Back to announcement
20231218_KEEN_Informasi Transaksi Afiliasi_31560545_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review KEENSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 45
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
FAIRNESS OPINION REPORT
PT Kencana Energi Lestari Tbk
Kencana Tower Lt 11 Business Park Kebun Jeruk
Jl. Meruya IlirRaya No 88, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
DAFTAR ISI
Surat Pengantar
Daftar Isi ......................................................................................................................................................... 3
Ringkasan Eksekutif ...................................................................................................................................... 4
Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas .......................................................................................................... 5
Pernyataan Penilai .......................................................................................................................................... 8
Bab I PENDAHULUAN
1.1. Uraian Mengenai Penugasan ............................................................................................. 10
1.2. Identitas Pemberi Tugas ..................................................................................................... 10
1.3. Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut Off Date) ..................................................................... 10
1.4. Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran ...................................................... 10
1.5. Objek Analisis Pendapat Kewajaran .................................................................................. 10
1.6. Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Terkait Rencana Transaksi ........ 11
1.7. Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran ................................................................................. 11
1.8. Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan ........................................................... 11
1.9. Sumber Data dan Informasi ................................................................................................ 11
1.10. Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi .......................................................................... 12
1.11. Pernyataan Independensi Penilai ...................................................................................... 13
1.12. Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran ................................................... 13
Bab II TINJAUAN DAN ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Latar Belakang Transaksi .................................................................................................. 14
2.2. Maksud dan Tujuan Transaksi ........................................................................................... 14
2.3. Objek Transaksi .................................................................................................................. 14
2.4. Identifikasi Pihak-pihak yang Bertransaksi ......................................................................... 15
Bab III ANALISIS TENTANG KEWAJARAN TRANSAKSI
3.1 Pendekatan dan Metode Analisis yang Digunakan .......................................................... 19
3.2 Analisis atas Rencana Transaksi ....................................................................................... 19
3.3 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi ........................................................................ 22
3.4 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi ...................................................................... 27
3.5 Analisis Kelayakan atas Rencana Transaksi ..................................................................... 35
3.6 Analisis Agunan ................................................................................................................. 35
3.7 Kesimpulan ........................................................................................................................ 36
LAMPIRAN
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 4
4
Page 6
RINGKASAN EKSEKUTIF
PEMBERI TUGAS : PT. Kencana Energi Lestari, Tbk
ALAMAT PEMBERI TUGAS : Kencana Tower Lt. 11 Business Park Kebun Jeruk, Jl.
Meruya Ilir Raya No. 88, Jakarta Barat, Provinsi DKI
Jakarta.
BIDANG USAHA : Bidang jasa, ketenagalistrikan, pembangunan,
perdagangan, perindustrian, investasi dan pengangkutan.
INSTRUKSI PENUGASAN : Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No:
00400/2.0131-09/KEL/KJPPSPR/APP-BS/XI/2023 tanggal 23
November 2023
OBJEK ANALISIS : Rencana pemberian jaminan perusahaan (Corporate
Guarantee), dan agunan oleh PT. Kencana Energi Lestari, Tbk
dan Afiliasi Perusahaan kepada afiliasi Perusahaan yaitu PT.
Energi Karya Persada sebagai penerima pinjaman, jaminan
perusahaan (Corporate Guarantee), dan agunan dari PT Bank
Maybank Indonesia, Tbk.
MAKSUD & TUJUAN PENUGASAN : Memberikan Pendapat Kewajaran dengan tujuan memenuhi
POJK No. 42/POJK.04/2020 dan SEOJK No.
17/SEOJK.04/2020.
JENIS & FORMAT LAPORAN : Laporan Terinci (Comprehensive Style)
TANGGAL INSPEKSI & WAWANCARA : 08 Desember 2023
MANAJEMEN
TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN 31 Oktober 2023
TANGGAL LAPORAN : 12 Desember 2023
METODOLOGI ANALISIS : 1. Analisis atas Rencana Transaksi
2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
4. Analisis Kelayakan atas Rencana Transaksi
5. Analisis Agunan
PENDAPAT ATAS RENCANA : Wajar
TRANSAKSI
REVIEWER : Muhammad Fajar Tarekat, S.H.
TENAGA PENILAI : Fikri Mauriza Hazmi, S.T.,M.Ec.Dev.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 5
5
Page 7
ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Pendapat kewajaran ini berdasarkan dengan asumsi-asumsi dan syarat-syarat pembatasan sebagai berikut:
1. Bahwa kami tidak mempunyai kepentingan finansial terhadap objek yang dianalisis dan hasil dari
pendapat kewajaran yang dilakukan;
2. Bahwa dengan dilandasi itikad baik, semua dokumen yang diberikan atau diperlihatkan oleh Pemberi
Tugas dan pihak ketiga kepada kami dalam rangka pemberian pendapat kewajaran ini adalah sah,
benar, lengkap dan sesuai dengan kenyataan sebenarnya dan bahwa dokumen-dokumen yang
diberikan kepada kami dalam bentuk foto copy, turunan dan/atau salinan adalah sesuai dengan aslinya
dan dokumen tersebut adalah sah, benar, lengkap serta sesuai dengan kenyataan sebenarnya;
3. Bahwa dokumen-dokumen, pernyataan-pernyataan dan keterangan-keterangan yang diberikan oleh
Pemberi Tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pemberian pendapat kewajaran ini adalah
benar, akurat, lengkap dan sesuai dengan keadaan sebenarnya, serta tidak mengalami perubahan
sampai dengan tanggal diberikannya pendapat kewajaran ini;
4. Bahwa semua tanda tangan, materai, coretan dan tanda yang terdapat dalam setiap dokumen yang
diberikan dan/atau diperlihatkan oleh Pemberi Tugas kepada kami adalah benar dan tanda yang
terdapat dalam setiap dokumen foto copy, turunan dan/atau salinan yang diberikan oleh Pemberi Tugas
kepada kami adalah sesuai dengan yang terdapat dalam dokumen aslinya dan tanda tangan, materai,
coretan dan tanda yang terdapat pada dokumen adalah benar adanya;
5. Bahwa instansi Pemerintah dan/atau pihak yang mengeluarkan dan/atau menerbitkan izin, persetujuan,
lisensi dan/atau bukti tanda pendaftaran kepada Pemberi Tugas adalah pejabat dan/atau pihak yang
berwenang untuk melakukan tindakan-tindakan tersebut dan diwakili oleh orang-(orang) yang berhak
dan mempunyai izin, persetujuan, lisensi, dan/atau bukti tanda pendaftaran yang bersangkutan;
6. Kecuali dinyatakan secara tegas dalam pendapat kewajaran ini, tidak dapat diasumsikan bahwa kami
berkewajiban dan telah melakukan pemeriksaan legalitas atas objek yang dianalisis;
7. Bahwa semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam maupun di luar
Pengadilan) yang berkaitan dengan objek yang dinilai tidak menjadi tanggung jawab kami;
8. Bahwa dalam pendapat kewajaran ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas objek yang
dianalisis sebagaimana ditunjukkan dalam laporan keuangan yang diberikan dan dokumen – dokumen
pendukung lain yang terbatas;
9. Bahwa biaya penugasan ditentukan berdasarkan hari – orang (man-day) dan bukan ditentukan
berdasarkan hasil yang diberikan dalam Laporan Pendapat Kewajaran;
10. Bahwa Laporan Pendapat Kewajaran ini dianggap sah apabila terdapat cap dan tanda tangan asli dari
pihak kami;
11. Bahwa tanggung jawab kami terbatas kepada pemberi tugas dimaksud dan kami tidak bertanggung
jawab terhadap pihak lain yang menggunakan Laporan Pendapat Kewajaran ini;
12. Laporan pendapat kewajaran ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran dalam
mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar penentu suatu
keputusan yang berakibat hukum, karena laporan ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin
ilmu dan kemampuan yang kami miliki;
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 6
6
Page 8
13. Bahwa telah terjadi kejadian luar biasa tentang pandemi Covid-19 yang sangat berpengaruh terhadap
ekonomi makro Indonesia dan aspek bisnis seluruh sektor industri, termasuk perusahaan yang
dianalisis, sehingga akan mempengaruhi hasil analisis.
14. Bahwa tanggung jawab material dalam pendapat kewajaran ini adalah sebatas fee yang sudah kami
terima.
15. Pendapat Kewajaran merupakan laporan yang bersifat non-disclaimer opinion.
16. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penyusunan
Pendapat Kewajaran.
17. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
18. Analisis dalam penyusunan Pendapat Kewajaran dilakukan dengan menggunakan proyeksi keuangan
yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
Perseroan dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
19. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan Pendapat Kewajaran dan kewajaran proyeksi
keuangan.
20. Pendapat Kewajaran merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
21. Kami bertanggung jawab atas Pendapat Kewajaran dan kesimpulan Pendapat Kewajaran.
22. Kami telah memperoleh informasi atas syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian-
perjanjian yang terkait dengan Transaksi dari Perseroan.
23. Analisis Kewajaran ini sangat bergantung pada hasil Studi Kelayakan dan kami berasumsi bahwa
rencana bisnis adalah benar dan akurat.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 7
7
Page 9
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di bawah ini pada tanggal
pendapat kewajaran menyatakan bahwa:
1. Pernyataan dalam laporan pendapat kewajaran ini, yang mana berdasarkan pada analisis, opini, dan
kesimpulan yang digambarkan di dalamnya, adalah benar dan akurat.
2. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap perusahaan
dalam laporan ini, maupun kepentingan pribadi atau keberpihakan sehubungan dengan hal-hal dalam laporan
ini atau pihak-pihak terkait.
3. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.
4. Penugasan pendapat kewajaran profesional telah dilakukan terhadap Objek pendapat kewajaran pada
Tanggal pendapat kewajaran (Cut Off Date);
5. Penilai telah melakukan analisis untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran.
6. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;
7. Kesimpulan Pendapat telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas; dan
8. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini
Penilai dapat dipertanggungjawabkan.
9. Biaya profesional tidak berhubungan dengan pendapat kewajaran yang terdapat dalam laporan ini.
10. Penilai telah menyelesaikan persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
11. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan perusahaan dan/atau jenis industri yang
dinilai.
12. Hasil penugasan ini tidak tergantung pada pengembangan atau indikasi nilai awal atau arahan analisa untuk
menghasilkan nilai yang subjektif, besaran nilai, penentuan pencapaian nilai, atau peristiwa yang terjadi di
kemudian hari yang berkaitan langsung yang ditujukan untuk penggunaan laporan ini.
13. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:
• Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi, dan tanggal)
• Pengumpulan data dan wawancara
• Analisis data
• Penulisan laporan
14. Penilai telah melakukan analisis terhadap objek transaksi pada tanggal pendapat kewajaran.
15. Penugasan ini telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
16. Tidak ada penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam pelaksanaan
inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang dinyatakan dalam laporan pendapat
kewajaran ini.
17. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan dengan benar.
18. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penugasan telah dibuat dengan
memenuhi ketentuan KEPI dan SPI Edisi VII-2018 tentang Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia dan Edisi Revisi SPI 330 Tahun 2020 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
35/POJK.04/2020 dengan mencantumkan nama, kualifikasi profesional dan tanda tangan penilai berikut tim
pelaksananya (jika ada) dengan konfirmasi bahwa:
a. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
oleh Asosiasi Penilai yang diakui pemerintah yakni MAPPI.
b. Penilai melakukan wawancara dengan pihak manajemen.
c. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan pendapat kewajaran telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan laporan pendapat kewajaran.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 8
8
Page 10
Page 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Uraian Mengenai Penugasan
Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No: 00400/2.0131-09/KEL/KJPPSPR/APP-
BS/XI/2023 tertanggal 23 November 2023 Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan
Rekan (selanjutnya disebut “KJPP SPR” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT Kencana
Energi Lestari Tbk untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan Rencana
transaksi pemberian jaminan perusahaan (Corporate Guarantee), dan agunan oleh PT. Kencana
Energi Lestari, Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) dan Afiliasi Perusahaan kepada afiliasi
Perusahaan yaitu PT. Energi Karya Persada sebagai penerima pinjaman, jaminan perusahaan
(Corporate Guarantee), dan agunan (selanjutnya disebut “Debitur”) dari PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk (selanjutnya disebut “Kreditur”). Rangkaian kegiatan ini selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”
1.2 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam hal ini adalah sebagai berikut:
Nama Perusahaan : PT. Kencana Energi Lestari, Tbk
Bidang Usaha : Bidang jasa, ketenagalistrikan, pembangunan,
perdagangan, perindustrian, investasi dan pengangkutan
Alamat : Kencana Tower Lt. 11 Business Park Kebun Jeruk Jl.
