Skip to content
Back to announcement

20231031_TLKM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483709_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted TLKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 116

Page 1
Perusahaan Perseroan (Persero)
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan entitas anaknya

Laporan keuangan konsolidasian
tanggal 30 September 2023 (tidak diaudit) dan untuk periode
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut (tidak diaudit)
Page 2
                        PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
              PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
     DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
                                 (TIDAK DIAUDIT)




                                           DAFTAR ISI



                                                                     Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                        1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian            2

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                     3-4   -

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                               5

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                             6-113
Page 3

          
Page 4
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 Tanggal 30 September 2023 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                         Catatan             30 September 2023       31 Desember 2022
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas - bersih                                               3,32,37                         25.905                     31.947
Aset keuangan lancar lainnya - bersih                                     4,32,37                          1.773                      1.349
Piutang usaha - setelah dikurangi penyisihan
 kerugian kredit ekspektasian
   Pihak berelasi                                                         5,32,37                          1.682                      1.620
   Pihak ketiga                                                            5,37                            8.213                      7.014
Aset kontrak - bersih                                                     6,32,37                          2.457                      2.457
Piutang lain-lain - bersih                                                  37                               576                        245
Persediaan - bersih                                                          7                             1.475                      1.144
Aset tersedia untuk dijual                                                  11b                                6                          6
Biaya kontrak                                                                9                               734                        671
Pajak dibayar di muka                                                       27a                            2.784                      1.464
Tagihan restitusi pajak                                                     27b                                1                        380
Aset lancar lainnya                                                        8,32                            5.122                      6.760
Jumlah Aset Lancar                                                                                        50.728                     55.057

ASET TIDAK LANCAR
Aset kontrak - bersih                                                     6,32,37                             14                         34
Investasi jangka panjang                                                   10,37                           8.714                      8.653
Biaya kontrak                                                                9                             1.519                      1.741
Aset tetap                                                               11,32,35a                       176.438                    173.329
Aset hak-guna                                                               12                            21.508                     20.336
Aset takberwujud                                                            14                             8.023                      8.302
Aset pajak tangguhan - bersih                                               27f                            4.396                      4.117
Aset tidak lancar lainnya                                               13,27,32,37                        4.872                      3.623
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                                                 225.484                    220.135
JUMLAH ASET                                                                                              276.212                    275.192

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                        15,32,37                             472                        431
  Pihak ketiga                                                            15,37                           12.973                     18.026
Liabilitas kontrak                                                       17a,32                            6.520                      6.295
Utang lain-lain                                                            37                                477                        463
Utang pajak                                                                27c                             4.803                      5.372
Beban yang masih harus dibayar                                          16,32,37                          13.044                     15.445
Deposit pada pelanggan                                                     32                              2.944                      2.382
Utang bank jangka pendek                                                18a,32,37                         11.796                      8.191
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun               18b,32,37                         11.977                      8.858
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun                         12,37                            5.689                      4.925
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                           70.695                     70.388

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                        27f                             1.051                      1.023
Liabilitas kontrak                                                        17b,32                           2.532                      1.561
Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja                                31                             1.158                      1.031
Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan
  pasca kerja lainnya                                                       30                            11.463                     10.272
Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                             19,32,37                         26.345                     27.331
Liabilitas sewa                                                           12,37                           13.192                     13.736
Liabilitas lainnya                                                                                           283                        588
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                          56.024                     55.542
JUMLAH LIABILITAS                                                                                        126.719                    125.930

EKUITAS
Modal saham                                                                 21                             4.953                      4.953
Tambahan modal disetor                                                                                     2.711                      2.711
Komponen ekuitas lainnya                                                    22                             9.664                      9.697
Saldo laba
 Ditentukan penggunaannya                                                   29                            15.337                     15.337
 Belum ditentukan penggunaanya                                                                            98.028                     96.560
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk - bersih                                                                          130.693                    129.258
 Kepentingan nonpengendali                                                  20                            18.800                     20.004
JUMLAH EKUITAS                                                                                           149.493                    149.262
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                            276.212                    275.192

         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.

                                                                    1
Page 5
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
 untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)


                                                                            Catatan                2023                   2022
PENDAPATAN                                                                   23,32                   111.238                 108.874

BIAYA DAN BEBAN
Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi                        25,32                      (28.864)                  (27.167)
Beban penyusutan dan amortisasi                                            11,12,14                    (24.081)                  (25.018)
Beban karyawan                                                                24                       (11.678)                  (11.155)
Beban umum dan administrasi                                                 26,32                       (4.520)                   (4.449)
Beban interkoneksi                                                            32                        (4.525)                   (3.865)
Beban pemasaran                                                               32                        (2.588)                   (2.779)
Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan
  nilai wajar atas investasi                                                   10                         (182)                   (3.084)
Penghasilan lain-lain - bersih                                                                             223                        48
(Rugi) laba selisih kurs - bersih                                                                          (41)                      168

LABA USAHA                                                                                              34.982                   31.573

Penghasilan pendanaan                                                          32                          758                       627
Biaya pendanaan                                                                32                       (3.462)                   (3.009)
Bagian laba investasi jangka panjang pada entitas asosiasi                     10                            4                         6

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                                          32.282                   29.197

(BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                             27d
  Pajak kini                                                                                            (6.897)                   (7.278)
  Pajak tangguhan                                                                                            4                       897
                                                                                                        (6.893)                   (6.381)

LABA PERIODE BERJALAN                                                                                   25.389                   22.816

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Penghasilan (rugi) komprehensif lain yang akan
 direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Selisih kurs penjabaran                                                        22                           (33)                    201
Bagian penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi                         10b                             -                       1
Penghasilan (rugi) komprehensif lain yang tidak akan
 direklasifikasikan ke laba rugi pada periode berikutnya:
Rugi aktuaria program manfaat pasti - bersih                                   30                       (1.429)                      (1)
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - bersih                                                           (1.462)                     201

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN                                                               23.927                   23.017

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                                                                  19.499                   16.581
 Kepentingan nonpengendali                                                     20                        5.890                    6.235
                                                                                                        25.389                   22.816
Jumlah laba komprehensif periode berjalan yang dapat
 diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                                                                  18.037                   16.782
 Kepentingan nonpengendali                                                                               5.890                    6.235
                                                                                                        23.927                   23.017
LABA PER SAHAM DASAR
 (dalam jumlah penuh)                                                          28
 Laba bersih per saham                                                                                  196,84                    167,38
 Laba bersih per ADS (100 saham Seri B per ADS)                                                      19.683,59                 16.737,97




    Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.



                                                                   2
Page 6
                                                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                                                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                           LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                    untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
                                                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                                                          Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                           Saldo laba
                                                                                          Tambahan                                                      Belum
                                                                           Modal            modal               Komponen          Ditentukan          ditentukan        Jumlah        Kepentingan     Jumlah
                        Uraian                             Catatan         saham           disetor            ekuitas lainnya   penggunaannya       penggunaannya       bersih       nonpengendali    ekuitas
Saldo, 1 Januari 2023                                                         4.953            2.711                    9.697           15.337               96.560       129.258          20.004       149.262
Penambahan setoran modal dari kepentingan nonpengendali
  entitas anak                                                1e                    -                 -                     -                  -                   -            -            2.713        2.713
Penyesuaian kepentingan nonpengendali                                               -                 -                     -                  -                   -            -               13           13
Dividen kas                                                   29                    -                 -                     -                  -             (16.602)     (16.602)          (9.802)     (26.404)
Modal saham kepentingan nonpengendali
 yang diperoleh kembali                                       1e                   -                 -                     -                  -                    -           -              (18)          (18)
Laba periode berjalan                                         20                   -                 -                     -                  -               19.499      19.499            5.890        25.389
Penghasilan komprehensif lain - bersih                                             -                 -                   (33)                 -               (1.429)     (1.462)               -        (1.462)
Saldo, 30 September 2023                                                       4.953             2.711                 9.664             15.337               98.028     130.693           18.800       149.493




                                             Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.




                                                                                                          3
Page 7
                                                                  PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                                                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                     untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
                                                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                                                          Diatribusikan kepada pemilik entitas induk
                                                                                                                                           Saldo laba
                                                                                            Tambahan                                                       Belum
                                                                              Modal           modal             Komponen           Ditentukan            ditentukan        Jumlah        Kepentingan      Jumlah
                        Uraian                               Catatan          saham          disetor          ekuitas lainnya    penggunaannya         penggunaannya       bersih       nonpengendali     ekuitas
Saldo, 1 Januari 2022                                                            4.953           2.711                  9.395            15.337                 89.250       121.646           23.753      145.399
Penambahan setoran modal dari nonpengendali entitas anak                             -               -                      -                 -                      -             -                45           45
Penyesuaian kepentingan nonpengendali                                                -               -                      -                 -                      -             -                12           12
Dividen kas                                                     29                   -               -                      -                 -                (14.856)      (14.856)           (7.537)     (22.393)
Modal saham yang diperoleh kembali                              1e                   -               -                      -                 -                      -             -              (681)        (681)
Laba periode berjalan                                           20                   -               -                      -                 -                 16.581        16.581             6.235       22.816
Penghasilan komprehensif lain - bersih                                               -               -                    201                 -                      -           201                 -          201
Saldo, 30 September 2022                                                         4.953           2.711                  9.596            15.337                 90.975       123.572           21.827      145.399




                                                Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.




                                                                                                          4
Page 8
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                              LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
  Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022 (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)

                                                                          Catatan                 2023                      2022
ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI
 Penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain                                                         111.475                    107.580
 Penerimaan dari pendapatan bunga                                                                            755                        622
 Penerimaan restitusi pajak                                                                                  100                      2.530
 Pembayaran kas untuk beban                                                                              (41.740)                   (34.063)
 Pembayaran kas kepada karyawan                                                                          (12.877)                   (11.457)
 Pembayaran pajak penghasilan badan dan final                                                             (8.001)                    (6.893)
 Pembayaran beban bunga                                                                                   (3.548)                    (3.066)
 Pembayaran sewa jangka pendek dan bernilai rendah                           12                           (2.234)                    (2.371)
 Pembayaran pajak pertambahan nilai - bersih                                                              (1.112)                    (1.941)
 Pembayaran kas lainnya - bersih                                                                             (41)                       (75)

Arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi                                                     42.777                     50.866

ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI
 Hasil dari klaim asuransi                                                   11                              160                        267
 Hasil dari penjualan aset tetap                                             11                               83                        391
 Penerimaan dividen dari entitas asosiasi                                    10                               14                         10
 Pembelian aset tetap                                                       11,39                        (22.733)                   (23.252)
 Akuisisi menara telekomunikasi oleh anak perusahaan                         1e                           (1.684)                         -
 Pembelian aset takberwujud                                                 14,39                         (1.588)                    (1.762)
 Penempatan pada aset keuangan lancar lainnya - bersih                                                      (427)                      (207)
 Penambahan investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                 10                             (315)                    (1.190)
 Penurunan (kenaikan) uang muka dan aset lainnya                             13                              228                     (1.018)

Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan investasi                                                  (26.262)                   (26.761)

ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
 Pencairan utang bank dan pinjaman lainnya                                  18,19                         32.196                     31.564
 Penerimaan setoran modal pada entitas anak dari pemegang
  saham nonpengendali                                                        1e                            2.713                         45
 Pembayaran utang bank dan pinjaman lainnya                                 18,19                        (26.448)                   (34.487)
 Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
  Perusahaan                                                                 21                          (16.602)                   (14.856)
 Pembayaran dividen kas kepada pemegang saham
  nonpengendali entitas anak                                                 20                           (9.802)                    (7.537)
 Pembayaran kewajiban sewa                                                                                (4.556)                    (5.764)
 Pembelian saham kembali pemegang saham
   nonpengendali entitas anak                                                1e                              (18)                         -

Arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan                                                  (22.517)                   (31.035)

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                                       (6.002)                    (6.930)

DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN
 SETARA KAS                                                                                                  (39)                      277

PENYISIHAN KERUGIAN KREDIT EKSPEKTASIAN                                                                       (1)                        (1)

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE                                          3                           31.947                     38.311

KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                                         3                           25.905                     31.657




         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.


                                                                    5
Page 9
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM

     a. Pendirian dan informasi umum

       Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (“Perusahaan”) pada mulanya
       merupakan bagian dari “Post en Telegraafdienst”, yang didirikan dan beroperasi secara komersial
       pada tahun 1884 berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 7 tanggal 27 Maret
       1884 dan diumumkan dalam Berita Negara Hindia Belanda No. 52 tanggal 3 April 1884.

       Pada tahun 1991, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, status Perusahaan diubah
       menjadi perseroan terbatas milik negara (“Persero”). Entitas induk terakhir Perusahaan adalah
       Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) (Catatan 21).

       Perusahaan didirikan berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, S.H. No. 128 tanggal 24 September
       1991. Akta pendirian tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan
       Surat Keputusan No. C2-6870.HT.01.01.Th.1991 tanggal 19 November 1991 dan diumumkan dalam
       Berita Negara Republik Indonesia No. 5 tanggal 17 Januari 1992, Tambahan No. 210. Anggaran
       Dasar Perusahaan telah beberapa kali diubah, perubahan terakhir dilakukan sehubungan dengan
       kebutuhan Perusahaan untuk melakukan penyesuaian kegiatan usaha dalam Anggaran Dasar
       dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020.

       Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan di atas sebagaimana dituangkan dalam Akta Notaris
       Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. No. 37 tanggal 22 Juni 2022. Perubahan telah diterima dan disetujui oleh
       Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Keputusan
       Menkumham No. AHU-0044650.AH.01.02. Tahun 2022 tanggal 29 Juni 2022 tentang Persetujuan
       Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Perusahaan Perseroan (Persero)
       PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
       melakukan usaha di bidang penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi, informatika, serta
       optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perusahaan untuk menghasilkan barang
       dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan
       guna meningkatkan nilai Perusahaan dengan menerapkan prinsip Perseroan Terbatas. Untuk
       mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahaan dapat menjalankan kegiatan usaha yang
       secara umum meliputi:

       i.   Usaha utama:
            (a) Merencanakan,      membangun,     menyediakan,   mengembangkan,      mengoperasikan,
                memasarkan/menjual/menyewakan, dan memelihara jaringan telekomunikasi dan informatika
                dalam arti yang seluas-luasnya dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.
            (b) Merencanakan, mengembangkan, menyediakan, memasarkan/menjual, dan meningkatkan
                layanan jasa telekomunikasi dan informatika dalam arti yang seluas-luasnya dengan
                memperhatikan peraturan perundang-undangan.
            (c) Melakukan investasi, termasuk penyertaan modal pada perusahaan lainnya sejalan dengan
                dan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.

       ii. Usaha penunjang:
           (a) Menyediakan jasa transaksi pembayaran dan pengiriman uang melalui jaringan
               telekomunikasi dan informatika.
           (b) Menjalankan kegiatan dan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya yang dimiliki
               Perusahaan, antara lain pemanfaatan aset tetap dan aset bergerak, fasilitas sistem informasi,
               fasilitas pendidikan dan pelatihan, serta fasilitas pemeliharaan dan perbaikan.
           (c) Bekerja sama dengan pihak lain dalam rangka optimalisasi sumber daya informatika,
               komunikasi atau teknologi yang dimiliki oleh pihak lain pelaku industri informatika, komunikasi
               dan teknologi, sejalan dengan dan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan.




                                                     6
Page 10
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)

       Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Bandung, Jawa Barat, beralamatkan di Jalan Japati
       No. 1, Bandung.

        Perusahaan memiliki beberapa izin penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa dari Pemerintah yang
        berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas selama Perusahaan tunduk pada ketentuan
        perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan ketentuan sebagaimana tercantum dalam
        izin-izin tersebut. Untuk setiap izin yang diterbitkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika
        (“Menkominfo”), evaluasi dilakukan setiap tahun dan evaluasi menyeluruh dilakukan setiap lima tahun.
        Perusahaan wajib menyampaikan laporan atas penyelenggaraan jaringan dan/atau jasa berdasarkan
        izin-izin tersebut di atas setiap tahun kepada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan
        Informatika (“DJPPI”), sebelumnya adalah Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (“DJPT”).

        Laporan tersebut meliputi beberapa informasi, seperti kemajuan pengembangan jaringan, pencapaian
        standar kualitas jasa, jumlah pelanggan, pembayaran biaya atas hak penyelenggaraan, dan kontribusi
        pelayanan universal. Sementara, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik, jasa interkoneksi
        internet, dan jasa akses internet, terdapat tambahan informasi yang dipersyaratkan, seperti kinerja
        operasi, segmen pelanggan, lalu lintas, dan pendapatan bruto.
        Rincian izin-izin tersebut adalah sebagai berikut:

                                                                                             Tanggal penetapan/
                      Izin                     No. Izin                Jenis jasa              perpanjangan
       Izin penyelenggaraan jasa       127/KEP/DJPPI/           Jasa internet teleponi            30 Maret 2016
           internet teleponi untuk       KOMINFO/3/2016           untuk keperluan publik
           keperluan publik
       Izin penyelenggaraan jasa       2176/KEP/M.KOMINFO/      Jasa akses internet           30 Desember 2016
           akses internet                12/2016
       Izin penyelenggaraan jasa       1040/KEP/M.KOMINFO/      Jasa penyediaan konten              16 Mei 2017
           penyediaan konten            16/2017
       Izin penyelenggaraan jasa       1004/KEP/M.KOMINFO/      Jasa interkoneksi internet    26 Desember 2018
           interkoneksi internet         2018
       Izin penyelenggaraan jasa       046/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan sistem                  3 Agustus 2020
           sistem komunikasi data        02/2020                  komunikasi data
       Izin penyelenggaran jasa        022/KEP/M.KOMINFO/       Jasa multimedia layanan         25 Februari 2021
           untuk kategori layanan        02/2021                  IPTV
           IPTV
       Izin penerbit uang elektronik   Izin Bank Indonesia      Penerbit uang elektronik             1 Juli 2021
           dan penyelenggara              23/587/DKSP/Srt/B      dan penyelenggara
           transfer dana                                         transfer dana
       Izin penyelenggaraan            073/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                  23 Agustus 2021
           jaringan tetap sambungan      02/2021                  sambungan
           langsung jarak jauh                                    langsung jarak jauh
       Izin penyelenggaraan            082/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap                   8 Oktober 2021
           jaringan tetap sambungan      02/2021                  sambungan
           internasional                                          internasional
       Izin penyelenggaraan            094/KEP/M.KOMINFO/       Jaringan tetap tertutup        9 Desember 2021
           jaringan tetap tertutup       02/2021
       Izin penyelenggaran jaringan    095/KEP/M.KOMINFO/      Jaringan tetap lokal            9 Desember 2021
           tetap lokal berbasis          02/2021                 berbasis circuit
           circuit switched                                      switched dan packet
                                                                 switched




                                                        7
Page 11
                                   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                               yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                     (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     b.     Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Corporate Secretary, Internal Audit, dan
            Karyawan

            i. Dewan Komisaris dan Direksi

                 Berdasarkan keputusan yang dibuat pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
                 yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 35 tanggal 23 Juni 2023
                 dan No. 34 tanggal 18 Juni 2021, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah
                 sebagai berikut:

                                                               30 September 2023          31 Desember 2022
                 Komisaris Utama/                         Bambang Permadi            Bambang Permadi
                 HIDDEN_ROW
                  Komisaris Independen                      Soemantri Brojonegoro      Soemantri Brojonegoro
                 Komisaris Independen                     Wawan Iriawan              Wawan Iriawan
                 Komisaris Independen                     Bono Daru Adji             Bono Daru Adji
                 Komisaris Independen                     Abdi Negara Nurdin         Abdi Negara Nurdin
                 Komisaris                                Arya Mahendra Sinulingga   Arya Mahendra Sinulingga
                 Komisaris                                Marcelino Rumambo Pandin   Marcelino Rumambo Pandin
                 Komisaris                                Ismail                     Ismail
                 Komisaris                                Rizal Mallarangeng         Rizal Mallarangeng
                 Komisaris                                Isa Rachmatarwata          Isa Rachmatarwata
                 Komisaris                                Silmy Karim                -
                 Direktur Utama                           Ririek Adriansyah          Ririek Adriansyah
                 Direktur Enterprise & Business Service   F.M. Venusiana R.          F.M. Venusiana R.
                 Direktur Digital Business                Muhamad Fajrin Rasyid      Muhamad Fajrin Rasyid
                 Direktur Human Capital Management        Afriwandi                  Afriwandi
                 Direktur Keuangan dan
                  Manajemen Risiko                        Heri Supriadi              Heri Supriadi
                 Direktur Network & IT Solution           Herlan Wijanarko           Herlan Wijanarko
                 Direktur Strategic Portfolio             Budi Setyawan Wijaya       Budi Setyawan Wijaya
                 Direktur Wholesale &
                  International Services                  Bogi Witjaksono            Bogi Witjaksono
                 Direktur Group Business Development      Honesti Basyir             -
                 Direktur Consumer Service                -                          F.M. Venusiana R.


          ii.    Komite Audit, Corporate Secretary, dan Internal Audit

                 Susunan Komite Audit, Corporate Secretary, dan Internal Audit Perusahaan adalah sebagai
                 berikut:

                                                               30 September 2023        31 Desember 2022
                 Ketua                                    Bono Daru Adji           Bono Daru Adji
                 Anggota                                  Bambang Permadi          Bambang Permadi
                                                           Soemantri Brojonegoro    Soemantri Brojonegoro
                 Anggota                                  Wawan Iriawan            Wawan Iriawan
                 Anggota                                  Abdi Negara Nurdin       Abdi Negara Nurdin
                 Anggota                                  Emmanuel Bambang Suyitno Emmanuel Bambang Suyitno
                 Anggota                                  Edy Sihotang             Edy Sihotang
                 Corporate Secretary                      Edwin Julianus Sebayang  R. Achmad Faisal
                 Internal Audit                           Daru Mulyawan            Daru Mulyawan

          iii.   Karyawan

                 Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak (secara kolektif disebut “Grup”) pada tanggal
                 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah 20.697 orang dan 20.951
                 orang.
                                                            8
Page 12
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   c. Penawaran umum efek Perusahaan

      Jumlah saham Perusahaan sesaat sebelum penawaran umum perdana (Initial Public Offering
      atau “IPO”) adalah 8.400.000.000, yang terdiri dari 8.399.999.999 saham Seri B dan 1 saham Seri A
      Dwiwarna yang seluruhnya dimiliki oleh Pemerintah. Pada tanggal 14 November 1995, Pemerintah
      menjual saham Perusahaan yang terdiri dari 933.333.000 saham baru Seri B dan 233.334.000 saham
      Seri B milik Pemerintah kepada masyarakat melalui IPO di Bursa Efek Indonesia (“BEI”), dan
      penawaran dan pencatatan di Bursa Efek New York (“NYSE”) dan Bursa Efek London (“LSE”) atas
      700.000.000 saham Seri B milik Pemerintah dalam bentuk American Depositary Shares (“ADS”).
      Terdapat 35.000.000 ADS dan masing-masing ADS mewakili 20 saham Seri B pada saat itu.

      Pada bulan Desember 1996, Pemerintah menjual saham Perusahaan sebanyak 388.000.000 saham
      Seri B dan selanjutnya pada tahun 1997, Pemerintah membagikan 2.670.300 saham Seri B sebagai
      insentif bagi para pemegang saham Perusahaan yang tidak menjual sahamnya selama satu tahun
      terhitung sejak tanggal IPO. Pada bulan Mei 1999, Pemerintah kembali menjual 898.000.000 saham
      Seri B.

      Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, pada
      RUPST Perusahaan tanggal 16 April 1999, para pemegang saham Perusahaan memutuskan untuk
      meningkatkan modal ditempatkan yang berasal dari kapitalisasi sebagian tambahan modal disetor
      melalui pembagian saham bonus sejumlah 746.666.640 lembar saham. Pembagian saham bonus
      kepada para pemegang saham Perusahaan dilakukan pada bulan Agustus 1999. Pada tanggal 16
      Agustus 2007, Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas telah diamendemen
      dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang berlaku
      efektif pada tanggal yang sama. Pemberlakuan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tidak berdampak
      terhadap penawaran umum efek Perusahaan. Perusahaan telah memenuhi ketentuan Undang-
      Undang tersebut.

      Pada bulan Desember 2001, Pemerintah menjual 1.200.000.000 saham atau 11,9% dari jumlah
      saham Seri B yang beredar. Pada bulan Juli 2002, Pemerintah kembali menjual 312.000.000 saham
      atau 3,1% dari jumlah saham Seri B yang beredar.

      Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris A. Partomuan Pohan,
      S.H., LLM. No. 26 tanggal 30 Juli 2004, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan
      saham Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 2. Untuk 1 saham Seri A
      Dwiwarna dengan nilai nominal Rp500 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai
      nominal Rp250 dan 1 saham Seri B dengan nilai nominal Rp250. Jumlah modal saham dasar
      Perusahaan setelah pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 39.999.999.999
      saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B, dan jumlah
      modal saham ditempatkan Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan
      10.079.999.639 saham Seri B menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B.
      Setelah pemecahan saham, setiap ADS mewakili 40 saham Seri B.

      Pada Rapat Umum Luar Biasa (“RUPSLB”) yang diselenggarakan pada tanggal 21 Desember 2005
      dan RUPST pada tanggal 29 Juni 2007, 20 Juni 2008, dan 19 Mei 2011, para pemegang saham
      Perusahaan menyetujui masing-masing rencana tahap I, II, III, dan IV program Perusahaan untuk
      membeli kembali saham Seri B yang telah diterbitkan.

      Selama periode 21 Desember 2005 sampai dengan 20 Juni 2007, Perusahaan telah melakukan
      pembelian kembali 211.290.500 saham dari publik (program pembelian kembali saham tahap I). Pada
      tanggal 30 Juli 2013, Perusahaan telah menjual seluruh saham tersebut.




                                                  9
Page 13
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1. UMUM (lanjutan)

   c. Penawaran umum efek Perusahaan (lanjutan)

       Pada RUPST tanggal 19 April 2013, sebagaimana diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
       M.Kn., No. 38 tanggal 19 April 2013, para pemegang saham menyetujui perubahan rencana
       Perusahaan atas saham treasuri yang diakuisisi dalam tahap III. Berdasarkan keputusan RUPST
       Perusahaan tanggal 19 April 2013 yang dinyatakan dalam Akta Notaris No. 38 tanggal 19 April 2013
       oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., para pemegang saham Perusahaan menyetujui pemecahan saham
       Perusahaan untuk Seri A Dwiwarna dan Seri B dari 1 menjadi 5. Untuk 1 saham Seri A Dwiwarna
       dengan nilai nominal Rp250 dipecah menjadi 1 saham Seri A Dwiwarna dengan nilai nominal Rp50
       dan 4 saham Seri B dengan nilai nominal Rp50. Jumlah modal saham dasar Perusahaan setelah
       pemecahan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 79.999.999.999 saham Seri B menjadi 1
       saham Seri A Dwiwarna dan 399.999.999.999 saham Seri B. Jumlah modal saham ditempatkan
       Perusahaan meningkat dari 1 saham Seri A Dwiwarna dan 20.159.999.279 saham Seri B menjadi 1
       saham Seri A Dwiwarna dan 100.799.996.399 saham Seri B. Setelah pemecahan saham, setiap ADS
       mewakili 200 saham Seri B. Efektif tanggal 26 Oktober 2016, Perusahaan melakukan perubahan rasio
       Depositary Receipt dari 1 ADS mewakili 200 saham Seri B menjadi 1 ADS mewakili 100 saham Seri
       B (Catatan 21). Informasi laba bersih per ADS pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lainnya konsolidasian telah disesuaikan dengan perubahan rasio ini.

      Pada tanggal 16 Mei dan 5 Juni 2014, Perusahaan telah melakukan pembatalan pencatatan pada
      Bursa Efek Tokyo (“TSE”) dan delisting pada LSE.

      Pada tanggal 30 September 2023, seluruh saham Seri B Perusahaan telah dicatatkan pada BEI dan
      37.264.181 ADS telah dicatatkan pada NYSE (Catatan 21).

      Pada tanggal 16 Juni 2015, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Telkom Tahap I Tahun
      2015 masing-masing sebesar Rp2.200 miliar untuk Seri A yang berjangka waktu 7 (tujuh) tahun,
      Rp2.100 miliar untuk Seri B yang berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun, Rp1.200 miliar untuk Seri C
      yang berjangka waktu 15 (lima belas) tahun, dan Rp1.500 miliar untuk Seri D yang berjangka waktu
      30 (tiga puluh) tahun dan masing-masing telah dicatatkan di BEI (Catatan 19b).

      Pada tanggal 21 Desember 2015, Perusahaan menjual sisa saham treasuri tahap III.

      Pada tanggal 29 Juni 2016, Perusahaan menjual saham treasuri tahap IV.

      Pada RUPST tanggal 27 April 2018 yang diaktakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
      No. 54, para pemegang saham menyetujui pembatalan 1.737.779.800 saham treasuri dengan
      mengurangi modal saham Perseroan.




                                                  10
Page 14
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mengkonsolidasikan
       laporan keuangan semua entitas anak yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung, sebagai
       berikut (Catatan 2b dan 2d):

       i.   Entitas anak dengan kepemilikan langsung:

                                                                           Tahun                                Jumlah aset sebelum
                                                                         dimulainya   Persentase kepemilikan*         eliminasi
                                                                           operasi  30 September 31 Desember 30 September 31 Desember
                  Entitas anak                 Jenis usaha               komersial      2023          2022       2023           2022
            PT Telekomunikasi        Jasa jaringan dan layanan              1995              70            65    104.172       100.991
             Selular                   telekomunikasi seluler
             (“Telkomsel”)

            PT Dayamitra             Penyewaan menara                      1995              72           72        56.352      56.072
             Telekomunikasi Tbk.      telekomunikasi dan jasa
             (“Mitratel”)             telekomunikasi lainnya

            PT Multimedia            Jasa jaringan telekomunikasi          1998             100          100        19.136      18.710
             Nusantara                 dan multimedia
             (“Metra”)

            PT Telekomunikasi        Jasa telekomunikasi dan               1995             100          100        14.376      13.949
             Indonesia                 informasi internasional
             International
             (“Telin”)

            PT Sigma Cipta           Jasa konsultasi piranti               1988             100          100         7.681       8.522
             Caraka                    keras, piranti lunak
             (“Sigma”)                 komputer, dan pusat
                                       penyimpanan data
                                       (data center)

            PT Telkom Satelit        Telekomunikasi -                      1996             100          100         7.448       6.470
             Indonesia                menyediakan sistem
             (“Telkomsat”)            komunikasi satelit, jasa
                                      dan sarana terkait

            PT Graha Sarana          Pembangunan, perdagangan,             1982             100          100         5.855       5.865
             Duta                     jasa, dan pengangkutan
             ("GSD")                  darat

            PT Telkom Akses          Pembangunan, jasa dan                 2013             100          100         4.568       5.308
             (“Telkom Akses”)         perdagangan bidang
                                      telekomunikasi

            PT Telkom Data           Data center                           1996             100          100         3.512       3.202
             Ekosistem
             (“TDE”)

            PT Metra-Net             Jasa portal multimedia                2009             100          100         1.952       1.731
             (“Metra-Net”)

            PT Infrastruktur         Pembangunan, jasa dan                 2014             100          100         1.336       1.360
             Telekomunikasi           perdagangan bidang
             Indonesia                telekomunikasi
             (“Telkom Infra”)

            PT PINS Indonesia        Jasa dan pembangunan                  1995             100          100          813          797
             (“PINS”)                  telekomunikasi


            PT Napsindo Primatel     Telekomunikasi -                      1999;             60           60            5            5
             Internasional            menyediakan Network,                berhenti
             (“Napsindo”)             Access Point ("NAP"),              beroperasi
                                      Voice Over Data ("VOD"),             pada
                                      dan jasa terkait lainnya            tanggal
                                                                         13 Januari
                                                                           2006

            *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
            Semua entitas anak dengan kepemilikan langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                    11
Page 15
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.   Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung:

                                                                       Tahun                                              Jumlah aset sebelum
                                                                     dimulainya        Persentase kepemilikan*                  eliminasi
                                                                       operasi       30 September 31 Desember         30 September 31 Desember
                    Entitas anak                 Jenis usaha         komersial           2023          2022                2023           2022
              PT Metra Digital             Jasa perdagangan             2013                  100           100               9.085          9.019
               Investama                     informasi dan
               (“MDI”)                       teknologi multimedia,
                                             hiburan, dan
                                             investasi

              Telekomunikasi               Telekomunikasi dan           2008                   100             100               3.690      3.678
               Indonesia                    jasa terkait
               International Pte. Ltd.
               ("Telin Singapore"),
               berdomisili di Singapura

              Telekomunikasi               Investasi dan layanan        2010                   100             100               3.312      2.981
               Indonesia                     telekomunikasi
               International Ltd.
               ("Telin Hong Kong"),
               berdomisili di Hong Kong

              PT Infomedia                 Jasa layanan                 1984                   100             100               2.304      2.268
               Nusantara                     contact center dan
               (“Infomedia”)                 content directory

              PT Telkom Landmark           Jasa pengembangan            2012                    55              55               2.045      2.100
               Tower                         dan manajemen
               (“TLT”)                       properti

              PT Finnet Indonesia          Jasa teknologi               2006                    60              60               1.817      1.248
               (“Finnet”)                    informatika

              PT Persada Sokka             Penyewaan menara             2008                   100             100               1.672      1.401
               Tama                         telekomunikasi dan
               ("PST")                      jasa telekomunikasi
                                            lainnya

              PT Nuon Digital Indonesia    Jasa penjualan               2010                   100             100               1.454      1.199
               (“Nuon”)                      konten digital

              Telekomunikasi              Jasa telekomunikasi,          2012                   100             100                934        836
               Indonesia                    jaringan, mobile,
               International                internet, dan data
               (TL) S.A.
               ("Telkomcel"),
               berdomisili di Timor Leste

              PT Telkomsel Mitra           Jasa konsultan               2019                   100             100                909        945
               Inovasi                       manajemen bisnis
               (“TMI”)                       dan investasi

              PT Metra Digital Media       Jasa informasi               2013                   100             100                896        986
               (“MD Media”)                  telekomunikasi dan
                                             informasi lainnya

              PT Telkomsel Ekosistem       Informasi dan                2021                   100             100                806        807
               Digital                       teknologi terkait
               ("TED")                       jasa, multimedia,
                                             hiburan, dan
                                             investasi

              PT Administrasi              Jasa administrasi            2002                   100             100                735        632
               Medika                        asuransi kesehatan
               (“Ad Medika”)

              PT Swadharma                 Jasa pengisian kas           2001                    51              51                433        458
               Sarana Informatika            dan pemeliharaan
               (“SSI”)                       ATM

              *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
              Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.




                                                                       12
Page 16
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     d. Entitas anak (lanjutan)

        ii.   Entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung (lanjutan):

                                                                    Tahun                                               Jumlah aset sebelum
                                                                  dimulainya        Persentase kepemilikan*                   eliminasi
                                                                    operasi       30 September 31 Desember          30 September    31 Desember
                   Entitas anak                Jenis usaha        komersial           2023          2022                2023            2022
              TS Global                   Jasa satelit               1996                   70            70                 420             566
               Network Sdn. Bhd.
               (“TSGN”),
               berdomisili di Malaysia

              PT Digital Aplikasi Solusi Jasa sistem                  2014                   100             100                 330        384
               ("Digiserve")               komunikasi

              PT Nusantara Sukses         Jasa dan                    2014                   100             100                 301        301
               Investasi                    perdagangan
               (“NSI”)

              PT Graha Yasa Selaras       Jasa pariwisata             2012                    51              51                 285        285
               (”GYS”)

              PT Graha Telkomsigma        Jasa pengelolaan            1999                   100             100                 220        190
               ("GTS")                      dan konsultasi

              PT Nutech Integrasi         Jasa penyedia sistem        2001                    60              60                 217        273
               (“Nutech”)                   integrator

              Telekomunikasi              Jasa telekomunikasi         2014                   100             100                 200        294
               Indonesia                    dan informasi
               International Inc.
               (“Telin USA”),
               berdomisili di
               Amerika Serikat

              PT Collega Inti Pratama     Perdagangan dan             2001                    70              70                 198        173
               ("CIP")                     jasa

              PT Media Nusantara          Jasa konsultasi             2012                    55              55                 176        116
               Data Global
               ("MNDG")

              Telekomunikasi              Jasa telekomunikasi         2013                    70              70                 144        125
               Indonesia Intl               dan informasi
               (Malaysia) Sdn. Bhd.
               (”Telin Malaysia”),
               berdomisili di Malaysia

              PT Teknologi Data           Jasa telekomunikasi         2013                   100             100                 112          7
               Infrastruktur                dan data center
               (“TDI”)

              Telekomunikasi              Jasa telekomunikasi         2013                   100             100                  86         33
               Indonesia                    dan informasi
               International
               (Australia) Pty. Ltd.
               (“Telin Australia”),
               berdomisili di Australia

              PT Metra TV                 Jasa penyiaran              2013                   100             100                  46         34
               ("Metra TV")                 berlangganan

              PT Bosnet Distribution      Perdagangan dan             2012                    60              60                  37         36
               Indonesia                   jasa konsultasi
               ("BDI")

              PT Pojok Celebes            Usaha pariwisata            2008                   100             100                  32         33
               Mandiri
               ("PCM")

              PT Metraplasa               Jasa jaringan dan           2012                    60              60                  30         30
               (“Metraplasa”)               e-commerce



              *Persentase kepemilikan sebesar 99,99% disajikan dengan pembulatan menjadi 100%.
              Selain yang disebutkan secara spesifik, entitas anak dengan kepemilikan tidak langsung berdomisili di Indonesia.



                                                                       13
Page 17
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
1.   UMUM (lanjutan)

     e. Informasi penting lainnya

          i. Perusahaan

             Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan telah menandatangani Akta Pemisahan Segmen Usaha
             IndiHome ke Telkomsel Nomor 140 yang telah disetujui melalui RUPST 2023 sesuai dengan Akta
             Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., No. 35 tanggal 23 Juni 2023. Nilai bisnis IndiHome yang
             dipisahkan adalah Rp58.250 miliar. Bersamaan dengan pemisahan IndiHome tersebut, Singapore
             Telecommunication Ltd. (“Singtel“) juga memutuskan untuk turut melakukan penyertaan modal
             dengan melakukan setoran secara tunai kepada Telkomsel sebesar Rp2.713 miliar. Hal ini
             menjadikan kepemilikan efektif Perusahaan di Telkomsel menjadi 69,9%, dan Singtel di Telkomsel
             menjadi 30,1%, yang berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2023.

          ii. Mitratel

              Pada tanggal 2 Juni 2022, Mitratel mengumumkan untuk melakukan pembelian kembali saham
              dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp1.000 miliar. Periode pembelian kembali saham Mitratel
              adalah selama tiga bulan dari tanggal 2 Juni 2022 sampai dengan tanggal 2 September 2022.
              Mitratel telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 885.200.000 lembar saham atau
              setara dengan Rp681 miliar. Pada tanggal 6 Maret 2023, Mitratel kembali mengumumkan untuk
              melakukan pembelian kembali saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp1.500 miliar.
              Periode pembelian kembali saham Mitratel dimulai 14 April 2023. Mitratel telah melakukan
              pembelian kembali saham pada tanggal 7 Juni 2023 sampai 30 September 2023 sebanyak
              26.800.000 lembar saham atau setara dengan Rp18 miliar.

