Skip to content
Back to announcement

20231205_TLKM_Public Expose_31545762_lamp2.pdf

Other Text extracted TLKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1 OCR 0.951
Public Expose Live 2023 Kamis, 30 November 2023
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab

PEMBICARA
Emiten £1. Heri Supriadi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

2. Budi Setyawan Wijaya, Direktur Strategic Portfolio

3. Mohamad Ramzy, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel
Moderator : Wicky Adrian, PT Bursa Efek indonesia

SESI PAPARAN MATERI

VP Investor Relation Telkom membuka sesi pemaparan materi Public Expose 2023 dengan:

1. Memperkenalkan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Direktur Strategic Portfolio, dan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel. Para Direksi TelkoamGroup yang hadir
tersebut menjadi pemateri selama presentasi berlangsung.

2. Memberi penjelasan secara singkat terkait kapitalisasi pasar Telkom di Bursa Efek Indonesia dan
New York (BEI dan NYSE) serta proporsi kepemilikan saham Telkom.

Paparan materi dilanjutkan oleh Direktur Strategic Portfolio Telkom mengenai:

1, Strategi "S Bold Moves” TelkomGroup yang mencakup FMC (Fixed Mobile Convergence), Infraco,
DC Co, B2B Digital IT Service Co, serta DigiCo.

2. Penjabaran inisiatif DC Co yang mencakup prospek permintaan kebutuhan data center, strategi
pengembangan bisnis data center TelkomGroup, timeline, dan peraturan pemerintah yang
mendukung.

Paparan materi dilanjutkan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom terkait:

1. Ringkasan kinerja Telkom selama 9 bulan tahun 2023, hai yang disampaikan adalah Pendapatan,
kontributor pertumbuhan Pendapatan terbesar, pertumbuhan Pendapatan bisnis digital
Telkomsel.

2. Detail kinerja segmen Wholesale & International Business (WIB) pada 9 bulan tahun 2023, yang
juga mencakup kinerja keuangan dan operasional Mitratel.

3. Detail mengenai produk baru Segmen Enterprise yang menyasar segmen Usaha Kecil dan
Menengah (UKM).

4. Ringkasan capaian EBITDA, marjin EBITDA, dan Laba Bersih selama periode 9 bulan tahun 2023.

5. Detail kinerja keuangan Telkom selama 9 bulan tahun 2023 mencakup kontributor pertumbuhan
Pendapatan, Beban, EBITDA, marjin EBITDA, Laba Bersih, serta marjin Laba Bersih.

6. Detail kinerja IndiHome pada 9 bulan tahun 2023, seperti Pendapatan, Marjin EBITDA, serta
jumlah dan penambahan pelanggan.

7. Penjelasan detail kinerja Segmen Wholesale dan Enterprise pada 9 bulan tahun 2023.

Paparan materi dilanjutkan oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel terkait:

1. Kinerja operasional IndiHorne selama 9 bulan tahun 2023 serta penjabaran dari inisiatif-i
sinergi yang sudah dilakukan Telkomsel pasca-FMC.

2. Kinerja Telkomsel selama selama 9 bulan tahun 2023 dalam Pendapatan (legacy, digital, dan
IndiHome 82C), EBITDA, Laba Bersih, Laba Bersih Operasional, trafik data, jumlah pelanggan,
serta Penggunaan data.

3. Penjabaran cakupan layanan Telkomsel, inisiatif penyempurnaan pelayanan pelanggan, serta
penjabaran infrastruktur TelkomGroup yang meliputi jaringan backbone, BTS, dan Tower.

Halaman 1 dari 6 £

if
Page 2 OCR 0.949
Public Expose Live 2023 Kamis, 30 November 2023
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab

SESI TANYA JAWAB

1. Dhoni
a. Bisnis apa yang akan menjadi growth driver untuk Telkom ke depannya?

Tanggapan:

Direktur Strategic Portfolio Telkom:

Ada beberapa sektor dalam industri telekomunikasi di Indonesia, atau IT secara keseluruhan,
yang growth-nya cukup tinggi ke depannya, di antaranya digital platform, enterprise, dan
digital services. Tren tersebut konsisten dengan strategi 5 Bold Moves yang dimiliki
TelkomGroup. Beberapa contoh dari strategi 5 Bold Moves tersebut di antaranya adalah
strategi B2B IT di Segmen Enterprise dan inisiatif pengembangan data center.

Selain itu, TelkomGroup juga melihat segmen home broadband yang penetrasinya masih
cukup rendah di Indonesia, yakni di bawah 154. Dengan adanya FMC, TelkomGroup
diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih luas kepada pelanggan home broadband
dengan Capex dan Opex yang lebih efisien.

Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:

TelkomGroup meyakini adanya sumber pertumbuhan baru di FMC. Hal ini dapat dilihat dari
penetrasi home broadband di Indonesia yang lebih rendah bila dibanding negara-negara lain,
misalnya Malaysia dan Filipina yang penetrasi home broadband-nya berada di kisaran 30-
344. Dengan adanya FMC, TelkomGroup memiliki jalan yang lebih efsien untuk melakukan
ekspansi bisnis home broadband.

Pertumbuhan pendapatan Telkomsel memang lebih rendah dari kompetitor, seiring dengan
tren penurunan pendapatan legacy. Di sisi lain, TelkomGroup melihat bahwa pertumbuhan
pendapatan data Telkomsel cukup comparable dibanding industri. Setelah kontribusi
pendapatan legacy mengalami penurunan hingga di kisaran 5-1056, refleksi dari pertumbuhan
bisnis data ini akan tampak di pendapatan Telkomsel dan pertumbuhan Segmen Consumer
TelkomGroup.

b. Bagaimana proyeksi pertumbuhan pendapatan dan belanja modal Telkom hingga akhir tahun
ini?
Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:

Guideline Capex sampai akhir tahun ini adalah 2296 dari total pendapatan TelkomGroup.
Guideline tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan Capex akan semakin sehat. Selain itu,
efisiensi pada Capex diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang
berkelanjutan.

2. Arifin Manurung
Untuk tahun buku 2023, kira-kira berapa Dividend Payout Ratio TLKM?

Halaman 2 dari 6 K
Page 3 OCR 0.956
Public Expose Live 2023 Kamis, 30 November 2023
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Presentasi dan Tanya Jawab

Tanggapan:

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:

Guideline Dividend Payout Ratio TelkomGroup sebesar 60-8046. Rasio ini cukup sehat untuk
menjaga keberlangsungan pertumbuhan pendapatan dan stabilitas neraca keuangan
perusahaan. Rasio ini tentunya juga dipengaruhi oleh pertumbuhan laba perusahaan pada tahun
Ini.

3. William Adriel
Bagaimana kabar perseroan dengan investasi dari GoTo? Apakah masih berlangsung?

Tanggapan:

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:

Tujuan dari investasi di GoTo adalah untuk mewujudkan adanya sinergi. Kami meyakini bahwa
Telkomsel dan GoTo memiliki kesamaan aspirasi, yakni menumbuhkan digitalisasi hingga ke
masyarakat di daerah pelosok. Oleh karena itu, kami masih mempertahankan investasi tersebut
dan terus meningkatkan sinergi diantara Perseroan dan GoTo.

Beberapa sinergi telah direalisasikan bahkan sejak awal investasi, di antaranya adalah
memberikan pelayanan yang atraktif dan kompetitif untuk para driver GoTo dan membuka
saluran kerjasama dengan merchant dan outlet-outlet yang ada untuk menjadi saluran penjualan
produk Telkomsel. Kami terus berupaya untuk memperluas kerjasama tersebut di area yang lain
dan terus memonitor sinergi yang sudah dihasilkan. Dengan adanya konsolidasi antara Gojek dan
Tokopedia, kami melihat hal tersebut akan menjadi ruang untuk bertumbuh dan bersinergi antara
Perseroan dan GoTo.

4. Gustiawan Godi
Banyak teman saya yang berlangganan IndiHome (home broadband) mengeluhkan kualitas
layanan tersebut, bagaimana strategi Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan,
mempertahankan pelanggan yang ada, dan menambah pelanggan baru?

Tanggapan:

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel:

Ini menjadi masukan yang bagus bagi kami untuk terus meningkatkan layanan, kualitas, dan
experience kepada pelanggan. Seiring dengan adanya FMC, kami terus berusaha untuk
meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menyediakan customer touch point yang luas.
Customer touch point tersebut dapat berupa digital touch point seperti aplikasi mytelkomsel atau
juga dapat berupa customer touch point yang lain seperti GraPARI dan call center. Kami juga akan
mencoba mem-follow up kendala tersebut.

Halaman 3 dari 6 4
Page 4 OCR 0.947
Public Expose Live 2023 Kamis, 30 November 2023
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Konferensi Pers

SESI TANYA JAWAB KONFERENSI PERS

Emiten 11. Heri Supriadi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

2. Budi Setyawan Wijaya, Direktur Strategic Portfolio
3. Mohamad Ramzy, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel

Moderator : Andri Herawan Sasoko, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

Sesi press conference dibuka oleh Bapak Andri Herawan Sasoko, VP Corporate Communication
TelkomGroup dengan perkenalan Direksi yang hadir, kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi
tanya jawab dengan media.

1.