Meruya Ilir Raya No. 88 Jakarta Barat, Provinsi DKI
Jakarta.
No. Telepon : 021-58900791
Email : corporate.secretary@kencanaenergy.com
Website : https://www.kencanaenergy.com/
1.3 Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut Off Date)
Analisis Kewajaran dilaksanakan per tanggal 31 Oktober 2023, parameter dan laporan keuangan
yang digunakan dalam analisis menggunakan data per 31 Oktober 2023.
1.4 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran adalah untuk memenuhi ketentuan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) terkait dengan peraturan perusahaan publik (terbuka).
1.5 Objek Analisis Pendapat Kewajaran
Objek transaksi dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana pemberian
jaminan perusahaan (Corporate Guarantee), dan agunan oleh PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan
Afiliasi Perusahaan kepada afiliasi Perusahaan yaitu PT. Energi Karya Persada sebagai penerima
pinjaman, jaminan perusahaan (Corporate Guarantee), dan agunan dari PT Bank Maybank Indonesia,
Tbk.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 10
10
Page 12
1.6 Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dengan pertimbangan:
1. Debitur merupakan afiliasi dari Perseroan
2. Mengasilkan keuntungan dari pembagian deviden terhadap Perseroan
3. Penambahan lini bisnis energi terbarukan terhadap group Perseroan
1.7 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran
Sehubungan dengan Peraturan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang tentang transaksi afiliasi dan
benturan kepentingan transaksi tertentu, Peraturan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dan Peraturan POJK
No. 35/POJK.04/2020, tertanggal 2 Juli 2020, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, maka dalam penugasan laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi Perseroan ini, kami telah melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi yang mencakup hal hal sebagai berikut:
1. Melakukan analisis atas kewajaran dari Rencana Transaksi Perseroan.
2. Melakukan analisis kualitatif dari Rencana Transaksi Perseroan.
3. Melakukan analisis kuantitstif dari Rencana Transaksi Perseroan.
4. Melakukan analisis kelayakan dari Rencana Transaksi Perseroan.
5. Melakukan analisis agunan dari Rencana Transaksi Perseroan.
6. Memberikan opini terhadap kewajaran Rencana Transaksi Perseroan.
1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Perundang-undangan
▪ Undang-Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
▪ Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang tentang transaksi afiliasi
dan benturan kepentingan transaksi tertentu.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi
Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.
1.9 Sumber Data dan Informasi
1. Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Untuk Periode Sepuluh Bulan Yang Berakhir Pada
Tanggal 31 Oktober 2023 beserta Laporan atas Review Informasi Keuangan Interim telah
direview oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno,
Palilingan & Rekan dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara
wajar dalam semua hal yang material.
2. Laporan Keuangan Konsolidasian PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan entitas anak untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan pendapat
bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 11
11
Page 13
3. Laporan Keuangan Konsolidasian PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan entitas anak untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan pendapat
bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
4. Laporan Keuangan Konsolidasian PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan entitas anak untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan pendapat
bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
5. Laporan Keuangan Konsolidasian PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan entitas anak untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan 2018 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan pendapat
bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
6. Laporan Keuangan Konsolidasian PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan entitas anak untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan 2017 yang telah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan pendapat
bahwa laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
7. Proyeksi keuangan (business plan) tahun 2023-2028 dengan dan tanpa Rencana Transaksi yang
disusun oleh manajemen Perseroan dan Debitur.
8. Hasil wawancara dengan manajemen Perseroan dan Debitur dan pihak lain yang kami anggap
layak dan relevan guna mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk keperluan
proses pendapat kewajaran.
9. Data dan informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal baik dari media cetak maupun
media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.
1.10 Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi
Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur pendapat kewajaran Rencana Transaksi yang mencakup
hal – hal sebagai berikut:
1. Analisis atas Rencana Transaksi
2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
4. Analisis Kelayakan atas Rencana Transaksi
5. Analisis Agunan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 12
12
Page 14
1.11 Pernyataan Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP SPR bertindak secara independen
tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun pihak pihak
lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan maupun. KJPP SPR juga tidak memiliki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang Kami
terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis
kewajaran ini.
1.12 Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran
Dalam pemahaman terbaik kami berdasarkan informasi publik yang tersedia, kami berpendapat
tidak ada kejadian penting setelah tanggal pendapat kewajaran yang dapat secara signifikan
mempengaruhi hasil kewajaran.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 13
13
Page 15
BAB II
TINJAUAN DAN ANALISIS TRANSAKSI
2.1 Latar Belakang Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan Perseroan karena Debitur selaku afiliasi dari Perseroan. Berdasarkan
Penawaran Kredit No. S.2023.132/DIRCFS/Jakarta 2 tanggal 07 November 2023 Debitur
membutuhkan dana sebesar Rp54.079.966.808 dengan fasilitas Pembiayaan Berjangka untuk
membiayai modal kerja dan Pembiayaan Promes Berulang untuk refinancing Share Holder Loan
yang dananya digunakan untuk investasi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa.
Pinjaman Berjangka adalah Produk pinjaman yang bertujuan untuk membiayai kebutuhan
Investasi dari Bank dengan jangka waktu/tenor pinjaman dapat lebih dari 1 tahun. Pembiayaan
Promes Berulang adalah Pembiayaan modal kerja jangka pendek yang terstruktur sesuai
kebutuhan usaha.
Kebutuhan Modal Kerja Debitur adalah sebesar Rp10.000.000.000 dan untuk refinancing Share
Holder Loan yang dananya digunakan untuk investasi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa
adalah sebesar USD2.769.538 atau ekuvalen Rp44.079.966.808
Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Debitur dibangun di Desa Tempilang Kecamatan Tempilang
Kabupaten Bangka Barat Provinsi Bangka Belitung. Lahan yang tersedia untuk pembangunan
pembangkit tersebut ± 5 Ha, yang berada di area Pabrik Kelapa Sawit milik KENCANA GRUP.
Koordinat Geografis WGS (World Geodetic System) Pembangkit berada di SL 2 ° 4’ 39” dan EL 105°
38’ 51”.
2.2 Maksud dan Tujuan Transaksi
Maksud dan tujuan dari dilakukan transaksi ini karena Debitur selaku afiliasi dari Perseroan.
Rencana Transaksi dilakukan karena Debitur membutuhkan dana sebesar Rp54.079.966.808
dengan fasilitas Pembiayaan Berjangka untuk membiayai modal kerja dan Pembiayaan Promes
Berulang untuk refinancing Share Holder Loan yang dananya digunakan untuk investasi
Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa.
2.3 Objek Transaksi
Objek transaksi dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana pemberian
jaminan perusahaan (Corporate Guarantee), dan agunan oleh PT. Kencana Energi Lestari, Tbk dan
Afiliasi Perusahaan kepada afiliasi Perusahaan yaitu PT. Energi Karya Persada sebagai penerima
pinjaman, jaminan perusahaan (Corporate Guarantee), dan agunan dari PT Bank Maybank Indonesia,
Tbk.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 14
14
Page 16
2.4 Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.4.1. PT. Kencana Energi Lestari, Tbk (“Perseroan”)
a. Riwayat Singkat
PT Kencana Energi Lestari Tbk didirikan di Republik Indonesia dengan nama awal “PT Citra Alam
Pratama” pada tanggal 5 Mei 2008 berdasarkan akta Notaris Ir. Rusli, S.H. No. 1. Akta Pendirian ini
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-27201.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 23 Mei 2008 dan diumumkan dalam Berita Negara
No. 2 Tambahan No. 473 tanggal 6 Januari 2009. Para Pemegang saham menyetujui perubahan
nama Perusahaan menjadi “PT Kencana Energi Lestari” pada tanggal 10 September 2018
berdasarkan akta Notaris Yulia, S.H. No. 25. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa
kali perubahan, terakhir dengan akta Notaris Yulia, S.H No. 60, tanggal 13 Juli 2022, tentang
Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan terkait Perubahan Dewan Komisaris dan Direksi.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. AHU-0048724.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 14 Juli 2022.
Perusahaan memulai usaha pada tahun 2008. Pihak pengendali utama Perusahaan adalah Henry
Maknawi dan keluarga. Pada tanggal 22 Agustus 2019, Perusahaan memperoleh Surat No. S-
125/D.04/2019 perihal Pemberitahuan Efektif Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
Umum Perdana Saham PT Kencana Energi Lestari Tbk dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
b. Alamat Kantor Perusahaan
Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia dengan kantor berkedudukan di Kencana Tower
Lt. 11, Business Park Kebon Jeruk, Jalan Raya Meruya Ilir No. 88, Jakarta Barat.
c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Perusahaan melakukan penawaran umum perdana atas 733.262.500 saham-saham barunya dengan
nilai nominal Rp100 per saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga penawaran Rp396
per saham dinyatakan efektif pada tanggal 2 September 2019.
Pemegang Saham Jabatan Jumlah Saham Persentase Nilai Nominal
Kepemilikan
PT. Pramata Indah Lestari 1.110.920.000 30,30% 111.092.000.000
Tepco Renewable Power .Inc 916.578.200 25,00% 91.657.820.000
Henry Maknawi Direktur Utama 403.294.413 11,00% 40.329.441.300
Jeanny Maknawi Joe Komisaris 183.315.763 5,00% 18.331.576.300
Rusmin Cahyadi Direktur 41.317.500 1,13% 4.131.750.000
Giat Widjaya Direktur 31.654.000 0,86% 3.165.400.000
Masyarakat kepemilikan
dibawah 5% 979.232.624 26,71% 97.923.262.400
Total 3.666.312.500 100,00% 366.631.250.000
d. Susunan Pengurus Perusahaan
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Albert Maknawi
Komisaris : Jeanny Maknawi Joe
Komisaris : Yamaguchi Masahiro
Komisaris Independen : Sim Idrus Munandar
Komisaris Independen : Freenyan Liwang
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 15
15
Page 17
Direksi
Direktur Utama : Henry Maknawi
Wakil Direktur Utama : Wilson Maknawi
Direktur : Rusmin Cahyadi
Direktur : Insinyur Karel Sampe Pajung
Direktur : Giat Widjaja
Direktur : Takasawa Kazunori
e. Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
dalam bidang jasa, ketenagalistrikan, pembangunan, perdagangan, perindustrian, investasi dan
pengangkutan.