              Pada tanggal 15 Februari 2023, berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat atau Conditional Sale
              and Purchase Agreement (“CSPA”) Menara Telekomunikasi antara PT Indosat Tbk. (“Indosat”)
              dengan Mitratel, untuk melakukan akuisisi 997 menara telekomunikasi milik Indosat senilai
              Rp1.648 miliar. Mitratel dan Indosat juga menyepakati penyewaan kembali oleh Indosat atas slot
              pada menara telekomunikasi yang dialihkan/diakuisisi kepada Mitratel sebanyak 983 site selama
              10 tahun masa sewa. Selain itu, Indosat juga telah menyepakati untuk memberikan pesanan 3.500
              kolokasi baru selama 3 tahun kedepan dengan Mitratel membayar kompensasi sebesar Rp473
              miliar sebagai komitmen dan sampai tanggal 30 September 2023 Mitratel telah membayarkan
              sebesar Rp406 miliar.

          iii. Sigma

              Berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn. No. 120 tanggal 19 April 2022, Perusahaan
              melakukan transaksi pengambilalihan saham Sigma, sehingga kepemilikan langsung
              Perusahaan pada Sigma menjadi 56,39% dan menyebabkan terdilusinya porsi kepemilikan Metra
              menjadi 43,61%.


     f.    Penyelesaian dan kewenangan penerbitan laporan keuangan konsolidasian
           Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
           konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah disetujui dan
           diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Oktober 2023.




                                                       14
Page 18
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI

     Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
     Keuangan (“SAK”) di Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) di
     Indonesia dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) di Indonesia yang dikeluarkan oleh
     Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Badan Pengawas Pasar
     Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan
     Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”, yang terlampir dalam surat KEP-347/BL/2012.

     a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan
        dasar akrual. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dengan dasar harga perolehan, kecuali
        untuk akun tertentu yang diukur dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan
        yang relevan.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan
        perubahan kas dan setara kas dari kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan.

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang
        Rupiah (“Rp”) yang juga merupakan mata uang fungsional setiap entitas dalam grup kecuali entitas
        anak tertentu yang memiliki mata uang fungsional Dolar Amerika Serikat, Dolar Australia, dan Ringgit
        Malaysia. Untuk angka-angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini yang masih mengandung
        nilai tetapi di bawah Rp1 miliar dan US$ 1 juta disajikan dengan angka nol.

        Standar akuntansi baru

        Pada tanggal 1 Januari 2023, Grup menerapkan pernyataan standar akuntansi keuangan dan
        interpretasi standar akuntansi keuangan baru dan revisi yang efektif sejak tanggal tersebut.
        Penyesuaian kebijakan akuntansi Grup telah dibuat seperti yang disyaratkan, sesuai dengan
        ketentuan transisi dalam masing-masing standar dan interpretasi. Penerapan standar dan interpretasi
        yang baru dan direvisi tidak menghasilkan perubahan besar terhadap kebijakan akuntansi Grup dan
        tidak memiliki dampak material pada jumlah yang dilaporkan untuk tahun keuangan saat ini atau
        sebelumnya:
        i. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
        ii. Amendemen PSAK 16: Aset Tetap
        iii. Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
        iv. Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan

        Standar akuntansi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

        Berlaku efektif 1 Januari 2024:

        i. Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
            Amendemen ini mengklarifikasi terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan dan klasifikasi
            liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang.
        ii. Amendemen PSAK 73: Sewa
            Amendemen ini mengatur tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik.




                                                    15
Page 19
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     b. Prinsip konsolidasi

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak di mana
       Perusahaan memiliki kendali. Pengendalian timbul ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal
       hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
       imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara spesifik, Grup mengendalikan
       investee jika dan hanya jika Grup memiliki kekuasaan atas investee, eksposur, atau hak atas imbal
       hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan
       kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil.

       Umumnya, ada dugaan bahwa mayoritas hak suara menghasilkan kontrol. Untuk mendukung
       anggapan ini bila Grup memiliki mayoritas atau kurang dari mayoritas hak suara atau hak serupa dari
       investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah
       Grup memiliki kuasa atas investee, termasuk:
       i. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
       ii. Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
       iii. Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

       Grup menilai kembali apakah Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
       adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Entitas anak dikonsolidasi
       sejak tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak dikonsolidasikan lagi
       sejak tanggal Grup kehilangan pengendalian. Aset, liabilitas, pendapatan, dan beban entitas anak
       yang diperoleh atau dilepaskan selama periode berjalan dimasukkan ke dalam laporan posisi
       keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak
       tanggal ketika Grup memperoleh pengendalian hingga tanggal sejak Grup kehilangan pengendalian.

       Laba atau rugi dan setiap komponen pendapatan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
       Perusahaan dan pada kepentingan nonpengendali, meskipun hal ini akan mengakibatkan timbulnya
       saldo defisit pada kepentingan nonpengendali.

       Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan dan beban, dan arus kas atas transaksi antar-Grup
       dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.

       Saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup:
       i. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada nilai
            tercatatnya ketika pengendalian hilang;
       ii. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak
            terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian;
       iii. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan
            yang mengakibatkan hilangnya pengendalian;
       iv. mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
            hilangnya pengendalian; dan
       v. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan
            laba rugi konsolidasian yang dapat diatribusikan pada Grup.




                                                    16
Page 20
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     c. Transaksi dengan pihak berelasi

       Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang digunakan sesuai
       dengan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
       Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No.KEP-
       347/BL/2012. Pihak-pihak yang dipertimbangkan sebagai pihak berelasi adalah orang atau entitas
       yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya.

       Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 tersebut, entitas berelasi dengan pemerintah
       merupakan entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi secara signifikan oleh
       pemerintah. Pemerintah dalam hal ini adalah Menteri Keuangan atau Pemerintah Daerah yang
       merupakan pemegang saham dari entitas.

       Personil manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab
       untuk merencanakan, memimpin, dan mengendalikan aktivitas entitas, secara langsung atau tidak
       langsung, termasuk direktur (baik eksekutif maupun bukan eksekutif) dari Grup. Status pihak berelasi
       diperluas sampai dengan manajemen kunci dari entitas anak sampai dengan tingkatan mereka
       mengarahkan operasi entitas anak dengan tingkat keterlibatan minimal dari manajemen Perusahaan.

     d. Kombinasi bisnis dan goodwill

       Kombinasi bisnis dicatat dengan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan diukur sebesar nilai
       wajarnya, yang merupakan agregat dari nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil alih, dan
       instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai pertukaran atas pengendalian dari pihak yang diakuisisi.
       Untuk setiap kombinasi bisnis, kepentingan nonpengendali diukur pada nilai wajar atau pada proporsi
       kepemilikan nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Pilihan dasar
       pengukuran dibuat berdasarkan basis tiap transaksi. Biaya terkait akuisisi dicatat sebagai beban pada
       saat timbulnya. Aset dan liabilitas yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi diakui pada nilai wajar
       pada tanggal akuisisi.

       Goodwill awalnya diukur pada harga perolehan, yang merupakan selisih lebih dari nilai agregat
       imbalan yang dialihkan dan nilai yang diakui oleh kepentingan nonpengendali dan nilai kepentingan
       ekuitas yang dimiliki sebelumnya, atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
       yang diambil alih. Jika nilai wajar dari jumlah neto aset yang diakuisisi melebihi nilai agregat imbalan
       yang dialihkan, Grup menilai kembali apakah semua aset yang diakuisisi dan liabilitas yang diambil
       alih sudah diidentifikasi dengan benar dan memeriksa prosedur yang digunakan untuk mengukur nilai
       yang harus diakui pada tanggal akuisisi. Jika hasil penilaian kembali tersebut masih menghasilkan
       selisih lebih atas nilai wajar dari aset neto diakuisisi atas nilai agregat imbalan yang dialihkan, maka
       keuntungan diakui pada laba atau rugi.

       Saat penentuan imbalan dari kombinasi bisnis termasuk imbalan kontinjensi, imbalan kontinjensi ini
       diukur pada nilai wajar saat tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas atau
       liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur
       kembali pada nilai wajar di mana perubahan pada nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi atau
       ketika penyesuaian dicatat di luar periode pengukuran. Perubahan pada nilai wajar imbalan kontinjensi
       yang memenuhi persyaratan sebagai penyesuaian periode pengukuran, disesuaikan secara
       retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah
       penyesuaian yang timbul dari informasi tambahan yang didapat selama periode pengukuran, yang
       tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akusisi, tentang fakta dan kondisi yang ada pada saat
       tanggal akuisisi.




                                                      17
Page 21
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     d. Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan)

        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
        kombinasi bisnis terjadi, maka Grup akan melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses
        akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan konsolidasian. Selama periode pengukuran,
        Grup menyesuaikan secara retrospektif jumlah sementara yang diakui pada tanggal akuisisi untuk
        mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal
        akuisisi dan, jika diketahui, telah berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal
        tersebut. Periode pengukuran berakhir segera setelah Perusahaan menerima informasi yang dicari
        tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi atau mempelajari bahwa informasi
        tambahan tidak dapat diperoleh. Namun demikian, periode pengukuran tidak boleh melebihi satu
        tahun dari tanggal akuisisi.

        Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
        kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak diakuisisi pada nilai wajar saat tanggal
        akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan, jika ada, dalam laba rugi.

        Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, pengalihan aset,
        liabilitas, saham, dan instrumen kepemilikan lain antara entitas sepengendali tidak akan menghasilkan
        suatu laba atau rugi bagi Perusahaan atau entitas individual yang berada dalam Grup yang sama.
        Oleh karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengubah substansi ekonomi
        atas kepemilikan aset, liabilitas, saham, atau instrumen kepemilikan lain yang dipertukarkan, aset atau
        liabilitas yang dialihkan harus dicatat berdasarkan nilai buku yang menggunakan metode penyatuan
        kepentingan (pooling-of-interests).

        Dalam pelaksanaan metode penyatuan kepentingan, komponen-komponen laporan keuangan selama
        restrukturisasi terjadi disajikan seolah-olah restrukturisasi tersebut telah terjadi sejak awal periode
        penyajian paling awal. Selisih imbalan yang dibayar atau diterima dengan nilai buku historis terkait
        dengan nilai tercatat dari kepentingan yang diperoleh, setelah memperhitungkan dampak pajak
        penghasilan, diakui secara langsung di ekuitas dan disajikan sebagai “Tambahan Modal Disetor” pada
        bagian ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian.

        Pada saat penerapan awal PSAK 38 (Revisi 2012), seluruh saldo Selisih Nilai Transaksi
        Restrukturisasi Entitas Sepengendali direklasifikasikan ke akun “Tambahan Modal Disetor” pada
        laporan posisi keuangan konsolidasian.

     e. Kas dan setara kas

        Kas dan setara kas di laporan posisi keuangan terdiri dari kas di tangan, kas dan bank, dan deposito
        jangka pendek yang sangat likuid dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang, yang siap dikonversi
        menjadi uang tunai dalam jumlah yang diketahui dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak
        signifikan.

        Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri kas dan deposito jangka
        pendek, sesuai definisi di atas, setelah dikurangi dengan saldo cerukan bank karena dianggap
        sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan kas Grup.

        Deposito yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun disajikan sebagai
        “Aset keuangan lancar lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 2u).




                                                      18
Page 22
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

   f. Investasi pada entitas asosiasi

      Asosiasi adalah entitas di mana Grup (sebagai investor) memiliki pengaruh yang signifikan. Pengaruh
      signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan terkait kebijakan keuangan dan
      operasional investee, tetapi tidak termasuk kendali atau kendali bersama atas kebijakan operasional
      tersebut.

      Grup menghitung investasi pada entitas asosiasi dengan menggunakan metode ekuitas.

      Berdasarkan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi pada awalnya diakui sebesar biaya
      perolehan. Jumlah tercatat investasi disesuaikan untuk mengakui perubahan dalam bagian investor
      atas aset neto entitas asosiasi sejak tanggal akuisisi. Pada saat perolehan investasi, setiap selisih
      antara biaya perolehan investasi dengan bagian investor atas nilai wajar neto aset dan liabilitas
      teridentifikasi dari entitas asosiasi dicatat dengan cara sebagai berikut:
      i. Goodwill yang terkait dengan entitas asosiasi, atau ventura bersama termasuk dalam nilai tercatat
           investasi dan tidak diperkenankan diamortisasi ataupun pengujian penurunan nilai secara
           individu, dan
      ii. Setiap selisih lebih bagian investor atas nilai wajar neto aset dan liabilitas teridentifikasi dari entitas
           asosiasi terhadap biaya perolehan investasi dimasukkan sebagai penghasilan dalam menentukan
           bagian investor atas laba rugi entitas asosiasi pada periode investasi diperoleh.

      Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian Grup atas
      hasil operasi entitas asosiasi. Setiap perubahan dalam penghasilan komprehensif lain entitas asosiasi
      akan disajikan sebagai bagian dari penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Selanjutnya, jika ada
      perubahan yang langsung diakui dalam ekuitas entitas asosiasi, maka Grup mengakui bagiannya atas
      perubahan tersebut dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba dan rugi belum direalisasi
      yang berasal dari transaksi antara Grup dan entitas asosiasi dieliminasi sejumlah porsi kepemilikan
      atas entitas asosiasi.

      Grup pada setiap akhir periode pelaporan menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa investasi
      pada entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Apabila hal ini terjadi, Grup menghitung dan
      mengakui nilai penurunan sebagai selisih antara nilai investasi di entitas asosiasi yang dapat
      terpulihkan dan nilai tercatatnya.

      Aset-aset ini termasuk dalam “Investasi jangka panjang” dalam laporan posisi keuangan
      konsolidasian.

      Untuk tujuan pelaporan investasi dengan menggunakan metode ekuitas tersebut, aset dan liabilitas
      kedua perusahaan ini pada tanggal laporan posisi keuangan masing-masing dijabarkan ke dalam
      Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut, sedangkan pendapatan dan
      beban dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs rata-rata selama periode tersebut.
      Selisih kurs akibat penjabaran diakui dan dilaporkan sebagai “Selisih kurs” karena penjabaran laporan
      keuangan pada bagian ekuitas di laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                       19
Page 23
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

   g. Piutang usaha dan piutang lain-lain

      Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur
      pada biaya perolehan diamortisasi, dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian yang dihitung
      berdasarkan estimasi kerugian kredit ekspektasian seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Grup
      telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan nilai
      historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual, disesuaikan dengan
      faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan
      ekonomi. Piutang dihapuskan pada tahun ditetapkan tidak tertagih (Catatan 2u).

   h. Persediaan

      Persediaan terdiri dari komponen mewakili terminal telepon, kabel, dan suku cadang lainnya.
      Persediaan juga termasuk kartu Subscriber Identification Module (“SIM”), pesawat telepon, modem
      wireless broadband, dan voucer prabayar yang dibebankan pada saat dijual.

      Persediaan diakui sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih.
      Nilai realisasi bersih ditentukan dengan mengestimasi harga jual, dikurangi estimasi biaya penjualan
      atau menentukan biaya penggantian yang berlaku.

      Biaya persediaan meliputi harga beli, bea impor, pajak lainnya, biaya pengangkutan, biaya
      penanganan, dan biaya lainnya yang secara langsung dapat diatribusikan pada perolehannya.

      Harga perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.

      Jumlah penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi bersih dan
      seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
      tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
      realisasi bersih, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban umum dan administrasi pada
      periode terjadinya pemulihan tersebut.

      Provisi persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan setiap jenis persediaan pada
      masa depan.

   i. Beban dibayar di muka

      Beban dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis
      lurus.

   j. Aset tersedia untuk dijual

      Aset (atau kelompok lepasan) diklasifikasikan sebagai aset tersedia untuk dijual ketika nilai
      tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian
      berlanjut dan penjualannya sangat mungkin terjadi. Aset ini dicatat pada nilai yang lebih rendah antara
      jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

      Aset yang memenuhi kriteria untuk diklasifikasikan sebagai aset tersedia untuk dijual direklasifikasi
      dari aset tetap atau aset takberwujud serta penyusutan atau amortisasi atas aset tersebut dihentikan.




                                                    20
Page 24
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     k. Aset takberwujud

        Aset takberwujud diakui jika kemungkinan besar Grup akan memperoleh manfaat ekonomis masa
        depan dari aset takberwujud tersebut dan biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal.

        Aset takberwujud dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi
        penurunan nilai, apabila ada. Aset takberwujud diamortisasi selama estimasi masa manfaatnya.
        Periode amortisasi dan metode amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah
        setidaknya setiap akhir periode pelaporan. Apabila nilai tercatat aset takberwujud melebihi estimasi
        jumlah terpulihkan, maka nilai tercatat aset tersebut diturunkan menjadi sebesar estimasi jumlah
        terpulihkan.

        Aset takberwujud, kecuali goodwill, diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
        berdasarkan estimasi masa manfaat aset takberwujud sebagai berikut:

                                                                                                      Tahun
        Piranti lunak                                                                                  3-6
        Lisensi                                                                                        3-20
        Aset takberwujud lainnya                                                                       1-30

        Aset takberwujud dihentikan pengakuannya ketika aset tersebut dilepaskan atau ketika tidak terdapat
        lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasan aset tersebut.
        Selisih dalam laporan antara nilai tercatat aset dengan hasil neto yang diterima dari pelepasannya
        diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

     l. Aset tetap

        Aset tetap dinyatakan pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
        nilai, jika ada.

        Biaya perolehan aset tetap terdiri dari: (a) harga perolehan, (b) setiap biaya yang dapat diatribusikan
        secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan, dan (c) estimasi awal
        biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap. Setiap bagian aset
        tetap yang memiliki harga perolehan cukup signifikan terhadap biaya perolehan seluruh aset tetap
        disusutkan secara terpisah.

        Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
        masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
                                                                                               Tahun
        Bangunan                                                                                15-50
        Renovasi bangunan sewa                                                                   2-15
        Peralatan sentral telepon                                                                3-15
        Peralatan telegraf, teleks, dan komunikasi data                                          5-15
        Peralatan dan instalasi transmisi                                                        3-40
        Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya                                                  3-20
        Jaringan kabel                                                                           5-25
        Catu daya                                                                                3-20
        Peralatan pengolahan data                                                                3-20
        Kendaraan                                                                                4-8
        Peralatan telekomunikasi lainnya                                                          5
        Peralatan kantor                                                                         2-5
        Peralatan lainnya                                                                        2-5




                                                      21
Page 25
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

  l.   Aset tetap (lanjutan)

       Biaya signifikan sehubungan dengan renovasi bangunan sewa dikapitalisasi dan disusutkan selama
       masa sewa.

       Metode penyusutan, umur manfaat, dan nilai residu dari suatu aset direviu paling tidak setiap akhir
       tahun buku dan disesuaikan jika diperlukan. Berdasarkan reviu umur manfaat aset tetap khususnya
       menara di Indonesia mengalami perubahan dari tahun sebelumnya sejalan perkembangan teknologi
       dan perubahan ekspektasi tingkat pemakaian. Nilai residu dari aset adalah estimasi jumlah yang dapat
       diperoleh Grup dari pelepasan aset, setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan, ketika aset telah
       mencapai umur dan kondisi yang diharapkan pada akhir umur manfaatnya.

       Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran dengan aset non-moneter atau kombinasi aset moneter
       dan non-moneter diukur pada nilai wajar kecuali, (i) transaksi pertukaran tidak memiliki substansi
       komersial, atau (ii) nilai wajar aset yang diterima, dan aset yang diserahkan tidak dapat diukur secara
       andal.

       Suku cadang utama dan suku cadang siap pakai yang diperkirakan dapat digunakan lebih dari
       12 bulan dicatat sebagai bagian dari aset tetap.

       Ketika aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka harga perolehan dan akumulasi
       penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan konsolidasian dan laba atau rugi yang timbul
       dari pelepasan atau penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain konsolidasian.

       Piranti keras komputer tertentu tidak dapat dioperasikan tanpa ketersediaan piranti lunak komputer
       tertentu. Dalam kondisi tersebut, piranti lunak komputer dicatat sebagai bagian dari piranti keras
       komputer. Jika piranti lunak komputer berdiri sendiri dari piranti keras komputernya, piranti lunak
       komputer tersebut dicatat sebagai bagian dari aset takberwujud.

       Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lain konsolidasian pada saat terjadinya. Pemugaran dan penambahan yang signifikan, dikapitalisasi
       ke akun aset tetap yang terkait.

       Aset dalam pembangunan diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan penurunan nilai
       (jika ada), hingga pembangunan selesai, yang kemudian direklasifikasi ke akun aset tetap yang terkait.
       Selama masa pembangunan hingga aset tetap siap untuk digunakan/dijual, biaya pinjaman, yang
       termasuk di dalamnya beban bunga dan selisih kurs yang timbul atas pinjaman yang diperoleh untuk
       membiayai pembangunan aset, dikapitalisasi secara proporsional terhadap rata-rata nilai akumulasi
       pengeluaran selama periode tersebut sepanjang aset tetap tersebut memenuhi definisi aset
       kualifikasian. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika pembangunan selesai, dan aset tetap siap
       untuk digunakan atau dijual.

  m. Sewa

       Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika
       kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu
       tertentu dengan imbalan pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-
       masing kontrak, kecuali dalam kasus di mana Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi
       perpanjangan kontrak.




                                                     22
Page 26
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

  m. Sewa (lanjutan)

      Grup memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman dalam PSAK 73, antara lain:
      • penggunaan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang serupa;
      • akuntansi untuk sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 bulan sebagai sewa jangka
         pendek;
      • pengecualian biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna sebagai sewa jangka pendek;
      • penggunaan tinjauan ke belakang dalam menentukan masa sewa di mana kontrak berisi opsi
         untuk perpanjangan atau pemutusan masa sewa;
      • tidak memisahkan komponen non-sewa dari komponen sewa, dan sebagai konsekuensinya Grup
         menganggap seluruh kontrak sebagai sewa; dan
      • untuk tidak mengakui liabilitas sewa dan aset hak guna untuk sewa di mana aset dasar adalah
         aset bernilai rendah (yaitu aset dasar dengan nilai maksimum US$5.000 atau Rp50 juta dalam
         kondisi baru).

      Grup menerapkan definisi sewa dan panduan terkait yang ditetapkan dalam PSAK 73 untuk semua
      kontrak sewa.

        i. Grup sebagai lessee

          Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali
          untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk
          melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
          yang mendasarinya.

          Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya
          perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap
          pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang
          diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, biaya restorasi dan pembayaran sewa yang
          dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima.

          Aset hak guna diamortisasi dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek antara
          masa sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
                                                                                                  Tahun
          Tanah                                                                                    1-33
          Bangunan                                                                                 1-15
          Peralatan dan instalasi transmisi                                                        3-25
          Kendaraan                                                                                 4-8
          Lain-lain                                                                                2-25

          Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya mencerminkan
          pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan taksiran masa manfaat
          ekonomis aset. Aset hak guna mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan
          Nilai Aset.

          Liabilitas sewa

          Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari
          pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk
          pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif
          sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau kurs, dan jumlah yang
          diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga termasuk
          harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti akan dilakukan oleh Grup dan pembayaran
          penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup yang melaksanakan
          opsi untuk mengakhiri. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs
          diakui sebagai beban pada periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran
          terjadi.
                                                   23
Page 27
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

  m. Sewa (lanjutan)

      i. Grup sebagai lessee (lanjutan)

         Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga
         pinjaman inkremental karena tingkat suku bunga implisit sewa tidak dapat ditentukan dengan
         mudah. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan
         pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah
         tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa,
         perubahan pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang
         mendasarinya.

         Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan dan sewa aset bernilai rendah,
         serta elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip
         pengakuan yang ditetapkan oleh PSAK 73 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Grup
         akan mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa dalam
         laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

      ii. Grup sebagai lessor

         Berdasarkan PSAK 73, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau
         sewa operasi dan memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa di mana
         Grup mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan
         suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan
         sebagai sewa operasi. Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal insepsi dan dinilai kembali hanya jika
         ada modifikasi sewa.

         Pada tanggal dimulainya, Grup mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan dengan
         jumlah yang sama dengan investasi bersih dalam sewa dan menyajikannya sebagai piutang sewa
         pembiayaan. Investasi bersih dalam sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk pembayaran
         tetap dalam substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang
         bergantung pada indeks atau kurs, dan jaminan nilai residu yang diberikan kepada lessor oleh
         lessee. Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang cukup pasti
         akan dilakukan oleh lessee dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu
         sewa mencerminkan Grup yang menggunakan opsi untuk mengakhiri.

        Sebagaimana disyaratkan oleh PSAK 71, penyisihan kerugian kredit ekspektasian telah diakui
        sebagai piutang sewa dan disajikan sebagai "Piutang lain-lain"

         Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan
         dimasukkan dalam pendapatan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk
         menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset tetap dan
         diakui selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi
         diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya.

         Jika suatu perjanjian mengandung komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan pendapatan
         PSAK 72 dari kontrak dengan pelanggan untuk mengalokasikan pertimbangan dalam kontrak.
         Pendapatan yang timbul dari sewa operasi dicatat sebagai Pendapatan dari transaksi lessor
         (Catatan 2r).

   n. Beban tangguhan - hak atas tanah

      Hak atas tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali
      dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan tidak diamortisasi. Biaya yang terjadi sehubungan dengan
      pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi


                                                  24
Page 28
                                   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                               yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                     (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     n. Beban tangguhan – hak atas tanah (lanjutan)

        dengan metode garis lurus selama periode legal hak atas tanah atau umur ekonomis tanah, mana
        yang lebih pendek.

     o. Utang usaha

        Utang usaha adalah kewajiban membayar barang dan/atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan
        usaha normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
        pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang tersebut disajikan
        sebagai liabilitas jangka panjang.

        Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.

     p. Pinjaman

        Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
        transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, selisih
        antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan metode
        bunga efektif.

        Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
        sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
        ditangguhkan sampai penarikan terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan
        sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk
        jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

     q. Penjabaran valuta asing

        Transaksi-transaksi dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada
        saat terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas
        moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs beli dan jual yang
        diterbitkan oleh Reuters pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dengan rincian sebagai
        berikut:

                                                   30 September 2023                 31 Desember 2022
        HIDDEN_ROW




                                                   Beli          Jual                Beli         Jual
        Dolar A.S. (“US$”) 1                         15.451        15.461              15.567       15.571
        Dolar Australia (“AU$”) 1                    10.013        10.021              10.583       10.589
        Dolar Singapura (“SGD”) 1                    11.339        11.350              11.614       11.622
        Dolar Taiwan Baru (“TWD”) 1                  480,60        481,45              508,15       508,47
        Euro (“EUR”) 1                               16.389        16.406              16.623       16.635
        Yen Jepang (“JPY”) 1                         103,63        103,72              118,12       118,17
        Ringgit Malaysia (“MYR”) 1                    3.291         3.296               3.529         3.539
        Dolar Hong Kong (“HKD”) 1                     1.973         1.975               1.996         1.997

        Laba atau rugi selisih kurs yang timbul, baik yang telah maupun yang belum direalisasi, dikreditkan
        atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian periode
        berjalan, kecuali untuk selisih kurs yang timbul dari pinjaman selama pembangunan suatu aset
        tertentu yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi, di mana pinjaman dapat diatribusikan terhadap
        pembangunan aset tersebut (Catatan 2l).




                                                         25
Page 29
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     r. Pengakuan pendapatan dan beban

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

       PSAK 72 menetapkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menentukan bagaimana, kapan, dan
       berapa banyak pendapatan yang harus diakui. Standar ini menyediakan model lima langkah tunggal
       untuk penentuan dan pengakuan pendapatan untuk diterapkan pada semua kontrak dengan
       pelanggan. Standar ini juga memberikan panduan spesifik yang mensyaratkan jenis biaya tertentu
       untuk memperoleh dan/atau memenuhi kontrak yang akan dikapitalisasi dan diamortisasi secara
       sistematis yang konsisten dengan pengalihan kepada pelanggan atas barang atau jasa yang terkait
       dengan biaya yang dikapitalisasi.

       Di bawah ini adalah ringkasan kebijakan akuntansi pengakuan pendapatan Grup untuk setiap jenis
       pendapatan:

       i. Mobile

         Pendapatan dari mobile terutama terdiri dari pendapatan dari layanan seluler yang antara lain:
         layanan telepon, layanan interkoneksi, layanan internet dan data, dan layanan Short Messaging
         Service (“SMS”). Layanan tersebut ditawarkan secara pascabayar atau prabayar.

         Untuk layanan prabayar, penjualan paket perdana (juga dikenal sebagai kartu SIM dan voucer
         perdana) dan voucer isi ulang pada awalnya diakui sebagai liabilitas kontrak. Grup mengakui aset
         kontrak untuk penyediaan jasa dari pelanggan pascabayar yang belum ditagih.

         Seluruh pendapatan layanan mobile diakui berdasarkan metode output, baik per penggunaan aktual
         atau estimasi unit yang digunakan (jika layanan dijual berdasarkan paket), karena pelanggan secara
         bersamaan menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan oleh Grup.

         Untuk layanan yang dijual dalam paket bundel, total penerimaan dari pelanggan dialokasikan untuk
         kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual yang berdiri sendiri untuk setiap produk dan/atau
         layanan. Grup mengestimasi harga jual yang berdiri sendiri menggunakan harga yang berlaku jika
         layanan tersebut dijual dengan basis yang berdiri sendiri. Sebagian besar paket bundel yang dijual
         oleh Grup hanya mencakup layanan yang pada umumnya terselesaikan selama periode waktu yang
         sama. Karena itu, pola pengakuan pendapatan umumnya tidak dipengaruhi oleh alokasi.

         Pembayaran yang diterima dialokasikan antara layanan telekomunikasi yang terjual dan jumlah poin
         yang dikeluarkan, dengan nilai yang dialokasikan ke poin yang setara dengan nilai wajarnya. Nilai
         wajar poin yang dikeluarkan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan saat poin tersebut
         ditukarkan, berakhir masa berlakunya, atau pada saat program tersebut dihapus.

       ii. Consumer

         Pendapatan dari consumer terutama terdiri dari pendapatan telepon tidak bergerak dan layanan
         Indihome. Pendapatan dari layanan telepon tidak bergerak berasal dari pelanggan yang hanya
         berlangganan layanan telepon tidak bergerak. Sedangkan pendapatan dari layanan Indihome
         berasal dari pelanggan yang berlangganan layanan internet atau paket layanan bundel kombinasi
         layanan consumer (misal telepon, internet dan data, serta TV berbayar). Layanan tersebut
         ditawarkan berdasarkan pascabayar yang ditagih pada bulan berikutnya. Pada tahun 2021, Grup
         telah menerapkan syarat dan ketentuan baru bahwa kontrak dengan pelanggan adalah kontrak
         terbuka dengan minimal 12 bulan dan penalti terminasi dini yang substantif. Periode kontrak
         berdasarkan PSAK 72 selama 12 bulan dan selanjutnya kontrak bulanan.

         Seluruh layanan consumer diakui menggunakan metode output berdasarkan penggunaan aktual
         pelanggan atau waktu yang telah berlalu ketika pelanggan secara bersamaan menerima dan
         mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup.

                                                   26
Page 30
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     r. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

       ii. Consumer (lanjutan)

          Pelanggan mungkin diharuskan membayar biaya di muka pada saat dimulainya kontrak. Biaya di
          muka dianggap sebagai hak material karena pelanggan tidak diharuskan membayar biaya di muka
          ketika pelanggan memperbarui layanan di luar periode kontrak asli. Grup menilai opsi pembaruan
          sebesar pembayaran yang diterima dari biaya di muka untuk layanan instalasi. Grup menangguhkan
          nilai tersebut sebagai liabilitas kontrak dan mengakuinya sebagai pendapatan berdasarkan metode
          garis lurus sepanjang taksiran jangka waktu hubungan dengan pelanggan. Grup memperkirakan
          jangka waktu hubungan dengan pelanggan berdasarkan informasi historis dan tren pelanggan serta
          memperbarui evaluasi tersebut setiap tahun.

       iii. Enterprise

          Pendapatan dari pelanggan enterprise terutama terdiri atas pendapatan dari penyediaan jasa
          telepon, data dan internet, teknologi informasi, dan jasa lainnya (misal manage service, call center,
          e-health, e-payment, dan lain-lain). Beberapa kontrak dengan pelanggan perusahaan dengan
          spesifikasi sesuai pesanan pelanggan.

          Pendapatan dari pelanggan enterprise diakui sepanjang waktu menggunakan metode output
          berdasarkan penggunaan aktual atau waktu yang telah berlalu jika penyediaan layanan tidak
          tergantung pada penggunaan (yaitu menit suara, kilobyte data, dan lain-lain), kecuali untuk
          penjualan barang yang diakui pada waktu tertentu, karena pelanggan secara bersamaan menerima
          dan mengonsumsi manfaat yang diberikan oleh Grup. Pendapatan untuk kewajiban kinerja yang
          dipenuhi pada waktu tertentu diakui ketika pengendalian barang dipindahkan ke pelanggan,
          biasanya ketika pelanggan memiliki fisik barang.

          Beberapa perjanjian dengan pelanggan enterprise ditawarkan sebagai produk bundel. Untuk
          pengaturan yang dibundel, produk dan/atau jasa dalam kontrak dicatat sebagai kewajiban
          pelaksanaan tersendiri ketika secara terpisah dapat diidentifikasi dari janji-janji lain dalam kontrak
          dan pelanggan dapat mengambil manfaat dari produk/jasa itu sendiri. Total pembayaran
          dialokasikan untuk masing-masing kewajiban pelaksanaan yang berbeda yang telah dimasukkan
          dalam kontrak, berdasarkan harga jualnya yang berdiri sendiri. Harga jual yang berdiri sendiri
          ditentukan berdasarkan harga yang dapat diobservasi di mana produk dan/atau jasa individual dijual
          secara terpisah, disesuaikan dengan kondisi pasar dan diskon normal yang sesuai. Ketika harga
          yang dapat diobservasi tidak tersedia, biaya yang diharapkan ditambah pendekatan margin
          digunakan untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri.

          Kontrak tertentu dengan pelanggan enterprise dapat menimbulkan imbalan variabel karena harga
          kontrak tergantung pada peristiwa di masa mendatang (misal kontrak berbasis penggunaan atau
          kontrak berbasis bagi hasil). Dalam memperkirakan imbalan variabel ini, Grup diharuskan untuk
          menggunakan metode nilai yang diharapkan atau metode jumlah yang paling mungkin
          berdasarkan metode yang lebih baik memprediksi jumlah pembayaran yang menjadi haknya. Grup
          menentukan bahwa metode nilai yang paling diharapkan adalah metode yang tepat untuk
          digunakan dalam memperkirakan imbalan variabel untuk satu kontrak dengan sejumlah besar
          kemungkinan hasil.

          Sebelum memasukkan jumlah imbalan variabel dalam harga transaksi, Grup mempertimbangkan
          apakah jumlah imbalan variabel dibatasi. Grup menentukan bahwa taksiran imbalan variabel tidak
          dibatasi berdasarkan pengalaman historisnya, estimasi bisnis, dan kondisi ekonomi saat ini dan
          hanya mencakup imbalan variabel sepanjang kemungkinan besar pembalikan signifikan dalam
          jumlah pendapatan kumulatif yang diakui tidak akan terjadi ketika ketidakpastian terkait dengan
          imbalan variabel selanjutnya diselesaikan.

                                                      27
Page 31
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     r. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)

       Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan)

       iii. Enterprise (lanjutan)

          Ketika pihak lain terlibat dalam menyediakan produk dan/atau jasa kepada pelanggan, Grup
          bertindak sebagai prinsipal jika Grup mengendalikan produk dan/atau jasa yang ditentukan
          sebelum produk dan/atau jasa tersebut ditransfer ke pelanggan. Pendapatan dicatat pada jumlah
          bersih yang diterima (jumlah yang dibayarkan oleh pelanggan dikurangi jumlah yang dibayarkan
          kepada pemasok), ketika, pada dasarnya, Grup telah bertindak sebagai agen dan mendapat komisi
          dari pemasok produk dan/atau jasa yang dijual.

       iv. Wholesale and International Business (“WIB”)

          Pendapatan dari WIB terutama terdiri dari jasa interkoneksi untuk interkoneksi panggilan
          pelanggan operator telekomunikasi lainnya ke pelanggan Grup (panggilan masuk) dan panggilan
          antara pelanggan operator telekomunikasi lainnya melalui jaringan Grup (transit) dan jasa jaringan
          dengan operator telekomunikasi lainnya. Semua jasa ini diakui berdasarkan metode output
          menggunakan basis traffic aktual yang tercatat untuk bulan tersebut.

       Aset kontrak

       Aset kontrak awalnya diakui dari pendapatan atas pengalihan barang atau jasa karena penerimaan
       imbalan masih bersyarat tahapan tertentu atau setelah penyelesaian proyek. Setelah penyelesaian
       syarat tahapan tertentu atau proyek, jumlah yang diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang
       usaha.

       Aset kontrak dilakukan penilaian penurunan nilai.

       Liabilitas kontrak

       Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran telah jatuh tempo (mana yang
       lebih awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa. Liabilitas kontrak diakui
       sebagai pendapatan ketika Grup melaksanakan kewajiban dalam kontrak (misal mengalihkan kendali
       atas barang atau jasa kepada pelanggan).

       Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan

       Biaya inkremental untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan pelanggan, yang pada dasarnya
       terdiri dari komisi penjualan dan biaya pemenuhan kontrak, pada awalnya diakui pada laporan posisi
       keuangan konsolidasian sebagai biaya kontrak. Biaya-biaya ini kemudian diamortisasi secara
       sistematis yang konsisten dengan periode dan pola pengiriman produk atau jasa terkait ke pelanggan.
       Biaya yang tidak memenuhi syarat sebagai biaya untuk mendapatkan/memenuhi kontrak dengan
       pelanggan dibebankan pada saat terjadinya atau sesuai dengan standar terkait lainnya.

       Setiap akhir tahun pelaporan, Grup melakukan evaluasi apakah terdapat indikasi bahwa biaya kontrak
       yang dikapitalisasi mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai terjadi ketika nilai tercatat biaya
       kontrak melebihi nilai yang diharapkan diterima dari pertukaran barang dan jasa. Ketika terjadi
       penurunan nilai, rugi penurunan nilai diakui di laba atau rugi.

       Pendapatan dari transaksi lessor
       Pendapatan dari transaksi lessor terdiri dari pendapatan dari sewa operasi atas menara
       telekomunikasi dan sewa lainnya. Pendapatan sewa diakui berdasarkan metode garis lurus selama
       masa sewa dan termasuk dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
       Beban
       Beban diakui pada saat terjadinya.
                                                     28
Page 32
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     s. Imbalan kerja

       i.    Imbalan kerja jangka pendek

             Seluruh imbalan kerja jangka pendek yang terdiri dari gaji dan imbalan terkait, tunjangan cuti,
             insentif, dan imbalan kerja jangka pendek lain diakui sebagai biaya yang tidak didiskonto saat
             karyawan telah memberikan jasa kepada Grup.

       ii.   Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain

             Imbalan pasca kerja terdiri dari program pensiun imbalan pasti yang funded dan unfunded,
             program pensiun iuran pasti, imbalan pasca kerja lainnya, program imbalan kesehatan pasca
             kerja imbalan pasti, program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti, dan kewajiban
             berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan.

             Imbalan kerja jangka panjang lain terdiri dari penghargaan masa kerja, cuti masa kerja, dan masa
             persiapan pensiun.

             Perhitungan biaya terkait dengan program imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang
             lain dilakukan oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.

             Kewajiban bersih Perusahaan berkaitan dengan imbalan pasti pensiun dan imbalan kesehatan
             pasca kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi imbalan yang akan diperoleh karyawan di
             masa depan sehubungan dengan jasa di masa sekarang dan masa lalu, dikurangi dengan nilai
             wajar dari aset program. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan
             estimasi arus kas keluar di masa depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah,
             yang didenominasi dalam mata uang di mana manfaat akan dibayarkan dan yang mempunyai
             jangka waktu sampai dengan jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban imbalan pasca kerja
             terkait. Obligasi pemerintah digunakan karena tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat
             berkualitas tinggi.

             Aset program adalah aset yang dimiliki oleh program pensiun imbalan pasti dan imbalan
             kesehatan pasca kerja serta polis asuransi yang memenuhi syarat. Aset ini diukur pada nilai wajar
             pada akhir periode pelaporan. Nilai wajar polis asuransi adalah jumlah yang sama dengan
             kewajiban yang terkait (dan dapat dikurangi jika jumlah yang dapat diterima dari polis asuransi
             tidak dapat diperoleh secara penuh).

             Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset
             (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti
             neto) dan imbal hasil aset program (tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto
             atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto) diakui pada ekuitas melalui penghasilan komprehensif lain
             di periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak diklasifikasikan ke laba rugi di periode
             selanjutnya.

             Biaya jasa lalu diakui di laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara:
             (a) ketika amendemen atau kurtailmen program terjadi; dan
             (b) ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait.

             Bunga neto dihitung dengan mengalikan liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan tingkat
             diskonto.

             Laba atau rugi kurtailmen diakui apabila terdapat komitmen untuk melakukan pengurangan jumlah
             karyawan dalam jumlah yang material yang ditanggung oleh suatu program atau apabila terdapat
             perubahan ketentuan-ketentuan pada suatu program imbalan pasti, di mana bagian yang material
             dari jasa yang diberikan karyawan pada masa depan tidak lagi memberikan imbalan, atau
             memberikan imbalan yang lebih rendah.

                                                       29
Page 33
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     s. Imbalan kerja (lanjutan)

        ii.   Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka panjang lain (lanjutan)

              Laba atau rugi penyelesaian diakui apabila terdapat transaksi yang menghapuskan semua
              kewajiban hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program manfaat
              pasti (selain pembayaran imbalan sesuai dengan ketentuan program dan termasuk dalam asumsi
              aktuaria).

              Untuk program iuran pasti, Perusahaan membayar iuran secara rutin yang merupakan biaya
              berkala bersih untuk periode iuran tersebut dan dicatat sebagai bagian dari beban karyawan ketika
              terutang.

              Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
              menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK
              24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut
              menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang
              ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang
              ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision
              Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19. Grup telah menerapkan siaran pers tersebut dan
              dengan demikian merubah kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan kerja pada periode jasa
              dari kebijakan yang diterapkan sebelumnya.

              Pada tahun-tahun sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan
              program imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga
              usia pensiun. Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan
              berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali menghasilkan
              imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak akan
              menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program tersebut.

        iii. Kompensasi berbasis saham

              Perusahaan menjalankan program kompensasi berbasis saham dengan penyelesaian
              menggunakan ekuitas. Nilai wajar dari jasa karyawan yang dikompensasikan dengan saham
              Perusahaan diakui sebagai beban pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
              konsolidasian dan mengkredit akun tambahan modal disetor pada tanggal pemberian
              kompensasi.

     t. Pajak

        Pajak Penghasilan (“PPh”)

        Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak penghasilan tersebut sehubungan dengan
        transaksi atau kejadian yang diakui secara langsung di ekuitas di mana pajak penghasilannya diakui
        secara langsung di ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak kini dihitung sebesar jumlah yang diperkirakan dapat diperoleh atau dibayar
        dengan menggunakan tarif dan ketentuan pajak yang telah ditetapkan atau secara substantif
        ditetapkan pada setiap tanggal pelaporan. Manajemen secara periodik mengevaluasi perlakuan pajak
        yang diterapkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT Tahunan”) sehubungan dengan situasi
        di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan
        provisi berdasarkan jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada Otoritas Pajak.




                                                       30
Page 34
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     t. Pajak (lanjutan)

        Pemeriksaan pajak

        Perubahan terhadap liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya Surat Ketetapan Pajak
        (“SKP”) atau apabila dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Jumlah tambahan
        pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP diakui sebagai pendapatan atau beban dalam
        laba rugi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan
        pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
        memenuhi kriteria pengakuan aset.

        Pajak tangguhan

        Grup mengakui aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk semua perbedaan temporer antara dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup juga
        mengakui aset pajak tangguhan yang berasal dari manfaat pajak pada masa depan, seperti
        kompensasi rugi fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa depan cukup besar
        (probable). Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
        pajak dan undang-undang pajak pada setiap tanggal pelaporan yang diharapkan berlaku terhadap
        penghasilan kena pajak ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan direviu pada setiap tanggal pelaporan dan dikurangi apabila
        tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak yang memadai akan tersedia untuk
        mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
        tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal pelaporan dan akan diakui apabila besar kemungkinan
        bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Pengurangan
        pajak yang berasal dari pembalikan aset pajak tangguhan dikecualikan dari estimasi laba kena pajak
        masa depan.

        Pajak tangguhan suatu transaksi diakui di luar laba rugi, oleh karena itu pajak tangguhan atas
        transaksi tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain konsolidasian atau diakui langsung di
        ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian,
        jika dan hanya jika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
        hapus aset dan liabilitas pajak kini dan aset dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
        penghasilan yang dikenakan oleh Otoritas Pajak yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau
        entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini
        dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada
        setiap periode masa depan di mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan
        diharapkan untuk dipulihkan atau diselesaikan.

        Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)

       Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali:
        i. PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
           yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
           item beban-beban yang diterapkan; dan
       ii. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.




                                                     31
Page 35
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     t. Pajak (lanjutan)

        Ketidakpastian dalam perlakuan pajak penghasilan

        ISAK 34: Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan menyatakan bahwa, pengakuan dan
        pengukuran aset dan liabilitas pajak yang mengandung ketidakpastian perlakuan pajak penghasilan
        ditentukan dengan mempertimbangkan apakah diperlakukan secara terpisah atau bersamaan,
        penggunaan asumsi tentang pemeriksaan atas perlakuan pajak tidak pasti oleh otoritas perpajakan,
        pertimbangan apakah besar kemungkinan Otoritas Pajak akan menerima perlakuan pajak tidak pasti
        dan penilaian kembali pertimbangan atau estimasi yang disyaratkan jika terjadi perubahan fakta dan
        keadaan.

        Jika penerimaan perlakuan pajak dimungkinkan oleh Otoritas Pajak, pengukuran tersebut sejalan
        dengan pengisian pajak penghasilan. Jika penerimaan perlakuan pajak oleh Otoritas Pajak tidak
        memungkinkan, Grup menggunakan jumlah pajak dengan menggunakan metode yang memberikan
        prediksi resolusi yang lebih baik (yaitu jumlah yang paling mungkin atau nilai yang diharapkan).

        Pajak final

        Peraturan perpajakan Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
        final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
        tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

        Pajak final atas jasa konstruksi dan sewa disajikan sebagai bagian dari “Penghasilan lain-lain - bersih”.

     u. Instrumen keuangan

        Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
        Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
        liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

        i.   Aset keuangan

             Pengakuan dan pengukuran awal

             Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
             perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), dan nilai
             wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).

             Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
             kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
             Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau
             saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
             keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar
             melalui laba rugi, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan
             yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur pada harga transaksi yang
             telah ditentukan berdasarkan PSAK 72.

             Agar aset keuangan dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai
             wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata
             dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai
             Solely Payment of Principal and Interest (”SPPI”) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

             Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola
             aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
             dihasilkan dari perolehan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.

                                                      32
Page 36
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

        i. Aset keuangan (lanjutan)

           Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan)

           Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
           yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang
           lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau
           menjual aset tersebut.

           Pengukuran setelah pengakuan awal

           Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan ke dalam
           empat kategori:

           (a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

              Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
              dipenuhi:
              •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                  dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
              •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan
                  arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

              Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
              menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai.
              Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
              dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
              kas dan setara kas, aset keuangan lancar lainnya, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset
              tidak lancar lainnya.

           (b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dengan fitur
               reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)

              Grup mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
              kedua kondisi berikut dipenuhi:
              • Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                 mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
              • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                 tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
                 terutang.

               Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain,
               pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih kurs, dan kerugian penurunan nilai
               diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset keuangan diukur
               pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada penghasilan
               komprehensif lain. Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
               kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya
               direklasifikasi ke laba rugi.

              Grup tidak memiliki instrumen utang yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan
              komprehensif lain dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif per
              30 September 2023 dan 31 Desember 2022.



                                                   33
Page 37
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

       i.   Aset keuangan (lanjutan)

            Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

            (c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tanpa fitur
                reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen
                ekuitas)
                Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
                menyajikan dalam penghasilan komprehensif lain perubahan nilai wajar investasi dalam
                instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan
                instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen
                per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke
                laba rugi. Dividen diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah
                ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi.
                Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak
                terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi
                investasi jangka panjang pada instrumen keuangan.
            (d) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi meliputi aset keuangan yang dikelola
                untuk diperdagangkan, aset keuangan yang pada saat awal ditetapkan untuk diukur pada nilai
                wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai
                wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diperdagangkan jika
                perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk
                derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali
                derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak
                memenuhi SPPI testing diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
                terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan
                diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai
                wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat menghilangkan, atau
                secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan.

                Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada nilai wajarnya di mana
                keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai wajar diakui dalam
                laporan laba rugi. Aset keuangan Grup diukur pada nilai wajar melalui laba rugi terdiri dari
                investasi jangka panjang pada instrumen keuangan dan aset keuangan lancar lainnya.

            Kerugian kredit ekspektasian

            Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian untuk seluruh instrumen utang yang
            tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Kerugian kredit
            ekspektasian didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai
            dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
            menggunakan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima
            tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya
            yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.

            Kerugian kredit ekspektasian diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan
            yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran
            penyisihan kerugian dilakukan sejumlah kerugian kredit ekspektasian dalam 12 bulan. Untuk risiko
            kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan
            awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit ekspektasian selama sisa umurnya,
            terlepas dari waktu gagal bayar (sepanjang umurnya).

                                                     34
Page 38
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

       i.    Aset keuangan (lanjutan)

             Kerugian kredit ekspektasian (lanjutan)

             Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
             kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko
             kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian
             sepanjang umur. Grup telah membentuk model provisi yang didasarkan pada data historis
             kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) yaitu
             kondisi pelanggan dan lingkungan ekonomi.

             Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi gagal bayar ketika telah menunggak
             lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset
             keuangan dalam keadaan gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan
             bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan
             perluasan persyaratan kredit. Penghapusan piutang usaha dilakukan ketika kecil kemungkinan
             untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan
             telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

       ii.   Liabilitas keuangan

             Pengakuan dan pengukuran awal

             Liabilitas keuangan diklasifikasikan pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang
             diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman, dan hutang atau sebagai derivatif yang
             ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.

             Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar, dan untuk pinjaman sebesar
             pinjaman yang diterima setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
             langsung.

             Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (a) liabilitas keuangan diukur pada nilai
             wajar melalui laba rugi atau (b) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

             Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar,
             deposit pada pelanggan, pinjaman, dan liabilitas sewa. Pinjaman termasuk utang bank jangka
             pendek, pinjaman penerusan, obligasi, utang bank jangka panjang dan pinjaman lainnya.

             Pengukuran setelah pengakuan awal

             Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

             (a) Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                 Liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi adalah liabilitas
                 keuangan yang diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang pada saat awal ditetapkan
                 untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai
                 liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli
                 kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup juga derivatif yang tidak ditetapkan
                 sebagai instrumen lindung nilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan
                 sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan
                 efektif. Keuntungan dan kerugian yang timbul diakui dalam laporan laba rugi.

                 Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                 ditentukan pada saat pengakuan awal, dan hanya jika kriteria-kriteria yang terdapat dalam
                 PSAK 71 terpenuhi. Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan untuk diukur pada nilai wajar
                 melalui laba rugi.
                                                     35
Page 39
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     u. Instrumen keuangan (lanjutan)

        ii.   Liabilitas keuangan (lanjutan)

              Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

              (b) Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

                  Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Setelah pengakuan awal, pinjaman
                  diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
                  Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
                  melalui proses amortisasi metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung
                  dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
                  merupakan bagian integral dari metode suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga
                  efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini secara umum
                  berlaku untuk pinjaman. Informasi lebih lanjut dapat mengacu ke Catatan 19 Pinjaman
                  Jangka Panjang dan Pinjaman Lainnya.

       iii.   Saling hapus instrumen keuangan

              Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan
              posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
              saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk merealisasikan aset
              dan menyelesaikan liabilitas secara simultan. Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas
              peristiwa di masa depan dan harus dapat dipaksakan secara hukum terhadap seluruh keadaan
              sebagai berikut:
              (i) situasi bisnis yang normal;
              (ii) peristiwa default; dan
              (iii) peristiwa kepailitan atau kebangkrutan dari Grup dan seluruh pihak lawan.

        iv. Penghentian pengakuan instrumen keuangan

              Grup menghentikan pengakuan aset keuangan saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal
              dari aset keuangan tersebut berakhir, atau saat seluruh resiko dan manfaat dari aset keuangan
              tersebut ditransfer secara substansial kepada pihak lain.

              Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan saat kewajiban kontraktual untuk membayar
              dilepaskan, dibatalkan atau berakhir.

     v. Modal saham yang diperoleh kembali

       Saham diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan nilai perolehannya sebagai “Modal Saham
       yang Diperoleh Kembali” dan disajikan sebagai pengurang modal saham. Harga pokok dari
       penjualan/pengalihan saham yang diperoleh kembali dicatat dengan menggunakan metode rata-rata
       tertimbang. Modal saham diperoleh kembali yang dialihkan dalam bentuk kepemilikan saham
       karyawan dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dan nilai yang diperoleh kembali
       dari penjualan kembali saham treasuri di masa mendatang, diakui sebagai bagian dari tambahan
       modal disetor dalam ekuitas.

     w. Dividen

       Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam
       laporan keuangan konsolidasian pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang
       saham Perusahaan. Untuk dividen interim, Perusahaan mengakui sebagai liabilitas berdasarkan
       keputusan Rapat Direksi dengan persetujuan Rapat Dewan Komisaris.



                                                      36
Page 40
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     x. Laba per saham dan laba per ADS

        Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
        kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode
        tersebut. Laba per ADS dihitung dengan mengalikan laba per saham dasar dengan 100, yaitu jumlah
        lembar saham per ADS.

        Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang berpotensi dilutif.

     y. Informasi segmen

        Informasi segmen Grup disajikan menurut segmen operasi yang telah diidentifikasi. Segmen operasi
        adalah suatu komponen dari entitas:
        i. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
             (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
             sama);
        ii. hasil operasinya direviu secara reguler oleh Pengambil Keputusan Operasional (“PKO”) Grup,
             misalnya Dewan Direksi untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada
             segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
        iii. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

     z. Provisi

        Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
        sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut
        mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang
        andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

        Provisi untuk kontrak yang merugi diakui ketika kontrak tersebut menjadi merugi sebesar mana yang
        lebih rendah antara biaya neto memenuhi kontrak dengan denda atau kompensasi yang dibayar jika
        tidak memenuhi kontrak.

     aa. Penurunan nilai aset non-keuangan

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
        non-keuangan mengalami penurunan nilai aset. Aset tersebut meliputi atas aset tetap, aset lancar,
        dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset takberwujud. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah
        terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
        terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas
        (“UPK”) yang mana aset tercakup (“aset UPK”).

        Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi
        antara nilai wajarnya dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Jika nilai tercatat aset lebih
        besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan
        nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai,
        estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto
        sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas
        aset.

        Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar
        terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang
        sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
        berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia.

        Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan dibebankan pada operasi berjalan dan disajikan
        sebagai bagian dari laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

                                                      37
Page 41
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

  aa. Penurunan nilai aset non-keuangan (lanjutan)

      Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan
      nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset selain goodwill, mungkin tidak ada lagi
      atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka jumlah terpulihkan aset
      tersebut diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya, untuk aset
      selain goodwill, dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
      menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan
      tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
      tercatat yang telah ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai
      yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui
      dalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

      Penurunan nilai goodwill diuji setiap tahun dan ketika terdapat keadaan yang mengindikasikan adanya
      penurunan nilai. Penurunan nilai untuk goodwill ditentukan dengan menilai jumlah terpulihkan dari
      UPK (atau kelompok UPK) yang mana goodwill tercakup. Jika nilai terpulihkan dari UPK lebih rendah
      dari nilai tercatatnya, maka rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai atas goodwill tidak dapat
      dipulihkan pada periode mendatang.

  ab. Klasifikasi lancar dan tidak lancar

      Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
      klasifikasi lancar dan tidak lancar. Suatu aset disajikan sebagai lancar bila:
      i. akan direalisasi, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
      ii. untuk diperdagangkan; atau
      iii. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
      iv. kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi
           suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

      Aset yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

      Suatu liabilitas disajikan sebagai lancar bila:
      i. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
      ii. untuk diperdagangkan;
      iii. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
      iv. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
           setelah tanggal pelaporan.

      Persyaratan liabilitas yang dapat mengakibatkan diselesaikannya liabilitas tersebut dengan
      menerbitkan instrumen ekuitas sesuai dengan pilihan pihak lawan, tidak berdampak terhadap
      klasifikasi liabilitas tersebut.

      Liabilitas yang tidak memenuhi kriteria di atas, diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.

  ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan

      Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
      keputusan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas
      yang dilaporkan, dan pengungkapan yang menyertainya, dan pengungkapan liabilitas kontinjensi,
      pada akhir periode pelaporan.

      Ketidakpastian tentang asumsi dan perkiraan ini dapat menghasilkan hasil yang memerlukan
      penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode
      mendatang.

                                                     38
Page 42
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         i. Pertimbangan

            Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
            Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
            konsolidasian:

            Pajak penghasilan

            Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak
            dan jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan
            penyesuaian di masa depan atas penghasilan dan beban pajak yang telah dicatat. Pertimbangan
            juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi
            dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
            usaha normal.

            Grup mengakui liabilitas untuk area pemeriksaan pajak yang diantisipasi berdasarkan estimasi
            apakah tambahan pajak akan terutang. Jika hasil akhir pajak berbeda dengan jumlah yang sudah
            dicatat, selisihnya akan mempengaruhi aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan pada periode
            ditentukannya hasil pajak tersebut.

         ii. Estimasi dan asumsi

            Estimasi dan asumsi terus dievaluasi dan didasarkan kepada pengalaman historis dan faktor-
            faktor lain, termasuk ekspektasi peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi
            yang ada.

            Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan,
            menurut definisi, jarang yang sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi pada saat
            tanggal pelaporan yang secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap
            jumlah tercatat aset dan liabilitas selama satu tahun laporan keuangan ke depan dipaparkan di
            bawah ini.

            (a) Imbalan pasca kerja

               Nilai kini kewajiban imbalan pasca kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan
               dengan dasar aktuaria berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk
               menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan tingkat
               pengembalian investasi. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas
               imbalan pasca kerja.

               Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Tingkat
               diskonto tersebut adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai
               kini dari estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan
               kewajiban. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan
               tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan
               yang akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
               yang terkait.

               Jika terdapat peningkatan peringkat seperti pada obligasi pemerintah atau penurunan tingkat
               bunga sebagai hasil dari peningkatan kondisi ekonomi, maka akan terdapat dampak material
               terhadap tingkat diskonto yang digunakan dalam menentukan kewajiban pasca kerja.

               Asumsi kunci kewajiban imbalan pasca kerja lainnya sebagian ditentukan berdasarkan
               kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 30 dan 31.


                                                   39
Page 43
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

            (b) Umur manfaat aset tetap

               Grup mengestimasi umur manfaat aset tetap berdasarkan ekspektasi penggunaan aset oleh
               Grup dengan mempertimbangkan rencana strategi usaha, perkembangan teknologi di masa
               depan, dan perilaku pasar. Estimasi umur manfaat aset tetap adalah berdasarkan pada
               penelaahan Grup secara kolektif terhadap praktik industri, evaluasi teknis internal, dan
               pengalaman untuk aset yang sejenis.
               Grup melakukan reviu atas estimasi umur manfaat sekurang-kurangnya setiap akhir periode
               pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dengan estimasi sebelumnya, yang
               dikarenakan adanya perubahan ekspektasi daya pakai aset akibat pemakaian dan kerusakan
               fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas
               penggunaan aset. Jumlah beban tercatat setiap tahun akan terpengaruh oleh perubahan atas
               faktor-faktor dan situasi tersebut. Perubahan estimasi umur manfaat aset tetap merupakan
               perubahan estimasi akuntansi dan diakui secara prospektif dalam laporan laba rugi pada
               periode perubahan dan periode mendatang.
               Pada tahun 2021, Perusahaan melakukan percepatan penyusutan aset Multi-Service Access
               Node (“MSAN”) sampai tahun 2022. Pada tahun 2022, Grup mengubah estimasi umur
               manfaat menara di Indonesia (Catatan 11).

            (c) Menentukan jangka waktu kontrak dengan opsi perpanjangan dan penghentian - Grup
                sebagai lessee

                Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat
                dibatalkan, bersama dengan periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa
                sewa jika cukup pasti akan dilaksanakan, atau periode yang dicakup oleh opsi untuk
                menghentikan masa sewa, jika cukup pasti untuk tidak dilakukan.
                Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang mencakup opsi perpanjangan dan penghentian.
                Grup menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah akan menggunakan opsi
                untuk memperbarui atau menghentikan sewa, mempertimbangkan semua faktor relevan
                yang menciptakan insentif ekonomi untuk melakukan perpanjangan atau penghentian.
                Setelah tanggal dimulainya sewa, Grup menilai kembali masa sewa jika ada peristiwa atau
                perubahan signifikan dalam kendali yang mempengaruhi kemampuan untuk melakukan atau
                tidak opsi perpanjangan atau penghentian.

            (d) Penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan

                Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
                kerugian kredit ekspektasian. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam
                risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian berdasarkan kerugian kredit
                ekspektasian sepanjang kepemilikan aset pada tanggal pelaporan. Grup telah membentuk
                metodologi terkait penyisihan kerugian kredit ekspektasian yang didasarkan pada data
                historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-
                looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
                Untuk deposito berjangka dan instrumen utang, risiko kredit nilai wajar melalui pendapatan
                komprehensif lainnya, Grup menerapkan metode yang disederhanakan. Pada setiap tanggal
                pelaporan, Grup mengevaluasi apakah instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit
                rendah dengan menggunakan semua informasi yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang
                berlebihan. Dalam melakukan evaluasi tersebut, Grup menilai kembali peringkat kredit
                internal dari instrumen utang. Selain itu, Grup mempertimbangkan bahwa telah terjadi
                peningkatan risiko kredit yang signifikan ketika pembayaran kontrak lebih dari 30 hari
                tunggakan.
                                                   40
Page 44
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

           (d) Penyisihan kerugian kredit ekpektasian untuk aset keuangan (lanjutan)

                 Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti obyektif bahwa piutang lain-lain dan aset
                 keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Penyisihan
                 kerugian kredit ekspektasian atas nilai piutang dihitung berdasarkan kondisi terkini dan
                 tingkat ketertagihan historis piutang usaha. Penyisihan ini disesuaikan secara berkala untuk
                 mencerminkan hasil aktual dan taksiran. Rincian atas sifat dan jumlah tercatat terkait
                 penyisihan kerugian kredit ekspektasian diungkapkan pada Catatan 5.

                 Grup juga mengamati perubahan dari keserupaan karakterisik risiko dari piutang usaha
                 tertentu dengan mengevaluasi segmentasi portofolio pelanggan, di mana pelanggan
                 tersebut mungkin terlibat dalam industri bisnis, atau berlokasi di area, yang telah
                 terpengaruh, atau lebih rentan terhadap pandemi. Grup telah mengkaji ulang model yang
                 digunakan untuk menghitung kerugian kredit ekspektasian berdasarkan informasi terkini
                 yang wajar dan terdukung untuk lebih mencerminkan perubahan kondisi saat ini. Metode
                 dan pendekatan akan terus dimonitor dan diperbaharui jika terdapat tambahan informasi
                 yang wajar, terdukung, dan tersedia; termasuk informasi yang bersifat perkiraan masa
                 depan (forward-looking) dan masukan lainnya.

            (e) Pendapatan

                (i)    Pertimbangan penting dalam menentukan kewajiban pelaksanaan, waktu pengakuan
                       pendapatan dan klasifikasi pendapatan

                       Grup menyediakan jasa teknologi informatika dengan spesifikasi sesuai pesanan
                       pelanggan. Produk sesuai pesanan pelanggan terdiri dari berbagai barang dan/atau
                       jasa yang dijual dalam satu rangkaian tidak terpisah untuk memberikan layanan solusi
                       terintegrasi kepada pelanggan. Selain produk sesuai pesanan pelanggan, Grup juga
                       menyediakan beberapa produk standar sebagai bagian dari solusi terintegrasi dalam
                       kontrak dengan pelanggan. Diperlukan pertimbangan yang signifikan dalam
                       menentukan jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan yang dijanjikan kepada pelanggan
                       dalam kontrak tersebut. Jumlah dan sifat kewajiban pelaksanaan akan menentukan
                       waktu pengakuan pendapatan untuk kontrak tersebut.

                       Grup menelaah penentuan kewajiban pelaksanaan berdasarkan kontrak per kontrak.
                       Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dinilai memiliki
                       satu kewajiban pelaksanaan, Grup menerapkan metode tunggal untuk mengukur
                       tingkat penyelesaian kewajiban pelaksanaan berdasarkan metode pengukuran yang
                       paling menggambarkan ekonomi kontrak, yang dalam banyak kasus adalah
                       berdasarkan waktu.

                       Grup juga menyajikan klasifikasi pendapatan dengan menggunakan pendekatan yang
                       konsisten. Ketika suatu kontrak yang terdiri dari beberapa barang dan/atau jasa dicatat
                       sebagai kewajiban pelaksanaan tersendiri, Grup menyajikan kewajiban pelaksanaan
                       dalam komponen laporan keuangan yang paling mewakili layanan utama Grup, yaitu
                       internet, data, dan jasa teknologi informatika.

                (ii)   Pertimbangan penting dalam menentukan harga jual yang berdiri sendiri

                       Grup menyediakan beragam produk yang berkaitan dengan telekomunikasi dan
                       teknologi. Untuk menentukan harga jual yang berdiri sendiri untuk barang dan/atau jasa
                       yang tidak dapat diamati, Grup menggunakan pendekatan margin biaya ditambah biaya
                       yang diharapkan. Grup menentukan margin yang sesuai berdasarkan data historis.

                                                     41
Page 45
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (lanjutan)

     ac. Pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan)

         ii. Estimasi dan asumsi (lanjutan)

            (f)    Uji penurunan nilai aset tidak lancar dan goodwill

                   Penerapan metode akuisisi dalam suatu kombinasi bisnis mensyaratkan penggunaan
                   estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar
                   wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset takberwujud. Akuisisi bisnis tertentu
                   oleh Grup menimbulkan goodwill, yang tidak diamortisasi namun diuji bagi penurunan nilai
                   setiap tahunnya dan setiap terdapat indikasi penurunan nilai.

                   Perhitungan arus kas masa depan dalam menentukan nilai wajar aset tetap dan aset tidak
                   lancar lainnya dari entitas yang diakuisisi pada tanggal akuisisi melibatkan estimasi yang
                   signifikan. Walaupun manajemen berkeyakinan bahwa asumsi yang digunakan adalah tepat
                   dan memiliki dasar yang kuat, perubahan signifikan pada asumsi tersebut dapat
                   mempengaruhi secara material evaluasi atas nilai terpulihkan dan dapat menimbulkan
                   penurunan nilai sesuai PSAK 48: Penurunan Nilai Aset.

            (g) Pengukuran nilai wajar instrumen keuangan

                   Ketika nilai wajar atas aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan
                   posisi keuangan tidak dapat diukur pada harga kuotasian di pasar aktif, nilai wajar diukur
                   menggunakan teknik penilaian termasuk model arus kas diskonto. Input atas model ini
                   diambil dari pasar yang dapat diobservasi apabila memungkinkan, namun apabila tidak
                   tersedia, sejumlah pertimbangan diperlukan dalam menetapkan nilai wajar. Pertimbangan
                   mencakup input seperti risiko likuiditas, risiko kredit dan volatilitas. Perubahan asumsi yang
                   berkaitan dengan faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar instrumen
                   keuangan yang dilaporkan.

             (h) Akuisisi

                   Grup mengevaluasi setiap transaksi akuisisi untuk menentukan akan diperlakukan sebagai
                   akuisisi aset atau kombinasi bisnis. Untuk transaksi yang diperlakukan sebagai akuisisi aset,
                   harga pembelian dialokasikan untuk aset yang diperoleh, tanpa pengakuan goodwill. Untuk
                   akuisisi yang memenuhi definisi kombinasi bisnis, Grup menerapkan metode akuntansi
                   untuk kombinasi bisnis atas aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dicatat pada
                   nilai wajar pada tanggal akuisisi, dan hasil operasi disertakan dengan hasil Grup dari tanggal
                   akuisisi masing-masing.

                   Setiap kelebihan dari harga pembelian dibayar atas jumlah yang diakui untuk aset yang
                   diperoleh dan liabilitas diambil alih dicatat sebagai goodwill. Grup terus mengevaluasi
                   akuisisi yang diperhitungkan sebagai kombinasi bisnis untuk jangka waktu tidak melebihi
                   satu tahun setelah tanggal akuisisi yang berlaku dari setiap transaksi untuk menentukan
                   apakah penyesuaian tambahan diperlukan untuk alokasi harga pembelian yang dibayarkan
                   untuk aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Nilai wajar dari aset yang diperoleh
                   dan liabilitas yang diambil alih biasanya ditentukan dengan menggunakan salah satu
                   perkiraan biaya penggantian atau metode penilaian arus kas diskonto. Ketika menentukan
                   nilai wajar dari aset berwujud yang diperoleh, Grup memperkirakan biaya untuk mengganti
                   aset dengan aset baru dengan mempertimbangkan faktor seperti umur, kondisi, dan masa
                   manfaat ekonomi dari aset. Ketika menentukan nilai wajar dari aset tidak berwujud yang
                   diperoleh, Grup memperkirakan tingkat diskonto yang berlaku dan waktu dan jumlah arus
                   kas masa depan, termasuk tingkat dan persyaratan atas perpanjangan dan pengurangan.




                                                        42
Page 46
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
3. KAS DAN SETARA KAS - BERSIH

                                                                              30 September 2023                 31 Desember 2022
                                                                                    Saldo                             Saldo
                                                                         Mata uang                         Mata uang
                                                           Mata             asing            Setara           asing            Setara
                                                           uang        (dalam jutaan)       Rupiah       (dalam jutaan)       Rupiah
   Kas                                                      Rp                        -             47                  -             11
   Bank
    Pihak berelasi
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (“Bank Mandiri”)       Rp                      -           4.014                 -           6.413
                                                           US$                     42             645                49             758
                                                           EUR                      2              36                 2              34
                                                           HKD                      2               4                 3               5
                                                           JPY                      6               1                 6               1
                                                           AU$                      0               0                 0               0
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“BNI”)       Rp                      -           3.035                 -           4.298
                                                           US$                      2              29                 7             111
                                                           SGD                      0               0                 0               0
                                                           EUR                      0               0                 0               0
      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. ("BTN")        Rp                      -           2.929                 -           2.713
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (“BRI”)       Rp                      -           1.001                 -           2.691
                                                           US$                      1              13                11             179
                                                           TWD                      0               0                 -               -
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)       Rp                      -              47                 -             230
                                                           US$                      -               -                 0               0
    Sub-jumlah                                                                                 11.754                            17.433

    Pihak ketiga
      The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
        ("HSBC Hong Kong")                                 US$                    55               855               55             861
                                                           HKD                    26                51                5              10
      PT Bank CIMB Niaga Tbk. (”Bank CIMB Niaga”)           Rp                     -               860                -           1.379
                                                           US$                     1                 8                0               5
      PT Bank Central Asia Tbk. (“BCA”)                     Rp                     -               175                -              80
                                                           US$                     0                 3                0               3
      DBS Bank (Hong Kong) Ltd. ("DBS Hong Kong")          US$                    20               308                -               -
                                                           HKD                     0                 0                0               0
      Standard Chartered Bank (“SCB”)                      US$                     8               120               16             245
                                                           SGD                     7                80                5              53
      Bank Pembangunan Daerah Tbk. ("BPD")                  Rp                     -               129                -              75
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)       Rp                     -               174                -             662
                                                           US$                    14               213               17             267
                                                           TWD                    36                17               58              29
                                                           MYR                     3                 8                5              17
                                                           AU$                     2                19                2              23
                                                           MMK                   352                 3              386               3
                                                           SGD                     2                21                2              29
                                                           EUR                     0                 0                0               0
    Sub-jumlah                                                                                   3.044                            3.741

   Jumlah bank                                                                                 14.798                            21.174
   Deposito berjangka
     Pihak berelasi
       BTN                                                 Rp                       -            1.330                -           1.655
                                                           US$                      1               14                -               -
      BRI                                                  Rp                       -            1.058                -             845
                                                           US$                     16              240               21             319
      PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (“BSI”)               Rp                       -            1.143                -           1.220
      BNI                                                  Rp                       -              717                -             378
                                                           US$                     22              343                9             145
      Bank Mandiri                                         Rp                       -              233                -             844
                                                           US$                     11              174               31             489
    Sub-jumlah                                                                                   5.252                            5.895




                                                                  43
Page 47
                                   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                               yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                     (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
3.   KAS DAN SETARA KAS - BERSIH (lanjutan)

                                                                              30 September 2023                 31 Desember 2022
                                                                                    Saldo                             Saldo
                                                                         Mata uang                         Mata uang
                                                           Mata             asing            Setara           asing            Setara
                                                           uang        (dalam jutaan)       Rupiah       (dalam jutaan)       Rupiah
     Deposito berjangka (lanjutan)
      Pihak ketiga
        PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
           Tbk. (“BJB”)                                     Rp                      -            1.129                -           1.423
        BPD                                                 Rp                      -            1.125                -              25
        PT Bank Maybank Indonesia Tbk. ("Maybank")          Rp                      -              385                -             220
                                                           US$                     32              490               14             224
                                                           MYR                      -                -                2               6
        PT Bank Mega Tbk. (“Bank Mega”)                     Rp                      -              809                -           1.986
                                                           US$                      5               78               12             181
        Bank CIMB Niaga                                     Rp                      -              704                -             122
                                                           US$                      2               31               11             168
        PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (“Bank Danamon”)     Rp                      -              325                -              40
                                                           US$                     11              170                9             133
                                                            Rp                      -              200                -             295
        PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.
                                                           US$                      2               26                -               -
                                                           MYR                      3                8                -               -
        PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk.
           ("BTPN Syariah")                                Rp                       -              105                -               -
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)    Rp                       -              116                -              45
                                                           US$                      7              108                -               -
      Sub-jumlah                                                                                 5.809                            4.868

     Jumlah deposito berjangka                                                                 11.061                           10.763
     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                       (1)                              (1)
     Jumlah                                                                                    25.905                           31.947




     Tingkat bunga deposito berjangka per tahun adalah sebagai berikut:

                                                                              30 September 2023              31 Desember 2022
     Rupiah                                                                     1,95% - 6,50%                  1,95% - 6,50%
     Mata uang asing                                                            2,50% - 5,05%                  0,25% - 4,05%


     Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik negara (pihak berelasi) karena
     mereka memiliki jaringan cabang yang luas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai bank yang sehat
     secara finansial karena dimiliki oleh negara.




                                                                  44
Page 48
                                    PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                        PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                                yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                      (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
4. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

                                                                              30 September 2023                   31 Desember 2022
                                                                                    Saldo                               Saldo
                                                                         Mata uang                           Mata uang
                                                                            asing           Setara              asing          Setara
                                                          Mata uang    (dalam jutaan)      Rupiah          (dalam jutaan)      Rupiah
     Deposito berjangka
      Pihak berelasi
       BRI                                                  Rp                     -                 317               -                 50
       BNI                                                  Rp                     -                 159               -                 80
       Bank Mandiri                                         Rp                     -                 140               -                 10
                                                            US$                    5                  78               5                 79
       BSI                                                  Rp                     -                 178               -                100
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)      Rp                     -                  60               -                  -
      Pihak ketiga
       United Overseas Bank Limited Singapore
        (“UOB Singapore”)                                   US$                   13                 187              12                182
       Standard Chartered Bank (Singapore) Limited
        (“SCB Singapore”)                                   US$                    7              101                  7                102
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)      Rp                     -                -                  -                 18
                                                            US$                    2               32                  2                 32
     Jumlah deposito berjangka                                                                  1.252                                   653

     Rekening penampungan                                   Rp                     -                 214               -                383
                                                            US$                    1                  11               2                 30
     Jumlah rekening penampungan                                                                     225                                413

     Reksa dana
       Pihak berelasi
                                                                                    -
        Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)      Rp                                       84               -                81
       Pihak ketiga
        PT Henan Putihrai Asset Management
         (“HPAM”)                                            Rp                     -                212               -                200
     Jumlah reksa dana                                                                               296                                281

     Lainnya (masing-masing di bawah Rp100 miliar)           Rp                    -                   0               -                  0
                                                            US$                    0                   0               0                  2
                                                            MYR                    0                   0               0                  0
     Jumlah lainnya                                                                                    0                                  2

     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                       (0)                                (0)
     Jumlah                                                                                     1.773                              1.349




     Seluruh deposito berjangka di atas memiliki tanggal jatuh tempo lebih dari tiga bulan tetapi tidak lebih
     dari satu tahun, dengan tingkat bunga per tahun sebagai berikut:

                                                                            30 September 2023                   31 Desember 2022
     Rupiah                                                                   2,50% - 5,85%                       2,50% - 5,00%
     Mata uang asing                                                          1,95% - 5,85%                       1,95% - 5,06%
5.




                                                                  45
Page 49
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
5.   PIUTANG USAHA - BERSIH
     Piutang usaha berhubungan dengan jasa yang diberikan kepada pelanggan retail dan non-retail, dengan
     rincian sebagai berikut:

     a. Berdasarkan pelanggan

        (i)    Pihak berelasi
                                                                           30 September 2023              31 Desember 2022
               Badan Usaha Milik Negara ("BUMN")                                       2.006                          1.985
               PT Indonusa Telemedia ("Indonusa")                                        386                            385
               Indosat                                                                   310                            175
               Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                           183                            156
               Jumlah                                                                  2.885                          2.701
               Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                (1.203)                        (1.081)
               Jumlah bersih                                                           1.682                          1.620

         (ii) Pihak ketiga
                                                                             30 September 2023             31 Desember 2022
               Pelanggan individual dan bisnis                                         13.660                        12.517
               Penyelenggara jasa telekomunikasi luar negeri                             1.154                           984
               Jumlah                                                                  14.814                        13.501
               Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                  (6.601)                       (6.487)
               Jumlah bersih                                                             8.213                         7.014

     b. Berdasarkan umur

         (i)   Pihak berelasi
                                                                            30 September 2023             31 Desember 2022
               Sampai dengan 3 bulan                                                    1.609                         1.522
               3 sampai dengan 6 bulan                                                    211                           183
               Lebih dari 6 bulan                                                       1.065                           996
               Jumlah                                                                   2.885                         2.701
               Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                 (1.203)                       (1.081)
               Jumlah bersih                                                            1.682                         1.620

         (ii) Pihak ketiga
                                                                            30 September 2023             31 Desember 2022
               Sampai dengan 3 bulan                                                    8.279                         7.116
               3 sampai dengan 6 bulan                                                  1.115                           481
               Lebih dari 6 bulan                                                       5.420                         5.904
               Jumlah                                                                  14.814                       13.501
               Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                 (6.601)                       (6.487)
               Jumlah bersih                                                            8.213                         7.014

         (iii) Umur total piutang usaha

                                                                30 September 2023                       31 Desember 2022
                                                                 Penyisihan       Tingkat                Penyisihan      Tingkat
                                                      Sebelum kerugian kredit kerugian kredit Sebelum kerugian kredit kerugian kredit
                                                     penyisihan ekspektasian    ekspektasian penyisihan ekspektasian   ekspektasian
               Belum jatuh tempo                          6.452           709           11,0%    6.964            399          5,7%
               Jatuh tempo sampai dengan 3 bulan          3.436           733           21,3%    1.674            349         20,8%
               Jatuh tempo lebih dari 3 bulan sampai
                  dengan 6 bulan                          1.326           447           33,7%      664            222         33,4%
               Jatuh tempo lebih dari 6 bulan             6.485         5.915           91,2%    6.900          6.598         95,6%
               Jumlah                                    17.699         7.804                   16.202          7.568




                                                               46
Page 50
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
5.   PIUTANG USAHA - BERSIH (lanjutan)
     b. Berdasarkan umur (lanjutan)

        (iii) Umur total piutang usaha (lanjutan)

           Grup telah membentuk penyisihan kerugian kredit ekspektasian berdasarkan tingkat penurunan
           nilai historis secara kolektif dan historis kredit para pelanggan secara individual, disesuaikan
           dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan
           lingkungan ekonomi. Grup tidak membedakan piutang usaha pihak berelasi dan piutang usaha
           pihak ketiga dalam menilai jumlah yang jatuh tempo. Pada tanggal 30 September 2023 dan
           31 Desember 2022, nilai tercatat piutang usaha Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak
           diturunkan nilainya masing-masing sebesar Rp4.152 miliar dan Rp2.069 miliar. Manajemen
           berpendapat bahwa piutang usaha yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya,
           termasuk piutang usaha yang belum jatuh tempo dan juga tidak diturunkan nilainya, adalah
           terutang dari para pelanggan dengan historis tingkat ketertagihan yang baik dan diharapkan dapat
           terpulihkan.

     c. Berdasarkan mata uang

        (i) Pihak berelasi
                                                              30 September 2023       31 Desember 2022
            Rupiah                                                          2.880                 2.694
            Dolar A.S.                                                          5                     7
            Jumlah                                                          2.885                 2.701
            Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                        (1.203)               (1.081)
            Jumlah bersih                                                   1.682                 1.620


        (ii) Pihak ketiga
                                                              30 September 2023       31 Desember 2022
            Rupiah                                                        13.088                12.020
            Dolar A.S.                                                      1.539                1.352
            Dolar Singapura                                                   146                   89
            Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                    41                   40
            Jumlah                                                        14.814                13.501
            Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                        (6.601)              (6.487)
            Jumlah bersih                                                   8.213                7.014

     d. Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian

                                                              30 September 2023       31 Desember 2022
        Saldo awal                                                         7.568                 7.802
        Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                              638                   567
        Penghapusbukuan piutang                                             (402)                 (801)
        Saldo akhir                                                        7.804                 7.568

        Penghapusbukuan piutang merupakan penghapusbukuan piutang usaha pihak berelasi dan pihak
        ketiga.

        Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha
        sudah cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.

        Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha tertentu atas entitas anak
        masing-masing sebesar Rp947 miliar dan Rp1.129 miliar telah dijaminkan dalam beberapa perjanjian
        pinjaman (Catatan 18a dan 19c).



                                                      47
Page 51
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
6.   ASET KONTRAK - BERSIH

                                                             30 September 2023       31 Desember 2022
     Aset kontrak                                                          2.638                  2.610
     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                (167)                  (119)
     Jumlah bersih                                                         2.471                  2.491
     Lancar                                                               (2.457)                (2.457)
     Tidak Lancar                                                             14                     34

     Manajemen berpendapat bahwa saldo penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas aset kontrak sudah
     cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya aset kontrak.

     Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

7.   PERSEDIAAN - BERSIH

     Persediaan diakui sebesar nilai realisasi bersih, terdiri atas:

                                                             30 September 2023       31 Desember 2022
     Kartu SIM dan voucer prabayar                                           800                    321
     Komponen                                                                482                    588
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                         253                    294
     Jumlah                                                                1.535                  1.203
     Provisi atas persediaan usang                                           (60)                   (59)
     Jumlah bersih                                                         1.475                  1.144


     Manajemen berpendapat saldo provisi atas persediaan usang cukup untuk menutup kerugian akibat dari
     penurunan nilai persediaan karena usang.

     Persediaan yang diakui sebagai beban termasuk dalam beban usaha operasi, pemeliharaan, dan
     jasa telekomunikasi pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp553 miliar
     dan Rp539 miliar (Catatan 25).

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada persediaan yang dijaminkan dalam
     perjanjian pinjaman.

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, modul (bagian dari aset tetap) dan komponen
     dengan nilai buku masing-masing sebesar Rp86 miliar dan Rp94 miliar, yang dimiliki oleh Grup telah
     diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan risiko lain. Total nilai pertanggungan pada
     tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp94 miliar dan Rp111
     miliar.

     Manajemen berkeyakinan nilai pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk menutup kemungkinan
     kerugian atas persediaan yang muncul dari risiko yang ditanggung.




                                                        48
Page 52
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
8.   ASET LANCAR LAINNYA
     Rincian dari aset lancar lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                30 September 2023     31 Desember 2022
     Izin penggunaan frekuensi
       dibayar di muka - bagian jangka pendek (Catatan 35c.i)                 2.676               5.289
     Uang muka                                                                1.207                 679
     Gaji dibayar di muka                                                       402                 218
     Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                            837                 574
     Jumlah                                                                   5.122               6.760


9.   BIAYA KONTRAK
     Rincian dari biaya kontrak adalah sebagai berikut:
                                                                         30 September 2023
                                                            Biaya              Biaya
                                                          perolehan         pemenuhan         Jumlah
                                                           kontrak            kontrak
     Saldo, 1 Januari 2023                                      1.554                 858         2.412
     Amortisasi selama periode berjalan                          (288)               (250)         (538)
     Penambahan selama periode berjalan                           335                  44           379
     Saldo, 30 September 2023                                   1.601                 652         2.253
     Lancar                                                      (380)               (354)         (734)
     Tidak lancar                                               1.221                 298         1.519

                                                                         31 Desember 2022
                                                            Biaya              Biaya
                                                          perolehan         pemenuhan         Jumlah
                                                           kontrak            kontrak
     Saldo, 1 Januari 2022                                      1.532                 732         2.264
     Amortisasi selama tahun berjalan                            (338)               (514)         (852)
     Penambahan selama tahun berjalan                             360                 640         1.000
     Saldo, 31 Desember 2022                                    1.554                 858         2.412
     Lancar                                                      (354)               (317)         (671)
     Tidak lancar                                               1.200                 541         1.741


     Tidak ada penyisihan atas penurunan nilai biaya kontrak pada tanggal 30 September 2023 dan
     31 Desember 2022.




                                                     49
Page 53
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
10. INVESTASI JANGKA PANJANG

    Rincian dari investasi jangka panjang adalah sebagai berikut:

                                                             30 September 2023       31 Desember 2022
   Instrumen keuangan
     Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
      Ekuitas                                                              7.616                    7.624
      Obligasi konversi                                                      964                      884
     Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
      komprehensif lain:
      Ekuitas                                                                 22                       22
                                                                           8.602                    8.530
   Entitas asosiasi
    PT Jalin Pembayaran Nusantara ("Jalin")                                  104                      115
    Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                            8                        8
                                                                             112                      123
   Jumlah investasi jangka panjang                                         8.714                    8.653

   a. Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan

        Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka
        panjang dalam bentuk saham pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi
        dan teknologi. Grup tidak memiliki pengaruh signifikan dalam perusahaan start-up tersebut.

        Investasi pada ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk investasi pada:
         (i) Investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (“GOTO”) oleh Telkomsel. Per tanggal
              30 September 2023, Telkomsel menilai nilai wajar investasi di GOTO dengan menggunakan
              nilai pasar saham GOTO sebesar Rp85 per saham. Jumlah rugi yang belum direalisasi dari
              perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada GOTO pada tanggal 30 September 2023
              adalah sebesar Rp142 miliar dan disajikan sebagai rugi yang belum direalisasi dari perubahan
              nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian.
         (ii) Investasi MDI pada berbagai perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan
              teknologi. Penambahan investasi pada periode berjalan oleh MDI sebesar Rp213 miliar.

        Investasi pada obligasi konversi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi
        jangka panjang yang dimiliki oleh Telkomsel dan MDI dalam bentuk obligasi konversi pada berbagai
        perusahaan start-up yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, yang akan langsung dikonversi
        menjadi saham ketika jatuh tempo.

   b.   Investasi jangka panjang pada entitas asosiasi

        Investasi pada pada entitas asosiasi termasuk investasi pada:
        (i) Jalin sebelumnya adalah entitas anak, pada tanggal 19 Juni 2019, Grup menjual 67,00%
              kepemilikan sahamnya sehingga kepemilikan pada Jalin sebesar 33,00%.
        (ii) PT Fintek Karya Nusantara (“Finarya”) sebesar 24,83%. Finarya sebelumnya adalah entitas
              anak Telkomsel. Kemudian sejak tahun 2019, sehubungan dengan peningkatan modal
              ditempatkan dan disetor pada Finarya oleh berbagai investor, maka Finarya menjadi entitas
              asosiasi Telkomsel.
        (iii) PT Omni Inovasi Indonesia Tbk. (“Omni Inovasi Indonesia”) (sebelumnya PT Tiphone Mobile
              Indonesia Tbk.) sebesar 24,00%. Sejak tahun 2019 manajemen telah mengakui penurunan
              nilai penuh atas investasi pada PT Omni Inovasi Indonesia Tbk.

        Bagian kumulatif rugi atas investasi jangka panjang pada entitas asosiasi yang tidak diakui hingga
        periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 masing-masing
        adalah sebesar Rp349 miliar dan Rp415 miliar.



                                                   50
Page 54
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11. ASET TETAP

   Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                   31 Desember                                Reklasifikasi/   30 September
                                                       2022       Penambahan   Pengurangan     Translasi           2023
   Harga perolehan:
   Aset tetap pemilikan langsung
     Tanah                                                1.838           27             -               76           1.941
     Bangunan                                            18.947          231            (5)             443          19.616
     Renovasi bangunan sewa                               1.571           35           (16)              (2)          1.588
     Peralatan sentral telepon                           20.083          314           (56)             650          20.991
     Peralatan telegraf, teleks, dan
       komunikasi data                                    1.583            -             -                -           1.583
     Peralatan dan instalasi transmisi                  171.106        3.705        (1.895)           5.991         178.907
     Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya             10.804           55             -              (20)         10.839
     Jaringan kabel                                      74.695        3.418            (3)           1.213          79.323
     Catu daya                                           23.276          423          (270)             280          23.709
     Peralatan pengolahan data                           20.954          464          (333)             830          21.915
     Peralatan telekomunikasi lainnya                    10.402          448             -               47          10.897
     Peralatan kantor                                     2.625           45           (30)             (92)          2.548
     Kendaraan                                              605           47           (36)               -             616
     Peralatan lainnya                                       51            1             -                1              53
     Aset dalam pembangunan                               4.598       12.871             -          (10.458)          7.011
   Jumlah                                               363.138       22.084        (2.644)          (1.041)        381.537


   Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai:
   Aset tetap pemilikan langsung
    Bangunan                                              6.228          473             -              (35)          6.666
    Renovasi bangunan sewa                                1.207          118           (16)             (30)          1.279
    Peralatan sentral telepon                            14.100        1.500           (55)             145          15.690
    Peralatan telegraf, teleks, dan
       komunikasi data                                    1.582            -             -                -           1.582
    Peralatan dan instalasi transmisi                    97.335        8.942        (1.707)             (11)        104.559
    Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya               6.041          515             -              (32)          6.524
    Jaringan kabel                                       22.510        2.381            (3)             348          25.236
    Catu daya                                            16.890        1.376          (261)            (524)         17.481
    Peralatan pengolahan data                            15.490        1.506          (332)            (260)         16.404
    Peralatan telekomunikasi lainnya                      6.067        1.269             -              (24)          7.312
    Peralatan kantor                                      2.073          204           (24)            (194)          2.059
    Kendaraan                                               242           39           (21)               -             260
    Peralatan lainnya                                        44            2             -                1              47
    Jumlah                                              189.809       18.325        (2.419)            (616)        205.099
   Nilai buku bersih                                    173.329                                                     176.438




                                                       51
Page 55
                                   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                               yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                     (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11.   ASET TETAP (lanjutan)

      Rincian aset tetap adalah sebagai berikut (lanjutan):

                                                  31 Desember                                   Reklasifikasi/    31 Desember
                                                      2021       Penambahan    Pengurangan       Translasi            2022
      Harga perolehan:
      Aset tetap pemilikan langsung
       Tanah                                             1.821            10              -                 7              1.838
       Bangunan                                         17.296           778             (1)              874             18.947
       Renovasi bangunan sewa                            1.477            80            (86)              100              1.571
       Peralatan sentral telepon                        18.324         1.066           (130)              823             20.083
       Peralatan telegraf, teleks, dan
         komunikasi data                                 1.583             -              -                  -             1.583
       Peralatan dan instalasi transmisi               165.621         4.494         (9.501)            10.492           171.106
       Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya          10.528           155             (5)               126            10.804
       Jaringan kabel                                   67.559         7.807             (9)              (662)           74.695
       Catu daya                                        22.035           433           (719)             1.527            23.276
       Peralatan pengolahan data                        19.258           877           (390)             1.209            20.954
       Peralatan telekomunikasi lainnya                  9.121         1.261              -                 20            10.402
       Peralatan kantor                                  2.352           157            (85)               201             2.625
       Kendaraan                                           537           100           (165)               133               605
       Peralatan lainnya                                    47             2             (3)                 5                51
       Aset dalam pembangunan                            2.950        16.936                -          (15.288)            4.598
       Jumlah                                          340.509        34.156        (11.094)              (433)          363.138

      Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai:
      Aset tetap pemilikan langsung
       Bangunan                                          5.537           632             (1)               60              6.228
       Renovasi bangunan sewa                            1.163           130            (86)                -              1.207
       Peralatan sentral telepon                        12.225         1.985           (127)               17             14.100
       Peralatan telegraf, teleks, dan
          komunikasi data                                1.582             -              -                  -             1.582
       Peralatan dan instalasi transmisi                94.532        12.087         (9.362)                78            97.335
       Satelit, stasiun bumi, dan peralatannya           5.199           830             (5)                17             6.041
       Jaringan kabel                                   18.735         4.388             (9)              (604)           22.510
       Catu daya                                        15.874         1.699           (712)                29            16.890
       Peralatan pengolahan data                        14.130         1.806           (388)               (58)           15.490
       Peralatan telekomunikasi lainnya                  4.330         1.717              -                 20             6.067
       Peralatan kantor                                  1.866           261            (79)                25             2.073
       Kendaraan                                           270            38           (135)                69               242
       Peralatan lainnya                                    40             3             (2)                 3                44
       Jumlah                                          175.483        25.576        (10.906)              (344)          189.809
      Nilai buku bersih                                165.026                                                           173.329




      a. Laba dari penjualan aset tetap
                                                                                   2023                           2022
           Hasil penjualan aset tetap                                                            83                        391
           Nilai buku bersih                                                                    (21)                      (123)
           Laba dari pelepasan atau penjualan aset tetap                                         62                        268

      b. Lain-lain

           (i)    Selama tahun 2022, UPK yang menghasilkan proyeksi arus kas masuk adalah sambungan
                  nirkabel tidak bergerak, seluler, dan lainnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi
                  penurunan nilai aset dari UPK tersebut pada tanggal 31 Desember 2022.

           (ii) Bunga pinjaman yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan sejumlah Rp95 miliar dan
                Rp37 miliar masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
                30 September 2023 dan 2022. Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
                biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi berkisar antara 2,50%-8,20% dan 5,49%-6,30%
                masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
                dan 2022.

           (iii) Tidak ada rugi selisih kurs yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan untuk periode
                 sembilan bulan pada tanggal 30 September 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal
                 31 Desember 2022.



                                                          52
Page 56
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)

    b. Lain-lain (lanjutan)

       (iv) Selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, Grup
            telah mendapat klaim asuransi atas aset tetap yang hilang dan rusak masing-masing sebesar
            Rp160 miliar dan Rp267 miliar dan dicatat sebagai bagian dari “Penghasilan lain-lain - bersih”
            dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Selama periode
            sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, nilai tercatat aset tetap
            tersebut masing-masing sebesar Rp148 miliar dan Rp244 miliar, telah dibebankan dalam laporan
            laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

       (v) Pada tahun 2022, umur manfaat menara yang dimiliki oleh Grup diubah dari 30 tahun menjadi
           40 tahun. Dampak pengurangan beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 dan estimasi untuk tahun 2023 masing-masing adalah sebesar Rp93 miliar
           dan Rp373 miliar. Menara disajikan sebagai bagian dari peralatan dan instalasi transmisi.

       (vi) Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, peralatan Telkomsel dengan nilai
            tercatat bersih masing-masing sebesar Rp6 miliar akan ditukarkan, dan oleh karenanya peralatan
            tersebut direklasifikasi sebagai aset tersedia untuk dijual pada laporan posisi keuangan
            konsolidasian. Pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
            tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, peralatan Telkomsel dengan nilai tercatat
            bersih masing-masing sebesar RpNihil dan Rp909 miliar telah ditukarkan dengan peralatan
            PT ZTE Indonesia. Tidak ada penyisihan atas penurunan nilai aset tersedia untuk dijual pada
            tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

       (vii) Di tahun 2021, Perusahaan memutuskan untuk menghentikan penggunaan aset MSAN dan
             melakukan percepatan penyusutan aset MSAN yang telah terdepresiasi penuh pada tahun 2022.
             Dampak percepatan penyusutan aset MSAN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
             31 Desember 2022 adalah sebesar Rp1.494 miliar. Aset MSAN disajikan sebagai bagian dari
             jaringan kabel.

       (viii) Grup memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di berbagai daerah di Indonesia dengan
              status Hak Guna Bangunan (“HGB”) berjangka waktu 8-50 tahun yang akan habis masa
              berlakunya antara tahun 2023 sampai dengan tahun 2071. Manajemen berkeyakinan bahwa
              tidak akan terdapat kesulitan untuk memperpanjang hak atas tanah pada saat berakhirnya hak
              tersebut.

       (ix) Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap milik Grup kecuali tanah,
            dengan nilai tercatat bersih masing-masing sebesar Rp168.072 miliar dan Rp172.112 miliar telah
            diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, gempa bumi dan risiko lainnya, termasuk
            gangguan bisnis, dengan jumlah keseluruhan pertanggungan masing-masing sebesar
            Rp33.040 miliar dan Rp36.319 miliar, HKD10 juta, SGD373 juta, dan MYRNihil dan MYR54 juta
            dan first loss basis masing-masing sebesar Rp2.750 miliar. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai
            pertanggungan asuransi tersebut memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset
            yang dipertanggungkan.

       (x) Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tingkat persentase penyelesaian aset
           dalam pembangunan adalah masing-masing sekitar 85,23% dan 55,91% dari nilai kontrak
           dengan perkiraan penyelesaian masing-masing sampai Desember 2025 dan Agustus 2025.
           Saldo aset dalam pembangunan tersebut terutama terdiri dari bangunan, peralatan dan instalasi
           transmisi, jaringan kabel, dan catu daya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
           hambatan yang dapat mempengaruhi penyelesaian aset dalam pembangunan.

       (xi) Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh aset yang dimiliki Perusahaan
            telah dijaminkan dalam perjanjian obligasi (Catatan 19b). Aset tetap entitas anak tertentu dengan
            biaya perolehan masing-masing sebesar Rp18.306 miliar dan Rp18.370 miliar telah dijaminkan
            dalam beberapa perjanjian pinjaman (Catatan 18a dan 19c).

                                                    53
Page 57
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
11. ASET TETAP (lanjutan)

    b. Lain-lain (lanjutan)

       (xii) Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat bruto dari setiap aset
             tetap Grup yang telah disusutkan secara penuh dan masih digunakan adalah masing-masing
             sebesar Rp82.585 miliar dan Rp67.979 miliar. Grup saat ini sedang melakukan modernisasi aset
             jaringan untuk menggantikan aset tetap yang sudah disusutkan secara penuh.

       (xiii) Pada tahun 2022, nilai wajar tanah dan bangunan Grup masing-masing sebesar Rp49.014 miliar.

12. ASET HAK-GUNA

   Nilai tercatat aset hak-guna yang diakui dan mutasi selama periode berjalan:

                                                               Peralatan
                                                              dan instalasi
                                   Tanah        Bangunan       transmisi       Kendaraan       Lain-lain       Jumlah
   Saldo, 1 Januari 2022              4.002            729          13.120            410              208        18.469
   Penambahan                         1.169            121            8.205           488               23        10.006
   Pengurangan dan reklasifikasi       (217)            17           (2.399)         (197)                8       (2.788)
   Beban penyusutan                    (867)          (204)          (4.067)         (178)             (35)       (5.351)
   Saldo, 31 Desember 2022            4.087            663          14.859            523              204        20.336
   Penambahan                         1.114            126            6.490           120                 3        7.853
   Pengurangan dan reklasifikasi         (45)          (16)          (2.849)          (16)               (0)      (2.926)
   Beban penyusutan                    (724)          (129)          (2.717)         (161)             (24)       (3.755)
   Saldo, 30 September 2023           4.432            644          15.783            466              183        21.508


   Nilai tercatat liabilitas sewa dan rincian mutasinya adalah sebagai berikut:

                                                                       30 September 2023          31 Desember 2022

   Saldo, 1 Januari                                                                  18.661                     16.387
   Akrualisasi bunga                                                                    703                        931
   Penambahan (Catatan 39a)                                                           7.853                     10.006
   Pengurangan                                                                       (8.336)                    (8.663)
   Saldo                                                                             18.881                     18.661
   Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                          (5.689)                    (4.925)
   Bagian jangka panjang                                                             13.192                     13.736


   Jatuh tempo pembayaran liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
                                                                                                 30 September 2023

    Kurang dari 1 tahun                                                                                          6.363
    1-5 tahun                                                                                                    8.447
    Lebih dari 5 tahun                                                                                           6.664
    Jumlah pembayaran sewa                                                                                      21.474
    Bunga                                                                                                       (2.593)
    Nilai kini atas pembayaran sewa                                                                             18.881
    Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                                                                    (5.689)
    Bagian jangka panjang                                                                                       13.192

   Grup menyewa beberapa aset termasuk tanah, bangunan, peralatan dan instalasi transmisi, kendaraan,
   dan lain-lain yang digunakan dalam operasi, yang pada umumnya memiliki masa sewa antara 1 dan 33
   tahun.

   Grup juga memiliki sewa tertentu dengan jangka waktu dua belas bulan atau kurang dan nilai sewa
   bernilai rendah. Grup menerapkan 'sewa jangka pendek' dan 'sewa aset bernilai rendah' sebagai
   pengecualian untuk sewa ini. Tidak ada kontrak sewa dengan pembayaran sewa variabel.
                                                         54
Page 58
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
12. ASET HAK-GUNA (lanjutan)

   Rincian beban terkait sewa selama periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023 dan
   2022 adalah sebagai berikut:

                                                                             2023                      2022
   Beban penyusutan                                                                 3.755                     4.055
   Beban sewa jangka pendek                                                         2.202                     2.327
   Beban bunga sewa                                                                   703                       666
   Beban sewa aset bernilai rendah                                                     32                        44

13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

   Rincian dari aset tidak lancar lainnya adalah sebagai berikut:

                                                                   30 September 2023           31 Desember 2022
   Izin penggunaan frekuensi dibayar di muka - setelah
     dikurangi bagian jangka pendek (Catatan 35c.i)                                 2.085                      1.291
   Beban dibayar di muka                                                            1.017                        446
   Tagihan restitusi pajak - setelah dikurangi
     bagian jangka pendek (Catatan 27b)                                               946                        621
   Uang muka                                                                          352                        781
   Uang jaminan                                                                       158                        144
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                                    314                        340
   Jumlah                                                                           4.872                      3.623


14. ASET TAKBERWUJUD

   Rincian aset takberwujud adalah sebagai berikut:
                                                                                                 Aset
                                                                                            takberwujud
                                                Goodwill     Piranti lunak    Lisensi          lainnya     Jumlah
    Nilai tercatat bruto:
     Saldo, 1 Januari 2023                          1.492          19.779            620          1.491       23.382
     Penambahan                                         -           1.691             26              4        1.721
     Pengurangan                                        -            (546)          (130)             -         (676)
     Reklasifikasi/translasi                            -             (16)            (9)            (3)         (28)
     Saldo, 30 September 2023                       1.492          20.908            507          1.492       24.399
    Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai:
     Saldo, 1 Januari 2023                           (402)        (13.616)          (152)          (910)      (15.080)
     Beban amortisasi                                   -          (1.755)           (42)           (70)       (1.867)
     Pengurangan                                        -             545              2              -           547
     Reklasifikasi/translasi                            -              13              8              3            24
     Saldo, 30 September 2023                        (402)        (14.813)          (184)          (977)      (16.376)
    Nilai buku bersih                               1.090           6.095            323            515         8.023


                                                                                                 Aset
                                                                                            takberwujud
                                                Goodwill     Piranti lunak    Lisensi          lainnya     Jumlah
    Nilai tercatat bruto:
     Saldo, 1 Januari 2022                          1.492          17.458           174           1.512       20.636
     Penambahan                                         -           2.527           440              49        3.016
     Pengurangan                                        -            (175)            -             (70)        (245)
     Reklasifikasi/translasi                            -             (31)            6               -          (25)
     Saldo, 31 Desember 2022                        1.492          19.779           620           1.491       23.382
    Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai:
     Saldo, 1 Januari 2022                           (402)        (11.714)          (125)          (889)      (13.130)
     Beban amortisasi                                   -          (2.063)           (26)           (91)       (2.180)
     Pengurangan                                        -             175               -            70           245
     Reklasifikasi/translasi                            -             (14)            (1)             -           (15)
     Saldo, 31 Desember 2022                         (402)        (13.616)          (152)          (910)      (15.080)
    Nilai buku bersih                               1.090           6.163            468            581         8.302
                                                      55
Page 59
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
14. ASET TAKBERWUJUD (lanjutan)

   (i)    Goodwill timbul dari akuisisi Sigma (2008), Admedika (2010), data center PT Bina Data Mandiri
          (“BDM”) (2012), Contact Centres Australia Pty. Ltd. (2014), MNDG (2015), Melon dan PT Griya
          Silkindo Drajatmoerni (“GSDm”) (2016), TSGN dan Nutech (2017), SSI, CIP, dan Telin Malaysia
          (2018), PST (2019), dan Digiserve (2021).

   (ii)   Sisa periode amortisasi dari aset takberwujud piranti lunak untuk periode yang berakhir pada tanggal
          30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing 1-6 tahun. Beban amortisasi
          diakui sebagai bagian dari “Beban penyusutan dan amortisasi” dalam laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

   (iii) Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat bruto dari aset
         takberwujud yang telah diamortisasi seluruhnya dan masih digunakan adalah masing-masing
         sebesar Rp10.597 miliar dan Rp9.640 miliar.


15. UTANG USAHA

   Rincian utang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September 2023       31 Desember 2022
   Pihak berelasi
    Pembelian peralatan, barang, dan jasa                                        217                     262
    Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya                            255                     169
   Sub-jumlah                                                                    472                     431

   Pihak ketiga
    Pembelian peralatan, barang, dan jasa                                      9.255                  14.453
    Utang kepada penyelenggara telekomunikasi lainnya                          2.672                   2.231
    Beban pemakaian frekuensi radio, beban hak
      penyelenggaraan, dan Kewajiban Pelayanan Universal
      ("KPU")                                                                  1.046                   1.342
   Sub-jumlah                                                                 12.973                  18.026
   Jumlah                                                                     13.445                  18.457

   Utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                 30 September 2023       31 Desember 2022
   Rupiah                                                                   11.332                 16.727
   Dolar A.S.                                                                2.041                  1.636
   Lain-lain                                                                    72                     94
   Jumlah                                                                   13.445                 18.457

   Syarat dan ketentuan atas utang usaha di atas:
   a. Utang usaha tidak dikenakan bunga dan secara umum diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun.
   b. Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi pihak berelasi.
   c. Lihat Catatan 37b.v untuk manajemen risiko likuiditas Grup.




                                                     56
Page 60
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
16. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR

   Rincian beban yang masih harus dibayar adalah sebagai berikut:


                                                              30 September 2023           31 Desember 2022
   Operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi                         7.556                     8.183
   Umum, administrasi, dan pemasaran                                      2.758                     3.067
   Gaji dan tunjangan                                                     2.513                     4.014
   Beban bunga dan administrasi bank                                        217                       181
   Jumlah                                                                13.044                    15.445

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

17. LIABILITAS KONTRAK

   a. Liabilitas kontrak jangka pendek

                                                               30 September 2023        31 Desember 2022
       Uang muka pelanggan Mobile                                         3.810                     3.577
       Uang muka pelanggan WIB                                            1.221                     1.188
       Uang muka pelanggan Enterprise                                     1.103                     1.126
       Uang muka pelanggan Consumer                                         240                       233
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                      146                       171
       Jumlah                                                             6.520                     6.295

   b. Liabilitas kontrak jangka panjang

                                                               30 September 2023         31 Desember 2022
       Uang muka pelanggan Mobile                                           910                         -
       Uang muka pelanggan WIB                                              788                       700
       Uang muka pelanggan Consumer                                         724                       844
       Uang muka pelanggan Enterprise                                       110                        17
       Jumlah                                                             2.532                     1.561

       Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN

   a. Utang bank jangka pendek

                                                                                Saldo terutang
      Kreditur                                                       30 September 2023       31 Desember 2022
      Pihak berelasi
       Bank Mandiri                                                             3.714                  3.483
       BNI                                                                      1.107                    979
      Sub-jumlah                                                                4.821                  4.462
      Pihak ketiga
       PT Bank HSBC Indonesia ("HSBC")                                          3.121                  1.836
       MUFG Bank ("MUFG")                                                       2.009                  1.349
       Bank of China                                                            1.000                      -
       PT Bank DBS Indonesia ("DBS")                                              476                    475
       UOB Indonesia                                                              350                      -
       Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             19                     69
      Sub-jumlah                                                                6.975                  3.729
      Jumlah                                                                   11.796                  8.191




                                                         57
Page 61
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN (lanjutan)

   a. Utang bank jangka pendek (lanjutan)

      Beberapa informasi lain yang signifikan terkait utang bank jangka pendek pada tanggal 30 September
      2023 adalah sebagai berikut:


                                                 Total
                                               fasilitas                            Periode         Tingkat suku
                                        Mata    (dalam            Jatuh tempo     pembayaran           bunga
                         Peminjam       uang    miliar)*       fasilitas pinjaman    bunga            per tahun       Jaminan**
      Mandiri
       2021 - 2022           Nutech,    Rp          3.100           26 Juli 2024 -     Bulanan       5,85% - 9,00%     Piutang
                             Mitratel                          27 September 2024                                    usaha dan
                                                                                                                     aset tetap
          2020                Finnet    Rp            500           20 Oktober 2023    Bulanan              1 bulan Tidak ada
                                                                                                     JIBOR + 1,30%
      BNI
       2014 - 2017      GSD, Sigmaa     Rp            350      7 November 2023 -       Bulanan       7,90% - 8,50%     Piutang
                                                                   9 Januari 2024                                   usaha dan
                                                                                                                     aset tetap
          2017 - 2021      Metranet,    Rp          1.135       18 Februari 2024 -     Bulanan      1 bulan JIBOR +    Piutang
                        Telkom Infra,                                 6 Juni 2024                     1,75% - 2,50%     usaha
                          Infomediab
      HSBC
       2014 - 2020      Perusahaan,     Rp          1.400 17 November 2023 -           Bulanan              5,00% -     Piutang
                             Sigmac,f                     31 Desember 2023 -                       Under BLR 7,40%       usaha
          2018 - 2019        Sigmad,    Rp          2.553 31 Desember 2023 -           Bulanan,             1 bulan   Tidak ada
                              Metra,                          12 Maret 2024 -          Kuartalan     JIBOR + 0,35%
                               PINS,                                                                        3 bulan
                           Metranet,                                                                 JIBOR + 1,00%
                         Telkomsate,
                                GSD
      MUFG Bank
       2018               Telkomsel     Rp          1.750           31 Oktober 2023    Bulanan               6,30%    Tidak ada
       2018 - 2019       Infomedia,     Rp          1.430           31 Oktober 2023    Bulanan              1 bulan   Tidak ada
                        Metra, GSD,                                                                  JIBOR + 0,70%
                        Telkom Infra
      Bank of China
       2020              Perusahaan     Rp          1.000           13 Oktober 2023    Kuartalan            3 bulan   Tidak ada
                                                                                                     JIBOR - 1,60%
      DBS
       2016                   Sigma     USD                0            31 Juli 2024   Bulanan       5,79% - 6,30%      Piutang
                                                                                                                         usaha
          2018          Telkom Infra,   Rp            475       1 November 2023        Bulanan              1 bulan   Tidak ada
                           Infomedia                                                                 JIBOR + 1,20%
      UOB Indonesia
       2016                   Finnet    Rp            500           31 Oktober 2023    Bulanan              1 bulan   Tidak ada
                                                                                                     JIBOR + 1,75%
      *
        Disajikan dalam mata uang asal.
      ** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.
      a
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 28 Juli 2022 dan 6 Januari 2023.
      b
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 28 Maret 2018 dan 6 Juli 2018.
      c
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 16 Juli 2018, 17 November 2021 dan 7 November 2022.
      d
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 23 April 2021.
      e
         Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 10 Agustus 2023.
      f
         Perpanjangan otomatis jika belum dilunasi.

      Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
      batasan seperti adanya batasan bahwa Perusahaan harus memiliki kepemilikan saham mayoritas
      paling sedikit 51% terhadap anak perusahaan dan mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada
      tanggal 30 September 2023, Grup telah memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut.

      Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis usaha.



                                                               58
Page 62
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN PINJAMAN JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
    DALAM SATU TAHUN (lanjutan)

   b. Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun

                                                           Catatan       30 September 2023              31 Desember 2022
      Pinjaman penerusan (two-step loans)                   19a                          91                          118
      Obligasi dan wesel bayar                              19b                         548                            -
      Utang bank                                             19c                    10.856                         7.788
      Pinjaman lainnya                                      19d                         482                          952
      Jumlah                                                                        11.977                         8.858


19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA

                                                           Catatan        30 September 2023              31 Desember 2022
   Pinjaman penerusan (two-step loans)                      19a                          41                            91
   Obligasi dan wesel bayar                                 19b                       4.794                        4.793
   Utang bank                                                19c                     21.510                       22.085
   Pinjaman lainnya                                         19d                            -                          362
   Jumlah                                                                            26.345                       27.331

   Jadwal pembayaran pokok utang pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                           Tahun
                                  Catatan       Jumlah           2024      2025              2026     2027       Selanjutnya
   Pinjaman penerusan
    (two-step loans)                    19a          41             41            -              -         -                 -
   Obligasi dan wesel bayar             19b       4.794              -        2.099              -         -             2.695
   Utang bank                           19c      21.510          1.512        6.223          5.167     3.229             5.379
   Pinjaman lainnya                     19d           -              -            -              -         -                 -
   Jumlah                                        26.345          1.553        8.322          5.167     3.229             8.074

   a. Pinjaman penerusan (two-step loans)

      Pinjaman penerusan (two-step loans) adalah pinjaman tanpa jaminan yang diperoleh Pemerintah
      yang kemudian diteruskan kepada Perusahaan. Pinjaman yang diperoleh hingga bulan Juli 1994
      dicatat dan terutang dalam Rupiah berdasarkan kurs pada tanggal penarikan pinjaman. Pinjaman
      yang diperoleh setelah bulan Juli 1994 terutang dalam mata uang asalnya dan keuntungan atau
      kerugian selisih kurs yang terjadi ditanggung oleh Perusahaan.

                                                            30 September 2023                          31 Desember 2022
                                                              Saldo terutang                             Saldo terutang
                                                       Mata uang                                 Mata uang
                                                          asing            Setara                   asing             Setara
                  Kreditur               Mata uang   (dalam jutaan)        Rupiah              (dalam jutaan)         Rupiah
      Bank luar negeri                      Yen                1.152              119                    1.536               181
                                            Rp                     -               13                        -                28
      Jumlah                                                                      132                                        209
      Bagian yang jatuh tempo
       dalam satu tahun (Catatan 18b)                                                 (91)                                   (118)
      Bagian jangka panjang                                                            41                                      91



                                                             Periode jadwal       Pembayaran                 Tingkat bunga
                    Kreditur                   Mata uang      pembayaran            bunga                      per tahun
      Bank luar negeri                           Yen          Semesteran          Semesteran                    2,95%
                                                  Rp          Semesteran          Semesteran                    7,125%




                                                            59
Page 63
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   a. Pinjaman penerusan (two-step loans) (lanjutan)

      Pinjaman tersebut ditujukan untuk membiayai pengembangan infrastruktur dan sarana penunjang
      telekomunikasi. Pinjaman ini akan dilunasi dalam angsuran semesteran dan jatuh tempo pada
      berbagai tanggal sampai dengan tahun 2024.

      Sejak 2008, Perusahaan telah menggunakan seluruh fasilitas pinjaman penerusan dan periode
      penarikan pinjaman penerusan tersebut telah berakhir.

      Perusahaan diharuskan untuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
      a. Rasio projected net revenue to projected debt service harus melebihi 1, 2:1 untuk pinjaman
         penerusan yang berasal dari Bank Pembangunan Asia (“ADB”).
      b. Pendanaan dari sumber internal (laba sebelum penyusutan dan biaya pendanaan) harus melebihi
         20% dari rata-rata jumlah pengeluaran barang modal tahunan untuk pinjaman penerusan yang
         berasal dari ADB.

      Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan rasio-rasio tersebut di atas.

   b. Obligasi dan wesel bayar
                                                                                 Saldo terutang
      Obligasi dan wesel bayar                                     30 September 2023         31 Desember 2022
      Obligasi
      2015
         Seri A                                                                        -                      2.200
         Seri B                                                                    2.100                      2.100
         Seri C                                                                    1.200                      1.200
         Seri D                                                                    1.500                      1.500
      Wesel bayar jangka menengah
       (Medium Term Notes atau
       “MTN”)
       MTN Mitratel 2023                                                             550                          -
      Jumlah                                                                       5.350                      7.000
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                   (8)                        (7)
      Bagian jangka panjang                                                        5.342                      6.993
      Bagian yang akan jatuh tempo dalam
       satu tahun (Catatan 18b)                                                     (548)                     (2.200)
      Bagian jangka panjang                                                        4.794                       4.793

      i. Obligasi

         Tahun 2015
                                                                                               Periode     Tingkat
                         Pokok                     Tempat        Tanggal                     pembayaran   bunga per
          Obligasi       utang        Penerbit    pencatatan      terbit      Jatuh tempo       bunga       tahun
         Seri A              2.200   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2022    Kuartalan     9,93%
         Seri B              2.100   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2025    Kuartalan    10,25%
         Seri C              1.200   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2030    Kuartalan    10,60%
         Seri D              1.500   Perusahaan      BEI       23 Juni 2015   23 Juni 2045    Kuartalan    11,00%
         Total               7.000


         Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus. tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
         Perusahaan baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak. baik yang telah ada maupun
         yang akan ada dikemudian hari (Catatan 11b.xi). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi
         obligasi ini adalah PT Bahana TCW Investment Management (“Bahana TCW”), PT BRI Danareksa
         Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia. Tbk. Sedangkan bertindak
         sebagai Wali Amanat adalah Bank Permata. Perusahaan menerima hasil penerbitan obligasi ini
         pada tanggal 23 Juni 2015.

                                                        60
Page 64
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   b. Obligasi dan wesel bayar (lanjutan)

      i. Obligasi (lanjutan)

         Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi,
         seluruhnya akan dipergunakan untuk pengembangan usaha: broadband, backbone, metro
         network, regional metro junction, information technology application and support, dan akuisisi
         beberapa perusahaan baik dalam lingkup domestik maupun internasional.

         Pada tanggal 30 September 2023, peringkat obligasi Perusahaan yang diberikan oleh Pefindo
         adalah idAAA (Triple A).

         Berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, Perusahaan dipersyaratkan untuk menaati semua
         pembatasan, termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
         (a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1.
         (b) EBITDA terhadap beban bunga tidak kurang dari 4:1.
         (c) Debt service coverage minimal sebesar 125%.

         Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan telah memenuhi ketentuan mengenai rasio-rasio
         tersebut di atas.

     ii. Wesel bayar

         Pada tanggal 26 September 2023, Mitratel menerbitkan Surat Utang Jangka Menengah (MTN)
         sebesar Rp550 miliar yang akan digunakan untuk mendukung penyediaan dana dalam rangka
         refinancing kredit.

         Jatuh tempo MTN tersebut adalah 370 hari kalender setelah tanggal penerbitan MTN dengan
         bunga 6,20% per tahun yang akan dibayarkan setiap 3 bulan (triwulan). Pembayaran Bunga MTN
         pertama akan dilakukan pada tanggal 26 Desember 2023, sedangkan pembayaran bunga MTN
         terakhir sekaligus nilai pokok MTN akan dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2024.

