Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-ADMR-att1.pdf

Other Text extracted ADMR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 256

Page 1
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk   1
Page 2
Preface
Pendahuluan




Theme
Tema




The theme of “Advancing Growth with Responsibility and            Tema “Advancing Growth with Responsibility and Discipline”
Discipline” reflects the commitment of PT Alamtri Minerals        mencerminkan komitmen PT Alamtri Minerals Indonesia
Indonesia Tbk (“AMI” or “the Company”) toward sustainable         Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) untuk menuju pertumbuhan
growth. AMI constantly carries out operational activities         yang berkelanjutan. AMI senantiasa menjalankan kegiatan
responsibly by complying the regulation and provisions            operasional secara bertanggung jawab dengan mematuhi
applied. This is accompanied by discipline attitude that          peraturan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini diiringi
becomes one of the primary keys in carrying out plans that        dengan sikap disiplin yang menjadi salah satu kunci utama
have been determined by the Company.                              dalam menjalankan rencana-rencana yang telah ditetapkan
                                                                  Perusahaan.

The change of AMI name is a part of AlamTri Group                 Perubahan nama AMI yang merupakan bagian dari
restructuring, which strictly focuses on the business portfolio   restrukturisasi Grup AlamTri menegaskan fokus pada
that is more environmentally-friendly and value added. The        portofolio bisnis yang lebih ramah lingkungan dan bernilai
transformation of the AlamTri Group is partly realized through    tambah. Transformasi Grup AlamTri salah satunya diwujudkan
the development of an aluminium smelter, which entered the        melalui pengembangan smelter aluminium yang telah
trial operation phase in the fourth quarter of 2025, marking an   memasuki tahap uji coba pada kuartal keempat 2025, sebagai
important milestone in strengthening mineral downstreaming        tonggak penting dalam memperkuat hilirisasi mineral melalui
through enhanced value creation of domestic natural               peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
resources.

On the other side, the Company also continues metallurgical       Di sisi lain, Perusahaan juga melanjutkan pengembangan
coal mining infrastructure development to support steel           infrastruktur tambang batu bara metalurgi guna mendukung
production. All of the initiatives reflects the AMI effort to     produksi baja. Seluruh inisiatif tersebut mencerminkan
target the business growth sustainably through measurable         upaya AMI untuk menargetkan pertumbuhan bisnis secara
development steps. With responsibility and discipline, AMI        berkelanjutan melalui langkah-langkah pengembangan yang
ensures the balance between the business expansion, risk          terukur. Dengan tanggung jawab dan disiplin, AMI memastikan
management, and commitment towards environmental,                 keseimbangan antara ekspansi usaha, pengelolaan risiko, serta
social, and governance aspects.                                   komitmen terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Page 3
Disclaimer
Penafian



This Sustainability Report of PT Alamtri Minerals Indonesia        Laporan Keberlanjutan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Tbk (“AMI” or “the Company”) is constructed as a form              (“AMI” atau “Perusahaan”) ini disusun sebagai bentuk
of the Company’s commitment in delivering sustainability           komitmen Perusahaan dalam menyampaikan kinerja
performance transparently to all stakeholders. The information,    keberlanjutan secara transparan kepada seluruh pemangku
data, and statement presented in this report are from various      kepentingan. Informasi, data, dan pernyataan yang disajikan di
internal work units as well as related partners and have been      dalam laporan ini bersumber dari berbagai unit kerja internal
compiled based on report standard and framework applied            serta mitra terkait dan telah disusun berdasarkan standar dan
in reporting period. However, the Company realizes that            kerangka pelaporan yang berlaku pada periode pelaporan.
this report has limitation, either from data completeness or       Namun demikian, Perusahaan menyadari bahwa laporan ini
dynamics of policy, regulation, and external condition changes     memiliki keterbatasan, baik dari sisi kelengkapan data maupun
that can affect the performance and statement in the future.       dinamika perubahan kebijakan, regulasi, dan kondisi eksternal
                                                                   yang dapat memengaruhi kinerja dan pengungkapan di masa
                                                                   mendatang.

Several statements in this report consists of forward-looking      Beberapa pernyataan dalam laporan ini mengandung
statements constructed based on fair assumption, estimation,       pandangan ke depan (forward-looking statements) yang
and projection when this report published. The statement           disusun berdasarkan asumsi, estimasi, dan proyeksi
contains risk and uncertainty that can cause different actual      yang wajar pada saat laporan ini diterbitkan. Pernyataan
result from the statement. Therefore, this report is not           tersebut mengandung risiko dan ketidakpastian yang dapat
intended as a decision making basis of investment or other         menyebabkan hasil aktual berbeda dari yang diungkapkan.
binding actions. The company is not responsible for the use of     Oleh karena itu, laporan ini tidak dimaksudkan sebagai dasar
information in this report by other party outside the purpose      pengambilan keputusan investasi atau tindakan lain yang
of Sustainability Report making.                                   bersifat mengikat. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas
                                                                   penggunaan informasi dalam laporan ini oleh pihak lain di luar
                                                                   tujuan penyusunan Laporan Keberlanjutan.


Glossary
Glosarium
Term                                                              Definition
Istilah                                                           Definisi

“AlamTri”, “AlamTri Group”                                        Refers to the AlamTri Group, or AlamTri and subsidiaries
“AlamTri”, “Grup AlamTri”                                         Berarti Grup AlamTri, atau AlamTri dan anak-anak perusahaan

AMI                                                               PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
AlamTri                                                           PT Alamtri Resources Indonesia Tbk

LC                                                                PT Lahai Coal

MC                                                                PT Maruwai Coal

KAI                                                               PT Kalimantan Aluminium Industry

Rp                                                                Rupiah

US$                                                               US Dollar
AS$                                                               Dolar AS


This book contains other abbreviated company names                 Buku ini menggunakan singkatan nama perusahaan lainnya
to simplify sentence presentation. The abbreviations are           untuk menyederhanakan presentasi kalimat. Singkatan-
explained in the paragraphs or sections where they are used.       singkatan tersebut dijelaskan dalam paragraf-paragraf atau
In addition, the word “Company”, in which the initial letter       bagian-bagian masing-masing. Selain itu, kata “Perusahaan”
is capitalized refers to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.        atau “Perseroan” yang menggunakan huruf besar pada huruf
However, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk may also be             pertama merujuk ke PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.
referred to as the “company”, without capitalization to the        Namun, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk juga dapat dirujuk
initial letter. Interpretation shall be based on the context of    sebagai “perusahaan” atau “perseroan” tanpa penggunaan
the sentences.                                                     huruf besar. Interpretasi dapat dilakukan berdasarkan konteks
                                                                   masing-masing kalimat.
Page 4
Preface
Pendahuluan




Table of Contents
Daftar Isi




                                                                                                  02
 Theme
 Tema                             02   President Director’s Message
 Disclaimer                            Sambutan Presiden Direktur
 Penafian                         03
 Glossary
 Glosarium                        03      President Director’s Message
                                          Sambutan Presiden Direktur                               20
 Table of Contents
 Daftar Isi                       04


 Sustainability Performance
                                       About This Report                                          03
 Highlights
                                  01   Tentang Laporan Ini

 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                          References in Report Writing
                                          Acuan dalam Pembuatan Laporan                            29
     Economic Performance
     Kinerja Ekonomi              10      Reporting Period
                                          Periode Laporan                                          29
     Environmental Performance
     Kinerja Lingkungan           11      Limitations and Scope of Report
                                          Batasan dan Cakupan Laporan                              30
     Social Performance
     Kinerja Sosial               13      Identification of Material Topics
                                          Identifikasi Topik Material                              31
     2025 Events
     Peristiwa 2025               14      Restatement and External Assurance
                                          Pernyataan Kembali dan Penjaminan Eksternal              33
     Awards
     Penghargaan                  15      Accessibility and Feedback
                                          Aksesibilitas dan Umpan Balik                            33



                                       About The Company                                          04
                                       Tentang Laporan Ini


                                          Company Profile
                                          Profil Perusahaan                                        36

                                          Company Overview
                                          Sekilas Perusahaan                                       37

                                          Vision, Missions, and Corporate Values
                                          Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan                         38

                                          Milestones                                               40
                                          Jejak Langkah




4                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 5
                                                                   Governance for Sustainable
                                                                                                                     07
   Business Activities
   Kegiatan Usaha                                          42
                                                                   Business
   Operational Area
                                                           45      Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
   Wilayah Operasional

                                                                      Corporate Governance Structure
Commitment to Sustainability                                                                                         68
Principles
                                                         05           Struktur Tata Kelola Perusahaan

                                                                      Board of Commissioners
                                                                                                                     70
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan                               Dewan Komisaris

                                                                      Board of Directors
                                                                      Direksi                                        71
   Instilling Sustainability Culture
   Menanamkan Budaya Keberlanjutan                         50
                                                                      Diversity of Highest Governance Body
                                                                      Keberagaman Badan Tata Kelola Tertinggi        72
   Sustainability Strategy Framework
   Kerangka Strategi Keberlanjutan
                                                           51
                                                                      Nomination and Remuneration Mechanisms
   AMI’s Contributions to Sustainable                                 of the Board of Commissioners and
   Development Goals (SDGs)                                           Board of Directors                             73
   Kontribusi AMI terhadap Tujuan                          55         Mekanisme Nominasi dan Remunerasi
   Pembangunan Berkelanjutan (TPB)                                    Dewan Komisaris dan Direksi

                                                                      Competency Development of the Board
                                                                      of Directors, Board of Commissioners,
Optimalization of Business
Growth and Sustainability                                06           and Committees under the Board of
                                                                      Commissioners                                  76
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan                                   Pengembangan Kompetensi Direksi, Dewan
                                                                      Komisaris, dan Komite dibawah Dewan
Berkelanjutan
                                                                      Komisaris

                                                                      Performance Evaluation of the Board of
   Economic Value Distribution for Stakeholders                       Commissioners and Board of Directors           76
   Distribusi Nilai Ekonomi untuk Pemangku                 58         Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
   Kepentingan
                                                                      Conflict of Interest
   Contribution to the Country                                                                                       78
   Kontribusi terhadap Negara                              61         Benturan Kepentingan

                                                                      Sustainable Governance
   Supply Chain                                                                                                      79
   Rantai Pasokan                                          62         Tata Kelola Keberlanjutan

                                                                      Sustainable Risk Management System
   Responsibility to Customers                                                                                       81
   Tanggung Jawab kepada Pelanggan                         64         Sistem Manajemen Risiko Keberlanjutan




  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                          5
Page 6
Preface
Pendahuluan




     Crisis Management Plan (CMP)                             Waste Management
     Rencana Manajemen Krisis                        94                                                               121
                                                              Pengelolaan Limbah
     Instilling Integrity in Business Practices               Biodiversity Conservation
     Menanamkan Integritas dalam Praktik Bisnis      95                                                               130
                                                              Pelestarian Keanekaragaman Hayati
     Whistleblowing System                                    Environmental Complaint and Handling
     Whistleblowing System                           97
                                                              Channels
                                                              Saluran Pengaduan dan Penanganan                        139
     Regulatory Compliance
     Kepatuhan terhadap Peraturan                    98       Lingkungan

                                                              Environmental Costs
                                                              Biaya Lingkungan Hidup                                  140
    Responsible Environmental
    Management
                                                     08
    Pengelolaan Lingkungan Secara
    Bertanggung Jawab
                                                           Supporting Employee Excellence                            09
                                                           Mendukung Keunggulan Karyawan

     Environmental Policy
     Kebijakan Lingkungan                            102
                                                              Equality, Diversity, and Prevention of
     Impact Governance to Climate
     Tata Kelola Dampak Terhadap Iklim               104      Discrimination
                                                                                                                      145
                                                              Kesetaraan, Keberagaman, dan Pencegahan
     Strategies in Supporting Net Zero Emission               Diskriminasi
     (NZE)
     Strategi dalam Mendukung Net Zero Emission      104      Allowances and Remuneration
                                                                                                                      149
                                                              Tunjangan dan Remunerasi
     (NZE)
                                                              Retirement Preparation Program
     Climate-related Risks                                                                                            150
     Risiko Terkait Iklim                            107      Program Persiapan Pensiun

                                                              Maternity Leave
     Optimization of Energy Utilization                       Cuti Melahirkan                                         151
     Optimalisasi Pemanfaatan Energi                 113
                                                              Commitment to Anti-Child Labor and
     GHG Emissions Management                                 Anti-Forced Labor
     Manajemen Emisi GRK                             115                                                              151
                                                              Komitmen Antipekerja Anak dan
     Control of Air Quality and Other Emissions               Antipekerja Paksa
     Pengendalian Kualitas Udara dan Emisi Lainnya   117
                                                              Development and Evaluation of Employee
                                                              Competence
     Water and Effluent Management
                                                     119      Pengembangan dan Evaluasi Kompetensi
                                                                                                                      152
     Pengelolaan Air dan Efluen
                                                              Karyawan




6                                                             Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 7
                                                                   Community Development and
                                                                                                                 11
   Industrial Relations
                                                          157
   Hubungan Industrial
                                                                   Empowerment
   Employee Recruitment and Turnover                               Pengembangan Dan Pemberdayaan
   Perekrutan dan Perputaran Karyawan                     158
                                                                   Masyarakat

Strengthening Occupational
Health And Safety                                        10           Support for Community Empowerment
                                                                      Dukungan terhadap Pemberdayaan Komunitas   194
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan                                   Stakeholder Engagement
                                                                                                                 195
Kerja                                                                 Pelibatan Pemangku Kepentingan

                                                                      Social Impact Mitigation and Management
                                                                      Mitigasi dan Pengelolaan Dampak Sosial     199
   HSE Management System
   Sistem Manajemen K3                                    165         CSR Program
                                                                      Program CSR
                                                                                                                 200
   OHS Risk Identification and Management
   Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3                 169         Management of Community Complaints and
                                                                      Social Funds
   OHS Participation and Consultation                                 Pengelolaan Pengaduan dan Dana Sosial      233
   Partisipasi dan Konsultasi K3                          170
                                                                      Kemasyarakatan
   Enhancement of Safety Culture through
   Training and OHS Program
                                                          172
   Peningkatan Budaya Keselamatan melalui                          Appendix
   Pelatihan dan Program K3
                                                                   Lampiran
   OHS Performance
   Kinerja K3                                             177

   Industrial Hygiene and Occupational Health                         SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Index
   Industrial Hygiene and Occupational Health             180         Indeks SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021          234
   Security Practices                                                 GRI Standard Index
   Praktik Keamanan                                       190         Indeks Standard GRI                        238

                                                                      Feedback Form
                                                                      Lembar Umpan Balik                         251

                                                                      Statement of Responsibility
                                                                      Pernyataan Tanggung Jawab Manajemen        254




  Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                       7
Page 8

          
Page 9
                  01
Sustainability Performance
                 Highlights
   Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Page 10
01          Sustainability Performance Highlights
            Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




Economic Performance
Kinerja Ekonomi [OJK B.1.A, B.1.B, B.1.C, B.1.D, B.1.E]

     Coal Production                                             Revenue
     Produksi Batu Bara                                          Pendapatan


                5.11       6.63       7.41                               1,086       1,154        973




                                                Million tonnes                                             Million US$
                                                Juta ton                                                   Juta AS$




               2023        2024      2025                                 2023       2024        2025

     Net Profit for the Year                                     Economic Value Distribution
     Laba Bersih Tahun Berjalan                                  Distribusi Nilai Ekonomi


                441        435        264                                  542        626        776




                                                Million US$                                                Million US$
                                                Juta AS$                                                   Juta AS$




               2023        2024       2025                                2023       2024         2025

     Engagement of Domestic Suppliers
     Pelibatan Pemasok Domestik


               96.69      97.65      97.93


                                                Percent
                                                Persen




                2023       2024      2025




10                                                                  Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 11
01 02 03 04 05                        06       07    08      09   10     11




Environmental Performance
Kinerja Lingkungan [OJK B.2.A, B.2.B, B.2.D]

    Energy Use                                                           Energy Intensity
    Penggunaan Energi                                                    Intensitas Energi


                216        259        287                                     0.0000424 0.0000390 0.0000387




                                               GJ                                                           TJ/ton
                                               GJ                                                           TJ/ton




               2023       2024       2025                                          2023      2024    2025

    Water Use                                                            GHG Emission Generated
    Penggunaan Air                                                       Emisi GRK yang Dihasilkan


            203,896 373,597 606,923                                               11,425 13,437 13,917




                                               m3                                                           Ton CO2eq
                                               m3                                                           Ton CO2eq




               2023       2024       2025                                          2023      2024    2025

    GHG Emission Intensity                                               Non-Hazardous Waste Generated
    Intensitas Emisi GRK                                                 Limbah Non-B3 yang Dihasilkan


              0.0022 0.0020 0.0019                                                 232       558     527




                                               Ton CO2eq/ton coal                                           Ton(s)
                                               Ton CO2eq/ton batu bara                                      Ton




               2023       2024       2025                                          2023      2024    2025




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                          11
Page 12
01         Sustainability Performance Highlights
           Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




             Hazardous Waste Generated                                          Environmental Costs
             Limbah B3 yang Dihasilkan                                          Biaya Lingkungan Hidup


                518       967        953                                           51.42      67.76      73.13




                                               Ton(s)                                                               Billion Rp
                                               Ton                                                                  Miliar Rp




               2023      2024       2025                                           2023        2024      2025




      Biodiversity Conservation
      Pelestarian Keanekaragaman Hayati

     1. Baseline Environmental Survey (BES)                        1.   Survei Rona Awal (SRA)
     2. Biodiversity Risk Assessment and Biodiversity Management   2.   Biodiversity Risk Assessment dan Biodiversity Management
        Action Plan (BMAP)                                              Action Plan (BMAP)
     3. Endemic Plant Rescue                                       3.   Penyelamatan Tanaman Endemik
     4. Biodiversity Observation Program (OKE HATI)                4.   Program Observasi Keanekaragaman Hayati (OKE HATI)
     5. Installation of Camera Traps                               5.   Pemasangan Camera Trap
     6. Arboreal Bridge                                            6.   Arboreal Bridge
     7. Deer Breeding Facility                                     7.   Penangkaran Rusa
     8. Arboretum                                                  8.   Arboretum




12                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 13
01 02 03 04 05                        06       07     08      09   10       11




Social Performance
Kinerja Sosial [OJK B.3]
    Total Employees                                                         Total Female Employee
    Jumlah Karyawan                                                         Jumlah Karyawan Wanita


                554        801       1,743                                              94       136        178




                                                Person(s)                                                            Person(s)
                                                Orang                                                                Orang




               2023        2024      2025                                             2023       2024      2025


       Employee Turnover
       Perputaran Pekerja


                    3.1        2.9       2.9                            Pillars of CSR Program
                                                                        Pilar Program CSR


                                                                        •    AlamTri Alirkan Cerdas (Education/Pendidikan)
                                                                        •    AlamTri Alirkan Sehat (Health/Kesehatan)
                                                    Percent
                                                                        •    AlamTri Alirkan Sejahtera (Economy/Ekonomi)
                                                    Persen
                                                                        •    AlamTri Alirkan Lestari (Enviroment/Lingkungan)
                                                                        •    AlamTri Alirkan Budaya (Socio-Cultural/Sosial Budaya)




                  2023       2024       2025




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       13
Page 14
01         Sustainability Performance Highlights
           Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




2025 Events
Peristiwa 2025



01                                                                  02


                                                                       In the first semester of 2025, AMI completed the
     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk held its Annual                 development of its second barge loading conveyor in
     General Meeting of Shareholders (AGMS) in Jakarta on              the Tuhup area, which is expected to support faster
     Tuesday, June 2, 2025. The resolutions on the AGMS                loading rates and enhancing operational efficiency.
     agendas are as follows: 1) Approval for the Company’s
     Annual Report and the Ratification of the Company’s               Pada semester pertama tahun 2025, AMI telah
     Consolidated Financial Statements for the Fiscal Year             menyelesaikan pembangunan barge loading conveyor
     of 2024, 2) Determination on the Appropriation of the             kedua di area Tuhup, yang diharapkan dapat mendukung
     Company’s Net Income for the Fiscal Year of 2024, 3)              proses pemuatan yang lebih cepat serta meningkatkan
     Appointment of the Public Accounting Firm and Public              efisiensi operasional.
     Accountant to Audit the Company’s Consolidated



                                                                    03
     Financial Statements for the Fiscal Year of 2025, 4)
     Determination of Honorarium or Salary and Allowances
     for the Company’s Board of Commissioners and Board
     of Directors for the Fiscal Year of 2025, 5) Changes in the
     Composition of the Company’s Board of Directors and
     Board of Commissioners, 6) Change in the Company’s
     Name, and 7) Adjustment of Article 3 of the Company’s
     Articles of Association.

     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk menyelenggarakan
     Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di
     Jakarta pada hari Selasa, 2 Juni 2025. Adapun keputusan
     atas mata acara RUPST adalah sebagai berikut: 1)
     Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan
     Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku
                                                                       In the last quarter of 2025, AMI completed the first
     2024, 2) Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan
                                                                       phase of hauling road upgrade (for a total length of
     untuk Tahun Buku 2024, 3) Penunjukan Kantor Akuntan
                                                                       39 km) by chip-sealing the hauling road to allow safe
     Publik dan Akuntan Publik yang Akan Melakukan Audit
                                                                       navigation and operational continuity under all weather
     Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun
                                                                       conditions.
     Buku 2025, 4) Penetapan Honorarium atau Gaji dan
     Tunjangan bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
                                                                       Pada kuartal terakhir 2025, AMI merampungkan tahap
     untuk Tahun Buku 2025, 5) Perubahan Susuan Anggota
                                                                       pertama peningkatan jalan hauling (untuk panjang total
     Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, 6) Perubahan
                                                                       39 km) dengan pelapisan chip seal untuk memungkinkan
     Nama Perseroan, dan 7) Penyesuaian Pasal 3 Anggaran
                                                                       navigasi yang aman dan kelancaran aktivitas operasional
     Dasar Perseroan.
                                                                       di semua kondisi cuaca.




04                                                                 In the last quarter of 2025, AMI completed a new 500-
                                                                   bed employee camp in Lampunut to support workforce
                                                                   growth at MC.

                                                                   Pada kuartal terakhir tahun 2025, AMI merampungkan
                                                                   pembangunan kamp karyawan baru berkapasitas
                                                                   500 tempat tidur di Lampunut untuk mendukung
                                                                   pertumbuhan tenaga kerja di MC.




14                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 15
01 02 03 04 05                          06        07   08    09      10   11


Awards
Penghargaan




                                                                 1                                                                   2




   Best Coal Production                                                   Indonesian Conference & Competition
   Bisnis Indonesia Award 2025                                            Occupational Safety & Health 2025

   Rating           : Sapphire                                            Rating      : 2 (two) Four Stars Awards
   Peringkat                                                              Peringkat   : 2 (dua) Four Stars Awards

   Date             : April 20, 2025                                      Date        : May 26-28, 2025
   Tanggal          : 20 April 2025                                       Tanggal     : 26-28 Mei 2025




                                                                 3                                                                   4




   30th Asia Pacific Quality Organization (APQO)                          ASEAN Coal Awards
                                                                          ASEAN Energy Awards 2025
   Rating           : 2 (two) Four Stars Awards
   Peringkat        : 2 (dua) Four Stars Awards                           Rating      :1st Runner Up Category Best Practices Coal
                                                                                       Mining, Small-Scale
                                                                          Peringkat   : Runner Up Pertama Kategori Best Practices Coal
   Date             : October 15-17, 2025                                              Mining, Small-Scale
   Tanggal          : 15-17 Oktober 2025
                                                                          Date        : October 16, 2025
                                                                          Tanggal     : 16 Oktober 2025




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                           15
Page 16
01             Sustainability Performance Highlights
               Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan




                                                                            5                                                                          6




     Operational Excellence Conference and Award                                Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional
     (OPEXCON) 2025                                                             (TKMPN) XXIX 2025

     Rating            : 3 (three) Silver Awards, 3 (three) Bronze Awards       Rating              : 7 (seven) Platinum Awards, 2 (two) Gold Awards
     Peringkat         : 3 (tiga) Silver Awards, 3 (tiga) Bronze Awards         Peringkat           : 7 (tujuh) Platinum Awards, 2 (dua) Gold Awards

     Date              : November 13, 2025                                      Date                : November 24-29, 2025
     Tanggal           : 13 November 2025                                       Tanggal             : 24-29 November 2025




                                                                            7                                                                          8




     Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan                             Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan
     dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup,                                        dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup,
     Kementerian Lingkungan Hidup                                               Kementerian Lingkungan Hidup

     Rating            : Blue PROPER for PT Maruwai Coal                        Rating             : Blue PROPER for PT Lahai Coal
     Peringkat         : PROPER Biru untuk PT Maruwai Coal                      Peringkat          : PROPER Biru untuk PT Lahai Coal

     Date              : June 6, 2025                                           Date               : June 6, 2025
     Tanggal           : 6 Juni 2025                                            Tanggal            : 6 Juni 2025




16                                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 17
01 02 03 04 05                        06      07     08      09    10      11




                                                   This page is intentionally left blank.
                                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                              17
Page 18

          
Page 19
                  02
President Director’s Message
      Sambutan Presiden Direktur
Page 20
02     President Director’s Message
       Sambutan Presiden Direktur




President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur [OJK D.1]




                                       “
                                       PT Alamtri Minerals Indonesia
                                       Tbk further reaffirms its
                                       commitment to supporting
                                       Indonesia’s Net Zero
                                       Emissions (NZE) target by
                                       2060 through decarbonization
                                       strategy implementation
                                       and sustainable governance
                                       strengthening.
                                       PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
                                       menegaskan komitmennya dalam
                                       mendukung target Net Zero Emissions
                                       (NZE) Indonesia pada tahun 2060 dengan
                                       penerapan strategi dekarbonisasi serta
                                       penguatan tata kelola keberlanjutan.


                                       Iwan Dewono Budiyuwono
                                       President Director
                                       Presiden Direktur




20                                              Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 21
01 02 03               04     05      06      07     08      09   10      11




Dear Respected Stakeholders,                                           Para Pemangku Kepentingan yang
                                                                       Terhormat,

The world is now entering a new phase, as indicated by                 Dunia saat ini bergerak memasuki fase baru, yang ditandai
prolonged geopolitical uncertainty, energy transition,                 dengan ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan,
digitalization acceleration, and increased public expectation          transisi energi, percepatan digitalisasi, serta meningkatnya
toward the corporate role in sustainable development. In such          ekspektasi publik terhadap peran korporasi dalam
landscape, a company’s success is not only measured based              pembangunan berkelanjutan. Dalam lanskap seperti ini, maka
on its short-term growth and profitability, but also from its          ukuran keberhasilan perusahaan tidak dapat lagi hanya dinilai
capabilities in developing long-term security.                         dari pertumbuhan atau profitabilitas jangka pendek, melainkan
                                                                       dari kemampuan membangun ketangguhan jangka panjang.

The mining industry is no longer seen only from its capabilities       Industri pertambangan pun tidak hanya dilihat dari
in producing strategic commodities, but also from its                  kemampuannya menghasilkan komoditas strategis, tetapi
capabilities in creating sustainability values. In this context, we    juga dari kemampuan untuk menciptakan nilai berkelanjutan.
interpret sustainability not only as a reporting obligation, but       Dalam konteks inilah kami memaknai keberlanjutan bukan
also as a foundation in our business strategy.                         hanya berhenti sampai pada kewajiban pelaporan, melainkan
                                                                       sebagai fondasi dari strategi bisnis kami.

This Sustainability Report 2025 is not only performance                Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 ini bukan sekadar sebagai
record, but also as a strategic reflection concerning how we           catatan kinerja, tetapi sebagai refleksi strategis tentang
see the role of PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or            bagaimana kami memandang peran PT Alamtri Minerals
“the Company”) today and how we prepare ourselves for the              Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) hari ini, serta
next years. Furthermore, we also interpreted the year of 2025          bagaimana kami mempersiapkan diri untuk tahun-tahun
not only as another year in a business cycle, but as a reflection,     mendatang. Tahun 2025 kami maknai bukan sekadar satu
consolidation, and directional sharpening amidst a global              tahun lagi dalam siklus bisnis, melainkan sebuah fase refleksi,
landscape that has become more complex, dynamics, and full             konsolidasi, dan penajaman arah jangka panjang di tengah
of uncertainties. For AMI, sustainability is about developing          lanskap global yang semakin kompleks, semakin dinamis, dan
long-term resilience. This is an ability to grow responsibly,          sarat dengan ketidakpastian. Bagi AMI, keberlanjutan adalah
adapt to changes, and maintan relevance amid changing                  tentang membangun ketangguhan jangka panjang (long-
global dynamics.                                                       term resilience). Ini adalah kemampuan untuk tumbuh secara
                                                                       bertanggung jawab, beradaptasi terhadap perubahan, dan
                                                                       tetap relevan di tengah dinamika global yang terus berubah.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                      21
Page 22
02         President Director’s Message
           Sambutan Presiden Direktur




Planning Our Steps Wisely [OJK D.1.c, E.5] [GRI 2-22]              Menata Langkah secara Bijak [OJK D.1.c, E.5] [GRI
                                                                   2-22]


We fully understand that the world has been moving towards a       Kami sepenuhnya memahami bahwa dunia sedang bergerak
lower carbon economy. For AMI, the global transition towards       menuju perekonomian yang lebih rendah karbon. Bagi AMI,
a low-carbon economy offers an opportunity for business            transisi global menuju ekonomi rendah karbon menghadirkan
development and sustainable growth because our products            peluang untuk pengembangan bisnis dan pertumbuhan
play a significant role in supporting such a transition.           berkelanjutan, karena produk-produk kami berperan penting
                                                                   dalam mendukung transisi tersebut.

We implement decarbonization strategies, energy efficiency,        Kami menempatkan strategi dekarbonisasi, efisiensi energi,
technological innovation, and environmental operational            inovasi teknologi, dan peningkatan standar operasional
standard improvement as part of our business strategy, not         lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan
only as a response to external pressure. Our participation in      sekadar respons terhadap tekanan eksternal. Partisipasi kami
the green economy is accompanied by a strong commitment,           dalam perekonomian hijau disertai dengan komitmen kuat,
discipline in execution, and consistency in sustainable            disiplin dalam eksekusi, dan konsistensi dalam perbaikan
improvement.                                                       berkelanjutan.

AMI further reaffirms its commitment to supporting the             AMI menegaskan komitmen mendukung target Net Zero
Indonesia Net Zero Emissions (NZE) target by 2060 through          Emissions (NZE) Indonesia pada tahun 2060 dengan
decarbonization strategy implementation and sustainable            penerapan strategi dekarbonisasi serta penguatan tata kelola
governance strengthening through NZE Statement. The                keberlanjutan melalui Pernyataan NZE. Strategi dekarbonisasi
decarbonization strategy is supported by decarbonization           didukung dengan penyusunan peta jalan dekarbonisasi
roadmap that consists of several steps, including (1) greenhouse   yang terdiri dari tahapan: (1) Penghitungan emisi gas rumah
gas (GHG) emission calculation from the subsidiary with            kaca (GRK) dari anak perusahaan dengan tingkat emisi
the highest emission level, (2) Accurate and comprehensive         tertinggi, (2) Perhitungan emisi yang akurat dan menyeluruh
emission calculation through a comprehensive inventory;            dengan melakukan inventarisasi yang lebih komprehensif,
(3) identification of carbon reduction opportunity through         (3) Pengidentifikasian peluang pengurangan karbon melalui
low-carbon technology utilization; and (4) Determining the         evaluasi target reduksi emisi maupun pemanfaatan teknologi
NZE achievement target for Scope 1 and 2 by 2060 or earlier.       rendah karbon, dan (4) Penetapan target pencapaian NZE
                                                                   pada Cakupan 1 dan 2 pada tahun 2060 atau lebih awal.

Metallurgical coal produced by the company, Enviromet, is          Produk batu bara metalurgi yang dihasilkan oleh Perusahaan,
characterized by lower ash and phosphorus content, resulting       Enviromet, memiliki kadar abu dan fosfor yang sangat rendah
in reduced waste generation and supporting the production          sehingga menghasilkan limbah yang lebih sedikit, serta
of stronger steel, higher quality steel. In addition, AMI also     membantu menghasilkan produk baja yang lebih kuat dan
encourages energy transition through the use of biodiesel to       berkualitas tinggi. Selain itu, AMI juga mendorong transisi
reduce reliance on fossil energy resources. [OJK F.26, F.28]       energi melalui penggunaan biodiesel dalam rangka menekan
                                                                   ketergantungan pada sumber energi fosil. [OJK F.26, F.28]



PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) represents AMI’s            PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) adalah realisasi
initial step into the mineral processing industry and supports     langkah perdana AMI dalam memasuki industri pengolahan
Indonesia’s mineral downstreaming strategy. Its establishment      mineral dan mendukung agenda strategi hilirisasi mineral
reflects AMI’s commitment to actively strengthening the            di Indonesia. Kehadiran KAI mencerminkan komitmen AMI
national industrial value chain in line with the Indonesian        untuk berperan aktif dalam memperkuat rantai nilai industri
government’s policy direction to enhance the value-added           nasional sesuai arahan kebijakan pemerintah Indonesia dalam
of domestic mineral commodities. From its aluminium                meningkatkan nilai tambah komoditas mineral di dalam
smelter located in North Kalimantan Province, KAI closed           negeri. Dari smelter aluminiumnya yang terletak di provinsi
2025 by commencing partial initial trial production of the         Kalimantan Utara, KAI menutup tahun 2025 dengan memulai




22                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 23
01 02 03               04     05      06      07     08      09   10      11




aluminium smelter. This phase signifies that the Company               kegiatan uji coba produksi awal smelter aluminium secara
is ready to continue making new milestones in the industry.            parsial. Tahap ini menandakan bahwa Perusahaan siap untuk
Through KAI’s aluminium smelter, AMI aims to contribute                terus mencetak sejarah baru di industri ini. Melalui smelter
to the downstreaming program by creating added value for               aluminium KAI, AMI ingin berkontribusi terhadap program
national alumina. The KAI aluminium smelter is expected to             hilirisasi dengan menciptakan nilai tambah alumina nasional.
help reduce the gap between domestic aluminium supply                  Smelter aluminium KAI diharapkan dapat berkontribusi
and demand in Indonesia, which continues to grow in line               mengurangi kesenjangan antara suplai domestik dan
with projected increases in demand across various sectors,             permintaan aluminium di Indonesia, yang terus meningkat
including automotive, construction, packaging, and renewable           seiring dengan proyeksi peningkatan permintaan aluminium
energy, among others.                                                  guna memenuhi peningkatan kebutuhan di berbagai
                                                                       sektor, termasuk diantaranya industri otomotif, konstruksi,
                                                                       pengemasan, dan energi terbarukan, dan lain-lain.


Creating Shared-Value between the                                      Menciptakan Nilai Bersama Karyawan
Employees and the Community [OJK D.1.b]                                dan Masyarakat [OJK D.1.b]
Amid the evolving landscape of technological advancements,             Di tengah isu perkembangan teknologi, transisi energi, dan
the energy transition, and industrialization, we never lose sight      industrialisasi, kami tidak pernah lupa bahwa inti dari semua
of the fact that people are at the heart of every transformation.      transformasi adalah manusia. Penciptaan lingkungan kerja yang
Creating a safe, comfortable, inclusive, equitable, and non-           aman, nyaman, inklusif, setara, dan tidak diskriminatif sangat
discriminatory work environment is essential for sustainable           penting bagi bisnis yang berkelanjutan. Kami berinvestasi pada
business. We invest in leadership development, capability              pengembangan kepemimpinan, peningkatan kompetensi,
enhancement, and fostering a work culture that upholds                 serta pembentukan budaya kerja yang menjunjung tinggi
integrity and professionalism. We aspire for AMI to grow               integritas dan profesionalisme. Kami ingin AMI berkembang
into a company whose people are not only competent, but                menjadi perusahaan dengan karyawan yang bukan hanya
also carry a strong sense of responsibility for the long-term          kompeten, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap
impact of every decision they make ultimately shaping people           dampak jangka panjang dari setiap keputusan yang diambil,
excellence.                                                            dan pada akhirnya membentuk people excellence.

Our presence is inextricably linked to the surrounding                 Keberadaan kami tidak pernah terlepas dari masyarakat dan
community and environment. We view social responsibility               lingkungan sekitar. Kami memandang tanggung jawab sosial
not as an additional program but as an integral part of the            bukan sebagai program tambahan, melainkan sebagai bagian
Company’s operations. One of the AMI contributions is driving          integral dari operasional perusahaan. Salah satu contoh
local job creation around mining area through contractor               kontribusi AMI adalah mendorong penciptaan lapangan
services supply chain.                                                 kerja lokal di sekitar area tambang melalui rantai pasok jasa
                                                                       kontraktor pertambangan.

Our approach also evolves, not only in the forms of short-term         Pendekatan yang kami lakukan juga berevolusi bukan hanya
support but also long-term empowerment. Throughout 2025,               bantuan jangka pendek namun merupakan pemberdayaan
we continuously strengthen the community empowerment                   jangka panjang. Sepanjang 2025, kami pun terus memperkuat
approach oriented to long-term independence through                    pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi
education, local economy development, and community                    pada kemandirian jangka panjang, melalui pendidikan,
capacity strengthening. In 2025, CSR activities held for various       pengembangan ekonomi lokal, dan penguatan kapasitas
programs in education, health, economic empowerment,                   komunitas. Di tahun 2025, kegiatan CSR dilakukan pada
environment, and socio-cultural sectors. One of the primary            berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan,
                                                                       pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya. Salah
                                                                       satu pencapaian utama di tahun ini adalah semakin intensifnya




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     23
Page 24
02         President Director’s Message
           Sambutan Presiden Direktur




achievements this year is the more intensive educational              kegiatan pendidikan yang dilakukan untuk mengembangkan
activities in developing the local community around the mining        masyarakat lokal di sekitar area tambang. Kami ingin
area. We are committed to ensuring that AMI leaves behind             memastikan bahwa kehadiran AMI akan meninggalkan warisan
a lasting legacy of value, not just a trail of economic activity.     nilai, bukan sekadar jejak aktivitas ekonomi.

Governance as a Trust Pillar                                          Tata Kelola sebagai Pilar Kepercayaan

The current transparency demand from the stakeholders                 Saat ini tuntutan transparansi dari pemangku kepentingan
keeps increasing. We recognized that trust is not constructed         semakin meningkat. Kami menyadari bahwa kepercayaan
from statements but from consistency between commitment,              tidak dibangun oleh pernyataan, melainkan oleh konsistensi
policy, and implementation. Throughout 2025, we continuously          antara komitmen, kebijakan, dan pelaksanaan. Sepanjang
strengthen sustainability governance, risk management, and            tahun 2025, kami terus memperkuat tata kelola keberlanjutan,
the Company’s compliance.                                             manajemen risiko, dan kepatuhan Perusahaan.



We continuously improve our approach to transparency,                 Kami terus menyempurnakan pendekatan kami terhadap
including in this sustainability reporting. This report is not only   transparansi, termasuk dalam pelaporan keberlanjutan
a record of achievements but also a transparent reflection of         ini. Laporan ini bukan sekadar catatan pencapaian, tetapi
challenges, limitations, and areas that still need improvement.       juga cermin yang transparan atas tantangan, keterbatasan,
Good governance ensures that the company’s growth does                dan area yang masih perlu kami perbaiki. Tata kelola yang
not compromise integrity; business expansion does not                 baik memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak
neglect caution and does not pursue opportunities without             mengorbankan integritas, ekspansi bisnis tidak mengabaikan
sufficient understanding about risk.                                  kehati-hatian, dan peluang tidak dikejar tanpa pemahaman
                                                                      risiko yang memadai.


From Performance to Strategic                                         Dari Kinerja ke Ketangguhan Strategis
Resilience [OJK D.1.a]                                                [OJK D.1.a]


From a financial perspective, throughout 2025, AMI noted              Dilihat dari aspek keuangan, selama tahun 2025, AMI
the direct economic value produced is AS$998.05 million,              mencatat nilai ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar
decreased by 15.65% compared to the previous year.                    AS$998,05 juta, turun 15,65% dibandingkan tahun 2024.
Meanwhile, the economic value distribution recorded at                Sementara, distribusi nilai ekonomi tercatat sebesar
AS$775.92 million increased by 23.99%. This increase indicates        AS$775,92 juta, meningkat 23,99%. Peningkatan tersebut
the company’s commitment in creating value for the other              menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai
shareholders and stakeholders. We view financial performance          bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lain. Kami
not as our final goal, but as an enabler to create greater and        memandang kinerja keuangan bukan sebagai tujuan akhir,
more sustainable value.                                               tetapi sebagai enabler untuk menciptakan nilai yang lebih
                                                                      besar dan lebih berkelanjutan.

Challenges encountered by AMI and its subsidiaries, ranging           Tantangan yang dihadapi AMI dan anak-anak perusahaan,
from geopolitical disruption and commodity volatility to              mulai dari disrupsi geopolitik, volatilitas komoditas, hingga
various ESG issues, indicate that strategic resilience is far more    berbagai isu terkait ESG, menunjukkan bahwa ketangguhan
important than temporary growth. In AMI, we consciously               strategis jauh lebih penting daripada sekadar pertumbuhan
broaden our perspective. We not only chase annual                     sesaat. Oleh karena itu, kami berupaya untuk terus
performance but also develop an organization that can survive,        membangun organisasi yang mampu bertahan, beradaptasi,
adapt, and remain relevant amid global dynamics. We always            dan tetap relevan di tengah dinamika global. Setiap keputusan
test each strategic decision in AMI through a primary question        strategis di AMI selalu kami uji agar keputusan tersebut dapat
of whether the decision can strengthen our position in the            memperkuat posisi kami untuk jangka panjang. Keberlanjutan,




24                                                                              Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 25
01 02 03               04     05      06      07     08      09    10      11




long-term. Sustainability, in this case, not solely compliance or       dalam konteks ini, bukan sekadar kepatuhan atau reputasi,
reputation, but a way of thinking that guides how we grow. This         melainkan pola pikir yang menjadi landasan pertumbuhan
approach reflects our way in managing business, strengthening           kami. Pendekatan ini tercermin dalam cara kami mengelola
the governance, and integrating risk management into                    bisnis, memperkuat tata kelola, serta mengintegrasikan
each strategic decision making. Sustainability is no longer a           manajemen risiko ke dalam setiap pengambilan keputusan
supporting function, but a guideline in evaluating all business         strategis. Keberlanjutan bukan lagi ditempatkan sebagai
opportunities and risks. The company’s culture, that is IMORE           fungsi pendukung, tetapi sebagai panduan dalam menilai
(Integrity, Meritocracy, Openness, Respect, and Excellence),            setiap peluang dan risiko bisnis. Budaya perusahaan, yaitu
becomes the foundation in running a sustainable business and            IMORE (Integrity, Meritocracy, Openness, Respect, dan
supports the achievement of operational excellence.                     Excellence) menjadi landasan dalam menjalankan bisnis
                                                                        yang berkelanjutan dan mendukung tercapainya operational
                                                                        excellence.


Closing                                                                 Penutup

Sustainability is a long journey that demands consistency and           Keberlanjutan adalah perjalanan panjang yang menuntut
courage to continuously improve ourselves. We recognize                 konsistensi dan keberanian untuk terus memperbaiki diri. Kami
that the challenges we face become more difficult and the               menyadari bahwa tantangan yang dihadapi akan semakin
expectations for the company’s role are expanding. However,             sulit, dan ekspektasi terhadap peran perusahaan akan semakin
we believe that through a strong foundation, proper strategy,           luas. Namun, kami percaya bahwa dengan fondasi yang kuat,
good governance, and strong sustainable commitment, AMI                 strategi yang tepat, tata kelola yang baik, dan komitmen
can continue to grow responsibly.                                       keberlanjutan yang kuat, AMI dapat terus bertumbuh secara
                                                                        bertanggung jawab.

On behalf of the Board of Directors, I would like to express            Atas nama Direksi, saya menyampaikan apresiasi setinggi-
my highest appreciation to all employees, business partners,            tingginya kepada seluruh karyawan, mitra usaha, masyarakat,
community, regulator, and shareholders for the continuous               regulator, dan pemegang saham atas kepercayaan dan
trust and support given. We present this report as a form of            dukungan yang terus diberikan. Laporan ini kami persembahkan
our commitment to transparency, accountability, and a more              sebagai wujud komitmen kami terhadap transparansi,
sustainable future.                                                     akuntabilitas, dan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Let’s continue this journey with responsibility, resilience and         Mari kita lanjutkan perjalanan ini, dengan tanggung jawab,
belief that long-term value is always far more important than           dengan keteguhan, dan dengan keyakinan bahwa nilai jangka
temporary profit.                                                       panjang selalu lebih penting daripada keuntungan sesaat.




                                                    Iwan Dewono Budiyuwono
                                                             President Director
                                                             Presiden Direktur




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     25
Page 26

          
Page 27
       03
About This Report
  Tentang Laporan Ini
Page 28
03        About This Report
          Tentang Laporan Ini




As a form of commitment by PT Alamtri Minerals Indonesia           Laporan ini disusun sebagai bentuk komitmen PT Alamtri
Tbk (“AMI” or “the Company”) to implementing the principles        Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) dalam
of sustainability and transparency in information disclosure to    menerapkan prinsip keberlanjutan dan keterbukaan
stakeholders, this report has been prepared by disclosing          informasi kepada para pemangku kepentingan, dengan
the Company’s performance and initiatives in the economic,         mengungkapkan kinerja serta inisiatif Perusahaan pada aspek
environmental, and social aspects during the reporting             ekonomi, lingkungan, dan sosial selama periode pelaporan.
period. This is the fifth Sustainability Report published by the   Laporan Keberlanjutan ini merupakan laporan kelima yang
Company.                                                           telah diterbitkan oleh Perusahaan.




28                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 29
01     02     03 04 05                06      07     08      09   10      11




References in Report Writing
Acuan dalam Pembuatan Laporan


Referring to both national and international reporting                 Laporan ini disusun mengacu pada pedoman pelaporan
guidelines, this report is prepared in such a way that information     baik nasional maupun internasional agar pengungkapan
disclosure is consistent, structured, and comparable. The              informasi dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan dapat
reference standards used in preparing sustainability reports           diperbandingkan. Dasar acuan yang digunakan dalam
include:                                                               penyusunan laporan keberlanjutan antara lain:
1. OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 concerning the                   1. Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
    Implementation of Sustainable Finance for Financial                    Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
    Services Institutions, Issuers, and Public Companies;                  Emiten, dan Perusahaan Publik;
2. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Forms                     2. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk Dan
    and the Content of Annual Reports of Issuers or Public                 Isi Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik
    Companies (“SEOJK 16/2021”); and                                       (“SEOJK 16/2021”); dan
3. The Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 with           3. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dengan
    the reporting option ‘with reference to GRI Standards’.                opsi pelaporan ‘with reference to GRI Standards’.

AMI also began to partially integrate the International                AMI juga mulai mengintegrasikan International Financial
Financial Reporting Standards (IFRS) S1 and S2 published by            Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2 yang diterbitkan
International Sustainability Standards Board (ISSB) to enhance         oleh International Sustainability Standards Board (ISSB)
transparency of sustainability reporting, particularly in the          secara parsial guna meningkatkan transparansi pelaporan
disclosure of the risk and opportunity management related to           keberlanjutan, khususnya dalam pengungkapan pengelolaan
climate change.                                                        risiko dan peluang terkait perubahan iklim.

To make it easier for readers to find information that complies        Untuk memudahkan pembaca dalam menelusuri informasi
with these guidelines, we have included disclosure numbers             yang sesuai dengan pedoman tersebut, kami mencantumkan
or codes in different colors after the relevant sentences or           nomor atau angka pengungkapan di belakang kalimat atau
paragraphs. The GRI and SEOJK 16/2021 applied in this                  paragraf terkait dengan warna yang berbeda. GRI dan SEOJK
report are marked with numbers in orange brackets for SEOJK            16/2021 yang diterapkan dalam laporan ini diberi tanda
16/2021 and green brackets for GRI on each relevant page.              dengan penomoran di dalam kurung berwarna oranye untuk
The list of SEOJK 16/2021 and GRI Indexes can be found at              SEOJK 16/2021 dan kurung berwarna hijau untuk GRI pada
the end of this report.                                                setiap halaman yang relevan. Indeks SEOJK 16/2021 dan GRI
                                                                       disajikan di bagian akhir laporan ini.


Reporting Period
Periode Laporan                         [GRI 2-3]



The Sustainability Report of AMI is prepared for the reporting         Laporan Keberlanjutan AMI disusun untuk periode pelaporan
period from January 1 to December 31, 2025, reflecting                 1 Januari hingga 31 Desember 2025, yang mencerminkan
the Company’s performance, policies, and initiatives in                kinerja, kebijakan, serta inisiatif Perusahaan pada aspek
the economic, environmental, and social aspects during                 ekonomi, lingkungan, dan sosial selama tahun buku
the 2025 fiscal year. All data and information presented               2025. Seluruh data dan informasi yang disajikan dalam
in this report is gathered from the Company’s operational              laporan ini dihimpun dari aktivitas operasional Perusahaan
activities throughout the period, unless otherwise stated.             sepanjang periode tersebut, kecuali dinyatakan lain.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                   29
Page 30
03          About This Report
            Tentang Laporan Ini




Limitations and Scope of Report
Batasan dan Cakupan Laporan                                          [GRI 2-2]



The data and information contained in this sustainability report     Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keberlanjutan
cover the operational activities and sustainability performance      ini mencakup kegiatan operasional dan kinerja keberlanjutan
of AMI and its subsidiaries, including PT Maruwai Coal               dari AMI serta anak perusahaan, antara lain PT Maruwai Coal
(“MC”), PT Lahai Coal (“LC”), and PT Kalimantan Aluminium            (“MC”), PT Lahai Coal (“LC”), dan PT Kalimantan Aluminium
Industry (“KAI”). The scope of the report covers economic,           Industry (“KAI”). Cakupan laporan meliputi aspek ekonomi,
environmental, and social aspects relevant to the business           lingkungan, dan sosial yang relevan dengan aktivitas usaha
activities of each entity during the reporting period, as follows:   masing-masing entitas selama periode pelaporan, sebagai
                                                                     berikut:


                                  Data                                                                Entity
                                  Data                                                                Entitas

 Finance                                                                                       AMI (consolidation)
 Keuangan                                                                                       AMI (konsolidasi)

 Procurement
                                                                                                AMI, MC, dan LC
 Pengadaan

 Occupational health and safety
                                                                                                MC, LC, dan KAI
 Kesehatan dan keselamatan kerja

 Environment
                                                                                                   MC dan LC
 Lingkungan

 Energy and greenhouse gas (GHG) emissions
                                                                                                   MC dan LC
 Energi dan emisi gas rumah kaca (GRK)

 Human resources                                                                               AMI (consolidation)
 Sumber daya manusia                                                                            AMI (konsolidasi)

 Corporate social responsibilities
                                                                                                   MC dan LC
 Tanggung jawab sosial perusahaan



30                                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 31
01     02     03 04 05                06      07     08      09         10      11



Identification of Material Topics
Identifikasi Topik Material                                      [GRI 3-1]




Identifying material topics is a process undertaken by the                   Identifikasi topik material merupakan proses yang dilakukan
Company to determine the most relevant sustainability                        Perusahaan untuk menentukan isu-isu keberlanjutan yang
issues that reflect the most significant potential impacts                   paling relevan dalam merefleksikan potensi dampak yang
from the Company, taking into account the severity and the                   paling signifikan dari Perusahaan, dengan mempertimbangkan
scope of such impacts. This identification forms the basis for               tingkat keparahan serta luasnya cakupan dampak tersebut.
strategy formulation, program prioritization, and sustainability             Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan
performance disclosure, so the reports submitted can                         strategi, penetapan prioritas program, serta pengungkapan
reflect a more focused and accountable approach to impact                    kinerja keberlanjutan, sehingga laporan yang disampaikan
management and long-term value creation. The Company                         dapat mencerminkan fokus pengelolaan dampak dan
conducted a review of its material topics in 2025 to ensure                  penciptaan nilai jangka panjang secara lebih terarah dan
that they reflect the most significant economic, environmental,              akuntabel. Perusahaan melakukan peninjauan kembali topik
and social impacts.                                                          material pada tahun 2025 untuk memastikan bahwa topik
                                                                             material mencerminkan dampak ekonomi, lingkungan, dan
                                                                             sosial yang paling signifikan.

The initial stages encompassed benchmarking against similar                  Tahapan awal dilakukan melalui benchmarking terhadap
companies (peers), reviewing various relevant ESG frameworks,                perusahaan sejenis (peers), penelaahan berbagai kerangka
and evaluating the Company’s risk profile, in order to obtain                kerja ESG yang relevan, serta evaluasi terhadap profil risiko
an initial overview of sustainability issues that potentially lead           Perusahaan, guna memperoleh gambaran awal mengenai isu-
to significant impacts.                                                      isu keberlanjutan yang berpotensi berdampak signifikan.

Based on the benchmarking results and preliminary analysis,                  Berdasarkan hasil benchmarking dan analisis awal tersebut,
the Company prepared a preliminary list (long list) of                       Perusahaan menyusun daftar awal (long list) topik keberlanjutan
sustainability topics deemed relevant to the characteristics                 yang dinilai relevan dengan karakteristik kegiatan usaha dan
of its business activities and industry context. This long list              konteks industri. Long list ini mencakup isu-isu ekonomi,
includes economic, environmental, and social issues that                     lingkungan, dan sosial yang kemudian menjadi dasar untuk
will then form the basis for further in-depth analysis. At this              proses pendalaman lebih lanjut. Pada tahap ini, Perusahaan
stage, the Company ensures that all identified topics reflect                memastikan bahwa seluruh topik yang diidentifikasi telah
stakeholder expectations and developments in applicable                      mencerminkan ekspektasi pemangku kepentingan serta
sustainability practices.                                                    perkembangan praktik keberlanjutan yang berlaku.

In the next step, stakeholder engagement was performed                       Tahapan berikutnya dilakukan melalui pelibatan pemangku
to obtain perspectives related to the level of importance                    kepentingan untuk memperoleh pandangan mengenai tingkat
of each topic. The input gathered from this process was                      kepentingan masing-masing topik. Masukan yang diperoleh
used to assess the relevance and level of impact of each                     dari proses ini digunakan untuk menilai relevansi dan tingkat
topic on the Company and stakeholders. The results of this                   dampak setiap topik terhadap Perusahaan dan pemangku
assessment were then analyzed to filter and select the most                  kepentingan. Hasil penilaian tersebut selanjutnya dianalisis
relevant topics.                                                             untuk menyaring dan memilih topik-topik yang paling relevan.

The results of the topic selection were then verified along                  Hasil pemilihan topik kemudian diverifikasi bersama
with the Board of Directors to ensure consistency with the                   Direksi guna memastikan keselarasan dengan strategi dan
Company’s business strategies and direction. Through this                    arah bisnis Perusahaan. Melalui proses ini, topik material
process, material topics were identified and determined                      teridentifikasi dan ditetapkan sebagai fokus pengungkapan
as the focus of disclosure in the sustainability report.                     dalam laporan keberlanjutan. Topik material yang dipilih
The selected material topics were those with a high and                      merupakan topik dengan tingkat kepentingan (importance)
medium level of importance, reflecting priority issues for                   high dan medium, yang mencerminkan isu-isu prioritas
the Company’s sustainability.                                                bagi keberlanjutan Perusahaan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                            31
Page 32
03           About This Report
             Tentang Laporan Ini




Material Topics
Topik Material [GRI 3-2]

                                                                     Occupational
                                    Local Communities                Health and Safety                    Employment
                                    Masyarakat Lokal                 Kesehatan dan                        Kepegawaian
                                                                     Keselamatan Kerja

                                    Engaging surrounding             Fostering a safe, conducive,         Ensuring excellent human
                                    communities within the           and comfortable work                 resources management.
                                    Company operational              environment.                         Memastikan pengelolaan
                                    area to minimize social,         Penyediaan tempat kerja              sumber daya manusia yang
                                    environmental, and               yang aman, kondusif dan              baik.
                                    economic impacts.                nyaman.
                                    Pelibatan masyarakat di
                                    sekitar area operasi dan
                                    meminimalkan dampak
                                    sosial, lingkungan dan
                                    ekonomi bagi mereka.




  Biodiversity                      GHG Emissions                    Air Emissions                        Energy
  Keanekaragaman Hayati             Emisi GRK                        Emisi Udara                          Energi


  Conservation of flora and         Efforts on the management        Air pollution control through        Energy management and
  fauna diversity.                  and reduction of Greenhouse      air emission controls.               conservation and the use
  Pelestarian keberagaman           Gas Emissions (GHG).             Pengendalian pencemaran              of environmentally friendly
  flora dan fauna.                  Upaya pengelolaan dan            udara melalui pengelolaan            energy.
                                    penurunan emisi Gas Rumah        emisi udara.                         Pengelolaan dan konservasi
                                    Kaca (GRK).                                                           energi dan penggunaan
                                                                                                          energi yang ramah
                                                                                                          lingkungan.




  Climate Change                    Water and Effluents              Waste                                Economic Performance
  Perubahan Iklim                   Air dan Efluen                   Limbah                               Kinerja Ekonomi


  The Company's efforts to          Management, conservation,        Waste management to                  Presenting the Company
  take part in mitigating risk of   and monitoring of water          prevent environmental                achievement and economic
  climate change.                   resources, as well as effluent   pollution.                           performance during the
  Upaya Perusahaan untuk turut      management.                      Pengelolaan limbah sehingga          reporting period and how
  serta dalam memitigasi risiko     Pengelolaan, konservasi dan      tidak mencemari lingkungan.          the Company distributes its
  dari perubahaan iklim.            pemantauan sumber daya                                                economic value.
                                    air, serta pengelolaan limbah                                         Menggambarkan pencapaian
                                    cair.                                                                 dan kinerja ekonomi
                                                                                                          Perusahaan selama tahun
                                                                                                          pelaporan dan bagaimana
                                                                                                          Perusahaan mendistribusikan
                                                                                                          nilai ekonominya.




32                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 33
01     02     03 04 05                06      07     08      09   10      11



Restatement and External Assurance
Pernyataan Kembali dan Penjaminan Eksternal [OJK G.1] [GRI 2-4, 2-5]


There have been restatements for economic, environmental,              Terdapat pernyataan kembali untuk data ekonomi, lingkungan,
employee, as well as occupational health and safety data.              karyawan, serta kesehatan dan keselamatan kerja.



This Sustainability Report has not been verified by an                 Laporan Keberlanjutan ini belum memperoleh penjaminan
independent external party. The Company continues to                   dari pihak eksternal independen. Perusahaan tetap berupaya
strive to ensure the quality and reliability of information            memastikan kualitas dan keandalan informasi melalui
through integrated internal control and review mechanisms.             mekanisme pengendalian dan penelaahan internal yang
The implementation of external verification will continue              terintegrasi. Penerapan penjaminan eksternal akan terus dikaji
to be reviewed as part of the Company’s commitment to                  sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam memperkuat
strengthening transparency and governance in sustainability            transparansi dan tata kelola pelaporan keberlanjutan.
reporting.

Accessibility and Feedback
Aksesibilitas dan Umpan Balik [OJK G.3]
To establish two-way communication and enable the Company              Untuk terwujudnya komunikasi dua arah dan agar Perusahaan
to conduct evaluations aimed at improving the quality of               dapat melakukan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitas
future reports, we have included a Feedback Sheet at the end           laporan di masa mendatang, kami menyediakan Lembar
of this report. We hope that readers and users of this report          Umpan Balik di bagian akhir laporan ini. Dengan lembaran
will use this sheet to provide suggestions, feedback, opinions,        tersebut, diharapkan pembaca dan pengguna laporan ini
and so on, which will be very useful for improving the quality         dapat memberikan usulan, umpan balik, opini dan sebagainya,
of future reports. We have not yet received any feedback on            yang sangat berguna bagi peningkatan kualitas pelaporan di
last year’s sustainability report.                                     masa depan. Kami belum menerima umpan balik atas laporan
                                                                       keberlanjutan tahun lalu.

Further information can be accessed by contacting:                     Informasi lebih lanjut dapat diakses dengan menghubungi:




                                                        PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
                                                        Cyber 2 Tower, Lt. 34
                                                        Jl. HR Rasuna Said, Blok X-5, No.13
                                                        Kuningan, Jakarta Selatan, 12950 Indonesia
                                                        Tel. (021) 2553 3060
                                                        Fax. (021) 2553 3059
                                                        Website: www.alamtriminerals.id
                                                        Email: corsec@alamtriminerals.id




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     33
Page 34

          
Page 35
        04
About The Company
   Tentang Perusahaan
Page 36
04           About The Company
             Tentang Perusahaan




Company Profile
Profil Perusahaan [OJK C.2] [GRI 2-1]



            Company Name                                  Date of Establishment
            Nama Perusahaan                               Tanggal Pendirian

     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                    September 25, 2007
                                                          25 September 2007

                               Company Status
                               Status Perusahaan
                               Public Company
                               Perseroan Terbuka


            Legal Basis of Establishment
            Dasar Hukum Pendirian

     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk is established based on the Deed Establishment No. 09, dated September 25, 2007, drawn up by Dwi Yulianti,
     S.H., a notary in South Jakarta and has obtained approval from the Indonesian Minister of Law and Human Rights in accordance with Degree No.
     C-01217 HT.01.01- TH.2007, dated October 25, 2007 and has been announced in the Indonesian State Gazette No. 36, dated May 2, 2008. PT
     Jasapower Indonesia has been renamed PT Adaro Minerals Indonesia Tbk based on the Deed No. 4, dated September 1, 2021 which was drawn
     up before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., a notary in North Jakarta. The Deed related to the renaming has been approved by the Indonesian
     Minister of Law and Human Rights in accordance with the Decree No. AHU-0047835.AH.01.02. of 2021, dated September 6, 2021. The name of
     PT Adaro Minerals Indonesia Tbk was changed again to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk based on Deed No. 2 dated June 2, 2025, drawn up
     before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., a notary in North Jakarta, which has obtained approval from the Minister of Law and Human Rights of the
     Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0035843.AH.01.02.Year 2025 dated June 2, 2025.

     PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 09 Tanggal 25 September 2007, yang dibuat oleh Dwi Yulianti, S.H., notaris
     di Jakarta Selatan dan telah memperoleh pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
     C-01217 HT.01.01- TH.2007 Tanggal 25 Oktober 2007 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 36 Tanggal 2 Mei 2008. Nama
     PT Jasapower Indonesia diubah menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk berdasarkan Akta No. 4 tertanggal 1 September 2021 yang dibuat di hadapan
     Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta Utara. Akta terkait perubahan nama tersebut telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
     Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0047835.AH.01.02.Tahun 2021 tertanggal 6 September 2021. Nama PT Adaro Minerals
     Indonesia Tbk kembali diubah menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk berdasarkan Akta No. 2 tertanggal 2 Juni 2025 yang dibuat dihadapan
     Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta Utara yang telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
     berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0035843.AH.01.02.Tahun 2025 tertanggal 2 Juni 2025.



           Issued and Paid-Up Capital                                         Website
           Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                Situs Web

     Rp4,088,233,150,000                                                    www.alamtriminerals.id

           Authorized Capital                                              Head Office Address [OJK C.2]                        Contact Us
           Modal Dasar                                                     Alamat Kantor Pusat                                  Hubungi Kami

          Rp13,710,100,000,000                                   Cyber 2 Tower, Lt. 34                               Telephone: +62 21 2553 3060
                                                                 Jl. HR Rasuna Said, Blok X-5, No. 13                Fax: +62 21 2553 3059
                                                                 Kuningan, Jakarta Selatan, 12950 Indonesia          Email: corsec@alamtriminerals.id



           Share Ownership [OJK C.3.c]
           Kepemilikan Saham


                                             PT Alamtri Resources Indonesia Tbk                 85.02%

                                             Board of Commissioners and Directors
                                                                                                 0.00%
                                             Dewan Komisaris dan Direksi

                                             Affiliate of the Controller
                                                                                                 3.01%
                                             Afiliasi Pengendali

                                             Free float                                         11.97%




36                                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 37
01      02     03 04 05               06      07     08      09   10      11




Company Overview
Sekilas Perusahaan



PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “Company”),                PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
the mining and mineral processing company, began its                   merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral
business activities in 2007 under the name of PT Jasapower             yang memulai kegiatan usahanya pada tahun 2007 dengan
Indonesia (“JPI”). To date, the company, during its journey,           nama PT Jasapower Indonesia (“JPI”). Dalam perjalanannya,
continues to grow and transform. JPI changed its name on               Perusahaan terus berkembang dan bertransformasi hingga
September 1, 2021 to PT Adaro Minerals Indonesia Tbk as                saat ini. Lalu pada 1 September 2021, JPI berubah nama
a reinforcement of Alamtri Group’s strategies in the mineral           menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk sebagai penguatan
processing business. In June 2025, to align the AMI’s holding          strategi Grup AlamTri dalam bisnis pengolahan mineral. Pada
company’s identity, namely PT Alamtri Resources Indonesia              2 Juni 2025, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk resmi berganti
Tbk, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk officially changed its            nama menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, untuk
name to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.                             menyelaraskan identitas dari perusahaan induk AMI, yaitu PT
                                                                       Alamtri Resources Indonesia Tbk.

AMI is currently managing metallurgical coal business                  Saat ini, AMI mengelola bisnis batu bara metalurgi serta
and developing mineral processing segment as a part of                 mengembangkan segmen pengolahan mineral sebagai bagian
long-term growth strategy. In 2022, AMI marked a significant           dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Pada tahun 2022,
milestone by entering the mineral processing business through          AMI mencatatkan tonggak penting dengan memasuki bisnis
its subsidiary, PT Kalimantan Aluminium Industry (“KAI”).              pengolahan mineral melalui anak perusahaan PT Kalimantan
Through KAI, the Company is developing an aluminium smelter            Aluminium Industry (“KAI”). Melalui KAI, Perusahaan
project in North Kalimantan, with a production capacity                mengembangkan proyek smelter aluminium di Kalimantan
of up to 500,000 tonnes of aluminium ingots per year in its            Utara, dengan kapasitas produksi hingga 500.000 ton
first phase. This development reflects AMI’s commitment to             aluminium ingot per tahun di fase pertama. Pengembangan
supporting the national downstreaming agenda by enhancing              ini mencerminkan komitmen AMI dalam mendukung agenda
the value-added processing of alumina domestically, while              hilirisasi nasional dengan meningkatkan nilai tambah alumina
strengthening the foundation of a sustainable aluminium                di dalam negeri, sekaligus memperkuat pondasi industri
industry in Indonesia in line with policies initiated by the           aluminium Indonesia yang berkelanjutan sesuai kebijakan
Government of Indonesia.                                               yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia..

AMI, as part of a leading mining and energy group in                   Sebagai bagian dari grup pertambangan dan energi terkemuka
Indonesia, has strong access to operational expertise,                 di Indonesia, AMI memiliki akses yang kuat terhadap keahlian
technical experience, and adequate financing support. In               operasional, pengalaman teknis, serta dukungan sumber
maintaining its operational performance while expanding the            pembiayaan yang memadai. Hal tersebut menjadi fondasi
business portfolio in an integrated manner, these factors form         penting bagi Perusahaan dalam menjaga kinerja operasional
an important foundation for the Company.                               sekaligus memperluas portofolio bisnisnya secara terintegrasi.

Significant changes in the Company                                     Perubahan Signifikan dalam Perusahaan
[OJK C.6]                                                              [OJK C.6]


During the reporting period, the Company recorded a                    Pada tahun pelaporan, Perusahaan mencatat perubahan
significant change in the form of renaming, from PT Adaro              signifikan berupa perubahan nama dari PT Adaro Minerals
Minerals Indonesia Tbk to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.           Indonesia Tbk menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia
This change is a part of the identity alignment with                   Tbk. Perubahan ini merupakan bagian dari penyelarasan
the     framework     of   Alamtri   Group     transformation.         identitas dengan kerangka transformasi Grup AlamTri.
AlamTri Group transformation through metallurgical coal and            Perusahaan mendukung transformasi Grup AlamTri melalui
mineral processing business development that can facilitate            pengembangan bisnis batu bara metalurgi dan pengolahan
sustainable infrastructure, renewable energy industry, and the         mineral yang dapat mendukung infrastruktur berkelanjutan,
government’s downstreaming program.                                    industri energi terbarukan, dan program hilirisasi pemerintah.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     37
Page 38
  04     About The Company
         Tentang Perusahaan




  Vision, Missions, and Corporate Values
  Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan [OJK C.1]




                              PT Alamtri Minerals
                              Indonesia Tbk envisions to be
                              a leading Indonesian
 VISION                       mining company.
   VISI                       PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk bervisi
                              menjadi perusahaan pertambangan
                              Indonesia yang terkemuka.



                                      PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk operates its
                                      businesses with the missions to:
                                      PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk menjalankan bisnisnya
                                      dengan misi untuk:
                                      1. Satisfy the needs of its customers
                                         Memuaskan kebutuhan pelanggan

MISSIONS                              2. Develop its employees
                                         Mengembangkan karyawan

  MISI                                3. Partner with its suppliers
                                         Menjalin kemitraan dengan pemasok
                                      4. Support community and national development
                                         Mendukung pembangunan masyarakat dan negara
                                      5. Promote a safe and sustainable environment
                                         Mengutamakan keselamatan dan kelestarian lingkungan
                                      6. Maximize shareholders’ value
                                         Memaksimalkan nilai bagi pemegang saham




  38                                                    Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 39
01     02      03 04 05               06      07     08      09   10   11




Corporate Values
Nilai-nilai Perusahaan




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk              39
Page 40
04      About The Company
        Tentang Perusahaan




Milestones
Jejak Langkah




     2007                                                        2010
      The Company was established under the                        PT Alamtri Resources Indonesia Tbk acquired a 25%
      name of PT Jasapower Indonesia.                              stake in PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber
      Perusahaan didirikan dengan nama                             Barito Coal, PT Kalteng Coal, and PT Juloi Coal.
      PT Jasapower Indonesia.                                      PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mengakuisisi 25%
                                                                   kepemilikan di PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber
                                                                   Barito Coal, PT Kalteng Coal, dan PT Juloi Coal.



     2015
      PT Lahai Coal produced high-quality Semi Soft Coking Coal (SSCC) of 0.1 million tons from Haju mine in their first
      production.
      PT Lahai Coal memproduksi Semi Soft Coking Coal (SSCC) berkualitas tinggi dari tambang Haju dengan produksi
      pertama sebesar 0,1 juta ton.




     2016
      PT Alamtri Resources Indonesia Tbk acquired the remaining stake in Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber
      Barito Coal, PT Kalteng Coal, and PT Juloi Coal. Therefore, it owned 99% of shares in those subsidiaries.
      PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mengakuisisi sisa kepemilikan di PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber Barito
      Coal, PT Kalteng Coal, dan PT Juloi Coal. Sehingga memiliki 99% kepemilikan saham pada anak perusahaan tersebut.




     2019                                                             2020
      Starting the production of Hard Coking Coal                       PT Maruwai Coal performed its first
      (HCC) or known as Lampunut Hard Coking Coal                       shipment of Lampunut HCC in Mei
      through PT Maruwai Coal.                                          2020.
      Memulai produksi Hard Coking Coal (HCC) yang                      PT Maruwai Coal melakukan pengiriman
      dikenal dengan nama Lampunut Hard Coking Coal                     pertama Lampunut HCC pada bulan Mei
      melalui PT Maruwai Coal.                                          2020.




     2021
      • PT Jasapower Indonesia changed its name to PT Adaro Minerals Indonesia Tbk.
        PT Jasapower Indonesia mengubah nama menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk.
      • Through the subsidiaries of PT Alam Tri Daya Indonesia, the Company completed its acquisition of 99%
        shareholding in PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber Barito Coal, PT Kalteng Coal, and PT Juloi Coal.
        Melalui anak perusahaannya PT Alam Tri Daya Indonesia, Perusahaan menyelesaikan akuisisi 99% kepemilikan saham
        PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber Barito Coal, PT Kalteng Coal, dan PT Juloi Coal.




40                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 41
01     02      03 04 05               06      07     08      09     10      11




     2025
        • In its position as AMI’s parent company, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”) took a strategic action to
          pursue long-term sustainable growth by selling its majority ownership in its thermal coal business in late 2024. In line
          with these strategic objectives, AMI, as a subsidiary of AlamTri, was placed under the AlamTri Geo pillar, to focus
          on the metallurgical coal and mineral processing businesses. Subsequently, AMI changed its name from PT Adaro
          Minerals Indonesia Tbk to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, which was approved at the 2025 General Meeting of
          Shareholders.
          Dalam posisinya sebagai induk perusahaan AMI, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”) mengambil langkah
          strategis untuk mengejar pertumbuhan berkelanjutan di jangka panjang dengan menjual sebagian besar kepemilikan pada
          bisnis batu bara termal pada akhir 2024. Sejalan dengan tujuan strategis tersebut, AMI, sebagai anak perusahaan AlamTri,
          ditempatkan pada pilar AlamTri Geo, untuk berfokus pada bisnis batu bara metalurgi dan pengolahan mineral. Selanjutnya,
          AMI mengubah namanya dari PT Adaro Minerals Indonesia Tbk menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, yang disetujui
          pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025.
        • In the fourth quarter of 2025, KAI, a subsidiary of AMI, commenced partial initial trial production of its aluminium
          smelter. This stage represents a critical step toward full operations, during which KAI will continue to focus on
          accelerating the commissioning of its potlines to achieve the targeted full capacity of 500,000 tonnes per year, which
          is expected to commence in the fourth quarter of 2026.
          Pada kuartal-4 tahun 2025, KAI, anak perusahaan AMI, memulai kegiatan uji coba produksi awal smelter aluminium secara
          parsial. Tahap ini menjadi langkah penting menuju operasional penuh, dimana KAI akan terus berfokus pada percepatan
          strategis pengoperasian potline guna mencapai kapasitas penuh 500.000 ton per tahun yang ditargetkan akan dimulai di
          Q4-2026.


                                                                                                                       2024
        PT Adaro Mining Technologies (AMT) and PT Alam Tri Abadi (currently named PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AAI))
        15.29% ownership on AMI was acquired by AlamTri. Following this acquisition, AlamTri has owned a stake in AMI by
        83.84%.
        Kepemilikan PT Adaro Mining Technologies (AMT) dan PT Alam Tri Abadi (saat ini bernama PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
        (AAI) sebesar 15,29% atas AMI diakuisisi oleh AlamTri. Setelah akuisisi ini, AlamTri memegang kepemilikan atas AMI sebesar
        83,84%.




     2023
         • AMI participated in the issuance of new shares of PT Alam Tri Cakra Indonesia (ATCI), thereby acquiring a
           90.84% ownership stake in ATCI.
           AMI mengambil bagian pada penerbitan saham-saham baru PT Alam Tri Cakra Indonesia (ATCI) sehingga AMI
           memiliki 90,84% kepemilikan saham ATCI.
         • In second quarter of 2023, PT Kalimantan Aluminium Industry secured financing for its 500,000 tpa aluminium
           smelter.
           Pada kuartal kedua tahun 2023, PT Kalimantan Aluminium Industry memperoleh pendanaan untuk smelter
           aluminiumnya yang memiliki kapasitas 500.000 tpa.



     2022
       • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk was officially listed on the Indonesia Stock Exchange on January 3, 2022.
         PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk resmi tercatat perdagangannya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 Januari 2022
       • AMI’s parent company, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, streamlined its businesses into three growth pillars: Energy,
         Minerals, and Green. As a result, the company leads the Adaro Minerals pillar by managing and coordinating all group
         businesses related to mineral products.
         Perusahaan induk AMI, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, merampingkan bisnis-bisnisnya ke dalam tiga pilar pertumbuhan, yaitu
         Energy, Minerals, dan Green. Dengan ini, Perusahaan memimpin pilar Adaro Minerals dengan mengelola dan mengkoordinasikan seluruh
         bisnis grup yang berhubungan dengan produk mineral.
       • The Company established PT Alamtri Baterai Indonesia (ABI), which later took over PT Alamtri Indo Aluminium.
         Perusahaan mendirikan PT Alamtri Baterai Indonesia yang kemudian mengambil alih PT Alamtri Indo Aluminium.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                              41
Page 42
04        About The Company
          Tentang Perusahaan




Business Activities
Kegiatan Usaha [OJK C.4] [GRI 2-6]



 Business Activities           •   Holding company and consulting management activities
 Bidang Usaha                      Aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen
                               •   Mining and quarrying supporting activities
                                   Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya
                               •   Rental and leasing activities without option rights for mining and energy machinery and equipment
                                   Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin pertambangan dan energi serta
                                   peralatannya
                               •   Machine reparation for special needs
                                   Reparasi mesin untuk keperluan khusus
                               •   Investment
                                   Investasi

 Products and Services         •   Metallurgical coal mining
 Produk dan Layanan                Pertambangan batu bara metalurgi
                               •   Management consulting services
                                   Jasa konsultasi manajemen
                               •   Mineral processing
                                   Pengolahan mineral


Metallurgical Coal Mining Business                                 Bisnis Pertambangan Batu Bara Metalurgi

AMI holds five Coal Contract of Works (CCoWs) for                  AMI memegang lima Perjanjian Karya Pengusahaan
metallurgical coal concession areas in Central and East            Pertambangan Batubara (PKP2B) untuk konsesi batu bara
Kalimantan, collectively totaling 146,579 ha in area size. As      metalurgi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, yang
at December 2025, the total coal reserves and total coal           meliputi luas total 146,579 ha. Per Desember 2025, total
resources were 178.1 Mt and 996.9 Mt, consecutively. Two           cadangan dan total sumber daya batu bara masing-masing
of AMI’s concessions are operational and produce important         178,1 juta ton dan 996,9 juta ton. Dua dari konsesi AMI sudah
materials for steel production. The Haju mine operated by          beroperasi dan memproduksi bahan baku penting untuk
AMI’s subsidiary PT Lahai Coal (LC) produces semisoft coking       produksi baja. Tambang Haju yang dioperasikan PT Lahai Coal
coal (SSCC) while the Lampunut mine under PT Maruwai Coal          (LC) memproduksi semisoft coking coal (SSCC) sedangkan
(MC) produces hard coking coal (HCC).                              tambang Lampunut PT Maruwai Coal (MC) memproduksi hard
                                                                   coking coal (HCC).




42                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 43
01     02      03 04 05               06      07     08      09   10      11




MC is one of the largest operating coking coal mines in                MC adalah salah satu tambang batu bara kokas terbesar yang
Indonesia to date. Its products have been highly praised               beroperasi di Indonesia sampai saat ini. Produknya sangat
for low ash content, low phosphorous content, and high                 dihargai berkat kandungan abu yang rendah, kandungan
vitrinite content, as well as the strong coking characteristics        fosfor yang rendah, dan kandungan vitrinit yang tinggi,
(rated 9 for CSN on a scale of 1-9) that make Lampunut’s               serta karakteristik kokas yang kuat (peringkat 9 untuk CSN
HCC superior for blending. The coal’s ultra-low ash and low            pada skala 1-9) yang membuat HCC Lampunut unggul untuk
phosphorus content can help to reduce waste and carbon                 pencampuran. Kandungan abu yang sangat rendah dan fosfor
emission in the production of pig iron or steel, and its high          yang rendah dapat membantu mengurangi limbah dan emisi
vitrinite content improves the strength of the steel products.         karbon pada produksi pig iron atau baja, dan kandungan
These characteristics build the competitive advantage for the          vitrinit yang tinggi meningkatkan kekuatan produk baja.
Lampunut coal over coking coal from other countries.                   Karakteristik ini membangun keunggulan saing batu bara
                                                                       Lampunut dibandingkan batu bara kokas dari negara lainnya.

Operational Performance in Metallurgical Coal                          Kinerja Operasional pada Pertambangan Batu
Mining                                                                 Bara Metalurgi

AMI recorded overburden removal of 26.33 Mbcm in 2025,                 AMI mencatat pengupasan lapisan penutup sebesar 26,33
or 12% higher than that of 2024, resulting in a strip ratio of         juta bcm pada tahun 2025, atau naik 12% dari tahun 2024,
3.55x, or similar to that of 2024. Total coal production in 2025       sehingga nisbah kupas mencapai 3,55x, atau setara dengan
was 7.41 Mt, or increased 12% from the previous year. Sales            nisbah tahun 2024. Total produksi batu bara tahun 2025
volume also grew 12% to 6.28 Mt and surpassed the 5.6-6.1Mt            mencapai 7,41 juta ton, atau naik 12% dari tahun sebelumnya.
target set for the year. AMI’s production and sales volumes            Volume penjualan juga naik 12% menjadi 6,28 juta ton, dan
in 2025 were mostly attributable to MC, with the remaining             melampaui mencapai target yang berkisar 5,6-6,1 juta ton
portion contributed by LC.                                             untuk tahun ini. Volume produksi dan penjualan AMI tahun
                                                                       2025 sebagian besar berasal dari MC, dan sementara sisanya
                                                                       berasal dari LC.

In 2025, AMI continued investing in various facilities and             Pada tahun 2025, AMI terus berinvestasi pada berbagai sarana
infrastructure to support higher volume target. Among key              dan infrastruktur untuk mendukung kenaikan target volume.
achievements, AMI has completed the construction of a new              Sebagai beberapa pencapaian utama, AMI merampungkan
500-bed camp in Lampunut, the first stage of the 39-kilometer          pembangunan mess karyawan yang baru berkapasitas 500
hauling road upgrade, and the second barge-loading conveyor            tempat tidur di Lampunut, tahapan pertama upgrade jalan
in Tuhup with a loading rate of 3,000 tph. Meanwhile, the works        hauling sepanjang 39 km, dan konveyor pemuatan tongkang
on supporting facilities for AMI’s second phase of hauling             kedua di Tuhup berkapasitas 3.000 tph. Pekerjaan sarana
road upgrade, along with the construction of two bridges               pendukung untuk upgrade jalan hauling tahap kedua, bersama
along the hauling road, construction of supporting facilities          proyek dua jembatan di jalan hauling, pembangunan sarana
for our second barge loading conveyor and development of               pendukung konveyor pemuatan tongkang dan pembangunan
the Alamtri Metallurgical Coal Technology & Research Centre            Alamtri Metallurgical Coal Technology & Research Centre
(AMC-TRC) remain on track.                                             (AMC-TRC) berjalan sesuai rencana.

AMI’s largest market share in 2025 was Indonesia, accounting           Pangsa pasar terbesar AMI pada tahun 2025 adalah Indonesia,
for 31% of its total sales volume, mainly driven by strong             yang meliputi 31% total volume penjualannya, terutama karena
demand from the domestic coke plants. In the export market,            tingginya permintaan dari pabrik kokas domestik. Di pasar
Japan (28%) remained the largest destination for AMI’s coal            ekspor, Jepang (28%) bertahan sebagai tujuan pengiriman
deliveries, followed by India and China at 19% and 15%,                terbesar batu bara AMI, diikuti oleh India dan China
respectively.                                                          masing-masing sebesar 19% dan 15%.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                   43
Page 44
04         About The Company
           Tentang Perusahaan




Mineral Processing Business                                         Bisnis Pengolahan Mineral

The First Foothold in Mineral Processing Business: PT               Jejak Perdana pada Bisnis Pengolahan Mineral: PT
Kalimantan Aluminium Industry                                       Kalimantan Aluminium Industry
PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) represents AMI’s first       PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) adalah realisasi
strategic step in entering the mineral processing industry and      langkah perdana AMI dalam memasuki industri pengolahan
supporting Indonesia’s mineral downstreaming agenda. The            mineral dan mendukung agenda strategi hilirisasi mineral
establishment of KAI reflects AMI’s commitment to playing an        di Indonesia. Kehadiran KAI mencerminkan komitmen AMI
active role in strengthening the national industrial value chain,   untuk berperan aktif dalam memperkuat rantai nilai industri
in line with the Indonesian government’s policy direction to        nasional sesuai arahan kebijakan pemerintah Indonesia dalam
enhance the added value of mineral commodities domestically.        meningkatkan nilai tambah komoditas mineral di dalam negeri.

