,70% 5,27%            3,04%    3,44%    3,77%
        ROE                                  6,48%  9,18%       6,90% 9,72%            6,07%    3,49%    7,67%
        ROA                                  2,52%  4,79%       4,08% 6,17%            3,74%    2,21%    4,26%
        Rasio Efektivitas
        Perputaran Piutang Usaha             4,67x    3,60x      4,12x         4,22x    3,95x   2,08x    4,11x
        Perputaran Persediaan                8,15x    9,43x     10,73x         7,13x    6,11x   3,55x    8,31x
        Perputaran Aset                      1,16x    1,02x      1,10x         1,17x    1,23x   0,64x    1,14x
        Perputaran Utang Usaha               6,33x    7,18x      7,86x         6,76x    6,38x   3,76x    6,90x
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                        1,73x    2,40x      1,76x         2,02x    2,03x   2,06x    1,99x
        Debt to Equity                       1,57x    0,92x      0,69x         0,57x    0,62x   0,58x    0,87x
        Debt to Asset                        0,61x    0,48x      0,41x         0,36x    0,38x   0,37x    0,45x

       Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba selama periode
       tertentu dari kegiatan bisnis yang dilakukannya. Selama tahun 2018 – 2022, rasio profitabilitas
       Perseroan terus meningkat. Rata-rata profitabilitas Perseroan yang diukur menggunakan
       EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales berturut-turut adalah 10,84%, 6,20%, 5,29%
       dan 3,77%. Pada tahun 2022, EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-
       masing sebesar 9,37%, 4,66%, 4,18% dan 3,04%. Periode 30 Juni 2023, tercatat EBITDA/Sales,
       EBIT/Sales, EBT/Sales, dan EAT/Sales masing-masing sebesar 8,81%, 4,41%, 4,86% dan 3,44%.
       Sedangkan profitabilitas Perseroan yang dikaitkan dengan pengembalian terhadap perusahaan
       dan pemegang saham yang diukur dengan Return on Equity (ROE) dan Return on Asset (ROA).
       Rata-rata ROE dan ROA Perseroan dalam tahun 2018 – 2022 masing-masing 7,67% dan 4,26%.
       Pada tahun 2022 tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 6,07% dan 3,74%.
       Periode 30 Juni 2023, tercatat ROE dan ROA Perseroan masing-masing sebesar 3,49% dan
       2,21%.
       Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
       Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang
       harus dibayar dengan aset lancarnya. Dalam mengukur tingkat likuiditas perusahaan, digunakan
       Current Ratio (CR). Semakin tinggi CR maka semakin tinggi likuiditas suatu perusahaan. Pada
       tahun 2018 – 2022, pertumbuhan likuiditas perusahaan cenderung fluktuatif dengan Current
       Ratio tahun 2022 sebesar 2,03x, artinya Perseroan memiliki Rp 2,03 aset lancar yang dapat
       digunakan untuk memenuhi setiap Rp 1 utang lancarnya. Periode 30 Juni 2023, tercatat CR
       Perseroan sebesar 2,06x.
       Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajibannya ketika
       dilikuidasi yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR). Semakin
       rendah DER dan DAR maka semakin tinggi solvabilitas perusahaan. Solvabilitas Perseroan tahun
       2018 – 2022 cenderung berfluktuasi, dengan DER dan DAR tahun 2022 masing-masing adalah


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                             IV-9
Page 35
       0,62x dan 0,38x. Artinya, perusahaan memiliki utang Rp 0,62 untuk setiap Rp 1 ekuitas yang
       dimilikinya serta setiap Rp 1 aset perusahaan dibiayai oleh utang sebesar Rp 0,38. Periode 30
       Juni 2023, tercatat DER dan DAR Perseroan masing-masing sebesar 0,58x dan 0,37x.
       Rasio Efektivitas
       Efektivitas adalah kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber daya yang
       dimilikinya. Efektivitas dapat diukur dengan rasio perputaran piutang usaha, perputaran
       persediaan, perputaran aset dan perputaran utang usaha.
       Rasio perputaran piutang usaha tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 4,67x pada
       tahun 2018 menjadi 3,95x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 4,11x.
       Pada tahun 2022 tingkat perputaran piutang usaha sebesar 3,95x, artinya dalam satu tahun
       Perseroan dapat menagih piutang usahanya selama ± 92 hari. Periode 30 Juni 2023, tercatat
       rasio perputaran piutang usaha sebesar 2,08x.
       Rasio perputaran persediaan tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 8,15x pada tahun
       2018 menjadi 6,11x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 8,31x. Pada
       tahun 2022 tingkat perputaran persediaan sebesar 6,11x, artinya dalam satu tahun Perseroan
       dapat menghabiskan persediaannya selama ± 60 hari. Periode 30 Juni 2023, tercatat rasio
       perputaran persediaan sebesar 3,55x.
       Rasio perputaran aset dalam tahun 2018 – 2022 cenderung berfluktuasi dari 1,16x pada tahun
       2018 menjadi 1,23x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 1,14x. Pada
       tahun 2022 tingkat perputaran aset Perseroan sebesar 1,23x, artinya Perseroan
       menginvestasikan asetnya selama ± 297 hari untuk memperoleh pendapatan. Periode 30 Juni
       2023, tercatat rasio perputaran aset sebesar 0,64x.
       Rasio perputaran utang usaha dalam tahun 2018 – 2022 cenderung fluktuatif dari 6,33x pada
       tahun 2018 menjadi 6,38x pada tahun 2022 atau selama tahun tersebut rata-rata sebesar 6,90x.
       Pada tahun 2022 tingkat perputaran utang usaha sebesar 6,38x, artinya Perseroan dapat
       melunasi utang usahanya dalam waktu ±57 hari. Periode 30 Juni 2023, tercatat rasio perputaran
       utang usaha sebesar 3,76x.
4.1.3. Analisis Laporan Keuangan Sebelum Transaksi dan Proforma Laporan Keuangan Setelah
       Transaksi
       Analisis dilakukan mencakup analisis dampak transaksi terhadap laporan keuangan Perseroan
       yang dilakukan berdasarkan informasi keuangan proforma Perseroan sebelum dan setelah
       transaksi pada tanggal 30 Juni 2023 dari manajemen Perseroan.
        Tujuan informasi keuangan Proforma adalah untuk memperlihatkan dampak signifikan
        transaksi yang terjadi atas informasi keuangan historis. Namun, Informasi keuangan proforma
        bukan merupakan petunjuk hasil usaha atau dampak yang berkaitan atas posisi keuangan
        sebagai akibat dari transaksi yang telah terjadi sebelumnya. Informasi keuangan proforma
        disusun dengan menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
        • Laporan posisi keuangan sebelum transaksi diambil dari laporan keuangan Perseroan untuk
          tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu oleh Akuntan Publik Harry
          Widjaja dari KAP Siddharta Widjaja & Rekan.
        • Pelaksanaan transaksi telah berlaku efektif pada tanggal 30 Juni 2023.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                          IV-10
Page 36
        • Pelaksanaan transaksi telah efektif dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang
          berlaku.
       Informasi keuangan proforma tersebut adalah sebagai berikut:
        PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
        Posisi Keuangan Proforma (Rp.Juta)
                                                   Sebelum                       Setelah
                              Uraian               Transaksi     Penyesuaian    Transaksi
                                                  30 Jun 2023                  30 Jun 2023
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                           1.543.784 (112.445)         1.431.339
        Piutang usaha                                2.591.274        -          2.591.274
        Piutang lain-lain                                36.885       -             36.885
        Persediaan                                   1.166.309        -          1.166.309
        Piutang derivatif                                   213       -                213
        Pajak dibayar di muka - lancar                   92.920       -             92.920
        Biaya dibayar di muka - lancar                 143.682        -            143.682
        Jumlah Aset Lancar                           5.575.067 (112.445)         5.462.622
        Aset Tidak Lancar
        Aset tetap                                   2.035.068 112.445           2.147.513
        Aset hak guna                                  246.593        -            246.593
        Aset pajak tangguhan                           159.043        -            159.043
        Pajak dibayar dimuka tidak lancar              342.782        -            342.782
        Uang jaminan                                      3.950       -              3.950
        Biaya dibayar di muka - tidak lancar              3.455       -              3.455
        Jumlah Aset Tidak Lancar                     2.790.891 112.445           2.903.336
        JUMLAH ASET                                  8.365.958        -          8.365.958
        LIABILITAS DAN EKUITAS
        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang usaha                                  1.100.321        -          1.100.321
        Utang lain-lain                                164.968        -            164.968
        Akrual dan provisi                           1.238.610        -          1.238.610
        Pendapatan tangguhan                              6.420       -              6.420
        Liabilitas sewa - jangka pendek                  94.242       -             94.242
        Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek          4.216       -              4.216
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek              2.701.212        -          2.701.212
        Liabilitas Jangka Panjang
        Liabilitas sewa - jangka panjang               210.262        -            210.262
        Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang      154.787        -            154.787
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang               365.049        -            365.049
        JUMLAH LIABILITAS                            3.066.261        -          3.066.261
        Ekuitas
        Modal saham                                    415.657        -            415.657
        Saham tresuri                                   (19.997)      -             (19.997)
        Selisih kurs atas modal disetor                  11.503       -              11.503
        Tambahan modal disetor                       1.064.255        -          1.064.255
        Saldo laba (rugi)                            3.827.311        -          3.827.311
        Kepentingan non-pengendali                          968       -                 968
        Jumlah Ekuitas                               5.299.697        -          5.299.697
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                8.365.958        -          8.365.958
        Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
        Current Ratio                                  206,39%                     202,23%
        Debt to Equity Ratio                             57,86%                     57,86%
        Debt to Asset Ratio                              36,65%                     36,65%
       Sumber: Manajemen Perseroan




