Skip to content
Back to announcement

20260330_XCID_Penyampaian Laporan Tahunan_32055822_lamp2.pdf

Other Text extracted XCID

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 95

Page 1
DIRE CIPTADANA PROPERTI RITEL INDONESIA




PENILAIAN PUSAT PERBELANJAAN NEO SOLO GRAND MALL
Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping,
Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
Indonesia

No. Report   : 00104/2.0012-00/PI/09/0330/1/III/2026
Tanggal      : 17 Maret 2026
Page 2
Kepada: Direksi                                    No. Kontrak   : RHR00PC1F1125225.0
         DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia   No. Laporan : 00104/2.0012-00/PI/09/0330/1/III/2026
         Plaza Asia Office Park Unit 2             Tanggal       : 17 Maret 2026
         Jalan Jenderal Sudirman Kav. 59
         Jakarta Selatan 12190
         Indonesia




PENILAIAN PUSAT PERBELANJAAN NEO SOLO GRAND MALL
Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping,
Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta,
Provinsi Jawa Tengah, Indonesia


Dengan hormat,


Menyambung instruksi dari DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (“Klien” atau “DIRE”) sesuai
kontrak No. RHR00PC1F1125225.0 tanggal 18 November 2025 dan amendemen kontrak No.
RHR00PC1F1125225.0 tanggal 13 Maret 2026, untuk memberikan opini Nilai Pasar atas Pusat
Perbelanjaan Neo Solo Grand Mall (“SGM”) di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan
Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, dengan ini kami
menyatakan bahwa kami telah melakukan inspeksi dan analisis atas Objek Penilaian, dan
menyampaikan laporan ini untuk Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.


 1. Status Penilai
     Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh penilai independen yang merupakan Penilai Publik
     dan salah satu rekan pada KJPP Rengganis, Hamid & Rekan (KJPP-RHR). Penilai Publik dan KJPP-
     RHR telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian Keuangan
     Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan – OJK.


     KJPP-RHR telah menjalin kerjasama aliansi strategis dengan CBRE, yang merupakan
     perusahaan konsultan properti global terintegrasi yang terdaftar di Bursa Efek New York
     (www.cbre.com).


     Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak mempunyai
     potensi benturan kepentingan dengan Objek Penilaian, Pemberi Tugas, dan Pengguna Laporan.


     Seluruh penilai, tenaga ahli, dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
     penugasan di bawah koordinasi Penilai Berizin atau penanggung jawab penilaian yang
     mempunyai kompetensi untuk melakukan penilaian.
Page 3
2. Pemberi Tugas
   Pemberi Tugas adalah DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan uraian sebagai berikut:
        Bidang Usaha          :   Sekuritas, Aset Manajemen & Investasi
        Alamat                :   Plaza Asia Office Park Unit 2, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 59,
                                  Jakarta Selatan 12190, Indonesia
        No. Telepon           :   (021) 2557 4883
        No. Faksimile         :   (021) 2557 4842
        Email                 :   hidajatarief@ciptadana.com
        Website               :   www.ciptadana-am.com


3. Pengguna Laporan
   Pengguna Laporan adalah DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia.


4. Objek Penilaian dan Kepemilikan
   Objek penilaian adalah aset berupa real properti yang terdiri dari tanah, bangunan dan
   fasilitasnya. Objek penilaian adalah Pusat Perbelanjaan yang dikenal dengan Neo Solo Grand
   Mall (“SGM”) dan terdiri dari tanah, bangunan serta fasilitasnya dengan total Net Lettable Area
   (NLA) kurang lebih 26.199 meter persegi (tidak termasuk area pameran kurang lebih 446 meter
   persegi) dan luas kotor bangunan (GBA) kurang lebih 59.277 meter persegi yang berdiri di atas
   tanah seluas 11.964 meter persegi yang terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No 273,
   Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.


   Bentuk kepemilikan atas Objek Penilaian merupakan kepemilikan tunggal yang dilengkapi
   dengan 4 (empat) Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB), terdaftar atas nama PT Surya Persada
   Properti yang merupakan SPC (Special Purpose Company) milik DIRE.


5. Jenis Mata Uang yang Digunakan
   Objek Penilaian dinilai dengan menggunakan mata uang Rupiah (“IDR” or “Rp”). Nilai kurs
   mata uang dolar AS terhadap Rupiah pada tanggal penilaian adalah US $1= Rp16.782,- (kurs
   tengah Bank Indonesia).


6. Maksud dan Tujuan Penilaian
   Penilaian ini dimaksudkan untuk memberikan opini Nilai Pasar atas Objek Penilaian untuk
   kepentingan laporan tahunan DIRE selaku Manager Investasi DIRE Ciptadana Properti Ritel
   Indonesia.




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    ii
Page 4
7.   Dasar Nilai
     Dasar nilai sesuai tujuan penilaian adalah Nilai Pasar. Definisi Nilai Pasar sesuai dengan
     Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021 adalah sebagai berikut:


     Nilai Pasar
     “Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
     penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
     membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
     pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing bertindak atas
     dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.”


     Penilaian ini tidak memperhitungkan biaya dan pajak yang terkait dengan penjualan dan
     pengalihan kepada pihak lain.


     Berdasarkan Peraturan OJK No. 28/POJK.04/2021, Objek Penilaian digolongkan menjadi Aset
     Operasional, yang didefinisikan sebagai berikut:


     Aset Operasional
     ”Aset Operasional adalah aset yang digunakan dalam operasional perusahaan yang digunakan
     secara berkelanjutan”.


8. Tanggal Penilaian
     Tanggal penilaian adalah 31 Desember 2025 dan tanggal inspeksi adalah 5 Februari 2026.


9. Tingkat Kedalaman Investigasi
     Penilaian ini dilakukan dengan kedalaman investigasi sebagai berikut:
     a. Inspeksi terhadap Objek Penilaian dilakukan untuk memperoleh data dan informasi yang
        cukup sebagaimana diatur dalam Lingkup Penugasan.
     b. Pada aset – aset sejenis dan dalam jumlah relatif banyak, inspeksi dapat dilakukan secara
        sampling;
     c. Pada Objek Penilaian dan/atau dokumen yang tidak dapat atau terbatas untuk diverifikasi,
        maka sumber data dan informasi didasarkan hanya dari Pemberi Tugas dan/atau pihak lain
        yang disetujui Pemberi Tugas;
     d. Penilai melakukan verifikasi atas peruntukan tanah, dokumen kepemilikan, legal dokumen
        dan perizinan lainnya namun tidak melakukan pengecekan keabsahan atas status hukum
        Objek Penilaian.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                 iii
Page 5
10. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan
   Sifat dan sumber informasi yang relevan namun tidak membutuhkan verifikasi, dapat disetujui
   untuk digunakan sepanjang sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional maupun
   internasional. Sumber informasi tersebut antara lain:
   a.   Bank Indonesia;
   b.   Bursa Efek Indonesia;
   c.   Badan Pusat Statistik;
   d.   Data riset dari lembaga independen; dan
   e.   Informasi dari media elektronik dan media cetak yang dianggap mewakili.


11. Asumsi dan Asumsi Khusus
   Asumsi
   a.   Aset dilengkapi dengan dokumen kepemilikan yang berlaku dan sah secara hukum dapat
        dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga;
   b.   Data dan informasi atas aset yang diberikan, baik berupa dokumen kepemilikan, legal dan
        perijinan lainnya diasumsikan benar termasuk data yang diperoleh secara sampling;
   c.   Objek Penilaian diasumsikan bebas dari adanya pencemaran lingkungan;
   d.   Mesin dan peralatan dinilai sebagai satu kesatuan ditempat ( in-situ/in-place) dan bagian
        dari bisnis yang berjalan;
   e.   Penilai menggunakan seluruh catatan publik yang dapat ditemukan, foto dan informasi
        yang berasal dari sumber eksternal, baik dari website, professional, pemilik properti
        maupun sumber terverifikasi lainnya yang diasumsikan besar dan mencerminkan kondisi
        yang sebenarnya;
   f.   Tanggal inspeksi lapangan adalah setelah tanggal penilaian sehingga dalam penilaian ini
        kami mengasumsikan bahwa tidak terdapat perubahan signifikan pada Objek Penilaian
        antara tanggal inspeksi dan tanggal penilaian;
   g.   Kami telah menerima tenancy schedule dari SGM dengan NLA untuk masing-masing unit
        dan kami berasumsi bahwa NLA yang diberikan oleh manajemen adalah benar dan
        akurat;
   h.   Objek Penilaian merupakan satu kesatuan usaha yang dikelola oleh manajemen yang
        profesional dan kompeten;
   i.   Kami dilengkapi dengan data dari Pemberi Tugas serta data lisan (verbal) yang didapatkan
        selama inspeksi lapangan. Untuk tujuan penilaian ini, data tersebut diasumsikan akurat
        dan benar.


   Asumsi Khusus
   a.   Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan pendapatan dari sewa ruangan,
        pameran, dan parkir, dan tidak memperhitungkan pendapatan dari biaya servis, utilitas,
        dan lain-lain karena bukan merupakan hak DIRE berdasarkan perjanjian antara pihak
        DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan PT Surya Persada Properti;




                                 VALUATION & ADVISORY SERVICES                               iv
Page 6
   b.      Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan biaya pemasaran untuk penyewa yang
           kosong saat ini, tidak memperhitungkan penyewa eksisting yang akan keluar dan
           digantikan dengan penyewa baru;
   c.      Terdapat perjanjian parkir antara DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan PT
           Centrepark Citra Corpora No.15183/PKS/CP-LGL/JK/V/2024 tanggal 2 Mei 2024 dengan
           jangka waktu perjanjian terhitung 2 tahun sejak 1 Mei 2024 hingga 30 April 2026. Dalam
           penilaian ini kami mengasumsikan bahwa perjanjian tersebut akan diperpanjang.


12. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
    Laporan penilaian terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang
    dapat mempengaruhi operasional perusahaan.


13. Konfirmasi bahwa Penilaian Dilakukan Berdasarkan SPI dan Peraturan Lainnya
    Penilaian ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) & Standar Penilaian Indonesia
    (SPI) Edisi VII – 2018, Edisi Revisi SPI 300 (Penilaian Real Properti) & 310 (Penilaian Mesin dan
    Peralatan), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 dan Surat Edaran
    Otoritas Jasa Keuangan No. 33/SEOJK.04/2021.


14. Pendekatan Penilaian dan Alasan Penerapannya
   Dengan memperhatikan lingkup pekerjaan dan merujuk kepada Peraturan OJK No.
   28/POJK.04/2021 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di
   Pasar Modal bab 10, kami telah mempertimbangkan Pendekatan Pendapatan dan Pendekatan
   Biaya dengan pertimbangan sebagai berikut:
               Pendekatan                                      Alasan Penggunaan
     Pasar                      Tidak    digunakan    karena      tidak   terdapat   cukup   data   pasar    untuk
                                penawaran/transaksi Objek Penilaian yang sebanding
     Pendapatan                 Digunakan karena Objek Penilaian merupakan properti yang menghasilkan
                                pendapatan
     Biaya                      Digunakan karena investor masih melihat suatu properti berdasarkan biaya
                                pengganti properti sejenis dengan utilitas sebanding yang harus dibayarkan


15. Metode Penilaian yang Diterapkan
        Pendekatan Penilaian            Metode
     Pendapatan                         Diskonto Arus Kas (DCF)
     Biaya                              Biaya Pengganti (RC)



16. Kejadian Penting setelah Tanggal Penilaian
    Dalam Penilaian ini, kami tidak mempertimbangkan dampak dari kejadian setelah tanggal
    Penilaian.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                    v
Page 7
17. Peraturan Perundang-undangan Terkait
   Penilaian ini merujuk kepada:
   a. Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995;
   b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 64/POJK.04/2017 tentang mengenai Dana Investasi
      Real Estate berbentuk Kontrak Investasi Kolektif;
   c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan
      di Pasar Modal;
   d. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian
      Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal;
   e. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 33/SEOJK.04/2021 tentang Penilaian dan
      Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal.




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                            vi
Page 8
18. Kesimpulan Penilaian
   Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku,
   kami berpendapat bahwa Nilai Pasar atas Objek Penilaian yang berlokasi di Jalan Brigjend
   Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi
   Jawa Tengah, Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 adalah:


                                       Rp608.287.000.000,-
        (ENAM RATUS DELAPAN MILIAR DUA RATUS DELAPAN PULUH TUJUH JUTA RUPIAH)


    Sehubungan dengan meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang telah
    menyebabkan gangguan pada pasar energi global serta meningkatkan volatilitas pasar
    keuangan, dan pemberlakuan tarif perdagangan yang signifikan oleh Pemerintah Amerika
    Serikat terhadap sejumlah negara yang menimbulkan gejolak pada perekonomian global,
    maka kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan tingkat kehati-hatian yang
    lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi dibandingkan
    dengan kondisi yang secara normal berlaku. Dikarenakan belum diketahuinya besaran
    dampak dari pengenaan tarif perdagangan tersebut yang terjadi di pasar dan ketiadaan atau
    kurangnya data pasar untuk menginformasikan atau mendukung estimasi kuantitatif, sebagai
    langkah pencegahan/mitigasi resiko kami sangat menyarankan untuk dilakukannya
    pemutakhiran secara berkala terhadap hasil penilaian ini untuk memastikan adanya penilaian
    yang akurat.


    Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan untuk
    memastikan pemahaman atas hasil penilaian yang tergantung kepada seluruh asumsi,
    batasan, kondisi, komentar dan detil keseluruhan bagian laporan yang mendasari opini nilai
    dimaksud sesuai dengan tujuan penilaian.



    Jakarta, 17 Maret 2026
    Hormat kami,
    KJPP Rengganis, Hamid & Rekan




    Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.)
    Rekan - Penilai Properti
    Penilai Publik No. P-1.12.00330
    MAPPI No. 06-S-01977
    STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                              vii
Page 9
                              DAFTAR ISI



BAB
                                                     HALAMAN
       SURAT PENGANTAR                                  i
       DAFTAR ISI                                      viii
       PERNYATAAN PENILAI                               ix
       KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS                      xi
       GLOSARIUM                                       xiii
1.0    RINGKASAN EKSEKUTIF                              1
2.0    PENDAHULUAN                                      4
3.0    LOKASI DAN LINGKUNGAN SEKITAR                    5
4.0    URAIAN TAPAK                                     8
5.0    DOKUMEN KEPEMILIKAN                              9
6.0    PERENCANAAN KOTA                                10
7.0    URAIAN BANGUNAN DAN SARANA PELENGKAP            11
8.0    FASILITAS DAN UTILITAS                          14
9.0    KINERJA OPERASIONAL                             15
10.0   KOMENTAR PASAR                                  24
11.0   PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK                39
12.0   PENDEKATAN DAN METODE PENILAIAN                 40
13.0   PROSEDUR PENILAIAN                              42
14.0   KESIMPULAN PENILAIAN                            50



       LAMPIRAN
       KERTAS KERJA
       SPESIFIKASI MESIN DAN PERALATAN
       FOTO
       PETA LOKASI
       PETA SERTIPIKAT
       SITE PLAN
       DENAH BANGUNAN
       VALIDASI MAPPI




                     VALUATION & ADVISORY SERVICES            viii
Page 10
                                    PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menyatakan bahwa:
1.   Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan akurat.
2.   Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini dibatasi oleh
     asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan Penilaian, yang mana
     merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak memiliki
     benturan kepentingan.
3.   Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap
     properti yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak-
     pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap properti yang dinilai.
4.   Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah
     disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
5.   Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau
     gambaran nilai yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai, pencapaian hasil
     yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang
     berhubungan secara langsung dengan penggunaan yang dimaksud.
6.   Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh
     Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
7.   Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan objek penilaian dan/atau
     jenis industri yang dinilai.
8.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
     penilaian.
9.   Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
     perundang-undangan.
10. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut:
       •    Identifikasi masalah (identifikasi batasan, kepemilikan hak, tujuan dan objek, definisi
            Penilaian, dan tanggal Penilaian);
       •    Pengumpulan data dan wawancara;
       •    Analisis data;
       •    Estimasi nilai dengan menggunakan pendekatan Penilaian;
       •    Penulisan laporan.
11. Tim Penilai telah melakukan inspeksi / investigasi terhadap Objek Penilaian yang dinilai.
12. Penilai telah melakukan analisis untuk tujuan penilaian yang diungkapkan dalam Laporan
     Penilaian Properti.
13. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
     kesimpulan nilai.
14. Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
15. Seluruh data dan informasi yang diungkapkan dalam laporan dapat dipertanggung jawabkan.




                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                                   ix
Page 11
     16. Kami telah melakukan verifikasi sesuai lingkup pekerjaan kami dan kami telah melakukan
           validasi data oleh asosiasi profesi (Masyarakat Profesi Penilai Indonesia) melalui Forum Penilai
           Pasar Modal (FPPM) serta mengasumsikan bahwa data tersebut akurat dan benar.
     17. Tidak ada Penilai lainnya selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
           pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
           dinyatakan dalam laporan Penilaian ini;
     18. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan Penilaian telah dibuat
           dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan SPI Edisi VII-2018.

Nama                                                          Kualifikasi               Tanda Tangan


Penanggung Jawab:


Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.)
Izin Penilai Publik No. P-1.12.00330
MAPPI No. 06-S-01977
STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023                                 Penilai Properti           …………………….


Pemeriksa:


Jun Cesar Haposan Meha
MAPPI No. 16-T-06693
Register Penilai No. RMK-2017.00950                        Penilai Properti           …………………….


Tim Penilai:


Agri Novrius Ermulia
MAPPI No. 19-P-09911
Register Penilai No. RMK-2020.03613                        Penilai Properti           …………………….


Agung Pratama Hidayat*
MAPPI No.22-P-11278
Register Penilai No. RMK-2022.04521                        Penilai Properti           …………………….


Fitriani Arumningsih*
MAPPI No.25-P-13492
Register Penilai No. RMK-2025.05032                        Penilai Properti           …………………….