From its aluminium smelter located in North Kalimantan              Dari smelter aluminiumnya yang terletak di provinsi Kalimantan
Province, KAI closed 2025 by commencing partial initial trial       Utara, KAI menutup tahun 2025 dengan memulai kegiatan uji
production of the aluminium smelter. This phase signifies that      coba produksi awal smelter aluminium secara parsial. Tahap
the Company is ready to continue setting new milestones in          ini menandakan bahwa Perusahaan siap untuk terus mencetak
the industry.                                                       sejarah baru di industri ini.




44                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 45
01     02        03 04 05              06        07           08           09      10       11




Operational Area
Wilayah Operasional [OJK C.3.d]




                                                                                                            1   PT Lahai Coal
                                                                       North
                                                                                                            2   PT Maruwai Coal
                                                                     Kalimantan
                                                                                     6                      3   PT Kalteng Coal
                                                                                                            4   PT Juloi Coal
                                                                                                            5   PT Sumber Barito Coal
                                                                                                            6   PT Kalimantan Aluminium Industry
                                                          5               East
                                                 3                    Kalimantan
                                                      2
                  West                                                                                                   N
               Kalimantan
                                                 4
                                                          1
                                                                                                                0   75   150      300 km




                                     Central
                                                                                                 2o0’0’’S




                                    Kalimantan


                                                                  East
                                                              Kalimantan




                                                                                                                                       108o0’0’’E




              Company Name                                                         Stage                                          Product
              Nama Perusahaan                                                     Tahapan                                         Produk

                                                                                                                Metallurgical Coal
 PT Lahai Coal
                                                                                                                Batu Bara Metalurgi

                                                                                                                Metallurgical Coal
 PT Maruwai Coal
                                                                                                                Batu Bara Metalurgi

                                                                                                                Metallurgical Coal
 PT Kalteng Coal
                                                                                                                Batu Bara Metalurgi

                                                                                                                Metallurgical Coal
 PT Juloi Coal
                                                                                                                Batu Bara Metalurgi

                                                                                                                Metallurgical Coal
 PT Sumber Barito Coal
                                                                                                                Batu Bara Metalurgi

                                                                                                                Aluminium
 PT Kalimantan Aluminium Industry
                                                                                                                Aluminium


             Operating                               Production Operation Development                               Under Construction/Commissioning
             Operasi                                 Pengembangan Operasi Produksi                                  Dalam Proses Konstruksi/Komisioning




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                            45
Page 46
04          About The Company
            Tentang Perusahaan




Scale of Business
Skala Usaha [OJK C.3, C.3.a]
                            Scale Item                                  Unit
                                                                                          2023                2024                2025
                            Item Skala                                 Satuan
Total Employees                                                     Person(s)
                                                                                          554                 801                1,743
Jumlah Pekerja                                                       Orang
Total Production                                                  Million tonnes
                                                                                          5.11                6.63                7.41
Total Produksi                                                       Juta ton
Total Assets                                                       Million US$
                                                                                         1,695               2,074               2,891
Total Aset                                                          Juta AS$
Total Liabilities                                                  Million US$
                                                                                          657                 571                1,174
Total Liabilitas                                                    Juta AS$
Equity                                                             Million US$
                                                                                         1,038               1,502               1,717
Ekuitas                                                             Juta AS$
Revenue                                                            Million US$
                                                                                         1,086               1,154                972
Pendapatan                                                          Juta AS$
Net Profit for the Year                                            Million US$
                                                                                          441                 435                 264
Laba Bersih Tahun Berjalan                                          Juta AS$



Association Membership
Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5] [GRI 2-28]

                                             Association                                                                Roles
                                            Nama Asosiasi                                                               Peran


                    Indonesia Coal Mining Association (APBI-ICMA)                                                     Member
                    Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA)                                              Anggota


                    Forest Reclamation Forum on Ex-mining Lands (FRHLBT)                                              Member
                    Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang (FRHLBT)                                           Anggota

                    Indonesian Mining Environmental Management Communication Forum (FKPLPI)                           Member
                    Forum Komunikasi Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Indonesia (FKPLPI)                           Anggota

                    Indonesian Mining Safety Professional Association (APKPI)                                         Member
                    Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI)                                       Anggota

                    Combined Association of the Industrial Aluminium Indonesia (GALUNESIA)                            Member
                    Gabungan Industri Aluminium Indonesia (GALUNESIA)                                                 Anggota
                    The Association of Indonesian Issuers (AEI)                                                       Member
                    Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                                   Anggota
                    Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)                                                  Member
                    Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)                                                  Anggota

                    Indonesia Quality and Productivity Association (AMMPI)                                            Member
                    Asosiasi Menajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI)                                       Anggota




46                                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 47
01     02        03 04 05                06       07        08      09   10      11




Certification
Sertifikasi



                                                                    1                                                                              2




   ISO 9001:2015 Quality Management Systems                                      ISO 14001:2015 Environmental Management
                                                                                 Systems
   Description           : The British Standard Institution (BSI)                Description            : The British Standard Institution (BSI)
   Keterangan            : The British Standard Institution (BSI)                Keterangan             : The British Standard Institution (BSI)

   Issue Date            : November 20, 2024                                     Issue Date             : December 20, 2025
   Tanggal Penerbitan    : 20 November 2024                                      Tanggal Penerbitan     : 20 Desember 2025

   Subsidiary            : PT Maruwai Coal                                       Subsidiary             : PT Maruwai Coal
   Anak Perusahaan       : PT Maruwai Coal                                       Anak Perusahaan        : PT Maruwai Coal




                                                                                                                                                   3
                                                                         ISO 45001:2018 Occupational Health & Safety
                                                                         Management Systems

                                                                         Description           : The British Standard Institution (BSI)
                                                                         Keterangan            : The British Standard Institution (BSI)

                                                                         Issue Date            : December 20, 2025
                                                                         Tanggal Penerbitan    : 20 Desember 2025

                                                                         Subsidiary            : PT Maruwai Coal
                                                                         Anak Perusahaan       : PT Maruwai Coal




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                         47
Page 48

          
Page 49
                         05
                   Commitment to
           Sustainability Principles
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan
Page 50
05        Commitment to Sustainability Principles
          Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan




Instilling Sustainability Culture
Menanamkan Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]




For PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “the             Keberlanjutan bagi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI”
Company”), sustainability is the primary foundation in running   atau “Perusahaan”) merupakan landasan utama dalam
business and making strategic decisions in the long-term. The    menjalankan bisnis dan mengambil keputusan strategis jangka
company views that sustainability is a requirement of business   panjang. Perusahaan memandang bahwa keberlanjutan
sustainability amidst the mining industry dynamics and various   merupakan prasyarat bagi ketahanan usaha di tengah
global sustainability challenges. Therefore, environmental,      dinamika industri pertambangan, dan berbagai tantangan
social, and governance (ESG) aspects are consistently            keberlanjutan global. Oleh karena itu, aspek lingkungan,
integrated to all business and operational activities as an      sosial, dan tata kelola (ESG) secara konsisten diintegrasikan ke
effort in creating the Company’s sustainable value.              dalam seluruh aktivitas bisnis dan operasional sebagai bagian
                                                                 dari upaya menciptakan nilai Perusahaan yang berkelanjutan.

This view is reflected through the Company’s believe             Pandangan tersebut tercermin dalam keyakinan Perusahaan
that sustainability, business resilience, and creating of        bahwa keberlanjutan, ketahanan bisnis, dan penciptaan nilai
long-term value is a mutually binding unit. Implementation       jangka panjang merupakan satu kesatuan yang saling terkait.
of responsible mining practice, environmental protection,        Implementasi praktik pertambangan yang bertanggung jawab,
and strong company governance not only support the               perlindungan lingkungan, serta tata kelola perusahaan yang
operational continuity, but also strengthen competitiveness      kuat tidak hanya mendukung keberlangsungan operasional,
and stakeholders’ trust. It further becomes a foundation that    tetapi juga memperkuat daya saing dan kepercayaan pemangku
supports the performance stability and ensures sustainable       kepentingan. Hal ini menjadi fondasi yang mendukung stabilitas
growth in the future.                                            kinerja dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di
                                                                 masa depan.

Sustainability integration is also reflected through IMORE       Integrasi keberlanjutan juga diwujudkan melalui penanaman
(Integrity, Meritocracy, Opennes, Respect, and Excellence)       nilai IMORE (Integrity, Meritocracy, Openness, Respect,
value instillation, business ethics, and working behavior that   Excellence), etika usaha, dan perilaku kerja yang selaras
conforms with the ESG principles. The company encourages         dengan prinsip ESG. Perusahaan mendorong terbentuknya
the formation of work culture that upholds integrity,            budaya kerja yang menjunjung integritas, kepatuhan, dan
compliance, and care towards social and environmental            kepedulian terhadap dampak sosial dan lingkungan dari setiap



50                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 51
01     02      03      04 05 06               07     08      09   10      11




impact of each operational activities. Awareness towards the           aktivitas operasional. Kesadaran terhadap isu lingkungan
environmental anfd social issues are embedded as a whole at            dan sosial ditanamkan secara menyeluruh di seluruh level
all organizational levels because the company understands              organisasi karena Perusahaan memahami bahwa keberlanjutan
that sustainability can be realized if it is understood and            hanya dapat terwujud apabila dipahami dan dijalankan secara
implemented collectively and not limited to certain function           kolektif, bukan terbatas pada fungsi atau unit tertentu.
or unit.

In terms of leadership, the Board of Commissioners and the             Dalam konteks kepemimpinan, Dewan Komisaris dan
Board of Directors play a central role in embedding sustainability     Direksi memainkan peran sentral dalam menanamkan
culture. Commitment towards ESG is indicated through                   budaya keberlanjutan. Komitmen terhadap ESG ditunjukkan
decision making, policy determination, and monitoring of               melalui pengambilan keputusan, penetapan kebijakan,
responsible business practice implementation. Such long-term           serta pengawasan atas implementasi praktik bisnis
oriented leadership commitment is further interpreted to the           yang bertanggung jawab. Komitmen kepemimpinan
Company’s strategic direction in encountering challenges of            yang berorientasi jangka panjang tersebut selanjutnya
climate changes and energy transition. Leadership framework            diterjemahkan ke dalam arah strategis Perusahaan dalam
and strong governance become the foundation that each                  menghadapi tantangan perubahan iklim dan transisi energi.
sustainable initiative is implemented in a directed manager,           Kerangka kepemimpinan dan tata kelola yang kuat menjadi
consistent, and conforms to long-tern business strategy.               landasan bagi Perusahaan untuk memastikan bahwa setiap
[OJK E.1]                                                              inisiatif keberlanjutan, dijalankan secara terarah, konsisten,
                                                                       dan selaras dengan strategi bisnis jangka panjang. [OJK E.1]

AMI commitment in running sustainable business is realized             Komitmen AMI dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan
through, one of which, the Company’s sustainability governance         diterapkan salah satunya melalui penguatan tata kelola
strengthening. The approach taken is adaptive by upholding             keberlanjutan Perusahaan. Pendekatan yang diambil
continuous improvement principles.                                     bersifat adaptif dengan mengedepankan prinsip continuous
                                                                       improvement.



Sustainability Strategy Framework
Kerangka Strategi Keberlanjutan [OJK A.1] [GRI 2-22]

We have carried out our sustainability roadmap implementation          Perjalanan implementasi peta jalan keberlanjutan kami telah
journey for the past several years. Various steps have been done,      dimulai dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai langkah
including material topic identidication, ESG strategy framework        penting telah dilakukan, antara lain identifikasi topik material,
development, Sustainability Management Team establishment,             pengembangan kerangka strategi ESG, pembentukan
Greenhouse Gases emission determination, publication and               Sustainability Management Team, perhitungan emisi GRK,
implementation of Net Zero Emissions (NZE) roadmap to                  penerbitan serta implementasi peta jalan Net Zero Emissions
material topic list update. Our commitment concerning NZE              (NZE) Grup AlamTri hingga pembaruan daftar topik material.
and roadmap that we have constructed is further discussed on           Komitmen kami mengenai NZE dan peta jalan yang telah kami
Environmental Chapter.                                                 susun lebih lanjut dibahas pada bab Pengelolaan Lingkungan
                                                                       Secara Bertanggung Jawab.

AMI sustainability strategy framework refers to strategic              Kerangka strategi keberlanjutan AMI mengacu pada arah
direction of AlamTri Group. In aligning with the Group’s               strategis Grup AlamTri. Dalam menyelaraskan diri dengan visi
sustainability vision, the framework considers AMI specific            keberlanjutan Grup, kerangka tersebut mempertimbangkan
business context as well as supports wider transition towards low      konteks bisnis spesifik AMI sekaligus mendukung transisi yang
carbon economy. Regulation development, market expectation             lebih luas menuju perekonomian rendah karbon. Perkembangan
changes, as well as increased global attention to climate              regulasi, perubahan ekspektasi pasar, serta meningkatnya
changes and energy transition issues have become a primary             perhatian global terhadap isu perubahan iklim dan transisi
consideration in forming the direction and implementation of           energi menjadi pertimbangan utama yang membentuk arah
AMI sustainability strategy.                                           dan implementasi strategi keberlanjutan AMI.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       51
Page 52
05         Commitment to Sustainability Principles
           Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan




 Strategy Pillar          Main Focus                               Priority Area                                 Strategic Goal
  Pilar Strategi          Fokus Utama                              Area Prioritas                                Tujuan Strategis

 Environment       Environmental impacts             •   Management of energy as well              Supporting        the      environmental
 Lingkungan        and climate resilience                as greenhouse gas and energy              sustainability as well as strengthening
                   management                            performance                               long-term      business   resilience
                   Pengelolaan dampak                    Pengelolaan kinerja energi dan gas        Mendukung keberlanjutan lingkungan
                   lingkungan dan ketahanan              rumah kaca (GRK) dan energi               sekaligus memperkuat ketahanan bisnis
                   iklim                             •   Minimizing direct environmental           jangka panjang
                                                         impact
                                                         Meminimalkan dampak lingkungan
                                                         langsung
                                                     •   Maintaining ecological function
                                                         Menjaga fungsi ekologis


 Social            Employees’ and             •          Employees’ training and safety            Improving employees’ welfare and
 Sosial            community welfare                     Pelatihan dan kesehatan karyawan          creating a positive impact on the
                   Kesejahteraan tenaga kerja •          Community development                     community around the operational area
                   dan komunitas                         Pengembangan masyarakat                   Meningkatkan kesejahteraan tenaga
                                              •          Local community empowerment               kerja dan menciptakan dampak positif
                                                         Pemberdayaan komunitas lokal              bagi masyarakat di sekitar area operasi


 Governance        Business integrity                •   Promoting more sustainable business,      Maintaining business integrity and
 Tata Kelola       and business capital                  product, and service Mempromosikan        sustainability through responsible
                   sustainability                        bisnis, produk, dan layanan yang lebih    governance
                   Integritas bisnis dan                 berkelanjutan                             Menjaga integritas dan keberlanjutan
                   keberlanjutan model usaha         •   Contributing to the communities’          bisnis melalui tata kelola yang
                                                         welfare                                   bertanggung jawab
                                                         Berkontribusi pada kesejahteraan
                                                         masyarakat sejahtera



AMI has also established a sustainability vision as a long-term          AMI juga telah menetapkan visi keberlanjutan yang menjadi
direction and goals in integrating sustainability principles             arah dan tujuan jangka panjang dalam mengintegrasikan
into business management as the foundation of sustainability             prinsip keberlanjutan ke dalam pengelolaan bisnis sebagai
strategy framework. The Company’s sustainability vision is               landasan kerangka strategi keberlanjutan. Visi keberlanjutan
“Leading with a Vision for a Sustainable Future”. This vision is         Perusahaan adalah “Memimpin dengan Tujuan Menuju
further explained in the following sustainability missions:              Masa Depan yang Berkelanjutan”. Visi tersebut selanjutnya
                                                                         dijabarkan ke dalam misi keberlanjutan, sebagai berikut:
1. Implementing the best practice in the management of                   1. Menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan emisi Gas
   Greenhouse Gases (GHG) and energy management.                             Rumah Kaca (GRK) dan manajemen energi.
2. Maintaining the low environmental pollution level in all of           2. Mempertahankan tingkat pencemaran lingkungan yang
   the Company’s operational activities.                                     rendah di seluruh kegiatan operasional Perusahaan.
3. Reaching zero incidents related to Occupational Health                3. Mencapai nihil insiden terkait keselamatan dan kesehatan
   and Safety (OHS).                                                         kerja (K3).
4. Securing the creation of long-term value for the stakeholders.        4. Mengamankan penciptaan nilai jangka panjang bagi
                                                                             pemangku kepentingan.
5. Supporting professional and personal development of                   5. Mendukung pengembangan profesional dan pribadi
   human resources.                                                          sumber daya manusia.
6. Managing and implementing corporate social responsibility             6. Mengelola dan melaksanakan program tanggung jawab
   program to support the local community development.                       sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pengembangan
                                                                             masyarakat setempat.




52                                                                                  Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 53
01     02      03      04 05 06               07     08      09   10      11




Moving forward to achieve the sustainability vision, AMI               Berangkat untuk mewujudkan visi keberlanjutan tersebut, AMI
formulates a number of general strategies as a reference in            menetapkan sejumlah strategi umum yang menjadi acuan
sustainability initiatives planning and implementation, as             dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan,
follows:                                                               sebagai berikut:
1. Working inclusively by involving all community groups               1. Bekerja secara inklusif dengan melibatkan seluruh
    equally.                                                               kelompok masyarakat secara setara.
2. Upholding local wisdom to ensure that the program                   2. Menjunjung tinggi kearifan lokal untuk memastikan
    implemented is in accordance with the needs, utilizes the              bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan
    community potential, and not in conflict with the positive             kebutuhan, memanfaatkan potensi masyarakat, serta
    values developed in the local environment.                             tidak bertentangan dengan nilai-nilai positif yang telah
                                                                           berkembang di lingkungan setempat.
3. Developing partnership with multi-stakeholders to                   3. Membangun kemitraan multipemangku kepentingan
   strengthen the synergy and the effectiveness of the                     untuk memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan
   program      implemented.                                               program.
4. Guided by sustainability principles through enhancing               4. Mengarah pada prinsip keberlanjutan melalui penguatan
   capacity and sustainable institutions,                                  kapasitas dan kelembagaan yang berkelanjutan.
5. Ensuring that     corporate social responsibility (CSR)             5. Memastikan program tanggung jawab sosial Perusahaan
   programs have been implemented transparently,                           (CSR) dilaksanakan secara transparan, akuntabel, efektif,
   accountably, effectively, and efficiently.                              dan efisien.
6. Sharing insights and best practices through local and               6. Berbagi pengetahuan dan praktik baik melalui media lokal
   national media as part of efforts in improving awareness                maupun nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan
   and information dissemination.                                          kesadaran dan diseminasi informasi.
7. Conducting diversification towards green economy and                7. Melakukan diversifikasi ke arah ekonomi hijau serta
   reducing carbon emissions as part of a commitment to                    memulai perjalanan pengurangan emisi karbon sebagai
   transition towards low carbon economy.                                  bagian dari komitmen terhadap transisi menuju ekonomi
                                                                           rendah karbon.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                    53
Page 54
05          Commitment to Sustainability Principles
            Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan




The Company’s sustainability strategy is further interpreted                        Strategi keberlanjutan Perusahaan selanjutnya diterjemahkan
into strategic pillars reflecting the main focus on environmental,                  ke dalam pilar-pilar strategis yang mencerminkan fokus utama
social, and governance aspects. The Company, furthermore,                           pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Selanjutnya,
identifies the priority area that becomes the foundation in                         Perusahaan mengidentifikasi area prioritas yang menjadi
planning, implementation, and evaluation of sustainability                          dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi inisiatif
initiatives in a focused and integrated manner.                                     keberlanjutan secara terarah dan terintegrasi.

All strategic focus areas are implemented through a gradual                         Seluruh area fokus strategis dijalankan melalui pendekatan
and measurable approach by referring to the sustainability                          bertahap dan terukur dengan mengacu pada peta jalan
roadmap. In addition, the Company emphasizes the                                    keberlanjutan. Perusahaan menekankan pentingnya disiplin
importance of discipline in the execution, periodic evaluation,                     dalam eksekusi, evaluasi berkala, serta konsistensi dalam
and consistency in sustainable improvement.                                         perbaikan berkelanjutan.

ESG Strategy Framework
Kerangka Strategi ESG


  Our                                                                           To lead with purpose
  Vision                                                                     towards a sustainable future



                                         Environment                                              Social                                     Governance

 Strategy            Managing                                                                                                                          Contributing
 Pillars                             Minimizing Direct       Maintaining            Empowering                                Promoting More
                    Energy and                                                                          Looking After                                   to Build a
                                      Environmental          Ecological                Local                                    Sustainable
                    Addressing                                                                           Our People                                    Prosperous
                                          Impact              Function              Communities                                  Business
                  Climate Change                                                                                                                         Society


                                                                                                                                                        Economic
                                          Water &                                   Community          Occupational           Good Corporate
                      Energy                                 Biodiversity                                                                              Contribution &
                                          Effluent                                 Development         Health & Safety         Governance
                                                                                                                                                       Performance


  Focus                                                     Reclamation &                         Human                                       Business
                   GHG Emission            Waste
  Areas                                                     Rehabilitation                        Capital                                    Innovation


                                                             Forestry
                     Climate                               Conservation &
                                         Air Quality
                     Change                                 Restoration



                                                                             Partnerships & Collaboration:
                                              Building inclusive and innovative partnerships and collaborations to secure long-term value.


                                                                                 Capacity Building:
 Enablers                          Strengthening our internal capacity and awareness to nurture a culture of sustainability throughout our business.


                                                                          Transparency & Accountability:
                                   Maintaining the transparency, accountability and accuracy of our ESG and climate performance and disclosures.




54                                                                                              Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 55
01     02      03      04 05 06               07     08      09   10     11




AMI’s Contributions to Sustainable Development
Goals (SDGs)
Kontribusi AMI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)

AMI’s commitment to sustainability is reflected in its                 Komitmen AMI terhadap keberlanjutan tercermin dalam
contribution towards SDGs/TPB implemented through various              kontribusinya terhadap TPB yang diimplementasikan dari
initiatives in 2025, they are:                                         berbagai inisiatif di tahun 2025, yakni sebagai berikut:


                                              Sustainability Program                                                Contribution to
                                              Program Keberlanjutan                                                    SDGs No.
                                                                                                                   Kontribusi TPB No.

 The implementation of Responsibility towards Consumer/Customer [TPB 7 and 12]
 We ensure to fulfill our consumer/customer satisfaction, including engagement, product and information
 delivery, and full compliance with all mutually agreed terms and conditions.
 Pelaksanaan Tanggung Jawab terhadap Konsumen/Pelanggan [TPB 7 dan 12]
 Kami memastikan untuk memenuhi kepuasan konsumen/pelanggan kami, meliputi keterlibatan, pengiriman
 produk dan informasi, serta kepatuhan terhadap semua syarat dan ketentuan yang disepakati bersama.

 Management and Implementation of the Community Social Development Program [TPB 4,6, and 11]
 AMI realizes the importance of involving the local community and is committed to promoting social
 development in the Company’s operational areas. The company has implemented various community
 development programs, including education and training initiatives, health and sanitation projects, as well as
 infrastructure development.
 Pengelolaan dan Pelaksanaan Program Bina Sosial Masyarakat [TPB 4, 6, dan 11]
 Kami menyadari pentingnya melibatkan masyarakat lokal dan berkomitmen untuk mempromosikan
 pembangunan sosial di wilayah tempat kami beroperasi. Perusahaan telah menerapkan berbagai program
 pengembangan masyarakat, termasuk prakarsa pendidikan dan pelatihan, proyek kesehatan dan sanitasi,
 serta pembangunan infrastruktur.

 Environmental Management [TPB 13, 14, and 15]
 AMI has implemented various initiatives to reduce the negative impacts on the environment through energy
 efficiency, increased use of renewable energy sources, carbon footprint reduction, water efficiency, as well as
 waste and effluent management practices.
 Pengelolaan Lingkungan [TPB 13, 14, dan 15]
 AMI telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, melalui
 efisiensi energi, peningkatan penggunaan sumber energi terbarukan, pengurangan jejak karbon, efisiensi air,
 serta praktik pengelolaan limbah dan efluen.



 Human Resource Management [TPB 8]
 Human resources are essential for the Company. We have invested in employee development to bring
 sustainability goals to life and achieve them.
 Manajemen Sumber Daya Manusia [TPB 8]
 Sumber daya manusia Perusahaan sangat penting bagi kami. Kami berinvestasi dalam pengembangan
 karyawan untuk mewujudkan dan mencapai tujuan keberlanjutan.

 The Management of Occupational Health and Safety Aspects [TPB 3]
 The employee development cannot be optimal without any safe environment for growth. We, therefore, are
 committed to ensuring a safe and supportive workplace.
 Pengelolaan Aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja [TPB 3]
 Perkembangan karyawan tidak akan optimal tanpa adanya tempat tumbuh yang aman. Oleh karena itu, kami
 memastikan tempat kerja yang aman dan suportif.

 The Management of Gender Equality Aspects [TPB 5]
 To achieve gender equality and empower all women, as well as end all forms of discrimination against women,
 AMI has committed to creating an inclusive work environment regardless of gender. We have been working
 to advance, mentor, and provide training for all female employees in AMI year after year. Furthermore, one
 woman out of a total of 10 individuals holds a position in the current composition of the members of the board
 of Directors and the Board of Commissioners in AMI, resulting in a gender ratio of 10% and 90% for women
 and men respectively.
 Pengelolaan Aspek Kesetaraan Gender [TPB 5]
 Untuk mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan, serta dalam rangka mengakhiri
 segala bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan, AMI telah berkomitmen untuk menciptakan
 lingkungan kerja yang inklusif, tanpa memandang jenis kelamin. Dari tahun ke tahun, kami terus berupaya
 untuk meningkatkan, membimbing, dan memberikan pelatihan kepada karyawan perempuan di AMI. Dalam
 komposisi anggota Direksi dan Dewan Komisaris di AMI saat ini, terdapat 1 perempuan dari total 10 orang,
 sehingga proporsi perempuan dan laki-laki masing-masing adalah 10% dan 90%.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                      55
Page 56

          
Page 57
                          06
Optimalization of Business Growth
                 and Sustainability
     Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan
                          Berkelanjutan
Page 58
06        Optimalization of Business Growth and Sustainability
          Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan




Economic Value Distribution for Stakeholders
Distribusi Nilai Ekonomi untuk Pemangku Kepentingan [GRI 201-1]



PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “the Company”)        PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
continuously improves their competitiveness and maintains         terus meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan
operational sustainability through its business innovation and    operasional melalui inovasi serta transformasi bisnis yang
transformation, focusing on business efficiency, productivity,    berfokus pada efisiensi, produktivitas, dan ketahanan usaha
and business resilience amidst global market dynamics. In 2025,   di tengah dinamika pasar global. Pada tahun 2025, harga
metallurgical coal price remained under pressure; however, the    batu bara metalurgi masih berada dibawah tekanan, namun
company maintained solid operational performance through          perusahaan tetap menjaga kinerja operasional yang solid
operational discipline, production capacity optimization,         melalui disiplin operasional, optimalisasi kapasitas produksi,
and cost management. Throughout 2025, AMI continuously            serta pengelolaan biaya. Sepanjang tahun 2025, AMI terus
strengthened the metallurgical coal market management and         memperkuat pengelolaan serta diversifikasi pasar batu bara
diversification amidst the dynamics and uncertainties of global   metalurgi di tengah dinamika dan ketidakpastian kondisi pasar
market conditions. The company successfully expanded its          global. Perusahaan berhasil memperluas jangkauan pasar
market reach through the addition of new customers in both        melalui penambahan pelanggan baru, baik di pasar domestik
domestic and export markets, including China and India, to        maupun ekspor, termasuk China dan India, guna mendukung
support demand from the mineral, coke, and steel industries.      kebutuhan sektor mineral serta industri kokas dan baja. Seluruh
These efforts were carried out while consistently prioritizing    upaya tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan
the implementation of proper, measurable, and responsible         penerapan manajemen risiko pasar yang cermat, terukur, dan
market risk management. [OJK F.26]                                bertanggung jawab. [OJK F.26]

In 2025, direct economic value produced by AMI was US$998.05      Pada tahun 2025, nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
million, representing a decrease of 15.65% compared to the        AMI tercatat sebesar AS$998,05 juta, mengalami penurunan
previous year. The economic value distributed to stakeholders     sebesar 15,65% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai
reached US$775.92 million, an increase of 23.99% compared         ekonomi yang didistribusikan kepada para pemangku
to the previous reporting period. Amidst the pressures dealt      kepentingan mencapai AS$775,92 juta, dengan kenaikan
with by the company in 2025, AMI continued to strive to           sebesar 23,99% dibandingkan periode pelaporan sebelumnya.
deliver additional value to the stakeholder.                      Di tengah tekanan yang dihadapi Perusahaan di tahun 2025,
                                                                  AMI tetap berupaya memberikan nilai tambah kepada
                                                                  pemangku kepentingan.

During the reporting period, AMI’s operational and investment     Selama periode pelaporan, pendanaan kegiatan operasional
activities funding came from internal cash, primarily sourced     dan investasi AMI bersumber dari kas internal, dengan sumber
from metallurgical coal sales revenue and/or other revenue        utama berasal dari pendapatan penjualan batu bara metalurgi
sources, as well as banking financing support. [GRI 201-4]        dan/atau sumber pendapatan lainnya, serta dukungan
                                                                  pembiayaan perbankan. [GRI 201-4]




58                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 59
01       02       03        04       05 06 07          08    09   10       11




Details of direct economic value produced and distributed is           Rincian nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
presented in the following economic value table.                       didistribusikan disajikan secara lengkap dalam tabel nilai
                                                                       ekonomi berikut.

                                                                                                              Year Performance
                                      Description                               Unit                           Kinerja Per Tahun
                                        Uraian                                 Satuan
                                                                                                   2023*              2024*         2025
 Direct economic value generated
 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
 Revenue                                                                     Thousand
 Pendapatan usaha                                                              US$              1,085,962           1,154,183      972,948
                                                                            Ribuan AS$
 Finance income                                                              Thousand
 Penghasilan keuangan                                                          US$                19,732              29,104       25,104
                                                                            Ribuan AS$
 Total direct economic value generated (a)                                   Thousand
 Jumlah nilai ekonomi langsung yang dihasilkan (a)                             US$              1,105,694           1,183,287      998,052
                                                                            Ribuan AS$
 Economic value distributed
 Nilai ekonomi yang didistribusikan
 Operational cost                                                            Thousand
 Biaya operasional                                                             US$                200,529            304,103       406,413
                                                                            Ribuan AS$
 Employee wages and allowance                                                Thousand
 Upah dan tunjangan karyawan                                                   US$                18,099              21,941       27,207
                                                                            Ribuan AS$
 Contribution to providers of capital                                        Thousand
 Kontribusi kepada penyedia modal                                              US$                    0                  0         120,000
                                                                            Ribuan AS$
 Interest expense (loan interest and other related cost)                     Thousand
 Biaya bunga (bunga pinjaman dan lainnya)                                      US$                30,935              11,944        1,287
                                                                            Ribuan AS$
 Contribution to government by country                                       Thousand
 Kontribusi kepada pemerintah berdasarkan negara                               US$                292,294            287,269       220,241
                                                                            Ribuan AS$
 Community investment                                                        Thousand
 Investasi kepada masyarakat                                                   US$                  410                 528         768
                                                                            Ribuan AS$
                                                                             Thousand
 Total economic value distributed
                                                                               US$               542,266             625,784       775,916
 Jumlah nilai ekonomi didistribusikan (b)
                                                                            Ribuan AS$
 Total economic value retained (a-b)
 (Total direct economic value generated - total economic value
                                                                             Thousand
 distributed)
                                                                               US$               563,428             557,502       222,135
 Nilai ekonomi ditahan (a-b)
                                                                            Ribuan AS$
 (Jumlah nilai ekonomi langsung yang dihasilkan-jumlah nilai
 ekonomi     didistribusikan)
* Restated due to a change in the calculation method                   Disajikan kembali karena perubahan metode perhitungan


The distribution of economic value to the stakeholders is carried      Distribusi nilai ekonomi kepada pemangku kepentingan
out within a structured and conformed governance framework             dilaksanakan dalam kerangka tata kelola yang terstruktur
with the company’s strategy. The Board of Directors and the            dan selaras dengan strategi perusahaan. Direksi bersama
management are responsible for setting strategic direction,            manajemen bertanggung jawab dalam menetapkan arah
supervising performance, and ensuring that each strategic              strategis, mengawasi kinerja, serta memastikan setiap keputusan
decision and operational policy considers balance between              strategis dan kebijakan operasional mempertimbangkan
business growth and sustainability. Pricing optimization and           keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan.


Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                               59
Page 60
06           Optimalization of Business Growth and Sustainability
             Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan




achievement of sales volume targets are implemented by the                       Optimalisasi harga jual dan pencapaian target volume penjualan
Marketing Division, while the fulfillment of sales commitments                   dilaksanakan oleh Divisi Marketing, sementara pemenuhan
in accordance with contractual agreements is jointly executed                    komitmen penjualan sesuai kontrak dilaksanakan bersama oleh
by the Marketing Division and the Operations Division. The                       Divisi Marketing dan Divisi Operations. Stabilitas keuangan
company’s financial stability is managed by the Finance &                        perusahaan dikelola oleh Departemen Finance & Accounting
Accounting Department through cashflow management and                            melalui pengelolaan arus kas dan penyusunan analisis, yang
analysis construction, all under the supervision of the Board                    seluruhnya di bawah pengawasan Direksi. Mekanisme ini
of Directors. This mechanism ensures that the creation and                       memastikan bahwa penciptaan dan distribusi nilai ekonomi
distribution of economic value are not solely oriented to short-                 tidak hanya berorientasi pada kinerja jangka pendek, tetapi
term performance but also support the business sustainability                    juga mendukung keberlanjutan usaha dan penciptaan nilai
and long-term value creation.                                                    jangka panjang.

To assess the effectiveness of those strategy implementations,                   Untuk menilai efektivitas pelaksanaan strategi tersebut, AMI
AMI periodically evaluates economic performance through                          secara berkala melakukan evaluasi kinerja ekonomi melalui
comparisons between established targets and realization                          perbandingan antara target yang telah ditetapkan dan
achieved during the reporting period. This evaluation serves                     realisasi yang dicapai selama periode pelaporan. Evaluasi ini
as the foundation in assessing the performance achievement,                      menjadi dasar dalam menilai pencapaian kinerja, efektivitas
organizational structure, and consistency in strategy                            struktur organisasi, serta konsistensi implementasi strategi
implementation to support sustainable economic growth. A                         dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
comparison between AMI’s economic performance targets                            Perbandingan target dan realisasi kinerja ekonomi AMI
and actual results is presented in the following table. [OJK F.2]                disajikan pada tabel berikut. [OJK F.2]


                     Target and Actual Metallurgical
                                                                       Target and Actual Capital             Target and Actual Stripping Ratio
                    Coal Sales Volume (in million tons)
                                                                      Expenditure (in US$ million)                        (in x)
                     Perbandingan Target dan Realisasi
      Year                                                          Perbandingan Target dan Realisasi        Perbandingan Target dan Realisasi
                        Volume Penjualan Batu Bara
     Tahun                                                           Belanja Modal (dalam juta AS$)               Nisbah Kupas (dalam x)
                         Metalurgi (dalam juta ton)
                         Target                Actual                  Target                Actual               Target               Realisasi
                         Target               Realisasi                Target               Realisasi             Target               Realisasi
     2025               5.6 - 6.1                6.3                  300 - 325              661.7                  3.3                   3.6
     2024               4.9 – 5.4                5.6                  175 - 250              405.7                  3.6                   3.6
     2023               3.8 – 4.3                4.5                   70 - 90               134.0                  3.8                   3.7


In addition to the economic performance evaluation, AMI                          Selain evaluasi kinerja ekonomi tersebut, AMI juga
also considers the financial implication from climate changes                    mempertimbangkan implikasi finansial dari perubahan iklim
that can affect the sustainability of a company’s performance.                   yang dapat memengaruhi keberlanjutan kinerja Perusahaan.
Physical risks, such as increased intensity of extreme                           Risiko fisik berupa peningkatan intensitas cuaca ekstrem,
weather including floods, droughts, and land fires, have the                     seperti banjir, kekeringan, dan kebakaran lahan, berpotensi
potential to disrupt the operational activities, supply chains,                  mengganggu kegiatan operasional, rantai pasok, serta
and distribution, which may ultimately impact operational                        distribusi, yang pada akhirnya dapat berdampak pada
efficiency, increase costs, and potentially reduce revenue. On                   efisiensi operasional, peningkatan biaya, dan potensi
the other hand, transition risks emerged from the development                    penurunan pendapatan. Di sisi lain, risiko transisi yang
of regulation and policy related to climate changes, including                   timbul dari perkembangan regulasi dan kebijakan terkait
the implementation of carbon pricing and taxes as well as the                    perubahan iklim, termasuk penerapan harga dan pajak
stakeholders’ increased demand, will drive the Company to                        karbon serta meningkatnya tuntutan pemangku kepentingan,
improve the operational excellence, which further affect the                     akan mendorong Perusahaan untuk melakukan penyesuaian
increased capital expenditures and operating costs in the                        operasional dan investasi pada teknologi rendah karbon, yang
short term.                                                                      dapat berdampak pada peningkatan belanja modal dan biaya
                                                                                 operasional dalam jangka pendek.




60                                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 61
01     02      03      04     05 06 07               08      09   10       11




In response to these risks, AMI also leverages the opportunities       Sebagai respons atas risiko tersebut, AMI juga memanfaatkan
emerging from the transition towards a low carbon economy              peluang yang muncul dari transisi menuju ekonomi rendah
through energy efficiency improvements, strengthening                  karbon melalui peningkatan efisiensi energi, penguatan
supply chain resilience, and business diversification to support       ketahanan rantai pasok, dan diversifikasi usaha untuk
the green economy. [GRI 201-2, 12.2.2, 14.2.2]                         mendukung ekonomi hijau. [GRI 201-2, 12.2.2, 14.2.2].



Contribution to the Country
Kontribusi terhadap Negara

AMI is committed to achieve optimal compliance with                    AMI berkomitmen untuk mencapai kepatuhan optimal
applicable tax regulations, in order to minimize tax risk,             terhadap peraturan perpajakan yang berlaku, guna
ensure legal certainty, and support business sustainability.           meminimalkan risiko pajak, memastikan kepastian hukum,
This strategy is implemented through the establishment of a            serta mendukung keberlanjutan bisnis. Strategi ini dijalankan
professional tax team, implementation of effective tax systems         melalui pembentukan tim pajak yang profesional, penerapan
and procedures, education for the employees, as well as,               sistem dan prosedur perpajakan yang efektif, serta edukasi
periodic reviews and evaluation to ensure its conformity with          bagi karyawan, disertai peninjauan dan evaluasi berkala untuk
tax regulation development. [GRI 207-1]                                memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan regulasi
                                                                       perpajakan. [GRI 207-1]

As part of good governance, AMI implements transparent tax             Sebagai bagian dari tata kelola yang baik, AMI menerapkan
risk control and management through the Tax Department,                pengendalian dan manajemen risiko pajak yang transparan
which is directly responsible to the Director and led by an            melalui Departemen Tax yang bertanggung jawab langsung
experienced Head of Tax Department. The company regularly              kepada Direktur dan dipimpin oleh Kepala Departemen Tax
assesses the impact of tax regulation implementation on the            yang berpengalaman di bidang perpajakan. Perusahaan
business processes to minimize fiscal risk and coordinates             secara rutin menilai dampak penerapan regulasi perpajakan
with the Tax Division of AlamTri Group to ensure the                   terhadap proses bisnis untuk meminimalkan risiko fiskal
conformity between the calculation and tax reporting with              serta berkoordinasi dengan Divisi Tax Grup AlamTri guna
the applicable provision. This approach is supported by the            memastikan kesesuaian perhitungan dan pelaporan pajak
AlamTri Group company values — Integrity, Meritocracy,                 dengan ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini didukung
Openness, Respect, and Excellence. Compliance with the                 oleh nilai-nilai perusahaan Grup AlamTri — Integrity,
tax governance framework is also evaluated through external            Meritocracy, Openness, Respect, dan Excellence. Kepatuhan
audits by independent auditors and supported by reporting              terhadap kerangka tata kelola pajak juga dievaluasi melalui
mechanisms through a whistleblowing system (AlamTri Values             audit eksternal oleh auditor independen, serta didukung oleh
Line) and internal audit to maintain integrity and transparency        mekanisme pelaporan melalui whistleblowing system (AlamTri
in the tax management. [GRI 207-2]                                     Values Line) dan audit internal untuk menjaga integritas serta
                                                                       transparansi pengelolaan pajak. [GRI 207-2]

AMI also encourages the stakeholders’ involvement in                   AMI juga mendorong keterlibatan pemangku kepentingan
managing tax-related issues. The company participates in               dalam pengelolaan isu perpajakan. Perusahaan berpartisipasi
forums with peer companies and business associations to                dalam forum bersama perusahaan sejenis dan asosiasi
discuss the impact of tax regulations and provide input to             bisnis untuk membahas dampak regulasi perpajakan serta
policymakers. In interacting with the tax authorities, AMI             menyampaikan masukan kepada pembuat kebijakan. Dalam
also maintains an open and transparent communication,                  berinteraksi dengan otoritas perpajakan, AMI menjaga
monitors the regulation development, and participates in tax           komunikasi yang terbuka dan transparan, memantau
socialization activities. Furthermore, the company follows up          perkembangan regulasi, serta mengikuti kegiatan sosialisasi
the feedback from the stakeholders as part of the efforts to           perpajakan. Selain itu, perusahaan menindaklanjuti umpan
strengthen compliance and good tax governance. [GRI 207-3]             balik dari pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya
                                                                       memperkuat kepatuhan dan tata kelola pajak yang baik. [GRI 207-3]

The contribution to the country made by AMI in 2025 was                Kontribusi AMI terhadap negara pada tahun 2025 adalah
US$220.24 million. This amount covers corporate income tax,            sebesar AS$220,24 juta. Ini terdiri dari pajak penghasilan
land and building tax, non-tax state revenue, and royalties.           (PPh) Badan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pendapatan
AMI did not receive any financial support from the government          Negara Bukan Pajak (PNBP), dan royalti. Sepanjang tahun
throughout 2025. [GRI 201-1, 201-4]                                    2025, AMI tidak menerima bantuan finansial dari pemerintah.
                                                                       [GRI 201-1, 201-4]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       61
Page 62
06        Optimalization of Business Growth and Sustainability
          Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan




Supply Chain
Rantai Pasokan [GRI 2-6]




The supply chain of AMI and its subsidiaries in metallurgical     Rantai pasokan AMI dan anak perusahaan dalam kegiatan
coal operations begins at the exploration stage, when             usaha batu bara metalurgi dimulai sejak tahap eksplorasi,
material, equipment, and service requirements are identified      ketika kebutuhan material, peralatan, dan jasa diidentifikasi
in accordance with operational and mine development               sesuai dengan rencana operasional dan pengembangan
plans. This process then continues to the development and         tambang. Proses ini kemudian berlanjut ke tahap
operation stages, which include the procurement of various        pengembangan dan operasi, yang mencakup pengadaan
goods and services to support mining activities, as well as       berbagai barang dan jasa pendukung kegiatan pertambangan
product transportation and delivery. The entire supply chain      hingga kegiatan pengangkutan dan pengiriman produk.
is designed to ensure smooth operations while supporting the      Seluruh rangkaian rantai pasok dirancang untuk memastikan
implementation of safety, quality, and sustainability aspects.    kelancaran operasional sekaligus mendukung penerapan
                                                                  aspek keselamatan, kualitas, dan keberlanjutan.

In supporting the implementation of these activities, AMI         Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, AMI
collaborates with a number of strategic suppliers who play an     menjalin kerja sama dengan sejumlah pemasok strategis
important role and have a significant impact on the Company’s     yang memiliki peran penting dan dampak signifikan terhadap
long-term operational continuity and business sustainability.     keberlangsungan operasional dan keberlanjutan usaha
These strategic suppliers include mining contractors,             Perusahaan dalam jangka panjang. Pemasok strategis ini
construction service providers, consulting services, fuel         meliputi antara lain kontraktor pertambangan, penyedia jasa
suppliers, barging services, and other goods and service          konstruksi, jasa konsultasi, penyedia bahan bakar, jasa barging,
providers. Most of the cooperative relationships with strategic   serta penyedia barang dan jasa lainnya. Sebagian besar
suppliers are carried out through long-term contracts, in order   hubungan kerja sama dengan pemasok strategis dilakukan
to ensure supply certainty, operational efficiency, and more      melalui kontrak jangka panjang, guna memastikan kepastian
structured risk management.                                       pasokan, efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko yang
                                                                  lebih terstruktur.

Supplier selection is always aligned with their competencies      Pemilihan pemasok senantiasa disesuaikan dengan kompetensi
and competitiveness, while ensuring compliance with all           dan daya saingnya, dengan tetap memastikan kepatuhan
applicable government regulations, particularly those related     terhadap semua peraturan pemerintah yang berlaku
to Occupational Health and Safety and the Environment             khususnya yang terkait dengan Keselamatan dan Kesehatan
(OHSE). In the supplier selection process, the Company            Kerja serta Lingkungan (K3LH) yang berlaku. Dalam proses
applies assessment criteria that cover technical, commercial,     pemilihan pemasok, Perusahaan menerapkan kriteria penilaian
and administrative aspects to ensure quality, efficiency, and     yang mencakup aspek teknis, komersial, dan administrasi
compliance with established standards. In addition, social        guna memastikan kualitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap
aspects are also taken into consideration, including the          standar yang ditetapkan. Selain itu, penilaian aspek sosial juga
supplier’s experience in the Company’s working area, as           menjadi perhatian, antara lain dengan mempertimbangkan
well as their track record in managing local dynamics and         pengalaman pemasok di sekitar wilayah kerja Perusahaan,
conditions. From an environmental perspective, the Company        termasuk rekam jejak keberhasilan dalam mengelola dinamika
conducts evaluations based on the completeness of business        dan kondisi setempat. Sementara dari aspek lingkungan,
legality and the level of compliance with applicable laws and     Perusahaan melakukan evaluasi berdasarkan kelengkapan
regulations.                                                      legalitas usaha serta tingkat kepatuhan terhadap peraturan
                                                                  perundang-undangan yang berlaku.

The Company routinely conducts supplier performance               Perusahaan secara rutin melaksanakan evaluasi kinerja
evaluations to ensure consistency in operational standards and    pemasok untuk memastikan konsistensi standar operasional
sustainability. In addition, the cooperation contract includes    dan keberlanjutan. Selain itu, dalam kontrak kerja sama
a clause that requires suppliers to maintain environmental        dicantumkan klausul yang mewajibkan pemasok menjaga




62                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 63
01     02      03      04     05 06 07               08      09   10      11




conditions, and pay attention to safety, resource management,          kondisi lingkungan serta memperhatikan aspek keamanan,
and social conditions, including optimizing the utilization            pengelolaan sumber daya, dan kondisi sosial masyarakat,
of human resources and local potential around the activity             termasuk dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya
location.                                                              manusia dan potensi lokal di sekitar lokasi kegiatan.

AMI consistently opens opportunities to involve local                  AMI secara konsisten membuka peluang untuk keterlibatan
suppliers in its supply chain in line with its commitment to           pemasok lokal dalam rantai pasoknya sejalan dengan
sustainable development. This approach aims to strengthen              komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Pendekatan
supply chain resilience while promoting economic growth                ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan rantai pasok
and community independence in the areas surrounding our                sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian
operations. Through sustainable supply chain partnership and           masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui pengelolaan
risk management, AMI strives to create long-term value for             kemitraan dan risiko rantai pasok yang berkelanjutan, AMI
the Company and all stakeholders. The composition of AMI’s             berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi Perusahaan
suppliers is dominated by domestic suppliers, accounting for           dan seluruh pemangku kepentingan. Komposisi pemasok
97.93% of the total 386 suppliers working with the Company.            AMI didominasi oleh pemasok domestik yang mencapai
This dominance of local suppliers is a key strength in                 97,93% dari total 386 pemasok yang bekerja sama dengan
maintaining supply chain resilience, as it allows the Company          Perusahaan. Dominasi pemasok domestik ini menjadi salah
to reduce dependence on global trade dynamics, such as                 satu kekuatan penting dalam menjaga ketahanan rantai
international logistics delays, fluctuations in shipping costs,        pasok, karena memungkinkan Perusahaan mengurangi
and potential geopolitical disruptions. With relatively shorter        ketergantungan terhadap dinamika perdagangan global,
distribution distances and more responsive coordination,               seperti keterlambatan logistik internasional, fluktuasi biaya
the presence of domestic suppliers also supports smooth                pengiriman, maupun potensi gangguan geopolitik. Dengan
operations and stability in material supply.                           jarak distribusi yang relatif lebih dekat serta koordinasi yang
                                                                       lebih responsif, keberadaan pemasok lokal turut mendukung
                                                                       kelancaran operasional dan stabilitas pasokan material.

On the other hand, the Company also collaborates with 8                Di sisi lain, Perusahaan juga bekerja sama dengan 8 pemasok
foreign suppliers, representing 2.07% of the total supplier            luar negeri atau 2,07% dari total pemasok, yang umumnya
base, which generally provide specific and critical goods              menyediakan barang atau komponen yang bersifat spesifik
or components for operational activities. To ensure the                dan kritikal bagi kegiatan operasional. Untuk memastikan
continuity of supply from these suppliers, AMI implements              keberlanjutan pasokan dari pemasok tersebut, AMI
more structured management through more comprehensive                  menerapkan pengelolaan yang lebih terencana melalui
demand planning, strict shipment monitoring, and intensive             perencanaan kebutuhan yang lebih matang, pemantauan
coordination with suppliers to mitigate potential disruptions          pengiriman secara ketat, serta koordinasi yang intensif
in the international supply chain.                                     dengan pemasok guna memitigasi potensi gangguan dalam
                                                                       rantai pasok internasional.

                                                                           Total Supplier                Percentage of Supplier
                       Supplier Category                                  Jumlah Pemasok                  Persentase Pemasok
                       Kategori Pemasok
                                                                  2023          2024        2025      2023        2024       2025

 Domestic Supplier [OJK B.1.e]
                                                                   321          374         378      96.69%      97.65%     97.93%
 Pemasok Domestik [OJK B.1.e]

 Foreign Supplier
                                                                   11             9          8        3.31%      2.35%       2.07%
 Pemasok Luar Negeri

 Total
                                                                   332          383         386      100.00%    100.00%     100.00%
 Jumlah




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       63
Page 64
06           Optimalization of Business Growth and Sustainability
             Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan




Responsibility to Customers
Tanggung Jawab kepada Pelanggan




AMI is committed to fulfill its responsibility to customers           AMI berkomitmen untuk memenuhi tanggung jawab kepada
through the provision of reliable and consistent products             pelanggan melalui penyediaan produk dan layanan yang andal,
and services that meet the agreed technical specification             konsisten, dan sesuai dengan spesifikasi teknis serta ketentuan
and contractual provisions. This commitment is implemented            kontraktual yang telah disepakati. Komitmen ini didukung
through an integrated quality control system, starting from           oleh penerapan sistem pengendalian mutu yang terintegrasi
production process to shipment, to ensure the quality of              dari proses produksi hingga pengiriman, guna memastikan
metallurgical coal produced by the subsidiary is maintained.          kualitas produk batu bara metalurgi yang dihasilkan oleh anak
[OJK F.17] [GRI 3-3]                                                  perusahaan tetap terjaga. [OJK F.17] [GRI 3-3]



AMI provides accurate and relevant product information for            AMI menyediakan informasi produk yang akurat dan relevan
customers, including technical characteristics of coal, safety        bagi pelanggan, mencakup karakteristik teknis batu bara,
aspects in handling and distribution, and caution towards             aspek keselamatan dalam penanganan dan distribusi, serta
potential environmental and social impacts related to logistic        perhatian terhadap potensi dampak lingkungan dan sosial
activities. Each product shipment is verified by independent          yang terkait dengan kegiatan logistik. Setiap pengiriman
surveyors to make sure its compatibility with the agreed              produk diverifikasi oleh surveyor independen untuk
specifications in the purchase contract. In the context of product    memastikan kesesuaian dengan spesifikasi yang disepakati
impacts and distribution process, metallurgical coal marketing        dalam kontrak penjualan. Dalam konteks dampak produk dan
activities give positive impacts in the form of reliable supply for   proses distribusinya, kegiatan pemasaran batu bara metalurgi
the customer, increased efficiency and competitiveness of the         memberikan dampak positif berupa keandalan pasokan bagi
customer, product specification transparency, and long-term           pelanggan, peningkatan efisiensi dan daya saing pelanggan,
partnership reinforcement in both domestic and international          transparansi spesifikasi produk, serta penguatan kemitraan
markets. On the other hand, the Company recognizes the                jangka panjang di pasar domestik dan internasional. Di
potential negative impacts that emerge in the forms of                sisi lain, Perusahaan menyadari adanya dampak negatif
indirect contributions to greenhouse gases along the value            berupa kontribusi tidak langsung terhadap emisi gas
chain. Therefore, to mitigate these impacts, AMI integrates           rumah kaca (GRK) di sepanjang rantai nilai. Oleh karena itu,
the environmental, social, and governance aspects in the              AMI mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata
marketing strategy, improves mining operational efficiency,           kelola (ESG) dalam strategi pemasaran, antara lain, melalui
and optimizes logistic and transportation chains, as well as          peningkatkan efisiensi operasional tambang, optimalisasi
provides products with consistent specification in order to           rantai logistik dan transportasi, serta produk dengan spesifikasi
support the customers’ energy efficiency in their production          yang konsisten guna mendukung efisiensi energi pelanggan
processes. [OJK F.27, F.28] [GRI 417-1]                               dalam proses produksi. [OJK F.27, F.28] [GRI 417-1]

Throughout 2025, AMI recorded no cases of non-compliance              Sepanjang tahun 2025, AMI tidak mencatat adanya insiden
with regulations and voluntary standards concerning product           ketidakpatuhan terhadap peraturan maupun standar sukarela
information, marketing communication, or fulfillment of               terkait informasi produk, komunikasi pemasaran, atau
contractual obligation. Furthermore, there were no product            pemenuhan kewajiban kontraktual. Selain itu, tidak terdapat
recall cases throughout the reporting period. [OJK F.29] [GRI 417-    kasus penarikan produk (product recall) selama periode
2, 417-3]                                                             pelaporan. [OJK F.29] [GRI 417-2, 417-3]

In order to increase added value of products, AMI continuously        Dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk, AMI terus
strengthens the Enviromet trademark as the representation of          memperkuat merek dagang “Enviromet” sebagai representasi
metallurgical coal produced. In 2025, the registration status of      keunggulan produk batu bara metalurgi yang dihasilkan. Pada
Enviromet trademark is recorded in 27 of the importing and            tahun 2025, status pendaftaran merek dagang Enviromet
exporting countries. In order to support optimal utilization          di negara importir dan eksportir utama tercatat sebanyak
of the products, AMI provides technical support through               27 negara. Untuk mendukung pemanfaatan produk secara
experts, explaining product characteristics and procedures of         optimal, AMI menyediakan dukungan teknis melalui tenaga
coal handling according to customers’ operational needs.              ahli yang memberikan penjelasan mengenai karakteristik
                                                                      produk serta prosedur penanganan batu bara (coal handling)
                                                                      sesuai kebutuhan operasional pelanggan.




64                                                                             Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 65
01     02      03      04     05 06 07               08      09   10     11




Furthermore, AMI actively strengthens customer relationships           Selain itu, AMI secara aktif memperkuat hubungan dengan
through direct communication and on-site visits to end-users.          pelanggan melalui komunikasi langsung dan kunjungan ke
Such an approach aims to understand the customers’ needs               pengguna akhir. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami
more comprehensively and support the improvement of                    kebutuhan pelanggan secara lebih komprehensif serta
product and service quality sustainably.                               mendukung peningkatan kualitas produk dan layanan
                                                                       secara berkelanjutan.

As a part of its commitments to customer satisfaction, AMI             Sebagai bagian dari komitmen terhadap kepuasan pelanggan,
conducts a customer satisfaction survey every two years. A             AMI melaksanakan survei kepuasan pelanggan secara berkala
survey on customer satisfaction for the reporting period of            setiap dua tahun. Survei kepuasan pelanggan untuk periode
2025 was conducted in early 2026; the results of which will            pelaporan tahun 2025 dilaksanakan pada awal tahun 2026,
serve as a basis for sustainable improvements in the provision         dengan hasil yang akan digunakan sebagai dasar perbaikan
of future products and services. [OJK F.30] [GRI 3-3]                  berkelanjutan dalam penyediaan produk dan layanan di masa
                                                                       mendatang. [OJK F.30] [GRI 3-3]




                                              Customer Satisfaction Survey
                                                    Survei Kepuasan Pelanggan


   The Company’s commitment to customer satisfaction is                  Komitmen perusahaan terhadap kepuasan pelanggan
   demonstrated through periodic satisfaction surveys.                   diwujudkan melalui pelaksanaan survei kepuasan secara
                                                                         berkala.

   In the last survey for the 2023 report released in June               Dalam survei terakhir untuk laporan tahun 2023
   2024, the company recorded a satisfaction score of                    yang dirilis pada Juni 2024, perusahaan mencatat
   88.07, reflecting high customer appreciation for the                  skor kepuasan sebesar 88,07, yang mencerminkan
   quality of products and services provided. Findings                   tingginya apresiasi pelanggan terhadap kualitas produk
   from this survey have served as a strategic foundation                dan layanan yang disediakan. Temuan dari survei ini
   for designing and implementing service quality                        menjadi landasan strategis dalam merancang dan
   improvement initiatives for the coming period. [OJK F.30]             mengimplementasikan berbagai upaya peningkatan
                                                                         kualitas layanan untuk periode mendatang. [OJK F.30]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                    65
Page 66

          
Page 67
                           07
Governance for Sustainable Business
 Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Page 68
07        Governance for Sustainable Business
          Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Corporate Governance Structure
Struktur Tata Kelola Perusahaan [GRI 2-9, 2-11]




PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or the “Company”)        PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
implements a corporate governance structure that is designed      menerapkan struktur tata kelola perusahaan yang dirancang
according to the applicable laws and regulations in Indonesia,    sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
including Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies       yang berlaku di Indonesia, termasuk Undang-Undang No. 40
as last amended by Law No. 6 of 2023 on Stipulation of            Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana terakhir
Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022             diubah melalui Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang
concerning Job Creation into Law, as well as Financial Services   Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang
Authority Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning         Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-
Guidelines for Corporate Governance of Public Companies.          Undang, serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/
The Company continues to ensure the implementation of             SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan
good corporate governance through a clear division of roles,      Terbuka. Perusahaan senantiasa memastikan penerapan
functions, and responsibilities in the Company’s governance       prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate
structure.                                                        governance) melalui pembagian peran, fungsi, dan tanggung
                                                                  jawab yang jelas pada struktur tata kelola Perusahaan.




68                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 69
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




                                                      General Meeting of Shareholders
                                                       Rapat Umum Pemegang Saham




                                                           Board of Commissioners
                                                              Dewan Komisaris




                                                                                                     Audit Committee
                                                                                                       Komite Audit




                                                                 Board of Directors
                                                                      Direksi




                            Corporate Secretary                                                 Internal Audit
                            Sekretaris Perusahaan                                                Audit Internal




                             Investor Relations                                                 Risk Champion
                              Investor Relations                                                Risk Champion




AMI’s governance structure consists of three main bodies:                 Struktur tata kelola AMI terdiri atas tiga organ utama, yaitu
the General Meeting of Shareholders (GMS), the Board                      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,
of Commissioners, and the Board of Directors. The GMS                     dan Direksi. RUPS merupakan organ tertinggi perusahaan
serves as the Company’s highest governance body, holding                  yang memiliki kewenangan strategis yang tidak dilimpahkan
the strategic authorities not delegated to both the Board of              kepada Dewan Komisaris maupun Direksi. Dalam pelaksanaan
Commissioners and the Board of Directors. In performing its               kewenangannya, RUPS menjadi wadah bagi pemegang
authorities, the GMS serves as a medium for shareholders                  saham untuk memperoleh informasi yang transparan
to obtain transparent information and convey their opinions               serta menyampaikan pandangan dan keputusan secara
and decisions proportionally, in line with good corporate                 proporsional, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan
governance. AMI implements a policy on treating all                       yang baik. AMI menerapkan kebijakan perlakuan adil terhadap
shareholders equally to ensure fulfillment of fair shareholders’          seluruh pemegang saham dengan memastikan pemenuhan
rights, which include information rights, voting rights, and              hak-hak pemegang saham secara setara, termasuk hak atas
protection towards the interests of minority shareholders                 informasi, hak suara, serta perlindungan terhadap kepentingan
according to the applicable laws and regulations. [GRI 2-9, 2-11]         pemegang saham minoritas, sesuai dengan ketentuan
                                                                          peraturan perundang-undangan yang berlaku. [GRI 2-9, 2-11]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       69
Page 70
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




AMI adopts the two-tier governance system that separates             AMI mengadopsi sistem two-tier governance yang
the supervisory function and corporate government,                   memisahkan fungsi pengawasan dan fungsi pengurusan
where the Board of Commisioners, who are responsible for             perusahaan, di mana Dewan Komisaris bertanggung jawab
supervisory function, while the Board of Directors perform the       atas fungsi pengawasan, sementara Direksi menjalankan
management and operational decision-making functions. The            fungsi pengelolaan dan pengambilan keputusan operasional.
tasks, authorities, and responsibilities of each body is regulated   Tugas, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing
in the Charter of Board of Commissioners and Board of Directors,     organ diatur dalam Charter Dewan Komisaris dan Charter
each of which is approved on December 26, 2022.                      Direksi yang disahkan pada 26 Desember 2022.




Board of Commissioners
Dewan Komisaris [GRI 2-12, 2-13, 2-14]
The Board of Commissioners plays a role in supervising               Dewan Komisaris berperan dalam pengawasan atas kebijakan
management policies and the overall conduct of management,           pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik
both concerning the Company and its business activities, and         mengenai Perusahaan maupun usaha Perusahaan, dan
in providing advice to the Board of Directors. Such supervision      memberi nasihat kepada Direksi. Pengawasan dan pemberian
and advisory functions are carried out in the interest of the        nasihat tersebut dilakukan untuk kepentingan Perusahaan
Company and in accordance with its purposes and objectives,          dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan agar
so that the management of the Company is conducted in                pengurusan Perusahaan dapat terlaksana sesuai dengan
compliance with the Articles of Association, applicable laws         Anggaran Dasar, peraturan perundang-undangan yang
and regulations, and the principles of GCG, including the            berlaku, dan prinsip-prinsip GCG, termasuk pengelolaan
management of economic, environmental, and social impacts.           dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dalam menjalankan
In carrying out its role, the Board of Commissioners ensures         perannya, Dewan Komisaris memastikan bahwa kebijakan
that the Company’s policies and strategic decisions are              dan keputusan strategis perusahaan sejalan dengan Strategi
aligned with AMI’s Sustainability Strategy.                          Keberlanjutan AMI.

Oversight of sustainability aspects is conducted through             Pengawasan terhadap aspek keberlanjutan dilakukan melalui
monitoring the policies and programs implemented by the              pemantauan atas kebijakan dan program yang dijalankan oleh
Board of Directors, as well as the Company’s Environmental,          Direksi, serta kinerja Environment, Social, Governance (ESG)
Social, and Governance (ESG) performance. The Board of               Perusahaan. Dewan Komisaris secara berkala menerima laporan
Commissioners periodically receives reports from the Board           dari Direksi terkait hal-hal yang mempengaruhi keberlanjutan
of Directors regarding matters affecting the Company’s               perusahaan, termasuk risiko dan peluang keberlanjutan, serta
sustainability, including sustainability risks and opportunities,    memberikan arahan strategis untuk pengambilan keputusan
and provides strategic direction for corporate decision-             perusahaan yang dilakukan oleh Direksi.
making, conducted by Directors.

The Board of Commissioners regularly holds Board of                  Dewan Komisaris secara rutin melakukan rapat Dewan Komisaris
Commissioners meetings and joint meetings with the Board             dan rapat dengan Direksi setiap 2 (dua) bulan. Penjelasan lebih
of Directors every two months. More detailed information             detail mengenai frekuensi rapat dan tingkat kehadiran tersaji
regarding meeting frequency and attendance rates is                  dalam Laporan Tahunan bagian Tata Kelola Perusahaan.
presented in the Annual Report under the Corporate
Governance section.




70                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 71
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




The Board of Commissioners consists of five members,                     Dewan Komisaris terdiri atas lima orang anggota di mana
of which 40% are Independent Commissioners and 60%                       40% merupakan Komisaris Independen dan 60% Komisaris
are Non-Independent Commissioners. In accordance with                    Non-Independen. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014              Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
concerning the Board of Directors and Board of Commissioners             Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Komisaris
of Issuers or Public Companies, Independent Commissioners                independen wajib paling sedikit berjumlah lebih dari 30% dari
must constitute at least more than 30% of the total members of           jumlah anggota Dewan Komisaris.
the Board of Commissioners.

Composition of Board of Commissioners
Susunan Dewan Komisaris
            Name                         Position                           Basis for Appointment                   Term of Service
            Nama                         Jabatan                             Dasar Pengangkatan                      Masa Jabatan

 Garibaldi Thohir              President Commissioner            Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated    September 1, 2021 -
                               Presiden Komisaris                September 1, 2021                                  August 31, 2026
                                                                 Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham         1 September 2021 -
                                                                 No. 4 tertanggal 1 September 2021                  31 Agustus 2026

 Michael W. P. Soeryadjaya     Commissioner                      Deed of Shareholders’ Resolution No. 2, dated       June 2, 2025 -
                               Komisaris                         June 2, 2025                                       August 31, 2026
                                                                 Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham           2 Juni 2025 - 31
                                                                 No. 2 tertanggal 2 Juni 2025                        Agustus 2026

 M. Syah Indra Aman            Commissioner                      Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated    September 1, 2021 -
                               Komisaris                         September 1, 2021                                  August 31, 2026
                                                                 Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham         1 September 2021 -
                                                                 No. 4 tertanggal 1 September 2021                  31 Agustus 2026

 Mohammad Effendi              Independent Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated             September 1, 2021 -
                               Komisaris Independen     September 1, 2021                                           August 31, 2026
                                                        Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham                  1 September 2021 -
                                                        No. 4 tertanggal 1 September 2021                           31 Agustus 2026

 Lindawati Gani                Independent Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 2, dated            June 2, 2025 - August
                               Komisaris Independen     June 2, 2025                                                    31, 2026
                                                        Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham                    2 Juni 2025 - 31
                                                        No. 2 tertanggal 2 Juni 2025                                 Agustus 2026




Board of Directors
Direksi [GRI 2-9] [OJK E.1]
The Board of Directors has full authority and responsibility             Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas
for managing the Company in the interest of the Company,                 pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan,
including integrating sustainability aspects into AMI’s business         termasuk integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis
strategy and operational activities. The Board of Directors              dan aktivitas operasional AMI. Direksi memastikan bahwa
ensures that planned sustainability policies and programs are            kebijakan dan program keberlanjutan yang direncanakan
effectively implemented across all levels of the organization.           terimplementasi secara efektif di seluruh lini organisasi.

The Board of Directors plays a primary role in determining               Direksi memegang peran utama dalam memutuskan
the management of the Company’s sustainability risks and                 pengelolaan risiko dan peluang keberlanjutan Perusahaan.
opportunities. As part of sustainability risk management, the            Sebagai bagian dari pengelolaan risiko keberlanjutan, Direksi
Board of Directors receives monthly risk reports as a basis for          menerima laporan risiko Perusahaan secara bulanan sebagai
evaluation and decision-making.                                          dasar evaluasi dan pengambilan keputusan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         71
Page 72
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Composition of Board of Directors
Susunan Direksi
           Name                           Position                    Basis for Appointment                        Term of Service
           Nama                           Jabatan                      Dasar Pengangkatan                           Masa Jabatan

 Iwan Dewono Budiyuwono        President Director         Deed of Meeting Resolution No. 2, dated June              June 2, 2025 -
                               Presiden Direktur          2, 2025                                                  August 31, 2026
                                                          Akta Pernyataan Keputusan Rapat                          2 Juni 2025 - 31
                                                          No. 2 tertanggal 2 Juni 2025                              Agustus 2026

 Hendri Tamrin                 Director                   Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated          September 1, 2021 -
                               Direktur                   September 1, 2021                                        August 31, 2026
                                                          Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham               1 September 2021 -
                                                          No. 4 tertanggal 1 September 2021                        31 Agustus 2026

 Heri Gunawan                  Director                   Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated          September 1, 2021 -
                               Direktur                   September 1, 2021                                        August 31, 2026
                                                          Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham               1 September 2021 -
                                                          No. 4 tertanggal 1 September 2021                        31 Agustus 2026

 Totok Azhariyanto             Director                   Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated          September 1, 2021 -
                               Direktur                   September 1, 2021                                        August 31, 2026
                                                          Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham               1 September 2021 -
                                                          No. 4 tertanggal 1 September 2021                        31 Agustus 2026

 Wito Krisnahadi               Director                   Deed of Meeting Resolution No. 2, dated June             April 26, 2022 -
                               Direktur                   2, 2025                                                  August 31, 2026
                                                          Akta Pernyataan Keputusan Rapat                         26 April 2022 - 31
                                                          No. 81 tertanggal 26 April 2022                           Agustus 2026




Diversity of Highest Governance Body
Keberagaman Badan Tata Kelola Tertinggi
In order to implement good corporate governance principles          Dalam rangka menerapkan prinsip tata kelola perusahaan
and support the objective and inclusive decision-making,            yang baik serta mendukung pengambilan keputusan yang
AMI ensures the implementation of the principle of diversity        objektif dan inklusif, AMI memastikan penerapan prinsip
in the structure of the Board of Commissioners and Board of         keberagaman (diversity) dalam struktur Dewan Komisaris dan
Directors without discriminating based on ethnic background,        Direksi, dengan tidak membeda-bedakan latar belakang suku,
religion, race, social groups, or gender. Diversity and inclusion   agama, ras, golongan, maupun gender. Keberagaman dan
are an important part of the Company, in line with the values       inklusi merupakan bagian penting dari Perusahaan, sejalan
of Meritocracy and Respect within the AlamTri Group values.         dengan nilai Meritocracy dan Respect pada nilai-nilai Grup
                                                                    AlamTri.

The composition of the Board of Commissioners and Board             Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi telah dipastikan
of Directors has been ensured to comply with the applicable         kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan perundang-
laws and regulations and corporate governance guidelines.           undangan yang berlaku serta pedoman tata kelola perusahaan.
Although the appointment process for members of the                 Meskipun proses pengangkatan anggota Dewan Komisaris
Board of Commissioners and Board of Directors continues to          dan Direksi tetap mengedepankan kompetensi, integritas,
prioritize competence, integrity, and professional experience,      dan pengalaman profesional, Perusahaan juga memperhatikan
the Company also considers the aspect of diversity as part of       aspek keberagaman sebagai bagian dari komitmen terhadap
its commitment to sustainable governance practices. [GRI 405-1]     praktik tata kelola yang berkelanjutan. [GRI 405-1]




72                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 73
01       02    03      04      05 06        07 08 09 10 11




                 Description                                       Unit
                                                                                                           2025
                   Uraian                                         Satuan
 By Gender
 Berdasarkan Jenis Kelamin
 BOC
 Male                                                            person(s)
                                                                                                             4
 Laki-Laki                                                        orang
 Female                                                          person(s)
                                                                                                             1
 Perempuan                                                        orang
 BOD
 Male                                                            person(s)
                                                                                                             5
 Laki-Laki                                                        orang
 Female                                                          person(s)
                                                                                                             0
 Perempuan                                                        orang
 By Age
 Berdasarkan Usia
 BOC
                                                                 person(s)
 <30                                                                                                         0
                                                                  orang
                                                                 person(s)
 30-50                                                                                                       1
                                                                  orang
                                                                 person(s)
 >50                                                                                                         4
                                                                  orang
 BOD
                                                                 person(s)
 <30                                                                                                         0
                                                                  orang
                                                                 person(s)
 30-50                                                                                                       0
                                                                  orang
                                                                 person(s)
 >50                                                                                                         5
                                                                  orang



Nomination and Remuneration Mechanisms of the Board
of Commissioners and Board of Directors
Mekanisme Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-10, 2-18, 2-19, 2-20]
The nomination and remuneration functions at AMI are                   Fungsi nominasi dan remunerasi di AMI dijalankan oleh
carried out collectively and independently by the Board of             Dewan Komisaris secara kolektif dan independen sesuai
Commissioners in accordance with Financial Services Authority          dengan ketentuan POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang
Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nomination               Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies,             Publik yang dituangkan dalam dokumen internal yaitu Charter
as stipulated in internal documents, namely the Board of               Dewan Komisaris dan Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi
Commissioners Charter and the Guidelines for Implementing              dan Remunerasi.
Nomination and Remuneration Functions.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  73
Page 74
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Nomination Procedures for the Board of                             Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan
Commissioners and Board of Directors                               Direksi

In performing the nomination function, the Board of                Dalam melaksanakan fungsi nominasi, Dewan Komisaris wajib
Commissioners is required to carry out the following procedures:   melakukan prosedur sebagai berikut:
1. To formulate and determine the composition of positions         1. Menyusun dan menetapkan komposisi jabatan dan
   and members of the Board of Directors and/or the Board             anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
   of Commissioners;
2. To formulate and establish the policies and criteria            2. Menyusun dan menetapkan kebijakan dan kriteria yang
   required in the nomination process for candidates for              dibutuhkan dalam proses nominasi calon anggota Direksi
   members of the Board of Directors and/or the Board of              dan/atau anggota Dewan Komisaris;
   Commissioners;
3. To formulate and establish evaluation policies and to           3. Menyusun dan menetapkan kebijakan evaluasi dan
   assess the performance of members of the Board of                  melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau
   Directors and/or the Board of Commissioners;                       anggota Dewan Komisaris;

4. To formulate and establish development programs to              4. Menyusun dan menetapkan program pengembangan
   enhance the capabilities of members of the Board of                kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
   Directors and/or the Board of Commissioners; and                   Komisaris; dan

5. To review and determine candidates who meet the                 5. Menelaah dan menetapkan calon yang memenuhi
   requirements to serve as members of the Board of Directors         syarat-syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
   and/or the Board of Commissioners, to be submitted to              Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk
   the Board of Commissioners for onward submission to the            disampaikan kepada RUPS.
   General Meeting of Shareholders (GMS).




74                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 75
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




Remuneration Procedures for the Board                              Prosedur Remunerasi Dewan Komisaris
of Commissioners and Board of Directors                            dan Direksi

Based on the Company’s Board of Commissioners and Board            Berdasarkan Charter Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan,
of Directors Charter, remuneration for members of the Board        remunerasi untuk anggota Dewan Komisaris dan Direksi
of Commissioners and the Board of Directors is determined          ditetapkan dalam rapat Dewan Komisaris. Rekomendasi
in Board of Commissioners meetings. Recommendations                atas struktur, kebijakan dan besaran atas remunerasi Direksi
on the structure, policies, and amounts of remuneration            disusun oleh Dewan Komisaris. Sedangkan untuk remunerasi
for the Board of Directors are prepared by the Board of            Dewan Komisaris, Dewan Komisaris dapat menugaskan 1
Commissioners. Meanwhile, for the remuneration of the Board        (satu) atau lebih anggotanya untuk membuat rekomendasi
of Commissioners, the Board of Commissioners may assign            termasuk menetapkan struktur, kebijakan, dan besarannya.
one or more of its members to prepare recommendations,
including determining the structure, policies, and amounts.

The preparation of the remuneration structure, policies,           Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi
and amounts for the Board of Commissioners and Board of            Dewan Komisaris dan Direksi harus memperhatikan hal-hal
Directors must take into account the following:                    sebagai berikut:
1. Remuneration practices at other companies with similar          1. Remunerasi yang berlaku pada perusahaan lain dengan
    business activities and comparable scale to AMI;                  kegiatan usaha yang sejenis dan skala usaha yang setara
                                                                      dengan AMI;
2. The duties, responsibilities, and authorities of members        2. Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota Dewan
   of the Board of Commissioners and Board of Directors               Komisaris dan Direksi dikaitkan dengan pencapaian tujuan
   in relation to the achievement of AMI’s objectives and             dan kinerja AMI;
   performance;
3. Performance targets or performance of each member of            3. Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota Dewan
   the Board of Commissioners and Board of Directors;                 Komisaris dan Direksi;
4. The balance between fixed and variable benefits; and            4. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan
                                                                      bersifat variabel; dan
5. The structure, policies, and amounts of remuneration for        5. Struktur, kebijakan, dan besaran atas remunerasi untuk
   The Board of Commissioners and Board of Directors must             Dewan Komisaris dan Direksi harus dievaluasi oleh Dewan
   be evaluated by the Board of Commissioners at least once           Komisaris paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
   a year.


Transparency of Remuneration of the                                Transparansi Remunerasi Dewan
Board of Commissioners and Board of                                Komisaris dan Direksi Tahun 2025
Directors in 2025

Some of AMI’s key management personnel are employees               Sebagian personel manajemen kunci AMI merupakan
of PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”) or its           karyawan PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”)
subsidiaries; therefore, remuneration for such personnel is paid   atau entitas anak AlamTri, sehingga remunerasi bagi personel
by the respective entities. The total remuneration and post-       tersebut dibayarkan oleh entitas terkait. Total remunerasi dan
employment benefits paid to the Board of Commissioners,            imbalan pasca kerja yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris,
Board of Directors, and Division Heads, both at the AMI level      Direksi, dan Kepala Divisi, baik di tingkat AMI maupun anak
and its subsidiaries, in 2025 amounted to US$9.48 million.         perusahaan, pada tahun 2025 tercatat sebesar AS$9,48 juta.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                 75
Page 76
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Competency Development of the Board of Directors,
Board of Commissioners, and Committees under the
Board of Commissioners
Pengembangan Kompetensi Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite dibawah
Dewan Komisaris [OJK E.2] [GRI 2-17]

The knowledge and skills of members of the Board of                 Pengetahuan dan keterampilan anggota Dewan Komisaris
Commissioners and the Board of Directors are developed              dan Direksi dikembangkan melalui berbagai kegiatan seperti
through various activities such as education, training, seminars,   pendidikan, pelatihan, seminar, dan diskusi bersama para ahli,
and discussions with experts, to ensure decision-making that        guna memastikan pengambilan keputusan yang responsif
is responsive to evolving business and sustainability issues.       terhadap perkembangan isu bisnis dan keberlanjutan.
Competency requirements for the Board of Commissioners              Persyaratan kompetensi Dewan Komisaris dan Direksi diatur
and the Board of Directors are stipulated in the Board of           dalam Charter Dewan Komisaris dan Charter Direksi.
Commissioners Charter and the Board of Directors Charter.



Performance Evaluation of the Board of Commissioners
and Board of Directors
Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-18]

Performance Evaluation of the Board of                              Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
Commissioners

The Board of Commissioners measures and evaluates                   Dewan Komisaris melakukan pengukuran dan penilaian
its performance collectively through a self-assessment              terhadap kinerja Dewan Komisaris secara kolegial melalui
mechanism conducted annually. This assessment is carried out        mekanisme penilaian mandiri setiap tahunnya. Penilaian
by each member of the Board of Commissioners to evaluate            tersebut dilakukan oleh setiap anggota Dewan Komisaris
their performance as a group rather than individually. The self-    untuk menilai kinerja mereka secara kolektif, bukan secara
assessment of AMI’s Board of Commissioners for the 2025             individual. Penilaian mandiri Dewan Komisaris AMI untuk
performance year was conducted on March 17, 2026.                   kinerja tahun 2025 dilakukan pada tanggal 17 Maret 2026.

Each member of the Board of Commissioners is provided with          Setiap anggota Dewan Komisaris diberikan kuesioner yang
a questionnaire prepared by the Board of Commissioners,             disiapkan oleh Dewan Komisaris, dengan pertanyaan-
containing questions that cover several criteria required by        pertanyaan meliputi sejumlah kriteria yang dipersyaratkan
applicable laws and regulations, as follows:                        peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai
                                                                    berikut:
1. Fulfillment of the criteria as a member of the Board of          1. Pemenuhan kriteria sebagai anggota Dewan Komisaris;
   Commissioners;
2. Implementation of GCG;                                           2. Implementasi GCG;
3. Multiple position provisions;                                    3. Ketentuan posisi ganda;
4. Duties and responsibilities of the Board of Commissioners;       4. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; dan
   and
5. Board of Commissioners meetings.                                 5. Rapat Dewan Komisaris.

The performance evaluation of the Board of Commissioners is         Evaluasi kinerja Dewan Komisaris ini juga disampaikan secara
also disclosed in general terms as a form of accountability for     umum sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan
the execution of its duties and responsibilities at the AGMS        tugas dan tanggung jawab pada saat RUPS Tahunan dan
and in AMI’s annual report.                                         laporan tahunan AMI.




76                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 77
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




Performance Evaluation of the Board of                           Penilaian Kinerja Direksi
Directors

The Board of Directors evaluates its performance collectively    Direksi melakukan evaluasi kinerja Direksi secara kolegial
through an annual self-assessment mechanism. The evaluation      melalui mekanisme penilaian mandiri setiap tahunnya. Penilaian
also takes into account the duties and responsibilities of       kinerja Direksi juga dilakukan dengan mempertimbangkan
the Board of Directors in accordance with applicable laws        tugas dan tanggung jawab Direksi sesuai dengan peraturan
and regulations and/or AMI’s Articles of Association. The        perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar AMI.
self-assessment of AMI’s Board of Directors for the 2025         Penilaian mandiri Direksi AMI untuk kinerja tahun 2025
performance year was conducted on March 6, 2026.                 dilakukan pada tanggal 6 Maret 2026.

Each member of the Board of Directors is provided with           Setiap anggota Direksi diberikan kuesioner yang disiapkan
a questionnaire prepared by the Board of Directors, with         oleh Direksi, dengan pertanyaan yang mencakup sejumlah
questions covering criteria as stipulated in applicable          kriteria sebagaimana yang dinyatakan dalam peraturan yang
regulations, including:                                          berlaku, misalnya:
1. Fulfillment of the criteria as a member of the Board of       1. Pemenuhan kriteria sebagai anggota Direksi;
   Directors;
2. Implementation of GCG;                                        2. Implementasi GCG;
3. Multiple positions provisions;                                3. Ketentuan posisi ganda;
4. Duties and responsibilities of the Board of Directors; and    4. Tugas dan tanggung jawab Direksi; dan
5. Board of Directors meetings.                                  5. Rapat Direksi.

