Skip to content
Back to announcement

20231217_META_Laporan Informasi dan Fakta Material_31560177_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review META

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
                Kantor Jasa Penilai Publik                                                         The Manhattan Square
                                                                                         Lt. 16, Suite D, Jl. TB Simatupang
                FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN                                      Cilandak, Jakarta Selatan, 12560
                Property, Business Valuation & Advisory                                E-Mail : infoadmin@fdipartners.co
                                                                                             Website: www.fdipartners.co
                Licence No. 2.22.0176
                                                                                                   Phone (62 21) 27875911
                KMK 460/KM.1/202



Jakarta, 13 Desember 2023



Kepada Yth.
PT Nusantara Infrastructure Tbk
Equity Tower 38th Floor
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Lot 9
Jakarta 12190

No. Laporan   : 00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Hal           : Revisi Laporan Ringkas Pendapat Kewajaran



Dengan hormat,

REVISI LAPORAN RINGKAS PENDAPAT KEWAJARAN
PT NUSANTARA INFRASTRUCTURE TBK

Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No. 024/FDI/PB-FO/VI/2023 tertanggal 29 Juni
2023 dan Perjanjian Kerja Sama No. 001A/FDI/PKS-NI/VII/2023 tanggal 5 Juli 2023, KJPP
Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (selanjutnya disebut “KJPP FDI&R” atau “Kami”)
mendapat penugasan dari PT Nusantara Infrastructure Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”
atau “NI”) untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana transaksi terkait
penambahan modal dengan penerbitan saham baru di PT Margautama Nusantara
(selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

Kami sebelumnya sudah menerbitkan laporan pendapat kewajaran No. 00091/2.0176-
00/BS/03/0089/1/XI/2023 tanggal 9 November 2023. Sesuai dengan Surat dari Otoritas Jasa
Keuangan No. S-43/PM.023/2023 tanggal 23 November 2023 perihal Perubahan dan/atau
Tambahan Informasi Atas Go Private, Transaksi Material dan Transaksi Afiliasi PT. Nusantara
Infrastructure Tbk. kami juga telah menerbitkan revisi laporan pendapat kewajaran
No. 00099/2.0176-00/BS/03/0089/1/XI/2023 tanggal 29 November 2023. Perubahan-perubahan
dalam revisi laporan ini meliputi penambahan pernyataan independensi Penilai,
penambahan pengungkapan proyeksi keuangan Perseroan, penambahan analisis
inkremental, analisis sensitivitas dan analisis faktor lain yang relevan, namun tidak merubah
opini atas pendapat kewajaran Rencana Transaksi.

Sesuai tanggapan Otoritas Jasa Keuangan melalui surat elektronik tanggal 8 Desember 2023
yang ditujukan kepada Direksi Perseroan. Selanjutnya kami menerbitkan kembali revisi kedua
laporan pendapat kewajaran No. 00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023 tanggal 13
Desember 2023 sesuai dengan surat tersebut diatas. Perubahan-perubahan dalam revisi
laporan ini meliputi perubahan pihak yang bertransaksi dan penambahan kejadian penting
sesudah tanggal penilaian (subsequent event), namun tidak merubah opini atas pendapat
kewajaran Rencana Transaksi.




