Back to announcement
Laporan Keuangan SFC Konsol - 30 September 2023.pdf
Financial statement Text extracted SFANSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 60
Page 1
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk Dan Entitas Anak Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir Pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan pada tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit)
Page 2
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Keuangan PT Surya Fajar Capital Tbk dan anak perusahaan pada tanggal 30 September 2023
(Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2022 (Tidak Diaudit)
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN - Pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2022 (Tidak Diaudit)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 5
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8
Page 3
Page 4
Page 5
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
ASET
Kas dan setara kas 5 52.701.281.904 59.586.579.117
Deposito berjangka yang dibatasi
pencairannya 6 30.000.000.000 30.000.000.000
Piutang Transaksi Perantara
perdagangan efek - pihak ketiga 7 51.852.691.658 85.496.787.332
Piutang lain-lain 8
Pihak berelasi 30 - 18.880.020.000
Pihak ketiga 1.294.776.985 1.067.834.118
Uang muka dan biaya dibayar dimuka 267.945.995 376.153.156
Pajak dibayar dimuka 137.815.760 6.880.951
Investasi jangka pendek
Portofollio efek 9 72.289.332.446 62.400.720.220
Obligas i 1.926.210.000 -
Reksadana 12.286.183 -
Investasi entitas asosiasi 10 1.028.082.476 2.388.252.787
Aset pajak tangguhan 27 2.098.493.102 2.098.493.102
Aset tetap - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan masing-masing sebes ar
Rp 18.453.100.691 dan Rp 17.651.971.668
pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Des ember 2022 11 7.436.629.114 7.962.370.349
Aset takberwujud - setelah dikurangi
akumulasi amortisasi masing-masing sebesar
Rp 8.830.378.103 dan Rp 6.944.535.081 pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 13.759.033.554 7.799.390.919
Aset lain-lain 7.567.678.828 7.390.912.218
JUMLAH ASET 242.372.258.005 285.454.394.269
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
1
Page 6
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang usaha - pihak ketiga 12 334.966.695 1.045.009.220
Utang transaksi perantara perdagangan efek -
pihak ketiga 13 50.768.648.596 59.467.342.849
Utang lain-lain 14
Pihak berelasi 29 677.946.968 677.946.968
Pihak ketiga 11.580.670.819 26.209.329.702
Utang pajak 15 425.857.420 631.380.097
Beban akrual 150.629.359 385.603.475
Pendapatan diterima dimuka 280.396.612 183.816.458
Liabilitas sewa 2.633.649.691 1.576.327.553
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 26 2.271.412.425 2.271.412.425
69.124.178.585 92.448.168.747
Jumlah Liabilitas
EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
Modal saham
Modal dasar - 3.400.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp 100 per saham
Modal ditempatkan dan disetor - 1.359.934.021 saham 17 135.993.402.100 135.993.402.100
Tambahan modal disetor - bersih 18 55.374.203.699 55.374.203.699
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan nonpengendali 1.706.074.927 1.706.074.927
Ekuitas pada keuntungan (kerugian) belum direalisasi
atas kenaikan (penurunan) nilai investasi yang diukur
pada nilai wajar melalui komprehensif lain 9 (3.169.001.218) 2.699.060.899
Saldo laba (defisit)
Ditentukan penggunaannya 19 3.000.000.000 3.000.000.000
Tidak ditentukan penggunannya (24.554.289.346) (12.226.778.744)
Jumlah Ekuitas yang Dapat
Distribusikan kepada Pemilik Entitas Induk 168.350.390.162 186.545.962.881
Kepentingan Nonpengendali 20 4.897.689.258 6.460.262.641
Jumlah Ekuitas 173.248.079.420 193.006.225.522
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 242.372.258.005 285.454.394.269
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
2
Page 7
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan
30 September 2022 (Tidak Diaudit) dan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Catatan (Tidak diaudit) (Tidak diaudit) (Diaudit)
PENDAPATAN USAHA 21,29 8.923.857.374 7.834.017.517 29.523.934.055
BEBAN POKOK PENDAPATAN 22 (461.752.717) - (274.000.000)
LABA KOTOR 8.462.104.657 7.834.017.517 29.249.934.055
BEBAN USAHA 23 (30.774.975.639) (31.070.906.952) (45.865.727.035)
RUGI USAHA (22.312.870.981) (23.236.889.435) (16.615.792.980)
Pendapatan lainnya 24 9.792.032.116 2.280.527.013 2.876.308.020
Beban keuangan (261.252.446) (550.750.875) (485.550.243)
Bagian rugi bersih entitas asosiasi 10 (1.360.170.311) (1.946.065.000) (2.216.017.669)
Beban lainnya 25 (122.822.362) (6.927.435.521) (6.921.429.376)
RUGI SEBELUM PAJAK (14.265.083.985) (30.380.613.818) (23.362.482.248)
MANFAAT PAJAK
Pajak kini - - (200.425.037)
Pajak tangguhan 27 - - 408.154.313
Manfaat Pajak - bersih - - 207.729.276
RUGI SETELAH PAJAK (14.265.083.985) (30.380.613.818) (23.154.752.972)
PENGHASILAN (RUGI)
KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan belum direalisasi atas
kenaikan nilai investasi yang diukur
melalui penghasilan komprehensif 9 (5.868.062.117) 93.423.073 2.705.810.900
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti - bersih 26 - - (674.912.853)
Pajak terkait 27 - - 130.614.519
Bagian penghasilan (rugi)
komprehensif entitas asosiasi 10 - - (25.677.325)
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
LAIN - SETELAH PAJAK (5.868.062.117) 93.423.073 2.135.835.241
JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF (20.133.146.102) (30.287.190.745) (21.018.917.731)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
3
Page 8
PT SURYA FAJAR CAPITAL DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba/(Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan
30 September 2022 (Tidak Diaudit) dan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Catatan (Tidak diaudit) (Tidak diaudit) (Diaudit)
JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF (20.133.146.102) (30.287.190.745) (21.018.917.731)
JUMLAH RUGI TAHUN/PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik entitas induk (12.327.510.602) (28.972.925.951) (20.711.826.744)
Kepentingan nonpengendali (1.937.573.384) (1.407.687.867) (2.442.926.228)
(14.265.083.985) (30.380.613.818) (23.154.752.972)
JUMLAH RUGI TAHUN/PERIODE BERJALAN
KOMPREHENSIF YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (18.195.572.719) (28.898.608.737) (18.562.548.847)
Kepentingan nonpengendali (1.937.573.384) (1.388.582.008) (2.456.368.884)
(20.133.146.102) (30.287.190.745) (21.018.917.731)
RUGI PER SAHAM DASAR 28 (9,06) (22) (15,23)
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
4
Page 9
PT SURYA FAJAR CAPITAL TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Ekuitas pada
Keuntungan
Selisih Nilai Belum Direalisasi
Tambahan Modal Transaksi dengan Atas Kenaikan
Modal Disetor Saldo Laba Jumlah
Disetor - bersih Kepentingan Nilai Investasi
Nonpengendali yang Diukur pada Kepentingan
Jumlah Ekuitas
Nilai Wajar Nonpengendali
Melalui
Penghasilan
Komprehensif Ditentukan Tidak Ditentukan
Lain
Penggunaannya Penggunaannya
Saldo pada tanggal 1 Januari 2022 135.993.402.100 55.374.203.699 (109.964.205) 430.407.134 3.000.000.000 8.604.423.868 203.292.472.596 1.669.494.657 204.961.967.253
Rugi komprehensif - - - - - (20.711.826.744) (20.711.826.744) (2.442.926.228) (23.154.752.972)
Penghasilan (Rugi) komprehensif lain
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti - bersih - - - - - (530.855.678) (530.855.678) (13.442.656) (544.298.334)
Bagian rugi komprehensig lain entitas asosiasi - - - - - (25.677.325) (25.677.325) - (25.677.325)
Ekuitas pada keuntungan belum direalisasi
atas kenaikan nilai investasi yang diukur
melalui penghasilan komprehensif lain - - - 2.705.810.900 - - 2.705.810.900 - 2.705.810.900
Keuntungan yang direalisasi atas penjualan
investasi yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain - - - (437.157.135) - 437.157.135 - - -
Jumlah rugi komprehensif - - - 2.268.653.765 - (20.831.202.612) (18.562.548.847) (2.456.368.884) (21.018.917.731)
Transaksi dengan pemilik
Selisih nilai transaksi dengan
kepentingan nonpengendali - - 1.816.039.132 - - - 1.816.039.132 (1.816.039.132) -
Pembelian kembali saham oleh entitas anak
Kepentingan nonpengendali - - - - - - - (1.499.000.000) (1.499.000.000)
dalam akuisi entitas anak - - - - - - - 10.562.176.000 10.562.176.000
Jumlah transaksi dengan pemilik - - 1.816.039.132 - - - 1.816.039.132 7.247.136.868 9.063.176.000
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 135.993.402.100 55.374.203.699 1.706.074.927 2.699.060.899 3.000.000.000 (12.226.778.744) 186.545.962.881 6.460.262.642 193.006.225.522
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
6
Page 10
PT SURYA FAJAR CAPITAL TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Ekuitas pada
Keuntungan
Selisih Nilai Belum Direalisasi
Tambahan Modal Transaksi dengan Atas Kenaikan
Modal Disetor Saldo Laba Jumlah
Disetor - bersih Kepentingan Nilai Investasi
Nonpengendali yang Diukur pada Kepentingan
Jumlah Ekuitas
Nilai Wajar Nonpengendali
Melalui
Penghasilan
Komprehensif Ditentukan Tidak Ditentukan
Lain Penggunaannya Penggunaannya
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 135.993.402.100 55.374.203.699 1.706.074.927 2.699.060.899 3.000.000.000 (12.226.778.744) 186.545.962.881 6.460.262.641 193.006.225.522
Rugi komprehensif - - - - - (12.327.510.602) (12.327.510.602) (1.937.573.384) (14.265.083.985)
Penghasilan (Rugi) komprehensif lain
Ekuitas pada keuntungan belum direalisasi
atas kenaikan nilai investasi yang diukur
melalui penghasilan komprehensif lain - - - (5.868.062.117) - - (5.868.062.117) - (5.868.062.117)
Jumlah rugi komprehensif - - - (5.868.062.117) - (12.327.510.602) (18.195.572.719) (1.937.573.384) (20.133.146.102)
Transaksi dengan pemilik
Kepentingan nonpengendali
dalam peningkatan modal pada Entitas Anak - - - - - - - 375.000.000 375.000.000
Jumlah transaksi dengan pemilik - - - - - - - 375.000.000 375.000.000
Saldo pada tanggal 30 September 2023 135.993.402.100 55.374.203.699 1.706.074.927 (3.169.001.218) 3.000.000.000 (24.554.289.346) 168.350.390.162 4.897.689.258 173.248.079.420
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
7
Page 11
PT SURYA FAJAR CAPITAL TBK DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak diaudit) dan
30 September 2022 (Tidak Diaudit) dan yang besrakhir pada Tanggal 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September (Tidak Diaudit) 31 Desember
2023 2022 2022
(9 Bulan) (9 Bulan) (12 Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan dari jasa manajemen 862.500.000 2.175.000.000 2.475.000.000
Penerimaan penghasilan dividen dan bunga 10.678.305.566 1.066.072.694 6.103.635.745
Penerimaan dari nasabah - bersih 24.945.401.421 29.200.687.998 2.788.367.549
Penerimaan dari (pembayaran kepada)
komisi perantara perdagangan efek (3.208.374.879) 7.401.896.543 11.313.662.267
Penerimaan jasa penjamin emisi
dan penjualan efek 6.609.000.000 8.099.397.451 9.309.597.249
Penerimaan dari lembaga kliring
dan penjaminan - bersih - (19.513.361.193) 6.665.485.069
Penerimaan dari komisi transaksi 2.854.134.433 - 1.981.284.349
Pembayaran kepada karyawan (14.870.206.039) (12.370.256.170) (16.317.050.597)
Pembayaran lainnya - bersih (4.159.791.902) (34.905.776.301) (18.692.256.736)
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 23.710.968.600 (18.846.338.978) 5.627.724.895
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Pemberian kepada pihak ketiga - pinjaman - (1.000.000) (1.000.000.000)
Perolehan:
Portofolio efek - diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi (24.596.654.517) (51.082.158.000) (64.094.197.500)
Portofolio efek - diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain - (21.230.790.000) (39.791.040.000)
Penjualan:
Portofolio efek - diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi 10.394.930.950 62.626.647.138 54.637.240.000
Portofolio efek - diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain - 31.650.030.000 52.561.297.700
Perolehan aset tetap (900.082.746) (1.319.370.283) (1.354.528.283)
Perolehan aset tak berwujud - (331.596.000) (687.596.000)
Pembayaran jaminan dan deposit - (73.221.469) -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi (15.101.806.313) 20.238.541.386 271.175.917
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN -
Penerimaan (pembayaran) utang lain - lain (14.628.658.883) 3.404.103.154 (2.244.588.328)
Pembayaran liabilitas sewa (1.240.800.617) (1.333.563.818) (1.876.262.081)
Pembayaran atas pembelian kembali saham
oleh entitas anak - (1.499.000.000) (1.499.000.000)
Penerimaan dari kepentingan nonpengendali
pada entitas anak 375.000.000 1.500.000.000 10.562.176.000
Kas Bersih Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (15.494.459.500) 2.071.539.336 4.942.325.591
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH -
KAS DAN SETARA KAS (6.885.297.213) 3.463.741.744 10.841.226.403
KAS DAN SETARA KAS
AWAL TAHUN/PERIODE 59.586.579.117 48.745.352.714 48.745.352.714
KAS DAN SETARA KAS
AKHIR TAHUN/PERIODE 52.701.281.904 52.209.094.458 59.586.579.117
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan konsolidasian
8
Page 12
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Surya Fajar Capital Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 12 tanggal 5 April 2016, yang
dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara. Akta Pendirian tersebut telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusannya No. AHU-0017288.AH.01.01.TAHUN 2016 tanggal 5 April 2016 dan telah diumumkan dan
dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 63 Tambahan No. 62036 tanggal 9 Agustus 2016.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 16
tanggal 9 Mei 2023, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara,
mengenai penyesuaian maksud, tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan sesuai dengan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020. Penyesuaian Anggaran Dasar tersebut telah memperoleh
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya
No. AHU-0026143.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 11 Mei 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama bergerak di
bidang jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan baik langsung maupun melalui
anak usaha.