2.4.2. PT. Paramata Indah Lestari
a. Riwayat Singkat
PT Paramata Indah Lestari (Perusahaan) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 16 April 2010
berdasarkan akta Notaris Ir. Rusli, S.H. No.03. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
24300.AH.01.01.Tahun 2010 tanggal 12 Mei 2010. Akta Perusahaan telah mengalami beberapa kali
perubahan, terakhir dengan akta Notaris Abdul Haris, SH., M.KN. No. 2, tanggal 6 Maret 2018
mengenai perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
AH.01.03-0097541 tanggal 6 Maret 2018.
b. Alamat Kantor Perusahaan
Perusahaan berkedudukan di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Komplek Perkantoran
Business Park Kebun Jeruk Kencana Tower Lt.2 Suite F, Jl. Meruya Ilir No. 88 Jakarta Barat.
c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Nilai Nominal
Henry Maknawi 253.824 20,0% 25.382.400.000
Albert Maknawi 507.648 40,0% 50.764.800.000
Wilson Maknawi 507.648 40,0% 50.764.800.000
Total 1.269.120 100,0% 126.912.000.000
d. Susunan Pengurus Perusahaan
Dewan Komisaris
Komisaris : Albert Maknawi
Direksi
Direktur : Wilson Maknawi
e. Kegiatan Usaha
Perusahaan bergerak dalam bidang pemasokan dan pengelolaan sumber daya alam untuk
kelistrikan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 16
16
Page 18
2.4.3. PT. Bangun Tirta Lestari
a. Riwayat Singkat
PT Bangun Tirta Lestari didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 26 Maret 2010 berdasarkan
akta Notaris Ir. Rusli, S.H., No. 15. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-17262.AH.01.01 Tahun 2010
tanggal 6 April 2010 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 24, Tambahan No. 8229 tanggal 25
Maret 2011. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
akta Notaris Indra Gunawan, S.H., M.Kn., No. 21 tanggal 26 Februari 2020, mengenai perubahan
Pasal 3 susunan Anggaran Dasar Perusahaan. Perubahan telah mendapat pegesahan dari
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
0017214.AH.01.02 Tahun 2020 tanggal 26 Februari 2020. Pada tanggal 22 Januari 2020,
Perusahaan memulai Tanggal Operasi Komersial (“COD”) Perusahaan untuk Pembangkit Listrik
Tenaga Air (“PLTA”) Air Putih kapasitas 3x7 MW. PT Kencana Energi Lestari Tbk merupakan
perusahaan induk dari Perusahaan yang pada akhirnya dikendalikan oleh Henry Maknawi dan
keluarga.
b. Alamat Kantor Perusahaan
Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia dengan kantor berkedudukan di Kencana Tower
Lt. 11, Business Park Kebon Jeruk, Jalan Raya Meruya Ilir No. 88, Jakarta Barat.
c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Nilai Nominal
PT Kencana Energi Lestari Tbk 182.119 98,4% 182.119.000.000
PT Sola Kita Energi 2.961 1,6% 2.961.000.000
Total 185.080 100,00% 185.080.000.000
d. Susunan Pengurus Perusahaan
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Jeanny Maknawi Joe
Komisaris : Ir. Djoni Arijanto Agung
Direksi
Direktur Utama : Rusmin Cahyadi
Direktur : Karel Sampe Pajung
Direktur : Wilson Maknawi
e. Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
dalam bidang ketenagalistrikan. Saat ini Perusahaan bergerak dalam bidang pemasokan dan
pengelolaan sumber daya alam untuk kelistrikan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 17
17
Page 19
2.4.4. PT Energi Karya Persada (“Debitur”)
a. Riwayat Singkat
PT Energy Karya Persada didirikan berdasarkan Akta Notaris Ir. Rusli, S.H., No. 07 di Bekasi tanggal
28 Mei 2014. Akta Pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
dalam Surat Keputusan No. AHU-12177.40.10.2014 tanggal 9 Juni 2014. Entitas induk langsung
Perusahaan adalah PT Listrindo Kencana (“LK”), didirikan dan berdomisili di Indonesia. Mulai 10
Februari 2022, entitas induk akhir Perusahaan menjadi PT Biomassa Energy Jaya (“BEJ”), sebagai
hasil akuisisi oleh BEJ atas PT Cahaya Permata Gemilang (“CPG”), entitas yang memegang LK dan
Perusahaan. Sebelum akuisisi, entitas induk terakhir Perusahaan adalah Kencana Agri Ltd.
Anggarann Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
Notaris Retno Wahyu Ningsih, S.H., No. 18 tanggal 23 Desember 2022, pemegang saham
Perusahaan menyetujui untuk meningkatkan modal dasar ditempatkan dan disetor penuh dari
Rp100.000.000 (100 lembar saham) menjadi sebesar Rp95.935.000.000 (95.935 lembar saham) dan
merubah struktur Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
0093456. AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 23 Desember 2022. Tanggal Operasi Komersial Perusahaan
untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (“PLTBm Tempilang 2”) di Bangka kapasitas 1x5 MW
dimulai tanggal 5 Juni 2018.
b. Alamat Kantor Perusahaan
Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia dengan kantor berkedudukan di Kencana Tower,
Business Park Kebon Jeruk, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Jakarta Barat.
c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Nilai Nominal
PT Listrindo Kencana 95.934 99,99896% 95.934.000.000
PT Bio Energi Sentosa 1 0,00104% 1.000.000
Total 95.935 100,00% 95.935.000.000
d. Susunan Pengurus Perusahaan
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Wilson Maknawi
Komisaris : Giat Widjaja
Direksi
Direktur Utama : Ir. Karel Sampe Pajung
Direktur : Rusmin Cahyadi
Direktur : Ir. Sutiyo Siswanto
e. Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
dalam bidang industri peralatan listrik, pengadaan listrik, konstruksi khusus, dan perdagangan besar.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 18
18
Page 20
BAB III
ANALISIS TENTANG KEWAJARAN TRANSAKSI
3.1 Pendekatan dan Metode Analisis yang Digunakan
Dalam menilai kewajaran Transaksi, kami menggunakan metodologi analisis sebagai berikut:
1. Analisis Atas Rencana Transaksi
2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
4. Analisis Kelayakan Rencana Transaksi
5. Analisis Agunan
3.2 Analisis atas Rencana Transaksi
3.2.1 Pihak - pihak yang melakukan transaksi dan hubungan keterkaitan antar pihak
a. Pihak - pihak yang melakukan transaksi
Sebagaimana disampaikan pada bab sebelumnya, bahwa pihak-pihak yang melakukan
transaksi dalam Rencana Transaksi ini adalah Perseroan, Afiliasi Perseroan dan Debitur.
b. Hubungan dari segi kepemilikan saham
Berdasarkan struktur kepemilikan saham dari pihak-pihak yang akan melakukan Rencana
Transaksi yaitu Perseroan, afiliasi Perseroan dan Debitur tidak ada keterkaitan dari segi
kepemilikan saham antara Perseroan dan Debitur. Perseroan hanya sebatas pemilik
saham non kendali di induk usaha Debitur
PT Paramata Indah Lestari
Direktur Wilson Maknawi
Komisaris Albert Maknawi
PIL
30,30%
PT Kencana Energi Lestari, Tbk
Direktur Utama Wilson Maknawi
Direktur Rusmin Cahyadi
Direktur Ir. Karel Sampe Pajung
Direktur Giat Widjaja
Direktur Takasawa Kazunori
Komisaris Utama Albert Maknawi
BTL Komisaris Jeanny Maknawi Joe PIL
98,4 Komisaris Yamaguchi Masahiro KEL 51%
PT Bangun Tirta Lestari Komisaris Independen Sim Idrus Munandar 49% PT Biomassa Energi Jaya
Direktur Utama Rusmin Cahyadi Komisaris Independen Freenyan Liwang BEJ
Direktur Ir. Karel Sampe Pajung 99,99%
Direktur Wilson Maknawi PT Cahaya Permata Gemilang
Komisaris Utama Jeanny Maknawi Joe CPG
Komisaris Ir Djoni Arijanto Agung 99,99%
PT Listrindo Kencana
LK
99,99%
PT Energy Karya Persada
Direktur Utama Ir. Karel Sampe Pajung
Direktur Rusmin Cahyadi
Direktur Ir. Sutiyo Siswanto
Komisaris Utama Wilson Maknawi
Komisaris Giat Widjaja
c. Hubungan dari segi kepengurusan
Rencana Transaksi melibatkan baik secara langsung maupun tidak langsung pihak –
pihak terafiliasi karena Perseroan dan Debitur memiliki beberapa pengurus yang sama
seperti terlihat dalam tabel berikut:
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 19
19
Page 21
Tabel 3.1 Hubungan Kepengurusan antara Perseroan dengan Debitur
Nama Pengurus PT Kencana Energi Lestari, Tbk PT Energy Karya Persada
Wilson Maknawi Direktur Utama Komisaris Utama
Rusmin Cahyadi Direktur Direktur
Ir. Karel Sampe Pajung Direktur Direktur Utama
Giat Widjaja Direktur Komisaris
Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Pasal 1 butir 4 yang dimaksud Benturan
Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan terbuka
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau Pengendali yang dapat merugikan perusahaan terbuka
dimaksud.
Rencana Transaksi merupakan transaksi afiliasi namun tidak mengandung benturan
kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Memperhatikan definisi Benturan kepentingan di atas (yang merugikan perusahaan) dan
alasan yang telah dikemukakan serta harga transaksi yang akan dilaksanakan, maka
Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi benturan kepentingan, karena
memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai
aturan perundang-undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan.
3.2.2 Perjanjian dan Persyaratan yang disepakati
Sehubungan adanya Rencana Transaksi perjanjian yang disepakati para pihak adalah:
1. Surat Penawaran Kredit dari PT Bank Maybank Indonesia, Tbk kepada Debitur
dengan No. S.2023.132/DIRCFS/Jakarta 2 pada tanggal 07 November 2023.
2. Draft surat perjanjian terkait Corporate Guaratee.
3.2.3 Analisis Manfaat Transaksi
Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, secara umum transaksi ini memiliki
manfaat secara langsung yaitu mengasilkan keuntungan dari pembagian deviden
terhadap Perseroan dan Penambahan lini bisnis energi terbarukan terhadap group
Perseroan. Secara tidak langsung untuk membantu Debitur yang merupakan afiliasi dari
Perseroan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 20
20
Page 22
3.2.4 Analisis Risiko Skema Transaksi Bagi Perseroan
Berikut adalah risiko yang mungkin muncul sehubungan dengan Rencana Transaksi:
1) Situasi ekonomi yang tidak pasti yang dikarenakan kenaikan suku bunga global,
yang berdampak pada perekonomian di dalam negeri yang bisa dilihat memalui
kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang meningkat seiring dengan
kenaikan suku bunga global. Hal ini berdampak pula bagi Perseroan karena suku
bunga yang terus meningkat maka suku bunga utang bank yang akan ditanggung
oleh Perseroan akan meningkat mengikuti suku bunga acuan
2) Karena salah satu fasilitas yang diterima oleh Perseroan dalam bentuk Dolar
Amerika (US Dollar), risiko lainnya apabila dapat dialami oleh Perseroan apabila nilai
tukar Rupiah melemah sedangkan penerimaan yang didapat oleh Perseroan dalam
bentuk mata uang Rupiah, sehingga jika nilai tukar Rupiah melemah maka
Perseroan akan menanggung kerugian tersebut.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 21
21
Page 23
3.3 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan melihat kondisi perekonomian dan
tinjauan terhadap kinerja industri bidang usaha yang dijalankan Perseroan serta melihat potensi atau
prospek usaha Perseroan ke depannya.
3.3.1 Tinjauan Ekonomi Makro Indonesia
a. Kondisi Perekonomian Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian
global. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia
triwulan III 2023 tetap tumbuh kuat sebesar 4,94% (yoy), meskipun sedikit melambat dari
pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 5,17% (yoy). Ke depan pertumbuhan
ekonomi akan didukung oleh permintaan domestik, baik konsumsi swasta dan Pemerintah,
maupun investasi. Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia memprakirakan
pertumbuhan ekonomi 2023 tetap pada kisaran 4,5-5,3%.
Pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat didukung oleh permintaan domestik yang solid.
Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,06% (yoy), seiring dengan kenaikan mobilitas
yang terus berlanjut, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang masih
tinggi. Sementara itu, konsumsi Pemerintah tumbuh negatif 3,76% (yoy) disebabkan terutama
oleh belanja pegawai yang mengalami pergeseran sehubungan penyaluran gaji ke-13 ke
triwulan II. Pertumbuhan investasi secara keseluruhan meningkat menjadi 5,77% (yoy) seiring
dengan berlanjutnya pembangunan infrastruktur Pemerintah di berbagai wilayah Indonesia,
termasuk proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Sementara itu, meski ekspor secara keseluruhan terkontraksi sebesar 4,26% (yoy) akibat
turunnya ekspor barang sejalan dengan perlambatan ekonomi global, ekspor jasa tetap
tumbuh kuat didukung kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat juga tercermin dari sisi Lapangan Usaha
dan spasial. Secara Lapangan Usaha (LU), sebagian besar LU pada triwulan III 2023 tetap
mencatat pertumbuhan positif, terutama ditopang oleh Industri Pengolahan, Perdagangan
Besar dan Eceran, serta Konstruksi. Pertumbuhan LU tersebut ditopang permintaan domestik
yang tetap kuat, termasuk pembangunan infrastruktur Pemerintah di berbagai wilayah.
Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2023 yang tetap kuat juga terjadi
di seluruh wilayah Indonesia. Pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-
Maluku-Papua (Sulampua), Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Bali-Nusa Tenggara
(Balinusra).
b. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)
Surplus neraca perdagangan masih berlanjut pada triwulan III 2023 sebesar 7,8 miliar dolar
AS dan menopang prospek transaksi berjalan tetap sehat. Sementara itu, meningkatnya
ketidakpastian pasar keuangan global mendorong aliran keluar modal asing (net outflows)
dalam bentuk investasi portofolio pada triwulan III 2023 sebesar 2,1 miliar dolar AS. Tekanan
terhadap aliran modal asing terus berlanjut pada triwulan IV 2023 yang hingga 17 Oktober
2023 mencatat net outflows sebesar 0,4 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia
akhir September 2023 tercatat sebesar 134,9 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,1
bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada
di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Ke depan, NPI pada 2023
diprakirakan tetap baik dengan transaksi berjalan dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan
defisit 0,4% dari PDB. Pada 2024, NPI diprakirakan tetap terjaga didukung oleh prospek
perekonomian domestik yang tetap baik, di tengah tingginya ketidakpastian perekonomian
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 22
22
Page 24
dan pasar keuangan global.
Grafik Neraca Pembayaran Indonesia
Sumber: Bank Indonesia
c. Inflasi
Inflasi IHK September 2023 tercatat 2,28% (yoy), lebih rendah dari inflasi IHK bulan
sebelumnya sebesar 3,27% (yoy). Penurunan inflasi ini didukung oleh inflasi inti yang
menurun menjadi 2,00% (yoy) dan inflasi kelompok administered prices yang juga lebih
rendah menjadi 1,99% (yoy). Sementara itu, kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar
3,62% (yoy), meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 2,42%
(yoy), sejalan dengan kenaikan harga beras dan daging sapi. Inflasi yang terjaga merupakan
hasil nyata dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi
antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui
penguatan GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati sejumlah
risiko yang dapat menimbulkan tekanan terhadap tetap terkendalinya inflasi, termasuk
dampak kenaikan harga energi dan pangan global serta tekanan depresiasi nilai tukar Rupiah
terhadap imported inflation. Untuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan
moneter dan mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) untuk memastikan
inflasi tetap terkendali dalam kisaran 3,0±1% pada 2023 dan 2,5±1% pada 2024.
Grafik Inflasi Tahunan Indonesia
Sumber: Bank Indonesia
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 23
23
Page 25
d. Nilai Tukar Rupiah
Dibandingkan akhir tahun 2022, indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY)
pada 18 Oktober 2023 tercatat tinggi di level 106,21 atau menguat 2,60% (ytd). Sangat
kuatnya dolar AS ini memberikan tekanan depresiasi mata uang hampir seluruh mata uang
dunia, seperti Yen Jepang, Dolar Australia, dan Euro yang melemah masing-masing 12,44%,
6,61% dan 1,40% (ytd), serta depresiasi mata uang kawasan, seperti Ringgit Malaysia, Baht
Thailand, dan Peso Filipina masing-masing 7,23%, 4,64% dan 1,73% (ytd). Dalam periode
yang sama, dengan langkah-langkah stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia, nilai tukar
Rupiah terdepresiasi 1,03% (ytd), relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata
uang sejumlah negara di kawasan dan global tersebut. Ke depan, sejalan dengan masih
tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya
pengendalian imported inflation. Di samping intervensi di pasar valuta asing, Bank Indonesia
mempercepat upaya pendalaman pasar uang Rupiah dan pasar valuta asing, termasuk
optimalisasi SRBI dan penerbitan instrumen-instrumen lain untuk meningkatkan mekanisme
pasar baik dalam meningkatkan manajemen likuiditas institusi keuangan domestik dan
menarik masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri. Koordinasi dengan Pemerintah,
perbankan, dan dunia usaha terus ditingkatkan dan diperluas untuk implementasi instrumen
penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP
Nomor 36 Tahun 2023.
e. Suku Bunga
Kebijakan suku bunga diperkuat dengan penerbitan instrumen moneter SRBI (kontraksi)
yang pro-market, dalam rangka memperkuat upaya pendalaman pasar uang dan mendukung
upaya menarik portfolio inflows, dengan mengoptimalkan aset SBN yang dimiliki Bank
Indonesia sebagai underlying. Pasar menyambut baik penerbitan SRBI yang tecermin pada
tingginya penawaran dibandingkan dengan target (oversubscribed). Hingga 17 Oktober 2023,
lelang SRBI telah dilakukan sembilan kali dengan outstanding mencapai Rp113,70 triliun.
Perkembangan tersebut juga diikuti dengan transaksi di pasar sekunder. Selain itu,
penerbitan SRBI juga mendukung masuknya aliran investasi portofolio asing seperti tecermin
pada net beli SRBI oleh investor nonresiden sebesar Rp9,81 triliun. Berbagai perkembangan
ini secara umum menunjukkan SRBI dapat menggantikan peran Reverse Repo (RR) SBN
sebagai instrumen moneter kontraksi dan sekaligus dapat menarik aliran modal masuk untuk
memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.
3.3.2 Kinerja dan Peluang Usaha Debitur
Kinerja dan Peluang Perseroan yang merupakan Pembangkit Tenaga Listrik Biomassa pada
saat ini sedang meningkat karena adanya dukungan dan upaya Pemerintah untuk
mewujudkan target 23 persen EBT dalam bauran energi sebelum 2025. Dalam segi
perekonomian Permerintah sangat mendukung Perusahaan Energi Terbarukan hal ini dapat
lihat dari rendahnya suku bunga pinjaman untuk bisnis ini dan Pemerintah melalui Bursa Efek
Indonesia juga sudah meresmikan adanya Bursa Karbon Indonesia.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 24
24
Page 26
3.3.3 Alasan dilakukannya Rencana Transaksi
Untuk menjaga arus kas Perseroan agar tetap lebih baik sehingga bisa meningkatkan kinerja
Debitur.
3.3.4 Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi Secara Kualitatif pada Debitur
Keuntungan:
Atas rencana transaksi ini, Debitur mendapatkan tenor pinjaman yang lebih panjang
dan mendapatkan bunga yang lebih rendah dari sebelumnya.
Kerugian:
Tidak terdapat kerugian yang akan didapatkan oleh Debitur atas rencana transaksi ini.
3.3.5 Dampak Pinjaman (Leverage) dan Likuiditas pada Proyeksi Keuangan Debitur
Dampak pada proyeksi keuangan Debitur dapat dilihat dari Neraca, Laba Rugi, dan
Arus Keuangan Debitur.
a. Dampak Pinjaman
NERACA DEBITUR
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 52.677 58.580 64.608 70.758 77.022 83.397 89.877 96.455
Piutang usaha 2.950 2.950 2.950 2.950 2.950 2.950 2.950 2.950
Piutang lain-lain 2.519 2.519 2.519 2.519 2.519 2.519 2.519 2.519
Persediaan 4.885 4.885 4.885 4.885 4.885 4.885 4.885 4.885
Uang muka 6.830 6.830 6.830 6.830 6.830 6.830 6.830 6.830
Pajak dibayar dimuka 113 113 113 113 113 113 113 113
Beban dibayar dimuka 3 3 3 3 3 3 3 3
TOTAL ASET LANCAR 69.977 75.880 81.909 88.058 94.322 100.697 107.177 113.755
- - - - - - - -
ASET TIDAK LANCAR - - - - - - - -
Piutang lain-lain 21.410 21.410 21.410 21.410 21.410 21.410 21.410 21.410
Aset tetap 99.438 92.849 86.259 79.669 73.079 66.490 59.900 53.310
Aset hak guna 3.268 3.268 3.268 3.268 3.268 3.268 3.268 3.268
Aset pajak tangguhan 5.375 5.375 5.375 5.375 5.375 5.375 5.375 5.375
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 129.492 122.902 116.313 109.723 103.133 96.544 89.954 83.364
- - - - - - - -
TOTAL ASET 199.470 198.783 198.221 197.781 197.456 197.241 197.131 197.120
- - - - - - - -
LIABILITAS - - - - - - - -
LIABILITAS JANGKA PENDEK - - - - - - - -
Utang usaha 9.924 9.924 9.924 9.924 9.924 9.924 9.924 9.924
Utang lain-lain 259 259 259 259 259 259 259 259
Liabilitas yang masih harus dibayar 7.017 7.017 7.017 7.017 7.017 7.017 7.017 7.017
Utang pajak 422 422 422 422 422 422 422 422
Utang bank jangka pendek 3.231 3.231 3.231 3.231 3.231 3.231 3.231 3.231
Pinjaman jangka panjang - - - - - - - -
yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: 16.836 16.836 16.836 16.836 16.836 16.836 16.836 16.836
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 37.689 37.689 37.689 37.689 37.689 37.689 37.689 37.689
- - - - - - - -
LIABILITAS JANGKA PANJANG - - - - - - - -
Utang lain-lain 1.702 1.702 1.702 1.702 1.702 1.702 1.702 1.702
Pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian - - - - - - - -
yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: 83.037 77.527 72.017 66.507 60.997 55.487 49.977 44.467
Liabilitas imbalan kerja 2.154 2.154 2.154 2.154 2.154 2.154 2.154 2.154
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 86.893 81.383 75.873 70.363 64.853 59.343 53.833 48.323
- - - - - - - -
JUMLAH LIABILITAS 124.582 119.072 113.562 108.052 102.542 97.032 91.522 86.012
- - - - - - - -
EKUITAS - - - - - - - -
Modal saham 95.935 95.935 95.935 95.935 95.935 95.935 95.935 95.935
Laba Rugi Tahun Berjalan (21.048) (16.225) (11.276) (6.206) (1.021) 4.274 9.674 15.172
EKUITAS - NETO 74.887 79.710 84.659 89.729 94.914 100.209 105.609 111.107
- - - - - - - -
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 199.470 198.783 198.221 197.781 197.456 197.241 197.131 197.120
(dalam juta Rupiah)
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 25
25
Page 27
Pada Neraca perubahan terjadi di akun Kas dan Bank. Pinjaman Jangka Panjang yang Jatuh
Tempo Dalam Waktu Satu Tahun terjadi penambahan sebesar Rp10.000.000.000 dan dalam
jangka waktu satu tahun sudah selesai. Pinjaman Jangka Panjang Setelah Dikurangi Bagian
yang Jatuh Tempo Dalam Waktu Satu Tahun terjadi penambahan sebesar Rp
44.079.966.808 dan dalam jangka waktu tujuh tahun sudah selesai.
b. Dampak Likuiditas
Dampak likuiditas pada proyeksi keuangan Debitur dapat dilihat dari analisis rasio
likuiditas Debitur selama tahun proyeksi.
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Aset Lancar 69.977.417 75.880.089 81.908.556 88.057.759 94.322.489 100.697.380 107.176.904 113.755.369
Liabilitas Jangka Pendek 37.689.346 37.689.346 37.689.346 37.689.346 37.689.346 37.689.346 37.689.346 37.689.346
Kas dan Bank 52.677.323 58.579.995 64.608.461 70.757.665 77.022.395 83.397.286 89.876.810 96.455.275
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar 1,86 2,01 2,17 2,34 2,50 2,67 2,84 3,02
Quick Rasio 0,46 0,46 0,46 0,46 0,46 0,46 0,46 0,46
(dalam ribu Rupiah)
3.3.6 Analisis Dampak Keuangan Debitur Jika Proyeksi yang Dibiayai Mengalami
Kegagalan
Debitur merupakan Perusahaan Pembangkit Tenaga Biomass yang harus menyalurkan
energi listrik sesuai yang disepakati sebelum nya dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Jika Debitur tidak bisa berproduksi dan tidak bisa menyalurkan energi listrik maka Debitur
tidak bisa membayar utang-utangnya. Jika proyek mengalami kegagalan maka jaminan
atas pinjaman tersebut akan disita atau diambil oleh pihak Bank sesuai dengan Surat
Penawaran Kredit.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 26
26
Page 28
3.4 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi merupakan analisis yang dilakukan terhadap kinerja
keuangan Perseroan secara historis yang meliputi analisis terhadap kinerja keuangan dan analisis
rasio keuangan Perseroan, serta analisis terhadap proforma laporan keuangan Perseroan (entitas
induk saja).
