Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 50
Page 1
Nomor Surat 038/SMRU-CORSEC/X/2023
Nama Emiten SMR Utama Tbk
Kode Emiten SMRU
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Troposfir Investasi JKT belum 45.995.787.288 PENUH IDR 99.97
Mega Raya beroperasi
2 PT Delta Tambang JKT belum 28.105.876.183 PENUH IDR 99.99
Samudra beroperasi
3 PT Adikarsa Dagang JKT belum 33.434.523 PENUH IDR 99.91
Alam beroperasi
Resources
4 PT Adibrata Investasi JKT belum 1.226.035.293.288 PENUH IDR 99.99
Cipta Pertiwi beroperasi
5 PT Ricobana Kontraktor JKT 1981 Aktif 1.587.461.525.533 PENUH IDR 99.99
Abadi Batubara
6 PT Troposfir Investasi JKT belum 46.443.287.699 PENUH IDR 98.72
Pancar Sejati beroperasi
Dokumen ini merupakan dokumen resmi SMR Utama Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. SMR Utama
Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas SMR Utama Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SMRU Entity code
Nomor identifikasi entitas AA593 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A13. Oil, Gas & Coal Supports Industry
Subindustri A132. Oil, Gas & Coal Subindustry
Equipment & Services
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
7,364,759,380 11,586,108,505
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
23,281,977,334 31,107,302,552
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
19,862,369,161 19,862,369,161
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
791,000,000 2,891,148,700
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 15,558,340,006 16,982,810,727 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
826,859,430 2,751,723,349
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
6,769,300,157 3,356,820,333
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
43,891,459,711 36,862,651,316
lancar
Jumlah aset lancar 118,346,065,179 125,400,934,643 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset tetap Property, plant, and
273,172,121,081 319,604,697,717
equipment
Aset eksplorasi dan Exploration and evaluation
272,756,441,317 272,756,441,317
evaluasi assets
Goodwill 215,426,407,358 215,426,407,358 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
1,220,063,909 2,392,013,436
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
3,603,600,000 450,000,000
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 766,178,633,665 810,629,559,828 Total non-current assets
Jumlah aset 884,524,698,844 936,030,494,471 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
66,798,945,694 65,170,062,896
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
16,489,972,760 6,574,928,554
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
26,641,316,955 25,147,078,800
pendek expenses
Utang pajak 660,986,776 733,698,442 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Page 5
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh 160,247,279,885 162,357,969,615 of bank loans
tempo dalam satu
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 393,892,883,614 401,334,219,620
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
664,731,385,684 661,317,957,927
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
31,601,740,885 31,177,627,373
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 2,904,619,611 9,618,353,754 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 35,834,290,751 38,061,012,167 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 704,986,920 704,986,920 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
71,045,638,167 79,561,980,214
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 735,777,023,851 740,879,938,141 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 1,249,938,578,200 1,249,938,578,200 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
259,878,346,851 259,878,346,851
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
( 15,523,435 ) ( 15,523,435 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
( 1,360,580,473,672 ( 1,314,178,105,266
belum ditentukan retained earnings
) )
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
149,220,927,944 195,623,296,350
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 473,252,951 ) ( 472,740,020 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas 148,747,674,993 195,150,556,330 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
884,524,698,844 936,030,494,471
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
247,595,586,209 367,749,440,463
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 264,456,722,335 ) ( 356,195,033,376 )
pendapatan
Jumlah laba bruto ( 16,861,136,126 ) 11,554,407,087 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 36,980,204,794 ) ( 40,178,296,654 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 2,849,708,657 ) ( 39,545,298,164 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 10,712,281,752 Other income
Beban lainnya ( 2,066,092,801 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 45,978,767,825 ) ( 70,235,280,532 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 424,113,512 ) 5,926,237,029 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 46,402,881,337 ) ( 64,309,043,503 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 46,402,881,337 ) ( 64,309,043,503 ) Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif ( 46,402,881,337 ) ( 64,309,043,503 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 46,402,368,406 ) ( 64,302,223,110 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 512,931 ) ( 6,820,393 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 46,402,368,406 ) ( 64,302,223,110 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 512,931 ) ( 6,820,393 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 3.71 ) ( 5.14 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ekuitas dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
non-pengendali penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
1,249,938,578,200 259,878,346,851 ( 15,523,435 ) ( 1,314,178,105,266 ) 195,623,296,350 ( 472,740,020 ) 195,150,556,330
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 1,249,938,578,200 259,878,346,851 ( 15,523,435 ) ( 1,314,178,105,266 ) 195,623,296,350 ( 472,740,020 ) 195,150,556,330 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 46,402,368,406 ) ( 46,402,368,406 ) ( 512,931 ) ( 46,402,881,337 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 1,249,938,578,200 259,878,346,851 ( 15,523,435 ) ( 1,360,580,473,672 ) 149,220,927,944 ( 473,252,951 ) 148,747,674,993 Equity position, end of the period
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ekuitas dengan pihak ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
non-pengendali penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
1,249,938,578,200 259,878,346,851 ( 15,523,435 ) ( 1,297,369,903,663 ) 212,431,497,953 ( 466,370,285 ) 211,965,127,668
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 1,249,938,578,200 259,878,346,851 ( 15,523,435 ) ( 1,297,369,903,663 ) 212,431,497,953 ( 466,370,285 ) 211,965,127,668 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 64,302,223,110 ) ( 64,302,223,110 ) ( 6,820,393 ) ( 64,309,043,503 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 1,249,938,578,200 259,878,346,851 ( 15,523,435 ) ( 1,361,672,126,773 ) 148,129,274,843 ( 473,190,678 ) 147,656,084,165 Equity position, end of the period
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
255,420,911,427 358,810,532,118
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 113,563,265,183 ) ( 178,263,433,405 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 93,885,361,377 ) ( 116,483,204,280 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 12,516,619,341 ) ( 9,543,309,895 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
35,455,665,526 54,520,584,538
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
10,997,494,720 11,754,965,647
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
46,453,160,246 66,275,550,185
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
11,408,654,660 5,463,423,423
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 36,529,720,425 ) ( 13,672,466,769 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
( 505,895,543 )
piutang kepada pihak berelasi related parties
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 1,272,280,816 ) 636,019,999 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 26,393,346,581 ) ( 8,078,918,890 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 21,255,034,346 ) ( 49,575,018,615 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 3,026,128,444 ) ( 37,361,784,145 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 24,281,162,790 ) ( 86,936,802,760 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 4,221,349,125 ) ( 28,740,171,465 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
11,586,108,505 35,411,651,653
awal periode flows, beginning of the period
Page 10
Kas dan setara kas arus kas, 7,364,759,380 6,671,480,188 Cash and cash equivalents akhir periode cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan biaya Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian perolehan, kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana statements
diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait. Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dengan
menggunakan basis akrual, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian yang disusun berdasarkan
basis kas. Laporan arus kas konsolidasian disusun berdasarkan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Dasar pengukuran
dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada
kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut. Penyusunan laporan keuangan
konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah
aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan
pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang
sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau
kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap
laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 4 atas laporan keuangan konsolidasian. Laporan
keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Kelompok
Usaha.
