Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 256
Page 1
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 1
Page 2
Preface
Pendahuluan
Theme
Tema
The theme of “Advancing Growth with Responsibility and Tema “Advancing Growth with Responsibility and Discipline”
Discipline” reflects the commitment of PT Alamtri Minerals mencerminkan komitmen PT Alamtri Minerals Indonesia
Indonesia Tbk (“AMI” or “the Company”) toward sustainable Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) untuk menuju pertumbuhan
growth. AMI constantly carries out operational activities yang berkelanjutan. AMI senantiasa menjalankan kegiatan
responsibly by complying the regulation and provisions operasional secara bertanggung jawab dengan mematuhi
applied. This is accompanied by discipline attitude that peraturan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini diiringi
becomes one of the primary keys in carrying out plans that dengan sikap disiplin yang menjadi salah satu kunci utama
have been determined by the Company. dalam menjalankan rencana-rencana yang telah ditetapkan
Perusahaan.
The change of AMI name is a part of AlamTri Group Perubahan nama AMI yang merupakan bagian dari
restructuring, which strictly focuses on the business portfolio restrukturisasi Grup AlamTri menegaskan fokus pada
that is more environmentally-friendly and value added. The portofolio bisnis yang lebih ramah lingkungan dan bernilai
transformation of the AlamTri Group is partly realized through tambah. Transformasi Grup AlamTri salah satunya diwujudkan
the development of an aluminium smelter, which entered the melalui pengembangan smelter aluminium yang telah
trial operation phase in the fourth quarter of 2025, marking an memasuki tahap uji coba pada kuartal keempat 2025, sebagai
important milestone in strengthening mineral downstreaming tonggak penting dalam memperkuat hilirisasi mineral melalui
through enhanced value creation of domestic natural peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
resources.
On the other side, the Company also continues metallurgical Di sisi lain, Perusahaan juga melanjutkan pengembangan
coal mining infrastructure development to support steel infrastruktur tambang batu bara metalurgi guna mendukung
production. All of the initiatives reflects the AMI effort to produksi baja. Seluruh inisiatif tersebut mencerminkan
target the business growth sustainably through measurable upaya AMI untuk menargetkan pertumbuhan bisnis secara
development steps. With responsibility and discipline, AMI berkelanjutan melalui langkah-langkah pengembangan yang
ensures the balance between the business expansion, risk terukur. Dengan tanggung jawab dan disiplin, AMI memastikan
management, and commitment towards environmental, keseimbangan antara ekspansi usaha, pengelolaan risiko, serta
social, and governance aspects. komitmen terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Page 3
Disclaimer
Penafian
This Sustainability Report of PT Alamtri Minerals Indonesia Laporan Keberlanjutan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Tbk (“AMI” or “the Company”) is constructed as a form (“AMI” atau “Perusahaan”) ini disusun sebagai bentuk
of the Company’s commitment in delivering sustainability komitmen Perusahaan dalam menyampaikan kinerja
performance transparently to all stakeholders. The information, keberlanjutan secara transparan kepada seluruh pemangku
data, and statement presented in this report are from various kepentingan. Informasi, data, dan pernyataan yang disajikan di
internal work units as well as related partners and have been dalam laporan ini bersumber dari berbagai unit kerja internal
compiled based on report standard and framework applied serta mitra terkait dan telah disusun berdasarkan standar dan
in reporting period. However, the Company realizes that kerangka pelaporan yang berlaku pada periode pelaporan.
this report has limitation, either from data completeness or Namun demikian, Perusahaan menyadari bahwa laporan ini
dynamics of policy, regulation, and external condition changes memiliki keterbatasan, baik dari sisi kelengkapan data maupun
that can affect the performance and statement in the future. dinamika perubahan kebijakan, regulasi, dan kondisi eksternal
yang dapat memengaruhi kinerja dan pengungkapan di masa
mendatang.
Several statements in this report consists of forward-looking Beberapa pernyataan dalam laporan ini mengandung
statements constructed based on fair assumption, estimation, pandangan ke depan (forward-looking statements) yang
and projection when this report published. The statement disusun berdasarkan asumsi, estimasi, dan proyeksi
contains risk and uncertainty that can cause different actual yang wajar pada saat laporan ini diterbitkan. Pernyataan
result from the statement. Therefore, this report is not tersebut mengandung risiko dan ketidakpastian yang dapat
intended as a decision making basis of investment or other menyebabkan hasil aktual berbeda dari yang diungkapkan.
binding actions. The company is not responsible for the use of Oleh karena itu, laporan ini tidak dimaksudkan sebagai dasar
information in this report by other party outside the purpose pengambilan keputusan investasi atau tindakan lain yang
of Sustainability Report making. bersifat mengikat. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas
penggunaan informasi dalam laporan ini oleh pihak lain di luar
tujuan penyusunan Laporan Keberlanjutan.
Glossary
Glosarium
Term Definition
Istilah Definisi
“AlamTri”, “AlamTri Group” Refers to the AlamTri Group, or AlamTri and subsidiaries
“AlamTri”, “Grup AlamTri” Berarti Grup AlamTri, atau AlamTri dan anak-anak perusahaan
AMI PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
AlamTri PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
LC PT Lahai Coal
MC PT Maruwai Coal
KAI PT Kalimantan Aluminium Industry
Rp Rupiah
US$ US Dollar
AS$ Dolar AS
This book contains other abbreviated company names Buku ini menggunakan singkatan nama perusahaan lainnya
to simplify sentence presentation. The abbreviations are untuk menyederhanakan presentasi kalimat. Singkatan-
explained in the paragraphs or sections where they are used. singkatan tersebut dijelaskan dalam paragraf-paragraf atau
In addition, the word “Company”, in which the initial letter bagian-bagian masing-masing. Selain itu, kata “Perusahaan”
is capitalized refers to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. atau “Perseroan” yang menggunakan huruf besar pada huruf
However, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk may also be pertama merujuk ke PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.
referred to as the “company”, without capitalization to the Namun, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk juga dapat dirujuk
initial letter. Interpretation shall be based on the context of sebagai “perusahaan” atau “perseroan” tanpa penggunaan
the sentences. huruf besar. Interpretasi dapat dilakukan berdasarkan konteks
masing-masing kalimat.
Page 4
Preface
Pendahuluan
Table of Contents
Daftar Isi
02
Theme
Tema 02 President Director’s Message
Disclaimer Sambutan Presiden Direktur
Penafian 03
Glossary
Glosarium 03 President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur 20
Table of Contents
Daftar Isi 04
Sustainability Performance
About This Report 03
Highlights
01 Tentang Laporan Ini
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
References in Report Writing
Acuan dalam Pembuatan Laporan 29
Economic Performance
Kinerja Ekonomi 10 Reporting Period
Periode Laporan 29
Environmental Performance
Kinerja Lingkungan 11 Limitations and Scope of Report
Batasan dan Cakupan Laporan 30
Social Performance
Kinerja Sosial 13 Identification of Material Topics
Identifikasi Topik Material 31
2025 Events
Peristiwa 2025 14 Restatement and External Assurance
Pernyataan Kembali dan Penjaminan Eksternal 33
Awards
Penghargaan 15 Accessibility and Feedback
Aksesibilitas dan Umpan Balik 33
About The Company 04
Tentang Laporan Ini
Company Profile
Profil Perusahaan 36
Company Overview
Sekilas Perusahaan 37
Vision, Missions, and Corporate Values
Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan 38
Milestones 40
Jejak Langkah
4 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 5
Governance for Sustainable
07
Business Activities
Kegiatan Usaha 42
Business
Operational Area
45 Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Wilayah Operasional
Corporate Governance Structure
Commitment to Sustainability 68
Principles
05 Struktur Tata Kelola Perusahaan
Board of Commissioners
70
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan Dewan Komisaris
Board of Directors
Direksi 71
Instilling Sustainability Culture
Menanamkan Budaya Keberlanjutan 50
Diversity of Highest Governance Body
Keberagaman Badan Tata Kelola Tertinggi 72
Sustainability Strategy Framework
Kerangka Strategi Keberlanjutan
51
Nomination and Remuneration Mechanisms
AMI’s Contributions to Sustainable of the Board of Commissioners and
Development Goals (SDGs) Board of Directors 73
Kontribusi AMI terhadap Tujuan 55 Mekanisme Nominasi dan Remunerasi
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Dewan Komisaris dan Direksi
Competency Development of the Board
of Directors, Board of Commissioners,
Optimalization of Business
Growth and Sustainability 06 and Committees under the Board of
Commissioners 76
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Pengembangan Kompetensi Direksi, Dewan
Komisaris, dan Komite dibawah Dewan
Berkelanjutan
Komisaris
Performance Evaluation of the Board of
Economic Value Distribution for Stakeholders Commissioners and Board of Directors 76
Distribusi Nilai Ekonomi untuk Pemangku 58 Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Kepentingan
Conflict of Interest
Contribution to the Country 78
Kontribusi terhadap Negara 61 Benturan Kepentingan
Sustainable Governance
Supply Chain 79
Rantai Pasokan 62 Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Risk Management System
Responsibility to Customers 81
Tanggung Jawab kepada Pelanggan 64 Sistem Manajemen Risiko Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 5
Page 6
Preface
Pendahuluan
Crisis Management Plan (CMP) Waste Management
Rencana Manajemen Krisis 94 121
Pengelolaan Limbah
Instilling Integrity in Business Practices Biodiversity Conservation
Menanamkan Integritas dalam Praktik Bisnis 95 130
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Whistleblowing System Environmental Complaint and Handling
Whistleblowing System 97
Channels
Saluran Pengaduan dan Penanganan 139
Regulatory Compliance
Kepatuhan terhadap Peraturan 98 Lingkungan
Environmental Costs
Biaya Lingkungan Hidup 140
Responsible Environmental
Management
08
Pengelolaan Lingkungan Secara
Bertanggung Jawab
Supporting Employee Excellence 09
Mendukung Keunggulan Karyawan
Environmental Policy
Kebijakan Lingkungan 102
Equality, Diversity, and Prevention of
Impact Governance to Climate
Tata Kelola Dampak Terhadap Iklim 104 Discrimination
145
Kesetaraan, Keberagaman, dan Pencegahan
Strategies in Supporting Net Zero Emission Diskriminasi
(NZE)
Strategi dalam Mendukung Net Zero Emission 104 Allowances and Remuneration
149
Tunjangan dan Remunerasi
(NZE)
Retirement Preparation Program
Climate-related Risks 150
Risiko Terkait Iklim 107 Program Persiapan Pensiun
Maternity Leave
Optimization of Energy Utilization Cuti Melahirkan 151
Optimalisasi Pemanfaatan Energi 113
Commitment to Anti-Child Labor and
GHG Emissions Management Anti-Forced Labor
Manajemen Emisi GRK 115 151
Komitmen Antipekerja Anak dan
Control of Air Quality and Other Emissions Antipekerja Paksa
Pengendalian Kualitas Udara dan Emisi Lainnya 117
Development and Evaluation of Employee
Competence
Water and Effluent Management
119 Pengembangan dan Evaluasi Kompetensi
152
Pengelolaan Air dan Efluen
Karyawan
6 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 7
Community Development and
11
Industrial Relations
157
Hubungan Industrial
Empowerment
Employee Recruitment and Turnover Pengembangan Dan Pemberdayaan
Perekrutan dan Perputaran Karyawan 158
Masyarakat
Strengthening Occupational
Health And Safety 10 Support for Community Empowerment
Dukungan terhadap Pemberdayaan Komunitas 194
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Stakeholder Engagement
195
Kerja Pelibatan Pemangku Kepentingan
Social Impact Mitigation and Management
Mitigasi dan Pengelolaan Dampak Sosial 199
HSE Management System
Sistem Manajemen K3 165 CSR Program
Program CSR
200
OHS Risk Identification and Management
Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3 169 Management of Community Complaints and
Social Funds
OHS Participation and Consultation Pengelolaan Pengaduan dan Dana Sosial 233
Partisipasi dan Konsultasi K3 170
Kemasyarakatan
Enhancement of Safety Culture through
Training and OHS Program
172
Peningkatan Budaya Keselamatan melalui Appendix
Pelatihan dan Program K3
Lampiran
OHS Performance
Kinerja K3 177
Industrial Hygiene and Occupational Health SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Index
Industrial Hygiene and Occupational Health 180 Indeks SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 234
Security Practices GRI Standard Index
Praktik Keamanan 190 Indeks Standard GRI 238
Feedback Form
Lembar Umpan Balik 251
Statement of Responsibility
Pernyataan Tanggung Jawab Manajemen 254
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 7
Page 8
Page 9
01
Sustainability Performance
Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Page 10
01 Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Economic Performance
Kinerja Ekonomi [OJK B.1.A, B.1.B, B.1.C, B.1.D, B.1.E]
Coal Production Revenue
Produksi Batu Bara Pendapatan
5.11 6.63 7.41 1,086 1,154 973
Million tonnes Million US$
Juta ton Juta AS$
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Net Profit for the Year Economic Value Distribution
Laba Bersih Tahun Berjalan Distribusi Nilai Ekonomi
441 435 264 542 626 776
Million US$ Million US$
Juta AS$ Juta AS$
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Engagement of Domestic Suppliers
Pelibatan Pemasok Domestik
96.69 97.65 97.93
Percent
Persen
2023 2024 2025
10 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 11
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Environmental Performance
Kinerja Lingkungan [OJK B.2.A, B.2.B, B.2.D]
Energy Use Energy Intensity
Penggunaan Energi Intensitas Energi
216 259 287 0.0000424 0.0000390 0.0000387
GJ TJ/ton
GJ TJ/ton
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Water Use GHG Emission Generated
Penggunaan Air Emisi GRK yang Dihasilkan
203,896 373,597 606,923 11,425 13,437 13,917
m3 Ton CO2eq
m3 Ton CO2eq
2023 2024 2025 2023 2024 2025
GHG Emission Intensity Non-Hazardous Waste Generated
Intensitas Emisi GRK Limbah Non-B3 yang Dihasilkan
0.0022 0.0020 0.0019 232 558 527
Ton CO2eq/ton coal Ton(s)
Ton CO2eq/ton batu bara Ton
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 11
Page 12
01 Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Hazardous Waste Generated Environmental Costs
Limbah B3 yang Dihasilkan Biaya Lingkungan Hidup
518 967 953 51.42 67.76 73.13
Ton(s) Billion Rp
Ton Miliar Rp
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Biodiversity Conservation
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
1. Baseline Environmental Survey (BES) 1. Survei Rona Awal (SRA)
2. Biodiversity Risk Assessment and Biodiversity Management 2. Biodiversity Risk Assessment dan Biodiversity Management
Action Plan (BMAP) Action Plan (BMAP)
3. Endemic Plant Rescue 3. Penyelamatan Tanaman Endemik
4. Biodiversity Observation Program (OKE HATI) 4. Program Observasi Keanekaragaman Hayati (OKE HATI)
5. Installation of Camera Traps 5. Pemasangan Camera Trap
6. Arboreal Bridge 6. Arboreal Bridge
7. Deer Breeding Facility 7. Penangkaran Rusa
8. Arboretum 8. Arboretum
12 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 13
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Social Performance
Kinerja Sosial [OJK B.3]
Total Employees Total Female Employee
Jumlah Karyawan Jumlah Karyawan Wanita
554 801 1,743 94 136 178
Person(s) Person(s)
Orang Orang
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Employee Turnover
Perputaran Pekerja
3.1 2.9 2.9 Pillars of CSR Program
Pilar Program CSR
• AlamTri Alirkan Cerdas (Education/Pendidikan)
• AlamTri Alirkan Sehat (Health/Kesehatan)
Percent
• AlamTri Alirkan Sejahtera (Economy/Ekonomi)
Persen
• AlamTri Alirkan Lestari (Enviroment/Lingkungan)
• AlamTri Alirkan Budaya (Socio-Cultural/Sosial Budaya)
2023 2024 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 13
Page 14
01 Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
2025 Events
Peristiwa 2025
01 02
In the first semester of 2025, AMI completed the
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk held its Annual development of its second barge loading conveyor in
General Meeting of Shareholders (AGMS) in Jakarta on the Tuhup area, which is expected to support faster
Tuesday, June 2, 2025. The resolutions on the AGMS loading rates and enhancing operational efficiency.
agendas are as follows: 1) Approval for the Company’s
Annual Report and the Ratification of the Company’s Pada semester pertama tahun 2025, AMI telah
Consolidated Financial Statements for the Fiscal Year menyelesaikan pembangunan barge loading conveyor
of 2024, 2) Determination on the Appropriation of the kedua di area Tuhup, yang diharapkan dapat mendukung
Company’s Net Income for the Fiscal Year of 2024, 3) proses pemuatan yang lebih cepat serta meningkatkan
Appointment of the Public Accounting Firm and Public efisiensi operasional.
Accountant to Audit the Company’s Consolidated
03
Financial Statements for the Fiscal Year of 2025, 4)
Determination of Honorarium or Salary and Allowances
for the Company’s Board of Commissioners and Board
of Directors for the Fiscal Year of 2025, 5) Changes in the
Composition of the Company’s Board of Directors and
Board of Commissioners, 6) Change in the Company’s
Name, and 7) Adjustment of Article 3 of the Company’s
Articles of Association.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk menyelenggarakan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di
Jakarta pada hari Selasa, 2 Juni 2025. Adapun keputusan
atas mata acara RUPST adalah sebagai berikut: 1)
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku
In the last quarter of 2025, AMI completed the first
2024, 2) Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan
phase of hauling road upgrade (for a total length of
untuk Tahun Buku 2024, 3) Penunjukan Kantor Akuntan
39 km) by chip-sealing the hauling road to allow safe
Publik dan Akuntan Publik yang Akan Melakukan Audit
navigation and operational continuity under all weather
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun
conditions.
Buku 2025, 4) Penetapan Honorarium atau Gaji dan
Tunjangan bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
Pada kuartal terakhir 2025, AMI merampungkan tahap
untuk Tahun Buku 2025, 5) Perubahan Susuan Anggota
pertama peningkatan jalan hauling (untuk panjang total
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, 6) Perubahan
39 km) dengan pelapisan chip seal untuk memungkinkan
Nama Perseroan, dan 7) Penyesuaian Pasal 3 Anggaran
navigasi yang aman dan kelancaran aktivitas operasional
Dasar Perseroan.
di semua kondisi cuaca.
04 In the last quarter of 2025, AMI completed a new 500-
bed employee camp in Lampunut to support workforce
growth at MC.
Pada kuartal terakhir tahun 2025, AMI merampungkan
pembangunan kamp karyawan baru berkapasitas
500 tempat tidur di Lampunut untuk mendukung
pertumbuhan tenaga kerja di MC.
14 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 15
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Awards
Penghargaan
1 2
Best Coal Production Indonesian Conference & Competition
Bisnis Indonesia Award 2025 Occupational Safety & Health 2025
Rating : Sapphire Rating : 2 (two) Four Stars Awards
Peringkat Peringkat : 2 (dua) Four Stars Awards
Date : April 20, 2025 Date : May 26-28, 2025
Tanggal : 20 April 2025 Tanggal : 26-28 Mei 2025
3 4
30th Asia Pacific Quality Organization (APQO) ASEAN Coal Awards
ASEAN Energy Awards 2025
Rating : 2 (two) Four Stars Awards
Peringkat : 2 (dua) Four Stars Awards Rating :1st Runner Up Category Best Practices Coal
Mining, Small-Scale
Peringkat : Runner Up Pertama Kategori Best Practices Coal
Date : October 15-17, 2025 Mining, Small-Scale
Tanggal : 15-17 Oktober 2025
Date : October 16, 2025
Tanggal : 16 Oktober 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 15
Page 16
01 Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
5 6
Operational Excellence Conference and Award Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional
(OPEXCON) 2025 (TKMPN) XXIX 2025
Rating : 3 (three) Silver Awards, 3 (three) Bronze Awards Rating : 7 (seven) Platinum Awards, 2 (two) Gold Awards
Peringkat : 3 (tiga) Silver Awards, 3 (tiga) Bronze Awards Peringkat : 7 (tujuh) Platinum Awards, 2 (dua) Gold Awards
Date : November 13, 2025 Date : November 24-29, 2025
Tanggal : 13 November 2025 Tanggal : 24-29 November 2025
7 8
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan
dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup,
Kementerian Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup
Rating : Blue PROPER for PT Maruwai Coal Rating : Blue PROPER for PT Lahai Coal
Peringkat : PROPER Biru untuk PT Maruwai Coal Peringkat : PROPER Biru untuk PT Lahai Coal
Date : June 6, 2025 Date : June 6, 2025
Tanggal : 6 Juni 2025 Tanggal : 6 Juni 2025
16 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 17
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
This page is intentionally left blank.
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 17
Page 18
Page 19
02
President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur
Page 20
02 President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur
President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur [OJK D.1]
“
PT Alamtri Minerals Indonesia
Tbk further reaffirms its
commitment to supporting
Indonesia’s Net Zero
Emissions (NZE) target by
2060 through decarbonization
strategy implementation
and sustainable governance
strengthening.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
menegaskan komitmennya dalam
mendukung target Net Zero Emissions
(NZE) Indonesia pada tahun 2060 dengan
penerapan strategi dekarbonisasi serta
penguatan tata kelola keberlanjutan.
Iwan Dewono Budiyuwono
President Director
Presiden Direktur
20 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 21
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Dear Respected Stakeholders, Para Pemangku Kepentingan yang
Terhormat,
The world is now entering a new phase, as indicated by Dunia saat ini bergerak memasuki fase baru, yang ditandai
prolonged geopolitical uncertainty, energy transition, dengan ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan,
digitalization acceleration, and increased public expectation transisi energi, percepatan digitalisasi, serta meningkatnya
toward the corporate role in sustainable development. In such ekspektasi publik terhadap peran korporasi dalam
landscape, a company’s success is not only measured based pembangunan berkelanjutan. Dalam lanskap seperti ini, maka
on its short-term growth and profitability, but also from its ukuran keberhasilan perusahaan tidak dapat lagi hanya dinilai
capabilities in developing long-term security. dari pertumbuhan atau profitabilitas jangka pendek, melainkan
dari kemampuan membangun ketangguhan jangka panjang.
The mining industry is no longer seen only from its capabilities Industri pertambangan pun tidak hanya dilihat dari
in producing strategic commodities, but also from its kemampuannya menghasilkan komoditas strategis, tetapi
capabilities in creating sustainability values. In this context, we juga dari kemampuan untuk menciptakan nilai berkelanjutan.
interpret sustainability not only as a reporting obligation, but Dalam konteks inilah kami memaknai keberlanjutan bukan
also as a foundation in our business strategy. hanya berhenti sampai pada kewajiban pelaporan, melainkan
sebagai fondasi dari strategi bisnis kami.
This Sustainability Report 2025 is not only performance Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 ini bukan sekadar sebagai
record, but also as a strategic reflection concerning how we catatan kinerja, tetapi sebagai refleksi strategis tentang
see the role of PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or bagaimana kami memandang peran PT Alamtri Minerals
“the Company”) today and how we prepare ourselves for the Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) hari ini, serta
next years. Furthermore, we also interpreted the year of 2025 bagaimana kami mempersiapkan diri untuk tahun-tahun
not only as another year in a business cycle, but as a reflection, mendatang. Tahun 2025 kami maknai bukan sekadar satu
consolidation, and directional sharpening amidst a global tahun lagi dalam siklus bisnis, melainkan sebuah fase refleksi,
landscape that has become more complex, dynamics, and full konsolidasi, dan penajaman arah jangka panjang di tengah
of uncertainties. For AMI, sustainability is about developing lanskap global yang semakin kompleks, semakin dinamis, dan
long-term resilience. This is an ability to grow responsibly, sarat dengan ketidakpastian. Bagi AMI, keberlanjutan adalah
adapt to changes, and maintan relevance amid changing tentang membangun ketangguhan jangka panjang (long-
global dynamics. term resilience). Ini adalah kemampuan untuk tumbuh secara
bertanggung jawab, beradaptasi terhadap perubahan, dan
tetap relevan di tengah dinamika global yang terus berubah.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 21
Page 22
02 President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur
Planning Our Steps Wisely [OJK D.1.c, E.5] [GRI 2-22] Menata Langkah secara Bijak [OJK D.1.c, E.5] [GRI
2-22]
We fully understand that the world has been moving towards a Kami sepenuhnya memahami bahwa dunia sedang bergerak
lower carbon economy. For AMI, the global transition towards menuju perekonomian yang lebih rendah karbon. Bagi AMI,
a low-carbon economy offers an opportunity for business transisi global menuju ekonomi rendah karbon menghadirkan
development and sustainable growth because our products peluang untuk pengembangan bisnis dan pertumbuhan
play a significant role in supporting such a transition. berkelanjutan, karena produk-produk kami berperan penting
dalam mendukung transisi tersebut.
We implement decarbonization strategies, energy efficiency, Kami menempatkan strategi dekarbonisasi, efisiensi energi,
technological innovation, and environmental operational inovasi teknologi, dan peningkatan standar operasional
standard improvement as part of our business strategy, not lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan
only as a response to external pressure. Our participation in sekadar respons terhadap tekanan eksternal. Partisipasi kami
the green economy is accompanied by a strong commitment, dalam perekonomian hijau disertai dengan komitmen kuat,
discipline in execution, and consistency in sustainable disiplin dalam eksekusi, dan konsistensi dalam perbaikan
improvement. berkelanjutan.
AMI further reaffirms its commitment to supporting the AMI menegaskan komitmen mendukung target Net Zero
Indonesia Net Zero Emissions (NZE) target by 2060 through Emissions (NZE) Indonesia pada tahun 2060 dengan
decarbonization strategy implementation and sustainable penerapan strategi dekarbonisasi serta penguatan tata kelola
governance strengthening through NZE Statement. The keberlanjutan melalui Pernyataan NZE. Strategi dekarbonisasi
decarbonization strategy is supported by decarbonization didukung dengan penyusunan peta jalan dekarbonisasi
roadmap that consists of several steps, including (1) greenhouse yang terdiri dari tahapan: (1) Penghitungan emisi gas rumah
gas (GHG) emission calculation from the subsidiary with kaca (GRK) dari anak perusahaan dengan tingkat emisi
the highest emission level, (2) Accurate and comprehensive tertinggi, (2) Perhitungan emisi yang akurat dan menyeluruh
emission calculation through a comprehensive inventory; dengan melakukan inventarisasi yang lebih komprehensif,
(3) identification of carbon reduction opportunity through (3) Pengidentifikasian peluang pengurangan karbon melalui
low-carbon technology utilization; and (4) Determining the evaluasi target reduksi emisi maupun pemanfaatan teknologi
NZE achievement target for Scope 1 and 2 by 2060 or earlier. rendah karbon, dan (4) Penetapan target pencapaian NZE
pada Cakupan 1 dan 2 pada tahun 2060 atau lebih awal.
Metallurgical coal produced by the company, Enviromet, is Produk batu bara metalurgi yang dihasilkan oleh Perusahaan,
characterized by lower ash and phosphorus content, resulting Enviromet, memiliki kadar abu dan fosfor yang sangat rendah
in reduced waste generation and supporting the production sehingga menghasilkan limbah yang lebih sedikit, serta
of stronger steel, higher quality steel. In addition, AMI also membantu menghasilkan produk baja yang lebih kuat dan
encourages energy transition through the use of biodiesel to berkualitas tinggi. Selain itu, AMI juga mendorong transisi
reduce reliance on fossil energy resources. [OJK F.26, F.28] energi melalui penggunaan biodiesel dalam rangka menekan
ketergantungan pada sumber energi fosil. [OJK F.26, F.28]
PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) represents AMI’s PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) adalah realisasi
initial step into the mineral processing industry and supports langkah perdana AMI dalam memasuki industri pengolahan
Indonesia’s mineral downstreaming strategy. Its establishment mineral dan mendukung agenda strategi hilirisasi mineral
reflects AMI’s commitment to actively strengthening the di Indonesia. Kehadiran KAI mencerminkan komitmen AMI
national industrial value chain in line with the Indonesian untuk berperan aktif dalam memperkuat rantai nilai industri
government’s policy direction to enhance the value-added nasional sesuai arahan kebijakan pemerintah Indonesia dalam
of domestic mineral commodities. From its aluminium meningkatkan nilai tambah komoditas mineral di dalam
smelter located in North Kalimantan Province, KAI closed negeri. Dari smelter aluminiumnya yang terletak di provinsi
2025 by commencing partial initial trial production of the Kalimantan Utara, KAI menutup tahun 2025 dengan memulai
22 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 23
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
aluminium smelter. This phase signifies that the Company kegiatan uji coba produksi awal smelter aluminium secara
is ready to continue making new milestones in the industry. parsial. Tahap ini menandakan bahwa Perusahaan siap untuk
Through KAI’s aluminium smelter, AMI aims to contribute terus mencetak sejarah baru di industri ini. Melalui smelter
to the downstreaming program by creating added value for aluminium KAI, AMI ingin berkontribusi terhadap program
national alumina. The KAI aluminium smelter is expected to hilirisasi dengan menciptakan nilai tambah alumina nasional.
help reduce the gap between domestic aluminium supply Smelter aluminium KAI diharapkan dapat berkontribusi
and demand in Indonesia, which continues to grow in line mengurangi kesenjangan antara suplai domestik dan
with projected increases in demand across various sectors, permintaan aluminium di Indonesia, yang terus meningkat
including automotive, construction, packaging, and renewable seiring dengan proyeksi peningkatan permintaan aluminium
energy, among others. guna memenuhi peningkatan kebutuhan di berbagai
sektor, termasuk diantaranya industri otomotif, konstruksi,
pengemasan, dan energi terbarukan, dan lain-lain.
Creating Shared-Value between the Menciptakan Nilai Bersama Karyawan
Employees and the Community [OJK D.1.b] dan Masyarakat [OJK D.1.b]
Amid the evolving landscape of technological advancements, Di tengah isu perkembangan teknologi, transisi energi, dan
the energy transition, and industrialization, we never lose sight industrialisasi, kami tidak pernah lupa bahwa inti dari semua
of the fact that people are at the heart of every transformation. transformasi adalah manusia. Penciptaan lingkungan kerja yang
Creating a safe, comfortable, inclusive, equitable, and non- aman, nyaman, inklusif, setara, dan tidak diskriminatif sangat
discriminatory work environment is essential for sustainable penting bagi bisnis yang berkelanjutan. Kami berinvestasi pada
business. We invest in leadership development, capability pengembangan kepemimpinan, peningkatan kompetensi,
enhancement, and fostering a work culture that upholds serta pembentukan budaya kerja yang menjunjung tinggi
integrity and professionalism. We aspire for AMI to grow integritas dan profesionalisme. Kami ingin AMI berkembang
into a company whose people are not only competent, but menjadi perusahaan dengan karyawan yang bukan hanya
also carry a strong sense of responsibility for the long-term kompeten, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap
impact of every decision they make ultimately shaping people dampak jangka panjang dari setiap keputusan yang diambil,
excellence. dan pada akhirnya membentuk people excellence.
Our presence is inextricably linked to the surrounding Keberadaan kami tidak pernah terlepas dari masyarakat dan
community and environment. We view social responsibility lingkungan sekitar. Kami memandang tanggung jawab sosial
not as an additional program but as an integral part of the bukan sebagai program tambahan, melainkan sebagai bagian
Company’s operations. One of the AMI contributions is driving integral dari operasional perusahaan. Salah satu contoh
local job creation around mining area through contractor kontribusi AMI adalah mendorong penciptaan lapangan
services supply chain. kerja lokal di sekitar area tambang melalui rantai pasok jasa
kontraktor pertambangan.
Our approach also evolves, not only in the forms of short-term Pendekatan yang kami lakukan juga berevolusi bukan hanya
support but also long-term empowerment. Throughout 2025, bantuan jangka pendek namun merupakan pemberdayaan
we continuously strengthen the community empowerment jangka panjang. Sepanjang 2025, kami pun terus memperkuat
approach oriented to long-term independence through pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi
education, local economy development, and community pada kemandirian jangka panjang, melalui pendidikan,
capacity strengthening. In 2025, CSR activities held for various pengembangan ekonomi lokal, dan penguatan kapasitas
programs in education, health, economic empowerment, komunitas. Di tahun 2025, kegiatan CSR dilakukan pada
environment, and socio-cultural sectors. One of the primary berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan,
pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya. Salah
satu pencapaian utama di tahun ini adalah semakin intensifnya
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 23
Page 24
02 President Director’s Message
Sambutan Presiden Direktur
achievements this year is the more intensive educational kegiatan pendidikan yang dilakukan untuk mengembangkan
activities in developing the local community around the mining masyarakat lokal di sekitar area tambang. Kami ingin
area. We are committed to ensuring that AMI leaves behind memastikan bahwa kehadiran AMI akan meninggalkan warisan
a lasting legacy of value, not just a trail of economic activity. nilai, bukan sekadar jejak aktivitas ekonomi.
Governance as a Trust Pillar Tata Kelola sebagai Pilar Kepercayaan
The current transparency demand from the stakeholders Saat ini tuntutan transparansi dari pemangku kepentingan
keeps increasing. We recognized that trust is not constructed semakin meningkat. Kami menyadari bahwa kepercayaan
from statements but from consistency between commitment, tidak dibangun oleh pernyataan, melainkan oleh konsistensi
policy, and implementation. Throughout 2025, we continuously antara komitmen, kebijakan, dan pelaksanaan. Sepanjang
strengthen sustainability governance, risk management, and tahun 2025, kami terus memperkuat tata kelola keberlanjutan,
the Company’s compliance. manajemen risiko, dan kepatuhan Perusahaan.
We continuously improve our approach to transparency, Kami terus menyempurnakan pendekatan kami terhadap
including in this sustainability reporting. This report is not only transparansi, termasuk dalam pelaporan keberlanjutan
a record of achievements but also a transparent reflection of ini. Laporan ini bukan sekadar catatan pencapaian, tetapi
challenges, limitations, and areas that still need improvement. juga cermin yang transparan atas tantangan, keterbatasan,
Good governance ensures that the company’s growth does dan area yang masih perlu kami perbaiki. Tata kelola yang
not compromise integrity; business expansion does not baik memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak
neglect caution and does not pursue opportunities without mengorbankan integritas, ekspansi bisnis tidak mengabaikan
sufficient understanding about risk. kehati-hatian, dan peluang tidak dikejar tanpa pemahaman
risiko yang memadai.
From Performance to Strategic Dari Kinerja ke Ketangguhan Strategis
Resilience [OJK D.1.a] [OJK D.1.a]
From a financial perspective, throughout 2025, AMI noted Dilihat dari aspek keuangan, selama tahun 2025, AMI
the direct economic value produced is AS$998.05 million, mencatat nilai ekonomi langsung yang dihasilkan sebesar
decreased by 15.65% compared to the previous year. AS$998,05 juta, turun 15,65% dibandingkan tahun 2024.
Meanwhile, the economic value distribution recorded at Sementara, distribusi nilai ekonomi tercatat sebesar
AS$775.92 million increased by 23.99%. This increase indicates AS$775,92 juta, meningkat 23,99%. Peningkatan tersebut
the company’s commitment in creating value for the other menunjukkan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai
shareholders and stakeholders. We view financial performance bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lain. Kami
not as our final goal, but as an enabler to create greater and memandang kinerja keuangan bukan sebagai tujuan akhir,
more sustainable value. tetapi sebagai enabler untuk menciptakan nilai yang lebih
besar dan lebih berkelanjutan.
Challenges encountered by AMI and its subsidiaries, ranging Tantangan yang dihadapi AMI dan anak-anak perusahaan,
from geopolitical disruption and commodity volatility to mulai dari disrupsi geopolitik, volatilitas komoditas, hingga
various ESG issues, indicate that strategic resilience is far more berbagai isu terkait ESG, menunjukkan bahwa ketangguhan
important than temporary growth. In AMI, we consciously strategis jauh lebih penting daripada sekadar pertumbuhan
broaden our perspective. We not only chase annual sesaat. Oleh karena itu, kami berupaya untuk terus
performance but also develop an organization that can survive, membangun organisasi yang mampu bertahan, beradaptasi,
adapt, and remain relevant amid global dynamics. We always dan tetap relevan di tengah dinamika global. Setiap keputusan
test each strategic decision in AMI through a primary question strategis di AMI selalu kami uji agar keputusan tersebut dapat
of whether the decision can strengthen our position in the memperkuat posisi kami untuk jangka panjang. Keberlanjutan,
24 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 25
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
long-term. Sustainability, in this case, not solely compliance or dalam konteks ini, bukan sekadar kepatuhan atau reputasi,
reputation, but a way of thinking that guides how we grow. This melainkan pola pikir yang menjadi landasan pertumbuhan
approach reflects our way in managing business, strengthening kami. Pendekatan ini tercermin dalam cara kami mengelola
the governance, and integrating risk management into bisnis, memperkuat tata kelola, serta mengintegrasikan
each strategic decision making. Sustainability is no longer a manajemen risiko ke dalam setiap pengambilan keputusan
supporting function, but a guideline in evaluating all business strategis. Keberlanjutan bukan lagi ditempatkan sebagai
opportunities and risks. The company’s culture, that is IMORE fungsi pendukung, tetapi sebagai panduan dalam menilai
(Integrity, Meritocracy, Openness, Respect, and Excellence), setiap peluang dan risiko bisnis. Budaya perusahaan, yaitu
becomes the foundation in running a sustainable business and IMORE (Integrity, Meritocracy, Openness, Respect, dan
supports the achievement of operational excellence. Excellence) menjadi landasan dalam menjalankan bisnis
yang berkelanjutan dan mendukung tercapainya operational
excellence.
Closing Penutup
Sustainability is a long journey that demands consistency and Keberlanjutan adalah perjalanan panjang yang menuntut
courage to continuously improve ourselves. We recognize konsistensi dan keberanian untuk terus memperbaiki diri. Kami
that the challenges we face become more difficult and the menyadari bahwa tantangan yang dihadapi akan semakin
expectations for the company’s role are expanding. However, sulit, dan ekspektasi terhadap peran perusahaan akan semakin
we believe that through a strong foundation, proper strategy, luas. Namun, kami percaya bahwa dengan fondasi yang kuat,
good governance, and strong sustainable commitment, AMI strategi yang tepat, tata kelola yang baik, dan komitmen
can continue to grow responsibly. keberlanjutan yang kuat, AMI dapat terus bertumbuh secara
bertanggung jawab.
On behalf of the Board of Directors, I would like to express Atas nama Direksi, saya menyampaikan apresiasi setinggi-
my highest appreciation to all employees, business partners, tingginya kepada seluruh karyawan, mitra usaha, masyarakat,
community, regulator, and shareholders for the continuous regulator, dan pemegang saham atas kepercayaan dan
trust and support given. We present this report as a form of dukungan yang terus diberikan. Laporan ini kami persembahkan
our commitment to transparency, accountability, and a more sebagai wujud komitmen kami terhadap transparansi,
sustainable future. akuntabilitas, dan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Let’s continue this journey with responsibility, resilience and Mari kita lanjutkan perjalanan ini, dengan tanggung jawab,
belief that long-term value is always far more important than dengan keteguhan, dan dengan keyakinan bahwa nilai jangka
temporary profit. panjang selalu lebih penting daripada keuntungan sesaat.
Iwan Dewono Budiyuwono
President Director
Presiden Direktur
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 25
Page 26
Page 27
03 About This Report Tentang Laporan Ini
Page 28
03 About This Report
Tentang Laporan Ini
As a form of commitment by PT Alamtri Minerals Indonesia Laporan ini disusun sebagai bentuk komitmen PT Alamtri
Tbk (“AMI” or “the Company”) to implementing the principles Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) dalam
of sustainability and transparency in information disclosure to menerapkan prinsip keberlanjutan dan keterbukaan
stakeholders, this report has been prepared by disclosing informasi kepada para pemangku kepentingan, dengan
the Company’s performance and initiatives in the economic, mengungkapkan kinerja serta inisiatif Perusahaan pada aspek
environmental, and social aspects during the reporting ekonomi, lingkungan, dan sosial selama periode pelaporan.
period. This is the fifth Sustainability Report published by the Laporan Keberlanjutan ini merupakan laporan kelima yang
Company. telah diterbitkan oleh Perusahaan.
28 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 29
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
References in Report Writing
Acuan dalam Pembuatan Laporan
Referring to both national and international reporting Laporan ini disusun mengacu pada pedoman pelaporan
guidelines, this report is prepared in such a way that information baik nasional maupun internasional agar pengungkapan
disclosure is consistent, structured, and comparable. The informasi dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan dapat
reference standards used in preparing sustainability reports diperbandingkan. Dasar acuan yang digunakan dalam
include: penyusunan laporan keberlanjutan antara lain:
1. OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 concerning the 1. Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Implementation of Sustainable Finance for Financial Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Services Institutions, Issuers, and Public Companies; Emiten, dan Perusahaan Publik;
2. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Forms 2. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk Dan
and the Content of Annual Reports of Issuers or Public Isi Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik
Companies (“SEOJK 16/2021”); and (“SEOJK 16/2021”); dan
3. The Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 with 3. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dengan
the reporting option ‘with reference to GRI Standards’. opsi pelaporan ‘with reference to GRI Standards’.
AMI also began to partially integrate the International AMI juga mulai mengintegrasikan International Financial
Financial Reporting Standards (IFRS) S1 and S2 published by Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2 yang diterbitkan
International Sustainability Standards Board (ISSB) to enhance oleh International Sustainability Standards Board (ISSB)
transparency of sustainability reporting, particularly in the secara parsial guna meningkatkan transparansi pelaporan
disclosure of the risk and opportunity management related to keberlanjutan, khususnya dalam pengungkapan pengelolaan
climate change. risiko dan peluang terkait perubahan iklim.
To make it easier for readers to find information that complies Untuk memudahkan pembaca dalam menelusuri informasi
with these guidelines, we have included disclosure numbers yang sesuai dengan pedoman tersebut, kami mencantumkan
or codes in different colors after the relevant sentences or nomor atau angka pengungkapan di belakang kalimat atau
paragraphs. The GRI and SEOJK 16/2021 applied in this paragraf terkait dengan warna yang berbeda. GRI dan SEOJK
report are marked with numbers in orange brackets for SEOJK 16/2021 yang diterapkan dalam laporan ini diberi tanda
16/2021 and green brackets for GRI on each relevant page. dengan penomoran di dalam kurung berwarna oranye untuk
The list of SEOJK 16/2021 and GRI Indexes can be found at SEOJK 16/2021 dan kurung berwarna hijau untuk GRI pada
the end of this report. setiap halaman yang relevan. Indeks SEOJK 16/2021 dan GRI
disajikan di bagian akhir laporan ini.
Reporting Period
Periode Laporan [GRI 2-3]
The Sustainability Report of AMI is prepared for the reporting Laporan Keberlanjutan AMI disusun untuk periode pelaporan
period from January 1 to December 31, 2025, reflecting 1 Januari hingga 31 Desember 2025, yang mencerminkan
the Company’s performance, policies, and initiatives in kinerja, kebijakan, serta inisiatif Perusahaan pada aspek
the economic, environmental, and social aspects during ekonomi, lingkungan, dan sosial selama tahun buku
the 2025 fiscal year. All data and information presented 2025. Seluruh data dan informasi yang disajikan dalam
in this report is gathered from the Company’s operational laporan ini dihimpun dari aktivitas operasional Perusahaan
activities throughout the period, unless otherwise stated. sepanjang periode tersebut, kecuali dinyatakan lain.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 29
Page 30
03 About This Report
Tentang Laporan Ini
Limitations and Scope of Report
Batasan dan Cakupan Laporan [GRI 2-2]
The data and information contained in this sustainability report Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keberlanjutan
cover the operational activities and sustainability performance ini mencakup kegiatan operasional dan kinerja keberlanjutan
of AMI and its subsidiaries, including PT Maruwai Coal dari AMI serta anak perusahaan, antara lain PT Maruwai Coal
(“MC”), PT Lahai Coal (“LC”), and PT Kalimantan Aluminium (“MC”), PT Lahai Coal (“LC”), dan PT Kalimantan Aluminium
Industry (“KAI”). The scope of the report covers economic, Industry (“KAI”). Cakupan laporan meliputi aspek ekonomi,
environmental, and social aspects relevant to the business lingkungan, dan sosial yang relevan dengan aktivitas usaha
activities of each entity during the reporting period, as follows: masing-masing entitas selama periode pelaporan, sebagai
berikut:
Data Entity
Data Entitas
Finance AMI (consolidation)
Keuangan AMI (konsolidasi)
Procurement
AMI, MC, dan LC
Pengadaan
Occupational health and safety
MC, LC, dan KAI
Kesehatan dan keselamatan kerja
Environment
MC dan LC
Lingkungan
Energy and greenhouse gas (GHG) emissions
MC dan LC
Energi dan emisi gas rumah kaca (GRK)
Human resources AMI (consolidation)
Sumber daya manusia AMI (konsolidasi)
Corporate social responsibilities
MC dan LC
Tanggung jawab sosial perusahaan
30 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 31
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Identification of Material Topics
Identifikasi Topik Material [GRI 3-1]
Identifying material topics is a process undertaken by the Identifikasi topik material merupakan proses yang dilakukan
Company to determine the most relevant sustainability Perusahaan untuk menentukan isu-isu keberlanjutan yang
issues that reflect the most significant potential impacts paling relevan dalam merefleksikan potensi dampak yang
from the Company, taking into account the severity and the paling signifikan dari Perusahaan, dengan mempertimbangkan
scope of such impacts. This identification forms the basis for tingkat keparahan serta luasnya cakupan dampak tersebut.
strategy formulation, program prioritization, and sustainability Hasil identifikasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan
performance disclosure, so the reports submitted can strategi, penetapan prioritas program, serta pengungkapan
reflect a more focused and accountable approach to impact kinerja keberlanjutan, sehingga laporan yang disampaikan
management and long-term value creation. The Company dapat mencerminkan fokus pengelolaan dampak dan
conducted a review of its material topics in 2025 to ensure penciptaan nilai jangka panjang secara lebih terarah dan
that they reflect the most significant economic, environmental, akuntabel. Perusahaan melakukan peninjauan kembali topik
and social impacts. material pada tahun 2025 untuk memastikan bahwa topik
material mencerminkan dampak ekonomi, lingkungan, dan
sosial yang paling signifikan.
The initial stages encompassed benchmarking against similar Tahapan awal dilakukan melalui benchmarking terhadap
companies (peers), reviewing various relevant ESG frameworks, perusahaan sejenis (peers), penelaahan berbagai kerangka
and evaluating the Company’s risk profile, in order to obtain kerja ESG yang relevan, serta evaluasi terhadap profil risiko
an initial overview of sustainability issues that potentially lead Perusahaan, guna memperoleh gambaran awal mengenai isu-
to significant impacts. isu keberlanjutan yang berpotensi berdampak signifikan.
Based on the benchmarking results and preliminary analysis, Berdasarkan hasil benchmarking dan analisis awal tersebut,
the Company prepared a preliminary list (long list) of Perusahaan menyusun daftar awal (long list) topik keberlanjutan
sustainability topics deemed relevant to the characteristics yang dinilai relevan dengan karakteristik kegiatan usaha dan
of its business activities and industry context. This long list konteks industri. Long list ini mencakup isu-isu ekonomi,
includes economic, environmental, and social issues that lingkungan, dan sosial yang kemudian menjadi dasar untuk
will then form the basis for further in-depth analysis. At this proses pendalaman lebih lanjut. Pada tahap ini, Perusahaan
stage, the Company ensures that all identified topics reflect memastikan bahwa seluruh topik yang diidentifikasi telah
stakeholder expectations and developments in applicable mencerminkan ekspektasi pemangku kepentingan serta
sustainability practices. perkembangan praktik keberlanjutan yang berlaku.
In the next step, stakeholder engagement was performed Tahapan berikutnya dilakukan melalui pelibatan pemangku
to obtain perspectives related to the level of importance kepentingan untuk memperoleh pandangan mengenai tingkat
of each topic. The input gathered from this process was kepentingan masing-masing topik. Masukan yang diperoleh
used to assess the relevance and level of impact of each dari proses ini digunakan untuk menilai relevansi dan tingkat
topic on the Company and stakeholders. The results of this dampak setiap topik terhadap Perusahaan dan pemangku
assessment were then analyzed to filter and select the most kepentingan. Hasil penilaian tersebut selanjutnya dianalisis
relevant topics. untuk menyaring dan memilih topik-topik yang paling relevan.
The results of the topic selection were then verified along Hasil pemilihan topik kemudian diverifikasi bersama
with the Board of Directors to ensure consistency with the Direksi guna memastikan keselarasan dengan strategi dan
Company’s business strategies and direction. Through this arah bisnis Perusahaan. Melalui proses ini, topik material
process, material topics were identified and determined teridentifikasi dan ditetapkan sebagai fokus pengungkapan
as the focus of disclosure in the sustainability report. dalam laporan keberlanjutan. Topik material yang dipilih
The selected material topics were those with a high and merupakan topik dengan tingkat kepentingan (importance)
medium level of importance, reflecting priority issues for high dan medium, yang mencerminkan isu-isu prioritas
the Company’s sustainability. bagi keberlanjutan Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 31
Page 32
03 About This Report
Tentang Laporan Ini
Material Topics
Topik Material [GRI 3-2]
Occupational
Local Communities Health and Safety Employment
Masyarakat Lokal Kesehatan dan Kepegawaian
Keselamatan Kerja
Engaging surrounding Fostering a safe, conducive, Ensuring excellent human
communities within the and comfortable work resources management.
Company operational environment. Memastikan pengelolaan
area to minimize social, Penyediaan tempat kerja sumber daya manusia yang
environmental, and yang aman, kondusif dan baik.
economic impacts. nyaman.
Pelibatan masyarakat di
sekitar area operasi dan
meminimalkan dampak
sosial, lingkungan dan
ekonomi bagi mereka.
Biodiversity GHG Emissions Air Emissions Energy
Keanekaragaman Hayati Emisi GRK Emisi Udara Energi
Conservation of flora and Efforts on the management Air pollution control through Energy management and
fauna diversity. and reduction of Greenhouse air emission controls. conservation and the use
Pelestarian keberagaman Gas Emissions (GHG). Pengendalian pencemaran of environmentally friendly
flora dan fauna. Upaya pengelolaan dan udara melalui pengelolaan energy.
penurunan emisi Gas Rumah emisi udara. Pengelolaan dan konservasi
Kaca (GRK). energi dan penggunaan
energi yang ramah
lingkungan.
Climate Change Water and Effluents Waste Economic Performance
Perubahan Iklim Air dan Efluen Limbah Kinerja Ekonomi
The Company's efforts to Management, conservation, Waste management to Presenting the Company
take part in mitigating risk of and monitoring of water prevent environmental achievement and economic
climate change. resources, as well as effluent pollution. performance during the
Upaya Perusahaan untuk turut management. Pengelolaan limbah sehingga reporting period and how
serta dalam memitigasi risiko Pengelolaan, konservasi dan tidak mencemari lingkungan. the Company distributes its
dari perubahaan iklim. pemantauan sumber daya economic value.
air, serta pengelolaan limbah Menggambarkan pencapaian
cair. dan kinerja ekonomi
Perusahaan selama tahun
pelaporan dan bagaimana
Perusahaan mendistribusikan
nilai ekonominya.
32 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 33
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Restatement and External Assurance
Pernyataan Kembali dan Penjaminan Eksternal [OJK G.1] [GRI 2-4, 2-5]
There have been restatements for economic, environmental, Terdapat pernyataan kembali untuk data ekonomi, lingkungan,
employee, as well as occupational health and safety data. karyawan, serta kesehatan dan keselamatan kerja.
This Sustainability Report has not been verified by an Laporan Keberlanjutan ini belum memperoleh penjaminan
independent external party. The Company continues to dari pihak eksternal independen. Perusahaan tetap berupaya
strive to ensure the quality and reliability of information memastikan kualitas dan keandalan informasi melalui
through integrated internal control and review mechanisms. mekanisme pengendalian dan penelaahan internal yang
The implementation of external verification will continue terintegrasi. Penerapan penjaminan eksternal akan terus dikaji
to be reviewed as part of the Company’s commitment to sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam memperkuat
strengthening transparency and governance in sustainability transparansi dan tata kelola pelaporan keberlanjutan.
reporting.
Accessibility and Feedback
Aksesibilitas dan Umpan Balik [OJK G.3]
To establish two-way communication and enable the Company Untuk terwujudnya komunikasi dua arah dan agar Perusahaan
to conduct evaluations aimed at improving the quality of dapat melakukan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitas
future reports, we have included a Feedback Sheet at the end laporan di masa mendatang, kami menyediakan Lembar
of this report. We hope that readers and users of this report Umpan Balik di bagian akhir laporan ini. Dengan lembaran
will use this sheet to provide suggestions, feedback, opinions, tersebut, diharapkan pembaca dan pengguna laporan ini
and so on, which will be very useful for improving the quality dapat memberikan usulan, umpan balik, opini dan sebagainya,
of future reports. We have not yet received any feedback on yang sangat berguna bagi peningkatan kualitas pelaporan di
last year’s sustainability report. masa depan. Kami belum menerima umpan balik atas laporan
keberlanjutan tahun lalu.
Further information can be accessed by contacting: Informasi lebih lanjut dapat diakses dengan menghubungi:
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Cyber 2 Tower, Lt. 34
Jl. HR Rasuna Said, Blok X-5, No.13
Kuningan, Jakarta Selatan, 12950 Indonesia
Tel. (021) 2553 3060
Fax. (021) 2553 3059
Website: www.alamtriminerals.id
Email: corsec@alamtriminerals.id
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 33
Page 34
Page 35
04 About The Company Tentang Perusahaan
Page 36
04 About The Company
Tentang Perusahaan
Company Profile
Profil Perusahaan [OJK C.2] [GRI 2-1]
Company Name Date of Establishment
Nama Perusahaan Tanggal Pendirian
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk September 25, 2007
25 September 2007
Company Status
Status Perusahaan
Public Company
Perseroan Terbuka
Legal Basis of Establishment
Dasar Hukum Pendirian
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk is established based on the Deed Establishment No. 09, dated September 25, 2007, drawn up by Dwi Yulianti,
S.H., a notary in South Jakarta and has obtained approval from the Indonesian Minister of Law and Human Rights in accordance with Degree No.
C-01217 HT.01.01- TH.2007, dated October 25, 2007 and has been announced in the Indonesian State Gazette No. 36, dated May 2, 2008. PT
Jasapower Indonesia has been renamed PT Adaro Minerals Indonesia Tbk based on the Deed No. 4, dated September 1, 2021 which was drawn
up before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., a notary in North Jakarta. The Deed related to the renaming has been approved by the Indonesian
Minister of Law and Human Rights in accordance with the Decree No. AHU-0047835.AH.01.02. of 2021, dated September 6, 2021. The name of
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk was changed again to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk based on Deed No. 2 dated June 2, 2025, drawn up
before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., a notary in North Jakarta, which has obtained approval from the Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0035843.AH.01.02.Year 2025 dated June 2, 2025.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 09 Tanggal 25 September 2007, yang dibuat oleh Dwi Yulianti, S.H., notaris
di Jakarta Selatan dan telah memperoleh pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
C-01217 HT.01.01- TH.2007 Tanggal 25 Oktober 2007 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 36 Tanggal 2 Mei 2008. Nama
PT Jasapower Indonesia diubah menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk berdasarkan Akta No. 4 tertanggal 1 September 2021 yang dibuat di hadapan
Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta Utara. Akta terkait perubahan nama tersebut telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0047835.AH.01.02.Tahun 2021 tertanggal 6 September 2021. Nama PT Adaro Minerals
Indonesia Tbk kembali diubah menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk berdasarkan Akta No. 2 tertanggal 2 Juni 2025 yang dibuat dihadapan
Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta Utara yang telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0035843.AH.01.02.Tahun 2025 tertanggal 2 Juni 2025.
Issued and Paid-Up Capital Website
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Situs Web
Rp4,088,233,150,000 www.alamtriminerals.id
Authorized Capital Head Office Address [OJK C.2] Contact Us
Modal Dasar Alamat Kantor Pusat Hubungi Kami
Rp13,710,100,000,000 Cyber 2 Tower, Lt. 34 Telephone: +62 21 2553 3060
Jl. HR Rasuna Said, Blok X-5, No. 13 Fax: +62 21 2553 3059
Kuningan, Jakarta Selatan, 12950 Indonesia Email: corsec@alamtriminerals.id
Share Ownership [OJK C.3.c]
Kepemilikan Saham
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk 85.02%
Board of Commissioners and Directors
0.00%
Dewan Komisaris dan Direksi
Affiliate of the Controller
3.01%
Afiliasi Pengendali
Free float 11.97%
36 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 37
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Company Overview
Sekilas Perusahaan
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “Company”), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
the mining and mineral processing company, began its merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral
business activities in 2007 under the name of PT Jasapower yang memulai kegiatan usahanya pada tahun 2007 dengan
Indonesia (“JPI”). To date, the company, during its journey, nama PT Jasapower Indonesia (“JPI”). Dalam perjalanannya,
continues to grow and transform. JPI changed its name on Perusahaan terus berkembang dan bertransformasi hingga
September 1, 2021 to PT Adaro Minerals Indonesia Tbk as saat ini. Lalu pada 1 September 2021, JPI berubah nama
a reinforcement of Alamtri Group’s strategies in the mineral menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk sebagai penguatan
processing business. In June 2025, to align the AMI’s holding strategi Grup AlamTri dalam bisnis pengolahan mineral. Pada
company’s identity, namely PT Alamtri Resources Indonesia 2 Juni 2025, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk resmi berganti
Tbk, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk officially changed its nama menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, untuk
name to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. menyelaraskan identitas dari perusahaan induk AMI, yaitu PT
Alamtri Resources Indonesia Tbk.
AMI is currently managing metallurgical coal business Saat ini, AMI mengelola bisnis batu bara metalurgi serta
and developing mineral processing segment as a part of mengembangkan segmen pengolahan mineral sebagai bagian
long-term growth strategy. In 2022, AMI marked a significant dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Pada tahun 2022,
milestone by entering the mineral processing business through AMI mencatatkan tonggak penting dengan memasuki bisnis
its subsidiary, PT Kalimantan Aluminium Industry (“KAI”). pengolahan mineral melalui anak perusahaan PT Kalimantan
Through KAI, the Company is developing an aluminium smelter Aluminium Industry (“KAI”). Melalui KAI, Perusahaan
project in North Kalimantan, with a production capacity mengembangkan proyek smelter aluminium di Kalimantan
of up to 500,000 tonnes of aluminium ingots per year in its Utara, dengan kapasitas produksi hingga 500.000 ton
first phase. This development reflects AMI’s commitment to aluminium ingot per tahun di fase pertama. Pengembangan
supporting the national downstreaming agenda by enhancing ini mencerminkan komitmen AMI dalam mendukung agenda
the value-added processing of alumina domestically, while hilirisasi nasional dengan meningkatkan nilai tambah alumina
strengthening the foundation of a sustainable aluminium di dalam negeri, sekaligus memperkuat pondasi industri
industry in Indonesia in line with policies initiated by the aluminium Indonesia yang berkelanjutan sesuai kebijakan
Government of Indonesia. yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia..
AMI, as part of a leading mining and energy group in Sebagai bagian dari grup pertambangan dan energi terkemuka
Indonesia, has strong access to operational expertise, di Indonesia, AMI memiliki akses yang kuat terhadap keahlian
technical experience, and adequate financing support. In operasional, pengalaman teknis, serta dukungan sumber
maintaining its operational performance while expanding the pembiayaan yang memadai. Hal tersebut menjadi fondasi
business portfolio in an integrated manner, these factors form penting bagi Perusahaan dalam menjaga kinerja operasional
an important foundation for the Company. sekaligus memperluas portofolio bisnisnya secara terintegrasi.
Significant changes in the Company Perubahan Signifikan dalam Perusahaan
[OJK C.6] [OJK C.6]
During the reporting period, the Company recorded a Pada tahun pelaporan, Perusahaan mencatat perubahan
significant change in the form of renaming, from PT Adaro signifikan berupa perubahan nama dari PT Adaro Minerals
Minerals Indonesia Tbk to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. Indonesia Tbk menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia
This change is a part of the identity alignment with Tbk. Perubahan ini merupakan bagian dari penyelarasan
the framework of Alamtri Group transformation. identitas dengan kerangka transformasi Grup AlamTri.
AlamTri Group transformation through metallurgical coal and Perusahaan mendukung transformasi Grup AlamTri melalui
mineral processing business development that can facilitate pengembangan bisnis batu bara metalurgi dan pengolahan
sustainable infrastructure, renewable energy industry, and the mineral yang dapat mendukung infrastruktur berkelanjutan,
government’s downstreaming program. industri energi terbarukan, dan program hilirisasi pemerintah.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 37
Page 38
04 About The Company
Tentang Perusahaan
Vision, Missions, and Corporate Values
Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan [OJK C.1]
PT Alamtri Minerals
Indonesia Tbk envisions to be
a leading Indonesian
VISION mining company.
VISI PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk bervisi
menjadi perusahaan pertambangan
Indonesia yang terkemuka.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk operates its
businesses with the missions to:
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk menjalankan bisnisnya
dengan misi untuk:
1. Satisfy the needs of its customers
Memuaskan kebutuhan pelanggan
MISSIONS 2. Develop its employees
Mengembangkan karyawan
MISI 3. Partner with its suppliers
Menjalin kemitraan dengan pemasok
4. Support community and national development
Mendukung pembangunan masyarakat dan negara
5. Promote a safe and sustainable environment
Mengutamakan keselamatan dan kelestarian lingkungan
6. Maximize shareholders’ value
Memaksimalkan nilai bagi pemegang saham
38 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 39
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 Corporate Values Nilai-nilai Perusahaan Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 39
Page 40
04 About The Company
Tentang Perusahaan
Milestones
Jejak Langkah
2007 2010
The Company was established under the PT Alamtri Resources Indonesia Tbk acquired a 25%
name of PT Jasapower Indonesia. stake in PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber
Perusahaan didirikan dengan nama Barito Coal, PT Kalteng Coal, and PT Juloi Coal.
PT Jasapower Indonesia. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mengakuisisi 25%
kepemilikan di PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber
Barito Coal, PT Kalteng Coal, dan PT Juloi Coal.
2015
PT Lahai Coal produced high-quality Semi Soft Coking Coal (SSCC) of 0.1 million tons from Haju mine in their first
production.
PT Lahai Coal memproduksi Semi Soft Coking Coal (SSCC) berkualitas tinggi dari tambang Haju dengan produksi
pertama sebesar 0,1 juta ton.
2016
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk acquired the remaining stake in Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber
Barito Coal, PT Kalteng Coal, and PT Juloi Coal. Therefore, it owned 99% of shares in those subsidiaries.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mengakuisisi sisa kepemilikan di PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber Barito
Coal, PT Kalteng Coal, dan PT Juloi Coal. Sehingga memiliki 99% kepemilikan saham pada anak perusahaan tersebut.
2019 2020
Starting the production of Hard Coking Coal PT Maruwai Coal performed its first
(HCC) or known as Lampunut Hard Coking Coal shipment of Lampunut HCC in Mei
through PT Maruwai Coal. 2020.
Memulai produksi Hard Coking Coal (HCC) yang PT Maruwai Coal melakukan pengiriman
dikenal dengan nama Lampunut Hard Coking Coal pertama Lampunut HCC pada bulan Mei
melalui PT Maruwai Coal. 2020.
2021
• PT Jasapower Indonesia changed its name to PT Adaro Minerals Indonesia Tbk.
PT Jasapower Indonesia mengubah nama menjadi PT Adaro Minerals Indonesia Tbk.
• Through the subsidiaries of PT Alam Tri Daya Indonesia, the Company completed its acquisition of 99%
shareholding in PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber Barito Coal, PT Kalteng Coal, and PT Juloi Coal.
Melalui anak perusahaannya PT Alam Tri Daya Indonesia, Perusahaan menyelesaikan akuisisi 99% kepemilikan saham
PT Lahai Coal, PT Maruwai Coal, PT Sumber Barito Coal, PT Kalteng Coal, dan PT Juloi Coal.
40 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 41
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
2025
• In its position as AMI’s parent company, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”) took a strategic action to
pursue long-term sustainable growth by selling its majority ownership in its thermal coal business in late 2024. In line
with these strategic objectives, AMI, as a subsidiary of AlamTri, was placed under the AlamTri Geo pillar, to focus
on the metallurgical coal and mineral processing businesses. Subsequently, AMI changed its name from PT Adaro
Minerals Indonesia Tbk to PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, which was approved at the 2025 General Meeting of
Shareholders.
Dalam posisinya sebagai induk perusahaan AMI, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”) mengambil langkah
strategis untuk mengejar pertumbuhan berkelanjutan di jangka panjang dengan menjual sebagian besar kepemilikan pada
bisnis batu bara termal pada akhir 2024. Sejalan dengan tujuan strategis tersebut, AMI, sebagai anak perusahaan AlamTri,
ditempatkan pada pilar AlamTri Geo, untuk berfokus pada bisnis batu bara metalurgi dan pengolahan mineral. Selanjutnya,
AMI mengubah namanya dari PT Adaro Minerals Indonesia Tbk menjadi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, yang disetujui
pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025.
• In the fourth quarter of 2025, KAI, a subsidiary of AMI, commenced partial initial trial production of its aluminium
smelter. This stage represents a critical step toward full operations, during which KAI will continue to focus on
accelerating the commissioning of its potlines to achieve the targeted full capacity of 500,000 tonnes per year, which
is expected to commence in the fourth quarter of 2026.
Pada kuartal-4 tahun 2025, KAI, anak perusahaan AMI, memulai kegiatan uji coba produksi awal smelter aluminium secara
parsial. Tahap ini menjadi langkah penting menuju operasional penuh, dimana KAI akan terus berfokus pada percepatan
strategis pengoperasian potline guna mencapai kapasitas penuh 500.000 ton per tahun yang ditargetkan akan dimulai di
Q4-2026.
2024
PT Adaro Mining Technologies (AMT) and PT Alam Tri Abadi (currently named PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AAI))
15.29% ownership on AMI was acquired by AlamTri. Following this acquisition, AlamTri has owned a stake in AMI by
83.84%.
Kepemilikan PT Adaro Mining Technologies (AMT) dan PT Alam Tri Abadi (saat ini bernama PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
(AAI) sebesar 15,29% atas AMI diakuisisi oleh AlamTri. Setelah akuisisi ini, AlamTri memegang kepemilikan atas AMI sebesar
83,84%.
2023
• AMI participated in the issuance of new shares of PT Alam Tri Cakra Indonesia (ATCI), thereby acquiring a
90.84% ownership stake in ATCI.
AMI mengambil bagian pada penerbitan saham-saham baru PT Alam Tri Cakra Indonesia (ATCI) sehingga AMI
memiliki 90,84% kepemilikan saham ATCI.
• In second quarter of 2023, PT Kalimantan Aluminium Industry secured financing for its 500,000 tpa aluminium
smelter.
Pada kuartal kedua tahun 2023, PT Kalimantan Aluminium Industry memperoleh pendanaan untuk smelter
aluminiumnya yang memiliki kapasitas 500.000 tpa.
2022
• PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk was officially listed on the Indonesia Stock Exchange on January 3, 2022.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk resmi tercatat perdagangannya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 Januari 2022
• AMI’s parent company, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, streamlined its businesses into three growth pillars: Energy,
Minerals, and Green. As a result, the company leads the Adaro Minerals pillar by managing and coordinating all group
businesses related to mineral products.
Perusahaan induk AMI, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, merampingkan bisnis-bisnisnya ke dalam tiga pilar pertumbuhan, yaitu
Energy, Minerals, dan Green. Dengan ini, Perusahaan memimpin pilar Adaro Minerals dengan mengelola dan mengkoordinasikan seluruh
bisnis grup yang berhubungan dengan produk mineral.
• The Company established PT Alamtri Baterai Indonesia (ABI), which later took over PT Alamtri Indo Aluminium.
Perusahaan mendirikan PT Alamtri Baterai Indonesia yang kemudian mengambil alih PT Alamtri Indo Aluminium.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 41
Page 42
04 About The Company
Tentang Perusahaan
Business Activities
Kegiatan Usaha [OJK C.4] [GRI 2-6]
Business Activities • Holding company and consulting management activities
Bidang Usaha Aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen
• Mining and quarrying supporting activities
Aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya
• Rental and leasing activities without option rights for mining and energy machinery and equipment
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin pertambangan dan energi serta
peralatannya
• Machine reparation for special needs
Reparasi mesin untuk keperluan khusus
• Investment
Investasi
Products and Services • Metallurgical coal mining
Produk dan Layanan Pertambangan batu bara metalurgi
• Management consulting services
Jasa konsultasi manajemen
• Mineral processing
Pengolahan mineral
Metallurgical Coal Mining Business Bisnis Pertambangan Batu Bara Metalurgi
AMI holds five Coal Contract of Works (CCoWs) for AMI memegang lima Perjanjian Karya Pengusahaan
metallurgical coal concession areas in Central and East Pertambangan Batubara (PKP2B) untuk konsesi batu bara
Kalimantan, collectively totaling 146,579 ha in area size. As metalurgi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, yang
at December 2025, the total coal reserves and total coal meliputi luas total 146,579 ha. Per Desember 2025, total
resources were 178.1 Mt and 996.9 Mt, consecutively. Two cadangan dan total sumber daya batu bara masing-masing
of AMI’s concessions are operational and produce important 178,1 juta ton dan 996,9 juta ton. Dua dari konsesi AMI sudah
materials for steel production. The Haju mine operated by beroperasi dan memproduksi bahan baku penting untuk
AMI’s subsidiary PT Lahai Coal (LC) produces semisoft coking produksi baja. Tambang Haju yang dioperasikan PT Lahai Coal
coal (SSCC) while the Lampunut mine under PT Maruwai Coal (LC) memproduksi semisoft coking coal (SSCC) sedangkan
(MC) produces hard coking coal (HCC). tambang Lampunut PT Maruwai Coal (MC) memproduksi hard
coking coal (HCC).
42 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 43
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
MC is one of the largest operating coking coal mines in MC adalah salah satu tambang batu bara kokas terbesar yang
Indonesia to date. Its products have been highly praised beroperasi di Indonesia sampai saat ini. Produknya sangat
for low ash content, low phosphorous content, and high dihargai berkat kandungan abu yang rendah, kandungan
vitrinite content, as well as the strong coking characteristics fosfor yang rendah, dan kandungan vitrinit yang tinggi,
(rated 9 for CSN on a scale of 1-9) that make Lampunut’s serta karakteristik kokas yang kuat (peringkat 9 untuk CSN
HCC superior for blending. The coal’s ultra-low ash and low pada skala 1-9) yang membuat HCC Lampunut unggul untuk
phosphorus content can help to reduce waste and carbon pencampuran. Kandungan abu yang sangat rendah dan fosfor
emission in the production of pig iron or steel, and its high yang rendah dapat membantu mengurangi limbah dan emisi
vitrinite content improves the strength of the steel products. karbon pada produksi pig iron atau baja, dan kandungan
These characteristics build the competitive advantage for the vitrinit yang tinggi meningkatkan kekuatan produk baja.
Lampunut coal over coking coal from other countries. Karakteristik ini membangun keunggulan saing batu bara
Lampunut dibandingkan batu bara kokas dari negara lainnya.
Operational Performance in Metallurgical Coal Kinerja Operasional pada Pertambangan Batu
Mining Bara Metalurgi
AMI recorded overburden removal of 26.33 Mbcm in 2025, AMI mencatat pengupasan lapisan penutup sebesar 26,33
or 12% higher than that of 2024, resulting in a strip ratio of juta bcm pada tahun 2025, atau naik 12% dari tahun 2024,
3.55x, or similar to that of 2024. Total coal production in 2025 sehingga nisbah kupas mencapai 3,55x, atau setara dengan
was 7.41 Mt, or increased 12% from the previous year. Sales nisbah tahun 2024. Total produksi batu bara tahun 2025
volume also grew 12% to 6.28 Mt and surpassed the 5.6-6.1Mt mencapai 7,41 juta ton, atau naik 12% dari tahun sebelumnya.
target set for the year. AMI’s production and sales volumes Volume penjualan juga naik 12% menjadi 6,28 juta ton, dan
in 2025 were mostly attributable to MC, with the remaining melampaui mencapai target yang berkisar 5,6-6,1 juta ton
portion contributed by LC. untuk tahun ini. Volume produksi dan penjualan AMI tahun
2025 sebagian besar berasal dari MC, dan sementara sisanya
berasal dari LC.
In 2025, AMI continued investing in various facilities and Pada tahun 2025, AMI terus berinvestasi pada berbagai sarana
infrastructure to support higher volume target. Among key dan infrastruktur untuk mendukung kenaikan target volume.
achievements, AMI has completed the construction of a new Sebagai beberapa pencapaian utama, AMI merampungkan
500-bed camp in Lampunut, the first stage of the 39-kilometer pembangunan mess karyawan yang baru berkapasitas 500
hauling road upgrade, and the second barge-loading conveyor tempat tidur di Lampunut, tahapan pertama upgrade jalan
in Tuhup with a loading rate of 3,000 tph. Meanwhile, the works hauling sepanjang 39 km, dan konveyor pemuatan tongkang
on supporting facilities for AMI’s second phase of hauling kedua di Tuhup berkapasitas 3.000 tph. Pekerjaan sarana
road upgrade, along with the construction of two bridges pendukung untuk upgrade jalan hauling tahap kedua, bersama
along the hauling road, construction of supporting facilities proyek dua jembatan di jalan hauling, pembangunan sarana
for our second barge loading conveyor and development of pendukung konveyor pemuatan tongkang dan pembangunan
the Alamtri Metallurgical Coal Technology & Research Centre Alamtri Metallurgical Coal Technology & Research Centre
(AMC-TRC) remain on track. (AMC-TRC) berjalan sesuai rencana.
