Skip to content
Back to announcement

20231031_BMRI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483319_lamp1.pdf

Other Text extracted BMRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1 OCR 0.913
Nomor 1 HBK.CSC/CMA. 4441/2023
Tanggal 1 81 Oktober2023
Lampiran — : 1 (satu) set

Kepada Yth.

PT. Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 —53
Jakarta 12190

Po
mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Plaza Mandiri

Jl. Jend, Gatot Subroto Kav. 36-38
Jakarta 12190, Indonesia

Tel. (62-21) 526 5045, 526 5095
Fax. (62-21) 527 4477, 527 5577
www.bankmandiri.co.id

Perihal Penyampaian Laporan Insidental mengenai Pemaparan Kinerja Perseroan

Dengan hormat,

Menunjuk perihal tersebut di atas dan mengacu pada ketentuan Butir III.2.1.12 Peraturan Bursa
No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi (“Peraturan Bursa I-£”), bersama ini kami
sampaikan bahwa Perseroan telah melaksanakan pemaparan kinerja Triwulan III Tahun 2023

kepada awak media pada hari Senin tanggal 30 Oktober 2023.

Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Bursa I-E,
terlampir kami sampaikan materi press release pemaparan kinerja Triwulan III Tahun 2023

dimaksud.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk.
CORPORATE SECRETARY GROUP |) v

Rudi As Aturridha
Senlor Vice President
Page 2 OCR 0.948
PP
mandiri

Siaran Pers

Fenomenal ! Bank Mandiri Catatkan Total Aset di Kuartal III 2023 Tembus Rp 2.007 Triliun,

Rekor Baru di Indonesia

Jakarta, 30 Oktober 2023 - Bank Mandiri berhasil mencatatkan kinerja keuangan impresif di kuartal III
2023, selaras dengan kondisi perekonomian Indonesia yang masih solid, serta diikuti dengan transformasi
bisnis yang menyeluruh. Bank berkode emiten BMRI ini pun berhasil menorehkan rekor sebagai bank
pertama di Indonesia dengan total aset konsolidasi yang menembus Rp 2.007 triliun per September 2023
atau tumbuh 9,11?6 bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (YoY).

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, kenaikan total aset tersebut ikut didorong
oleh laju pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang mampu tumbuh positif. Tercatat, Bank
Mandiri berhasil menyalurkan kredit secara konsolidasi sebesar Rp 1.315,92 triliun pada September 2023
dari posisi setahun sebelumnya sebesar Rp 1.167,51 triliun atau tumbuh 12,7196 Yoy.

“Dalam mendorong pertumbuhan bisnis, Bank Mandiri terus berfokus dalam peningkatan pelayanan
dengan memberikan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah. Terutama
dengan mendorong sektor yang prospektif di setiap wilayah,” ujar Darmawan dalam Konferensi Pers
Paparan Kinerja Kuartal Ill 2023 di Jakarta, Senin (30/10).

Bila dirinci, kredit Bank Mandiri pun berhasil menorehkan pertumbuhan positif di seluruh segmen.
Terutama dari penyaluran kredit di segmen komersial yang naik signifikan sebesar 18,559 secara YoY
menjadi Rp 222,3 triliun di akhir kuartal III 2023 dan kredit segmen SME (Small Medium Enterprise) yang
mencapai Rp 74,16 triliun atau naik 11,7396 dari tahun periode yang sama tahun lalu.

Selaras dengan pertumbuhan kedua segmen tersebut, kredit Bank Mandiri di segmen mikro turut
mencatatkan realisasi positif dengan pertumbuhan mencapai 10,094 YoY dari Rp 146,6 triliun di
September 2022 menjadi Rp 1614 triliun pada akhir September 2023. Di samping itu, daya beli
masyarakat yang masih solid turut mendukung pertumbuhan dari sisi kredit konsumer Bank Mandiri yang
mencapai 12,0446 YoY menjadi Rp 109,3 triliun di kuartal III 2023.

Sementara itu, kredit korporasi Bank Mandiri tetap menjadi penyumbang portofolio kredit terbesar
perseroan, dengan realisasi mencapai Rp 449 triliun dan tumbuh 9,559 secara YoY. Pertumbuhan kredit
ini beriringan dengan kinerja keuangan perseroan yang semakin solid. Tercermin dari laba bersih Bank
Mandiri secara konsolidasi melesat 27,496 YoY menjadi Rp 39,1 triliun hingga September 2023.

Darmawan menyampaikan, pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari strategi Bank Mandiri yang
berfokus pada ekosistem baik dari sisi pembiayaan maupun pendanaan. “Ke depan, tentunya Bank
Mandiri akan terus berinovasi dan bertransformasi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik. Lewat
Page 3 OCR 0.946
- po
mandiri

pemetaan bisnis yang tepat, kami yakin Bank Mandiri akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bank
yang unggul dan berdaya saing di tingkat regional maupun global,” terang Darmawan.

