Skip to content
Back to announcement

20231130_WSKT_Laporan Informasi dan Fakta Material_31544078_lamp2.pdf

Other Text extracted WSKT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
                      Jawaban Atas Permintaan Penjelasan
            PT Bursa Efek Indonesia (BEI) S-10242/BEI.PP3/11-2023
                        PT Waskita Karya (Persero) Tbk



Memperhatikan kondisi saat ini dan dalam rangka memperoleh informasi tindak lanjut yang
dilakukan Perseroan, Bursa meminta penjelasan kepada Perseroan terkait dengan:

a. Sehubungan dengan upaya perbaikan kondisi going concern, serta pemenuhan kewajiban
    keuangan dan/atau non keuangan kepada stakeholders, bondholders, dan kreditur
    dan/atau supplier sebagai penyebab suspensi perdagangan saham Perseroan, agar
    dijelaskan:
   1) Upaya/strategi/rencana Perseroan untuk perbaikan kondisi going concern, serta
        pemenuhan seluruh kewajiban kepada Bursa pada tahun 2021 dan 2022 dengan
        mengisi tabel berikut:
       No    Kuartal   Tahun                   Upaya/Strategi/Rencana

       1.   III - IV   2021     Pada tahun 2021, Perseroan menetapkan dan
                                mengimplementasikan inisiatif yang berfokus pada
                                perbaikan likuiditas melalui strategi 8 Stream Penyehatan
                                Keuangan Perseroan. Inisiatif ini bertujuan untuk
                                memperkuat struktur permodalan dalam rangka
                                restrukturisasi keuangan dan penyelesaian proyek-
                                proyek on-going Perseroan. Secara garis besar, program
                                8 Stream Penyehatan Keuangan dapat dijabarkan
                                sebagai berikut:
                                 1. Strategic Partnership Jalan Tol;
                                 2. Penjaminan Pemerintah atas Pinjaman dan
                                     Obligasi/Sukuk;
                                 3. Master Restructuring Agreement;
                                 4. Restrukturisasi Utang Anak Usaha;
                                 5. Penyelesaian Jalan Tol Khusus;
                                 6. Penyertaan Modal Negara (PMN);
                                 7. Transformasi Bisnis;
                                 8. Penerapan Pedoman Tata Kelola & Manajemen
                                     Risiko.

       2.   I - IV     2022     Sepanjang tahun 2022, Perseroan mengimplementasikan
                                serta melakukan monitoring atas strategi 8 Stream
                                Penyehatan Keuangan yang telah ditetapkan pada tahun
                                2021. Adapun beberapa key point yang dicapai oleh
                                Perseroan antara lain:
                                 1. Diterimanya dana PMN serta Rights Issue pada awal
                                    tahun 2022;
                                 2. Penerbitan Obligasi IV dan Sukuk I tahun 2022
                                    dengan Penjaminan Pemerintah;
                                 3. Realisasi serta distribusi modal kerja melalui
                                    pinjaman dengan Penjaminan Pemerintah kepada
                                    148 proyek underlying penjaminan;


                                           1
Page 2
    No   Kuartal    Tahun                   Upaya/Strategi/Rencana

                              4. Merealisasikan Strategic Partnership Jalan Tol pada
                                 ruas tol Cimanggis - Cibitung, Kanci - Pejagan dan
                                 Pejagan - Pemalang;
                              5. Implementasi Tata Kelola Manajemen Risiko melalui
                                 pembentukan komite manajemen risiko konstruksi
                                 untuk melakukan assesment persetujuan dalam
                                 memilih proyek-proyek baru yang lebih sustainable
                                 dengan skema pembayaran monthly payment dan
                                 memiliki down payment.

    3.   I - III    2023     Dalam rangka mengoptimalkan proses restrukturisasi
                             yang tengah dijalankan Perseroan serta menjaga
                             kestabilan       likuiditas  Perseroan     dalam      masa
                             restrukturisasi, Perseroan melakukan review secara
                             komprehensif atas Master Restructuring Agreement
                             (MRA) yang telah diimplementasikan sejak tahun 2021.
                             Dalam proses review MRA ini, Perseroan bersama
                             konsultan konsorsium mengkaji kembali kemampuan
                             keuangan Perseroan dalam menyelesaikan kewajibannya
                             serta struktur cash waterfall yang berlaku pada MRA
                             eksisting. Dalam proses review MRA ini Perseroan
                             mengusulkan perubahan terms restrukturisasi terutama
                             di sisi tenor, suku bunga, dan struktur cash waterfall yang
                             lebih optimal dalam menunjang operasional Perusahaan
                             untuk dapat menyelesaikan seluruh kewajiban-
                             kewajibannya. Pada proses Review MRA ini Perseroan
                             melibatkan seluruh kreditur Perseroan baik kreditur
                             Perbankan maupun pemegang Obligasi. Sampai akhir
                             tahun 2023, Perseroan terus berupaya untuk
                             mendapatkan persetujuan seluruh kreditur agar dapat
                             segera mengimplementasikan skema restrukturisasi yang
                             lebih sustainable.