*Penilai yang melakukan inspeksi lapangan




                                        VALUATION & ADVISORY SERVICES                                x
Page 12
                           KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS

Penilaian dan Laporan Penilaian bergantung kepada syarat-syarat pembatas sebagai berikut:
1.   Terkait dengan kondisi geopolitik yang diikuti dengan ketidakpastian situasi ekonomi global
     (juga di Indonesia), kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan tingkat
     kehati-hatian yang lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi
     dibandingkan dengan kondisi yang secara normal berlaku. Disebabkan belum diketahuinya
     besaran dampak dari kondisi geopolitik yang terjadi di pasar dan ketiadaan atau kurangnya
     data pasar untuk menginformasikan atau mendukung estimasi kuantitatif, kami menyarankan
     untuk dilakukannya review/kaji ulang secara berkala terhadap hasil penilaian ini sebagai
     tindakan berjaga-jaga.
2.   Kondisi perbedaan yang mungkin terjadi di antara tanggal penilaian dan periode waktu
     pelaksanaan hasil penilaian, dapat mengurangi relevansi opini nilai dengan kebutuhan
     Pengguna Laporan, yang disebabkan oleh perbedaan akses data dan informasi, serta asumsi
     dan analisis penilaian. Dalam hal Pengguna Laporan menemukan kondisi seperti itu, disarankan
     untuk menugaskan Penilai untuk meninjau penugasan yang telah dilakukan di mana jika
     memungkinkan dan diperlukan, Penilai mungkin dapat mengulangi prosedur penilaian
     sebelumnya secara lengkap. Proses dan prosedur harus diuraikan dalam penugasan terpisah
     dan berbeda dari penugasan sebelumnya.
3.   KJPP Rengganis, Hamid & Rekan tidak memperbolehkan penggunaan seluruh, Sebagian
     ataupun sebagai rujukan dari Penilaian dari Laporan ini dalam dokumen, edaran, pernyataan,
     referensi ataupun dipublikasikan dalam bentuk apapun juga tanpa ijin tertulis dari KJPP
     Rengganis, Hamid & Rekan.
4.   Informasi yang telah diberikan oleh pihak lain kepada KJPP Rengganis, Hamid & Rekan seperti
     yang disebutkan dalam laporan penilaian dianggap layak dan dapat dipercaya, tetapi KJPP
     Rengganis, Hamid & Rekan tidak bertanggung jawab jika ternyata informasi yang diberikan itu
     terbukti tidak sesuai dengan hal yang sesungguhnya. Informasi yang dinyatakan tanpa
     menyebutkan sumbernya merupakan hasil penelaahan kami terhadap data yang ada,
     pemeriksaan atas dokumen ataupun keterangan dari instansi pemerintah yang berwenang.
     Tanggung jawab untuk memeriksa kembali kebenaran informasi tersebut sepenuhnya berada
     dipihak klien
5.   Nilai yang dicantumkan dalam laporan ini serta setiap nilai lain dalam Laporan yang merupakan
     bagian dari properti yang dinilai hanya berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan penilaian.
     Nilai yang digunakan dalam laporan penilaian ini tidak boleh digunakan untuk tujuan penilaian
     lain yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan.
6.   Kami tidak melakukan penyelidikan atas kondisi tanah dan fasilitas lingkungan lainnya, untuk
     suatu pengembangan baru. Apabila tidak diinformasikan lain, penilaian kami didasarkan pada
     kewajaran, dan untuk suatu rencana pengembangan tidak ada pengeluaran tidak wajar atau
     keterlambatan dalam masa pembangunan.
7.   Nilai Pasar yang dimaksud mencerminkan nilai yang sesungguhnya tanpa memperhitungkan
     adanya kewajiban atas pajak atau biaya-biaya yang terkait dengan transaksi penjualan tersebut.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                   xi
Page 13
     Properti yang dinilai berdasarkan asumsi bebas dari segala hipotik, persengketaan dan premi
     serta biaya lain yang belum diselesaikan.
8.   Gambar, denah ataupun peta yang terdapat dalam laporan ini disajikan hanya untuk
     kemudahan visualisasi saja. Kami tidak melaksanakan survei/pemetaan dan tidak bertanggung
     jawab mengenai hal ini.
9.   Keterangan mengenai rencana tata kota diperoleh secara tertulis dan/atau lisan yang
     dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Kecuali diinstruksikan lain, kami beranggapan bahwa
     properti yang dinilai tidak terpengaruh oleh berbagai hal yang bersifat pembatasan-pembatasan
     dan properti maupun kondisi penggunaan baik saat ini maupun yang akan datang tidak
     bertentangan dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Jika jaminan diperlukan, kami
     menyarankan agar verifikasi diperoleh dari pengacara Anda.
10. Properti dilengkapi sertipikat tanah yang sah dan bebas dari hak atas jalan dan pelanggaran
     apapun juga, termasuk pula bebas dari batasan yang memberatkan, halangan-halangan
     ataupun pengeluaran tidak wajar lainnya. KJPP Rengganis, Hamid & Rekan tidak melakukan
     pengukuran ulang terhadap luasan properti secara detail, melainkan data dari sertipikat &
     gambar bangunan yang diterima dari klien.
11. Penilaian ini didasarkan pada asumsi bahwa property dibangun sesuai dengan peraturan yang
     berlaku, serta telah memiliki atau dalam proses memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan
     Ijin Penggunaan Bangunan (IPB) yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Bagian- bagian
     properti yang tidak diinspeksi tidak memiliki kerusakan berarti dan tidak menyebabkan KJPP
     Rengganis, Hamid & Rekan mengubah penilaian.
12. Penilai tidak berkewajiban memberikan kesaksian atau hadir di pengadilan karena laporan ini,
     berkaitan dengan terjadinya sengketa atas property dimaksud, tanpa perjanjian tertulis terlebih
     dahulu.
13. Kami tidak melakukan pengukuran luas dari properti dimaksud. Kami beranggapan bahwa
     besaran luas yang digunakan dalam penilaian ini sesuai dengan besaran luas yang dinyatakan
     dalam salinan surat sertipikat tanah yang disediakan oleh Perusahaan.
14. Kami tidak mengetahui adanya laporan audit lingkungan, penyelidikan lingkungan ataupun
     penyelidikan kandungan tanah yang mungkin telah dilaksanakan terhadap properti yang dinilai
     berkaitan dengan kontaminasi lingkungan atau kemungkinan terjadinya kontaminasi
     lingkungan.
15. Kami tidak meneliti secara detail aspek hukum dari surat tanah yang dimiliki dan menyarankan
     agar menunjuk konsultan hukum independen untuk melakukannya. Untuk keperluan penilaian
     ini kami beranggapan bahwa properti dimaksud telah dilengkapi dengan surat tanah yang sah
     secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                   xii
Page 14
                                        GLOSARIUM

            Istilah                                          Uraian

HGB                         Hak Guna Bangunan

Gross Building Area         Jumlah luas kotor keseluruhan bangunan, termasuk parkir.
(GBA)

Gross Floor Area (GFA)      Jumlah seluruh permukaan lantai bangunan yang dihitung dari dinding
                            terluar bangunan tetapi tidak termasuk void dan parkir.

Net Lettable Area (NLA)/    Luas lantai tertentu dalam suatu gedung komersial yang ditetapkan olek
Luas Lantai Sewa            pemilik bangunan untuk disewakan.

Anchor Tenant, Mini         Penyewa utama atau penyewa kunci yang dipertimbangkan untuk menjadi
Anchor dan Big Tenant       membangkitkan atau menarik arus pengunjung dari sebuah ritel, yang dibagi
                            dalam anchor (NLA >1.000 m²) dan big tenant (700<NLA<1.000 m²).

Specialty                   Toko/kios kecil dan sedang yang mengkhususkan diri dalam berbagai
                            kelompok jenis produk tertentu dan pelengkapnya.

Casual Leasing, Atrium      Penggunaan areal umum di pusat perbelanjaan untuk perdagangan atau
Leasing                     kegiatan promosi dalam jangka waktu yang relatif pendek (kurang dari 1
                            bulan).

Rental Rate/Tarif Sewa      Tarif sewa pokok yang ditetapkan dalam kontrak perjanjian sewa-menyewa
                            antara penyewa dan pemilik gedung komersial yang disepakati bersama.

Occupancy Rate/Tingkat      Persentase luas lantai yang sudah tersewa dibandingkan dengan Luas Lantai
Hunian                      Sewa (Lettable Floor Area atau Rentable Floor Area) yang tersedia dalam
                            suatu Pusat Perbelanjaan.

Lease Period/Periode Sewa   Masa berlaku suatu ikatan sewa-menyewa dalam kontrak perjanjian sewa-
                            menyewa antara penyewa dan pemilik gedung komersial.

Revenue Sharing/Bagi        Pembagian pendapatan dari total jumlah pendapatan yang dihasilkan dari
Hasil                       penjualan barang antara penyewa dan pemilik.

WALE                        Metode untuk mengukur periode rata-rata dimana semua sewa dalam suatu
                            properti akan berakhir. WALE adalah pengukuran yang sangat penting bagi
                            pemilik properti komersial untuk memperkirakan risiko kekosongan.




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                       xiii
Page 15
1.0    Ringkasan Eksekutif

 Pemberi Tugas dan   : DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia
 Pengguna Laporan
 Jenis Aset          :   Aset Operasional
 Tujuan Penilaian    :   Laporan tahunan DIRE
 Dasar Penilaian     :   Nilai Pasar
                                                                                           Objek Penilaian
 Tanggal Penilaian   :   31 Desember 2025
 Tanggal Inspeksi    :   5 Februari 2026
 Kurs Tengah         :   US $1= Rp16.782,- (Kurs Tengah Bank Indonesia)
 Objek Penilaian     :   Pusat Perbelanjaan Neo Solo Grand Mall yang terdiri dari tanah,
                         bangunan, serta fasilitasnya, dengan uraian sebagai berikut:
                          Lokasi                   :   Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan
                                                       Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta,
                                                       Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
                          Koordinat                :   -7.566497, 110.807556
                          Luas Tanah               :   11.964 m2
                          GBA                      :   ±59.277 m2
                          NLA                      :   ±26.199 m2 (tidak termasuk area pameran kurang
                                                       lebih 446 meter persegi)
                          Tingkat Hunian           :   79,82%*
                          Anchor Tenant            :   Teleperformance,      Matahari   Department   Store,
                                                       Amazone, Cinema XXI
                         *per 31 Desember 2025
 Dokumen             :   4 (empat) Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) terdaftar atas nama
 Kepemilikan             PT Surya Persada Properti dengan rincian sebagai berikut:
                                   Jenis dan No.       Tanggal Diterbitkan                            Luas
                                                                              Nomor dan Tanggal
                          No         Sertipikat           dan Tanggal                                Tanah
                                                                                Gambar Situasi
                                       Tanah                Berakhir                                  (m2)
                                                        21 Januari 1997            299/1997
                           1       HGB No. 113                                                         1.500
                                                        20 Januari 2027        20 Januari 1997
                                                        21 Januari 1997            300/1997
                           2       HGB No.114                                                          4.410
                                                        20 Januari 2027        20 Januari 1997
                                                          10 Mei 1997             2259/1997
                           3       HGB No.121                                                          3.358
                                                        06 Februari 2037         09 Mei 1997
                                                          27 Mei 2003        165/Penumping/2003
                           4       HGB No.135                                                          2.696
                                                          26 Mei 2043          07 Februari 2003
                                   Jumlah                                                            11.964


                         PT Surya Persada Properti merupakan SPC (Special Purpose Company)
                         milik DIRE.
 Perencanaan Kota    :   Peruntukan                        :   Perdagangan dan Jasa
                         KDB                               :   60%
                         KLB                               :   15 (maksimum)
                         KDH                               :   20%
                         Maksimum ketinggian               :   150 meter



                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 1
Page 16
Penggunaan Tertinggi   :   Pusat Perbelanjaan
& Terbaik
Asumsi Khusus          :   • Dalam penilaian ini, kami hanya memperhitungkan pendapatan
                                dari   sewa   ruangan,           pameran,        dan   parkir,    dan    tidak
                                memperhitungkan pendapatan dari biaya servis, utilitas, dan lain-
                                lain karena bukan merupakan hak DIRE berdasarkan perjanjian
                                antara pihak DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dengan PT
                                Surya Persada Properti;
                           • Dalam       penilaian      ini,   kami      hanya    memperhitungkan        biaya
                                pemasaran     untuk      penyewa         yang    kosong    saat   ini,   tidak
                                memperhitungkan penyewa eksisting yang akan keluar dan
                                digantikan dengan penyewa baru;
                           • Terdapat perjanjian parkir antara DIRE Ciptadana Properti Ritel
                                Indonesia dengan PT Centrepark Citra Corpora No.15183/PKS/CP-
                                LGL/JK/V/2024 tanggal 2 Mei 2024 dengan jangka waktu
                                perjanjian terhitung 2 tahun sejak 1 Mei 2024 hingga 30 April 2026.
                                Dalam penilaian ini kami mengasumsikan bahwa perjanjian tersebut
                                akan diperpanjang.
Pendekatan Penilaian   :   Pendekatan Pendapatan dan Biaya
Analisa SWOT           :   Strength
                            •    Objek Penilaian berada di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, yang
                                 merupakan jalan utama yang terletak di pusat Kota Surakarta;
                            •    Objek Penilaian relatif dekat dengan Bandar Udara Internasional
                                 Adi Sumarmo;
                            •    Objek Penilaian sebagai pusat perbelanjaan pertama di Solo
                                 sudah dikenal luas oleh masyarakat.
                           Weakness
                            •    Bangunan     relatif      tua    bila    dibandingkan      dengan       pusat
                                 perbelanjaan pesaing;
                            •    Sebagian besar tenant didominasi oleh merek kelas menengah,
                                 sehingga segmen premium kurang terwakili yang membuat daya
                                 tarik bagi kelas atas lebih rendah.
                           Opportunity
                            •    Masih besarnya segmen pasar menengah yang merupakan target
                                 pasar dari Objek Penilaian;
                            •    Dengan beroperasinya Jalan Tol Solo – Ngawi, jumlah pengunjung
                                 dari luar Kota Surakarta meningkat;
                            •    Solo dikenal dengan Kota Batik dan destinasi kuliner sehingga
                                 jumlah pengunjung dari luar Kota Surakarta meningkat dan dari
                                 tahun ke tahun semakin bertambah.



                           VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 2
Page 17
                              Threat
                               •   Kehadiran pusat perbelanjaan lain dengan konsep eksklusif dan
                                   fasilitas yang lebih modern.
Nilai Pasar               :   Rp608.287.000.000,-
                              (ENAM RATUS DELAPAN MILIAR DUA RATUS DELAPAN PULUH TUJUH
                              JUTA RUPIAH)
Ringkasan eksekutif ini hanya digunakan bersama dengan laporan penilaian dengan segala
asumsi, batasan dan dasar penilaian yang dinyatakan di dalam laporan ini dan tidak seharusnya
dibaca secara terpisah.




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                               3
Page 18
2.0   Pendahuluan
      Ruang Lingkup
      Lingkup pekerjaan mengacu kepada prosedur penilaian yang berlaku secara umum. Secara
      garis besar lingkup pekerjaan dapat dijelaskan sebagai berikut.


                                                                  Batasan
                                                                  Tujuan
                              Identifikasi Masalah                Objek Penilaian
                                                                  Dasar Nilai
                                                                  Tanggal Penilaian




                        Pengumpulan data dan wawancara
                                  manajemen




                           Analisis data dan penilaian




                                                                   Menggunakan
                                                                   asumsi dan
                                 Estimasi Nilai                    pendekatan
                                                                   penilaian yang
                                                                   sesuai




                               Penulisan Laporan




      Dasar Informasi
      Laporan penilaian ini dibuat berdasarkan data dan informasi berikut:
          •   Salinan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB);
          •   Salinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
          •   Salinan Sertipikat Laik Fungsi (SLF);
          •   Salinan Izin Penggunaan Bangunan (IPB);
          •   Salinan Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP);
          •   Salinan Surat Keterangan Bangunan Gedung Laik Fungsi (SLF);
          •   Salinan perjanjian manajemen properti;
          •   Salinan perjanjian parkir;
          •   Salinan data tagihan listrik dan air bawah tanah;



                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                         4
Page 19
          •   SPPT PBB tahun 2024 dan 2025;
          •   Salinan polis asuransi;
          •   Kapasitas parkir mobil dan motor;
          •   Historikal pengunjung dan parkir bulan Januari-Desember 2025;
          •   Laporan pendapatan Objek Penilaian Tahun 2025;
          •   Salinan data pendapatan tenant Revenue Sharing 2025;
          •   Tenancy Schedule Objek Penilaian per tanggal 31 Desember 2025;
          •   Floor plan Objek Penilaian per tanggal 31 Desember 2025;
          •   Daftar mesin dan peralatan per 31 Desember 2025;
          •   Berbagai data pasar dan industri yang telah dikumpulkan dan diolah oleh KJPP RHR;
          •   Data makro ekonomi yang telah diambil dari berbagai laporan yang diterbitkan oleh
              Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik Indonesia;
          •   Wawancara dengan pengelola yang diwakilkan oleh Bapak Bambang Sunarno
              sebagai Direktur dari PT Bengawan Inti Kharisma.

3.0   Lokasi dan Lingkungan Sekitar
      Objek Penilaian terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping,
      Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Objek Penilaian
      terletak di sebelah selatan Jalan Brigjend Slamet Riyadi atau berada dalam radius:
      •   kurang lebih 200 meter di sebelah timur persimpangan antara Jalan Brigjen Slamet
          Riyadi dan Jalan Doktor Moewardi;
      •   kurang lebih 650 meter di sebelah barat Taman Sriwedari;
      •   kurang lebih 1,2 kilometer di sebelah selatan dari Stadion Manahan;
      •   kurang lebih 1,3 kilometer di sebelah tenggara dari Stasiun Kereta Api Purwosari;
      •   kurang lebih 2,5 kilometer di sebelah barat dari Keraton Kasunanan Surakarta dan
          Alun-alun Surakarta;
      •   kurang lebih 8,7 kilometer di sebelah tenggara dari Bandar Udara Internasional Adi
          Sumarmo.




                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    5
Page 20
Peta Lokasi




     U

1.       Objek Penilaian
2.       Persimpangan Jalan Brigjen Slamet Riyadi
         dan Jalan Doktor Moewardi
3.       Taman Sriwedari
4.       Stadion Manahan
5.       Stasiun Kereta Api Purwosari
6.       Stasiun Kereta Api Solo Balapan
7.       Keraton Kasunanan Surakarta dan Alun-
         alun Surakarta
8.       Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo


Jalan di muka Objek Penilaian adalah Jalan Brigjend Slamet Riyadi yang digunakan sebagai
jalan 1 (satu) arah dengan 3 (tiga) lajur yang terdiri dari 1 (satu) lajur jalur cepat, 1 (satu)
lajur jalur lambat, dan 1 (satu) lajur khusus rel kereta api wisata. Lebar jalan kurang lebih
20 (dua puluh) meter, tanpa median dan terdiri dari perkerasan aspal dalam kondisi baik.
Jalan di muka Objek Penilaian dilewati oleh angkutan umum seperti bus Batik Solo Trans.


Objek Penilaian dapat diakses melalui Jalan Sutowijoyo. Jalan Sutowijoyo digunakan
sebagai jalan 2 (dua) arah dan masing-masing arah terdiri dari 1 (satu) lajur. Lebar jalan
kurang lebih 5 (lima) meter, tanpa median dan terdiri dari perkerasan aspal dalam kondisi
baik. Jalan Sutowijoyo tidak dilewati angkutan umum.


Objek Penilaian dapat diakses melalui Jalan Duren. Jalan Duren digunakan sebagai jalan 2
(dua) arah dan masing-masing arah terdiri dari 1 (satu) lajur. Lebar jalan kurang lebih 3
(tiga) meter, tanpa median dan terdiri dari perkerasan aspal dalam kondisi baik. Jalan Duren
tidak dilewati angkutan umum.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                6
Page 21
Analisis Aksesibilitas
Objek Penilaian dapat dicapai melalui beberapa akses, antara lain sebagai berikut:
                         Warna
 Dari                                                                 Rute
                         Garis
 Stasiun Kereta Api
                                   Jalan Brigjend Slamet Riyadi – Objek Penilaian
 Purwosari
                                   Jalan Monginsidi – Jalan Gajah Mada – Jalan Honggowongso – Jalan
 Stasiun Kereta Api
                                   Kebangkitan Nasional – Jalan Sutowijoyo – Jalan Brigjend Slamet Riyadi –
 Solo Balapan
                                   Objek Penilaian
 Bandar Udara
                                   Jalan Mangu – Jalan Adi Sumarmo – Jalan A. Yani – Jalan Brigjen Slamet
 Internasional Adi
                                   Riyadi – Objek Penilaian
 Sumarmo




                            Bandar Udara
                          Internasional Adi
                              Sumarmo




                                                                             Stasiun Kereta Api
                                                                                Solo Balapan

                                     Stasiun Kereta Api
                                         Purwosari                      Objek
                                                                       Penilaian



 U



Gambaran Lingkungan Sekitar
Di sekitar Objek Penilaian didominasi oleh pengembangan komersial berupa pusat
perbelanjaan, perkantoran dan hotel.




