Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 71
Page 1
PT HARTA DJAYA KARYA TBK
DRAFT FINAL LAPORAN KEUANGAN / FINAL DRAFT FINANCIAL
STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 / DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT /
AND FOR THE YEAR ENDING ON THAT DATE
BESERTA DRAFT LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN /
INCLUDING DRAFT INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT
Page 2
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS
Surat Pernyataan Direksi / Director's Statement Letter
Laporan Auditor Independen / Independent Auditor's Report
Laporan keuangan / Financial statements :
Laporan Posisi Keuangan /
Statement of Financial Position................................................... 1 - 2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain /
Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income.....3
Laporan Perubahan Ekuitas /
Statement of Changes in Equity................................................... 4
Laporan Arus Kas /
Statements of Cash Flows…....................................................... 5
Catatan atas Laporan Keuangan /
Notes to The Financial Statements.............................................. 6 - 61
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
Page 13
Page 14
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
Penghasilan
Modal Ditempatkan Tambahan Modal Saldo Laba Saldo Laba Belum Komprehensif Lain/
dan Disetor Penuh/ Disetor/ Dicadangkan/ Dicadangkan/ Other
Catatan/ Issued and Fully Additional Paid-in Appropriated Unappropriated Comprehensive Jumlah Ekuitas/
Notes Paid Capital Capital Retained Earnings Retained Earnings Income Total Equity
Saldo per 1 Januari 2024 28.750.000.000 - 400.000.000 7.036.045.464 (80.172.976) 36.105.872.488 Balance as of January 1, 2024
Perubahan tahun 2024 Changes in 2024
Penawaran Saham melalui Issuance of Shares Through
Penawaran Umum 17 9.600.000.000 39.840.000.000 - - - 49.440.000.000 Initial Public Offering
Biaya Emisi Saham - (4.000.000.000) - - - (4.000.000.000) Emision Cost
Laba Komprehensif Comprehensive Income
Tahun Berjalan 18, 19 - - - 2.504.965.432 (307.650.295) 2.197.315.137 for the Year
Saldo per 31 Desember 2024 38.350.000.000 35.840.000.000 400.000.000 9.541.010.896 (387.823.271) 83.743.187.625 Balance as of Desember 31, 2024
Perubahan tahun 2025 Changes in 2025
Waran - 709.062.515 - - - 709.062.515 Warrant
Laba Komprehensif Comprehensive Income
Tahun Berjalan 18, 19 - - - (21.609.675.210) 743.392.000 (20.866.283.210) for the Year
Saldo per 31 Desember 2025 38.350.000.000 36.549.062.515 400.000.000 (12.068.664.314) 355.568.729 63.585.966.930 Balance as of Desember 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan keseluruhan/
The notes to the financial statements form an integral part of the financial statements 4
Page 15
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 48.169.396.255 53.100.130.063 Cash receipts from customers
Pembayaran kas kepada pemasok Cash payment to suppliers and
dan untuk beban Usaha (13.721.892.518) (55.649.991.519) for operational expenses
Pembayaran kas kepada karyawan (13.358.977.494) (11.583.925.004) Cash payment to employees
Penerimaan bunga 103.947.335 183.344.696 Interest receipt
Pembayaran bunga (2.214.284.515) (2.161.110.988) Interest payment
Pembayaran pajak (492.729.254) (1.394.676.371) Tax payment
Kas bersih yang (digunakan) Net cash provided (used in)
diperoleh untuk aktivitas operasi 18.485.459.809 (17.506.229.123) by operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Investasi (14.233.562.358) - Invesments
Kas bersih yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (14.233.562.358) - investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVIES
Penambahan setoran modal - 49.440.000.000 Addition in capital stock
Biaya emisi saham - (4.000.000.000) Stock issuance costs
Warran 709.062.515 - Warran
Penambahan utang bank - 415.760.306 Bank loan acquisitions
Pembayaran utang bank (820.985.047) - Bank loan payments
Pembayaran utang lembaga Payment of financial
keuangan (3.733.116.521) 1.854.086.058 institutions loan
Pembayaran liabilitas sewa (177.999.721) (175.000.000) Payment of lease liabilities
Kas bersih yang diperoleh Net cash provided (used in)
(digunakan) aktivitas pendanaan (4.023.038.774) 47.534.846.364 by financing activities
Kenaikan (Penurunan) Bersih Net Increase (Decrease) in
Kas dan Setara Kas 228.858.677 30.028.617.241 Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
Pada awal tahun 30.117.958.664 89.341.423 at beginning of year
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
pada akhir tahun 30.346.817.341 30.117.958.664 at ending of year
Kas dan Setara Kas terdiri dari : Cash and Cash Equivalents consist of:
Kas - 2.220.500 Cash
Bank 30.346.817.341 30.115.738.164 Banks
JUMLAH KAS DAN SETARA KAS 30.346.817.341 30.117.958.664 TOTAL CASH AND
CASH EQUIVALENTS
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan keseluruhan/
Notes to financial report are an integral part of the overall financial statements. 5
Page 16
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and
penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan presentation of the financial statements, and have
telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi been prepared in accordance with the Indonesian
Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (PSAK) which
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan include Interpretations of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) Standards (ISAK) issued by Financial Accounting
yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Standards Board of the Indonesian Accountant
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan Institute and regulation of capital market No. VIII.G.7,
regulator pasar modal yaitu peraturan No. VIII.G.7, regarding “the Presentation and Disclosures of
mengenai “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Financial Statements of Listed Entity”. The
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. accounting policies have been consistently applied to
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara all years presented, unless otherwise stated.
konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan,
kecuali jika dinyatakan lain.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis of Preparation of the Financial Statements
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, The financial statements, except for the statements
disusun berdasarkan pada saat terjadinya (accrual of cash flows, have been prepared on the accrual
basis) dengan konsep biaya perolehan (historical basis using historical cost concept of accounting,
cost) , kecuali beberapa akun tertentu diukur except for certain accounts which are measured on
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan the bases described in the related accounting
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun policies.
tersebut.
Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai wajar Historical cost is generally based on the fair value of
dari imbalan yang diberikan dalam pertukaran barang the consideration given in exchange for goods and
dan jasa. services.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu kewajiban dalam suatu transaction between market participants at the
transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date.
pengukuran.
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung The statements of cash flows are prepared using the
(direct method) yang dikelompokkan dalam aktivitas direct method by classifying cash flows into
operasi, investasi dan pendanaan. operating, investing and financing activities.
Mata uang fungsional dan pelaporan yang digunakan The functional and presentation currency used in the
dalam laporan keuangan adalah Rupiah (Rp). financial statements is Indonesian Rupiah (Rp).
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in conformity
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia with Indonesian Financial Accounting Standards
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. requires the use of certain critical accounting
Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk estimates. It also requires management to exercise
membuat pertimbangan dalam proses penerapan its judgement in the process of applying the Entity’s
kebijakan akuntansi Entitas. Area yang kompleks accounting policies. The areas involving a higher
atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih degree of judgement or complexity, or areas where
tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat assumptions and estimates are significant to the
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan financial statements are disclosed in Note 2.
diungkapkan di Catatan 2.
Standar Akuntansi Baru New Financial Accounting Standards
Pada tanggal 1 Januari 2025, Entitas menerapkan On January 1, 2025, the Entity adopted new and
pernyataan standar akuntansi keuangan dan revised financial accounting standards statements
interpretasi standar akuntansi keuangan baru dan and interpretations effective from that date.
revisi yang efektif sejak tanggal tersebut.
6
Page 17
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
b. Dasar Penyusunan (Lanjutan) b. Basis of Preparation (Continued)
Standar Akuntansi Baru (lanjutan) New Financial Accounting Standards (continued)
Penyesuaian kebijakan akuntansi Entitas telah dibuat The Entity's accounting policies have been adjusted
seperti yang disyaratkan, sesuai dengan ketentuan as required, in accordance with the transitional
transisi dalam masing-masing standar dan provisions in the respective standards and
interpretasi. Penerapan standar dan interpretasi yang interpretations. The adoption of the new and revised
baru dan direvisi tidak menghasilkan perubahan standards and interpretations does not result in major
besar terhadap kebijakan akuntansi Entitas dan tidak changes to the Entity's accounting policies and has
memiliki dampak material pada jumlah yang not had a material impact on the amounts reported
dilaporkan untuk tahun berjalan atau tahun for the current or prior years:
sebelumnya:
● PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi” ● SFAS No. 117, “Insurance Contracts”
● Amandemen PSAK No. 221, “Pengaruh ● Amendment to SFAS No. 221, “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates - Lack of
Ketertukaran” Exchangeability”
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standard Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan pedoman This standard gives requirements and guidelines for
bagi entitas untuk menerapkan standar akuntansi the Entity to apply the correct financial accounting
keuangan yang benar dalam menyusun laporan standard in preparing general purpose of financial
keuangan bertujuan umum. Terdapat 4 (empat) statements. There are 4 (four) financial accounting
standar akuntansi keuangan yang saat ini diterapkan standards that are currently applied in Indonesia, as
di Indonesia, yaitu: follows:
i. Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan i. Pillar 1 International Financial Accounting
Internasional; Standards;
ii. Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan Indonesia ii. Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
(PSAK); Standards (PSAK);
iii. Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan untuk iii. Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Entitas Privat atau Standar Akuntansi Keuangan Standards for Private Entities or Indonesian
untuk Entitas tanpa Akuntabilitas Publik; dan Financial Accounting Standards for Entities
without Public Accountability; and
iv. Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan untuk iv. Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Standards for Micro, Small and Medium Entities
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Standar ini mengatur penomoran baru untuk standar This standard regulates new numbering for financial
akuntansi keuangan yang berlaku Indonesia yang accounting standard applied in Indonesia which
diterbitkan oleh DSAK IAI. published by DSAK IAI.
c. Instrumen Keuangan c. Financial Instruments
Entitas melakukan penerapan PSAK No. 109, The Entity has applied PSAK No. 109 regarding
mengenai “Instrumen Keuangan”. Instrumen “Financial Instruments”. A financial instrument is any
keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan contract that gives rise to a financial asset of one
kenaikan nilai aset keuangan dari satu entitas dan entity and a financial liability or equity instrument of
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas another entity.
lainnya.
Aset Keuangan Financial Assets
Pengakuan Awal Initial Recognition
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus Classification and measurement of financial assets
didasarkan pada bisnis model dan arus kas are based on business model and contractual cash
kontraktual apakah semata dari pembayaran pokok flows whether from solely payment of principal and
dan bunga (SPPI). interest (SPPI).
Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori Financial assets are classified in the three categories
sebagai berikut: as follows:
7
Page 18
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
1. Aset keuangan yang diukur pada biaya 1. Financial assets measured at amortized cost;
perolehan diamortisasi;
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar 2. Financial assets measured at Fair Value
melalui laba rugi; dan Through Profit or Loss (FVTPL); and
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar 3. Financial assets measured at Fair Value
melalui penghasilan komprehensif lain. Through Other Comprehensive Income (FVOCI).
Pengujian SPPI SPPI Test
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, As a first step of its classification process, the Entity
Entitas menilai persyaratan kontraktual keuangan assesses the contractual terms of financial to identify
untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi whether they meet the SPPI test.
pengujian SPPI.
Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan Principal for the purpose of this test is defined as the
sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada fair value of the financial asset at initial recognition
pengakuan awal dan dapat berubah selama umur and may change over the life of the financial asse(for
aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran example, if there are repayments of principal or
pokok atau amortisasi premi/diskon). amortization of the premium/discount).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam The most significant elements of interest within an
perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai arrangement are typically the consideration for the
waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat time value of money and credit risk. To make the
penilaian SPPI, Entitas menerapkan pertimbangan SPPI assessment, the Entity applies judgment and
dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti considers relevant factors such as the currency in
mata uang dimana aset keuangan didenominasikan, which the financial asset is denominated, and the
dan periode pada saat tingkat bunga ditetapkan. period for which the interest rate is set.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang In contrast, contractual terms that introduce a more
memberikan eksposur lebih dari de minimis atas than de minimis exposure to risks or volatility in the
risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang contractual cash flows that are unrelated to a basic
tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, lending arrangement, do not give rise to contractual
tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas cash flows that are solely payments of principal and
jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan interest on the amount outstanding. In such cases,
diharuskan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba the financial asset is required to be measured as
rugi. FVTPL.
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Entitas menentukan model bisnisnya berdasarkan The Entity determines its business model at the level
tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Entitas that best reflects how it manages the Entity’s
dan mengelola aset keuangannya untuk mencapai financial assets to achieve its business objective.
tujuan bisnisnya.
Model bisnis Entitas tidak dinilai berdasarkan masing- The Entity’s business model is not assessed on an
masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio instrument-by-instrument basis, but at a higher level
secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada of aggregated portfolios and is based on observable
faktor-faktor yang dapat diamati seperti: factors such as:
● Bagaimana kinerja model bisnis dan aset ● How the performance of the business model and
keuangan yang dimiliki dalam model bisnis the financial assets held within that business
tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada model are evaluated and reported to the entity’s
personel manajemen kunci; key management personnel;
● Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis ● The risks that affect the performance of the
(dan aset keuangan yang dimiliki dalam model business model (and the financial assets held
bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana within that business model) and, in particular the
cara risiko tersebut dikelola; way those risks are managed;
● Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang ● The expected frequency, value and timing of
diharapkan, juga merupakan aspek penting dari sales are also important aspects of the Entity's
penilaian Entitas. valuation.
8
Page 19
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario The business model assessment is based on
yang diharapkan secara wajar tanpa reasonably expected scenarios without taking “worst
mempertimbangkan skenario “worst case ” atau case” or “stress case” scenarios into account. If cash
“stress case ”. Jika arus kas setelah pengakuan awal flows after initial recognition are realized in a way
direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang that is different from original expectations, the Entity
awal diharapkan, Entitas tidak mengubah klasifikasi does not change the classification of the remaining
aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model financial assets held in that business model, but
bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi incorporates such information when assessing newly
tersebut dalam melakukan penilaian atas aset originated or newly purchased financial assets going
keuangan yang baru atau yang baru dibeli forward.
selanjutnya.
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan Financial assets are measured at amortized cost if
diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model the financial asset is managed in a business model
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan aimed at owning a financial asset in order to obtain a
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flow and the contractual
persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang requirements of a financial asset that on a given date
pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang increases the cash flow solely from the principal and
semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI) interest payments (SPPI) of the amount owed.
dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang At initial recognition, the financial assets measured at
diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada amortized cost are recognized at the fair value plus
nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan the transaction fee and subsequently measured at
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi amortized cost by using the effective interest rate.
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur Interest income from financial assets measured at
pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam amortized cost is recorded in the statement of profit
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain and loss and other comprehensive income and is
dan diakui sebagai “Pendapatan Keuangan”. Ketika recognized as “Finance Income”. When a decline in
penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai value occurs, the impairment loss is recognized as a
diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset deduction of the recorded value of the financial asset
keuangan dan diakui didalam laporan keuangan and is recognized in the financial statements as
sebagai “Kerugian Penurunan Nilai”. “Impairment Loss”.
Kecuali piutang usaha dan piutang lain-lain yang With the exception of account receivables that do not
tidak mengandung komponen pembiayaan yang contain a significant financing component or for
signifikan atau yang diterapkan oleh Entitas secara which the Entity has applied the practical expedient.
praktis. Semua aset keuangan pada awalnya diakui All financial assets are recognized initially at fair
sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya value plus transaction costs, except in the case of
transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai financial assets which are recorded at fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Piutang usaha yang tidak mengandung komponen Account receivables that do not contain a significant
pembiayaan yang signifikan atau dimana Entitas financing component or for which the Entity has
menerapkan kebijaksanaan praktisnya diukur pada applied the practical expedient are measured at the
harga transaksi sebagaimana diungkapkan dalam transaction price as disclosed in “Revenue from
“Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”. Contracts with Customers”.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, Financial assets in this category are classified as
jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan dari akhir current assets if expected to be settled within 12
periode pelaporan, jika tidak maka aset keuangan ini months from end of reporting period, otherwise they
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. are classified as non-current assets.
Pengukuran setelah Pengakuan Awal Subsequent Measurement
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal The subsequent measurement of financial assets
tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: depends on their classification as follows:
9
Page 20
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
(i) Aset keuangan yang diukur pada biaya (i) Financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets at amortized cost are
diamortiasi selanjutnya diukur dengan subsequently measured using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif interest rate (“EIR”) method less allowance for
(Effective Interest Rate ) (“EIR”), setelah impairment. Amortized cost is calculated by
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya taking into account any discount or premium on
perolehan yang diamortisasi dihitung dengan acquisition fees or costs that are an integral part
memperhitungkan diskonto atau premi atas of the EIR. The EIR amortization is included in
biaya akuisisi atau biaya yang merupakan the statements of profit or loss and other
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR comprehensive income. The losses arising from
dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan impairment are also recognized in the statement
komprehensif lain. Kerugian yang timbul dari of profit or loss and other comprehensive
penurunan nilai juga diakui pada laporan laba income.
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Metode Suku Bunga Efektif Effective Interest Method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is the method
digunakan untuk menghitung biaya perolehan used to calculate the amortized cost of a
diamortisasi dari instrumen keuangan dan financial instrument and the method for
metode untuk mengalokasikan pendapatan allocating interest income or expenses over the
bunga atau biaya selama periode yang relevan. relevant period. The effective interest rate is the
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang rate that exactly discounts estimated future cash
secara tepat mendiskontokan estimasi receipts or payments (including all commissions
penerimaan atau pembayaran kas masa depan and other forms paid and received by the parties
(mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang to the contract that are an integral part of the
dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam effective interest rate, transaction costs and
kontrak yang merupakan bagian yang tak premiums and discounts others) over the
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya expected life of the financial instrument, or, if
transaksi dan premium dan diskonto lainnya) more appropriate, a shorter period is used to
selama perkiraan umur instrumen keuangan, obtain the net carrying amount of the financial
atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang asset at initial recognition.
lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat
bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan
awal.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga Income is recognized on an effective interest
efektif untuk instrumen keuangan selain dari basis for financial instruments other than those
instrumen keuangan FVTPL. financial instruments at FVTPL.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 aset As of December 31, 2025 and 2024, financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost consists of
diamortisasi meliputi kas dan bank, piutang cash on hand and in bank, account receivables
usaha dan piutang lain-lain. and other receivables.
(ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (ii) Financial assets at fair value through profit or
melalui laba rugi loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets at fair value through profit or
melalui laporan laba rugi selanjutnya disajikan loss are subsequently carried in the statements
dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai of financial position at fair value, with changes in
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui fair value recognized in the statements of profit
dalam laporan laba rugi dan penghasilan or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the Entity
Entitas memiliki aset keuangan yang diukur pada has financial assets measured at fair value
nilai wajar melalui laba rugi yaitu Investasi pada through profit or loss, namely Investments in
Entitas Lain. Other Entities.
10
Page 21
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (iii) Financial assets measured at FVOCI
melalui penghasilan komprehensif lain
Keuntungan dan kerugian dari nilai wajar diakui Fair value gains and losses are recognized in
dalam penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. Interest income,
Pendapatan bunga, kerugian penurunan nilai impairment losses or reversals, and foreign
atau pembalikan, dan keuntungan dan kerugian exchange gains and losses are recognized in
selisih kurs diakui dalam laba rugi. Bunga yang profit or loss. Interest earned on investments is
diperoleh dari investasi dihitung menggunakan calculated using the EIR method. When debt
metode EIR. Ketika instrumen hutang dihentikan instrument is derecognized, the cumulative gain
pengakuannya, keuntungan atau kerugian or loss previously recognized in other
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam comprehensive income is eclassified from equity
pendapatan komprehensif lain direklasifikasi dari to profit or loss as a reclassification adjustment.
ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian
reklasifikasi.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Entity
Entitas tidak memiliki aset keuangan yang diukur does not have financial assets classified as
pada nilai wajar melalui penghasilan financial assets at FVOCI.
komprehensif lain.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pengakuan Awal Initial Recognition
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 109 Financial liabilities within the scope of PSAK No. 109
diklasifikasikan sebagai berikut: are classified as follows:
1. Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya 1. Financial liabilities measured at amortized cost.
diamortisasi.
2. Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai 2. Financial liabilities measured at FVTPL or
wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan FVOCI.
komprehensif lain.
Entitas menentukan klasifikasi liabilitas keuangan The Entity determines the classification of its
mereka pada saat pengakuan awal. financial liabilities at initial recognition.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai Financial liabilities are initially measured at fair value.
wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan Transaction costs that are directly attributable to the
secara langsung dengan perolehan liabilitas acquisition of a financial liability (other than financial
keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur liabilities measured at fair value through profit or
pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau loss) are added or deducted from the fair value of the
dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang financial liability, as appropriate, on initial recognition.
sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang Transaction costs that are directly attributable to the
dapat diatribusikan secara langsung dengan acquisition of a financial liability measured at fair
perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai value through profit or loss are immediately
wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba recognized in profit or loss.
rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas Financial liabilities are classified as non-current
jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan liabilities when the remaining maturity is more than
setelah periode pelaporan dan sebagai liabilitas 12 months after the reporting period, and as current
jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang liabilities when the remaining maturity is less than 12
dari 12 bulan. months.
Pengakuan Setelah Pengakuan Awal Subsequent Measurement
Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan The subsequent measurement of financial liabilities
awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: depends on their classification as follows:
11
Page 22
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMMARY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
(i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya (i) Financial Liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized cost
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur are subsequently measured using the EIR
dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi method. The EIR amortization is included in
EIR termasuk di dalam biaya keuangan dalam finance costs in the statements of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif and other comprehensive income.
lain.
Keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan Gains or losses are recognized in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss and other
pada saat liabilitas tersebut dihentikan comprehensive income when the liabilities are
pengakuannya serta melalui proses amortisasi derecognized as well as through the EIR
EIR. amortization process.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, financial
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya liabilities measured at amortized cost consists of
perolehan diamortisasi meliputi utang bank, bank loans, account payables, accrued
utang usaha, biaya yang masih harus dibayar expenses and nonbank financial institution
dan utang lembaga keuangan non-bank. loans.
(ii) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar (ii) Financial liabilities measured at fair value
melalui laba rugi through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities at fair value through profit or
melalui laporan laba rugi termasuk liabilitas loss include financial liabilities held for trading
keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas and financial liabilities designated upon initial
keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan recognition at fair value through the statement of
awal untuk diukur pada nilai wajar melalui profit or loss and other comprehensive income.