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                           IV-11
Page 37
       Berikut adalah analisis singkat atas informasi posisi keuangan proforma Perseroan per 30 Juni
       2023 atas transaksi:
        • Proforma aset lancar mengalami penurunan 2,02% dari Rp 5.575.067 juta menjadi
            Rp 5.462.622 juta .
        • Proforma aset tidak lancar mengalami peningkatan 4,03% dari Rp 2.790.891 juta menjadi
            Rp 2.903.336 juta.
        • Secara keseluruhan proforma aset Perseroan setelah dilakukannya Rencana Transaksi tidak
            mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka pendek tidak mengalami perubahan.
        • Proforma liabilitas jangka panjang tidak mengalami perubahan.
        • Secara keseluruhan proforma liabilitas Perseroan tidak mengalami perubahan.
        • Proforma ekuitas tidak mengalami perubahan.
        • Proforma Current Ratio mengalami penurunan dari 206,39% menjadi 202,23%.
        • Proforma Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio tidak mengalami perubahan.
       Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat disimpulkan dengan dilakukannya transaksi kondisi
       likuiditas mengalami penurunan namun tidak signifikan.
4.1.4. Penilaian Atas Proyeksi Keuangan yang Diperoleh dari Manajemen
       Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari manajemen. Proyeksi
       keuangan tersebut telah kami sesuaikan. Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan
       tersebut yang telah disesuaikan telah mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat
       oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya. Proyeksi keuangan yang digunakan
       adalah proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
        a. Proyeksi Keuangan Perseroan Tanpa Transaksi
           Asumsi – Asumsi
           Jangka Waktu Proyeksi
           Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Perhitungan pendapatan disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 77,50% dari pendapatan setiap tahun.
            ▪ Beban penjualan diasumsikan sebesar 12,00% dari pendapatan setiap tahun.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 2,50% dari pendapatan setiap
               tahun.
            ▪ Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
               ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
            ▪ Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
               loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                − Deposito berjangka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Piutang usaha diasumsikan sebesar 90 hari dari pendapatan.
                − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Persediaan diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
                − Aset dimiliki untuk dijual diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                            IV-12
Page 38
                  − Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Biaya dibayar di muka - lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
             ▪    Aset tidak lancar
                   − Aset tetap
                       Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                       capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                       penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                       lampiran 1.
                   − Uang muka aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                   − Aset hak guna
                       Nilai perolehan diasumsikan tetap. Akumulasi penyusutan dihitung dengan
                       menambahkan akumulasi penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan
                       tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
                   − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                   − Pajak dibayar dimuka tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                       2023.
                   − Uang jaminan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                   − Biaya dibayar di muka - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                       2023.
             ▪    Liabilitas jangka pendek
                  − Utang usaha diasumsikan sebesar 55 hari dari beban pokok pendapatan.
                  − Utang lain-lain – pihak berelasi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Akrual dan provisi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Pendapatan tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Pinjaman bank diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Liabilitas sewa - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                      Juni 2023.
                  − Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                      2023.
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Liabilitas sewa - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                      Juni 2023.
                  − Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                      Juni 2023.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Saham tresuri diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Selisih kurs atas modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                             IV-13
Page 39
                  −    Cadangan alokasi saham karyawan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                       2023.
                  −    Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                       dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  −    Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
            Proyeksi Laba Rugi Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                  Tahun                                        Tahun
                          Uraian                 Jan-Jun      Jul-Des
                                                                            2024        2025          2026       2027      2028
                                                   2023         2023
            PENDAPATAN                           5.382.470 5.382.470 11.042.245 11.577.672 12.115.311 12.678.594 13.268.766
            BEBAN POKOK PENDAPATAN              (4.138.629) (4.171.414) (8.557.740) (8.972.696) (9.389.366) (9.825.910) (10.283.294)
            LABA KOTOR                           1.243.841 1.211.056      2.484.505   2.604.976    2.725.945   2.852.684  2.985.472
            Beban penjualan                       (647.512)    (645.896) (1.325.069) (1.389.321) (1.453.837) (1.521.431) (1.592.252)
            Beban umum dan administrasi           (121.954)    (134.562)   (276.056)   (289.442)     (302.883)  (316.965)  (331.719)
            EBITDA                                 474.375      430.598     883.380     926.214       969.225  1.014.287  1.061.501
            Depresiasi dan amortisasi             (237.132)    (218.872)   (442.324)   (463.934)     (394.415)  (168.524)  (191.455)
            EBIT                                   237.243      211.725     441.055     462.280       574.810    845.763    870.046
            Biaya keuangan                           (9.702)         -           -           -             -          -         -
            Penghasilan keuangan                     14.892          -           -           -             -          -         -
            (Kerugian)/keuntungan selisih kurs        5.054          -           -           -             -          -         -
            Beban pajak                                (175)         -           -           -             -          -         -
            Lain-lain                                14.118          -           -           -             -          -         -
            EBT                                    261.430      211.725     441.055     462.280       574.810    845.763    870.046
            Pajak                                   (76.476)     (46.580)    (97.032)  (101.702)     (126.458)  (186.068)  (191.410)
            LABA BERSIH (EAT)                      184.954      165.146     344.023     360.578       448.352    659.695    678.636
                                   Rata-rata
            Rasio Profitabilitas
                                   2024-2028
            EBITDA/Sales                  8,00%       8,81%        8,00%       8,00%      8,00%         8,00%      8,00%      8,00%
            EBIT/Sales                    5,19%       4,41%        3,93%       3,99%      3,99%         4,74%      6,67%      6,56%
            EBT/Sales                     5,19%       4,86%        3,93%       3,99%      3,99%         4,74%      6,67%      6,56%
            EAT/Sales                     4,05%       3,44%        3,07%       3,12%      3,11%         3,70%      5,20%      5,11%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                          IV-14
Page 40
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
            Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                              Tahun                                  Tahun Proyeksi
                                  Uraian
                                                             Jun 2023    Des 2023       2024       2025       2026          2027         2028
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                               1.543.784 1.759.532      2.359.456   2.931.607   3.521.444    4.090.138    4.693.788
            Deposito berjangka                                      -          -            -           -           -            -            -
            Piutang usaha                                    2.591.274 2.654.369      2.722.745   2.854.769   2.987.337    3.126.229    3.271.751
            Piutang lain-lain                                    36.885     36.885       36.885      36.885      36.885       36.885       36.885
            Persediaan                                       1.166.309 1.366.035      1.406.752   1.474.964   1.543.457    1.615.218    1.690.404
            Aset dimiliki untuk dijual                              -          -            -           -           -            -            -
            Piutang derivatif                                       213        213          213         213         213          213          213
            Pajak dibayar di muka - lancar                       92.920     92.920       92.920      92.920      92.920       92.920       92.920
            Biaya dibayar di muka - lancar                     143.682    143.682       143.682     143.682     143.682      143.682      143.682
            Jumlah Aset Lancar                               5.575.067 6.053.635      6.762.653   7.535.039   8.325.938    9.105.285    9.929.643
            Aset Tidak Lancar
            Aset tetap
              Nilai perolehan                                5.902.988 5.960.315      6.074.969   6.189.622   6.304.276    6.418.930    6.533.584
              Akumulasi penyusutan                           3.867.920 4.074.637      4.492.650   4.932.274   5.302.378    5.446.591    5.613.735
              Nilai buku                                     2.035.068 1.885.678      1.582.318   1.257.349   1.001.899      972.339      919.848
            Uang muka aset tetap                                    -          -            -           -           -            -            -
            Aset hak guna
              Nilai perolehan                                  729.326    729.326       729.326     729.326     729.326      729.326      729.326
              Akumulasi amortisasi                             482.733    494.888       519.199     543.510     567.821      592.132      616.443
              Nilai buku                                       246.593    234.438       210.127     185.816     161.505      137.194      112.883
            Aset pajak tangguhan                               159.043    159.043       159.043     159.043     159.043      159.043      159.043
            Pajak dibayar dimuka tidak lancar                  342.782    342.782       342.782     342.782     342.782      342.782      342.782
            Uang jaminan                                          3.950      3.950        3.950       3.950       3.950        3.950        3.950
            Biaya dibayar di muka - tidak lancar                  3.455      3.455        3.455       3.455       3.455        3.455        3.455
            Jumlah Aset Tidak Lancar                         2.790.891 2.629.346      2.301.675   1.952.395   1.672.633    1.618.763    1.541.962
            JUMLAH ASET                                      8.365.958 8.682.981      9.064.328   9.487.434   9.998.572   10.724.048   11.471.604
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                      1.100.321 1.252.198      1.289.522   1.352.050   1.414.836    1.480.617    1.549.537
            Utang lain-lain                                    164.968    164.968       164.968     164.968     164.968      164.968      164.968
            Akrual dan provisi                               1.238.610 1.238.610      1.238.610   1.238.610   1.238.610    1.238.610    1.238.610
            Utang derivatif                                         -          -            -           -           -            -            -
            Pendapatan tangguhan                                  6.420      6.420        6.420       6.420       6.420        6.420        6.420
            Utang pajak                                          92.435     92.435       92.435      92.435      92.435       92.435       92.435
            Pinjaman bank                                           -          -            -           -           -            -            -
            Liabilitas sewa - jangka pendek                      94.242     94.242       94.242      94.242      94.242       94.242       94.242
            Pinjaman pihak berelasi - jangka                        -          -            -           -           -            -            -
            Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek              4.216      4.216        4.216       4.216       4.216        4.216        4.216
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                  2.701.212 2.853.089      2.890.413   2.952.941   3.015.727    3.081.508    3.150.428
            Liabilitas Jangka Panjang
            Liabilitas sewa - jangka panjang                   210.262    210.262       210.262     210.262     210.262      210.262      210.262
            Pinjaman pihak berelasi - jangka                        -          -            -           -           -            -            -
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang          154.787    154.787       154.787     154.787     154.787      154.787      154.787
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                   365.049    365.049       365.049     365.049     365.049      365.049      365.049
            JUMLAH LIABILITAS                                3.066.261 3.218.138      3.255.462   3.317.990   3.380.776    3.446.557    3.515.477
            Ekuitas
            Modal saham                                        415.657    415.657       415.657   415.657       415.657     415.657     415.657
            Saham tresuri                                       (19.997)   (19.997)      (19.997)  (19.997)      (19.997)    (19.997)    (19.997)
            Selisih kurs atas modal disetor                      11.503     11.503        11.503    11.503        11.503      11.503      11.503
            Tambahan modal disetor                           1.064.255 1.064.255      1.064.255 1.064.255     1.064.255   1.064.255   1.064.255
            Cadangan alokasi saham karyawan                         -          -             -         -             -           -           -
            Saldo laba (rugi)                                3.827.311 3.992.457      4.336.480 4.697.058     5.145.410   5.805.105   6.483.741
            Kepentingan non-pengendali                              968        968           968       968           968         968         968
            Jumlah Ekuitas                                   5.299.697 5.464.843      5.808.866 6.169.444     6.617.796   7.277.491   7.956.127
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                    8.365.958 8.682.981      9.064.328 9.487.434     9.998.572 10.724.048 11.471.604
                                                 Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                 2024-2028
            Current Ratio                           275,18%    206,39%    212,18%       233,97%     255,17%     276,08%      295,48%      315,18%
            Debt to Equity Ratio                      50,49%     57,86%     58,89%       56,04%      53,78%      51,09%       47,36%       44,19%
            Debt to Asset Ratio                       33,50%     36,65%     37,06%       35,92%      34,97%      33,81%       32,14%       30,65%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                       IV-15
Page 41
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi
            PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
            Proyeksi Arus Kas Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                            Tahun Proyeksi
                                        Uraian
                                                                               Des 2023       2024         2025       2026           2027         2028
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                         165.146      344.023      360.578      448.352      659.695      678.636
            Depresiasi dan amortisasi                                           218.872      442.324      463.934      394.415      168.524      191.455
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Deposito berjangka                                  -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                   (63.095)     (68.377)   (132.023)    (132.568)    (138.892)     (145.522)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                   -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                    (199.726)      (40.717)     (68.212)     (68.494)     (71.761)     (75.186)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif                                   -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar di muka - lancar                      -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - lancar                      -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka aset tetap                                -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                                -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka tidak lancar                   -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Uang jaminan                                        -            -            -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - tidak lancar                -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                    151.877        37.324       62.528       62.786       65.781      68.921
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                     -            -            -            -            -           -
            Kenaikan (Penurunan) Akrual dan provisi                                  -            -            -            -            -           -
            Kenaikan (Penurunan) Pendapatan tangguhan                                -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                         -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek            -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang           -            -            -            -            -           -
                                                     Perubahan Modal Kerja     (110.943)     (71.770)    (137.707)    (138.276)    (144.872)    (151.788)
                         Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi     273.075      714.578      686.805      704.491      683.348      718.304
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset dimiliki untuk dijual                          -           -            -            -            -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                      (57.327)   (114.654)    (114.654)    (114.654)    (114.654)    (114.654)
            (Kenaikan) Penurunan Aset hak guna                                       -           -            -            -            -            -
                        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi     (57.327)   (114.654)    (114.654)    (114.654)    (114.654)    (114.654)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif                                    -            -            -            -            -             -
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman bank                                      -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka pendek                    -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek            -            -            -            -            -             -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka panjang                   -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang           -            -            -            -            -             -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                        -            -            -            -            -             -
            Kenaikan (Penurunan) Saham tresuri                                      -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas modal disetor                    -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                             -            -            -            -            -             -
            Kenaikan (Penurunan) Cadangan alokasi saham karyawan                    -            -            -            -            -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali                         -            -            -            -            -
            Penyesuaian                                                             -            -            -            -            -            -
                    Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan            -            -            -            -            -            -
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                            215.748      599.924      572.151      589.837      568.694      603.650
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                            1.543.784    1.759.532    2.359.456    2.931.607    3.521.444    4.090.138
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                           1.759.532    2.359.456    2.931.607    3.521.444    4.090.138    4.693.788