Perusahaan dan Entitas Anak disebut sebagai Grup. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada
tahun 2016. Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan. Kantor pusat Perusahaan beralamat di Satrio
Tower Building Lantai 14 Unit 5, Jl. Prof. Dr. Satrio Blok C4 No. 5, Kelurahan Kuningan, Setiabudi, Jakarta
Selatan 12950.
Pemegang saham akhir Grup adalah PT Surya Fajar Corpora yang berkedudukan di Indonesia.
b. Penawaran Umum Saham
Pada tanggal 13 Juni 2019, Perusahaan memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari Ketua Otoritas Jasa
Keuangan atau OJK dengan Suratnya No. S-70/D.04/2019 untuk melakukan penawaran umum perdana
212.500.000 saham Perusahaan kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga
penawaran sebesar Rp 188 per saham dimana melekat Waran Seri I sebanyak-banyaknya 297.500.000
Saham Biasa Atas Nama (“Saham”) dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per saham dan ditawarkan
dengan Harga Pelaksanaan Rp 235 per saham. Pada tanggal 19 Juni 2019, seluruh saham telah tercatat di
Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan Akta No. 79 tanggal 7 September 2020, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Utara, pemegang saham menyetujui penerbitan Waran Seri I sebanyak
297.500.000 dan berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek No. OPR220/AJK/062020 tanggal 2 Juni 2020
dan No. OPR-253/AJK/062020 tanggal 22 Juni 2020 perihal berakhirnya masa pelaksanaan Waran Seri I
Perusahaan dengan jumlah pelaksanaan waran menjadi saham adalah masing-masing sebanyak
67.762.341 saham dan 229.671.680 saham dengan nilai nominal Rp 100 atau seluruhnya sebesar Rp
29.743.392.100.
Pada tanggal, 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan masing-masing
sejumlah 1.359.934.021 saham, dengan nilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham telah
tercatat di Bursa Efek Indonesia.
c. Entitas Anak yang Dikonsolidasikan
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, entitas anak yang dikonsolidasikan termasuk
persentase kepemilikan Perusahaan adalah sebagai berikut:
9
Page 13
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah aset
Entitas Anak/ Kepemilikan (sebelum eliminasi)
30 September 31 Desember 30 September 31 Desember Lokasi Usaha
2023 2022 2023 2022 Utama Jenis Usaha
% %
Kepem ilikan langsung :
Jasa perdagangan
PT Surya Fajar Sekuritas (SFS) 99,99% 99,99% 159.976.566.991 195.507.316.295 Jakarta
efek
PT Surya Fajar Investama (SFI) 99,99% 99,99% 21.690.457.130 20.912.503.805 Jakarta Manajer investasi
PT Digitalisasi Perangkat Indonesia Konsultasi
74,22% 74,22% 20.381.367.986 17.943.663.003 Jakarta
(DPI) Manajemen
Layanan urun-dana
(crowd-funding)
PT Surya Fajar Urun Dana (SFUD) 92,5% 92,5% 7.298.772.985 4.542.684.627 Jakarta melalui penaw aran
saham berbasis
teknologi informasi
Kepem ilikan tidak langsung:
Entitas anak DPI
PT Mareco Prima Mandiri (MPM) 98,37% 98,37% 10.832.978.010 5.301.137.454 Jakarta Financial technology
Layanan pinjam
PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI) 99,99% 99,99% 5.532.187.698 7.792.721.263 Jakarta meminjam uang
berbasis teknologi
Konsultasi
PT Mitra Usaha Indofund (MUI) 100,00% 100,00% 2.749.704.464 3.108.557.405 Jakarta
manajemen
PT Digitalisasi Perangkat Indonesia dh PT Panca Sejati Widya (DPI)
Berdasarkan Akta No. 205 tanggal 23 Juni 2022, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Utara, para pemegang saham menyetujui keputusan peningkatan modal ditempatkan dan
disetor dari Rp 12.250.000.000 setara dengan 122.500 saham menjadi Rp 27.250.000.000 setara dengan
272.500 saham. Perubahan ini telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0255996 tanggal 25 Juni 2022 dan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.09-0025986 tanggal 25 Juni 2022.
Berdasarkan Akta No. 7 tanggal 1 November 2022, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Utara, DPI, melakukan peningkatan modal dasar sebesar Rp 45.000.000.000 menjadi
sebesar Rp 100.000.000.000 dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 27.250.000.000
menjadi Rp 40.000.000.000. Modal ditempatkan dan disetor Rp 4.251.744.000 telah disetor sebagian oleh
Perusahaan sehingga kepemilikan Perusahaan menurun menjadi sebesar 74,22%.
Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada DPI bertambah sebesar Rp 3.658.998.273 yang dibukukan
pada akun ”Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.
Perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat No.
AHU-0079349.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 2 November 2022 dan telah diterima dan dicatat dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0309105 tanggal 2
November 2022.
PT Mareco Prima Mandiri (MPM)
Berdasarkan Akta No. 59 tanggal 21 Juni 2023, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Utara, MPM menyetujui untuk menerbitkan saham baru Seri C dengan nilai nominal per
lembar saham sebesar Rp 2 dan menyetujui melakukan peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari
Rp 26.041.650.000 menjadi sebesar Rp 36.041.650.000. Dari modal ditempatkan dan disetor telah disetor
seluruhnya sebesar Rp 10.000.000.000 oleh DPI sehingga kepemilikan naik menjadi sebesar 99,11%.
Perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat No.
AHU-0036167.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 26 Juni 2023 dan telah diterima dan dicatat dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
10
Page 14
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0083332 tanggal 26 Juni
2023.
PT Bursa Akselerasi Indonesia (BAI)
Berdasarkan Akta No. 44 tanggal 23 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di
Jakarta, DPI mengakuisisi masing-masing 13.500 lembar saham dan 1.499 lembar saham BAI dari
Perusahaan dan Ryan Filbert Wijaya, pemegang saham BAI, dan membayar masing-masing sejumlah
Rp 13.500.000.000 dan Rp 1.499.000.000, mencerminkan kepemilikan sebesar 99,99%.
Hal ini menyebabkan penyertaan Grup pada BAI berkurang sebesar Rp 574.956.173 yang dibukukan pada
akun ”Selisih Nilai Transaksi dengan Kepentingan Nonpengendali”.
Perubahan ini diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-
AH.01.09-0025307 tanggal 23 Juni 2022.
PT Mitra Usaha Indofund (MUI)
Berdasarkan Akta No. 56 tanggal 12 Maret 2021, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Utara, MUI mengeluarkan saham dalam portepel dan meningkatkan modal disetor dan
modal ditempatkan sebesar Rp 1.000.000.000 menjadi sebesar Rp 5.000.000.000 yang diambil bagian
secara proposional oleh Perusahaan dan BAI. Perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat No. AHU-0016023.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 16 Maret
2021 dan telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
No. AHU-AH.01.03-0165901 tanggal 16 Maret 2021.
Berdasarkan Akta No. 8 tanggal 2 November 2022, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Utara, BAI setuju untuk menjual 4.995 saham di MUI (mewakili 99,90%) kepada
DPI dengan harga jual sebesar Rp4.995.000.000,-. Perubahan ini diterima dan dicatat dalam dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.09-0072135 tanggal 2 November 2022.
PT Surya Fajar Urun Dana (SFUD)
Berdasarkan Akta No. 19 tanggal 8 September 2023, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Utara, SFUD melakukan peningkatan modal disetor dan modal ditempatkan
sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar Rp 15.000.000.000 yang diambil bagian secara proposional
oleh Perusahaan dan masing-masing pemegang saham. Perubahan ini telah diterima dan dicatat dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Penerimaan Pemberitahuan Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-AH.01.03-0118112 tanggal 15
September 2023.
d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, susunan pengurus Perusahaan berdasarkan
Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan tanggal 6 September 2022 yang dinyatakan kembali dalam
Akta No. 14 tanggal 6 September 2022, yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di
Jakarta Utara, adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama dan Independen : Harun Pandapotan
Komisaris : Arwani Pranajaya
Direksi
Direktur Utama : Ivo Rustandi
Direktur : Rico Lesmana Sulistyo
11
Page 15
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan ini diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data No. AHU-
AH.01.09-0053130 tanggal 9 September 2022.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 024/SFC-CORP/V/2023 tanggal 23 Mei
2023, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:
Ketua : Harun Pandapotan
Anggota : Herlina Sitorus
Sary
Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan
No. 001/SFC-IPO/ VIII/2022 tanggal 15 Agustus 2022, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai
berikut:
Ketua : Harun Pandapotan
Anggota : Herlina Sitorus
Anastasia Yovita Sari
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Meilin Arifin adalah Internal Audit Perusahaan
sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0003/SFC-IPO/II/2019 tertanggal
15 Februari 2019.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Marianto adalah Sekretaris Perusahaan sesuai
dengan Surat Penunjukan No. 002/SFC-IPO/VIII/2022 tertanggal 19 Agustus 2022.
Personel manajemen kunci Grup terdiri dari anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Jumlah rata-rata karyawan Perusahaan (tidak diaudit) masing-masing adalah 21 dan 23 karyawan pada 30
September 2023 dan 31 Desember 2022. Jumlah rata-rata karyawan Grup (tidak diaudit) masing-masing
adalah 112 dan 106 karyawan pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian PT Surya Fajar Capital Tbk dan entitas anak untuk tahun yang berakhir
30 September 2023 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada tanggal
30 Oktober 2023. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan
keuangan konsolidasian tersebut.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI.
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan OJK
No. 20/POJK 04/2021 tentang “Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Efek” dan SEOJK
No. 25/SEOJK.04/2021 tentang “Pedoman Perlakuan Akuntansi Perusahaan Efek” untuk tahun
yang berakhir 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali
beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode
akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun
yang berakhir 30 September 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022.
12
Page 16
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah
mata uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Grup.
b. Prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk
entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak (Grup). Pengendalian
diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
kekuasaan atas investee;
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
jumlah imbal hasil Grup.
Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak
dan berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan
dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh
pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha
terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan
konsolidasian. Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada
pemilik Perusahaan dan kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam
ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Perusahaan.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi
ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset
bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada
KNP juga dicatat di ekuitas.
c. Kombinasi Bisnis
Entitas Tidak Sepengendali
Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan menggunakan metode
akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur
pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap
kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau
sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset
keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pada tanggal akuisisi pihak
pengakuisisi mengukur kembali nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak
yang diakuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba rugi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih
nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas aset bersih
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut lebih kecil dari
nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laba rugi.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan
nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Perusahaan dan/atau
13
Page 17
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
entitas anak yang diharapkan akan menerima manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari
apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan,
maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah
tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang
dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang
ditahan.
Entitas Sepengendali
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam
rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut diakui
pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap kombinasi bisnis entitas
sepengendali disajikan dalam akun tambahan modal disetor pada bagian ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Entitas yang melepas bisnis, dalam pelepasan bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih antara
imbalan yang diterima dan jumlah tercatat bisnis yang dilepas dalam akun tambahan modal disetor
pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
d. Penjabaran Mata Uang Asing
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur menggunakan
mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional).
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional
Perusahaan dan mata uang penyajian Grup.
