Skip to content
Back to announcement

20260331_SMFP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32056372_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted SMFP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 40

Page 1
Nomor    : S-0734/DIR/SMF/III/2026                                            Jakarta, 31 Maret 2026
Lampiran : 1 set

Kepada Yth.
Direksi
PT Bursa Efek Indonesia
Stock Exchange Building, Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

U.P : Bapak I Gede Nyoman Yetna Setia, Direktur Penilaian Perusahaan

Perihal : Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBAS-SP SMF-BRIS01 Periode yang
berakhir 31 Desember 2025

Berdasarkan Ketentuan III.1.1.5.1. Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi yang mengatur batas waktu penyampaian Laporan Keuangan Interim, bersama ini
kami sampaikan:

1. Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBAS-SP SMF-BRIS01 periode yang berakhir 31
   Desember 2025.
2. Copy bukti publikasi Laporan Keuangan Tahunan (Audited) EBAS-SP SMF-BRIS01 periode
   yang berakhir 31 Desember 2025 yang diterbitkan pada tanggal 31 Maret 2026 di harian
   berskala nasional Investor Daily.

Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )   PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )




Ditandatangani secara elektronik oleh :      Ditandatangani secara elektronik oleh :
Heliantopo                                   Harya Narendra
Direktur Bisnis                              Kepala Divisi Manajemen Kredit



"Layanan Pengaduan Pemangku Kepentingan dan Whistle Blowing System:
Apabila terdapat pegawai SMF yang menerima/meminta gratifikasi dan suap dapat dilaporkan
melalui https://wbs.smf-indonesia.co.id/ dan/atau terdapat keluhan dapat disampaikan melalui
surat elektronik stakeholder.care@smf-indonesia.co.id."
Page 2
      EFEK BERAGUN ASET SYARIAH
     BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
     SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL
       BANK SYARIAH INDONESIA 01
             (EBAS-SP SMF-BRIS01)


                     Laporan Keuangan
        Per 31 Desember 2025 dan 2024
Serta Untuk Tahun- tahun yang Berakhir
            31 Desember 2025 dan 2024
Page 3
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)




Daftar Isi

                                                                           Halaman

Surat Pernyataan Penerbit (PT Sarana Multigriya Finansial (Persero))

Surat Pernyataan Bank Kustodian (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk)

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan
Per 31 Desember 2025 dan 2024
Serta Untuk Tahun-tahun Yang Berakhir
31 Desember 2025 dan 2024

 Laporan Posisi Keuangan                                                      1
 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                          2
 Laporan Perubahan Aset Bersih                                                3
 Laporan Arus Kas                                                             4
 Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil                               5
 Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat                                     6
 Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan                                 7
 Catatan atas Laporan Keuangan                                                8
Page 4
          MF
                              SU RAT PERNYATAAN PEN ERBIT
                   TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025
                EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK SYARIAH INDONESIA 01
                                   (EBAS-SP SMF-BRrSol)
Kamiyang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                            :Ananta Wiyogo

Jabatan                         : Direktur Utama


AIamat Kantor                    Grha SMF Jalan Panglima Polim I Nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta


Alamat Domisili/ sesuai KTP      Jalan Pejaten Mas lll Blok G No.1 RT/RW.01 1lOO2, Kel. Pasar
atau Kartu ldentitas lain        Ivlinggu, Kec. Pasar Minggu Jakarta Selatan


Nomor Telepon                    021 2700 400


Nama                             Heliantopo


Jabatan                          Direktur


Alamat Kantor                    Grha SMF Jalan Panglima Polim I Nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta


Alamat Domisili/ sesuai KTP      Komplek PJMI Jl. Cendrawasih Raya A2813-4 RT.004/RW.007
atau Kartu ldentitas lain        Pondok Aren, Tangerang Selatan


Nomor Telepon                    021 2700 400



PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dalam hal ini bertindak selaku Penerbit Efek Beragun Aset
Syariah Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Syariah lndonesia (EBAS-SP
SIVF-BRIS01 ) menyatakan bahwa:

1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan
     EBAS-SP SMF- BRISO1.
2. Laporan Keuangan EBAS-SP STVIF-BRlS01 telah disusun dan disajikan dengan Standar Akuntansi
     Keuangan di lndonesia.
3. a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan EBAS-SP SIVF-BR|S01 telah dimuat secara
     lengkap dan benar.
     b. Laporan Keuanga EBAS-SP SfvlF-BRlS01 tidak mengandung informasi dan fakta material yang
     tidak benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
4, Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam EBAS-SP SMF-BR|S01.
Page 5
5   Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
    sebagaimana tersebut dalam EBAS-SP SIVF-BRlS01.

    Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.




                                     Jakarta, 16 I'laret 2026

                                             Penerbit
                             PT Sarana lVultigriya Finansial (Persero)




                        Ananta Wiyogo                      Heliantopo
                        Direktur Utama                       Direktur




                                                                                          +
Page 6
                                                                                                                      Model 54

       pT. BANK RAKYAT TNDONESIA (PERSERO) Tbk
T{                                                    KANTOR PUSAT
                             Jalan JenderalSudirman No. 44-46 Tromol Pos 1094 / 1000 Jakarta 10210
                                    Telepon : 25 1 0244, 25 1 00254, 251 0264, 251 0269, 251 027
                                        Facsimile : 2500065, 2500077 Kawat : KANPUSBRI
                                                                                                I
                                            Telex : 65293, 65301, 65456, 65459, 65461
                                                       Website : www.bri-co.id

                               SURAT PERNYATAAN BANK KUSTODIAN
                        TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                    UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER2O2S
                     EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                     SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK SYARIAH INDONESIA 01
                                      (EBAS-SP SMF-BRrS01)


 Kami yang bertanda tangan dibawah ini

        Nama                                         Dhevy Hardanta
        Jabatan                                      Department Head
        Alamat Kantor                                Gedung BRI 2 Lantai 6, Jl. Jend. Sudirman
                                                     Kav 44-46, Jakarta 10210
         Nomor Telepon                               (021) 2500124

        Nama                                         Betty Kartini Sormin
        Jabatan                                     Asslsfanf Vice President
        Alamat Kantor                               Gedung BRI 2 Lantai 6, Jl. Jend. Sudirman
                                                    Kav 44-46, Jakarla 10210
         Nomor Telepon                              (021) 2500124


 PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk dalam hal ini bertindak selaku Bank Kustodian Efek Beragun Aset
 Syariah berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Syariah lndonesia 0'l
 (EBAS-SP SMF-BRlS01 ) menyatakan bahwa:

 1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan EBAS-SP SMF-BR|S01
     untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025.

 2. Laporan Keuangan EBAS-SP SMF-BRlS01 telah disusun dan disajikan dengan Standar Akuntansi
     Keuangan di lndonesia.

 3. Dengan memperhatikan alinea tersebut di atas, Bank Kustodian menegaskan bahwa:
    a. Semua informasi dalam laporan keuangan EBAS-SP SMF-BR|S01 telah dimuat secara lengkap dan
         benar, dan
     b. Laporan keuangan EBAS-SP SMF-BRlS0'l tidak mengandung informasi dan fakta material yang tidak
         benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.

 4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam EBAS-SP SIVF-BRlS01.
 5. Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 3'l Desember 2025 sesuai
     dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana tersebut dalam EBAS-SP SMF-BRlS01                               .




     Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


                                                 Jakarta, lb Marel2026
                                         Atas nama dan mewakili Bank Kustodian
                                        PT Bank Rakyat lndonesia (Persero). Tbk




                                                                    2A




                                  Dhevv Hardanta                           Bettv Kartini Sormin
                                  Depaftment Head                         Assrsfanf Vice President



                t   nte q r itv, Col la bo rative, Accou nt a b i I itv, G rowth M i n d set, C u sto m e r F ocu s
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




              Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                  dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                    1
Page 11
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




             Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                 dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   2
Page 12
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




             Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                 dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   3
Page 13
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




             Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                 dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   4
Page 14
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN DAN BAGI HASIL
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




             Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                 dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   5
Page 15
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN SUMBER DAN PENYALURAN DANA ZAKAT
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




             Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                 dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   6
Page 16
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)




             Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
                                 dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                                   7
Page 17
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

1.   Umum

     Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Syariah
     Indonesia 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01), yang selanjutnya disebut "Entitas" diterbitkan oleh Penerbit,
     PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) – (“SMF”), berdasarkan akta perjanjian penerbitan EBAS-
     SP SMF-BRIS01 No. 17 tanggal 10 April 2023 antara PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
     dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyani
     Handari Adi Warsito, SH., Notaris di Jakarta. EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A (bersama dengan
     EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B) merupakan efek hasil sekuritisasi atas kumpulan aset syariah
     berbentuk bukan Dain dari portofolio Pembiayaan Pemilikan Rumah (“PPR”) yang terpilih
     (“Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR”) yang dibeli dari Bank Syariah Indonesia
     Tbk (“Pemberi Pembiayaan Asal”) sejumlah Rp325.000.884.636 (tiga ratus dua puluh lima miliar
     delapan ratus delapan puluh empat ribu enam ratus tiga puluh enam Rupiah) yang bersama-sama
     diwakili oleh Wali Amanat dan Penerbit serta ditatausahakan oleh Bank Kustodian, PT Bank
     Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

     EBAS-SP SMF-BRIS01 diterbitkan dalam 2 (dua) kelas yaitu EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A
     dengan total nilai nominal sebesar Rp297.700.000.000 (dua ratus sembilan puluh tujuh miliar tujuh
     ratus juta Rupiah) mewakili 91,60% (sembilan puluh satu koma enam nol persen)) dari
     keseluruhan jumlah kewajiban/Hishshah atas Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR
     pada Tanggal Cut-Off Final dengan tingkat Imbal Hasil sebesar 7,00% (tujuh koma nol persen) per
     tahun dan EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B dengan total nominal sebesar Rp27.300.884.636 (dua
     puluh tujuh miliar tiga ratus juta delapan ratus delapan puluh empat ribu enam ratus tiga puluh
     enam Rupiah) mewakili 8,40% (delapan koma empat nol persen) dari keseluruhan jumlah
     kewajiban/Hishshah atas Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR pada Tanggal Cut-
     Off Final. Tanggal Jatuh Tempo Final EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A jatuh pada tanggal
     30 Oktober 2041. Pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A berhak untuk mendapatkan
     pembayaran Imbal Hasil setiap 3 (tiga) bulan sekali pada Tanggal Pembayaran. Bersamaan
     dengan itu dilakukan juga pembayaran pokok atas EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A sesuai dengan
     urutan prioritas pembayaran.

     EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A diklasifikasikan sebagai Efek bersifat utang berarus kas tetap,
     sedangkan Kelas B diklasifikasikan sebagai Efek bersifat ekuitas berarus kas tidak tetap. EBAS-SP
     SMF-BRIS01 Kelas A dan EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B dapat dipindahtangankan. Hanya
     EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A yang akan ditawarkan kepada publik, dan dicatatkan pada Bursa
     Efek Indonesia. Sedangkan EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B tidak ditawarkan kepada publik,
     karena berfungsi sebagai Kelas Subordinasi yang melindungi EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A.
     EBAS-SP SMF-BRIS01 dikeluarkan dalam satuan nominal pokok terutang Rp1 (satu Rupiah)
     sebagai bukti hak milik bersama secara proporsional yang tidak terbagi atas Kumpulan Aset
     Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR dan Hak-hak Terkait.

     EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A telah mendapatkan surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
     Keuangan (OJK) sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Eksekutif OJK No. S-1515/PM.02/2023
     tanggal 31 Mei 2023 untuk ditawarkan kepada publik. EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A merupakan
     sertifikat tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo EBA Kelas A yang diterbitkan atas nama Kustodian
     Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti kepesertaan untuk kepentingan pemegang
     EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A.

     Entitas memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dengan nomor 40.589.238.1-019.000.




                                                  8
Page 18
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

2.     Informasi Kebijakan Akuntansi Material

2.a.   Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan
       Laporan keuangan Entitas telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
       Keuangan di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”),
       Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah (“PSAK Syariah”), Interpretasi Standar
       Akuntansi Keuangan (“ISAK”), yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (“IAI”), serta
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya
       dan ketentuan akuntansi lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.

2.b.   Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan
       Laporan keuangan disusun sesuai dengan PSAK 401 “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.
       Berdasarkan PSAK 401, laporan keuangan Entitas yang lengkap terdiri dari komponen-komponen
       sebagai berikut:
       1)    Laporan posisi keuangan;
       2)    Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain;
       3)    Laporan perubahan ekuitas;
       4)    Laporan arus kas;
       5)    Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil;
       6)    Laporan sumber dan penyaluran dana zakat;
       7)    Laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan; dan
       8)    Catatan atas laporan keuangan.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
       kecuali laporan arus kas dan laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil. Dasar pengukuran
       dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep nilai historis, kecuali beberapa akun
       tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi
       masing-masing akun tersebut.

       Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
       kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam
       penyusunan laporan keuangan ini adalah Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional
       Entitas.

       Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil merupakan rekonsiliasi antara pendapatan Entitas
       yang menggunakan dasar akrual (accrual basis) dengan pendapatan yang dibagihasilkan kepada
       pemilik dana yang menggunakan dasar kas (cash basis).

       Laporan sumber dan penyaluran dana zakat dan laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan
       merupakan laporan keuangan yang mencerminkan peran Entitas sebagai pemegang amanah dana
       kegiatan sosial yang dikelola secara terpisah.

       Laporan sumber dan penyaluran dana zakat merupakan laporan yang menunjukkan sumber dan
       penyaluran dana zakat dalam jangka waktu tertentu, serta dana zakat yang belum disalurkan pada
       tanggal tertentu.

       Laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan menunjukkan sumber dan penggunaan dana
       kebajikan dalam jangka waktu tertentu serta saldo dana kebajikan pada tanggal tertentu.

2.c.   Instrumen Keuangan
       Dalam PSAK Syariah No. 406 “Akuntansi Musyarakah”, musyarakah menurun (Musyarakah
       Mutanaqisha) adalah musyarakah dengan ketentuan bagian dana salah satu entitas akan dialihkan
       secara bertahap kepada entitas lain sehingga bagian dananya akan menurun dan pada akhir masa
       akad entitas lain tersebut akan menjadi pemilik penuh usaha tersebut.

                                                  9
Page 19
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Entitas aktif adalah entitas yang mengelola usaha musyarakah, baik mengelola sendiri atau pihak
     lain atas nama entitas tersebut. Sedangkan Entitas Pasif adalah mitra yang tidak ikut mengelola
     usaha musyarakah. Para Entitas bersama-sama menyediakan dana untuk mendanai suatu usaha
     tertentu dalam musyarakah, baik usaha yang sudah berjalan maupun yang baru. Selanjutnya salah
     satu Entitas dapat mengembalikan dana tersebut dan bagi hasil yang telh disepakati nisbahnya
     secara bertahap atau sekaligus kepada mitra lain.

     Investasi musyarakah dapat diberikan dalam bentuk kas, setara kas atau aset nonkas. Karena
     setiap Entitas tidak dapat menjamin dana Entitas lainnya, maka setiap Entitas dapat meminta
     Entitas lainnya untuk menyediakan jaminan atas kelalaian atau kesalahan yang disengaja.
     Beberapa hal yang menunjukkan adanya kesalahan yang disengaja adalah:
     1) Pelanggaran terhadap akad, antara lain, penyalahgunaan dana investasi, manipulasi biaya
         dan pendapatan operasional; atau
     2) Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah.

     Jika tidak terdapat kesepakatan antara pihak yang bersengketa maka kesalahan yang disengaja
     harus dibuktikan berdasarkan keputusan institusi yang berwenang. Keuntungan usaha
     musyarakah dibagi di antara para Entitas secara proporsional sesuai dengan dana yang disetorkan
     (baik berupa kas maupun aset nonkas) atau sesuai nisbah yang disepakati oleh para Entitas.
     Sedangkan kerugian dibebankan secara proporsional sesuai dengan dana yang disetorkan (baik
     berupa kas maupun aset nonkas).

     Jika salah satu Entitas memberikan kontribusi atau nilai lebih dari Entitas lainnya dalam akad
     musyarakah maka Entitas tersebut dapat memperoleh keuntungan lebih besar untuk dirinya.
     Bentuk keuntungan lebih tersebut dapat berupa pemberian porsi keuntungan yang lebih besar dari
     porsi dananya atau bentuk tambahan keuntungan lainnya. Porsi jumlah bagi hasil untuk para
     Entitas ditentukan berdasarkan nisbah yang disepakati dari hasil usaha yang diperoleh selama
     tahun akad, bukan dari jumlah investasi yang disalurkan. Pengelola musyarakah
     mengadministrasikan transaksi usaha yang terkait dengan investasi musyarakah yang dikelola
     dalam catatan akuntansi tersendiri.

     Pengakuan dan Pengukuran
     Akuntansi untuk Entitas Aktif:
     Investasi musyarakah diakui pada saat penyerahan kas atau aset nonkas untuk usaha
     musyarakah.
     1) Pengukuran investasi musyarakah:
           Dalam bentuk kas dinilai sebesar jumlah yang diserahkan; dan
           Dalam bentuk aset nonkas dinilai sebesar nilai wajar dan jika terdapat selisih antara nilai
             wajar dan nilai buku aset nonkas, maka selisih tersebut diakui sebagai selisih penilaian
             aset musyarakah dalam ekuitas. Selisih penilaian aset musyarakah tersebut diamortisasi
             selama masa akad musyarakah.

          Aset nonkas musyarakah yang telah dinilai sebesar nilai wajar disusutkan dengan jumlah
          penyusutan yang mencerminkan:
           Penyusutan yang dihitung dengan model biaya historis; ditambah dengan
           Penyusutan atas kenaikan nilai aset karena penilaian Kembali saat penyerahan aset
             nonkas untuk usaha musyarakah.

          Jika proses penilaian pada nilai wajar menghasilkan penurunan nilai aset, maka penurunan
          nilai ini langsung diakui sebagai kerugian. Aset nonkas musyarakah yang telah dinilai sebesar
          nilai wajar disusutkan berdasarkan nilai wajar yang baru. Biaya yang terjadi akibat akad
          musyarakah (misalnya, biaya studi kelayakan) tidak dapat diakui sebagai bagian investasi
          musyarakah kecuali ada persetujuan dari seluruh Entitas. Penerimaan dana musyarakah dari


                                                 10
Page 20
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          Entitas pasif (misalnya, bank syariah) diakui sebagai investasi musyarakah dan di sisi lain
          sebagai dana syirkah temporer sebesar:
           Dana dalam bentuk kas dinilai sebesar jumlah yang diterima; dan
           Dana dalam bentuk aset nonkas dinilai sebesar nilai wajar dan disusutkan selama masa
             akad atau selama umur ekonomis jika aset tersebut tidak akan dikembalikan kepada
             Entitas pasif.

          Bagian Entitas aktif atas investasi musyarakah dengan pengembalian dana Entitas pasif
          diakhir akad dinilai sebesar:
           Jumlah kas yang diserahkan untuk usaha musyarakah pada awal akad dikurangi dengan
             kerugian (jika ada); atau
           Nilai wajar aset musyarakah nonkas pada saat penyerahan untuk usaha musyarakah
             setelah dikurangi penyusutan dan kerugian (jika ada).

          Bagian Entitas aktif atas investasi musyarakah menurun (dengan pengembalian dana Entitas
          pasif secara bertahap) dinilai sebesar jumlah kas atau nilai wajar aset nonkas yang
          diserahkan untuk usaha musyarakah pada awal akad dan dikurangi kerugian (jika ada). Pada
          saat akad diakhiri, investasi musyarakah yang belum dikembalikan kepada Entitas pasif diakui
          sebagai liabilitas.

     2) Pengakuan Hasil Usaha
        Pendapatan usaha musyarakah yang menjadi hak Entitas aktif diakui sebesar haknya sesuai
        dengan kesepakatan atas pendapatan usaha musyarakah. Sedangkan pendapatan usaha
        untuk Entitas pasif diakui sebagai hak pihak Entitas pasif atas bagi hasil dan liabilitas.

         Kerugian investasi musyarakah diakui sesuai dengan porsi dana masing-masing Entitas dan
         mengurangi nilai aset musyarakah. Jika kerugian akibat kelalaian atau kesalahan Entitas aktif
         atau pengelolaan usaha musyarakah. Pengakuan pendapatan usaha musyarakah dapat
         diketahui berdasarkan laporan bagi hasil atas realisasi pendapatan usaha.

     Akuntansi untuk Entitas Pasif:
     Investasi musyarakah diakui pada saat pembayaran kas atau penyerahan aset nonkas kepada
     Entitas aktif.
     1) Pengakuan investasi musyarakah:
           Dalam bentuk kas dinilai sebesar jumlah yang dibayarkan; dan
           Dalam bentuk aset nonkas dinilai sebesar nilai wajar dan jika terdapat selisih antara nilai
             wajar dan nilai tercatat aset nonkas, maka selisih tersebut diakui sebagai:
             -      Keuntungan tangguhan dan diamortisasi selama masa akad; atau
             -      Kerugian pada saat terjadinya.

          Investasi musyarakah nonkas yang diukur dengan nilai wajar aset yang diserahkan akan
          berkurang nilainya sebesar beban penyusutan atas aset yang diserahkan, dikurangi dengan
          amortisasi keuntungan tangguhan (jika ada). Biaya yang terjadi akibat akad musyarakah
          (misalnya, biaya studi kelayakan) tidak dapat diakui sebagai bagian investasi musyarakah
          kecuali ada persetujuan dari seluruh Entitas. Bagian Entitas pasif atas investasi musyarakah
          dengan pengembalian dana Entitas pasif diakhir akad dinilai sebesar:
           Jumlah kas yang dibayarkan untuk usaha musyarakah pada awal akad dikurangi dengan
             kerugian (jika ada); atau
           Nilai wajar aset musyarakah nonkas pada saat penyerahan untuk usaha musyarakah
             setelah dikurangi penyusutan dan kerugian (jika ada).




                                                 11
Page 21
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

           Bagian Entitas pasif atas investasi musyarakah menurun (dengan pengembalian dana Entitas
           pasif secara bertahap) dinilai sebesar jumlah kas yang dibayarkan untuk usaha musyarakah
           pada awal akad dikurangi jumlah pengembalian dari Entitas aktif dan kerugian (jika ada).
           Pada saat akad diakhiri, investasi musyarakah yang belum dikembalikan oleh Entitas aktif
           diakui sebagai piutang.

