Back to announcement
signed-Checklist Pengungkapan LKT 2025.pdf
Financial statement Text extracted VOKSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 56
Page 1 OCR 0.935
Page 1 of 36 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (vV) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak mem pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT VOKSEL ELECTRIC Tbk Bidang Usaha Manufaktur dan Distribusi Saham Jenis penawaran Umum 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Mirawati Sensi Idris KAP Gani Sigiro& Handayani Nama Partner Benedictus Yuliando Renie Feriana Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifika: Wajar Tanpa Modifika Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A # disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.930
Page 2 of 56 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung vV Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi vV Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.988.107.966.787 1.879.353.267.138 Laba bruto 168.002.911.108 234.411.625.467 (Rugi) Laba usaha/operasional 41.050.102.501 55.349.363.610 EBITDA 28.691.722.503 44.170.232.463 (Rugi) Laba Bersih periode berjalan (68.626.831.460) (89.182.635.570) (Rugi) Laba komprehensif (70.259.034.561) (87.344.539.883) (Rugi) Laba Per saham (dasar) (16,51) (21,46) Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 1.842.489.949.971 1.833.424.147.167 Jumlah Aset Lancar 1.357.074.151.842 1.329.199.612.120 Jumlah Aset Tidak Lancar 485.415.798.129 504.224.535.047 Jumlah Lia 1.264.212.116.679 1.184.890.279.314 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.245.701.963.230 1.166.391.567.481 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 18.510.153.449 18.498.711.833 Jumlah Ekuitas 578.277.833.292 648.533.867.853 Modal Disetor 415.560.259.500 415.560.259.500 Agio Saham 940.000.000 940.000.000 Saldo Laba 161.774.677.102 232.033.608.353 Kepentingan Nonpengendali 2.896.690 53
Page 3 OCR 0.908
Page 3of56 Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Rasio Keuangan” Rasio Lancar (Yo) ROA (3,72Y0) (4,86Y0) ROE “1,9190) (13,75Y0) Ebitda thd pendapatan (Yo) 1,44Yo 2,35Y6 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecu engungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV Halaman 1-2 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Halaman 3 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Halaman 4 4 Laporan arus kas selama periode v Halaman 5 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Catatan atas Laporan Keuangan IE MAIN en ata UE Ketentuan Umum 1. | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkanj Cc. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan Halaman 6 - 88 Catatan1
Page 4 OCR 0.933
Page 4 of 56 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan Formasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset 2 yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. 3. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang " | diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib 4. | diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan i.a 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan I.a berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan i.a periode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan I.a 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan I.a melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan i.a parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimi 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
Page 5 OCR 0.934
Page 5 of 56 Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: izin lokasi, dan «Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemi «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan «Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan c) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: Tidak terlihat jelas pada 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, laporan keuangan audited 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Tidak terlihat jelas pada laporan keuangan audited 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1.b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate Catatan 1.b action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
Page 6 OCR 0.918
Page 6 of 56 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1.c langsung: 2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1.c 3) | Jenis usaha, v Catatan 1.c 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1.c 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1.c 6) | Total Aset: dan v Catatan 1.c 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima L puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: &) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan v tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan 7 tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran v kembali pinjaman atau uang muka: €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan 5 f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan # sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal A hilangnya Pengendalian: y (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: PP (3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan
Page 7 OCR 0.945
Page 70of 56 “ (6) jumlah Aset Ga Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1.d 2) Cakupan manajemen kunci: dan 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Catatan 1.d Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1.e 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1.e Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Catatan 2.a Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2.b 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 3.b 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). Catatan 3.c 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Page 8 OCR 0.945
Page 8 of 56 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Catatan 3 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 3 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepe Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. an tanpa kehilangan Catatan 2.b Catatan 2.b Catatan 2.b Catatan 2.b Catatan 2.b Catatan 2.b 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengend: b) pengakuan awal untuk goodwill: &) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bi Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: isisi secara bertahap: dan
Page 9 OCR 0.907
Page 9 of 56 (3) imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara vV Catatan 2.f as. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (L) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2.h biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 2.h (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, TA Catatan 2.h (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: xe Catatan 2.h (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset F1 Catatan 2.h keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: P Pe APN (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain 5 Bah penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (&) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi i (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukul (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. C) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. vestasi pada Sukuk:
Page 10 OCR 0.925
Page 10 of 56 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara I: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Bi Ka Catatan 2.0 Catatan 2.0 Catatan 2.0 12 Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. Catatan 2.j 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: c) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan: e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: H estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan: h) nilai residu: dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. 3 SN Catatan 2.n Catatan 2.n Catatan 2.n Catatan 2.n Catatan 2.n Catatan 2.n Catatan 2.n Catatan 2.n 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. Catatan 2.k 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.