AMI’s largest market share in 2025 was Indonesia, accounting Pangsa pasar terbesar AMI pada tahun 2025 adalah Indonesia,
for 31% of its total sales volume, mainly driven by strong yang meliputi 31% total volume penjualannya, terutama karena
demand from the domestic coke plants. In the export market, tingginya permintaan dari pabrik kokas domestik. Di pasar
Japan (28%) remained the largest destination for AMI’s coal ekspor, Jepang (28%) bertahan sebagai tujuan pengiriman
deliveries, followed by India and China at 19% and 15%, terbesar batu bara AMI, diikuti oleh India dan China
respectively. masing-masing sebesar 19% dan 15%.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 43
Page 44
04 About The Company
Tentang Perusahaan
Mineral Processing Business Bisnis Pengolahan Mineral
The First Foothold in Mineral Processing Business: PT Jejak Perdana pada Bisnis Pengolahan Mineral: PT
Kalimantan Aluminium Industry Kalimantan Aluminium Industry
PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) represents AMI’s first PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) adalah realisasi
strategic step in entering the mineral processing industry and langkah perdana AMI dalam memasuki industri pengolahan
supporting Indonesia’s mineral downstreaming agenda. The mineral dan mendukung agenda strategi hilirisasi mineral
establishment of KAI reflects AMI’s commitment to playing an di Indonesia. Kehadiran KAI mencerminkan komitmen AMI
active role in strengthening the national industrial value chain, untuk berperan aktif dalam memperkuat rantai nilai industri
in line with the Indonesian government’s policy direction to nasional sesuai arahan kebijakan pemerintah Indonesia dalam
enhance the added value of mineral commodities domestically. meningkatkan nilai tambah komoditas mineral di dalam negeri.
From its aluminium smelter located in North Kalimantan Dari smelter aluminiumnya yang terletak di provinsi Kalimantan
Province, KAI closed 2025 by commencing partial initial trial Utara, KAI menutup tahun 2025 dengan memulai kegiatan uji
production of the aluminium smelter. This phase signifies that coba produksi awal smelter aluminium secara parsial. Tahap
the Company is ready to continue setting new milestones in ini menandakan bahwa Perusahaan siap untuk terus mencetak
the industry. sejarah baru di industri ini.
44 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 45
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Operational Area
Wilayah Operasional [OJK C.3.d]
1 PT Lahai Coal
North
2 PT Maruwai Coal
Kalimantan
6 3 PT Kalteng Coal
4 PT Juloi Coal
5 PT Sumber Barito Coal
6 PT Kalimantan Aluminium Industry
5 East
3 Kalimantan
2
West N
Kalimantan
4
1
0 75 150 300 km
Central
2o0’0’’S
Kalimantan
East
Kalimantan
108o0’0’’E
Company Name Stage Product
Nama Perusahaan Tahapan Produk
Metallurgical Coal
PT Lahai Coal
Batu Bara Metalurgi
Metallurgical Coal
PT Maruwai Coal
Batu Bara Metalurgi
Metallurgical Coal
PT Kalteng Coal
Batu Bara Metalurgi
Metallurgical Coal
PT Juloi Coal
Batu Bara Metalurgi
Metallurgical Coal
PT Sumber Barito Coal
Batu Bara Metalurgi
Aluminium
PT Kalimantan Aluminium Industry
Aluminium
Operating Production Operation Development Under Construction/Commissioning
Operasi Pengembangan Operasi Produksi Dalam Proses Konstruksi/Komisioning
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 45
Page 46
04 About The Company
Tentang Perusahaan
Scale of Business
Skala Usaha [OJK C.3, C.3.a]
Scale Item Unit
2023 2024 2025
Item Skala Satuan
Total Employees Person(s)
554 801 1,743
Jumlah Pekerja Orang
Total Production Million tonnes
5.11 6.63 7.41
Total Produksi Juta ton
Total Assets Million US$
1,695 2,074 2,891
Total Aset Juta AS$
Total Liabilities Million US$
657 571 1,174
Total Liabilitas Juta AS$
Equity Million US$
1,038 1,502 1,717
Ekuitas Juta AS$
Revenue Million US$
1,086 1,154 972
Pendapatan Juta AS$
Net Profit for the Year Million US$
441 435 264
Laba Bersih Tahun Berjalan Juta AS$
Association Membership
Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5] [GRI 2-28]
Association Roles
Nama Asosiasi Peran
Indonesia Coal Mining Association (APBI-ICMA) Member
Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) Anggota
Forest Reclamation Forum on Ex-mining Lands (FRHLBT) Member
Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang (FRHLBT) Anggota
Indonesian Mining Environmental Management Communication Forum (FKPLPI) Member
Forum Komunikasi Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Indonesia (FKPLPI) Anggota
Indonesian Mining Safety Professional Association (APKPI) Member
Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI) Anggota
Combined Association of the Industrial Aluminium Indonesia (GALUNESIA) Member
Gabungan Industri Aluminium Indonesia (GALUNESIA) Anggota
The Association of Indonesian Issuers (AEI) Member
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Member
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
Indonesia Quality and Productivity Association (AMMPI) Member
Asosiasi Menajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) Anggota
46 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 47
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Certification
Sertifikasi
1 2
ISO 9001:2015 Quality Management Systems ISO 14001:2015 Environmental Management
Systems
Description : The British Standard Institution (BSI) Description : The British Standard Institution (BSI)
Keterangan : The British Standard Institution (BSI) Keterangan : The British Standard Institution (BSI)
Issue Date : November 20, 2024 Issue Date : December 20, 2025
Tanggal Penerbitan : 20 November 2024 Tanggal Penerbitan : 20 Desember 2025
Subsidiary : PT Maruwai Coal Subsidiary : PT Maruwai Coal
Anak Perusahaan : PT Maruwai Coal Anak Perusahaan : PT Maruwai Coal
3
ISO 45001:2018 Occupational Health & Safety
Management Systems
Description : The British Standard Institution (BSI)
Keterangan : The British Standard Institution (BSI)
Issue Date : December 20, 2025
Tanggal Penerbitan : 20 Desember 2025
Subsidiary : PT Maruwai Coal
Anak Perusahaan : PT Maruwai Coal
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 47
Page 48
Page 49
05
Commitment to
Sustainability Principles
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan
Page 50
05 Commitment to Sustainability Principles
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan
Instilling Sustainability Culture
Menanamkan Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
For PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “the Keberlanjutan bagi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI”
Company”), sustainability is the primary foundation in running atau “Perusahaan”) merupakan landasan utama dalam
business and making strategic decisions in the long-term. The menjalankan bisnis dan mengambil keputusan strategis jangka
company views that sustainability is a requirement of business panjang. Perusahaan memandang bahwa keberlanjutan
sustainability amidst the mining industry dynamics and various merupakan prasyarat bagi ketahanan usaha di tengah
global sustainability challenges. Therefore, environmental, dinamika industri pertambangan, dan berbagai tantangan
social, and governance (ESG) aspects are consistently keberlanjutan global. Oleh karena itu, aspek lingkungan,
integrated to all business and operational activities as an sosial, dan tata kelola (ESG) secara konsisten diintegrasikan ke
effort in creating the Company’s sustainable value. dalam seluruh aktivitas bisnis dan operasional sebagai bagian
dari upaya menciptakan nilai Perusahaan yang berkelanjutan.
This view is reflected through the Company’s believe Pandangan tersebut tercermin dalam keyakinan Perusahaan
that sustainability, business resilience, and creating of bahwa keberlanjutan, ketahanan bisnis, dan penciptaan nilai
long-term value is a mutually binding unit. Implementation jangka panjang merupakan satu kesatuan yang saling terkait.
of responsible mining practice, environmental protection, Implementasi praktik pertambangan yang bertanggung jawab,
and strong company governance not only support the perlindungan lingkungan, serta tata kelola perusahaan yang
operational continuity, but also strengthen competitiveness kuat tidak hanya mendukung keberlangsungan operasional,
and stakeholders’ trust. It further becomes a foundation that tetapi juga memperkuat daya saing dan kepercayaan pemangku
supports the performance stability and ensures sustainable kepentingan. Hal ini menjadi fondasi yang mendukung stabilitas
growth in the future. kinerja dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di
masa depan.
Sustainability integration is also reflected through IMORE Integrasi keberlanjutan juga diwujudkan melalui penanaman
(Integrity, Meritocracy, Opennes, Respect, and Excellence) nilai IMORE (Integrity, Meritocracy, Openness, Respect,
value instillation, business ethics, and working behavior that Excellence), etika usaha, dan perilaku kerja yang selaras
conforms with the ESG principles. The company encourages dengan prinsip ESG. Perusahaan mendorong terbentuknya
the formation of work culture that upholds integrity, budaya kerja yang menjunjung integritas, kepatuhan, dan
compliance, and care towards social and environmental kepedulian terhadap dampak sosial dan lingkungan dari setiap
50 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 51
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
impact of each operational activities. Awareness towards the aktivitas operasional. Kesadaran terhadap isu lingkungan
environmental anfd social issues are embedded as a whole at dan sosial ditanamkan secara menyeluruh di seluruh level
all organizational levels because the company understands organisasi karena Perusahaan memahami bahwa keberlanjutan
that sustainability can be realized if it is understood and hanya dapat terwujud apabila dipahami dan dijalankan secara
implemented collectively and not limited to certain function kolektif, bukan terbatas pada fungsi atau unit tertentu.
or unit.
In terms of leadership, the Board of Commissioners and the Dalam konteks kepemimpinan, Dewan Komisaris dan
Board of Directors play a central role in embedding sustainability Direksi memainkan peran sentral dalam menanamkan
culture. Commitment towards ESG is indicated through budaya keberlanjutan. Komitmen terhadap ESG ditunjukkan
decision making, policy determination, and monitoring of melalui pengambilan keputusan, penetapan kebijakan,
responsible business practice implementation. Such long-term serta pengawasan atas implementasi praktik bisnis
oriented leadership commitment is further interpreted to the yang bertanggung jawab. Komitmen kepemimpinan
Company’s strategic direction in encountering challenges of yang berorientasi jangka panjang tersebut selanjutnya
climate changes and energy transition. Leadership framework diterjemahkan ke dalam arah strategis Perusahaan dalam
and strong governance become the foundation that each menghadapi tantangan perubahan iklim dan transisi energi.
sustainable initiative is implemented in a directed manager, Kerangka kepemimpinan dan tata kelola yang kuat menjadi
consistent, and conforms to long-tern business strategy. landasan bagi Perusahaan untuk memastikan bahwa setiap
[OJK E.1] inisiatif keberlanjutan, dijalankan secara terarah, konsisten,
dan selaras dengan strategi bisnis jangka panjang. [OJK E.1]
AMI commitment in running sustainable business is realized Komitmen AMI dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan
through, one of which, the Company’s sustainability governance diterapkan salah satunya melalui penguatan tata kelola
strengthening. The approach taken is adaptive by upholding keberlanjutan Perusahaan. Pendekatan yang diambil
continuous improvement principles. bersifat adaptif dengan mengedepankan prinsip continuous
improvement.
Sustainability Strategy Framework
Kerangka Strategi Keberlanjutan [OJK A.1] [GRI 2-22]
We have carried out our sustainability roadmap implementation Perjalanan implementasi peta jalan keberlanjutan kami telah
journey for the past several years. Various steps have been done, dimulai dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai langkah
including material topic identidication, ESG strategy framework penting telah dilakukan, antara lain identifikasi topik material,
development, Sustainability Management Team establishment, pengembangan kerangka strategi ESG, pembentukan
Greenhouse Gases emission determination, publication and Sustainability Management Team, perhitungan emisi GRK,
implementation of Net Zero Emissions (NZE) roadmap to penerbitan serta implementasi peta jalan Net Zero Emissions
material topic list update. Our commitment concerning NZE (NZE) Grup AlamTri hingga pembaruan daftar topik material.
and roadmap that we have constructed is further discussed on Komitmen kami mengenai NZE dan peta jalan yang telah kami
Environmental Chapter. susun lebih lanjut dibahas pada bab Pengelolaan Lingkungan
Secara Bertanggung Jawab.
AMI sustainability strategy framework refers to strategic Kerangka strategi keberlanjutan AMI mengacu pada arah
direction of AlamTri Group. In aligning with the Group’s strategis Grup AlamTri. Dalam menyelaraskan diri dengan visi
sustainability vision, the framework considers AMI specific keberlanjutan Grup, kerangka tersebut mempertimbangkan
business context as well as supports wider transition towards low konteks bisnis spesifik AMI sekaligus mendukung transisi yang
carbon economy. Regulation development, market expectation lebih luas menuju perekonomian rendah karbon. Perkembangan
changes, as well as increased global attention to climate regulasi, perubahan ekspektasi pasar, serta meningkatnya
changes and energy transition issues have become a primary perhatian global terhadap isu perubahan iklim dan transisi
consideration in forming the direction and implementation of energi menjadi pertimbangan utama yang membentuk arah
AMI sustainability strategy. dan implementasi strategi keberlanjutan AMI.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 51
Page 52
05 Commitment to Sustainability Principles
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan
Strategy Pillar Main Focus Priority Area Strategic Goal
Pilar Strategi Fokus Utama Area Prioritas Tujuan Strategis
Environment Environmental impacts • Management of energy as well Supporting the environmental
Lingkungan and climate resilience as greenhouse gas and energy sustainability as well as strengthening
management performance long-term business resilience
Pengelolaan dampak Pengelolaan kinerja energi dan gas Mendukung keberlanjutan lingkungan
lingkungan dan ketahanan rumah kaca (GRK) dan energi sekaligus memperkuat ketahanan bisnis
iklim • Minimizing direct environmental jangka panjang
impact
Meminimalkan dampak lingkungan
langsung
• Maintaining ecological function
Menjaga fungsi ekologis
Social Employees’ and • Employees’ training and safety Improving employees’ welfare and
Sosial community welfare Pelatihan dan kesehatan karyawan creating a positive impact on the
Kesejahteraan tenaga kerja • Community development community around the operational area
dan komunitas Pengembangan masyarakat Meningkatkan kesejahteraan tenaga
• Local community empowerment kerja dan menciptakan dampak positif
Pemberdayaan komunitas lokal bagi masyarakat di sekitar area operasi
Governance Business integrity • Promoting more sustainable business, Maintaining business integrity and
Tata Kelola and business capital product, and service Mempromosikan sustainability through responsible
sustainability bisnis, produk, dan layanan yang lebih governance
Integritas bisnis dan berkelanjutan Menjaga integritas dan keberlanjutan
keberlanjutan model usaha • Contributing to the communities’ bisnis melalui tata kelola yang
welfare bertanggung jawab
Berkontribusi pada kesejahteraan
masyarakat sejahtera
AMI has also established a sustainability vision as a long-term AMI juga telah menetapkan visi keberlanjutan yang menjadi
direction and goals in integrating sustainability principles arah dan tujuan jangka panjang dalam mengintegrasikan
into business management as the foundation of sustainability prinsip keberlanjutan ke dalam pengelolaan bisnis sebagai
strategy framework. The Company’s sustainability vision is landasan kerangka strategi keberlanjutan. Visi keberlanjutan
“Leading with a Vision for a Sustainable Future”. This vision is Perusahaan adalah “Memimpin dengan Tujuan Menuju
further explained in the following sustainability missions: Masa Depan yang Berkelanjutan”. Visi tersebut selanjutnya
dijabarkan ke dalam misi keberlanjutan, sebagai berikut:
1. Implementing the best practice in the management of 1. Menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan emisi Gas
Greenhouse Gases (GHG) and energy management. Rumah Kaca (GRK) dan manajemen energi.
2. Maintaining the low environmental pollution level in all of 2. Mempertahankan tingkat pencemaran lingkungan yang
the Company’s operational activities. rendah di seluruh kegiatan operasional Perusahaan.
3. Reaching zero incidents related to Occupational Health 3. Mencapai nihil insiden terkait keselamatan dan kesehatan
and Safety (OHS). kerja (K3).
4. Securing the creation of long-term value for the stakeholders. 4. Mengamankan penciptaan nilai jangka panjang bagi
pemangku kepentingan.
5. Supporting professional and personal development of 5. Mendukung pengembangan profesional dan pribadi
human resources. sumber daya manusia.
6. Managing and implementing corporate social responsibility 6. Mengelola dan melaksanakan program tanggung jawab
program to support the local community development. sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pengembangan
masyarakat setempat.
52 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 53
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Moving forward to achieve the sustainability vision, AMI Berangkat untuk mewujudkan visi keberlanjutan tersebut, AMI
formulates a number of general strategies as a reference in menetapkan sejumlah strategi umum yang menjadi acuan
sustainability initiatives planning and implementation, as dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan,
follows: sebagai berikut:
1. Working inclusively by involving all community groups 1. Bekerja secara inklusif dengan melibatkan seluruh
equally. kelompok masyarakat secara setara.
2. Upholding local wisdom to ensure that the program 2. Menjunjung tinggi kearifan lokal untuk memastikan
implemented is in accordance with the needs, utilizes the bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan
community potential, and not in conflict with the positive kebutuhan, memanfaatkan potensi masyarakat, serta
values developed in the local environment. tidak bertentangan dengan nilai-nilai positif yang telah
berkembang di lingkungan setempat.
3. Developing partnership with multi-stakeholders to 3. Membangun kemitraan multipemangku kepentingan
strengthen the synergy and the effectiveness of the untuk memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan
program implemented. program.
4. Guided by sustainability principles through enhancing 4. Mengarah pada prinsip keberlanjutan melalui penguatan
capacity and sustainable institutions, kapasitas dan kelembagaan yang berkelanjutan.
5. Ensuring that corporate social responsibility (CSR) 5. Memastikan program tanggung jawab sosial Perusahaan
programs have been implemented transparently, (CSR) dilaksanakan secara transparan, akuntabel, efektif,
accountably, effectively, and efficiently. dan efisien.
6. Sharing insights and best practices through local and 6. Berbagi pengetahuan dan praktik baik melalui media lokal
national media as part of efforts in improving awareness maupun nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan
and information dissemination. kesadaran dan diseminasi informasi.
7. Conducting diversification towards green economy and 7. Melakukan diversifikasi ke arah ekonomi hijau serta
reducing carbon emissions as part of a commitment to memulai perjalanan pengurangan emisi karbon sebagai
transition towards low carbon economy. bagian dari komitmen terhadap transisi menuju ekonomi
rendah karbon.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 53
Page 54
05 Commitment to Sustainability Principles
Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan
The Company’s sustainability strategy is further interpreted Strategi keberlanjutan Perusahaan selanjutnya diterjemahkan
into strategic pillars reflecting the main focus on environmental, ke dalam pilar-pilar strategis yang mencerminkan fokus utama
social, and governance aspects. The Company, furthermore, pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Selanjutnya,
identifies the priority area that becomes the foundation in Perusahaan mengidentifikasi area prioritas yang menjadi
planning, implementation, and evaluation of sustainability dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi inisiatif
initiatives in a focused and integrated manner. keberlanjutan secara terarah dan terintegrasi.
All strategic focus areas are implemented through a gradual Seluruh area fokus strategis dijalankan melalui pendekatan
and measurable approach by referring to the sustainability bertahap dan terukur dengan mengacu pada peta jalan
roadmap. In addition, the Company emphasizes the keberlanjutan. Perusahaan menekankan pentingnya disiplin
importance of discipline in the execution, periodic evaluation, dalam eksekusi, evaluasi berkala, serta konsistensi dalam
and consistency in sustainable improvement. perbaikan berkelanjutan.
ESG Strategy Framework
Kerangka Strategi ESG
Our To lead with purpose
Vision towards a sustainable future
Environment Social Governance
Strategy Managing Contributing
Pillars Minimizing Direct Maintaining Empowering Promoting More
Energy and Looking After to Build a
Environmental Ecological Local Sustainable
Addressing Our People Prosperous
Impact Function Communities Business
Climate Change Society
Economic
Water & Community Occupational Good Corporate
Energy Biodiversity Contribution &
Effluent Development Health & Safety Governance
Performance
Focus Reclamation & Human Business
GHG Emission Waste
Areas Rehabilitation Capital Innovation
Forestry
Climate Conservation &
Air Quality
Change Restoration
Partnerships & Collaboration:
Building inclusive and innovative partnerships and collaborations to secure long-term value.
Capacity Building:
Enablers Strengthening our internal capacity and awareness to nurture a culture of sustainability throughout our business.
Transparency & Accountability:
Maintaining the transparency, accountability and accuracy of our ESG and climate performance and disclosures.
54 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 55
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
AMI’s Contributions to Sustainable Development
Goals (SDGs)
Kontribusi AMI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
AMI’s commitment to sustainability is reflected in its Komitmen AMI terhadap keberlanjutan tercermin dalam
contribution towards SDGs/TPB implemented through various kontribusinya terhadap TPB yang diimplementasikan dari
initiatives in 2025, they are: berbagai inisiatif di tahun 2025, yakni sebagai berikut:
Sustainability Program Contribution to
Program Keberlanjutan SDGs No.
Kontribusi TPB No.
The implementation of Responsibility towards Consumer/Customer [TPB 7 and 12]
We ensure to fulfill our consumer/customer satisfaction, including engagement, product and information
delivery, and full compliance with all mutually agreed terms and conditions.
Pelaksanaan Tanggung Jawab terhadap Konsumen/Pelanggan [TPB 7 dan 12]
Kami memastikan untuk memenuhi kepuasan konsumen/pelanggan kami, meliputi keterlibatan, pengiriman
produk dan informasi, serta kepatuhan terhadap semua syarat dan ketentuan yang disepakati bersama.
Management and Implementation of the Community Social Development Program [TPB 4,6, and 11]
AMI realizes the importance of involving the local community and is committed to promoting social
development in the Company’s operational areas. The company has implemented various community
development programs, including education and training initiatives, health and sanitation projects, as well as
infrastructure development.
Pengelolaan dan Pelaksanaan Program Bina Sosial Masyarakat [TPB 4, 6, dan 11]
Kami menyadari pentingnya melibatkan masyarakat lokal dan berkomitmen untuk mempromosikan
pembangunan sosial di wilayah tempat kami beroperasi. Perusahaan telah menerapkan berbagai program
pengembangan masyarakat, termasuk prakarsa pendidikan dan pelatihan, proyek kesehatan dan sanitasi,
serta pembangunan infrastruktur.
Environmental Management [TPB 13, 14, and 15]
AMI has implemented various initiatives to reduce the negative impacts on the environment through energy
efficiency, increased use of renewable energy sources, carbon footprint reduction, water efficiency, as well as
waste and effluent management practices.
Pengelolaan Lingkungan [TPB 13, 14, dan 15]
AMI telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, melalui
efisiensi energi, peningkatan penggunaan sumber energi terbarukan, pengurangan jejak karbon, efisiensi air,
serta praktik pengelolaan limbah dan efluen.
Human Resource Management [TPB 8]
Human resources are essential for the Company. We have invested in employee development to bring
sustainability goals to life and achieve them.
Manajemen Sumber Daya Manusia [TPB 8]
Sumber daya manusia Perusahaan sangat penting bagi kami. Kami berinvestasi dalam pengembangan
karyawan untuk mewujudkan dan mencapai tujuan keberlanjutan.
The Management of Occupational Health and Safety Aspects [TPB 3]
The employee development cannot be optimal without any safe environment for growth. We, therefore, are
committed to ensuring a safe and supportive workplace.
Pengelolaan Aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja [TPB 3]
Perkembangan karyawan tidak akan optimal tanpa adanya tempat tumbuh yang aman. Oleh karena itu, kami
memastikan tempat kerja yang aman dan suportif.
The Management of Gender Equality Aspects [TPB 5]
To achieve gender equality and empower all women, as well as end all forms of discrimination against women,
AMI has committed to creating an inclusive work environment regardless of gender. We have been working
to advance, mentor, and provide training for all female employees in AMI year after year. Furthermore, one
woman out of a total of 10 individuals holds a position in the current composition of the members of the board
of Directors and the Board of Commissioners in AMI, resulting in a gender ratio of 10% and 90% for women
and men respectively.
Pengelolaan Aspek Kesetaraan Gender [TPB 5]
Untuk mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan, serta dalam rangka mengakhiri
segala bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan, AMI telah berkomitmen untuk menciptakan
lingkungan kerja yang inklusif, tanpa memandang jenis kelamin. Dari tahun ke tahun, kami terus berupaya
untuk meningkatkan, membimbing, dan memberikan pelatihan kepada karyawan perempuan di AMI. Dalam
komposisi anggota Direksi dan Dewan Komisaris di AMI saat ini, terdapat 1 perempuan dari total 10 orang,
sehingga proporsi perempuan dan laki-laki masing-masing adalah 10% dan 90%.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 55
Page 56
Page 57
06
Optimalization of Business Growth
and Sustainability
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan
Berkelanjutan
Page 58
06 Optimalization of Business Growth and Sustainability
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan
Economic Value Distribution for Stakeholders
Distribusi Nilai Ekonomi untuk Pemangku Kepentingan [GRI 201-1]
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “the Company”) PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
continuously improves their competitiveness and maintains terus meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan
operational sustainability through its business innovation and operasional melalui inovasi serta transformasi bisnis yang
transformation, focusing on business efficiency, productivity, berfokus pada efisiensi, produktivitas, dan ketahanan usaha
and business resilience amidst global market dynamics. In 2025, di tengah dinamika pasar global. Pada tahun 2025, harga
metallurgical coal price remained under pressure; however, the batu bara metalurgi masih berada dibawah tekanan, namun
company maintained solid operational performance through perusahaan tetap menjaga kinerja operasional yang solid
operational discipline, production capacity optimization, melalui disiplin operasional, optimalisasi kapasitas produksi,
and cost management. Throughout 2025, AMI continuously serta pengelolaan biaya. Sepanjang tahun 2025, AMI terus
strengthened the metallurgical coal market management and memperkuat pengelolaan serta diversifikasi pasar batu bara
diversification amidst the dynamics and uncertainties of global metalurgi di tengah dinamika dan ketidakpastian kondisi pasar
market conditions. The company successfully expanded its global. Perusahaan berhasil memperluas jangkauan pasar
market reach through the addition of new customers in both melalui penambahan pelanggan baru, baik di pasar domestik
domestic and export markets, including China and India, to maupun ekspor, termasuk China dan India, guna mendukung
support demand from the mineral, coke, and steel industries. kebutuhan sektor mineral serta industri kokas dan baja. Seluruh
These efforts were carried out while consistently prioritizing upaya tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan
the implementation of proper, measurable, and responsible penerapan manajemen risiko pasar yang cermat, terukur, dan
market risk management. [OJK F.26] bertanggung jawab. [OJK F.26]
In 2025, direct economic value produced by AMI was US$998.05 Pada tahun 2025, nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
million, representing a decrease of 15.65% compared to the AMI tercatat sebesar AS$998,05 juta, mengalami penurunan
previous year. The economic value distributed to stakeholders sebesar 15,65% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai
reached US$775.92 million, an increase of 23.99% compared ekonomi yang didistribusikan kepada para pemangku
to the previous reporting period. Amidst the pressures dealt kepentingan mencapai AS$775,92 juta, dengan kenaikan
with by the company in 2025, AMI continued to strive to sebesar 23,99% dibandingkan periode pelaporan sebelumnya.
deliver additional value to the stakeholder. Di tengah tekanan yang dihadapi Perusahaan di tahun 2025,
AMI tetap berupaya memberikan nilai tambah kepada
pemangku kepentingan.
During the reporting period, AMI’s operational and investment Selama periode pelaporan, pendanaan kegiatan operasional
activities funding came from internal cash, primarily sourced dan investasi AMI bersumber dari kas internal, dengan sumber
from metallurgical coal sales revenue and/or other revenue utama berasal dari pendapatan penjualan batu bara metalurgi
sources, as well as banking financing support. [GRI 201-4] dan/atau sumber pendapatan lainnya, serta dukungan
pembiayaan perbankan. [GRI 201-4]
58 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 59
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Details of direct economic value produced and distributed is Rincian nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
presented in the following economic value table. didistribusikan disajikan secara lengkap dalam tabel nilai
ekonomi berikut.
Year Performance
Description Unit Kinerja Per Tahun
Uraian Satuan
2023* 2024* 2025
Direct economic value generated
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
Revenue Thousand
Pendapatan usaha US$ 1,085,962 1,154,183 972,948
Ribuan AS$
Finance income Thousand
Penghasilan keuangan US$ 19,732 29,104 25,104
Ribuan AS$
Total direct economic value generated (a) Thousand
Jumlah nilai ekonomi langsung yang dihasilkan (a) US$ 1,105,694 1,183,287 998,052
Ribuan AS$
Economic value distributed
Nilai ekonomi yang didistribusikan
Operational cost Thousand
Biaya operasional US$ 200,529 304,103 406,413
Ribuan AS$
Employee wages and allowance Thousand
Upah dan tunjangan karyawan US$ 18,099 21,941 27,207
Ribuan AS$
Contribution to providers of capital Thousand
Kontribusi kepada penyedia modal US$ 0 0 120,000
Ribuan AS$
Interest expense (loan interest and other related cost) Thousand
Biaya bunga (bunga pinjaman dan lainnya) US$ 30,935 11,944 1,287
Ribuan AS$
Contribution to government by country Thousand
Kontribusi kepada pemerintah berdasarkan negara US$ 292,294 287,269 220,241
Ribuan AS$
Community investment Thousand
Investasi kepada masyarakat US$ 410 528 768
Ribuan AS$
Thousand
Total economic value distributed
US$ 542,266 625,784 775,916
Jumlah nilai ekonomi didistribusikan (b)
Ribuan AS$
Total economic value retained (a-b)
(Total direct economic value generated - total economic value
Thousand
distributed)
US$ 563,428 557,502 222,135
Nilai ekonomi ditahan (a-b)
Ribuan AS$
(Jumlah nilai ekonomi langsung yang dihasilkan-jumlah nilai
ekonomi didistribusikan)
* Restated due to a change in the calculation method Disajikan kembali karena perubahan metode perhitungan
The distribution of economic value to the stakeholders is carried Distribusi nilai ekonomi kepada pemangku kepentingan
out within a structured and conformed governance framework dilaksanakan dalam kerangka tata kelola yang terstruktur
with the company’s strategy. The Board of Directors and the dan selaras dengan strategi perusahaan. Direksi bersama
management are responsible for setting strategic direction, manajemen bertanggung jawab dalam menetapkan arah
supervising performance, and ensuring that each strategic strategis, mengawasi kinerja, serta memastikan setiap keputusan
decision and operational policy considers balance between strategis dan kebijakan operasional mempertimbangkan
business growth and sustainability. Pricing optimization and keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 59
Page 60
06 Optimalization of Business Growth and Sustainability
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan
achievement of sales volume targets are implemented by the Optimalisasi harga jual dan pencapaian target volume penjualan
Marketing Division, while the fulfillment of sales commitments dilaksanakan oleh Divisi Marketing, sementara pemenuhan
in accordance with contractual agreements is jointly executed komitmen penjualan sesuai kontrak dilaksanakan bersama oleh
by the Marketing Division and the Operations Division. The Divisi Marketing dan Divisi Operations. Stabilitas keuangan
company’s financial stability is managed by the Finance & perusahaan dikelola oleh Departemen Finance & Accounting
Accounting Department through cashflow management and melalui pengelolaan arus kas dan penyusunan analisis, yang
analysis construction, all under the supervision of the Board seluruhnya di bawah pengawasan Direksi. Mekanisme ini
of Directors. This mechanism ensures that the creation and memastikan bahwa penciptaan dan distribusi nilai ekonomi
distribution of economic value are not solely oriented to short- tidak hanya berorientasi pada kinerja jangka pendek, tetapi
term performance but also support the business sustainability juga mendukung keberlanjutan usaha dan penciptaan nilai
and long-term value creation. jangka panjang.
To assess the effectiveness of those strategy implementations, Untuk menilai efektivitas pelaksanaan strategi tersebut, AMI
AMI periodically evaluates economic performance through secara berkala melakukan evaluasi kinerja ekonomi melalui
comparisons between established targets and realization perbandingan antara target yang telah ditetapkan dan
achieved during the reporting period. This evaluation serves realisasi yang dicapai selama periode pelaporan. Evaluasi ini
as the foundation in assessing the performance achievement, menjadi dasar dalam menilai pencapaian kinerja, efektivitas
organizational structure, and consistency in strategy struktur organisasi, serta konsistensi implementasi strategi
implementation to support sustainable economic growth. A dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
comparison between AMI’s economic performance targets Perbandingan target dan realisasi kinerja ekonomi AMI
and actual results is presented in the following table. [OJK F.2] disajikan pada tabel berikut. [OJK F.2]
Target and Actual Metallurgical
Target and Actual Capital Target and Actual Stripping Ratio
Coal Sales Volume (in million tons)
Expenditure (in US$ million) (in x)
Perbandingan Target dan Realisasi
Year Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi
Volume Penjualan Batu Bara
Tahun Belanja Modal (dalam juta AS$) Nisbah Kupas (dalam x)
Metalurgi (dalam juta ton)
Target Actual Target Actual Target Realisasi
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
2025 5.6 - 6.1 6.3 300 - 325 661.7 3.3 3.6
2024 4.9 – 5.4 5.6 175 - 250 405.7 3.6 3.6
2023 3.8 – 4.3 4.5 70 - 90 134.0 3.8 3.7
In addition to the economic performance evaluation, AMI Selain evaluasi kinerja ekonomi tersebut, AMI juga
also considers the financial implication from climate changes mempertimbangkan implikasi finansial dari perubahan iklim
that can affect the sustainability of a company’s performance. yang dapat memengaruhi keberlanjutan kinerja Perusahaan.
Physical risks, such as increased intensity of extreme Risiko fisik berupa peningkatan intensitas cuaca ekstrem,
weather including floods, droughts, and land fires, have the seperti banjir, kekeringan, dan kebakaran lahan, berpotensi
potential to disrupt the operational activities, supply chains, mengganggu kegiatan operasional, rantai pasok, serta
and distribution, which may ultimately impact operational distribusi, yang pada akhirnya dapat berdampak pada
efficiency, increase costs, and potentially reduce revenue. On efisiensi operasional, peningkatan biaya, dan potensi
the other hand, transition risks emerged from the development penurunan pendapatan. Di sisi lain, risiko transisi yang
of regulation and policy related to climate changes, including timbul dari perkembangan regulasi dan kebijakan terkait
the implementation of carbon pricing and taxes as well as the perubahan iklim, termasuk penerapan harga dan pajak
stakeholders’ increased demand, will drive the Company to karbon serta meningkatnya tuntutan pemangku kepentingan,
improve the operational excellence, which further affect the akan mendorong Perusahaan untuk melakukan penyesuaian
increased capital expenditures and operating costs in the operasional dan investasi pada teknologi rendah karbon, yang
short term. dapat berdampak pada peningkatan belanja modal dan biaya
operasional dalam jangka pendek.
60 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 61
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
In response to these risks, AMI also leverages the opportunities Sebagai respons atas risiko tersebut, AMI juga memanfaatkan
emerging from the transition towards a low carbon economy peluang yang muncul dari transisi menuju ekonomi rendah
through energy efficiency improvements, strengthening karbon melalui peningkatan efisiensi energi, penguatan
supply chain resilience, and business diversification to support ketahanan rantai pasok, dan diversifikasi usaha untuk
the green economy. [GRI 201-2, 12.2.2, 14.2.2] mendukung ekonomi hijau. [GRI 201-2, 12.2.2, 14.2.2].
Contribution to the Country
Kontribusi terhadap Negara
AMI is committed to achieve optimal compliance with AMI berkomitmen untuk mencapai kepatuhan optimal
applicable tax regulations, in order to minimize tax risk, terhadap peraturan perpajakan yang berlaku, guna
ensure legal certainty, and support business sustainability. meminimalkan risiko pajak, memastikan kepastian hukum,
This strategy is implemented through the establishment of a serta mendukung keberlanjutan bisnis. Strategi ini dijalankan
professional tax team, implementation of effective tax systems melalui pembentukan tim pajak yang profesional, penerapan
and procedures, education for the employees, as well as, sistem dan prosedur perpajakan yang efektif, serta edukasi
periodic reviews and evaluation to ensure its conformity with bagi karyawan, disertai peninjauan dan evaluasi berkala untuk
tax regulation development. [GRI 207-1] memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan regulasi
perpajakan. [GRI 207-1]
As part of good governance, AMI implements transparent tax Sebagai bagian dari tata kelola yang baik, AMI menerapkan
risk control and management through the Tax Department, pengendalian dan manajemen risiko pajak yang transparan
which is directly responsible to the Director and led by an melalui Departemen Tax yang bertanggung jawab langsung
experienced Head of Tax Department. The company regularly kepada Direktur dan dipimpin oleh Kepala Departemen Tax
assesses the impact of tax regulation implementation on the yang berpengalaman di bidang perpajakan. Perusahaan
business processes to minimize fiscal risk and coordinates secara rutin menilai dampak penerapan regulasi perpajakan
with the Tax Division of AlamTri Group to ensure the terhadap proses bisnis untuk meminimalkan risiko fiskal
conformity between the calculation and tax reporting with serta berkoordinasi dengan Divisi Tax Grup AlamTri guna
the applicable provision. This approach is supported by the memastikan kesesuaian perhitungan dan pelaporan pajak
AlamTri Group company values — Integrity, Meritocracy, dengan ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini didukung
Openness, Respect, and Excellence. Compliance with the oleh nilai-nilai perusahaan Grup AlamTri — Integrity,
tax governance framework is also evaluated through external Meritocracy, Openness, Respect, dan Excellence. Kepatuhan
audits by independent auditors and supported by reporting terhadap kerangka tata kelola pajak juga dievaluasi melalui
mechanisms through a whistleblowing system (AlamTri Values audit eksternal oleh auditor independen, serta didukung oleh
Line) and internal audit to maintain integrity and transparency mekanisme pelaporan melalui whistleblowing system (AlamTri
in the tax management. [GRI 207-2] Values Line) dan audit internal untuk menjaga integritas serta
transparansi pengelolaan pajak. [GRI 207-2]
AMI also encourages the stakeholders’ involvement in AMI juga mendorong keterlibatan pemangku kepentingan
managing tax-related issues. The company participates in dalam pengelolaan isu perpajakan. Perusahaan berpartisipasi
forums with peer companies and business associations to dalam forum bersama perusahaan sejenis dan asosiasi
discuss the impact of tax regulations and provide input to bisnis untuk membahas dampak regulasi perpajakan serta
policymakers. In interacting with the tax authorities, AMI menyampaikan masukan kepada pembuat kebijakan. Dalam
also maintains an open and transparent communication, berinteraksi dengan otoritas perpajakan, AMI menjaga
monitors the regulation development, and participates in tax komunikasi yang terbuka dan transparan, memantau
socialization activities. Furthermore, the company follows up perkembangan regulasi, serta mengikuti kegiatan sosialisasi
the feedback from the stakeholders as part of the efforts to perpajakan. Selain itu, perusahaan menindaklanjuti umpan
strengthen compliance and good tax governance. [GRI 207-3] balik dari pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya
memperkuat kepatuhan dan tata kelola pajak yang baik. [GRI 207-3]
The contribution to the country made by AMI in 2025 was Kontribusi AMI terhadap negara pada tahun 2025 adalah
US$220.24 million. This amount covers corporate income tax, sebesar AS$220,24 juta. Ini terdiri dari pajak penghasilan
land and building tax, non-tax state revenue, and royalties. (PPh) Badan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pendapatan
AMI did not receive any financial support from the government Negara Bukan Pajak (PNBP), dan royalti. Sepanjang tahun
throughout 2025. [GRI 201-1, 201-4] 2025, AMI tidak menerima bantuan finansial dari pemerintah.
[GRI 201-1, 201-4]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 61
Page 62
06 Optimalization of Business Growth and Sustainability
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan
Supply Chain
Rantai Pasokan [GRI 2-6]
The supply chain of AMI and its subsidiaries in metallurgical Rantai pasokan AMI dan anak perusahaan dalam kegiatan
coal operations begins at the exploration stage, when usaha batu bara metalurgi dimulai sejak tahap eksplorasi,
material, equipment, and service requirements are identified ketika kebutuhan material, peralatan, dan jasa diidentifikasi
in accordance with operational and mine development sesuai dengan rencana operasional dan pengembangan
plans. This process then continues to the development and tambang. Proses ini kemudian berlanjut ke tahap
operation stages, which include the procurement of various pengembangan dan operasi, yang mencakup pengadaan
goods and services to support mining activities, as well as berbagai barang dan jasa pendukung kegiatan pertambangan
product transportation and delivery. The entire supply chain hingga kegiatan pengangkutan dan pengiriman produk.
is designed to ensure smooth operations while supporting the Seluruh rangkaian rantai pasok dirancang untuk memastikan
implementation of safety, quality, and sustainability aspects. kelancaran operasional sekaligus mendukung penerapan
aspek keselamatan, kualitas, dan keberlanjutan.
In supporting the implementation of these activities, AMI Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, AMI
collaborates with a number of strategic suppliers who play an menjalin kerja sama dengan sejumlah pemasok strategis
important role and have a significant impact on the Company’s yang memiliki peran penting dan dampak signifikan terhadap
long-term operational continuity and business sustainability. keberlangsungan operasional dan keberlanjutan usaha
These strategic suppliers include mining contractors, Perusahaan dalam jangka panjang. Pemasok strategis ini
construction service providers, consulting services, fuel meliputi antara lain kontraktor pertambangan, penyedia jasa
suppliers, barging services, and other goods and service konstruksi, jasa konsultasi, penyedia bahan bakar, jasa barging,
providers. Most of the cooperative relationships with strategic serta penyedia barang dan jasa lainnya. Sebagian besar
suppliers are carried out through long-term contracts, in order hubungan kerja sama dengan pemasok strategis dilakukan
to ensure supply certainty, operational efficiency, and more melalui kontrak jangka panjang, guna memastikan kepastian
structured risk management. pasokan, efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko yang
lebih terstruktur.
Supplier selection is always aligned with their competencies Pemilihan pemasok senantiasa disesuaikan dengan kompetensi
and competitiveness, while ensuring compliance with all dan daya saingnya, dengan tetap memastikan kepatuhan
applicable government regulations, particularly those related terhadap semua peraturan pemerintah yang berlaku
to Occupational Health and Safety and the Environment khususnya yang terkait dengan Keselamatan dan Kesehatan
(OHSE). In the supplier selection process, the Company Kerja serta Lingkungan (K3LH) yang berlaku. Dalam proses
applies assessment criteria that cover technical, commercial, pemilihan pemasok, Perusahaan menerapkan kriteria penilaian
and administrative aspects to ensure quality, efficiency, and yang mencakup aspek teknis, komersial, dan administrasi
compliance with established standards. In addition, social guna memastikan kualitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap
aspects are also taken into consideration, including the standar yang ditetapkan. Selain itu, penilaian aspek sosial juga
supplier’s experience in the Company’s working area, as menjadi perhatian, antara lain dengan mempertimbangkan
well as their track record in managing local dynamics and pengalaman pemasok di sekitar wilayah kerja Perusahaan,
conditions. From an environmental perspective, the Company termasuk rekam jejak keberhasilan dalam mengelola dinamika
conducts evaluations based on the completeness of business dan kondisi setempat. Sementara dari aspek lingkungan,
legality and the level of compliance with applicable laws and Perusahaan melakukan evaluasi berdasarkan kelengkapan
regulations. legalitas usaha serta tingkat kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
The Company routinely conducts supplier performance Perusahaan secara rutin melaksanakan evaluasi kinerja
evaluations to ensure consistency in operational standards and pemasok untuk memastikan konsistensi standar operasional
sustainability. In addition, the cooperation contract includes dan keberlanjutan. Selain itu, dalam kontrak kerja sama
a clause that requires suppliers to maintain environmental dicantumkan klausul yang mewajibkan pemasok menjaga
62 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 63
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
conditions, and pay attention to safety, resource management, kondisi lingkungan serta memperhatikan aspek keamanan,
and social conditions, including optimizing the utilization pengelolaan sumber daya, dan kondisi sosial masyarakat,
of human resources and local potential around the activity termasuk dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya
location. manusia dan potensi lokal di sekitar lokasi kegiatan.
AMI consistently opens opportunities to involve local AMI secara konsisten membuka peluang untuk keterlibatan
suppliers in its supply chain in line with its commitment to pemasok lokal dalam rantai pasoknya sejalan dengan
sustainable development. This approach aims to strengthen komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Pendekatan
supply chain resilience while promoting economic growth ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan rantai pasok
and community independence in the areas surrounding our sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian
operations. Through sustainable supply chain partnership and masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui pengelolaan
risk management, AMI strives to create long-term value for kemitraan dan risiko rantai pasok yang berkelanjutan, AMI
the Company and all stakeholders. The composition of AMI’s berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi Perusahaan
suppliers is dominated by domestic suppliers, accounting for dan seluruh pemangku kepentingan. Komposisi pemasok
97.93% of the total 386 suppliers working with the Company. AMI didominasi oleh pemasok domestik yang mencapai
This dominance of local suppliers is a key strength in 97,93% dari total 386 pemasok yang bekerja sama dengan
maintaining supply chain resilience, as it allows the Company Perusahaan. Dominasi pemasok domestik ini menjadi salah
to reduce dependence on global trade dynamics, such as satu kekuatan penting dalam menjaga ketahanan rantai
international logistics delays, fluctuations in shipping costs, pasok, karena memungkinkan Perusahaan mengurangi
and potential geopolitical disruptions. With relatively shorter ketergantungan terhadap dinamika perdagangan global,
distribution distances and more responsive coordination, seperti keterlambatan logistik internasional, fluktuasi biaya
the presence of domestic suppliers also supports smooth pengiriman, maupun potensi gangguan geopolitik. Dengan
operations and stability in material supply. jarak distribusi yang relatif lebih dekat serta koordinasi yang
lebih responsif, keberadaan pemasok lokal turut mendukung
kelancaran operasional dan stabilitas pasokan material.
On the other hand, the Company also collaborates with 8 Di sisi lain, Perusahaan juga bekerja sama dengan 8 pemasok
foreign suppliers, representing 2.07% of the total supplier luar negeri atau 2,07% dari total pemasok, yang umumnya
base, which generally provide specific and critical goods menyediakan barang atau komponen yang bersifat spesifik
or components for operational activities. To ensure the dan kritikal bagi kegiatan operasional. Untuk memastikan
continuity of supply from these suppliers, AMI implements keberlanjutan pasokan dari pemasok tersebut, AMI
more structured management through more comprehensive menerapkan pengelolaan yang lebih terencana melalui
demand planning, strict shipment monitoring, and intensive perencanaan kebutuhan yang lebih matang, pemantauan
coordination with suppliers to mitigate potential disruptions pengiriman secara ketat, serta koordinasi yang intensif
in the international supply chain. dengan pemasok guna memitigasi potensi gangguan dalam
rantai pasok internasional.
Total Supplier Percentage of Supplier
Supplier Category Jumlah Pemasok Persentase Pemasok
Kategori Pemasok
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Domestic Supplier [OJK B.1.e]
321 374 378 96.69% 97.65% 97.93%
Pemasok Domestik [OJK B.1.e]
Foreign Supplier
11 9 8 3.31% 2.35% 2.07%
Pemasok Luar Negeri
Total
332 383 386 100.00% 100.00% 100.00%
Jumlah
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 63
Page 64
06 Optimalization of Business Growth and Sustainability
Optimalisasi Pertumbuhan Bisnis dan Berkelanjutan
Responsibility to Customers
Tanggung Jawab kepada Pelanggan
AMI is committed to fulfill its responsibility to customers AMI berkomitmen untuk memenuhi tanggung jawab kepada
through the provision of reliable and consistent products pelanggan melalui penyediaan produk dan layanan yang andal,
and services that meet the agreed technical specification konsisten, dan sesuai dengan spesifikasi teknis serta ketentuan
and contractual provisions. This commitment is implemented kontraktual yang telah disepakati. Komitmen ini didukung
through an integrated quality control system, starting from oleh penerapan sistem pengendalian mutu yang terintegrasi
production process to shipment, to ensure the quality of dari proses produksi hingga pengiriman, guna memastikan
metallurgical coal produced by the subsidiary is maintained. kualitas produk batu bara metalurgi yang dihasilkan oleh anak
[OJK F.17] [GRI 3-3] perusahaan tetap terjaga. [OJK F.17] [GRI 3-3]
AMI provides accurate and relevant product information for AMI menyediakan informasi produk yang akurat dan relevan
customers, including technical characteristics of coal, safety bagi pelanggan, mencakup karakteristik teknis batu bara,
aspects in handling and distribution, and caution towards aspek keselamatan dalam penanganan dan distribusi, serta
potential environmental and social impacts related to logistic perhatian terhadap potensi dampak lingkungan dan sosial
activities. Each product shipment is verified by independent yang terkait dengan kegiatan logistik. Setiap pengiriman
surveyors to make sure its compatibility with the agreed produk diverifikasi oleh surveyor independen untuk
specifications in the purchase contract. In the context of product memastikan kesesuaian dengan spesifikasi yang disepakati
impacts and distribution process, metallurgical coal marketing dalam kontrak penjualan. Dalam konteks dampak produk dan
activities give positive impacts in the form of reliable supply for proses distribusinya, kegiatan pemasaran batu bara metalurgi
the customer, increased efficiency and competitiveness of the memberikan dampak positif berupa keandalan pasokan bagi
customer, product specification transparency, and long-term pelanggan, peningkatan efisiensi dan daya saing pelanggan,
partnership reinforcement in both domestic and international transparansi spesifikasi produk, serta penguatan kemitraan
markets. On the other hand, the Company recognizes the jangka panjang di pasar domestik dan internasional. Di
potential negative impacts that emerge in the forms of sisi lain, Perusahaan menyadari adanya dampak negatif
indirect contributions to greenhouse gases along the value berupa kontribusi tidak langsung terhadap emisi gas
chain. Therefore, to mitigate these impacts, AMI integrates rumah kaca (GRK) di sepanjang rantai nilai. Oleh karena itu,
the environmental, social, and governance aspects in the AMI mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata
marketing strategy, improves mining operational efficiency, kelola (ESG) dalam strategi pemasaran, antara lain, melalui
and optimizes logistic and transportation chains, as well as peningkatkan efisiensi operasional tambang, optimalisasi
provides products with consistent specification in order to rantai logistik dan transportasi, serta produk dengan spesifikasi
support the customers’ energy efficiency in their production yang konsisten guna mendukung efisiensi energi pelanggan
processes. [OJK F.27, F.28] [GRI 417-1] dalam proses produksi. [OJK F.27, F.28] [GRI 417-1]
Throughout 2025, AMI recorded no cases of non-compliance Sepanjang tahun 2025, AMI tidak mencatat adanya insiden
with regulations and voluntary standards concerning product ketidakpatuhan terhadap peraturan maupun standar sukarela
information, marketing communication, or fulfillment of terkait informasi produk, komunikasi pemasaran, atau
contractual obligation. Furthermore, there were no product pemenuhan kewajiban kontraktual. Selain itu, tidak terdapat
recall cases throughout the reporting period. [OJK F.29] [GRI 417- kasus penarikan produk (product recall) selama periode
2, 417-3] pelaporan. [OJK F.29] [GRI 417-2, 417-3]
In order to increase added value of products, AMI continuously Dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk, AMI terus
strengthens the Enviromet trademark as the representation of memperkuat merek dagang “Enviromet” sebagai representasi
metallurgical coal produced. In 2025, the registration status of keunggulan produk batu bara metalurgi yang dihasilkan. Pada
Enviromet trademark is recorded in 27 of the importing and tahun 2025, status pendaftaran merek dagang Enviromet
exporting countries. In order to support optimal utilization di negara importir dan eksportir utama tercatat sebanyak
of the products, AMI provides technical support through 27 negara. Untuk mendukung pemanfaatan produk secara
experts, explaining product characteristics and procedures of optimal, AMI menyediakan dukungan teknis melalui tenaga
coal handling according to customers’ operational needs. ahli yang memberikan penjelasan mengenai karakteristik
produk serta prosedur penanganan batu bara (coal handling)
sesuai kebutuhan operasional pelanggan.
64 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 65
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Furthermore, AMI actively strengthens customer relationships Selain itu, AMI secara aktif memperkuat hubungan dengan
through direct communication and on-site visits to end-users. pelanggan melalui komunikasi langsung dan kunjungan ke
Such an approach aims to understand the customers’ needs pengguna akhir. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami
more comprehensively and support the improvement of kebutuhan pelanggan secara lebih komprehensif serta
product and service quality sustainably. mendukung peningkatan kualitas produk dan layanan
secara berkelanjutan.
As a part of its commitments to customer satisfaction, AMI Sebagai bagian dari komitmen terhadap kepuasan pelanggan,
conducts a customer satisfaction survey every two years. A AMI melaksanakan survei kepuasan pelanggan secara berkala
survey on customer satisfaction for the reporting period of setiap dua tahun. Survei kepuasan pelanggan untuk periode
2025 was conducted in early 2026; the results of which will pelaporan tahun 2025 dilaksanakan pada awal tahun 2026,
serve as a basis for sustainable improvements in the provision dengan hasil yang akan digunakan sebagai dasar perbaikan
of future products and services. [OJK F.30] [GRI 3-3] berkelanjutan dalam penyediaan produk dan layanan di masa
mendatang. [OJK F.30] [GRI 3-3]
Customer Satisfaction Survey
Survei Kepuasan Pelanggan
The Company’s commitment to customer satisfaction is Komitmen perusahaan terhadap kepuasan pelanggan
demonstrated through periodic satisfaction surveys. diwujudkan melalui pelaksanaan survei kepuasan secara
berkala.
In the last survey for the 2023 report released in June Dalam survei terakhir untuk laporan tahun 2023
2024, the company recorded a satisfaction score of yang dirilis pada Juni 2024, perusahaan mencatat
88.07, reflecting high customer appreciation for the skor kepuasan sebesar 88,07, yang mencerminkan
quality of products and services provided. Findings tingginya apresiasi pelanggan terhadap kualitas produk
from this survey have served as a strategic foundation dan layanan yang disediakan. Temuan dari survei ini
for designing and implementing service quality menjadi landasan strategis dalam merancang dan
improvement initiatives for the coming period. [OJK F.30] mengimplementasikan berbagai upaya peningkatan
kualitas layanan untuk periode mendatang. [OJK F.30]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 65
Page 66
Page 67
07 Governance for Sustainable Business Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Page 68
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Corporate Governance Structure
Struktur Tata Kelola Perusahaan [GRI 2-9, 2-11]
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or the “Company”) PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
implements a corporate governance structure that is designed menerapkan struktur tata kelola perusahaan yang dirancang
according to the applicable laws and regulations in Indonesia, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
including Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies yang berlaku di Indonesia, termasuk Undang-Undang No. 40
as last amended by Law No. 6 of 2023 on Stipulation of Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana terakhir
Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 diubah melalui Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang
concerning Job Creation into Law, as well as Financial Services Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang
Authority Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-
Guidelines for Corporate Governance of Public Companies. Undang, serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/
The Company continues to ensure the implementation of SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan
good corporate governance through a clear division of roles, Terbuka. Perusahaan senantiasa memastikan penerapan
functions, and responsibilities in the Company’s governance prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate
structure. governance) melalui pembagian peran, fungsi, dan tanggung
jawab yang jelas pada struktur tata kelola Perusahaan.
68 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 69
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham
Board of Commissioners
Dewan Komisaris
Audit Committee
Komite Audit
Board of Directors
Direksi
Corporate Secretary Internal Audit
Sekretaris Perusahaan Audit Internal
Investor Relations Risk Champion
Investor Relations Risk Champion
AMI’s governance structure consists of three main bodies: Struktur tata kelola AMI terdiri atas tiga organ utama, yaitu
the General Meeting of Shareholders (GMS), the Board Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,
of Commissioners, and the Board of Directors. The GMS dan Direksi. RUPS merupakan organ tertinggi perusahaan
serves as the Company’s highest governance body, holding yang memiliki kewenangan strategis yang tidak dilimpahkan
the strategic authorities not delegated to both the Board of kepada Dewan Komisaris maupun Direksi. Dalam pelaksanaan
Commissioners and the Board of Directors. In performing its kewenangannya, RUPS menjadi wadah bagi pemegang
authorities, the GMS serves as a medium for shareholders saham untuk memperoleh informasi yang transparan
to obtain transparent information and convey their opinions serta menyampaikan pandangan dan keputusan secara
and decisions proportionally, in line with good corporate proporsional, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan
governance. AMI implements a policy on treating all yang baik. AMI menerapkan kebijakan perlakuan adil terhadap
shareholders equally to ensure fulfillment of fair shareholders’ seluruh pemegang saham dengan memastikan pemenuhan
rights, which include information rights, voting rights, and hak-hak pemegang saham secara setara, termasuk hak atas
protection towards the interests of minority shareholders informasi, hak suara, serta perlindungan terhadap kepentingan
according to the applicable laws and regulations. [GRI 2-9, 2-11] pemegang saham minoritas, sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. [GRI 2-9, 2-11]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 69
Page 70
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
AMI adopts the two-tier governance system that separates AMI mengadopsi sistem two-tier governance yang
the supervisory function and corporate government, memisahkan fungsi pengawasan dan fungsi pengurusan
where the Board of Commisioners, who are responsible for perusahaan, di mana Dewan Komisaris bertanggung jawab
supervisory function, while the Board of Directors perform the atas fungsi pengawasan, sementara Direksi menjalankan
management and operational decision-making functions. The fungsi pengelolaan dan pengambilan keputusan operasional.
tasks, authorities, and responsibilities of each body is regulated Tugas, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing
in the Charter of Board of Commissioners and Board of Directors, organ diatur dalam Charter Dewan Komisaris dan Charter
each of which is approved on December 26, 2022. Direksi yang disahkan pada 26 Desember 2022.
Board of Commissioners
Dewan Komisaris [GRI 2-12, 2-13, 2-14]
The Board of Commissioners plays a role in supervising Dewan Komisaris berperan dalam pengawasan atas kebijakan
management policies and the overall conduct of management, pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik
both concerning the Company and its business activities, and mengenai Perusahaan maupun usaha Perusahaan, dan
in providing advice to the Board of Directors. Such supervision memberi nasihat kepada Direksi. Pengawasan dan pemberian
and advisory functions are carried out in the interest of the nasihat tersebut dilakukan untuk kepentingan Perusahaan
Company and in accordance with its purposes and objectives, dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan agar
so that the management of the Company is conducted in pengurusan Perusahaan dapat terlaksana sesuai dengan
compliance with the Articles of Association, applicable laws Anggaran Dasar, peraturan perundang-undangan yang
and regulations, and the principles of GCG, including the berlaku, dan prinsip-prinsip GCG, termasuk pengelolaan
management of economic, environmental, and social impacts. dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dalam menjalankan
In carrying out its role, the Board of Commissioners ensures perannya, Dewan Komisaris memastikan bahwa kebijakan
that the Company’s policies and strategic decisions are dan keputusan strategis perusahaan sejalan dengan Strategi
aligned with AMI’s Sustainability Strategy. Keberlanjutan AMI.
Oversight of sustainability aspects is conducted through Pengawasan terhadap aspek keberlanjutan dilakukan melalui
monitoring the policies and programs implemented by the pemantauan atas kebijakan dan program yang dijalankan oleh
Board of Directors, as well as the Company’s Environmental, Direksi, serta kinerja Environment, Social, Governance (ESG)
Social, and Governance (ESG) performance. The Board of Perusahaan. Dewan Komisaris secara berkala menerima laporan
Commissioners periodically receives reports from the Board dari Direksi terkait hal-hal yang mempengaruhi keberlanjutan
of Directors regarding matters affecting the Company’s perusahaan, termasuk risiko dan peluang keberlanjutan, serta
sustainability, including sustainability risks and opportunities, memberikan arahan strategis untuk pengambilan keputusan
and provides strategic direction for corporate decision- perusahaan yang dilakukan oleh Direksi.
making, conducted by Directors.
The Board of Commissioners regularly holds Board of Dewan Komisaris secara rutin melakukan rapat Dewan Komisaris
Commissioners meetings and joint meetings with the Board dan rapat dengan Direksi setiap 2 (dua) bulan. Penjelasan lebih
of Directors every two months. More detailed information detail mengenai frekuensi rapat dan tingkat kehadiran tersaji
regarding meeting frequency and attendance rates is dalam Laporan Tahunan bagian Tata Kelola Perusahaan.
presented in the Annual Report under the Corporate
Governance section.
70 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 71
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
The Board of Commissioners consists of five members, Dewan Komisaris terdiri atas lima orang anggota di mana
of which 40% are Independent Commissioners and 60% 40% merupakan Komisaris Independen dan 60% Komisaris
are Non-Independent Commissioners. In accordance with Non-Independen. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Financial Services Authority Regulation No. 33/POJK.04/2014 Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
concerning the Board of Directors and Board of Commissioners Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Komisaris
of Issuers or Public Companies, Independent Commissioners independen wajib paling sedikit berjumlah lebih dari 30% dari
must constitute at least more than 30% of the total members of jumlah anggota Dewan Komisaris.
the Board of Commissioners.
Composition of Board of Commissioners
Susunan Dewan Komisaris
Name Position Basis for Appointment Term of Service
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Garibaldi Thohir President Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated September 1, 2021 -
Presiden Komisaris September 1, 2021 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 1 September 2021 -
No. 4 tertanggal 1 September 2021 31 Agustus 2026
Michael W. P. Soeryadjaya Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 2, dated June 2, 2025 -
Komisaris June 2, 2025 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 2 Juni 2025 - 31
No. 2 tertanggal 2 Juni 2025 Agustus 2026
M. Syah Indra Aman Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated September 1, 2021 -
Komisaris September 1, 2021 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 1 September 2021 -
No. 4 tertanggal 1 September 2021 31 Agustus 2026
Mohammad Effendi Independent Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated September 1, 2021 -
Komisaris Independen September 1, 2021 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 1 September 2021 -
No. 4 tertanggal 1 September 2021 31 Agustus 2026
Lindawati Gani Independent Commissioner Deed of Shareholders’ Resolution No. 2, dated June 2, 2025 - August
Komisaris Independen June 2, 2025 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 2 Juni 2025 - 31
No. 2 tertanggal 2 Juni 2025 Agustus 2026
Board of Directors
Direksi [GRI 2-9] [OJK E.1]
The Board of Directors has full authority and responsibility Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas
for managing the Company in the interest of the Company, pengurusan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan,
including integrating sustainability aspects into AMI’s business termasuk integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis
strategy and operational activities. The Board of Directors dan aktivitas operasional AMI. Direksi memastikan bahwa
ensures that planned sustainability policies and programs are kebijakan dan program keberlanjutan yang direncanakan
effectively implemented across all levels of the organization. terimplementasi secara efektif di seluruh lini organisasi.
The Board of Directors plays a primary role in determining Direksi memegang peran utama dalam memutuskan
the management of the Company’s sustainability risks and pengelolaan risiko dan peluang keberlanjutan Perusahaan.
opportunities. As part of sustainability risk management, the Sebagai bagian dari pengelolaan risiko keberlanjutan, Direksi
Board of Directors receives monthly risk reports as a basis for menerima laporan risiko Perusahaan secara bulanan sebagai
evaluation and decision-making. dasar evaluasi dan pengambilan keputusan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 71
Page 72
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Composition of Board of Directors
Susunan Direksi
Name Position Basis for Appointment Term of Service
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Iwan Dewono Budiyuwono President Director Deed of Meeting Resolution No. 2, dated June June 2, 2025 -
Presiden Direktur 2, 2025 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Rapat 2 Juni 2025 - 31
No. 2 tertanggal 2 Juni 2025 Agustus 2026
Hendri Tamrin Director Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated September 1, 2021 -
Direktur September 1, 2021 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 1 September 2021 -
No. 4 tertanggal 1 September 2021 31 Agustus 2026
Heri Gunawan Director Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated September 1, 2021 -
Direktur September 1, 2021 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 1 September 2021 -
No. 4 tertanggal 1 September 2021 31 Agustus 2026
Totok Azhariyanto Director Deed of Shareholders’ Resolution No. 4, dated September 1, 2021 -
Direktur September 1, 2021 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham 1 September 2021 -
No. 4 tertanggal 1 September 2021 31 Agustus 2026
Wito Krisnahadi Director Deed of Meeting Resolution No. 2, dated June April 26, 2022 -
Direktur 2, 2025 August 31, 2026
Akta Pernyataan Keputusan Rapat 26 April 2022 - 31
No. 81 tertanggal 26 April 2022 Agustus 2026
Diversity of Highest Governance Body
Keberagaman Badan Tata Kelola Tertinggi
In order to implement good corporate governance principles Dalam rangka menerapkan prinsip tata kelola perusahaan
and support the objective and inclusive decision-making, yang baik serta mendukung pengambilan keputusan yang
AMI ensures the implementation of the principle of diversity objektif dan inklusif, AMI memastikan penerapan prinsip
in the structure of the Board of Commissioners and Board of keberagaman (diversity) dalam struktur Dewan Komisaris dan
Directors without discriminating based on ethnic background, Direksi, dengan tidak membeda-bedakan latar belakang suku,
religion, race, social groups, or gender. Diversity and inclusion agama, ras, golongan, maupun gender. Keberagaman dan
are an important part of the Company, in line with the values inklusi merupakan bagian penting dari Perusahaan, sejalan
of Meritocracy and Respect within the AlamTri Group values. dengan nilai Meritocracy dan Respect pada nilai-nilai Grup
AlamTri.
The composition of the Board of Commissioners and Board Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi telah dipastikan
of Directors has been ensured to comply with the applicable kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan perundang-
laws and regulations and corporate governance guidelines. undangan yang berlaku serta pedoman tata kelola perusahaan.
Although the appointment process for members of the Meskipun proses pengangkatan anggota Dewan Komisaris
Board of Commissioners and Board of Directors continues to dan Direksi tetap mengedepankan kompetensi, integritas,
prioritize competence, integrity, and professional experience, dan pengalaman profesional, Perusahaan juga memperhatikan
the Company also considers the aspect of diversity as part of aspek keberagaman sebagai bagian dari komitmen terhadap
its commitment to sustainable governance practices. [GRI 405-1] praktik tata kelola yang berkelanjutan. [GRI 405-1]
72 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 73
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Description Unit
2025
Uraian Satuan
By Gender
Berdasarkan Jenis Kelamin
BOC
Male person(s)
4
Laki-Laki orang
Female person(s)
1
Perempuan orang
BOD
Male person(s)
5
Laki-Laki orang
Female person(s)
0
Perempuan orang
By Age
Berdasarkan Usia
BOC
person(s)
<30 0
orang
person(s)
30-50 1
orang
person(s)
>50 4
orang
BOD
person(s)
<30 0
orang
person(s)
30-50 0
orang
person(s)
>50 5
orang
Nomination and Remuneration Mechanisms of the Board
of Commissioners and Board of Directors
Mekanisme Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-10, 2-18, 2-19, 2-20]
The nomination and remuneration functions at AMI are Fungsi nominasi dan remunerasi di AMI dijalankan oleh
carried out collectively and independently by the Board of Dewan Komisaris secara kolektif dan independen sesuai
Commissioners in accordance with Financial Services Authority dengan ketentuan POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang
Regulation No. 34/POJK.04/2014 concerning the Nomination Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan
and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies, Publik yang dituangkan dalam dokumen internal yaitu Charter
as stipulated in internal documents, namely the Board of Dewan Komisaris dan Pedoman Pelaksanaan Fungsi Nominasi
Commissioners Charter and the Guidelines for Implementing dan Remunerasi.
Nomination and Remuneration Functions.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 73
Page 74
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Nomination Procedures for the Board of Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan
Commissioners and Board of Directors Direksi
In performing the nomination function, the Board of Dalam melaksanakan fungsi nominasi, Dewan Komisaris wajib
Commissioners is required to carry out the following procedures: melakukan prosedur sebagai berikut:
1. To formulate and determine the composition of positions 1. Menyusun dan menetapkan komposisi jabatan dan
and members of the Board of Directors and/or the Board anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
of Commissioners;
2. To formulate and establish the policies and criteria 2. Menyusun dan menetapkan kebijakan dan kriteria yang
required in the nomination process for candidates for dibutuhkan dalam proses nominasi calon anggota Direksi
members of the Board of Directors and/or the Board of dan/atau anggota Dewan Komisaris;
Commissioners;
3. To formulate and establish evaluation policies and to 3. Menyusun dan menetapkan kebijakan evaluasi dan
assess the performance of members of the Board of melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau
Directors and/or the Board of Commissioners; anggota Dewan Komisaris;
4. To formulate and establish development programs to 4. Menyusun dan menetapkan program pengembangan
enhance the capabilities of members of the Board of kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Directors and/or the Board of Commissioners; and Komisaris; dan
5. To review and determine candidates who meet the 5. Menelaah dan menetapkan calon yang memenuhi
requirements to serve as members of the Board of Directors syarat-syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
and/or the Board of Commissioners, to be submitted to Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk
the Board of Commissioners for onward submission to the disampaikan kepada RUPS.
General Meeting of Shareholders (GMS).
74 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 75
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Remuneration Procedures for the Board Prosedur Remunerasi Dewan Komisaris
of Commissioners and Board of Directors dan Direksi
Based on the Company’s Board of Commissioners and Board Berdasarkan Charter Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan,
of Directors Charter, remuneration for members of the Board remunerasi untuk anggota Dewan Komisaris dan Direksi
of Commissioners and the Board of Directors is determined ditetapkan dalam rapat Dewan Komisaris. Rekomendasi
in Board of Commissioners meetings. Recommendations atas struktur, kebijakan dan besaran atas remunerasi Direksi
on the structure, policies, and amounts of remuneration disusun oleh Dewan Komisaris. Sedangkan untuk remunerasi
for the Board of Directors are prepared by the Board of Dewan Komisaris, Dewan Komisaris dapat menugaskan 1
Commissioners. Meanwhile, for the remuneration of the Board (satu) atau lebih anggotanya untuk membuat rekomendasi
of Commissioners, the Board of Commissioners may assign termasuk menetapkan struktur, kebijakan, dan besarannya.
one or more of its members to prepare recommendations,
including determining the structure, policies, and amounts.
The preparation of the remuneration structure, policies, Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi
and amounts for the Board of Commissioners and Board of Dewan Komisaris dan Direksi harus memperhatikan hal-hal
Directors must take into account the following: sebagai berikut:
1. Remuneration practices at other companies with similar 1. Remunerasi yang berlaku pada perusahaan lain dengan
business activities and comparable scale to AMI; kegiatan usaha yang sejenis dan skala usaha yang setara
dengan AMI;
2. The duties, responsibilities, and authorities of members 2. Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota Dewan
of the Board of Commissioners and Board of Directors Komisaris dan Direksi dikaitkan dengan pencapaian tujuan
in relation to the achievement of AMI’s objectives and dan kinerja AMI;
performance;
3. Performance targets or performance of each member of 3. Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota Dewan
the Board of Commissioners and Board of Directors; Komisaris dan Direksi;
4. The balance between fixed and variable benefits; and 4. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan
bersifat variabel; dan
5. The structure, policies, and amounts of remuneration for 5. Struktur, kebijakan, dan besaran atas remunerasi untuk
The Board of Commissioners and Board of Directors must Dewan Komisaris dan Direksi harus dievaluasi oleh Dewan
be evaluated by the Board of Commissioners at least once Komisaris paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
a year.
Transparency of Remuneration of the Transparansi Remunerasi Dewan
Board of Commissioners and Board of Komisaris dan Direksi Tahun 2025
Directors in 2025
Some of AMI’s key management personnel are employees Sebagian personel manajemen kunci AMI merupakan
of PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”) or its karyawan PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (“AlamTri”)
subsidiaries; therefore, remuneration for such personnel is paid atau entitas anak AlamTri, sehingga remunerasi bagi personel
by the respective entities. The total remuneration and post- tersebut dibayarkan oleh entitas terkait. Total remunerasi dan
employment benefits paid to the Board of Commissioners, imbalan pasca kerja yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris,
Board of Directors, and Division Heads, both at the AMI level Direksi, dan Kepala Divisi, baik di tingkat AMI maupun anak
and its subsidiaries, in 2025 amounted to US$9.48 million. perusahaan, pada tahun 2025 tercatat sebesar AS$9,48 juta.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 75
Page 76
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Competency Development of the Board of Directors,
Board of Commissioners, and Committees under the
Board of Commissioners
Pengembangan Kompetensi Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite dibawah
Dewan Komisaris [OJK E.2] [GRI 2-17]
The knowledge and skills of members of the Board of Pengetahuan dan keterampilan anggota Dewan Komisaris
Commissioners and the Board of Directors are developed dan Direksi dikembangkan melalui berbagai kegiatan seperti
through various activities such as education, training, seminars, pendidikan, pelatihan, seminar, dan diskusi bersama para ahli,
and discussions with experts, to ensure decision-making that guna memastikan pengambilan keputusan yang responsif
is responsive to evolving business and sustainability issues. terhadap perkembangan isu bisnis dan keberlanjutan.
Competency requirements for the Board of Commissioners Persyaratan kompetensi Dewan Komisaris dan Direksi diatur
and the Board of Directors are stipulated in the Board of dalam Charter Dewan Komisaris dan Charter Direksi.
Commissioners Charter and the Board of Directors Charter.
Performance Evaluation of the Board of Commissioners
and Board of Directors
Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-18]
Performance Evaluation of the Board of Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
Commissioners
The Board of Commissioners measures and evaluates Dewan Komisaris melakukan pengukuran dan penilaian
its performance collectively through a self-assessment terhadap kinerja Dewan Komisaris secara kolegial melalui
mechanism conducted annually. This assessment is carried out mekanisme penilaian mandiri setiap tahunnya. Penilaian
by each member of the Board of Commissioners to evaluate tersebut dilakukan oleh setiap anggota Dewan Komisaris
their performance as a group rather than individually. The self- untuk menilai kinerja mereka secara kolektif, bukan secara
assessment of AMI’s Board of Commissioners for the 2025 individual. Penilaian mandiri Dewan Komisaris AMI untuk
performance year was conducted on March 17, 2026. kinerja tahun 2025 dilakukan pada tanggal 17 Maret 2026.
Each member of the Board of Commissioners is provided with Setiap anggota Dewan Komisaris diberikan kuesioner yang
a questionnaire prepared by the Board of Commissioners, disiapkan oleh Dewan Komisaris, dengan pertanyaan-
containing questions that cover several criteria required by pertanyaan meliputi sejumlah kriteria yang dipersyaratkan
applicable laws and regulations, as follows: peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai
berikut:
1. Fulfillment of the criteria as a member of the Board of 1. Pemenuhan kriteria sebagai anggota Dewan Komisaris;
Commissioners;
2. Implementation of GCG; 2. Implementasi GCG;
3. Multiple position provisions; 3. Ketentuan posisi ganda;
4. Duties and responsibilities of the Board of Commissioners; 4. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; dan
and
5. Board of Commissioners meetings. 5. Rapat Dewan Komisaris.
The performance evaluation of the Board of Commissioners is Evaluasi kinerja Dewan Komisaris ini juga disampaikan secara
also disclosed in general terms as a form of accountability for umum sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan
the execution of its duties and responsibilities at the AGMS tugas dan tanggung jawab pada saat RUPS Tahunan dan
and in AMI’s annual report. laporan tahunan AMI.