Prinsip-prinsip konsolidasi Entitas anak adalah seluruh entitas dimana Kelompok Usaha memiliki pengendalian. Kelompok Usaha Principles of consolidation
mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil. Kelompok Usaha menilai kembali
apakah Kelompok Usaha mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak
dimulai sejak tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir
ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas
anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya
pengendalian sampai dengan tanggal ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas
anak. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan kepentingan nonpengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan
nonpengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan
entitas anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha.
Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra grup
terkait dengan transaksi antar entitas dalam Kelompok Usaha. Perubahan dalam bagian kepemilikan
atas entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian pada entitas anak dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali yang
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara langsung di ekuitas dan
mengatribusikannya kepada pemilik entitas induk. Ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian
Page 12
pada entitas anak, maka Kelompok Usaha menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill),
liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara keuntungan atau kerugian yang dihasilkan
diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Kas dan setara kas Kas dan bank dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya. Cash and cash equivalents
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam
kondisi dan lokasi saat ini dimana ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto
adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya yang
diperlukan untuk melaksanakan penjualan. Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan,
kerusakan, kehilangan dan lambatnya perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap
keadaan masing-masing persediaan untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir periode
pelaporan. Penyisihan penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi neto dan seluruh kerugian
persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai atau kerugian terjadi. Jumlah setiap
pemulihan penyisihan penurunan nilai persediaan karena kenaikan nilai realisasi neto, diakui sebagai
pengurangan terhadap jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Aset tetap Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian Fixed assets
dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha menggunakan model biaya
dimana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah
tercatat aset atau diakui sebagai aset yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat
kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir
ke Kelompok Usaha dan biaya tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang
diganti dihentikan pengakuannya pada periode dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh
biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi. Penyusutan dihitung menggunakan
metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah tersusutkan selama estimasi masa manfaat sebagai
berikut: Bangunan 20 Tahun, Kendaraan dan alat berat 4-8 tahun, Peralatan dan inventaris kantor 4-8
tahun. Masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap periode pelaporan
dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif. Aset dalam
penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai. Aset
dalam penyelesaian akan direklasifikasi ke aset tetap yang bersangkutan pada aset tersebut saat
selesai dan siap untuk digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal aset tersebut siap
digunakan. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada periode aset tersebut itu
dihentikan pengakuannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Jika jumlah tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai dan jumlah tercatat aset diturunkan nilai menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laba
Page 13
rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang mengalami penurunan
nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis,
sejak tanggal akuisisi dialokasikan pada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Kelompok Usaha
yang diharapkan dapat memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut, terlepas dari
apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Peninjauan
atas penurunan nilai pada goodwill dilakukan setahun sekali atau dapat lebih sering apabila terdapat
peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya potensi penurunan nilai. Nilai
tercatat dari goodwill dibandingkan dengan jumlah yang terpulihkan, yaitu jumlah yang lebih tinggi
antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual. Rugi penurunan nilai segera diakui
dalam laba rugi dan selanjutnya tidak dibalik kembali.
Pengakuan pendapatan dan beban Kelompok Usaha mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK No. 72, Kelompok Usaha Revenue and expense recognition
mengakui pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan
mencerminkan jumlah yang diharapkan akan diterima Entitas dalam pertukaran untuk barang atau jasa
tersebut. Dalam menerapkan Standar ini, Kelompok Usaha mempertimbangkan syarat-syarat kontrak
dan semua fakta dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah: 1.
Kelompok Usaha mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK No. 72, Kelompok Usaha
mengakui pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan
mencerminkan jumlah yang diharapkan akan diterima Entitas dalam pertukaran untuk barang atau jasa
tersebut. Dalam menerapkan Standar ini, Kelompok Usaha mempertimbangkan syarat-syarat kontrak
dan semua fakta dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah: 1.
Identifikasi kontrak dengan pelanggan. Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang
menciptakan hak dan kewajiban yang dapat dipaksakan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam
kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa
(atau sekumpulan barang atau jasa) yang berifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa
bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama
kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara
terpisah. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan
menjadi hak Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa kepada
pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan
nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Kelompok Usaha
mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan
barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan
dibayar selama kontrak. 4. Alokasi Harga Transaksi Untuk Kewajiban Pelaksanaan. Alokasikan harga
transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relative perlu diestimasi. 5. Pengakuan Pendapatan ketika
Kewajiban Pelaksanaan dipenuhi. Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan
barang atau jasa dengan jumlah yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk
menerima imbalan sebagai imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan
tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada waktu tertentu.
Pengalihan kendali diperhitungkan. Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang
waktu, pendapatan diakui dengan mengukur kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut
berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik ?Metode Keluaran? atau ?Metode Masukan?.