         Mitratel telah menunjuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai wali amanat yang akan menjadi
         perantara perseroan dengan pemegang MTN. Penerbitan Surat Utang Jangka Menengah ini
         memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dengan peringkat idAAA.




                                                  61
Page 65
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank
                                                                         30 September 2023                 31 Desember 2022
                                                                           Saldo terutang                    Saldo terutang
                                                                     Mata uang                         Mata uang
                                                                        asing          Setara             asing          Setara
      Kreditur                                    Mata uang        (dalam jutaan)      Rupiah        (dalam jutaan)      Rupiah
      Pihak berelasi
       BNI                                              Rp                     -          4.455                   -          5.472
       Bank Mandiri                                     Rp                     -          3.560                   -          4.381
       BRI                                              Rp                     -          1.136                   -          1.409
       BSI                                              Rp                     -            512                   -             22
      Sub-jumlah                                                                          9.663                             11.284
      Pihak ketiga
       BCA                                               Rp                    -         10.948                  -           9.757
       Bank Sindikasi                                    Rp                    -          2.500                  -             680
                                                        USD                   10            160                 17             265
       Bank CIMB Niaga                                   Rp                    -          2.128                  -           2.221
                                                        USD                    4             60                  4              61
       DBS                                               Rp                    -          1.500                  -           1.500
       Bank Permata                                      Rp                    -          1.375                  -           1.021
       Bank of China                                     Rp                    -          1.400                  -           1.000
       BJB                                               Rp                    -          1.000                  -               -
       HSBC                                              Rp                    -            625                  -             750
       MUFG Bank                                         Rp                    -            500                  -             500
       Bank Danamon                                      Rp                    -            364                  -             455
       PT Bank ANZ Indonesia ("Bank ANZ")                Rp                    -            132                  -             198
       UOB Singapore                                    USD                    4             62                 13             205
       Lain-lain (masing-masing
        di bawah Rp100 miliar)                           Rp                    -             20                  -              60
                                                        MYR                    9             29                 10              34
      Sub-jumlah                                                                         22.803                             18.707
      Jumlah                                                                             32.466                             29.991
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                        (100)                              (118)
                                                                                         32.366                             29.873
      Utang bank yang jatuh tempo dalam satu
       tahun (Catatan 18b)                                                              (10.856)                            (7.788)
      Bagian jangka panjang                                                              21.510                             22.085


      Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai
      berikut:

                                                        Pembayaran
                                              Total       periode
                                            fasilitas     berjalan                      Periode
                                     Mata    (dalam        (dalam         Jadwal      pembayaran       Tingkat suku
                        Peminjam     Uang    miliar)*     miliar)*      pembayaran       bunga        bunga per tahun     Jaminan**
      BNI
       2018                  GSD     Rp         182                5    2021 - 2024       Bulanan               8,50%       Piutang
                                                                                                                              usaha
       2013 - 2021   Perusahaan,     Rp        9.625          1.010     2018 - 2033      Bulanan,               1 bulan     Piutang
                           GSD,                                                          Kuartalan     JIBOR + 2,25%;     usaha dan
                     TLT, Sigma,                                                                       3 bulan JIBOR +          aset
                          Mitratel                                                                       1,70% - 1,85%         tetap
      Bank Mandiri
       2017 - 2023   Perusahaan,     Rp        6.893           922      2019 - 2029      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                           GSD,                                                                          1,25% - 1,85%
                         Mitratel,
                             PST
      BRI
       2017 - 2019      Perusahaan   Rp        2.500           227      2019 - 2026      Kuartalan     3 bulan JIBOR +    Tidak ada
                                                                                                         1,70% - 1,85%
      BSI
       2018 - 2021            SSI,   Rp        1.055           509      2019 - 2024       Bulanan        5,15% - 7,50%    Tidak ada
                         Telkomsel




                                                              62
Page 66
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank (lanjutan)

      Informasi lain yang signifikan terkait utang bank pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai
      berikut (lanjutan):

                                                           Pembayaran
                                                 Total       periode
                                               fasilitas     berjalan                   Periode
                                       Mata     (dalam        (dalam       Jadwal      pembayara      Tingkat suku     Jaminan*
                        Peminjam       Uang     miliar)*     miliar)*    pembayaran     n bunga      bunga per tahun      *
      BCA
       2020 - 2022     Perusahaan,     Rp         6.500            500   2022 - 2030     Bulanan,      6,05% - 6,75% Tidak ada
                         Telkomsel                                                       Kuartalan
       2020 - 2022     Perusahaan,     Rp       13.986          1.371    2020 - 2030    Kuartalan,   3 bulan JIBOR +    Piutang
                           Mitratel,                                                   Semesteran      1,00% - 1,50%     usaha
                         PST, GSD                                                                                      dan aset
                                                                                                                          tetap
      Bank Sindikasi
       2022                 Mitratel    Rp        2.500         2.000    2024 - 2030   Semesteran             7,68% Tidak ada
       2018                   Telin    USD            0             0    2019 - 2025   Semesteran            6 bulan Tidak ada
                                                                                                       SOFR + 1,55%
      Bank CIMB
       Niaga
       2019 - 2022           PINS,     Rp         2.300             53   2021 - 2029     Kuartalan   3 bulan JIBOR + Tidak ada
                            Mitratel                                                                 1,30% - 1,425%
       2021 - 2022            Telin    USD            0              -   2024 - 2030   Semesteran             6 bulan Tidak ada
                                                                                                      SOFR + 1,82%
      DBS
       2021                 Mitratel   Rp         3.500              -   2023 - 2028   Semesteran            3 bulan       Aset
                                                                                                      JIBOR + 1,20%       tetap
      Bank Permata
       2020 - 2022          Mitratel   Rp         2.000            146   2021 - 2029   Semesteran            3 bulan       Aset
                                                                                                      JIBOR + 1,30%       tetap
      Bank of China
       2019              Telkomsel     Rp         1.400         2.000    2021 - 2023     Kuartalan            5,01% Tidak ada
      BJB
       2023              Telkomsel     Rp         1.000         1.000    2023 - 2023      Bulanan             5,90% Tidak ada
      HSBC
       2021                 Mitratel   Rp           750            125   2023 - 2028   Semesteran            3 bulan       Aset
                                                                                                      JIBOR + 1,50%       tetap
      MUFG Bank
       2021                 Mitratel   Rp           500              -   2022 - 2028     Kuartalan           3 bulan Tidak ada
                                                                                                      JIBOR + 1,60%
      Bank Danamon
       2022                 Mitratel   Rp           636             91   2022 - 2025     Kuartalan           3 bulan Tidak ada
                                                                                                      JIBOR + 1,50%
      ANZ
       2015             GSD, PINS      Rp           440             66   2020 - 2025     Kuartalan   3 bulan JIBOR + Tidak ada
                                                                                                       1,20% - 1,40%
      UOB Singapore
       2018                    Telin   USD            0              0   2019 - 2024   Semesteran            6 bulan Tidak ada
                                                                                                       SOFR + 1,25%

      * Disajikan dalam mata uang asal
      ** Lihat Catatan 5 dan Catatan 11 untuk piutang usaha dan aset tetap yang dijaminkan.




                                                              63
Page 67
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
19. PINJAMAN JANGKA PANJANG DAN PINJAMAN LAINNYA (lanjutan)

   c. Utang bank (lanjutan)

      Sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian, Grup diharuskan untuk menaati semua persyaratan atau
      batasan seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan perolehan utang baru,
      termasuk mempertahankan rasio-rasio keuangan. Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup telah
      memperoleh persetujuan (waiver) dari pemberi pinjaman untuk tidak mensyaratkan pembayaran
      sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut untuk Metra, Sigma, GSD, dan TLT. Waiver dari
      HSBC, Bank DBS, BNI, dan Bank Mandiri diterima masing-masing pada tanggal 19 Desember 2022,
      22 Desember 2023, 23 Desember 2023, 29 Desember 2022, dan 26 Desember 2022. Pada tanggal
      30 September 2023, Grup telah memenuhi ketentuan mengenai rasio keuangan tersebut, kecuali
      untuk Sigma dan GSD terkait debt service coverage ratio yang masih lebih rendah dari yang
      dipersyaratkan.

      Fasilitas utang bank yang diperoleh Grup tersebut digunakan untuk keperluan pengembangan bisnis
      usaha dan keperluan investasi.

   d. Pinjaman lainnya

                                                                                 Saldo terutang
      Kreditur                                                       30 September 2023     31 Desember 2022
      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
       ("Sarana Multi Infrastruktur")                                                    482                       1.315
      Biaya perolehan pinjaman yang belum
       diamortisasi                                                                        0                          (1)
      Jumlah                                                                             482                       1.314
      Bagian yang akan jatuh tempo dalam satu
       tahun (Catatan 18b)                                                              (482)                       (952)
      Bagian jangka panjang                                                                 -                        362

      Informasi lain yang signifikan terkait pinjaman lainnya pada tanggal 30 September 2023 adalah
      sebagai berikut:
                                                    Total       Pembayaran
                                                  fasilitas       periode
                                          Mata     (dalam         berjalan        Jadwal         Tingkat suku
                             Peminjam     Uang     miliar)     (dalam miliar)   pembayaran      bunga per tahun   Jaminan
      Sarana Multi
       Infrastruktur
       14 November 2018     Perusahaan     Rp        1.000               110      Semesteran            3 bulan   Tidak ada
                                                                                (2019 - 2023)    JIBOR + 1,75%
       29 Maret 2019*       Perusahaan     Rp        2.836               700      Semesteran            3 bulan   Tidak ada
                                                                                (2020 - 2024)    JIBOR + 1,75%
       29 Maret 2019*        Telkomsat     Rp          164                24      Semesteran            3 bulan   Tidak ada
                                                                                (2020 - 2024)    JIBOR + 1,75%

      * Berdasarkan amendemen terakhir tanggal 15 Juni 2020.

      Berdasarkan perjanjian tersebut, Perusahaan dan Telkomsat diharuskan memenuhi beberapa
      persyaratan dan ketentuan, di antaranya mempertahankan rasio-rasio keuangan sebagai berikut:

      (a) Debt to equity tidak lebih dari 2:1
      (b) Net Debt to EBITDA tidak lebih dari 4:1
      (c) Debt service coverage minimal 125%

      Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan dan Telkomsat telah memenuhi ketentuan mengenai
      rasio-rasio tersebut di atas.




                                                         64
Page 68
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

   Rincian kepentingan nonpengendali adalah sebagai berikut:

                                                               30 September 2023        31 Desember 2022
   Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak:
     Telkomsel                                                                  9.444               10.535
     Mitratel                                                                   8.945                9.038
     Lain-lain                                                                    411                  431
   Jumlah                                                                      18.800               20.004

                                                                        2023                 2022
   Kepentingan nonpengendali atas laba
     periode berjalan entitas anak:
     Telkomsel                                                                  5.464                5.876
     Mitratel                                                                     403                  345
     Lain-lain                                                                     23                   14
   Jumlah                                                                       5.890                6.235

   Entitas anak dengan kepemilikan nonpengendali yang material

   Kepemilikan kepentingan nonpengendali yang dianggap material oleh Perusahaan adalah kepemilikan
   kepentingan nonpengendali atas Telkomsel dan Mitratel. Pada tanggal 30 September 2023 dan
   31 Desember 2022, kepemilikan kepentingan nonpengendali atas Telkomsel masing-masing adalah
   sebesar 30,10% dan 35,00% dan Mitratel sebesar 27,09% dan 28,15%.

   Ringkasan informasi keuangan Telkomsel dan Mitratel disajikan berdasarkan nilai sebelum eliminasi
   antar perusahaan.

   Ringkasan laporan posisi keuangan:

                                                Telkomsel                            Mitratel
                                      30 September    31 Desember         30 September     31 Desember
                                          2023            2022                2023             2022
   Aset lancar                               14.055          16.290               5.182            7.886
   Aset tidak lancar                         90.117          84.701              51.171           48.185
   Liabilitas jangka pendek                 (39.306)        (32.241)            (10.698)         (10.200)
   Liabilitas jangka panjang                (39.797)        (38.708)            (12.196)         (12.064)
   Jumlah ekuitas                            25.069          30.042              33.459           33.807
   Yang dapat diatribusikan kepada:
    Pemilik entitas induk                   15.625             19.507              24.514           24.769
    Kepentingan nonpengendali                9.444             10.535               8.945            9.038




                                                  65
Page 69
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI (lanjutan)

   Entitas anak dengan kepemilikan nonpengendali yang material (lanjutan)

   Ringkasan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:

                                                     Telkomsel                                 Mitratel
                                               2023            2022                     2023            2022
   Pendapatan                                     73.193          66.161                    6.273           5.607
   Beban operasi                                 (50.480)        (47.167)                  (3.614)         (3.367)
   Beban lain-lain - bersih                       (1.682)          1.991                   (1.118)           (540)
   Laba sebelum pajak penghasilan                 21.031          20.985                    1.541           1.700
   Beban pajak penghasilan - bersih               (4.656)         (4.195)                    (110)           (473)
   Laba periode berjalan                          16.375          16.790                    1.431           1.227
   Penghasilan (rugi) komprehensif
    lain - bersih                                        -                     -                      -                      -
   Jumlah laba komprehensif
    periode berjalan                             16.375                16.790               1.431                  1.227

   Diatribusikan kepada
    kepentingan nonpengendali                     5.464                 5.876                 403                    345
   Dividen yang dibayar kepada
    kepentingan nonpengendali                     9.267                 7.218                 484                    272

   Ringkasan laporan arus kas:
                                                    Telkomsel                                  Mitratel
                                               2023           2022                      2023                    2022
    Kegiatan operasi                              31.573        32.300                      3.350                  2.458
    Kegiatan investasi                            (9.995)       (4.599)                    (3.701)               (10.058)
    Kegiatan pendanaan                           (24.107)      (21.828)                    (3.548)                (6.103)
    Kenaikan (penurunan) bersih
     kas dan setara kas                           (2.529)                5.873              (3.899)              (13.703)


21. MODAL SAHAM

                                                                              30 September 2023
                                                                                   Persentase             Jumlah modal
   Keterangan                                            Jumlah saham
                                                                                  kepemilikan                disetor
   Saham seri A Dwiwarna
    Pemerintah                                                           1                        0                      0
   Saham seri B
    Pemerintah                                               51.602.353.559                 52,09                 2.580
    The Bank of New York Mellon Corporation*                  3.726.418.080                  3,77                   187
    Direksi (Catatan 1b):
     Ririek Adriansyah                                            6.016.355                       0                      0
     Bogi Witjaksono                                              4.130.400                       0                      0
     Afriwandi                                                    4.172.900                       0                      0
     Heri Supriadi                                                4.170.400                       0                      0
     FM Venusiana R                                               7.806.900                       0                      0
     Herlan Wijanarko                                             4.172.900                       0                      0
     Muhamad Fajrin Rasyid                                        4.130.400                       0                      0
     Budi Setyawan Wijaya                                         4.585.400                       0                      0
     Honesti Basyir                                                 370.544                       0                      0
    Komisaris (Catatan 1b):
     Isa Rachmatarwata                                            1.968.000                     0                     0
     Marcelino Rumambo Pandin                                     1.968.000                     0                     0
     Ismail                                                       1.968.000                     0                     0
     Arya Mahendra Sinulingga                                     2.014.800                     0                     0
     Rizal Mallarangeng                                           1.968.000                     0                     0
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                   43.684.001.961                 44,14                 2.186
   Jumlah                                                    99.062.216.600                100,00                 4.953

                                                    66
Page 70
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
21. MODAL SAHAM (lanjutan)

                                                                                         31 Desember 2022
                                                                                                                    Jumlah modal
   Keterangan                                                     Jumlah saham          Persentase kepemilikan
                                                                                                                       disetor
   Saham seri A Dwiwarna
    Pemerintah                                                                      1                           0                  0
   Saham seri B
    Pemerintah                                                         51.602.353.559                       52,09            2.580
    The Bank of New York Mellon Corporation*                            3.889.668.580                        3,93              194
    Direksi (Catatan 1b):
     Ririek Adriansyah                                                      1.156.955                           0                  0
     Budi Setyawan Wijaya                                                     275.000                           0                  0
     Afriwandi                                                                 42.500                           0                  0
     Herlan Wijanarko                                                          42.500                           0                  0
     Heri Supriadi                                                             40.000                           0                  0
    Komisaris (Catatan 1b):
     Arya Mahendra Sinulingga                                                  87.500                           0                0
    Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                             43.568.550.005                       43,98            2.179
   Jumlah                                                              99.062.216.600                      100,00            4.953

   *The Bank of New York Mellon Corporation bertindak sebagai lembaga penyimpanan untuk saham ADS Perusahaan.


   Perusahaan hanya menerbitkan 1 saham Seri A Dwiwarna yang dimiliki oleh Pemerintah dan tidak dapat
   dialihkan kepada siapapun, dan mempunyai hak veto dalam RUPS Perusahaan berkaitan dengan
   pengangkatan dan penggantian Dewan Komisaris dan Direksi, penerbitan saham baru, serta perubahan
   Anggaran Dasar Perusahaan.


22. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA

    8.358
                                                                                30 September 2023               31 Desember 2022
    Selisih transaksi akuisisi kepemilikan kepentingan
     nonpengendali pada entitas anak                                                               8.358                     8.358
    Selisih kurs karena penjabaran                                                                   877                       910
    Selisih transaksi perubahan ekuitas entitas asosiasi                                             386                       386
    Laba belum direalisasi atas kepemilikan efek yang
     tersedia untuk dijual                                                                             6                         6
    Komponen ekuitas lainnya                                                                          37                        37
    Jumlah                                                                                         9.664                     9.697




                                                                  67
Page 71
                                  PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                              yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                    (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
23. PENDAPATAN
   Grup memperoleh pendapatan dari lini produk utama sebagai berikut:
                          2023                  Mobile       Consumer       Enterprise       WIB         Lain-lain       Pendapatan konsolidasian
   Pendapatan telepon
       Selular                                      7.324            -                -          122                 -                      7.446
       Telepon tidak bergerak                           -          332              447           87                 -                        866
   Jumlah pendapatan telepon                        7.324          332              447          209                 -                      8.312
   Pendapatan interkoneksi                            219            -                -        6.408                 -                      6.627
   Pendapatan data, internet, dan
       jasa teknologi informatika
       Internet dan data seluler                  53.529                -                -           -               -                     53.529
       Internet, komunikasi data, dan
          jasa teknologi informatika                    -            76           5.624        1.651              -                         7.351
       SMS                                          2.484             -              19            -              -                         2.503
       Lain-lain                                       47             -           1.499          784            157                         2.487
   Jumlah pendapatan data, internet,
     dan jasa teknologi informatika               56.060             76           7.142        2.435            157                        65.870
   Pendapatan jaringan                                 3              -             847          937              -                         1.787
   Pendapatan Indihome                                 -         19.309           2.476            -              -                        21.785
   Layanan lainnya
     Call center service                               -              -           1.002              -            -                         1.002
     Manage service dan terminal                       -              -             597             11            -                           608
     E-health                                          -              -             554              -            -                           554
     E-payment                                         -              -             445              -            -                           445
     Lain-lain                                       182             24           1.077            241          636                         2.160
   Jumlah layanan lainnya                            182             24           3.675            252          636                         4.769
   Jumlah pendapatan dari
     kontrak dengan pelanggan                     63.788         19.741          14.587       10.241            793                      109.150
   Pendapatan dari transaksi lessor                    -              -               -        2.088              -                        2.088
   Jumlah pendapatan                              63.788         19.741          14.587       12.329            793                      111.238
   Penyesuaian dan eliminasi                           -              7              10            2           (501)
   Pendapatan eksternal sesuai yang disajikan
     di segmen operasi                            63.788         19.748          14.597       12.331            292


                          2022                  Mobile       Consumer       Enterprise       WIB         Lain-lain       Pendapatan konsolidasian
   Pendapatan telepon
       Selular                                      9.112            -                -           16                 -                      9.128
       Telepon tidak bergerak                           -          579              458          136                 -                      1.173
   Jumlah pendapatan telepon                        9.112          579              458          152                 -                     10.301
   Pendapatan interkoneksi                            209            -                -        5.939                 -                      6.148
   Pendapatan data, internet, dan
       jasa teknologi informatika
       Internet dan data seluler                  50.831                -                -           -               -                     50.831
       Internet, komunikasi data, dan
          jasa teknologi informatika                    -          252            5.715        1.657              -                         7.624
       SMS                                          3.326            -               35            -              -                         3.361
       Lain-lain                                        1            -            1.236          634            145                         2.016
   Jumlah pendapatan data, internet,
     dan jasa teknologi informatika               54.158            252           6.986        2.291            145                        63.832
   Pendapatan jaringan                                 3              -             960          665              -                         1.628
   Pendapatan Indihome                                 -         18.810           2.079            -              -                        20.889
   Layanan lainnya
     Call center service                                 -            -             891             26            -                           917
     Manage service dan terminal                         -            -             532              -            -                           532
     E-health                                            -            -             481              5            -                           486
     E-payment                                           4            -             347              -            -                           351
     Lain-lain                                           1           50             958            246          555                         1.810
   Jumlah layanan lainnya                                5           50           3.209            277          555                         4.096
   Jumlah pendapatan dari
     kontrak dengan pelanggan                     63.487         19.691          13.692        9.324            700                      106.894
   Pendapatan dari transaksi lessor                    -              -               -        1.980              -                        1.980
   Jumlah pendapatan                              63.487         19.691          13.692       11.304            700                      108.874
   Penyesuaian dan eliminasi                           -            (11)              6           (1)          (526)
   Pendapatan eksternal sesuai yang disajikan
     di segmen operasi                            63.487         19.680          13.698       11.303            174


   Manajemen mengharapkan bahwa sebagian besar transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang
   belum diselesaikan pada tanggal 30 September 2023 akan diakui sebagai pendapatan selama periode-
   periode pelaporan berikutnya. Kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal
   30 September 2023, bagian yang diharapkan dapat direalisasi dalam satu tahun adalah sebesar
   Rp8.119 miliar dan bagian yang lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp4.938 miliar.
   Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa yang tidak dapat dibatalkan sebagai lessor.
   Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan telekomunikasi serta tanah dan bangunan. Sewa
   ini memiliki jangka waktu antara 1 hingga 10 tahun. Semua sewa termasuk klausul untuk memungkinkan
   revisi atas biaya sewa setiap tahun sesuai dengan kondisi pasar yang berlaku. Penyewa juga diharuskan
   untuk memberikan jaminan nilai residu pada properti yang disewa.
   Tidak ada pendapatan dari pelanggan utama yang melebihi 10% dari total pendapatan untuk periode
   sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023 dan 2022.
   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.
                                                                   68
Page 72
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
24. BEBAN KARYAWAN

   Rincian dari beban karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                   2022
   Gaji dan tunjangan                                                        7.188                  6.980
   Cuti, insentif, dan tunjangan lainnya                                     2.884                  2.562
   Beban pensiun dan imbalan pasca kerja
    lainnya (Catatan 30)                                                     1.356                  1.331
   Beban penghargaan masa kerja (Catatan 31)                                   218                    255
   Lain-lain                                                                    32                     27
   Jumlah                                                                   11.678                 11.155

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

25. BEBAN OPERASI, PEMELIHARAAN, DAN JASA TELEKOMUNIKASI

   Rincian dari beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                  2022
   Operasi dan pemeliharaan                                                  17.152                16.215
   Beban pemakaian frekuensi radio (Catatan 35c.i)                            5.536                 4.835
   Beban hak penyelenggaraan dan KPU (Catatan 15)                             2.068                 1.934
   Sewa sirkit dan Customer Premise Equipment ("CPE")                         2.009                 2.111
   Listrik, gas, dan air                                                        619                   684
   Beban pokok penjualan kartu SIM, voucer,
    dan periferal (Catatan 7)                                                   553                   539
   Manajemen proyek                                                             351                   335
   Sewa kendaraan dan fasilitas pendukung                                       225                   260
   Asuransi                                                                     194                   133
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                              157                   121
   Jumlah                                                                    28.864                27.167

   Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.

26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian dari beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:

                                                                     2023                   2022
   Beban umum                                                                1.852                  1.661
   Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                     686                    921
   Jasa profesional                                                            531                    549
   Perjalanan                                                                  329                    284
   Pelatihan, pendidikan, dan rekrutmen                                        288                    220
   Rapat                                                                       222                    196
   Sumbangan sosial                                                            164                    156
   Beban penagihan                                                             121                    125
   Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 miliar)                             327                    337
   Jumlah                                                                    4.520                  4.449

  Lihat Catatan 32 untuk rincian transaksi dengan pihak berelasi.




                                                   69
Page 73
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN

   a. Pajak dibayar di muka
                                                             30 September 2023       31 Desember 2022
       Perusahaan:
         Pajak penghasilan ("PPh")
           Pasal 22 - Pembelian barang                                          -                   1
           Pasal 23 - Penyerahan jasa                                           -                  97
       Entitas anak:
         PPh
           PPh Badan                                                          146                    3
           Pasal 4(2) - Pajak final                                             1                   24
            Pasal 22 - Pembelian barang                                         4                    -
           Pasal 23 - Penyerahan jasa                                         285                   16
         PPN                                                                2.348                1.323
       Jumlah pajak dibayar di muka                                         2.784                1.464
       Bagian jangka pendek                                                (2.784)              (1.464)
       Bagian jangka panjang (Catatan 13)                                       -                    -
   b. Tagihan restitusi pajak
                                                             30 September 2023       31 Desember 2022
       Perusahaan
        PPh Badan                                                             76                   19
        PPh 21                                                                 1                    3
        PPN                                                                  163                  155
       Entitas anak
        PPh
         PPh Badan                                                           444                   578
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                            -                     8
        PPN                                                                  263                   238
       Jumlah tagihan restitusi pajak                                        947                 1.001
       Bagian jangka pendek                                                   (1)                 (380)
       Bagian jangka panjang (Catatan 13)                                    946                   621
  c.   Utang pajak
                                                             30 September 2023       31 Desember 2022
       Perusahaan:
        PPh
         Pasal 4(2) - Pajak final                                             25                    50
         Pasal 21 - PPh pribadi                                               44                    79
         Pasal 22 - Pembelian barang                                           3                     7
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                           16                    48
         Pasal 25 - Angsuran PPh Badan                                       143                   190
         Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri                                -                     5
         Pasal 29 - PPh Badan                                                  -                   575
        PPN                                                                  385                   244
        PPN atas Pemungutan Pajak ("WAPU")                                   137                   286
                                                                             753                 1.484
       Entitas anak:
        PPh
         Pasal 4(2) - Pajak final                                            223                   287
         Pasal 21 - PPh pribadi                                              121                   206
         Pasal 22 - Pembelian barang                                           4                     5
         Pasal 23 - Penyerahan jasa                                           74                    68
         Pasal 25 - Angsuran PPh Badan                                       576                   260
         Pasal 26 - PPh Wajib Pajak Luar Negeri                              229                   262
         Pasal 29 - PPh Badan                                              1.761                 1.782
        PPN                                                                  291                   493
        PPN WAPU                                                             771                   525
                                                                           4.050                 3.888
       Jumlah utang pajak                                                  4.803                 5.372

                                                   70
Page 74
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                  2023                      2022
      Kini
        Perusahaan                                                           1.122                  1.765
        Entitas anak                                                         5.775                  5.513
                                                                             6.897                  7.278
      Tangguhan
       Perusahaan                                                              496                   (170)
       Entitas anak                                                           (500)                  (727)
                                                                                (4)                  (897)
      Beban pajak penghasilan bersih                                         6.893                  6.381

      Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan estimasi laba kena pajak untuk periode
      sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                      2023                  2022
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian                           32.282                29.197
      Penambahan kembali eliminasi konsolidasian                             18.019                23.425
      Laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan
       dan eliminasi                                                       50.301               52.622
      Dikurangi: laba entitas anak sebelum pajak penghasilan              (29.156)             (30.644)
      Laba sebelum pajak penghasilan sebelum dikurangi
       pajak penghasilan atas pajak final - Perusahaan                       21.145                21.978
      Dikurangi: penghasilan yang telah dikenakan pajak final                  (436)                 (303)
      Laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurangi
       penghasilan atas pajak final - Perusahaan                             20.709                21.675

      Perbedaan temporer:
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                   (68)                  394
      Pendapatan instalasi tangguhan                                              5                   114
      Sewa                                                                       (7)                    6
      Provisi imbalan karyawan                                                 (365)                 (813)
      Hak atas tanah, aset tak berwujud dan lainnya                              26                     9
      Beban pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya
       berkala bersih                                                        (1.110)                  (36)
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut akuntansi
       dan pajak                                                             (1.444)                 571
      Beban yang masih harus dibayar dan
       provisi persediaan usang                                                  21                   39
      Biaya kontrak                                                              62                   97
      Jumlah perbedaan temporer bersih                                       (2.880)                 381
      Perbedaan tetap:
      Beban imbalan kesehatan pasca kerja berkala - bersih                    190                  190
      Sumbangan                                                               181                  176
      Imbalan karyawan                                                         19                  158
      Bagian laba bersih entitas asosiasi dan entitas anak                (12.724)             (13.635)
      Lain-lain                                                               174                  200
      Jumlah perbedaan tetap bersih                                       (12.160)             (12.911)
      Penghasilan kena pajak - Perusahaan                                   5.669                9.145
      Beban pajak penghasilan kini                                          1.077                1.738
      Beban pajak penghasilan final                                            45                   27
      Jumlah beban pajak penghasilan kini - Perusahaan                      1.122                1.765
      Beban pajak penghasilan kini - entitas anak                           5.775                5.513
      Jumlah beban pajak penghasilan kini                                   6.897                7.278


                                                  71
Page 75
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan konsolidasian adalah sebagai berikut (lanjutan):

      Rekonsiliasi antara pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak perusahaan
      19% terhadap laba sebelum pajak penghasilan setelah dikurang pendapatan yang dikenakan pajak
      final dan beban pajak bersih pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
      adalah sebagai berikut:
                                                                      2023                  2022
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasian                           32.282                29.197
      Dikurangi pendapatan yang dikenakan
       pajak final - bersih konsolidasian                                    (4.394)               (1.539)
                                                                             27.888                27.658

      Beban pajak penghasilan dihitung pada tarif
       Perusahaan                                                             5.299                 5.255
      Perbedaan pada tarif pajak entitas anak                                   587                   697
      Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan
       perpajakan                                                               876                   132
      Beban pajak penghasilan final                                              45                    29
      Penyesuaian pajak tangguhan                                              (104)                    -
      Pajak tangguhan yang tidak diakui                                           4                     -
      Lain-lain                                                                 186                   268
      Beban pajak penghasilan bersih                                          6.893                 6.381

      Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang No. 7/2021 tentang Harmonisasi
      Peraturan Perpajakan (UU HPP). Dalam Bab III Pasal 3 UU HPP telah mengatur perubahan UU Pajak
      Penghasilan di antaranya perubahan Pasal 17 ayat (1) huruf b yang mengatur bahwa tarif pajak yang
      diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap
      sebesar 22% (dua puluh dua persen) yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022, dan bagi wajib pajak
      badan berbentuk perseroan terbatas dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan
      pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan tertentu dapat
      memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif seharusnya.

      Perusahaan telah menerapkan tarif pajak PPh Badan sebesar 19% untuk periode sembilan bulan
      yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
      2022. Entitas anak menerapkan tarif pajak sebesar 22% untuk periode sembilan bulan yang berakhir
      pada tanggal 30 September 2023 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

      Perusahaan telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan untuk tahun fiskal 2022 kepada Otoritas
      Pajak sebagaimana ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku.
   e. Pemeriksaan pajak

      (i) Perusahaan

          PPh dan PPN Tahun 2015

          Pada tanggal 25 April 2017, Otoritas Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
          (“SKPLB”) PPh Badan senilai Rp147 miliar, SKPKB PPN senilai Rp13 miliar (termasuk denda
          Rp4,1 miliar), SKPKB PPN WAPU senilai Rp6 miliar (termasuk denda Rp1,5 miliar), dan SKPKB
          PPN atas Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp55,3 miliar (termasuk denda
          Rp16,8 miliar). Perusahaan juga menerima STP atas PPN senilai Rp34 miliar, PPN WAPU senilai
          Rp7 miliar, dan PPN atas Pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp8 miliar.
          Perusahaan setuju untuk menerima putusan pemeriksaan senilai Rp17 miliar atas PPh Badan,
          mengalihkan perhitungan pajak atas realisasi ganti rugi migrasi Flexi senilai Rp42 miliar yang
          sebelumnya dilaporkan pada SPT PPh Badan tahun 2015 ke SPT PPh Badan tahun 2016.

                                                  72
Page 76
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (i) Perusahaan (lanjutan)

          PPh dan PPN Tahun 2015 (lanjutan)

          Perusahaan juga menerima ketetapan kurang bayar PPN, kurang bayar PPN WAPU, serta STP
          PPN WAPU senilai Rp26 miliar. Bagian yang telah diterima telah dibebankan pada laporan laba
          rugi dan komprehensif lain konsolidasian tahun 2017. Atas bagian yang tidak disetujui, pada
          tanggal 24 Juli 2017 Perusahaan mengajukan Surat Keberatan kepada Otoritas Pajak atas
          SKPLB PPh Badan senilai Rp210,5 miliar dan PPN atas pemanfaatan JKP dari Luar Daerah
          Pabean senilai Rp55,3 miliar.

          Pada tanggal 3 dan 22 Mei 2018, Otoritas Pajak menerbitkan surat keputusan keberatan atas
          SKPLB PPN atas pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean yang mengurangkan jumlah pajak
          yang masih harus dibayar senilai Rp54,6 miliar dan mengabulkan seluruh keberatan yang
          diajukan Perusahaan. Perusahaan telah menyetujui hasil proses keberatan dari Otoritas Pajak
          atas SKPLB PPN atas pemanfaatan JKP dari Luar Daerah Pabean senilai Rp793 juta dan telah
          diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun 2018. Pada
          tanggal 18 Juli 2018, Otoritas Pajak menerbitkan Surat Keputusan Keberatan atas SKPLB PPh
          Badan yang menambah jumlah pajak yang masih harus diterima senilai Rp76 miliar. Atas
          keputusan keberatan tersebut, pada tanggal 10 Oktober 2018 Perusahaan mengajukan banding.
          Pada tanggal 8 Juli 2020, Perusahaan menerima putusan banding dari Pengadilan Pajak atas
          sengketa PPh Badan tahun 2015. Pengadilan Pajak mengabulkan sebagian permohonan
          banding yang diajukan Perusahaan. Pada tanggal 9 September 2020, Perusahaan menerima
          pengembalian atas restitusi tambahan lebih bayar PPh Badan hasil putusan banding senilai
          Rp90,9 miliar.

          Pada tanggal 26 Oktober 2020, Perusahaan menerima pemberitahuan dari Pengadilan Pajak
          bahwa DJP mengajukan Peninjauan Kembali terhadap Putusan Banding atas sengketa PPh
          Badan tahun 2015. Pada tanggal 2 Desember 2020, Perusahaan mengajukan kontra memori
          peninjauan kembali sebagai jawaban atas permohonan peninjauan kembali tersebut.

          Keseluruhan berkas Memori Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Pemohon PK (DJP) dan
          berkas Kontra Memori Peninjauan Kembali yang dikirimkan oleh Termohon PK (Telkom) telah
          diteruskan oleh Sekretariat Pengadilan Pajak ke MA tanggal 13 Desember 2022 dengan surat
          pengantar nomor PKMA-1594/XII/PAN.Wk/2022.

          Pada tanggal 25 Mei 2023, Mahkamah Agung menerbitkan Putusan nomor 1365/B/PK/Pjk/2023
          yang menolak permohonan peninjauan kembali DJP. Dengan demikian untuk seluruh kewajiban
          pajak tahun 2015 telah berkekuatan hukum tetap melalui Penerbitan Putusan MA serta telah
          melewati masa daluwarsa penetapan pajak sebagaimana ketentuan perundang-undangan
          perpajakan.

          PPh dan PPN tahun 2018
          Pada tanggal 16 Desember 2020, Perusahaan menerima SKP dan STP atas hasil pemeriksaan
          all taxes tahun 2018. Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan SKPLB PPh Badan senilai Rp101,5
          miliar, SKPKB PPh Pasal 21 senilai Rp1,9 miliar (termasuk denda Rp573,9 juta), SKPKB PPh
          Pasal 23 senilai Rp4 juta (termasuk denda Rp1,2 juta) dan SKPLB PPN Masa Januari sampai
          dengan Agustus dan Oktober sampai dengan Desember senilai Rp85,3 miliar. Selain itu,
          Direktorat Jenderal Pajak juga menerbitkan SKPKB PPN Masa September senilai Rp240,5 miliar
          (termasuk denda Rp59,5 miliar). SKPKB PPN WAPU senilai Rp15,17 miliar (termasuk denda
          Rp4,6 miliar) dan STP PPN WAPU senilai Rp1,2 miliar. Perusahaan setuju untuk menerima
          koreksi pajak pemeriksa atas PPh Badan senilai Rp1,1 miliar, kurang bayar PPh Pasal 21 senilai
          Rp1,9 miliar, kurang bayar PPh 23 senilai Rp4 juta, kredit pajak PPN senilai Rp4,8 milliar, STP
          PPN WAPU senilai Rp1,2 miliar, kurang bayar PPN WAPU senilai Rp15,17 miliar. Koreksi yang
          telah disetujui telah dibebankan pada laporan laba rugi tahun 2020.

                                                  73
Page 77
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (i) Perusahaan (lanjutan)

          PPh dan PPN tahun 2018 (lanjutan)

          Perusahaan tidak menyetujui koreksi pemeriksa pajak yang mengenakan PPN atas transaksi
          penyerahan komponen space segment aset dalam konstruksi (“ADK”) Satelit Merah Putih kepada
          Telkomsat. Pada bulan Maret 2021, Perusahaan telah mengajukan surat keberatan pajak ke
          Otoritas Pajak atas koreksi pemeriksa pajak tersebut. Pada tanggal 4 Maret 2022, keberatan yang
          diajukan Perusahaan telah dikabulkan melalui surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor
          KEP-00253/KEB/PJ/WPJ.19/2022. Pada tanggal 8 April 2022, Perusahaan telah menerima
          pengembalian senilai Rp270,4 miliar sesuai dengan Surat Keputusan tersebut. Dengan demikian,
          atas semua jenis pajak tahun 2018 Perusahaan telah menerima seluruh putusan yang bersifat
          final dan berkekuatan hukum tetap.

          PPN tahun 2019
          Pada tanggal 12 Mei 2022, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
          atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Januari s.d Desember 2019. Pada tanggal
          30 November 2022, Perusahaan menerima SKPKB dan STP PPN WAPU Masa Januari sampai
          dengan Desember 2019 senilai Rp6,3 miliar (termasuk denda Rp3,1 miliar) serta SKPLB PPN
          Dalam Negeri Masa Januari sampai dengan Desember 2019 senilai Rp60,8 miliar. Perusahaan
          setuju untuk menerima koreksi pajak pemeriksa dan telah melakukan pembebanan atas denda
          dan koreksi pemeriksaan pada laporan laba rugi tahun 2022. Dengan demikian, atas jenis pajak
          PPN tahun 2019 Perusahaan telah menerima putusan yang bersifat final dan berkekuatan hukum
          tetap.

          Pada tanggal 12 April 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan
          untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan atas PPh Badan dan PPh
          Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak 2019. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
          keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih berlangsung.

          PPN tahun 2020

          Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan
          Lapangan atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Mei 2020. Pada tanggal 10 Maret
          2023, Perusahaan telah menerima SKPKB dan STP PPN WAPU Masa Mei 2020 senilai Rp0,6
          miliar (termasuk denda Rp0,3 miliar), SKPN dan STP PPN JKP dari Luar Daerah Pabean senilai
          Rp0,1 miliar, dan SKPLB PPN Dalam Negeri Masa Mei 2020 senilai Rp0,3 miliar. Perusahaan
          setuju untuk menerima koreksi pajak pemeriksa dan telah melakukan pembebanan atas denda
          dan koreksi pemeriksaan pada laporan laba rugi tahun 2023.