76 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 77
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 Performance Evaluation of the Board of Penilaian Kinerja Direksi Directors The Board of Directors evaluates its performance collectively Direksi melakukan evaluasi kinerja Direksi secara kolegial through an annual self-assessment mechanism. The evaluation melalui mekanisme penilaian mandiri setiap tahunnya. Penilaian also takes into account the duties and responsibilities of kinerja Direksi juga dilakukan dengan mempertimbangkan the Board of Directors in accordance with applicable laws tugas dan tanggung jawab Direksi sesuai dengan peraturan and regulations and/or AMI’s Articles of Association. The perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar AMI. self-assessment of AMI’s Board of Directors for the 2025 Penilaian mandiri Direksi AMI untuk kinerja tahun 2025 performance year was conducted on March 6, 2026. dilakukan pada tanggal 6 Maret 2026. Each member of the Board of Directors is provided with Setiap anggota Direksi diberikan kuesioner yang disiapkan a questionnaire prepared by the Board of Directors, with oleh Direksi, dengan pertanyaan yang mencakup sejumlah questions covering criteria as stipulated in applicable kriteria sebagaimana yang dinyatakan dalam peraturan yang regulations, including: berlaku, misalnya: 1. Fulfillment of the criteria as a member of the Board of 1. Pemenuhan kriteria sebagai anggota Direksi; Directors; 2. Implementation of GCG; 2. Implementasi GCG; 3. Multiple positions provisions; 3. Ketentuan posisi ganda; 4. Duties and responsibilities of the Board of Directors; and 4. Tugas dan tanggung jawab Direksi; dan 5. Board of Directors meetings. 5. Rapat Direksi. The results of the Board of Directors’ self-assessment are Hasil penilaian mandiri kinerja Direksi ini disampaikan kepada submitted to the Board of Commissioners for evaluation. The Dewan Komisaris untuk dinilai. Penilaian Dewan Komisaris Board of Commissioners’ evaluation of the Board of Directors terhadap Direksi untuk kinerja tahun 2025 dilakukan pada for the 2025 performance year was conducted on March 17, tanggal 17 Maret 2026. 2026. Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 77
Page 78
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Conflict of Interest
Benturan Kepentingan [GRI 2-11]
AMI’s Board of Commissioners and Board of Directors are Dewan Komisaris dan Direksi AMI berkomitmen untuk
committed to avoiding any conflicts of interest that may be menghindari benturan kepentingan yang dapat merugikan
detrimental to the Company, as stated in the Charter of the Perusahaan, sebagaimana dimuat dalam Charter Dewan
Board of Commissioners and the Charter of Board of Directors. Komisaris dan Charter Direksi.
Each member of the Board of Commissioners and the Board Setiap anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi harus
of Directors must report any potential conflict of interest melaporkan semua potensi benturan kepentingan (bila ada)
(if any) to all other members of the Board of Commissioners kepada seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi
and the Board of Directors as soon as such potential conflict yang lain sesegera mungkin setelah diketahui adanya potensi
of interest becomes known. Should a conflict of interest occur, benturan kepentingan dimaksud. Dalam hal adanya benturan
the Commissioner or Director concerned shall not have voting kepentingan, Komisaris atau Direktur yang bersangkutan tidak
rights in deciding matters related to the transaction in which mempunyai suara untuk memutuskan hal-hal terkait dengan
the conflict of interest exists. transaksi yang di dalamnya terdapat benturan kepentingan.
Furthermore, members of the Board of Directors shall not be Lebih lanjut, anggota Direksi tidak berwenang mewakili
authorized to represent the Company in court proceedings Perusahaan apabila terjadi perkara di pengadilan antara
where there is a legal dispute between the Company and Perusahaan dengan anggota Direksi yang bersangkutan dan
the member of the Board of Directors concerned, where the anggota Direksi yang bersangkutan mempunyai benturan
concerned member of the Board of Directors has a conflict of kepentingan dengan Perusahaan.
interest with the Company.
78 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 79
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Sustainable Governance
Tata Kelola Keberlanjutan
In carrying out their responsibilities and roles in the field of Dalam menjalankan tanggung jawab dan peran dalam
sustainability, the Board of Directors is supported by the bidang keberlanjutan, Direksi didukung oleh Sustainability
Sustainability Management Team, which functions to monitor, Management Team yang berfungsi memantau,
coordinate, and evaluate the implementation of sustainability mengoordinasikan, dan mengevaluasi implementasi kebijakan
policies and programs in alignment with the Sustainable serta program keberlanjutan yang selaras dengan Tujuan
Development Goals (SDGs) and other sustainability standards. Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan standar keberlanjutan
Environmental, social, and governance issues are discussed lainnya. Isu-isu lingkungan, sosial, dan tata kelola dibahas
regularly in committee forums and are reported to the Board secara berkala dalam forum komite dan dilaporkan kepada
of Directors as a basis for decision-making. Direksi sebagai dasar pengambilan keputusan.
AMI’s Sustainability Management Team consists of the Sustainability Management Team AMI terdiri atas Executive
Executive in Charge, who acts as the representative of the in Charge yang merupakan perwakilan Direksi Perusahaan,
Sustainability Management Team
Tim Sustainability Management
Board of Commissioners
Board of Directors
Executive in Charge
Core Team Members
Sustainability Management Team
Lead
ESG
Representative
Corporate Investor
Risk Management
Secretary Relations
Finance & Human Community
Accounting Resources Development
Supporting Representative
PT Bumi PT Kalimantan
PT Maruwai PT Lahai
Alam Seraya Aluminium
Coal (MC) Coal (LC)
(BASR) Industry (KAI)
Coordinator Line
Subsidiaries
Reporting Line
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 79
Page 80
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Company’s Board of Directors, representatives of the Boards perwakilan Direksi anak-anak perusahaan, perwakilan unit-
of Directors of subsidiary companies, and representatives unit terkait, yaitu dari Divisi/Departemen Environment,
from relevant units, including the Environment Division/ Occupational Health and Safety (OHS), Human Resources,
Department, Occupational Health and Safety (OHS), Community Development, ESG, Investor Relations, Corporate
Human Resources, Community Development, ESG, Investor Secretary, Risk Management, Finance & Accounting, serta unit
Relations, Corporate Secretary, Risk Management, Finance & terkait lainnya. Sustainability Management Team ini bertugas
Accounting, as well as other related units. The Sustainability membantu Direksi dalam menetapkan arah strategis kebijakan
Management Team shall assist the Board of Directors in dan manajemen keberlanjutan, mengoordinasikan penerapan
establishing the strategic direction of sustainability policies kebijakan lintas fungsi, mengevaluasi kinerja keberlanjutan,
and management, coordinating cross-functional policy serta memantau efektivitas strategi keberlanjutan agar selaras
implementation, evaluating sustainability performance, and dengan strategi dan tujuan bisnis Perusahaan. [OJK E.1]
monitoring the effectiveness of sustainability strategies to
ensure alignment with the Company’s business strategies and
objectives. [OJK E.1]
Furthermore, AMI strengthens sustainable governance Selain itu, AMI juga memperkuat tata kelola keberlanjutan
through the development of an organizational culture that melalui pengembangan budaya organisasi yang mendukung
supports the integration of sustainability principles across all integrasi prinsip keberlanjutan dalam seluruh aktivitas bisnis.
business activities. Employee awareness of sustainability issues Kesadaran karyawan terhadap isu keberlanjutan ditanamkan
is instilled through mandatory e-learning programs covering melalui program e-learning wajib yang mencakup topik energi,
topics such as energy, greenhouse gas emissions, environment, emisi gas rumah kaca, lingkungan, keselamatan dan kesehatan
occupational health and safety (OHS), and other sustainability- kerja (K3), serta aspek keberlanjutan lainnya. Program ini
related aspects. These programs shall be implemented in a dilaksanakan secara terstruktur melalui learning management
structured manner via the Company’s learning management system perusahaan dengan ketentuan penyelesaian penuh
system, with requirements for full completion and attainment dan kelulusan post-test.
of post-test requirements.
80 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 81
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Sustainable Risk Management System
Sistem Manajemen Risiko Keberlanjutan [OJK E.3]
Risk management system as an integral part of its business Sistem manajemen risiko berlaku secara komprehensif sebagai
strategy. The primary objective of this risk management bagian integral dari strategi bisnisnya. Tujuan utama dari
system is to ensure that the Company achieves its objectives manajemen risiko ini adalah untuk memastikan Perusahaan
by comprehensively identifying, analyzing, evaluating, and dapat mencapai tujuannya dengan mengidentifikasi,
implementing risk treatment measures thoroughly. AMI menganalisis, mengevaluasi, dan menerapkan langkah-
recognizes that a dynamic business environment presents langkah perlakuan risiko secara menyeluruh. AMI menyadari
various challenges and opportunities; therefore, effective risk bahwa lingkungan bisnis yang dinamis membawa berbagai
management shall be a critical measure to minimize threats tantangan dan peluang, sehingga manajemen risiko yang
and maximize opportunities in support of the Company’s efektif menjadi langkah krusial untuk meminimalkan ancaman
sustainability. dan memaksimalkan peluang, demi mendukung keberlanjutan
Perusahaan.
AMI implements a Company Risk Management system based AMI menerapkan Manajemen Risiko Perusahaan berbasis SNI
on SNI ISO 31000:2018, integrated across all organizational ISO 31000:2018 yang terintegrasi di seluruh lini organisasi,
levels, covering strategic, operational, organizational, mencakup risiko strategis, operasional, organisasional,
external environmental, and sustainability-related risks, lingkungan eksternal, serta risiko keberlanjutan termasuk
including climate change. This framework is presented in perubahan iklim. Kerangka ini dituangkan dalam kebijakan,
policies, standards, and technical guidelines aligned with standar, dan pedoman teknis yang selaras dengan kebijakan
the policies of the AlamTri Group as the holding company, Grup AlamTri sebagai induk perusahaan, guna memastikan
ensuring consistency of implementation and effectiveness konsistensi penerapan dan efektivitas pengelolaan risiko.
in risk management. The approach includes various types Pendekatan ini mencakup berbagai jenis risiko, seperti
of risks, including external environmental risks, operational risiko lingkungan eksternal, risiko operasional, dan risiko
risks, and organizational risks, including sustainability and organisasional termasuk risiko keberlanjutan dan perubahan
climate change-related risks, with the aim of safeguarding the iklim, dengan tujuan memastikan keberlanjutan dan ketahanan
Company’s sustainability and resilience in dealing with existing Perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
and emerging challenges.
Risk management policies are integrated across all levels of Kebijakan manajemen risiko diintegrasikan di seluruh lini
the organization through the appointment of risk champions organisasi melalui penunjukan risk champion pada tingkat
at the company, division, and project levels. Risk champions perusahaan, divisi, dan proyek. Risk champion bertanggung
are responsible for identifying and managing risks within jawab mengidentifikasi dan mengelola risiko di area masing-
their respective areas, developing strategies and follow-up masing, menyusun strategi serta rencana tindak lanjut,
plans, and coordinating with the relevant risk owners. Risk dan mengoordinasikannya dengan pemilik risiko terkait.
management is conducted systematically using the Three Manajemen risiko dijalankan secara terstruktur melalui
Lines Model to ensure effective mechanism of checks and pendekatan model tiga lini untuk memastikan mekanisme
balances, namely: checks and balances yang efektif, yaitu:
• First Line • Lini Pertama
Business and operational units are responsible for Unit bisnis dan operasional bertanggung jawab untuk
identifying, assessing, and managing risks in their day-to- mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dalam
day activities, including developing mitigation plans and kegiatan sehari-hari, termasuk menyusun rencana mitigasi
ensuring that risk controls are applied consistently. dan memastikan pengendalian risiko diterapkan secara
konsisten.
• Second Line • Lini Kedua
Corporate functions, other than the Internal Audit Fungsi korporat selain Divisi Audit Internal yang
Division, provide policies, standards, technical guidelines, menyediakan kebijakan, standar, pedoman teknis, serta
and expert support in risk management, while also dukungan keahlian dalam pengelolaan risiko, sekaligus
monitoring, evaluating, and consolidating risk profiles to melakukan pemantauan, evaluasi, dan konsolidasi profil
ensure alignment with the policies of the Company and risiko untuk memastikan keselarasan dengan kebijakan
the holding company. perusahaan dan induk usaha.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 81
Page 82
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
• Third Line • Lini Ketiga
The Internal Audit Department provides independent and Departemen Audit Internal yang memberikan jasa asuransi
objective assurance and consulting services in the areas of dan konsultasi yang independen serta objektif dalam
governance, risk management, and control, with the aim bidang tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian,
of adding value and enhancing the Company’s operational guna menambah nilai dan meningkatkan kinerja
performance. operasional Perusahaan.
The three lines are interconnected in reporting to the Ketiga lini tersebut saling terhubung dalam pelaporan kepada
Governing Body. The first and second lines report directly Organ Pengurus. Lini pertama dan kedua bertanggung jawab
to the Board of Directors, while the third line reports to the langsung kepada Direksi, sementara lini ketiga memberikan
Board of Commissioners on the results of the evaluation of the laporan kepada Dewan Komisaris atas hasil evaluasi
effectiveness of risk management implementation. Through terhadap efektivitas penerapan manajemen risiko. Melalui
this mechanism, the Governing Body ensures that all corporate mekanisme ini, organ pengurus memastikan bahwa seluruh
strategies, policies, and business decisions adequately take strategi, kebijakan, dan keputusan bisnis perusahaan telah
into account the Company’s risk profile and risk appetite. mempertimbangkan profil dan selera risiko secara memadai.
Risk Management Three Lines Model
Model Tiga Lini Manajemen Risiko
GOVERNING BODY
ORGAN PENGURUS
Accountability to stakeholders for organizational oversight
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan perusahaan
Commissioner, Director, Audit Committee
Komisaris, Direksi, Komite Audit
MANAGEMENT INTERNAL AUDIT
MANAJEMEN AUDIT INTERNAL
Independent and Objective
Actions (including managing risk) to achieve
Insurance and Consulting
organizational objectives
Service Provider
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk mencapai
Penyedia Jasa Asurans dan
tujuan dan target perusahaan
Konsultasi yang Independen
dan Objektif
First Line Second Line Third Line
Lini Pertama Lini Kedua Lini Ketiga
• Subsidiaries • Risk Management • Internal Audit
Anak Perusahaan Department and Department
other supporting Departemen Audit
that focus on matter Internal
related to risk,
excluding Internal
Audit
Departemen
Manajemen Risiko dan
fungsional korporasi
pendukung lainnya
yang fokus pada
hal-hal yang terkait
dengan risiko, tidak
termasuk Audit
Internal
Delegation, direction, resources, Alignment,
Accountability and communication,
oversight coordination,
reporting
Delegasi, mengarahkan, collaboration
Akuntabilitas dan Keselarasan, komunikasi,
menyediakan sumber daya, dan
pelaporan koordinasi, dan kolaborasi
pengawasan
82 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 83
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
In addition to ensuring effective oversight, the Company Selain memastikan efektivitas pengawasan, Perusahaan
establishes a Risk Management Standard encompassing menetapkan Standar Manajemen Risiko yang mencakup
principles, framework, and integrated processes. The risk prinsip, kerangka kerja, dan proses yang terintegrasi. Prinsip
management principles ensure that risk is managed in an manajemen risiko memastikan bahwa pengelolaan risiko
integrated, structured manner and adapted to the context of diterapkan secara terintegrasi, terstruktur, dan disesuaikan
each entity across the AlamTri Group. The risk management dengan konteks masing-masing entitas di seluruh Grup
framework integrates risk management into strategic and AlamTri. Kerangka kerja manajemen risiko mengintegrasikan
operational decision-making through a top-down and bottom- pengelolaan risiko ke dalam pengambilan keputusan strategis
up approach using the ORMP (Objective–Risk–Mitigation– dan operasional melalui pendekatan top-down dan bottom-
Planning) method. In practice, the risk management process up dengan metode ORMP (Objective–Risk–Mitigation–
includes defining the scope, context, and risk criteria, followed Planning). Dalam implementasinya, proses manajemen risiko
by identification, analysis, evaluation, and the development meliputi penetapan ruang lingkup, konteks, dan kriteria risiko
of mitigation measures, which are monitored and recorded yang dilanjutkan dengan identifikasi, analisis, evaluasi, serta
periodically in the risk register. penyusunan langkah mitigasi yang dipantau dan dicatat dalam
risk register secara berkala.
Risk Management Standard
Standar Manajemen Risiko
St
Co ructu
ted mp re
gra si Ter rehe d &
Inte tegra Kom strukt nsive
in
Ter u
pre r &
hen
sif
Ber baik nt
al
Per veme
tan
Imp ontinu
d
kela an
ize
tom an
nju
Cus esuaik
ro
C
Dis
Value Creation
& Protection
Penciptaan dan
Fak
Perlindungan Nilai
Hum s
Dyn
Fac udaya
a
tor usia
Din mic
Ma
tor
an
amis
B
n
B
Ava est
il
Info Inform able sive
rma
si Te ation Inclu sif
r
Ters baik Inklu
edia yang
Principles
Prinsip
Integration
Integrasi
Scope, Context, Criteria
Lingkup, Konteks, Kriteria
gka nt
tan
Penin veme
An
Communication & Consultation
a
An lys
De sain
ali is
De
si
Komunikasi & Konsultasi
sign
Pemantauan & Evaluasi
Impro
Monitoring & Review
s
Leadership&
Iden tifik ion
asi
tificat
Commitment Risk Assessment
Penilaian Risiko
Iden
Kepemimpinan &
Komitmen
n
tio
ua i
Eval luas
Eva
as tion
Ev Ev
u t Risk Treatment
al atio en nt
al
a
i
ua n Penanganan Risiko
si lem me
Imp ple
Im
Recording & Reporting
Pencatatan & Pelaporan
Framework Process
Kerangka Kerja Proses
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 83
Page 84
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
AMI implements integrated risk management to ensure Dalam memastikan keberlanjutan bisnis, AMI menerapkan
the business sustainability. This is initiated from the level of manajemen risiko secara terintegrasi mulai dari level
department/division/operational project up to subsidiaries departemen/divisi/proyek operasional hingga anak
and the holding company through top-down and bottom- perusahaan dan induk perusahaan melalui pendekatan top-
up approaches. At operational level, the risk evaluation is down dan bottom-up. Pada level operasional, penilaian
performed by referring to the Company’s Risk Universe and risiko dilakukan mengacu pada Risk Universe Perusahaan
includes the risks of mining activities, aluminium smelter dan mencakup risiko aktivitas pertambangan, operasional
operations, safety, environment, and the equipment reliability, smelter aluminium, keselamatan, lingkungan, serta keandalan
which is then developed in the risk profile and is discussed peralatan, yang kemudian disusun dalam profil risiko dan
regularly, with the risk owner responsible for implementing dibahas secara rutin, dengan pemilik risiko bertanggung
the mitigation plan. The risk profile is, further, consolidated jawab atas pelaksanaan rencana mitigasi. Profil risiko tersebut
at the subsidiary level through a forum of risk management selanjutnya dikonsolidasikan di tingkat anak perusahaan
to ensure the consistency of significant risk management and melalui forum manajemen risiko untuk memastikan konsistensi
identification before the risks with material exposure being identifikasi dan pengelolaan risiko signifikan, sebelum risiko
escalated to the holding company. This aims to support the dengan eksposur material dieskalasikan ke induk perusahaan
preparation of a comprehensive and integrated group risk guna mendukung penyusunan profil risiko grup secara
profile. komprehensif dan terpadu.
84 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 85
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Risk Universe
Risk Universe
Project
Cost Project
Quality
Dangerous Safety
Occurrence Incident
Climate Production Project
Change Quality Schedule
Health Production Project
Exposure Disruption Facility &
Infrastructure
Critical
Materials
Environmental HSE
Pollution Production
Cost
Environmental Capacity
Concern
Commodity
Biodiversity Reserve
Operational
Operation
Planning
Sales
Effectiveness
Business
Interruption
Land
Availability
People Risk
Universe
Governance
Community
Relation
Business
Process Security
Investment Threat
Organizational External
Environment
Financial
Reporting
Technology Natural
Industry Disaster
Legal &
Regulatory
Financial Compliance Macro
economic Weather
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 85
Page 86
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
The integrated framework of risk management becomes a Kerangka pengelolaan risiko yang terintegrasi tersebut
foundation for AMI in identifying, assessing, and disclosing menjadi landasan bagi AMI dalam mengidentifikasi, menilai,
sustainability risks and opportunities. The impacts of those dan mengungkapkan risiko serta peluang keberlanjutan.
risks and opportunities were then evaluated towards the Risiko dan peluang tersebut dievaluasi berdasarkan
following aspects: operational, finance, reputation, and dampaknya terhadap aspek operasional, keuangan, reputasi,
business sustainability, at various time frames as summarized dan keberlanjutan usaha pada berbagai horizon waktu
in the table as follows. sebagaimana dirangkum pada tabel berikut.
Sustainability Risks
Risiko Keberlanjutan
Sustainability-Related
Material Topics Risks Description of Sustainability Risks Financial Impact
Topik Material Risiko terkait Deskripsi Risiko Keberlanjutan Dampak Finansial
Keberlanjutan
Biodiversity Biodiversity disruption Mining activities and infrastructure Potential increasing rehabilitation
Keanekaragaman due to mining activities. development potentially cause costs, risks of operational delays, and
Hayati Gangguan changes to natural habitats and the uncertainty of business permit
keanekaragaman hayati ecosystems around the operational continuation.
akibat aktivitas tambang. areas, which may put environmental Potensi peningkatan biaya rehabilitasi,
compliance and permit continuity at risiko penundaan operasi, serta
risk. ketidakpastian keberlanjutan izin usaha.
Aktivitas penambangan dan
pengembangan infrastruktur
berpotensi mengubah habitat alami
dan ekosistem sekitar area operasi,
yang dapat memicu risiko kepatuhan
lingkungan dan keberlanjutan izin.
Energy Reliance on energy Mining and aluminium smelter Opex pressure, margin volatility, and
Energi supply and operational operations rely on reliable energy potential production disruption.
energy costs volatility. supply. Price fluctuation and energy Tekanan opex, volatilitas margin, serta
Ketergantungan pada supply disruption increases exposure potensi gangguan produksi.
pasokan energi dan to cost pressures and risk of
volatilitas biaya energi operational disruption.
operasional. Operasi tambang dan aluminium
smelter sangat bergantung pada
pasokan energi yang andal. Fluktuasi
harga dan gangguan pasokan energi
meningkatkan eksposur terhadap
tekanan biaya dan risiko gangguan
operasi.
Water and Liquid Water scarcity and Water demand for CHPP and Production disruptions, water processing
Waste wastewater management. aluminium smelter’s cooling system cost increase, and environmental sanction
Air dan Limbah Keterbatasan are potentially disrupted by scarce risks.
Cair ketersediaan air dan water resources and suboptimal Gangguan produksi, peningkatan
pengelolaan air limbah. effluent management. biaya pengolahan air, dan risiko sanksi
Kebutuhan air untuk CHPP dan lingkungan.
pendingin smelter aluminium
berpotensi terganggu oleh
keterbatasan sumber air dan
pengelolaan efluen yang tidak
optimal.
GHG Emissions Exposure to emission Emissions from heavy equipment Compliance cost increase and adaptive
Emisi Gas Rumah regulation and carbon and aluminium smelter operations capital expenditures.
Kaca costs. potentially increase compliance costs Peningkatan biaya kepatuhan dan belanja
Eksposur terhadap along with strengthening national modal adaptif.
regulasi emisi dan biaya climate policies.
karbon. Emisi dari alat berat dan operasional
aluminium smelter berpotensi
meningkatkan biaya kepatuhan
seiring penguatan kebijakan iklim
nasional.
86 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 87
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Medium Term Mitigation Measure/
Short Term Long Term
Jangka Menengah Strategy
Jangka Pendek (1–12 bulan) Jangka Panjang (5–25 tahun)
(1–5 tahun) Langkah Mitigasi/Strategi
Activity control in high-risk Strengthening of the Business permit sustainability and AMDAL implementation,
area and regular environmental rehabilitation program and long-term value of mining assets. progressive reclamation,
monitoring. progressive reclamation. Keberlanjutan izin usaha dan nilai and periodic biodiversity
Pengendalian aktivitas di Penguatan program aset tambang jangka panjang. monitoring.
area sensitif dan pemantauan rehabilitasi dan reklamasi Implementasi AMDAL,
lingkungan rutin. progresif. reklamasi progresif, dan
pemantauan keanekaragaman
hayati secara berkala.
Optimization of energy Deployment of an Energy Cost resilience and long-term Energy efficiency, biodiesel
consumption and high energy- Management System energy supply. utilization for heavy
intensive assets identification. (EnMS) and utilization of Ketahanan biaya dan pasokan equipment, and increased
Optimalisasi konsumsi energi highly efficient equipment energi jangka panjang. reliability of energy system
dan identifikasi aset intensif and reliable supply operations.
energi. improvement. Efisiensi energi, pemanfaatan
Implementasi sistem biodiesel untuk alat berat,
manajemen energi dan dan peningkatan keandalan
penggunaan peralatan sistem energi operasional.
dengan efisiensi energi
yang tinggi dan keandalan
pasokan.
Optimization of operational Investment in efficiency Long-term water resource Water recycling, studies
water use. and water recycling resilience. on water efficiency, and
Optimalisasi penggunaan air system. Ketahanan sumber air jangka compliance with Technical
operasional. Investasi efisiensi dan panjang. Approval-AMDAL
sistem daur ulang air. requirements.
Daur ulang air, studi
efisiensi air, dan pemenuhan
Persetujuan teknis-AMDAL.
Operational emission monitoring Improvement of process Long-term carbon cost resilience. Optimization of operational
and reporting. emission efficiency. Ketahanan biaya karbon jangka process and emission intensity
Pemantauan dan pelaporan Peningkatan efisiensi emisi panjang. control.
emisi operasional. proses. Optimalisasi proses
operasional dan pengendalian
intensitas emisi.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 87
Page 88
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Sustainability-Related
Material Topics Risks Description of Sustainability Risks Financial Impact
Topik Material Risiko terkait Deskripsi Risiko Keberlanjutan Dampak Finansial
Keberlanjutan
Air Emission Dust and gas emissions Dust and air emissions can affect Emission control costs and potential
Emisi Udara from mining and hauling the health of workers and local operational disruption.
activities. communities as well as increase Biaya pengendalian emisi dan potensi
Emisi debu dan gas dari compliance risks. gangguan operasi.
aktivitas tambang dan Debu dan emisi udara dapat
hauling. berdampak pada kesehatan pekerja
dan masyarakat sekitar serta
meningkatkan risiko kepatuhan.
Waste Hazardous and non- Increasing volume of operational Increasing waste management cost and
Limbah Hazardous waste waste potentially results in sanction risks.
management. compliance risks and additional Peningkatan biaya pengelolaan limbah dan
Pengelolaan limbah B3 management cost. risiko sanksi.
dan non-B3. Volume limbah operasional yang
meningkat berpotensi memicu risiko
kepatuhan dan biaya pengelolaan
tambahan.
Climate Change Physical risks due to Changes in weather patterns increase Production disruptions and increased
Perubahan Iklim extreme weather. flood risks, logistics disruption, and adaptation capex.
Risiko fisik akibat cuaca disruptions to mining and aluminium Gangguan produksi dan peningkatan
ekstrem. smelter operations. capex adaptasi.
Perubahan pola cuaca meningkatkan
risiko banjir, gangguan logistik, dan
gangguan operasi tambang serta
smelter aluminium.
Human Availability and retention High-risk and intensive operations Productivity reduction and higher costs on
Resources of skilled workforce. demand competent and stable recruitment.
Sumber Daya Ketersediaan dan retensi workers. Penurunan produktivitas dan peningkatan
Manusia tenaga kerja terampil. Operasi intensif dan berisiko tinggi biaya rekrutmen.
memerlukan tenaga kerja kompeten
dan stabil.
Occupational Occupational accidents Mining and aluminium smelter Operational disruptionand reputational
Health & Safety within high-risk operational activities potentially lead risks.
(OHS) operations. to significant accidents. Gangguan operasi, biaya kecelakaan, dan
Keselamatan dan Kecelakaan kerja di Aktivitas operasi pertambangan dan risiko reputasi.
Kesehatan Kerja operasi berisiko tinggi. smelter aluminium memiliki potensi
kecelakaan yang signifikan.
Local Social conflict around the Operational impact can lead to social Operational disruptions and risks to social
Communities operational areas. tension with local communities. license.
Masyarakat Lokal Konflik sosial di sekitar Dampak operasional dapat Gangguan operasi dan risiko social license.
area operasi. memicu ketegangan sosial dengan
masyarakat sekitar.
Good Corporate Weaknesses in Ineffective governance may increase Legal costs and decline in stakeholder
Governance governance and internal legal and reputational risks. trust.
(GCG) controls. Tata kelola yang tidak efektif dapat Biaya hukum dan penurunan kepercayaan
Tata Kelola Kelemahan tata kelola meningkatkan risiko hukum dan pemangku kepentingan.
Perusahaan yang dan pengendalian reputasi.
Baik internal.
Economic Performance volatility Operational disruptions and cost Pressure on profitability and cashflow.
Performance arising from operational pressures could affect the stability of Tekanan laba dan arus kas.
Kinerja Ekonomi disruptions and cost financial performance.
pressures. Gangguan operasi dan tekanan biaya
Volatilitas kinerja akibat dapat memengaruhi stabilitas kinerja
gangguan operasi dan keuangan.
biaya.
88 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 89
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Medium Term Mitigation Measure/
Short Term Long Term
Jangka Menengah Strategy
Jangka Pendek (1–12 bulan) Jangka Panjang (5–25 tahun)
(1–5 tahun) Langkah Mitigasi/Strategi
Operational dust control. Emission control system Long-term operational Water spraying, hauling road
Pengendalian debu operasional. improvement. sustainability. maintenance, and emission
Peningkatan sistem Keberlanjutan operasi jangka control system.
pengendalian emisi. panjang. Water spraying, perawatan
jalan hauling, dan sistem
pengendalian emisi.
Waste Management compliance. Optimization of waste Long-term waste management Hazardous waste (B3)
Kepatuhan pengelolaan limbah. management system. efficiency. management standards and
Optimalisasi sistem Efisiensi pengelolaan limbah Wastewater Treatment Plant
pengolahan limbah. jangka panjang. (WWTP) operations.
Standar pengelolaan limbah
B3 dan pengoperasian
Instalasi Pengolahan Air
Limbah (IPAL).
Mitigation of severe weather Strengthening Asset resilience to long-term Operational adaptation and
disruptions. infrastructures and climate risks. integration of climate risks in
Mitigasi gangguan cuaca akut. logistics. Ketahanan aset terhadap risiko ERM.
Penguatan infrastruktur iklim jangka panjang. Adaptasi operasional dan
dan logistik. integrasi risiko iklim dalam
ERM.
Workforce stability. Competency development Key talent sustainability. Improvement of workplace
Stabilitas tenaga kerja. and retention. Keberlanjutan talenta kunci. facilities and leadership &
Pengembangan retention programs.
kompetensi dan retensi. Peningkatan fasilitas kerja
dan program leadership &
retention.
Strict supervision to OHS Strengthenning OHS Zero Accident achievement. Zero Accident Mindset and
implementation. culture. Pencapaian Zero Accident. operational OHS system
Pengawasan ketat implementasi Penguatan budaya K3. control.
K3. Zero Accident Mindset dan
pengendalian sistem K3
operasional.
Basic CSR program. Strengthening community Sustainability of social permit. Sustainable and inclusive CSR
Program CSR dasar. relations. Keberlanjutan izin sosial. programs.
Penguatan hubungan Program CSR berkelanjutan
masyarakat. dan merata.
Internal policy compliance. Strengthening of the Sustainability governance. GCG policy implementation
Kepatuhan kebijakan internal. control system. Tata kelola berkelanjutan. and internal supervision.
Penguatan sistem Implementasi kebijakan GCG
pengendalian. dan pengawasan internal.
Operational costs control. Process optimization and Sustainability of financial Improved efficiency and
Pengendalian biaya operasional. efficiency. performance. operational reliability.
Optimalisasi proses dan Keberlanjutan kinerja keuangan. Peningkatan efisiensi dan
efisiensi. keandalan operasi.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 89
Page 90
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Sustainability Opportunities
Peluang Keberlanjutan
Sustainability-Related Description of Sustainability
Material Topics Financial Impact
Opportunities Opportunities
Topik Material Dampak Finansial
Peluang terkait Keberlanjutan Deskripsi Peluang Keberlanjutan
Biodiversity Land rehabilitation and Reclamation improves permit Operational Stability and
Keanekaragaman reclamation. sustainability and stakeholder Asset value.
Hayati Rehabilitasi dan reklamasi acceptance. Stabilitas operasi dan nilai
lahan. Reklamasi meningkatkan keberlanjutan aset.
izin dan penerimaan pemangku
kepentingan.
Energy Energy efficiency, GHG Opex saving, improves operational Opex savings and more
Energi emissions reduction and asset reabilities and GHG emission reduction stable margins.
reliability. opportunities. Penghematan opex dan
Efisiensi energi, reduksi emisi Penghematan biaya operasional, margin lebih stabil.
GRK dan keandalan aset. meningkatkan keandalan operasional dan
peluang penurunan emisi GRK.
Water and Liquid Water recycling and efficiency. Reduction of dependence on external Cost savings and operational
Waste Daur ulang dan efisiensi air. water sources. stability.
Air dan Limbah Cair Pengurangan ketergantungan sumber air Penghematan biaya dan
eksternal. stabilitas operasi.
GHG Emissions. Operational emission Reduction in emission intensity improves Compliance cost stability.
Emisi Gas Rumah Kaca efficiency. compliance readiness. Stabilitas biaya kepatuhan.
Efisiensi emisi operasional. Penurunan intensitas emisi meningkatkan
kesiapan kepatuhan.
Air Emissions. Air emission control. Improvement of air quality supports the Reduction of operational
Emisi Udara Pengendalian emisi udara. operational sustainability. disruption risks.
Kualitas udara yang lebih baik Penurunan risiko gangguan
mendukung keberlanjutan operasi. operasi.
Waste Reduce, reuse, and recycle Waste utilization leads to cost efficiency. Reduction of management
Limbah (3R) principle implementation. Pemanfaatan limbah meningkatkan costs.
Penerapan prinsip reduce, efisiensi biaya. Penurunan biaya
reuse, and recycle (3R). pengelolaan.
90 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 91
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Medium Term
Short Term Long Term Mitigation Measure/Strategy
Jangka Menengah
Jangka Pendek (1–12 bulan) Jangka Panjang (5–25 tahun) Langkah Mitigasi/Strategi
(1–5 tahun)
Progressive reclamations. Improvement of post-mining Mining asset sustainability. Reclamation and biodiversity
Reklamasi progresif. land quality. Keberlanjutan aset tambang. monitoring program.
Peningkatan kualitas lahan Program reklamasi dan
pascatambang. pemantauan biodiversitas.
Quick wins energy efficiency. Management system for Long-term energy resilience. Optimization of energy
Quick wins efisiensi energi. energy used in operations. Ketahanan energi jangka consumption, equipment’s
Sistem manajemen energi panjang. efficiency, as well as the use
operasional. of green energy sources
as alternatives to reduce
dependency on fossil fuel.
Optimalisasi konsumsi energi,
efisiensi peralatan dan
penggunaan sumber energi
hijau sebagai alternatif untuk
mengurangi dependensi
terhadap bahan bakar fosil.
Reuse operational water. Invesment on Recycling Water resource resilience. Technology partnerships and
Penggunaan kembali air Technology. Ketahanan sumber air. studies on reusable water.
operasional. Investasi teknologi daur ulang. Kemitraan teknologi dan kajian
reusable water.
Operational efficiency. Evaluation of emission control Carbon cost resilience. Process optimization and
Efisiensi operasional. options. Ketahanan biaya karbon. technology efficiency.
Evaluasi opsi pengendalian Optimalisasi proses dan
emisi. teknologi efisiensi.
Dust control. Emissions technology control. Sustainable operations. Integrated emissions control
Pengendalian debu. Teknologi kontrol emisi. Operasi berkelanjutan. system.
Sistem pengendalian emisi
terpadu.
Waste sorting. Studies on 3R. Internal circular economy. 3R programs and external
Pemilahan limbah. Studi 3R. Circular economy internal. collaboration.
Program 3R dan kolaborasi
eksternal.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 91
Page 92
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Sustainability-Related Description of Sustainability
Material Topics Financial Impact
Opportunities Opportunities
Topik Material Dampak Finansial
Peluang terkait Keberlanjutan Deskripsi Peluang Keberlanjutan
Climate Change. Strengthening of climate risk Adaptation readiness improves asset Long-term asset values
Perubahan Iklim. management capabilities. resilience. protection.
Penguatan kapabilitas Kesiapan adaptasi meningkatkan Perlindungan nilai aset
pengelolaan risiko iklim. ketahanan aset. jangka panjang.
Human Resources. Human resource competency Competent human resources increase Cost efficiency and
Sumber Daya Manusia development. productivity. performance.
Pengembangan kompetensi SDM kompeten meningkatkan Efisiensi biaya dan kinerja.
SDM. produktivitas.
Occupational Health & Safety technology and Incident reduction increases productivity. Cost efficiency and
Safety (OHS). systems. Penurunan insiden meningkatkan performance.
Keselamatan dan Teknologi dan sistem produktivitas. Penurunan downtime dan
Kesehatan Kerja. keselamatan. biaya kecelakaan.
Local Communities. Social partnership. Harmonious relationships support social Operational stability.
Masyarakat Lokal. Kemitraan sosial. license. Stabilitas operasi.
Hubungan harmonis mendukung social
license.
Good Corporate Strong governance. Transparency enhances investor trust. Reduction in risks and cost of
Governance (GCG). Tata kelola yang kuat. Transparansi meningkatkan kepercayaan capital.
Tata Kelola Perusahaan investor. Penurunan risiko dan cost of
yang Baik. capital.
Economic Strong financial performance Efficient operations and cost optimization Increase in revenue and
Performance. & cost efficiency. improve profitability and resilience margins; improved cash flow
Kinerja Ekonomi. Kinerja keuangan yang kuat & against market volatility. stability.
efisiensi biaya. Efisiensi operasional dan optimalisasi Peningkatan pendapatan dan
biaya meningkatkan profitabilitas serta margin; stabilitas arus kas
ketahanan terhadap volatilitas pasar. lebih baik.
92 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 93
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Medium Term
Short Term Long Term Mitigation Measure/Strategy
Jangka Menengah
Jangka Pendek (1–12 bulan) Jangka Panjang (5–25 tahun) Langkah Mitigasi/Strategi
(1–5 tahun)
Climate Change Risk Integration of CCRA group Long-term climate change Strengthening of climate risk
Assessment (CCRA) group study findings. resilience. governance.
identification. Integrasi hasil kajian CCRA Ketahanan iklim jangka Penguatan tata kelola risiko
Identifikasi Climate Change grup. panjang. iklim.
Risk Assessment (CCRA) grup.
Internal training. External training. Human capital competitive Sustainable human resource
Pelatihan internal. Pelatihan eksternal. advantage. development program.
Keunggulan kompetitif SDM. Program pengembangan SDM
berkelanjutan.
Safety equipment. Safety monitoring system. Zero accidents. Investment in modern safety
Perangkat keselamatan. Sistem monitoring Nol kecelakaan. equipment.
keselamatan. Investasi alat keselamatan
modern.
Basic CSR. Thematic Program. Long-term support. Five CSR Pillar Programs:
CSR dasar. Program tematik. Dukungan jangka panjang. AlamTri Alirkan Cerdas
(Education), AlamTri Alirkan
Sehat (Health), AlamTri
Alirkan Sejahtera (Economic
Empowerment), AlamTri
Alirkan Lestari (Environmental
Sustainability), and AlamTri
Alirkan Budaya (Culture
Preservation).
Program 5 Pilar CSR: AlamTri
Alirkan Cerdas, AlamTri Alirkan
Sehat, AlamTri Alirkan Sejahtera,
AlamTri Alirkan Lestari, AlamTri
Alirkan Budaya.
Compliance. Strengthening of GCG system. Long-term value. Implementation of GCG
Kepatuhan. Penguatan sistem GCG. Nilai jangka panjang. practices.
Implementasi praktik GCG
terbaik.
Cost control & operational Sustainable profitability Business resilience & value Operational excellence, cost
efficiency improvement. growth. creation. leadership, and portfolio
Pengendalian biaya & Pertumbuhan profitabilitas Ketahanan bisnis & penciptaan optimization aligned with
peningkatan efisiensi berkelanjutan. nilai jangka panjang. sustainable business strategy.
operasional. Penerapan operational
excellence, cost leadership,
dan optimasi portofolio
sejalan dengan strategi bisnis
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 93
Page 94
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Crisis Management Plan (CMP)
Rencana Manajemen Krisis
Crisis Management Building Blocks
Elemen Dasar Manajemen Krisis
Management Commitment and
Crisis Management Policy: Objective & Scope Leadership
Kebijakan Manajemen Krisis: Tujuan dan Ruang Lingkup Komitmen dan Kepemimpinan
Manajemen
Crisis Management Standard Standar Manajemen Krisis
• Overview, objective, and scope • Ikhtisar, tujuan, dan ruang lingkup
• Definition • Definisi
• Crisis management building block • Komponen dasar manajemen krisis
Crisis management standard
• Crisis management team • Tim manajemen krisis
• Emergency response plan (ERP) • Rencana tanggap darurat developed by the AlamTri CMT
• Operation continuity plan (OCP) • Rencana kesinambungan operasi Standar manajemen krisis yang
• Operational recovery plan (ORP) • Rencana pemulihan operasi dikembangkan oleh CMT AlamTri
• Crisis communication plan • Rencana komunikasi krisis
• Training and drill • Pelatihan dan simulasi
People and Key Asset and Key Support and
Environmental Crisis Infrastructure Crisis Service Crisis
Krisis Masyarakat dan Krisis Aset Utama dan Krisis Dukungan dan
The crisis management plans are
Lingkungan Infrastruktur Layanan Utama
developed by the subsidiary’s
CMT, based on the crisis
management standards
Rencana manajemen krisis
dikembangkan oleh CMT perusahaan
Emergency Operation Operational
anak, mengacu pada standar
Response Plan continuity plan recovery plan
manajemen krisis
Rencana Tanggap Rencana Rencana Pemulihan
Darurat Kesinambungan Operasi
Operasi
Crisis Communication Plan Developed by AlamTri’s Corporate
To Provide Information to the Media and Stakeholders During a Crisis Communication
Rencana Komunikasi Krisis untuk Memberikan Informasi kepada Pers dan Dikembangkan oleh Corporate
Pemangku Kepentingan Selama Krisis Communication AlamTri
94 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 95
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Instilling Integrity in Business Practices
Menanamkan Integritas dalam Praktik Bisnis
As a form of our commitment to an integrated company’s Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola perusahaan
governance, AMI enforces code of ethics binding all members yang berintegritas, AMI memberlakukan kode etik yang
of the Board of Commissioners, the Board of Directors, mengikat seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi, organ
supporting bodies, top management, and all employees. This pendukung, manajemen puncak, serta seluruh karyawan. Kode
code of ethics becomes the foundation of ethical behavior etik ini menjadi landasan perilaku etis dalam setiap aktivitas
in each business activity and can be accessed through the bisnis dan dapat diakses melalui situs web resmi Perusahaan.
Company’s official website. Through this policy, AMI reaffirms Melalui kebijakan tersebut, AMI menegaskan komitmennya
its commitment to integrity, compliance, and responsible terhadap integritas, kepatuhan, dan praktik bisnis yang
business practices. [GRI 2-23, 2-24] bertanggung jawab. [GRI 2-23, 2-24]
Although the provisions of due diligence have not been Meskipun ketentuan uji tuntas (due diligence) belum
explicitly stated in the code of ethics, AMI consistently secara eksplisit dicantumkan dalam kode etik, AMI secara
implements precautionary principles in their operational konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam kegiatan
activities through standard operational procedure (SOP) operasional melalui standar operasional prosedur (SOP)
at department level. This implementation aims to identify, di tingkat departemen. Penerapan ini bertujuan untuk
prevent, and mitigate the potential risks of sustainability, mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi potensi risiko
supported by regular risk management and comprehensive keberlanjutan, yang didukung oleh pengelolaan risiko
monitoring. Therefore, each strategic decision considers secara rutin dan pemantauan yang komprehensif. Dengan
the economy and ESG impact from the company’s business demikian, setiap keputusan strategis mempertimbangkan
activities. [GRI 2-23, 2-24] dampak ekonomi serta ESG dari aktivitas bisnis perusahaan.
[GRI 2-23, 2-24]
AMI also reaffirms their commitment in respecting human AMI juga menegaskan komitmennya dalam menghormati
rights as stated in the Company’s Regulation and code of hak asasi manusia, sebagaimana tercantum dalam Peraturan
ethics. This commitment is realized through fair and dignified Perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), maupun
treatment to all employees, respect to suppliers’ right and kode etik. Komitmen ini diwujudkan melalui perlakuan
obligation according to the agreement, and fulfillment of yang adil dan bermartabat terhadap seluruh karyawan,
creditors’ rights based on the applicable provisions. This penghormatan atas hak dan kewajiban pemasok sesuai
practice is in line with the laws and regulation in Indonesia perjanjian, serta pemenuhan hak-hak kreditur berdasarkan
as well as international standards in human rights. Within the ketentuan yang berlaku. Praktik ini selaras dengan peraturan
reporting period, no human right violation case occurred in perundang-undangan di Indonesia serta standar internasional
the Company’s operations. [GRI 2-23] di bidang hak asasi manusia. Selama periode pelaporan, tidak
ada kasus pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dalam
operasional Perusahaan. [GRI 2-23]
In supporting responsible mining practices, AMI implements Dalam mendukung praktik pertambangan yang bertanggung
Occupational Health, Safety, and Environmental (HSE) jawab, AMI menerapkan standar Kesehatan, Keselamatan
standards based on the AlamTri Group’s internal policies Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) yang mengacu pada
and national regulations, including the Mining Safety kebijakan internal Grup AlamTri dan regulasi termasuk Sistem
Management System (SMKP) for Minerals and Coal, as Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Mineral
well as regulations and decrees issued by the Minister of dan Batu Bara serta peraturan dan keputusan Menteri Energi
Energy and Mineral Resources concerning mining safety. dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait keselamatan
The implementation of HSE covers all employees, as well pertambangan. Penerapan standar K3LH mencakup
as contractor and vendor personnel, to ensure a safe and seluruh karyawan serta pekerja kontraktor dan vendor guna
sustainable working environment. memastikan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
In line with the integrity principles, AMI conducts its business Sejalan dengan prinsip integritas, AMI menjalankan kegiatan
activities by upholding healthy business competition. The usaha dengan menjunjung tinggi persaingan usaha yang
company complies with antimonopoly law and related sehat. Perusahaan mematuhi hukum antimonopoli dan regulasi
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 95
Page 96
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
regulations, as well as avoiding monopoly practices and terkait, serta menghindari praktik monopoli dan perilaku
anticompetitive behavior. Throughout the reporting year, there antipersaingan. Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat
were no cases of violations related to business competition kasus pelanggaran terhadap ketentuan persaingan usaha.
provisions. To support transparency, AMI provides external Untuk mendukung transparansi, AMI menyediakan saluran
complaint channels through the violation reporting system pengaduan eksternal melalui sistem pelaporan pelanggaran
and the company’s official website. [GRI 2-24, 206-1] dan kanal resmi perusahaan. [GRI 2-24, 206-1]
In an effort of preventing interest conflict as well as corruption, Dalam upaya mencegah konflik kepentingan serta praktik
collusion, and nepotism (CCN) practices, AMI implements korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), AMI menerapkan
anti-corruption policy aligned with the laws and regulations kebijakan anti-korupsi yang selaras dengan peraturan
stated in the Code of Ethics on Anti-Corruption and Anti- perundang-undangan dan dimuat dalam Kode Etik pada
Fraud section, which emphasizes the prohibition of offering bagian Anti Korupsi dan Anti Fraud, yang menegaskan
or accepting gratification and bribes to the State Officials, larangan pemberian atau penerimaan gratifikasi dan suap
Civil Servants, or business partners, as well as the prohibition kepada Penyelenggara Negara, Pegawai Negeri Sipil,
of committing fraudulent acts. This policy is supported by maupun mitra usaha, serta larangan melakukan tindakan
strengthened internal controls covering prevention, detection, fraud. Kebijakan ini didukung oleh penguatan pengendalian
reporting, and evaluation of potential fraud and corruption internal yang mencakup pencegahan, deteksi, pelaporan, dan
along with the socialization of company’s values to instill evaluasi atas potensi penipuan dan korupsi, serta sosialisasi
anti-corruption awareness to the employees. In addition, the nilai-nilai perusahaan untuk menanamkan kesadaran anti-
company is obliged to the prospective suppliers to sign an korupsi kepada karyawan. Selain itu, Perusahaan mewajibkan
Integrity Pact, which contains a commitment to comply with calon pemasok menandatangani Pakta Integritas yang
HSE provisions and operational safety, prohibition in offering memuat komitmen kepatuhan terhadap ketentuan K3LH
any form of remuneration to AMI individuals or subsidiary, dan keselamatan operasi, larangan pemberian imbalan
avoidance of conflict of interest in the procurement process, dalam bentuk apa pun kepada insan AMI dan entitas anak,
as well as an obligation in reporting indications of fraud or penghindaran konflik kepentingan dalam proses pengadaan,
CCN practices. [GRI 2-15, 205-2] serta kewajiban melaporkan indikasi penipuan maupun praktik
KKN. [GRI 2-15, 205-2]
Corruption risks have been identified and managed as part Meskipun perusahaan belum melakukan perhitungan
of the company’s risk management framework although kuantitatif atas jumlah dan persentase operasi yang memiliki
the company has not conducted quantitative calculation of risiko korupsi, risiko tersebut telah diidentifikasi dan dikelola
the number and percentage of operations exposed to such sebagai bagian dari risiko tata kelola dalam kerangka
risks. This approach ensures the creation of a transparent and manajemen risiko perusahaan. Pendekatan ini memastikan
ethical working environment, while supporting the company’s terciptanya lingkungan kerja yang transparan, beretika,
long-term sustainability. Throughout the reporting year, the dan mendukung keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
Company did not record any confirmed corruption incidents, Sepanjang tahun pelaporan, Perusahaan tidak mencatat
either involving the employees or management. [GRI 205-1, 205- adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi, baik yang
melibatkan karyawan maupun manajemen. [GRI 205-1, 205-3]
96 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 97
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Whistleblowing System
Whistleblowing System [GRI 2-16, 2-25, 2-26]
AMI consistently implements GCG principles and the AMI secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip GCG dan
company’s value for each activity conducted to optimize the nilai-nilai perusahaan atas setiap aktivitas yang dilakukan
achievement of the company’s goals and to prevent actions untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan perusahaan
that may be detrimental to the company. serta mencegah tindakan-tindakan yang dapat merugikan
Perusahaan.
All employees and other stakeholders can contribute Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh karyawan maupun
proactively to realize this matter by reporting through “AlamTri pemangku kepentingan lainnya dapat berkontribusi secara
Values Line” upon discovering any form of action or potential proaktif untuk melapor melalui “AlamTri Values Line” apabila
action related to the following matters: menemukan segala bentuk tindakan ataupun potensi tindakan
terkait hal-hal berikut:
a. Corruption a. Korupsi
b. Bribe/ Gratification b. Suap / Gratifikasi
c. Fraud c. Kecurangan
d. Theft/ Embezzlement d. Pencurian / Penggelapan
e. Extortion e. Pemerasan
f. Forgery f. Pemalsuan
g. Conflict of Interest g. Benturan Kepentingan
h. Harassment h. Pelecehan
i. Violation of Law i. Pelanggaran Hukum
j. Violation of the Company’s Regulation j. Pelanggaran Peraturan Perusahaan
AlamTri Values Line is a reporting system for any acts or AlamTri Values Line adalah sistem pelaporan atas tindakan
alleged acts of fraud, misconduct, or violation occurring atau dugaan tindakan kecurangan, penyimpangan, atau
within The AlamTri Group work environment, and managed pelanggaran apapun yang terjadi di lingkungan kerja
professionally by an independent party. The reporting is Grup AlamTri, dan dikelola secara profesional oleh pihak
supported by information or preliminary evidence of the independen. Pelaporan didukung dengan informasi maupun
violation through the following communication channels: bukti awal atas perlanggaran melalui saluran komunikasi
berikut:
Whistleblowing System
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Website: https://idn.deloitte-halo.com/alamtrivaluesline
Hotline: 021-8428 3634
Fax: 021-8428 3635
Email: alamtrivaluesline@tipoffs.info
SMS/Whatsapp: 0811 9000 7468
Postal: PO Box 1715, JKP 10017
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 97
Page 98
07 Governance for Sustainable Business
Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
Protection for the Whistleblower and the Perlindungan Terhadap Pelapor dan
Accused Terlapor
The company provides options for the whistleblowers to Perusahaan memberikan opsi bagi pelapor untuk
submit the report anonymously, partially anonymous, and menyampaikan laporan secara anonim, anonim sebagian, dan
non-anonymously. The company will provide protection to tidak anonim. Perusahaan akan memberikan perlindungan
the whistleblowers who submit the reporting of the violation kepada pelapor yang menyampaikan pelaporan atas
with good intention, including the witnesses related to the pelanggaran dengan itikad baik, termasuk kepada saksi
violation, by safeguarding the confidentiality of their identities terkait pelanggaran, dengan menjaga kerahasiaan identitas
and information reported. The company will also conceal the mereka maupun informasi yang dilaporkan. Perusahaan juga
identity of the accused until the alleged violation can be akan merahasiakan identitas pihak terlapor selama dugaan
substantiated. pelanggaran belum dapat dibuktikan.
This protection for the whistleblowers and the accused is Perlindungan terhadap pelapor dan terlapor ini dimuat dalam
stated in the Whistleblowing System Policy that was approved Kebijakan Whistleblowing System yang telah disahkan pada
on November 26, 2025. Whistleblowing System Policy has 26 November 2025. Kebijakan Whistleblowing System ini
made available on AMI’s website at www.alamtriminerals.id. telah ditampilkan di situs web AMI www.alamtriminerals.id.
Resolution of Complaints Hasil Penanganan Pengaduan
In 2025, AMI received ten (10) reports of alleged violations. Pada tahun 2025, AMI menerima sepuluh (10) pelaporan atas
All of the reports have been addressed and processed in dugaan pelanggaran. Seluruh laporan tersebut telah selesai
accordance with the applicable provisions in the Company. ditindaklanjuti dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku di
Perusahaan.
Regulatory Compliance
Kepatuhan terhadap Peraturan
In 2025, the company achieved 100% compliance to the Pada tahun 2025, AMI berhasil mencapai 100% kepatuhan
capital market regulations and there were no fines and/or terhadap peraturan pasar modal. Hal ini dibuktikan dengan
penalties have been imposed to the company. [GRI 2-27] tidak adanya sanksi, denda dan/atau hukuman yang dikenakan
terhadap Perusahaan. [GRI 2-27]
98 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 99
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
This page is intentionally left blank.
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 99
Page 100
Page 101
08 Responsible Environmental Management Pengelolaan Lingkungan Secara Bertanggung Jawab
Page 102
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Environmental Policy
Kebijakan Lingkungan
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or Company) PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
supports the development of the green ecosystem in mendukung pengembangan ekosistem hijau di Indonesia,
Indonesia, specifically in providing commodities that khususnya dalam penyediaan komoditas yang berperan
play a role in transitioning to the green economy. AMI dalam transisi menuju ekonomi hijau. AMI berpartisipasi
participates under the support of AlamTri Group regarding dalam dukungan Grup AlamTri terhadap komitmen
the commitment of the Indonesian government to reduce Pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi Gas Rumah
the emissions of Greenhouse Gas (GHG) as well as to achieve Kaca (GRK) serta mencapai target Net Zero Emissions (NZE)
the target of Net Zero Emissions (NZE) in 2060 or earlier. PT pada tahun 2060 atau lebih awal. PT Maruwai Coal (“MC”)
Maruwai Coal (“MC”) dan PT Lahai Coal (“LC”) established dan PT Lahai Coal (“LC”) menetapkan Pernyataan Kebijakan
a statement of an Integrated Management System Policy Sistem Manajemen Terpadu yang mencakup komitmen
covering the commitment in environmental management, dalam pengelolaan lingkungan hidup, energi, emisi GRK,
energy, Greenhouse Gas Emissions (GHG), biodiversity, and keanekaragaman hayati, serta upaya konservasi. Penerapan
conservation initiatives. The implementation of environmental kebijakan dan praktik pengelolaan lingkungan juga didukung
management policies and practices is also supported through melalui penerapan standar sistem manajemen lingkungan
implementing the verified standards of the environmental yang terverifikasi. Hal ini tercermin dari keberhasilan MC dalam
management system. This can be seen from the MC success in mempertahankan sertifikasi ISO 14001:2015, yang kembali
maintaining the ISO 14001:2015 certification that was acquired diperoleh pada November 2025. Selain itu, sebagai bagian dari
in November 2025. Moreover, as a part of the initiatives on upaya peningkatan kinerja lingkungan secara berkelanjutan,
sustainable environmental performance manner improvement, MC juga melaksanakan kajian Life Cycle Analysis (LCA) pada
MC conducted a study of Life Cycle Analysis (LCA) in 2025 to tahun 2025 untuk menilai dampak lingkungan dari kegiatan
assess the environmental impact of operational activities and operasional serta mengidentifikasi peluang perbaikan dalam
to identify the improvement opportunities in environmental pengelolaan lingkungan.
management.
102 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 103
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Environmental impact management is the responsibility of the Pengelolaan dampak lingkungan menjadi tanggung jawab
Environment Department. At operational sites, this function Departemen Environment. Di lokasi operasi, fungsi ini berada
reports to the Head of Mining Engineering (KTT) at each MC di bawah Kepala Teknik Tambang (KTT) pada masing-masing
and LC, who ensures that all environmental management MC dan LC, yang memastikan seluruh kebijakan dan prosedur
policies and procedures are implemented effectively, pengelolaan lingkungan diterapkan secara efektif, konsisten,
consistently, and in accordance with applicable standards and dan sesuai dengan standar serta ketentuan yang berlaku.
regulations.
Mine Engineering Head
Kepala Teknik Tambang
Environment Dept. Head
Environment Compliance Reclamation & Rehab Section
Environment Section Head Section Head Head Watershed Rehab Section Head
Enviro Monitoring
Environment Supervisor Compliance Supervisor Supervisor Watershed Rehab Supervisor
Nursery & Revegetation
Supervisor
Reclamation Engineer
& Land Preparation
Supervisor
The Company consistently implements environmental Perusahaan menerapkan pengelolaan lingkungan hidup secara
management across all operational lines by placing compliance konsisten di seluruh lini operasional dengan menempatkan
with environmental regulations as an essential part of its business kepatuhan terhadap peraturan lingkungan sebagai bagian
activities. AMI’s subsidiaries, developed Environmental penting dalam pelaksanaan kegiatan usaha. Anak-anak
Impact Assessment (AMDAL) document before conducting perusahaan AMI telah menyusun dokumen Analisis Mengenai
exploration and operational activities, as well as conducting Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum pelaksanaan kegiatan
Technical Study of Wastewater Discharge into Water Bodies. eksplorasi dan operasi, serta melakukan Kajian Teknis
Environmental management documents held by subsidiaries, Pembuangan Air Limbah ke Badan Air. Dokumen pengelolaan
such as the AMDAL for MC and LC, and the Biodiversity lingkungan yang dimiliki anak perusahaan, seperti AMDAL MC
Management Action Plan (BMAP) for MC, are reviewed and dan LC, serta Biodiversity Management Action Plan (BMAP)
updated periodically in line with operational developments and MC ditinjau dan diperbarui secara berkala sesuai dengan
applicable regulations. In 2025, MC and LC did not face any perkembangan kegiatan operasional dan ketentuan yang
non-compliance cases, therefore, they were not subject to berlaku. Pada tahun 2025, MC dan LC tidak menghadapi kasus
fines nor sanctions related to environmental aspects. [GRI 2-27] ketidakpatuhan sehingga tidak dikenakan denda maupun
sanksi terkait aspek lingkungan. [GRI 2-27]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 103
Page 104
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Impact Governance to Climate
Tata Kelola Dampak Terhadap Iklim
Climate Impact Governance at AMI uses the Three Lines Tata kelola dampak iklim di AMI menggunakan kerangka
Model framework, defining roles and responsibilities through Model Tiga Lini yang mendefinisikan peran dan tanggung
a tiered structure. The complete details can be seen in the jawab secara berjenjang. Penjelasan lebih lengkap dapat
Chapter: Governance for Sustainable Business in this report. dilihat pada Bab Tata Kelola untuk Bisnis yang Berkelanjutan
dalam laporan ini.
Strategies in Supporting Net Zero Emission (NZE)
Strategi dalam Mendukung Net Zero Emission (NZE)
AMI supports AlamTri Group’s commitment to achieve NZE AMI mendukung komitmen Grup AlamTri untuk mencapai NZE
by 2060 or earlier, which is aligned with the Indonesian pada tahun 2060 atau lebih awal yang selaras dengan target
government’s target in the Second Nationally Determined pemerintah Indonesia dalam Second Nationally Determined
Contribution (SNDC). This commitment is affirmed through Contribution (SNDC). Komitmen ini ditegaskan melalui
NZE statements and is implemented systematically through Pernyataan NZE dan diterapkan secara sistematis melalui
the decarbonization strategy and business diversification to strategi dekarbonisasi, diversifikasi bisnis ke sektor yang
sectors supporting a green economy as well as strengthening mendukung ekonomi hijau, serta penguatan tata kelola untuk
the governance to ensure sustainable growth. This statement memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Pernyataan
is not intended as an instant promise but rather as a realistic ini tidak dimaksudkan sebagai janji instan, melainkan sebagai
and responsible long-term commitment that is implemented komitmen jangka panjang yang realistis dan bertanggung
in a phased and measurable manner. jawab, yang dijalankan secara bertahap dan terukur.
NZE Statement
Pernyataan NZE
AlamTri fully supports the Indonesian government’s commitment to reducing GHG emissions, including the
decarbonization measures to achieve NZE by 2060 or earlier through a range of efforts. AlamTri has calculated the
GHG emissions generated from its operational activities (Scope 1 and 2) and continued to implement various efforts
of GHG emissions reduction and/or sequestration.
AlamTri mendukung penuh komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),
termasuk upaya dekarbonisasi untuk mencapai net-zero emissions (NZE) pada tahun 2060 atau lebih awal dengan berbagai
upaya. AlamTri telah menghitung emisi GRK yang dihasilkan dari kegiatan operasionalnya (Cakupan 1 dan Cakupan 2) dan
terus melaksanakan berbagai upaya pengurangan dan/atau sekuestrasi emisi GRK.
AlamTri is committed to developing businesses in sectors that support Indonesia’s downstreaming business
ecosystem towards more sustainable economy. Strategic initiatives that have been initiated include market
development for metallurgical coal, an essential material for steel production and aluminium smelter operations,
alongside the continued expansion of renewable energy businesses. This commitment aligns with the Company’s
sustainability strategy and represents its support for the Government of the Republic of Indonesia’s decarbonization
agenda.
AlamTri berkomitmen untuk mengembangkan bisnis di sektor yang mendukung ekosistem bisnis hilirisasi menuju
ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia. Beberapa langkah pengembangan bisnis yang telah dimulai meliputi
pengembangan pasar bagi batu bara metalurgi yang merupakan material penting untuk produksi baja dan pengoperasian
smelter aluminium, di samping upaya pengembangan bisnis energi terbarukan yang terus dilanjutkan. Komitmen ini selaras
dengan upaya keberlanjutan perusahaan dan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya dekarbonisasi
Pemerintah Republik Indonesia.
104 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 105
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
As of 2025, AMI has undertaken various initiatives to support Sampai dengan tahun 2025, AMI telah melakukan berbagai
the NZE target, including: inisiatif untuk mendukung target NZE, termasuk:
1. Calculating GHG emissions with Scope 1 and 2 from 1. Menghitung emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 dan
operational activities as a basis for emissions reduction 2 dari kegiatan operasional sebagai dasar perencanaan
planning. pengurangan emisi.
2. Using biodiesel and renewable energy. 2. Menggunakan biodiesel dan energi terbarukan.
3. Implementing operational excellence programs. 3. Melaksanakan program-program operational excellence.
4. Developing bussines sectors to support the green economy 4. Mengembangkan bisnis di bidang-bidang yang
in Indonesia, including the development of aluminium mendukung ekonomi hijau Indonesia, termasuk
smelters and market development for metallurgical coal, pengembangan smelter aluminium dan pengembangan
an important material for steel production. pasar batu bara metalurgi yang merupakan material
penting untuk produksi baja.
5. Through its subsidiaries, AMI implements an integrated 5. Melalui anak perusahaannya, AMI menerapkan sistem
management system encompassing environment, manajemen terpadu yang meliputi topik-topik antara lain
occupational health and safety (OHS), energy, and GHG lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, energi dan
emissions. emisi GRK.
In supporting the NZE achievement, AlamTri Group established Dalam mendukung pencapaian NZE, Grup AlamTri juga
the NZE roadmap, consisting of three main phases. The menetapkan peta jalan NZE yang terbagi ke dalam tiga fase.
roadmap was developed systematically and based on data Peta jalan tersebut disusun secara sistematis dan berbasis
through the following stages: data melalui tahapan kerja sebagai berikut:
AlamTri’s NZE Roadmap Development Stages
Tahap Penyusunan Peta Jalan NZE AlamTri
Stages Activities Results
Tahap Kegiatan Hasil
Data Collection • Identifying emission boundaries for Scope 1 and 2, Data of GHG emissions is collected
Pengumpulan Data and GHG inventory approach; in the form of Excel sheet and
Mengidentifikasi batasan emisi pada Cakupan 1 dan 2 the results of GHG emission
serta pendekatan inventarisasi GRK; calculations.
• Data Collection and example assessment models; and Data emisi GRK yang terkumpul
Pengumpulan data dan contoh model penilaian; serta dalam bentuk Excel dan hasil
• Technical guidance for expert teams accross AlamTri penghitungan emisi GRK.
Group and its operating subsidiaries (mining, service,
and power).
Pengarahan teknis untuk tim ahli di Grup AlamTri dan anak-
anak perusahaan yang sudah berjalan (pertambangan,
jasa, dan pembangkit tenaga listrik).
GHG Assessment • Carbon reduction options; and
• Analysis and prioritization of carbon reduction options;
Penilaian GRK Analisis dan prioritas opsi pengurangan karbon; Opsi pengurangan karbon;
• Roadmap development towards carbon reduction in serta
2060; and • Journey towards carbon
Pengembangan peta jalan menuju pengurangan karbon reduction by 2060.
pada tahun 2060; serta Perjalanan pengurangan karbon
• Conducting studies related to carbon emission menuju 2060.
reduction technology.
Melakukan studi terkait teknologi penurunan emisi
karbon.
• GHG Assessment guidelines;
Development of GHG system • Develop internal guidelines for GHG assessment and
and
and reporting reporting. Pedoman Penilaian GRK; serta
Pengembangan sistem dan Mengembangkan pedoman internal untuk penilaian dan
pelaporan GRK
• Model and device.
pelaporan GRK.
Model dan perangkat.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 105
Page 106
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
NZE Roadmap
Peta jalan NZE
Initiation Present time Next phase 2060 or earlier
Inisiasi Saat ini Tahap selanjutnya 2060 atau lebih cepat
Calculating GHG Conducting GHG Continuously exploring Reaching NZE on
emissions of subsidiaries emissions inventory, decarbonization Scope 1 and 2
with highest emissions exploring the GHG opportunities and Mencapai NZE
Menghitung emisi GRK emissions reduction evaluating the Cakupan 1 dan 2
anak Perusahaan dengan technologies, and decarbonization target
emisi terbesar releasing thermal coal and technological
business options
Melakukan inventarisasi Terus mencari peluang
emisi GRK, mempelajari pengurangan karbon
teknologi pengurangan serta mengevaluasi target
emisi GRK, dan pengurangan karbon dan
melepaskan bisnis batu opsi-opsi teknologi
bara termal
106 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 107
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Climate-related Risks
Risiko Terkait Iklim
As a company performing metallurgical coal mining and Sebagai perusahaan yang menjalankan kegiatan
aluminium smelter operations, AMI is aware that climate pertambangan batu bara metalurgi dan operasional smelter
change may impact operational continuity, asset reliability, aluminium, AMI menyadari bahwa perubahan iklim dapat
and production costs. The risk and climate-related opportunity memengaruhi kelangsungan operasi, keandalan aset, serta
management, therefore, is focused on the aspects directly biaya produksi. Oleh karena itu, pengelolaan risiko dan
impacting the company’s operations and supply chain. peluang terkait iklim difokuskan pada aspek yang berdampak
Climate risk management is conducted as part of the Group’s langsung terhadap kegiatan operasional dan rantai pasok
risk management process referring to the Enterprise Risk Perusahaan. Pengelolaan risiko iklim dilakukan sebagai
Management framework based on SNI ISO 31000:2018, bagian dari proses manajemen risiko Grup yang mengacu
through the following stages: identification, analysis, pada kerangka Enterprise Risk Management berbasis SNI ISO
evaluation, treatment, and integrated monitoring of risks from 31000:2018, melalui tahapan identifikasi, analisis, evaluasi,
the operational levels up to the parent company. perlakuan, serta pemantauan risiko secara terintegrasi dari
tingkat operasional hingga induk perusahaan.
Risks and Opportunities Arising from Risiko dan Peluang Akibat Perubahan
Climate Change Iklim
Transition Risks Risiko Transisi
Transition risks are associated with changes in regulations, Risiko transisi berkaitan dengan perubahan regulasi, kebijakan,
policies, and technology developments in the transition dan perkembangan teknologi dalam proses transisi menuju
process towards a low-carbon economy. Regulatory ekonomi rendah karbon. Perkembangan regulasi di Indonesia,
developments in Indonesia, including Presidential Regulation termasuk Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang
No.110 of 2025 on the Implementation of Carbon Economic Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian
Value and National GHG Emission Control, the submission Emisi GRK Nasional serta penyampaian Second Nationally
of the Second Nationally Determined Contribution Determined Contribution (SNDC) pada Oktober 2025, dapat
(SNDC) in October of 2025, may affect the operational memengaruhi kebutuhan penyesuaian kebijakan operasional,
policy adjustments, compliance costs, and investments in biaya kepatuhan, serta investasi pada teknologi efisiensi
energy-efficient and environmental management technologies. energi dan pengelolaan lingkungan. Selain itu, perkembangan
In addition, advancements in low-carbon technologies and teknologi rendah karbon dan perubahan preferensi pasar
shifts in market preferences drive the company to evaluate the mendorong Perusahaan untuk mengevaluasi penggunaan
adoption of more efficient technologies, including the use of teknologi yang lebih efisien, termasuk pemanfaatan bahan
alternative fuels such as biodiesel. bakar alternatif seperti biodiesel.
At the global level, the development of carbon-based Di tingkat global, perkembangan kebijakan perdagangan
trade policies such as the European Union’s Carbon Border berbasis karbon seperti Carbon Border Adjustment Mechanism
Adjustment Mechanism (CBAM) may also influence market (CBAM) yang diterapkan oleh Uni Eropa juga berpotensi
dynamics and commodity supply chains. This mechanism memengaruhi dinamika pasar dan rantai pasok komoditas.
imposes carbon adjustment requirements on emission- Kebijakan ini mengenakan penyesuaian karbon terhadap
intensive products entering the European Union market, produk dengan intensitas emisi tinggi yang masuk ke pasar
including aluminium and steel products. These regulations Uni Eropa, termasuk produk aluminium dan baja. Kebijakan
may directly affect the potential export of aluminium to the tersebut dapat secara langsung memengaruhi potensi ekspor
European market, as well as indirectly influence the demand aluminium ke pasar Eropa, serta secara tidak langsung
for metallurgical coal as a key raw material for steel production, memengaruhi permintaan batu bara metalurgi sebagai bahan
as steel producers are required to reduce emissions intensity baku utama dalam produksi baja, karena produsen baja
and improve operational efficiency to comply with CBAM dituntut untuk menurunkan intensitas emisi dan meningkatkan
requirements. efisiensi operasional guna memenuhi persyaratan CBAM.
In this context, demand for high-quality metallurgical coal is Dalam kondisi tersebut, permintaan terhadap batu bara
expected to remain supported, as higher-grade coal enables metalurgi berkualitas tinggi diperkirakan tetap terjaga,
more efficient blast furnace operations, lower impurity karena penggunaan batu bara dengan kualitas lebih baik
levels, and improved steel quality, which contribute to lower memungkinkan operasi blast furnace yang lebih efisien, kadar
emissions per ton of steel produced. Accordingly, CBAM may pengotor yang lebih rendah, serta kualitas baja yang lebih
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 107
Page 108
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
not only reshape global supply chains but also increase the tinggi, sehingga membantu menurunkan emisi per ton baja
importance of reliable suppliers of high-quality metallurgical yang dihasilkan. Dengan demikian, penerapan CBAM tidak
coal with consistent quality and low-pollutant characteristics. hanya berpotensi mengubah rantai pasok global, tetapi juga
meningkatkan pentingnya pemasok batu bara metalurgi yang
memiliki kualitas konsisten dan karakteristik rendah polutan.
Physical Risks Risiko Fisik
Physical risks related to the change in climate and extreme Risiko fisik terkait perubahan pola iklim dan cuaca ekstrem
weather patterns potentially impact AMI’s mining and berpotensi memengaruhi operasional pertambangan dan
aluminium smelter operations. The risks include floods and smelter aluminium AMI. Risiko tersebut meliputi banjir dan
droughts that may disrupt mining activities and water supply kekeringan yang dapat mengganggu aktivitas penambangan
for metallurgical coal processing at CHPP facilities, cooling dan ketersediaan air untuk pengolahan batu bara metalurgi
system at the aluminium smelter, forest and land fires during pada fasilitas CHPP, proses pendinginan pada smelter
the dry season and extreme weather that potentially affects aluminium, kebakaran lahan pada musim kemarau, serta
logistics and loading/unloading operations. In addition, water cuaca ekstrem yang dapat menghambat aktivitas logistik dan
level fluctuations in Barito River potentially affect fuel and bongkar muat. Selain itu, fluktuasi muka air Sungai Barito juga
metallurgical coal distribution via river channels. dapat memengaruhi kelancaran distribusi bahan bakar dan
batu bara metalurgi melalui jalur sungai.