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as held for
kelompok untuk diperdagangkan jika mereka trading if they are acquired for the purpose of
diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali selling or repurchasing them in the near term.
dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk This category includes derivative financial
instrumen keuangan derivatif yang diambil instruments that the Entity has acquired that are
Entitas yang tidak ditujukan sebagai instrumen not designated as hedging instruments in a
lindung nilai dalam hubungan lindung nilai hedging relationship as defined in PSAK No.
sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 109. Embedded derivatives that are separated
109. Derivatif melekat yang dipisahkan juga are also classified as held for trading unless they
diklasifikasikan sebagai kelompok are designated as effective hedging instruments.
diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan
sebagai instrumen lindung nilai efektif.
Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang Gains or losses on liabilities held for trading are
dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam recognized in the statement of profit or loss and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif other comprehensive income.
lain.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Entity
Entitas tidak memiliki liabilitas keuangan yang has no financial liabilities measured at FVTPL.
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
12
Page 23
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and financial liabilities are offset and
dan nilai bersih disajikan dalam laporan posisi the net amount is presented in the statement of
keuangan jika, dan hanya jika, entitas saat ini financial position if, and only if, the entity currently
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum has a legally enforceable right to offset the
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah recognized amounts and intends to settle on a net
diakui dan berniat untuk menyelesaikan secara neto, basis, or to realize assets and settle its liabilities
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan simultaneously. Such legally enforceable rights must
kewajibannya secara simultan. Hak yang not depend on future events and must be exercisable
berkekuatan hukum tersebut tidak harus bergantung in the normal course of business and in the event of
pada kejadian masa depan dan harus dapat default, insolvency or bankruptcy of the Entity or
dilaksanakan dalam kegiatan usaha normal dan counterparty.
dalam hal gagal bayar, pailit atau kebangkrutan dari
Entitas atau pihak lawan.
Penurunan Nilai dari Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Pada setiap periode pelaporan, Entitas menilai At each reporting date, the Entity assesses whether
apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah the credit risk on a financial instrument has increased
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. significantly since initial recognition. When making
Ketika melakukan penilaian, Entitas menggunakan the assessment, the Entity uses the change in the
perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi risk of a default occurring over the expected life of
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan the financial instrument instead of the change in the
daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit amount of expected credit losses. To make that
ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Entitas assessment, the Entity compares the risk of a default
membandingkan antara risiko gagal bayar yang occurring on the financial instrument as of the
terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode reporting date with the risk of a default occurring on
pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas the financial instrument as at the date of initial
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan recognition and consider reasonable and supportable
mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan information, that is available without undue cost or
informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada effort at the reporting date about past events, current
saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa conditions and forecasts of future economic
lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi conditions, that is indicative of significant increases
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan in credit risk since initial recognition.
kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Untuk piutang usaha dan piutang lain-lain, Entitas For account receivables and other receivables, the
menerapkan pendekatan yang disederhanakan Entity applies a simplified approach in calculating
dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian. expected credit losses. An entity recognizes an
Entitas mengakui penyisihan kerugian berdasarkan allowance for losses based on lifetime expected
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya credit losses at the end of each reporting period.
pada setiap akhir periode pelaporan. Kerugian kredit Expected credit losses on these financial assets are
ekspektasian dari aset keuangan ini diperkirakan estimated using a provision matrix based on the
menggunakan matriks provisi berdasarkan Entity's historical credit loss experience, adjusted for
pengalaman kerugian kredit historis Entitas, future factors specific to the debtor and the economic
disesuaikan dengan faktor masa depan yang spesifik environment, including the time value of money
untuk debitur dan lingkungan ekonomi, termasuk nilai where appropriate.
waktu dari uang jika diperlukan.
Ketika risiko kredit pada instrumen keuangan yang When the credit risk on a financial instrument for
mana kerugian kredit ekspektasian sepanjang which expected lifetime credit losses have been
umurnya telah diakui pada periode setelah tanggal recognized in the period after the reporting date
pelaporan mengalami peningkatan, dan persyaratan increases, and the requirements for recognizing
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian expected lifetime credit losses are no longer met,
sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi, maka then the loss reserve is measured at an amount
cadangan kerugian diukur pada jumlah yang sama equal to 12 months of losses. expected credit in the
dengan 12 bulan dari kerugian kredit ekspektasian current reporting period, except for assets using the
pada periode pelaporan saat ini, kecuali untuk aset simplified approach.
yang menggunakan pendekatan yang
disederhanakan.
13
Page 24
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
Penurunan Nilai dari Aset Keuangan (Lanjutan) Impairment of Financial Assets (Continued)
Entitas mengakui rugi penurunan nilai (pemulihan) The Entity recognizes impairment loss (reversals) in
dalam laba rugi untuk semua aset keuangan dengan profit or loss for all financial assets with
penyesuaian yang sesuai dengan jumlah tercatatnya corresponding adjustment to their carrying amount
melalui akun penyisihan kerugian, kecuali untuk through a loss allowance account, except for
investasi dalam instrumen utang yang diukur pada investment in debt instruments that are measured at
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, di FVOCI, for which the loss allowance is recognized in
mana penyisihan kerugian diakui dalam penghasilan other comprehensive income and does not reduce
komprehensif lain dan tidak mengurangi jumlah the carrying amount of the financial asset in the
tercatat aset keuangan dalam laporan posisi statements of financial position.
keuangan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Derecognition of Financial Assets and Liabilities
Keuangan
Aset Keuangan Financial Assets
Aset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian A financial asset (or which is more appropriate, part
dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset of a financial asset or part of a group of similar
keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada financial assets) is derecognised when: (1) the right
saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang berasal to receive cash flows from the asset has expired; or
dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Entitas (2) the Entity has transferred their rights to receive
telah mengalihkan hak mereka untuk menerima arus cash flows from the asset or is obliged to pay the
kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk received cash flows in full without material delay to a
membayar arus kas yang diterima secara penuh third party in a “pass-through” agreement; and either
tanpa penundaan material kepada pihak ketiga dalam (a) the Entity has transferred substantially all the
perjanjian “pass-through” ; dan baik (a) Entitas telah risks and rewards of the asset, or (b) the Entity has
secara substansial, mengalihkan seluruh risiko dan neither transferred nor retained substantially all the
manfaat dari aset, atau (b) Entitas secara substansial risks and rewards of the asset, but has transferred
tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruh risiko control of the asset.
dan manfaat suatu aset, namun telah mengalihkan
kendali atas aset tersebut.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada A financial liability is derecognized when the
saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau obligation under the liability is discharged or
kadaluwarsa. cancelled or has expired.
Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada When an existing financial liability is replaced by
digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi another from the same lender on substantially
pinjaman yang sama dengan persyaratan yang different terms, or the terms of an existing liability are
berbeda secara substansial atau modifikasi secara substantially modified, such an exchange or
substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang modification is treated as a derecognition of the
ada, pertukaran atau penghentian pengakuan original liability and the recognition of a new liability,
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan and the difference in the respective carrying amounts
selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas is recognized in the statement of profit or loss and
diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lain.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Entitas menilai instrumen keuangan, termasuk The entity values financial instruments, including
derivatif, sebesar nilai wajar pada setiap tanggal derivatives, at fair value at each statement of
laporan posisi keuangan. financial position date.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date. The fair value measurement is
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan based on the presumption that the transaction to sell
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the asset or transfer the liability takes place either:
mengalihkan liabilitas terjadi:
14
Page 25
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan (Lanjutan) Fair Value of Financial Instruments (Continued)
● Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, ● In the principal market for the asset and liability,
atau; or;
● Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang ● In the absence of a principal market, in the most
paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas advantageous market for the asset or liability.
tersebut.
Entitas harus memiliki akses ke pasar utama atau The principal or the most advantageous market must
pasar yang paling menguntungkan. be accessible to by the Entity.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan The fair value of an asset or a liability is measured
asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika using the assumptions that market participants would
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, use when pricing the asset or liability, assuming that
dengan asumsi bahwa pelaku pasar utamanya market participants act in their economic best
bertindak untuk kepentingan ekonomi terbaik interest.
mereka.
Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar dalam takes into account a market participant's ability to
menghasilkan manfaat ekonomi tertinggi dalam generate economic benefits by using the asset in its
penggunaan aset atau dengan menjualnya kepada highest and best use or by selling it to another
pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset market participant that would use the asset in its
tersebut secara maksimal. highest and best use.
Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai The Entity uses valuation techniques that are
dengan keadaan dan dimana data memadai tersedia appropriate in the circumstances and for which
untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan sufficient data are available to measure fair value,
penggunaan input yang dapat diobservasi yang maximizing the use of relevant observable inputs and
relevan dan meminimalkan penggunaan input relevan minimizing the use of unobservable inputs.
yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur All assets and liabilities for which fair value is
atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat measured or disclosed in the financial statements
dikategorikan pada level hierarki nilai wajar, are categorized within the fair value hierarchy,
sebagaimana dijelaskan di bawah ini, berdasarkan described as follows, based on the lowest level input
tingkatan input terendah yang signifikan atas that is significant to the fair value measurement as a
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: whole:
● Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di ● Level 1 - Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; markets for identical assets or liabilities;
● Level 2 - Teknik penilaian dimana input level ● Level 2 - Valuation techniques where the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran level input that is significant to the fair value
nilai wajar yang dapat diobservasi baik secara measurement is observable either directly or
langsung atau tidak langsung; indirectly;
● Level 3 - Teknik penilaian dimana input level ● Level 3 - Valuation techniques where the lowest
terendah yang signifikan terhadap pengukuran level inputs are significant to unobservable
yang tidak dapat diobservasi. measurements.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui sebesar nilai For assets and liabilities that ar recognized at fair
wajar dalam laporan keuangan secara berulang, value in the financial statements on recurring basis,
Entitas menentukan apakah terjadi transfer antara the Entity determine whether transfers have occurred
level di dalam hierarki dengan cara mengevaluasi between levels in the hierarchy by re-assessing
kategori (berdasarkan input level terendah yang categorization (based on the lowest level input that is
signifikan dalam pengukuran nilai wajar secara significant to the fair value measurement as a whole)
keseluruhan) pada setiap akhir periode pelaporan. at the end of each reporting year.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Entitas telah For the purpose of fair value disclosures, the Entity
menentukan kategori aset dan liabilitas berdasarkan has determined classes of assets and liabilities on
sifat, karakteristik, dan risiko dari aset atau liabilitas the basis of the nature, characteristics and risks of
tersebut, dan level hierarki nilai wajar seperti the asset or liability and the level of the fair value
dijelaskan di atas. hierarchy as explained above.
15
Page 26
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
c. Instrumen Keuangan (Lanjutan) c. Financial Instruments (Continued)
Penyesuaian Risiko Kredit Credit Risk Adjustment
Entitas melakukan penyesuaian harga dalam kondisi The Entity adjusts the price in the more
pasar yang lebih menguntungkan untuk advantageous market to reflect any differences in
mencerminkan adanya perbedaan risiko kredit di counterparty credit risk between instruments traded
pihak lawan antara instrumen yang diperdagangkan in that market and the ones being valued for financial
di pasar tersebut dengan instrumen yang sedang asset positions. In determining the fair value of
dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam financial liability positions, the Entity’s own credit risk
menentukan nilai wajar liabilitas keuangan, risiko associated with the instrument is taken into account.
kredit Entitas terkait dengan instrumen harus
diperhitungkan.
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Entity has transactions with entities that are
berelasi seperti yang dinyatakan dalam PSAK No. regarded as having special relationship as defined by
224, mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak PSAK No. 224, regarding “Related Parties
Berelasi”. Disclosures”.
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang Related parties represents a person or an entity who
terkait dengan entitas pelapor: is related to the reporting entity:
(a) Orang atau anggota keluarga terdekat (a) A person or a close member of the person’s
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika family is related to a reporting entity if that
orang tersebut:pengendalian atau pengendalian
(i) Memiliki person:
(i) Has control or joint control over the reporting
bersama atas entitas pelapor; entity;
(ii) Memiliki pengaruh signifikan atas entitas (ii) Has significant influence over the reporting
pelapor; atau entity; or
(iii) Personil manajemen kunci entitas pelapor (iii Is a member of the key management
atau entitas induk entitas pelapor. personnel of the reporting entity or of a
parent of the reporting entity.
(b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor (b) An entity is related to a reporting entity if any of
jika memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
(i) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota (i) The entity and the reporting entity are
dari kelompok usaha yang sama (artinya members of the same business group
entitas berikutnya terkait dengan entitas (meaning that the subsequent entity is
lain); related to the other entity);
(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau (ii) One entity is an associate or joint venture of
ventura bersama dari entitas lain (atau another entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama yang venture of a member of a group of which the
merupakan anggota suatu kelompok usaha, other entity is a member);
yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
(iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura (iii) Both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama; third party;
(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari (iv) One entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah and the other entity is an associate of the
entitas asosiasi dari entitas ketiga; third entity;
(v) Entitas tersebut adalah suatu program (v) The entity is a post-employment benefit plan
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari for employee benefits of either the reporting
salah satu entitas pelapor atau entitas yang entity or an entity related to the reporting
terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas entity. If the reporting entity is the entity
pelapor adalah entitas yang administering the plan, the sponsoring entity
menyelenggarakan program tersebut, maka is also related to the reporting entity;
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor;
16
Page 27
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (Lanjutan) d. Transactions with Related Parties (Continued)
(b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor (b) An entity is related to a reporting entity if any of
jika memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
(vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan (vi) An entity controlled or jointly controlled by a
bersama oleh orang yang diidentifikasi person identified in letter (a);
dalam huruf (a);
(vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) (vii) The person identified in letter (a)(i) has
memiliki pengaruh signifikan atas entitas significant influence over the entity or is a
atau personil manajemen kunci entitas (atau member of the key management personnel
entitas induk dari entitas); of the entity (or a parent of the entity);
(viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang (viii) The entity, or a member of a group of which
mana entitas merupakan bagian dari the entity is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to the
personil manajemen kunci kepada entitas reporting entity or to a parent of the
pelapor atau kepada entitas induk dari reporting entity.
entitas pelapor.
Seluruh saldo dan transaksi yang signifikan dengan All balances and significant transactions with related
pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan ataupun parties, whether done or not conducted under the
tidak dengan persyaratan dan kondisi normal normal terms and conditions similar to those with
sebagaimana yang dilakukan dengan pihak ketiga, third parties, are disclosed in the notes to the
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. financial statements.
e. Kas dan Bank e. Cash and Banks
Sesuai dengan PSAK No. 207, mengenai “Laporan According to PSAK No. 207, regarding “Statements
Arus Kas”, kas dan bank terdiri dari kas dan bank of Cash Flows”, cash on hand and in bank consist of
dengan jangka waktu 3 bulan atau kurang sejak cash on hand and cash in bank with maturity period
tanggal penempatannya serta dapat segera dijadikan of 3 months or less from the date of placement and
kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan. Kas can be cash soon without significant value changes.
dan bank tidak digunakan sebagai jaminan atas Cash and bank are not pledged as collaterals for
liabilitas dan pinjaman lainnya dan tidak dibatasi liabilities and other loans and not restricted.
penggunaannya.
f. Piutang usaha dan Piutang Lain-lain f. Account and Other Receivables
Berdasarkan PSAK No. 109, piutang diakui pada Based on PSAK No. 109, Receivables are
awalnya sebesar nilai wajar dan kemudian diukur recognized initially at fair value and subsequently
pada biaya perolehan diamortisasi dengan measured at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi interest method, less allowance for impairment.
dengan penurunan nilai. Selama proses ini, During this process, the probability of nonpayment of
probabilitas nonpembayaran piutang usaha dinilai. accounts receivable is assessed. This probability is
Probabilitas ini kemudian dikalikan dengan jumlah then multiplied by the amount of the expected loss
kerugian yang diharapkan yang timbul dari arising from the default to determine the expected
wanprestasi untuk menentukan perkiraan kerugian lifetime credit loss estimate for accounts receivable.
kredit ekpektasian sepanjang masa untuk piutang The amount of the allowance is the difference
usaha. Jumlah pencadangan atas penurunan nilai between the asset’s carrying amount and the present
adalah perbedaan antara nilai tercatat aset dan nilai value of estimated future cash flows, discounted at
kini dari estimasi arus kas masa depan yang the original effective interest rate. The amount of the
didiskontokan dengan tingkat suku bunga efektif. allowance is recognized in the statements of profit or
Jumlah pencadangan ini diakui pada laporan laba loss and other comprehensive income.
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
g. Persediaan g. Inventories
Sesuai dengan PSAK No. 202, mengenai According to PSAK No. 202, regarding “Inventories”,
“Persediaan”, persediaan dinyatakan sebesar nilai inventories are stated at the lower of acquisition cost
yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai or net realizable value. Acquisition cost is determined
realisasi neto (the lower of cost or net realizable using the weighted-average method.
value ). Biaya perolehan ditentukan dengan metode
rata-rata tertimbang (weighted-average method ).
17
Page 28
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
g. Persediaan (Lanjutan) g. Inventories (Continued)
Nilai realisasi neto merupakan estimasi harga jual Net realizable value represents the estimated selling
dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi price in the ordinary course of business less the
biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang estimated cost of completion and the estimated costs
diperlukan untuk membuat penjualan. necessary to make the sale.
Cadangan atas persediaan usang atau penurunan Allowance for inventories losses, obsolescence or
nilai persediaan ditetapkan berdasrakan penelaahan impairment losses on inventory value are dtermined
berkala terhadap kondisi fisik dan tingkat perputaran based on review of the physical condition and
persediaan. inventories turnover.
h. Biaya Dibayar Dimuka h. Prepaid Expenses
Biaya dibayar dimuka dibebankan pada laba rugi Prepaid expenses are charged to the current year's
tahun berjalan sesuai masa manfaat masing-masing profit or loss according to the useful life of each
biaya dengan menggunakan metode garis lurus expense using the straight-line method.
(straight-line method ).
i. Aset Tetap i. Fixed Assets
Sesuai dengan PSAK No. 216, mengenai “Aset In accordance with PSAK No. 216, regarding "Fixed
Tetap”, aset tetap yang dimiliki untuk digunakan Assets", fixed assets held for use in the production or
dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa supply of goods or services or for administrative
atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan purposes are recorded at cost after deducting
biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi accumulated depreciation and accumulated
penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode Depreciation is computed using the straight-line
garis lurus (straight-line method ). Umur ekonomis method. The useful lives of the fixed assets are as
aset tetap adalah sebagai berikut: follows:
Tahun/Years
Kendaraan Bermotor 4-8 Vehicle
Peralatan Kantor 4 Office Equipment
Peralatan Proyek 4 Project Equipment
Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan Landrights are stated at cost and not depreciated.
dan tidak disusutkan. Biaya khusus sehubungan Special costs associated with the aqcuisition of
dengan perolehan pertama kali hak atas tanah diakui landrights is initially recognized as part of the cost of
sebagai bagian dari biaya perolehan aset hak atas land assets, while the cost of the extension of rights
tanah, sedangkan biaya pengurusan perpanjangan to land are recognized as intangible assets and
hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan amortized over the life of the land rights or economic
amortisasi sepanjang umur hak atau umur ekonomis life, whichever is shorter.
hak atas tanah, mana yang lebih pendek.
Biaya perbaikan dan perawatan dibebankan pada Cost of repairs and maintenance is charged to the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss and other comprehensive
pada saat terjadinya biaya-biaya tersebut, sedangkan income as incurred, significant renewals and
biaya-biaya yang berjumlah besar dan sifatnya betterments are capitalized.
meningkatkan kondisi aset secara signifikan
dikapitalisasi.
Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau When assets are retired or otherwise disposed of,
dijual, biaya perolehan serta akumulasi penyusutan their carrying value and the related accumulated
dan amortisasi dikeluarkan dari kelompok aset tetap depreciation are removed from the accounts and any
yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi resulting gain or loss is credited or charged to current
dibukukan dalam laporan laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain pada tahun yang bersangkutan. income.
18
Page 29
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
j. Sewa j. Lease
Entitas melakukan penerapan PSAK No. 116, The Entity has applied PSAK No. 116, regarding
mengenai “Sewa”, yang mensyaratkan pengakuan “Leases”, which set the requirements for the
hak aset sewa dan liabilitas sewa sehubungan recognition of right-of-use asset and lease liabilities
dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan in relation to leases which had been previously
sebagai 'sewa operasi'. classified a ‘operating lease’.
Sebagai Penyewa As a Lessee
Pada tanggal permulaan kontrak, Entitas menilai At the inception of a contract, the Entity assesses
apakah kontrak merupakan, atau mengandung, whether the contract is, or contains, a lease. A
sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung contract is or contains a lease if the contract conveys
sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the right to control the use of an identified assets for
mengendalikan penggunaan aset identifikasian a period of time in exchange for consideration.
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk To assess whether a contract conveys the right to
mengendalikan penggunaan aset identifikasian, control the use of an identified asset, the Entity
Entitas harus menilai apakah: should assess whether:
- Entitas memiliki hak untuk mendapatkan secara - The Entity has the right to obtain substantially all
subtansial seluruh manfaat ekonomi dari the economic benefits from the use of the
penggunaan aset identifikasian; dan identified asset; and
- Entitas memiliki hak untuk mengarahkan - The Entity has the right to direct the use of
penggunaan aset identifikasian. Entitas memiliki identified assets. The Entity has this right when
hak ini ketika mereka memiliki hak untuk it has for relevant decision-making regarding
pengambilan keputusan yang relevan tentang how and for what purposes the asset is used
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan which been predetermined and:
yang telah ditentukan sebelumnya dan:
- Entitas memiliki hak untuk mengoperasikan aset; - The Entity has the right to operate the asset;
- Entitas telah mendesain aset dengan cara - The Entity has designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermined how and for what purpose it will
tujuan apa aset akan digunakan selama periode be used.
penggunaan.
Pada tanggal insepsi atau Pada penilaian kembali On the date of inception or on revaluation of a
atas kontrak yang mengandung sebuah komponen contract containing a lease component, the Entity
sewa, Entitas mengalokasikan imbalan dalam allocates consideration in the contract to each lease
kontrak ke masing-masing komponen sewa component based on the relative stand-alone price of
berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen the lease components and the aggregate stand-
sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen alone price of the non-lease components. However,
non-sewa. Namun, untuk sewa penunjang dimana for ancillary leases where the Entity acts as lessee,
Entitas bertindak sebagai penyewa, Entitas the Entity decides not to separate the non-lease
memutuskan untuk tidak memisahkan komponen non- components and records the lease and non-lease
sewa dan mencatat komponen sewa dan non-sewa components as one lease component.
tersebut sebagai satu komponen sewa.