                              Kantor Pusat (Properti dan Bisnis); Kantor Cabang Semarang
Page 2
Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk memberikan pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi terkait penambahan modal dengan penerbitan saham baru di PT
Margautama Nusantara (selanjutnya disebut “Perusahaan” atau “MUN”). Diperlukan dalam
rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp 4.351.012.410.189,- (Empat Triliun Tiga Ratus Lima
Puluh Satu Miliar Dua Belas Juta Empat Ratus Sepuluh Ribu Seratus Delapan Puluh Sembilan
Rupiah) dengan harga saham per lembar adalah sebesar Rp 1.241.018.942,- (Satu Miliar Dua
Ratus Empat Puluh Satu Juta Delapan Belas Ribu Sembilan Ratus Empat Puluh Dua Rupiah). Nilai
Rencana Transaksi tersebut bila dibandingkan dengan ekuitas Perseroan per 30 Juni 2023 yang
sebesar Rp 3.351.202.465.218, maka Nilai Rencana Transaksi adalah 129,83%, dengan demikian
Rencana Transaksi merupakan transaksi material yang di definisikan dalam POJK No.
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Rencana Transaksi juga merupakan suatu Transaksi Afiliasi dikarenakan terdapat hubungan
afiliasi antara Perseroan, MUN dan MPTIS, dimana (i) MUN merupakan perusahaan yang
dikendalikan oleh Perseroan dan, (ii) MUN, Perseroan dan MPTIS merupakan perusahaan yang
sama-sama dikendalikan secara tidak langsung oleh MPTC, dengan demikian Rencana
Transaksi merupakan transaksi afiliasi yang di definisikan dalam POJK No. 42/POJK.04/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Pendapat Kewajaran dilakukan berdasarkan Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 35/POJK.04.2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
Di Pasar Modal (POJK 35/POJK.04/2020).

Dalam melakukan analisis, sebagai dasar dan pertimbangan bagi kami dalam memberikan
pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi tersebut, kami melandaskan dan berdasarkan
pada informasi dan data sebagaimana diberikan oleh manajemen Perseroan, yang mana
kami mengasumsikan bahwa informasi dan data yang telah diberikan oleh manajemen
Perseroan adalah benar, lengkap, dapat diandalkan, dan tidak menyesatkan. Kami tidak
melakukan audit ataupun verifikasi secara mendetail atas semua informasi dan data yang
telah diberikan oleh manajemen Perseroan, baik lisan maupun tulisan, dan dengan demikian
kami tidak dapat memberikan jaminan atau bertanggung-jawab apabila informasi dan data
yang diberikan tersebut menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Pendekatan dan metode penilaian yang kami gunakan dalam menilai kewajaran atas
Rencana Transaksi adalah dengan menggunakan analisis sebagai berikut:
  • Analisis atas Rencana Transaksi;
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
  • Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi;

Analisis atas Rencana Transaksi, Rencana Transaksi yang dilakukan dapat melunasi Fasilitas
Kredit MUN (yaitu fasilitas kredit terutang dengan pokok sebesar Rp4.030.000.000.000 dari PT
Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Digital BCA, dimana dana pinjaman tersebut seluruhnya
telah digunakan untuk membiayai pembelian 40% saham dalam PT Jasamarga Jalanlayang
Cikampek (“JJC”) oleh MUN pada tanggal 10 Oktober 2022) yang akan menghilangkan utang



Halaman 2                                                  00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 3
jangka panjang dan beban bunga pinjaman dan juga tercapainya skema sumber
pembiayaan jangka panjang atas transaksi yang telah dilakukan dengan menggunakan
penyertaan modal langsung. Namun Rencana Transaksi juga mengakibatkan dilusi
kepemilikan Perseroan dalam MUN yang mengakibatkan laporan keuangan MUN tidak lagi
dikonsolidasikan dengan Perseroan.

Analisis Kualitatif, Pembangunan infrastruktur di Indonesia cukup berprospek terbukti dengan
alokasi APBN dimana Pemerintah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk
pembangunan infrastruktur melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) untuk pemerataan ekonomi ke daerah-daerah. Kehadiran infrastruktur Jalan Tol
memiliki peran penting salah satu pondasi bangsa Indonesia sebagai aksesibilitas pendukung
pendistribusian barang dan jasa, sehingga dapat terus menjadi salah satu solusi dan tumpuan
untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang positif. Perseroan akan tetap memiliki investasi
aktif di tiga sektor (jalan tol, air dan energi terbarukan) serta dapat mengembangkan usaha
di sektor lain berdasarkan keputusan bisnis kedepannya.

