Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 50
Page 1
PT LIONMESH PRIMA TBK
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
SERTA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)
Page 2
PT LIONMESH PRIMA TBK
LAPORAN KEUANGAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
SERTA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL TERSEBUT
(TIDAK DIAUDIT)
Daftar Isi
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Posisi Keuangan ........................................................................................................... 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain ........................................................... 3
Laporan Perubahan Ekuitas ....................................................................................................... 4
Laporan Arus Kas ....................................................................................................................... 5
Catatan atas Laporan Keuangan ................................................................................................ 6 - 47
Page 3
Page 4
PT LIONMESH PRIMA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4 17.751.512.205 19.418.900.739
Deposito berjangka 5 14.472.750.974 14.324.788.882
Piutang usaha - pihak ketiga -neto 6 14.805.703.384 13.255.094.740
Persediaan 7 23.074.864.076 29.448.678.120
Biaya dibayar di muka 423.370.505 44.538.005
Uang muka 181.962.450 5.142.000
Total Aset Lancar 70.710.163.594 76.497.142.486
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 13 1.341.237.304 1.273.200.035
Pinjaman karyawan 74.500.001 40.000.000
Aset tetap - neto 8 42.042.113.660 43.989.255.991
Properti investasi - neto 9 10.214.228.535 10.599.269.235
Total Aset Tidak Lancar 53.672.079.500 55.901.725.261
TOTAL ASET 124.382.243.094 132.398.867.747
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
1
Page 5
PT LIONMESH PRIMA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 11 4.660.544.801 6.761.903.823
Utang pajak 13 776.444.192 456.194.664
Biaya yang masih harus dibayar 178.779.822 354.838.784
Utang dividen 589.948.790 589.948.790
Uang muka pelanggan 12 658.813.608 2.145.107.669
Pendapatan diterima di muka
Pihak berelasi 21 540.000.000 378.000.000
Liabilitas imbalan kerja - bagian jangka
pendek 20 1.297.225.519 1.482.775.919
Total Liabilitas Jangka Pendek 8.701.756.732 12.168.769.649
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja -
bagian jangka panjang 20 7.248.065.316 7.248.065.316
Utang lain-lain
Pihak berelasi 21 1.414.924.815 1.414.924.815
Total Liabilitas Jangka Panjang 8.662.990.131 8.662.990.131
Total Liabilitas 17.364.746.863 20.831.759.780
EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik Perseroan:
Modal saham - nilai nominal
Rp 100 per saham
Modal dasar - 380.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh - 96.000.000 saham 14 9.600.000.000 9.600.000.000
Tambahan modal disetor 15 164.137.360 164.137.360
Saldo laba
Dicadangkan 1.132.200.000 1.132.200.000
Belum dicadangkan 96.121.158.871 100.670.770.607
Total Ekuitas 107.017.496.231 111.567.107.967
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 124.382.243.094 132.398.867.747
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
2
Page 6
PT LIONMESH PRIMA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal
30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 30 September 2022
PENJUALAN NETO 16, 21 78.839.034.578 134.813.543.946
BEBAN POKOK PENJUALAN 17, 21 (76.792.849.340 ) (131.626.670.208 )
)
LABA KOTOR 2.046.185.238 3.186.873.738
BEBAN USAHA
Penjualan 18 (1.585.281.132 ) (1.545.374.599 )
Umum dan administrasi 18 (5.929.463.487 ) (5.845.443.259 )
Total Beban Usaha (7.514.744.619 ) (7.390.817.858 )
RUGI USAHA (5.468.559.381 ) (4.203.944.120 )
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Penghasilan keuangan 458.483.855 198.559.787
Beban keuangan (75.000.000 ) (286.572.225 )
Penghasilan (beban) lain-lain - neto 19, 21 467.426.521 1.293.263.263
Penghasilan (beban) lain-lain neto 850.910.276 1.205.250.825
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (4.617.649.005 ) (2.998.693.295 )
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN - NETO 13 68.037.269 (64.385.616 )
RUGI TAHUN BERJALAN (4.549.611.736 ) (3.063.078.911 )
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN - -
TOTAL RUGI
PENGHASILAN KOMPREHENSIF (4.549.611.736 ) (3.063.078.911 )
RUGI NETO PER SAHAM DASAR 23 (47 ) (32 )
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
3
Page 7
PT LIONMESH PRIMA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal
30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo laba
Modal Saham
Ditempatkan Tambahan
dan Disetor Modal Disetor Belum Total
Catatan Penuh - neto Dicadangkan Dicadangkan Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022 9.600.000.000 164.137.360 1.132.200.000 104.669.961.640 115.566.299.000
Rugi tahun berjalan - - - (3.063.078.911 ) (3.063.078.911 )
Saldo 30 September 2022 9.600.000.000 164.137.360 1.132.200.000 101.606.882.729 112.503.220.089
Saldo 1 Januari 2023 9.600.000.000 164.137.360 1.132.200.000 100.670.770.607 111.567.107.967
Rugi tahun berjalan - - - (4.549.611.736 ) (4.549.611.736 )
Saldo 30 September 2023 9.600.000.000 164.137.360 1.132.200.000 96.121.158.871 107.017.496.231
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
4
Page 8
PT LIONMESH PRIMA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal
30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 September 2023 30 September 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 75.945.560.951 136.294.436.319
Pembayaran kepada pemasok (71.038.223.980 ) (111.033.818.637 )
Pembayaran kepada karyawan (7.271.474.062 ) (17.293.915.026 )
Kas yang diperoleh dari (digunakan untuk)
operasi (2.364.137.091 ) 7.966.702.656
Penerimaan (pembayaran) kas dari:
Penerimaan bunga 458.483.855 198.559.787
Pembayaran bunga (75.000.000 ) (286.572.225 )
Penghasilan lainnya 770.925.325 19.243.128
Arus kas neto diperoleh dari
(digunakan untuk) aktivitas operasi (1.209.727.911 ) 7.897.933.346
ARUS KAS YANG DIGUNAKAN UNTUK
AKTIVITAS INVESTASI:
Penempatan deposito berjangka (147.962.092 ) (119.735.802 )
Perolehan asset tetap (133.699.726 ) -
Arus kas neto yang
digunakan untuk aktivitas investasi (281.661.818 ) (119.735.802 )
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank - -
Pembayaran utang bank - (5.000.000.000 )
Arus kas neto yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan - (5.000.000.000 )
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS (1.491.389.729 ) 2.778.197.544
KAS DAN SETARA KAS
PADA AWAL PERIODE 19.418.900.739 18.614.524.726
DAMPAK PERUBAHAN ATAS
SELISIH KURS (175.998.805 ) 717.895.136
KAS DAN SETARA KAS
PADA AKHIR PERIODE 4 17.751.512.205 22.110.617.406
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.
5
Page 9
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Lionmesh Prima Tbk (Perseroan) didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta pada
tanggal 14 Desember 1982 dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri
No. 6 tahun 1968 berdasarkan Akta Notaris Drs. Gede Ngurah Rai, S.H. No. 28 dengan nama
PT Lion Weldmesh Prima. Sejak didirikan, Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami
beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terakhir dengan Akta
Notaris Fathiah Helmi, S,H., No. 43 tanggal 4 Juni 2015 terutama mengenai perubahan nilai
nominal saham dari semula Rp 1.000 per saham menjadi Rp 100 per saham. Perubahan ini
telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No.AHU-AH.01.03-0948127.Tahun 2015 tanggal 3 Juli 2015.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah
menjalankan usaha dalam bidang perindustrian dan perdagangan sebagai berikut:
a. Industri barang dari logam bukan aluminium siap pasang untuk bangunan
b. Industri barang dari logam siap pasang untuk konstruksi lainnya
c. Perdagangan besar barang logam untuk bahan konstruksi
d. Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya
Perseroan saat ini menjalankan usaha manufaktur weldmesh. Perseroan mulai beroperasi
secara komersial pada tahun 1984.
Perseroan dan pabriknya berkedudukan di Jalan Raya Bekasi, Km. 24,5, Cakung, Jakarta
Timur dan Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur.
b. Penawaran Umum Efek Perseroan
Pada tahun 1990, Perseroan mencatatkan 1.600.000 saham di Bursa Efek di Indonesia.