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada
tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laba rugi. Aset nonmoneter yang diukur pada nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada
tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih penjabaran akun ekuitas dan akun nonmoneter serupa yang
diukur pada nilai wajar diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yakni kurs tengah Bank
Indonesia yang digunakan oleh Grup adalah masing-masing sebesar Rp 15.526 dan Rp 15.731 per 1
Dolar Amerika Serikat.
e. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi
berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Semua transaksi signifikan dengan
pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
f. Kas dan Setara Kas
Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu 3 (Tiga)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.
14
Page 18
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
g. Deposito Berjangka yang Dibatasi Pencairannya
Deposito berjangka yang jatuh temponya kurang dari 3 (Tiga) bulan pada saat penempatan namun
dijaminkan, atau dibatasi pencairannya, dan deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari 3 (Tiga)
bulan pada saat penempatan disajikan sebagai "Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya".
h. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, yang menggantikan PSAK No. 55, Instrumen
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi
dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, instrumen keuangan Grup terdiri dari aset
dan liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi sehingga kebijakan akuntansi terkait dengan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi
tidak diungkapkan.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga
setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:
a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan,
b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif
menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh
temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas,
deposito berjangka yang dibatasi pencairannya, piutang transaksi perantara perdagangan efek,
piutang kegiatan penjaminan emisi efek, piutang lain-lain, dan setoran jaminan dan jaminan dalam
akun aset lain-lain yang dimiliki oleh Grup.
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi
berikut terpenuhi:
a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
15
Page 19
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut
dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi
ke saldo laba.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi sebagian investasi
Grup dalam portofolio efek.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut diukur pada
biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi keuangan
pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi. Bunga yang diperoleh
dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari
pendapatan lain-lain sesuai dengan persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk
memperoleh pembayaran atas dividen tersebut telah ditetapkan.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi sebagian investasi
Grup dalam Portofolio efek.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian
kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang
diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah
dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah
dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan
yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui
laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga
efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan
métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
16
Page 20
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi utang lembaga kliring
dan penjaminan, utang nasabah, utang lain-lain dan beban akrual yang dimiliki oleh Grup.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan
secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Instrumen Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh aset
keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model bisnis untuk
pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha.
Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat
kerugian berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi
umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan,
termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada
peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada
instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur
penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah
ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan
terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset
keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar
sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh
kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan.
Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar
pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa) dihentikan
pengakuannya jika:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b. Grup tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut, namun juga
menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang
diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu
kesepakatan; atau
c. Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah
mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii)
secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.
17
Page 21
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan,
atau telah kadaluarsa.
i. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
liabilitas akan terjadi:
di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungakan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal
pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan
menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
j. Transaksi Portofolio Efek
Transaksi pembelian dan penjualan portofolio efek baik untuk nasabah maupun untuk sendir diakui
dalam laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya pada saat timbulnya perkatan atas transaksi
portofolio efek.
Pembelian portofolio efek untuk nasabah pemilik rekening dicatat sebagai piutang nasabah dan utang
lembaga kliring dan penjaminan, sedangkan penjualan portofolio efek dicatat sebagai utang pada
nasabah dan piutang dari lembaga kliring dan penjaminan.
Nasabah pemilik rekening dan nasabah kelembagaan yang memiliki rekening efek melakukan
penyelesaian nilai transaksi secara neto untuk piutang dan utang yang jatuh tempo di hari yang sama,
oleh karena penyajian piutang dan utang disajikan secara neto.
Nasabah kelembagaan yang tidak memiliki rekening efek melakukan penyelesaian transaksi secara
bruto, oleh karena itu sejak 1 Januari 2022 penyajian piutang dan utang untuk nasabah disajikan secara
bruto.
18
Page 22
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penerimaan dana dari nasabah pemilik rekening dalam rangka pembelian portofolio efek dan
pembayaran dan penerimaan atas transaksi pembelian dan penjualan untuk nasabah dicatat pada
rekening nasabah.
Pada tanggal penyelesaian, pembelian portofolio efek yang tidak dapat diselesaikan dicatat sebagai
akun gagal terima" dan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai liabilitas. Transaksi
penjualan portofolio efek yang tidak dapat diselesaikan dicatat sebagai "akun gagal serah dan disajikan
di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai aset.
Penerimaan uang pemesanan portofolio efek dalam rangka penjaminan emisi portofolio efek diakui dan
disajikan tersendiri sebagai aset dan liabilitas.
Piutang transaksi repo diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan dan
amortisasi.
k. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus
l. Aset Tetap
Kepemilikan Langsung
Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari,
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian
yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa
aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan
manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja
normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.
Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset
tetap sebagai berikut:
Tahun
Peralatan kantor 4
Komputer 4
Kendaraan 8
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan
sepenuhnya.
Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi
tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam laba rugi pada tahun
terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
19
Page 23
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
m. Transaksi Sewa
Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan
sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Sebagai Penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa.
Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
Perusahaan harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing
komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat
dari komponen nonsewa.
Pada tanggal awal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
menggunakan suk bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan
lebih awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
20
Page 24
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Sewa Jangka Pendek
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut
sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
n. Aset Takberwujud
Perangkat Lunak
Biaya yang dibayarkan atas biaya perolehan piranti lunak komputer, ditangguhkan dan diamortisasi
menggunakan garis lurus.
Amortisasi dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset
takberwujud sebagai berikut:
Tahun
Aset takberwujud 4
Penyertaan Saham
Investasi dengan persentase kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh signifikan yang
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dimiliki untuk dijual dicatat pada nilai wajar melalui laba
rugi. Penyertaan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki umur tidak terbatas dan nilai perolehan
merupakan nilai yang dianggap mendekati nilai wajar.
Investasi dengan persentase kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh signifikan yang
diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dimiliki tidak untuk dijual dicatat pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain.
Penyertaan saham dengan kepemilikan 20% sampai dengan 50%, baik dimiliki secara langsung
maupun tidak langsung dinyatakan sebesar biaya perolehan, ditambah atau dikurangi dengan bagian
laba atau rugi entitas asosiasi sejak perolehan sebesar persentase pemilikan, dikurangi dengan dividen
yang diterima (metode ekuitas). Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai
tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut yang ditentukan untuk setiap investasi secara
individu dan kerugiannya dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun
berjalan.
Goodwill
Goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun dan dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi dengan
akumulasi penurunan nilai. Penurunan nilai goodwill tidak dapat dipulihkan. Keuntungan atau kerugian
yang diakui pada saat pelepasan entitas anak harus memperhitungkan nilai tercatat goodwill dari entitas
anak yang dijual tersebut.
Goodwill dialokasikan ke unit penghasil kas (UPK) untuk tujuan uji penurunan nilai. Alokasi dilakukan
ke UPK atau kelompok UPK yang diharapkan akan mendapat manfaat dari kombinasi bisnis yang
menimbulkan goodwill tersebut.
o. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai
aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan
mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai
pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik
atas aset.
21
Page 25
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat
indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada
lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan
dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah
analisa sebagai berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
pelanggan.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang
atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:
a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran penyelesaian
yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya
kewajiban pelaksanaan.
Pendapatan jasa diakui pada saat pemberian jasa.
Pendapatan komisi sebagai perantara pedagang portofolio efek diakui pada saat transaksi terjadi.
Jasa penjaminan emisi portofolio efek diakui pada saat aktivitas penjaminan emisi secara substansi telah
selesai dan jumlah pendapatan telah ditentukan.
Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan dan beban lainnya masing-masing diakui pada saat terjadinya dan sesuai dengan masa
manfaatnya (accrual basis).
22
Page 26
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
q. Imbalan Kerja
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk
tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat
pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan
komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi
bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui
dalam laba rugi.
Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah
Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU
No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-
luasnya.
PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu
kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan
minimum yang harus diberikan kepada karyawan.
r. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari
perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal
yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan
atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk
pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini
dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas
perpajakan yang sama.
s. Rekening Efek
Rekening efek dimiliki oleh nasabah Grup Efek dalam kaitannya dengan transaksi jual beli Efek oleh
nasabah. Rekening efek berisi catatan mengenai efek dan dana yang dititipkan nasabah kepada Grup
Efek. Rekening efek nasabah tidak memenuhi kriteria pengakuan aset keuangan oleh Grup, sehingga
tidak dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, namun dicatat pada buku pembantu dana
dan buku pembantu efek.
t. Laba/Rugi per Saham
Rugi per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun/periode yang
bersangkutan.
23
Page 27
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
u. Segmen Operasi
lnformasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan
penyajian laporan keuangan konsolidasian.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara
berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
v. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
mengenai posisi keuangan konsolidasian Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
3. Standar Akuntansi Keuangan Baru dan Penyesuaian atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Perubahan Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK)
Diterapkan pada tahun 2022
Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2022, relevan bagi
Grup namun tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak berdampak
material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian:
- Amandemen PSAK No. 22, Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis tentang referensi ke Kerangka
Konseptual
- Amendemen PSAK No. 57, Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak yang
Memberatkan - Biaya Pemenuhan Kontrak
- Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK No. 71, Instrumen Keuangan - Imbalan dalam pengujian '10 persen'
untuk penghentian pengakuan liabilitas keuangan
- Penyesuaian Tahunan PSAK No. 73: Sewa
Terkait siaran pers DSAK IAI mengenai "Atribusi Imbalan pada Periode Jasa" pada April 2022, Grup telah
mengubah kebijakan atas atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai dengan ketentuan pada PSAK
24 untuk pola fakta umum dari program pensiun berdasarkan PP 35/2021. Dampak dari perubahan
perhitungan sebesar Rp 163.005.831 (Catatan 26) tidak material terhadap Grup, sehingga dampak atas
perubahan dibukukan pada laporan keuangan konsolidasian tahun berjalan.
POJK No. 20/POJK 04/2021 tentang "Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Efek dan SEOJK No.
25/SEOJK 04/2021 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Perusahan Efek (PAPE).
PAPE memberikan pedoman mengenai penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian termasuk kebijakan
akuntansi dan pengungkapan di laporan keuangan konsolidasian. PAPE tidak mengatur secara spesifik
terkait penyajian piutang dan utang nasabah yang berasal dari aktifitas perantara pedagang efek, oleh
karena itu mengacu kepada PSAK 50 "Penyajian Instrumen Keuangan, yaitu akan disajikan saling hapus
jika memenuhi kriteria saling hapus sesuai dengan PSAK 50 Penyajian Instrumen Keuangan", dimana
sebelumnya sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.17 Lampiran Keputusan Ketua
Bapepam dan LK No. KEP-689/BL/2011 tentang "Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek piutang dan utang
nasabah yang berasal dari transaksi efek disajikan secara neto (Catatan 2j). Dampak dari penerapan PAPE
ini adalah terdapat reklasifikasi terhadap akun - akun di laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 31
Desember 2021 dan untuk tahun yang berakhir di tanggal tersebut serta di laporan posisi keuangan
konsolidasian pada tanggal 1 Januari 2021/31 Desember 2020. Lihat Catatan 40 atas laporan keuangan
konsolidasian untuk penjelasan lebih lanjut mengenai reklasifikasi.
24
Page 28
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif
Amandemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan, yang berlaku efektif sejak tanggal:
1 Januari 2023
- Amendemen PSAK No. 1, Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
yang Mengubah istilah “Signfikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan
Akuntansi Material
- Amendemen PSAK No. 16, Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan
- Amendemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang
definisi dari estimasi akuntansi
- Amendemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
timbul dari Transaksi Tunggal
1 Januari 2024
- Amandemen PSAK No. 1, Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang
mungkin timbul dari penerapan amendemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amendemen PSAK
tersebut pada laporan keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.
4. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan
keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat
aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan
pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan
dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap jumlah-jumlah yang
dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian:
a. Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi utama
dimana masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling mempengaruhi harga
jual barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian
besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas, dan merupakan mata uang yang mana dana dari
aktivitas pendanaan dihasilkan.
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam PSAK No.
71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup sebagaimana
diungkapkan dalam Catatan 2.
25
Page 29
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
c. Aset Keuangan yang Tidak Memiliki Kuotasi Harga di Pasar Aktif
Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai wajarnya.
Akan tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi nilai wajar yang tepat.
Hal tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai wajar, atau
terdapat rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar, dimana biaya perolehan yang
merupakan estimasi terbaik nilai wajar berada dalam rentang tersebut.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Grup memutuskan untuk
mengukur investasi aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang
diungkapkan dalam Catatan 11 pada biaya perolehan, karena informasi yang terkini tidak tersedia untuk
mengukur nilai wajarnya dan dampaknya tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.
d. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian
untuk piutang usaha. Oleh karena itu, Grup tidak menelusuri perubahan risiko kredit, melainkan
mengakui penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya pada
setiap tanggal pelaporan.