Analisis Kuantitatif, dilakukan dengan melakukan analisis sebagai berikut:
a) Penilaian kinerja historis
   • Jumlah Aset
         Dari periode 31 Desember 2018 sampai dengan 31 Desember 2022 jumlah aset
         mengalami pertumbuhan secara CAGR sebesar 26,87%. Pada periode 31 Desember
         2019 mengalami peningkatan 17,92% secara year on year, peningkatan terjadi
         terutama karena peningkatan Aset takberwujud atas perjanjian konsesi sebesar
         65,44%. Pada periode 31 Desember 2020 mengalami peningkatan 15,15% secara year
         on year, peningkatan terjadi terutama karena peningkatan Aset takberwujud atas
         perjanjian konsesi sebesar 45,97%. Pada periode 31 Desember 2021 mengalami
         peningkatan 12,67% secara year on year, peningkatan terjadi terutama karena
         peningkatan kas dan setara kas sebesar 169,17%. Pada periode 31 Desember 2022
         mengalami peningkatan 69,32% secara year on year, peningkatan terjadi terutama
         karena peningkatan Investasi pada entitas asosiasi sebesar 482,45%. Sedangkan pada
         periode 30 Juni 2023 jumlah aset Perseroan tercatat sebesar Rp 10.880.292 Juta Rupiah.

   •   Jumlah Liabilitas
       Dari periode 31 Desember 2018 sampai dengan 31 Desember 2022 jumlah liabilitas
       mengalami pertumbuhan secara CAGR sebesar 55,07%. Pada periode 31 Desember
       2019 mengalami peningkatan sebesar 42,01% secara year on year, peningkatan
       terjadi terutama karena peningkatan pada pinjaman jangka Panjang Perseroan
       sebesar 54,64%. Pada periode 31 Desember 2020 mengalami peningkatan sebesar
       32,28% secara year on year, peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada
       pinjaman jangka Panjang Perseroan sebesar 44,94%. Pada periode 31 Desember 2021
       mengalami peningkatan sebesar 29,47% secara year on year, peningkatan terjadi
       terutama karena peningkatan pada pinjaman jangka Panjang Perseroan sebesar
       33,55%. Pada periode 31 Desember 2022 mengalami peningkatan sebesar 137,80%
       secara year on year, peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada
       pinjaman jangka Panjang Perseroan baik di liabilitas jangka pendek dan liabilitas
       jangka panjang sebesar 175,34% dan 125,15%. Sedangkan pada periode 30 Juni 2023
       jumlah liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp 7.529.089 Juta Rupiah.




Halaman 3                                                 00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 4
   •   Ekuitas
       Perkembangan ekuitas Perseroan selama periode 31 Desember 2018 sampai dengan
       31 Desember 2022 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR
       sebesar 3,98%. Pada periode 31 Desember 2019 mengalami peningkatan sebesar
       7,20% secara year on year, peningkatan terjadi terutama karena peningkatan pada
       saldo laba sebesar 41,68%. Pada periode 31 Desember 2020 mengalami peningkatan
       sebesar 5,05% secara year on year, peningkatan terjadi terutama karena peningkatan
       pada saldo laba sebesar 6,84%. Pada periode 31 Desember 2021 mengalami
       peningkatan sebesar 0,19% secara year on year, peningkatan terjadi terutama karena
       peningkatan pada saldo laba sebesar 1,33%. Pada periode 31 Desember 2022
       mengalami peningkatan sebesar 3,60% secara year on year, peningkatan terjadi
       terutama karena peningkatan pada saldo laba sebesar 13,91%. Sedangkan pada
       periode 30 Juni 2023 ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp 3.351.202 Juta Rupiah.

