Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 71
Page 1
Nomor Surat 001/SSIA/XBRL/X/2023
Nama Emiten PT Surya Semesta Internusa Tbk
Kode Emiten SSIA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Surya Perdagangan, Jakarta 2018 Belum Aktif 10 MILYARAN IDR 100.0
Citra pembangunan
Propertindo , perkebunan,
industri dan
jasa
2 PT Karsa Pembangunan Jakarta 0 Belum Aktif 0 MILYARAN IDR 100.0
Semesta , real estat,
Prima properti,
perdagangan
dan jasa
3 PT Surya 'Pembanguna Karawang 0 Belum Aktif 14 MILYARAN IDR 100.0
Subang n,
Smartpolitan pengembanga
n dan jasa
pengelolaan
pelabuhan
4 PT Subang Pembangunan Jakarta 0 Belum Aktif 1 MILYARAN IDR 100.0
Sarana , real estat,
Investasi properti,
perdagangan
dan jasa
5 PT Surya Pembangunan Jakarta 2018 Belum Aktif 100 MILYARAN IDR 100.0
Internusa , real estat,
Lestari properti,
perdagangan
dan jasa
6 PT Surya Pembangunan Jakarta 0 Belum Aktif 53 MILYARAN IDR 100.0
Centra , real estat,
Industri properti,
perdagangan
dan jasa
7 PT Semesta Pembangunan Jakarta 0 Belum Aktif 211 MILYARAN IDR 100.0
Industri , real estat,
Pratama properti,
perdagangan
dan jasa
8 PT Surya Perdagangan, Jakarta 0 Belum Aktif 0 MILYARAN IDR 100.0
Internusa Pembangunan
Ticon , Industri,
pengangkutan
, pertanian
dan jasa
9 PT Surya Real estat, Jakarta 0 Belum Aktif 80 MILYARAN IDR 100.0
Semesta pembangunan
Realti , pengelolaan
gedung,
perdagangan
dan jasa
10 PT Surya Real estat, Jakarta 0 Belum Aktif 42 MILYARAN IDR 100.0
Cahaya pembangunan
Properti , pengelolaan
pengelolaan
gedung,
perdagangan
dan jasa
11 PT Berjaya Pembangunan Karawang 0 Belum Aktif 1 MILYARAN IDR 100.0
Agung , real estat,
Indonesia pengelolaan
kawasan
industri,
perdagangan
dan jasa
12 PT Bumi Raya Pembangunan Karawang 0 Belum Aktif 20 MILYARAN IDR 100.0
Sakti , real estat,
pengelolaan
kawasan
industri,
perdagangan
dan jasa
Page 2
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
13 PT Suryacipta Pembangunan Karawang 0 Belum Aktif 14 MILYARAN IDR 100.0
Swadaya , real estat,
Infrastruktur pengelolaan
kawasan
industri,
perdagangan
dan jasa
14 PT Subang Pembangunan Karawang 0 Belum Aktif 54 MILYARAN IDR 100.0
Sejahtera , real estat,
Indonesia pengelolaan
kawasan
industri,
perdagangan
dan jasa
15 PT Surya Siti Pembangunan Karawang 0 Belum Aktif 1 MILYARAN IDR 100.0
Pratama , real estat,
pengelolaan
kawasan
industri,
perdagangan
dan jasa
16 PT Suryacipta pembangunan Karawang 1995 Aktif 3.757 MILYARAN IDR 100.0
Swadaya dan
pengelolaan
kawasan
industri
17 PT TCP Real Estat Jakarta 1973 Aktif 555 MILYARAN IDR 100.0
Internusa dan
penyewaan
18 PT Enercon Penyertaan Jakarta 1968 Aktif 42 MILYARAN IDR 100.0
Paradhya saham pada
International perusahaan -
perusahaan
lain
19 PT Karsa Perdagangan, Jakarta 2012 Aktif 66 MILYARAN IDR 100.0
Sedaya pembangunan
Sejahtera , pertanian,
pertambangan
dan jasa
20 PT Sitiagung Pembangunan Jakarta 2006 Aktif 442 MILYARAN IDR 100.0
Makmur properti
21 PT Surya Hotel dan Jakarta 2010 Aktif 504 MILYARAN IDR 100.0
Internusa usaha sejenis
Hotels lainnya
22 PT Surya Pembangunan Jakarta 2018 Belum Aktif 25 MILYARAN IDR 100.0
Internusa , real estat,
Properti properti
23 PT Ungasan Hotel dan Bali 2009 Aktif 78 MILYARAN IDR 100.0
Semesta usaha sejenis
Resort lainnya
24 PT Indo Indah Jasa Jakarta 2010 Aktif 8 MILYARAN IDR 100.0
konsultasi dan
pengelolaan
properti
25 PT Sumbawa Hotel dan Jakarta 2018 Aktif 4 MILYARAN IDR 66.02
Raya Cipta usaha sejenis
lainnya
26 PT Nusa Raya Bidang Jakarta 1975 Aktif 2.276 MILYARAN IDR 65.37
Cipta Tbk konstruksi
bangunan
27 PT Batiqa Hotel dan Jakarta 2014 Aktif 4 MILYARAN IDR 100.0
Hotel usaha sejenis
Manajemen lainnya
28 PT Jasa Pembangunan Subang 0 Belum Aktif 1.062 MILYARAN IDR 100.0
Semesta , real estate,
Utama properti,
perdagangan
dan jasa
29 PT Semesta Pembangunan Subang 0 Belum Aktif 463 MILYARAN IDR 100.0
Cipta , real estat,
Internasional properti
perdagangan
dan jasa
30 PT Aneka Pembangunan Subang 0 Belum Aktif 368 MILYARAN IDR 100.0
Bumi Cipta , real estat,
properti,
perdagangan
dan jasa
31 PT Surya Siti Pembangunan Subang 0 Belum Aktif 332 MILYARAN IDR 100.0
Indotama , real estat,
properti,
perdagangan
dan jasa
Page 3
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
32 PT Bumi Pembangunan Subang 0 Belum Aktif 275 MILYARAN IDR 100.0
Aman , real estat,
Sejahtera properti,
perdagangan
dan jasa
33 PT Surya Kegiatan Jakarta 2016 Aktif 94 MILYARAN IDR 79.0
Energi usaha hilir
Parahita minyak dan
gas bumi
serta industri
pembangkit
listrik tenaga
gas
34 PT Suryalaya Hotel dan Jakarta 1985 Aktif 478 MILYARAN IDR 86.79
Anindita usaha sejenis
International lainnya
35 PT Surya Bajo Perdagangan, Bekasi 0 Belum Aktif 38 MILYARAN IDR 100.0
Properti pembangunan
, perkebunan,
industri dan
jasa
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Surya Semesta Internusa Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Surya Semesta Internusa Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 4
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Surya Semesta Internusa Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SSIA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA274 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J2. Heavy Constructions & Civil Subsector
Engineering
Industri J21. Heavy Constructions & Industry
Civil Engineering
Subindustri J211. Heavy Constructions & Subindustry
Civil Engineering
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
No Controlling Shareholder
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
Page 5
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 6
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
680,863,303,294 1,136,027,220,020
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current financial
nilai wajar melalui assets fair value
102,914,717,004 103,597,772,979
pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan lancar Other current financial
36,052,243,390 27,788,450,360
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
463,995,789,999 431,320,127,882
ketiga parties
Piutang retensi Retention receivables
Piutang retensi pihak Retention receivables
357,142,842,002 359,643,878,725
ketiga third parties
Tagihan bruto pemberi Unbilled receivables
kerja
Tagihan bruto pemberi Unbilled receivables
656,576,766,866 751,256,046,829
kerja pihak ketiga third parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
375,252,216,906 361,714,519,043
assets
Persediaan lancar 12,512,230,703 14,512,080,978 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
40,877,519,163 44,480,960,168
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
58,538,892,670 42,795,509,181
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
47,547,304,246 51,732,636,717
lancar
Jumlah aset lancar 2,832,273,826,243 3,324,869,202,882 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 56,500,000,000 36,500,000,000 funds
lancar
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
47,119,625,971 86,465,497,947
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in
45,936,282,362 44,385,449,663
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
32,806,636,232 34,391,818,416
aset tetap property and
equipment
Uang muka tidak Other non-current
14,138,112,182 11,917,818,885
lancar lainnya advances
Page 7
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar nilai wajar assets fair value
86,614,491 86,614,491
melalui pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan derivatif Non-current derivative
76,775,627,820 101,973,153,956
tidak lancar financial assets
Aset pajak tangguhan 14,862,716,828 40,623,803,667 Deferred tax assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Aset real estat tidak Non-current real estate
3,029,474,987,583 2,894,551,157,248
lancar assets
Properti investasi 730,040,010,661 581,365,569,888 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
1,030,140,092,660 1,038,444,243,438
equipment
Aset hak guna 79,089,261,696 85,586,551,867 Right of use assets
Beban tangguhan Deferred charges
Beban tangguhan hak Deferred charges on
atas tanah dan 4,289,740,254 4,434,330,724 landrights and
bangunan buildings
Aset tidak lancar Other non-current
8,021,618,857 4,051,093,071
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 5,169,281,327,597 4,964,777,103,261 Total non-current assets
Jumlah aset 8,001,555,153,840 8,289,646,306,143 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
164,185,099,215 247,823,191,535
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
497,007,310,488 533,844,259,830
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
400,064,650,939 452,899,904,551
pendek pihak third parties
ketiga
Liabilitas keuangan Other current financial
99,841,282,024 65,849,358,561
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
62,534,159,779 36,969,255,694
pendek expenses
Utang pajak 24,549,001,541 46,283,181,662 Taxes payable
Utang proyek 4,888,512,168 4,252,219,989 Project payables
Pendapatan diterima Current unearned
19,820,936,571 13,663,537,401
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas bruto Due to customers
kepada pemberi kerja
Liabilitas bruto Due to customers
kepada pemberi 7,073,285,362 15,742,347,753 third parties
kerja pihak ketiga
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 121,237,315,191 147,467,291,554
Page 8
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 24,627,946,431 29,147,486,387 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 235,423,179,016 237,465,764,469
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
1,661,252,678,725 1,831,407,799,386
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 1,139,117,296,167 1,118,189,843,017 loans
bank
Utang lembaga Long term
keuangan non-bank 670,295,890,624 796,945,691,518 non-bank financial
insitutions loan
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
69,133,178,694 73,321,921,419
liabilitas sewa
pembiayaan
