Skip to content
Back to announcement

LK Audit Des 25 XIML.pdf

Financial statement Text extracted XIML

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 35

Page 1
           Reksa Dana Indeks Premier
        ETF MSCI Indonesia Large Cap

                                 Laporan keuangan
                         tanggal 31 Desember 2025
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                beserta laporan auditor independen
Page 2
                                      DAFTAR ISI



                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-25
Page 3
                                    SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI
                              TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                          REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP

            Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

            Manajer lnvestasi

                     Nama                           : Noviono Darmosusilo
                     Alamat Kantor                  : Pacific Century Place 15/F Unit 1509, SCBD Lot 10
                                                      JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                                      Jakarta 12190, Indonesia
                     Nomor Telepon                  : 021-50981168
                     Jabatan                        : Direktur

            1.   Manajer lnvestasi bertanggung jawab alas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
                 Reksa Dana lndeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap ("Reksa Dana") sesuai
                 dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam
                 Kontrak lnvestasi Kolektif Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang
                 berlaku.

            2.   Laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
                 Akuntansi Keuangan di Indonesia.

            3.   Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana disebutkan dalam butir 1 diatas,
                 menyatakan bahwa:
                 a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah dimuat secara
                    lengkap dan benar; dan
                 b. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut tidak mengandung informasi atau fakta material
                    yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.

            4.   Kami bertanggung jawab alas sistem pengendalian intern dalam Reksa Dana sesuai dengan
                 tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam Kontrak
                 lnvestasi Kolektif Reksa Dana dan peraturan perundangan yang berlaku.

                                              Jakarta, 13 Maret 2026
                                      Alas nama dan mewakili Manajer lnv�tasi
                                     PT lndo Premier Investment Management�


                                                             I -
                                                             I�N     3

                                                    Novion� Da�o
                                                              Direktur




lNDO PREMIER                           PT Indo Premier Investment Management
                                       Pacific Century Place 15/F Unit 1509 SCBD Lot 10.
Investment Management                                                                      P. +62 21 5098 1168
                                       JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53,                      F. +62 21 5098 1188
 www.indopremierinvestment.com         Jakarta 12190, Indonesia.
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00612/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large
Cap (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan
laporan arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas
laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal
yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam
merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini
terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00612/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2025.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 42.142.896.250 atau 98,45% dari total aset. Merujuk pada catatan 4
dalam laporan keuangan atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
 - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan Standar
    Akuntansi Keuangan.
 - Kami melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
    pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
 - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami
    terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar aktif atau
    input lain selain harga kuotasian.
 - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio
    efek Reksa Dana.
 - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan atau
    kerugian yang telah atau belum direalisasi.
 - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d, 3, 4,
    dan 8 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00612/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian
untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung
jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan
usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank
Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau
tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang
diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00612/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti
    audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi
    dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
    pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
    internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit
    untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan
    untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk
    mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
    kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut
    tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami.
    Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan
    auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana
    tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan
    peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00612/2.1133/AU.1/09/0305-3/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi
oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode
kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam
laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305

13 Maret 2026
Page 11
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan        2025                2024

ASET

 Portofolio efek
   Efek bersifat ekuitas
     (harga perolehan Rp 45.606.730.212 pada
     tahun 2025 dan Rp 36.133.582.718 pada
     tahun 2024)                                2c,2d,3,4,8     42.142.896.250     32.740.082.325

 Total portofolio efek                                          42.142.896.250     32.740.082.325

 Kas                                                 2d,5          408.716.425        408.074.996
 Piutang dividen                                    2d,2e,6        253.062.290        218.219.400

TOTAL ASET                                                      42.804.674.965     33.366.376.721

LIABILITAS

 Beban akrual                                       2d,2e,7         73.297.648         42.077.216

TOTAL LIABILITAS                                                    73.297.648         42.077.216

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                         42.731.377.317     33.324.299.505

