Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 46
Page 1 OCR 0.954
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian 30 September 2023 Dan Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023
Page 2 OCR 0.918
SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PT NUSANTARA ALMAZIA TBK DAN ENTITAS ANAK Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1. Nama : Novrizal Setyawan Alamat Kantor 1 CKM City Kavling I, Jln Raya Citra Kebun Mas Desa bengle, Kec. Majalaya, Karawang Alamat Domisili / sesuai KTP atau Kartu Identitas lain : Perum Banjaran Residence Blok A 4/4, RT. 006 RW. 014, Kel. Cilangkap, Kec. Tapos, Depok — Jawa Barat Nomor Telepon 1 (0267) 432851-2 Jabatan 1 Direktur Utama . Nama : Nur Anisa Nusugi Alamat Kantor 1 CKM City Kavling I, Jln Raya Citra Kebun Mas Desa bengle, Kec. Majalaya, Karawang Alamat Domisili / sesuai KTP Jin. Pahlawan Nomor 44 Mulyorejo, Malang, Jawa Timur 65147 Nomor Telepon 1 (0267) 432851-2 “ Jabatan 1 Direktur Menyatakan bahwa: 1. 2. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan interim PT Nusantara Almazia Tbk dan Entitas Anak, Laporan keuangan interim PT Nusantara Almazia Tbk dan Entitas Anak telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, a. Seluruh informasi dalam laporan keuangan interim PT Nusantara Almazia Tbk dan Entitas Anak telah dimuat secara lengkap dan benar, b. Laporan keuangan interim PT Nusantara Almazia Tbk dan Entitas Anak tidak mengandung informasi atau fakta material tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material, Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern pada PT Nusantara Almazia Tbk dan Entitas Anak. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Karawang, 30 Oktober 2023 | A1 be bada Tbk yg P Paten Novrizal Setyawan Nur Anisa Nusugi Direktur Utama Direktur PT. NUSANTARA ALMAZIA TBK CKM City Kav. | Jl.Raya Citra Kebun Mas, Desa Bengle, Kec. Majalaya, Karawang B (0267) 432851-2 / (0267) 9161789
Page 3 OCR 0.925
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas Piutang usaha - pihak ketiga Piutang lain-lain Persediaan Aset real estat Apartemen Pajak dibayar di muka Uang Muka dan biaya dibayar di muka Total Aset Lancar ASET TIDAK LANCAR Uang muka Tanah yang belum dikembangkan Aset tetap - neto Total Aset Tidak Lancar TOTAL ASET 30 September 2023 Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022 39,3h,5,30,31 41.945.448.406 25.468.614.912 39,6,30,31 15.808.460.265 15.934.253.187 39,7,30,31 2.611.033.172 2.885.056.937 31,8 106.621.406.810 108.036.523.985 60.958.255.026 61.023.286.645 14a 60.878.593 7.450.048 3j 8.970.556.959 5.256.866.364 236.976.039.231 218.612.052.078 9 25.697.364.072 24.720.209.207 3k,10 353.099.736.404 360.600.249.817 3141 2.177.460.472 1.568.134.093 380.974.560.948 386.888.593.117 617.950.600.179 605.500.645.195 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. 1
Page 4 OCR 0.933
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan) 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK Utang usaha - pihak ketiga Liabilitas lancar keuangan lainnya Utang pajak Beban akrual Uang muka penjualan - pihak ketiga Liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun: Utang bank jangka panjang Utang pembiayaan konsumen Total Liabilitas Jangka Pendek LIABILITAS JANGKA PANJANG Utang subordinasi Utang pihak berelasi Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun: Utang bank jangka panjang Utang pembiayaan konsumen Liabilitas imbalan pascakerja Total Liabilitas Jangka Panjang TOTAL LIABILITAS Catatan 30 September 2023 31 Desember 2022 39,12,30,31 12.905.670.639 16.844.788.470 39,13,30,31 4.650.296.950 5.281.865.367 3r,14b 1.686.408.524 2.278.969.981 39,15,30,31 996.973.598 1.140.631.174 16 3.578.845.569 2.021.423.115 39,17,30,31 2.000.000.000 1.500.000.000 30,18,30,31 150.577.289 40.607.511 25.968.772.569 29.108.285.618 29,31 6.853.455.000 6.846.579.826 39,28,30,31 7.399.674.956 10.672.674.956 39,17,30,31 67.706.311.667 45.083.701.255 30,18,30,31 433.292.207 30.455.632 3p,19 981.027.476 981.027.476 83.373.761.306 63.614.439.145 109.342.533.875 92.722.724.763 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan 2
Page 5 OCR 0.940
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan) (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Catatan 30 September 2023 30 September 2023 31 Desember 2022 EKUITAS Ekuitas yang dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk Modal saham - nilai nominal Rp 200 per saham Modal dasar — 6.844.000.000 Saham Modal ditempatkan dan disetor penuh — 2.197.540.705 saham 20 Tambahan modal disetor 21 Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pascakerja Saldo laba Telah ditentukan penggunaannya 22 Belum ditentukan penggunaannya Total ekuitas net yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Kepentingan nonpengendali TOTAL EKUITAS TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian 439.508.141.000 (2.150.695.664) 1.067.150.591 1.000.000.000 49.284.729.749 439.508.141.000 (2.150.695.664) 1.067.150.591 1.000.000.000 54.190.903.094 488.709.325.676 19.898.740.628 493.615.499.021 19.162.421.411 508.608.066.304 512.777.920.432 617.950.600.179 605.500.645.195 yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan 3
Page 6 OCR 0.924
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 PENJUALAN NETO BEBAN POKOK PENJUALAN LABA BRUTO Beban penjualan Beban umum dan administrasi Beban pajak final Pendapatan usaha lainnya - neto LABA (RUGI) USAHA Penghasilan keuangan Biaya keuangan LABA (RUGI) NETO PERIODE BERJALAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Pengukuran kembali atas imbalan pasca kerja TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN LABA (RUGI) NETO PERIODE BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA: Pemilik entitas induk Kepentingan nonpengendali TOTAL LABA (RUGI) NETO PERIODE BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA: Pemilik entitas induk Kepentingan nonpengendali TOTAL Laba (Rugi) per saham dasar / dilusi untuk periode berjalan an dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Catatan 30 September 2023 30 September 2022 39,23 40.312.150.000 66.688.545.000 39,24 (25.258.181.544) (39.736.377.642) 15.053.968.456 26.952.167.358 39,25 (5.763.910.388) (9.471.290.401) 39,26 (11.615.902.550) (12.109.926.981) 3r,14c (478.983.950) (855.820.562) 39,27 1.661.382 1.402.520 (2.803.167.050) 4.516.531.934 707.915.332 320.513.862 (2.067.727.235) (2.821.540.221) (4.162.978.053) 2.015.505.565 (4.162.978.053) 2.015.505.565 (4.906.173.345) 574.429.199 743.194.392 1.441.076.366 (4.162.978.053) 2.015.505.565 (4.906.173.345) 574.429.199 743.194.392 1.441.076.366 (4.162.978.953) 2.105.505.565 38,32 (223) 0,26 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan 4
Page 7 OCR 0.297
s "ueyninjasoy B129aS Ue/sepjOSLOY URBUENaY UBIOde| IEp URYYESIOIS) YEPN BUBA ueIBeg ueyednusu BueA ue|sepjjosuoy ueBuenay usIodey SEje uEjeje) jeyr 260”780”81Z”£1S 59652 YLO6L Baorerocyer oo LLGSGBZOB PG — 000000000” S28”886"C0LL - (pos'sey'osI"2) — O00rLpI/BOSGEP - : - (017621685) OLL6LY6SP - - : : 998'S0S'S1012 99£”940 VbP'L 661-6Zb”p4S 6616Zb”P1S - 0 - - - (zerg61'801) (2gv”861/801) - - - - - - - 096912” 112”LL5 LE0”91p”Z891LL G26'006889LGr oo BEPOPILRI YG — 062/0Z8"0PS S18'886"Z0L" - (ro9'se9rosi-2) — o00”1vI-BOgr6ey sama EpUSGUadUoN oi BAueeunGhusg — eKueeunbbusg Ehoyeoseg Toresid weyes jepow reno1 ueGunuaday ueynjueyig ueynyuay!g uejeguy Aapua lepow ueyegwey wnpg yajai seiy riegway bujbuon ueinynbuag seynya ege1 OpIes Impuj serpua Yiiureg epeday uyisngneja redeg bueA Semy (urej ueyeyeAuip yenday “yeidny wejep ueyifesig) £zoz sogwojdas 9g je65uei epeg Jluyesag BueA ueing uejjgwes opowog ynyun NYISYANOSNOM SV.LINM3 NYHYANMAd NYUOdVI MVNY SV.LILNA NVG 49L VIZVWIY YAVLNVSNN Ld zcoz sagwojdog 0 opjes egej opjes uebuepey uejelog @poyad ojau ege1 sejnyo isyesuen jaw JoJaSIP lepow veyegwe Zzoz Wenuer | opres
Page 8 OCR 0.269
'Ueyninjesay eleoes uejsepjosLOy LeDuEnay UsIOde/ Lep UeyesyOJO) yepI BUSA uejbeg ueyednuaw Buek uesepjosuoy UeBuenay LsJodeT Seje UEJe)ED JeUrI PO£ 99080980 829'071”868"61 9L9SZE60188P oo GPLGZLPBC GP 009-000”000L 165"0S1-290”L - (pon'seyosi-c) 000”L7I“BOS“GEp (6115189) (6215189) - - - - - - - (Ese'816'291P) GE Y6L Eb2 (626119067) (cperezi'906'p) - - - - - ZEY026 LLL CLS Ly LzyZOL"GL L20661SL9'LGY — PGO'EOG"OGI"PS 000”000-000”1 168051190” " (roo'se9"0s1"2) 000”1rI-BOS"GEY Seng MepusSusduon Taoi EKueeunGbusg — BAuseundbusg ehiayeoseg Toresig Wweyes jepoi reog uebunuaday upynjuayig ueynjuoyi uejegu Aanu3 lepow ueyegwe| wing ueja sejy Yegwoy burbsoyy veininbuog seunya EgeT OpIeS Impuj senug yimwsg epedsy USnenginejg Tedeg DUeA sam (urej ueyeyeAurp yjendoy “yeidny wejep ueyifesia) £coz Jegwojdas 0g je6Buej epeg Jluyesag Gue using uejigwes aponag anjUN NYISYANOSNOM SV.LINM3 NYHVINAId NVMOAYI NVNY SVLILNA NVG N9L VIZVWIY YAVLNYSNN Ld egoz segwojdog 0£ oples 2921 op1es uebuepeo sejnya isyesuen low 10JaSIp Iepow ueyegwe| uejeliag @pouad ojou ge £coz Henuer | opies
Page 9 OCR 0.929
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kepada pemasok Pembayaran kas untuk karyawan Pembayaran kas untuk pajak final Pembayaran untuk beban operasional lainnya Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi Perolehan tanah yang belum dikembangkan Penambahan uang muka Perolehan Aset Tetap Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penerimaan utang bank - neto Pembayaran utang bank Utang pihak berelasi Utang pembiayaan konsumen - Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 28 18 30 September 2023 30 September 2022 41.440.918.876 (17.890.579.127) (2.954.805.091) (477.856.817) (18.724.189.226) 67.447.975.652 (27.181.351.189) (2.705.214.208) (848.295.562) (25.459.397.945) 1.393.488.615 11.253.716.748 (2.379.486.587) ea (3.228.720.986) (2.137.104.865) /, (14.683.293.660) (375.277.692) - (4.891.869.144) (17.912.014.646) 31.869.950.000 38.832.500.000 (8.509.500.000) (47.090.696.993) (3.273.000.000) 7.024.699.785 (112.235.977 Iya (30.455.633) 19.975.214.023 (1.263.952.341) 16.476.833.494 (7.922.250.739) 25.468.614.912 39.891.406.609 41.945.448.406 31.969.155.870 Lihat Catatan 34 atas laporan keuangan untuk informasi tambahan arus kas. Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Page 10 OCR 0.949
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. GAMBARAN UMUM GRUP a. Pendirian Grup dan Informasi Umum PT Nusantara Almazia (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta No. 24 tanggal 26 November 2007 yang dibuat di hadapan Ukon Krisnajaya, S.H., S.Pn,. Anggaran Dasar Perusahaan telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-03882.AH.01.01.Tahun 2008. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Recky Francky Limpele S.H, No. 93 tanggal 22 April 2022 antara lain sehubungan dengan Perubahan Direksi dan Komisaris. Perubahan tersebut telah diterima dan disetujui dalam Database Sisminbakum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0012732 tanggal 17 Mei 2022. Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Grup, ruang lingkup kegiatan Grup terutama bergerak dalam bidang real estat, konstruksi gedung tempat tinggal, gedung perkantoran, gedung perbelanjaan dan aktivitas Grup holding. Pada saat ini kegiatan utama Grup adalah sebagai pengembang (developer) untuk Perumahan Citra Kebun Mas-Karawang, Perumahan Simprug Poris - Tangerang dan Apartemen Poris 88 — Tangerang, Saung Kebun —- Karawang. Grup berkedudukan di Karawang dan berkantor pusat di Komplek Perumahan CKM City Kav. 1 Jalan Raya Citra Kebun Mas. Desa Bengle. Kecamatan Majalaya. Karawang. Grup mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2009. b. Penawaran Umum Efek Grup Perusahaan telah memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari Ketua Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) melalui suratnya No. S-135/D.04/2019 tertanggal 16 September 2019 untuk melakukan Penawaran Umum Perdana sejumlah 461.538.000 saham (“saham baru”) dengan nilai nominal Rp 200 setiap saham biasa atau 21,003” dari jumlah seluruh modal disetor Perusahaan setelah Penawaran Umum Perdana Saham. Perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 605.999.394 Waran Seri I yang menyertai saham baru Perusahaan atau sebanyak 34,908”6 dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan. Waran Seri | diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. Setiap pemegang 1.000 saham baru Perusahaan berhak memperoleh 1.313 Waran Seri | dimana setiap 1 (satu) Waran Seri | memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran Seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu selama 1 (satu) tahun. Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian saham biasa atas nama yang bernilai nominal Rp 200 (dua ratus Rupiah) setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 680 yang dapat dilakukan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu 6 bulan atau lebih sejak efek diterbitkan, yang berlaku mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan 23 September 2020. Pemegang Waran Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak dividen selama Waran Seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Masa berlaku Waran Seri | tidak dapat diperpanjang lagi. Pada periode tersebut, terjadi pelaksanaan exercise Waran Seri I sebesar 2.705 saham. c. Entitas Anak Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan mempunyai entitas anak berikut ini, yang diperoleh pada tahun 2019 (selanjutnya secara bersama - sama dengan Perusahaan disebut “Grup”).