Setelah pembagian saham bonus sebanyak 3.200.000 saham pada tahun 1994 kepada para
pemegang saham dan pencatatan tambahan saham Perseroan sebanyak 4.800.000 saham
pada tahun 1995 dari hasil Penawaran Umum Terbatas Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu,
jumlah saham Perseroan yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia meningkat menjadi
9.600.000 saham.
c. Karyawan, Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit
Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Jusup Sutrisno
Komisaris : Yulianto Wijaya
Komisaris Independen : Jeanne Aratwenan A.R
6
Page 10
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Karyawan, Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit (lanjutan)
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut (lanjutan):
Direksi
Presiden Direktur : Lawer Supendi
Direktur : Pujianto Setiadi
Direktur Independen : Tjhai Tjhin Kiat
Komite Audit
Ketua : Jeanne Aratwenan A.R
Anggota : Irianna Halim Saputra
Anggota : Sinar A Sihombing
Jumlah karyawan tetap Perseroan pada tanggal 30 September 2023 dan 2022
masing-masing sebanyak 94 orang dan 99 orang (tidak diaudit).
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan ini,
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan diotorisasi
untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Oktober 2023.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan PT Lionmesh Prima Tbk disusun berdasarkan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator
pasar modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras
dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kecuali bagi
penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan
terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan,
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2022.
Perseroan telah menyusun laporan keuangan dengan dasar bahwa Perseroan akan terus
mempertahankan kelangsungan usaha.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan dasar akrual
dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
7
Page 11
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (lanjutan)
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah,
yang merupakan mata uang fungsional Perseroan.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, dibulatkan dan disajikan dalam Rupiah (“Rp”),
kecuali dinyatakan lain.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
Perseroan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
diungkapkan di Catatan 3.
b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan
Dalam tahun berjalan, Perseroan telah menerapkan sejumlah amendemen/ penyesuaian
PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada
atau setelah 1 Januari 2022. Penerapan atas PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan
atas kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang
dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun sebelumnya.
- PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Konsensi sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021
Amendemen tersebut memperpanjang kebijakan praktis konsesi sewa terkait Covid-19
dimana segala bentuk pengurangan pembayaran sewa hanya memengaruhi pembayaran
sewa pada atau sebelum tanggal 30 Juni 2022.
- PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Instrumen Keuangan”
PSAK 71 (Penyesuaian 2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam
terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang
dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya memasukkan
fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman,
termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman
atas nama pihak lain.
- PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Sewa”
PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian
biaya properti sewaan dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait perlakuan
insentif sewa yang mungkin timbul karena bagaimana insentif sewa diilustrasikan dalam
contoh tersebut.
c. Standar dan Amendemen Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, standar dan amendemen-amendemen atas
PSAK yang relevan bagi Perseroan, yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif,
dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut:
8
Page 12
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
c. Standar dan Amendemen Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan (lanjutan)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
• PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang
Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
diklasifikasikan sebagai jangka pendek atau jangka panjang, berdasarkan pada hak yang
ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas
atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran
perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal
'penyelesaian' liabilitas.
Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas
yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi
dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.
• PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Pengungkapan Kebijakan
Akuntansi
Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen
tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan
akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan
kebijakan akuntansi 'signifikan entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan
kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana
entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang
pengungkapan kebijakan akuntansi.
• PSAK 16 (Amendemen), “Aset Tetap”: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang
diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena
itu harus diakui dalam laba rugi.
• PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak
tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk
mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang
serupa.
9
Page 13
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
c. Standar dan Amendemen Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan (lanjutan)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024
• PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang
dengan Kovenan
Dalam amendemen ini liabilitas jangka panjang dengan kovenan disajikan sebagai
liabilitas jangka pendek atau panjang bergantung pada ada atau tidaknya hak untuk
menunda penyelesaian liabilitas. Kovenan dalam hal ini dibagi menjadi kovenan yang
memengaruhi dan tidak memengaruhi hak untuk menunda penyelesaian liabilitas
setidaknya 12 bulan setelah periode pelaporan.
• PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik
Amendemen ini memberikan penegasan atas pengukuran selanjutnya untuk aset
hak-guna dan liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa-balik. Penjual-penyewa
(seller-lessee) mengukur liabilitas sewa dengan suatu cara sehingga tidak akan mengakui
jumlah keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna atas aset yang masih
dipertahankannya.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, dampak dari penerapan standar dan
amendemen tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh
manajemen.
d. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang
Perseroan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan
klasifikasi lancar/tidak lancar atau jangka pendek/jangka panjang. Suatu aset disajikan lancar
bila:
i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii) untuk diperdagangkan,
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas
kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas
dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain-lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
ii) untuk diperdagangkan,
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12
bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas
jangka panjang.
10
Page 14
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing dan Translasi Saldo
Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan adalah Rupiah, yang juga
merupakan mata uang fungsional setiap entitas dalam Perseroan.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada
saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank
Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang bersangkutan, dan
laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode yang
bersangkutan.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan ke mata uang Rupiah, pada periode tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
1 Dolar Amerika Serikat 15.487 15.731
Nilai tukar diatas dihitung berdasarkan rata-rata kurs beli dan jual uang kertas asing dan/atau
kurs transaksi terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia pada akhir tahun.
f. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perseroan:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perseroan jika
orang tersebut:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perseroan;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas Perseroan; atau
(iii) personil manajemen kunci Perseroan atau entitas induk Perseroan.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perseroan jika memenuhi salah satu hal berikut:
(i) entitas dan Perseroan adalah anggota dari Perseroan yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
lainnya).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu Perseroan,
yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
(v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
Perseroan atau entitas yang terkait dengan Perseroan.
(vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
(viii)entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perseroan
atau kepada entitas induk dari Perseroan.
11
Page 15
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
f. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan
kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada
laporan keuangan.
g. Instrumen Keuangan
Perseroan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan
pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
Klasifikasi
i. Aset keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada
(i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui PKL (“FVTOCI”), dan (iii) nilai
wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
Perseroan mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua
kondisi berikut dipenuhi:
• Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan Perseroan terdiri dari kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang
usaha-neto dan pinjaman karyawan diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan
piutang diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perseroan tidak
memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
ii. Liabilitas keuangan
Perseroan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan
diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, biaya
yang masih harus dibayar, utang dividen dan utang lain-lain diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perseroan tidak memiliki
liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL.
12
Page 16
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan Pengukuran
i. Aset keuangan
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Perseroan dalam mengelola aset keuangan
tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan dan atau saat Perseroan menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan
awal Perseroan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset
keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak
memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Perseroan menerapkan
panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK
72.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam
kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar
(pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perseroan
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya. Semua aset keuangan
Perseroan diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi (instrumen utang).
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut mempertimbangkan
premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
ii. Liabilitas keuangan
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual
mengharuskan Perseroan untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada
pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui
penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau
telah ditetapkan.
Seluruh liabilitas keuangan Perseroan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada
biaya perolehan diamortisasi. Perseroan tidak memiliki liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan sebagai FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan
mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga efektif
diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku
untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya.
13
Page 17
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan
bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan
umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk
memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal.
Saling Hapus dari Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam
laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Perseroan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh
instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan
pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus
kas yang diharapkan akan diterima Perseroan, didiskontokan menggunakan suku bunga
efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari
penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral
dari persyaratan kontrak.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak
mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan
kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang
mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur
ECL).
Karena piutang usaha dan aset kontrak tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan,
Perseroan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh
karena itu, Perseroan tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui
penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan.
Perseroan membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa
lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang
spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
14
Page 18
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan)
Perseroan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah
menunggak lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perseroan juga dapat
menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
menunjukkan bahwa Perseroan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh
tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil
kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
Penghentian Pengakuan
i. Aset keuangan
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian
dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
(a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
atau
(b) Perseroan mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari
aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu
kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial
tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan
aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Ketika Perseroan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara
substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
keterlibatan berkelanjutan Perseroan terhadap aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer
diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Perseroan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan
liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih
dimiliki Perseroan.
Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan
piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam
instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi,
direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam
instrumen ekuitas yang telah dipilih Perseroan pada pengakuan awal untuk diukur di
FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam
cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo
laba.
15
Page 19
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
g. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Penghentian Pengakuan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam
kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat
liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan
utang diakui dalam laba rugi.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman
yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan
tersebut diakui sebagai laba rugi.
h. Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar
pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi
untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Perseroan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan
aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Perseroan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
16
Page 20
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
h. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset
atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level
input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan, maka Perseroan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki
nilai wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar pada setiap akhir
periode pelaporan.
i. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito yang dapat segera dikonversikan
menjadi kas dalam jumlah yang dapat yang ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai
yang tidak signifikan dan tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi
penggunaannya.
j. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai
realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata, kecuali untuk bahan baku dan suku cadang yang harga perolehannya
ditentukan dengan metode “masuk pertama, keluar pertama” (first-in, first-out). Penyisihan
persediaan usang ditetapkan berdasarkan penelaahan keadaan fisik persediaan pada akhir
tahun.
Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi
dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan
penjualan.
k. Aset Tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset
tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Biaya pemeliharaan dan
perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi
komprehensif pada saat terjadinya.
17
Page 21
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
k. Aset Tetap (lanjutan)
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) selama
umur manfaat aset tetap yang diestimasi sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Mesin 20
Instalasi listrik 20
Peralatan pabrik 15
Kendaraan bermotor 5
Peralatan kantor 5
Tanah dinyatakan berdasarkan harga perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya pengurusan
legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya
perolehan aset tanah. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas
tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau
umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek.
Perseroan menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset
pendasar kepada Perseroan, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset
pendasar, Perseroan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa
berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
tanah, maka Perseroan menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap”.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap
dijual atau dihentikan, biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian
penurunan nilai dieliminasi dari akun. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
Nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah dan disesuaikan, pada akhir
periode pelaporan, jika diperlukan.
l. Properti Investasi
Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi
akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan.
Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada
saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian
penggunaan properti investasi.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat
ekonomis properti investasi sebagai berikut:
Bangunan 20 tahun
18
Page 22
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
l. Properti Investasi (lanjutan)
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti
investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat
ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi
yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi
dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan
yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke
pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, biaya yang
diperhitungkan untuk akuntansi selanjutnya adalah nilai wajar pada tanggal perubahan
penggunaan. Jika properti yang digunakan sendiri oleh Perseroan menjadi properti investasi,
Perseroan mencatat properti tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap sampai dengan
saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perseroan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara
tahunan penurunan nilai aset diperlukan, maka Perseroan membuat estimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
antara nilai wajar aset atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai
pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada
nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset
diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam
laba rugi, kecuali aset tersebut disajikan pada jumlah revaluasian, di mana kerugian
penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai
kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian
pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perseroan menggunakan model penilaian
yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh
penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi
bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
19
Page 23
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
m. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (lanjutan)
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam
hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi
sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat,
neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk
aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali aset yang bersangkutan disajikan pada
jumlah revaluasian, dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai
kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai
sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perseroan perkirakan menjadi haknya dalam
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Perseroan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada
pelanggan.
Penjualan barang
Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh Perseroan dan
jumlahnya dapat diukur secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang
diterima, tidak termasuk diskon, rabat dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Pendapatan dari penjualan diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan dan
pendapatan dari penjualan ekspor diakui pada saat penyerahan barang dari gudang
pelabuhan ke kapal (FOB shipping point). Uang muka yang diterima dari pelanggan dicatat di
akun “Uang muka pelanggan”.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya.
o. Pajak Penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui di luar laba atau rugi, baik
dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal
pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan
Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan
interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan
akan dibayar kepada otoritas pajak.
20
Page 24
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
o. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Pajak Kini
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian
dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika
Perseroan mengajukan keberatan, Perseroan mempertimbangkan apakah besar
kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan
dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Perseroan.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan
antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan
pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer
kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan
temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa
jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
perbedaan temporer dan rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan
mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam
jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan
dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada
periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-
undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan
keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan
temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, untuk transaksi-
transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat
dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau
aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak
yang sama, atau Perseroan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini
dengan dasar neto.
21
Page 25
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
p. Pelaporan Segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari
Perseroan yang secara reguler direviu oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan
beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain
dari entitas yang sama);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen
tersebut dan menilai kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya dan penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat
diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan
dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan
transaksi antar Perseroan dieliminasi sebagai bagian dari proses.
q. Imbalan Kerja
Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers atas
persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang
diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits.
Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program
pensiun berbasis Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini
memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam
IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Service (IAS 19).
Perusahaan telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian, mengubah
kebijakan akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak
berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode keuangan sebelumnya.
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua
belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan
jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Perseroan dimana
semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.
22
Page 26
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
q. Imbalan Kerja (lanjutan)
Imbalan Imbalan Pasti
Perseroan mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-
undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 tertanggal 25 Maret 2003 dan sesuai dengan
Peraturan Perseroan (Perjanjian Kerja Bersama) yang masih berlaku sampai tanggal
31 Desember 2022, dan Perseroan belum menerapkan pengaturan Perppu No. 2/2022
tentang Cipta Kerja pada tahun 2022. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun
manfaat pasti Perseroan ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan
menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto,
hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas
atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan ke
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit
dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain
tercermin sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset
imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
kurtailmen dan penyelesaian)
• Beban atau pendapatan bunga neto
• Pengukuran kembali
Perseroan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi,
Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
surplus aktual dalam program imbalan pasti Perseroan. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program.
r. Laba Neto Per Saham Dasar
Laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan dengan rata-rata
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode yang bersangkutan.
23
Page 27
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
s. Sewa
Sebagai lessor
Perseroan melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan beberapa
properti investasinya.
Sewa di mana Perseroan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau
sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan
sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang
relevan. Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi
ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.
t. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi
Perseroan pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan
keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada,
diungkapkan ketika material terhadap laporan keuangan.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan Perseroan mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan
pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
a. Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perseroan, manajemen telah membuat
keputusan berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan:
Penilaian model bisnis
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil ‘semata dari pembayaran
pokok dan bunga’ (”SPPI”) dan uji model bisnis. Perseroan menentukan model bisnis pada
tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan Perseroan dikelola bersama
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan
semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur,
risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana
manajer aset diberi kompensasi. Perseroan memantau aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang
dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan
apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki.
Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Perseroan atas apakah model bisnis
di mana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah
terjadi perubahan dalam model bisnis dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif
terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut.
24
Page 28
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
a. Pertimbangan (lanjutan)
Penentuan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Perseroan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana
entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi penjualan dan
beban pokok penjualan. Berdasarkan penilaian manajemen Perseroan, mata uang fungsional
Perseroan adalah Rupiah.
b. Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada
tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perseroan
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan
keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin
berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perseroan. Perubahan tersebut
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penurunan Nilai Piutang Usaha dan Aset Kontrak
Perseroan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha dan kontrak
aset. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai
segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis
produk, jenis dan peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan
bentuk asuransi kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis
Perseroan. Perseroan akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian
kredit historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi
ekonomi (yaitu, produk domestic bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan
yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah default, maka tingkat default historis
disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis
diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisis.
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi
ekonomi, dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan
keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perseroan dan
prakiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan.
Informasi mengenai ECL pada piutang usaha dan kontrak aset Perseroan diungkapkan dalam
Catatan 6.
Penyusutan Aset Tetap dan Properti Investasi
Biaya perolehan aset tetap dan properti investasi disusutkan dengan menggunakan metode
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi
masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5 sampai dengan 20 tahun dan masa manfaat
properti investasi selama 20 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam
industri dimana Perseroan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan
perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset
tetap dan properti investasi, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Nilai tercatat aset tetap pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 diungkapkan pada
Catatan 9 dan nilai tercatat properti investasi diungkapkan pada Catatan 10.
25
Page 29
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
b. Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun
Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perseroan bergantung pada
pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji
tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan
tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perseroan diakui
segera pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui
penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Perseroan
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada
hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perseroan dapat
mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban
imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 20.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan liabilitas atas pajak penghasilan
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah
tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perseroan mengakui liabilitas atas pajak
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan
badan.
Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut
dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat
penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak masa depan. Perseroan memiliki
perbedaan temporer dan seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sebesar
Rp 9.704.194.614 dan Rp 9.287.263.165, masing-masing pada periode 30 September 2023
dan 2022, dimana pajak penghasilan tangguhan tidak diakui. Rincian lebih lanjut diungkapkan
dalam Catatan 13.