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                        10      169.000.000,0000 125.500.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                 252,8484           265,5323




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 12
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan         2025               2024

PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi
  Pendapatan dividen                                 2d,2e       2.131.152.357        435.301.447
  (Kerugian) keuntungan investasi yang
    telah direalisasi                                2d,2e      (2.164.328.993)     2.115.935.093
  Kerugian investasi yang belum direalisasi          2d,2e         (70.333.569)    (3.751.798.121)
 Pendapatan lainnya                                 2d,2e,11         1.382.319            691.988

TOTAL RUGI                                                        (102.127.886)    (1.199.869.593)

BEBAN
 Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                    2e,2h,12,15      (417.439.634)      (140.988.401)
  Beban kustodian                                   2e,13          (33.395.171)       (11.279.072)
  Beban lain-lain                                   2e,14         (551.320.313)      (141.311.932)
 Beban lainnya                                       2e               (276.464)          (138.398)

TOTAL BEBAN                                                     (1.002.431.582)      (293.717.803)

RUGI SEBELUM PAJAK                                              (1.104.559.468)    (1.493.587.396)

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                             2f,3,9b             -                  -

RUGI TAHUN BERJALAN                                             (1.104.559.468)    (1.493.587.396)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                           -                  -

KERUGIAN KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                                 (1.104.559.468)    (1.493.587.396)




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                2
Page 13
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                            Transaksi
                                              dengan
                                            Pemegang          Total Penurunan       Total Nilai
                                          Unit Penyertaan     Nilai Aset Bersih    Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2024                   (11.163.373.210)     19.788.056.401      8.624.683.191

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Kerugian komprehensif tahun berjalan                -           (1.493.587.396)    (1.493.587.396)

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                 81.729.099.590             -           81.729.099.590
  Pembelian kembali unit penyertaan        (55.535.895.880)            -          (55.535.895.880)

Saldo per 31 Desember 2024                  15.029.830.500      18.294.469.005     33.324.299.505

Perubahan aset bersih pada tahun 2025

Kerugian komprehensif tahun berjalan                -           (1.104.559.468)    (1.104.559.468)

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                 48.782.244.660             -           48.782.244.660
  Pembelian kembali unit penyertaan        (38.270.607.380)            -          (38.270.607.380)

Saldo per 31 Desember 2025                  25.541.467.780      17.189.909.537     42.731.377.317




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                3
Page 14
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                   2025                2024

Arus kas dari aktivitas operasi

 Pembelian efek bersifat ekuitas                               (36.716.166.961)   (76.352.223.815)
 Penjualan efek bersifat ekuitas                                25.078.690.474     50.467.480.352
 Penerimaan bunga jasa giro                                          1.382.319            691.988
 Penerimaan dividen                                              2.096.309.467        217.082.047
 Pembayaran jasa pengelolaan investasi                            (405.595.537)      (119.677.963)
 Pembayaran jasa kustodian                                         (32.447.644)        (9.574.237)
 Pembayaran biaya lain-lain                                       (533.167.969)      (136.124.969)

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi              (10.510.995.851)   (25.932.346.597)

Arus kas dari aktivitas pendanaan

 Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                      48.782.244.660     81.729.099.590
 Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan            (38.270.607.380)   (55.535.895.880)

Kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas pendanaan            10.511.637.280      26.193.203.710

Kenaikan kas dan setara kas                                            641.429        260.857.113

Kas dan setara kas pada awal tahun                                408.074.996         147.217.883

Kas dan setara kas pada akhir tahun                               408.716.425         408.074.996

Kas dan setara kas terdiri dari:
 Kas                                                              408.716.425         408.074.996

Total kas dan setara kas                                          408.716.425         408.074.996