          Pada tanggal 13 Maret 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan
          Lapangan atas Lebih Bayar SPT Masa PPN Dalam Negeri Masa Januari sampai dengan April,
          Juli, September dan November sampai dengan Desember 2020. Pada tanggal 20 Juni 2023,
          Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan
          kewajiban perpajakan atas PPh Badan, PPN dan PPh Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak
          2020. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan ini, proses pemeriksaan atas seluruh
          jenis pajak masih berlangsung.

          PPN dan PPh tahun 2021

          Pada tanggal 20 Juni 2023, Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan untuk
          menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan atas PPh Badan, PPN dan PPh
          Pemotongan/Pemungutan Tahun Pajak 2021. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
          keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih berlangsung.



                                                  74
Page 78
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (ii) Telkomsel

          PPh dan PPN Tahun 2014
          Pada bulan Mei 2019, Telkomsel menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk
          PPh Badan, PPN dan PPh tahun 2014 sejumlah Rp150,60 miliar (termasuk denda Rp54,6 miliar).
          Telkomsel menerima sebagian ketetapan pajak sebesar Rp16,54 miliar dan membebankannya
          sebagai beban dalam laporan laba rugi konsolidasian tahun 2019. Telkomsel juga membayar
          sebagian sebesar Rp99,06 miliar dari sisa kurang bayar tersebut dan mencatatnya sebagai
          tagihan restitusi pajak. Pada bulan Agustus 2019, Telkomsel mengajukan keberatan kepada
          Otoritas Pajak sebesar Rp134,06 miliar.
          Pada bulan Juli 2020, Telkomsel menerima surat keputusan keberatan yang menerima keberatan
          sebesar Rp27,22 miliar dan menolak sisanya sebesar Rp106,84 miliar. Telkomsel menerima
          restitusi pajak sebesar Rp27,22 miliar pada bulan Agustus 2020.
          Pada bulan September 2020, Telkomsel mengajukan banding kepada Pengadilan Pajak atas
          keputusan keberatan atas PPh Badan, PPN dan PPh tahun 2014 sebesar Rp106,84 miliar.

          Pada bulan April 2022, Telkomsel menerima Putusan Pengadilan Pajak atas kurang bayar PPh
          dan PPN tahun 2014, yang menerima sebagian keberatan sebesar Rp66,01 miliar. Telkomsel
          menerima pengembalian dana tersebut pada bulan April, Mei dan Juni 2022, dan membebankan
          bagian yang ditolak sebesar Rp3,57 miliar pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2022.
          Pada bulan Agustus 2022, Telkomsel menerima pemberitahuan bahwa Otoritas Pajak telah
          mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung (“MA”) atas PPN tahun 2014 sebesar
          Rp8,23 miliar. Telkomsel telah mengajukan kontra memorandum untuk Peninjauan Kembali pada
          bulan September 2022.
          Pada bulan Februari dan Maret 2023, MA menolak sepenuhnya permohonan peninjauan kembali
          yang diajukan oleh Otoritas Pajak atas masa pajak PPN 2014 sebesar Rp8,23 miliar. Dengan
          demikian, perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (in-kracht) dan tidak ada tambahan
          utang pajak untuk tahun pajak 2014.
          Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, hasil banding untuk
          PPh Badan belum diterima.

          PPh dan PPN Tahun 2015
          Pada bulan Agustus 2019, Telkomsel menerima SKPKB untuk PPh Badan, PPN dan PPh tahun
          2015 sejumlah Rp384,82 miliar (termasuk denda Rp54,6 miliar). Telkomsel menerima sebagian
          ketetapan pajak sebesar Rp34,61 miliar, yang dibayarkan dan dibebankan sebagai beban pada
          laporan laba rugi konsolidasian tahun 2019. Telkomsel juga membayar sisa kurang bayar tersebut
          dan mencatatnya sebagai tagihan restitusi pajak. Pada bulan September 2019, Telkomsel
          mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak sebesar Rp350,21 miliar.

          Pada bulan Juli 2020, Telkomsel menerima surat keputusan keberatan dari Otoritas Pajak yang
          menolak seluruh keberatan Telkomsel.
          Pada bulan September 2020, Telkomsel mengajukan banding ke Pengadilan Pajak atas
          ketetapan PPh Badan, PPN, dan PPh tahun 2015 sebesar Rp350,21 miliar.
          Pada bulan April dan Mei 2022, Telkomsel menerima Putusan Pengadilan Pajak atas kurang
          bayar PPh dan PPN tahun 2015 yang menerima sebagian banding Telkomsel sebesar Rp52,93
          miliar. Telkomsel menerima restitusi pajak pada bulan April dan Mei 2022, dan membebankan
          bagian yang ditolak sebesar Rp3,03 miliar pada laporan laba rugi konsolidasian tahun 2022.




                                                  75
Page 79
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Pemeriksaan pajak (lanjutan)

      (ii) Telkomsel (lanjutan)

          PPh dan PPN Tahun 2015 (lanjutan)

          Pada bulan Agustus 2022, Telkomsel menerima pemberitahuan bahwa Otoritas Pajak telah
          mengajukan Peninjauan Kembali ke MA atas PPN tahun 2015 sebesar Rp23,70 miliar. Telkomsel
          telah mengajukan kontra memorandum untuk Peninjauan Kembali pada bulan September 2022.

          Pada bulan Februari hingga Mei 2023, Telkomsel menerima surat keputusan dari MA yang
          menolak sepenuhnya permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Otoritas Pajak atas
          masa pajak PPN 2015 sebesar Rp23,70 miliar. Telkomsel telah menerima seluruh keputusan final
          yang berkekuatan hukum tetap (in-kracht) sehingga tidak ada tambahan utang pajak untuk PPN
          tahun pajak 2015.

          Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, hasil banding untuk
          PPh Badan belum diterima.

          PPh dan PPN Tahun 2018

          Pada bulan September 2022, Telkomsel menerima SKPKB untuk PPh Badan, PPN dan PPh
          tahun 2018 sebesar Rp159,76 miliar (termasuk denda Rp48,57 miliar). Pada saat yang sama,
          Telkomsel juga menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) atas PPN tahun 2018
          dengan lebih bayar pajak sebesar Rp40,05 miliar.

          Pada tanggal 14 Oktober 2022, Telkomsel membayar dan menerima sebagian ketetapan pajak
          PPh Badan sebesar Rp164,79 juta, dan mencatatnya sebagai beban dalam laporan laba rugi
          konsolidasian. Telkomsel juga membayar sisa ketetapan pajak PPh Badan dan PPN sebesar
          Rp57,03 miliar, setelah dikurangi lebih bayar PPN sebesar Rp40,05 miliar. Telkomsel
          mencatatnya sebagai tagihan restitusi pajak di laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pada tanggal 13 Desember 2022, Telkomsel mengajukan keberatan kepada Otoritas Pajak
          sebesar Rp119,54 miliar untuk PPh Badan, PPN dan PPh. Sampai dengan tanggal pengesahan
          laporan keuangan konsolidasian ini, hasil keberatan belum diterima.




                                                  76
Page 80
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   f. Aset dan liabilitas pajak tangguhan

      Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan Grup adalah sebagai berikut:
                                                                     Aset dan liabilitas pajak tangguhan   (Dibebankan) dikreditkan ke
                                                                       pada laporan posisi keuangan              laporan laba rugi
                                                                 30 September 2023 31 Desember 2022         2023             2022
      Perusahaan
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                  872                885             (13)            75
      Beban pensiun dan beban imbalan pasca
        kerja lainnya berkala - bersih                                         994                981           (211)              (7)
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
        akuntansi dan pajak                                                    487                806           (224)            205
      Provisi imbalan karyawan                                                 223                292            (69)           (154)
      Pendapatan instalasi tangguhan                                            20                203              1              22
      Hak atas tanah, aset takberwujud, dan lainnya                             28                 23              5               2
      Beban yang masih harus dibayar dan provisi
        persediaan usang                                                        89                  85              4              7
      Sewa                                                                       (2)                 (1)           (1)             1
      Biaya kontrak                                                             14                 (49)           12              19
      Aset pajak tangguhan Perusahaan - bersih                               2.725              3.225           (496)            170
      Telkomsel
      Provisi imbalan karyawan                                               1.380              1.220            142               58
      Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                  222                144             78               16
      Sewa                                                                     465                468              (3)            (54)
      Liabilitas kontrak                                                       420                  -            236                -
      Pengukuran nilai wajar
        atas instrumen-instrumen keuangan                                        (1)                (7)            6             549
      Perbedaan nilai buku aset tetap menurut
        akuntansi dan pajak                                                  (1.218)            (1.445)          132             147
      Amortisasi lisensi                                                       (154)              (146)            (8)             3
      Biaya kontrak                                                              (52)                -             (1)             -
      Instrumen-instrumen keuangan lainnya                                     (138)              (119)           (19)             4
      Aset pajak tangguhan Telkomsel - bersih                                   924                115           563             723
      Aset pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih                        747                777            (30)           157
      Liabilitas pajak tangguhan entitas anak lainnya - bersih               (1.051)            (1.023)           (33)          (153)
      Beban (manfaat) pajak tangguhan                                                                               4            897
      Aset pajak tangguhan - bersih                                           4.396              4.117
      Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                    (1.051)            (1.023)


   g. Administrasi

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah agregat perbedaan temporer yang
      terkait dengan investasi pada entitas anak dan entitas asosiasi atas liabilitas pajak tangguhan yang
      belum diakui adalah masing-masing sebesar Rp75.284 miliar dan Rp23.915 miliar.
      Realisasi dari aset pajak tangguhan tergantung kepada kemampuan Grup dalam menghasilkan laba
      fiskal di masa depan. Meskipun tidak ada jaminan atas realisasi tersebut, Grup yakin bahwa
      kemungkinan besar aset pajak tangguhan tersebut akan terealisasi melalui pengurangan atas laba
      fiskal masa depan ketika perbedaan temporer terpulihkan. Jumlah aset pajak tangguhan tersebut
      diperkirakan dapat terealisasi, namun bisa berkurang jika laba fiskal di masa depan lebih kecil dari
      pada yang diestimasikan.

      Di bulan Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-undang No. 7/2021 tentang Harmonisasi
      Peraturan Perpajakan, yang antara lain mengatur tarif pajak penghasilan dan PPN. Mulai 1 Januari
      2022, Grup menerapkan tarif pajak penghasilan atas penghasilan kena pajak karyawan sesuai ayat
      (1) huruf a Pasal 17 Bab III, serta mulai 1 April 2022 tarif PPN berubah menjadi 11%. Perusahaan
      memastikan kesiapan surrounding billing system, aspek administrasi dan legal atas transaksi, serta
      membangun koordinasi yang intensif antar unit yang terkait untuk mempersiapkan penerapan aturan
      tersebut.

      Pada bulan Februari 2022, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 9/2022 tentang
      Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah No. 51/2008 tentang Pajak Penghasilan atas
      Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi. Perusahaan memastikan aspek administrasi dan legal atas
      transaksi dan membangun koordinasi yang solid antar unit terkait untuk mempersiapkan penerapan
      aturan tarif pajak penghasilan untuk usaha jasa konstruksi yang diatur dalam pasal 3 ayat (1)
      peraturan tersebut.

                                                                 77
Page 81
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)

   g. Administrasi (lanjutan)

      Pada bulan Juni 2023, Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan No. 66/PMK.03/2023
      tentang Perlakuan PPh atas Penggantian atau Imbalan Sehubungan Dengan Pekerjaan atau Jasa
      yang Diterima atau Diperoleh Dalam Bentuk Natura dan/atau Kenikmatan. Perusahaan memastikan
      aspek administrasi dan legal atas transaksi, serta membangun koordinasi yang intensif antar unit yang
      terkait untuk mengimplementasikan aturan tersebut.


28. LABA PER SAHAM DASAR

   Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada
   pemilik entitas induk sebesar Rp19.499 miliar dan Rp16.581 miliar dengan jumlah rata-rata tertimbang
   saham yang beredar sejumlah 99.062.216.600 masing-masing untuk periode sembilan bulan yang
   berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022. Jumlah rata-rata tertimbang juga memperhitungkan
   rata-rata tertimbang atas dampak transaksi modal saham yang diperoleh kembali dalam perubahan
   transaksi pembelian saham kembali selama periode berjalan.

   Laba per saham dasar masing-masing sejumlah Rp196,84 dan Rp167,38 (dalam jumlah penuh) untuk
   periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022.

   Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang berpotensi dilutif untuk periode sembilan bulan yang
   berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022.




                                                   78
Page 82
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
29. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM

   Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam. S.H., M.Kn.,
   No. 29 tertanggal 27 Mei 2022 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
   untuk tahun buku 2021 sebesar Rp14.856 miliar (Rp149,97 per lembar saham). Perusahaan melakukan
   pembayaran dividen kas pada tanggal 30 Juni 2022.

   Berdasarkan hasil RUPST Perusahaan yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ashoya Ratam. S.H., M.Kn.,
   No. 73 tertanggal 30 Mei 2023 para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian dividen kas
   untuk tahun buku 2022 sebesar Rp16.602 miliar (Rp167,59 per lembar saham). Perusahaan melakukan
   pembayaran dividen kas pada tanggal 5 Juli 2023.

   Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan
   cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

   Saldo laba dicadangkan Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-
   masing adalah sebesar Rp15.337 miliar.

30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA
   Rincian liabilitas manfaat pensiun dan imbalan pasca kerja lainnya adalah sebagai berikut:

                                                       Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan
    imbalan pasca kerja lainnya
    Pensiun
      Perusahaan - funded                             30a.i.a
       Manfaat pasti                                 30a.i.a.i                 4.321                   4.234
       Manfaat tambahan                              30a.i.a.ii                   47                      44
      Perusahaan - unfunded                           30a.i.b                    503                     522
      Telkomsel                                        30a.ii                  4.692                   4.275
    Liabilitas diestimasi manfaat pensiun                                      9.563                   9.075
    Imbalan kesehatan pasca kerja                       30b                      584                       -
    Imbalan pasca kerja lainnya                         30c                      253                     268
    Imbalan tunjangan masa kerja                        30d                        1                       1
    Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-
      Undang Ketenagakerjaan                            30e                  1.062                    928
   Jumlah                                                                   11.463                 10.272

   Beban manfaat pensiun yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                   Catatan              2023                    2022
   Beban pensiun
    Perusahaan - funded                             30a.i.a
     Manfaat pasti                                 30a.i.a.i                     487                     520
     Manfaat tambahan                              30a.i.a.ii                      2                       0
    Perusahaan - unfunded                           30a.i.b                       41                      44
    Telkomsel                                        30a.ii                      473                     438
   Beban pensiun berkala, bersih                      24                       1.003                   1.002
   Beban imbalan kesehatan pasca kerja
    berkala, bersih                                 24,30b                       190                    190
   Beban imbalan pasca kerja lainnya                24,30c                        16                     19
   Beban imbalan tunjangan masa kerja               24,30d                         1                      1
   Beban pensiun berdasarkan Undang-Undang
    Ketenagakerjaan                                 24,30e                       146                     119
   Jumlah                                                                      1.356                   1.331


                                                  79
Page 83
                                   PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                       PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                               yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                     (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk periode sembilan bulan yang berakhir
   pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022:
                                                                      Funded                                       Imbalan kesehatan
                                                                    Manfaat pasti                                       pasca kerja
                                                     Perusahaan                        Telkomsel                       Perusahaan
                                                                                                               Liabilitas           Aset
                                              Liabilitas         Aset          Liabilitas        Aset          imbalan            program
                                              manfaat          program         manfaat         program        kesehatan         kesehatan
                                              pensiun          pensiun         pensiun         pensiun        pasca kerja       pasca kerja      Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2023                      23.136         (18.902)           5.128            (853)         12.878            (12.878)      8.509
   Beban jasa                                          251               -              247              -                 -                -         498
   Beban bunga (pendapatan bunga)                    1.188            (978)             226              -              684              (679)        441
   Beban administrasi program                          (100)          100                 -              -                 -             181          181
   Beban tambahan manfaat
     kesejahteraan                                      50               -                -              -                   -              -          50
   Jumlah yang dibebankan
     pada laba rugi                                 1.389             (878)            473               -             684              (498)       1.170

   (Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
     Perubahan asumsi pengalaman                      114                -                -              -              (14)                -         100
     Perubahan asumsi demografi                         -                -                -              -                -                 -           -
     Perubahan asumsi keuangan                      1.351                -                -              -             575                  -       1.926
   Pengembalian aset program pensiun
     (setelah dikurangi nilai yang termasuk
     dalam beban bunga bersih)                           -            (202)               -              -                   -            (81)       (283)
   Penghasilan bunga dari batas atas aset                -               -                -              -                   -              6           6
   Perubahan pada batas atas aset                        -               -                -              -                   -            (88)        (88)
   Jumlah yang dibebankan pada
   penghasilan komprehensif lain                    1.465             (202)               -              -             561              (163)       1.661

   Kontribusi pemberi kerja                              -          (1.575)               -              -                   -              -      (1.575)
   Kontribusi peserta program pensiun                   13             (13)               -              -                   -              -           -
   Pembayaran imbalan dari
     aset program                                   (1.473)         1.473                 -              -             (437)             437            -
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                        (50)              -             (117)             -               -                 -          (167)
   Transfer program FMC                                (62)              -             231            (170)              -                 -            (1)
   Saldo akhir, 30 September 2023                  24.418          (20.097)          5.715          (1.023)         13.686           (13.102)       9.597
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
     pada akhir periode                             4.321                            4.692                             584                          9.597


                                                                      Funded                                       Imbalan kesehatan
                                                                    Manfaat pasti                                       pasca kerja
                                                     Perusahaan                        Telkomsel                        Perusahaan
                                                                                                               Liabilitas          Aset
                                              Liabilitas         Aset          Liabilitas        Aset          imbalan           program
                                              manfaat          program         manfaat         program        kesehatan         kesehatan
                                              pensiun          pensiun         pensiun         pensiun        pasca kerja      pasca kerja       Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2022                      23.838         (18.947)           5.020            (832)        13.416            (12.778)       9.717
   Beban jasa                                          178              -               326              -                -                -          504
   Beban bunga (pendapatan bunga)                    1.635         (1.347)              328            (58)            982              (933)         607
   Beban administrasi program                            -             63                 -              -                -             164           227
   Beban tambahan manfaat
     kesejahteraan                                      65               -                -              -               -                  -          65
   Jumlah yang dibebankan
     pada laba rugi                                 1.878           (1.284)            654             (58)           982               (769)       1.403

   (Keuntungan) kerugian aktuarial atas:
     Perubahan asumsi pengalaman                      (737)              -               (1)             -            (730)                 -       (1.468)
     Perubahan asumsi demografi                          -               -               (1)             -               -                  -           (1)
     Perubahan asumsi keuangan                         (30)              -              (67)             -            (136)                 -         (233)
   Pengembalian aset program pensiun
     (setelah dikurangi nilai yang termasuk
     dalam beban bunga bersih)                            -           300             (186)            37                -                (69)         82
   Perubahan pada batas atas aset                         -             -                -              -                -                84           84
   Jumlah yang dibebankan pada
     penghasilan komprehensif lain                    (767)           300             (255)            37             (866)               15        (1.536)

   Kontribusi pemberi kerja                              -           (719)                -              -               -                  -        (719)
   Kontribusi peserta program pensiun                   19            (19)                -              -               -                  -           -
   Pembayaran imbalan dari
     aset program                                   (1.767)         1.767             (291)              -               -                  -        (291)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                        (65)             -                -               -            (654)             654            (65)
   Saldo akhir, 31 Desember 2022                   23.136         (18.902)           5.128            (853)        12.878            (12.878)       8.509
   Liabilitas diestimasi manfaat pensiun
     pada akhir periode                             4.234                            4.275                               -                          8.509




                                                                              80
Page 84
                                  PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                      PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                              yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                    (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   Tabel berikut ini menyajikan perubahan liabilitas manfaat, perubahan aset program, status pendanaan,
   dan nilai bersih yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian serta komponen biaya dan
   jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya untuk periode sembilan bulan yang berakhir
   pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022:

                                                                                                                                Perusahaan dan
                                                                                 Perusahaan                                       entitas anak
                                                                                         Imbalan              Imbalan          Kewajiban pensiun
                                                                             Manfaat    pasca kerja            khusus           undang-undang
                                                         Unfunded           tambahan      lainnya            masa kerja         ketenagakerjaan          Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2023                                  522                 44           268                   1                      928            1.763
   Beban jasa                                                   16                   0            5                   1                      129              151
   Beban bunga                                                  25                   2           11                    -                       17              55
   Jumlah yang dibebankan
    pada laba rugi                                                41                  2            16                  1                       146                206

   (Laba) rugi aktuaria diakui pada penghasilan
     komprehensif lainnya                                             (2)             3              6                     -                      7                14
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                                   (39)                (2)          (27)                (1)                       (27)              (96)
   Transfer program FMC                                           (19)                0            (10)                 -                          8               (21)
   Saldo akhir, 30 September 2023                                503                 47           253                  1                      1.062             1.866


                                                                                                                                Perusahaan dan
                                                                                 Perusahaan                                       entitas anak
                                                                                         Imbalan           Imbalan             Kewajiban pensiun
                                                                             Manfaat    pasca kerja        khusus               undang-undang
                                                         Unfunded           tambahan      lainnya         masa kerja            ketenagakerjaan         Jumlah
   Saldo awal, 1 Januari 2022                                  613                   -          300                4                         926           1.843
   Beban jasa                                                   24                  37            8                1                           78            148
   Beban bunga                                                  34                   -           17                 -                           -             51
   Jumlah yang dibebankan
    pada laba rugi                                               58                 37             25                 1                         78               199

   (Laba) rugi aktuaria diakui pada penghasilan
     komprehensif lainnya                                       (55)                  7           (14)                 -                        (13)              (75)
   Pembayaran imbalan oleh
     Perusahaan                                                 (94)                 -             (43)               (4)                       (63)             (204)
   Saldo akhir, 31 Desember 2022                               522                  44            268                 1                        928              1.763

   Komponen beban pensiun berkala bersih untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
   30 September 2023 dan 2022:
                                                                                                                                             Perusahaan dan
                                                                                Perusahaan                                         Telkomsel anak perusahaan
                                                                                                  Imbalan                                       Kewajiban
                                                                                     Imbalan        pasca          Imbalan                       penisiun
                                          Manfaat         Manfaat                   kesehatan       kerja           khusus          Manfaat   undang-undang
   2023                                    pasti         tambahan       Unfunded    pasca kerja    lainnya        masa kerja         pasti   ketenagakerjaan Jumlah
   Beban jasa                                 251                0            16              -               5            1            247              129    649
   Beban bunga                                210                2            25             5               11            -            226               17    496
   Beban bunga pada batas atas aset               -               -             -            4                -            -               -               -      4
   Beban administrasi program                     -               -             -          181                -            -               -               -    181
   Beban tambahan manfaat kesejahteraan         50                -             -             -               -            -               -               -     50
   Beban pensiun berkala bersih               511                2            41           190               16            1            473              146  1.380
   Dibebankan kepada entitas anak
     berdasarkan perjanjian                       (24)            -             -             -               -                -          -                 -       (24)
   Beban pensiun berkala bersih
     dikurangi jumlah yang dibebankan
     kepada entitas anak                       487               2             41           190              16                1        473              146      1.356


                                                                                                                                              Perusahaan dan
                                                                                Perusahaan                                         Telkomsel anak perusahaan
                                                                                                  Imbalan                                        Kewajiban
                                                                                     Imbalan        pasca          Imbalan                        penisiun
                                          Manfaat         Manfaat                   kesehatan       kerja           khusus          Manfaat   undang-undang
   2022                                    pasti         tambahan       Unfunded    pasca kerja    lainnya        masa kerja         pasti    ketenagakerjaan Jumlah
   Beban jasa                                 176                0            18              -               6            1            218               119    538
   Beban bunga                                241                 -           26            36               13            -            266                 -    582
   Beban administrasi program                   53                -             -          154                -            -               -                -    207
   Beban tambahan manfaat kesejahteraan         65                -             -             -               -            -               -                -     65
   Pendapatan bunga                               -               -             -             -               -            -             (46)               -     (46)
   Beban pensiun berkala bersih               535                 -           44           190               19            1            438               119  1.346
   Dibebankan kepada entitas anak
     berdasarkan perjanjian                       (15)            -             -             -               -                -          -                 -       (15)
   Beban pensiun berkala bersih
     dikurangi jumlah yang dibebankan
     kepada entitas anak                       520                -            44           190              19                1        438              119      1.331



                                                                               81
Page 85
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                       yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun

      i. Perusahaan

        (a) Funded

           (i) Manfaat pasti

              Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti bagi karyawan tetap yang
              mulai bekerja sebelum 1 Juli 2002. Program pensiun ini diatur di dalam undang-undang
              pensiun Indonesia dan dikelola oleh Dana Pensiun Telkom (“Dapen”). Pengelolaan Dana
              Pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan Investasi yang ditetapkan oleh
              Pendiri dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan Pengurus diawasi oleh Dewan
              Pengawas yang terdiri dari perwakilan Perusahaan dan peserta.

              Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun dan
              masa kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini membayar
              kontribusi 18% (sebelum Maret 2003: 8,4%) dari gaji pokok ke dana pensiun. Perusahaan
              memberikan kontribusi kepada Dapen untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada
              tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
              adalah masing-masing sebesar Rp1.575 miliar dan Rp719 miliar.

              Risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah risiko seperti volatilitas aset dan
              perubahan imbal hasil obligasi. Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat diskonto
              yang merujuk kepada tingkat imbal hasil obligasi pemerintah, jika imbal hasil aset program
              lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit program. Penurunan imbal hasil obligasi
              pemerintah akan meningkatkan liabilitas program, walaupun hal ini akan saling hapus secara
              sebagian dengan kenaikan dari nilai obligasi program yang dimiliki. Perusahaan memastikan
              bahwa posisi investasi telah diatur dalam kerangka asset-liability matching (“ALM”) yang
              telah dibentuk untuk mencapai hasil jangka panjang yang sejalan dengan liabilitas pada
              program pensiun imbalan pasti. Dalam kerangka ALM, tujuan Perusahaan adalah untuk
              menyesuaikan aset-aset dan liabilitas pensiun dengan berinvestasi pada portofolio yang
              terdiversifikasi dengan baik dalam menghasilkan tingkat pengembalian yang optimal,
              dengan mempertimbangkan tingkat risikonya. Investasi pada program telah terdiversifikasi
              dengan baik, sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan memberikan dampak material
              bagi seluruh kelompok aset.




                                                 82
Page 86
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)
   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)
      i. Perusahaan (lanjutan)
        (a) Funded (lanjutan)

            (i) Manfaat pasti (lanjutan)
               Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset program manfaat pasti terdiri
               dari:

                                                             30 September 2023                      31 Desember 2022
                                                      Harga kuotasian   Tidak memiliki     Harga kuotasian    Tidak memiliki
                                                       di pasar aktif  harga kuotasian      di pasar aktif   harga kuotasian
               Kas dan setara kas                                  496                 -              1.320                  -
               Instrumen ekuitas:
                 Keuangan                                        1.701                 -             1.638                   -
                 Barang konsumen primer                            514                 -               505                   -
                 Bahan baku                                        295                 -               271                   -
                 Infrastruktur                                     712                 -               639                   -
                 Energi                                            180                 -               141                   -
                 Teknologi                                          33                 -                89                   -
                 Perindustrian                                     373                 -               315                   -
                 Barang konsumen non-primer                        105                 -               115                   -
                 Properti dan real estate                          113                 -                98                   -
                 Kesehatan                                         195                 -               208                   -
                 Transportasi dan logistik                           9                 -                 8                   -
               Reksadana berbasis saham                            381                 -               410                   -
               Instrumen keuangan pendapatan tetap:
                 Obligasi korporasi                                  -             2.570                 -               3.117
                 Obligasi pemerintah                            10.193                 -             7.884                   -
                 Reksadana pendapatan tetap                          -               106                 -                 122
                 Midterm notes                                       -                99                 -                 100
                 Efek beragun aset                                   -                15                 -                  30
                 Sukuk                                               -             1.093                 -               1.090
               Saham non-publik:
                 Penempatan langsung                                 -               365                 -                 368
               Properti                                              -               184                 -                 187
               Lainnya                                               -               363                 -                 247
               Jumlah                                           15.300             4.795            13.641               5.261


               Aset program pensiun termasuk di dalamnya saham Seri B yang dikeluarkan oleh
               Perusahaan dengan nilai wajar Rp414 miliar dan Rp336 miliar, yang mewakili 2,04% dan
               1,78% dari total aset program pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
               dan obligasi yang dikeluarkan oleh Perusahaan dengan nilai wajar masing-masing senilai
               Rp348 miliar dan Rp348 miliar mewakili masing-masing 1,71% dan 1,84% dari total aset per
               tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
               Perkiraan pengembalian ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian
               keseluruhan masa liabilitas dengan mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset
               program. Hasil aktual aset program adalah Rp1.080 miliar dan Rp984 miliar masing-masing
               untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan untuk
               tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Berdasarkan Peraturan Perusahaan
               yang diterbitkan tanggal 14 Januari 2014 mengenai kebijakan pendanaan Dapen.
               Perusahaan tidak akan memberikan kontribusi ke Dapen bila Rasio Kecukupan Pendanaan
               (“RKD”) Dapen di atas 105%. Berdasarkan laporan keuangan Dapen pada tanggal 30
               September 2023. RKD Dapen di bawah 105% sehingga Perusahaan akan memberikan
               kontribusi pemberi kerja ke program pensiun manfaat pasti.
               Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022. tentang
               Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom. Perusahaan menetapkan bagi para
               pensiunan yang berhenti selain karena Hukuman Disiplin. Pensiun Dini, dan Atas
               Permintaan Sendiri dan menerima Manfaat Pensiun kurang dari Rp1 juta per bulan diberikan
               kenaikan Manfaat Pensiun bulanan menjadi Rp1 juta. Pada tahun 2023 dan 2022,
               Perusahaan memberikan manfaat kesejahteraan tambahan kepada Pensiunan dan
               penerima manfaat pensiun dari peserta yang memasuki masa pensiun sebelum 30 Juni
               2002 masing-masing sebesar Rp50 miliar dan Rp65 miliar.
                                                           83
Page 87
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                       yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      i. Perusahaan (lanjutan)

        (a) Funded (lanjutan)

            (i) Manfaat pasti (lanjutan)

                Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan
                pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing
                tertanggal 21 Juli 2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja,
                FSAI. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30
                Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022
                Tingkat diskonto                                          6,50%              7,25%
                Tingkat kenaikan kompensasi                               8,00%              8,00%
                Tabel tingkat kematian di Indonesia                        2019                2019

            (ii) Manfaat Tambahan

                Berdasarkan Peraturan Perusahaan yang diterbitkan tanggal 30 September 2022, tentang
                Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Telkom, Perusahaan menyelenggarakan
                Program Manfaat Lain Iuran Pasti (“PMLIP”) dalam bentuk Manfaat Tambahan. Peserta
                PMLIP berhak menerima Manfaat Pensiun Berkala tiap bulan sesuai dengan ketentuan
                dalam Peraturan Dana Pensiun. Dana Manfaat Tambahan bersumber dari iuran Manfaat
                Tambahan Pemberi Kerja dan dana penyisihan hasil pengembangan investasi apabila
                tercapai RKD di atas 102% dan tingkat pengembalian investasi (“ROI”) di atas suku bunga
                aktuaria untuk pendanaan. Iuran Manfaat Tambahan Pemberi Kerja untuk setiap peserta
                PMLIP ditetapkan sebesar Rp120 ribu untuk periode iuran 12 bulan yang dihitung secara
                proporsional sesuai dengan jumlah penerimaan.

                Penilaian aktuaria untuk program Manfaat Tambahan dilakukan berdasarkan perhitungan
                pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing
                tertanggal 21 Juli 2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja,
                FSAI. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal
                30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022
                Tingkat diskonto                                          6,50%              7,25%
                Tabel tingkat kematian di Indonesia                        2019                2019

                Aset program untuk manfaat tambahan telah disisihkan sejak 2018 sesuai persetujuan
                Dewan Pengawas. Pada tanggal 30 September 2023 tidak ada kewajiban tambahan yang
                disisihkan karena persyaratan pengakuan manfaat tambahan sebagaimana tersebut di
                atas belum terpenuhi.

        (b) Unfunded

           Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti tanpa pendanaan dan program
           pensiun iuran pasti untuk karyawannya. Program pensiun iuran pasti diselenggarakan bagi
           karyawan tetap yang mulai bekerja pada atau setelah tanggal 1 Juli 2002. Program ini dikelola
           oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”). Kontribusi Perusahaan kepada DPLK
           dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji karyawan di mana untuk periode sembilan
           bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar Rp38 miliar dan Rp48 miliar.



                                                 84
Page 88
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      i. Perusahaan (lanjutan)

        (b) Unfunded (lanjutan)

            Sejak tahun 2007, Perusahaan memberlakukan manfaat pensiun berdasarkan penyeragaman
            bagi peserta sebelum 20 April 1992 dan peserta sejak 20 April 1992 yang mulai diterapkan bagi
            karyawan yang akan pensiun terhitung sejak 1 Februari 2009. Pada tahun 2010, Perusahaan
            menggantikan penyeragaman dengan Manfaat Pensiun Sekaligus (“MPS”). MPS diberikan bagi
            karyawan yang telah mencapai usia pensiun, kematian, atau cacat sejak 1 Februari 2009.

            Perusahaan juga menyelenggarakan manfaat bagi karyawan yang akan memasuki masa
            persiapan pensiun, di mana karyawan tidak aktif selama periode 6 bulan sebelum mencapai
            usia pensiun yakni 56 tahun yang disebut dengan Masa Persiapan Pensiun (“MPP”). Selama
            periode tersebut, karyawan tetap menerima manfaat-manfaat yang diselenggarakan bagi
            pegawai aktif, di antaranya termasuk, namun tidak terbatas pada gaji regular, kesehatan, cuti
            besar, bonus, dan manfaat-manfaat lainnya. Mulai tanggal 1 April 2012, karyawan harus
            mengajukan permohonan MPP terlebih dahulu dan tanpa permohonan maka dianggap tetap
            akan bekerja sampai dengan masa pensiun.

            Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan
            pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing tertanggal
            21 Juli 2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI. Asumsi
            dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30 Juni 2023 dan
            31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                   30 Juni 2023      31 Desember 2022
            Tingkat diskonto                                                6,50%         7,00%-7,25%
            Tingkat kenaikan kompensasi                              6,10%-8,00%          6,10%-8,00%
            Tabel tingkat kematian di Indonesia                              2019                2019

      ii. Telkomsel

         Telkomsel menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti bagi karyawannya. Berdasarkan
         program ini, karyawan berhak atas imbalan pensiun yang ditentukan berdasarkan gaji pokok
         terakhir atau gaji bersih yang diterima (tidak termasuk tunjangan fungsional) dan masa kerjanya.
         Program pensiun tersebut dikelola oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”),
         perusahaan asuransi jiwa milik negara, melalui suatu kontrak asuransi anuitas. Hingga tahun
         2004, karyawan berkontribusi pada program ini sebesar 5% dari gaji pokok bulanan mereka,
         sementara Telkomsel menanggung sisa besaran kontribusi yang diharuskan menurut program
         tersebut. Sejak tahun 2005, Telkomsel telah menanggung sepenuhnya besaran kontribusi
         tersebut.

         Pada tanggal 23 April 2021, Telkomsel dan Jiwasraya sepakat untuk mengakhiri kontrak program
         asuransi tersebut dan menandatangani perjanjian restrukturisasi. Perjanjian tersebut
         menggantikan program manfaat dari anuitas menjadi manfaat lumpsum. Berdasarkan perjanjian
         ini, kedua belah pihak sepakat untuk menentukan nilai tunai pada tanggal pengakhiran yang
         terbagi menjadi nilai tunai untuk peserta aktif dan peserta pasif masing-masing sebesar Rp857
         miliar dan Rp73 miliar. Terdapat potongan 5% dari nilai tunai untuk peserta aktif, maka 95% dari
         Rp857 miliar (atau setara dengan Rp814 miliar) ditambah Rp73 miliar akan menjadi jumlah yang
         selanjutnya diambil alih oleh IFG Life pada saat perjanjian dengan IFG Life menjadi efektif dan
         karenanya, perjanjian restrukturisasi akan berakhir. Pada tanggal 31 Desember 2022, nilai tunai
         peserta aktif sebesar Rp853 miliar.




                                                  85
Page 89
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   a. Beban manfaat pensiun (lanjutan)

      ii. Telkomsel (lanjutan)

         Pada tanggal 27 Juni 2023, Perusahaan dan Telkomsel menandatangani perjanjian mengenai
         Dana Pensiun Telkom (“Dapen”) untuk menunjuk Telkomsel sebagai Mitra dari Perusahaan
         sebagai satu-satunya Pendiri, yang menghasilkan hak dan kewajiban bagi Telkomsel
         sebagaimana diatur pada Peraturan Dana Pensiun efektif sejak tanggal pengalihan bisnis.

         Sejak tanggal pengalihan bisnis, Telkomsel menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti
         bagi karyawan tetap yang dialihkan, yang mulai bekerja sebelum 1 Juli 2002. Program pensiun ini
         diatur di dalam undang-undang pensiun Indonesia dan dikelola oleh Dapen. Dapen dikelola sesuai
         dengan Peraturan Dana Pensiun dan Arahan Investasi yang ditetapkan oleh Perusahaan sebagai
         Pendiri dan dilaksanakan oleh Dewan Pengurus. Dewan Pengurus diawasi oleh Dewan Pengawas
         yang ditunjuk oleh Pendiri.

         Manfaat pensiun yang dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok pada saat mulai pensiun dan masa
         kerja karyawan. Karyawan yang ikut serta dalam program pensiun ini membayar kontribusi
         sebesar 18% dari gaji pokok ke dana pensiun. Telkomsel belum membayarkan kontribusi kepada
         Dapen untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.

          Penilaian aktuaria atas program pensiun manfaat pasti dilakukan berdasarkan perhitungan pada
          tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dengan laporan tertanggal masing-masing 28 Februari 2023
          dan 24 Maret 2022 yang dilakukan oleh KKA Halim dan Rekan, aktuaris independen yang
          berasosiasi dengan Milliman, dan KKA Santhi Devi dan Ardianto Handoyo, aktuaris independen
          yang berasosiasi dengan WTW. Asumsi dasar aktuaria yang digunakan oleh aktuaris independen
          pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                       2022                 2021
         Tingkat diskonto                                                     7,15%                7,00%
         Tingkat kenaikan kompensasi                                          8,00%                8,00%
         Tabel tingkat kematian di Indonesia                                   2019                 2019

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja

      Perusahaan menyelenggarakan program imbalan kesehatan pasca kerja untuk semua karyawannya
      yang sudah bekerja sebelum tanggal 1 November 1995 dengan masa kerja 20 tahun atau lebih pada
      saat pensiun, dan anggota keluarganya yang memenuhi syarat. Ketentuan untuk masa kerja selama
      20 tahun ini tidak berlaku bagi karyawan yang memasuki masa pensiun sebelum tanggal 3 Juni 1995.
      Program ini tidak berlaku bagi karyawan yang mulai bekerja pada Perusahaan sejak tanggal
      1 November 1995. Program jaminan kesehatan pasca kerja tersebut dikelola oleh Yayasan
      Kesehatan Telkom (“Yakes Telkom”).