Biaya mendapatkan kontrak : Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui
sebagai aset jika Perusahaan mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental
tersebut adalah biaya yang timbul untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan
terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh. Biaya Pemenuhan Kontrak : Suatu aset diakui
Page 14
untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua kriteria
berikut: a. biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik
dapat diidentifikasi oleh Kelompok Usaha; b.biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya
Kelompok Usaha yang akan digunakan untuk memenuhi (atau terus memenuhi) kewajiban
pelaksanaan di masa depan; dan c.biaya diharapkan dapat dipulihkan. Aset yang dihasilkan akan
diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam memenuhi
kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai
dengan Pernyataan lainnya. Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Penjabaran mata uang asing Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Foreign currency translation
asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yang berlaku
pada tanggal tersebut. Pos non moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan nilai historis
tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan penjabaran
kembali pos-pos moneter diakui dalam laba rugi.
Transaksi dengan pihak berelasi Sesuai dengan PSAK No. 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?, pihak dianggap berelasi jika salah Transactions with related parties
satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara langsung
atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan
keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui Income taxes
sebagai pendapatan atau beban dan termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan, kecuali pajak
yang timbul dari transaksi atau kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait dengan pos yang
diakui dalam penghasilan komprehensif lain, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan pajak
terkait dengan pos yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di ekuitas. Pajak kini : Aset
(liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan kepada)
otoritas perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah
berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan
Tahunan (?SPT?) terkait dengan keadaan dimana peraturan pajak yang berlaku memerlukan
interpretasi. Jika diperlukan, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan
akan dibayar kepada otoritas pajak. Pajak tangguhan : Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan
metode balance sheet liability atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak aset dan
liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas pajak tangguhan
diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan serta atas akumulasi rugi fiskal dan kredit pajak yang
tidak dimanfaatkan sejauh realisasi atas manfaat pajak tersebut dimungkinkan. Jumlah tercatat aset
pajak tangguhan ditelaah setiap akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat besar
kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan
seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai
kembali pada akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang besar kemungkinan bahwa laba kena
pajak mendatang akan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas
diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara substansial
telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan dapat saling hapus jika, dan hanya jika, 1) terdapat hak yang dapat dipaksakan secara
Page 15
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan 2) aset serta liabilitas
pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama.
Provisi Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat Provisions
konstruktif) jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah liabilitas
tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan
untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, maka
provisi dibatalkan. Restorasi, rehabilitasi dan pengeluaran lingkungan lainnya yang timbul selama
tahap produksi dibebankan sebagai bagian dari biaya produksi.
Imbalan kerja karyawan Sejak tanggal 31 Desember 2022, Kelompok Usaha menyediakan imbalan kerja pasti kepada Employee benefits
karyawannya sesuai dengan Peraturan Pemerintah (?PP?) No. 35 tahun 2021 sebagai peraturan
pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (Undang-Undang Cipta Kerja) yang
diundangkan pada November 2020. Pada tanggal 31 Desember 2020, Kelompok Usaha menyediakan
imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan Indonesia
No. 13/2003. Program imbalan pasti ini tidak didanai. Liabilitas neto Kelompok Usaha atas program
imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan
dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan kerja dilakukan dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir
periode pelaporan. Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian
aktuarial, b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak
batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya.
Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Ketika program imbalan
berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait biaya jasa lalu,
atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau
kurtailmen atas program. Kelompok Usaha menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset)
liabilitas imbalan kerja neto dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan
tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan. Kelompok Usaha
mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan kerja pada saat penyelesaian
terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai kini liabilitas
imbalan kerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk setiap
aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Perusahaan
sehubungan dengan penyelesaian tersebut. Kelompok Usaha mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari
biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2)
penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi pada saat terjadinya.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
ditempatkan dan disetor penuh selama tahun berjalan. Laba atau rugi per saham dilusian dihitung
ketika Kelompok Usaha memiliki instrumen efek berpotensi saham biasa dilutif.
Pelaporan segmen Segmen usaha dilaporkan dengan cara yang sesuai dengan pelaporan internal yang dipersiapkan Segment reporting
untuk pembuat keputusan operasional. Pembuat keputusan operasi adalah pihak yang bertanggung
jawab untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Pendapatan, beban,
hasil usaha, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan secara langsung
Page 16
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk
segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Kelompok Usaha dieliminasi
sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Penerapan standar akutansi baru A. Standar (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun The implementation of new statements of
Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2023) : Amendemen PSAK No. 1: Penyajian accounting standards
Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi, Amendemen PSAK No. 16: Aset Tetap
tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan, Amendemen PSAK No. 25: Kebijakan
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi, -
Amendemen PSAK No. 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas
yang Timbul dari Transaksi Tunggal. B. Standar (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2025)
: PSAK No. 74: Kontrak Asuransi, Amendemen PSAK No. 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan
Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 - Informasi Komparatif. Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk
amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan
kegiatan Kelompok Usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan
Akuntansi yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan
Kelompok Usaha atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan akuntansinya di masa depan sedang
dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Kombinasi bisnis Kelompok Usaha menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang Business combination
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas
yang diambil alih dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Kelompok Usaha. Imbalan yang
dialihkan termasuk nilai wajar aset atau liabilitas yang timbul dari kesepakatan kontinjensi. Beban
akuisisi terkait dibebankan pada saat terjadinya. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta
liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Pada akuisisi bertahap, Kelompok Usaha mengakui kepentingan
nonpengendali sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas
aset neto pihak yang diakuisisi. Setiap imbalan kontingensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi
diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset
atau liabilitas yang merupakan instrumen keuangan dan termasuk dalam ruang lingkup PSAK No. 71:
Instrumen Keuangan diukur pada nilai wajar dengan perubahan pada nilai wajar diakui baik dalam laba
rugi atau penghasilan komprehensif lain. Jika imbalan kontinjensi tidak termasuk dalam ruang lingkup
PSAK No. 71 dikukur dengan PSAK yang sesuai. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai
ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Pada akuisisi
bertahap, Kelompok Usaha mengakui kepentingan nonpengendali sebesar nilai wajar atau sebesar
bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Selisih lebih nilai
agregat dari imbalan yang dialihkan, jumlah kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi
dan nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi
yang melebihi nilai wajar bagian Kelompok Usaha atas aset bersih yang dapat diidentifikasi yang
diakuisisi dicatat sebagai goodwill. Jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi melebihi nilai
gabungan imbalan yang dialihkan dalam kasus pembelian dengan diskon, maka selisih tersebut diakui
langsung dalam laba rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi
akumulasi rugi penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari
suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan ke setiap unit penghasil kas dari Kelompok
Usaha yang diharapkan bermanfaat untuk kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas
lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan ke unit-unit tersebut. Jika goodwill yang telah dialokasikan
pada suatu unit penghasil kas dan bagian operasi atas unit tersebut dilepas, maka goodwill yang
Page 17
terkait dengan operasi yang dilepas tersebut dimasukkan ke dalam jumlah tercatat operasi ketika
menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepas dalam keadaan tersebut
diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dilepas dan porsi unit penghasil kas yang ditahan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan dimana Kelompok Usaha memiliki akses pada tanggal tersebut. Jika tersedia,
Kelompok Usaha mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Kelompok
Usaha menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik
penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak
yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions), penggunaan nilai wajar
terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
penilaian lain.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Foreign currency transactions and balances
asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yang berlaku
pada tanggal tersebut. Pos non moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan nilai historis
tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan penjabaran
kembali pos-pos moneter diakui dalam laba rugi
Goodwill Pengakuan awal goodwill dijabarkan pada Catatan 3. Goodwill yang muncul atas akuisisi entitas anak Goodwill
disertakan dalam aset takberwujud. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat
dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai jika ada.