Untuk pendekatan umum, pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Grup menilai apakah risiko kredit
atas instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian tersebut, Grup mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur
instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Grup membandingkan risiko gagal bayar
yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta
mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat
perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya
berlebihan.
Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan
tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Grup mengukur
cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.
Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang
harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan
besaran jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda
tergantung pada pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
Nilai tercatat aset keuangan Grup yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman diberikan dan
piutang dan aset keuangan yang tersedia untuk dijual Pada tanggal 30 September 2023 dan
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pada b iaya perolehan diamortisasi
Kas dan setara kas 52.701.281.904 59.586.579.117
Deposito berjangka yang dibatasi penggunaanya 30.000.000.000 30.000.000.000
Piutang transaksi perantara perdagangan efek 51.852.691.658 85.496.787.332
Piutang lain-lain 1.294.776.985 19.947.854.118
Setoran jaminan dalam "aset lain-lain" 3.750.000.000 3.750.000.000
Jaminan dalam akun "aset lain-lain" 895.528.880 924.936.447
Jumlah 140.494.279.427 199.706.157.014
26
Page 30
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
e. Transaksi Sewa
Grup Sebagai Penyewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan bahwa sewa tersebut
memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa sesuai dengan PSAK
No. 73, Sewa.
f. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat
sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak
berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak
terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut
terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada
tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena
perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi
ketika keadaan tersebut terjadi.
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas
keuangan tertentu pada nilai wajarnya dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi.
Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat
diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat
menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda. Nilai wajar aset keuangan
diungkapkan pada Catatan 17.
b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi berdasarkan jangka waktu aset tersebut
diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan
bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa
manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan
sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan
hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaanaaset. Dengan demikian, hasil operasi di masa
mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu
terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor- faktor yang disebutkan di atas.
Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan menyebabkan kenaikan beban
penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap Grup Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
sebesar Rp 7.436.629.114 dan Rp 7.962.370.349 (Catatan 11).
c. Penurunan Nilai Goodwill dan Aset Takberwujud Lainnya
Aset takberwujud, selain goodwill, diuji penurunan nilai apabila indikasi penurunan nilai telah terjadi.
Untuk goodwill, uji penurunan nilai wajib dilakukan sedikitnya setahun sekali tanpa memperhatikan
27
Page 31
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
apakah telah terjadi indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset takberwujud membutuhkan
estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir
atas aset tersebut (UPK) serta tingkat diskonto yang tepat untuk menghitung nilai kini.
Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi- asumsi yang digunakan dalam estimasi nilai pakai dalam
laporan keuangan konsolidasian adalah tepat dan wajar, namun demikian, perubahan signifikan dalam
asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah nilai terpulihkan dan jumlah kerugian
penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.
Nilai tercatat aset takberwujud Grup pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-
masing sebesar Rp 13.759.033.554 dan Rp 7.799 390.919.
d. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu.
Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-
asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat berdampak signifikan pada nilai terpulihkan
dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.
Nilai tercatat aset non-keuangan Grup Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Aset tetap - bersih 7.436.629.114 7.962.370.349
Aset takberwujud - bersih 13.759.033.554 7.799.390.919
Jumlah 21.195.662.668 15.761.761.268
e. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh
aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 26 dan
mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu
pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi dalam mata uang yang sama
dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu yang mendekati estimasi jangka
waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut.
Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain dan
dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan liabilitas yang
tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang
digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau
perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah liabilitas
imbalan kerja jangka panjang.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah
sebesar Rp 2.271.412.425 (Catatan 26).
f. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas
pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar jumlah laba kena pajak
akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang
signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan
kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi
perencanaan pajak masa depan.
28
Page 32
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo aset pajak tangguhan adalah sebesar
Rp 2.098.493.102 (Catatan 28).
5. Kas dan Setara Kas
Akun ini terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Kas 16.000.000 15.000.000
Bank - Pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Persero Tbk) 22.656.232.904 11.236.757.184
PT Bank Central Asia Tbk 474.311.878 521.298.802
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 342.716.301 19.725.804.845
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 323.479.189 195.939.667
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk 287.548.419 66.146.344
PT Bank CIMB Niaga Tbk 249.471.925 40.849.848
PT Bank Mega Tbk 58.451.155 516.396.316
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 18.251.491 19.134.320
PT Bank DBS Indonesia 10.500.000 -
PT Bank Sinarmas Tbk 910.000 1.350.000
PT Bank Nationalnobu Tbk 908.641 901.791
Subjumlah 24.422.781.904 32.324.579.117
Subjumlah 24.438.781.904 32.339.579.117
Deposito berjangka - pihak ketiga
PT Allo Bank Indonesia Tbk 25.000.000.000 -
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.950.000.000 27.247.000.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 312.500.000 -
Subjumlah 28.262.500.000 27.247.000.000
Jumlah 52.701.281.904 59.586.579.117
Berikut adalah besaran tingkat bunga dan jangka waktu penempatan deposito berjangka:
2023 2022
Tingkat bunga 2% - 6% 2%
Jatuh tempo 1 - 6 bulan 5 Hari
Berdasarkan mata uang:
2023 2022
Rupiah 52.660.282.861 59.543.660.387
Dolar Amerika Serikat (Catatan 34) 40.999.042 42.918.730
Jumlah 52.701.281.904 59.586.579.117
29
Page 33
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
6. Deposito Berjangka yang Dibatasi Pencairannya
Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Rupiah - Pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 20.000.000.000 20.000.000.000
PT Allo Bank Indonesia Tbk 10.000.000.000 -
PT Bank Mega Tbk - 10.000.000.000
Jumlah 30.000.000.000 30.000.000.000
2023 2022
Suku bunga rata-rata per tahun 2% - 4,5% 2,25%
Deposito berjangka di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Mega Tbk dijaminkan untuk menambah
trading limit kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).
7. Piutang Transaksi Perantara Perdagangan Efek
30 September 2023 31 Desember 2022
Piutang nasabah 27.859.286.158 56.246.811.263
Piutang dari lembaga kliring dan penjaminan 23.993.405.500 29.249.976.069
Jumlah 51.852.691.658 85.496.787.332
a. Piutang nasabah
30 September 2023 31 Desember 2022
Piutang nasabah pemilik rekening reguler 20.847.607.634 29.428.930.193
Piutang nasabah kelembagaan
Reguler 7.011.669.050 2.057.454.570
Marjin - 24.760.426.500
Subjumlah 7.011.669.050 26.817.881.070
Jumlah 27.859.276.684 56.246.811.263
Piutang nasabah pemilik rekening adalah piutang atas transaksi dengan nasabah pemilik rekening efek
pada Grup. Piutang nasabah kelembagaan adalah piutang atas transaksi dengan nasabah yang tidak
memiliki rekening efek pada Grup.
Piutang marjin merupakan saldo piutang nasabah sehubungan dengan transaksi margin yang dilakukan
oleh Perusahaan dengan tingkat bunga sebesar 18% per tahun dan adanya jaminan awal sejumlah dana
30
Page 34
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
dan/atau efek yang wajib disetor nasabah kepada Grup sebagai jaminan pembiayaan pada saat pembukaan
rekening efek pembiayaan transaksi marjin pada tanggal 31 Desember 2022
Seluruh saldo piutang nasabah belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai
Pada umumnya, seluruh piutang nasabah diselesaikan dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 2 (dua)
hari sejak tanggal perdagangan. Oleh karena itu, Grup tidak membentuk cadangan kerugian penurunan
nilai pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 karena manajemen berkeyakinan bahwa
seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak
ketiga.
b. Piutang dari Lembaga Kliring dan Penjaminan
Akun ini merupakan tagihan kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) terkait dengan penjualan
efek.
30 September 2023 31 Desember 2022
Piutang transaksi bursa 22.993.405.500 28.084.629.800
Uang jaminan 1.000.000.000 1.165.346.269
Jumlah 23.993.405.500 29.249.976.069
Uang jaminan merupakan dana agunan kas yang diwajibkan oleh KPEI sebagai jaminan transaksi yang
dilakukan Grup.
8. Piutang Lain-lain
Piutang lain - lain terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 30) - 18.880.020.000
Pihak ketiga
Peer to peer lending 1.026.692.952 1.026.692.952
PT Rintis Sejahtera 23.350.300 4.991.666
PT Artajasa Elektronik 10.771.056 -
PT Ionpay Networks (Nicepay Indonesia) 6.203.350 4.649.500
Lain - lain 227.759.327 31.500.000
Subjumlah 1.294.776.985 1.067.834.118
Jumlah 1.294.776.985 19.947.854.118
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo piutang lain-lain pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang dapat tertagih sehingga tidak
diperlukan penyisihan atas penurunan nilai piutang lain-lain.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada piutang lain-lain yang digunakan sebagai
jaminan.
31
Page 35
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Piutang nasabah non-kelembagaan adalah piutang atas transaksi dengan nasabah pemilik rekening efek pada
Grup. Piutang nasabah kelembagaan adalah piutang atas transaksi dengan nasabah yang tidak memiliki
rekening efek pada Grup.
Piutang margin merupakan saldo piutang nasabah sehubungan dengan transaksi margin yang dilakukan
dengan Entitas Anak dengan tingkat bunga sebesar 18% per tahun. Seluruh saldo piutang nasabah belum jatuh
tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.
Pada umumnya, seluruh piutang nasabah diselesaikan dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 2 (dua)
hari sejak tanggal perdagangan. Oleh karena itu, Grup tidak membentuk cadangan kerugian penurunan nilai
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 karena manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
piutang tersebut dapat ditagih.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak
ketiga.
9. Portofolio efek
30 September 2023 31 Desember 2022
Entitas anak
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
PT Venteny Fortuna International Tbk 29.112.696.000 27.234.900.000
PT Bank KB Bukopin Tbk 14.324.046.046 4.131.000.000
PT Bukalapak.com Tbk 7.619.187.200 6.550.000.000
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 1.414.536.000 -
PT Forza Land Indonesia Tbk 1.388.053.850 1.388.053.850
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk 887.323.100 -
PT Media Nus antara Citra Tbk 486.000.000 -
PT Ace Hardware Indonesia Tbk 262.500.000 173.600.000
PT Bundamedik Tbk 260.000.000 267.800.000
PT Petrosea Tbk 198.352.000 266.728.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 193.074.200 182.542.880
PT Gudang Garam Tbk 172.200.000 126.000.000
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk 124.800.000 208.640.000
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk 87.750.000 154.500.000
PT Autopedia Sukses Lestari Tbk 43.200.000 54.450.000
PT Dana Brata Luhur Tbk 28.875.000 29.750.000
PT Bukit Asam Tbk 28.000.000 36.900.000
PT Astra International Tbk 29.880.000 27.360.000
PT Kalbe Farma Tbk 11.407.500 13.585.000
PT Perusahaan Gas Negara Tbk 13.750.000 17.600.000
PT Astra Agro Les tari Tbk 11.250.000 12.037.500
PT PP Presisi Tbk 10.000.000 12.400.000
PT Aneka Tam bang Tbk 226.875 248.125
PT Medco Energi Internasional Tbk 28.980 18.270
PT Bumi Resources Minerals Tbk 9.752 7.314
PT Intan Baru Prana Tbk 2.560 7.760
32
Page 36
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2023 31 Des ember 2022
Entitas anak
Diukur pada nilai wajar m elalui laba rugi
PT Kota Satu Properti Tbk 783 621
PT Trans Power Marine Tbk - 92.400.000
Subjumlah 56.707.149.846 40.980.529.320
Induk
Diukur pada nilai wajar m elalui
penghasilan Komprehensif lain
PT Venteny Fortuna International Tbk 15.117.840.000 20.997.000.000
PT SLJ Global Tbk 431.217.600 389.565.900
PT Indofood Sukses Makmur Tbk 33.125.000 33.625.000
Subjumlah 15.582.182.600 21.420.190.900
Jumlah 72.289.332.446 62.400.720.220
Diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi (FVPL)
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, portofolio efek pada nilai wajar melalui laba rugi
merupakan portofolio yang dimiliki oleh PT Surya Fajar Sekuritas (SFS), PT Surya Fajar Urun Dana (SFUD)
dan PT Surya Fajar Investama (SFI), entitas anak.
Jumlah biaya perolehan dan nilai wajar portofolio efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi adalah
sebesar Rp 71.096.669.875 dan Rp 56.707.149.846 Pada tanggal 30 September 2023 dan
Rp 47.750.673.812 dan Rp 40.980.529.320 pada tanggal 31 Desember 2022.
Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI)
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, portofolio efek pada nilai wajar melalu penghasilan
komprehensif lain merupakan efek ekuitas yang dimiliki oleh Perusahaan.