The results of the Board of Directors’ self-assessment are       Hasil penilaian mandiri kinerja Direksi ini disampaikan kepada
submitted to the Board of Commissioners for evaluation. The      Dewan Komisaris untuk dinilai. Penilaian Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ evaluation of the Board of Directors     terhadap Direksi untuk kinerja tahun 2025 dilakukan pada
for the 2025 performance year was conducted on March 17,         tanggal 17 Maret 2026.
2026.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                               77
Page 78
07        Governance for Sustainable Business
          Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Conflict of Interest
Benturan Kepentingan [GRI 2-11]



AMI’s Board of Commissioners and Board of Directors are           Dewan Komisaris dan Direksi AMI berkomitmen untuk
committed to avoiding any conflicts of interest that may be       menghindari benturan kepentingan yang dapat merugikan
detrimental to the Company, as stated in the Charter of the       Perusahaan, sebagaimana dimuat dalam Charter Dewan
Board of Commissioners and the Charter of Board of Directors.     Komisaris dan Charter Direksi.

Each member of the Board of Commissioners and the Board           Setiap anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi harus
of Directors must report any potential conflict of interest       melaporkan semua potensi benturan kepentingan (bila ada)
(if any) to all other members of the Board of Commissioners       kepada seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
and the Board of Directors as soon as such potential conflict     yang lain sesegera mungkin setelah diketahui adanya potensi
of interest becomes known. Should a conflict of interest occur,   benturan kepentingan dimaksud. Dalam hal adanya benturan
the Commissioner or Director concerned shall not have voting      kepentingan, Komisaris atau Direktur yang bersangkutan tidak
rights in deciding matters related to the transaction in which    mempunyai suara untuk memutuskan hal-hal terkait dengan
the conflict of interest exists.                                  transaksi yang di dalamnya terdapat benturan kepentingan.

Furthermore, members of the Board of Directors shall not be       Lebih lanjut, anggota Direksi tidak berwenang mewakili
authorized to represent the Company in court proceedings          Perusahaan apabila terjadi perkara di pengadilan antara
where there is a legal dispute between the Company and            Perusahaan dengan anggota Direksi yang bersangkutan dan
the member of the Board of Directors concerned, where the         anggota Direksi yang bersangkutan mempunyai benturan
concerned member of the Board of Directors has a conflict of      kepentingan dengan Perusahaan.
interest with the Company.




78                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 79
01     02      03                        04           05 06      07 08 09 10 11


Sustainable Governance
Tata Kelola Keberlanjutan



In carrying out their responsibilities and roles in the field of                                    Dalam menjalankan tanggung jawab dan peran dalam
sustainability, the Board of Directors is supported by the                                          bidang keberlanjutan, Direksi didukung oleh Sustainability
Sustainability Management Team, which functions to monitor,                                         Management         Team    yang      berfungsi    memantau,
coordinate, and evaluate the implementation of sustainability                                       mengoordinasikan, dan mengevaluasi implementasi kebijakan
policies and programs in alignment with the Sustainable                                             serta program keberlanjutan yang selaras dengan Tujuan
Development Goals (SDGs) and other sustainability standards.                                        Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan standar keberlanjutan
Environmental, social, and governance issues are discussed                                          lainnya. Isu-isu lingkungan, sosial, dan tata kelola dibahas
regularly in committee forums and are reported to the Board                                         secara berkala dalam forum komite dan dilaporkan kepada
of Directors as a basis for decision-making.                                                        Direksi sebagai dasar pengambilan keputusan.

AMI’s Sustainability Management Team consists of the                                                Sustainability Management Team AMI terdiri atas Executive
Executive in Charge, who acts as the representative of the                                          in Charge yang merupakan perwakilan Direksi Perusahaan,



                                                                         Sustainability Management Team
                                                                          Tim Sustainability Management


                                                                                        Board of Commissioners




                                                                                          Board of Directors




                                                                                          Executive in Charge



                                                                                         Core Team Members
                     Sustainability Management Team




                                                                                                    Lead
                                                                                                    ESG

                                                                                             Representative
                                                                           Corporate                                     Investor
                                                                                            Risk Management
                                                                           Secretary                                     Relations

                                                                            Finance &            Human                Community
                                                                           Accounting           Resources            Development

                                                                                        Supporting Representative

                                                                                                             PT Bumi       PT Kalimantan
                                                                     PT Maruwai         PT Lahai
                                                                                                           Alam Seraya       Aluminium
                                                                      Coal (MC)         Coal (LC)
                                                                                                              (BASR)       Industry (KAI)




                                                        Coordinator Line
                                                                                              Subsidiaries
                                                        Reporting Line




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                                79
Page 80
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Company’s Board of Directors, representatives of the Boards        perwakilan Direksi anak-anak perusahaan, perwakilan unit-
of Directors of subsidiary companies, and representatives          unit terkait, yaitu dari Divisi/Departemen Environment,
from relevant units, including the Environment Division/           Occupational Health and Safety (OHS), Human Resources,
Department, Occupational Health and Safety (OHS),                  Community Development, ESG, Investor Relations, Corporate
Human Resources, Community Development, ESG, Investor              Secretary, Risk Management, Finance & Accounting, serta unit
Relations, Corporate Secretary, Risk Management, Finance &         terkait lainnya. Sustainability Management Team ini bertugas
Accounting, as well as other related units. The Sustainability     membantu Direksi dalam menetapkan arah strategis kebijakan
Management Team shall assist the Board of Directors in             dan manajemen keberlanjutan, mengoordinasikan penerapan
establishing the strategic direction of sustainability policies    kebijakan lintas fungsi, mengevaluasi kinerja keberlanjutan,
and management, coordinating cross-functional policy               serta memantau efektivitas strategi keberlanjutan agar selaras
implementation, evaluating sustainability performance, and         dengan strategi dan tujuan bisnis Perusahaan. [OJK E.1]
monitoring the effectiveness of sustainability strategies to
ensure alignment with the Company’s business strategies and
objectives. [OJK E.1]

Furthermore, AMI strengthens sustainable governance                Selain itu, AMI juga memperkuat tata kelola keberlanjutan
through the development of an organizational culture that          melalui pengembangan budaya organisasi yang mendukung
supports the integration of sustainability principles across all   integrasi prinsip keberlanjutan dalam seluruh aktivitas bisnis.
business activities. Employee awareness of sustainability issues   Kesadaran karyawan terhadap isu keberlanjutan ditanamkan
is instilled through mandatory e-learning programs covering        melalui program e-learning wajib yang mencakup topik energi,
topics such as energy, greenhouse gas emissions, environment,      emisi gas rumah kaca, lingkungan, keselamatan dan kesehatan
occupational health and safety (OHS), and other sustainability-    kerja (K3), serta aspek keberlanjutan lainnya. Program ini
related aspects. These programs shall be implemented in a          dilaksanakan secara terstruktur melalui learning management
structured manner via the Company’s learning management            system perusahaan dengan ketentuan penyelesaian penuh
system, with requirements for full completion and attainment       dan kelulusan post-test.
of post-test requirements.




80                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 81
01      02     03      04     05 06         07 08 09 10 11


Sustainable Risk Management System
Sistem Manajemen Risiko Keberlanjutan [OJK E.3]



Risk management system as an integral part of its business          Sistem manajemen risiko berlaku secara komprehensif sebagai
strategy. The primary objective of this risk management             bagian integral dari strategi bisnisnya. Tujuan utama dari
system is to ensure that the Company achieves its objectives        manajemen risiko ini adalah untuk memastikan Perusahaan
by comprehensively identifying, analyzing, evaluating, and          dapat mencapai tujuannya dengan mengidentifikasi,
implementing risk treatment measures thoroughly. AMI                menganalisis, mengevaluasi, dan menerapkan langkah-
recognizes that a dynamic business environment presents             langkah perlakuan risiko secara menyeluruh. AMI menyadari
various challenges and opportunities; therefore, effective risk     bahwa lingkungan bisnis yang dinamis membawa berbagai
management shall be a critical measure to minimize threats          tantangan dan peluang, sehingga manajemen risiko yang
and maximize opportunities in support of the Company’s              efektif menjadi langkah krusial untuk meminimalkan ancaman
sustainability.                                                     dan memaksimalkan peluang, demi mendukung keberlanjutan
                                                                    Perusahaan.

AMI implements a Company Risk Management system based               AMI menerapkan Manajemen Risiko Perusahaan berbasis SNI
on SNI ISO 31000:2018, integrated across all organizational         ISO 31000:2018 yang terintegrasi di seluruh lini organisasi,
levels, covering strategic, operational, organizational,            mencakup risiko strategis, operasional, organisasional,
external environmental, and sustainability-related risks,           lingkungan eksternal, serta risiko keberlanjutan termasuk
including climate change. This framework is presented in            perubahan iklim. Kerangka ini dituangkan dalam kebijakan,
policies, standards, and technical guidelines aligned with          standar, dan pedoman teknis yang selaras dengan kebijakan
the policies of the AlamTri Group as the holding company,           Grup AlamTri sebagai induk perusahaan, guna memastikan
ensuring consistency of implementation and effectiveness            konsistensi penerapan dan efektivitas pengelolaan risiko.
in risk management. The approach includes various types             Pendekatan ini mencakup berbagai jenis risiko, seperti
of risks, including external environmental risks, operational       risiko lingkungan eksternal, risiko operasional, dan risiko
risks, and organizational risks, including sustainability and       organisasional termasuk risiko keberlanjutan dan perubahan
climate change-related risks, with the aim of safeguarding the      iklim, dengan tujuan memastikan keberlanjutan dan ketahanan
Company’s sustainability and resilience in dealing with existing    Perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
and emerging challenges.

Risk management policies are integrated across all levels of        Kebijakan manajemen risiko diintegrasikan di seluruh lini
the organization through the appointment of risk champions          organisasi melalui penunjukan risk champion pada tingkat
at the company, division, and project levels. Risk champions        perusahaan, divisi, dan proyek. Risk champion bertanggung
are responsible for identifying and managing risks within           jawab mengidentifikasi dan mengelola risiko di area masing-
their respective areas, developing strategies and follow-up         masing, menyusun strategi serta rencana tindak lanjut,
plans, and coordinating with the relevant risk owners. Risk         dan mengoordinasikannya dengan pemilik risiko terkait.
management is conducted systematically using the Three              Manajemen risiko dijalankan secara terstruktur melalui
Lines Model to ensure effective mechanism of checks and             pendekatan model tiga lini untuk memastikan mekanisme
balances, namely:                                                   checks and balances yang efektif, yaitu:
• First Line                                                        • Lini Pertama
    Business and operational units are responsible for                 Unit bisnis dan operasional bertanggung jawab untuk
    identifying, assessing, and managing risks in their day-to-        mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dalam
    day activities, including developing mitigation plans and          kegiatan sehari-hari, termasuk menyusun rencana mitigasi
    ensuring that risk controls are applied consistently.              dan memastikan pengendalian risiko diterapkan secara
                                                                       konsisten.
•    Second Line                                                    • Lini Kedua
     Corporate functions, other than the Internal Audit                Fungsi korporat selain Divisi Audit Internal yang
     Division, provide policies, standards, technical guidelines,      menyediakan kebijakan, standar, pedoman teknis, serta
     and expert support in risk management, while also                 dukungan keahlian dalam pengelolaan risiko, sekaligus
     monitoring, evaluating, and consolidating risk profiles to        melakukan pemantauan, evaluasi, dan konsolidasi profil
     ensure alignment with the policies of the Company and             risiko untuk memastikan keselarasan dengan kebijakan
     the holding company.                                              perusahaan dan induk usaha.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                81
Page 82
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




•    Third Line                                                               •    Lini Ketiga
     The Internal Audit Department provides independent and                        Departemen Audit Internal yang memberikan jasa asuransi
     objective assurance and consulting services in the areas of                   dan konsultasi yang independen serta objektif dalam
     governance, risk management, and control, with the aim                        bidang tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian,
     of adding value and enhancing the Company’s operational                       guna menambah nilai dan meningkatkan kinerja
     performance.                                                                  operasional Perusahaan.

The three lines are interconnected in reporting to the                        Ketiga lini tersebut saling terhubung dalam pelaporan kepada
Governing Body. The first and second lines report directly                    Organ Pengurus. Lini pertama dan kedua bertanggung jawab
to the Board of Directors, while the third line reports to the                langsung kepada Direksi, sementara lini ketiga memberikan
Board of Commissioners on the results of the evaluation of the                laporan kepada Dewan Komisaris atas hasil evaluasi
effectiveness of risk management implementation. Through                      terhadap efektivitas penerapan manajemen risiko. Melalui
this mechanism, the Governing Body ensures that all corporate                 mekanisme ini, organ pengurus memastikan bahwa seluruh
strategies, policies, and business decisions adequately take                  strategi, kebijakan, dan keputusan bisnis perusahaan telah
into account the Company’s risk profile and risk appetite.                    mempertimbangkan profil dan selera risiko secara memadai.


                                                  Risk Management Three Lines Model
                                                    Model Tiga Lini Manajemen Risiko
                                                                  GOVERNING BODY
                                                                  ORGAN PENGURUS
                                                Accountability to stakeholders for organizational oversight
                                          Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan perusahaan

                                                     Commissioner, Director, Audit Committee
                                                         Komisaris, Direksi, Komite Audit



                                           MANAGEMENT                                                     INTERNAL AUDIT
                                             MANAJEMEN                                                     AUDIT INTERNAL
                                                                                                     Independent and Objective
                            Actions (including managing risk) to achieve
                                                                                                      Insurance and Consulting
                                       organizational objectives
                                                                                                           Service Provider
                        Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk mencapai
                                                                                                      Penyedia Jasa Asurans dan
                                     tujuan dan target perusahaan
                                                                                                     Konsultasi yang Independen
                                                                                                             dan Objektif

                      First Line                     Second Line                                   Third Line
                      Lini Pertama                   Lini Kedua                                    Lini Ketiga
                      •    Subsidiaries              •    Risk Management                          •    Internal Audit
                           Anak Perusahaan                Department and                                Department
                                                          other supporting                              Departemen Audit
                                                          that focus on matter                          Internal
                                                          related to risk,
                                                          excluding Internal
                                                          Audit
                                                          Departemen
                                                          Manajemen Risiko dan
                                                          fungsional korporasi
                                                          pendukung lainnya
                                                          yang fokus pada
                                                          hal-hal yang terkait
                                                          dengan risiko, tidak
                                                          termasuk Audit
                                                          Internal


                                                          Delegation, direction, resources,             Alignment,
                             Accountability and                                                         communication,
                                                          oversight                                     coordination,
                             reporting
                                                          Delegasi, mengarahkan,                        collaboration
                             Akuntabilitas dan                                                          Keselarasan, komunikasi,
                                                          menyediakan sumber daya, dan
                             pelaporan                                                                  koordinasi, dan kolaborasi
                                                          pengawasan



82                                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 83
01       02           03       04       05 06                07 08 09 10 11




In addition to ensuring effective oversight, the Company                                             Selain memastikan efektivitas pengawasan, Perusahaan
establishes a Risk Management Standard encompassing                                                  menetapkan Standar Manajemen Risiko yang mencakup
principles, framework, and integrated processes. The risk                                            prinsip, kerangka kerja, dan proses yang terintegrasi. Prinsip
management principles ensure that risk is managed in an                                              manajemen risiko memastikan bahwa pengelolaan risiko
integrated, structured manner and adapted to the context of                                          diterapkan secara terintegrasi, terstruktur, dan disesuaikan
each entity across the AlamTri Group. The risk management                                            dengan konteks masing-masing entitas di seluruh Grup
framework integrates risk management into strategic and                                              AlamTri. Kerangka kerja manajemen risiko mengintegrasikan
operational decision-making through a top-down and bottom-                                           pengelolaan risiko ke dalam pengambilan keputusan strategis
up approach using the ORMP (Objective–Risk–Mitigation–                                               dan operasional melalui pendekatan top-down dan bottom-
Planning) method. In practice, the risk management process                                           up dengan metode ORMP (Objective–Risk–Mitigation–
includes defining the scope, context, and risk criteria, followed                                    Planning). Dalam implementasinya, proses manajemen risiko
by identification, analysis, evaluation, and the development                                         meliputi penetapan ruang lingkup, konteks, dan kriteria risiko
of mitigation measures, which are monitored and recorded                                             yang dilanjutkan dengan identifikasi, analisis, evaluasi, serta
periodically in the risk register.                                                                   penyusunan langkah mitigasi yang dipantau dan dicatat dalam
                                                                                                     risk register secara berkala.

                                                                       Risk Management Standard
                                                                        Standar Manajemen Risiko

                                                                                                        St
                                                                                                      Co ructu
                                                                                           ted          mp      re
                                                                                        gra si        Ter rehe d &
                                                                                   Inte tegra        Kom strukt nsive
                                                                                        in
                                                                                    Ter                        u
                                                                                                         pre r &
                                                                                                             hen
                                                                                                                 sif
                                                                Ber baik nt
                                                                              al
                                                                  Per veme

                                                                           tan
                                                                 Imp ontinu




                                                                                                                               d
                                                                   kela an




                                                                                                                           ize
                                                                                                                       tom an
                                                                       nju




                                                                                                                    Cus esuaik
                                                                      ro
                                                                     C




                                                                                                                     Dis
                                                                                           Value Creation
                                                                                            & Protection
                                                                                          Penciptaan dan
                                                                    Fak




                                                                                         Perlindungan Nilai
                                                                   Hum s




                                                                                                                        Dyn
                                                                   Fac udaya




                                                                                                                            a
                                                                    tor usia




                                                                                                                        Din mic
                                                                     Ma

                                                                      tor
                                                                       an




                                                                                                                           amis
                                                                       B
                                                                        n




                                                                                           B
                                                                                       Ava est
                                                                                             il
                                                                              Info Inform able              sive
                                                                                  rma
                                                                                      si Te ation      Inclu sif
                                                                                           r
                                                                                    Ters baik            Inklu
                                                                                         edia yang




                                                                                             Principles
                                                                                              Prinsip


                                Integration
                                  Integrasi
                                                                                                                                                                         Scope, Context, Criteria
                                                                                                                                                                         Lingkup, Konteks, Kriteria
          gka nt
             tan
     Penin veme




                                                                                                                                                                                                  An
                                                                                                                                  Communication & Consultation




                                                                                                                                                                                                     a
                                                                                                                                                                                                 An lys
                                                             De sain




                                                                                                                                                                                                   ali is
                                                              De




                                                                                                                                                                                                      si
                                                                                                                                     Komunikasi & Konsultasi
                                                               sign




                                                                                                                                                                                                            Pemantauan & Evaluasi
     Impro




                                                                                                                                                                                                            Monitoring & Review
                                                                                                                                                                                                        s




                               Leadership&
                                                                                                                                                                 Iden tifik ion
                                                                                                                                                                            asi
                                                                                                                                                                      tificat




                               Commitment                                                                                                                                           Risk Assessment
                                                                                                                                                                                     Penilaian Risiko
                                                                                                                                                                   Iden




                              Kepemimpinan &
                                 Komitmen
                                                                                                                                                                                                       n
                                                                                                                                                                                                    tio
                                                                                                                                                                                                  ua i
                                                                                                                                                                                              Eval luas
                                                                                                                                                                                                Eva
                                                     as tion
             Ev Ev




                     u                                 t                                                                                                                           Risk Treatment
                   al atio                           en nt
               al




                                                       a
                                                       i




                     ua n                                                                                                                                                         Penanganan Risiko
                       si                        lem me
                                              Imp ple
                                                Im
                                                                                                                                                                            Recording & Reporting
                                                                                                                                                                            Pencatatan & Pelaporan


                              Framework                                                                                                                                              Process
                             Kerangka Kerja                                                                                                                                           Proses



Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                                                                                                      83
Page 84
07        Governance for Sustainable Business
          Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




AMI implements integrated risk management to ensure                Dalam memastikan keberlanjutan bisnis, AMI menerapkan
the business sustainability. This is initiated from the level of   manajemen risiko secara terintegrasi mulai dari level
department/division/operational project up to subsidiaries         departemen/divisi/proyek     operasional       hingga      anak
and the holding company through top-down and bottom-               perusahaan dan induk perusahaan melalui pendekatan top-
up approaches. At operational level, the risk evaluation is        down dan bottom-up. Pada level operasional, penilaian
performed by referring to the Company’s Risk Universe and          risiko dilakukan mengacu pada Risk Universe Perusahaan
includes the risks of mining activities, aluminium smelter         dan mencakup risiko aktivitas pertambangan, operasional
operations, safety, environment, and the equipment reliability,    smelter aluminium, keselamatan, lingkungan, serta keandalan
which is then developed in the risk profile and is discussed       peralatan, yang kemudian disusun dalam profil risiko dan
regularly, with the risk owner responsible for implementing        dibahas secara rutin, dengan pemilik risiko bertanggung
the mitigation plan. The risk profile is, further, consolidated    jawab atas pelaksanaan rencana mitigasi. Profil risiko tersebut
at the subsidiary level through a forum of risk management         selanjutnya dikonsolidasikan di tingkat anak perusahaan
to ensure the consistency of significant risk management and       melalui forum manajemen risiko untuk memastikan konsistensi
identification before the risks with material exposure being       identifikasi dan pengelolaan risiko signifikan, sebelum risiko
escalated to the holding company. This aims to support the         dengan eksposur material dieskalasikan ke induk perusahaan
preparation of a comprehensive and integrated group risk           guna mendukung penyusunan profil risiko grup secara
profile.                                                           komprehensif dan terpadu.




84                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 85
01     02        03     04        05 06              07 08 09 10 11




                                                                          Risk Universe
                                                                          Risk Universe



                                                                                                                                   Project
                                                                                                                                    Cost         Project
                                                                                                                                                 Quality
                 Dangerous          Safety
                 Occurrence        Incident

                                                 Climate                                Production                                                     Project
                                                 Change                                   Quality                                                     Schedule
       Health                                                     Production                                                        Project
      Exposure                                                    Disruption                              Facility &
                                                                                                        Infrastructure


                                                      Critical
                                                     Materials
Environmental                   HSE
  Pollution                                                                                                                Production
                                                                                                                              Cost



     Environmental                        Capacity
       Concern
                                                                                                                            Commodity
                   Biodiversity                                                                                              Reserve
                                                                                   Operational

                                          Operation
                                          Planning
                                                                                                                             Sales
                                                                                                                         Effectiveness

                                                         Business
                                                       Interruption
                                                                                                          Land
                                                                                                        Availability



                                      People                                   Risk
                                                                             Universe
             Governance
                                                                                                                                              Community
                                                                                                                                               Relation




          Business
          Process                                                                                                                                     Security
                                                                                        Investment                                                     Threat
                                   Organizational                                                                    External
                                                                                                                   Environment
                                                                       Financial
                                                                      Reporting
           Technology                                                                                                                            Natural
                                                                                             Industry                                            Disaster
                                                 Legal &
                                                Regulatory
                              Financial         Compliance                                                    Macro
                                                                                                             economic             Weather




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                                   85
Page 86
07        Governance for Sustainable Business
          Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




The integrated framework of risk management becomes a                      Kerangka pengelolaan risiko yang terintegrasi tersebut
foundation for AMI in identifying, assessing, and disclosing               menjadi landasan bagi AMI dalam mengidentifikasi, menilai,
sustainability risks and opportunities. The impacts of those               dan mengungkapkan risiko serta peluang keberlanjutan.
risks and opportunities were then evaluated towards the                    Risiko dan peluang tersebut dievaluasi berdasarkan
following aspects: operational, finance, reputation, and                   dampaknya terhadap aspek operasional, keuangan, reputasi,
business sustainability, at various time frames as summarized              dan keberlanjutan usaha pada berbagai horizon waktu
in the table as follows.                                                   sebagaimana dirangkum pada tabel berikut.

Sustainability Risks
Risiko Keberlanjutan

                       Sustainability-Related
 Material Topics                Risks                    Description of Sustainability Risks                   Financial Impact
 Topik Material             Risiko terkait                 Deskripsi Risiko Keberlanjutan                      Dampak Finansial
                           Keberlanjutan

 Biodiversity        Biodiversity disruption            Mining activities and infrastructure    Potential increasing rehabilitation
 Keanekaragaman      due to mining activities.          development potentially cause           costs, risks of operational delays, and
 Hayati              Gangguan                           changes to natural habitats and         the uncertainty of business permit
                     keanekaragaman hayati              ecosystems around the operational       continuation.
                     akibat aktivitas tambang.          areas, which may put environmental      Potensi peningkatan biaya rehabilitasi,
                                                        compliance and permit continuity at     risiko penundaan operasi, serta
                                                        risk.                                   ketidakpastian keberlanjutan izin usaha.
                                                        Aktivitas penambangan dan
                                                        pengembangan infrastruktur
                                                        berpotensi mengubah habitat alami
                                                        dan ekosistem sekitar area operasi,
                                                        yang dapat memicu risiko kepatuhan
                                                        lingkungan dan keberlanjutan izin.

 Energy              Reliance on energy                 Mining and aluminium smelter            Opex pressure, margin volatility, and
 Energi              supply and operational             operations rely on reliable energy      potential production disruption.
                     energy costs volatility.           supply. Price fluctuation and energy    Tekanan opex, volatilitas margin, serta
                     Ketergantungan pada                supply disruption increases exposure    potensi gangguan produksi.
                     pasokan energi dan                 to cost pressures and risk of
                     volatilitas biaya energi           operational disruption.
                     operasional.                       Operasi tambang dan aluminium
                                                        smelter sangat bergantung pada
                                                        pasokan energi yang andal. Fluktuasi
                                                        harga dan gangguan pasokan energi
                                                        meningkatkan eksposur terhadap
                                                        tekanan biaya dan risiko gangguan
                                                        operasi.

 Water and Liquid    Water scarcity and                 Water demand for CHPP and               Production disruptions, water processing
 Waste               wastewater management.             aluminium smelter’s cooling system      cost increase, and environmental sanction
 Air dan Limbah      Keterbatasan                       are potentially disrupted by scarce     risks.
 Cair                ketersediaan air dan               water resources and suboptimal          Gangguan produksi, peningkatan
                     pengelolaan air limbah.            effluent management.                    biaya pengolahan air, dan risiko sanksi
                                                        Kebutuhan air untuk CHPP dan            lingkungan.
                                                        pendingin smelter aluminium
                                                        berpotensi terganggu oleh
                                                        keterbatasan sumber air dan
                                                        pengelolaan efluen yang tidak
                                                        optimal.

 GHG Emissions       Exposure to emission               Emissions from heavy equipment          Compliance cost increase and adaptive
 Emisi Gas Rumah     regulation and carbon              and aluminium smelter operations        capital expenditures.
 Kaca                costs.                             potentially increase compliance costs   Peningkatan biaya kepatuhan dan belanja
                     Eksposur terhadap                  along with strengthening national       modal adaptif.
                     regulasi emisi dan biaya           climate policies.
                     karbon.                            Emisi dari alat berat dan operasional
                                                        aluminium smelter berpotensi
                                                        meningkatkan biaya kepatuhan
                                                        seiring penguatan kebijakan iklim
                                                        nasional.



86                                                                                  Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 87
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




                                             Medium Term                                                     Mitigation Measure/
          Short Term                                                          Long Term
                                           Jangka Menengah                                                         Strategy
   Jangka Pendek (1–12 bulan)                                         Jangka Panjang (5–25 tahun)
                                              (1–5 tahun)                                                  Langkah Mitigasi/Strategi

Activity control in high-risk         Strengthening of the          Business permit sustainability and   AMDAL implementation,
area and regular environmental        rehabilitation program and    long-term value of mining assets.    progressive reclamation,
monitoring.                           progressive reclamation.      Keberlanjutan izin usaha dan nilai   and periodic biodiversity
Pengendalian aktivitas di             Penguatan program             aset tambang jangka panjang.         monitoring.
area sensitif dan pemantauan          rehabilitasi dan reklamasi                                         Implementasi AMDAL,
lingkungan rutin.                     progresif.                                                         reklamasi progresif, dan
                                                                                                         pemantauan keanekaragaman
                                                                                                         hayati secara berkala.




Optimization of energy                Deployment of an Energy       Cost resilience and long-term        Energy efficiency, biodiesel
consumption and high energy-          Management System             energy supply.                       utilization for heavy
intensive assets identification.      (EnMS) and utilization of     Ketahanan biaya dan pasokan          equipment, and increased
Optimalisasi konsumsi energi          highly efficient equipment    energi jangka panjang.               reliability of energy system
dan identifikasi aset intensif        and reliable supply                                                operations.
energi.                               improvement.                                                       Efisiensi energi, pemanfaatan
                                      Implementasi sistem                                                biodiesel untuk alat berat,
                                      manajemen energi dan                                               dan peningkatan keandalan
                                      penggunaan peralatan                                               sistem energi operasional.
                                      dengan efisiensi energi
                                      yang tinggi dan keandalan
                                      pasokan.


Optimization of operational           Investment in efficiency      Long-term water resource             Water recycling, studies
water use.                            and water recycling           resilience.                          on water efficiency, and
Optimalisasi penggunaan air           system.                       Ketahanan sumber air jangka          compliance with Technical
operasional.                          Investasi efisiensi dan       panjang.                             Approval-AMDAL
                                      sistem daur ulang air.                                             requirements.
                                                                                                         Daur ulang air, studi
                                                                                                         efisiensi air, dan pemenuhan
                                                                                                         Persetujuan teknis-AMDAL.




Operational emission monitoring       Improvement of process        Long-term carbon cost resilience.    Optimization of operational
and reporting.                        emission efficiency.          Ketahanan biaya karbon jangka        process and emission intensity
Pemantauan dan pelaporan              Peningkatan efisiensi emisi   panjang.                             control.
emisi operasional.                    proses.                                                            Optimalisasi proses
                                                                                                         operasional dan pengendalian
                                                                                                         intensitas emisi.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                           87
Page 88
07       Governance for Sustainable Business
         Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




                      Sustainability-Related
 Material Topics               Risks                    Description of Sustainability Risks                    Financial Impact
 Topik Material            Risiko terkait                 Deskripsi Risiko Keberlanjutan                       Dampak Finansial
                          Keberlanjutan

Air Emission        Dust and gas emissions             Dust and air emissions can affect         Emission control costs and potential
Emisi Udara         from mining and hauling            the health of workers and local           operational disruption.
                    activities.                        communities as well as increase           Biaya pengendalian emisi dan potensi
                    Emisi debu dan gas dari            compliance risks.                         gangguan operasi.
                    aktivitas tambang dan              Debu dan emisi udara dapat
                    hauling.                           berdampak pada kesehatan pekerja
                                                       dan masyarakat sekitar serta
                                                       meningkatkan risiko kepatuhan.

Waste               Hazardous and non-                 Increasing volume of operational          Increasing waste management cost and
Limbah              Hazardous waste                    waste potentially results in              sanction risks.
                    management.                        compliance risks and additional           Peningkatan biaya pengelolaan limbah dan
                    Pengelolaan limbah B3              management cost.                          risiko sanksi.
                    dan non-B3.                        Volume limbah operasional yang
                                                       meningkat berpotensi memicu risiko
                                                       kepatuhan dan biaya pengelolaan
                                                       tambahan.

Climate Change      Physical risks due to              Changes in weather patterns increase      Production disruptions and increased
Perubahan Iklim     extreme weather.                   flood risks, logistics disruption, and    adaptation capex.
                    Risiko fisik akibat cuaca          disruptions to mining and aluminium       Gangguan produksi dan peningkatan
                    ekstrem.                           smelter operations.                       capex adaptasi.
                                                       Perubahan pola cuaca meningkatkan
                                                       risiko banjir, gangguan logistik, dan
                                                       gangguan operasi tambang serta
                                                       smelter aluminium.

Human               Availability and retention         High-risk and intensive operations        Productivity reduction and higher costs on
Resources           of skilled workforce.              demand competent and stable               recruitment.
Sumber Daya         Ketersediaan dan retensi           workers.                                  Penurunan produktivitas dan peningkatan
Manusia             tenaga kerja terampil.             Operasi intensif dan berisiko tinggi      biaya rekrutmen.
                                                       memerlukan tenaga kerja kompeten
                                                       dan stabil.

Occupational        Occupational accidents             Mining and aluminium smelter              Operational disruptionand reputational
Health & Safety     within high-risk                   operational activities potentially lead   risks.
(OHS)               operations.                        to significant accidents.                 Gangguan operasi, biaya kecelakaan, dan
Keselamatan dan     Kecelakaan kerja di                Aktivitas operasi pertambangan dan        risiko reputasi.
Kesehatan Kerja     operasi berisiko tinggi.           smelter aluminium memiliki potensi
                                                       kecelakaan yang signifikan.

Local               Social conflict around the         Operational impact can lead to social     Operational disruptions and risks to social
Communities         operational areas.                 tension with local communities.           license.
Masyarakat Lokal    Konflik sosial di sekitar          Dampak operasional dapat                  Gangguan operasi dan risiko social license.
                    area operasi.                      memicu ketegangan sosial dengan
                                                       masyarakat sekitar.

Good Corporate      Weaknesses in                      Ineffective governance may increase       Legal costs and decline in stakeholder
Governance          governance and internal            legal and reputational risks.             trust.
(GCG)               controls.                          Tata kelola yang tidak efektif dapat      Biaya hukum dan penurunan kepercayaan
Tata Kelola         Kelemahan tata kelola              meningkatkan risiko hukum dan             pemangku kepentingan.
Perusahaan yang     dan pengendalian                   reputasi.
Baik                internal.

Economic            Performance volatility             Operational disruptions and cost          Pressure on profitability and cashflow.
Performance         arising from operational           pressures could affect the stability of   Tekanan laba dan arus kas.
Kinerja Ekonomi     disruptions and cost               financial performance.
                    pressures.                         Gangguan operasi dan tekanan biaya
                    Volatilitas kinerja akibat         dapat memengaruhi stabilitas kinerja
                    gangguan operasi dan               keuangan.
                    biaya.




88                                                                                  Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 89
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




                                             Medium Term                                                Mitigation Measure/
          Short Term                                                        Long Term
                                           Jangka Menengah                                                    Strategy
   Jangka Pendek (1–12 bulan)                                       Jangka Panjang (5–25 tahun)
                                              (1–5 tahun)                                             Langkah Mitigasi/Strategi

Operational dust control.             Emission control system    Long-term operational              Water spraying, hauling road
Pengendalian debu operasional.        improvement.               sustainability.                    maintenance, and emission
                                      Peningkatan sistem         Keberlanjutan operasi jangka       control system.
                                      pengendalian emisi.        panjang.                           Water spraying, perawatan
                                                                                                    jalan hauling, dan sistem
                                                                                                    pengendalian emisi.



Waste Management compliance.          Optimization of waste      Long-term waste management         Hazardous waste (B3)
Kepatuhan pengelolaan limbah.         management system.         efficiency.                        management standards and
                                      Optimalisasi sistem        Efisiensi pengelolaan limbah       Wastewater Treatment Plant
                                      pengolahan limbah.         jangka panjang.                    (WWTP) operations.
                                                                                                    Standar pengelolaan limbah
                                                                                                    B3 dan pengoperasian
                                                                                                    Instalasi Pengolahan Air
                                                                                                    Limbah (IPAL).

Mitigation of severe weather          Strengthening              Asset resilience to long-term      Operational adaptation and
disruptions.                          infrastructures and        climate risks.                     integration of climate risks in
Mitigasi gangguan cuaca akut.         logistics.                 Ketahanan aset terhadap risiko     ERM.
                                      Penguatan infrastruktur    iklim jangka panjang.              Adaptasi operasional dan
                                      dan logistik.                                                 integrasi risiko iklim dalam
                                                                                                    ERM.




Workforce stability.                  Competency development     Key talent sustainability.         Improvement of workplace
Stabilitas tenaga kerja.              and retention.             Keberlanjutan talenta kunci.       facilities and leadership &
                                      Pengembangan                                                  retention programs.
                                      kompetensi dan retensi.                                       Peningkatan fasilitas kerja
                                                                                                    dan program leadership &
                                                                                                    retention.

Strict supervision to OHS             Strengthenning OHS         Zero Accident achievement.         Zero Accident Mindset and
implementation.                       culture.                   Pencapaian Zero Accident.          operational OHS system
Pengawasan ketat implementasi         Penguatan budaya K3.                                          control.
K3.                                                                                                 Zero Accident Mindset dan
                                                                                                    pengendalian sistem K3
                                                                                                    operasional.

Basic CSR program.                    Strengthening community    Sustainability of social permit.   Sustainable and inclusive CSR
Program CSR dasar.                    relations.                 Keberlanjutan izin sosial.         programs.
                                      Penguatan hubungan                                            Program CSR berkelanjutan
                                      masyarakat.                                                   dan merata.


Internal policy compliance.           Strengthening of the       Sustainability governance.         GCG policy implementation
Kepatuhan kebijakan internal.         control system.            Tata kelola berkelanjutan.         and internal supervision.
                                      Penguatan sistem                                              Implementasi kebijakan GCG
                                      pengendalian.                                                 dan pengawasan internal.



Operational costs control.            Process optimization and   Sustainability of financial        Improved efficiency and
Pengendalian biaya operasional.       efficiency.                performance.                       operational reliability.
                                      Optimalisasi proses dan    Keberlanjutan kinerja keuangan.    Peningkatan efisiensi dan
                                      efisiensi.                                                    keandalan operasi.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                        89
Page 90
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Sustainability Opportunities
Peluang Keberlanjutan

                                Sustainability-Related              Description of Sustainability
     Material Topics                                                                                               Financial Impact
                                   Opportunities                           Opportunities
     Topik Material                                                                                                Dampak Finansial
                             Peluang terkait Keberlanjutan         Deskripsi Peluang Keberlanjutan

Biodiversity                Land rehabilitation and           Reclamation improves permit                    Operational Stability and
Keanekaragaman              reclamation.                      sustainability and stakeholder                 Asset value.
Hayati                      Rehabilitasi dan reklamasi        acceptance.                                    Stabilitas operasi dan nilai
                            lahan.                            Reklamasi meningkatkan keberlanjutan           aset.
                                                              izin dan penerimaan pemangku
                                                              kepentingan.

Energy                      Energy efficiency, GHG            Opex saving, improves operational              Opex savings and more
Energi                      emissions reduction and asset     reabilities and GHG emission reduction         stable margins.
                            reliability.                      opportunities.                                 Penghematan opex dan
                            Efisiensi energi, reduksi emisi   Penghematan biaya operasional,                 margin lebih stabil.
                            GRK dan keandalan aset.           meningkatkan keandalan operasional dan
                                                              peluang penurunan emisi GRK.




Water and Liquid            Water recycling and efficiency.   Reduction of dependence on external            Cost savings and operational
Waste                       Daur ulang dan efisiensi air.     water sources.                                 stability.
Air dan Limbah Cair                                           Pengurangan ketergantungan sumber air          Penghematan biaya dan
                                                              eksternal.                                     stabilitas operasi.
GHG Emissions.              Operational emission              Reduction in emission intensity improves       Compliance cost stability.
Emisi Gas Rumah Kaca        efficiency.                       compliance readiness.                          Stabilitas biaya kepatuhan.
                            Efisiensi emisi operasional.      Penurunan intensitas emisi meningkatkan
                                                              kesiapan kepatuhan.

Air Emissions.              Air emission control.             Improvement of air quality supports the        Reduction of operational
Emisi Udara                 Pengendalian emisi udara.         operational sustainability.                    disruption risks.
                                                              Kualitas udara yang lebih baik                 Penurunan risiko gangguan
                                                              mendukung keberlanjutan operasi.               operasi.
Waste                       Reduce, reuse, and recycle        Waste utilization leads to cost efficiency.    Reduction of management
Limbah                      (3R) principle implementation.    Pemanfaatan limbah meningkatkan                costs.
                            Penerapan prinsip reduce,         efisiensi biaya.                               Penurunan biaya
                            reuse, and recycle (3R).                                                         pengelolaan.




90                                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 91
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




                                             Medium Term
         Short Term                                                            Long Term             Mitigation Measure/Strategy
                                           Jangka Menengah
  Jangka Pendek (1–12 bulan)                                           Jangka Panjang (5–25 tahun)     Langkah Mitigasi/Strategi
                                              (1–5 tahun)

 Progressive reclamations.          Improvement of post-mining        Mining asset sustainability.   Reclamation and biodiversity
 Reklamasi progresif.               land quality.                     Keberlanjutan aset tambang.    monitoring program.
                                    Peningkatan kualitas lahan                                       Program reklamasi dan
                                    pascatambang.                                                    pemantauan biodiversitas.



 Quick wins energy efficiency.      Management system for             Long-term energy resilience.   Optimization of energy
 Quick wins efisiensi energi.       energy used in operations.        Ketahanan energi jangka        consumption, equipment’s
                                    Sistem manajemen energi           panjang.                       efficiency, as well as the use
                                    operasional.                                                     of green energy sources
                                                                                                     as alternatives to reduce
                                                                                                     dependency on fossil fuel.
                                                                                                     Optimalisasi konsumsi energi,
                                                                                                     efisiensi peralatan dan
                                                                                                     penggunaan sumber energi
                                                                                                     hijau sebagai alternatif untuk
                                                                                                     mengurangi dependensi
                                                                                                     terhadap bahan bakar fosil.

 Reuse operational water.           Invesment on Recycling            Water resource resilience.     Technology partnerships and
 Penggunaan kembali air             Technology.                       Ketahanan sumber air.          studies on reusable water.
 operasional.                       Investasi teknologi daur ulang.                                  Kemitraan teknologi dan kajian
                                                                                                     reusable water.
 Operational efficiency.            Evaluation of emission control    Carbon cost resilience.        Process optimization and
 Efisiensi operasional.             options.                          Ketahanan biaya karbon.        technology efficiency.
                                    Evaluasi opsi pengendalian                                       Optimalisasi proses dan
                                    emisi.                                                           teknologi efisiensi.

 Dust control.                      Emissions technology control.     Sustainable operations.        Integrated emissions control
 Pengendalian debu.                 Teknologi kontrol emisi.          Operasi berkelanjutan.         system.
                                                                                                     Sistem pengendalian emisi
                                                                                                     terpadu.
 Waste sorting.                     Studies on 3R.                    Internal circular economy.     3R programs and external
 Pemilahan limbah.                  Studi 3R.                         Circular economy internal.     collaboration.
                                                                                                     Program 3R dan kolaborasi
                                                                                                     eksternal.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                        91
Page 92
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




                                Sustainability-Related             Description of Sustainability
     Material Topics                                                                                              Financial Impact
                                   Opportunities                          Opportunities
     Topik Material                                                                                               Dampak Finansial
                             Peluang terkait Keberlanjutan        Deskripsi Peluang Keberlanjutan

Climate Change.             Strengthening of climate risk    Adaptation readiness improves asset            Long-term asset values
Perubahan Iklim.            management capabilities.         resilience.                                    protection.
                            Penguatan kapabilitas            Kesiapan adaptasi meningkatkan                 Perlindungan nilai aset
                            pengelolaan risiko iklim.        ketahanan aset.                                jangka panjang.


Human Resources.            Human resource competency        Competent human resources increase             Cost efficiency and
Sumber Daya Manusia         development.                     productivity.                                  performance.
                            Pengembangan kompetensi          SDM kompeten meningkatkan                      Efisiensi biaya dan kinerja.
                            SDM.                             produktivitas.

Occupational Health &       Safety technology and            Incident reduction increases productivity.     Cost efficiency and
Safety (OHS).               systems.                         Penurunan insiden meningkatkan                 performance.
Keselamatan dan             Teknologi dan sistem             produktivitas.                                 Penurunan downtime dan
Kesehatan Kerja.            keselamatan.                                                                    biaya kecelakaan.
Local Communities.          Social partnership.              Harmonious relationships support social        Operational stability.
Masyarakat Lokal.           Kemitraan sosial.                license.                                       Stabilitas operasi.
                                                             Hubungan harmonis mendukung social
                                                             license.




Good Corporate              Strong governance.               Transparency enhances investor trust.          Reduction in risks and cost of
Governance (GCG).           Tata kelola yang kuat.           Transparansi meningkatkan kepercayaan          capital.
Tata Kelola Perusahaan                                       investor.                                      Penurunan risiko dan cost of
yang Baik.                                                                                                  capital.
Economic                    Strong financial performance     Efficient operations and cost optimization     Increase in revenue and
Performance.                & cost efficiency.               improve profitability and resilience           margins; improved cash flow
Kinerja Ekonomi.            Kinerja keuangan yang kuat &     against market volatility.                     stability.
                            efisiensi biaya.                 Efisiensi operasional dan optimalisasi         Peningkatan pendapatan dan
                                                             biaya meningkatkan profitabilitas serta        margin; stabilitas arus kas
                                                             ketahanan terhadap volatilitas pasar.          lebih baik.




92                                                                              Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 93
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




                                             Medium Term
         Short Term                                                         Long Term              Mitigation Measure/Strategy
                                           Jangka Menengah
  Jangka Pendek (1–12 bulan)                                        Jangka Panjang (5–25 tahun)      Langkah Mitigasi/Strategi
                                              (1–5 tahun)

 Climate Change Risk                Integration of CCRA group      Long-term climate change        Strengthening of climate risk
 Assessment (CCRA) group            study findings.                resilience.                     governance.
 identification.                    Integrasi hasil kajian CCRA    Ketahanan iklim jangka          Penguatan tata kelola risiko
 Identifikasi Climate Change        grup.                          panjang.                        iklim.
 Risk Assessment (CCRA) grup.

 Internal training.                 External training.             Human capital competitive       Sustainable human resource
 Pelatihan internal.                Pelatihan eksternal.           advantage.                      development program.
                                                                   Keunggulan kompetitif SDM.      Program pengembangan SDM
                                                                                                   berkelanjutan.

 Safety equipment.                  Safety monitoring system.      Zero accidents.                 Investment in modern safety
 Perangkat keselamatan.             Sistem monitoring              Nol kecelakaan.                 equipment.
                                    keselamatan.                                                   Investasi alat keselamatan
                                                                                                   modern.
 Basic CSR.                         Thematic Program.              Long-term support.              Five CSR Pillar Programs:
 CSR dasar.                         Program tematik.               Dukungan jangka panjang.        AlamTri Alirkan Cerdas
                                                                                                   (Education), AlamTri Alirkan
                                                                                                   Sehat (Health), AlamTri
                                                                                                   Alirkan Sejahtera (Economic
                                                                                                   Empowerment), AlamTri
                                                                                                   Alirkan Lestari (Environmental
                                                                                                   Sustainability), and AlamTri
                                                                                                   Alirkan Budaya (Culture
                                                                                                   Preservation).
                                                                                                   Program 5 Pilar CSR: AlamTri
                                                                                                   Alirkan Cerdas, AlamTri Alirkan
                                                                                                   Sehat, AlamTri Alirkan Sejahtera,
                                                                                                   AlamTri Alirkan Lestari, AlamTri
                                                                                                   Alirkan Budaya.

 Compliance.                        Strengthening of GCG system.   Long-term value.                Implementation of GCG
 Kepatuhan.                         Penguatan sistem GCG.          Nilai jangka panjang.           practices.
                                                                                                   Implementasi praktik GCG
                                                                                                   terbaik.
 Cost control & operational         Sustainable profitability      Business resilience & value     Operational excellence, cost
 efficiency improvement.            growth.                        creation.                       leadership, and portfolio
 Pengendalian biaya &               Pertumbuhan profitabilitas     Ketahanan bisnis & penciptaan   optimization aligned with
 peningkatan efisiensi              berkelanjutan.                 nilai jangka panjang.           sustainable business strategy.
 operasional.                                                                                      Penerapan operational
                                                                                                   excellence, cost leadership,
                                                                                                   dan optimasi portofolio
                                                                                                   sejalan dengan strategi bisnis
                                                                                                   berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                      93
Page 94
07       Governance for Sustainable Business
         Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Crisis Management Plan (CMP)
Rencana Manajemen Krisis


                                               Crisis Management Building Blocks
                                                 Elemen Dasar Manajemen Krisis


                                                                                              Management Commitment and
 Crisis Management Policy: Objective & Scope                                                  Leadership
 Kebijakan Manajemen Krisis: Tujuan dan Ruang Lingkup                                         Komitmen dan Kepemimpinan
                                                                                              Manajemen



 Crisis Management Standard                  Standar Manajemen Krisis
 • Overview, objective, and scope            • Ikhtisar, tujuan, dan ruang lingkup
 • Definition                                • Definisi
 • Crisis management building block          • Komponen dasar manajemen krisis
                                                                                              Crisis management standard
 • Crisis management team                    • Tim manajemen krisis
 • Emergency response plan (ERP)             • Rencana tanggap darurat                        developed by the AlamTri CMT
 • Operation continuity plan (OCP)           • Rencana kesinambungan operasi                  Standar manajemen krisis yang
 • Operational recovery plan (ORP)           • Rencana pemulihan operasi                      dikembangkan oleh CMT AlamTri
 • Crisis communication plan                 • Rencana komunikasi krisis
 • Training and drill                        • Pelatihan dan simulasi




 People and                     Key Asset and                 Key Support and
 Environmental Crisis           Infrastructure Crisis         Service Crisis
 Krisis Masyarakat dan          Krisis Aset Utama dan         Krisis Dukungan dan
                                                                                              The crisis management plans are
 Lingkungan                     Infrastruktur                 Layanan Utama
                                                                                              developed by the subsidiary’s
                                                                                              CMT, based on the crisis
                                                                                              management standards
                                                                                              Rencana manajemen krisis
                                                                                              dikembangkan oleh CMT perusahaan
 Emergency                      Operation                     Operational
                                                                                              anak, mengacu pada standar
 Response Plan                  continuity plan               recovery plan
                                                                                              manajemen krisis
 Rencana Tanggap                Rencana                       Rencana Pemulihan
 Darurat                        Kesinambungan                 Operasi
                                Operasi



 Crisis Communication Plan                                                                    Developed by AlamTri’s Corporate
 To Provide Information to the Media and Stakeholders During a Crisis                         Communication
 Rencana Komunikasi Krisis untuk Memberikan Informasi kepada Pers dan                         Dikembangkan oleh Corporate
 Pemangku Kepentingan Selama Krisis                                                           Communication AlamTri




94                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 95
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11


Instilling Integrity in Business Practices
Menanamkan Integritas dalam Praktik Bisnis



As a form of our commitment to an integrated company’s             Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola perusahaan
governance, AMI enforces code of ethics binding all members        yang berintegritas, AMI memberlakukan kode etik yang
of the Board of Commissioners, the Board of Directors,             mengikat seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi, organ
supporting bodies, top management, and all employees. This         pendukung, manajemen puncak, serta seluruh karyawan. Kode
code of ethics becomes the foundation of ethical behavior          etik ini menjadi landasan perilaku etis dalam setiap aktivitas
in each business activity and can be accessed through the          bisnis dan dapat diakses melalui situs web resmi Perusahaan.
Company’s official website. Through this policy, AMI reaffirms     Melalui kebijakan tersebut, AMI menegaskan komitmennya
its commitment to integrity, compliance, and responsible           terhadap integritas, kepatuhan, dan praktik bisnis yang
business practices. [GRI 2-23, 2-24]                               bertanggung jawab. [GRI 2-23, 2-24]

Although the provisions of due diligence have not been             Meskipun ketentuan uji tuntas (due diligence) belum
explicitly stated in the code of ethics, AMI consistently          secara eksplisit dicantumkan dalam kode etik, AMI secara
implements precautionary principles in their operational           konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam kegiatan
activities through standard operational procedure (SOP)            operasional melalui standar operasional prosedur (SOP)
at department level. This implementation aims to identify,         di tingkat departemen. Penerapan ini bertujuan untuk
prevent, and mitigate the potential risks of sustainability,       mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi potensi risiko
supported by regular risk management and comprehensive             keberlanjutan, yang didukung oleh pengelolaan risiko
monitoring. Therefore, each strategic decision considers           secara rutin dan pemantauan yang komprehensif. Dengan
the economy and ESG impact from the company’s business             demikian, setiap keputusan strategis mempertimbangkan
activities. [GRI 2-23, 2-24]                                       dampak ekonomi serta ESG dari aktivitas bisnis perusahaan.
                                                                   [GRI 2-23, 2-24]


AMI also reaffirms their commitment in respecting human            AMI juga menegaskan komitmennya dalam menghormati
rights as stated in the Company’s Regulation and code of           hak asasi manusia, sebagaimana tercantum dalam Peraturan
ethics. This commitment is realized through fair and dignified     Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), maupun
treatment to all employees, respect to suppliers’ right and        kode etik. Komitmen ini diwujudkan melalui perlakuan
obligation according to the agreement, and fulfillment of          yang adil dan bermartabat terhadap seluruh karyawan,
creditors’ rights based on the applicable provisions. This         penghormatan atas hak dan kewajiban pemasok sesuai
practice is in line with the laws and regulation in Indonesia      perjanjian, serta pemenuhan hak-hak kreditur berdasarkan
as well as international standards in human rights. Within the     ketentuan yang berlaku. Praktik ini selaras dengan peraturan
reporting period, no human right violation case occurred in        perundang-undangan di Indonesia serta standar internasional
the Company’s operations. [GRI 2-23]                               di bidang hak asasi manusia. Selama periode pelaporan, tidak
                                                                   ada kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dalam
                                                                   operasional Perusahaan. [GRI 2-23]

In supporting responsible mining practices, AMI implements         Dalam mendukung praktik pertambangan yang bertanggung
Occupational Health, Safety, and Environmental (HSE)               jawab, AMI menerapkan standar Kesehatan, Keselamatan
standards based on the AlamTri Group’s internal policies           Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) yang mengacu pada
and national regulations, including the Mining Safety              kebijakan internal Grup AlamTri dan regulasi termasuk Sistem
Management System (SMKP) for Minerals and Coal, as                 Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Mineral
well as regulations and decrees issued by the Minister of          dan Batu Bara serta peraturan dan keputusan Menteri Energi
Energy and Mineral Resources concerning mining safety.             dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait keselamatan
The implementation of HSE covers all employees, as well            pertambangan. Penerapan standar K3LH mencakup
as contractor and vendor personnel, to ensure a safe and           seluruh karyawan serta pekerja kontraktor dan vendor guna
sustainable working environment.                                   memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.

In line with the integrity principles, AMI conducts its business   Sejalan dengan prinsip integritas, AMI menjalankan kegiatan
activities by upholding healthy business competition. The          usaha dengan menjunjung tinggi persaingan usaha yang
company complies with antimonopoly law and related                 sehat. Perusahaan mematuhi hukum antimonopoli dan regulasi




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                 95
Page 96
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




regulations, as well as avoiding monopoly practices and               terkait, serta menghindari praktik monopoli dan perilaku
anticompetitive behavior. Throughout the reporting year, there        antipersaingan. Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat
were no cases of violations related to business competition           kasus pelanggaran terhadap ketentuan persaingan usaha.
provisions. To support transparency, AMI provides external            Untuk mendukung transparansi, AMI menyediakan saluran
complaint channels through the violation reporting system             pengaduan eksternal melalui sistem pelaporan pelanggaran
and the company’s official website. [GRI 2-24, 206-1]                 dan kanal resmi perusahaan. [GRI 2-24, 206-1]

In an effort of preventing interest conflict as well as corruption,   Dalam upaya mencegah konflik kepentingan serta praktik
collusion, and nepotism (CCN) practices, AMI implements               korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), AMI menerapkan
anti-corruption policy aligned with the laws and regulations          kebijakan anti-korupsi yang selaras dengan peraturan
stated in the Code of Ethics on Anti-Corruption and Anti-             perundang-undangan dan dimuat dalam Kode Etik pada
Fraud section, which emphasizes the prohibition of offering           bagian Anti Korupsi dan Anti Fraud, yang menegaskan
or accepting gratification and bribes to the State Officials,         larangan pemberian atau penerimaan gratifikasi dan suap
Civil Servants, or business partners, as well as the prohibition      kepada Penyelenggara Negara, Pegawai Negeri Sipil,
of committing fraudulent acts. This policy is supported by            maupun mitra usaha, serta larangan melakukan tindakan
strengthened internal controls covering prevention, detection,        fraud. Kebijakan ini didukung oleh penguatan pengendalian
reporting, and evaluation of potential fraud and corruption           internal yang mencakup pencegahan, deteksi, pelaporan, dan
along with the socialization of company’s values to instill           evaluasi atas potensi penipuan dan korupsi, serta sosialisasi
anti-corruption awareness to the employees. In addition, the          nilai-nilai perusahaan untuk menanamkan kesadaran anti-
company is obliged to the prospective suppliers to sign an            korupsi kepada karyawan. Selain itu, Perusahaan mewajibkan
Integrity Pact, which contains a commitment to comply with            calon pemasok menandatangani Pakta Integritas yang
HSE provisions and operational safety, prohibition in offering        memuat komitmen kepatuhan terhadap ketentuan K3LH
any form of remuneration to AMI individuals or subsidiary,            dan keselamatan operasi, larangan pemberian imbalan
avoidance of conflict of interest in the procurement process,         dalam bentuk apa pun kepada insan AMI dan entitas anak,
as well as an obligation in reporting indications of fraud or         penghindaran konflik kepentingan dalam proses pengadaan,
CCN practices. [GRI 2-15, 205-2]                                      serta kewajiban melaporkan indikasi penipuan maupun praktik
                                                                      KKN. [GRI 2-15, 205-2]

Corruption risks have been identified and managed as part             Meskipun perusahaan belum melakukan perhitungan
of the company’s risk management framework although                   kuantitatif atas jumlah dan persentase operasi yang memiliki
the company has not conducted quantitative calculation of             risiko korupsi, risiko tersebut telah diidentifikasi dan dikelola
the number and percentage of operations exposed to such               sebagai bagian dari risiko tata kelola dalam kerangka
risks. This approach ensures the creation of a transparent and        manajemen risiko perusahaan. Pendekatan ini memastikan
ethical working environment, while supporting the company’s           terciptanya lingkungan kerja yang transparan, beretika,
long-term sustainability. Throughout the reporting year, the          dan mendukung keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
Company did not record any confirmed corruption incidents,            Sepanjang tahun pelaporan, Perusahaan tidak mencatat
either involving the employees or management. [GRI 205-1, 205-        adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi, baik yang
                                                                      melibatkan karyawan maupun manajemen. [GRI 205-1, 205-3]




96                                                                             Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 97
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11


Whistleblowing System
Whistleblowing System [GRI 2-16, 2-25, 2-26]



AMI consistently implements GCG principles and the                    AMI secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip GCG dan
company’s value for each activity conducted to optimize the           nilai-nilai perusahaan atas setiap aktivitas yang dilakukan
achievement of the company’s goals and to prevent actions             untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan perusahaan
that may be detrimental to the company.                               serta mencegah tindakan-tindakan yang dapat merugikan
                                                                      Perusahaan.

All employees and other stakeholders can contribute                   Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh karyawan maupun
proactively to realize this matter by reporting through “AlamTri      pemangku kepentingan lainnya dapat berkontribusi secara
Values Line” upon discovering any form of action or potential         proaktif untuk melapor melalui “AlamTri Values Line” apabila
action related to the following matters:                              menemukan segala bentuk tindakan ataupun potensi tindakan
                                                                      terkait hal-hal berikut:
a.   Corruption                                                       a. Korupsi
b.   Bribe/ Gratification                                             b. Suap / Gratifikasi
c.   Fraud                                                            c. Kecurangan
d.   Theft/ Embezzlement                                              d. Pencurian / Penggelapan
e.   Extortion                                                        e. Pemerasan
f.   Forgery                                                          f. Pemalsuan
g.   Conflict of Interest                                             g. Benturan Kepentingan
h.   Harassment                                                       h. Pelecehan
i.   Violation of Law                                                 i. Pelanggaran Hukum
j.   Violation of the Company’s Regulation                            j. Pelanggaran Peraturan Perusahaan

AlamTri Values Line is a reporting system for any acts or             AlamTri Values Line adalah sistem pelaporan atas tindakan
alleged acts of fraud, misconduct, or violation occurring             atau dugaan tindakan kecurangan, penyimpangan, atau
within The AlamTri Group work environment, and managed                pelanggaran apapun yang terjadi di lingkungan kerja
professionally by an independent party. The reporting is              Grup AlamTri, dan dikelola secara profesional oleh pihak
supported by information or preliminary evidence of the               independen. Pelaporan didukung dengan informasi maupun
violation through the following communication channels:               bukti awal atas perlanggaran melalui saluran komunikasi
                                                                      berikut:




                                                          Whistleblowing System
                                                          Sistem Pelaporan Pelanggaran

                                                          Website: https://idn.deloitte-halo.com/alamtrivaluesline
                                                          Hotline: 021-8428 3634
                                                          Fax: 021-8428 3635
                                                          Email: alamtrivaluesline@tipoffs.info
                                                          SMS/Whatsapp: 0811 9000 7468
                                                          Postal: PO Box 1715, JKP 10017




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  97
Page 98
07         Governance for Sustainable Business
           Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan




Protection for the Whistleblower and the                             Perlindungan Terhadap Pelapor dan
Accused                                                              Terlapor
The company provides options for the whistleblowers to               Perusahaan memberikan opsi bagi pelapor untuk
submit the report anonymously, partially anonymous, and              menyampaikan laporan secara anonim, anonim sebagian, dan
non-anonymously. The company will provide protection to              tidak anonim. Perusahaan akan memberikan perlindungan
the whistleblowers who submit the reporting of the violation         kepada pelapor yang menyampaikan pelaporan atas
with good intention, including the witnesses related to the          pelanggaran dengan itikad baik, termasuk kepada saksi
violation, by safeguarding the confidentiality of their identities   terkait pelanggaran, dengan menjaga kerahasiaan identitas
and information reported. The company will also conceal the          mereka maupun informasi yang dilaporkan. Perusahaan juga
identity of the accused until the alleged violation can be           akan merahasiakan identitas pihak terlapor selama dugaan
substantiated.                                                       pelanggaran belum dapat dibuktikan.

This protection for the whistleblowers and the accused is            Perlindungan terhadap pelapor dan terlapor ini dimuat dalam
stated in the Whistleblowing System Policy that was approved         Kebijakan Whistleblowing System yang telah disahkan pada
on November 26, 2025. Whistleblowing System Policy has               26 November 2025. Kebijakan Whistleblowing System ini
made available on AMI’s website at www.alamtriminerals.id.           telah ditampilkan di situs web AMI www.alamtriminerals.id.

Resolution of Complaints                                             Hasil Penanganan Pengaduan
In 2025, AMI received ten (10) reports of alleged violations.        Pada tahun 2025, AMI menerima sepuluh (10) pelaporan atas
All of the reports have been addressed and processed in              dugaan pelanggaran. Seluruh laporan tersebut telah selesai
accordance with the applicable provisions in the Company.            ditindaklanjuti dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku di
                                                                     Perusahaan.


Regulatory Compliance
Kepatuhan terhadap Peraturan

In 2025, the company achieved 100% compliance to the                 Pada tahun 2025, AMI berhasil mencapai 100% kepatuhan
capital market regulations and there were no fines and/or            terhadap peraturan pasar modal. Hal ini dibuktikan dengan
penalties have been imposed to the company. [GRI 2-27]               tidak adanya sanksi, denda dan/atau hukuman yang dikenakan
                                                                     terhadap Perusahaan. [GRI 2-27]




98                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 99
01     02      03      04     05 06         07 08 09 10 11




                                                   This page is intentionally left blank.
                                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                              99
Page 100

          
Page 101
                               08
 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan Secara Bertanggung Jawab
Page 102
08        Responsible Environmental Management
          Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Environmental Policy
Kebijakan Lingkungan



PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or Company)             PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
supports the development of the green ecosystem in               mendukung pengembangan ekosistem hijau di Indonesia,
Indonesia, specifically in      providing commodities that       khususnya dalam penyediaan komoditas yang berperan
play a role in transitioning to the green economy. AMI           dalam transisi menuju ekonomi hijau. AMI berpartisipasi
participates under the support of AlamTri Group regarding        dalam dukungan Grup AlamTri terhadap komitmen
the commitment of the Indonesian government to reduce            Pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi Gas Rumah
the emissions of Greenhouse Gas (GHG) as well as to achieve      Kaca (GRK) serta mencapai target Net Zero Emissions (NZE)
the target of Net Zero Emissions (NZE) in 2060 or earlier. PT    pada tahun 2060 atau lebih awal. PT Maruwai Coal (“MC”)
Maruwai Coal (“MC”) dan PT Lahai Coal (“LC”) established         dan PT Lahai Coal (“LC”) menetapkan Pernyataan Kebijakan
a statement of an Integrated Management System Policy            Sistem Manajemen Terpadu yang mencakup komitmen
covering the commitment in environmental management,             dalam pengelolaan lingkungan hidup, energi, emisi GRK,
energy, Greenhouse Gas Emissions (GHG), biodiversity, and        keanekaragaman hayati, serta upaya konservasi. Penerapan
conservation initiatives. The implementation of environmental    kebijakan dan praktik pengelolaan lingkungan juga didukung
management policies and practices is also supported through      melalui penerapan standar sistem manajemen lingkungan
implementing the verified standards of the environmental         yang terverifikasi. Hal ini tercermin dari keberhasilan MC dalam
management system. This can be seen from the MC success in       mempertahankan sertifikasi ISO 14001:2015, yang kembali
maintaining the ISO 14001:2015 certification that was acquired   diperoleh pada November 2025. Selain itu, sebagai bagian dari
in November 2025. Moreover, as a part of the initiatives on      upaya peningkatan kinerja lingkungan secara berkelanjutan,
sustainable environmental performance manner improvement,        MC juga melaksanakan kajian Life Cycle Analysis (LCA) pada
MC conducted a study of Life Cycle Analysis (LCA) in 2025 to     tahun 2025 untuk menilai dampak lingkungan dari kegiatan
assess the environmental impact of operational activities and    operasional serta mengidentifikasi peluang perbaikan dalam
to identify the improvement opportunities in environmental       pengelolaan lingkungan.
management.




102                                                                      Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 103
01     02      03       04      05    06      07      08 09 10 11




Environmental impact management is the responsibility of the                 Pengelolaan dampak lingkungan menjadi tanggung jawab
Environment Department. At operational sites, this function                  Departemen Environment. Di lokasi operasi, fungsi ini berada
reports to the Head of Mining Engineering (KTT) at each MC                   di bawah Kepala Teknik Tambang (KTT) pada masing-masing
and LC, who ensures that all environmental management                        MC dan LC, yang memastikan seluruh kebijakan dan prosedur
policies and procedures are implemented effectively,                         pengelolaan lingkungan diterapkan secara efektif, konsisten,
consistently, and in accordance with applicable standards and                dan sesuai dengan standar serta ketentuan yang berlaku.
regulations.




                                                                 Mine Engineering Head
                                                                 Kepala Teknik Tambang




                                                              Environment Dept. Head




                                           Environment Compliance                 Reclamation & Rehab Section
     Environment Section Head                    Section Head                                Head                 Watershed Rehab Section Head




                                                                                           Enviro Monitoring
      Environment Supervisor               Compliance Supervisor                              Supervisor           Watershed Rehab Supervisor




                                                                                         Nursery & Revegetation
                                                                                               Supervisor



                                                                                          Reclamation Engineer
                                                                                           & Land Preparation
                                                                                               Supervisor




The Company consistently implements environmental                            Perusahaan menerapkan pengelolaan lingkungan hidup secara
management across all operational lines by placing compliance                konsisten di seluruh lini operasional dengan menempatkan
with environmental regulations as an essential part of its business          kepatuhan terhadap peraturan lingkungan sebagai bagian
activities. AMI’s subsidiaries, developed         Environmental              penting dalam pelaksanaan kegiatan usaha. Anak-anak
Impact Assessment (AMDAL) document before conducting                         perusahaan AMI telah menyusun dokumen Analisis Mengenai
exploration and operational activities, as well as conducting                Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum pelaksanaan kegiatan
Technical Study of Wastewater Discharge into Water Bodies.                   eksplorasi dan operasi, serta melakukan Kajian Teknis
Environmental management documents held by subsidiaries,                     Pembuangan Air Limbah ke Badan Air. Dokumen pengelolaan
such as the AMDAL for MC and LC, and the Biodiversity                        lingkungan yang dimiliki anak perusahaan, seperti AMDAL MC
Management Action Plan (BMAP) for MC, are reviewed and                       dan LC, serta Biodiversity Management Action Plan (BMAP)
updated periodically in line with operational developments and               MC ditinjau dan diperbarui secara berkala sesuai dengan
applicable regulations. In 2025, MC and LC did not face any                  perkembangan kegiatan operasional dan ketentuan yang
non-compliance cases, therefore, they were not subject to                    berlaku. Pada tahun 2025, MC dan LC tidak menghadapi kasus
fines nor sanctions related to environmental aspects. [GRI 2-27]             ketidakpatuhan sehingga tidak dikenakan denda maupun
                                                                             sanksi terkait aspek lingkungan. [GRI 2-27]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                   103
Page 104
08          Responsible Environmental Management
            Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Impact Governance to Climate
Tata Kelola Dampak Terhadap Iklim


Climate Impact Governance at AMI uses the Three Lines                Tata kelola dampak iklim di AMI menggunakan kerangka
Model framework, defining roles and responsibilities through         Model Tiga Lini yang mendefinisikan peran dan tanggung
a tiered structure. The complete details can be seen in the          jawab secara berjenjang. Penjelasan lebih lengkap dapat
Chapter: Governance for Sustainable Business in this report.         dilihat pada Bab Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
                                                                     dalam laporan ini.


Strategies in Supporting Net Zero Emission (NZE)
Strategi dalam Mendukung Net Zero Emission (NZE)
AMI supports AlamTri Group’s commitment to achieve NZE               AMI mendukung komitmen Grup AlamTri untuk mencapai NZE
by 2060 or earlier, which is aligned with the Indonesian             pada tahun 2060 atau lebih awal yang selaras dengan target
government’s target in the Second Nationally Determined              pemerintah Indonesia dalam Second Nationally Determined
Contribution (SNDC). This commitment is affirmed through             Contribution (SNDC). Komitmen ini ditegaskan melalui
NZE statements and is implemented systematically through             Pernyataan NZE dan diterapkan secara sistematis melalui
the decarbonization strategy and business diversification to         strategi dekarbonisasi, diversifikasi bisnis ke sektor yang
sectors supporting a green economy as well as strengthening          mendukung ekonomi hijau, serta penguatan tata kelola untuk
the governance to ensure sustainable growth. This statement          memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Pernyataan
is not intended as an instant promise but rather as a realistic      ini tidak dimaksudkan sebagai janji instan, melainkan sebagai
and responsible long-term commitment that is implemented             komitmen jangka panjang yang realistis dan bertanggung
in a phased and measurable manner.                                   jawab, yang dijalankan secara bertahap dan terukur.




                                                              NZE Statement
                                                              Pernyataan NZE


      AlamTri fully supports the Indonesian government’s commitment to reducing GHG emissions, including the
      decarbonization measures to achieve NZE by 2060 or earlier through a range of efforts. AlamTri has calculated the
      GHG emissions generated from its operational activities (Scope 1 and 2) and continued to implement various efforts
      of GHG emissions reduction and/or sequestration.

      AlamTri mendukung penuh komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),
      termasuk upaya dekarbonisasi untuk mencapai net-zero emissions (NZE) pada tahun 2060 atau lebih awal dengan berbagai
      upaya. AlamTri telah menghitung emisi GRK yang dihasilkan dari kegiatan operasionalnya (Cakupan 1 dan Cakupan 2) dan
      terus melaksanakan berbagai upaya pengurangan dan/atau sekuestrasi emisi GRK.

      AlamTri is committed to developing businesses in sectors that support Indonesia’s downstreaming business
      ecosystem towards more sustainable economy. Strategic initiatives that have been initiated include market
      development for metallurgical coal, an essential material for steel production and aluminium smelter operations,
      alongside the continued expansion of renewable energy businesses. This commitment aligns with the Company’s
      sustainability strategy and represents its support for the Government of the Republic of Indonesia’s decarbonization
      agenda.

      AlamTri berkomitmen untuk mengembangkan bisnis di sektor yang mendukung ekosistem bisnis hilirisasi menuju
      ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia. Beberapa langkah pengembangan bisnis yang telah dimulai meliputi
      pengembangan pasar bagi batu bara metalurgi yang merupakan material penting untuk produksi baja dan pengoperasian
      smelter aluminium, di samping upaya pengembangan bisnis energi terbarukan yang terus dilanjutkan. Komitmen ini selaras
      dengan upaya keberlanjutan perusahaan dan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya dekarbonisasi
      Pemerintah Republik Indonesia.




104                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 105
01     02      03      04     05      06      07      08 09 10 11




As of 2025, AMI has undertaken various initiatives to support           Sampai dengan tahun 2025, AMI telah melakukan berbagai
the NZE target, including:                                              inisiatif untuk mendukung target NZE, termasuk:
1. Calculating GHG emissions with Scope 1 and 2 from                    1. Menghitung emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 dan
    operational activities as a basis for emissions reduction                2 dari kegiatan operasional sebagai dasar perencanaan
    planning.                                                                pengurangan emisi.
2. Using biodiesel and renewable energy.                                2. Menggunakan biodiesel dan energi terbarukan.
3. Implementing operational excellence programs.                        3. Melaksanakan program-program operational excellence.
4. Developing bussines sectors to support the green economy             4. Mengembangkan bisnis di bidang-bidang yang
    in Indonesia, including the development of aluminium                     mendukung ekonomi hijau Indonesia, termasuk
    smelters and market development for metallurgical coal,                  pengembangan smelter aluminium dan pengembangan
    an important material for steel production.                              pasar batu bara metalurgi yang merupakan material
                                                                             penting untuk produksi baja.
5. Through its subsidiaries, AMI implements an integrated               5. Melalui anak perusahaannya, AMI menerapkan sistem
   management     system      encompassing   environment,                    manajemen terpadu yang meliputi topik-topik antara lain
   occupational health and safety (OHS), energy, and GHG                     lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, energi dan
   emissions.                                                                emisi GRK.

In supporting the NZE achievement, AlamTri Group established            Dalam mendukung pencapaian NZE, Grup AlamTri juga
the NZE roadmap, consisting of three main phases. The                   menetapkan peta jalan NZE yang terbagi ke dalam tiga fase.
roadmap was developed systematically and based on data                  Peta jalan tersebut disusun secara sistematis dan berbasis
through the following stages:                                           data melalui tahapan kerja sebagai berikut:



AlamTri’s NZE Roadmap Development Stages
Tahap Penyusunan Peta Jalan NZE AlamTri
              Stages                                             Activities                                        Results
              Tahap                                              Kegiatan                                           Hasil
Data Collection                       •   Identifying emission boundaries for Scope 1 and 2, Data of GHG emissions is collected
Pengumpulan Data                          and GHG inventory approach;                        in the form of Excel sheet and
                                          Mengidentifikasi batasan emisi pada Cakupan 1 dan 2 the results of GHG emission
                                          serta pendekatan inventarisasi GRK;                 calculations.
                                      •   Data Collection and example assessment models; and Data emisi GRK yang terkumpul
                                          Pengumpulan data dan contoh model penilaian; serta  dalam bentuk Excel dan hasil
                                      •   Technical guidance for expert teams accross AlamTri penghitungan emisi GRK.
                                          Group and its operating subsidiaries (mining, service,
                                          and power).
                                          Pengarahan teknis untuk tim ahli di Grup AlamTri dan anak-
                                          anak perusahaan yang sudah berjalan (pertambangan,
                                          jasa, dan pembangkit tenaga listrik).
GHG Assessment                                                                              • Carbon reduction options; and
                                      • Analysis and prioritization of carbon reduction options;
Penilaian GRK                           Analisis dan prioritas opsi pengurangan karbon;       Opsi pengurangan karbon;
                                      •   Roadmap development towards carbon reduction in     serta
                                          2060; and                                         • Journey     towards     carbon
                                          Pengembangan peta jalan menuju pengurangan karbon   reduction    by   2060.
                                          pada tahun 2060; serta                              Perjalanan pengurangan karbon
                                      •   Conducting studies related to carbon emission       menuju 2060.
                                          reduction      technology.
                                          Melakukan studi terkait teknologi penurunan emisi
                                          karbon.
                                                                                                       •   GHG Assessment guidelines;
Development of GHG system    •            Develop internal guidelines for GHG assessment and
                                                                                                           and
and reporting                             reporting.                                                       Pedoman Penilaian GRK; serta
Pengembangan      sistem dan              Mengembangkan pedoman internal untuk penilaian dan
pelaporan     GRK
                                                                                             •             Model and device.
                                          pelaporan GRK.
                                                                                                           Model dan perangkat.



Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       105
Page 106
08        Responsible Environmental Management
          Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




NZE Roadmap
Peta jalan NZE




  Initiation                         Present time              Next phase                           2060 or earlier
  Inisiasi                           Saat ini                  Tahap selanjutnya                    2060 atau lebih cepat




  Calculating GHG                    Conducting GHG            Continuously exploring               Reaching NZE on
  emissions of subsidiaries          emissions inventory,      decarbonization                      Scope 1 and 2
  with highest emissions             exploring the GHG         opportunities and                    Mencapai NZE
  Menghitung emisi GRK               emissions reduction       evaluating the                       Cakupan 1 dan 2
  anak Perusahaan dengan             technologies, and         decarbonization target
  emisi terbesar                     releasing thermal coal    and technological
                                     business                  options
                                     Melakukan inventarisasi   Terus mencari peluang
                                     emisi GRK, mempelajari    pengurangan karbon
                                     teknologi pengurangan     serta mengevaluasi target
                                     emisi GRK, dan            pengurangan karbon dan
                                     melepaskan bisnis batu    opsi-opsi teknologi
                                     bara termal




106                                                                   Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 107
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11


Climate-related Risks
Risiko Terkait Iklim



As a company performing metallurgical coal mining and                Sebagai    perusahaan       yang    menjalankan     kegiatan
aluminium smelter operations, AMI is aware that climate              pertambangan batu bara metalurgi dan operasional smelter
change may impact operational continuity, asset reliability,         aluminium, AMI menyadari bahwa perubahan iklim dapat
and production costs. The risk and climate-related opportunity       memengaruhi kelangsungan operasi, keandalan aset, serta
management, therefore, is focused on the aspects directly            biaya produksi. Oleh karena itu, pengelolaan risiko dan
impacting the company’s operations and supply chain.                 peluang terkait iklim difokuskan pada aspek yang berdampak
Climate risk management is conducted as part of the Group’s          langsung terhadap kegiatan operasional dan rantai pasok
risk management process referring to the Enterprise Risk             Perusahaan. Pengelolaan risiko iklim dilakukan sebagai
Management framework based on SNI ISO 31000:2018,                    bagian dari proses manajemen risiko Grup yang mengacu
through the following stages: identification, analysis,              pada kerangka Enterprise Risk Management berbasis SNI ISO
evaluation, treatment, and integrated monitoring of risks from       31000:2018, melalui tahapan identifikasi, analisis, evaluasi,
the operational levels up to the parent company.                     perlakuan, serta pemantauan risiko secara terintegrasi dari
                                                                     tingkat operasional hingga induk perusahaan.

Risks and Opportunities Arising from                                 Risiko dan Peluang Akibat Perubahan
Climate Change                                                       Iklim
Transition Risks                                                     Risiko Transisi

Transition risks are associated with changes in regulations,         Risiko transisi berkaitan dengan perubahan regulasi, kebijakan,
policies, and technology developments in the transition              dan perkembangan teknologi dalam proses transisi menuju
process towards a low-carbon economy. Regulatory                     ekonomi rendah karbon. Perkembangan regulasi di Indonesia,
developments in Indonesia, including Presidential Regulation         termasuk Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang
No.110 of 2025 on the Implementation of Carbon Economic              Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian
Value and National GHG Emission Control, the submission              Emisi GRK Nasional serta penyampaian Second Nationally
of the Second Nationally Determined Contribution                     Determined Contribution (SNDC) pada Oktober 2025, dapat
(SNDC) in October of 2025, may affect the operational                memengaruhi kebutuhan penyesuaian kebijakan operasional,
policy adjustments, compliance costs, and investments in             biaya kepatuhan, serta investasi pada teknologi efisiensi
energy-efficient and environmental management technologies.          energi dan pengelolaan lingkungan. Selain itu, perkembangan
In addition, advancements in low-carbon technologies and             teknologi rendah karbon dan perubahan preferensi pasar
shifts in market preferences drive the company to evaluate the       mendorong Perusahaan untuk mengevaluasi penggunaan
adoption of more efficient technologies, including the use of        teknologi yang lebih efisien, termasuk pemanfaatan bahan
alternative fuels such as biodiesel.                                 bakar alternatif seperti biodiesel.

At the global level, the development of carbon-based                 Di tingkat global, perkembangan kebijakan perdagangan
trade policies such as the European Union’s Carbon Border            berbasis karbon seperti Carbon Border Adjustment Mechanism
Adjustment Mechanism (CBAM) may also influence market                (CBAM) yang diterapkan oleh Uni Eropa juga berpotensi
dynamics and commodity supply chains. This mechanism                 memengaruhi dinamika pasar dan rantai pasok komoditas.
imposes carbon adjustment requirements on emission-                  Kebijakan ini mengenakan penyesuaian karbon terhadap
intensive products entering the European Union market,               produk dengan intensitas emisi tinggi yang masuk ke pasar
including aluminium and steel products. These regulations            Uni Eropa, termasuk produk aluminium dan baja. Kebijakan
may directly affect the potential export of aluminium to the         tersebut dapat secara langsung memengaruhi potensi ekspor
European market, as well as indirectly influence the demand          aluminium ke pasar Eropa, serta secara tidak langsung
for metallurgical coal as a key raw material for steel production,   memengaruhi permintaan batu bara metalurgi sebagai bahan
as steel producers are required to reduce emissions intensity        baku utama dalam produksi baja, karena produsen baja
and improve operational efficiency to comply with CBAM               dituntut untuk menurunkan intensitas emisi dan meningkatkan
requirements.                                                        efisiensi operasional guna memenuhi persyaratan CBAM.

In this context, demand for high-quality metallurgical coal is       Dalam kondisi tersebut, permintaan terhadap batu bara
expected to remain supported, as higher-grade coal enables           metalurgi berkualitas tinggi diperkirakan tetap terjaga,
more efficient blast furnace operations, lower impurity              karena penggunaan batu bara dengan kualitas lebih baik
levels, and improved steel quality, which contribute to lower        memungkinkan operasi blast furnace yang lebih efisien, kadar
emissions per ton of steel produced. Accordingly, CBAM may           pengotor yang lebih rendah, serta kualitas baja yang lebih




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  107
Page 108
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




not only reshape global supply chains but also increase the          tinggi, sehingga membantu menurunkan emisi per ton baja
importance of reliable suppliers of high-quality metallurgical       yang dihasilkan. Dengan demikian, penerapan CBAM tidak
coal with consistent quality and low-pollutant characteristics.      hanya berpotensi mengubah rantai pasok global, tetapi juga
                                                                     meningkatkan pentingnya pemasok batu bara metalurgi yang
                                                                     memiliki kualitas konsisten dan karakteristik rendah polutan.

Physical Risks                                                       Risiko Fisik

Physical risks related to the change in climate and extreme          Risiko fisik terkait perubahan pola iklim dan cuaca ekstrem
weather patterns potentially impact AMI’s mining and                 berpotensi memengaruhi operasional pertambangan dan
aluminium smelter operations. The risks include floods and           smelter aluminium AMI. Risiko tersebut meliputi banjir dan
droughts that may disrupt mining activities and water supply         kekeringan yang dapat mengganggu aktivitas penambangan
for metallurgical coal processing at CHPP facilities, cooling        dan ketersediaan air untuk pengolahan batu bara metalurgi
system at the aluminium smelter, forest and land fires during        pada fasilitas CHPP, proses pendinginan pada smelter
the dry season and extreme weather that potentially affects          aluminium, kebakaran lahan pada musim kemarau, serta
logistics and loading/unloading operations. In addition, water       cuaca ekstrem yang dapat menghambat aktivitas logistik dan
level fluctuations in Barito River potentially affect fuel and       bongkar muat. Selain itu, fluktuasi muka air Sungai Barito juga
metallurgical coal distribution via river channels.                  dapat memengaruhi kelancaran distribusi bahan bakar dan
                                                                     batu bara metalurgi melalui jalur sungai.