Aset Hak-Guna Right-of-Use Assets
Entitas mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa The Entity recognize ROU assets and lease liabilities
pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna at the commencement date of the lease. ROU assets
awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri initially measured at cost, which comprises the initial
dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa amount of the lease liability adjusted for any lease
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang payments made at or before the commencement
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, date, plus any initial direct costs incurred and an
ditambah dengan biaya langsung awal yang estimate of costs to dismantle and remove the
dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar underlying asset or to restore the underlying asset or
dan memindahkan aset pendasar atau untuk the site on which it is located, less any lease
merestorasi aset pendasar atau tempat dimana aset incentives received.
berada, dikurangi insentif sewa yang diterima.
19
Page 30
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
j. Sewa j. Lease
Aset Hak-Guna (Lanjutan) Right-of-Use Assets (Continued)
Aset hak-guna aset selanjutnya diukur sebesar biaya Right-of-use assets are subsequently measured at
dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian cost less accumulated depreciation and impairment
penurunan nilai. losses.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan The right-of-use asset is subsequently depreciated
metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga using the straight-line method from the
tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat commencement date to the earlier of the end of the
aset hak-guna atau akhir masa sewa. useful life of the right-of-use asset or the end of the
lease term.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar f the lease transfers ownership of the underlying
kepada Entitas pada akhir masa sewa atau jika biaya asset to the Entity by the end of the lease term or if
perolehan aset hak-guna merefleksikan Entitas akan the cost of the right-of-use asset reflects that the
mengeksekusi opsi beli, maka Entitas menyusutkan Entity will exercise a purchase option, the Entity
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir depreciates the right-of-use asset from the
umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka commencement date to the end of the useful life of
Entitas menyusutkan aset hak-guna dari tanggal the underlying asset. Otherwise, the Entity
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara depreciates the right-of-use asset from the
akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa commencement date to the earlier of the end of the
sewa. useful life of the right-of-use asset or the end of the
lease term.
Entitas menerapkan PSAK No. 236 untuk Entity applies PSAK No. 236 to determine whether
menentukan apakah aset hak-guna mengalami right-of-use assets are impaired and record identified
penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan impairment losses as described in the asset
nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan impairment policy.
dalam kebijakan aset penurunan nilai.
Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan When a contract includes lease and non-lease
non-sewa, Entitas menerapkan PSAK No. 116 untuk components, the Entity applies PSAK No. 116 to
mengalokasikan imbalan berdasarkan kontrak bagi allocate the consideration under the contractto each
setiap komponen. component.
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the present
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal value of the lease payments that are not yet paid at
permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga the commencement date, discounted using the
implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot
tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga be readily determined, the Entity and its Subsidiaries
pinjaman inkremental Entitas. Umumnya, Entitas incremental borrowing rate. Generally, the Entity
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental uses its incremental borrowing rate as the discount
sebagai suku bunga diskonto. Setelah tanggal rate. After the commencement date, the amount of
dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk lease liabilities is increased to reflect the accretion of
mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi interest and reduced for the lease payments made.
untuk pembayaran sewa yang dilakukan.
Selain itu, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur In addition, the carrying amount of lease liabilities is
kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu remeasured if there is a modification, a change in the
sewa, perubahan pembayaran sewa, atau perubahan lease term, a change in the lease payments or a
dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang change in the assessment of an option to purchase
mendasarinya. Sewa jangka pendek dengan jangka the underlying asset. Short-term leases with terms of
waktu kurang dari 12 bulan dan sewa yang aset less than 12 months, and low-value leases and
pendasarnya bernilai rendah, serta elemen-elemen elements of such leases, in part or all do not comply
sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai with the recognition principles established by PSAK
dengan prinsip-prinsip pengakuan yang ditetapkan No. 116 will be treated as to operating leases. The
oleh PSAK No. 116 akan diperlakukan sebagai sewa Entity and its Subsidiaries will recognize those lease
operasi. Entitas akan mengakui pembayaran sewa payments on a straight-line basis over the lease term
tersebut secara garis lurus selama masa sewa dalam in the statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
20
Page 31
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan k. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Entitas At the end of each reporting period, the Entity
menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk reviews the carrying amount of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset to determine whether there is any indication that
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika those assets have suffered an impairment loss. If
terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh any such indication exists, the recoverable amount of
kembali dari aset diestimasi untuk menentukan the asset is estimated in order to determine the
tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak extent of the impairment loss (if any). Where it is not
memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat possible to estimate the recoverable amount of an
diperoleh kembali atas suatu aset individu, Entitas individual asset, the Entity estimates the recoverable
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari amount of the cash generating unit to which the
unit penghasil kas atas aset. asset belongs.
Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali Estimated recoverable amount is the higher of fair
adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya value less cost to sell and value in use. In assessing
untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai nilai value in use, the estimated future cash flows are
pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan discounted to their present value using a pre-tax
ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum discount rate that reflects current market
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari assessments of the time value of money and the
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang risks specific to the asset for which the estimates of
mana estimasi arus kas masa depan belum future cash flows have not been adjusted.
disesuaikan.
Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset If the recoverable amount of the non-financial asset
non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai (cash generating unit) is less than its carrying
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) amount, the carrying amount of the asset (cash
dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh generating unit) is reduced to its recoverable amount
kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke and an impairment loss is recognized immediately
laba rugi. against earnings.
l. Liabilitas Diestimasi atas Imbalan Kerja l. Estimated Liabilities for Employee Benefits
Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja The Entity recognized an unfunded employee benefit
karyawan yang tidak didanai sesuai dengan PSAK liability in according to PSAK No. 219, regarding
No. 219, mengenai “Imbalan Kerja”, dan Peraturan “Employee Benefits”, and Government Regulation
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021). No. 35 Year 2021 (PP 35/2021).
PP 35/2021 menentukan rumus tertentu untuk PP 35/2021 sets the formula for determining the
menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada minimum amount of benefits, in substance pension
dasarnya program pensiun berdasarkan PP 35/2021 plans under the PP 35/2021 represent defined
adalah program imbalan pasti. benefit plans.
Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas The liability recognized in the statement of financial
diakui pada laporan posisi keuangan sebesar nilai position in respect of defined benefit pension plans is
kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode the present value of the defined benefit obligation at
pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. the end of the reporting period less the fair value of
Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh plan assets. The defined benefit obligation is
aktuaris yang independen dengan menggunakan calculated annually by independent actuaries using
metode projected unit credit . the projected unit credit method.
Entitas mengakui seluruh keuntungan atau kerugian The Entity recognized all actuarial gains or losses
aktuarial melalui penghasilan komprehensif lain. through other comprehensive income. Actuarial gains
Keuntungan dan kerugian aktuaria pada periode di or losses in the period where is that actuarial gains
mana keuntungan dan kerugian aktuaria terjadi, or losses happen, are recognized as other
diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dan comprehensive income and presented in the
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain. income.
21
Page 32
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
l. Liabilitas Diestimasi atas Imbalan Kerja (Lanjutan) l. Estimated Liabilities for Employee Benefits
(Continued)
Biaya jasa lalu diakui secara langsung pada laporan Past-service costs are recognized immediately in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali statements of profit or loss and other comprehensive
perubahan terhadap program pensiun tersebut income, unless the changes to the pension plan are
mengharuskan karyawan tersebut tetap bekerja conditional on the employees remaining in service for
selama periode waktu tertentu untuk mendapatkan a specified period of time (the vesting period). In this
hak tersebut (vesting period ). Dalam hal ini, biaya case, the past-service costs are amortized on a
jasa lalu diamortisasi secara garis lurus sepanjang straight-line basis over the vesting period. The
periode vesting. Biaya jasa kini diakui sebagai beban current service cost is recorded as an expense in the
periode berjalan. prevailing period.
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban m. Revenue and Expense Recognition
Entitas telah menerapkan PSAK No. 115 yang The Entity has applied PSAK No. 115 which requires
membutuhkan pengakuan pendapatan untuk revenue recognition to fulfill 5 steps of assessment:
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2. Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji- contract. Performance obligations are promises
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang in a contract that transfer to a customer goods or
atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke services that are distinct.
pelanggan.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi 3. Determine the transaction price. Transaction
merupakan jumlah imbalan yang berhak price is the amount of consideration to which an
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas entity expects to be entitled in exchange for
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan transferring promised goods or services to a
ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di customer. If the consideration promised in a
kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat contract includes a variable amount, the Entity
variabel, maka Entitas membuat estimasi jumlah estimates the amount of consideration to which
imbalan tersebut sebesar jumlah yang it expects to be entitled in exchange for
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya transferring the promised goods or services to a
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan customer less the estimated amount of service
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan level guarantee which will be paid during the
kinerja jasa yang akan dibayarkan selama contract period.
periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban 4. Allocate the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga performance obligation on the basis of the
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau relative stand-alone selling prices of each
jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika distinct goods or services promised in the
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual contract. Where these are not directly
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan observable, the relative standalone selling price
biaya yang diharapkan ditambah marjin. are estimated based on expected cost plus
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban 5. margin.
Recognize revenue when performance
pelaksanaan telah dipenuhi dengan obligation is satisfied by transferring a promised
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan goods or services to a customer (which is when
ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki the customer obtains control of that goods or
kendali atas barang atau jasa tersebut). services).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara A performance obligation may be satisfied at the
sebagai berikut: following:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk a. A point in time (typically for promises to transfer
menyerahkan barang ke pelanggan); atau goods to a customer); or
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk b. Over time (typically for promises to transfer
menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk services to a customer). For a performance
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam obligation satisfied over time, the Entity selects
suatu periode waktu, Entitas memilih ukuran an appropriate measure of progress to
penyelesaian yang sesuai untuk penentuan determine the amount of revenue that should be
jumlah pendapatan yang harus diakui karena recognized as the performance obligation is
telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. satisfied.
22
Page 33
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) m. Revenue and Expense Recognition (Continued)
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap Payment of the transaction price differs for each
kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah contracts. A contract asset is recognized once the
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo consideration paid by customer is less than the
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. balance of performance obligation which has been
Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan satisfied. A contract liability is recognized once the
dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban consideration paid by customer is more than the
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak balance of performance obligation which has been
disajikan dalam “Piutang usaha” dan liabilitas kontrak satisfied. Contract assets are presented under
disajikan terpisah dalam laporan posisi keuangan. “Trade receivables” and contract liabilities are
presented separately in the statements of financial
position.
Aset Kontrak Contract Assets
Aset kontrak adalah hak untuk mendapatkan imbalan Contract asset is the right to consideration in
dalam pertukaran barang atau jasa yang dialihkan exchange for goods or services transferred to the
kepada pelanggan. Jika Entitas melaksanakan customer. If the Entity perform by transferring of
dengan mentransfer barang atau jasa kepada goods or services to a customer before the customer
pelanggan sebelum pelanggan membayar imbalan pays consideration or before payment is due, a
atau sebelum pembayaran jatuh tempo, aset kontrak contract assets is recognized for earned
diakui untuk memperoleh imbalan yang bersyarat. consideration that is conditional.
Liabilitas Kontrak Contract Assets
Kewajiban kontrak adalah kewajiban untuk Contract liabilities is the obligation to transfer goods
mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan or services to a customer for which the Entity have
dimana Entitas telah menerima imbalan (atau jumlah received consideration (or an amount of
pembayaran jatuh tempo) dari pelanggan. Jika consideration is due) from the customer. If a
pelanggan membayar imbalan sebelum Entitas customer pays consideration before the Entity
mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, transfer goods or services to the customer, a
kewajiban kontrak diakui pada saat pembayaran contract liability is recognized when the payment is
dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang made or the payment is due (whichever is earlier).
lebih awal). Liabilitas kontrak diakui sebagai Contract liabilities is recognized as revenue when the
pendapatan pada saat Entitas melaksanakan Entity perform under the contract.
kontraknya.
Jasa Konstruksi dan Interior Construction Services and Interior
Entitas menyediakan jasa konstruksi dan interior The Entity provide construction and interior services
berdasarkan kontrak jangka panjang dengan under long-term contracts with customers. Such
pelanggan. Kontrak tersebut dilakukan sebelum contracts are entered into before project construction
proyek konstruksi dimulai. Konstruksi dibuat di lokasi begins. Constructions are made on customer’s site or
atau properti pelanggan sehingga pelanggan property andhence the customer controls the asset
mengendalikan aset ketika dibuat atau as it is created or enhanced. Revenue from
disempurnakan. Oleh karena itu, pendapatan dari construction and interior is therefore recognized over
konstruksi dan interior diakui sepanjang waktu time based on percentage of completion, i.e. based
dengan metode persentase penyelesaian, yaitu on the proportion of contract costs incurred for work
berdasarkan proporsi biaya kontrak yang telah terjadi performed to date relative to the estimated total
untuk pekerjaan yang dilaksanakan sampai tanggal contract costs. The directors consider that this input
tersebut relatif terhadap perkiraan jumlah biaya method is an appropriate measure of the progress
kontrak. Direksi menganggap bahwa metode input ini towards complete satisfaction of these performance
merupakan ukuran yang tepat untuk pengukuran obligations under PSAK No. 115.
pemenuhan kewajiban pelaksanaan sesuai PSAK
No. 115.
Pendapatan Bunga Interest Income
Pendapatan bunga diakrual berdasarkan waktu Interest income is accrual in time basis, by reference
terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang dan to the outstanding principal and at the applicable
tingkat bunga yang berlaku. interest rate.
23
Page 34
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) m. Revenue and Expense Recognition (Continued)
Beban Expenses
Biaya dan beban adalah penurunan manfaat ekonomi Costs and expenses are decreases in economic
selama periode akuntansi dalam bentuk arus keluar benefits during the accounting period in the form of
atau penurunan aset atau timbulnya kewajiban yang outflows or decrease of assets or incurrence of
mengakibatkan penurunan ekuitas, selain yang liabilities that result in decreases in equity, other than
berkaitan dengan distribusi kepada peserta ekuitas. those relating to distributions to equity participants.
Beban diakui pada saat terjadinya. Expenses are recognized when incurred.
n. Pajak Penghasilan n. Income Tax
Entitas menerapkan PSAK No. 212, mengenai “Pajak The Entity has adopted PSAK No. 212, regarding
Penghasilan”, yang mengharuskan Entitas untuk “Income Taxes”, which requires the Entity to account
memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak for the tax consequences of current and future taxes
masa depan atas pemulihan di masa depan over the future recovery (settlement) of the carrying
(penyelesaian) dari jumlah tercatat aset (liabilitas) amount of assets (liabilities) recognized in the
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, dan statement of financial position and transactions as
transaksi-transaksi serta peristiwa lain yang terjadi well as other events that occurred in the current year
dalam tahun berjalan yang diakui dalam laporan are recognized in the financial statements.
keuangan.
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran Current tax expense is based on estimated taxable
penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aset dan income for the year. Deferred tax assets and
liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan liabilities are recognized for temporary differences
temporer antara aset dan liabilitas untuk tujuan between assets and liabilities for commercial
komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal purposes and the tax bases of each reporting date.
pelaporan. Manfaat pajak di masa mendatang, Future tax benefits, such as the value carried on the
seperti nilai terbawa atas saldo rugi fiskal yang belum balance of unused tax losses, if any, is also
digunakan, jika ada, juga diakui sejauh realisasi atas recognized to the extent the realization of such
manfaat pajak tersebut dimungkinkan. benefits is possible.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif Deferred tax assets and liabilities are measured at
pajak yang diharapkan akan digunakan pada tahun the tax rates that are expected to apply in the year
ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi when the asset is realized or the liability is settled,
berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) based on tax rates (and tax laws) that have been
yang berlaku atau secara substansial telah enacted or substantively enacted at the statements
diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan. of financial position date.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak Changes in the carrying amount of deferred tax
tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif assets and liabilities due to changes in tax rates
pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk charged to the current year, except for transactions
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung that previously charged or credited to equity.
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada Changes to tax liabilities are recognized whe the tax
saat penetapan pajak diterima atau jika Entitas assessment is received or if the Entity appealed
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas against, when the results of objection has been set.
keberatan telah ditetapkan.
o. Segmen Operasi o. Operating Segments
PSAK No. 108, mengenai “Segmen Operasi” PSAK No. 108, regarding “Operating Segments”
mengharuskan segmen operasi diidentifikasi requires operating segments to be identified on the
berdasarkan laporan internal mengenai basis of internal reports about components of the
komponen dari Entitas yang secara regular di- Entity that are regularly reviewed by the chief
review oleh “pengambil keputusan operasional” operating decision maker in order to allocate
dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan resources to the segments and to assess their
menilai kinerja segmen operasi. Kebalikan performances. In contrast, the predecessor standard
dengan standar sebelumnya yang mengharuskan required the Entity to identify two sets of segments
Entitas mengidentifikasi dua segmen (bisnis dan (business and geographical), using a risks and
geografis), menggunakan pendekatan risiko dan returns approach.
pengembalian.
24
Page 35
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
o. Segmen Operasi (Lanjutan) o. Operating Segments
PSAK revisi ini mengatur pengungkapan yang The revised PSAK requires disclosures that will
- Yang melibatkan dalam aktivitas bisnis yang - Involving in business activities which earn
mana memperoleh pendapatan dan revenue and incurred expenses (including
menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan revenues and expenses related to transactions
beban terkait dengan transaksi dengan with other components of the same Entity);
komponen lain entitas yang sama);
- Hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh - The results of operations are reviewed regularly
pengambil keputusan tentang sumber daya yang by decisions makers about the resources
dialokasikan pada segmen tersebut dan allocated to the segment and assesses its
kinerjanya; dan performance; and
- Tersedia informasi keuangan yang dapat - For which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen Segment revenue, expenses, results, assets and
termasuk item-item yang dapat diatribusikan liabilities include items directly attributable to a
langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang segment as well as those that can be allocated on a
dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai reasonable basis to that segment. They are
kepada segmen tersebut. Segmen ditentukan determined before interentity balances.
sebelum saldo dan transaksi antar Entitas.
p. Modal p. Equity
Modal saham merupakan nilai nominal yang telah Capital stock represents the par value of shares that
diterbitkan pada akhir periode pelaporan. have been issued at the end of the reporting period.
Saldo laba mencakup semua hasil saat ini dan Retained earnings includes all current and prior
sebelumnya seperti yang diungkapkan dalam laporan results as disclosed in the statement of profit or loss
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. and other comprehensive income.
q. Laba Per Saham Dasar q. Basic Earnings Per Share
Sesuai dengan PSAK No. 233, mengenai “Laba per In accordance with PSAK No. 233, regarding
Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan “Earnings Per Share”, basic earnings per share is
membagi laba rugi yang dapat diatribusikan kepada computed by dividing profit or loss attributable to
pemegang saham biasa Entitas dengan jumlah rata- Entity’s ordinary stockholders by the weighted
rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam average number of shares outstanding during the
suatu periode/tahun (setelah dikurangi dengan modal period/year (less treasury stock).
saham dibeli kembali).
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang The weighted average number of ordinary shares
beredar selama periode tersebut dan untuk seluruh outstanding during the period and for all periods
periode sajian disesuaikan untuk peristiwa, selain presented is adjusted for events, other than the
konversi instrumen berpotensi saham biasa, yang conversion of potential ordinary shares, that have
telah mengubah jumlah saham biasa yang beredar changed the number of ordinary shares outstanding
tanpa disertai perubahan sumber daya. without an accompanying change in resources.
r. Investasi pada Entitas Lain r. Investment to Other Entity
Sesuai dengan PSAK No. 228 tentang Investasi pada In accordance with PSAK No. 228 concerning
Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama, pencatatan Investments in Associates and Joint Ventures,
investasi menggunakan metode ekuitas, dimana recording investments uses the equity method,
pengakuan awal investasi diakui sebesar biaya where the initial recognition of the investment is
perolehan, dan jumlah tercatat tersebut ditambah recognized at acquisition cost, and the recorded
atau dikurang untuk mengakui bagian investor atas amount is increased or decreased to recognize the
laba rugi investee setelah tanggal perolehan. investor's share of the investee's profit or loss after
the acquisition date.
25
Page 36
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI UMUM (LANJUTAN) 1. SUMARRY OF ACCOUNTING POLICIES (CONTINUED)
s. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan s. Events After the Reporting Period
Sesuai dengan PSAK No. 210, peristiwa akhir tahun In accordance with PSAK No. 210, post year-end
yang memberikan informasi tambahan tentang events that provide additional information about the
kondisi Entitas pada periode pelaporan (penyesuaian Entity’s position at the reporting period (adjusting
peristiwa) dicerminkan dalam laporan keuangan. events) are relflected in the financial statements.
Peristiwa setelah akhir tahun yang tidak Post year-end events that are not adjusting events
menyesuaikan peristiwa diungkapkan dalam laporan are discloused in the financial statements when
keuangan yang material. material.
2. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 2. USE OF SIGNIFICANT JUDGEMENTS, ESTIMATES
ASUMSI SIGNIFIKAN AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan The preparation of financial statements requires
manajemen untuk membuat taksiran dan asumsi yang management to make estimations and assumptions that
mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas dan affect assets and liabilities and disclosure of contingent
pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal assets and liabilities at the date of the financial
laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban statements and the reported amounts of revenues and
yang dilaporkan selama periode pelaporan. Hasil aktual expenses during the reporting period. Actual results
dapat berbeda dari taksiran tersebut. could be different from these estimations.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Estimasi, asumsi dan pertimbangan yang memiliki The estimates, assumptions and judgments that have a
pengaruh signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan significant effect on the carrying amounts of assets and
liabilitas adalah sebagai berikut: liabilities are as follows:
a. Estimasi Provisi Kerugian Kredit Ekspetasian dari a. Estimated Provision for Expected Credit Losses
Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain on Account Receivable and Other Receivables
Tingkat provisi yang spesifik dievaluasi oleh The level of a specific provision is evaluated by
manajemen dengan dasar faktor-faktor yang management on the basis of factors that affect the
memengaruhi tingkat tertagihnya piutang tersebut. collectability of the receivables. In these cases, the
Dalam kasus ini, Entitas menggunakan pertimbangan Entity uses judgment based on the best available
berdasarkan fakta dan kondisi terbaik yang tersedia facts and circumstances, including but not limited to,
meliputi tetapi tidak terbatas pada jangka waktu the length of the Entity’s relationship with the
hubungan Entitas dengan pelanggan dan status customers and customers credits status based on
kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak third-party credit reports and known market factors,
ketiga dan faktor-faktor pasar yang telah diketahui, to record specific reserves for customers against
untuk mencatat pencadangan spesifik untuk amounts due in order to reduce the Entity’s
pelanggan terhadap jumlah jatuh tempo untuk receivables to amounts that they expect to collect.
mengurangi piutang Entitas menjadi jumlah yang
diharapkan tertagih.
Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi kembali These specific reserves are re-evaluated and
dan disesuaikan jika terdapat informasi tambahan adjusted as additional information received affects
yang diterima yang mempengaruhi jumlah yang the amounts estimated. In addition to specific
diestimasikan. Selain provisi khusus terhadap provision against individually significant receivables,
piutang yang signifikan secara individual, Entitas juga the Entity also recognizes a collective impairment
mengakui provisi penurunan nilai secara kolektif provision against credit exposure of its debtors which
terhadap risiko kredit debitur yang dikelompokkan are grouped based on common credit characteristics,
berdasarkan karakteristik kredit yang sama, dan and although not specifically identified as requiring a
meskipun tidak secara spesifik diidentifikasi specific provision, have a greater risk of default than
membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal when the receivables were originally granted to the
bayar lebih tinggi daripada ketika piutang pada debtors.
awalnya diberikan kepada debitur.
26
Page 37
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
2. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 2. USE OF SIGNIFICANT JUDGEMENTS, ESTIMATES
ASUMSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) AND ASSUMPTIONS (CONTINUED)
a. Estimasi Provisi Kerugian Kredit Ekspetasian dari a. Estimated Provision for Expected Credit Losses
Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain (Lanjutan) on Account Receivable and Other Receivables
(Continued)
Entitas menerapkan pendekatan yang The Entity applies simplified approach to measure
disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit expected credit losses which use s a lifetime
ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian expected loss allowance for all trade receivables. In
kredit ekspektasian sepanjang umurnya untuk determining expected credit losses, management is
seluruh piutang usaha. Dalam penentuan kerugian required to exercise judgement in defining what is
kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk considered to be a significant increase in credit risk
menggunakan pertimbangan dalam mendefinisikan and in making assumptions and estimatest
hal apa yang dianggap sebagai kenaikan risiko kredit incorporate relevant information about past events,
yang signifikan dan dalam pembuatan asumsi dan current conditions and forecasts of economic
estimasi, untuk menghubungkan informasi yang conditions. Judgement has been applied in
relevan tentang kejadian masa lalu, kondisi terkini determining the lifetime and point of initial recognition
dan perkiraan atas kondisi ekonomi. Pertimbangan of receivables.
diaplikasikan dalam menentukan periode sepanjang
umurnya dan titik pengakuan awal piutang.
Manajemen Entitas melakukan penelaahan berkala The Entity’s management reviews periodically the
atas masa manfaat aset tetap dan aset hak guna estimated useful lives of fixed assets and right of use
berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi teknis dan assets based on factors such as technical
perkembangan teknologi di masa depan. specification and future technological developments.
Manajemen akan menyesuaikan beban penyusutan Management will revise the depreciation charge
jika masa manfaatnya berbeda dari estimasi where useful lives are different to those previously
sebelumnya atau manajemen akan menghapus estimated, or it will write-off or write down assets
bukukan atau melakukan penurunan nilai atas aset which technically obsolete or non-strategic assets
yang secara teknis telah usang atau aset non- that have been abandoned or sold.
strategis yang dihentikan penggunaannya atau dijual.
Biaya perolehan aset tetap dan aset hak guna The costs of fixed assets and right-of-use assets are
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus depreciated on a straight-line method over their
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomisnya. estimated useful lives. Management estimates the
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis useful lives of these fixed assets and right-of-use
aset tetap dan aset hak-guna dengan rincian sebagai asset with details as follows:
berikut:
Tahun/Years
Aset Tetap 4-8 Fixed Assets
Aset Hak Guna 4 Right of Use Assets
Umur masa manfaat ini adalah umur yang secara These are common life expectancies applied in the
umum diharapkan dalam industri di mana Entitas industries where the Entity conduct its business.
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat Changes in the expected level of usage and
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat technological development could impact the
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai economic useful lives and the residual values of
sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa these assets, and therefore future depreciation
depan mungkin direvisi. charges could be revised.
27
Page 38
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
2. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 2. USE OF SIGNIFICANT JUDGEMENTS, ESTIMATES
ASUMSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) AND ASSUMPTIONS (CONTINUED)
b. Imbalan Kerja b. Employee Benefits
Nilai kini liabilitas diestimasi atas imbalan kerja The present value of the estimated liabilities for
tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan employee benefits depends on a number of factors
dengan menggunakan asumsi aktuaria. Asumsi that are determined on an actuarial basis using a
tersebut antara lain tingkat diskonto dan tingkat number of assumptions. Those assumptions include
kenaikan kompensasi, meskipun Entitas yakin bahwa among others, discount rates and rates of
asumsi tersebut wajar dan tepat, perbedaan compensation increase, while the Entity believes that
signifikan dalam pengalaman aktual atau perubahan the assumptions are reasonable and appropriate,
signifikan dalam asumsi tersebut dapat significant differences in actual experience or
mempengaruhi jumlah kewajiban imbalan pensiun significant changes in the assumptions may
secara material. materially affect the amount of retirement benefit.
Asumsi penting lainnya untuk liabilitas diestimasi Other key assumptions for employee benefits
atas imbalan kerja sebagian didasarkan pada kondisi obligation are based in part on current market
pasar saat ini. conditions.
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan c. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Entitas At the end of each reporting period, the Entity
menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk reviews the carrying amount of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset to determine whether there is any indication that
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika those assets have suffered an impairment loss. If
terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh any such indication exists, the recoverable amount of
kembali dari aset diestimasi untuk menentukan the asset is estimated in order to determine the
tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak extent of the impairment loss (if any). Where it is not
memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat possible to estimate the recoverable amount of an
diperoleh kembali atas suatu aset individu, Entitas individual asset, the Entity estimates the recoverable
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari amount of the cash generating unit to which the
unit penghasil kas atas aset. asset belongs.
Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali The estimated recoverable amount is the higher of
adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya fair value less costs to sell and value in use. In
untuk menjual dan nilai pakai. Dalam menilai nilai assessing value in use, estimated future cash flows
pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan are discounted to their present value using a pre-tax
ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum discount rate that reflects the current market
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari assessment of the time value of money and the
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang specific risks of the asset for which the estimated
mana estimasi arus kas masa depan belum future cash flows have not been adjusted.
disesuaikan.
Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset If the recoverable amount of the non-financial asset
non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai (cash generating unit) is less than its carrying
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) amount, the carrying amount of the asset (cash
dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh generating unit) is reduced to its recoverable amount
kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke and an impairment loss is recognized immediately
laba rugi. against earnings.
d. Pengukuran Nilai Wajar d. Fair Value Measurement
Sejumlah aset dan liabilitas yang termasuk ke dalam A number of assets and liabilities included in the
laporan keuangan Entitas memerlukan pengukuran, Entity’s financial statements require measurement at,
dan/atau pengungkapan atas nilai wajar. and/or disclosure of fair value.
Pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas keuangan The fair value measurement of the Entity’s financial
dan non-keuangan Entitas memanfaatkan pasar and non-financial assets and liabilities utilize market
input dan data yang dapat diobservasi sedapat observable inputs and data as far as possible. Inputs
mungkin. Input yang digunakan dalam menentukan used in determining fair value measurements are
pengukuran nilai wajar dikategorikan ke dalam level categorized into different levels based on how
yang berbeda berdasarkan pada bagaimana input observable the inputs used in the valuation technique
dapat diobservasi yang digunakan dalam teknik utilized are (the fair value hierarchy):
penilaian yang digunakan (hirarki nilai wajar):
28
Page 39
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
2. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 2. USE OF SIGNIFICANT JUDGEMENTS, ESTIMATES
ASUMSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) AND ASSUMPTIONS (CONTINUED)
d. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan) d. Fair Value Measurement (Continued)
- Level 1: Harga kuotasi di pasar aktif untuk item - Level 1: Quoted prices in active markets for
yang serupa (tidak disesuaikan). identical items (unadjusted).
- Level 2: Teknik penilaian untuk input yang dapat - Level 2: Valuation techniques for observable
diamati langsung atau tidak langsung selain direct or indirect inputs other than level 1 inputs.
input level 1.
- Level 3: Teknik penilaian untuk input yang tidak - Level 3: Valuation techniques for unobservable
dapat diobservasi (yaitu tidak berasal dari data inputs (i.e. not derived from market data).
pasar).
Klasifikasi item menjadi level di atas didasarkan pada The classification of an item into the above levels is
tingkat terendah dari input yang digunakan yang based on the lowest level of the inputs used that has
memiliki efek signifikan pada pengukuran nilai wajar a significant effect on the fair value measurement of
item tersebut. Transfer item antar level diakui pada the item. Transfers of items between levels are
periode saat terjadinya. recognized in the period they occur.
Jika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas When the fair value of financial assets and financial
keuangan yang dicatat dalam laporan posisi liabilities recorded in the statements of financial
keuangan tidak dapat diukur berdasarkan harga position cannot be measured based on quoted prices
kuotasian di pasar aktif, maka nilai wajarnya diukur in active markets, their fair value is measured using
dengan menggunakan teknik penilaian termasuk valuation techniques including discounted cash flow
model arus kas yang didiskontokan. Masukan untuk model. The input to these models is taken from
model ini diambil dari pasar yang dapat diobservasi observable markets where possible, but where this is
jika memungkinkan, tetapi jika tidak memungkinkan, not feasible, a degree of judgement is required in
diperlukan tingkat pertimbangan dalam menetapkan establishing fair value. Judgements include
nilai wajar. Pertimbangan termasuk pertimbangan considerations of inputs such as liquidity risks, credit
input seperti risiko likuiditas, risiko kredit dan risks and volatility. Changes in assumptions relating
volatilitas. Perubahan asumsi terkait faktor-faktor to these factors could affect the reported fair value of
tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar instrumen financial instruments.
keuangan yang dilaporkan.
e. Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan e. Uncertain Tax Exposure
Dalam situasi tertentu, Entitas tidak dapat In certain circumstances, the Entity may not be able
menentukan secara pasti jumlah utang pajak kini to determine the exact amount of their current or
atau masa mendatang atau jumlah klaim restitusi future tax liabilities or recoverable amount of the
pajak yang dapat terpulihkan karena proses claim for tax refund due to ongoing investigation by,
pemeriksaan yang masih berlangsung atau negosiasi or negotiation with, the taxation authority.
dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul Uncertainties exist with respect to the interpretation
terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan of complex tax regulations and the amount and
yang kompleks dan jumlah dan waktu dari timing of future taxable income. In determining the
penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam amount to be recognized in respect of an uncertain
menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan tax liability or the recoverable amount of the claim for
utang pajak yang tidak pasti atau klaim restitusi pajak tax refund related to uncertain tax positions, the
yang dapat terpulihkan terkait denganketidakpastian Entity applies similar considerations as it would use
posisi perpajakan, Entitas menerapkan pertimbangan in determining the amount of a provision to be
yang sama yang akan digunakan dalam menentukan recognized in accordance with PSAK No. 237,
jumlah provisi yang harus diakui sesuai dengan regarding “Provisions, Contingent Liabilities and
PSAK No. 237, mengenai “Provisi, Liabilitas Contingent Assets” and PSAK No. 212, regarding
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” dan PSAK No. “Income Taxes”.
212, mengenai “Pajak Penghasilan”.
Entitas membuat analisa untuk semua ketidakpastian The Entity makes an analysis of all uncertain tax
posisi perpajakan untuk menentukan jika utang pajak positions to determine if a tax liability for uncertain
atas manfaat pajak yang tidak pasti atau cadangan tax benefit or a provision for unrecoverable claim for
atas klaim restitusi pajak yang tidak dapat terpulihkan tax refund should be recognized.
harus diakui.
29
Page 40
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
2. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 2. USE OF SIGNIFICANT JUDGEMENTS, ESTIMATES
ASUMSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) AND ASSUMPTIONS (CONTINUED)
e. Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan (Lanjutan) e. Uncertain Tax Exposure (Continued)
Entitas mencatat bunga dan denda atas pajak The Entity records interest and penalties for the
penghasilan kurang bayar, jika ada, pada beban underpayment of income tax, if any, in income tax
pajak penghasilan di dalam laporan laba rugi dan expense in statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
f. Pemulihan dari Aset Pajak Tangguhan f. Recoverability of Deferred Tax Assets
Entitas melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset The Entity reviews the carrying amounts of deferred
pajak tangguhan pada setiap akhir periode pelaporan tax assets at the end of each reporting period and
dan mengurangi nilai tersebut sampai tidak lagi reduces these to the extent that it is no longer
memungkinkan di mana penghasilan kena pajak probable that sufficient taxable income will be
akan tersedia untuk penggunaan seluruh atau available to allow all or part of the deferred tax
sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut. assets to be utilized. The Entity’s assessment on the
Penelaahan Entitas atas pengakuan aset pajak recognition of deferred tax assets on deductible
tangguhan untuk perbedaan temporer yang dapat temporary differences and tax loss carried forward
dikurangkan dan rugi fiskal yang masih dapat are based on the level and timing of forecasted
dimanfaatkan didasarkan atas tingkat dan waktu dari taxable income of the subsequent reporting period.
penghasilan kena pajak yang ditaksirkan untuk This forecast is based on the Entity’s past results
periode pelaporan berikutnya. Taksiran ini and future expectations on revenues and expenses
berdasarkan hasil pencapaian Entitas di masa lalu as well as future tax planning strategies. However,
dan ekspektasi di masa depan terhadap pendapatan there is no assurance that the Entity will generate
dan beban, sebagaimana juga dengan strategi sufficient taxable income to allow all or part of the
perencanaan perpajakan di masa depan. Namun, deferred tax assets to be utilized.
tidak terdapat kepastian bahwa Entitas dapat
menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup
untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau
seluruh bagian dari aset pajak tangguhan tersebut.
g. Pengakuan Pendapatan Jasa Kontruksi dan g. Revenue Recognition from Construction and
Interior Interior
Entitas menggunakan metode persentase Services
The Entity use the percentage of completion method
penyelesaian dalam membukukan penjualan jasa in accounting for its fixed-price contracts on its
konstruksi dan interior dengan kontrak harga tetap. construction and interior services. The use of the
Penggunaan metode persentase penyelesaian percentage-of completion method requires the Entity
mengharuskan Entitas mengestimasi jasa kontruksi to estimate the construction and interior services
dan interior yang telah diserahkan sampai saat ini performed to date as a proportion of the total
sebagai proporsi terhadap jumlah jasa yang akan services to be performed.
diserahkan.
Aset yang diakui dari kapitalisasi beban untuk The asset recognized from capitalizing the costs to
mendapatkan dan memenuhi kontrak diamortisasikan obtain or fulfill a contract is amortized on a
secara sistematis sejalan dengan pola penyerahan systematic basis consistent with the pattern of the
jasa yang terkait dengan aset tersebut. Pertimbangan transfer of the services to which the asset relates
mungkin dibutuhkan untuk menentukan jasa yang judgment may be required to determine the services
terkait dengan aset tersebut. Entitas menerapkan to which the asset relates. The Entity apply an
metode amortisasi sejalan dengan pola penyerahan amortization method that is consistent with the
jasa ke pelanggan yaitu amortisasi garis lurus sesuai pattern of transfer of services to the customer which
dengan estimasi umur kontrak. is a straight-line amortization based on the estimated
contract term.
Pertimbangan Akuntansi Penting dalam Significant Accounting Judgments in Applying the
Penerapan Kebijakan Akuntansi Entitas Entity’s
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Entitas, In the process of applying the Entity’s accounting
manajemen telah membuat pertimbangan yang terpisah policies, management has made the following judgment,
dari estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh paling apart from those involving estimations and assumptions,
signifikan terhadap jumlah yang dicatat dalam laporan which have the most significant effect on the amounts
keuangan: recognized in the financial statements:
30
Page 41
The original financial statement included herein are presented in the Indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
2. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 2. USE OF SIGNIFICANT JUDGEMENTS, ESTIMATES
ASUMSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) AND ASSUMPTIONS (CONTINUED)
Pertimbangan Akuntansi Penting dalam Significant Accounting Judgments in Applying the
Penerapan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan) Entity’s (Continued)
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial assets
tergantung pada hasil model bisnis dan hanya untuk depends on the result of the business model soley
pembayaran pokok dan bunga. Entitas menentukan for payments of principal and interest (SPPI) test.
model bisnis pada tingkat yang mencerminkan The Entity determines the business model at a level
bagaimana kelompok aset keuangan dikelola that reflects how the group of financial assets are
bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. managed together to achieve a particular business
Penilaian ini mencakup penilaian yang objective. This assessment includes judgment
mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk reflecting all relevant evidence including how the
bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerja performance of the assets is evaluated and their
mereka diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja performance measured, the risks that affect the
aset dan bagaimana ini dikelola dan bagaimana performance of the assets and how these are
manajer aset dikompensasi. Entitas memantau aset managed and how the managers of the assets are
keuangan yang diukur pada biaya perolehan compensated. The Entity monitors financial assets
diamortisasi atau aset keuangan yang diukur pada measured at amortized cost or FVOCI that are
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain derecognized prior to their maturity to understand the
yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo reason for their disposal and whether the reason are
untuk memahami alasan pelepasannya dan apakah consistent with the objective of the business for
alasannya konsisten dengan tujuan bisnis tempat which the asset was held. Monitoring is part of the
aset itu dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari Entity’s continuous assessment of whether the
penilaian berkelanjutan Entitas mengenai apakah business model for which the remaining financial
model bisnis yang dimiliki oleh aset keuangan yang assets are held continues to be appropriate and if it
tersisa terus sesuai dan jika tidak tepat apakah telah is not appropriate whether there has been a change
ada perubahan dalam model bisnis dan perubahan in the business model and so a prospective change
prospektif ke arah itu. klasifikasi aset tersebut. Tidak to the classification of those assets. No such
ada perubahan yang diperlukan selama periode yang changes were required during the periods presented.
disajikan.
Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan 0 Significant Increase in Credit Risk
Kerugian kredit ekspetasian (“KKE”) diukur sebagai Expected credit losses (“ECL”) are measured as an
penyisihan yang setara dengan KKE 12 bulan untuk allowance equal to 12-month ECL for stage 1 assets,
aset tahap 1, atau KKE sepanjang umurnya untuk or lifetime ECL for stages 2 or stage 3 assets. An
aset tahap 2 atau tahap 3. Sebuah aset bergerak ke asset moves to stage 2 when credit risks has
tahap 2 ketika risiko kredit telah meningkat secara increased significantly since initial recognition. PSAK
signifikan sejak pengakuan awal. PSAK No. 109 tidak No. 109 does not define what constitutes a
menjelaskan apa yang merupakan peningkatan risiko significant increase in credit risk. In assessing
kredit yang signifikan. Dalam menilai apakah risiko whether the credit risk of an asset has significantly
kredit suatu aset telah meningkat secara signifikan, increased, the Entity takes into account qualitative
Entitas memperhitungkan informasi berwawasan ke and quantitative reasonable and supportable forward
depan yang wajar dan dapat didukung secara looking information. Management assessed that
kualitatif dan kuantitatif. Manajemen menilai tidak there has no significant increase in credit risk on the
terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan Entity’s financial assets for the years ended,
atas aset keuangan Entitas untuk tahun yang December 31, 2025 and 2024.
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
31
Page 42
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
3. KAS DAN SETARA KAS 3. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Kas Cash
Kas Tunai - 2.220.500 Cash on Hand
Sub Jumlah - 2.220.500 Sub Total
Bank Banks
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
ac. 5015566687 72.772.646 364.148 ac. 5015566687
ac. 8841556666 30.002.790.578 30.039.429.212 ac. 8841556666
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
ac. 1010077000899 2.734.349 2.734.349 ac. 1010077000899
ac. 1010077977989 16.711.384 9.219.953 ac. 1010077977989
ac. 1010077000899 144.060.125 45.928.032 ac. 1010077000899
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
ac. 001801003961303 99.151.401 11.049.341 ac. 001801003961303
PT Bank Neo Commerce Tbk PT Bank Neo Commerce Tbk
ac. 88880000808238 2.076.348 2.005.053 ac. 88880000808238
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk Jawa Barat dan Banten Tbk
ac. 0134776021001 1.025.000 550.000 ac. 0134776021001
ac. 0135609137002 325.000 625.000 ac. 0135609137002
PT Bank Jabar Banten Syariah PT Bank Jabar Banten Syariah
ac. 0070122753331 3.405.510 1.363.543 ac. 0070122753331
PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk
ac. 3607459611 1.090.000 1.344.533 ac. 3607459611
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
ac. 1889888756 675.000 1.125.000 ac. 1889888756
Sub Jumlah 30.346.817.341 30.115.738.164 Sub Total
Jumlah 30.346.817.341 30.117.958.664 Total
Seluruh saldo kas dan bank dalam mata uang Rupiah. All cash on hand and in banks are in Rupiah.
Tidak terdapat saldo kas dan bank kepada pihak berelasi. There are no cash on hand and in banks balances to related
parties.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat As of December 31, 2025 and 2024, there are restricted no cash
saldo kas dan bank yang dibatasi penggunaannya. on hand and in bank balances.