                           VALUATION & ADVISORY SERVICES                                               7
Page 22
       U



           Objek Penilaian                             Fasilitas Publik & Sosial
           Hotel                                  1.   RST Slamet Riyadi (DKT)
      1.   Grand Hap Hotel                        2.   RS Gigi dan Mulut Soelastri UMS
      2.   Megaland Hotel Solo                    3.   Satlantas Polresta Surakarta
      3.   Red Planet Solo                        4.   MAN 2 Surakarta
      4.   Novotel Solo                           5.   SMP Negeri 24 Surakarta
      5.   Ibis Styles Solo                       6.   SMP Negeri 25 Surakarta
           Perkantoran                            7.   SD Negeri Mangkubumen Lor No. 15
      1.   Bank Muamalat                               Pengembangan Campuran
      2.   Otoritas Jasa Keuangan                 1.   Solo Paragon Hotel & Mall
      3.   Bank BNI
      4.   PT Jasa Raharja
      5.   Bank Mandiri
      6.   Bank Syariah Indonesia
      7.   Bank BRI


4.0   Uraian Tapak
                                       Tapak Objek Penilaian berbentuk menyerupai huruf L
                                       dengan luas tanah 11.964 meter persegi. Panjang tapak
                                       yang berbatasan dengan Jalan Brigjen Slamet Riyadi
                                       kurang lebih 80 meter, sedangkan yang berbatasan
                                       dengan Jalan Sutowijoyo kurang lebih 142 meter, dan
                                       yang berbatasan dengan Jalan Duren kurang lebih 105
                                       meter persegi. Permukaan tapak secara umum datar dan
                                       kedudukan tapak lebih tinggi dengan jalan di muka
                                       Objek Penilaian. Saat ini, kondisi tapak adalah tanah
       U                               matang dan berdiri bangunan pusat perbelanjaan di
                                       atasnya.




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                               8
Page 23
      Tapak dibatasi oleh:
      -        sebelah utara          :   Jalan Brigjend Slamet Riyadi
      -        sebelah timur          :   Kantor PT Jasa Raharja dan Pemukiman
      -        sebelah barat          :   Jalan Sutowijoyo
      -        sebelah selatan        :   Jalan Duren


      Kami mengingatkan bahwa kami tidak melakukan pengukuran luas dari properti dimaksud.
      Tetapi berdasarkan pengamatan batas fisik di lapangan dan membandingkan dengan
      salinan surat sertipikat tanah, kami beranggapan bahwa besaran luas yang digunakan
      dalam penilaian ini sesuai dengan besaran luas yang dinyatakan dalam salinan surat
      sertipikat tanah properti dimaksud.


5.0   Dokumen Kepemilikan
      Berdasarkan Salinan surat tanah yang diberikan, Objek Penilaian dilengkapi dengan 4
      (empat) Sertipikat Hak Guna Bangunan terdaftar atas nama PT Surya Persada Properti
      dengan uraian sebagai berikut:
                    Jenis dan No.           Tanggal Diterbitkan dan      Nomor dan Tanggal    Luas Tanah
          No
                   Sertipikat Tanah            Tanggal Berakhir            Gambar Situasi        (m2)
                                               21 Januari 1997               299/1997
          1      HGB No. 113                                                                      1.500
                                               20 Januari 2027             20 Januari 1997
                                               21 Januari 1997               300/1997
          2      HGB No. 114                                                                      4.410
                                               20 Januari 2027             20 Januari 1997
                                                 10 Mei 1997                 2259/1997
          3      HGB No. 121                                                                      3.358
                                               06 Februari 2037             09 Mei 1997
                                                 27 Mei 2003             165/Penumping/2003
          4      HGB No. 135                                                                      2.696
                                                 26 Mei 2043              07 Februari 2003
                 Jumlah                                                                          11.964


      Berdasarkan informasi dari Pemberi Tugas, PT Surya Persada Properti merupakan SPC
      (Spesial Purpose Company) milik DIRE.


      Kami tidak mengidentifikasi secara detil masing-masing batas bidang tanah dari daftar
      tersebut di atas. Namun demikian, berdasarkan peta rincikan yang diberikan oleh Pemberi
      Tugas, kami mengerti bahwa Objek Penilaian terdiri dari bidang-bidang tanah yang
      bersambungan.


      Kami mengerti bahwa HGB No. 113 dan 114 akan berakhir di tahun 2027. Dalam penilaian
      ini, kami mengasumsikan bahwa perpanjangan masa berlaku dapat diberikan dan kami
      telah memperhitungkan biaya perpanjangan masa berlaku HGB tersebut.


      Kami tidak meneliti secara detil aspek hukum dari surat tanah yang dimiliki dan
      menyarankan agar menunjuk konsultan hukum independen untuk melakukannya. Untuk
      keperluan penilaian ini kami beranggapan bahwa Aset dimaksud telah dilengkapi dengan




                                      VALUATION & ADVISORY SERVICES                                     9
Page 24
      surat tanah yang sah secara hukum, dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau
      halangan apapun juga.


6.0   Perencanaan Kota
                                                Berdasarkan informasi dari Dinas Tata Kota Surakarta
               Objek Penilaian                  dan berdasarkan Peraturan Walikota Kota Surakarta
                                                Nomor 33 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata
                                                Ruang Kota Surakarta Tahun 2023-2043, Objek
                                                Penilaian memiliki parameter pengembangan sebagai
                                                berikut:
        U
                                                Peruntukan                 :   Perdagangan dan jasa
                                                KDB                        :   60%
      Sumber: Dinas Tata Kota Surakarta         KLB                        :   15 (maksimum)
                                                KDH                        :   20%
                                                Ketinggian Maksimum        :   150 meter
      Perizinan
      Bangunan Objek Penilaian dilengkapi dengan perizinan sebagai berikut:
                                                                                               Luas
                                   Tanggal
       No.          No. IMB                           Atas Nama           Peruntukan       Bangunan
                                  Diterbtikan
                                                                                               (m2)
                                                      Willy Widodo
                    IMB No.       3 Desember                            Membangun Pusat
        1                                        Herlambang (pemilik                            61.137
              601/758/XII/03         2003                                 Perbelanjaan
                                                    lama properti)
                                                      Tan Sutjipto
                    IMB No.                                               Menambah
                                  7 Oktober     Herlambang (komisaris
        2         601/1107/L-                                           Bangunan Ruang            22,50
                                     2008          PT Bengawan Inti
              05//IMB/X/2008                                                   ATM
                                                       Kharisma)
                                                    Total                                   61.159,5


      Kami mengerti bahwa terdapat perbedaan luas bangunan antara Izin Mendirikan Bangunan
      (IMB) seluas 61.159,5 meter persegi dengan luas bangunan eksisting seluas 59.277 meter
      persegi. Dalam penilaian ini, kami menggunakan luas bangunan eksisting seluas 59.277
      meter persegi.


      Dalam penilaian ini, kami mengasumsikan bahwa Objek Penilaian tidak bertentangan
      dengan ketentuan dan peraturan yang berkenaan dengan tata kota dan tata bangunan dan
      kami mengasumsikan bahwa Objek Penilaian dilengkapi dengan perijinan yang
      berhubungan dengan pengembangan dan operasional sebagai pusat perbelanjaan.




                                 VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    10
Page 25
7.0   Uraian Bangunan dan Sarana Pelengkap
      Objek Penilaian merupakan bangunan pusat perbelanjaan dengan total luas bangunan
      kotor kurang lebih 59.277 meter persegi dan selesai dibangun pada tahun 2004. Bangunan
      terdiri dari 5 lantai yang dilengkapi dengan basemen 1 lantai dan semi basemen 1 lantai.


      Spesifikasi Bangunan
      Spesifikasi bangunan adalah sebagai berikut:
       Item                          Keterangan
       Luas Bangunan Kotor           ±59.277 m2
       Jumlah Lantai                 5 lantai dengan 1 lantai basemen dan 1 lantai semi basemen
       Tahun Selesai Dibangun        2004
       Tahun Renovasi                2025
       Konstruksi                    Portal beton bertulang
       Pondasi                       Tiang pancang beton dengan pile cap
       Konstruksi Atap               Slab beton bertulang, rangka baja
       Penutup Atap                  Spandek zinkalum
       Langit-langit                 Gipsum rangka hollow dicat untuk koridor dan acoustic tile rangka hollow dicat
                                     untuk kios
       Dinding Luar                  Fasade kaca clear tempered, dinding geser untuk area basemen
       Dinding Dalam                 Bata hebel diplester dan di cat
       Jendela                       n/a
       Pintu                         Panel kaca rangka alumunium untuk lobi, panel besi rangka besi untuk area
                                     tangga darurat dan area ME di basemen
       Tangga                        Struktur beton bertulang
       Lantai                        Homogenious tile ukuran 60x60 cm untuk koridor, keramik 30x30 cm untuk kios
                                     dan semen plur untuk basemen dan area parkir
       Kondisi                       Cukup


      Akomodasi Bangunan
      Akomodasi masing-masing lantai digambarkan sebagai berikut:
                         GFA            Area
              Lantai                               GBA (m2)      NLA (m2)                    Akomodasi
                         (m2)        Parkir (m2)
                                                                               Area   tenant, gudang, area servis,
       Basemen &
                         9.258             3.353     12.611            4.677   Anchor, area parkir, ruang mesin,
       Semi basemen
                                                                               kantor engineering
       Lantai Dasar      8.496                 -      8.496            4.662   Area tenant dan area pameran
       Lantai 1          8.096                 -      8.096            5.452   Area tenant dan area servis
       Lantai 2          7.730                 -      7.730            4.786   Area tenant, area servis dan gudang
       Lantai 3,                                                               Area tenant, area servis, area pameran,
                         5.724             2.139      7.863            4.315
       Mezzanine                                                               gudang dan area parkir
       Lantai 4, dan
                         8.668             4.878     13.545            2.450   Area tenant, area servis dan area parkir
       lantai 4A
                                                                               Area parkir terbuka, gudang pengelola,
       Lantai 5              936                        936              57
                                                                               gudang
               Total     48.908         10.370       59.277        26.199




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                  11
Page 26
Sarana pelengkap
 Deskripsi         Kuantiti    Spesifikasi            Kondisi
 Jalan             ±825 m²     Paving                 Cukup
 Pagar              ±321 m     Bata hebel diplester   Cukup


Foto




              Objek Penilaian                                       Drop off




              Penyewa Anchor                                    Penyewa Specialty




                      Island                                          ATM




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                              12
Page 27
Lantai Dasar                          Lantai 1




  Lantai 2                            Lantai 3




  Lantai 4                           Lantai Atap




     VALUATION & ADVISORY SERVICES                 13
Page 28
8.0   Fasilitas dan Utilitas
      Pada saat inspeksi, Objek Penilaian dilengkapi dengan fasilitas sebagai berikut:
                                       Total                                           Tahun
       No.           Deskripsi                 Unit   Penyedia / Merek   Kapasitas                   Kondisi
                                       Unit                                            Instalasi
        1    Instalasi Listrik          1      Set    PT PLN (Persero)   4.330 kVA      2004       Sangat Baik
        2    Generator Set              1      Unit      Mitsubishi      1.000 kVA      2004       Kurang Baik
        3    Generator Set              2      Unit      Mitsubishi      1.250 kVA      2004       Kurang Baik
        4    Generator Set              1      Unit      Mitsubishi       250 kVA       2004       Kurang Baik
        5    Tanki Solar                1      Unit          -           1.000 Liter    2004       Kurang Baik
        6    Tanki Solar                1      Unit          -           2.000 Liter    2004       Kurang Baik
        7    Trafo                      2      Unit       Trafindo       2.500 kVA      2004       Kurang Baik
        8    Trafo                      1      Unit       Trafindo       2.000 kVA      2004       Kurang Baik
        9    Lift Penumpang             2      Unit       Hyundai        1.350 kg       2004       Kurang Baik
        10   Lift Barang                3      Unit       Hyundai        1.600 kg       2004       Kurang Baik
        11   Escalator                  10     Unit       Hyundai           n/a         2004       Kurang Baik
        12   Travelator                 2      Unit       Hyundai           n/a         2004       Kurang Baik
        13   AC Split                   15     Unit        Daikin          2.5 PK       2004       Kurang Baik
        12   Chiller Mall               2      Unit       McQuay          591 TR        2004       Kurang Baik
        13   Chiller MDS                2      Unit       McQuay          280 TR        2004       Kurang Baik
        14   CT Mall                    2      Unit        Kuken         738,75 TR      2004       Kurang Baik
        15   CT MDS                     2      Unit        Kuken          350 TR        2004       Kurang Baik
        16   AHU                        1      Set           -           1.443 TR       2004       Kurang Baik
        17   CWP Mall                   2      Unit       ITT B&G          45 kW        2004       Kurang Baik
        18   CHWP Mall                  2      Unit       ITT B&G         18,5 kW       2004       Kurang Baik
        19   CWP MDS                    2      Unit       ITT B&G          37 kW        2004       Kurang Baik
        20   CHWP MDS                   2      Unit       ITT B&G          15 kW        2004       Kurang Baik
             Make Up Water                                                                         Kurang Baik
        21                              2      Unit       ITT B&G        2 & 5 HP       2004
             Pump
             Submersible Sewage                                                                    Kurang Baik
        22                              3      Unit        Ebara          1,5 kW        2004
             Pump
        23   Sewage Pump                3      Unit        Ebara          0,5 kW        2004       Kurang Baik
        24   Sumpit Pump                3      Unit        Ebara          0,82 kW       2004       Kurang Baik
        25   Transfer Pump              3      Unit        Ebara           11 kW        2004       Kurang Baik
        26   Booster Pump               3      Unit        Ebara          1,5 kW        2004       Kurang Baik
        27   Grease Trap Pump           2      Unit        Ebara          3,7 kW        2004       Kurang Baik
        28   Deepwell Pump              2      Unit        Ebara          3,7 kW        2004       Kurang Baik
        29   Roof Tank                  2      Unit       Marifig          45 m   3
                                                                                        2004       Kurang Baik
        30   Diesel Pump                1      Unit       Clarke           90 kW        2004       Kurang Baik
        31   Electric Pump              1      Unit      Western Lc        90 kW        2004       Kurang Baik
        32   Jockey Pump                1      Unit      Western Lc       7,5 kW        2004       Kurang Baik
        33   CCTV                       1      Set           -           48 Kamera      2004       Kurang Baik
        34   BAS                        1      Set           -                -         2004       Kurang Baik
        35   Fire Alarm                 1      Set           -                -         2004       Kurang Baik


      Kami mengerti bahwa kapasitas generator set lebih kecil dibandingkan dengan kapasitas
      listrik dari PT PLN (Persero).




                                 VALUATION & ADVISORY SERVICES                                        14
Page 29
9.0   Kinerja Operasional
      Data historikal kinerja keuangan Objek Penilaian selama 5 tahun terakhir dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                                                                            (dalam Juta Rupiah)
                     Deskripsi            2021       %       2022       %         ∆       2023       %         ∆       2024       %        ∆       2025        %          ∆

       Tingkat Hunian                    61,14%              73,34%                       78,65%                       81,83%                      79,82%

       Pendapatan

            Pendapatan Sewa               14.946    96,06%    14.828   96,01%    -0,78%   17.693    93,90%    19,32%   19.642    92,21%   11,02%   16.707    93,00%     -14,94%

            Pendapatan Sewa Atrium           83      0,53%      149     0,97%   80,49%       534     2,83%   257,84%      867     4,07%   62,45%      636     3,54%     -26,68%

            Pendapatan Parkir               230      1,43%      319     2,07%   38,73%       323     1,71%     1,08%      522     2,45%   61,66%      440     2,45%     -15,64%

            Revenue Sharing                 300      1,93%      148     0,96%   -50,65%      293     1,55%    97,87%      272     1,28%   -7,24%      182     1,01%     -33,10%

       Total Pendapatan                   15.559   100,00%    15.444   100,0%    -0,73%   18.843   100,00%    22,00%   21.303   100,00%   13,06%   17.965   100,00%     -15,67%

            Biaya Asuransi                  714      4,59%      728     4,72%    1,96%       728     3,87%     0,00%      732     3,44%    0,53%      732     4,08%       0,00%

            Biaya PBB                       445      2,86%      495      3,2%   11,11%       495     2,63%     0,00%      495     2,32%    0,00%      495     2,75%       0,00%

       Total Biaya                         1.159     7,45%     1.223    7,92%    5,47%     1.223     6,49%     0,00%    1.227     5,76%    0,32%    1.227     6,83%       0,32%

       Pendapatan Bersih                  14.400    92,55%    14.221   92,08%    -1,23%   17.620    93,51%    23,89%   20.076    94,24%   13,94%   16.738    93,17%     -16,63%




                                     VALUATION & ADVISORY SERVICES                                    15
Page 30
•   Tingkat hunian mengalami penurunan dari 81,83% pada tahun 2024 menjadi 79,82%
    pada tahun 2025 dikarenakan adanya penyewa yang masa sewanya habis dan tidak
    memperpanjang masa sewanya;
•   Pendapatan sewa mengalami penurunan sebesar -14,94% pada tahun 2025 dikarenakan
    penurunan tingkat hunian dibandingkan tahun 2024;
•   Pendapatan sewa atrium mengalami penurunan hingga -26,68% pada tahun 2025
    dikarenakan perbedaan luas atrium yang disewakan lebih kecil dibandingkan tahun
    2024;
•   Pendapatan revenue sharing pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar -33,10%
    dikarenakan adanya penyewa yang tidak memperpanjang masa sewa;
•   Dibandingkan dengan tahun 2024, pendapatan parkir pada tahun 2025 turun sebesar
    -15,64%. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan jumlah pengunjung Neo Solo
    Grand Mall dibandingkan tahun 2024;
•   Secara umum, total pendapatan di tahun 2025 turun sebesar -15,67% dibanding tahun
    2024. Selain itu, pendapatan bersih juga mengalami penurunan sebesar -16,63%
    dibandingkan tahun 2024.


Neo Solo Grand Mall saat ini sedang melakukan proses renovasi sebagai bagian dari strategi
peningkatan kualitas dan daya saing properti. Renovasi ini diharapkan dapat menghadirkan
konsep yang lebih segar, meningkatkan kenyamanan pengunjung, serta menarik tenant dan
brand yang lebih variatif. Ke depan, langkah renovasi tersebut berpotensi memberikan
dampak positif terhadap peningkatan jumlah pengunjung, okupansi, serta kinerja
operasional secara keseluruhan.


Kami hanya mendapatkan kinerja operasional untuk DIRE sehingga pendapatan yang
diterima hanya dari pendapatan sewa termasuk revenue sharing, sewa atrium (pameran) dan
parkir, sementara biaya yang dikeluarkan hanya asuransi dan pajak bumi dan bangunan.


Pendapatan servis dan biaya operasional tidak diperhitungkan karena pengoperasian SGM
menjadi tanggung jawab pengelola yaitu PT Bengawan Inti Kharisma, sehingga pendapatan
servis (termasuk penentuan besarnya tarif biaya servis) diasumsikan menjadi hak pengelola,
bukan menjadi hak DIRE.


Berdasarkan Perjanjian Perubahan Ketiga atas Perjanjian Manajemen Properti antara DIRE
Ciptadana Properti Ritel Indonesia dan PT Bengawan Inti Kharisma tanggal 21 November
2024, bahwa DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia sebagai pemilik dari SGM dan PT
Bengawan Inti Kharisma sebagai manajer properti untuk pengoperasian SGM.




