Skip to content
Back to announcement

20231204_TGRA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31544967_lamp1.pdf

Other Text extracted TGRA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1 OCR 0.942
Yterregra

Power of Nature

Tanggal : 01 Desember 2023

Nomor : 030/TGRA-BEI/XII/2023

Perihal : Tanggapan Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan Tidak Diaudit
periode 30 September 2023

Kepada Yth.

Bapak I Gede Nyoman Yetna
Direktur PT Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta — 12190

Dengan hormat,

Berdasarkan Surat Permintaan Penjelasan No.: S-10467/BEI.PP1/11-2023, kami akan menjelaskan
sebagai berikut,

1. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 30 September 2023, pendapatan Perseroan per 30
September 2023 sama dengan pendapatan per 30 Juni 2023. Sehingga hal tersebut menandakan
bahwa Perseroan tidak membukukan pendapatan pada periode Juli-September 2023.
Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa meminta penjelasan Perseroan terkait:

a. Latar belakang Perseroan tidak membukukan pendapatan pada periode tersebut
Penjelasan Perseroan:
Pendapatan pada periode Januari-Juni 2023 berasal dari jasa pemeliharaan dan
pengadaan material untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap PT PLN (Persero),
pendapatan tersebut bukan berasal dari kegiatan usaha utama Perseroan. Tidak
adanya pendapatan pada periode Juli-September 2023 karena kegiatan tersebut tidak
dilakukan Perseroan.

b. Strategi Perseroan agar dapat membukukan pendapatan yang berkesinambungan di
masa mendatang.
Penjelasan Perseroan:
Kegiatan utama Perseroan adalah penyediaan tenaga listrik yang bersumber dari
tenaga air, dimana proyek-proyek tersebut masih dalam proses fundraising untuk
pembiayaan pembangunan. Apabila proyek-proyek tersebut telah beroperasi, maka
sumber pendapatan Perseroan akan berasal dari penghasilan proyek-proyek tersebut.
Sambil menunggu beroperasinya proyek-proyek hydropower plant Perseroan,
manajemen sedang mengurus kontrak KSO pengadaan solar panel untuk proyek PLTS
milik PT PLN (Persero) dan menjajaki proyek pengolahan sampah di DKI Jakarta.

c. Selama kuartal IV 2023, apakah Perseroan telah membukukan pendapatan? Jika ada
mohon perincian atas pendapatan dimaksud. tg.

PT. Terregra Asia Energy Tbk KE
Lippo Puri Tower #0905

Jl. Puri Indah Raya Blok U1-3

St. Moritz, CBD West Jakarta

Indonesia 11610

Pp. #6221 3049 7777
f. 46221 30497778

www.terregra.co.id
Page 2 OCR 0.951
“Yterregra

Power of Nature

Penjelasan Perseroan:
Sampai surat ini dibuat, Perseroan belum membukukan pendapatan karena kontrak

KSO pengadaan solar panel masih dalam proses. Ditargetkan minggu ketiga dan
keempat bulan ini, pengadaan solar panel dapat terlaksana.

2. Berdasarkan CALK 4 Kas dan Setara Kas, per 30 September 2023 Perseroan hanya memiliki kas
sebesar Rp70,5 juta dan deposito yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp16,3 miliar yang
digunakan sebagai jaminan fasilitas Bank Garansi. Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa
meminta penjelasan Perseroan terkait:

a. Kecukupan modal kerja Perseroan mengingat saldo kas hanya sebesar Rp70,5 juta.
Penjelasan Perseroan:
Kecukupan modal kerja Perseroan didukung oleh Pemegang Saham Pengendali
Perseroan. Dan saat ini Perseroan sedang berproses dengan PT Bahana Sekuritas
(Persero) untuk fundraising pembiayaan proyek-proyek serta untuk penambahan
modal kerja dengan target paling lambat triwulan I tahun 2024 sudah terealisasi.

b. Jangka waktu deposito milik Perseroan dibatasi penggunaannya.

Penjelasan Perseroan:

Deposito tersebut jangka waktunya disesuaikan dengan jangka waktu jaminan
pelaksanaan (Bank Garansi) dalam rangka Pembangunan proyek-proyek PLTM milik
Perseroan. Beneficiary bank garansi tersebut PT PLN (Persero) UID Sumatera Utara.
Terdapat bank garansi dapat dicairkan oleh Perseroan dalam 6 bulan ke depan yaitu
bagi proyek yang mencapai financing close (FC) dan sisanya dapat dicairkan dalam 24
bulan ke depan setelah proyek-proyek mencapai commercial on date (COD).

