Skip to content
Back to announcement

Checklist Laporan Keuangan - 31 Des 2025_FINAL.pdf

Financial statement Text extracted BBMI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 72

Page 1 OCR 0.917
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan
Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No.VII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik "telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
"Keterangan ditambahkan crossreferen cek ke nomor Catatan atas Laporan Keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolor Tidak Ada' dengan menambahkan
keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom
"N/A.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi Akuntansi & Keuangan dan Akuntan Publik (untuk Laporan Keuangan Audited).

Data Umum

INama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Bidang Usaha Keuangan/Perbankan
Tenis Penawaran Umum

Tahun 2025 Tahun 2024
Nama Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
INama Partner Doli Diapary Siregar Doli Diapary Siregar
(Opini Akuntan Ungualified Opinion. Ungualified Opinion
(Catatan tentang Opini (jika ada)

Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” v
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” v

AN

Page 2 OCR 0.856
Data Keuangan Penting (dalam ribuan Rupiah)
Periode Laporan Keuangan Tahun 2025 Tahun 2024 Tahun 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1.980.369.923 2.133.908.127 2.153.387.560
Laba (rugi) bruto
Laba Operasional! 32.884.143 29.045.012 18.075.003
EBITDA 30.111.430 20.414.745 14.106.030
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 21.279.848 18.457.535 13.294.252
Laba (rugi) komprehensif 61.342.413 2.192.046 19.438.486
Laba Per saham (dasar) - Rupiah penuh 0,64 0,55 0,40
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 62.290.522.759 60.022.876.676 66.953.058.812
Jumlah Aset Lancar 54.643.444.801 52.306.564.634 60.069.408.731
Jumlah Aset Tidak Lancar 7.647.077.958 7.716.312.042 6.883.650.081
Jumlah Liabilitas dan Dana Syirkah Temporer 57.010.602.016 54.804.298.344 1.736.672.526

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek - z 1
Jurnlah Liabilitas Jangka Panjang - - -

Jumlah Ekuitas 5.279.920.743 5,218.578.332 5.216.386.286
Modal Disetor 2.297.736.324 2.297.736.324 2.297.736.324
Saldo Laba 769.701.693 726.786.762 702.613.949

Rasio Keuangan"

CAR 26,374 28,484 29,421
ROA 0,054 0,034 0,021
ROE 0,561 0,421 0,2844
NIM 0,471 0,331 0,379
BOPO 98,804 99.041 994176
FDR 40,366 40,084 A7, 14
NPF GROSS 4,264 3,3596 2,0696
NPF NET 3,2716 2,746 0,664
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak
dapat diterapkan pada Emiten.atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik
industri apa bila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No.VII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 3 OCR 0.887
!
|
:
|
|
|
i
|

Laporan Keuangan Tel

Laporan Posisi Keuangan pada Akhir Periode

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya selama Periode

Laporan Perubahan Ekuitas selama Periode

Laporan Arus Kas selama Periode

ujs|lwlnje

Laporan Posisi Keuangan pada Awal periode Komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

SIisisisi«

Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil

Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat

Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan

| ol uj

Catatan atas Laporan Keuangan

Ssisisis

Ketentuan Umum

Page 4 OCR 0.927
Keterangan

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan, Catatan I.a
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, Catatan 2.a
.c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi Catatan 2.a
komprehensif, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
laporan dan penyajian masing-masing pos: dan pengungkapan lainnya yang. antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan dibagian manapun dalam laporan
keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan dibagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi |:
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. |
2 Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari
suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai aset yang
dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan-alasan dijaminkan.
4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai Catatan 16

pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan

Catatan 1.a

1) | Riwayat ringkas perusahaan:
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, Catatan 1.a
dan nomor.serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, Catatan L.a
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan 1.a
5) | Tanggal mulai beroperasi nya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi Catatan 1.2
atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the vV
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri JalanTol v

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.

N
Page 5 OCR 0.901
9)

usus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Jzin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank: devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

Catatan. 1.a

ta)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
» Nama lokasi:
@ Nama pemilik izin lokasi,
8 Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuli temponya:
» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada-perusahaan pemilik izin lokasi, dan
@ Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal
Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
» Nama lokasi:
Nama pemilik ijin lokasi:
Tanggal perolehan ijin-eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal
sertifikasi,
Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan
@ Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga
tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

Nungk: ai

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di Catatan 1.c
luar Indonesia:

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1.c

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1.c

&
Page 6 OCR 0.925
| Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak

penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsun|
2) | Tempat kedudukan: Catatan 1.a
3) 1 Jenis usaha: Catatan 1.a
4) ! Tahun beroperasi secara komersial: Catatan 1.a
5) f Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):
6) (Total Aset: dan
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5056 (lima puluh perseratus) hak
suara yang sahs
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 509 (lima "puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda,
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke
entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:
@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk, dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:
(1)keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:

(2)jurnlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3)jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumtah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya di mana Pengendalian dilepaskan,
dan

(6)jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Ng
Page 7 OCR 0.908
arus kapi 2)

Catatan 1.b

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1.b
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama Catatan 1.b

periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak
5

an. ut,

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terkit: dan

Catatan 55

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Catatan 55

| 1

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan Yaitu berdasarkan biaya historis (historicalcost), biaya perolehan
kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2)

-Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2.a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang diguriakan, meliputi:

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan c) alasan perubahan mata uang penyajian
Yika ada).