        b. Proyeksi Keuangan Perseroan Dengan Transaksi
           Asumsi – Asumsi
           Jangka Waktu Proyeksi
           Proyeksi keuangan disajikan mulai dari 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028.
            Laporan Laba (Rugi)
            ▪ Perhitungan pendapatan dengan dilakukannya transaksi disajikan pada lampiran 2.
            ▪ Beban pokok pendapatan diasumsikan sebesar 77,50% dari pendapatan setiap tahun.
            ▪ Beban penjualan diasumsikan sebesar 12,00% dari pendapatan ditambah asumsi
               penurunan biaya sebesar 0,05% setiap tahun.
            ▪ Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 2,50% dari pendapatan setiap
               tahun.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                               IV-16
Page 42
            ▪    Perhitungan penyusutan dan amortisasi dengan metode garis lurus dengan sisa umur
                 ekonomis yang wajar disajikan pada lampiran 1.
            ▪    Tarif pajak diasumsikan sebesar 22,00% dari laba sebelum pajak dengan menerapkan tax
                 loss carry forward.
            Laporan Posisi Keuangan
             ▪ Aset lancar
                − Deposito berjangka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Piutang usaha diasumsikan sebesar 90 hari dari pendapatan.
                − Piutang lain-lain diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Persediaan diasumsikan 60 hari dari beban pokok pendapatan.
                − Aset dimiliki untuk dijual diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Piutang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Pajak dibayar di muka diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Biaya dibayar di muka - lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
             ▪ Aset tidak lancar
                 − Aset tetap
                     Nilai perolehan diasumsikan meningkat per tahun dari tahun sebelumnya sebagai
                     capex. Akumulasi penyusutan dihitung dengan menambahkan akumulasi
                     penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan tahun berjalan disajikan pada
                     lampiran 1.
                 − Uang muka aset tetap diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Aset hak guna
                     Nilai perolehan diasumsikan tetap. Akumulasi penyusutan dihitung dengan
                     menambahkan akumulasi penyusutan tahun sebelumnya dengan penyusutan
                     tahun berjalan disajikan pada lampiran 1.
                 − Aset pajak tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Pajak dibayar dimuka tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                     2023.
                 − Uang jaminan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                 − Biaya dibayar di muka - tidak lancar diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                     2023.
             ▪ Liabilitas jangka pendek
                − Utang usaha diasumsikan sebesar 55 hari dari beban pokok pendapatan.
                − Utang lain-lain – pihak berelasi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Akrual dan provisi diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Utang derivatif diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Pendapatan tangguhan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Utang pajak diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Pinjaman bank diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Liabilitas sewa - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                − Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                    Juni 2023.
                − Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                    2023.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                           IV-17
Page 43
             ▪    Liabilitas jangka panjang
                  − Liabilitas sewa - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                      Juni 2023.
                  − Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang diasumsikan tetap, sama dengan per 30
                      Juni 2023.
             ▪    Ekuitas
                  − Modal saham diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Saham tresuri diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Selisih kurs atas modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Tambahan modal disetor diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
                  − Cadangan alokasi saham karyawan diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni
                      2023.
                  − Saldo laba (rugi) adalah penjumlahan antara laba (rugi) bersih periode berjalan
                      dengan saldo (rugi) laba periode sebelumnya.
                  − Kepentingan non-pengendali diasumsikan tetap, sama dengan per 30 Juni 2023.
            Asumsi – asumsi yang digunakan yang terkait langsung dengan kegiatan usaha dalam
            proyeksi posisi keuangan adalah wajar.
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
            Proyeksi Laba Rugi Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                  Tahun                                   Tahun Proyeksi
                           Uraian                Jan-Jun      Jul-Des
                                                                            2024        2025         2026       2027       2028
                                                   2023         2023
            PENDAPATAN                           5.382.470 5.382.470 11.136.855 11.726.571 12.268.677 12.836.560 13.431.472
            BEBAN POKOK PENDAPATAN              (4.138.629) (4.171.414) (8.631.062) (9.088.093) (9.508.224) (9.948.334) (10.409.391)
            LABA KOTOR                           1.243.841 1.211.056      2.505.792   2.638.479    2.760.452  2.888.226   3.022.081
            Beban penjualan                       (647.512)    (645.896) (1.330.854) (1.401.325) (1.466.107) (1.533.969) (1.605.061)
            Beban umum dan administrasi           (121.954)    (134.562)   (276.056)   (289.442)    (302.883)  (316.965)   (331.719)
            EBITDA                                 474.375      430.598     898.882     947.711      991.463  1.037.292   1.085.301
            Depresiasi dan amortisasi             (237.132)    (218.872)   (451.695)   (473.754)    (404.685)  (179.244)   (202.625)
            EBIT                                   237.243      211.725     447.187     473.957      586.778    858.048     882.676
            Biaya keuangan                           (9.702)         -           -           -            -          -          -
            Penghasilan keuangan                     14.892          -           -           -            -          -          -
            (Kerugian)/keuntungan selisih kurs        5.054          -           -           -            -          -          -
            Beban pajak                                (175)         -           -           -            -          -          -
            Lain-lain                                14.118          -           -           -            -          -          -
            EBT                                    261.430      211.725     447.187     473.957      586.778    858.048     882.676
            Pajak                                   (76.476)     (46.580)    (98.381)  (104.271)    (129.091)  (188.771)   (194.189)
            LABA BERSIH (EAT)                      184.954      165.146     348.806     369.686      457.687    669.278     688.488
                                   Rata-rata
              Rasio Profitabilitas
                                   2024-2028
            EBITDA/Sales                  8,08%       8,81%        8,00%       8,07%       8,08%       8,08%      8,08%       8,08%
            EBIT/Sales                    5,22%       4,41%        3,93%       4,02%       4,04%       4,78%      6,68%       6,57%
            EBT/Sales                     5,22%       4,86%        3,93%       4,02%       4,04%       4,78%      6,68%       6,57%
            EAT/Sales                     4,07%       3,44%        3,07%       3,13%       3,15%       3,73%      5,21%       5,13%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                          IV-18
Page 44
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
            Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                          Tahun                                  Tahun Proyeksi
                                  Uraian
                                                        Jun 2023     Des 2023       2024       2025       2026           2027         2028
            ASET
            Aset Lancar
            Kas dan setara kas                          1.543.784 1.647.087       2.234.582   2.809.450    3.415.494    4.001.058    4.622.261
            Deposito berjangka                                 -           -            -           -            -            -            -
            Piutang usaha                               2.591.274 2.654.369       2.746.074   2.891.483    3.025.153    3.165.179    3.311.870
            Piutang lain-lain                               36.885      36.885       36.885      36.885       36.885       36.885       36.885
            Persediaan                                  1.166.309 1.366.035       1.418.805   1.493.933    1.562.996    1.635.343    1.711.133
            Aset dimiliki untuk dijual                         -           -            -           -            -            -            -
            Piutang derivatif                                  213         213          213         213          213          213          213
            Pajak dibayar di muka - lancar                  92.920      92.920       92.920      92.920       92.920       92.920       92.920
            Biaya dibayar di muka - lancar                143.682      143.682      143.682     143.682      143.682      143.682      143.682
            Jumlah Aset Lancar                          5.575.067 5.941.190       6.673.161   7.468.567    8.277.343    9.075.280    9.918.964
            Aset Tidak Lancar
            Aset tetap
              Nilai perolehan                           5.902.988 6.072.760       6.189.663   6.306.566    6.423.468    6.540.371    6.657.274
              Akumulasi penyusutan                      3.867.920 4.074.637       4.502.021   4.951.464    5.331.838    5.486.772    5.665.085
              Nilai buku                                2.035.068 1.998.123       1.687.642   1.355.101    1.091.630    1.053.599      992.188
            Uang muka aset tetap                               -           -            -           -            -            -            -
            Aset hak guna
              Nilai perolehan                             729.326      729.326      729.326     729.326      729.326      729.326      729.326
              Akumulasi amortisasi                        482.733      494.888      519.199     543.510      567.821      592.132      616.443
              Nilai buku                                  246.593      234.438      210.127     185.816      161.505      137.194      112.883
            Aset pajak tangguhan                          159.043      159.043      159.043     159.043      159.043      159.043      159.043
            Pajak dibayar dimuka tidak lancar             342.782      342.782      342.782     342.782      342.782      342.782      342.782
            Uang jaminan                                     3.950       3.950        3.950       3.950        3.950        3.950        3.950
            Biaya dibayar di muka - tidak lancar             3.455       3.455        3.455       3.455        3.455        3.455        3.455
            Jumlah Aset Tidak Lancar                    2.790.891 2.741.791       2.406.999   2.050.147    1.762.365    1.700.023    1.614.302
            JUMLAH ASET                                 8.365.958 8.682.981       9.080.160   9.518.714   10.039.708   10.775.304   11.533.265
            LIABILITAS DAN EKUITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
            Utang usaha                                 1.100.321 1.252.198       1.300.571   1.369.439    1.432.746    1.499.064    1.568.538
            Utang lain-lain                               164.968      164.968      164.968     164.968      164.968      164.968      164.968
            Akrual dan provisi                          1.238.610 1.238.610       1.238.610   1.238.610    1.238.610    1.238.610    1.238.610
            Utang derivatif                                    -           -            -           -            -            -            -
            Pendapatan tangguhan                             6.420       6.420        6.420       6.420        6.420        6.420        6.420
            Utang pajak                                     92.435      92.435       92.435      92.435       92.435       92.435       92.435
            Pinjaman bank                                      -           -            -           -            -            -            -
            Liabilitas sewa - jangka pendek                 94.242      94.242       94.242      94.242       94.242       94.242       94.242
            Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek            -           -            -           -            -            -            -
            Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek         4.216       4.216        4.216       4.216        4.216        4.216        4.216
            Jumlah Liabilitas Jangka Pendek             2.701.212 2.853.089       2.901.462   2.970.330    3.033.637    3.099.955    3.169.429
            Liabilitas Jangka Panjang
            Liabilitas sewa - jangka panjang              210.262      210.262      210.262     210.262      210.262      210.262      210.262
            Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang           -           -            -           -            -            -            -
            Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang     154.787      154.787      154.787     154.787      154.787      154.787      154.787
            Jumlah Liabilitas Jangka Panjang              365.049     365.049       365.049     365.049      365.049      365.049      365.049
            JUMLAH LIABILITAS                           3.066.261 3.218.138       3.266.511   3.335.379    3.398.686    3.465.004    3.534.478
            Ekuitas
            Modal saham                                   415.657      415.657      415.657   415.657     415.657     415.657     415.657
            Saham tresuri                                  (19.997)    (19.997)      (19.997)  (19.997)    (19.997)    (19.997)    (19.997)
            Selisih kurs atas modal disetor                 11.503      11.503        11.503    11.503      11.503      11.503      11.503
            Tambahan modal disetor                      1.064.255 1.064.255       1.064.255 1.064.255   1.064.255   1.064.255   1.064.255
            Cadangan alokasi saham karyawan                    -           -             -         -           -           -           -
            Saldo laba (rugi)                           3.827.311 3.992.457       4.341.263 4.710.949   5.168.636   5.837.913   6.526.401
            Kepentingan non-pengendali                         968         968           968       968         968         968         968
            Jumlah Ekuitas                              5.299.697 5.464.843       5.813.649 6.183.335   6.641.022   7.310.299   7.998.787
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS               8.365.958 8.682.981       9.080.160 9.518.714 10.039.708 10.775.304 11.533.265
                                                Rata-rata
            Rasio Likuiditas dan Solvabilitas
                                                2024-2028
            Current Ratio                          272,00%   206,39%   208,24%      229,99%     251,44%      272,85%      292,76%      312,96%
            Debt to Equity Ratio                    50,58%    57,86%    58,89%       56,19%      53,94%       51,18%       47,40%       44,19%
            Debt to Asset Ratio                     33,53%    36,65%    37,06%       35,97%      35,04%       33,85%       32,16%       30,65%