       2) Pengakuan Hasil Usaha
          Pendapatan usaha investasi musyarakah diakui sebesar bagian Entitas pasif sesuai
          kesepakatan. Sedangkan kerugian investasi musyarakah diakui sesuai dengan porsi dana.

       Penyajian
       Entitas aktif menyajikan hal-hal sebagai berikut yang terkait dengan usaha musyarakah dalam
       laporan keuangan:
       1) Kas atau aset nonkas yang disisihkan oleh Entitas aktif dan yang diterima dari Entitas pasif
           disajikan sebagai investasi musyarakah.
       2) Aset musyarakah yang diterima dari Entitas pasif disajikan sebagai unsur dana syirkah
           temporer untuk;
       3) Selisih penilaian aset musyarakah, bila ada, disajikan sebagai unsur ekuitas.

       Entitas pasif menyajikan hal-hal sebagai berikut yang terkait dengan usaha musyarakah dalam
       laporan keuangan:
       1) Kas atau aset nonkas yang diserahkan kepada Entitas aktif disajikan sebagai Investasi
           musyarakah;
       2) Keuntungan tangguhan dari selisih penilaian aset nonkas yang diserahkan pada nilai wajar
           disajikan sebagai pos lawan (contra account) dari investasi musyarakah.

       Pengungkapan
       Mitra mengungkapan hal-hal yang terkait transaksi musyarakah, tetapi tidak terbatas pada:
       1) Isi kesepakatan utama usaha musyarakah, seperti porsi dana, pembagian hasil usaha,
           aktivitas usaha musyarakah, dan lain-lain;
       2) Pengelola usaha, jika tidak ada Entitas aktif; dan
       3) Pengungkapan yang diperlukan sesuai PSAK 401; Penyajian Laporan Keuangan Syariah

2.e.   Kas dan Setara Kas
       Kas dan setara kas mencakup kas, bank dan investasi jangka pendek yang jatuh tempo dalam
       waktu tiga bulan atau kurang.

2.f.   Pengakuan Pendapatan dan Beban
       Pendapatan Imbal Hasil dari Pembiayaan Pemilikan Rumah dan penempatan pada deposito diakui
       secara akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat Imbal Hasil yang berlaku yang
       memperhitungkan hasil efektif aset tersebut.

       Pendapatan denda keterlambatan diakui pada saat diterima oleh Entitas dan beban diakui pada
       saat terjadinya secara akrual.

2.g.   Pajak Penghasilan
       EBA berbentuk surat partisipasi adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan,
       kongsi atau firma. Objek pajak penghasilan Entitas diatur dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal
       Pajak No. KEP-147/PJ/2003 Tanggal 13 Mei 2003 tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan
       yang diterima atau diperoleh Entitas dan para investornya, serta ketentuan pajak yang berlaku.
       Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Entitas. Sedangkan
       pembayaran imbal hasil yang dibayarkan Entitas kepada Pemegang EBA dengan arus kas tetap
       merupakan objek pajak penghasilan final.



                                                   12
Page 22
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Pembayaran-pembayaran Imbal Hasil atau pokok EBAS-SP SMF-BRIS01 tunduk pada peraturan-
     peraturan perpajakan yang berlaku. Jika pemotongan disyaratkan oleh hukum yang berlaku, Bank
     Kustodian wajib: (i) memastikan bahwa pemotongan tersebut tidak melebihi jumlah seharusnya
     yang dipersyaratkan peraturan yang berlaku, dan (ii) membayar secara penuh uang yang dipotong
     tersebut kepada Instansi Pemerintah yang berwenang dalam jangka waktu yang diperkenankan
     oleh peraturan yang berlaku.

     Perhitungan pajak penghasilan Entitas mengikuti ketentuan pajak penghasilan badan. Sementara
     imbal hasil yang dibayarkan kepada para pemegang EBA dengan arus kas tidak tetap bukan
     merupakan objek pajak.

     Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh dikurangi
     dengan biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan pada tahun yang
     bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.Pajak tangguhan tidak diakui
     karena tidak terdapat perbedaan temporer yang berdampak terhadap pengakuan aset atau
     liabilitas tangguhan.

     Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak final yang dicatat dalam
     laporan laba rugi. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto dari aktivitas
     operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang
     berlaku.

     Pajak penghasilan final
     Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
     penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
     sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
     dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan
     laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak
     diakui adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan.

     Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda
     dengan dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau
     liabilitas pajak tangguhan.

     Pajak penghasilan tidak final
     Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto yang dapat diatribusikan kepada
     pemegang unit dari aktivitas operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
     berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
     dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
     pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
     temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer boleh
     dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
     dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan diukur
     dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal
     laporan posisi keuangan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi
     dan penghasilan komprehensif lain.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan posisi keuangan atas
     dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.




                                                  13
Page 23
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

2.h.   Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
       Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai
       adalah sesuai dengan yang diatur dalam PSAK 224 "Pengungkapan pihak-pihak berelasi" dan
       Peraturan Bapepam dan LK No. KEP. 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan
       Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
       Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Entitas (sebagai entitas
       pelapor), yang meliputi:
       a) Orang atau anggota keluarga terdekat yang mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
            orang tersebut:
            I.   Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
            II. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
            III. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
       b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
            I.   Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                 entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
            II. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                 asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
                 mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
            III. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
            IV. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                 entitas asosiasi dari entitas ketiga.
            V. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
                 salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
                 pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
                 juga berelasi dengan entitas pelapor.
            VI. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                 dalam huruf (a); atau
            VII. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                 personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

       Sesuai dengan Peraturan OJK No. 23/POJK.04/2014 pasal 13, diatur bahwa Penerbit dilarang
       memiliki hubungan berelasi dengan Kreditur Asal, Bank Kustodian, dan/atau Wali Amanat, serta
       Kreditur Asal dilarang memiliki hubungan berelasi dengan Bank Kustodian dan/atau Wali Amanat,
       kecuali hubungan berelasi yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah,
       baik langsung maupun tidak langsung.

       Semua transaksi dan saldo atas dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, apakah yang
       dilaksanakan dengan atau tidak dengan syarat atau kondisi normal yang sama dengan pihak yang
       tidak berelasi, diungkapkan dalam laporan keuangan.

2.i.   Sumber Estimasi Ketidakpastian dan Pertimbangan Akuntansi yang Penting
       Penyusunan laporan keuangan Entitas mengharuskan Penerbit dan Bank Kustodian untuk
       membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari
       pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir
       tahun pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan
       penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam tahun pelaporan
       berikutnya.

       Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal
       pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
       aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. EBAS-SP SMF-BRIS01
       mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
       disusun. Asumsi utama berkaitan dengan masa mendatang serta sumber utama ketidakpastian



                                                     14
Page 24
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     estimasi lain pada tanggal laporan posisi keuangan , yang memiliki risiko signifikan menyebabkan
     penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku berikutnya.

     1.   Estimasi dan Asumsi Akuntansi yang Penting
          Pajak Penghasilan
          Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
          Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
          sepanjang kegiatan usaha normal. EBAS-SP SMF-BRIS01 mengakui liabilitas atas pajak
          penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan
          badan.

          Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
          Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi
          keuangan tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik
          penilaian termasuk penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal
          dari data pasar yang bisa diamati sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa
          diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan Penerbit dan Bank Kustodian diperlukan untuk
          menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan
          masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu panjang dan
          tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.

     2.   Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
          Pertimbangan berikut ini dibuat oleh Penerbit dan Bank Kustodian dalam rangka penerapan
          kebijakan akuntansi EBAS-SP SMF-BRIS01 yang memiliki pengaruh paling signifikan atas
          jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

          Laporan Keuangan
          Entitas menetapkan laporan Keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha
          serta atas dasar akrual. Berdasarkan PSAK Syariah 401 Entitas menyajikan laporan
          keuangan lengkap (termasuk informasi komparatif) setidaknya secara tahunan. Ketika akhir
          tahun pelaporan berubah dan laporan keuangan tahunan disajikan untuk tahun yang lebih
          panjang atau lebih pendek daripada satu tahun, sebagai tambahan terhadap tahun cakupan
          laporan keuangan, maka entitas mengungkapkan:
          a. Alasan penggunaan tahun pelaporan yang lebih panjang atau lebih pendek; dan
          b. Fakta bahwa jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan tidak dapat dibandingkan
               secara keseluruhan.

          Jika entitas menyajikan aset lancar dan tidak lancar dan liabilitas jangka pendek dan jangka
          panjang, sebagai klasifikasi yang terpisah dalam laporan posisi keuangan, maka aset
          (liabilitas) pajak tangguhan tidak diklasifikasikan sebagai aset lancar (liabilitas jangka pendek).




                                                    15
Page 25
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

3.   Kas dan Setara Kas
     Akun ini merupakan rekening giro milik Entitas yang terdapat di PT Bank Syariah Indonesia
     (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dikelola oleh bank kustodian per
     31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:




     Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

4.   Rekening Titipan

     Akun ini merupakan rekening titipan yang dibentuk oleh pihak pendukung pembiayaan dan kreditur
     asal. Rekening titipan per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:




     Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

     Rekening dana cadangan adalah jumlah dana yang tersedia di dalam rekening koran. Apabila
     terdapat perbedaan dengan nilai dana cadangan di utang lain-lain (Catatan 9), maka selisih
     tersebut adalah jumlah dana cadangan yang belum dipulihkan kembali ke rekening dana cadangan.

     Rekening pembersih merupakan rekening yang tersedia untuk menampung bunga atas
     pendapatan jasa giro. Rekening Dana Transisi Penyedia Jasa adalah rekening Rupiah atas nama
     EBAS-SP SMF-BRIS01 yang dikelola oleh Penyedia Jasa, untuk menampung dana transisi dari
     kreditur asal.

5.   Piutang Pembiayaan Pemilikan Rumah

     Piutang Pembiayaan Pemilikan Rumah merupakan aset pembiayaan pemilikan rumah yang dibeli
     dari PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan akta jual beli No. 4 tanggal 3 April
     2023 antara penerbit yaitu SMF dan penjual yaitu BSI.



                                               16
Page 26
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Jumlah piutang secara terus menerus akan menurun sesuai dengan pelunasan pokok utang dari
     pembiayaan pemilikan rumah yang dilakukan oleh para debitur. Saldo piutang pembiayaan
     pemilikan rumah per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:




     Rincian Piutang PPR berdasarkan tingkat kolektabilitasnya yaitu:




     Rincian Piutang PPR berdasarkan jangka waktu dari tanggal cut-off PPR sampai dengan tanggal
     jatuh tempo (remained term of maturity) PPR yaitu:




                                                 17
Page 27
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan nilai atas Piutang PPR adalah sebagai berikut:




     Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

6.   Utang Imbal Hasil

     Utang imbal hasil merupakan imbal hasil terutang kepada Pemegang Sertifikat Efek Beragun Aset
     Syariah Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar
     Rp833.166.212 dan Rp1.171.072.401.

     Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

7.   Biaya yang Masih Harus Dibayar

     Akun ini merupakan biaya yang masih harus dibayar per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan
     rincian sebagai berikut:




     Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

8.   Utang Sertifikat EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A

     Utang sertifikat Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial
     Bank Syariah Indonesia 01 kelas A merupakan instrumen keuangan bersifat liabilitas kepada
     pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya
     Finansial Bank Syariah Indonesia 01 kelas A. Utang ini dikenakan imbal hasil sebesar 7,00% (tujuh
     koma nol persen) per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A.




                                                 18
Page 28
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Rincian utang sertifikat EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
      sebagai berikut:




      Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

9.    Utang Lain-lain

      Utang lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk mencatat dana cadangan dari pendukung
      pembiayaan per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:




      Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

      Apabila terdapat perbedaan nilai dana cadangan dengan rekening dana cadangan (Catatan 4),
      maka selisih tersebut adalah jumlah dana cadangan yang belum dipulihkan kembali ke rekening
      dana cadangan.

10.   Sertifikat EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B

      Setoran Sertifikat EBAS-SP SMF-BRIS01 per 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah
      sebesar Rp27.300.884.636. Sertifikat Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi kelas
      B merupakan instrumen bersifat ekuitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Syariah
      berbentuk Surat Partisipasi kelas B, dimana pembayarannya dilakukan setelah pembayaran:
      a. Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan pajak, biaya-biaya senior atau jasa
          pendukung, imbalan jasa penyedia jasa, dan Imbal Hasil EBAS-SP SMF-BRIS01 kelas A;
      b. Pokok EBAS-SP SMF-BRIS01 kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya termasuk
          penggunaan dana yang bersumber dari Rekening Cadangan Tambahan;
      c. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang batas
          rekening cadangan serta pemulihan dana dalam Rekening Cadangan Tambahan sampai


                                                 19
Page 29
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          dengan Jumlah Maksimum Rekening Cadangan Tambahan (jika dana Rekening Koleksi Imbal
          Hasil tidak mencukupi); dan
     d.   Dana yang tersisa dibayarkan kepada Pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B.

     Pada tiap tanggal kalkulasi, bank kustodian wajib menentukan dan memberitahu penerbit jumlah-
     jumlah yang akan dibayarkan kepada pihak bertransaksi dan para pemegang EBAS-SP SMF-
     BRIS01 berdasarkan urutan prioritas pembayaran sebagai berikut:

     1)   Urutan Prioritas Pembayaran akan dilakukan sesuai urutan pembayaran sebagai berikut:

          1)   Urutan prioritas pembayaran yang berlaku untuk rekening koleksi imbal hasil (bersama
               dengan tiap penarikan dari Rekening Cadangan):
               a) Pajak EBAS-SP SMF-BRIS01 (akumulasi pajak yang wajib dibayar/dibebankan
                   pada EBAS-SP SMF-BRIS01 yang dipegang bank kustodian untuk kepentingan
                   pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 dikurangi dengan jumlah tersisa dalam rekening
                   pajak) yang ditransfer ke rekening pajak;
               b) Biaya-biaya senior, yang dibayarkan secara pari passu dan pro-rata di antara para
                   pihak, kecuali pembayaran biaya Bursa Efek Indonesia dan KSEI yang akan
                   dibayarkan dari rekening cadangan setelah diterimanya tagihan dari Bursa Efek
                   Indonesia dan KSEI;
               c) Imbalan jasa penyedia jasa;
               d) Imbal hasil EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A, yang dibayarkan secara pari passu dan
                   pro-rata di antara para pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A;
               e) Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum
                   ambang batas rekening cadangan serta pemulihan dana dalam rekening cadangan
                   tambahan sampai dengan jumlah maksimum rekening cadangan tambahan;
               f)  Transfer ke rekening koleksi pokok dalam urutan prioritas berikut ini untuk menutup:
                   (1) Tiap aset keuangan dalam kumpulan aset syariah berbentuk bukan Dain PPR
                       yang menjadi kewajiban tertunggak selama 3 (tiga) tahun koleksi sebelumnya;
                   (2) Tiap kewajiban tertunggak yang belum tergantikan;
               g) Pembayaran kembali ke dalam rekening koleksi pokok atas penggunaan hasil
                   koleksi pokok yang dialihkan untuk menutup kekurangan pembayaran bagian II (a)
                   di bawah ini;
               h) Membayar imbalan jasa pendukung pembiayaan;
               i)  Membayar kepada pendukung pembiayaan atas hasil investasi dana dalam rekening
                   cadangan dan rekening cadangan tambahan;
               j)  Membayar ke rekening dana transisi penyedia jasa atas hasil investasi dana dalam
                   rekening dana transisi penyedia jasa;
               k) Membayar kepada pendukung pembiayaan atas tiap jumlah yang dikeluarkan dari
                   rekening cadangan karena melebihi jumlah maksimum ambang batas rekening
                   cadangan dan yang dikeluarkan dari rekening cadangan tambahan;
               l)  Biaya-biaya junior yang dibayarkan secara pari passu dan pro-rata di antara mereka;
               m) Jumlah tersisa dibayarkan kepada pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B.

               Untuk menghindari keraguan, bila dana dalam rekening koleksi imbal hasil tidak
               mencukupi membayar keperluan-keperluan butir (a) sampai (d) di atas, maka
               kekurangannya (shortfall) akan dibayar dari jumlah yang tersedia dalam rekening koleksi
               pokok. Bila dana dalam rekening koleksi pokok masih tetap tidak mencukupi untuk
               membayar keperluan-keperluan tersebut dalam (a) sampai (d), kekurangan akan dibayar
               dari dana yang tersedia dalam rekening cadangan.

          2)   Urutan prioritas pembayaran yang berlaku untuk rekening koleksi pokok:
               a) Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan (a) sampai dan termasuk (d) di atas;



                                                 20
Page 30
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

               b)   Pokok EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya termasuk
                    penggunaan dana yang bersumber dari rekening cadangan tambahan;
               c)   Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum
                    ambang batas rekening cadangan serta pemulihan dana dalam rekening cadangan
                    tambahan sampai dengan jumlah maksimum rekening cadangan tambahan (jika
                    dana rekening koleksi imbal hasil tidak mencukupi); dan
               d)   Dana yang tersisa dibayarkan kepada Pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B.

          3)   Urutan prioritas pembayaran yang berlaku pada rekening koleksi imbal hasil dan
               rekening koleksi pokok, termasuk rekening cadangan, rekening cadangan tambahan dan
               rekening dana transisi penyedia jasa (yang berlaku pada tanggal jatuh tempo final), akan
               dimodifikasi sebagaimana tertera di bawah dalam hal terjadinya suatu kejadian gagal
               bayar EBAS-SP SMF-BRIS01 pada tanggal pembayaran:
               a) Pajak atas kumpulan aset syariah berbentuk bukan Dain PPR yang dipegang bank
                   kustodian untuk kepentingan pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 (akumulasi dari
                   pajak yang wajib dibayar/dibebankan pada kumpulan aset syariah berbentuk bukan
                   Dain PPR yang dipegang bank kustodian untuk kepentingan pemegang
                   EBAS-SP SMF-BRIS01 dikurangi dengan jumlah tersisa dalam rekening pajak) yang
                   ditransfer ke dalam rekening pajak;
               b) Biaya-biaya senior, yang dibayarkan secara pari passu dan pro-rata di antara para
                   pihak;
               c) Imbalan jasa penyedia jasa;
               d) Imbal hasil EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A yang jatuh tempo dan belum dibayar;
               e) Jumlah Kewajiban/Hishshah terutang EBAS-SP SMF-BRIS01 kelas A sampai
                   terbayar penuh;
               f)  Membayar pendukung pembiayaan untuk jumlah sampai dengan jumlah maksimum
                   ambang batas rekening cadangan dan jumlah ambang batas maksimum rekening
                   cadangan tambahan; dan
               g) Jumlah tersisa dibayarkan pada pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B.

      Bank Kustodian wajib mentransfer Jumlah Pembayaran EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A ke
      rekening pembayaran EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A dalam 1 (satu) hari kerja sebelum tiap
      tanggal pembayaran. Pada tiap tanggal pembayaran, agen pembayaran berdasarkan instruksi
      yang diberikan oleh bank kustodian wajib membayar jumlah pembayaran EBAS-SP SMF-BRIS01
      kepada setiap pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01, pihak bertransaksi (selain registrar), lembaga
      pemeringkat, sesuai urutan prioritas pembayaran. Dalam hal terjadinya kejadian gagal bayar
      EBAS-SP SMF-BRIS01, EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B tidak dibayar sampai seluruh jumlah
      kewajiban/Hishshah dan imbal hasil EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A dibayar penuh.

      Kepemilikan sertifikat EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B dimiliki oleh PT Bank Syariah Indonesia,
      Tbk senilai Rp27.300.884.636 dengan nomor kepemilikan 002/EBAS-SP SMF-BRIS01/2023. Imbal
      hasil Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi Kelas B untuk tahun-tahun yang
      berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar Rp4.010.106.784 dan Rp6.051.626.911.

11.   Pendapatan Investasi
      Pendapatan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 dengan
      rincian sebagai berikut:




      Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

                                                 21
Page 31
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

12.   Beban Imbal Hasil EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A

      Beban imbal hasil Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A untuk tahun-
      tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar Rp10.749.398.885 dan
      Rp15.204.899.304

      Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

13.   Beban Jasa Penunjang

      Beban jasa penunjang untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 dengan
      rincian sebagai berikut:




      Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

14.   Beban Investasi Lain-lain

      Akun ini merupakan beban transfer charge, materai dan lainnya untuk tahun-tahun yang berakhir
      31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:




      Beban Lain-lain merupakan pembayaran fee iklan laporan keuangan untuk EBAS-SP SMF-BRIS01
      untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024.

      Lihat Catatan 17, pihak berelasi.

15.   Beban/(Pendapatan) Lain-lain

      Akun ini merupakan penyisihan pencadangan atas piutang PPR untuk tahun-tahun yang berakhir
      31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp77.922.450 dan Rp16.804.802.




                                                22
Page 32
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

16.   Perpajakan

      a.   Pajak Dibayar di Muka
           Pajak dibayar di Muka merupakan pajak penghasilan Pasal 28A untuk tahun-tahun yang
           berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp95.983.396 dan nihil.

      b.   Utang Pajak
           Utang pajak per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Berikut:




      c.   Pajak Kini
           Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi komersial
           dengan taksiran laba fiskal adalah sebagai berikut:




                                                23
Page 33
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      d. Aset Pajak Tangguhan
         Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
         berikut:




      Pembayaran-pembayaran imbal hasil atau jumlah kewajiban/hishshah EBAS-SP SMF-BRIS01
      tunduk pada peraturan-peraturan perpajakan yang berlaku. Jika pemotongan disyaratkan oleh
      hukum yang berlaku, bank kustodian wajib:
      a. Memastikan bahwa pemotongan tersebut tidak melebihi jumlah yang seharusnya yang
          dipersyaratkan peraturan yang berlaku, dan
      b. Membayar secara penuh uang yang dipotong tersebut kepada Instansi Pemerintah yang
          berwenang dalam jangka waktu yang diperkenankan oleh peraturan yang berlaku.