Impact-Associated Risks and                                          Dampak yang Diasosiasikan dengan
Opportunities                                                        Risiko dan Peluang
Physical risks and transitions related to climate change could       Risiko fisik dan transisi terkait perubahan iklim dapat
affect the company’s operational and financial performance.          memengaruhi kinerja operasional dan keuangan Perusahaan.
Those impacts are disruptions in logistics, reduced reliability of   Dampak tersebut antara lain berupa gangguan logistik,
mining and support facilities, as well as increased operational      penurunan keandalan infrastruktur tambang dan fasilitas
costs and operational system adjustments. Production and             pendukung, serta peningkatan biaya operasional dan
distribution disruptions also potentially affect the Company’s       belanja modal untuk penguatan aset dan penyesuaian sistem
revenue and cash flow. Besides, the Company’s capability             operasional. Gangguan produksi dan distribusi juga berpotensi
in managing the impacts of climate change also affects               memengaruhi pendapatan dan arus kas Perusahaan. Selain itu,
stakeholders’ trusts and business sustainability.                    kemampuan Perusahaan dalam mengelola dampak perubahan
                                                                     iklim turut memengaruhi kepercayaan pemangku kepentingan
                                                                     dan keberlanjutan usaha.

The Company’s Responses to                                           Respons Perusahaan terhadap Risiko dan
Climate-related Risks and Opportunities                              Peluang Terkait Iklim
In responding to the climate-related risks and opportunities,        Dalam merespons risiko dan peluang terkait iklim, AMI
AMI establishes a time frame of risk management that is              menetapkan horizon waktu pengelolaan risiko yang
adjusted to the characteristics of mining activities and aluminium   disesuaikan dengan karakteristik kegiatan pertambangan
smelter operations, with a focus on operational resilience and       dan operasional smelter aluminium, dengan penekanan pada
asset sustainability. The company also implements various            ketahanan operasional dan keberlanjutan aset. Perusahaan
management measures, such as strengthening mining and                juga menerapkan berbagai langkah pengelolaan, antara
logistics infrastructure to deal with extreme weather and            lain penguatan infrastruktur tambang dan logistik untuk
a more efficient energy and fuel use, and the integration of         menghadapi cuaca ekstrem, optimalisasi penggunaan energi
climate change risks into risk management process and crisis         dan bahan bakar yang lebih efisien, serta integrasi risiko
preparedness to maintain operational resilience.                     perubahan iklim ke dalam proses manajemen risiko dan
                                                                     kesiapsiagaan krisis guna menjaga ketahanan operasi.

AMI has identified a number of climate change-related risks          AMI telah mengidentifikasi sejumlah risiko terkait perubahan
relevant to the Company’s operational activities. The Summary        iklim yang relevan dengan kegiatan operasional Perusahaan.
of those risks is presented in the following table.                  Ringkasan risiko tersebut disajikan pada tabel berikut.




108                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 109
01       02        03      04        05       06          07   08 09 10 11




Transitional Risks
Risiko Transisi
                                          Probability of
                                                                                                Potential Financial   Mitigation/Risk Response Strategies
Risks of Transition         Risk Factor       Risk              Risk Event
                                                                                                      Impact           Langkah Mitigasi/Strategi Merespon
   Risiko Transisi         Pemicu Risiko  Kemungkinan         Peristiwa Risiko
                                                                                             Potensi Dampak Finansial                Risiko
                                        Terjadinya Risiko
Change in          Strengthening of    Likely             New Compliance                     Compliance Cost Increase •      Short -Term: Regulatory
Climate & Energy national and global                      Obligations                        and Adaptive Capital            monitoring and operational policy
Regulation         climate policies                       and Improved                       Peningkatan biaya               adjustment.
Perubahan Regulasi Penguatan kebijakan                    Environmental                      kepatuhan dan                   Jangka Pendek: pemantauan
Iklim & Energi     iklim nasional dan                     Standards                          belanja modal adaptif           regulasi dan penyesuaian
                   global                                 Kewajiban kepatuhan                Expenditures                    kebijakan operasional.
                                                          baru dan peningkatan                                        •      Medium-Term: adjustments to
                                                          standar lingkungan                                                 system and operational process.
                                                          Environmental                                                      Jangka Menengah: penyesuaian
                                                          Standards                                                          sistem dan proses operasional.
                                                                                                                         •   Long Term: Strengthening of
                                                                                                                             compliance resilience towards
                                                                                                                             long-term climate policies.
                                                                                                                             Jangka Panjang: penguatan
                                                                                                                             ketahanan kepatuhan terhadap
                                                                                                                             kebijakan iklim jangka panjang.

Carbon Cost             Implementation of       Likely             Operational Cost          OPEX Pressure and           •   Short-Term: Control of emission
Exposure                carbon economic                            Increase due to           Margin Volatility               intensity and reporting readiness.
Eksposur Biaya          instruments                                Emission                  Tekanan OPEX dan                Jangka Pendek: pengendalian
Karbon                  Implementasi                               Peningkatan biaya         volatilitas margin              intensitas emisi dan kesiapan
                        instrumen ekonomi                          operasional akibat                                        pelaporan.
                        karbon                                     emisi                                                 •   Medium-Term: Evaluate the
                                                                                                                             financial and cost structure impact
                                                                                                                             of carbon policies; consider
                                                                                                                             Climate Change Risk Assessment
                                                                                                                             (CCRA) results as governance
                                                                                                                             references; improved efficiency of
                                                                                                                             operational process
                                                                                                                             Jangka Menengah: Evaluasi
                                                                                                                             dampak kebijakan karbon
                                                                                                                             terhadap kinerja keuangan
                                                                                                                             dan struktur biaya grup;
                                                                                                                             mempertimbangkan hasil CCRA
                                                                                                                             sebagai referensi tata kelola.
                                                                                                                             peningkatan efisiensi proses
                                                                                                                             operasional.
                                                                                                                         •   Long-Term: Carbon cost resilience
                                                                                                                             through continues efficiency.
                                                                                                                             Jangka Panjang: ketahanan
                                                                                                                             biaya karbon melalui efisiensi
                                                                                                                             berkelanjutan.
Technology              Advancements            Possible           Needs for Investment      Increasing capex and        •   Short-Term: Evaluation of the
Change                  in low-carbon                              in New Technologies       risks of obsolete assets.       relevance of technology to
Perubahan               technology                                 Kebutuhan investasi       Peningkatan capex dan           operations.
Teknologi               Perkembangan                               teknologi baru            risiko aset usang               Jangka Pendek: evaluasi relevansi
                        teknologi rendah                                                                                     teknologi terhadap operasi.
                        karbon                                                                                           •   Medium-Term: Selective
                                                                                                                             investments in efficient
                                                                                                                             technology.
                                                                                                                             Jangka Menengah: investasi
                                                                                                                             selektif teknologi efisien.
                                                                                                                         •   Long-Term: Enhancement of the
                                                                                                                             assets technology resilience.
                                                                                                                             Jangka Panjang: peningkatan
                                                                                                                             ketahanan teknologi aset.
Shifts in Market        Increasing market       Unlikely – Possible Adjustment of            Potential revenue           •   Short-Term: Monitoring of market
Preferences             expectations                                Process and Product      pressure                        trends.
Perubahan               Peningkatan                                 Specifications           Potensi tekanan                 Jangka Pendek: pemantauan tren
Preferensi Pasar        ekspektasi pasar                            Penyesuaian proses       pendapatan                      pasar.
                                                                    dan spesifikasi produk                               •   Medium-Term: Limited
                                                                                                                             adjustments to the operational
                                                                                                                             process.
                                                                                                                             Jangka Menengah: penyesuaian
                                                                                                                             terbatas proses operasional.
                                                                                                                         •   Long-Term: demand stability
                                                                                                                             through efficiency and reliability
                                                                                                                             of operations.
                                                                                                                             Jangka Panjang: stabilitas
                                                                                                                             permintaan melalui efisiensi dan
                                                                                                                             keandalan operasi.
Biodiesel Use           National energy         Likely             Adjustment of energy      Operational cost volatility •   Short Term: evaluate cost impact
Enhancement             policy increasing                          cost structure in         and potential cash flow         within the group portfolio.
Mandate                 palm oil mix                               subsidiaries.             pressure.                       Jangka Pendek: evaluasi dampak
Mandat                  percentage in                              Penyesuaian struktur      Volatilitas           biaya     biaya pada portofolio grup
peningkatan             biodiesel.                                 biaya energi pada         operasional dan potensi •       Medium Term: adjust supply
penggunaan              Kebijakan energi                           anak perusahaan           tekanan     arus     kas        contracts    and     adopt     more
biodiesel               nasional terkait                                                                                     adaptive      energy      planning.
                        peningkatan                                                                                          Jangka Menengah: penyesuaian
                        persentase                                                                                           kontrak pasokan dan perencanaan
                        minyak sawit pada                                                                                    energi yang lebih adaptif.
                        campuran biodiesel                                                                               •   Long Term: strengthen energy cost
                                                                                                                             resilience.
                                                                                                                             Jangka      Panjang:      penguatan
                                                                                                                             ketahanan      biaya     energi.
Description | Keterangan:
• Likely     : highly likely to occur/very possible
  Likely     : kemungkinan besar terjadi/sangat mungkin
• Possible : may occur, but not necessarily certain
  Possible : mungkin terjadi, tetapi belum tentu



Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                              109
Page 110
08           Responsible Environmental Management
             Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Physical Risks
Risiko Fisik
                                                                                     Potential
                                          Probability
                                                                                     Financial
                                            of Risk
Physical Risk         Risk Factor                            Risk Event               Impact            Mitigation/Risk Response Strategies
                                         Kemungkinan
 Risiko Fisik        Pemicu Risiko                         Peristiwa Risiko           Potensi         Langkah Mitigasi/Strategi Merespon Risiko
                                           Terjadinya
                                                                                     Dampak
                                             Risiko
                                                                                     Finansial
Flood             Extreme rainfall and   Likely          Disruption of mining     Decreasing          •   Short-Term: Adjust operational schedules
Banjir            changes in seasonal                    operations, damage       productivity,           during the rainy season, strengthen existing
                  patterns                               to haul roads, and       repair cost             drainage, prepare critical material buffer
                  Curah hujan ekstrem                    logistics disruption     increase for            stocks.
                  dan perubahan pola                     Gangguan operasi         infrastructure, and     Jangka Pendek: penyesuaian jadwal operasi
                  musim                                  tambang, kerusakan       potential revenue       musim hujan, penguatan drainase eksisting,
                                                         jalan hauling, dan       loss                    penyiapan buffer stock material kritikal.
                                                         gangguan logistik        Penurunan           •   Medium-Term: Strengthen flood risk
                                                                                  produktivitas,          management planning and improve the
                                                                                  peningkatan             reliability of key infrastructure.
                                                                                  biaya perbaikan         Jangka Menengah: penguatan perencanaan
                                                                                  infrastruktur,          pengelolaan risiko banjir dan peningkatan
                                                                                  dan potensi             keandalan infrastruktur utama.
                                                                                  kehilangan          •   Long-Term: Increase resilience of assets
                                                                                  pendapatan              and mine infrastructure design against
                                                                                                          flood risks; consider group-level climate risk
                                                                                                          assessment results, including the Climate
                                                                                                          Change Risk Assessment (CCRA), as an
                                                                                                          additional reference.
                                                                                                          Jangka Panjang: peningkatan ketahanan
                                                                                                          desain aset dan infrastruktur tambang
                                                                                                          terhadap risiko banjir; mempertimbangkan
                                                                                                          hasil kajian risiko iklim di tingkat grup,
                                                                                                          termasuk Climate Change Risk Assessment
                                                                                                          (CCRA), sebagai referensi tambahan.
Drought           Changes in rainfall    Possible        Limited water supply     Decline in        •     Short-Term: Optimization of water use and
Kekeringan        patterns and                           for CHPP, mining         production              operational water use priority management.
                  prolonged dry                          operations, and          volume, damage          Jangka Pendek: optimalisasi penggunaan
                  season                                 aluminium smelters.      to aluminium            air dan pengaturan prioritas pemakaian air
                  Perubahan pola                         Keterbatasan             smelter cooling         operasional.
                  curah hujan dan                        pasokan air untuk        system, water     •     Medium-Term: Improvement of water use
                  musim kemarau                          CHPP, operasi            supply cost             efficiency and implementation of water
                  berkepanjangan                         tambang, dan             increase                recycling systems.
                                                         smelter aluminium        Penurunan               Jangka Menengah: peningkatan efisiensi
                                                                                  volume produksi,        penggunaan air dan penerapan sistem daur
                                                                                  kerusakan sistem        ulang air.
                                                                                  pendingin smelter •     Long-Term: Strengthening of water source
                                                                                  aluminium,              resilience through planning and designing
                                                                                  peningkatan biaya       more adaptive water systems.
                                                                                  penyediaan air          Jangka Panjang: penguatan ketahanan
                                                                                                          sumber air melalui perencanaan dan desain
                                                                                                          sistem air yang lebih adaptif.
Extreme           Extreme raifall        Possible        Temporary                Delays in raw       •   Short-Term: Adjustment of loading/unloading
Weather           intensity , strong                     suspension on            materials and fuel      operation schedules and the implementation
Cuaca Ekstrem     winds, and high                        loading/unloading        supply, logistics       of extreme weather SOPs.
                  waves                                  activities and           cost increase,          Jangka Pendek: penyesuaian jadwal bongkar
                  Intensitas hujan                       aluminium smelter        damages to              muat dan penerapan SOP cuaca ekstrem.
                  ekstrem, angin                         support logistics,       aluminium smelter •     Medium-Term: Strengthening of logistics
                  kencang, dan                           damaged electricity      Keterlambatan           planning, supporting facility reliability, and
                  gelombang tinggi                       infrastructure           pasokan bahan           energy supply system reliability.
                                                         Penghentian              baku dan                Jangka Menengah: penguatan perencanaan
                                                         sementara aktivitas      bahan bakar,            logistik,keandalan fasilitas pendukung dan
                                                         bongkar muat dan         peningkatan biaya       keandalan sistem pasokan energi.
                                                         logistik pendukung       logistik, kerusakan •   Long-Term:     Enhancement      of    logistics
                                                         smelter aluminium,       pada smelter            infrastructure and power energy resilience
                                                         rusaknya infrastruktur   aluminium               against extreme weather conditions.
                                                         listrik                                          Jangka Panjang: peningkatan ketahanan
                                                                                                          infrastruktur logistik dan energi listrik
                                                                                                          terhadap kondisi cuaca ekstrem.




110                                                                                     Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 111
01       02       03       04        05       06          07   08 09 10 11




                                                                                           Potential
                                                Probability
                                                                                           Financial
                                                  of Risk
 Physical Risk           Risk Factor                               Risk Event               Impact             Mitigation/Risk Response Strategies
                                               Kemungkinan
  Risiko Fisik          Pemicu Risiko                            Peristiwa Risiko           Potensi          Langkah Mitigasi/Strategi Merespon Risiko
                                                 Terjadinya
                                                                                           Dampak
                                                   Risiko
                                                                                           Finansial
 Fluctuation of     Regional climate          Likely           Disruptions of           transportation       •   Short-Term:     Adjustments     to     delivery
 River Water        variability                                metallurgical coal       cost increase            schedules and inventory management.
 Level              Variabilitas iklim                         and fuel distribution    and potential            Jangka     Pendek:     penyesuaian      jadwal
 Fluktuasi Muka     regional                                   Gangguan distribusi      production delays        pengiriman      dan    manajemen      stok.
 Air Sungai                                                    batu bara metalurgi      Peningkatan          •   Medium-Term: Optimization of the planning
                                                               dan bahan bakar          biaya transportasi       for alternative transportation modes.
                                                                                        dan potensi              Jangka Menengah: optimalisasi perencanaan
                                                                                        keterlambatan            moda transportasi alternatif.
                                                                                        produksi             •   Long-Term:      Strengthening    of     supply
                                                                                                                 chain resilience and long-term logistics
                                                                                                                 infrastructure.
                                                                                                                 Jangka Panjang: penguatan ketahanan
                                                                                                                 rantai pasok dan infrastruktur logistik jangka
                                                                                                                 panjang.
 Forest and         Prolonged dry             Possible         Transboundary            Decline in           •   Short Term: air quality monitoring, adjustment
 Land Fires         season and dry                             smoke (regional          productivity due         of working hours, and provision of personal
 Outside            climate conditions in                      haze) formation          to operational           protective equipment for workers.
 Operational        regional area                              impairing visibility     limitations,             Jangka Pendek: pemantauan kualitas udara,
 Areas              Musim kemarau                              and impacting            additional               penyesuaian jam kerja, dan penyediaan alat
 Kebakaran          panjang dan kondisi                        workers’ health          costs for health         pelindung diri bagi pekerja.
 hutan dan          iklim kering di                            Terbentuknya             protection and       •   Medium Term: Strengthening of haze
 lahan di luar      wilayah regional                           asap lintas wilayah      adjustment of            mitigation plans against regional smoke
 area operasi                                                  (regional haze) yang     working hours            exposure and coordination with local
                                                               mengurangi visibilitas   Penurunan                stakeholders.
                                                               dan berdampak pada       produktivitas            Jangka     Menengah:       penguatan      haze
                                                               kesehatan pekerja        akibat                   mitigation plan terhadap paparan asap
                                                                                        pembatasan               regional dan koordinasi dengan pemangku
                                                                                        aktivitas                kepentingan       setempat.
                                                                                        operasional, biaya   •   Long Term: Improvement of operational
                                                                                        tambahan untuk           resilience towards regional air quality
                                                                                        perlindungan             disruptions through adaptive work planning
                                                                                        kesehatan dan            and reinforcement of Occupational Health
                                                                                        penyesuaian jam          and Safety (OHS) systems.
                                                                                        kerja                    Jangka Panjang: peningkatan ketahanan
                                                                                                                 operasional terhadap gangguan kualitas
                                                                                                                 udara regional melalui perencanaan kerja
                                                                                                                 adaptif dan penguatan sistem K3.


Description | Keterangan:
• Likely     : highly likely to occur/very possible
  Likely     : kemungkinan besar terjadi/sangat mungkin
• Possible : may occur, but not necessarily certain
  Possible : mungkin terjadi, tetapi belum tentu




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                              111
Page 112
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




AlamTri integrates climate-related risks into risk management       AMI mengintegrasikan risiko terkait iklim ke dalam manajemen
to ensure operational resilience and business sustainability as     risiko Perusahaan untuk memastikan ketahanan operasional
physical risks, such as extreme weather, floods, and droughts,      dan keberlanjutan bisnis. Risiko fisik, seperti cuaca ekstrem,
can disrupt the supply chain and operations. To mitigate these      banjir, dan kekeringan, dapat mengganggu rantai pasokan dan
impacts, AlamTri has implemented strategies that include            operasional Perusahaan. Untuk mengurangi dampaknya, AMI
comprehensive insurance and a Business Continuity Plan (BCP)        telah menerapkan strategi mitigasi yang mencakup asuransi
to maintain business stability. Additionally, a crisis management   komprehensif dan Business Continuity Plan (BCP) guna
policy ensures readiness in the face of emergencies.                menjaga stabilitas bisnis. Selain itu, AMI telah menetapkan
                                                                    kebijakan manajemen krisis untuk memastikan kesiapan dalam
                                                                    menghadapi situasi darurat.




112                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 113
01      02       03       04   05     06      07     08 09 10 11


Optimization of Energy Utilization
Optimalisasi Pemanfaatan Energi



Energy is an important resource in supporting AMI’s operations.    Energi memiliki peran penting dalam mendukung
The Company, therefore, manages energy consumption                 keberlangsungan operasional AMI. Oleh karena itu, Perusahaan
responsibly through efficiency and control efforts to minimize     mengelola konsumsi energi secara bertanggung jawab dengan
environmental impact. In line with this, energy efficiency         melakukan, efisiensi dan pengendalian konsumsi energi untuk
and consumption control are one of the main focuses of the         meminimalkan dampak lingkungan. Sejalan dengan hal ini,
Company’s sustainability strategy as outlined in the AlamTri       efisiensi dan pengendalian konsumsi energi merupakan fokus
Group’s Greenhouse Gas Energy Policy. In its implementation,       utama yang dinyatakan dalam kebijakan Greenhouse Gas
AMI through MC applies the Energy Management System                Energy AlamTri. Dalam implementasinya, AMI melalui MC
(EnMS) developed by the AlamTri Group as a reference for           mengaplikasikan Energy Management System (EnMS) yang
managing and controlling energy consumption across all             dikembangkan oleh Grup AlamTri sebagai referensi untuk
operational lines.                                                 mengelola dan memantau konsumsi energi di seluruh wilayah
                                                                   operasional.

By 2025, AMI starts using and B40 biodiesel fuels as part of its   Pada tahun 2025, AMI mulai menggunakan bahan bakar
energy transition efforts and in support of Indonesia’s national   biodiesel B40 sebagai bagian dari upaya transisi energi dan
commitment to the SNDC. The use of biodiesel is gradually          dukungan terhadap komitmen nasional Indonesia dalam
replacing some fossil fuels and contributing to a reduction        SNDC. Penggunaan biodiesel secara bertahap menggantikan
in carbon emissions from operational activities. In addition,      sebagian bahan bakar fosil dan berkontribusi pada
MC and LC have begun using solar panel-based street lights         pengurangan emisi karbon dari aktivitas operasional. Selain
in several operational areas as an initial initiative to utilize   itu, MC dan LC mulai menggunakan lampu jalan berbasis
renewable energy. [OJK F.5]                                        panel surya di beberapa area operasional sebagai inisiatif awal
                                                                   pemanfaatan energi terbarukan. [OJK F.5]

In order to ensure more structured energy management, AMI          Dalam rangka memastikan pengelolaan energi yang lebih
has also conducted an energy audit in 2024 in accordance           terstruktur, AMI juga telah melaksanakan audit energi pada
with Government Regulation of the Republic of Indonesia            tahun 2024 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik
No. 33 of 2023 concerning Energy Conservation. This regulation     Indonesia Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi.
requires entities with energy consumption exceeding 6,000          Regulasi ini mewajibkan entitas dengan konsumsi energi
tons of oil equivalent (TOE) per year to implement systematic      lebih dari 6.000 ton setara minyak (ton of oil equivalent/
energy management. Based on the audit results, AMI received        TOE) per tahun untuk menerapkan pengelolaan energi secara
a number of recommendations that can support energy                sistematis. Berdasarkan hasil audit tersebut, AMI memperoleh
efficiency improvements in various operational aspects.            sejumlah rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan
                                                                   efisiensi energi pada berbagai aspek operasional.

In addition to strengthening its energy management                 Selain penguatan sistem pengelolaan energi, AMI juga terus
system, AMI also continues to improve the competence of            meningkatkan kompetensi personelnya mengenai manajemen
its personnel in energy management through training on             energi melalui pelatihan SNI ISO 50001:2018 Sistem
SNI ISO 50001:2018 Energy Management Systems and the               Manajemen Energi dan Penyusunan Energy Performance
Development of Energy Performance Indicators (EnPI) and the        Indicator (EnPI) dan Penetapan Energy Baseline (EnB) sesuai
Determination of Energy Baselines (EnB) in accordance with         SNI ISO 50006:2023. Selain itu, untuk meningkatkan kinerja
SNI ISO 50006:2023. In addition, to enhance the Company’s          energi di Perusahaan, personel AMI dan anak perusahaan telah
energy performance, AMI personnel and its subsidiaries have        memiliki sertifikat kompetensi sebagai manajer energi, serta
obtained competency certifications as energy managers, and         di MC sudah terdapat personel yang memiliki kompetensi
MC already has personnel with competencies as technical            sebagai auditor energi teknis sesuai dengan peraturan yang
energy auditors in accordance with applicable regulations.         berlaku.

Until the reporting year, AMI’s energy consumption was             Hingga tahun pelaporan, konsumsi energi AMI difokuskan
focused on energy used directly in the Company’s operational       pada energi yang digunakan secara langsung dalam kegiatan
activities. However, the Company has not measured energy           operasional Perusahaan. Sementara itu, Perusahaan belum
consumption originating from outside the organization.             melakukan pengukuran konsumsi energi yang berasal dari luar
[OJK F.6] [GRI 302-1, 302-2]                                       organisasi. [OJK F.6] [GRI 302-1, 302-2]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                113
Page 114
08          Responsible Environmental Management
            Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Energy Consumption
Konsumsi Energi [OJK F.6] [GRI 302-1]
         Description                      Unit
                                                                2023                              2024                    2025
          Deskripsi                       Unit
Biodiesel
                                    Terajoule (TJ)              62.94                         78.91                      102.76
Biodiesel
Diesel
                                            TJ                 153.21                         180.09                     184.15
Solar
Gasoline
                                            TJ                  0.14                               0                        0
Bensin
Total
                                            TJ                 216.29                         259.00                     286.91
Total

Energy Intensity
Intensitas Energi [OJK F.6] [GRI 302-3]
         Description                      Unit
                                                                2023                              2024                    2025
          Deskripsi                       Unit
Total coal production
                                            Ton               5,106,900                     6,634,982                  7,409,899
Total produksi batu bara
Energy intensity
                                       TJ/Ton                 0.0000424                    0.0000390                   0.0000381
Intensitas energi

As part of energy conservation efforts in accordance with          Sebagai bagian dari upaya konservasi energi sesuai Peraturan
Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 8          Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 8 Tahun 2025
of 2025 concerning Energy Management, AMI implements               tentang Manajemen Energi, AMI melaksanakan program
the ECO (Energy Conservation Opportunity) program. In              ECO (Energy Conservation Opportunity). Pada tahun 2025,
2025, energy intensity decreased by 2.40% compared to the          intensitas energi mengalami penurunan sebesar 2,40%
previous year which was driven by various energy conservation      dibandingkan dengan tahun sebelumnya dipengaruhi
efforts. [OJK F.7] [GRI 302-4, 302-5]                              oleh berbagai upaya konservasi energi yang dilakukan.
                                                                   [OJK F.7] [GRI 302-4, 302-5]


ECO Programs
Program ECO
                                                                               Estimated Energy Consumption Reduction
                               Initiative                                                       (in GJ)
                                Inisiatif                                        Estimasi Pengurangan Konsumsi Energi
                                                                                              (dalam GJ)
Optimization of earthwork through reduction of dumping
distance and maximum utilization of excavated material during
the construction phase of the Explosives Warehouse.
                                                                                                       21,554.36
Optimalisasi pekerjaan earthwork melalui reduksi jarak dumping
dan pemanfaatan material kupasan secara maksimal pada tahap
konstruksi Gudang Handak.
Optimization of the CHPP feeding system to improve operational
reliability and production performance.
                                                                                                       12,705.06
Optimalisasi sistem feeding CHPP untuk meningkatkan keandalan
operasi dan kinerja produksi.




114                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 115
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11


GHG Emissions Management
Manajemen Emisi GRK



AMI recognizes the urgency of taking concrete and measurable            AMI menyadari urgensi untuk mengambil langkah-langkah
steps to support its commitment to decarbonization. This                nyata dan terukur dalam mendukung komitmen dekarbonisasi.
commitment is reflected in the Energy and GHG Policy                    Komitmen tersebut tercermin dalam Pernyataan Kebijakan
Statement, which is implemented in an integrated manner                 Energi dan GRK yang diterapkan secara terpadu di tingkat
at the Group level and serves as a guideline for all AMI’s              Grup dan menjadi pedoman bagi seluruh aktivitas operasional
operational activities to be in line with the principles of             AMI agar selaras dengan prinsip keberlanjutan serta tanggung
sustainability and social and environmental responsibility.             jawab sosial dan lingkungan. Sejalan dengan komitmen
In line with this commitment, MC has also established an                tersebut, MC juga menetapkan Pernyataan Kebijakan
Integrated Management Policy Statement as a manifestation               Manajemen Terpadu sebagai wujud komitmennya dalam
of its commitment to applying sustainability principles in its          menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kegiatan
operational activities.                                                 operasional.

In the process of inventorying GHG emissions, AMI has set               Dalam proses inventarisasi emisi GRK, AMI telah menetapkan
2022 as the baseline year for emissions, which will be used             tahun 2022 sebagai tahun dasar (baseline) emisi yang
as a reference for measuring performance and progress in                digunakan sebagai acuan untuk mengukur kinerja dan
emissions management in the following period. AMI’s GHG                 perkembangan pengelolaan emisi pada periode berikutnya.
emissions calculations adopt the Greenhouse Gas Protocol:               Perhitungan emisi GRK AMI mengadopsi Greenhouse Gas
Corporate Accounting and Reporting Standard (2024)                      Protocol: Corporate Accounting and Reporting Standard
revised edition developed by the World Business Council                 (2024) edisi revisi yang dikembangkan oleh World Business
for Sustainable Development (WBCSD) and the World                       Council for Sustainable Development (WBCSD) dan World
Resources Institute (WRI), as well as the 2006 IPCC Guidelines          Resources Institute (WRI), serta Pedoman IPCC 2006 untuk
for National Greenhouse Gas Inventories compiled by the                 Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional yang disusun oleh
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) with an                Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dengan
operational control consolidation approach. [GRI 305-1]                 pendekatan konsolidasi kontrol operasional. [GRI 305-1]

Scope 1 emissions include direct emission sources originating           Perhitungan emisi Cakupan 1 mencakup sumber-sumber emisi
from:                                                                   langsung yang berasal dari:
A. Fuel combustions                                                     A. Pembakaran bahan bakar
   • Fuel combustion for vehicles                                           • Pembakaran bahan bakar untuk kendaraan
   • Fuel combustion for stationary equipment                               • Pembakaran bahan bakar untuk peralatan stasioner
B. Fugitive emissions                                                   B. Emisi fugitive
   • Air conditioner and fire suppressant                                   • Pendingin dan pemadam api
   • Waste incineration                                                     • Pembakaran sampah
   • Explosive emissions                                                    • Emisi peledakan
   • Wastewater treatment plant                                             • Instalasi pengolahan air limbah

AMI does not produce Scope 2 GHG emissions because all                  AMI tidak menghasilkan emisi GRK Cakupan 2 karena seluruh
of its operational electricity needs are met through internal           kebutuhan listrik operasional dipenuhi melalui pembangkitan
power generation using generators, without any electricity              listrik internal menggunakan genset, tanpa pasokan listrik
supply from the State Electricity Company (PLN). The types              dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jenis gas yang
of gases included in the emissions inventory mainly cover               diperhitungkan dalam inventarisasi emisi terutama mencakup
carbon dioxide (CO2), methane (CH2), nitrous oxide (N2O),               karbon dioksida (CO2), metana (CH2), dinitrogen oksida (N2O),
hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs), and                 hidrofluorokarbon (HFCs), perfluorokarbon (PFCs), dan sulfur
sulfur hexafluoride (SF6) in accordance with the characteristics        heksafluorida (SF6) sesuai dengan karakteristik sumber emisi
of the relevant emission sources. As of the reporting year,             yang relevan. Hingga tahun pelaporan, AMI belum melakukan
AMI has not calculated Scope 3 GHG emissions. Quantitative              penghitungan emisi GRK Cakupan 3. Informasi kuantitatif
information on the amount of GHG emissions, the amount                  mengenai jumlah emisi GRK, jumlah emisi biogenik, dan
of biogenic emissions, and the intensity of GHG emissions is            intensitas emisi GRK disajikan secara rinci pada tabel berikut.
presented in detail in the following table. [GRI 305-1, 305-2, 305-3]   [GRI 305-1, 305-2, 305-3]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     115
Page 116
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Total Emission Generated
Jumlah Emisi yang Dihasilkan [OJK F.11] [GRI 305-1, 305-2]
                  Description                                 Unit
                                                                         2023                   2024                    2025
                   Deskripsi                                 Satuan

 Emissions from stationary sources
                                                         Ton CO2e      11,016.09             12,660.51               13,244.49
 Emisi dari sumber stasioner

 Emissions from vehicle
                                                         Ton CO2e       392.67                 741.18                  456.73
 Emisi dari kendaraan

 Fugitive emissions
                                                         Ton CO2e        16.22                  35.08                  215.95
 Emisi fugitive

 Total Scope 1 emissions
                                                        Ton CO2e       11,424.99             13,436.77               13,917.17
 Total emisi Cakupan 1

 Indirect emissions from purchased electricity
                                                         Ton CO2e         0                       0                       0
 Emisi tidak langsung dari pembelian listrik

 Total Scope 2 emissions
                                                         TonCO2e          0                       0                       0
 Total emisi Cakupan 2

Total Biogenic Emissions
Jumlah Emisi Biogenik
                  Description                                 Unit
                                                                         2023                   2024                    2025
                   Deskripsi                                 Satuan

 Biogenic emissions
                                                         Ton CO2e      4,664.77               5,848.29                7,285.63
 Emisi biogenik


Emission Intensity
Intensitas Emisi [OJK F.11] [GRI 305-4]
                  Description                                 Unit
                                                                         2023                   2024                    2025
                   Deskripsi                                 Satuan

 Total Scope 1 and 2 GHG emissions
                                                         Ton CO2e      11,424.99             13,436.77               13,917.17
 Total emisi GRK Cakupan 1 dan 2
 Total coal production
                                                              Ton      5,106,900             6,634,982               7,409,899
 Total penjualan batu bara
 Emission intensity                                Ton CO2e/ton coal
 Intensitas emisi                                  Ton CO2e/ton batu    0.0022                 0.0020                  0.0019
                                                         bara




116                                                                      Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 117
01      02       03      04    05      06     07     08 09 10 11




Based on the results of the energy audit conducted, AMI has          Dari hasil audit energi yang telah dilakukan, AMI
implemented various energy management and conservation               mengimplementasikan berbagai inisiatif pengelolaan energi
initiatives aimed at improving energy performance, reducing          dan konservasi energi yang bertujuan untuk meningkatkan
energy intensity, and lowering emissions generated from              kinerja energi, menurunkan intensitas penggunaan energi
operational activities.                                              serta emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional.

The ECO programs implemented throughout 2025 resulted                Berbagai program ECO yang dilaksanakan selama tahun 2025
in a reduction of GHG emissions amounting to 15.74%.                 berdampak pada pengurangan emisi GRK sebesar 15,74%.
[OJK F.12] [GRI 305-5]                                               [OJK F.12] [GRI 305-5]


GHG Emissions Reduction
Pengurangan Emisi GRK [OJK F.12] [GRI 305-4]
                         Description                                Unit
                                                                                              2024               2025
                          Deskripsi                                Satuan
 GHG emissions reduction
                                                                     %                        -35.45              -7.26
 Pengurangan emisi GRK




Control of Air Quality and Other Emissions
Pengendalian Kualitas Udara dan Emisi Lainnya
AMI also monitors non-GHG emissions, including SO2, NOx,             AMI juga mengendalikan emisi non-GRK, termasuk SO2, NOx,
CO, particulate matter, and emissions that may contain ozone-        CO, partikulat, dan emisi yang berpotensi mengandung zat
depleting substances (ODS). Air quality monitoring is conducted      perusak ozon (ODS). Pemantauan kualitas udara dilakukan
regularly, particularly for emissions from generators, to ensure     secara berkala, khususnya terhadap emisi dari genset, untuk
compliance with government-established environmental                 memastikan kepatuhan terhadap baku mutu lingkungan yang
quality standards. AMI has completed the commissioning of its        ditetapkan pemerintah. AMI telah melakukan komisioning
generator sets and has obtained an operating certificate from        untuk penggunaan genset dan telah memperoleh sertifikat
the Ministry of Energy and Mineral Resources of the Republic         operasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
of Indonesia. In addition, the Company uses refrigerants that        Republik Indonesia. Selain itu, Perusahaan menggunakan
do not contain ozone-depleting substances (ODS) as part of           refrigeran yang tidak mengandung ODS sebagai upaya
its efforts to prevent ozone layer depletion. [GRI 305-6]            pencegahan penipisan lapisan ozon. [GRI 305-6]

The company has also managed emissions from the use                  Pada tahun 2025, Perusahaan juga mengendalikan emisi dari
of generators in 2025 by conducting monitoring and                   penggunaan genset dengan melakukan pemantauan dan
measurements to ensure that air quality continues to meet            pengukuran untuk memastikan kualitas udara tetap memenuhi
the environmental standards set by the government. The               standar lingkungan yang ditetapkan pemerintah. Berikut
following are the results of the monitoring conducted at MC          merupakan hasil pemantauan yang telah dilakukan di MC dan
and LC in 2025.                                                      LC pada tahun 2025.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                              117
Page 118
08           Responsible Environmental Management
             Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Results of Monitoring Emissions from Generator Usage
Hasil Pemantauan Emisi dari Penggunaan Genset
                                                                                                             Average Concentration
 Generator Capacity                 Parameter                Quality Standard                                 Konsentrasi Rata-rata
  Kapasitas Genset                  Parameter                  Baku Mutu
                                                                                               2023                     2024                      2025

 101-500 KW*                            NOx                 Max 3400 mg/Nm3                       -               408.33 mg/Nm3                       -

                                         CO                  Max 170 mg/Nm3                       -               156.00 mg/Nm3                       -

 501-1,000 KW*                          NOx                 Max. 1,850 mg/Nm3           406.67 mg/Nm3             958.18 mg/Nm3             120.8 mg/Nm3

                                         SO2                 Max. 160 mg/Nm3             21.23 mg/Nm3              10.86 mg/Nm3             19.02 mg/Nm3

                                         CO                   Max. 77 mg/Nm3             74.67 mg/Nm3              44.92 mg/Nm3             17.88 mg/Nm3

                                 Total particulate
                                      matter                  Max. 95 mg/Nm3             13.10 mg/Nm3              53.21 mg/Nm3             15.44 mg/Nm3
                                  Total partikulat
 1,001-3,000 KW*                        NOx                 Max. 2,300 mg/Nm3           225.94 mg/Nm3            1,032.72 mg/Nm3           429.07 mg/Nm3

                                         SO2                 Max. 150 mg/Nm3             15.63 mg/Nm3              11.15 mg/Nm3             17.04 mg/Nm3

                                         CO                  Max. 168 mg/Nm3            106.81 mg/Nm3              37.39 mg/Nm3             32.58 mg/Nm3

                                 Total particulate
                                      matter                  Max. 90 mg/Nm3              8.24 mg/Nm3              33.94 mg/Nm3             14.47 mg/Nm3
                                  Total partikulat
* Monitoring is conducted every three years in accordance with Regulation of the   * Pemantauan dilakukan 3 tahun sekali sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
  Minister of Environment and Forestry No. 11 of 2021 on Emission Standards for      dan Kehutanan Nomor 11 Tahun 2021 tentang Baku Mutu Emisi Mesin dengan
  Internal Combustion Engines.                                                       Pembakaran Dalam.

Total Non-GHG Emissions
Jumlah Emisi Non-GRK [GRI 305-7]
         Parameter                            Unit
                                                                              2023                            2024                            2025
         Parameter                           Satuan
 NOx                                           Ton                           333.18                          285.98                          164.91
 SO2                                           Ton                             2.16                           4.11                            22.07
 CO                                            Ton                           125.92                          12.62                            21.84
 Total particulate matter                      Ton                             2.76                          10.80                             7.77
 Total partikulat




118                                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 119
01       02    03      04     05      06      07     08 09 10 11


Water and Effluent Management
Pengelolaan Air dan Efluen [GRI 303]



AMI interacts with water resources primarily through surface               AMI berinteraksi dengan sumber daya air terutama melalui
water withdrawal to support operational activities, including              pengambilan air permukaan untuk mendukung kegiatan
supporting facilities such as employee housing, as well                    operasional, termasuk operasional fasilitas pendukung seperti
as through the discharge of treated effluent from mining                   asrama karyawan, serta melalui pembuangan efluen dari proses
processes into receiving water bodies in accordance with                   pertambangan yang telah diolah dan dilepaskan ke badan
applicable regulations. In managing water and effluent, AMI                air penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam
adheres to the Technical Guidelines for Water Monitoring and               pengelolaan air dan efluen, AMI berpedoman pada Pedoman
Wastewater Treatment established by the AlamTri Group to                   Teknis Pemantauan Air dan Pedoman Teknis Pengolahan Air
ensure consistent and standardized water management across                 Limbah yang ditetapkan oleh Grup AlamTri guna memastikan
all operations. [GRI 303-1, 303-3]                                         pengelolaan air dilakukan secara konsisten dan terstandarisasi
                                                                           di seluruh operasional. [GRI 303-1, 303-3]

In its implementation, AMI ensures that water withdrawal and               Dalam implementasinya, AMI memastikan bahwa pengambilan
effluent discharge do not occur in areas experiencing water                air maupun pembuangan efluen tidak dilakukan di wilayah
stress. Water withdrawal and usage are monitored using                     yang mengalami stres air. Pengambilan dan penggunaan air
flow meters to ensure that water consumption is efficient,                 dipantau menggunakan flow meter untuk memastikan bahwa
measured, and aligned with operational needs, thereby                      konsumsi air dilakukan secara efisien, terukur, serta sesuai
minimizing potential impacts on water availability for other               dengan kebutuhan operasional sehingga potensi dampak
stakeholders. In addition, the Company is gradually developing             terhadap ketersediaan air bagi pemangku kepentingan lain
a water impact assessment approach to identify the actual                  dapat diminimalkan. Selain itu, Perusahaan secara bertahap
and potential impacts of its operations on aquatic ecosystems              mengembangkan pendekatan penilaian dampak terkait
and water users in its operational areas. The assessment is                air untuk mengidentifikasi dampak aktual maupun potensi
conducted by taking into account the scope of the operational              dari kegiatan operasional terhadap ekosistem perairan
area, the type of water source used, the characteristics of the            serta pengguna air di sekitar wilayah operasional. Penilaian
receiving water body, and the potential changes in water                   dilakukan dengan mempertimbangkan ruang lingkup wilayah
quality and quantity resulting from operational activities.                operasional, jenis sumber air yang digunakan, karakteristik
[GRI 303-1]                                                                badan air penerima, serta potensi perubahan kualitas dan
                                                                           kuantitas air akibat aktivitas operasional. [GRI 303-1]

In line with this approach, the Company recorded and                       Sejalan dengan pendekatan tersebut, Perusahaan melakukan
monitored water withdrawals on a measured basis throughout                 pencatatan dan pemantauan atas pengambilan air secara
the reporting year. The water sources used in our operations               terukur sepanjang tahun pelaporan. Sumber air yang digunakan
consist of surface water and groundwater, which are utilized               dalam kegiatan operasional berasal dari air permukaan dan
as needed for operational purposes. As part of its water                   air tanah yang dimanfaatkan sesuai kebutuhan operasional.
conservation efforts, AMI recycles the water used in the coal              Sebagai bagian dari upaya konservasi air, AMI mendaur ulang
washing process at the coal handling and processing plant                  air yang digunakan pada proses pencucian batu bara di coal
(CHPP). [OJK F.8] [GRI 303-3, 303-4, 303-5]                                handling and process plant (CHPP). [OJK F.8] [GRI 303-3, 303-4, 303-5]

Water Withdrawal (in m3)
Pengambilan Air (dalam m3) [OJK F.8] [GRI 303-3]

                   Description
                                                                  2023                          2024                          2025
                    Deskripsi
 Surface Water
                                                                 203,896                      373,597                        606,924
 Air Permukaan
 Ground Water
                                                                   0                              0                          12,977
 Air Tanah
 Total                                                           203,896                      373,597                        619,900




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                               119
Page 120
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Water Consumption (dalam m3)
Konsumsi Air (dalam m3) [OJK F.8] [GRI 303-5]

                  Description
                                                               2023                          2024                            2025
                   Deskripsi
Total Water Consumption
                                                              203,896                       373,597                        590,081
Total Konsumsi Air

In mining operational activities, AMI generates wastewater                Dalam kegiatan operasional pertambangan, AMI menghasilkan
originating from office activities, as well as mining and material        air limbah yang berasal dari kegiatan perkantoran, serta
processing activities. The effluent intended for discharge is             aktivitas penambangan dan pengolahan material. Air limbah
first inventoried and reported to the government, with details            yang akan dibuang terlebih dahulu diinventarisasi dan
on the volume generated, treatment facilities, and treatment              didaftarkan kepada pemerintah dengan mencantumkan jumlah
methods. Effluent management is carried out to ensure                     timbulan, fasilitas pengolahan, serta metode pengolahannya.
that wastewater discharged into the environment meets                     Pengelolaan efluen dilakukan untuk memastikan air buangan
established quality standards. In carrying out these activities,          yang dilepaskan ke lingkungan memenuhi baku mutu yang
the Company adheres to applicable laws and regulations and                ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, Perusahaan mengacu
internal policies, while taking into account the characteristics          pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
and intended use of the receiving water bodies in accordance              ketentuan internal, serta mempertimbangkan karakteristik
with local environmental conditions.                                      dan peruntukan badan air penerima sesuai kondisi lingkungan
                                                                          setempat.
Water Discharge (in m3)
Pelepasan Air (dalam m3) [GRI 303-4]

                  Description
                                                               2023                          2024                            2025
                   Deskripsi
Surface Water
                                                             33,336,465                   42,124,106                      27,784,690
Air Permukaan

The Company also monitors the volume of mine wastewater                   Sebagai bagian dari pengelolaan efluen, Perusahaan juga
generated from its operations as part of its effluent                     memantau volume air limbah tambang yang dihasilkan dari
management program.                                                       kegiatan operasional.

Mining Effluent (dalam m3)
Air Limbah Tambang (dalam m3) [GRI 303-4]
                     Description
                                                                   2023                         2024                          2025
                      Deskripsi

                    Mining Effluent
                                                                 33,326,629                  41,013,932                    27,754,871
                 Air Limbah Tambang

AMI implements a structured wastewater management system,                 AMI menerapkan sistem pengolahan air limbah yang
where domestic wastewater is treated through a sewage                     terstruktur, dengan air limbah domestik diolah melalui
treatment plant, while acid mine drainage is managed through              instalasi pengolahan air limbah domestik, sedangkan air asam
settling ponds. With 10 (ten) mine acid water treatment                   tambang dikelola melalui settling pond. Terdapat 10 (sepuluh)
facilities equipped with appropriate technology to ensure that            lokasi pengolahan air asam tambang dengan teknologi yang
the quality of the wastewater meets the required standards                sesuai untuk memastikan kualitas air limbah telah memenuhi
before it is discharged to designated discharge points.                   persyaratan sebelum dialirkan ke titik pembuangan yang telah
Treatment operations are conducted 24 hours a day, 7 days a               ditetapkan. Operasional pengolahan dilakukan 24 jam sehari
week, in two shifts, with periodic water quality monitoring—              selama 7 hari dalam dua shift dengan pemantauan kualitas
both daily and monthly—conducted by an external party.                    air secara periodik baik harian maupun bulanan oleh pihak
In addition, the Company also employs passive treatment                   eksternal. Selain itu, Perusahaan juga menerapkan metode
methods for managing non-acid-forming (NAF) overburden as                 pengolahan pasif dalam pengelolaan overburden non-acid
part of a comprehensive approach to effluent quality control.             forming (NAF) sebagai bagian dari pendekatan komprehensif
Effluent quality monitoring is conducted on a daily and                   dalam pengendalian kualitas efluen. Pemantauan kualitas
monthly basis in collaboration with an external laboratory. The           efluen dilakukan secara harian dan bulanan dengan melibatkan


120                                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 121
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11




parameters monitored include pH, Total Suspended Solids              laboratorium eksternal. Parameter yang dipantau mencakup
(TSS), iron (Fe), and manganese (Mn). Effluent testing results       pH, Total Suspended Solid (TSS), besi (Fe), dan mangan
for 2025 show that all monitored parameters were within the          (Mn). Hasil pengujian efluen pada tahun 2025 menunjukkan
applicable quality standards. During the reporting year, AMI         bahwa seluruh parameter yang dipantau berada dalam batas
also did not record any effluent spills or violations of discharge   baku mutu yang berlaku. Selama tahun pelaporan, AMI juga
limits. In the event of a non-conformity, the Company has            tidak mencatat adanya kejadian tumpahan efluen maupun
established procedures that include reporting, investigating         pelanggaran terhadap ambang batas pembuangan. Apabila
the cause, and implementing corrective and preventive actions        terjadi ketidaksesuaian, Perusahaan telah menyiapkan
to minimize potential environmental impacts and prevent the          prosedur penanganan yang mencakup pelaporan, investigasi
recurrence of similar incidents. [OJK F.14, F.15] [GRI 303-2]        penyebab, serta tindakan korektif dan pencegahan untuk
                                                                     meminimalkan potensi dampak lingkungan dan mencegah
                                                                     terulangnya kejadian serupa. [OJK F.14, F.15] [GRI 303-2]

In addition to these operational management activities, in 2025      Selain pengelolaan operasional tersebut, pada tahun 2025 AMI
AMI will also implement a number of initiatives to strengthen        juga melaksanakan sejumlah inisiatif penguatan pengelolaan
water management, including environmental monitoring and             air, antara lain melalui pemenuhan pemantauan dan
management of surface water, the implementation of water             pengelolaan lingkungan untuk air permukaan, pelaksanaan
audits, as well as monthly water quality monitoring, both            audit air, serta pemantauan kualitas air secara bulanan, baik
manually and in real time through the Continuous Online              secara manual maupun secara real time melalui sistem Sistem
Wastewater Quality Monitoring System (SPARING), which is             Pemantauan Kualitas Air Limbah secara Terus Menerus dalam
reported to the government via the Environmental Monitoring          Jaringan (SPARING) yang dilaporkan kepada pemerintah
Information System (SIMPEL).                                         melalui Sistem Informasi Pemantauan Lingkungan (SIMPEL).

As part of efforts to improve water management quality,              Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan
the Company has also standardized raw water management               air, Perusahaan juga melakukan standarisasi pengelolaan
at Camp Lampunut as part of efforts to improve water                 air baku di Camp Lampunut agar sesuai Peraturan Menteri
management quality and to comply with Minister of Health             Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan
Regulation No. 2 of 2023 on the Implementing Regulation              Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang
of Government Regulation No. 66 of 2014 on Environmental             Kesehatan Lingkungan. Melalui optimalisasi operasional
Health. Through the optimization of water treatment plant            instalasi pengolahan air (WTP), pengaturan kecepatan
(WTP) operations, adjustment of dosing pump speeds, and              pompa dosing, serta sosialisasi hasil uji laboratorium Jar Test
the dissemination of Jar Test laboratory results to internal         kepada pemangku kepentingan internal, kualitas air berhasil
stakeholders, water quality has been significantly improved.         ditingkatkan secara signifikan. Inisiatif ini menghasilkan
This initiative resulted in a reduction in the NTU value of          penurunan nilai NTU air olahan dari rata-rata >50 menjadi <3,
treated water from an average of >50 to <3, in accordance with       sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Penerapan standar
established quality standards. The implementation of these           ini berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan kerja,
standards has contributed to improved workplace conditions,          perlindungan kesehatan pekerja, serta mendukung komitmen
the protection of workers’ health, and supports the company’s        perusahaan terhadap pengelolaan sumber daya air yang
commitment to sustainable water resource management.                 berkelanjutan.



Waste Management
Pengelolaan Limbah [GRI 306]
AMI has a Policy Statement on Quality, Mining Safety                 AMI memiliki Pernyataan Kebijakan Mutu, Keselamatan
and Environment (MSE), Energy, and Greenhouse Gases,                 Pertambangan, Lingkungan Hidup, Energi dan GRK serta
as well as Technical Guidelines for the Management of                Pedoman Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya
Hazardous and Toxic Waste (B3) and Technical Guidelines              dan Beracun (B3) dan Pedoman Teknis Pengelolaan B3
for B3 Management, which serve as a reference for waste              yang menjadi acuan dalam pengelolaan limbah di seluruh
management across all operational activities. AMI’s operations       kegiatan operasional. Kegiatan operasional AMI melalui
through its subsidiaries generate waste and effluents resulting      anak perusahaannya menghasilkan limbah dan efluen yang
from mining, processing, and operational support activities.         bersumber dari aktivitas penambangan, pengolahan, serta



Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  121
Page 122
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




The types of waste generated include mine acid water from          kegiatan penunjang operasional. Jenis limbah yang dihasilkan
dewatering and mine site management activities, domestic           meliputi air asam tambang dari kegiatan dewatering dan
wastewater from operational facilities, hazardous and toxic        pengelolaan area tambang, air limbah domestik dari fasilitas
waste (B3), and domestic waste. These types of waste and           operasional, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), serta
effluents, if not properly managed, have the potential to          limbah domestik. Limbah dan efluen tersebut berpotensi
significantly impact the quality of surface water, groundwater,    menimbulkan dampak signifikan terhadap kualitas air
and soil. The Company, therefore, identifies the main types of     permukaan, air tanah, dan tanah apabila tidak dikelola secara
waste, their sources, and their potential impacts as a basis for   memadai. Oleh karena itu, Perusahaan mengidentifikasi jenis
establishing waste management strategies and environmental         limbah utama, sumber timbulan, serta potensi dampaknya
risk control measures. [GRI 306-1]                                 sebagai dasar dalam menetapkan strategi pengelolaan limbah
                                                                   dan pengendalian risiko lingkungan. [GRI 306-1]

To manage significant waste-related impacts, the Company           Dalam mengelola dampak signifikan terkait limbah,
implements an integrated management system tailored to             Perusahaan menerapkan sistem pengelolaan yang terintegrasi
the characteristics of coal mining operations. The approach        sesuai dengan karakteristik kegiatan pertambangan batu
includes preventing and reducing waste generation at the           bara. Pendekatan yang diterapkan mencakup pencegahan
source, as well as managing hazardous waste in accordance          dan pengurangan timbulan limbah di sumbernya, serta
with licensing requirements. Hazardous waste is managed            pengelolaan limbah B3 sesuai dengan ketentuan perizinan.
separately through temporary storage facilities that meet          Limbah B3 dikelola secara terpisah melalui fasilitas
technical and safety requirements, and is handed over to           penyimpanan sementara yang memenuhi persyaratan teknis
licensed waste management operators. When selecting                dan keselamatan, serta diserahkan kepada pihak pengelola
third-party partners for waste management, AMI evaluates           limbah berizin. Dalam memilih mitra pihak ketiga untuk
the profiles of potential partners to ensure compliance with       pengelolaan limbah, AMI melakukan evaluasi terhadap
sustainability standards and environmental requirements,           profil calon mitra untuk memastikan pemenuhan standar
including licensing status, management methods, experience,        keberlanjutan dan persyaratan lingkungan, termasuk
and workforce competence. AMI also routinely monitors and          kelengkapan perizinan, metode pengelolaan, pengalaman,
records waste generation data through competent personnel          serta kompetensi tenaga kerja. Selain itu, AMI melakukan
to ensure compliance with environmental regulations and to         pemantauan dan pencatatan data timbulan limbah secara rutin
identify opportunities for improvement and waste reduction.        oleh personel yang kompeten guna memastikan kepatuhan
Meanwhile, operational activities at the camp and office           terhadap regulasi lingkungan serta mengidentifikasi peluang
generate domestic waste, which is managed using the                perbaikan dan pengurangan limbah. Sementara itu, kegiatan
following methods. [OJK F.14] [GRI 306-2]                          operasional di kamp dan kantor menghasilkan limbah domestik
                                                                   yang pengelolaan limbah padatnya dilakukan dengan metode
                                                                   sebagai berikut. [OJK F.14] [GRI 306-2]




122                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 123
01       02      03         04     05        06            07          08 09 10 11




MC’s Domestic Solid Waste Treatment Flow
Skema Pengelolaan Limbah Padat Domestik di MC

                                                                                                                  Waste reduction activities
                                                                                                                   Kegiatan pengurangan
                                                                                                                          sampah


                                                                                                                             Waste
                                                                                                                            Sampah




                                                  Organic (food waste,
                                                         leaves)                                                            Inorganic                              Hazardous waste
                                                  Organik (sisa makanan,                                                    Anorganik                                 Limbah B3
                                                          daun)




                                                                                            Incinerator (Paper,
  Maggot        Feed for      Utilization As                                                Plastic,Cardboard,          Recycle (Can, Metal,                          Licensed
 Cultivation      Deer         Cattle Feed           Composting            Residue               Wood, etc)              Wood, Plastic, etc)        Residue       Hazardous Waste
  Budidaya     Pakan Rusa   Pemanfaatan sebagai     Pengomposan             Residu           Insinerator (kertas,        Daur ulang (kaleng,         Residu         Management
   Magot                       pakan ternak                                               plastik,karton, kayu, dll)   metal, kayu, plastik, dll)                    Company
                                                                                                                                                                  Pengelola Limbah
                                                                                                                                                                    B3 Berlisensi




                                                                                         Management of fly ash             Utilization of
                                                  Compost Material                         and bottom ash                Recycled Products
                                                     Utilization                          Pengelolaan fly ash            Pemanfaatan hasil
                                                  Pemanfaatan bahan                         dan bottom ash                  daur ulang
                                                      kompos


                                                                                                                                    Landfill
                                                                                                                                    Tempat
                                                                                                                                  Pembuangan
                                                                                                                                   Akhir (TPA)




  Source Reduction                       Segregation                                 Recycle Composting, Waste Transformation                                 Final Disposal
  Pengurangan Sumber                     Pemilahan                                   Daur Ulang Pengomposan, Transformasi Limbah                              Pembuangan akhir




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                                                       123
Page 124
 08                               Responsible Environmental Management
                                  Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




The detailed explanation of the solid waste management                                           Adapun penjelasan rinci dari bagan metode pengelolaan
method chart is as follows:                                                                      limbah padat adalah sebagai berikut:
1. Waste Reduction                                                                               1. Pengurangan Sampah
   Waste reduction efforts begin at the source or point                                              Upaya pengurangan sampah dilakukan sejak tahap
   of generation by implementing various programs and                                                awal, yakni pada sumber atau penghasil sampah, dengan
   methods to minimize the volume of waste produced.                                                 menerapkan berbagai program dan metode untuk
                                                                                                     meminimalkan volume limbah yang dihasilkan.
2. Waste Sorting                                                                                 2. Pemilahan Sampah
   Waste sorting is conducted at the source by providing                                             Pemilahan sampah dilakukan di tempat asalnya, dengan
   trash bins divided into four categories based on color:                                           menyediakan tempat sampah yang terbagi dalam empat
   organic waste, inorganic waste, residual waste, and                                               kategori berdasarkan warna, yaitu sampah organik,
   hazardous waste.                                                                                  anorganik, residu, dan sampah yang mengandung B3.
3. Use of Organic Waste as Livestock Feed                                                        3. Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Pakan Ternak
   The organic waste is then treated with a solution of                                              Sampah organik yang dihasilkan kemudian diberikan
   Effective Microorganisms 4 (EM4) and stored before                                                larutan effective microorganisms 4 (EM4) dan disimpan
   being distributed to the residents of Batu Tojah Village.                                         sebelum didistribusikan ke masyarakat Desa Batu Tojah.
   The organic waste is used there as feed for livestock, such                                       Di sana, sampah organik tersebut dimanfaatkan sebagai
   as ducks, to reduce waste and provide additional benefits                                         pakan ternak, seperti bebek, untuk mengurangi limbah
   to the community. In addition, the organic waste is also                                          dan memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
   utilised as feed for deer.                                                                        Selain itu, limbah organik juga dimanfaatkan sebagai
                                                                                                     pakan rusa.
4. Composting                                                                                    4. Pengomposan
   Organic waste that cannot be used as animal feed will                                             Sampah organik yang tidak dapat digunakan sebagai
   be    processed through composting using windrow                                                  pakan ternak akan diproses lebih lanjut melalui metode
   composting techniques. The resulting compost is then                                              pengomposan menggunakan teknik aerasi (windrow
   used as fertilizer to support plant growth in post-mining                                         composting). Hasil kompos yang dihasilkan kemudian
   land reclamation efforts.                                                                         dimanfaatkan sebagai pupuk untuk mendukung tanaman
                                                                                                     dalam kegiatan reklamasi lahan pascatambang.


   Windrow Composting Process
   Proses Windrow Composting


                                                               Receiving
Preprocessing | Pra Pemrosesan




                                                              Penerimaan



                                                               Shredding
                                                              Pencacahan/
                                                             Penghancuran


                                 Water Nutrient
                                 Other Additives                Mixing
                                   Nutrisi Air
                                                             Pencampuran
                                 dan Tambahan
                                    Lainnya

                                                                        To Composting System
                                                                       Ke Sistem Pengomposan
                                                                                                                    Post Processing
                                           Air           Windrow Composting                 Maturation                                         Compost Product
                                                                                                                   Pasca Pemrosesan-
                                          Udara          Windrow Composting                 Maturisasi                                          Produk Kompos
                                                                                                                      Pengemasan



                                                                            Decomposition
                                                                             Dekomposisi




      124                                                                                                Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 125
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11




5. Waste Recycling                                                 5. Daur Ulang Sampah
   The recycling process is applied to types of waste that can        Proses daur ulang diterapkan pada jenis sampah yang
   still be repurposed, such as glass, metal, cans, wood, and         masih dapat dimanfaatkan, seperti kaca, logam, kaleng,
   plastic. By recycling these materials, AMI not only reduces        kayu, dan plastik. Dengan mendaur ulang sampah-sampah
   the volume of waste but also reuses materials that still           ini, AMI tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga
   have practical value. Through its subsidiaries, MC and LC,         memanfaatkan kembali bahan-bahan yang masih memiliki
   AMI is implementing an initiative to optimize the use of           nilai guna. Melalui anak perusahaannya MC dan LC, AMI
   household waste, with the aim of processing organic waste          melaksanakan inisiatif optimalisasi pemanfaatan sampah
   into useful products. This initiative is designed to reduce        domestik yang bertujuan mengolah limbah organik menjadi
   the amount of waste that ends up in landfills through the          produk bernilai guna. Inisiatif ini dirancang untuk menekan
   implementation of more effective and sustainable waste             timbulan sampah yang berakhir di tempat pemrosesan
   management practices. In practice, various types of organic        akhir (TPA) melalui penerapan pengelolaan limbah yang
   waste are processed into products such as compost blocks,          lebih efektif dan berkelanjutan. Dalam implementasinya,
   bio-bricks, and animal feed, as part of efforts to promote         berbagai jenis sampah organik diolah menjadi produk
   responsible waste management practices. In 2025, MC and            seperti kompos blok, biotong, serta pakan ternak, sebagai
   LC successfully recycled 39.13 tons of waste, contributing to      bagian dari upaya mendorong praktik pengelolaan limbah
   a reduction in the volume of organic waste sent to landfills.      yang bertanggung jawab. Pada tahun 2025, MC dan LC
                                                                      berhasil mendaur ulang sebanyak 39,31 ton sampah yang
                                                                      turut berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah
                                                                      organik yang dibuang ke TPA.
6. Incineration                                                    6. Insinerasi
   Waste that cannot be recycled or reused will undergo               Sampah yang tidak memiliki potensi untuk didaur ulang
   incineration, which involves burning the waste to reduce           atau digunakan lagi akan melalui proses insinerasi, yaitu
   the volume of waste produced. This process reduces waste           pembakaran sampah untuk mengurangi volume limbah
   by 5–10% of its original volume, thereby minimizing the            yang dihasilkan. Proses ini mampu mengurangi sampah
   burden of further processing.                                      hingga mencapai 5–10% dari volume awal sehingga
                                                                      meminimalkan beban pengolahan lebih lanjut.
7. Landfilling                                                     7. Penimbunan
   As the final step in waste management, AMI conducts                Sebagai langkah terakhir dalam pengelolaan sampah, AMI
   landfilling activities using the controlled landfill method.       melakukan penimbunan atau landfilling dengan metode
   This process involves regular compaction and covering of           penimbunan terkendali (controlled landfilling). Proses ini
   waste to ensure safe, non-polluting waste management.              mencakup pemadatan dan penutupan sampah secara
                                                                      berkala untuk memastikan pengelolaan limbah yang aman
                                                                      dan tidak mencemari lingkungan.

AMI has implemented various waste management initiatives           AMI telah menerapkan berbagai inisiatif pengelolaan limbah
over the past three years, aimed at minimizing environmental       yang dipantau selama 3 (tiga) tahun terakhir dan diarahkan
impact, improving operational efficiency, and contributing to      untuk meminimalkan dampak lingkungan, meningkatkan
the Sustainable Development Goals (SDGs). These initiatives        efisiensi operasional, dan berkontribusi terhadap Tujuan
not only focus on reducing waste generation, but also include      Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Inisiatif tersebut tidak
efforts to enhance recycling and optimize waste treatment. The     hanya menitikberatkan pada pengurangan timbulan limbah,
implementation of these initiatives contributes positively to      tetapi juga mencakup upaya daur ulang serta pengolahan
the Company’s sustainability performance and environmental         limbah yang lebih optimal. Penerapan inisiatif ini memberikan
management, including the following: [OJK F.14]                    kontribusi positif terhadap kinerja keberlanjutan dan
                                                                   pengelolaan lingkungan Perusahaan, antara lain sebagai
                                                                   berikut: [OJK F.14]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                               125
Page 126
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




The Impact of Waste Management Initiatives
Dampak Inisiatif Pengelolaan Limbah [OJK F.14]
                                                                                                              Impact
            Initiative                                                                                        Dampak
                                                             TPB
             Inisiatif
                                                                                                2024                          2025

 Recycle the water used in the                    Ensuring the Availability and      Increase water efficiency     Increase water efficiency
 coal washing process at the                      Sustainable Management of          by approximately 80%.         by approximately 80%.
 CHPP.                                            Clean Water and Sanitation         Meningkatkan efisiensi        Meningkatkan
 Mendaur ulang air yang                           for All.                           air sebesar ±80%.             efisiensi air sebesar
 digunakan pada proses                            Menjamin Ketersediaan serta                                      ±80%.
 pencucian batu bara di CHPP.                     Pengelolaan Air Bersih dan
                                                  Sanitasi yang Berkelanjutan
                                                  untuk Semua.

 Harnessing rainwater for                         Ensuring the Availability and      Use of water from             Use of water from
 washing vehicles at the                          Sustainable Management of          alternative sources.          alternative sources.
 Lampunut washing bay.                            Clean Water and Sanitation         Penggunaan air dari           Penggunaan air dari
 Melakukan pemanenan                              for All.                           sumber alternatif.            sumber alternatif.
 air hujan untuk kegiatan                         Menjamin Ketersediaan serta
 pencucian unit angkutan di                       Pengelolaan Air Bersih dan
 washing bay area Lampunut.                       Sanitasi yang Berkelanjutan
                                                  untuk Semua.

 Composting of organic waste                      Ensuring Sustainable               Reduce the amount             Reduce the amount
 that has undergone sorting                       Production and Consumption         of solid waste sent to        of solid waste sent to
 at an Integrated Waste                           Habits.                            landfills by 3%.              landfills by 9.5%.
 Treatment Facility (IWTF).                       Menjamin Pola Produksi dan         Mengurangi timbulan           Mengurangi timbulan
 Pembuatan kompos dari                            Konsumsi yang Berkelanjutan        limbah padat yang             limbah padat yang
 sampah organik yang sudah                        Menjamin Pola Produksi dan         dibuang ke TPA                dibuang ke TPA
 melewati proses pemilahan di                     Konsumsi yang Berkelanjutan.       sebesar 3%.                   sebesar 9,5%.
 Tempat Pengolahan Sampah
 Terpadu (TPST).

 Converting organic waste into                    Ensuring Sustainable               14.06 tons for the            14.57 tons for the
 livestock feed, which is then                    Production and Consumption         distribution of animal        distribution of animal
 distributed to the residents                     Habits.                            feed.                         feed.
 of Tumbang Bauh Village—a                        Menjamin Pola Produksi dan         14,06 ton untuk               14,57 ton untuk
 community we support—and                         Konsumsi yang Berkelanjutan.       penyaluran pakan              penyaluran pakan
 used for maggot farming in                                                          ternak dan magot.             ternak dan magot.
 Tumbang Baloi Village.
 Memanfaatkan sampah
 organik menjadi pakan ternak
 yang kemudian disalurkan
 kepada masyarakat Desa
 Tumbang Bauh yang dibina
 dan menjadi magot di Desa
 Tumbang Baloi.

 Pilot project to convert plastic                 Ensuring Sustainable               As part of the process        As part of the process
 waste into paving blocks.                        Production and Consumption         of testing more efficient     of testing more efficient
 Uji coba pemanfaatan limbah                      Habits.                            technologies.                 technologies.
 plastik menjadi paving block.                    Menjamin Pola Produksi dan         Dalam proses uji coba         Dalam proses uji
                                                  Konsumsi yang Berkelanjutan.       percobaan teknologi           coba percobaan
                                                                                     yang lebih efisien.           teknologi yang lebih
                                                                                                                   efisien.




126                                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 127
01     02      03        04   05      06      07     08 09 10 11




                                                                                                     Impact
            Initiative                                                                               Dampak
                                                          TPB
             Inisiatif
                                                                                          2024                   2025

 The use of packmeal as a                          Ensuring Sustainable           The use of packmeal    Penggunaan packmeal
 replacement for single-use                        Production and Consumption     is equivalent to a     yang setara dengan
 packaging for employee                            Habits.                        reduction in plastic   pengurangan
 meals to reduce inorganic                         Menjamin Pola Produksi dan     waste of 351,899       sampah plastik
 plastic waste.                                    Konsumsi yang Berkelanjutan.   servings per year.     sebanyak 483,929
 Pemakaian kotak makan siang                                                      Penggunaan packmeal    porsi per tahun.
 (packmeal) sebagai pengganti                                                     yang setara dengan     Penggunaan packmeal
 kemasan sekali pakai untuk                                                       pengurangan            yang setara dengan
 packmeal karyawan guna                                                           sampah plastik         pengurangan
 mengurangi limbah plastik                                                        sebanyak 351.899       sampah plastik
 anorganik.                                                                       porsi per tahun.       sebanyak 483.929
                                                                                                         porsi per tahun.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                             127
Page 128
08           Responsible Environmental Management
             Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




During the reporting period, the Company recorded the                     Selama    periode   pelaporan,   Perusahaan     mencatat
amount of waste generated, waste diverted from landfills,                 jumlah limbah yang dihasilkan, limbah yang dialihkan
and waste sent to landfills, as shown in the following table.             dari pembuangan akhir, dan limbah yang diarahkan ke
[OJK F.13] [GRI 306-3, 306-4, 306-5]                                      pembuangan akhir sebagaimana disajikan pada tabel berikut.
                                                                          [OJK F.13][GRI 306-3, 306-4, 306-5]


Total Waste Generated
Jumlah Limbah yang Dihasilkan [OJK F.13] [GRI 306-3]
               Type                              Unit
                                                                             2023                           2024                  2025
               Jenis                            Satuan

 Non-hazardous waste                             ton(s)
                                                                            232.19                       557.90                  526.77
 Limbah tidak berbahaya                           ton

 Hazardous waste                                 ton(s)
                                                                            518.12                       968.69                  952.95
 Limbah berbahaya                                 ton

 Total waste                                     ton(s)
                                                                            750.31                      1,526.59               1,479.72
 Total limbah                                     ton

Total Waste Diverted to Final Disposal
Jumlah Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir [GRI 306-4]

       Description                  Unit                  2023                              2024                             2025
       Keterangan                  Satuan       Offsite          Onsite          Offsite            Onsite         Offsite           Onsite
Non-hazardous waste diverted
Limbah non-B3 yang dialihkan
Reused                             ton(s)
Menggunakan kembali                                0             42.19              0                58.74             0                 0
                                    Ton

Recycle                            ton(s)
Daur ulang                                         0               0              23.00              13.90          24.56             14.57
                                    ton

Other restoration
operations                         ton(s)
                                                   0               0                0                   0              0                 0
Operasi pemulihan                   ton
lainnya
Total non-hazardous
waste diverted                     ton(s)          0             42.19            23.00              72.64          24.56             14.57
Total limbah non-B3                 ton
yang dialihkan
Hazardous waste diverted
Limbah B3 yang dialihkan
Reused                             ton(s)
Menggunakan kembali                                0               0                0                   0              0                 0
                                    Ton

Recycle                            ton(s)
Daur ulang                                      412.98             0             809.73                 0           751.35               0
                                    ton

Other restoration
operations                         ton(s)
                                                   0               0                0                   0              0                 0
Operasi pemulihan                   ton
lainnya
Total hazardous waste
diverted                           ton(s)
                                                412.98             0             809.73                 0          751.35                0
Limbah B3 yang                      ton
dialihkan
Total waste diverted               ton(s)
Total limbah yang                               412.98             0             832.73              72.64         775.91             14.57
                                    ton
dialihkan




128                                                                                 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 129
01     02       03        04   05     06      07     08 09 10 11




Total Waste Directed to Final Disposal
Jumlah Limbah yang Diarahkan ke Pembuangan Akhir [GRI 306-5]
            Description              Unit                    2023                           2024                       2025
            Keterangan              Satuan         Offsite          Onsite        Offsite          Onsite    Offsite          Onsite
 Non-hazardous waste directed to final disposal
 Limbah non-B3 yang diarahkan ke pembuangan akhir
 Waste incineration without
 recovering energy                  ton(s)
                                                      0               0             0              177.79       0             74.95
 Insinerasi tanpa                    ton
 Pemulihan energi
                                    ton(s)
 Landfill                                             0             190.00          0              321.37       0             297.55
                                     ton
 Other restoration operations       ton(s)
                                                      0               0             0                0          0               0
 Operasi pemulihan lainnya           ton
 Total non-hazardous waste
 directed to final disposal
                                    ton(s)
 Total limbah non-B3 yang                             0             190.00          0              499.16       0             372.50
                                     ton
 diarahkan ke pembuangan
 akhir
 Hazardous waste directed to final disposal
 Limbah B3 yang diarahkan ke pembuangan akhir
 Waste incineration without
 recovering energy                  ton(s)
                                                      0               0             0                0       201.60             0
 Insinerasi tanpa pemulihan          ton
 energi
                                    ton(s)
 Landfill                                          105.14             0           158.96             0          0               0
                                     ton
 Other restoration operations       ton(s)
                                                      0               0             0                0          0               0
 Operasi pemulihan lainnya           ton
 Total hazardous waste
 directed to final disposal
                                    ton(s)
 Total limbah B3 yang                              105.14             0           158.96             0       201.60             0
                                     ton
 diarahkan ke pembuangan
 akhir
 Total waste directed to
 final disposal
                                    ton(s)
 Total limbah yang                                 105.14           190.00        158.96           499.16    201.60           372.50
                                     ton
 diarahkan ke pembuangan
 akhir


The company continues to strive to reduce the amount of solid             Perusahaan terus berupaya mengurangi timbulan limbah padat
waste sent to landfills by optimizing waste utilization. By 2025,         yang dibuang ke TPA melalui optimalisasi pemanfaatan sampah
the reduction in the amount of solid waste sent to landfills will         yang dilakukan. Pada tahun 2025, persentase pengurangan
reach 12%. These waste management efforts are not limited                 timbulan limbah padat yang dibuang ke TPA mencapai 12%.
to household waste but also extend to the management of                   Upaya pengelolaan limbah ini tidak hanya terbatas pada
other operational residues that could potentially have an                 sampah domestik, tetapi juga mencakup pengelolaan residu
environmental impact, including mine tailings generated by                operasional lainnya yang berpotensi menimbulkan dampak
mining activities. The management of mine tailings is a crucial           lingkungan, termasuk lumpur tambang yang dihasilkan dari
aspect of AMI’s environmental management efforts. The                     kegiatan pertambangan. Pengelolaan lumpur tambang
slurry generated by mining operations is typically managed                menjadi aspek krusial dalam upaya pengelolaan lingkungan
using equipment such as excavators and trucks to ensure an                hidup di AMI. Lumpur yang dihasilkan dari kegiatan tambang
effective and safe process.                                               umumnya dikelola dengan menggunakan peralatan seperti
                                                                          excavator dan truk untuk memastikan proses yang efektif dan
                                                                          aman.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         129
Page 130
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Biodiversity Conservation
Pelestarian Keanekaragaman Hayati



AMI, through MC and LC, is committed to preserving                  AMI melalui MC dan LC memiliki komitmen untuk menjaga
biodiversity as outlined in its Integrated Management System        kelestarian keanekaragaman hayati sebagaimana tertuang
Policy Statement. This commitment has been translated into          dalam Pernyataan Kebijakan Sistem Manajemen Terpadu.
various biodiversity conservation and management programs           Komitmen tersebut telah diturunkan ke dalam berbagai
implemented by the Company in collaboration with its                program perlindungan dan pengelolaan keanekaragaman
partners.                                                           hayati yang dilaksanakan oleh Perusahaan bersama mitra kerja.

As part of the implementation of this policy, these commitments     Sebagai bentuk operasionalisasi kebijakan tersebut,
have also been incorporated into the Feasibility Study, AMDAL,      komitmen ini diintegrasikan sejak tahap perencanaan
Biodiversity Baseline Study, and BMAP, since the mining             pertambangan melalui penyusunan dokumen Feasibility
planning stage. These documents identify potential risks and        Study, AMDAL, biodiversity baseline study, dan BMAP sejak
impacts on biodiversity while also outlining the management         tahap perencanaan pertambangan. Dokumen-dokumen
and monitoring measures. The baseline environmental                 tersebut memuat identifikasi potensi risiko dan dampak
conditions outlined in the document are then used as a              terhadap keanekaragaman hayati, sekaligus menetapkan
benchmark for setting biodiversity impact management                langkah-langkah pengelolaan dan pemantauannya. Rona awal
objectives and strategies prior to the commencement of              lingkungan yang tercantum dalam dokumen tersebut kemudian
operational activities. This is in line with Target 14 of the       digunakan sebagai dasar pengukuran dalam menetapkan
Kunming–Montreal Global Biodiversity Framework (GBF),               tujuan dan strategi pengelolaan dampak keanekaragaman
namely “Integrate Biodiversity into Decision-Making at Every        hayati sebelum kegiatan operasional dilaksanakan. Hal
Level.”                                                             ini selaras dengan Target 14 Kunming–Montreal Global
                                                                    Biodiversity Framework (GBF) yang menekankan integrasi
                                                                    keanekaragaman hayati dalam pengambilan keputusan di
                                                                    seluruh tingkatan.

Further, this planning framework is translated into a structured    Lebih lanjut, kerangka perencanaan tersebut diterjemahkan
management mechanism through the Biodiversity Risk                  dalam mekanisme pengelolaan terstruktur melalui Biodiversity
Assessment and the Biodiversity Management Action Plan              Risk Assessment dan BMAP. BMAP mencakup lima fokus utama,
(BMAP) The BMAP covers five key areas: management of                yaitu pengelolaan dampak operasional, pengelolaan hutan
operational impacts; management of forests or habitats;             atau habitat, pengelolaan spesies langka, terancam punah,
management of rare, endangered, endemic, and protected              endemik, dan dilindungi (Rare, Endangered, Endemic, and
species (REEPS); stakeholder engagement; and community              Protected Species/REEPS), pelibatan pemangku kepentingan,
participation. These efforts are expected to contribute to the      serta partisipasi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat
attainment of the Kunming-Montreal GBF’s 4th target, namely         mendukung capaian target 4 Kunming GBF, yakni Menghentikan
Preventing Species Extinction, Protecting Genetic Diversity,        Kepunahan Spesies, Melindungi Keanekaragaman Genetik, dan
and Managing Human-Wildlife Conflicts. [OJK F.9]                    Mengelola Konflik Manusia–Satwa Liar. [OJK F.9]

During the field implementation phase, particularly during          Pada tahap implementasi di lapangan khususnya saat
land clearing, the Company conducts an Initial Baseline Survey      pembukaan lahan, Perusahaan melaksanakan Initial Baseline
to identify the baseline conditions of biodiversity and minimize    Survey untuk mengidentifikasi kondisi awal keanekaragaman
the impact of land clearing activities on the ecosystem. AMI        hayati dan meminimalkan dampak kegiatan pembukaan lahan
also implements proactive conservation efforts for endemic          terhadap ekosistem. AMI juga menerapkan upaya konservasi
plants to preserve biodiversity, particularly plant species found   proaktif terhadap tanaman endemik untuk menjaga keragaman
only in specific locations. Plant conservation activities are       hayati, terutama jenis tanaman yang hanya dapat ditemukan di
carried out through three main stages: inventory, rescue, and       lokasi tertentu. Kegiatan konservasi tanaman dilakukan melalui
relocation (transplantation). [OJK F.9, F.10]                       tiga tahapan utama, yaitu pendataan, penyelamatan, dan
                                                                    pemindahan (transplantasi). [OJK F.9, F.10]

The effectiveness of biodiversity management is measured            Efektivitas pengelolaan keanekaragaman hayati diukur
using quantitative and qualitative success indicators.              melalui indikator keberhasilan kuantitatif dan kualitatif.
Quantitatively, the indicators used include increases in species    Secara kuantitatif, indikator yang digunakan meliputi
diversity and population indices—based on the Shannon-              peningkatan indeks keanekaragaman dan populasi spesies
Wiener index—as well as the area preserved as natural habitat.      mengacu pada indeks Shannon-Wiener serta luas area yang
In addition to conservation efforts aimed at protecting plant       dipertahankan sebagai habitat alami. Selain upaya konservasi
diversity, the Company also manages and monitors the wildlife       terhadap keanekaragaman flora, Perusahaan juga melakukan




130                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 131
01      02     03      04     05      06      07     08 09 10 11




that is part of the ecosystem in its operational areas. In this      pengelolaan dan pemantauan terhadap fauna yang menjadi
context, one of the indicators used is the number of sambar          bagian dari ekosistem di wilayah operasional. Dalam konteks
deer (Cervus unicolor) bred at the MC breeding facility, which       ini, salah satu indikator yang digunakan adalah jumlah
has obtained a permit from the Central Kalimantan Natural            perkembangbiakkan rusa sambar (Cervus unicolor) di fasilitas
Resources Conservation Agency by 2025. There were nine               penangkaran MC yang telah memperoleh izin dari Balai
sambar deer being kept at the breeding facility during the           Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah pada tahun
reporting period. Meanwhile, from a qualitative perspective,         2025. Terdapat sembilan ekor rusa sambar yang dipelihara di
the Company utilizes employee observation reports submitted          fasilitas penangkaran pada periode pelaporan. Sementara itu,
through the internal monitoring platform OKE HATI as part            secara kualitatif, Perusahaan memanfaatkan laporan temuan
of a participatory monitoring system. Through this platform,         karyawan yang disampaikan melalui platform pemantauan
employees are encouraged to take part in biodiversity                internal OKE HATI sebagai bagian dari sistem pemantauan
monitoring in the workplace through this platform by reporting       partisipatif. Melalui platform ini, karyawan didorong untuk
the findings of biodiversity-related observations and incidents.     berpartisipasi dalam pemantauan keanekaragaman hayati
The information is then followed up promptly and accurately          di lingkungan kerja dengan melaporkan hasil pengamatan
to support conservation efforts. [GRI 101-1]                         maupun insiden terkait keanekaragaman hayati. Informasi
                                                                     tersebut kemudian ditindaklanjuti secara cepat dan tepat guna
                                                                     mendukung upaya konservasi. [GRI 101-1]

These various activities are aimed at achieving measurable           Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk mencapai
management goals for significant impacts, manifested through         tujuan pengelolaan dampak signifikan secara terukur yang
the implementation of baseline surveys to identify affected          diwujudkan melalui pelaksanaan survei rona awal untuk
species, as well as the rescue and replanting of local plants in     mengidentifikasi spesies terdampak serta penyelamatan dan
accordance with standard operating procedures, biodiversity          pembibitan kembali tanaman lokal sesuai SOP, pemantauan
monitoring every semester involving an independent team of           keanekaragaman hayati setiap semester dengan melibatkan
experts, implementation of the OKE HATI program to increase          tim ahli independen, pelaksanaan program OKE HATI untuk
employee awareness and participation in reporting biodiversity       meningkatkan kesadaran dan partisipasi karyawan dalam
findings, construction of a sambar deer restocking facility in       pelaporan temuan keanekaragaman hayati, pembangunan
the Lampunut area, the designation of high-biodiversity zones        fasilitas restocking rusa sambar di area Lampunut, penetapan
to be preserved as sources of reclamation seedlings, as well as      zonasi area dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi
monitoring activities such as the installation of camera traps       yang dipertahankan sebagai sumber bibit reklamasi, serta
in reclamation areas and preserved areas on a weekly basis,          kegiatan pemantauan berupa pemasangan camera trap di
followed by daily reporting by employees if they encounter           area reklamasi dan area yang dipertahankan secara berkala
wildlife in the work area, and field surveys conducted with          setiap minggu lalu pelaporan harian oleh karyawan apabila
consultants or expert teams every six months. Examples of            menemukan fauna di area kerja, hingga kegiatan survei
affected plant species that have been saved include orchids          lapangan bersama konsultan atau tim ahli setiap enam bulan
(Orchidaceae), ulin or Bornean ironwood (Eusideroxylon               sekali. Contoh spesies tumbuhan terdampak yang pernah
zwageri), and meranti (Shorea spp.). Meanwhile, some animal          diselamatkan antara lain adalah anggrek (Orchidaceae), ulin
species identified during monitoring activities include the sun      (Eusideroxylon zwageri) dan meranti (Shorea spp.). Sementara
bear (Helarctos malayanus), the rhinoceros hornbill (Buceros         itu, beberapa spesies satwa yang teridentifikasi dalam kegiatan
rhinoceros), and the maroon langur (Presbytis rubicunda).            pemantauan antara lain adalah beruang madu (Helarctos
[GRI 101-1]                                                          malayanus), rangkong badak (Buceros rhinoceros), dan lutung
                                                                     merah (Presbytis rubicunda). [GRI 101-1]

The results of this monitoring serve as the basis for developing     Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan
mitigation measures to address potential interactions between        langkah mitigasi terhadap potensi interaksi antara aktivitas
operational activities and wildlife. Mitigation efforts to address   operasional dan satwa liar. Di MC dan LC, upaya mitigasi
negative wildlife interactions are being implemented at MC           interaksi negatif satwa liar dilakukan antara lain melalui
and LC through the construction of arboreal bridges to serve         pembangunan jembatan satwa (arboreal bridge) sebagai
as wildlife crossings, as well as genetic conservation efforts       jalur perlintasan satwa liar, serta konservasi genetik melalui
involving the collection of local plant seedlings from cleared       penyelamatan bibit tanaman lokal dari area bukaan lahan
areas for cultivation in nurseries and subsequent replanting.        untuk kemudian dibudidayakan di nursery dan ditanam
These efforts also support Target 4 of the Kunming GBF: Halt         kembali. Upaya-upaya ini juga mendukung Target 4
Species Extinction, Protect Genetic Diversity, and Manage            Kunming GBF, yakni Menghentikan Kepunahan Spesies,
Human-Wildlife Conflicts.                                            Melindungi Keanekaragaman Genetik, dan Mengelola Konflik
                                                                     Manusia–Satwa Liar.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  131
Page 132
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




In keeping with this comprehensive approach, the Company                   Sebagai bagian dari pendekatan yang komprehensif,
has also identified various operational activities that could              Perusahaan juga mengidentifikasi berbagai kegiatan
potentially impact flora, fauna, and aquatic life, and has                 operasional yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap
established appropriate mitigation measures. A summary of                  flora, fauna, maupun biota perairan, serta menetapkan
these activities, their potential impacts, and mitigation efforts          langkah mitigasi yang sesuai. Ringkasan identifikasi kegiatan,
                                                                           potensi dampak, dan upaya mitigasi tersebut disajikan pada
is presented in the following table.
                                                                           tabel berikut.