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 15
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana
   berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995
   tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
   Keuangan No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir
   dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang
   Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa
   Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
   No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi
   Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
   Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian,
   dituangkan dalam Akta No. 05 tanggal 04 Desember 2019 yang dibuat di hadapan
   Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah
   diperbaruhi dalam Akta Addendum No. 217 tanggal 25 Juni 2024 di hadapan Jimmy Tanal, S.H.,
   M.Kn., Notaris di Jakarta. Sesuai dengan Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana, Manajer Investasi
   akan melakukan penawaran umum atas unit penyertaan Reksa Dana yang akan diperdagangkan di
   Bursa Efek secara terus menerus dengan jumlah minimum 50.000.000 (lima puluh juta) unit
   penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 10.000.000.000,-
   (sepuluh miliar Rupiah), sampai dengan jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar) unit
   penyertaan, setiap unit penyertaan mempunyai Nilai Aset Bersih awal disesuaikan dengan nilai
   saham-saham Indeks MSCI Indonesia Large Cap pada hari pertama penawaran.

   PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
   profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
   mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
   investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:

        Ketua            : Nixon Jacobus Silfanus
        Anggota          : Stefanus Noviono Darmosusilo
                           Sonny Thendian
                           Alexander Iskandar Salim

   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
   investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
   terdiri dari:

         Ketua           : Annisa Ritonga
         Anggota         : Fadhilah Rania

   Tujuan Reksa Dana adalah untuk memberikan hasil investasi yang setara dengan kinerja Indeks
   MSCI Indonesia Large Cap yang diterbitkan oleh MSCI.

   Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan melakukan investasi dengan target
   investasi sebagai berikut:

   - Minimum sebesar 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada efek bersifat ekuitas
     yang berasal dari kumpulan efek yang terdaftar pada Indeks MSCI Indonesia Large Cap; dan
   - Maksimum 20% (dua puluh persen) dari Nilai Aset Bersih pada instrumen pasar uang dalam
     negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito, sesuai
     dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.



                                                5
Page 16
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   Investasi pada saham-saham yang terdaftar dalam Indeks MSCI Indonesia Large Cap tersebut
   akan berjumlah sekurang-kurangnya 80% (delapan puluh persen) dari keseluruhan saham yang
   terdaftar dalam Indeks MSCI Indonesia Large Cap. Sedangkan porsi tiap-tiap saham akan
   ditentukan secara prorata mengikuti bobot (weighting) masing-masing saham terhadap
   Indeks MSCI Indonesia Large Cap, di mana pembobotan atas masing-masing saham adalah
   minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 120% (seratus dua puluh persen) dari bobot
   masing-masing saham yang bersangkutan dalam Indeks MSCI Indonesia Large Cap.

   Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan
   Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. S-189/PM.21/2020 pada tanggal 14 Februari 2020. Reksa
   Dana mulai beroperasi tanggal 3 Maret 2020.

   Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
   hari-hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah
   tanggal 30 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang
   berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih Reksa Dana
   masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

   Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa Dana
   dan Bank Kustodian pada tanggal 13 Maret 2026. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
   masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
       mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
       Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan No. 33/POJK.04/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
       Indonesia No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
       investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
       laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang
       jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan
       dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

                                                6
Page 17
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang memengaruhi kebijakan
       akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian
       dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.

       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

   c. Portofolio Efek

       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas.

   d. Instrumen Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan.

       Reksa Dana menerapkan PSAK 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan
       terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan, dan
       akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode
       pelaporan kini adalah seperti tercantum di bawah ini.

       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.

       Aset Keuangan

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
       bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
       keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:


                                                      7
Page 18
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)

                                                      Golongan (ditentukan oleh
        Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                    Sub-golongan
                                                           Reksa Dana)
                        Aset    keuangan   yang
                         diukur pada nilai wajar Portofolio efek                  Efek bersifat ekuitas
                         melalui laba rugi
        Aset keuangan
                        Aset    keuangan     yang Kas
                         diukur    pada     biaya
                         perolehan diamortisasi   Piutang dividen

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

           Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
           mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
           mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang".

           Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
           “Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.

           Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
           pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang
           diukur pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

           Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
           saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
           Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
           keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai
           “Keuntungan/(kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan/(kerugian)
           investasi yang telah direalisasi”.

           Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
           dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.

           Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
           dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
           telah ditetapkan.




                                                  8
Page 19
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
       keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
       penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang
       perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit
       ekspektasian tersebut terhadap aset keuangan Reksa Dana.

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
       serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian
       masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
       mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada
       tanggal 31 Desember 2025.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi.

                                                       Golongan (ditentukan
         Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                Sub-golongan
                                                        oleh Reksa Dana)

                              Liabilitas keuangan yang
        Liabilitas keuangan    diukur     pada   biaya Beban akrual
                               perolehan diamortisasi

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
       Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
       yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
       lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
       secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
       kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

                                                  9
Page 20
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan
       harga kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
       transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia,
       referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus
       kas yang didiskonto dan model harga opsi.

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai
       wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran.
       Hierarki pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
          aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung
          (misalnya derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
       ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik
       atas aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan total netonya dilaporkan pada laporan
       posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
       atas total yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
       untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.

       Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
       hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
       atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian, sedangkan
       pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
       termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.




                                                  10
Page 21
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

        Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal
        investasi saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).

        Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
        diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
        dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
        penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar
        investasi.

        Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
        (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian
        yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang
        mengunakan metode rata-rata tertimbang.

   f.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
        dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
        kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
        hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.

        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.

        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
        dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
        dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
        dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
        yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana
        memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk
        melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan
        menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.


                                                 11
Page 22
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   g. Informasi Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio
        efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak
        berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   i.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari
        2026 dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - Amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan Klasifikasi dan Pengukuran
          Instrumen Keuangan; Pengungkapan Keuntungan atau Kerugian pada Penghentian
          Pengakuan; Pendahuluan; Pengungkapan Risiko Kredit; dan Pengungkapan Perbedaan
          Tertunda antara Nilai Wajar dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan tentang Klasifikasi
          dan Pengukuran Instrumen Keuangan; Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
          Keuangan - Penghentian Pengakuan Kewajiban Sewa; dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 207 "Laporan Arus Kas" - Metode Biaya.

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari
        2027 dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

        Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Reksa Dana sedang mempertimbangkan
        implikasi dari penerapan standar tersebut, terhadap laporan keuangan Reksa Dana.

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
   dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
   dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
   akan datang.

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
   dalam PSAK 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan
   akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.


                                                 12
Page 23
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
   Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
   ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
   kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
   pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
   tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
   tersedia atau berlaku pada saat itu.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal
   laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan
   dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan dan
   hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
   nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
   wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai
   tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda
   karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.




                                                13
Page 24
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                            2025
                                                                                                          Persentase
                                                                                                         (%) terhadap
                                                             Harga perolehan                     Level total portofolio
                     Jenis efek               Total saham       rata-rata       Nilai wajar     hierarki     efek

   Efek bersifat ekuitas
    Saham
     PT Bank Central Asia Tbk                    1.502.410    14.113.914.257   12.131.960.750      1         28,79
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk      1.847.170     7.880.866.160    6.760.642.200      1         16,04
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               1.010.620     5.809.772.759    5.154.162.000      1         12,23
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk           1.341.860     3.868.963.212    4.669.672.800      1         11,08
     PT Astra International Tbk                    547.560     2.842.122.174    3.668.652.000      1          8,70
     PT Amman Mineral Internasional Tbk            392.080     3.211.400.534    2.519.114.000      1          5,98
     PT Barito Renewables Energy Tbk               216.320     2.185.088.000    2.098.304.000      1          4,98
     PT Barito Pacific Tbk                         633.750     2.244.363.750    2.072.362.500      1          4,92
     PT Chandra Asri Pacific Tbk                   234.910     1.985.741.366    1.644.370.000      1          3,90
     PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk                   608.400     1.464.498.000    1.423.656.000      1          3,38

