Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 53
Page 1
Nomor Surat 089/CORP/POSA-BPI/X/2023
Nama Emiten PT Bliss Properti Indonesia Tbk.
Kode Emiten POSA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Lahan Investasi Jakarta 2016 Beroperasi 193.192.809.275 PENUH IDR 99.99
Makmur lndah
(LMI)
2 PT Pusat Pusat Jakarta 2013 Beroperasi 96.950.586.710 PENUH IDR 99.99
Bisnis perbelanjaan,
Ponorogo hotel dan
(PBP) fasilitas
lainnya
3 PT Merdeka Investasi Jakarta 2016 Beroperasi 1.272.770.280 PENUH IDR 99.99
Agung
Sempurna
(MAS)
4 PT Tanjung Pusat Jakarta 2016 Beroperasi 218.438.433.504 PENUH IDR 90.0
Pinang Sakti perbelanjaan
(TPS) dan fasilitas
lainnya
5 PT Utama Pusat Jakarta Pra-operasi 188.523.740.828 PENUH IDR 99.99
Teguh Abadi perbelanjaan
(UTA) dan fasilitas
lainnya
6 PT BST Properti Jakarta Pra-operasi 3.001.749.650 PENUH IDR 99.99
Perlautan Bali
(BPB)
7 PT Berkat Perdagangan Jakarta 2019 Beroperasi 282.225.509 PENUH IDR 99.99
Perdana
Makmur
(BPM)
8 PT Bliss Pusat Jakarta 2015 Beroperasi 228.668.531.146 PENUH IDR 99.99
Pembangunan perbelanjaan
Sejahtera dan fasilitas
(BPS) lainnya
9 PT Tanjung Investasi Jakarta 2016 Beroperasi 202.865.606.795 PENUH IDR 99.99
Pinang Indah
(TPI)
10 PT ABC Bali Investasi Jakarta Pra-operasi 3.077.188.639 PENUH IDR 99.99
Laut (ABL)
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bliss Properti Indonesia Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Bliss Properti Indonesia Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Bliss Properti Indonesia Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas POSA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA886 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
9,451,248,948 13,012,697,997
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
265,485,880 1,465,929
penggunaannya lancar
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
10,068,379,775 11,190,925,826
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
4,315,123,060 3,617,916,850
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 10,457,613 27,073,635 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
3,363,844,564 2,599,508,039
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
35,412,002,614 35,367,415,371
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
2,528,737,320 1,966,829,769
lancar
Jumlah aset lancar 65,415,279,774 67,783,833,416 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Jaminan tidak lancar 1,013,915,004 986,805,000 Non-current guarantees
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar biaya perolehan 8,000,000,000 8,000,000,000 assets amortized cost
diamortisasi
Aset keuangan tidak Other non-current
307,074,533 376,656,365
lancar lainnya financial assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Persediaan tidak Non-current
196,616,902 304,052,717
lancar lainnya inventories
Properti investasi 744,958,326,408 770,286,327,013 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
15,299,068,194 14,419,002,218
equipment
Aset takberwujud selain Intangible assets other
26,642,286 36,062,718
goodwill than goodwill
Jumlah aset tidak lancar 769,801,643,327 794,408,906,031 Total non-current assets
Jumlah aset 835,216,923,101 862,192,739,447 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
8,430,129,155 7,552,429,773
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
432,207,319 563,220,647
ketiga third parties
Page 5
Utang lainnya pihak 5,000,000 5,000,000 Other payables
berelasi related parties
Beban akrual jangka Current accrued
406,467,496,016 355,171,989,407
pendek expenses
Utang pajak 1,777,094,376 1,322,959,358 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
7,706,671,053 11,399,504,855
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 525,224,437,840 489,523,037,642
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 265,710,754 1,017,303,210 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
950,308,746,513 866,555,444,892
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 64,831,993,523 104,782,933,716 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
3,884,104,119 3,884,104,118
liabilitas sewa
pembiayaan
Pendapatan diterima Non-current unearned
12,311,459,527 10,620,783,212
dimuka jangka panjang revenue
Uang jaminan jangka Non-current deposits
12,160,585,943 12,941,274,083
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 958,286,834 728,690,517 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
94,146,429,946 132,957,785,646
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 1,044,455,176,459 999,513,230,538 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 838,887,020,600 838,887,020,600 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
78,150,258,001 78,150,258,001
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 2,123,956,918 1,683,672,724 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
( 1,119,623,689,801 ( 1,048,189,321,574
Page 6
belum ditentukan ) ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
( 200,462,454,282 ) ( 129,468,370,249 )
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 8,775,799,076 ) ( 7,852,120,842 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas ( 209,238,253,358 ) ( 137,320,491,091 ) Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
835,216,923,101 862,192,739,447
ekuitas
Page 7
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
42,416,903,884 44,223,168,086
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 43,213,678,362 ) ( 41,593,843,396 )
pendapatan
Jumlah laba bruto ( 796,774,478 ) 2,629,324,690 Total gross profit
Beban penjualan ( 127,083,046 ) ( 23,052,120 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 17,372,637,235 ) ( 15,116,256,668 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 49,580,283,373 ) ( 43,764,307,004 ) Interest and finance costs
Beban lainnya ( 3,263,321,458 ) ( 3,669,261,564 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 752,833,544 ) 986,586,190 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 71,892,933,134 ) ( 58,956,966,476 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 465,113,327 ) ( 409,624,846 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 72,358,046,461 ) ( 59,366,591,322 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 72,358,046,461 ) ( 59,366,591,322 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 440,284,194 425,103,293 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 440,284,194 425,103,293 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 440,284,194 425,103,293 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 71,917,762,267 ) ( 58,941,488,029 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 71,434,368,227 ) ( 59,084,809,492 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 923,678,234 ) ( 281,781,830 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 70,994,084,033 ) ( 58,659,706,199 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 923,678,234 ) ( 281,781,830 ) attributable to non-controlling