Investasi pada entitas asosiasi Investasi Kelompok Usaha pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas Investment in associates
asosiasi adalah suatu entitas dimana Perusahaan atau entitas anak mempunyai pengaruh signifikan,
biasanya mempunyai kepemilikan saham 20% atau lebih dari hak suara entitas. Sesuai dengan
metode ekuitas, nilai perolehan investasi termasuk goodwill yang teridentifikasi ditambah atau dikurang
dengan bagian Kelompok Usaha atas laba atau rugi bersih, penerimaan dividen dari investee dan
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai sejak tanggal perolehan. Jika bagian atas Kelompok Usaha
atas kerugian entitas asosiasi sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi,
termasuk piutang tanpa agunan, Kelompok Usaha menghentikan pengakuan bagian kerugiannya,
kecuali Kelompok Usaha memiliki kewajiban atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.
Laba rugi mencerminkan bagian atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang
diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Kelompok Usaha mengakui bagiannya atas
perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika diterapkan, dalam laporan perubahan ekuitas
konsolidasian. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi
antara Kelompok Usaha dengan entitas asosiasi di eliminasi sesuai dengan jumlah kepentingan
Kelompok Usaha dalam entitas asosiasi. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi, disesuaikan jika
diperlukan, untuk menjamin konsistensi kebijakan akuntansi dengan yang digunakan oleh Kelompok
Usaha.
Page 18
Aset takberwujud Hubungan terkait pelanggan : Hubungan terkait pelanggan yang diperoleh secara terpisah disajikan Intangible assets
sebesar biaya perolehan. Hubungan terkait pelanggan yang diperoleh sebagai bagian dari kombinasi
bisnis diakui nilai wajar pada tanggal perolehannya. Hubungan terkait pelanggan memiliki masa
manfaat yang terbatas dan dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan biaya perolehan hubungan
terkait pelanggan selama estimasi masa manfaatnya 5 tahun. Piranti lunak komputer : Biaya perolehan
perangkat lunak komputer untuk penggunaan internal dikapitalisasi dan dicatat sebagai aset
takberwujud jika biaya bukan merupakan bagian integral dari piranti keras yang terkait. Akumulasi
biaya tersebut diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama estimasi masa manfaat 4 tahun
yang diharapkan ketika perangkat lunak komputer secara substantif siap untuk digunakan. Taksiran
masa manfaat dan metode amortisasi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan pengaruh dari
setiap perubahan estimasi tersebut berlaku secara prospektif.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis Prepaid expenses
lurus.
Aset eksplorasi dan evaluasi Kegiatan eksplorasi dan evaluasi melibatkan pencarian mineral, penentuan kelayakan teknis dan Exploration and evaluation assets
penilaian kelayakan komersial dari sebuah sumber daya teridentifikasi. Kegiatan tersebut meliputi: (i)
pengumpulan data eksplorasi melalui topografi, studi geokimia dan geofisika; (ii) pengeboran,
penggalian dan sampel;(iii) menentukan dan memeriksa volume dan kualitas sumber daya; dan (iv)
meneliti persyaratan transportasi dan infrastruktur. Biaya administrasi yang tidak langsung dapat
diatribusikan dengan suatu daerah eksplorasi khusus dibebankan pada laba rugi. Biaya lisensi yang
dibayar sehubungan dengan hak untuk mengeksplorasi di daerah eksplorasi yang ada dikapitalisasi
dan diamortisasi selama jangka waktu lisensi atau izin. Biaya eksplorasi dan evaluasi (termasuk
amortisasi atas biaya lisensi yang dikapitalisasi) dikapitalisasi pada saat terjadinya, kecuali dalam
keadaan berikut: (i) sebelum memperoleh hak hukum untuk mengeksplorasi suatu wilayah tertentu;(ii)
setelah dapat dibuktikan dengan kelayakan teknis dan komersial atas penambangan sumber daya
mineral atau ditemukannya cadangan terbukti. Kapitalisasi biaya eksplorasi dan evaluasi dicatat dalam
akun ?Aset Eksplorasi dan Evaluasi? dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan dikurangi
penyisihan penurunan nilai. Aset tersebut tidak disusutkan karena belum tersedia untuk digunakan
tetapi ditelaah untuk indikasi penurunan nilai. Apabila suatu penurunan potensial terindikasi, penilaian
dilakukan untuk setiap area of interest dalam kaitannya dengan kelompok aset operasi terkait (yang
merupakan unit penghasil kas) terhadap eksplorasi yangterkait tersebut. Sejauh biaya eksplorasi dan
evaluasi tidak diharapkan untuk dipulihkan, biaya tersebut dibebankan pada laba rugi. Satu atau lebih
fakta dan kondisi berikut mengindikasikan bahwa entitas menguji apakah aset eksplorasi dan evaluasi
mengalami penurunan nilai (tidak terbatas pada daftar berikut) : a) Periode entitas memiliki hak
melakukan eksplorasi dan evaluasi dalam suatu wilayah tertentu telah kedaluwarsa selama periode
berjalan atau akan kedaluarsa dalam waktu dekat, dan diperkirakan tidak diperbaharui;b) Pengeluaran
substantif untuk eksplorasi dan evaluasi pada pertambangan sumber daya mineral lebih lanjut dalam
wilayah tertentu tidak dianggarkan atau direncanakan;c) Eksplorasi dan evaluasi pada pertambangan
sumber daya mineral dalam wilayah tertentu tidak menunjukan penemuan yang memenuhi skala
ekonomik pertambangan sumber daya mineral dan entitas telah memutuskan untuk menghentikan
aktivitas eksplorasi dan evaluasi sumber daya mineral dalam wilayah tersebut;d) Keberadaan data
yang cukup mengindikasikan bahwa, meskipun pengembangan pada suatu wilayah tertentu sedang
Page 19
dalam proses pengerjaan, jumlah tercatat aset eksplorasi dan evaluasi tidak dapat terpenuhi