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                     IV-19
Page 45
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi
            PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
            Proyeksi Arus Kas Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                                 Tahun Proyeksi
                                       Uraian
                                                                        Des 2023     2024       2025       2026         2027      2028
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
            Laba Bersih                                                        165.146   348.806    369.686   457.687   669.278   688.488
            Depresiasi dan amortisasi                                          218.872   451.695    473.754   404.685   179.244   202.625
            Perubahan Modal Kerja :
            (Kenaikan) Penurunan Deposito berjangka                                 -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Piutang usaha                                  (63.095)  (91.705) (145.410) (133.670) (140.026) (146.691)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang lain-lain                                  -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Persediaan                                   (199.726)   (52.770)   (75.128)  (69.063)  (72.347)  (75.790)
            (Kenaikan) Penurunan Piutang derivatif                                  -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar di muka - lancar                     -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - lancar                     -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Uang muka aset tetap                               -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Aset pajak tangguhan                               -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Pajak dibayar dimuka tidak lancar                  -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Uang jaminan                                       -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Biaya dibayar di muka - tidak lancar               -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Utang usaha                                   151.877     48.373     68.868    63.307    66.318    69.474
            Kenaikan (Penurunan) Utang lain-lain                                    -         -          -         -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Akrual dan provisi                                 -         -          -         -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Pendapatan tangguhan                               -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Utang pajak                                        -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek           -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang          -         -          -         -         -         -
                                                     Perubahan Modal Kerja (110.943)     (96.103) (151.670) (139.425) (146.055) (153.006)
                         Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Operasi    273.075   704.398    691.771   722.947   702.467   738.106
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
            (Kenaikan) Penurunan Aset dimiliki untuk dijual                         -         -          -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Aset hak guna                                      -         -          -         -         -         -
            (Kenaikan) Penurunan Aset tetap                                   (169.772) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903)
                        Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Investasi (169.772) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903) (116.903)
            ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
            Kenaikan (Penurunan) Utang derivatif                                    -         -          -         -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman bank                                      -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka pendek                    -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka pendek            -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Liabilitas sewa - jangka panjang                   -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Pinjaman pihak berelasi - jangka panjang           -         -          -         -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Modal saham                                        -         -          -         -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Saham tresuri                                      -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Selisih kurs atas modal disetor                    -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Tambahan modal disetor                             -         -          -         -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Cadangan alokasi saham karyawan                    -         -          -         -         -
            Kenaikan (Penurunan) Kepentingan non-pengendali                         -         -          -         -         -
            Penyesuaian                                                             -         -          -         -         -         -
                    Kas Bersih Diperoleh (Digunakan) Aktivitas Pendanaan            -         -          -         -         -         -
            KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN BANK                           103.303   587.496    574.868   606.044   585.564   621.203
            KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                          1.543.784 1.647.087 2.234.582 2.809.450 3.415.494 4.001.058
            KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                         1.647.087 2.234.582 2.809.450 3.415.494 4.001.058 4.622.261