      Untuk memenuhi peraturan-peraturan perpajakan, wali amanat dapat menugaskan konsultan pajak
      untuk mengaudit pajak-pajak dari EBAS-SP SMF-BRIS01 (apabila diperlukan). Biaya-biaya untuk
      tujuan tersebut dibebankan kepada EBAS-SP SMF-BRIS01 sebagai biaya operasional. Semua
      pembayaran pajak EBAS-SP SMF-BRIS01 diambil dari rekening pajak.

17.   Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi

      Kepemilikan        :   EBAS-SP SMF-BRIS01 berelasi dengan PT Sarana Multigriya Finansial
                             (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank
                             Syariah Indonesia Tbk. Namun secara aktivitas operasional masing-
                             masing pihak bebas mandiri (independen)

      Pemegang           :   PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan PT Bank Syariah Indonesia
      Sertifikat EBAS-       Tbk
      SP SMF-BRIS01
      Kelas A dan B



                                                 24
Page 34
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)


      Jenis Transaksi    :   Pihak Berelasi                     Sifat Hubungan
                             PT Bank Syariah Indonesia Tbk      Sebagai Penyedia Jasa

                             PT Sarana Multigriya Finansial     Sebagai Penerbit dan Pendukung
                             (Persero)                          Pembiayaan

                             PT Bank Rakyat Indonesia           Sebagai Wali Amanat
                             (Persero) Tbk

      Saldo akun-akun pada laporan posisi keuangan per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan pihak
      berelasi adalah sebagai berikut:




      Saldo akun-akun pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain untuk tahun-tahun
      yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:




18.   Manajemen Risiko Keuangan

      a.   Risiko Pembiayaan dan Kerugian Berhubungan dengan Penurunan Nilai Properti
           Dibiayai
           Risiko pembiayaan adalah potensi kerugian yang terjadi karena tidak terbayarnya Jumlah.
           Kewajiban/Hishshah Nasabah dan Imbal Hasil yang menjadi hak Pemegang EBAS-SP SMF-
           BRIS01 Kelas A. Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR yang disekuritisasi
           merupakan portofolio Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR, sehingga terdapat
           potensi kerugian apabila terjadi kegagalan pembayaran angsuran dari Nasabah. Dengan
           demikian sumber utama dari risiko pembiayaan adalah kemauan dan kemampuan dari
           Nasabah untuk memenuhi kewajibannya.

           Dalam hal telah terjadi Kewajiban Tertunggak, maka terdapat potensi kerugian yang mungkin
           timbul karena hasil likuidasi Properti Dibiayai tidak dapat memenuhi sisa Kewajiban
           Tertunggak Nasabah.


                                                  25
Page 35
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

     b.   Risiko Konsentrasi Geografis atas Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR
          dan Properti Dibiayai
          Risiko ini terjadi apabila Properti Dibiayai terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu. Apabila
          daerah tersebut mengalami bencana alam atau perubahan kondisi geografis yang
          menyebabkan penurunan nilai ekonomis dari Properti Dibiayai, maka terdapat potensi
          kerugian apabila Nasabah Cidera Janji dan hasil likuidasi penjualan Properti Dibiayai tidak
          mencukupi sisa Kewajiban Tertunggak.

     c.   Risiko Likuiditas
          Risiko likuiditas adalah potensi kerugian yang terjadi karena ketidakmampuan melakukan
          penjualan kembali EBAS-SP SMF-BRIS01 kelas A di pasar sekunder. Rasio Likuiditas Entitas
          per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:




     d.   Risiko Kenaikan Tingkat Imbal Hasil
          Risiko kenaikan tingkat Imbal Hasil adalah potensi kerugian yang terjadi karena perubahan
          harga EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A dalam perdagangan di pasar sekunder. Besarnya
          kerugian risiko kenaikan tingkat Imbal Hasil direalisasikan pada saat terjadi penjualan oleh
          pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A atau pada tahun penutupan tahun buku.

     e.   Risiko Pelunasan Dipercepat (Prepayment Risk)
          Prepayment risk atau risiko pelunasan lebih awal adalah potensi pemegang EBAS-SP SMF-
          BRIS01 Kelas A kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan Imbal Hasil karena
          pembayaran Jumlah Kewajiban/Hishshah yang dipercepat oleh Nasabah, dan pelaksanaan
          opsi Clean-up Call oleh BSI dan/atau Penyedia Jasa atau Penyedia Jasa Cadangan (jika
          ditunjuk untuk menggantikan Penyedia Jasa).

     f.   Risiko Hukum
          Risiko Hukum adalah potensi kerugian yang terjadi karena kelemahan aspek-aspek yuridis di
          dalam perjanjian, pelaksanaan likuidasi jaminan dan penatausahaan EBAS-SP SMF-BRIS01,
          termasuk sehubungan adanya perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam transaksi
          sekuritisasi EBAS-SP SMF-BRIS01.




                                                   26
Page 36
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      g.   Risiko Operasional
           Risiko Operasional adalah potensi kerugian yang terjadi karena kegagalan ataupun kesalahan
           sistem dan prosedur dalam melakukan penatausahaan EBAS-SP SMF-BRIS01 yang
           dilakukan oleh Penerbit, Wali Amanat, Bank Kustodian dan Penyedia Jasa.

19.   Nilai Wajar Instrumen Keuangan

      Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen
      keuangan yang tercatat per 31 Desember 2025 dan 2024 dengan rincian sebagai berikut:




      Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dan setiap
      golongan instrumen keuangan entitas:

      a.   Kas dan Setara Kas serta Rekening Titipan
           Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh
           tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
           mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.

      b.   Piutang Pembiayaan Pemilikan Rumah
           Piutang pembiayaan pemilikan rumah dilakukan penilaian kembali atas nilai wajarnya
           menggunakan pendekatan pendapatan, dimana terdapat penurunan nilai dan nilai tercatat.
           Penurunan nilai tersebut per 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp28.392.608 dan
           Rp16.804.802.

                                                 27
Page 37
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      c.   Utang Imbal Hasil, Biaya Yang Masih Harus Dibayar, Utang Lain-lain
           Seluruh kewajiban keuangan diatas merupakan kewajiban jangka pendek yang akan jatuh
           tempo dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah
           mencerminkan nilai wajar dan aset keuangan tersebut.

      d.   Utang Sertifikat EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A
           Utang sertifikat efek beragun aset syariah berbentuk surat partisipasi kelas A dinilai dengan
           menggunakan model penilaian yang dilakukan oleh lembaga Penilai Harga Efek Indonesia
           (PHEI) atau biasa dikenal sebagai Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), dengan harga
           bersih per 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar 100,5019% dan 99,5170%.

20.   Perjanjian Penting

      a.   Perjanjian Induk Sekuritisasi Nomor: 03/407-PKS/DIR dibuat pada tanggal 3 April 2023, oleh
           dan antara:
           1) PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai pemberi pembiayaan asal dan penyedia jasa,
           2) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai penerbit dan pendukung pembiayaan,
               serta
           3) PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero) Tbk sebagai wali amanat dan bank
               kustodian, selanjutnya bersama-sama disebut para pihak.

           EBAS-SP SMF-BRIS01 akan diterbitkan menurut Perjanjian Penerbitan EBAS-SP SMF-
           BRIS01 dalam bentuk satu Sertifikat Jumbo EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A dan Sertifikat
           EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B, pada Tanggal Penutupan, setelah syarat-syarat
           pendahuluan telah dipenuhi. EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas A ditawarkan kepada umum
           melalui penawaran umum, sedangkan EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B tidak ditawarkan
           kepada umum.

      b.   Perjanjian Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 Nomor: 17 tanggal 10 April 2023 menerangkan
           penunjukan Wali Amanat dan Bank Kustodian kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
           Tbk. Tugas pokok Wali Amanat adalah mewakili kepentingan pemegang EBAS-SP SMF-
           BRIS01 berdasarkan perjanjian penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 ini dan peraturan
           perundang-undangan yang berlaku, dan tugas-tugas lainnya.

           Tugas pokok Bank Kustodian adalah bertindak untuk kepentingan pemegang EBAS-SP SMF-
           BRIS01 sebagai pemilik atas Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR, termasuk
           setiap pengganti darinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Penerbitan EBAS-SP SMF-
           BRIS01.

      c.   Akad Wakalah bil Ujrah Nomor: 03/409-PKS/DIR tertanggal 3 April 2023 antara
           PT Bank Republik Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat dan PT Bank Syariah
           Indonesia (Persero) Tbk selaku Penyedia Jasa menerangkan bahwa peran PT Bank Syariah
           Indonesia (Persero) Tbk sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi EBAS-SP SMF-BRIS01
           antara lain:
           1) Menyimpan dan memelihara Dokumentasi Pembiayaan, termasuk Berkas Kewajiban;
           2) Mengatur dan melakukan penagihan dan akumulasi Hasil Koleksi, termasuk namun tidak
               terbatas pada menagih pembayaran yang telah lewat waktu dari Nasabah dan melakukan
               tindakan-tindakan yang diperlukan untuk sesuai dengan tingkat kolektibilitas Nasabah
               tersebut untuk menurut cara-cara yang patut sesuai prosedur penagihan yang umum
               berlaku terhadap Penyedia Jasa sebagaimana dijelaskan dalam Akad Wakalah bil Ujrah
               Penyediaan Jasa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
           3) Menyimpan Hasil Koleksi yang dihitung sejak tanggal Akta Akad Jual Beli dalam suatu
               rekening pada Penyedia Jasa yang wajib dibuka paling lambat pada tanggal Akta Akad
               Jual Beli;

                                                  28
Page 38
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

          4) Memindahkan Hasil Koleksi untuk tahun terhitung sejak tanggal Akta Akad Jual Beli
             sampai dengan Tanggal Penutupan ke dalam Rekening EBAS-SP SMF-BRIS01, paling
             lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penutupan;
          5) Melaksanakan eksekusi Properti Dibiayai sesuai dengan prosedur umum yang berlaku di
             Penyedia Jasa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
          6) Memelihara catatan dari Hasil Koleksi dalam sistem komputer Penyedia Jasa sehingga
             jumlah Hasil Koleksi dapat diidentifikasi setiap waktu;
          7) Sesudah tanggal Akta Akad Jual Beli (tanpa mengurangi ketentuan dalam Akad Wakalah
             bil Ujrah Penyediaan Jasa), mentransfer Hasil Koleksi sampai dengan hari terakhir dari
             tiap tahun Koleksi sebelumnya ke Rekening Koleksi yang dibuka atas nama Wali Amanat
             untuk kepentingan para Pemegang EBAS-SP SMF-BRIS01;
          8) Memelihara kelangsungan polis asuransi kebakaran mengenai Properti Dibiayai dan
             asuransi jiwa para Nasabah;
          9) Tugas-tugas lain yang akan ditentukan di kemudian hari (bila ada) atas kesepakatan
             bersama Para Pihak.

     d.   Akad Kafalah bil Ujrah Pendukung Pembiayaan Nomor: 061/APP/EBAS-SP-SMF-
          BRIS01/IV/2023 pada tanggal 10 April 2023 antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          bertindak sebagai Wali Amanat atau Bank Kustodian, dan PT Sarana Multigriya Finansial
          (Persero) bertindak sebagai Pendukung Pembiayaan menerangkan bahwa:
          1) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bersedia untuk menyediakan dana tidak kurang
              dari jumlah Maksimum Ambang Batas Rekening Cadangan ke dalam Rekening Cadangan
              sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01.
          2) Dana tidak kurang dari jumlah Maksimum Rekening Cadangan Tambahan ke dalam
              Rekening Cadangan Tambahan sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penerbitan
              EBAS-SP SMF-BRIS01.

          Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung Pembiayaan ke dalam Rekening Cadangan
          paling lambat pada Tanggal Penutupan. Kelebihan dana di atas Jumlah Maksimum Ambang
          Batas Rekening Cadangan yang berubah sehubungan dengan pembayaran-pembayaran
          pada tiap Tanggal Pembayaran wajib dikembalikan kepada Pendukung Pembiayaan sesuai
          dengan Urutan Prioritas Pembayaran. Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung
          Pembiayaan ke dalam Rekening Cadangan Tambahan dalam hal persentase posisi akhir
          bulan non performing financing pada Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR
          mencapai atau melampaui 80% (delapan puluh persen) dari posisi akhir bulan outstanding
          EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B.

          Apabila terdapat kelebihan Jumlah Maksimum Rekening Cadangan Tambahan, maka
          kelebihan dana dalam Rekening Cadangan Tambahan tersebut wajib dikembalikan oleh Bank
          Kustodian kepada Pendukung Pembiayaan paling lambat 5 (lima) Hari Kerja terhitung sejak
          Tanggal Sertifikat Penyedia Jasa, Dalam hal persentase posisi akhir bulan non performing
          financing pada Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR kurang dari 80%
          (delapan puluh persen) dari posisi akhir bulan outstanding EBAS-SP SMF-BRIS01 Kelas B,
          maka Bank Kustodian wajib mengembalikan Rekening Cadangan Tambahan sepenuhnya
          kepada Pendukung Pembiayaan paling lambat 5 (lima) Hari Kerja terhitung sejak Tanggal
          Sertifikat Penyedia Jasa.

          Pemulihan dana atas Jumlah Maksimum Rekening Cadangan Tambahan wajib dilakukan
          pada Tanggal Pembayaran terdekat dari Rekening Koleksi Imbal Hasil dan/atau Rekening
          Koleksi Pokok menurut Urutan Prioritas Pembayaran yang diatur dalam Perjanjian Penerbitan
          EBAS-SP SMF-BRIS01 dan apabila saat pemulihan terdapat kelebihan, maka dikembalikan
          kepada oleh Bank Kustodian kepada Pendukung Pembiayaan pada Tanggal Pembayaran
          tersebut. Pendukung Pembiayaan menyadari dan memahami risiko tidak diterimanya
          pengembalian secara penuh dari Bank Kustodian atas nama EBAS-SP SMF-BRIS01 atas

                                                29
Page 39
EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI SARANA
MULTIGRIYA FINANSIAL BANK SYARIAH INDONENESIA 01 (EBAS-SP SMF-BRIS01)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Per 31 Desember 2025 dan 2024 Serta
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir 31 Desember 2025 dan 2024
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

           dana yang disetorkan Pendukung Pembiayaan ke dalam Rekening Cadangan dan Rekening
           Cadangan Tambahan dalam hal terjadinya kegagalan pembayaran oleh para Nasabah atas
           Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR. Pendukung Pembiayaan dengan ini
           membebaskan Bank Kustodian dari segala tanggung jawab sehubungan dengan risiko
           tersebut.

      e.   Perjanjian Pendaftaran EBAS-SP SMF-BRIS01 di KSEI Nomor: SP-003/EBASP/KSEI/1022
           dibuat pada tanggal 16 November 2022. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dengan
           PT Sarana Multigriya Finansial sebagai Penerbit Efek yang selanjutnya disebut Para Pihak.
           Para pihak menerangkan bahwa KSEI adalah perseroan yang menjalankan kegiatan usaha
           sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana dimaksud dalam Undang-
           Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Selanjutnya, Penerbit Efek bermaksud untuk
           mendaftarkan Efek Beragun Aset Syariah Berbentuk Surat Partisipan yang akan didaftarkan di
           KSEI.

      f.   Akta Jual Beli Nomor: 4 tanggal 3 April 2023 menjelaskan bahwa PT Bank Syariah Indonesia
           (Persero) sebagai Penjual, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai Pembeli
           (selanjutnya Penjual dan Pembeli bersama-sama akan disebut Para Pihak) telah dibuat
           Perjanjian PPR dalam bentuk standar perjanjian yang memenuhi Kriteria Seleksi.

           Berdasarkan Perjanjian Induk dan Perjanjian Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01, Penjual
           telah sepakat menjual Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR kepada Pembeli
           sesuai dengan format Akta Jual Beli. Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain PPR,
           termasuk dokumen-dokumen SKMHT, Akta Pemberian Hak Tanggungan, dan Sertifikat Hak
           Tangguhan, tidak diperiksa secara keseluruhan, tetapi hanya berdasarkan pemeriksaan atas
           sejumlah sampel Dokumentasi Pembiayaan sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Hasil
           Pemeriksaan atas Sampling Dokumentasi BSI Griya Tahun 2022 tertanggal 17-10-2022 (tujuh
           belas Oktober tahun dua ribu dua puluh dua), yang diterbitkan oleh Siti Rayhana, S.H., Notaris
           di Jakarta. Untuk melaksanakan jual beli atas Kumpulan Aset Syariah Berbentuk Bukan Dain
           PPR, Para Pihak telah sepakat menandatangani perjanjian jual beli ini.

21.   Peristiwa Setelah Tahun Pelaporan

      Sampai dengan tanggal penyajian laporan keuangan, tidak terdapat peristiwa setelah tanggal
      pelaporan yang signifikan.

22.   Tanggung Jawab dan Penerbitan Laporan Keuangan

      Penerbit dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan
      keuangan yang diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 16 Maret 2025




                                                   30
Page 40
   8                          IKLAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     SELASA, 31 MARET 2026




                                                                                               EFEK BERAGUN ASET SYARIAH BERBENTUK SURAT PARTISIPASI                                                                                                                                    EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                                                                                               SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK SYARIAH INDONESIA 01                                                                                                                                  SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 04
                                                                                               (EBAS-SP SMF-BRIS01)                                                                                                                                                                     (EBA-SP SMF-BTN04)
                                                                                               LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                                                                         LAPORAN KEUANGAN

                            LAPORAN POSISI KEUANGAN                                              LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN                                                              LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
                            Per 31 Desember 2025 dan 2024                                                   Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                               Per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024                                                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                                    (Dalam Rupiah)                                                             31 Desember 2025 dan 2024                                                                               (Dalam Rupiah)                                                                   31 Desember 2025 dan 2024
                                                                                                                     (Dalam Rupiah)                                                                                                                                                                           (Dalam Rupiah)
                                                          2025                  2024                                                                2025                 2024                                                                       2025                 2024                                                                  2025                   2024

 Aset                                                                                          Pendapatan Investasi                                                                       Aset                                                                                           Pendapatan Investasi
 Kas dan Setara Kas                                12.195.685.549           16.307.067.419     Pendapatan Imbal Hasil                          21.376.401.220        28.664.978.135       Kas dan Setara Kas                                10.576.331.508           14.848.233.629        Bunga                                          22.067.066.906       40.904.774.870
                                                                                                                                                                                          Rekening Titipan                                     693.345.391            1.434.007.492        Denda Keterlambatan                             1.398.709.370        2.346.517.418
 Rekening Titipan                                   6.614.542.066            7.375.422.301     Jumlah Pendapatan Investasi                     21.376.401.220        28.664.978.135
                                                                                                                                                                                          Piutang Kredit Pemilikan Rumah                   111.365.295.105          196.593.923.013      Jumlah Pendapatan Investasi                      23.465.776.276       43.251.292.288
 Piutang Pembiayaan Pemilikan Rumah               144.430.812.375          192.473.491.630     Beban Investasi                                                                            Piutang Bunga                                        513.850.573              254.552.137      Beban Investasi
 Pajak Dibayar di Muka                                 95.983.396                        -     Beban Imbal Hasil                               10.749.398.885        15.204.899.304       Pajak Dibayar di Muka                              1.641.490.003              781.587.138        Bunga EBA Kelas A                                  885.586.563       9.693.556.009
 Aset Pajak Tangguhan                                  20.839.995                3.697.056     Beban Jasa Penunjang                             4.884.250.160         6.504.765.112       Aset Pajak Tangguhan                                 732.681.037            1.914.175.060        Jasa Penunjang                                   7.089.439.754      11.407.627.648
 Jumlah Aset                                      163.357.863.381          216.159.678.406     Beban Lain-lain                                     23.177.674            23.335.570       Jumlah Aset                                      125.522.993.617          215.826.478.469        Lain-lain                                           23.509.272          23.524.772
                                                                                               Jumlah Beban Investasi                          15.656.826.719        21.732.999.986                                                                                                      Jumlah Beban Investasi                             7.998.535.589      21.124.708.429
 Liabilitas dan Aset Bersih                                                                                                                                                               Liabilitas dan Aset Bersih
                                                                                               (Pendapatan)/Beban Lain-lain                                                                                                                                                              Pendapatan/(Beban) Lain-lain
 Liabilitas                                                                                                                                                                               Liabilitas
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Penyisihan Piutang KPR                          (5.370.427.379)      2.107.504.945
 Utang Imbal Hasil                                    833.166.212            1.171.072.401     Penyisihan Piutang PPR                              77.922.450            16.804.802       Biaya yang Masih Harus Dibayar                           549.973.081          765.534.613
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Jumlah Pendapatan/(Beban)
                                                                                               Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain                 77.922.450            16.804.802       Utang Bunga                                                        -           31.924.488
 Utang Pajak                                                    -              909.474.607                                                                                                                                                                                                 Lain-lain - Bersih                              (5.370.427.379)      2.107.504.945
                                                                                                                                                                                          Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                                    -       38.309.385.349
 Biaya yang Masih Harus Dibayar                       853.779.834            1.078.861.046     Laba Sebelum Pajak Penghasilan                   5.641.652.051         6.915.173.347                                                                                                      Laba sebelum Pajak Penghasilan                   20.837.668.066       20.019.078.914
                                                                                                                                                                                          Utang Pajak                                                        -          430.914.165
 Utang Sertifikat EBAS-SP Kelas A                 126.025.141.157          177.137.001.674     (Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan                                                          Utang Lain-lain                                          693.345.391        1.434.007.492      (Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan
 Utang Lain-lain                                    6.626.397.053            7.375.422.301     Pajak Kini                                       1.117.155.458        (1.381.503.847)      Jumlah Liabilitas                                    1.243.318.472         40.971.766.107        Pajak Kini                                       3.007.341.224       4.474.784.973
 Jumlah Liabilitas                                134.338.484.256          187.671.832.029     Pajak Tangguhan                                    (17.142.939)            3.697.056                                                                                                        Pajak Tangguhan                                  1.181.494.023        (463.651.088)
                                                                                                                                                                                          Aset Bersih
                                                                                               Jumlah (Manfaat)/Beban Pajak                                                                                                                                                              Jumlah (Manfaat)/Beban Pajak
 Aset Bersih                                                                                                                                                                              Sertifikat EBA-SP Kelas B                        120.702.688.476          176.000.000.000
                                                                                                 Penghasilan                                    1.100.012.519        (1.377.806.791)                                                                                                       Penghasilan                                      4.188.835.247       4.011.133.885
 Sertifikat EBAS-SP Kelas B                        27.300.884.636           27.300.884.636                                                                                                Saldo Laba                                         3.576.986.669           (1.145.287.638)
                                                                                               Laba Periode Berjalan                            4.541.639.532         5.537.366.556                                                                                                      Laba Tahun Berjalan                              16.648.832.819       16.007.945.029
 Saldo Laba                                         1.718.494.489            1.186.961.741                                                                                                Jumlah Aset Bersih                               124.279.675.145          174.854.712.362
 Jumlah Aset Bersih                                29.019.379.125           28.487.846.377     Penghasilan Komprehensif Lain                                -                     -                                                                                                      Penghasilan Komprehensif Lain                                    -                   -
 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                163.357.863.381          216.159.678.406     Laba Komprehensif Tahun Berjalan                 4.541.639.532         5.537.366.556       Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                125.522.993.617          215.826.478.469      Laba Komprehensif Tahun Berjalan                 16.648.832.819       16.007.945.029