Nilai wajar portofolio efek adalah sebesar Rp 15.582.182.600 dan Rp 21.420.190.900 pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Perubahan nilai wajar atas keuntungan belum direalisasi dari aset keuangan tersedia untuk dijual pada ekuitas
di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
30 Septem ber 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 2.699.060.899 430.407.134
Keuntungan (kerugian) belum
direalisasi tahun berjalan (5.868.062.117) 2.705.810.900
Reklas ifikasi ke saldo laba - (437.157.135)
Saldo akhir tahun (3.169.001.218) 2.699.060.899
Tidak terdapat portofolio efek yang dijadikan jaminan Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022.
33
Page 37
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
10. Investasi Entitas Asosiasi
Nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi sebagai berikut:
Persentase Kepemilikan
Lokas i 30 September 31 Desember 30 September 31 Desember
Bidang usaha
Bisnis 2023 2022 2023 2022
Investasi saham
Metode Ekuitas
PT Tourindo Guide Indonesia Tbk Jakarta Bidang Perjalanan 24,75% 24,86% 10.889.062.500 10.889.062.500
Wisata
Akumulasi bagian rugi
entitas asosiasi (8.500.809.713) (6.259.114.719)
Bagian rugi tahun berjalan (1.360.170.310) (2.216.017.669)
Bagian penghasilan (rugi)
komprehensif tahun berjalan - (25.677.325)
Saldo akhir (9.860.980.023) (8.500.809.713)
Bersih 1.028.082.478 2.388.252.787
Berdasarkan Surat No. S-18/D.04/2021 tanggal 16 Februari 2021 perihal Pemberitahuan Efektifnya
Pernyataan Pendaftaran Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu I (PMHETD I) yang diambil bagian oleh Perusahaan sebesar Rp 7.101.562.500,
sehingga kepemilikan perusahaan meningkat sebesar 26,16% dari sebelumnya 15,46% dan investasi
tersebut dicatat dengan metode ekuitas.
Berdasarkan Surat No. S-02448/BEI.PP2/ 03-2022 tanggal 18 Maret 2022 perihal Pemberitahuan Hasil
Pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), kepemilikan
perusahaan menurun menjadi sebesar 24,92% dari sebelumnya 26,16%.
Berdasarkan Surat No. S-07784/BEI.PP2/ 09-2022 tanggal 15 September 2022 perihal Persetujuan
Pencatatan Saham Dalam Rangka Pelaksanaan Management and Employee Stock Option Plan (MESOP),
sehingga kepemilikan perusahaan menurun menjadi sebesar 24,86% dari sebelumnya 24,92%.
Berdasarkan Surat No. S-00644/BEI.PP2/01-2023 tanggal 17 Januari 2023 perihal Persetujuan Pencatatan
Saham Dalam Rangka Pelaksanaan Management and Employee Stock Option Plan (MESOP), sehingga
kepemilikan perusahaan menurun menjadi sebesar 24,75% dari sebelumnya 24,86%.
11. Aset Tetap
Akun ini terdiri dari:
Perubahan selama tahun 2023
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 30 September 2023
Biaya Perolehan
Pemilikan langsung
Peralatan kantor 7.821.065.225 41.933.967 - - 7.862.999.192
Komputer 7.975.020.541 858.148.779 - - 8.833.169.320
Kendaraan 2.394.356.008 - - - 2.394.356.008
Aset hak-guna 7.423.900.243 2.454.733.161 3.078.428.119 - 6.800.205.285
Jumlah 25.614.342.017 3.354.815.907 3.078.428.119 - 25.890.729.805
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan langsung
Peralatan kantor 5.478.376.790 1.148.951.829 - - 6.627.328.619
Komputer 5.290.668.828 1.085.964.968 - - 6.376.633.796
Kendaraan 1.272.001.611 224.470.872 - - 1.496.472.483
Aset hak-guna 5.610.924.439 1.324.474.907 2.981.733.553 - 3.953.665.793
Jumlah 17.651.971.668 3.783.862.576 2.981.733.553 - 18.454.100.691
Nilai Tercatat 7.962.370.349 7.436.629.114
34
Page 38
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan selama tahun 2022
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Pemilikan langsung
Peralatan kantor 7.678.611.610 163.352.615 - (20.899.000) 7.821.065.225
Komputer 6.762.945.873 1.191.175.668 - 20.899.000 7.975.020.541
Kendaraan 2.394.356.008 - - - 2.394.356.008
Aset hak-guna 7.423.900.243 - - - 7.423.900.243
Jumlah 24.259.813.734 1.354.528.283 - - 25.614.342.017
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan langsung
Peralatan kantor 3.875.319.233 1.608.074.011 - (5.016.454) 5.478.376.790
Komputer 3.632.146.229 1.653.506.145 - 5.016.454 5.290.668.828
Kendaraan 972.707.115 299.294.496 - - 1.272.001.611
Aset hak-guna 3.896.792.711 1.714.131.728 - - 5.610.924.439
Jumlah 12.376.965.288 5.275.006.380 - - 17.651.971.668
Nilai Tercatat 11.882.848.446 7.962.370.349
Beban penyusutan dialokasikan pada beban usaha.
Kerugian penjualan dan penghentian aset tetap disajikan sebagai bagian dari “Lain-lain - bersih” pada bagian
penghasilan (beban) lain-lain dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada aset tetap yang digunakan sebagai
jaminan.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap telah diasuransikan kepada PT Asuransi
Astra Buana, pihak ketiga, dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 2.260.000.000 dan
Rp 2.499.080.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset dipertanggungkan.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat
penurunan nilai atas aset tetap.
12. Utang Usaha – Pihak Ketiga
Utang usaha – Pihak ketiga terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Utang pajak atas transaksi penjualan saham 185.116.840 574.533.422
Utang transaksi bursa 117.140.876 381.298.533
Utang dana jaminan 32.708.979 89.177.265
Jumlah 334.966.695 1.045.009.220
Akun ini merupakan saldo utang terkait jasa transaksi dan dana jaminan atas penjualan efek kepada PT
Bursa Efek Indonesia.
35
Page 39
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
13. Utang Transaksi Perantara Perdagangan Efek – Pihak Ketiga
30 September 2023 31 Desember 2022
Utang nasabah 29.933.246.696 28.008.581.149
Utang transaksi bursa 20.835.401.900 31.458.761.700
Jumlah 50.768.648.596 59.467.342.849
a. Utang nasabah
30 September 2023 31 Desember 2022
Utang nasabah pemilik rekening
Reguler 29.933.246.696 28.008.581.149
Jumlah 29.933.246.696 28.008.581.149
Utang nasabah pemilik rekening adalah utang atas transaksi dengan nasabah pemilik rekening efek pada
Grup. Utang nasabah kelembagaan adalah utang atas transaksi dengan nasabah yang tidak memiliki
rekening efek pada Grup.
Nilai wajar liabilitas keuangan dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan
konsolidasian yang mendekati nilai tercatatnya karena jatuh temponya dalam waktu singkat, biasanya
dalam waktu 2 (dua) hari dari tanggal perdagangan.
b. Utang dari Lembaga Kliring dan Penjaminan
30 September 2023 31 Desember 2022
Utang transaksi bursa 20.835.401.900 31.458.761.700
Jumlah 20.835.401.900 31.458.761.700
Akun ini merupakan tagihan kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) terkait dengan transaksi
perdagangan efek yang dilakukan Grup di bursa efek.
36
Page 40
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
14. Utang lain-lain
Akun ini terdiri atas:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 29) 677.946.968 677.946.968
Pihak ketiga
PT Utama Digital Kapital 1.300.000.000 1.300.000.000
PT Pendanaan Efek Indonesia - 24.686.588.250
Lain-lain 10.280.670.819 222.741.452
Subjumlah 11.580.670.819 26.209.329.702
Jumlah 12.258.617.787 26.887.276.670
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pendanaan No. SP-018/PEI.LCC/07-2022 tanggal 2 Agustus 2022, Entitas
Anak (SFS) memperoleh fasilitas Pendanaan untuk Transaksi Margin Efek dari PT Pendanaan Efek Indonesia.
Pada tahun 2022, Perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari PT Utama Digital Kapital dan membayar
pelunasan pokok pinjaman kepada PT Digital Pasifik Nusantara dan PT Cemerlang Inovasi Persada.
15. Utang Pajak
Akun ini terdiri atas:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pajak kini (Catatan 27)
Entitas anak - 5.287.508
Pajak penghasilan
Pasal 21 146.129.014 98.146.631
Pasal 4(2) 63.891.443 63.408.952
Pasal 23/26 48.756.521 39.324.317
Pajak pertambahan nilai 167.080.442 425.212.689
Jumlah 425.857.420 631.380.097
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib
pajak (self-assessment). Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka
waktu tertentu setelah terutangnya pajak, sebagaimana diatur dalam Undang-undang yang berlaku.
37
Page 41
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
16. Pengukuran Nilai Wajar
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset tertentu Grup:
30 September 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Harga kustodian Input signifikan yang Input signifikan yang
dalam pasar aktif dapat di observasi tidak dapat diobservasi
Nilai Tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Pada biaya perolehan
diamortisasi
Setoran jaminan 3.750.000.000 - - 3.750.000.000
Jaminan 895.528.880 - - 895.528.880
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan pada nilai wajar
melalui laba rugi
Portofollio efek 56.707.149.846 56.707.149.846 - -
Aset keuangan tersedia untuk
dijual
Portofollio efek 15.582.182.600 15.582.182.600 - -
31 Desem ber 2022
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Harga kustodian Input signifikan yang Input signifikan yang
dalam pasar aktif dapat di observasi tidak dapat diobservasi
Nilai Tercatat (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Pada biaya perolehan
diamortisasi
Setoran jaminan 3.750.000.000 - - 3.750.000.000
Jaminan 924.936.447 - - 924.936.447
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Portofollio efek 40.980.529.320 40.980.529.320 - -
Aset keuangn yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
penghasilan komprehensif lain
Portofollio efek 21.420.190.900 21.420.190.900 - -
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga pasar
pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-waktu dan dapat
diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan penyedia jasa penentuan harga
kelompok industri atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan
rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki
oleh Grup adalah harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki
Level 1. Nilai wajar investasi pada portofolio efek diukur berdasarkan kuotasi harga pasar terakhir yang
dipublikasikan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
tersebut termasuk dalam hirarki Level 3. Nilai wajar setoran jaminan dan jaminan diestimasi mengunakan suku
bunga pinjaman Grup.
38
Page 42
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
17. Modal Saham
Sesuai dengan daftar pemegang saham yang dikeluarkan oleh PT Adimitra Jasa Korpora (Biro Administrasi
Efek Perusahaan), susunan pemegang saham Perusahaan adalah sebagai berikut:
30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Jumlah modal
Persentase ditempatkan dan
Nama pemegang saham Jumlah saham kepemilikan(%) disetor
PT Surya Fajar Corpora
(d.h PT Bumi Tirta Rahayu) 968.799.430 71,24% 96.879.943.000
Steffen 60.000.000 4,41% 6.000.000.000
Masyarakat 331.134.591 24,35% 33.113.459.100
Jumlah 1.359.934.021 100,00% 135.993.402.100
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio
modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak
diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.
Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan
perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa gearing ratio (rasio
utang terhadap modal), yakni membagi utang bersih terhadap jumlah modal.
18. Tambahan Modal Disetor - Bersih
Tambahan modal disetor Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 berasal dari:
Jumlah
Saldo pada tanggal 1 Januari 2021 23.097.497.699
Penjualan saham entitas induk oleh entitas anak 32.276.706.000
Saldo 30 September 2023/31 Desember 2022 55.374.203.699
19. Cadangan Umum
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 11 Maret 2019, para pemegang saham
Perusahaan menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar Rp 3.000.000.000.