Page 11 OCR 0.919
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. GAMBARAN UMUM GRUP (LANJUTAN) c. Entitas Anak (lanjutan) Persentase Tahun Awal Total Aset Sebelum Eliminasi Nama Entitas Tempat Kepemilikan Kegiatan Konsolidasi 30September — 31 Desember 30 September 31 Desember Anak Kedudukan 2023 2022 Bidang Usaha 2023 2022 Pembangunan PT Serena Inti perumahan dan Sejati (SIS) Karawang 637 680 real estat 2019 130.751.471.953 140.741.366.262 SIS Pada tanggal 24 September 2019, Perusahaan mengakuisisi SIS dengan persentase kepemilikan sebesar 686 dengan cara sebagai berikut: @ Membeli saham Richard Rachmadi Wiriahardja sebanyak 30.150 saham » Membeli saham Michella Ristiadewi sebanyak 450 saham Berdasarkan atas akuisisi SIS, Perusahaan mengakui selisih transaksi dengan entitas sepengendali sebagai berikut: Bagian atas jumlah tercatat aset neto SIS pada saat akuisisi 42.407.714.611 Kepentingan nonpengendali 13.570.468.676, Aset neto yang dapat diatribusikan pada Perusahaan 28.837.245.935 Imbalan yang dibayarkan 36.720.000.000 Perbedaan nilai kombinasi bisnis dengan entitas sepengendali (7.882.754.065) Perusahaan mengakui selisih antara jumlah imbalan yang dibayarkan dan aset yang dialihkan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Transaksi di atas diperlakukan sebagai transaksi pemegang saham dalam kapasitasnya sebagai pemilik. d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit serta Karyawan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Grup pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Komisaris Utama : Ventje Rahardjo Soedigno Komisaris 1 Michella Ristiadewi Komisaris Independen — : Selamat Direktur Utama : Novrizal Setyawan Direktur 1 Nur Anisa Nusugi Direktur : Caesarika Dwi Sekar Palupi Adapun susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Ketua Komite Audit : Selamat Anggota : Nuraeni Widia Puspa Kartika Putri Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki masing-masing 41 dan 40 orang karyawan tetap (tidak diaudit).
Page 12 OCR 0.929
PT NUSANTARA ALMALZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) GAMBARAN UMUM GRUP (LANJUTAN) e. Persetujuan dan Pengesahan untuk Penerbitan Laporan Keuangan Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Grup, selaku pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan pada tanggal 31 Oktober 2023. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI a. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2021) Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan standar akuntansi keuangan (“SAK”) dan intrepretasi standar akuntansi keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2021. SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: » Amendemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis » Amendemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, PSAK No. 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, PSAK No. 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan, PSAK No. 62: Kontrak Asuransi dan PSAK No. 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga Tahap 2 PSAK No. 1 (Penyesuaian Tahunan 2021): Penyajian Laporan Keuangan . PSAK No. 13 (Penyesuaian Tahunan 2021): Properti Investasi PSAK No. 48 (Penyesuaian Tahunan 2021): Penurunan Nilai Aset PSAK No. 66 (Penyesuaian Tahunan 2021): Pengaturan Bersama ISAK No. 16 (Penyesuaian Tahunan 2021): Perjanjian Konsensi Jasa b. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan Dan Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 April 2021) » Amendemen PSAK No. 73: Konsensi Sewa Terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021 Cc. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan Dan Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2022) » Amendemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual » Amendemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan — Biaya Memenuhi Kontrak » PSAK No. 69: Agrikultur (Penyesuaian Tahunan 2020) » PSAK No. 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020) » PSAK No. 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020) d. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Juni 2023) » Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi e Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diitensikan » Amendemen PSAK No. 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi » Amendemen PSAK No. 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal 10
Page 13 OCR 0.943
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI (LANJUTAN) e. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2025) e PSAK No. 74: Kontrak Asuransi » Amendemen PSAK No. 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 — Informasi Komparatif Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar Kebijakan Akuntansi yang Penting”. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Grup atau mungkin akan mempengaruhi kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2020 yaitu sebagai berikut: a. Pernyataan Kepatuhan Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas anaknya telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan .(“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No. VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No. KEP-347/BL/2012 dari Ketua BAPEPAM-LK tanggal 25 Juni 2012. b. Dasar Pengukuran dalam Penyusunan Laporan Keuangan Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, telah disusun secara akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun tertentu yang diukur berdasarkan basis lain seperti yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi terkait. Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang dikelompokkan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. 1
Page 14 OCR 0.955
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) b. Dasar Pengukuran dalam Penyusunan Laporan Keuangan (lanjutan) Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian konsisten dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, kecuali untuk penerapan PSAK yang baru dan revisi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2020 seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan dalam Catatan 4 atas laporan keuangan konsolidasian. Cc. Prinsip-prinsip Konsolidasi Entitas anak adalah seluruh entitas di mana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil. Grup menilai kembali apakah Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan entitas anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Grup. Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra grup terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup. Perubahan dalam bagian kepemilikan atas entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian pada entitas anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara langsung di ekuitas dan mengatribusikannya kepada pemilik entitas induk. Ketika Grup kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar. d. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali Grup menerapkan PSAK No. 38 (Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” untuk mencatat transaksi kombinasi bisnis antar entitas sepengendali. 12
Page 15 OCR 0.950
PT NUSANTARA ALNIAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) d. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali (lanjutan) Dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, aset dan liabilitas yang diakuisisi tidak disajikan kembali ke nilai wajar, melainkan diakui sebesar jumlah tercatatnya dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan. Metode penyatuan kepemilikan ini harus diterapkan sejak periode yang paling awal pada tahun dimana kedua entitas (pengakuisisi dan pihak diakuisisi) berada dalam entitas sepengendali untuk pertama kalinya. Selisih antara harga pengalihan dibayar dan nilai tercatat aset neto yang diperoleh akan disajikan sebagai bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" dalam ekuitas, yang tidak dapat direklasifikasi ke laba rugi masa depan. e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing a) Mata Uang Fungsional dan Penyajian Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah (“Rp”) yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak. b) Transaksi dan Saldo Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-pos moneter dan penjabaran kembali pos-pos moneter. diakui pada laba rugi. . . . Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 1 Dolar Amerika Serikat 15.526 15.731 f. Transaksi dengan Pihak Berelasi Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi", suatu pihak dianggap berelasi jika salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan secara langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional. Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 29 atas laporan keuangan konsolidasian. 13
Page 16 OCR 0.955
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) 9. Instrumen Keuangan Laba/Rugi Hari ke-1 Apabila harga transaksi dalam suatu pasar yang tidak aktif berbeda dengan nilai wajar instrumen sejenis pada transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi atau berbeda dengan nilai wajar yang dihitung menggunakan teknik penilaian dimana variabelnya merupakan data yang diperoleh dari pasar yang dapat diobservasi, maka Grup mengakui selisih antara harga transaksi dengan nilai wajar tersebut (yakni Laba/Rugi hari ke-1) dalam laba rugi, kecuali jika selisih tersebut memenuhi kriteria pengakuan sebagai aset yang lain. Dalam hal tidak terdapat data yang dapat diobservasi, maka selisih antara harga transaksi dan nilai yang ditentukan berdasarkan teknik penilaian hanya diakui dalam laba rugi apabila data tersebut menjadi dapat diobservasi atau pada saat instrumen tersebut dihentikan pengakuannya. Untuk masing-masing transaksi, Grup menerapkan metode pengakuan Laba/Rugi Hari ke-1 yang sesuai. Aset Keuangan Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual — apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut: » Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, dan .2 Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi konsolidasian. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Grup meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi konsolidasian. Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Grup telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat kepemilikannya. 14
Page 17 OCR 0.949
P1 NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2023
Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN)
9. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
e Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi: dan
e Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.
Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan
utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas
keuangan Grup meliputi utang usaha, liabilitas lancar keuangan lainnya, beban akrual, utang pihak
berelasi, utang subordinasi, utang bank, dan utang pembiayaan konsumen. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai
liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang
dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk
di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi konsolidasian.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan
atau kedaluwarsa.
Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan
selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba rugi konsolidasian.
Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, can hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup menerapkan model kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk pengukuran dan pengakuan
kerugian penurunan nilai.
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan
penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan
pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada
saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang
tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu,
kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
tersebut terhadap piutang usaha dan lain - lain tanpa komponen pendanaan yang signifikan.
15
Page 18 OCR 0.958
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) 9. Instrumen Keuangan (lanjutan) Penentuan Nilai Wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di mana Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Grup menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak- pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm's length market transactions), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lain. h. Kas dan Setara Kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya. i. Persediaan Aset real estat terdiri dari bangunan apartemen yang siap dijual, tanah belum dikembangkan dan bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Properti yang diperoleh atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, tidak untuk sewa atau kenaikan nilai, merupakan persediaan. Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan. tanah yang belum dikembangkan, biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan pengembangan real estat serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk dijual pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah yang dapat dijual berdasarkan luas area masing-masing. Biaya perolehan apartemen yang sudah dikontruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktifitas pengembang apartemen. Biaya yang dikapitalisasi apartemen dalam konstruksi dialokasikan untuk setiap unit apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual. Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual. Biaya perolehan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian dipindahkan ke rumah, bangunan komersial dan apartemen (strata title) tersedia untuk dijual pada saat pembangunan telah selesai.
Page 19 OCR 0.961
PI NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) Persediaan (lanjutan) Untuk proyek properti residensial, biaya perolehan dipindahkan ke persediaan pada saat dimulainya pengembangan dan pembangunan infrastuktur. Sedangkan untuk proyek properti komersial, pada saat selesainya pengembangan tanah dan pembangunan infrastruktur, harga perolehan akan tetap disajikan sebagai bagian dari persediaan atau direklasifikasi ke properti investasi, mana yang lebih sesuai. Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai secara substansial, jika terjadi perubahan dasar, Grup akan melakukan revisi biaya. Biaya Dibayar Dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat yang diharapkan dari masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. . Tanah yang Belum Dikembangkan Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan dan perolehan tanah, dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai dan konstruksi dilakukan. Aset Tetap Grup menerapkan PSAK No. 16 dalam mencatat aset tetap. Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Biaya-biaya setelah perolehan awal termasuk dalam nilai tercatat aset atau diakui sebagai aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, apabila kemungkinan bahwa manfaat ekonomi masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung dengan metode garis lurus selama umur manfaat aset untuk setiap komponen aset tetap. Tahun Kendaraan 5 Peralatan dan perabot kantor 5 Nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun keuangan atas pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi yang berlaku prospektif. Jumlah tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali jika jumlah tercatat aset lebih besar dari jumlah yang dapat terpulihkan tersebut. 17
Page 20 OCR 0.953
PT NUSANTARA ALMAKZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) I. Aset Tetap (lanjutan) Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai selisih antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. m. Biaya Pinjaman Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup beban bunga, beban keuangan dalam sewa pembiayaan atau selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya bunga. n. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Sesuai PSAK No. 48 (Penyesuaian 2014), “Penurunan Nilai Aset”, aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya penjualan dengan nilai pakai. Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah: untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan. O. Sewa Grup sebagai Penyewa Pada insepsi kontrak, Group menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak adalah atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian, Grup harus menilai apakah: e Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan aset identifikasian selama periode penggunaan, dan e Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika Grup memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara dan tujuan penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya: 1) Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian: 2) Grup telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan. Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa. 18
Page 21 OCR 0.953
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) O. Sewa (lanjutan) Grup sebagai Penyewa Namun, untuk sewa penunjang dimana Grup bertindak sebagai penyewa, Grup memutuskan untuk tidak memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa. Sewa jangka pendek dan aset pendasar bernilai rendah Grup telah memilih untuk tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa tersebut sebagai beban dengan metode garis urus selama masa sewa. p. Imbalan Kerja Imbalan Kerja Jangka Pendek Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek (jika ada) ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan. Imbalan Pasca Kerja Grup mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UUK”) dan PSAK.No. 24 (Revisi 2013), . “Imbalan Kerja”. Berdasarkan UUK tersebut. Grup diharuskan untuk membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang pengganti hak kepada karyawan apabila persyaratan yang ditentukan dalam UUK tersebut terpenuhi. Liabilitas neto Grup atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan pascakerja pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada, Perhitungan liabilitas imbalan pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian actuarial, b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas asset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau kurtailmen atas program. Grup menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan pascakerja neto dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan pascakerja selama periode berjalan. 19
Page 22 OCR 0.949
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) p. Imbalan Kerja (lanjutan) Imbalan Pasca Kerja (lanjutan) Grup mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas imbalan pascakerja pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai kini liabilitas imbalan pascakerja yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Grup sehubungan dengan penyelesaian tersebut. Grup mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi pada saat terjadinya. g. Pengakuan Pendapatan dan Beban Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat sesuai dengan PSAK No. 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, dengan melakukan analisa transaksi melalui metode lima langkah pengakuan pendapatan sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Grup mencatat kontrak dengan pelanggan hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi: e Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak e Grup dapat mengindentifikasi hak dari para pihak dan jangka waktu pembayaran atas ' barang yang akan dialihkan e Kontrak memiliki substansi komersial e Kemungkinan besar Grup akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak: Menentukan harga transaksi: Menaglokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan: Mengakui pendapatan Ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau sepanjang waktu). APN Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut: Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan): atau e Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Kelompok Usaha memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Penjualan real estate Pendapatan dari penjualan real estate diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan telah menerima barang tersebut. Biaya Mendapatkan Kontrak Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai asset jika Grup mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh. 20
Page 23 OCR 0.952
