Skip to content
Back to announcement

20260407_ADHI_Laporan Informasi dan Fakta Material_32068046_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted ADHI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
   KETERBUKAAN
   INFORMASI
LAPORAN KEUANGAN AUDITAN TAHUNAN TAHUN 2025

Jakarta, 6 April 2026 - Sejalan dengan program penyehatan BUMN Karya yang dipimpin oleh Danantara
selaku pemegang saham mayoritas (64,33% melalui PT Danantara Asset Management), PT ADHI KARYA
(Persero) Tbk (ADHI) pada tahun buku 2025 melakukan penataan menyeluruh atas kualitas aset dan
pencadangan di seluruh lini usaha. Langkah ini ditujukan agar mencerminkan kondisi bisnis faktual,
aktual dan prudent yang tercermin dalam kondisi neraca Perseroan dan akan menjadi landasan yang
kokoh bagi Perseroan untuk melangkah ke depan.

Sampai dengan 31 Desember 2025, ADHI mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp18,1 triliun.
Berdasarkan lini bisnis perolehan kontrak baru terdiri dari 91% engineering & konstruksi, 5%
manufaktur, 3% properti & hospitality, dan 1% investasi & konsesi. Berdasarkan tipe pekerjaan, 43%
pekerjaan Gedung, 15% infrastruktur Sumber Daya Air, 14% Jalan & Jembatan, dan sisanya lainnya.
Berdasarkan sumber pendanaan 69% pemerintah, 23% BUMN, dan sisanya swasta.

Total produksi ADHI di sepanjang tahun 2025 senilai Rp16,6 triliun yang langsung dibukukan sebagai
Pendapatan Usaha Non JO sebesar Rp9,7 Triliun dan sisanya tercermin dari Laba JO sebesar Rp462
miliar. Kontribusi terbesar pendapatan usaha ADHI berasal dari proyek infrastruktur seperti proyek
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Yogyakarta-Solo-Kulon Progo, dan proyek PUSRI III-B.

ADHI membukukan EBITDA positif sebesar Rp763,8 miliar yang menunjukkan bahwa kemampuan
Perseroan menghasilkan arus kas dari kegiatan usaha operasi pada tahun berjalan. Pada laporan laba
rugi, ADHI mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,4
triliun, perubahan ini seluruhnya berasal dari pembukuan biaya non-operasional.

Biaya non-operasional tersebut merupakan hasil dari tiga langkah penyehatan yang dilakukan
serentak. Pertama, penyesuaian nilai wajar aset Perusahaan seiring program penyehatan BUMN Karya
dari Danantara. Penyesuaian ini berdampak dominan pada dua anak perusahaan properti, yaitu Adhi
Persada Properti dan Adhi Commuter Properti. Perlambatan bisnis makro properti dan penurunan
daya beli masyarakat menyebabkan koreksi Nilai Realisasi Bersih (NRV) berdasarkan appraisal KJPP,
yang dicatat sebagai Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). Kedua, evaluasi CKPN atas piutang
Adhi Persada Gedung, anak perusahaan di bidang kontraktor gedung yang sebagian besar portofolio
pelanggannya berada di sektor properti yang mengalami tekanan dan proses kepailitan. Ketiga, tindak
lanjut temuan audit yang meminta Perseroan melakukan pencadangan yang cukup dan konservatif.

Total aset ADHI per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp28,8 triliun dan liabilitas Perseroan tercatat
sebesar Rp25,5 Triliun. Hal ini disebabkan oleh penurunan liabilitas jangka pendek sejalan dengan
pengelolaan kewajiban dan arus kas Perseroan. Sementara itu, ekuitas Perseroan tercatat sebesar
Rp3,3 Triliun, sejalan dengan pencatatan biaya penyehatan pada periode berjalan. Rasio DER berbasis
Interest Bearing Debt masih di bawah covenant, tercatat sebesar 2,41 kali.
Page 2
   KETERBUKAAN
   INFORMASI
Kekuatan Posisi dan Prospek ke Depan
Meskipun mencatatkan penyesuaian nilai, Perseroan memiliki beberapa pondasi untuk pemulihan.
ADHI masih memiliki piutang atas beberapa proyek besar yakni LRT Jabodebek dan piutang atas
proyek Tol Aceh-Sigli. Realisasi piutang-piutang ini diharapkan berdampak langsung pada penerimaan
kas Perseroan.

ADHI juga memiliki pipeline proyek di berbagai segmen infrastruktur dan secara konsisten
menempatkan fokus pada hilirisasi dan green construction. Perseroan menjadi kontraktor pelaksana
proyek hilirisasi antara lain PUSRI IIIB, Pembangunan Coal Handling ICB PTBA, dan PLTMG Tobelo.
Selain itu, ADHI terlibat dalam proyek green construction, seperti pengembangan pengelolaan
lingkungan FPLT Kawasan Industri di Medan, yang membuka akses ke proyek-proyek infrastruktur
yang mengutamakan aspek keberlanjutan.