Pendapatan diterima Non-current unearned
1,403,109,374 1,066,400,275
dimuka jangka panjang revenue
Uang jaminan jangka Non-current deposits
43,250,004,264 31,350,278,324
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 148,539,659,103 148,535,118,726 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
26,806,741,190 29,361,600,185
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
2,098,545,879,416 2,198,770,853,464
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 3,759,798,558,141 4,030,178,652,850 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 588,156,180,000 588,156,180,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
290,374,540,166 290,374,540,166
disetor capital
Saham treasuri ( 68,012,645,746 ) ( 71,079,768,517 ) Treasury stocks
Cadangan keuntungan Reserve of gains
(kerugian) investasi (losses) from
24,224,454,271 24,907,510,246
pada instrumen ekuitas investments in equity
instruments
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
( 3,218,161,298 ) ( 1,536,907,500 )
arus kas hedges
Komponen ekuitas Other components of
183,313,425,217 183,313,425,217
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
Page 9
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 40,000,000,000 39,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 2,761,134,077,705 2,787,079,845,644 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
3,815,971,870,315 3,840,214,825,256
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
425,784,725,384 419,252,828,037
non-pengendali
Jumlah ekuitas 4,241,756,595,699 4,259,467,653,293 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
8,001,555,153,840 8,289,646,306,143
ekuitas
Page 10
[2321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
3,020,436,510,986 2,469,041,299,645
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 2,248,784,788,657 Cost of sales and revenue
( 1,915,920,508,790 )
pendapatan )
Jumlah laba bruto 771,651,722,329 553,120,790,855 Total gross profit
Beban penjualan ( 56,656,384,931 ) ( 33,812,559,831 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 467,803,038,301 ) ( 387,754,616,810 )
expenses
Pendapatan keuangan 20,604,705,455 14,779,905,121 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 155,380,138,431 ) ( 176,089,007,411 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 2,373,574,854 ) ( 1,170,534,255 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan ( 3,949,167,301 ) ( 10,398,785,960 ) associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of joint
ventura bersama yang dicatat 374,112,478 2,094,452,686 ventures accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 15,621,001,987 223,621,144,611 Other income
Beban lainnya ( 76,745,251,200 ) ( 83,852,015,162 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
45,343,987,231 100,538,773,844
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 26,166,006,037 ) ( 4,750,751,548 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
19,177,981,194 95,788,022,296
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 19,177,981,194 95,788,022,296 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 1,840,541,805 ) 849,202,902 remeasurement of defined
manfaat pasti, sebelum benefit obligation, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 1,840,541,805 ) 849,202,902 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, ( 1,681,253,798 ) 49,426,637,939 flow hedges, before tax
sebelum pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to
pendapatan komprehensif other comprehensive
Page 11
lainnya yang akan ( 683,055,975 ) 15,221,521,529 income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan ( 2,364,309,773 ) 64,648,159,468 that may be reclassified
direklasifikasi ke laba to profit or loss, before
rugi, sebelum pajak tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 4,204,851,578 ) 65,497,362,370 income, before tax
sebelum pajak
Pajak atas pendapatan Tax on other comprehensive
404,919,198 ( 186,824,638 )
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah ( 3,799,932,380 ) 65,310,537,732 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
15,378,048,814 161,098,560,028
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 23,699,791,078 ) 70,767,652,853
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 42,877,772,272 25,020,369,443 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 27,310,077,712 ) 135,990,690,416 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 42,688,126,526 25,107,869,612 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
( 5.20955719913131
dasar dari operasi yang 15.558324211687516 share from continuing
)
dilanjutkan operations
Page 12
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Cadangan lindung nilai Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri (kerugian) investasi pada dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
arus kas non-pengendali
instrumen ekuitas non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of cash flow Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks from investments in equity transactions with Non-controlling interests Equity
hedges earnings earnings parent entity
instruments non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 588,156,180,000 290,374,540,166 ( 71,079,768,517 ) 24,907,510,246 ( 1,536,907,500 ) 183,313,425,217 39,000,000,000 2,787,079,845,644 3,840,214,825,256 419,252,828,037 4,259,467,653,293 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 588,156,180,000 290,374,540,166 ( 71,079,768,517 ) 24,907,510,246 ( 1,536,907,500 ) 183,313,425,217 39,000,000,000 2,787,079,845,644 3,840,214,825,256 419,252,828,037 4,259,467,653,293 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 23,699,791,078 ) ( 23,699,791,078 ) 42,877,772,272 19,177,981,194 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 683,055,975 ) ( 1,681,253,798 ) ( 1,245,976,861 ) ( 3,610,286,634 ) ( 189,645,746 ) ( 3,799,932,380 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000,000 ( 1,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 36,156,229,179 ) ( 36,156,229,179 ) Distributions of cash dividends
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through share-based
3,067,122,771 3,067,122,771 3,067,122,771
pembayaran berbasis saham payment transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 588,156,180,000 290,374,540,166 ( 68,012,645,746 ) 24,224,454,271 ( 3,218,161,298 ) 183,313,425,217 40,000,000,000 2,761,134,077,705 3,815,971,870,315 425,784,725,384 4,241,756,595,699 Equity position, end of the period
Page 13
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Ekuitas yang dapat
Cadangan lindung nilai Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri Opsi saham (kerugian) investasi pada dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
arus kas ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas non-pengendali penggunaannya entitas induk
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of cash flow Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Stock options from investments in equity transactions with Non-controlling interests Equity
hedges earnings earnings parent entity
instruments non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 588,156,180,000 290,374,540,166 ( 71,079,768,517 ) 508,166,937 6,092,289,948 ( 34,602,262,757 ) 152,160,580,923 39,000,000,000 2,614,028,317,172 3,584,638,043,872 465,914,709,706 4,050,552,753,578 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 588,156,180,000 290,374,540,166 ( 71,079,768,517 ) 508,166,937 6,092,289,948 ( 34,602,262,757 ) 152,160,580,923 39,000,000,000 2,614,028,317,172 3,584,638,043,872 465,914,709,706 4,050,552,753,578 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 70,767,652,853 70,767,652,853 25,020,369,443 95,788,022,296 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 15,221,521,529 49,426,637,939 574,878,095 65,223,037,563 87,500,169 65,310,537,732 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 12,313,170,660 ) ( 12,313,170,660 ) Distributions of cash dividends
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through share-based
( 508,166,937 ) ( 508,166,937 ) ( 508,166,937 )
pembayaran berbasis saham payment transactions
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi Changes in non-controlling interests due to other
4,790,213,007 4,790,213,007 ( 65,581,000,792 ) ( 60,790,787,785 )
lainnya dengan kepentingan non-pengendali transactions with non-controlling interests
Posisi ekuitas, akhir periode 588,156,180,000 290,374,540,166 ( 71,079,768,517 ) 0 21,313,811,477 14,824,375,182 156,950,793,930 39,000,000,000 2,685,370,848,120 3,724,910,780,358 413,128,407,866 4,138,039,188,224 Equity position, end of the period
Page 14
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
3,001,769,344,526 2,330,331,829,858
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 2,080,429,379,312 ( 1,736,902,819,202
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 345,406,333,005 ) ( 299,944,409,215 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
575,933,632,209 293,484,601,441
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 138,344,954,066 ) ( 153,283,089,741 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 62,789,350,919 ) ( 70,668,536,382 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 467,803,038,301 ) ( 387,754,616,810 )
dan administrasi administrative expense
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 16,766,778,081 43,195,226,511 from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 76,236,932,996 ) ( 275,026,414,981 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
1,867,289,460 3,303,009,010
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 115,653,829,646 ) ( 26,968,633,056 )
properti investasi investment properties
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