Mitigation of the Impacts of Operational Activities towards Biodiversity
Mitigasi Dampak dari Aktivitas Operasional terhadap Keanekaragaman Hayati [OJK F.9]
      Activity                  Potential Impacts                                            Impact Mitigations
      Kegiatan                   Potensi Dampak                                               Mitigasi Dampak

 Port operations       Decline in the abundance and •                 Constructing slope drains (contour drains) to channel rainwater toward
 Operasional           species diversity of aquatic biota.            the base of the slope.
 pelabuhan             Penurunan      kelimpahan      dan             Membuat saluran slope drain (contour drain) untuk mengalirkan air
                       spesies keanekaragaman hayati                  hujan menuju ke kaki slope.
                       jenis biota air.                    •          Building temporary sedimentation ponds (check dams) at the end of
                                                                      diversion channels at the slope base to settle sediments, along with
                                                                      regular maintenance and dredging.
                                                                      Membuat kolam endapan sementara (check dam) pada ujung saluran
                                                                      diversi di kaki slope untuk mengendapkan sedimen dan melakukan
                                                                      pemeliharan serta pengerukan sedimen.
                                                                  •   Constructing sedimentation ponds to collect runoff water before it is
                                                                      discharged into natural water bodies.
                                                                      Membuat kolam pengendap lumpur untuk menampung air limpasan
                                                                      sebelum dilepas ke badan air.
                                                                  •   Installing chutes to collect and channel coal spillage along conveyor
                                                                      systems.
                                                                      Memasang talang untuk menampung dan mengalirkan ceceran batu
                                                                      bara metalurgi pada konveyor.

 Topsoil Stripping     •    Disturbance      to     terrestrial   •   Conducting pre-clearing observations.
 and Storage                fauna and flora.                          Melakukan observasi sebelum pembukaan lahan.
 Pengupasan      dan        Gangguan terhadap fauna               •   Inventorying priority species and protecting core habitats.
 penyimpanan tanah          terestrial dan flora.                     Melakukan inventarisasi spesies prioritas dan perlindungan habitat
 pucuk                 •    Decline in the abundance and              utama
                            species diversity of aquatic          •   Installing informational signage prohibiting wildlife hunting.
                            biota.                                    Membuat papan informasi larangan berburu satwa liar.
                            Penurunan kelimpahan dan              •   Installing boundary markers around designated areas.
                            spesies keanekaragaman                    Memasang tanda tata batas area.
                            hayati jenis biota air.               •   Collecting seedlings of protected plant species found during
                                                                      observations.
                                                                      Mengumpulkan bibit semai flora dilindungi yang ditemukan pada saat
                                                                      observasi.
                                                                  •   Constructing slope drains (contour drains) to channel rainwater toward
                                                                      the base of the slope.
                                                                      Membuat saluran slope drain (contour drain) untuk mengalirkan air
                                                                      hujan menuju ke kaki slope.




132                                                                                 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 133
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11




 Road construction      •   Disturbance       to terrestrial •       Ensuring that land clearing is conducted in accordance with established
 Pembangunan jalan          fauna and flora.                         procedures and regulations.
                            Gangguan terhadap fauna dan              Memastikan pembukaan lahan mengacu pada prosedur dan peraturan.
                            flora terestrial.                •       Installing boundary markers around designated areas.
                                                                     Memasang tanda tata batas area.
                                                                 •   Conducting pre-clearing observations.
                                                                     Melakukan observasi sebelum pembukaan lahan.
                                                                 •   Inventorying priority species and protecting core habitats.
                                                                     Melakukan inventarisasi spesies prioritas dan perlindungan habitat
                                                                     utama.
                                                                 •   Constructing arboreal bridges as alternative crossings for wildlife.
                                                                     Membuat arboreal bridge sebagai alternatif perlintasan fauna.
                                                                 •   Collecting seedlings of protected plant species found during
                                                                     observations.
                                                                     Mengumpulkan bibit semai flora dilindungi yang ditemukan pada saat
                                                                     observasi.

 Development            •   Disturbance     to  terrestrial      •   Conducting pre-clearing observations.
 of main and                fauna and flora.                         Melakukan observasi sebelum pembukaan lahan.
 supporting                 Gangguan terhadap fauna              •   Inventorying priority species and protecting key habitats.
 infrastructure             terestrial dan flora.                    Melakukan inventarisasi spesies prioritas dan perlindungan habitat
 Pembangunan            •   Decline in the abundance and             utama.
 infrastruktur utama        species diversity of aquatic         •   Installing informational signs prohibiting wildlife hunting.
 dan pendukung              biodiversity.                            Membuat papan informasi larangan berburu satwa liar.
                            Penurunan kelimpahan dan             •   Installing boundary markers around designated areas.
                            spesies       keanekaragaman             Memasang tanda tata batas area.
                            hayati jenis biota air.              •   Collecting seedlings of protected plant species found during
                                                                     observations.
                                                                     Mengumpulkan bibit semai flora dilindungi yang ditemukan pada saat
                                                                     observasi.
                                                                 •   Constructing slope drains (contour drains) to direct rainwater toward
                                                                     the base of the slope.
                                                                     Membuat saluran slope drain (contour drain) untuk mengalirkan air
                                                                     hujan menuju ke kaki slope.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                           133
Page 134
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




 Post-mining land      •    Enhancement of terrestrial       •   Conserving identified biodiversity.
 reclamation                flora diversity                      Melakukan konservasi keanekaragaman hayati yang teridentifikasi.
 Reklamasi lahan            Peningkatan keanekaragaman       •   Establishing a biodiversity conservation area in the form of an
 pascatambang               flora terestrial                     arboretum.
                       •    Increase in the biodiversity         Membangun tempat konservasi keanekaragaman hayati arboretum.
                            index value                      •   Stabilizing slopes in areas with steep gradients.
                            Meningkatkan nilai indeks            Melakukan penstabilan lereng pada areal dengan tingkat kemiringan
                            keanekaragaman        hayati         yang curam.
                                                             •   Utilizing locally available plant species from the surrounding mining
                                                                 area to increase the likelihood of planting success.
                                                                 Memanfaatkan tanaman yang tersedia di area sekitar tambang untuk
                                                                 meningkatkan probabilitas keberhasilan penanaman.

 Aquatic biota         The biodiversity index value for •        Treating both runoff water and domestic wastewater before discharge
 disturbance           aquatic biota falls within the            to surface water bodies.
 Gangguan biota air    moderate and stable category.             Melakukan pengolahan air, baik dari air limpasan maupun air limbah
                       Nilai indeks keanekaan jenis biota        domestik sebelum dibuang ke permukaan.
                       air dalam kategori sedang dan •           Conducting daily and monthly monitoring of treated wastewater
                       stabil.                                   quality.
                                                                 Melakukan pemantauan harian dan bulanan pada hasil pengolahan
                                                                 limbah cair.
                                                             •   Periodically monitoring aquatic biota in rivers potentially affected by
                                                                 mining activities.
                                                                 Melakukan pemantauan biota air secara berkala pada sungai sungai
                                                                 yang berpotensi terdampak aktivitas pertambangan.


Furthermore, to support biodiversity conservation, MC                 Selain pengelolaan berbasis mitigasi dampak operasional, MC
maintains an arboretum that serves multiple strategic                 memiliki arboretum yang berfungsi sebagai:
functions:

•   Acting as a conservation center for flora and fauna               •   Sarana konservasi keanekaragaman hayati flora dan fauna
    biodiversity
•   Providing a habitat and sanctuary for protected and               •   Habitat atau kantong satwa bagi spesies yang dilindungi
    endemic species                                                       maupun endemik
•   Serving as an educational tourism (edutourism) site               •   Sarana wisata edukasi (edutourism)
•   Functioning as a source of local plant seedlings for future       •   Sumber bibit tumbuhan lokal yang berpotensi untuk
    development in the MC nursery                                         dikembangkan di nursery MC

MC also built six arboreal bridges along its hauling roads in         MC juga membangun enam arboreal bridge di sepanjang
2020. These bridges serve as wildlife corridors, enabling             jalan hauling pada tahun 2020 yang berfungsi sebagai
animals to safely migrate between habitats. Monitoring data           jalur perlintasan satwa liar (wildlife corridor), sehingga
shows that the long-tailed macaque (Macaca fascicularis) is           memungkinkan satwa berpindah dengan aman dari satu
among the species actively utilizing these structures.                habitat ke habitat lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan,
                                                                      salah satu spesies yang teridentifikasi memanfaatkan fasilitas
                                                                      ini adalah monyet ekor panjang (Macaca fascicularis).

The Company, in collaboration with external experts, regularly        Perusahaan telah melakukan pemantauan keanekaragaman
conducts biodiversity monitoring and evaluates the identified         hayati bersama tim ahli eksternal serta mengevaluasi
species based on the International Union for Conservation of          spesies yang teridentifikasi dengan mengacu pada kategori
Nature (IUCN) Red List and the Ministry of Environment and            International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red
Forestry Regulation No. 106 of 2018 regarding the Second              List dan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018 tentang
Amendment to the Regulation of the Minister of Environment            Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
and Forestry Number P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018                   dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018
concerning Protected Species of Plants and Animals. Overall,          tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Secara
there are 285 plants and 266 wildlife in the IUCN Red List            keseluruhan, terdapat 285 tumbuhan dan 266 satwa dalam
categories recorded by the Company. These vegetation and              kategori IUCN Red List yang dicatat Perusahaan. Tumbuhan
wildlife are divided into the classifications of least concern,       dan satwa ini dibagi dalam klasifikasi risiko rendah, hampir
near threatened, vulnerable, endangered, and critically               terancam, rentan, terancam punah, hingga kritis. [GRI 101-5]
endangered. [GRI 101-5]

134                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 135
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11




Biodiversity Monitoring Results for 2025
Hasil Pemantauan Keanekaragaman Hayati Tahun 2025

                   IUCN Category
                                                          Flora Terrestrial   Avifauna   Mammalia   Herpetofauna
                    Kategori IUCN

 Critically Endangered (CR)
                                                                 3              1          1            0
 Kritis (CR)

 Endangered (EN)
                                                                 1              1          6            1
 Terancam Punah (EN)

 Vulnerable (VU)
                                                                 23             9         10            2
 Rentan (VU)

 Near Threatened (NT)
                                                                 8             37          3            0
 Hampir Terancam (NT)




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                 135
Page 136
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Environmental Reclamation                                             Reklamasi dan Rehabilitasi
and Rehabilitation                                                    Lingkungan

AMI conducts reclamation on lands affected by operational             AMI menerapkan kegiatan reklamasi pada lahan yang
activities, aiming to restore and enhance environmental quality       terdampak aktivitas operasional. Reklamasi bertujuan untuk
while reinstating ecosystem functions so that they can function       memulihkan dan meningkatkan kualitas lingkungan serta
as their intended use. In addition to reclamation activities in       mengembalikan fungsi ekosistem agar dapat berfungsi
former mining areas, the Company also implements watershed            kembali sesuai dengan peruntukannya. Selain kegiatan
(DAS) rehabilitation activities to restore and protect the            reklamasi pada area bekas tambang, Perusahaan juga
ecosystem around the operational area. Within the MC and LC           melaksanakan program rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS)
operational zones, these reclamation and rehabilitation efforts       sebagai bagian dari upaya pemulihan dan perlindungan
are integrated sustainably across all mining phases, from             ekosistem di sekitar wilayah operasi. Pada wilayah operasi
exploration through post-mining. This is done to mitigate             MC dan LC, kegiatan reklamasi dan rehabilitasi lingkungan
environmental impacts and ensure the land is restored to an           dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahapan usaha
improved state. To foster synergy and reduce potential trade-         pertambangan mulai dari tahap eksplorasi hingga pasca
offs between biodiversity management and climate change               penambangan untuk meminimalkan dampak lingkungan dan
mitigation, MC undertakes watershed (DAS) rehabilitation              memastikan lahan dapat dikembalikan pada kondisi yang
activities both within post-mining zones and outside                  lebih baik. Untuk mendorong sinergi serta meminimalkan
operational boundaries. This initiative is designed to restore        potensi trade-off antara pengelolaan keanekaragaman hayati
ecosystem functions, manage erosion and sedimentation,                dan dampak perubahan iklim, MC melaksanakan rehabilitasi
and expand vegetation cover, ultimately bolstering landscape          daerah aliran sungai (DAS) di area pascatambang maupun
resilience against extreme climate conditions. Furthermore, in        di luar area operasional. Kegiatan ini bertujuan mendukung
2024, MC conducted a comprehensive study to assess biomass            pemulihan fungsi ekosistem, mengendalikan erosi dan
potential and carbon reserves in both post-mining reclamation         sedimentasi, serta meningkatkan tutupan vegetasi yang dapat
areas and natural forests within its operational areas. [GRI 101-2]   berkontribusi terhadap ketahanan lanskap dalam menghadapi
                                                                      potensi kondisi iklim ekstrem. Selain itu, pada tahun 2024
                                                                      MC juga melakukan kajian potensi biomassa dan cadangan
                                                                      karbon di kawasan reklamasi pascatambang serta hutan alam
                                                                      di wilayah operasional MC. [GRI 101-2]

Since the operation phase commenced, MC and LC have                   Sejak awal tahap operasional berlangsung, MC dan LC telah
executed a variety of reclamation activities, encompassing            melaksanakan berbagai kegiatan reklamasi yang mencakup
post-mining land restoration, the replanting of native                pemulihan lahan pascapenambangan, penanaman kembali
vegetation, and the continuous monitoring of plant growth             vegetasi lokal, serta pemantauan pertumbuhan tanaman dan
and wildlife habitat recovery. AMI also carries out seedling          proses pemulihan habitat satwa liar. AMI juga melakukan
enrichment by rescuing local plant seedlings and using                pengayaan bibit dengan penyelamatan bibit tanaman
artificial vegetative methods. All of these activities are carried    lokal dan penggunaan vegetatif buatan. Seluruh kegiatan
out with a sustainability approach and considering local              tersebut dilaksanakan dengan pendekatan keberlanjutan
ecological conditions, so that they are expected to support           dan mempertimbangkan kondisi ekologis setempat,
ecosystem balance while providing long-term benefits for the          sehingga diharapkan dapat mendukung keseimbangan
environment and communities around the operational area.              ekosistem sekaligus memberikan manfaat jangka panjang
During the reporting year, reclamation efforts in the Murung          bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Raya region covered 47.99 hectares currently undergoing               Pada tahun pelaporan, kegiatan reklamasi dilaksanakan di
restoration, primarily focusing on the closure of mined-out           wilayah Murung Raya dengan luas area yang sedang menjalani
areas using standard reclamation methods.                             pemulihan sebesar 47,99 hektare, yang difokuskan pada
                                                                      penutupan bekas lahan tambang melalui metode reklamasi.

Furthermore, the operational reclamation, post-mining                 Selain lahan reklamasi operasional, program reklamasi
reclamation, and watershed rehabilitation programs actively           pascatambang dan rehabilitasi DAS menjadi salah satu
contribute to the goals of the Kunming GBF. Specifically, they        representasi pemenuhan target Kunming GBF, yakni Target 2
align with Target 2 (Restore 30% of all Degraded Ecosystems)          (Memulihkan 30% dari Seluruh Ekosistem yang Terdegradasi)
and Target 3 (Conserve 30% of Land, Waters and Seas). The             dan Target 3 (Melestarikan 30% Wilayah Daratan, Perairan,



136                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 137
01     02        03     04     05        06      07   08 09 10 11




determination of local plant species for revegetation activities           dan Laut). Penentuan jenis tanaman lokal untuk kegiatan
is an embodiment of the spirit of Target 6 (Reduce the                     revegetasi merupakan perwujudan semangat Target 6
Introduction of Invasive Alien Species by 50% and Minimize                 (Mengurangi Introduksi Spesies Asing Invasif Sebesar 50%
Their Impact) in reducing the potential introduction of invasive           dan Meminimalkan Dampaknya) dalam mengurangi potensi
species in post-mining succession areas. The success of these              introduksi spesies invasif di area suksesi pascatambang. Bukti
programs is evident in the expansive scale of the reclamation              pelaksanaan program tersebut tercermin pada luas kegiatan
and watershed rehabilitation activities, as well as the successful         reklamasi dan rehabilitasi DAS serta penggunaan jenis tanaman
cultivation of native species such as Belangeran, Pulai,                   lokal yang ditanam di area rehabilitasi DAS dan kegiatan
Jelutung, and Nyamplung in these areas.                                    reklamasi, yaitu Belangeran, Pulai, Jelutung, Nyamplung, dan
                                                                           lainnya.

The progress of this program is further reflected in the                   Pelaksanaan program ini selanjutnya tercermin dalam target
planned reclamation area targets and achievements. AMI aims                dan capaian luasan reklamasi yang telah direncanakan. AMI
to reclaim an area of 25.63 hectares in MC and 22.36 hectares              menargetkan reklamasi seluas 25,63 hektare di MC dan 22,36
in LC in 2025. The detailed targets and actual achievements                hektare di LC pada tahun 2025. Adapun berikut rincian target
for MC’s reclamation over the past three years are provided                dan realisasi reklamasi MC selama tiga tahun terakhir.
below.

Target and Actual MC Reclamation 2023 - 2025
Target dan Realisasi Reklamasi MC 2023 - 2025
                                               2023                                2024                              2025
   Description      Unit
     Uraian        Satuan                             Percentage                           Percentage                        Percentage
                              Actual        Plan                    Actual        Plan                   Actual      Plan
                                                      Persentase                           Persentase                        Persentase
                              Aktual      Rencana                   Aktual      Rencana                  Aktual    Rencana
                                                          (%)                                  (%)                               (%)
Land Preparation | Persiapan Lahan
Land surface
setting
Pengaturan            ha      11.45           26.56      43          37.08       41.69         89        47,985      50          96
permukaan
tanah
Topsoil
spreading
                      BCM    81,075.18    185,853        44         164,680     125,070       132       335,930    348,180       96
Penghamparan
tanah pucuk
Erosion control and water management | Pengendalian erosi dan pengelolaan air
Drainage
Maintenance
Pengendalian
erosi dan             m3      4,503           4,153      108         3,781       4,169         91        10,717    10,844        99
pengelolaan air
(pemeliharaan
drainase)
Drop structure
construction
                      Unit      15             12        125          23           12         192          6          6          100
Bangunan
struktur drop
Nursery and
Seedling
                   Trees
Production                   142,141      111,577        127        37,080       26,056       142        60,961    52,742        116
                   Pohon
Pembibitan dan
perawatan
Planting and Maintenance | Penanaman dan pemeliharaan
Cultivation        Trees
                              51,825      25,038         207        35,918       26,056       138        40,683    49,407        82
Budidaya           Pohon




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         137
Page 138
08         Responsible Environmental Management
           Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Along with the implementation of land reclamation in areas           Seiring dengan pelaksanaan reklamasi lahan pada area
affected by mining activities, AMI recognizes that true              terdampak kegiatan pertambangan, AMI memandang bahwa
environmental recovery extends beyond merely restoring               pemulihan lingkungan tidak hanya terbatas pada pengembalian
post-mining land functions. In specific regions, particularly        fungsi lahan pascatambang. Pada wilayah tertentu, khususnya
those within designated forest areas, recovery efforts are           yang berada di dalam kawasan hutan, upaya pemulihan juga
also carried out through ecosystem rehabilitation integrated         dilakukan melalui rehabilitasi ekosistem yang terintegrasi
with regional hydrological systems. Therefore, in addition           dengan sistem hidrologi regional. Oleh karena itu, selain
to reclamation in operational areas, AMI also carries out            reklamasi pada area operasional, AMI juga melaksanakan
Watershed (DAS) rehabilitation as part of efforts to preserve        rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bagian dari
the environmental equilibrium surrounding its operational            upaya menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar wilayah
area.                                                                operasi.

AMI’s subsidiaries that have the Approvel for the Use of             Anak perusahaan AMI yang memiliki Kepersetujuaan
Forest Areas carry out watershed rehabilitation in accordance        Penggunaan Kawasan Hutan melaksanakan rehabilitasi DAS
with the Minister of Environment and Forestry Regulation No.         sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan
P.59/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 regarding Planting                  Kehutanan Nomor P.59/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019
in the Context of Watershed Rehabilitation. This initiative is       tentang Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran
designed to restore and enhance watershed functionality by           Sungai. Kegiatan ini bertujuan memulihkan dan meningkatkan
protecting water quality, controlling erosion, and improving         fungsi DAS melalui perlindungan kualitas air, pengendalian
soil structure. Watershed rehabilitation from the Company            erosi, serta perbaikan struktur tanah. Melalui rehabilitasi DAS,
also bolsters flood control measures, sustains soil fertility, and   Perusahaan juga mendukung pengendalian banjir, menjaga
optimizes water management in the vicinity.                          kesuburan tanah, serta memperbaiki tata kelola air di wilayah
                                                                     sekitar.

MC and LC are mandated to rehabilitate a combined total of           MC dan LC masing-masing memiliki kewajiban rehabilitasi
approximately 6,716 hectares of watershed area in Central            daerah aliran sungai (DAS) di Kalimantan Tengah dengan total
Kalimantan. This watershed designated area is divided into           luas sekitar 6.716 hektare. Area rehabilitasi DAS MC dan LC
23 blocks, comprising 19 blocks for MC (5,788 hectares) and          mencakup 23 blok, yang terdiri atas 19 blok MC seluas 5.788
4 blocks for LC (928 hectares). MC and LC have completed             hektare dan 4 blok LC seluas 928 hektare. MC dan LC telah
land rehabilitation of 3,524.27 hectares and 928 hectares,           merealisasikan rehabilitasi lahan masing-masing seluas 3.524,27
respectively, bringing the total to 4,452.27 hectares. Of            hektare dan 928 hektare, sehingga total mencapai 4.452,27
this total, 3,418.65 hectares have been handed over to the           hektare. Dari total tersebut, seluas 3.418,65 hektare telah
government.                                                          diserahterimakan kepada pemerintah.



Fire Risk Management                                                 Pengelolaan Risiko Kebakaran

AMI remains deeply committed to environmental sustainability,        AMI berkomitmen menjaga keberlanjutan lingkungan,
notably through rigorous mitigation of forest and land fires         termasuk melalui upaya mitigasi kebakaran hutan dan
(karhutla) in the vicinity of its operations. The Company            lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasional. Perusahaan
acknowledges that such fires not only severely threaten local        memahami bahwa karhutla tidak hanya menimbulkan
ecosystems but also compromise public health, workplace              risiko serius terhadap ekosistem, tetapi juga berdampak
safety, and overall business continuity. Therefore, prevention       pada kesehatan masyarakat, keselamatan kerja, serta
and preparedness for forest and land fires are an important          keberlangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu,
part of environmental risk management.                               pencegahan dan kesiapsiagaan karhutla menjadi bagian
                                                                     penting dari pengelolaan risiko lingkungan.




138                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 139
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11




AMI has enacted comprehensive measures to minimize both               AMI melaksanakan berbagai langkah untuk mengurangi potensi
the likelihood and the impact of these forest and land fires.         dan dampak kebakaran hutan dan lahan. Salah satu upaya
One of the efforts made is holding disaster preparedness drills       yang dilakukan adalah penyelenggaraan apel siaga bencana
which mobilize internal personnel and ensure all necessary            yang melibatkan personel internal serta kesiapan sarana dan
facilities and infrastructure are fully operational. These drills     prasarana. Kegiatan ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan
are closely coordinated with regional fire mitigation strategies,     upaya penanggulangan kebakaran di tingkat daerah, khususnya
particularly in Murung Raya Regency, Central Kalimantan, to           di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, untuk
guarantee a rapid and effective response to any fire incidents.       memastikan kesiapan tim dalam merespons kejadian karhutla
                                                                      secara cepat dan efektif.

AMI also actively participates in the ESDM Disaster                   AMI juga berpartisipasi dalam kegiatan Siaga Bencana ESDM
Preparedness initiative for forest and land fires in                  untuk kebakaran hutan dan lahan yang diselenggarakan di
Palangkaraya City. During this event, the Company deployed            Kota Palangkaraya. Dalam kegiatan tersebut, Perusahaan
a specialized team of firefighters and medical professionals          mengerahkan satu tim yang terdiri dari personel pemadam
to assist firefighting activities and initial handling for affected   kebakaran dan tenaga medis untuk mendukung kegiatan
communities, in collaboration with local governments and              pemadaman serta penanganan awal bagi masyarakat
related agencies.                                                     terdampak, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan
                                                                      instansi terkait.

In the area around the mine, AMI also helped handle land              Di wilayah sekitar tambang, AMI turut membantu penanganan
fires that occurred in the community. The Company mobilized           kebakaran lahan yang terjadi di masyarakat. Perusahaan
available operational equipment and personnel to support              mengerahkan peralatan operasional dan personel yang tersedia
firefighting efforts and reduce the impact of fires on the            untuk mendukung upaya pemadaman serta mengurangi
community and surrounding environment.                                dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan
                                                                      sekitar.

These firefighting prevention measures are part of AMI’s              Upaya penanggulangan kebakaran tersebut menjadi bagian
operational environmental risk management. Looking ahead,             dari pengelolaan risiko lingkungan operasional AMI. Dalam
the Company is advancing a stakeholder engagement model               jangka panjang, Perusahaan juga mengembangkan pendekatan
for environmental management. The management and                      pelibatan pemangku kepentingan dalam pengelolaan
recovery of post-mining land are recognized as one of the             lingkungan. Pengelolaan dan pemulihan lahan pascatambang
steps to reduce ecosystem vulnerabilities, including future           dipandang sebagai salah satu langkah untuk mengurangi
risk of land degradation and fires. Thus, experience from             kerentanan ekosistem, termasuk risiko degradasi lahan dan
handling fire risks is also taken into consideration in planning      kebakaran di masa mendatang. Oleh karena itu, pengalaman
rehabilitation and post-mining land management.                       dari penanganan risiko kebakaran turut menjadi pertimbangan
                                                                      dalam perencanaan rehabilitasi dan pengelolaan lahan
                                                                      pascatambang.



Environmental Complaint and Handling Channels
Saluran Pengaduan dan Penanganan Lingkungan [GRI 2-25, 2-26, 2-27]
To uphold strict compliance with environmental laws and               Untuk menjunjung tinggi kepatuhan terhadap peraturan
regulations, AMI has established dedicated channels for               perundang-undangan di bidang lingkungan, AMI menyediakan
environmental complaint and incident handling. This channel           saluran pengaduan dan penanganan lingkungan. Saluran ini
provides space for surrounding communities and other                  memberikan ruang bagi masyarakat sekitar dan pemangku
stakeholders to convey complaints, input, or reports regarding        kepentingan lainnya untuk menyampaikan keluhan, masukan,
the potential environmental impacts of operational activities         atau laporan terkait potensi dampak lingkungan dari
and/or other environmental-related reports.                           kegiatan operasional dan/atau perihal laporan lainnya terkait
                                                                      lingkungan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                   139
Page 140
08        Responsible Environmental Management
          Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab




Upon receiving complaints, the Company will record, verify,       Jika ada pengaduan yang diterima, Perusahaan akan
and address the issue through a structured mechanism in           mencatat, melakukan verifikasi, dan menindaklanjuti melalui
accordance with internal procedures and applicable regulatory     mekanisme yang terstruktur sesuai dengan prosedur internal
provisions. The Company will evaluate the substance of the        dan ketentuan regulasi yang berlaku. Perusahaan akan
complaint to ensure that every environmental issue is handled     melakukan evaluasi terhadap substansi pengaduan untuk
in a timely, proportional manner, and align with environmental    memastikan bahwa setiap isu lingkungan ditangani secara
compliance standards.                                             tepat waktu, proporsional, dan sejalan dengan standar
                                                                  kepatuhan lingkungan.

The management of the complaint channel is integrated             Pengelolaan saluran pengaduan terintegrasi dengan sistem
with the environmental compliance system, so that every           kepatuhan lingkungan, sehingga setiap pengaduan sebagai
complaint is part of the process of monitoring and controlling    bagian dari proses pemantauan dan pengendalian kinerja
environmental performance. During the reporting period,           lingkungan. Selama periode pelaporan, Perusahaan tidak
the Company did not receive public complaints concerning          menerima pengaduan masyarakat terkait lingkungan hidup.
environmental issues. [OJK F.16]                                  [OJK F.16]




Environmental Costs
Biaya Lingkungan Hidup
AMI allocates an environmental budget to proactively              AMI mengalokasikan anggaran lingkungan sebagai bagian
prevent and mitigate any potential environmental impacts          dari upaya pencegahan dan mitigasi dampak lingkungan
associated with its operations. This budget underpins a           yang berpotensi timbul dari kegiatan operasional Perusahaan.
wide array of sustainability initiatives, encompassing robust     Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan
waste management, the conservation of natural resources,          berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk pengelolaan limbah,
and targeted programs designed to preserve and elevate            pelestarian sumber daya alam, serta program-program lain
environmental quality. A detailed breakdown of these              yang bertujuan menjaga kualitas lingkungan hidup. Adapun
environmental expenditures over the past 3 (three) years is       biaya lingkungan hidup selama 3 (tiga) tahun disajikan pada
provided in the table below.                                      tabel berikut.


Total Environmental Cost (in Rupiah)
Jumlah Biaya Lingkungan Hidup (dalam Rupiah) [OJK F.4]
             Description
                                                       2023                          2024                               2025
              Deskripsi

 Total Environmental Cost
                                                 51,421,336,286                 67,757,100,312                     73,127,492,911
 Jumlah Biaya Lingkungan Hidup




140                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 141
01     02      03      04     05      06      07     08 09 10 11




                                                   This page is intentionally left blank.
                                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                              141
Page 142

          
Page 143
                    09
Supporting Employee Excellence
    Mendukung Keunggulan Karyawan
Page 144
09         Supporting Employee Excellence
           Mendukung Keunggulan Karyawan




Being a strategic asset for PT Alamtri Minerals Indonesia          Karyawan merupakan aset strategis bagi PT Alamtri Minerals
Tbk (“AMI” or “the Company”), employees take an essential          Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) yang memegang
role in supporting business continuity, achieving operational      peranan penting dalam mendukung kelangsungan usaha,
performance, and creating the company’s long-term value.           pencapaian kinerja operasional, serta penciptaan nilai jangka
Amidst business activity complexities in the mining and mineral    panjang perusahaan. Di tengah kompleksitas kegiatan
management sector, AMI believes that human resources’              usaha di sektor pertambangan dan pengolahan mineral,
quality, as reflected through competence, professionalism,         AMI meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia, yang
and commitment toward safety and governance, are the               tercermin dari kompetensi, profesionalisme, dan komitmen
core factor in maintaining the business competitiveness and        terhadap keselamatan serta tata kelola, menjadi faktor
sustainability. The company, therefore, consistently points        kunci dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha.
employees’ excellence as an integral part of its business          Oleh karena itu, Perusahaan secara konsisten menempatkan
strategy.                                                          keunggulan karyawan sebagai bagian yang tidak terpisahkan
                                                                   dari strategi bisnisnya.

Human Resource & General Affairs (HRGA) division, a unit           Divisi Human Resource & General Affairs (HRGA) sebagai unit
responsible for all employment aspects, is in charge of making     yang bertanggung jawab atas seluruh aspek ketenagakerjaan
sure that the employees’ management runs systematically            bertugas untuk memastikan pengelolaan karyawan berjalan
and in line with the Company’s needs. Human Resource &             secara terstruktur dan selaras dengan kebutuhan Perusahaan.
General Affairs (HRGA) division takes a role in making plan,       Divisi Human Resources & General Affairs (HRGA) berperan
competence development, performance management, and                dalam      perencanaan,      pengembangan        kompetensi,
employees’ right and obligation fulfillment, as well as creating   pengelolaan kinerja, hingga pemenuhan hak dan kewajiban
a safe, inclusive, and conducive work environment. Through         karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang
these functions, HRGA strategically mediates between               aman, inklusif, dan kondusif. Melalui fungsi tersebut, HRGA
management policy and its implementation at the operational        menjadi penghubung strategis antara kebijakan manajemen
level.                                                             dan implementasinya di tingkat operasional.

In line with its commitment to responsible employment              Sejalan dengan komitmen terhadap praktik ketenagakerjaan
practices, AMI complies to all employment’s applied                yang bertanggung jawab, AMI senantiasa mematuhi seluruh
regulation and law. Such compliance is strengthened through        peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan yang
the compilation and application of the Company Regulations,        berlaku. Kepatuhan ini diperkuat melalui penyusunan dan
a shared guidelines for the management and employees in            penerapan Peraturan Perusahaan yang menjadi pedoman
regulating employment relationships, rights and obligations,       bersama bagi manajemen dan karyawan dalam mengatur
as well as rules in the company’s environment. Through a clear     hubungan kerja, hak dan kewajiban, serta tata tertib di
and consistent regulation framework, AMI tries to create a         lingkungan perusahaan. Dengan kerangka regulasi yang
harmonious industrial relationship and support sustainable         jelas dan konsisten, AMI berupaya menciptakan hubungan
employee development.                                              industrial yang harmonis serta mendukung pengembangan
                                                                   karyawan secara berkelanjutan.




144                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 145
01     02      03      04     05      06      07     08      09 10 11


Equality, Diversity, and Prevention of Discrimination
Kesetaraan, Keberagaman, dan Pencegahan Diskriminasi



The company upholds the principle of equality, diversity, and        Perusahaan berkomitmen menjunjung tinggi prinsip
prevention of discrimination in all aspects of employment            kesetaraan, keberagaman, dan pencegahan diskriminasi
management. Equal opportunity is offered to each employee            dalam seluruh aspek pengelolaan ketenagakerjaan.
without any distinction of ethnicities, religions, races, genders,   Setiap karyawan diberikan kesempatan yang setara untuk
ages, and other backgrounds. Such a non-discrimination               berkembang tanpa membedakan suku, agama, ras, gender,
principle is not only stated in the internal policy, but is also     usia, maupun latar belakang lainnya. Prinsip non diskriminasi
a part of the Company’s work culture that upholds fairness,          tersebut tidak hanya dituangkan dalam kebijakan internal,
diversity, and inclusivity. IMORE (Integrity, Meritocracy,           tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja Perusahaan
Openness, Respect, and Excellence) Values become a                   yang menjunjung keadilan, keberagaman, dan inklusivitas.
foundation in building a work environment that respects each         Nilai-nilai IMORE (Integrity, Meritocracy, Openness, Respect,
other and free from any discrimination acts.                         Excellence) menjadi landasan dalam membangun lingkungan
                                                                     kerja yang saling menghormati dan bebas dari segala bentuk
                                                                     perlakuan diskriminatif.

Furthermore, the company carries out socialization and               Untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan secara
strengthens understanding through HR function and bipartite          konsisten, Perusahaan secara berkala melakukan sosialisasi
communication forum in order to make sure that the policy            dan penguatan pemahaman melalui fungsi HR serta forum
is implemented consistently. The company also provides a             komunikasi bipartit. Perusahaan juga menyediakan mekanisme
complaint mechanism through Whistleblowing System and                pengaduan melalui Whistleblowing System dan forum internal
internal forum to guarantee that each discrimination allegation      guna menjamin setiap laporan dugaan diskriminasi dapat
report can be handled transparently and accountably. In this         ditangani secara transparan dan akuntabel. Setiap pelanggaran
case, each violation is followed up through the investigation        ditindaklanjuti melalui proses investigasi sesuai ketentuan yang
process according to the applied provisions by imposing strict       berlaku, dengan penerapan sanksi yang tegas sebagai bentuk
sanctions, as the Company’s commitment in creating a safe,           komitmen Perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja
inclusive, and fair work environment for all the employees. In       yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh karyawan.
the reporting year, no violation concerning discrimination is        Pada tahun pelaporan, tidak ada pelanggaran yang diterima
reported [GRI 3-3, 405-2, 406-1]                                     atau dilaporkan terkait dengan diskriminasi. [GRI 3-3, 405-2, 406-1]



The Company classified employees based on the position               Perusahaan mengelompokkan karyawan berdasarkan level
level which reflects career path and responsiblities in the          jabatan yang mencerminkan jenjang karier dan tanggung
organization. The classifications consist of Entry Level which       jawab dalam organisasi. Klasifikasi tersebut terdiri dari Entry
includes Staff and Non-Staff positions, Mid Level covers             Level yang mencakup Staff dan Non-Staff, Supervisor sampai
Supervisor to Section Head roles, Senior Level consists of           Section Head pada Mid level, Department Head pada Senior
Department Heads, and Executive Level includes Division              Level, serta Executive Level yang mencakup Division Head
Heads to Directors.                                                  sampai Direktur.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       145
Page 146
09             Supporting Employee Excellence
               Mendukung Keunggulan Karyawan




Employee Diversity [OJK C.3.b, F.18] [GRI 2-7, 2-8, 405-1]         Keberagaman Karyawan [OJK C.3.b, F.18] [GRI 2-7, 2-8,
                                                                   405-1] [GRI 12.19.6, 14.21.5]
[GRI 12.19.6, 14.21.5]



Total Employee by Position Level
Total Karyawan Berdasarkan Level Jabatan
                           Job Level
                                                        2023*                                2024*                               2025
                         Level Jabatan
 Entry-Level                                                 165                               253                              1,104
 Mid-Level                                                   342                               484                                564
 Senior-Level                                                41                                 54                                59
 Executive-Level                                              6                                 10                                16
 Total                                                       554                               801                              1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data                *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya



Total Employee by Education
Total Karyawan Berdasarkan Pendidikan
                     Educational Level
                                                        2023*                                2024*                               2025
                    Jenjang Pendidikan
 Doctoral Degree
                                                             0                                     2                                  2
 S3
 Master’s Degree
                                                             25                                36                                 46
 S2
 Bachelor Degree
                                                         313                                   474                                559
 S1
 Diploma
                                                             92                                148                                276
 Diploma
 Senior High, Junior High, and others
                                                         124                                   141                                860
 SMA, SMP, dan lainnya
 Total                                                   554                                   801                              1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data                *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya


Total Employee by Age
Total Karyawan Berdasarkan Usia
                        Age Group
                                                        2023*                                2024*                               2025
                       Kelompok Usia

 18-24                                                       33                                 77                                587

 25-34                                                   254                                   355                                612

 35-44                                                   170                                   247                                393

 45-54                                                       86                                104                                131

 >55                                                         11                                 18                                20

 Total                                                   554                                   801                              1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data                *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya




146                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 147
01        02       03          04         05           06           07              08       09 10 11




Total Employee by Gender
Total Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
                                                 Gender
                                                                                                                                     2023*                       2024*                         2025
                                               Jenis Kelamin

 Male
                                                                                                                                        460                       665                          1,565
 Laki-Laki
 Female
                                                                                                                                        94                        136                          178
 Perempuan
 Total                                                                                                                                  554                       801                          1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data                                                               *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya


Total Employee by Employment Status
Total Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan [OJK C.3.b] [GRI 12.19.6, 14.21.5]
                                                 2023*                                                                2024*                                                     2025
  Employment
     Status                    Jakarta                              Site                             Jakarta                            Site                     Jakarta                        Site
      Status
 Ketenagakerjaan      Male         Female               Male              Female           Male          Female              Male         Female      Male           Female         Male          Female
                     Laki-laki    Perempuan            Laki-laki         Perempuan        Laki-laki     Perempuan           Laki-laki    Perempuan   Laki-laki      Perempuan      Laki-laki     Perempuan
 Permanent
                          50              39                268                28             72               51             318              34        84                76           403            46
 Permanen
 Contract
                          12              13                130                14             41               18             234              33        39                16          1,039           40
 Kontrak

 Total                    62              52                398                42            113               69             552              67       123                92          1,442           86

*Note: There was a recalculation on prior-year data                                                               *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya


Non-Employee Workers
Pekerja yang Bukan Karyawan [GRI 2-8]
                                                Description
                                                                                                                                     2023*                       2024*                         2025
                                                Keterangan

 Total indirect workers whose work is managed by the organization
 Jumlah pekerja yang bukan pekerja langsung dan yang pekerjaannya                                                                       146                       713                          808
 berada di bawah pengelolaan organisasi

 Total non-employee workers to total Company workers
                                                                                                                                        26%                       90%                          46%
 Jumlah pekerja yang bukan karyawan terhadap total karyawan Perusahaan
*Note: There was a recalculation on prior-year data                                                               *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya


Employee Diversity by Level, Operational Area, and Gender
Keberagaman Karyawan Menurut Level, Wilayah Kerja, dan Jenis Kelamin
                                               2023*                                                                2024*                                                       2025

   Job Level               Jakarta                                Site                             Jakarta                           Site                     Jakarta                          Site
 Level Jabatan
                   Male           Female            Male             Female               Male          Female            Male           Female       Male          Female          Male          Female
                  Laki-laki      Perempuan         Laki-laki        Perempuan            Laki-laki     Perempuan         Laki-laki      Perempuan    Laki-laki     Perempuan       Laki-laki     Perempuan
 Entry level          1              6                 141                 17               3                11             206                33       3               16             1,037           48

 Mid level           45              39                234                 24               84               50             317                33       87              65             375             37

 Senior level        13              6                 21                  1                19               7               27                1        21                 9            28             1

 Executive
                      3              1                  2                  0                7                1                2                0        12                 2            2              0
 level
 Total               62              52                398                 42              113               69             552                67      123              92             1,442           86

*Note: There was a recalculation on prior-year data                                                               *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                                                                                              147
Page 148
09             Supporting Employee Excellence
               Mendukung Keunggulan Karyawan




Employee Diversity by Education, Operational Area, and Gender
Keberagaman Karyawan Menurut Pendidikan, Wilayah Kerja, dan Jenis Kelamin
                                          2023                                                      2024                                                           2025
  Educational
     Level                 Jakarta                       Site                      Jakarta                             Site                        Jakarta                         Site
    Jenjang
  Pendidikan        Male        Female        Male          Female          Male            Female          Male           Female        Male          Female          Male           Female
                   Laki-laki   Perempuan     Laki-laki     Perempuan       Laki-laki       Perempuan       Laki-laki      Perempuan     Laki-laki     Perempuan       Laki-laki      Perempuan
Doctoral
Degree                0              0           0               0            2                0              0                 0            2               0             0               0
S3
Master Degree
                      11             5           8               1            12               7              11                6            16              10            14              6
S2
Bachelor
Degree                47             44          188             34           95              55             277               47            100             76           327             56
S1
Diploma
                      3              3           83              3            4                7             130                7             5              6            248             17
Diploma
Senior High,
Junior High,
and others            1              0           119             4            0                0             134                7             0              0            853              7
SMA, SMP,
lainnya
Total                 62             52          398             42          113              69             552               67            123             92           1,442           86




Employee Diversity by Position Level and Age
Keberagaman Karyawan Menurut Jabatan dan Usia
                                                                                                   Organization Levels
                                                                                                    Level Organisasi
         Position Level          Year
                                                      Entry Level                          Mid Level                          Senior Level                   Executive Level              TOTAL
        Jenjang Jabatan         Tahun
                                              Male               Female          Male           Female                  Male         Female             Male          Female
                                             Laki-laki          Perempuan       Laki-laki      Perempuan               Laki-laki    Perempuan          Laki-laki     Perempuan
                                 2025            514                  22           38                13                   0              0                   0                 0           587

18-24                            2024            26                   12           30                  9                  0              0                   0                 0           77

                                 2023            11                   5                9               8                  0              0                   0                 0           33

                                 2025            302                  29           219               60                   2              0                   0                 0           612

25-34                            2024            83                   24           191               53                   4              0                   0                 0           355

                                 2023            63                   14           131               42                   3              1                   0                 0           254

                                 2025            186                  13           145               25                   15             7                   1                 1           393

35-44                            2024            73                   8            126               18                   14             6                   2                 0           247

                                 2023            51                   4            89                12                   9              4                   1                 0           170

                                 2025            38                   0            56                  4                  21             3                   9                 0           131

45-54                            2024            27                   0            49                  3                  19             2                   4                 0           104

                                 2023            17                   0            45                  1                  18             2                   3                 0           86

                                 2025             0                   0                4               0                  11             0                   4                 1           20

>55                              2024             0                   0                5               0                  9              0                   3                 1           18

                                 2023             0                   0                5               0                  4              0                   1                 1           11




148                                                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 149
01      02       03       04         05   06   07      08       09 10 11


Allowances and Remuneration
Tunjangan dan Remunerasi



AMI considers the employees’ right and welfare fulfillment                AMI memandang pemenuhan hak dan kesejahteraan
as a primary foundation in building a strong and competitive              karyawan sebagai fondasi dalam membangun tenaga kerja
employee. In order to support the employees’ body, soul, and              yang tangguh dan berdaya saing. Kebijakan tunjangan dan
financial, as well as to motivate their loyalty, the allowances           remunerasi dirancang secara adil, inklusif, dan kompetitif
and remuneration policy are designed fairly, inclusively, and             untuk mendukung kesejahteraan fisik, emosional, dan
competitively. In this case, the company conducts periodic                finansial karyawan, sekaligus mendorong motivasi serta
remuneration structure review by considering the provisions               loyalitas tenaga kerja. Perusahaan secara berkala melakukan
of laws and regulation, industrial condition, and company’s               peninjauan struktur remunerasi dengan mempertimbangkan
capacity to make sure that the regulation compliance and                  ketentuan peraturan perundang-undangan, kondisi industri,
business competitiveness are balanced.                                    serta kapasitas perusahaan, guna memastikan keseimbangan
                                                                          antara kepatuhan regulasi dan daya saing usaha.

Ratio of Standard Entry-Level Employee Wages by Gender to Regional Minimum Wage
Rasio Standar Upah Karyawan Entry-Level Berdasarkan Jenis Kelamin Terhadap Upah Minimum Regional
[GRI 202-1] [GRI 12.19.2, 14.17.2]

                                                             Ratio of Regional Minimum Wage vs Company Base Salary
                                                                     Rasio Upah Minimum Regional vs Gaji Pokok
        Operational areas
        Wilayah operasional                         2023                             2024                             2025



 Central Kalimantan
                                                    1:1.08                           1:1.03                           1:1.00
 Kalimantan Tengah
 DKI Jakarta                                        1:1.02                           1:1.02                           1:1.01

 North Kalimantan
                                                    1:2.10                           1:1.00                           1:1.00
 Kalimantan Utara


Remuneration policy is applied fairly by granting equal                   AMI menerapkan kebijakan remunerasi yang adil dengan
compensation for the male and female employees. The                       memberikan kompensasi yang setara bagi karyawan laki-laki
determination of wages is further conducted based on the                  dan perempuan. Penetapan upah dilakukan berdasarkan
remuneration scale that considers the individual competences,             skala remunerasi yang mempertimbangkan kompetensi,
responsibility, and contribution without any distinction of               tanggung jawab, dan kontribusi individu, tanpa membedakan
gender, so no wages ratio differences occur between the                   gender, sehingga tidak terdapat perbedaan rasio upah antara
male and female employees. Hence, such policy reflects the                karyawan laki-laki dan perempuan. Kebijakan ini mencerminkan
company’s commitment in upholding fairness, equality, and                 komitmen Perusahaan dalam menjunjung prinsip keadilan,
non-discrimination principles in terms of human resources                 kesetaraan, dan non diskriminasi dalam pengelolaan sumber
management. [OJK F.20] [GRI 202-1]                                        daya manusia. [OJK F.20] [GRI 202-1]

In addition to salary payment that is according to the minimum            Selain pemberian gaji yang memenuhi atau melampaui
regional wages, the Company offers various allowances and                 ketentuan upah minimum regional, Perusahaan menyediakan
facilities to support the employees’ welfare. These allowances            berbagai tunjangan dan fasilitas untuk mendukung kesejahteraan
include special leave, transportation allowance, health                   karyawan. Tunjangan tersebut meliputi, antara lain, cuti khusus,
protection including inpatient and outpatient care, as well as            tunjangan transportasi, perlindungan kesehatan yang mencakup
grief support. Particularly for those working in the operational          layanan rawat inap dan rawat jalan, serta bantuan kedukaan. Bagi
area, the Company also offers site allowance, accommodation               karyawan yang bekerja di lokasi operasional, Perusahaan juga
facility (dormitory), as well as transportation to and from the           menyediakan tunjangan situs, fasilitas akomodasi (mes), serta
work location within a certain period of time. Through such               transportasi menuju dan dari lokasi kerja dalam jangka waktu
comprehensive support, the Company tries to make sure that                tertentu. Melalui penyediaan tunjangan yang komprehensif,
the needs of employees in various levels and employment                   Perusahaan berupaya memastikan bahwa kebutuhan karyawan
status are met proportionally. [GRI 401-2]                                dari berbagai jenjang dan status kepegawaian dapat terpenuhi
                                                                          secara proporsional. [GRI 401-2]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                        149
Page 150
09         Supporting Employee Excellence
           Mendukung Keunggulan Karyawan




Retirement Preparation Program
Program Persiapan Pensiun [GRI 3-3, 201-3, 404-2]



As part of its commitment to long-term employees                   Sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan
well-being, AMI ensures the fulfillment of retirement right        jangka panjang karyawan, AMI memastikan pemenuhan hak
through participation in the Old Age Benefits (JHT) and            pensiun melalui partisipasi dalam program Jaminan Hari Tua
Pension Benefits (JP) organized by BPJS Ketenagakerjaan            (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) yang diselenggarakan oleh
in accordance with prevailing laws and regulations. This           BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan
program aims to provide financial security for employees in        perundang-undangan yang berlaku. Program ini bertujuan
the retirement period.                                             untuk memberikan perlindungan finansial bagi karyawan pada
                                                                   masa purnabakti.

AMI recognizes that employee well-being is an integral             AMI memandang bahwa kesejahteraan karyawan merupakan
component of business sustainability and corporate                 bagian integral dari keberlanjutan usaha dan kinerja
performance. Accordingly, the Company ensures that defined         Perusahaan. Untuk itu, Perusahaan memastikan program
benefit programs for all employees are implemented in              imbalan pasti bagi seluruh pekerja dijalankan sesuai ketentuan
accordance with applicable laws and regulations, including         perundang-undangan, termasuk Undang-Undang No. 6 Tahun
Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government         2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation as Law     Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja
and the Collective Labor Agreement (CLA). All employees are        menjadi Undang-Undang. Seluruh pekerja terdaftar dalam
enrolled in pension programs administered by BP Jamsostek          program pensiun yang dikelola oleh BP Jamsostek, dengan
under a contributory scheme, whereby the Company bears a           skema kontribusi di mana perusahaan menanggung sebagian
portion of the contributions and employees contribute the          iuran dan pekerja menanggung sisanya. Nilai liabilitas imbalan
remainder. The value of employee benefit liabilities recognized    kerja yang diakui pada tahun pelaporan sebesar AS$6,57 juta,
in the reporting year amounting to US$6.57 million, reflecting     mencerminkan komitmen AMI dalam menjamin kesejahteraan
AMI’s commitment to ensuring the sustained well-being of its       karyawan secara berkelanjutan. [GRI 201-3]
employees. [GRI 201-3]

Beyond regulatory compliance, AMI also organizes retirement        Selain pemenuhan kewajiban tersebut, AMI juga
preparation programs within several subsidiaries to equip          menyelenggarakan program persiapan pensiun di beberapa
employees with required knowledge and skills during the            entitas sebagai upaya membekali karyawan dengan
transition period to retirement, addressing financial and          pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam
psychological readiness aspects. Through this approach, AMI        menghadapi masa transisi menuju pensiun, baik dari aspek
strives to drive continued independence and well-being for         finansial maupun kesiapan mental. Melalui pendekatan ini,
employees as they enter retirement period.                         AMI berupaya mendukung karyawan agar tetap mandiri dan
                                                                   sejahtera setelah memasuki masa pensiun.

The Company provides a retirement fund facility to ensure          Perusahaan     menyiapkan     beberapa    program     untuk
the employees’ financial assurance security for employees          mendukung transisi pascapensiun, antara lain bantuan
after retirement. To ensure the fulfilment of retirement rights,   peralihan, pembekalan pengelolaan keuangan, serta program
AMI participates in the Old-Age Security (JHT) and Pension         kewirausahaan. Inisiatif ini dirancang untuk membantu
Security (JP) programs managed by BPJS Ketenagakerjaan             karyawan mencapai stabilitas finansial setelah purnabakti
(Social Security Agency for Employment) based on the               sekaligus membuka peluang agar tetap aktif dan produktif
applicable laws and regulations. All AMI’s employees are           pada fase kehidupan berikutnya. Melalui pendekatan
registered in this retirement program under a contribution         ini, Perusahaan berupaya memastikan keberlanjutan
scheme in which the Company covers part of the contribution        kesejahteraan karyawan tidak hanya selama masa kerja, tetapi
while the remaining portion is borne by employees.                 juga setelah memasuki masa pensiun.




150                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 151
01     02      03      04     05      06      07     08      09 10 11


Maternity Leave
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]



AMI definitely provides maternity leave for female employees       Hak cuti melahirkan bagi karyawan perempuan merupakan hal
as a part of their commitment in supporting work-life balance.     yang pasti bagi AMI, hal tersebut termasuk sebagai bagian
With the adjustment determined by the authorized medical           dari komitmen dalam mendukung keseimbangan kehidupan
workers, the maternity leave is given for 1.5 (one and a half)     kerja dan keluarga. Cuti melahirkan diberikan selama 1,5 (satu
months before and 1.5 (one and a half) months after childbirth     setengah) bulan sebelum dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah
based on the expected date of childbirth. During the leave         persalinan, dengan penyesuaian berdasarkan perkiraan hari lahir
period, the employees continuously receive full salary             yang ditetapkan oleh tenaga medis berwenang. Selama masa
including their rights and other benefits without any reduction    cuti, karyawan tetap menerima upah penuh beserta seluruh
according to the company regulations and applicable laws and       hak dan manfaat lainnya tanpa pengurangan, sesuai dengan
regulations. In addition, labor assistance leave for the male      peraturan perusahaan dan ketentuan perundang-undangan
employees is granted for 2 (two) working days in order to          yang berlaku. Selain itu, cuti pendampingan persalinan bagi
support their parental role in the family.                         karyawan laki-laki selama 2 (dua) hari kerja untuk menghormati
                                                                   peran penting dari orang tua dalam keluarga.

Maternity Leave
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
                          Gender
                                                                   2023                    2024                     2025
                        Jenis Kelamin
 Number of employees entitled to maternity leave
 Karyawan yang berhak mendapat cuti melahirkan
 Male/Laki-laki                                                     419                     557                      470
 Female/Perempuan                                                   66                      86                       47
 Number of employees taking maternity leave
 Karyawan yang mengambil cuti melahirkan
 Male/Laki-laki                                                     12                      30                        4
 Female/Perempuan                                                    1                       2                        2
 Number of employees returning to work during the reporting period after the maternity leave ends
 Karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan setelah cuti melahirkan berakhir
 Male/Laki-laki                                                     12                      30                        4
 Female/Perempuan                                                    1                       2                        2

 Number of employees returning to work after the maternity leave ends, still being employed for 12 months after returning to work
 Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah kembali bekerja

 Male/Laki-laki                                                      5                      12                        4
 Female/Perempuan                                                    3                       1                        2



Commitment to Anti-Child Labor and Anti-Forced Labor
Komitmen Antipekerja Anak dan Antipekerja Paksa [OJK F.19]
Compliance to employment regulation is the Company’s               Perusahaan menjadikan kepatuhan terhadap regulasi
primary principles within all operational activities. Such a       ketenagakerjaan sebagai prinsip utama dalam seluruh
commitment is realized through firm rejection towards all          kegiatan operasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui
forms of child labor and forced labor by establishing clear        penolakan tegas terhadap segala bentuk pekerja anak dan
labor standards integrated in the Company’s regulations.           pekerja paksa dengan menetapkan standar ketenagakerjaan
The company applies a recruitment policy by only accepting         yang jelas dan terinternalisasi dalam peraturan perusahaan.
employee candidates at a minimum age of 18 years and               Perusahaan menerapkan kebijakan rekrutmen yang hanya
ensures that the policy is applied from the initial selection      menerima calon karyawan berusia minimal 18 tahun dan
stage in order to prevent worker exploitation practices.           memastikan kebijakan tersebut diterapkan sejak tahap awal
                                                                   seleksi untuk mencegah praktik eksploitasi tenaga kerja.


Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  151
Page 152
09            Supporting Employee Excellence
              Mendukung Keunggulan Karyawan




Furthermore, the Company also applies transparent                  Selain itu, Perusahaan menerapkan hubungan kerja yang
employment relationships based on mutual agreement                 transparan dan berbasis kesepakatan bersama, di mana seluruh
where all employee recruitments, promotions, and rotation          proses rekrutmen, promosi, dan rotasi karyawan dilaksanakan
processes are carried out through a written agreement that         melalui perjanjian tertulis yang menjamin hubungan kerja yang
guarantees fair, voluntary, and coercion-free employment           adil, sukarela, dan bebas dari unsur pemaksaan. Komitmen ini
relationships. This commitment is strengthened through             diperkuat melalui pemantauan berkelanjutan terhadap praktik
a sustainable monitoring of employment practices, both             ketenagakerjaan, baik dalam operasional internal maupun di
internal operational activities and across the supply chain.       sepanjang rantai pasokan. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan
Throughout 2025, the Company ensures no indications of risks       memastikan tidak terdapat kasus maupun indikasi risiko terkait
concerning child labor and forced labor as an implementation       pekerja anak dan pekerja paksa, sebagai wujud penerapan
of ethical and fair principles in human resource management.       prinsip etika dan keadilan dalam pengelolaan sumber daya
[OJK F.19] [GRI 3-3, 408-1, 409-1]                                 manusia. [OJK F.19] [GRI 3-3, 408-1, 409-1]


Development and Evaluation of Employee Competence
Pengembangan dan Evaluasi Kompetensi Karyawan [OJK F.22] [GRI 404]
To ensure the conformity between the employees’ capabilities       Pengembangan dan evaluasi kompetensi karyawan menjadi
and business needs, development and evaluation of employee         prioritas untuk memastikan keselarasan antara kapabilitas
competence is prioritized. The company encourages all              tenaga kerja dan kebutuhan usaha. Perusahaan mendorong
employees to participate in training and development programs      seluruh karyawan untuk mengikuti program pelatihan dan
based on their predetermined individual development plans          pengembangan sesuai dengan rencana pengembangan
in the Company regulations. The competency development             individu yang ditetapkan dalam peraturan perusahaan.
program is held sustainably through various training, seminars,    Program pengembangan kompetensi diselenggarakan secara
and workshops, including both technical and non-technical          berkelanjutan melalui berbagai pelatihan, seminar, dan
aspects, according to the standards of competency by each          lokakarya yang mencakup aspek teknis maupun non teknis,
job function.                                                      sesuai dengan standar kompetensi pada masing-masing
                                                                   fungsi kerja.

The training program management is coordinated by the              Pengelolaan program pelatihan berada di bawah
Learning and Development (L&D) Department in charge                koordinasi Departemen Learning and Development
of designing and implementing the human resources’                 (L&D) yang bertanggung jawab dalam merancang dan
developmental strategy. As part of a systematic approach,          mengimplementasikan strategi pengembangan sumber daya
the Company performs a periodic competence evaluation              manusia. Sebagai bagian dari pendekatan yang sistematis,
to identify the skill gap, plans individual development, and       Perusahaan secara berkala melakukan evaluasi kompetensi
ensures the effectiveness of the training program implemented.     untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, menyusun
These efforts show the Company commitment in improving             rencana pengembangan individu, serta memastikan
the employees’ quality, productivity, and competitiveness          efektivitas program pelatihan yang dijalankan. Melalui upaya
sustainably. The recapitulation of the number of employees         ini, Perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas,
participating in training along with total training duration and   produktivitas, dan daya saing karyawan secara berkelanjutan.
the average training hours are presented in the following          Rekapitulasi jumlah karyawan yang mengikuti pelatihan
table. [OJK F.18, F.19] [GRI 404-2]                                beserta total jam pelatihan dan rata-rata jam pelatihan
                                                                   disajikan pada tabel berikut. [OJK F.18, F.19] [GRI 404-2]




152                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 153
01       02       03        04       05        06   07   08        09 10 11




In 2025, the number of employees participating in the                   Pada tahun 2025, jumlah karyawan yang mengikuti program
training program and its percentage increased compared to               pelatihan serta persentase partisipasi karyawan tercatat
the previous two years (2023 and 2024), indicating broader              mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 dan 2024,
employee access and participation in the competence                     yang mencerminkan semakin luasnya akses dan partisipasi
development program organized by the Company. The                       karyawan dalam program pengembangan kompetensi yang
recapitulation of the number of employees participating in              diselenggarakan Perusahaan. Rekapitulasi jumlah karyawan
training and its total training duration and average training           yang mengikuti pelatihan beserta total jam pelatihan dan rata-
hours are presented in the following table.                             rata jam pelatihan disajikan pada tabel berikut.

Total Participants by Position Level
Total Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenjang Jabatan
                                                                                                     Total
                             Job Level                                                              Jumlah
                           Level Jabatan
                                                                      2023*                         2024*               2025
 Entry-Level                                                           46                              52                81
 Mid-Level                                                             145                            192               681
 Senior-Level                                                          15                              28                19
 Executive-Level                                                        1                              3                 2
 Total                                                                 207                            275               783
* restatement due to changes in the entity scope                        *restatement karena perubahan cakupan entitas


Employee Average Training Hours by Gender
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Berdasarkan Gender [GRI 404-1]
                  Gender                             Unit/satuan
                                                                             2023*                       2024*          2025
                Jenis Kelamin                        Unit/satuan
 Male                                               jam/karyawan
                                                                              15.2                          20.3         7.2
 Laki-laki                                          jam/karyawan
 Female                                             jam/karyawan
                                                                              16.1                          13.3         16.9
 Perempuan                                          jam/karyawan
* restatement due to changes in the entity scope                        *restatement karena perubahan cakupan entitas


Employee Average Training Hour by Position Level
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Berdasarkan Jenjang Jabatan [GRI 404-1]
                                                                                Average Training Hour per Employee
                             Job Level                                           Rerata Jam Pelatihan per Karyawan
                           Level Jabatan
                                                                      2023                           2024               2025
 Entry-Level                                                          11.2                            6.6               0.7
 Mid-Level                                                            17.0                           23.5               23.0
 Senior-Level                                                         19.4                           40.9               4.0
 Executive-Level                                                       9.3                            6.7               1.9




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                    153
Page 154
09        Supporting Employee Excellence
          Mendukung Keunggulan Karyawan




Employee Training and Development
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
            Description                         Unit
                                                              2023                      2024                       2025
            Keterangan                         Satuan
Average training hour per employee
(hour(s)/employee)                         hour(s)/employee
                                                              15.4                       19.1                       8.0
Rata-rata jam pelatihan per karyawan        jam/karyawan
(jam/karyawan)
Total employee participating in the
training program (person(s))                  person(s)
                                                              207                        275                       783
Jumlah karyawan yang ikut serta                orang
dalam program pelatihan (orang)
Percentage of employee
participating in the training (%)
                                                  %           37%                        34%                       45%
Persentase jumlah karyawan yang
ikut serta dalam pelatihan (%)




154                                                                  Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 155
01     02      03      04     05      06      07     08      09 10 11




AMI conducted various training programs for employees               Dalam tahun 2025, AMI menyelenggarakan berbagai program
throughout 2025. These programs encompassed competence              pelatihan bagi karyawan yang mencakup pengembangan
development to support the improvement of employee                  kompetensi guna mendukung peningkatan kapabilitas dan
capability and performance.                                         kinerja karyawan.

List of Training in 2025
Daftar Pelatihan di Tahun 2025
                                            Training                                              Date of Training
                                            Pelatihan                                             Waktu Pelatihan
                                                                                                    January 2025
Coking Coal Quality CSR - CRI Training
                                                                                                    Januari 2025
First-Level Operational Supervisor Certification                                                   February 2025
Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP)                                                     Februari 2025
                                                                                                     April 2025
PwC Public Training: Accounting 101
                                                                                                     April 2025
                                                                                                     April 2025
Crucial Conversation
                                                                                                     April 2025
                                                                                                     May 2025
Biodiversity Flora Fauna & HCV
                                                                                                     Mei 2025
                                                                                                     May 2025
LKS Bipartit: Communication Strategy and Building Positives Relationship
                                                                                                     Mei 2025
                                                                                                     May 2025
Training Integrated Management System & Business Process Development
                                                                                                     Mei 2025
                                                                                                     June 2025
7 Habits for Managers
                                                                                                     Juni 2025
                                                                                                     June 2025
Basic Management Program
                                                                                                     Juni 2025
                                                                                                     July 2025
Microsoft Excel Intermediate & Advance
                                                                                                     Juli 2025
                                                                                                    August 2025
Communication & Presentation skill
                                                                                                    Agustus 2025
Electrical OHS Expert                                                                               August 2025
Ahli K3 Listrik                                                                                     Agustus 2025
Training & Certification for Persons Responsible for Air Pollution Control (APC)                   October 2025
Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara (PPPU)                      Oktober 2025
Environmental Impact Assessment (EIA)                                                              October 2025
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)                                                        Oktober 2025
                                                                                                   October 2025
Planning Management System
                                                                                                   Oktober 2025
                                                                                                  November 2025
Jetty and Loading Master
                                                                                                  November 2025
Intermediate Operational Supervisor                                                               November 2025
Pengawas Operasional Madya (POM)                                                                  November 2025
Post-Mining Land Reclamation and Rehabilitation                                                   December 2025
Reklamasi dan Rehabilitasi Lahan Pascatambang                                                     Desember 2025
Training & Certification for Persons Responsible for Air Pollution Control (APC)                  December 2025
Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA)                       Desember 2025
Operations for Hazardous and Toxic Waste (HTW) Management                                         December 2025
Operasional Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (OPLB3)                                Desember 2025
                                                                                                  December 2025
Lean Manufacturing: Improving speed, quality and cost competitiveness
                                                                                                  Desember 2025




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                          155
Page 156
09            Supporting Employee Excellence
              Mendukung Keunggulan Karyawan




Furthermore, the Company regularly evaluates the employees’           Selanjutnya, Perusahaan secara rutin melaksanakan penilaian
performance as the foundation in individual development               kinerja karyawan sebagai dasar dalam pengembangan individu
and skill management. Performance evaluation is conducted             dan pengelolaan talenta. Penilaian kinerja dilakukan secara
periodically by covering both work quality and quantity,              periodik dengan mencakup aspek kualitas dan kuantitas
discipline, initiative, as well as leadership aspects, in order to    pekerjaan, kedisiplinan, inisiatif, serta kepemimpinan, guna
ensure conformity between the individual performance and              memastikan keselarasan antara kinerja individu dan tujuan
organization goal. In this case, the evaluation result becomes        organisasi. Hasil penilaian menjadi dasar pemberian apresiasi
the basis of granting appreciation through promotional or             melalui kesempatan promosi atau rotasi jabatan, dengan
position rotation opportunities. It is carried out by considering     mempertimbangkan standar kompetensi dan persyaratan
the competence standard and requirement predetermined.                yang berlaku. Penilaian kinerja dilaksanakan setiap awal tahun
Performance evaluation is conducted every beginning of the            setelah periode kinerja berakhir, termasuk bagi karyawan dari
year after the performance period ends, including for the             pihak berelasi yang berpindah ke Perusahaan. Rincian jumlah
employees from a related party that moves to the company.             karyawan yang telah mengikuti penilaian kinerja disajikan
Detail of the number of employees participating in the                pada tabel berikut. [GRI 404-3]
performance evaluation is presented in the following table.
[GRI 404-3]


Total Employee Passing the Performance Evaluation
Jumlah Karyawan yang Melewati Penilaian Kinerja [GRI 404-3]
                                                            2023                          2024                             2025
                    Job Level
                  Level Jabatan                  Male           Female         Male           Female            Male           Female
                                                Laki-laki      Perempuan      Laki-laki      Perempuan         Laki-laki      Perempuan
 Entry-Level                                      97%              93%          95%              93%            100%              100%
 Mid-Level                                        94%              87%          99%              97%             99%              99%
 Senior-Level                                     100%             100%         100%             100%           100%              100%
 Executive-Level                                  100%             100%         100%             100%           100%              100%




156                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 157
01      02       03        04   05    06      07     08      09 10 11

Industrial Relations
Hubungan Industrial



AMI decides the Company Regulation and Rule as the primary            AMI menetapkan Peraturan Perusahaan dan Tata Tertib
guidelines in managing the work relationship as well as the           sebagai pedoman utama dalam mengatur hubungan kerja,
employees’ right and obligation. Such provisions are compiled         serta hak dan kewajiban seluruh karyawan. Ketentuan tersebut
and validated according to the applied employment laws and            disusun dan disahkan sesuai dengan peraturan perundang-
regulation in order to make sure the protection of employees’         undangan ketenagakerjaan yang berlaku guna memastikan
right and the creating of harmonious, fair, and sustainable           perlindungan hak karyawan dan terciptanya hubungan
industrial relationship. Fairness, equality, and respect principles   industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjutan. Prinsip
toward human right are reflected in the implementation of the         keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak asasi
Company employment regulation although it has not been                manusia tercermin dalam penerapan regulasi ketenagakerjaan
stipulated in a stand-alone Human Right Policy.                       Perusahaan, meskipun belum ditetapkan dalam kebijakan
                                                                      HAM yang berdiri sendiri.

As the realization of commitment towards freedom of                   Sebagai wujud komitmen terhadap kebebasan berserikat dan
association and collective negotiation, the Company supports          perundingan kolektif, Perusahaan mendukung keberadaan
the presence of Bipartite Cooperative Institution as the means        Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit sebagai sarana
of communication, consultation, and deliberation between              komunikasi, konsultasi, dan musyawarah antara manajemen
the management and employees. Bipartite Cooperative                   dan karyawan. LKS Bipartit dibentuk secara demokratis sesuai
Institution is established democratically according to the            dengan ketentuan yang berlaku dan didukung penuh oleh
applied provisions and is fully supported by the management           manajemen melalui partisipasi aktif dalam pertemuan berkala.
through active participation and periodic meetings. In addition,      Selain itu, Perusahaan menyediakan mekanisme komunikasi
the Company provides communication and employment                     dan pengaduan ketenagakerjaan melalui forum HR dan LKS
complaint mechanism through HR and Bipartite Cooperative              Bipartit untuk memastikan penyampaian aspirasi, penyelesaian
Institution forums to guarantee the aspiration conveyment,            isu ketenagakerjaan, serta pencegahan potensi konflik secara
employment issue resolution, and constructive prevention              konstruktif. Perusahaan juga mengkomunikasikan perubahan
of potential conflict. The company also conveys significant           signifikan yang berdampak pada karyawan secara transparan
changes that affect the employees transparently to the related        kepada pemangku kepentingan terkait, sebagai bagian dari
stakeholders as a part of commitment towards openness                 komitmen terhadap keterbukaan dan tata kelola hubungan
and governance of responsible industrial relationship.                industrial yang bertanggung jawab. [GRI 2-30, 402-1, 407-1]
[GRI 2-30, 402-1, 407-1]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                157
Page 158
09         Supporting Employee Excellence
           Mendukung Keunggulan Karyawan




Employee Recruitment and Turnover
Perekrutan dan Perputaran Karyawan [OJK F.18] [GRI 401]



The company has applied an open, objective, and                      Perusahaan menerapkan proses perekrutan yang terbuka,
discrimination-free recruitment process to ensure equal              objektif, dan bebas dari diskriminasi agar memastikan
opportunity for all employee candidates. Each selection              kesetaraan kesempatan kerja bagi seluruh kandidat. Setiap
step is carried out by considering the operational needs and         tahapan seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan
competence as well as relevant qualification. The company            kebutuhan operasional serta kompetensi dan kualifikasi
open an opportunity for the position fulfillment, including at       yang relevan. Perusahaan membuka kesempatan pengisian
managerial level, for both internal and external candidates.         posisi, termasuk pada level manajerial, bagi kandidat internal
The company continuously optimizes the utilization of online         maupun eksternal. Perusahaan terus mengoptimalkan
recruitment platform and digital technology in each initial step     pemanfaatan platform rekrutmen daring dan teknologi
of the selection in order to increase the process efficiency         digital pada tahap awal seleksi guna meningkatkan efisiensi
as well as to widen access towards talent from various               proses serta memperluas akses terhadap talenta dari
background. In addition to recruitment management, the               berbagai latar belakang. Selain pengelolaan perekrutan,
Company also periodically monitors the employees rotation            Perusahaan secara berkala memantau tingkat perputaran
as a part of the efforts in maintaining organization stabilization   karyawan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas
and human resource management effectivity. [GRI 401-1]               organisasi dan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia.
                                                                     [GRI 401-1]


New Employee Recruitment and Employee Turnover
Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan [GRI 401-1] [GRI 12.15.2, 14.17.3]
                                                  Total Employee Exits                                     Total New Hires
           Description                           Jumlah Karyawan Keluar                                 Jumlah Karyawan Masuk
           Keterangan
                                        2023             2024             2025                  2023              2024               2025

 Age
                                          30              171               74                   261               379              1,028
 Usia
 <30                                        7             42                29                   151               153               788

 30-50                                      15            118               37                   102               213               236

 >50                                        8             11                 8                    8                 13                 4

 Gender
                                          30              171               74                   261               379              1,028
 Jenis Kelamin
 Male
                                            24            148               60                   44                317               973
 Pria
 Female
                                            6             23                14                   217                62                55
 Wanita
 Operational Area
 Wilayah operasional                      30              171               74                   261               379              1,028

 Jakarta                                    11            18                15                   35                 67                48

 Site: Kalimantan                           19            153               59                   226               312               980




158                                                                                Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 159
01      02     03      04     05      06      07     08      09 10 11




AMI manages the level of employees rotation sustainably as         AMI mengelola tingkat perputaran karyawan secara
a part of the efforts maintaining organization stabilization       berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas
and business continuity. Monitoring of employee rotation is        operasional dan kesinambungan usaha. Pemantauan
carried out systematically to support the employees planning       perputaran karyawan dilakukan secara sistematis untuk
and increase the employees retention. Work relationship            mendukung perencanaan tenaga kerja dan meningkatkan
termination occurs due to several factors, such as pension,        retensi karyawan. Penghentian hubungan kerja terjadi
end of contract period, and voluntary resignation upon             karena beberapa faktor, antara lain pensiun, berakhirnya
personal consideration. The company makes sure that all work       masa kontrak, serta pengunduran diri secara sukarela atas
relationship termination is carried out according to the applied   pertimbangan pribadi. Perusahaan memastikan bahwa seluruh
provisions of employment regulation, including fulfilment of       proses pengakhiran hubungan kerja dilaksanakan sesuai
normative right for the employee who resigns after submitting      dengan ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku,
written notice according to the predetermined procedure.           termasuk pemenuhan hak normatif bagi karyawan yang
[GRI 401-1]
                                                                   mengundurkan diri setelah menyampaikan pemberitahuan
                                                                   secara tertulis sesuai prosedur yang ditetapkan. [GRI 401-1]
Employee Turnover Rate
Tingkat Perputaran Karyawan [OJK F.18]
              Description                           Unit
                                                                      2023                 2024                  2025
              Keterangan                           Satuan
 Voluntary                                       person(s)
                                                                       17                    23                   51
 Sukarela                                         orang
 Non-voluntary                                   person(s)
                                                                       13                   148                   23
 Nonsukarela                                      orang
 Turnover rate                                     percent
                                                                       3.1                  2.9                   2.9
 Tingkat perputaran                                persen




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                             159
Page 160
09            Supporting Employee Excellence
              Mendukung Keunggulan Karyawan




Reasons for Employee Turnover
Alasan Pergantian Karyawan [OJK F.18]

   Reason for Employee Leaving                       Unit              2023*                          2024*                     2025
     Penyebab Karyawan Keluar                       Satuan     Total            %             Total             %       Total           %
                                                   person(s)
 Project Closure                                                0              0%               0              0%         0            0%
                                                    orang
 Contract Expiration                               person(s)
                                                                1              3%              136            80%         0            0%
 Berakhir Kontrak                                   orang
 Resignation                                       person(s)
                                                                17             57%             23             13%        51            69%
 Mengundurkan diri                                  orang
                                                   person(s)
 PHK                                                            4              13%              7              4%        15            20%
                                                    orang
 Retirement                                        person(s)
                                                                6              20%              5              3%         6            8%
 Pensiun                                            orang
 Unsuccessful Probation                            person(s)
                                                                0              0%               0              0%         1            1%
 Tidak lulus Probation                              orang
 Death                                             person(s)
                                                                0              0%               0              0%         1            1%
 Meninggal dunia                                    orang
 Prolonged Illness                                 person(s)
                                                                1              3%               0              0%         0            0%
 Sakit Berkepanjangan                               orang
 Others                                            person(s)
                                                                1              3%               0              0%         0            0%
 Lain-lainya                                        orang
 Total Employee Exits                              person(s)
                                                                30             100%            171            100%       74            100%
 Jumlah Karyawan yang Keluar                        orang
 Total Employee                                    person(s)
                                                               554                             801                      1,743
 Total Karyawan                                     orang
 Turnover Percentage                               percent
                                                                               3.1%                           2.9%                     2.9%
 Persentase Turnover                               persen
* restatement due to changes in the entity scope                       *restatement karena perubahan cakupan entitas




160                                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 161
01     02      03      04     05      06      07     08      09 10 11




                                                   This page is intentionally left blank.
                                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                              161
Page 162

          
Page 163
               10
Strengthening Occupational
         Health And Safety
      Penguatan Kesehatan dan
            Keselamatan Kerja
Page 164
10           Strengthening Occupational Health and Safety
             Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




Responsible mining practices are inherently linked to the          Praktik penambangan yang bertanggung jawab tidak
consistent and robust implementation of occupational health        terlepas dari penerapan kesehatan dan keselamatan kerja
and safety. In managing health, safety, and environmental          yang kuat dan konsisten. Dalam mengelola aspek kesehatan,
(HSE) aspects, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or the     keselamatan kerja, dan lingkungan hidup (K3LH), PT Alamtri
“Company”) adheres to HSE standards established under the          Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) mengacu
AlamTri Group’s internal regulations, as well as prevailing laws   pada standar K3LH yang ditetapkan dalam peraturan
and regulations. The Company’s HSE framework is structured         internal Grup AlamTri serta ketentuan peraturan perundang-
in reference to key regulatory instruments, including the          undangan yang berlaku. Kerangka penerapan K3LH tersebut
Mineral and Coal Mining Safety Management System (SMKP             mencakup Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan
Minerba); the Minister of Energy and Mineral Resources             Mineral dan Batu Bara (SMKP Minerba), Peraturan Menteri
(ESDM) Regulation No. 26 of 2018 on the Implementation of          Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 26 Tahun 2018
Good Mining Practices and the Supervision of Mineral and           tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan
Coal Mining; the Minister of ESDM Decree No. 1827 K/30/            Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara, serta
MEM/2018 on Guidelines for Good Mining Engineering                 Keputusan Menteri ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 tentang
Practices; and the Minister of ESDM Decree No. 185.K/37.04/        Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik
DJB/2019 on Technical Guidelines for Mining Safety, including      dan Keputusan Menteri ESDM No. 185.K/37.04/DJB/2019
the implementation, assessment, and reporting of the               Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan
SMKP Minerba. The implementation of HSE is carried out             Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan
in a comprehensive and integrated manner, encompassing             Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan
all employees, contractors, and business partners across           Batubara. Penerapan K3LH dilakukan secara menyeluruh dan
the Company’s operational areas. This approach reflects            mencakup seluruh karyawan serta pekerja kontraktor dan
AMI’s commitment to safeguarding workforce well-                   mitra kerja. [OJK F.21] [GRI 2-24, 403-1, 403-8]
being, ensuring operational reliability, and maintaining
compliance with applicable regulatory requirements.
[OJK F.21] [GRI 2-24, 403-1, 403-8]




164                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 165
01       02    03      04     05      06      07     08      09   10 11


HSE Management System
Sistem Manajemen K3LH [GRI 403-1]



The implementation of HSE within the Company is managed in         Pelaksanaan K3LH di Perusahaan dikelola secara terintegrasi
an integrated manner by the Occupational Health and Safety         oleh Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta
(OHS) Department and the Environmental Department. Both            Departemen Lingkungan Hidup. Kedua departemen tersebut
departments are responsible for ensuring the effectiveness of      bertanggung jawab untuk memastikan efektivitas penerapan
HSE implementation through the following measures:                 K3LH melalui langkah-langkah berikut:
1. Ensuring compliance with all HSE laws and regulations,          1. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan
    as well as policies, standards, and technical guidelines           perundang-undangan K3LH, serta kebijakan, standar, dan
    applicable within the Company.                                     pedoman teknis yang berlaku di Perusahaan.
2. Continuously developing human resource competencies             2. Mengembangkan kompetensi sumber daya manusia
    to support the achievement of the Company’s goals and              secara berkelanjutan guna mendukung pencapaian tujuan
    objectives.                                                        dan sasaran perusahaan.
3. Designing and implementing sustainable HSE management           3. Merancang       dan    mengimplementasikan     program
    programs to improve safety and environmental                       pengelolaan K3LH secara berkesinambungan untuk
    performance.                                                       meningkatkan kinerja keselamatan dan lingkungan.
4. Developing HSE management programs based on                     4. Menyusun program pengelolaan K3LH berbasis identifikasi
    the identification of key OHS risks and significant                risiko utama K3 dan dampak signifikan terhadap
    environmental       impacts.                                       lingkungan hidup.
5. Consistently instilling a zero-accident culture and mindset     5. Menanamkan budaya dan pola pikir zero accident secara
    among all employees, including business partners.                  konsisten kepada seluruh karyawan, termasuk mitra kerja.
6. Conducting supervision and guidance for business partners       6. Melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap
    to ensure continuous improvement in HSE performance.               mitra kerja guna memastikan peningkatan kinerja K3LH
                                                                       secara berkelanjutan.
7. Developing and implementing continuous improvement              7. Menyusun dan menjalankan program perbaikan
   programs as part of the commitment to operational                   berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen terhadap
   excellence.                                                         keunggulan      operasional.



