Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 40
Page 1
Nomor Surat L.FIF/Corp-Sec/443/X/2023
Nama Emiten PT Federal International Finance
Kode Emiten FIFA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Federal International Finance yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Federal International Finance bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Federal International Entity name
Finance
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas FIFA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA399 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,526.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 547,678 618,239 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
32,533,627 31,271,743
konsumen pihak ketiga receivables third parties
Piutang lainnya 204,323 119,387 Other receivables
Biaya dibayar dimuka 141,936 68,564 Prepaid expenses
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
57,681 65,623
pajak
Tagihan derivatif 255,690 403,703 Derivative receivables
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in associates
64,757 78,120
asosiasi
Aset pajak tangguhan 301,533 343,804 Deferred tax assets
Aset ijarah 3,105,487 885,550 Ijarah assets
Aset tetap Property, plant, and
697,471 687,723
equipment
Jumlah aset 37,910,183 34,542,456 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 0 14,393 Derivative payables
Utang asuransi 626,475 554,609 Insurance payables
Utang dealer 500,264 512,275 Dealer payables
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang Borrowings third
15,032,589 15,039,391
diterima pihak ketiga parties
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
268,789 247,002
kerja obligations
Beban akrual 1,119,101 979,874 Accrued expenses
Utang pajak 398,487 434,747 Taxes payable
Liabilitas lainnya 178,131 179,375 Other liabilities
Jumlah liabilitas 26,384,779 23,420,939 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 280,000 280,000 Common stocks
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
4,661 ( 16,904 )
arus kas hedges
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Cadangan General and
11,100 10,100
umum dan wajib legal reserves
Saldo laba yang Unappropriated
Page 5
belum ditentukan 11,229,643 10,848,321 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
11,525,404 11,121,517
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 11,525,404 11,121,517 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
37,910,183 34,542,456
ekuitas
Page 6
[8322000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance income
147,189 111,264
keuangan
Pendapatan dari ijarah 729,180 41,726 Income from ijarah
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from consumer
6,798,150 6,469,255
pembiayaan konsumen financing
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan associates accounted for
( 13,363 ) ( 14,867 )
menggunakan metode using equity method
ekuitas
Pendapatan lainnya 12,271 10,851 Other income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 1,176,669 ) ( 946,482 ) Interest and finance costs
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 556,525 ) ( 772,729 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee benefit
( 1,040,358 ) ( 881,884 )
karyawan (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 531,101 ) ( 753,513 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil alih ( 302,864 ) ( 163,917 ) property and equipment,
dan aset ijarah foreclosed assets and ijarah
assets
Beban lainnya ( 170,480 ) ( 124,074 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
3,895,430 2,975,630
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 864,722 ) ( 659,492 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
3,030,708 2,316,138
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 3,030,708 2,316,138 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan ( 187 ) 128 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, before tax
sebelum pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 187 ) 128 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
Page 7
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, 27,647 95,571 flow hedges, before tax
sebelum pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 27,647 95,571 that may be reclassified
ke laba rugi, sebelum to profit or loss, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 27,460 95,699 income, before tax
sebelum pajak
Pajak atas pendapatan Tax on other comprehensive
( 6,041 ) ( 21,054 )
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah 21,419 74,645 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 3,052,127 2,390,783 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
3,030,708 2,316,138
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 0 0 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 3,052,127 2,390,783 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 0 0 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 3,373 8,272 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 3,373 8,272 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
nilai arus kas penggunaannya-cadangan
penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Appropriated retained
Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks earnings-general and legal Equity
hedges earnings parent entity
reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
280,000 ( 16,904 ) 10,100 10,848,321 11,121,517 11,121,517
period
Posisi ekuitas, awal periode 280,000 ( 16,904 ) 10,100 10,848,321 11,121,517 11,121,517 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 3,030,708 3,030,708 3,030,708 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 21,565 ( 146 ) 21,419 21,419 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000 ( 1,000 ) 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 2,648,240 ) ( 2,648,240 ) ( 2,648,240 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 280,000 4,661 11,100 11,229,643 11,525,404 11,525,404 Equity position, end of the period
Page 9
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Saldo laba yang telah
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
(kerugian) investasi Cadangan lindung ditentukan Kepentingan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
pada instrumen nilai arus kas penggunaannya-cadangan non-pengendali
penggunaannya entitas induk
ekuitas umum dan wajib
Reserve of gains
Appropriated retained
(losses) from Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks earnings-general and legal Non-controlling interests Equity
investments in equity hedges earnings parent entity
reserves
instruments
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 280,000 0 ( 87,629 ) 9,100 9,050,194 9,251,665 0 9,251,665 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 280,000 ( 87,629 ) 9,100 9,050,194 9,251,665 0 9,251,665 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 2,316,138 2,316,138 0 2,316,138 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 74,545 100 74,645 74,645 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000 ( 1,000 ) 0 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 864,360 ) ( 864,360 ) ( 864,360 ) Distributions of cash dividends
Transaksi ekuitas lainnya ( 525,560 ) ( 525,560 ) 0 ( 525,560 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 280,000 0 ( 13,084 ) 10,100 9,975,512 10,252,528 0 10,252,528 Equity position, end of the period
Page 10
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from consumer
34,856,051 30,079,479
pembiayaan konsumen financing
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk Payments for consumer
( 27,214,944 ) ( 20,320,413 )
pembiayaan konsumen financing
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
7,641,107 9,759,066
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan dari kerjasama Received from loan
penerusan pinjaman dan 520,196 619,902 channeling and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Pembayaran untuk kerjasama Payments for loan channeling