P1 NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) ga. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) Biaya Pemenuhan Kontrak Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua kriteria berikut: - biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat diidentifikasi oleh Grup: - biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Grup yang akan digunakan untuk memenuhi (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan: dan - biaya diharapkan dapat dipulihkan. Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya. Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). r. Pajak Penghasilan Grup telah menerapkan PSAK No. 46. “Pajak penghasilan”. Pajak Final Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak penghasilan' final dihitung pada jumlah total tagihan untuk nilai kontrak yang dikumpulkan selama setahun. Oleh karena itu, tidak ada aset/kewajiban pajak tangguhan yang diakui. Grup menyajikan beban pajak final sehubungan dengan penjualan kavling, rumah, bangunan komersial dan apartemen sebagai pos tersendiri pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Perbedaan antara nilai tercatat dari aset revaluasian dan dasar pengenaan pajak merupakan perbedaan temporer sehingga menimbulkan liabilitas atau aset pajak tangguhan, kecuali untuk aset tertentu seperti tanah yang pada saat realisasinya dikenakan pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi. Menurut Undang-undang No. 12 tahun 1994, nilai pengalihan adalah nilai yang tertinggi antara nilai berdasarkan Akta Pengalihan Hak dan Nilai Jual Objek Pajak tanah dan/atau bangunan yang bersangkutan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret 2002, pajak penghasilan untuk pendapatan ruang perkantoran dan pusat ritel dikenakan pajak bersifat final sebesar 1076 dari nilai pendapatan yang bersangkutan, kecuali untuk pendapatan pada kontrak sewa yang ditandatangani sebelum peraturan tersebut yang dikenakan 694. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 71/2008 tentang “perubahan ketiga pada PP No. 48/1994 tentang pembayaran pajak penghasilan atas penghasilan dari transfer hak atas tanah dan/ atau bangunan ” tanggal 4 November 2008. efektif tanggal 1 Januari 2009, penghasilan dari penjualan atau pengalihan tanah dan bangunan untuk pengembang real estat (developer) dikenakan pajak final sebesar 596 dari nilai penjualan atau pengalihan, yang telah digantikan oleh Peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal 8 September 2016, penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan dikenakan pajak final sebesar 2.546 dari nilai penjualan atau pengalihan. 21
Page 24 OCR 0.955
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) r Pajak Penghasilan (lanjutan) Pajak Kini Aset dan liabilitas pajak penghasilan kini untuk tahun berjalan dan tahun sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Grup juga menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini”. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika diajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan ditetapkan. Laba Per Saham Dasar Laba (rugi) neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) neto untuk para pemegang saham dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode/tahun bersangkutan. Segmen Operasi Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara regular ditelaah oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional Grup untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. . Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak Berdasarkan PSAK No. 70 “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak", aset pengampunan pajak pada awalnya diakui sebesar nilai aset yang dilaporkan dalam Surat Keterangan Pengampunan Pajak (“SKPP”) sebagai biaya perolehannya. Liabilitas pengampunan pajak terkait diakui sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan pajak. Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas sebagai tambahan modal disetor. Tambahan modal disetor tersebut selanjutnya, tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi atau direklasifikasi ke saldo laba. Tagihan pajak, aset pajak tangguhan atas akumulasi rugi pajak dan provisi atas ketidakpastian posisi pajak disesuaikan ke laba rugi pada periode SPHPP disampaikan. Pengukuran setelah pengakuan awal dan penghentian pengakuan aset dan liabilitas pengampunan pajak mengacu pada SAK yang relevan sesuai dengan karakteristik aset dan liabilitas terkait. Entitas diperkenankan untuk mengukur kembali aset dan liabilitas pengampunan pajak berdasarkan nilai wajar sesuai dengan SAK yang relevan pada tanggal SKPP. Selisih nilai pengukuran kembali dengan biaya perolehan aset dan liabilitas pengampunan pajak yang telah diakui sebelumnya disesuaikan dalam tambahan modal disetor. 22
Page 25 OCR 0.956
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (LANJUTAN) u. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak (lanjutan) Aset dan liabilitas pengampunan pajak disajikan secara terpisah dari aset dan liabilitas lainnya. Saling hapus antara aset dan liabilitas pengampunan pajak tidak dapat dilakukan. Jika pengukuran kembali dilakukan, aset dan liabilitas pengampunan pajak direklasifikasi dari penyajian secara terpisah dan disajikan dalam pos aset dan liabilitas yang serupa. V. Biaya Emisi Saham Biaya-biaya yang telah dikeluarkan sehubungan dengan penawaran umum tersebut disajikan sebagai biaya emisi saham yang ditangguhkan dan dicatat sebagai pengurang tambahan modal disetor pada kelompok ekuitas. PERTIMBANGAN, ASUNSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang akan memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan serta pengungkapan liabilitas kontinjensi pada tiap-tiap akhir periode laporan keuangan. Pertimbangan dan estimasi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ditelaah secara berkala berdasarkan pengalaman historis dan faktor-faktor lainnya, termasuk ekspektasi dari kejadian-kejadian di masa depan yang mungkin terjadi. Namun, ketidakpastian atas asumsi serta estimasi tersebut dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada tahun berikutnya. Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup seperti diungkapkan pada Catatan 31 atas laporan keuangan konsolidasian. Menentukan Penilaian Model Bisnis Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) atas jumlah pokok terutang dan model bisnis. Grup menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana pengelolaannya. Grup memantau aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Grup tentang apakah model bisnis yang memiliki aset keuangan yang tersisa masih sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan model bisnis dan oleh karena itu terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Menentukan Peningkatan Risiko Kredit Yang Signifikan Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) diukur sebagai penyisihan yang setara dengan ECL 12-bulan (12mECL”) untuk aset tahap 1, atau ECL sepanjang umur untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Dalam menilai apakah risiko kredit suatu aset telah meningkat secara signifikan, Grup mempertimbangkan informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat didukung secara kualitatif dan kuantitatif. 23
Page 26 OCR 0.959
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING (LANJUTAN) Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (“ECL”), Entitas menggunakan informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai pendorong ekonomi dan bagaimana pendorong ini akan saling memengaruhi. Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul karena gagal bayar (default). Hal ini didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo dan yang diharapkan akan diterima pemberi pinjaman, dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral. Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah estimasi kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup data historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan. Menentukan Nilai Wajar dan Perhitungan Amortisasi Biaya Perolehan dari Instrumen Keuangan Grup mencatat aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar dan pada biaya perolehan yang diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan amortisasi biaya perolehan ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah nilai wajar atau amortisasi dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian atau asumsi yang berbeda. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Grup. Penurunan Persediaan Grup telah membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan lambatnya perputaran berdasarkan perkiraan persediaan yang akan dijual di masa yang akan datang dengan mempertimbangkan nilai realisasi neto dari persediaan tersebut. Perhitungan penyisihan ini mempertimbangkan beberapa variabel, terutama waktu di mana persediaan tersebut diharapkan akan terjual dan tingkat harga di mana persediaan dapat dijual. Ketidakpastian yang terkait dengan faktor-faktor ini mengakibatkan jumlah realisasi akan berbeda dari jumlah tercatat persediaan yang dilaporkan. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 9 atas laporan keuangan konsolidasian. Masa Manfaat Aset Tetap Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap 5 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi. Jumlah tercatat aset tetap Grup pada tanggal posisi keuangan diungkapkan di dalam Catatan 12 laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas Imbalan Kerja Penentuan liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. 24
Page 27 OCR 0.949
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING (LANJUTAN) Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan sebagaimana diatur dalam Catatan 3 atas laporan keuangan konsolidasian. Sementara manajemen Grup berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material dapat memengaruhi perkiraan jumlah liabilitas atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas imbalan pascakerja Grup diungkapkan pada Catatan 20 atas laporan keuangan konsolidasian. Pajak Penghasilan Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan berbeda dengan jumlah yang awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan. Jumlah tercatat utang pajak penghasilan Grup diungkapkan di dalam Catatan 15b atas laporan keuangan konsolidasian. KAS DAN SETARA KAS Akun ini seluruhnya dalam mata uang Rupiah dan terdiri dari: 30 September 2023 31 Desember 2022 Kas 15.423.683 15.423.683 Bank PT Bank Victoria International Tbk 25.119.448.617 2.083.387.722 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 4.366.379.336 10.572.578.890 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 964.972.527 1.012.067.855 PT Bank DKI 465.964.903 466.684.903 PT Bank Syariah Indonesia Tbk 455.752.620 838.623.821 PT Bank Artha Graha Tbk 316.845.400 247.005.400 PT Bank DKI Syariah 92.403.646 90.790.685 PT Bank Central Asia Tbk 58.397.931 40.659.029 PT Bank Sinarmas Tbk 56.301.369 57.021.369 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk 17.403.539 27.474.220 PT Bank Pan Indonesia Tbk 16.154.835 16.897.335 Sub-total 31.930.024.723 15.453.191.229 Deposito berjangka PT Bank Victoria International Tbk 10.000.000.000 10.000.000.000 Total 41.945.448.406 25.468.614.912 Tingkat suku bunga rata — rata deposito berjangka di September 2023 5,75”5 - 6,00 per tahun. Semua rekening bank dan deposito ditempatkan pada bank pihak ketiga. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 tidak terdapat kas dan setara kas yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman. 25