                      VALUATION & ADVISORY SERVICES                                 16
Page 31
Rincian penyewa
Berikut ini merupakan tingkat hunian SGM per 31 Desember 2025:
 Tipe Penyewa                     NLA (m²)       Tersewakan (m²)     Kosong (m²)        Tingkat Hunian (%)
 Anchor Tenant                       14.092               14.092                   -              100,00%
 Big tenant
                                      1.708                 1.708                  -              100,00%

 Specialty                            9.325                 4.594           4.730                    49,27%
 Island                                 685                  423                262                  61,75%
 ATM                                       64                   14              50                   21,86%
 Gudang                                 325                     81              244                  24,97%
 Jumlah                              26.199               20.912            5.287                    79,82%


Daftar profil penyewa per 31 Desember 2025 dan rata-rata sewa kontraktual per lantai
adalah sebagai berikut:
                              Harga sewa             Weighted
   Tipe /                    (Rp/m²/bulan)           Average
                NLA (m²)                                                               Kategori
   Lantai                                           Harga Sewa
                            Min         Max        (Rp/m²/bulan)
 Anchor                                                              Department Store, Office, Leisure &
                 14.092     42.185      75.000             53.000
 Tenant                                                              Entertaiment
 Big Tenant       1.708     59.670      59.670             26.000    Leisure & Entertaiment
 Basement            88     55.671      85.000             64.000    Others, F&B
 Lantai                                                              Books, Gifts, Hobbies, F&B, Fashion,
                    843    109.009     360.720             61.000
 Dasar                                                               Health, Beauty & P Care, Jwo
                                                                     Books, Gifts, Hobbies, Fashion, Health,
 Lantai 1           704     75.000     200.000            122.000    Beauty & P Care, Jwo, Sports Related,
                                                                     Storage
 Lantai 2         1.303      9.761     295.000            124.000    Books, Gifts, Hobbies, Fashion
 Lantai 3         1.225     75.000     570.000            180.000    Electronics, IT, Gadgets, F&B
                                                                     F&B, Books, Gifts, Hobbies, Leisure &
 Lantai 4           398     12.588     359.000             44.000
                                                                     Entertaiment
 Lantai 5            33    833.333   5.416.667          1.476.000    Services
                                                                     Books, Gifts, Hobbies, F&B, Fashion,
 Island             423    141.000   1.442.000            464.000    Health, Beauty & P Care, Jwo, Shoes,
                                                                     Bags, Accessories, Sports Related
 ATM                 14    800.000   1.288.572            766.000    ATM
 Gudang              81     36.181      36.181              6.000    Storage
 Total           20.912


Berdasarkan rata-rata tertimbang dari harga sewa, Lantai 5 memiliki rata-rata harga sewa
tertinggi dibanding dengan kategori yang lain sebesar Rp1.476.000,-/m²/bulan dikarenakan
lantai tersebut didominasi oleh penyewa untuk penggunaan repeater sinyal telpon selular
yang memiliki harga sewa yang tinggi dan diikuti oleh ATM sebesar 766.000,-/m2/bulan.
Gudang memiliki rata-rata harga sewa terendah sebesar Rp6.000,-/m2/bulan.




                           VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              17
Page 32
Daftar penyewa berdasarkan kategori dan lokasi adalah sebagai berikut:
  No     Lantai          Kategori                                    Nama Brand
                   Anchor Tenant      Teleperformance
                   Health, Beauty &
  1    Basemen                        Zona Relax
                   P Care
                   Others             Warmindo Motekar, Zona Relax
                   Anchor Tenant      Matahari Department Store
                   F&B                J.CO, Asia Bakery, Mako
                   Fashion            Femee Wear, Citra Busana, Jihan Fashion Muslim
                   JWO                Aksel Jam, Dafa Arloji, Optik Internasional, View Watch
                   Books, Gifts,
                                      Trixie
         Lantai    Hobbies
  2                Health, Beauty &
         Dasar                        Guardian, Its Rare Nailart
                   P Care
                   Leisure &
                                      Fantasy Kingdom
                   Entertaiment
                                      Batik Sekar, Gilang Toys, Riyana Batik, Vending Mesin Kopi, Paris Silver,
                   Island
                                      Bintang Sunglass
                   ATM                ATM Mega, ATM Cimb Niaga, ATM Mandiri, ATM BRI
                   Anchor Tenant      Matahari Department Store, Teleperformance
                   Fashion            Asha Collection, Batik Bramantyo
                   Books, Gifts,
                                      Toys Star, Heart Accessories, Sultan Game PS
                   Hobbies
                   Health, Beauty &
  3     Lantai 1                      Moci Nailart, Yasmine Beauty, Salon Johnny Andrean
                   P Care
                   JWO                Mas Semar, Aqila Jam
                   Sports Related     Sport Station
                   Storage            Gudang Sport Station
                   Island             La Mode Del Gelato, Yoyo Toys, Waka Train, Galery Silver
                   Anchor Tenant      Matahari Department Store, Amazone
                   Fashion            My Style, Rainbow Sulam Alis
                   Shoes, Bags,
                                      Gabino
                   Accessories
  4     Lantai 2
                   Books, Gifts,
                                      Pastel, MR. DIY, Miniso, Timeless, Itoya Photo Self
                   Hobbies
                                      Café Tong Tji, Zona Car, Spex Symbol, Beluga, Fams Solutions, Chick
                   Island
                                      Fam, Roujee Bag, Herborist
                   Big Tenant         Timezone, Superland, Waka Playland
                                      We Drink, Roti Boy, Nasgor 69, Sego Tampah, Joffi Ramen, Cik-Cik,
                                      Dinastea, Penyetan GHCP, Solo Steak, Pempek Farina, S Chick, Moen-
                                      Moen Steak, Bakso Malang Cak Manto, Bosu Rice, Rocket Chicken,
                   F&B                Kedai katsu, OCM, Kusuma Sari, Saudara Dekatz, RM Priyayi, Mister
                                      Kriuk, Italian Delight, Tong Tji, Warung Mbak Kalis, Ayam Keprabon,
  5     Lantai 3
                                      Mas Jamur (Jawa Timur), Warung Mbok Marni, Mie Keprabon, Mie
                                      Horizon, Sop Pecok, Selat Viens, Ayam Kres
                   Electronics, IT,   Samsung Service, Apacino Cell, Raya Cell, Benua Cell, Eksa Komputer,
                   Gadgets            Dual Komputer
                   Leisure &
                                      Waka Playland
                   Entertainment



                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                18
Page 33
  No          Lantai            Kategori                                         Nama Brand
                          Storage              Gudang Rocket Chicken
                                               Es Teh Kampoeng Solo, Asia Wafle, The Tarik Jodi, Bos Duren, Chipoxs,
                                               Ginastel Jus Sultan, Kruncheez, Crepes Signature, Es Coklat 45, Teman
                                               Coffee, Pentol Solo, Mama Matcha, Yo’I Ice Cream, Chifry, The Gardoe,
                          Island               Es Cream Lybee, The Dandang, Dimsum Renata, Icetopia, Molen
                                               Tawangmangu Wolu-Wolu, Raja Panda, Tahu Aci, Chat Time, Little
                                               Tokyo, Tahu Benjo, Ayam Gunting, Telur Gulung Dwi, The Gopek, Mc
                                               Donald, Fremilt, Ngemil Snacking, Zona Relax
                          Anchor Tenant        XXI
                                               Dapur Bakmi Bu Wahyu, Saudara Dekatz, Kopi Kocheng, Soc.klat,
                          F&B
                                               Penthol Solom Kampoeng Solo
                          Leisure &
   6         Lantai 4                          GRSB
                          Entertainment
                          Books, Gifts,
                                               Photo Place
                          Hobbies
                          Gudang               Gudang Mako, Rinse Carwash
              Lantai
   7                      Gudang               Gudang JCO
               4A
   8         Lantai 5     Services             Smart IBS, Repeater Telkomsel, Repeater XL, 3, Repeater Indosat


                                     Distribusi Profil Penyewa (% dari Total NLA)
                                                     (dalam meter persegi)




Luas NLA didominasi penyewa kategori anchor tenant dan specialty sebesar 67,39% dan
21,97%, terendah adalah kategori ATM sebanyak 0,07%. Luas Island 2,02%, Big Tenant
8,17%, dan gudang 0,39% dari total NLA.


                                     Berdasarkan Tipe Penyewa per Lantai (m2)
    Lantai          Basemen           G          1             2             3          4         4A        5          Total
 Anchor                 4.531         2.403     3.405         1.951              0     1.802           0          0    14.092
 Tenant                32,16%        17,05%    24,16%        13,85%      0,00%        12,79%      0,00%    0,00%       67,39%
                            0              0           0           0     1.708                0        0          0     1.708
 Big Tenant
                        0,00%         0,00%     0,00%         0,00%    12,12%          0,00%      0,00%    0,00%        8,17%
 Specialty                88           843           704      1.303      1.225           398           0         33     4.594




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 19
Page 34
    Lantai            Basemen      G            1            2              3         4              4A              5        Total
                        1,92%     18,34%      15,33%       28,35%        26,66%       8,67%          0,00%          0,73%     21,97%
                             0         38           36         137          212            0               0              0     423
 Island
                        0,00%      8,92%       8,45%       32,47%        50,16%       0,00%          0,00%          0,00%      2,02%
                             0         14             0              0           0         0               0              0      14
 ATM
                        0,00%    100,00%       0,00%        0,00%         0,00%       0,00%          0,00%          0,00%      0,07%
                             0          0             0              0          12        32              37              0      81
 Gudang
                        0,00%      0,00%       0,00%        0,00%        15,33%      39,41%         45,26%          0,00%      0,39%
 Total Luas
                         4.619     3.297        4.145        3.391        3.158       2.232               37             33   20.912
 Tersewakan
 Total NLA               4.677     4.462        5.452        4.786        4.315       2.413               37             57   26.199
 Tingkat
                       98,77%     73,89%      76,02%       70,84%        73,19%      92,52%        100,00%         58,74%     79,82%
 Hunian


Berdasarkan posisi lantai dan luasan, tingkat hunian didominasi oleh penyewa yang berada
di lantai 4A sebesar 37 meter persegi (100,00%), lantai basemen sebesar 4.620 meter
persegi (98,77%) dan lantai 4 sebesar 2.232 meter persegi (92,52%).


                                       Berdasarkan Masa Berakhir Sewa
                                                    (dalam meter persegi)
                                            2026           2027           2028         2029               2030
              Anchor Tenant                 6.696         2.094          1.876            561             2.864
              Big Tenant                     960            748                  -             -               -
              Basemen                         88                 -               -             -               -
              Lantai Dasar                   389            104                 20             -           330
              Lantai 1                       704                 -               -             -               -
              Lantai 2                      1.302                -               -             -               -
              Lantai 3                       926            166             133                -               -
              Lantai 4                       128            260                 11             -               -
              Lantai 5                        10             17                 6              -               -
              Island                         388             35                  -             -               -
              ATM                             11              4                  -             -               -
              Gudang                          49             32                  -             -               -
              Total                     11.652            3.459          2.046            561             3.194


Berdasarkan masa berakhir sewa, sebagian besar kontrak sewa akan berakhir pada tahun
2026 seluas 11.652 meter persegi, sedangkan untuk anchor tenant seluas 6.696 meter
persegi akan berakhir tahun 2026. Weighted Average Lease of Expiry (WALE) Objek Penilaian
adalah 2,11 tahun.




                                 VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                           20
Page 35
                                 Profil Penyewa Berdasarkan Masa Sewa
      Masa Sewa Berakhir (Bulan)              Unit                    %             m2           %
      >=0                      <=12                  124              67,03%             3.735   17,86%
      >12                      <=24                   18               9,73%              731     3,49%
      >24                      <=36                   22              11,89%             1.361    6,51%
      >36                      <=60                   21              11,35%          15.085     72,14%
      Total                                          185              100,0%          20.912     100,0%


Berdasarkan periode atau masa sewa, anchor tenant dengan masa sewa lebih dari 36
sampai 60 bulan memiliki porsi yang cukup dominan terhadap komposisi total yaitu sebesar
72,14% dan diikuti oleh tenant dengan masa sewa 0 sampai 12 bulan sebesar 17,86%.

                                 Profil Penyewa Berdasarkan Tipe Produk
                                                      NLA (sqm)                %
                   ATM                                         14                    0,07%
                   Department Store                         5.371                   25,68%
                   Electronics, IT, Gadgets                   370                    1,77%
                   F&B                                      1.648                    7,88%
                   Fashion                                    317                    1,52%
                   Books, Gifts, Hobbies                    1.591                    7,61%
                   Health, Beauty & P Care                    297                    1,42%
                   JWO                                        157                    0,75%
                   Leisure & Entertainment                  5.003                   23,92%
                   Shoes, Bags, Accessories                    16                    0,08%
                   Sports Related                             265                    1,26%
                   Services                                    22                    0,11%
                   Services 1                                  10                    0,05%
                   Services 2                                     1                  0,00%
                   Gudang                                     174                    0,83%
                   Office                                   5.593                   26,75%
                   Others                                      63                    0,30%
                   Sub Total                               20.912                  100,00%


Berdasarkan tipe produk yang terdapat di Neo Solo Grand Mall, mayoritas penyewa adalah
Office sebesar 26,75%, Department Store sebesar 25,68%, dan Leisure & Entertainment
sebesar 23,92% dari total NLA.

Casual Leasing
Pada 31 Desember 2025, total luas untuk casual leasing sebesar 446 meter persegi, dengan
rincian sebagai berikut:
          Lantai                 NLA (m2)     Harga Sewa (Rp/m2/hari)
        Basemen                       19                   20.000
       Lantai Dasar                   31             18.000 – 50.000
      Atrium Utama                    309                  20.000




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                                          21
Page 36
         Lantai                NLA (m2)        Harga Sewa (Rp/m2/hari)
        Lantai 2                 36                    25.000
        Lantai 3                 51                    30.000
         Total                   446


Analisis Pengunjung
Pada tahun 2022, jumlah pengunjung
tercatat sebanyak 4.948.875 orang
dan mengalami peningkatan sebesar
43,6%   dibandingkan         tahun     2021
dikarenakan kondisi pandemi yang
kembali membaik. Jumlah pengunjung
pada    tahun        2023      mengalami
penurunan            sebesar           6,5%
dibandingkan          dengan           tahun
sebelumnya         menjadi      4.625.709
orang. Pada tahun 2024, jumlah
pengunjung juga mengalami penurunan sebesar 6,2% dibandingkan dengan tahun 2023
menjadi 4.339.727 orang. Pada tahun 2025, jumlah pengunjung tercatat sebanyak
3.466.934 dan mengalami penurunan sebesar 20,1%.


Analisis Kendaraan
Kapasitas parkir adalah 519 lot untuk
mobil dan 2.000 lot untuk motor.
Jumlah kendaraan mobil dan motor
mengalami peningkatan di tahun 2022
sebesar 45,0% dan 28,4% menjadi
412.170 untuk mobil dan 970.636
motor    dikarenakan           meredanya
pandemi COVID-19 yang disebabkan
melonggarnya       PPKM.     Pada      tahun
2023,   jumlah      mobil      dan     motor
mengalami penurunan, masing-masing menurun 13,2% dan 5,6% dengan jumlah mobil
tercatat sebanyak 357.604 dan jumlah motor sebanyak 916.214. Pada tahun 2024, jumlah
mobil dan motor tercatat di 372.541 dan 1.009.507 atau mengalami peningkatan sebesar
4,2% dan 10,2%. Pada tahun 2025, jumlah mobil dan motor mengalami penurunan
daripada tahun 2024, masing-masing menurun 32,7% dan 14,5% dengan jumlah mobil
tercatat sebanyak 250.762 dan jumlah motor sebanyak 862.641.




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                         22
Page 37
Perjanjian Manajemen Properti
Perjanjian Manajemen Properti antara DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia dan PT
Bengawan Inti Kharisma tanggal 21 November 2024 dengan rincian sebagai berikut:
  No   Keterangan         Deskripsi
  1    Pemilik            DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (“DIRE”)
  2    Pengelola          PT Bengawan Inti Kharisma (“BIK”)
                          DIRE:
                          - Menyediakan dana yang dibutuhkan untuk Rencana Tahunan dan membayar
                             imbalan sebesar 2% per tahun dari total pendapatan setelah dikurangi biaya-
                             biaya yang dikeluarkan oleh DIRE untuk mendapatkan total pendapatan,
                             termasuk namun tidak terbatas pada biaya PBB, biaya asuransi, biaya retribusi
                             parkir kepada instansi terkait dan biaya kontraktor parkir.
                          - Membayar imbalan jasa pemasaran sebesar 1% dari nilai sewa yang dibayar
                             oleh penyewa untuk pemasaran yang dilakukan oleh tim pemasaran BIK untuk
                             tenant baru yang menandatangani perjanjian sewa. Untuk mengurangi keragu-
                             raguan hal ini tidak berlaku untuk perpanjangan sewa SGM, tidak berlaku untuk
                             tenant yang kemudian melakukan perubahan sewa SGM, perubahan ganti
                             nama pemilik/pengalihan atas perjanjian sewa. Perhitungan imbalan tidak
                             memperhitungkan nilai service charge dan tidak termasuk penyewaan areal
                             pameran;
                          - Memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan perizinan;
                          - Menyimpan dan mendokumentasikan semua dokumen-dokumen asli atas
                             nama DIRE yang berkaitan dengan SGM;
                          - Membayar dan melaporkan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan
                             yang terutang atas hasil sewa SGM.
                          - Memberikan dukungan biaya operasional sehubungan dengan renovasi
  3    Hak & Kewajiban
                             gedung dengan besaran yang berdasarkan perhitungan dampak real bilamana
                             terjadi penurunan pendapatan service charge dari tenant-tenant di area
                             tahapan pelaksanaan renovasi dibandingkan dengan kondisi saat terakhir
                             sebelum renovasi.

                          BIK:
                          - Menyusun, membentuk dan menerapkan sistem operasional SGM, konsep,
                             kebijakan yang diperlukan sehubungan dengan pengoperasian, pengelolaan,
                             pemeliharaan, promosi dan pencarian calon penyewa;
                          - Memproses dan memperpanjang seluruh izin yang diperlukan dalam rangka
                             pelaksanaan pengoperasian atas SGM;
                          - Mempersiapkan dan menyerahkan laporan keuangan bulanan, triwulanan,
                             tahunan, dan laporan kegiatan operasional bulanan serta mempersiapkan
                             dokumen untuk pembayaran pajak bulanan yang dibayar DIRE;
                          - Melakukan penagihan kepada penyewa atas kewajiban pembahayaran sewa di
                             SGM dan disetorkan kepada DIRE;
                          - Melakukan perawatan dan perbaikan SGM;
                          - Membuat dan mengusulkan Rencana Tahunan;
                          - Melakukan promosi kepada pengunjung SGM untuk menginformasikan
                             kegiatan di SGM.
  4    Jangka Waktu       28 November 2024 sampai dengan 27 November 2027




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              23
Page 38
10.0 Komentar Pasar
10.1   Gambaran Ekonomi Makro Indonesia
       Produk Domestik Bruto (PDB)
       Ekonomi Indonesia pada triwulan ke
       empat      tahun 2025 (TW4           2025)
       tumbuh sekitar 5,39% (y-o-y) dengan
       nilai total PDB mencapai Rp3.475
       triliun.   Untuk      keseluruhan     tahun
       2025, ekonomi tumbuh sekitar 5,11%
       (c-t-c) dengan nilai PDB mencapai
       Rp13.580 triliun dan PDB per Kapita
       sebesar US$5.803,4, naik kurang
       lebih      sebesar        2,48%           jika
       dibandingkan dengan tahun 2024.


       Pertumbuhan tersebut didukung oleh
       semua       sektor      kecuali      sektor
       Pertambangan             dan         sektor
       Pengadaan Air yang masing-masing
       terkontraksi sebesar 1,31% (y-o-y)
       dan 0,51% (y-o-y).          Sektor-sektor
       dengan pertumbuhan positif memiliki
       pertumbuhan        dikisaran      1,63%     -
       8,98% secara tahunan. Konsumsi Rumah Tangga (Konsumsi RT) tumbuh sekitar 5,11% (y-o-
       y), lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya yaitu 4.89% (y-
       o-y) dan terus mendukung pertumbuhan ekonomi sebagai kontributor utama yaitu sekitar
       52,38%.


       Secara triwulanan, ekonomi tumbuh
       sebesar 0,86% (q-o-q), lebih rendah
       secara signifikan jika dibandingkan
       dengan triwulan sebelumnya yang
       tumbuh      sekitar     1,43%       (q-o-q)
       dikarenakan 17 dari 21 sektor
       tercatat   mengalami pertumbuhan
       yang lebih rendah jika dibandingkan
       dengan       pertumbuhan           triwulan
       sebelumnya. Pertumbuhan secara
       triwulanan ini didukung oleh semua sektor kecuali sektor Pertanian yang terkontraksi sebesar
       18,33% (q-o-q) dan sektor Pengadaan air yang terkontraksi sebesar 1,30% (q-o-q).




