Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PT Alam Sutera Realty Tbk Tanya Jawab Press Conference Selasa, 28 November 2023 1. Berapa persen pertumbuhan recurring income di tahun ini dan 2024? Dan berapa persen target kontribusi recurring income dari total pendapatan yang diproyeksikan di tahun 2023 dan 2024? Recurring income per 9M2023 meningkat sebesar 27% secara y-o-y. Peningkatan ini dikarenakan beberapa faktor, salah satunya adalah perbaikan kinerja di GWK, dimana pendapatan GWK sendiri meningkat hampir 100% secara y-o-y. Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah pengunjung GWK pasca pandemi. Kami juga melihat peningkatan di segmen rental, hampir 12% secara y-o-y salah satu alasannya karena peningkatan sewa dari salah satu gedung perkantoran kami di Jakarta yang bernama The Tower. 2. Berapa Utang Perseroan hingga saat ini? Utang Perusahaan saat ini sampai dengan bulan September 2023 berada di angka Rp 6,3 triliun dengan komposisi utang bank dan obligasi dolar. Jika dibandingkan dengan tahun 2022, angka ini sudah mengalami penurunan yang cukup baik. Di tahun 2022 full year utang kami berada di Rp 6,6 triliun. Obligasi dolar sudah turun cukup signfikan karena kami sudah switch ke utang bank dalam rupiah dengan melakukan tender offer bond 2024. Hal ini kami lakukan sebagai salah satu cara mitigasi kami untuk mengatasi adanya potensi kerugian kurs (forex loss), karena pendapatan kami dalam rupiah. 3. Apakah ada rencana penurunan utang? Bagaimana strateginya? Perusahaan terus mengupayakan agar utang kami, terutama exposure di mata uang USD ini turun, mengingat saat ini suku bunga obligasi masih sangat tinggi. Menurut kami kondisi suku bunga yang tinggi ini mungkin akan berjalan selama beberapa tahun sehingga dengan tarif suku bunga ini, jumlah utang sebaiknya diturunkan. Mengenai strateginya, memang saat ini kami masih terus berupaya berbicara dengan berbagai pihak untuk mempelajari berbagai opsi agar utang obligasi yang jatuh tempo November 2025 ini ada penyelesaian yang baik. Semua kemungkinan masih terbuka saat ini. 4. Berapa Target Marketing Sales Tahun 2024? Saat ini target marketing sales tahun 2024 masih kami diskusikan secara internal dan akan kami umumkan di awal tahun depan. 5. Anggaran belanja modal tahun depan berapa, sumber dan alokasi belanja modal untuk apa saja? Hal-hal yang terkait proyeksi tahun depan saat ini masih kami godok, dan akan kami rilis di Januari atau Februari. 6. Berapa Produk properti yang akan diluncurkan di tahun depan? Untuk Produk yang akan kami luncurkan tahun depan memang sudah ada, tetapi official statement- nya akan di rilis di tahun depan.
Page 2
7. Apakah dengan investor wait and see hasil pemilu akan mengurangi ekspansi tahun depan? Untuk capex tahun 2024 ini akan naik atau turun? Dari berapa untuk tahun ini? Untuk capex, kami mengalokasikan budget kami salah satunya untuk belanja tanah. Budget capex tanah tahun 2023 adalah sekitar Rp 350 miliar. Sampai September kami sudah menggunakan budget ini sekitar Rp 200 miliar. Jadi untuk tahun depan angkanya tidak akan jauh dari angka ini karena secara pengadaan tanah kami tidak akan se-agresif di tahun 2012 atau 2013. Untuk ekspansi, kami sangat selektif dan melihat kondisi pasar juga. Saat ini yang kami utamakan adalah menjual produk-produk di lokasi yang sudah kami miliki. Produk-produk tahun depan akan banyak berada di Alam Sutera, Serpong, maupun di Suvarna Sutera. Kami juga menyadari bahwa di masyarakat selalu ada pemikiran bahwa properti harganya sudah tidak terjangkau karena harganya yang cukup tinggi terutama bagi banyak anak muda yang baru masuk ke lapangan kerja dan income masih rendah (masih kurang purchasing power-nya). Kami sebagai developer juga menaruh perhatian terhadap hal-hal ini. Kami juga berusaha mengembangkan properti rumah hunian yang bermutu dan terjangkau termasuk hunian vertikal. Kami menganggap bahwa dukungan terhadap hunian vertikal ini belum terlalu tertuang dalam regulasi yang baik. Saat ini bagi banyak orang yang ingin memiliki rumah, kadang-kadang opsinya kalau harganya rendah lokasinya jauh sekali dari Jakarta. Jadi sebenarnya opsi yang kurang digali itu adalah hunian vertikal yang bisa diletakan lebih dekat dengan Jakarta jadi memang kami terus memikirkan bagaimana bisa ekspansi ke arah hunian vertikal, memberikan kualitas hidup yang baik, hidup yang sehat sejahtera, tapi juga dekat dengan tempat kerja. Hal-hal ini yang sedang kami pikirkan.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.