Page 28 OCR 0.941
PT NUSANTARA ALMALZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA 30 September 2023 31 Desember 2022 Rumah 13.606.342.333 13.437.720.930 Apartemen 2.202.117.932 2.496.532.257 Total 15.808.460.265 15.934.253.187 Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 244.870.000 708.982.738 31 - 60 hari 291.450.000 1.663.897.103 Lebih dari 60 hari 15.272.140.265 13.561.373.346 Total 15.803.460.265 15.934.253.187 Saldo piutang usaha di atas seluruhnya dalam mata uang Rupiah dimana meliputi: - piutang kepada pihak bank atas transaksi penjualan real estat melalui fasilitas kredit kepemilikan rumah (KPR) dan, - sisa tagihan retensi yang masih belum dibayarkan oleh pihak bank terkait dengan fasilitas KPR di atas. . “ “ Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif atas penurunan nilai piutang dan seluruh saldo piutang usaha tersebut dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas piutang. Piutang usaha Grup pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 yang masih terutang pada tanggal — tanggal tersebut digunakan sebagai jaminan pinjaman (Catatan 17). 7. PIUTANG LAIN-LAIN Rincian piutang lain - lain adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Proyek 2.191.906.062 2.533.257.827 Karyawan 142.863.000 142.863.000 Lain-lain 276.264.110 208.936.110 Total 2.611.033.172 2.885.056.937 Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat piutang lain-lain yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif atas penurunan nilai piutang dan seluruh saldo piutang lain-lain tersebut dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas piutang. 26
Page 29 OCR 0.943
PT NUSANTARA ALMIAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 8. PERSEDIAAN 30 September 2023 31 Desember 2022 Aset real estat Kavling tanah 87.781.432.092 88.687.086.451 Rumah 10.582.948.820 14.111.099.920 Fasilitas sosial 8.257.025.898 5.238.337.614 Apartemen 60.958.255.026 61.023.286.645 Total 167.579.661.336 169.059.810.630 Pada 30 September 2023, Grup mengasuransikan apartemen kepada PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) terhadap resiko gempa bumi dan semua risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 75.367.590.728. Untuk 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pokok penjualan masing-masing adalah sebesar Rp 15.053.963.456 dan Rp 50.364.880.920 (Catatan 24). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengkapitalisasi biaya pinjaman sebesar biaya pinjaman aktual yang digunakan untuk menghasilkan persediaan tersebut masing — masing adalah sebesar Rp 435.705.482 dan Rp 1.873.342.394. Manajemen berkeyakinan bahwa pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai atas persediaan ataupun indikasi bahwa jumlah tercatat persediaan tersebut melampaui nilai realisasi netonya. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, sebagian tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas utang bank Grup (Catatan 17). 9. UANG MUKA 30 September 2023 31 Desember 2022 Pembelian tanah 25.466.364.072 23.839.490.228 Pembelian aset 231.000.000. 880.718.979 Saldo akhir 25.697.364.072 24.720.209.207 10. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN 30 September 2023 31 Desember 2022 Saldo awal 360.600.249.817 377.534.645.278 Penambahan tahun berjalan 2.379.486.587 3.705.604.539 Reklasifikasi ke persediaan Kavling tanah (9.880.000.000) (20.640.000.000) Saldo akhir 353.099.736.404 360.600.249.817 27
Page 30 OCR 0.925
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 10. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN (LANJUTAN) 11. Rincian tanah yang belum dikembangkan adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Luas Luas Lokasi / Location (m3) Total (m3) Total Tangerang 156.639 277.348.765.801 156.639 276.277.130.714 Karawang 272.072 75.750.970.603 286.892 84.323.119.103 Total / Total 428.711 353.099.736.404 443.531 360.600.249.817 Status kepemilikan tanah yang belum dikembangkan adalah: Luas (m2) 30 September 2023 31 Desember 2022 Sertifikat Hak Guna Bangunan 414.860 425.255 Pelepasan Hak 13.851 18.276 Total 428.711 443.531 Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam proses sertifikasi dan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tanah yang belum dikembangkan termasuk tanah sejumlah Rp 280.628.000.000 melalui program pengampunan pajak pada tahun 2016 (Catatan 14d). ASET TETAP — NETO Rincian dan mutasi akun aset tetap adalah sebagai berikut: Biaya Perolehan: Kendaraan Peralatan dan perabot kantor Total Akumulasi Penyusutan: Kendaraan Peralatan dan perabot kantor Total Nilai Buku Biaya Perolehan: Kendaraan Peralatan dan perabot kantor Total Akumulasi Penyusutan: Kendaraan Peralatan dan perabot kantor Total Nilai Buku 30 September 2023 Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir 1.140.509.500 997.321.022 2.137.830.522 2.372.501.354 2.999.000 2.375.500.354 3.513.010.854 1.000.320.022 2.513.330.876 928.922.369 152.033.431 - - 1.080.955.800 1.015.954.392 238.960.212 1.254.914.604 1.944.876.761 390.993.643 2.335.870.404 1.568.134.093 2.177.460.472 31 Desember 2022 Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir 1.140.509.500 1.140.509.500 1.061.245.285 1.311.256.069 2.372.501.354 2.201.754.785 1.311.256.069 3.513.010.854 824.181.210 104.741.159 928.922.369 891.385.374 124.569.018 - 1.015.954.392 1.715.566.584 229.310.477 : 1.944.876.761 486.188.201 1.568.134.093 28
Page 31 OCR 0.942
PI NUSANTARA ALMALZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 1. 12. ASET TETAP — NETO (LANJUTAN) Beban penyusutan untuk periode yang berakhir pada tanggal — tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 masing -— masing adalah sebesar Rp 390.993.643 dan Rp 229.310.177 yang seluruhnya dialokasikan ke Beban umum dan administrasi (Catatan 26). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 manajemen berkeyakinan tidak terdapat risiko kerusakan yang signifikan, sehingga Grup tidak memiliki nilai pertanggungan asuransi atas seluruh aset tetap kecuali atas beberapa kendaraan (Catatan 18). Manajemen berkeyakinan bahwa pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, beberapa aset tetap Grup dijaminkan untuk fasilitas pinjaman (Catatan 18). UTANG USAHA - PIHAK KETIGA Rincian utang usaha — pihak ketiga adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Awod Muhammad 4.213.125.000 5.211.578.000 CV A. Abadi 1.848.750.746 3.279.195.746 CV Citra Perkasa 981.517.501 2.813.710.001 Citra Mutiara Liauw Kiun Fan Fandy 1.312.608.000 1.312.608.000 CV Mitra Key Solution 1.047.343.295 1.166.544.695 PT Sumber Bagja Bersama 825.857.820 825.857.820 PT Muryo Joyo 90 227.817.510 227.817.510 CV Mustikajaya Kencana 349.650.000 499.500.000 “ PT Tiga Putra Pratama “ 155.520.000 “ 155.520.000" Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 150.000.000) 1.943.480.767 1.352.456.698 Total 12.905.670.639 16.844.788.470 13, Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, utang usaha adalah dalam Rupiah. Rincian utang usaha - pihak ketiga berdasarkan umur utang adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Belum jatuh tempo - - Telah jatuh tempo 1 - 30 hari - - 31 - 60 hari - 25.026.957 Lebih dari 60 hari 12.905.670.639 16.819.761.513 Total 12.905. 670.639 16.844.788.470 Tidak ada jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup atas utang usaha. LIABILITAS LANCAR KEUANGAN LAINNYA 30 September 2023 31 Desember 2022 Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan 2.373.819.435 2.643.024.880 Administrasi penjualan 1.467.295.643 2.237.598.364 Notaris 171.839.225 146.359.295 Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 200.000.000) 637.342.647 254.882.828 Total 4.650.296.950 5.281.865.367 29
Page 32 OCR 0.955
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN a. Pajak Dibayar di Muka Rincian pajak dibayar di muka adalah sebagai berikut: Pajak pertambahan nilai Pajak penghasilan pasal 23 Total . Utang Pajak Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: Pajak penghasilan Pasal 4 (2) Pasal 21 Pasal 23 Pajak pertambahan nilai Pajak penjualan final Total . Pajak Final 30 September 2023 31 Desember 2022 58.878.593 5.450.048 2.000.000 2.000.000 60.878.593 7.450.043 30 September 2023 31 Desember 2022 39.024.849 7.596.700 4.084.610 1.634.575.232 1127133 71.352.930 14.506.435 4.088.884 2.189.021.732 1.686.408.524 2.278.969.981 Perhitungan beban pajak penjualan final dan utang pajak penjualan final untuk tahun yang berakhir pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Penjualan Beban pajak penjualan final Dikurangi: Pajak penjualan final yang telah disetorkan Utang pajak final awal tahun Total Sesuai dengan PP No. 34/2016, nilai penjualan yang menjadi dasar pengenaan pajak penghasilan final adalah nilai yang tertinggi antara 1) nilai berdasarkan akta pengalihan hak atau 2) nilai jual 30 September 2023 31 Desember 2022 40.312.150.000 84.683.945.000 478.983.950 (478.983.950) 1.070.822.942 (1.070.822.942) objek pajak tanah dan/atau bangunan yang bersangkutan. Perhitungan pajak di atas menjadi dasar dalam penyusunan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang disampaikan kepada Kantor Pajak. 30
Page 33 OCR 0.958