26
Page 30
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
30 September 2023 31 Desember 2022
Kas
Rupiah 161.473.065 53.131.745
Bank
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 4.158.473.841 3.811.331.409
PT Bank HSBC Indonesia 285.700.616 3.257.532.111
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.081.206.525 759.557.590
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 318.387.888 615.686.881
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 613.950.838 611.876.104
PT Bank ICBC Indonesia 230.012.303 459.321.707
PT Bank Syariah Mandiri Indonesia Tbk 34.524.869 34.644.869
PT Bank Permata Tbk 21.224.763 24.630.499
PT Bank CIMB Niaga Tbk 20.235.762 20.902.762
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 4.951.323 16.326.930
Dolar AS
PT Bank HSBC Indonesia 120.196.775 122.719.891
Sub total 6.888.865.503 9.734.530.753
Setara kas
Pihak ketiga
Deposito jangka pendek
Rupiah
PT Bank Panin Indonesia Tbk 6.136.399.126 5.050.267.440
Dolar AS
PT Bank ICBC Indonesia 4.564.774.511 4.580.970.801
Sub total 10.701.173.637 9.631.238.241
Total 17.751.512.205 19.418.900.739
Tingkat suku bunga kontraktual deposito bank jangka pendek adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Rupiah 4,25%-4,50% 2,60%-4,00%
Dolar Amerika Serikat 2,00% 1,25%-1,50%
27
Page 31
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. DEPOSITO BERJANGKA
30 September 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank HSBC Indonesia 6.127.167.320 5.988.049.464
PT Bank ICBC Indonesia 1.496.497.517 1.464.173.564
Dolar AS
PT Bank ICBC Indonesia 6.849.086.137 6.872.565.854
Total 14.472.750.974 14.324.788.882
Tingkat suku bunga kontraktual deposito berjangka adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Rupiah 3,50%-4,00% 2,80%-3,20%
Dolar Amerika Serikat 2,00%-2,25% 1,25%
Jangka waktu penempatan deposito Perseroan berkisar antara, 1 (satu) bulan dan 3 (tiga) bulan
dan perpanjangan otomatis jika tidak ada informasi penarikan dari Perseroan.
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA
30 September 2023 31 Desember 2022
Distributor 6.893.611.439 10.416.318.590
Pedagang eceran 6.505.710.572 3.428.788.530
Kontraktor 4.678.359.103 2.681.965.350
Total 18.077.681.114 16.527.072.470
Penyisihan atas kerugian kredit ekspetasian (3.271.977.730 ) (3.271.977.730 )
Total - neto 14.805.703.384 13.255.094.740
Cadangan kerugian kredit untuk piutang usaha telah diukur sejumlah ECL sepanjang umur. ECL
pada piutang usaha diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan mengacu pada pengalaman
gagal bayar debitur di masa lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, disesuaikan
dengan faktor-faktor yang spesifik dari debitur dan kondisi ekonomi umum industri dimana debitur
beroperasi.
Cadangan ECL untuk piutang usaha berdasarkan matriks provisi
Jatuh tempo 30 September 2023
Belum jatuh 31 – 60 61 – 90 > 90
tempo < 30 hari hari Hari hari Jumlah
Tingkat kerugian kredit ekspektasian 3,63% 11,26% 12,69% 0,00% 83,24%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar 8.674.816.644 4.361.681.266 2.452.465.049 0 2.588.718.156 18.077.681.114
ECL sepanjang umur (314.826.312 ) (491.158.587 ) (311.196.265 ) 0 (2.154.796.566 ) (3.271.977.730 )
Jumlah 14.805.703.384
28
Page 32
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan)
Cadangan ECL untuk piutang usaha berdasarkan matriks provisi (lanjutan)
Jatuh tempo 31 Desember 2022
Belum jatuh 31 – 60 61 – 90 > 90
tempo < 30 hari hari Hari hari Jumlah
Tingkat kerugian kredit ekspektasian 3,77% 7,21% 19,92% 74,95% 86,67%
Estimasi jumlah tercatat bruto
pada saat gagal bayar 8.359.405.774 3.832.538.360 1.562.286.018 286.493.121 2.486.349.197 16.527.072.470
ECL sepanjang umur (314.826.312 ) (276.421.724 ) (311.196.265 ) (214.736.863 ) (2.154.796.566 ) (3.271.977.730 )
Jumlah 13.255.094.740
Mutasi penyisihan atas ECL piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pada awal tahun 3.271.977.730 3.331.565.696
Pembalikan penyisihan tahun berjalan - (59.587.966 )
Pada akhir periode 3.271.977.730 3.271.977.730
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang tersebut cukup untuk
menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Piutang usaha - pihak ketiga digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman utang bank
(Catatan 10).
7. PERSEDIAAN
30 September 2023 31 Desember 2022
Barang jadi 15.656.183.165 21.998.357.323
Bahan baku 3.471.676.381 4.256.936.191
Barang dalam proses 1.882.432.154 1.266.179.871
Suku cadang 2.064.572.376 1.927.204.735
Total 23.074.864.076 29.448.678.120
Persediaan diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket
polis dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 20.265.000.000 pada periode 30
September 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya atas
aset yang dipertanggungkan.
Berdasarkan penelaahan atas kondisi persediaan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa persediaan dapat direalisasikan pada nilai tercatatnya, dan tidak diperlukan adanya
penyisihan untuk persediaan barang usang.
Persediaan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman utang bank (Catatan 10).
29
Page 33
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP
30 September 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya Perolehan
Tanah 17.525.176.479 - - 17.525.176.479
Bangunan 12.731.748.840 133.699.726 - 12.865.448.566
Mesin 43.874.967.577 - - 43.874.967.577
Peralatan pabrik 9.787.036.272 - - 9.787.036.272
Instalasi listrik 4.338.535.456 - - 4.338.535.456
Kendaraan bermotor 1.976.698.342 - - 1.976.698.342
Peralatan kantor 1.070.318.412 - - 1.070.318.412
Total 91.304.481.378 133.699.726 - 91.438.181.104
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 4.409.825.871 433.540.800 - 4.843.366.671
Mesin 29.961.028.274 1.188.783.000 - 31.149.811.274
Peralatan pabrik 7.765.062.988 303.525.000 - 8.068.587.988
Instalasi listrik 2.176.071.757 111.213.000 - 2.287.284.757
Kendaraan bermotor 1.954.919.368 21.778.974 - 1.976.698.342
Peralatan kantor 1.048.317.129 22.001.283 - 1.070.318.412
Total 47.315.225.387 2.080.842.057 - 49.396.067.444
Nilai Buku Neto 43.989.255.991 - 42.042.113.660
31 Desember 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya Perolehan
Tanah 17.525.176.479 - - 17.525.176.479
Bangunan 12.731.748.840 - - 12.731.748.840
Mesin 43.874.967.577 - - 43.874.967.577
Peralatan pabrik 9.787.036.272 - - 9.787.036.272
Instalasi listrik 4.338.535.456 - - 4.338.535.456
Kendaraan bermotor 1.976.698.342 - - 1.976.698.342
Peralatan kantor 1.070.318.412 - - 1.070.318.412
Total 91.304.481.378 - - 91.304.481.378
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 3.831.771.780 578.054.091 - 4.409.825.871
Mesin 28.375.993.257 1.585.035.017 - 29.961.028.274
Peralatan pabrik 7.273.620.274 491.442.714 - 7.765.062.988
Instalasi listrik 2.027.788.532 148.283.225 - 2.176.071.757
Kendaraan bermotor 1.931.671.435 23.247.933 - 1.954.919.368
Peralatan kantor 986.527.921 61.789.208 - 1.048.317.129
Total 44.427.373.199 2.887.852.188 - 47.315.225.387
Nilai Buku Neto 46.877.108.179 43.989.255.991
30
Page 34
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP (lanjutan)
Penyusutan dibebankan pada akun berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Beban pokok penjualan
Beban penjualan (Catatan 17) 2.037.061.800 2.802.815.047
Beban usaha (Catatan 18):
Penjualan 21.778.974 23.247.933
Umum dan administrasi 22.001.283 61.789.208
Total 2.080.842.057 2.887.852.188
Seluruh aset tetap kecuali tanah, diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya
berdasarkan suatu paket polis dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar
Rp 33.000.000.000 dan AS$ 4.770.000 pada periode 2023 dan 2022. Manajemen berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian akibat
kebakaran dan risiko lainnya.
Perseroan memiliki tanah atas lokasi pabrik di Jakarta dan Sidoarjo. Hak Guna Bangunan (HGB)
atas masing-masing tanah tersebut berakhir antara tahun 2027 dan 2046. Manajemen
berkeyakinan bahwa kepemilikan hak atas tanah tersebut dapat diperpanjang pada saat jatuh
tempo.
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat semua aset tetap dapat terealisasi seluruhnya, dan
oleh karena itu, tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai aset.