                      LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                        LAPORAN ARUS KAS                                                                  LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                            LAPORAN ARUS KAS
                        Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                          31 Desember 2025 dan 2024                                                                  31 Desember 2025 dan 2024                                                                   31 Desember 2025 dan 2024                                                                      31 Desember 2025 dan 2024
                                (Dalam Rupiah)                                                                             (Dalam Rupiah)                                                                              (Dalam Rupiah)                                                                                 (Dalam Rupiah)
                                       Sertifikat                             Jumlah Aset                                                           2025                 2024                                                   Sertifikat                             Jumlah Aset                                                              2025                  2024
                                                           Saldo Laba                                                                                                                                                                                Saldo Laba
                                     EBA-SP Kelas B                             Bersih                                                                                                                                        EBA-SP Kelas B                             Bersih
                                                                                               Arus kas dari Aktivitas Operasi                                                                                                                                                           Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Saldo Per 1 Januari 2024             27.300.884.636      1.701.222.096      29.002.106.732    Penerimaan piutang pembiayaan                                                              Saldo Per 1 Januari 2024           176.000.000.000          873.090.433 176.873.090.433          Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah       90.599.055.287      142.321.998.977
                                                                                                 pemilikan rumah                               47.964.756.805        67.995.024.535                                                                                                        Penerimaan Bunga dan Denda KPR                  22.965.384.224       49.469.240.001
 Distribusi EBAS-SP                                                                                                                                                                       Bunga Sertifikat
                                                                                               Penerimaan imbal hasil dan denda PPR            21.376.401.220        28.664.978.135                                                                                                        Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro            241.093.616          592.666.661
                                                                                                                                                                                           EBA-SP Kelas B (Catatan 11                          - (18.026.323.100) (18.026.323.100)
   Kelas B (Catatan 11)                               -   (6.051.626.911)    (6.051.626.911)   Pembayaran jasa penunjang                       (5.109.331.372)        (7.208.054.116)                                                                                                      Penerimaan Restitusi Pajak                         781.587.138          138.036.693
                                                                                               Pembayaran pajak                                (2.122.613.461)       (1.180.073.096)      Laba Komprehensif                                                                                Pembayaran Jasa Penunjang                       (7.305.001.286)     (12.648.928.493)
 Laba Komprehensif                                                                                                                                                                          Tahun Berjalan                                     - 16.007.945.029       16.007.945.029       Pembayaran Pajak                                (5.079.745.392)      (5.284.839.488)
                                                                                               Pembayaran lain-lain                               (23.177.674)           (23.335.570)
   Periode Berjalan                                   -   5.537.366.556       5.537.366.556                                                                                                                                                                                                Pembayaran Lain-lain                               (23.509.272)      (2.131.029.717)
                                                                                               Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari                                                        Saldo Per 31 Desember 2024         176.000.000.000        (1.145.287.638) 174.854.712.362      Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
                                                                                                 Aktivitas Operasi                             62.086.035.518        88.248.539.888                                                                                                        Aktivitas Operasi                              102.178.864.315      172.457.144.634
 Saldo Per 31 Desember 2024           27.300.884.636      1.186.961.741      28.487.846.377
                                                                                               Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                                                                                                                                         Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
                                                                                               Pembayaran pokok utang EBAS-SP Kelas A          (51.111.860.517)      (69.756.781.589)     Saldo Per 1 Januari 2025           176.000.000.000        (1.145.287.638) 174.854.712.362        Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A          (38.309.385.349)    (160.531.355.159)
 Saldo Per 1 Januari 2025             27.300.884.636      1.186.961.741      28.487.846.377    Pembayaran imbal hasil EBA-SP Kelas A           (11.087.305.074)      (15.666.069.136)     Pembayaran Pokok EBA Kelas B                                                                     Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A                   (917.511.051)      (9.827.332.138)
                                                                                               Pembayaran dividen EBA-SP Kelas B                (4.010.106.784)        (6.051.626.911)      (Catatan 11)                      (55.297.311.524)                    - (55.297.311.524)       Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B                (11.926.558.512)     (18.026.323.100)
 Distribusi EBAS-SP                                                                                                                                                                                                                                                                        Pembayaran Pokok EBA Kelas B                   (55.297.311.524)                   -
                                                                                               Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
   Kelas B (Catatan 11)                               -   (4.010.106.784)    (4.010.106.784)     Aktivitas Pendanaan                           (66.197.417.388)      (91.474.477.636)     Bunga Sertifikat                                                                                 Pembayaran/(Penerimaan) Utang Lain-lain                      -       (4.688.514.598)
                                                                                                                                                                                            EBA-SP Kelas B (Catatan 11)                        - (11.926.558.512) (11.926.558.512)       Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
 Laba Komprehensif                                                                             Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas              (4.111.381.870)       (3.225.937.748)                                                                                                      Aktivitas Pendanaan                           (106.450.766.436)    (193.073.524.995)
                                                                                                                                                                                          Laba Komprehensif
   Tahun Berjalan                                     -   4.541.639.532       4.541.639.532    Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun              16.307.067.419        19.533.005.167                                                                                                      Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas               (4.271.902.121)     (20.616.380.361)
                                                                                                                                                                                            Tahun Berjalan                                     - 16.648.832.819       16.648.832.819
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                14.848.233.629       35.464.613.990
 Saldo Per 31 Desember 2025           27.300.884.636      1.718.494.489      29.019.379.125    Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun             12.195.685.549        16.307.067.419       Saldo Per 31 Desember 2025         120.702.688.476         3.576.986.669 124.279.675.145       Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun               10.576.331.508       14.848.233.629


     Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                          Kreditur Asal & Penyedia Jasa                             Wali Amanat & Bank Kustodian                          Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                          Kreditur Asal & Penyedia Jasa                               Wali Amanat & Bank Kustodian




          PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                             PT Bank Syariah Indonesia Tbk                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                         PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.


Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Syariah Sarana Multigriya Finansial Bank Syariah Indonesia Nomor 1 (“EBAS-SP            Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
SMF-BRIS01) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBAS-SP SMF-BRIS01 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk                 Nomor 04 (“EBA-SP SMF-BTN04”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN04 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                                                                dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.


                                                                                   Jakarta, 31 Maret 2026                                                                                                                                                                   Jakarta, 31 Maret 2026
                                      Penerbit                                                                                   Wali Amanat & Bank Kustodian                                                                 Penerbit                                                                                     Wali Amanat & Bank Kustodian
                       PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                           PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.


                                     Heliantopo                                                                                          Arie Sus Miyanti                                                                     Heliantopo                                                                                         Arie Sus Miyanti
                                      Direktur                                                                                        Executive Vice President                                                                 Direktur                                                                                       Executive Vice President




                                                                                               EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                                                                                                                                                                                                                                                                                        EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
                                                                                               SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 05
                                                                                                                                                                                                                                                                                        SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 06
                                                                                               (EBA-SP SMF-BTN05)
                                                                                                                                                                                                                                                                                        (EBA-SP SMF-BTN06)
                                                                                               LAPORAN KEUANGAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                        LAPORAN KEUANGAN

                         LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                 LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN                                                              LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
                  Per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024                                                 Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                               Per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024                                                  Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                               (Dalam Rupiah)                                                                  31 Desember 2025 dan 2024                                                                               (Dalam Rupiah)                                                                   31 Desember 2025 dan 2024
                                                                                                                     (Dalam Rupiah)                                                                                                                                                                           (Dalam Rupiah)
                                                          2025                  2024                                                                2025                 2024                                                                       2025                 2024                                                                  2025                   2024