            Tanpa dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan masing-masing sebesar 8,00%, 5,19%, 5,19% dan 4,05%. Sedangkan dengan
            dilakukannya transaksi rata-rata EBITDA/Sales, EBIT/Sales, EBT/Sales dan EAT/Sales
            Perseroan setiap tahun masing-masing sebesar 8,08%, 5,22%, 5,22% dan 4,07%. Dengan
            demikian dengan dilakukannya transaksi profitabilitas Perseroan mengalami peningkatan.
            Tanpa dilakukannya transaksi likuiditas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Current
            Ratio (CR) sebesar 275,18% sedangkan dengan dilakukannya transaksi CR Perseroan menjadi
            272,00%.
            Tanpa dilakukannya transaksi solvabilitas Perseroan yang diukur dengan rata-rata Debt to
            Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio (DAR) masing-masing 50,49% dan 33,50%
            sedangkan dengan dilakukannya transaksi DER dan DAR Perseroan menjadi 50,58% dan
            33,53%.


Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                IV-20
Page 46
            Dengan transaksi, proyeksi posisi keuangan Perseroan menunjukan bahwa likuiditas dan
            solvabilitas Perseroan mengalami penurunan.
            Dengan dan tanpa transaksi proyeksi arus kas Perseroan menunjukkan tidak ada cash
            deficiency dan kelangsungan usaha Perseroan selama umur proyeksi terjamin.