   Total efek bersifat ekuitas                   8.335.080    45.606.730.212   42.142.896.250               100,00

   Total portofolio efek                                                       42.142.896.250               100,00

                                                            2024
                                                                                                          Persentase
                                                                                                         (%) terhadap
                                                             Harga perolehan                     Level total portofolio
                     Jenis efek               Total saham       rata-rata       Nilai wajar     hierarki     efek

   Efek bersifat ekuitas
    Saham
     PT Bank Central Asia Tbk                    1.315.240    13.545.376.104   12.724.947.000      1         38,87
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk      1.616.440     7.607.172.615    6.595.075.200      1         20,14
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 884.775     5.932.995.390    5.043.217.500      1         15,40
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk           1.173.425     3.339.566.779    3.179.981.750      1          9,71
     PT Astra International Tbk                    479.410     2.459.895.449    2.349.109.000      1          7,18
     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk        353.910     1.828.832.008    1.539.508.500      1          4,70
     PT Amman Mineral Internasional Tbk            154.365     1.419.744.373    1.308.243.375      1          4,00

   Total efek bersifat ekuitas                   5.977.565    36.133.582.718   32.740.082.325               100,00

   Total portofolio efek                                                       32.740.082.325               100,00



5. KAS

                                                                                 2025                    2024

   Deutsche Bank AG, cabang Jakarta                                             408.185.345             407.077.896
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                                            531.080                 997.100

   Total                                                                        408.716.425             408.074.996



                                                        14
Page 25
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG DIVIDEN

   Piutang dividen merupakan piutang atas pendapatan dividen dari PT Bank Rakyat Indonesia
   (Persero) Tbk yang belum terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan. Saldo pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 253.062.290 dan Rp 218.219.400.

   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang dividen, karena
   Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.


7. BEBAN AKRUAL

                                                                 2025                  2024
   Beban pengelolaan investasi (catatan 12)                       42.311.856            30.467.759
   Beban kustodian (catatan 13)                                    3.384.948             2.437.421
   Lain-lain                                                      27.600.844             9.172.036

   Total                                                          73.297.648            42.077.216


8. PENGUKURAN NILAI WAJAR

   Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
   harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu
   waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
   jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
   transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan
   seperti ini termasuk dalam hierarki level 1.

   Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2025
   dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 42.142.896.250 dan Rp 32.740.082.325.


9. PERPAJAKAN

   a. Pajak Penghasilan

       Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
       terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
       yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
       pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.

       Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
       2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal
       2 November 2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal
       dari dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan
       dari Objek Pajak Penghasilan pasal 23.




                                                15
Page 26
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   a. Pajak Penghasilan (lanjutan)

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
       No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan
       tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang
       mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif
       PPN umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal
       1 April 2022 dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian sesuai dengan
       Peraturan Menteri Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal
       1 Januari 2025, dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar
       Pengenaan Pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).

       Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
       dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
       berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
       yang berlaku.

       Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain dengan laba (rugi) kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk
       tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                 2025                2024

       Rugi sebelum pajak                                     (1.104.559.468)    (1.493.587.396)
       Ditambah (dikurangi):
         Beban yang tidak dapat dikurangkan                   1.002.431.582         293.717.803
         Pendapatan yang pajaknya bersifat final
           - Bunga jasa giro                                      (1.382.319)          (691.988)
           - Pendapatan dividen                               (2.131.152.357)      (435.301.447)
           - Kerugian (keuntungan) investasi yang telah
             direalisasi                                      2.164.328.993      (2.115.935.093)
           - Kerugian investasi yang belum direalisasi           70.333.569       3.751.798.121

       Laba (rugi) kena pajak                                        -                   -

       Pajak penghasilan                                             -                   -
       Pajak dibayar di muka                                         -                   -

       Kurang (lebih) bayar pajak                                    -                   -

       Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
       sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.

   b. Beban Pajak

       Beban pajak kini dan pajak tangguhan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
       2025 dan 2024 adalah nihil.