4. PIUTANG USAHA 4. ACCOUNT RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Berdasarkan Pelanggan Based On Customers
Pihak Ketiga Third Parties
PT Pasifik Internusa 1.875.000.000 - PT Pasifik Internusa
PT Putra Oetama Teknologi 4.722.592.545 4.722.592.545 PT Putra Oetama Teknologi
PT Matrixindo Multi Kreasi 2.946.450.000 - PT Matrixindo Multi Kreasi
PT Global Furnika Mandiri 740.124.845 740.124.845 PT Global Furnika Mandiri
32
Page 43
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
4. PIUTANG USAHA (LANJUTAN) 4. ACCOUNT RECEIVABLES (CONTINUED)
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Berdasarkan Pelanggan Based On Customers
Pihak Ketiga Third Parties
PT Kayu Raya Indonesia 626.011.760 626.011.760 PT Kayu Raya Indonesia
PT Kopi Bintang Indonesia 219.685.672 219.685.672 PT Kopi Bintang Indonesia
PT PP Jakon KSO 170.731.775 170.731.775 PT PP Jakon KSO
Yayasan Pendidikan Gunadarma 162.743.193 - Yayasan Pendidikan Gunadarma
PT Hotel Properti Indonesia - 20.586.500.000 PT Hotel Properti Indonesia
PT Pilar Karya Perkasa - 883.757.821 PT Pilar Karya Perkasa
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 134.623.649 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Lain-lain (dibawah Rp 100 juta) 175.121.259 175.032.755 Others (under IDR 100 millions)
Sub-Jumlah 11.638.461.049 28.259.060.822 Sub-Total
Cadangan Penurunan Nilai Piutang (3.166.818.865) (2.649.882.521)Allowance for Impairment of Receivables
Jumlah 8.471.642.184 25.609.178.301 Total
Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging details of account receivables are as follows:
2025 2024
Pihak Ketiga Third Parties
1 - 30 hari - 99.110.255 1 - 30 days
31 - 60 hari 1.027.807.034 4.251.923.649 31 - 60 days
61 - 90 hari 354.753.462 - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 10.255.900.553 23.908.026.918 More than 90 days
Sub-Jumlah 11.638.461.049 28.259.060.822 Sub-Total
Cadangan penurunan nilai piutang (3.166.818.865) (2.649.882.521) Allowance for impairment of receivables
Jumlah 8.471.642.184 25.609.178.301 Total
Perubahan cadangan penurunan nilai adalah sebagai The changes on allowance for impairment losses are as
berikut: follows:
2025 2024
Saldo Awal 2.649.882.521 2.044.113.508 Beginning Balance
Pecadangan Selama Tahun Allowance During the Year
Berjalan (lihat catatan 25) 516.936.344 605.769.013 (see Note 24)
Saldo Akhir 3.166.818.865 2.649.882.521 Ending Balance
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah. All account receivables are in Rupiah.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai The management believes that the allowance for impairment
atas piutang kepada pihak ketiga adalah cukup untuk losses on receivables to third parties is adequate to cover
menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak any possible losses on uncollectible account receivables.
tertagihnya piutang tersebut.
Manajemen melakukan cadangan penurunan nilai atas Management provides allowance for impairment losses
piutang secara individual atas saldo piutang usaha per based on individual review of the outstanding receivable
pelanggan dengan mempertimbangkan bukti objektif yang from customers considering existing objective evidence.
ada.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan untuk utang bank Account receivables are used as collateral for the bank
(lihat Catatan 12). loans (see Note 12).
33
Page 44
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
5. PIUTANG LAIN-LAIN 5. OTHER RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Piutang Karyawan 1.500.000 70.116.521 Employee Receivables
Piutang Lain-lain 17.999.915 - Other Recevables
Jumlah 19.499.915 70.116.521 Total
Piutang lain-lain tidak digunakan sebagai jaminan atas Other receivables are not pledged as collateral for the loans
pinjaman dan tidak terdapat jaminan yang diterima Entitas and there are no guarantee received by the Entity on the
atas piutang tersebut. receivables.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun According on review of the other receivables as of
piutang lain-lain pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024, management believes that
manajemen berkeyakinan tidak terdapat bukti objektif saldo there is no objective evidence on uncollectible of other
piutang lain-lain tidak dapat ditagih, sehingga tidak receivables, so allowance for impairment loss on other
diperlukan penyisihan penurunan nilai piutang lain-lain. receivables is not necessary.
6. ASET KONTRAK 6. CONTRACT ASSETS
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Matrixindo Multi Kreasi - 10.901.865.000 PT Matrixindo Multi Kreasi
PT Nusantara Compnet Integrator 11.100.000.000 - PT Nusantara Compnet Integrator
Yayasan Pendidikan Gunadarma - 162.743.193 Yayasan Pendidikan Gunadarma
Jumlah 11.100.000.000 11.064.608.193 Total
Aset kontrak - Pihak ketiga merupakan Pekerjaan Kontrak Contract assets - Third parties are Contract in Progress
Kontruksi dalam Pelaksanaan dari Pemberi Kerja. Aset from the Customers. Contract assets are recorded based on
kontrak dicatat berdasarkan Perjanjian Pelaksanaan Work Implementation Agreement number
Pekerjaan nomor 101/SPK/HDK/SO/XII/2024 tanggal 17 101/SPK/HDK/SO/ XII/2024 dated December 17, 2024
Desember 2024 antara PT Harta Djaya Karya Tbk dan PT between PT Harta Djaya Karya Tbk and PT Nusantara
Nusantara Compnet Integrator, dengan nilai kontrak Rp Compnet Integrator, with a contract value of IDR
18.750.000.000 (belum termasuk pajak yang berlaku) 18,750,000,000 (excluding applicable taxes)
Entitas menerapkan cadangan kerugian ekspektasian The Entity apply the lifetime allowance for expected loss
sepanjang umurnya untuk seluruh aset kontrak. Untuk provision for all contract assets. To measure the expected
mengukur kerugian kredit ekspektasian, aset kontrak telah credit losses, the contract assets have been grouped based
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan on shared credit risk characteristics and the days past due.
waktu jatuh tempo yang serupa.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun aset According on review of the contract assets as of December
kontrak pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 31, 2025 and 2024, management believes that there is no
manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat bukti objektif objective evidence of contract assets impairment, so
atas kerugian penurunan nilai aset kontrak, sehingga tidak allowance for impairment loss on contract assets is not
diperlukan penyisihan cadangan kerugian penurunan nilai necessary.
aset kontrak.
7. UANG MUKA SUBKONTRAKTOR 7. ADVANCES TO SUBCONTRACTORS
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Matrixindo Multi Kreasi - 6.631.000.000 PT Matrixindo Multi Kreasi
R Living 2.650.000.000 4.256.806.390 R Living
34
Page 45
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
7. UANG MUKA SUBKONTRAKTOR (LANJUTAN) 7. ADVANCES TO SUBCONTRACTORS (CONTINUED)
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Berkat Integrasi Teknologi 2.247.342.179 517.000.000 PT Berkat Integrasi Teknologi
Fiano Modern Interior 2.165.135.210 1.002.166.600 Fiano Modern Interior
Landscape Meruya 2.162.500.000 1.486.774.000 Landscape Meruya
PT Anugerah Raihasa Catha - 819.565.493 PT Anugerah Raihasa Catha
Lucatama Karya Panelindo 1.345.000.000 537.745.000 Lucatama Karya Panelindo
PT Quadra Dinamika International 1.313.948.024 3.690.116.000 PT Quadra Dinamika International
PT Pilar Karya Perkasa 966.532.000 - PT Pilar Karya Perkasa
PT Intan Sarana Sejahtera - 760.000.000 PT Intan Sarana Sejahtera
Intan Jaya Glass - 4.499.129.906 Intan Jaya Glass
PT Putra Oetama Teknologi - 3.212.592.096 PT Putra Oetama Teknologi
Belly Ferdiansyah - 2.275.000.000 Belly Ferdiansyah
Jaya Makmur Abadi - 899.912.120 Jaya Makmur Abadi
CV Rahayu Permata Gypsum - 670.300.200 CV Rahayu Permata Gypsum
Trijaya Sukses Mandiri - 597.692.200 Trijaya Sukses Mandiri
Lain-lain 2.187.540.598 2.373.486.242 Others
Jumlah 15.037.998.011 34.229.286.247 Total
Uang Muka Subkontraktor merupakan uang muka yang Advances to Subcontractors represents advance payments
dibayarkan kepada subkontraktor untuk pelaksanaan suatu to subcontractors for projects execution that will be
proyek yang akan dikompensasi dengan pembayaran termin compensated against progress billing of each subcontractor.
kepada subkontraktor.
8. BEBAN DIBAYAR DI MUKA 8. PREPAID EXPENSES
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Deposit 139.050.000 124.550.000 Deposits
Sewa 35.000.000 30.000.000 Rents
Jumlah 174.050.000 154.550.000 Total
9. ASET TETAP 9. FIXED ASSETS
Akun ini terdiri dari : This account consist of :
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclasification Ending Balance
Harga Perolehan/
Acquisition Cost
Hak atas tanah/
Landrights 7.820.283.352 - - - 7.820.283.352
Peralatan proyek/
Project equipments 86.320.781 - - - 86.320.781
Peralatan kantor/
Office equipments 702.768.641 - - - 702.768.641
Kendaraan/
Vehicles 624.645.728 - - - 624.645.728
Jumlah/ Total 9.234.018.502 - - - 9.234.018.502
35
Page 46
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
9. ASET TETAP (LANJUTAN) 9. FIXED ASSETS (CONTINUED)
Akun ini terdiri dari : This account consist of :
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclasification Ending Balance
Akumulasi Penyusutan/
Accumulated Depreciation
Peralatan proyek/
Project equipments (67.006.071) (13.787.230) - - (80.793.301)
Peralatan kantor/
Office equipments (652.706.190) (44.148.995) - - (696.855.185)
Kendaraan/
Vehicles (384.509.601) (82.469.510) - - (466.979.111)
Jumlah/ Total (1.104.219.837) (140.405.735) - - (1.244.627.597)
Nilai Buku Bersih/
Net Book Value 8.129.798.665 7.989.390.905
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclasification Ending Balance
Harga Perolehan/
Acquisition Cost
Hak atas tanah/
Landrights 7.820.283.352 - - - 7.820.283.352
Peralatan proyek/
Project equipments 86.320.781 - - - 86.320.781
Peralatan kantor/
Office equipments 702.768.641 - - - 702.768.641
Kendaraan/
Vehicles 624.645.728 - - - 624.645.728
Jumlah/ Total 9.234.018.502 - - - 9.234.018.502
Akumulasi Penyusutan/
Accumulated Depreciation
Peralatan proyek/
Project equipments (51.139.759) (15.866.312) (67.006.071)
Peralatan kantor/
Office equipments (529.318.160) (123.388.030) (652.706.190)
Kendaraan/
Vehicles (290.673.635) (93.835.966) (384.509.601)
Jumlah/ Total (871.131.554) (233.090.308) - - (1.104.221.862)
Nilai Buku Bersih/
Net Book Value 8.362.886.948 8.129.796.640
Beban penyusutan aset tetap dibebankan ke akun-akun Depreciation of fixed assets were charged to the following
berikut: accounts:
` 2025 2024
Beban Administrasi dan Umum 140.405.735 233.090.308 Operating Expenses
Jumlah 140.405.735 233.090.308 Total
36
Page 47
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
9. ASET TETAP (LANJUTAN) 9. FIXED ASSETS (CONTINUED)
Pada tanggal 31 Desember 2023, tanah dengan sertifikat As of December 31, 2023, land with HGB certificate No.
HGB Nomor 3697/Kelurahan Cipageran yang dibeli 3697/Kelurahan Cipageran which is bought according to
berdasarkan Akta Jual Beli No. 332 dari Notaris Arnold Notarial Deed of Sale and Purchase No. 332 from Notary
Halomoan Situmorang, S.H., M.Kn tanggal 6 Oktober 2023, Arnold Halomoan Situmorang, S.H., M.Kn dated October 6,
telah atas nama Entitas. 2023, was an behalf of the Entity.
Aset tetap, kecuali hak atas tanah, diasuransikan kepada Fixed assets, except for land rights, are insured against fire,
pihak ketiga bersama terhadap risiko kebakaran, pencurian theft and other risks (all risk) with PT Asuransi Bina Dana
dan risiko lainnya (all risk) pada PT Asuransi Bina Dana Arta Arta Tbk, PT MNC Asuransi Indonesia and PT Asuransi
Tbk, PT MNC Asuransi Indonesia dan PT Asuransi Mitra Mitra Pelindung Mustika under a policy package with a total
Pelindung Mustika berdasarkan suatu paket polis dengan coverage amounting to Rp 526,290,000 as of December 31,
jumlah nilai pertanggungan sebesar Rp 526.290.000 pada 2024, while for the period ended December 31, 2025, the
tanggal 31 Desember 2024 sedangkan untuk periode yang fixed assets are not insured. The Entity's management
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, aset tetap tidak believes that the coverage amount is adequate to cover
diasuransikan. Manajemen Entitas berpendapat bahwa nilai possible losses from these risks.
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas risiko-risiko tersebut.
Jumlah harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan The acquisition cost of fixed assets which have been fully
penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar depreciated and still being used amounted to
Rp465.938.762 dan Rp592.047.580 pada tanggal 31 IDR977,468,342 and IDR465,938,762 as of December 31,
Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
Aset tetap berupa tanah dan kendaraan tertentu digunakan Fixed assets in the form of certain landrights and vehicles
sebagai jaminan atas utang dari PT Bank Perekonomian are used as collateral for debts from PT Bank
Rakyat Intidana Sukses Makmur dan PT Mandiri Tunas Perekonomian Rakyat Intidana Sukses and PT Mandiri
Finance (lihat Catatan 12 dan 16). Tunas Finance (see Notes 12 and 16).
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen The acquisition cost of fixed assets which have been fully
berpendapat bahwa tidak terdapat peristiwa atau perubahan depreciated and still being used amounted to
keadaan yang menunjukkan adanya penurunan nilai aset IDR592,047,580 and IDR82,561,761 as of December 31,
tetap pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
10. ASET HAK GUNA 10. RIGHT OF USE ASSETS
Akun ini terdiri dari : This account consist of :
2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclasification Ending Balance
Harga Perolehan/
Acquisition Cost
Bangunan/
Building 518.878.033 - - - 518.878.033
Jumlah/ Total 518.878.033 - - - 518.878.033
Akumulasi Penyusutan/
Accumulated Depreciation
Bangunan/
Building (100.892.951) (175.000.048) - - (275.892.999)
Jumlah/ Total (100.892.951) (175.000.048) - - (275.892.999)
Nilai Buku Bersih/
Net Book Value 417.985.082 242.985.034
37
Page 48
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
10. ASET HAK GUNA (LANJUTAN) 10. RIGHT OF USE ASSETS (CONTINUED)
Akun ini terdiri dari : This account consist of :
2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclasification Ending Balance
Harga Perolehan/
Acquisition Cost
Bangunan/
Building - 518.878.033 - - 518.878.033
Jumlah/ Total - 518.878.033 - - 518.878.033
Akumulasi Penyusutan/
Accumulated Depreciation
Bangunan/
Building - (100.892.951) (100.892.951)
Jumlah/ Total - (100.892.951) - - (100.892.951)
Nilai Buku Bersih/
Net Book Value - 417.985.082
Beban penyusutan aset tetap dibebankan ke akun-akun Depreciation of fixed assets were charged to the following
berikut: accounts:
` 2025 2024
Beban Administrasi dan Umum 175.000.048 100.892.951 Operating Expenses
Jumlah 175.000.048 100.892.951 Total
Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada kejadian atau Based on the evaluation management, there no event or
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya changes in circumstances that indicated impairment on right-
penurunan nilai aset hak-guna pada tanggal 31 Desember of-use assets as of December 31, 2025.
2025.
11. INVESTASI PADA ENTITAS LAIN 11. INVESTMENTS TO OTHER ENTITY
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
PT Semitra Van Persada 4.776.896.792 - PT Semitra Van Persada
PT Anagatha Djaya Artha 4.778.837.400 - PT Anagatha Djaya Artha
PT Niat Djadi Atlet 4.677.828.166 - PT Niat Djadi Atlet
Jumlah 14.233.562.358 - Total
PT Semitra Van Persada PT Semitra Van Persada
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Decision of
Saham nomor 45 tanggal 19 Juni 2025 oleh Dr. Sugih Shareholders number 45 dated June 19, 2025 by Dr. Sugih
Haryati, SH., M.Kn, notaris di Jakarta Selatan. Telah Haryati, SH., M.Kn, notary in South Jakarta. Approved by
mendapat Persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia the Minister of Law of the Republic of Indonesia in
sesuai dengan surat Keputusan nomor AHU- accordance with Decision Letter No. AHU-
0046458.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 16 Juli 2025. Telah 0046458.AH.01.02.TAHUN 2025 dated July 16, 2025. A
ditempatkan dan disetor 4.800 lembar saham dengan nilai total of 4,800 shares with a value of IDR1,000,000 per share
Rp1.000.000/ lembar saham, jumlah seluruhnya sebesar have been issued and paid up, amounting to a total of
Rp4.800.000.000,- IDR4,800,000,000.
38
Page 49
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
11. INVESTASI PADA ENTITAS LAIN (LANJUTAN) 11. INVESTMENTS TO OTHER ENTITY (CONTINUED)
PT Anagatha Djaya Artha PT Anagatha Djaya Artha
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Decision of
Saham nomor 44 tanggal 19 Juni 2025 oleh Dr. Sugih Shareholders number 44 dated June 19, 2025 by Dr. Sugih
Haryati, SH., M.Kn, notaris di Jakarta Selatan. Telah Haryati, SH., M.Kn, notary in South Jakarta. Approved by
mendapat Persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia the Minister of Law of the Republic of Indonesia in
sesuai dengan surat Keputusan nomor AHU- accordance with Decision Letter No. AHU-
0046462.AH.01.02.TAHUN 2025 tanggal 16 Juli 2025. Telah 0046462.AH.01.02.TAHUN 2025 dated July 16, 2025. A
ditempatkan dan disetor 4.800 lembar saham dengan nilai total of 4,800 shares with a value of IDR1,000,000 per share
Rp1.000.000/ lembar saham, jumlah seluruhnya sebesar have been issued and paid up, amounting to a total of
Rp4.800.000.000,- IDR4,800,000,000.
PT Niat Djadi Atlet PT Niat Djadi Atlet
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Decision of
Saham nomor 10 tanggal 04 Agustus 2025 oleh Dr. Sugih Shareholders number 10 dated August 4, 2025 by Dr. Sugih
Haryati, SH., M.Kn, notaris di Jakarta Selatan. Telah Haryati, SH., M.Kn, notary in South Jakarta. It has been
diterima Menteri Hukum Republik Indonesia sesuai dengan received by the Minister of Law of the Republic of Indonesia
surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data nomor in accordance with the Notification of Data Change
AHU-AH.01.09-0326859 tanggal 20 Agustus 2025. Telah Acceptance letter number AHU-AH.01.09-0326859 dated
ditempatkan dan disetor 4.800 lembar saham dengan nilai August 20, 2025. 4,800 shares with a value of IDR1,000,000
Rp1.000.000/ lembar saham, jumlah seluruhnya sebesar per share have been placed and paid up, for a total amount
Rp4.800.000.000 of IDR4,800,000,000.
Laba (Rugi) Investasi pada Entitas Lain Profit (Loss) on Investments in Other Entities
Laba (rugi) yang diperoleh dari Investasi pada Entitas Lain Profit (loss) obtained from Investments in Other Entities as
per 31 Desember 2025 dirinci sebagai berikut : of December 31, 2025 is detailed as follows:
Penerima Investasi/ Nilai Perolehan/ % Kepemilikan/ Laba (rugi) diperoleh/ Nilai kini/
Investee Acquisiton Value % Ownership Profit (loss) obtained Present Value
PT Semitra Van Persada 4.800.000.000 32,00% (23.103.208) 4.776.896.792
PT Anagatha Djaya Artha 4.800.000.000 32,00% (21.162.600) 4.778.837.400
PT Niat Djadi Atlet 4.800.000.000 32,00% (122.171.834) 4.677.828.166
Laporan keuangan Entitas penerima investasi per 31 The financial statements of the investee as of December 31,
Desember 2025 belum diaudit. 2025 have not been audited.
12. UTANG BANK 12. BANK LOANS
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
PT Bank Perekonomian Rakyat PT Bank Perekonomian Rakyat
Intidana Sukses Makmur 4.700.000.000 5.000.000.000 Intidana Sukses Makmur
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.300.000.000 4.800.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 2.968.880.398 2.989.865.445 PT Bank Central Asia Tbk
Jumlah 11.968.880.398 12.789.865.445 Total
PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur
(BPR) (BPR)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Based on the Credit Facility Extension Approval Notification
Perpanjangan Fasilitas Kredit nomor 5242/ISM/SPPK- Letter No. 5242/ISM/SPPK-BU/1224 dated December 18,
BU/1224 tanggal 18 Desember 2024, Entitas mendapatkan 2024, the Entity obtained an extension and modification of
perpanjangan dan perubahan fasilitas kredit dari BPR credit facilities from BPR Intidana Sukses Makmur, with the
Intidana Sukses Makmur, dengan rincian sebagai berikut: following details:
39
Page 50
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
12. UTANG BANK (LANJUTAN) 12. BANK LOANS (CONTINUED)
PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur
(BPR) - Lanjutan (BPR) - Continued
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Modal Kerja - Demand Loan/ Desember 2025/
Working Capital Loan - Demand Loan Rp 3.000.000.000 18% December 2025
Kredit Modal Kerja - Demand Loan/ Juni 2025/
Working Capital Loan - Demand Loan Rp 2.000.000.000 18% June 2025
Berdasarkan Perjanjian Perpanjangan Terhadap Perjanjian Based on the Extension Agreement to the Credit Agreement
Kredit nomor 62111/ ISM/ADDPK-KMKDL/102025 tanggal number 62111/ ISM/ADDPK-KMKDL/102025 dated October
27 Oktober 2025, Entitas mendapatkan perpanjangan dan 27, 2025, the Entity received an extension and changes to
perubahan fasilitas kredit dari BPR Intidana Sukses the credit facility from BPR Intidana Sukses Makmur, with
Makmur, dengan rincian sebagai berikut: the following details:
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Modal Kerja - Demand Loan/ 27 Oktober 2026/
Working Capital Loan - Demand Loan Rp 1.700.000.000 16% October 27, 2026
Berdasarkan Perjanjian Perpanjangan Terhadap Perjanjian Based on the Extension Agreement to the Credit Agreement
Kredit nomor 62202/ ISM/ADDPK-KMK/122025 tanggal 30 number 62202/ ISM/ADDPK-KMKDL/122025 dated
Desember 2025, Entitas mendapatkan perpanjangan dan December 30, 2025, the Entity received an extension and
perubahan fasilitas kredit dari BPR Intidana Sukses changes to the credit facility from BPR Intidana Sukses
Makmur, dengan rincian sebagai berikut: Makmur, with the following details:
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Modal Kerja/ 30 Desember 2030/
Working Capital Loan - Installment Loan Rp 3.000.000.000 16% December 30, 2030
Jaminan berupa tanah berikut bangunan dengan Sertipikat Collateral in the form of land and buildings with Building Use
Hak Guna Bangunan No. 3697/Cipageran, seluas 4.069 m², Rights Certificate No. 3697/Cipageran, covering an area of
atas nama PT Harta Djaya Karya (Entitas), terletak di Blok 4,069 m², in the name of PT Harta Djaya Karya (Entity),
Pasir Kiara, Kampung Lebak Saat RT001/ RW018, Kel. located in Blok Pasir Kiara, Kampung Lebak Saat
Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi, Provinsi Jawa RT001/RW018, Kel. Cipageran, Kec. Cimahi Utara, Kota
Barat. Cimahi, West Java Province.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri)
Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. Based on Credit Offer Letter No. R05.JPI/UKMC/0287/2024
R05.JPI/UKMC/0287/2024 tanggal 21 Oktober 2024, Entitas dated October 21, 2024, the Entity obtained approval for a
mendapatkan persetujuan perpanjangan fasilitas kredit, credit facility extension, with the following details:
dengan rincian sebagai berikut:
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Modal Kerja - Umum/ 19 Oktober 2025/
Working Capital Credit - General Rp 2.400.000.000 10,25% October 19, 2025
Kredit Modal Kerja - Multi Account / 19 Oktober 2025/
Working Capital Credit - Multi Account Rp 2.400.000.000 10,25% October 19, 2025
40
Page 51
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
12. UTANG BANK (LANJUTAN) 12. BANK LOANS (CONTINUED)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (continued)
Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. Based on Credit Offer Letter No. NRF.JPI/UKMC/0253/2025
NRF.JPI/UKMC/0253/2025 tanggal 30 Oktober 2025, Entitas dated October 30, 2025, the Entity obtained approval for the
mendapatkan persetujuan perpanjangan dan perubahan extension and amendment of credit facilities, with the
fasilitas kredit, dengan rincian sebagai berikut: following details:
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Modal Kerja - Umum/ 19 Januari 2026/
Working Capital Credit - General Rp 1.900.000.000 14% January 19, 2026
Kredit Modal Kerja - Multi Account / 19 Januari 2026/
Working Capital Credit - Multi Account Rp 2.400.000.000 14% January 19, 2026
Sifat Kredit Modal Kerja - Umum adalah Revolving The nature of Working Capital Credit - General is a
Rekening Koran dengan Nomor Rekening 101010076302, Revolving Current Account with Account Number
dan Kredit Modal Kerja - Multi Account adalah Revolving 101010076302, and Working Capital Credit - Multi Account
Transaksional. is a Revolving Transactional Account.
a) Fixed Assets berupa rumah tinggal sesuai SHM No. a) Fixed Assets in the form of a residential house in
09978/Bintaro tanggal 03 Februari 2021 atas nama accordance with SHM No. 09978/Bintaro dated
Bimo Pradikto yang terletak di Belmont Residence, Jl. February 3, 2021 in the name of Bimo Pradikto, located
H. Alih (d.h Jl. Perdagangan) No. 22 Kav. N, RT005/ at Belmont Residence, Jl. H. Alih (formerly Jl.
RW007, Kel. Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Perdagangan) No. 22 Kav. N, RT005/RW007, Kel.