502,648,469 38,162,703
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 54,265,495,363 ) ( 30,049,358,232 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0 2,500,000
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Penerimaan dari penjualan Proceeds on sale of financial
0 3,715,715,427
aset keuangan assets
Uang muka dan pinjaman Cash advances and loans
diberikan kepada pihak lain, ( 14,305,999,341 ) ( 31,464,727,008 ) made to other parties, other
selain institusi keuangan than financing institutions
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from disposal of
0 91,572,379,525
entitas anak subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepemilikan pada entitas 0 409,053,250,000 interests in joint ventures
ventura bersama
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas (0) ( 4,000,000 ) interests in joint ventures
Page 15
ventura bersama
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas ( 5,500,000,000 ) (0) interests in associates
asosiasi
Penerimaan bunga dari Interests received from
20,604,705,455 14,779,905,121
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 41,771,979,556 3,162,448,000 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 124,978,701,410 ) 437,140,651,490
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 190,244,175,990 404,416,004,629 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 279,650,208,785 ) ( 129,071,023,621 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 14,098,175,109 ) ( 12,339,899,184 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
838,800,000 1,018,600,000
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 116,086,894,500 ) ( 67,252,495,000 )
lainnya
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sales
(pembelian) saham tresuri 3,067,122,771 0 (purchases) of treasury
stocks
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 36,164,814,565 ) ( 12,313,170,660 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 251,849,994,198 ) 184,458,016,164
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 453,065,628,604 ) 346,572,252,673
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
1,136,027,220,020 782,185,608,688
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 2,098,288,122 ) ( 1,170,534,255 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
680,863,303,294 1,127,587,327,106
akhir periode cash flows, end of the period
Page 16
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan statements
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset. Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup masing-masing menetapkan
mata uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur
berdasarkan mata uang fungsional tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas anak Principles of consolidation
seperti disebutkan pada Catatan 1.b. Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni
Grup terekspos, atau memiliki hak, atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas investee). Keberadaan dan dampak dari
hak suara potensial di mana Grup memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak
substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan entitas lain. Laporan keuangan
Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari Perusahaan dan seluruh entitas anak
yang secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh Perusahaan. Entitas anak
dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal di mana Grup secara efektif memperoleh
pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian berakhir. Entitas induk
menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama
untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo, laba, beban,
dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam grup dieliminasi
secara penuh. Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif
lain kepada pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut
mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan
nonpengendali di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik
entitas induk. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam
kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan non-pengendali
berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan non-pengendali
untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah di
mana kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau
dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk, dan
disajikan sebagai ?Selisih Transaksi dengan Pihak Non-Pengendali?. Jika Grup kehilangan
pengendalian, maka Grup: (a) Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas
anak pada jumlah tercatatnya ketika pengendalian hilang; (b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat
setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk
Page 17
setiap komponen penghasilan komprehensif lain yang diatribusikan kepada kepentingan
non-pengendali); (c) Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi,
peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan hilangnya pengendalian; (d) Mengakui sisa investasi
pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya pengendalian; (e)
Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba jika disyaratkan oleh
SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak;
dan (f) Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba
rugi yang diatribusikan kepada entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh Cash and cash equivalents
tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja Tagihan bruto kepada pemberi kerja merupakan piutang Grup Trade and other receivables
yang berasal dari pekerjaan kontrak konstruksi yang dilakukan tetapi pekerjaan yang dilakukan masih
dalam pelaksanaan. Tagihan bruto disajikan sebesar selisih antara biaya yang terjadi ditambah laba
yang diakui, dikurangi dengan kerugian yang diakui dan termin. Tagihan bruto diakui sebagai
pendapatan sesuai dengan metode persentase penyelesaian yang dinyatakan dalam berita acara
penyelesaian pekerjaan yang belum diterbitkan faktur karena perbedaan antara tanggal berita acara
kemajuan fisik dengan pengajuan penagihan pada tanggal laporan posisi keuangan. Piutang Retensi
Piutang retensi merupakan piutang Grup kepada pemberi kerja yang akan dilunasi setelah
penyelesaian kontrak atau pemenuhan kondisi yang ditentukan kontrak. Piutang retensi dicatat pada
saat pemotongan sejumlah persentase tertentu dari setiap tagihan termin untuk ditahan oleh pemberi
kerja sampai suatu kondisi setelah penyelesaian kontrak dipenuhi.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan. Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment property
kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam
produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual dalam kegiatan
usaha sehari-hari. Properti investasi diakui sebagai aset, jika dan hanya jika, besar kemungkinan
manfaat ekonomis masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan
biaya perolehan properti investasi dapat diukur dengan andal. Properti investasi pada awalnya diukur
sebesar biaya perolehan, meliputi harga pembelian dan setiap pengeluaran yang dapat diatribusikan
secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain). Biaya
transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut. Setelah pengakuan awal, Grup memilih
menggunakan model biaya dan mengukur properti investasi sebesar biaya perolehan dikurangi
Page 18
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Hak atas tanah tidak disusutkan dan
disajikan sebesar biaya perolehan. Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada
saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan penambahan dikapitalisasi. Pengalihan ke properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan
berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain. Pengalihan dari
properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual. Properti
investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui
dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga
perolehannya dan tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan
sebagai bagian aset tetap sebagai ?Aset dalam Konstruksi? dan dinyatakan sebesar biaya
perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi
aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya
perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari
biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain.
Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi. Nilai
tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat
lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba
rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, Grup
melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu, metode penyusutan, dan sisa umur
pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup
menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut. Jumlah terpulihkan adalah
jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai
adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini
dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan nilai waktu uang
dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur. Jika, dan hanya jika, jumlah
terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi
sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam
Page 19
laba rugi. Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill
dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Sesuai dengan akuntansi kontrak konstruksi, pendapatan dan beban kontrak harus diakui Trade payables and other liabilities
masing-masing sebagai pendapatan dan beban dengan memperhatikan tahap penyelesaian aktivitas
kontrak pada tanggal posisi keuangan konsolidasian. Pada tanggal posisi keuangan konsolidasian,
kelebihan penagihan atas pendapatan disajikan pada liabilitas jangka pendek sebagai ?Liabilitas Bruto
kepada Pemberi Kerja?.