seluruhnya dari keberhasilan pengembangan atau penjualan aset tersebut. Arus kas terkait dengan
kapitalisasi biaya eksplorasi dan evaluasi diklasifikasikan sebagai arus kas dari aktivitas investasi
dalam laporan arus kas, sedangkan arus kas terkait dengan biaya eksplorasi dan evaluasi yang
dibiayakan diklasifikasikan sebagai aktivititas operasi. Pada saat cadangan terbukti ditentukan, aset
eksplorasi dan evaluasi diklasifikasikan ke ?Tambang dalam pembangunan?, yang merupakan bagian
dari ?Properti Pertambangan?. Biaya pengembangan selanjutnya terkait dengan konstruksi
infrastruktur yang diperlukan untuk menjalankan aktivitas operasional tambang dikapitalisasi dan
diklasifikasikan sebagai ?Tambang dalam pembangunan?. Biaya pengembangan adalah neto dari
penerimaan atas penjualan mineral yang ditambang pada tahap pengembangan. Pada saat
pengembangan telah selesai, semua aset yang termasuk dalam ?Tambang dalam pembangunan?
diklasifikasikan ke ?Tambang berproduksi? dalam properti pertambangan atau komponen lain dalam
aset tetap. Tambang berproduksi dicatat sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi
amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Properti pertambangan mencakup aset dalam tahap
produksi dan pengembangan, aset yang ditransfer dari aset eksplorasi dan evaluasi. Properti
pertambangan dalam tahap pengembangan tidak diamortisasi sampai tahapan produksi dimulai. Pada
saat proyek konstruksi tambang bergerak ke tahap produksi, kapitalisasi atas konstruksi tambang
tertentu biaya tersebut dibebankan sebagai bagian dari biaya persediaan atau dibebankan, kecuali
biaya yang memenuhi syarat untuk kapitalisasi yang berkaitan dengan penambahan dan
pengembangan aset pertambangan dan pengembangan cadangan ditambang. Akumulasi biaya dari
tambang yang telah berproduksi diamortisasi dengan menggunakan metode unit produksi sepanjang
cadangan tambang tersebut dapat dipulihkan secara ekonomis.
Instrumen keuangan Laba/Rugi Hari ke-1 : Apabila harga transaksi dalam suatu pasar yang tidak aktif berbeda dengan nilai Financial instruments
wajar instrumen sejenis pada transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi atau berbeda dengan nilai
wajar yang dihitung menggunakan teknik penilaian dimana variabelnya merupakan data yang diperoleh
dari pasar yang dapat diobservasi, maka Kelompok Usaha mengakui selisih antara harga transaksi
dengan nilai wajar tersebut (yakni Laba/Rugi hari ke-1) dalam laba rugi, kecuali jika selisih tersebut
memenuhi kriteria pengakuan sebagai aset yang lain. Dalam hal tidak terdapat data yang dapat
diobservasi, maka selisih antara harga transaksi dan nilai yang ditentukan berdasarkan teknik penilaian
hanya diakui dalam laba rugi apabila data tersebut menjadi dapat diobservasi atau pada saat
instrumen tersebut dihentikan pengakuannya. Untuk masing-masing transaksi, Kelompok Usaha
menerapkan metode pengakuan Laba/Rugi Hari ke-1 yang sesuai. Aset keuangan : Kelompok Usaha
menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
perubahan setelah penerapan awal. Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada
bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga. Aset
keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut: 1. Aset keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi; dan 2. Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain. Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya
ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba
rugi konsolidasian. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset
dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar
(perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Kelompok Usaha
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021,
Kelompok Usaha hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Kelompok Usaha meliputi kas dan bank, piutang usaha,
piutang lain-lain dan aset tidak lancar lainnya dalam laporan posisi keuangan. Aset keuangan
diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset
Page 20
keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. Aset keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest
Rate) (?EIR?), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung
dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian
integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi konsolidasian. Kerugian yang timbul
dari penurunan nilai juga diakui pada laba rugi konsolidasian. Aset keuangan dihentikan pengakuannya
ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan
Kelompok Usaha telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat kepemilikannya.
Liabiltas keuangan : Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: -
Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan - Liabilitas keuangan yang diukur
dengan nilai wajar melalui laba rugi. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
mereka pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai
wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Kelompok Usaha hanya memiliki liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Kelompok Usaha
meliputi utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas sewa, utang bank dan medium term note.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan
dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan bunga)
selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya
keuangan dalam laba rugi konsolidasian. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat
liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang
ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan
yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu
liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
diakui dalam laba rugi konsolidasian.