Selatan, dan telah diikat Hak Tanggungan I (Elektonik) Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, and
No. 02584/2023 sebesar Rp4.800.000.000 has been bound by Mortgage Rights I (Electronic) No.
02584/2023 amounting to IDR 4,800,000,000.
b) Non Fixed Assets berupa Piutang Dagang telah diikat b) Non-fixed assets in the form of trade receivables have
Cessie No. RSO.JSD/0047/CESSIE/2022 tanggal 20 been secured by Cessie No. RSO.JSD/0047/CESSIE/
Oktober 2022 sebesar Rp6.250.000.000. (lihat catatan 2022 dated October 20, 2022, amounting to
4) IDR6,250,000,000. (see note 4)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Jangka Based on the Notice of Extension of Term number
Waktu nomor 00090/KNG/SPPJ/2024 tanggal 04 April 2024, 00090/KNG/SPPJ/2024 dated April 4, 2024, the Entity
Entitas mendapatkan persetujuan perpanjangan obtained approval for the extension of credit facilities, with
penggunaan fasilitas kredit , dengan rincian sebagai berikut: the following details:
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Lokal (Rekning Koran)/ 06 April 2025/
Local Credit (Current Account) Rp 1.000.000.000 12% April 06, 2025
Time Loan Revolving/ 06 April 2025/
Time Loan Revolving Rp 2.000.000.000 11,75% April 06, 2025
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Jangka Based on Extension Notification Letters No. 02036 dated
Waktu nomor 02036 tanggal 05 Agustus 2025, Entitas August 05, 2025, the Entity obtained approval for the
mendapatkan persetujuan perpanjangan penggunaan extension of credit facilities, with the following details:
fasilitas kredit , dengan rincian sebagai berikut:
Fasilitas/ Jumlah Plafond/ Tingkat bunga/ Jatuh tempo/
Facility Total Plafond Interest rate Maturity date
Kredit Lokal (Rekning Koran)/ 06 Agustus 2026/
Local Credit (Current Account) Rp 1.000.000.000 12% August 06, 2026
Time Loan Revolving/ 06 Agustus 2026/
Time Loan Revolving Rp 2.000.000.000 11,75% August 06, 2026
41
Page 52
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
12. UTANG BANK (LANJUTAN) 12. BANK LOANS (CONTINUED)
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) - (Lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) - (Continued)
Jaminan berupa tanah berikut bangunan dengan Sertipikat The collateral consists of land and buildings with Building
Hak Guna Bangunan No. 00755/Miroto, atas nama Drs. Use Rights Certificate No. 00755/Miroto, in the name of Drs.
Surjadi Budiono Rahardjo dan Ir. Suryadi Susanto R., Surjadi Budiono Rahardjo and Ir. Suryadi Susanto R.,
terletak di Jalan Seteran 1 No.1, RT05/ RW03, Kel. Miroto, located at Jalan Seteran 1 No.1, RT05/RW03, Kel. Miroto,
Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Provinsi Jawa Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Provinsi Jawa
Tengah. Tengah.
13. UTANG USAHA 13. ACCOUNT PAYABLE
Akun terdiri dari : This account consist of :
2025 2024
Berdasarkan Pemasok Based On Suppliers
Pihak Ketiga Third Parties
PT Anugerah Raihasa Catha 269.000.000 26.901.983 PT Anugerah Raihasa Catha
PT Berkat Artisan Indonesia 213.285.801 - PT Berkat Artisan Indonesia
PT Lucatama Karya Panelindo 179.063.157 33.208.208 PT Lucatama Karya Panelindo
Cahyo Adi Putro 75.000.000 - Cahyo Adi Putro
Supriyanto 70.115.000 - Supriyanto
Moh Sofii 24.031.000 40.000.000 Moh Sofii
Hends Furniture - 79.750.000 Hends Furniture
PT Maju Selaras Interindo - 65.760.000 PT Maju Selaras Interindo
Sakura Mas - 63.228.000 Sakura Mas
TB Pulung Jaya - 60.231.000 TB Pulung Jaya
PT Milenial Solusi Internusa - 18.320.000 PT Milenial Solusi Internusa
Makmur Mandiri - 12.037.000 Makmur Mandiri
Lain-lain (dibawah Rp 20 juta) 26.881.208 74.209.051 Others (under IDR 20 millions)
Jumlah 857.376.166 473.645.242 Total
Rincian umur utang usaha adalah sebagai berikut: The aging details of account payables are as follows:
2025 2024
Pihak Ketiga Third Parties
Belum jatuh tempo 620.059.365 206.427.551 Not yet due
1 - 30 hari 237.316.801 119.067.191 1 - 30 days
31 - 60 hari - 124.805.500 31 - 60 days
61 - 90 hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari - 23.345.000 More than 90 days
Jumlah 857.376.166 473.645.242 Total
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All account payables are in Rupiah.
Tidak ada jaminan yang diberikan atas utang usaha Entitas. There is no collateral given for the Entity's account
14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 14. ACCRUED EXPENSES
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Gaji 158.608.000 124.875.000 Salary
Lainnya - 23.587.500 Others
Jumlah 158.608.000 148.462.500 Total
42
Page 53
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
15. LIABILITAS SEWA 15. LEASE LIABILITIES
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Saldo Awal 168.176.918 - Beginning Balance
Penambahan - 346.176.639 Additions
Saldo Akhir 168.176.918 346.176.639 Ending Balance
Dikurangi: Bagian yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun (168.176.918) (168.176.918) Less: Current Maturity Portion
Bagian Jangka Panjang - 177.999.721 Long-term Portion
Beban bunga di alokasikan ke akun-akun berikut: Interest expenses is charged to the following accounts:
` 2025 2024
Beban Lain-lain (lihat catatan 25) 2.000.279 1.958.317 Other Expenses (see note 25)
Jumlah 2.000.279 1.958.317 Total
16. UTANG LEMBAGA KEUANGAN 16. FINANCIAL INSTITUTION LOANS
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
PT Lunaria Annua Teknologi - 2.000.000.000 PT Lunaria Annua Teknologi
PT Alami Fintech Sharia - 1.700.000.000 PT Alami Fintech Sharia
PT Mandiri Tunas Finance 120.969.537 154.086.058 PT Mandiri Tunas Finance
Jumlah 120.969.537 3.854.086.058 Total
Dikurangi: Bagian yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun (40.918.763) (3.733.116.522) Less: Current Maturity Portion
Bagian Jangka Panjang 80.050.774 120.969.536 Long-term Portion
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
Berdasarkan Perjanjian Jual Beli No. 5812400714 tanggal Based on Sale and Purchase Agreement No. 5812400714
11 Juli 2024, Entitas telah mendapatkan Sewa Pembiayaan dated July 11, 2024, the Entity has obtained a Finance
dari PT Mandiri Tunas Finance untuk Barang Modal 1 (Satu) Lease from PT Mandiri Tunas Finance for Capital Goods
unit Nissan New Livina 2021 dengan harga perolehan consisting of One (1) unit of Nissan New Livina 2021 with an
sebesar Rp190.000.000, harga pembiayaan sebesar acquisition price of IDR190,000,000, a financing price of
Rp171.000.000, dan total sewa pembiayaan sebesar IDR171,000,000, and a total finance lease of
Rp251.520.000. Sewa Pembiayaan dikenakan bunga IDR251,520,000. The Finance Lease is subject to interest of
sebesar 12% p.a. Flat untuk 4 tahun, dengan jangka waktu 12% p.a. Flat for 4 years, with a term of 48 months, until
48 bulan, hingga jatuh tempo tanggal 12 Juni 2028. maturity on June 12, 2028.
17. LIABILITAS DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA 17. ESTIMATED LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
Berdasarkan penilaian aktuaria yang dilakukan oleh KKA Based on the actuarial assessment conducted by KKA
Rinaldi & Zulhamdi untuk tahun 2025, dengan menggunakan Rinaldi & Zulhamdi for the year 2025, using the “Projected
metode “Projected Unit Credit ”, Entitas mencatat imbalan Unit Credit” method, The entity recorded a definite benefit
pasti atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja for severance pay, service awards, and compensation for
dan ganti kerugian kepada karyawan sebesar losses to employees amounting to IDR894,688,638 as of
Rp894.688.638 pada tanggal 31 Desember 2025 yang December 31, 2025, which is presented as an “Estimated
disajikan sebagai akun “Liabilitas Diestimasi atas Imbalan Liability for Employee Benefits” account in the statement of
kerja” dalam laporan posisi keuangan. financial position.
43
Page 54
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
17. LIABILITAS DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA 17. ESTIMATED LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(LANJUTAN) (CONTINUED)
Berdasarkan penilaian aktuaria yang dilakukan oleh KKA V. Based on the actuarial assessment conducted by KKA V.
Agus Basuki untuk tahun 2024, dengan menggunakan Agus Basuki for the year 2024, using the “Projected Unit
metode “Projected Unit Credit ”, Entitas mencatat imbalan Credit” method, the Entity recorded a definite benefit for
pasti atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja severance pay, service pay and compensation for
dan ganti kerugian kepada karyawan sebesar employees amounting to IDR 1,472,664,638 as of
Rp1.472.664.638 pada tanggal 31 Desember 2024 yang December 31, 2024, which is presented as an account of
disajikan sebagai akun “Liabilitas Diestimasi atas Imbalan “Estimated Liabilities for Employee Benefits” in the
kerja” dalam laporan posisi keuangan. statement of financial position.
Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur The defined benefit pension plan typically expose the Entity
Entitas terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat suku to actuarial risks such as, interest rate risk and salary risk.
bunga dan risiko gaji.
Risiko Tingkat Bunga Interest Risk
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas A decrease in the bond interest rate will increase the plan
program, namun sebagian akan di-offset (saling hapus) oleh liability, however this will be partially offset by an increase in
peningkatan imbal hasil atas investasi instrumen utang. the return on the plan’s debt investments.
Risiko Gaji Salary Risk
Nilai kini liabilitas imbalan pasti dihitung dengan mengacu The present value of the defined benefit plan liability is
pada gaji masa depan peserta program. Dengan demikian, calculated by reference to the future salaries of plan
kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas participants. As such, an increase in the salary of the plan
program. participants will increase the plan’s liability.
Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban The actuarial assumptions used in measuring employee
dan liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2025 benefit expense and liabilities as of December 31, 2025 and
dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
2025 2024
Tingkat Diskonto 7,00% 6,74% Discount Rate
Tingkat Kenaikan Gaji 6,00% 6,00% Salary Increase Rate
Usia Pensiun 55 tahun/ years 55 tahun/ years Retirement Age
Metode Projected Unit Projected Unit Method
Credit Credit
Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja di laporan posisi The estimated liabilities for employee benefits in the
keuangan adalah sebagai berikut: statements of financial position are as follows:
2025 2024
Nilai Kini Liabilitas Imbalan Present Value of Defined Benefit
Pasti 894.688.638 1.472.664.638 Obligations
Analisis liabilitas diestimasi atas imbalan kerja adalah Analysis of employee benefits liabilities are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Saldo Awal 1.472.664.638 751.446.561 Beginning Balance
Penambahan Tahun Berjalan Addition for the Year
(lihat catatan 25) 324.024.000 326.794.622 (see note 25)
Kerugian Aktuaria Tahun Berjalan Actuarial Loss for the Year
(lihat catatan 20) (743.392.000) 394.423.455 (see note 20)
Pembayaran Manfaat (158.608.000) - Benefit Payments
Saldo Akhir Tahun 894.688.638 1.472.664.638 Ending Balance
44
Page 55
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
17. LIABILITAS DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA 17. ESTIMATED LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(LANJUTAN) (CONTINUED)
Rincian beban imbalan kerja tahun berjalan adalah sebagai Details of employee benefits expenses for the current year
berikut: are as follows:
2025 2024
Biaya Jasa Kini 233.130.000 281.374.047 Current Service Expense
Biaya Bunga 98.511.000 45.420.575 Interest Expense
Biaya Jasa Lalu dan (Keuntungan)/ Past Service Cost and (Profit)/
Kerugian atas Penyelesaian (7.617.000) - Loss on Settlement
Saldo Akhir Tahun 324.024.000 326.794.622 Ending Balance
Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan The following table presents the sensitivity of possible
perubahan tingkat suku bunga pasar, dengan variabel lain changes in market interest rates, with other variables held
dianggap tetap, terhadap liabilitas diestimasi atas imbalan constant, to the estimated liabilities for employee benefits.
kerja.
31 Desember 2025/
December 31, 2025
Asumsi Tingkat Asumsi Tingkat
Diskonto/ Gaji/
Assumption of Salary Rate
Discount Rate Assumptions
Kenaikan Suku Bunga dalam Increase in Interest Rate in
100 Basis Poin 782.567.000 1.032.596.000 100 Basis Points
Penurunan Suku Bunga dalam Decrease in Interest Rate in
100 Basis Poin 1.029.362.000 778.368.000 100 Basis Points
31 Desember 2024/
December 31, 2024
Asumsi Tingkat Asumsi Tingkat
Diskonto/ Gaji/
Assumption of Salary Rate
Discount Rate Assumptions
Kenaikan Suku Bunga dalam Increase in Interest Rate in
100 Basis Poin 1.300.651.235 1.675.506.003 100 Basis Points
Penurunan Suku Bunga dalam Decrease in Interest Rate in
100 Basis Poin 1.676.366.649 1.298.462.435 100 Basis Points
Manajemen Entitas berpendapat bahwa jumlah The management of the Entity believes that total provision
pencadangan tersebut adalah memadai untuk memenuhi for employee benefits is sufficient to fulfill the requirements
ketentuan dalam PP No. 35/2021 dan PSAK No. 219. of PP No. 35/2021 and PSAK No. 219.
18. MODAL 18. CAPITAL
Modal Saham Shares Capital
Rincian pemegang saham Entitas dan persentase The details of the Entity’s shareholders and their percentage
kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 of ownership as of December 31, 2025 and 2024 are as
adalah sebagai berikut: follows:
Persentase Kepemilikan
Jumlah Lembar Saham /
Pemegang Saham / Shareholders (%) / Percentage of Jumlah / Total
Number of Shares
Ownership
PT Interra Djaya Karya 999.750.000 52,14% 19.995.000.000
PT Wahana Investa Niaga 431.250.000 22,49% 8.625.000.000
Richie Adrian Hartanto Suryadi 6.500.000 0,34% 130.000.000
Masyarakat/ Public 480.000.000 25,03% 9.600.000.000
Jumlah / Total 1.917.500.000 100,00% 38.350.000.000
45
Page 56
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
18. MODAL (LANJUTAN) 18. CAPITAL (CONTINUED)
Modal Saham (Lanjutan) Shares Capital (Continued)
Berdasarkan Akta Notaris dari Notaris Dr. Sugih Haryati, According to he Notarial Deed from Notary Dr. Sugih
S.H., M.Kn., No. 99, tanggal 14 Juni 2024, Pemegang Haryati, S.H., M.Kn., No. 99, dated June 14, 2024, the
saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan shareholders agreed to increasing the issued and fully paid
disetor Entitas yang semula berjumlah Rp28.750.000.000 captal of the Entity from IDR28,750,000,000 to
menjadi Rp38.350.000.000 melalui penawaran umum IDR38,350,000,000 through initial public offering. This deed
perdana. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan had been approved by the Minister of Law and Human
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Rights of the Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
Keputusan No. AHU-0139244.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 0139244.AH.01.11.Tahun 2024 dated July 11, 2024.
11 Juli 2024.
Modal disetor lainnya 709.062.515 Others paid-up capital -
Pada tahun 2025 Entitas memperoleh penambahan modal In 2025, the Entity obtained additional paid-in capital in the
disetor lainnya berupa Waran sebanyak 6.165.761 unit form of Warrants totaling 6,165,761 units with an exercise
dengan harga pelaksanaan Rp 115 per unit, sehingga total price of IDR 115 per unit, so that the total warrants
waran yang di exsercise sebesar Rp 709.062.515. exercised amounted to IDR 709,062,515.
19. SALDO LABA 19. RETAINED EARNINGS
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Dicadangkan Appropriated
Saldo Awal Tahun 400.000.000 400.000.000 Beginning Balance
Pembentukan Dana Cadangan - - Appropriation of Reserve
Saldo Akhir Tahun 400.000.000 400.000.000 Ending Balance
Belum Dicadangkan Unappropriated
Saldo Awal Tahun 9.541.010.896 7.036.045.464 Beginning Balance
Laba Tahun Berjalan (21.609.675.210) 2.504.965.432 Income for the Year
Saldo Akhir Tahun (12.068.664.314) 9.541.010.896 Ending Balance
20. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA 20. OTHER EQUITY COMPONENT
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Saldo Awal Tahun (387.823.271) (80.172.976) Beginning Balance
Kerugian Aktuaria (lihat catatan 17) 743.392.000 (394.423.455) Actuarial Loss (see note 17)
Pajak Penghasilan Terkait - 86.773.160 Related Income Tax
Saldo Akhir Tahun 355.568.729 (387.823.271) Ending Balance
21. PENDAPATAN 21. REVENUE
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Jasa Konstruksi 16.789.321.815 35.939.776.292 Construction Services
Jasa Interior 11.284.997.638 11.213.532.080 Interior Services
Jumlah 28.074.319.453 47.153.308.372 Total
46
Page 57
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
21. PENDAPATAN (LANJUTAN) 21. REVENUE (CONTINUED)
Penjualan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan neto adalah Sales which represent more than of 10% of the total net
sebagai berikut: sales are as follows:
Pelanggan/ Customer 2025 % 2024 %
PT Hotel Properti Indonesia - 0,00% 19.000.000.000 40,29%
PT Matrixindo Multi Kreasi 9.821.500.000 26,67% 9.821.500.000 20,83%
PT Nusantara Compnet Integrator 18.750.000.000 50,92% 5.355.770.382 11,36%
PT Mulitisarana Intan Eduka Tbk - 0,00% 1.865.000.000 3,96%
Jawab/ Total 28.571.500.000 77,59% 36.042.270.382 76,44%
22. BEBAN POKOK PENDAPATAN 22. COST OF REVENUE
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Bahan Baku 12.627.419.324 11.720.017.905 Raw Materials
Tenaga Kerja Langsung 8.622.485.967 6.509.334.234 Direct Labor
Overhead 6.731.128.699 13.360.448.769 Overhead
Jumlah 27.981.033.990 31.589.800.908 Total
Pembelian yang melebihi 10% dari jumlah pembelian neto Purchases which represent more than of 10% of the total
adalah sebagai berikut: net purchases are as follows:
Pelanggan/ Customer 2025 % 2024 %
PT Griya Interindo Abadi - 0,00% 3.495.383.357 11,06%
PT Matrixindo Multi Kreasi 5.624.368.050 20,10% 2.275.000.000 7,20%
Mursidik 4.500.000.000 16,08% - 0,00%
PT Pilar Karya Perkasa 5.524.633.897 19,74% - 0,00%
Jawab/ Total 15.649.001.947 55,93% 5.770.383.357 18,26%
23. BEBAN PENJUALAN 23. SELLING EXPENSES
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Pemasaran dan Promosi - 46.419.156 Marketing and Promotion
Jumlah - 46.419.156 Total
24. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM 24. ADMINISTRATION AND GENERAL EXPENSES
Akun ini terdiri dari : This account consists of :
2025 2024
Gaji dan Tunjangan 4.736.491.527 5.074.590.770 Salaries and Allowances
Profesional 1.547.480.000 366.879.249 Professional
Kantor 976.237.571 1.072.133.439 Office
Penyusutan (lihat catatan 10) 140.405.735 233.090.308 Depreciations (see note 10)
Penyusutan Aset Hak Guna Depreciation of Right of Use Assets
(lihat catatan 11) 175.000.048 100.892.951 (see note 11)
Perbaikan dan Pemeliharaan 48.694.172 79.278.522 Repair and Maintenance
Transportasi 30.403.979 84.916.668 Transportations
Perjalanan Dinas 76.878.267 137.457.096 Travelling
Pajak 53.259.165 747.942.582 Tax
Imbalan Kerja (lihat catatan 17) 324.024.000 326.794.622 Employee Benefits (see note 17)
Jumlah 8.108.874.464 8.223.976.207 Total
47
Page 58
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
25. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 25. OTHER INCOME (EXPENSES)
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Pendapatan Lain-lain Other Incomes
Pendapatan Bunga Pinjaman - 146.720.423 Interest Income from Loans
Pendapatan Bunga Bank 103.947.335 - Interest Income from Banks
Lain-lain 1.500.000 10.000 Others
Sub Jumlah 105.447.335 146.730.423 Sub Total
Beban Lain-lain Other Expenses
Biaya Bunga Bank (1.915.421.038) (1.792.836.324) Bank Interest
Penurunan Nilai Piutang Usaha Impairment Value of Account
(lihat catatan 4) (516.936.344) (605.769.013) Receivables (see note 4)
Administrasi Bank (229.577.913) (360.708.781) Bank Administration
Bunga Lembaga Keuangan (298.863.477) (365.976.058) Financial Institutions Interest
Provisi - (280.912.400) Provision
Bunga Liabilitas Sewa Lease Liabilities Interest
(lihat catatan 15) (2.000.279) (2.298.606) (see note 15)
Lain-Lain (10.244.953.741) (365.200.634) Others
Sub Jumlah (13.207.752.792) (3.773.701.816) Sub Total
Jumlah (13.102.305.457) (3.626.971.393) Total
Pos lain-lain pada Pendapatan Lain-lain merupakan selisih Others in Other Incomes represent rounding differences,
pembulatan, penjualan barang sisa dan lain-lain. Lain-lain sales of leftover goods and others. Others in Other
pada Beban Lain-lain merupakan biaya di luar operasional Expenses are non operasional costs, including donations
antara lain biaya sumbangan dan iuran lingkungan. Serta and environmental fees. As well as to recorded subcontract
atas uang muka subkontrak yang tercatat atas proyek yang advances for projects that were not realized in previous
tidak terealisasi di tahun-tahun sebelumnya. years.