penerusan pinjaman dan ( 810,983 ) ( 1,724,173 ) and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Penerimaan bunga dari Interests received from
17,761 24,918
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 1,154,806 ) ( 1,010,997 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
803,860 684,568
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 7,065,492 ) ( 6,122,678 ) from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 48,357 ) 2,230,606
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
371 493
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 193,403 ) ( 176,919 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas ( 75,000 ) interests in associates
asosiasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 82,420 ) ( 80,339 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 275,452 ) ( 331,765 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 41,464,875 20,330,340 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 41,319,702 ) ( 20,707,454 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
Page 11
pembiayaan ( 36,536 ) ( 37,660 ) liabilities
Penerimaan surat berharga Proceeds from debt securities
4,000,000 2,000,000
utang
Pembayaran surat berharga Payments of debt securities
( 1,193,027 ) ( 3,362,128 )
utang
Pembayaran biaya penerbitan Payments of debt securities
( 13,746 ) ( 5,994 )
surat berharga utang issuance costs
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 2,648,240 ) ( 864,360 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
253,624 ( 2,647,256 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 70,185 ) ( 748,415 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
618,239 901,183
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 376 ) ( 260 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
547,678 152,508
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan "Laporan keuangan ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar statements
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Keputusan Ketua Bapepam-LK (efektif 1 Januari
2013, OJK telah mengambil alih fungsi dari Bapepam-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012
yang merupakan perubahan terakhir atas Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP 554/BL/2010
tanggal 30 Desember 2010 dan Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-06/PM/2000 tanggal 13 Maret
2000 yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang ?Pedoman Penyajian Laporan Keuangan?. Laporan
keuangan disusun berdasarkan konsep harga perolehan, kecuali untuk instrumen derivatif yang diukur
berdasarkan nilai wajar. Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali
laporan arus kas. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas ke dalam kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan
arus kas, kas dan setara kas mencakup kas dan kas di bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.Seluruh angka dalam laporan keuangan ini dibulatkan
dan disajikan dalam jutaan Rupiah (?Rp?) yang terdekat, kecuali dinyatakan lain. Lihat Catatan 2q
untuk informasi mata uang fungsional. Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja
keuangan Perseroan, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan
beban telah disajikan secara terpisah.Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Perseroan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi
atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
diungkapkan di Catatan 3."
Kas dan setara kas Kas dan setara kas mencakup kas dan kas di bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan tidak Cash and cash equivalents
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.
Aset tetap Aset tetap, kecuali tanah, diakui sebesar harga perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan Fixed assets
sesuai dengan PSAK 16 ? Aset Tetap. Harga perolehan mencakup pengeluaran yang terkait secara
langsung dengan perolehan aset tetap.Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai
bagian biaya akuisisi tanah, dan biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Penyusutan aset tetap
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi masa manfaat, sampai dengan
nilai residunya, Biaya pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan tambahan manfaat
ekonomis dikapitalisasi pada aset yang bersangkutan dan disusutkan. Perseroan menganalisa fakta
dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk
masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu
kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
Page 13
pengendalian atas aset pendasar kepada Perseroan, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan
aset pendasar, Perseroan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa
berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?, kecuali jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
tanah, maka Perseroan menerapkan PSAK 16, ?Aset tetap?. Apabila nilai tercatat aset tetap lebih
besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset tersebut diturunkan menjadi sebesar
nilai yang dapat diperoleh kembali, yang ditentukan berdasarkan nilai tertinggi antara nilai wajar
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya
pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap
(dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap)
dimasukkan dalam laporan laba rugi pada periode berjalan aset tetap tersebut dihentikan
pengakuannya. Sesuai dengan PSAK 16, Perseroan memilih untuk menggunakan metode biaya.
Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai residual ditelaah pada setiap akhir periode/tahun
pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Perseroan melakukan tinjauan atas piutang yang diberikan pada setiap tanggal laporan untuk Impairment of non-financial assets
melakukan penilaian atas penyisihan kerugian penurunan nilai yang telah dicatat. Pertimbangan
manajemen diperlukan dalam menentukan tingkat cadangan yang dibutuhkan. Perseroan melakukan
estimasi penyisihan kerugian penurunan nilai secara kolektif atas eksposur piutang yang diberikan.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif meliputi kerugian kredit yang melekat pada
portofolio piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan dengan karakteristik ekonomi
yang serupa berdasarkan estimasi kerugian kredit ekspektasian atas portofolio piutang, namun
penurunan nilai secara individu belum dapat diidentifikasi. Dalam menentukan perlunya untuk
membentuk cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif, manajemen mempertimbangkan
faktor-faktor seperti kualitas kredit, besarnya portofolio, konsentrasi kredit, dan faktor-faktor ekonomi.
Dalam mengestimasi cadangan yang dibutuhkan, asumsi-asumsi dibuat untuk menentukan model
kerugian bawaan dan untuk menentukan parameter input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman
historis dan keadaan ekonomi saat ini. Ketepatan dari cadangan ini bergantung pada asumsi model
dan parameter yang digunakan dalam penentuan cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif.
Beban tangguhan "Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui laba rugi, kecuali jika pajak Deferred charges
tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui pendapatan komprehensif lain atau
langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan
komprehensif lain atau ekuitas. Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang
berlaku atau yang secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di negara dimana
Perseroan beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak. Manajemen secara periodik
mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (?SPT?) sehubungan dengan
situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Aset
pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di masa depan akan
memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang masih dapat dimanfaatkan."