Page 11 OCR 0.926
Page 11 of 56 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan c) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €e) metode amortisasi yang digunakan: f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan 2.p Catatan 2.p 21) Provi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi. 22) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
Page 12 OCR 0.913
Page 12 of 56 23) | Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Catatan 2.g digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v Catatan 2.4 penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. 24) | Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 25) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v Catatan 2.c b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas v Catatan 2.c moneter dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. v Catatan 2.c 26) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi v Catatan 2.d b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 2.d dan Catatan 35 27) | Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 28) | Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 2.t b) ketentuan mengenai saling hapus: K, Catatan 2.t c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v Cetaan 35 d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. sa v Catatan 2.t 29) | Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2.s b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan , Catatan 2.s oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: da v Catatan 2.s
Page 13 OCR 0.936
Page 13 of 56 @) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. Catatan 2.s 30) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 31) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 32) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Lial Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 33) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapi n sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 34) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. Catatan 2.v 35) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Catatan 2.u Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lai a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Catatan 4 Catatan 4 Catatan 4 Catatan 4 2) Khusus Industri Perbankan
Page 14 OCR 0.922
Page 14 of 56 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur: C) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (a) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). & SK ata Catatan 6 Catatan 6 Catatan 6 Catatan 6 Catatan 6 Catatan 6 4) Khusus Industri Asuransi 5) Khusus Industri Pembiayaan 8) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: c) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 15 OCR 0.931
Page 15 of 56 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: 2 Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: 2) lai realisasi bersih pada saat diambilal b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Catatan 7 Catatan 7 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (W) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: Catatan 15 Catatan 15
Page 16 OCR 0.922
Page 16 of 56 (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) ika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (9) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. Lt an “Un Tn “M3, (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Li bilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Catatan 5 dan Catatan 6 Catatan 5 dan Catatan 6 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
Page 17 OCR 0.935
Page 17 of'56 b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: i Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Ni 17) | Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) | Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan s berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan tagihan akseptasi
Page 18 OCR 0.923
Page 18 of 56 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara (4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi Catatan 9 yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya Catatan 9 untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v (a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan v yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai v pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang v memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan Catatan 9 dijaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Catatan 9 asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan v &) Khusus Industri Real Estat v Tambahan pengungkapan antara lain: d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: v (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk v pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v e) Khusus Industri Media v ? Khusus Industri Rumah Sakit v
Page 19 OCR 0.940
Page 19 of 56 9) Khusus Industri Peternakan 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara laii a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Catatan 11 Catatan 11 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Catatan 14 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan tau keuntungan pemulihan penurunan nilai (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang di kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan . jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjualj (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : 2 n jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan ni terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: CG) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. serta penjelasan TN
Page 20 OCR 0.911
Page 20 of 56 27) | Investasi pada Entitas Asosii Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: v Catatan 15 b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, tA Ge 23 c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya Lara. vw Catatan 15 d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: &) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: Dj » semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 21 OCR 0.945
Page 21 of 56 29) Khusus Industri Kehutanan 30) Khusus Industri Jalan Tol 31) Khusus Industri Perkebunan 32) Khusus Industri Peternakan 33) Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model atau model biaya: (2) metode dan asumsi dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lai i Wajar nifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar si antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan si antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Page 22 OCR 0.917
Page 22 of'56 (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (4) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (A) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: bi Catatan 16 Catatan 16
Page 23 OCR 0.903
Page 23 of 56 n aj Dj jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (4) metode dan asumsi sii fikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkai (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi Pengungkapan lainnya antara lain: (d)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang hentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (5) Oh RA Ala Lana ba & & KL 3 & Catatan 16
Page 24 OCR 0.915
Page 24 of 56 (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. Catatan 17 Catatan 16 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: &) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan d jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan jannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, H) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (W) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, e) 9,
Page 25 OCR 0.938
Page 25 of 56 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Wajar 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 18 Catatan 18 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 20
Page 26 OCR 0.929
Page 26 of 56 4 Khusus Industri Perbankan 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lai a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diak c) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). » Khusus Industri Perbankan 8) Asuransi Kerugian dan Jiwa 9) as Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara a) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. ena, Catatan 19 Catatan 19 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara |: jumlah uang muka kontrak yang diterima.