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 14. PERPAJAKAN (LANJUTAN) d. Pengampunan Pajak Undang-undang Pengampunan Pajak No. 11 Tahun 2016 (UU Pengampunan Pajak) telah disahkan dan diundangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia yang berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2016. Pengampunan Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. Pengampunan pajak diberikan atas kewajiban perpajakan sampai dengan akhir tahun pajak terakhir, yaitu tahun pajak yang berakhir pada jangka waktu 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2015, melalui pengungkapan harta dengan menggunakan Surat Pernyataan Harta untuk Pengampunan Pajak (SPHPP). Lingkup Pengampunan Pajak ini meliputi pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah. Berdasarkan SKPP tanggal 21 Desember 2016. Grup mengungkapkan kepemilikan persediaan dalam bentuk tanah yang belum dikembangkan (tanah) sejumlah Rp 280.628.000.000 dan liabilitas terkait sejumlah Rp 280.628.000.000, yang sebelumnya dilaporkan dalam SPT Pajak Penghasilan tahun lalu. Grup menyajikan tanah tersebut dan liabilitas terkait sesuai sifat dari aset tersebut sebagai persediaan (bagian dari tanah yang belum dikembangkan) dan utang pihak berelasi dalam laporan posisi keuangan. Uang tebusan yang dibayarkan ke kantor pajak sebesar Rp 2.140.022 pada laba rugi tahun 2016. 'e. Pajak Tangguhan Grup tidak menghitung pajak tangguhan karena dikenakan pajak final. 15. BEBAN AKRUAL 30 September 2023 31 Desember 2022 BPHTB 911.187.500 1.043.625.000 Jasa profesional 6.086.840 65.586.840 Komisi 79.699.258 31.419.334 Total 996.973.598 1.140.631.174 16. UANG MUKA PENJUALAN - PIHAK KETIGA Rincian akun uang muka penjualan adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Rumah 3.578.845.569 2.021.423.115 Total 3.578.845.569 2.021.423.115 31
Page 34 OCR 0.933
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. UTANG BANK JANGKA PANJANG 30 September 2023 31 Desember 2022 Perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 19.385.732.506 20.427.295.006 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 29.700.000.000 - Entitas Anak PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 21.100.000.000 26.390.000.000 Sub-Total 70.185.732.506 46.817.295.006 Beban provisi yang belum diamortisasi (479.420.839) (233.593.751) Total 69.706.311.667 46.583.701.255 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (2.000.000.000) (1.500.000.000) Bagian jangka panjang 67.706.311.667 45.083.701.255 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Perusahaan Berdasarkan Perjanjian Kredit No. LMC 2/2.7/297/R tanggal 23 September 2019, No. LMC 2/2.7/180/R tanggal 14 Juni 2019 dan Perjanjian Kredit No. LMC 2/2.7/210/R tanggal 24 September 2018. Grup memperoleh fasilitas Kredit Term-Loan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”). Saldo fasilitas Kredit Investasi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sejumlah Rp 19.385.732.506 dan Rp 20.427.295.006. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, rincian atas fasilitas kredit adalah sebagai berikut: No. Fasilitas Tujuan Plafon Bunga Jangka waktu 1. Fasilitas Kredit Investasi Pembiayaan hotel 25.000.000.000 10,752 24 Juni 2029 Pada tanggal 3 Juni 2020, Perusahaan sudah melakukan pelunasan pinjaman Fasilitas Term Loan sebelum jatuh tempo. Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut. tanpa persetujuan tertulis dari pihak BNI. Grup tidak diperkenankan untuk, antara lain: e Melakukan penjualan unit secara tunai maupun kredit menggunakan fasilitas KPR dari bank lain. e Melakukan pengambilalihan aset milik pihak ketiga, kecuali dalam rangka kegiatan operasional Grup. 8 Melakukan investasi, penyertaan modal, atau pengambilalihan saham pada Grup lain. e Mengizinkan pihak lain menggunakan Grup untuk kegiatan usaha pihak lain. » Melunasi seluruh atau sebagian hutang Grup kepada pemegang saham dan/atau Grup afiliasi yang telah didudukkan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit BNI (Sub-Ordinated Loan). » Memberikan pinjaman kepada siapapun juga termasuk kepada para pemegang saham, kecuali jika pinjaman tersebut diberikan kepada anak Grup atau pinjaman dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya. » Menerima pinjaman dari pihak lain (termasuk menerbitkan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut diterima dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usaha Grup. 32
Page 35 OCR 0.951
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. UTANG BANK JANGKA PANJANG (LANJUTAN) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lanjutan) Perusahaan (lanjutan . Mengingatkan diri sebagai Penjamin (Borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan masuk apapun (baik yang belum dan/atau telah dijaminkan oleh Grup kepada BNI) kepada pihak lain. Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada. Membubarkan Grup dan meminta dinyatakan pailit. Menggunakan dana Grup untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit BNI. Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham Grup kepada pihak manapun. Mengubah bidang usaha atau membuka usaha baru selain usaha yang telah ada. Melakukan interfinancing dengan Grup afiliasi, induk Grup, dan/atau anak Grup selain dalam rangka meningkatkan kinerja bisnis dan keuangan Grup. Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, termasuk tetapi tidak terbatas pada: a. Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang berdampak signifikan bagi Grup dengan pihak lain dan/atau afiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha Grup. b. Mengadakan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negatif pada aktivitas usaha Saudara dan mengancam keberlangsungan usaha Grup. Cc. Mengadakan transaksi dengan pihak lain, baik perseorangan maupun Grup, termasuk namun tidak terbatas pada Grup afiliasinya, dengan cara-cara yang berada diluar praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal serta melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar. Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban Grup yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau dokumen jaminan kepada pihak lain. . Melakukan suatu tindakan yang melanggar suatu ketentuan hukum dan/atau peraturan yang berlaku. Mencadangkan dana Grup minimal sebesar kewajiban kepada BNI hingga hotel beroperasi, di luar kewajiban DSRA dan DSPA yang telah ditetapkan sebelumnya. Grup diwajibkan untuk menjaga rasio lancar tidak kurang dari 1 kali, rasio utang atas modal tidak lebih dari 2,7 kali dan debt to service ratio tidak kurang dari 10096. Jaminan untuk fasilitas kredit diatas adalah sebagai berikut: 160 unit apartement poris 88 yang terletak di Jl. Benteng Betawi. Kel. Poris Gaga Baru. Tangerang. Tanah kosong seluas 286 m2 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan atas nama Richard Rachmadi Wiriahardja. Piutang usaha milik Grup per 31 Maret 2018 (Catatan 6) Proyeksi pendapatan dan / atau penjualan yang akan diterima senilai Rp 80.896.000.000. Personal guarantee atas nama Richard Rachmadi Wiriahardja. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Perusahaan Pada tanggal 30 Mei 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari BTN dengan rincian sebagai berikut: » Kredit modal kerja term loan dengan plafon kredit sebesar Rp. 80.000.000.000 untuk proyek perumahan Saung Kebun dengan rincian: a) Bangunan sebesar Rp. 59.000.000.000 b) Sarana sebesar Rp. 3.250.000.000 c) Prasarana sebesar Rp. 17.000.000.000 33
Page 36 OCR 0.938
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. UTANG BANK JANGKA PANJANG (LANJUTAN) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (lanjutan) Perusahaan (lanjutan d) Splitsing Sertifikat Rp. 750.000.000 e) Kredit Pemilikan Lahan sebesar Rp. 6.100.000.000 Pada tanggal 30 Mei 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari BTN dengan rincian sebagai berikut: (lanjutan) » Kredit diperuntukan untuk pembangunan 621 unit rumah beserta sarana dan prasarana pada proyek perumahan Saung Kebun yang berlokasi di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang yang terdiri dari type 30/72 sebanyak 323 unit, type 30/78 sebanyak 214 unit, dan type 30/90 sebanyak 84 unit. Jenis kredit adalah kredit konstruksi dan KPL. Sifat kreditnya yaitu kredit Non revolving. Jangka waktu kredit 60 bulan. Suku bunga yang dipakai sebesar 1046 Denda untuk kredit ini adalah 296 diatas suku bunga kredit yang berlaku, dihitung atas jumlah tunggakan dari tanggal penagihan sampai dengan tanggal pembayaran atas tunggakan dimaksud. e Biaya — biaya yang dikenakan antara lain: a) Provisi sebesar 0,0694 dari plafon kredit eenmaligh atau sebesar Rp. 51.660.000. b) Administrasi sebesar 0,2576 dari plafon kredit eenmaligh atau sebesar Rp. 212.250.000. c) Biaya layanan kredit sebesar 0,079 dari plafon kredit eenmaligh atau sebesar Rp. 63.140.000. d) Biaya Cadangan Pemasangan Hak Tanggungan sebesar 0,504 dari plafon kredit. e) Biaya lainnya yang kemungkinan muncul terkait dengan pengikatan kredit seperti biaya notaris, biaya penilaian agunan, biaya pengikatan agunan, biaya asuransi, dan biaya lainnya menjadi beban debitur. 0000 Jaminan untuk fasilitas kredit diatas adalah sebagai berikut: - Tanah beserta bangunan yang telah terbangun maupun yang akan dibangun kemudian di atas lahan Proyek Saung Kebun dengan luas minimal 102.845 m2 beserta lahan yang menjadi akses jalan masuk yang berlokasi di Desa Bengle, Kec. Majalaya, Kab. Karawang, Provinsi Jawa Barat. - Personal guarantee atas nama Richard Rachmadi Wiriahardja. - Standing instruction atas penyaluran dana Kredit Konstruksi serta hasil penjualan unit rumah Saung Kebun, baik secara tunai, kredit maupun bentuk penjualan yang lain ke rekening giro PT. NA di BTN. - Cessie atas seluruh piutang PT. NA yang berkaitan dengan semua proyek Saung Kebun. Perusahaan diwajibkan untuk menjaga nilai Debt to Eguity Ratio (DER) maksimal sebesar 5004 dan kecukupan modal minimal sebesar 1074 dari total utang di Bank BTN. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 sebesar Rp. 29.700.000.000. 34
Page 37 OCR 0.945