Pengakuan pendapatan dan beban Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima langkah Revenue and expense recognition
analisa berikut: 1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut: -
Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak; - Grup bisa mengidentifikasi hak dari
pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan; - Kontrak
memiliki substansi komersial; - Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau
jasa yang dialihkan 2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan
barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan; 3. Menentukan harga transaksi,
setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan barang mewah, pajak pertambahan
nilai dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan; 4. Mengalokasikan harga transaksi
kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau
jasa yang dijanjikan di kontrak; 5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi
(sepanjang waktu atau pada suatu waktu tertentu). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan
cara sebagai berikut: - Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan);
atau - Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang
sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
pelaksanaan. Suatu kewajiban kinerja dipenuhi pada suatu titik waktu kecuali jika memenuhi salah satu
kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi dari waktu ke waktu: - Pelanggan secara bersamaan menerima
dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh kinerja Grup sebagaimana yang dilakukan Grup; -
Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat
atau ditingkatkan; dan - Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup
dan Grup memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan
hingga saat ini. Pendapatan Konstruksi dan Beban Konstruksi Pendapatan yang berhubungan dengan
kontrak konstruksi diakui sepanjang waktu yang dicatat dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian. Dengan metode ini, pendapatan yang diakui setara dengan estimasi terbaru dari total
nilai kontrak dikalikan dengan tingkat penyelesaian sebenarnya yang ditentukan dengan mengacu
pada keadaan fisik kemajuan pekerjaan. Pendapatan kontrak terdiri dari jumlah pendapatan semula
yang disetujui dalam kontrak dan penyimpangan dalam pekerjaan kontrak, klaim, dan pembayaran
insentif sepanjang hal ini memungkinkan untuk menghasilkan pendapatan dan dapat diukur dengan
andal. Jika adanya kemungkinan bahwa kontrak akan menghasilkan kerugian pada saat penyelesaian
kontrak, penyisihan atas kerugian yang diperkirakan hingga penyelesaian kontrak diakui sebagai
penyisihan kini pada laporan keuangan konsolidasian. Kerugian diakui secara penuh ketika dapat
diukur secara andal, terlepas dari tingkat penyelesaian. Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan
diakui segera sebagai beban tahun berjalan pada laba rugi. Biaya yang secara langsung berhubungan
dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau
Page 20
penambahan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan diharapkan dapat
dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72:
Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban tersebut
diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan
aset tersebut. Beban langsung dan beban tidak langsung proyek yang dapat dialokasikan ke suatu
proyek tertentu, diakui sebagai beban pada proyek yang bersangkutan, sedangkan beban yang tidak
dapat didistribusikan atau tidak dapat dialokasikan ke aktivitas proyek menjadi beban non-proyek
(beban usaha). Penjualan Barang dan Jasa Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat
pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan. Pendapatan jasa diakui pada saat
pelanggan menerima dan mengkonsumsi manfaat dari jasa tersebut. Hotel dan Restoran Pendapatan
hotel dan restoran diakui pada saat barang atau jasa diberikan kepada tamu hotel atau pengunjung
restoran. Pendapatan uang pangkal dan iuran klub keanggotaan ditangguhkan (disajikan dalam akun
Pendapatan Ditangguhkan) dan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan periode keanggotaannya.
Real Estat Grup memperoleh pendapatan real estatnya dari penjualan kavling, rumah dan kavling dan
unit kondominium. Pendapatan dari penjualan proyek real estat ini diakui pada saat ketika Grup telah
mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan yang biasa kepada pembeli dalam suatu transaksi yang
secara substansi adalah penjualan dan tidak memiliki keterlibatan berkelanjutan yang substansial.
dengan properti. Pengakuan Beban Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual), kecuali
merupakan aset yang terkait dengan aktivitas kontrak masa depan. Biaya yang secara langsung
berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk
memenuhi") atau penambahan untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan
diharapkan dapat dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi
berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan dicatat sebagai aset lancar
lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau
jasa yang terkait dengan aset tersebut.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: a) Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. Memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. Memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor. b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); ii. Satu entitas adalah entitas
asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang
merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii.
Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. Satu entitas adalah
ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v.
Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; vi.
Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); vii.
Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i), memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau viii. Entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. Seluruh transaksi dan
saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan yang relevan.
Pajak penghasilan Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam Income taxes
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
Page 21
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-undang pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan. Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari: a) pengakuan awal goodwill; atau b) pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis; dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai. Grup melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika: a) Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini; dan b) Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas: i. Entitas kena pajak yang sama; atau ii. Entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan. Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika, Grup: a) Memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui; dan b) Bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Pajak Final Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 40 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi adalah 3% final dari jumlah pembayaran tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan dipotong oleh Pengguna Jasa dalam hal Pengguna Jasa merupakan Pemotong Pajak. Pada tanggal 21 Februari 2022, Pemerintah telah mengesahkan PP No. 9 Tahun
Page 22
2022 tentang Perubahan Kedua atas PP No. 51 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan atas
Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi. Peraturan ini mengubah klasifikasi dan cakupan jasa
konstruksi beserta besaran tarif pajak penghasilan final yang dikenakan. Bagi Grup, pemberlakuan
peraturan ini menyebabkan penurunan tarif pajak final atas jasa konstruksi dari sebelumnya sebesar
3% turun menjadi 2,65%. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2016 tentang pajak
penghasilan dari pengalihan Hak atas Tanah atau Bangunan, dan perjanjian pengikatan jual beli atas
tanah dan/atau bangunan beserta perubahannya pasal 2 ayat 1 besaran tarif pajak yang dikenakan
adalah sebesar 2,5% untuk selain rumah sederhana atau rumah susun sederhana dan 1% untuk
rumah sederhana atau rumah susun sederhana. Sesuai dengan Pasal 4 Ayat 2 UU PPh, dari
penghasilan Jasa Pengelolaan dan Persewaan Properti dikenakan tarif 10% Final. Penghasilan
Perusahaan dari jasa pengelolaan dan persewaan properti sebagian dikenakan tarif 10% final dan
sebagian penghasilan dari Jasa Properti ada yang tidak dikenakan PPh Final sesuai dengan UU PPh.
Pajak Penghasilan Final tidak termasuk dalam lingkup Pajak Penghasilan sesuai ketentuan PSAK 46
(revisi 2014) sehingga penyajian atas beban pajak final disajikan ke beban lain-lain Perusahaan dan
entitas anak.
Provisi Provisi diakui bila Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat Provisions
peristiwa masa lalu dan kemungkinan besar penyelesaian kewajiban menyebabkan arus keluar sumber
daya serta jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Jumlah yang diakui sebagai
provisi merupakan estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini
pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan berbagai risiko dan ketidakpastian yang
selalu mempengaruhi berbagai peristiwa dan keadaan. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus
kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari
arus kas. Jika sebagian atau seluruh pengeluaran untuk menyelesaikan provisi diganti oleh pihak
ketiga, maka penggantian itu diakui hanya pada saat timbul keyakinan bahwa penggantian pasti akan
diterima jika Grup menyelesaikan kewajiban. Penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah.
Jumlah yang diakui sebagai penggantian tidak boleh melebihi provisi. Provisi ditelaah pada setiap
tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus
keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi
dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan Employee benefits
jasanya dalam suatu periode akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka
pendek yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut. Imbalan kerja jangka
pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus, dan insentif. Imbalan Pascakerja Imbalan pascakerja
seperti pensiun, uang pisah, dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang
Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 (?UU 11/2020?). Grup mengakui jumlah aset atau liabilitas imbalan
pasti neto sebesar nilai kini aset atau kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi
nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode
Projected Unit Credit. Nilai kini aset atau kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan
imbalan tersebut. Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal
program imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas. Biaya
jasa kini, setiap biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan bunga neto atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset)
imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program,
dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.
Pesangon Grup mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di
antara: a) Ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan b) Ketika Grup
mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup ?PSAK 57: Provisi, Liabilitas
Page 23
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi? dan melibatkan pembayaran pesangon. Grup mengukur pesangon
pada saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya sesuai dengan sifat
imbalan kerja.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode. Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang
bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil Segment reporting
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam Grup.
Instrumen keuangan derivatif Grup menggunakan instrumen keuangan derivatif seperti swap atas perubahan kurs dan tingkat suku Derivative financial instruments
bunga untuk melindungi nilai masing-masing risiko mata uang asing dan risiko suku bunga. Instrumen
keuangan derivatif tersebut pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif
ditandatangani dan selanjutnya diukur kembali pada nilai wajar. Derivatif dicatat sebagai aset
keuangan jika nilai wajarnya positif dan sebagai liabilitas keuangan jika nilai wajarnya negatif. Untuk
tujuan akuntansi lindung nilai, lindung nilai diklasifikasikan sebagai lindung nilai atas nilai wajar, lindung
nilai atas arus kas dan lindung nilai atas investasi neto dalam kegiatan usaha luar negeri. Pada
permulaan hubungan lindung nilai, Grup secara resmi menetapkan dan mendokumentasikan hubungan
lindung nilai yang ingin diterapkan akuntansi lindung nilai serta tujuan dan strategi manajemen risiko
untuk melaksanakan lindung nilai. Dokumentasi hubungan lindung nilai mencakup identifikasi
instrumen lindung nilai, item lindung nilai, sifat risiko yang dilindungi nilai dan bagaimana Grup akan
menilai apakah hubungan lindung nilai tersebut memenuhi persyaratan efektivitas lindung nilai
(termasuk analisis sumber ketidakefektifan lindung nilai dan bagaimana rasio lindung nilai ditentukan).