Page 27 OCR 0.922
Page 27 of 56 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai Catatan 20 dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategorij v (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan v (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). v b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. Y v 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v 17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang Ki untuk dijual. v Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23 Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
Page 28 OCR 0.883
Page 28 of 56 b) jumlah utang menurut mata uang: dan vV Catatan 23 &) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v Catatan 17 uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan v Catatan 17 5 . v Catatan 17 c) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: sj Catatan 17 &) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v Catatan 17 perolehannya: ? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v en pinjaman: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v Catatan 17 persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 17 i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian di v Es Ta. pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan kata j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan v Catatan 17 (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka v Catatan 17 waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Iessor) v Catatan 22 pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal v Catatan 22 laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (4) sampai dengan satu tahun: f Bia (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan v Catatan 22 (3) lebih dari 5 (limajtahun. v &) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: v d) — total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan v akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
Page 29 OCR 0.896
Page 29 of 56 e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan (3). pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan Ka TE 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (4) gambaran umum mengenai jenis program. si saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini (b) biaya bunga: (c) iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (P) imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis (9) curtailment: dan Ci) penyelesaian. (8) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: KK SL Kah asa Kah Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31
Page 30 OCR 0.909
Page 30 of 56 (9) @ » (8) » (Gd perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (a) iuran oleh pemberi pekerja: (e) iuran oleh peserta program: (H imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian ini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas tas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: ilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa ki (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus): (biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, melipu! (a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, “@) CL, Re, 44 KK 44 4 4 Aa, Sh Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31
Page 31 OCR 0.936
Page 31 of 56 namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (J Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan infiasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: Kt Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31
Page 32 OCR 0.930
Page 32 of 56 (47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan hurufa) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. &) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang , tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya.
Page 33 OCR 0.914
Page 33 of 56 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (2) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (o) nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan (i) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3)bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi dan kondisi default). sukuk SIS Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: 9 it dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): @) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan #) persyaratan penting lainnya.
Page 34 OCR 0.914
Page 34 of 56 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nil pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konvei d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting lainnya tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal icatatkan, dan Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v Catatan 25 (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: s Saba c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan n persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan v Catatan 25 Jangan v Catatan 25 (3) Pemegang saham lainnya: y en
Page 35 OCR 0.924
Page 35 of 56 d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (ea) (2) (3) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. Catatan 25 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) U ian sumber agio saham, c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: ? Peng @) 2) (3) @ (5) (8) mn ungkapan untuk selisi transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: Tanggal efektif transaksi: Operasi atau kegiatan Is yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, Keper an entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisarjumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
Page 36 OCR 0.894
Page 36 of 56 3) | selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: by. Perfitungan sliih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendal lan c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasurij dan e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | saldo Laba Yang harus diungkapkan antara | a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: lan &) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 26 6 | waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: c) Nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 37 OCR 0.882
Page 37 of 56 8) | kepentingan Nonpengendali V Catatan 27 Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: x Catatan 28 (2) Penjualan jasa: 2 Catatan 28 (3 Bunga YA @ dan/atau 7 (5) Dividen diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Ma b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: Ps. Cats 0 &) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: $. d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (4) Pendapatan kontrak konstruksi v (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: 4 (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui ke dalam periode berjalan: dan (0 Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: P (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal £ pelaporan: 3 (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan y (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: £ H Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi v keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
Page 38 OCR 0.923
Page 38 of 56 —“G) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (9 Total pendapatan neto. 2) | khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara a) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, €) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan 4) | Khusus Industri Rumah Sakit 5) | Khusus Industri Transportasi 6) | Khusus Industri Telekomunikasi 7) | Khusus Industri Asuransi: 8) | Khusus Industri Jalan Tol: 9) | Khusus Industri Perbankan 10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Y6 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. MAA, Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29 Catatan 29
Page 39 OCR 0.917
Page 39 of 56 11) Khusus Industri Rumah Sakit 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian 13) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan C) Beban umum dan administrasi. Sstt Catatan 30 Catatan 30 Catatan 30 14) Khusus Industri Perbankan 15) Khusus Industri Pembiayaan 16) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara | a) n dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi ta) -- keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar mel rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (&) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan & laba d NS an YG Halaman 3 Halaman 3 Halaman 3 Catatan 32 Catatan 15
Page 40 OCR 0.911
Page 40 of 56 (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v diungkapkan secara terpisah. 17) | Khusus Industri Perbankan v 18) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lai a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat past # Katana &) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: y d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual e) if dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka £ arus kasj dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 19) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: Catatan 33 (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan Catatan:33 temporer dan pembalikannya: (A) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: Catatan 33 (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (9) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan 4 kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: v b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Catatan 33 c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif n lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut (W) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan Catatan 33 tarif pajak yang berlaku: atau Catatan 33
Page 41 OCR 0.927
Page 41 of 56 8 ? 9 n) » 3) m) n) 0) p) (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (L) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diak: apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan 3 SI NAS — Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33 Catatan 33
Page 42 OCR 0.941