4.2.   Analisis Inkremental
       Analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari transaksi dengan mempertimbangkan:
       − Konstribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi dan dampaknya
           terhadap proyeksi keuangan.
       − Biaya dan pendapatan yang relevan.
       − Informasi non keuangan yang relevan.
       − Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
           transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
       − Hal-hal material lain.
4.2.1. Konstribusi Nilai Tambah
       Berdasarkan proyeksi keuangan dampak dilakukannya transaksi akan meningkatkan
       pendapatan serta meningkatkan, laba dan profitabilitas Perseroan yang memberikan nilai
       tambah bagi Perseroan.
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan dapat dihitung
       sebagai berikut:
        Konstribusi Nilai Tambah Terhadap Pendapatan dan Laba Perseroan (Rp.Juta)
                                                                             Tahun
                      Uraian                 Jul-Des                                                                    Jumlah
                                                         2024         2025         2026        2027         2028
                                              2023
        Dengan Transaksi (1)
        Pendapatan                          5.382.470 11.136.855 11.726.571 12.268.677       12.836.560   13.431.472   66.782.605
        EBITDA                                430.598    898.882      947.711      991.463    1.037.292    1.085.301    5.391.247
        EBIT                                  211.725    447.187      473.957      586.778      858.048      882.676    3.460.372
        EBT                                   211.725    447.187      473.957      586.778      858.048      882.676    3.460.372
        EAT                                   165.146    348.806      369.686      457.687      669.278      688.488    2.699.090
        Tanpa Transaksi (2)
        Pendapatan                          5.382.470 11.042.245 11.577.672 12.115.311       12.678.594   13.268.766   66.065.058
        EBITDA                                430.598    883.380      926.214      969.225    1.014.287    1.061.501    5.285.205
        EBIT                                  211.725    441.055      462.280      574.810      845.763      870.046    3.405.680
        EBT                                   211.725    441.055      462.280      574.810      845.763      870.046    3.405.680
        EAT                                   165.146    344.023      360.578      448.352      659.695      678.636    2.656.430
        Konstribusi Nilai Tambah (1-2)
        Pendapatan                                 -      94.609      148.899      153.366     157.967      162.706      717.547
        EBITDA                                     -      15.502       21.498       22.238      23.005       23.800      106.042
        EBIT                                       -       6.132       11.677       11.968      12.285       12.630       54.692
        EBT                                        -       6.132       11.677       11.968      12.285       12.630       54.692
        EAT                                        -       4.783         9.108       9.335       9.582        9.852       42.660

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap pendapatan dan laba Perseroan. Dengan dilakukannya
       transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028
       terhadap pendapatan sebesar Rp 717.547 juta dan laba EBITDA, EBIT, EBT serta EAT masing-
       masing sebesar Rp 106.042 juta, Rp 54.692 juta, Rp 54.692 juta dan Rp 42.660 juta.
       Analisis kontribusi nilai tambah terhadap profitabilitas Perseroan dapat dihitung sebagai
       berikut:




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                       IV-21
Page 47
        Konstribusi Nilai Tambah Terhadap Profitabilitas Perseroan
                                                                              Tahun
                                                                                                                    Rata-rata
                     Uraian                  Jul-Des
                                                            2024       2025           2026      2027      2028      2024-2028
                                              2023
        Dengan Transaksi (1)
        EBITDA/Sales                             8,00%        8,07%      8,08%          8,08%     8,08%     8,08%       8,08%
        EBIT/Sales                               3,93%        4,02%      4,04%          4,78%     6,68%     6,57%       5,22%
        EBT/Sales                                3,93%        4,02%      4,04%          4,78%     6,68%     6,57%       5,22%
        EAT/Sales                                3,07%        3,13%      3,15%          3,73%     5,21%     5,13%       4,07%
        Tanpa Transaksi (2)
        EBITDA/Sales                             8,00%        8,00%      8,00%          8,00%     8,00%     8,00%       8,00%
        EBIT/Sales                               3,93%        3,99%      3,99%          4,74%     6,67%     6,56%       5,19%
        EBT/Sales                                3,93%        3,99%      3,99%          4,74%     6,67%     6,56%       5,19%
        EAT/Sales                                3,07%        3,12%      3,11%          3,70%     5,20%     5,11%       4,05%
        Konstribusi Nilai Tambah
        EBITDA/Sales                             0,00%        0,89%      1,02%          1,02%     1,01%     1,00%       0,99%
        EBIT/Sales                               0,00%        0,53%      1,22%          0,81%     0,20%     0,22%       0,60%
        EBT/Sales                                0,00%        0,53%      1,22%          0,81%     0,20%     0,22%       0,60%
        EAT/Sales                                0,00%        0,53%      1,22%          0,81%     0,20%     0,22%       0,60%

       Berdasarkan hasil perhitungan, terlihat bahwa dengan dilakukannya transaksi memberikan
       konstribusi nilai tambah terhadap profitabilitas Perseroan. Dengan dilakukannya transaksi,
       peningkatan kontribusi nilai tambah dalam periode 1 Juli 2023 – 31 Desember 2028 terhadap
       peningkatan profitabilitas EBITDA, EBIT, EBT serta EAT rata-rata masing-masing sebesar 0,99%,
       0,60%, 0,60% dan 0,60%.
       Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya transaksi,
       Perseroan akan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan pendapatan, peningkatan laba
       dan peningkatan profitabilitas yang akan menguntungkan Perseroan.
4.2.2. Biaya dan Pendapatan yang Relevan
       Perseroan akan memperhatikan biaya dan pendapatan yang relevan sesuai dengan keadaan
       industri dan margin laba yang diharapkan. Apabila pendapatan berkurang Perseroan akan
       menurunkan biaya secara proporsional hingga margin laba yang diharapkan dapat tercapai.
       Dengan demikian transaksi yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.
4.2.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
       Informasi non keuangan yang relevan adalah dengan pembelian Mesin Tipe MC12 Perseroan
       dapat meningkatkan produksi pembalut sehingga dapat memenuhi permintaan pasar yang terus
       meningkat.
4.2.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perseroan Dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
       Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif lain
       Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan Rencana Transaksi dan
       nilai transaksi adalah dilakukan oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris Perseroan. Rencana
       Transaksi dan nilai transaksi dengan persyaratan yang mudah, transparan dan akuntabel yang
       dapat dipenuhi Perseroan sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.
       Alternatif lain dari Rencana Transaksi apabila dilakukan dengan pihak lain tidak ada dan
       Perseroan tidak mengenal pihak lain tersebut, sehingga Rencana Transaksi tidak dapat
       dilaksanakan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                    IV-22
Page 48
4.2.5. Hal-Hal Material Lainnya
       Hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi tidak ada.
       Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan, Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi
       adalah wajar dan memberikan nilai tambah bagi Perseroan.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                           IV-23
Page 49
                                               BAB V
                                 ANALISIS KEWAJARAN NILAI TRANSAKSI

Analisis kewajaran nilai transaksi meliputi :
a. Perbandingan antara nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan.
b. Analisis untuk memastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi yang
    dilakukan.
Kewajaran nilai transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas atas dan
batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian.
5.1.   Hasil Penilaian Objek Transaksi
       Berdasarkan Laporan Penilaian Properti No. 00460/2.0118-00/PP/04/0463/1/XII/2023 tanggal
       20 Desember 2023 yang diterbitkan oleh KJPP Iskandar dan Rekan, menyatakan bahwa Nilai
       Pasar 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 per 30 Juni 2023 adalah sejumlah Rp 112.090.000.000,-
       (Seratus Dua Belas Miliar Sembilan Puluh Juta Rupiah).
5.2.   Nilai Transaksi
       Berdasarkan Draft Individual Contract of Master Sales Agreement for Machinery (Machine 12)
       harga pembelian Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID sebesar Rp 112.445.340.000,-. Dengan
       demikian nilai transaksi sebesar Rp 112.445.340.000,-.
5.3.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
       Nilai transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 adalah sebesar Rp 112.445.340.000,-
       dan Nilai Pasarnya adalah Rp 112.090.000.000,- maka nilai transaksi lebih tinggi 0,32% dari Nilai
       Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar. Dengan demikian kami berpendapat bahwa nilai
       transaksi adalah wajar.
5.4.   Analisis Bahwa Nilai Transaksi Memberikan Nilai Tambah dari Transaksi Yang Dilakukan
       Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa nilai transaksi memberikan nilai tambah
       sebagai berikut:
       • Dengan dilakukannya transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah pada periode 1 Juli
          2023 – 31 Desember 2028 terhadap pendapatan sebesar Rp 717.547 juta dan laba EBITDA,
          EBIT, EBT serta EAT masing-masing sebesar Rp 106.042 juta, Rp 54.692 juta, Rp 54.692 juta
          dan Rp 42.660 juta.
       • Dengan dilakukannya transaksi, peningkatan kontribusi nilai tambah dalam periode 1 Juli
          2023 – 31 Desember 2028 terhadap peningkatan profitabilitas EBITDA, EBIT, EBT serta EAT
          rata-rata masing-masing sebesar 0,99%, 0,60%, 0,60% dan 0,60%.
Berdasarkan analisis tersebut, kami berpendapat bahwa nilai transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                V-1
Page 50
                                              BAB VI
                             ANALISIS ATAS FAKTOR LAIN YANG RELEVAN


6.1.   Analisis Ketidakpastian Rencana Pembiayaan Dalam Rencana Transaksi
       Rencana transaksi merupakan pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID
       yang seluruhnya bersumber dari dana kas Perseroan, berdasarkan laporan keuangan Perseroan
       periode 30 Juni 2023 kas dan setara kas yang dimiliki oleh Perseroan sebesar Rp 1.543.784 juta,
       sehingga Perseroan memiliki kas yang cukup untuk melakukan transaksi.