2.

Bani — Neraca
Target outlook di 2024, laba, pendapatan dan Aksi korporasi

Tanggapan:

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:

Outlook pertumbuhan pendapatan TelkomGroup pada tahun 2024 adalah masih pada kisaran
low to mid-single digit, dengan marjin EBITDA yang masih bisa dipertahankan pada level 534.
Alasan outlook pertumbuhan pendapatan TelkomGroup pada tahun 2024 masih di low to mid-
single digit adalah masih berlangsungnya transisi dari legacy ke digital yang mengakibatkan
adanya tren penurunan pendapatan legacy. Meskipun pendapatan data TelkomGroup sama
dengan industri, namun dengan adanya tren penurunan pendapatan legacy tersebut
menyebabkan pendapatan TelkomGroup terkikis hingga di kisaran low to mid-single digit.

Beberapa segmen yang akan menjadi kontributor pertumbuhan TelkomGroup di tahun 2024 di
antaranya adalah data center dan enterprise. Aksi korporasi TelkomGroup pada tahun 2024
masih akan berkaitan dengan strategi-strategi yang ada di dalam 5 Bold Moves, seperti
mengakselerasi pertumbuhan FMC, membentuk entitas InfraCo pada tahun ini, serta
mengembangkan kapasitas dan mendapatkan strategic partner untuk bisnis data center.

Direktur Strategic Portfolio Telkom:

Aksi korporasi TelkomGroup berpedoman pada strategi 5 Bold Moves. Selain itu, aksi korporasi
TelkomGroup juga memiliki dua tujuan. Tujuan yang pertama adalah memastikan keberlanjutan
pertumbuhan perusahaan ke depannya, baik itu di area data center, tower, dan tidak menutup
kemungkinan juga di area B2B. Tujuan yang kedua adalah untuk mengefisienkan operating model
di TelkomGroup, yang salah satunya adalah streamlining, yakni dengan mengefisienkan operating
model dan jumlah anak-anak usaha. Dengan adanya hal tersebut, TelkomGroup bisa lebih
fleksibel untuk menangkap peluang-peluang yang ada di industri.

Yuliana — Kontan

a. Per9 bulan tahun 2023, pendapatan TLKM baru tumbuh 2,1796. Padahal di awal tahun, TLKM
menargetkan pertumbuhan mid to high-single digit. Apakah ada revisi target atau tetap?
Kalau ada, bagaimana revisinya dan apa pertimbangannya?

Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:

Kami masih tetap konsisten dengan proyeksi kinerja kami sampai dengan akhir tahun ini,
dengan pertumbuhan pendapatan TelkomGroup pada kisaran low to mid-single digit. Alasan

Halaman 4 dari 6
Page 5 OCR 0.952
Public Expose Live 2023 Kamis, 30 November 2023
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Konferensi Pers

proyeksi pertumbuhan pendapatan sebesar low to mid-single digit tersebut adalah masih
berlangsungnya tren penurunan bisnis legacy, seiring dengan adanya perubahan tren dari
voice dan SMS ke arah digital. Dengan adanya transisi voice dan SMS ke arah digital, kami
meyakini dapat mempertahankan marjin EBITDA di level 5396. Selain itu, kami juga tetap
melakukan efisiensi investasi untuk mendapatkan long-term growth. Upaya efisiensi investasi
tersebut diharapkan dapat menghasilkan rasio-rasio yang kurang lebihnya akan sama dengan
rasio-rasio saat ini. Dan yang tidak kalah penting, kami menjamin masih akan tetap kompetitif
dalam industri ini,

b. Kisi-kisi pembagian dividen tahun depan. Secara historis, Dividend Payout Ratio TLKM di
kisaran 7094-8045. Bagaimana potensinya tahun depan, mengingat laba bersih Telkom masih
tumbuh double digit?.

Tanggapan:
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom:

Guideline Dividend Payout Ratio kami masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni
pada kisaran 60-80. Rasio tersebut sejalan dengan Upaya kami untuk tetap menjaga
keseimbangan antara investasi dan posisi balance sheet TelkomGroup agar tetap sehat. Kami
melihat arus kas operasi Perseroan masih sangat sehat dan kami juga melihat investasi yang
dilakukan masih efisien, walaupun saat ini kami mencoba masuk ke investasi baru seperti
data center dan lain-lainnya.

Kami masih optimis untuk memberikan Dividend Payout Ratio pada kisaran 60-8095. Kami
juga berharap dapat meningkatkan dividend per share untuk para pemegang saham atas laba
tahun buku 2023 ini.

3. Vidita — Republika
a. Sejak perpindahan IndiHome ke Telkomsel, Telkom mulai fokus pada Indibiz dan pasar
UMKM. Apakah tahun depan fokus masih akan sama atau akan ada strategi/perubahan yang
lain?