Konsisten Transformasi Digital

Lebih lanjut Darmawan menambahkan upaya transformasi digital Bank Mandiri juga telah membuahkan
hasil yang positif. Bank yang baru menginjak usia ke-25 pada 2 Oktober 2023 ini juga telah meluncurkan
tiga layanan digital teranyar perseroan. Antara lain, kehadiran aplikasi wirausaha yang memudahkan
nasabah pebisnis yaitu Livin' Merchant, tampilan baru yang lebih menarik dari Livin' Sukha dan fitur
terbaru Kopra by Mandiri bertajuk Kopra Beyond Borders yang ditujukan untuk memudahkan nasabah
wholesale dalam bertransaksi di luar negeri.

"Momentum HUT ke-25 Bank Mandiri semakin memantapkan nilai perusahaan hari ini dan sepuluh tahun
ke depan. Langkah transformasi bisnis ini kami lakukan agar Bank Mandiri dapat terus memberikan nilai
lebih bagi nasabah di seluruh segmen dan berdampak positif terhadap perekonomian
masyarakat,"terangnya.

Komitmen Bank Mandiri dalam mendorong digitalisasi ini juga telah membukukan pertumbuhan yang
signifikan. Salah satunya, Super App Livin' by Mandiri yang menjadi andalan perseroan dalam memenuhi
kebutuhan transaksi finansial dan non finansial nasabah ritel telah diunduh lebih dari 32 juta kali sejak
diluncurkan.

Dari sisi jumlah pengguna, Livin' by Mandiri juga terus mencatat kenaikan sebesar 5596 secara YoY di
September 2023 menjadi 21 juta pengguna aktif. Berkat inovasi yang terus dilakukan, Livin” by Mandiri
telah mampu mengelola lebih dari 2,02 miliar transaksi secara year to date per akhir September 2023,
melesat 464 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk layanan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri, telah berhasil mengelola
Rp 13.950 triliun transaksi hingga September 2023 atau tumbuh 1,3 kali lipat sejak rilis pada Oktober 2021.
Pertumbuhan pengguna Kopra by Mandiri, yang kini juga telah hadir dalam versi mobile app, juga
meningkat 13294 YoY menjadi 158 ribu lebih pengguna.

“Kehadiran Livin” dan Kopra by Mandiri juga turut menyumbang pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK)
khususnya dana murah yang signifikan. Ini membuktikan bahwa transformasi digital yang dilakukan Bank
Mandiri telah berhasil berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dengan tren yang terus
membaik,” imbuh Darmawan.

Benar saja, total dana pihak ketiga (DPK) secara konsolidasi Bank Mandiri tumbuh positif 6,696 YoY dari Rp
1.361,3 triliun di September 2022 menjadi Rp 1.451,7 triliun di akhir September 2023 yang ditopang oleh
dana murah atau current account and saving account (CASA). Total dana murah Bank Mandiri yakni
Tabungan dan Giro berhasil menembus Rp 1.070 triliun, naik sebesar 12,8 secara YoY.
Page 4 OCR 0.942
PEP
mandiri

Rasio dana murah atau CASA Ratio Bank Mandiri praktis terkerek naik menjadi 73,739 secara konsolidasi
dan 78,876 secara bank only di September 2023. Membaik bila dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya yang masing-masing sebesar 69,73Y6 secara konsolidasi dan 73,24 secara bank only.

Tidak berhenti di situ, transformasi digital Bank Mandiri juga dilakukan dengan merilis aplikasi Livin'
Merchant untuk mendigitalisasi transaksi pembayaran di merchant usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM). Sejak diluncurkan pada 12 Juni 2023 Livin' Merchant telah diunduh oleh lebih dari 1,5 juta
UMKM hingga 19 Oktober 2023.

Fitur ini menurut Darmawan telah memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan
potensi usahanya. “Produk terbaru ini adalah bukti komitmen Bank Mandiri dalam memberikan
pengalaman perbankan yang lebih baik dan inovatif bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus
melanjutkan pendekatan kepada para pelaku UMKM agar aplikasi ini dapat semakin memberikan nilai
tambah yang optimal dan sesuai dengan harapan masyarakat,” jelasnya.

Melalui konsistensi pengembangan bisnis dan transformasi digital, saham Bank Mandiri (BMRI) telah
berhasil menorehkan kinerja positif. Secara year to date (YtD) hingga 29 September 2023, kenaikan nilai
saham BMRI tercatat lebih tinggi bila dibandingkan dengan IHSG dan bank besar lainnya yakni mencapai
214K YtD.

Kualitas Aset Terjaga

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bank Mandiri konsisten menjaga kualitas aset. Hal ini tercermin
dari posisi non performing loan (NPL) bank only yang melandai ke level 1,364 per September 2023. Posisi
tersebut jauh lebih baik jika dibandingkan periode September 2022 di level 2,26 atau telah turun sebesar
90 basis poin (bps).