Impact-Associated Risks and Dampak yang Diasosiasikan dengan
Opportunities Risiko dan Peluang
Physical risks and transitions related to climate change could Risiko fisik dan transisi terkait perubahan iklim dapat
affect the company’s operational and financial performance. memengaruhi kinerja operasional dan keuangan Perusahaan.
Those impacts are disruptions in logistics, reduced reliability of Dampak tersebut antara lain berupa gangguan logistik,
mining and support facilities, as well as increased operational penurunan keandalan infrastruktur tambang dan fasilitas
costs and operational system adjustments. Production and pendukung, serta peningkatan biaya operasional dan
distribution disruptions also potentially affect the Company’s belanja modal untuk penguatan aset dan penyesuaian sistem
revenue and cash flow. Besides, the Company’s capability operasional. Gangguan produksi dan distribusi juga berpotensi
in managing the impacts of climate change also affects memengaruhi pendapatan dan arus kas Perusahaan. Selain itu,
stakeholders’ trusts and business sustainability. kemampuan Perusahaan dalam mengelola dampak perubahan
iklim turut memengaruhi kepercayaan pemangku kepentingan
dan keberlanjutan usaha.
The Company’s Responses to Respons Perusahaan terhadap Risiko dan
Climate-related Risks and Opportunities Peluang Terkait Iklim
In responding to the climate-related risks and opportunities, Dalam merespons risiko dan peluang terkait iklim, AMI
AMI establishes a time frame of risk management that is menetapkan horizon waktu pengelolaan risiko yang
adjusted to the characteristics of mining activities and aluminium disesuaikan dengan karakteristik kegiatan pertambangan
smelter operations, with a focus on operational resilience and dan operasional smelter aluminium, dengan penekanan pada
asset sustainability. The company also implements various ketahanan operasional dan keberlanjutan aset. Perusahaan
management measures, such as strengthening mining and juga menerapkan berbagai langkah pengelolaan, antara
logistics infrastructure to deal with extreme weather and lain penguatan infrastruktur tambang dan logistik untuk
a more efficient energy and fuel use, and the integration of menghadapi cuaca ekstrem, optimalisasi penggunaan energi
climate change risks into risk management process and crisis dan bahan bakar yang lebih efisien, serta integrasi risiko
preparedness to maintain operational resilience. perubahan iklim ke dalam proses manajemen risiko dan
kesiapsiagaan krisis guna menjaga ketahanan operasi.
AMI has identified a number of climate change-related risks AMI telah mengidentifikasi sejumlah risiko terkait perubahan
relevant to the Company’s operational activities. The Summary iklim yang relevan dengan kegiatan operasional Perusahaan.
of those risks is presented in the following table. Ringkasan risiko tersebut disajikan pada tabel berikut.
108 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 109
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Transitional Risks
Risiko Transisi
Probability of
Potential Financial Mitigation/Risk Response Strategies
Risks of Transition Risk Factor Risk Risk Event
Impact Langkah Mitigasi/Strategi Merespon
Risiko Transisi Pemicu Risiko Kemungkinan Peristiwa Risiko
Potensi Dampak Finansial Risiko
Terjadinya Risiko
Change in Strengthening of Likely New Compliance Compliance Cost Increase • Short -Term: Regulatory
Climate & Energy national and global Obligations and Adaptive Capital monitoring and operational policy
Regulation climate policies and Improved Peningkatan biaya adjustment.
Perubahan Regulasi Penguatan kebijakan Environmental kepatuhan dan Jangka Pendek: pemantauan
Iklim & Energi iklim nasional dan Standards belanja modal adaptif regulasi dan penyesuaian
global Kewajiban kepatuhan Expenditures kebijakan operasional.
baru dan peningkatan • Medium-Term: adjustments to
standar lingkungan system and operational process.
Environmental Jangka Menengah: penyesuaian
Standards sistem dan proses operasional.
• Long Term: Strengthening of
compliance resilience towards
long-term climate policies.
Jangka Panjang: penguatan
ketahanan kepatuhan terhadap
kebijakan iklim jangka panjang.
Carbon Cost Implementation of Likely Operational Cost OPEX Pressure and • Short-Term: Control of emission
Exposure carbon economic Increase due to Margin Volatility intensity and reporting readiness.
Eksposur Biaya instruments Emission Tekanan OPEX dan Jangka Pendek: pengendalian
Karbon Implementasi Peningkatan biaya volatilitas margin intensitas emisi dan kesiapan
instrumen ekonomi operasional akibat pelaporan.
karbon emisi • Medium-Term: Evaluate the
financial and cost structure impact
of carbon policies; consider
Climate Change Risk Assessment
(CCRA) results as governance
references; improved efficiency of
operational process
Jangka Menengah: Evaluasi
dampak kebijakan karbon
terhadap kinerja keuangan
dan struktur biaya grup;
mempertimbangkan hasil CCRA
sebagai referensi tata kelola.
peningkatan efisiensi proses
operasional.
• Long-Term: Carbon cost resilience
through continues efficiency.
Jangka Panjang: ketahanan
biaya karbon melalui efisiensi
berkelanjutan.
Technology Advancements Possible Needs for Investment Increasing capex and • Short-Term: Evaluation of the
Change in low-carbon in New Technologies risks of obsolete assets. relevance of technology to
Perubahan technology Kebutuhan investasi Peningkatan capex dan operations.
Teknologi Perkembangan teknologi baru risiko aset usang Jangka Pendek: evaluasi relevansi
teknologi rendah teknologi terhadap operasi.
karbon • Medium-Term: Selective
investments in efficient
technology.
Jangka Menengah: investasi
selektif teknologi efisien.
• Long-Term: Enhancement of the
assets technology resilience.
Jangka Panjang: peningkatan
ketahanan teknologi aset.
Shifts in Market Increasing market Unlikely – Possible Adjustment of Potential revenue • Short-Term: Monitoring of market
Preferences expectations Process and Product pressure trends.
Perubahan Peningkatan Specifications Potensi tekanan Jangka Pendek: pemantauan tren
Preferensi Pasar ekspektasi pasar Penyesuaian proses pendapatan pasar.
dan spesifikasi produk • Medium-Term: Limited
adjustments to the operational
process.
Jangka Menengah: penyesuaian
terbatas proses operasional.
• Long-Term: demand stability
through efficiency and reliability
of operations.
Jangka Panjang: stabilitas
permintaan melalui efisiensi dan
keandalan operasi.
Biodiesel Use National energy Likely Adjustment of energy Operational cost volatility • Short Term: evaluate cost impact
Enhancement policy increasing cost structure in and potential cash flow within the group portfolio.
Mandate palm oil mix subsidiaries. pressure. Jangka Pendek: evaluasi dampak
Mandat percentage in Penyesuaian struktur Volatilitas biaya biaya pada portofolio grup
peningkatan biodiesel. biaya energi pada operasional dan potensi • Medium Term: adjust supply
penggunaan Kebijakan energi anak perusahaan tekanan arus kas contracts and adopt more
biodiesel nasional terkait adaptive energy planning.
peningkatan Jangka Menengah: penyesuaian
persentase kontrak pasokan dan perencanaan
minyak sawit pada energi yang lebih adaptif.
campuran biodiesel • Long Term: strengthen energy cost
resilience.
Jangka Panjang: penguatan
ketahanan biaya energi.
Description | Keterangan:
• Likely : highly likely to occur/very possible
Likely : kemungkinan besar terjadi/sangat mungkin
• Possible : may occur, but not necessarily certain
Possible : mungkin terjadi, tetapi belum tentu
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 109
Page 110
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Physical Risks
Risiko Fisik
Potential
Probability
Financial
of Risk
Physical Risk Risk Factor Risk Event Impact Mitigation/Risk Response Strategies
Kemungkinan
Risiko Fisik Pemicu Risiko Peristiwa Risiko Potensi Langkah Mitigasi/Strategi Merespon Risiko
Terjadinya
Dampak
Risiko
Finansial
Flood Extreme rainfall and Likely Disruption of mining Decreasing • Short-Term: Adjust operational schedules
Banjir changes in seasonal operations, damage productivity, during the rainy season, strengthen existing
patterns to haul roads, and repair cost drainage, prepare critical material buffer
Curah hujan ekstrem logistics disruption increase for stocks.
dan perubahan pola Gangguan operasi infrastructure, and Jangka Pendek: penyesuaian jadwal operasi
musim tambang, kerusakan potential revenue musim hujan, penguatan drainase eksisting,
jalan hauling, dan loss penyiapan buffer stock material kritikal.
gangguan logistik Penurunan • Medium-Term: Strengthen flood risk
produktivitas, management planning and improve the
peningkatan reliability of key infrastructure.
biaya perbaikan Jangka Menengah: penguatan perencanaan
infrastruktur, pengelolaan risiko banjir dan peningkatan
dan potensi keandalan infrastruktur utama.
kehilangan • Long-Term: Increase resilience of assets
pendapatan and mine infrastructure design against
flood risks; consider group-level climate risk
assessment results, including the Climate
Change Risk Assessment (CCRA), as an
additional reference.
Jangka Panjang: peningkatan ketahanan
desain aset dan infrastruktur tambang
terhadap risiko banjir; mempertimbangkan
hasil kajian risiko iklim di tingkat grup,
termasuk Climate Change Risk Assessment
(CCRA), sebagai referensi tambahan.
Drought Changes in rainfall Possible Limited water supply Decline in • Short-Term: Optimization of water use and
Kekeringan patterns and for CHPP, mining production operational water use priority management.
prolonged dry operations, and volume, damage Jangka Pendek: optimalisasi penggunaan
season aluminium smelters. to aluminium air dan pengaturan prioritas pemakaian air
Perubahan pola Keterbatasan smelter cooling operasional.
curah hujan dan pasokan air untuk system, water • Medium-Term: Improvement of water use
musim kemarau CHPP, operasi supply cost efficiency and implementation of water
berkepanjangan tambang, dan increase recycling systems.
smelter aluminium Penurunan Jangka Menengah: peningkatan efisiensi
volume produksi, penggunaan air dan penerapan sistem daur
kerusakan sistem ulang air.
pendingin smelter • Long-Term: Strengthening of water source
aluminium, resilience through planning and designing
peningkatan biaya more adaptive water systems.
penyediaan air Jangka Panjang: penguatan ketahanan
sumber air melalui perencanaan dan desain
sistem air yang lebih adaptif.
Extreme Extreme raifall Possible Temporary Delays in raw • Short-Term: Adjustment of loading/unloading
Weather intensity , strong suspension on materials and fuel operation schedules and the implementation
Cuaca Ekstrem winds, and high loading/unloading supply, logistics of extreme weather SOPs.
waves activities and cost increase, Jangka Pendek: penyesuaian jadwal bongkar
Intensitas hujan aluminium smelter damages to muat dan penerapan SOP cuaca ekstrem.
ekstrem, angin support logistics, aluminium smelter • Medium-Term: Strengthening of logistics
kencang, dan damaged electricity Keterlambatan planning, supporting facility reliability, and
gelombang tinggi infrastructure pasokan bahan energy supply system reliability.
Penghentian baku dan Jangka Menengah: penguatan perencanaan
sementara aktivitas bahan bakar, logistik,keandalan fasilitas pendukung dan
bongkar muat dan peningkatan biaya keandalan sistem pasokan energi.
logistik pendukung logistik, kerusakan • Long-Term: Enhancement of logistics
smelter aluminium, pada smelter infrastructure and power energy resilience
rusaknya infrastruktur aluminium against extreme weather conditions.
listrik Jangka Panjang: peningkatan ketahanan
infrastruktur logistik dan energi listrik
terhadap kondisi cuaca ekstrem.
110 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 111
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Potential
Probability
Financial
of Risk
Physical Risk Risk Factor Risk Event Impact Mitigation/Risk Response Strategies
Kemungkinan
Risiko Fisik Pemicu Risiko Peristiwa Risiko Potensi Langkah Mitigasi/Strategi Merespon Risiko
Terjadinya
Dampak
Risiko
Finansial
Fluctuation of Regional climate Likely Disruptions of transportation • Short-Term: Adjustments to delivery
River Water variability metallurgical coal cost increase schedules and inventory management.
Level Variabilitas iklim and fuel distribution and potential Jangka Pendek: penyesuaian jadwal
Fluktuasi Muka regional Gangguan distribusi production delays pengiriman dan manajemen stok.
Air Sungai batu bara metalurgi Peningkatan • Medium-Term: Optimization of the planning
dan bahan bakar biaya transportasi for alternative transportation modes.
dan potensi Jangka Menengah: optimalisasi perencanaan
keterlambatan moda transportasi alternatif.
produksi • Long-Term: Strengthening of supply
chain resilience and long-term logistics
infrastructure.
Jangka Panjang: penguatan ketahanan
rantai pasok dan infrastruktur logistik jangka
panjang.
Forest and Prolonged dry Possible Transboundary Decline in • Short Term: air quality monitoring, adjustment
Land Fires season and dry smoke (regional productivity due of working hours, and provision of personal
Outside climate conditions in haze) formation to operational protective equipment for workers.
Operational regional area impairing visibility limitations, Jangka Pendek: pemantauan kualitas udara,
Areas Musim kemarau and impacting additional penyesuaian jam kerja, dan penyediaan alat
Kebakaran panjang dan kondisi workers’ health costs for health pelindung diri bagi pekerja.
hutan dan iklim kering di Terbentuknya protection and • Medium Term: Strengthening of haze
lahan di luar wilayah regional asap lintas wilayah adjustment of mitigation plans against regional smoke
area operasi (regional haze) yang working hours exposure and coordination with local
mengurangi visibilitas Penurunan stakeholders.
dan berdampak pada produktivitas Jangka Menengah: penguatan haze
kesehatan pekerja akibat mitigation plan terhadap paparan asap
pembatasan regional dan koordinasi dengan pemangku
aktivitas kepentingan setempat.
operasional, biaya • Long Term: Improvement of operational
tambahan untuk resilience towards regional air quality
perlindungan disruptions through adaptive work planning
kesehatan dan and reinforcement of Occupational Health
penyesuaian jam and Safety (OHS) systems.
kerja Jangka Panjang: peningkatan ketahanan
operasional terhadap gangguan kualitas
udara regional melalui perencanaan kerja
adaptif dan penguatan sistem K3.
Description | Keterangan:
• Likely : highly likely to occur/very possible
Likely : kemungkinan besar terjadi/sangat mungkin
• Possible : may occur, but not necessarily certain
Possible : mungkin terjadi, tetapi belum tentu
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 111
Page 112
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
AlamTri integrates climate-related risks into risk management AMI mengintegrasikan risiko terkait iklim ke dalam manajemen
to ensure operational resilience and business sustainability as risiko Perusahaan untuk memastikan ketahanan operasional
physical risks, such as extreme weather, floods, and droughts, dan keberlanjutan bisnis. Risiko fisik, seperti cuaca ekstrem,
can disrupt the supply chain and operations. To mitigate these banjir, dan kekeringan, dapat mengganggu rantai pasokan dan
impacts, AlamTri has implemented strategies that include operasional Perusahaan. Untuk mengurangi dampaknya, AMI
comprehensive insurance and a Business Continuity Plan (BCP) telah menerapkan strategi mitigasi yang mencakup asuransi
to maintain business stability. Additionally, a crisis management komprehensif dan Business Continuity Plan (BCP) guna
policy ensures readiness in the face of emergencies. menjaga stabilitas bisnis. Selain itu, AMI telah menetapkan
kebijakan manajemen krisis untuk memastikan kesiapan dalam
menghadapi situasi darurat.
112 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 113
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Optimization of Energy Utilization
Optimalisasi Pemanfaatan Energi
Energy is an important resource in supporting AMI’s operations. Energi memiliki peran penting dalam mendukung
The Company, therefore, manages energy consumption keberlangsungan operasional AMI. Oleh karena itu, Perusahaan
responsibly through efficiency and control efforts to minimize mengelola konsumsi energi secara bertanggung jawab dengan
environmental impact. In line with this, energy efficiency melakukan, efisiensi dan pengendalian konsumsi energi untuk
and consumption control are one of the main focuses of the meminimalkan dampak lingkungan. Sejalan dengan hal ini,
Company’s sustainability strategy as outlined in the AlamTri efisiensi dan pengendalian konsumsi energi merupakan fokus
Group’s Greenhouse Gas Energy Policy. In its implementation, utama yang dinyatakan dalam kebijakan Greenhouse Gas
AMI through MC applies the Energy Management System Energy AlamTri. Dalam implementasinya, AMI melalui MC
(EnMS) developed by the AlamTri Group as a reference for mengaplikasikan Energy Management System (EnMS) yang
managing and controlling energy consumption across all dikembangkan oleh Grup AlamTri sebagai referensi untuk
operational lines. mengelola dan memantau konsumsi energi di seluruh wilayah
operasional.
By 2025, AMI starts using and B40 biodiesel fuels as part of its Pada tahun 2025, AMI mulai menggunakan bahan bakar
energy transition efforts and in support of Indonesia’s national biodiesel B40 sebagai bagian dari upaya transisi energi dan
commitment to the SNDC. The use of biodiesel is gradually dukungan terhadap komitmen nasional Indonesia dalam
replacing some fossil fuels and contributing to a reduction SNDC. Penggunaan biodiesel secara bertahap menggantikan
in carbon emissions from operational activities. In addition, sebagian bahan bakar fosil dan berkontribusi pada
MC and LC have begun using solar panel-based street lights pengurangan emisi karbon dari aktivitas operasional. Selain
in several operational areas as an initial initiative to utilize itu, MC dan LC mulai menggunakan lampu jalan berbasis
renewable energy. [OJK F.5] panel surya di beberapa area operasional sebagai inisiatif awal
pemanfaatan energi terbarukan. [OJK F.5]
In order to ensure more structured energy management, AMI Dalam rangka memastikan pengelolaan energi yang lebih
has also conducted an energy audit in 2024 in accordance terstruktur, AMI juga telah melaksanakan audit energi pada
with Government Regulation of the Republic of Indonesia tahun 2024 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik
No. 33 of 2023 concerning Energy Conservation. This regulation Indonesia Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi.
requires entities with energy consumption exceeding 6,000 Regulasi ini mewajibkan entitas dengan konsumsi energi
tons of oil equivalent (TOE) per year to implement systematic lebih dari 6.000 ton setara minyak (ton of oil equivalent/
energy management. Based on the audit results, AMI received TOE) per tahun untuk menerapkan pengelolaan energi secara
a number of recommendations that can support energy sistematis. Berdasarkan hasil audit tersebut, AMI memperoleh
efficiency improvements in various operational aspects. sejumlah rekomendasi yang dapat mendukung peningkatan
efisiensi energi pada berbagai aspek operasional.
In addition to strengthening its energy management Selain penguatan sistem pengelolaan energi, AMI juga terus
system, AMI also continues to improve the competence of meningkatkan kompetensi personelnya mengenai manajemen
its personnel in energy management through training on energi melalui pelatihan SNI ISO 50001:2018 Sistem
SNI ISO 50001:2018 Energy Management Systems and the Manajemen Energi dan Penyusunan Energy Performance
Development of Energy Performance Indicators (EnPI) and the Indicator (EnPI) dan Penetapan Energy Baseline (EnB) sesuai
Determination of Energy Baselines (EnB) in accordance with SNI ISO 50006:2023. Selain itu, untuk meningkatkan kinerja
SNI ISO 50006:2023. In addition, to enhance the Company’s energi di Perusahaan, personel AMI dan anak perusahaan telah
energy performance, AMI personnel and its subsidiaries have memiliki sertifikat kompetensi sebagai manajer energi, serta
obtained competency certifications as energy managers, and di MC sudah terdapat personel yang memiliki kompetensi
MC already has personnel with competencies as technical sebagai auditor energi teknis sesuai dengan peraturan yang
energy auditors in accordance with applicable regulations. berlaku.
Until the reporting year, AMI’s energy consumption was Hingga tahun pelaporan, konsumsi energi AMI difokuskan
focused on energy used directly in the Company’s operational pada energi yang digunakan secara langsung dalam kegiatan
activities. However, the Company has not measured energy operasional Perusahaan. Sementara itu, Perusahaan belum
consumption originating from outside the organization. melakukan pengukuran konsumsi energi yang berasal dari luar
[OJK F.6] [GRI 302-1, 302-2] organisasi. [OJK F.6] [GRI 302-1, 302-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 113
Page 114
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Energy Consumption
Konsumsi Energi [OJK F.6] [GRI 302-1]
Description Unit
2023 2024 2025
Deskripsi Unit
Biodiesel
Terajoule (TJ) 62.94 78.91 102.76
Biodiesel
Diesel
TJ 153.21 180.09 184.15
Solar
Gasoline
TJ 0.14 0 0
Bensin
Total
TJ 216.29 259.00 286.91
Total
Energy Intensity
Intensitas Energi [OJK F.6] [GRI 302-3]
Description Unit
2023 2024 2025
Deskripsi Unit
Total coal production
Ton 5,106,900 6,634,982 7,409,899
Total produksi batu bara
Energy intensity
TJ/Ton 0.0000424 0.0000390 0.0000381
Intensitas energi
As part of energy conservation efforts in accordance with Sebagai bagian dari upaya konservasi energi sesuai Peraturan
Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 8 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 8 Tahun 2025
of 2025 concerning Energy Management, AMI implements tentang Manajemen Energi, AMI melaksanakan program
the ECO (Energy Conservation Opportunity) program. In ECO (Energy Conservation Opportunity). Pada tahun 2025,
2025, energy intensity decreased by 2.40% compared to the intensitas energi mengalami penurunan sebesar 2,40%
previous year which was driven by various energy conservation dibandingkan dengan tahun sebelumnya dipengaruhi
efforts. [OJK F.7] [GRI 302-4, 302-5] oleh berbagai upaya konservasi energi yang dilakukan.
[OJK F.7] [GRI 302-4, 302-5]
ECO Programs
Program ECO
Estimated Energy Consumption Reduction
Initiative (in GJ)
Inisiatif Estimasi Pengurangan Konsumsi Energi
(dalam GJ)
Optimization of earthwork through reduction of dumping
distance and maximum utilization of excavated material during
the construction phase of the Explosives Warehouse.
21,554.36
Optimalisasi pekerjaan earthwork melalui reduksi jarak dumping
dan pemanfaatan material kupasan secara maksimal pada tahap
konstruksi Gudang Handak.
Optimization of the CHPP feeding system to improve operational
reliability and production performance.
12,705.06
Optimalisasi sistem feeding CHPP untuk meningkatkan keandalan
operasi dan kinerja produksi.
114 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 115
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 GHG Emissions Management Manajemen Emisi GRK AMI recognizes the urgency of taking concrete and measurable AMI menyadari urgensi untuk mengambil langkah-langkah steps to support its commitment to decarbonization. This nyata dan terukur dalam mendukung komitmen dekarbonisasi. commitment is reflected in the Energy and GHG Policy Komitmen tersebut tercermin dalam Pernyataan Kebijakan Statement, which is implemented in an integrated manner Energi dan GRK yang diterapkan secara terpadu di tingkat at the Group level and serves as a guideline for all AMI’s Grup dan menjadi pedoman bagi seluruh aktivitas operasional operational activities to be in line with the principles of AMI agar selaras dengan prinsip keberlanjutan serta tanggung sustainability and social and environmental responsibility. jawab sosial dan lingkungan. Sejalan dengan komitmen In line with this commitment, MC has also established an tersebut, MC juga menetapkan Pernyataan Kebijakan Integrated Management Policy Statement as a manifestation Manajemen Terpadu sebagai wujud komitmennya dalam of its commitment to applying sustainability principles in its menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operational activities. operasional. In the process of inventorying GHG emissions, AMI has set Dalam proses inventarisasi emisi GRK, AMI telah menetapkan 2022 as the baseline year for emissions, which will be used tahun 2022 sebagai tahun dasar (baseline) emisi yang as a reference for measuring performance and progress in digunakan sebagai acuan untuk mengukur kinerja dan emissions management in the following period. AMI’s GHG perkembangan pengelolaan emisi pada periode berikutnya. emissions calculations adopt the Greenhouse Gas Protocol: Perhitungan emisi GRK AMI mengadopsi Greenhouse Gas Corporate Accounting and Reporting Standard (2024) Protocol: Corporate Accounting and Reporting Standard revised edition developed by the World Business Council (2024) edisi revisi yang dikembangkan oleh World Business for Sustainable Development (WBCSD) and the World Council for Sustainable Development (WBCSD) dan World Resources Institute (WRI), as well as the 2006 IPCC Guidelines Resources Institute (WRI), serta Pedoman IPCC 2006 untuk for National Greenhouse Gas Inventories compiled by the Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional yang disusun oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) with an Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dengan operational control consolidation approach. [GRI 305-1] pendekatan konsolidasi kontrol operasional. [GRI 305-1] Scope 1 emissions include direct emission sources originating Perhitungan emisi Cakupan 1 mencakup sumber-sumber emisi from: langsung yang berasal dari: A. Fuel combustions A. Pembakaran bahan bakar • Fuel combustion for vehicles • Pembakaran bahan bakar untuk kendaraan • Fuel combustion for stationary equipment • Pembakaran bahan bakar untuk peralatan stasioner B. Fugitive emissions B. Emisi fugitive • Air conditioner and fire suppressant • Pendingin dan pemadam api • Waste incineration • Pembakaran sampah • Explosive emissions • Emisi peledakan • Wastewater treatment plant • Instalasi pengolahan air limbah AMI does not produce Scope 2 GHG emissions because all AMI tidak menghasilkan emisi GRK Cakupan 2 karena seluruh of its operational electricity needs are met through internal kebutuhan listrik operasional dipenuhi melalui pembangkitan power generation using generators, without any electricity listrik internal menggunakan genset, tanpa pasokan listrik supply from the State Electricity Company (PLN). The types dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jenis gas yang of gases included in the emissions inventory mainly cover diperhitungkan dalam inventarisasi emisi terutama mencakup carbon dioxide (CO2), methane (CH2), nitrous oxide (N2O), karbon dioksida (CO2), metana (CH2), dinitrogen oksida (N2O), hydrofluorocarbons (HFCs), perfluorocarbons (PFCs), and hidrofluorokarbon (HFCs), perfluorokarbon (PFCs), dan sulfur sulfur hexafluoride (SF6) in accordance with the characteristics heksafluorida (SF6) sesuai dengan karakteristik sumber emisi of the relevant emission sources. As of the reporting year, yang relevan. Hingga tahun pelaporan, AMI belum melakukan AMI has not calculated Scope 3 GHG emissions. Quantitative penghitungan emisi GRK Cakupan 3. Informasi kuantitatif information on the amount of GHG emissions, the amount mengenai jumlah emisi GRK, jumlah emisi biogenik, dan of biogenic emissions, and the intensity of GHG emissions is intensitas emisi GRK disajikan secara rinci pada tabel berikut. presented in detail in the following table. [GRI 305-1, 305-2, 305-3] [GRI 305-1, 305-2, 305-3] Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 115
Page 116
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Total Emission Generated
Jumlah Emisi yang Dihasilkan [OJK F.11] [GRI 305-1, 305-2]
Description Unit
2023 2024 2025
Deskripsi Satuan
Emissions from stationary sources
Ton CO2e 11,016.09 12,660.51 13,244.49
Emisi dari sumber stasioner
Emissions from vehicle
Ton CO2e 392.67 741.18 456.73
Emisi dari kendaraan
Fugitive emissions
Ton CO2e 16.22 35.08 215.95
Emisi fugitive
Total Scope 1 emissions
Ton CO2e 11,424.99 13,436.77 13,917.17
Total emisi Cakupan 1
Indirect emissions from purchased electricity
Ton CO2e 0 0 0
Emisi tidak langsung dari pembelian listrik
Total Scope 2 emissions
TonCO2e 0 0 0
Total emisi Cakupan 2
Total Biogenic Emissions
Jumlah Emisi Biogenik
Description Unit
2023 2024 2025
Deskripsi Satuan
Biogenic emissions
Ton CO2e 4,664.77 5,848.29 7,285.63
Emisi biogenik
Emission Intensity
Intensitas Emisi [OJK F.11] [GRI 305-4]
Description Unit
2023 2024 2025
Deskripsi Satuan
Total Scope 1 and 2 GHG emissions
Ton CO2e 11,424.99 13,436.77 13,917.17
Total emisi GRK Cakupan 1 dan 2
Total coal production
Ton 5,106,900 6,634,982 7,409,899
Total penjualan batu bara
Emission intensity Ton CO2e/ton coal
Intensitas emisi Ton CO2e/ton batu 0.0022 0.0020 0.0019
bara
116 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 117
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Based on the results of the energy audit conducted, AMI has Dari hasil audit energi yang telah dilakukan, AMI
implemented various energy management and conservation mengimplementasikan berbagai inisiatif pengelolaan energi
initiatives aimed at improving energy performance, reducing dan konservasi energi yang bertujuan untuk meningkatkan
energy intensity, and lowering emissions generated from kinerja energi, menurunkan intensitas penggunaan energi
operational activities. serta emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional.
The ECO programs implemented throughout 2025 resulted Berbagai program ECO yang dilaksanakan selama tahun 2025
in a reduction of GHG emissions amounting to 15.74%. berdampak pada pengurangan emisi GRK sebesar 15,74%.
[OJK F.12] [GRI 305-5] [OJK F.12] [GRI 305-5]
GHG Emissions Reduction
Pengurangan Emisi GRK [OJK F.12] [GRI 305-4]
Description Unit
2024 2025
Deskripsi Satuan
GHG emissions reduction
% -35.45 -7.26
Pengurangan emisi GRK
Control of Air Quality and Other Emissions
Pengendalian Kualitas Udara dan Emisi Lainnya
AMI also monitors non-GHG emissions, including SO2, NOx, AMI juga mengendalikan emisi non-GRK, termasuk SO2, NOx,
CO, particulate matter, and emissions that may contain ozone- CO, partikulat, dan emisi yang berpotensi mengandung zat
depleting substances (ODS). Air quality monitoring is conducted perusak ozon (ODS). Pemantauan kualitas udara dilakukan
regularly, particularly for emissions from generators, to ensure secara berkala, khususnya terhadap emisi dari genset, untuk
compliance with government-established environmental memastikan kepatuhan terhadap baku mutu lingkungan yang
quality standards. AMI has completed the commissioning of its ditetapkan pemerintah. AMI telah melakukan komisioning
generator sets and has obtained an operating certificate from untuk penggunaan genset dan telah memperoleh sertifikat
the Ministry of Energy and Mineral Resources of the Republic operasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
of Indonesia. In addition, the Company uses refrigerants that Republik Indonesia. Selain itu, Perusahaan menggunakan
do not contain ozone-depleting substances (ODS) as part of refrigeran yang tidak mengandung ODS sebagai upaya
its efforts to prevent ozone layer depletion. [GRI 305-6] pencegahan penipisan lapisan ozon. [GRI 305-6]
The company has also managed emissions from the use Pada tahun 2025, Perusahaan juga mengendalikan emisi dari
of generators in 2025 by conducting monitoring and penggunaan genset dengan melakukan pemantauan dan
measurements to ensure that air quality continues to meet pengukuran untuk memastikan kualitas udara tetap memenuhi
the environmental standards set by the government. The standar lingkungan yang ditetapkan pemerintah. Berikut
following are the results of the monitoring conducted at MC merupakan hasil pemantauan yang telah dilakukan di MC dan
and LC in 2025. LC pada tahun 2025.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 117
Page 118
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Results of Monitoring Emissions from Generator Usage
Hasil Pemantauan Emisi dari Penggunaan Genset
Average Concentration
Generator Capacity Parameter Quality Standard Konsentrasi Rata-rata
Kapasitas Genset Parameter Baku Mutu
2023 2024 2025
101-500 KW* NOx Max 3400 mg/Nm3 - 408.33 mg/Nm3 -
CO Max 170 mg/Nm3 - 156.00 mg/Nm3 -
501-1,000 KW* NOx Max. 1,850 mg/Nm3 406.67 mg/Nm3 958.18 mg/Nm3 120.8 mg/Nm3
SO2 Max. 160 mg/Nm3 21.23 mg/Nm3 10.86 mg/Nm3 19.02 mg/Nm3
CO Max. 77 mg/Nm3 74.67 mg/Nm3 44.92 mg/Nm3 17.88 mg/Nm3
Total particulate
matter Max. 95 mg/Nm3 13.10 mg/Nm3 53.21 mg/Nm3 15.44 mg/Nm3
Total partikulat
1,001-3,000 KW* NOx Max. 2,300 mg/Nm3 225.94 mg/Nm3 1,032.72 mg/Nm3 429.07 mg/Nm3
SO2 Max. 150 mg/Nm3 15.63 mg/Nm3 11.15 mg/Nm3 17.04 mg/Nm3
CO Max. 168 mg/Nm3 106.81 mg/Nm3 37.39 mg/Nm3 32.58 mg/Nm3
Total particulate
matter Max. 90 mg/Nm3 8.24 mg/Nm3 33.94 mg/Nm3 14.47 mg/Nm3
Total partikulat
* Monitoring is conducted every three years in accordance with Regulation of the * Pemantauan dilakukan 3 tahun sekali sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
Minister of Environment and Forestry No. 11 of 2021 on Emission Standards for dan Kehutanan Nomor 11 Tahun 2021 tentang Baku Mutu Emisi Mesin dengan
Internal Combustion Engines. Pembakaran Dalam.
Total Non-GHG Emissions
Jumlah Emisi Non-GRK [GRI 305-7]
Parameter Unit
2023 2024 2025
Parameter Satuan
NOx Ton 333.18 285.98 164.91
SO2 Ton 2.16 4.11 22.07
CO Ton 125.92 12.62 21.84
Total particulate matter Ton 2.76 10.80 7.77
Total partikulat
118 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 119
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Water and Effluent Management
Pengelolaan Air dan Efluen [GRI 303]
AMI interacts with water resources primarily through surface AMI berinteraksi dengan sumber daya air terutama melalui
water withdrawal to support operational activities, including pengambilan air permukaan untuk mendukung kegiatan
supporting facilities such as employee housing, as well operasional, termasuk operasional fasilitas pendukung seperti
as through the discharge of treated effluent from mining asrama karyawan, serta melalui pembuangan efluen dari proses
processes into receiving water bodies in accordance with pertambangan yang telah diolah dan dilepaskan ke badan
applicable regulations. In managing water and effluent, AMI air penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam
adheres to the Technical Guidelines for Water Monitoring and pengelolaan air dan efluen, AMI berpedoman pada Pedoman
Wastewater Treatment established by the AlamTri Group to Teknis Pemantauan Air dan Pedoman Teknis Pengolahan Air
ensure consistent and standardized water management across Limbah yang ditetapkan oleh Grup AlamTri guna memastikan
all operations. [GRI 303-1, 303-3] pengelolaan air dilakukan secara konsisten dan terstandarisasi
di seluruh operasional. [GRI 303-1, 303-3]
In its implementation, AMI ensures that water withdrawal and Dalam implementasinya, AMI memastikan bahwa pengambilan
effluent discharge do not occur in areas experiencing water air maupun pembuangan efluen tidak dilakukan di wilayah
stress. Water withdrawal and usage are monitored using yang mengalami stres air. Pengambilan dan penggunaan air
flow meters to ensure that water consumption is efficient, dipantau menggunakan flow meter untuk memastikan bahwa
measured, and aligned with operational needs, thereby konsumsi air dilakukan secara efisien, terukur, serta sesuai
minimizing potential impacts on water availability for other dengan kebutuhan operasional sehingga potensi dampak
stakeholders. In addition, the Company is gradually developing terhadap ketersediaan air bagi pemangku kepentingan lain
a water impact assessment approach to identify the actual dapat diminimalkan. Selain itu, Perusahaan secara bertahap
and potential impacts of its operations on aquatic ecosystems mengembangkan pendekatan penilaian dampak terkait
and water users in its operational areas. The assessment is air untuk mengidentifikasi dampak aktual maupun potensi
conducted by taking into account the scope of the operational dari kegiatan operasional terhadap ekosistem perairan
area, the type of water source used, the characteristics of the serta pengguna air di sekitar wilayah operasional. Penilaian
receiving water body, and the potential changes in water dilakukan dengan mempertimbangkan ruang lingkup wilayah
quality and quantity resulting from operational activities. operasional, jenis sumber air yang digunakan, karakteristik
[GRI 303-1] badan air penerima, serta potensi perubahan kualitas dan
kuantitas air akibat aktivitas operasional. [GRI 303-1]
In line with this approach, the Company recorded and Sejalan dengan pendekatan tersebut, Perusahaan melakukan
monitored water withdrawals on a measured basis throughout pencatatan dan pemantauan atas pengambilan air secara
the reporting year. The water sources used in our operations terukur sepanjang tahun pelaporan. Sumber air yang digunakan
consist of surface water and groundwater, which are utilized dalam kegiatan operasional berasal dari air permukaan dan
as needed for operational purposes. As part of its water air tanah yang dimanfaatkan sesuai kebutuhan operasional.
conservation efforts, AMI recycles the water used in the coal Sebagai bagian dari upaya konservasi air, AMI mendaur ulang
washing process at the coal handling and processing plant air yang digunakan pada proses pencucian batu bara di coal
(CHPP). [OJK F.8] [GRI 303-3, 303-4, 303-5] handling and process plant (CHPP). [OJK F.8] [GRI 303-3, 303-4, 303-5]
Water Withdrawal (in m3)
Pengambilan Air (dalam m3) [OJK F.8] [GRI 303-3]
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Surface Water
203,896 373,597 606,924
Air Permukaan
Ground Water
0 0 12,977
Air Tanah
Total 203,896 373,597 619,900
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 119
Page 120
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Water Consumption (dalam m3)
Konsumsi Air (dalam m3) [OJK F.8] [GRI 303-5]
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Total Water Consumption
203,896 373,597 590,081
Total Konsumsi Air
In mining operational activities, AMI generates wastewater Dalam kegiatan operasional pertambangan, AMI menghasilkan
originating from office activities, as well as mining and material air limbah yang berasal dari kegiatan perkantoran, serta
processing activities. The effluent intended for discharge is aktivitas penambangan dan pengolahan material. Air limbah
first inventoried and reported to the government, with details yang akan dibuang terlebih dahulu diinventarisasi dan
on the volume generated, treatment facilities, and treatment didaftarkan kepada pemerintah dengan mencantumkan jumlah
methods. Effluent management is carried out to ensure timbulan, fasilitas pengolahan, serta metode pengolahannya.
that wastewater discharged into the environment meets Pengelolaan efluen dilakukan untuk memastikan air buangan
established quality standards. In carrying out these activities, yang dilepaskan ke lingkungan memenuhi baku mutu yang
the Company adheres to applicable laws and regulations and ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, Perusahaan mengacu
internal policies, while taking into account the characteristics pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
and intended use of the receiving water bodies in accordance ketentuan internal, serta mempertimbangkan karakteristik
with local environmental conditions. dan peruntukan badan air penerima sesuai kondisi lingkungan
setempat.
Water Discharge (in m3)
Pelepasan Air (dalam m3) [GRI 303-4]
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Surface Water
33,336,465 42,124,106 27,784,690
Air Permukaan
The Company also monitors the volume of mine wastewater Sebagai bagian dari pengelolaan efluen, Perusahaan juga
generated from its operations as part of its effluent memantau volume air limbah tambang yang dihasilkan dari
management program. kegiatan operasional.
Mining Effluent (dalam m3)
Air Limbah Tambang (dalam m3) [GRI 303-4]
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Mining Effluent
33,326,629 41,013,932 27,754,871
Air Limbah Tambang
AMI implements a structured wastewater management system, AMI menerapkan sistem pengolahan air limbah yang
where domestic wastewater is treated through a sewage terstruktur, dengan air limbah domestik diolah melalui
treatment plant, while acid mine drainage is managed through instalasi pengolahan air limbah domestik, sedangkan air asam
settling ponds. With 10 (ten) mine acid water treatment tambang dikelola melalui settling pond. Terdapat 10 (sepuluh)
facilities equipped with appropriate technology to ensure that lokasi pengolahan air asam tambang dengan teknologi yang
the quality of the wastewater meets the required standards sesuai untuk memastikan kualitas air limbah telah memenuhi
before it is discharged to designated discharge points. persyaratan sebelum dialirkan ke titik pembuangan yang telah
Treatment operations are conducted 24 hours a day, 7 days a ditetapkan. Operasional pengolahan dilakukan 24 jam sehari
week, in two shifts, with periodic water quality monitoring— selama 7 hari dalam dua shift dengan pemantauan kualitas
both daily and monthly—conducted by an external party. air secara periodik baik harian maupun bulanan oleh pihak
In addition, the Company also employs passive treatment eksternal. Selain itu, Perusahaan juga menerapkan metode
methods for managing non-acid-forming (NAF) overburden as pengolahan pasif dalam pengelolaan overburden non-acid
part of a comprehensive approach to effluent quality control. forming (NAF) sebagai bagian dari pendekatan komprehensif
Effluent quality monitoring is conducted on a daily and dalam pengendalian kualitas efluen. Pemantauan kualitas
monthly basis in collaboration with an external laboratory. The efluen dilakukan secara harian dan bulanan dengan melibatkan
120 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 121
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
parameters monitored include pH, Total Suspended Solids laboratorium eksternal. Parameter yang dipantau mencakup
(TSS), iron (Fe), and manganese (Mn). Effluent testing results pH, Total Suspended Solid (TSS), besi (Fe), dan mangan
for 2025 show that all monitored parameters were within the (Mn). Hasil pengujian efluen pada tahun 2025 menunjukkan
applicable quality standards. During the reporting year, AMI bahwa seluruh parameter yang dipantau berada dalam batas
also did not record any effluent spills or violations of discharge baku mutu yang berlaku. Selama tahun pelaporan, AMI juga
limits. In the event of a non-conformity, the Company has tidak mencatat adanya kejadian tumpahan efluen maupun
established procedures that include reporting, investigating pelanggaran terhadap ambang batas pembuangan. Apabila
the cause, and implementing corrective and preventive actions terjadi ketidaksesuaian, Perusahaan telah menyiapkan
to minimize potential environmental impacts and prevent the prosedur penanganan yang mencakup pelaporan, investigasi
recurrence of similar incidents. [OJK F.14, F.15] [GRI 303-2] penyebab, serta tindakan korektif dan pencegahan untuk
meminimalkan potensi dampak lingkungan dan mencegah
terulangnya kejadian serupa. [OJK F.14, F.15] [GRI 303-2]
In addition to these operational management activities, in 2025 Selain pengelolaan operasional tersebut, pada tahun 2025 AMI
AMI will also implement a number of initiatives to strengthen juga melaksanakan sejumlah inisiatif penguatan pengelolaan
water management, including environmental monitoring and air, antara lain melalui pemenuhan pemantauan dan
management of surface water, the implementation of water pengelolaan lingkungan untuk air permukaan, pelaksanaan
audits, as well as monthly water quality monitoring, both audit air, serta pemantauan kualitas air secara bulanan, baik
manually and in real time through the Continuous Online secara manual maupun secara real time melalui sistem Sistem
Wastewater Quality Monitoring System (SPARING), which is Pemantauan Kualitas Air Limbah secara Terus Menerus dalam
reported to the government via the Environmental Monitoring Jaringan (SPARING) yang dilaporkan kepada pemerintah
Information System (SIMPEL). melalui Sistem Informasi Pemantauan Lingkungan (SIMPEL).
As part of efforts to improve water management quality, Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan
the Company has also standardized raw water management air, Perusahaan juga melakukan standarisasi pengelolaan
at Camp Lampunut as part of efforts to improve water air baku di Camp Lampunut agar sesuai Peraturan Menteri
management quality and to comply with Minister of Health Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan
Regulation No. 2 of 2023 on the Implementing Regulation Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang
of Government Regulation No. 66 of 2014 on Environmental Kesehatan Lingkungan. Melalui optimalisasi operasional
Health. Through the optimization of water treatment plant instalasi pengolahan air (WTP), pengaturan kecepatan
(WTP) operations, adjustment of dosing pump speeds, and pompa dosing, serta sosialisasi hasil uji laboratorium Jar Test
the dissemination of Jar Test laboratory results to internal kepada pemangku kepentingan internal, kualitas air berhasil
stakeholders, water quality has been significantly improved. ditingkatkan secara signifikan. Inisiatif ini menghasilkan
This initiative resulted in a reduction in the NTU value of penurunan nilai NTU air olahan dari rata-rata >50 menjadi <3,
treated water from an average of >50 to <3, in accordance with sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Penerapan standar
established quality standards. The implementation of these ini berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan kerja,
standards has contributed to improved workplace conditions, perlindungan kesehatan pekerja, serta mendukung komitmen
the protection of workers’ health, and supports the company’s perusahaan terhadap pengelolaan sumber daya air yang
commitment to sustainable water resource management. berkelanjutan.
Waste Management
Pengelolaan Limbah [GRI 306]
AMI has a Policy Statement on Quality, Mining Safety AMI memiliki Pernyataan Kebijakan Mutu, Keselamatan
and Environment (MSE), Energy, and Greenhouse Gases, Pertambangan, Lingkungan Hidup, Energi dan GRK serta
as well as Technical Guidelines for the Management of Pedoman Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya
Hazardous and Toxic Waste (B3) and Technical Guidelines dan Beracun (B3) dan Pedoman Teknis Pengelolaan B3
for B3 Management, which serve as a reference for waste yang menjadi acuan dalam pengelolaan limbah di seluruh
management across all operational activities. AMI’s operations kegiatan operasional. Kegiatan operasional AMI melalui
through its subsidiaries generate waste and effluents resulting anak perusahaannya menghasilkan limbah dan efluen yang
from mining, processing, and operational support activities. bersumber dari aktivitas penambangan, pengolahan, serta
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 121
Page 122
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
The types of waste generated include mine acid water from kegiatan penunjang operasional. Jenis limbah yang dihasilkan
dewatering and mine site management activities, domestic meliputi air asam tambang dari kegiatan dewatering dan
wastewater from operational facilities, hazardous and toxic pengelolaan area tambang, air limbah domestik dari fasilitas
waste (B3), and domestic waste. These types of waste and operasional, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), serta
effluents, if not properly managed, have the potential to limbah domestik. Limbah dan efluen tersebut berpotensi
significantly impact the quality of surface water, groundwater, menimbulkan dampak signifikan terhadap kualitas air
and soil. The Company, therefore, identifies the main types of permukaan, air tanah, dan tanah apabila tidak dikelola secara
waste, their sources, and their potential impacts as a basis for memadai. Oleh karena itu, Perusahaan mengidentifikasi jenis
establishing waste management strategies and environmental limbah utama, sumber timbulan, serta potensi dampaknya
risk control measures. [GRI 306-1] sebagai dasar dalam menetapkan strategi pengelolaan limbah
dan pengendalian risiko lingkungan. [GRI 306-1]
To manage significant waste-related impacts, the Company Dalam mengelola dampak signifikan terkait limbah,
implements an integrated management system tailored to Perusahaan menerapkan sistem pengelolaan yang terintegrasi
the characteristics of coal mining operations. The approach sesuai dengan karakteristik kegiatan pertambangan batu
includes preventing and reducing waste generation at the bara. Pendekatan yang diterapkan mencakup pencegahan
source, as well as managing hazardous waste in accordance dan pengurangan timbulan limbah di sumbernya, serta
with licensing requirements. Hazardous waste is managed pengelolaan limbah B3 sesuai dengan ketentuan perizinan.
separately through temporary storage facilities that meet Limbah B3 dikelola secara terpisah melalui fasilitas
technical and safety requirements, and is handed over to penyimpanan sementara yang memenuhi persyaratan teknis
licensed waste management operators. When selecting dan keselamatan, serta diserahkan kepada pihak pengelola
third-party partners for waste management, AMI evaluates limbah berizin. Dalam memilih mitra pihak ketiga untuk
the profiles of potential partners to ensure compliance with pengelolaan limbah, AMI melakukan evaluasi terhadap
sustainability standards and environmental requirements, profil calon mitra untuk memastikan pemenuhan standar
including licensing status, management methods, experience, keberlanjutan dan persyaratan lingkungan, termasuk
and workforce competence. AMI also routinely monitors and kelengkapan perizinan, metode pengelolaan, pengalaman,
records waste generation data through competent personnel serta kompetensi tenaga kerja. Selain itu, AMI melakukan
to ensure compliance with environmental regulations and to pemantauan dan pencatatan data timbulan limbah secara rutin
identify opportunities for improvement and waste reduction. oleh personel yang kompeten guna memastikan kepatuhan
Meanwhile, operational activities at the camp and office terhadap regulasi lingkungan serta mengidentifikasi peluang
generate domestic waste, which is managed using the perbaikan dan pengurangan limbah. Sementara itu, kegiatan
following methods. [OJK F.14] [GRI 306-2] operasional di kamp dan kantor menghasilkan limbah domestik
yang pengelolaan limbah padatnya dilakukan dengan metode
sebagai berikut. [OJK F.14] [GRI 306-2]
122 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 123
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
MC’s Domestic Solid Waste Treatment Flow
Skema Pengelolaan Limbah Padat Domestik di MC
Waste reduction activities
Kegiatan pengurangan
sampah
Waste
Sampah
Organic (food waste,
leaves) Inorganic Hazardous waste
Organik (sisa makanan, Anorganik Limbah B3
daun)
Incinerator (Paper,
Maggot Feed for Utilization As Plastic,Cardboard, Recycle (Can, Metal, Licensed
Cultivation Deer Cattle Feed Composting Residue Wood, etc) Wood, Plastic, etc) Residue Hazardous Waste
Budidaya Pakan Rusa Pemanfaatan sebagai Pengomposan Residu Insinerator (kertas, Daur ulang (kaleng, Residu Management
Magot pakan ternak plastik,karton, kayu, dll) metal, kayu, plastik, dll) Company
Pengelola Limbah
B3 Berlisensi
Management of fly ash Utilization of
Compost Material and bottom ash Recycled Products
Utilization Pengelolaan fly ash Pemanfaatan hasil
Pemanfaatan bahan dan bottom ash daur ulang
kompos
Landfill
Tempat
Pembuangan
Akhir (TPA)
Source Reduction Segregation Recycle Composting, Waste Transformation Final Disposal
Pengurangan Sumber Pemilahan Daur Ulang Pengomposan, Transformasi Limbah Pembuangan akhir
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 123
Page 124
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
The detailed explanation of the solid waste management Adapun penjelasan rinci dari bagan metode pengelolaan
method chart is as follows: limbah padat adalah sebagai berikut:
1. Waste Reduction 1. Pengurangan Sampah
Waste reduction efforts begin at the source or point Upaya pengurangan sampah dilakukan sejak tahap
of generation by implementing various programs and awal, yakni pada sumber atau penghasil sampah, dengan
methods to minimize the volume of waste produced. menerapkan berbagai program dan metode untuk
meminimalkan volume limbah yang dihasilkan.
2. Waste Sorting 2. Pemilahan Sampah
Waste sorting is conducted at the source by providing Pemilahan sampah dilakukan di tempat asalnya, dengan
trash bins divided into four categories based on color: menyediakan tempat sampah yang terbagi dalam empat
organic waste, inorganic waste, residual waste, and kategori berdasarkan warna, yaitu sampah organik,
hazardous waste. anorganik, residu, dan sampah yang mengandung B3.
3. Use of Organic Waste as Livestock Feed 3. Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Pakan Ternak
The organic waste is then treated with a solution of Sampah organik yang dihasilkan kemudian diberikan
Effective Microorganisms 4 (EM4) and stored before larutan effective microorganisms 4 (EM4) dan disimpan
being distributed to the residents of Batu Tojah Village. sebelum didistribusikan ke masyarakat Desa Batu Tojah.
The organic waste is used there as feed for livestock, such Di sana, sampah organik tersebut dimanfaatkan sebagai
as ducks, to reduce waste and provide additional benefits pakan ternak, seperti bebek, untuk mengurangi limbah
to the community. In addition, the organic waste is also dan memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
utilised as feed for deer. Selain itu, limbah organik juga dimanfaatkan sebagai
pakan rusa.
4. Composting 4. Pengomposan
Organic waste that cannot be used as animal feed will Sampah organik yang tidak dapat digunakan sebagai
be processed through composting using windrow pakan ternak akan diproses lebih lanjut melalui metode
composting techniques. The resulting compost is then pengomposan menggunakan teknik aerasi (windrow
used as fertilizer to support plant growth in post-mining composting). Hasil kompos yang dihasilkan kemudian
land reclamation efforts. dimanfaatkan sebagai pupuk untuk mendukung tanaman
dalam kegiatan reklamasi lahan pascatambang.
Windrow Composting Process
Proses Windrow Composting
Receiving
Preprocessing | Pra Pemrosesan
Penerimaan
Shredding
Pencacahan/
Penghancuran
Water Nutrient
Other Additives Mixing
Nutrisi Air
Pencampuran
dan Tambahan
Lainnya
To Composting System
Ke Sistem Pengomposan
Post Processing
Air Windrow Composting Maturation Compost Product
Pasca Pemrosesan-
Udara Windrow Composting Maturisasi Produk Kompos
Pengemasan
Decomposition
Dekomposisi
124 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 125
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
5. Waste Recycling 5. Daur Ulang Sampah
The recycling process is applied to types of waste that can Proses daur ulang diterapkan pada jenis sampah yang
still be repurposed, such as glass, metal, cans, wood, and masih dapat dimanfaatkan, seperti kaca, logam, kaleng,
plastic. By recycling these materials, AMI not only reduces kayu, dan plastik. Dengan mendaur ulang sampah-sampah
the volume of waste but also reuses materials that still ini, AMI tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga
have practical value. Through its subsidiaries, MC and LC, memanfaatkan kembali bahan-bahan yang masih memiliki
AMI is implementing an initiative to optimize the use of nilai guna. Melalui anak perusahaannya MC dan LC, AMI
household waste, with the aim of processing organic waste melaksanakan inisiatif optimalisasi pemanfaatan sampah
into useful products. This initiative is designed to reduce domestik yang bertujuan mengolah limbah organik menjadi
the amount of waste that ends up in landfills through the produk bernilai guna. Inisiatif ini dirancang untuk menekan
implementation of more effective and sustainable waste timbulan sampah yang berakhir di tempat pemrosesan
management practices. In practice, various types of organic akhir (TPA) melalui penerapan pengelolaan limbah yang
waste are processed into products such as compost blocks, lebih efektif dan berkelanjutan. Dalam implementasinya,
bio-bricks, and animal feed, as part of efforts to promote berbagai jenis sampah organik diolah menjadi produk
responsible waste management practices. In 2025, MC and seperti kompos blok, biotong, serta pakan ternak, sebagai
LC successfully recycled 39.13 tons of waste, contributing to bagian dari upaya mendorong praktik pengelolaan limbah
a reduction in the volume of organic waste sent to landfills. yang bertanggung jawab. Pada tahun 2025, MC dan LC
berhasil mendaur ulang sebanyak 39,31 ton sampah yang
turut berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah
organik yang dibuang ke TPA.
6. Incineration 6. Insinerasi
Waste that cannot be recycled or reused will undergo Sampah yang tidak memiliki potensi untuk didaur ulang
incineration, which involves burning the waste to reduce atau digunakan lagi akan melalui proses insinerasi, yaitu
the volume of waste produced. This process reduces waste pembakaran sampah untuk mengurangi volume limbah
by 5–10% of its original volume, thereby minimizing the yang dihasilkan. Proses ini mampu mengurangi sampah
burden of further processing. hingga mencapai 5–10% dari volume awal sehingga
meminimalkan beban pengolahan lebih lanjut.
7. Landfilling 7. Penimbunan
As the final step in waste management, AMI conducts Sebagai langkah terakhir dalam pengelolaan sampah, AMI
landfilling activities using the controlled landfill method. melakukan penimbunan atau landfilling dengan metode
This process involves regular compaction and covering of penimbunan terkendali (controlled landfilling). Proses ini
waste to ensure safe, non-polluting waste management. mencakup pemadatan dan penutupan sampah secara
berkala untuk memastikan pengelolaan limbah yang aman
dan tidak mencemari lingkungan.
AMI has implemented various waste management initiatives AMI telah menerapkan berbagai inisiatif pengelolaan limbah
over the past three years, aimed at minimizing environmental yang dipantau selama 3 (tiga) tahun terakhir dan diarahkan
impact, improving operational efficiency, and contributing to untuk meminimalkan dampak lingkungan, meningkatkan
the Sustainable Development Goals (SDGs). These initiatives efisiensi operasional, dan berkontribusi terhadap Tujuan
not only focus on reducing waste generation, but also include Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Inisiatif tersebut tidak
efforts to enhance recycling and optimize waste treatment. The hanya menitikberatkan pada pengurangan timbulan limbah,
implementation of these initiatives contributes positively to tetapi juga mencakup upaya daur ulang serta pengolahan
the Company’s sustainability performance and environmental limbah yang lebih optimal. Penerapan inisiatif ini memberikan
management, including the following: [OJK F.14] kontribusi positif terhadap kinerja keberlanjutan dan
pengelolaan lingkungan Perusahaan, antara lain sebagai
berikut: [OJK F.14]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 125
Page 126
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
The Impact of Waste Management Initiatives
Dampak Inisiatif Pengelolaan Limbah [OJK F.14]
Impact
Initiative Dampak
TPB
Inisiatif
2024 2025
Recycle the water used in the Ensuring the Availability and Increase water efficiency Increase water efficiency
coal washing process at the Sustainable Management of by approximately 80%. by approximately 80%.
CHPP. Clean Water and Sanitation Meningkatkan efisiensi Meningkatkan
Mendaur ulang air yang for All. air sebesar ±80%. efisiensi air sebesar
digunakan pada proses Menjamin Ketersediaan serta ±80%.
pencucian batu bara di CHPP. Pengelolaan Air Bersih dan
Sanitasi yang Berkelanjutan
untuk Semua.
Harnessing rainwater for Ensuring the Availability and Use of water from Use of water from
washing vehicles at the Sustainable Management of alternative sources. alternative sources.
Lampunut washing bay. Clean Water and Sanitation Penggunaan air dari Penggunaan air dari
Melakukan pemanenan for All. sumber alternatif. sumber alternatif.
air hujan untuk kegiatan Menjamin Ketersediaan serta
pencucian unit angkutan di Pengelolaan Air Bersih dan
washing bay area Lampunut. Sanitasi yang Berkelanjutan
untuk Semua.
Composting of organic waste Ensuring Sustainable Reduce the amount Reduce the amount
that has undergone sorting Production and Consumption of solid waste sent to of solid waste sent to
at an Integrated Waste Habits. landfills by 3%. landfills by 9.5%.
Treatment Facility (IWTF). Menjamin Pola Produksi dan Mengurangi timbulan Mengurangi timbulan
Pembuatan kompos dari Konsumsi yang Berkelanjutan limbah padat yang limbah padat yang
sampah organik yang sudah Menjamin Pola Produksi dan dibuang ke TPA dibuang ke TPA
melewati proses pemilahan di Konsumsi yang Berkelanjutan. sebesar 3%. sebesar 9,5%.
Tempat Pengolahan Sampah
Terpadu (TPST).
Converting organic waste into Ensuring Sustainable 14.06 tons for the 14.57 tons for the
livestock feed, which is then Production and Consumption distribution of animal distribution of animal
distributed to the residents Habits. feed. feed.
of Tumbang Bauh Village—a Menjamin Pola Produksi dan 14,06 ton untuk 14,57 ton untuk
community we support—and Konsumsi yang Berkelanjutan. penyaluran pakan penyaluran pakan
used for maggot farming in ternak dan magot. ternak dan magot.
Tumbang Baloi Village.
Memanfaatkan sampah
organik menjadi pakan ternak
yang kemudian disalurkan
kepada masyarakat Desa
Tumbang Bauh yang dibina
dan menjadi magot di Desa
Tumbang Baloi.
Pilot project to convert plastic Ensuring Sustainable As part of the process As part of the process
waste into paving blocks. Production and Consumption of testing more efficient of testing more efficient
Uji coba pemanfaatan limbah Habits. technologies. technologies.
plastik menjadi paving block. Menjamin Pola Produksi dan Dalam proses uji coba Dalam proses uji
Konsumsi yang Berkelanjutan. percobaan teknologi coba percobaan
yang lebih efisien. teknologi yang lebih
efisien.
126 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 127
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Impact
Initiative Dampak
TPB
Inisiatif
2024 2025
The use of packmeal as a Ensuring Sustainable The use of packmeal Penggunaan packmeal
replacement for single-use Production and Consumption is equivalent to a yang setara dengan
packaging for employee Habits. reduction in plastic pengurangan
meals to reduce inorganic Menjamin Pola Produksi dan waste of 351,899 sampah plastik
plastic waste. Konsumsi yang Berkelanjutan. servings per year. sebanyak 483,929
Pemakaian kotak makan siang Penggunaan packmeal porsi per tahun.
(packmeal) sebagai pengganti yang setara dengan Penggunaan packmeal
kemasan sekali pakai untuk pengurangan yang setara dengan
packmeal karyawan guna sampah plastik pengurangan
mengurangi limbah plastik sebanyak 351.899 sampah plastik
anorganik. porsi per tahun. sebanyak 483.929
porsi per tahun.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 127
Page 128
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
During the reporting period, the Company recorded the Selama periode pelaporan, Perusahaan mencatat
amount of waste generated, waste diverted from landfills, jumlah limbah yang dihasilkan, limbah yang dialihkan
and waste sent to landfills, as shown in the following table. dari pembuangan akhir, dan limbah yang diarahkan ke
[OJK F.13] [GRI 306-3, 306-4, 306-5] pembuangan akhir sebagaimana disajikan pada tabel berikut.
[OJK F.13][GRI 306-3, 306-4, 306-5]
Total Waste Generated
Jumlah Limbah yang Dihasilkan [OJK F.13] [GRI 306-3]
Type Unit
2023 2024 2025
Jenis Satuan
Non-hazardous waste ton(s)
232.19 557.90 526.77
Limbah tidak berbahaya ton
Hazardous waste ton(s)
518.12 968.69 952.95
Limbah berbahaya ton
Total waste ton(s)
750.31 1,526.59 1,479.72
Total limbah ton
Total Waste Diverted to Final Disposal
Jumlah Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir [GRI 306-4]
Description Unit 2023 2024 2025
Keterangan Satuan Offsite Onsite Offsite Onsite Offsite Onsite
Non-hazardous waste diverted
Limbah non-B3 yang dialihkan
Reused ton(s)
Menggunakan kembali 0 42.19 0 58.74 0 0
Ton
Recycle ton(s)
Daur ulang 0 0 23.00 13.90 24.56 14.57
ton
Other restoration
operations ton(s)
0 0 0 0 0 0
Operasi pemulihan ton
lainnya
Total non-hazardous
waste diverted ton(s) 0 42.19 23.00 72.64 24.56 14.57
Total limbah non-B3 ton
yang dialihkan
Hazardous waste diverted
Limbah B3 yang dialihkan
Reused ton(s)
Menggunakan kembali 0 0 0 0 0 0
Ton
Recycle ton(s)
Daur ulang 412.98 0 809.73 0 751.35 0
ton
Other restoration
operations ton(s)
0 0 0 0 0 0
Operasi pemulihan ton
lainnya
Total hazardous waste
diverted ton(s)
412.98 0 809.73 0 751.35 0
Limbah B3 yang ton
dialihkan
Total waste diverted ton(s)
Total limbah yang 412.98 0 832.73 72.64 775.91 14.57
ton
dialihkan
128 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 129
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Total Waste Directed to Final Disposal
Jumlah Limbah yang Diarahkan ke Pembuangan Akhir [GRI 306-5]
Description Unit 2023 2024 2025
Keterangan Satuan Offsite Onsite Offsite Onsite Offsite Onsite
Non-hazardous waste directed to final disposal
Limbah non-B3 yang diarahkan ke pembuangan akhir
Waste incineration without
recovering energy ton(s)
0 0 0 177.79 0 74.95
Insinerasi tanpa ton
Pemulihan energi
ton(s)
Landfill 0 190.00 0 321.37 0 297.55
ton
Other restoration operations ton(s)
0 0 0 0 0 0
Operasi pemulihan lainnya ton
Total non-hazardous waste
directed to final disposal
ton(s)
Total limbah non-B3 yang 0 190.00 0 499.16 0 372.50
ton
diarahkan ke pembuangan
akhir
Hazardous waste directed to final disposal
Limbah B3 yang diarahkan ke pembuangan akhir
Waste incineration without
recovering energy ton(s)
0 0 0 0 201.60 0
Insinerasi tanpa pemulihan ton
energi
ton(s)
Landfill 105.14 0 158.96 0 0 0
ton
Other restoration operations ton(s)
0 0 0 0 0 0
Operasi pemulihan lainnya ton
Total hazardous waste
directed to final disposal
ton(s)
Total limbah B3 yang 105.14 0 158.96 0 201.60 0
ton
diarahkan ke pembuangan
akhir
Total waste directed to
final disposal
ton(s)
Total limbah yang 105.14 190.00 158.96 499.16 201.60 372.50
ton
diarahkan ke pembuangan
akhir
The company continues to strive to reduce the amount of solid Perusahaan terus berupaya mengurangi timbulan limbah padat
waste sent to landfills by optimizing waste utilization. By 2025, yang dibuang ke TPA melalui optimalisasi pemanfaatan sampah
the reduction in the amount of solid waste sent to landfills will yang dilakukan. Pada tahun 2025, persentase pengurangan
reach 12%. These waste management efforts are not limited timbulan limbah padat yang dibuang ke TPA mencapai 12%.
to household waste but also extend to the management of Upaya pengelolaan limbah ini tidak hanya terbatas pada
other operational residues that could potentially have an sampah domestik, tetapi juga mencakup pengelolaan residu
environmental impact, including mine tailings generated by operasional lainnya yang berpotensi menimbulkan dampak
mining activities. The management of mine tailings is a crucial lingkungan, termasuk lumpur tambang yang dihasilkan dari
aspect of AMI’s environmental management efforts. The kegiatan pertambangan. Pengelolaan lumpur tambang
slurry generated by mining operations is typically managed menjadi aspek krusial dalam upaya pengelolaan lingkungan
using equipment such as excavators and trucks to ensure an hidup di AMI. Lumpur yang dihasilkan dari kegiatan tambang
effective and safe process. umumnya dikelola dengan menggunakan peralatan seperti
excavator dan truk untuk memastikan proses yang efektif dan
aman.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 129
Page 130
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Biodiversity Conservation
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
AMI, through MC and LC, is committed to preserving AMI melalui MC dan LC memiliki komitmen untuk menjaga
biodiversity as outlined in its Integrated Management System kelestarian keanekaragaman hayati sebagaimana tertuang
Policy Statement. This commitment has been translated into dalam Pernyataan Kebijakan Sistem Manajemen Terpadu.
various biodiversity conservation and management programs Komitmen tersebut telah diturunkan ke dalam berbagai
implemented by the Company in collaboration with its program perlindungan dan pengelolaan keanekaragaman
partners. hayati yang dilaksanakan oleh Perusahaan bersama mitra kerja.
As part of the implementation of this policy, these commitments Sebagai bentuk operasionalisasi kebijakan tersebut,
have also been incorporated into the Feasibility Study, AMDAL, komitmen ini diintegrasikan sejak tahap perencanaan
Biodiversity Baseline Study, and BMAP, since the mining pertambangan melalui penyusunan dokumen Feasibility
planning stage. These documents identify potential risks and Study, AMDAL, biodiversity baseline study, dan BMAP sejak
impacts on biodiversity while also outlining the management tahap perencanaan pertambangan. Dokumen-dokumen
and monitoring measures. The baseline environmental tersebut memuat identifikasi potensi risiko dan dampak
conditions outlined in the document are then used as a terhadap keanekaragaman hayati, sekaligus menetapkan
benchmark for setting biodiversity impact management langkah-langkah pengelolaan dan pemantauannya. Rona awal
objectives and strategies prior to the commencement of lingkungan yang tercantum dalam dokumen tersebut kemudian
operational activities. This is in line with Target 14 of the digunakan sebagai dasar pengukuran dalam menetapkan
Kunming–Montreal Global Biodiversity Framework (GBF), tujuan dan strategi pengelolaan dampak keanekaragaman
namely “Integrate Biodiversity into Decision-Making at Every hayati sebelum kegiatan operasional dilaksanakan. Hal
Level.” ini selaras dengan Target 14 Kunming–Montreal Global
Biodiversity Framework (GBF) yang menekankan integrasi
keanekaragaman hayati dalam pengambilan keputusan di
seluruh tingkatan.
Further, this planning framework is translated into a structured Lebih lanjut, kerangka perencanaan tersebut diterjemahkan
management mechanism through the Biodiversity Risk dalam mekanisme pengelolaan terstruktur melalui Biodiversity
Assessment and the Biodiversity Management Action Plan Risk Assessment dan BMAP. BMAP mencakup lima fokus utama,
(BMAP) The BMAP covers five key areas: management of yaitu pengelolaan dampak operasional, pengelolaan hutan
operational impacts; management of forests or habitats; atau habitat, pengelolaan spesies langka, terancam punah,
management of rare, endangered, endemic, and protected endemik, dan dilindungi (Rare, Endangered, Endemic, and
species (REEPS); stakeholder engagement; and community Protected Species/REEPS), pelibatan pemangku kepentingan,
participation. These efforts are expected to contribute to the serta partisipasi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat
attainment of the Kunming-Montreal GBF’s 4th target, namely mendukung capaian target 4 Kunming GBF, yakni Menghentikan
Preventing Species Extinction, Protecting Genetic Diversity, Kepunahan Spesies, Melindungi Keanekaragaman Genetik, dan
and Managing Human-Wildlife Conflicts. [OJK F.9] Mengelola Konflik Manusia–Satwa Liar. [OJK F.9]
During the field implementation phase, particularly during Pada tahap implementasi di lapangan khususnya saat
land clearing, the Company conducts an Initial Baseline Survey pembukaan lahan, Perusahaan melaksanakan Initial Baseline
to identify the baseline conditions of biodiversity and minimize Survey untuk mengidentifikasi kondisi awal keanekaragaman
the impact of land clearing activities on the ecosystem. AMI hayati dan meminimalkan dampak kegiatan pembukaan lahan
also implements proactive conservation efforts for endemic terhadap ekosistem. AMI juga menerapkan upaya konservasi
plants to preserve biodiversity, particularly plant species found proaktif terhadap tanaman endemik untuk menjaga keragaman
only in specific locations. Plant conservation activities are hayati, terutama jenis tanaman yang hanya dapat ditemukan di
carried out through three main stages: inventory, rescue, and lokasi tertentu. Kegiatan konservasi tanaman dilakukan melalui
relocation (transplantation). [OJK F.9, F.10] tiga tahapan utama, yaitu pendataan, penyelamatan, dan
pemindahan (transplantasi). [OJK F.9, F.10]
The effectiveness of biodiversity management is measured Efektivitas pengelolaan keanekaragaman hayati diukur
using quantitative and qualitative success indicators. melalui indikator keberhasilan kuantitatif dan kualitatif.