Hubungan lindung nilai memenuhi syarat untuk akuntansi lindung nilai jika memenuhi semua
persyaratan efektivitas berikut: ? Ada 'hubungan ekonomi' antara item lindung nilai dan instrumen
lindung nilai. ? Pengaruh risiko kredit tidak 'mendominasi perubahan nilai' yang dihasilkan dari
hubungan ekonomi tersebut. ? Rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai sama dengan yang
dihasilkan dari jumlah item lindung nilai yang Grup benar-benar lindung nilai dan jumlah instrumen
lindung nilai yang benar-benar digunakan Grup untuk lindung nilai atas jumlah item lindung nilai
tersebut.
Penerapan standar akutansi baru Amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari The implementation of new statements of
2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: ? Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan accounting standards
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang; ? Amendemen
PSAK 25: Kebijakan Akuntansi,Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang Definisi
Estimasi Akuntansi; dan ? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait
Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal. Implementasi standar-standar tersebut tidak
memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau tahun
sebelumnya.
Kombinasi bisnis Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam Business combination
Page 24
rangka reorganisasi entitas entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi sehingga transaksi tersebut tidak
dapat menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam
Grup. Karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan
substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan lainnya yang
dipertukarkan, maka aset ataupun liabilitas yang pemilikannya dialihkan (dalam bentuk hukumnya)
dicatat sesuai dengan nilai buku seperti penggabungan usaha berdasarkan metode penyatuan
kepemilikan. Entitas yang menerima bisnis, dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, mengakui
selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis
entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan modal disetor.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan. Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda
dalam suatu hierarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi
dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar: i. Harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses pada tanggal
pengukuran (Level 1); ii. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2); iii. Input
yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3). Dalam mengukur nilai wajar aset atau
liabilitas, Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar
aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Grup menggunakan teknik penilaian yang
sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang
relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Perpindahan antara level
hierarki wajar diakui oleh Grup pada akhir periode pelaporan di mana perpindahan terjadi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan Foreign currency transactions and balances
mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata
uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah Rupiah. Transaksi-transaksi selama tahun
berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan valuta
asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia pada 30
September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022. Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian
pos moneter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang asing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup memiliki kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan Investment in associates
kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan
bersama atas kebijakan tersebut (pengaruh signifikan). Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas. Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi diakui sebesar biaya
perolehan, dan jumlah tercatat ditambah atau dikurang untuk mengakui bagian atas laba rugi investee
setelah tanggal perolehan. Bagian atas laba rugi investee diakui dalam laba rugi. Penerimaan distribusi
dari investee mengurangi nilai tercatat investasi. Penyesuaian terhadap jumlah tercatat tersebut juga
mungkin dibutuhkan untuk perubahan dalam proporsi bagian investor atas investee yang timbul dari
penghasilan komprehensif lain, termasuk perubahan yang timbul dari revaluasi aset tetap dan selisih
penjabaran valuta asing. Bagian investor atas perubahan tersebut diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal ketika investasinya
berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama sebagai berikut: a) Jika investasi
Page 25
menjadi entitas anak, Grup mencatat investasinya sesuai dengan PSAK 22 dan PSAK 65; b) Jika sisa
kepentingan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama merupakan aset keuangan, maka Grup
mengukur sisa kepentingan tersebut pada nilai wajar; atau c) Ketika Grup menghentikan penggunaan
metode ekuitas, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan
komprehensif lain yang terkait dengan investasi tersebut menggunakan dasar perlakuan yang sama
dengan yang disyaratkan jika Grup telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas terkait.
Saham treasuri Saham treasuri dicatat sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai pengurang modal saham di Treasury stock
bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan. Selisih lebih penerimaan dari penjualan saham treasuri
di masa yang akan datang atas biaya perolehan atau sebaliknya, akan diperhitungkan sebagai
penambah atau pengurang akun tambahan modal disetor.
Pengaturan pembayaran berbasis saham Grup menyediakan program opsi saham untuk karyawan dan anggota manajemen yang berhak Share-based payment arrangement
(MESOP). Program ini terdiri dari program opsi saham bahwa setelah diselesaikan melalui penerbitan
saham (pengaturan pembayaran saham yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas) dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Pembayaran berbasis saham yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas kepada
anggota manajemen dan layanan sejenis lainnya diukur pada nilai wajar instrumen ekuitas pada
tanggal pemberian opsi. Nilai wajar yang ditentukan pada tanggal pemberian opsi pembayaran saham
yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas dicatat sebagai beban dengan metode garis lurus
sepanjang periode vesting, berdasarkan estimasi instrumen ekuitas Grup yang akhirnya akan
diberikan, dengan peningkatan yang sesuai pada ekuitas. Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup
mengubah estimasi dari jumlah instrumen ekuitas yang diharapkan akan diberikan. Dampak dari
perubahan atas estimasi awal, jika ada, diakui dalam laporan laba rugi komprehensif sebagai biaya
kumulatif yang mencerminkan perubahan estimasi, dengan penyesuaian berdasarkan cadangan
imbalan kerja yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas.
Instrumen keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam Financial instruments
laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam
ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas
keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan
atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan
aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba
rugi dibebankan segera. Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan Aset keuangan Grup diklasifikasikan
sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi. i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi: 1. Aset
keuangan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan 2. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut
memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga
(solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan ini diukur
pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan pembayaran pokok, kemudian
dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah pengakuan awal
dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya. Pendapatan keuangan dihitung dengan
metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di
Page 26
laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi. Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak sering. ii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (?FVTOCI?) Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi. iii. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (?FVTPL?) Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI. Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali: a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk derivatif yang merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar. b) Liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan. c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga di bawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara: i. Jumlah penyisihan kerugian; dan ii. Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72. d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam laba rugi. Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan untuk mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena: a) Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch?) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang berbeda-beda; atau b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Grup. Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan Grup menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir atau Grup mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Grup secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup menghentikan pengakuan aset keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas
Page 27
untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Grup secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Grup mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Grup secara substansial masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup tetap mengakui aset keuangan tersebut. Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Penurunan Nilai Aset Keuangan Aset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat bukti obyektif sebagai akibat adanya satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan dilakukan estimasi terhadap arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak. Grup mengakui kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada FVTOCI, aset kontrak atau komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. Aset keuangan yang berupa investasi pada instrumen ekuitas tidak dilakukan penurunan nilai. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha, piutang retensi, tagihan bruto dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Grup terekspos terhadap risiko kredit. Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai. Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan: i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi; ii. Nilai waktu uang; dan iii. Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit rendah, Grup dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan peringkat ?investment grade? berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal. Metode Suku Bunga Efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku
Page 28
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas masa depan
selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat
menghitung suku bunga efektif, Grup mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh
persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi beli
dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini
mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam
kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh
premium atau diskonto lain. Reklasifikasi Grup mereklasifikasi aset keuangan ketika Grup mengubah
tujuan model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak
dapat diterapkan. Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan, maka Grup menerapkan reklasifikasi
secara prospektif dari tanggal reklasifikasi. Grup tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian
(termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya. Ketika
Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi
menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan
diakui dalam laba rugi. Pada saat Grup melakukan reklasifikasi sebaliknya, yaitu dari aset keuangan
kategori FVTPL menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajar pada
tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru. Pada saat Grup mereklasifikasi aset
keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai
wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan
sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu keluar
dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan
direklasifikasi pada nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan
disesuaikan terhadap nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal
reklasifikasi aset keuangan diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Penyesuaian ini mempengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak
mempengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga
efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi.