26. PERPAJAKAN 26. TAXATION
a. Utang Pajak a. Tax Payable
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Pajak Penghasilan Pasal 21 334.211.570 195.628.520 Income Tax Article 21
Pajak Penghasilan Pasal 29 701.750.909 701.750.909 Income Tax Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 9.917.288.333 6.974.972.447 Value Added Tax
Jumlah 10.953.250.812 7.872.351.876 Total
b. Beban Pajak b. Tax Expenses
Akun ini terdiri dari : This account consists of:
2025 2024
Pajak Final 676.792.028 952.404.070 Final Tax
Pajak Kini - 413.935.206 Current Tax
Pajak Tangguhan (185.011.276) (205.164.000) Deferred Tax
Jumlah 491.780.752 1.161.175.276 Total
48
Page 59
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
26. PERPAJAKAN (LANJUTAN) 26. TAXATION (CONTINUED)
c. Pajak Kini c. Current Tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum taksiran beban pajak Reconciliation between income before provision for tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expenses, as shown in the statements of profit or loss
komprehensif lain dengan laba kena pajak adalah and other comprehensive income and taxable income
sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Laba (rugi) sebelum Taksiran Pajak Income before Provision for Tax
menurut Laporan Laba Rugi Expense According to the
dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain (21.117.894.458) 3.666.140.708 Other Comprehensive Income
Laba sebelum Pajak yang Income before Tax that are
dikenakan Pajak Final 7.834.597.178 (4.075.160.387) Subject to Final Tax
Laba (Rugi) sebelum Pajak yang Income (Loss) before Tax that
tidak dikenakan Pajak Final (13.283.297.280) (409.019.679) are not Subject to Final Tax
Beda Waktu: Temporary Differences:
Imbalan Kerja 324.024.000 326.794.622 Employee Benefits
Kerugian Penurunan Impairment Loss of
Nilai Piutang 516.936.344 605.769.013 Account Receivables
Beda Tetap: Permanent Differences:
Pajak 53.259.165 747.942.582 Tax
Pajak Pemegang Saham - 745.502.582 Shareholders Tax
Biaya Hadiah & Bingkisan 71.723.397 - Gift & Parcels
Biaya Hiburan Pelanggan 275.302.598 - Customer Entertainment Fees
Biaya Subkontraktor - - Subcontractor
Biaya Lainnya 9.956.445.662 - Other Expenses
Pajak Bunga 5.461.546 - Tax Revenue
Penghasilan Bunga (103.947.335) (34.893.974) Interest Income
Taksiran Laba Fiskal Estimated
Kena Pajak Fiskal (2.184.091.903) 1.982.095.146 Taxable Fiscal Income
Beban Pajak Kini - 413.935.206 Current Tax Expense
Dikurangi Kredit Pajak: Less Tax Credit:
Pajak Penghasilan Pasal 23 - (6.795.332) Income Tax Article 23
Pajak Penghasilan Pasal 25 - (12.825.939) Income Tax Article 25
Kurang Bayar Pajak Penghasilan Under Payment of Income Tax
(Pajak Penghasilan Pasal 29) - 394.313.935 (Income Tax Article 29)
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang berakhir pada Tax calculation for the years ended December 31, 2025
tanggal 31 Desember 2025 sesuai dengan yang akan according to what will be reported and December 31,
dilaporkan dan 31 Desember 2024 sesuai dengan Surat 2024 are in accordance with the Income Tax Return
Pemberitahuan Pajak (SPT) yang sudah dilaporkan. (SPT) that have been reported. The taxable profit
Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar resulting from the reconciliation becomes the basis for
pengisian SPT. filling out the SPT.
Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Under the taxation laws in Indonesia, the Entity submit
Entitas melaporkan/ menyetorkan Surat Pemberitahuan the Annual Tax Returns on the basis of self
Tahunan Pajak berdasarkan system self-assesment . assessments. The tax authorities may assess or amend
Fiskus dapat menetapkan atau mengubah pajak tax within the statue of limitations under prevailing
tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan regulations.
49
Page 60
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
26. PERPAJAKAN (LANJUTAN) 26. TAXATION (CONTINUED)
d. Pajak Tangguhan d. Deferred Tax
Perhitungan taksiran beban pajak tangguhan untuk The calculation of deferred tax expense for the years
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 ended December 31, 2025 and 2024 are as follows:
dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Penghasilan Pajak Tangguhan Deferred Tax Income
Imbalan Kerja 71.285.280 71.894.817 Employee Benefits
Penurunan Nilai Impairment Value of
Piutang Usaha 113.725.996 133.269.183 Account Receivables
Jumlah 185.011.276 205.164.000 Total
Pengaruh pajak atas beda waktu yang signifikan antara The tax effects of significant temporary differences
pelaporan komersial dan fiskal untuk tahun yang between financial and tax reporting as of December 31,
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 are as follows:
2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Liabilitas Diestimasi atas Estimated Liabilities for
Imbalan Kerja 395.271.500 323.986.220 Employee Benefits
Cadangan Penurunan Allowance for Impairment
Nilai Piutang 696.700.151 582.974.155 Losses on Receivables
Aset Pajak Tangguhan - Bersih 1.091.971.651 906.960.375 Deferred Tax Assets - Net
Berdasarkan evaluasi, manajemen Entitas berkeyakinan Based on evaluation, the management of the Entity
bahwa saldo aset pajak tangguhan dapat terealisasi. believes that the balance of deferred tax assets can be
realized.
27. SALDO DAN TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK 27. SIGNIFICANT BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
PIHAK BERELASI RELATED PARTIES
Sifat Hubungan Pihak Berelasi/ Related Parties Nature of Relationships
Pemegang Saham Richie Adrian Hartanto Suryadi Shareholder
Invetasi ke Entitas Lain PT Semitra Van Persada Investment to Other Entity
Invetasi ke Entitas Lain PT Anagatha Djaya Artha Investment to Other Entity
Invetasi ke Entitas Lain PT Niat Djadi Atlet Investment to Other Entity
Transaksi-transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Transactions with Related Parties
Dalam kegiatan usahanya, Entitas mengadakan transaksi- In the normal course of business, the Entity entered into
transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi, yang certain transactions with related parties, that are made
dilakukan dalam kondisi dan persyaratan normal, meliputi under normal terms and conditions, amongst others, are as
antara lain: follows:
a. Gaji dan manfaat kesejahteraan lain yang merupakan a. The salaries and other benefits in kind which are short-
imbalan kerja jangka pendek untuk Komisaris dan term employee benefits for the Commissioners and
Direksi Entitas sebesar Rp894.588.638 dan Directors of the Entity amounted to IDR1,473,500,000
Rp1.472.664.638 masing-masing untuk tahun yang and IDR1,020,000,000 for the years ended December
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31, 2024 and 2023, respectively.
b. Entitas memiliki pada Entitas Lain dalam bentuk b. The Entity has ownership in Other Entities in the form of
kepemilikan saham. Rinciannya sebagai berikut: share ownership. The details are as follows:
Penerima Investasi/ Investee Jumlah Saham/ Nilai Saham (Rp 1.000.000 per saham)/ % Kepemilikan/
Number of Shares Share Value (IDR 1,000,000 per share) % Ownership
PT Semitra Van Persada 48.000 48.000.000.000 32,00%
PT Anagatha Djaya Artha 48.000 48.000.000.000 32,00%
PT Niat Djadi Atlet 48.000 48.000.000.000 32,00%
50
Page 61
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
28. PENGELOLAAN MODAL 28. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan pengelolaan modal Entitas adalah untuk The objectives of capital management are to secure the
pengamanan kemampuan Entitas dalam melanjutkan Entity’s ability to continue its business in order to deliver
kelangsungan usaha agar dapat memberikan manfaat bagi results for stockholders and benefits to other stakeholders
pemegang saham dan pihak berkepentingan lainnya serta and to maintain an optimal capital structure to minimize the
untuk mempertahankan struktur permodalan yang optimum cost of capital.
untuk meminimalkan biaya modal.
Dalam rangka mempertahankan atau menyesuaikan struktur In order to maintain or adjust the capital structure, the Entity
permodalan, Entitas memaksimalkan penerimaan kas dari maximizes the cash proceeds from the sale.
penjualan.
Seluruh struktur permodalan Entitas merupakan modal The Entity has its own capital structure, therefore the Entity
sendiri. Entitas tidak memiliki liabilitas untuk memelihara doesn’t have obligation to maintain a certain financial ratio
rasio keuangan dan struktur permodalan tertentu. and certain capital structure.
Struktur permodalan Entitas adalah sebagai berikut: The Entity's capital structure are as follows:
2025
Jumlah/ Persentase/
Total Percentage
Liabilitas Jangka Pendek 24.147.211.057 27,22% Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang 974.739.412 1,10% Non-current Liabilities
Jumlah Liabilitas 25.121.950.469 28,32% Total Liabilities
Ekuitas 63.585.966.930 71,68% Equity
Jumlah 88.707.917.399 100,00% Total
Rasio Utang terhadap Ekuitas 0,40 Debt to Equity Ratio
2024
Jumlah/ Persentase/
Total Percentage
Liabilitas Jangka Pendek 25.185.618.503 22,75% Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang 1.771.633.895 1,60% Non-current Liabilities
Jumlah Liabilitas 26.957.252.398 24,35% Total Liabilities
Ekuitas 83.743.187.625 75,65% Equity
Jumlah 110.700.440.023 100,00% Total
Rasio Utang terhadap Ekuitas 0,32 Debt to Equity Ratio
29. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 29. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual Fair value is the price that would be received to sell an
suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction
suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku between market participants at the measurement date.
pasar pada tanggal pengukuran.
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai The table below shows the carrying values and fair values
wajar dari aset dan liabilitas keuangan yang tercatat pada of the financial assets and liabilities recorded in the
laporan posisi keuangan: statements of financial position:
2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan Bank 30.346.817.341 30.346.817.341 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha - Neto 8.471.642.184 8.471.642.184 Account Receivables - Net
Piutang Lain-lain 19.499.915 19.499.915 Other Receivables
Jumlah Aset Keuangan 38.837.959.440 38.837.959.440 Total Financial Assets
51
Page 62
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
29. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (LANJUTAN) 29. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(CONTINUED)
2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Short-term Liabilities
Utang Bank 11.968.880.398 11.968.880.398 Bank Loans
Utang Usaha 857.376.166 857.376.166 Account Payables
Biaya yang Masih Harus Dibayar 158.608.000 158.608.000 Accrued Expenses
Liabilitas Sewa 168.176.918 168.176.918 Lease Liabilities
Utang Lembaga Keuangan 40.918.763 40.918.763 Financial Institution Loans
Liabilitas Jangka Panjang Long-term Liabilities
Utang Lembaga Keuangan 80.050.774 80.050.774 Financial Institution Loans
Jumlah Liabilitas Keuangan 13.274.011.019 13.274.011.019 Total Financial Liabilities
2024
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar/
Carrying Value Fair Value
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan Bank 30.117.958.664 30.117.958.664 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha - Neto 25.609.178.301 25.609.178.301 Account Receivables - Net
Piutang Lain-lain 70.116.521 70.116.521 Other Receivables
Jumlah Aset Keuangan 55.797.253.486 55.797.253.486 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Short-term Liabilities
Utang Bank 12.789.865.445 12.789.865.445 Bank Loans
Utang Usaha 473.645.242 473.645.242 Account Payables
Biaya yang Masih Harus Dibayar 148.462.500 148.462.500 Accrued Expenses
Liabilitas Sewa 168.176.918 168.176.918 Lease Liabilities
Utang Lembaga Keuangan 3.733.116.522 3.733.116.522 Financial Institution Loans
Liabilitas Jangka Panjang Long-term Liabilities
Liabilitas Sewa 177.999.721 177.999.721 Lease Liabilities
Utang Lembaga Keuangan 120.969.536 120.969.536 Financial Institution Loans
Jumlah Liabiliatas Keuangan 17.612.235.884 17.612.235.884 Total Financial Liabilities
Taksiran nilai wajar dari kelompok instrumen keuangan pada Estimated fair values of the financial instruments in the table
tabel di atas ditentukan dengan menggunakan metode- above is determined by using the following methods and
metode dan asumsi-asumsi berikut: assumptions:
Aset keuangan lancar dan liabilitas keuangan jangka pendek Current financial assets and current financial liabilities with
dengan umur jatuh tempo kurang dari satu tahun adalah kas maturity of less than one year are cash on hand and in
dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain, utang bank, banks, account receivables, other receivables, bank loan,
utang usaha, utang lain-lain, beban masih harus dibayar dan account payables, other payables, accrued expenses and
utang lembaga keuangan. Nilai tercatat aset keuangan dan financial institution loan. The carrying amount of financial
liabilitas keuangan tersebut merupakan perkiraan yang assets and financial liabilities are reasonable estimation of
masuk akal atas nilai wajar dikarenakan jangka waktu jatuh fair value due to maturities of less than one year.
tempo yang kurang dari satu tahun.
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Non-current Financial Liabilities
Nilai wajar utang lembaga keuangan diestimasi dengan The fair value of financial institution loans is estimated by
mendiskontokan arus kas mendatang masing-masing discounting the future cash flows of each instrument using
instrumen menggunakan tingkat bunga terkini yang current interest rates offered by the Entity’s creditors for
ditawarkan oleh kreditur kepada Entitas untuk instrumen similar debt instruments with equivalent term.
utang serupa dengan jangka waktu yang setara.
52
Page 63
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
29. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (LANJUTAN) 29. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(CONTINUED)
a. Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan a. Financial Risk Management Factors and Policies
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan In its operating, investing and financing activities, the
pendanaan, Entitas menghadapi risiko keuangan yaitu Entity is exposed to the following financial risks, credit
risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar dan risk, liquidity risk and market risk and define those risks
mendefinisikan risiko-risiko sebagai berikut: as follows:
1. Risiko kredit: kemungkinan bahwa pelanggan tidak 1. Credit risk: possibility that a customer will not pay
membayar sebagian atau seluruh piutang atau tidak the part or all of a receivable or will not pay in timely
membayar secara tepat waktu dan akan manner and hence, the Entity will incur loss.
menyebabkan kerugian Entitas.
2. Risiko likuiditas: Entitas menetapkan risiko likuiditas 2. Liquidity risk: the Entity defined liquidity risk from
atas kolektibilitas dari piutang usaha seperti yang the collectability of the accounts receivable as
dijelaskan di atas, yang dapat menimbulkan mentioned above, which may cause difficulty
kesulitan Entitas dalam memenuhi kewajiban yang fulfilling the obligations of the Entity relating to
terkait dengan liabilitas keuangan. financial liabilities.
3. Risiko pasar: pada saat ini tidak terdapat risiko 3. Market risk: currently there are no market risk other
pasar, selain risiko tingkat suku bunga karena than interest rate risk as the Entity does not invest
Entitas tidak berinvestasi di instrumen keuangan in any financial instruments in their normal activities.
dalam aktivitas normal.
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit merupakan risiko atas kerugian keuangan Credit risk represents the risk of financial loss of the Entity
Entitas dan Entitas Anak jika pelanggan atau pihak lain dari and Subsidiary if any customer or other party of a financial
instrumen keuangan gagal memenuhi liabilitas instrument fails to meet contractual liabilities. This risk
kontraktualnya. Risiko ini timbul terutama dari piutang arises mainly from account receivables and other
usaha, piutang lain-lain dan piutang pihak berelasi. Entitas receivables. The Entity and Subsidiary manage and control
dan Entitas Anak mengelola dan mengendalikan risiko kredit credit risk from account receivables, and other receivables
dari piutang usaha, dan piutang lain-lain dengan memantau by monitoring the default limit period on each customer's
batasan periode tunggakan piutang pada tiap pelanggan. receivables.
Eksposur atas Risiko Kredit Credit Risk
Nilai tercatat dari aset keuangan mencerminkan nilai Carrying value of financial assets represents exposure value
eksposur kredit maksimum. Nilai eksposur kredit maksimum of maximum credit. Exposure credit value as of financial
pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebagai position reporting date are as follows:
berikut:
2025
Penurunan Nilai/
0 - 30 Hari/ Days 31 - 90 Hari/ Days >90 Hari/ Days Jumlah/ Total
Impairment
Aset Keuangan yang
Diukur pada Biaya
Perolehan Diamortisasi/
Financial Assets
Measured at
Amortized Cost
Bank/
Cash in Banks 30.346.817.341 - - - 30.346.817.341
Piutang Usaha/
Account Receivables - 1.382.560.496 10.255.900.553 (3.166.818.865) 8.471.642.184
Piutang Lain-lain/
Other Receivables 19.499.915 - - - 19.499.915
Jumlah/ Total 30.366.317.256 1.382.560.496 10.255.900.553 (3.166.818.865) 38.837.959.440
53
Page 64
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
29. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (LANJUTAN) 29. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(CONTINUED)
2024
Penurunan Nilai/
0 - 30 Hari/ Days 31 - 90 Hari/ Days >90 Hari/ Days Jumlah/ Total
Impairment
Aset Keuangan yang
Diukur pada Biaya
Perolehan Diamortisasi/
Financial Assets
Measured at
Amortized Cost
Bank/
Cash in Banks 30.117.958.664 - - - 30.117.958.664
Piutang Usaha/
Account Receivables 99.110.255 4.251.923.649 23.908.026.918 (2.649.882.521) 25.609.178.301
Piutang Lain-lain/
Other Receivables 70.116.521 - - - 70.116.521
Jumlah/ Total 30.287.185.440 4.251.923.649 23.908.026.918 (2.649.882.521) 55.797.253.486
Risiko likuiditas timbul jika Entitas mengalami kesulitan Liquidity risk arises if the Entity having difficulty to fulfill
untuk memenuhi liabilitas keuangan sesuai dengan waktu financial liabilities in accordance with the limit and
maupun jumlah yang telah ditetapkan sebelumnya. previously agreed amount. Management liquidity risk means
Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan maintaining sufficient cash on hand and in bank in order to
saldo kas dan bank dalam upaya pemenuhan liabilitas fulfill financial liabilities of the Entity. The Entity manages
keuangan Entitas. Entitas mengelola risiko likuiditas dengan liquidity risk by continuous monitoring forecast and actual
pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara terus- cash flows and monitoring of due dates of financial
menerus serta pengawasan tanggal jatuh tempo liabilitas liabilities.
keuangan.
Rincian kontraktual jatuh tempo liabilitas keuangan (tidak The contractual details of the maturity of financial liabilities
termasuk bunga) yang dimiliki adalah sebagai berikut: (excluding interest) are as follows:
2025
Kurang dari 1 Lebih dari 1
Tahun/ Less Tahun/ More Jumlah/ Total
Than 1 Year Than 1 Year
Liabilitas Keuangan yang Financial Liabilities
Diukur pada Biaya Measured at Amortized
Perolehan Diamortisasi: Cost:
Utang Bank 11.968.880.398 - 11.968.880.398 Bank Loans
Utang Usaha 857.376.166 - 857.376.166 Account Payables
Beban yang Masih
Harus Dibayar 158.608.000 - 158.608.000 Accrued Expenses
Liabilitas Sewa 168.176.918 - 168.176.918 Lease Liabilities
Utang Lembaga Financial Institution
Keuangan 40.918.763 80.050.774 120.969.537 Loans
Jumlah 13.193.960.245 80.050.774 13.274.011.019 Total
54
Page 65
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
29. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (LANJUTAN) 29. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(CONTINUED)
2024
Kurang dari 1 Lebih dari 1
Tahun/ Less Tahun/ More Jumlah/ Total
Than 1 Year Than 1 Year
Liabilitas Keuangan yang Financial Liabilities
Diukur pada Biaya Measured at Amortized
Perolehan Diamortisasi: Cost:
Utang Bank 12.789.865.445 - 12.789.865.445 Bank Loans
Utang Usaha 473.645.242 - 473.645.242 Account Payables
Beban yang Masih
Harus Dibayar 148.462.500 - 148.462.500 Accrued Expenses
Liabilitas Sewa 168.176.918 177.999.721 346.176.639 Lease Liabilities
Utang Lembaga Financial Institution
Keuangan 3.733.116.522 120.969.536 3.854.086.058 Loans
Jumlah 17.313.266.627 298.969.257 17.612.235.884 Total
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risks
Risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari The risk that the fair value or future cash flows of a financial
suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena instrument will fluctuate because of changes in market
perubahan suku bunga pasar. interest rates.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, profil instrumen On the statement of financial position date, the Entity's
keuangan Entitas yang dipengaruhi bunga adalah: profile of financial instruments that are affected by the
interest, as follows:
2025 2024
Instrumen dengan Bunga Tetap Flat Interest Instruments
Aset Keuangan - - Financial Assets
Liabilitas Keuangan 120.969.537 3.854.086.058 Financial Liabilities
Jumlah 120.969.537 3.854.086.058 Total
Instrumen dengan Bunga Flat Interest
Mengambang Instruments
Aset Keuangan 30.346.817.341 30.115.738.164 Financial Assets
Liabilitas Keuangan 11.968.880.398 12.789.865.445 Financial Liabilities
Jumlah 42.315.697.739 42.905.603.609 Total
Entitas tidak secara signifikan terekspos risiko suku bunga, The Entity is not significantly exposed to interest rate risk,
terutama menyangkut deposito kepada bank yang especially with regard to deposits to banks which use
menggunakan tingkat bunga pasar. Sehingga, Entitas tidak market interest rate. Thus, the Entity does not have a policy
memiliki kebijakan atau pengaturan tertentu untuk or a particular arragement to interest rate risk. There is no
mengelola risiko tingkat suku bunga.Tidak terdapat aktivitas interest rate hedging activities as of December 31, 2025 dan
lindung bunga pada 31 Desember 2025 dan 2024. 2024.