Tanggapan:
Direktur Strategic Portfolio Telkom:

Pangsa pasar untuk segmen B2B, seperti SME, enterprise, korporasi, pemerintah, dan BUMN
menunjukkan pertumbuhan yang cukup masif di Indonesia dan merupakan peluang bagi
TelkomGroup untuk terus tumbuh kedepannya. Untuk menagkap peluang tersebut,
TelkomGroup terus mengembangkan produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan
segmen B2B. Hal ini sesuai dengan salah satu strategi dalam 5 Bold Moves, yakni
pengembangan B2B IT.

Selain itu, TelkomGroup juga membuka kesempatan untuk ber-partner karena kami
menyadari bahwa kami tidak mampu bergerak sendirian dalam pengembangan B2B ini.
Keberadaan partner bagi TelkomGroup sangatlah penting untuk pengembangan B2B IT yang
lebih masif ke depannya.

b. Telkom saat ini juga terus mengembangkan bisnis data center. Dengan banyaknya pemain di
industri yang sama, bagaimana tren dan proyeksi bisnis data center di 2024 mendatang?

Halaman 5 dari 6 K
Page 6 OCR 0.950
Public Expose Live 2023 Kamis, 30 November 2023
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Konferensi Pers

Tanggapan:
Direktur Strategic Portfolio Telkom:

Kebutuhan data center di Indonesia diperkirakan akan lebih dari 1.250 MW dengan CAGR
sebesar 3396 pada tahun 2031. Di sisi lain, kami memandang perlu untuk mengembangkan
kapasitas dan me-ramp up data center kami karena tingkat keterisian data center kami saat
ini sudah di atas 8026.

Kami optimis bahwa bisnis data center di Indonesia akan tetap memiliki potensi yang besar.
Potensi yang besar tersebut harus dapat kami tangkap dengan menggunakan strategi yang
tepat dan competitive advantage yang kami miliki. Competitive advantage yang dimiliki oleh
TelkomGroup di antaranya adalah eyeball yang dihasilkan dari jumlah pelanggan kami yang
lebih dari 160 juta, hal ini tentunya sangat penting bagi para penyedia konten digital.
Competitive advantage TelkomGroup lainnya adalah network kami yang tersebar di seluruh
Indonesia, sehingga menghasilkan latency yang rendah. Beberapa hal tersebut tentunya
harus diorkestrasi untuk menjadi keunggulan produk data center Telkom.

4. Fathiya — Bloomberg

a.

Bagaimana rencana pencarian investor strategis pada data center TLKM, apakah sudah ada
yang bisa diupdate dan kapan closing deal-nya?

Tanggapan:
Direktur Strategic Portfolio Telkom:

Proses konsolidasi data center TeikomGroup dapat selesai di akhir tahun ini. Untuk tahun
depan kami akan membuka beberapa skenario partnership yang dirasa tepat untuk
TelkomGroup. Saat ini kami belum bisa menjelaskan skala waktu dan informasi lainnya secara
detail. Namun, sebagai gambaran, kami mencari partner yang mampu melengkapi
kompetensi bisnis data center kami agar bisa lebih kompetitif dengan pemain global. Selain
itu, partner yang kami cari juga harus mampu membawa customer dan juga capital. Dengan
melihat perkembangan bisnis data center yang begitu masif, keberadaan partner tentu saja
menjadi hal yang penting bagi kami untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis data center.

Terkait pembentukan InfraCo, bagaimana posisi Mitratel dan aset Telkom?

Tanggapan:
Direktur Strategic Portfolio Telkom:

InfraCo memang dibentuk dengan tujuan untuk mengakselerasi dan memonetisasi aset-aset
fiber TelkomGroup. Kami melihat bahwa penetrasi home broadband di Indonesia masih
sangat rendah. Penetrasi home broadband di Indonesia berada di kisaran 1495, sementara
negara-negara lain berada di kisaran 30-34X. Potensi ini membuka peluang bagi kami untuk
memonetisasi aset kami untuk kebutuhan para operator lain. Penting bagi kami untuk
mengakselerasi penetrasi home broadband di Indonesia agar cakupannya bisa semakin luas
dan penetrasinya menjadi lebih tinggi. Dengan adanya InfraCo ini, diharapkan dapat
meningkatkan optimalisasi aset-aset yang sudah diinvestasikan dan menjadi suatu titik
pertumbuhan baru bagi TelkomGraup.

Halaman 6 dari £

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.22 MB
Published5 Dec 2023
Pages6
Characters16,270
Text sourceOCR
OCR confidence0.951

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result