                                                16
Page 27
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   c. Administrasi

       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan
       dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.


10. UNIT PENYERTAAN BEREDAR

   Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                     2025                                    2024
                             Unit           Persentase (%)          Unit            Persentase (%)

   Pemodal           169.000.000,0000          100,00        125.500.000,0000          100,00
   Manajer Investasi         -                   -                   -                   -

   Total              169.000.000,0000         100,00        125.500.000,0000          100,00


11. PENDAPATAN LAINNYA

   Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.


12. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI

   Beban ini merupakan imbalan kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3% (tiga persen) per
   tahun yang dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
   enam puluh lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun
   kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan
   Kontrak Investasi Kolektif. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayarkan dicatat pada beban
   akrual (Catatan 7). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 417.439.634 dan Rp 140.988.401,
   yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


13. BEBAN KUSTODIAN

   Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
   kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,2% (nol koma dua persen)
   per tahun yang dihitung dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh
   lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun kabisat dan
   dibayar setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi
   Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 7). Beban
   kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing
   adalah sebesar Rp 33.395.171 dan Rp 11.279.072, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain.



                                                 17
Page 28
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                  2025                 2024

    Biaya transaksi                                               65.777.246           17.492.081
    Lain-lain                                                    485.543.067          123.819.851

    Total                                                        551.320.313          141.311.932


15. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

    Sifat Pihak-Pihak Berelasi

    Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
    maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.

    Manajer Investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
    merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
    Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.

    Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

    Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
    dengan pihak-pihak yang berelasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
    pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
    dilakukan dengan pihak ketiga.

    a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
       tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                          2025
                                                                                 Persentase (%)
                                                                                  terhadap total
                                                                               pembelian/penjualan
                                                              Total              portofolio efek

       Pembelian                                            36.716.166.961           100,00
       Penjualan                                            25.078.690.474           100,00

                                                                          2024
                                                                                 Persentase (%)
                                                                                  terhadap total
                                                                               pembelian/penjualan
                                                              Total              portofolio efek

       Pembelian                                            76.352.223.815           100,00
       Penjualan                                            50.467.480.352           100,00




                                               18
Page 29
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

    Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)

    b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
       31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                   2025
                                Jasa pengelolaan investasi
                                                                      Total keuntungan
                                                                       (kerugian) atas
                                                                      kepemilikan unit
                                                                      penyertaan untuk
                                                 Maksimum              masing-masing          Total
           Saldo unit                            persentase         transaksi pembelian    pendapatan
           penyertaan              Total           fee (%)                 kembali           lainnya
                 -               417.439.634           3                     -                   -

                                                   2024
                                Jasa pengelolaan investasi
                                                                      Total keuntungan
                                                                       (kerugian) atas
                                                                      kepemilikan unit
                                                                      penyertaan untuk
                                                 Maksimum              masing-masing          Total
           Saldo unit                            persentase         transaksi pembelian    pendapatan
           penyertaan              Total           fee (%)                 kembali           lainnya

                 -               140.988.401           3                     -                   -

16. INFORMASI SEGMEN

    Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas.
    Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.

    Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
    masing adalah sebagai berikut:

                                                   2025
                                                 Efek bersifat ekuitas     Lain-lain        Jumlah

    Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain

    Pendapatan investasi
     Pendapatan dividen                                 2.131.152.357             -        2.131.152.357
     Kerugian investasi yang telah direalisasi         (2.164.328.993)            -       (2.164.328.993)
     Kerugian investasi yang belum direalisasi            (70.333.569)            -          (70.333.569)
    Pendapatan lainnya                                         -             1.382.319         1.382.319

    Total rugi (dipindahkan)                               (103.510.205)     1.382.319     (102.127.886)



                                                  19
Page 30
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                  2025
                                                    Efek bersifat
                                                      ekuitas            Lain-lain        Jumlah