Pengakuan pendapatan dan beban Penghasilan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan dengan interest bearing, Revenue and expense recognition
masing-masing dicatat dalam ?penghasilan pembiayaan konsumen dan penghasilan bunga? serta
?beban bunga? di dalam laporan laba rugi menggunakan metode suku bunga efektif. Metode suku
bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan penghasilan bunga atau beban
bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur
Page 14
dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk
memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung
suku bunga efektif, Perseroan mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di
masa datang. Perhitungan ini mencakup biaya transaksi. Penghasilan margin pembiayaan Murabahah
diakui berdasarkan metode effective rate of return selama jangka waktu tertentu.Penghasilan margin
pembiayaan Murabahah diakui berdasarkan metode effective rate of return selama jangka waktu
tertentu. Penghasilan dan beban lainnya diakui pada saat terjadinya, menggunakan dasar akrual.
Pendapatan dan beban dicatat antara lain sesuai dengan PSAK 72 ? Pendapatan dari Kontrak dengan
Pelanggan dan PSAK 71 ? Instrumen Keuangan
Penjabaran mata uang asing Laporan keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Foreign currency translation
Perseroan.
Transaksi dengan pihak berelasi "Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK No. 7 tentang Transactions with related parties
?Pengungkapan Pihak-pihak yang Berelasi?, yang dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah orang
atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut: a. Orang atau anggota keluarga
terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau
pengendalian bersama terhadap entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas
pelapor; atau iii. personal manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk pelapor. b. Suatu entitas
berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai berikut: i. entitas dan entitas pelapor
adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak
berikutnya terkait dengan entitas lain); ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama
bagi entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, dimana entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii. kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v. entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari suatu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan
entitas pelapor; vi. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam butir (a); vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan terhadap
entitas atau anggota manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas)."
Pajak penghasilan Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas untuk semua Income taxes
perbedaan temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan
nilai tercatatnya pada laporan keuangan. Namun, liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui
jika berasal dari pengakuan awal goodwill. Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika
pajak penghasilan tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas
dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak. Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang sudah diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode
pelaporan dan diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi
atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.
Imbalan kerja karyawan "Imbalan kerja jangka pendek: Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada Employee benefits
karyawan. Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja lainnya: Perseroan memiliki program pensiun
imbalan pasti dan iuran pasti. Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang
Page 15
menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, yang
biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi
(Dana Pensiun Astra 1). Program pensiun iuran pasti adalah program pensiun dimana Perseroan akan
membayar iuran tetap kepada sebuah entitas yang terpisah (dana pensiun) (Dana Pensiun Astra
2).Perseroan diharuskan menyediakan imbalan pensiun minimum yang diatur dalam UU Cipta Kerja
No. 11/2020, PP 35/2021 dan peraturan perseroan tentang imbalan pasca-kerja (?IPK?) (2020: UU No.
13/2003), yang merupakan liabilitas imbalan pasti. Liabilitas imbalan pensiun merupakan nilai kini
liabilitas imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program.
Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode
projected unit credit. Liabilitas imbalan pensiun merupakan nilai kini liabilitas imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program. Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap
tahun oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit. Pengukuran
kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya. Akumulasi pengukuran kembali dilaporkan di
saldo laba. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian dari
kurtailmen atau penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba rugi ketika kurtailmen atau
penyelesaian tersebut terjadi. Perseroan memberikan imbalan pasca kerja lainnya, seperti uang pisah,
cuti masa persiapan pensiun dan uang penghargaan. Imbalan berupa uang pisah, dibayarkan kepada
karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela, setelah memenuhi minimal masa kerja tertentu.
Cuti masa persiapan pensiun umumnya diberikan tiga atau enam bulan sebelum memasuki usia
pensiun. Imbalan berupa uang penghargaan diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia
pensiun. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan metodologi yang sama dengan metodologi yang
digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti. Imbalan jangka panjang lainnya:
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti berimbalan jangka panjang dan penghargaan jubilee
dihitung dengan menggunakan metode projected unit credit dan didiskontokan ke nilai kini. Imbalan ini
dihitung dengan menggunakan metodologi yang sama dengan metodologi yang digunakan dalam
perhitungan program pensiun imbalan pasti, kecuali untuk pengukuran kembali yang diakui pada laba
rugi. "
Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham Earnings per share
biasa yang beredar pada periode yang bersangkutan. Laba per saham dilusian adalah sama dengan
laba per saham dasar dikarenakan Perseroan tidak memiliki saham dilusian.
Dividen Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai liabilitas dalam laporan Dividends
keuangan pada saat dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham Perseroan. Pembagian
dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi
sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan.
Pelaporan segmen "Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: i. yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang Segment reporting
memperoleh penghasilan dan menimbulkan beban (termasuk penghasilan dan beban yang terkait
dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); ii. hasil operasinya dikaji ulang
secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan iii. tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan. Perseroan menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang disiapkan
Page 16
secara internal untuk pengambil keputusan operasional. Pengambil keputusan operasional Perseroan
adalah Direksi. Segmen operasi Perseroan disajikan berdasarkan segmen produk usaha yang terdiri
dari: kendaraan bermotor, elektronik dan lain-lain. Segmen geografis Perseroan berdasarkan lokasi
operasi Perseroan yang terdiri dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera,
Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, Bali, NTT dan NTB (lihat Catatan 28)."