Total Covered by the Occupational Health and Safety Management System (OHSMS)
Jumlah Karyawan yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)
                        Employee Status
                                                                      2023                 2024                  2025
                         Status Karyawan

 Total direct employees
                                                                      593                   778                  2,610
 Jumlah karyawan sendiri

 Total contractors/outsourced workers
                                                                      8,895                14,535                14,537
 Jumlah kontraktor/outsource

 Total                                                                9,434                15,313                17,147




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                             165
Page 166
10        Strengthening Occupational Health and Safety
          Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




Charts of HSE Structure and HSE Pillars
Grafik Struktur HSE dan Pilar HSE
                                                              Operation Division Head/
                                                               Mine Engineering Head




                            Enviroment Dept. Head                                                             OHS Dept. Head




                           Enviro       Reclamation &            Watershed                                   Reporting System
  Enviro Section                                                                             OHS                                         ERT
                         Compliance         Rehab                  Rehab                                       & Compliance
      Head                                                                               Section Head                               Section Head
                        Section Head    Section Head            Section Head                                   Section Head




                                             Enviro              Watershed                                      Reporting
   Enviro SPV           Compliance                                                           IHOH SPV                                 ERT SPV
                                            Monitoring            Rehab                                         System &
                           SPV
                                              SPV                  SPV                                        Compliance SPV



                                            Nursery &
                                           Revegetation                                      OHS SPV
                                               SPV



                                           Reclamation
                                          Engineer & land
                                            Preperation
                                               SPV




                                                    To Become a Leading Indonesian
                                                           Mining Company
                                            Menjadi Grup Pertambangan Indonesia yang Terkemuka


                           1                   2                       3                         4                     5

                       Foster HSE         Fullfill HSE          Implement HSE                HSE Risk             Enforce HSE
                       Leadership        Competencies               System                   Control               Discipline

                     Menumbuhkan          Pemenuhan               Pelaksanaan             Pengendalian            Penegakan
                     Kepemimpinan         Kompetensi              Sistem K3LH              Risiko K3LH            Kedisiplinan
                         K3LH               K3LH                                                                     K3LH



                                                          5 Pillars of AlamTri’s HSE
                                                             5 Pilar K3LH AlamTri


                   Natural Resources          Human Resources                  Financial Resources               Bussiness Permit
                   Sumberdaya Alam           Sumberdaya Manusia              Sumberdaya Keuangan                 Perizinan Usaha




166                                                                                    Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 167
01       02       03       04   05    06      07     08      09   10 11




OHS Objectives and Targets                                         Tujuan dan Sasaran K3

The Company establishes occupational health and safety             Perusahaan menetapkan tujuan dan sasaran kesehatan dan
(OHS) objectives and targets as the basis for determining          keselamatan kerja (K3) sebagai landasan dalam penetapan
HSE targets and key performance indicators (KPIs). These           target serta key performance indicators (KPI) K3LH. Sasaran
objectives are aimed at achieving high safety performance,         tersebut diarahkan pada pencapaian kinerja keselamatan
including a zero-accident target for lagging indicators. Such      yang unggul, termasuk target nol kecelakaan (zero accident)
indicators include work-related fatalities, lost time injuries     pada indikator lagging. Indikator ini mencakup fatalitas, lost
(LTI) of both minor and severe nature, work-related ill health,    time injury (LTI) baik ringan maupun berat, penyakit akibat
medical treatment cases , and first-aid cases. These targets       kerja, medical treatment injury, serta kasus yang memerlukan
are defined in a measurable and structured manner to support       pertolongan pertama (first-aid case). Penetapan sasaran
effective incident prevention and drive the continuous             dilakukan secara terukur untuk mendorong pencegahan
improvement of OHS performance.                                    insiden dan peningkatan kinerja K3 secara berkelanjutan.

Management Standards and Technical                                 Standar Manajemen dan Panduan Teknis
Guidelines

The Company implements the Mineral and Coal Mining Safety          Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan
Management System (Minerba MSMS) by referring to the               Pertambangan Mineral dan Batubara (SMKP Minerba) dengan
standards and technical guidelines established by the AlamTri      mengacu pada standar dan panduan teknis yang ditetapkan
Group, including OHS Management Standard, Environmental            oleh Grup AlamTri, termasuk Standar Manajemen K3, Standar
Management Standard, and HSE Technical Guidelines. As              Manajemen Lingkungan Hidup, serta Pedoman Teknis K3LH.
part of efforts to enhance management standards, MC has            Sebagai bagian dari upaya peningkatan standar manajemen,
obtained ISO 14001:2015 certification for its Environmental        PT Maruwai Coal (MC) telah memperoleh sertifikasi ISO
Management System and ISO 45001:2018 certification for             14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan Hidup dan
its Occupational Health and Safety Management System.              ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan
[GRI 403-1, 12.14.2, 14.16.2]                                      Kesehatan Kerja. [GRI 403-1, 12.14.2, 14.16.2]

The management standards adopted by the AlamTri Group              Standar manajemen yang menjadi acuan Grup AlamTri
include:                                                           meliputi:
1. AlamTri OHS Management Standard;                                1. Standar Manajemen K3 AlamTri;
2. AlamTri Environmental Management Standard; and                  2. Standar Manajemen Lingkungan Hidup AlamTri; dan
3. AlamTri Energy Management Standard.                             3. Standar Manajemen Energi AlamTri.

The HSE technical guidelines used as operational references        Adapun pedoman teknis K3LH yang digunakan sebagai
include:                                                           rujukan operasional mencakup:
Occupational Safety                                                Keselamatan Kerja
1. Contractor HSE Management Technical Guideline;                  1. Pedoman Teknis Pengelolaan K3LH Kontraktor;
2. Incident Reporting and Investigation Technical Guideline;       2. Pedoman Teknis Pelaporan dan Investigasi Insiden;
3. Safety Accountability Program (SAP) Technical Guideline;        3. Pedoman Teknis Safety Accountability Program (SAP);
4. OHS Risk Management Technical Guideline;                        4. Pedoman Teknis Manajemen Risiko K3;
5. OHS Confined Space Safety Technical Guideline;                  5. Pedoman Teknis K3 pada Ruang Terbatas;
6. Personal Protective Equipment (PPE) Technical Guideline;        6. Pedoman Teknis Alat Pelindung Diri (APD);
7. OHS Working at Height Safety Technical Guideline;               7. Pedoman Teknis K3 Bekerja di Ketinggian;
8. Working Near Water Bodies Safety Technical Guideline;           8. Pedoman Teknis Bekerja di Sekitar Badan Air;
9. Fire Risk Assessment Technical Guideline;                       9. Pedoman Teknis Fire Risk Assessment;
10. Critical Risk Control Technical Guideline; and                 10. Pedoman Teknis Pengendalian Risiko Utama; dan
11. AlamTri Group HSE Personnel Competency Technical               11. Pedoman Teknis Kompetensi Personel K3LH Grup AlamTri.
    Guideline.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                               167
Page 168
10        Strengthening Occupational Health and Safety
          Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




Industrial Hygiene and Occupational Health (IHOH)              Industrial Hygiene and Occupational Health (IHOH)
1. IHOH Technical Guideline;                                   1. Pedoman Teknis IHOH;
2. Health Risk Assessment Technical Guideline;                 2. Pedoman Teknis Penilaian Risiko Kesehatan;
3. IHOH Program Technical Guideline;                           3. Pedoman Teknis Program IHOH;
4. Workplace Health Issue Management Technical Guideline;      4. Pedoman Teknis Pengelolaan Masalah Kesehatan di
                                                                   Tempat Kerja;
5. Fitness for Work Management Technical Guideline;            5. Pedoman Teknis Pengelolaan Kebugaran untuk Bekerja;
6. Medical Emergency Response Plan (MERP) Technical            6. Pedoman Teknis Medical Emergency Response Plan
    Guideline;                                                     (MERP);
7. Hearing Conservation Program (HCP) Technical Guideline;     7. Pedoman Teknis Hearing Conservation Program (HCP);
8. Respiratory Protection Program (RPP) Technical Guideline;   8. Pedoman Teknis Respiratory Protection Program (RPP);
9. IHOH Performance Indicator Technical Guideline (Leading     9. Pedoman Teknis Indikator Kinerja IHOH (Leading dan
    and Lagging Indicators);                                       Lagging Indicator);
10. Food Safety Management Plan Technical Guideline; and       10. Pedoman Teknis Food Safety Management Plan; dan
11. Workplace Environmental Risk Management Technical          11. Pedoman Teknis Pengelolaan Risiko Lingkungan Kerja.
    Guideline.


ISO 45001:2018 Certification                                   Sertifikasi ISO 45001:2018

MC demonstrates its ongoing commitment to creating a           Melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan
safe, healthy, efficient, and productive working environment   Kesehatan Kerja (SMK3), PT Maruwai Coal (“MC”) menunjukkan
through the implementation of the Occupational Health and      komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan
Safety Management System (OHSMS). MC has successfully          kerja yang aman, sehat, efisien, dan produktif. MC berhasil
maintained its ISO 45001:2018 certification following a        mempertahankan sertifikasi ISO 45001:2018 setelah melalui
surveillance audit conducted by an independent certification   audit pengawasan yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi
body. This audit ensures that all operational activities       independen. Audit ini memastikan bahwa seluruh aktivitas
have been consistently carried out in accordance with the      operasional telah dijalankan secara konsisten sesuai dengan
established standards and requirements, and supports the       standar dan persyaratan yang ditetapkan, serta mendukung
continuous improvement of OHS performance.                     peningkatan kinerja K3 secara berkelanjutan.




168                                                                    Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 169
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10 11


OHS Risk Identification and Management
Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3 [GRI 403-2, 12.14.3, 14.16.3]



The Company identifies key occupational health and safety          Perusahaan mengidentifikasi risiko utama kesehatan dan
(OHS) risks as potential hazards that may lead to fatalities,      keselamatan kerja (K3) sebagai potensi bahaya yang dapat
serious injuries, and occupational illness. The Company            menyebabkan kematian, cedera berat, serta penyakit
implements systematic risk control measures, to prevent fatal      akibat kerja. Untuk mencegah dampak yang bersifat fatal
or severe impacts, by referring to AlamTri Group’s technical       maupun serius, Perusahaan menerapkan pengendalian risiko
guideline on critical OHS risk control. This guideline serves      secara sistematis dengan mengacu pada pedoman teknis
as the basis for the identification, documentation, and            pengendalian risiko utama K3 Grup AlamTri. Pedoman tersebut
management of OHS risks across all operational activities.         menjadi dasar dalam proses identifikasi, pendokumentasian,
                                                                   dan pengelolaan risiko K3 di seluruh aktivitas operasional.

The hazard identification and risk assessment process is           Proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko dilakukan
conducted comprehensively by involving each work unit. All         secara menyeluruh dengan melibatkan setiap unit kerja.
work activities are identified and classified based on their       Seluruh aktivitas kerja diidentifikasi dan diklasifikasikan
nature, both routine and non-routine activities, to ensure that    berdasarkan sifatnya, baik kegiatan rutin maupun non-rutin,
all potential hazards are comprehensively classified. Identified   untuk memastikan seluruh potensi bahaya terpetakan secara
risks are subsequently managed based on the hierarchy of           komprehensif. Risiko yang telah diidentifikasi selanjutnya
controls, including elimination, substitution, implementation      dikelola berdasarkan hierarki pengendalian, meliputi eliminasi,
of safe work practices, administrative controls, and the use of    substitusi, penerapan praktik kerja aman, pengendalian
personal protective equipment (PPE).                               administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD).

The Company applies the bow-tie analysis method in                 Dalam menentukan pengendalian yang paling kritis,
determining the most critical controls to classify causes,         Perusahaan menerapkan metode analisis bow-tie untuk
impacts, as well as preventive and mitigation measures             memetakan penyebab, dampak, serta langkah pencegahan
for serious accidents. The effectiveness of risk controls          dan mitigasi kecelakaan serius. Efektivitas pengendalian risiko
is monitored periodically to ensure the achievement of             dipantau secara berkala guna memastikan pencapaian target
the zero-accident target. The determination of key OHS             zero accident. Penetapan risiko utama K3 dilakukan dengan
risks is approved by executive management and reviewed             persetujuan pimpinan tertinggi dan ditinjau secara berkala,
periodically, minimum once a year. Throughout the reporting        paling sedikit satu kali dalam setahun. Sepanjang periode
period, the Company identified 25 key OHS risks that have          pelaporan, Perusahaan mengidentifikasi sebanyak 25 risiko
been approved by the Board of Directors.                           utama K3 yang telah memperoleh persetujuan Direksi.

As part of sustainable management, the Company                     Sebagai bagian dari pengelolaan berkelanjutan, Perusahaan
consistently monitors the implementation of OHS programs           secara konsisten memantau implementasi program K3 dan
and undertakes necessary improvements. This process                melakukan perbaikan yang diperlukan. Proses ini mencakup
includes the establishment of an investigation team involving      pembentukan tim investigasi yang melibatkan ahli terkait,
relevant experts, the preparation of Job Safety Analysis           penyusunan Job Safety Analysis (JSA) untuk mengidentifikasi
(JSA) to identify hazards and risk controls, as well as fact-      bahaya dan pengendalian risiko, serta pengumpulan fakta
finding and root cause analysis of incidents. Corrective action    dan analisis akar penyebab kejadian. Rekomendasi tindakan
recommendations are developed in a measurable and results-         perbaikan disusun secara terukur dan berorientasi pada hasil,
oriented manner and implemented in accordance with the             serta dilaksanakan sesuai dengan prinsip SMARTER (Specific,
SMARTER principles (Specific, Measurable, Achievable,              Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound, Evaluated,
Relevant, Time-bound, Evaluated, and Reviewed) to ensure           and Reviewed) guna memastikan peningkatan kinerja K3
continuous improvement in OHS performance.                         yang berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                169
Page 170
10        Strengthening Occupational Health and Safety
          Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




OHS Participation and Consultation
Partisipasi dan Konsultasi K3 [GRI 403-4, 12.14.5, 14.16.5]



The Company encourages the active involvement of all              Perusahaan mendorong keterlibatan aktif seluruh karyawan
employees in building a strong and sustainable safety culture.    dalam membangun budaya keselamatan yang kuat dan
Each employee is provided protection when reporting               berkelanjutan. Setiap karyawan diberikan perlindungan dalam
actions or conditions that may pose risks to occupational         menyampaikan laporan terkait tindakan atau kondisi yang
safety, health, and the environment, in accordance with the       berpotensi membahayakan keselamatan, kesehatan kerja, dan
Integrated Management System Policy. This approach aims to        lingkungan hidup, sesuai dengan Kebijakan Sistem Manajemen
create a working environment that is open, safe, and mutually     Terpadu. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan
concerned about OHS aspects.                                      kerja yang terbuka, aman, dan saling peduli terhadap aspek
                                                                  K3.

To ensure safe work readiness, the Company consistently           Untuk memastikan kesiapan kerja yang aman, Perusahaan
conducts toolbox meetings prior to the commencement of            secara konsisten menyelenggarakan toolbox meeting sebelum
work activities. These meetings are used to communicate           dimulainya aktivitas kerja. Kegiatan ini digunakan untuk
safe working methods through Job Safety Analysis (JSA) and        menyampaikan metode kerja aman melalui Job Safety Analysis
to identify potential hazards that may arise. Each worker has     (JSA) serta mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin
the right to stop work if a risky condition is identified and     timbul. Setiap pekerja memiliki hak untuk menghentikan
must immediately report it to their supervisor. Operational       pekerjaan apabila menemukan kondisi berisiko dan wajib
or technical supervisors are responsible for ensuring the         segera melaporkannya kepada atasan. Pengawas operasional
safety and health of their work teams, responding promptly        atau teknis bertanggung jawab memastikan keselamatan dan
to any hazard reports, and ensuring proper handling of            kesehatan tim kerja, merespons setiap laporan bahaya secara
identified risks. Hazard reporting is conducted through direct    cepat, serta menjamin penanganan yang tepat terhadap
communication or through the available hazard report form.        risiko yang teridentifikasi. Pelaporan bahaya dilakukan melalui
                                                                  komunikasi langsung maupun melalui formulir hazard report
                                                                  yang tersedia.

The Company has established a Mining and Environmental            Perusahaan       membentuk         Komite      Keselamatan
Safety Committee that plays a role in coordinating, monitoring,   Pertambangan dan Lingkungan Hidup yang berperan dalam
and evaluating the implementation of mining safety. This          mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi penerapan
committee has the following primary responsibilities:             keselamatan pertambangan. Komite ini memiliki tanggung
                                                                  jawab utama sebagai berikut:
1. Identifying, determining, and approving mining safety          1. Mengidentifikasi, menetapkan, dan mengesahkan tujuan,
   objectives, targets, and programs.                                sasaran, serta program keselamatan pertambangan.
2. Ensuring monitoring and implementation of safety               2. Memastikan pemantauan dan pelaksanaan program
   programs to achieve the established targets.                      keselamatan untuk mencapai target yang ditetapkan.
3. Ensuring the availability and implementation of mining         3. Menjamin ketersediaan dan penerapan kebijakan, standar,
   safety policies, standards, and procedures.                       serta prosedur keselamatan pertambangan.
4. Ensuring the implementation of periodic mining safety          4. Memastikan pelaksanaan audit keselamatan pertambangan
   audits.                                                           secara berkala.
5. Conducting management reviews on the implementation            5. Melaksanakan tinjauan manajemen atas penerapan SMKP
   of SMKP Minerba or SMKP Processing and/or Refining,               Minerba atau SMKP Pengolahan dan/atau Pemurnian
   minimum once a year, in accordance with the level of              paling sedikit satu kali dalam satu tahun sesuai dengan
   authority.                                                        jenjang kewenangan.
6. Discussing safety issues and developing prevention             6. Membahas permasalahan keselamatan dan menyusun
   programs for unsafe conditions and unsafe acts,                   program pencegahan terhadap kondisi dan tindakan
   near-miss incidents, dangerous occurrences, work                  tidak aman, kejadian nyaris celaka, kejadian berbahaya,
   accidents, occupational diseases, and potential disease           kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta potensi
   outbreaks.                                                        wabah penyakit.

Through this participation and consultation mechanism,            Melalui mekanisme partisipasi dan konsultasi ini, Perusahaan
the Company seeks to strengthen employee involvement              berupaya memperkuat keterlibatan karyawan dalam
in OHS management while improving safety performance              pengelolaan K3 sekaligus meningkatkan kinerja keselamatan
continuously across all operational areas.                        secara berkelanjutan di seluruh area operasional.




170                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 171
01     02      03      04     05      06         07    08      09        10 11




Structure of the Mining and Environmental Safety Committee
Struktur Komite Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup


                                                             Chairman | Ketua


                                                              Chief Mining Officer
       Vice Chairman | Wakil Ketua                           Kepala Teknik Tambang                       Secretary | Sekertaris

        Department Head - Mining &                                                                       Section Head - OHS
                Engineering                                                                             Compliance,Reporting
         Kepala Departemen Mining                                                                             & System
               & Engineering                                                                         Kepala Seksi OHS Compliance,
                                                                                                          Reporting & System



         Department Head         Department           Department Head       Department Head     Department Head           Bipartite
           - Environment        Head - Port &             - HRGA             - Maintenance         - Logistic           Cooperation
               Kepala           Maintenance                Kepala                Kepala              Kepala             Institution -
            Departemen -      Kepala Departemen         Departemen -          Departemen -        Departemen -           Chairman
         Lingkungan Hidup          - Port &                HRGA               Maintenance           Logistik          Ketua LKS Bipartit
                                 Maintenance


           Section Head                                                                                                   Bipartite
             - External                                Section Head -                                                   Cooperation
                                Section Head                                Section Head - GA   Section Head - GA
             Relations                                  Maintenance                                                     Institution -
                                    - CSR                                    Kepala Seksi GA     Kepala Seksi GA
            Kepala Seksi
                               Kepala Seksi CSR
                                                        Kepala Seksi                                                      Member
             Hubungan                                   Maintenance                                                     Anggota LKS
              Eksternal                                                                                                    Bipartit

           Section Head         Section Head -                                                                            Bipartite
             - Mining &        Rehabilitation &        Section Head -         Section Head -      Section Head          Cooperation
            Engineering          Reclamation           Infrastructure          Procurement          - Logistics         Institution -
            Kepala Seksi         Kepala Seksi           Kepala Seksi           Kepala Seksi        Kepala Seksi           Member
              Mining &             Rehab &               Infrastruktur         Procurement            Logistik          Anggota LKS
            Engineering          Reclamation                                                                               Bipartit


                               Department Head                                                    Section Head            Bipartite
                                                        Division Head       Section Head - GA
          Division Head -       - Construction                                                      - Hauling           Cooperation
                                                          - External          Maintenance
              Project               Kepala                                                         Production           Institution -
                                                         Kepala Divisi       Kepala Seksi GA
           Kepala Divisi         Departemen -              Eksternal
                                                                                                   Kepala Seksi           Member
              Proyek                                                           Maintenance       Produksi Hauling
                                   Konstruksi                                                                           Anggota LKS
                                                                                                                           Bipartit

                                                        Section Head          Section Head -       Section Head            Bipartite
           Section Head -        Section Head             - Geology           Geology Field      - Geology Field         Cooperation
               CHPP                - Logistics          Department              Operation           Operations           Institution -
            Kepala Seksi          Kepala Seksi           Kepala Seksi          Kepala Seksi -       Kepala Seksi           Member
               CHPP                  Logistik              Geology            Geology Field        Geology Field         Anggota LKS
                                                         Department             Operation            Operation              Bipartit



                                                                    Contractors’
                                                                    Operations
                                                                     Managers
                                                                     PJO Mitra
                                                                       Kerja




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                             171
Page 172
10         Strengthening Occupational Health and Safety
           Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




MC and KAI have established an Emergency Response Team              Sebagai bagian dari upaya pengelolaan keselamatan yang
(ERT), as part of comprehensive safety management efforts,          komprehensif, MC dan KAI membentuk Tim Tanggap Darurat
that is always on standby to respond to emergencies across          (Emergency Response Team/ERT) yang selalu siaga untuk
all operational areas. In addition to handling incidents at the     merespons keadaan darurat di seluruh area operasional.
operational level, the ERT is also prepared to provide support      Selain menangani insiden di tingkat operasional, ERT juga
in responding to disasters at the national scale when required.     dipersiapkan untuk memberikan dukungan dalam penanganan
To ensure an optimal level of emergency preparedness, the           bencana berskala nasional apabila diperlukan. Untuk
Company periodically enhances and maintains facilities and          memastikan tingkat kesiapsiagaan yang optimal, Perusahaan
infrastructure that support ERT operations.                         secara berkala melakukan peningkatan dan pemeliharaan
                                                                    sarana serta prasarana pendukung operasional ERT.

Emergency preparedness enhancement measures include:                Langkah-langkah peningkatan kesiapsiagaan darurat yang
                                                                    dilakukan meliputi:
•   Construction of ERT Stations and procurement of Fire            • Pembangunan ERT Station dan pengadaan Fire Truck;
    Trucks;
•   Development of ERT Training Grounds as facilities for           •   Pengembangan ERT Training Ground sebagai sarana
    training and simulation; and                                        pelatihan dan simulasi; serta
•   Provision, maintenance, and routine inspection of all ERT       •   Penyediaan, pemeliharaan, dan inspeksi rutin terhadap
    equipment.                                                          seluruh peralatan ERT.

The Company is committed to improving response speed,               Melalui penguatan kapasitas sumber daya dan infrastruktur
incident handling effectiveness, and protection of employees        tanggap darurat, Perusahaan berkomitmen meningkatkan
and the surrounding environment through strengthening               kecepatan respons, efektivitas penanganan insiden, serta
emergency response resource capacity and infrastructure.            perlindungan terhadap keselamatan karyawan dan lingkungan
                                                                    sekitar.



Enhancement of Safety Culture through Training and OHS
Program
Peningkatan Budaya Keselamatan melalui Pelatihan dan
Program K3                    [GRI 403-5, 12.14.6, 14.16.6]



Occupational health and safety (OHS) training is a key              Pelatihan K3 merupakan bagian penting dari upaya AMI dalam
component of AMI’s efforts to foster a safe and responsible         membangun budaya kerja yang aman dan bertanggung jawab.
working culture. This training is designed to enhance               Pelatihan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
employees’ understanding and awareness of potential                 dan kesadaran karyawan terhadap potensi risiko di lingkungan
workplace risks, while equipping them with the knowledge and        kerja, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan
skills necessary to prevent work-related injuries and ill health.   keterampilan yang diperlukan untuk mencegah kecelakaan
With adequate understanding, employees are expected to              kerja dan penyakit akibat kerja. Dengan pemahaman yang
apply safe work procedures, respond effectively to emergency        memadai, karyawan diharapkan mampu menerapkan prosedur
situations, and actively contribute to creating a safe, healthy,    kerja yang aman, merespons kondisi darurat secara tepat,
and productive working environment.                                 serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang
                                                                    sehat dan produktif.

The AlamTri Group has developed an online learning system           Grup AlamTri telah mengembangkan sistem pembelajaran
through learning management system (LMS) supported                  daring melalui learning management system (LMS) yang
by assessors who are competent in their respective fields.          didukung oleh asesor yang kompeten di bidangnya. Sistem
With an evaluation process that includes various assessment         ini memungkinkan karyawan mengikuti pelatihan K3 secara
components, this system enables employees to participate            terstruktur dan terukur, dengan proses evaluasi yang
in OHS training in a structured and measurable manner.              mencakup berbagai komponen penilaian. Peserta yang
Participants who meet all graduation criteria will receive          memenuhi seluruh kriteria kelulusan akan memperoleh


172                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 173
01     02      03      04     05      06      07     08      09    10 11




certificates online as recognition of their competencies. As           sertifikat secara daring sebagai bentuk pengakuan atas
part of the AlamTri Group, AMI utilizes this LMS program               kompetensi yang dimiliki. Sebagai bagian dari Grup AlamTri,
to ensure that OHS training standards are implemented                  AMI memanfaatkan program LMS ini untuk memastikan
consistently across all work units and meet the established            standar pelatihan K3 diterapkan secara konsisten di seluruh
minimum competency standards.                                          unit kerja dan memenuhi standar kompetensi minimum yang
                                                                       telah ditetapkan.
OHS Training
Pelatihan K3
          Training Topic                                            Training Description                                       Total
          Topik Pelatihan                                           Penjelasan Pelatihan                                    Participant
                                                                                                                              Peserta

 HACCP                               Junior Industrial Hygiene Assistant and Occupational Health and Safety (OHS)
                                     Experts in the Workplace Environment, covering environmental health aspects in
                                     the workplace.
                                                                                                                                1
                                     Asisten Higiene Industri Muda (AHIMU) dan Ahli Kesehatan dan Keselamatan
                                     Kerja (AK3) bidang Lingkungan Kerja (Lingker), yang mencakup aspek kesehatan
                                     lingkungan di tempat kerja.

 MSMS Audit Training                 Mining Safety Management System (MSMS) Audit, covering planning,
 Diklat Audit SMKP                   implementation, and evaluation of safety management system audits in the mining
                                     sector.
                                                                                                                                9
                                     Audit Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), yang meliputi aspek
                                     perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi audit sistem manajemen keselamatan di
                                     sektor pertambangan.

 Senior Operations Supervisor        Refreshing the knowledge and skills of operational supervisors in the mining sector.
 Pengawas Operasional Utama          Menyegarkan pengetahuan dan keterampilan pengawas operasional di bidang                    1
                                     pertambangan.

 Intermediate Operational            Enhancing the competence of Intermediate Operational Supervisors.
 Supervisor                          Meningkatkan kompetensi Pengawas Operasional Madya.                                        4
 Pengawas Operasional Madya

 Training Risk Management            Enhancing knowledge and skills in risk management, including risk identification,
 Pelatihan Risk Manajemen            analysis, mitigation, and control in the workplace.
                                     Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen risiko, yang                     7
                                     mencakup identifikasi risiko, analisis, mitigasi, dan pengendalian risiko di
                                     lingkungan kerja.

 First-Line Operational              Enhancing the competence of First-Line Operational Supervisor
 Supervisor                          Meningkatkan kompetensi Pengawas Operasional Pratama.                                      40
 Pengawas Operasional Pratama

 Employee MES(KPLH) Induction Introduction to Mining and Environmental Safety (KPLH/MES), covering: Company
 Induksi KPLH Karyawan        Policies, KPLH Management System, Workplace Hazards and Risk Awareness, Work
                              Procedures, Introduction to KPLH Work Programs, and Emergency Management.
                              Pengenalan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup meliputi:                             14, 244
                              Kebijakan Perusahaan, Sistem Manajemen KPLH, Pengenalan Bahaya dan Risiko
                              di Tempat kerja, Prosedur kerja, Pengenalan Program Kerja KPLH, Pengelolaan
                              Keadaan Darurat.

 Special Authorization Training      Training on working with energy sources, working at heights, working in confined
 for High-Risk Work                  spaces, and working near water.
                                                                                                                               277
 Pelatihan Kewenangan Khusus         Pelatihan bekerja dengan sumber energi, pelatihan bekerja di ketinggian, bekerja
 untuk pekerjaan risiko tinggi       dalam ruang terbatas dan bekerja di dekat air.

 Rigger Operator Training            Enhancing workforce competence in lifting and rigging activities to ensure they
 Training Operator Rigger            are performed safely and in accordance with occupational safety standards.
                                     Meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam kegiatan pengangkatan dan                       14
                                     pemindahan beban (lifting & rigging) secara aman dan sesuai standar keselamatan
                                     kerja.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         173
Page 174
10         Strengthening Occupational Health and Safety
           Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




         Training Topic                                           Training Description                                          Total
         Topik Pelatihan                                          Penjelasan Pelatihan                                       Participant
                                                                                                                               Peserta

 Electrical OHS Expert             Equipping participants with occupational health and safety competencies in the
 Ahli K3 Listrik                   electrical field to prevent the risk of electrical accidents in operational areas.
                                                                                                                                  10
                                   Membekali peserta dengan kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja di
                                   bidang kelistrikan guna mencegah risiko kecelakaan listrik di area operasional.

 Incident Investigation            Enhancing participants’ ability to systematically conduct incident investigations to
 Incident Investigation            identify root causes and prevent similar occurrences in the future.
                                   Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan investigasi insiden secara                      24
                                   sistematis untuk mengidentifikasi akar penyebab dan mencegah kejadian serupa
                                   di masa depan.

 Commissioning Technical           Providing technical understanding of equipment and installation commissioning
 Guidance                          processes prior to full-scale operation.
                                                                                                                                  17
 Bimtek Komisioning                Memberikan pemahaman teknis terkait proses komisioning peralatan dan instalasi
                                   sebelum dioperasikan secara penuh.

 Radiation Protection Officer      Preparing competent personnel to control and monitor radiation exposure in
 Petugas proteksi radiasi          accordance with applicable regulations.
                                                                                                                                   2
                                   Menyiapkan petugas yang kompeten dalam mengendalikan dan memantau
                                   paparan radiasi sesuai dengan ketentuan perundangan.

 Energy Auditor                    Enhancing participants’ competence in conducting energy audits to identify
 Auditor Energy                    opportunities for energy efficiency and savings.
                                                                                                                                   2
                                   Meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan audit energi untuk
                                   mengidentifikasi peluang efisiensi dan penghematan energi.

 Lead Auditor ISO Integrated Preparing participants to become competent Lead Auditors in conducting
 (14001, 45001, dan 9001)    integrated management system audits.
                                                                                                                                  11
                             Mempersiapkan peserta menjadi Lead Auditor yang kompeten dalam melakukan
                             audit sistem manajemen terintegrasi.

 Blasting Technical Guidance       Enhancing workers’ competence in planning and conducting safe and controlled
 Bimtek Peledakan                  blasting operations.
                                                                                                                                   9
                                   Meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam perencanaan dan pelaksanaan
                                   kegiatan peledakan yang aman dan terkendali.


The Company consistently implements various OHS programs             Perusahaan secara konsisten melaksanakan berbagai program
as part of its efforts to prevent risks and protect employees        K3 sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko dan
across all operational areas. These programs include:                perlindungan terhadap karyawan di seluruh area operasional.
                                                                     Program-program tersebut antara lain:

1. Maturity Level of Occupational Safety                             1. Tingkat Kematangan Keselamatan Kerja
   In addition to OHS training programs, the Company also               Selain program pelatihan K3, Perusahaan juga
   implements various initiatives aimed at enhancing its                melaksanakan berbagai inisiatif lain yang berfokus pada
   safety maturity level. In 2025, the Company conducted                peningkatan kematangan keselamatan kerja (safety
   an assessment of its safety maturity level based on                  maturity level). Pada tahun 2025, Perusahaan melakukan
   approved technical guidelines. The assessment classifies             pengukuran tingkat kematangan keselamatan kerja
   safety maturity into five stages: basic, reactive, planned,          dengan mengacu pada pedoman teknis yang telah
   proactive, and resilient. The results indicate that MC is at         disetujui. Pengukuran tersebut mengelompokkan tingkat
                                                                        kematangan keselamatan ke dalam lima tahapan, yaitu
   the planned maturity level, while LC is at the reactive level,
                                                                        dasar, reaktif, terencana, proaktif, dan resilien. Hasil
   suggesting that there remains significant opportunity for
                                                                        penilaian menunjukkan bahwa MC berada pada tingkat
   improvement toward higher levels of safety maturity.
                                                                        kematangan terencana, sementara LC berada pada tingkat
                                                                        reaktif, yang mengindikasikan masih terbukanya ruang
                                                                        untuk peningkatan menuju tingkat kematangan yang lebih
                                                                        tinggi.



174                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 175
01      02     03      04     05      06      07     08      09   10 11




     Overall, the highest occupational safety maturity level           Secara keseluruhan, tingkat kematangan keselamatan
     in the Company is currently at the planned level, with            kerja tertinggi di Perusahaan saat ini berada pada level
     increased worker participation in OHS improvement efforts         terencana, dengan peningkatan partisipasi pekerja dalam
     in the workplace. Nevertheless, the Company continues             upaya peningkatan K3 di lingkungan kerja. Meskipun
     to take steps for sustainable improvement to encourage            demikian, Perusahaan terus melakukan langkah-langkah
     the transition towards more proactive and resilient safety        perbaikan berkelanjutan guna mendorong transisi menuju
     maturity levels.                                                  tingkat kematangan keselamatan yang lebih proaktif dan
                                                                       resilien.

     Efforts to accelerate the improvement of the occupational         Upaya percepatan peningkatan tingkat kematangan
     safety maturity level are carried out through various             keselamatan kerja tersebut dilakukan melalui berbagai
     initiatives, including:                                           inisiatif, antara lain:
     1. Conducting training for supervisory and non-                   1. Pelaksanaan pelatihan bagi pengawas dan non
          supervisory      personnel;                                       pengawas;
     2. Continuous communication of key OHS risks;                     2. Sosialisasi risiko utama K3 secara berkelanjutan;
     3. Monitoring the implementation of the Safety                    3. Pemantauan pelaksanaan Safety Accountability
          Accountability Program (SAP) according to position                Program (SAP) sesuai dengan jenjang jabatan;
          level;
     4. Reviewing and refining work procedures involving the           4. Peninjauan dan penyempurnaan prosedur kerja
          participation of workers and operational supervisors;           dengan melibatkan partisipasi pekerja dan pengawas
                                                                          operasional;
     5. Achieving Good Mining Practice(GMP) targets every              5. Pemenuhan target Good Mining Practice (GMP) secara
        two months;                                                       dua bulanan;
     6. Performing annual evaluation of the Person in Charge           6. Evaluasi kinerja Person in Charge Operational (PJO)
        Operational (PJO) performance;                                    secara tahunan;
     7. Implementing HSE warnings and campaigns; and                   7. Pelaksanaan peringatan dan kampanye HSE; serta
     8. Performing evaluation of the performance of the                8. Evaluasi kinerja Tim Tanggap Darurat (Emergency
        Emergency Response Team (ERT).                                    Response Team/ERT).

2. Utilization of In-Dash Camera Technology in Operational          2. Pemanfaatan Teknologi In-Dash Camera pada Kendaraan
   Vehicles                                                            Operasional
   The Company implements the use of in-dash cameras in                Perusahaan menerapkan penggunaan in-dash camera
   operational vehicle units, including transport vehicles and         pada unit kendaraan operasional, termasuk sarana
   coal dump trucks (DT), as part of strengthening driving             angkut dan coal dump truck (DT), sebagai bagian dari
   safety supervision. The reason for using this technology            upaya penguatan pengawasan keselamatan berkendara.
   is to objectively monitor the behavior of drivers and               Teknologi ini digunakan untuk memantau perilaku
   operators, covering compliance with speed limits, traffic           pengemudi dan operator secara objektif, meliputi
   signs, and safe driving practices. The monitoring results           kepatuhan terhadap batas kecepatan, rambu lalu lintas,
   are used as a basis for evaluation and guidance to                  serta perilaku berkendara yang aman. Hasil pemantauan
   prevent risky behavior and increase safety discipline in the        menjadi dasar evaluasi dan pembinaan guna mencegah
   operational area.                                                   perilaku berisiko dan meningkatkan disiplin keselamatan
                                                                       di area operasional.

3. Provision of Mining Facilities, Installation Infrastructure,     3. Penyediaan Sarana, Prasarana Instalasi, dan Peralatan
   and Equipment (SPIP)                                                Pertambangan (SPIP)
   The Company regularly provides and maintains mining                 Perusahaan secara rutin menyediakan dan memelihara
   facilities, installation infrastructure, and equipment (SPIP)       sarana, prasarana instalasi, serta peralatan pertambangan
   to ensure the reliability of operational units. This effort is      (SPIP) untuk memastikan keandalan unit operasional.
   carried out to support the productivity of mining activities        Upaya ini dilakukan guna mendukung produktivitas
   while minimizing potential incidents that may endanger              kegiatan pertambangan sekaligus meminimalkan potensi
   workers’ safety and the environment.                                terjadinya insiden yang dapat membahayakan keselamatan
                                                                       pekerja dan lingkungan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                              175
Page 176
10        Strengthening Occupational Health and Safety
          Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




4. Other OHS Programs                                           4. Program K3 Lainnya
   In addition to these main programs, the Company                 Selain program utama tersebut, Perusahaan secara
   consistently implements various other OHS initiatives,          konsisten melaksanakan berbagai inisiatif K3 lainnya,
   including:                                                      antara lain:
   • Campaign to reinforce a zero accident mindset through         • Kampanye penguatan zero accident mindset melalui
       the installation of safety communication media;                 pemasangan media komunikasi keselamatan;
   • Implementation of genba or field inspections by top           • Pelaksanaan genba atau inspeksi lapangan oleh
       management to encourage compliance with OHS                     manajemen puncak untuk mendorong kepatuhan
       provisions;                                                     terhadap ketentuan K3;
   • Implementation of the Safety Accountability Program           • Penerapan Safety Accountability Program (SAP) yang
       (SAP) which includes hazard reporting, Job Safety               mencakup pelaporan bahaya, Job Safety Analysis
       Analysis (JSA), five-minute talks (P5M), safety talks,          (JSA), pembicaraan lima menit (P5M), safety talk, dan
       and OHS inspections;                                            inspeksi K3;
   • Off-the-job safety activities through visits to the           • Kegiatan off-the-job safety melalui kunjungan
       families of MC operators and mechanics to increase              ke keluarga operator dan mekanik MC untuk
       safety awareness in the family environment;                     meningkatkan kesadaran keselamatan di lingkungan
                                                                       keluarga;
   •   Provision of personal counseling for employees related      • Penyediaan konseling pribadi bagi karyawan terkait isu
       to personal issues that could potentially affect work           personal yang berpotensi memengaruhi kinerja dan
       performance and safety;                                         keselamatan kerja;
   •   Campaign for a tidy work environment through the            • Kampanye lingkungan kerja rapi melalui penerapan
       implementation of the 5R principle; and                         prinsip 5R; serta
   •   Monthly publication of the HSE and Environmental            • Penerbitan Buletin K3LH secara bulanan sebagai
       Bulletin (K3LH) as a means of information and                   sarana informasi dan edukasi terkait perkembangan
       education related to the latest HSE developments.               K3LH terkini.

Through the implementation of these various programs, the       Melalui penerapan berbagai program tersebut, Perusahaan
Company strives to strengthen the safety culture, increase      berupaya memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan
risk awareness, and create a safe and sustainable work          kesadaran risiko, serta menciptakan lingkungan kerja yang
environment.                                                    aman dan berkelanjutan.




176                                                                     Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 177
01     02      03      04     05      06      07       08    09       10 11


OHS Performance
Kinerja K3 [GRI 403-9, 12.14.10, 14.16.10]



Throughout 2025, the Company faced challenges in                         Sepanjang tahun 2025, Perusahaan menghadapi tantangan
occupational safety performance with one fatal occupational              dalam kinerja keselamatan kerja dengan terjadinya satu kasus
accident case involving a business partner at one of its                 kecelakaan kerja fatal yang menimpa mitra kerja pada salah
subsidiaries.                                                            satu entitas anak perusahaan.

Following up on the incident, the Company conducted a                    Menindaklanjuti kejadian tersebut, Perusahaan melakukan
comprehensive evaluation of the occupational safety system.              evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja.
The corrective measures implemented include strengthening                Langkah perbaikan yang diterapkan meliputi penguatan
the emergency response system, increasing work area                      sistem tanggap darurat, peningkatan pemantauan area kerja
monitoring to identify potential hazards, and strengthening              untuk mengidentifikasi potensi bahaya, serta penguatan
safety education and training programs for employees and                 program edukasi dan pelatihan keselamatan bagi karyawan
business partners.                                                       dan mitra kerja.

The Company remains committed to improving the                           Perusahaan terus berkomitmen meningkatkan penerapan
implementation of the Mineral and Coal Mining Safety                     Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)
Management System (SMKP Minerba) through a more                          Minerba melalui pendekatan yang lebih proaktif dan berbasis
proactive and risk-based approach. This effort is carried out            risiko. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan
to strengthen incident prevention, increase preparedness,                insiden, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memastikan
and ensure the creation of a safe and sustainable work                   terciptanya lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan
environment for all workers and business partners.The details            bagi seluruh pekerja dan mitra kerja. Rincian kinerja kecelakaan
of the occupational accident performance are presented in                kerja disajikan pada tabel berikut.
the table below.

Workplace Accident Table
Tabel Kecelakaan Kerja [OJK F.21] [GRI 403-9] [GRI 12.14.10, 14.16.10]
                                                       2023*                          2024*                         2025
               Description                                    Other                          Other                        Other
               Keterangan                     Employee                      Employee                      Employee
                                                             Workers                        Workers                      Workers
                                              Karyawan                      Karyawan                      Karyawan
                                                            Pekerja Lain                   Pekerja Lain                 Pekerja Lain
 Work-related injuries fatalities
 Kematian akibat cedera                            0              0              0              1              0             1
 terkait pekerjaan
 Work-related injuries with high
 consequences (exc. fatalities)
 Cedera terkait pekerjaan                          0              0              0              1              0             0
 dengan konsekuensi
 tinggi (exc. kematian)
 Recordable work-related injury (LTI
 requiring medical treatment (first aid
 and medical treatment))
 Cedera terkait pekerjaan
                                                   0              7              0              7              0             2
 yang dapat dicatat (LTI
 yg perlu penanganan
 medis (first aid dan
 medical treatment))




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         177
Page 178
10            Strengthening Occupational Health and Safety
              Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




                                                         2023*                               2024*                                2025
                  Description                                   Other                                 Other                           Other
                  Keterangan                      Employee                       Employee                               Employee
                                                               Workers                               Workers                         Workers
                                                  Karyawan                       Karyawan                               Karyawan
                                                              Pekerja Lain                          Pekerja Lain                    Pekerja Lain
 Total work hours
                                                  1,030,577   19,072,784         2,343,358          47,602,561         12,990,678    64,735,174
 Jumlah jam kerja
 Occupati onal Illness (PAK)
                                                     0             0                   0                  0                  0            0
 Penyakit akibat kerja
 Near miss
                                                     0            161                  0                  81                 15           84
 Near miss
 Lost Workdays
                                                     0            150                  0                6,407                0           6,005
 Jumlah hari yang hilang
 Lost Time Injury
                                                     0             4                   0                  9                  0            2
 Lost Time Injury
*restatement due to changes in the entity scope                              *restatement karena perubahan cakupan entitas



OHS Risk Management                                                          Pengelolaan Risiko Keselamatan Kerja

In managing work safety risks, the Company has identified                    Dalam mengelola risiko keselamatan kerja, Perusahaan
10 main hazards that potentially cause high-consequence                      telah mengidentifikasi 10 bahaya utama yang berpotensi
occupational accidents. These hazards include:                               menimbulkan kecelakaan kerja dengan konsekuensi tinggi.
1. Interaction of heavy equipment in the mining area,                        Bahaya-bahaya tersebut mencakup:
   including interaction between light vehicles and heavy                    1. Interaksi alat berat (heavy equipment) di area tambang,
   equipment;                                                                    termasuk interaksi antara kendaraan ringan dan alat berat;
2. Land clearing activities using chainsaws and heavy                        2. Aktivitas pembukaan lahan menggunakan gergaji mesin
   equipment;                                                                    dan alat berat;
3. Slope instability in disposal areas and mine pit walls;                   3. Ketidakstabilan lereng disposal dan jenjang tebing
                                                                                 tambang;
4.  Facility fires and forest fires;                                         4. Kebakaran fasilitas dan kebakaran hutan;
5.  Risk of falling from heights;                                            5. Risiko terjatuh dari ketinggian;
6.  Exposure to mechanical hazards from rotating objects;                    6. Paparan bahaya mekanis akibat benda berputar;
7.  Serious health risks such as heart attacks;                              7. Risiko kesehatan serius seperti serangan jantung;
8.  Confined space work activities;                                          8. Aktivitas bekerja di ruang terbatas;
9.  Biological hazards, including exposure to wild animals                   9. Bahaya biologis, termasuk paparan satwa liar seperti ular
    such as snakes in the work area; and                                         di area kerja; dan
10. Electrical hazards.                                                      10. Bahaya kelistrikan.

Hazard identification is carried out through the Hazard                      Penetapan bahaya dilakukan melalui proses Identifikasi Bahaya
Identification and Risk Control (HIRC) process across all                    dan Pengendalian Risiko (IBPR) pada seluruh aktivitas bisnis,
business activities, mining accident statistical analysis, and               analisis statistik kecelakaan pertambangan, serta evaluasi
evaluation of occupational illness incidents. All these findings             kejadian akibat penyakit tenaga kerja. Seluruh temuan tersebut
are then reviewed by the risk management team using the                      selanjutnya dikaji oleh tim manajemen risiko menggunakan
Bow-Tie Risk Analysis method to determine the most effective                 metode Bow-Tie Risk Analysis untuk menentukan tingkat
risk level and control strategy.                                             risiko dan strategi pengendalian yang paling efektif.




178                                                                                     Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 179
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10 11




To eliminate or minimize the identified risks, the Company           Untuk menghilangkan atau meminimalkan risiko yang
implements a risk control hierarchy, considering the                 teridentifikasi, Perusahaan menerapkan hierarki pengendalian
effectiveness and readiness of technology and finance in its         risiko dengan mempertimbangkan efektivitas serta kesiapan
implementation. Control efforts are carried out in stages,           teknologi dan finansial dalam implementasinya. Upaya
starting from risk elimination where possible, substitution          pengendalian dilakukan secara berjenjang, mulai dari eliminasi
with safer work methods, application of engineering and              risiko apabila memungkinkan, substitusi metode kerja yang
administrative controls, up to the use of personal protective        lebih aman, penerapan rekayasa teknik dan pengendalian
equipment (PPE) as the last layer of protection. Through this        administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD)
approach, the Company is committed to improving work                 sebagai lapisan perlindungan terakhir. Melalui pendekatan ini,
safety performance and creating a safe and sustainable work          Perusahaan berkomitmen meningkatkan kinerja keselamatan
environment for all workers and business partners.                   kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan
                                                                     berkelanjutan bagi seluruh pekerja dan mitra kerja.

OHS Performance Indicators: LTIFR and                                Indikator Kinerja K3: LTIFR dan SR
SR

In 2025, the Company recorded one occupational accident              Pada tahun 2025, Perusahaan mencatat satu kejadian
resulting in a fatality at one of its subsidiaries. On the other     kecelakaan kerja yang berujung pada fatalitas di salah satu
hand, the lost time injury frequency rate (LTIFR) showed a           entitas anak perusahaan. Di sisi lain, lost time injury frequency
decrease compared to the previous year, reflecting a reduction       rate (LTIFR) menunjukkan penurunan dibandingkan tahun
in the frequency of accidents causing lost work time.                sebelumnya, yang mencerminkan berkurangnya frekuensi
                                                                     kecelakaan yang menyebabkan kehilangan waktu kerja.

The Decrease in SR reflects that the incidents became less           Penurunan SR mencerminkan bahwa insiden menjadi
severe, which results in fewer lost workdays per incident.           kurang parah, yang mengakibatkan berkurangnya jumlah
Following up on this, the Company continues to strengthen            hari kerja yang hilang per insiden. Menindaklanjuti hal
the implementation of the OHS management system, improve             tersebut, Perusahaan terus memperkuat penerapan sistem
the quality and effectiveness of safety training, and optimize       manajemen K3, meningkatkan kualitas dan efektivitas
risk monitoring and control in all operational areas. These          pelatihan keselamatan, serta mengoptimalkan pemantauan
steps are taken to prevent the recurrence of similar incidents       dan pengendalian risiko di seluruh area operasional. Langkah-
and encourage continuous improvement in occupational                 langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya insiden
safety performance.                                                  serupa dan mendorong peningkatan kinerja keselamatan
                                                                     kerja secara berkelanjutan.

LTIFR and SR Table
Tabel LTIFR dan SR

                      Description                                                  Yearly Performance
                        Uraian                                    2023                    2024                       2025

 LTI Frequency Rate (LTIFR)                                       0.20                     0.18                       0.03

 Severity Rate (SR)                                               7.46                    128.28                     77.26




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                    179
Page 180
10         Strengthening Occupational Health and Safety
           Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




Industrial Hygiene and Occupational Health
Industrial Hygiene and Occupational Health [OJK F.21]
AMI implements an Industrial Hygiene and Occupational               AMI menerapkan pendekatan Industrial Hygiene and
Health approach as part of the Company’s commitment to              Occupational Health sebagai bagian dari komitmen
maintaining and protecting the employees’ health across all         Perusahaan dalam menjaga dan melindungi kesehatan
operational areas. One of the main efforts undertaken is the        karyawan di seluruh area operasional. Salah satu upaya
implementation of a Health Risk Assessment (HRA) to identify,       utama yang dilakukan adalah penerapan Health Risk
evaluate, and control potential health hazards in the work          Assessment (HRA) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi,
environment. HRA is carried out periodically, involving internal    serta mengendalikan potensi bahaya kesehatan di lingkungan
teams and competent external parties, thereby enabling the          kerja. HRA dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan
Company to ensure the effectiveness of the implemented              tim internal dan pihak eksternal yang kompeten, sehingga
mitigation measures and compliance with applicable                  Perusahaan dapat memastikan efektivitas langkah-langkah
occupational health standards and regulations.                      mitigasi yang diterapkan serta kepatuhan terhadap standar
                                                                    dan ketentuan kesehatan kerja yang berlaku.

In this HRA process, AMI identifies various factors triggering      Dalam proses HRA tersebut, Perusahaan mengidentifikasi
occupational health disturbances, which can originate               berbagai faktor pemicu gangguan kesehatan kerja yang
from physical, chemical, and biological hazards. Physical           dapat berasal dari bahaya fisik, kimia, maupun biologis. Faktor
hazards include exposure to noise, vibration, extreme               fisik meliputi paparan kebisingan, getaran, suhu ekstrem,
temperatures, inadequate lighting, and dust in the work             pencahayaan yang tidak memadai, serta debu di area kerja.
area. Chemical hazards include exposure to gases, vapors,           Faktor kimia antara lain mencakup paparan gas, uap, asap,
smoke, or hazardous chemicals used in operational processes.        atau bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses
Meanwhile, biological hazards can come from microorganisms          operasional. Sementara itu, faktor biologis dapat berasal
such as bacteria, viruses, or fungi that potentially cause health   dari mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur yang
disturbances.                                                       berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

AMI applies two HRA evaluation approaches, namely                   Sebagai bagian dari Grup AlamTri, Perusahaan menerapkan
semi-quantitative HRA and quantitative HRA, which are               dua pendekatan evaluasi HRA, yaitu HRA semi-kuantitatif
reviewed periodically annually. The results of the previous         dan HRA kuantitatif, yang dikaji secara berkala setiap tahun.
HRA evaluation identified the need for strengthening of             Hasil evaluasi HRA sebelumnya mengidentifikasi perlunya
controls against workplace exposure exceeding the Threshold         penguatan pengendalian terhadap paparan lingkungan kerja
Limit Values (NAB), as well as increasing the effectiveness         yang melebihi nilai ambang batas (NAB), serta peningkatan
of communication and follow-up with workers regarding               efektivitas komunikasi dan tindak lanjut kepada pekerja terkait
measurement results and mitigation recommendations.                 hasil pengukuran dan rekomendasi mitigasi.

In the implementation of quantitative HRA at MC, The                Dalam penerapan HRA kuantitatif di MC, Perusahaan
Company expands the scope of evaluation through coal dust           memperluas     cakupan     evaluasi   melalui  penerapan
biomonitoring along with environmental measurement and              biomonitoring debu batu bara yang dilengkapi dengan
personal monitoring. Meanwhile, the semi-quantitative HRA at        pengukuran lingkungan dan pemantauan personal. Sementara
KAI is developed in accordance with the assessment standards        itu, penerapan HRA semi-kuantitatif di KAI dikembangkan
in the HRA technical guidelines to ensure consistency of            sesuai dengan standar penilaian dalam pedoman teknis HRA
implementation across all work areas. To strengthen internal        untuk memastikan konsistensi implementasi di seluruh area
competence, the Company also actively participates in HRA           kerja. Untuk memperkuat kompetensi internal, Perusahaan
workshops organized by AlamTri with technical guidance              juga berpartisipasi aktif dalam workshop HRA yang
support from experienced practitioners.                             diselenggarakan oleh AlamTri dengan dukungan bimbingan
                                                                    teknis dari praktisi berpengalaman.




180                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 181
01       02       03       04       05       06       07        08   09   10 11




Occupational Health Program                                                Program Kesehatan Kerja
[GRI 403-3, 403-6, 403-7, 12.14.7, 12.14.8, 14.16.7, 14.16.8]              [GRI 403-3, 403-6, 403-7, 12.14.7, 12.14.8, 14.16.7, 14.16.8]


The Company provides comprehensive occupational                            Perusahaan menyediakan layanan kesehatan kerja yang
health services through clinic facilities and first aid rooms              komprehensif melalui fasilitas klinik dan ruang pertolongan
at operational sites, which operate 24 hours a day and are                 pertama di lokasi operasional yang beroperasi selama 24
accessible to all employees and workforce. The Company                     jam dan dapat diakses oleh seluruh karyawan dan tenaga
provides various facilities and programs, as a form of health              kerja. Sebagai bentuk perlindungan kesehatan, Perusahaan
protection, including:                                                     menyediakan berbagai fasilitas dan program, antara lain:
• National Health Insurance (BPJS Kesehatan) participation                 Kepesertaan BPJS Kesehatan bagi karyawan;
    for employees;                                                         • Kepesertaan BPJS Kesehatan bagi karyawan;
• Annual periodic health examinations (medical check-up/                   • Pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up/MCU)
    MCU) along with its follow-up;                                             tahunan beserta tindak lanjutnya;
• Reimbursement for outpatient and inpatient medical                       • Penggantian biaya pengobatan rawat jalan dan rawat inap
    expenses for employees and their families, with coverage                   bagi karyawan dan keluarga dengan penggantian hingga
    up to 100%;                                                                100%;
• Reimbursement for eyeglasses every two years; and                        • Penggantian biaya kacamata setiap dua tahun; serta
• Provision of an ambulance for health emergencies.                        • Penyediaan ambulans untuk kondisi darurat kesehatan.

To ensure the quality of health services, the OHS Team                     Untuk memastikan mutu layanan kesehatan, Tim K3 secara rutin
regularly conducts monthly inspections and annual audits                   melaksanakan inspeksi bulanan dan audit tahunan terhadap
of health facilities and services, including compliance with               fasilitas dan layanan kesehatan, termasuk pemenuhan kontrak
work contracts, medical personnel certification, and medical               kerja, sertifikasi tenaga medis, serta kelayakan peralatan
equipment feasibility. Evaluation is also carried out on other             medis. Evaluasi juga dilakukan terhadap fasilitas pendukung
supporting facilities to ensure safe and comfortable access to             lainnya guna memastikan akses layanan kesehatan yang aman
health services for employees.                                             dan nyaman bagi karyawan.

In order to improve fitness and immune system strength,                    Dalam rangka meningkatkan kebugaran dan daya tahan
the Company provides an immunity improvement program                       tubuh, Perusahaan menyediakan program peningkatan
through the provision of balanced nutritious food as well as               imunitas melalui penyediaan makanan bergizi seimbang
sports facilities, such as sports fields, gym equipment, and               serta fasilitas olahraga, seperti lapangan olahraga, peralatan
treadmills. Health campaigns are conducted continuously                    gym, dan treadmill. Kampanye kesehatan dilakukan secara
through health talks and the distribution of educational                   berkelanjutan melalui health talk dan penyebaran materi
materials to increase employee awareness of the importance                 edukasi untuk meningkatkan kesadaran karyawan terhadap
of maintaining health.                                                     pentingnya menjaga kesehatan.

The following are other occupational health programs                       Berikut ini program-program kesehatan kerja lainnya yang
implemented during the reporting year:                                     dilaksanakan pada tahun pelaporan:
1. Hearing Conservation Program Evaluation                                 1. Evaluasi Program Konservasi Pendengaran
   Since 2020, The Company has implemented the Hearing                         Sejak tahun 2020, Perusahaan telah mengimplementasikan
   Conservation Program (HCP) as part of the AlamTri Group’s                   Program Konservasi Pendengaran (Hearing Conservation
   initiative. This program aims to protect workers’hearing                    Program/HCP) sebagai bagian dari inisiatif Grup AlamTri.
   health and prevent hearing loss due to noise exposure                       Program ini bertujuan melindungi kesehatan pendengaran
   in the work environment. Through the comprehensive                          pekerja serta mencegah gangguan pendengaran akibat
   implementation of the HCP, the Company strives to ensure                    paparan kebisingan di lingkungan kerja. Melalui penerapan
   that workers can carry out work activities safely while                     HCP yang komprehensif, Perusahaan berupaya memastikan
   mitigating the risk of long-term hearing impairment that                    pekerja dapat menjalankan aktivitas kerja secara aman
   potentially affect health and productivity.                                 sekaligus memitigasi risiko gangguan pendengaran jangka
                                                                               panjang yang berpotensi memengaruhi kesehatan dan
                                                                               produktivitas.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                             181
Page 182
10         Strengthening Occupational Health and Safety
           Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




  The implementation of the HCP at MC, LC, and KAI is                    Pelaksanaan HCP di MC, LC, dan KAI dievaluasi secara
  evaluated periodically based on five main aspects to ensure            berkala berdasarkan lima aspek utama untuk memastikan
  the effectiveness of noise control and the protection of               efektivitas pengendalian kebisingan dan perlindungan
  workers’ hearing health.                                               kesehatan pendengaran pekerja.

      HCP Evaluation Aspects
      Aspek Evaluasi HCP
      HCP Evaluation        •   Classification of worker groups with Similar Exposure Group (SEG)
      Aspect                    Penentuan kelompok pekerja dengan paparan bahaya yang sama (Similar Exposure Group/ SEG)
      Identifikasi Bahaya   •   List of workers exposed to noise
                                Daftar sumber kebisingan
                            •   List of noisy areas
                                Daftar area dengan kebisingan
      Noise                •    Measurement tools and methods
      Measurement and           Alat dan metode pengukuran
      Assessment           •    Workplace environment measurement and personal exposure measurement
      Pengukuran dan            Pengukuran di lingkungan kerja dan pengukuran paparan personal
      Penilaian Kebisingan •    Noise level map
                                Peta level kebisingan
                            •   Noise risk assessment
                                Penilaian risiko kebisingan
      Noise Control         •   Engineering controls
      Pengendalian              Rekayasa teknik
      Kebisingan            •   Administrative controls
                                Pengendalian administratif
                            •   PPE (Personal Protective Equipment) (subsidiary distribution data, noise reduction rate/NRR, effective
                                noise exposure, and inspection)
                                APD (data distribusi anak perusahaan, noise reduction rate/NRR, paparan efektif kebisingan, dan
                                inspeksi)

      Training and          •   FGD (Focus Group Discussion)/workshop/training
      Information               FGD/lokakarya/pelatihan
      Pelatihan dan         •   Sharing session/campaign
      Informasi                 Sharing session/ kampanye
                            •   Installation of noise hazard signs
                                Pemasangan tanda adanya bahaya kebisingan
      Evaluation            •   Specific health examination (audiometry)
      Evaluasi                  Pemeriksaan kesehatan khusus (audiometri)
                            •   Monitoring of follow-up actions
                                Pemantauan terhadap tindak lanjut


  The results of implementing the five evaluation aspects                Hasil penerapan lima aspek evaluasi dalam Program
  within the Hearing Conservation Program (HCP) have been                Konservasi Pendengaran (Hearing Conservation Program/
  documented in the official evaluation report. Based on this            HCP) telah terdokumentasi dalam laporan evaluasi resmi.
  report, MC, LC, and KAI have implemented the HCP by                    Berdasarkan laporan tersebut, MC, LC, dan KAI telah
  referencing all main aspects, which include noise exposure             mengimplementasikan HCP dengan mengacu pada
  measurement based on the Similar Exposure Group                        seluruh aspek utama, meliputi pengukuran paparan
  (SEG), evaluation of working environment conditions and                kebisingan berdasarkan Similar Exposure Group (SEG),
  personal factors, implementation of control measures                   evaluasi kondisi lingkungan kerja dan faktor personal,
  according to the hierarchy, execution of noise training and            penerapan pengendalian sesuai hierarki, pelaksanaan
  campaigns in the work area, and analysis of audiometric                pelatihan dan kampanye kebisingan di area kerja, serta
  examination results.                                                   analisis hasil pemeriksaan audiometri.




182                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 183
01      02     03      04        05   06      07     08      09   10 11




     Nevertheless, the evaluation also identified several areas         Meskipun demikian, evaluasi juga mengidentifikasi
     that still require strengthening. One aspect that needs            sejumlah area yang masih memerlukan penguatan.
     improvement is the recording system for the distribution           Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah sistem
     and inspection of Personal Protective Equipment (PPE)              pencatatan distribusi dan inspeksi alat pelindung diri
     to be more structured and comprehensive. Furthermore,              (APD) agar lebih terstruktur dan menyeluruh. Selain itu,
     the implementation of Problem Identification and                   penerapan Problem Identification and Corrective Action
     Corrective Action (PICA), especially in following up on            (PICA), khususnya dalam menindaklanjuti hasil pengukuran
     noise measurement results, needs to be reinforced more             kebisingan, perlu diperkuat secara lebih komprehensif.
     comprehensively. Improvements in this area are expected            Peningkatan pada area tersebut diharapkan dapat
     to optimize the implementation of the HCP and increase             mengoptimalkan pelaksanaan HCP dan meningkatkan
     the effectiveness of hearing health protection for workers         efektivitas perlindungan kesehatan pendengaran bagi
     at MC, LC, and KAI.                                                pekerja di MC, LC, dan KAI.

2. Respiratory Protection Program (RPP)                              2. Program Perlindungan Pernapasan (Respiratory Protection
                                                                        Program/RPP)
     This program is designed to mitigate the risk of respiratory       Program ini dirancang untuk memitigasi risiko gangguan
     disorders due to exposure to hazardous substances in the           pernapasan akibat paparan zat berbahaya di lingkungan
     work environment and is formulated in accordance with              kerja dan disusun sesuai dengan standar keselamatan
     applicable occupational safety standards and regulations.          kerja serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     The evaluation of RPP implementation at MC, LC, and                Evaluasi pelaksanaan RPP di MC, LC, dan KAI dilakukan
     KAI is carried out systematically by referring to five             secara sistematis dengan mengacu pada lima aspek utama
     main aspects to ensure the effectiveness of risk control           guna memastikan efektivitas pengendalian risiko dan
     and optimal protection for workers. The details of these           perlindungan optimal bagi pekerja. Rincian hasil evaluasi
     evaluation results are presented in the following section.         tersebut disajikan pada bagian berikut.



     RPP Implementation Evaluation Aspects
     Aspek Evaluasi Pelaksanaan RPP
     Evaluation Aspect of RPP Implementation
     Aspek Evaluasi Pelaksanaan RPP
     Hazard                  •    Classification of worker groups with the same hazard exposure (Similar Exposure Group/ SEG)
     Identification               Penentuan kelompok pekerja dengan paparan bahaya yang sama (Similar Exposure Group/ SEG)
     Identifikasi Bahaya     •    List of respiratory hazard sources
                                  Daftar sumber bahaya pernapasan
                             •    List of workers exposed to respiratory hazards
                                  Daftar pekerja yang terpapar bahaya pernapasan
                             •    List of areas with respiratory hazards
                                  Daftar area dengan bahaya pernapasan

     Noise Measurement •          Measurement tools and methods
     and Assessment               Alat dan metode pengukuran
     Pengukuran dan       •       Workplace measurement and personal exposure measurement
     Penilaian Kebisingan         Pengukuran di lingkungan kerja dan pengukuran paparan personal
                          •       Noise level map
                                  Peta level kebisingan
                             •    Respiratory risk assessment
                                  Penilaian risiko respirasi




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  183
Page 184
10          Strengthening Occupational Health and Safety
            Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




      Noise Measurement •        Engineering controls
      and Assessment             Rekayasa teknik
      Pengendalian      •        Administrative controls
      Kebisingan                 Pengendalian administratif
                        •        PPE (type of respirator, fit testing, and respirator maintenance and storage)
                                 APD (jenis respirator, fit testing, serta pemeliharaan dan penyimpanan respirator)
                            •    FGD/workshop/training
                                 FGD/lokakarya/pelatihan
                            •    Sharing session/campaign
                                 Sharing session/ kampanye
      Training and          •    FGD/workshop/training
      Information                FGD/lokakarya/pelatihan
      Pelatihan dan         •    Sharing session/campaign
      Informasi                  Sharing session/ kampanye

      Evaluation            •    Special health examination (spirometry)
      Evaluasi                   Pemeriksaan kesehatan khusus (spirometri)
                            •    Monitoring of follow-up actions
                                 Pemantauan terhadap tindak lanjut

   The evaluation results of the Respiratory Protection                   Hasil evaluasi atas implementasi Respiratory Protection
   Program (RPP) implementation show that MC, LC, and KAI                 Program (RPP) menunjukkan bahwa MC, LC, dan KAI
   have consistently implemented this program in accordance               telah menerapkan program ini secara konsisten sesuai
   with five main assessment aspects. These aspects include               dengan lima aspek utama penilaian. Aspek tersebut
   the determination of the Similar Exposure Group (SEG),                 mencakup penetapan Similar Exposure Group (SEG),
   evaluation of work environment conditions, measurement                 evaluasi kondisi lingkungan kerja, pengukuran paparan
   of personal dust exposure, implementation of controls                  debu personal, penerapan pengendalian sesuai hierarki,
   according to the hierarchy, as well as the implementation              serta pelaksanaan pelatihan, kampanye, dan sesi berbagi
   of training, campaigns, and knowledge-sharing sessions                 pengetahuan terkait perlindungan pernapasan. Selain
   related to respiratory protection. In addition, the RPP is             itu, RPP juga didukung oleh pemantauan kesehatan kerja
   also supported by occupational health monitoring and                   dan pemeriksaan kesehatan internal untuk memastikan
   internal health examinations to ensure the effectiveness of            efektivitas perlindungan pernapasan bagi pekerja.
   respiratory protection for workers.

   Further evaluation identifies a number of areas requiring to
   be strengthened as part of the commitment to continuous                Evaluasi lebih lanjut mengidentifikasi sejumlah area yang
   improvement. These areas include refining the data on                  perlu diperkuat sebagai bagian dari komitmen perbaikan
   total workers at risk of hazard exposure to improve the                berkelanjutan. Area tersebut meliputi penyempurnaan
   accuracy of respirator type selection, strengthening the               data jumlah pekerja yang berisiko terpapar bahaya guna
   implementation of fit tests, and improving procedures                  meningkatkan ketepatan pemilihan jenis respirator,
   for the maintenance of respiratory protective equipment.               penguatan pelaksanaan fit test, serta perbaikan prosedur
   Following up on this, the Company strengthens the                      pemeliharaan alat pelindung pernapasan. Menindaklanjuti
   recording and monitoring system, as well as increases the              hal tersebut, Perusahaan memperkuat sistem pencatatan
   frequency of respirator eligibility inspections to ensure              dan pemantauan, serta meningkatkan frekuensi inspeksi
   optimal protection.                                                    kelayakan respirator untuk memastikan perlindungan yang
                                                                          optimal.

3. Food Safety Management Plan/FSMP                                   3. Rencana Manajemen Keamanan Pangan (Food Safety
   AlamTri Group identifies the risks of food and beverage               Management Plan/FSMP)
   safety as an important aspect in maintaining employee                 Grup AlamTri mengidentifikasi risiko keamanan pangan
   well-being and operational continuity. Less-than-optimal              dan minuman sebagai aspek penting dalam menjaga
   catering service management potentially increases the risks           kesejahteraan karyawan dan kesinambungan operasional.




184                                                                            Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 185
01      02      03     04     05      06      07      08     09     10 11




     of illnesses due to food and water contamination, which can            Pengelolaan layanan katering yang tidak optimal berpotensi
     impact employee absenteeism and operational disruption.                meningkatkan risiko penyakit akibat kontaminasi makanan
                                                                            dan air, yang dapat berdampak pada ketidakhadiran
                                                                            karyawan serta gangguan operasional.

     As a mitigation step, in 2022, AlamTri’s IHOH team developed           Sebagai langkah mitigasi, pada tahun 2022 tim IHOH AlamTri
     a Food Safety Management Plan (FSMP) to ensure consistent              mengembangkan Food Safety Management Plan (FSMP)
     food safety management standards across all work areas.                untuk memastikan standar pengelolaan keamanan pangan
     The FSMP aims to:                                                      yang konsisten di seluruh area kerja. FSMP bertujuan untuk:
     1. Establish hygiene and food safety standards for catering            1. Menetapkan standar kebersihan dan keamanan pangan
         service providers in the work environment;                            bagi penyedia layanan katering di lingkungan kerja;
     2. Prevent failures in food service management that could              2. Mencegah kegagalan pengelolaan jasa boga yang
         potentially affect health;                                            berpotensi berdampak pada kesehatan;
     3. Improve the quality of food hygiene management                      3. Meningkatkan       kualitas   manajemen      kebersihan
         through clear requirements for catering vendors; and                  makanan melalui persyaratan yang jelas bagi vendor
                                                                               katering; dan
     4. Reduce the risk of illnesses due to food or water                   4. Mengurangi risiko penyakit akibat kontaminasi
        contamination and extraordinary events that could                      makanan atau air serta kejadian luar biasa yang dapat
        disrupt operations.                                                    mengganggu operasional.

     FSMP implementation is carried out with a risk-level-based             Penerapan FSMP dilakukan dengan pendekatan berbasis
     approach, taking into account the number of employees                  tingkat risiko, dengan mempertimbangkan jumlah karyawan
     and access to health facilities in each work location. This            dan akses terhadap fasilitas kesehatan di masing-masing
     approach allows for the adjustment of food safety controls             lokasi kerja. Pendekatan ini memungkinkan penyesuaian
     according to the specific needs of each operational area.              pengendalian keamanan pangan sesuai dengan kebutuhan
     The FSMP risk level classification is presented in the                 spesifik setiap area operasional. Klasifikasi tingkat risiko
     following section.                                                     FSMP disajikan pada bagian berikut.

     FSMP Risk Classification
     Klasifikasi Risiko FSMP
      Risk Classification                  Criteria                               Performance Indicator                      Subsidiary
       Klasifikasi Risiko                  Kriteria                                  Indikator Kinerja                          Anak
                                                                                                                             Perusahaan
      High Risk              Total employees >100 people ISO 22000 certification for catering vendors
      Risiko tinggi          and limited access to nearest Sertifikasi ISO 22000 untuk vendor katering
                             health facilities                                                                                MC, LC,
                             Jumlah karyawan >100 orang                                                                        KAI
                             dan akses terbatas ke faskes
                             terdekat
      Medium Risk            Total employees >100 people          Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP)
      Risiko sedang          and close to health facilities       or Hazard Analytical and Critical Control Point (HACCP),
                             Jumlah karyawan >100 orang           at a minimum, referring to SNI 01-4852-1998
                                                                                                                                N/A
                             dan dekat dengan faskes              Implementasi Good Manufacturing Practice (GMP) atau
                                                                  Hazard Analytical and Critical Control Poin (HACCP)
                                                                  minimal mengacu kepada SNI 01-4852-1998
      Low Risk               Total employees <100 people          Compliance with food safety management guideline for
      Risiko rendah          and close to health facilities       subsidiaries categorized as low risk
                             Jumlah karyawan <100 orang           Patuh terhadap panduan pengelolaan keselamatan                N/A
                             dan dekat dengan faskes              pangan untuk anak perusahaan yang dikategorikan
                                                                  berisiko rendah




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                        185
Page 186
10           Strengthening Occupational Health and Safety
             Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




Occupational Health Performance                                       Kinerja Kesehatan Kerja
[GRI 403-10, 12.14.11, 14.16.11]                                      [GRI 403-10, 12.14.11, 14.16.11]


The Company periodically conducts identification and                  Perusahaan secara berkala melakukan identifikasi dan evaluasi
evaluation of potential occupational illness (PAK) across             terhadap potensi penyakit akibat kerja (PAK) di seluruh area
all operational areas. This evaluation aims to support early          operasional. Evaluasi ini bertujuan untuk mendukung deteksi
detection, health risk prevention, as well as maintaining worker      dini, pencegahan risiko kesehatan, serta menjaga produktivitas
productivity and well-being. Through the implementation of            dan kesejahteraan pekerja. Melalui penerapan sistem
an effective occupational health management system and                manajemen kesehatan kerja yang efektif dan pengendalian
consistent risk control, the Company recorded zero cases of           risiko yang konsisten, Perusahaan mencatat tidak terdapat
occupational illness (PAK) throughout 2025. This achievement          kasus penyakit akibat kerja (PAK) sepanjang tahun 2025.
reflects the effectiveness of the prevention and mitigation           Capaian ini mencerminkan efektivitas langkah-langkah
steps that have been implemented, while also reaffirming the          pencegahan dan mitigasi yang telah diterapkan, sekaligus
Company’s commitment to maintaining high occupational                 menegaskan komitmen Perusahaan dalam menjaga standar
health standards in the operational environment.                      kesehatan kerja yang tinggi di lingkungan operasional.

Occupational Illness (PAK)
Penyakit Akibat Kerja [GRI 403-10, 12.14.2, 14.16.11]
                                              Description
                                                                                                    2023           2024            2025
                                               Deskripsi

 Total and fatality rate due to occupational illness
                                                                                                         0           0                0
 Jumlah dan tingkat fatalitas sebagai akibat penyakit akibat kerja

 Total and rate of recordable occupational illness
                                                                                                         0           0                0
 Jumlah dan tingkat penyakit akibat kerja yang dapat dicatat

 Types of main occupational illness
                                                                                                         0           0                0
 Jenis-jenis penyakit akibat kerja yang utama


Table of Average Performance of IHOH Leading Indicators MC and LC
Tabel Kinerja Rata-rata Indikator Leading IHOH MC dan LC
                      Leading Indicator                               Unit                                      Actual
                      Indikator Leading                              Satuan                                     Aktual

                        Promotive effort
                                                                                                                  299
                        Upaya promotif

                       Preventive effort
                                                                                                                  278
                       Upaya preventif
                                                                       %
                         Curative effort
                                                                                                                   99
                         Upaya kuratif

                      Rehabilitative effort
                                                                                                                   99
                      Upaya kehabilitatif




186                                                                              Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 187
01     02      03      04     05        06    07     08      09   10 11




Table of Average Performance of IHOH Leading Indicators KAI
Tabel Kinerja Rata-rata Indikator Leading IHOH KAI

                    Leading Indicator                               Unit                              Actual
                    Indikator Leading                              Satuan                             Aktual

                     Promotive effort
                                                                                                       100
                     Upaya promotif

                    Preventive effort
                                                                                                       100
                    Upaya preventif
                                                                     %
                      Curative effort
                                                                                                       100
                      Upaya kuratif

                   Rehabilitative effort
                                                                                                       100
                   Upaya kehabilitatif


The Company continues to strengthen its occupational               Perusahaan terus memperkuat program kesehatan dan
health and safety program as part of its efforts to create a       keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya menciptakan
safe, healthy, and productive work environment. Compared           lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
to 2024, the leading indicators of MC and LC in 2025 show          Dibandingkan tahun 2024, indikator leading MC dan LC
a significant increase, particularly in the promotive aspect,      pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan,
which rose from 142 to 299, and the preventive aspect,             khususnya pada aspek promotif meningkat dari 142 menjadi
which increased from 166 to 278. In the leading indicators         299 dan aspek preventif yang meningkat dari 166 menjadi 278.
of KAI, the promotive aspect increased from 100 to 110 and         Pada indikator leading KAI, aspek promotif meningkat dari
the preventive aspect increased from 100 to 138, while the         100 menjadi 110 dan aspek preventif yang meningkat dari 100
curative and rehabilitative aspects remained stable at 100. This   menjadi 138, aspek kuratif dan aspek rehabilitatif menunjukan
increase reflects the effectiveness of the Company’s efforts in    stabil di angka 100. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas
strengthening risk prevention, improving health response, and      upaya Perusahaan dalam memperkuat pencegahan risiko,
accelerating worker recovery.                                      meningkatkan respons kesehatan, serta mempercepat
                                                                   pemulihan pekerja.

Meanwhile, the leading indicators of MC and LC in the curative     Sementara itu, indikator leading MC dan LC pada aspek
aspect decreased from 121 to 99 and the rehabilitative aspect      kuratif mengalami penurunan dari 121 menjadi 99 dan aspek
decreased slightly from 100 to 99. The Company is following        rehabilitatif menurun sedikit dari 100 menjadi 99. Perusahaan
up on this by evaluating the approach and designing more           menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan evaluasi
targeted health communication methods to increase worker           pendekatan dan merancang metode komunikasi kesehatan
awareness and participation.                                       yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kesadaran dan
                                                                   partisipasi pekerja.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                              187
Page 188
10         Strengthening Occupational Health and Safety
           Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




The Company continues to strengthen its occupational                Perusahaan terus memperkuat program kesehatan dan
health and safety program as part of its efforts to create a        keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya menciptakan
safe, healthy, and productive work environment. Compared            lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
to 2024, the leading indicators in 2025 showed a significant        Dibandingkan tahun 2024, indikator leading pada tahun
increase, particularly in the promotional aspect, rising from 142   2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, khususnya
to 299 and the preventive aspect, rising from 166 to 278. This      pada aspek promotif meningkat dari 142 menjadi 299 dan
increase reflects the effectiveness of the Company’s efforts in     aspek preventif yang meningkat dari 166 menjadi 278.
strengthening risk prevention, improving health response, and       Peningkatan ini mencerminkan efektivitas upaya Perusahaan
accelerating worker recovery.                                       dalam memperkuat pencegahan risiko, meningkatkan respons
                                                                    kesehatan, serta mempercepat pemulihan pekerja.

Meanwhile, the curative aspect experienced a decrease from          Sementara itu, aspek kuratif mengalami penurunan dari
121 to 99 and the rehabilitative aspect slightly decreased          121 menjadi 99 dan aspek rehabilitatif menurun sedikit dari
from 100 to 99. The Company is following up on this by              100 menjadi 99. Perusahaan menindaklanjuti hal tersebut
evaluating the approach and designing more targeted health          dengan melakukan evaluasi pendekatan dan merancang
communication methods to increase worker awareness and              metode komunikasi kesehatan yang lebih tepat sasaran guna
participation.                                                      meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja.