   •   Pendapatan
       Pendapatan Perseroan selama periode 31 Desember 2018 sampai dengan 31
       Desember 2022 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan secara CAGR sebesar
       15,73%. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2019 meningkat 103,72%
       secara year on year disebabkan oleh peningkatan pada pendapatan konstruksi yang
       sebelumnya di catatkan sebesar Rp 108.927 Juta pada tahun 2018 menjadi sebesar Rp
       943.517 Juta pada tahun 2019. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember
       2020 menurun 1,41% secara year on year disebabkan oleh penurunan pada
       pendapatan jalan tol. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2021
       menurun 46,20% secara year on year disebabkan oleh penurunan pada pendapatan
       konstruksi. Pendapatan Perseroan pada periode 31 Desember 2022 meningkat 66,00%
       secara year on year disebabkan oleh peningkatan pada semua lini pendapatan
       perseroan. Pada periode 30 Juni 2023 pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp
       851.163 Juta Rupiah.

   •   Laba Kotor
       Laba kotor Perseroan selama periode 31 Desember 2018 sampai dengan 31 Desember
       2022 mengalami peningkatan dengan CAGR sebesar 6,54%. Pada periode 31
       Desember 2019 laba kotor Perseroan menurun 3,68% jika dibandingkan dengan
       periode sebelumnya karena peningkatan pada beban langsung yang tidak
       sebanding dengan peningkatan pendapatan. Pada periode 31 Desember 2020 laba
       kotor Perseroan menurun 22,34% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya
       karena peningkatan pada beban langsung yang tidak sebanding dengan
       peningkatan pendapatan. Pada periode 31 Desember 2021 laba kotor Perseroan
       meningkat 20,41% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, karena beban
       pokok pendapatan menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode 31
       Desember 2022 laba kotor Perseroan meningkat 43,08% jika dibandingkan dengan
       periode sebelumnya, karena adanya peningkatan pendapatan. Pada periode 30 Juni
       2023 laba kotor Perseroan tercatat sebesar Rp 310.133 Juta Rupiah.

   •   Laba Usaha
       Laba Usaha Perseroan selama periode 31 Desember 2018 sampai dengan 31
       Desember 2022 mengalami peningkatan dengan CAGR sebesar 5,30%. Pada periode
       31 Desember 2019 laba usaha Perseroan mengalami peningkatan sebesar 15,40%
       secara year on year, yang disebabkan penurunan beban umum dan administrasi



Halaman 4                                             00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 5
       sebesar 27,60% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan terbesar terjadi pada
       periode 31 Desember 2020 sebesar 49,16% jika dibandingkan dengan periode
       sebelumnya yang disebabkan peningkatan pada beban umum dan administrasi dan
       beban operasional lainnya. Pada periode 31 Desember 2021 laba usaha Perseroan
       mengalami peningkatan sebesar 13,57% secara year on year, yang disebabkan
       adanya peningkatan pada marjin laba kotor dibandingkan tahun sebelumnya. Pada
       periode 31 Desember 2022 laba usaha Perseroan mengalami peningkatan sebesar
       84,50% secara year on year, yang disebabkan adanya peningkatan pada
       pendapatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode 30 Juni 2023 laba usaha
       Perseroan tercatat sebesar Rp 186.578 Juta Rupiah.

   •   Laba Bersih
       Laba Bersih Perseroan selama periode 31 Desember 2018 sampai dengan 31 Desember
       2022 mengalami penurunan dengan CAGR sebesar -13,33%. Pada periode 31
       Desember 2019 laba bersih Perseroan mengalami penurunan sebesar 5,40% secara
       year on year, yang disebabkan penurunan pada pendapatan lain-lain. Pada periode
       31 Desember 2020 laba bersih Perseroan mengalami penurunan sebesar 45,16% secara
       year on year, yang sejalan dengan penurunan pada laba usaha Perseroan pada
       periode ini. Penurunan terbesar terjadi pada periode 31 Desember 2021 sebesar 77,13%
       jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, yang disebabkan adanya
       peningkatan pada beban keuangan. Pada periode 31 Desember 2022 laba bersih
       Perseroan mengalami peningkatan sebesar 375,39% secara year on year, yang sejalan
       dengan peningkatan pendapatan Perseroan pada periode ini. Pada periode 30 Juni
       2023 Perseroan mencatat rugi bersih sebesar Rp 133.662 Juta Rupiah.

