Skip to content
Back to announcement

FY25 Rilis.pdf

Financial statement Text extracted WSKT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                                             Siaran Pers
                                      013/SP/SEKPER/WSKT/2026



      Konsisten Lakukan Penyehatan Keuangan, Waskita Karya Catat Nilai Kontrak Baru
                         Hingga Rp12,52 Triliun Sepanjang 2025


Jakarta, 1 April 2026. PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus melakukan penyehatan keuangan.
Upaya ini ditandai dengan perolehan total pendapatan atau revenue secara konsolidasi sebesar Rp8,85
triliun pada tahun ini. Angka tersebut didukung oleh kontribusi anak usaha sebesar Rp3,1 triliun.
Sementara pendapatan dari induk mencapai Rp5,75 triliun.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita mengatakan, pendapatan Perseroan
ditopang oleh sejumlah proyek yang tengah dikerjakan perusahaan. Pendapatan Perseroan berdasarkan
segmentasi usaha bersumber dari segmen konektivitas sebesar Rp3,3 triliun, Sumber Daya Air (SDA)
Rp1,4 triliun, gedung Rp1,2 triliun, serta lainnya sebesar Rp0,9 triliun.

Pencatatan pendapatan tersebut, lanjutnya, sebagian besar diperoleh dari berbagai proyek pemerintah.
Hal ini memperkuat komitmen Waskita Karya dalam mendukung sejumlah program pemerintah.

Ermy menambahkan, saat ini Waskita masih mencatat beban pokok pendapatan sebesar Rp7,2 triliun
atau 82 persen dari Pendapatan Usaha. Selain proyek baru yang harus diselesaikan sesuai kontrak,
Perseroan juga terus menyelesaikan outstanding proyek lama yang masih memerlukan cash to
completion dan menargetkan seluruh proyek lama tersebut diselesaikan pada tahun 2026.

Maka pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan laba bruto Rp1,58 triliun atau naik sekitar 12 persen
dibandingkan dengan tahun 2024 yaitu Rp1,41 triliun. Perseroan juga mencatatkan Gross Profit Margin
sebesar 18 persen pada 2025, membaik dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 13 persen.

"Peningkatan laba bruto itu berhasil diraih Waskita berkat strategi efisiensi operasional proyek yang
dijalankan. Tidak hanya di induk perusahaan tapi juga pada anak usaha," jelas Ermy dalam keterangan
resmi, Rabu (1/4/2026).

Guna menciptakan efisiensi dan efektivitas dalam pengerjaan proyek, Waskita pun mengimplementasikan
lean organization dan terus melakukan transformasi digital pada berbagai bidang. Pada bidang operasional,
Perseroan mengintegrasikan Core System ERP SAP S/4 HANA dengan Building Information Modelling (BIM)
dan perencanaan Last Planner System (LPS).
Page 2
Ada pula sejumlah inovasi digital lainnya, seperti penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) WISENS
(Waskita Intelligent Sensing System) pada beberapa pembangunan proyeknya, guna meningkatkan
efektivitas dan efisiensi pekerjaan. Dua di antaranya yaitu AI Pavement Crack Detection yang bertujuan
membantu Waskita mendeteksi kerusakan jalan, sekaligus sebagai target tidak adanya kegagalan dalam
proses konstruksi atau zero defect.

“Melalui penggunaan AI tersebut, penghitungan jumlah dan jenis kerusakan secara otomatis bisa dilakukan
lebih efisien, sehingga dapat mendukung inspeksi dan pengawasan aset jalan tol. Waktu inspeksi yang
dapat diefisiensi mencapai 40 persen lebih cepat,” jelas Ermy.

Dirinya melanjutkan, transformasi pada sisi penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi (TI) turut dilakukan.
Waskita sudah melakukan sejumlah pengembangan sistem informasi, di antaranya pembuatan Dashboard
Management Terintegrasi dan beberapa perbaikan pada sistem keuangan Perseroan, guna mendukung
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR).

“Secara keseluruhan, ultimate goals transformasi Waskita yang dilakukan adalah terciptanya operational
excellence secara berkesinambungan. Kami akan selalu berupaya untuk menyelesaikan proyek-proyek
dengan mutu terbaik, tepat waktu, dan biaya yang efisien,” tutur dia.

Perusahaan berkode saham WSKT ini kemudian mencatat biaya operasional atau Operating Expenses
(Opex) sebesar Rp1,7 triliun, sebanyak 76,6 persen di antaranya merupakan biaya operasional cash.
Kemudian 23,4 persen sisanya berupa non-cash seperti beban penyusutan dan amortisasi aktiva Perseroan.