Catatan 2.2

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Egi ai tim SUMSI Sigi eh Ma ci

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari
Catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:

Catatan 2.a

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan

sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian materia! terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam

periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 2.a

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan

Catatan 9, 10,

Fa
Page 8 OCR 0.907
rang
11,12,13,14,15

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian,yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas
anak,
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan kedalam laporan keuangan entitas induk: v
Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian vV
, atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: v
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non pengendali: v
dan
f) pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah v
dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur V
kepentingan non pengendali:
b) pengakuan'awal untuk goodwill: v
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di v
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.
3) | Kas dan setara kas, Catatan 2.a, 2.e,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 2f,2.g
4) | Instrumen Keuangan
a. | Instrumen Keuangan selain Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrument keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrument keuangan,

Catatan 2.e, 2.f, 2g
Catatan 2.e, 2.f, 2.g
Catatan 2.e, 2, 2.g

Page 9 OCR 0.914
ng

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrument keuangan:

v Catatan 2.e, 2.f, 2.g
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: v Catatan 2.e, 2.f, 2.g
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrument keuangan: v Catatan 2.e, 2.f, 2.g
(7) khusus instrument keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana
dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib
ditambahkan penjelasan mengenai:
a. ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,
b. klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif: dan
Cc. perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b. |.Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v Catatan 2.h
(2) pengakuan awal Sukuk: v Catatan 2.h
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, v Catatan 2.h
(4) penyajian pendapatan sukuk: dan v Catatan 2.h
(5) penyajian-amortisasi biaya transaksi. v Catatan 2.h
Cc. | Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:. v Catatan 2.y
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v Catatan 2.y
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: v Catatan 2.y
(4) posisi penyajian Sukuk, dan v Catatan 2.y
(5) akad syariah yang digunakan. v Catatan 2.y
5) | Khusus Industri Perbankan
a. | Giro Wajib Minimum v Catatan 2.e, 53.n
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b. | Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v 2e,2f
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
c. | Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain V 26, 2.8
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank indonesia dan Bank Lain.
5) | Piutang Reverse Repo V Catatan 2.m
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dari
pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 10 OCR 0.924
10

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimili!
“b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah, dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8) | Khusus Industri Perbankan
a. | Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, Catatan 2.i, 2.j, 2.k
(2) Dasar penyajian atas kredit: Catatan 2.i, 2.j, 2.k
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. Catatan 2.i, 2.j, 2.k
b. | Tagihan/Kewajiban Akseptasi Catatan 2.I
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c. | Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian: Catatan 2.s
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengansaldo Catatan 2.s
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. Catatan 2.s
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan'antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian asset jika perusahaan menarik kembali asset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang,
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan:
dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: Catatan 2.r
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan Catatan 2.r

AK
Page 11 OCR 0.926
11

nge

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Catatan 2.r

Persediaan
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya
yang digunakan.

Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan

Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada
negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HT! Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ketanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

"Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan:

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan(belum menghasilkan):

(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13)

Aset Tetap

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap,

b) pengukuran setelah pengakuan awai Aset Tetap:
Cc) pengelompokan'Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

Sstt

Catatan 2.4
Catatan 2.g
Catatan 2.9
Catatan 2.4

TR
Page 12 OCR 0.925
12

ng:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Ssst

Catatan 2.g
Catatan 2.g
Catatan 2.9
Catatan 2.9
Catatan 2.g

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

sc

Catatan 2.n

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis asset dan liabilitas yang timbul: dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tak berwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud,

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d). sumber terjadinya Aset Tak berwujud,

€) metode.amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan g) riset dan pengembangan (jika ada).

Catatan 2.u

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran asset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

NX
Page 13 OCR 0.938
13

€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi):
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan

€) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Non keuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan Catatan 3
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset non Keuangan dan pembalikannya. Catatan 3
22) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera Catatan 2.v

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Catatan 2.w, 20
Catatan 2.w, 20

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Catatan 2.x, 21
Catatan 2.x, 21

Surat Berharga yang Diterbitkan

“Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

Catatan 2.y, 28

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

Catatan 2.m

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Page 14 OCR 0.932
i
d
:
8

14

Yang harus dijelaskan antara lain
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan,
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas

Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biayaPLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan
jenis pendapatan yang ada, dan
(2)dalam hal terdapat transaksi hubungan Keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2.ab, 2.ad

b) Pengakuan pendapatan-dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan. antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian
suatu kontrak.