Quantitatively, the indicators used include increases in species Secara kuantitatif, indikator yang digunakan meliputi
diversity and population indices—based on the Shannon- peningkatan indeks keanekaragaman dan populasi spesies
Wiener index—as well as the area preserved as natural habitat. mengacu pada indeks Shannon-Wiener serta luas area yang
In addition to conservation efforts aimed at protecting plant dipertahankan sebagai habitat alami. Selain upaya konservasi
diversity, the Company also manages and monitors the wildlife terhadap keanekaragaman flora, Perusahaan juga melakukan
130 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 131
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
that is part of the ecosystem in its operational areas. In this pengelolaan dan pemantauan terhadap fauna yang menjadi
context, one of the indicators used is the number of sambar bagian dari ekosistem di wilayah operasional. Dalam konteks
deer (Cervus unicolor) bred at the MC breeding facility, which ini, salah satu indikator yang digunakan adalah jumlah
has obtained a permit from the Central Kalimantan Natural perkembangbiakkan rusa sambar (Cervus unicolor) di fasilitas
Resources Conservation Agency by 2025. There were nine penangkaran MC yang telah memperoleh izin dari Balai
sambar deer being kept at the breeding facility during the Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah pada tahun
reporting period. Meanwhile, from a qualitative perspective, 2025. Terdapat sembilan ekor rusa sambar yang dipelihara di
the Company utilizes employee observation reports submitted fasilitas penangkaran pada periode pelaporan. Sementara itu,
through the internal monitoring platform OKE HATI as part secara kualitatif, Perusahaan memanfaatkan laporan temuan
of a participatory monitoring system. Through this platform, karyawan yang disampaikan melalui platform pemantauan
employees are encouraged to take part in biodiversity internal OKE HATI sebagai bagian dari sistem pemantauan
monitoring in the workplace through this platform by reporting partisipatif. Melalui platform ini, karyawan didorong untuk
the findings of biodiversity-related observations and incidents. berpartisipasi dalam pemantauan keanekaragaman hayati
The information is then followed up promptly and accurately di lingkungan kerja dengan melaporkan hasil pengamatan
to support conservation efforts. [GRI 101-1] maupun insiden terkait keanekaragaman hayati. Informasi
tersebut kemudian ditindaklanjuti secara cepat dan tepat guna
mendukung upaya konservasi. [GRI 101-1]
These various activities are aimed at achieving measurable Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk mencapai
management goals for significant impacts, manifested through tujuan pengelolaan dampak signifikan secara terukur yang
the implementation of baseline surveys to identify affected diwujudkan melalui pelaksanaan survei rona awal untuk
species, as well as the rescue and replanting of local plants in mengidentifikasi spesies terdampak serta penyelamatan dan
accordance with standard operating procedures, biodiversity pembibitan kembali tanaman lokal sesuai SOP, pemantauan
monitoring every semester involving an independent team of keanekaragaman hayati setiap semester dengan melibatkan
experts, implementation of the OKE HATI program to increase tim ahli independen, pelaksanaan program OKE HATI untuk
employee awareness and participation in reporting biodiversity meningkatkan kesadaran dan partisipasi karyawan dalam
findings, construction of a sambar deer restocking facility in pelaporan temuan keanekaragaman hayati, pembangunan
the Lampunut area, the designation of high-biodiversity zones fasilitas restocking rusa sambar di area Lampunut, penetapan
to be preserved as sources of reclamation seedlings, as well as zonasi area dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi
monitoring activities such as the installation of camera traps yang dipertahankan sebagai sumber bibit reklamasi, serta
in reclamation areas and preserved areas on a weekly basis, kegiatan pemantauan berupa pemasangan camera trap di
followed by daily reporting by employees if they encounter area reklamasi dan area yang dipertahankan secara berkala
wildlife in the work area, and field surveys conducted with setiap minggu lalu pelaporan harian oleh karyawan apabila
consultants or expert teams every six months. Examples of menemukan fauna di area kerja, hingga kegiatan survei
affected plant species that have been saved include orchids lapangan bersama konsultan atau tim ahli setiap enam bulan
(Orchidaceae), ulin or Bornean ironwood (Eusideroxylon sekali. Contoh spesies tumbuhan terdampak yang pernah
zwageri), and meranti (Shorea spp.). Meanwhile, some animal diselamatkan antara lain adalah anggrek (Orchidaceae), ulin
species identified during monitoring activities include the sun (Eusideroxylon zwageri) dan meranti (Shorea spp.). Sementara
bear (Helarctos malayanus), the rhinoceros hornbill (Buceros itu, beberapa spesies satwa yang teridentifikasi dalam kegiatan
rhinoceros), and the maroon langur (Presbytis rubicunda). pemantauan antara lain adalah beruang madu (Helarctos
[GRI 101-1] malayanus), rangkong badak (Buceros rhinoceros), dan lutung
merah (Presbytis rubicunda). [GRI 101-1]
The results of this monitoring serve as the basis for developing Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan
mitigation measures to address potential interactions between langkah mitigasi terhadap potensi interaksi antara aktivitas
operational activities and wildlife. Mitigation efforts to address operasional dan satwa liar. Di MC dan LC, upaya mitigasi
negative wildlife interactions are being implemented at MC interaksi negatif satwa liar dilakukan antara lain melalui
and LC through the construction of arboreal bridges to serve pembangunan jembatan satwa (arboreal bridge) sebagai
as wildlife crossings, as well as genetic conservation efforts jalur perlintasan satwa liar, serta konservasi genetik melalui
involving the collection of local plant seedlings from cleared penyelamatan bibit tanaman lokal dari area bukaan lahan
areas for cultivation in nurseries and subsequent replanting. untuk kemudian dibudidayakan di nursery dan ditanam
These efforts also support Target 4 of the Kunming GBF: Halt kembali. Upaya-upaya ini juga mendukung Target 4
Species Extinction, Protect Genetic Diversity, and Manage Kunming GBF, yakni Menghentikan Kepunahan Spesies,
Human-Wildlife Conflicts. Melindungi Keanekaragaman Genetik, dan Mengelola Konflik
Manusia–Satwa Liar.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 131
Page 132
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
In keeping with this comprehensive approach, the Company Sebagai bagian dari pendekatan yang komprehensif,
has also identified various operational activities that could Perusahaan juga mengidentifikasi berbagai kegiatan
potentially impact flora, fauna, and aquatic life, and has operasional yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap
established appropriate mitigation measures. A summary of flora, fauna, maupun biota perairan, serta menetapkan
these activities, their potential impacts, and mitigation efforts langkah mitigasi yang sesuai. Ringkasan identifikasi kegiatan,
potensi dampak, dan upaya mitigasi tersebut disajikan pada
is presented in the following table.
tabel berikut.
Mitigation of the Impacts of Operational Activities towards Biodiversity
Mitigasi Dampak dari Aktivitas Operasional terhadap Keanekaragaman Hayati [OJK F.9]
Activity Potential Impacts Impact Mitigations
Kegiatan Potensi Dampak Mitigasi Dampak
Port operations Decline in the abundance and • Constructing slope drains (contour drains) to channel rainwater toward
Operasional species diversity of aquatic biota. the base of the slope.
pelabuhan Penurunan kelimpahan dan Membuat saluran slope drain (contour drain) untuk mengalirkan air
spesies keanekaragaman hayati hujan menuju ke kaki slope.
jenis biota air. • Building temporary sedimentation ponds (check dams) at the end of
diversion channels at the slope base to settle sediments, along with
regular maintenance and dredging.
Membuat kolam endapan sementara (check dam) pada ujung saluran
diversi di kaki slope untuk mengendapkan sedimen dan melakukan
pemeliharan serta pengerukan sedimen.
• Constructing sedimentation ponds to collect runoff water before it is
discharged into natural water bodies.
Membuat kolam pengendap lumpur untuk menampung air limpasan
sebelum dilepas ke badan air.
• Installing chutes to collect and channel coal spillage along conveyor
systems.
Memasang talang untuk menampung dan mengalirkan ceceran batu
bara metalurgi pada konveyor.
Topsoil Stripping • Disturbance to terrestrial • Conducting pre-clearing observations.
and Storage fauna and flora. Melakukan observasi sebelum pembukaan lahan.
Pengupasan dan Gangguan terhadap fauna • Inventorying priority species and protecting core habitats.
penyimpanan tanah terestrial dan flora. Melakukan inventarisasi spesies prioritas dan perlindungan habitat
pucuk • Decline in the abundance and utama
species diversity of aquatic • Installing informational signage prohibiting wildlife hunting.
biota. Membuat papan informasi larangan berburu satwa liar.
Penurunan kelimpahan dan • Installing boundary markers around designated areas.
spesies keanekaragaman Memasang tanda tata batas area.
hayati jenis biota air. • Collecting seedlings of protected plant species found during
observations.
Mengumpulkan bibit semai flora dilindungi yang ditemukan pada saat
observasi.
• Constructing slope drains (contour drains) to channel rainwater toward
the base of the slope.
Membuat saluran slope drain (contour drain) untuk mengalirkan air
hujan menuju ke kaki slope.
132 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 133
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Road construction • Disturbance to terrestrial • Ensuring that land clearing is conducted in accordance with established
Pembangunan jalan fauna and flora. procedures and regulations.
Gangguan terhadap fauna dan Memastikan pembukaan lahan mengacu pada prosedur dan peraturan.
flora terestrial. • Installing boundary markers around designated areas.
Memasang tanda tata batas area.
• Conducting pre-clearing observations.
Melakukan observasi sebelum pembukaan lahan.
• Inventorying priority species and protecting core habitats.
Melakukan inventarisasi spesies prioritas dan perlindungan habitat
utama.
• Constructing arboreal bridges as alternative crossings for wildlife.
Membuat arboreal bridge sebagai alternatif perlintasan fauna.
• Collecting seedlings of protected plant species found during
observations.
Mengumpulkan bibit semai flora dilindungi yang ditemukan pada saat
observasi.
Development • Disturbance to terrestrial • Conducting pre-clearing observations.
of main and fauna and flora. Melakukan observasi sebelum pembukaan lahan.
supporting Gangguan terhadap fauna • Inventorying priority species and protecting key habitats.
infrastructure terestrial dan flora. Melakukan inventarisasi spesies prioritas dan perlindungan habitat
Pembangunan • Decline in the abundance and utama.
infrastruktur utama species diversity of aquatic • Installing informational signs prohibiting wildlife hunting.
dan pendukung biodiversity. Membuat papan informasi larangan berburu satwa liar.
Penurunan kelimpahan dan • Installing boundary markers around designated areas.
spesies keanekaragaman Memasang tanda tata batas area.
hayati jenis biota air. • Collecting seedlings of protected plant species found during
observations.
Mengumpulkan bibit semai flora dilindungi yang ditemukan pada saat
observasi.
• Constructing slope drains (contour drains) to direct rainwater toward
the base of the slope.
Membuat saluran slope drain (contour drain) untuk mengalirkan air
hujan menuju ke kaki slope.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 133
Page 134
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Post-mining land • Enhancement of terrestrial • Conserving identified biodiversity.
reclamation flora diversity Melakukan konservasi keanekaragaman hayati yang teridentifikasi.
Reklamasi lahan Peningkatan keanekaragaman • Establishing a biodiversity conservation area in the form of an
pascatambang flora terestrial arboretum.
• Increase in the biodiversity Membangun tempat konservasi keanekaragaman hayati arboretum.
index value • Stabilizing slopes in areas with steep gradients.
Meningkatkan nilai indeks Melakukan penstabilan lereng pada areal dengan tingkat kemiringan
keanekaragaman hayati yang curam.
• Utilizing locally available plant species from the surrounding mining
area to increase the likelihood of planting success.
Memanfaatkan tanaman yang tersedia di area sekitar tambang untuk
meningkatkan probabilitas keberhasilan penanaman.
Aquatic biota The biodiversity index value for • Treating both runoff water and domestic wastewater before discharge
disturbance aquatic biota falls within the to surface water bodies.
Gangguan biota air moderate and stable category. Melakukan pengolahan air, baik dari air limpasan maupun air limbah
Nilai indeks keanekaan jenis biota domestik sebelum dibuang ke permukaan.
air dalam kategori sedang dan • Conducting daily and monthly monitoring of treated wastewater
stabil. quality.
Melakukan pemantauan harian dan bulanan pada hasil pengolahan
limbah cair.
• Periodically monitoring aquatic biota in rivers potentially affected by
mining activities.
Melakukan pemantauan biota air secara berkala pada sungai sungai
yang berpotensi terdampak aktivitas pertambangan.
Furthermore, to support biodiversity conservation, MC Selain pengelolaan berbasis mitigasi dampak operasional, MC
maintains an arboretum that serves multiple strategic memiliki arboretum yang berfungsi sebagai:
functions:
• Acting as a conservation center for flora and fauna • Sarana konservasi keanekaragaman hayati flora dan fauna
biodiversity
• Providing a habitat and sanctuary for protected and • Habitat atau kantong satwa bagi spesies yang dilindungi
endemic species maupun endemik
• Serving as an educational tourism (edutourism) site • Sarana wisata edukasi (edutourism)
• Functioning as a source of local plant seedlings for future • Sumber bibit tumbuhan lokal yang berpotensi untuk
development in the MC nursery dikembangkan di nursery MC
MC also built six arboreal bridges along its hauling roads in MC juga membangun enam arboreal bridge di sepanjang
2020. These bridges serve as wildlife corridors, enabling jalan hauling pada tahun 2020 yang berfungsi sebagai
animals to safely migrate between habitats. Monitoring data jalur perlintasan satwa liar (wildlife corridor), sehingga
shows that the long-tailed macaque (Macaca fascicularis) is memungkinkan satwa berpindah dengan aman dari satu
among the species actively utilizing these structures. habitat ke habitat lainnya. Berdasarkan hasil pemantauan,
salah satu spesies yang teridentifikasi memanfaatkan fasilitas
ini adalah monyet ekor panjang (Macaca fascicularis).
The Company, in collaboration with external experts, regularly Perusahaan telah melakukan pemantauan keanekaragaman
conducts biodiversity monitoring and evaluates the identified hayati bersama tim ahli eksternal serta mengevaluasi
species based on the International Union for Conservation of spesies yang teridentifikasi dengan mengacu pada kategori
Nature (IUCN) Red List and the Ministry of Environment and International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red
Forestry Regulation No. 106 of 2018 regarding the Second List dan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018 tentang
Amendment to the Regulation of the Minister of Environment Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
and Forestry Number P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018
concerning Protected Species of Plants and Animals. Overall, tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Secara
there are 285 plants and 266 wildlife in the IUCN Red List keseluruhan, terdapat 285 tumbuhan dan 266 satwa dalam
categories recorded by the Company. These vegetation and kategori IUCN Red List yang dicatat Perusahaan. Tumbuhan
wildlife are divided into the classifications of least concern, dan satwa ini dibagi dalam klasifikasi risiko rendah, hampir
near threatened, vulnerable, endangered, and critically terancam, rentan, terancam punah, hingga kritis. [GRI 101-5]
endangered. [GRI 101-5]
134 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 135
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Biodiversity Monitoring Results for 2025
Hasil Pemantauan Keanekaragaman Hayati Tahun 2025
IUCN Category
Flora Terrestrial Avifauna Mammalia Herpetofauna
Kategori IUCN
Critically Endangered (CR)
3 1 1 0
Kritis (CR)
Endangered (EN)
1 1 6 1
Terancam Punah (EN)
Vulnerable (VU)
23 9 10 2
Rentan (VU)
Near Threatened (NT)
8 37 3 0
Hampir Terancam (NT)
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 135
Page 136
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Environmental Reclamation Reklamasi dan Rehabilitasi
and Rehabilitation Lingkungan
AMI conducts reclamation on lands affected by operational AMI menerapkan kegiatan reklamasi pada lahan yang
activities, aiming to restore and enhance environmental quality terdampak aktivitas operasional. Reklamasi bertujuan untuk
while reinstating ecosystem functions so that they can function memulihkan dan meningkatkan kualitas lingkungan serta
as their intended use. In addition to reclamation activities in mengembalikan fungsi ekosistem agar dapat berfungsi
former mining areas, the Company also implements watershed kembali sesuai dengan peruntukannya. Selain kegiatan
(DAS) rehabilitation activities to restore and protect the reklamasi pada area bekas tambang, Perusahaan juga
ecosystem around the operational area. Within the MC and LC melaksanakan program rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS)
operational zones, these reclamation and rehabilitation efforts sebagai bagian dari upaya pemulihan dan perlindungan
are integrated sustainably across all mining phases, from ekosistem di sekitar wilayah operasi. Pada wilayah operasi
exploration through post-mining. This is done to mitigate MC dan LC, kegiatan reklamasi dan rehabilitasi lingkungan
environmental impacts and ensure the land is restored to an dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahapan usaha
improved state. To foster synergy and reduce potential trade- pertambangan mulai dari tahap eksplorasi hingga pasca
offs between biodiversity management and climate change penambangan untuk meminimalkan dampak lingkungan dan
mitigation, MC undertakes watershed (DAS) rehabilitation memastikan lahan dapat dikembalikan pada kondisi yang
activities both within post-mining zones and outside lebih baik. Untuk mendorong sinergi serta meminimalkan
operational boundaries. This initiative is designed to restore potensi trade-off antara pengelolaan keanekaragaman hayati
ecosystem functions, manage erosion and sedimentation, dan dampak perubahan iklim, MC melaksanakan rehabilitasi
and expand vegetation cover, ultimately bolstering landscape daerah aliran sungai (DAS) di area pascatambang maupun
resilience against extreme climate conditions. Furthermore, in di luar area operasional. Kegiatan ini bertujuan mendukung
2024, MC conducted a comprehensive study to assess biomass pemulihan fungsi ekosistem, mengendalikan erosi dan
potential and carbon reserves in both post-mining reclamation sedimentasi, serta meningkatkan tutupan vegetasi yang dapat
areas and natural forests within its operational areas. [GRI 101-2] berkontribusi terhadap ketahanan lanskap dalam menghadapi
potensi kondisi iklim ekstrem. Selain itu, pada tahun 2024
MC juga melakukan kajian potensi biomassa dan cadangan
karbon di kawasan reklamasi pascatambang serta hutan alam
di wilayah operasional MC. [GRI 101-2]
Since the operation phase commenced, MC and LC have Sejak awal tahap operasional berlangsung, MC dan LC telah
executed a variety of reclamation activities, encompassing melaksanakan berbagai kegiatan reklamasi yang mencakup
post-mining land restoration, the replanting of native pemulihan lahan pascapenambangan, penanaman kembali
vegetation, and the continuous monitoring of plant growth vegetasi lokal, serta pemantauan pertumbuhan tanaman dan
and wildlife habitat recovery. AMI also carries out seedling proses pemulihan habitat satwa liar. AMI juga melakukan
enrichment by rescuing local plant seedlings and using pengayaan bibit dengan penyelamatan bibit tanaman
artificial vegetative methods. All of these activities are carried lokal dan penggunaan vegetatif buatan. Seluruh kegiatan
out with a sustainability approach and considering local tersebut dilaksanakan dengan pendekatan keberlanjutan
ecological conditions, so that they are expected to support dan mempertimbangkan kondisi ekologis setempat,
ecosystem balance while providing long-term benefits for the sehingga diharapkan dapat mendukung keseimbangan
environment and communities around the operational area. ekosistem sekaligus memberikan manfaat jangka panjang
During the reporting year, reclamation efforts in the Murung bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Raya region covered 47.99 hectares currently undergoing Pada tahun pelaporan, kegiatan reklamasi dilaksanakan di
restoration, primarily focusing on the closure of mined-out wilayah Murung Raya dengan luas area yang sedang menjalani
areas using standard reclamation methods. pemulihan sebesar 47,99 hektare, yang difokuskan pada
penutupan bekas lahan tambang melalui metode reklamasi.
Furthermore, the operational reclamation, post-mining Selain lahan reklamasi operasional, program reklamasi
reclamation, and watershed rehabilitation programs actively pascatambang dan rehabilitasi DAS menjadi salah satu
contribute to the goals of the Kunming GBF. Specifically, they representasi pemenuhan target Kunming GBF, yakni Target 2
align with Target 2 (Restore 30% of all Degraded Ecosystems) (Memulihkan 30% dari Seluruh Ekosistem yang Terdegradasi)
and Target 3 (Conserve 30% of Land, Waters and Seas). The dan Target 3 (Melestarikan 30% Wilayah Daratan, Perairan,
136 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 137
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
determination of local plant species for revegetation activities dan Laut). Penentuan jenis tanaman lokal untuk kegiatan
is an embodiment of the spirit of Target 6 (Reduce the revegetasi merupakan perwujudan semangat Target 6
Introduction of Invasive Alien Species by 50% and Minimize (Mengurangi Introduksi Spesies Asing Invasif Sebesar 50%
Their Impact) in reducing the potential introduction of invasive dan Meminimalkan Dampaknya) dalam mengurangi potensi
species in post-mining succession areas. The success of these introduksi spesies invasif di area suksesi pascatambang. Bukti
programs is evident in the expansive scale of the reclamation pelaksanaan program tersebut tercermin pada luas kegiatan
and watershed rehabilitation activities, as well as the successful reklamasi dan rehabilitasi DAS serta penggunaan jenis tanaman
cultivation of native species such as Belangeran, Pulai, lokal yang ditanam di area rehabilitasi DAS dan kegiatan
Jelutung, and Nyamplung in these areas. reklamasi, yaitu Belangeran, Pulai, Jelutung, Nyamplung, dan
lainnya.
The progress of this program is further reflected in the Pelaksanaan program ini selanjutnya tercermin dalam target
planned reclamation area targets and achievements. AMI aims dan capaian luasan reklamasi yang telah direncanakan. AMI
to reclaim an area of 25.63 hectares in MC and 22.36 hectares menargetkan reklamasi seluas 25,63 hektare di MC dan 22,36
in LC in 2025. The detailed targets and actual achievements hektare di LC pada tahun 2025. Adapun berikut rincian target
for MC’s reclamation over the past three years are provided dan realisasi reklamasi MC selama tiga tahun terakhir.
below.
Target and Actual MC Reclamation 2023 - 2025
Target dan Realisasi Reklamasi MC 2023 - 2025
2023 2024 2025
Description Unit
Uraian Satuan Percentage Percentage Percentage
Actual Plan Actual Plan Actual Plan
Persentase Persentase Persentase
Aktual Rencana Aktual Rencana Aktual Rencana
(%) (%) (%)
Land Preparation | Persiapan Lahan
Land surface
setting
Pengaturan ha 11.45 26.56 43 37.08 41.69 89 47,985 50 96
permukaan
tanah
Topsoil
spreading
BCM 81,075.18 185,853 44 164,680 125,070 132 335,930 348,180 96
Penghamparan
tanah pucuk
Erosion control and water management | Pengendalian erosi dan pengelolaan air
Drainage
Maintenance
Pengendalian
erosi dan m3 4,503 4,153 108 3,781 4,169 91 10,717 10,844 99
pengelolaan air
(pemeliharaan
drainase)
Drop structure
construction
Unit 15 12 125 23 12 192 6 6 100
Bangunan
struktur drop
Nursery and
Seedling
Trees
Production 142,141 111,577 127 37,080 26,056 142 60,961 52,742 116
Pohon
Pembibitan dan
perawatan
Planting and Maintenance | Penanaman dan pemeliharaan
Cultivation Trees
51,825 25,038 207 35,918 26,056 138 40,683 49,407 82
Budidaya Pohon
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 137
Page 138
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Along with the implementation of land reclamation in areas Seiring dengan pelaksanaan reklamasi lahan pada area
affected by mining activities, AMI recognizes that true terdampak kegiatan pertambangan, AMI memandang bahwa
environmental recovery extends beyond merely restoring pemulihan lingkungan tidak hanya terbatas pada pengembalian
post-mining land functions. In specific regions, particularly fungsi lahan pascatambang. Pada wilayah tertentu, khususnya
those within designated forest areas, recovery efforts are yang berada di dalam kawasan hutan, upaya pemulihan juga
also carried out through ecosystem rehabilitation integrated dilakukan melalui rehabilitasi ekosistem yang terintegrasi
with regional hydrological systems. Therefore, in addition dengan sistem hidrologi regional. Oleh karena itu, selain
to reclamation in operational areas, AMI also carries out reklamasi pada area operasional, AMI juga melaksanakan
Watershed (DAS) rehabilitation as part of efforts to preserve rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bagian dari
the environmental equilibrium surrounding its operational upaya menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar wilayah
area. operasi.
AMI’s subsidiaries that have the Approvel for the Use of Anak perusahaan AMI yang memiliki Kepersetujuaan
Forest Areas carry out watershed rehabilitation in accordance Penggunaan Kawasan Hutan melaksanakan rehabilitasi DAS
with the Minister of Environment and Forestry Regulation No. sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan
P.59/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019 regarding Planting Kehutanan Nomor P.59/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2019
in the Context of Watershed Rehabilitation. This initiative is tentang Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran
designed to restore and enhance watershed functionality by Sungai. Kegiatan ini bertujuan memulihkan dan meningkatkan
protecting water quality, controlling erosion, and improving fungsi DAS melalui perlindungan kualitas air, pengendalian
soil structure. Watershed rehabilitation from the Company erosi, serta perbaikan struktur tanah. Melalui rehabilitasi DAS,
also bolsters flood control measures, sustains soil fertility, and Perusahaan juga mendukung pengendalian banjir, menjaga
optimizes water management in the vicinity. kesuburan tanah, serta memperbaiki tata kelola air di wilayah
sekitar.
MC and LC are mandated to rehabilitate a combined total of MC dan LC masing-masing memiliki kewajiban rehabilitasi
approximately 6,716 hectares of watershed area in Central daerah aliran sungai (DAS) di Kalimantan Tengah dengan total
Kalimantan. This watershed designated area is divided into luas sekitar 6.716 hektare. Area rehabilitasi DAS MC dan LC
23 blocks, comprising 19 blocks for MC (5,788 hectares) and mencakup 23 blok, yang terdiri atas 19 blok MC seluas 5.788
4 blocks for LC (928 hectares). MC and LC have completed hektare dan 4 blok LC seluas 928 hektare. MC dan LC telah
land rehabilitation of 3,524.27 hectares and 928 hectares, merealisasikan rehabilitasi lahan masing-masing seluas 3.524,27
respectively, bringing the total to 4,452.27 hectares. Of hektare dan 928 hektare, sehingga total mencapai 4.452,27
this total, 3,418.65 hectares have been handed over to the hektare. Dari total tersebut, seluas 3.418,65 hektare telah
government. diserahterimakan kepada pemerintah.
Fire Risk Management Pengelolaan Risiko Kebakaran
AMI remains deeply committed to environmental sustainability, AMI berkomitmen menjaga keberlanjutan lingkungan,
notably through rigorous mitigation of forest and land fires termasuk melalui upaya mitigasi kebakaran hutan dan
(karhutla) in the vicinity of its operations. The Company lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasional. Perusahaan
acknowledges that such fires not only severely threaten local memahami bahwa karhutla tidak hanya menimbulkan
ecosystems but also compromise public health, workplace risiko serius terhadap ekosistem, tetapi juga berdampak
safety, and overall business continuity. Therefore, prevention pada kesehatan masyarakat, keselamatan kerja, serta
and preparedness for forest and land fires are an important keberlangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu,
part of environmental risk management. pencegahan dan kesiapsiagaan karhutla menjadi bagian
penting dari pengelolaan risiko lingkungan.
138 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 139
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
AMI has enacted comprehensive measures to minimize both AMI melaksanakan berbagai langkah untuk mengurangi potensi
the likelihood and the impact of these forest and land fires. dan dampak kebakaran hutan dan lahan. Salah satu upaya
One of the efforts made is holding disaster preparedness drills yang dilakukan adalah penyelenggaraan apel siaga bencana
which mobilize internal personnel and ensure all necessary yang melibatkan personel internal serta kesiapan sarana dan
facilities and infrastructure are fully operational. These drills prasarana. Kegiatan ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan
are closely coordinated with regional fire mitigation strategies, upaya penanggulangan kebakaran di tingkat daerah, khususnya
particularly in Murung Raya Regency, Central Kalimantan, to di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, untuk
guarantee a rapid and effective response to any fire incidents. memastikan kesiapan tim dalam merespons kejadian karhutla
secara cepat dan efektif.
AMI also actively participates in the ESDM Disaster AMI juga berpartisipasi dalam kegiatan Siaga Bencana ESDM
Preparedness initiative for forest and land fires in untuk kebakaran hutan dan lahan yang diselenggarakan di
Palangkaraya City. During this event, the Company deployed Kota Palangkaraya. Dalam kegiatan tersebut, Perusahaan
a specialized team of firefighters and medical professionals mengerahkan satu tim yang terdiri dari personel pemadam
to assist firefighting activities and initial handling for affected kebakaran dan tenaga medis untuk mendukung kegiatan
communities, in collaboration with local governments and pemadaman serta penanganan awal bagi masyarakat
related agencies. terdampak, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan
instansi terkait.
In the area around the mine, AMI also helped handle land Di wilayah sekitar tambang, AMI turut membantu penanganan
fires that occurred in the community. The Company mobilized kebakaran lahan yang terjadi di masyarakat. Perusahaan
available operational equipment and personnel to support mengerahkan peralatan operasional dan personel yang tersedia
firefighting efforts and reduce the impact of fires on the untuk mendukung upaya pemadaman serta mengurangi
community and surrounding environment. dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan
sekitar.
These firefighting prevention measures are part of AMI’s Upaya penanggulangan kebakaran tersebut menjadi bagian
operational environmental risk management. Looking ahead, dari pengelolaan risiko lingkungan operasional AMI. Dalam
the Company is advancing a stakeholder engagement model jangka panjang, Perusahaan juga mengembangkan pendekatan
for environmental management. The management and pelibatan pemangku kepentingan dalam pengelolaan
recovery of post-mining land are recognized as one of the lingkungan. Pengelolaan dan pemulihan lahan pascatambang
steps to reduce ecosystem vulnerabilities, including future dipandang sebagai salah satu langkah untuk mengurangi
risk of land degradation and fires. Thus, experience from kerentanan ekosistem, termasuk risiko degradasi lahan dan
handling fire risks is also taken into consideration in planning kebakaran di masa mendatang. Oleh karena itu, pengalaman
rehabilitation and post-mining land management. dari penanganan risiko kebakaran turut menjadi pertimbangan
dalam perencanaan rehabilitasi dan pengelolaan lahan
pascatambang.
Environmental Complaint and Handling Channels
Saluran Pengaduan dan Penanganan Lingkungan [GRI 2-25, 2-26, 2-27]
To uphold strict compliance with environmental laws and Untuk menjunjung tinggi kepatuhan terhadap peraturan
regulations, AMI has established dedicated channels for perundang-undangan di bidang lingkungan, AMI menyediakan
environmental complaint and incident handling. This channel saluran pengaduan dan penanganan lingkungan. Saluran ini
provides space for surrounding communities and other memberikan ruang bagi masyarakat sekitar dan pemangku
stakeholders to convey complaints, input, or reports regarding kepentingan lainnya untuk menyampaikan keluhan, masukan,
the potential environmental impacts of operational activities atau laporan terkait potensi dampak lingkungan dari
and/or other environmental-related reports. kegiatan operasional dan/atau perihal laporan lainnya terkait
lingkungan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 139
Page 140
08 Responsible Environmental Management
Pengelolaan Lingkungan secara Bertanggung Jawab
Upon receiving complaints, the Company will record, verify, Jika ada pengaduan yang diterima, Perusahaan akan
and address the issue through a structured mechanism in mencatat, melakukan verifikasi, dan menindaklanjuti melalui
accordance with internal procedures and applicable regulatory mekanisme yang terstruktur sesuai dengan prosedur internal
provisions. The Company will evaluate the substance of the dan ketentuan regulasi yang berlaku. Perusahaan akan
complaint to ensure that every environmental issue is handled melakukan evaluasi terhadap substansi pengaduan untuk
in a timely, proportional manner, and align with environmental memastikan bahwa setiap isu lingkungan ditangani secara
compliance standards. tepat waktu, proporsional, dan sejalan dengan standar
kepatuhan lingkungan.
The management of the complaint channel is integrated Pengelolaan saluran pengaduan terintegrasi dengan sistem
with the environmental compliance system, so that every kepatuhan lingkungan, sehingga setiap pengaduan sebagai
complaint is part of the process of monitoring and controlling bagian dari proses pemantauan dan pengendalian kinerja
environmental performance. During the reporting period, lingkungan. Selama periode pelaporan, Perusahaan tidak
the Company did not receive public complaints concerning menerima pengaduan masyarakat terkait lingkungan hidup.
environmental issues. [OJK F.16] [OJK F.16]
Environmental Costs
Biaya Lingkungan Hidup
AMI allocates an environmental budget to proactively AMI mengalokasikan anggaran lingkungan sebagai bagian
prevent and mitigate any potential environmental impacts dari upaya pencegahan dan mitigasi dampak lingkungan
associated with its operations. This budget underpins a yang berpotensi timbul dari kegiatan operasional Perusahaan.
wide array of sustainability initiatives, encompassing robust Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan
waste management, the conservation of natural resources, berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk pengelolaan limbah,
and targeted programs designed to preserve and elevate pelestarian sumber daya alam, serta program-program lain
environmental quality. A detailed breakdown of these yang bertujuan menjaga kualitas lingkungan hidup. Adapun
environmental expenditures over the past 3 (three) years is biaya lingkungan hidup selama 3 (tiga) tahun disajikan pada
provided in the table below. tabel berikut.
Total Environmental Cost (in Rupiah)
Jumlah Biaya Lingkungan Hidup (dalam Rupiah) [OJK F.4]
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Total Environmental Cost
51,421,336,286 67,757,100,312 73,127,492,911
Jumlah Biaya Lingkungan Hidup
140 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 141
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
This page is intentionally left blank.
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 141
Page 142
Page 143
09
Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Page 144
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Being a strategic asset for PT Alamtri Minerals Indonesia Karyawan merupakan aset strategis bagi PT Alamtri Minerals
Tbk (“AMI” or “the Company”), employees take an essential Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) yang memegang
role in supporting business continuity, achieving operational peranan penting dalam mendukung kelangsungan usaha,
performance, and creating the company’s long-term value. pencapaian kinerja operasional, serta penciptaan nilai jangka
Amidst business activity complexities in the mining and mineral panjang perusahaan. Di tengah kompleksitas kegiatan
management sector, AMI believes that human resources’ usaha di sektor pertambangan dan pengolahan mineral,
quality, as reflected through competence, professionalism, AMI meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia, yang
and commitment toward safety and governance, are the tercermin dari kompetensi, profesionalisme, dan komitmen
core factor in maintaining the business competitiveness and terhadap keselamatan serta tata kelola, menjadi faktor
sustainability. The company, therefore, consistently points kunci dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha.
employees’ excellence as an integral part of its business Oleh karena itu, Perusahaan secara konsisten menempatkan
strategy. keunggulan karyawan sebagai bagian yang tidak terpisahkan
dari strategi bisnisnya.
Human Resource & General Affairs (HRGA) division, a unit Divisi Human Resource & General Affairs (HRGA) sebagai unit
responsible for all employment aspects, is in charge of making yang bertanggung jawab atas seluruh aspek ketenagakerjaan
sure that the employees’ management runs systematically bertugas untuk memastikan pengelolaan karyawan berjalan
and in line with the Company’s needs. Human Resource & secara terstruktur dan selaras dengan kebutuhan Perusahaan.
General Affairs (HRGA) division takes a role in making plan, Divisi Human Resources & General Affairs (HRGA) berperan
competence development, performance management, and dalam perencanaan, pengembangan kompetensi,
employees’ right and obligation fulfillment, as well as creating pengelolaan kinerja, hingga pemenuhan hak dan kewajiban
a safe, inclusive, and conducive work environment. Through karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang
these functions, HRGA strategically mediates between aman, inklusif, dan kondusif. Melalui fungsi tersebut, HRGA
management policy and its implementation at the operational menjadi penghubung strategis antara kebijakan manajemen
level. dan implementasinya di tingkat operasional.
In line with its commitment to responsible employment Sejalan dengan komitmen terhadap praktik ketenagakerjaan
practices, AMI complies to all employment’s applied yang bertanggung jawab, AMI senantiasa mematuhi seluruh
regulation and law. Such compliance is strengthened through peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan yang
the compilation and application of the Company Regulations, berlaku. Kepatuhan ini diperkuat melalui penyusunan dan
a shared guidelines for the management and employees in penerapan Peraturan Perusahaan yang menjadi pedoman
regulating employment relationships, rights and obligations, bersama bagi manajemen dan karyawan dalam mengatur
as well as rules in the company’s environment. Through a clear hubungan kerja, hak dan kewajiban, serta tata tertib di
and consistent regulation framework, AMI tries to create a lingkungan perusahaan. Dengan kerangka regulasi yang
harmonious industrial relationship and support sustainable jelas dan konsisten, AMI berupaya menciptakan hubungan
employee development. industrial yang harmonis serta mendukung pengembangan
karyawan secara berkelanjutan.
144 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 145
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Equality, Diversity, and Prevention of Discrimination
Kesetaraan, Keberagaman, dan Pencegahan Diskriminasi
The company upholds the principle of equality, diversity, and Perusahaan berkomitmen menjunjung tinggi prinsip
prevention of discrimination in all aspects of employment kesetaraan, keberagaman, dan pencegahan diskriminasi
management. Equal opportunity is offered to each employee dalam seluruh aspek pengelolaan ketenagakerjaan.
without any distinction of ethnicities, religions, races, genders, Setiap karyawan diberikan kesempatan yang setara untuk
ages, and other backgrounds. Such a non-discrimination berkembang tanpa membedakan suku, agama, ras, gender,
principle is not only stated in the internal policy, but is also usia, maupun latar belakang lainnya. Prinsip non diskriminasi
a part of the Company’s work culture that upholds fairness, tersebut tidak hanya dituangkan dalam kebijakan internal,
diversity, and inclusivity. IMORE (Integrity, Meritocracy, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja Perusahaan
Openness, Respect, and Excellence) Values become a yang menjunjung keadilan, keberagaman, dan inklusivitas.
foundation in building a work environment that respects each Nilai-nilai IMORE (Integrity, Meritocracy, Openness, Respect,
other and free from any discrimination acts. Excellence) menjadi landasan dalam membangun lingkungan
kerja yang saling menghormati dan bebas dari segala bentuk
perlakuan diskriminatif.
Furthermore, the company carries out socialization and Untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan secara
strengthens understanding through HR function and bipartite konsisten, Perusahaan secara berkala melakukan sosialisasi
communication forum in order to make sure that the policy dan penguatan pemahaman melalui fungsi HR serta forum
is implemented consistently. The company also provides a komunikasi bipartit. Perusahaan juga menyediakan mekanisme
complaint mechanism through Whistleblowing System and pengaduan melalui Whistleblowing System dan forum internal
internal forum to guarantee that each discrimination allegation guna menjamin setiap laporan dugaan diskriminasi dapat
report can be handled transparently and accountably. In this ditangani secara transparan dan akuntabel. Setiap pelanggaran
case, each violation is followed up through the investigation ditindaklanjuti melalui proses investigasi sesuai ketentuan yang
process according to the applied provisions by imposing strict berlaku, dengan penerapan sanksi yang tegas sebagai bentuk
sanctions, as the Company’s commitment in creating a safe, komitmen Perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja
inclusive, and fair work environment for all the employees. In yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh karyawan.
the reporting year, no violation concerning discrimination is Pada tahun pelaporan, tidak ada pelanggaran yang diterima
reported [GRI 3-3, 405-2, 406-1] atau dilaporkan terkait dengan diskriminasi. [GRI 3-3, 405-2, 406-1]
The Company classified employees based on the position Perusahaan mengelompokkan karyawan berdasarkan level
level which reflects career path and responsiblities in the jabatan yang mencerminkan jenjang karier dan tanggung
organization. The classifications consist of Entry Level which jawab dalam organisasi. Klasifikasi tersebut terdiri dari Entry
includes Staff and Non-Staff positions, Mid Level covers Level yang mencakup Staff dan Non-Staff, Supervisor sampai
Supervisor to Section Head roles, Senior Level consists of Section Head pada Mid level, Department Head pada Senior
Department Heads, and Executive Level includes Division Level, serta Executive Level yang mencakup Division Head
Heads to Directors. sampai Direktur.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 145
Page 146
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Employee Diversity [OJK C.3.b, F.18] [GRI 2-7, 2-8, 405-1] Keberagaman Karyawan [OJK C.3.b, F.18] [GRI 2-7, 2-8,
405-1] [GRI 12.19.6, 14.21.5]
[GRI 12.19.6, 14.21.5]
Total Employee by Position Level
Total Karyawan Berdasarkan Level Jabatan
Job Level
2023* 2024* 2025
Level Jabatan
Entry-Level 165 253 1,104
Mid-Level 342 484 564
Senior-Level 41 54 59
Executive-Level 6 10 16
Total 554 801 1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
Total Employee by Education
Total Karyawan Berdasarkan Pendidikan
Educational Level
2023* 2024* 2025
Jenjang Pendidikan
Doctoral Degree
0 2 2
S3
Master’s Degree
25 36 46
S2
Bachelor Degree
313 474 559
S1
Diploma
92 148 276
Diploma
Senior High, Junior High, and others
124 141 860
SMA, SMP, dan lainnya
Total 554 801 1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
Total Employee by Age
Total Karyawan Berdasarkan Usia
Age Group
2023* 2024* 2025
Kelompok Usia
18-24 33 77 587
25-34 254 355 612
35-44 170 247 393
45-54 86 104 131
>55 11 18 20
Total 554 801 1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
146 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 147
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Total Employee by Gender
Total Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Gender
2023* 2024* 2025
Jenis Kelamin
Male
460 665 1,565
Laki-Laki
Female
94 136 178
Perempuan
Total 554 801 1,743
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
Total Employee by Employment Status
Total Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan [OJK C.3.b] [GRI 12.19.6, 14.21.5]
2023* 2024* 2025
Employment
Status Jakarta Site Jakarta Site Jakarta Site
Status
Ketenagakerjaan Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Permanent
50 39 268 28 72 51 318 34 84 76 403 46
Permanen
Contract
12 13 130 14 41 18 234 33 39 16 1,039 40
Kontrak
Total 62 52 398 42 113 69 552 67 123 92 1,442 86
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
Non-Employee Workers
Pekerja yang Bukan Karyawan [GRI 2-8]
Description
2023* 2024* 2025
Keterangan
Total indirect workers whose work is managed by the organization
Jumlah pekerja yang bukan pekerja langsung dan yang pekerjaannya 146 713 808
berada di bawah pengelolaan organisasi
Total non-employee workers to total Company workers
26% 90% 46%
Jumlah pekerja yang bukan karyawan terhadap total karyawan Perusahaan
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
Employee Diversity by Level, Operational Area, and Gender
Keberagaman Karyawan Menurut Level, Wilayah Kerja, dan Jenis Kelamin
2023* 2024* 2025
Job Level Jakarta Site Jakarta Site Jakarta Site
Level Jabatan
Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Entry level 1 6 141 17 3 11 206 33 3 16 1,037 48
Mid level 45 39 234 24 84 50 317 33 87 65 375 37
Senior level 13 6 21 1 19 7 27 1 21 9 28 1
Executive
3 1 2 0 7 1 2 0 12 2 2 0
level
Total 62 52 398 42 113 69 552 67 123 92 1,442 86
*Note: There was a recalculation on prior-year data *Catatan: Dilakukan perhitungan ulang atas data tahun sebelumnya
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 147
Page 148
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Employee Diversity by Education, Operational Area, and Gender
Keberagaman Karyawan Menurut Pendidikan, Wilayah Kerja, dan Jenis Kelamin
2023 2024 2025
Educational
Level Jakarta Site Jakarta Site Jakarta Site
Jenjang
Pendidikan Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female Male Female
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Doctoral
Degree 0 0 0 0 2 0 0 0 2 0 0 0
S3
Master Degree
11 5 8 1 12 7 11 6 16 10 14 6
S2
Bachelor
Degree 47 44 188 34 95 55 277 47 100 76 327 56
S1
Diploma
3 3 83 3 4 7 130 7 5 6 248 17
Diploma
Senior High,
Junior High,
and others 1 0 119 4 0 0 134 7 0 0 853 7
SMA, SMP,
lainnya
Total 62 52 398 42 113 69 552 67 123 92 1,442 86
Employee Diversity by Position Level and Age
Keberagaman Karyawan Menurut Jabatan dan Usia
Organization Levels
Level Organisasi
Position Level Year
Entry Level Mid Level Senior Level Executive Level TOTAL
Jenjang Jabatan Tahun
Male Female Male Female Male Female Male Female
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
2025 514 22 38 13 0 0 0 0 587
18-24 2024 26 12 30 9 0 0 0 0 77
2023 11 5 9 8 0 0 0 0 33
2025 302 29 219 60 2 0 0 0 612
25-34 2024 83 24 191 53 4 0 0 0 355
2023 63 14 131 42 3 1 0 0 254
2025 186 13 145 25 15 7 1 1 393
35-44 2024 73 8 126 18 14 6 2 0 247
2023 51 4 89 12 9 4 1 0 170
2025 38 0 56 4 21 3 9 0 131
45-54 2024 27 0 49 3 19 2 4 0 104
2023 17 0 45 1 18 2 3 0 86
2025 0 0 4 0 11 0 4 1 20
>55 2024 0 0 5 0 9 0 3 1 18
2023 0 0 5 0 4 0 1 1 11
148 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 149
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Allowances and Remuneration
Tunjangan dan Remunerasi
AMI considers the employees’ right and welfare fulfillment AMI memandang pemenuhan hak dan kesejahteraan
as a primary foundation in building a strong and competitive karyawan sebagai fondasi dalam membangun tenaga kerja
employee. In order to support the employees’ body, soul, and yang tangguh dan berdaya saing. Kebijakan tunjangan dan
financial, as well as to motivate their loyalty, the allowances remunerasi dirancang secara adil, inklusif, dan kompetitif
and remuneration policy are designed fairly, inclusively, and untuk mendukung kesejahteraan fisik, emosional, dan
competitively. In this case, the company conducts periodic finansial karyawan, sekaligus mendorong motivasi serta
remuneration structure review by considering the provisions loyalitas tenaga kerja. Perusahaan secara berkala melakukan
of laws and regulation, industrial condition, and company’s peninjauan struktur remunerasi dengan mempertimbangkan
capacity to make sure that the regulation compliance and ketentuan peraturan perundang-undangan, kondisi industri,
business competitiveness are balanced. serta kapasitas perusahaan, guna memastikan keseimbangan
antara kepatuhan regulasi dan daya saing usaha.
Ratio of Standard Entry-Level Employee Wages by Gender to Regional Minimum Wage
Rasio Standar Upah Karyawan Entry-Level Berdasarkan Jenis Kelamin Terhadap Upah Minimum Regional
[GRI 202-1] [GRI 12.19.2, 14.17.2]
Ratio of Regional Minimum Wage vs Company Base Salary
Rasio Upah Minimum Regional vs Gaji Pokok
Operational areas
Wilayah operasional 2023 2024 2025
Central Kalimantan
1:1.08 1:1.03 1:1.00
Kalimantan Tengah
DKI Jakarta 1:1.02 1:1.02 1:1.01
North Kalimantan
1:2.10 1:1.00 1:1.00
Kalimantan Utara
Remuneration policy is applied fairly by granting equal AMI menerapkan kebijakan remunerasi yang adil dengan
compensation for the male and female employees. The memberikan kompensasi yang setara bagi karyawan laki-laki
determination of wages is further conducted based on the dan perempuan. Penetapan upah dilakukan berdasarkan
remuneration scale that considers the individual competences, skala remunerasi yang mempertimbangkan kompetensi,
responsibility, and contribution without any distinction of tanggung jawab, dan kontribusi individu, tanpa membedakan
gender, so no wages ratio differences occur between the gender, sehingga tidak terdapat perbedaan rasio upah antara
male and female employees. Hence, such policy reflects the karyawan laki-laki dan perempuan. Kebijakan ini mencerminkan
company’s commitment in upholding fairness, equality, and komitmen Perusahaan dalam menjunjung prinsip keadilan,
non-discrimination principles in terms of human resources kesetaraan, dan non diskriminasi dalam pengelolaan sumber
management. [OJK F.20] [GRI 202-1] daya manusia. [OJK F.20] [GRI 202-1]
In addition to salary payment that is according to the minimum Selain pemberian gaji yang memenuhi atau melampaui
regional wages, the Company offers various allowances and ketentuan upah minimum regional, Perusahaan menyediakan
facilities to support the employees’ welfare. These allowances berbagai tunjangan dan fasilitas untuk mendukung kesejahteraan
include special leave, transportation allowance, health karyawan. Tunjangan tersebut meliputi, antara lain, cuti khusus,
protection including inpatient and outpatient care, as well as tunjangan transportasi, perlindungan kesehatan yang mencakup
grief support. Particularly for those working in the operational layanan rawat inap dan rawat jalan, serta bantuan kedukaan. Bagi
area, the Company also offers site allowance, accommodation karyawan yang bekerja di lokasi operasional, Perusahaan juga
facility (dormitory), as well as transportation to and from the menyediakan tunjangan situs, fasilitas akomodasi (mes), serta
work location within a certain period of time. Through such transportasi menuju dan dari lokasi kerja dalam jangka waktu
comprehensive support, the Company tries to make sure that tertentu. Melalui penyediaan tunjangan yang komprehensif,
the needs of employees in various levels and employment Perusahaan berupaya memastikan bahwa kebutuhan karyawan
status are met proportionally. [GRI 401-2] dari berbagai jenjang dan status kepegawaian dapat terpenuhi
secara proporsional. [GRI 401-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 149
Page 150
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Retirement Preparation Program
Program Persiapan Pensiun [GRI 3-3, 201-3, 404-2]
As part of its commitment to long-term employees Sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan
well-being, AMI ensures the fulfillment of retirement right jangka panjang karyawan, AMI memastikan pemenuhan hak
through participation in the Old Age Benefits (JHT) and pensiun melalui partisipasi dalam program Jaminan Hari Tua
Pension Benefits (JP) organized by BPJS Ketenagakerjaan (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) yang diselenggarakan oleh
in accordance with prevailing laws and regulations. This BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan
program aims to provide financial security for employees in perundang-undangan yang berlaku. Program ini bertujuan
the retirement period. untuk memberikan perlindungan finansial bagi karyawan pada
masa purnabakti.
AMI recognizes that employee well-being is an integral AMI memandang bahwa kesejahteraan karyawan merupakan
component of business sustainability and corporate bagian integral dari keberlanjutan usaha dan kinerja
performance. Accordingly, the Company ensures that defined Perusahaan. Untuk itu, Perusahaan memastikan program
benefit programs for all employees are implemented in imbalan pasti bagi seluruh pekerja dijalankan sesuai ketentuan
accordance with applicable laws and regulations, including perundang-undangan, termasuk Undang-Undang No. 6 Tahun
Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation as Law Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja
and the Collective Labor Agreement (CLA). All employees are menjadi Undang-Undang. Seluruh pekerja terdaftar dalam
enrolled in pension programs administered by BP Jamsostek program pensiun yang dikelola oleh BP Jamsostek, dengan
under a contributory scheme, whereby the Company bears a skema kontribusi di mana perusahaan menanggung sebagian
portion of the contributions and employees contribute the iuran dan pekerja menanggung sisanya. Nilai liabilitas imbalan
remainder. The value of employee benefit liabilities recognized kerja yang diakui pada tahun pelaporan sebesar AS$6,57 juta,
in the reporting year amounting to US$6.57 million, reflecting mencerminkan komitmen AMI dalam menjamin kesejahteraan
AMI’s commitment to ensuring the sustained well-being of its karyawan secara berkelanjutan. [GRI 201-3]
employees. [GRI 201-3]
Beyond regulatory compliance, AMI also organizes retirement Selain pemenuhan kewajiban tersebut, AMI juga
preparation programs within several subsidiaries to equip menyelenggarakan program persiapan pensiun di beberapa
employees with required knowledge and skills during the entitas sebagai upaya membekali karyawan dengan
transition period to retirement, addressing financial and pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam
psychological readiness aspects. Through this approach, AMI menghadapi masa transisi menuju pensiun, baik dari aspek
strives to drive continued independence and well-being for finansial maupun kesiapan mental. Melalui pendekatan ini,
employees as they enter retirement period. AMI berupaya mendukung karyawan agar tetap mandiri dan
sejahtera setelah memasuki masa pensiun.
The Company provides a retirement fund facility to ensure Perusahaan menyiapkan beberapa program untuk
the employees’ financial assurance security for employees mendukung transisi pascapensiun, antara lain bantuan
after retirement. To ensure the fulfilment of retirement rights, peralihan, pembekalan pengelolaan keuangan, serta program
AMI participates in the Old-Age Security (JHT) and Pension kewirausahaan. Inisiatif ini dirancang untuk membantu
Security (JP) programs managed by BPJS Ketenagakerjaan karyawan mencapai stabilitas finansial setelah purnabakti
(Social Security Agency for Employment) based on the sekaligus membuka peluang agar tetap aktif dan produktif
applicable laws and regulations. All AMI’s employees are pada fase kehidupan berikutnya. Melalui pendekatan
registered in this retirement program under a contribution ini, Perusahaan berupaya memastikan keberlanjutan
scheme in which the Company covers part of the contribution kesejahteraan karyawan tidak hanya selama masa kerja, tetapi
while the remaining portion is borne by employees. juga setelah memasuki masa pensiun.
150 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 151
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Maternity Leave
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
AMI definitely provides maternity leave for female employees Hak cuti melahirkan bagi karyawan perempuan merupakan hal
as a part of their commitment in supporting work-life balance. yang pasti bagi AMI, hal tersebut termasuk sebagai bagian
With the adjustment determined by the authorized medical dari komitmen dalam mendukung keseimbangan kehidupan
workers, the maternity leave is given for 1.5 (one and a half) kerja dan keluarga. Cuti melahirkan diberikan selama 1,5 (satu
months before and 1.5 (one and a half) months after childbirth setengah) bulan sebelum dan 1,5 (satu setengah) bulan setelah
based on the expected date of childbirth. During the leave persalinan, dengan penyesuaian berdasarkan perkiraan hari lahir
period, the employees continuously receive full salary yang ditetapkan oleh tenaga medis berwenang. Selama masa
including their rights and other benefits without any reduction cuti, karyawan tetap menerima upah penuh beserta seluruh
according to the company regulations and applicable laws and hak dan manfaat lainnya tanpa pengurangan, sesuai dengan
regulations. In addition, labor assistance leave for the male peraturan perusahaan dan ketentuan perundang-undangan
employees is granted for 2 (two) working days in order to yang berlaku. Selain itu, cuti pendampingan persalinan bagi
support their parental role in the family. karyawan laki-laki selama 2 (dua) hari kerja untuk menghormati
peran penting dari orang tua dalam keluarga.
Maternity Leave
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
Gender
2023 2024 2025
Jenis Kelamin
Number of employees entitled to maternity leave
Karyawan yang berhak mendapat cuti melahirkan
Male/Laki-laki 419 557 470
Female/Perempuan 66 86 47
Number of employees taking maternity leave
Karyawan yang mengambil cuti melahirkan
Male/Laki-laki 12 30 4
Female/Perempuan 1 2 2
Number of employees returning to work during the reporting period after the maternity leave ends
Karyawan yang kembali bekerja pada periode pelaporan setelah cuti melahirkan berakhir
Male/Laki-laki 12 30 4
Female/Perempuan 1 2 2
Number of employees returning to work after the maternity leave ends, still being employed for 12 months after returning to work
Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan setelah kembali bekerja
Male/Laki-laki 5 12 4
Female/Perempuan 3 1 2
Commitment to Anti-Child Labor and Anti-Forced Labor
Komitmen Antipekerja Anak dan Antipekerja Paksa [OJK F.19]
Compliance to employment regulation is the Company’s Perusahaan menjadikan kepatuhan terhadap regulasi
primary principles within all operational activities. Such a ketenagakerjaan sebagai prinsip utama dalam seluruh
commitment is realized through firm rejection towards all kegiatan operasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui
forms of child labor and forced labor by establishing clear penolakan tegas terhadap segala bentuk pekerja anak dan
labor standards integrated in the Company’s regulations. pekerja paksa dengan menetapkan standar ketenagakerjaan
The company applies a recruitment policy by only accepting yang jelas dan terinternalisasi dalam peraturan perusahaan.
employee candidates at a minimum age of 18 years and Perusahaan menerapkan kebijakan rekrutmen yang hanya
ensures that the policy is applied from the initial selection menerima calon karyawan berusia minimal 18 tahun dan
stage in order to prevent worker exploitation practices. memastikan kebijakan tersebut diterapkan sejak tahap awal
seleksi untuk mencegah praktik eksploitasi tenaga kerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 151
Page 152
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Furthermore, the Company also applies transparent Selain itu, Perusahaan menerapkan hubungan kerja yang
employment relationships based on mutual agreement transparan dan berbasis kesepakatan bersama, di mana seluruh
where all employee recruitments, promotions, and rotation proses rekrutmen, promosi, dan rotasi karyawan dilaksanakan
processes are carried out through a written agreement that melalui perjanjian tertulis yang menjamin hubungan kerja yang
guarantees fair, voluntary, and coercion-free employment adil, sukarela, dan bebas dari unsur pemaksaan. Komitmen ini
relationships. This commitment is strengthened through diperkuat melalui pemantauan berkelanjutan terhadap praktik
a sustainable monitoring of employment practices, both ketenagakerjaan, baik dalam operasional internal maupun di
internal operational activities and across the supply chain. sepanjang rantai pasokan. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan
Throughout 2025, the Company ensures no indications of risks memastikan tidak terdapat kasus maupun indikasi risiko terkait
concerning child labor and forced labor as an implementation pekerja anak dan pekerja paksa, sebagai wujud penerapan
of ethical and fair principles in human resource management. prinsip etika dan keadilan dalam pengelolaan sumber daya
[OJK F.19] [GRI 3-3, 408-1, 409-1] manusia. [OJK F.19] [GRI 3-3, 408-1, 409-1]
Development and Evaluation of Employee Competence
Pengembangan dan Evaluasi Kompetensi Karyawan [OJK F.22] [GRI 404]
To ensure the conformity between the employees’ capabilities Pengembangan dan evaluasi kompetensi karyawan menjadi
and business needs, development and evaluation of employee prioritas untuk memastikan keselarasan antara kapabilitas
competence is prioritized. The company encourages all tenaga kerja dan kebutuhan usaha. Perusahaan mendorong
employees to participate in training and development programs seluruh karyawan untuk mengikuti program pelatihan dan
based on their predetermined individual development plans pengembangan sesuai dengan rencana pengembangan
in the Company regulations. The competency development individu yang ditetapkan dalam peraturan perusahaan.
program is held sustainably through various training, seminars, Program pengembangan kompetensi diselenggarakan secara
and workshops, including both technical and non-technical berkelanjutan melalui berbagai pelatihan, seminar, dan
aspects, according to the standards of competency by each lokakarya yang mencakup aspek teknis maupun non teknis,
job function. sesuai dengan standar kompetensi pada masing-masing
fungsi kerja.
The training program management is coordinated by the Pengelolaan program pelatihan berada di bawah
Learning and Development (L&D) Department in charge koordinasi Departemen Learning and Development
of designing and implementing the human resources’ (L&D) yang bertanggung jawab dalam merancang dan
developmental strategy. As part of a systematic approach, mengimplementasikan strategi pengembangan sumber daya
the Company performs a periodic competence evaluation manusia. Sebagai bagian dari pendekatan yang sistematis,
to identify the skill gap, plans individual development, and Perusahaan secara berkala melakukan evaluasi kompetensi
ensures the effectiveness of the training program implemented. untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, menyusun
These efforts show the Company commitment in improving rencana pengembangan individu, serta memastikan
the employees’ quality, productivity, and competitiveness efektivitas program pelatihan yang dijalankan. Melalui upaya
sustainably. The recapitulation of the number of employees ini, Perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas,
participating in training along with total training duration and produktivitas, dan daya saing karyawan secara berkelanjutan.
the average training hours are presented in the following Rekapitulasi jumlah karyawan yang mengikuti pelatihan
table. [OJK F.18, F.19] [GRI 404-2] beserta total jam pelatihan dan rata-rata jam pelatihan
disajikan pada tabel berikut. [OJK F.18, F.19] [GRI 404-2]
152 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 153
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
In 2025, the number of employees participating in the Pada tahun 2025, jumlah karyawan yang mengikuti program
training program and its percentage increased compared to pelatihan serta persentase partisipasi karyawan tercatat
the previous two years (2023 and 2024), indicating broader mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 dan 2024,
employee access and participation in the competence yang mencerminkan semakin luasnya akses dan partisipasi
development program organized by the Company. The karyawan dalam program pengembangan kompetensi yang
recapitulation of the number of employees participating in diselenggarakan Perusahaan. Rekapitulasi jumlah karyawan
training and its total training duration and average training yang mengikuti pelatihan beserta total jam pelatihan dan rata-
hours are presented in the following table. rata jam pelatihan disajikan pada tabel berikut.
Total Participants by Position Level
Total Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenjang Jabatan
Total
Job Level Jumlah
Level Jabatan
2023* 2024* 2025
Entry-Level 46 52 81
Mid-Level 145 192 681
Senior-Level 15 28 19
Executive-Level 1 3 2
Total 207 275 783
* restatement due to changes in the entity scope *restatement karena perubahan cakupan entitas
Employee Average Training Hours by Gender
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Berdasarkan Gender [GRI 404-1]
Gender Unit/satuan
2023* 2024* 2025
Jenis Kelamin Unit/satuan
Male jam/karyawan
15.2 20.3 7.2
Laki-laki jam/karyawan
Female jam/karyawan
16.1 13.3 16.9
Perempuan jam/karyawan
* restatement due to changes in the entity scope *restatement karena perubahan cakupan entitas
Employee Average Training Hour by Position Level
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Berdasarkan Jenjang Jabatan [GRI 404-1]
Average Training Hour per Employee
Job Level Rerata Jam Pelatihan per Karyawan
Level Jabatan
2023 2024 2025
Entry-Level 11.2 6.6 0.7
Mid-Level 17.0 23.5 23.0
Senior-Level 19.4 40.9 4.0
Executive-Level 9.3 6.7 1.9
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 153
Page 154
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Employee Training and Development
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Description Unit
2023 2024 2025
Keterangan Satuan
Average training hour per employee
(hour(s)/employee) hour(s)/employee
15.4 19.1 8.0
Rata-rata jam pelatihan per karyawan jam/karyawan
(jam/karyawan)
Total employee participating in the
training program (person(s)) person(s)
207 275 783
Jumlah karyawan yang ikut serta orang
dalam program pelatihan (orang)
Percentage of employee
participating in the training (%)
% 37% 34% 45%
Persentase jumlah karyawan yang
ikut serta dalam pelatihan (%)
154 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 155
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
AMI conducted various training programs for employees Dalam tahun 2025, AMI menyelenggarakan berbagai program
throughout 2025. These programs encompassed competence pelatihan bagi karyawan yang mencakup pengembangan
development to support the improvement of employee kompetensi guna mendukung peningkatan kapabilitas dan
capability and performance. kinerja karyawan.
List of Training in 2025
Daftar Pelatihan di Tahun 2025
Training Date of Training
Pelatihan Waktu Pelatihan
January 2025
Coking Coal Quality CSR - CRI Training
Januari 2025
First-Level Operational Supervisor Certification February 2025
Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) Februari 2025
April 2025
PwC Public Training: Accounting 101
April 2025
April 2025
Crucial Conversation
April 2025
May 2025
Biodiversity Flora Fauna & HCV
Mei 2025
May 2025
LKS Bipartit: Communication Strategy and Building Positives Relationship
Mei 2025
May 2025
Training Integrated Management System & Business Process Development
Mei 2025
June 2025
7 Habits for Managers
Juni 2025
June 2025
Basic Management Program
Juni 2025
July 2025
Microsoft Excel Intermediate & Advance
Juli 2025
August 2025
Communication & Presentation skill
Agustus 2025
Electrical OHS Expert August 2025
Ahli K3 Listrik Agustus 2025
Training & Certification for Persons Responsible for Air Pollution Control (APC) October 2025
Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara (PPPU) Oktober 2025
Environmental Impact Assessment (EIA) October 2025
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Oktober 2025
October 2025
Planning Management System
Oktober 2025
November 2025
Jetty and Loading Master
November 2025
Intermediate Operational Supervisor November 2025
Pengawas Operasional Madya (POM) November 2025
Post-Mining Land Reclamation and Rehabilitation December 2025
Reklamasi dan Rehabilitasi Lahan Pascatambang Desember 2025
Training & Certification for Persons Responsible for Air Pollution Control (APC) December 2025
Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA) Desember 2025
Operations for Hazardous and Toxic Waste (HTW) Management December 2025
Operasional Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (OPLB3) Desember 2025
December 2025
Lean Manufacturing: Improving speed, quality and cost competitiveness
Desember 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 155
Page 156
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Furthermore, the Company regularly evaluates the employees’ Selanjutnya, Perusahaan secara rutin melaksanakan penilaian
performance as the foundation in individual development kinerja karyawan sebagai dasar dalam pengembangan individu
and skill management. Performance evaluation is conducted dan pengelolaan talenta. Penilaian kinerja dilakukan secara
periodically by covering both work quality and quantity, periodik dengan mencakup aspek kualitas dan kuantitas
discipline, initiative, as well as leadership aspects, in order to pekerjaan, kedisiplinan, inisiatif, serta kepemimpinan, guna
ensure conformity between the individual performance and memastikan keselarasan antara kinerja individu dan tujuan
organization goal. In this case, the evaluation result becomes organisasi. Hasil penilaian menjadi dasar pemberian apresiasi
the basis of granting appreciation through promotional or melalui kesempatan promosi atau rotasi jabatan, dengan
position rotation opportunities. It is carried out by considering mempertimbangkan standar kompetensi dan persyaratan
the competence standard and requirement predetermined. yang berlaku. Penilaian kinerja dilaksanakan setiap awal tahun
Performance evaluation is conducted every beginning of the setelah periode kinerja berakhir, termasuk bagi karyawan dari
year after the performance period ends, including for the pihak berelasi yang berpindah ke Perusahaan. Rincian jumlah
employees from a related party that moves to the company. karyawan yang telah mengikuti penilaian kinerja disajikan
Detail of the number of employees participating in the pada tabel berikut. [GRI 404-3]
performance evaluation is presented in the following table.
[GRI 404-3]
Total Employee Passing the Performance Evaluation
Jumlah Karyawan yang Melewati Penilaian Kinerja [GRI 404-3]
2023 2024 2025
Job Level
Level Jabatan Male Female Male Female Male Female
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Entry-Level 97% 93% 95% 93% 100% 100%
Mid-Level 94% 87% 99% 97% 99% 99%
Senior-Level 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Executive-Level 100% 100% 100% 100% 100% 100%
156 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 157
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Industrial Relations
Hubungan Industrial
AMI decides the Company Regulation and Rule as the primary AMI menetapkan Peraturan Perusahaan dan Tata Tertib
guidelines in managing the work relationship as well as the sebagai pedoman utama dalam mengatur hubungan kerja,
employees’ right and obligation. Such provisions are compiled serta hak dan kewajiban seluruh karyawan. Ketentuan tersebut
and validated according to the applied employment laws and disusun dan disahkan sesuai dengan peraturan perundang-
regulation in order to make sure the protection of employees’ undangan ketenagakerjaan yang berlaku guna memastikan
right and the creating of harmonious, fair, and sustainable perlindungan hak karyawan dan terciptanya hubungan
industrial relationship. Fairness, equality, and respect principles industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjutan. Prinsip
toward human right are reflected in the implementation of the keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak asasi
Company employment regulation although it has not been manusia tercermin dalam penerapan regulasi ketenagakerjaan
stipulated in a stand-alone Human Right Policy. Perusahaan, meskipun belum ditetapkan dalam kebijakan
HAM yang berdiri sendiri.
As the realization of commitment towards freedom of Sebagai wujud komitmen terhadap kebebasan berserikat dan
association and collective negotiation, the Company supports perundingan kolektif, Perusahaan mendukung keberadaan
the presence of Bipartite Cooperative Institution as the means Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit sebagai sarana
of communication, consultation, and deliberation between komunikasi, konsultasi, dan musyawarah antara manajemen
the management and employees. Bipartite Cooperative dan karyawan. LKS Bipartit dibentuk secara demokratis sesuai
Institution is established democratically according to the dengan ketentuan yang berlaku dan didukung penuh oleh
applied provisions and is fully supported by the management manajemen melalui partisipasi aktif dalam pertemuan berkala.
through active participation and periodic meetings. In addition, Selain itu, Perusahaan menyediakan mekanisme komunikasi
the Company provides communication and employment dan pengaduan ketenagakerjaan melalui forum HR dan LKS
complaint mechanism through HR and Bipartite Cooperative Bipartit untuk memastikan penyampaian aspirasi, penyelesaian
Institution forums to guarantee the aspiration conveyment, isu ketenagakerjaan, serta pencegahan potensi konflik secara
employment issue resolution, and constructive prevention konstruktif. Perusahaan juga mengkomunikasikan perubahan
of potential conflict. The company also conveys significant signifikan yang berdampak pada karyawan secara transparan
changes that affect the employees transparently to the related kepada pemangku kepentingan terkait, sebagai bagian dari
stakeholders as a part of commitment towards openness komitmen terhadap keterbukaan dan tata kelola hubungan
and governance of responsible industrial relationship. industrial yang bertanggung jawab. [GRI 2-30, 402-1, 407-1]
[GRI 2-30, 402-1, 407-1]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 157
Page 158
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Employee Recruitment and Turnover
Perekrutan dan Perputaran Karyawan [OJK F.18] [GRI 401]
The company has applied an open, objective, and Perusahaan menerapkan proses perekrutan yang terbuka,
discrimination-free recruitment process to ensure equal objektif, dan bebas dari diskriminasi agar memastikan
opportunity for all employee candidates. Each selection kesetaraan kesempatan kerja bagi seluruh kandidat. Setiap
step is carried out by considering the operational needs and tahapan seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan
competence as well as relevant qualification. The company kebutuhan operasional serta kompetensi dan kualifikasi
open an opportunity for the position fulfillment, including at yang relevan. Perusahaan membuka kesempatan pengisian
managerial level, for both internal and external candidates. posisi, termasuk pada level manajerial, bagi kandidat internal
The company continuously optimizes the utilization of online maupun eksternal. Perusahaan terus mengoptimalkan
recruitment platform and digital technology in each initial step pemanfaatan platform rekrutmen daring dan teknologi
of the selection in order to increase the process efficiency digital pada tahap awal seleksi guna meningkatkan efisiensi
as well as to widen access towards talent from various proses serta memperluas akses terhadap talenta dari
background. In addition to recruitment management, the berbagai latar belakang. Selain pengelolaan perekrutan,
Company also periodically monitors the employees rotation Perusahaan secara berkala memantau tingkat perputaran
as a part of the efforts in maintaining organization stabilization karyawan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas
and human resource management effectivity. [GRI 401-1] organisasi dan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia.
[GRI 401-1]
New Employee Recruitment and Employee Turnover
Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan [GRI 401-1] [GRI 12.15.2, 14.17.3]
Total Employee Exits Total New Hires
Description Jumlah Karyawan Keluar Jumlah Karyawan Masuk
Keterangan
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Age
30 171 74 261 379 1,028
Usia
<30 7 42 29 151 153 788
30-50 15 118 37 102 213 236
>50 8 11 8 8 13 4
Gender
30 171 74 261 379 1,028
Jenis Kelamin
Male
24 148 60 44 317 973
Pria
Female
6 23 14 217 62 55
Wanita
Operational Area
Wilayah operasional 30 171 74 261 379 1,028
Jakarta 11 18 15 35 67 48
Site: Kalimantan 19 153 59 226 312 980
158 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 159
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
AMI manages the level of employees rotation sustainably as AMI mengelola tingkat perputaran karyawan secara
a part of the efforts maintaining organization stabilization berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas
and business continuity. Monitoring of employee rotation is operasional dan kesinambungan usaha. Pemantauan
carried out systematically to support the employees planning perputaran karyawan dilakukan secara sistematis untuk
and increase the employees retention. Work relationship mendukung perencanaan tenaga kerja dan meningkatkan
termination occurs due to several factors, such as pension, retensi karyawan. Penghentian hubungan kerja terjadi
end of contract period, and voluntary resignation upon karena beberapa faktor, antara lain pensiun, berakhirnya
personal consideration. The company makes sure that all work masa kontrak, serta pengunduran diri secara sukarela atas
relationship termination is carried out according to the applied pertimbangan pribadi. Perusahaan memastikan bahwa seluruh
provisions of employment regulation, including fulfilment of proses pengakhiran hubungan kerja dilaksanakan sesuai
normative right for the employee who resigns after submitting dengan ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku,
written notice according to the predetermined procedure. termasuk pemenuhan hak normatif bagi karyawan yang
[GRI 401-1]
mengundurkan diri setelah menyampaikan pemberitahuan
secara tertulis sesuai prosedur yang ditetapkan. [GRI 401-1]
Employee Turnover Rate
Tingkat Perputaran Karyawan [OJK F.18]
Description Unit
2023 2024 2025
Keterangan Satuan
Voluntary person(s)
17 23 51
Sukarela orang
Non-voluntary person(s)
13 148 23
Nonsukarela orang
Turnover rate percent
3.1 2.9 2.9
Tingkat perputaran persen
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 159
Page 160
09 Supporting Employee Excellence
Mendukung Keunggulan Karyawan
Reasons for Employee Turnover
Alasan Pergantian Karyawan [OJK F.18]
Reason for Employee Leaving Unit 2023* 2024* 2025
Penyebab Karyawan Keluar Satuan Total % Total % Total %
person(s)
Project Closure 0 0% 0 0% 0 0%
orang
Contract Expiration person(s)
1 3% 136 80% 0 0%
Berakhir Kontrak orang
Resignation person(s)
17 57% 23 13% 51 69%
Mengundurkan diri orang
person(s)
PHK 4 13% 7 4% 15 20%
orang
Retirement person(s)
6 20% 5 3% 6 8%
Pensiun orang
Unsuccessful Probation person(s)
0 0% 0 0% 1 1%
Tidak lulus Probation orang
Death person(s)
0 0% 0 0% 1 1%
Meninggal dunia orang
Prolonged Illness person(s)
1 3% 0 0% 0 0%
Sakit Berkepanjangan orang
Others person(s)
1 3% 0 0% 0 0%
Lain-lainya orang
Total Employee Exits person(s)
30 100% 171 100% 74 100%
Jumlah Karyawan yang Keluar orang
Total Employee person(s)
554 801 1,743
Total Karyawan orang
Turnover Percentage percent
3.1% 2.9% 2.9%
Persentase Turnover persen
* restatement due to changes in the entity scope *restatement karena perubahan cakupan entitas
160 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 161
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
This page is intentionally left blank.
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 161
Page 162
Page 163
10
Strengthening Occupational
Health And Safety
Penguatan Kesehatan dan
Keselamatan Kerja
Page 164
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Responsible mining practices are inherently linked to the Praktik penambangan yang bertanggung jawab tidak
consistent and robust implementation of occupational health terlepas dari penerapan kesehatan dan keselamatan kerja
and safety. In managing health, safety, and environmental yang kuat dan konsisten. Dalam mengelola aspek kesehatan,
(HSE) aspects, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or the keselamatan kerja, dan lingkungan hidup (K3LH), PT Alamtri
“Company”) adheres to HSE standards established under the Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”) mengacu
AlamTri Group’s internal regulations, as well as prevailing laws pada standar K3LH yang ditetapkan dalam peraturan
and regulations. The Company’s HSE framework is structured internal Grup AlamTri serta ketentuan peraturan perundang-
in reference to key regulatory instruments, including the undangan yang berlaku. Kerangka penerapan K3LH tersebut
Mineral and Coal Mining Safety Management System (SMKP mencakup Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan
Minerba); the Minister of Energy and Mineral Resources Mineral dan Batu Bara (SMKP Minerba), Peraturan Menteri
(ESDM) Regulation No. 26 of 2018 on the Implementation of Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 26 Tahun 2018
Good Mining Practices and the Supervision of Mineral and tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan
Coal Mining; the Minister of ESDM Decree No. 1827 K/30/ Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara, serta
MEM/2018 on Guidelines for Good Mining Engineering Keputusan Menteri ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 tentang
Practices; and the Minister of ESDM Decree No. 185.K/37.04/ Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik
DJB/2019 on Technical Guidelines for Mining Safety, including dan Keputusan Menteri ESDM No. 185.K/37.04/DJB/2019
the implementation, assessment, and reporting of the Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan
SMKP Minerba. The implementation of HSE is carried out Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan
in a comprehensive and integrated manner, encompassing Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral dan
all employees, contractors, and business partners across Batubara. Penerapan K3LH dilakukan secara menyeluruh dan
the Company’s operational areas. This approach reflects mencakup seluruh karyawan serta pekerja kontraktor dan
AMI’s commitment to safeguarding workforce well- mitra kerja. [OJK F.21] [GRI 2-24, 403-1, 403-8]
being, ensuring operational reliability, and maintaining
compliance with applicable regulatory requirements.