39
Page 43
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
20. Kepentingan Nonpengendali
Akun ini merupakan bagian kepemilikan nonpengendali atas aset bersih entitas anak, dengan rincian sebagai
berikut:
Aset Bersih
30 September 2023
Saldo laba
Modal saham (Defisit) Jumlah
Kepemilikan langsung:
PT Surya Fajar Sekuritas 1.000.000 66.940 1.066.940
PT Surya Fajar Urun Dana 750.000.000 (125.890.431) 624.109.569
PT Surya Fajar Investama 1.000.000 (164.231) 835.769
PT Digitalisasi Perangkat Indonesia 10.313.300.000 (6.092.691.391) 4.220.608.609
Kepemilikan tidak langsung:
Entitas anak DPI
PT Mareco Prima Mandiri 3.012.495.000 (2.961.750.705) 50.744.295
PT Bursa Akselerasi Indonesia 1.000.000 (675.924) 324.076
Jumlah 14.078.795.000 (9.181.105.742) 4.897.689.258
Aset Bersih
31 Desember 2022
Saldo laba
Modal saham (Defisit) Jumlah
Kepemilikan langsung:
PT Surya Fajar Sekuritas 1.000.000 74.208 1.074.208
PT Surya Fajar Urun Dana 750.000.000 (500.890.431) 249.109.569
PT Surya Fajar Investama 1.000.000 (164.231) 835.769
PT Digitalisasi Perangkat Indonesia 10.313.300.000 (4.177.108.632) 6.136.191.368
Kepemilikan tidak langsung:
Entitas anak DPI
PT Mareco Prima Mandiri 3.012.495.000 (2.939.928.009) 72.566.991
PT Bursa Akselerasi Indonesia 1.000.000 (515.264) 484.736
Jumlah 14.078.795.000 (7.618.532.359) 6.460.262.641
21. Pendapatan Usaha
Rincian dari pendapatan usaha Grup adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Pendapatan dari kontrak
dengan pelanggan 8.309.243.212 7.646.381.083 24.895.727.407
Pendapatan hasil investasi 614.614.162 187.636.434 4.628.206.648
Jumlah 8.923.857.374 7.834.017.517 29.523.934.055
40
Page 44
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
a. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Pendapatan komisi perantara
perdagangan efek
Komisi transaksi 6.841.203.922 7.401.896.543 10.380.851.072
Keuntungan direalisasi atas
perdagangan efek - bersih 53.999.173 258.922.312 6.359.546.458
Kerugian belum direalisasi atas
perdangangan efek - bersih (8.639.649.055) (11.800.288.616) (5.426.735.263)
Subjumlah (1.744.445.960) (4.139.469.761) 11.313.662.267
Pendapatan kegiatan penjamin
emisi dan penjualan efek
Komisi penjaminan 6.609.000.000 8.099.397.451 6.892.286.925
Jasa manajemen - - 1.903.052.678
Jasa agen pengatur - - 345.720.721
Jasa agen penjualan - - 168.536.925
Subjumlah 6.609.000.000 8.099.397.451 9.309.597.249
Jasa manajemen 862.500.000 2.175.000.000 2.475.000.000
Komisi pinjam meminjam 2.159.116.758 1.498.492.799 1.774.478.011
Lain-lain 423.072.414 12.960.594 22.989.880
Subjumlah 3.444.689.172 3.686.453.393 4.272.467.891
Jumlah 8.309.243.212 7.646.381.083 24.895.727.407
b. Pendapatan dari hasil Investasi
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Pendapatan dari transaksi
beli efek dengan janji jual
kembali - - 3.293.000.000
Bunga pembiayaan
penyelesaian transaksi marjin 445.090.368 - 1.286.298.946
Pendapatan dividen saham 139.205.525 - 44.069.648
Pendapatan bunga nasabah 30.318.269 187.636.434 4.838.054
Jumlah 614.614.162 187.636.434 4.628.206.648
41
Page 45
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan usaha melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha Grup adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Persentase Persentase Persentase
terhadap terhadap terhadap
jumlah jumlah jumlah
Jumlah penjualan Jumlah penjualan Jumlah penjualan
PT Additon Karya Sembada Tbk 2.500.000.000 17,95% - 0,00% - 0,00%
PT Arsy Buana Travelindo Tbk 2.090.000.000 15,01% - 0,00% - 0,00%
PT Indo Boga Sukses Tbk - 0,00% 1.500.000.000 19,15% - 0,00%
PT Black Diamond Resources Tbk - 0,00% 1.068.750.000 13,64% - 0,00%
PT Venteny Fortuna International Tbk - 0,00% - 0,00% 3.285.847.249 11,13%
Jumlah 4.590.000.000 32,97% 2.568.750.000 32,79% 3.285.847.249 11,13%
Pendapatan kepada pihak berelasi mewakili 0,07% dan 2,80% dari jumlah pendapatan usaha masing-
masing pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 (Catatan 29).
22. Beban Pokok Pendapatan
Akun ini merupakan biaya jasa PPOB (payment poin online bank) dan biaya jasa professional sebesar
Rp 461.752.717 pada 30 September 2023 dan biaya jasa profesional sebesar Rp 274.000.000 pada 31
Desember 2022.
Tidak ada jasa profesional yang diberikan oleh pihak-pihak tertentu yang melebihi 10% dari total pendapatan
Grup.
23. Beban Usaha
Beban usaha terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
(Tidak diaudit) (Tidak diaudit) (Diaudit)
Gaji dan tunjangan (14.870.206.039) (12.370.256.170) (16.317.050.597)
Pemasaran (3.804.274.951) (6.376.962.536) (8.357.122.904)
Penyusutan (Catatan 11) (3.783.862.576) (3.980.445.588) (5.275.006.380)
Utilitas (2.526.829.115) (1.510.972.309) (4.672.183.226)
Amortisasi (1.750.561.772) (2.179.314.000) (2.770.209.666)
Jasa profesional (1.219.631.629) (1.423.508.142) (1.930.265.642)
Perijinan (1.211.805.767) (234.584.654) (950.633.536)
Umum dan perlengkapan kantor (698.279.571) (1.738.219.148) (1.122.791.959)
Pajak (414.624.540) (247.346.872) (415.667.278)
Sewa (49.025.000) (543.543.738) (84.196.421)
Imbalan kerja jangka panjang - - (875.120.010)
Cadangan penurunan nilai goodwill - - (2.092.613.026)
Lain-lain (445.874.678) (465.753.795) (1.002.866.390)
Jumlah (30.774.975.639) (31.070.906.952) (45.865.727.035)
42
Page 46
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
24. Pendapatan Lainnya
Pendapatan lainnya terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Pendapatan bunga 1.234.762.485 1.066.072.694 1.442.635.624
Keuntungan belum direlisasi dari
kenaikan wajar efek yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi 772.728.208 - 275.083.102
Keuntungan direalisasi dari
penjualan investasi 181.592.000 - -
Lain - lain 7.602.949.423 1.214.454.319 1.158.589.294
Jumlah 9.792.032.116 2.280.527.013 2.876.308.020
25. Beban Lainnya
Beban lainnya terdiri dari:
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Kerugian direalisasi dari
penjualan investasi - 323.950.051 6.854.741.435
Kerugian belum direalisasi
dari penjualan investasi - 6.603.485.470 -
Lain - lain (122.822.362) - 66.687.941
Jumlah (122.822.362) 6.927.435.521 6.921.429.376
26. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan ketentuan yang berlaku
Perhitungan aktuaria terakhir atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang dilakukan oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Agus Susanto, aktuaris independen, tertanggal 15 Februari 2023 untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022.
Jumlah karyawan Grup yang berhak atas imbalan kerja jangka panjang tersebut masing-masing sebanyak
108 karyawan pada tanggal 31 Desember 2022.
Jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
sehubungan dengan imbalan pasti adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Biaya jasa kini 751.358.493
Biaya bunga neto 119.150.278
Biaya jasa lalu 4.611.239
43
Page 47
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Perubahan program manfaat (702.348.936)
Penyesuaian karena perubahan metode atribusi (163.005.831)
Efek kurtailmen (74.790.524)
Komponen biaya imbalan pasti yang diakui di laba rugi (65.025.281)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti:
Kerugian (Keuntungan) aktuarial yang timbul dari:
Perubahan asumsi keuangan 6.890.919
Penyesuaian pengalaman 678.725.996
Penyesuaian karena perubahan metode atribusi (10.704.062)
Komponen biaya (penghasilan) imbalan kerja
jangka panjang pasti diakui dalam komprehensif lain 674.912.853
Bersih 609.887.572
Alokasi biaya imbalan pasti yang diakui di laba rugi adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Beban umum dan administrasi 875.120.010
Pendapatan lainnya (940.145.291)
Jumlah (65.025.281)
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
Mutasi nilai kini kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Saldo awal tahun 1.661.524.853
Beban imbalan kerja (catatan 24) 875.120.010
Perubahan program manfaat (702.348.936)
Penyesuaian karena perubahan metode atribusi (Catatan 3) (163.005.831)
Efek kurtailmen (74.790.524)
Penghasilan komprehensif lain 674.912.853
Saldo akhir tahun 2.271.412.425
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang:
31 Desember 2022
Tingkat diskonto 7,13%
Tingkat kenaikan gaji 5,00%
Usia pensiun 55
44
Page 48
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Analisa sensitivitas dari perubahan asumsi-asumsi utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka panjang
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Dampak Terhadap Liabilitas Imbalan Pas ti
Perubahan Asumsi Kenaikan Asumsi Penurunan Asums i
Tingkat diskonto 1% (139.020.283) 155.573.813
Tingkat pertumbuhan gaji 1% 147.932.552 (134.677.409)
27. Pajak Penghasilan
Penghasilan pajak Grup terdiri dari:
31 Desember 2022
Pajak kini
Entitas anak (200.425.037)
Pajak tangguhan
Perusahaan 693.692.787
Entitas anak (285.538.474)
Bersih 207.729.276
Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Rugi sebelum pajak menurut
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian (23.362.482.248)
Laba sebelum pajak
Entitas Anak 14.116.099.500
Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan (9.246.382.748)
Perbedaan temporer:
Beban imbalan kerja jangka panjang 38.113.019
Liabilitas Sewa (451.776.790)
Perbedaan penyusutan komersial dan fiskal 402.489.252
Subjumlah (11.174.519)
Perbedaan tetap:
Keuntungan yang direalisasi atas
penjualan investasi jangka pendek 3.873.057.035
Bagian rugi bersih entitas asosiasi 2.216.017.669
Beban pajak 149.647.248
Donasi 58.567.126
Jasa profesional 11.500.000
Penghasilan bunga (215.555.364)
45
Page 49
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Perbedaan tetap:
Penghasilan bunga (215.555.364)
Subjumlah 6.093.233.714
Rugi fiskal Perusahaan (3.164.323.553)
Kerugian fiskal tahun:
2021 (2.932.080.308)
2020 (1.699.579.744)
Akumulasi rugi fiskal (7.795.983.605)
Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Beban pajak kini
Entitas anak (200.425.037)
Dikurangi pembayaran pajak dimuka
Pasal 23 195.137.529
Jumlah utang pajak kini (Catatan 16)
Entitas anak (5.287.508)
Rugi fiskal tahun 2021 Perusahaan telah sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
disampaikan oleh Perusahaan kepada Kantor Pelayanan Pajak.
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 2020 (“Perpu No.1 2020”) dan pada tanggal 16 Mei 2020 telah ditetapkan sebagai Undang-
Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk
menangani pandemi Corona virus disease 2019 ("COVID-19").
Melalui peraturan ini, Pemerintah memutuskan beberapa kebijakan baru dan salah satunya terkait dengan
penyesuaian tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebagai berikut:
- tarif pajak penghasilan sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2020 dan 2021,
- tarif pajak penghasilan sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.
Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan Undang-Undang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yang antara lain menetapkan tarif pajak penghasilan badan sebesar 22%
untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan pada tanggal 31 Desember 2022 telah dihitung dengan memperhitungkan
tarif pajak yang diharapkan berlaku pada saat realisasi.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022, Perusahaan mengalami rugi fiskal sehingga tidak terdapat
taksiran pajak kini.
Rugi fiskal tahun 2021 Perusahaan telah sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
disampaikan oleh Perusahaan kepada Kantor Pelayanan Pajak.
46
Page 50
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Pajak Tangguhan
Rincian aset pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
Dikreditkan (Dibebankan) ke
Penghasilan
1 Januari 2022 Laba rugi komprehensif 31 Desember 2022
Liabilitas imbalan
kerja jangka panjang 265.224.188 12.300.768 130.614.519 408.139.475
Liabilitas sewa (14.377.138) (10.385.628) - (24.762.766)
Rugi fiskal 1.308.877.220 406.239.173 - 1.715.116.393
Jumlah 1.559.724.270 408.154.313 130.614.519 2.098.493.102
Rincian aset pajak tangguhan masing-masing entitas adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Aset pajak tangguhan
Perusahaan 1.822.208.255
Entitas anak 276.284.847
Jumlah 2.098.493.102
Rugi fiskal dapat dikompensasikan dalam laba fiskal pada masa 5 (lima) tahun mendatang sejak kerugian fiskal
terjadi. Manajemen memperkirakan bahwa akumulasi kerugian fiskal Perusahaan pada tahun 2022 dapat
dikompensasikan dengan laba fiskal masa mendatang.
28. Rugi Per Saham
Perhitungan rugi per saham dasar berdasarkan pada informasi berikut :
30 September 2023 30 September 2022 31 Desember 2022
Rugi per saham dasar
Dari jumlah laba rugi
tahun/periode berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk (12.327.510.602) (28.972.925.951) (20.711.826.744)
Rata-rata tertimbang saham biasa untuk
perhitungan rugi per saham dasar 1.359.934.021 1.359.934.021 1.359.934.021
Jumlah rugi per saham dasar
yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham pemilik entitas induk (9,06) (21,30) (15,23)
29. Sifat dan Transaksi Hubungan Berelasi
Sifat Pihak Berelasi
- PT Surya Fajar Corpora merupakan pemegang saham Perusahaan.
47
Page 51
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
- PT Tourindo Guide Indonesia Tbk adalah entitas asosiasi Perusahaan dan pengurus sama dengan Grup.