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 17. UTANG BANK JANGKA PANJANG (LANJUTAN) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (lanjutan) SIS Pada tanggal 19 April 2022, SIS memperoleh fasilitas kredit dari BTN dengan rincian sebagai berikut: 0... & Kredit modal kerja term loan dengan plafon kredit sebesar Rp. 75.000.000.000 untuk proyek perumahan Serasi Indah dengan rincian: Bangunan sebesar Rp. 31.800.000.000 a) Sarana sebesar Rp. 3.400.000.000 b) Prasarana sebesar Rp. 4.100.000.000 c) Splitsing Sertifikat Rp. 700.000.000 d) Kredit Pemilikan Lahan sebesar Rp. 35.000.000.000 Kredit diperuntukan untuk pembangunan 2.000 unit rumah beserta sarana dan prasarana pada proyek perumahan Serasi Indah yang berlokasi di Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. Jenis kredit adalah kredit konstruksi dan KPL. Sifat kreditnya yaitu kredit Non revolving. Jangka waktu kredit 60 bulan. Suku bunga yang dipakai sebesar 9Y6 Denda untuk kredit ini adalah 296 diatas suku bunga kredit yang berlaku, dihitung atas jumlah tunggakan dari tanggal penagihan sampai dengan tanggal pembayaran atas tunggakan dimaksud. Biaya — biaya yang dikenakan antara lain: a) Provisi sebesar 0,069 dari total plafon kredit dan dibayarkan secara eenmaligh. b) Administrasi sebesar 0,25” dari total plafon kredit dan dibayarkan secara eenmaligh. c) Biaya layanan kredit sebesar Rp. 55.000.000 d) Biaya lainnya yang kemungkinan muncul terkait dengan pengikatan kredit beserta accessoire- nya menjadi beban Debitur. Agunan diikat dengan APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan), untuk itu harus menyetor biaya cadangan APHT sebesar 0,596 dari plafon kredit. Jaminan untuk fasilitas kredit diatas adalah sebagai berikut: Tanah dan bangunan yang telah terbangun maupun yang akan dibangun kemudian diatas lahan proyek perumahan Serasi Indah dengan luas minimal 234.340 m2 beserta. lahan yang menjadi akses jalan masuk yang berlokasi di Desa Lemahmulya, Keamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. Personal guarantee atas nama Ventje Rahardjo Soedigno. Personal guarantee atas nama Richard Rachmadi Wiriahardja. Standing Instruction atas penyaluran pencairan dana Kredit Konstruksi serta hasil penjualan unit rumah Serasi Indah, baik secara tunai, kredit, maupun bentuk penjualan yang lain ke rekening giro PT Serena Inti Sejati di Bank BTN. Cessie atas seluruh piutang PT Serena Inti Sejati yang berkaitan dengan semua proyek Serasi Indah. Perusahaan diwajibkan untuk menjaga nilai Debt to Eguity Ratio (DER) tidak melebihi 50076 dan rasio kecukupan modal minimal sebesar 1096 dari total utang di BTN. Pada tanggal 30 September 2023, SIS telah memenuhi financial covenant untuk perjanjian di atas. Saldo pinjaman 30 September 2023 adalah sebesar Rp. 21.100.000.000. 35
Page 38 OCR 0.943
PT NUSANTARA ALMIAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 18. 19. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN Rincian pembayaran utang pembiayaan konsumen minimum pada masa yang akan datang berdasarkan perjanjian utang pembiayaan konsumen tersebut adalah sebagai berikut: 30 September 2023 31 Desember 2022 Pembayaran angsuran minimum: Sampai dengan satu tahun 186.792.000 52.789.766 Lebih dari satu tahun dan kurang dari empat tahun 474.436.000 39.592.326 Total 661.228.000 92.382.092 Dikurangi beban bunga yang belum jatuh tempo (77.358.504) (21.318.949) Nilai sekarang atas pembayaran minimum utang pembiayaan konsumen 583.869.496 71.063.143 Dikurangi bagian jangka pendek (150.577.289) (40.607.511) Bagian jangka panjang 433.292.207 30.455.632 Grup memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Mandiri Tunas Finance, pihak ketiga, untuk pengadaan kendaraan. Perjanjian pembiayaan konsumen akan mensyaratkan pembayaran dengan jangka waktu 4 tahun, dan akan jatuh tempo pada tahun 2027. Tingkat bunga efektif rata-rata 640 - 1376 per tahun. Utang ini dijamin dengan aset yang dibeli menggunakan dana dari pinjaman terkait. Perjanjian pembiayaan konsumen membatasi Grup, antara lain, untuk menjual dan mengalihkan hak pemilikan kendaraan yang dibeli. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup telah mematuhi pembatasan sesuai dengan perjanjian. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA Grup mencadangkan liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tanggal 25 Maret 2003. Penyisihan liabilitas imbalan pascakerja untuk periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 dihitung menggunakan metode “Projected Unit Credit”, dengan asumsi — asumsi utama sebagai berikut: 31 Desember 2022 Tingkat diskonto 1,440 Tingkat kenaikan gaji To Usia pensiun 55 tahun Tingkat mortalitas (Tabel Mortalitas Indonesia/TMI) TMI IV - 2019 Tingkat pensiun dini/pengunduran diri 3Yo 36
Page 39 OCR 0.933
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 19. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (LANJUTAN) Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari program imbalan pascakerja adalah sebagai berikut: 31 Desember 2022 Beban jasa kini 224.545.045 Beban bunga 56.991.257 Dampak penerapan siaran pers DSAK (91.481.134) Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi 190.055.168 Kerugian aktuarial yang diakui pada Penghasilan komprehensif lain 23.170.734 Total 213.225.902 Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut: 31 Desember 2022 Saldo awal 767.801.574 Beban jasa kini 224.545.045 Beban bunga 56.991.257 Dampak penerapan siaran pers DSAK (91.481.134) Kerugian aktuarial 23.170.734 Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi 981.027.476 Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan kerja karyawan pada tanggal 30 September 2023, 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: 31 Desember 2022 1-2 tahun 381.313.633 2-5 tahun - Di atas 5 tahun 8.763.505.352 Total 9.144.813.985 20. MODAL SAHAM Rincian kepemilikan saham pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Persentase Pemegang Saham Total Saham Kepemilikan Total Richard Rachmadi Wiriahardja 977.980.000 44,506 195.596.000.000 PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk 758.000.000 3449 151.600.000.000 Michella Ristiadewi 20.000 010179 4.000.000 Masyarakat (masing -masing kurang dari 594) 461.540.705 21,007 92.308.141.000 Total 2.197.540.705 100,00” 439.508.141.000 37
Page 40 OCR 0.950
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 21. 22. 23. 24. 25. TAMBAHAN MODAL DISETOR Pada tanggal 30 September 2023, akun ini terdiri dari: Tambahan modal disetor dari Penawaran Umum Perdana sebanyak 461.538.000 saham dengan nilai nominal Rp 200 per lembar saham yang ditawarkan sebesar Rp 220 per lembar saham (Catatan 1b) 9.230.760.000 Tambahan modal disetor dari Penerbitan Saham Waran sebanyak 2.705 saham dengan nilai nominal Rp 200 per lembar saham yang ditawarkan sebesar Rp 680 per lembar saham 1.298.400 Selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali (7.882.754.064) Biaya emisi saham (Catatan 1b) 3.500.000.000 Total (2.150.695.664 SALDO LABA TELAH DITENTUKAN PENGGUNAANNYA Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham No. 92 tanggal 22 April 2022 yang dibuat dihadapan Recky Francky Limpele S.H., Notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui penyisihan cadangan saldo laba sebesar Rp. 459.179.710 dari laba bersih tahun buku 2021 sebagai laba ditahan yang telah ditentukan penggunaannya. PENJUALAN NETO 30 September 2023 30 September 2022 Rumah 38.132.750.000 57.004.045.000 Kavling Tanah 2.179.400.000 9.684.500.000 Total 40.312.150.000 66.688.545.000 Sepanjang periode berjalan, tidak terdapat pelanggan individual yang nilai transaksinya melebihi 10965 dari penjualan bersih kumulatif ataupun penjualan yang dilakukan kepada pihak-pihak berelasi. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG 30 September 2023 30 September 2022 Rumah 24.637.995.484 35.429.412.522 Kavling tanah 620.186.060 4.306.965.120 Total 25.258.181.544 39.736.377.642 Sepanjang tahun berjalan, tidak terdapat transaksi dengan pemasok yang nilai transaksinya melebihi 1076 dari penjualan bersih kumulatif ataupun penjualan yang dilakukan kepada pihak-pihak berelasi. BEBAN PENJUALAN 30 September 2023 30 September 2022 Biaya promo penjualan 2.858.883.658 4.601.322.508 Komisi penjualan 2.804.226.730 4.779.967.893 Iklan dan promosi 100.800.000 90.000.000 Total 5.763.910.388 9.471.290.401 38
Page 41 OCR 0.940
PT NUSANTARA ALMALZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 26. 27. 28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 30 September 2023 30 September 2022 Gaji, upah dan tunjangan 2.954.805.091 2.705.214.208 Beban rumah tangga — proyek 2.553.568.198 3.068.007.745 Perijinan 2.122.306.248 3.199.025.239 Jasa profesional 1.618.917.382 1.367.720.888 Penyusutan (Catatan 11) 390.993.643 150.760.157 Pajak 381.177.587 549.607.041 Beban rumah tangga — pusat 135.787.750 - Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 50.000.000) 1.458.346.651 1.069.591.703 Total 11.615.902.550 12.109.926.981 PENGHASILAN (BEBAN) USAHA LAINNYA — NETO Rincian penghasilan (beban) usaha lainnya - neto adalah sebagai berikut: 30 September 2023 30 September 2022 Lain-lain 1.661.382 1.402.520 Total 1.661.382 1.402.520 INFORMASI PIHAK BERELASI Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan beberapa transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dilakukan pada tingkat harga dan persyaratan tertentu, Rangkuman transaksi dan saldo dari transaksi-transaksi tersebut adalah sebagai berikut: 30 September 2023 (0) 31 Desember 2022 (V2) Liabilitas Liabilitas jangka panjang Utang pihak berelasi Richard Rachmadi Wiriahardja 6.126.146.983 6,85 6.204.646.983 6,69 PT. Manggala Citra Abadi (MCA) 1.273.527.973 2,96 4.468.027.973 4,82 Total 7.399.674.956 9,81 10.672.674.956 11,51 Sifat hubungan dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: Pihak-pihak Berelasi Sifat Berelasi Richard Rachmadi Wiriahardja PT. Manggala Citra Abadi (MCA)" Pemegang saham Perusahaan afiliasi Seluruh transaksi pihak berelasi dengan pemegang saham tidak memiliki bunga, tidak ada jangka waktu jatuh tempo ataupun jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup sehubungan dengan utang lain-lain pihak berelasi. Pada tanggal 21 Januari 2021 SIS memperoleh pinjaman dari MCA dengan pagu maksimal Rp. 6.000.000.000, bunga 3Ys dengan jangka waktu pinjaman 2 tahun. Perjanjian ini sudah diperpanjang selama 2 tahun sehingga berlaku sampai dengan 21 Januari 2025. Pinjaman ini dalam mata uang Rupiah. 39