AK
Page 15 OCR 0.940
15

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif:
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses

penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim:
dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

-d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi kesetiap unit Real Estate:

(5) Biaya yang direvisi'dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kihi:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program Joyalitas pelanggan

29

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Jiabilitas moneter, dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

Catatan 2.ai
Catatan 2.ai
Catatan 2.ai

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Catatan 2.c, 42
Catatan 2.c, 42

31

Hibah Pemerintah

AK
Page 16 OCR 0.910
16

—

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, v Catatan 2:af
b) ketentuan mengenai saling hapus: V Catatan 2.af
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan V Catatan 2.af
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 2.af
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2.ae
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pasca kerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: vV Catatan 2.ae
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian-aktuarial: dan v Catatan 2.ae
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. 4 Catatan 2.ae
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau
pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku unttik kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai
bagian dari biaya perolehan aset kualifikasikan.
38) | Segmen Operasi Vv Catatan 2.ah
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan
Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2.ag

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

FS
Page 17 OCR 0.928
17

Aset

a.
1) ! Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara Jain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, V Catatan 4
b) rincian jumlah penempatan dibank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, v Catatan 4
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha
disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan
a. Kas V Catatan 4
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b. Giro dan penempatan pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang v Catatan 5
original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode v Catatan 5
pelaporan.
C. Giro-pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jurnlah penyisihan penurunan nilai, vV Catatan 6
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: v Catatan 6
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan v Catatan 6
pihak ketiga,
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan v Catatan 6
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v Catatan 6
d. Penempatan pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, vV Catatan 7
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai fimpaired) dan tidak v Catatan 7
mengalami penurunan nilaifunimpaired),
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok), v Catatan 7
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v Catatan 7
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan v Catatan 7
pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v Catatan 7

Page 18 OCR 0.917
18

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: Tidak ada dana
yang diblokir
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau v Tidak ada dana
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan yang tidak dapat
informasi dari otoritas yang berwenang: dan dicairkan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Catatan 7
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah.piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Catatan 9, Catatan 10,
b) jumlah piutang menurut debitur, Catatan 11, Catatan 12
c) jumlah piutang menurut mata uang: sebagai industri
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai v perbankan syariah
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara penyajian piutang
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, mengikuti PSAK 101
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakihan manajemen “atas v (revisi 2017)
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, Bank Muamalat
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: v melakukan penyisihan
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan v kerugian/penurunan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: v nilai berdasarkan
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur ketentuan OJK metode
Kala cadangan kerugian yang
dalam perjanjian, dan diterapkan adalah PPAP
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). sesuai POIK- Nomor
02/POJK.03/2022
tentang Penilaian
Kualitas Aktiva Bagi
Bank Umum Syariah dan
Unit Usaha Syariah.
4) | Khusus Industri Asuransi v
a) Piutang Premi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi vV

Page 19 OCR 0.936
19

(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

.€) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis.investasi,
(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri. Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik,
rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan derigan transaksi kerja sama pembiayaan
bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambil alihan
piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank
dalam rangka transaksi diatas:

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang
diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun, dan

(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi
anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperolehserta
ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c) Piutang Sewa Pembiayaan

AR
Page 20 OCR 0.929
20

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai'kini
piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
- kurang dari satu tahun
- lebih dari satu tahun sampai lima tahun
- lebih dari ima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessors

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:

(6) rental.kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7). penjelasan umumisi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut:
- kurang dari satu tahun 4
- lebih darisatu tahun samipai lima tahun
- lebih darilima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periodejdan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang darimasing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk table-yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

AN
Page 21 OCR 0.901
21

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, vV
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, vV
c) Nama pihak/counterparty: v
d) Lokasi Efek jaminan,
e) Tingkat bunga piutang reverse repo:
f) Catlangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) |. Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambil alih: Catatan 17
b) Selisih Antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambil alih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih: dan
Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.
10) | Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada
pihak lain.
11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 17
enatan Tami . . . Bank Muamalat
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: PAN
melakukan penyisihan
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan kerugian/ — penurunan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. nilai berdasarkan
ketentuan OIK metode
cadangan kerugian yang
diterapkan adalah PPAP
sesuai POIK Nomor
02/POIK.03/2022
Tentang Penilatan
Kualitas Aktiva Bagi
Bank Umum Syariah dan
Unit Usaha Syariah.
12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan asset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan Catatan 8
pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
1. nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, Catatan 8
2. laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang Catatan 8

AK
Page 22 OCR 0.935
disajikan pada pos p

periode berjalan:

3. total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk asset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

4. biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
dimiliki hingga jatuh tempo:

5. peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

5. uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan
dimiliki.hingga jatuh tempo,

7. jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

- jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

- alasan reklasifikasi: dan

- sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam
kelompok tersedia untuk dijual.

8. jumlah tercatat asset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi serta syarat dan kondisi'yang terkait dengan penjaminan tersebut,

9. jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset
keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuanganyang tidak mengalami penurunan
nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual,
termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

10. jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk
dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

sas

Catatan 8

Catatan 8

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

ss

Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28

1a)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan,
C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Ss

Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 23 OCR 0.930
23

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jeni
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:dan dj) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba “atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pospendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dan ajaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,
b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sector ekonomi dan jangka waktu serta
kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia,

E) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
penurunan rilai Aset keuarigan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan
kerugian penurunannilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

b) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

i) Jumlah dan persenta sebagian bank atas kredit.sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian

Catatan 9,10,11,12

Catatan 9,10,11,12
Catatan 9,10,11,12

Catatan 9,10,11,12
Catatan 9,10,11,12

Catatan 9,10,11,12

Catatan 9,10,11,12
Catatan 9,10,11,12

Catatan 9,10,11,12

Sae
Page 24 OCR 0.941
24

nga!

Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,

Catatan 9,10,11,12

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi
Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang: diakui
sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan,

(7) dafam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka diungkapkan:
«jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
- tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak

dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus.diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: Catatan 14
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi Catatan 14
selama periode berjalan,
Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 14
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan Catatan 14
akseptasi
22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 17

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan
antara lain:
(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan.

AN
Page 25 OCR 0.926
25

c) Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan Antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
- Tanah Matang:
« Unit Bangunan
- Unit Bangunan dalam Penyelesaian
(2) Jumlah biaya perolehan asset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah hutang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program: lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pracetak (media cetak),
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

g) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan
ternak menjadi:
- Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
- Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi- Berumur Pendek
- Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan
dan hewan ternak belum menghasilkan:
- Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,
- Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
-. Peridapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang

Page 26 OCR 0.937
26

mati atau hilang:

- Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

«Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit,perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

- Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

-.. Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan vV Catatan 24
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 24
24) | Biaya Dibayar Dimuka vV Catatan 17

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan
dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

- nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: jumlah tercatat aset tersebut
sebelum aset atau kelompok lepasan diktasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan
dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan jumlah
terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

- uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut:

- dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

-b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya

Page 27 OCR 0.929
27

piutang pihak berelasi tersebut:

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen'akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal'tersebut harus dibuktikan serta

diungkapkan alasannya.

27)

Investasi pada Entitas asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan'entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,pendapatan,
dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut

digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan

Perusahaan,dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

sifat-dan tingkatan setiap pembatasan signifikan-atas kemampuan entitas asosiasi untuk

mentransfer dana kepada Perusahaan:

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan

pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut

maupun secara kumulatif:

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:

1) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dai

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi,secara individual atau dalam kelompok,yang tidak
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan
laba atau rugi.

B|

h'

Catatan 13
Catatan 13

Catatan 13

28)

Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTi dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:

Im
Page 28 OCR 0.942
a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

c) Realisasiyang dilakukan selama periode berjalan, dan
8) Saido akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

b) Masa hak bagi hasi! tol dan amortisasinya:

c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
paling sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan:
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:
(a) Saldo awal: Tambahan tahun berjalan dan Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa:
Pengurangan tahun berjalan dan Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah
menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi
milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma), dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi-Berumur Panjang

-w
Page 29 OCR 0.929
29

Yang harus diungkapkan antara lairi
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak
telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir:
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan Jokasi/area peternakan:
e) Kondisi hewan ternak,
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan,
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

- model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model
biaya,

- metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti
Investasi,

- pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat
diperbandingkan,

- nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

- jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya kekelompok aset
yang menggunakan model Nilai Wajar,

- keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran
penghasilan dan hasil pelepasan, dan

- kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi
atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

—
Page 30 OCR 0.932
d

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2)saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara
penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

- jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan
- penyesuaian signifikanlain.

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

- Umur manfaat,

- rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan

akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
- jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:
- Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama
satu periode sesuai SAK yang beriaku,

- transfer ke dan dari persediaan dan property yang digunakan sendiri:

- Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus

diungkapkan antara lain:

- Tincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

- persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

- estimasi saat penyelesaian,

- hambatan kelanjutan penyelesaian,

- jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan, dan

- dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: jumlah biaya pinjaman yang
dikapitalisasi selama periode berjalan, dan tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

34,

Aset Tetap

Page 31 OCR 0.920
31

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu Catatan 16
aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode Catatan 16
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
Cc) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, Catatan 16
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam taba rugi dan ekuitas (jika ada): vV
€&) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v
“#) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang merigalami penurunan nilai, hilang, atau
dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan
laba rugi komprehensif, vV
2) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
- tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
- tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,
- nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, Catatan 16
- metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: Catatan 16
- jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya,
dan
- surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: V
- rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
- persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
- estimasi saat penyelesaian:
- hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),
- jumlah pengeluaranyang diakui dalam jumlah tercatat Aset Tetap dalam pembangunan, dan
- dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untukaset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang. dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, v Nilai Tidak Material
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan vV

& NN
Page 32 OCR 0.940
322

eterangan

sebagai tersedia untuk dijual,

(a) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari
jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agardiungkapkan jenis Aset, nilai tercatat,
dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap,

(8) kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nila atau pemulihan penurunan
nilai

(9) jumtah Aset Tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
penjaminan, dan

(10jjenis dan nilai Aset Tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang

ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak

diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan.Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan
antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(a) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif:
Cc) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,dan reklasifikasis
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset

Le
Page 33 OCR 0.935
33

kualifikasian, maka harus diungkapkan:
- jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjatan, dan
- tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:
e) jumlah tercatat Asetdan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Tak berwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan,
g) Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Tak berwujud,
ih Aset Tak berwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak berwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan
dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus-diungkapkan antara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo
awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

AS
Page 34 OCR 0.931
34

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul
dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumtah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal,
(2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah
menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi
penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum
dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (writedown) akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya PengembanganTangguhan
€e) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:  (a). Lokasi eksplorasi dan pengembangan (b) Saldo awal:
(c)Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan-(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang
menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b)  Amortisasi belum
diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (writedown) akibat
dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan
asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b. | Liabilitas
1) !-Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Catatan 18