- PT Pigijo Travelindo Sakti merupakan entitas anak dari PT Tourindo Guide Indonesia Tbk
Transaksi dengan Pihak Berelasi
a. Rincian transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Persentase terhadap
Jumlah Aset/Beban/
Pendapatan Usaha
30 September 31 Desember 30 September 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Aset
Piutang lain - lain
PT Surya Fajar Corpora - 18.878.070.000 0,00% 6,61%
PT Tourindo Guide Indonesia Tbk - 1.950.000 0,00% 0,00%
- 18.880.020.000 0,00% 6,61%
Liabilitas
Utang lain-lain
PT Surya Fajar Corpora 677.946.968 677.946.968 0,28% 0,73%
677.946.968 677.946.968 0,28% 0,73%
Pendapatan usaha
Pendapatan bunga dan dividen
PT Surya Fajar Corpora - 793.000.000 0,00% 2,69%
Pendapatan kegiatan perantara
perdagangan efek
PT Surya Fajar Corpora 9.897.699 31.588.178 0,07% 0,11%
9.897.699 824.588.178 0,07% 2,80%
Beban usaha
Pemasaran
PT Pigijo Travelindo Sakti 18.425.000 253.156.000 0,06% 0,55%
Lain-lain
PT Tourindo Guide Indonesia Tbk 216.661.800 109.096.500 0,70% 0,24%
235.086.800 362.252.500 0,76% 0,79%
b. Grup memberikan kompensasi kepada karyawan kunci. Imbalan yang diberikan kepada direksi dan
anggota manajemen kunci lainnya untuk tahun 2022 dan 2021 sebagai berikut:
Persentase terhadap
Jumlah Beban Gaji dan
Tunjangan
30 September 31 Desember 30 September 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Gaji dan tunjangan 2.736.487.000 3.529.772.985 13,51% 21,63%
30. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Aktivitas Grup terpengaruh berbagai risiko keuangan: risiko pasar (termasuk risiko mata uang dan risiko harga),
risiko kredit dan risiko likuiditas. Program manajemen risiko Grup secara keseluruhan difokuskan pada pasar
keuangan yang tidak dapat diprediksi dan Grup berusaha untuk meminimalkan dampak yang berpotensi
merugikan kinerja keuangan Grup.
48
Page 52
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Direksi bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan
manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu seperti risiko mata uang asing,
risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas.
Risiko Pasar
a. Risiko Mata Uang Asing
Grup terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yang timbul dari berbagai eksposur mata uang, terutama
terhadap Dolar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata uang asing timbul dari transaksi komersial yang akan
diselesaikan di masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui.
Manajemen telah menetapkan kebijakan yang mengharuskan Grup mengelola risiko nilai tukar mata uang
asing terhadap mata uang fungsionalnya.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jika mata uang Rupiah melemah/ menguat
sebesar 10% terhadap Dolar Amerika Serikat dengan variabel lain konstan, laba setelah pajak untuk tahun
berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar Rp 4.099.904 dan Rp 4.291.873 terutama diakibatkan keuntungan
(kerugian) dari penjabaran aset keuangan.
b. Risiko Harga
Grup terpengaruh risiko harga efek ekuitas karena Grup memiliki investasi yang diklasifikasikan sebagai
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan tersedia untuk
dijual, namun Grup tidak rentan terhadap risiko harga komoditas.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, Grup melakukan diversifikasi portofolio.
Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan batasan yang ditentukan oleh Grup.
Grup memiliki investasi pada saham entitas lain yang diperdagangkan di bursa dengan Indeks Harga Saham
Gabungan (IHSG).
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit
yang terkonsentrasi secara signifikan. Grup mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan
usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi transaksi
nasabah, serta memantau kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.
Berikut adalah eksposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko kredit Pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:
30 September 2023 31 Des ember 2022
Aset keuangan pada nilai wajar
melalui laba rugi 56.707.149.846 40.980.529.320
Pada biaya perolehan diamortisasi
Setara kas 52.685.281.904 59.571.579.117
Deposito berjangka yang dibatasi
penggunaannya 30.000.000.000 30.000.000.000
Piutang transaksi perantara
perdagangan efek 51.852.691.658 85.496.787.332
Piutang lain-lain 1.294.776.985 19.947.854.118
Setoran jaminan dalam "aset lain-lain" 3.750.000.000 3.750.000.000
Jaminan dalam akun "aset lain-lain" 895.528.880 924.936.447
49
Page 53
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2023 31 Des ember 2022
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
Portofolio efek 15.582.182.600 21.420.190.900
Jumlah 212.767.611.873 262.091.877.234
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi
liabilitasnya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas yang
dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak fluktuasi arus kas.
Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh
tempo utang dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk mendapatkan sumber
pendanaan yang optimal.
Berikut adalah jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan konsolidasian berdasarkan pembayaran kontraktual yang
tidak didiskontokan (tidak termasuk estimasi pembayaran bunga hingga jatuh tempo):
30 September 2023
<= 1 tahun 1-2 tahun 3-5 tahun > 5 tahun Jumlah
Liabilitas keuangan
yang diukur pada
biaya perolehan
diamortisasi
Utang usaha 334.966.695 - - - 334.966.695
Utang transaksi perantara
perdagangan efek 50.768.648.596 - - - 50.768.648.596
Utang lain-lain 12.258.617.787 - - - 12.258.617.787
Beban akrual 150.629.360 - 150.629.360
Liabilitas sewa 2.633.649.691 - - 2.633.649.691
Jumlah 66.146.512.129 - - - 66.146.512.129
31 Desember 2022
<= 1 tahun 1-2 tahun 3-5 tahun > 5 tahun Jumlah
Liabilitas keuangan
yang diukur pada
biaya perolehan
diamortisasi
Utang usaha 1.045.009.220 - - - 1.045.009.220
Utang transaksi perantara
perdagangan efek 59.467.342.849 - - - 59.467.342.849
Utang lain-lain 26.887.278.670 - - - 26.887.278.670
Beban akrual 385.603.475 385.603.475
Liabilitas sewa 926.395.503 649.932.050 - - 1.576.327.553
Jumlah 88.711.629.717 649.932.050 - - 89.361.561.767
50
Page 54
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31. Ikatan, Perjanjian Penting dan Perijinan
a. Perjanjian Pinjaman
Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup menandatangani perjanjian penerimaan pinjaman dari pihak ketiga
sebagai berikut:
Pember i Tanggal Bunga Ket er angan unt uk
Perusahaan Jumlah Jat uh Tempo Tipe Tujuan
Pinjaman Per janjian per t ahun pengakuan bunga
Tidak
PT Ut ama Digit al Kapit al DPI 1.300.000.000 1Aug 2022 1Aug 2023 Pinjaman Modal ker ja dikenakan -
bunga
b. Perjanjian Sewa – Grup sebagai Penyewa
Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa sebagai berikut:
Pihak dalam perjanjian Item yang disewa Periode perjanjian
PT Mandrasekar Lestari Sewa kantor Februari 2018 - Januari 2025
Nilai tercatat aset hak-guna diungkapkan pada Catatan 11.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian menyajikan saldo berikut berkaitan
dengan sewa:
30 September 2023 31 Desember 2022
Beban penyusutan aset hak-guna 1.324.474.907 1.714.131.728
Beban bunga atas liabilitas sewa 108.150.839 165.519.275
Beban berkaitan dengan
sewa jangka pendek 49.025.000 84.196.421
1.481.650.746 1.963.847.424
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama tahun yang berakhir 30 September 2023 dan 31 Desember
2022 adalah sebesar Rp 1.240.800.617 dan Rp 1.876.262.081.
Jumlah komitmen sewa untuk sewa jangka pendek yang dicatat sebagai beban dengan dasar garis lurus
masing- masing sebesar Rp 49.025.000 dan Rp 84.196.421 pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022.
32. Informasi Segmen
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan operasional, yang
bertanggung jawab atas alokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang dilaporkan serta menilai kinerja
masing-masing segmen tersebut. Grup memiliki 4 (empat) segmen yang dilaporkan meliputi perantara
pedagang efek, layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi, layanan berbasis pembayaran elektronik
dan jasa konsultan.
51
Page 55
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2023
Perantara
Layanan pinjam Layanan berbasis
pedagang dan Jasa konsultan
m em injam uang pembayaran Jumlah
penjamin emisi
berbasis teknologi elektronik
efek
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
l konsolidasian
Pendapatan usaha 5.486.268.202 2.159.116.758 862.500.000 415.972.414 8.923.857.374
Beban pokok pendapatan - - (118.600.000) (343.152.717) (461.752.717)
Laba kotor 5.486.268.202 2.159.116.758 743.900.000 72.819.697 8.462.104.657
Beban usaha
Gaji dan tunjangan (5.589.874.710) (2.861.442.253) (4.284.228.061) (2.134.661.015) (14.870.206.039)
Pemasaran (3.593.651.035) (148.811.749) (92.433.171) (138.278.996) (3.973.174.951)
Penyusutan (1.547.092.430) (57.734.177) (1.706.757.995) (472.277.975) (3.783.862.576)
Utilitas (1.599.487.149) (89.310.531) (393.006.258) (324.476.177) (2.406.280.115)
Amortisasi (289.465.522) (562.500.000) (405.774.997) (492.821.253) (1.750.561.772)
Perijinan (746.590.040) - (337.715.727) - (1.084.305.767)
Jasa profesional (170.800.000) (169.831.629) (336.750.000) (373.350.000) (1.050.731.629)
Umum dan perlengkapan kantor (336.556.613) (40.820.909) (222.979.174) (97.922.875) (698.279.571)
Pajak (372.444.632) - (25.087.376) - (397.532.008)
Sewa (21.293.700) (54.625.800) (18.654.500) (75.000.000) (169.574.000)
Lain-lain (291.481.028) (136.018.063) (72.906.924) (90.061.195) (590.467.210)
Jumlah beban usaha (14.558.736.858) (4.121.095.111) (7.896.294.184) (4.198.849.485) (30.774.975.639)
Rugi usaha (9.072.468.656) (1.961.978.353) (7.152.394.184) (4.126.029.788) (22.312.870.981)
Penghasilan (Beban)
lain-lain- bersih 8.345.716.876 43.491.430 (374.669.152) 33.247.842 8.047.786.996
Laba (rugi) sebelum pajak (726.751.780) (1.918.486.923) (7.527.063.336) (4.092.781.946) (14.265.083.986)
Penghasilan (beban) pajak - bersih - - - -
Laba (rugi) setelah pajak (726.751.780) (1.918.486.923) (7.527.063.336) (4.092.781.946) (14.265.083.986)
Penghasilan (rugi)
kom prehensif lain - - (5.868.062.117) - (5.868.062.117)
Jumlah penghasilan (rugi)
kom prehensif (726.751.780) (1.918.486.923) (13.395.125.453) (4.092.781.946) (20.133.146.102)
Laporan posisi
keuangan konsolidasian
Aset segmen *) 159.700.282.144 5.525.992.434 64.164.197.253 10.745.477.312 240.135.949.143
Liabilitas segmen *) 53.015.792.536 598.886.259 14.444.852.675 638.789.651 68.698.321.120
*) Aset segm en tidak termasuk aset pajak tangguhan dan pajak dibayar dimuka sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk liabilitas pajak
tangguhan dan utang pajak
30 September 2022
Perantara Layanan Layanan
Jasa konsultan
pedagang dan pinjam meminjam berbasis Jumlah
penjamin emisi uang berbasis pembayaran
efek teknologi elektroink
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
l konsolidasian
Pendapatan usaha 4.178.963.816 1.499.642.799 2.175.000.000 12.960.594 7.866.567.209
Beban pokok pendapatan - - - - -
Laba kotor 4.178.963.816 1.499.642.799 2.175.000.000 12.960.594 7.866.567.209
Beban usaha
Marketing (5.745.587.280) (6.809.245) (391.882.637) (233.833.374) (6.378.112.536)
Gaji dan tunjangan (4.252.493.618) (1.986.322.749) (3.796.274.704) (2.014.400.187) (12.049.491.258)
Penyusutan (1.724.038.740) (130.308.813) (1.514.873.931) (611.224.104) (3.980.445.587)
Utilitas (1.186.793.972) (72.795.540) (118.225.936) (133.156.861) (1.510.972.309)
Umum dan perlengkapan kantor (892.240.280) (132.455.106) (606.711.072) (106.812.690) (1.738.219.148)
52
Page 56
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 September 2022
Perantara Layanan Layanan
Jasa konsultan
pedagang dan pinjam meminjam berbasis Jumlah
penjamin emisi uang berbasis pembayaran
efek teknologi elektroink