Penerapan standar akuntansi baru A. Standar (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Adoption of new accounting standards
Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2023) : Amendemen PSAK No. 1: Penyajian
Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi, Amendemen PSAK No. 16: Aset Tetap
tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan, Amendemen PSAK No. 25: Kebijakan
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi, -
Amendemen PSAK No. 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas
yang Timbul dari Transaksi Tunggal. B. Standar (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2025)
: PSAK No. 74: Kontrak Asuransi, Amendemen PSAK No. 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan
Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 - Informasi Komparatif. Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk
amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan
kegiatan Kelompok Usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan
Akuntansi yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan
Kelompok Usaha atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan akuntansinya di masa depan sedang
dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Page 21
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 45,471,842,617 45,471,842,617 improvement, directly gross
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,603,781,826,626 14,200,000,000 ( 117,465,214,445 ) 14,311,109,282 1,514,827,721,463
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 769,701,957,147 424,545,000 ( 53,530,592,287 ) 46,161,589,586 762,757,499,446 equipment, directly
langsung owned
Dimiliki langsung 2,418,955,626,390 14,624,545,000 ( 170,995,806,732 ) 60,472,698,868 2,323,057,063,526 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
99,784,624,553 976,764,197 ( 14,311,109,282 ) 86,450,279,468
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
933,209,734 933,209,734
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 4,421,559,423 6,123,200,000 10,544,759,423 equipment, rights of
use assets
Aset hak guna 105,139,393,710 7,099,964,197 ( 14,311,109,282 ) 97,928,248,625 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
24,771,086,473 21,905,175,425 ( 46,161,589,586 ) 514,672,312
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
24,771,086,473 21,905,175,425 ( 46,161,589,586 ) 514,672,312
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
2,548,866,106,573 43,629,684,622 ( 170,995,806,732 ) 2,421,499,984,463
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 33,431,001,865 1,672,784,806 35,103,786,671 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,469,050,041,454 33,359,899,525 ( 116,565,913,078 ) 4,037,546,430 1,389,881,574,331
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 713,798,725,233 38,896,520,005 ( 52,221,086,365 ) 700,474,158,873 equipment, directly
langsung owned
Page 22
Dimiliki langsung 2,216,279,768,552 73,929,204,336 ( 168,786,999,443 ) 4,037,546,430 2,125,459,519,875 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
10,991,481,370 10,613,975,148 ( 4,037,546,430 ) 17,567,910,088
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
272,186,173 349,953,650 622,139,823
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 1,717,972,761 2,960,320,835 4,678,293,596 equipment, rights of
use assets
Aset hak guna 12,981,640,304 13,924,249,633 ( 4,037,546,430 ) 22,868,343,507 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
2,229,261,408,856 87,853,453,969 ( 168,786,999,443 ) 2,148,327,863,382
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
319,604,697,717 273,172,121,081
equipment
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 46,252,003,967 806,564,121 ( 3,548,877,330 ) 1,962,151,859 45,471,842,617 improvement, directly gross
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,547,034,210,613 8,840,000,000 ( 63,067,395,253 ) 110,975,011,266 1,603,781,826,626
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 790,266,138,845 792,200,279 ( 36,530,152,645 ) 15,173,770,668 769,701,957,147 equipment, directly
langsung owned
Dimiliki langsung 2,383,552,353,425 10,438,764,400 ( 103,146,425,228 ) 128,110,933,793 2,418,955,626,390 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
168,786,699,181 38,033,898,909 ( 107,035,973,537 ) 99,784,624,553
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
5,077,809,754 933,209,734 ( 5,077,809,754 ) 933,209,734
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 10,677,450,784 676,358,460 ( 6,932,249,821 ) 4,421,559,423 equipment, rights of
use assets
Aset hak guna 184,541,959,719 39,643,467,103 ( 5,077,809,754 ) ( 113,968,223,358 ) 105,139,393,710 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
1,286,669,670 37,627,127,238 ( 14,142,710,435 ) 24,771,086,473
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
1,286,669,670 37,627,127,238 ( 14,142,710,435 ) 24,771,086,473
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
2,569,380,982,814 87,709,358,741 ( 108,224,234,982 ) 0 2,548,866,106,573
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 35,308,258,693 1,671,620,502 ( 3,548,877,330 ) 33,431,001,865 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,449,771,313,208 30,224,377,910 ( 59,816,002,669 ) 48,870,353,005 1,469,050,041,454
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 672,442,230,015 73,094,178,520 ( 33,601,521,675 ) 1,863,838,373 713,798,725,233 equipment, directly
langsung owned
Page 24
Dimiliki langsung 2,157,521,801,916 104,990,176,932 ( 96,966,401,674 ) 50,734,191,378 2,216,279,768,552 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
43,332,193,839 16,529,640,536 ( 48,870,353,005 ) 10,991,481,370
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
4,192,180,979 1,157,814,948 ( 5,077,809,754 ) 272,186,173
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 1,293,517,174 2,288,293,960 ( 1,863,838,373 ) 1,717,972,761 equipment, rights of
use assets
Aset hak guna 48,817,891,992 19,975,749,444 ( 5,077,809,754 ) ( 50,734,191,378 ) 12,981,640,304 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
2,206,339,693,908 124,965,926,376 ( 102,044,211,428 ) 0 2,229,261,408,856
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
363,041,288,906 319,604,697,717
equipment
Page 25
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, terdapat aset tetap yang tidak digunakan sementara oleh Disclosure of notes for property, plant and
Kelompok Usaha masing-masing sejumlah Rp366.279.889.983 dan Rp 65.279.419.634, jumlah equipment
penyusutan selama periode berjalan masing-masing sebesar Rp11.540.751.104 dan
Rp11.958.683.468. Pada bulan April 2022, Perusahaan melakukan kontrak sewa kantor di Rukan Puri
Mutiara dengan nilai kontrak sebesar Rp 940.594.059 dengan jangka waktu 2 tahun. Pada tanggal 30
September 2023 dan 2022, saldo akun aset dalam penyelesaian meliputi prasarana, peralatan dan
bangunan yang belum selesai. Rata-rata persentase penyelesaian aset dalam penyelesaian tersebut
sekitar 45% - 95% dari biaya aktual yang terjadi dibandingkan dengan biaya yang direncanakan
(budget). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kendaraan dan alat berat dengan
nilai buku neto sebesar Rp 42.864.735.335 dan Rp 122.383.695.851 telah diasuransikan terhadap
seluruh risiko dengan jumlah nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 72.190.460.000 dan Rp