Page 35 OCR 0.944
Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yanghharus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan-akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode: yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka
(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari
prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah
diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara Jain jenis dan jumlah dari unsure utama beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 27

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Catatan 18
Catatan 18

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tangga! dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7

Khusus Industri Perbankan

Page 36 OCR 0.920
36

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,

(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jurnlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

a) | Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: v Catatan 20
(2) Rincian jumtah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Catatan 20
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v Catatan 20
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: Tidak ada — produk
sertifikat deposito
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan:dan V Pe anaapan Perupa
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Tidak terdapat
pemberian fasilitas
istimewa
b) | Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang,-dan jangka waktu: V Catatan 21
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v Catatan 21
(3) Tingkat sukubunga rata-rata per tahun, v Catatan 21
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depositosdan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Page 37 OCR 0.923
b)

c)

d)

e)

1)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang:dari

(4) Jumlah-estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Premi yang belum merupakan Peridapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) 4umlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan,dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus. diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,dan
(a) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumiah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang:dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disaling hapuskan.

Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

Page 38 OCR 0.932
38

(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumtah menurut jenis asuransi.

g) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

h) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Catatan 26
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 24
b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 24

11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi-anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
“Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima,

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Sebagai Bank Syariah,
Yang harus diurigkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan Bank Muamalat
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist menyajikan laporannya
Pai berdasarkan ufutan
ni. likuiditas namun tidak

mengelompokkan
Liabilitas atas Jangka
Panjang dan Jangka
Pendek.

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang

Page 39 OCR 0.937
39

bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

- nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

- laba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan: dan

- kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut,
dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang.dimasuk kandalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi.

15,

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancer atau kelompok lepasan yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama. pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

Page 40 OCR 0.930
40

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

c) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya:

f) pembayaran yang dilakukan padaperiode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman:

8) kejadian penting 'ainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio
tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

j)) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu12 (duabelas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
- nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
- ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman,

tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapxan antara lain:

a) jumlah neto nilaitercatat untuk setiap kelompok asetdan pemberi sewallessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di
masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai S(lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima) tahun.

Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari
kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan
posisi keuangan,

“e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi

penjualan dan penyewaan kembali (sale and Iease back): dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:
(2) ada tidak nya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan
eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan

Ts
Page 41 OCR 0.914
M4

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan
a) | Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis,mata uang, dan jangka waktu, v Catatan 28
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Surat Berharga yang
Diterbitkan oleh Bank
Muarnlat jenisnya Sukuk
dan Medium Term
Notes.
(3) Tingkat suku bungarata-rata per tahun,
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat, V Catatan 28
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: v Catatan 28
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh V Catatan 28
tempo, kewajiban yang harus.dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan. v Catatan 28
b) | Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan matauang, v Catatan 23
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v Catatan 23
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga,
tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya (debt
covenance)j
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingka
timbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai
fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.
c) | Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian. berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: v ! Catatan 25
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, !
(3) Jumlah penyisihan penurunannilai dan mutasi selama periode berjalan, v Catatan 25
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut B! dan posisi vV | Catatan 25
penyisihan penghapusan bank pada saat periode. pelaporan: dan !
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. V Catatan 25
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Page 42 OCR 0.921
42

Yang harus diungkapkan antara tai

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2)
Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir,

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Cc) tiabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan, (3) Saido
akhir,

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a)

Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara
terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat di atribusikan kedalam:
la) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga,
(c) iuran oleh peserta program,
(d) keuntungandan kerugian aktuarial,
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang. diukur derigan mata uang yang berbeda
dengan mata uang penyajian,
(#) imbafan yang dibayarkan,
(g) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:
(i) curtailment, dan
() penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya
tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldoa wal dan akhir dari
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara
terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada.setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(c) perubahan kurs: mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,

Catatan 26
Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Page 43 OCR 0.925
43

(5)

@

7

(3)

(9)

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(f) imbalan yang dibayarkan:

(g) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsifiasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai

Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas. Aset dan Liabilitas yang diakui

dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui-dalam laporan posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yangtidak diakui sebagai Aset, dikarenakari oleh batasan dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset.sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total bebanyang diakui dilaba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal

tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini,

(b) biayabunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 109
(sepuluh per seratus),

(f) biaya jasa lalu:

(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya:

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui datam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam

saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuariat: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan

komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan

komprehensif lain sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total asetprogram,

untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada,

instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain,

Catatan 26

Catatan 26

Catatan 26

Page 44 OCR 0.942
44

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar asset program untu
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan.
(11) penjelasan atasdasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan
atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, sertaimbal hasil aktual atas setiap hak penggantianyang

diakui sebagai Aset,

(13) asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan
dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variable
lainnya, termasuk:
la) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasilyang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan
pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan dan perubahan dalam indeks atau variable tertentu
lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan
masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persenta sedalam tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
periodik neto: dani

(b) akumulasi kewajiban imbalan pasca kerja untuk biaya kesehatan.

(ec) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan
dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang
diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan
inflasi yang rendah.