Pada saat Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL menjadi
kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya, ketika
Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori pengukuran FVTPL,
aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian
reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi. Grup tidak mereklasifikasi liabilitas keuangan. Saling Hapus
Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika
dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak yang
berkekuatan hukum tersebut tidak harus bergantung pada kejadian masa depan dan harus dapat
dilaksanakan dalam kegiatan usaha normal dan dalam hal gagal bayar, pailit atau kebangkrutan Grup
atau pihak lawan.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Berdasarkan Akta Perubahan Keempat Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan No. 01, tanggal 6 Events after reporting period
Oktober 2023, oleh Notaris Sita Listiani, SH., MKn, NRC, Entitas Anak, dan PT Bank Permata Tbk
Page 29
(PMT) menyetujui perubahan dalam perjanjian fasilitas perbankan, yaitu melakukan konversi fasilitas
Bank Guarantee menjadi fasilitas Omnibus Bank Guarantee (BG) dan Letter of Credit/ SKBDN, dengan
plafon sebesar Rp300.000.000.000, dan jangka waktu fasilitas sampai dengan tanggal 10 Oktober
2024.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amandemen dan penyesuaian atas standar, serta Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif interpretasi atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2023. effective
Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: ? PSAK 74: Kontrak Asuransi;
dan ? Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 ?
Informasi Komparatif. Hingga tanggal laporan keuangan konsolidasi ini diotorisasi, Grup masih
melakukan evaluasi atas dampak potensial dari penerapan standar baru, amandemen standar dan
interpretasi standar tersebut.
Page 30
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
338,672,105,495 2,858,974,611 341,531,080,106
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 1,349,805,588,810 10,836,329,655 ( 6,300,000 ) 3,204,089,797 1,363,839,708,262 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 504,449,325,091 12,727,736,574 ( 119,552,000 ) 517,057,509,665 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 361,682,663,198 12,931,562,168 ( 250,503,898 ) 402,943,581 374,766,665,049 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
81,822,909,188 3,861,335,108 ( 813,735,377 ) 19,029,000 84,889,537,919
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
94,848,058,545 2,526,147,132 ( 419,351,084 ) 96,954,854,593
langsung
Dimiliki langsung 2,731,280,650,327 42,883,110,637 ( 1,609,442,359 ) 6,485,036,989 2,779,039,355,594 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
11,382,384,726 9,561,874,997
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
18,416,966,843 11,382,384,726 9,561,874,997 39,361,226,566
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
2,749,697,617,170 54,265,495,363 ( 1,609,442,359 ) 16,046,911,986 2,818,400,582,160
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 792,992,721,018 46,082,754,428 ( 6,300,000 ) 839,069,175,446 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 448,245,598,026 12,701,597,053 ( 119,552,000 ) 460,827,643,079 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 314,893,549,374 11,682,447,849 ( 250,503,898 ) ( 792,876 ) 326,324,700,449 equipment, directly
Page 31
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
72,235,000,572 2,505,210,082 ( 813,735,377 ) 792,876 73,927,268,153
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
82,886,504,742 5,616,544,548 ( 391,346,917 ) 88,111,702,373
langsung
Dimiliki langsung 1,711,253,373,732 78,588,553,960 ( 1,581,438,192 ) 0 1,788,260,489,500 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
1,711,253,373,732 78,588,553,960 ( 1,581,438,192 ) 1,788,260,489,500
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
1,038,444,243,438 1,030,140,092,660
equipment
Page 32
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset laporan Entitas anak baru Aset tetap, akhir
periode tetap tetap tetap keuangan aset aset tetap periode
tetap
Translation
Property, plant, and Disposals in Reclassifications of New subsidiaries in
Addition in property, adjustment in Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and property, plant, and property, plant, and
plant, and equipment property, plant, equipment, end period
period equipment equipment equipment
and equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
338,672,105,495 338,672,105,495
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
1,326,930,207,041 9,828,226,005 13,047,155,764 1,349,805,588,810
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 493,484,466,691 10,991,782,517 ( 220,949,318 ) 194,025,201 504,449,325,091 equipment,
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 339,246,978,090 23,218,284,929 ( 906,186,464 ) 233,665,843 ( 110,079,200 ) 361,682,663,198 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 77,796,827,309 4,986,111,879 ( 960,030,000 ) 81,822,909,188 directly owned
langsung
Lainnya, dimiliki Others, directly
91,345,202,844 1,439,935,701 2,062,920,000 94,848,058,545
langsung owned
Dimiliki langsung ( 2,087,165,782 Directly owned
2,667,475,787,470 50,464,341,031 15,537,766,808 ( 110,079,200 ) 2,731,280,650,327
)
Lainnya, dalam ( 2,746,424,326 Others, assets
4,124,707,327 ( 2,431,211,044 )
penyelesaian ) under construction
Aset dalam ( 2,746,424,326 Assets under
19,469,894,886 4,124,707,327 ( 2,431,211,044 ) 18,416,966,843
penyelesaian ) construction
Aset tetap ( 4,833,590,108 Property, plant,
2,686,945,682,356 54,589,048,358 13,106,555,764 ( 110,079,200 ) 2,749,697,617,170
) and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, leasehold accumulated
dimiliki langsung 727,144,437,688 60,846,873,620 5,001,409,710 792,992,721,018 improvement, depreciation
Page 33
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 428,878,440,874 19,583,853,136 ( 216,695,984 ) 448,245,598,026 equipment,
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 299,762,658,154 16,066,829,716 ( 906,186,464 ) ( 29,752,032 ) 314,893,549,374 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 69,769,938,377 3,396,274,487 ( 931,212,292 ) 72,235,000,572 directly owned
langsung
Lainnya, dimiliki Others, directly
77,558,707,105 5,327,797,637 82,886,504,742
langsung owned
Dimiliki langsung ( 2,054,094,740 Directly owned
1,603,114,182,198 105,221,628,596 5,001,409,710 ( 29,752,032 ) 1,711,253,373,732
)
Aset tetap ( 2,054,094,740 Property, plant,
1,603,114,182,198 105,221,628,596 5,001,409,710 0 ( 29,752,032 ) 1,711,253,373,732
) and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
1,083,831,500,158 1,038,444,243,438
and equipment
Page 34
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penilaian bangunan hotel milik SRC, Entitas Anak NRC, dihitung berdasarkan harga perolehannya di Disclosure of notes for property, plant and
tahun 2018 yaitu sebesar Rp31.676.853.356. Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada equipment
tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit), Grup melakukan reklasifikasi aset real estat ke aset tetap
sebesar Rp12.444.376.108. Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 (Tidak Diaudit), Grup melakukan reklasifikasi uang muka pembelian aset tetap ke
aset tetap sebesar Rp3.602.535.878. Nilai tercatat atas sebagian aset tetap milik entitas anak yang
disusutkan dengan menggunakan metode saldo menurun ganda yakni sebesar Rp11.354.400.619 dan
Rp12.605.933.292 atau sebesar 1,10% dan 1,21% dari total nilai buku konsolidasian masing-masing
untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Aset tetap pemilikan langsung, kecuali
aset dalam konstruksi, dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman jangka pendek dan jangka
panjang yang diperoleh dari bank (Catatan 21 dan 28), serta utang lain-lain pihak ketiga (Catatan 29).
Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit),
persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak dari aset dalam konstruksi milik NRC, Entitas Anak,
adalah 58,00%, milik SCS, Entitas Anak, adalah 70,81%, serta milik SAI, Entitas Anak, adalah 2,41%.
Tidak ada hambatan atas kelanjutan penyelesaian untuk aset dalam konstruksi milik NRC, SCS dan
SAI. Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas aset yang diasuransikan Berdasarkan penelaahan Manajemen, tidak
terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap,
sehingga Manajemen tidak melakukan cadangan kerugian penurunan nilai aset tetap untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit) dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Page 35
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
4,641,757,446 4,641,757,446
assets
Lainnya, aset hak guna 107,246,291,471 493,723,731 ( 305,967,618 ) 107,434,047,584 Others, right of use assets
Aset hak guna 111,888,048,917 493,723,731 ( 305,967,618 ) 112,075,805,030 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
2,895,163,575 1,036,598,895 3,931,762,470
assets accumulated depreciation
Lainnya, aset hak guna 23,406,333,475 5,954,415,007 ( 305,967,618 ) 29,054,780,864 Others, right of use assets
Aset hak guna 26,301,497,050 6,991,013,902 ( 305,967,618 ) 32,986,543,334 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 85,586,551,867 79,089,261,696 Right of use assets Carrying amount
Page 36
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
3,486,774,063 1,154,983,383 4,641,757,446
assets
Lainnya, aset hak guna 106,968,677,343 452,025,288 ( 174,411,160 ) 107,246,291,471 Others, right of use assets
Aset hak guna 110,455,451,406 1,607,008,671 ( 174,411,160 ) 111,888,048,917 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
1,609,280,331 1,285,883,244 2,895,163,575
assets accumulated depreciation
Lainnya, aset hak guna 15,682,488,192 7,898,256,443 ( 174,411,160 ) 23,406,333,475 Others, right of use assets
Aset hak guna 17,291,768,523 9,184,139,687 ( 174,411,160 ) 26,301,497,050 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 93,163,682,883 85,586,551,867 Right of use assets Carrying amount
Page 37
[2612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Beban penyusutan aset hak guna dicatat pada akun Beban Umum dan Administrasi. Pada tanggal 30 Disclosure of notes for right of use assets
September 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022, terdapat penambahan aset hak guna
disebabkan oleh perubahan jadwal pembayaran liabilitas sewa.