9. PROPERTI INVESTASI
Rincian properti investasi adalah sebagai berikut:
30 September 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya Perolehan
Tanah 3.112.382.540 - - 3.112.382.540
Bangunan 10.671.343.973 - - 10.671.343.973
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 3.184.457.278 385.040.700 3.569.497.978
Nilai buku neto 10.599.269.235 10.214.228.535
31
Page 35
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. PROPERTI INVESTASI (lanjutan)
31 Desember 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya Perolehan
Tanah 3.112.382.540 - - 3.112.382.540
Bangunan 10.671.343.973 - - 10.671.343.973
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 2.671.070.762 513.386.516 - 3.184.457.278
Nilai buku neto 11.112.655.751 10.599.269.235
Properti investasi Perseroan terdiri dari tanah dan bangunan yang berlokasi di Sidoarjo,
Jawa Timur. Dengan luas tanah dan bangunan seluas 3.745 m2.
Penyusutan sebesar Rp 385.040.700 pada 30 September 2023 dan Rp 513.386.516 pada 31
Desember 2022 dibebankan pada akun beban umum dan administrasi (Catatan 18). Properti
investasi diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket
polis dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 20.500.000.000 pada periode 30
September 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya.
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dalam properti investasi dapat direalisasikan
seluruhnya, dan oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai.
Total Nilai Jual Objek Pajak untuk tanah dan bangunan yang dimiliki tersebut masing-masing
sebesar Rp 145.622.157.000 dan Rp 147.742.677.000 pada periode 2023 dan 2022.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya atas properti
investasi masing-masing sebesar Rp 486.000.000 untuk periode 2023 dan Rp 555.824.999 untuk
periode 2022 (Catatan 19 dan 21):
10. UTANG BANK JANGKA PENDEK
Perseroan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank ICBC Indonesia berdasarkan Akta Notaris
Mellyani Noor Shandra, S.H., No. 113, perjanjian kredit dengan PT Bank ICBC Indonesia diubah
dari waktu ke waktu. Perubahan terakhir berdasarkan perubahan perjanjian
No. 046/LOD-CBII/IV/2023 tanggal 11 April 2023 dengan rincian sebagai berikut:
Fasilitas kredit Omnibus PTD, SKBDN Sight/Usance dengan maksimum kredit sebesar
Rp 25.000.000.000 untuk modal kerja dalam pembelian bahan baku dan membiayai biaya
operasional. Jumlah pemanfaatan maksimum fasilitas kredit setinggi-tingginya adalah sebesar
Rp 15.000.000.000. Jumlah pemanfaatan maksimum dapat ditinjau kembali dalam waktu 6
(enam) bulan berikutnya dan dapat disesuaikan dengan kebijakan Bank. Fasilitas ini dibebani
tingkat suku bunga pertahun sebesar 11,75% yang telah diperpanjang sampai dengan tanggal 30
April 2024.
32
Page 36
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)
Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha dan persediaan Perseroan (Catatan 6 dan 7).
Berdasarkan perjanjian kredit dengan Bank, Perseroan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-
hal dibawah ini tanpa persetujuan tertulis dari bank:
a. Melakukan perubahan anggaran dasar Perseroan, termasuk didalamnya pemegang saham,
direktur dan atau komisaris, permodalan dan nilai saham.
b. Memindahtangankan barang angunan, kecuali persediaan barang dalam rangka transaksi
usaha yang wajar.
c. Mengadakan merger atau akuisisi.
Dan Perseroan memperoleh fasilitas perbankan korporasi dari PT Bank HSBC Indonesia
berdasarkan Perjanjian Pemberian Fasilitas Korporasi No. JAK/200678/U/200818 tanggal 13
Nopember 2020 dan Perubahannya No. JAK/212077/U/230815 tanggal 21 September 2023,
termasuk seluruh perubahan penambahan dan perpanjangannya, dengan rincian sebagai berikut:
fasilitas perbankan dengan limit gabungan sebesar Rp 17.000.000.000 terdiri dari: fasilitas kredit
berdokumen, fasilitas kredit berdokumen dengan pembayaran tertunda / berjangka dan
cerukan/overdraft sebesar Rp 1.000.000.000.
Pinjaman ini dijamin dengan Jaminan fidusia atas mesin dan persediaan barang dari debitur
senilai Rp 6.250.000.000 untuk menjamin fasilitas cerukan.
Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal dibawah ini
tanpa persetujuan tertulis dari Bank:
1. Membuat, mengadakan atau mengijinkan/menyetujui suatu hutang ataupun kewajiban apapun
termasuk yang berdasarkan pada suatu perjanjian penangguhan kecuali:
a. Hutang yang timbul berdasarkan pada perjanjian ini
b. Hutang yang timbul dari praktek bisnis sehari-hari
c. Sewa gedung atau ruang perkantoran
2. Melakukan pembubaran Perseroan
3. Mengambil alih suatu usaha penggabungan dan konsolidasi
4. Melakukan pengeluaran modal diatas USD 500.000
11. UTANG USAHA
Utang usaha merupakan liabilitas atas pembelian bahan baku produksi dan bahan pendukung
kepada para pemasok sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
PT Master Steel 4.353.127.208 4.952.944.010
PT Kingdom Indah - 1.671.347.993
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) 307.417.593 137.611.820
Total 4.660.544.801 6.761.903.823
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh nilai tercatat utang usaha
berdenominasi Rupiah.
33
Page 37
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. UANG MUKA PELANGGAN
Akun ini merupakan uang muka dari pelanggan pihak ketiga yang diklasifikasi sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Kontraktor 577.296.094 2.057.835.193
Distributor 81.517.514 87.272.476
Total 658.813.608 2.145.107.669
13. PERPAJAKAN
a. Utang pajak terdiri dari:
30 September 2023 31 Desember 2022
Pajak Pertambahan Nilai 720.321.028 305.138.207
Pajak Penghasilan
Pasal 21 53.532.664 146.998.761
Pasal 23 2.590.500 4.057.696
Total 776.444.192 456.194.664
b. Rekonsiliasi antara laba (rugi) pajak penghasilan sesuai dengan laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena pajak untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022
Laba (rugi) sebelum pajak
penghasilan sesuai dengan laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif
Lain (4.617.649.005 ) (2.998.693.295 )
Beda waktu
Penyusutan aset tetap 494.810.714 404.209.507
Penyisihan atas liabilitas imbalan
kerja - neto (185.550.400 ) (696.871.400 )
Beda tetap
Kesejahteraan karyawan 1.678.725.138 1.635.806.086
Penyusutan properti investasi 385.040.700 385.040.700
Beban bunga 75.000.000 286.572.225
Pemeliharaan dan perbaikan 183.997.050 170.303.413
Sumbangan dan jamuan 46.597.000 97.355.000
Lain-lain 82.998.896 107.572.721
Penghasilan yang telah dikenakan
pajak final
Penghasilan bunga (458.483.855 ) (198.559.787 )
Pendapatan sewa (486.000.000 ) (555.824.999 )
Laba kena pajak (2.800.513.762 ) (1.363.089.829 )
34
Page 38
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PERPAJAKAN (lanjutan)
b.
30 September 2023 30 September 2022
Akumulasi kerugian fiskal
2022 (3.093.033.538 ) -
2020 (4.400.480.984 ) (4.400.480.984 )
2019 (3.523.692.352 ) (3.523.692.352 )
Akumulasi rugi fiskal kumulatif (13.817.720.636 ) (9.287.263.165 )
Rekonsiliasi antara laba (rugi) pajak penghasilan sesuai dengan laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena pajak untuk periode yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut (lanjutan):
Rincian beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022
Total beban pajak penghasilan (68.037.269) 64.385.616
Perseroan telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan
tahun pajak 2022 ke Kantor Pelayanan Pajak. Perhitungan taksiran penghasilan kena pajak
Perseroan pada tanggal 12 April 2023 sesuai dengan jumlah yang dilaporkan dalam SPT
Perseroan.