(15) jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
fa) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau deficit pada

program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

- liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program
pada akhir periode pelaporan: dan
- asset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada

Catatan 26

Catatan 26

Page 45 OCR 0.939
45

akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang
diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib
diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto
atau bukti bahwa'tidak ada kebijakan seperti itu,

(b)dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan
mengungkapkan:

«Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat
program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode
tersebut,

- pengungkapan gambaran umum jenis'program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup
penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam
pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

- jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang

program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir(1), butir (2), butir (3), butir

(4), butir (9), butir(13), butir (14), dan butir (16).

b)

turan Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui

sebagai beban untuk program iuran pasti.

Catatan 26

Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.

dj

Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24,

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,

tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan,
dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
- C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (duabelas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usahadengan Perusahaan:

Page 46 OCR 0.919
46

Li)
8)

n)

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan, jika ada:

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk

a)
b)

Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
la) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
le) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk
Mudharabah),
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil:
(g) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
(i) persyaratan pentinglain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu12 (duabelas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalarn Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default),

c Ssst

Ka Se an

«

sc

Catatan 28

Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28

Catatan 28

Catatan.28
Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28
Catatan 1.c

Catatan 28

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)
c)
9)

nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang,dan kisaran suku bunga kontraktual selama
periode pelaporan

tujuan perolehannya:

persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Catatan 28

5...
Page 47 OCR 0.932
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya.

7

Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga,suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periodekonversi dan'persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan,
hak konversisebelumjatuh tempo serta persyaratannya,dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exerciseprice) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu12 (duabelas) bulan,

8) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk peluriasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan (jika ada),

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitasdari obligasi konversi:

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

ar:

as yang dap:

Modal Saham
Yang harus diungkapk anantara lain:
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumtah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan
atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3)Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham,
termasuk jumlah-dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap poscadangan dalam ekuitas,
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase

Catatan 29
Catatan 29

Catatan 29

Page 48 OCR 0.923
48

1 eterangan
kepemilikan, yaiti
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima per seratus) atau lebih: v Catatan 29
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham:dan v Catatan 29
(3) Pemegang saham lainnya: v Catatan.29
d) Dalam hal terjadi perubatian modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan v Catatan 29
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait,
dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham vV Catatan 29
baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right
issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam'rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau v Catatan 29
pemenuhan kecukupan modal:
e) Dalam hal'hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah
saham yang dicatat kan danyang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-inCapitol)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: v Catatan 30
b) Uraian sumber agio saham: v Catatan 30
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor,
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, v Catatan 30

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa
hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi:
(4) Operasi ataukegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi
bisnis tersebut:
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi:
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilaitercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan. atau diterima: dan
Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya Untuk periode
yang disajikan kembali,
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:

(7

5
Page 49 OCR 0.935
49

re Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non Pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Urajan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak,dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

.a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:

Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri,

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) j Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: Catatan 31
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 31

6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan e) ikatan-ikatan yang terkait
dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Diungkapkan hanya di
Yang harus diungkapkan antara lain keterarigan mengenai perubahan masing-masing komponen dalam laporan laba rugi
pendapatan komprehensif lainnya. komprehensif

8) ! Kepentingan Non pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas ekuitas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada

Page 50 OCR 0.933
50

entitas ind

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga,
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 105 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan,

'd) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam

setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaianpadatanggal akhirperiode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan,
(b) Jumlah uangmuka yang diterima: dan
(ce) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas,

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara
lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan

Catatan 32

Catatan 32

Tidak terdapat
penjualan maupun
pembelian di atas 1046.

Page 51 OCR 0.938
51

pendapatan lainnya, dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan

(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuantarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri Pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan c) Pendapatan sewa.

4)

.Khusus Industri RumahSakit Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

c) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

6)

Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri,

jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

7)

Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi

Fs
Page 52 OCR 0.927
52

reasuransi, dan penurunan
asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

(kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis

8)

Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumiah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk
setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Ka Se

Catatan 32

Bank Muamalat
mengkategorikan
pendapatan
berdasarkan Jenis
Produk Pembiayaan dan
Efek,Penempatan pada
pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerjasdan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,
b) Nama pihak penjual'dan nilai pembelian yang melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari pendapatan,
dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan-sarana,

f) Beban asuransi:

Page 53 OCR 0.939
53

g) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.

12

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan mantaat,
diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan
beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

C) Rincian jumlah-unsur-unsur beban departemeniainnya.

19

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 35, 36

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama,

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

Catatan 33

Catatan 33

16)

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lainjumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

Catatan 37

Page 54 OCR 0.933
54

17)

endapatan dan Beban Lainnya
-Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang “asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
fa) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan
(ec) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.
(d) Untuk Bagian Laba rugi dari Entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
- bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
- bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah,

Ss

Catatan 39
Catatan 40

Catatan 40

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang. harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis Aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilaisurat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Catatan 40

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam Surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud,

b) keuntungan dan keruigian aktuarial atas program manfaat pasti,

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrument lindung nilai dalam rangka lindung nilai

aruskas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Diungkapkan hanya di
dalam laporan laba rugi
komprehensif

Page 55 OCR 0.940
55

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban(penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3)jumlah beban. (penghasilan) pajak tangguhan yang berasa! dari perbedaan temporer dan
pembalikannya:

(4)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan
peraturan perpajakan yang baru,