Page 38
[2616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - Property
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 PT Fortuna Third party 1
242,618,091,029 12,125,609,044
Paradiso Optima
Pihak ketiga 2 PT Jaya Bumi Third party 2
155,004,352,639 80,663,738,030
Cakrawala
Pihak ketiga 3 PT Trans Bumi Third party 3
147,972,510,000 285,933,447,523
Serbaraja
Pihak ketiga 4 PT Grama Third party 4
146,269,749,464 660,000,000
Pramesi Siddhi
Pihak ketiga 5 PT Amman Third party 5
Mineral Nusa 70,953,797,955 35,844,258,376
Tenggara
Pihak ketiga 6 PT Budi Graha Third party 6
58,518,703,373 61,560,000,000
Relaty
Pihak ketiga 7 PT Graha Cipta Third party 7
52,103,936,949 7,925,151,441
Kharisma
Pihak ketiga 8 PT Graha Tunas Third party 8
51,313,524,952 90,536,273,933
Selaras
Pihak ketiga 9 PT SMCC Utama Third party 9
48,840,853,637 18,261,600,509
Indonesia
Pihak ketiga 10 PT Kontek Aja 47,259,498,159 5,208,000,000 Third party 10
Pihak ketiga lainnya Lainnya 1,999,581,492,829 1,870,323,220,789 Other third parties
Pihak ketiga 3,020,436,510,986 2,469,041,299,645 Third parties
Tipe pihak 3,020,436,510,986 2,469,041,299,645 Type of parties
Page 39
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Terdapat pendapatan usaha yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha dari satu pelanggan, Disclosure of notes for revenue
yaitu dari PT Fortuna Paradiso Optima sebesar Rp242.618.091.029 untuk periode 9 (sembilan) bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 (Tidak Diaudit). Terdapat pendapatan usaha yang
melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha dari satu pelanggan, yaitu dari PT Trans Bumi Serbaraja
sebesar Rp285.933.447.523 untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2022 (Tidak Diaudit). Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak
konstruksi yang diakui dalam periode berjalan adalah persentase penyelesaian. Metode yang
digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak berdasarkan survei atas pekerjaan yang
telah dilaksanakan.
Page 40
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa Service revenue 1
Jasa Konstruksi 1,947,764,319,019 1,731,273,566,990
1
Pendapatan dari jasa Service revenue 2
Hotel 659,188,622,095 371,251,404,603
2
Pendapatan dari jasa Sewa, Parkir, Jasa Service revenue 3
3 Pemeliharaan dan 255,458,446,506 235,746,335,476
Utilitas
Pendapatan dari Service revenue
2,862,411,387,620 2,338,271,307,069
jasa
Pendapatan dari Tanah Kawasan Product revenue 1
56,033,130,744 79,568,443,965
produk 1 Industri
Pendapatan dari Product revenue 2
Real Estat 101,991,992,622 51,201,548,611
produk 2
Pendapatan dari Product revenue
158,025,123,366 130,769,992,576
produk
Tipe pendapatan 3,020,436,510,986 2,469,041,299,645 Type of revenue
Page 41
[2618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - Property
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Jasa Konstruksi 1,947,764,319,019 1,731,273,566,990
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Hotel 659,188,622,095 371,251,404,603
domestik 2
Pendapatan dari Sewa, Parkir, Jasa Domestic revenue 3
domestik 3 Pemeliharaan dan 255,458,446,506 235,746,335,476
Utilitas
Pendapatan dari Tanah Kawasan Domestic revenue 4
56,033,130,744 79,568,443,965
domestik 4 Industri
Pendapatan dari Domestic revenue 5
Real Estat 101,991,992,622 51,201,548,611
domestik 5
Pendapatan Domestic revenue
3,020,436,510,986 2,469,041,299,645
domestik
Sumber pendapatan 3,020,436,510,986 2,469,041,299,645 Source of revenue
Page 42
[2619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - Property Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Fortuna Party 1
242,618,091,029
Paradiso Optima
Pihak 2 PT Trans Bumi Party 2
285,933,447,523
Serbaraja
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 242,618,091,029 285,933,447,523 more than 10%
10%
Page 43
[2620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 544,963,848,242 520,755,751,014 IDR Third party
USD 18,261,115,350 9,695,957,271 USD
Mata uang 563,224,963,592 ( 99,229,173,593 ) 463,995,789,999 530,451,708,285 ( 99,131,580,403 ) 431,320,127,882 Currency
Page 44
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
137,924,945,427 203,736,011,025
tempo
Telah jatuh 1 - 30 hari 180,502,653,102 77,049,041,041 1 - 30 days Overdue
tempo 31 - 60 hari 99,309,343,806 23,379,734,495 31 - 60 days
61 - 90 hari 16,455,357,448 17,553,856,095 61 - 90 days
91 - 120 hari 16,338,677,532 19,129,667,802 91 - 120 days
Lebih dari 120 More than 120
112,693,986,277 189,603,397,827
hari days
Umur 425,300,018,165 326,715,697,260 Aging
Jatuh tempo Umur 563,224,963,592 ( 99,229,173,593 ) 463,995,789,999 530,451,708,285 ( 99,131,580,403 ) 431,320,127,882 Aging Due status
Page 45
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Trans Bumi Rank 1, Third party
50,826,598,979 67,591,808,581
Serbaraja counterparty
Pihak 2 PT Indah Kiat Rank 2,
Pulp & Paper 44,247,581,101 8,642,725,698 counterparty
Tbk
Pihak 3 PT Pindo Deli Rank 3,
Pulp & Paper 19,100,455,071 37,913,037,738 counterparty
Mills
Pihak 4 Tahir Rank 4,
19,092,000,000 0
Foundation counterparty
Pihak 5 PT Bumi Rank 5,
Serpong Damai 18,536,789,766 0 counterparty
Tbk
Pihak 6 PT Sentra Rank 6,
17,496,509,310 0
Berkat Maju counterparty
Pihak 7 PT Sejahtera Rank 7,
17,274,382,407 0
Anugrahjaya counterparty
Pihak 8 PT Grama Rank 8,
17,037,874,753 0
Pramesi Siddhi counterparty
Pihak 9 PT SMCC Rank 9,
Utama 14,700,954,578 8,134,579,884 counterparty
Indonesia
Pihak 10 PT Royal Rank 10,
Pacific 13,586,606,626 14,108,956,643 counterparty
Nusantara
Pihak lainnya Others,
Lainnya 331,325,211,001 394,060,599,741
counterparty
Rincian pihak List of
Page 46
563,224,963,592 ( 99,229,173,593 ) 463,995,789,999 530,451,708,285 ( 99,131,580,403 ) 431,320,127,882 counterparty
Page 47
[2620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 563,224,963,592 530,451,708,285 Domestic
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 563,224,963,592 ( 99,229,173,593 ) 463,995,789,999 530,451,708,285 ( 99,131,580,403 ) 431,320,127,882 domestic or international
atau international
Page 48
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 99,131,580,403 92,415,481,597 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
205,413,750 6,977,028,272
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 107,820,560 ) ( 89,267,096 ) allowance for impairment of trade
receivables
Dihapusbukukannya cadangan Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha (0) ( 171,662,370 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 99,229,173,593 99,131,580,403 trade receivables, ending
period
Page 49
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha kepada pihak Disclosure of notes for trade receivables
ketiga adalah cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang
tersebut. Piutang usaha tertentu digunakan sebagai jaminan utang bank.