3.4.1 Analisis Kinerja Neraca Perseroan
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Balance Sheet
Kas Setara Kas 151 1.445 1.950 1.323 3.899 7.656
Piutang Usaha 2.278 1.304 3.189 3.155 4.937 1.525
Aset Lancar Lain 3.301 8.091 8.495 24.878 23.640 28.677
Jumlah Aset Lancar 5.730 10.840 13.635 29.357 32.476 37.858
Aset Tetap 139 192 212 296 416 442
Aset Tidak Lancar Lain 228.069 249.787 273.556 271.122 283.227 298.424
Jumlah Aset Tidak Lancar 228.208 249.979 273.768 271.418 283.643 298.866
Jumlah Aset 233.938 260.819 287.403 300.775 316.120 336.724
Utang Usaha 4.785 5.827 9.374 3.323 4.139 6.697
Liabilitas Jangka Pendek Lain 6.226 14.991 27.453 13.894 13.268 16.326
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 11.010 20.819 36.827 17.217 17.407 23.023
Utang Bank 38.872 33.662 40.819 59.317 53.480 66.355
Liabilitas Jangka Panjang Lain 61.251 55.135 53.221 60.799 70.161 67.760
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 100.123 88.797 94.039 120.116 123.641 134.115
Jumlah Liabilitas 111.133 109.615 130.866 137.333 141.048 157.138
Jumlah Ekuitas 122.805 151.204 156.537 163.442 175.072 179.587
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 233.938 260.819 287.403 300.775 316.120 336.724
(dalam ribu USD)
a. Jumlah Aset
Jumlah aset Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik dengan
rata-rata kenaikan di 7,86% dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset Perseroan
berada diangka USD289.393.517.
b. Aset Lancar
Jumlah aset lancar Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan di 60,22% dan selama tahun historis rata-rata jumlah aset lancar
Perseroan berada diangka USD21.486.098.
Posisi kas setara kas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan di 264,05% dan selama tahun historis rata-rata jumlah kas setara
kas Perseroan berada diangka USD2.737.540.
Posisi piutang usaha Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan di 39,32% dan selama tahun historis rata-rata jumlah piutang
usaha Perseroan berada diangka USD2.731.519
c. Aset Tidak Lancar
Jumlah aset tidak lancar Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan di 5,68% dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset tidak
lancar Perseroan berada diangka USD267.907.419.
Posisi aset tetap Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik dengan
rata-rata kenaikan di 32,13% dan selama tahun historis rata-rata jumlah aset tetap Perseroan
berada diangka USD282.986.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 27
27
Page 29
d. Total Liabilitas
Jumlah liabilitas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan di 6,42% dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset Perseroan berada
diangka USD130.183.329.
e. Liabilitas Jangka Pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan
dengan rata-rata kenaikan di 28,46% dan selama tahun historis rata-rata jumlah liabilitas
jangka pendek Perseroan berada diangka USD20.374.624.
Posisi utang usaha Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
rata kenaikan di 10,66% dan selama tahun historis rata-rata jumlah utang usaha Perseroan
berada diangka USD5.448.683.
f. Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan
dengan rata-rata kenaikan di 6,31% dan selama tahun historis rata-rata jumlah liabilitas
jangka panjang Perseroan berada diangka USD109.808.705.
Posisi utang bank Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
rata kenaikan di 10,83% dan selama tahun historis rata-rata jumlah utang usaha Perseroan
berada diangka USD49.749.710.
g. Ekuitas
Jumlah ekuitas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan di 9,54% dan selama tahun historis rata-rata jumlah ekuitas Perseroan berada
diangka USD159.210.188.
3.4.2 Analisis Kinerja Laba Rugi Perseroan
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Income Statement
Pendapatan 26.448 23.677 25.385 36.550 41.833 34.650
Beban Langsung (9.719) (13.239) (11.107) (15.493) (14.688) (12.799)
Laba Bruto 16.730 10.438 14.278 21.057 27.145 21.851
Beban Usaha (2.110) (2.478) (3.601) (2.056) (2.927) (3.032)
Penghasilan (Beban) Lainnya 2.138 (411) (1.373) (661) (101) 145
EBITDA 16.758 7.550 9.304 18.340 24.116 18.964
Depresiasi dan Amortisasi (71) (81) (152) (160) (164) (158)
EBIT 16.687 7.469 9.152 18.180 23.953 18.806
Biaya Keuangan (4.017) (4.635) (5.422) (5.722) (5.913) (4.584)
EBT 12.670 2.834 3.731 12.458 18.039 14.222
Beban Pajak Penghasilan Kini - (594) (271) (268) (597) (838)
Beban Pajak Penghasilan Tangguhan (5.760) 1.408 5.184 (4.191) (2.961) (6.571)
EAT 6.910 3.648 8.644 7.999 14.481 6.813
(dalam ribu USD)
a. Pendapatan
Jumlah pendapatan Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
rata kenaikan di 13,79% dan selama tahun historis rata-rata jumlah pendapatan Perseroan
berada diangka USD 30.778.759
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 28
28
Page 30
b. Beban Langsung
Jumlah beban langsung Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan
rata-rata kenaikan di 13,60% dan selama tahun historis rata-rata jumlah beban langsung
Perseroan berada diangka USD12.849.197.
c. Laba Bruto
Jumlah laba bruto Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
rata kenaikan di 18,89% dan selama tahun historis rata-rata jumlah laba bruto Perseroan
berada diangka USD17.929.563.
d. EBITDA
Jumlah EBITDA Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan di 24,23% dan selama tahun historis rata-rata jumlah EBITDA Perseroan berada
diangka USD15.213.597.
e. EAT
Jumlah EAT Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan di 40,82% dan selama tahun historis rata-rata jumlah EAT Perseroan berada
diangka USD8.336.533.
3.4.3 Analisis Arus Kas
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Cash Flow
Arus Kas Dari Kegiatan Operasi (3.225) (5.643) 3.542 (787) 6.879 11.622
Arus Kas Dari Kegitaan Investasi (462) (5.059) (301) (419) (2.133) (186)
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan 2.530 9.031 (2.681) 3.387 (2.170) (7.679)
Kenaikan Kas Setara Kas (1.157) (1.671) 561 2.181 2.576 3.757
Kas Dan Setara Kas Dari Kombinasi Bisnis - 102 - - - -
Kas Dan Setara Kas Awal Tahun 1.308 151 (1.418) (858) 1.323 3.899
Kas Dan Setara Kas Akhir Tahun 151 (1.418) (858) 1.323 3.899 7.656
(dalam ribu USD)
a. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Dari aktivitas operasi selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-rata
penurunan di (296,09%) dan selama tahun historis rata-rata aktivitas operasi Perseroan
berada diangka USD153.000.
b. Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Dari aktivitas investasi selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan di 337,11% dan selama tahun historis rata-rata aktivitas investasi Perseroan
berada diangka USD(1.675.000).
c. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Dari aktivitas pendanaan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
rata kenaikan di (65,80%) dan selama tahun historis rata-rata aktivitas pendanaan
Perseroan berada diangka USD2.020.000.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 29
29
Page 31
3.4.4 Analisis terhadap Proyeksi Keuangan Perseroan
Dalam Rencana Transaksi, karena Perseroan turut menjaminkan objek berupa Corporate
Guarantee dan Ruko sehingga tehadap posisi Neraca, Laba Rugi, dan Arus Kas tidak terjadi
perubahan. Apabila terjadi gagal bayar dikemudian hari oleh Debitur tehadap posisi Neraca,
Laba Rugi, dan Arus Kas baru mengalami perubahan.
Terhadap Rencana Transaksi untuk membantu kegiatan Debitur, kami meyakini bahwa
asumsi dan pertimbangan bisnis yang digunakan oleh Perseroan telah mempertimbangkan
aspek operasional dan target pencapaian oleh Debitur untuk menghindari terjadinya gagal
bayar.
Tidak ada penyesuaian khusus terhadap asumsi yang digunakan dalam penyusunan
proyeksi keuangan Debitur. Hal ini dengan pertimbangan bahwa Group Perseroan dan
Debitur memang berpengalaman di industri mereka selama ini. Jika terdapat penjelasan yang
tersembunyi atau tidak disampaikan kepada kami, Dimana hal tersebut secara langsung
maupun tidak langsung berpengaruh terhadap operasional Debitur dimasa datang maupun
saat ini, hal tersebut diluar tanggungjawab kami.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 30
30
Page 32
3.4.5 Analisis Kemampuan Debitur dan Perseroan Melunasi Pinjaman
a. Kemampuan Debitur
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Jumlah Liabilitas 124.582.214 119.072.218 113.562.222 108.052.227 102.542.231 97.032.235 91.522.239 86.012.243
Jumlah Ekuitas 74.887.372 79.710.327 84.659.077 89.728.563 94.913.577 100.208.751 105.608.559 111.107.307
Jumlah Aset 199.469.586 198.782.545 198.221.299 197.780.790 197.455.808 197.240.986 197.130.798 197.119.551
EBIT 3.885.817 6.183.276 6.344.551 6.499.342 6.647.453 6.788.685 6.922.830 7.049.677
Interest (3.804.478) (2.642.043) (2.264.608) (1.887.174) (1.509.739) (1.132.304) (754.869) (377.435)
Rasio Solvabilitas
Debt Equity Ratio 1,66 1,49 1,34 1,20 1,08 0,97 0,87 0,77
Debt to Assets 0,62 0,60 0,57 0,55 0,52 0,49 0,46 0,44
Time Interest Earned 1,02 2,34 2,80 3,44 4,40 6,00 9,17 18,68
(dalam ribu Rupiah)
Terhadap Rencana Transaksi kami melakukan analisis Rasio Solvabilitas dalam tahun
proyeksi Debitur. Disisi Rasio Jumlah Liabilitas terhadap Ekuitas (Debt Equity Ratio)
menunjukan rata-rata berada di angka 1,17 selama tahun proyeksi. Disisi Rasio Jumlah
Liabilitas terhadap Aset (Debt to Asset) menunjukan rata-rata berada di angka 0,53
selama tahun proyeksi. Disisi Rasio Kemampuan Perusahaan dalam membayar bunga
(Time Interest Earn) menunjukan rata-rata berada di angka 5,98 selama tahun proyeksi.
b. Kemampuan Perseroan
Kemampuan Debitur dalam melunasi pinjaman secara analisis cukup baik. Maka apabila
Debitur telah mampu melunasi pinjaman secara mandiri maka kemampuan Perseroan
dalam melunasi pinjaman tidak perlu dianalisis lebih lanjut mengingat secara ukuran
Perusahaan, Perseroan lebih besar dari Debitur.
3.4.6 Analisis Nilai Tambah Rencana Transaksi (Incremental)
Analisis incremental dalam Rencana Transaksi diproyeksikan oleh manajemen Debitur dan
Perseroan. Melalui analisis proyeksi keuangan Debitur menghasilkan potensi nilai tambah
pada Perseroan sesudah Rencana Transksi melalui pembagian deviden.
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Laba Rugi Tahun Berjalan (21.047.628) (16.224.673) (11.275.923) (6.206.437) (1.021.423) 4.273.751 9.673.559 15.172.307
Pembagian Dividend 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80% 80%
% Dividen Perseroan 48,99% 48,99% 48,99% 48,99% 48,99% 48,99% 48,99% 48,99%
Rp Deviden Perseroan - - - - - 1.675 3.791 5.946
(dalam ribu Rupiah)
Laba rugi tahun berjalan proyeksi Debitur di tahun 2023-2026 mencatatkan angka negatif
sehingga pembagian deviden kepada Perseroan belum dapat dilakukan pada tahun tersebut.
Di tahun 2028-2030 sudah mencatatkan angka positif sehingga pembagian deviden kepada
Perseroan dapat dilakukan dengan porsi 48,99%.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 31
31
Page 33
3.4.7 Analisis Suku Bunga Pinjaman
Analisis Suku Bunga pinjaman dalam Rencana Transaksi didapatkan dari Penawaran Kredit
yang diterima oleh Debitur.
Tipe Fasilitas Pinjaman Kurs Asumsi Kurs Besaran Dana Besaran Dana (IDR) Suku Bunga Tenor
Pembiayaan Promes Berulang (PPB) IDR 10.000.000.000 10.000.000.000 7,85% 12 Bulan
Pinjaman Berjangka (PB) USD 15.916 2.769.538 44.079.966.808 6,85% 7 Tahun
Total Pinjaman 54.079.966.808
Suku Bunga pinjaman IDR dalam Rencana Transaksi berada di angka 7,85% dengan tenor
12 bulan. Suku Bunga pinjaman USD dalam Rencana Transaksi berada di angka 6,85%
dengan tenor 7 tahun.