   Laporan laba rugi dan
    penghasilan komprehensif lain

   Total rugi (pindahan)                                 (103.510.205)     1.382.319     (102.127.886)

   Total beban                                         (1.001.548.153)      (883.429)   (1.002.431.582)

   Rugi sebelum pajak                                  (1.105.058.358)       498.890    (1.104.559.468)

   Beban pajak penghasilan                                                                     -

   Rugi tahun berjalan                                                                  (1.104.559.468)

                                                  2024
                                                    Efek bersifat
                                                      ekuitas            Lain-lain        Jumlah

   Laporan laba rugi dan
    penghasilan komprehensif lain

   Pendapatan investasi
    Pendapatan dividen                                    435.301.447          -           435.301.447
    Keuntungan investasi yang telah direalisasi         2.115.935.093          -         2.115.935.093
    Kerugian investasi yang belum direalisasi          (3.751.798.121)         -        (3.751.798.121)
   Pendapatan lainnya                                         -              691.988           691.988

   Total rugi                                          (1.200.561.581)       691.988    (1.199.869.593)

   Total beban                                           (293.141.212)      (576.591)    (293.717.803)

   Rugi sebelum pajak                                  (1.493.702.793)       115.397    (1.493.587.396)

   Beban pajak penghasilan                                                                     -

   Rugi tahun berjalan                                                                  (1.493.587.396)




                                                  20
Page 31
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                                       2025
                                                    Efek bersifat
                                                      ekuitas        Lain-lain          Total

    Laporan posisi keuangan

    Aset

      Aset segmen                                 42.395.958.540          -        42.395.958.540
      Aset yang tidak dialokasikan                       -          408.716.425       408.716.425

    Total aset                                    42.395.958.540    408.716.425    42.804.674.965

    Liabilitas

      Liabilitas segmen                                    -               -               -
      Liabilitas yang tidak dialokasikan                   -          73.297.648        73.297.648

    Total liabilitas                                       -          73.297.648        73.297.648

                                                                       2024
                                                    Efek bersifat
                                                      ekuitas        Lain-lain          Total

    Laporan posisi keuangan

    Aset

      Aset segmen                                 32.958.301.725          -        32.958.301.725
      Aset yang tidak dialokasikan                       -          408.074.996       408.074.996

    Total aset                                    32.958.301.725    408.074.996    33.366.376.721

    Liabilitas

      Liabilitas segmen                                    -               -               -
      Liabilitas yang tidak dialokasikan                   -          42.077.216        42.077.216

    Total liabilitas                                       -          42.077.216        42.077.216


17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
   dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
   yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.




                                               21
Page 32
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
   risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
   keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan
   dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank
   Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
   risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau
   risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.

   a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
       membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
       pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek
       secara teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu
       oleh komite kredit Manajer Investasi.

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

           Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
           laporan posisi keuangan:

                                                                      2025                  2024

           Kas                                                       408.716.425           408.074.996
           Piutang dividen                                           253.062.290           218.219.400

           Total                                                     661.778.715           626.294.396

       (ii) Kualitas kredit

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
           sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.

   b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
       suku bunga dan risiko harga.




                                                  22
Page 33
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    b. Risiko Pasar (lanjutan)

       (i) Risiko suku bunga

           a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

              Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
              karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
              fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.

              Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
              pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.

              Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
              yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga mengambang dan tidak dikenakan
              bunga:
                                                                       2025
                                                 Bunga
                                              mengambang          Tidak dikenakan
                                                ≤1 bulan               bunga               Total
              Aset keuangan
               Portofolio efek
                Efek bersifat ekuitas                  -            42.142.896.250     42.142.896.250
               Kas                                408.716.425              -              408.716.425
               Piutang dividen                         -               253.062.290        253.062.290
              Total aset keuangan                 408.716.425       42.395.958.540     42.804.674.965
              Liabilitas keuangan
               Beban akrual                             -               73.297.648          73.297.648
              Total liabilitas keuangan                 -               73.297.648          73.297.648
              Total repricing gap - bunga         408.716.425                             408.716.425