b) Penilaian arus kas
   Berikut adalah macam-macam arus kas Perseroan berdasarkan data historis laporan
   keuangan Perseroan per 30 Juni 2023 :
   • Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasional Perseroan per 30 Juni 2023
      adalah sebesar Rp 72.426 Juta. Pada periode 30 Juni 2023 arus kas operasi bernilai
      negatif mengindikasikan beban untuk kegiatan operasional lebih besar dari
      pendapatan kegiatan operasionalnya.
   • Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan per 30 Juni 2023
      adalah sebesar Rp 380.811 Juta. Sebagian besar disebabkan untuk perolehan aset
      perjanjian konsesi.
   • Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan per 30 Juni 2023
      adalah sebesar Rp 117.972 Juta. Hal ini dikarenakan adanya penerimaan dari utang
      bank dan piutang non-usaha dari entitas asosiasi.

c) Analisis laporan keuangan sebelum transaksi dan proforma laporan keuangan setelah
   transaksi dilakukan
   Pelaksanaan Rencana Transaksi akan memiliki pengaruh terhadap kondisi keuangan
   Perseroan. Kondisi keuangan Perseroan sebelum dan setelah pelaksanaan Rencana
   Transaksi akan dijelaskan di bawah ini.




Halaman 5                                               00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 6
                                                                                           (dalam rupiah)
                                                                   30 Juni 2023
                                        Sebelum Rencana        Sebelum Rencana         Setelah Rencana
     Posisi Keuangan
                                            Transaksi               Transaksi              Transaksi
                                             Diaudit              Penyesuaian              Proforma
     Aset lancar                           552.920.254.345       (245.787.011.147)        307.133.243.198
     Aset tidak lancar                  10.327.371.382.898     (7.612.344.099.616)      2.715.027.283.282
     Jumlah Aset                        10.880.291.637.243     (7.858.131.110.763)      3.022.160.526.480
     Liabilitas jangka pendek            1.528.326.813.696     (1.473.046.137.409)         55.280.676.287
     Liabilitas jangka panjang           6.000.762.358.329     (5.589.694.268.236)        411.068.090.093
     Jumlah Liabilitas                   7.529.089.172.025     (7.062.740.405.645)        466.348.766.380
     Ekuitas                             3.351.202.465.218       (795.390.705.118)      2.555.811.760.100
     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas      10.880.291.637.243     (7.858.131.110.763)      3.022.160.526.480

                                                                                           (dalam rupiah)
                                                                  30 Juni 2023
                                        Sebelum Rencana        Sebelum Rencana         Sebelum Rencana
     Laporan Laba Rugi
                                            Transaksi              Transaksi               Transaksi
                                             Diaudit             Penyesuaian               Proforma
     Pendapatan dan Penjualan              851.163.158.806      (704.641.464.911)         146.521.693.895
     Beban Langsung dan Beban
                                          (541.030.094.074)       462.956.583.474         (78.073.510.600)
     Pokok Penjualan
     Laba Bruto                             310.133.064.732     (241.684.881.437)          68.448.183.295
     Beban Umum dan Administrasi
                                          (123.555.471.269)        91.877.955.744         (31.677.515.525)
     Lainnya
     Laba Usaha                             186.577.593.463     (149.806.925.693)           36.770.667.770
     Beban Lain-lain                      (287.036.942.796)       270.950.898.226         (16.086.044.570)
     Beban Pajak                           (33.202.624.630)        26.774.298.177          (6.428.326.453)
     Laba (Rugi) Tahun Berjalan           (133.661.973.963)       147.918.270.710           14.256.296.747
     Laba    (Rugi)   Komprehensif
                                          (138.674.821.773)       151.516.253.734          12.841.431.961
     Periode Berjalan