                                  VALUATION & ADVISORY SERVICES                              24
Page 39
Sementara       itu,     pertumbuhan
ekonomi secara tahunan didukung
terutama oleh Industri Pengolahan
yang secara konsisten memberikan
kontribusi terbesar kepada PDB dan
tumbuh sekitar 5,40% (y-o-y).


Bank Indonesia menyatakan bahwa
Prompt Manufacturing Index (PMI-BI)
pada TW4 2025 tercatat sebesar
51,86 atau sedikit lebih tinggi jika               Deskripsi          TW2 25        TW3 25
                                                PDB (Rp triliun)       3,445          3.475
dibandingkan dengan PMI-BI pada
                                           Pertumbuhan (q-o-q)         1,43%         0,86%
TW3      2025    yaitu   51.66    dan
                                           Pertumbuhan (y-o-y)         5,04%         5,39%
melanjutkan untuk tetap berada pada
level ekspansi sejak TW4 2021.
                                                     Sektor           TW2 25         TW3 25
Ekspansi tertinggi adalah dari Industri                               Industri       Industri
                                                Nilai Tertinggi
Kertas   dan    Produk   Kertas   yaitu                              Pengolahan    Pengolahan
sebesar 56,71 diikuti oleh Industri             Nilai (Rp triliun)     704,6          708,5
                                                                                  Transportasi &
Pertambangan       Non-Metal      dan     Pertumbuhan Tertinggi      Pendidikan
                                                                                  Pergudangan
Industry F&B yang masing-masing
                                           Pertumbuhan (y-o-y)        10,59%         8,98%
memiliki level ekspansi sebesar 54,33
dan 54,06. Namun demikian, tercatat ada tiga industri yang memiliki tingkat ekspansi
dibawah 50, batas minimum ekspansi, yaitu Industri Karet, Industri Alat Angkutan dan Industri
Kayu


Sektor-sektor yang menjadi kontributor utama yaitu sektor Industri Pengolahan, sektor
Perdagangan dan sektor Agrikultur, melanjutkan tren pertumbuhan positifnya. Ketiga sektor
tersebut berkontribusi sekitar 43,43% kepada total PDB.


Sektor Transportasi dan Pergudangan mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sekitar
8,98% (y-o-y), sementara sektor Industri Pengolahan merupakan sektor dengan kontribusi
terbesar yaitu sekitar 20.39% dari total PDB.


Secara geografis, provinsi di pulau Nusa Tenggara dan pulau Bali mencatatkan pertumbuhan
PDB tertinggi jika dibandingkan dengan provinsi di pulau lainnya pada TW4 2025 dengan
pertumbuhan kurang lebih sekitar 7,70% (y-o-y) yang didukung oleh pertumbuhan sektor
Akomodasi dan F&B dengan adanya musim libur akhir tahun yang mendorong sektor
tersebut untuk tumbuh positif. Pulau Jawa, sebagai kontributor terbesar kepada PDB yaitu
sebesar 56,68%, tumbuh sekitar 5,80% (y-o-y). Selama tahun 2025, kelompok provinsi di
pulau Sulawesi mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sekitar 6,23% (c-t-c) sementara
kelompok provinsi di pulau Jawa tetap menjadi kontributor utama dengan berkontribusi
sekitar 56,93% selama tahun 2025.



                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                      25
Page 40
IHSG dan Saham Properti
Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) pada akhir TW4 2025 tercatat
tutup di level 8.646,94. IHSG pada
TW4 2025 naik sekitar 22,13% (y-o-
y) jika dibandingkan dengan TW4
2024 dan naik sebesar 7,27% (q-o-
q) secara triwulanan. IHSG beberapa
kali mencatatakan rekor tertingginya
dengan level tertingginya dalam
sejarah di level 8.710,70 pada 8
Desember 2025.

Indeks   saham     properti   secara           Deskripsi         TW2 25       TW3 25
triwulanan naik sebesar 23,01% (q-               IHSG            8.061,06    8.646,94
o-q) dan naik sekitar 54,96% (y-o-y)     Pertumbuhan (q-o-q)     16,36%       7,27%
secara tahunan jika dibandingkan         Pertumbuhan (y-o-y)      7,08%       22,13%
dengan TW4 2024.                         Indeks Saham Properti   953,51      1.172,91
                                         Pertumbuhan (q-o-q)     31,62%       23,01%
Transaksi dari investor asing selama     Pertumbuhan (y-o-y)     20,14%       54,96%
TW4 2025 mencatatkan net beli sekitar Rp37,41 triliun, lebih baik secara signifikan jika
dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang mencatatkan net jual sebesar Rp1,18 triliun.

Nilai Tukar
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS
pada TW4 2025 terdepresiasi baik
secara triwulanan maupun secara
tahunan yaitu masing-masing sekitar
0,17% (q-o-q) dan 3,48% (y-o-y).
Nilai tukar Rupiah terdepresiasi sejak
bulan Nopember 2025 dan tutup
pada level Rp16.720 per Dolar AS
pada akhir TW4 2025. Depresiasi ini
diakibatkan     oleh     berlanjutnya
ketidakpastian ekonomi global dan pemotongan suku bunga Bank Sentral AS yang
memotong lagi suku bunganya kali ini sampai dua kali pada periode ini yaitu Oktober 2025
dan Desember 2025 masing-masing sebesar 25 bps.




                       VALUATION & ADVISORY SERVICES                               26
Page 41
Tingkat Inflasi dan Suku Bunga BI
Tingkat inflasi pada akhir TW4 2025
tercatat sebesar 2,92% (y-o-y), lebih
tinggi jika dibandingkan dengan
triwulan sebelumnya. Tingkat inflasi
berada pada kisaran target inflasi
nasional tahun 2025 yaitu dikisaran
1,5% - 3,5% (y-o-y).


Pada TW4 2025, Bank Indonesia (BI)
mempertahankan suku bunga BI 7
Day (Reverse) Repo Rate di 4,75%. BI
percaya bahwa kebijakan ini efektif
dimana       tingkat    inflasi      nasional
diyakini akan berada pada kisaran
target nasional 2025 yaitu sebesar
1,5%     -     3,5%,        upaya      untuk
memperkuat dan menstabilkan nilai
tukar Rupiah dimasa ketidakpastian
global       dan    untuk      mendukung
pertumbuhan ekonomi nasional.


Imbal hasil dari SUN dengan tenor 10 tahun cenderung turun di tahun 2025. Imbal hasil
turun dari 7,068% per tahun pada akhir bulan Januari 2025 menjadi 6,119% per tahun pada
akhir bulan Desember 2025. Sementara itu, tingkat suku bunga dari bank HIMBARA untuk
pinjaman investasi tercatat turun dari 9,22% per tahun di akhir Janurai 2025 menjadi 8,44%
per tahun di akhir Desember 2025.


PMDN dan PMA
Pada TW4 2025, total investasi yang
masuk ke Indonesia naik sekitar
9,74% (y-o-y). Nilai total investasi
mencapai       kurang       lebih    sebesar
Rp496,9       triliun   dimana         sekitar
51,58% berasal dari Penanaman
Modal Asing (PMA).


Pada periode Januari - Desember
2025,     total    investasi        mencapai
Rp1.931,2 triliun atau sekitar 101,3% dari target investasi nasional tahun 2025 dimana
provinsi Jawa Barat mendapatkan investasi terbanyak yaitu sekitar Rp298,8 triliun atau
kurang lebih 15,4% dari total investasi tahun 2025.



                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                          27
Page 42
Secara     sektoral,   Industri     Logam
mencatatkan nilai investasi tertinggi
pada TW4 2025 ini dan mencapai
sekitar      Rp65,5       triliun    atau
berkontribusi sekitar 13,2% dari total
investasi di Indonesia, diikuti oleh
sektor    Transportasi,    Pergudangan
dan      Telekomunikasi     dan     sektor
Pertambangan yang masing-masing
berkontribusi sekitar 9,6% dan 8,4%.
Secara spasial, provinsi Jawa Barat menerima invetasi tertinggi pada TW4 2025 yaitu
sebesar Rp78,7 triliun atau sekitar 15,8% dari total investasi di Indonesia.


Outlook
Ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh sedikit lebih tinggi di TW1 2026 yang didukung
oleh Konsumsi RT selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pertumbuhan juga akan
didukung oleh kinerja ekspor dan belanja pemerintah yang lebih baik..


Pemerintah Indonesia menetapkan target inflasi nasional tahun 2026 pada kisaran 1,5% -
3,5%. Tingkat inflasi di TW1 2026 diprediksi akan mencapai 3% (y-o-y) didukung oleh tren
konsumsi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Bank Indonesia memprediksi
bahwa nilai tukar Rupiah di tahun 2026 adalah sekitar Rp16.430 per Dolar AS.

Pemerintah Indonesia memproyeksikan ekonomi akan tumbuh dalam kisaran 5,4% - 5,6%
pada tahun 2026, yang akan didukung terutama oleh sektor Industri Pengolahan. Beberapa
institusi dunia telah memberikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026
menjadi setidaknya ke 5,0%.


Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 (%, y-o-y)
              Institusi                      2026 (sd Februari2026)
 Pemerintah Indonesia                              5,4 – 5,6%
 OECD                                                 5,0%
 Asian Development Bank                               5,1%
 Bank Dunia                                           5,0%
 International Monetary Fund                          5,1%




                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                           28
Page 43
10.2   Sosial Ekonomi Kota Surakarta
       Geografi
       Secara geografis, Kota Surakarta
       terletak antara 110o 45' 15" dan 110o
       45' 35" Bujur Timur dan antara 7o 36'
       dan 7o 56' Lintang Selatan. Luas
       wilayah Kota Surakarta mencapai
       44,04 km2 yang terbagi dalam 5
       kecamatan, 54 kelurahan, 626 RW
       (Rukun Warga), dan 2.786 RT (Rukun
       Tetangga).      Adapun           kelima
       kecamatan    tersebut   antara    lain:
       Kecamatan     Laweyan,       Serengan,
       Pasar Kliwon, Jebres, dan Banjarsari.
       Sebagian besar lahan digunakan sebagai tempat permukiman sebesar 64%, sedangkan luas
       lahan untuk kegiatan ekonomi berkisar sekitar 15% dari total luas wilayah.


       Wilayah Kota Surakarta atau lebih dikenal dengan “Kota Solo” merupakan dataran rendah
       dengan ketinggian ± 92 m dari permukaan laut. Kota Surakarta berada sekitar 65 km timur
       laut Yogyakarta dan 100 km tenggara Semarang serta dikelilingi oleh Gunung Merbabu dan
       Merapi (tinggi 3.115 m) di bagian barat, dan Gunung Lawu (tinggi 2.806 m) di bagian timur,
       serta di selatan terbentang Pegunungan Sewu. Kota Surakarta dikelilingi oleh Sungai
       Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang di Jawa, serta dilewati oleh Kali Anyar,
       Kali Pepe, dan Kali Jenes.


       Batas-batas wilayah Kota Surakarta adalah:
       •   Utara               : Kabupaten Boyolali (1.015,07 km2)
       •   Timur               : Kabupaten Karanganyar (772,20 km2)
       •   Selatan & Barat     : Kabupaten Sukoharjo (466,66 km2)

       Di sekitar Kota Surakarta terdapat beberapa kawasan penyangga (Kartasura, Solo Baru,
       Palur, Colomadu, Baki, Ngemplak) yang saling berintegrasi satu sama lain sehingga
       membentuk satu kesatuan kawasan kota besar yang terpusat dan dikenal dengan istilah
       “Solo Raya”. Kawasan Solo Baru merupakan kawasan pemekaran Kota Surakarta yang
       menjadi alternatif kawasan pemukiman bagi para pekerja atau pelaku kegiatan ekonomi di
       kawasan Kota Surakarta.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                               29
Page 44
Demografi
Berdasarkan       data          BPS     Kota
Surakarta, jumlah penduduk Kota
Surakarta     pada         tahun       2025
sebanyak      529.079           jiwa    atau
bertambah             sekitar          0,20%
dibandingkan dengan tahun 2024.
Penduduk Kota Surakarta dalam 10
tahun terakhir selalu meningkat tiap
tahunnya.


Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Menurut BPS Kota Surakarta, PDRB
Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB)
pada TW3 2025 tercatat sebesar
Rp50,67     triliun    atau     mengalami
kenaikan      6,36%         dibandingkan
dengan TW3 2024. Sedangkan PDRB
Aras Dasar Harga Konstan 2010
(ADHK 2010) pada TW3 2025
tercatat sebesar Rp33,45 triliun atau
mengalami kenaikan sebesar 5,42%
dibandingkan dengan TW3 2024.


Sektor yang memberikan kontribusi
paling besar terhadap PDRB Kota
Surakarta ADHK 2010 pada tahun
2024 adalah sektor pengadaan air,
pengelolaan sampah, limbah, dan
daur ulang sebesar 5,71%, diikuti
oleh sektor perdagangan pertanian,
kehutanan, dan perikanan sebesar
4,10%, dan kontribusi yang paling
kecil      berasal        dari         sektor
pertambangan dan penggalian sebesar -5,74%.




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES   30
Page 45
       Inflasi
       Tingkat       inflasi          tahunan          Kota
       Surakarta pada 2025 mengalami
       kenaikan      yang           cukup       signifikan
       dibandingkan             dengan                tahun
       sebelumnya.       Pada               tahun    2023,
       inflasi Kota Surakarta sebesar 3,20%
       (y-o-y) menurun pada tahun 2024
       menjadi 1,50% (y-o-y) dan naik
       Kembali pada tahun 2024 menjadi
       2,79 % (y-o-y)


       Inflasi Indonesia pada tahun 2025 sebesar 2,92% (y-o-y) mengalami kenaikan dibandingkan
       dengan tahun 2024 sebesar 1,57% (y-o-y).


10.3   Gambaran Pasar Ritel Sewa di Solo Raya
       Pasokan
       Pasokan ritel (strata dan sewa) di
       Solo Raya (Kota Surakarta dan
       Kabupaten Sukoharjo) pada TW4
       2025 masih sama dengan tahun
       sebelumnya mencapai ±227.068 m2
       (NLA). Angka tersebut mengalami
       penurunan             jika           dibandingkan
       dengan tahun 2019 dikarenakan
       terdapat      ritel      yang            sementara
       berhenti      beroperasi             pada      tahun
       2020 yaitu Robinson.


       Dari      7   pasokan           ritel,       menurut
       klasifikasi kelas, pasokan ritel di Solo
       Raya terdiri dari 28% ritel menengah
       bawah,        43%            ritel       menengah
       menengah, dan 29% ritel menengah
       atas.




                                            VALUATION & ADVISORY SERVICES               31
Page 46
Perkembangan ruang ritel di Kota
Surakarta     relatif    cepat     dengan
penambahan rata-rata sebesar 17%
per tahun yaitu diawali dengan
adanya Solo Grand Mall (SGM) yang
dioperasikan pada tahun 2005 dan
merupakan pusat belanja dengan
konsep      mal    pertama       di     Kota
Surakarta.




 1990         2002          2005           2011         2012      2013       2016           2017     2025

 Beteng     Singosaren   Pusat Grosir       Solo         Solo    Pakuwon    Robinson   Transmart   Neo Solo
 Trade         Plaza        Solo          Paragon       Center     Mall                             Grand
 Center                                                  Point                                       Mall
                         Solo Grand                              The Park
                            Mall

                         Solo Square


Perkembangan pasar modern ini terjadi pada dekade 1990-an, dimana tercatat adanya
Singosaren Plaza yang terletak di Jalan Dr. Rajiman seluas 4.600 m2 (berubah menjadi IT
mal pada tahun 2002) dan Beteng Trade Center/BTC (Pusat Tekstil) di Jalan Mayor Sunaryo,
Gladag dengan NLA sekitar 23.000 m2 yang keduanya sama-sama berkonsep strata. Pada
tahun 2005 pasar modern bertambah dengan Pusat Grosir Solo/PGS yang terletak
berdampingan dengan BTC dengan NLA sebesar 14.400 m2.


Pembangunan SGM kemudian diikuti oleh Mal Solo Square dengan NLA ±10.000 m 2 yang
terletak di Jalan Slamet Riyadi yang pada awalnya memposisikan diri sebagai mal menengah
menengah tetapi saat ini relatif menjangkau segmen pasar yang lebih luas termasuk
menengah bawah. Penambahan pasokan lainnya berasal dari mal sewa Solo Paragon yang
terletak di Jalan Yosodipuro dengan target pasar menengah atas seluas ±34.000 m2 (Net
Lettable Area/ NLA) pada akhir tahun 2011. Terdapat pusat perbelanjaan lainnya yaitu Solo
Center Point (IT) di Jalan Slamet Riyadi yang menambah pasokan kumulatif sekitar ±1.980
m2 di pertengahan tahun 2012. Kemudian pada tahun 2013, terdapat 2 mal baru yang mulai
beroperasi yaitu Hartono Mall (saat ini Pakuwon Mall) dan The Park di mana keduanya
terletak di Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Sukoharjo. Kedua mal tersebut memiliki NLA
masing-masing seluas ±31.000 m2 dan ±55.000 m2.


Kemudian pada tahun 2016 muncul pusat perbelanjaan Robinson dengan luas NLA
±10.926      m2 yang       merupakan           bagian    pengembangan       dari    Hotel    Swiss-Belinn.
Pembangunan ini cukup berlangsung lama yang disebabkan adanya sengketa hukum akibat
peralihan fungsi bangunan pabrik es Saripetojo yang dianggap bangunan heritage menjadi



                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                             32
Page 47
bangunan komersial. Kemudian pada tahun 2017 disusul oleh pembukaan Transmart
dengan luas NLA ±7.585 m2. Selain mal-mal tersebut di atas, dapat dikatakan pusat
perbelanjaan lain lebih merupakan pasar modern berupa bangunan 3 – 4 lantai yang terdiri
atas kios-kios berukuran sekitar 6 – 9 m2 yang terkoneksi oleh koridor selebar lebih kurang
2 m, tidak memiliki ruang khusus untuk pameran (atrium), dan merupakan hasil konversi
dari pasar tradisional. Pada Agustus 2025, Solo Grand Mall melakukan rebranding dengan
melakukan renovasi pada bagian facade dan merubah namanya menjadi Neo Solo Grand
Mall.


Tingkat Hunian
Tingkat hunian mal sewa pada TW4
2025 mencapai 80%-98% dengan
rata-rata tingkat       hunian   sebesar
91%.     Tingkat     hunian      tertinggi
terdapat di Solo Paragon (98%),
sedangkan tingkat hunian terendah
di Neo Solo Grand Mall (80%).




Profil Penyewa
Sebagian besar mal di Kota Surakarta berkonsep “family” dimana penyewa utama (anchor)
lebih didominasi hypermarket, department store, dan hiburan. Hypermart, Matahari, dan
Cinema XXI adalah anchor tenant yang biasa dijumpai di setiap mal di kota tersebut,
sementara Uniqlo hanya terdapat di Solo Paragon (di luar stand-alone outletnya) dan
Pakuwon Mall demikian juga untuk Metro dan Lotte Mart hanya terdapat di The Park Mall.
        Nama Ritel                                        Penyewa Utama
  Neo Solo Grand Mall      Matahari Department Store, Mr. DIY, Amazone, Timezone, Cinema XXI,
                           Teleperformance
  Solo Square              Hypermart, XXI, Matahari Department Store, Azko
  Solo Paragon             Uniqlo, Azko, XXI, Transmart
  Pakuwon Mall             Uniqlo, Matahari Department Store, Hypermart, Platinum Cineplex
  The Park Mall            XXI, Metro, Lotte Mart, H&M


Untuk penyewa specialty, masih didominasi fashion dan restoran untuk segmen menengah
dan menengah ke bawah. Selain penyewa segmen menengah dan menengah ke bawah,
terdapat juga beberapa merek yang hampir selalu ada di setiap mal seperti Sport Station,
Skechers, Colorbox, dan The Executive. Untuk merek yang mengambil segmen menengah ke
atas akan lebih banyak dijumpai di Solo Paragon dan The Park Mall seperti Starbucks Coffee,
Rotelli, Charles & Keith, Everbest, dan Bellagio.