  Seluruh upaya dan strategi yang telah dilaksanakan Perseroan telah dilaporkan kepada
  Otoritas Keuangan dan PT Bursa Efek Indonesia baik dalam bentuk Laporan Tahunan
  maupun Keterbukaan Informasi yang dapat diakses pada website Perseroan
  https://investor.waskita.co.id/ .

2) Kinerja keuangan Perseroan saat ini dan perkiraan kinerja keuangan Perseroan dalam
   satu tahun ke depan;
   Jawaban:
   Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan per September 2023,
   Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp3,2 Triliun, hal ini disebabkan salah
   satunya dari masih tingginya beban keuangan yang dibukukan Perseroan. Selain itu,
   pendapatan usaha Perseroan belum optimal mengingat terbatasnya kapasitas modal
   kerja seiring dengan masih berlangsungnya proses review MRA s.d. September 2023.



                                        2
Page 3
   Disamping itu perolehan NKB pada tahun berjalan relatif lebih rendah dibanding
   periode sebelumnya karena Perseroan lebih selektif dalam memilih proyek baru.
   Berkaitan dengan kondisi tersebut, Perseroan saat ini sedang dalam tahap pengajuan
   proposal skema restrukturisasi kepada seluruh kreditur yang bertujuan untuk
   menurunkan tingkat beban keuangan serta memberikan kondisi likuiditas Perseroan
   yang lebih sustainable baik secara jangka panjang maupun pendek.



3) Kendala yang dihadapi dalam perbaikan kinerja dan kelangsungan usaha, serta
   strategi untuk mengatasi hal tersebut;
   Jawaban:
   Beberapa kendala yang dihadapi oleh Perseroan dalam perbaikan kinerja adalah
   tingginya tingkat utang berbunga dan beban keuangan Perseroan yang telah jatuh
   tempo maupun akan jatuh tempo dalam waktu dekat, dimana terdapat keterbatasan
   kas yang dimiliki oleh Perseroan untuk menyelesaikan kewajiban jatuh tempo.
   Disamping itu skema pengaturan kas yang berlaku saat ini kurang memberikan
   keleluasaan bagi perseroan dalam menjalankan operasionalnya secara optimal.
   Perseroan sejak awal tahun 2023 tengah melakukan review secara komprehensif
   terkait implementasi Master Restructuring Agreement. Usulan final term sheet
   restrukturisasi tersebut telah disampaikan kepada seluruh kreditur baik kreditur
   perbankan maupun pemegang obligasi pada September 2023.

   Hingga saat ini, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari mayoritas kreditur
   perbankan yang mewakili lebih dari 90% dari total outstanding utang Perseroan
   kepada kreditur Perbankan. Sementara untuk Pemegang Obligasi, Perseroan telah
   menyampaikan usulan persetujuan restrukturisasi melalui Rapat Umum Pemegang
   Obligasi (RUPO) yang diselenggarakan pada 22 dan 23 November 2023, dimana secara
   keseluruhan hasil keputusan RUPO tersebut belum mencapai kuorum persetujuan
   sehingga Perseroan akan meminta persetujuan kembali atas usulan restrukturisasi
   melalui RUPO berikutnya.

4) Komitmen pemegang saham mayoritas dan/atau pengendali Perseroan untuk
   mencapai rencana dan target Perseroan:
   Jawaban:
   Kementerian BUMN selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna serta Pemegang Saham
   mayoritas dan pengendali Perseroan berkomitmen penuh dalam penyehatan keuangan
   Perseroan. Pada tahun 2021, Perseroan memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN)
   senilai Rp7,9 Triliun yang dialokasikan untuk penyelesaian 7 ruas jalan tol yaitu Kayu
   Agung - Palembang - Betung, Ciawi - Sukabumi, Bekasi - Cawang - Kp. Melayu,
   Pasuruan - Probolinggo, Cimanggis - Cibitung, Pejagan - Pemalang dan Krian - Legundi
   - Bunder - Manyar. Dukungan lainnya yang akan datang yaitu berupa PMN senilai
   Rp12,5 Triliun (melalui BUMN lainnya) untuk penyelesaian ruas tol Kayu Agung -
   Palembang - Betung dan Ciawi - Sukabumi serta rencana dukungan lainnya untuk
   meningkatkan kelayakan ruas tol milik Perseroan.



                                         3
Page 4
   Selain itu, pada tahun 2021 dan 2022 Perseroan memperoleh Penjaminan Pemerintah
   pada saat menerbitkan Obligasi III Waskita Karya Tahun 2021 serta Obligasi IV dan
   Sukuk Mudharabah I Waskita Karya Tahun 2022. Perseroan juga mendapatkan fasilitas
   modal kerja dengan Penjaminan Pemerintah sebesar Rp8,08 Triliun.