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
l konsolidasian
Beban usaha
Jasa profesional (230.449.662) (341.698.913) (733.459.567) (117.900.000) (1.423.508.142)
Amortisasi (85.999.000) (562.500.000) (537.993.747) (992.821.253) (2.179.314.000)
Pajak (190.388.428) (24.454.687) (17.497.529) (15.006.228) (247.346.872)
Sewa (159.917.800) (62.360.938) (246.190.000) (75.075.000) (543.543.738)
Perijinan (209.584.654) - (10.000.000) (15.000.000) (234.584.654)
Lain-lain (284.430.624) (117.811.915) (291.643.883) (92.632.285) (786.518.707)
Jum lah beban usaha (14.961.924.058) (3.437.517.906) (8.264.753.006) (4.407.861.982) (31.072.056.951)
Laba (rugi) usaha (10.782.960.242) (1.937.875.107) (6.089.753.006) (4.394.901.388) (23.205.489.743)
Penghasilan (Beban)
lain-lain- bersih 1.656.484.879 13.155.586 (3.641.836.494) (47.184.027) (2.019.380.056)
Laba (rugi) sebelum pajak (9.126.475.363) (1.924.719.521) (9.731.589.499) (4.442.085.415) (25.224.869.798)
m anfaat (beban) pajak - bersih - - - - -
Laba (rugi) periode berjalan (9.126.475.363) (1.924.719.521) (9.731.589.499) (4.442.085.415) (25.224.869.798)
Laporan posisi
keuangan konsolidasian
Aset segmen *) 218.742.576.548 10.227.555.369 274.362.517.781 4.510.658.045 507.843.307.743
Liabilitas segm en *) 124.625.692.090 333.971.012 4.631.817.703 8.100.516.083 137.691.996.888
*) Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan liabilitas segmen tidak termasuk utang pajak
31 Desember 2022
Perantara
Layanan pinjam Layanan berbasis
pedagang dan Jasa konsultan
m em injam uang pembayaran Jumlah
penjamin emisi
berbasis teknologi elektronik
efek
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
l konsolidasian
Pendapatan usaha 25.251.466.163 1.774.478.012 2.475.000.000 22.989.880 29.523.934.055
Beban pokok pendapatan - - (274.000.000) - (274.000.000)
Laba kotor 25.251.466.163 1.774.478.012 2.201.000.000 22.989.880 29.249.934.055
Beban usaha
Gaji dan tunjangan (5.842.777.225) (3.131.829.656) (4.261.072.689) (3.081.371.027) (16.317.050.597)
Pemasaran (7.823.753.211) (140.457.907) (281.619.221) (111.292.565) (8.357.122.904)
Penyusutan (2.239.954.165) (192.242.279) (1.943.137.326) (899.672.610) (5.275.006.380)
Utilitas (3.441.044.126) (142.370.990) (457.533.785) (631.234.325) (4.672.183.226)
Amortisasi (145.789.666) (750.000.000) (717.324.996) (1.157.095.004) (2.770.209.666)
Cadangan penurunan
nilai goodwill - - - (2.092.613.026) (2.092.613.026)
Jasa profesional (428.249.662) (228.979.160) (826.354.820) (446.682.000) (1.930.265.642)
Umum dan perlengkapan kantor (337.680.121) (166.914.573) (516.443.802) (101.753.463) (1.122.791.959)
Perijinan (485.583.394) (95.000.000) (342.550.142) (27.500.000) (950.633.536)
Im balan kerja jangka panjang (455.892.851) (141.366.109) (260.171.114) (17.689.936) (875.120.010)
Pajak (269.832.153) (27.434.367) (86.614.230) (31.786.528) (415.667.278)
Sewa (21.719.300) (32.808.121) (22.237.000) (7.432.000) (84.196.421)
Lain-lain (159.316.074) (128.301.466) (61.359.600) (653.889.250) (1.002.866.390)
Jumlah beban usaha (21.651.591.948) (5.177.704.628) (9.776.418.725) (9.260.011.734) (45.865.727.035)
Rugi usaha 3.599.874.215 (3.403.226.616) (7.575.418.725) (9.237.021.854) (16.615.792.980)
53
Page 57
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Perantara
Layanan pinjam Layanan berbasis
pedagang dan Jasa konsultan
m em injam uang pembayaran Jumlah
penjamin emisi
berbasis teknologi elektronik
efek
Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
l konsolidasian
Penghasilan (Beban)
lain-lain- bersih 1.409.904.297 167.401.066 (8.433.040.347) 109.045.716 (6.746.689.268)
Laba (rugi) sebelum pajak 5.009.778.512 (3.235.825.550) (16.008.459.072) (9.127.976.138) (23.362.482.248)
Penghasilan (beban) pajak - bersih (485.963.511) - 693.692.787 - 207.729.276
Laba (rugi) setelah pajak 4.523.815.001 (3.235.825.550) (15.314.766.285) (9.127.976.138) (23.154.752.972)
Penghasilan (rugi)
kom prehensif lain (392.748.082) (70.160.536) 2.526.079.061 72.664.798 2.135.835.241
Jumlah penghasilan (rugi)
kom prehensif 4.131.066.919 (3.305.986.086) (12.788.687.224) (9.055.311.340) (21.018.917.731)
Laporan posisi
keuangan konsolidasian
Aset segmen *) 195.231.031.448 7.785.840.312 70.181.206.717 10.150.941.739 283.349.020.216
Liabilitas segmen *) 87.554.624.336 485.602.821 876.833.577 2.899.727.916 91.816.788.650
*) Aset segm en tidak termasuk aset pajak tangguhan dan pajak dibayar dimuka sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk liabilitas pajak
tangguhan dan utang pajak
33. Aset Moneter dalam Mata Uang Asing
Tabel berikut mengungkapkan jumlah aset moneter Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:
30 September 2023 31 Desember 2022
Mata uang asing Ekuivalen Rp Mata uang asing Ekuivalen Rp
Aset
Kas dan setara kas USD 2.641 40.999.042 USD 2.728,29 42.918.730
Jumlah Aset 40.999.042 42.918.730
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yang digunakan Grup diungkapkan
pada Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian.
34. Kondisi Ekonomi Saat Ini
Group membukukan rugi periode berjalan sebesar Rp 16.630.083.985 untuk periode sembilan bulan yang
berakhir 30 September 2023, sehingga menyebabkan defisit sebesar Rp 23.919.265.696 pada tanggal 30
September 2023.
Untuk mengatasi kondisi ekonomi tersebut, manajemen melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
Perusahaan:
a. Perusahaan akan melakukan efisiensi di semua lini agar bisa tetap melakukan pelayanan kepada
nasabah/klien.
54
Page 58
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
b. Perusahaan akan memelihara portofolio investasi dalam usaha jasa keuangan untuk dapat bersinergi
antar unit usaha, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik ke depannya.
c. Perusahaan akan mencari terobosan dalam usaha-usaha yang bertautan dan sesuai (link and match)
dengan portofolio investasi perusahaan yang ada saat ini, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam
jangka pendek dan jangka panjang.
Entitas anak:
DPI
a. DPI akan melakukan efisiensi di semua lini agar bisa tetap melakukan operasional, dan mempercepat
peluncuran pelantar (platform) lokapasar (marketplace) untuk memberikan kinerja yang positif kepada
DPI.
b. DPI akan melakukan sinergi antar unit usaha, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik ke
depannya. Sinergi tersebut antara lain:
- Uang elektronik (e-money), transfer dana (tunggal dan kumpulan), QRIS, sehingga bisa meningkatkan
volume transaksi.
- Memberikan solusi kepada pinjaman antar pihak (P2P) yang lebih luas dengan melalui bisnis antar
bisnis (B2B), sehingga total pengguna (user) bisa meningkat.
- Meningkatkan kinerja agensi untuk mengakuisisi pengguna (user, merchant, lender, borrower),
sehingga targetnya bisa terpenuhi.
c. DPI akan mencari terobosan dalam usaha-usaha yang bertautuan dan sesuai (link and match) dengan
portofolio investasi perusahaan yang ada saat ini, sehingga dapat memperbaiki kontribusi dalam jangka
pendek dan jangka panjang.
MPM
a. MPM akan melakukan optimalisasi di semua lini agar dapat memberikan pelayanan yang lebih efisien dan
efektif .
b. MPM berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan akuisisi, baik akuisisi pengguna maupun
merchant di seluruh wilayah Indonesia. Rencananya antara lain:
Berkolaborasi dengan para pengelola lokasi bisnis untuk mendorong adopsi pembayaran digital.
Melakukan inovasi serta pengembangan produk dengan berfokus pada fitur-fitur yang secara khusus
dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan merchant.
Melakukan kemitraaan strategis dengan pelaku bisnis digital untuk mengintegrasikan solusi digitalisasi
pembayaran.
Melakukan promosi secara daring dan luring untuk meningkatkan kesadaran merek dan pertumbuhan
bisnis.
c. MPM akan terus memperluas dan memperkuat layanan sistem pembayaran agar dapat menjadi pilihan
utama yang lengkap dan terjangkau.
55
Page 59
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
BAI
a. BAI akan meningkatkan penyaluran pinjaman ke pasar tradisional maupun ke sektor small medium
enterprise (SME).
b. BAI akan bekerjasama dengan partner strategis dalam penyaluran employee loan.
c. BAI akan bekerjasama dengan lembaga keuangan (perbankan) untuk meningkatkan potensi funding.
MUI
a. MUI akan merekrut tim baru untuk lebih menjangkau pasar pasar potensial yang nantinya akan
diarahkan ke Indofund.
b. MUI akan mencari mitra strategis untuk lebih memperkenalkan Indofund sehingga peluang penyaluran
dana akan terbuka.
SFUD
a. Dalam hal ini Perusahaan memiliki maksud dan tujuan sebagai perusahaan yang akan bergerak dalam
bidang penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi (Securities CrowdFunding)
sebagaimana diatur dalam POJK No 57/POJK.04/2020 (“POJK 57”). Merujuk pada pasal 5 POJK 57, untuk
melakukan kegiatan operasionalnya, Perusahaan diwajibkan untuk memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”). Yang mana sampai dengan saat ini, Perusahaan masih dalam tahap perolehan ijin
dan akan mengupayakan untuk segera mendapatkan ijin usaha dalam waktu dekat.
b. SFUD melakukan pembangunan dan pengembangan sistem dan produk.
c. SFUD telah memiliki beberapa calon Penerbit Prospektif sebagai pihak yang akan melakukan penerbitan
efek melalui layanan urun dana pada SFUD.
SFI
a. Memantau kelanjutan Moratorium atas proses perijinan perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha
sebagai manajer investasi, yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan
No.Kep72/D.04/2021 tanggal 14 Desember 2021.
b. Mengoptimalkan modal kerja yang sudah ada, demi menjaga kelangsungan SFI.
c. Melakukan efisiensi dan meminimalkan biaya dalam operasional SFI.
Manajemen berkeyakinan bahwa langkah- langkah di atas dapat dilaksanakan dan dapat memungkinkan Grup
untuk meminimalkan dampak kondisi ekonomi tersebut.
35. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas Konsolidasian
Aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas:
30 September 2023 31 Desember 2022
Kenaikan piutang lain-lain dari
penjualan portofolio efek - 18.878.070.000
56
Page 60
PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan keuangan Konsolidasian
Untuk Periode 9 (Sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), 30 September 2022 (Tidak diaudit)
dan untuk Tahun yang berakhir 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Angka-angka Disajikan Dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
36. Rekonsiliasi Liabiltas Konsolidasian Yang Timbul dari Aktivitas Pendanaan
Tabel berikut menjelaskan perubahan pada liabilitas Grup yang timbul dari aktivitas pendanaan, yang meliputi
perubahan terkait kas dan nonkas:
Arus kas Amortisasi biaya Perubahan
1 Januari 2023 30 September 2023
pendanaan transaksi lainnya
Utang lain-lain 26.887.276.670 (14.628.658.883) - - 12.258.617.787
Liabilitas Sewa 1.576.327.553 (1.240.800.617) - 2.298.122.756 2.633.649.691
Jumlah liabilitas
dari aktivitas
pendanaan 28.463.604.223 (15.869.459.500) - 2.298.122.756 14.892.267.478
Arus kas Amortisasi biaya Perubahan
1 Januari 2022 31 Desember 2022
pendanaan transaksi lainnya
Utang lain-lain 29.131.864.998 (2.244.588.328) - - 26.887.276.670
Liabilitas Sewa 3.452.589.634 (1.876.262.081) - - 1.576.327.553
Jumlah liabilitas
dari aktivitas
pendanaan 32.584.454.632 (4.120.850.409) - - 28.463.604.223
37. Rekening Efek
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, PT Surya Fajar Sekuritas (SFS), entitas anak,
mengelola efek dan dana nasabah dalam Rekening Efek masing-masing sebesar Rp 7.628.086.042.198 dan
Rp 6.643.799.112.751. Akun liabilitas kepada nasabah yang terkait tidak diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian Grup, tetapi dilaporkan pada saat penyusunan Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan kepada
Otoritas Jasa Keuangan.
********
57
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.