c. Rekonsiliasi antara: (i) beban pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif
pajak yang berlaku atas laba sebelum pajak penghasilan, dan (ii) beban pajak penghasilan
seperti disajikan dalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:
30 September 2023 30 September 2022
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (4.617.649.005 ) (2.998.693.295 )
Pajak dihitung dengan tarif
pajak yang berlaku (1.015.882.781 ) (659.712.525 )
Pengaruh pajak atas beda tetap:
Kesejahteraan karyawan 369.319.530 359.877.339
Penyusutan properti investasi 84.708.954 84.708.954
Beban bunga 16.500.000 63.045.890
Pemeliharaan dan perbaikan 40.479.351 37.466.751
Sumbangan dan jamuan 10.251.340 21.418.100
Penghasilan yang telah dikenakan pajak final
pajak final (207.786.448 ) (165.964.653 )
Lain-lain 18.259.757 23.665.998
Aset tangguhan yang tidak dapat dimanfaatkan 616.113.028 299.879.762
Total (68.037.269 ) 64.385.616
35
Page 39
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Aset Pajak tangguhan:
30 September 2023
Dampak perubahan tarif pajak
Dikreditkan Dikreditkan
pada pada
Dikreditkan penghasilan Dikreditkan penghasilan
(dibebankan) komprehensif (dibebankan) komprehensif
30 September
1 Januari 2023 pada laba rugi Lain pada laba rugi Lain 2023
Penyisihan atas ECL 719.835.101 - - - - 719.835.101
Liabilitas imbalan kerja 1.920.785.072 (40.821.089 ) - - - 1.879.963.983
Aset tetap (1.367.420.138 ) 108.858.358 - - - (1.258.561.780 )
Total 1.273.200.035 68.037.269 - - - 1.341.237.304
31 Desember 2022
Dampak perubahan tarif pajak
Dikreditkan Dikreditkan
pada pada
Dikreditkan penghasilan Dikreditkan penghasilan
(dibebankan) komprehensif (dibebankan) komprehensif
1 Januari 2021 pada laba rugi Lain pada laba rugi Lain 31 Desember 2022
Penyisihan atas ECL 732.944.454 (13.109.353 ) - - - 719.835.101
Liabilitas imbalan kerja 2.484.816.857 (353.802.338 ) (210.229.447 ) - - 1.920.785.072
Aset tetap (1.484.038.778 ) 116.618.640 - - - (1.367.420.138 )
Total 1.733.722.533 (250.293.051 ) (210.229.447 ) - - 1.273.200.035
Perseroan yang mempunyai perbedaan temporer dan akumulasi rugi fiskal yang dapat
dikurangkan dimana tidak ada aset pajak penghasilan tangguhan yang diakui sebagaimana
manajemen berpendapat bahwa Perseroan Perseroan tidak akan dapat menghasilkan laba
kena pajak masa depan yang memadai untuk memungkinkan seluruh atau sebagian aset
pajak penghasilan tangguhan untuk dimanfaatkan. Perbedaan temporer yang aset pajak
tangguhannya tidak diakui akumulasi rugi fiskal adalah sebesar Rp 13.817.720.636 untuk
periode 2023 dan Rp 9.287.263.165 untuk periode 2022.
e. Perubahan Tarif Pajak Badan
Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang
No. 7 Tahun 2021 (UU No.7/2021) tentang harmonisasi peraturan perpajakan. Beberapa
tujuan UU No.7/2021 adalah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang
berkelanjutan dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi, mewujudkan sistem
perpajakan yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum, melaksanakan reformasi
administrasi, kebijakan perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis pajak, serta
meningkatkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak.
Sejumlah perubahan peraturan perpajakan yang terjadi dengan penerapan UU No.7/2021
antara lain adalah sebagai berikut:
a. Pemberlakuan tarif pajak penghasilan badan menjadi 22% mulai Tahun Pajak 2022, dan
Perseroan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh tarif
pajak sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas;
b. Kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian
menjadi 12% yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025;
36
Page 40
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Penyederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu yang
juga berlaku mulai 1 April 2022;
d. Program pengungkapan sukarela bagi Wajib Pajak badan selama periode 1 Januari -
30 Juni 2022, dengan basis aset atau harta yang diperoleh selama 1 Januari 1985 -
31 Desember 2015 yang belum diungkap pada saat mengikuti program amnesti pajak
sebelumnya.
Penerapan UU No.7/2021 Tidak berdampak pada pengukuran aset dan kewajiban pajak kini
dan tangguhan pada tanggal 31 Desember 2022, sudah diukur dengan menggunakan tarif
pajak 22%.
14. MODAL SAHAM
Kepemilikan saham Perseroan pada periode 30 September 2023 dan periode 31 Desember 2022
berdasarkan laporan PT Raya Saham Registra, biro administrasi efek, adalah sebagai berikut:
30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Total Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh Pemilikan (%) Total
Pengurus
Jusuf Sutrisno (Presiden Komisaris) 9.940.000 10,35% 994.000.000
Lawer Supendi (Presiden Direktur) 9.883.000 10,29% 988.300.000
Bukan Pengurus
Lion Holdings Pte. Ltd., Singapura 24.527.000 25,55% 2.452.700.000
Trinidad Investment Pte. Ltd., Singapura 6.400.000 6,67% 640.000.000
Lain-lain (masing-masing di bawah 5%) 45.250.000 47,14% 4.525.000.000
Total 96.000.000 100,0% 9.600.000.000
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal
27 Juni 2023, yang di Akta notariskan dengan Akta Notaris No. 76 tanggal 27 Juni 2023 oleh
Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, para Pemegang Saham memutuskan untuk tidak ada
pembagian dividen kas dan tidak ada penetapan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku
2022 karena mengalami kerugian pada tahun 2022.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal
15 Juli 2022, yang di Akta notariskan dengan Akta Notaris No. 19 tanggal 15 Juli 2022 oleh
Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, para Pemegang Saham memutuskan untuk tidak ada
pembagian dividen kas dan tidak ada penetapan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku
2021 karena mengalami kerugian pada tahun 2021.
37
Page 41
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO
Tambahan modal disetor terdiri dari:
Total
Agio saham atas Penawaran Umum Perdana 3.720.000.000
Pembagian saham bonus (3.200.000 lembar saham) (3.200.000.000 )
Beban emisi saham (355.862.640 )
Neto 164.137.360
Beban emisi saham berasal dari Penawaran Umum Terbatas Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu kepada para pemegang saham pada tahun 1995.
16. PENJUALAN NETO
Penjualan neto merupakan pendapatan dari penjualan weldmesh sebesar Rp 78.839.034.578
pada 30 September 2023 dan Rp 134.813.543.946 pada 30 September 2022. Pada periode 30
September 2023 terdapat penjualan kepada PT Dantosan Precon Perkasa sejumlah
Rp 13.014.751.400 atau sebesar 16,51% dan 30 September 2022 penjualan kepada PT Bonna
Indonesia sebesar Rp 16.607.467.500 atau 12,32% dari total penjualan.
17. BEBAN POKOK PENJUALAN
30 September 2023 30 September 2022
Bahan baku:
Awal tahun 4.256.936.191 10.114.291.163
Pembelian 59.680.743.900 114.257.822.049
Saldo akhir (3.471.676.381 ) (6.520.781.141 )
Pemakaian bahan baku 60.466.003.710 117.851.332.071
Beban pabrikasi 5.577.411.688 5.899.872.241
Upah buruh langsung . 5.023.512.067 5.512.940.711
Total beban produksi 71.066.927.465 129.264.145.023
Persediaan barang dalam proses
Awal periode 1.266.179.871 2.797.648.741
Akhir periode (1.882.432.154 ) (2.257.486.231 )
Beban pokok produksi 70.450.675.182 129.804.307.533
Persediaan barang jadi
Awal periode 21.998.357.323 24.128.992.182
Akhir periode (15.656.183.165 ) (22.306.629.507 )
Beban Pokok Penjualan 76.792.849.340 131.626.670.208
38
Page 42
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan)
Terdapat pembelian dari pemasok-pemasok pihak ketiga tertentu yang melebihi 10% dari
penjualan neto dengan rincian sebagai berikut:
Persentase dari
Total penjualan neto
30 September 30 September 30 September 30 September
2023 2022 2023 2022
Pembelian
PT Master Steel 40.323.633.913 70.819.879.788 51% 52%
PT Royal Indah Perkasa - 24.755.186.049 - 18%
PT Kingdom Indah 8.753.646.830 - 11% -
PT Ispat Indo 9.069.024.450 10.249.090.543 12% 8%
Total 58.146.305.193 105.824.156.380 74% 78%
18. BEBAN USAHA
30 September 2023 30 September 2022
Beban penjualan
Gaji, komisi dan kesejahteraan karyawan 1.273.250.200 1.244.920.700
Pemeliharaan dan perbaikan 183.997.050 170.303.413
Perjalanan dan pengangkutan 19.467.600 44.064.600
Penyusutan aset tetap (Catatan 8) 21.778.974 17.442.000
Lain-lain (masing-masing Rp 50 juta) 86.787.308 68.643.886
1.585.281.132 1.545.374.599
Beban umum dan administrasi
Gaji dan kesejahteraan karyawan 4.202.858.862 3.986.570.180
Honorarium, konsultan dan perijinan 653.589.061 601.695.629
Penyusutan asset tetap (Catatan 8) 22.001.283 46.341.900
Penyusutan properti investasi (Catatan 9) 385.040.700 385.040.700
Telepon, alat tulis dan administrasi bank 300.141.656 356.042.669
BPJS 270.697.199 239.181.160
Perjalanan, jamuan, dan sumbangan 48.422.200 100.556.800
Beban asuransi 30.598.830 59.746.550
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 100 juta) 16.113.696 70.267.671
5.929.463.487 5.845.443.259
Total 7.514.744.619 7.390.817.858
19. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN NETO
30 September 2023 30 September 2022
Laba rugi selisih kurs - neto (175.998.805 ) 717.895.136
Penghasilan sewa (Catatan 21) 486.000.000 555.824.999
Lain-lain - neto 157.425.326 19.543.128
Total 467.426.521 1.293.263.263
39
Page 43
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Perseroan mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-undang
Ketenagakerjaan No. 13/2003 tertanggal 25 Maret 2003 dan sesuai dengan Peraturan Perseroan
(Perjanjian Kerja Bersama) yang masih berlaku sampai tanggal 31 Desember 2022.