 Aset                                                                                          Pendapatan Investasi                                                                       Aset                                                                                           Pendapatan Investasi
 Kas dan Setara Kas                                  24.113.508.951         29.328.399.463     Bunga                                           90.459.456.347       119.917.051.381       Kas dan Setara Kas                                43.569.475.232           45.416.395.544      Pendapatan Bunga                                 22.193.432.416       32.605.414.769
 Rekening Titipan                                     5.449.927.122         12.154.558.024     Denda Keterlambatan                              1.302.457.662         1.645.114.571       Rekening Titipan                                   2.027.282.391            1.539.196.661      Pendapatan Denda Keterlambatan                      432.395.137          565.361.505
 Piutang Kredit                                                                                Jumlah Pendapatan Investasi                     91.761.914.009       121.562.165.952       Piutang Kredit Pemilikan Rumah                   114.548.684.953          174.264.760.185      Jumlah Pendapatan Investasi                      22.625.827.553       33.170.776.274
 Pemilikan rumah                                  552.792.105.937          742.512.296.821     Beban Investasi                                                                            Piutang Bunga                                                  -               80.156.712
 Piutang Bunga                                        856.321.977              501.361.451     Bunga EBA Kelas A                               36.089.690.055        54.605.915.386                                                                                                      Beban Investasi
                                                                                                                                                                                          Piutang Lain-lain                                    263.226.653              125.607.414
 Piutang Lain-lain                                    284.000.853            1.420.004.265     Bunga EBA Kelas M                                2.530.666.665         2.537.600.001                                                                                                      Beban Bunga Kelas A                                6.790.973.558      11.449.555.456
                                                                                                                                                                                          Pajak Dibayar di Muka                                          -              546.569.577
 Pajak Dibayar di Muka                              1.698.449.992              538.705.585     Jasa Penunjang                                  17.778.679.540        22.953.594.824                                                                                                      Beban Jasa Penunjang                               6.258.600.104       9.117.982.042
                                                                                                                                                                                          Aset Pajak Tangguhan                                 285.893.247              240.228.004
 Aset Pajak Tangguhan                               2.117.159.945            1.306.938.013     Lain-lain                                           23.798.672            24.071.572                                                                                                      Lain-lain                                            160.242.254         246.595.431
 Jumlah Aset                                      587.311.474.777          787.762.263.622     Jumlah Beban Investasi                          56.422.834.932        80.121.181.783       Jumlah Aset                                      160.694.562.476          222.212.914.097
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Jumlah Beban Investasi                           13.209.815.916       20.814.132.929
 Liabilitas dan Aset Bersih                                                                    Beban/(Pendapatan) Lain-lain                                                               Liabilitas dan Aset Bersih
                                                                                                                                                                                                                                                                                         (Pendapatan)/Beban Lain-lain
 Liabilitas                                                                                    Penyisihan Piutang KPR                           3.682.826.965           814.039.400       Liabilitas
                                                                                                                                                                                          Utang Bunga Kelas A                                    451.442.815            835.690.768      (Pendapatan)/Beban Penyisihan Piutang                207.569.288         273.345.631
 Utang Sertifikat EBA-SP                          316.569.102.829          505.389.253.884     Jumlah Pendapatan/(Beban) Lain-lain              3.682.826.965           814.039.400
 Utang Pajak                                                    -              894.050.079                                                                                                Utang Pajak                                            802.160.694          1.477.780.820      Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain                  207.569.288         273.345.631
                                                                                               Laba Sebelum Pajak Penghasilan                  31.656.252.112        40.626.944.769
 Utang Bunga                                          312.175.514              495.750.663                                                                                                Biaya yang Masih Harus Dibayar                         839.524.702          1.041.111.280      Laba Sebelum Pajak Penghasilan                     9.208.442.349      12.083.297.714
                                                                                               Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
 Biaya yang Masih Harus Dibayar                     1.366.783.318            1.582.348.749                                                                                                Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A                     71.437.104.132        132.241.176.448
                                                                                               Pajak Kini                                       7.631.783.280         8.896.562.620                                                                                                      Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
 Utang Lain-lain                                    6.205.329.837           12.909.960.739                                                                                                Utang Lain-lain                                      2.027.282.391          3.044.788.990
                                                                                               Pajak Tangguhan                                   (810.221.932)         (179.088.668)                                                                                                     Pajak Kini                                        (1.790.194.328)      (2.431.114.958)
 Jumlah Liabilitas                                324.453.391.498          521.271.364.114                                                                                                Jumlah Liabilitas                                   75.557.514.734        138.640.548.306
                                                                                               Jumlah Manfaat/(Beban)                                                                                                                                                                    Pajak Tangguhan                                       45.665.243           60.136.039
 Aset Bersih                                                                                     Pajak Penghasilan                              6.821.561.348         8.717.473.952       Aset Bersih                                                                                    Jumlah Beban Pajak Penghasilan                    (1.744.529.085)     (2.370.978.919)
 Sertifikat EBA-SP Kelas B                        260.000.000.000          260.000.000.000     Laba Tahun Berjalan                             24.834.690.764        31.909.470.817       Sertifikat EBA-SP Kelas B                           54.266.543.015         54.266.543.015
 Saldo Laba                                         2.858.083.279            6.490.899.508                                                                                                                                                                                               Laba Tahun Berjalan                                7.463.913.264       9.712.318.795
                                                                                               Penghasilan Komprehensif Lain                                    -                   -     Saldo Laba                                          30.870.504.727         29.305.822.776
 Jumlah Aset Bersih                               262.858.083.279          266.490.899.508                                                                                                                                                                                               Penghasilan Komprehensif Lain                                    -                   -
                                                                                               Laba Komprehensif                                                                          Jumlah Aset Bersih                                  85.137.047.742         83.572.365.791
 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                587.311.474.777          787.762.263.622      Periode Berjalan                               24.834.690.764        31.909.470.817       Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih                160.694.562.476          222.212.914.097      Laba Komprehensif Tahun Berjalan                   7.463.913.264       9.712.318.795


                      LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                        LAPORAN ARUS KAS                                                                  LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH                                                                            LAPORAN ARUS KAS
                        Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                            Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                             Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
                          31 Desember 2025 dan 2024                                                                  31 Desember 2025 dan 2024                                                                   31 Desember 2025 dan 2024                                                                      31 Desember 2025 dan 2024
                                (Dalam Rupiah)                                                                             (Dalam Rupiah)                                                                              (Dalam Rupiah)                                                                                 (Dalam Rupiah)
                                       Sertifikat                             Jumlah Aset                                                           2025                 2024                                                   Sertifikat           Saldo Laba        Jumlah Aset                                                              2025                  2024
                                                           Saldo Laba
                                     EBA-SP Kelas B                             Bersih                                                                                                                                        EBA-SP Kelas B                             Bersih
                                                                                               Arus Kas dari Aktivitas Operasi:                                                                                                                                                          Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Saldo Per 1 Januari 2024            260.000.000.000       7.908.643.564 267.908.643.564       Penerimaan Piutang KPR                         187.173.367.331       213.704.339.175       Saldo Per 1 Januari 2024            54.266.543.015 26.545.783.178 80.812.326.193
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah         59.508.505.944       75.398.362.723
                                                                                               Penerimaan Bunga dan Denda KPR                  90.756.545.263       125.564.053.281                                                                                                      Penerimaan bunga dan denda KPR                    21.747.284.550       33.302.795.716
 Dividen/Bunga Sertifikat                                                                      Penerimaan Jasa Giro dan Bunga Deposito            650.408.220         1.003.588.578       Dividen/Bunga Sertifikat
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Penerimaan bunga jasa giro dan deposito              821.080.476         1.090.167.944
   EBA-SP Kelas B (Catatan 12)                        - (33.327.214.873) (33.327.214.873)      Pembayaran Jasa Penunjang                      (17.994.244.971)      (24.077.561.903)        Kelas B (Catatan 12)                               - (6.952.279.197) (6.952.279.197)         Penerimaan restitusi pajak                           546.569.577                     -
                                                                                               Pembayaran Pajak                                (9.685.577.766)       (8.042.674.895)
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Pembayaran jasa penunjang                         (6.460.186.682)       (9.596.771.111)
                                                                                               Pembayaran Lain-Lain                               (23.798.672)          (24.071.572)
 Laba Komprehensif                                                                                                                                                                        Laba Komprehensif                                                                              Pembayaran pajak                                  (2.465.814.454)       (1.271.112.184)
                                                                                               Arus Kas Bersih yang Diperoleh                                                                                                                                                            Pembayaran lain-lain                                (160.242.254)         (246.595.431)
   Periode Berjalan                                   -   31.909.470.817     31.909.470.817      dari Aktivitas Operasi                       250.876.699.405       308.127.672.664         Tahun Berjalan                                     -    9.712.318.795      9.712.318.795
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
 Saldo Per 31 Desember 2024          260.000.000.000       6.490.899.508 266.490.899.508       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:                                                         Saldo Per 31 Desember 2024          54.266.543.015 29.305.822.776 83.572.365.791               Aktivitas Operasi                                 73.537.197.157       98.676.847.657
                                                                                               Pembayaran Pokok Utang
                                                                                                 EBA-SP Kelas A                               (188.820.151.055)     (231.114.952.651)                                                                                                    Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
                                                                                               Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A                 (36.273.265.203)      (54.828.882.226)                                                                                                    Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas A            (60.804.072.316)     (81.847.229.108)
 Saldo Per 1 Januari 2025            260.000.000.000       6.490.899.508 266.490.899.508                                                                                                  Saldo Per 1 Januari 2025            54.266.543.015 29.305.822.776 83.572.365.791               Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A                    (7.175.221.511)    (11.966.784.474)
                                                                                               Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas M                  (2.530.666.665)       (2.537.600.000)
                                                                                               Pembayaran Dividen EBA-SP Kelas B               (28.467.506.994)      (33.327.214.871)                                                                                                    Pembagian dividen EBA-SP Kelas B                  (5.899.231.313)      (6.952.279.197)
 Dividen/Bunga Sertifikat                                                                                                                                                                 Dividen/Bunga Sertifikat                                                                       Penambahan (penggunaan) dana titipan              (1.505.592.329)       1.505.592.329
                                                                                               Arus Kas Bersih yang Digunakan
   EBA-SP Kelas B (Catatan 12)                        - (28.467.506.994) (28.467.506.994)        untuk Aktivitas Pendanaan                    (256.091.589.917)     (321.808.649.748)       Kelas B (Catatan 12)                               - (5.899.231.313) (5.899.231.313)         Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Aktivitas Pendanaan                             (75.384.117.469)    (99.260.700.450)
 Laba Komprehensif                                                                             Kenaikan (Penurunan) Bersih                                                                Laba Komprehensif
                                                                                                Kas dan Setara Kas                              (5.214.890.512)      (13.680.977.084)                                                                                                    Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas                (1.846.920.312)       (583.852.793)
   Periode Berjalan                                   -   24.834.690.764     24.834.690.764                                                                                                 Tahun Berjalan                                     -    7.463.913.264      7.463.913.264
                                                                                               Kas dan Setara Kas pada Awal Periode            29.328.399.463        43.009.376.547                                                                                                      Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun                45.416.395.544       46.000.248.337
 Saldo Per 31 Desember 2025          260.000.000.000       2.858.083.278 262.858.083.278       Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode            24.113.508.951       29.328.399.463       Saldo Per 31 Desember 2025          54.266.543.015 30.870.504.727 85.137.047.742               Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun               43.569.475.232       45.416.395.544


     Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                          Kreditur Asal & Penyedia Jasa                            Wali Amanat & Bank Kustodian                           Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi                          Kreditur Asal & Penyedia Jasa                               Wali Amanat & Bank Kustodian




          PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                        PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.


Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara                      Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Nomor 06
Nomor 05 (“EBA-SP SMF-BTN05”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN05 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan                       (“EBA-SP SMF-BTN06”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN06 Per 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                                          kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.


                                                                                   Jakarta, 31 Maret 2026                                                                                                                                                                   Jakarta, 31 Maret 2026
                                      Penerbit                                                                                 Wali Amanat & Bank Kustodian                                                                   Penerbit                                                                                     Wali Amanat & Bank Kustodian
                       PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                                             PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                                                                     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.


                                     Heliantopo                                                                                         Arie Sus Miyanti                                                                      Heliantopo                                                                                             Tjandraningrum
                                      Direktur                                                                                       Executive Vice President                                                                  Direktur                                                                                               Vice President

File

File Open PDF
Source IDX
Size14.51 MB
Published31 Mar 2026
Pages40
Characters138,961
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Sarana Multigriya Finansial p.1 ×90
linked org BANK SYARIAH INDONESIA p.2 ×52
linked org PT Bank Rakyat p.6 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.40 ×5
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.3 ×41
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.17 ×2
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved person I Gede Nyoman Yetna Setia p.1
unresolved — AIamat Kantor p.4
unresolved — Domisili/ sesuai KTP p.4 ×2
unresolved — Kartu ldentitas lain p.4 ×2
unresolved org Bank Syariah p.4 ×2
unresolved org PT Sarana p.5
unresolved org BANK RAKYAT TNDONESIA (PERSERO) Tbk p.6
unresolved org Bank Kustodian Efek Beragun Aset Syariah p.6
unresolved — Dhevv Hardanta p.6
unresolved — Depaftment Head p.6
unresolved person Ir. Nanette Cahyani Handari Adi Warsito · Notaris p.17 ×2
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.17
unresolved org Bapepam p.23 ×2
unresolved org PT Bank Syariah Indonesia Sertifikat EBAS- p.33
unresolved org Sebagai Wali Amanat (Persero) Tbk p.34
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero) Tbk p.37 ×2
unresolved org Bank Republik Indonesia (Persero) Tbk p.37 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.39
unresolved person Siti Rayhana · Notaris p.39
unresolved org Kantor Akuntan Publik Arif p.40 ×4
unresolved org Bank Tabungan Negara SMF-BRIS p.40
unresolved person Executive Vice · Direktur p.40 ×5
unresolved person Vice · Direktur p.40

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result