Dalam menjaga kualitas aset, Bank Mandiri juga telah membentuk pencadangan yang memadai. “Sampai
dengan September 2023 kami telah menyiapkan pencadangan yang cukup, dengan NPL Coverage ratio
bank only mencapai 339,3496, meningkat dari posisi September 2022 yang sebesar 292,284,” tutur
Darmawan.

Adapun, sampai dengan akhir September 2023, posisi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 Bank
Mandiri makin landai menjadi Rp 23,8 triliun. Jumlah ini sudah jauh lebih rendah dari September 2022 di
posisi Rp 45,6 triliun, atau menurun -47,814 secara YoY.

Penurunan ini menurut Darmawan, didorong oleh pelunasan dan pembayaran cicilan debitur, dan bisnis
para debitur yang sudah kembali normal. Berkat disiplin dalam mengimplementasikan manajemen risiko,
biaya kredit atau cost of credit (CoC) Bank Mandiri secara bank only pun berhasil ditekan menjadi 0,734
per September 2023. Jauh lebih baik bila dibandingkan periode setahun sebelumnya 1,309.
Page 5 OCR 0.956
-po
mandiri

Peran Bank Mandiri Sebagai Agen Pembangunan

Sebagai agent of development, Bank Mandiri juga terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam
pembangunan nasional, yang tercermin dari penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sampai dengan
September 2023, baki debet KUR mencapai Rp 60,59 triliun.

Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga telah membantu membukakan akses masyarakat yang sebelumnya
unbanked kepada layanan perbankan melalui dukungan 132 ribu Mandiri agen yang menjangkau 2,75 juta
nasabah.

Bank Mandiri juga telah menerapkan tiga pilar implementasi nilai lingkungan (environmental), sosial
(social), dan tata kelola (governance) atau ESG. Ketiga pilar ini, terang Darmawan menjadi target
perseroan dalam mendukung ekosistem berkelanjutan.

Hasilnya, sampai dengan September 2023, Bank Mandiri telah menyalurkan portofolio berkelanjutan
sebesar Rp 253 triliun atau 24,94 dari total kredit perseroan. Dari portofolio tersebut, penyaluran
terbesar masuk ke sektor UMKM dan kegiatan sosial sebesar Rp 131 triliun, disusul oleh sektor pertanian
berkelanjutan Rp 97,9 triliun.

“Pembiayaan hijau atau green financing ini telah diarahkan untuk fokus ke sektor berkelanjutan, seperti
sektor perkebunan yang telah tersertifikasi ISPO atau RSPO, energi baru dan terbarukan seperti
pembangkit listrik bertenaga hydro, geothermal, transportasi, hingga ekosistem kendaraan listrik dari
hulu ke hilir,” papar Darmawan.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri konsisten mendukung transisi menuju Indonesia Net Zero Emission (NZE)
2060 yang menjadi komitmen masyarakat global termasuk Indonesia. Untuk, itu, Bank Mandiri baru saja
merilis Digital Carbon Tracking yang memungkinkan seluruh stakeholder melihat secara real-time jumlah
karbon yang dihasilkan dan emisi yang berhasil dikurangi perseroan secara operasional.

Tentang Bank Mandiri

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada
nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Hubungan Kelembagaan, Commercial, Micro & SME,
Consumer Banking, Treasury dan International Banking. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan
beragam perusahaan anak untuk menyediakan bermacam produk dan jasa serta mendukung bisnis
utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia (perbankan
Syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa),
Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance
(jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial
institution), dan Mandiri Capital Indonesia (pembiayaan modal ventura).

Dalam ekspansi bisnis, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan digital yang
mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah korporasi dan retail. Kopra by Mandiri merupakan solusi
Page 6 OCR 0.940
tee
mandiri

digital bagi industri nasional yang menyatukan para korporasi sampai pelaku usaha kecil menengah dalam
suatu ekosistem digital single access yang sangat mudah dan solutif seperti layanan Cash Management,
Forex, Trade & Guarantee, Supply Chain Management, Virtual Account sampai solusi keuangan
terintegrasi berbasis Application Programming Interface (API). Sedangkan layanan digital retail meliputi
aplikasi Livin' by Mandiri, kartu prabayar Mandiri e-money, serta layanan informasi berbasis kecerdasan
buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di «62 811-84-
14000.

Hingga September 2023, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 2.253
kantor cabang, termasuk cabang digital (smart branch), 2.236 kantor mikro (unit & kios mikro). Layanan
distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 13.068 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link,
ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang
meliputi New Livin' by Mandiri, SMS Banking dan Cal/ Center 14000.

Informasi detail tentang Bank Mandiri bisa diakses melalui www.bankmandiri.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.15 MB
Published31 Oct 2023
Pages6
Characters13,681
Text sourceOCR
OCR confidence0.941

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result