Tabel berikut menyajikan komponen dari beban imbalan neto yang diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan untuk
estimasi liabilitas imbalan kerja yang dihitung oleh aktuaris independen, KKA Indra Catarya
Situmeang & Rekan, berdasarkan laporannya masing-masing tanggal 8 Februari 2023 untuk
tahun 2022 dan tanggal 8 Maret 2022 untuk tahun 2021.
Liabilitas imbalan kerja ditentukan dengan menggunakan asumsi berikut ini:
Tingkat diskonto : 6,86% per tahun pada 2022 dan 6,19% per tahun pada 2021.
Kenaikan biaya upah dan gaji : 9% per tahun pada 2022 dan 2021.
Umur pensiun normal : 55 tahun.
Tingkat kematian : Tabel Mortalita Indonesia 2011
Metode : Projected Unit Credit.
a. Saldo liabilitas imbalan kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Nilai kini liabilitas 8.545.290.835 8.730.841.235
b. Perubahan nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 8.730.841.235 11.294.622.080
Beban imbalan kerja pada laporan laba rugi 600.000.000 1.047.448.508
9.330.841.235 12.342.070.588
Pengukuran kembali:
Dampak perubahan asumsi keuangan - (164.974.084 )
Dampak penyesuaian pengalaman - (790.614.313 )
9.330.841.235 (955.588.397 )
Pembayaran manfaat (785.550.400 ) (847.021.400 )
Biaya Jasa Lalu - Vested - (1.808.619.556 )
Total 8.545.290.835 8.730.841.235
Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 1.297.225.519 1.482.775.919
Bagian jangka panjang 7.248.065.316 7.248.065.316
40
Page 44
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)
c. Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam
asumsi tingkat diskonto pada tanggal 31 Desember 2022 akan berdampak sebagai berikut:
Kenaikan Penurunan
1% 1%
Tingkat diskonto
Dampak terhadap liabilitas imbalan kerja (8.267.359.458 ) 9.242.698.217
Tingkat gaji
Dampak terhadap liabilitas imbalan kerja 9.268.143.796 (8.235.480.338 )
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi
lainnya dianggap konstan. Dalam praktiknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa
asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti
atas asumsi aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini kewajiban imbalan
pasti dengan menggunakan metode projected unit credit di akhir periode) telah diterapkan
seperti dalam penghitungan kewajiban pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan.
Metode dan tipe asumsi yang digunakan dalam menyiapkan analisis sensitivitas tidak
berubah dari periode sebelumnya.
d. Jatuh tempo kewajiban manfaat pasti pada tanggal 31 Desember 2022 berdasarkan asumsi
tingkat tidak terdiskonto adalah sebagai berikut:
2022
Dalam waktu 12 bulan berikutnya 1.482.775.919
Antara 2 dan 5 tahun 2.691.838.067
Antara 5 dan 10 tahun 3.101.994.939
Diatas 10 tahun 1.454.232.310
21. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Rincian akun dan transaksi yang berhubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai
berikut:
Persentase dari Total Aset/
Liabilitas/Penjualan/
Total Pembelian/Beban usaha
30 September 31 Desember 30 September 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Penjualan
PT Lion Metal Works Tbk 5.519.700 98.223.300 0,01% 0,06%
Total 5.519.700 98.223.300 0,01% 0,06%
Pembelian
PT Bantrunk Murni Indonesia 10.232.500 18.620.000 0,01% 0,01%
PT Lion Metal Works Tbk 14.620.548 17.684.164 0,02% 0,01%
Total 24.853.048 36.304.164 0,03% 0,02%
41
Page 45
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. SALDO AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
Persentase dari Total Aset/
Liabilitas/Penjualan/
Total Pembelian/Beban usaha
30 September 31 Desember 30 September 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Pendapatan sewa diterima di muka
PT Lion Metal Works Tbk 540.000.000 378.000.000 0,31% 1,81%
Utang lain-lain
PT Lion Metal Works Tbk 1.414.924.815 1.414.924.815 8,08% 6,79%
Pendapatan sewa
PT Lion Metal Works Tbk 486.000.000 717.825.000 0,21% 0,42%
Kompensasi
Dewan Komisaris dan Direksi 1.341.893.000 1.816.419.000 13,74% 25,99%
Pendapatan sewa diterima di muka, merupakan pendapatan diterima di muka atas bangunan
yang berlokasi di Sidoarjo yang disewakan kepada PT Lion Metal Works Tbk.
Utang lain-lain sebesar Rp 1.414.924.815, merupakan utang pengalihan liabilitas diestimasi atas
imbalan kerja kepada PT Lion Metal Works Tbk (Catatan 20).
Hubungan dan sifat transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Hubungan Sifat Transaksi
PT Lion Metal Work Tbk Entitas sepengendali Penjualan, pendapatan
sewa, pembelian,
dan pengalihan
liabilitas imbalan kerja
PT Bantrunk Murni Indonesia Entitas sepengendali Pembelian
Manajemen kunci
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Kompensasi dan remunerasi
Berdasarkan Akta Notaris nomor 24 Perjanjian Sewa Menyewa tanggal 23 Mei 2017, antara
Perseroan dan PT Lion Metal Works Tbk, entitas sepengendali, Perseroan menyewakan tanah
dan bangunan pabrik yang berlokasi di Sidoarjo untuk jangka waktu 5 tahun, dengan pembayaran
sewa dilakukan tiap tahun.
22. ASET MONETER NETO DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset moneter dalam mata uang asing
adalah sebagai berikut:
30 September 2023 31 Desember 2022
Mata Uang Original Ekuivalen Rupiah Mata Uang Original Ekuivalen Rupiah
Aset
Bank dan setara kas AS$ 302.510 4.684.972.370 AS$ 299.008 4.703.690.692
Deposito berjangka AS$ 442.247 6.849.079.289 AS$ 436.880 6.872.565.854
Aset dan liabilitas moneter di atas dijabarkan menggunakan kurs penutupan Bank Indonesia
tanggal 2 Oktober 2023 dan 31 Desember 2022.
42
Page 46
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. LABA NETO PER SAHAM DASAR
Laba neto per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan dengan rata-rata
tertimbang jumlah saham yang beredar pada periode yang berakhir tanggal 30 September 2023
dan 2022:
30 September 2023 30 September 2022
Laba (rugi) neto (4.549.611.736 ) (3.063.078.911 )
Rata-rata tertimbang jumlah saham 96.000.000 96.000.000
Rugi neto per saham dasar (47 ) (32 )
24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perseroan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama
yang dihadapi Perseroan yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar
(yaitu risiko suku bunga), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari manajemen risiko Perseroan
adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan mengelola posisi
risiko sesuai dengan kebijakan dan tatacara Perseroan. Perseroan secara rutin menelaah
kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk
dan praktek pasar terbaik.
a. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa counterparty tidak akan memenuhi kewajibannya
berdasarkan instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian
keuangan. Perseroan dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan aktivitas
pendanaan. Risiko kredit terutama berasal dari penempatan dana pada bank dan piutang
usaha dari pelanggan yang berasal dari penjualan produk.