856.988.918.716. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk
menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap yang Manajemen Kelompok Usaha berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset
tetap yang dipertanggungkan. Aset tetap lainnya tidak diasuransikan karena manajemen berpendapat
bahwa sebagian besar aset tetap berupa prasarana berupa jalan tambang yang tidak memerlukan
pertanggungan asuransi. Manajemen Kelompok Usaha berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 26
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan pihak Notes for revenue by parties
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Gunung Bara Related party 1
58,191,535,591
Utama
Pihak ketiga 1 PT Berau Coal Third party 1
244,862,586,209 309,557,904,872
Energy
Pihak ketiga 2 CREI-CTCE-SGM Third party 2
2,733,000,000
Consortium
Pihak ketiga 247,595,586,209 309,557,904,872 Third parties
Tipe pihak 247,595,586,209 367,749,440,463 Type of parties
Page 27
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 28
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa Jasa Service revenue 1
240,390,560,471 361,205,273,293
1 Penambangan
Pendapatan dari jasa Penyewaan alat Service revenue 2
4,472,025,738 6,544,167,170
2 berat
Pendapatan dari jasa Service revenue 3
Lain-lain 2,733,000,000
3
Pendapatan dari jasa 247,595,586,209 367,749,440,463 Service revenue
Tipe pendapatan 247,595,586,209 367,749,440,463 Type of revenue
Page 29
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Berau Coal Party 1
244,862,586,209 309,557,904,872
Energy
Pihak 2 PT Gunung Party 2
58,191,535,591
Bara Utama
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 244,862,586,209 367,749,440,463 more than 10%
10%
Page 30
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 23,281,977,334 31,107,302,552 IDR Third party
Mata uang 23,281,977,334 23,281,977,334 31,107,302,552 31,107,302,552 Currency
Pihak berelasi IDR 20,706,246,101 20,706,246,101 IDR Related party
Mata uang 20,706,246,101 ( 843,876,940 ) 19,862,369,161 20,706,246,101 ( 843,876,940 ) 19,862,369,161 Currency
Page 31
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 22,270,767,334 31,506,726,664 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 1,011,210,000 22,443,858 1 - 30 days Overdue
Lebih dari 90 hari 20,706,246,101 20,284,378,131 More than 90 days
Umur 21,717,456,101 20,306,821,989 Aging
Jatuh tempo Umur 43,988,223,435 ( 843,876,940 ) 43,144,346,495 51,813,548,653 ( 843,876,940 ) 50,969,671,713 Aging Due status
Page 32
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT. Berau Rank 1, Third party
22,270,767,334 31,107,302,552
Coal Energy counterparty
Pihak 2 Rank 2,
Lain-lain 1,011,210,000
counterparty
Rincian pihak List of
23,281,977,334 23,281,977,334 31,107,302,552 31,107,302,552
counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT. Gunung Rank 1, Related party
20,706,246,101 20,706,246,101
Bara Utama counterparty
Rincian pihak List of
20,706,246,101 ( 843,876,940 ) 19,862,369,161 20,706,246,101 ( 843,876,940 ) 19,862,369,161
counterparty
Page 33
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha ditentukan berdasarkan penilaian individual. Disclosure of notes for trade receivables
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian dari piutang usaha.
Page 34
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 35
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 36
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Persediaan lancar 15,558,340,006 16,982,810,727 Current inventories
Page 37
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang Disclosure of notes for inventories
mengindikasikan adanya penurunan nilai persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan tidak
diasuransikan karena manajemen Kelompok Usaha berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kerugian
atas persediaan.
Page 38
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 66,798,945,694 65,170,062,896 IDR Third party
Mata uang 66,798,945,694 65,170,062,896 Currency
Page 39
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 20,624,620,742 16,942,900,233 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 6,225,027,334 10,992,222,167 1 - 30 days Overdue
Lebih dari 30 hari 39,949,297,618 37,234,940,496 More than 30 days
Umur 46,174,324,952 48,227,162,663 Aging
Jatuh tempo Umur 66,798,945,694 65,170,062,896 Aging Due status
Page 40
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Mexis 4,144,828,144 5,712,015,792 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT United Tractor Tbk 9,502,779,294 5,558,839,950 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Linda Hanta Wijaya 5,046,110,055 4,778,109,590 Rank 3, counterparty
Pihak 4 PT Tri Ananda Pratama 2,994,978,766 4,710,226,647 Rank 4, counterparty
Pihak 5 PT DNX Indonesia 3,422,567,243 3,113,223,843 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT Trakindo Utama 3,263,645,723 3,081,859,724 Rank 6, counterparty
Pihak 7 PT Sarana Power Rank 7, counterparty
3,431,557,025 2,800,455,360
Sedaya
Pihak 8 PT Bina Pertiwi 671,473,419 2,552,310,953 Rank 8, counterparty
Pihak 9 PT Kaltim Multi Traktor 448,254,489 2,153,016,448 Rank 9, counterparty
Pihak 10 PT Dermaga Sukses Rank 10, counterparty
481,428,299 2,133,452,299
Jaya Abadi
Pihak lainnya Lain-lain 33,391,323,237 28,576,552,290 Others, counterparty
Rincian pihak 66,798,945,694 65,170,062,896 List of counterparty
Page 41
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Tidak ada jaminan yang diberikan oleh Kelompok Usaha sehubungan dengan utang usaha. Disclosure of notes for trade payables
Page 42
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Pertambangan 27,229,832,886 23,732,333,713 Mining cost
Upah, tenaga kerja langsung 70,579,022,325 89,734,334,751 Wages and direct labor
Depresiasi 75,870,302,265 102,635,248,408 Depreciation
Sewa 10,509,282,400 22,371,157,643 Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan 51,663,519,286 80,828,556,195 Repairs and maintenance
Beban utilitas 1,590,875,942 2,873,027,900 Utilities expense
Jumlah biaya produksi 237,442,835,104 322,174,658,610 Total production cost
Harga pokok produksi 237,442,835,104 322,174,658,610 Cost of goods manufactured
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
27,013,887,231 34,020,374,766
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
264,456,722,335 356,195,033,376
pendapatan
Page 43
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 44
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank lokal lainnya USD 10,321,221 160,247,279,885 10,321,221 162,357,969,615 USD Other local banks
Mata uang 160,247,279,885 162,357,969,615 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 160,247,279,885 162,357,969,615 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 160,247,279,885 162,357,969,615 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 160,247,279,885 162,357,969,615 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
160,247,279,885 162,357,969,615
tahun atas utang bank
Page 45
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pada bulan Maret 2015, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Aksep (?PA?) sebesar Rp Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang 100.000.000.000, yang digunakan untuk pembiayaan modal kerja dengan jangka waktu satu tahun.