[OJK F.21] [GRI 2-24, 403-1, 403-8]
164 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 165
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
HSE Management System
Sistem Manajemen K3LH [GRI 403-1]
The implementation of HSE within the Company is managed in Pelaksanaan K3LH di Perusahaan dikelola secara terintegrasi
an integrated manner by the Occupational Health and Safety oleh Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta
(OHS) Department and the Environmental Department. Both Departemen Lingkungan Hidup. Kedua departemen tersebut
departments are responsible for ensuring the effectiveness of bertanggung jawab untuk memastikan efektivitas penerapan
HSE implementation through the following measures: K3LH melalui langkah-langkah berikut:
1. Ensuring compliance with all HSE laws and regulations, 1. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan
as well as policies, standards, and technical guidelines perundang-undangan K3LH, serta kebijakan, standar, dan
applicable within the Company. pedoman teknis yang berlaku di Perusahaan.
2. Continuously developing human resource competencies 2. Mengembangkan kompetensi sumber daya manusia
to support the achievement of the Company’s goals and secara berkelanjutan guna mendukung pencapaian tujuan
objectives. dan sasaran perusahaan.
3. Designing and implementing sustainable HSE management 3. Merancang dan mengimplementasikan program
programs to improve safety and environmental pengelolaan K3LH secara berkesinambungan untuk
performance. meningkatkan kinerja keselamatan dan lingkungan.
4. Developing HSE management programs based on 4. Menyusun program pengelolaan K3LH berbasis identifikasi
the identification of key OHS risks and significant risiko utama K3 dan dampak signifikan terhadap
environmental impacts. lingkungan hidup.
5. Consistently instilling a zero-accident culture and mindset 5. Menanamkan budaya dan pola pikir zero accident secara
among all employees, including business partners. konsisten kepada seluruh karyawan, termasuk mitra kerja.
6. Conducting supervision and guidance for business partners 6. Melaksanakan pengawasan dan pembinaan terhadap
to ensure continuous improvement in HSE performance. mitra kerja guna memastikan peningkatan kinerja K3LH
secara berkelanjutan.
7. Developing and implementing continuous improvement 7. Menyusun dan menjalankan program perbaikan
programs as part of the commitment to operational berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen terhadap
excellence. keunggulan operasional.
Total Covered by the Occupational Health and Safety Management System (OHSMS)
Jumlah Karyawan yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)
Employee Status
2023 2024 2025
Status Karyawan
Total direct employees
593 778 2,610
Jumlah karyawan sendiri
Total contractors/outsourced workers
8,895 14,535 14,537
Jumlah kontraktor/outsource
Total 9,434 15,313 17,147
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 165
Page 166
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Charts of HSE Structure and HSE Pillars
Grafik Struktur HSE dan Pilar HSE
Operation Division Head/
Mine Engineering Head
Enviroment Dept. Head OHS Dept. Head
Enviro Reclamation & Watershed Reporting System
Enviro Section OHS ERT
Compliance Rehab Rehab & Compliance
Head Section Head Section Head
Section Head Section Head Section Head Section Head
Enviro Watershed Reporting
Enviro SPV Compliance IHOH SPV ERT SPV
Monitoring Rehab System &
SPV
SPV SPV Compliance SPV
Nursery &
Revegetation OHS SPV
SPV
Reclamation
Engineer & land
Preperation
SPV
To Become a Leading Indonesian
Mining Company
Menjadi Grup Pertambangan Indonesia yang Terkemuka
1 2 3 4 5
Foster HSE Fullfill HSE Implement HSE HSE Risk Enforce HSE
Leadership Competencies System Control Discipline
Menumbuhkan Pemenuhan Pelaksanaan Pengendalian Penegakan
Kepemimpinan Kompetensi Sistem K3LH Risiko K3LH Kedisiplinan
K3LH K3LH K3LH
5 Pillars of AlamTri’s HSE
5 Pilar K3LH AlamTri
Natural Resources Human Resources Financial Resources Bussiness Permit
Sumberdaya Alam Sumberdaya Manusia Sumberdaya Keuangan Perizinan Usaha
166 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 167
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
OHS Objectives and Targets Tujuan dan Sasaran K3
The Company establishes occupational health and safety Perusahaan menetapkan tujuan dan sasaran kesehatan dan
(OHS) objectives and targets as the basis for determining keselamatan kerja (K3) sebagai landasan dalam penetapan
HSE targets and key performance indicators (KPIs). These target serta key performance indicators (KPI) K3LH. Sasaran
objectives are aimed at achieving high safety performance, tersebut diarahkan pada pencapaian kinerja keselamatan
including a zero-accident target for lagging indicators. Such yang unggul, termasuk target nol kecelakaan (zero accident)
indicators include work-related fatalities, lost time injuries pada indikator lagging. Indikator ini mencakup fatalitas, lost
(LTI) of both minor and severe nature, work-related ill health, time injury (LTI) baik ringan maupun berat, penyakit akibat
medical treatment cases , and first-aid cases. These targets kerja, medical treatment injury, serta kasus yang memerlukan
are defined in a measurable and structured manner to support pertolongan pertama (first-aid case). Penetapan sasaran
effective incident prevention and drive the continuous dilakukan secara terukur untuk mendorong pencegahan
improvement of OHS performance. insiden dan peningkatan kinerja K3 secara berkelanjutan.
Management Standards and Technical Standar Manajemen dan Panduan Teknis
Guidelines
The Company implements the Mineral and Coal Mining Safety Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan
Management System (Minerba MSMS) by referring to the Pertambangan Mineral dan Batubara (SMKP Minerba) dengan
standards and technical guidelines established by the AlamTri mengacu pada standar dan panduan teknis yang ditetapkan
Group, including OHS Management Standard, Environmental oleh Grup AlamTri, termasuk Standar Manajemen K3, Standar
Management Standard, and HSE Technical Guidelines. As Manajemen Lingkungan Hidup, serta Pedoman Teknis K3LH.
part of efforts to enhance management standards, MC has Sebagai bagian dari upaya peningkatan standar manajemen,
obtained ISO 14001:2015 certification for its Environmental PT Maruwai Coal (MC) telah memperoleh sertifikasi ISO
Management System and ISO 45001:2018 certification for 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan Hidup dan
its Occupational Health and Safety Management System. ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan
[GRI 403-1, 12.14.2, 14.16.2] Kesehatan Kerja. [GRI 403-1, 12.14.2, 14.16.2]
The management standards adopted by the AlamTri Group Standar manajemen yang menjadi acuan Grup AlamTri
include: meliputi:
1. AlamTri OHS Management Standard; 1. Standar Manajemen K3 AlamTri;
2. AlamTri Environmental Management Standard; and 2. Standar Manajemen Lingkungan Hidup AlamTri; dan
3. AlamTri Energy Management Standard. 3. Standar Manajemen Energi AlamTri.
The HSE technical guidelines used as operational references Adapun pedoman teknis K3LH yang digunakan sebagai
include: rujukan operasional mencakup:
Occupational Safety Keselamatan Kerja
1. Contractor HSE Management Technical Guideline; 1. Pedoman Teknis Pengelolaan K3LH Kontraktor;
2. Incident Reporting and Investigation Technical Guideline; 2. Pedoman Teknis Pelaporan dan Investigasi Insiden;
3. Safety Accountability Program (SAP) Technical Guideline; 3. Pedoman Teknis Safety Accountability Program (SAP);
4. OHS Risk Management Technical Guideline; 4. Pedoman Teknis Manajemen Risiko K3;
5. OHS Confined Space Safety Technical Guideline; 5. Pedoman Teknis K3 pada Ruang Terbatas;
6. Personal Protective Equipment (PPE) Technical Guideline; 6. Pedoman Teknis Alat Pelindung Diri (APD);
7. OHS Working at Height Safety Technical Guideline; 7. Pedoman Teknis K3 Bekerja di Ketinggian;
8. Working Near Water Bodies Safety Technical Guideline; 8. Pedoman Teknis Bekerja di Sekitar Badan Air;
9. Fire Risk Assessment Technical Guideline; 9. Pedoman Teknis Fire Risk Assessment;
10. Critical Risk Control Technical Guideline; and 10. Pedoman Teknis Pengendalian Risiko Utama; dan
11. AlamTri Group HSE Personnel Competency Technical 11. Pedoman Teknis Kompetensi Personel K3LH Grup AlamTri.
Guideline.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 167
Page 168
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Industrial Hygiene and Occupational Health (IHOH) Industrial Hygiene and Occupational Health (IHOH)
1. IHOH Technical Guideline; 1. Pedoman Teknis IHOH;
2. Health Risk Assessment Technical Guideline; 2. Pedoman Teknis Penilaian Risiko Kesehatan;
3. IHOH Program Technical Guideline; 3. Pedoman Teknis Program IHOH;
4. Workplace Health Issue Management Technical Guideline; 4. Pedoman Teknis Pengelolaan Masalah Kesehatan di
Tempat Kerja;
5. Fitness for Work Management Technical Guideline; 5. Pedoman Teknis Pengelolaan Kebugaran untuk Bekerja;
6. Medical Emergency Response Plan (MERP) Technical 6. Pedoman Teknis Medical Emergency Response Plan
Guideline; (MERP);
7. Hearing Conservation Program (HCP) Technical Guideline; 7. Pedoman Teknis Hearing Conservation Program (HCP);
8. Respiratory Protection Program (RPP) Technical Guideline; 8. Pedoman Teknis Respiratory Protection Program (RPP);
9. IHOH Performance Indicator Technical Guideline (Leading 9. Pedoman Teknis Indikator Kinerja IHOH (Leading dan
and Lagging Indicators); Lagging Indicator);
10. Food Safety Management Plan Technical Guideline; and 10. Pedoman Teknis Food Safety Management Plan; dan
11. Workplace Environmental Risk Management Technical 11. Pedoman Teknis Pengelolaan Risiko Lingkungan Kerja.
Guideline.
ISO 45001:2018 Certification Sertifikasi ISO 45001:2018
MC demonstrates its ongoing commitment to creating a Melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan
safe, healthy, efficient, and productive working environment Kesehatan Kerja (SMK3), PT Maruwai Coal (“MC”) menunjukkan
through the implementation of the Occupational Health and komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan
Safety Management System (OHSMS). MC has successfully kerja yang aman, sehat, efisien, dan produktif. MC berhasil
maintained its ISO 45001:2018 certification following a mempertahankan sertifikasi ISO 45001:2018 setelah melalui
surveillance audit conducted by an independent certification audit pengawasan yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi
body. This audit ensures that all operational activities independen. Audit ini memastikan bahwa seluruh aktivitas
have been consistently carried out in accordance with the operasional telah dijalankan secara konsisten sesuai dengan
established standards and requirements, and supports the standar dan persyaratan yang ditetapkan, serta mendukung
continuous improvement of OHS performance. peningkatan kinerja K3 secara berkelanjutan.
168 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 169
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
OHS Risk Identification and Management
Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3 [GRI 403-2, 12.14.3, 14.16.3]
The Company identifies key occupational health and safety Perusahaan mengidentifikasi risiko utama kesehatan dan
(OHS) risks as potential hazards that may lead to fatalities, keselamatan kerja (K3) sebagai potensi bahaya yang dapat
serious injuries, and occupational illness. The Company menyebabkan kematian, cedera berat, serta penyakit
implements systematic risk control measures, to prevent fatal akibat kerja. Untuk mencegah dampak yang bersifat fatal
or severe impacts, by referring to AlamTri Group’s technical maupun serius, Perusahaan menerapkan pengendalian risiko
guideline on critical OHS risk control. This guideline serves secara sistematis dengan mengacu pada pedoman teknis
as the basis for the identification, documentation, and pengendalian risiko utama K3 Grup AlamTri. Pedoman tersebut
management of OHS risks across all operational activities. menjadi dasar dalam proses identifikasi, pendokumentasian,
dan pengelolaan risiko K3 di seluruh aktivitas operasional.
The hazard identification and risk assessment process is Proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko dilakukan
conducted comprehensively by involving each work unit. All secara menyeluruh dengan melibatkan setiap unit kerja.
work activities are identified and classified based on their Seluruh aktivitas kerja diidentifikasi dan diklasifikasikan
nature, both routine and non-routine activities, to ensure that berdasarkan sifatnya, baik kegiatan rutin maupun non-rutin,
all potential hazards are comprehensively classified. Identified untuk memastikan seluruh potensi bahaya terpetakan secara
risks are subsequently managed based on the hierarchy of komprehensif. Risiko yang telah diidentifikasi selanjutnya
controls, including elimination, substitution, implementation dikelola berdasarkan hierarki pengendalian, meliputi eliminasi,
of safe work practices, administrative controls, and the use of substitusi, penerapan praktik kerja aman, pengendalian
personal protective equipment (PPE). administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD).
The Company applies the bow-tie analysis method in Dalam menentukan pengendalian yang paling kritis,
determining the most critical controls to classify causes, Perusahaan menerapkan metode analisis bow-tie untuk
impacts, as well as preventive and mitigation measures memetakan penyebab, dampak, serta langkah pencegahan
for serious accidents. The effectiveness of risk controls dan mitigasi kecelakaan serius. Efektivitas pengendalian risiko
is monitored periodically to ensure the achievement of dipantau secara berkala guna memastikan pencapaian target
the zero-accident target. The determination of key OHS zero accident. Penetapan risiko utama K3 dilakukan dengan
risks is approved by executive management and reviewed persetujuan pimpinan tertinggi dan ditinjau secara berkala,
periodically, minimum once a year. Throughout the reporting paling sedikit satu kali dalam setahun. Sepanjang periode
period, the Company identified 25 key OHS risks that have pelaporan, Perusahaan mengidentifikasi sebanyak 25 risiko
been approved by the Board of Directors. utama K3 yang telah memperoleh persetujuan Direksi.
As part of sustainable management, the Company Sebagai bagian dari pengelolaan berkelanjutan, Perusahaan
consistently monitors the implementation of OHS programs secara konsisten memantau implementasi program K3 dan
and undertakes necessary improvements. This process melakukan perbaikan yang diperlukan. Proses ini mencakup
includes the establishment of an investigation team involving pembentukan tim investigasi yang melibatkan ahli terkait,
relevant experts, the preparation of Job Safety Analysis penyusunan Job Safety Analysis (JSA) untuk mengidentifikasi
(JSA) to identify hazards and risk controls, as well as fact- bahaya dan pengendalian risiko, serta pengumpulan fakta
finding and root cause analysis of incidents. Corrective action dan analisis akar penyebab kejadian. Rekomendasi tindakan
recommendations are developed in a measurable and results- perbaikan disusun secara terukur dan berorientasi pada hasil,
oriented manner and implemented in accordance with the serta dilaksanakan sesuai dengan prinsip SMARTER (Specific,
SMARTER principles (Specific, Measurable, Achievable, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound, Evaluated,
Relevant, Time-bound, Evaluated, and Reviewed) to ensure and Reviewed) guna memastikan peningkatan kinerja K3
continuous improvement in OHS performance. yang berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 169
Page 170
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
OHS Participation and Consultation
Partisipasi dan Konsultasi K3 [GRI 403-4, 12.14.5, 14.16.5]
The Company encourages the active involvement of all Perusahaan mendorong keterlibatan aktif seluruh karyawan
employees in building a strong and sustainable safety culture. dalam membangun budaya keselamatan yang kuat dan
Each employee is provided protection when reporting berkelanjutan. Setiap karyawan diberikan perlindungan dalam
actions or conditions that may pose risks to occupational menyampaikan laporan terkait tindakan atau kondisi yang
safety, health, and the environment, in accordance with the berpotensi membahayakan keselamatan, kesehatan kerja, dan
Integrated Management System Policy. This approach aims to lingkungan hidup, sesuai dengan Kebijakan Sistem Manajemen
create a working environment that is open, safe, and mutually Terpadu. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan
concerned about OHS aspects. kerja yang terbuka, aman, dan saling peduli terhadap aspek
K3.
To ensure safe work readiness, the Company consistently Untuk memastikan kesiapan kerja yang aman, Perusahaan
conducts toolbox meetings prior to the commencement of secara konsisten menyelenggarakan toolbox meeting sebelum
work activities. These meetings are used to communicate dimulainya aktivitas kerja. Kegiatan ini digunakan untuk
safe working methods through Job Safety Analysis (JSA) and menyampaikan metode kerja aman melalui Job Safety Analysis
to identify potential hazards that may arise. Each worker has (JSA) serta mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin
the right to stop work if a risky condition is identified and timbul. Setiap pekerja memiliki hak untuk menghentikan
must immediately report it to their supervisor. Operational pekerjaan apabila menemukan kondisi berisiko dan wajib
or technical supervisors are responsible for ensuring the segera melaporkannya kepada atasan. Pengawas operasional
safety and health of their work teams, responding promptly atau teknis bertanggung jawab memastikan keselamatan dan
to any hazard reports, and ensuring proper handling of kesehatan tim kerja, merespons setiap laporan bahaya secara
identified risks. Hazard reporting is conducted through direct cepat, serta menjamin penanganan yang tepat terhadap
communication or through the available hazard report form. risiko yang teridentifikasi. Pelaporan bahaya dilakukan melalui
komunikasi langsung maupun melalui formulir hazard report
yang tersedia.
The Company has established a Mining and Environmental Perusahaan membentuk Komite Keselamatan
Safety Committee that plays a role in coordinating, monitoring, Pertambangan dan Lingkungan Hidup yang berperan dalam
and evaluating the implementation of mining safety. This mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi penerapan
committee has the following primary responsibilities: keselamatan pertambangan. Komite ini memiliki tanggung
jawab utama sebagai berikut:
1. Identifying, determining, and approving mining safety 1. Mengidentifikasi, menetapkan, dan mengesahkan tujuan,
objectives, targets, and programs. sasaran, serta program keselamatan pertambangan.
2. Ensuring monitoring and implementation of safety 2. Memastikan pemantauan dan pelaksanaan program
programs to achieve the established targets. keselamatan untuk mencapai target yang ditetapkan.
3. Ensuring the availability and implementation of mining 3. Menjamin ketersediaan dan penerapan kebijakan, standar,
safety policies, standards, and procedures. serta prosedur keselamatan pertambangan.
4. Ensuring the implementation of periodic mining safety 4. Memastikan pelaksanaan audit keselamatan pertambangan
audits. secara berkala.
5. Conducting management reviews on the implementation 5. Melaksanakan tinjauan manajemen atas penerapan SMKP
of SMKP Minerba or SMKP Processing and/or Refining, Minerba atau SMKP Pengolahan dan/atau Pemurnian
minimum once a year, in accordance with the level of paling sedikit satu kali dalam satu tahun sesuai dengan
authority. jenjang kewenangan.
6. Discussing safety issues and developing prevention 6. Membahas permasalahan keselamatan dan menyusun
programs for unsafe conditions and unsafe acts, program pencegahan terhadap kondisi dan tindakan
near-miss incidents, dangerous occurrences, work tidak aman, kejadian nyaris celaka, kejadian berbahaya,
accidents, occupational diseases, and potential disease kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta potensi
outbreaks. wabah penyakit.
Through this participation and consultation mechanism, Melalui mekanisme partisipasi dan konsultasi ini, Perusahaan
the Company seeks to strengthen employee involvement berupaya memperkuat keterlibatan karyawan dalam
in OHS management while improving safety performance pengelolaan K3 sekaligus meningkatkan kinerja keselamatan
continuously across all operational areas. secara berkelanjutan di seluruh area operasional.
170 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 171
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Structure of the Mining and Environmental Safety Committee
Struktur Komite Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup
Chairman | Ketua
Chief Mining Officer
Vice Chairman | Wakil Ketua Kepala Teknik Tambang Secretary | Sekertaris
Department Head - Mining & Section Head - OHS
Engineering Compliance,Reporting
Kepala Departemen Mining & System
& Engineering Kepala Seksi OHS Compliance,
Reporting & System
Department Head Department Department Head Department Head Department Head Bipartite
- Environment Head - Port & - HRGA - Maintenance - Logistic Cooperation
Kepala Maintenance Kepala Kepala Kepala Institution -
Departemen - Kepala Departemen Departemen - Departemen - Departemen - Chairman
Lingkungan Hidup - Port & HRGA Maintenance Logistik Ketua LKS Bipartit
Maintenance
Section Head Bipartite
- External Section Head - Cooperation
Section Head Section Head - GA Section Head - GA
Relations Maintenance Institution -
- CSR Kepala Seksi GA Kepala Seksi GA
Kepala Seksi
Kepala Seksi CSR
Kepala Seksi Member
Hubungan Maintenance Anggota LKS
Eksternal Bipartit
Section Head Section Head - Bipartite
- Mining & Rehabilitation & Section Head - Section Head - Section Head Cooperation
Engineering Reclamation Infrastructure Procurement - Logistics Institution -
Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Member
Mining & Rehab & Infrastruktur Procurement Logistik Anggota LKS
Engineering Reclamation Bipartit
Department Head Section Head Bipartite
Division Head Section Head - GA
Division Head - - Construction - Hauling Cooperation
- External Maintenance
Project Kepala Production Institution -
Kepala Divisi Kepala Seksi GA
Kepala Divisi Departemen - Eksternal
Kepala Seksi Member
Proyek Maintenance Produksi Hauling
Konstruksi Anggota LKS
Bipartit
Section Head Section Head - Section Head Bipartite
Section Head - Section Head - Geology Geology Field - Geology Field Cooperation
CHPP - Logistics Department Operation Operations Institution -
Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi Kepala Seksi - Kepala Seksi Member
CHPP Logistik Geology Geology Field Geology Field Anggota LKS
Department Operation Operation Bipartit
Contractors’
Operations
Managers
PJO Mitra
Kerja
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 171
Page 172
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
MC and KAI have established an Emergency Response Team Sebagai bagian dari upaya pengelolaan keselamatan yang
(ERT), as part of comprehensive safety management efforts, komprehensif, MC dan KAI membentuk Tim Tanggap Darurat
that is always on standby to respond to emergencies across (Emergency Response Team/ERT) yang selalu siaga untuk
all operational areas. In addition to handling incidents at the merespons keadaan darurat di seluruh area operasional.
operational level, the ERT is also prepared to provide support Selain menangani insiden di tingkat operasional, ERT juga
in responding to disasters at the national scale when required. dipersiapkan untuk memberikan dukungan dalam penanganan
To ensure an optimal level of emergency preparedness, the bencana berskala nasional apabila diperlukan. Untuk
Company periodically enhances and maintains facilities and memastikan tingkat kesiapsiagaan yang optimal, Perusahaan
infrastructure that support ERT operations. secara berkala melakukan peningkatan dan pemeliharaan
sarana serta prasarana pendukung operasional ERT.
Emergency preparedness enhancement measures include: Langkah-langkah peningkatan kesiapsiagaan darurat yang
dilakukan meliputi:
• Construction of ERT Stations and procurement of Fire • Pembangunan ERT Station dan pengadaan Fire Truck;
Trucks;
• Development of ERT Training Grounds as facilities for • Pengembangan ERT Training Ground sebagai sarana
training and simulation; and pelatihan dan simulasi; serta
• Provision, maintenance, and routine inspection of all ERT • Penyediaan, pemeliharaan, dan inspeksi rutin terhadap
equipment. seluruh peralatan ERT.
The Company is committed to improving response speed, Melalui penguatan kapasitas sumber daya dan infrastruktur
incident handling effectiveness, and protection of employees tanggap darurat, Perusahaan berkomitmen meningkatkan
and the surrounding environment through strengthening kecepatan respons, efektivitas penanganan insiden, serta
emergency response resource capacity and infrastructure. perlindungan terhadap keselamatan karyawan dan lingkungan
sekitar.
Enhancement of Safety Culture through Training and OHS
Program
Peningkatan Budaya Keselamatan melalui Pelatihan dan
Program K3 [GRI 403-5, 12.14.6, 14.16.6]
Occupational health and safety (OHS) training is a key Pelatihan K3 merupakan bagian penting dari upaya AMI dalam
component of AMI’s efforts to foster a safe and responsible membangun budaya kerja yang aman dan bertanggung jawab.
working culture. This training is designed to enhance Pelatihan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
employees’ understanding and awareness of potential dan kesadaran karyawan terhadap potensi risiko di lingkungan
workplace risks, while equipping them with the knowledge and kerja, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan
skills necessary to prevent work-related injuries and ill health. keterampilan yang diperlukan untuk mencegah kecelakaan
With adequate understanding, employees are expected to kerja dan penyakit akibat kerja. Dengan pemahaman yang
apply safe work procedures, respond effectively to emergency memadai, karyawan diharapkan mampu menerapkan prosedur
situations, and actively contribute to creating a safe, healthy, kerja yang aman, merespons kondisi darurat secara tepat,
and productive working environment. serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang
sehat dan produktif.
The AlamTri Group has developed an online learning system Grup AlamTri telah mengembangkan sistem pembelajaran
through learning management system (LMS) supported daring melalui learning management system (LMS) yang
by assessors who are competent in their respective fields. didukung oleh asesor yang kompeten di bidangnya. Sistem
With an evaluation process that includes various assessment ini memungkinkan karyawan mengikuti pelatihan K3 secara
components, this system enables employees to participate terstruktur dan terukur, dengan proses evaluasi yang
in OHS training in a structured and measurable manner. mencakup berbagai komponen penilaian. Peserta yang
Participants who meet all graduation criteria will receive memenuhi seluruh kriteria kelulusan akan memperoleh
172 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 173
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
certificates online as recognition of their competencies. As sertifikat secara daring sebagai bentuk pengakuan atas
part of the AlamTri Group, AMI utilizes this LMS program kompetensi yang dimiliki. Sebagai bagian dari Grup AlamTri,
to ensure that OHS training standards are implemented AMI memanfaatkan program LMS ini untuk memastikan
consistently across all work units and meet the established standar pelatihan K3 diterapkan secara konsisten di seluruh
minimum competency standards. unit kerja dan memenuhi standar kompetensi minimum yang
telah ditetapkan.
OHS Training
Pelatihan K3
Training Topic Training Description Total
Topik Pelatihan Penjelasan Pelatihan Participant
Peserta
HACCP Junior Industrial Hygiene Assistant and Occupational Health and Safety (OHS)
Experts in the Workplace Environment, covering environmental health aspects in
the workplace.
1
Asisten Higiene Industri Muda (AHIMU) dan Ahli Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (AK3) bidang Lingkungan Kerja (Lingker), yang mencakup aspek kesehatan
lingkungan di tempat kerja.
MSMS Audit Training Mining Safety Management System (MSMS) Audit, covering planning,
Diklat Audit SMKP implementation, and evaluation of safety management system audits in the mining
sector.
9
Audit Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), yang meliputi aspek
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi audit sistem manajemen keselamatan di
sektor pertambangan.
Senior Operations Supervisor Refreshing the knowledge and skills of operational supervisors in the mining sector.
Pengawas Operasional Utama Menyegarkan pengetahuan dan keterampilan pengawas operasional di bidang 1
pertambangan.
Intermediate Operational Enhancing the competence of Intermediate Operational Supervisors.
Supervisor Meningkatkan kompetensi Pengawas Operasional Madya. 4
Pengawas Operasional Madya
Training Risk Management Enhancing knowledge and skills in risk management, including risk identification,
Pelatihan Risk Manajemen analysis, mitigation, and control in the workplace.
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen risiko, yang 7
mencakup identifikasi risiko, analisis, mitigasi, dan pengendalian risiko di
lingkungan kerja.
First-Line Operational Enhancing the competence of First-Line Operational Supervisor
Supervisor Meningkatkan kompetensi Pengawas Operasional Pratama. 40
Pengawas Operasional Pratama
Employee MES(KPLH) Induction Introduction to Mining and Environmental Safety (KPLH/MES), covering: Company
Induksi KPLH Karyawan Policies, KPLH Management System, Workplace Hazards and Risk Awareness, Work
Procedures, Introduction to KPLH Work Programs, and Emergency Management.
Pengenalan Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup meliputi: 14, 244
Kebijakan Perusahaan, Sistem Manajemen KPLH, Pengenalan Bahaya dan Risiko
di Tempat kerja, Prosedur kerja, Pengenalan Program Kerja KPLH, Pengelolaan
Keadaan Darurat.
Special Authorization Training Training on working with energy sources, working at heights, working in confined
for High-Risk Work spaces, and working near water.
277
Pelatihan Kewenangan Khusus Pelatihan bekerja dengan sumber energi, pelatihan bekerja di ketinggian, bekerja
untuk pekerjaan risiko tinggi dalam ruang terbatas dan bekerja di dekat air.
Rigger Operator Training Enhancing workforce competence in lifting and rigging activities to ensure they
Training Operator Rigger are performed safely and in accordance with occupational safety standards.
Meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam kegiatan pengangkatan dan 14
pemindahan beban (lifting & rigging) secara aman dan sesuai standar keselamatan
kerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 173
Page 174
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Training Topic Training Description Total
Topik Pelatihan Penjelasan Pelatihan Participant
Peserta
Electrical OHS Expert Equipping participants with occupational health and safety competencies in the
Ahli K3 Listrik electrical field to prevent the risk of electrical accidents in operational areas.
10
Membekali peserta dengan kompetensi keselamatan dan kesehatan kerja di
bidang kelistrikan guna mencegah risiko kecelakaan listrik di area operasional.
Incident Investigation Enhancing participants’ ability to systematically conduct incident investigations to
Incident Investigation identify root causes and prevent similar occurrences in the future.
Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan investigasi insiden secara 24
sistematis untuk mengidentifikasi akar penyebab dan mencegah kejadian serupa
di masa depan.
Commissioning Technical Providing technical understanding of equipment and installation commissioning
Guidance processes prior to full-scale operation.
17
Bimtek Komisioning Memberikan pemahaman teknis terkait proses komisioning peralatan dan instalasi
sebelum dioperasikan secara penuh.
Radiation Protection Officer Preparing competent personnel to control and monitor radiation exposure in
Petugas proteksi radiasi accordance with applicable regulations.
2
Menyiapkan petugas yang kompeten dalam mengendalikan dan memantau
paparan radiasi sesuai dengan ketentuan perundangan.
Energy Auditor Enhancing participants’ competence in conducting energy audits to identify
Auditor Energy opportunities for energy efficiency and savings.
2
Meningkatkan kompetensi peserta dalam melakukan audit energi untuk
mengidentifikasi peluang efisiensi dan penghematan energi.
Lead Auditor ISO Integrated Preparing participants to become competent Lead Auditors in conducting
(14001, 45001, dan 9001) integrated management system audits.
11
Mempersiapkan peserta menjadi Lead Auditor yang kompeten dalam melakukan
audit sistem manajemen terintegrasi.
Blasting Technical Guidance Enhancing workers’ competence in planning and conducting safe and controlled
Bimtek Peledakan blasting operations.
9
Meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam perencanaan dan pelaksanaan
kegiatan peledakan yang aman dan terkendali.
The Company consistently implements various OHS programs Perusahaan secara konsisten melaksanakan berbagai program
as part of its efforts to prevent risks and protect employees K3 sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko dan
across all operational areas. These programs include: perlindungan terhadap karyawan di seluruh area operasional.
Program-program tersebut antara lain:
1. Maturity Level of Occupational Safety 1. Tingkat Kematangan Keselamatan Kerja
In addition to OHS training programs, the Company also Selain program pelatihan K3, Perusahaan juga
implements various initiatives aimed at enhancing its melaksanakan berbagai inisiatif lain yang berfokus pada
safety maturity level. In 2025, the Company conducted peningkatan kematangan keselamatan kerja (safety
an assessment of its safety maturity level based on maturity level). Pada tahun 2025, Perusahaan melakukan
approved technical guidelines. The assessment classifies pengukuran tingkat kematangan keselamatan kerja
safety maturity into five stages: basic, reactive, planned, dengan mengacu pada pedoman teknis yang telah
proactive, and resilient. The results indicate that MC is at disetujui. Pengukuran tersebut mengelompokkan tingkat
kematangan keselamatan ke dalam lima tahapan, yaitu
the planned maturity level, while LC is at the reactive level,
dasar, reaktif, terencana, proaktif, dan resilien. Hasil
suggesting that there remains significant opportunity for
penilaian menunjukkan bahwa MC berada pada tingkat
improvement toward higher levels of safety maturity.
kematangan terencana, sementara LC berada pada tingkat
reaktif, yang mengindikasikan masih terbukanya ruang
untuk peningkatan menuju tingkat kematangan yang lebih
tinggi.
174 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 175
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Overall, the highest occupational safety maturity level Secara keseluruhan, tingkat kematangan keselamatan
in the Company is currently at the planned level, with kerja tertinggi di Perusahaan saat ini berada pada level
increased worker participation in OHS improvement efforts terencana, dengan peningkatan partisipasi pekerja dalam
in the workplace. Nevertheless, the Company continues upaya peningkatan K3 di lingkungan kerja. Meskipun
to take steps for sustainable improvement to encourage demikian, Perusahaan terus melakukan langkah-langkah
the transition towards more proactive and resilient safety perbaikan berkelanjutan guna mendorong transisi menuju
maturity levels. tingkat kematangan keselamatan yang lebih proaktif dan
resilien.
Efforts to accelerate the improvement of the occupational Upaya percepatan peningkatan tingkat kematangan
safety maturity level are carried out through various keselamatan kerja tersebut dilakukan melalui berbagai
initiatives, including: inisiatif, antara lain:
1. Conducting training for supervisory and non- 1. Pelaksanaan pelatihan bagi pengawas dan non
supervisory personnel; pengawas;
2. Continuous communication of key OHS risks; 2. Sosialisasi risiko utama K3 secara berkelanjutan;
3. Monitoring the implementation of the Safety 3. Pemantauan pelaksanaan Safety Accountability
Accountability Program (SAP) according to position Program (SAP) sesuai dengan jenjang jabatan;
level;
4. Reviewing and refining work procedures involving the 4. Peninjauan dan penyempurnaan prosedur kerja
participation of workers and operational supervisors; dengan melibatkan partisipasi pekerja dan pengawas
operasional;
5. Achieving Good Mining Practice(GMP) targets every 5. Pemenuhan target Good Mining Practice (GMP) secara
two months; dua bulanan;
6. Performing annual evaluation of the Person in Charge 6. Evaluasi kinerja Person in Charge Operational (PJO)
Operational (PJO) performance; secara tahunan;
7. Implementing HSE warnings and campaigns; and 7. Pelaksanaan peringatan dan kampanye HSE; serta
8. Performing evaluation of the performance of the 8. Evaluasi kinerja Tim Tanggap Darurat (Emergency
Emergency Response Team (ERT). Response Team/ERT).
2. Utilization of In-Dash Camera Technology in Operational 2. Pemanfaatan Teknologi In-Dash Camera pada Kendaraan
Vehicles Operasional
The Company implements the use of in-dash cameras in Perusahaan menerapkan penggunaan in-dash camera
operational vehicle units, including transport vehicles and pada unit kendaraan operasional, termasuk sarana
coal dump trucks (DT), as part of strengthening driving angkut dan coal dump truck (DT), sebagai bagian dari
safety supervision. The reason for using this technology upaya penguatan pengawasan keselamatan berkendara.
is to objectively monitor the behavior of drivers and Teknologi ini digunakan untuk memantau perilaku
operators, covering compliance with speed limits, traffic pengemudi dan operator secara objektif, meliputi
signs, and safe driving practices. The monitoring results kepatuhan terhadap batas kecepatan, rambu lalu lintas,
are used as a basis for evaluation and guidance to serta perilaku berkendara yang aman. Hasil pemantauan
prevent risky behavior and increase safety discipline in the menjadi dasar evaluasi dan pembinaan guna mencegah
operational area. perilaku berisiko dan meningkatkan disiplin keselamatan
di area operasional.
3. Provision of Mining Facilities, Installation Infrastructure, 3. Penyediaan Sarana, Prasarana Instalasi, dan Peralatan
and Equipment (SPIP) Pertambangan (SPIP)
The Company regularly provides and maintains mining Perusahaan secara rutin menyediakan dan memelihara
facilities, installation infrastructure, and equipment (SPIP) sarana, prasarana instalasi, serta peralatan pertambangan
to ensure the reliability of operational units. This effort is (SPIP) untuk memastikan keandalan unit operasional.
carried out to support the productivity of mining activities Upaya ini dilakukan guna mendukung produktivitas
while minimizing potential incidents that may endanger kegiatan pertambangan sekaligus meminimalkan potensi
workers’ safety and the environment. terjadinya insiden yang dapat membahayakan keselamatan
pekerja dan lingkungan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 175
Page 176
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
4. Other OHS Programs 4. Program K3 Lainnya
In addition to these main programs, the Company Selain program utama tersebut, Perusahaan secara
consistently implements various other OHS initiatives, konsisten melaksanakan berbagai inisiatif K3 lainnya,
including: antara lain:
• Campaign to reinforce a zero accident mindset through • Kampanye penguatan zero accident mindset melalui
the installation of safety communication media; pemasangan media komunikasi keselamatan;
• Implementation of genba or field inspections by top • Pelaksanaan genba atau inspeksi lapangan oleh
management to encourage compliance with OHS manajemen puncak untuk mendorong kepatuhan
provisions; terhadap ketentuan K3;
• Implementation of the Safety Accountability Program • Penerapan Safety Accountability Program (SAP) yang
(SAP) which includes hazard reporting, Job Safety mencakup pelaporan bahaya, Job Safety Analysis
Analysis (JSA), five-minute talks (P5M), safety talks, (JSA), pembicaraan lima menit (P5M), safety talk, dan
and OHS inspections; inspeksi K3;
• Off-the-job safety activities through visits to the • Kegiatan off-the-job safety melalui kunjungan
families of MC operators and mechanics to increase ke keluarga operator dan mekanik MC untuk
safety awareness in the family environment; meningkatkan kesadaran keselamatan di lingkungan
keluarga;
• Provision of personal counseling for employees related • Penyediaan konseling pribadi bagi karyawan terkait isu
to personal issues that could potentially affect work personal yang berpotensi memengaruhi kinerja dan
performance and safety; keselamatan kerja;
• Campaign for a tidy work environment through the • Kampanye lingkungan kerja rapi melalui penerapan
implementation of the 5R principle; and prinsip 5R; serta
• Monthly publication of the HSE and Environmental • Penerbitan Buletin K3LH secara bulanan sebagai
Bulletin (K3LH) as a means of information and sarana informasi dan edukasi terkait perkembangan
education related to the latest HSE developments. K3LH terkini.
Through the implementation of these various programs, the Melalui penerapan berbagai program tersebut, Perusahaan
Company strives to strengthen the safety culture, increase berupaya memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan
risk awareness, and create a safe and sustainable work kesadaran risiko, serta menciptakan lingkungan kerja yang
environment. aman dan berkelanjutan.
176 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 177
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
OHS Performance
Kinerja K3 [GRI 403-9, 12.14.10, 14.16.10]
Throughout 2025, the Company faced challenges in Sepanjang tahun 2025, Perusahaan menghadapi tantangan
occupational safety performance with one fatal occupational dalam kinerja keselamatan kerja dengan terjadinya satu kasus
accident case involving a business partner at one of its kecelakaan kerja fatal yang menimpa mitra kerja pada salah
subsidiaries. satu entitas anak perusahaan.
Following up on the incident, the Company conducted a Menindaklanjuti kejadian tersebut, Perusahaan melakukan
comprehensive evaluation of the occupational safety system. evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja.
The corrective measures implemented include strengthening Langkah perbaikan yang diterapkan meliputi penguatan
the emergency response system, increasing work area sistem tanggap darurat, peningkatan pemantauan area kerja
monitoring to identify potential hazards, and strengthening untuk mengidentifikasi potensi bahaya, serta penguatan
safety education and training programs for employees and program edukasi dan pelatihan keselamatan bagi karyawan
business partners. dan mitra kerja.
The Company remains committed to improving the Perusahaan terus berkomitmen meningkatkan penerapan
implementation of the Mineral and Coal Mining Safety Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)
Management System (SMKP Minerba) through a more Minerba melalui pendekatan yang lebih proaktif dan berbasis
proactive and risk-based approach. This effort is carried out risiko. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pencegahan
to strengthen incident prevention, increase preparedness, insiden, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memastikan
and ensure the creation of a safe and sustainable work terciptanya lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan
environment for all workers and business partners.The details bagi seluruh pekerja dan mitra kerja. Rincian kinerja kecelakaan
of the occupational accident performance are presented in kerja disajikan pada tabel berikut.
the table below.
Workplace Accident Table
Tabel Kecelakaan Kerja [OJK F.21] [GRI 403-9] [GRI 12.14.10, 14.16.10]
2023* 2024* 2025
Description Other Other Other
Keterangan Employee Employee Employee
Workers Workers Workers
Karyawan Karyawan Karyawan
Pekerja Lain Pekerja Lain Pekerja Lain
Work-related injuries fatalities
Kematian akibat cedera 0 0 0 1 0 1
terkait pekerjaan
Work-related injuries with high
consequences (exc. fatalities)
Cedera terkait pekerjaan 0 0 0 1 0 0
dengan konsekuensi
tinggi (exc. kematian)
Recordable work-related injury (LTI
requiring medical treatment (first aid
and medical treatment))
Cedera terkait pekerjaan
0 7 0 7 0 2
yang dapat dicatat (LTI
yg perlu penanganan
medis (first aid dan
medical treatment))
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 177
Page 178
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
2023* 2024* 2025
Description Other Other Other
Keterangan Employee Employee Employee
Workers Workers Workers
Karyawan Karyawan Karyawan
Pekerja Lain Pekerja Lain Pekerja Lain
Total work hours
1,030,577 19,072,784 2,343,358 47,602,561 12,990,678 64,735,174
Jumlah jam kerja
Occupati onal Illness (PAK)
0 0 0 0 0 0
Penyakit akibat kerja
Near miss
0 161 0 81 15 84
Near miss
Lost Workdays
0 150 0 6,407 0 6,005
Jumlah hari yang hilang
Lost Time Injury
0 4 0 9 0 2
Lost Time Injury
*restatement due to changes in the entity scope *restatement karena perubahan cakupan entitas
OHS Risk Management Pengelolaan Risiko Keselamatan Kerja
In managing work safety risks, the Company has identified Dalam mengelola risiko keselamatan kerja, Perusahaan
10 main hazards that potentially cause high-consequence telah mengidentifikasi 10 bahaya utama yang berpotensi
occupational accidents. These hazards include: menimbulkan kecelakaan kerja dengan konsekuensi tinggi.
1. Interaction of heavy equipment in the mining area, Bahaya-bahaya tersebut mencakup:
including interaction between light vehicles and heavy 1. Interaksi alat berat (heavy equipment) di area tambang,
equipment; termasuk interaksi antara kendaraan ringan dan alat berat;
2. Land clearing activities using chainsaws and heavy 2. Aktivitas pembukaan lahan menggunakan gergaji mesin
equipment; dan alat berat;
3. Slope instability in disposal areas and mine pit walls; 3. Ketidakstabilan lereng disposal dan jenjang tebing
tambang;
4. Facility fires and forest fires; 4. Kebakaran fasilitas dan kebakaran hutan;
5. Risk of falling from heights; 5. Risiko terjatuh dari ketinggian;
6. Exposure to mechanical hazards from rotating objects; 6. Paparan bahaya mekanis akibat benda berputar;
7. Serious health risks such as heart attacks; 7. Risiko kesehatan serius seperti serangan jantung;
8. Confined space work activities; 8. Aktivitas bekerja di ruang terbatas;
9. Biological hazards, including exposure to wild animals 9. Bahaya biologis, termasuk paparan satwa liar seperti ular
such as snakes in the work area; and di area kerja; dan
10. Electrical hazards. 10. Bahaya kelistrikan.
Hazard identification is carried out through the Hazard Penetapan bahaya dilakukan melalui proses Identifikasi Bahaya
Identification and Risk Control (HIRC) process across all dan Pengendalian Risiko (IBPR) pada seluruh aktivitas bisnis,
business activities, mining accident statistical analysis, and analisis statistik kecelakaan pertambangan, serta evaluasi
evaluation of occupational illness incidents. All these findings kejadian akibat penyakit tenaga kerja. Seluruh temuan tersebut
are then reviewed by the risk management team using the selanjutnya dikaji oleh tim manajemen risiko menggunakan
Bow-Tie Risk Analysis method to determine the most effective metode Bow-Tie Risk Analysis untuk menentukan tingkat
risk level and control strategy. risiko dan strategi pengendalian yang paling efektif.
178 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 179
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
To eliminate or minimize the identified risks, the Company Untuk menghilangkan atau meminimalkan risiko yang
implements a risk control hierarchy, considering the teridentifikasi, Perusahaan menerapkan hierarki pengendalian
effectiveness and readiness of technology and finance in its risiko dengan mempertimbangkan efektivitas serta kesiapan
implementation. Control efforts are carried out in stages, teknologi dan finansial dalam implementasinya. Upaya
starting from risk elimination where possible, substitution pengendalian dilakukan secara berjenjang, mulai dari eliminasi
with safer work methods, application of engineering and risiko apabila memungkinkan, substitusi metode kerja yang
administrative controls, up to the use of personal protective lebih aman, penerapan rekayasa teknik dan pengendalian
equipment (PPE) as the last layer of protection. Through this administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD)
approach, the Company is committed to improving work sebagai lapisan perlindungan terakhir. Melalui pendekatan ini,
safety performance and creating a safe and sustainable work Perusahaan berkomitmen meningkatkan kinerja keselamatan
environment for all workers and business partners. kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan
berkelanjutan bagi seluruh pekerja dan mitra kerja.
OHS Performance Indicators: LTIFR and Indikator Kinerja K3: LTIFR dan SR
SR
In 2025, the Company recorded one occupational accident Pada tahun 2025, Perusahaan mencatat satu kejadian
resulting in a fatality at one of its subsidiaries. On the other kecelakaan kerja yang berujung pada fatalitas di salah satu
hand, the lost time injury frequency rate (LTIFR) showed a entitas anak perusahaan. Di sisi lain, lost time injury frequency
decrease compared to the previous year, reflecting a reduction rate (LTIFR) menunjukkan penurunan dibandingkan tahun
in the frequency of accidents causing lost work time. sebelumnya, yang mencerminkan berkurangnya frekuensi
kecelakaan yang menyebabkan kehilangan waktu kerja.
The Decrease in SR reflects that the incidents became less Penurunan SR mencerminkan bahwa insiden menjadi
severe, which results in fewer lost workdays per incident. kurang parah, yang mengakibatkan berkurangnya jumlah
Following up on this, the Company continues to strengthen hari kerja yang hilang per insiden. Menindaklanjuti hal
the implementation of the OHS management system, improve tersebut, Perusahaan terus memperkuat penerapan sistem
the quality and effectiveness of safety training, and optimize manajemen K3, meningkatkan kualitas dan efektivitas
risk monitoring and control in all operational areas. These pelatihan keselamatan, serta mengoptimalkan pemantauan
steps are taken to prevent the recurrence of similar incidents dan pengendalian risiko di seluruh area operasional. Langkah-
and encourage continuous improvement in occupational langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya insiden
safety performance. serupa dan mendorong peningkatan kinerja keselamatan
kerja secara berkelanjutan.
LTIFR and SR Table
Tabel LTIFR dan SR
Description Yearly Performance
Uraian 2023 2024 2025
LTI Frequency Rate (LTIFR) 0.20 0.18 0.03
Severity Rate (SR) 7.46 128.28 77.26
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 179
Page 180
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Industrial Hygiene and Occupational Health
Industrial Hygiene and Occupational Health [OJK F.21]
AMI implements an Industrial Hygiene and Occupational AMI menerapkan pendekatan Industrial Hygiene and
Health approach as part of the Company’s commitment to Occupational Health sebagai bagian dari komitmen
maintaining and protecting the employees’ health across all Perusahaan dalam menjaga dan melindungi kesehatan
operational areas. One of the main efforts undertaken is the karyawan di seluruh area operasional. Salah satu upaya
implementation of a Health Risk Assessment (HRA) to identify, utama yang dilakukan adalah penerapan Health Risk
evaluate, and control potential health hazards in the work Assessment (HRA) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi,
environment. HRA is carried out periodically, involving internal serta mengendalikan potensi bahaya kesehatan di lingkungan
teams and competent external parties, thereby enabling the kerja. HRA dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan
Company to ensure the effectiveness of the implemented tim internal dan pihak eksternal yang kompeten, sehingga
mitigation measures and compliance with applicable Perusahaan dapat memastikan efektivitas langkah-langkah
occupational health standards and regulations. mitigasi yang diterapkan serta kepatuhan terhadap standar
dan ketentuan kesehatan kerja yang berlaku.
In this HRA process, AMI identifies various factors triggering Dalam proses HRA tersebut, Perusahaan mengidentifikasi
occupational health disturbances, which can originate berbagai faktor pemicu gangguan kesehatan kerja yang
from physical, chemical, and biological hazards. Physical dapat berasal dari bahaya fisik, kimia, maupun biologis. Faktor
hazards include exposure to noise, vibration, extreme fisik meliputi paparan kebisingan, getaran, suhu ekstrem,
temperatures, inadequate lighting, and dust in the work pencahayaan yang tidak memadai, serta debu di area kerja.
area. Chemical hazards include exposure to gases, vapors, Faktor kimia antara lain mencakup paparan gas, uap, asap,
smoke, or hazardous chemicals used in operational processes. atau bahan kimia berbahaya yang digunakan dalam proses
Meanwhile, biological hazards can come from microorganisms operasional. Sementara itu, faktor biologis dapat berasal
such as bacteria, viruses, or fungi that potentially cause health dari mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur yang
disturbances. berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
AMI applies two HRA evaluation approaches, namely Sebagai bagian dari Grup AlamTri, Perusahaan menerapkan
semi-quantitative HRA and quantitative HRA, which are dua pendekatan evaluasi HRA, yaitu HRA semi-kuantitatif
reviewed periodically annually. The results of the previous dan HRA kuantitatif, yang dikaji secara berkala setiap tahun.
HRA evaluation identified the need for strengthening of Hasil evaluasi HRA sebelumnya mengidentifikasi perlunya
controls against workplace exposure exceeding the Threshold penguatan pengendalian terhadap paparan lingkungan kerja
Limit Values (NAB), as well as increasing the effectiveness yang melebihi nilai ambang batas (NAB), serta peningkatan
of communication and follow-up with workers regarding efektivitas komunikasi dan tindak lanjut kepada pekerja terkait
measurement results and mitigation recommendations. hasil pengukuran dan rekomendasi mitigasi.
In the implementation of quantitative HRA at MC, The Dalam penerapan HRA kuantitatif di MC, Perusahaan
Company expands the scope of evaluation through coal dust memperluas cakupan evaluasi melalui penerapan
biomonitoring along with environmental measurement and biomonitoring debu batu bara yang dilengkapi dengan
personal monitoring. Meanwhile, the semi-quantitative HRA at pengukuran lingkungan dan pemantauan personal. Sementara
KAI is developed in accordance with the assessment standards itu, penerapan HRA semi-kuantitatif di KAI dikembangkan
in the HRA technical guidelines to ensure consistency of sesuai dengan standar penilaian dalam pedoman teknis HRA
implementation across all work areas. To strengthen internal untuk memastikan konsistensi implementasi di seluruh area
competence, the Company also actively participates in HRA kerja. Untuk memperkuat kompetensi internal, Perusahaan
workshops organized by AlamTri with technical guidance juga berpartisipasi aktif dalam workshop HRA yang
support from experienced practitioners. diselenggarakan oleh AlamTri dengan dukungan bimbingan
teknis dari praktisi berpengalaman.
180 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 181
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Occupational Health Program Program Kesehatan Kerja
[GRI 403-3, 403-6, 403-7, 12.14.7, 12.14.8, 14.16.7, 14.16.8] [GRI 403-3, 403-6, 403-7, 12.14.7, 12.14.8, 14.16.7, 14.16.8]
The Company provides comprehensive occupational Perusahaan menyediakan layanan kesehatan kerja yang
health services through clinic facilities and first aid rooms komprehensif melalui fasilitas klinik dan ruang pertolongan
at operational sites, which operate 24 hours a day and are pertama di lokasi operasional yang beroperasi selama 24
accessible to all employees and workforce. The Company jam dan dapat diakses oleh seluruh karyawan dan tenaga
provides various facilities and programs, as a form of health kerja. Sebagai bentuk perlindungan kesehatan, Perusahaan
protection, including: menyediakan berbagai fasilitas dan program, antara lain:
• National Health Insurance (BPJS Kesehatan) participation Kepesertaan BPJS Kesehatan bagi karyawan;
for employees; • Kepesertaan BPJS Kesehatan bagi karyawan;
• Annual periodic health examinations (medical check-up/ • Pemeriksaan kesehatan berkala (medical check-up/MCU)
MCU) along with its follow-up; tahunan beserta tindak lanjutnya;
• Reimbursement for outpatient and inpatient medical • Penggantian biaya pengobatan rawat jalan dan rawat inap
expenses for employees and their families, with coverage bagi karyawan dan keluarga dengan penggantian hingga
up to 100%; 100%;
• Reimbursement for eyeglasses every two years; and • Penggantian biaya kacamata setiap dua tahun; serta
• Provision of an ambulance for health emergencies. • Penyediaan ambulans untuk kondisi darurat kesehatan.
To ensure the quality of health services, the OHS Team Untuk memastikan mutu layanan kesehatan, Tim K3 secara rutin
regularly conducts monthly inspections and annual audits melaksanakan inspeksi bulanan dan audit tahunan terhadap
of health facilities and services, including compliance with fasilitas dan layanan kesehatan, termasuk pemenuhan kontrak
work contracts, medical personnel certification, and medical kerja, sertifikasi tenaga medis, serta kelayakan peralatan
equipment feasibility. Evaluation is also carried out on other medis. Evaluasi juga dilakukan terhadap fasilitas pendukung
supporting facilities to ensure safe and comfortable access to lainnya guna memastikan akses layanan kesehatan yang aman
health services for employees. dan nyaman bagi karyawan.
In order to improve fitness and immune system strength, Dalam rangka meningkatkan kebugaran dan daya tahan
the Company provides an immunity improvement program tubuh, Perusahaan menyediakan program peningkatan
through the provision of balanced nutritious food as well as imunitas melalui penyediaan makanan bergizi seimbang
sports facilities, such as sports fields, gym equipment, and serta fasilitas olahraga, seperti lapangan olahraga, peralatan
treadmills. Health campaigns are conducted continuously gym, dan treadmill. Kampanye kesehatan dilakukan secara
through health talks and the distribution of educational berkelanjutan melalui health talk dan penyebaran materi
materials to increase employee awareness of the importance edukasi untuk meningkatkan kesadaran karyawan terhadap
of maintaining health. pentingnya menjaga kesehatan.
The following are other occupational health programs Berikut ini program-program kesehatan kerja lainnya yang
implemented during the reporting year: dilaksanakan pada tahun pelaporan:
1. Hearing Conservation Program Evaluation 1. Evaluasi Program Konservasi Pendengaran
Since 2020, The Company has implemented the Hearing Sejak tahun 2020, Perusahaan telah mengimplementasikan
Conservation Program (HCP) as part of the AlamTri Group’s Program Konservasi Pendengaran (Hearing Conservation
initiative. This program aims to protect workers’hearing Program/HCP) sebagai bagian dari inisiatif Grup AlamTri.
health and prevent hearing loss due to noise exposure Program ini bertujuan melindungi kesehatan pendengaran
in the work environment. Through the comprehensive pekerja serta mencegah gangguan pendengaran akibat
implementation of the HCP, the Company strives to ensure paparan kebisingan di lingkungan kerja. Melalui penerapan
that workers can carry out work activities safely while HCP yang komprehensif, Perusahaan berupaya memastikan
mitigating the risk of long-term hearing impairment that pekerja dapat menjalankan aktivitas kerja secara aman
potentially affect health and productivity. sekaligus memitigasi risiko gangguan pendengaran jangka
panjang yang berpotensi memengaruhi kesehatan dan
produktivitas.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 181
Page 182
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
The implementation of the HCP at MC, LC, and KAI is Pelaksanaan HCP di MC, LC, dan KAI dievaluasi secara
evaluated periodically based on five main aspects to ensure berkala berdasarkan lima aspek utama untuk memastikan
the effectiveness of noise control and the protection of efektivitas pengendalian kebisingan dan perlindungan
workers’ hearing health. kesehatan pendengaran pekerja.
HCP Evaluation Aspects
Aspek Evaluasi HCP
HCP Evaluation • Classification of worker groups with Similar Exposure Group (SEG)
Aspect Penentuan kelompok pekerja dengan paparan bahaya yang sama (Similar Exposure Group/ SEG)
Identifikasi Bahaya • List of workers exposed to noise
Daftar sumber kebisingan
• List of noisy areas
Daftar area dengan kebisingan
Noise • Measurement tools and methods
Measurement and Alat dan metode pengukuran
Assessment • Workplace environment measurement and personal exposure measurement
Pengukuran dan Pengukuran di lingkungan kerja dan pengukuran paparan personal
Penilaian Kebisingan • Noise level map
Peta level kebisingan
• Noise risk assessment
Penilaian risiko kebisingan
Noise Control • Engineering controls
Pengendalian Rekayasa teknik
Kebisingan • Administrative controls
Pengendalian administratif
• PPE (Personal Protective Equipment) (subsidiary distribution data, noise reduction rate/NRR, effective
noise exposure, and inspection)
APD (data distribusi anak perusahaan, noise reduction rate/NRR, paparan efektif kebisingan, dan
inspeksi)
Training and • FGD (Focus Group Discussion)/workshop/training
Information FGD/lokakarya/pelatihan
Pelatihan dan • Sharing session/campaign
Informasi Sharing session/ kampanye
• Installation of noise hazard signs
Pemasangan tanda adanya bahaya kebisingan
Evaluation • Specific health examination (audiometry)
Evaluasi Pemeriksaan kesehatan khusus (audiometri)
• Monitoring of follow-up actions
Pemantauan terhadap tindak lanjut
The results of implementing the five evaluation aspects Hasil penerapan lima aspek evaluasi dalam Program
within the Hearing Conservation Program (HCP) have been Konservasi Pendengaran (Hearing Conservation Program/
documented in the official evaluation report. Based on this HCP) telah terdokumentasi dalam laporan evaluasi resmi.
report, MC, LC, and KAI have implemented the HCP by Berdasarkan laporan tersebut, MC, LC, dan KAI telah
referencing all main aspects, which include noise exposure mengimplementasikan HCP dengan mengacu pada
measurement based on the Similar Exposure Group seluruh aspek utama, meliputi pengukuran paparan
(SEG), evaluation of working environment conditions and kebisingan berdasarkan Similar Exposure Group (SEG),
personal factors, implementation of control measures evaluasi kondisi lingkungan kerja dan faktor personal,
according to the hierarchy, execution of noise training and penerapan pengendalian sesuai hierarki, pelaksanaan
campaigns in the work area, and analysis of audiometric pelatihan dan kampanye kebisingan di area kerja, serta
examination results. analisis hasil pemeriksaan audiometri.
182 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 183
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Nevertheless, the evaluation also identified several areas Meskipun demikian, evaluasi juga mengidentifikasi
that still require strengthening. One aspect that needs sejumlah area yang masih memerlukan penguatan.
improvement is the recording system for the distribution Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah sistem
and inspection of Personal Protective Equipment (PPE) pencatatan distribusi dan inspeksi alat pelindung diri
to be more structured and comprehensive. Furthermore, (APD) agar lebih terstruktur dan menyeluruh. Selain itu,
the implementation of Problem Identification and penerapan Problem Identification and Corrective Action
Corrective Action (PICA), especially in following up on (PICA), khususnya dalam menindaklanjuti hasil pengukuran
noise measurement results, needs to be reinforced more kebisingan, perlu diperkuat secara lebih komprehensif.
comprehensively. Improvements in this area are expected Peningkatan pada area tersebut diharapkan dapat
to optimize the implementation of the HCP and increase mengoptimalkan pelaksanaan HCP dan meningkatkan
the effectiveness of hearing health protection for workers efektivitas perlindungan kesehatan pendengaran bagi
at MC, LC, and KAI. pekerja di MC, LC, dan KAI.
2. Respiratory Protection Program (RPP) 2. Program Perlindungan Pernapasan (Respiratory Protection
Program/RPP)
This program is designed to mitigate the risk of respiratory Program ini dirancang untuk memitigasi risiko gangguan
disorders due to exposure to hazardous substances in the pernapasan akibat paparan zat berbahaya di lingkungan
work environment and is formulated in accordance with kerja dan disusun sesuai dengan standar keselamatan
applicable occupational safety standards and regulations. kerja serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
The evaluation of RPP implementation at MC, LC, and Evaluasi pelaksanaan RPP di MC, LC, dan KAI dilakukan
KAI is carried out systematically by referring to five secara sistematis dengan mengacu pada lima aspek utama
main aspects to ensure the effectiveness of risk control guna memastikan efektivitas pengendalian risiko dan
and optimal protection for workers. The details of these perlindungan optimal bagi pekerja. Rincian hasil evaluasi
evaluation results are presented in the following section. tersebut disajikan pada bagian berikut.
RPP Implementation Evaluation Aspects
Aspek Evaluasi Pelaksanaan RPP
Evaluation Aspect of RPP Implementation
Aspek Evaluasi Pelaksanaan RPP
Hazard • Classification of worker groups with the same hazard exposure (Similar Exposure Group/ SEG)
Identification Penentuan kelompok pekerja dengan paparan bahaya yang sama (Similar Exposure Group/ SEG)
Identifikasi Bahaya • List of respiratory hazard sources
Daftar sumber bahaya pernapasan
• List of workers exposed to respiratory hazards
Daftar pekerja yang terpapar bahaya pernapasan
• List of areas with respiratory hazards
Daftar area dengan bahaya pernapasan
Noise Measurement • Measurement tools and methods
and Assessment Alat dan metode pengukuran
Pengukuran dan • Workplace measurement and personal exposure measurement
Penilaian Kebisingan Pengukuran di lingkungan kerja dan pengukuran paparan personal
• Noise level map
Peta level kebisingan
• Respiratory risk assessment
Penilaian risiko respirasi
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 183
Page 184
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Noise Measurement • Engineering controls
and Assessment Rekayasa teknik
Pengendalian • Administrative controls
Kebisingan Pengendalian administratif
• PPE (type of respirator, fit testing, and respirator maintenance and storage)
APD (jenis respirator, fit testing, serta pemeliharaan dan penyimpanan respirator)
• FGD/workshop/training
FGD/lokakarya/pelatihan
• Sharing session/campaign
Sharing session/ kampanye
Training and • FGD/workshop/training
Information FGD/lokakarya/pelatihan
Pelatihan dan • Sharing session/campaign
Informasi Sharing session/ kampanye
Evaluation • Special health examination (spirometry)
Evaluasi Pemeriksaan kesehatan khusus (spirometri)
• Monitoring of follow-up actions
Pemantauan terhadap tindak lanjut
The evaluation results of the Respiratory Protection Hasil evaluasi atas implementasi Respiratory Protection
Program (RPP) implementation show that MC, LC, and KAI Program (RPP) menunjukkan bahwa MC, LC, dan KAI
have consistently implemented this program in accordance telah menerapkan program ini secara konsisten sesuai
with five main assessment aspects. These aspects include dengan lima aspek utama penilaian. Aspek tersebut
the determination of the Similar Exposure Group (SEG), mencakup penetapan Similar Exposure Group (SEG),
evaluation of work environment conditions, measurement evaluasi kondisi lingkungan kerja, pengukuran paparan
of personal dust exposure, implementation of controls debu personal, penerapan pengendalian sesuai hierarki,
according to the hierarchy, as well as the implementation serta pelaksanaan pelatihan, kampanye, dan sesi berbagi
of training, campaigns, and knowledge-sharing sessions pengetahuan terkait perlindungan pernapasan. Selain
related to respiratory protection. In addition, the RPP is itu, RPP juga didukung oleh pemantauan kesehatan kerja
also supported by occupational health monitoring and dan pemeriksaan kesehatan internal untuk memastikan
internal health examinations to ensure the effectiveness of efektivitas perlindungan pernapasan bagi pekerja.
respiratory protection for workers.
Further evaluation identifies a number of areas requiring to
be strengthened as part of the commitment to continuous Evaluasi lebih lanjut mengidentifikasi sejumlah area yang
improvement. These areas include refining the data on perlu diperkuat sebagai bagian dari komitmen perbaikan
total workers at risk of hazard exposure to improve the berkelanjutan. Area tersebut meliputi penyempurnaan
accuracy of respirator type selection, strengthening the data jumlah pekerja yang berisiko terpapar bahaya guna
implementation of fit tests, and improving procedures meningkatkan ketepatan pemilihan jenis respirator,
for the maintenance of respiratory protective equipment. penguatan pelaksanaan fit test, serta perbaikan prosedur
Following up on this, the Company strengthens the pemeliharaan alat pelindung pernapasan. Menindaklanjuti
recording and monitoring system, as well as increases the hal tersebut, Perusahaan memperkuat sistem pencatatan
frequency of respirator eligibility inspections to ensure dan pemantauan, serta meningkatkan frekuensi inspeksi
optimal protection. kelayakan respirator untuk memastikan perlindungan yang
optimal.
3. Food Safety Management Plan/FSMP 3. Rencana Manajemen Keamanan Pangan (Food Safety
AlamTri Group identifies the risks of food and beverage Management Plan/FSMP)
safety as an important aspect in maintaining employee Grup AlamTri mengidentifikasi risiko keamanan pangan
well-being and operational continuity. Less-than-optimal dan minuman sebagai aspek penting dalam menjaga
catering service management potentially increases the risks kesejahteraan karyawan dan kesinambungan operasional.
184 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 185
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
of illnesses due to food and water contamination, which can Pengelolaan layanan katering yang tidak optimal berpotensi
impact employee absenteeism and operational disruption. meningkatkan risiko penyakit akibat kontaminasi makanan
dan air, yang dapat berdampak pada ketidakhadiran
karyawan serta gangguan operasional.
As a mitigation step, in 2022, AlamTri’s IHOH team developed Sebagai langkah mitigasi, pada tahun 2022 tim IHOH AlamTri
a Food Safety Management Plan (FSMP) to ensure consistent mengembangkan Food Safety Management Plan (FSMP)
food safety management standards across all work areas. untuk memastikan standar pengelolaan keamanan pangan
The FSMP aims to: yang konsisten di seluruh area kerja. FSMP bertujuan untuk:
1. Establish hygiene and food safety standards for catering 1. Menetapkan standar kebersihan dan keamanan pangan
service providers in the work environment; bagi penyedia layanan katering di lingkungan kerja;
2. Prevent failures in food service management that could 2. Mencegah kegagalan pengelolaan jasa boga yang
potentially affect health; berpotensi berdampak pada kesehatan;
3. Improve the quality of food hygiene management 3. Meningkatkan kualitas manajemen kebersihan
through clear requirements for catering vendors; and makanan melalui persyaratan yang jelas bagi vendor
katering; dan
4. Reduce the risk of illnesses due to food or water 4. Mengurangi risiko penyakit akibat kontaminasi
contamination and extraordinary events that could makanan atau air serta kejadian luar biasa yang dapat
disrupt operations. mengganggu operasional.
FSMP implementation is carried out with a risk-level-based Penerapan FSMP dilakukan dengan pendekatan berbasis
approach, taking into account the number of employees tingkat risiko, dengan mempertimbangkan jumlah karyawan
and access to health facilities in each work location. This dan akses terhadap fasilitas kesehatan di masing-masing
approach allows for the adjustment of food safety controls lokasi kerja. Pendekatan ini memungkinkan penyesuaian
according to the specific needs of each operational area. pengendalian keamanan pangan sesuai dengan kebutuhan
The FSMP risk level classification is presented in the spesifik setiap area operasional. Klasifikasi tingkat risiko
following section. FSMP disajikan pada bagian berikut.
FSMP Risk Classification
Klasifikasi Risiko FSMP
Risk Classification Criteria Performance Indicator Subsidiary
Klasifikasi Risiko Kriteria Indikator Kinerja Anak
Perusahaan
High Risk Total employees >100 people ISO 22000 certification for catering vendors
Risiko tinggi and limited access to nearest Sertifikasi ISO 22000 untuk vendor katering
health facilities MC, LC,
Jumlah karyawan >100 orang KAI
dan akses terbatas ke faskes
terdekat
Medium Risk Total employees >100 people Implementation of Good Manufacturing Practice (GMP)
Risiko sedang and close to health facilities or Hazard Analytical and Critical Control Point (HACCP),
Jumlah karyawan >100 orang at a minimum, referring to SNI 01-4852-1998
N/A
dan dekat dengan faskes Implementasi Good Manufacturing Practice (GMP) atau
Hazard Analytical and Critical Control Poin (HACCP)
minimal mengacu kepada SNI 01-4852-1998
Low Risk Total employees <100 people Compliance with food safety management guideline for
Risiko rendah and close to health facilities subsidiaries categorized as low risk
Jumlah karyawan <100 orang Patuh terhadap panduan pengelolaan keselamatan N/A
dan dekat dengan faskes pangan untuk anak perusahaan yang dikategorikan
berisiko rendah
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 185
Page 186
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health Performance Kinerja Kesehatan Kerja
[GRI 403-10, 12.14.11, 14.16.11] [GRI 403-10, 12.14.11, 14.16.11]
The Company periodically conducts identification and Perusahaan secara berkala melakukan identifikasi dan evaluasi
evaluation of potential occupational illness (PAK) across terhadap potensi penyakit akibat kerja (PAK) di seluruh area
all operational areas. This evaluation aims to support early operasional. Evaluasi ini bertujuan untuk mendukung deteksi
detection, health risk prevention, as well as maintaining worker dini, pencegahan risiko kesehatan, serta menjaga produktivitas
productivity and well-being. Through the implementation of dan kesejahteraan pekerja. Melalui penerapan sistem
an effective occupational health management system and manajemen kesehatan kerja yang efektif dan pengendalian
consistent risk control, the Company recorded zero cases of risiko yang konsisten, Perusahaan mencatat tidak terdapat
occupational illness (PAK) throughout 2025. This achievement kasus penyakit akibat kerja (PAK) sepanjang tahun 2025.
reflects the effectiveness of the prevention and mitigation Capaian ini mencerminkan efektivitas langkah-langkah
steps that have been implemented, while also reaffirming the pencegahan dan mitigasi yang telah diterapkan, sekaligus
Company’s commitment to maintaining high occupational menegaskan komitmen Perusahaan dalam menjaga standar
health standards in the operational environment. kesehatan kerja yang tinggi di lingkungan operasional.
Occupational Illness (PAK)
Penyakit Akibat Kerja [GRI 403-10, 12.14.2, 14.16.11]
Description
2023 2024 2025
Deskripsi
Total and fatality rate due to occupational illness
0 0 0
Jumlah dan tingkat fatalitas sebagai akibat penyakit akibat kerja
Total and rate of recordable occupational illness
0 0 0
Jumlah dan tingkat penyakit akibat kerja yang dapat dicatat
Types of main occupational illness
0 0 0
Jenis-jenis penyakit akibat kerja yang utama
Table of Average Performance of IHOH Leading Indicators MC and LC
Tabel Kinerja Rata-rata Indikator Leading IHOH MC dan LC
Leading Indicator Unit Actual
Indikator Leading Satuan Aktual
Promotive effort
299
Upaya promotif
Preventive effort
278
Upaya preventif
%
Curative effort
99
Upaya kuratif
Rehabilitative effort
99
Upaya kehabilitatif
186 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 187
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Table of Average Performance of IHOH Leading Indicators KAI
Tabel Kinerja Rata-rata Indikator Leading IHOH KAI
Leading Indicator Unit Actual
Indikator Leading Satuan Aktual
Promotive effort
100
Upaya promotif
Preventive effort
100
Upaya preventif
%
Curative effort
100
Upaya kuratif
Rehabilitative effort
100
Upaya kehabilitatif
The Company continues to strengthen its occupational Perusahaan terus memperkuat program kesehatan dan
health and safety program as part of its efforts to create a keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya menciptakan
safe, healthy, and productive work environment. Compared lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
to 2024, the leading indicators of MC and LC in 2025 show Dibandingkan tahun 2024, indikator leading MC dan LC
a significant increase, particularly in the promotive aspect, pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan,
which rose from 142 to 299, and the preventive aspect, khususnya pada aspek promotif meningkat dari 142 menjadi
which increased from 166 to 278. In the leading indicators 299 dan aspek preventif yang meningkat dari 166 menjadi 278.
of KAI, the promotive aspect increased from 100 to 110 and Pada indikator leading KAI, aspek promotif meningkat dari
the preventive aspect increased from 100 to 138, while the 100 menjadi 110 dan aspek preventif yang meningkat dari 100
curative and rehabilitative aspects remained stable at 100. This menjadi 138, aspek kuratif dan aspek rehabilitatif menunjukan
increase reflects the effectiveness of the Company’s efforts in stabil di angka 100. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas
strengthening risk prevention, improving health response, and upaya Perusahaan dalam memperkuat pencegahan risiko,
accelerating worker recovery. meningkatkan respons kesehatan, serta mempercepat
pemulihan pekerja.
Meanwhile, the leading indicators of MC and LC in the curative Sementara itu, indikator leading MC dan LC pada aspek
aspect decreased from 121 to 99 and the rehabilitative aspect kuratif mengalami penurunan dari 121 menjadi 99 dan aspek
decreased slightly from 100 to 99. The Company is following rehabilitatif menurun sedikit dari 100 menjadi 99. Perusahaan
up on this by evaluating the approach and designing more menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan evaluasi
targeted health communication methods to increase worker pendekatan dan merancang metode komunikasi kesehatan
awareness and participation. yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kesadaran dan
partisipasi pekerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 187
Page 188
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
The Company continues to strengthen its occupational Perusahaan terus memperkuat program kesehatan dan
health and safety program as part of its efforts to create a keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya menciptakan
safe, healthy, and productive work environment. Compared lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
to 2024, the leading indicators in 2025 showed a significant Dibandingkan tahun 2024, indikator leading pada tahun
increase, particularly in the promotional aspect, rising from 142 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, khususnya
to 299 and the preventive aspect, rising from 166 to 278. This pada aspek promotif meningkat dari 142 menjadi 299 dan
increase reflects the effectiveness of the Company’s efforts in aspek preventif yang meningkat dari 166 menjadi 278.
strengthening risk prevention, improving health response, and Peningkatan ini mencerminkan efektivitas upaya Perusahaan
accelerating worker recovery. dalam memperkuat pencegahan risiko, meningkatkan respons
kesehatan, serta mempercepat pemulihan pekerja.