Occupational Health Lagging Indicators                              Indikator Lagging Kesehatan Kerja

Health performance measurement is also carried out through          Pengukuran kinerja kesehatan kerja juga dilakukan melalui
lagging indicators reflecting the actual results of occupational    indikator lagging yang mencerminkan hasil aktual dari
health management. The parameters of the lagging indicators         pengelolaan kesehatan kerja. Parameter indikator lagging
used include:                                                       yang digunakan meliputi:
1. Fit-to-Work Ratio (RKK): The percentage of the workforce         1. Rasio Kelayakan Kerja (RKK), yaitu persentase tenaga kerja
   declared fit-to-work based on health examination results;            yang dinyatakan layak kerja berdasarkan hasil pemeriksaan
                                                                        kesehatan;
2. Crude Morbidity Rate (CMR): The percentage of the                2. Crude Morbidity Rate (CMR), yaitu persentase jumlah
   number of workers who are ill due to diseases other than             pekerja yang sakit akibat penyakit selain kecelakaan kerja
   occupational accidents and occupational illness (PAK)                dan penyakit akibat kerja (PAK) dibandingkan dengan
   compared to the total number of workers;                             total jumlah pekerja;
3. Morbidity Frequency Rate (MFR): The ratio of the number          3. Morbidity Frequency Rate (MFR), yaitu rasio jumlah kasus
   of non-occupational accidents and non-PAK illness cases              penyakit non-kecelakaan kerja dan non-PAK terhadap
   to the total hours worked in the current month multiplied            total jam kerja pada bulan berjalan dikalikan 1.000.000
   by 1,000,000 work hours;                                             jam kerja;
4. Spell Severity Rate (SSR): The severity level of illness based   4. Spell Severity Rate (SSR), yaitu tingkat keparahan penyakit
   on the number of spells per 1,000,000 work hours due to              berdasarkan jumlah spell selama 1.000.000 jam kerja
   non-occupational accidents and non-PAK illnesses;                    akibat penyakit non-kecelakaan kerja dan non-PAK;
5. Absence Severity Rate (ASR): The severity level of illness       5. Absence Severity Rate (ASR), yaitu tingkat keparahan
   based on the number of lost workdays due to illness                  penyakit berdasarkan jumlah hari kerja hilang akibat sakit
   (excluding occupational accidents and PAK) compared to               (di luar kecelakaan kerja dan PAK) dibandingkan dengan
   the total work hours in the current month multiplied by              total jam kerja pada bulan berjalan dikalikan 1.000.000 jam
   1,000,000 work hours; and                                            kerja; dan
6. Occupational Illness (PAK): The number of workers who            6. Penyakit Akibat Kerja (PAK), yaitu jumlah tenaga kerja
   experience health problems due to their work activities in           yang mengalami gangguan kesehatan akibat aktivitas
   one reporting period.                                                pekerjaannya dalam satu periode pelaporan.




188                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 189
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10 11




Lagging Indicator Performance 2025
Kinerja Indikator Lagging 2025
                    Lagging Indicator                                Unit
                                                                                          MC & LC                    KAI
                    Indikator Lagging                               Satuan

 Fit-to-work ratio (RKK)
                                                                      %                      99                       93
 Rasio Kelayakan Kerja

 Crude Morbidity Rate (CMR)
                                                                      %                     11.7                       5
 Crude Morbidity Rate

 Morbidity Frequency Rate (MFR)
                                                                      -                    499.51                    93.78
 Morbidity Frequency Rate

 Spell Severity Rate (SSR)
                                                                      -                     0.98                      4.2
 Spell Severity Rate

 Absence Severity Rate (ASR)
                                                                      -                    197.63                    7.65
 Absence Severity Rate


In 2025, the Company recorded a significant improvement               Pada tahun 2025, Perusahaan mencatat peningkatan
in health and safety performance. Crude Morbidity Rate                kinerja kesehatan dan keselamatan kerja yang signifikan.
(CMR), Morbidity Frequency Rate (FMR), and Absence                    Crude Morbidity Rate (CMR), Morbidity frequency rate
Severity Rate (ASR) increased, reflecting the effectiveness           (MFR) dan absence severity rate (ASR) meningkat dari yang
of the occupational health program implementation. In                 mencerminkan efektivitas pelaksanaan program kesehatan
addition, Spell Severity Rate (SSR) showed a downward trend,          kerja. Selain itu, Spell Severity Rate (SSR) menunjukkan tren
indicating increasingly better worker health management and           penurunan, mengindikasikan pengelolaan kesehatan pekerja
a reduction in absenteeism due to health issues.                      yang semakin baik serta berkurangnya tingkat absensi akibat
                                                                      gangguan kesehatan.

As a follow-up to the achievement of the leading and                  Sebagai tindak lanjut atas capaian indikator leading dan
lagging indicators, the IHOH team conducted an evaluation             lagging, tim IHOH melakukan evaluasi terhadap standarisasi
of the standardization of the indicators used. The evaluation         indikator yang digunakan. Evaluasi tersebut menyoroti
highlights the need to increase the frequency of monitoring           perlunya     peningkatan     frekuensi    pemantauan     untuk
to ensure data consistency and the accuracy of occupational           memastikan konsistensi data serta akurasi tren kesehatan
health trends. Furthermore, the IHOH team is considering the          kerja. Selain itu, tim IHOH mempertimbangkan penerapan
application of a ceiling limit on the implementation of IHOH          batas atas (ceiling limit) pada realisasi program IHOH guna
programs to reduce extreme fluctuations between the targets           mengurangi fluktuasi ekstrem antara target dan realisasi.
and actual results. As an improvement measure, the calculation        Sebagai langkah perbaikan, metode perhitungan dashboard
method for the occupational health dashboard is proposed to           kesehatan kerja diusulkan untuk diselaraskan dengan praktik
be aligned with the practices that have been implemented in           yang telah diterapkan di entitas anak lainnya. Uji coba metode
other subsidiaries. A trial of the new method will be carried out     baru akan dilakukan pada beberapa entitas sebelum finalisasi
at several entities prior to the standardization being finalized      standarisasi, guna memastikan efektivitas sistem pemantauan
to ensure the effectiveness of a sustainable occupational             kesehatan kerja yang berkelanjutan.
health monitoring system.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  189
Page 190
10            Strengthening Occupational Health and Safety
              Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja




Security Practices
Praktik Keamanan [GRI 410-1, 12.12.1, 12.12.2, 14.14.1, 14.14.2]


The Company ensures that all security personnel have received                      Perusahaan memastikan bahwa seluruh petugas keamanan telah
official training covering organizational policies related to                      menerima pelatihan resmi yang mencakup kebijakan organisasi
human rights and responsible security procedures. Throughout                       terkait hak asasi manusia serta prosedur pengamanan yang
the reporting period, 100% of the security workforce, totaling                     bertanggung jawab. Sepanjang periode pelaporan, 100% tenaga
228 personnel, have obtained Gada Pratama and Gada Madya                           keamanan yang berjumlah 228 personel telah memiliki sertifikasi
certifications, which include basic to advanced training in security               Gada Pratama dan Gada Madya, yang mencakup pelatihan dasar
aspects, leadership, and the implementation of company policies                    hingga lanjutan dalam aspek keamanan, kepemimpinan, serta
while upholding human rights principles. This training requirement                 penerapan kebijakan perusahaan dengan tetap menjunjung
is also imposed on third parties providing security services.                      tinggi prinsip hak asasi manusia. Persyaratan pelatihan ini juga
[GRI 410-1, 12.12.1, 12.12.2, 14.14.1, 14.14.2]                                    diberlakukan bagi pihak ketiga yang menyediakan jasa pengamanan.
                                                                                   [GRI 410-1, 12.12.1, 12.12.2, 14.14.1, 14.14.2]


In support of smooth operational activities, the Company                           Dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional, Perusahaan
implements a comprehensive area security system across all                         menerapkan sistem pengamanan kawasan yang komprehensif di
operational areas. This system includes the placement of trained                   seluruh wilayah kerja. Sistem ini mencakup penempatan personel
security personnel, the installation of a CCTV-based surveillance                  keamanan yang terlatih, pemasangan sistem pengawasan berbasis
system, and the implementation of SOP for Site Area Security                       CCTV, serta penerapan SOP Manajemen Keamanan Kawasan Site
Management to ensure consistent security standards across all                      guna memastikan standar keamanan yang konsisten di seluruh
operational areas. The security system is further strengthened                     area operasional. Penguatan sistem keamanan juga dilakukan
by implementing a gate pass system and the ISAC application to                     melalui penerapan gate pass dan aplikasi ISAC untuk memantau
monitor the movement of employees entering the mining area.                        pergerakan karyawan yang memasuki area tambang.

The Company recognizes the potential operational impacts,                          Perusahaan menyadari potensi dampak operasional, khususnya
particularly in the hauling road area, which can affect safety,                    di area hauling road, yang dapat memengaruhi keselamatan,
generate dust, and potentially impact community-owned                              menimbulkan debu, serta berpotensi berdampak pada tanaman
plants/crops around the transport route. To improve safety and                     masyarakat di sekitar jalur angkut. Untuk meningkatkan
risk control, the Company implements KO data digitalization                        keselamatan dan pengendalian risiko, Perusahaan menerapkan
to ensure all units and vehicles operating in the MC region are                    digitalisasi data KO guna memastikan seluruh unit dan kendaraan
in fit-for-operation condition. [OJK F.28] [GRI 14.10.3, 413-2, 12.9.3, 14.10.3]   yang beroperasi di wilayah MC berada dalam kondisi laik operasi.
                                                                                   [OJK F.28] [GRI 14.10.3, 413-2, 12.9.3, 14.10.3]


The Company does not have operational sites in conflict zones.                     Perusahaan tidak memiliki lokasi operasi di wilayah konflik.
Nevertheless, the Company still prioritizes a security approach                    Meskipun demikian, Perusahaan tetap mengedepankan
that respects human rights in all operational activities. Responsible              pendekatan keamanan yang menghormati hak asasi manusia
security practices are implemented through persuasive                              dalam seluruh aktivitas operasional. Praktik keamanan yang
communication and active coordination with stakeholders,                           bertanggung jawab diterapkan melalui komunikasi persuasif
including the village government as a mediator in resolving                        dan koordinasi aktif dengan para pemangku kepentingan,
community aspirations. The Company also proactively prepares                       termasuk pemerintah kelurahan sebagai mediator dalam
supporting data and documents to ensure transparency and the                       penyelesaian aspirasi masyarakat. Perusahaan juga menyiapkan
smooth mediation process.                                                          data dan dokumen pendukung secara proaktif guna memastikan
                                                                                   transparansi dan kelancaran proses mediasi.

Other concrete steps include cooperation with transport                            Langkah konkret lainnya meliputi kerja sama dengan mitra
partners to perform road watering to reduce dust, improvement                      pengangkutan untuk melakukan penyiraman jalan guna
of the SHR haul road embankment to prevent mud runoff into                         mengurangi debu, perbaikan tanggul jalur angkut SHR untuk
community plantation areas, and coordination with the village                      mencegah limpasan lumpur ke area perkebunan masyarakat, serta
government regarding the employee recruitment mechanism.                           koordinasi dengan pihak kelurahan terkait mekanisme rekrutmen
Close collaboration between internal and external security teams                   tenaga kerja. Kolaborasi yang erat antara tim keamanan internal
continues to be strengthened to maintain stability and security                    dan eksternal terus diperkuat guna menjaga stabilitas dan
across all operational areas. Through this approach, the Company                   keamanan di seluruh wilayah operasional. Melalui pendekatan
is committed to creating a safe, transparent work environment                      ini, Perusahaan berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang
that aligns with human rights principles. [GRI 3-3, 12.12.1, 14.14.1]              aman, transparan, dan selaras dengan prinsip-prinsip hak asasi
                                                                                   manusia. [GRI 3-3, 12.12.1, 14.14.1]




190                                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 191
01     02      03      04     05      06      07     08      09    10 11




                                                   This page is intentionally left blank.
                                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                              191
Page 192

          
Page 193
                  11
Community Development and
            Empowerment
 Pengembangan dan Pemberdayaan
                    Masyarakat
Page 194
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




Support for Community Empowerment
Dukungan terhadap Pemberdayaan Komunitas [GRI 413]



By ensuring that every community group has an equal              PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
opportunity to participate, share ideas, and obtain benefits     memberikan akses yang setara bagi masyarakat di sekitar
from the Company’s presence and activities, PT Alamtri           wilayah operasional dengan memastikan seluruh kelompok
Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “the Company”) offers equal     masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk
access to the community around the operational area in order     berpartisipasi, menyampaikan aspirasi, serta memperoleh
to support the local economic growth and strengthen the          manfaat dari keberadaan dan aktivitas Perusahaan guna
harmonious relationship with the stakeholders. This approach     mendukung       pertumbuhan     ekonomi    lokal   sekaligus
aims to create sustainable shared values and boost community     memperkuat hubungan yang harmonis dengan para pemangku
trust towards the company’s presence and activities. [GRI 3-3,   kepentingan. Pendekatan ini diarahkan untuk menciptakan
413-1]                                                           nilai bersama yang berkelanjutan serta meningkatkan
                                                                 kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan dan aktivitas
                                                                 perusahaan. [GRI 3-3, 413-1]

As a primary foundation to build a constructive relationship     AMI menempatkan komunikasi dan konsultasi yang efektif
with the local community, AMI creates effective communication    sebagai fondasi utama dalam membangun hubungan
and consultation. The community is provided with transparent     yang konstruktif dengan komunitas lokal. Melalui saluran
information concerning the company’s activities, plans,          komunikasi yang terbuka, masyarakat memperoleh informasi
and the potential impacts of its operations through open         yang transparan mengenai kegiatan, rencana, serta potensi
communication channels. In its implementation, AMI               dampak operasional perusahaan. Dalam pelaksanaannya,
adopts a local wisdom-based approach to ensure respectful        AMI mengadopsi pendekatan berbasis kearifan lokal guna
interactions, support the dialogue-based resolutions of          memastikan interaksi yang saling menghormati, mendukung
issues, and maintain the social and economic balance of the      penyelesaian permasalahan secara dialogis, serta menjaga
surrounding community. [GRI 413-1]                               keseimbangan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. [GRI 413-1]

AMI regularly organizes the Community Communication Forum        Untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, AMI secara
(FORKAM) for social interaction and public participation,        rutin menyelenggarakan Forum Komunikasi Masyarakat
including expressing aspirations and inputs for the Company’s    (FORKAM) sebagai wadah silaturahmi dan partisipasi publik,
programs, to strengthen community involvement. In the            termasuk penyampaian aspirasi dan masukan terhadap
process of identifying stakeholders, AMI prioritizes local       program perusahaan. Dalam proses identifikasi pemangku
communities by providing opportunities for entrepreneurship      kepentingan, AMI memprioritaskan masyarakat lokal melalui
and employment in line with their needs and capacities. The      pemberian kesempatan berusaha dan berkarir sesuai dengan
company also identifies vulnerable groups and involves them      kebutuhan dan kapasitas yang dimiliki. Perusahaan juga
through an open discussion to accommodate their needs and        mengidentifikasi kelompok rentan dan melibatkan mereka
perspectives significantly. By implementing the principle of     melalui diskusi terbuka agar kebutuhan dan perspektif
inclusivity throughout all community empowerment initiatives,    mereka dapat diakomodasi secara bermakna. Selain itu, AMI
AMI is also committed to support safe and equal gender           berkomitmen mendorong partisipasi gender yang aman dan
involvement. [GRI 413-1]                                         adil dengan menerapkan prinsip inklusivitas dalam seluruh
                                                                 inisiatif pemberdayaan komunitas. [GRI 413-1]




194                                                                      Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 195
01      02       03    04     05      06      07     08      09    10      11


Stakeholder Engagement
Pelibatan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29]



The company utilizes stakeholder engagement mechanisms                  Perusahaan menggunakan mekanisme keterlibatan pemangku
to engage relevant parties in achieving common goals.                   kepentingan untuk melibatkan pihak-pihak yang relevan
Stakeholder engagement is a mechanism for accountability                dalam mencapai tujuan bersama. Pelibatan pemangku
involving stakeholders in identifying, understanding, and               kepentingan merupakan mekanisme akuntabilitas untuk
addressing issues related to economic, environmental, and               melibatkan pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi,
social impacts. The company is fully aware that stakeholder             memahami, dan menangani masalah terkait isu dampak
engagement in business is essential, reflecting its commitment          ekonomi, lingkungan dan sosial. Perusahaan menyadari betul
to becoming a sustainable company.                                      bahwa pelibatan pemangku kepentingan dalam bisnis sangat
                                                                        penting sebagai wujud komitmen untuk menjadi Perusahaan
                                                                        berkelanjutan.

The engagement process is carried out through various                   Proses pelibatan dilakukan melalui berbagai mekanisme
communication mechanisms tailored to the characteristics                komunikasi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-
of each stakeholder. The feedback gathered is not only                  masing pemangku kepentingan. Masukan yang diperoleh
documented, but also analyzed and taken into account in the             tidak hanya didokumentasikan, tetapi juga dianalisis dan
strategic decision-making process, risk management, as well             dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan
as the development of the Company’s work plan.                          strategis, pengelolaan risiko, serta penyusunan program kerja
                                                                        Perusahaan.

Through continuous and responsive engagement, the                       Dengan pelibatan yang berkelanjutan dan responsif,
Company strives to build relationships based on mutual trust            Perusahaan berupaya membangun hubungan yang
and collaboration with all stakeholders. This approach also             saling percaya dan kolaboratif dengan seluruh pemangku
supports the identification of material issues, improvement             kepentingan. Pendekatan ini sekaligus mendukung
of sustainability performance, and the creation of long-term            identifikasi isu material, peningkatan kinerja keberlanjutan,
values for the Company and the wider community.                         serta penciptaan nilai jangka panjang bagi Perusahaan dan
                                                                        masyarakat luas.



Methods of Stakeholder Identification
Metode Identifikasi Kelompok Pemangku Kepentingan
 Dependency (D)                 Groups or individuals who directly or indirectly depend on the Company’s activities, products or services
                                and performance, or vice versa.
                                Kelompok atau individu yang secara langsung atau tidak langsung bergantung pada aktivitas, produk
                                atau layanan dan kinerja Perusahaan, atau sebaliknya.
 Responsibility (R)             Groups or individuals who have, or may in the future have, legal organizations, commercial, operational,
                                or ethical/moral responsibilities, or vice versa.
                                Kelompok atau individu yang memiliki, atau di masa depan mungkin memiliki, organisasi hukum,
                                tanggung jawab komersial, operasional atau etika / moral atau sebaliknya.
 Tension (T)                    Groups or individuals who require immediate attention from the Company in relation to broader
                                financial, economic, social, or environmental issues.
                                Kelompok atau individu yang membutuhkan perhatian segera dari Perusahaan terkait dengan masalah
                                keuangan, ekonomi, sosial atau lingkungan yang lebih luas.
 Influence (I)                  Groups or individuals who can influence strategic or operational decision-making by the company or
                                stakeholders.
                                Kelompok atau individu yang dapat berdampak pada Perusahaan atau pemangku kepentingan
                                pengambilan keputusan strategis atau operasional.
 Diverse Perspective (DP)       Groups or individuals whose different perspectives can lead to new understandings of situations and the
                                identification of opportunities for actions that might not occur.
                                Kelompok atau individu yang pandangannya berbeda dapat mengarah pada pemahaman baru tentang
                                situasi dan identifikasi peluang untuk tindakan yang mungkin tidak terjadi.

 Proximity (P)                  Groups or individuals who are geographically close to the Company’s operational areas.
                                Kelompok atau individu yang memiliki kedekatan geografis dengan wilayah operasional Perusahaan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                        195
Page 196
11       Community Development and Empowerment
         Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




List of Stakeholders, Methods of Engagement, Frequency, Topics Raised, and Stakeholder Expectations
Daftar Pemangku Kepentingan, Metode Pelibatan, Frekuensi, Topik yang Diajukan dan Harapan Pemangku
Kepentingan
                    Basis of
                                    Methods of                            Key Topics Raised             Stakeholder Expectations
  Stakeholders   Identification                         Frequency
                                   Engagement                                Topik Utama                   Harapan Pemangku
   Pemangku           Basis                              Frekuensi
                                  Metode Pelibatan                          yang Diajukan                     Kepentingan
                   Identifikasi
Shareholders     D, R, I, P       •   General         Tahunan atau   •     Company                  •     The Company’s
Pemegang         D, R, I, P           Meeting of      insidental           Performance                    Performance
Saham                                 Shareholders    Tahunan atau         Kinerja perusahaan             Kinerja Perusahaan
                                      Rapat Umum      insidental     •     Dividend                 •     Stock performance
                                      Pemegang                             Dividen                        Kinerja saham
                                      Saham (RUPS)                   •     Business                 •     Dividend distribution
                                  •   Website                              development                    Pembagian dividen
                                      Website                              Pengembangan
                                                                           usaha
                                                                     •     Corporate
                                                                           governance
                                                                           Tata kelola
                                                                           perusahaan
                                                                     •     Board of
                                                                           Commissioners or
                                                                           Board of Directors
                                                                           Dewan Komisaris
                                                                           dan/atau Direksi
Customers        D, R, I          •   Website         If needed      Commercial relationship        •     Obtaining complete and
Pelanggan        D, R, I              Website         Apabila        Hubungan komersial                   transparent information
                                  •   Direct visit    dibutuhkan                                          about the company and
                                      Kunjungan                                                           its products
                                      langsung                                                            Memperoleh informasi
                                  •   Calls,                                                              yang lengkap dan
                                      messages,                                                           transparan mengenai
                                      emails                                                              perusahaan maupun
                                      Panggilan,                                                          produk
                                      pesan,                                                        •     Obtaining the required
                                      atau e-mail                                                         quality and quantity of
                                      langsung                                                            products as agreed in
                                  •   Customer                                                            the contract, as well as
                                      satisfaction                                                        delivery timeliness
                                      survey (every                                                       Memperoleh produk
                                      2 years)                                                            kualitas dan kuantitas
                                      Survei                                                              yang dibutuhkan sesuai
                                      kepuasan                                                            perjanjian dalam kontrak,
                                      pelanggan                                                           serta ketepatan waktu
                                      (setiap 2                                                           pengiriman
                                      tahun)                                                        •     Receiving professional,
                                                                                                          responsive, and satisfying
                                                                                                          service
                                                                                                          Memperoleh layanan
                                                                                                          yang profesional,
                                                                                                          responsif, dan
                                                                                                          memuaskan




196                                                                      Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 197
01     02      03      04      05     06      07     08      09      10       11




                        Basis of
                                         Methods of                                  Key Topics Raised        Stakeholder Expectations
  Stakeholders       Identification                              Frequency
                                        Engagement                                      Topik Utama              Harapan Pemangku
   Pemangku               Basis                                   Frekuensi
                                       Metode Pelibatan                                yang Diajukan                Kepentingan
                       Identifikasi

                                       •   Meetings                                                       •     Obtaining legal
                                           at industry                                                          protection and certainty
                                           conferences                                                          as a customer
                                           and business                                                         Memperoleh
                                           meetings                                                             perlindungan dan
                                           Pertemuan                                                            kepastian hukum sebagai
                                           dalam                                                                pelanggan.
                                           konferensi                                                     •     Obtaining certainty
                                           industri dan                                                         of supply continuity
                                           business                                                             to support customer
                                       •   Site visit                                                           operational continuity
                                           meetings                                                             Memperoleh kepastian
                                           Peninjauan                                                           keberlanjutan pasokan
                                           lokasi                                                               guna mendukung
                                           operasional                                                          kelangsungan operasional
                                                                                                                pelanggan
 Employees           D, R, T, I, P     •   Townhall          •    Once a year    Employment/welfare       Obtaining a comfortable
 Pekerja             D, R, T, I, P         meeting                Setahun        Ketenagakerjaan/         workplace, training, fair and
                                           Townhall               sekali         kesejahteraan            adequate compensation, and
                                           meeting           •    4 times                                 opportunities for growth
                                       •   Bipartite              a year                                  Memperoleh tempat kerja
                                           cooperative            Setahun 4                               yang nyaman, pelatihan,
                                           institution            kali                                    imbalan kerja yang memadai
                                           discussion        •    If needed                               dan memberikan kesempatan
                                           Diskusi LKS            Apabila                                 untuk berkembang
                                           bipartit               dibutuhkan
                                       •   HR Forum
                                           HR Forum


 Government and      D, R, T, I,       •   Regular           •    Every month    •   Company              •     The Company can
 Policy Makers       DP, P                 reporting to           Setiap bulan       Performance                achieve its predetermined
 Pemerintah          D, R, T, I, DP, P     Regulators        •    Every 3            Kinerja Perusahaan         work plans
 dan Pembuat                               and                    months         •   Business                   Perusahaan dapat
 Kebijakan                                 Government             Setiap 3           development/               mencapai rencana kerja
                                           Pelaporan              bulan              investment                 yang sudah ditentukan
                                           rutin kepada      •    Every year         Pengembangan         •     The Company operates in
                                           regulator dan          Setiap tahun       usaha /investasi           accordance with corridors
                                           pemerintah        •    If needed                                     and rules of the industry
                                                                  Apabila                                       Perusahaan beroperasi
                                                                  dibutuhkan                                    sesuai dengan koridor
                                                                                                                dan aturan main sesuai di
                                                                                                                bidang industri
                                                                                                          •     Company compliance
                                                                                                                with applicable rules and
                                                                                                                regulations
                                                                                                                Kepatuhan Perusahaan
                                                                                                                terhadap peraturan dan
                                                                                                                ketentuan yang berlaku




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                        197
Page 198
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




                     Basis of
                                     Methods of                               Key Topics Raised             Stakeholder Expectations
 Stakeholders     Identification                         Frequency
                                    Engagement                                   Topik Utama                   Harapan Pemangku
  Pemangku             Basis                              Frekuensi
                                   Metode Pelibatan                             yang Diajukan                     Kepentingan
                    Identifikasi

Business          D, R, T, P       •   Employment      When necessary    Commercial relationship        •     An objective, transparent,
Partners,         D, R, T, P           contract        Saat diperlukan   Hubungan komersial                   and corruption-free
Suppliers                              Kontrak kerja                                                          Proses pengadaan yang
Mitra Kerja,                       •   Investment                                                             obyektif, transparan,
Supplier                               partners                                                               dan tanpa korupsi
                                       Mitra investasi                                                        procurement process
                                   •   Operational                                                      •     Achieve mutually
                                       coordination                                                           beneficial partnerships
                                       Koordinasi                                                             Memperoleh kerja
                                       operasional                                                            sama yang saling
                                                                                                              menguntungkan
Local             D, R, T, I,       Village           Semi-annually      •     The Company’s CSR        •     Implementation of social
Communities       DP, P             community         6 bulanan                activity plans and             and environmental
Masyarakat,       D, R, T, I, DP, P meetings                                   implementation                 Pelaksanaan program
Komunitas Lokal                     Musyawarah desa                            Rencana dan                    tanggung jawab
                                                                               aktualisasi kegiatan-          sosial dan lingkungan
                                                                               kegiatan CSR                   responsibility programs
                                                                               Perusahaan               •     Community development
                                                                                                              around mining areas
                                                                                                              Pengembangan
                                                                                                              masyarakat sekitar area
                                                                                                              tambangKesempatan
                                                                                                              kerja




198                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 199
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11


Social Impact Mitigation and Management
Mitigasi dan Pengelolaan Dampak Sosial [OJK E.4] [GRI 2-29]



AMI realizes that the company’s operational activities                 AMI menyadari bahwa kegiatan operasional perusahaan
potentially create social impacts, particularly those related          berpotensi menimbulkan dampak sosial, khususnya yang
to community safety, environmental quality, and economic               berkaitan dengan keselamatan masyarakat, kualitas lingkungan,
activities around the operational area. One of the areas of            dan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah operasional. Salah
primary concern is a hauling road that potentially affects the         satu area yang menjadi perhatian utama adalah hauling road,
road users’ safety, generates dust and impacts the community-          yang berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna jalan,
owned plants along the operational route. [OJK F.23] [GRI 413-2]       menimbulkan debu, serta berdampak pada tanaman milik
                                                                       masyarakat di sepanjang jalur operasional. [OJK F.23] [GRI 413-2]

AMI strengthens the operational control system to mitigate the         Untuk memitigasi potensi dampak tersebut, AMI memperkuat
potential impacts through the implementation of a gate pass            sistem pengendalian operasional melalui penerapan gate
system and the ISAC application to monitor the employees and           pass dan penggunaan aplikasi ISAC guna memantau
vehicles entering the mining area. The company, furthermore,           pergerakan karyawan dan kendaraan yang memasuki area
also implements the digitalization of the operational feasibility      tambang. Selain itu, Perusahaan menerapkan digitalisasi data
data to ensure all units and operating vehicles are feasible           kelayakan operasional (KO) untuk memastikan seluruh unit
and meet the safety standard. These steps aim to improve               dan kendaraan yang beroperasi berada dalam kondisi layak
the operational safety and minimize its risks to the local             dan memenuhi standar keselamatan. Langkah-langkah ini
community. [GRI 413-2]                                                 bertujuan meningkatkan keselamatan operasional sekaligus
                                                                       meminimalkan risiko terhadap masyarakat sekitar. [GRI 413-2]




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                      199
Page 200
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




CSR Program
Program CSR [OJK F.25]



AMI’s Corporate Social Responsibility (CSR) program is           Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social
designed and carried out systematically by referring to the      Responsibility/CSR) AMI dirancang dan dilaksanakan secara
pillars of CSR AlamTri Group and the five pillars of Community   terstruktur dengan mengacu pada pilar CSR Grup AlamTri
Development and Empowerment as regulated in the Decree           serta lima pilar Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
of the Minister of Energy and Mineral Resource No. 1824K/30/     (PPM) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No.
MEM/2018. In its design, AMI’s CSR program is also aligned       1824 K/30/MEM/2018 tentang Pelaksanaan Pengembangan
with the ISO 26000:2010 principles on social responsibilities    dan Pemberdayaan Masyarakat. Dalam perancangannya,
and ISO 37101:2016 on community’s sustainable development,       program CSR AMI juga diselaraskan dengan prinsip-prinsip ISO
and supports the achievements of Sustainable Development         26000:2010 tentang tanggung jawab sosial dan ISO 37101:2016
Goals (SDGs) related to the contexts and the impacts of the      tentang pembangunan berkelanjutan komunitas, serta
Company’s business activities. This approach ensures that all    mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
of the Company’s social initiatives are aligned with the CSR’s   (Sustainable Development Goals/SDGs) yang relevan dengan
vision, missions and strategies formulated by the Company.       konteks dan dampak kegiatan usaha Perusahaan. Pendekatan
                                                                 ini memastikan bahwa seluruh inisiatif sosial Perusahaan selaras
                                                                 dengan visi, misi, dan strategi CSR yang telah dirumuskan oleh
                                                                 perusahaan.


Vision, Missions, and Strategies of CSR                          Visi, Misi, dan Strategi CSR




                                    To create a prosperous, intelligent and independent community around
                                    the mining area within a sustainable environment.
       VISION                       Terwujudnya masyarakat lingkar tambang yang sejahtera, cerdas, dan
                                    mandiri dalam lingkungan yang lestari.
          VISI
                                    • To inclusively empower communities based on local potential and
                                      needs to create communities with strong character, productivity, and
                                      the ability to develop themselves.
                                      Memberdayakan masyarakat secara inklusif berbasis potensi dan
                                      kebutuhan lokal menuju masyarakat yang berkarakter, produktif, dan
                                      mampu mengembangkan diri sendiri.
                                    • To support the sustainability of the Company’s business by
                                      developing and strengthening the community-based institution
                                      as agents of change in the following sectors: education, economy,
                                      health, socio-culture, and environment.
      MISSION                         Mendukung keberlanjutan usaha Perusahaan dengan membangun dan
        MISI                          memperkuat institusi berbasis masyarakat sebagai agen perubahan di
                                      bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial budaya, dan lingkungan.
                                    • To build partnership with stakeholders at both the local and national
                                      levels.
                                      Membangun kemitraan dengan para pemangku kepentingan, baik di
                                      tingkat lokal maupun nasional.
                                    • To support the government’s program priority implemented in the
                                      Company’s operational area.
                                      Mendukung program prioritas pemerintah yang diimplementasikan di
                                      area operasional Perusahaan.


200                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 201
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




                                         • Conducting social mapping to identify issues, challenges,
                                           opportunities, and socio-economic potential in the surrounding area.
                                           Melakukan pemetaan sosial untuk memetakan isu, permasalahan,
                                           peluang, dan potensi sosio ekonomi di lingkungan sekitar.
                                         • Constructing the Master Plan for the Development of Community
                                           Development and Empowerment Program (RIPPM), Work Plan and
                                           Budget (RKAB), and preparing the CSR Program and Budget Plan.
                                           Menyusun Rencana Induk Pengembangan Program PPM (RIPPM),
                                           Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), serta menyusun Rancangan
                                           Program dan Anggaran CSR.
                                         • Collecting initial data/information and compiling the Terms of
     STRATEGIES                            Reference for the program and the activities approval.
                                           Melakukan pengumpulan data/informasi awal dan menyusun kerangka
       STRATEGI                            acuan program serta kerangka acuan persetujuan kegiatan.
                                         • Preparing program implementation guidelines, followed by the
                                           program implementation.
                                           Menyusun panduan pelaksanaan program yang kemudian dilanjutkan
                                           dengan implementasi program.
                                         • Conducting regular assistance and monitoring as well as performing
                                           evaluations to improve the effectiveness of program implementation.
                                           Melakukan pendampingan dan pemantauan secara rutin, serta melakukan
                                           evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan program.




The CSR program implementation is initiated by social                  Pelaksanaan program CSR diawali dengan pemetaan sosial
mapping in order to identify the issues, needs, potential,             (social mapping) untuk mengidentifikasi isu, kebutuhan,
and opportunities for community development in the                     potensi, dan peluang pengembangan masyarakat di wilayah
operational area. Based on the mapping result, the Company             operasional. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Perusahaan
prepares the Master Plan for the Development of Community              menyusun Rencana Induk Pengembangan Program PPM
Development and Empowerment Program (RIPPM), Work                      (RIPPM), Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), serta
Plan and Budget (RKAB), and CSR Program and Budget Plan                rencana program dan anggaran CSR yang dilaksanakan secara
that are implemented gradually and sustainably. Assistance,            bertahap dan berkelanjutan. Setiap program dilengkapi dengan
monitoring, and evaluation are provided for each program to            pendampingan, pemantauan, dan evaluasi guna meningkatkan
improve the effectiveness and ensure the sustainable benefits          efektivitas dan memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi
for the community. In this case, AMI’s CSR program includes            masyarakat. Program CSR AMI mencakup lima pilar utama,
five main pillars: education, health, economy, socio-culture,          yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, dan
and environment. These five pillars are implemented through            lingkungan. Lima pilar tersebut dilaksanakan melalui program
a thematic program, including Education (AlamTri Alirkan               tematik, yaitu Pendidikan (AlamTri Alirkan Cerdas), Kesehatan
Cerdas), Health (AlamTri Alirkan Sehat), Economy (AlamTri              (AlamTri Alirkan Sehat), Ekonomi (AlamTri Alirkan Sejahtera),
Alirkan Sejahtera), Environment (AlamTri Alirkan Lestari), and         Lingkungan (AlamTri Alirkan Lestari), dan Sosial Budaya (AlamTri
Socio-Culture (AlamTri Alirkan Budaya).                                Alirkan Budaya).




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     201
Page 202
11           Community Development and Empowerment
             Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




Five Pillars of CSR Program
Lima Pilar Program CSR

    AlamTri Alirkan Cerdas           AlamTri Alirkan Sehat          AlamTri Alirkan Sejahtera        AlamTri Alirkan Lestari        AlamTri Alirkan Budaya
    AlamTri Alirkan Cerdas           AlamTri Alirkan Sehat          AlamTri Alirkan Sejahtera        AlamTri Alirkan Lestari        AlamTri Alirkan Budaya



   The empowerment program           The empowerment program        The empowerment program          The empowerment program        The empowerment program
   in the education sector aims      in the health sector aims to   in the economy sector aims       in the environmental sector    in     the     socio-cultural
   to improve the quality of local   improve health access and      to improve the economic          aims to create environmental   sector aims to strengthen
   human resources by raising        strengthen health awareness    welfare by utilizing local       awareness and agents of        appreciation   of    cultural
   education standards, enabling     among the community.           potential and strengthening      change, further acting as      heritage and local potential.
   them to become more skilled                                      community skills in their        initiators of environmental
   and productive.                                                  business activities.             conservation efforts.

   Program         pemberdayaan      Program     pemberdayaan       Program        pemberdayaan      The empowerment program        Program       pemberdayaan
   bidang pendidikan bertujuan       bidang kesehatan bertujuan     bidang ekonomi bertujuan         in the environmental sector    bidang    sosial     budaya
   untuk meningkatkan kualitas       untuk meningkatkan akses       untuk           meningkatkan     aims to create environmental   bertujuan              untuk
   sumber daya manusia (SDM)         kesehatan dan memperkuat       kesejahteraan       ekonomi      awareness and agents of        meningkatkan       kecintaan
   lokal agar lebih terampil dan     kesadaran masyarakat akan      dengan         memanfaatkan      change, further acting as      terhadap warisan budaya dan
   produktif melalui peningkatan     kesehatan.                     potensi       lokal      dan     initiators of environmental    potensi    lokal.
   standar pendidikan.                                              meningkatkan keterampilan        conservation efforts.
                                                                    masyarakat dalam bidang
                                                                    usahanya.




Flagship Program
Program Utama

   ALAMTRI ALIRKAN CERDAS
   ALAMTRI ALIRKAN CERDAS



   Assessment of Vocational Training potential in Entrepreneurship
   Penilaian Potensi Pelatihan Vokasi di Bidang Kewirausahaan




This program aims to identify appropriate CSR programs                             Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi program
to implement to improve the competency of high school                              Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang tepat untuk
graduates within MC and LC’s operational areas, preparing                          diimplementasikan guna meningkatkan kompetensi lulusan
them to become entrepreneurs in the future. The program                            sekolah menengah atas di wilayah operasional MC dan LC,
covers high school/vocational school graduates under the age                       sehingga mereka siap menjadi wirausahawan di masa depan.
of 25 in 16 villages across 2 sub-districts within the nearest                     Program ini mencakup masyarakat lulusan SMA/SMK berusia
area of MC’s operations.                                                           di bawah 25 tahun yang berada di 16 desa dari 2 kecamatan
                                                                                   pada area terdekat wilayah operasional MC.




202                                                                                             Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 203
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




   Tira Tangka Balang Scholarship – Regular Undergraduate Scholarship & Soft Skills Development
   Beasiswa Tira Tangka Balang – Beasiswa S1 Reguler & Pengembangan Soft Skills




The Tira Tangka Balang Scholarship – Indonesia Bright Future           Program Beasiswa Tira Tangka Balang, Indonesia Bright
Leaders Program is a regular undergraduate scholarship                 Future Leaders merupakan inisiatif beasiswa sarjana reguler
initiative designed to expand access to higher education for           yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi
underprivileged students from Murung Raya Regency. Beyond              bagi mahasiswa kurang mampu yang berasal dari Kabupaten
providing tuition assistance, the program aims to develop              Murung Raya. Tidak hanya memberikan bantuan biaya
well-rounded, high-achieving future leaders by combining               pendidikan, program ini juga bertujuan membentuk calon
financial support with structured soft skills development and          pemimpin masa depan yang unggul dan berkarakter melalui
leadership training.                                                   kombinasi dukungan finansial dengan pengembangan soft
                                                                       skills dan pelatihan kepemimpinan yang terstruktur.

The program currently supports 53 scholarship recipients               Saat ini, program ini telah mendukung 53 penerima beasiswa yang
across semesters 2–8 who are pursuing university education             tersebar pada semester 2 hingga semester 8 dan menempuh
throughout Indonesia. In addition to financial aid, all recipients     pendidikan di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
undergo psychological assessments and interviews to map                Selain bantuan finansial, seluruh penerima beasiswa mengikuti
their potential, interests, and talents, ensuring targeted             asesmen psikologis dan wawancara untuk memetakan potensi,
personal development support.                                          minat, dan bakat masing-masing, sehingga pengembangan diri
                                                                       yang diberikan dapat lebih terarah dan sesuai kebutuhan individu.

To strengthen leadership and employability readiness,                  Untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kesiapan
the program delivers comprehensive soft skills training. A             memasuki dunia kerja, program ini menyelenggarakan pelatihan
three-day intensive Self-Discovery, Leadership Skills, and             soft skills yang komprehensif. Salah satu kegiatan utama adalah
Job Readiness training was conducted in Loksado, South                 pelatihan intensif selama tiga hari bertema Self-Discovery,
Kalimantan, attended by 23 students in person and 17 online            Leadership Skills, and Job Readiness yang dilaksanakan di Loksado,
(40 participants below semester 8). The training focuses on            Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 mahasiswa
career insight, leadership capacity, workplace readiness,              secara luring dan 17 mahasiswa secara daring (total 40 peserta).
and confidence-building. The program is further reinforced             Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman karier, penguatan
by online post-training mentoring provided by professional             kapasitas kepemimpinan, kesiapan kerja, serta pembangunan rasa
consultants. As a follow-up, participants also implement               percaya diri. Program ini juga diperkuat dengan pendampingan
social projects, applying leadership and teamwork skills in real       pasca pelatihan secara daring oleh konsultan profesional. Sebagai
community initiatives.                                                 tindak lanjut, para peserta mengimplementasikan proyek sosial
                                                                       yang menjadi sarana penerapan keterampilan kepemimpinan dan
                                                                       kerja tim dalam inisiatif nyata di masyarakat.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       203
Page 204
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




The overall impact of the program lies in creating access to         Secara keseluruhan, dampak program ini terletak pada
higher education while simultaneously building leadership            terciptanya akses pendidikan tinggi yang diiringi dengan
capacity, career preparedness, and social responsibility             penguatan kapasitas kepemimpinan, kesiapan karir, serta
among youth from Murung Raya. By integrating financial               tanggung jawab sosial generasi muda Murung Raya. Melalui
assistance with structured competency development, the               integrasi antara bantuan finansial dan pengembangan
initiative contributes to long-term human capital development        kompetensi yang terstruktur, inisiatif ini berkontribusi terhadap
and supports the emergence of capable, confident, and                pembangunan sumber daya manusia jangka panjang sekaligus
community-oriented future leaders.                                   mendukung lahirnya pemimpin masa depan yang kompeten,
                                                                     percaya diri, dan berorientasi pada kemajuan komunitas.


   Tira Tangka Balang Scholarship - Fully Funded Undergraduate from Palangka Raya University
   Beasiswa Tira Tangka Balang - Beasiswa S1 Fully Funded Universitas Palangka Raya




This scholarship is a full funding program for underprivileged       Beasiswa ini merupakan program beasiswa penuh bagi mahasiswa
new students from Murung Raya Regency who have been                  baru kurang mampu asal Kabupaten Murung Raya yang diterima
admitted to Universitas Palangka Raya. The educational               di Universitas Palangka Raya. Bantuan pendidikan yang diberikan
assistance provided covers tuition fees (UKT), accommodation         mencakup pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya
costs, health allowances, living expenses, research support,         pemondokan, tunjangan kesehatan, biaya tempat tinggal, bantuan
and a monthly stipend, granted for up to four or eight               penelitian, serta uang saku yang diberikan hingga maksimal
semesters in accordance with the study period. In addition           empat atau delapan semester sesuai masa studi. Selain dukungan
to financial support, scholarship recipients are also equipped       finansial, penerima beasiswa juga dibekali dengan penguatan soft
with soft skills development through various student                 skills melalui berbagai kegiatan pengembangan mahasiswa guna
enrichment programs, aimed at enhancing both academic and            mendukung kesiapan akademik maupun nonakademik.
non-academic readiness.

The program achievements include:                                    Adapun capaian program ini antara lain:
1. The provision of full scholarships to 10 new students from        1. Pemberian beasiswa penuh kepada 10 mahasiswa baru
   the 2025 cohort at Universitas Palangka Raya.                        angkatan 2025 di Universitas Palangka Raya.
2. The administration of psychological assessments to map            2. Tes psikologis untuk memetakan potensi, minat, dan bakat
   students’ potential, interests, and talents as a basis for more      sebagai dasar pembinaan yang lebih terarah.
   targeted development.
3. The organization of orientation and welcoming activities for      3. Kegiatan pembekalan dan penyambutan mahasiswa baru
   new students, attended by the Vice Regent of Murung Raya,            yang dihadiri oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rektor
   the Rector of Universitas Palangka Raya, the Director of PT          Universitas Palangka Raya, Direktur PT Alamtri Minerals
   Alamtri Minerals Indonesia Tbk, representatives from the             Indonesia Tbk, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi
   Central Kalimantan Provincial Education Office, the Murung           Kalimantan Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
   Raya Regency Education and Culture Office, as well as other          Kabupaten Murung Raya, serta para pemangku kepentingan
   relevant stakeholders.                                               lainnya.
4. The implementation of a series of student development             4. Rangkaian kegiatan pengembangan mahasiswa juga telah
   programs as part of the Company’s commitment to                      dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen pembinaan
   providing continuous guidance and support for scholarship            berkelanjutan bagi para penerima beasiswa.
   recipients



204                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 205
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




     PG-PAUD Professional Scholarship (Tira Tangka Balang Beasiswa – Indonesia
     Bright Future Leaders)
     Beasiswa Profesi Guru PAUD




This program aims to provide educational assistance to                 Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan pendidikan
mentored early childhood education (PAUD) teachers pursuing            kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) binaan yang
higher education, while enhancing their soft and hard skills.          melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, sekaligus
                                                                       meningkatkan kompetensi soft skills dan hard skills mereka
                                                                       guna mendukung profesionalisme dalam proses pembelajaran.

Achievements from this program include:                                Adapun capaian program ini meliputi:
1. Scholarships covering tuition fees (UKT) at Universitas             1. Pemberian beasiswa yang mencakup pembayaran
   Terbuka (Open University), transportation costs, and                   Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Terbuka, biaya
   accommodation during face-to-face lectures. The                        transportasi, serta akomodasi selama perkuliahan tatap
   scholarships are intended for six PAUD teachers in the areas           muka. Beasiswa tersebut diberikan kepada enam guru
   closest to the company’s operational areas.                            PAUD yang berada di wilayah terdekat dengan wilayah
                                                                          operasional perusahaan.
2. Soft and hard skills enhancement training, specifically             2. Pelatihan peningkatan soft skills dan hard skills, khususnya
   computer operation, to support the learning process during             dalam pengoperasian komputer, untuk mendukung
   lectures.                                                              kelancaran proses perkuliahan.
3. Social projects following the soft and hard skills training.        3. Proyek sosial sebagai bentuk penerapan kompetensi yang
                                                                          telah diperoleh.


     Office Administration Computer Training/Digital Berdaya (Digdaya)
     Digital Berdaya – Pelatihan Komputer Administrasi Perkantoran




This program aims to improve the computer skills of high               Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan
school graduates from MC and LC’s operational areas,                   komputer lulusan SMA/sederajat dari wilayah operasional MC
specifically in office administration, to support increased            dan LC, khususnya di bidang administrasi perkantoran, guna
workforce absorption. Improvements will be made in 2025                mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja. Pada tahun


Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                    205
Page 206
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




by adding workshops to improve public speaking and driving         2025, program ini akan ditingkatkan melalui penambahan
safety skills for training participants.                           lokakarya untuk memperkuat kemampuan public speaking
                                                                   serta keterampilan keselamatan berkendara bagi para peserta
                                                                   pelatihan.

Program Achievements:                                              Capaian Program:
1. One-month office administration computer training for 25        1. Pelatihan komputer administrasi perkantoran selama
   participants, covering various topics, including MS Office         satu bulan bagi 25 peserta, yang mencakup berbagai
   (Word, Excel, PowerPoint), email, and printers. From these         materi antara lain MS Office, penggunaan email, serta
   25 participants, 15 of the best participants will be selected      pengoperasian printer. Dari 25 peserta tersebut, akan
   as interns at AMI or as business partners.                         dipilih 15 peserta terbaik untuk mengikuti program
                                                                      magang di AMI atau berkesempatan menjadi mitra usaha.
2. A job briefing seminar with speakers from the Company‘s         2. Seminar pembekalan kerja dengan narasumber dari
   HR and Medical Departments, covering tips and tricks for           Departemen HR dan Medis Perusahaan yang membahas
   passing interviews through public speaking, psychological          tips dan trik lolos wawancara melalui penguatan public
   tests, and MCUs.                                                   speaking, tes psikologi, serta Medical Check-Up (MCU).
3. A graphic design workshop using Canva and creating ATS          3. Lokakarya desain grafis menggunakan Canva serta
   CVs.                                                               pembuatan CV berbasis ATS (Applicant Tracking System).
4. An employee-led activity on driving safety was held.            4. Kegiatan keselamatan berkendara (driving safety) yang
                                                                      dipandu oleh karyawan Perusahaan.



   Mentoring for Assisted Early Childhood Education Centers
   Pendampingan PAUD Binaan




This program aims to improve teacher capacity and consistency      Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan
in implementing Character-Based Holistic Education (PHBK) in       konsistensi guru dalam mengimplementasikan Pendidikan
seven assisted early childhood education centers (PAUDs).          Holistik Berbasis Karakter (PHBK) pada tujuh PAUD binaan.

Some achievements in this program’s implementation include:        Beberapa capaian dalam pelaksanaan program ini antara lain:
1. Support from the Regional Government (Education and             1. Dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya Dinas
   Culture Office of Murung Raya Regency) regarding the               Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya,
   implementation of PHBK in assisted early childhood                 terkait implementasi PHBK pada PAUD binaan.
   education centers (PAUDs).
2. 10 assisted teachers participated in benchmarking               2. Sebanyak 10 guru binaan mengikuti kegiatan
   activities conducted at Alamtri Group-supported early              benchmarking yang dilaksanakan di PAUD binaan Grup
   childhood education centers (PAUDs) in South Kalimantan.           Alamtri di Kalimantan Selatan.
3. Parenting activities were held twice a year in seven assisted   3. Kegiatan parenting yang diselenggarakan dua kali dalam
   early childhood education centers to educate parents               setahun di tujuh PAUD binaan sebagai upaya memberikan
   about the importance of early childhood education.                 edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya
                                                                      pendidikan anak usia dini.




206                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 207
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




4. Group meetings were held twice a year, attended by                  4. Pertemuan kelompok yang dilaksanakan dua kali dalam
   teachers and principals from seven assisted early childhood            setahun dan dihadiri oleh guru serta kepala sekolah dari
   education centers as a forum for discussion, mutual                    tujuh PAUD binaan sebagai forum diskusi, saling belajar,
   learning, self-reflection, and the sharing of successful best          refleksi diri, serta berbagi praktik terbaik yang telah
   practices.                                                             berhasil diterapkan.
5. Recruitment and training of two Field Facilitators (PL) to          5. Rekrutmen dan pelatihan dua orang Pendamping
   assist with the implementation of PHBK in seven assisted               Lapangan (PL) untuk mendukung implementasi PHBK di
   early childhood education centers.                                     tujuh PAUD binaan.



     Improving the Competence of Elementary School Teachers and Principles
     Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah Jenjang Sekolah Dasar




This program aims to improve the cognitive abilities of                Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif
teachers and the managerial skills of school principals in an          guru dan kemampuan manajerial kepala sekolah sebagai upaya
effort to create an inquiry-based learning climate aligned with        untuk membentuk iklim pembelajaran berinkuiri yang selaras
the government-imposed curriculum.                                     dengan kurikulum yang diterapkan oleh pemerintah.

Achievements from this program’s implementation include:               Capaian dari proses implementasi program ini antara lain:
1. Support from stakeholders related to program                        1. Adanya dukungan dari stakeholders terkait implementasi
   implementation through coordination and outreach with                  program melalui proses koordinasi dan sosialisasi program
   the Murung Raya Regency Education and Culture Office                   dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Murung
   and the Murung Raya Regency Ministry of Religious Affairs.             Raya dan Kementrian Agama Kab. Murung Raya.
2. Capacity building training for elementary school teachers           2. Terlaksananya pelatihan peningkatan kapasitas guru dan
   and principals was implemented, targeting 15 schools                   kepala sekolah jenjang SD/sederajat yang menyasar 15
   within the area closest to MC and LC’s operational areas. It           sekolah di area terdekat dari lokasi operasional MC dan LC
   was attended by 45 participants, divided into three training           dan diikuti oleh 45 orang peserta yang dibagi menjadi 3 siklus
   cycles, with post-training implementation monitoring.                  pelatihan disertai monitoring implementasi pasca pelatihan.
3. A student work exhibition was held, attended by 9                   3. Terselenggaranya pameran karya murid yang diikuti oleh
   elementary      schools.                                               9 Sekolah Dasar Binaan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                      207
Page 208
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




   The Capacity Building for Junior and Senior High School Teachers in Literacy
   and Numeracy Program
   Penguatan Program Guru Berkualitas SMP & SMA




This program is designed to strengthen the quality of              Program ini dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan
education in Murung Raya Regency by enhancing teachers’            di Kabupaten Murung Raya melalui peningkatan kompetensi
competencies in literacy- and numeracy-based learning.             guru dalam pembelajaran berbasis literasi dan numerasi.
The program supports teachers in delivering more effective,        Program ini mendukung para guru agar mampu menghadirkan
curriculum-aligned instruction that improves student learning      proses pembelajaran yang lebih efektif, selaras dengan
outcomes. By 2025, the initiative emphasizes teacher               kurikulum, serta berdampak pada peningkatan hasil belajar
participation in national forums, the development of certified     siswa. Pada tahun 2025, inisiatif ini menekankan partisipasi
literacy-numeracy facilitators, and the strengthening of           guru dalam forum nasional, pengembangan fasilitator literasi-
professional teacher networks through benchmarking and             numerasi bersertifikat, serta penguatan jejaring profesional
community-based collaboration.                                     melalui kegiatan benchmarking dan kolaborasi berbasis
                                                                   komunitas.

The program targets junior and senior high school teachers         Program ini menyasar guru jenjang SMP dan SMA di seluruh
across Murung Raya. Key achievements include the Murung            Murung Raya. Salah satu capaian utama adalah penyelenggaraan
Raya Regional Educators’ Meeting (Temu Pendidik Nusantara),        Temu Pendidik Nusantara Kabupaten Murung Raya yang dihadiri
attended by 205 teachers from 40 schools and supported             oleh 205 guru dari 40 sekolah, dengan dukungan para pemangku
by local government stakeholders, serving as a platform for        kepentingan pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi wadah
sharing best practices in learning, leadership, and professional   berbagi praktik baik dalam pembelajaran, kepemimpinan, dan
growth. A Training of Trainers (TET) program involved 23           pengembangan profesional. Selain itu, program Training of
mentored teachers from 15 schools, resulting in 15 teachers        Trainers (TET) melibatkan 23 guru binaan dari 15 sekolah, dengan
earning certification as literacy-numeracy facilitators.           hasil 15 guru berhasil memperoleh sertifikasi sebagai fasilitator
                                                                   literasi-numerasi.

To expand exposure and institutional learning, 11 teachers         Untuk memperluas wawasan dan pembelajaran institusional,
from 10 schools participated in a benchmarking visit to            sebanyak 11 guru dari 10 sekolah mengikuti kunjungan
Jember Regency, engaging with the Education Office and             benchmarking ke Kabupaten Jember, berinteraksi dengan
teacher communities to strengthen local education initiatives.     Dinas Pendidikan setempat dan komunitas guru guna
Additionally, seven mentored teachers attended the 12th            memperkuat inisiatif pendidikan di daerah asal. Selain itu,
Nusantara Educators Meeting in Jakarta, where four were            tujuh guru binaan turut berpartisipasi dalam Temu Pendidik
selected as national-level resource persons. Following the         Nusantara XII di Jakarta, di mana empat di antaranya
event, participants developed action plans to disseminate          terpilih sebagai narasumber tingkat nasional. Pasca kegiatan
knowledge and innovations to other schools in Murung Raya.         tersebut, para peserta menyusun rencana tindak lanjut untuk
                                                                   mendiseminasikan pengetahuan dan inovasi kepada sekolah-
                                                                   sekolah lain di Murung Raya.




208                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 209
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




The overall impact of the program is the creation of a stronger,       Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak berupa
more collaborative teacher ecosystem capable of improving              terbentuknya ekosistem guru yang lebih kuat dan kolaboratif
classroom quality and student achievement. By building                 dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas serta
certified facilitators, expanding national engagement, and             capaian akademik siswa. Melalui penguatan fasilitator
strengthening professional networks, the initiative contributes        bersertifikat, perluasan keterlibatan di tingkat nasional, dan
to sustainable improvements in literacy and numeracy                   penguatan jejaring profesional, inisiatif ini berkontribusi
outcomes, ultimately supporting long-term regional human               pada peningkatan berkelanjutan dalam capaian literasi dan
capital development.                                                   numerasi, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya
                                                                       manusia daerah dalam jangka panjang.



   Educational Facilities and Infrastructure Assistance
   Bantuan Sarana dan Prasarana Pendidikan




Through the provision of adequate infrastructure, this program         Melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai,
aims to support and optimize the learning process in schools.          program ini bertujuan untuk mendukung serta mengoptimalkan
                                                                       proses pembelajaran di sekolah.

Achievements from the implementation of this program                   Adapun capaian dari pelaksanaan program ini antara lain:
include:                                                               1. Penyaluran bantuan sarana pendidikan berupa alat bantu
1. Distribution of educational infrastructure including hearing           dengar, mainan anak, alat terapi wicara, kipas angin,
   aids, children’s toys, speech trainers, fans, speakers, electric       speaker, oven listrik, mesin jigsaw, scroll saw, set gerinda,
   ovens, jigsaws, scroll saws, grinder sets, laptops, and gas            laptop, serta kompor gas kepada dua Sekolah Khusus
   stoves to two Special Schools (SKH)/Sekolah Luar Biasa                 (SKH)/Sekolah Luar Biasa (SLB) di Muara Laung dan Puruk
   (SLB) in Muara Laung and Puruk Cahu, according to the                  Cahu, sesuai dengan proposal kebutuhan sekolah yang
   school proposals reviewed by the company.                              telah melalui proses peninjauan oleh Perusahaan.
2. One student receiving a Fully Funded Undergraduate                  2. Satu mahasiswa penerima Beasiswa Sarjana Penuh di
   Scholarship from Palangka Raya University received a set of            Universitas Palangka Raya turut menerima satu set alat
   hearing aids.                                                          bantu dengar sebagai dukungan terhadap kelancaran
                                                                          proses studinya.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     209
Page 210
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




   Empowered Internship Program (Makarya)
   Magang Lokal Berdaya (Makarya)




This program is a continuation of the Digital Berdaya program,     Program ini merupakan kelanjutan dari program Digital
which includes computer training in office administration and      Berdaya yang mencakup pelatihan komputer administrasi
soft skills development. The goal is to equip participants         perkantoran dan pengembangan soft skills. Melalui program
with three months of hands-on experience in the workplace.         ini, peserta dibekali pengalaman praktik kerja secara langsung
The hope is that interns will become skilled and competent         selama tiga bulan di lingkungan kerja. Diharapkan, para
individuals in office administration and improve their readiness   peserta magang dapat berkembang menjadi individu yang
to face competition in the Business and Industrial World           terampil dan kompeten di bidang administrasi perkantoran
(DUDI).                                                            serta semakin siap menghadapi persaingan di Dunia Usaha
                                                                   dan Dunia Industri (DUDI).

The achievements of this program implementation are a              Adapun capaian pelaksanaan program ini antara lain
three-month internship program was implemented in the              penyelenggaraan program magang selama tiga bulan di
Company and partner’s work areas for 15 participants. During       wilayah kerja Perusahaan dan mitra bagi 15 peserta. Pada
the computer training, participants received material related      tahap pelatihan komputer sebelumnya, peserta telah
to job descriptions, but during the internship, they were able     memperoleh materi terkait uraian tugas, yang kemudian
to apply this knowledge directly, supported by mentors in          dapat diaplikasikan secara langsung selama masa magang
their respective work units. In the previous year’s internship     dengan pendampingan mentor di masing-masing unit kerja.
implementation (2024), there were nine interns placed in           Pada pelaksanaan magang tahun sebelumnya (2024), tercatat
seven work units (internal and partner). In 2025, there was an     sembilan peserta ditempatkan di tujuh unit kerja (internal dan
increase in both the number of interns and their placements,       mitra). Sementara itu, pada tahun 2025 terjadi peningkatan
with 15 participants placed in 13 work units.                      baik dari sisi jumlah peserta maupun penempatan, dengan 15
                                                                   peserta yang ditempatkan di 13 unit kerja.




210                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 211
01      02     03      04     05      06      07     08      09   10       11




    ALAMTRI ALIRKAN SEHAT
    ALAMTRI ALIRKAN SEHAT


    “GEBRAKAN NINDI”: Youth Initiative Against Early Marriage
    “GEBRAKAN NINDI”: Gerakan Remaja Lawan Pernikahan Dini




This program is relevant to the government efforts to achieve          Program ini relevan dengan upaya pemerintah untuk mencapai
Murung Raya HEBAT in 2030. Beneficiaries of this program               Murung Raya HEBAT di tahun 2030. Penerima manfaat dari
include teachers, students, and student parents from 3 Senior          program ini yaitu guru, siswa dan orang tua siswa dari 3 SMA/
High Schools/Equivalent and 4 Junior High Schools/equivalent           Sederajat dan 4 SMP/Sederajat di Kec. Laung Tuhup dan Kec.
in Laung Tuhup and Barito Tuhup Raya Districts. The goals of           Barito Tuhup Raya. Tujuan dari Program ini yaitu :
this program are:

•    Increasing awareness and understanding of the Importance          •   Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman tentang
     of Education and Attention to Adolescent Health.                      Pentingnya Pendidikan dan Perhatian terhadap kesehatan
                                                                           remaja.
•    Establishing an Education Center to provide access to             •   Membangun Sentra Edukasi untuk Memberikan Akses
     accurate information                                                  Informasi yang Akurat
•    Empowering the adolescents as Agents of Change                    •   Memberdayakan Remaja sebagai Agen Perubahan
•    Integrating Early Marriage Prevention Efforts into School         •   Mengintegrasikan Upaya Pencegahan pernikahan dini ke
     Environment                                                           dalam Lingkungan Sekolah
•    Reducing the rate of early marriage in MC and LC’s                •   Menekan angka pernikahan dini di wilayah operasional
     operational area                                                      MC dan LC

In this case, the achievements of this program implementation          Adapun capaian dari implementasi program ini sebagai
are as follows:                                                        berikut:
• The rates for school dropouts and early marriage in 7                • Angka putus sekolah dan pernikahan dini di 7 sekolah
    partner schools decreased by 50% [GK1]                                binaan menurun 50% [GK1]
• Increased level of awareness and understanding among                 • Meningkatnya kesadaran dan pemahaman remaja tentang
    adolescents concerning early marriage impacts in 7                    dampak pernikahan dini di 7 sekolah binaan
    partner schools.
• The schools had special programs to reduce the rate of               •   Sekolah memiliki program khusus untuk melawan angka
    early marriage                                                         pernikahan dini
• Active youth care community had been established:                    •   Terbentuknya komunitas peduli remaja yang aktif: GEMAR
    GEMAR (Youth Health Promotion Movement) and                            (Gerakan Menjaga Kesehatan Remaja dan SENTAUSA
    SENTAUSA (Youth Health Education Center)                               (Sentra Edukasi Kesehatan Remaja)
• Increased level of awareness and understanding among                 •   Meningkatnya kesadaran dan pemahaman orang tua
    parents related to the impacts of early marriage                       terkait dampak dari pernikahan dini




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  211
Page 212
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




   Health Checkup and Treatment
   Pemeriksaan dan Pengobatan Kesehatan




This program was implemented to commemorate National               Program ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari
Health Day. The program’s beneficiaries are 500 residents of       Kesehatan Nasional dengan sasaran penerima manfaat
Murung Raya Regency. The program’s objectives are:                 sebanyak 500 masyarakat Kabupaten Murung Raya. Program
                                                                   ini bertujuan untuk:
1. To provide easy and free access to healthcare                   1. Memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan
   services for residents living in remote areas with                 gratis bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil
   limited   access   to  formal   healthcare facilities.             dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan
                                                                      formal.
2. To raise public awareness of the importance of maintaining      2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
   health and conducting regular health check-ups for early           menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan
   disease detection.                                                 secara berkala sebagai langkah deteksi dini penyakit.
3. To reduce morbidity and the risk of disease complications       3. Menekan angka kesakitan serta risiko komplikasi penyakit
   through screening, early treatment, and direct health              melalui kegiatan skrining, pengobatan dini, dan edukasi
   education.                                                         kesehatan secara langsung.
4. To support government programs to ensure equitable              4. Mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan
   healthcare services and achieve national health development        pemerataan layanan kesehatan dan pencapaian target
   targets, especially in areas with limited access.                  pembangunan kesehatan nasional, khususnya di wilayah
                                                                      dengan akses terbatas.

Program’s achievements include:                                    Adapun capaian program ini meliputi:
1. 225 people received free medical treatment.                     1. Sebanyak 225 orang memperoleh layanan pengobatan
                                                                      gratis.
2. Approximately 1,500 people participated in exercise and a       2. Sekitar 1.500 orang berpartisipasi dalam kegiatan senam
   health walk.                                                       bersama dan jalan sehat.
3. The event was attended by members of the Muspia (Regent         3. Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Muspida, antara lain
   and his wife, Deputy Regent and his wife, Regional People’s        Bupati dan Ibu Bupati, Wakil Bupati dan Ibu Wakil Bupati,
   Representative Council (DPRD) Chairperson and members,             Ketua dan anggota DPRD, serta perwakilan dari Kepolisian,
   representatives from the Police, the Prosecutor’s Office, and      Kejaksaan, dan Kodim setempat.
   the Military District Command (Kodim).




212                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 213
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




   Cataract Surgery Assistance for the Community in Murung Raya Regency
   Bantuan Operasi Katarak bagi Masyarakat di Kabupaten Murung Raya




This Cataract Surgery Social Program was implemented in                Operasi Katarak ini dilaksanakan bekerja sama dengan
collaboration with the Murung Raya Regency Government                  Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rangka
to commemorate the Regency’s anniversary, with the aim                 memperingati Hari Jadi Kabupaten, dengan tujuan
of improving access to eye health services for underserved             meningkatkan akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat
communities. The program began with medical screenings for             yang kurang terlayani. Program diawali dengan kegiatan
168 patients across 12 Community Health Centers (Puskesmas)            skrining kesehatan terhadap 168 pasien di 12 Puskesmas yang
throughout Murung Raya Regency. Patients who met medical               tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya. Pasien
criteria were referred for cataract surgery at Puruk Cahu              yang memenuhi kriteria medis selanjutnya dirujuk untuk
Regional Hospital.                                                     menjalani operasi katarak di RSUD Puruk Cahu.

The program targeted 96 elderly and underprivileged residents          Program ini menyasar 96 masyarakat lanjut usia dan kurang
from 10 sub-districts, including communities within the area           mampu yang berasal dari 10 kecamatan, termasuk komunitas
closest to MC and LC’s operational areas. Its objectives               di wilayah terdekat dari lokasi operasional MC dan LC. Tujuan
were to reduce the prevalence of cataracts, improve access             pelaksanaan program meliputi penurunan prevalensi katarak,
to quality eye care services, enhance overall quality of life,         peningkatan akses terhadap layanan kesehatan mata yang
promote eye health awareness, and strengthen collaboration             berkualitas, peningkatan kualitas hidup masyarakat, peningkatan
between the private sector and local government in advancing           kesadaran akan pentingnya kesehatan mata, serta penguatan
public health.                                                         kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam
                                                                       mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

The results demonstrate meaningful health and social impact.           Hasil pelaksanaan program menunjukkan dampak kesehatan dan
Approximately 90% of surgery participants expressed                    sosial yang signifikan. Sekitar 90% peserta operasi menyatakan
satisfaction with the program and reported improved vision             kepuasan terhadap pelaksanaan program dan mengalami
based on medical evaluations. In addition to restoring                 perbaikan penglihatan berdasarkan hasil evaluasi medis. Selain
eyesight for beneficiaries, the initiative also increased public       mengembalikan fungsi penglihatan para penerima manfaat,
awareness of the importance of routine eye examinations and            inisiatif ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai
timely cataract treatment.                                             pentingnya pemeriksaan mata secara rutin serta penanganan
                                                                       katarak secara tepat waktu.

Overall, the program contributed directly to improved                  Secara keseluruhan, program ini berkontribusi langsung
community well-being and productivity, particularly among              terhadap peningkatan kesejahteraan dan produktivitas
elderly and economically vulnerable groups, while reinforcing          masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia dan rentan secara
multi-stakeholder collaboration in delivering inclusive and            ekonomi, sekaligus memperkuat sinergi multi pemangku
accessible healthcare services across Murung Raya Regency.             kepentingan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang
                                                                       inklusif dan mudah diakses di seluruh Kabupaten Murung
                                                                       Raya.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                    213
Page 214
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




   Sanitation Access to support ODF Phase 1 and Phase 2
   Pembangunan Sarana Prasarana Pendukung ODF (Jamban Sehat) Tahap I dan Tahap II




Initiated to address persistent open defecation practices             Program ini diinisiasi sebagai respons atas masih ditemukannya
in Batu Tojah Village, where some residents continued to              praktik buang air besar sembarangan (BABS) di Desa Batu
defecate in rivers while also relying on river water for daily use.   Tojah, di mana sebagian masyarakat masih melakukan aktivitas
This practice contributed to water pollution and increased            tersebut di sungai yang juga digunakan sebagai sumber air
cases of diarrhea and vomiting, particularly among children           untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini berkontribusi terhadap
under five and pregnant women, with cases rising during the           pencemaran air serta meningkatnya kasus diare dan muntah,
dry season.                                                           khususnya pada balita dan ibu hamil, dengan kecenderungan
                                                                      peningkatan kasus pada musim kemarau.

The pilot ODF program, implemented in 2025, targeted 26               Program percontohan Open Defecation Free (ODF) yang
households in Batu Tojah Village by providing free assistance to      dilaksanakan pada tahun 2025 menyasar 26 kepala keluarga
construct safe and simple hygienic toilets. The program aimed         di Desa Batu Tojah melalui pemberian bantuan gratis
to expand access to proper sanitation, reduce open defecation,        pembangunan jamban sehat sederhana. Program ini bertujuan
promote environmentally friendly sanitation facilities, increase      untuk memperluas akses terhadap sanitasi layak, menurunkan
public awareness of hygiene and environmental health, and             praktik BABS, mendorong penggunaan fasilitas sanitasi yang
support the realization of ODF status as part of sustainable          ramah lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat
public health improvement.                                            akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta
                                                                      mendukung terwujudnya status ODF sebagai bagian dari
                                                                      peningkatan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

The results demonstrate strong behavioral and infrastructure          Hasil pelaksanaan program menunjukkan capaian yang
outcomes. All constructed toilets (100%) are actively used,           signifikan dari sisi perubahan perilaku maupun penyediaan
significantly reducing open defecation practices. In addition,        infrastruktur. Seluruh jamban yang dibangun (100%) telah
100% of beneficiary households reported increased awareness           digunakan secara aktif oleh penerima manfaat, sehingga
and positive behavioral changes related to sanitation, hygiene,       praktik BABS dapat ditekan secara nyata. Selain itu, 100%
and environmental cleanliness.                                        kepala keluarga penerima manfaat melaporkan peningkatan
                                                                      pemahaman serta perubahan perilaku positif terkait sanitasi,
                                                                      kebersihan diri, dan kebersihan lingkungan.

The overall impact of the program is improved community               Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak nyata
health and environmental quality, particularly for vulnerable         terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan
groups such as children and pregnant women. By combining              kualitas lingkungan, terutama bagi kelompok rentan seperti
infrastructure support with behavior change efforts, the              anak-anak dan ibu hamil. Melalui kombinasi dukungan
initiative contributes to long-term public health resilience          infrastruktur dan upaya perubahan perilaku, inisiatif ini
and supports the broader goal of achieving sustainable ODF            berkontribusi pada ketahanan kesehatan masyarakat dalam
villages within the company’s operational areas.                      jangka panjang sekaligus mendukung pencapaian desa ODF
                                                                      secara berkelanjutan di wilayah operasional Perusahaan.



214                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 215
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




   Capacity Building for Cadres and Health Workers
   Pelatihan Kader Posyandu dan Tenaga Kesehatan




This program was implemented to strengthen Primary Service             Program ini dilaksanakan untuk memperkuat Integrasi Layanan
Integration at Integrated Health Posts (Posyandu) within the           Primer pada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayah
areas closest to MC and LC’s operational areas. Recognizing            terdekat dari lokasi operasional MC dan LC. Mengingat peran
the critical role of Posyandu in delivering community-based            strategis Posyandu dalam penyediaan layanan kesehatan
primary healthcare, the initiative focused on improving the            dasar berbasis masyarakat, inisiatif ini difokuskan pada
capacity of local health cadres and health workers to implement        peningkatan kapasitas kader dan tenaga kesehatan setempat
and monitor services effectively using the Integrated Health           dalam mengimplementasikan serta memantau layanan secara
Post Service Index (ILP) as a performance measurement tool.            efektif dengan menggunakan Indeks Layanan Posyandu (ILP)
                                                                       sebagai alat ukur kinerja.

The program targeted representatives of Posyandu cadres and            Program ini menyasar perwakilan kader Posyandu dan tenaga
health workers from 23 villages across five sub-districts. Its key     kesehatan dari 23 desa yang tersebar di lima kecamatan.
objectives were to enhance understanding of the ILP concept            Tujuan utama program meliputi peningkatan pemahaman
and indicators, improve the accuracy of data collection and            terhadap konsep dan indikator ILP, peningkatan akurasi
reporting, strengthen the application of monitoring results            pengumpulan serta pelaporan data, penguatan pemanfaatan
to improve service quality and coverage, increase community            hasil pemantauan untuk meningkatkan kualitas dan cakupan
participation in health programs, and reinforce coordination           layanan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam program
among stakeholders involved in integrated Posyandu services.           kesehatan, serta penguatan koordinasi antar pemangku
                                                                       kepentingan dalam penyelenggaraan layanan Posyandu
                                                                       terintegrasi.

The results demonstrate strong capacity-building outcomes.             Hasil pelaksanaan menunjukkan capaian yang signifikan
All participants (100%) reported improved knowledge and                dalam aspek penguatan kapasitas. Seluruh peserta (100%)
understanding of ILP concepts and performance indicators.              melaporkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman
Likewise, 100% improved their ability to collect, record, and          terhadap konsep serta indikator kinerja ILP. Sebanyak 100%
report ILP data accurately and in accordance with official             peserta juga mengalami peningkatan kemampuan dalam
guidelines. The program also strengthened the active role              melakukan pengumpulan, pencatatan, dan pelaporan data ILP
of cadres and health workers in applying monitoring results            secara akurat sesuai pedoman yang berlaku. Program ini turut
to enhance service delivery and increased community                    memperkuat peran aktif kader dan tenaga kesehatan dalam
engagement in Posyandu activities.                                     memanfaatkan hasil pemantauan untuk meningkatkan mutu
                                                                       layanan, serta mendorong partisipasi masyarakat yang lebih
                                                                       luas dalam kegiatan Posyandu.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                 215
Page 216
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




The overall impact of this initiative is the improvement of        Secara keseluruhan, inisiatif ini berkontribusi terhadap
primary healthcare quality at the village level, supported         peningkatan kualitas layanan kesehatan primer di tingkat desa
by better data-driven decision-making and stronger                 yang didukung oleh pengambilan keputusan berbasis data dan
institutional coordination. By enhancing the effectiveness and     koordinasi kelembagaan yang lebih solid. Melalui penguatan
accountability of Posyandu services, the program contributes       efektivitas dan akuntabilitas layanan Posyandu, program
to improved maternal and child health outcomes, stronger           ini turut mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak,
community participation, and more resilient local health           memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun sistem
systems within the company’s operational areas.                    kesehatan lokal yang lebih tangguh di wilayah operasional
                                                                   Perusahaan.



   ALAMTRI ALIRKAN SEJAHTERA
   ALAMTRI ALIRKAN SEJAHTERA


   Wokshop on Potential Development of Patchouli Cultivation and Prospects for
   Patchouli Oil Prices in Murung Raya Regency
   Workshop Potensi Pengembangan Budidaya Nilam dan Prospek Harga Minyak Nilam




A CSR initiative aimed at strengthening the local village          Inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ini bertujuan
economy through the development of patchouli as a high-value       memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan
essential oil commodity. Building on MC’s continuous support       nilam sebagai komoditas minyak atsiri bernilai tinggi.
since 2021, the program reflects the successful transformation     Melanjutkan dukungan berkelanjutan sejak 2021 dari MC,
of Batu Batuah BUMDes—from a direct beneficiary of training        program ini mencerminkan transformasi BUMDes Batu
and production assistance into a self-sufficient implementing      Batuah, dari penerima manfaat pelatihan dan bantuan
partner recognized by national essential oil buyers.               produksi menjadi mitra pelaksana yang mandiri serta diakui
                                                                   oleh pembeli minyak atsiri nasional.

The program targets farmers, farmer groups, BUMDes                 Program ini menyasar petani, kelompok tani, pengelola
managers, and local stakeholders across Barito Tuhup Raya          BUMDes, serta pemangku kepentingan lokal di Kecamatan
and Laung Tuhup Districts. Its primary aim is to expand            Barito Tuhup Raya dan Laung Tuhup. Tujuan utamanya
knowledge of patchouli cultivation, distillation best practices,   adalah memperluas pengetahuan mengenai budidaya nilam,
market opportunities, price prospects, quality standards, and      praktik terbaik penyulingan, peluang pasar, prospek harga,
sustainable business strategies, while supporting the Murung       standar mutu, serta strategi bisnis berkelanjutan. Program
Raya Regency RPJMD 2025–2029 objective of developing               ini juga mendukung target RPJMD Kabupaten Murung Raya
village economies based on aromatic plant commodities.             2025–2029 dalam pengembangan ekonomi desa berbasis
                                                                   komoditas tanaman aromatik.




216                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 217
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




As a result, the workshop brought together 100 participants            Sebagai hasilnya, lokakarya yang diselenggarakan berhasil
from 50 villages, creating a strategic forum that connected            menghadirkan 100 peserta dari 50 desa dan menjadi forum
key actors across the essential oil supply chain. Participant          strategis yang mempertemukan para pelaku utama dalam
enthusiasm was demonstrated through 45 expressions of                  rantai pasok minyak atsiri. Antusiasme peserta tercermin dari
interest, representing potential cultivation areas across eight        45 pernyataan minat yang merepresentasikan potensi area
sub-districts. Tanah Siang and Laung Tuhup were identified             budidaya di delapan kecamatan. Kecamatan Tanah Siang
as priority development clusters, each with nine interested            dan Laung Tuhup teridentifikasi sebagai klaster prioritas
villages, and will become the focus of continued mentoring.            pengembangan, masing-masing dengan sembilan desa
                                                                       peminat, dan akan menjadi fokus pendampingan lanjutan.

The overall impact of the program lies in scaling the benefits of      Secara keseluruhan, program ini memperluas manfaat
earlier CSR investments beyond a single village, strengthening         investasi CSR sebelumnya yang tidak lagi terbatas pada satu
collaboration between government, private sector, and                  desa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah,
BUMDes, and fostering community motivation to develop                  sektor swasta, dan BUMDes. Inisiatif ini juga mendorong
patchouli oil as a primary livelihood. This initiative contributes     motivasi masyarakat untuk menjadikan minyak nilam sebagai
to building resilient, locally driven village economies based on       sumber mata pencaharian utama, sehingga berkontribusi
sustainable, high-value commodities.                                   pada pembangunan ekonomi desa yang tangguh, mandiri,
                                                                       dan berbasis komoditas unggulan berkelanjutan.


   Establishment of a Superior Cocoa Seedling Nursery
   Pembentukan Kebun Bibit Kakao Unggul




Such Development focuses on establishing a Superior Cocoa              Pengembangan ini berfokus pada pembentukan Persemaian
Seedling Nursery to strengthen cocoa as a leading regional             Bibit Kakao Unggul guna memperkuat kakao sebagai
commodity in Murung Raya Regency. Although the local                   komoditas unggulan daerah di Kabupaten Murung Raya.
government has set a target to expand cocoa plantations                Meskipun Pemerintah Daerah telah menargetkan perluasan
to 2,000 hectares, current community-managed plantations               areal perkebunan kakao hingga 2.000 hektare, realisasi kebun
cover only around 50 hectares and suffer from low productivity         kakao yang dikelola masyarakat saat ini baru mencapai sekitar
due to aging plants and the use of non-superior seeds.                 50 hektare dan masih menghadapi tantangan produktivitas
                                                                       akibat tanaman yang telah menua serta penggunaan benih
                                                                       non-unggul.

To address this gap, the Department of Agriculture and                 Untuk menjawab kesenjangan tersebut, Dinas Pertanian
Fisheries (Distanik), in collaboration with MC through its CSR         dan Perikanan Kabupaten Murung Raya (Distanik) bekerja
program, initiated the development of a 1-hectare superior             sama dengan MC melalui program CSR menginisiasi
cocoa nursery. The program targets the Katian Bahomit                  pengembangan persemaian kakao unggul seluas 1 hektare.
Farmer Group in Batu Tojah Village, Barito Tuhup Raya                  Program ini menyasar Kelompok Tani Katian Bahomit di Desa
District, as the primary nursery manager. This initiative builds       Batu Tojah, Kecamatan Barito Tuhup Raya, sebagai pengelola
on earlier Technical Guidance (Bimtek) conducted with the              utama persemaian. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  217
Page 218
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




Indonesian Coffee and Cocoa Research Center (Puslitkoka),          kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang sebelumnya
which strengthened the capacity of 100 participants including      dilaksanakan bersama Pusat Penelitian Kopi dan Kakao
agricultural extension workers and farmers in productive           Indonesia (Puslitkoka), yang telah meningkatkan kapasitas
cocoa cultivation practices.                                       100 peserta, terdiri dari penyuluh pertanian dan petani, dalam
                                                                   praktik budidaya kakao produktif.

The nursery, located within the Batu Batuah Village-Owned          Persemaian yang berlokasi di kawasan pertanian BUMDes Batu
Enterprise (BUMDes) agricultural area, has a production            Batuah ini memiliki kapasitas produksi hingga 13.000 bibit unggul
capacity of 13,000 superior seedlings per year. This is            per tahun. Kapasitas tersebut diproyeksikan mampu mendukung
expected to support the development of approximately 20            pengembangan sekitar 20 hektare kebun kakao baru setiap
hectares of new cocoa plantations annually across five sub-        tahun di lima kecamatan. Infrastruktur utama, termasuk rumah
districts. Key infrastructure, including the nursery house, has    persemaian, telah selesai dibangun, dan tahap selanjutnya
been completed, and the next phase involves developing a           adalah pengembangan kebun entres untuk memastikan
scion garden to ensure self-sufficiency in grafting material,      kemandirian penyediaan bahan sambung, sehingga mengurangi
reducing dependence on external suppliers.                         ketergantungan terhadap pemasok eksternal.

The overall impact of this program is the creation of a            Secara keseluruhan, program ini mendorong terbentuknya
sustainable, locally managed cocoa seedling center that            pusat bibit kakao unggul yang berkelanjutan dan dikelola
enhances agricultural productivity, supports regional plantation   secara lokal, guna meningkatkan produktivitas pertanian,
expansion targets, and strengthens Murung Raya’s long-             mendukung target perluasan perkebunan daerah, serta
term agricultural competitiveness. By combining institutional      memperkuat daya saing sektor pertanian Murung Raya
strengthening, technical capacity building, and infrastructure     dalam jangka panjang. Melalui penguatan kelembagaan,
development, the initiative contributes to building a resilient,   peningkatan kapasitas teknis, dan pembangunan infrastruktur,
self-reliant cocoa value chain in the region.                      inisiatif ini berkontribusi dalam membangun rantai nilai kakao
                                                                   yang tangguh dan mandiri di tingkat daerah.


   Establishment of a Baloi Coffee Cultivation Pilot Plantation
   Pembentukan Kebun Percontohan Kopi




The Establishment of the Baloi Coffee Cultivation Pilot            Pembentukan Kebun Percontohan Budidaya Kopi Baloi pada
Plantation in 2025 is a continuation and strengthening of the      tahun 2025 merupakan kelanjutan sekaligus penguatan
Coffee Plantation Revitalization CSR program implemented in        dari program CSR Revitalisasi Perkebunan Kopi yang telah
Tumbang Baloi Village in 2021–2022. While the earlier phase        dilaksanakan di Desa Tumbang Baloi pada periode 2021–
focused on restoring and replanting 30 hectares of aging           2022. Jika pada tahap sebelumnya program difokuskan pada
coffee plantations with local farmers, the 2025 program shifts     pemulihan dan peremajaan 30 hektare kebun kopi tua bersama
its focus toward improving productivity and quality through        petani lokal, maka pada tahun 2025 arah pengembangan
standardized, science-based cultivation practices.                 bergeser pada peningkatan produktivitas dan kualitas melalui
                                                                   penerapan praktik budidaya yang terstandar dan berbasis
                                                                   ilmiah.