                                                  86
Page 90
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja (lanjutan)

      Program imbalan kesehatan pasca kerja iuran pasti diselenggarakan bagi karyawan tetap yang mulai
      bekerja pada atau setelah tanggal 1 November 1995 atau karyawan dengan masa kerja kurang dari
      20 tahun pada saat pensiun. Perusahaan tidak memberikan kontribusi ke Yakes Telkom untuk periode
      sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
      tanggal 31 Desember 2022. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset program
      terdiri dari:

                                                    30 September 2023                    31 Desember 2022
                                             Harga kuotasian   Tidak memiliki   Harga kuotasian    Tidak memiliki
                                              di pasar aktif  harga kuotasian    di pasar aktif   harga kuotasian
      Kas dan setara kas                                  476               -              1.085                  -
      Instrumen ekuitas:
        Keuangan                                       1.468               -              1.368                   -
        Barang konsumen primer                           408               -                114                   -
        Bahan baku                                       270               -                264                   -
        Infrastruktur                                    629               -                598                   -
        Energi                                           151               -                221                   -
        Teknologi                                         42               -                 63                   -
        Perindustrian                                    298               -                185                   -
        Barang konsumen non-primer                       118               -                457                   -
        Properti dan real estate                         109               -                 95                   -
        Kesehatan                                        166               -                233                   -
        Transportasi dan logistik                          7               -                  3                   -
      Reksadana berbasis ekuitas                         465               -              1.035                   -
      Instrumen keuangan pendapatan tetap:
        Obligasi pemerintah                            1.074               -                 82                   -
        Reksadana pendapatan tetap                     7.036               -              6.761                   -
      Saham non-publik:
        Penempatan privat                                  -             385                  -                398
      Jumlah                                          12.717             385             12.564                398




                                                         87
Page 91
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   b. Imbalan kesehatan pasca kerja (lanjutan)

      Aset program Yakes Telkom juga termasuk saham Seri B yang diterbitkan Perusahaan dengan nilai
      wajar sebesar Rp315 miliar dan Rp228 miliar yang merupakan 2,40% dan 1,76% dari keseluruhan
      aset program masing-masing pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Perkiraan
      pengembalian ditentukan berdasarkan ekspektasi pasar untuk pengembalian keseluruhan masa
      liabilitas dengan mempertimbangkan perpaduan portofolio dari aset program. Hasil aktual aset
      program adalah Rp578 miliar dan Rp839 miliar masing-masing untuk periode sembilan bulan yang
      berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
      2022.

      Penilaian aktuaria untuk program imbalan kesehatan pasca kerja dilakukan berdasarkan perhitungan
      pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing tertanggal 21 Juli
      2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI. Asumsi dasar aktuaria
      yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
      sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022
      Tingkat diskonto                                                     6,75%               7,25%
      Tingkat pertumbuhan beban kesehatan untuk tahun depan                7,00%               7,00%
      Tingkat tren beban kesehatan                                         7,00%               7,00%
      Tahun tingkat tren beban kesehatan tercapai                           2022                2022
      Tabel tingkat kematian di Indonesia                                   2019                2019

   c. Imbalan pasca kerja lainnya

      Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja lainnya dalam bentuk uang tunai yang dibayarkan pada
      saat karyawan pensiun atau saat pemutusan hubungan kerja atau meninggal dunia. Imbalan pasca
      kerja lainnya tersebut adalah Biaya Fasilitas Perumahan Terakhir (“BFPT”) dan Biaya Perjalanan
      Pensiun dan Purnabhakti (“BPP”) dan Pesangon Meninggal Dunia (“Pesangon MD”). Pesangon MD
      diberikan kepada karyawan yang meninggal dunia dengan besaran sebanyak 12 kali gaji terakhir.

      Penilaian aktuaria untuk program imbalan pasca kerja lainnya dilakukan berdasarkan perhitungan
      pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, pada laporan masing-masing tertanggal 21 Juli
      2023 dan 18 Maret 2023 yang dilakukan oleh KKA I Gde Eka Sarmaja, FSAI. Asumsi dasar aktuaria
      yang digunakan oleh aktuaris independen pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
      sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2023       31 Desember 2022
      Tingkat diskonto                                                    6,25%               6,75%
      Tabel tingkat kematian di Indonesia                                  2019                 2019

   d. Imbalan khusus masa kerja

      Perusahaan memberikan Tunjangan Khusus Masa Kerja kepada karyawan dengan kriteria karyawan
      yang diangkat sebelum 1 Juli 2002 dan memiliki masa kerja lebih dari 30 tahun serta berakhir
      hubungan kerja setelah 19 September 2019. Jumlah tercatat liabilitas imbalan khusus masa kerja
      pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp1 miliar dan
      Rp1 miliar. Beban tunjangan masa kerja yang dibebankan adalah sebesar Rp1 miliar dan Rp1 miliar
      masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
      2022.




                                                  88
Page 92
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   e. Kewajiban pensiun berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan

      Berdasarkan Undang-Undang No. 11 tahun 2020 mengenai Ketenagakerjaan, Perusahaan dan
      entitas anak diharuskan untuk memberikan manfaat pensiun minimum, jika belum dipenuhi oleh
      program pensiun yang diselenggarakan, kepada para karyawannya yang mencapai usia pensiun.
      Jumlah tercatat liabilitas tambahan ini pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
      masing-masing sebesar Rp1.062 miliar dan Rp928 miliar. Beban pensiun yang dibebankan adalah
      sebesar Rp146 miliar dan Rp119 miliar masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir
      pada tanggal 30 September 2023 dan 2022.

   f. Profil jatuh tempo atas liabilitas manfaat pasti

      Waktu perkiraan pembayaran manfaat dan rata-rata tertimbang durasi atas liabilitas manfaat pasti
      untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                  Perkiraan pembayaran manfaat
                                           Perusahaan
                                        Funded                                       Imbalan        Imbalan        Imbalan
                                Manfaat       Manfaat                               kesehatan      pasca kerja    pasca kerja
      Jangka waktu               pasti       tambahan    Unfunded      Telkomsel    pasca kerja      lainnya     UUCK (Telkom)

      30 September 2023
      Dalam 10 tahun kedepan      19.787            38        605           5.111          7.865           272              65
      Dalam 10-20 tahun           16.073            30        218          11.178         12.909           115             389
      Dalam 20-30 tahun            9.937            17        392           7.827         11.806            72             458
      Dalam 30-40 tahun            3.868             6         74             473          5.171             4              58
      Dalam 40-50 tahun              768             1          -               -            866             -               -
      Dalam 50-60 tahun               62             -          -               -             51             -               -
      Dalam 60-70 tahun                1             -          -               -              5             -               -
      Dalam 70-80 tahun                -             -          -               -              1             -               -

      Rata-rata tertimbang
      durasi atas liabilitas
      manfaat pasti            8,71 tahun   8,71 tahun   5,56 tahun    9,45 tahun    12,58 tahun   4,57 tahun     11,52 tahun

      31 Desember 2022
      Dalam 10 tahun kedepan      21.232            40        705           5.111          8.092           324              59
      Dalam 10-20 tahun           16.485            31        229          11.178         12.746           123             414
      Dalam 20-30 tahun           10.414            18        430           7.827         12.019            83             497
      Dalam 30-40 tahun            4.209             6         96             473          5.491             6              80
      Dalam 40-50 tahun              882             1          -               -            970             -               -
      Dalam 50-60 tahun               77             -          -               -             59             -               -
      Dalam 60-70 tahun                2             -          -               -              6             -               -
      Dalam 70-80 tahun                -             -          -               -              1             -               -

      Rata-rata tertimbang
      durasi atas liabilitas
      manfaat pasti            8,48 tahun   8,48 tahun   5,52 tahun    9,45 tahun    12,40 tahun   4,62 tahun     11,69 tahun




                                                             89
Page 93
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
30. PENSIUN DAN IMBALAN PASCA KERJA LAINNYA (lanjutan)

   g. Analisis sensitivitas

      Perubahan 1% pada tingkat diskonto dan tingkat gaji akan memberikan dampak atas liabilitas manfaat
      pasti pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                   Tingkat diskonto                      Tingkat gaji
                                          Peningkatan 1%      Penurunan 1%    Peningkatan 1%     Penurunan 1%
                                            Jumlah peningkatan (penurunan)      Jumlah peningkatan (penurunan)
      Sensitivitas
      30 September 2023
      Didanai:
        Manfaat pasti                              (2.280)            2.719              239                (228)
      Tidak didanai                                   (24)               26               26                 (24)
      Telkomsel                                      (472)              539              588                (524)
      Imbalan kesehatan pasca kerja                (1.544)            1.864            1.847              (1.559)
      Imbalan pasca kerja lainnya                     (12)               13                3                  (3)
      Imbalan pasca kerja UUCK (Telkom)                (9)               10               30                 (26)

      31 Desember 2022
      Didanai:
        Manfaat pasti                              (1.948)            2.291              268                255
      Tidak didanai                                   (24)               27               29                 (27)
      Telkomsel                                      (430)              491              536               (477)
      Imbalan kesehatan pasca kerja                (1.413)            1.703            1.629              1.380
      Imbalan pasca kerja lainnya                     (12)               13                -                   -
      Imbalan pasca kerja UUCK (Telkom)                (8)               10               27                 (24)

      Analisis sensitivitas dilakukan dengan menggunakan metode yang mengekstrapolasi dampak atas
      liabilitas manfaat pasti sebagai akibat perubahan atas asumsi utama yang muncul pada akhir tahun
      pelaporan.

      Hasil sensitivitas tersebut di atas menentukan dampak secara individu atas liabilitas manfaat pasti
      masing-masing program pada akhir tahun. Dalam kenyataannya, setiap program bergantung pada
      beberapa hal eksternal lain yang dapat menyebabkan liabilitas manfaat pasti bergerak baik searah
      maupun berlawanan, dan sensitivitas setiap program dapat berubah secara bervariasi dari waktu ke
      waktu.

      Tidak terdapat perubahan metode dan asumsi yang digunakan dalam menghitung analisis sensitivitas
      dari periode sebelumnya.


31. PENGHARGAAN MASA KERJA (“LONG SERVICE AWARDS” atau “LSA”)

   Telkomsel dan Telkomsat memberikan penghargaan dalam bentuk uang tunai atau sejumlah hari cuti
   tertentu kepada karyawan yang telah memenuhi syarat masa kerja tertentu, termasuk LSA dan Long
   Service Leaves (“LSL”). LSA diberikan saat karyawan mencapai kelipatan tahun tertentu atau saat
   pemutusan hubungan kerja. LSL dalam bentuk sejumlah hari cuti atau uang tunai, tergantung persetujuan
   manajemen, diberikan kepada karyawan yang memenuhi syarat masa kerja dan dengan usia minimum
   tertentu.

   Liabilitas yang timbul sehubungan dengan penghargaan ini ditentukan berdasarkan perhitungan aktuaria
   dengan menggunakan metode Projected Unit Credit sebesar Rp1.158 miliar dan Rp1.031 miliar masing-
   masing pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Manfaat yang dibebankan adalah
   sebesar Rp218 miliar dan Rp255 miliar masing-masing untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada
   tanggal 30 September 2023 dan 2022 (Catatan 24).




                                                        90
Page 94
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   a. Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak berelasi

      Rincian hubungan dan sifat akun/transaksi dengan pihak berelasi yang signifikan adalah sebagai
      berikut:

      Pihak Berelasi                             Hubungan                         Sifat Saldo Akun/Transaksi
      Pemerintah                         Pemegang saham utama       Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
        Menteri Keuangan                                              telekomunikasi lainnya, biaya pendanaan, dan
                                                                      investasi pada instrumen keuangan
      BUMN                               Entitas sepengendali       Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                      telekomunikasi lainnya, beban operasi, dan
                                                                      pembelian aset tetap
      Indosat                            Entitas sepengendali       Pendapatan interkoneksi, pendapatan sewa jaringan,
                                                                      pendapatan atas penggunaan satelit transponder,
                                                                      beban interkoneksi, beban penggunaan fasilitas
                                                                      telekomunikasi, beban operasional dan
                                                                      pemeliharaan, dan beban atas penggunaan data
                                                                      jaringan sistem komunikasi
     PT Pertamina (Persero)              Entitas sepengendali       Pendapatan jasa internet dan data, dan
      (“Pertamina”)                                                   pendapatan jasa telekomunikasi lainnya
     Bank milik negara                   Entitas sepengendali       Penghasilan pendanaan dan biaya pendanaan
     BNI                                 Entitas sepengendali       Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                      telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan, dan
                                                                      biaya pendanaan
     BRI                                 Entitas sepengendali       Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                      telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan,
                                                                      dan biaya pendanaan
     Bank Mandiri                        Entitas sepengendali       Pendapatan jasa internet dan data, pendapatan jasa
                                                                      telekomunikasi lainnya, penghasilan pendanaan,
                                                                      dan biaya pendanaan
     PT Perusahaan Listrik Negara        Entitas sepengendali       Pendapatan jasa internet dan data, dan pendapatan
       (“PLN”)                                                        jasa telekomunikasi lainnya, dan beban listrik
     PT Asuransi Jasa Indonesia          Entitas sepengendali        Beban asuransi aset tetap dan beban asuransi
       (“Jasindo”)                                                     kecelakaan diri
     PT BNI Life Insurance (“BNI Life    Entitas sepengendali       Beban kesehatan karyawan
       Insurance”)
     Bahana TCW                      “   Entitas sepengendali       Reksa dana
     Sarana Multi Infrastruktur          Entitas sepengendali       Pinjaman lainnya dan biaya pendanaan
     Omni Inovasi Indonesia              Entitas asosiasi           Distribusi kartu SIM dan voucer prabayar
     Finarya                             Entitas asosiasi           Beban pemasaran dan distribusi kartu SIM dan voucer
                                                                      prabayar
      PT Kereta Cepat Indonesia          Entitas berelasi lainnya   Pendapatan jasa telekomunikasi lainnya
       China (“KCIC”)
      Padi UMKM                          Entitas berelasi lainnya   Beban jasa operasional dan pemeliharaan, beban
                                                                      pencairan piutang, beban pelatihan, beban
                                                                      pengamanan internal, beban pengembangan
                                                                      dan penelitian, beban cetak dan printing, beban
                                                                      rapat, beban umum dan administrasi lainnya,
                                                                      beban promosi, beban iklan, beban fee
                                                                      penjualan, beban customer education, dan
                                                                      beban pemasaran
     Direksi                             Personil manajemen kunci   Gaji dan fasilitas
     Komisaris                           Personil pengawas          Gaji dan fasilitas


     Jumlah saldo dari piutang dan utang usaha pada akhir tahun bebas dari bunga dan penyelesaiannya
     akan terjadi dalam bentuk kas. Tidak ada jaminan yang disediakan atau diterima untuk setiap piutang
     dan utang usaha dengan pihak berelasi. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
     Grup mencatat peningkatan (penurunan) atas kerugian penurunan nilai piutang usaha dari pihak
     berelasi sebesar Rp122 miliar dan Rp(57) miliar. Penilaian ini dilakukan di setiap tahun dengan menilai
     status masa kini dari piutang yang ada dan historis penagihan piutang yang lalu.




                                                              91
Page 95
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi

                                                      2023                                     2022

                                                              % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                         Jumlah                  pendapatan       Jumlah              pendapatan
      Pendapatan
       Pemegang saham utama
        Pemerintah                                  79                    0,07               62                0,06
       Entitas sepengendali
        Indosat                                   1.675                   1,51              856                0,79
        Pertamina                                   592                   0,53              581                0,53
        BNI                                         402                   0,36              389                0,36
        BRI                                         167                   0,15              133                0,12
        Bank Mandiri                                103                   0,09              127                0,12
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah Rp100 miliar)                    899                   0,81         1.184                   1,09
       Sub-jumlah                                 3.838                   3,45         3.270                   3,01
       Entitas berelasi lainnya                      43                   0,04           115                   0,11
       Entitas asosiasi                              11                   0,01             7                   0,01
      Jumlah                                      3.971                   3,57         3.454                   3,19

                                                      2023                                     2022
                                                         % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                         Jumlah                beban              Jumlah                beban
      Beban
       Entitas sepengendali
        PLN                                       1.952                    2,56            1.840                2,47
        Indosat                                     410                    0,54              407                0,55
        Jasindo                                     148                    0,19              242                0,33
        BNI Life Insurance                          104                    0,14                -                   -
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah Rp100 miliar)                    125                    0,16              110                0,15
       Sub-jumlah                                 2.739                    3,59            2.599                3,50
       Entitas berelasi lainnya
        Padi UMKM                                  421                     0,55             441                 0,59
        Lain-lain (masing-masing
          di bawah Rp100 miliar)                     56                    0,07              127                0,17
       Sub-jumlah                                   477                    0,62              568                0,76
       Entitas asosiasi                              92                    0,12              118                0,16
      Jumlah                                      3.308                    4,33            3.285                4,42

                                                      2023                                     2022
                                                         % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                                            penghasilan                              penghasilan
                                         Jumlah              pendanaan            Jumlah              pendanaan
      Penghasilan pendanaan
       Entitas sepengendali
        Bank milik negara                          239                    31,53             356                56,78
      Jumlah                                       239                    31,53             356                56,78


                                                      2023                                     2022
                                                         % terhadap jumlah                        % terhadap jumlah
                                         Jumlah           biaya pendanaan         Jumlah           biaya pendanaan
      Biaya pendanaan
       Pemegang saham utama
        Pemerintah                                    4                    0,12                8                0,27
       Entitas sepengendali
        Bank milik negara                          866                    25,01             713                23,70
        Sarana Multi Infrastruktur                  64                     1,85              84                 2,79
      Jumlah                                       934                    26,98             805                26,76




                                                         92
Page 96
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   b. Transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi (lanjutan)

                                                     2023                                  2022

                                                          % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                        Jumlah                pembelian       Jumlah               pembelian
      Pembelian aset tetap
       Entitas sepengendali                        33                 0,15               75                0,35
      Jumlah                                       33                 0,15               75                0,35

                                                     2023                                  2022
                                                        % terhadap jumlah                     % terhadap jumlah
                                        Jumlah             pendapatan         Jumlah             pendapatan
      Distribusi kartu SIM dan
       voucer
       Entitas asosiasi
         Omni Inovasi Indonesia                   466                 0,42              747                0,69
         Finarya                                  122                 0,11                -                   -
      Jumlah                                      588                 0,53              747                0,69


   c. Saldo dengan pihak berelasi

                                            30 September 2023                     31 Desember 2022
                                                     % terhadap jumlah                     % terhadap jumlah
                                        Jumlah              aset              Jumlah              aset
      Kas dan setara kas
        (Catatan 3)                          17.006                   6,16         23.328                  8,48
      Aset keuangan lancar lainnya
        (Catatan 4)                              1.016                0,37              400                0,15
      Piutang usaha - bersih
        (Catatan 5)                              1.682                0,61             1.620               0,59

      Aset kontrak
       Pemegang saham utama
        Pemerintah                                 14                 0,01               24                0,01
       Entitas sepengendali                       243                 0,09              248                0,09
       Entitas asosiasi                             1                 0,00                1                0,00
       Entitas berelasi lainnya                     1                 0,00                1                0,00
      Jumlah                                      259                 0,10              274                0,10

      Aset lancar lainnya                          36                 0,01               98                0,04
      Aset tidak lancar lainnya                     7                 0,00               15                0,01

                                            30 September 2023                     31 Desember 2022
                                                     % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                        Jumlah            liabilitas          Jumlah            liabilitas
      Utang usaha (Catatan 15)
       Pemegang saham utama
         Menteri Keuangan                            1                 0,00                0                0,00
       Entitas sepengendali
         BUMN                                      171                 0,13             197                 0,16
         Indosat                                   180                 0,14             140                 0,11
         Lain-lain                                  55                 0,04              37                 0,03
       Sub-jumlah                                  406                 0,31             374                 0,30
       Entitas berelasi lainnya                     65                 0,05              57                 0,05
      Jumlah                                       472                 0,36             431                 0,35




                                                     93
Page 97
                               PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                   PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                           yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                 (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   c. Saldo akun dengan pihak berelasi (lanjutan)

                                               30 September 2023                    31 Desember 2022
                                                        % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                           Jumlah            liabilitas         Jumlah            liabilitas
       Beban yang masih harus
        dibayar
        Pemegang saham utama
          Pemerintah                                 2              0,00                 1                0,00
        Entitas sepengendali
          BUMN                                      47              0,04                57                0,05
          Bank milik negara                         33              0,03                74                0,06
          Lain-lain                                  0              0,00                 2                0,00
        Sub-jumlah                                  80              0,07               133                0,11
       Jumlah                                       82              0,07               134                0,11

       Liabilitas kontrak
         Pemegang saham utama
          Pemerintah                               16               0,01                34               0,03
         Entitas sepengendali
          BUMN                                    183               0,14               170               0,13
          Lain-lain                                 1               0,00                 0               0,00
         Sub-jumlah                               184               0,14               170               0,13
         Entitas asosiasi                           8               0,01                 2               0,00
         Entitas berelasi lainnya
          KCIC                                   1.203              0,95                 -                  -
          Lain-lain                                  1              0,00                 3               0,00
         Sub-jumlah                              1.204              0,95                 3               0,00
       Jumlah                                    1.412              1,11               209               0,16

       Deposit pada pelanggan                       19              0,01                 19              0,02
       Utang bank jangka pendek
        (Catatan 18)                             4.821              3,80              4.462              3,54
       Pinjaman penerusan
        (Catatan 19a)                              132              0,10                209              0,17
       Utang bank jangka panjang
        (Catatan 19c)                            9.663              7,63             11.284              8,96
       Pinjaman lainnya
        (Catatan 19d)                              482              0,38              1.314              1,04


   d. Perjanjian signifikan dengan pihak berelasi

      i.    Pemerintah

            Perusahaan memperoleh pinjaman penerusan dari Pemerintah (Catatan 19a).

      ii.   Indosat

            Perusahaan mengadakan perjanjian dengan              Indosat    untuk   menyelenggarakan     jasa
            telekomunikasi internasional kepada masyarakat.

            Perusahaan juga mengadakan perjanjian interkoneksi dengan Indosat antara jaringan telepon
            tidak bergerak (“Public Switched Telephone Network” atau “PSTN”) milik Perusahaan dan jaringan
            telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dalam rangka penyelenggaraan jasa Indosat
            Multimedia Mobile serta penyelesaian hak dan liabilitas interkoneksi terkait.

            Perusahaan juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk interkoneksi jaringan
            telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dengan PSTN Perusahaan, yang
            memungkinkan pelanggan masing-masing perusahaan untuk melakukan panggilan domestik
            antara jaringan telekomunikasi bergerak selular GSM milik Indosat dan jaringan tidak bergerak
            Perusahaan, serta memungkinkan pelanggan Indosat untuk mengakses jasa SLI Perusahaan
            dengan menekan “007”.

                                                     94
Page 98
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
32. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   d. Perjanjian signifikan dengan pihak berelasi (lanjutan)

      ii. Indosat (lanjutan)

          Perusahaan selama ini menangani pembuatan kuitansi tagihan dan melakukan penagihan kepada
          pelanggan untuk Indosat, Indosat secara bertahap akan mengambil alih kegiatan tersebut dan
          melakukan sendiri penerbitan kuitansi tagihan dan melakukan penagihan secara langsung.
          Perusahaan menerima kompensasi dari Indosat yang dihitung sebesar 1% dari jumlah yang ditagih
          oleh Perusahaan terhitung sejak tanggal 1 Januari 1995, ditambah dengan beban pemrosesan
          tagihan yang ditetapkan sebesar jumlah tertentu untuk setiap data (record). Pada tanggal
          11 Desember 2008, Perusahaan dan Indosat sepakat untuk memberlakukan tarif biaya layanan
          SLI, besaran tarif tersebut telah memperhitungkan besaran kompensasi penerbitan kuitansi
          tagihan dan penagihan. Kesepakatan ini berlaku efektif di tahun berjalan dan berlaku selanjutnya
          sampai ada berita acara kesepakatan baru.

         Pada tanggal 18 Desember 2017, Perusahaan dan Indosat menandatangani amendemen atas
         perjanjian kerja sama interkoneksi untuk jaringan tidak bergerak (lokal, Sambungan Langsung
         Jarak Jauh (“SLJJ”), dan internasional) dan jaringan bergerak dalam rangka implementasi liabilitas
         tarif berbasis biaya berdasarkan Peraturan Menkominfo No. 8 tahun 2006. Amendemen ini berlaku
         efektif mulai 1 Januari 2018.

         Telkomsel juga mengadakan perjanjian dengan Indosat untuk menyelenggarakan jasa
         telekomunikasi internasional kepada pelanggan jaringan bergerak selular GSM.

         Perusahaan menyediakan layanan sirkit langganan kepada Indosat dan entitas anaknya, yaitu
         PT Indosat Mega Media dan PT Aplikanusa Lintasarta (“Lintasarta”). Saluran ini dapat digunakan
         perusahaan-perusahaan tersebut untuk hubungan telepon, telegraf, data, teleks, faksimili, atau
         jasa telekomunikasi lainnya.

      iii. Lain-lain

         Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Lintasarta untuk penggunaan transponder satelit atau
         kanal frekuensi satelit telekomunikasi sirkit langganan Perusahaan.

   e. Remunerasi personil manajemen kunci dan pengawas

      Personil manajemen kunci adalah Direksi Perusahaan dan personil pengawas adalah Dewan
      Komisaris.

      Perusahaan memberikan remunerasi dalam bentuk honor dan fasilitas untuk keperluan tugas
      operasional Dewan Komisaris dan imbalan kerja jangka pendek berupa gaji dan fasilitas untuk
      keperluan tugas operasional Direksi. Jumlah tunjangan tersebut adalah sebagai berikut:

                                                   2023                                 2022
                                                    % terhadap jumlah                    % terhadap jumlah
                                       Jumlah             beban             Jumlah             beban
      Direksi                                311               0,41%              288               0,39%
      Dewan Komisaris                        131               0,17%              132               0,18%

      Jumlah yang disajikan pada tabel di atas adalah jumlah yang diakui sebagai beban selama periode
      laporan keuangan.




                                                    95
Page 99
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
33. SEGMEN OPERASI

   Grup memiliki empat segmen utama yang dilaporkan, yaitu mobile, consumer, enterprise, dan WIB.
   Segmen mobile menyediakan produk mobile voice, SMS, value added service, dan mobile broadband.
   Segmen consumer menyediakan jasa Indihome (terdiri dari jasa telepon tidak bergerak, TV berbayar, dan
   internet), dan jasa telekomunikasi lainnya yang diberikan kepada pelanggan perumahan. Segmen
   enterprise menyediakan solusi end-to-end ke pelanggan korporat dan institusional. Segmen WIB
   menyediakan jasa interkoneksi, sewa sirkit, satelit, Very Small Aperture Terminal (“VSAT”), broadband
   access, teknologi informasi, data, dan jasa internet yang diberikan ke operator telekomunikasi lainnya
   dan pelanggan internasional. Segmen lain-lain menyediakan produk digital content (music dan game),
   big data, Business to Business (“B2B”) Commerce, serta financial service yang diberikan kepada
   pelanggan perorangan maupun korporasi. Tidak terdapat segmen operasi yang digabungkan dalam
   menentukan laporan segmen.

   Manajemen memantau hasil operasi unit bisnis secara terpisah untuk tujuan pengambilan keputusan
   tentang alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dinilai berdasarkan laba atau rugi
   usaha segmen yang diukur sesuai dengan laba atau rugi usaha dalam laporan keuangan konsolidasian.
   Namun demikian, kegiatan pendanaan dan pajak penghasilan tidak dievaluasi secara terpisah dan tidak
   dialokasikan ke segmen operasi.

   Pendapatan dan beban segmen meliputi juga transaksi antarsegmen operasi dan dinilai sebesar nilai
   yang dipercaya manajemen untuk merepresentasikan nilai pasar.

                                                                                   2023
                                                                                                                Penyesuaian
                                                                                                    Total           dan        Jumlah
                               Mobile      Consumer     Enterprise    WIB            Lain-lain     segmen        eliminasi  konsolidasian
   Hasil segmen
   Pendapatan
     Pendapatan eksternal       63.788        19.748       14.597      12.331               292     110.756             482       111.238
     Pendapatan antarsegmen      2.647           240       18.463      15.418             1.474      38.242         (38.242)            -
   Jumlah pendapatan segmen     66.435        19.988       33.060      27.749             1.766     148.998         (37.760)      111.238

   Hasil segmen                 21.692         6.495          921       6.788              (826)     35.070          (2.788)       32.282
   Informasi lain
   Pembelian barang modal        (8.627)      (4.084)       (3.826)    (5.452)               (6)     (21.995)           (89)      (22.084)
   Penyusutan dan amortisasi    (15.662)      (4.349)       (2.800)    (4.652)              (14)     (27.477)         3.396       (24.081)
   Provisi diakui selama
     periode berjalan             (246)         (364)          (69)         (26)             (4)        (709)            72          (637)



                                                                                   2022
                                                                                                                Penyesuaian
                                                                                                    Total           dan        Jumlah
                               Mobile      Consumer     Enterprise    WIB            Lain-lain     segmen        eliminasi  konsolidasian
   Hasil segmen
   Pendapatan
     Pendapatan eksternal       63.487        19.680       13.698      11.303               174     108.342             532      108.874
     Pendapatan antarsegmen      2.522           153       17.898      14.198             1.884      36.655         (36.655)           -
   Jumlah pendapatan segmen     66.009        19.833       31.596      25.501             2.058     144.997         (36.123)     108.874

   Hasil segmen                 22.425         6.063          397       6.635              (684)     34.836          (5.639)       29.197
   Informasi lain
   Pembelian barang modal        (8.957)      (5.490)       (3.578)    (3.592)               (3)     (21.620)           (51)      (21.671)
   Penyusutan dan amortisasi    (15.744)      (5.300)       (2.936)    (4.223)              (13)     (28.216)         3.198       (25.018)
   Provisi diakui selama
     periode berjalan             (109)         (320)         (578)         19               (2)       (990)            71           (919)




                                                                 96
Page 100
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

   Penyesuaian dan eliminasi:

   a. Rekonsiliasi pendapatan:

                                                                  2023                      2022
      Jumlah pendapatan segmen                                           148.998                   144.997
      Pendapatan dari segmen non-operasi lainnya                             482                       532
      Eliminasi antarsegmen                                              (38.242)                  (36.655)
      Pendapatan konsolidasi                                             111.238                   108.874


   b. Rekonsiliasi hasil segmen:

                                                                  2023                      2022
      Jumlah hasil segmen                                                35.070                    34.836
      Rugi usaha dari segmen non-operasi lainnya                         (1.481)                   (1.384)
      Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                               1.393                    (1.879)
      Penghasilan pendanaan                                                 758                       627
      Biaya pendanaan                                                    (3.462)                   (3.009)
      Bagian kerugian investasi jangka panjang
       pada entitas asosiasi                                                  4                         6
      Laba sebelum pajak penghasilan konsolidasi                         32.282                    29.197


   c. Rekonsiliasi pembelian barang modal:

                                                                  2023                      2022
      Jumlah pembelian barang modal segmen                               (21.995)                  (21.620)
      Pembelian barang modal dari
       segmen non-operasi lainnya                                            (89)                      (51)
      Pembelian barang modal konsolidasi                                 (22.084)                  (21.671)


   d. Rekonsiliasi penyusutan dan amortisasi:

                                                                  2023                      2022
      Jumlah penyusutan dan amortisasi segmen                             (27.477)                 (28.216)
      Penyusutan dan amortisasi dari segmen
       non-operasi lainnya                                                   (186)                    (195)
      Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                 3.582                    3.393
      Penyusutan dan amortisasi konsolidasi                               (24.081)                 (25.018)


   e. Rekonsiliasi provisi diakui selama periode berjalan:

                                                                  2023                      2022
      Jumlah provisi diakui segmen                                          (709)                     (990)
      Provisi diakui selama periode berjalan dari
       segmen non-operasi lainnya                                             (23)                     (13)
      Penyesuaian dan eliminasi antarsegmen                                    95                       84
      Provisi yang diakui selama
       periode berjalan konsolidasian                                       (637)                     (919)




                                                    97
Page 101
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
33. SEGMEN OPERASI (lanjutan)

   Informasi geografis:

                                                                     2023                      2022
    Pendapatan eksternal
     Indonesia                                                           105.375                      103.152
     Luar negeri                                                           5.863                        5.722
    Jumlah                                                               111.238                      108.874

   Informasi terkait pendapatan di atas didasarkan pada lokasi pelanggan.

   Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan utama yang melebihi 10% dari total pendapatan pada periode
   sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023 dan 2022.

                                                             30 September 2023          31 Desember 2022
    Aset operasional tidak lancar
     Indonesia                                                            181.550                     178.424
     Luar negeri                                                            2.911                       3.207
    Jumlah                                                                184.461                     181.631

   Aset operasional tidak lancar untuk tujuan segmen ini terdiri dari aset tetap dan aset takberwujud.

34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI

   Berdasarkan UU No. 36 tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 2000, tarif penyelenggaraan
   jaringan dan/atau jasa telekomunikasi ditetapkan oleh penyelenggara berdasarkan jenis tarif, struktur,
   dan dengan mengacu pada formula batasan tarif jasa telekomunikasi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

   a. Tarif telepon tidak bergerak

       Pemerintah telah mengeluarkan formula penyesuaian tarif yang diatur dalam Peraturan Menkominfo
       No. 5/2021 tanggal 31 Maret 2021 tentang “Penyelenggaraan Telekomunikasi”. Peraturan ini
       menggantikan peraturan sebelumnya Peraturan Menkominfo No. 15/PER/M.KOMINFO/4/2008
       tanggal 30 April 2008.

       Berdasarkan peraturan tersebut, struktur tarif jasa teleponi dasar yang disalurkan melalui jaringan
       tetap terdiri dari:
       i. Biaya aktivasi
       ii. Biaya berlangganan bulanan
       iii. Biaya penggunaan, dan
       iv. Biaya fasilitas tambahan.

   b. Tarif telepon selular

       Pada tanggal 31 Maret 2021, Menkominfo mengeluarkan Peraturan Menkominfo No. 5/2021 yang
       memberikan pedoman penetapan tarif seluler dengan formula yang terdiri dari biaya elemen jaringan
       dan biaya aktivitas layanan ritel.

       Berdasarkan peraturan Menkominfo No. 5/2021, tarif selular untuk penyelenggaraan jasa
       telekomunikasi yang terhubung melalui jaringan selular bergerak terdiri dari:
       i. Tarif jasa teleponi dasar
       ii. Tarif jelajah, dan/atau
       iii. Tarif jasa multimedia

       dengan struktur tarif sebagai berikut:
       i. Biaya aktivasi
       ii. Biaya berlangganan bulanan, dan/atau
       iii. Biaya penggunaan.
                                                    98
Page 102
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
34. TARIF JASA TELEKOMUNIKASI (lanjutan)

   c. Tarif interkoneksi

      Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (“BRTI”), dalam suratnya No. 262/BRTI/XII/2011 tanggal
      12 Desember 2011, memutuskan untuk mengubah tarif interkoneksi SMS menjadi berbasis biaya
      dengan tarif maksimal sebesar Rp23 per SMS efektif sejak tanggal 1 Juni 2012 dan berlaku untuk
      seluruh operator penyelenggara telekomunikasi.
      Berdasarkan       surat    Direktur    Jenderal   Penyelenggaraan    Pos    dan     Informatika
      No. 118/KOMINFO/DJPPI/PI.02.04/01/2014 tanggal 30 Januari 2014, Direktur Jenderal
      Penyelenggaraan Pos dan Informatika memutuskan untuk menerapkan tarif interkoneksi baru yang
      berlaku efektif sejak 1 Februari 2014 sampai dengan 31 Desember 2016 dan dapat dievaluasi setiap
      tahun oleh BRTI. Sebagai tindak lanjut, Perusahaan dan Telkomsel diminta untuk menyampaikan
      usulan Dokumen Penawaran Interkoneksi (“DPI”) kepada BRTI untuk dievaluasi.

      Selanjutnya, BRTI melalui suratnya No. 60/BRTI/III/2014 tanggal 10 Maret 2014 dan
      No. 125/BRTI/IV/2014 tanggal 24 April 2014 menyetujui revisi DPI Telkomsel dan Perusahaan terkait
      tarif interkoneksi. Melalui surat tersebut, BRTI juga menyetujui perubahan tarif interkoneksi SMS
      menjadi Rp24 per SMS.

      Pada tanggal 18 Januari 2017, BRTI melalui suratnya No. 20/BRTI/DPI/I/2017 dan
      No. 21/BRTI/DPI/I/2017, memutuskan untuk tetap memberlakukan tarif interkoneksi sesuai dengan
      DPI Perusahaan dan Telkomsel tahun 2014 sampai dengan tarif interkoneksi yang baru ditetapkan.

   d. Tarif sewa jaringan

      Pada tahun 2008 Direktur Jendral Pos dan Telekomunikasi Indonesia menerbitkan peraturan No. 115
      tahun 2008 yang mengatur tentang Perjanjian Dokumen Jenis Layanan Sewa Jaringan, Tarif Layanan
      Sewa Jaringan, Kapasitas Tersedia Layanan Sewa Jaringan, Kualitas Layanan Sewa Jaringan, dan
      Prosedur Penyediaan Layanan Sewa Jaringan yang Dimiliki oleh Penyedia Layanan Sewa Jaringan
      Dominan sesuai dengan usulan Perusahaan. Selanjutnya, berdasarkan peraturan Menkominfo
      No. 5/2021, Pemerintah mengatur bentuk, jenis, struktur dan perhitungan tarif untuk jasa yang
      berhubungan dengan sewa jaringan.

   e. Tarif jasa lainnya

      Tarif sewa satelit, jasa teleponi, dan multimedia lainnya ditentukan oleh penyedia layanan dengan
      memperhitungkan berbagai pengeluaran dan harga pasar. Pemerintah hanya menetapkan formula
      tarif untuk layanan teleponi dasar. Tidak ada aturan untuk tarif atas jasa-jasa lainnya.




                                                  99
Page 103
                                PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                    PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                            yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                  (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN

   a. Pembelian barang modal

      Pada tanggal 30 September 2023, jumlah ikatan pembelian barang modal adalah sebesar
      Rp8.703 miliar dan US$233 juta.