(S)iumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan-untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya
atas asset pajak tangguhan, dan

(7)jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang
diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan
secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan
langsung ke ekuitas,
.C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali
untuk bagian pendapatan komprehensi flain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua
bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak

yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan

mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang
berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, ca bang, entitas
asosiasi, dan bagian partisipasi dalam. Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum
diakui:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

Catatan 24
Catatan 24
Catatan 24
Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Catatan 24

Ka
Page 56 OCR 0.921
56

terangai

2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif

(dirinci): dan v Catatan 24
(3) laba kena pajak, V Catatan 24
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan v Catatan 24
perundang-undangan pajak yang berlaku,
J) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh
Badan,
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiapjenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk v Catatan 24
periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut vV Catatan 24
tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Habilitas pajak tangguhan yang diakui dalam
laporan posisi keuangan:
)) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian,
(2) laba rugi dar Ikegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, Bersama dengan
jumtah'terkait untuk setiap periode sajian,
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untukTerbit namun tidak diakui
sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila
Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:
O). peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila
| manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diaku ipada tanggal akuisisi tetapi
diakui setelah tanggal akuisisi: dan
p) jumlah asset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas asset pajak
tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan
diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, vV Catatan 41

dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas
induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

AK
Page 57 OCR 0.938
57

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrument yang mempengaruhi laba per saham,

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi menditusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba persaham
dilusian Karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrument berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut Seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk Operasi yang dihentikan.

Catatan 41

Bank tidak menghitung
laba per saham dilusian
karena Bank tidak
memiliki efek
berpotensi saham pada
tanggal pelaporan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih-dariRp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota
keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas
berelasi.

b) Terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi.nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk
memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen,dan:

la) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang
akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterimaj

(3) jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusani piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha
dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

3) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

Catatan 42

AS
Page 58 OCR 0.916
58

terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk: v
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: v
(3) entitas anak: v
(4) entitas asosiasi: v Catatan 42
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: v
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan v Catatan 42
(/) pihak-pihak berelasilainnya. v Catatan 42
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya
untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek: v Catatan 42
(2) imbalan pascakerja, v Catatan 42
(3) imbalan kerja jangkapanjang lainnya: vV Catatan 42
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan v Catatan 42
(5) pembayaran berbasis saham. 1
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat.hubungannya dengan Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lain nya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi
secara kuantitatif atau kualitatif atasluasnya transaksi tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang
fungsional,
(2) posisi neto dari asset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam.mata uang fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang dia kui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada v
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui Iaba rugi: dan
(S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam vV
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Non keuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk.setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuksuatu asset

AT
Page 59 OCR 0.938
59

individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil ka:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugiselama periode tersebut dan
unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang
dibatik:

(4) goodwill yang telah diakuirugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas asset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif
lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25)

. Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada pericde mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode
mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasiyang andal dan relevan:
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan pericde-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam
hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak- praktis untuk suatu periode tertentu atau
untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya
perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

sat

s

Catatan 3
Catatan 3
Catatan 3

Page 60 OCR 0.939
60

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak
praktis.

26)

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi,
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan,
dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

fe)

gs

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggalakuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan
maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan
fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama

piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang
lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nitai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan
tidak tertagih,
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh
dan Liabilitas yang diambil alih,

Page 61 OCR 0.929
651

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Waja

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan.saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidak pastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depanj dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dala mangka 33 huruf b) angka (4) Terkai tperikatan dan
kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif di mana
keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1004 (seratus per
seratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan non pengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input mode lutama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut,
untuk setiap kepentingan non pengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
Nilai Wajar,

(15)dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki
oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasti dari pengukuran kembali Nilai
Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pas dalam laporan laba rugi komprehensif untuk
mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(165) Informasi sebagai berikut:

la) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang
dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan
berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun

Page 62 OCR 0.942
62

berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan
yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi

bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan
non pengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan

kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yangakuntansi awalnya belum selesai,

dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode

pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan,
menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan
menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat
waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian,
(b) setiap perubahan datam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut:
dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi,
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(a) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode pelaporan

yang:

(a) terkait dengan asset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam

kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan

Perusahaan hasil penggabungan:

(c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan iK dalam pelaksanaan transaksi

kombinasi bisnis: dan

(d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan

perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
- jumlah harga yang dibayarkan,

FN
Page 63 OCR 0.917
63

agian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

- jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan

- Jumlah asset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh,diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan,
dan
(b) jenis produk dan jasa yangmenghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan danbeban tertentu, aset
segmen, dan liabilitassegmen dari segmen dilaporkan, sertadasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen,
liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan
keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas:

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk
dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

- Negara domisili Perusahaan:.dan

- semua Negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam
hal pendapatan dari suatu Negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, asset imbalan

pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

- Negara domisili Perusahaan, dan

- semua Negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari
suatu Negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam. hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 104 (sepuluh

Catatan 44

Catatan 44
Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

P3
Page 64 OCR 0.935
64

per seratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkai
- fakta,

- total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

- Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara,dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari asset tidak lancar
atau kelompok lepasan disajikansesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan. laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari
operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrument derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivative wajib mengungkapkan untuk setiap
kontrak instrument derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,

komoditas atau lain-lain,
(2) pihaklawan transaksi (counter parties):
(3) tanggal jatuh tempo,
(a) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan osisi keuangan,
(5) beban.atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.