Pada tanggal 30 Mei 2016, Perusahaan dan Bank Capital sepakat merubah fasilitas di atas dengan
perubahan sebagai berikut: - PA berjangka pendek menjadi PA berjangka sebesar $AS 17.000.000 -
Jangka waktu pinjaman dari 9 Juni 2016 - 9 Juni 2019 - Jadwal pembayaran pokok pinjaman - Tahun
pertama : nihil (grace period). - Tahun kedua : sebesar $AS 3.800.000 - Tahun ketiga : sebesar $AS
13.200.000. Kelompok Usaha wajib membayar bunga sebesar 10% per tahun, provisi nihil, dan bank
administrasi sebesar Rp 25.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, saldo utang bank
masing-masing sebesar Rp 162.074.136.033 dan Rp 147.273.608.087. Kelompok Usaha memberikan
jaminan sebagai berikut: 1. Tanah kosong Sertifikat Hak Milik No. 2791 (2.229 m2), No. 847 (6.527
m2), No. 864 (3.250 m2), No. 1475 (3.306 m2), No. 3092 (3.486 m2) Kelurahan Gunung Pati,
Kecamatan Gunung Pati, Semarang atas nama Wijaya Mulia. 2. 100% saham PT Gunung Berkat
Utama, dengan perincian sebagai berikut: - Gadai Saham PT Gunung Berkat Utama yang dimiliki o1eh
PT Bengalon karya Bara sebanyak 900 lembar saham senilai Rp 900.000.000,- Gadai Saham PT
Gunung Berkat Utama yang dimiliki o1eh PT Adikarsa Alam Resources sebanyak 600 lembar saham
senilai Rp 600.000.000. 3. 100 % saham PT Electra Grand Mining, dengan perincian sebagai berikut: -
Gadai Saham PT Electra Grand Mining yang dimiliki o1eh Freddy Gunawan sebanyak 875 lembar
saham senilai Rp 875.000.000, - Gadai Saham PT Electra Grand Mining yang dimiliki o1eh Dwi
Hendra sebanyak 125 lembar saham senilai Rp 125.000.000. 4. 1 unit mobil Aston Martin BD5 tahun
2009, Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor No. F8707532G atas nama Wijaya Mulia dengan Nomor
Polisi B3RDY. 5. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (?PPJB?) 1 unit apartemen Gandaria 1 Park
Residence Menara B lantai 10 unit tipe E 3BR. Pada tanggal 29 Agustus 2018, berdasarkan
persetujuan restrukturisasi, fasilitas kredit mengalami perubahan dalam hal jangka waktu fasilitas
tersebut menjadi 48 bulan terhitung sejak tanggal 7 September 2018 hingga jatuh tempo pada 7
Agustus 2022, dan perubahan suku bunga menjadi 7% per tahun. Pada tanggal 9 Maret 2020,
Perusahaan mengajukan permohonan perpanjangan jangka waktu fasilitas menjadi 64 bulan kedepan
dengan pembayaran sebagai berikut: - Bulan 1-12: pembayaran bunga saja sebesar 4% p.a., Bulan
13-36: Pembayaran angsuran (Bunga + Pokok) sebesar $AS 225.000 + kekurangan pembayaran
bunga sebesar 3% di bulan 1-12 yang diangsur 24 kali angsuran, Bulan 37-64 : Pembayaran angsuran
(Bunga + Pokok) sebesar $AS 225.000 (Angsuran bulan 64 sebesar sisa saldo yang belum terbayar).
Sehubungan dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam perjanjian pinjaman
bank antara Perusahaan dengan Bank Capital dimana Perusahaan wajib membayar bunga kepada
Bank setiap bulan pada tiap tanggal 25 dan wajib membayar kembali seluruh pinjaman kepada Bank
pada saat tanggal jatuh tempo. Dan jika Perusahaan lalai dalam membayar jumlah, baik jumlah utang
pokok, bunga, provisi, biaya-biaya, denda dan/atau jumlah lain yang terutang dan wajib dibayar oleh
Perusahaan kepada Bank pada waktu yang telah ditentukan dalam perjanjian tersebut menjadi jatuh
tempo dan wajib dibayar oleh Perusahaan secara seketika dan sekaligus lunas. Pada tahun 2022 dan
2021, Perusahaan tidak melakukan pembayaran bunga secara rutin tiap bulan kepada Bank Capital.
Sehingga Perusahaan melanggar syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang wajib dipenuhi oleh
Perusahaan sehingga pinjaman ke Bank Capital pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 menjadi
Page 46
jatuh tempo dan wajib dibayar oleh Perusahaan secara seketika dan sekaligus. Dan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perusahaan telah mengklasifikasikan pinjaman ke Bank Capital pada klasifikasi jangka pendek. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, akrual beban bunga Perusahaan ke Bank Capital masing-masing sebesar Rp 22.475.015.035.
Page 47
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 September 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency loan bank loan long-term bank loan
Bank lokal lainnya USD 10,321,221 2022-08-07 7 fixed USD Other local banks
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency loan bank loan long-term bank loan
Bank lokal lainnya USD 10,321,221 2022-08-07 7 fixed USD Other local banks
Page 48
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 50
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.