Page 42 0f56 (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 20) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa penghitungan laba per saham dasar dan d Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dal penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. digunakan sebagai penyebut dalam c Catatan 34 Catatan 34 21) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (4) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,5Y6 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: Catatan 35 Catatan 35 Catatan 35 Catatan 35 Catatan 35
Page 43 OCR 0.899
Page 43 of 56 (8) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan 4 (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, dilakukan pembentukan: 4 d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (d) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak beretasi lainnya. asn @) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: # (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. Lae HP) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. # Bian 38 b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya v Catatan 38 dalam mata uang fungsional, v Catatan 38 (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: I
Page 44 OCR 0.931
Page 44 of 56 (3) (5) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 23) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu b) untuk suatu aset (en) 2 3) () (5) (8) lual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas: ikasikan pengakuan atau pembalikan rugi peristiwa dan koi jalam laba rugi selama periode tersebut comprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan ni jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan yang dibalik: goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 24) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) (1) 2) (3) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : &) 2) (3) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan Catatan 2 Catatan 2
Page 45 OCR 0.926
Page 45 of 56 @ 5) (b) laba per saham dasar dan dilusian: jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. c) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lai «) (2) 3) “4 sifat dari kesalahan periode lalu: jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, jumlah koreksi pada awal periode sajian p: awal dan keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis di penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 25) Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: 1) 2 (3) @ (5) (6) 7) (3) » nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: tanggal akui: biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengaki memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal aki atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akui (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (0) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
Page 46 OCR 0.937
Page 46 of 56 (10) 1) (12) (43) 44) (15) erkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akui yang diperoleh dan Lial setiap (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal iperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10092 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal aki (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan i tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada akuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Ni i yang diakui bisnis dan pos dalam faparan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut:
Page 47 OCR 0.931
Page 47 of 56 (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akui lengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau li s tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (O teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: Cc) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (&) jumlah harga yang dibayarkan:
Page 48 OCR 0.937
Pane 48 of 56 (&) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. “@ 26) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkanj dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: i. negara domisili Perusahaan: dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang Perusahaan: dan semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual ji material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Catatan 37 Catatan 37 Catatan 37 Catatan 37 Catatan 37 Catatan 37
Page 49 OCR 0.917
Page 49 of 56 Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta # (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan f (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 27) | operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (A) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 28) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, Ff & yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung seperti untuk tujuan Catatan spekulasi b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi v Catatan 8 lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: a Gluta (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: v Catatan 8 (2) pihak lawan transaksi (counterparties): v Catatan 8 (3) tanggal jatuh tempo: v Catatan 8
Page 50 OCR 0.925
Pase 50 of56 Hn T keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: Katatana (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Pena C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, Catatan 8 (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan Catatan 8 (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang Catatan 24 memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar Catatan 24 aset keuangan dan liabilitas keuangan. 30) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: len dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan b) jumlah utang (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumny: C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 31) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
Page 51 OCR 0.921
Page SI of56 Ikan dan c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang sig bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (d) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 32) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lai (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: periode berlakunya perikatanj . dasar penentuan kompensasi dan denda: iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan dan V. — pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: pihak-pihak yang terkait dalam perjai periode berlakunya perikatan: . nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan . sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan7 dan (d) i jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkail
Page 52 OCR 0.916
Page 52 0f56 2 (3) (G2) (b) jumlah yang diperkarakan, (0) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi (b) estimasi dari dampak keuangannya: (0) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 33) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasm: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan #) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 34) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: d) Ke) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: LX Catatan 36 Catatan 36 Catatan 36 Catatan 36
Page 53 OCR 0.923
Page 53 of 56 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tei ko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang 3 ki oleh Perusahaan. dari pengungkapan 0 yang timbul dari kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis instrumen keuangan. Catatan 36 Catatan 36 35) Khusus Industri Perbankan 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara melipu! in uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah b) 9 d) e) tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasij Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabi digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 37) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara 3) b) 9 d 8 informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya, ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. Catatan 25 Catatan 25 Catatan 25 38) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 54 OCR 0.925
Page 54 of 56 Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 39) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyeles: c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: 5) Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Wajar tersebut diukur: dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 40) | Khusus Industri Asuransi: vV 41) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v 42) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: v b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: 5 c) Rasio keuangan penting: y d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan v e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.
Page 55 OCR 0.924
Page 55 of 56 43) | Khusus Industri Kehutanan : 44) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (L) tanggal terjadinya: y Catatan 39 (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 45) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: 4 Catatan 42 b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, v Catatan 42 &) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan v Catatan 42 d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan v Catatan 42 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 46) | Reklasifikasi v Catatan 40 a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasij (2D jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
Page 56 OCR 0.929
Page 56 of 56 47) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 48) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 49) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 27 Maret 2026/March 27, 2026 Mengetahui: Benedictus Yuliando Ijin Akuntan Publik No. AP. 1905 Direktur Utamg/President Director, (License of Public Accountant No. AP. 1905) PT Vc Electric Tbk Ik —
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.23
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.35
unresolved
org
Bapepam
p.47 ×2
unresolved
org
Vc Electric Tbk
p.56 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
FinancialStatement-2025-Tahunan-VOKS.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
LKT VE 2025.pdf
done