Instrumen keuangan derivatif "Derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai wajar pada tanggal kontrak derivatif disepakati dan Derivative financial instruments
selanjutnya diukur kembali sebesar nilai wajarnya. Metode untuk mengakui keuntungan atau kerugian
yang dihasilkan tergantung apakah derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika
demikian, sifat item yang dilindung nilai. Perseroan menetapkan derivatif tertentu sebagai: (a) lindung
nilai atas nilai wajar aset atau liabilitas yang diakui atau komitmen pasti yang belum diakui (lindung nilai
wajar); atau (b) lindung nilai risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas atau transaksi yang
diperkirakan kemungkinan besar terjadi (lindung nilai arus kas). Pada awal hubungan lindung nilai,
Perseroan mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dengan item yang dilindung
nilai, beserta tujuan manajemen risiko dan strategi pelaksanaan transaksi lindung nilai. Perseroan juga
mendokumentasikan penilaiannya, pada saat dimulainya lindung nilai dan secara berkesinambungan,
apakah derivatif yang digunakan dalam transaksi lindung nilai sangat efektif dalam menghapus
dampak perubahan nilai wajar atau arus kas item yang dilindung nilai. Nilai wajar penuh derivatif
lindung nilai diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo
yang tersisa untuk item yang dilindung nilai melebihi 12 bulan, dan sebagai aset lancar atau liabilitas
jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Derivatif yang diperdagangkan
diklasifikasikan sebagai aset lancar atau liabilitas jangka pendek. (a) Lindung nilai atas nilai wajar
Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai atas nilai
wajar dicatat pada laporan laba rugi, bersama dengan perubahan nilai wajar aset atau liabilitas yang
dilindung nilai terkait dengan risiko yang dilindung nilai. Perseroan hanya menerapkan akuntansi
lindung nilai atas nilai wajar untuk lindung nilai risiko bunga tetap pada pinjaman. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari bagian yang efektif atas swap tingkat bunga sebagai instrumen lindung nilai
pinjaman dengan suku bunga tetap diakui pada laporan laba rugi dalam ?biaya keuangan?, bersama
dengan perubahan pada nilai wajar atas lindung nilai pinjaman bunga tetap yang diatribusikan pada
risiko tingkat bunga. Keuntungan atau kerugian terkait dengan bagian yang tidak efektif diakui pada
laporan laba rugi dalam ?(kerugian)/keuntungan lain-lain - neto?. Jika lindung nilai tidak lagi memenuhi
kriteria akuntansi lindung nilai, penyesuaian nilai tercatat item yang dilindung nilai, dimana metode
suku bunga efektif digunakan, diamortisasi pada laporan laba rugi selama periode sampai dengan
jatuh tempo."
Penerapan standar akutansi baru "Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan standar The implementation of new statements of
baru, amendemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai accounting standards
pada 1 Januari 2022 sebagai berikut: - Amendemen PSAK 1: ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang
pengungkapan kebijakan akuntansi yang mengubah istilah ?signifikan? menjadi ?material? dan
memberi penjelasan mengenai kebijakan akuntansi material?; - Amendemen PSAK 1: ?Penyajian
Laporan Keuangan? tentang klasifikasi liabilitas; - Amendemen PSAK 25: ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? tentang definisi ?estimasi akuntansi? dan
penjelasannya?; - Amendemen PSAK 16: ?Aset Tetap? tentang hasil sebelum penggunaan yang
diintensikan; - Amendemen PSAK 46: ?Pajak Penghasilan? tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal yang diadopsi dari Amendemen IAS 12: ?Income Taxes
tentang Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction?; dan -
Amendemen PSAK 107: ?Akuntansi Ijarah?. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari
2023. - Amendemen PSAK 1: ?Penyajian Laporan Keuangan? terkait liabilitas jangka panjang dengan
kovenan; dan - Amendemen PSAK 73: ?Sewa? terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan
Page 17
sewa-balik. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2024. - PSAK 74 ?Kontrak Asuransi?
- Amendemen PSAK 74 ?Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
Informasi Komparatif?; Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025.Pada saat
penerbitan laporan keuangan, Perseroan masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Perseroan.'"
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar
(market participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di
pasar yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen
keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Nilai wajar
untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan nilai pasar yang
berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan menggunakan harga yang dipublikasikan secara rutin
dan berasal dari sumber yang terpercaya, seperti quoted market price atau broker?s quoted price dari
Bloomberg dan Reuters ? pihak ketiga. Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif,
jika harga kuotasi tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek
(dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service or regulatory
agency), dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu
transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia.
Indikasi-indikasi dari pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan
permintaan atau kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran dan permintaan dan hanya
terdapat beberapa transaksi terkini. Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar,
estimasi atas nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang
substansinya sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang didiskonto dengan tingkat suku bunga
pasar yang relevan. Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat pengakuan awal adalah harga transaksinya
(yaitu nilai wajar pembayaran yang diserahkan atau diterima), kecuali nilai wajar dari instrumen
tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan transaksi untuk instrumen yang sama di pasar terkini
yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa modifikasi atau re-packaging) atau berdasarkan teknik
penilaian dimana variabelnya hanya data dari pasar yang dapat diobservasi. Untuk instrumen
keuangan yang diukur menggunakan nilai wajar, Perseroan menggunakan hirarki nilai wajar yang
mencerminkan signifikansi input yang digunakan dalam melakukan pengukuran (tingkat 1, 2, dan 3)
seperti dijelaskan pada Catatan 30 (v).
Aset hak guna "Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung Right of use assets
sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan. Perseroan dapat memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk: - Sewa jangka-pendek; dan - Sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk menilai
apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perseroan
harus menilai apakah: - Perseroan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh
manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan Untuk menilai apakah kontrak memberikan
hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perseroan harus menilai apakah: -
Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perseroan memiliki hak
ini ketika Perseroan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan
untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan: 1. Perseroan memiliki hak untuk
mengoperasikan aset; 2. Perseroan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan. Pada tanggal
permulaan sewa, Perseroan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada
Page 18
biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya
langsung awal yang dikeluarkan. Aset hak-guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus
sepanjang jangka waktu sewa."