Suku Bunga BI untuk IDR Kredit Investasi
Bank Persero : 9,40%
Bank Pemerintah Daerah : 9,10%
Bank Swasta Nasional : 8,27%
Bank Asing dan Bank Campuran : 8,17%
Bank Umum : 8,82%
Rata-Rata : 8,75%
Suku Bunga Objek : 7,85%
Deviasi : -0,90%
Suku Bunga BI untuk USD Kredit Investasi
Bank Persero : 6,68%
Bank Pemerintah Daerah : 6,98%
Bank Swasta Nasional : 7,38%
Bank Asing dan Bank Campuran : 7,04%
Bank Umum : 6,93%
Rata-Rata : 7,00%
Suku Bunga Objek : 6,85%
Deviasi : -0,15%
Kami melakukan analisis dengan membandingkan suku bunga pinjaman IDR dan USD pada
masing-masing jenis Bank di Indonesia berdasarkan data yang kami peroleh dari Bank
Indonesia. Hasilnya adalah suku bunga pinjaman Debitur berada dibawa dari suku bunga
pinjaman yang ada di pasar.
3.4.8 Analisis terhadap Proforma Laporan Keuangan Perseroan
Dalam Rencana Transaksi, Perseroan turut menjaminkan objek berupa Corporate Guarantee
dan Ruko. Analisis dilakukan mencakup analisis dampak Rencana Transaksi terhadap
laporan keuangan Perseroan. Tujuan informasi keuangan proforma adalah untuk
memperlihatkan dampak Rencana Transaksi yang terjadi atas informasi keuangan historis
pada tanggal opini kewajaran. Berikut adalah laporan keuangan Proforma Perseroan
sebelum dan setelah Rencana Transaksi dilakukan:
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 32
32
Page 34
NERACA PERSEROAN
Rencana Transaksi Rencana Transaksi
Penyesuaian
Tidak Dilakukan Dilakukan
Balance Sheet
Kas Setara Kas 7.656 - 7.656
Piutang Usaha 1.525 - 1.525
Aset Keuangan Dari Konsesi Jasa Yang Belum Ditagih 5.760 - 5.760
Dana yang Dibatasi Penggunaannya 6.283 - 6.283
Piutang Lain Lain 15.941 - 15.941
Pajak Dibayar Dimuka 293 - 293
Aset Lancar Lain-Lain - - -
Beban Dibayar Dimuka 400 - 400
Jumlah Aset Lancar 37.858 37.858
Aset Tetap 442 - 442
Piutang Pihak Berelasi 1.753 - 1.753
Aset Keuangan Dari Konsesi Jasa Yang Belum Ditagih 289.984 - 289.984
Properti Investasi 780 - 780
Investasi Pada Entitas Asosiasi - - -
Aset Pajak Tangguhan 14 - 14
Uang Muka 779 - 779
Dana yang Dibatasi Penggunaannya 2.411 - 2.411
Goodwill 1.363 - 1.363
Aset Tidak Lancar Lainnya 1.340 - 1.340
Jumlah Aset Tidak Lancar 298.866 298.866
Jumlah Aset 336.724 336.724
Utang Usaha 6.697 - 6.697
Utang Bank Jangka Pendek 6.208 - 6.208
Utang Bank 8.834 - 8.834
Utang Lembaga Keuangan - - -
Utang Lain Lain 485 - 485
Utang Deviden - - -
Utang Pembiayaan Konsumen 75 - 75
Utang Pajak 580 - 580
Liabilitas Sewa - - -
Biaya yang Masih Harus Dibayar 145 - 145
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 23.023 23.023
Utang Bank 66.355 - 66.355
Utang Lain-Lain Pihak berelasi 7.798 - 7.798
Utang Lembaga Keuangan 16.728 - 16.728
Utang Pembiayaan Konsumen 62 - 62
Liabilitas Pajak Tangguhan 42.796 - 42.796
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 376 - 376
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 134.115 134.115
Jumlah Liabilitas 157.138 157.138
Modal Dasar 28.583 - 28.583
Tambahan Modal Disetor 52.629 - 52.629
Selisih Transaksi Dengan Pihak Non-Pengendali 2.117 - 2.117
Selisih Kurs 5.097 - 5.097
Saldo Laba 68.901 - 68.901
Kepentingan Non-Pengendali 22.259 - 22.259
Jumlah Ekuitas 179.587 179.587
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 336.724 336.724
(dalam ribu USD)
Berdasarkan data diatas tidak terdapat adanya perubahan di posisi neraca.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 33
33
Page 35
LABA RUGI PERSEROAN
Rencana Transaksi Rencana Transaksi
Penyesuaian
Tidak Dilakukan Dilakukan
Income Statement
Pendapatan 34.650 - 34.650
Beban Langsung (12.799) - (12.799)
Laba Bruto 21.851 21.851
Beban Usaha (3.032) - (3.032)
Penghasilan (Beban) Lainnya 145 - 145
EBITDA 18.964 18.964
Depresiasi dan Amortisasi (158) - (158)
EBIT 18.806 18.806
Biaya Keuangan (4.584) - (4.584)
EBT 14.222 14.222
Beban Pajak Penghasilan Kini (838) - (838)
Beban Pajak Penghasilan Tangguhan (6.571) - (6.571)
EAT 6.813 6.813
(dalam ribu USD)
Berdasarkan data diatas tidak terdapat adanya perubahan di posisi laba rugi.
RASIO KEUANGAN PERSEROAN
Rencana Transaksi Rencana Transaksi
Penyesuaian
Tidak Dilakukan Dilakukan
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar 0,52 - 0,52
Quick Rasio 0,28 - 0,28
Rasio Aktivitas
TO Piutang 11,61 - 11,61
TO Persediaan 3,67 - 3,67
TO Utang Usaha 2,03 - 2,03
Inventory Conversion Period (TO Persediaan) 99,47 - 99,47
Average Collection Periode (TO Piutang) 31,44 - 31,44
Payables Defferal Period (TO Utang Usaha) 179,69 - 179,69
TO Aset Tetap 190,09 - 190,09
TO Aset 0,11 - 0,11
Rasio Solvabilitas
Debt Equity Ratio 0,90 - 0,90
Debt to Assets 0,48 - 0,48
Time Interest Earned 4,15 - 4,15
Rasio Profitabilitas
Return On Asset 0,03 - 0,03
Return On Equity 0,06 - 0,06
Berdasarkan data diatas tidak terdapat adanya perubahan di posisi rasio keuangan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 34
34
Page 36
3.5 Analisis Kelayakan atas Rencana Transaksi
Analisis kelayakan atas Rencana Transaksi Perseroan dilakukan melalui analisis Arus Kas Bersih
Debitur dengan memunculkan Initial Rate of Return (IRR), Net Present Value (NPV), Profitablitity
Index (PI) dan Payback Period.
KETERANGAN Tahun 0 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Earning After Tax 3.030.937 4.822.955 4.948.750 5.069.487 5.185.014 5.295.174 5.399.808 5.498.748
Depreciation 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713
Tax (854.880) (1.360.321) (1.395.801) (1.429.855) (1.462.440) (1.493.511) (1.523.023) (1.550.929)
Interest * (1-Tax) 2.967.493 2.060.794 1.766.394 1.471.995 1.177.596 883.197 588.798 294.399
Perubahan Modal Kerja - - - - - - - -
Capex - - - - - - - -
Pinjaman (54.079.967) - - - - - - - -
Arus Kas (54.079.967) 11.733.263 12.113.140 11.909.056 11.701.339 11.489.883 11.274.573 11.055.296 10.831.931
Growth
Discount Rate 10,93% 1,00 0,90 0,81 0,73 0,66 0,60 0,54 0,48 0,44
Present Value (54.079.967) 10.577.270 9.843.881 8.724.523 7.727.780 6.840.527 6.051.024 5.348.770 4.724.374
Akumulasi Arus Kas (54.079.967) (42.346.704) (30.233.564) (18.324.508) (6.623.169) 4.866.714 16.141.287 27.196.583 38.028.514
IRR 13,90%
NPV 5.758.183
Profitability Index 1,11
Payback Period 4 Tahun
7 Bulan
(dalam ribu Rupiah)
Hasil analisis menunjukan IRR 13,90% berada diatas dari Discount Rate industri sejenis 10,93) yang
mengindikasi bahwa proyek layak. Analisis menunjukan NPV Rp5.758.183 ddengan hasil positif yang
mengindikasi bahwa proyek layak. Analisis menunjukan Payback Period di 4 tahun 7 bulan yang
mengindikasi bahwa proyek layak, dengan asumsi jika diatas 7 tahun proyek tidak menarik bagi pihak
perbankan.
3.6 Analisis Agunan
Dalam Rencana Transaksi, terdapat agunan berupa ruko, mesin dan peralatan, dan cash deposit.
Rincian Hak Tanggungan Nilai Pasar Coverage Ratio % Coverage Ratio
Ruko Maqna No. 18 5.380.000.000 5.073.750.000 3.551.625.000 70%
Ruko Maqna No. 19 5.380.000.000 4.009.160.000 2.806.412.000 70%
Ruko Maqna No. 21 5.380.000.000 4.009.160.000 2.806.412.000 70%
Mesin, Peralatan dan Alat Berat EKP 95.835.400.000 98.057.000.000 49.028.500.000 50%
Agunan 111.975.400.000 111.149.070.000 58.192.949.000
Cash Deposit 3.500.000.000 3.500.000.000 3.500.000.000
Total Agunan dan Cash Deposit 115.475.400.000 114.649.070.000 61.692.949.000
(dalam Rupiah)
Kami melakukan analisis coverage ratio Dimana kami membandingkan coverage ratio terhadap
besarnya pinjaman. Didapatkan hasil analisis:
Analisis
Hak Tanggungan 115.475.400.000
Nilai Pasar 114.649.070.000
Besaran Pinjaman 54.079.966.808
Coverage Ratio (Rp) 61.692.949.000
Coverage Ratio (% ) 114,08%
(dalam Rupiah)
Besaran coverage ratio adalah 114,08% dari besarnya pinjaman, sehingga Nilai Pasar agunan
dapat menutup besarnya pinjaman dan dapat dikatakan layak.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 35
35
Page 37
3.7 Kesimpulan
Secara kualitatif, dapat diketahui bahwa pihak–pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini
adalah Perseroan dan Debitur. Rencana Transaksi ini merupakan transaksi yang mengandung
unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
42/POJK.04/2020, karena Perseroan dan Debitur memiliki beberapa pengurus yang sama.
Rencana Transaksi yang akan dilakukan bukan merupakan transaksi benturan kepentingan
karena memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai
aturan perundang-undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan.
Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp54.079.966.808 sedangkan jumlah ekuitas Perseroan
berdasarkan laporan keuangan Limited Review per 31 Oktober 2023 adalah sebesar
Rp.2.858.299.450.220 dengan demikian Rencana Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi
material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020, karena nilai transaksi kurang dari 20% ekuitas Perseroan. Secara umum,
manfaat dari dilakukannya Rencana Transaksi ini adalah membantu Debitur selaku afiliasi
Perseroan dalam Rencana Transaksi.
Secara kuantitatif mengacu pada proyeksi keuangan, Debitur memiliki kemampuan untuk
menyelesaikan pinjaman sesuai dengan suku bunga dan tenor pinjaman dalam Rencana
Transaksi dan suku bunga pinjaman berada dibawah suku bunga pasar. Recana Transaksi juga
memberikan nilai tambah bagi Perseroan secara pembagian deviden.
Secara kelayakan Rencana Transaksi terhadap Initial Rate of Return (IRR), Net Present Value
(NPV), Profitablitity Index (PI) dan Payback Period menunjukan hasil yang mengindikasikan
proyek adalah layak. Coverage ratio nilai agunan dibandingkan dengan besarnya pinjaman dapat
menutupi nilai Rencana Transaksi.