                                                                       2024
                                                 Bunga
                                              mengambang          Tidak dikenakan
                                                ≤1 bulan               bunga               Total
              Aset keuangan
               Portofolio efek
                Efek bersifat ekuitas                  -            32.740.082.325     32.740.082.325
               Kas                                408.074.996              -              408.074.996
               Piutang dividen                         -               218.219.400        218.219.400
              Total aset keuangan                 408.074.996       32.958.301.725     33.366.376.721
              Liabilitas keuangan
               Beban akrual                             -               42.077.216          42.077.216
              Total liabilitas keuangan                 -               42.077.216          42.077.216
              Total repricing gap - bunga         408.074.996                             408.074.996

                                                  23
Page 34
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

      (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

         b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
            terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan aset
            dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.

      (ii) Risiko harga

         Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
         risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

         Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa
         Dana melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
         batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang berlaku.

         Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
         portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
         pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas suku
         bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk yield
         dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan
         kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana.

         Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
         sensitivitas harga dan suku bunga secara regular.

   c. Risiko Likuiditas

      Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
      Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
      tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.

      Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
      lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

      Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
      jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
      sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang
      tidak didiskontokan.

                                                                     2025
                                     Kurang dari                            Lebih dari
                                      1 bulan            1-3 bulan           3 bulan          Total
      Liabilitas keuangan
       Beban akrual                       73.297.648         -                  -            73.297.648
      Total liabilitas keuangan           73.297.648         -                  -            73.297.648


                                                   24
Page 35
REKSA DANA INDEKS PREMIER ETF MSCI INDONESIA LARGE CAP
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   c. Risiko Likuiditas (lanjutan)

                                                                    2024
                                     Kurang dari                             Lebih dari
                                      1 bulan           1-3 bulan             3 bulan        Total
      Liabilitas keuangan
       Beban akrual                       42.077.216        -                    -          42.077.216
      Total liabilitas keuangan           42.077.216        -                    -          42.077.216

   d. Manajemen Risiko Permodalan

      Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
      pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
      penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
      kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
      unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
      menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
      memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
      yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
      Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
      eksternal.


18. RASIO-RASIO KEUANGAN

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
   Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP-99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

   Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (tidak
   diaudit) adalah sebagai berikut:

                                                                    2025                   2024

   Total hasil investasi (%)                                        (4,78)                (13,18)

   Hasil investasi setelah memperhitungkan
    beban pemasaran (%)                                             (4,78)                (13,18)

   Biaya operasi (%)                                                2,66                   2,30

   Perputaran portofolio                                            0,67                   3,95

   Penghasilan kena pajak (%)                                         -                      -

   Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
   memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
   sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.



                                                   25

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.08 MB
Published31 Mar 2026
Pages35
Characters87,962
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Astra International Tbk p.24 ×5
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.24 ×5
linked org Barito Renewables Energy Tbk p.24 ×2
linked org Petrindo Jaya Kreasi Tbk p.24 ×2
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.24 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×5
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×8
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
possible org Barito Pacific Tbk p.24 ×2
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.24 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×2
unresolved org Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap p.1 ×3
unresolved — lNDO PREMIER p.3
unresolved org PT Indo Premier Investment Management Pacific Century Place p.3
unresolved — JI. Jend. Sudirman p.3
unresolved — www.indopremierinvestment.com p.3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI p.6
unresolved org Palilingan & Rekan p.10
unresolved org Rekan Santoso Chandra p.10
unresolved person CPA p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.15 ×2
unresolved org PT Indo Premier Investment Management p.15 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti · Notaris p.15
unresolved person Jimmy Tanal · Notaris p.15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.16
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.17
unresolved org Menteri Keuangan p.26
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.27
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.28
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi p.28

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-Tahunan-XIML.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result