Piutang pembiayaan konsumen "Pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang bersih setelah Consumer financing receivables
dikurangi dengan bagian pembiayaan bersama dimana risiko kredit ditanggung pemberi pembiayaan
bersama sesuai dengan porsinya (without recourse), penghasilan pembiayaan konsumen yang belum
diakui dan penyisihan kerugian penurunan nilai. Penghasilan pembiayaan konsumen yang belum
diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari
pelanggan dengan jumlah pokok pembiayaan ditambah atau dikurangi biaya transaksi, yang akan
diakui sebagai penghasilan pembiayaan konsumen selama jangka waktu kontrak, menggunakan
metode suku bunga efektif. Penghasilan yang diterima oleh Perseroan sehubungan dengan perolehan
aset keuangan dan beban usaha yang terkait diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif.
Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk perlakuan akuntansi aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi."
Instrumen keuangan "Perseroan mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan kewajiban Financial instruments
keuangan. Aset keuangan Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya sebagai aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi (?FVTPL?). Perseroan tidak memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVOCI?). Perseroan
memiliki instrumen lindung nilai atas arus kas (lihat Catatan 2r). Klasifikasi ini tergantung pada model
bisnis Perseroan untuk mengelola aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus kas. Manajemen
menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada saat awal pengakuannya. 1. Aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika
aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual. Arus kas kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal
tertentu hanya berasal dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) atas jumlah pokok terutang. Pada
saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur dengan menggunakan suku bunga
efektif. Biaya transaksi mencakup seluruh imbalan/provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau
diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Tingkat suku bunga efektif
adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi arus kas di masa datang selama
perkiraan umur dari aset keuangan atau liabilitas keuangan (atau jika lebih tepat, digunakan periode
yang lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Pada saat
menghitung tingkat suku bunga efektif, Perseroan mengestimasi arus kas di masa datang dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, namun tidak
mempertimbangkan kerugian kredit di masa mendatang. Pendapatan bunga dari aset keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba/rugi dan diakui sebagai
?Pendapatan bunga?. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai
pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui didalam laporan laba rugi sebagai ?Penyisihan
kerugian penurunan nilai?. 2. Pengakuan Perseroan menggunakan akuntansi tanggal perdagangan
untuk mencatat seluruh transaksi aset keuangan yang lazim (reguler). Aset keuangan yang dialihkan
kepada pihak ketiga tetapi tidak memenuhi syarat penghentian pengakuan disajikan di dalam laporan
posisi keuangan sebagai ?Aset yang dijaminkan?, jika pihak penerima memiliki hak untuk menjual atau
mentransfer kembali. 3. Penilaian pembayaran pokok dan bunga semata (?SPPI?) Untuk tujuan
penilaian ini, 'pokok' didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal.
Page 19
'Bunga' didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang terutang selama periode waktu tertentu dan untuk risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya risiko likuiditas dan biaya administrasi), serta margin keuntungan. Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah SPPI, Perseroan mempertimbangkan ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk menilai apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, Perseroan mempertimbangkan: - Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas; - Fitur leverage; - Persyaratan pelunasan dipercepat dan perpanjangan fasilitas; - Ketentuan yang membatasi klaim Perseroan atas arus kas dari aset tertentu (seperti pinjaman non-recourse); dan - Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai waktu atas uang (seperti penetapan ulang suku bunga berkala). 4. Penilaian model bisnis Model bisnis mengacu pada bagaimana aset keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan arus kas untuk Perseroan. Arus kas mungkin dihasilkan dengan menerima arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Model bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di mana kelompok aset dikelola bersama untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak bergantung pada niat manajemen pada instrumen individual. Penentuan model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan semua bukti relevan yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada: - Bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi dan dilaporkan kepada manajemen. Tingkat pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi PSAK 71 harus konsisten dengan bagaimana portofolio aset dipisahkan dan dilaporkan kepada manajemen. - Risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit bisnis itu dan khususnya bagaimana risiko itu dikelola; dan - Bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi (berdasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang dikumpulkan).Perseroan dapat mereklasifikasikan seluruh aset keuangan yang terpengaruh jika dan hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan berubah. Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh Perseroan dan tidak dalam kondisi sangat tertekan atau 'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi yang tidak diharapkan oleh Perseroan untuk berlaku ketika aset diakui, klasifikasi aset keuangan yang ada dalam portofolio tidak disajikan secara tidak akurat, tetapi kondisi tersebut harus dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh di masa mendatang. Pemilihan model operasi dalam PSAK 71 dirancang sedemikian rupa sehingga akuntansi untuk instrumen di FVTPL adalah pilihan yang tepat/conscious Perubahan pada model bisnis atau pengenalan model bisnis baru ditentukan melalui proses persetujuan unit bisnis baru. 5. Penurunan nilai dari aset keuangan Probability of Default (?PD?) Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar, dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada point in time dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi. Perseroan menggunakan migration analysis method untuk penilaian penurunan nilai aset keuangan secara kolektif dengan menggunakan data historis 3 (tiga) tahun. Pada migration analysis method, manajemen menentukan estimasi periode antara terjadinya peristiwa dan teridentifikasinya kerugian untuk setiap portofolio yang diidentifikasi, yaitu 12 bulan. Loss Given Default (?LGD?) Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan (jika ada) dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. Perseroan mengestimasikan LGD berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang berasal dari jaminan terhadap aset keuangan dengan mempertimbangkan asumsi ekonomi di masa depan jika relevan.Exposure at Default (?EAD?) Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat gagal bayar dengan mempertimbangkan bahwa perubahan