                          VALUATION & ADVISORY SERVICES                                      33
Page 48
Harga Sewa dan Biaya Servis
Harga rata-rata ritel sewa untuk
penyewa specialty berkisar antara
Rp350.000/m2/bulan                         –
Rp400.000/m2/bulan. Solo Square
dan The Park mengalami penurunan
harga sewa, sedangkan Pakuwon
Mall mengalami peningkatan dan
Solo     Paragon       tidak     mengalami
perubahan harga sewa. Biaya servis
berkisar       Rp110.000/m2/bulan          –
Rp150.000/m /bulan, cenderung meningkat dibanding tahun 2024. Harga sewa pada
                   2


tahun 2025 cenderung fluktuatif, sedangkan biaya servis pada tahun 2025 cenderung
meningkat dibanding tahun 2024, dikarenakan kondisi yang sudah kembali normal pasca
pandemi COVID-19.

        Nama Ritel         Rata-rata Harga Sewa Specialty/m2/bulan*   Biaya Servis/m2/bulan
  Neo Solo Grand Mall                    Rp327.000,-                       Rp75.000,-
  Solo Square                            Rp350.000,-                      Rp150.000,-
  Solo Paragon                           Rp350.000,-                      Rp135.000,-
  Pakuwon Mall                           Rp400.000,-                      Rp130.000,-
  The Park                               Rp400.000,-                      Rp110.000,-
* Lantai tipikal

Harga sewa tertinggi terdapat di The Park dan Pakuwon Mall, kemudian diikuti oleh Solo
Square, Solo Paragon, dan Neo Solo Grand Mall. Periode sewa untuk anchor berkisar antara
5 – 10 tahun, sedangkan untuk specialty berkisar antara 1 – 5 tahun.


Outlook
Pasokan ritel di Solo Raya pada TW4 2025 tidak mengalami perubahan dengan total luas
NLA kurang lebih 227.068 meter persegi. Hal tersebut disebabkan tidak adanya ritel baru
pada tahun ini. Tingkat hunian ritel pada TW1 2026 diprediksi sedikit meningkat seiring
dengan kembali normalnya aktivitas perekonomian dan masyarakat pasca pandemi COVID-
19.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                  34
Page 49
10.4   Analisis Catchment Area (Area Cakupan)
                    Primary Area

                    Secondary Area                                   Solo Paragon




                                                        3km
                                                                        5km




                    Solo Square

                                                                         Neo Solo Grand Mall




       Berdasarkan analisa, area cakupan primer (utama) mencakup area di sekitar Objek
       Penilaian, yaitu area Banjarsari bagian selatan, Jebres, Pasar Kliwon, dan Serengan. Area
       pemasaran primer diidentifikasikan dengan waktu tempuh (<15 menit), jarak (<3 km), dan
       frekuensi kunjungan ke Objek Penilaian. Pelanggan potensial di area pemasaran utama
       berasal dari karyawan yang bekerja di sekitar lokasi Objek Penilaian serta masyarakat yang
       bertempat tinggal di sekitar lokasi Objek Penilaian. Pelanggan potensial dari area sekunder
       berasal dari Jebres, Laweyan, Banjarsari bagian utara, Sukoharjo, dan Karanganyar.
       Beberapa pelanggan juga berasal dari luar daerah Solo Raya seperti Boyolali dan Sragen
       namun dengan frekuensi yang jarang. Area cakupan sekunder diidentifikasikan dengan
       waktu tempuh (dalam 15-30 menit), jarak (>3 km), dan frekuensi kunjungan ke Objek
       Penilaian.




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                               35
Page 50
10.5   Analisis Pesaing
       Untuk menentukan harga sewa Objek Penilaian setelah masa sewa berakhir kami menggunakan benchmark pusat perbelanjaan di sekitar
       Objek Penilaian.
           Nama Mall             Objek Penilaian                   Solo Square                  Solo Paragon                 Pakuwon Mall                      The Park




        Foto




                           Jalan Brigjend Slamet Riyadi    Jalan Brigjend Slamet Riyadi   Jalan Yosodipura No. 133,    Jalan Ir. Soekarno, Grogol,   Jalan Ir. Soekarno, Grogol,
        Lokasi                No. 273, Penumping,            No. 451-455, Laweyan,        Mangkubumen, Surakarta        Madegondo, Sukoharjo           Madegondo, Sukoharjo
                               Laweyan, Surakarta               Pajang, Surakarta
                           DIRE Ciptadana Properti Ritel
        Pengembang                                          PT Solo Indah Dinamika        PT Sunindo Gapura Prima         PT Pakuwon Permai          PT Nirvana Development Tbk
                                    Indonesia
        Bangunan                     5 lantai                        4 lantai                      3 lantai                     5 lantai                       4 lantai
        Tahun Beroperasi              2005                            2005                          2011                         2013                            2013
        NLA (m²)                    ±26.199                         ±10.000                       ±34.000                      ±36.880                        ±55.000
        Tingkat Hunian               79,82%                          ±95%                          ±98%                          ±97%                           ±87%
        Harga indikasi
                                                                   ±329.000                      ±334.250                      ±288.000                       ±350.000
        sewa/m²/bulan
        Biaya
                                         -                          150.000                       135.000                       130.000                        110.000
        servis/m²/bulan
                           Matahari Department Store,
                                                            Hypermart, XXI, Matahari       Hypermart, Uniqlo, XXI,    Matahari, Uniqlo, Hypermart,    Lotte Mart, XXI, Inul Vizta,
        Penyewa            Mr. DIY, Amazone, Timezone,
                                                                Department Store            Hypermart, Transmart           Platinum Cineplex                 H&M, Metro
                           Cinema XXI, Teleperformance




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                             36
Page 51
 Peta Pembanding

                                                                Solo Paragon


               Solo Square


                                       Objek Penilaian




  U                                                                        The Park

                             Pakuwon Mall




Posisi pasar Objek Penilaian berada di atas Pakuwon Mall, namun berada di bawah Solo
Paragon, Solo Square, dan The Park. Posisi pasar tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor
penilaian antara lain lokasi, aksesibilitas, kualitas pengunjung, kualitas penyewa, kondisi
dan kualitas bangunan, parkir dan konsep pengembangan.




                       VALUATION & ADVISORY SERVICES                                  37
Page 52
10.6   Gambaran Pasar Tanah
       Berdasarkan inspeksi lapangan dan informasi dari beberapa agen properti, harga tanah
       komersial di sekitar Objek Penilaian adalah sebagai berikut:




                        Objek Penilaian




         U


                                    Luas Tanah /                                  Harga        Indikasi Harga
         No         Lokasi         Luas Bangunan   Kepemilikan   Peruntukan    Penawaran          Transaksi
                                        (m²)                                     (Rp/m²)           (Rp/m2)

                Jalan Slamet           2.438 /                   Perdagangan
         1                                            SHM                      51.271.534        34.608.285
                Riyadi                  3.000                      dan Jasa
                Jalan Slamet           3.950 /                   Perdagangan
          2                                           SHM                      40.000.000       33.933.418*)
                Riyadi                  2.750                      dan Jasa
                Jalan Slamet                                     Perdagangan
          3                            2.751         SHGB                      65.000.000        36.400.000
                Riyadi                                             dan Jasa
                Jalan Slamet                                     Perdagangan
          4                            3.000          SHM                                  -   40.000.000**)
                Riyadi                                             dan Jasa
         *) hasil ekstraksi bangunan
         **) transaksi tahun 2019


       Indikasi harga transaksi tanah di sepanjang Jalan Slamet Riyadi berkisar antara
       Rp34.000.000,- hingga Rp36.000.000,- per meter persegi untuk luas tanah antara 2.438
       m2 – 3.950 m2. Harga transaksi tahun 2019 adalah Rp40.000.000,- per meter persegi untuk
       luas tanah 3.000 m². Harga penawaran sangat bergantung pada beberapa faktor seperti
       dokumen legalitas, kondisi pasar, lokasi, aksesibilitas, luas tanah, posisi tanah, dan bentuk
       tanah.




                                   VALUATION & ADVISORY SERVICES                                         38
Page 53
11.0 Penggunaan Tertinggi dan Terbaik
     Standar Penilaian Indonesia serta The Appraisal of Real Estate mendefinisikan Penggunaan
     Tertinggi dan Terbaik sebagai berikut:


     “Penggunaan yang paling mungkin dan optimal dari suatu aset, yang secara fisik
     dimungkinkan, telah dipertimbangkan secara memadai, secara hukum diizinkan, secara
     finansial layak, dan menghasilkan nilai tertinggi dari aset tersebut.”


     Penggunaan tertinggi dan terbaik suatu properti dapat dilihat dari dua kondisi, yaitu
     penggunaan tertinggi dan terbaik pada kondisi kosong (as vacant) dan penggunaan tertinggi
     dan terbaik sesuai dengan pengembangan yang ada (as improved). Dalam kondisi tertentu
     properti dinilai sebagai gabungan antara tanah dan bangunan (sesuatu yang terikat dengan
     tanah), dimana estimasi nilai akan mempertimbangkan penggunaan tertinggi dan terbaik
     sesuai dengan pengembangan yang ada.


     Ada empat kriteria yang harus dipertimbangkan dalam menentukan suatu penggunaan
     merepresentasikan penggunaan tertinggi dan terbaik dari suatu properti. Kriteria tersebut
     mencakup secara fisik dimungkinkan, secara legal diizinkan, secara finansial layak, dan
     memberikan hasil yang tertinggi.


     Tanah dalam Keadaan Terbangun (As Improved)
     Berdasarkan pengamatan fisik dan pembangunan sekitar, luas tanah 11.964 meter persegi
     dan luas bangunan kotor kurang lebih 59.277 meter persegi, pengembangan saat ini layak
     secara fisik.


     Berdasarkan Dinas Tata Kota Surakarta, Objek Penilaian terletak di daerah yang saat ini
     dikategorikan untuk perdagangan dan jasa. Dengan demikian, pengembangan saat ini
     sebagai pusat perbelanjaan secara hukum diperbolehkan.


     Dengan memperhatikan kondisi pasar, area cakupan dan kinerja operasional Objek
     Penilaian, maka pengembangan sebagai pusat perbelanjaan merupakan penggunaan yang
     layak secara finansial.


     Berdasarkan ketiga aspek di atas, maka pengembangan sebagai pusat perbelanjaan akan
     memberikan hasil yang tertinggi.


     Kesimpulan Penggunaan Tertinggi dan Terbaik saat ini:
     Pengembangan saat ini telah memenuhi kriteria Penggunaan Tertinggi dan Terbaik dan
     operasionalnya sebagai pusat perbelanjaan tetap dilanjutkan. Pengguna dari Objek
     Penilaian adalah penyewa. Sedangkan pembeli potensial atas Objek Penilaian adalah
     pengembang atau investor properti yang mengharapkan pendapatan menerus dari Objek
     Penilaian serta capital gain.


                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                             39
Page 54
12.0 Pendekatan dan Metode Penilaian
     Standar Penilaian Indonesia membagi 3 (tiga) pendekatan penilaian untuk real properti dan
     personal properti yaitu:
     1.   Pendekatan Pasar
     2.   Pendekatan Pendapatan
     3.   Pendekatan Biaya


     Penggunaan pendekatan yang sesuai akan sangat ditentukan oleh tipe properti, tujuan atau
     maksud penilaian, kualitas dan kuantitas data.


     Dengan mempertimbangkan tipe properti dan kondisi properti, kami menggunakan
     pendekatan sebagai berikut:
      Pendekatan Penilaian       Metode Penilaian                           Pertimbangan
      Pasar                              -             Tidak digunakan karena keterbatasan data pembanding
                                                       yang sejenis dan sebanding

      Pendapatan             Diskonto Arus Kas (DCF)   Digunakan karena Objek Penilaian merupakan properti
                                                       yang menghasilkan pendapatan
      Biaya                     Biaya Pengganti (RC)   Digunakan karena investor masih melihat suatu properti
                                                       berdasarkan biaya pengganti properti sejenis dengan
                                                       utilitas sebanding yang harus dibayarkan


     Pendekatan Pendapatan
     Pendekatan Pendapatan adalah Pendekatan Penilaian yang memberikan indikasi Nilai
     dengan mengkonversi arus kas masa depan menjadi satu nilai saat ini. (POJK
     28/POJK.04/2021 bab I pasal 1 ayat 19)


     Pendekatan Pendapatan menghasilkan indikasi nilai dengan mengubah arus kas di masa
     yang akan datang ke nilai kini. Pendekatan ini mempertimbangkan pendapatan yang akan
     dihasilkan aset selama masa manfaatnya dan menghitung nilai melalui proses kapitalisasi.
     Kapitalisasi   merupakan       konversi     pendapatan     menjadi      sejumlah      modal    dengan
     menggunakan tingkat diskonto yang sesuai. Arus kas dapat diperoleh dari pendapatan suatu
     kontrak atau beberapa kontrak atau bukan dari kontrak; misalnya keuntungan yang
     diantisipasi akan diperoleh dari penggunaan atau kepemilikan suatu aset. (KPUP 16.1 &
     16.2)


     Metode DCF (Discounted Cash Flow)
     Kami menggunakan analisis DCF dalam penilaian pendekatan pendapatan dengan membuat
     pertimbangan kemungkinan pendapatan dan beban selama periode proyeksi. Dalam analisis
     DCF, kami menggunakan perkiraan atas pendapatan, biaya, perubahan tingkat hunian, serta
     belanja modal selama periode proyeksi, demikian juga penggunaan perkiraan atas terminal
     value. Oleh karena itu, kami telah membuat beberapa asumsi termasuk pertumbuhan pasar
     sewa, tingkat sewa tahunan, tingkat hunian, biaya operasi terkait, dan belanja modal yang
     dibutuhkan atas dasar analisis data historis dan kondisi prospektif pasar.



                             VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              40
Page 55
Pendekatan Biaya
Pendekatan Biaya adalah Pendekatan Penilaian untuk mendapatkan indikasi Nilai Objek
Penilaian berdasarkan biaya reproduksi baru atau biaya pengganti baru pada tanggal
penilaian setelah dikurangi dengan penyusutan. (POJK 28/POJK.04/2021 bab I pasal 1 ayat
20)


Pendekatan Biaya menghasilkan indikasi nilai dengan menggunakan prinsip ekonomi,
dimana pembeli tidak akan membayar suatu aset lebih dari pada biaya untuk memperoleh
aset dengan kegunaan yang sama atau setara pada saat pembelian atau konstruksi.
Pendekatan Biaya berdasarkan pada prinsip harga yang akan dibayar pembeli di pasar
untuk aset yang akan dinilai, tidak lebih dari biaya untuk membeli atau membangun untuk
aset yang setara, kecuali ada faktor waktu yang tidak wajar, ketidaknyamanan, risiko atau
faktor lainnya. Umumnya aset yang dinilai akan kurang menarik dikarenakan faktor usia
atau sudah usang, dibandingkan dengan aset alternatif yang baru dibeli atau dibangun.
Untuk hal ini, diperlukan penyesuaian karena adanya perbedaan biaya dengan aset
alternatif, tergantung pada Dasar Nilai yang diperlukan. (KPUP 17.0)


Tanah
Nilai tanah didapatkan melalui analisa transaksi, penawaran dan permintaan properti
sejenis yang berada di sekitar lokasi dengan memperhatikan faktor perbandingan antara
lain: lokasi, jenis surat tanah, kondisi pembiayaan, kondisi transaksi, kondisi pasar,
karakteristik fisik, karakteristik ekonomi, penggunaan dan faktor-faktor lainnya yang
mempengaruhi penilaian.

Bangunan dan Sarana Pelengkap
Nilai bangunan dan sarana pelengkap diperoleh dengan terlebih dahulu menghitung biaya
penggantian baru dari bangunan dan sarana pelengkap berdasarkan harga-harga
komponen saat ini dengan tingkat kegunaan yang sejenis, kemudian dikurangi dengan
perkiraan depresiasi yang disebabkan oleh keusangan fisik, kemunduran fungsi dan
eksternal.


Mesin dan Peralatan
Nilai mesin dan peralatan pendukungnya dilakukan dengan menghitung biaya penggantian
baru untuk mesin – mesin dan peralatan pendukungnya termasuk biaya instalasi,
pengiriman, transportasi, pajak penambahan nilai dan handling dari mesin tersebut
dikurangi dengan penyusutan oleh karena keusangan fisik, kemunduran fungsional dan
eksternal dan mengurangi nilai tersebut dengan beberapa biaya lain seperti biaya
pembongkaran, biaya transportasi, biaya perijinan dan tenaga ahli.




                      VALUATION & ADVISORY SERVICES                                 41
Page 56
13.0 Prosedur Penilaian
     Pendekatan Pendapatan – Metode Diskonto Arus Kas (DCF)
     Penerapan Pendekatan Pendapatan dalam penilaian ini berdasarkan pada asumsi sebagai
     berikut :
     •    Proyeksi arus kas dilakukan untuk jangka waktu 11 tahun dimulai pada 1 Januari 2026
          sampai dengan 31 Desember 2036;
     •    Luas total area sewa (NLA) sebesar 26.199 meter persegi;
     •    Proyeksi tingkat hunian dan harga sewa rata-rata dilakukan dengan menganalisis
          kondisi pasar dan para pesaingnya serta kemungkinan perkembangannya di masa
          yang akan datang, khususnya perkembangan pusat perbelanjaan di Surakarta;
     •    Proyeksi rata-rata harga sewa dibedakan per lantai dan perkategori penyewa dengan
          asumsi sebagai berikut:
                                         Kategori Penyewa              Harga Sewa (Rp/m2/bulan)
             Anchor Tenant                                                         40.000 – 72.000
             Big Tenant                                                                    76.000
             Specialty
                                                            Basemen                59.000 – 90.000
                                                       Lantai Dasar              65.000 – 280.000
                                                            Lantai 1          259.000 – 327.000
                                                            Lantai 2          229.000 – 245.000
                                                            Lantai 3          227.000 – 278.000
                                                            Lantai 4          229.000 – 266.000
                                                            Lantai 5       1.176.000 – 5.759.000
             Island                                                           634.000 – 739.000
             ATM                                                                         1.065.000
             Gudang                                                                         9.000


     •    Kenaikan harga sewa adalah sebagai berikut:
                                      Tahun           Anchor           Mini Anchor          Specialty       Casual Leasing
                    2026 - 2036                       3,60%                3,60%               5,15%            5,15%


     •    Asumsi tingkat hunian adalah sebagai berikut:

                                                               Proyeksi Tingkat Hunian
                                      100.00%
                 Tingkat Hunian (%)




                                       95.00%

                                       90.00%

                                       85.00%

                                       80.00%

                                       75.00%
                                                  1     2       3      4     5       6     7      8     9     10    11
                                                                                   Tahun




                                                VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                42
Page 57
•   Proyeksi pendapatan sewa diperoleh dengan mengalikan jumlah area sewa (net lettable
    area) dengan harga rata-rata sewa pusat perbelanjaan untuk tahun tersebut, kemudian
    dikurangi dengan collection loss. Collection loss diasumsikan sebesar 2%;
•   Pendapatan biaya servis tidak diperhitungkan karena pengoperasian Neo SGM
    menjadi hak dan tanggung jawab Pengelola yaitu PT Bengawan Inti Kharisma;
•   Pendapatan selain pendapatan sewa antara lain pendapatan parkir, pendapatan
    pameran (atrium & casual leasing) dan revenue sharing;
•   Bagi Hasil (Revenue Sharing) dihitung selama masa kontrak. Setelah kontrak saat ini
    berakhir, penyewa dengan skema bagi hasil akan diubah menjadi skema sewa tetap
    yang diasumsikan besarnya sesuai dengan sewa pasar yang berlaku di tahun berjalan;
•   Tarif parkir mobil sebesar Rp3.000/jam dan motor Rp1.000/jam. Kami mengerti
    bahwa    tarif   berdasarkan      regulasi     pemerintah       daerah.      Mempertimbangkan
    penyesuaian tarif parkir yang tidak dapat diprediksi dari peraturan pemerintah daerah,
    dalam penilaian ini kami mengasumsikan tarif meningkat sejalan dengan inflasi per
    tahun hingga akhir periode proyeksi dengan tingkat hunian rata-rata sebagai berikut:




•   Pendapatan bersih parkir diperoleh dari bagi hasil pendapatan bersih sesuai dengan
    skema perjanjian setelah pengurangan pendapatan parkir dengan pajak parkir dan
    beban operasional, dengan rincian sebagai berikut:
    Skema bagi hasil
            Keterangan        Deskripsi
     No
     1      Pihak Pertama     DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (“DIRE”)
      2     Pihak Kedua       PT Centrepark Citra Corpora
                              -    Jika nett revenue pada bulan berjalan lebih kecil dari atau sama dengan
                                   Rp250.000.000,- maka menggunakan model profit sharing dimana Pihak
                                   Pertama memperoleh 70% dari laba operasional dan Pihak Kedua
                                   memperoleh 40% dari laba operasional;
            Nilai             -    Jika nett revenue pada bulan berjalan adalah Rp250.000.001,- sampai
      3
            Kesepakatan            dengan Rp330.000.000,- maka menggunakan model nett revenue sharing
                                   dimana Pihak Pertama memperoleh 35% dari laba operasional dan Pihak
                                   Kedua memperoleh 65% dari laba operasional;
                              -    Jika nett revenue pada bulan berjalan adalah lebih besar dari atau sama
                                   dengan Rp330.000.001,- maka menggunakan model GI, dimana pihak




                         VALUATION & ADVISORY SERVICES                                         43
Page 58
               Keterangan        Deskripsi
      No
                                     kedua wajib membayarkan GI kepada Pihak Pertama pada bulan tersebut
                                     sebesar Rp185.000.000,-.
       4       Jangka Waktu      1 Mei 2024 sampai dengan 30 April 2026

                   Deskripsi                       2025                 2026-seterusnya
      Pajak Parkir                                                  10%
      Sumber Daya Manusia                         71.622.000     Kenaikan berdasarkan UMK
      Biaya Umum dan Admin                        41.040.000     Kenaikan berdasarkan inflasi
      Peralatan                                   25.404.524     Kenaikan berdasarkan inflasi
      Promosi Hadiah Parkir                       10.000.000     Kenaikan berdasarkan inflasi
      Total                                      148.066.524


•   Total luas atrium/casual leasing adalah 446 meter persegi dengan asumsi harga sewa
    berkisar antara Rp18.000,- sampai Rp50.000,- per m2 (NLA) per hari dengan proyeksi
    tingkat hunian adalah sebagai berikut:




•   Untuk mendapatkan pendapatan bersih (NOI), pendapatan kotor efektif dikurangi
    dengan biaya asuransi dan biaya PBB;
•   Proyeksi biaya operasional didasarkan pada biaya aktual dan rasio terhadap
    pendapatan yang diasumsikan sebagai berikut:
                                                                          Asumsi
                   Deskripsi
                                                                      2026– seterusnya
       Biaya Asuransi                    Aktual dan meningkat berdasarkan inflasi
       Biaya PBB                         Aktual dan meningkat berdasarkan inflasi


•   Biaya penggantian (replacement allowance) diasumsikan sebesar 3%;
•   Biaya imbalan jasa pengoperasian sebesar 2% dari arus kas bersih;
•   Biaya pemasaran sebesar 1% dibayarkan kepada pengelola dari nilai sewa yang
    dibayar oleh penyewa untuk penyewa baru yang menandatangani perjanjian sewa;
•   Asumsi inflasi adalah sebagai berikut:
     Tahun     2026     2027    2028     2029      2030       2031       2032      2033    2034    3025        2036

     Inflasi   2,29%    3,05%   3,07%    3,20%     2,98%      3,02%     2,99%      2,97%   2,96%   2,95%   2,94%
    Sumber: The Economist Intelligence Unit, Desember 2025.




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                 44
Page 59
•   Biaya perpanjangan HGB diasumsikan sebesar 0,2% dari tarif bumi pada NJOP
    dikalikan         dengan     inflasi   dan   dikalikan   dengan       luas   tanah,     yaitu   sebesar
    Rp140.963.476,- di tahun 2027;
•   Pada akhir tahun 2035, aset yang dinilai diasumsikan akan dijual dengan nilai yang
    didapat dari kapitalisasi pendapatan bersih di tahun 2036 dengan tingkat kapitalisasi
    sebesar 7%;
•   Untuk mendapatkan nilai kini dari pendapatan operasional bersih tahunan di atas
    digunakan faktor diskonto dengan tingkat diskonto sebesar 10,42%;
•   Dengan mempertimbangkan keterbatasan data di pasar, maka tingkat diskonto
    ditentukan dengan menggunakan metode Band of Investment atau biasa dikenal
    dengan WACC (Weighted Average Cost of Capital), dengan menggunakan rumus
    sebagai berikut:
•   Tingkat diskonto ditentukan dengan menggunakan metode Band of Investment, dengan
    menggunakan rumus sebagai berikut:


                                    Tingkat diskonto = (ke x We) + (kd x Wd)


    Di mana:
    ke         = Biaya ekuitas
    kd         = Biaya hutang
    We         = Persentase pendanaan dengan ekuitas
    Wd         = Persentase pendanaan dengan hutang


    Biaya ekuitas dihitung dengan menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM),
    dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
                                              Ke = Rf + ( x RPm)


    Di mana:
    ke         = Ekspektasi tingkat pengembalian sekuritas individu
    Rf         = Tingkat pengembalian sekuritas bebas risiko
    β          = Beta
    RPm        = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk premium)


    Asumsi yang digunakan dalam perhitungan tingkat diskonto adalah sebagai berikut:
                Deskripsi        (30 Tahun)      Sumber                       Keterangan
         Biaya Modal
         Rf                           6,70%   PHEI           Tingkat Balikan Obligasi Pemerintah (30 tahun)
                                                             Rata-rata beta beberapa perusahaan yang
         β                             1,35   Bloomberg
                                                             bergerak di bidang properti terutama developer
         RBDS                         1,62%   Damodaran      Country Default Spread
         ERp                          6,69%   Damodaran      Premi Risiko Indonesia
         ke*                        14,09%
         Biaya Hutang




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                                              45
Page 60
                   Deskripsi          (30 Tahun)         Sumber                            Keterangan
                                                       Bank
             kd                               8,44%                      Rata-rata Suku Bunga Investasi
                                                       Indonesia
             kd                               8,44%
             Biaya Ekuitas
             We                           35,00%       Pasar
                                                                         Rata-rata rasio pasar ekuitas terhadap kapital
             Wd                           65,00%
             Tingkat Diskonto             10,42%
             *) Ke = Rf + ( x RPm)-CDS
             *Catatan/Note :
             RBDS: risiko tambahan yang timbul karena adanya perbedaan peringkat utang suatu negara terhadap
                  negara dengan peringkat utang tertinggi yaitu AAA. Dalam hal ini, RBDS Indonesia yang dimaksudkan
                  dalam perhitungan tingkat diskonto merupakan risiko tambahan yang timbul karena peringkat utang
                  Indonesia yang lebih rendah. Bunga bebas risiko dan premi risko secara bersama-sama menanggung
                  risiko dari suatu negara, sehingga untuk mencegah adanya perhitungan ganda terhadap risiko negara,
                  maka kami mengurangkan RBDS dari biaya ekuitas.


•         Indikasi     Nilai    Pasar     yang        diperoleh        dari   Pendekatan        Pendapatan           adalah
          Rp609.807.648.726.-


Pendekatan Biaya – Metode Biaya Pengganti
Tanah
                                   Objek Penilaian             Data 1                 Data 2                  Data 3
                                   Jalan Brigjend         Jalan Brigjend          Jalan Brigjend          Jalan Brigjend
    Lokasi
                                    Slamet Riyadi         Slamet Riyadi            Slamet Riyadi           Slamet Riyadi



    Foto


    Luas Tanah (m2)                     11.964                 2.438                  3.950                   2.751
    Luas Bangunan (m2)                    -                    3.000                  2.750                      -
                                                                                    Tanah dan
    Tipe Properti                    Tanah Saja         Hitung Tanah Saja                                 Tanah Kosong
                                                                                    Bangunan
    Hak atas properti                   SHGB                    SHM                    SHM                    SHGB
    Status                                                 Penawaran                Penawaran               Penawaran
    Waktu
                                                               2025                    2025                   2025
    Penawaran/Transaksi
    Topografi                           Datar                  Datar                  Datar                   Datar
    Posisi tanah                        Sudut                  Tengah                 Tengah                 Tengah
                                     Menyerupai            Menyerupai          Menyerupai Persegi       Menyerupai Persegi
    Bentuk tanah
                                   Persegi Panjang       Persegi Panjang             Panjang                 Panjang
                                    Perdagangan         Perdagangan dan         Perdagangan dan         Perdagangan dan
    Peruntukkan
                                      dan Jasa                  Jasa                   Jasa                    Jasa
    KLB                                   15                    15                      15                      15
    Harga
    Penawaran/Transaksi                                 125.000.000.000          158.000.000.000          178.815.000.000
    (Rp)
    Indikasi Harga Transaksi
                                                         84.375.000.000          139.040.000.000          100.136.400.000
    (Rp)




                                  VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                        46
Page 61
                              Objek Penilaian           Data 1                    Data 2              Data 3
 Indikasi Harga Transaksi
                                                           -                     5.003.000.000           -
 Bangunan (Rp)
 Indikasi Harga Transaksi
 Tanah                                               84.375.000.000        134.037.000.000       100.136.400.000
 (Rp)
 Indikasi Harga Transaksi
                                                         34.608.285                33.933.418          36.400.000
 (Rp/m2)
                              Berdasarkan analisis penyesuaian terhadap beberapa parameter yang berpengaruh
 Indikasi Nilai Pasar         terhadap indikasi nilai Objek Penilaian seperti hak atas properti, lokasi, posisi, dan
 Tanah                        luas tanah, opini nilai Objek Penilaian adalah Rp387.265.193.335,- atau
                              Rp32.369.207,-/m2.


Peta Pembanding



                                            Data 1


                                                                        Data 3


            Data 2

                               Objek Penilaian


  U



Bangunan dan Sarana Pelengkap
  No               Bangunan                          Indikasi Nilai Pasar (Rp)
  A        Bangunan
  1        Mall Neo SGM                                   202.992.000.000
  B        Sarana Pelengkap
  1        Pagar                                               121.000.000
  2        Jalan                                                 81.000.000
           Total                                          203.194.000.000


Biaya penggantian baru dikurangi dengan estimasi penyusutan untuk memperoleh indikasi
nilai bangunan dan sarana pelengkap. Besar penyusutan fisik dilakukan dengan
menggunakan umur (age/life method) yaitu dengan melakukan penyusutan fisik
berdasarkan umur ekonomis aset. Umur ekonomis yang dipertimbangkan pada penilaian
ini adalah berkisar 40 tahun berdasarkan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
Besar penyusutan fisik yang dikenakan dalam penilaian bangunan sebesar 47%, sedangkan
besar penyusutan fisik yang dikenakan dalam penilaian sarana pelengkap sebesar 74% dan
depresiasi ekonomi sebesar 6,6% disebabkan menurunnya kinerja operasional atas Objek
Penilaian.




                              VALUATION & ADVISORY SERVICES                                                    47
Page 62
Mesin dan Peralatan
  No                   Mesin                  Indikasi Nilai Pasar (Rp)
   1     Instalasi Listrik                                     4.794.000.000
   2     Genset                                                2.060.000.000
   3     Fuel Tank                                                4.000.000
   4     Trafo                                                  548.000.000
   5     AC Split                                                43.000.000
   6     Chiller                                               4.362.000.000
   7     Cooling Tower                                          347.000.000
   8     AHU                                                    411.000.000
   9     Lift                                                   551.000.000
  10     Escalator                                              574.000.000
  11     Travelator                                             115.000.000
  12     Pompa                                                  119.000.000
  13     Tank                                                    47.000.000
  14     Sistem fire alarm                                     1.176.000.000
  15     CCTV                                                    14.000.000
  16     BAS                                                    383.000.000
                       Total                               15.548.000.000
Untuk menghasilkan indikasi Nilai Pasar atas mesin dan peralatan, kami menghitung biaya
pengganti baru kemudian dikurangi depresi. Umur ekonomis mesin dan peralatan berkisar
antara 5 – 25 tahun tergantung pada sistem dan spesifikasi. Depresiasi fisik dalam penilaian
ini berkisar antara 80% – 90% dan depresiasi ekonomi sebesar 6,6% disebabkan
menurunnya kinerja operasional atas Objek Penilaian.


Ringkasan Nilai – Pendekatan Biaya
                Deskripsi                           Indikasi Nilai Pasar (Rp)
 Tanah                                                    387.265.193.335
 Bangunan & Sarana Pelengkap                              203.194.000.000
 Mesin & Peralatan                                         15.548.000.000
 Total                                                    606.007.193.335


Rekonsiliasi Nilai
Langkah terakhir dari proses penilaian adalah melakukan rekonsiliasi dua pendekatan
penilaian untuk mendapatkan Nilai Pasar. Kami telah membuat bobot sebagai berikut.

 Pendekatan Penilaian              Indikasi Nilai Pasar (Rp)        Bobot       Nilai Pasar (Rp)

 Pendapatan                               609.807.648.726              60%        365.884.589.236
 Biaya                                    606.007.193.335              40%        242.402.877.334
 Total                                                                100%        608.287.466.570
 Total (Pembulatan)                                                               608.287.000.000


Pendekatan Pendapatan memiliki bobot 60% dengan pertimbangan bahwa Objek Penilaian
adalah properti yang menghasilkan pendapatan, sedangkan Pendekatan Biaya memiliki
bobot lebih rendah 40% dengan pertimbangan bahwa pelaku pasar saat ini masih
mempertimbangkan biaya pengganti (replacement cost) dalam pertimbangan transaksinya.




                               VALUATION & ADVISORY SERVICES                                        48
Page 63
Rasional Penilaian
Objek Penilaian adalah pusat perbelanjaan kelas menengah yang berlokasi di Jalan
Brigjend Slamet Riyadi yang merupakan jalan utama yang berada di pusat Kota Surakarta.


Total NLA dari Neo SGM ±26.199 m2 yang didominasi oleh anchor tenant sebesar 53,79%
dari total luas tersewa. Hal tersebut berdampak pada nilai yang diperoleh dari Pendekatan
Pendapatan lebih tinggi dibandingkan dari Pendekatan Biaya meskipun nilai tanah Objek
Penilaian relatif tinggi melihat dari lokasinya yang strategis.


Dengan mempertimbangkan kinerja dan kondisi dari Objek Penilaian, Nilai Pasar dari
Objek Penilaian Rp608.287.000.000,- atau Rp23.218.249,- per m2 NLA masih wajar.




                        VALUATION & ADVISORY SERVICES                               49
Page 64
14.0 Kesimpulan Penilaian
     Dengan mempertimbangkan seluruh informasi yang relevan dan kondisi pasar yang berlaku,
     kami berpendapat bahwa Nilai Pasar atas Objek Penilaian yang berlokasi di Jalan Brigjend
     Slamet Riyadi No. 273, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Provinsi
     Jawa Tengah, Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 adalah:


                                       Rp608.287.000.000,-
       (ENAM RATUS DELAPAN MILIAR DUA RATUS DELAPAN PULUH TUJUH JUTA RUPIAH)


     Sehubungan dengan meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang telah
     menyebabkan gangguan pada pasar energi global serta meningkatkan volatilitas pasar
     keuangan, dan pemberlakuan tarif perdagangan yang signifikan oleh Pemerintah Amerika
     Serikat terhadap sejumlah negara yang menimbulkan gejolak pada perekonomian global,
     maka kami menyarankan untuk menggunakan penilaian ini dengan tingkat kehati-hatian
     yang lebih tinggi serta memahami adanya tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi
     dibandingkan dengan kondisi yang secara normal berlaku. Dikarenakan belum diketahuinya
     besaran dampak dari pengenaan tarif perdagangan tersebut yang terjadi di pasar dan
     ketiadaan atau kurangnya data pasar untuk menginformasikan atau mendukung estimasi
     kuantitatif, sebagai langkah pencegahan/mitigasi resiko kami sangat menyarankan untuk
     dilakukannya pemutakhiran secara berkala terhadap hasil penilaian ini untuk memastikan
     adanya penilaian yang akurat.


     Kami menekankan untuk menggunakan laporan ini dengan penuh kehati-hatian dan untuk
     memastikan pemahaman atas hasil penilaian yang tergantung kepada seluruh asumsi,
     batasan, kondisi, komentar dan detil keseluruhan bagian laporan yang mendasari opini nilai
     dimaksud sesuai dengan tujuan penilaian.