Direksi Entitas bertanggung jawab dalam melaksanakan The Entity’s director is responsible for implementing risk
kebijakan manajemen risiko keuangan Entitas dan secara management policies and overall financial risk management
keseluruhan program manajemen risiko keuangan Entitas program focuses on uncertainty financial market and
difokuskan pada ketidakpastian pasar keuangan dan minimize potential losses that impact to the Entity’s financial
meminimalisasi potensi kerugian yang berdampak pada performance.
kinerja keuangan Entitas.
55
Page 66
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
30. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR 30. BASIC EARNINGS (LOSS) PER SHARE
Rincian laba per saham dasar adalah sebagai berikut: The details of basic earnings per share are as follows:
2025 2024
Laba Tahun Berjalan (21.609.675.210) 2.504.965.432 Income for the Year
Rata-rata Tertimbang Saham 1.917.500.000 1.861.106.557 Weighted Average Number of Shares
Laba (Rugi) per Saham Dasar (11,27) 1,35 Basic Earnings (Loss) per Share
31. SEGMEN OPERASI 31. OPERATING SEGMENT
Segmen Operasi Operating Segment
Komite strategis grup, terdiri dari direktur utama eksekutif The Entitys strategic committee, consisting of the chief
direktur utama keuangan dan manajer perencanan executive officer, the chief financial officer and the manager
perusahaan, mengukur kinerja grup baik dari sudut pandang for corporate planning, examines the group’s performance
produk dan geografis. Komite mengidentifikasi 2 (dua) both from a product and geographic perspective and has
segmen yang dapat dilaporkan sebagai berikut: identified 2 (two) reportable segments of their business:
● Jasa Konstruksi ● Construction Service
● Jasa Interior ● Interior Service
Segmen Usaha Business Segment
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen The following are segment information based on business
usaha: segment:
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Statements of profit or loss and other comprehensive
income.
2025 2024
Pendapatan Neto Net Revenue
Kontruksi 16.789.321.815 35.939.776.292 Constructions
Interior 11.284.997.638 11.213.532.080 Interior
Jumlah 28.074.319.453 47.153.308.372 Total
Beban Pokok Pendapatan Cost of Revenue
Kontruksi (16.354.902.819) (24.077.427.798) Constructions
Interior (11.626.131.171) (7.512.373.110) Interior
Jumlah (27.981.033.990) (31.589.800.908) Total
Laba Kotor Gross Profit
Kontruksi 434.418.996 11.862.348.494 Constructions
Interior (341.133.533) 3.701.158.970 Interior
Jumlah 93.285.463 15.563.507.464 Total
Beban Usaha Operating Expenses
Kontruksi (17.696.066.472) (9.068.053.005) Constructions
Interior (3.515.113.449) (2.829.313.751) Interior
Jumlah (21.117.894.458) 3.666.140.708 Total
Beban Pajak Tax Expenses
Kontruksi (676.792.028) (796.030.137) Constructions
Interior 185.011.276 (365.145.139) Interior
Jumlah (491.780.752) (1.161.175.276) Total
Laba Setelah Pajak Income After Tax
Kontruksi (17.938.439.504) 1.998.265.352 Constructions
Interior (3.671.235.706) 506.700.080 Interior
Jumlah (21.609.675.210) 2.504.965.432 Total
56
Page 67
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
32. STANDAR DAN REVISI AKUNTANSI KEUANGAN BARU 32. NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
ACCOUNTING STANDARDS
Standar baru yang berlaku efektif untuk laporan keuangan New standard which is effective for financial statements
yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026 dan beginning on or after January 1, 2026 and early adoption is
penerapan dini diperkenankan adalah sebagai berikut: permitted as follows:
● Amandemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” dan ● Amendments to SFAS No. 109, “Financial Instruments”
PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” and SFAS No. 107, “Financial Instruments: Disclosure”
tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan. about classification and measurement of financial
instruments.
57
Page 68
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
34. PENGUNGKAPAN LAINNYA 34. OTHER DISCLOSURE
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Harta Djaya Karya Tbk (Entitas) didirikan PT Harta Djaya Karya Tbk (the Entity) was established
berdasarkan Akta Notaris Musa Muamarta., S.H., No. based on the Notarial Deed of Musa Muamarta., S.H.,
27, tanggal 22 November 2012. Akta pendirian tersebut No. 27, dated November 22, 2012. The establishment
telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum deed had been approved by the Minister of Law and
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Human Rights of the Republic of Indonesia with its
Surat Keputusan No. AHU-0111407.AH.01.09 tanggal Decision Letter No. AHU0111407.AH.01.09, dated
26 Desember 2012. December 26, 2012.
Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali The Entity's Articles of Association have undergone
perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Dr. Sugih several amendments, most recently by Notarial Deed of
Haryati, S.H., M.Kn., No. 83 tanggal 25 Juni 2025, Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., No. 83 dated June 25,
sehubungan dengan perubahan anggaran dasar. Akta 2025, in connection with amendments to the articles of
perubahan tersebut telah diterima dan dicatat oleh association. The deed of amendment has been received
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and recorded by the Minister of Law and Human Rights
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09- of the Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
0304984 tanggal 01 Juli 2025. AH.01.09-0304984 dated July 1, 2025.
Entitas berdomisili di Kebayoran Lama Selatan, Jakarta The Entity is domiciled in South Kebayoran Lama,
Selatan. Kantor pusat Entitas yang sekaligus South Jakarta. The Entity's head office which is also the
merupakan lokasi operasional Entitas beralamat di Jl. Entity's operational is located at Jl. Bintaro Raya No.
Bintaro Raya No. 8A, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta 8A, South Kebayoran Lama, South Jakarta, DKI Jakarta
Selatan, DKI Jakarta 12240. 12240.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Entitas, ruang In accordance with Article 3 of the Entity's Articles of
lingkup kegiatan Entitas terutama bergerak dalam Association, the scope of the Entity's activities is mainly
desain eksterior, aktivitas konsultasi manajemen engaged in exterior design, other management
lainnya, aktivitas desain peralatan rumah tangga dan consulting activities, household equipment and furniture
furnitur, dekorasi interior, konstruksi gedung pendidikan, design activities, interior decoration, educational
konstruksi gedung perkantoran, konstruksi gedung building construction, office building construction,
hunian, konstruksi gedung lainnya, industri, furnitur dari residential building construction, other building
kayu, industri furnitur dari logam, industri furnitur dari construction, industry, wooden furniture, metal furniture
plastik, perdagangan eceran furnitur, reparasi furnitur industry, plastic furniture industry, furniture retail trade,
dan perlengkapan rumah, industri furnitur lainnya, dan furniture and home furnishings repair, other furniture
industri furnitur dari rotan dan atau bambu. Entitas mulai industry, and rattan and/or bamboo furniture industry.
beroperasi secara komersial pada tahun 2012. The entity began commercial operations in 2012.
Entitas Induk dan Entitas Induk terakhir Perseroan The Parent Entity and ultimate Parent Entity of the
adalah PT Interra Djaya Karya. Pihak yang bertindak Entity is PT Interra Djaya Karya. The party acting as the
sebagai pemilik manfaat utama dari Entitas adalah main beneficial owner of the Entity is Richie Adrian
Richie Adrian Hartanto Suryadi. Hartanto Suryadi.
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan b. Board of Commissioners, Directors, Committee
Karyawan Audit, and Employees
Manajemen kunci Entitas adalah direksi dan komisaris the Entity's key management is the Entity's directors
Entitas. Susunan pengurus Entitas pada tanggal 31 and commissioners. The Entity's management as of
Desember 2025 and 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Dewan Komisaris Board of Commisioners
Komisaris Utama Bimo Pradikto Bimo Pradikto President Commissioner
Komisaris Nabila Cahaya Wulandari Nabila Cahaya Wulandari Commissioner
Komisaris Independen Inkarani D. B. Prayanto Evie Feniyanti Independent Commissioner
58
Page 69
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
34. PENGUNGKAPAN LAINNYA (LANJUTAN) 34. OTHER DISCLOSURE (CONTINUED)
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan b. Board of Commissioners, Directors, Committee
Karyawan (Lanjutan) Audit, and Employees (Continued)
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Dewan Direksi Board of Directors
Direktur Utama Richie Adrian Hartanto Suryadi Richie Adrian Hartanto Suryadi President Director
Direktur Operasional Josef Dewo Prakoso Josef Dewo Prakoso Director of Operations
Direktur Keuangan Habibah Jannah Satrya Anugrah Mahaperkasa Director of Finance
Komite Audit Audit Committee
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. Based on the Board of Commissioner Decision Letter
005/HDK/SK/IX/2023, tanggal 25 September 2023, No.005/HDK/SK/IX/2023, dated September 25, 2023,
Entitas telah membentuk Komite Audit untuk per 31 the Entity has established Audit Committee as of
Desember 2024 yaitu sebagai berikut: December 31, 2024 as follows:
31 Desember 2024/
December 31, 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Komite Audit Evie Feniyanti Chief of Audit Committee
Anggota Susianti Panudju Member
Anggota Hendra Satwika Member
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. Based on the Board of Commissioner Decision Letter
025/HDK/SK-DEKOM/VI/2025, tanggal 25 Juni 2025, No.005/HDK/SK/IX/2023, dated September 25, 2023,
Entitas telah membentuk Komite Audit untuk per 31 the Entity has established Audit Committee as of
Desember 2025 yaitu sebagai berikut: December 31, 2024 as follows:
31 Desember 2025/
December 31, 2025
Komite Audit Audit Committee
Ketua Komite Audit Inkarani D.B Prayanto Chief of Audit Committee
Anggota Jerry Adolf Togo Member
Anggota Ruth Patricia Nauli Member
Sekretaris Entitas Entity Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi No. Based on the Board of Directors Decision Letter No.
007/HDK/SK/IX/2023, tanggal 25 September 2023, 0007/HDK/SK/IX/2023, dated September 25, 2023, the
Entitas telah mengangkat Satrya Anugrah Mahaperkasa Entity had appointed Satrya Anugrah Mahaperkasa to
untuk menjadi Sekretaris Perusahaan. be Corporate Secretary.
Audit Internal Internal Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi No. Based on the Board of Directors Decision Letter
008/HDK/SK/IX/2023 tanggal 25 September 2023, No.008/HDK/SK/IX/2023, dated September 25, 2023,
Entitas telah mengangkat Habibah Jannah untuk the Entity had appointed Habibah Jannah to be Audit
menjadi Unit Audit Internal. Internal Unit.
Pada tahun 2025 terdapat perubahan Kepala Unit Audit In 2025 there was a change in the Head of the Internal
Internal berdasarkan Surat Keputusan Dewan Direksi Audit Unit based on the Decree of the Board of
No. 026/HDK/SK/VI/2025 tanggal 25 Juni 2025, Entitas Directors No. 026/HDK/SK/VI/2025 dated June 25,
mengangkat Grace Joanca untuk menjadi Kepala Unit 2025, the Entity appointed Grace Joanca to become the
Audit Internal. Head of the Internal Audit Unit.
59
Page 70
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
34. PENGUNGKAPAN LAINNYA (LANJUTAN) 34. OTHER DISCLOSURE (CONTINUED)
b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan b. Board of Commissioners, Directors, Committee
Karyawan (Lanjutan) Audit, and Employees (Continued)
Komite Nominasi dan Renumerasi Nomination and Remuneration Committee
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Based on the Board of Commissioner Decision Letter
No.006/HDK/SK/IX/2023, tanggal 25 September 2023. No.006/HDK/SK/IX/2023, dated September 25, 2023.
Entitas telah membentuk Komite Nominasi dan The Entity has established Nomination and
Renumerasi yaitu sebagai berikut: Renumeration, as follows:
31 Desember 2024/
December 31, 2024
Komite Nominasi dan Renumerasi Nomination and Renumeration
Ketua Komite Nominasi dan Head of Nomination and
Renumerasi Evie Feniyanti Renumeration Committee
Anggota Nabila Cahaya Wulandari Member
Anggota Lutfi Trisetiawan Member
Berdasarkan Surat Keputusan No.003/HDK/PKNR/ Based on the Decision Letter No.003/HDK/PKNR/
VII/2025, tanggal 04 Juli 2025. Entitas telah membentuk VII/2025, dated July 04, 2025. The Entity has
Komite Nominasi dan Renumerasi yaitu sebagai berikut: established Nomination and Renumeration, as follows:
31 Desember 2025/
December 31, 2025
Komite Nominasi dan Renumerasi Nomination and Renumeration
Ketua Komite Nominasi dan Inkarani D.B Prayanto Head of Nomination and
Renumerasi Nabila Cahaya Wulandari Renumeration Committee
Anggota Lutfi Trisetiawan Member
Anggota Member
Entitas mempunyai 34 karyawan tetap masing-masing The Entity 34 permanent employees as of December
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. (Tidak 31, 2025 and 2024, respectively. (Unaudited)
diaudit)
c. Penawaran Umum Saham Perusahaan c. The Entity's Initial Public Offering
Pada tanggal 30 Januari 2024, Entitas memperoleh On January 30, 2024, the Entity received an effective
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar notification from the Chairman of the Capital Market
Modal (Bapepam) dengan suratnya No. S-16/D.04/2024 Supervisory Agency (Bapepam) with the letter No. S-
untuk melakukan penawaran umum atas 480.000.000 16/D.04/2024 for its public offering of 480,000,000
saham Entitas kepada masyarakat. Pada tanggal 12 shares. On February 12, 2024, these shares were listed
Februari 2024, saham tersebut telah dicatatkan di Bursa on Indonesia Stock Exchange.
Efek Indonesia.
Pada tanggal 12 Februari 2024, sejumlah saham Entitas As of February 12, 2024, a total of 480,000,000 of the
sejumlah 480.000.000 lembar saham telah dicatatkan di Entity’s shares were listed on the Indonesian Stock
Bursa Efek Indonesia. Exchange.
d. Pengambilalihan Kepemilikan Saham PT Harta Djaya d. Acquisition of Share Ownership of PT Harta Djaya
Karya, Tbk Karya, Tbk
Berdasarkan surat nomor 006/HDK/SP/XII/2025 tanggal Based on letter number 006/HDK/SP/XII/2025 dated
05 Desember 2025, PT Harta Djaya Karya, Tbk perihal December 5, 2025, PT Harta Djaya Karya, Tbk
Keterbukaan Informasi pada Bursa Efek Indonesia, telah regarding Information Disclosure to the Indonesia Stock
disampaikan bahwa terdapat pengambilalihan Exchange, it has been conveyed that there has been a
kepemilikan saham PT Harta Djaya Karya, Tbk. takeover of share ownership of PT Harta Djaya Karya,
Tbk.
60
Page 71
The original financial statements included herein are presented in the indonesian language
PT HARTA DJAYA KARYA TBK PT HARTA DJAYA KARYA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Presented in Rupiah, unless otherwise indicated)
34. PENGUNGKAPAN LAINNYA (LANJUTAN) 34. OTHER DISCLOSURE (CONTINUED)
d. Pengambilalihan Kepemilikan Saham PT Harta Djaya d. Acquisition of Share Ownership of PT Harta Djaya
Karya, Tbk (Lanjutan) Karya, Tbk (Continued)
Pengambilalihan saham tersebut oleh PT Triple Berkah The share acquisition was carried out by PT Triple
Bersama yang berlamat di Plaza Sovereign Lt. 20, Unit Berkah Bersama, located at Plaza Sovereign, 20th
C, Jl. TB Simatupang Kav 36, Cilandak. Kota Jakarta Floor, Unit C, Jl. TB Simatupang Kav 36, Cilandak,
Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Jumlah South Jakarta, Special Capital Region of Jakarta. The
seluruh saham saham yang diambil adalah sebanyak total number of shares acquired was 878,845,100
878.845.100 lembar saham, dengan harga per lembar shares, with a price of Rp 20 per share, resulting in a
saham Rp 20,-sehingga total kepemilikan saham adalah total share ownership of 45.80%. So the total takeover
sebesar 45,80%. Sehingga total pengambilalihan adalah is IDR 17,576,902,000,-
sebesar Rp 17.576.902.000,-
Pengambilalihan saham tersebut telah diumumkan pada The share takeover was announced in the mass media
media masa pada tanggal 05 Desember 2025. on December 5, 2025.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan e. Completion of Financial Statements
Manajemen Entitas bertanggungjawab atas penyajian The Entity’s management is responsible for the
dan pengungkapan laporan keuangan untuk tahun yang preparation and presentation of the financial statements
berakhir 31 Desember 2025 yang diselesaikan pada for the year ended December 31, 2025, which were
tanggal 31 Maret 2026. completed on March 31, 2026.
61
Names mentioned 106 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.42
unresolved
org
Banten Tbk
p.42 ×2
unresolved
org
PT Pasifik Internusa
p.42 ×2
unresolved
org
PT Putra Oetama Teknologi
p.42 ×3
unresolved
org
PT Matrixindo Multi Kreasi
p.42 ×7
unresolved
org
PT Global Furnika Mandiri
p.42 ×2
unresolved
org
PT Kayu Raya Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
PT Kopi Bintang Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
PT PP Jakon KSO
p.43
unresolved
org
PT PP Jakon KSO Yayasan Pendidikan Gunadarma
p.43
unresolved
org
PT Pilar Karya Perkasa
p.43 ×5
unresolved
org
PT Nusantara Compnet Integrator
p.44 ×2
unresolved
org
PT Nusantara Compnet Integrator Yayasan Pendidikan Gunadarma
p.44
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Gunadarma
p.44
unresolved
org
PT Nusantara Nusantara Compnet Integrator
p.44
unresolved
org
PT Matrixindo Multi Kreasi R Living
p.44
unresolved
org
PT Berkat Integrasi Teknologi
p.45
unresolved
org
PT Berkat Integrasi Teknologi Fiano Modern Interior
p.45
unresolved
org
PT Anugerah Raihasa Catha
p.45 ×3
unresolved
org
PT Anugerah Raihasa Catha Lucatama Karya Panelindo
p.45
unresolved
org
PT Quadra Dinamika International
p.45 ×2
unresolved
org
PT Intan Sarana Sejahtera
p.45
unresolved
org
PT Intan Sarana Sejahtera Intan Jaya Glass
p.45
unresolved
org
PT Putra Oetama Teknologi Belly Ferdiansyah
p.45
unresolved
person
Notary Halomoan Situmorang
p.47
unresolved
person
Arnold Halomoan Situmorang
p.47
unresolved
org
PT Asuransi Bina Dana
p.47
unresolved
org
Arta Tbk
p.47
unresolved
org
PT MNC Asuransi Indonesia
p.47 ×2
unresolved
org
PT Bank Rakyat Intidana Sukses Makmur
p.47
unresolved
org
PT Mandiri Tunas
p.47
unresolved
org
PT Mandiri Finance
p.47
unresolved
org
PT Semitra Van Persada
p.48 ×6
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha
p.48 ×6
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet
p.48 ×6
unresolved
org
PT Semitra Van Persada Berdasarkan Akta
p.48
unresolved
person
Dr. Sugih
p.48 ×5
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
p.48 ×9
unresolved
person
Haryati
p.48 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum Republik Indonesia
p.48 ×3
unresolved
org
Minister of Law
p.48 ×4
unresolved
org
PT Anagatha Djaya Artha Berdasarkan Akta
p.49
unresolved
org
PT Niat Djadi Atlet Berdasarkan Akta
p.49
unresolved
org
PT Bank Perekonomian Rakyat
p.49
unresolved
org
PT Bank Perekonomian Rakyat Intidana Sukses Makmur
p.49 ×5
unresolved
person
Drs. Surjadi Budiono Rahardjo
p.52
unresolved
person
Ir. Suryadi Susanto R.
p.52 ×2
unresolved
org
PT Berkat Artisan Indonesia
p.52 ×2
unresolved
org
PT Lucatama Karya Panelindo
p.52
unresolved
org
PT Lucatama Karya Panelindo Cahyo Adi Putro
p.52
unresolved
org
PT Maju Selaras Interindo
p.52
unresolved
org
PT Maju Selaras Interindo Sakura Mas
p.52
unresolved
org
PT Milenial Solusi Internusa
p.52
unresolved
org
PT Milenial Solusi Internusa Makmur Mandiri
p.52
unresolved
org
PT Lunaria Annua Teknologi
p.53 ×2
unresolved
org
PT Alami Fintech Sharia
p.53 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Berdasarkan Perjanjian Jual Beli
p.53
unresolved
person
Notary Dr. Sugih S.H.
p.56
unresolved
org
Menteri
p.56 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.56
unresolved
org
Mulitisarana Intan Eduka Tbk
p.57 ×2
unresolved
org
PT Griya Interindo Abadi
p.57
unresolved
org
Bank Administration Bunga Lembaga Keuangan
p.58
unresolved
—
Invetasi ke Entitas Lain
p.60 ×3
unresolved
person
Akta Notaris Musa Muamarta.
p.68 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.68
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights Indonesia
p.68
unresolved
org
PT Interra Djaya Karya. Pihak
p.68
unresolved
person
Bimo Pradikto
· Komisaris Utama
p.68
unresolved
person
Nabila Cahaya Wulandari
· Komisaris
p.68 ×2
unresolved
person
Inkarani D. B. Prayanto
· Komisaris Independen
p.68
unresolved
person
Richie Adrian Hartanto Suryadi
· Direktur Utama
p.69
unresolved
person
Josef Dewo Prakoso
· Direktur Operasional
p.69
unresolved
person
Susianti Panudju
· Anggota
p.69
unresolved
person
Lutfi Trisetiawan
· Anggota
p.70 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar
p.70
unresolved
org
Bapepam
p.70 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.70
unresolved
org
PT Harta Djaya
p.70 ×2
unresolved
org
PT Triple Bersama
p.71
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.