Page 20
ekspektasi yang diharapkan selama masa eksposur. Hal ini menggabungkan dampak pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat, bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan jika relevan. Kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) 12 bulan (Stage 1) ECL diakui pada saat pengakuan awal instrumen keuangan dan merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal bayar di masa yang akan datang dalam kurun waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan. ECL terus ditentukan oleh dasar ini sampai timbul peningkatan risiko kredit yang signifikan pada instrumen tersebut atau instrumen tersebut telah mengalami penurunan nilai kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan peningkatan risiko kredit yang signifikan, maka ECL dihitung kembali berdasarkan basis dua belas bulan. Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2) Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (?SICR?) sejak pengakuan awal, kerugian kredit ekspektasian diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur aset. Peningkatan signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan membandingkan risiko gagal bayar atas eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar saat pengakuan awal (setelah memperhitungkan perjalanan waktu dari akun tersebut). Perubahan atas risiko gagal bayar dinilai signifikan atau tidak, dinilai menggunakan sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya bergantung pada tipe produk dan pihak lawan. Aset keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan tidak mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan.Perseroan menggunakan berbagai pengukuran kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR seperti berikut: 1. Akun-akun dengan 30 hari tunggakan (?DPD?); dan/atau 2. Akun-akun yang pernah menunggak 6 bulan sebelum tanggal pelaporan.Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar (Stage 3) Aset hanya akan dianggap mengalami penurunan nilai dan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya diakui, jika terdapat bukti objektif penurunan nilai yang dapat diobservasi. Faktor-faktor yang diobservasi ini serupa dengan indikator bukti objektif penurunan nilai pada PSAK 55, termasuk antara lain aset gagal bayar atau mengalami kesulitan keuangan yang signifikan atau mengalami forbearance atas kredit yang mengalami penurunan nilai (disebut sebagai ?aset Stage 3?). Pengukuran kerugian kredit ekspektasian di seluruh tahapan aset diperlukan untuk mencerminkan jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi menggunakan informasi yang wajar dan dapat didukung dengan peristiwa di masa lampau, kondisi saat ini dan proyeksi terkait dengan kondisi ekonomis di masa depan. Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai (atau gagal bayar) merupakan aset yang setidaknya telah memiliki tunggakan lebih dari 90 hari atas pokok dan/atau bunga. Aset keuangan juga dianggap mengalami penurunan nilai kredit dimana debitur kemungkinan besar tidak akan membayar dengan terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati yang memiliki dampak menurunkan jumlah estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut. Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian. Ketika pembiayaan konsumen tidak tertagih, kredit tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik penyisihan kerugian penurunan nilai. Kredit tersebut dapat dihapus buku setelah semua prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan. Beban penurunan nilai yang terkait dengan aset keuangan dengan kategori dimiliki hingga jatuh tempo dan pinjaman yang diberikan dan piutang diklasifikasikan ke dalam ?Penyisihan kerugian penurunan nilai?. Jika pada tahun berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara obyektif pada peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui (seperti meningkatnya peringkat kredit debitur), maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan menyesuaikan akun penyisihan. Jumlah pembalikan aset keuangan diakui pada laporan laba rugi. Penerimaan kemudian atas pembiayaan konsumen yang telah dihapusbukukan dikreditkan dengan menyesuaikan akun penyisihan kerugian penurunan nilai. Liabilitas keuangan Perseroan mengklasifikasikan liabilitas
Page 21
keuangannya dalam kategori (a) liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan
(b) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perseroan memiliki instrumen
lindung nilai atas arus kas (lihat Catatan 2r). Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan yang
diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan liabilitas keuangan tersebut dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui di
dalam laporan laba rugi sebagai ?Beban bunga dan keuangan?."
Penerapan standar akuntansi baru "Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan standar Adoption of new accounting standards
baru, amendemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai
pada 1 Januari 2022 sebagai berikut: - Amendemen PSAK 1: ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang
pengungkapan kebijakan akuntansi yang mengubah istilah ?signifikan? menjadi ?material? dan
memberi penjelasan mengenai kebijakan akuntansi material?; - Amendemen PSAK 1: ?Penyajian
Laporan Keuangan? tentang klasifikasi liabilitas; - Amendemen PSAK 25: ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? tentang definisi ?estimasi akuntansi? dan
penjelasannya?; - Amendemen PSAK 16: ?Aset Tetap? tentang hasil sebelum penggunaan yang
diintensikan; - Amendemen PSAK 46: ?Pajak Penghasilan? tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal yang diadopsi dari Amendemen IAS 12: ?Income Taxes
tentang Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction?; dan -
Amendemen PSAK 107: ?Akuntansi Ijarah?. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari
2023. - Amendemen PSAK 1: ?Penyajian Laporan Keuangan? terkait liabilitas jangka panjang dengan
kovenan; dan - Amendemen PSAK 73: ?Sewa? terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan
sewa-balik. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2024. - PSAK 74 ?Kontrak Asuransi?
- Amendemen PSAK 74 ?Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
Informasi Komparatif?; Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2025.Pada saat
penerbitan laporan keuangan, Perseroan masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Perseroan."