     Jakarta, 17 Maret 2026
     Hormat kami,
     KJPP Rengganis, Hamid & Rekan




     Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.)
     Rekan - Penilai Properti
     Penilai Publik No. P-1.12.00330
     MAPPI No. 06-S-01977
     STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023




                            VALUATION & ADVISORY SERVICES                                 50
Page 65
LAMPIRAN
Page 66
KERTAS KERJA
Page 67
PENILAIAN PUSAT PERBELANJAAN NEO SOLO GRAND MALL
PROYEKSI ARUS KAS
31 Desember 2025
 PENDAPATAN                                     Tahun 1         %         Tahun 2         %       ∆         Tahun 3        %       ∆          Tahun 4        %        ∆
 Pendapatan Sewa                             27.194.516.294   100,0%   37.533.063.724   100,0%   38,0%   44.591.036.247   100,0%   18,8%   47.329.962.311   100,0%   6,1%
 Pendapatan Sewa Atrium                       2.396.644.993     8,8%    2.714.046.508     7,2%   13,2%    2.976.260.903     6,7%    9,7%    3.172.552.027     6,7%   6,6%
 Pendapatan Parkir                            1.001.654.507     3,7%    1.069.050.946     2,8%    6,7%    1.151.956.231     2,6%    7,8%    1.191.357.592     2,5%   3,4%
 Pendapatan Bagi Hasil                          60.142.142      0,2%
 TOTAL PENDAPATAN                            30.652.957.935   112,7%   41.316.161.179   110,1%   34,8%   48.719.253.382   109,3%   17,9%   51.693.871.930   109,2%   6,1%
 BIAYA
 Biaya Asuransi                                749.017.564      2,4%     771.881.915      1,9%    3,1%     795.572.831      1,6%    3,1%     821.070.048      1,6%   3,2%
 Biaya PBB                                     505.962.285      1,7%     521.407.182      1,3%    3,1%     537.410.425      1,1%    3,1%     554.633.827      1,1%   3,2%
 TOTAL BIAYA                                  1.254.979.849     4,1%    1.293.289.097     3,1%    3,1%    1.332.983.256     2,7%    3,1%    1.375.703.875     2,7%   3,2%
 PENDAPATAN BERSIH                           29.397.978.086    95,9%   40.022.872.081    96,9%   36,1%   47.386.270.125    97,3%   18,4%   50.318.168.055    97,3%   6,2%
 Biaya Penggantian (Replacement Allowance)     817.639.753              1.125.991.912                     1.337.731.087                     1.419.898.869
 Imbalan Jasa Pengoperasian                    587.959.562               800.457.442                       947.725.403                      1.006.363.361
 Imbalan Jasa Pemasaran                         37.496.657                85.651.525                       126.848.026                       138.116.675
 Biaya Perpanjangan HGB                                   -              140.963.476                                  -                                 -


 ARUS KAS BERSIH                             27.954.882.115            37.869.807.728                    44.973.965.609                    47.753.789.149
Page 68
PENDAPATAN                                         Tahun 5       %      ∆           Tahun 6       %      ∆           Tahun 7       %      ∆           Tahun 8       %       ∆
Pendapatan Sewa                             49.676.701.542   100,0%   5,0%   52.138.673.720   100,0%   5,0%   54.066.001.820   100,0%   3,7%   55.993.329.919   100,0%    3,6%
Pendapatan Sewa Atrium                       3.381.171.429     6,8%   6,6%    3.602.868.517     6,9%   6,6%    3.788.587.370     7,0%   5,2%    3.983.879.565     7,1%    5,2%
Pendapatan Parkir                            1.225.694.669     2,5%   2,9%    1.261.664.391     2,4%   2,9%    1.298.153.459     2,4%   2,9%    2.220.000.000     4,0%   71,0%
Pendapatan Bagi Hasil
TOTAL PENDAPATAN                            54.283.567.640   109,3%   5,0%   57.003.206.628   109,3%   5,0%   59.152.742.648   109,4%   3,8%   62.197.209.484   111,1%    5,1%
BIAYA
Biaya Asuransi                                845.537.718      1,6%   3,0%     871.097.396      1,5%   3,0%     897.121.621      1,5%   3,0%     923.755.481      1,5%    3,0%
Biaya PBB                                     571.161.768      1,1%   3,0%     588.427.362      1,0%   3,0%     606.006.758      1,0%   3,0%     623.997.963      1,0%    3,0%
TOTAL BIAYA                                  1.416.699.486     2,6%   3,0%    1.459.524.759     2,6%   3,0%    1.503.128.379     2,5%   3,0%    1.547.753.445     2,5%    3,0%
PENDAPATAN BERSIH                           52.866.868.154    97,4%   5,1%    5.543.681.870    97,4%   5,1%   57.649.614.269    97,5%   3,8%   60.649.456.039    97,5%    5,2%
Biaya Penggantian (Replacement Allowance)    1.490.301.046                    1.564.160.212                    1.621.980.055                    1.679.799.898
Imbalan Jasa Pengoperasian                   1.057.337.363                    1.110.873.637                    1.152.992.285                    1.212.989.121
Imbalan Jasa Pemasaran                        145.121.181                      151.068.872                      157.016.563                      162.964.254
Biaya Perpanjangan HGB                                   -                                -                                -                                -


ARUS KAS BERSIH                             50.174.108.563                   52.717.579.148                   54.717.625.366                   57.593.702.767
Page 69
PENDAPATAN                                     Tahun 9        %        ∆       Tahun 10        %        ∆       Tahun 11        %        ∆
Pendapatan Sewa                             57.840.905.374   100,0%   3,3%   58.180.429.725   100,0%   0,6%   60.051.037.417   100,0%   3,2%
Pendapatan Sewa Atrium                       4.178.280.640     7,2%   4,9%    4.331.977.026     7,4%   3,7%    4.555.279.598     7,6%   5,2%
Pendapatan Parkir                            2.220.000.000     3,8%   0,0%    2.220.000.000     3,8%   0,0%    2.220.000.000     3,7%   0,0%
Pendapatan Bagi Hasil
TOTAL PENDAPATAN                            64.239.186.014   111,1%   3,3%   64.732.406.751   111,3%   0,8%   66.826.317.015   111,3%   3,2%
BIAYA
Biaya Asuransi                                951.070.245      1,5%   3,0%     979.106.210      1,5%   2,9%    1.007.890.812     1,5%   2,9%
Biaya PBB                                     642.449.120      1,0%   3,0%     661.387.449      1,0%   2,9%     680.831.483      1,0%   2,9%
TOTAL BIAYA                                  1.593.519.365     2,5%   3,0%    1.640.493.659     2,5%   2,9%    1.688.722.295     2,5%   2,9%
PENDAPATAN BERSIH                           62.645.666.649    97,5%   3,3%   63.091.913.092    97,5%   0,7%   65.137.594.720    97,5%   3,2%
Biaya Penggantian (Replacement Allowance)    1.735.227.161                    1.745.412.892                    1.801.531.123
Imbalan Jasa Pengoperasian                   1.252.913.333                    1.261.838.262                    1.302.751.894
Imbalan Jasa Pemasaran                        168.098.142                      157.843.754                      163.212.665
Biaya Perpanjangan HGB                                   -                                -                                -


ARUS KAS BERSIH                             59.489.428.013                   59.926.818.185                   61.870.099.039
Page 70
          SPESIFIKASI
MESIN DAN PERALATAN
Page 71
                                                                                                                                      Sumber daya
                                           Model
                          Total                         Tahun      Negara                                               Tenaga            dan         Peralatan     Kelengkapan
No.       Deskripsi               Unit    atau tipe                           Sistem Kerja     Merek      Kapasitas                                                               Kondisi
                          Unit                        Pembuatan     Asal                                               Penggerak       Kebutuhan     Pendukung         Mesin
                                           mesin
                                                                                                                                       Tenaganya
      Instalasi Listrik           Set                                                         PT PLN      4.330 kVA                                                               Sangat
1                          1                n/a         2004      Indonesia      Listrik                                  n/a             n/a       Panel Kontrol    Lengkap
                                                                                             (Persero)                                                                             Baik
                                                                                 Sistem
      Generator Set                       S12R -                                                                                                                                  Kurang
2                          1      Unit                  2004       Jepang     Pembangkit     Mitsubishi   1.000 kVA   Mesin Diesel       Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                           PTA                                                                                                                                     Baik
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                          S12R -                                                                                                                                  Kurang
3     Generator Set        2      Unit                  2004       Jepang     Pembangkit     Mitsubishi   1.250 kVA   Mesin Diesel       Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                           PTA                                                                                                                                     Baik
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                          S12H -                                                                                                                                  Kurang
4     Generator Set        1      Unit                  2004       Jepang     Pembangkit     Mitsubishi   250 kVA     Mesin Diesel       Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                           PTH                                                                                                                                     Baik
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                                                                                                        Tenaga                       LVMDP &                      Kurang
5     Transformator        2      Unit      n/a         2004      Indonesia   Pembangkit     Trafindo     2.500 kVA                      Listrik                     Lengkap
                                                                                                                         Listrik                      MVMDP                        Baik
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                                                                                                        Tenaga                       LVMDP &                      Kurang
6     Transformator        1      Unit      n/a         2004      Indonesia   Pembangkit     Trafindo     2.000 Kva                      Listrik                     Lengkap
                                                                                                                         Listrik                      MVMDP                        Baik
                                                                                 Listrik
                                                                                 Sistem
                                                                    Korea                                                                                                         Kurang
7     Lift Penumpang       2      Unit      n/a         2004                  Transportasi   Hyundai      1.350 Kg    Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                   Selatan                                                                                                         Baik
                                                                                Gedung
                                                                                 Sistem
                                                                    Korea                                                                                                         Kurang
8     Lift Barang          3      Unit      n/a         2004                  Transportasi   Hyundai      1.600 Kg    Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                   Selatan                                                                                                         Baik
                                                                                Gedung
                                                                                 Sistem
                                         ES -1200                   Korea                                   9.000                                                                 Kurang
9     Escalator            10     Unit                  2004                  Transportasi   Hyundai                  Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                         (W – BY2)                 Selatan                                orang/jam                                                                Baik
                                                                                Gedung
                                         ES – 1200                               Sistem
                                                                    Korea                                   9.000                                                                 Kurang
10    Travelator           2      Unit     (PM –        2004                  Transportasi   Hyundai                  Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                   Selatan                                orang/jam                                                                Baik
                                            BT2)                                Gedung
      Air                                                                        Sisem                                  Tenaga                                                    Kurang
11                         15     Unit   Beragam        2004       Jepang                     Daikin       2,5 PK                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Conditioning                                                             Pendingin                                 Listrik                                                   Baik
                                                                                 Sistem                                 Tenaga                                                    Kurang
12    Chiller Mall         2      Unit   WSC087         2004      Hongkong                   McQuay        591 TR                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                               Pendingin                                 Listrik                                                   Baik
                                                                                 Sistem                                 Tenaga                                                    Kurang
13    Chiller MDS          2      Unit   WSC079         2004      Hongkong                   McQuay        280 TR                        Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                               Pendingin                                 Listrik                                                   Baik
      Cooling Tower                       SKB –                                  Sistem                                 Tenaga                                                    Kurang
14                         2      Unit                  2004       Jepang                     Kuken       738,75 TR                      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Mall                                1060R                                Pendingin                                 Listrik                                                   Baik
Page 72
                                                                                                                                Sumber daya
                                       Model
                      Total                         Tahun     Negara                                              Tenaga            dan         Peralatan     Kelengkapan
No.      Deskripsi            Unit    atau tipe                         Sistem Kerja      Merek     Kapasitas                                                               Kondisi
                      Unit                        Pembuatan    Asal                                              Penggerak       Kebutuhan     Pendukung         Mesin
                                       mesin
                                                                                                                                 Tenaganya
      Cooling Tower                  SKB – 530                             Sistem                                 Tenaga                                                    Kurang
15                     2      Unit                  2004      Jepang                     Kuken      350 TR                         Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      MDS                                R                               Pendingin                                 Listrik                                                   Baik
      Air Handling                                                         Sistem
                                                                                                    Beragam
                                                                                                                  Tenaga                                                    Kurang
16                     1      Set    Beragam        2004        n/a                        n/a                                     Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Unit (AHU)                                                         Pendingin                                 Listrik                                                   Baik
      Condensor
                                                                           Sistem                                                                                           Kurang
17    Water Pump       2      Unit    HSC-S         2004      Amerika                    ITT B&G     45 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                        Distribusi Air                                                                                       Baik
      Mall
      Chilled Water                                                        Sistem                                                                                           Kurang
18                     2      Unit   1510-6G        2004      Amerika                    ITT B&G    18,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Pump Mall                                                         Distribusi Air                                                                                       Baik
      Condensor
                                                                           Sistem                                                                                           Kurang
19    Water Pump       2      Unit   1510 – 5E      2004      Amerika                    ITT B&G     37 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                        Distribusi Air                                                                                       Baik
      MDS
      Chilled Water                   1510 –                               Sistem
                                                                                                     15 kW
                                                                                                                                                                            Kurang
20                     2      Unit                  2004      Amerika                    ITT B&G                Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Pump MDS                         4GB                              Distribusi Air                                                                                       Baik
      Make Up                                                              Sistem
                                                                                                    2 & 5 HP
                                                                                                                                                                            Kurang
21                     2      Unit   1510 – 1       2004      Amerika                    ITT B&G                Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Water Pump                                                        Distribusi Air                                                                                       Baik
      Submersible                     Sp 14A -                             Sistem
                                                                                                     1,5 kW
                                                                                                                                                                            Kurang
22                     3      Unit                  2004      Jepang                      Ebara                 Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Sewage Pump                         18                            Distribusi Air                                                                                       Baik
                                     80 DFA 5                              Sistem                                                                                           Kurang
23    Sewage Pump      3      Unit                  2004      Jepang                      Ebara      0,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                          3.7                           Distribusi Air                                                                                       Baik
      Sumpit Pump             Unit    050 DSA                              Sistem                                                                                           Kurang
24                     3                            2004      Jepang                      Ebara     0,82 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                        5 3. 7                          Distribusi Air                                                                                       Baik
                                      FSA 65 x
      Transfer Pump           Unit                                         Sistem                                                                                           Kurang
25                     3               50 FS 2      2004      Jepang                      Ebara      11 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                        Distribusi Air                                                                                       Baik
                                       JA 511
      Booster Pump            Unit   IBBS-65F-                             Sistem                                                                                           Kurang
26                     3                            2004      Jepang                      Ebara      1,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                         CI-5                           Distribusi Air                                                                                       Baik
      Grease Trap                       80DFJ                              Sistem                                                                                           Kurang
27                     2      Unit                  2004      Jepang                      Ebara      3,7 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
      Pump                               53.7                           Distribusi Air                                                                                       Baik
      Deepwell Pump           Unit    Sp 14A –                             Sistem                                                                                           Kurang
28                     2                            2004      Jepang                      Ebara      3,7 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                          18                            Distribusi Air                                                                                       Baik
      Roof Tank               Unit                                         Sistem                                                                                           Kurang
29                     2                n/a         2004        n/a                      Marifig      45 m3         n/a             n/a           n/a          Lengkap
                                                                        Distribusi Air                                                                                       Baik
      Diesel Pump             Unit    IKGR –                               Sistem                                                                                           Kurang
30                     1                            2004      Amerika                    Clarke      90 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                       NL39                              Pemadam                                                                                             Baik
      Electric Pump           Unit   S/N 1 KJ                              Sistem        Western                                                                            Kurang
31                     1                            2004      Amerika                                90 kW      Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                       0073                              Pemadam         Electric                                                                            Baik
Page 73
                                                                                                                            Sumber daya
                                     Model
                     Total                        Tahun     Negara                                            Tenaga            dan         Peralatan     Kelengkapan
No.      Deskripsi           Unit   atau tipe                         Sistem Kerja    Merek     Kapasitas                                                               Kondisi
                     Unit                       Pembuatan    Asal                                            Penggerak       Kebutuhan     Pendukung         Mesin
                                     mesin
                                                                                                                             Tenaganya
      Jockey Pump            Unit   S/N 3 C                             Sistem       Western                                                                            Kurang
32                    1                           2004      Amerika                              7,5 kW     Motor Listrik      Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                     78004                            Pemadam        Electric                                                                            Baik
      CCTV                   Set                                        Sistem                                Tenaga                                                    Kurang
33                    1               n/a         2004        n/a                      n/a         n/a                         Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                      Keamanan                                 Listrik                                                   Baik
      Building
      Automation             Set                                        Sistem                                Tenaga                                                    Kurang
34                    1               n/a         2004        n/a                      n/a         n/a                         Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                      Keamanan                                 Listrik                                                   Baik
      System
      Fire Alarm             Set                                        Sistem                                Tenaga                                                    Kurang
35                    1             Beragam       2004      Jepang                   Shinwa        n/a                         Listrik    Panel Kontrol    Lengkap
                                                                      Keamanan                                 Listrik                                                   Baik
Page 74
FOTO
Page 75
OBJEK PENILAIAN BERADA DI SEBELAH KANAN
                                                            OBJEK PENILAIAN
      JALAN BRIGJEND SLAMET RIYADI




            DROP OFF LOBBY                                   ATRIUM UTAMA




           PENYEWA ANCHOR                                  PENYEWA SPECIALTY




                           VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 76
   ISLAND                                             ATM




  GUDANG                                        AREA PARKIR MOBIL




GENERATOR SET                                   TRANSFORMATOR




                VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 77
 CHILLER                                    COOLING TOWER




FIRE PUMP                                   AREA PARKIR MOTOR




ESCALATOR                                      TRAVELATOR




            VALUATION & ADVISORY SERVICES
Page 78
PETA LOKASI
Page 79
                       PEMBERI TUGAS :

                            DIRE CIPTADANA
                        PROPERTI RITEL INDONESIA
                       LOKASI :
                             Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                          Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                             Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                           Indonesia
                       KETERANGAN :




LOKASI


                                                   LOKASI




                       NAMA       :   PETA LOKASI

                       SUMBER     :   Google Map

                       TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 01
             U

         Tanpa Skala
Page 80
PETA SERTIPIKAT
Page 81
                                                                    PEMBERI TUGAS :

                                                                         DIRE CIPTADANA
                                                                     PROPERTI RITEL INDONESIA
                                                                    LOKASI :
                                                                          Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 JALA                                                  Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                      N BR                                                Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                           IGJEN                                                        Indonesia
                                 D SLA
                                      MET
                                             RIYAD                  KETERANGAN :
                                                  I
                                                                     1. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 113
                                                                        Luas: 1.500 m2
                                                                     2. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 114
                                                                        Luas: 4.410 m2
                  1                                                  3. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 121
                                                                        Luas: 3.358 m2
                                                                     4. Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 135
                                                                        Luas: 2.696 m2

                                         4
     IJOYO
  UTOWS
JALAN




             2



                                      3

                                                                    NAMA       :   PETA SERTIPIKAT

                                                                    SUMBER     :   Badan Pertanahan Nasional
                        JALAN DUREN
                                                                    TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 02
                                                          U

                                                      Tanpa Skala
Page 82
DENAH BANGUNAN
Page 83
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH BASEMENT

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 03




       U
Tanpa Skala
Page 84
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :
                             DENAH LANTAI
                             PARKING A
                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 05




       U
Tanpa Skala
Page 85
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI DASAR

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 06




       U
Tanpa Skala
Page 86
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 1

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 07




       U
Tanpa Skala
Page 87
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 2

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 08




       U
Tanpa Skala
Page 88
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 3

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 09




       U
Tanpa Skala
Page 89
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :
                             DENAH LANTAI
                             MEZZANINE
                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 10




       U
Tanpa Skala
Page 90
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 4

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 11




       U
Tanpa Skala
Page 91
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 4A

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 12




       U
Tanpa Skala
Page 92
              PEMBERI TUGAS :

                   DIRE CIPTADANA
               PROPERTI RITEL INDONESIA
              LOKASI :
                    Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 273,
                 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan,
                    Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,
                                  Indonesia
              KETERANGAN :




              NAMA       :   DENAH LANTAI 5 (ATAP)

                             DIRE Ciptadana Properti
              SUMBER     :
                             Ritel Indonesia

              TANGGAL :      31 Desember 2025 N O : 13




       U
Tanpa Skala
Page 93
VALIDASI MAPPI
Page 94

          
Page 95
Main Office:
Menara Kuningan 8th Floor
Jalan HR. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5, Jakarta 12940
Phone: +6221 2168 6002, +6221 2168 6003
Email: kjpp.rhp@rhp-valuation.com

Our Offices:
Medan (P) | Yogyakarta (P) | Surabaya (P) | Bali (P) | Makassar (P) |
Semarang (P) | Jakarta (P) | Batam (P) | Mataram (P) | Bandung (P)      www.rhr.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.44 MB
Published31 Mar 2026
Pages95
Characters195,589
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 39 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Jasa Raharja p.22 ×3
linked org Bank Mandiri p.22
linked org Bank Syariah Indonesia p.22
linked org Asian Development Bank p.42
possible person Slamet Riyadi p.1 ×38
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.5
possible person Ir. Soekarno p.46 ×3
unresolved org KJPP Rengganis p.2 ×9
unresolved org Hamid & Rekan p.2 ×9
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan p.2
unresolved org PT Surya Persada Properti p.3 ×7
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×7
unresolved org Pusat Statistik p.5
unresolved org PT Centrepark Citra Corpora p.6 ×3
unresolved org Rekan Narendrasita Wicaksanti p.8 ×2
unresolved person Narendrasita Wicaksanti, MAPPI (Cert.) · Rekan - Penilai Properti p.8 ×3
unresolved — STTD.PP-70/PJ-1/PM.02/2023 p.11
unresolved — Register Penilai No. RMK-2017.00950 p.11
unresolved — Register Penilai No. RMK-2020.03613 p.11
unresolved — Register Penilai No. RMK-2022.04521 p.11
unresolved — Register Penilai No. RMK-2025.05032 p.11
unresolved org KJPP RHR p.19
unresolved org Pusat Statistik Indonesia p.19
unresolved person Bambang Sunarno · Direktur p.19
unresolved org PT Bengawan Inti Kharisma. p.19 ×7
unresolved org Bank Muamalat p.22
unresolved org Bank BRI p.22
unresolved org PT Bengawan Inti p.24
unresolved org PT PLN (Persero) p.28 ×3
unresolved person DIY p.32 ×3
unresolved person Dekatz p.32 ×2
unresolved org Bank Sentral AS p.40
unresolved person Dr. Rajiman p.46
unresolved org PT Solo Indah Dinamika p.50
unresolved org PT Sunindo Gapura Prima p.50
unresolved org PT Pakuwon Permai p.50
unresolved org Nirvana Development Tbk p.50 ×2
unresolved org Pertanahan Nasional p.81

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result