Dengan demikian, hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif, kuantitatif, dan kelayakan dari
Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah Wajar.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Kencana Energi Lestari Tbk 36
36
Page 38
PT Kencana Energi Lestari, Tbk
Opini Kewajaran
Balance Sheet Histroris
Dalam Satuan USD
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Balance Sheet
Kas Setara Kas 150.755 1.445.321 1.950.393 1.323.199 3.899.283 7.656.286
Piutang Usaha 2.278.245 1.303.729 3.189.351 3.155.392 4.937.195 1.525.200
Aset Keuangan Dari Konsesi Jasa Yang Belum Ditagih 2.648.700 3.703.951 4.581.443 5.540.253 8.066.798 5.760.313
Dana yang Dibatasi Penggunaannya - 3.596.863 3.544.842 2.803.280 3.814.125 6.282.986
Piutang Lain Lain 102.295 169.524 256.262 16.322.063 11.477.619 15.940.716
Pajak Dibayar Dimuka - 68.216 88.560 151.891 128.984 292.883
Aset Lancar Lain-Lain 524.210 513.594 - - -
Beban Dibayar Dimuka 26.026 39.201 23.820 60.921 152.346 399.799
Jumlah Aset Lancar 5.730.231 10.840.399 13.634.671 29.356.999 32.476.350 37.858.183
Aset Tetap 139.140 192.027 212.080 296.353 415.854 442.461
Piutang Pihak Berelasi 126.223 4.742.265 20.195.427 1.616.528 1.534.499 1.753.455
Aset Keuangan Dari Konsesi Jasa Yang Belum Ditagih 227.324.870 241.369.183 249.750.343 265.103.455 275.552.637 289.983.718
Properti Investasi - 969.285 919.999 870.714 821.429 780.383
Investasi Pada Entitas Asosiasi - - - 42.335 54.661 -
Aset Pajak Tangguhan 78.574 134.394 116.443 122.472 14.909 13.980
Uang Muka - 681.647 971.635 47.657 764.519 778.859
Dana yang Dibatasi Penggunaannya 538.003 1.463.169 1.144.585 2.310.045 2.320.955 2.410.545
Goodwill - 410.183 410.183 410.183 1.362.996 1.362.996
Aset Tidak Lancar Lainnya 1.101 16.926 47.722 598.703 800.879 1.339.813
Jumlah Aset Tidak Lancar 228.207.911 249.979.079 273.768.417 271.418.445 283.643.338 298.866.210
Jumlah Aset 233.938.142 260.819.478 287.403.088 300.775.445 316.119.689 336.724.393
Utang Usaha 4.784.525 5.827.255 9.373.737 3.323.328 4.138.692 6.697.120
Utang Bank Jangka Pendek - 3.702.859 3.638.274 2.925.192 3.737.842 6.207.590
Utang Bank 4.833.119 5.797.463 3.874.883 5.539.468 5.901.503 8.833.625
Utang Lembaga Keuangan 883.592 3.971.449 4.312.115 - 728.127 -
Utang Lain Lain - 29.096 12.299.499 4.190.764 1.643.882 484.690
Utang Deviden - - 2.500.000 - - -
Utang Pembiayaan Konsumen 196.766 26.586 4.269 710.816 688.263 75.004
Utang Pajak 23.285 463.061 238.481 133.938 372.777 580.051
Liabilitas Sewa - - 67.635 - - -
Biaya yang Masih Harus Dibayar 288.868 1.000.761 517.956 393.670 196.080 145.090
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 11.010.155 20.818.530 36.826.849 17.217.176 17.407.166 23.023.170
Utang Bank 38.871.894 33.661.684 40.818.652 59.317.397 53.479.568 66.355.066
Utang Lain-Lain Pihak berelasi 7.248.453 3.779.824 4.160.707 5.757.593 8.367.876 7.797.537
Utang Lembaga Keuangan 18.488.361 15.568.413 18.732.182 18.215.395 23.633.396 16.727.803
Utang Pembiayaan Konsumen 29.681 4.332 - 2.352.911 1.560.002 62.341
Liabilitas Pajak Tangguhan 34.897.547 34.967.738 29.459.011 33.662.997 36.220.114 42.795.777
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 587.386 814.539 868.750 809.763 379.947 376.153
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 100.123.322 88.796.530 94.039.302 120.116.056 123.640.903 134.114.677
Jumlah Liabilitas 111.133.477 109.615.060 130.866.151 137.333.232 141.048.069 157.137.847
Modal Dasar 23.408.996 28.583.019 28.583.019 28.583.019 28.583.019 28.583.018
Tambahan Modal Disetor 38.009.094 52.628.696 52.628.696 52.628.696 52.628.696 52.628.696
Selisih Transaksi Dengan Pihak Non-Pengendali - 2.117.275 2.117.275 2.117.275 2.117.275 2.117.275
Selisih Kurs 5.691.956 5.605.351 5.624.517 5.425.414 5.015.819 5.096.918
Saldo Laba 43.446.484 41.702.114 47.825.710 53.545.732 64.726.474 68.901.178
Kepentingan Non-Pengendali 12.248.135 20.567.963 19.757.720 21.142.076 22.000.336 22.259.460
Jumlah Ekuitas 122.804.664 151.204.417 156.536.937 163.442.212 175.071.619 179.586.545
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 233.938.141 260.819.477 287.403.088 300.775.444 316.119.688 336.724.392
Page 39
PT Kencana Energi Lestari, Tbk
Opini Kewajaran
Income Statement Histroris
Dalam Satuan USD
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Income Statement
Pendapatan 26.448.486 23.677.334 25.385.291 36.549.907 41.832.779 34.650.130
Beban Langsung (9.718.793) (13.239.390) (11.107.184) (15.492.674) (14.687.943) (12.799.167)
Laba Bruto 16.729.693 10.437.944 14.278.107 21.057.233 27.144.836 21.850.963
Beban Usaha (2.109.674) (2.477.580) (3.601.401) (2.055.704) (2.927.366) (3.032.054)
Penghasilan Bunga - 188.121 422.410 457.523 92.576 -
Bagian Atas Laba Bersih Entitas Asosiasi - - - - 33.810 (54.661)
Laba (Rugi Selisih Kurs) 2.567.043 (539.017) (478.189) 211.168 (232.040) 395.328
Beban Amortisasi Dari Biaya Transaksi Pinjaman (264.429) (147.207) (615.998) (381.396) (112.571) (203.226)
Biaya Denda - - (560.000) (1.096.615) (2.366) -
Biaya Provisi - (197.274) (195.077) - - -
Aset dan Liabilitas yang Dihapus (197.022) 222.182 - - - -
Penghasilan (Beban) Lainnya 32.436 62.421 53.982 147.959 119.465 7.260
EBITDA 16.758.047 7.549.590 9.303.834 18.340.168 24.116.344 18.963.610
Depresiasi dan Amortisasi (70.971) (80.532) (151.652) (159.950) (163.577) (157.819)
EBIT 16.687.076 7.469.058 9.152.182 18.180.218 23.952.767 18.805.791
Biaya Keuangan (4.016.707) (4.634.848) (5.421.682) (5.721.874) (5.913.323) (4.584.258)
EBT 12.670.369 2.834.210 3.730.500 12.458.344 18.039.444 14.221.533
Beban Pajak Penghasilan Kini - (593.725) (271.256) (267.960) (596.743) (838.308)
Beban Pajak Penghasilan Tangguhan (5.760.379) 1.407.769 5.184.370 (4.190.916) (2.961.362) (6.570.569)
EAT 6.909.990 3.648.254 8.643.614 7.999.468 14.481.339 6.812.656
Page 40
PT Energy Karya Persada
Opini Kewajaran PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Balance Sheet Histroris
Dalam Rupiah
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Balance Sheet
Kas Setara Kas 5.141.660.253 1.496.163.430 326.010.958 3.582.023.190 4.486.702.178 270.370.538
Piutang Usaha 5.314.494.827 3.827.832.963 7.391.952.923 4.216.645.464 2.949.805.261 3.744.272.142
Persediaan 1.776.706.357 3.621.572.676 4.596.016.856 4.573.952.067 4.885.116.868 5.174.879.676
Piutang Lain Lain 3.908.819 3.061.597.913 2.604.084.518 3.325.983.987 2.518.845.759 3.261.939.830
Uang Muka 45.440.657 1.579.232.259 3.333.270.069 5.957.769.481 6.829.830.220 6.840.394.536
Pajak Dibayar Dimuka - 1.162.077.288 1.638.748.506 1.475.570.769 113.490.583 1.139.136.911
Aset Lancar Lain-Lain - - - - - -
Beban Dibayar Dimuka - - - - 3.005.500 3.005.500
Jumlah Aset Lancar 12.282.210.913 14.748.476.529 19.890.083.830 23.131.944.958 21.786.796.369 20.433.999.133
Aset Tetap 1.829.221.547 1.811.935.146 2.850.103.080 6.431.582.472 106.028.054.418 101.549.393.319
Piutang Pihak Berelasi 1.100.000.000 - - 48.978.412 21.410.251.875 1.979.356.563
Aset Hak Guna - - 46.646.446.120 6.864.599.404 3.268.318.362 3.078.363.740
Aset Takberwujud 63.000.000 42.000.000 21.000.000 - -
Properti Investasi - - - - -
Aset Pajak Tangguhan 103.089.060 2.707.994.888 5.074.331.771 3.937.552.630 5.375.256.554 5.375.256.554
Aset Tidak Lancar Lainnya - - - - - -
Jumlah Aset Tidak Lancar 3.095.310.607 4.561.930.034 54.591.880.971 17.282.712.918 136.081.881.209 111.982.370.176
Jumlah Aset 15.377.521.520 19.310.406.563 74.481.964.801 40.414.657.877 157.868.677.579 132.416.369.309
Utang Usaha 2.437.745.600 2.193.671.869 6.912.555.921 8.863.654.688 9.924.274.199 2.670.646.523
Utang Bank - - - 3.230.666.930 4.084.321.819
Utang Lembaga Keuangan - - - - -
Utang Lain Lain 7.244.693.163 11.304.347.521 31.911.688.258 34.346.099.938 259.109.502 4.043.410.517
Utang Deviden - - - - -
Utang Pembiayaan Konsumen - - - - -
Utang Pajak 728.962.411 948.040.140 277.071.063 364.790.033 422.057.407 174.113.598
Utang Bank Jangka Pendek - - - 16.513.781.481 9.897.403.616
Liabilitas Sewa - 16.930.405.405 2.442.131.530 322.120.303 259.856.184
Biaya yang Masih Harus Dibayar 456.083.974 1.483.831.193 1.906.110.574 1.724.891.266 7.017.336.633 6.465.420.249
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 10.867.485.148 15.929.890.723 57.937.831.221 47.741.567.455 37.689.346.455 27.595.172.506
Utang Lain-Lain Pihak berelasi 2.100.639.762 9.223.516.216 3.280.338.010 - 1.701.539.789 1.701.539.789
Utang Bank - - - - 40.815.313.754 34.146.972.745
Utang Lembaga Keuangan - - - - - -
Liabilitas Sewa - - 31.928.571.763 5.110.464.071 3.651.939.291 3.651.939.291
Liabilitas Pajak Tangguhan - - - - - -
Liabilitas Imbalan Pasca Kerja 412.356.240 506.578.551 722.577.414 1.371.423.371 2.154.103.876 2.367.094.702
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.512.996.002 9.730.094.767 35.931.487.187 6.481.887.442 48.322.896.710 41.867.546.527
Jumlah Liabilitas 13.380.481.150 25.659.985.490 93.869.318.408 54.223.454.897 86.012.243.165 69.462.719.033
Modal Dasar 100.000.000 100.000.000 100.000.000 100.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000
Tambahan Modal Disetor
Selisih Transaksi Dengan Pihak Non-Pengendali
Selisih Kurs
Saldo Laba 1.897.040.370 (6.449.578.927) (19.487.353.604) (13.908.797.021) (24.078.565.587) (32.981.349.720)
Kepentingan Non-Pengendali
Jumlah Ekuitas 1.997.040.369 (6.349.578.928) (19.387.353.604) (13.808.797.021) 71.856.434.413 62.953.650.280
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 15.377.521.519 19.310.406.562 74.481.964.805 40.414.657.876 157.868.677.578 132.416.369.313
Page 41
PT Energy Karya Persada
Opini Kewajaran PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Income Statement Histroris
Dalam Rupiah
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Oct
Income Statement
Pendapatan 25.811.514.180 33.583.306.787 35.342.201.223 40.023.207.250 24.068.425.988 26.212.168.910
Beban Langsung (20.430.529.658) (43.586.568.022) (44.067.169.041) (33.361.438.264) (25.213.906.299) (30.766.332.361)
Laba Bruto 5.380.984.522 (10.003.261.235) (8.724.967.818) 6.661.768.986 (1.145.480.311) (4.554.163.451)
Beban Usaha (640.281.790) (1.447.386.020) (294.676.922) (511.481.891) (2.629.525.755) (1.045.999.892)
Penghasilan (Beban) Lain-Lain Neto (558.400.255) 815.971.181 (400.713.302) 1.389.373.794 (223.660.821) 71.192.336
EBITDA 4.182.302.477 (10.634.676.074) (9.420.358.042) 7.539.660.889 (3.998.666.887) (5.528.971.007)
Depresiasi dan Amortisasi (1.489.577) (29.786.401) (87.174.491) (512.938.708) (617.684.962) -
EBIT 4.180.812.900 (10.664.462.475) (9.507.532.533) 7.026.722.181 (4.616.351.849) (5.528.971.007)
Biaya Keuangan (603.730.668) (271.375.872) (5.911.297.278) - (6.377.870.840) (3.328.638.832)
EBT 3.577.082.232 (10.935.838.347) (15.418.829.811) 7.026.722.181 (10.994.222.689) (8.857.609.839)
Beban Pajak Penghasilan Tangguhan (639.701.965) 2.600.984.133 2.369.280.533 (1.205.284.162) 1.302.788.968 -
EAT 2.937.380.267 (8.334.854.214) (13.049.549.278) 5.821.438.019 (9.691.433.721) (8.857.609.839)
Page 42
PT Energy Karya Persada
Opini Kewajaran PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Balance Sheet Proj.