Di tahun 2026, pertumbuhan pasar konstruksi diperkirakan didorong oleh belanja Kementerian
Pekerjaan Umum dan capital expenditure anak perusahaan Danantara. Danantara sebagai pemegang
saham mayoritas terus berkoordinasi dengan Perseroan dalam kerangka penyehatan BUMN Karya.
Dengan pencatatan penyesuaian nilai di tahun 2025, Perseroan memasuki tahun 2026 dengan
komitmen untuk peningkatan kualitas bisnis Perseroan yang menyeluruh termasuk fokus pada bisnis
inti konstruksi yang mengedepankan inovasi proses bisnis, mengedepankan streamlining bisnis melalui
divestasi sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik sejalan dengan program yang dicanangkan
oleh Danantara sebagai Holding Operasional.
Page 3
          KETERBUKAAN
          INFORMASI
    ***
    PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memiliki kode ticker saham ADHI, merupakan salah satu BUMN yang utamanya bergerak di bidang
    konstruksi. ADHI merupakan BUMN Konstruksi pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Maret 2004, sehingga sejak
    saat itu 36% saham ADHI dimiliki oleh masyarakat luas.

    Selain bisnis konstruksi dan engineering, ADHI memiliki tiga bisnis lain antara lain property & hospitality, manufaktur, dan investasi
    & konsesi. Sejalan dengan hal ini, ADHI menciptakan tagline Beyond Construction yang menegaskan, bahwa ADHI tidak hanya
    memberikan jasa konstruksi, tetapi juga jasa lain yang manfaatnya dapat dirasakan secara terus menerus, baik bagi lingkungan,
    sosial dan bisnis Perusahaan. ADHI berpartisipasi dalam berbagai Proyek Strategis Nasional, seperti dalam Pembangunan Trans
    Jawa untuk Tol Cisumdawu, Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, hingga Tol Probolinggo-Bayuwangi, serta dalam Pembangunan Trans
    Sumatera untuk Tol Sigli-Banda Aceh hingga Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung serta Jalan Lintas Timur Sumatera.

    ADHI turut berperan dalam pembangunan infrastruktur IKN Nusantara, melalui pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi, Jalan
    Tol Kariangau-Karangjoang Seksi 3A, hingga Jembatan Pulau Balang dan Intake Sepaku. ADHI juga berhasil membuktikan diri
    sebagai champion of railway melalui beberapa proyek kereta, seperti LRT Jabodebek, MRT Jakarta Fase 2A, hingga mendapatkan
    proyek regional di Manila, Filipina untuk proyek North-South Commuter Railways. ADHI kini tengah menjadi pelopor konstruksi
    berbasis lingkungan dengan menjadi kontrakor pelaksana Pengolahan Sampah Terbesar di Indonesia, RDF Bantargebang dan
    mengembangkan pengelolaan lingkungan, FPLT Kawasan Industri di Medan.


    Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
    For further information please contact:
    Rozi Sparta
    Corporate Secretary
    PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
    Jl. Raya Pasar Minggu Km.18, Jakarta
    12510. P. +62 21 797 5312                                                            @adhikaryaID
    F. +62 21 797 5311                                                                  @adhikaryaID
    E. rozi.sparta@adhi.co.id
                                                                                        adhikaryaID
    W. www.adhi.co.id
                                                                                        @adhikaryaID

    Disclaimer:
    Important Notice
▪   Dokumen ini dipersiapkan hanya untuk pihak yang hadir dengan tujuan diskusi. Dokumen ini beserta isinya hanya
    boleh direproduksi, diungkapkan atau digunakan dengan persetujuan tertulis PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
▪   Dokumen ini dapat berisi pernyataan yang memproyeksikan harapan dan ekspektasi masa depan, yang mewakili
    keadaaan Perusahaan saat ini dengan kemungkinan kejadian di masa yang akan datang dan perencanaan keuangan.
    Proyeksi tersebut dibuat berdasarkan asumsi dan data yang tersedia pada saat data ini dibuat, yang mengandung
    risiko dan dapat berubah sewaktu-waktu.
▪   PT Adhi Karya (Persero) Tbk. atau pihak terkait lainnya terbebas dari tanggung jawab atau kerugian yang muncul
    akibat penggunaan dokumen ini maupun isinya atau yang terhubung dengannya.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.55 MB
Published7 Apr 2026
Pages3
Characters8,037
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Adhi Commuter Properti. p.1
linked person Rozi Sparta p.3
possible org ADHI KARYA (Persero) Tbk p.1 ×14
possible org Bursa Efek Indonesia p.3
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result