Page 50
[2621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - Property Industry
Page 51
[2621100] Notes to the financial statements - Notes Payable Interest Information - Property Industry
Page 52
[2621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - Property Industry
Page 53
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Persediaan Tanah Belum Undeveloped land
3,029,474,987,583 2,894,551,157,248
Dikembangkan inventory
Aset real estat kotor Real estate assets,
3,029,474,987,583 2,894,551,157,248
gross
Aset real estat 3,029,474,987,583 2,894,551,157,248 Real estate assets
Aset real estat tidak lancar Non-current real estate
3,029,474,987,583 2,894,551,157,248
assets
Suku cadang 0 693,217,068 Spareparts
Perlengkapan 12,512,230,703 13,818,863,910 Supplies
Lainnya 375,252,216,906 361,714,519,043 Other inventories
Persediaan, kotor 387,764,447,609 376,226,600,021 Inventories, gross
Persediaan 387,764,447,609 376,226,600,021 Inventories
Page 54
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan tanah milik SCS, Entitas Anak, yang sedang dikembangkan dijadikan jaminan sehubungan Disclosure of notes for inventories
dengan utang lain-lain pihak ketiga. Perlengkapan Operasional Hotel Hotel Operational Equipment
Perlengkapan operasional hotel merupakan persediaan yang digunakan oleh hotel, seperti persediaan
makanan, minuman, peralatan dapur dan perlengkapan operasional lainnya. Persediaan lain-lain
merupakan persediaan pipa milik SEP, Entitas Anak SCS.
Page 55
[2634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Property Industry
Page 56
[2634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Property Industry
Page 57
[2640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Property Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 490,478,263,261 529,017,315,849 IDR Third party
USD 6,529,047,227 4,826,943,981 USD
Mata uang 497,007,310,488 533,844,259,830 Currency
Page 58
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 335,740,275,073 379,003,077,755 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 92,634,379,249 94,799,099,393 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 36,580,586,614 24,513,757,722 31 - 60 days
61 - 90 hari 7,696,641,017 6,216,370,656 61 - 90 days
91 - 120 hari 3,232,550,490 2,780,667,023 91 - 120 days
Lebih dari 120 hari 21,122,878,045 26,531,287,281 More than 120 days
Umur 161,267,035,415 154,841,182,075 Aging
Jatuh tempo Umur 497,007,310,488 533,844,259,830 Aging Due status
Page 59
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Adhimix RMC Rank 1, counterparty Third party
25,428,805,125 6,259,056,900
Indonesia
Pihak 2 PT Buana Jaya Bina Rank 2, counterparty
20,112,215,880 7,724,274,226
Semesta
Pihak 3 PT The Master Steel Rank 3, counterparty
14,469,604,571 8,273,302,306
Manufactory
Pihak 4 PT Krakatau Wajatama Rank 4, counterparty
14,011,927,889 15,279,219,751
Osaka Steel
Pihak 5 PT Karyamitra Tata Rank 5, counterparty
12,589,031,779 13,451,676,487
Bersama
Pihak 6 PT Anugrah Cipta Rank 6, counterparty
11,944,503,964 3,791,446,425
Selaras
Pihak 7 PT Bukaka Teknik Rank 7, counterparty
7,544,957,407 143,076,287
Utama Tbk
Pihak 8 CV Anugerah Abadi 6,924,128,790 0 Rank 8, counterparty
Pihak 9 PT Sinar Powerindo Rank 9, counterparty
6,328,553,960 7,221,766,898
Utama
Pihak 10 PT Merak Jaya Beton 5,776,458,225 8,373,047,370 Rank 10, counterparty
Pihak lainnya Lainnya 371,877,122,898 463,327,393,180 Others, counterparty
Rincian pihak 497,007,310,488 533,844,259,830 List of counterparty
Page 60
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Page 61
[2644000a] Notes to the financial statements - Sukuk - Property Industry
Page 62
[2644100] Disclosure of Notes to the financial statements - Sukuk - Property Industry
Page 63
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban jasa 1,759,494,886,830 1,546,773,220,587 Service Cost
Makan dan minuman 0 0 Food and beverage
Material 0 0 Material usage
Pertambangan 0 0 Mining cost
Royalti kepada pemerintah 0 0 Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat 0 0 Freight and handling costs
Biaya reklamasi dan penutupan Mine reclamation and closure
0 0
tambang costs
Biaya pelaksanaan proyek 0 0 Project implementation costs
Subkontraktor 0 0 Subcontractor
Upah, tenaga kerja langsung 135,978,592,810 116,315,044,315 Wages and direct labor
Amortisasi 0 0 Amortization
Depresiasi 17,594,884,930 19,649,111,454 Depreciation
Sewa 14,171,265,225 8,744,281,119 Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan 28,961,925,027 25,016,733,131 Repairs and maintenance
Jumlah biaya produksi 1,956,201,554,822 1,716,498,390,606 Total production cost
Barang setengah jadi awal 0 0 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 0 0 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 1,956,201,554,822 1,716,498,390,606 Cost of goods manufactured
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
292,583,233,835 199,422,118,184
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
2,248,784,788,657 1,915,920,508,790
pendapatan
Page 64
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak terdapat beban langsung yang melebihi 10% dari jumlah beban langsung dari satu pemasok Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 (Tidak
Diaudit).
Page 65
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Central Asia Tbk IDR 401,319,397,569 350,113,467,572 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 401,319,397,569 350,113,467,572 Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 859,035,213,789 907,694,920,641 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 859,035,213,789 907,694,920,641 Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 7,848,746,358 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 7,848,746,358 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,260,354,611,358 1,265,657,134,571 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 1,260,354,611,358 1,265,657,134,571 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 1,260,354,611,358 1,265,657,134,571 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
121,237,315,191 147,467,291,554
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 1,139,117,296,167 1,118,189,843,017 Long-term bank loans
Page 66
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Page 67
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 September 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank Jenis bunga utang bank
uang asing jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate type long-term
currency loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR SIH: 4 Juni 2027 & 8 IDR Bank Central Asia Tbk
Juli 2027 SAI: 8 Sept
2026 SAM: 21
401,319,397,569 Mengambang
Desember 2031, 21
Desember 2023 & 21
Desember 2026
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR SCS: 28 Desember IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
859,035,213,789 2028 & TCP: 26 Mei Mengambang
2026
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 11 Januari 2024 & 11 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
0 Mengambang
Januari 2026
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank Jenis bunga utang bank
uang asing jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate type long-term
currency loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR SIH: 4 Juni 2025 & 8 IDR Bank Central Asia Tbk
Juli 2027 SAI: 22 Juni
2023, 22 September
350,113,467,572 2023 & 8 September Mengambang
2026 SAM: 21
Desember 2031 & 21
Desember 2026
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR SCS: 28 Desember IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
907,694,920,641 2028 & TCP: 26 Mei Mengambang
2026
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 11 Januari 2023 & 11 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Page 68
7,848,746,358 Januari 2026 Mengambang
Page 69
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 14,980,910,504 21,785,882,028 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 14,980,910,504 21,785,882,028 Currency
Bank Negara Indonesia IDR 47,304,188,711 48,037,309,507 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 47,304,188,711 48,037,309,507 Currency (Persero) Tbk
Bank Mayapada IDR 101,900,000,000 178,000,000,000 IDR Bank Mayapada
Internasional Tbk Mata uang 101,900,000,000 178,000,000,000 Currency Internasional Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 164,185,099,215 247,823,191,535 Currency Creditor bank name
Page 70
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 71
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 September 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang asing jangka pendek jangka pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate type short-term
in foreign currency loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR SAM: 21 Maret 2024 IDR Bank Central Asia Tbk
14,980,910,504 Mengambang
SAI: 8 Juni 2024
Bank Negara Indonesia IDR IDR Bank Negara Indonesia
47,304,188,711 22 Juni 2024 Mengambang
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mayapada Internasional IDR IDR Bank Mayapada Internasional
101,900,000,000 2 Juli 2024 Mengambang
Tbk Tbk
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang asing jangka pendek jangka pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate type short-term
in foreign currency loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR SAM: 21 Maret 2023 IDR Bank Central Asia Tbk
21,785,882,028 Mengambang
SAI: 8 Maret 2023
Bank Negara Indonesia IDR IDR Bank Negara Indonesia
48,037,309,507 22 Juni 2023 Mengambang
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mayapada Internasional IDR IDR Bank Mayapada Internasional
178,000,000,000 2 Juli 2023 Mengambang
Tbk Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.