   Perseroan juga masih dipercaya dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (“IKN”)
   dimana hingga Oktober 2023 telah diperoleh 8 proyek IKN dengan total nilai kontrak
   sebesar Rp8,8 Triliun.



5) Kondisi operasional Perseroan;
   Jawaban:
   Sampai dengan Oktober 2023, Perseroan berhasil mencapai Nilai Kontrak Baru (NKB)
   sebesar Rp13,1 Triliun. Berdasarkan segmentasi Owner/Pemilik proyek, sekitar 60%
   dari NKB tersebut bersumber dari proyek - proyek dengan owner Pemerintah yang
   termasuk didalamnya adalah proyek-proyek IKN. Lalu dilanjutkan dengan proyek
   dengan owner BUMN / BUMD sebesar 24%, dan sisanya merupakan proyek - proyek
   lainnya. Segmen konektivitas seperti jalan dan jembatan mendominasi perolehan NKB
   selama 10 bulan sebesar 47%, diikuti dengan segmen gedung sebesar 26%. Adapun
   sisanya merupakan NKB dari segmen SDA hingga EPC.

   Dari sisi operasional, Perseroan fokus pada penyelesaian proyek - proyek berjalan,
   dimana per Oktober 2023 Perseroan memiliki 94 proyek yang tersebar di berbagai
   wilayah Indonesia termasuk didalamnya Proyek Strategis Nasional. Perseroan juga
   tengah menjajaki proyek luar negeri dimana saat ini Perseroan memiliki 2 proyek yang
   berada di Timor Leste. Adapun nilai kontrak dari seluruh proyek berjalan mencapai
   lebih dari Rp50 triliun. Dapat disampaikan bahwa saat ini Perseroan fokus pada
   perbaikan tata kelola dan lebih selektif dalam pemilihan proyek untuk menjaga
   keberlangsungan bisnis dimana secara keseluruhan proyek baru yang diperoleh
   merupakan proyek dengan skema pembayaran monthly payment dan memiliki down
   payment sehingga dapat menjaga kecukupan likuiditas Perseroan.

6) Pemenuhan kewajiban kepada stakeholders Perseroan (kreditur dan/atau supplier).
   Jawaban:
   Kreditur - Perseroan telah mengajukan skema restrukturisasi utang kepada Kreditur
   Perbankan dan Pemegang Obligasi. Saat ini Perseroan tengah melakukan pendekatan
   secara intensif kepada kreditur Perbankan dalam rangka mendapat persetujuan atas
   skema Master Restructuring Agreement (MRA). Adapun kepada Pemegang Obligasi,
   Perseroan berupaya memperoleh persetujuan restrukturisasi melalui Rapat Umum
   Pemegang Obligasi (RUPO). Dalam hal ini, Perseroan berharap skema restrukturisasi
   dapat segera disetujui oleh seluruh kreditur sehingga Perseroan dapat segera
   memenuhi kewajiban kepada seluruh kreditur sesuai dengan skema restrukturisasi
   yang disepakati.




                                        4
Page 5
      Supplier - Perseroan telah mengajukan skema restrukturisasi dan sampai dengan
      skema restrukturisasi tersebut disetujui oleh seluruh kreditur, Perseroan memiliki
      keterbatasan dalam pengelolaan kas untuk pembayaran hutang-hutang jatuh tempo
      kepada Vendor. Adapun melalui skema restrukturisasi yang diajukan Perseroan akan
      memiliki keleluasaan dan dapat memenuhi kewajiban utang jatuh tempo kepada
      vendor / supplier demi menjaga kelancaran operasional perseroan.



b. Update atas perkembangan proses restrukturisasi utang kepada seluruh kreditur
   Perseroan (Kreditur Usaha, Kreditur Perbankan dan kepada pemegang Obligasi
   Perseroan);
   Jawaban:
   Hingga saat ini, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari mayoritas kreditur
   perbankan yang mewakili lebih dari 90% dari total outstanding utang Perseroan kepada
   kreditur Perbankan. Sementara untuk Pemegang Obligasi, Perseroan telah
   menyampaikan usulan persetujuan restrukturisasi melalui Rapat Umum Pemegang
   Obligasi (RUPO) yang diselenggarakan pada 22 dan 23 November 2023, dimana secara
   keseluruhan hasil keputusan RUPO tersebut belum mencapai kuorum persetujuan
   sehingga Perseroan akan meminta persetujuan kembali atas usulan restrukturisasi melalui
   RUPO berikutnya.

c. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
   kelangsungan hidup Perseroan.
   Jawaban:
   Dapat disampaikan bahwa informasi/kejadian penting lainnya yang material telah
   dilakukan Keterbukaan Informasi oleh Perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku
   di bidang Pasar Modal.




                                            5

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.08 MB
Published30 Nov 2023
Pages5
Characters13,964
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result