Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Jakarta, 03 April 2026
Nomor : 035/HDK/SP/III/2026
Kepada Yth.
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Departmen Keuangan RI
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta Pusat 10710
Up : Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Perihal : Penjelasan atas Perubahan Signifikan (>20%) pada Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
Tahun 2025
Sehubungan dengan penyampaian Laporan Keuangan PT Harta Djaya Karya Tbk
(“Perseroan”) untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, bersama ini kami
menyampaikan penjelasan atas perubahan signifikan (lebih dari 20%) pada beberapa pos
laporan posisi keuangan dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2024).
1. Perubahan Ekuitas
Total ekuitas Perseroan mengalami penurunan signifikan dari Rp83,74 miliar pada tahun 2024
menjadi Rp63,59 miliar pada tahun 2025, yang terutama disebabkan oleh rugi tahun berjalan
sebesar Rp21,61 miliar yang berdampak langsung pada penurunan saldo laba. Rugi tersebut
dipengaruhi oleh penurunan pendapatan seiring terbatasnya aktivitas proyek, adanya beberapa
proyek yang mengalami pembatalan (cancel) maupun kinerja yang kurang optimal (proyek
minus), serta peningkatan beban biaya yang tidak sepenuhnya dapat dikompensasikan. Selain
itu, meskipun terdapat tambahan modal dari pelaksanaan waran, dampaknya tidak material
dalam menahan penurunan ekuitas. Kondisi ini masih sejalan dengan karakteristik industri
konstruksi yang sangat dipengaruhi oleh progres proyek, timing pengakuan pendapatan
berbasis persentase penyelesaian, serta dinamika kebijakan dan prioritas belanja infrastruktur
pemerintah.
2. Perubahan Aset
Perubahan aset Perseroan pada tahun 2025 terutama dipengaruhi oleh dinamika pada
akun piutang usaha dan uang muka subkontraktor yang berkaitan erat dengan tingkat aktivitas
proyek dan pengakuan pendapatan.
Piutang usaha mengalami penurunan signifikan sejalan dengan menurunnya pendapatan
Perseroan yang pada tahun 2025 hanya sebesar sekitar Rp28 miliar. Penurunan ini
mencerminkan lebih rendahnya progress billing kepada pelanggan akibat terbatasnya proyek
yang berjalan, serta adanya beberapa proyek yang mengalami perlambatan progres bahkan
tidak berjalan optimal. Dalam industri konstruksi, saldo piutang sangat bergantung pada termin
penagihan berbasis progres, sehingga penurunan pendapatan secara langsung berdampak pada
lebih rendahnya saldo piutang usaha.
Page 2
Selain itu, akun uang muka subkontraktor juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pada tahun 2025 Perseroan cenderung mengurangi aktivitas pemberian uang muka proyek kepada subkontraktor, sejalan dengan berkurangnya proyek baru serta adanya beberapa proyek yang dibatalkan (cancel) atau tidak dilanjutkan. Di samping itu, terdapat proyek-proyek yang menghasilkan margin negatif (proyek minus) akibat ketidakefisienan pekerjaan dan peningkatan biaya yang tidak dapat sepenuhnya dialihkan kepada pemberi kerja. Kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh adanya pergeseran fokus belanja infrastruktur pemerintah, yang berdampak pada tertundanya atau berkurangnya peluang proyek konstruksi tertentu yang menjadi target Perseroan. Dampak kombinasi dari pembatalan proyek, kinerja proyek yang kurang optimal, serta perubahan prioritas pasar menyebabkan penurunan aktivitas operasional secara keseluruhan. Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Harta Djaya Karya Tbk Richie Adrian Hartanto S Direktur Utama
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.