218                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 219
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




The program targets the Kopi Baloi Farmer Group under the              Program ini menyasar Kelompok Tani Kopi Baloi yang berada
Baloi Usaha Mandiri Village-Owned Enterprise (BUMDes), with            di bawah naungan BUMDes Baloi Usaha Mandiri, dengan
a strategic shift in approach: whereas previous support was            pendekatan strategis yang diperbarui. Apabila dukungan
directed to individual farmers, the 2025 phase positions the           sebelumnya diberikan langsung kepada petani individu, pada
BUMDes as the primary institutional beneficiary. The BUMDes            fase 2025 BUMDes diposisikan sebagai penerima manfaat
now manages a 2-hectare demonstration farm designed as a               utama secara kelembagaan. BUMDes kini mengelola lahan
learning center, applying robusta coffee cultivation standards         demplot seluas 2 hektare yang dirancang sebagai pusat
from the Coffee and Cocoa Research Center (Puslitkoka). This           pembelajaran, dengan menerapkan standar budidaya kopi
model aims to address low yields—previously around 20 kg of            robusta dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
green beans per month—by introducing disciplined planting              (Puslitkoka). Model ini diharapkan mampu menjawab tantangan
density, standardized agronomic practices, and quality control         produktivitas yang sebelumnya hanya mencapai sekitar 20 kg
aligned with Q-Grader standards.                                       green bean per bulan, melalui penerapan jarak tanam disiplin,
                                                                       praktik agronomi terstandar, serta pengendalian mutu yang
                                                                       selaras dengan standar Q-Grader.

The results show tangible progress: 3,200 seedlings were               Hasil pelaksanaan menunjukkan perkembangan yang nyata,
planted using a 3 x 2.5 meter spacing system, and the                  dengan penanaman sebanyak 3.200 bibit menggunakan
plantation has achieved a stable 80% survival rate, indicating         sistem jarak tanam 3 x 2,5 meter. Hingga saat ini, tingkat
strong plant adaptation and effective field management.                keberhasilan tumbuh mencapai 80%, yang mencerminkan
                                                                       kemampuan adaptasi tanaman yang baik serta pengelolaan
                                                                       lapangan yang efektif.

The overall impact of the program is the creation of a technical       Secara keseluruhan, program ini membentuk pusat rujukan
and institutional reference center for coffee farmers in the           teknis dan kelembagaan bagi petani kopi di wilayah sekitar
surronding of the operational area and surrounding regions. By         wilayah operasinal. Melalui penguatan standar budidaya dan
strengthening cultivation standards and improving yield quality,       peningkatan kualitas hasil panen, inisiatif ini mendukung
the initiative supports the development of a premium Baloi             pengembangan rantai nilai kopi robusta Baloi premium,
robusta coffee value chain, enhances market competitiveness,           meningkatkan daya saing pasar, serta memperkuat peran
and reinforces the role of BUMDes as a sustainable driver of           BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.
village economic growth.


   Institutions as Partners in Driving Village Economy Phase I (Continued 2024) and Phase II (2025)
   Pelatihan dan Pendampingan Lembaga Usaha Komunitas sebagai Mitra Penggerak Ekonomi Desa –
   Fase I (lanjutan 2024) dan Fase II (2025)




The Community Business Institution Training & Mentoring                Program Pelatihan & Pendampingan Kelembagaan Usaha
Program is a multi-phase CSR initiative designed to strengthen         Masyarakat merupakan inisiatif CSR multi-tahap yang
Village-Owned Enterprises (BUMDes) as key drivers of local             dirancang untuk memperkuat Badan Usaha Milik Desa
economic development. Implemented in Phase I (continued                (BUMDes) sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  219
Page 220
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




in 2024) and Phase II (2025), the program focuses on building   lokal. Program ini dilaksanakan dalam Tahap I (berlanjut pada
strong governance foundations before advancing toward           2024) dan Tahap II (2025), dengan pendekatan bertahap yang
business innovation and market expansion.                       dimulai dari penguatan tata kelola kelembagaan sebelum
                                                                beranjak pada inovasi usaha dan perluasan pasar.

The program targets five partner villages Batu Tojah, Kohong,   Program menyasar lima desa mitra, yaitu Batu Tojah,
Muara Maruwei II, Tumbang Baloi, and Tawai Haui supporting      Kohong, Muara Maruwei II, Tumbang Baloi, dan Tawai Haui,
their BUMDes to improve institutional capacity and develop      dengan fokus mendukung BUMDes masing-masing dalam
locally based business units.                                   meningkatkan kapasitas kelembagaan serta mengembangkan
                                                                unit usaha berbasis potensi lokal.

In Phase I (Survival Stage, 2024), the emphasis was on          Pada Tahap I (Survival Stage, 2024), penekanan diberikan
strengthening governance, legality, and organizational          pada penguatan tata kelola, aspek legalitas, dan struktur
structure using the Norton-Kaplan Balanced Scorecard            organisasi dengan menggunakan pendekatan Norton-Kaplan
approach combined with Ministry of Villages indicators.         Balanced Scorecard yang dipadukan dengan indikator dari
Results included the establishment of formal organizational     Kementerian Desa. Hasil yang dicapai meliputi terbentuknya
structures, development of Articles of Association (AD/ART),    struktur organisasi formal, penyusunan Anggaran Dasar dan
activation of business units, and measurable improvements       Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), aktivasi unit usaha, serta
in governance capacity. Tangible economic outcomes were         peningkatan kapasitas tata kelola yang terukur. Dampak
also achieved, including the production of patchouli oil and    ekonomi yang nyata juga mulai terlihat, antara lain produksi
Baloi Coffee, development of biofloc-based catfish farming,     minyak nilam dan Kopi Baloi, pengembangan budidaya ikan
and initiation of a tempeh business. Village products were      lele berbasis bioflok, serta perintisan usaha tempe. Produk-
showcased at the 2025 Central Kalimantan Expo, and the          produk desa tersebut turut dipamerkan dalam ajang Central
program achieved a strong Social Return on Investment (SROI)    Kalimantan Expo 2025, dan program ini mencatat capaian
of 2.52.                                                        Social Return on Investment (SROI) yang kuat sebesar 2,52.

In Phase II (Sandboxing Stage, 2025), the focus shifts to       Memasuki Tahap II (Sandboxing Stage, 2025), fokus program
innovation and limited-scale business experimentation. Each     bergeser pada inovasi dan uji coba model bisnis dalam
village develops and tests new product prototypes and           skala terbatas. Setiap desa mengembangkan serta menguji
business models based on its local potential.                   prototipe produk dan model usaha baru yang disesuaikan
                                                                dengan potensi lokal masing-masing.




                   Desa :                                  Desa :                                             Desa :
                   Tumbang Baloi                           Batu Tojah                                         Kohong
                   Komoditas/                              Komoditas/                                         Komoditas/
                   Produk Utama :                          Produk Utama :                                     Produk Utama :
                   Kopi Baloi                              Minyak Nilam &                                     Perikanan patin
                                                           Nursery bibit nilam                                Bioflok & Produk
                                                                                                              Turunan

                                       Desa :                                  Desa :
                                       Muara Maruwei II                        Tawai Haui
                                       Komoditas/                              Komoditas/
                                       Produk Utama :                          Produk Utama :
                                       Bioflok patin &                         Tempe & kecap
                                       Pertanian                               kedelai hitam
                                       kolaboratif




220                                                                     Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 221
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




By the end of this phase, the five BUMDes demonstrated                 Pada akhir tahap ini, kelima BUMDes menunjukkan kemajuan
concrete progress: new products entered local markets,                 konkret, ditandai dengan hadirnya produk baru di pasar
human resource capacity improved, and early partnerships               lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta
were formed with educational institutions and private sector           terbentuknya kemitraan awal dengan institusi pendidikan dan
actors.                                                                pelaku sektor swasta.

Overall, the program establishes a sustainable model for               Secara keseluruhan, program ini membangun model
village economic empowerment—starting from governance                  pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan, dimulai
strengthening and progressing toward value creation                    dari penguatan tata kelola hingga penciptaan nilai tambah
and market readiness. The long-term impact is stronger,                dan kesiapan pasar. Dampak jangka panjang yang diharapkan
more independent, and adaptive BUMDes that are better                  adalah terwujudnya BUMDes yang lebih kuat, mandiri, dan
positioned to scale their businesses, generate local income,           adaptif, sehingga mampu mengembangkan skala usaha,
and contribute meaningfully to inclusive village economic              meningkatkan pendapatan desa, serta berkontribusi signifikan
growth.                                                                terhadap pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif.




   Independent Food Islamic Boarding School Program: Assistance with Facilities and
   Infrastructure for Freshwater Fish Cultivation at the Karya Pembangunan Islamic Boarding
   School in Puruk Cahu City
   Program Pesantren Mandiri Pangan: Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar di
   Pondok Pesantren Karya Pembangunan, Kota Puruk Cahu.




The Independent Food Islamic Boarding School Program                   Program Pesantren Mandiri Pangan dirancang untuk
was designed to strengthen the economic independence                   memperkuat kemandirian ekonomi Pesantren Karya
of Pesantren Karya Pembangunan in Puruk Cahu City. Many                Pembangunan yang berlokasi di Kota Puruk Cahu.
Islamic boarding schools rely heavily on donations and                 Sebagaimana banyak pesantren pada umumnya yang masih
charitable contributions to fund their operations. To address          bergantung pada donasi dan bantuan sosial untuk membiayai
this challenge, the program aims to build a sustainable,               operasional, program ini hadir sebagai upaya membangun
income-generating business ecosystem within the boarding               ekosistem usaha berkelanjutan yang mampu menghasilkan
school through freshwater fish cultivation using a biofloc             pendapatan mandiri melalui pengembangan budidaya ikan air
system.                                                                tawar dengan sistem bioflok.

The program specifically targets Pesantren Karya                       Program ini secara khusus menyasar Pesantren Karya
Pembangunan, which demonstrated strong readiness, existing             Pembangunan yang dinilai memiliki kesiapan tinggi, kapasitas
business management capacity, and commitment to developing             pengelolaan usaha yang memadai, serta komitmen kuat
the fisheries sector professionally. Support provided includes         untuk mengembangkan sektor perikanan secara profesional.
10 biofloc ponds, 15,000 fish fingerlings, feed, and technical         Dukungan yang diberikan meliputi penyediaan 10 kolam
training for 12 foundation-appointed business managers to              bioflok, 15.000 benih ikan, pakan, serta pelatihan teknis bagi
ensure long-term institutional strengthening.                          12 pengelola usaha yang ditunjuk oleh yayasan, sebagai bagian
                                                                       dari penguatan kapasitas kelembagaan jangka panjang.



Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                   221
Page 222
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




The results show strong progress: 85% of participants are able   Hasil pelaksanaan program menunjukkan perkembangan
to independently implement the fish maintenance system,          yang signifikan, di mana sebanyak 85% peserta telah mampu
and 80% of standard operating procedures (SOPs) are applied      menerapkan sistem pemeliharaan ikan secara mandiri, serta
according to established standards. The program is projected     80% Standar Operasional Prosedur (SOP) telah dijalankan
to increase fish production by up to 2 tons per cycle.           sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Program ini
                                                                 diproyeksikan mampu meningkatkan produksi ikan hingga
                                                                 mencapai 2 ton per siklus.

The overall impact is twofold: improving food security for       Secara keseluruhan, dampak program ini bersifat ganda, yakni
students while generating additional income for the boarding     mendukung ketahanan pangan bagi para santri sekaligus
school foundation. More broadly, the initiative creates a        menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi yayasan
scalable model for an independent, inclusive, and sustainable    pesantren. Lebih luas lagi, inisiatif ini membentuk model
Islamic boarding school economy that can reduce reliance on      ekonomi pesantren yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan,
external donations and empower surrounding communities.          sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap
                                                                 donasi eksternal serta memberdayakan komunitas di
                                                                 sekitarnya.



   ALAMTRI ALIRKAN LESTARI
   ALAMTRI ALIRKAN LESTARI



   Technical Study on Utilization of Reject Materials from MC
   Kegiatan Pengolahan Reject Material MC – 2024




Innovation initiative aimed at transforming rejected coal        Inisiatif inovasi ini bertujuan mentransformasi batubara
from the coal washing process into environmentally friendly      rejected hasil proses pencucian batubara menjadi material
construction materials, such as paving blocks and lightweight    konstruksi ramah lingkungan, seperti paving block dan bata
bricks/precast concrete that meet SNI/ASTM standards. This       ringan/beton pracetak yang memenuhi standar SNI/ASTM.
initiative supports circular economy principles, sustainable     Inisiatif ini mendukung prinsip ekonomi sirkular, pengelolaan
mining waste management, and the development of green            limbah pertambangan berkelanjutan, serta pengembangan
materials based on local resources.                              material hijau berbasis sumber daya lokal.

The program targets communities within the surrounding           Program ini menyasar masyarakat di MC sebagai penerima
area of MC’s operational area as direct beneficiaries. Beyond    manfaat langsung. Selain memberikan manfaat lingkungan,
environmental benefits, the initiative is designed to support    inisiatif ini juga dirancang untuk mendukung pembangunan
village infrastructure development and create local business     infrastruktur desa serta membuka peluang usaha lokal di bidang
opportunities in green construction materials.                   material konstruksi hijau.




222                                                                      Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 223
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




The research results demonstrate strong technical and                  Hasil penelitian menunjukkan kelayakan teknis dan lingkungan
environmental feasibility. Laboratory testing confirmed that           yang kuat. Pengujian laboratorium memastikan bahwa
the rejected material is environmentally safe, meeting TCLP            material rejected tersebut aman secara lingkungan dan
standards. An optimal mix composition containing 35%                   memenuhi standar TCLP. Komposisi campuran optimal
rejected coal achieved a compressive strength of 14.61                 dengan kandungan 35% batubara rejected menghasilkan kuat
MPa, water absorption of 6.88%, and density of 1.98 g/cm³              tekan sebesar 14,61 MPa, tingkat penyerapan air 6,88%, serta
meeting Class C paving block standards. The relatively low             densitas 1,98 g/cm³, yang telah memenuhi standar paving
water absorption rate enhances durability and product quality,         block kelas C. Tingkat penyerapan air yang relatif rendah
confirming its suitability as an aggregate replacement.                turut meningkatkan daya tahan dan kualitas produk, sehingga
                                                                       material ini layak digunakan sebagai substitusi agregat.

The overall impact of the program is threefold: reducing               Secara keseluruhan, dampak program ini bersifat tiga dimensi:
mining waste, promoting resource efficiency through circular           mengurangi limbah pertambangan, mendorong efisiensi
material use, and creating economic value from by-products             sumber daya melalui pemanfaatan material secara sirkular,
that were previously discarded. By linking environmental               serta menciptakan nilai ekonomi dari produk samping yang
innovation with community-based economic opportunities,                sebelumnya tidak dimanfaatkan. Dengan menghubungkan
the initiative strengthens MC’s commitment to sustainable              inovasi lingkungan dan peluang ekonomi berbasis masyarakat,
mining practices and contributes to broader sustainability             inisiatif ini memperkuat komitmen MC terhadap praktik
goals, including industrial innovation, responsible production,        pertambangan berkelanjutan serta berkontribusi pada
and local economic resilience.                                         pencapaian tujuan keberlanjutan yang lebih luas, termasuk
                                                                       inovasi industri, produksi yang bertanggung jawab, dan
                                                                       ketahanan ekonomi lokal.




   Climate Village Program (ProKlim) – Assessment & Workshop for Prospective
   ProKlim Villages
   Assessment & Workshop Calon Desa ProKlim




Strategic initiative that strengthens collaboration between            Inisiatif strategis ini memperkuat kolaborasi antara MC dan
MC and the Murung Raya Regency Government to advance                   Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendorong aksi
measurable and sustainable climate action. Following the               iklim yang terukur dan berkelanjutan. Setelah keberhasilan
success of the Black Soldier Fly (BSF)-based waste management          program pengelolaan sampah berbasis Black Soldier Fly (BSF),
program, the Murung Raya Regent formally supported the                 Bupati Murung Raya secara resmi memberikan dukungan
expansion of the company’s environmental contribution                  untuk memperluas kontribusi lingkungan Perusahaan melalui
through a structured ProKlim village assessment process.               proses asesmen desa ProKlim yang terstruktur.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                   223
Page 224
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




The program targets 16 villages within the surrounding of the       Program ini menyasar 16 desa di sekitar wilayah operasional
Company’s operational area. Its primary aim is to develop           Perusahaan. Tujuan utamanya adalah menyusun data dasar
baseline data on village-level climate change adaptation            (baseline) terkait kesiapsiagaan adaptasi dan mitigasi
and mitigation readiness, strengthen community capacity for         perubahan iklim di tingkat desa, memperkuat kapasitas
climate action, and support Murung Raya’s national climate          masyarakat dalam aksi iklim, serta mendukung pencatatan
action registration through the National Registry System            aksi iklim Kabupaten Murung Raya dalam Sistem Registri
(SRN), aligned with the regional vision of “MURA HEBAT.”            Nasional (SRN), sejalan dengan visi daerah “MURA HEBAT”.

The initiative was implemented in four structured stages.           Pelaksanaan inisiatif dilakukan melalui empat tahapan
First, a pre-assessment socialization and training phase            terstruktur. Pertama, tahap sosialisasi dan pelatihan pra-
increased village understanding of ProKlim mechanisms,              asesmen untuk meningkatkan pemahaman desa mengenai
built commitment, and formed trained enumerator teams.              mekanisme ProKlim, membangun komitmen, serta membentuk
Second, field-based adaptation and mitigation assessments           tim enumerator terlatih. Kedua, pelaksanaan asesmen
were conducted using participatory surveys and factual              lapangan berbasis partisipatif dengan survei dan verifikasi
verification of SRN indicators, including food security, disaster   faktual terhadap indikator SRN, meliputi ketahanan pangan,
management, waste management, and land cover. Third, an             pengelolaan bencana, pengelolaan sampah, dan tutupan
assessment results workshop disseminated readiness scores,          lahan. Ketiga, penyelenggaraan lokakarya hasil asesmen
identified priority “Quick Win” villages for 2026 intervention,     untuk memaparkan skor kesiapan desa, mengidentifikasi
and developed a five-year ProKlim roadmap. Finally, priority        desa prioritas “Quick Win” untuk intervensi tahun 2026, serta
villages will prepare Climate Action Plans (RAI), establish         menyusun peta jalan ProKlim lima tahunan. Keempat, desa
formal ProKlim Working Groups (Pokja) through village               prioritas akan menyusun Rencana Aksi Iklim (RAI), membentuk
decrees, and develop 2026 activity proposals and budgets to         Kelompok Kerja (Pokja) ProKlim melalui Surat Keputusan
ensure structured implementation and accountability.                Desa, serta menyiapkan proposal kegiatan dan anggaran
                                                                    tahun 2026 guna memastikan implementasi yang terstruktur
                                                                    dan akuntabel.

The overall impact of this program is the creation of an            Secara keseluruhan, program ini menghasilkan kerangka
evidence-based,      community-driven      climate    resilience    ketahanan iklim berbasis bukti dan partisipasi masyarakat di
framework at the village level. By combining data mapping,          tingkat desa. Dengan memadukan pemetaan data, penguatan
institutional strengthening, multi-stakeholder collaboration,       kelembagaan, kolaborasi multi pemangku kepentingan, serta
and structured planning, the initiative positions villages          perencanaan terstruktur, inisiatif ini mendorong desa untuk
to systematically improve their adaptation and mitigation           secara sistematis meningkatkan kapasitas adaptasi dan
capacity while contributing to national climate reporting. This     mitigasi sekaligus berkontribusi pada pelaporan iklim nasional.
program reinforces MC’s role as a strategic partner in regional     Program ini menegaskan peran MC sebagai mitra strategis
climate governance and establishes a scalable model for             dalam tata kelola iklim daerah serta menghadirkan model aksi
sustainable, locally anchored climate action.                       iklim berkelanjutan yang dapat direplikasi dan berakar pada
                                                                    potensi lokal.




224                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 225
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




   Strengthening of the Batu Batuah TPS3R
   Penguatan TPS3R Batu Batuah




This Organic Waste Processing Program utilizes Black Soldier           Program Pengolahan Sampah Organik ini memanfaatkan teknologi
Fly (BSF) maggot technology to manage organic waste                    maggot BSF untuk mengelola limbah organik yang dihasilkan dari
generated from employee canteens at MC and LC. The                     kantin karyawan di MC dan LC. Inisiatif ini mendukung tujuan
initiative supports the company’s environmental management             pengelolaan lingkungan Perusahaan sekaligus menciptakan
objectives while simultaneously creating socio-economic value          nilai sosial dan ekonomi melalui penguatan sistem pengelolaan
through the strengthening of the local Waste Management                sampah berbasis masyarakat (TPS3R). Penerima manfaat utama
System (TPS3R). The target beneficiary is the Batu Batuah              program ini adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R
TPS3R Community Self-Help Group (KSM), which serves as the             Batu Batuah yang berperan sebagai mitra pengelola sampah
company’s organic waste management partner.                            organik Perusahaan.

The program aims to reduce domestic organic waste,                     Program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah
improve internal cost efficiency, support circular economy             organik domestik, meningkatkan efisiensi biaya internal,
practices, and enhance the operational capacity and income             mendorong praktik ekonomi sirkular, serta memperkuat
of the community based TPS3R group. It represents cross-               kapasitas operasional dan pendapatan kelompok TPS3R
department collaboration between Human Resources,                      berbasis komunitas. Pelaksanaannya merupakan bentuk
Community Development, and Environment to ensure                       kolaborasi lintas fungsi antara Divisi Human Resources,
integrated environmental and social impact.                            Community Development, dan Environment guna memastikan
                                                                       dampak lingkungan dan sosial yang terintegrasi.

Operationally, approximately 3 tons of domestic canteen waste          Secara operasional, sekitar 3 ton limbah domestik kantin
are processed each month using BSF technology. This results            diproses setiap bulan menggunakan teknologi BSF. Dari
in an annual production of around 10 tons of maggot, which is          proses tersebut dihasilkan sekitar 10 ton maggot per tahun
then utilized as organic fertilizer to support land reclamation        yang kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk
activities. The program is supported by adequate facilities            mendukung kegiatan reklamasi lahan. Program ini didukung
and a trained local workforce, ensuring both environmental             oleh fasilitas yang memadai serta tenaga kerja lokal yang
compliance and sustainable operations.                                 terlatih, sehingga menjamin kepatuhan terhadap standar
                                                                       lingkungan sekaligus keberlanjutan operasional.

The overall impact is the establishment of a circular waste            Secara keseluruhan, program ini membentuk sistem pengelolaan
management system that reduces landfill waste, converts                sampah sirkular yang mampu mengurangi pembuangan ke landfill,
organic waste into value-added products, supports mine                 mengonversi limbah organik menjadi produk bernilai tambah,
land rehabilitation, and strengthens community economic                mendukung rehabilitasi lahan tambang, serta memperkuat
capacity. By linking waste reduction with income generation            kapasitas ekonomi masyarakat. Dengan menghubungkan
and environmental restoration, the initiative demonstrates a           pengurangan sampah, penciptaan pendapatan, dan pemulihan
practical and scalable model of sustainable mining operations          lingkungan, inisiatif ini menjadi model praktik pertambangan
integrated with community empowerment.                                 berkelanjutan yang terintegrasi dengan pemberdayaan
                                                                       masyarakat dan berpotensi untuk direplikasi secara lebih luas.


Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                   225
Page 226
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




   Conservation of Superior Local Durian
   Konservasi Durian Lokal Unggul




Collaborative initiative between the Murung Raya Regency          Inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Murung
Government and LC, implemented through the company’s              Raya dan LC ini dilaksanakan melalui program CSR Perusahaan
CSR program to strengthen regional identity and preserve          untuk memperkuat identitas daerah sekaligus melestarikan
local biodiversity. The program focuses on conserving superior    keanekaragaman hayati lokal. Program ini berfokus pada
local durian varieties particularly Takuho and Bakur which hold   konservasi varietas durian unggul lokal, khususnya Takuho dan
distinctive characteristics and strong historical and cultural    Bakur, yang memiliki karakteristik khas serta nilai historis dan
significance for the Dayak Uut community.                         budaya yang kuat bagi masyarakat Dayak Uut.

The program targets the Kalang Baloi Farmers Group as             Program ini menargetkan Kelompok Tani Kalang Baloi sebagai
the primary implementer of conservation and propagation           pelaksana utama kegiatan konservasi dan perbanyakan bibit.
activities. In 2024, a 0.45-hectare demonstration garden was      Pada tahun 2024, telah dibangun kebun percontohan seluas
established, with 42 superior durian seedlings planted and        0,45 hektare dengan penanaman 42 bibit durian unggul yang
showing growth. Building on this foundation, the 2025 phase       menunjukkan pertumbuhan yang baik. Berdasarkan capaian
will focus on grafting-based seedling propagation, distribution   tersebut, fase tahun 2025 akan difokuskan pada perbanyakan
of 200 seedlings to schools in the nearest area and relevant      bibit melalui teknik sambung (grafting), distribusi 200 bibit
government agencies (Distanik and DLH), and the planting of       ke sekolah-sekolah di wilayah terdekat area operasional
800 seedlings on reclaimed land.                                  serta instansi pemerintah terkait (Distanik dan DLH), serta
                                                                  penanaman 800 bibit di lahan reklamasi.

The results to date demonstrate successful establishment of       Hasil hingga saat ini menunjukkan keberhasilan pembentukan
the conservation plot and healthy seedling growth, confirming     plot konservasi dan pertumbuhan bibit yang sehat, yang
the viability of the selected varieties. The upcoming expansion   mengonfirmasi kelayakan varietas unggul yang dipilih. Tahap
phase aims to scale conservation efforts while integrating        ekspansi berikutnya bertujuan untuk memperluas upaya
environmental rehabilitation and community education.             konservasi sekaligus mengintegrasikan rehabilitasi lingkungan
                                                                  dan edukasi masyarakat.

The overall impact of the program extends beyond                  Dampak keseluruhan program ini melampaui pelestarian
biodiversity preservation. It safeguards valuable regional        keanekaragaman hayati. Program ini melindungi sumber daya
genetic resources, strengthens cultural heritage linked to        genetik unggulan daerah yang bernilai, memperkuat warisan
local commodities, supports land reclamation efforts, and         budaya yang terkait dengan komoditas lokal, mendukung
creates long-term sustainable economic potential based on         upaya reklamasi lahan, serta menciptakan potensi ekonomi
superior local products. Through this initiative, LC reinforces   berkelanjutan jangka panjang berbasis produk unggulan lokal.
its commitment to environmental stewardship, community            Melalui inisiatif ini, LC kembali menegaskan komitmennya
engagement, and the sustainable development of Murung             terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab,
Raya Regency.                                                     pelibatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di
                                                                  Kabupaten Murung Raya.




226                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 227
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10      11




   Climate Village Program – Construction of TPS3R in Islamic Boarding Schools &
   Dissemination of BSF Maggot-Based Organic Waste Management
   Pembangunan TPS3R di Pondok Pesantren & Diseminasi Pengelolaan Sampah Organik
   Berbasis Maggot BSF




As part of its flagship CSR support for the Murung Raya Climate        Sebagai bagian dari dukungan CSR unggulan terhadap
Village Program (ProKlim), MC has implemented a Black                  Program Kampung Iklim (ProKlim) Kabupaten Murung Raya,
Soldier Fly (BSF) larvae based organic waste management                MC telah mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah
system at the Batu Batuah TPS3R in Batu Tojah Village since            organik berbasis larva BSF di TPS3R Batu Batuah, Desa Batu
2023. The initiative addresses regional waste management               Tojah, sejak tahun 2023. Inisiatif ini menjawab tantangan
challenges while promoting circular economy practices and              pengelolaan sampah daerah sekaligus mendorong praktik
multi-stakeholder collaboration.                                       ekonomi sirkular dan kolaborasi multi pemangku kepentingan.

The program initially targeted community-based waste                   Program ini pada awalnya menargetkan penguatan
management through the Batu Batuah TPS3R and has                       pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui TPS3R
successfully reduced organic waste generation by 70%,                  Batu Batuah dan berhasil menurunkan timbulan sampah
while generating additional economic value from maggots                organik hingga 70%, sekaligus menghasilkan nilai ekonomi
used as animal feed. Building on this success, the company             tambahan dari maggot yang dimanfaatkan sebagai pakan
is now scaling up the model in line with the Regent’s Waste            ternak. Berlandaskan keberhasilan tersebut, Perusahaan kini
Acceleration Action directive.                                         melakukan pengembangan model sejalan dengan arahan
                                                                       Bupati terkait Aksi Percepatan Penanganan Sampah.

Two major expansion initiatives have been introduced.                  Dua inisiatif pengembangan utama telah diperkenalkan.
First, the construction of a new TPS3R facility at the Karya           Pertama, pembangunan fasilitas TPS3R baru di Pondok
Pembangunan Islamic Boarding School, which serves 1,818                Pesantren Karya Pembangunan yang melayani 1.818 jiwa dan
residents and generates substantial organic waste from daily           menghasilkan limbah organik signifikan dari aktivitas harian.
operations. The facility integrates BSF waste processing with          Fasilitas ini mengintegrasikan pengolahan sampah berbasis
other CSR programs, where maggot by-products support                   BSF dengan program CSR lainnya, di mana produk samping
biofloc catfish farming and horticulture. Second, a BSF-based          maggot dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele sistem bioflok
organic waste management dissemination workshop is being               dan kegiatan hortikultura. Kedua, penyelenggaraan workshop
organized for mining permit holders (PKP2B/IUP/IUPHHK)                 diseminasi pengelolaan sampah organik berbasis BSF bagi
and the nearest communities to expand adoption, strengthen             pemegang izin usaha pertambangan (PKP2B/IUP/IUPHHK)
cross-sector collaboration, and align corporate CSR efforts            dan masyarakat sekitar terdekat guna memperluas adopsi,
with regional environmental targets.                                   memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menyelaraskan
                                                                       program CSR perusahaan dengan target lingkungan daerah.

Construction of the boarding school TPS3R facility is nearing          Pembangunan fasilitas TPS3R di lingkungan pesantren saat
completion, with the 8 x 12 meter building floor casting and six       ini hampir rampung, dengan penyelesaian pengecoran lantai
bioponds finalized, alongside supporting infrastructure. The           bangunan berukuran 8 x 12 meter serta enam unit biopond,




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  227
Page 228
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




dissemination workshop is scheduled to follow immediately            termasuk infrastruktur pendukung lainnya. Workshop
after project completion, featuring technical sharing sessions       diseminasi dijadwalkan segera setelah proyek selesai, dengan
and a field visit to demonstrate the full organic waste-to-feed-     agenda berbagi teknis dan kunjungan lapangan untuk
and-fertilizer process.                                              mendemonstrasikan secara langsung proses pengolahan
                                                                     sampah organik menjadi pakan dan pupuk.

The overall impact of this initiative is the creation of a           Secara keseluruhan, inisiatif ini menciptakan model
scalable, circular waste management model that reduces               pengelolaan sampah sirkular yang dapat direplikasi dan
landfill dependency, converts organic waste into valuable            diperluas, mengurangi ketergantungan pada landfill,
products, supports food and agricultural programs, and               mengonversi limbah organik menjadi produk bernilai tambah,
strengthens institutional collaboration across government,           mendukung program ketahanan pangan dan pertanian, serta
private sector, and community stakeholders. By replicating           memperkuat kolaborasi kelembagaan antara pemerintah,
and institutionalizing this best practice, MC positions itself       sektor swasta, dan masyarakat. Melalui replikasi dan
as a regional pioneer in sustainable waste management and            pelembagaan praktik terbaik ini, MC menegaskan posisinya
climate-responsive community development.                            sebagai pelopor regional dalam pengelolaan sampah
                                                                     berkelanjutan dan pengembangan masyarakat yang responsif
                                                                     terhadap isu perubahan iklim.



   ALAMTRI ALIRKAN BUDAYA
   ALAMTRI ALIRKAN BUDAYA


   Infrastructure Renovation and Procurement of Materials for Houses of Worship
   and Religious Educational Institutions
   Pembangunan Infrastruktur Rumah Ibadah




This activity aims to improve the facilities and infrastructure      Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan
of houses of worship and religious educational institutions          prasarana rumah ibadah serta lembaga pendidikan
around the company’s operational area so that the community          keagamaan di sekitar wilayah operasional Perusahaan,
can carry out religious activities comfortably and solemnly,         sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah
and the congregation is enthusiastic about participating in          dengan lebih nyaman dan khusyuk. Dengan fasilitas yang lebih
religious activities, indirectly increasing faith and togetherness   memadai, diharapkan antusiasme jemaat dalam mengikuti
among the congregation.                                              kegiatan keagamaan semakin meningkat, yang pada akhirnya
                                                                     turut memperkuat keimanan serta kebersamaan antaranggota
                                                                     komunitas.

The achievement of this activity is the improved comfort of four     Capaian dari kegiatan ini adalah meningkatnya kenyamanan
houses of worship and two religious educational institutions:        pada empat rumah ibadah dan dua lembaga pendidikan
the Ar-Rahman Mosque in Dirung Sararung Village, the St.             keagamaan, yaitu Masjid Ar-Rahman di Desa Dirung Sararung,



228                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 229
01     02      03      04     05      06      07     08      09   10     11




Augustine Catholic Church in Batu Tojah Village, the Ranying           Gereja Katolik Santo Agustinus di Desa Batu Tojah, Balai
Pandereh Bunu Hall for the Kaharingan Hindu community                  Ranying Pandereh Bunu bagi umat Hindu Kaharingan di Desa
in Tumbang Baloi Village, the United Pentecostal Church in             Tumbang Baloi, Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSDI)
Indonesia (GPSDI) Hosana in Pendasiron Village, the Ashhabur           Hosana di Desa Pendasiron, Pondok Pesantren Ashhabur
Ridho Islamic Boarding School, and the Al-Fadhiil Islamic              Ridho, serta Pondok Pesantren Al-Fadhiil di Desa Muara Laung
Boarding School in Muara Laung I Village.                              I. Melalui peningkatan fasilitas tersebut, kegiatan keagamaan
                                                                       dapat berlangsung dengan lebih baik dan memberikan
                                                                       dampak positif bagi kehidupan spiritual masyarakat setempat.




   Preservation of Traditional Music and Dance
   Pelestarian Musik dan Tari Tradisional




This activity aims to preserve the ancestral music and dance           Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan musik dan
of the Dayak Pagi and Murung tribes, the local community               tarian leluhur suku Dayak Pagi dan Dayak Murung sebagai
of Murung Raya Regency. This preservation effort plays an              masyarakat adat Kabupaten Murung Raya. Pelestarian ini
important role in maintaining local cultural identity while            menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya lokal
fostering a sense of pride in traditional heritage among the           sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap warisan tradisi
younger generation.                                                    kepada generasi muda.

The activity achieved this goal by holding traditional music           Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan
and dance training in nine junior and senior high schools near         pelatihan musik dan tari tradisional selama tiga bulan di
the Company’s operations: SMAN 2 Laung Tuhup and SMPN                  sembilan sekolah menengah pertama dan menengah atas
2 Laung Tuhup in Muara Tuhup Village; SMAN 1 Laung Tuhup               yang berada di sekitar wilayah operasional Perusahaan, yaitu
and SMPN 1 Laung Tuhup and MTSN 2 Murung Raya in Muara                 SMAN 2 Laung Tuhup dan SMPN 2 Laung Tuhup di Desa
Laung Village; SMPN 2 Barito Tuhup Raya in Tumbang Baloi               Muara Tuhup; SMAN 1 Laung Tuhup, SMPN 1 Laung Tuhup,
Village; SMPN 1 Satuatap Barito Tuhup Raya in Batu Tojah               dan MTsN 2 Murung Raya di Desa Muara Laung; SMPN 2 Barito
Village; and SMPN 2 Satuatap Barito Tuhup Raya in Tumbang              Tuhup Raya di Desa Tumbang Baloi; SMPN 1 Satuatap Barito
Baloi Village for 3 months. Through this training, students            Tuhup Raya di Desa Batu Tojah; serta SMPN 2 Satuatap Barito
not only learn musical and dance techniques, but also gain             Tuhup Raya di Desa Tumbang Baloi. Melalui pelatihan ini, para
an understanding of the cultural values embedded within                siswa tidak hanya mempelajari teknik bermusik dan menari,
them, thereby ensuring the continued preservation of these             tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di
traditions.                                                            dalamnya, sehingga keberlanjutan tradisi dapat terjaga secara
                                                                       berkesinambungan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                  229
Page 230
11         Community Development and Empowerment
           Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




   Futsal Field Construction
   Bantuan Sarana Olahraga




The futsal field was built to provide a decent sporting facility   Lapangan futsal dibangun untuk menyediakan fasilitas olah raga
for the local youth of Barito Tuhup Raya district who love the     yang layak bagi anak-anak muda setempat yang menggemari
futsal sports.                                                     olah raga futsal di Kecamatan Barito Tuhup Raya.

The achievements of this activity are:                             Capaian kegiatan:
• Construction of a nationally standardized futsal field in        • Pembangunan satu lapangan futsal berstandar nasional di
  Muara Tuhup Village.                                               Desa Muara Tuhup.
• Increasing student/youth motivation for sports, especially       • Meningkatkan motivasi pelajar dan pemuda untuk
  futsal.                                                            berolahraga,    khususnya     futsal.
• Reducing negative activities among students/youth in             • Mengurangi aktivitas negatif di kalangan pelajar/pemuda di
  Muara Tuhup                                                        Muara Tuhup.

With the construction of the futsal field, students and the        Dengan terbangunnya lapangan futsal, pelajar dan masyarakat
community around Muara Tuhup have better access to sports.         sekitar Muara Tuhup memiliki akses yang lebih baik terhadap
                                                                   sarana olahraga.




230                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 231
01     02      03      04     05       06     07        08   09     10     11




As a part of impact measurement efforts, AMI also conducts an            Sebagai bagian dari upaya pengukuran dampak, AMI juga
evaluation on the effectiveness of the CSR program through               melakukan evaluasi terhadap efektivitas program CSR melalui
the Social Return on Investment (SROI) approach. In addition,            pendekatan Social Return on Investment (SROI). Selain itu,
AMI conducts Community Satisfaction Index Survey in order                AMI juga melaksanakan Survei Indeks Kepuasan Masyarakat
to know their satisfaction level as the beneficiaries of the CSR         (IKM) guna mengukur tingkat kepuasan masyarakat penerima
program that has been implemented, the results of which                  manfaat terhadap program CSR yang telah berjalan,
are used as a basis for evaluation and improvement of future             yang hasilnya digunakan sebagai bahan evaluasi dan
program planning.                                                        penyempurnaan perencanaan program ke depan


                            SROI Value       SROI Value       SROI Value        SROI Value
                                                                                              SROI Value
                              of the            of the        of Company          of the
        Program                                                                                  Scale              Description
                            Relevance       Effectiveness         Image           Benefit
        Program                                                                                Skala Nilai          Keterangan
                             Nilai SROI       Nilai SROI     Nilai SROI Citra    Nilai SROI
                                                                                                 SROI
                             Relevansi        Efektivitas      Perusahaan         Manfaat
 Education (Alamtri                                                                                          The program is considered
 Alirkan Cerdas)                                                                                             relevant, effective, and
 Pendidikan (Alamtri                                                                                         provides significant
 Alirkan Cerdas)                                                                                             benefits for the community
                                3.14             3.11             3.05             3.05           4.0
                                                                                                             Program dinilai relevan,
                                                                                                             efektif, dan memberikan
                                                                                                             manfaat nyata bagi
                                                                                                             komunitas
 Health (Alamtri Alirkan                                                                                     The program is beneficial
 Sehat)                                                                                                      but the effectiveness needs
 Kesehatan (Alamtri                                                                                          to be improved
 Alirkan Sehat)                 2.9              2.3               2.9              2.8           4.0        Program memberikan
                                                                                                             manfaat, namun efektivitas
                                                                                                             masih perlu ditingkatkan

 Economy (Alamtri                                                                                            The program is strongly
 Alirkan Sejahtera)                                                                                          relevant and affects
 Ekonomi (Alamtri                                                                                            positively on the
 Alirkan Sejahtera)                                                                                          community economy
                                3.6              3.0               3.1              3.0           4.0
                                                                                                             Program sangat relevan
                                                                                                             dan berdampak positif
                                                                                                             terhadap ekonomi
                                                                                                             masyarakat
 Enviroment (Alamtri                                                                                         SROI evaluation has not
 Alirkan Lestari)                                                                                            been implemented since
 Lingkungan (Alamtri                                                                                         the program has just been
 Alirkan Lestari)                 -                -                -                -             -         implemented
                                                                                                             Evaluasi SROI belum
                                                                                                             dilakukan karena program
                                                                                                             baru berjalan
 Socio-Cultural (Alamtri                                                                                     No evaluation is conducted
 Alirkan Budaya)                                                                                             since it is not sustainable
 Sosial Budaya (Alamtri                                                                                      and predominantly
 Alirkan Budaya)                  -                -                -                -             -         charitable
                                                                                                             Tidak dievaluasi karena
                                                                                                             bersifat non-berkelanjutan
                                                                                                             dan dominan karitatif




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         231
Page 232
11        Community Development and Empowerment
          Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat




                                                                                                           Respondent
           Pillars                 IKM 2025          Performance       Total Respondent Target
                                                                                                           Realization
            Pilar                   IKM 2025            Kinerja         Total Target Reponden
                                                                                                        Realisasi Reponden
AlamTri Alirkan Cerdas                               Very Good
                                      3.40                                         157                           149
AlamTri Alirkan Cerdas                               Sangat Baik
Alamtri Alihkan Sehat                                Very Good
                                      3.39                                          90                           90
Alamtri Alihkan Sehat                                Sangat Baik
AlamTri Alirkan Sejahtera                            Very Good
                                      3.41                                          88                           77
AlamTri Alirkan Sejahtera                            Sangat Baik
AlamTri Alirkan Lestari                              Very Good
                                      3.43                                          40                           30
AlamTri Alirkan Lestari                              Sangat Baik
AlamTri Alirkan Budaya                               Very Good
                                      3.48                                          75                           75
AlamTri Alirkan Budaya                               Sangat Baik
Average Total IKM Score
                                      3.42                                          90                          84.2
Total Rata-Rata Skor IKM




232                                                                Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 233
01       02      03       04        05      06       07   08   09   10      11


Management of Community Complaints and Social Funds
Pengelolaan Pengaduan dan Dana Sosial Kemasyarakatan



AMI provides a community complaint mechanism managed by                  AMI menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat yang
the Community Development team under External Relations                  dikelola oleh tim Community Development di bawah fungsi
(ER) function. This mechanism enables the community to                   External Relations (ER). Mekanisme ini memungkinkan
directly convey their complaints or feedback in relation                 masyarakat menyampaikan keluhan atau masukan secara
to the company’s operational impacts. Each complaint                     langsung terkait dampak operasional perusahaan. Setiap
is addressed through communication, coordination, and                    pengaduan ditangani melalui proses komunikasi, koordinasi,
mediation, if necessary, by involving concerned management.              dan, apabila diperlukan, mediasi dengan melibatkan
[OJK F.24] [GRI 2-26, 413-2]                                             manajemen terkait. [OJK F.24] [GRI 2-26, 413-2]

In 2025, MC Site Tuhup in Murung Raya Regency received                   Pada tahun 2025, MC Site Tuhup di Kabupaten Murung Raya
5 (five) complaints from the local community. All of the                 menerima pengaduan 5 (lima) dari komunitas lokal. Seluruh
complaints have been addressed and resolved until the end                pengaduan tersebut telah ditindaklanjuti dan diselesaikan
of the reporting period, both through direct solution or                 hingga akhir periode pelaporan, baik melalui penyelesaian
remediation mechanism. Such achievement reflects AMI’s                   langsung maupun mekanisme remediasi. Capaian ini
commitments in managing the social impacts responsibly and               mencerminkan komitmen AMI dalam mengelola dampak
maintaining both constructive and sustainable relationships              sosial secara bertanggung jawab serta menjaga hubungan
with the community around the operational area. [OJK F.24] [GRI          yang konstruktif dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar
2-26, 413-2]                                                             wilayah operasional. [OJK F.24] [GRI 2-26, 413-2]

As a part of the Company’s commitments in building                       Sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam
harmonious relationships with the community and addressing               membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat
a range of feedback received, AMI also realized their support            serta menindaklanjuti berbagai masukan yang diterima, AMI
through social and community empowerment programs. In                    juga merealisasikan dukungan melalui program-program
2025, AMI allocated Rp7,086.21 million, marking a 12.24%                 sosial dan pengembangan masyarakat. Pada tahun 2025,
increase compared to 2024. The following table shows the                 AMI mengalokasikan Rp7.086,21 juta meningkat 12,24%
details of social fund utilization based on the field of activities.     dibandingkan tahun 2024. Berikut adalah rincian realisasi dana
                                                                         sosial berdasarkan bidang kegiatan.

                                                                                                                          (in million rupiah)
                                                                                                                            (dalam juta Rp)

                               Field of Activities
                                                                             2023                  2024                   2025
                                Bidang Kegiatan

 Education (AlamTri Alirkan Cerdas)t
                                                                           2,173.24                1,554                2,534.68
 Pendidikan (AlamTri Alirkan Cerdas)

 Health (AlamTri Alirkan Sehat)
                                                                            756.33                663.42                1,722.18
 Kesehatan (AlamTri Alirkan Sehat)

 Economy (AlamTri Alirkan Sejahtera)
                                                                           1,056.50               680.78                1,535.25
 Ekonomi (AlamTri Alirkan Sejahtera)

 Environment (AlamTri Alirkan Lestari)
                                                                           1,119.10               662.50                 890.44
 Lingkungan (AlamTri Alirkan Lestari)

 Socio-culture (AlamTri Alirkan Budaya)
                                                                           1,208.50               1,567.08               403.66
 Sosial Budaya (AlamTri Alirkan Budaya)

 PPM Supporting Infrastructure
                                                                               0                  1,716.80                 0
 Infrastruktur Penunjang PPM

 Total
                                                                           5,959.79               6,313.67              7,086.21
 Jumlah




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                         233
Page 234
Appendix
Pendahuluan




Cross Reference
Referensi Silang



SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Index
Indeks SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]
 Index No.                                                  Index Name                                                      Page
 No. Indeks                                                 Nama Indeks                                                    Halaman
 Sustainability Strategy
 Strategi Keberlanjutan
              Penjelasan Strategi Keberlanjutan
 A.1                                                                                                                          51
              Sustainability Strategy Explanation
 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
 Sustainability Performance Overview
              Economic Performance Overview
 B.1                                                                                                                          10
              Ikhtisar Kinerja Ekonomi
              Quantity of Production or Services Sold
 B.1.a                                                                                                                        10
              Kuantitas Produksi atau Jasa yang Dijual
              Revenue or Sales
 B.1.b                                                                                                                        10
              Pendapatan atau Penjualan
              Net Profit or Loss
 B.1.c                                                                                                                        10
              Laba atau Rugi Bersih
              Engagement of Local Parties Relating to Sustainable Finance Business Processes
 B.1.e                                                                                                                        10
              Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan dengan Proses Bisnis Keuangan Berkelanjutan
              Environmental Performance Overview
 B.2                                                                                                                          11
              Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
              Energy Use
 B.2.a                                                                                                                        11
              Penggunaan Energi
              Emission Reduction
 B.2.b                                                                                                                        11
              Pengurangan Emisi yang Dihasilkan
              Biodiversity Conservation
 B.2.d                                                                                                                        11
              Pelestarian Keanekaragaman Hayati
              Social Performance Overview, a Description of the Positive and Negative Impacts of Sustainable
              Finance Implementation on Society and the Environment
 B.3                                                                                                                          13
              Ikhtisar Kinerja Sosial yang Merupakan Uraian Mengenai Dampak Positif dan Negatif dari Penerapan
              Keuangan Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Lingkungan
 Company Profile
 Profil Perusahaan
              Vision, Mission, and Sustainability Values
 C.1                                                                                                                          38
              Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
              Company Address
 C.2                                                                                                                          36
              Alamat Perusahaan
              Company Scale
 C.3                                                                                                                          46
              Skala Perusahaan
              Total Assets or Asset Capitalization, and Total Liabilities
 C.3.a                                                                                                                        46
              Total Aset atau Kapitalisasi Aset, dan Total Kewajiban
              Number of Employees by Gender, Position, Age, Education, and Status
 C.3.b                                                                                                                     146, 147
              Jumlah Karyawan Menurut Gender, Jabatan, Usia, Pendidikan, dan Status
              Percentage of Share Ownership
 C.3.c                                                                                                                        36
              Persentase Kepemilikan Saham
              Operational Area
 C.3.d                                                                                                                        45
              Wilayah Operasional



234                                                                         Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 235
 Index No.                                                       Index Name                                            Page
 No. Indeks                                                      Nama Indeks                                          Halaman

               Products, Services, and Business Activities Carried Out
 C.4                                                                                                                     42
               Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
               Membership in Associations
 C.5                                                                                                                     46
               Keanggotaan pada Asosiasi
               Significant Organizational Changes
 C.6                                                                                                                     37
               Perubahan Organisasi yang Bersifat Signifikan

 Board of Directors Explanation
 Penjelasan Direksi
               Board of Directors Explanation
 D.1                                                                                                                     20
               Penjelasan Direksi
               Policy to Respond to Challenges in Fulfilling Sustainability Strategy
 D.1.a                                                                                                                   24
               Kebijakan untuk Merespon Tantangan dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan
               Implementation of Sustainable Finance
 D.1.b                                                                                                                   23
               Penerapan Keuangan Berkelanjutan
               Target Achievement Strategy
 D.1.c                                                                                                                   22
               Strategi Pencapaian Target
 Tata Kelola Keberlanjutan
 Sustainability Governance
               Responsible for Implementation of Sustainable Finance
 E.1                                                                                                                  51, 71, 80
               Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
               Development of Competencies Related to Sustainable Finance
 E.2                                                                                                                     76
               Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
               Risk Assessment of Implementation of Sustainable Finance
 E.3                                                                                                                     81
               Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
               Relationship with Stakeholders
 E.4                                                                                                                     195
               Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
               Issues to Implementation of Sustainable Finance
 E.5                                                                                                                     22
               Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 Sustainability Performance
 Kinerja Keberlanjutan
               Sustainability Culture Building Activities
 F.1                                                                                                                     50
               Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
               Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolio, Financing Targets, or Investments,
               Income, and Profit and Loss
 F.2                                                                                                                     60
               Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan,
               dan Laba Rugi
               Comparison of Targets and Performance of Portfolio, Financing Targets, or Investments in Financial
               Instruments or Projects that are in Line with Sustainability
 F.3                                                                                                                     n/a
               Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
               Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keberlanjutan
 General Aspect
 Aspek Umum
               Environmental Costs
 F.4                                                                                                                     140
               Biaya Lingkungan Hidup
 Material Aspect
 Aspek Material




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                     235
Page 236
Appendix
Pendahuluan




 Index No.                                              Index Name                                                         Page
 No. Indeks                                             Nama Indeks                                                       Halaman

              The use of Environmental Friendly Material
 F.5                                                                                                                         113
              Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan

 Energy Aspect
 Aspek Energi

              Amount and Intensity of Energy Used
 F.6                                                                                                                      113, 114
              Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
              Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
 F.7                                                                                                                         114
              Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
 Water Aspect
 Aspek Air
              Water Usage
 F.8                                                                                                                      119, 120
              Penggunaan Air
 Biodiversity Aspect
 Aspek Keanekaragaman Hayati
              Impacts of Operational Areas Near or Located in Conservation Areas or Having Biodiversity
 F.9          Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki                   130, 132
              Keanekaragaman Hayati
              Biodiversity Conservation Efforts
 F.10                                                                                                                        130
              Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
 Emission Aspect
 Aspek Emisi
              Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
 F.11                                                                                                                        116
              Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
              Efforts and Achievements of Emission Reduction Carried Out
 F.12                                                                                                                        117
              Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
 Waste and Effluent Aspect
 Aspek Limbah dan Efluen
              Amount of Waste and Effluent Produced by Type
 F.13                                                                                                                        128
              Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
              Waste and Effluent Management Mechanism                                                                  121, 122, 125,
 F.14
              Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                                       126
              Spills Occurred (if any)
 F.15                                                                                                                        121
              Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
 Environmental Grievances Aspect
 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
              Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
 F.16                                                                                                                        140
              Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
 Social Performance
 Kinerja Sosial
              Commitment to Provide Equal Services for Products and/or Services to Consumers
 F.17                                                                                                                        64
              Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsume
 Employment Aspect
 Aspek Ketenagakerjaan
              Equality of Employment Opportunity                                                                       146, 152, 158,
 F.18
              Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                              159, 160




236                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 237
 Index No.                                                       Index Name                                                Page
 No. Indeks                                                      Nama Indeks                                              Halaman

               Child Labor and Forced Labor
 F.19                                                                                                                     151, 152
               Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
               Regional Minimum Wage
 F.20                                                                                                                       149
               Upah Minimum Regional
               Decent and Safe Working Environment
 F.21                                                                                                                   164, 177, 180
               Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
               Employee Training and Capacity Development
 F.22                                                                                                                       152
               Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
 Community Aspect
 Aspek Masyarakat
               Impact of Operations on Surrounding Communities
 F.23                                                                                                                       199
               Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
               Public Complaints
 F.24                                                                                                                       233
               Pengaduan Masyarakat
               Environmental Social Responsibility (CSR) Activities
 F.25                                                                                                                       200
               Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
 Responsibility for Sustainable Product/Service Development
 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
               Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
 F.26                                                                                                                      22, 58
               Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
               Products/Services That Have Been Evaluated for Their Safety for Customers
 F.27                                                                                                                        64
               Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
               Impact of Products/Services
 F.28                                                                                                                    22, 64, 190
               Dampak Produk/Jasa
               Number of Recalled Products
 F.29                                                                                                                        64
               Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
               Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
 F.30                                                                                                                        65
               Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Customer
 Others
 Lain-lain
               Written Verification from Independent Party (if any)
 G.1                                                                                                                         33
               Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
               Feedback Form
 G.2                                                                                                                        251
               Lembar Umpan Balik
               Response to Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
 G.3                                                                                                                         33
               Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
               List of Disclosures in Accordance with Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
               concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
 G.4           Public Companies                                                                                             234
               Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang
               Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                                       237
Page 238
Appendix
Pendahuluan




GRI Standard Index
Indeks Standard GRI
 Statement of Use                                       PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk has reported has reported the information
 Pernyataan Penggunaan                                  cited in this GRI content index for the period of January, 1st 2025 up to
                                                        December, 31st 2025 with reference to the GRI Standards.
                                                        PT Alamtri Resources Indonesia Tbk telah melaporkan merujuk pada Standar
                                                        GRI untuk periode 1 Januari 2025 s.d. 31 Desember 2025.


 GRI 1 Used                                             GRI 1: Foundation 2021
 GRI 1 yang Digunakan                                   GRI 1: Landasan 2021

 GRI Sector Used                                        GRI 12: Coal Sector 2022
 Standar GRI Sektor yang Digunakan                      GRI 12: Sektor Batu Bara 2022




   GRI Standard                      Disclosure                            GRI Sector Standard Reference                     Page
    Standar GRI                    Pengungkapan                             No Rujukan Standar Sektor GRI                   Halaman
 GRI 2:
 General Disclosure
                      The Organization and Its Reporting Practices
 2021
                      Organisasi dan praktik pelaporan mereka
 Pengungkapan
 Umum 2021

                      2-1 Organization details
                                                                                                                                36
                      Rincian organisasi

                      2-2 Entities included in the organization’s
                      sustainability reporting
                                                                                                                                30
                      Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan
                      keberlanjutan organisasi
                      2-3 Reporting period, frequency, and
                      contact point
                                                                                                                                29
                      Periode, frekuensi, dan titik kontak
                      pelaporan

                      2-4 Restatements of Information
                                                                                                                                33
                      Penyajian kembali Informasi

                      2-5 External Assurance
                                                                                                                                33
                      Penjaminan eksternal

 Aktivitas dan Pekerja
 Activities and Workers

                      2-6 Activities, Value Chain, and Other
                      Business Relationship
                                                                                                                              42, 62
                      Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan
                      Bisnis Lainnya

                      2-7 Employees
                                                                                                                               146
                      Tenaga kerja


                      2-8 Workers Who are not Employees
                                                                                                                               147
                      Pekerja yang bukan pekerja langsung




238                                                                          Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 239
   GRI Standard                         Disclosure                    GRI Sector Standard Reference     Page
    Standar GRI                       Pengungkapan                     No Rujukan Standar Sektor GRI   Halaman
 Governance
 Tata Kelola

                       2-9 Governance Structure and
                       Composition                                                                     68, 69, 71
                       Struktur dan Komposisi Tata Kelola


                       2-10 Nomination and selection of the
                       highest governance body
                                                                                                          73
                       Pencalonan dan pemilihan badan tata
                       kelola tertinggi


                       2-11 Chair of the highest governance
                       body                                                                            68, 69, 78
                       Ketua badan tata kelola tertinggi



                       2-12 Role of the highest governance body
                       in overseeing the management of impacts
                                                                                                          70
                       Peran badan tata kelola tertinggi dalam
                       mengawasi manajemen dampak



                       2-13 Delegation of responsibility for
                       managing impact
                                                                                                          70
                       Delegasi tanggung jawab untuk
                       mengelola dampak


                       2-14 Role of the highest governance body
                       in sustainability reporting
                                                                                                          70
                       Peran badan tata kelola tertinggi dalam
                       pelaporan keberlanjutan


                       2-15 Conflict of interest
                                                                                                          96
                       Konflik kepentingan

                       2-16 Communication of critical concerns
                                                                                                          97
                       Komunikasi masalah penting

                       2-17 Collective knowledge of highest
                       governance body
                                                                                                          76
                       Pengetahuan kolektif badan tata kelola
                       tertinggi


                       2-18 Evaluation of the performance of the
                       highest governance body                                                          73, 76
                       Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                      239
Page 240
Appendix
Pendahuluan




   GRI Standard                        Disclosure               GRI Sector Standard Reference                     Page
    Standar GRI                      Pengungkapan                No Rujukan Standar Sektor GRI                   Halaman
                      2-19 Remuneration policies
                                                                                                                     73
                      Kebijakan remunerasi

                      2-20 Process for determining
                      remuneration                                                                                   73
                      Proses untuk menentukan remunerasi


                      2-21 Total annual compensation ratio
                                                                                                                confidential
                      Rasio kompensasi total tahunan

 Strategy, Policies, and Practices
 Strategi, Kebijakan dan Praktek

                      2-22 Statement on sustainability
                      development strategy
                                                                                                                   22, 51
                      Pernyataan strategi pembangunan
                      berkelanjutan

                      2-23 Policy commitment
                                                                                                                     95
                      Komitmen kebijakan

                      2-24 Embedding policy commitment
                                                                                                                95, 96, 164
                      Menanamkan komitmen kebijakan

                      2-25 Processes to remediate negative
                      impacts                                                                                     97, 139
                      Proses untuk meremediasi dampak negatif

                      2-26 Mechanism for seeking advice and
                      raising concerns
                                                                                                               97, 139, 233
                      Mekanisme untuk mencari nasihat dan
                      mengemukakan masalah

                      2-27 Compliance with law and regulation
                      Kepatuhan terhadap hukum dan                                                             98, 103, 139
                      peraturan

                      2-28 Membership association
                                                                                                                     46
                      Asosiasi keanggotaan

 Stakeholder Engagement
 Pelibatan Pemangku Kepentingan
                      2-29 Approach to stakeholder
                      engagement
                                                                                                                 195, 199
                      Pendekatan untuk keterlibatan pemangku
                      kepentingan

                      2-30 Collective bargaining agreements
                                                                                                                    157
                      Perjanjian perundingan kolektif




240                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 241
   GRI Standard                         Disclosure                  GRI Sector Standard Reference      Page
    Standar GRI                       Pengungkapan                   No Rujukan Standar Sektor GRI    Halaman
 GRI 3:                Material Topic
 Material Topic        Topik Material
 2021
 Topik Material
                       3-1 Process to determine material topics
 2021                                                                                                    31
                       Proses untuk menentukan topik material


                       3-2 List of material topics
                                                                                                         32
                       Daftar topik material

                                                                                                     64, 65, 145,
                       3-3 Management of material topics
                                                                                                      150, 152,
                       Manajemen topik material
                                                                                                      190, 194
 Topic-Specific Disclosure
 Pengungkapan Topik Spesifik
 GRI 3:                Biodiversity
 Material Topic        Keanekaragaman Hayati
 2021
 Topik Material        3-3 Management of material topics
 2021                  Pengelolaan topik material

 GRI 101:              101-1 Policies to halt and reverse
 Biodiversity 2024     biodiversity loss
 Keanekaragaman        Kebijakan untuk menghentikan                                                      131
 Hayati 2024           dan mengembalikan hilangnya
                       keanekaragaman hayati
                       101-2 Management of biodiversity
                       impacts
                                                                                                         136
                       Manajemen dampak keanekaragaman
                       hayati
                                                                                                     Data is not
                       101-3 Access and benefit-sharing                                               available
                       Akses dan berbagi manfaat                                                     Data belum
                                                                                                      tersedia
                       101-4 Identification of biodiversity                                          Data is not
                       impacts                                                                        available
                       Identifikasi dampak keanekaragaman                                            Data belum
                       hayati                                                                         tersedia
                       101-5 Locations with biodiversity impacts
                       Lokasi yang memiliki dampak                                                       134
                       keanekaragaman hayati
                                                                                                     Data is not
                       101-6 Direct drivers of biodiversity loss
                                                                                                      available
                       Pemicu langsung hilangnya
                                                                                                     Data belum
                       keanekaragaman hayati
                                                                                                      tersedia
                                                                                                     Data is not
                       101-7 Changes to the state of biodiversity
                                                                                                      available
                       Perubahan kondisi
                                                                                                     Data belum
                       keanekaragaman hayati
                                                                                                      tersedia
                                                                                                     Data is not
                       101-8 Ecosystem services                                                       available
                       Layanan ekosistem                                                             Data belum
                                                                                                      tersedia




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                  241
Page 242
Appendix
Pendahuluan




   GRI Standard                     Disclosure                          GRI Sector Standard Reference                         Page
    Standar GRI                   Pengungkapan                           No Rujukan Standar Sektor GRI                       Halaman
 GRI 3:             Climate Change
 Topik Material     Perubahan Iklim
 2021
 Material Topic     3-3 Management of material topics
 2021               Pengelolaan topik material

 GRI 3:             Economic Performance
 Topik Material     Kinerja Ekonomi
 2021
 Material Topic     3-3 Management of material topics
 2021               Pengelolaan topik material

 GRI 201:           201-1 Direct economic value generated
 Economic           and distributed
                                                                12.8, 12.21                                                    58, 61
 Performance 2016   Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
 Kinerja Ekonomi    dan didistribusikan
 2016
                    201-2 Financial implications and other
                    risks and opportunities due to climate
                    change Implikasi finansial                                                                                   61
                    serta risiko dan peluang lain akibat dari
                    perubahan iklim


                    201-3 Defined benefit plan obligations
                    and other retirement plans Kewajiban
                                                                                                                                150
                    program pensiun manfaat pasti dan
                    program pensiun lainnya




                    201-4 Financial assistance received from
                    government
                                                                                                                               58, 61
                    Bantuan finansial yang diterima dari
                    pemerintah




 GRI 3:             Energy
 Material Topic     Energi
 2021
 Topik Material     3-3 Management of material topics
 2021               Pengelolaan topik material




242                                                                           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 243
   GRI Standard                         Disclosure                        GRI Sector Standard Reference     Page
    Standar GRI                       Pengungkapan                         No Rujukan Standar Sektor GRI   Halaman
 GRI 302:
                       302-1 Energy consumption within the
 Energy 2016
                       organization                                12.1                                    113, 114
 Energi 2016
                       Konsumsi energi dalam organisasi


                       302-2 Energy consumption outside the
                       organization                                                                          113
                       Konsumsi energi di luar organisasi

                       302-3 Energy intensity
                                                                                                             114
                       Intensitas Energi




                       302-4 Reduction of energy consumption
                                                                                                             114
                       Pengurangan konsumsi energi




                       302-5 Reduction in energy requirements
                       of products and services
                                                                                                             114
                       Pengurangan pada energi yang
                       dibutuhkan untuk produk dan jasa

 GRI 3:                Water and Effluents
 Material Topic        Air dan Efluen
 2021
 Topik Material        3-3 Management of Material Topics
 2021                  Pengelolaan Topik Material

 GRI 303:              303-1 Interactions with water as a shared
 Water and             resource
                                                                   12.7                                      119
 Effluents             Interaksi dengan air sebagai sumber daya
 2018                  bersama
 Air dan Efluen
 2018                  303-2 Management of water discharge-
                       related impacts
                                                                                                             121
                       Manajemen dampak yang berkaitan
                       dengan pembuangan air

                       303-3 Water withdrawal
                                                                                                             119
                       Pengambilan air

                       303-4 Water discharge
                                                                                                           119, 120
                       Pembuangan air

                       303-5 Water consumption
                                                                                                           119, 120
                       Konsumsi air




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                        243
Page 244
Appendix
Pendahuluan




   GRI Standard                    Disclosure                         GRI Sector Standard Reference                     Page
    Standar GRI                  Pengungkapan                          No Rujukan Standar Sektor GRI                   Halaman
 GRI 3:            Emission
 Material Topic    Emisi
 2021
 Topik Material    3-3 Management of material topics
 2021              Pengelolaan topik material

 GRI 305:
 Emissions 2016
 Emisi 2016        305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
                                                               12.1                                                    115, 116
                   Emisi GRK (Cakupan 1) langsung




                   305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG
                   emissions
                                                                                                                       115, 116
                   Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
                   langsung


                   305-3 Indirect greenhouse gas (GHG)
                   emissions (Scope 3)
                                                                                                                          115
                   Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
                   lainnya
                   305-4 GHG emissions intensity
                                                                                                                       116, 117
                   Intensitas emisi GRK

                   305-5 Reduction of GHG emissions
                                                               12.2                                                       117
                   Pengurangan emisi GRK


                   305-6 Emission of ozone-depleting
                   substances (ODS)                                                                                       117
                   Emisi zat perusak ozon (ODS)


                   305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur
                   oxides (SOx), and other significant air
                   emissions                                   12.4                                                       118
                   Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida
                   (SOx), dan emisi udara signifikan lainnya

 GRI 3: Material   Waste
 Topic 2021        Limbah
 Topik Material
 2021              3-3 Management of material topics
                   Pengelolaan topik material




244                                                                     Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 245
   GRI Standard                         Disclosure                       GRI Sector Standard Reference     Page
    Standar GRI                       Pengungkapan                        No Rujukan Standar Sektor GRI   Halaman
 GRI 306:
 Waste 2020            306-1 Waste generation and significant
 Limbah 2020           waste-related impacts
                                                                 12.6                                       122
                       Timbulan limbah dan dampak signifikan
                       terkait limbah



                       306-2 Management of significant waste-
                       related impacts
                                                                                                            122
                       Pengelolaan dampak signifikan terkait
                       limbah


                       306-3 Waste generated
                                                                 12.13                                      128
                       Limbah yang dihasilkan


                       306-4 Waste diverted from disposal
                                                                                                            128
                       Limbah yang dialihkan dari pembuangan




                       306-5 Waste directed to disposal
                                                                                                          128, 129
                       Limbah yang diarahkan ke pembuangan




 GRI 3:                Employment
 Material Topic        Kepegawaian
 2021
 Topik Material        3-3 Management of material topics
 2021                  Pengelolaan topik material




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                       245
Page 246
Appendix
Pendahuluan




   GRI Standard                    Disclosure                         GRI Sector Standard Reference                        Page
    Standar GRI                  Pengungkapan                          No Rujukan Standar Sektor GRI                      Halaman
 GRI 401:           401-1 New employee hires and employee
 Employment 2016    turnover
                                                              12.15                                                       158, 159
 Kepegawaian 2016   Perekrutan karyawan baru dan pergantian
                    karyawan


                    401-2 Benefits provided to full-time
                    employees that are not provided to
                    temporary or part-time employees
                    Tunjangan yang diberikan kepada                                                                          149
                    karyawan purna waktu yang tidak
                    diberikan kepada karyawan sementara
                    atau paruh waktu




                    401-3 Parental leave
                                                              12.19                                                          151
                    Cuti melahirkan




 GRI 3:             Labor/Management Relations
 Material Topic     Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
 2021
 Topik Material     3-3 Management of material topics
 2021               Pengelolaan topik material

 GRI 402:
 Labor/
 Management         402-1 Minimum notice period regarding
 Relations 2016     operational changes
                                                              12.3, 12.5                                                     157
 Hubungan Tenaga    Periode pemberitahuan minimum terkait
 Kerja/Manajemen    perubahan Operasional
 2016


 GRI 3:             Occupational Health and Safety
 Material Topic     Kesehatan dan Keselamatan Kerja
 2021
 Topik Material     3-3 Management of material topics
 2021               Pengelolaan topik material




246                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 247
   GRI Standard                         Disclosure                          GRI Sector Standard Reference       Page
    Standar GRI                       Pengungkapan                           No Rujukan Standar Sektor GRI     Halaman
 GRI 403:              403-1 Occupational health and safety
 Occupational          management system
                                                                    12.14                                    164, 165, 167
 Health                Sistem manajemen keselamatan dan
 and Safety 2018       kesehatan kerja
 Kesehatan dan
 Keselamatan Kerja     403-2 Hazard identification, risk
 2018                  assessment, and incident investigation
                                                                                                                 169
                       Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
                       investigasi insiden
                       403-3 Occupational health services
                                                                                                                 181
                       Layanan kesehatan kerja
                       403-4 Worker participation, consultation,
                       and communication on occupational
                       health and safety
                                                                                                                 170
                       Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi
                       pekerja tentang keselamatan dan
                       kesehatan kerja

                       403-5 Worker training on occupational
                       health and safety
                                                                                                                 172
                       Pelatihan bagi pekerja mengenai
                       keselamatan dan kesehatan kerja

                       403-6 Promotion of worker health
                                                                                                                 181
                       Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
                       403-7 Prevention and mitigation of
                       occupational health and safety impacts
                       directly linked by business relationships
                                                                                                                 181
                       Pencegahan dan mitigasi dampak dari
                       keselamatan dan kesehatan kerja yang
                       secara langsung terkait hubungan bisnis
                       403-8 Workers covered by an
                       occupational health and safety
                       management system
                                                                                                                 164
                       Pekerja yang tercakup dalam sistem
                       manajemen keselamatan dan kesehatan
                       kerja
                       403-9 Work-related injuries
                                                                                                                 177
                       Kecelakaan kerja

                       403-10 Work-related ill health
                                                                                                                 186
                       Penyakit akibat kerja




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                           247
Page 248
Appendix
Pendahuluan




   GRI Standard                     Disclosure                           GRI Sector Standard Reference                     Page
    Standar GRI                   Pengungkapan                            No Rujukan Standar Sektor GRI                   Halaman
 GRI 3:              Training and Education
 Material Topic      Pelatihan dan Pendidikan
 2021
 Topik Material      3-3 Management of material topics
 2021                Pengelolaan topik material

 GRI 404:            404-1 Average hours of training per year
 Training and        per employee
                                                                 12.15, 12.19                                                153
 Education 2016      Rata-rata jam pelatihan per tahun per
 Pelatihan dan       karyawan
 Pendidikan 2016
                     404-2 Programs for upgrading employee
                     skills and transition assistance programs
                     Program untuk meningkatkan                  12.3                                                     150, 152
                     keterampilan karyawan dan program
                     bantuan peralihan




                     404-3 Percentage of employees
                     receiving regular performance and career
                     development reviews
                                                                                                                             156
                     Persentase karyawan yang menerima
                     tinjauan rutin terhadap kinerja dan
                     pengembangan karier




 GRI 3:              Diversity and Equal Opportunity
 Material Topic      Keberagaman dan Kesetaraan
 2021
 Topik Material      3-3 Management of material topics
 2021                Pengelolaan topik material

 GRI 405:
 Diversity and Equal
 Opportunity 2016    405-1 Diversity of governance bodies and
 Keberagaman dan employees                                       12.19                                                     72, 146
 Kesetaraan 2016     Keanekaragaman badan tata kelola dan
                     karyawan




                     405-2 Ratio of basic salary and and
                     remuneration of women to men
                                                                                                                             145
                     Rasio gaji pokok dan remunerasi
                     perempuan dibandingkan laki-laki




248                                                                        Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 249
   GRI Standard                         Disclosure                        GRI Sector Standard Reference       Page
    Standar GRI                       Pengungkapan                         No Rujukan Standar Sektor GRI     Halaman
 GRI 3:                Non-Discrimination
 Material Topic        Non-Diskriminasi
 2021
 Topik Material        3-3 Management of material topics
 2021                  Pengelolaan topik material

 GRI 406:
 Non-Discrimination
 2016
 Non-Diskriminasi
 2016

                       406-1 Incidents of discrimination and
                       corrective actions taken
                                                                  12.19                                        145
                       Insiden diskriminasi dan tindakan
                       perbaikan yang dilakukan




 GRI 3:                Local Communities
 Material Topic        Masyarakat Lokal
 2021
 Topik Material        3-3 Management of material topics
 2021                  Pengelolaan topik material

 GRI 413:
 Local Communities     413-1 Operations with local community
 2016                  engagement, impact assessments, and
 Masyarakat Lokal      development programs
                                                                  12.9                                         194
 2016                  Operasi dengan keterlibatan masyarakat
                       lokal, penilaian dampak, dan program
                       pengembangan



                       413-2 Operations with significant actual
                       and potential negative impacts on local
                       communities
                                                                                                           190, 199, 233
                       Operasi yang secara aktual dan yang
                       berpotensi memiliki dampak negatif
                       signifikan terhadap masyarakat lokal




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                                         249
Page 250
Appendix
Pendahuluan




250           Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 251
FEEDBACK FORM
Lembar Umpan Balik                                 [OJK G.2]




Profile | Profil
Name | Nama              			                         : …………………………………………………….………………
Institution | Institusi		                            : …………………………………………………….………………
Telp/HP | Telp/HP       		                           : …………………………………………………….………………

 Stakeholders Category
 Kategori Pemangku Kepentingan
 □ Customer | Pelanggan
 □ Shareholder | Pemegang saham
 □ Employee | Pegawai
 □ Government and Regulator | Pemerintah dan pembuat kebijakan
 □ Business Partner, Supplier | Mitra kerja, supplier
 □ Mass Media | Media massa
 □ Non-Governmental Organization | Lembaga Swadaya masyarakat (LSM)
 □ Public, local community | Masyarakat, komunitas lokal
 □ Others, please state | Lain-lain, sebutkan………….


 Please select the most appropriate answer by clicking √ in the answer circle:
 Mohon pilih jawaban yang paling sesuai dengan memberikan tanda √ pada lingkaran jawaban:

 1. Does this report reflect AMI performance in contributing to sustainable development?
    Apakah laporan ini sudah menggambarkan kinerja AMI dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan?
    □ Agree | Setuju
    □ Disagree | Tidak Setuju
    □ Not Sure | Tidak Tahu

 2. Is this report useful to you?
    Apakah laporan ini bermanfaat bagi Anda?
    □ Agree | Setuju
    □ Disagree | Tidak Setuju
    □ Not Sure | Tidak Tahu

 3. Is this report easy to understand?
    Apakah laporan ini mudah dimengerti?
    □ Agree | Setuju
    □ Disagree | Tidak Setuju
    □ Not Sure | Tidak Tahu

 4. Is this report interesting?
    Apakah laporan ini menarik?
    □ Agree | Setuju
    □ Disagree | Tidak Setuju
    □ Not Sure | Tidak Tahu




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                                               251
Page 252
Appendix
Pendahuluan




Please write your answer based on your opinion:
Mohon menuliskan jawaban sesuai dengan pendapat Anda:

1. Which part of the information was most useful and interesting?
   Bagian informasi mana yang paling berguna dan menarik?
   …………………………………………………………………………………………………………………………………………………
   …………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2. Which part of the information was less useful and needs improvement?
   Bagian informasi mana yang kurang berguna sehingga perlu dilakukan perbaikan?
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
   ………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. Is the data presented in a transparent, reliable, and balanced manner?
   Apakah data yang disajikan telah transparan, dapat dipercaya, dan berimbang?
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
   …………………………………………………………………………………………………………………………………………………
4. Suggestions/proposals/comments for improving future reports:
   Saran/usul/komentar untuk perbaikan laporan ke depan:
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
   …………………………………………………………………………………………………………………………………………………



We greatly appreciate your feedback. Please send this feedback sheet to:
Kami sangat menghargai umpan balik yang Anda berikan. Untuk itu, mohon mengirimkan lembar umpan balik ini ke:



PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA TBK

Cyber 2 Tower, Lt. 34
Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 No. 13
Kuningan, Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12950
Indonesia
Telp. : +6221 2553 3060
Fax. : +6221 2553 3059
Email : corsec@alamtriminerals.id




252                                                               Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 253
                                                   This page is intentionally left blank.
                                                    Halaman ini sengaja dikosongkan.




Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk                              253
Page 254
Appendix
Pendahuluan




Statement of Responsibility
Pernyataan Tanggung Jawab Manajemen



PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA                                     PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN
Tbk’s BOARD OF COMMISSIONERS                                      DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB
AND DIRECTORS’ STATEMENT OF                                       ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
RESPONSIBILITY FOR  THE  2025                                     PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA Tbk
SUSTAINABILITY  REPORT

We, the undersigned, hereby declare that all information in the   Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa
2025 Sustainability Report of PT Alamtri Minerals Indonesia       semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025
Tbk has been presented in its entirety, and that we assume full   PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk telah dimuat secara lengkap
responsibility for the accuracy of the contents of this report.   dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan ini.

                                               March 26, 2026       26 Maret 2026

                                                     Approved | Disetujui


                                                BOARD OF COMMISSIONERS
                                                      DEWAN KOMISARIS




       GARIBALDI THOHIR                     MICHAEL WILLIAM P. SOERYADJAYA                          M. SYAH INDRA AMAN
      President Commissioner                         Commissioner                                        Commissioner
         Presiden Komisaris                            Komisaris                                           Komisaris




                          MOHAMMAD EFFENDI                                     LINDAWATI GANI
                        Independent Commissioner                           Independent Commissioner
                           Komisaris Independen                               Komisaris Independen


                                                   BOARD OF DIRECTORS
                                                             DIREKSI




 IWAN DEWONO BUDIYUWONO                                HENDRI TAMRIN                                   HERI GUNAWAN
       President Director                                 Director                                         Director
       Presiden Direktur                                  Direktur                                         Direktur




                                 TOTOK AZHARIYANTO                           WITO KRISNAHADI
                                       Director                                  Director
                                       Direktur                                   Direktur


254                                                                       Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 255

          
Page 256
Appendix
Pendahuluan




PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA TBK

Cyber 2 Tower, Lt. 34
Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 No. 13
Kuningan, Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12950
Indonesia
Telp.     : +6221 2553 3060
Fax.      : +6221 2553 3059
Email    : corsec@alamtriminerals.id


256                                    Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.19 MB
Published26 Mar 2026
Pages256
Characters996,393
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 85 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Alamtri Minerals Indonesia Tbk p.1 ×407
linked org Kalimantan Aluminium Industry p.3 ×22
linked person Iwan Dewono Budiyuwono · President Director p.20 ×3
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk p.36 ×35
linked org Adaro Mining p.41 ×2
linked org PT Alam Tri Abadi p.41 ×3
linked org Adaro Andalan Indonesia Tbk p.41 ×5
linked org PT Alam Tri Cakra Indonesia p.41 ×3
linked org PT Alamtri Indo Aluminium. p.41 ×2
linked person Heri Gunawan · Director p.72
linked person Wito Krisnahadi · Director p.72
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.3 ×40
possible org Negara Republik Indonesia p.36
possible org Bursa Efek Indonesia p.41
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.68
possible — Garibaldi Thohir · President Commissioner p.71
possible person Michael W. P. Soeryadjaya · Commissioner p.71
possible person Lindawati Gani p.71
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.104 ×2
unresolved org PT Alamtri Minerals p.2 ×2
unresolved org PT Lahai Coal MC p.3
unresolved org PT Maruwai Coal KAI p.3
unresolved org PT Kalimantan Aluminium Industry Rp p.3
unresolved person Sambutan · Direktur p.4 ×7
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.5
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.16
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup Rating p.16
unresolved org PT Maruwai Coal p.16 ×21
unresolved org PT Lahai Coal Peringkat p.16
unresolved org PT Lahai Coal p.16 ×14
unresolved org Indonesia Tbk p.21 ×2
unresolved org Alamtri Tbk p.28 ×2
unresolved org Minerals Indonesia Tbk p.28
unresolved org PT Kalimantan Aluminium p.30
unresolved org Pendirian · Nama Perusahaan p.36
unresolved person Dwi Yulianti p.36 ×2
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.36 ×3
unresolved org PT Jasapower Indonesia p.36 ×7
unresolved person Humberg Lie p.36 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.36 ×3
unresolved org PT Jasapower p.37
unresolved org PT Kalimantan Through KAI p.37
unresolved org PT Adaro p.37
unresolved org PT Alamtri Minerals Indonesia This p.37
unresolved org PT Kalteng Coal p.40 ×7
unresolved org PT Juloi Coal. p.40 ×4
unresolved org PT Sumber Barito Coal p.40 ×6
unresolved org PT Juloi Coal. Therefore p.40
unresolved org PT Juloi Coal. Sehingga p.40
unresolved org PT Alam Tri Daya Indonesia p.40 ×2
unresolved org PT Juloi Coal. Melalui p.40
unresolved org PT Adaro Mining Technologies p.41 ×2
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.41
unresolved org PT Alamtri Baterai Indonesia p.41 ×2
unresolved org PT Alamtri Indo Aluminium. Perusahaan p.41
unresolved org PT Lahai Coal North p.45
unresolved org PT Maruwai Coal Kalimantan p.45
unresolved org PT Lahai Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal p.45
unresolved org PT Maruwai Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal p.45
unresolved org PT Kalteng Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal p.45
unresolved org PT Juloi Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal p.45
unresolved org PT Sumber Barito Coal Batu Bara Metalurgi Aluminium p.45
unresolved org PT Kalimantan Aluminium Industry Aluminium Operating p.45
unresolved org PT Maruwai Coal Anak Perusahaan p.47 ×2
unresolved org Departemen Finance & Accounting Accounting Department p.60
unresolved org Departemen Tax p.61 ×2
unresolved org Financial Services Authority p.71 ×2
unresolved — M. Syah Indra Aman · Commissioner p.71
unresolved — Hendri Tamrin · Director p.72
unresolved — Totok Azhariyanto · Director p.72
unresolved org Tata Kelola Tertinggi In p.72
unresolved person Prosedur Nominasi · Komisaris p.74
unresolved org PT Kalimantan p.79
unresolved org PT Maruwai p.79
unresolved org PT Lahai Alam Seraya p.79
unresolved org Departemen Environment p.80
unresolved org Departemen Audit Internal p.82
unresolved org Departemen Audit p.82
unresolved org Departemen Manajemen Risiko p.82
unresolved org Menteri Energi Energy and Mineral Resources p.95
unresolved org Departemen Environment. Di p.103
unresolved org Air. Dokumen p.103
unresolved org Government of the Republic of Indonesia p.104

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result