Secara keseluruhan, sambung Ermy, tahun 2025 Perseroan berhasil menurunkan liabilitas sebanyak
Rp2,21 triliun. Ia menambahkan, fokus manajemen kini yaitu menurunkan liabilitas melalui beberapa
rencana strategis, di antaranya percepatan divestasi jalan tol dan optimalisasi aset. Kedua langkah ini
sebagai upaya strategi Waskita Karya untuk kembali ke core business menjadi kontraktor murni.

"Pada tahun 2025 Waskita telah menyelesaikan sejumlah aksi pelepasan saham, seperti divestasi PT
Waskita Sangir Energi (WSE) sebesar 94,7 persen melalui anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur
(WKI) pada September. Kemudian pelepasan 35 persen saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT)
yang dilakukan PT Waskita Toll Road pada November," jelas dia.

Berikutnya pada Desember 2025, Waskita lewat anak usahanya PT Waskita Karya Realty (WKR) resmi
mendivestasikan 20 persen saham PT Waskita Modern Realty (WMR). Langkah tersebut bertujuan
mengoptimalkan portofolio investasi dan memperkuat likuiditas keuangan WSKT.

"Selama 2025 kami juga terus menambah kontrak baru namun lebih selektif, seperti adanya monthly
payment dan menghindari proyek turnkey. Melalui Komite Manajemen Konstruksi, Perseroan memastikan
proyek yang akan dikelola tidak membebani dari segi keuangan dan rendah risiko," tutur Ermy.

Adapun total Nilai Kontrak Baru (NKB) Waskita menembus Rp12,52 triliun, naik signifikan dari 2024
sebesar Rp9,55 triliun. Perolehan tersebut didominasi oleh proyek pemerintah, dari mulai jaringan irigasi,
Sekolah Rakyat (SR), hingga mengerjakan konstruksi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai
wilayah guna mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

"Pengerjaan proyek-proyek itu merupakan wujud kontribusi Waskita dalam mensukseskan upaya
pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan yang menjadi fokus presiden saat ini. Kami akan
terus mendorong sekaligus membantu keberhasilan program pemerintah," tegasnya.
Page 3
Dari sisi kegiatan operasional, per 31 Desember 2025 Waskita mengelola 63 proyek di berbagai wilayah
di Indonesia dengan total nilai kontraknya mencapai Rp31,7 triliun.

Ermy menegaskan, kini fokus utama Waskita Karya yaitu menurunkan total utang. Di antaranya Master
Restructuring Agreement (MRA) dan Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP) 2021 yang sudah disetujui oleh
22 kreditur perbankan pada Oktober 2024 lalu, dengan total nilai outstanding sebesar Rp31,65 triliun.

Restrukturisasi yang dilakukan pada obligasi Non-Penjaminan senilai Rp3,35 triliun pun telah mendapatkan
persetujuan atas tiga seri obligasi dari total empat seri. Persetujuan itu didapat melalui Rapat Umum
Pemegang Saham Obligasi (RUPO).

“Upaya penurunan utang ini sejalan dengan strategi Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) yang sudah
disahkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ke depannya, Waskita berkomitmen untuk kembali
ke core business sebagai kontraktor murni, demi menciptakan kegiatan operasional yang lebih sustainable.
Inovasi dalam memperkuat tata kelola dan manajemen risiko melalui pembentukan berbagai komite juga
dilakukan, baik pada dewan komisaris maupun direksi, diharapkan langkah ini dapat membuat perusahaan
lebih adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan," jelas Ermy.




Tentang PT Waskita Karya (Persero) Tbk

Waskita berdiri pada tahun 1961 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pada bulan Desember 2012
Waskita menjadi sebuah Perusahaan Publik dan tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode
saham "WSKT". Dalam beberapa tahun terakhir, Waskita semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu
kontraktor utama di Indonesia serta Pengembang Infrastruktur/Realti melalui pendirian anak usaha yaitu PT
Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Waskita Toll Road, PT Waskita Karya Realty, dan PT Waskita Karya
Infrastruktur.

Kontak Media
PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Corporate Secretary
Ermy Puspa Yunita

E-mail: waskita@waskita.co.id
Website: www.waskita.co.id
Twitter: @waskita_karya
Instagram: @waskita_karya
Facebook: PT Waskita Karya
Youtube: PT Waskita Karya
LinkedIn: PT Waskita Karya (Persero) Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.11 MB
Published31 Mar 2026
Pages3
Characters8,080
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Waskita Sangir Energi p.2
linked org PT Waskita Karya Infrastruktur p.2 ×2
linked org PT Waskita Toll Road p.2 ×3
linked org PT Waskita Karya Realty p.2 ×3
linked org Waskita Beton Precast Tbk p.3 ×2
possible org Waskita Karya (Persero) Tbk p.1 ×18
possible org PT Waskita Modern Realty p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.3
unresolved org Milik Negara p.3
unresolved org PT Waskita Karya Infrastruktur. Kontak Media p.3
unresolved org PT Waskita Karya Youtube p.3
unresolved org PT Waskita Karya LinkedIn p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result