6.2.   Analisis Ketidakpastian Nilai Tukar Mata Uang
       Laporan keuangan Perseroan dan komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang Rupiah.
       Nilai tukar Rupiah terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia.
       Ketidakpastian pasar keuangan global menyebabkan nilai tukar Rupiah pada Juni 2023 (sampai
       dengan 21 Juni 2023) secara rerata sedikit melemah sebesar 0,56% dibandingkan dengan rerata
       kurs Mei 2023. Namun demikian, Rupiah secara point-to-point, baik dibandingkan dengan akhir
       Mei 2023 maupun akhir tahun 2022, menguat masing-masing sebesar 0,30% dan 4,17%. Dengan
       perkembangan tersebut, penguatan Rupiah dibandingkan dengan level akhir tahun 2022 lebih
       baik dari apresiasi Rupee India dan Peso Filipina masing-masing sebesar 0,85% dan 0,15%
       sedangkan Thai Baht mencatat depresiasi 0,70%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
       apresiasi nilai tukar Rupiah berlanjut ditopang oleh surplus transaksi berjalan dan aliran masuk
       modal asing seiring prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, serta imbal
       hasil aset keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan
       stabilisasi nilai tukar Rupiah khususnya melalui triple intervention dan twist operation untuk
       mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan
       ketidakpastian pasar keuangan global. Operasi moneter valas terus diperkuat, termasuk
       optimalisasi TD Valas DHE serta penambahan frekuensi dan tenor lelang TD Valas jangka pendek.
       Inflasi IHK pada bulan Mei 2023 tercatat 4,00% (yoy) atau berada di batas atas sasaran 3,0±1%.
       Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi inti Mei 2023 tercatat 2,66% (yoy), lebih
       rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 2,83% (yoy) sejalan dengan
       berakhirnya periode HBKN Idulfitri, menurunnya harga komoditas global, dan rendahnya
       ekspektasi inflasi. Inflasi kelompok volatile food tercatat 3,28% (yoy), lebih rendah dibandingkan
       dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 3,74% (yoy). Inflasi kelompok administered prices
       juga menurun dari 10,32% (yoy) menjadi 9,52% (yoy). Menurunnya inflasi ke dalam sasaran
       sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian
       inflasi antara BI dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan
       GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali di dalam
       sasaran 3,0±1% pada sisa tahun 2023.

6.3.   Analisis Ketidakpastian Risiko Pasar
       Berikut beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan ketidakpastian risiko pasar dalam
       industri pembalut:
       1. Inovasi produk: desain produk, bahan ramah lingkungan dan harga dapat mempengaruhi
           pilihan konsumen.



Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                VI-1
Page 51
       2. Harga bahan baku: fluktuasi harga bahan baku, seperti kapas dan bahan kimia, dapat
          mempengaruhi biaya produksi.
       3. Lingkungan: perusahaan perlu menyiapkan strategi untuk memenuhi tuntutan pasar akan
          dampak lingkungan dari limbah yang dihasilkan.

6.4.   Analisis Faktor Lain Yang Berpengaruh
       Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan asumsi bahwa Transaksi yang akan dilakukan oleh
       manajemen Perseroan sesuai dengan Rencana Transaksi.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                         VI-2
Page 52
                                        BAB VII
                     KESIMPULAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI


        Hasil analisis atas nilai transaksi pembelian 1 (satu) unit Mesin Tipe MC12 milik UNCR oleh UCID
        adalah nilai transaksi lebih tinggi dari Nilai Pasarnya namun masih dalam kisaran wajar
        memberikan kesimpulan bahwa nilai transaksi adalah wajar.
        Hasil analisis atas dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
        pemegang saham memberikan kesimpulan bahwa dengan dilakukannya transaksi akan
        meningkatkan pendapatan, meningkatkan laba dan profitabilitas yang dapat memberikan nilai
        tambah bagi Perseroan sejalan dengan kepentingan pemegang saham.
        Hasil analisis atas pertimbangan bisnis dari manajemen terkait dengan transaksi terhadap
        kepentingan pemegang saham adalah Perseroan dapat meningkatkan kapasitas produksi untuk
        produk pembalut yang dapat meningkatkan laba dan profitabilitas Perseroan sesuai dengan
        kepentingan pemegang saham.
        Berdasarkan kesimpulan dari hasil analisis tersebut diatas, maka kami berpendapat bahwa
        rencana transaksi adalah wajar.




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                              VII-1
Page 53
                                                       LAMPIRAN




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk   VII-1
Page 54
Lampiran 1
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Tanpa Dilakukannya Transaksi)
                                          Umur      Tahun                                  Tahun Proyeksi
                  Uraian
                                        Ekonomis Jun 2023      Des 2023      2024         2025       2026        2027         2028
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
  Tanah                                              155.594    155.594      155.594     155.594     155.594     155.594      155.594
  Bangunan                                         1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895              1.598.895
  Mesin dan peralatan                              4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257              4.095.257
  Peralatan pabrik                                    29.657     29.657       29.657       29.657     29.657      29.657       29.657
  Peralatan kantor                                     6.723       6.723       6.723        6.723      6.723        6.723       6.723
  Kendaraan bermotor                                   2.157       2.157       2.157        2.157      2.157        2.157       2.157
  Aset dalam pembangunan                              14.705     14.705       14.705       14.705     14.705      14.705       14.705
Capex                                                            57.327      114.654     114.654     114.654     114.654      114.654
Akumulasi Capex                                                  57.327      171.981     286.634     401.288     515.942      630.596
Jumlah Nilai Perolehan                             5.902.988 5.960.315 6.074.969 6.189.622 6.304.276 6.418.930              6.533.584
B. Penyusutan Aset Tetap
  Bangunan                                  25                   31.978       63.956       63.956     63.956      63.956      63.956
  Mesin dan peralatan                       12                  170.636      341.271     341.271     248.821          -          -
  Peralatan pabrik                          4                      3.707       1.321          -           -           -          -
  Peralatan kantor                          4                        348         -            -           -           -          -
  Kendaraan bermotor                        4                          48        -            -           -           -          -
Capex                                       5                        -        11.465       34.396     57.327      80.258     103.188
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                             -      206.717      418.013     439.623     370.104    144.213      167.144
C. Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                           841.550    873.528      937.484 1.001.440 1.065.395 1.129.351          1.193.307
  Mesin dan peralatan                              2.993.257 3.163.893 3.505.164 3.846.436 4.095.257 4.095.257              4.095.257
  Peralatan pabrik                                    24.629     28.336       29.657       29.657     29.657      29.657       29.657
  Peralatan kantor                                     6.375       6.723       6.723        6.723      6.723        6.723       6.723
  Kendaraan bermotor                                   2.109       2.157       2.157        2.157      2.157        2.157       2.157
Capex                                                                -        11.465       45.862    103.188     183.446      286.634
Jumlah Akumulasi Penyusutan                        3.867.920 4.074.637 4.492.650 4.932.274 5.302.378 5.446.591              5.613.735
D. Nilai Buku
  Tanah                                              155.594    155.594      155.594     155.594     155.594     155.594     155.594
  Bangunan                                           757.345    725.367      661.411     597.456     533.500     469.544     405.588
  Mesin dan peralatan                              1.102.000    931.364      590.093     248.821          -           -          -
  Peralatan pabrik                                     5.028       1.321         -            -           -           -          -
  Peralatan kantor                                       348         -           -            -           -           -          -
  Kendaraan bermotor                                       48        -           -            -           -           -          -
  Aset dalam pembangunan                              14.705     14.705       14.705       14.705     14.705      14.705      14.705
Capex                                                    -       57.327      160.515     240.773     298.100     332.496     343.961
Jumlah Nilai Buku                                  2.035.068 1.885.678 1.582.318 1.257.349 1.001.899            972.339      919.848




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                            VII-1
Page 55
Lampiran 1 (Lanjutan)

PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Penyusutan dan Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.Juta) (Dengan Dilakukannya Transaksi)
                                          Umur      Tahun                                  Tahun Proyeksi
                  Uraian
                                        Ekonomis Jun 2023      Des 2023      2024         2025       2026        2027        2028
ASET TETAP
A. Nilai Perolehan
  Tanah                                              155.594    155.594      155.594     155.594     155.594    155.594      155.594
  Bangunan                                         1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895 1.598.895             1.598.895
  Mesin dan peralatan                              4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257 4.095.257             4.095.257
  Machine 12                                             -      112.445      112.445     112.445     112.445    112.445      112.445
  Peralatan pabrik                                    29.657     29.657       29.657       29.657     29.657      29.657      29.657
  Peralatan kantor                                     6.723       6.723       6.723        6.723      6.723       6.723       6.723
  Kendaraan bermotor                                   2.157       2.157       2.157        2.157      2.157       2.157       2.157
  Aset dalam pembangunan                              14.705     14.705       14.705       14.705     14.705      14.705      14.705
Capex                                                            57.327      116.903     116.903     116.903    116.903      116.903
Akumulasi Capex                                                  57.327      174.230     291.132     408.035    524.938      641.840
Jumlah Nilai Perolehan                             5.902.988 6.072.760 6.189.663 6.306.566 6.423.468 6.540.371             6.657.274
B. Penyusutan Aset Tetap
  Bangunan                                  25                   31.978       63.956       63.956     63.956      63.956     63.956
  Mesin dan peralatan                       12                  170.636      341.271     341.271     248.821          -         -
  Machine 12                                12                       -         9.370        9.370      9.370       9.370      9.370
  Peralatan pabrik                          4                      3.707       1.321          -           -           -         -
  Peralatan kantor                          4                        348         -            -           -           -         -
  Kendaraan bermotor                        4                          48        -            -           -           -         -
Capex                                       5                        -        11.465       34.846     58.226      81.607    104.988
Jumlah Penyusutan Aset Tetap                             -      206.717      427.384     449.444     380.374    154.933     178.314
C. Akumulasi Penyusutan
  Bangunan                                           841.550    873.528      937.484 1.001.440 1.065.395 1.129.351         1.193.307
  Mesin dan peralatan                              2.993.257 3.163.893 3.505.164 3.846.436 4.095.257 4.095.257             4.095.257
  Machine 12                                             -           -         9.370       18.741     28.111      37.482      46.852
  Peralatan pabrik                                    24.629     28.336       29.657       29.657     29.657      29.657      29.657
  Peralatan kantor                                     6.375       6.723       6.723        6.723      6.723       6.723       6.723
  Kendaraan bermotor                                   2.109       2.157       2.157        2.157      2.157       2.157       2.157
Capex                                                                -        11.465       46.311    104.538    186.145      291.132
Jumlah Akumulasi Penyusutan                        3.867.920 4.074.637 4.502.021 4.951.464 5.331.838 5.486.772             5.665.085
D. Nilai Buku
  Tanah                                              155.594    155.594      155.594     155.594     155.594    155.594     155.594
  Bangunan                                           757.345    725.367      661.411     597.456     533.500    469.544     405.588
  Mesin dan peralatan                              1.102.000    931.364      590.093     248.821          -           -         -
  Machine 12                                             -      112.445      103.075       93.704     84.334      74.964     65.593
  Peralatan pabrik                                     5.028       1.321         -            -           -           -         -
  Peralatan kantor                                       348         -           -            -           -           -         -
  Kendaraan bermotor                                       48        -           -            -           -           -         -
  Aset dalam pembangunan                              14.705     14.705       14.705       14.705     14.705      14.705     14.705
Capex                                                    -       57.327      162.764     244.821     303.497    338.793     350.708
Jumlah Nilai Buku                                  2.035.068 1.998.123 1.687.642 1.355.101 1.091.630 1.053.599              992.188




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                           VII-2
Page 56
Lampiran 1 (Lanjutan)

PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Perhitungan Nilai Perolehan, Amortisasi dan Akumulasi Amortisasi Aset Hak Guna (Rp.Juta)
                                               Umur      Tahun                                 Tahun Proyeksi
                   Uraian
                                             Ekonomis Jun 2023        Des 2023      2024      2025       2026     2027      2028
ASET HAK GUNA
Nilai Perolehan
  Aset hak guna                                          729.326       729.326      729.326   729.326   729.326   729.326   729.326
Jumlah Nilai Perolehan                                   729.326       729.326      729.326   729.326   729.326   729.326   729.326
Amortisasi
  Aset hak guna                                 30                       12.155      24.311    24.311    24.311    24.311    24.311
Jumlah Amortisasi                                                       12.155       24.311    24.311    24.311    24.311    24.311
Akumulasi Amortisasi
  Aset hak guna                                          482.733       494.888      519.199   543.510   567.821   592.132   616.443
Jumlah Akumulasi Amortisasi                              482.733       494.888      519.199   543.510   567.821   592.132   616.443
Nilai Buku
  Aset hak guna                                          246.593       234.438      210.127   185.816   161.505   137.194   112.883
Jumlah Nilai Buku                                        246.593       234.438      210.127   185.816   161.505   137.194   112.883




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                          VII-3
Page 57
Lampiran 2
PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Pendapatan Tanpa Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                  Tahun Proyeksi
                Uraian                Unit       Jul-Des
                                                                2024           2025           2026           2027           2028
                                                  2023
PENJUALAN PEMBALUT
  Kapasitas produksi per tahun       Juta Pcs        1.617         3.233          3.233          3.233          3.233          3.233
  Utilitas                              %           89,06%        89,00%         90,00%         90,00%         90,00%         90,00%
  Produksi per tahun                 Juta Pcs        1.440         2.877          2.910          2.910          2.910          2.910
  Kenaikan harga rata-rata              %            8,51%         3,00%          3,00%          3,00%          3,00%          3,00%
  Harga jual rata-rata                 Rp              668             688            709            730            752            774
PENJUALAN PEMBALUT                   Rp.Juta      961.840      1.979.954      2.062.267      2.124.135      2.187.859      2.253.495
Kenaikan penjualan selain pembalut      %            0,00%         5,00%          5,00%          5,00%          5,00%          5,00%
PENJUALAN SELAIN PEMBALUT            Rp.Juta    4.420.630      9.062.291      9.515.406      9.991.176     10.490.735     11.015.271
TOTAL PENJUALAN                      Rp.Juta    5.382.470     11.042.245     11.577.672     12.115.311     12.678.594     13.268.766

PT UNI-CHARM INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Proyeksi Pendapatan Dengan Dilakukannya Transaksi (Rp.Juta)
                                                                                  Tahun Proyeksi
                Uraian                Unit       Jul-Des
                                                                2024           2025           2026           2027           2028
                                                  2023
PENJUALAN PEMBALUT
  Kapasitas produksi per tahun       Juta Pcs        1.617         3.292          3.368          3.368          3.368          3.368
  Utilitas                              %           89,06%        89,00%         90,00%         90,00%         90,00%         90,00%
  Produksi per tahun                 Juta Pcs        1.440         2.930          3.031          3.031          3.031          3.031
  Kenaikan harga rata-rata              %            8,51%         6,00%          3,00%          3,00%          3,00%          3,00%
  Harga jual rata-rata                 Rp              668             708            729            751            774            797
PENJUALAN PEMBALUT                   Rp.Juta      961.840      2.074.564      2.211.166      2.277.501      2.345.826      2.416.201
Kenaikan penjualan selain pembalut      %            0,00%         5,00%          5,00%          5,00%          5,00%          5,00%
PENJUALAN SELAIN PEMBALUT            Rp.Juta    4.420.630      9.062.291      9.515.406      9.991.176     10.490.735     11.015.271
TOTAL PENJUALAN                      Rp.Juta    5.382.470     11.136.855     11.726.571     12.268.677     12.836.560     13.431.472




Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi PT Uni-Charm Indonesia Tbk                                                                     VII-4
Page 58

          
Page 59

          
Page 60

          
Page 61

          
Page 62

          
Page 63

          
Page 64

          
Page 65

          
Page 66

          
Page 67

          
Page 68

          
Page 69

          
Page 70

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.63 MB
Published29 Dec 2023
Pages70
Characters202,894
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.455 5026 ms 12 Sep 2026 21:44
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': '................................................................................................ '
                            'V-1'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '................................................................................................ '
                'V-1',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '-1'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result