      Jumlah di atas termasuk perjanjian-perjanjian signifikan berikut:

            Pihak yang terkait dengan kontrak          Tanggal perjanjian       Bagian yang signifikan dari perjanjian
                                                                             Perjanjian dan Pengadaan Development
                                                                             and Rollout Agreement ("DRA") dan
                                                   12 September 2019 -
        Telkomsel dan PT Phincon                                             Technical Support Agreement ("TSA")
                                                   12 September 2024
                                                                             Customer Relationship Management
                                                                             ("CRM") Solution System Integrator
        Telkomsel, PT Ericsson Indonesia,
                                                   1 Februari 2021 -         Perjanjian Pengadaan Radio Ultimate
        PT Huawei Tech Investment, dan PT
                                                   31 Januari 2024           Solution ("ROA") dan TSA
        ZTE Indonesia
        Perusahaan dan PT Mastersystem             3 Juni 2021 -             Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
        Infotama                                   27 September 2023         Ekspan IP Backbone Platform Cisco
        Telkomsel, PT Sempurna Global
                                                                             Perjanjian Pengadaan Next Generation of
        Pratama, PT Lintas Teknologi               1 September 2021 -
                                                                             Gateway GPRS Support Node ("GGSN")
        Indonesia, dan PT Ericsson                 1 September 2024
                                                                             (Virtualized EPC)
        Indonesia
        Telkomsel, Amdocs Software                                           Perjanjian Online Charging System
                                                   8 Oktober 2021 -
        Solutions Limited Liability Company,                                 (“OCS”) dan Service Control Points
                                                   8 Oktober 2024
        dan PT Application Solutions                                         (“SCP”) System Solution Development
        Telkomsel dan PT Application               8 Oktober 2021 -
                                                                             Perjanjian TSA untuk OCS dan SCP
        Solutions                                  8 Oktober 2024
        Telkomsat dan Thales Alenia Space          28 Oktober 2021 -         Perjanjian Pengadaan dan Pemasangan
        France ("TAS")                             27 Oktober 2037           Sistem Satelit HTS 113BT
        Telkomsel dan PT Ericsson                  13 Februari 2022 -        Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
        Indonesia                                  12 Februari 2025          ROA dan TSA
        Telkomsel dan PT Lintas Teknologi          13 Februari 2022 -        Perjanjian Pengadaan CS Core Solution
        Indonesia                                  12 Februari 2025          ROA dan TSA
        Telkomsel dan PT Huawei Tech               24 Maret 2022 -
                                                                             Perjanjian Pengadaan GGSN
        Investment                                 24 Maret 2025
        Telkomsat dan Space Exploration
                                                   19 April 2022 -           Perjanjian Pengadaan Jasa Peluncuran
        Technologies Corporation
                                                   30 Juni 2025              Satelit HTS 113BT
        ("SpaceX")
        Perusahaan dan PT Sisindokom               18 Agustus 2023 -         Pengadaan dan Pemasangan Ekspan PE
        Lintas Buana                               13 Februari 2024          Router

   b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya

      (i)    Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan memiliki fasilitas bank garansi untuk jaminan
             penawaran (tender bond), pelaksanaan (performance bond), pemeliharaan (maintenance bond),
             setoran jaminan, dan uang muka (advance payment bond) berbagai proyek Perusahaan, dengan
             rincian sebagai berikut:
             78




                                                            Akhir periode
             Kreditur            Jumlah fasilitas              fasilitas      Mata uang asal     Fasilitas yang digunakan
             BRI                                 500        14 Maret 2024           Rp                                 22
             BNI                                 500        31 Maret 2024           Rp                                 89
             Bank Mandiri                        500      23 Desember 2023          Rp                                117
             Jumlah                            1.500                                                                  228




                                                            100
Page 104
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   b. Perjanjian pinjaman dan fasilitas kredit lainnya (lanjutan)

      (ii)   Pada tanggal 30 September 2023, Telkomsel memiliki fasilitas bank garansi untuk berbagai
             macam proyek sebagai berikut:
                                                        Akhir periode
             Kreditur            Jumlah fasilitas         fasilitas       Mata uang asal   Fasilitas yang digunakan
             BRI                              1.000   25 September 2023        Rp                              620
             BNI                              2.100   11 Desember 2023         Rp                            1.435
                                              3.100                                                          2.055


             Fasilitas bank garansi dengan BRI dan BNI sebagian besar untuk performance bond dan surety
             bond of radio frequency (Catatan 35c.i)

      (iii) Telin memiliki fasilitas bank garansi dengan batas kredit maksimum sebesar US$25 juta atau
            setara dengan Rp375 miliar yang akan berakhir pada tanggal 23 Desember 2023. Pada tanggal
            30 September 2023, tidak terdapat fasilitas bank garansi yang digunakan.

   c. Lainnya

      (i) Penggunaan frekuensi radio

             Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 025/TEL.01.02/2022 Tahun 2022 tanggal 28
             Januari 2022, Menkominfo memberikan hak kepada Telkomsel untuk layanan telekomunikasi
             bergerak dengan pita frekuensi radio di 800 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2,1 GHz, dan 2,3 GHz;
             dan jasa teleponi dasar.

             Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 509 Tahun 2016, No. 1896 Tahun 2017, No. 806
             Tahun 2019, No. 620 Tahun 2020, No. 178 Tahun 2021 dan No. 479 Tahun 2022, No. 90 Tahun
             2023 dan No. 188 Tahun 2023 Telkomsel disyaratkan antara lain hal lain, untuk:
             1. Mengeluarkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp1,03 triliun untuk pita frekuensi
                2,3 GHz.
             2. Mengeluarkan surety bond setiap tahunnya sebesar Rp360 miliar untuk pita frekuensi
                2,3 GHz Blok A dan C.
             3. Menyerahkan surety bond sebesar Rp617,15 miliar untuk pita frekuensi 2,1 GHz.
             4. Membayar iuran tahunan Biaya Hak Penyelenggara (“BHP”) yang dihitung berdasarkan
                formula tertentu selama jangka waktu lisensi sebagaimana ditetapkan dalam
                Surat Keputusan. BHP terutang pada saat diterimanya Surat Pemberitahuan Pembayaran
                dari DJPPI. Iuran tahunan BHP terutang sampai dengan berakhirnya periode lisensi.

             Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
             terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir:

             1. Pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz

                   Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 620 Tahun 2020, terkait dengan
                   perpanjangan penetapan pita frekuensi radio 800 MHz, 900 MHz, dan 1.800 MHz, sehingga
                   Telkomsel harus membayar biaya penggunaan frekuensi tahunan pada tahun 2020 sampai
                   2030.




                                                        101
Page 105
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

      (i)   Penggunaan frekuensi radio (lanjutan)

            Berikut adalah izin penggunaan frekuensi radio pada Telkomsel, atas izin tersebut Telkomsel
            terutang BHP setiap tahun hingga masa lisensi berakhir (lanjutan):

            2. Pita frekuensi radio sampai 2,1 GHz

                           No. Izin                                       Deskripsi
                Surat Keputusan Menkominfo      Pada 27 Februari 2023, Telkomsel memperoleh izin penggunaan
                No. 90 Tahun 2023 amd. Surat    tahunan atas penggunaan pita frekuensi radio 1.975 - 1.980 MHz
                Keputusan Menkominfo No. 76     berpasangan dengan 2.165 - 2.170 MHz sampai dengan 18 Maret
                Tahun 2023                      2033.

                Surat Keputusan Menkominfo      Menkominfo menyetujui Telkomsel untuk perpanjangan izin atas
                No. 509 Tahun 2016 amd. Surat   penggunaan pita frekuensi 1.970 - 1.975 MHz berpasangan
                Keputusan Menkominfo No. 76     dengan 2.160 - 2.165 MHz sampai dengan 28 Maret 2026.
                Tahun 2023

                Surat Keputusan Menkominfo      Menkominfo menyetujui Telkomsel untuk perpanjangan izin atas
                No. 806 Tahun 2019 amd. Surat   penggunaan pita frekuensi 1.965 - 1.970 MHz berpasangan
                Keputusan Menkominfo No. 76     dengan 2.155 - 2.160 MHz sampai dengan 30 September 2029.
                Tahun 2023

                Surat Keputusan Menkominfo      Telkomsel sebagai pemenang lelang dan berhak atas
                No. 479 Tahun 2022 amd. Surat   penggunaan tahunan atas pita frekuensi radio 1.960 - 1.965 MHz
                Keputusan Menkominfo No. 76     berpasangan dengan 2.150 - 2.155 MHz, terhitung sejak 11
                Tahun 2023                      Januari 2023. Telkomsel membayar biaya izin awal sebesar
                                                Rp1,21 Triliun.

            3. Pita frekuensi radio sampai 2,3 GHz

                           No. Izin                                       Deskripsi
                Surat Keputusan Menkominfo      Telkomsel sebagai pemenang atas pita frekuensi radio 2.300 -
                No. 1896 tahun 2017             2.330 Mhz, sehinggal Telkomsel harus membayar biaya tahunan
                                                sebesar Rp1,01 Triliun sampai dengan 2026.

                Surat Keputusan Menkominfo      Telkomsel sebagai pemenang atas penggunaan pita frekuensi
                No.178 Tahun 2021               radio 2.330 - 2.340 MHz berpasangan dengan 2.340 - 2.350 MHz
                                                masing-masing untuk Blok A dan C sampai dengan 2030.
                Surat Keputusan Menkominfo      Pada 18 November 2022, Telkomsel memperoleh pengalihan hak
                No.487 Tahun 2022 amd. Surat    penggunaan pita frekuensi radio 2.340 - 2.355 MHz berpasangan
                Keputusan Menkominfo No.92      dengan 2.330 - 2.360 MHz.
                Tahun 2023
                Surat Keputusan Menkominfo      Pada April 2023, Telkomsel diberikan persetujuan untuk
                No.188 Tahun 2023               mengalihkan sebagian hak penggunaan spektrum frekuensi radio
                                                2,3 GHz kepada PT Smartfren Telecom Tbk.




                                                     102
Page 106
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

      (ii)   Perjanjian kerjasama spektrum frekuensi radio

             Menkominfo memberikan persetujuan atas kerja sama penggunaan spektrum frekuensi radio
             kepada Telkomsel dan PT Kereta Cepat Indonesia China (“KCIC”) melalui Surat Keputusan No.B-
             171/M.KOMINFO/SP.01.01/03/2023 tanggal 17 Maret 2023 mengenai Persetujuan Kerja Sama
             Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada rentang 891-895 MHz berpasangan dengan 936-
             40 MHz, dengan jangka waktu sampai dengan tanggal 14 Desember 2030.

             Sebagai akibat dari perjanjian ini, KCIC akan membayar sejumlah kompensasi kepada Telkomsel
             yaitu kompensasi biaya penggunaan tahunan sebesar Rp878 miliar per tahun, biaya jaringan
             pengganti sebesar Rp1.250 miliar, serta biaya operasional dan perawatan tambahan.

             Pada tanggal 30 September 2023, Telkomsel telah mengakui angsuran untuk biaya jaringan
             pengganti dan biaya penggunaan tahunan masing-masing sebesar Rp1,1 triliun dan Rp99 miliar.

      (iii) Pembayaran sewa minimum masa depan sewa operasi

             Grup menandatangani beberapa perjanjian sewa menyewa dengan pihak ketiga maupun pihak
             berelasi yang tidak dapat dibatalkan. Perjanjian tersebut meliputi sewa jaringan, peralatan
             telekomunikasi serta tanah dan bangunan dengan jangka waktu bervariasi berkisar 1 sampai
             dengan 10 tahun yang akan berakhir bervariasi antara tahun 2023 hingga 2032. Periode sewa
             menyewa dapat diperpanjang berdasarkan perjanjian oleh kedua belah pihak.

             Jumlah pembayaran dan penerimaan sewa minimum di masa yang akan datang untuk perjanjian
             sewa operasi adalah sebagai berikut:

                                                30 September 2023                31 Desember 2022
             Kurang dari 1 tahun                                2.768                           2.582
             1-5 tahun                                          9.280                           8.354
             Lebih dari 5 tahun                                 5.851                           5.107
             Jumlah                                            17.899                          16.043




                                                   103
Page 107
                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                       yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
35. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Lainnya (lanjutan)

      (iv) KPU

          Pada tanggal 27 Desember 2011, Telkomsel (atas nama Konsorsium Telkomsel, konsorsium
          yang dibentuk dengan Mitratel pada 9 Desember 2011) ditunjuk oleh Balai Penyedia dan
          Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (“BPPPTI”) (sekarang Badan
          Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (“BAKTI”)) sebagai penyedia Program KPU di daerah
          perbatasan dengan total harga sebesar Rp261 miliar.

          Pada tahun 2015, program tersebut dihentikan. Pada Januari 2016, Telkomsel mengajukan klaim
          arbitrase ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (“BANI”) terkait penyelesaian dari sisa piutang
          atas penyelenggaraan program tersebut.

          Pada tanggal 22 Juni 2017, Telkomsel menerima surat keputusan BANI No. 792/1/ARB-
          BANI/2016 yang menginstruksikan BAKTI untuk membayar kompensasi kepada Telkomsel
          sebesar Rp218 miliar, dan sampai penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini Telkomsel
          telah menerima pembayaran dari BAKTI sebesar Rp91 miliar (sebelum pajak) dan sisa
          kompensasi masih belum dibayarkan.

          Menkominfo menerbitkan Peraturan Menkominfo No. 5 Tahun 2021 tanggal 31 Maret 2021 yang
          menggantikan peraturan sebelumnya terkait kebijakan program KPU. Peraturan tersebut
          mengharuskan penyelenggara telekomunikasi untuk memberikan kontribusi sebesar 1,25% dari
          pendapatan kotor penyelenggaraan telekomunikasi (dengan mempertimbangkan piutang tidak
          tertagih dari penyelenggaraan telekomunikasi dan/atau beban interkoneksi dan/atau beban
          ketersambungan dan/atau pendapatan yang tidak diperhitungkan sebagai pendapatan kotor
          penyelenggara telekomunikasi) untuk pengembangan KPU.

          Berdasarkan Surat Keputusan No. 827/KOMINFO/BAKTI.31/KS.1/10/2021 tanggal 4 Oktober
          2021 BAKTI memberikan kepada Telkomsel sebagai mitra kerjasama operasi (“KSO”) untuk
          delapan paket KSO, yang meliputi Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua Barat,
          Papua Barat Tengah, Papua Tengah Utara, dan Papua Timur Selatan untuk periode tahun 2021
          sampai dengan 2031.




                                                 104
Page 108
                                 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                     PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                             yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                   (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
36. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM VALUTA ASING

   Saldo aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing adalah sebagai berikut:

                                                                                                 30 September 2023
                                                                         Dolar A.S.         Yen Jepang       Lain-lain*            Setara Rupiah
                                                                       (dalam jutaan)      (dalam jutaan) (dalam jutaan)          (dalam miliaran)
   Aset
   Kas dan setara kas                                                           249,84                 5,72              16,03               4.116
   Aset keuangan lancar lainnya                                                  26,34                    -                  -                 409
   Piutang usaha
     Pihak berelasi                                                               0,27                    -                  -                  5
     Pihak ketiga                                                                99,11                    -              12,06              1.726
   Aset kontrak                                                                  26,71                    -                  -                415
   Piutang lain-lain                                                              0,75                    -               1,10                 29
   Aset lancar lainnya                                                            1,33                    -               0,46                 28
   Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                             393,27                    -               8,83              6.215
   Aset tidak lancar lainnya                                                      0,49                    -               0,54                 17
   Jumlah aset                                                                  798,11                 5,72              39,02             12.960
   Liabilitas
   Utang usaha
     Pihak berelasi                                                               (0,16)                 -                   -                  (2)
     Pihak ketiga                                                               (131,41)             (1,36)              (4,62)             (2.111)
   Utang lain-lain                                                                (1,71)                 -               (1,00)                (42)
   Beban yang masih harus dibayar                                                (34,32)            (12,47)              (1,16)               (551)
   Uang muka pelanggan                                                            (6,41)                 -               (0,11)               (101)
   Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                     (10,76)           (767,90)              (5,10)               (326)
   Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                                  (13,94)           (383,95)             (26,64)               (669)
   Liabilitas lainnya                                                             (2,00)                 -              (18,44)                (39)
   Jumlah liabilitas                                                            (200,71)         (1.165,68)             (57,07)             (3.841)
   Aset (liabilitas) bersih                                                      597,40          (1.159,96)             (18,05)              9.119



                                                                                                 31 Desember 2022
                                                                         Dolar A.S.         Yen Jepang      Lain-lain*             Setara Rupiah
                                                                       (dalam jutaan)      (dalam jutaan) (dalam jutaan)          (dalam miliaran)
   Aset
   Kas dan setara kas                                                           261,09                5,74               13,60               4.298
   Aset keuangan lancar lainnya                                                  27,06                   -                0,02                 427
   Piutang usaha
     Pihak berelasi                                                               0,47                   -                   -                   7
     Pihak ketiga                                                                86,06                   -                8,24               1.481
   Aset kontrak                                                                  30,91                   -                   -                 486
   Piutang lain-lain                                                              0,92                   -                1,11                  32
   Aset lancar lainnya                                                            0,30                   -                0,46                  13
   Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                             372,84                   -                6,22               5.907
   Aset tidak lancar lainnya                                                      0,43                   -                0,55                  17
   Jumlah aset                                                                  780,08                5,74               30,20              12.668
   Liabilitas
   Utang usaha
     Pihak berelasi                                                              (0,13)                  -                   -                  (2)
     Pihak ketiga                                                              (104,25)             (25,34)              (5,82)             (1.728)
   Utang lain-lain                                                               (1,58)                  -               (2,93)                (70)
   Biaya yang masih harus dibayar                                               (39,41)              (5,21)              (2,31)               (657)
   Uang muka pelanggan                                                           (2,39)                  -               (0,11)                (38)
   Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun                    (15,78)            (767,90)              (4,72)               (413)
   Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya                                 (24,75)            (767,90)             (30,60)               (958)
   Liabilitas lainnya                                                            (2,00)                  -                   -                 (33)
   Jumlah liabilitas                                                           (190,29)          (1.566,35)             (46,49)             (3.899)
   Aset (liabilitas) bersih                                                     589,79           (1.560,61)             (16,29)              8.769

   *Aset dan liabilitas dalam mata uang asing lain-lain disajikan dalam setara Dolar A.S. dengan menggunakan kurs beli dan jual yang diterbitkan oleh
   Reuters pada akhir periode pelaporan.


   Aktivitas Grup memiliki kemungkinan terhadap berbagai risiko keuangan termasuk dampak perubahan
   harga pasar surat utang dan efek, nilai tukar mata uang asing, dan tingkat bunga.




                                                                      105
Page 109
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan

      i. Klasifikasi

         (a) Aset keuangan
                                                                                     30 September 2023            31 Desember 2022
               Biaya perolehan diamortisasi
                Kas dan setara kas                                                                    25.905                     31.947
                Aset keuangan lancar lainnya                                                           1.477                      1.268
                Piutang usaha                                                                          9.895                      8.634
                Piutang lain-lain                                                                        576                        245
                Aset tidak lancar lainnya                                                                164                        186
               FVTPL
                Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                        8.581                     8.508
                Aset keuangan lancar lainnya                                                              296                        81
               FVTOCI
                Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan                                          22                         22
               Jumlah aset keuangan                                                                   46.916                     50.891

         (b) Liabilitas keuangan
                                                                                     30 September 2023            31 Desember 2022
               Liabilitas keuangan yang diukur pada
                biaya perolehan diamortisasi
                Utang usaha                                                                           13.445                     18.457
                Utang lain-lain                                                                          477                        463
                Beban yang masih harus dibayar                                                        13.044                     15.445
                Deposit pada pelanggan                                                                    10                         44
                Utang bank jangka pendek                                                              11.796                      8.191
                Pinjaman penerusan (two-step loans)                                                      132                        209
                Obligasi dan wesel bayar                                                               5.342                      4.793
                Utang bank jangka panjang                                                             32.366                     29.873
                Pinjaman lainnya                                                                         482                      1.314
                Liabilitas sewa                                                                       18.881                     18.661
               Jumlah liabilitas keuangan                                                             95.975                     97.450

      ii. Nilai wajar

         Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
         Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
         sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan:

                                                                                          Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
                                                                                                          menggunakan
                                                                                         Harga pasar aset       Input     Input signifikan
                                                                                          atau liabilitas    signifikan      yang tidak
                                                                                           sejenis pada     yang dapat          dapat
                                                            Jumlah nilai                    pasar aktif    diobservasi      diobservasi
         30 September 2023                                    tercatat     Nilai wajar       (level 1)        (level 2)       (level 3)
         FVTPL
         Aset keuangan lancar lainnya                               296           296                296               -                -
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan         8.581         8.581              2.022               -            6.559
         FVTOCI
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan            22            22                   -              -               22
         Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan yang diamortisasi
           Pinjaman:
             Pinjaman penerusan (two-step loans)                    132          133                   -               -              133
             Obligasi dan wesel bayar                             5.342        6.104               5.575               -              529
             Utang bank jangka panjang                           32.366       31.941                   -               -           31.941
             Pinjaman lainnya                                       482          478                   -               -              478
           Liabilitas sewa                                       18.881       18.881                   -               -           18.881
         Jumlah                                                  66.102       66.436               7.893               -           58.543




                                                               106
Page 110
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

      ii. Nilai wajar (lanjutan)

         Tabel di bawah ini menggambarkan perbandingan nilai buku dan nilai wajar instrumen keuangan
         Perusahaan, selain dari itu nilai wajar instrumen keuangan dipertimbangkan mendekati nilai buku
         sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan (lanjutan):

                                                                                          Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan
                                                                                                          menggunakan
                                                                                         Harga pasar aset      Input     Input signifikan
                                                                                          atau liabilitas   signifikan      yang tidak
                                                                                           sejenis pada    yang dapat          dapat
                                                            Jumlah nilai                    pasar aktif    diobservasi     diobservasi
         31 Desember 2022                                     tercatat     Nilai wajar       (level 1)       (level 2)       (level 3)
         FVTPL
         Aset keuangan lancar lainnya                                 81           81                 81              -                 -
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan          8.508        8.508              2.172              -             6.336
         FVTOCI
         Investasi jangka panjang pada instrumen keuangan             22           22                   -             -                22
         Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan yang diamortisasi
           Pinjaman:
             Pinjaman penerusan (two-step loans)                     209          207                  -              -               207
             Obligasi                                              4.793        5.614              5.614              -                 -
             Utang bank jangka panjang                            29.873       29.860                  -              -            29.860
             Pinjaman lainnya                                      1.314        1.311                  -              -             1.311
           Liabilitas sewa                                        18.661       18.661                  -              -            18.661
           Liabilitas lainnya                                        170          170                  -              -               170
         Jumlah                                                   63.631       64.434              7.867              -            56.567


         Per 31 Desember 2022, terdapat perpindahan hirarki nilai wajar atas aset keuangan dari level 2
         dan level 3 ke level 1 dengan pertimbangan terdapat quoted price dalam keadaan pasar aktif untuk
         aset identik yang dapat diakses pada tanggal pengukuran. Sehingga aset keuangan tersebut dapat
         dikategorisasikan sebagai level 1. Aset keuangan tersebut berupa investasi jangka panjang dalam
         bentuk saham pada GOTO sebesar Rp2.159 miliar dan pada PT Global Sukses Solusi Tbk.
         sebesar Rp13 miliar.

         Kerugian atas pengukuran nilai wajar yang diakui pada laba rugi dan penghasilan komprehensif
         lain konsolidasian selama periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
         senilai Rp93 miliar.

         Rekonsiliasi saldo awal dan akhir untuk investasi yang nilai wajarnya diukur dengan input signifikan
         yang tidak dapat diobservasi (level 3) untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal
         30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah:

                                                                              30 September 2023               31 Desember 2022
         Saldo awal                                                                      6.358                            4.762
         Laba (rugi) yang diakui dalam laporan laba rugi
          dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian                                           (93)                           282
         Pembelian/penambahan                                                                       316                          1.338
         Penjualan/pengurangan                                                                                                     (24)
         Saldo akhir                                                                              6.581                          6.358




                                                               107
Page 111
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   a. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)

      iii. Pengukuran nilai wajar

           Nilai wajar adalah jumlah suatu aset dapat ditukarkan, atau suatu liabilitas dapat diselesaikan,
           antara berbagai pihak secara arm’s length transaction.

           Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang
           (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar lainnya, utang usaha, utang
           lain-lain, beban yang masih harus dibayar, dan utang bank jangka pendek), dan aset tidak lancar
           lainnya dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak
           signifikan.
           Nilai wajar aset keuangan jangka panjang (aset tidak lancar lainnya (piutang jangka panjang dan
           kas dibatasi penggunaannya) dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari
           pendiskontoan yang tidak signifikan.

           Grup menentukan pengukuran nilai wajar untuk tujuan pelaporan dari tiap kelas aset dan liabilitas
           keuangan berdasarkan metode dan asumsi sebagai berikut:
           (a) Nilai wajar pada laporan laba rugi, terdiri dari saham, reksadana, obligasi korporasi dan
               Pemerintah, dan obligasi konversi. Saham dan reksadana yang aktif diperdagangkan di pasar
               dinyatakan pada nilai wajarnya dengan menggunakan kuotasi harga pasar atau jika tidak
               dikuotasi, ditentukan menggunakan teknik penilaian. Nilai wajar dari obligasi konversi
               ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Obligasi korporasi dan Pemerintah
               dinyatakan pada nilai wajar dengan referensi harga dari surat berharga yang sejenis pada
               tanggal pelaporan.
           (b) Nilai wajar liabilitas keuangan jangka panjang diestimasikan dengan mendiskontokan arus kas
               kontraktual masa depan dari tiap liabilitas pada tingkat suku bunga yang ditawarkan kepada
               Grup untuk liabilitas sejenis yang jatuh temponya bisa diperbandingkan oleh para pelaku bank
               Grup, kecuali untuk obligasi yang didasarkan pada harga pasar.

           Estimasi nilai wajar bersifat judgemental dan melibatkan batasan-batasan yang beragam,
           termasuk:
           (a) Nilai wajar disajikan tidak mempertimbangkan dampak fluktuasi mata uang di masa depan.
           (b) Estimasi nilai wajar tidak selalu mengindikasikan nilai yang Grup akan catat pada saat
               pelepasan/penghentian aset dan liabilitas keuangan.

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

      Aktivitas Grup mengandung berbagai macam risiko keuangan, seperti risiko pasar (termasuk risiko
      nilai tukar mata uang asing, risiko harga pasar, dan risiko tingkat suku bunga), risiko kredit, dan risiko
      likuiditas. Secara keseluruhan, program manajemen risiko keuangan Grup bertujuan untuk
      meminimalkan kerugian atas nilai aset dan liabilitas yang dapat timbul dari pergerakan nilai tukar mata
      uang asing dan pergerakan tingkat suku bunga. Manajemen mempunyai kebijakan tertulis untuk
      manajemen risiko valuta asing yang sebagian besar melalui penempatan deposito berjangka dan
      lindung nilai untuk mengantisipasi risiko fluktuasi valuta asing untuk jangka waktu 3 sampai dengan
      12 bulan.

      Fungsi manajemen risiko keuangan dijalankan oleh Unit Corporate Finance di bawah kebijakan-
      kebijakan yang disetujui oleh Direksi. Unit Corporate Finance mengidentifikasi, mengevaluasi, dan
      melakukan aktivitas lindung nilai risiko-risiko keuangan.

      i.    Risiko nilai tukar mata uang asing

            Grup rentan terhadap risiko nilai tukar mata uang asing atas transaksi penjualan, pembelian, dan
            pinjaman yang didenominasi dalam mata uang asing. Transaksi yang didenominasi dalam mata
            uang asing terutama dalam Dolar A.S. dan Yen Jepang. Eksposur risiko nilai tukar mata uang
            asing Grup tidak material.

                                                    108
Page 112
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

      i.    Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)

            Risiko kenaikan nilai tukar mata uang asing terhadap liabilitas Grup diharapkan dapat saling
            hapus dengan dampak dari nilai tukar atas deposito berjangka dan piutang dalam mata uang
            asing yang ditetapkan minimal 25% dari liabilitas jangka pendek dalam mata uang asing yang
            terutang.

            Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur aset dan liabilitas keuangan Grup terhadap risiko
            nilai tukar mata uang:

                                           30 September 2023                     31 Desember 2022
                                      Dolar A.S.       Yen Jepang          Dolar A.S.       Yen Jepang
                                    (dalam miliar)    (dalam miliar)     (dalam miliar)    (dalam miliar)
            Aset keuangan                      0,80              0,01               0,78               0,01
            Liabilitas keuangan               (0,20)            (1,17)             (0,19)             (1,57)
            Eksposur bersih                    0,60             (1,16)              0,59              (1,56)

            Analisis sensitivitas

            Penguatan Dolar A.S. dan Yen Jepang, sebagaimana diindikasikan di bawah, terhadap Rupiah
            pada 30 September 2023 akan menurunkan ekuitas dan laba atau rugi sebesar jumlah yang
            ditunjukkan di bawah. Analisis ini didasarkan pada varian nilai tukar mata uang asing yang Grup
            pertimbangkan sebagai sangat mungkin terjadi pada tanggal pelaporan. Analisis mengasumsikan
            bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya tingkat bunga, tidak berubah.

                                                                                      Ekuitas/ laba (rugi)
            30 September 2023
            Dolar A.S. (penguatan 1%)                                                                   92
            Yen Jepang (penguatan 5%)                                                                   (6)

            Pelemahan Dolar A.S. dan Yen Jepang terhadap Rupiah pada 30 September 2023 akan
            mempunyai dampak yang setara tetapi berlawanan terhadap jumlah yang ditunjukkan di atas,
            pada dasar seluruh variabel lain tidak berubah.

      ii.   Risiko harga pasar

            Grup rentan terhadap perubahan dalam harga pasar atas utang dan ekuitas terkait aset keuangan
            yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
            perubahan nilai wajar pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui
            pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lainnya.

            Kinerja aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi Grup dimonitor secara
            berkala. bersama dengan penilaian secara teratur mengenai keterkaitannya dengan rencana
            strategis jangka panjang Grup.

            Pada tanggal 30 September 2023, manajemen mempertimbangkan risiko harga untuk aset
            keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi adalah tidak material dalam hal
            dampak yang mungkin terjadi pada laba rugi dan total ekuitas dari perubahan dalam nilai wajar
            yang sangat mungkin terjadi.




                                                    109
Page 113
                              PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                  PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                          yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

      iii.   Risiko tingkat suku bunga

             Pergerakan tingkat suku bunga diawasi untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap posisi
             keuangan. Pinjaman dalam berbagai tingkat suku bunga menyebabkan Grup terpapar risiko
             tingkat suku bunga (Catatan 18 dan 19). Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku
             bunga. Grup melakukan analisis pada pergerakan marjin suku bunga dan pada profil jatuh tempo
             aset dan liabilitas keuangan berdasarkan jadwal perubahan suku bunga.

             Pada tanggal pelaporan, profil risiko tingkat bunga pinjaman yang dikenakan bunga milik Grup
             adalah sebagai berikut:

                                                                   30 September 2023        31 Desember 2022
             Pinjaman bunga tetap                                            (38.560)                (27.767)
             Pinjaman bunga mengambang                                       (30.439)                (35.274)

             Analisis sensitivitas untuk pinjaman bunga mengambang
             Pada 30 September 2023, penurunan (kenaikan) 25 poin dasar pada tingkat bunga pinjaman
             bunga mengambang akan menaikkan (menurunkan) ekuitas dan laba atau rugi masing-masing
             sebesar Rp76 miliar. Analisis mengasumsikan bahwa seluruh variabel lain, pada khususnya nilai
             tukar mata uang asing, tidak berubah.

      iv. Risiko kredit

             Tabel di bawah ini menggambarkan eksposur maksimum risiko kredit atas aset keuangan Grup:

                                                                   30 September 2023       31 Desember 2022
             Kas dan setara kas                                               25.905                 31.947
             Aset keuangan lancar lainnya                                      1.773                  1.349
             Piutang usaha                                                     9.895                  8.634
             Piutang lain-lain                                                   576                    245
             Aset tidak lancar lainnya                                           164                    186
             Jumlah                                                           38.313                 42.361

             Grup rentan terhadap risiko kredit terutama dari piutang usaha dan piutang lain-lain. Risiko kredit
             dikendalikan dengan pengawasan terus menerus atas saldo dan penagihan. Risiko kredit yang
             berasal dari saldo bank dan institusi keuangan dikelola oleh Grup melalui Unit Corporate Finance
             sesuai dengan kebijakan tertulis dari Grup.

             Grup menempatkan sebagian besar kas dan setara kasnya di bank milik pemerintah karena bank
             milik pemerintah memiliki jaringan cabang terluas di Indonesia dan dipertimbangkan sebagai
             bank terpercaya. Oleh karena itu, penempatan ini bertujuan untuk meminimalisasi kerugian
             secara finansial yang berasal dari potensi kegagalan dalam pembayaran dari bank dan institusi
             keuangan.

             Risiko kredit pelanggan dikelola dengan memantau saldo piutang dan penagihannya secara
             berkala. Piutang usaha dan piutang lain-lain tidak memiliki suatu konsentrasi utama risiko kredit
             di mana tidak ada saldo piutang pelanggan yang melebihi 3,69% dari piutang usaha dan
             piutang lain-lain pada tanggal 30 September 2023 (31 Desember 2022: 4,33%).

             Manajemen yakin akan kemampuannya untuk mengawasi dan mempertahankan eksposur risiko
             kredit yang minimal, di mana Grup telah menyediakan provisi yang memadai untuk menutupi
             kerugian yang timbul dari piutang yang tidak tertagih berdasarkan data kerugian historis.



                                                     110
Page 114
                             PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                 PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                         yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
               (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
37. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

   b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan)

      v.   Risiko likuiditas

           Risiko likuiditas timbul apabila Grup mengalami kesulitan untuk memenuhi liabilitas keuangan
           ketika liabilitas keuangan tersebut jatuh tempo.

           Manajemen risiko likuiditas berarti menjaga kecukupan saldo kas dalam upaya pemenuhan
           liabilitas keuangan Grup. Grup secara terus menerus melakukan analisis untuk mengawasi rasio-
           rasio likuiditas laporan posisi keuangan, seperti antara lain: rasio lancar dan rasio debt equity
           terhadap persyaratan-persyaratan yang diharuskan perjanjian utang.

           Berikut adalah analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran
           kontraktual yang tidak didiskontokan:

                                            Nilai buku Arus kas                                                 2027 dan
                                             tercatat   wajib      2023       2024       2025       2026       selanjutnya
           30 September 2023
           Utang usaha                        13.445    (13.445)   (13.445)          -          -          -             -
           Utang lain-lain                       477       (477)      (477)          -          -          -             -
           Beban yang masih harus dibayar     13.044    (13.044)   (13.044)          -          -          -             -
           Deposit pada pelanggan                 10        (10)       (10)          -          -          -             -
           Pinjaman
             Utang bank jangka pendek         11.796    (11.796)   (11.796)          -          -          -             -
             Pinjaman penerusan
               (two-step loans)                  132       (137)       (96)       (41)         -          -             -
             Obligasi dan wesel bayar          5.342    (10.299)    (1.094)      (128)    (2.574)      (293)       (6.210)
             Utang bank jangka panjang        32.366    (38.553)   (12.969)    (1.993)    (7.633)    (6.094)       (9.864)
             Pinjaman lainnya                    482       (495)      (495)         -          -          -             -
           Liabilitas sewa                    18.881    (21.474)    (6.363)      (820)    (2.930)    (2.556)       (8.805)
           Jumlah                             95.975   (109.730)   (59.789)    (2.982)   (13.137)    (8.943)      (24.879)


                                            Nilai buku Arus kas                                                 2027 dan
                                             tercatat   wajib      2023       2024       2025       2026       selanjutnya
           31 Desember 2022
           Utang usaha                        18.457    (18.457)   (18.457)          -          -          -             -
           Utang lain-lain                       463       (463)      (463)          -          -          -             -
           Beban yang masih harus dibayar     15.445    (15.445)   (15.445)          -          -          -             -
           Deposit pada pelanggan                 44        (44)       (44)          -          -          -             -
           Pinjaman
             Utang bank jangka pendek          8.191     (8.191)    (8.191)          -          -          -             -
             Pinjaman penerusan
               (two-step loans)                  209       (216)      (123)       (93)         -          -             -
             Obligasi dan wesel bayar          4.793    (10.096)      (509)      (510)    (2.574)      (293)       (6.210)
             Utang bank jangka panjang        29.873    (36.301)   (10.020)    (8.346)    (6.871)    (4.874)       (6.190)
             Pinjaman lainnya                  1.314     (1.394)    (1.027)      (367)         -          -             -
           Liabilitas sewa                    18.661    (22.053)    (5.893)    (4.545)    (2.766)    (2.258)       (6.591)
           Liabilitas lainnya                    170       (196)       (20)       (44)       (44)       (44)          (44)
           Jumlah                             97.620   (112.856)   (60.192)   (13.905)   (12.255)    (7.469)      (19.035)


           Perbedaan antara nilai buku tercatat dengan arus kas wajib merupakan nilai bunga. Nilai bunga
           dari pinjaman mengambang ditentukan berdasarkan tingkat suku bunga efektif pada tanggal
           pelaporan.




                                                       111
Page 115
                            PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                        yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
              (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
38. MANAJEMEN MODAL

   Struktur modal Grup adalah sebagai berikut:

                                              30 September 2023                 31 Desember 2022
                                            Jumlah         Bagian              Jumlah       Bagian
    Utang jangka pendek                         11.796          5,91%                8.191     4,26%
    Utang jangka panjang                        57.203        28,64%                54.850    28,52%
    Total utang                                 68.999        34,55%                63.041    32,78%
    Ekuitas yang dapat diatribusikan
     kepada pemilik                              130.693         65,45%            129.258    67,22%
    Jumlah                                       199.692        100,00%            192.299   100,00%

   Tujuan Grup dalam pengelolaan permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Grup
   guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan
   lainnya serta menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal.

   Secara berkala, Grup melakukan penilaian utang untuk menilai kemungkinan pembiayaan kembali
   kewajiban yang ada dengan yang baru yang memiliki biaya yang lebih efisien yang akan mengarahkan
   pada biaya utang yang lebih optimal. Dalam kasus kas menganggur dengan kesempatan investasi
   terbatas, Grup akan mempertimbangkan membeli kembali saham-sahamnya atau membayar dividen
   kepada para pemegang sahamnya.

   Sebagai tambahan untuk patuh kepada pembatasan-pembatasan utang, Grup juga menjaga struktur
   modalnya pada tingkat yang diyakini tidak akan membahayakan peringkat kredit dan yang hampir setara
   dengan pesaingnya.

   Rasio utang terhadap ekuitas (perbandingan utang dengan bunga bersih terhadap total ekuitas) adalah
   rasio yang dimonitor oleh manajemen untuk mengevaluasi struktur modal Grup dan mengkaji efektifitas
   utang Grup. Grup memonitor tingkat utangnya untuk meyakinkan bahwa rasio utang terhadap ekuitas
   sesuai atau di bawah rasio yang ditetapkan dalam pinjaman kontraktual dan bahwa rasio tersebut
   sebanding atau lebih baik daripada entitas industri telekomunikasi lain dalam area regional.

   Rasio utang terhadap ekuitas Grup pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
   berikut:

                                                           30 September 2023       31 Desember 2022
   Jumlah utang dengan bunga                                          68.999                  63.041
   Dikurangi: kas dan setara kas                                     (25.905)                (31.947)
   Utang bersih                                                       43.094                  31.094
   Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik                   130.693                129.258
   Rasio utang bersih terhadap ekuitas                               32,97%                  24,06%

   Sebagaimana disajikan dalam Catatan 19, Grup dipersyaratkan untuk memelihara rasio utang terhadap
   ekuitas dan rasio debt service coverage tertentu oleh pemberi pinjaman. Untuk periode yang berakhir
   pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup sudah memenuhi beberapa persyaratan
   modal yang telah diberlakukan secara eksternal.




                                                 112
Page 116
                                           PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)
                               PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  Tanggal 30 September 2023 dan untuk Periode Sembilan Bulan
                                       yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (tidak diaudit)
                             (Angka dalam tabel disajikan dalam miliaran Rupiah, kecuali disajikan lain)
39. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

     a. Aktivitas non-kas investasi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
        2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                           2023               2022
        Penambahan aset tetap melalui:
          Utang usaha                                                            2.234             3.270
          Kapitalisasi bunga                                                        95                37

                     Penambahan aset hak-guna melalui
                       liabilitas sewa (Catatan 12)                                                   7.853                7.055

                     Penambahan aset takberwujud melalui:
                       Utang usaha                                                                      391                  492
     b. Perubahan dalam kenaikan liabilitas dari kegiatan pendanaan adalah sebagai berikut:

                                                                                        Perubahan non-tunai
                                                                                  Perubahan            Perubahan
                                                        1 Januari 2023 Arus kas valuta asing Sewa baru   lainnya 30 September 2023
                     Utang bank jangka pendek                   8.191      3.605           -         -           -         11.796
                     Pinjaman penerusan (two step loans)          209        (65)        (12)        -           -            132
                     Obligasi dan wesel bayar                   4.793        550           -         -          (1)         5.342
                     Utang bank jangka panjang                 29.873      2.492         (17)        -          18         32.366
                     Pinjaman lainnya                           1.314       (834)          -         -           2            482
                     Liabilitas sewa                           18.661     (4.556)        (11)    7.853      (3.066)        18.881
                     Jumlah liabilitas dari
                       aktivitas pendanaan                     63.041      1.192         (40)    7.853      (3.047)        68.999
1.   REKLASIFIKASI




40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN

     a. Pada tanggal 9 dan 18 Oktober 2023, Telkomsel melunasi seluruh pinjaman jangka pendek dan
        menengah dengan total sebesar Rp3.500 miliar kepada MUFG, BJB, dan BCA.
     b. Pada tanggal 17 Oktober 2023, Telkomsel melakukan penarikan pinjaman dari BCA sebesar Rp1.000
        miliar.
     c. Per tanggal 30 Oktober 2023, nilai pasar saham GOTO sebesar Rp56,00 per saham, sehingga
        penambahan jumlah rugi yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi pada GOTO
        adalah sebesar Rp688 miliar.




                                                                    113

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.39 MB
Published31 Oct 2023
Pages116
Characters533,903
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result