Page 22
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, akhir
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap
periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 50,146 50,146 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
259,028 17,804 ( 1,268 ) 275,564
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
0 0
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
1,625,472 168,066 ( 10,058 ) 1,783,480
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
101,301 7,533 ( 1,551 ) 107,283
langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 2,035,947 193,403 ( 12,877 ) 2,216,473 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0
assets
Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment,
0
guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
0
use assets
Bangunan, aset hak guna 768,319 82,420 850,739 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 2,412 2,412 equipment, rights of use
assets
Kendaraan bermotor, aset Motor vehicle, rights of use
405,057 36,837 441,894
hak guna assets
Page 23
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 1,175,788 119,257 1,295,045 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under
0
construction
Aset dalam penyelesaian 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
3,211,735 312,660 ( 12,877 ) 3,511,518
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 93 7 100 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold accumulated depreciation
187,700 13,687 ( 1,254 ) 200,133
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
0 0
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
1,406,119 160,388 ( 11,562 ) 1,554,945
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,784 112 ( 14 ) 1,896
langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,595,696 174,194 ( 12,830 ) 1,757,060 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0 0
assets
Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment,
0 0
guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
0 0
use assets
Bangunan, aset hak guna 622,957 88,041 710,998 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 2,412 2,412 equipment, rights of use
assets
Page 24
Kendaraan bermotor, aset Motor vehicle, rights of use
302,947 40,630 343,577
hak guna assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 928,316 128,671 1,056,987 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under
0
construction
Aset dalam penyelesaian 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
2,524,012 302,865 ( 12,830 ) 2,814,047
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
687,723 697,471
equipment
Page 25
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Entitas anak Penurunan
Aset tetap, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset Aset tetap,
baru aset (pemulihan)
awal periode aset tetap aset tetap tetap keuangan aset tetap akhir periode
tetap nilai aset tetap
tetap
Property, plant, Translation New Impairment Property,
Addition in Disposals in Reclassifications of Revaluation of
and equipment, adjustment in subsidiaries in (recovery) of plant, and
property, plant, property, plant, property, plant, and property, plant,
beginning property, plant, property, plant, property, plant, equipment,
and equipment and equipment equipment and equipment
period and equipment and equipment and equipment end period
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
50,146 50,146
perolehan, langsung owned amount, gross
kotor Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
244,683 21,032 ( 6,687 ) 259,028
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 0 equipment,
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0
langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 1,517,540 238,165 ( 130,233 ) 1,625,472 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 102,390 ( 1,089 ) 101,301 directly owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0
langsung owned
Dimiliki langsung 1,914,759 259,197 ( 138,009 ) 0 0 0 0 (0) 2,035,947 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
Page 26
guna 0 use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
638,075 130,244 768,319
hak guna use assets
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, office equipment,
2,412 2,412
aset hak guna rights of use
assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset hak 356,094 48,963 405,057 rights of use
guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0
guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
0
guna use assets
Aset hak guna Right of use
996,581 179,207 (0) 0 0 0 0 (0) 1,175,788
assets
Bangunan, dalam Building, assets
0
penyelesaian under construction
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
0
penyelesaian assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
0
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
2,911,340 438,404 ( 138,009 ) 0 0 0 0 (0) 3,211,735
and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
84 9 93
depresiasi langsung owned amount,
Bangunan dan Building and accumulated
fasilitasnya, leasehold depreciation
178,226 16,155 ( 6,681 ) 187,700
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
Page 27
peralatan, dimiliki 0 equipment,
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0
langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 1,331,729 204,592 ( 130,202 ) 1,406,119 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 2,842 31 ( 1,089 ) 1,784 directly owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0
langsung owned
Dimiliki langsung 1,512,881 220,787 ( 137,972 ) 0 0 0 0 (0) 1,595,696 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
0
guna use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
514,341 108,616 622,957
hak guna use assets
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, office equipment,
2,412 2,412
aset hak guna rights of use
assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset hak 246,323 56,624 302,947 rights of use
guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0
guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
0
guna use assets
Page 28
Aset hak guna 763,076 165,240 (0) 0 0 0 0 (0) 928,316 Right of use
assets
Bangunan, dalam Building, assets
0
penyelesaian under construction
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
0
penyelesaian assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
0
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
2,275,957 386,027 ( 137,972 ) 0 0 0 0 (0) 2,524,012
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
635,383 687,723
and equipment
Page 29
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, semua tanah yang dimiliki Perseroan telah Disclosure of notes for property, plant and
bersertifikat Hak Guna Bangunan (?HGB?) dan masa penggunaannya akan berakhir antara tahun equipment
2023 ? 2050. Direksi berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah,
karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung oleh bukti kepemilikan yang memadai. Aset
tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada PT Asuransi Astra Buana (pihak berelasi) terhadap
kemungkinan terjadinya kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan sejumlah Rp 445.806 pada tanggal 30 September 2023 (31 Desember 2022: Rp
439.461). Direksi berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut adalah cukup. Tidak terdapat aset
tetap yang dijaminkan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh
Perseroan. Berdasarkan laporan tertanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, penilaian atas
nilai wajar tanah dan bangunan yang dimiliki Perseroan di tahun 2022 dan 2021 dilakukan oleh Hari
Utomo dan Rekan, penilai independen yang telah teregistrasi pada OJK. Penilaian, yang dilakukan
sesuai dengan Standar Penilaian Internasional, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini yang
dilakukan dalam ketentuan-ketentuan yang wajar. Metode penilaian yang digunakan adalah Metode
Pendekatan Data Pasar. Pada tanggal 30 September 2023, nilai wajar (hierarki nilai wajar level 2)
tanah dan bangunan yang dimiliki Perseroan bernilai Rp 348.734 (31 Desember 2022: Rp 348.734).
Untuk aset tetap selain tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai wajar
dengan nilai tercatatnya. Direksi berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai yang permanen
atas aset tetap. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perseroan melakukan
peninjauan kembali atas masa manfaat, metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan
menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan atas metode dan asumsi tersebut. Seluruh aset tetap
yang ada pada tanggal pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas operasi Perseroan. Pada
tanggal 30 September 2023, terdapat aset tetap yang telah disusutkan penuh sebesar Rp 1.330.459
(31 Desember 2022: Rp 1.201.172). Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama periode yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah Rp 118.956
dan Rp 167.904.