Meanwhile, the curative aspect experienced a decrease from Sementara itu, aspek kuratif mengalami penurunan dari
121 to 99 and the rehabilitative aspect slightly decreased 121 menjadi 99 dan aspek rehabilitatif menurun sedikit dari
from 100 to 99. The Company is following up on this by 100 menjadi 99. Perusahaan menindaklanjuti hal tersebut
evaluating the approach and designing more targeted health dengan melakukan evaluasi pendekatan dan merancang
communication methods to increase worker awareness and metode komunikasi kesehatan yang lebih tepat sasaran guna
participation. meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja.
Occupational Health Lagging Indicators Indikator Lagging Kesehatan Kerja
Health performance measurement is also carried out through Pengukuran kinerja kesehatan kerja juga dilakukan melalui
lagging indicators reflecting the actual results of occupational indikator lagging yang mencerminkan hasil aktual dari
health management. The parameters of the lagging indicators pengelolaan kesehatan kerja. Parameter indikator lagging
used include: yang digunakan meliputi:
1. Fit-to-Work Ratio (RKK): The percentage of the workforce 1. Rasio Kelayakan Kerja (RKK), yaitu persentase tenaga kerja
declared fit-to-work based on health examination results; yang dinyatakan layak kerja berdasarkan hasil pemeriksaan
kesehatan;
2. Crude Morbidity Rate (CMR): The percentage of the 2. Crude Morbidity Rate (CMR), yaitu persentase jumlah
number of workers who are ill due to diseases other than pekerja yang sakit akibat penyakit selain kecelakaan kerja
occupational accidents and occupational illness (PAK) dan penyakit akibat kerja (PAK) dibandingkan dengan
compared to the total number of workers; total jumlah pekerja;
3. Morbidity Frequency Rate (MFR): The ratio of the number 3. Morbidity Frequency Rate (MFR), yaitu rasio jumlah kasus
of non-occupational accidents and non-PAK illness cases penyakit non-kecelakaan kerja dan non-PAK terhadap
to the total hours worked in the current month multiplied total jam kerja pada bulan berjalan dikalikan 1.000.000
by 1,000,000 work hours; jam kerja;
4. Spell Severity Rate (SSR): The severity level of illness based 4. Spell Severity Rate (SSR), yaitu tingkat keparahan penyakit
on the number of spells per 1,000,000 work hours due to berdasarkan jumlah spell selama 1.000.000 jam kerja
non-occupational accidents and non-PAK illnesses; akibat penyakit non-kecelakaan kerja dan non-PAK;
5. Absence Severity Rate (ASR): The severity level of illness 5. Absence Severity Rate (ASR), yaitu tingkat keparahan
based on the number of lost workdays due to illness penyakit berdasarkan jumlah hari kerja hilang akibat sakit
(excluding occupational accidents and PAK) compared to (di luar kecelakaan kerja dan PAK) dibandingkan dengan
the total work hours in the current month multiplied by total jam kerja pada bulan berjalan dikalikan 1.000.000 jam
1,000,000 work hours; and kerja; dan
6. Occupational Illness (PAK): The number of workers who 6. Penyakit Akibat Kerja (PAK), yaitu jumlah tenaga kerja
experience health problems due to their work activities in yang mengalami gangguan kesehatan akibat aktivitas
one reporting period. pekerjaannya dalam satu periode pelaporan.
188 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 189
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Lagging Indicator Performance 2025
Kinerja Indikator Lagging 2025
Lagging Indicator Unit
MC & LC KAI
Indikator Lagging Satuan
Fit-to-work ratio (RKK)
% 99 93
Rasio Kelayakan Kerja
Crude Morbidity Rate (CMR)
% 11.7 5
Crude Morbidity Rate
Morbidity Frequency Rate (MFR)
- 499.51 93.78
Morbidity Frequency Rate
Spell Severity Rate (SSR)
- 0.98 4.2
Spell Severity Rate
Absence Severity Rate (ASR)
- 197.63 7.65
Absence Severity Rate
In 2025, the Company recorded a significant improvement Pada tahun 2025, Perusahaan mencatat peningkatan
in health and safety performance. Crude Morbidity Rate kinerja kesehatan dan keselamatan kerja yang signifikan.
(CMR), Morbidity Frequency Rate (FMR), and Absence Crude Morbidity Rate (CMR), Morbidity frequency rate
Severity Rate (ASR) increased, reflecting the effectiveness (MFR) dan absence severity rate (ASR) meningkat dari yang
of the occupational health program implementation. In mencerminkan efektivitas pelaksanaan program kesehatan
addition, Spell Severity Rate (SSR) showed a downward trend, kerja. Selain itu, Spell Severity Rate (SSR) menunjukkan tren
indicating increasingly better worker health management and penurunan, mengindikasikan pengelolaan kesehatan pekerja
a reduction in absenteeism due to health issues. yang semakin baik serta berkurangnya tingkat absensi akibat
gangguan kesehatan.
As a follow-up to the achievement of the leading and Sebagai tindak lanjut atas capaian indikator leading dan
lagging indicators, the IHOH team conducted an evaluation lagging, tim IHOH melakukan evaluasi terhadap standarisasi
of the standardization of the indicators used. The evaluation indikator yang digunakan. Evaluasi tersebut menyoroti
highlights the need to increase the frequency of monitoring perlunya peningkatan frekuensi pemantauan untuk
to ensure data consistency and the accuracy of occupational memastikan konsistensi data serta akurasi tren kesehatan
health trends. Furthermore, the IHOH team is considering the kerja. Selain itu, tim IHOH mempertimbangkan penerapan
application of a ceiling limit on the implementation of IHOH batas atas (ceiling limit) pada realisasi program IHOH guna
programs to reduce extreme fluctuations between the targets mengurangi fluktuasi ekstrem antara target dan realisasi.
and actual results. As an improvement measure, the calculation Sebagai langkah perbaikan, metode perhitungan dashboard
method for the occupational health dashboard is proposed to kesehatan kerja diusulkan untuk diselaraskan dengan praktik
be aligned with the practices that have been implemented in yang telah diterapkan di entitas anak lainnya. Uji coba metode
other subsidiaries. A trial of the new method will be carried out baru akan dilakukan pada beberapa entitas sebelum finalisasi
at several entities prior to the standardization being finalized standarisasi, guna memastikan efektivitas sistem pemantauan
to ensure the effectiveness of a sustainable occupational kesehatan kerja yang berkelanjutan.
health monitoring system.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 189
Page 190
10 Strengthening Occupational Health and Safety
Penguatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Security Practices
Praktik Keamanan [GRI 410-1, 12.12.1, 12.12.2, 14.14.1, 14.14.2]
The Company ensures that all security personnel have received Perusahaan memastikan bahwa seluruh petugas keamanan telah
official training covering organizational policies related to menerima pelatihan resmi yang mencakup kebijakan organisasi
human rights and responsible security procedures. Throughout terkait hak asasi manusia serta prosedur pengamanan yang
the reporting period, 100% of the security workforce, totaling bertanggung jawab. Sepanjang periode pelaporan, 100% tenaga
228 personnel, have obtained Gada Pratama and Gada Madya keamanan yang berjumlah 228 personel telah memiliki sertifikasi
certifications, which include basic to advanced training in security Gada Pratama dan Gada Madya, yang mencakup pelatihan dasar
aspects, leadership, and the implementation of company policies hingga lanjutan dalam aspek keamanan, kepemimpinan, serta
while upholding human rights principles. This training requirement penerapan kebijakan perusahaan dengan tetap menjunjung
is also imposed on third parties providing security services. tinggi prinsip hak asasi manusia. Persyaratan pelatihan ini juga
[GRI 410-1, 12.12.1, 12.12.2, 14.14.1, 14.14.2] diberlakukan bagi pihak ketiga yang menyediakan jasa pengamanan.
[GRI 410-1, 12.12.1, 12.12.2, 14.14.1, 14.14.2]
In support of smooth operational activities, the Company Dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional, Perusahaan
implements a comprehensive area security system across all menerapkan sistem pengamanan kawasan yang komprehensif di
operational areas. This system includes the placement of trained seluruh wilayah kerja. Sistem ini mencakup penempatan personel
security personnel, the installation of a CCTV-based surveillance keamanan yang terlatih, pemasangan sistem pengawasan berbasis
system, and the implementation of SOP for Site Area Security CCTV, serta penerapan SOP Manajemen Keamanan Kawasan Site
Management to ensure consistent security standards across all guna memastikan standar keamanan yang konsisten di seluruh
operational areas. The security system is further strengthened area operasional. Penguatan sistem keamanan juga dilakukan
by implementing a gate pass system and the ISAC application to melalui penerapan gate pass dan aplikasi ISAC untuk memantau
monitor the movement of employees entering the mining area. pergerakan karyawan yang memasuki area tambang.
The Company recognizes the potential operational impacts, Perusahaan menyadari potensi dampak operasional, khususnya
particularly in the hauling road area, which can affect safety, di area hauling road, yang dapat memengaruhi keselamatan,
generate dust, and potentially impact community-owned menimbulkan debu, serta berpotensi berdampak pada tanaman
plants/crops around the transport route. To improve safety and masyarakat di sekitar jalur angkut. Untuk meningkatkan
risk control, the Company implements KO data digitalization keselamatan dan pengendalian risiko, Perusahaan menerapkan
to ensure all units and vehicles operating in the MC region are digitalisasi data KO guna memastikan seluruh unit dan kendaraan
in fit-for-operation condition. [OJK F.28] [GRI 14.10.3, 413-2, 12.9.3, 14.10.3] yang beroperasi di wilayah MC berada dalam kondisi laik operasi.
[OJK F.28] [GRI 14.10.3, 413-2, 12.9.3, 14.10.3]
The Company does not have operational sites in conflict zones. Perusahaan tidak memiliki lokasi operasi di wilayah konflik.
Nevertheless, the Company still prioritizes a security approach Meskipun demikian, Perusahaan tetap mengedepankan
that respects human rights in all operational activities. Responsible pendekatan keamanan yang menghormati hak asasi manusia
security practices are implemented through persuasive dalam seluruh aktivitas operasional. Praktik keamanan yang
communication and active coordination with stakeholders, bertanggung jawab diterapkan melalui komunikasi persuasif
including the village government as a mediator in resolving dan koordinasi aktif dengan para pemangku kepentingan,
community aspirations. The Company also proactively prepares termasuk pemerintah kelurahan sebagai mediator dalam
supporting data and documents to ensure transparency and the penyelesaian aspirasi masyarakat. Perusahaan juga menyiapkan
smooth mediation process. data dan dokumen pendukung secara proaktif guna memastikan
transparansi dan kelancaran proses mediasi.
Other concrete steps include cooperation with transport Langkah konkret lainnya meliputi kerja sama dengan mitra
partners to perform road watering to reduce dust, improvement pengangkutan untuk melakukan penyiraman jalan guna
of the SHR haul road embankment to prevent mud runoff into mengurangi debu, perbaikan tanggul jalur angkut SHR untuk
community plantation areas, and coordination with the village mencegah limpasan lumpur ke area perkebunan masyarakat, serta
government regarding the employee recruitment mechanism. koordinasi dengan pihak kelurahan terkait mekanisme rekrutmen
Close collaboration between internal and external security teams tenaga kerja. Kolaborasi yang erat antara tim keamanan internal
continues to be strengthened to maintain stability and security dan eksternal terus diperkuat guna menjaga stabilitas dan
across all operational areas. Through this approach, the Company keamanan di seluruh wilayah operasional. Melalui pendekatan
is committed to creating a safe, transparent work environment ini, Perusahaan berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang
that aligns with human rights principles. [GRI 3-3, 12.12.1, 14.14.1] aman, transparan, dan selaras dengan prinsip-prinsip hak asasi
manusia. [GRI 3-3, 12.12.1, 14.14.1]
190 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 191
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
This page is intentionally left blank.
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 191
Page 192
Page 193
11
Community Development and
Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan
Masyarakat
Page 194
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Support for Community Empowerment
Dukungan terhadap Pemberdayaan Komunitas [GRI 413]
By ensuring that every community group has an equal PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“AMI” atau “Perusahaan”)
opportunity to participate, share ideas, and obtain benefits memberikan akses yang setara bagi masyarakat di sekitar
from the Company’s presence and activities, PT Alamtri wilayah operasional dengan memastikan seluruh kelompok
Minerals Indonesia Tbk (“AMI” or “the Company”) offers equal masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk
access to the community around the operational area in order berpartisipasi, menyampaikan aspirasi, serta memperoleh
to support the local economic growth and strengthen the manfaat dari keberadaan dan aktivitas Perusahaan guna
harmonious relationship with the stakeholders. This approach mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus
aims to create sustainable shared values and boost community memperkuat hubungan yang harmonis dengan para pemangku
trust towards the company’s presence and activities. [GRI 3-3, kepentingan. Pendekatan ini diarahkan untuk menciptakan
413-1] nilai bersama yang berkelanjutan serta meningkatkan
kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan dan aktivitas
perusahaan. [GRI 3-3, 413-1]
As a primary foundation to build a constructive relationship AMI menempatkan komunikasi dan konsultasi yang efektif
with the local community, AMI creates effective communication sebagai fondasi utama dalam membangun hubungan
and consultation. The community is provided with transparent yang konstruktif dengan komunitas lokal. Melalui saluran
information concerning the company’s activities, plans, komunikasi yang terbuka, masyarakat memperoleh informasi
and the potential impacts of its operations through open yang transparan mengenai kegiatan, rencana, serta potensi
communication channels. In its implementation, AMI dampak operasional perusahaan. Dalam pelaksanaannya,
adopts a local wisdom-based approach to ensure respectful AMI mengadopsi pendekatan berbasis kearifan lokal guna
interactions, support the dialogue-based resolutions of memastikan interaksi yang saling menghormati, mendukung
issues, and maintain the social and economic balance of the penyelesaian permasalahan secara dialogis, serta menjaga
surrounding community. [GRI 413-1] keseimbangan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. [GRI 413-1]
AMI regularly organizes the Community Communication Forum Untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, AMI secara
(FORKAM) for social interaction and public participation, rutin menyelenggarakan Forum Komunikasi Masyarakat
including expressing aspirations and inputs for the Company’s (FORKAM) sebagai wadah silaturahmi dan partisipasi publik,
programs, to strengthen community involvement. In the termasuk penyampaian aspirasi dan masukan terhadap
process of identifying stakeholders, AMI prioritizes local program perusahaan. Dalam proses identifikasi pemangku
communities by providing opportunities for entrepreneurship kepentingan, AMI memprioritaskan masyarakat lokal melalui
and employment in line with their needs and capacities. The pemberian kesempatan berusaha dan berkarir sesuai dengan
company also identifies vulnerable groups and involves them kebutuhan dan kapasitas yang dimiliki. Perusahaan juga
through an open discussion to accommodate their needs and mengidentifikasi kelompok rentan dan melibatkan mereka
perspectives significantly. By implementing the principle of melalui diskusi terbuka agar kebutuhan dan perspektif
inclusivity throughout all community empowerment initiatives, mereka dapat diakomodasi secara bermakna. Selain itu, AMI
AMI is also committed to support safe and equal gender berkomitmen mendorong partisipasi gender yang aman dan
involvement. [GRI 413-1] adil dengan menerapkan prinsip inklusivitas dalam seluruh
inisiatif pemberdayaan komunitas. [GRI 413-1]
194 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 195
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Stakeholder Engagement
Pelibatan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29]
The company utilizes stakeholder engagement mechanisms Perusahaan menggunakan mekanisme keterlibatan pemangku
to engage relevant parties in achieving common goals. kepentingan untuk melibatkan pihak-pihak yang relevan
Stakeholder engagement is a mechanism for accountability dalam mencapai tujuan bersama. Pelibatan pemangku
involving stakeholders in identifying, understanding, and kepentingan merupakan mekanisme akuntabilitas untuk
addressing issues related to economic, environmental, and melibatkan pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi,
social impacts. The company is fully aware that stakeholder memahami, dan menangani masalah terkait isu dampak
engagement in business is essential, reflecting its commitment ekonomi, lingkungan dan sosial. Perusahaan menyadari betul
to becoming a sustainable company. bahwa pelibatan pemangku kepentingan dalam bisnis sangat
penting sebagai wujud komitmen untuk menjadi Perusahaan
berkelanjutan.
The engagement process is carried out through various Proses pelibatan dilakukan melalui berbagai mekanisme
communication mechanisms tailored to the characteristics komunikasi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-
of each stakeholder. The feedback gathered is not only masing pemangku kepentingan. Masukan yang diperoleh
documented, but also analyzed and taken into account in the tidak hanya didokumentasikan, tetapi juga dianalisis dan
strategic decision-making process, risk management, as well dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan
as the development of the Company’s work plan. strategis, pengelolaan risiko, serta penyusunan program kerja
Perusahaan.
Through continuous and responsive engagement, the Dengan pelibatan yang berkelanjutan dan responsif,
Company strives to build relationships based on mutual trust Perusahaan berupaya membangun hubungan yang
and collaboration with all stakeholders. This approach also saling percaya dan kolaboratif dengan seluruh pemangku
supports the identification of material issues, improvement kepentingan. Pendekatan ini sekaligus mendukung
of sustainability performance, and the creation of long-term identifikasi isu material, peningkatan kinerja keberlanjutan,
values for the Company and the wider community. serta penciptaan nilai jangka panjang bagi Perusahaan dan
masyarakat luas.
Methods of Stakeholder Identification
Metode Identifikasi Kelompok Pemangku Kepentingan
Dependency (D) Groups or individuals who directly or indirectly depend on the Company’s activities, products or services
and performance, or vice versa.
Kelompok atau individu yang secara langsung atau tidak langsung bergantung pada aktivitas, produk
atau layanan dan kinerja Perusahaan, atau sebaliknya.
Responsibility (R) Groups or individuals who have, or may in the future have, legal organizations, commercial, operational,
or ethical/moral responsibilities, or vice versa.
Kelompok atau individu yang memiliki, atau di masa depan mungkin memiliki, organisasi hukum,
tanggung jawab komersial, operasional atau etika / moral atau sebaliknya.
Tension (T) Groups or individuals who require immediate attention from the Company in relation to broader
financial, economic, social, or environmental issues.
Kelompok atau individu yang membutuhkan perhatian segera dari Perusahaan terkait dengan masalah
keuangan, ekonomi, sosial atau lingkungan yang lebih luas.
Influence (I) Groups or individuals who can influence strategic or operational decision-making by the company or
stakeholders.
Kelompok atau individu yang dapat berdampak pada Perusahaan atau pemangku kepentingan
pengambilan keputusan strategis atau operasional.
Diverse Perspective (DP) Groups or individuals whose different perspectives can lead to new understandings of situations and the
identification of opportunities for actions that might not occur.
Kelompok atau individu yang pandangannya berbeda dapat mengarah pada pemahaman baru tentang
situasi dan identifikasi peluang untuk tindakan yang mungkin tidak terjadi.
Proximity (P) Groups or individuals who are geographically close to the Company’s operational areas.
Kelompok atau individu yang memiliki kedekatan geografis dengan wilayah operasional Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 195
Page 196
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
List of Stakeholders, Methods of Engagement, Frequency, Topics Raised, and Stakeholder Expectations
Daftar Pemangku Kepentingan, Metode Pelibatan, Frekuensi, Topik yang Diajukan dan Harapan Pemangku
Kepentingan
Basis of
Methods of Key Topics Raised Stakeholder Expectations
Stakeholders Identification Frequency
Engagement Topik Utama Harapan Pemangku
Pemangku Basis Frekuensi
Metode Pelibatan yang Diajukan Kepentingan
Identifikasi
Shareholders D, R, I, P • General Tahunan atau • Company • The Company’s
Pemegang D, R, I, P Meeting of insidental Performance Performance
Saham Shareholders Tahunan atau Kinerja perusahaan Kinerja Perusahaan
Rapat Umum insidental • Dividend • Stock performance
Pemegang Dividen Kinerja saham
Saham (RUPS) • Business • Dividend distribution
• Website development Pembagian dividen
Website Pengembangan
usaha
• Corporate
governance
Tata kelola
perusahaan
• Board of
Commissioners or
Board of Directors
Dewan Komisaris
dan/atau Direksi
Customers D, R, I • Website If needed Commercial relationship • Obtaining complete and
Pelanggan D, R, I Website Apabila Hubungan komersial transparent information
• Direct visit dibutuhkan about the company and
Kunjungan its products
langsung Memperoleh informasi
• Calls, yang lengkap dan
messages, transparan mengenai
emails perusahaan maupun
Panggilan, produk
pesan, • Obtaining the required
atau e-mail quality and quantity of
langsung products as agreed in
• Customer the contract, as well as
satisfaction delivery timeliness
survey (every Memperoleh produk
2 years) kualitas dan kuantitas
Survei yang dibutuhkan sesuai
kepuasan perjanjian dalam kontrak,
pelanggan serta ketepatan waktu
(setiap 2 pengiriman
tahun) • Receiving professional,
responsive, and satisfying
service
Memperoleh layanan
yang profesional,
responsif, dan
memuaskan
196 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 197
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Basis of
Methods of Key Topics Raised Stakeholder Expectations
Stakeholders Identification Frequency
Engagement Topik Utama Harapan Pemangku
Pemangku Basis Frekuensi
Metode Pelibatan yang Diajukan Kepentingan
Identifikasi
• Meetings • Obtaining legal
at industry protection and certainty
conferences as a customer
and business Memperoleh
meetings perlindungan dan
Pertemuan kepastian hukum sebagai
dalam pelanggan.
konferensi • Obtaining certainty
industri dan of supply continuity
business to support customer
• Site visit operational continuity
meetings Memperoleh kepastian
Peninjauan keberlanjutan pasokan
lokasi guna mendukung
operasional kelangsungan operasional
pelanggan
Employees D, R, T, I, P • Townhall • Once a year Employment/welfare Obtaining a comfortable
Pekerja D, R, T, I, P meeting Setahun Ketenagakerjaan/ workplace, training, fair and
Townhall sekali kesejahteraan adequate compensation, and
meeting • 4 times opportunities for growth
• Bipartite a year Memperoleh tempat kerja
cooperative Setahun 4 yang nyaman, pelatihan,
institution kali imbalan kerja yang memadai
discussion • If needed dan memberikan kesempatan
Diskusi LKS Apabila untuk berkembang
bipartit dibutuhkan
• HR Forum
HR Forum
Government and D, R, T, I, • Regular • Every month • Company • The Company can
Policy Makers DP, P reporting to Setiap bulan Performance achieve its predetermined
Pemerintah D, R, T, I, DP, P Regulators • Every 3 Kinerja Perusahaan work plans
dan Pembuat and months • Business Perusahaan dapat
Kebijakan Government Setiap 3 development/ mencapai rencana kerja
Pelaporan bulan investment yang sudah ditentukan
rutin kepada • Every year Pengembangan • The Company operates in
regulator dan Setiap tahun usaha /investasi accordance with corridors
pemerintah • If needed and rules of the industry
Apabila Perusahaan beroperasi
dibutuhkan sesuai dengan koridor
dan aturan main sesuai di
bidang industri
• Company compliance
with applicable rules and
regulations
Kepatuhan Perusahaan
terhadap peraturan dan
ketentuan yang berlaku
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 197
Page 198
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Basis of
Methods of Key Topics Raised Stakeholder Expectations
Stakeholders Identification Frequency
Engagement Topik Utama Harapan Pemangku
Pemangku Basis Frekuensi
Metode Pelibatan yang Diajukan Kepentingan
Identifikasi
Business D, R, T, P • Employment When necessary Commercial relationship • An objective, transparent,
Partners, D, R, T, P contract Saat diperlukan Hubungan komersial and corruption-free
Suppliers Kontrak kerja Proses pengadaan yang
Mitra Kerja, • Investment obyektif, transparan,
Supplier partners dan tanpa korupsi
Mitra investasi procurement process
• Operational • Achieve mutually
coordination beneficial partnerships
Koordinasi Memperoleh kerja
operasional sama yang saling
menguntungkan
Local D, R, T, I, Village Semi-annually • The Company’s CSR • Implementation of social
Communities DP, P community 6 bulanan activity plans and and environmental
Masyarakat, D, R, T, I, DP, P meetings implementation Pelaksanaan program
Komunitas Lokal Musyawarah desa Rencana dan tanggung jawab
aktualisasi kegiatan- sosial dan lingkungan
kegiatan CSR responsibility programs
Perusahaan • Community development
around mining areas
Pengembangan
masyarakat sekitar area
tambangKesempatan
kerja
198 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 199
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Social Impact Mitigation and Management
Mitigasi dan Pengelolaan Dampak Sosial [OJK E.4] [GRI 2-29]
AMI realizes that the company’s operational activities AMI menyadari bahwa kegiatan operasional perusahaan
potentially create social impacts, particularly those related berpotensi menimbulkan dampak sosial, khususnya yang
to community safety, environmental quality, and economic berkaitan dengan keselamatan masyarakat, kualitas lingkungan,
activities around the operational area. One of the areas of dan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah operasional. Salah
primary concern is a hauling road that potentially affects the satu area yang menjadi perhatian utama adalah hauling road,
road users’ safety, generates dust and impacts the community- yang berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna jalan,
owned plants along the operational route. [OJK F.23] [GRI 413-2] menimbulkan debu, serta berdampak pada tanaman milik
masyarakat di sepanjang jalur operasional. [OJK F.23] [GRI 413-2]
AMI strengthens the operational control system to mitigate the Untuk memitigasi potensi dampak tersebut, AMI memperkuat
potential impacts through the implementation of a gate pass sistem pengendalian operasional melalui penerapan gate
system and the ISAC application to monitor the employees and pass dan penggunaan aplikasi ISAC guna memantau
vehicles entering the mining area. The company, furthermore, pergerakan karyawan dan kendaraan yang memasuki area
also implements the digitalization of the operational feasibility tambang. Selain itu, Perusahaan menerapkan digitalisasi data
data to ensure all units and operating vehicles are feasible kelayakan operasional (KO) untuk memastikan seluruh unit
and meet the safety standard. These steps aim to improve dan kendaraan yang beroperasi berada dalam kondisi layak
the operational safety and minimize its risks to the local dan memenuhi standar keselamatan. Langkah-langkah ini
community. [GRI 413-2] bertujuan meningkatkan keselamatan operasional sekaligus
meminimalkan risiko terhadap masyarakat sekitar. [GRI 413-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 199
Page 200
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
CSR Program
Program CSR [OJK F.25]
AMI’s Corporate Social Responsibility (CSR) program is Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social
designed and carried out systematically by referring to the Responsibility/CSR) AMI dirancang dan dilaksanakan secara
pillars of CSR AlamTri Group and the five pillars of Community terstruktur dengan mengacu pada pilar CSR Grup AlamTri
Development and Empowerment as regulated in the Decree serta lima pilar Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
of the Minister of Energy and Mineral Resource No. 1824K/30/ (PPM) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No.
MEM/2018. In its design, AMI’s CSR program is also aligned 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pelaksanaan Pengembangan
with the ISO 26000:2010 principles on social responsibilities dan Pemberdayaan Masyarakat. Dalam perancangannya,
and ISO 37101:2016 on community’s sustainable development, program CSR AMI juga diselaraskan dengan prinsip-prinsip ISO
and supports the achievements of Sustainable Development 26000:2010 tentang tanggung jawab sosial dan ISO 37101:2016
Goals (SDGs) related to the contexts and the impacts of the tentang pembangunan berkelanjutan komunitas, serta
Company’s business activities. This approach ensures that all mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
of the Company’s social initiatives are aligned with the CSR’s (Sustainable Development Goals/SDGs) yang relevan dengan
vision, missions and strategies formulated by the Company. konteks dan dampak kegiatan usaha Perusahaan. Pendekatan
ini memastikan bahwa seluruh inisiatif sosial Perusahaan selaras
dengan visi, misi, dan strategi CSR yang telah dirumuskan oleh
perusahaan.
Vision, Missions, and Strategies of CSR Visi, Misi, dan Strategi CSR
To create a prosperous, intelligent and independent community around
the mining area within a sustainable environment.
VISION Terwujudnya masyarakat lingkar tambang yang sejahtera, cerdas, dan
mandiri dalam lingkungan yang lestari.
VISI
• To inclusively empower communities based on local potential and
needs to create communities with strong character, productivity, and
the ability to develop themselves.
Memberdayakan masyarakat secara inklusif berbasis potensi dan
kebutuhan lokal menuju masyarakat yang berkarakter, produktif, dan
mampu mengembangkan diri sendiri.
• To support the sustainability of the Company’s business by
developing and strengthening the community-based institution
as agents of change in the following sectors: education, economy,
health, socio-culture, and environment.
MISSION Mendukung keberlanjutan usaha Perusahaan dengan membangun dan
MISI memperkuat institusi berbasis masyarakat sebagai agen perubahan di
bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial budaya, dan lingkungan.
• To build partnership with stakeholders at both the local and national
levels.
Membangun kemitraan dengan para pemangku kepentingan, baik di
tingkat lokal maupun nasional.
• To support the government’s program priority implemented in the
Company’s operational area.
Mendukung program prioritas pemerintah yang diimplementasikan di
area operasional Perusahaan.
200 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 201
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
• Conducting social mapping to identify issues, challenges,
opportunities, and socio-economic potential in the surrounding area.
Melakukan pemetaan sosial untuk memetakan isu, permasalahan,
peluang, dan potensi sosio ekonomi di lingkungan sekitar.
• Constructing the Master Plan for the Development of Community
Development and Empowerment Program (RIPPM), Work Plan and
Budget (RKAB), and preparing the CSR Program and Budget Plan.
Menyusun Rencana Induk Pengembangan Program PPM (RIPPM),
Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), serta menyusun Rancangan
Program dan Anggaran CSR.
• Collecting initial data/information and compiling the Terms of
STRATEGIES Reference for the program and the activities approval.
Melakukan pengumpulan data/informasi awal dan menyusun kerangka
STRATEGI acuan program serta kerangka acuan persetujuan kegiatan.
• Preparing program implementation guidelines, followed by the
program implementation.
Menyusun panduan pelaksanaan program yang kemudian dilanjutkan
dengan implementasi program.
• Conducting regular assistance and monitoring as well as performing
evaluations to improve the effectiveness of program implementation.
Melakukan pendampingan dan pemantauan secara rutin, serta melakukan
evaluasi untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan program.
The CSR program implementation is initiated by social Pelaksanaan program CSR diawali dengan pemetaan sosial
mapping in order to identify the issues, needs, potential, (social mapping) untuk mengidentifikasi isu, kebutuhan,
and opportunities for community development in the potensi, dan peluang pengembangan masyarakat di wilayah
operational area. Based on the mapping result, the Company operasional. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Perusahaan
prepares the Master Plan for the Development of Community menyusun Rencana Induk Pengembangan Program PPM
Development and Empowerment Program (RIPPM), Work (RIPPM), Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), serta
Plan and Budget (RKAB), and CSR Program and Budget Plan rencana program dan anggaran CSR yang dilaksanakan secara
that are implemented gradually and sustainably. Assistance, bertahap dan berkelanjutan. Setiap program dilengkapi dengan
monitoring, and evaluation are provided for each program to pendampingan, pemantauan, dan evaluasi guna meningkatkan
improve the effectiveness and ensure the sustainable benefits efektivitas dan memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi
for the community. In this case, AMI’s CSR program includes masyarakat. Program CSR AMI mencakup lima pilar utama,
five main pillars: education, health, economy, socio-culture, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, dan
and environment. These five pillars are implemented through lingkungan. Lima pilar tersebut dilaksanakan melalui program
a thematic program, including Education (AlamTri Alirkan tematik, yaitu Pendidikan (AlamTri Alirkan Cerdas), Kesehatan
Cerdas), Health (AlamTri Alirkan Sehat), Economy (AlamTri (AlamTri Alirkan Sehat), Ekonomi (AlamTri Alirkan Sejahtera),
Alirkan Sejahtera), Environment (AlamTri Alirkan Lestari), and Lingkungan (AlamTri Alirkan Lestari), dan Sosial Budaya (AlamTri
Socio-Culture (AlamTri Alirkan Budaya). Alirkan Budaya).
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 201
Page 202
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Five Pillars of CSR Program
Lima Pilar Program CSR
AlamTri Alirkan Cerdas AlamTri Alirkan Sehat AlamTri Alirkan Sejahtera AlamTri Alirkan Lestari AlamTri Alirkan Budaya
AlamTri Alirkan Cerdas AlamTri Alirkan Sehat AlamTri Alirkan Sejahtera AlamTri Alirkan Lestari AlamTri Alirkan Budaya
The empowerment program The empowerment program The empowerment program The empowerment program The empowerment program
in the education sector aims in the health sector aims to in the economy sector aims in the environmental sector in the socio-cultural
to improve the quality of local improve health access and to improve the economic aims to create environmental sector aims to strengthen
human resources by raising strengthen health awareness welfare by utilizing local awareness and agents of appreciation of cultural
education standards, enabling among the community. potential and strengthening change, further acting as heritage and local potential.
them to become more skilled community skills in their initiators of environmental
and productive. business activities. conservation efforts.
Program pemberdayaan Program pemberdayaan Program pemberdayaan The empowerment program Program pemberdayaan
bidang pendidikan bertujuan bidang kesehatan bertujuan bidang ekonomi bertujuan in the environmental sector bidang sosial budaya
untuk meningkatkan kualitas untuk meningkatkan akses untuk meningkatkan aims to create environmental bertujuan untuk
sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan memperkuat kesejahteraan ekonomi awareness and agents of meningkatkan kecintaan
lokal agar lebih terampil dan kesadaran masyarakat akan dengan memanfaatkan change, further acting as terhadap warisan budaya dan
produktif melalui peningkatan kesehatan. potensi lokal dan initiators of environmental potensi lokal.
standar pendidikan. meningkatkan keterampilan conservation efforts.
masyarakat dalam bidang
usahanya.
Flagship Program
Program Utama
ALAMTRI ALIRKAN CERDAS
ALAMTRI ALIRKAN CERDAS
Assessment of Vocational Training potential in Entrepreneurship
Penilaian Potensi Pelatihan Vokasi di Bidang Kewirausahaan
This program aims to identify appropriate CSR programs Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi program
to implement to improve the competency of high school Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang tepat untuk
graduates within MC and LC’s operational areas, preparing diimplementasikan guna meningkatkan kompetensi lulusan
them to become entrepreneurs in the future. The program sekolah menengah atas di wilayah operasional MC dan LC,
covers high school/vocational school graduates under the age sehingga mereka siap menjadi wirausahawan di masa depan.
of 25 in 16 villages across 2 sub-districts within the nearest Program ini mencakup masyarakat lulusan SMA/SMK berusia
area of MC’s operations. di bawah 25 tahun yang berada di 16 desa dari 2 kecamatan
pada area terdekat wilayah operasional MC.
202 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 203
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Tira Tangka Balang Scholarship – Regular Undergraduate Scholarship & Soft Skills Development
Beasiswa Tira Tangka Balang – Beasiswa S1 Reguler & Pengembangan Soft Skills
The Tira Tangka Balang Scholarship – Indonesia Bright Future Program Beasiswa Tira Tangka Balang, Indonesia Bright
Leaders Program is a regular undergraduate scholarship Future Leaders merupakan inisiatif beasiswa sarjana reguler
initiative designed to expand access to higher education for yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi
underprivileged students from Murung Raya Regency. Beyond bagi mahasiswa kurang mampu yang berasal dari Kabupaten
providing tuition assistance, the program aims to develop Murung Raya. Tidak hanya memberikan bantuan biaya
well-rounded, high-achieving future leaders by combining pendidikan, program ini juga bertujuan membentuk calon
financial support with structured soft skills development and pemimpin masa depan yang unggul dan berkarakter melalui
leadership training. kombinasi dukungan finansial dengan pengembangan soft
skills dan pelatihan kepemimpinan yang terstruktur.
The program currently supports 53 scholarship recipients Saat ini, program ini telah mendukung 53 penerima beasiswa yang
across semesters 2–8 who are pursuing university education tersebar pada semester 2 hingga semester 8 dan menempuh
throughout Indonesia. In addition to financial aid, all recipients pendidikan di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
undergo psychological assessments and interviews to map Selain bantuan finansial, seluruh penerima beasiswa mengikuti
their potential, interests, and talents, ensuring targeted asesmen psikologis dan wawancara untuk memetakan potensi,
personal development support. minat, dan bakat masing-masing, sehingga pengembangan diri
yang diberikan dapat lebih terarah dan sesuai kebutuhan individu.
To strengthen leadership and employability readiness, Untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kesiapan
the program delivers comprehensive soft skills training. A memasuki dunia kerja, program ini menyelenggarakan pelatihan
three-day intensive Self-Discovery, Leadership Skills, and soft skills yang komprehensif. Salah satu kegiatan utama adalah
Job Readiness training was conducted in Loksado, South pelatihan intensif selama tiga hari bertema Self-Discovery,
Kalimantan, attended by 23 students in person and 17 online Leadership Skills, and Job Readiness yang dilaksanakan di Loksado,
(40 participants below semester 8). The training focuses on Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 mahasiswa
career insight, leadership capacity, workplace readiness, secara luring dan 17 mahasiswa secara daring (total 40 peserta).
and confidence-building. The program is further reinforced Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman karier, penguatan
by online post-training mentoring provided by professional kapasitas kepemimpinan, kesiapan kerja, serta pembangunan rasa
consultants. As a follow-up, participants also implement percaya diri. Program ini juga diperkuat dengan pendampingan
social projects, applying leadership and teamwork skills in real pasca pelatihan secara daring oleh konsultan profesional. Sebagai
community initiatives. tindak lanjut, para peserta mengimplementasikan proyek sosial
yang menjadi sarana penerapan keterampilan kepemimpinan dan
kerja tim dalam inisiatif nyata di masyarakat.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 203
Page 204
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
The overall impact of the program lies in creating access to Secara keseluruhan, dampak program ini terletak pada
higher education while simultaneously building leadership terciptanya akses pendidikan tinggi yang diiringi dengan
capacity, career preparedness, and social responsibility penguatan kapasitas kepemimpinan, kesiapan karir, serta
among youth from Murung Raya. By integrating financial tanggung jawab sosial generasi muda Murung Raya. Melalui
assistance with structured competency development, the integrasi antara bantuan finansial dan pengembangan
initiative contributes to long-term human capital development kompetensi yang terstruktur, inisiatif ini berkontribusi terhadap
and supports the emergence of capable, confident, and pembangunan sumber daya manusia jangka panjang sekaligus
community-oriented future leaders. mendukung lahirnya pemimpin masa depan yang kompeten,
percaya diri, dan berorientasi pada kemajuan komunitas.
Tira Tangka Balang Scholarship - Fully Funded Undergraduate from Palangka Raya University
Beasiswa Tira Tangka Balang - Beasiswa S1 Fully Funded Universitas Palangka Raya
This scholarship is a full funding program for underprivileged Beasiswa ini merupakan program beasiswa penuh bagi mahasiswa
new students from Murung Raya Regency who have been baru kurang mampu asal Kabupaten Murung Raya yang diterima
admitted to Universitas Palangka Raya. The educational di Universitas Palangka Raya. Bantuan pendidikan yang diberikan
assistance provided covers tuition fees (UKT), accommodation mencakup pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya
costs, health allowances, living expenses, research support, pemondokan, tunjangan kesehatan, biaya tempat tinggal, bantuan
and a monthly stipend, granted for up to four or eight penelitian, serta uang saku yang diberikan hingga maksimal
semesters in accordance with the study period. In addition empat atau delapan semester sesuai masa studi. Selain dukungan
to financial support, scholarship recipients are also equipped finansial, penerima beasiswa juga dibekali dengan penguatan soft
with soft skills development through various student skills melalui berbagai kegiatan pengembangan mahasiswa guna
enrichment programs, aimed at enhancing both academic and mendukung kesiapan akademik maupun nonakademik.
non-academic readiness.
The program achievements include: Adapun capaian program ini antara lain:
1. The provision of full scholarships to 10 new students from 1. Pemberian beasiswa penuh kepada 10 mahasiswa baru
the 2025 cohort at Universitas Palangka Raya. angkatan 2025 di Universitas Palangka Raya.
2. The administration of psychological assessments to map 2. Tes psikologis untuk memetakan potensi, minat, dan bakat
students’ potential, interests, and talents as a basis for more sebagai dasar pembinaan yang lebih terarah.
targeted development.
3. The organization of orientation and welcoming activities for 3. Kegiatan pembekalan dan penyambutan mahasiswa baru
new students, attended by the Vice Regent of Murung Raya, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rektor
the Rector of Universitas Palangka Raya, the Director of PT Universitas Palangka Raya, Direktur PT Alamtri Minerals
Alamtri Minerals Indonesia Tbk, representatives from the Indonesia Tbk, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi
Central Kalimantan Provincial Education Office, the Murung Kalimantan Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Raya Regency Education and Culture Office, as well as other Kabupaten Murung Raya, serta para pemangku kepentingan
relevant stakeholders. lainnya.
4. The implementation of a series of student development 4. Rangkaian kegiatan pengembangan mahasiswa juga telah
programs as part of the Company’s commitment to dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen pembinaan
providing continuous guidance and support for scholarship berkelanjutan bagi para penerima beasiswa.
recipients
204 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 205
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
PG-PAUD Professional Scholarship (Tira Tangka Balang Beasiswa – Indonesia
Bright Future Leaders)
Beasiswa Profesi Guru PAUD
This program aims to provide educational assistance to Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan pendidikan
mentored early childhood education (PAUD) teachers pursuing kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) binaan yang
higher education, while enhancing their soft and hard skills. melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, sekaligus
meningkatkan kompetensi soft skills dan hard skills mereka
guna mendukung profesionalisme dalam proses pembelajaran.
Achievements from this program include: Adapun capaian program ini meliputi:
1. Scholarships covering tuition fees (UKT) at Universitas 1. Pemberian beasiswa yang mencakup pembayaran
Terbuka (Open University), transportation costs, and Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Terbuka, biaya
accommodation during face-to-face lectures. The transportasi, serta akomodasi selama perkuliahan tatap
scholarships are intended for six PAUD teachers in the areas muka. Beasiswa tersebut diberikan kepada enam guru
closest to the company’s operational areas. PAUD yang berada di wilayah terdekat dengan wilayah
operasional perusahaan.
2. Soft and hard skills enhancement training, specifically 2. Pelatihan peningkatan soft skills dan hard skills, khususnya
computer operation, to support the learning process during dalam pengoperasian komputer, untuk mendukung
lectures. kelancaran proses perkuliahan.
3. Social projects following the soft and hard skills training. 3. Proyek sosial sebagai bentuk penerapan kompetensi yang
telah diperoleh.
Office Administration Computer Training/Digital Berdaya (Digdaya)
Digital Berdaya – Pelatihan Komputer Administrasi Perkantoran
This program aims to improve the computer skills of high Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan
school graduates from MC and LC’s operational areas, komputer lulusan SMA/sederajat dari wilayah operasional MC
specifically in office administration, to support increased dan LC, khususnya di bidang administrasi perkantoran, guna
workforce absorption. Improvements will be made in 2025 mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja. Pada tahun
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 205
Page 206
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
by adding workshops to improve public speaking and driving 2025, program ini akan ditingkatkan melalui penambahan
safety skills for training participants. lokakarya untuk memperkuat kemampuan public speaking
serta keterampilan keselamatan berkendara bagi para peserta
pelatihan.
Program Achievements: Capaian Program:
1. One-month office administration computer training for 25 1. Pelatihan komputer administrasi perkantoran selama
participants, covering various topics, including MS Office satu bulan bagi 25 peserta, yang mencakup berbagai
(Word, Excel, PowerPoint), email, and printers. From these materi antara lain MS Office, penggunaan email, serta
25 participants, 15 of the best participants will be selected pengoperasian printer. Dari 25 peserta tersebut, akan
as interns at AMI or as business partners. dipilih 15 peserta terbaik untuk mengikuti program
magang di AMI atau berkesempatan menjadi mitra usaha.
2. A job briefing seminar with speakers from the Company‘s 2. Seminar pembekalan kerja dengan narasumber dari
HR and Medical Departments, covering tips and tricks for Departemen HR dan Medis Perusahaan yang membahas
passing interviews through public speaking, psychological tips dan trik lolos wawancara melalui penguatan public
tests, and MCUs. speaking, tes psikologi, serta Medical Check-Up (MCU).
3. A graphic design workshop using Canva and creating ATS 3. Lokakarya desain grafis menggunakan Canva serta
CVs. pembuatan CV berbasis ATS (Applicant Tracking System).
4. An employee-led activity on driving safety was held. 4. Kegiatan keselamatan berkendara (driving safety) yang
dipandu oleh karyawan Perusahaan.
Mentoring for Assisted Early Childhood Education Centers
Pendampingan PAUD Binaan
This program aims to improve teacher capacity and consistency Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan
in implementing Character-Based Holistic Education (PHBK) in konsistensi guru dalam mengimplementasikan Pendidikan
seven assisted early childhood education centers (PAUDs). Holistik Berbasis Karakter (PHBK) pada tujuh PAUD binaan.
Some achievements in this program’s implementation include: Beberapa capaian dalam pelaksanaan program ini antara lain:
1. Support from the Regional Government (Education and 1. Dukungan dari Pemerintah Daerah, khususnya Dinas
Culture Office of Murung Raya Regency) regarding the Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya,
implementation of PHBK in assisted early childhood terkait implementasi PHBK pada PAUD binaan.
education centers (PAUDs).
2. 10 assisted teachers participated in benchmarking 2. Sebanyak 10 guru binaan mengikuti kegiatan
activities conducted at Alamtri Group-supported early benchmarking yang dilaksanakan di PAUD binaan Grup
childhood education centers (PAUDs) in South Kalimantan. Alamtri di Kalimantan Selatan.
3. Parenting activities were held twice a year in seven assisted 3. Kegiatan parenting yang diselenggarakan dua kali dalam
early childhood education centers to educate parents setahun di tujuh PAUD binaan sebagai upaya memberikan
about the importance of early childhood education. edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya
pendidikan anak usia dini.
206 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 207
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
4. Group meetings were held twice a year, attended by 4. Pertemuan kelompok yang dilaksanakan dua kali dalam
teachers and principals from seven assisted early childhood setahun dan dihadiri oleh guru serta kepala sekolah dari
education centers as a forum for discussion, mutual tujuh PAUD binaan sebagai forum diskusi, saling belajar,
learning, self-reflection, and the sharing of successful best refleksi diri, serta berbagi praktik terbaik yang telah
practices. berhasil diterapkan.
5. Recruitment and training of two Field Facilitators (PL) to 5. Rekrutmen dan pelatihan dua orang Pendamping
assist with the implementation of PHBK in seven assisted Lapangan (PL) untuk mendukung implementasi PHBK di
early childhood education centers. tujuh PAUD binaan.
Improving the Competence of Elementary School Teachers and Principles
Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah Jenjang Sekolah Dasar
This program aims to improve the cognitive abilities of Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif
teachers and the managerial skills of school principals in an guru dan kemampuan manajerial kepala sekolah sebagai upaya
effort to create an inquiry-based learning climate aligned with untuk membentuk iklim pembelajaran berinkuiri yang selaras
the government-imposed curriculum. dengan kurikulum yang diterapkan oleh pemerintah.
Achievements from this program’s implementation include: Capaian dari proses implementasi program ini antara lain:
1. Support from stakeholders related to program 1. Adanya dukungan dari stakeholders terkait implementasi
implementation through coordination and outreach with program melalui proses koordinasi dan sosialisasi program
the Murung Raya Regency Education and Culture Office dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Murung
and the Murung Raya Regency Ministry of Religious Affairs. Raya dan Kementrian Agama Kab. Murung Raya.
2. Capacity building training for elementary school teachers 2. Terlaksananya pelatihan peningkatan kapasitas guru dan
and principals was implemented, targeting 15 schools kepala sekolah jenjang SD/sederajat yang menyasar 15
within the area closest to MC and LC’s operational areas. It sekolah di area terdekat dari lokasi operasional MC dan LC
was attended by 45 participants, divided into three training dan diikuti oleh 45 orang peserta yang dibagi menjadi 3 siklus
cycles, with post-training implementation monitoring. pelatihan disertai monitoring implementasi pasca pelatihan.
3. A student work exhibition was held, attended by 9 3. Terselenggaranya pameran karya murid yang diikuti oleh
elementary schools. 9 Sekolah Dasar Binaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 207
Page 208
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
The Capacity Building for Junior and Senior High School Teachers in Literacy
and Numeracy Program
Penguatan Program Guru Berkualitas SMP & SMA
This program is designed to strengthen the quality of Program ini dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan
education in Murung Raya Regency by enhancing teachers’ di Kabupaten Murung Raya melalui peningkatan kompetensi
competencies in literacy- and numeracy-based learning. guru dalam pembelajaran berbasis literasi dan numerasi.
The program supports teachers in delivering more effective, Program ini mendukung para guru agar mampu menghadirkan
curriculum-aligned instruction that improves student learning proses pembelajaran yang lebih efektif, selaras dengan
outcomes. By 2025, the initiative emphasizes teacher kurikulum, serta berdampak pada peningkatan hasil belajar
participation in national forums, the development of certified siswa. Pada tahun 2025, inisiatif ini menekankan partisipasi
literacy-numeracy facilitators, and the strengthening of guru dalam forum nasional, pengembangan fasilitator literasi-
professional teacher networks through benchmarking and numerasi bersertifikat, serta penguatan jejaring profesional
community-based collaboration. melalui kegiatan benchmarking dan kolaborasi berbasis
komunitas.
The program targets junior and senior high school teachers Program ini menyasar guru jenjang SMP dan SMA di seluruh
across Murung Raya. Key achievements include the Murung Murung Raya. Salah satu capaian utama adalah penyelenggaraan
Raya Regional Educators’ Meeting (Temu Pendidik Nusantara), Temu Pendidik Nusantara Kabupaten Murung Raya yang dihadiri
attended by 205 teachers from 40 schools and supported oleh 205 guru dari 40 sekolah, dengan dukungan para pemangku
by local government stakeholders, serving as a platform for kepentingan pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi wadah
sharing best practices in learning, leadership, and professional berbagi praktik baik dalam pembelajaran, kepemimpinan, dan
growth. A Training of Trainers (TET) program involved 23 pengembangan profesional. Selain itu, program Training of
mentored teachers from 15 schools, resulting in 15 teachers Trainers (TET) melibatkan 23 guru binaan dari 15 sekolah, dengan
earning certification as literacy-numeracy facilitators. hasil 15 guru berhasil memperoleh sertifikasi sebagai fasilitator
literasi-numerasi.
To expand exposure and institutional learning, 11 teachers Untuk memperluas wawasan dan pembelajaran institusional,
from 10 schools participated in a benchmarking visit to sebanyak 11 guru dari 10 sekolah mengikuti kunjungan
Jember Regency, engaging with the Education Office and benchmarking ke Kabupaten Jember, berinteraksi dengan
teacher communities to strengthen local education initiatives. Dinas Pendidikan setempat dan komunitas guru guna
Additionally, seven mentored teachers attended the 12th memperkuat inisiatif pendidikan di daerah asal. Selain itu,
Nusantara Educators Meeting in Jakarta, where four were tujuh guru binaan turut berpartisipasi dalam Temu Pendidik
selected as national-level resource persons. Following the Nusantara XII di Jakarta, di mana empat di antaranya
event, participants developed action plans to disseminate terpilih sebagai narasumber tingkat nasional. Pasca kegiatan
knowledge and innovations to other schools in Murung Raya. tersebut, para peserta menyusun rencana tindak lanjut untuk
mendiseminasikan pengetahuan dan inovasi kepada sekolah-
sekolah lain di Murung Raya.
208 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 209
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
The overall impact of the program is the creation of a stronger, Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak berupa
more collaborative teacher ecosystem capable of improving terbentuknya ekosistem guru yang lebih kuat dan kolaboratif
classroom quality and student achievement. By building dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas serta
certified facilitators, expanding national engagement, and capaian akademik siswa. Melalui penguatan fasilitator
strengthening professional networks, the initiative contributes bersertifikat, perluasan keterlibatan di tingkat nasional, dan
to sustainable improvements in literacy and numeracy penguatan jejaring profesional, inisiatif ini berkontribusi
outcomes, ultimately supporting long-term regional human pada peningkatan berkelanjutan dalam capaian literasi dan
capital development. numerasi, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya
manusia daerah dalam jangka panjang.
Educational Facilities and Infrastructure Assistance
Bantuan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Through the provision of adequate infrastructure, this program Melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai,
aims to support and optimize the learning process in schools. program ini bertujuan untuk mendukung serta mengoptimalkan
proses pembelajaran di sekolah.
Achievements from the implementation of this program Adapun capaian dari pelaksanaan program ini antara lain:
include: 1. Penyaluran bantuan sarana pendidikan berupa alat bantu
1. Distribution of educational infrastructure including hearing dengar, mainan anak, alat terapi wicara, kipas angin,
aids, children’s toys, speech trainers, fans, speakers, electric speaker, oven listrik, mesin jigsaw, scroll saw, set gerinda,
ovens, jigsaws, scroll saws, grinder sets, laptops, and gas laptop, serta kompor gas kepada dua Sekolah Khusus
stoves to two Special Schools (SKH)/Sekolah Luar Biasa (SKH)/Sekolah Luar Biasa (SLB) di Muara Laung dan Puruk
(SLB) in Muara Laung and Puruk Cahu, according to the Cahu, sesuai dengan proposal kebutuhan sekolah yang
school proposals reviewed by the company. telah melalui proses peninjauan oleh Perusahaan.
2. One student receiving a Fully Funded Undergraduate 2. Satu mahasiswa penerima Beasiswa Sarjana Penuh di
Scholarship from Palangka Raya University received a set of Universitas Palangka Raya turut menerima satu set alat
hearing aids. bantu dengar sebagai dukungan terhadap kelancaran
proses studinya.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 209
Page 210
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Empowered Internship Program (Makarya)
Magang Lokal Berdaya (Makarya)
This program is a continuation of the Digital Berdaya program, Program ini merupakan kelanjutan dari program Digital
which includes computer training in office administration and Berdaya yang mencakup pelatihan komputer administrasi
soft skills development. The goal is to equip participants perkantoran dan pengembangan soft skills. Melalui program
with three months of hands-on experience in the workplace. ini, peserta dibekali pengalaman praktik kerja secara langsung
The hope is that interns will become skilled and competent selama tiga bulan di lingkungan kerja. Diharapkan, para
individuals in office administration and improve their readiness peserta magang dapat berkembang menjadi individu yang
to face competition in the Business and Industrial World terampil dan kompeten di bidang administrasi perkantoran
(DUDI). serta semakin siap menghadapi persaingan di Dunia Usaha
dan Dunia Industri (DUDI).
The achievements of this program implementation are a Adapun capaian pelaksanaan program ini antara lain
three-month internship program was implemented in the penyelenggaraan program magang selama tiga bulan di
Company and partner’s work areas for 15 participants. During wilayah kerja Perusahaan dan mitra bagi 15 peserta. Pada
the computer training, participants received material related tahap pelatihan komputer sebelumnya, peserta telah
to job descriptions, but during the internship, they were able memperoleh materi terkait uraian tugas, yang kemudian
to apply this knowledge directly, supported by mentors in dapat diaplikasikan secara langsung selama masa magang
their respective work units. In the previous year’s internship dengan pendampingan mentor di masing-masing unit kerja.
implementation (2024), there were nine interns placed in Pada pelaksanaan magang tahun sebelumnya (2024), tercatat
seven work units (internal and partner). In 2025, there was an sembilan peserta ditempatkan di tujuh unit kerja (internal dan
increase in both the number of interns and their placements, mitra). Sementara itu, pada tahun 2025 terjadi peningkatan
with 15 participants placed in 13 work units. baik dari sisi jumlah peserta maupun penempatan, dengan 15
peserta yang ditempatkan di 13 unit kerja.
210 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 211
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
ALAMTRI ALIRKAN SEHAT
ALAMTRI ALIRKAN SEHAT
“GEBRAKAN NINDI”: Youth Initiative Against Early Marriage
“GEBRAKAN NINDI”: Gerakan Remaja Lawan Pernikahan Dini
This program is relevant to the government efforts to achieve Program ini relevan dengan upaya pemerintah untuk mencapai
Murung Raya HEBAT in 2030. Beneficiaries of this program Murung Raya HEBAT di tahun 2030. Penerima manfaat dari
include teachers, students, and student parents from 3 Senior program ini yaitu guru, siswa dan orang tua siswa dari 3 SMA/
High Schools/Equivalent and 4 Junior High Schools/equivalent Sederajat dan 4 SMP/Sederajat di Kec. Laung Tuhup dan Kec.
in Laung Tuhup and Barito Tuhup Raya Districts. The goals of Barito Tuhup Raya. Tujuan dari Program ini yaitu :
this program are:
• Increasing awareness and understanding of the Importance • Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman tentang
of Education and Attention to Adolescent Health. Pentingnya Pendidikan dan Perhatian terhadap kesehatan
remaja.
• Establishing an Education Center to provide access to • Membangun Sentra Edukasi untuk Memberikan Akses
accurate information Informasi yang Akurat
• Empowering the adolescents as Agents of Change • Memberdayakan Remaja sebagai Agen Perubahan
• Integrating Early Marriage Prevention Efforts into School • Mengintegrasikan Upaya Pencegahan pernikahan dini ke
Environment dalam Lingkungan Sekolah
• Reducing the rate of early marriage in MC and LC’s • Menekan angka pernikahan dini di wilayah operasional
operational area MC dan LC
In this case, the achievements of this program implementation Adapun capaian dari implementasi program ini sebagai
are as follows: berikut:
• The rates for school dropouts and early marriage in 7 • Angka putus sekolah dan pernikahan dini di 7 sekolah
partner schools decreased by 50% [GK1] binaan menurun 50% [GK1]
• Increased level of awareness and understanding among • Meningkatnya kesadaran dan pemahaman remaja tentang
adolescents concerning early marriage impacts in 7 dampak pernikahan dini di 7 sekolah binaan
partner schools.
• The schools had special programs to reduce the rate of • Sekolah memiliki program khusus untuk melawan angka
early marriage pernikahan dini
• Active youth care community had been established: • Terbentuknya komunitas peduli remaja yang aktif: GEMAR
GEMAR (Youth Health Promotion Movement) and (Gerakan Menjaga Kesehatan Remaja dan SENTAUSA
SENTAUSA (Youth Health Education Center) (Sentra Edukasi Kesehatan Remaja)
• Increased level of awareness and understanding among • Meningkatnya kesadaran dan pemahaman orang tua
parents related to the impacts of early marriage terkait dampak dari pernikahan dini
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 211
Page 212
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Health Checkup and Treatment
Pemeriksaan dan Pengobatan Kesehatan
This program was implemented to commemorate National Program ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari
Health Day. The program’s beneficiaries are 500 residents of Kesehatan Nasional dengan sasaran penerima manfaat
Murung Raya Regency. The program’s objectives are: sebanyak 500 masyarakat Kabupaten Murung Raya. Program
ini bertujuan untuk:
1. To provide easy and free access to healthcare 1. Memberikan akses layanan kesehatan yang mudah dan
services for residents living in remote areas with gratis bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil
limited access to formal healthcare facilities. dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan
formal.
2. To raise public awareness of the importance of maintaining 2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
health and conducting regular health check-ups for early menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan
disease detection. secara berkala sebagai langkah deteksi dini penyakit.
3. To reduce morbidity and the risk of disease complications 3. Menekan angka kesakitan serta risiko komplikasi penyakit
through screening, early treatment, and direct health melalui kegiatan skrining, pengobatan dini, dan edukasi
education. kesehatan secara langsung.
4. To support government programs to ensure equitable 4. Mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan
healthcare services and achieve national health development pemerataan layanan kesehatan dan pencapaian target
targets, especially in areas with limited access. pembangunan kesehatan nasional, khususnya di wilayah
dengan akses terbatas.
Program’s achievements include: Adapun capaian program ini meliputi:
1. 225 people received free medical treatment. 1. Sebanyak 225 orang memperoleh layanan pengobatan
gratis.
2. Approximately 1,500 people participated in exercise and a 2. Sekitar 1.500 orang berpartisipasi dalam kegiatan senam
health walk. bersama dan jalan sehat.
3. The event was attended by members of the Muspia (Regent 3. Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Muspida, antara lain
and his wife, Deputy Regent and his wife, Regional People’s Bupati dan Ibu Bupati, Wakil Bupati dan Ibu Wakil Bupati,
Representative Council (DPRD) Chairperson and members, Ketua dan anggota DPRD, serta perwakilan dari Kepolisian,
representatives from the Police, the Prosecutor’s Office, and Kejaksaan, dan Kodim setempat.
the Military District Command (Kodim).
212 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 213
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Cataract Surgery Assistance for the Community in Murung Raya Regency
Bantuan Operasi Katarak bagi Masyarakat di Kabupaten Murung Raya
This Cataract Surgery Social Program was implemented in Operasi Katarak ini dilaksanakan bekerja sama dengan
collaboration with the Murung Raya Regency Government Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rangka
to commemorate the Regency’s anniversary, with the aim memperingati Hari Jadi Kabupaten, dengan tujuan
of improving access to eye health services for underserved meningkatkan akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat
communities. The program began with medical screenings for yang kurang terlayani. Program diawali dengan kegiatan
168 patients across 12 Community Health Centers (Puskesmas) skrining kesehatan terhadap 168 pasien di 12 Puskesmas yang
throughout Murung Raya Regency. Patients who met medical tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya. Pasien
criteria were referred for cataract surgery at Puruk Cahu yang memenuhi kriteria medis selanjutnya dirujuk untuk
Regional Hospital. menjalani operasi katarak di RSUD Puruk Cahu.
The program targeted 96 elderly and underprivileged residents Program ini menyasar 96 masyarakat lanjut usia dan kurang
from 10 sub-districts, including communities within the area mampu yang berasal dari 10 kecamatan, termasuk komunitas
closest to MC and LC’s operational areas. Its objectives di wilayah terdekat dari lokasi operasional MC dan LC. Tujuan
were to reduce the prevalence of cataracts, improve access pelaksanaan program meliputi penurunan prevalensi katarak,
to quality eye care services, enhance overall quality of life, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan mata yang
promote eye health awareness, and strengthen collaboration berkualitas, peningkatan kualitas hidup masyarakat, peningkatan
between the private sector and local government in advancing kesadaran akan pentingnya kesehatan mata, serta penguatan
public health. kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam
mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
The results demonstrate meaningful health and social impact. Hasil pelaksanaan program menunjukkan dampak kesehatan dan
Approximately 90% of surgery participants expressed sosial yang signifikan. Sekitar 90% peserta operasi menyatakan
satisfaction with the program and reported improved vision kepuasan terhadap pelaksanaan program dan mengalami
based on medical evaluations. In addition to restoring perbaikan penglihatan berdasarkan hasil evaluasi medis. Selain
eyesight for beneficiaries, the initiative also increased public mengembalikan fungsi penglihatan para penerima manfaat,
awareness of the importance of routine eye examinations and inisiatif ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai
timely cataract treatment. pentingnya pemeriksaan mata secara rutin serta penanganan
katarak secara tepat waktu.
Overall, the program contributed directly to improved Secara keseluruhan, program ini berkontribusi langsung
community well-being and productivity, particularly among terhadap peningkatan kesejahteraan dan produktivitas
elderly and economically vulnerable groups, while reinforcing masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia dan rentan secara
multi-stakeholder collaboration in delivering inclusive and ekonomi, sekaligus memperkuat sinergi multi pemangku
accessible healthcare services across Murung Raya Regency. kepentingan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang
inklusif dan mudah diakses di seluruh Kabupaten Murung
Raya.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 213
Page 214
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Sanitation Access to support ODF Phase 1 and Phase 2
Pembangunan Sarana Prasarana Pendukung ODF (Jamban Sehat) Tahap I dan Tahap II
Initiated to address persistent open defecation practices Program ini diinisiasi sebagai respons atas masih ditemukannya
in Batu Tojah Village, where some residents continued to praktik buang air besar sembarangan (BABS) di Desa Batu
defecate in rivers while also relying on river water for daily use. Tojah, di mana sebagian masyarakat masih melakukan aktivitas
This practice contributed to water pollution and increased tersebut di sungai yang juga digunakan sebagai sumber air
cases of diarrhea and vomiting, particularly among children untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini berkontribusi terhadap
under five and pregnant women, with cases rising during the pencemaran air serta meningkatnya kasus diare dan muntah,
dry season. khususnya pada balita dan ibu hamil, dengan kecenderungan
peningkatan kasus pada musim kemarau.
The pilot ODF program, implemented in 2025, targeted 26 Program percontohan Open Defecation Free (ODF) yang
households in Batu Tojah Village by providing free assistance to dilaksanakan pada tahun 2025 menyasar 26 kepala keluarga
construct safe and simple hygienic toilets. The program aimed di Desa Batu Tojah melalui pemberian bantuan gratis
to expand access to proper sanitation, reduce open defecation, pembangunan jamban sehat sederhana. Program ini bertujuan
promote environmentally friendly sanitation facilities, increase untuk memperluas akses terhadap sanitasi layak, menurunkan
public awareness of hygiene and environmental health, and praktik BABS, mendorong penggunaan fasilitas sanitasi yang
support the realization of ODF status as part of sustainable ramah lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat
public health improvement. akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta
mendukung terwujudnya status ODF sebagai bagian dari
peningkatan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.
The results demonstrate strong behavioral and infrastructure Hasil pelaksanaan program menunjukkan capaian yang
outcomes. All constructed toilets (100%) are actively used, signifikan dari sisi perubahan perilaku maupun penyediaan
significantly reducing open defecation practices. In addition, infrastruktur. Seluruh jamban yang dibangun (100%) telah
100% of beneficiary households reported increased awareness digunakan secara aktif oleh penerima manfaat, sehingga
and positive behavioral changes related to sanitation, hygiene, praktik BABS dapat ditekan secara nyata. Selain itu, 100%
and environmental cleanliness. kepala keluarga penerima manfaat melaporkan peningkatan
pemahaman serta perubahan perilaku positif terkait sanitasi,
kebersihan diri, dan kebersihan lingkungan.
The overall impact of the program is improved community Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak nyata
health and environmental quality, particularly for vulnerable terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan
groups such as children and pregnant women. By combining kualitas lingkungan, terutama bagi kelompok rentan seperti
infrastructure support with behavior change efforts, the anak-anak dan ibu hamil. Melalui kombinasi dukungan
initiative contributes to long-term public health resilience infrastruktur dan upaya perubahan perilaku, inisiatif ini
and supports the broader goal of achieving sustainable ODF berkontribusi pada ketahanan kesehatan masyarakat dalam
villages within the company’s operational areas. jangka panjang sekaligus mendukung pencapaian desa ODF
secara berkelanjutan di wilayah operasional Perusahaan.
214 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 215
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Capacity Building for Cadres and Health Workers
Pelatihan Kader Posyandu dan Tenaga Kesehatan
This program was implemented to strengthen Primary Service Program ini dilaksanakan untuk memperkuat Integrasi Layanan
Integration at Integrated Health Posts (Posyandu) within the Primer pada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayah
areas closest to MC and LC’s operational areas. Recognizing terdekat dari lokasi operasional MC dan LC. Mengingat peran
the critical role of Posyandu in delivering community-based strategis Posyandu dalam penyediaan layanan kesehatan
primary healthcare, the initiative focused on improving the dasar berbasis masyarakat, inisiatif ini difokuskan pada
capacity of local health cadres and health workers to implement peningkatan kapasitas kader dan tenaga kesehatan setempat
and monitor services effectively using the Integrated Health dalam mengimplementasikan serta memantau layanan secara
Post Service Index (ILP) as a performance measurement tool. efektif dengan menggunakan Indeks Layanan Posyandu (ILP)
sebagai alat ukur kinerja.
The program targeted representatives of Posyandu cadres and Program ini menyasar perwakilan kader Posyandu dan tenaga
health workers from 23 villages across five sub-districts. Its key kesehatan dari 23 desa yang tersebar di lima kecamatan.
objectives were to enhance understanding of the ILP concept Tujuan utama program meliputi peningkatan pemahaman
and indicators, improve the accuracy of data collection and terhadap konsep dan indikator ILP, peningkatan akurasi
reporting, strengthen the application of monitoring results pengumpulan serta pelaporan data, penguatan pemanfaatan
to improve service quality and coverage, increase community hasil pemantauan untuk meningkatkan kualitas dan cakupan
participation in health programs, and reinforce coordination layanan, peningkatan partisipasi masyarakat dalam program
among stakeholders involved in integrated Posyandu services. kesehatan, serta penguatan koordinasi antar pemangku
kepentingan dalam penyelenggaraan layanan Posyandu
terintegrasi.
The results demonstrate strong capacity-building outcomes. Hasil pelaksanaan menunjukkan capaian yang signifikan
All participants (100%) reported improved knowledge and dalam aspek penguatan kapasitas. Seluruh peserta (100%)
understanding of ILP concepts and performance indicators. melaporkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman
Likewise, 100% improved their ability to collect, record, and terhadap konsep serta indikator kinerja ILP. Sebanyak 100%
report ILP data accurately and in accordance with official peserta juga mengalami peningkatan kemampuan dalam
guidelines. The program also strengthened the active role melakukan pengumpulan, pencatatan, dan pelaporan data ILP
of cadres and health workers in applying monitoring results secara akurat sesuai pedoman yang berlaku. Program ini turut
to enhance service delivery and increased community memperkuat peran aktif kader dan tenaga kesehatan dalam
engagement in Posyandu activities. memanfaatkan hasil pemantauan untuk meningkatkan mutu
layanan, serta mendorong partisipasi masyarakat yang lebih
luas dalam kegiatan Posyandu.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 215
Page 216
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
The overall impact of this initiative is the improvement of Secara keseluruhan, inisiatif ini berkontribusi terhadap
primary healthcare quality at the village level, supported peningkatan kualitas layanan kesehatan primer di tingkat desa
by better data-driven decision-making and stronger yang didukung oleh pengambilan keputusan berbasis data dan
institutional coordination. By enhancing the effectiveness and koordinasi kelembagaan yang lebih solid. Melalui penguatan
accountability of Posyandu services, the program contributes efektivitas dan akuntabilitas layanan Posyandu, program
to improved maternal and child health outcomes, stronger ini turut mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak,
community participation, and more resilient local health memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun sistem
systems within the company’s operational areas. kesehatan lokal yang lebih tangguh di wilayah operasional
Perusahaan.
ALAMTRI ALIRKAN SEJAHTERA
ALAMTRI ALIRKAN SEJAHTERA
Wokshop on Potential Development of Patchouli Cultivation and Prospects for
Patchouli Oil Prices in Murung Raya Regency
Workshop Potensi Pengembangan Budidaya Nilam dan Prospek Harga Minyak Nilam
A CSR initiative aimed at strengthening the local village Inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ini bertujuan
economy through the development of patchouli as a high-value memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan
essential oil commodity. Building on MC’s continuous support nilam sebagai komoditas minyak atsiri bernilai tinggi.
since 2021, the program reflects the successful transformation Melanjutkan dukungan berkelanjutan sejak 2021 dari MC,
of Batu Batuah BUMDes—from a direct beneficiary of training program ini mencerminkan transformasi BUMDes Batu
and production assistance into a self-sufficient implementing Batuah, dari penerima manfaat pelatihan dan bantuan
partner recognized by national essential oil buyers. produksi menjadi mitra pelaksana yang mandiri serta diakui
oleh pembeli minyak atsiri nasional.
The program targets farmers, farmer groups, BUMDes Program ini menyasar petani, kelompok tani, pengelola
managers, and local stakeholders across Barito Tuhup Raya BUMDes, serta pemangku kepentingan lokal di Kecamatan
and Laung Tuhup Districts. Its primary aim is to expand Barito Tuhup Raya dan Laung Tuhup. Tujuan utamanya
knowledge of patchouli cultivation, distillation best practices, adalah memperluas pengetahuan mengenai budidaya nilam,
market opportunities, price prospects, quality standards, and praktik terbaik penyulingan, peluang pasar, prospek harga,
sustainable business strategies, while supporting the Murung standar mutu, serta strategi bisnis berkelanjutan. Program
Raya Regency RPJMD 2025–2029 objective of developing ini juga mendukung target RPJMD Kabupaten Murung Raya
village economies based on aromatic plant commodities. 2025–2029 dalam pengembangan ekonomi desa berbasis
komoditas tanaman aromatik.
216 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 217
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
As a result, the workshop brought together 100 participants Sebagai hasilnya, lokakarya yang diselenggarakan berhasil
from 50 villages, creating a strategic forum that connected menghadirkan 100 peserta dari 50 desa dan menjadi forum
key actors across the essential oil supply chain. Participant strategis yang mempertemukan para pelaku utama dalam
enthusiasm was demonstrated through 45 expressions of rantai pasok minyak atsiri. Antusiasme peserta tercermin dari
interest, representing potential cultivation areas across eight 45 pernyataan minat yang merepresentasikan potensi area
sub-districts. Tanah Siang and Laung Tuhup were identified budidaya di delapan kecamatan. Kecamatan Tanah Siang
as priority development clusters, each with nine interested dan Laung Tuhup teridentifikasi sebagai klaster prioritas
villages, and will become the focus of continued mentoring. pengembangan, masing-masing dengan sembilan desa
peminat, dan akan menjadi fokus pendampingan lanjutan.
The overall impact of the program lies in scaling the benefits of Secara keseluruhan, program ini memperluas manfaat
earlier CSR investments beyond a single village, strengthening investasi CSR sebelumnya yang tidak lagi terbatas pada satu
collaboration between government, private sector, and desa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah,
BUMDes, and fostering community motivation to develop sektor swasta, dan BUMDes. Inisiatif ini juga mendorong
patchouli oil as a primary livelihood. This initiative contributes motivasi masyarakat untuk menjadikan minyak nilam sebagai
to building resilient, locally driven village economies based on sumber mata pencaharian utama, sehingga berkontribusi
sustainable, high-value commodities. pada pembangunan ekonomi desa yang tangguh, mandiri,
dan berbasis komoditas unggulan berkelanjutan.