   Asumsi yang digunakan dalam penyusunan informasi keuangan proforma:
      1. MUN akan menerbitkan saham baru sebesar Rp4.351.012.410.189;
      2. Perseroan tidak mengambil bagian atas penerbitan saham baru oleh MUN
          tersebut; dan
      3. Efek atas terdilusinya kepemilikan saham Perseroan pada MUN dari 76,51% menjadi
          43,39% yang berdasarkan penilaian dasar konsolidasi menyebabkan Perseroan
          tidak mengkonsolidasikan MUN.

   Berdasarkan catatan pada Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan adalah
   sebagai berikut:

   1) Berdasarkan catatan no. 5a Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
      pencatatan atas rencana transaksi Perseroan pada penerbitan saham baru MUN,
      mengakibatkan Perseroan mencatat investasi saham MUN yang sebelumnya sebesar
      76,51% dan dikonsolidasikan oleh Perseroan menjadi 43,39% dan dicatat sebagai
      investasi pada entitas asosiasi. Rincian investasi saham Perseroan pada MUN setelah
      rencana transaksi sebagai berikut:
                              Pihak                         Jumlah lembar saham      Nilai Transaksi

         Entitas Anak Perseroan - PT Margautama Nusantara          3.514             1.663.876.789.291




Halaman 6                                                        00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 7
   2) Berdasarkan catatan no. 5b Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
      asumsi yang digunakan terkait rencana transaksi atas Perseroan tidak mengambil-
      bagian atas penerbitan saham baru oleh MUN mengakibatkan pencatatan investasi
      saham yang sebelumnya menggunakan PSAK 65 dimana MUN merupakan entitas
      anak yang dikendalikan oleh Perseroan dan dikonsolidasikan ke dalam laporan
      keuangan konsolidasikan Perusahaan mengalami perubahan atas terdilusinya saham
      Perseroan pada MUN dari 76,51% menjadi 43,39% dan penilaian atas MUN menjadi
      entitas yang tidak dikendalikan langsung oleh Perusahaan sehingga setelah rencana
      transaksi Perseroan mencatat investasi saham pada MUN berdasarkan PSAK 15
      sebagai entitas asosiasi.

d) Analisa inkremental MUN selama masa proyeksi yaitu dari tahun 2023 sampai tahun 2062
   dapat dijelaskan sebagai berikut:
   • Pendapatan
      Pendapatan MUN selama masa proyeksi dari tahun 2023 sampai 2062 tidak terdapat
      perubahan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi.
   • Laba Kotor
      Laba kotor MUN selama masa proyeksi dari tahun 2023 sampai 2062 tidak terdapat
      perubahan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi.
   • Laba Usaha
      Laba usaha MUN selama masa proyeksi dari tahun 2023 sampai 2062 tidak terdapat
      perubahan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi.
   • Laba bersih
      Laba bersih MUN pada masa proyeksi dari tahun 2023 sampai 2062 mengalami
      peningkatan laba bersih disebabkan karena berkurangnya beban keuangan.
   • Total Aset
      Peningkatan total aset Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2023 sampai 2062
      disebabkan karena peningkatan kas dan setara kas.
   • Total Liabilitas
      Penurunan liabilitas karena pengurangan pada utang bank selama masa proyeksi dari
      tahun 2023 sampai 2062.
   • Ekuitas
      Peningkatan ekuitas Perseroan pada masa proyeksi dari tahun 2023 sampai 2062
      disebabkan karena peningkatan modal saham dan saldo laba bersih MUN.