Page 30
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Current Year
Page 31
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Prior Year
Page 32
[8612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry
Page 33
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang dalam mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
asing
Bonds payable, amount Total bonds payable, Due date for bonds
Bond name Currency Interest rate Interest rate type
in foreign currency gross payable
Nama obligasi 1 Obligasi Bond name 1
Berkelanjutan IV
IDR 0 645,442 7 Oktober 2023 0.0725 Fixed Rate
Tahap II Tahun 2020
Seri B
Nama obligasi 2 Obligasi Bond name 2
Berkelanjutan V
IDR 0 872,000 8 Juni 2024 0.0625 Fixed Rate
Tahap I Tahun 2021
Seri B
Nama obligasi 3 Obligasi Bond name 3
Berkelanjutan V
IDR 0 774,671 27 Oktober 2024 0.053 Fixed Rate
Tahap II Tahun 2021
Seri B
Nama obligasi 4 Obligasi Bond name 4
Berkelanjutan V
IDR 0 1,193,027 2021-04-05 0.035 Fixed Rate
Tahap III Tahun 2022
Seri A
Nama obligasi 5 Obligasi Bond name 5
Berkelanjutan V
IDR 0 806,973 25 Maret 2025 0.056 Fixed Rate
Tahap III Tahun 2022
Seri B
Nama obligasi 6 Obligasi Bond name 6
Berkelanjutan V
IDR 0 500,760 08 Nopember 2023 0.05 Fixed Rate
Tahap IV Tahun 2022
Seri A
Nama obligasi 7 Obligasi Bond name 7
Berkelanjutan V
IDR 0 676,240 28 Oktober 2025 0.068 Fixed Rate
Tahap IV Tahun 2022
Seri B
Nama obligasi 5,469,113 Bond name
Page 34
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Page 35
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
Bank loans by order Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 3,589,159 2,323,617 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 3,589,159 2,323,617 Currency
Bank Rakyat Indonesia Mata uang Currency Bank Rakyat Indonesia
0 0
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 2,748,463 3,120,618 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 2,748,463 3,120,618 Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk Mata uang 0 Currency Bank Syariah Indonesia Tbk
Bank Negara Indonesia Mata uang Currency Bank Negara Indonesia
0 0
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Jago Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Jago Tbk
Bank Permata Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Permata Tbk
Bank Mega Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Mega Tbk
Bank Mayapada Mata uang Currency Bank Mayapada
0 0
Internasional Tbk Internasional Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR 0 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 0 0 Currency Tbk
Bank BTPN Syariah Tbk Mata uang 0 Currency Bank BTPN Syariah Tbk
Bank Maybank Indonesia IDR 457,814 0 IDR Bank Maybank Indonesia
Tbk Mata uang 457,814 0 Currency Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 2,645,064 1,771,184 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 2,645,064 1,771,184 Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 750,000 300,000 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 750,000 300,000 Currency
Bank Rakyat Indonesia Mata uang Currency Bank Rakyat Indonesia
0
Agroniaga Tbk Agroniaga Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 150,000 499,547 IDR Bank Btpn Tbk
Page 36
Mata uang 150,000 499,547 Currency
Bank Tabungan Negara Mata uang Currency Bank Tabungan Negara
0 0
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank OCBC Nisp Tbk
Bank KB Bukopin Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank KB Bukopin Tbk
Bank Pembangunan Daerah Mata uang Currency Bank Pembangunan Daerah
0 0
Jawa Barat dan Banten Tbk Jawa Barat dan Banten Tbk
Pinjaman sindikasi USD 4,417,102 5,564,577 USD Syndicated bank loans
Mata uang 4,417,102 5,564,577 Currency
Bank asing lainnya IDR 31,230 1,459,848 IDR Other foreign banks
Mata uang 31,230 1,459,848 Currency
Bank lokal lainnya IDR 243,757 IDR Other local banks
Mata uang 243,757 0 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 15,032,589 15,039,391 Currency Creditor bank name
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 15,032,589 15,039,391 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 118,716 ) ( 140,313 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 15,151,305 15,179,704 Total bank loan, net
Page 37
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank Seluruh pinjaman bank per tanggal 30 September 2023 tidak dijamin dengan jaminan fidusia (31 Disclosure of notes for bank loans by order of
berdasarkan tingkat likuiditas Desember 2022: Seluruh pinjaman bank tidak dijamin dengan jaminan fidusia) (lihat Catatan 5). liquidity
Seluruh pinjaman Perseroan digunakan sebagai modal kerja dan pembiayaan konsumen. Pembayaran
bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan jadwal.Sesuai dengan
beberapa perjanjian pinjaman, debitur diwajibkan memenuhi kewajiban-kewajiban tertentu seperti
batasan rasio keuangan. Beberapa fasilitas pinjaman sindikasi di atas mensyaratkan Perseroan untuk
memberikan pemberitahuan tertulis dalam hal pembagian dividen, perubahan modal dan pemegang
saham, perubahan susunan direksi dan komisaris dan perubahan bisnis utama. Dalam perjanjian
pinjaman tersebut, Perseroan diwajibkan untuk menjaga rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak
melebihi rasio 10:1 dan kewajiban penyampaian laporan lainnya. Perseroan telah memenuhi
pembatasan-pembatasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman.
Page 38
[8695000] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency - Financing Industry
Page 39
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Page 40
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
31 December 2022
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of
liquidity
Jatuh tempo utang bank Bunga
Due date for bank loan Interest rate
Bank Central Asia Tbk IDR 2025-11-29 0.06445555555555556 IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 2025-12-23 0.06184615384615384 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 2025-12-12 0.06085714285714285 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 2023-01-21 0.0575 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 2023-05-25 0.04045 IDR Bank Btpn Tbk
Pinjaman sindikasi IDR 14 juli 2025 0.06337 IDR Syndicated bank loans
Bank asing lainnya IDR 2024-05-05 0.04933333333333333 IDR Other foreign banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.