Establishment of a Superior Cocoa Seedling Nursery
Pembentukan Kebun Bibit Kakao Unggul
Such Development focuses on establishing a Superior Cocoa Pengembangan ini berfokus pada pembentukan Persemaian
Seedling Nursery to strengthen cocoa as a leading regional Bibit Kakao Unggul guna memperkuat kakao sebagai
commodity in Murung Raya Regency. Although the local komoditas unggulan daerah di Kabupaten Murung Raya.
government has set a target to expand cocoa plantations Meskipun Pemerintah Daerah telah menargetkan perluasan
to 2,000 hectares, current community-managed plantations areal perkebunan kakao hingga 2.000 hektare, realisasi kebun
cover only around 50 hectares and suffer from low productivity kakao yang dikelola masyarakat saat ini baru mencapai sekitar
due to aging plants and the use of non-superior seeds. 50 hektare dan masih menghadapi tantangan produktivitas
akibat tanaman yang telah menua serta penggunaan benih
non-unggul.
To address this gap, the Department of Agriculture and Untuk menjawab kesenjangan tersebut, Dinas Pertanian
Fisheries (Distanik), in collaboration with MC through its CSR dan Perikanan Kabupaten Murung Raya (Distanik) bekerja
program, initiated the development of a 1-hectare superior sama dengan MC melalui program CSR menginisiasi
cocoa nursery. The program targets the Katian Bahomit pengembangan persemaian kakao unggul seluas 1 hektare.
Farmer Group in Batu Tojah Village, Barito Tuhup Raya Program ini menyasar Kelompok Tani Katian Bahomit di Desa
District, as the primary nursery manager. This initiative builds Batu Tojah, Kecamatan Barito Tuhup Raya, sebagai pengelola
on earlier Technical Guidance (Bimtek) conducted with the utama persemaian. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 217
Page 218
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Indonesian Coffee and Cocoa Research Center (Puslitkoka), kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang sebelumnya
which strengthened the capacity of 100 participants including dilaksanakan bersama Pusat Penelitian Kopi dan Kakao
agricultural extension workers and farmers in productive Indonesia (Puslitkoka), yang telah meningkatkan kapasitas
cocoa cultivation practices. 100 peserta, terdiri dari penyuluh pertanian dan petani, dalam
praktik budidaya kakao produktif.
The nursery, located within the Batu Batuah Village-Owned Persemaian yang berlokasi di kawasan pertanian BUMDes Batu
Enterprise (BUMDes) agricultural area, has a production Batuah ini memiliki kapasitas produksi hingga 13.000 bibit unggul
capacity of 13,000 superior seedlings per year. This is per tahun. Kapasitas tersebut diproyeksikan mampu mendukung
expected to support the development of approximately 20 pengembangan sekitar 20 hektare kebun kakao baru setiap
hectares of new cocoa plantations annually across five sub- tahun di lima kecamatan. Infrastruktur utama, termasuk rumah
districts. Key infrastructure, including the nursery house, has persemaian, telah selesai dibangun, dan tahap selanjutnya
been completed, and the next phase involves developing a adalah pengembangan kebun entres untuk memastikan
scion garden to ensure self-sufficiency in grafting material, kemandirian penyediaan bahan sambung, sehingga mengurangi
reducing dependence on external suppliers. ketergantungan terhadap pemasok eksternal.
The overall impact of this program is the creation of a Secara keseluruhan, program ini mendorong terbentuknya
sustainable, locally managed cocoa seedling center that pusat bibit kakao unggul yang berkelanjutan dan dikelola
enhances agricultural productivity, supports regional plantation secara lokal, guna meningkatkan produktivitas pertanian,
expansion targets, and strengthens Murung Raya’s long- mendukung target perluasan perkebunan daerah, serta
term agricultural competitiveness. By combining institutional memperkuat daya saing sektor pertanian Murung Raya
strengthening, technical capacity building, and infrastructure dalam jangka panjang. Melalui penguatan kelembagaan,
development, the initiative contributes to building a resilient, peningkatan kapasitas teknis, dan pembangunan infrastruktur,
self-reliant cocoa value chain in the region. inisiatif ini berkontribusi dalam membangun rantai nilai kakao
yang tangguh dan mandiri di tingkat daerah.
Establishment of a Baloi Coffee Cultivation Pilot Plantation
Pembentukan Kebun Percontohan Kopi
The Establishment of the Baloi Coffee Cultivation Pilot Pembentukan Kebun Percontohan Budidaya Kopi Baloi pada
Plantation in 2025 is a continuation and strengthening of the tahun 2025 merupakan kelanjutan sekaligus penguatan
Coffee Plantation Revitalization CSR program implemented in dari program CSR Revitalisasi Perkebunan Kopi yang telah
Tumbang Baloi Village in 2021–2022. While the earlier phase dilaksanakan di Desa Tumbang Baloi pada periode 2021–
focused on restoring and replanting 30 hectares of aging 2022. Jika pada tahap sebelumnya program difokuskan pada
coffee plantations with local farmers, the 2025 program shifts pemulihan dan peremajaan 30 hektare kebun kopi tua bersama
its focus toward improving productivity and quality through petani lokal, maka pada tahun 2025 arah pengembangan
standardized, science-based cultivation practices. bergeser pada peningkatan produktivitas dan kualitas melalui
penerapan praktik budidaya yang terstandar dan berbasis
ilmiah.
218 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 219
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
The program targets the Kopi Baloi Farmer Group under the Program ini menyasar Kelompok Tani Kopi Baloi yang berada
Baloi Usaha Mandiri Village-Owned Enterprise (BUMDes), with di bawah naungan BUMDes Baloi Usaha Mandiri, dengan
a strategic shift in approach: whereas previous support was pendekatan strategis yang diperbarui. Apabila dukungan
directed to individual farmers, the 2025 phase positions the sebelumnya diberikan langsung kepada petani individu, pada
BUMDes as the primary institutional beneficiary. The BUMDes fase 2025 BUMDes diposisikan sebagai penerima manfaat
now manages a 2-hectare demonstration farm designed as a utama secara kelembagaan. BUMDes kini mengelola lahan
learning center, applying robusta coffee cultivation standards demplot seluas 2 hektare yang dirancang sebagai pusat
from the Coffee and Cocoa Research Center (Puslitkoka). This pembelajaran, dengan menerapkan standar budidaya kopi
model aims to address low yields—previously around 20 kg of robusta dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
green beans per month—by introducing disciplined planting (Puslitkoka). Model ini diharapkan mampu menjawab tantangan
density, standardized agronomic practices, and quality control produktivitas yang sebelumnya hanya mencapai sekitar 20 kg
aligned with Q-Grader standards. green bean per bulan, melalui penerapan jarak tanam disiplin,
praktik agronomi terstandar, serta pengendalian mutu yang
selaras dengan standar Q-Grader.
The results show tangible progress: 3,200 seedlings were Hasil pelaksanaan menunjukkan perkembangan yang nyata,
planted using a 3 x 2.5 meter spacing system, and the dengan penanaman sebanyak 3.200 bibit menggunakan
plantation has achieved a stable 80% survival rate, indicating sistem jarak tanam 3 x 2,5 meter. Hingga saat ini, tingkat
strong plant adaptation and effective field management. keberhasilan tumbuh mencapai 80%, yang mencerminkan
kemampuan adaptasi tanaman yang baik serta pengelolaan
lapangan yang efektif.
The overall impact of the program is the creation of a technical Secara keseluruhan, program ini membentuk pusat rujukan
and institutional reference center for coffee farmers in the teknis dan kelembagaan bagi petani kopi di wilayah sekitar
surronding of the operational area and surrounding regions. By wilayah operasinal. Melalui penguatan standar budidaya dan
strengthening cultivation standards and improving yield quality, peningkatan kualitas hasil panen, inisiatif ini mendukung
the initiative supports the development of a premium Baloi pengembangan rantai nilai kopi robusta Baloi premium,
robusta coffee value chain, enhances market competitiveness, meningkatkan daya saing pasar, serta memperkuat peran
and reinforces the role of BUMDes as a sustainable driver of BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.
village economic growth.
Institutions as Partners in Driving Village Economy Phase I (Continued 2024) and Phase II (2025)
Pelatihan dan Pendampingan Lembaga Usaha Komunitas sebagai Mitra Penggerak Ekonomi Desa –
Fase I (lanjutan 2024) dan Fase II (2025)
The Community Business Institution Training & Mentoring Program Pelatihan & Pendampingan Kelembagaan Usaha
Program is a multi-phase CSR initiative designed to strengthen Masyarakat merupakan inisiatif CSR multi-tahap yang
Village-Owned Enterprises (BUMDes) as key drivers of local dirancang untuk memperkuat Badan Usaha Milik Desa
economic development. Implemented in Phase I (continued (BUMDes) sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 219
Page 220
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
in 2024) and Phase II (2025), the program focuses on building lokal. Program ini dilaksanakan dalam Tahap I (berlanjut pada
strong governance foundations before advancing toward 2024) dan Tahap II (2025), dengan pendekatan bertahap yang
business innovation and market expansion. dimulai dari penguatan tata kelola kelembagaan sebelum
beranjak pada inovasi usaha dan perluasan pasar.
The program targets five partner villages Batu Tojah, Kohong, Program menyasar lima desa mitra, yaitu Batu Tojah,
Muara Maruwei II, Tumbang Baloi, and Tawai Haui supporting Kohong, Muara Maruwei II, Tumbang Baloi, dan Tawai Haui,
their BUMDes to improve institutional capacity and develop dengan fokus mendukung BUMDes masing-masing dalam
locally based business units. meningkatkan kapasitas kelembagaan serta mengembangkan
unit usaha berbasis potensi lokal.
In Phase I (Survival Stage, 2024), the emphasis was on Pada Tahap I (Survival Stage, 2024), penekanan diberikan
strengthening governance, legality, and organizational pada penguatan tata kelola, aspek legalitas, dan struktur
structure using the Norton-Kaplan Balanced Scorecard organisasi dengan menggunakan pendekatan Norton-Kaplan
approach combined with Ministry of Villages indicators. Balanced Scorecard yang dipadukan dengan indikator dari
Results included the establishment of formal organizational Kementerian Desa. Hasil yang dicapai meliputi terbentuknya
structures, development of Articles of Association (AD/ART), struktur organisasi formal, penyusunan Anggaran Dasar dan
activation of business units, and measurable improvements Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), aktivasi unit usaha, serta
in governance capacity. Tangible economic outcomes were peningkatan kapasitas tata kelola yang terukur. Dampak
also achieved, including the production of patchouli oil and ekonomi yang nyata juga mulai terlihat, antara lain produksi
Baloi Coffee, development of biofloc-based catfish farming, minyak nilam dan Kopi Baloi, pengembangan budidaya ikan
and initiation of a tempeh business. Village products were lele berbasis bioflok, serta perintisan usaha tempe. Produk-
showcased at the 2025 Central Kalimantan Expo, and the produk desa tersebut turut dipamerkan dalam ajang Central
program achieved a strong Social Return on Investment (SROI) Kalimantan Expo 2025, dan program ini mencatat capaian
of 2.52. Social Return on Investment (SROI) yang kuat sebesar 2,52.
In Phase II (Sandboxing Stage, 2025), the focus shifts to Memasuki Tahap II (Sandboxing Stage, 2025), fokus program
innovation and limited-scale business experimentation. Each bergeser pada inovasi dan uji coba model bisnis dalam
village develops and tests new product prototypes and skala terbatas. Setiap desa mengembangkan serta menguji
business models based on its local potential. prototipe produk dan model usaha baru yang disesuaikan
dengan potensi lokal masing-masing.
Desa : Desa : Desa :
Tumbang Baloi Batu Tojah Kohong
Komoditas/ Komoditas/ Komoditas/
Produk Utama : Produk Utama : Produk Utama :
Kopi Baloi Minyak Nilam & Perikanan patin
Nursery bibit nilam Bioflok & Produk
Turunan
Desa : Desa :
Muara Maruwei II Tawai Haui
Komoditas/ Komoditas/
Produk Utama : Produk Utama :
Bioflok patin & Tempe & kecap
Pertanian kedelai hitam
kolaboratif
220 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 221
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
By the end of this phase, the five BUMDes demonstrated Pada akhir tahap ini, kelima BUMDes menunjukkan kemajuan
concrete progress: new products entered local markets, konkret, ditandai dengan hadirnya produk baru di pasar
human resource capacity improved, and early partnerships lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta
were formed with educational institutions and private sector terbentuknya kemitraan awal dengan institusi pendidikan dan
actors. pelaku sektor swasta.
Overall, the program establishes a sustainable model for Secara keseluruhan, program ini membangun model
village economic empowerment—starting from governance pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan, dimulai
strengthening and progressing toward value creation dari penguatan tata kelola hingga penciptaan nilai tambah
and market readiness. The long-term impact is stronger, dan kesiapan pasar. Dampak jangka panjang yang diharapkan
more independent, and adaptive BUMDes that are better adalah terwujudnya BUMDes yang lebih kuat, mandiri, dan
positioned to scale their businesses, generate local income, adaptif, sehingga mampu mengembangkan skala usaha,
and contribute meaningfully to inclusive village economic meningkatkan pendapatan desa, serta berkontribusi signifikan
growth. terhadap pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif.
Independent Food Islamic Boarding School Program: Assistance with Facilities and
Infrastructure for Freshwater Fish Cultivation at the Karya Pembangunan Islamic Boarding
School in Puruk Cahu City
Program Pesantren Mandiri Pangan: Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar di
Pondok Pesantren Karya Pembangunan, Kota Puruk Cahu.
The Independent Food Islamic Boarding School Program Program Pesantren Mandiri Pangan dirancang untuk
was designed to strengthen the economic independence memperkuat kemandirian ekonomi Pesantren Karya
of Pesantren Karya Pembangunan in Puruk Cahu City. Many Pembangunan yang berlokasi di Kota Puruk Cahu.
Islamic boarding schools rely heavily on donations and Sebagaimana banyak pesantren pada umumnya yang masih
charitable contributions to fund their operations. To address bergantung pada donasi dan bantuan sosial untuk membiayai
this challenge, the program aims to build a sustainable, operasional, program ini hadir sebagai upaya membangun
income-generating business ecosystem within the boarding ekosistem usaha berkelanjutan yang mampu menghasilkan
school through freshwater fish cultivation using a biofloc pendapatan mandiri melalui pengembangan budidaya ikan air
system. tawar dengan sistem bioflok.
The program specifically targets Pesantren Karya Program ini secara khusus menyasar Pesantren Karya
Pembangunan, which demonstrated strong readiness, existing Pembangunan yang dinilai memiliki kesiapan tinggi, kapasitas
business management capacity, and commitment to developing pengelolaan usaha yang memadai, serta komitmen kuat
the fisheries sector professionally. Support provided includes untuk mengembangkan sektor perikanan secara profesional.
10 biofloc ponds, 15,000 fish fingerlings, feed, and technical Dukungan yang diberikan meliputi penyediaan 10 kolam
training for 12 foundation-appointed business managers to bioflok, 15.000 benih ikan, pakan, serta pelatihan teknis bagi
ensure long-term institutional strengthening. 12 pengelola usaha yang ditunjuk oleh yayasan, sebagai bagian
dari penguatan kapasitas kelembagaan jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 221
Page 222
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
The results show strong progress: 85% of participants are able Hasil pelaksanaan program menunjukkan perkembangan
to independently implement the fish maintenance system, yang signifikan, di mana sebanyak 85% peserta telah mampu
and 80% of standard operating procedures (SOPs) are applied menerapkan sistem pemeliharaan ikan secara mandiri, serta
according to established standards. The program is projected 80% Standar Operasional Prosedur (SOP) telah dijalankan
to increase fish production by up to 2 tons per cycle. sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Program ini
diproyeksikan mampu meningkatkan produksi ikan hingga
mencapai 2 ton per siklus.
The overall impact is twofold: improving food security for Secara keseluruhan, dampak program ini bersifat ganda, yakni
students while generating additional income for the boarding mendukung ketahanan pangan bagi para santri sekaligus
school foundation. More broadly, the initiative creates a menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi yayasan
scalable model for an independent, inclusive, and sustainable pesantren. Lebih luas lagi, inisiatif ini membentuk model
Islamic boarding school economy that can reduce reliance on ekonomi pesantren yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan,
external donations and empower surrounding communities. sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap
donasi eksternal serta memberdayakan komunitas di
sekitarnya.
ALAMTRI ALIRKAN LESTARI
ALAMTRI ALIRKAN LESTARI
Technical Study on Utilization of Reject Materials from MC
Kegiatan Pengolahan Reject Material MC – 2024
Innovation initiative aimed at transforming rejected coal Inisiatif inovasi ini bertujuan mentransformasi batubara
from the coal washing process into environmentally friendly rejected hasil proses pencucian batubara menjadi material
construction materials, such as paving blocks and lightweight konstruksi ramah lingkungan, seperti paving block dan bata
bricks/precast concrete that meet SNI/ASTM standards. This ringan/beton pracetak yang memenuhi standar SNI/ASTM.
initiative supports circular economy principles, sustainable Inisiatif ini mendukung prinsip ekonomi sirkular, pengelolaan
mining waste management, and the development of green limbah pertambangan berkelanjutan, serta pengembangan
materials based on local resources. material hijau berbasis sumber daya lokal.
The program targets communities within the surrounding Program ini menyasar masyarakat di MC sebagai penerima
area of MC’s operational area as direct beneficiaries. Beyond manfaat langsung. Selain memberikan manfaat lingkungan,
environmental benefits, the initiative is designed to support inisiatif ini juga dirancang untuk mendukung pembangunan
village infrastructure development and create local business infrastruktur desa serta membuka peluang usaha lokal di bidang
opportunities in green construction materials. material konstruksi hijau.
222 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 223
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
The research results demonstrate strong technical and Hasil penelitian menunjukkan kelayakan teknis dan lingkungan
environmental feasibility. Laboratory testing confirmed that yang kuat. Pengujian laboratorium memastikan bahwa
the rejected material is environmentally safe, meeting TCLP material rejected tersebut aman secara lingkungan dan
standards. An optimal mix composition containing 35% memenuhi standar TCLP. Komposisi campuran optimal
rejected coal achieved a compressive strength of 14.61 dengan kandungan 35% batubara rejected menghasilkan kuat
MPa, water absorption of 6.88%, and density of 1.98 g/cm³ tekan sebesar 14,61 MPa, tingkat penyerapan air 6,88%, serta
meeting Class C paving block standards. The relatively low densitas 1,98 g/cm³, yang telah memenuhi standar paving
water absorption rate enhances durability and product quality, block kelas C. Tingkat penyerapan air yang relatif rendah
confirming its suitability as an aggregate replacement. turut meningkatkan daya tahan dan kualitas produk, sehingga
material ini layak digunakan sebagai substitusi agregat.
The overall impact of the program is threefold: reducing Secara keseluruhan, dampak program ini bersifat tiga dimensi:
mining waste, promoting resource efficiency through circular mengurangi limbah pertambangan, mendorong efisiensi
material use, and creating economic value from by-products sumber daya melalui pemanfaatan material secara sirkular,
that were previously discarded. By linking environmental serta menciptakan nilai ekonomi dari produk samping yang
innovation with community-based economic opportunities, sebelumnya tidak dimanfaatkan. Dengan menghubungkan
the initiative strengthens MC’s commitment to sustainable inovasi lingkungan dan peluang ekonomi berbasis masyarakat,
mining practices and contributes to broader sustainability inisiatif ini memperkuat komitmen MC terhadap praktik
goals, including industrial innovation, responsible production, pertambangan berkelanjutan serta berkontribusi pada
and local economic resilience. pencapaian tujuan keberlanjutan yang lebih luas, termasuk
inovasi industri, produksi yang bertanggung jawab, dan
ketahanan ekonomi lokal.
Climate Village Program (ProKlim) – Assessment & Workshop for Prospective
ProKlim Villages
Assessment & Workshop Calon Desa ProKlim
Strategic initiative that strengthens collaboration between Inisiatif strategis ini memperkuat kolaborasi antara MC dan
MC and the Murung Raya Regency Government to advance Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendorong aksi
measurable and sustainable climate action. Following the iklim yang terukur dan berkelanjutan. Setelah keberhasilan
success of the Black Soldier Fly (BSF)-based waste management program pengelolaan sampah berbasis Black Soldier Fly (BSF),
program, the Murung Raya Regent formally supported the Bupati Murung Raya secara resmi memberikan dukungan
expansion of the company’s environmental contribution untuk memperluas kontribusi lingkungan Perusahaan melalui
through a structured ProKlim village assessment process. proses asesmen desa ProKlim yang terstruktur.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 223
Page 224
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
The program targets 16 villages within the surrounding of the Program ini menyasar 16 desa di sekitar wilayah operasional
Company’s operational area. Its primary aim is to develop Perusahaan. Tujuan utamanya adalah menyusun data dasar
baseline data on village-level climate change adaptation (baseline) terkait kesiapsiagaan adaptasi dan mitigasi
and mitigation readiness, strengthen community capacity for perubahan iklim di tingkat desa, memperkuat kapasitas
climate action, and support Murung Raya’s national climate masyarakat dalam aksi iklim, serta mendukung pencatatan
action registration through the National Registry System aksi iklim Kabupaten Murung Raya dalam Sistem Registri
(SRN), aligned with the regional vision of “MURA HEBAT.” Nasional (SRN), sejalan dengan visi daerah “MURA HEBAT”.
The initiative was implemented in four structured stages. Pelaksanaan inisiatif dilakukan melalui empat tahapan
First, a pre-assessment socialization and training phase terstruktur. Pertama, tahap sosialisasi dan pelatihan pra-
increased village understanding of ProKlim mechanisms, asesmen untuk meningkatkan pemahaman desa mengenai
built commitment, and formed trained enumerator teams. mekanisme ProKlim, membangun komitmen, serta membentuk
Second, field-based adaptation and mitigation assessments tim enumerator terlatih. Kedua, pelaksanaan asesmen
were conducted using participatory surveys and factual lapangan berbasis partisipatif dengan survei dan verifikasi
verification of SRN indicators, including food security, disaster faktual terhadap indikator SRN, meliputi ketahanan pangan,
management, waste management, and land cover. Third, an pengelolaan bencana, pengelolaan sampah, dan tutupan
assessment results workshop disseminated readiness scores, lahan. Ketiga, penyelenggaraan lokakarya hasil asesmen
identified priority “Quick Win” villages for 2026 intervention, untuk memaparkan skor kesiapan desa, mengidentifikasi
and developed a five-year ProKlim roadmap. Finally, priority desa prioritas “Quick Win” untuk intervensi tahun 2026, serta
villages will prepare Climate Action Plans (RAI), establish menyusun peta jalan ProKlim lima tahunan. Keempat, desa
formal ProKlim Working Groups (Pokja) through village prioritas akan menyusun Rencana Aksi Iklim (RAI), membentuk
decrees, and develop 2026 activity proposals and budgets to Kelompok Kerja (Pokja) ProKlim melalui Surat Keputusan
ensure structured implementation and accountability. Desa, serta menyiapkan proposal kegiatan dan anggaran
tahun 2026 guna memastikan implementasi yang terstruktur
dan akuntabel.
The overall impact of this program is the creation of an Secara keseluruhan, program ini menghasilkan kerangka
evidence-based, community-driven climate resilience ketahanan iklim berbasis bukti dan partisipasi masyarakat di
framework at the village level. By combining data mapping, tingkat desa. Dengan memadukan pemetaan data, penguatan
institutional strengthening, multi-stakeholder collaboration, kelembagaan, kolaborasi multi pemangku kepentingan, serta
and structured planning, the initiative positions villages perencanaan terstruktur, inisiatif ini mendorong desa untuk
to systematically improve their adaptation and mitigation secara sistematis meningkatkan kapasitas adaptasi dan
capacity while contributing to national climate reporting. This mitigasi sekaligus berkontribusi pada pelaporan iklim nasional.
program reinforces MC’s role as a strategic partner in regional Program ini menegaskan peran MC sebagai mitra strategis
climate governance and establishes a scalable model for dalam tata kelola iklim daerah serta menghadirkan model aksi
sustainable, locally anchored climate action. iklim berkelanjutan yang dapat direplikasi dan berakar pada
potensi lokal.
224 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 225
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Strengthening of the Batu Batuah TPS3R
Penguatan TPS3R Batu Batuah
This Organic Waste Processing Program utilizes Black Soldier Program Pengolahan Sampah Organik ini memanfaatkan teknologi
Fly (BSF) maggot technology to manage organic waste maggot BSF untuk mengelola limbah organik yang dihasilkan dari
generated from employee canteens at MC and LC. The kantin karyawan di MC dan LC. Inisiatif ini mendukung tujuan
initiative supports the company’s environmental management pengelolaan lingkungan Perusahaan sekaligus menciptakan
objectives while simultaneously creating socio-economic value nilai sosial dan ekonomi melalui penguatan sistem pengelolaan
through the strengthening of the local Waste Management sampah berbasis masyarakat (TPS3R). Penerima manfaat utama
System (TPS3R). The target beneficiary is the Batu Batuah program ini adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R
TPS3R Community Self-Help Group (KSM), which serves as the Batu Batuah yang berperan sebagai mitra pengelola sampah
company’s organic waste management partner. organik Perusahaan.
The program aims to reduce domestic organic waste, Program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah
improve internal cost efficiency, support circular economy organik domestik, meningkatkan efisiensi biaya internal,
practices, and enhance the operational capacity and income mendorong praktik ekonomi sirkular, serta memperkuat
of the community based TPS3R group. It represents cross- kapasitas operasional dan pendapatan kelompok TPS3R
department collaboration between Human Resources, berbasis komunitas. Pelaksanaannya merupakan bentuk
Community Development, and Environment to ensure kolaborasi lintas fungsi antara Divisi Human Resources,
integrated environmental and social impact. Community Development, dan Environment guna memastikan
dampak lingkungan dan sosial yang terintegrasi.
Operationally, approximately 3 tons of domestic canteen waste Secara operasional, sekitar 3 ton limbah domestik kantin
are processed each month using BSF technology. This results diproses setiap bulan menggunakan teknologi BSF. Dari
in an annual production of around 10 tons of maggot, which is proses tersebut dihasilkan sekitar 10 ton maggot per tahun
then utilized as organic fertilizer to support land reclamation yang kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk
activities. The program is supported by adequate facilities mendukung kegiatan reklamasi lahan. Program ini didukung
and a trained local workforce, ensuring both environmental oleh fasilitas yang memadai serta tenaga kerja lokal yang
compliance and sustainable operations. terlatih, sehingga menjamin kepatuhan terhadap standar
lingkungan sekaligus keberlanjutan operasional.
The overall impact is the establishment of a circular waste Secara keseluruhan, program ini membentuk sistem pengelolaan
management system that reduces landfill waste, converts sampah sirkular yang mampu mengurangi pembuangan ke landfill,
organic waste into value-added products, supports mine mengonversi limbah organik menjadi produk bernilai tambah,
land rehabilitation, and strengthens community economic mendukung rehabilitasi lahan tambang, serta memperkuat
capacity. By linking waste reduction with income generation kapasitas ekonomi masyarakat. Dengan menghubungkan
and environmental restoration, the initiative demonstrates a pengurangan sampah, penciptaan pendapatan, dan pemulihan
practical and scalable model of sustainable mining operations lingkungan, inisiatif ini menjadi model praktik pertambangan
integrated with community empowerment. berkelanjutan yang terintegrasi dengan pemberdayaan
masyarakat dan berpotensi untuk direplikasi secara lebih luas.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 225
Page 226
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Conservation of Superior Local Durian
Konservasi Durian Lokal Unggul
Collaborative initiative between the Murung Raya Regency Inisiatif kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Murung
Government and LC, implemented through the company’s Raya dan LC ini dilaksanakan melalui program CSR Perusahaan
CSR program to strengthen regional identity and preserve untuk memperkuat identitas daerah sekaligus melestarikan
local biodiversity. The program focuses on conserving superior keanekaragaman hayati lokal. Program ini berfokus pada
local durian varieties particularly Takuho and Bakur which hold konservasi varietas durian unggul lokal, khususnya Takuho dan
distinctive characteristics and strong historical and cultural Bakur, yang memiliki karakteristik khas serta nilai historis dan
significance for the Dayak Uut community. budaya yang kuat bagi masyarakat Dayak Uut.
The program targets the Kalang Baloi Farmers Group as Program ini menargetkan Kelompok Tani Kalang Baloi sebagai
the primary implementer of conservation and propagation pelaksana utama kegiatan konservasi dan perbanyakan bibit.
activities. In 2024, a 0.45-hectare demonstration garden was Pada tahun 2024, telah dibangun kebun percontohan seluas
established, with 42 superior durian seedlings planted and 0,45 hektare dengan penanaman 42 bibit durian unggul yang
showing growth. Building on this foundation, the 2025 phase menunjukkan pertumbuhan yang baik. Berdasarkan capaian
will focus on grafting-based seedling propagation, distribution tersebut, fase tahun 2025 akan difokuskan pada perbanyakan
of 200 seedlings to schools in the nearest area and relevant bibit melalui teknik sambung (grafting), distribusi 200 bibit
government agencies (Distanik and DLH), and the planting of ke sekolah-sekolah di wilayah terdekat area operasional
800 seedlings on reclaimed land. serta instansi pemerintah terkait (Distanik dan DLH), serta
penanaman 800 bibit di lahan reklamasi.
The results to date demonstrate successful establishment of Hasil hingga saat ini menunjukkan keberhasilan pembentukan
the conservation plot and healthy seedling growth, confirming plot konservasi dan pertumbuhan bibit yang sehat, yang
the viability of the selected varieties. The upcoming expansion mengonfirmasi kelayakan varietas unggul yang dipilih. Tahap
phase aims to scale conservation efforts while integrating ekspansi berikutnya bertujuan untuk memperluas upaya
environmental rehabilitation and community education. konservasi sekaligus mengintegrasikan rehabilitasi lingkungan
dan edukasi masyarakat.
The overall impact of the program extends beyond Dampak keseluruhan program ini melampaui pelestarian
biodiversity preservation. It safeguards valuable regional keanekaragaman hayati. Program ini melindungi sumber daya
genetic resources, strengthens cultural heritage linked to genetik unggulan daerah yang bernilai, memperkuat warisan
local commodities, supports land reclamation efforts, and budaya yang terkait dengan komoditas lokal, mendukung
creates long-term sustainable economic potential based on upaya reklamasi lahan, serta menciptakan potensi ekonomi
superior local products. Through this initiative, LC reinforces berkelanjutan jangka panjang berbasis produk unggulan lokal.
its commitment to environmental stewardship, community Melalui inisiatif ini, LC kembali menegaskan komitmennya
engagement, and the sustainable development of Murung terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab,
Raya Regency. pelibatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di
Kabupaten Murung Raya.
226 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 227
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Climate Village Program – Construction of TPS3R in Islamic Boarding Schools &
Dissemination of BSF Maggot-Based Organic Waste Management
Pembangunan TPS3R di Pondok Pesantren & Diseminasi Pengelolaan Sampah Organik
Berbasis Maggot BSF
As part of its flagship CSR support for the Murung Raya Climate Sebagai bagian dari dukungan CSR unggulan terhadap
Village Program (ProKlim), MC has implemented a Black Program Kampung Iklim (ProKlim) Kabupaten Murung Raya,
Soldier Fly (BSF) larvae based organic waste management MC telah mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah
system at the Batu Batuah TPS3R in Batu Tojah Village since organik berbasis larva BSF di TPS3R Batu Batuah, Desa Batu
2023. The initiative addresses regional waste management Tojah, sejak tahun 2023. Inisiatif ini menjawab tantangan
challenges while promoting circular economy practices and pengelolaan sampah daerah sekaligus mendorong praktik
multi-stakeholder collaboration. ekonomi sirkular dan kolaborasi multi pemangku kepentingan.
The program initially targeted community-based waste Program ini pada awalnya menargetkan penguatan
management through the Batu Batuah TPS3R and has pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui TPS3R
successfully reduced organic waste generation by 70%, Batu Batuah dan berhasil menurunkan timbulan sampah
while generating additional economic value from maggots organik hingga 70%, sekaligus menghasilkan nilai ekonomi
used as animal feed. Building on this success, the company tambahan dari maggot yang dimanfaatkan sebagai pakan
is now scaling up the model in line with the Regent’s Waste ternak. Berlandaskan keberhasilan tersebut, Perusahaan kini
Acceleration Action directive. melakukan pengembangan model sejalan dengan arahan
Bupati terkait Aksi Percepatan Penanganan Sampah.
Two major expansion initiatives have been introduced. Dua inisiatif pengembangan utama telah diperkenalkan.
First, the construction of a new TPS3R facility at the Karya Pertama, pembangunan fasilitas TPS3R baru di Pondok
Pembangunan Islamic Boarding School, which serves 1,818 Pesantren Karya Pembangunan yang melayani 1.818 jiwa dan
residents and generates substantial organic waste from daily menghasilkan limbah organik signifikan dari aktivitas harian.
operations. The facility integrates BSF waste processing with Fasilitas ini mengintegrasikan pengolahan sampah berbasis
other CSR programs, where maggot by-products support BSF dengan program CSR lainnya, di mana produk samping
biofloc catfish farming and horticulture. Second, a BSF-based maggot dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele sistem bioflok
organic waste management dissemination workshop is being dan kegiatan hortikultura. Kedua, penyelenggaraan workshop
organized for mining permit holders (PKP2B/IUP/IUPHHK) diseminasi pengelolaan sampah organik berbasis BSF bagi
and the nearest communities to expand adoption, strengthen pemegang izin usaha pertambangan (PKP2B/IUP/IUPHHK)
cross-sector collaboration, and align corporate CSR efforts dan masyarakat sekitar terdekat guna memperluas adopsi,
with regional environmental targets. memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menyelaraskan
program CSR perusahaan dengan target lingkungan daerah.
Construction of the boarding school TPS3R facility is nearing Pembangunan fasilitas TPS3R di lingkungan pesantren saat
completion, with the 8 x 12 meter building floor casting and six ini hampir rampung, dengan penyelesaian pengecoran lantai
bioponds finalized, alongside supporting infrastructure. The bangunan berukuran 8 x 12 meter serta enam unit biopond,
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 227
Page 228
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
dissemination workshop is scheduled to follow immediately termasuk infrastruktur pendukung lainnya. Workshop
after project completion, featuring technical sharing sessions diseminasi dijadwalkan segera setelah proyek selesai, dengan
and a field visit to demonstrate the full organic waste-to-feed- agenda berbagi teknis dan kunjungan lapangan untuk
and-fertilizer process. mendemonstrasikan secara langsung proses pengolahan
sampah organik menjadi pakan dan pupuk.
The overall impact of this initiative is the creation of a Secara keseluruhan, inisiatif ini menciptakan model
scalable, circular waste management model that reduces pengelolaan sampah sirkular yang dapat direplikasi dan
landfill dependency, converts organic waste into valuable diperluas, mengurangi ketergantungan pada landfill,
products, supports food and agricultural programs, and mengonversi limbah organik menjadi produk bernilai tambah,
strengthens institutional collaboration across government, mendukung program ketahanan pangan dan pertanian, serta
private sector, and community stakeholders. By replicating memperkuat kolaborasi kelembagaan antara pemerintah,
and institutionalizing this best practice, MC positions itself sektor swasta, dan masyarakat. Melalui replikasi dan
as a regional pioneer in sustainable waste management and pelembagaan praktik terbaik ini, MC menegaskan posisinya
climate-responsive community development. sebagai pelopor regional dalam pengelolaan sampah
berkelanjutan dan pengembangan masyarakat yang responsif
terhadap isu perubahan iklim.
ALAMTRI ALIRKAN BUDAYA
ALAMTRI ALIRKAN BUDAYA
Infrastructure Renovation and Procurement of Materials for Houses of Worship
and Religious Educational Institutions
Pembangunan Infrastruktur Rumah Ibadah
This activity aims to improve the facilities and infrastructure Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan
of houses of worship and religious educational institutions prasarana rumah ibadah serta lembaga pendidikan
around the company’s operational area so that the community keagamaan di sekitar wilayah operasional Perusahaan,
can carry out religious activities comfortably and solemnly, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah
and the congregation is enthusiastic about participating in dengan lebih nyaman dan khusyuk. Dengan fasilitas yang lebih
religious activities, indirectly increasing faith and togetherness memadai, diharapkan antusiasme jemaat dalam mengikuti
among the congregation. kegiatan keagamaan semakin meningkat, yang pada akhirnya
turut memperkuat keimanan serta kebersamaan antaranggota
komunitas.
The achievement of this activity is the improved comfort of four Capaian dari kegiatan ini adalah meningkatnya kenyamanan
houses of worship and two religious educational institutions: pada empat rumah ibadah dan dua lembaga pendidikan
the Ar-Rahman Mosque in Dirung Sararung Village, the St. keagamaan, yaitu Masjid Ar-Rahman di Desa Dirung Sararung,
228 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 229
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Augustine Catholic Church in Batu Tojah Village, the Ranying Gereja Katolik Santo Agustinus di Desa Batu Tojah, Balai
Pandereh Bunu Hall for the Kaharingan Hindu community Ranying Pandereh Bunu bagi umat Hindu Kaharingan di Desa
in Tumbang Baloi Village, the United Pentecostal Church in Tumbang Baloi, Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSDI)
Indonesia (GPSDI) Hosana in Pendasiron Village, the Ashhabur Hosana di Desa Pendasiron, Pondok Pesantren Ashhabur
Ridho Islamic Boarding School, and the Al-Fadhiil Islamic Ridho, serta Pondok Pesantren Al-Fadhiil di Desa Muara Laung
Boarding School in Muara Laung I Village. I. Melalui peningkatan fasilitas tersebut, kegiatan keagamaan
dapat berlangsung dengan lebih baik dan memberikan
dampak positif bagi kehidupan spiritual masyarakat setempat.
Preservation of Traditional Music and Dance
Pelestarian Musik dan Tari Tradisional
This activity aims to preserve the ancestral music and dance Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan musik dan
of the Dayak Pagi and Murung tribes, the local community tarian leluhur suku Dayak Pagi dan Dayak Murung sebagai
of Murung Raya Regency. This preservation effort plays an masyarakat adat Kabupaten Murung Raya. Pelestarian ini
important role in maintaining local cultural identity while menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya lokal
fostering a sense of pride in traditional heritage among the sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap warisan tradisi
younger generation. kepada generasi muda.
The activity achieved this goal by holding traditional music Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan
and dance training in nine junior and senior high schools near pelatihan musik dan tari tradisional selama tiga bulan di
the Company’s operations: SMAN 2 Laung Tuhup and SMPN sembilan sekolah menengah pertama dan menengah atas
2 Laung Tuhup in Muara Tuhup Village; SMAN 1 Laung Tuhup yang berada di sekitar wilayah operasional Perusahaan, yaitu
and SMPN 1 Laung Tuhup and MTSN 2 Murung Raya in Muara SMAN 2 Laung Tuhup dan SMPN 2 Laung Tuhup di Desa
Laung Village; SMPN 2 Barito Tuhup Raya in Tumbang Baloi Muara Tuhup; SMAN 1 Laung Tuhup, SMPN 1 Laung Tuhup,
Village; SMPN 1 Satuatap Barito Tuhup Raya in Batu Tojah dan MTsN 2 Murung Raya di Desa Muara Laung; SMPN 2 Barito
Village; and SMPN 2 Satuatap Barito Tuhup Raya in Tumbang Tuhup Raya di Desa Tumbang Baloi; SMPN 1 Satuatap Barito
Baloi Village for 3 months. Through this training, students Tuhup Raya di Desa Batu Tojah; serta SMPN 2 Satuatap Barito
not only learn musical and dance techniques, but also gain Tuhup Raya di Desa Tumbang Baloi. Melalui pelatihan ini, para
an understanding of the cultural values embedded within siswa tidak hanya mempelajari teknik bermusik dan menari,
them, thereby ensuring the continued preservation of these tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di
traditions. dalamnya, sehingga keberlanjutan tradisi dapat terjaga secara
berkesinambungan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 229
Page 230
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Futsal Field Construction
Bantuan Sarana Olahraga
The futsal field was built to provide a decent sporting facility Lapangan futsal dibangun untuk menyediakan fasilitas olah raga
for the local youth of Barito Tuhup Raya district who love the yang layak bagi anak-anak muda setempat yang menggemari
futsal sports. olah raga futsal di Kecamatan Barito Tuhup Raya.
The achievements of this activity are: Capaian kegiatan:
• Construction of a nationally standardized futsal field in • Pembangunan satu lapangan futsal berstandar nasional di
Muara Tuhup Village. Desa Muara Tuhup.
• Increasing student/youth motivation for sports, especially • Meningkatkan motivasi pelajar dan pemuda untuk
futsal. berolahraga, khususnya futsal.
• Reducing negative activities among students/youth in • Mengurangi aktivitas negatif di kalangan pelajar/pemuda di
Muara Tuhup Muara Tuhup.
With the construction of the futsal field, students and the Dengan terbangunnya lapangan futsal, pelajar dan masyarakat
community around Muara Tuhup have better access to sports. sekitar Muara Tuhup memiliki akses yang lebih baik terhadap
sarana olahraga.
230 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 231
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
As a part of impact measurement efforts, AMI also conducts an Sebagai bagian dari upaya pengukuran dampak, AMI juga
evaluation on the effectiveness of the CSR program through melakukan evaluasi terhadap efektivitas program CSR melalui
the Social Return on Investment (SROI) approach. In addition, pendekatan Social Return on Investment (SROI). Selain itu,
AMI conducts Community Satisfaction Index Survey in order AMI juga melaksanakan Survei Indeks Kepuasan Masyarakat
to know their satisfaction level as the beneficiaries of the CSR (IKM) guna mengukur tingkat kepuasan masyarakat penerima
program that has been implemented, the results of which manfaat terhadap program CSR yang telah berjalan,
are used as a basis for evaluation and improvement of future yang hasilnya digunakan sebagai bahan evaluasi dan
program planning. penyempurnaan perencanaan program ke depan
SROI Value SROI Value SROI Value SROI Value
SROI Value
of the of the of Company of the
Program Scale Description
Relevance Effectiveness Image Benefit
Program Skala Nilai Keterangan
Nilai SROI Nilai SROI Nilai SROI Citra Nilai SROI
SROI
Relevansi Efektivitas Perusahaan Manfaat
Education (Alamtri The program is considered
Alirkan Cerdas) relevant, effective, and
Pendidikan (Alamtri provides significant
Alirkan Cerdas) benefits for the community
3.14 3.11 3.05 3.05 4.0
Program dinilai relevan,
efektif, dan memberikan
manfaat nyata bagi
komunitas
Health (Alamtri Alirkan The program is beneficial
Sehat) but the effectiveness needs
Kesehatan (Alamtri to be improved
Alirkan Sehat) 2.9 2.3 2.9 2.8 4.0 Program memberikan
manfaat, namun efektivitas
masih perlu ditingkatkan
Economy (Alamtri The program is strongly
Alirkan Sejahtera) relevant and affects
Ekonomi (Alamtri positively on the
Alirkan Sejahtera) community economy
3.6 3.0 3.1 3.0 4.0
Program sangat relevan
dan berdampak positif
terhadap ekonomi
masyarakat
Enviroment (Alamtri SROI evaluation has not
Alirkan Lestari) been implemented since
Lingkungan (Alamtri the program has just been
Alirkan Lestari) - - - - - implemented
Evaluasi SROI belum
dilakukan karena program
baru berjalan
Socio-Cultural (Alamtri No evaluation is conducted
Alirkan Budaya) since it is not sustainable
Sosial Budaya (Alamtri and predominantly
Alirkan Budaya) - - - - - charitable
Tidak dievaluasi karena
bersifat non-berkelanjutan
dan dominan karitatif
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 231
Page 232
11 Community Development and Empowerment
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Respondent
Pillars IKM 2025 Performance Total Respondent Target
Realization
Pilar IKM 2025 Kinerja Total Target Reponden
Realisasi Reponden
AlamTri Alirkan Cerdas Very Good
3.40 157 149
AlamTri Alirkan Cerdas Sangat Baik
Alamtri Alihkan Sehat Very Good
3.39 90 90
Alamtri Alihkan Sehat Sangat Baik
AlamTri Alirkan Sejahtera Very Good
3.41 88 77
AlamTri Alirkan Sejahtera Sangat Baik
AlamTri Alirkan Lestari Very Good
3.43 40 30
AlamTri Alirkan Lestari Sangat Baik
AlamTri Alirkan Budaya Very Good
3.48 75 75
AlamTri Alirkan Budaya Sangat Baik
Average Total IKM Score
3.42 90 84.2
Total Rata-Rata Skor IKM
232 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 233
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11
Management of Community Complaints and Social Funds
Pengelolaan Pengaduan dan Dana Sosial Kemasyarakatan
AMI provides a community complaint mechanism managed by AMI menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat yang
the Community Development team under External Relations dikelola oleh tim Community Development di bawah fungsi
(ER) function. This mechanism enables the community to External Relations (ER). Mekanisme ini memungkinkan
directly convey their complaints or feedback in relation masyarakat menyampaikan keluhan atau masukan secara
to the company’s operational impacts. Each complaint langsung terkait dampak operasional perusahaan. Setiap
is addressed through communication, coordination, and pengaduan ditangani melalui proses komunikasi, koordinasi,
mediation, if necessary, by involving concerned management. dan, apabila diperlukan, mediasi dengan melibatkan
[OJK F.24] [GRI 2-26, 413-2] manajemen terkait. [OJK F.24] [GRI 2-26, 413-2]
In 2025, MC Site Tuhup in Murung Raya Regency received Pada tahun 2025, MC Site Tuhup di Kabupaten Murung Raya
5 (five) complaints from the local community. All of the menerima pengaduan 5 (lima) dari komunitas lokal. Seluruh
complaints have been addressed and resolved until the end pengaduan tersebut telah ditindaklanjuti dan diselesaikan
of the reporting period, both through direct solution or hingga akhir periode pelaporan, baik melalui penyelesaian
remediation mechanism. Such achievement reflects AMI’s langsung maupun mekanisme remediasi. Capaian ini
commitments in managing the social impacts responsibly and mencerminkan komitmen AMI dalam mengelola dampak
maintaining both constructive and sustainable relationships sosial secara bertanggung jawab serta menjaga hubungan
with the community around the operational area. [OJK F.24] [GRI yang konstruktif dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar
2-26, 413-2] wilayah operasional. [OJK F.24] [GRI 2-26, 413-2]
As a part of the Company’s commitments in building Sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam
harmonious relationships with the community and addressing membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat
a range of feedback received, AMI also realized their support serta menindaklanjuti berbagai masukan yang diterima, AMI
through social and community empowerment programs. In juga merealisasikan dukungan melalui program-program
2025, AMI allocated Rp7,086.21 million, marking a 12.24% sosial dan pengembangan masyarakat. Pada tahun 2025,
increase compared to 2024. The following table shows the AMI mengalokasikan Rp7.086,21 juta meningkat 12,24%
details of social fund utilization based on the field of activities. dibandingkan tahun 2024. Berikut adalah rincian realisasi dana
sosial berdasarkan bidang kegiatan.
(in million rupiah)
(dalam juta Rp)
Field of Activities
2023 2024 2025
Bidang Kegiatan
Education (AlamTri Alirkan Cerdas)t
2,173.24 1,554 2,534.68
Pendidikan (AlamTri Alirkan Cerdas)
Health (AlamTri Alirkan Sehat)
756.33 663.42 1,722.18
Kesehatan (AlamTri Alirkan Sehat)
Economy (AlamTri Alirkan Sejahtera)
1,056.50 680.78 1,535.25
Ekonomi (AlamTri Alirkan Sejahtera)
Environment (AlamTri Alirkan Lestari)
1,119.10 662.50 890.44
Lingkungan (AlamTri Alirkan Lestari)
Socio-culture (AlamTri Alirkan Budaya)
1,208.50 1,567.08 403.66
Sosial Budaya (AlamTri Alirkan Budaya)
PPM Supporting Infrastructure
0 1,716.80 0
Infrastruktur Penunjang PPM
Total
5,959.79 6,313.67 7,086.21
Jumlah
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 233
Page 234
Appendix
Pendahuluan
Cross Reference
Referensi Silang
SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Index
Indeks SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]
Index No. Index Name Page
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Sustainability Strategy
Strategi Keberlanjutan
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 51
Sustainability Strategy Explanation
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Overview
Economic Performance Overview
B.1 10
Ikhtisar Kinerja Ekonomi
Quantity of Production or Services Sold
B.1.a 10
Kuantitas Produksi atau Jasa yang Dijual
Revenue or Sales
B.1.b 10
Pendapatan atau Penjualan
Net Profit or Loss
B.1.c 10
Laba atau Rugi Bersih
Engagement of Local Parties Relating to Sustainable Finance Business Processes
B.1.e 10
Pelibatan Pihak Lokal yang Berkaitan dengan Proses Bisnis Keuangan Berkelanjutan
Environmental Performance Overview
B.2 11
Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
Energy Use
B.2.a 11
Penggunaan Energi
Emission Reduction
B.2.b 11
Pengurangan Emisi yang Dihasilkan
Biodiversity Conservation
B.2.d 11
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Social Performance Overview, a Description of the Positive and Negative Impacts of Sustainable
Finance Implementation on Society and the Environment
B.3 13
Ikhtisar Kinerja Sosial yang Merupakan Uraian Mengenai Dampak Positif dan Negatif dari Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Lingkungan
Company Profile
Profil Perusahaan
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.1 38
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
Company Address
C.2 36
Alamat Perusahaan
Company Scale
C.3 46
Skala Perusahaan
Total Assets or Asset Capitalization, and Total Liabilities
C.3.a 46
Total Aset atau Kapitalisasi Aset, dan Total Kewajiban
Number of Employees by Gender, Position, Age, Education, and Status
C.3.b 146, 147
Jumlah Karyawan Menurut Gender, Jabatan, Usia, Pendidikan, dan Status
Percentage of Share Ownership
C.3.c 36
Persentase Kepemilikan Saham
Operational Area
C.3.d 45
Wilayah Operasional
234 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 235
Index No. Index Name Page
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Products, Services, and Business Activities Carried Out
C.4 42
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Membership in Associations
C.5 46
Keanggotaan pada Asosiasi
Significant Organizational Changes
C.6 37
Perubahan Organisasi yang Bersifat Signifikan
Board of Directors Explanation
Penjelasan Direksi
Board of Directors Explanation
D.1 20
Penjelasan Direksi
Policy to Respond to Challenges in Fulfilling Sustainability Strategy
D.1.a 24
Kebijakan untuk Merespon Tantangan dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan
Implementation of Sustainable Finance
D.1.b 23
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Target Achievement Strategy
D.1.c 22
Strategi Pencapaian Target
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Responsible for Implementation of Sustainable Finance
E.1 51, 71, 80
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Development of Competencies Related to Sustainable Finance
E.2 76
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
Risk Assessment of Implementation of Sustainable Finance
E.3 81
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Relationship with Stakeholders
E.4 195
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Issues to Implementation of Sustainable Finance
E.5 22
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Culture Building Activities
F.1 50
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolio, Financing Targets, or Investments,
Income, and Profit and Loss
F.2 60
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan,
dan Laba Rugi
Comparison of Targets and Performance of Portfolio, Financing Targets, or Investments in Financial
Instruments or Projects that are in Line with Sustainability
F.3 n/a
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keberlanjutan
General Aspect
Aspek Umum
Environmental Costs
F.4 140
Biaya Lingkungan Hidup
Material Aspect
Aspek Material
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 235
Page 236
Appendix
Pendahuluan
Index No. Index Name Page
No. Indeks Nama Indeks Halaman
The use of Environmental Friendly Material
F.5 113
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
Energy Aspect
Aspek Energi
Amount and Intensity of Energy Used
F.6 113, 114
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
F.7 114
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
Water Aspect
Aspek Air
Water Usage
F.8 119, 120
Penggunaan Air
Biodiversity Aspect
Aspek Keanekaragaman Hayati
Impacts of Operational Areas Near or Located in Conservation Areas or Having Biodiversity
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki 130, 132
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Conservation Efforts
F.10 130
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
Emission Aspect
Aspek Emisi
Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
F.11 116
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
Efforts and Achievements of Emission Reduction Carried Out
F.12 117
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
Waste and Effluent Aspect
Aspek Limbah dan Efluen
Amount of Waste and Effluent Produced by Type
F.13 128
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
Waste and Effluent Management Mechanism 121, 122, 125,
F.14
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 126
Spills Occurred (if any)
F.15 121
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
Environmental Grievances Aspect
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
F.16 140
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
Social Performance
Kinerja Sosial
Commitment to Provide Equal Services for Products and/or Services to Consumers
F.17 64
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsume
Employment Aspect
Aspek Ketenagakerjaan
Equality of Employment Opportunity 146, 152, 158,
F.18
Kesetaraan Kesempatan Bekerja 159, 160
236 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 237
Index No. Index Name Page
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Child Labor and Forced Labor
F.19 151, 152
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
Regional Minimum Wage
F.20 149
Upah Minimum Regional
Decent and Safe Working Environment
F.21 164, 177, 180
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
Employee Training and Capacity Development
F.22 152
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
Community Aspect
Aspek Masyarakat
Impact of Operations on Surrounding Communities
F.23 199
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
Public Complaints
F.24 233
Pengaduan Masyarakat
Environmental Social Responsibility (CSR) Activities
F.25 200
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.26 22, 58
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
Products/Services That Have Been Evaluated for Their Safety for Customers
F.27 64
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
Impact of Products/Services
F.28 22, 64, 190
Dampak Produk/Jasa
Number of Recalled Products
F.29 64
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
F.30 65
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan Customer
Others
Lain-lain
Written Verification from Independent Party (if any)
G.1 33
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
Feedback Form
G.2 251
Lembar Umpan Balik
Response to Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
G.3 33
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
List of Disclosures in Accordance with Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
G.4 Public Companies 234
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 237
Page 238
Appendix
Pendahuluan
GRI Standard Index
Indeks Standard GRI
Statement of Use PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk has reported has reported the information
Pernyataan Penggunaan cited in this GRI content index for the period of January, 1st 2025 up to
December, 31st 2025 with reference to the GRI Standards.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk telah melaporkan merujuk pada Standar
GRI untuk periode 1 Januari 2025 s.d. 31 Desember 2025.
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI Sector Used GRI 12: Coal Sector 2022
Standar GRI Sektor yang Digunakan GRI 12: Sektor Batu Bara 2022
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 2:
General Disclosure
The Organization and Its Reporting Practices
2021
Organisasi dan praktik pelaporan mereka
Pengungkapan
Umum 2021
2-1 Organization details
36
Rincian organisasi
2-2 Entities included in the organization’s
sustainability reporting
30
Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan
keberlanjutan organisasi
2-3 Reporting period, frequency, and
contact point
29
Periode, frekuensi, dan titik kontak
pelaporan
2-4 Restatements of Information
33
Penyajian kembali Informasi
2-5 External Assurance
33
Penjaminan eksternal
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Workers
2-6 Activities, Value Chain, and Other
Business Relationship
42, 62
Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan
Bisnis Lainnya
2-7 Employees
146
Tenaga kerja
2-8 Workers Who are not Employees
147
Pekerja yang bukan pekerja langsung
238 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 239
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
Governance
Tata Kelola
2-9 Governance Structure and
Composition 68, 69, 71
Struktur dan Komposisi Tata Kelola
2-10 Nomination and selection of the
highest governance body
73
Pencalonan dan pemilihan badan tata
kelola tertinggi
2-11 Chair of the highest governance
body 68, 69, 78
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-12 Role of the highest governance body
in overseeing the management of impacts
70
Peran badan tata kelola tertinggi dalam
mengawasi manajemen dampak
2-13 Delegation of responsibility for
managing impact
70
Delegasi tanggung jawab untuk
mengelola dampak
2-14 Role of the highest governance body
in sustainability reporting
70
Peran badan tata kelola tertinggi dalam
pelaporan keberlanjutan
2-15 Conflict of interest
96
Konflik kepentingan
2-16 Communication of critical concerns
97
Komunikasi masalah penting
2-17 Collective knowledge of highest
governance body
76
Pengetahuan kolektif badan tata kelola
tertinggi
2-18 Evaluation of the performance of the
highest governance body 73, 76
Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 239
Page 240
Appendix
Pendahuluan
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
2-19 Remuneration policies
73
Kebijakan remunerasi
2-20 Process for determining
remuneration 73
Proses untuk menentukan remunerasi
2-21 Total annual compensation ratio
confidential
Rasio kompensasi total tahunan
Strategy, Policies, and Practices
Strategi, Kebijakan dan Praktek
2-22 Statement on sustainability
development strategy
22, 51
Pernyataan strategi pembangunan
berkelanjutan
2-23 Policy commitment
95
Komitmen kebijakan
2-24 Embedding policy commitment
95, 96, 164
Menanamkan komitmen kebijakan
2-25 Processes to remediate negative
impacts 97, 139
Proses untuk meremediasi dampak negatif
2-26 Mechanism for seeking advice and
raising concerns
97, 139, 233
Mekanisme untuk mencari nasihat dan
mengemukakan masalah
2-27 Compliance with law and regulation
Kepatuhan terhadap hukum dan 98, 103, 139
peraturan
2-28 Membership association
46
Asosiasi keanggotaan
Stakeholder Engagement
Pelibatan Pemangku Kepentingan
2-29 Approach to stakeholder
engagement
195, 199
Pendekatan untuk keterlibatan pemangku
kepentingan
2-30 Collective bargaining agreements
157
Perjanjian perundingan kolektif
240 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 241
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 3: Material Topic
Material Topic Topik Material
2021
Topik Material
3-1 Process to determine material topics
2021 31
Proses untuk menentukan topik material
3-2 List of material topics
32
Daftar topik material
64, 65, 145,
3-3 Management of material topics
150, 152,
Manajemen topik material
190, 194
Topic-Specific Disclosure
Pengungkapan Topik Spesifik
GRI 3: Biodiversity
Material Topic Keanekaragaman Hayati
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 101: 101-1 Policies to halt and reverse
Biodiversity 2024 biodiversity loss
Keanekaragaman Kebijakan untuk menghentikan 131
Hayati 2024 dan mengembalikan hilangnya
keanekaragaman hayati
101-2 Management of biodiversity
impacts
136
Manajemen dampak keanekaragaman
hayati
Data is not
101-3 Access and benefit-sharing available
Akses dan berbagi manfaat Data belum
tersedia
101-4 Identification of biodiversity Data is not
impacts available
Identifikasi dampak keanekaragaman Data belum
hayati tersedia
101-5 Locations with biodiversity impacts
Lokasi yang memiliki dampak 134
keanekaragaman hayati
Data is not
101-6 Direct drivers of biodiversity loss
available
Pemicu langsung hilangnya
Data belum
keanekaragaman hayati
tersedia
Data is not
101-7 Changes to the state of biodiversity
available
Perubahan kondisi
Data belum
keanekaragaman hayati
tersedia
Data is not
101-8 Ecosystem services available
Layanan ekosistem Data belum
tersedia
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 241
Page 242
Appendix
Pendahuluan
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 3: Climate Change
Topik Material Perubahan Iklim
2021
Material Topic 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 3: Economic Performance
Topik Material Kinerja Ekonomi
2021
Material Topic 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 201: 201-1 Direct economic value generated
Economic and distributed
12.8, 12.21 58, 61
Performance 2016 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
Kinerja Ekonomi dan didistribusikan
2016
201-2 Financial implications and other
risks and opportunities due to climate
change Implikasi finansial 61
serta risiko dan peluang lain akibat dari
perubahan iklim
201-3 Defined benefit plan obligations
and other retirement plans Kewajiban
150
program pensiun manfaat pasti dan
program pensiun lainnya
201-4 Financial assistance received from
government
58, 61
Bantuan finansial yang diterima dari
pemerintah
GRI 3: Energy
Material Topic Energi
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
242 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 243
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 302:
302-1 Energy consumption within the
Energy 2016
organization 12.1 113, 114
Energi 2016
Konsumsi energi dalam organisasi
302-2 Energy consumption outside the
organization 113
Konsumsi energi di luar organisasi
302-3 Energy intensity
114
Intensitas Energi
302-4 Reduction of energy consumption
114
Pengurangan konsumsi energi
302-5 Reduction in energy requirements
of products and services
114
Pengurangan pada energi yang
dibutuhkan untuk produk dan jasa
GRI 3: Water and Effluents
Material Topic Air dan Efluen
2021
Topik Material 3-3 Management of Material Topics
2021 Pengelolaan Topik Material
GRI 303: 303-1 Interactions with water as a shared
Water and resource
12.7 119
Effluents Interaksi dengan air sebagai sumber daya
2018 bersama
Air dan Efluen
2018 303-2 Management of water discharge-
related impacts
121
Manajemen dampak yang berkaitan
dengan pembuangan air
303-3 Water withdrawal
119
Pengambilan air
303-4 Water discharge
119, 120
Pembuangan air
303-5 Water consumption
119, 120
Konsumsi air
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 243
Page 244
Appendix
Pendahuluan
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 3: Emission
Material Topic Emisi
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 305:
Emissions 2016
Emisi 2016 305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
12.1 115, 116
Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
115, 116
Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
langsung
305-3 Indirect greenhouse gas (GHG)
emissions (Scope 3)
115
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
lainnya
305-4 GHG emissions intensity
116, 117
Intensitas emisi GRK
305-5 Reduction of GHG emissions
12.2 117
Pengurangan emisi GRK
305-6 Emission of ozone-depleting
substances (ODS) 117
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur
oxides (SOx), and other significant air
emissions 12.4 118
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida
(SOx), dan emisi udara signifikan lainnya
GRI 3: Material Waste
Topic 2021 Limbah
Topik Material
2021 3-3 Management of material topics
Pengelolaan topik material
244 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 245
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 306:
Waste 2020 306-1 Waste generation and significant
Limbah 2020 waste-related impacts
12.6 122
Timbulan limbah dan dampak signifikan
terkait limbah
306-2 Management of significant waste-
related impacts
122
Pengelolaan dampak signifikan terkait
limbah
306-3 Waste generated
12.13 128
Limbah yang dihasilkan
306-4 Waste diverted from disposal
128
Limbah yang dialihkan dari pembuangan
306-5 Waste directed to disposal
128, 129
Limbah yang diarahkan ke pembuangan
GRI 3: Employment
Material Topic Kepegawaian
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 245
Page 246
Appendix
Pendahuluan
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 401: 401-1 New employee hires and employee
Employment 2016 turnover
12.15 158, 159
Kepegawaian 2016 Perekrutan karyawan baru dan pergantian
karyawan
401-2 Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Tunjangan yang diberikan kepada 149
karyawan purna waktu yang tidak
diberikan kepada karyawan sementara
atau paruh waktu
401-3 Parental leave
12.19 151
Cuti melahirkan
GRI 3: Labor/Management Relations
Material Topic Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 402:
Labor/
Management 402-1 Minimum notice period regarding
Relations 2016 operational changes
12.3, 12.5 157
Hubungan Tenaga Periode pemberitahuan minimum terkait
Kerja/Manajemen perubahan Operasional
2016
GRI 3: Occupational Health and Safety
Material Topic Kesehatan dan Keselamatan Kerja
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
246 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 247
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 403: 403-1 Occupational health and safety
Occupational management system
12.14 164, 165, 167
Health Sistem manajemen keselamatan dan
and Safety 2018 kesehatan kerja
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja 403-2 Hazard identification, risk
2018 assessment, and incident investigation
169
Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
investigasi insiden
403-3 Occupational health services
181
Layanan kesehatan kerja
403-4 Worker participation, consultation,
and communication on occupational
health and safety
170
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi
pekerja tentang keselamatan dan
kesehatan kerja
403-5 Worker training on occupational
health and safety
172
Pelatihan bagi pekerja mengenai
keselamatan dan kesehatan kerja
403-6 Promotion of worker health
181
Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
403-7 Prevention and mitigation of
occupational health and safety impacts
directly linked by business relationships
181
Pencegahan dan mitigasi dampak dari
keselamatan dan kesehatan kerja yang
secara langsung terkait hubungan bisnis
403-8 Workers covered by an
occupational health and safety
management system
164
Pekerja yang tercakup dalam sistem
manajemen keselamatan dan kesehatan
kerja
403-9 Work-related injuries
177
Kecelakaan kerja
403-10 Work-related ill health
186
Penyakit akibat kerja
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 247
Page 248
Appendix
Pendahuluan
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 3: Training and Education
Material Topic Pelatihan dan Pendidikan
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 404: 404-1 Average hours of training per year
Training and per employee
12.15, 12.19 153
Education 2016 Rata-rata jam pelatihan per tahun per
Pelatihan dan karyawan
Pendidikan 2016
404-2 Programs for upgrading employee
skills and transition assistance programs
Program untuk meningkatkan 12.3 150, 152
keterampilan karyawan dan program
bantuan peralihan
404-3 Percentage of employees
receiving regular performance and career
development reviews
156
Persentase karyawan yang menerima
tinjauan rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
GRI 3: Diversity and Equal Opportunity
Material Topic Keberagaman dan Kesetaraan
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 405:
Diversity and Equal
Opportunity 2016 405-1 Diversity of governance bodies and
Keberagaman dan employees 12.19 72, 146
Kesetaraan 2016 Keanekaragaman badan tata kelola dan
karyawan
405-2 Ratio of basic salary and and
remuneration of women to men
145
Rasio gaji pokok dan remunerasi
perempuan dibandingkan laki-laki
248 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 249
GRI Standard Disclosure GRI Sector Standard Reference Page
Standar GRI Pengungkapan No Rujukan Standar Sektor GRI Halaman
GRI 3: Non-Discrimination
Material Topic Non-Diskriminasi
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 406:
Non-Discrimination
2016
Non-Diskriminasi
2016
406-1 Incidents of discrimination and
corrective actions taken
12.19 145
Insiden diskriminasi dan tindakan
perbaikan yang dilakukan
GRI 3: Local Communities
Material Topic Masyarakat Lokal
2021
Topik Material 3-3 Management of material topics
2021 Pengelolaan topik material
GRI 413:
Local Communities 413-1 Operations with local community
2016 engagement, impact assessments, and
Masyarakat Lokal development programs
12.9 194
2016 Operasi dengan keterlibatan masyarakat
lokal, penilaian dampak, dan program
pengembangan
413-2 Operations with significant actual
and potential negative impacts on local
communities
190, 199, 233
Operasi yang secara aktual dan yang
berpotensi memiliki dampak negatif
signifikan terhadap masyarakat lokal
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 249
Page 250
Appendix Pendahuluan 250 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 251
FEEDBACK FORM
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
Profile | Profil
Name | Nama : …………………………………………………….………………
Institution | Institusi : …………………………………………………….………………
Telp/HP | Telp/HP : …………………………………………………….………………
Stakeholders Category
Kategori Pemangku Kepentingan
□ Customer | Pelanggan
□ Shareholder | Pemegang saham
□ Employee | Pegawai
□ Government and Regulator | Pemerintah dan pembuat kebijakan
□ Business Partner, Supplier | Mitra kerja, supplier
□ Mass Media | Media massa
□ Non-Governmental Organization | Lembaga Swadaya masyarakat (LSM)
□ Public, local community | Masyarakat, komunitas lokal
□ Others, please state | Lain-lain, sebutkan………….
Please select the most appropriate answer by clicking √ in the answer circle:
Mohon pilih jawaban yang paling sesuai dengan memberikan tanda √ pada lingkaran jawaban:
1. Does this report reflect AMI performance in contributing to sustainable development?
Apakah laporan ini sudah menggambarkan kinerja AMI dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan?
□ Agree | Setuju
□ Disagree | Tidak Setuju
□ Not Sure | Tidak Tahu
2. Is this report useful to you?
Apakah laporan ini bermanfaat bagi Anda?
□ Agree | Setuju
□ Disagree | Tidak Setuju
□ Not Sure | Tidak Tahu
3. Is this report easy to understand?
Apakah laporan ini mudah dimengerti?
□ Agree | Setuju
□ Disagree | Tidak Setuju
□ Not Sure | Tidak Tahu
4. Is this report interesting?
Apakah laporan ini menarik?
□ Agree | Setuju
□ Disagree | Tidak Setuju
□ Not Sure | Tidak Tahu
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 251
Page 252
Appendix Pendahuluan Please write your answer based on your opinion: Mohon menuliskan jawaban sesuai dengan pendapat Anda: 1. Which part of the information was most useful and interesting? Bagian informasi mana yang paling berguna dan menarik? ………………………………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 2. Which part of the information was less useful and needs improvement? Bagian informasi mana yang kurang berguna sehingga perlu dilakukan perbaikan? …………………………………………………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………………………………………… 3. Is the data presented in a transparent, reliable, and balanced manner? Apakah data yang disajikan telah transparan, dapat dipercaya, dan berimbang? …………………………………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 4. Suggestions/proposals/comments for improving future reports: Saran/usul/komentar untuk perbaikan laporan ke depan: …………………………………………………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………………………………………………… We greatly appreciate your feedback. Please send this feedback sheet to: Kami sangat menghargai umpan balik yang Anda berikan. Untuk itu, mohon mengirimkan lembar umpan balik ini ke: PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA TBK Cyber 2 Tower, Lt. 34 Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 No. 13 Kuningan, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12950 Indonesia Telp. : +6221 2553 3060 Fax. : +6221 2553 3059 Email : corsec@alamtriminerals.id 252 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 253
This page is intentionally left blank.
Halaman ini sengaja dikosongkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk 253
Page 254
Appendix
Pendahuluan
Statement of Responsibility
Pernyataan Tanggung Jawab Manajemen
PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN
Tbk’s BOARD OF COMMISSIONERS DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB
AND DIRECTORS’ STATEMENT OF ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
RESPONSIBILITY FOR THE 2025 PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA Tbk
SUSTAINABILITY REPORT
We, the undersigned, hereby declare that all information in the Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa
2025 Sustainability Report of PT Alamtri Minerals Indonesia semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025
Tbk has been presented in its entirety, and that we assume full PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk telah dimuat secara lengkap
responsibility for the accuracy of the contents of this report. dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan ini.
March 26, 2026 26 Maret 2026
Approved | Disetujui
BOARD OF COMMISSIONERS
DEWAN KOMISARIS
GARIBALDI THOHIR MICHAEL WILLIAM P. SOERYADJAYA M. SYAH INDRA AMAN
President Commissioner Commissioner Commissioner
Presiden Komisaris Komisaris Komisaris
MOHAMMAD EFFENDI LINDAWATI GANI
Independent Commissioner Independent Commissioner
Komisaris Independen Komisaris Independen
BOARD OF DIRECTORS
DIREKSI
IWAN DEWONO BUDIYUWONO HENDRI TAMRIN HERI GUNAWAN
President Director Director Director
Presiden Direktur Direktur Direktur
TOTOK AZHARIYANTO WITO KRISNAHADI
Director Director
Direktur Direktur
254 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Page 255
Page 256
Appendix Pendahuluan PT ALAMTRI MINERALS INDONESIA TBK Cyber 2 Tower, Lt. 34 Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 No. 13 Kuningan, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12950 Indonesia Telp. : +6221 2553 3060 Fax. : +6221 2553 3059 Email : corsec@alamtriminerals.id 256 Sustainability Report 2025 | PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Names mentioned 85 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Alamtri Minerals
p.2 ×2
unresolved
org
PT Lahai Coal MC
p.3
unresolved
org
PT Maruwai Coal KAI
p.3
unresolved
org
PT Kalimantan Aluminium Industry Rp
p.3
unresolved
person
Sambutan
· Direktur
p.4 ×7
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.5
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.16
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup Rating
p.16
unresolved
org
PT Maruwai Coal
p.16 ×21
unresolved
org
PT Lahai Coal Peringkat
p.16
unresolved
org
PT Lahai Coal
p.16 ×14
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.21 ×2
unresolved
org
Alamtri Tbk
p.28 ×2
unresolved
org
Minerals Indonesia Tbk
p.28
unresolved
org
PT Kalimantan Aluminium
p.30
unresolved
org
Pendirian
· Nama Perusahaan
p.36
unresolved
person
Dwi Yulianti
p.36 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.36 ×3
unresolved
org
PT Jasapower Indonesia
p.36 ×7
unresolved
person
Humberg Lie
p.36 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.36 ×3
unresolved
org
PT Jasapower
p.37
unresolved
org
PT Kalimantan Through KAI
p.37
unresolved
org
PT Adaro
p.37
unresolved
org
PT Alamtri Minerals Indonesia This
p.37
unresolved
org
PT Kalteng Coal
p.40 ×7
unresolved
org
PT Juloi Coal.
p.40 ×4
unresolved
org
PT Sumber Barito Coal
p.40 ×6
unresolved
org
PT Juloi Coal. Therefore
p.40
unresolved
org
PT Juloi Coal. Sehingga
p.40
unresolved
org
PT Alam Tri Daya Indonesia
p.40 ×2
unresolved
org
PT Juloi Coal. Melalui
p.40
unresolved
org
PT Adaro Mining Technologies
p.41 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.41
unresolved
org
PT Alamtri Baterai Indonesia
p.41 ×2
unresolved
org
PT Alamtri Indo Aluminium. Perusahaan
p.41
unresolved
org
PT Lahai Coal North
p.45
unresolved
org
PT Maruwai Coal Kalimantan
p.45
unresolved
org
PT Lahai Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal
p.45
unresolved
org
PT Maruwai Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal
p.45
unresolved
org
PT Kalteng Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal
p.45
unresolved
org
PT Juloi Coal Batu Bara Metalurgi Metallurgical Coal
p.45
unresolved
org
PT Sumber Barito Coal Batu Bara Metalurgi Aluminium
p.45
unresolved
org
PT Kalimantan Aluminium Industry Aluminium Operating
p.45
unresolved
org
PT Maruwai Coal Anak Perusahaan
p.47 ×2
unresolved
org
Departemen Finance & Accounting Accounting Department
p.60
unresolved
org
Departemen Tax
p.61 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.71 ×2
unresolved
—
M. Syah Indra Aman
· Commissioner
p.71
unresolved
—
Hendri Tamrin
· Director
p.72
unresolved
—
Totok Azhariyanto
· Director
p.72
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi In
p.72
unresolved
person
Prosedur Nominasi
· Komisaris
p.74
unresolved
org
PT Kalimantan
p.79
unresolved
org
PT Maruwai
p.79
unresolved
org
PT Lahai Alam Seraya
p.79
unresolved
org
Departemen Environment
p.80
unresolved
org
Departemen Audit Internal
p.82
unresolved
org
Departemen Audit
p.82
unresolved
org
Departemen Manajemen Risiko
p.82
unresolved
org
Menteri Energi Energy and Mineral Resources
p.95
unresolved
org
Departemen Environment. Di
p.103
unresolved
org
Air. Dokumen
p.103
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.104
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2025-ADMR.pdf
done