Ssst

Page 65 OCR 0.929
65

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai
tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai
Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok asset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nitai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang. memungkinkan untuk
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar asset
keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 47

Catatan 47

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen persaham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

Catatan 31

Catatan 31
Catatan 31

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagianpartisi pasinya dalam Ventura Bersama
secara terpisah dari komitmen lainnya:

-c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian

partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas,agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap Aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama.

an
Page 66 OCR 0.924
3
1
:
!
i
|

66

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang. harus diungkapkan antara lain:
(1) perikatan yang meliputi:
la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:
1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
2. periode berlakunya perikatan:
3. dasar penentuan kompensasi dan denda,
4. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
5. pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang,

seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

1. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
2. periode berlakunya perikatan:
3. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
4. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan Antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) fatar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredityang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
la) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal opinion): dan
(d) dampak keuangan:
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

Jaminan yang diterima
disebutkan secara
general pada masing-
masing akun.

Industri perbankan
tidak mengungkapkan
secara detail untuk
perikatan dan
kontinjensi

Page 67 OCR 0.929
87

, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajal
atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidak pastian yang terkait dengan jumlah atau waktu-arus keluar
surnber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi asset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, danf) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak
mengalarni penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi
tidak mengalami. penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:
la) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan non derivatif yang menunjukkan

sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode aruskas:
dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar di mana “entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel
risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalamhuruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

Catatan 46.a

Catatan 46.c

Catatan 46.c
Catatan 46.b

Catatan 53.5
Catatan 53.s

36

“Khusus Industri Perbankan

Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Page 68 OCR 0.931
63

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan Posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Catatan 53.0
Catatan 53.0

Yang harus diungkapxan antara lain:
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan-data kuantitatif tentang bagianyang dikelola sebagai modal:

b) | Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi Catatan 53.r
keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: Catatan 53.r
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisaneto.
c) | Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Catatan 45
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang-melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
bank.
d) | Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian,
wali amanat, pengelolaan investasidan reksadana.
37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang meriggambarkan prospek usaha dimasa mendatang:
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi,
d) Rincian dari jumlah yang membentuk. akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan urituk mengeliminasi defisit: dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun kedepan sejak kuasi- reorganisasi.
38) | Pengelolaan Modal

Page 69 OCR 0.939
69

ta

setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada),
dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidak

patuhan.

39)

Transaksi Non Kas

-Yang harus diungkapkan antara lain :

Iransaksi pada aktivitas investasi dari pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi
melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baikuntuk jangka pendek ataupun jangka
panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas opsi yang diberikan, danm etode penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode,rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal
eksekusi atau selama periode pelaporan,

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
pada akhir periode,

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kuranghal-ha! sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada
tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrument ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas
lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham),

8) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode
dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

Page 70 OCR 0.923
70

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal Yang harus diungkapkan:

a)
b)
c)
d)

Ijin Menteri Keuangan'atas pendirian unit Asuransi Syariah,

Jenis Akad Asyransi Syariah:

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lainsifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a)
b)
d
dj
e

Kontrak reasuransi,

Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

Rasio keuangan penting,

Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

24)

Khusus Industri Kehutanan:

a)
b)
c)

d)
e)

y)

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Pemenuhan liahllitas terhadap negaraseperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dar iuran wajib lainnya,
Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam
(TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk
kelestarian alam),

Realisasi jenis keziatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya:
dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

as)

Peristiwa Setelah Periode pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yangada
pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini,

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak
diakui:

Catatan 54

Catatan 54

SU
Page 71 OCR 0.925
71

(1) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
- tanggal terjadinya,
- sifat peristiwa:
- estimasi atas dampak. keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak
dapat dibuat.

46,

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas

Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas

Perusahaan,yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru.atas laporan keuangan
atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara

saat

Catatan 3
Catatan 3
Catatan 3
Catatan 3

wajar.
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari
bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah
diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan
standar akuntansi selain SAK untuk. memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di Negara lain atau
dalam rangka penawaran Efek di Negara lain.

AT
Page 72 OCR 0.924
72

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di Negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya:dan
(3) rekonsiliasi pos-posyang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.
C) Dalarn hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di Negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, makapengungkapan
tersebut wajib ditambahkandalamlaporan keuangan.

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu
yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan
hidup perusahaan.

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Ir

Signing Partner

Jakarta, 31 Maret 2026

KAP Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.62 MB
Published31 Mar 2026
Pages72
Characters151,091
Text sourceOCR
OCR confidence0.927

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Bank Muamalat Indonesia Tbk p.1 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Doli p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Bank Indonesia p.9 ×13
unresolved org Bank Muamalat p.18 ×4
unresolved org Bank Umum Syariah p.18 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.31
unresolved org Bank Syariah p.38
unresolved org Bank Muarnlat p.41
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.48
unresolved org Bapepam p.62 ×2
unresolved org Menteri Keuangan'atas p.70
unresolved org Doli p.72

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result