Cc. Strategi Perseroan dalam pengelolaan modal kerja agar kelancaran operasional tidak
tergganggu.
Penjelasan Perseroan:

Sebagaimana penjelasan Perseroan pada butir 2a di atas, sambil menunggu terealisasi
nya fundraising pembiayaan investasi dan modal kerja dari perbankan, Perseroan
ditopang likuiditas nya oleh Pemegang Saham Pengendali.

3. Berdasarkan CALK 5 Piutang Usaha Pihak Ketiga, Perseroan memiliki piutang usaha sebesar
Rp10,5 miliar per 30 September 2023, dimana semuanya dikategorikan belum jatuh tempo.
Sedangkan per 31 Desember 2022 piutang usaha Perseroan sebesar Rp21,6 miliar. Mengingat
perseroan hanya membukukan pendapatan sebesar Rp976 juta per 30 September 2023, dan tidak
membukukan pendapatan pada periode Juli-September 2023, mohon penjelasan Perseroan
terkait:

a. Jangka waktu jatuh tempo untuk setiap invoice yang ditagihkan oleh Perseroan.

Penjelasan Perseroan:
Jangka waktu invoice rata-rata 90 hari.

PT. Terregra Asia Energy Tbk
Lippo Puri Tower #0905

Jl. Puri Indah Raya Blok U1-3
St. Moritz, CBD West Jakarta
Indonesia 11610

Pp. #6221 3049 7777
f. 46221 3049 7778

www.terregra.co.id

Page 3 OCR 0.949
Yterregra

Power of Nature

b. Latar belakang Perseroan menyatakan bahwa seluruh piutang usaha dikategorikan
belum jatuh tempo, mengingat periode Juli-September 2023 seharusnya tidak ada
penambahan piutang usaha oleh karena Perseroan tidak membukukan pendapatan
pada periode tersebut.

Penjelasan Perseroan:

Piutang usaha sebesar Rp10,5 miliar tersebut merupakan saldo piutang dari transaksi
tahun 2022, dimana debitur meminta untuk perpanjangan jangka waktu pembayaran
sehingga Perseroan mengkategorikan invoice tersebut belum jatuh tempo.

Cc. Bursa meminta Perseroan melakukan validasi kembali atas Laporan Keuangan
Perseroan.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan telah melakukan validasi terhadap Laporan Keuangan posisi 30 September
2023.

4. Berdasarkan CALK 9 Utang Bank, Perseroan memiliki utang bank sebesar Rp9 miliar kepada PT
Bank Central Asia Tbk, yang akan jatuh tempo pada 9 November 2023. Sehubungan dengan
hal tersebut, Bursa meminta penjelasan Perseroan terkait:

a. Status atas pelunasan utang bank saat ini.
Penjelasan Perseroan:
Saat ini Perseroan telah melakukan perpanjangan pembayaran yang akan jatuh tempo
pada tanggal 4 Mei 2024.

b. Dalam hal belum dilunasi, apakah terdapat restrukturisasi atas utang bank yang telah
jatuh tempo tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan tidak memohon restrukturisasi, tetapi fasilitas pinjaman tersebut
mendapatkan perpanjangan dari PT Bank Central Asia Tbk, karena jumlah terbesar
dari pinjaman tersebut adalah time loan revolving (Rp7 miliar).

Cc. Kesiapan sumber dana pelunasan utang bank tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan akan menyiapkan sumber dana bagi pelunasan utang tersebut jika
diperlukan, mengingat fasilitas pinjaman tersebut adalah pinjaman modal kerja untuk
mendukung transaksi KSO dengan PT PLN (Persero).

5. Berdasarkan CALK 25 Sifat dan Transaksi Hubungan Berelasi, tidak diungkapkan seluruh
kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota dan kelompok Direksi, Komisaris,
pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya.
Sedangkan berdasarkan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan No. KEP-347/BL/2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan

Emiten atau Perusahaan Publik menyatakan sebagaimana berikut -
PT. Terregra Asia Energy Tbk
Lippo Puri Tower #0905 2
Jl. Puri Indah Raya Blok U1-3
St. Moritz, CBD West Jakarta
Indonesia 11610

Pp. 46221 30497777
f. 46221 3049 7778

www.terregra.co.id

Page 4 OCR 0.954
Tterregra

Power of Nature

c) Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan seluruh kompensasi yang
diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang
saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk
masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:

(2) Imbalan pascakerja:

(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) Pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) Pembayaran berbasis saham.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa meminta Perseroan melakukan revisi atas Laporan
Keuangan tersebut agar sesuai dengan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan No. KEP-347/BL/2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

Penjelasan Perseroan:

Perseroan akan merevisi Laporan Keuangan Tidak Diaudit periode 30 September 2023.

6. Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 September 2023, terdapat akun Piutang Lain-lain Pihak
Ketiga, Aset Lancar Lainnya, Aset Tidak Lancar Lainnya, Utang Lain-lain Pihak Ketiga, dan Beban
Akrual yang tidak dirincikan dalam CALK. Sehubungan dengan hal tersebut, Bursa meminta
penjelasan Perseroan terkait:

a. Latar belakang Perseroan tidak mengungkapkan atas akun-akun tersebut dalam CALK.
Penjelasan Perseroan:
Perseroan tidak mengungkapkan akun-akun tersebut karena nominalnya tidak
material untuk akun Piutang Lain-lain Pihak Ketiga, Aset Lancar Lainnya, Aset Tidak
Lancar Lainnya dan Utang Lain-lain Pihak Ketiga.
Untuk akun Beban Akrual Perseroan akan mengungkapkan di Laporan Keuangan
periode berikutnya.

b. Nature masing-masing akun tersebut.
Penjelasan Perseroan:
Piutang Lain-lain Pihak Ketiga adalah piutang kepada karyawan atau pihak ketiga
lainnya.
Aset Lancar Lainnya adalah uang muka pembayaran untuk pembelian barang atau
jasa.
Aset Tidak Lancar Lainnya adalah piutang anak Perseroan kepada Perusahaan Induk.
Akun ini dibedakan karena nature-nya berbeda dengan piutang pihak berelasi
yang general.
Utang Lain-lain Pihak Ketiga adalah utang dari pihak ketiga yang tidak ada
hubungannya dengan usaha utama Perseroan.
Beban Akrual adalah semua biaya yang masih harus dibayarkan.

PT. Terregra Asia Energy Tbk
Lippo Puri Tower #0905

Jl. Puri Indah Raya Blok U1-3
St. Moritz, CBD West Jakarta
Indonesia 11610

p. 46221 3049 7777
f. 46221 30497778

www.terregra.co.id

Page 5 OCR 0.921
Tterregra

Power of Nature

c. Perincian dan informasi atas masing-masing akun tersebut.

Penjelasan Perseroan:
Piutang Lain-lain Pihak Ketiga merupakan piutang pada anak Perseroan kepada

mantan karyawan sebesar Rp240jt.

Aset Lancar Lainnya merupakan saldo uang muka yang belum terselesaikan sebesar
Rp841 juta.

Aset Tidak Lancar Lainnya merupakan saldo piutang dari anak Perseroan kepada
Perusahaan Induk sebesar Rp1,4 miliar.

Utang Lain-lain Pihak Ketiga merupakan saldo utang kepada pihak ketiga yang tidak
terkait dengan bisnis utama Perseroan, sebesar Rp837 juta.

Beban Akrual merupakan biaya-biaya yang masih harus dibayar, yaitu:
e Feasibility study sebesar Rp7.701.288.067,
e Gaji dan tunjangan sebesar Rp4.403.246.158,

Pembelian barang jadi sebesar Rp2.745.935.296,

Jasa profesional sebesar Rp1.049.293.225,

BPJS sebesar Rp722.409.858:

Utilities sebesar Rp680.911.339,

Lainnya sebesar Rp205.354.772.

7. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik (jika ada).

Penjelasan Perseroan:
Tidak ada

Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT TERREGRA ASIA ENERGY TBK
rregra
Power of Nature

(PT. Terregra Asia Energy Tbk. S O|

Daniel Tagu Dedo
Direktur

PT. Terregra Asia Energy Tbk
Lippo Puri Tower #0905

Jl. Puri Indah Raya Blok U1-3
St. Moritz, CBD West Jakarta
Indonesia 11610

Pp. #6221 30497777
f. 46221 30497778

www.terregra.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.22 MB
Published4 Dec 2023
Pages5
Characters11,177
Text sourceOCR
OCR confidence0.943

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result