Risiko kredit dikelola Perseroan dengan menempatkan dana pada bank yang mempunyai
reputasi yang baik dan risiko pelanggan dikelola sesuai dengan kebijakan, dan prosedur
pengendalian dari Perseroan yang berhubungan dengan pengelolaan risiko kredit pelanggan.
Batasan kredit ditentukan untuk semua pelanggan berdasarkan kriteria penilaian secara
internal. Saldo piutang pelanggan dimonitor secara teratur oleh Perseroan.
Tinjauan eksposur Perseroan terhadap risiko kredit
Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan cadangan
kerugian, mencerminkan eksposur Perseroan terhadap risiko kredit.
Kerangka peringkat risiko kredit kini Perseroan terdiri dari kategori berikut:
Kategori Deskripsi Dasar Pengakuan ECL
Lancar Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan ECL 12 bulan
tidak memiliki tunggakan.
Dicadangkan Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada ECL sepanjang umur -
peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan kredit tidak memburuk
awal.
Gagal bayar Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang ECL sepanjang umur -
mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit. kredit memburuk
43
Page 47
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Tinjauan eksposur Perseroan terhadap risiko kredit (lanjutan)
Kategori Deskripsi Dasar Pengakuan ECL
Penghapusan Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam Saldo dihapuskan
kesulitan keuangan yang buruk dan Perseroan tidak
memiliki prospek pemulihan yang realistis.
Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset keuangan Perseroan serta eksposur maksimum
risiko kredit menurut peringkat risiko kredit:
30 September 2023
Peringkat Peringkat Jumlah Jumlah
Kredit Kredit ECL 12 bulan atau tercatat Cadangan Tercatat
Eksternal Internal sepanjang umur bruto kerugian Bersih
Bank dan setara kas (Catatan 4) AAA Lancar ECL 12 bulan 17.590.039.140 - 17.590.039.140
Deposito berjangka (Catatan 5) BBB Lancar ECL 12 bulan 14.472.750.974 - 14.472.750.974
ECL sepanjang umur
(pendekatan
)
Piutang usaha (Catatan 6) N/A (i)* sederhana) 18.077.681.114 (3.271.977.730 ) 14.805.703.384
Pinjaman karyawan AAA Lancar ECL 12 bulan 74.500.001 - .74.500.001
50.214.971.229 (3.271.977.730 ) 46.942.993.499
31 Desember 2022
Peringkat Peringkat Jumlah Jumlah
Kredit Kredit ECL 12 bulan atau tercatat Cadangan Tercatat
Eksternal Internal sepanjang umur bruto kerugian Bersih
Bank dan setara kas (Catatan 4) AAA Lancar ECL 12 bulan 19.365.768.994 - 19.365.768.994
Deposito berjangka (Catatan 5) BBB Lancar ECL 12 bulan 14.324.788.882 - 14.324.788.882
ECL sepanjang umur
(pendekatan
Piutang usaha (Catatan 6) N/A (i)*) sederhana) 16.527.072.471 (3.271.977.730 ) 13.255.094.741
Pinjaman karyawan AAA Lancar ECL 12 bulan 40.000.000 - 40.000.000
50.257.630.347 (3.271.977.730 ) 46.985.652.617
Untuk piutang usaha, Perseroan telah menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam
PSAK 71 untuk mengukur cadangan kerugian ECL sepanjang umur. Perseroan menentukan
kerugian kredit ekspektasian atas pospos ini dengan menggunakan matriks provisi, yang
diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis berdasarkan status jatuh tempo
debitur, disesuaikan untuk mencerminkan kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomik masa
depan. Oleh karena itu, profil risiko kredit dari aset tersebut disajikan berdasarkan status
tunggakannya dalam matriks provisi. Catatan 6 mencakup rincian lebih lanjut atas cadangan
kerugian masing-masing aset tersebut.*)
b. Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perseroan dipengaruhi oleh risiko
pasar, terutama risiko nilai tukar mata uang asing.
44
Page 48
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
b. Risiko Pasar (lanjutan)
Risiko nilai tukar mata uang asing
Mata uang pelaporan Perseroan adalah rupiah. Risiko mata uang asing adalah risiko dimana
nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena
perubahan dari nilai tukar mata uang asing. Pengaruh dari risiko perubahan nilai tukar mata
uang asing terutama berasal dari penempatan pada rekening koran dan deposito berjangka
dalam mata uang dolar AS.
Perseroan memonitor secara ketat fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing sehingga dapat
mengambil langkah-langkah yang paling menguntungkan Perseroan pada waktu yang tepat.
Manajemen tidak menganggap perlu untuk melakukan transaksi forward/swap mata uang
asing saat ini.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas perubahan yang wajar dari nilai tukar dolar
Amerika Serikat terhadap rupiah, dimana semua variabel lain konstan, terhadap laba sebelum
beban pajak untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022:
Kenaikan Efek terhadap
(Penurunan) Laba (rugi)
Dalam Kurs Rupiah Sebelum Pajak
31 Desember 2022
AS$ 1% 367.274.478
-1% (367.274.478 )
31 Desember 2021
AS$ 1% 105.509.184
-1% (105.509.184 )
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Perseroan tidak bisa memenuhi kewajiban pada saat
jatuh tempo. Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan atas arus kas masuk (cash-in)
dan kas keluar (cash-out) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan
pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan
liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan
kepada pelanggan.
Tabel dibawah merupakan profil liabilitas keuangan Perseroan berdasarkan kontrak
pembayaran tanpa diskonto pada periode 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:
30 September 2023
Kurang
Dari 3 bulan dan 1 dan 2 tahun 2 dan 4 tahun Lebih dari
3 bulan 1 tahun 4 tahun Total
Utang usaha - pihak ketiga 4.660.544.801 - - - - 4.660.544.801
Biaya yang masih harus
dibayar 178.779.822 - - - - 178.779.822
Utang deviden 589.948.790 - - - - 589.948.790
Utang lain-lain - - - - 1.414.924.815 1.414.924.815
Total liabilitas keuangan 5.429.273.413 - - - 1.414.924.815 6.844.198.228
45
Page 49
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Risiko Likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2022
Kurang
Dari 3 bulan dan 1 dan 2 tahun 2 dan 4 tahun Lebih dari
3 bulan 1 tahun 4 tahun Total
Utang usaha - pihak ketiga 6.761.903.823 - - - - 6.761.903.823
Biaya yang masih harus
dibayar 354.838.784 - - - - 354.838.784
Utang deviden 589.948.790 - - - - 589.948.790
Utang lain-lain - - - - 1.414.924.815 1.414.924.815
Total liabilitas keuangan 7.706.691.397 - - - 1.414.924.815 9.121.616.212
d. Manajemen Risiko Modal
Perseroan dihadapkan pada risiko modal untuk memastikan bahwa akan mampu melanjutkan
kelangsungan usahanya, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham, melalui
optimalisasi saldo utang dan ekuitas.
Struktur modal Perseroan terdiri dari utang, yang mencakup pinjaman yang dijelaskan pada
Catatan 10 dan ekuitas, yang terdiri dari modal yang ditempatkan, saldo laba dan komponen
ekuitas lainnya.
Direksi Perseroan secara berkala melakukan reviu struktur permodalan Perseroan. Sebagai
bagian dari reviu ini, Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang
berhubungan. Perseroan mengelola risiko ini dengan memonitor rasio utang terhadap ekuitas.
Perseroan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan,
Perseroan dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbal modal
kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan atas tujuan,
kebijakan maupun proses pada periode berakhir pada periode 30 September 2023 dan 31
Desember 2022.
46
Page 50
PT LIONMESH PRIMA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 30 September 2023 dan
Serta Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. INSTRUMEN KEUANGAN
A. Kategori dan Kelas Instrumen Keuangan
Aset keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi
30 September 2023 31 Desember 2022
Aset Keuangan Lancar
Kas dan setara kas 17.751.512.205 19.418.900.739
Deposito berjangka 14.472.750.974 14.324.788.882
Piutang usaha 14.805.703.384 13.255.094.740
Aset Keuangan Tidak Lancar
Pinjaman karyawan 74.500.001 40.000.000
Jumlah aset keuangan 47.104.466.564 47.038.784.361
Liabilitas keuangan jangka pendek
Utang usaha 4.660.544.801 6.761.903.823
Biaya yang masih harus dibayar 178.779.822 354.838.784
Utang dividen 589.948.790 589.948.790
Utang lain-lain 1.414.924.815 1.414.924.815
Jumlah liabilitas keuangan 6.844.198.228 9.121.616.212
B. Pengukuran Nilai Wajar
Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui dalam
laporan keuangan mendekati nilai wajarnya.
47
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.