Dalam Rupiah
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 52.677.323.102 58.579.994.790 64.608.461.347 70.757.664.648 77.022.394.822 83.397.285.704 89.876.810.141 96.455.275.169
Piutang usaha 2.949.805.261 2.949.805.261 2.949.805.261 2.949.805.261 2.949.805.261 2.949.805.261 2.949.805.261 2.949.805.261
Piutang lain-lain 2.518.845.759 2.518.845.759 2.518.845.759 2.518.845.759 2.518.845.759 2.518.845.759 2.518.845.759 2.518.845.759
Persediaan 4.885.116.868 4.885.116.868 4.885.116.868 4.885.116.868 4.885.116.868 4.885.116.868 4.885.116.868 4.885.116.868
Uang muka 6.829.830.220 6.829.830.220 6.829.830.220 6.829.830.220 6.829.830.220 6.829.830.220 6.829.830.220 6.829.830.220
Pajak dibayar dimuka 113.490.583 113.490.583 113.490.583 113.490.583 113.490.583 113.490.583 113.490.583 113.490.583
Beban dibayar dimuka 3.005.500 3.005.500 3.005.500 3.005.500 3.005.500 3.005.500 3.005.500 3.005.500
TOTAL ASET LANCAR 69.977.417.293 75.880.088.981 81.908.555.538 88.057.758.839 94.322.489.013 100.697.379.895 107.176.904.332 113.755.369.360
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain 21.410.251.875 21.410.251.875 21.410.251.875 21.410.251.875 21.410.251.875 21.410.251.875 21.410.251.875 21.410.251.875
Aset tetap 99.438.341.918 92.848.629.418 86.258.916.918 79.669.204.418 73.079.491.918 66.489.779.418 59.900.066.918 53.310.354.418
Aset hak guna 3.268.318.362 3.268.318.362 3.268.318.362 3.268.318.362 3.268.318.362 3.268.318.362 3.268.318.362 3.268.318.362
Aset pajak tangguhan 5.375.256.554 5.375.256.554 5.375.256.554 5.375.256.554 5.375.256.554 5.375.256.554 5.375.256.554 5.375.256.554
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 129.492.168.709 122.902.456.209 116.312.743.709 109.723.031.209 103.133.318.709 96.543.606.209 89.953.893.709 83.364.181.209
TOTAL ASET 199.469.586.002 198.782.545.190 198.221.299.247 197.780.790.048 197.455.807.722 197.240.986.104 197.130.798.041 197.119.550.569
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 9.924.274.199 9.924.274.199 9.924.274.199 9.924.274.199 9.924.274.199 9.924.274.199 9.924.274.199 9.924.274.199
Utang lain-lain 259.109.502 259.109.502 259.109.502 259.109.502 259.109.502 259.109.502 259.109.502 259.109.502
Liabilitas yang masih harus dibayar 7.017.336.633 7.017.336.633 7.017.336.633 7.017.336.633 7.017.336.633 7.017.336.633 7.017.336.633 7.017.336.633
Utang pajak 422.057.407 422.057.407 422.057.407 422.057.407 422.057.407 422.057.407 422.057.407 422.057.407
Utang bank jangka pendek 3.230.666.930 3.230.666.930 3.230.666.930 3.230.666.930 3.230.666.930 3.230.666.930 3.230.666.930 3.230.666.930
Pinjaman jangka panjang
yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: 16.835.901.784 16.835.901.784 16.835.901.784 16.835.901.784 16.835.901.784 16.835.901.784 16.835.901.784 16.835.901.784
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 37.689.346.455 37.689.346.455 37.689.346.455 37.689.346.455 37.689.346.455 37.689.346.455 37.689.346.455 37.689.346.455
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain 1.701.539.789 1.701.539.789 1.701.539.789 1.701.539.789 1.701.539.789 1.701.539.789 1.701.539.789 1.701.539.789
Pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: 83.037.224.002 77.527.228.151 72.017.232.300 66.507.236.449 60.997.240.598 55.487.244.747 49.977.248.896 44.467.253.045
Liabilitas imbalan kerja 2.154.103.876 2.154.103.876 2.154.103.876 2.154.103.876 2.154.103.876 2.154.103.876 2.154.103.876 2.154.103.876
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 86.892.867.667 81.382.871.816 75.872.875.965 70.362.880.114 64.852.884.263 59.342.888.412 53.832.892.561 48.322.896.710
JUMLAH LIABILITAS 124.582.214.122 119.072.218.271 113.562.222.420 108.052.226.569 102.542.230.718 97.032.234.867 91.522.239.016 86.012.243.165
EKUITAS
Modal saham 95.935.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000 95.935.000.000
Laba Rugi Tahun Berjalan (21.047.628.120) (16.224.673.081) (11.275.923.173) (6.206.436.521) (1.021.422.996) 4.273.751.237 9.673.559.025 15.172.307.404
EKUITAS - NETO 74.887.371.880 79.710.326.919 84.659.076.827 89.728.563.479 94.913.577.004 100.208.751.237 105.608.559.025 111.107.307.404
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 199.469.586.002 198.782.545.190 198.221.299.247 197.780.790.048 197.455.807.722 197.240.986.104 197.130.798.041 197.119.550.569
Page 43
PT Energy Karya Persada
Opini Kewajaran PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Income Statement Proj.
Dalam Rupiah
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Sales
Electricity to PLN 45.187.590.432 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600
Total Revenue 45.187.590.432 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600 48.044.037.600
COGS
Purchase of Fuels 15.528.193.020 16.509.778.065 16.509.778.065 16.509.778.065 16.509.778.065 16.509.778.065 16.509.778.065 16.509.778.065
Labor - Direct Cost 3.525.376.801 3.631.138.105 3.740.072.248 3.852.274.415 3.967.842.648 4.086.877.927 4.209.484.265 4.335.768.793
Operation & Maintenance 958.687.671 1.019.289.280 1.019.289.280 1.019.289.280 1.019.289.280 1.019.289.280 1.019.289.280 1.019.289.280
Indirect Cost:
Operation & Maintenance 7.425.257.528 7.894.630.991 7.894.630.991 7.894.630.991 7.894.630.991 7.894.630.991 7.894.630.991 7.894.630.991
Labor - Indirect Cost 2.375.409.288 2.446.671.567 2.520.071.714 2.595.673.866 2.673.544.081 2.753.750.404 2.836.362.916 2.921.453.804
Depreciation of Right of Use Asset - - - - - - - -
Depreciation of Fixed Asset 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500
Others 541.951.476 558.210.020 574.956.321 592.205.011 609.971.161 628.270.296 647.118.405 666.531.957
Total COGS 36.944.588.284 38.649.430.529 38.848.511.119 39.053.564.128 39.264.768.727 39.482.309.463 39.706.376.422 39.937.165.390
Gross Profit 8.243.002.147 9.394.607.071 9.195.526.481 8.990.473.472 8.779.268.873 8.561.728.137 8.337.661.178 8.106.872.210
Operating Cost (552.707.155) (569.288.370) (586.367.021) (603.958.032) (622.076.773) (640.739.076) (659.961.248) (679.760.086)
Operating Profit 7.690.294.992 8.825.318.701 8.609.159.459 8.386.515.440 8.157.192.101 7.920.989.061 7.677.699.930 7.427.112.125
Others
Forex Gain (Loss)
Interest Expenses (3.804.477.726) (2.642.043.011) (2.264.608.295) (1.887.173.579) (1.509.738.863) (1.132.304.147) (754.869.432) (377.434.716)
Interest Income
Other Income (Expense)
Net profit before tax 3.885.817.266 6.183.275.691 6.344.551.165 6.499.341.861 6.647.453.237 6.788.684.913 6.922.830.498 7.049.677.409
Tax Expense (Income) 854.879.798 1.360.320.652 1.395.801.256 1.429.855.209 1.462.439.712 1.493.510.681 1.523.022.710 1.550.929.030
Net profit after tax 3.030.937.467 4.822.955.039 4.948.749.908 5.069.486.652 5.185.013.525 5.295.174.232 5.399.807.788 5.498.748.379
Page 44
PT Energy Karya Persada
Opini Kewajaran PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Cash Flow Proj.
Dalam Rupiah
2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Net profit after tax 3.030.937.467 4.822.955.039 4.948.749.908 5.069.486.652 5.185.013.525 5.295.174.232 5.399.807.788 5.498.748.379
Depreciation 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500 6.589.712.500
9.620.649.967 11.412.667.539 11.538.462.408 11.659.199.152 11.774.726.025 11.884.886.732 11.989.520.288 12.088.460.879
PB Cash In 10.000.000.000
PPB Cash In 44.079.966.808
PB Payment (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851)
PPB Payment (10.000.000.000) - - - - - - -
38.569.970.957 (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851) (5.509.995.851)
Total Arus Kas Bersih 48.190.620.924 5.902.671.688 6.028.466.557 6.149.203.301 6.264.730.174 6.374.890.881 6.479.524.437 6.578.465.028
Saldo Kas, Bank & Setara Kas Awal 4.486.702.178 52.677.323.102 58.579.994.790 64.608.461.347 70.757.664.648 77.022.394.822 83.397.285.704 89.876.810.141
Saldo Kas, Bank & Setara Kas Akhir 52.677.323.102 58.579.994.790 64.608.461.347 70.757.664.648 77.022.394.822 83.397.285.704 89.876.810.141 96.455.275.169
Page 45
PT Energy Karya Persada
Opini Kewajaran PT Kencana Energi Lestari Tbk.
Analisis Kelayakan
Dalam Rupiah
KETERANGAN Tahun 0 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Earning After Tax 3.030.937 4.822.955 4.948.750 5.069.487 5.185.014 5.295.174 5.399.808 5.498.748
Depreciation 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713 6.589.713
Tax (854.880) (1.360.321) (1.395.801) (1.429.855) (1.462.440) (1.493.511) (1.523.023) (1.550.929)
Interest * (1-Tax) 2.967.493 2.060.794 1.766.394 1.471.995 1.177.596 883.197 588.798 294.399
Perubahan Modal Kerja - - - - - - - -
Capex - - - - - - - -
Pinjaman (54.079.967) - - - - - - - -
Arus Kas (54.079.967) 11.733.263 12.113.140 11.909.056 11.701.339 11.489.883 11.274.573 11.055.296 10.831.931
Growth
Discount Rate 10,93% 1,00 0,90 0,81 0,73 0,66 0,60 0,54 0,48 0,44
Present Value (54.079.967) 10.577.270 9.843.881 8.724.523 7.727.780 6.840.527 6.051.024 5.348.770 4.724.374
Akumulasi Arus Kas (54.079.967) (42.346.704) (30.233.564) (18.324.508) (6.623.169) 4.866.714 16.141.287 27.196.583 38.028.514
IRR 13,90%
NPV 5.758.183
Profitability Index 1,11
Payback Period 4 Tahun
7 Bulan
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.455
9135 ms
12 Sep 2026 21:46
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': '.................................................................................................................. '
'14'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '.................................................................................................................. '
'14',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '20'}