   Analisa inkremental Perseroan selama masa proyeksi yaitu dari tahun 2023 sampai tahun
   2062 dapat dijelaskan bahwa proyeksi laporan keuangan Perseroan sebelum Rencana
   Transaksi, MUN masih dikonsolidasi sedangkan proyeksi laporan keuangan Perseroan
   setelah Rencana Transaksi, MUN sudah tidak dikonsolidasi.

e) Analisa sensitivitas dilakukan dengan mengukur keuntungan dan kerugian dari Rencana
   Transaksi yang akan dilakukan yaitu:
     1. Jika Rencana Transaksi dilakukan maka akan menghilangkan utang berbeban
         bunga dan beban bunga terkait Fasilitas Kredit MUN sehingga rasio DER akan
         membaik namun jika Rencana Transaksi tidak dilakukan maka MUN akan terus
         menanggung beban bunga dari utang berbeban bunga terkait Fasilitas Kredit MUN.
     2. Jika dilakukan Rencana Transaksi maka terdapat tambahan setoran modal yang
         akan mengakibatkan terjadinya dilusi kepemilikan saham Perseroan atas MUN.




Halaman 7                                             00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 8
Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan dengan membandingkan Nilai saham per lembar
MUN yang telah dinilai oleh Penilai Independen dengan Nilai saham per lembar MUN Rencana
Transaksi sebagai berikut:

                                                                        (dalam Jutaan Rupiah)
     Batas Bawah                                        Batas Atas
                              Nilai Pasar                                     Nilai Transaksi
        (-7,5%)                                           (+7,5%)
     1.086.817.885           1.174.938.254             1.263.058.623          1.241.018.942


Berdasarkan tabel tersebut di atas, nilai transaksi masih berada kisaran batas bawah dan
batas atas 7,5% dari nilai pasar sebagaimana diatur dalam POJK 35/2020.

Pendapat Kewajaran dilakukan dengan melakukan analisis atas nilai dari objek yang
ditransaksikan, dampak keuangan dari transaksi dan pertimbangan bisnis dengan analisa
meliputi:
  • Analisis atas Rencana Transaksi;
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi;
  • Analisis atas kewajaran Nilai Transaksi;

Dengan demikian, berdasarkan analisis yang telah di uraikan di atas, menurut pendapat kami,
Rencana Transaksi tersebut adalah Wajar.

Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP FDI&R bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan
MUN ataupun pihak pihak lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan dan MUN. KJPP FDI&R
juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh
kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.

Hormat kami,
KJPP FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN
Rekan




J. Ferdinand H. Pardede, MAPPI (Cert)
Izin Penilai Bisnis No. : B-1.09.00089
MAPPI No.               : 01-S-01490
STTD Bapepam No.        : STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023
RMK                     : RMK-2017.00081




Halaman 8                                                   00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 9
                          ASUMSI – ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS




  1.    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
  2.    Penilai Usaha telah melakukan penelahaan atas dokumen-dokumen yang digunakan
        dalam proses penilaian.
  3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke
        akuratannya.
  4.    Penilai mengunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manejemen.
  5.    Laporan Penilaian Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik.
  6.    Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh penilai, serta laporan penilaian telah
        disusun sesuai dengan ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode Etik Penilai
        Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian dan
        Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
  7.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan Kesimpulan
        Opini Akhir.
  8.    Nilai dicantumkan dalam satuan mata uang Rupiah dan/atau ekuivalennya atas
        permintaan pemberi tugas.
  9.    Semua sengketa dalam bentuk perkara pidana maupun perdata (baik di dalam
        maupun di luar pengadilan) yang berkaitan dengan obyek penilaian tidak menjadi
        tanggung jawab kami.
  10.   Kami ingin menekankan bahwa hasil kajian, analisis, serta tanggung jawab kami
        secara khusus hanya terbatas pada aspek nilai atas obyek penilaian, diluar dari aspek
        perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada diluar lingkup penugasan kami.
  11.   Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah maupun swasta yang
        berkaitan dengan kondisi obyek penilaian, dalam hal ini kondisi pasar dan sebagainya
        bukan menjadi tanggung jawab kami.
  12.   Laporan penilaian ini disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam
        laporan dan tidak dapat digunakan untuk maksud dan tujuan lainnya dan kami tidak
        bertanggung jawab jika laporan ini digunakan untuk tujuan lain.
  13.   Laporan penilaian ini sebagai salah satu informasi untuk dijadikan dasar pemikiran
        dalam mengambil keputusan, akan tetapi tidak mengikat dan tidak dapat dijadikan
        sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum, karena laporan
        pendapat kewajaran ini semata-mata dibuat berdasarkan kajian disiplin ilmu dan
        kemampuan yang kami miliki.
  14.   Laporan penilaian ini tidak berlaku dan tidak sah apabila tidak terdapat tanda tangan
        penilai berijin beserta stempel perusahaan (corporate seal) yang resmi dari KJPP
        FERDINAND, DANAR, ICHSAN DAN REKAN
  15.   Laporan penilaian ini dibuat dan ditujukan hanya kepada pemberi tugas, sesuai
        dengan maksud dan tujuan yang diungkapkan dalam laporan penilaian.




Halaman 9                                                 00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 10
                                   PERNYATAAN PENILAI




Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Independen, kami yang
bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa :
1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam laporan penilaian adalah benar sesuai
    dengan pemahaman terbaik dari Penilai.
2. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan.
3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang,
    maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada terhadap obyek
    Penilaian.
4. Imbalan Jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
5. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Standar Penilaian Indonesia (SPI), Kode
    Etik Penilai Indonesia (KEPI), serta POJK Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penilaian
    dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal.
6. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
7. Penilai memiliki pemahaman mengenai jenis usaha atau industri yang menjadi obyek
    penilaian.
8. Penilai telah melakukan kunjungan kepada pihak Manajemen Perseroan.
9. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat
    dalam pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana
    yang dinyatakan dalam laporan Penilaian ini.
10. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
    Penilaian.
11. Kami bertanggung jawab atas laporan Penilaian yang telah kami susun berdasarkan data
    yang telah diberikan kepada kami oleh Pemberi tugas dan kami anggap akurat serta
    lengkap. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil laporan ini apabila data-data,
    dokumen dan informasi dari Pemberi Tugas yang diberikan kepada kami tidak sah/legal
    sehingga menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
12. Penugasan Penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian
    (cut off date)
13. Analisis dan kesimpulan yang dihasilkan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam
    laporan penilaian.
14. Penilai melakukan sesuai dengan Lingkup Penugasan dan data yang dianalisis telah
    diungkapkan.
15. Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas.
16. Data ekonomi dan industri yang tercantum dalam laporan ini kami peroleh dari sumber
    yang telah terpublikasi dan diyakini kebenarannya.




Halaman 10                                              00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023
Page 11
                         Penilai                                 Tanda Tangan
      Penanggung Jawab:
      J. Ferdinand H. Pardede, MAPPI (Cert)
      Izin Penilai Bisnis No. : B-1.09.00089
      MAPPI No.               : 01-S-01490
      STTD Bapepam No. : STTD.PB-17/PJ-1/PM.02/2023
      RMK                     : RMK-2017.00081
      Pemeriksa 1:
      Yuliana
      MAPPI No.          : 13-S-04483
      RMK                : RMK-2017.01274
      Pemeriksa 2:
      Yesi Marina
      MAPPI No.          : 12-T-03415
      RMK                : RMK-2017.01530
      Penilai:
      Marcel Kuntara
      MAPPI No.          : 17-T-07530
      RMK                : RMK-2018.02586




Halaman 11                                            00110/2.0176-00/BS/03/0089/1/XII/2023

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.15 MB
Published17 Dec 2023
Pages11
Characters32,866
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 1688 ms 12 Sep 2026 21:46
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result