Page 42 OCR 0.960
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 29. 30. 31. UTANG SUBORDINASI Pada tanggal 3 Oktober 2018, SIS, entitas anak, membuat perjanjian dengan beberapa pemegang saham dalam pemberian utang subordinasi. Utang subordinasi merupakan utang kepada pemegang saham yang ditempatkan sebagai pinjaman subordinasi atas fasilitas kredit BNI (Subordinated Loan) yang diperoleh SIS. SIS dilarang untuk melunasi seluruh utang SIS kepada pemegang saham atau SIS afiliasi yang telah didudukan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit tersebut. Utang subordinasi tersebut tidak dikenakan bunga, tanpa jaminan, dan tidak ada jangka waktu pelunasan. INSTRUMEN KEUANGAN Nilai wajar dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang pihak berelasi, aset keuangan lancar lainnya, utang bank, utang pembiayaan konsumen liabilitas lancar keuangan lainnya, utang usaha - pihak ketiga, utang pihak berelasi dan beban akrual mendekati jumlah tercatat karena jangka waktu yang singkat atas instrumen keuangan tersebut. Nilai wajar utang bank dan utang pembiayaan konsumen mendekati jumlah tercatat karena telah dikenakan tingkat suku bunga pasar. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup tidak memiliki aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN Grup memiliki eksposur risiko dalam bentuk risiko kredit dan risiko likuiditas. Manajemen terus memantau proses manajemen risiko Grup untuk memastikan keseimbangan yang sesuai antara risiko dan pengendalian yang dicapai. Kebijakan dan sistem manajemen risiko dipantau secara berkala untuk mencerminkan perubahan dalam kondisi pasar dan kegiatan Grup. 1. Risiko Kredit Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan atau kontrak pelanggan akan gagal memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Tujuan Grup adalah untuk mencari pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dan meminimalkan kerugian yang terjadi karena peningkatan eksposur risiko kredit. Grup melakukan transaksi hanya dengan pihak ketiga yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik, Ini adalah kebijakan Grup bahwa semua pelanggan yang akan melakukan transaksi secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan bahwa eksposur Grup terhadap piutang tak tertagih tidak signifikan. Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Grup hanya menempatkan dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga senantiasa memantau kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank dalam Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Terhadap eksposur yang terkait dengan dengan piutang. Grup menerapkan manajemen kredit dengan prinsip kehati-hatian di mana mencakup prosedur verifikasi kredit, pertimbangan atas kredibilitas konsumen dan penetapan jaminan kredit dalam bentuk sertifikat kepemilikan tanah/rumah. Manajemen juga senantiasa memantau kolektibilitas penagihan dan mengupayakan secara maksimum pencapaian zero bad debt. Selain dari itu dalam transaksi penjualan real estat. manajemen juga melakukan kerjasama dengan pihak bank dalam bentuk penyediaan fasilitas KPR sehingga dapat meminimumkan risiko kredit. 40
Page 43 OCR 0.890
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN) 1. Risiko Kredit (Lanjutan) Tabel di bawah menunjukkan analisis umur aset keuangan Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022: 30 September 2023 Telah jatuh tempo tetapi Belum jatuh tidak tempodantidak —— mengalami Mengalami Penyisihan mengalami penurunan penurunan penurunan penurunan nilai nilai nilai nilai Total Kas dan Setara kas 41.945.448.406 - - - 1.945.448.406 Piutang usaha - 15.808.460.265 - - 15.808.460.265 Piutang lain-lain 2.611.033.172 - - - 2.611.033.172 Total 44.556.481.578 15808-460.265 : : 60.364.941.343 31 Desember 2022 Telah jatuh tempo tetapi Belum jatuh tidak tempo dantidak —— mengalami Mengalami Penyisihan mengalami penurunan penurunan penurunan penurunan nilai nilai nilai nilai Total Kas dan Setara kas 25.468.614.912 - - - 25.468.614.912 Piutang usaha » 15.934.253.187 aa - 15.934.253.187 Piutang lain-lain 2.885.056.937 - - - 2.885.056.937 Total 28-353.671.849 — 15.934.253187 - : 4.287.925.036 2. Risiko Likuiditas Risiko likuiditas adalah risiko di mana Grup akan mengalami kesulitan dalam memperoleh dana guna memenuhi komitmennya atas liabilitas keuangan yang jatuh tempo dalam waktu singkat. Grup memiliki eksposur terhadap risiko likuiditas yang timbul terutama dari ketidaksesuaian jatuh tempo antara aset dan liabilitas keuangan. Grup memantau kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal pembayaran liabilitas keuangan dan arus kas keluar terkait dengan operasi sehari-hari, guna memastikan ketersediaan pendanaan yang cukup melalui fasilitas kredit, baik mengikat dan tidak mengikat. M
Page 44 OCR 0.901
PI NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 31. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN) 2. Risiko Likuiditas (Lanjutan Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. 30 September 2023 Kurang dari 1 1 sampai 3 3 sampai 12 1 sampai 5 Seperti yang bulan bulan bulan tahun dilaporkan Utang subordinasi - - - 6.853.455.000 6.853.455.000 Utang bank - 450.000.000 1.350.000.000 7.906.311.667 69.706.311.667 Utang usaha - - 12.905.670.639 - 12.905.670.639 Liabilitas lancar keuangan lainnya - - 4.650.296.950 - 4.650.296.950 Utang pihak berelasi - - 7.399.674.966 - 7.399.674.956 Beban akrual - - 996.973.598 - 996.973.598 Total - 450.000.000 27.302.616.143 T4.759.766.667 ——” 102.512.382.810 31 Desember 2022 Kurang dari T Tsampai 3 3'sampai 12 Seperti yang bulan bulan bulan 1 sampai 5 tahun dilaporkan Utang subordinasi - - - 6.845.579.826 6.846.579.826 Utang bank - 300.000.000 1.200.000.000 45.083.701.255 6.583.701.255 Utang usaha - 25.026.957 16.819.761.513 - 16.844.788.470 Liabilitas lancar . keuangan Lainnya - - 5.281.865.367 - 5.281.865.367 Utang — pihak berelasi - - 10.672.674.956 - 10.672.674.956 Beban akrual - - 1.140.631.174 - 1.140.631.174 Utang pembiayaan konsumen 3.383.959 6.767.918 30.455.634 30.455.632 71.063.143 Total 3.383.959 381.794.875 35-145.388.644 51.960.736.713 87.441.304.191 32. LABA NETO PER SAHAM DASAR Laba neto per saham dasar dihitung den gan membagi laba neto untuk para pemegang saham dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode/tahun bersangkutan. 30 September 2023 30 September 2022 Laba (Rugi ) Neto Periode Berjalan (4.162.978.953) 2.015.505.565 Jumlah rata-rata tertimbang Saham (setelah perubahan nilai nominal saham) 2.197.538.753 2.197.538.753 Laba (Rugi) per saham dasar / dilusi untuk periode tahun berjalan (2,23) 0,26 42
Page 45 OCR 0.942
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 33. 34. TRANSAKSI KOMBINASI BISNIS ENTITAS SEPENGENDALI DAN PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Pada tanggal 24 September 2019, Perusahaan mengakuisisi SIS dengan persentase kepemilikan 68,006 dengan harga pembelian Rp 36.720.000.000. Karena transaksi tersebut merupakan kombinasi bisnis entitas sepengendali, sehingga akuisisi tersebut dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan. Untuk tujuan penyajian, laporan keuangan Perusahaan, SIS digabungkan dan disajikan kembali seolah-olah Perusahaan dan SIS dikonsolidasikan sejak awal periode yang disajikan. Berikut ini merangkum nilai buku aset neto, kepentingan nonpengendali dan selisih nilai transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali yang timbul dari kombinasi bisnis entitas sepengendali: Total aset lancar 16.517.314.961 Total aset tidak lancar 117.130.184.990 Total aset 133.647.499.951 —— 241192 Total liabilitas jangka pendek 35.391.301.807 Total liabilitas jangka panjang 55.848.483.533 Total liabilitas 91.239.785.340 Total aset neto teridentifikasi dengan nilai buku 42.407.714.610 Kepentingan nonpengendali (13.570.468.676) Dikurangi imbalan yang dibayarkan (36.720.000.000) Total (7.882.754.064, INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS Informasi transaksi non kas adalah sebagai berikut: 30 September 2023 30 September 2022 Penambahan persediaan melalui reklasifikasi tanah yang yang belum dikembangkan 9.880.000.000 16.640.000.000 Penambahan aset tetap melalui utang pembiayaan konsumen 625.042.330 - 43
Page 46 OCR 0.900
PT NUSANTARA ALMAZIA Tbk DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2023 Serta Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 34. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS (LANJUTAN) Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan: 30 September 2023 Saldo awal Arus kas - Neto Lain-lain Saldo Akhir Utang subordinasi 6.846.579.826 - 6.875.174 6.853.455.000 Utang bank 46.583.701.255 23.031.825.000 90.785.412 69.706.311.667 Utang pembiayaan konsumen 71.063.143 (150.577.289) 663.383.642 583.869.496 Utang pihak berelasi 10.672.674.956 (3.273.000.000) - 7.399.674.956 Total 64.174.019.180 19.608.247.711 761.134.228 84.543.311.19 31 Desember 2022 Saldo awal Arus kas - Neto Lain-lain Saldo Akhir Utang subordinasi 6.720.810.386 - 125.769.440 6.846.579.826 Utang bank 59.182.469.981 (13.308.196.996) 709.428.267 46.583.701.255 Utang pembiayaan konsumen 111.670.654 (40.607.511) - 71.063.143 Utang pihak berelasi 14.007.975.71 (3.335.300.215) - 10.672.674.956 Total 80.022.926.192 (16.684.104.719) 835.197.707 64.174.019.180 35. INFORMASI SEGMEN Grup beroperasi hanya dalam satu segmen usaha yaitu peni dari Grup yang terlibat secara terpisah dalam aktivitas bisi gembang real estat. Tidak ada komponen nis ataupun yang informasi keuangannya dapat dipisahkan. 36. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 30 September 2023 Persentase Saldo Awal Kepentingan Bagian Bagian Laba Bagian Saldo Akhir Kepentingan Nonpengendali Tambahan Rugi Neto Penghasilan Nonpengendali Pada saat Modal Disetor Komprehensif Akuisis Lain sis 321, 19162421417 : (6375175) 743.194.392 : 19.898.740.625 31 Desember 2022 Persentase Saldo Awal Kepentingan Bagian Bagian Laba Bagian Saldo Akhir Kepentingan Nonpengendali Tambahan Rugi Neto Penghasilan Nonpengendali Pada saat Modal Disetor Komprehensif Akuisis Lain sis 321 176B2.76.031 : 01077) 1:577.385308 T2657.550 19162421211 44
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.