Page 8
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 8.52 ) ( 7.043 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang ( 8.46 ) ( 6.99 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
838,887,020,600 78,150,258,001 1,683,672,724 ( 1,048,189,321,574 ) ( 129,468,370,249 ) ( 7,852,120,842 ) ( 137,320,491,091 )
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 838,887,020,600 78,150,258,001 1,683,672,724 ( 1,048,189,321,574 ) ( 129,468,370,249 ) ( 7,852,120,842 ) ( 137,320,491,091 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 71,434,368,227 ) ( 71,434,368,227 ) ( 923,678,234 ) ( 72,358,046,461 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 440,284,194 440,284,194 440,284,194 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 838,887,020,600 78,150,258,001 2,123,956,918 ( 1,119,623,689,801 ) ( 200,462,454,282 ) ( 8,775,799,076 ) ( 209,238,253,358 ) Equity position, end of the period
Page 10
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
838,887,020,600 78,150,258,001 794,081,243 ( 929,742,990,761 ) ( 11,911,630,917 ) ( 4,686,743,183 ) ( 16,598,374,100 )
period
Posisi ekuitas, awal periode 838,887,020,600 78,150,258,001 794,081,243 ( 929,742,990,761 ) ( 11,911,630,917 ) ( 4,686,743,183 ) ( 16,598,374,100 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 59,084,809,492 ) ( 59,084,809,492 ) ( 281,781,830 ) ( 59,366,591,322 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 425,103,293 425,103,293 425,103,293 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 838,887,020,600 78,150,258,001 1,219,184,536 ( 988,827,800,253 ) ( 70,571,337,116 ) ( 4,968,525,013 ) ( 75,539,862,129 ) Equity position, end of the period
Page 11
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
43,211,897,666 44,410,529,979
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 32,896,376,119 ) ( 28,335,136,815 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 7,533,114,323 ) ( 7,335,038,325 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
2,782,407,224 8,740,354,839
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
298,855,538 116,612,329
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 238,879,465 ) ( 201,836,187 ) from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
2,842,383,297 8,655,130,981
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 508,926,120 ) ( 4,921,097,169 )
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,711,182,605 ) ( 345,667,874 )
aset tetap property and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 194,440,626 ) ( 50,169,395 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
(0)
piutang kepada pihak berelasi related parties
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 1,136,550,000 ) ( 1,136,550,000 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 3,551,099,351 ) ( 6,453,484,438 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 2,852,732,995 ) ( 3,562,107,507 ) Payments of bank loans
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 2,852,732,995 ) ( 3,562,107,507 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 3,561,449,049 ) ( 1,360,460,964 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
13,012,697,997 14,577,230,883
awal periode flows, beginning of the period
Page 12
Kas dan setara kas arus kas, 9,451,248,948 13,216,769,919 Cash and cash equivalents akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian, disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian akrual, kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan statements
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada
kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas disusun dengan
menggunakan metode langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan konsolidasian
keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha.
Prinsip-prinsip konsolidasi Entitas anak adalah seluruh entitas dimana Kelompok Usaha memiliki pengendalian. Kelompok Usaha Principles of consolidation
mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil. Kelompok Usaha menilai kembali
apakah Kelompok Usaha mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak
dimulai sejak tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir
ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas
anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya
pengendalian sampai dengan tanggal ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas
anak. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan kepentingan nonpengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan
nonpengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan
entitas anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha.
Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra grup
terkait dengan transaksi antar entitas dalam Kelompok Usaha. Perubahan dalam bagian kepemilikan
atas entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian pada entitas anak dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali yang
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara langsung di ekuitas dan
mengatribusikannya kepada pemilik entitas induk. Ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian
pada entitas anak, maka Kelompok Usaha menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill),
liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara keuntungan atau kerugian yang dihasilkan
diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar. Kelompok Usaha
menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi
suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diambil alih dan
kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Kelompok Usaha. Beban akuisisi terkait dibebankan pada
saat terjadinya. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil
alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.
Setiap imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas yang merupakan
instrumen keuangan dan termasuk dalam ruang lingkup PSAK 71: Instrumen Keuangan diukur pada
nilai wajar dengan perubahan pada nilai wajar diakui baik dalam laba rugi atau penghasilan
Page 14
komprehensif lain. Jika imbalan kontinjensi tidak termasuk dalam ruang lingkup PSAK 71 diukur
dengan PSAK yang sesuai. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Pada akuisisi bertahap, Kelompok Usaha
mengakui kepentingan nonpengendali sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional
kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Selisih lebih nilai agregat dari imbalan
yang dialihkan, jumlah kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai wajar pada
tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi yang melebihi nilai
wajar bagian Kelompok Usaha atas aset bersih yang dapat diidentifikasi yang diakuisisi dicatat sebagai
goodwill. Jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi melebihi nilai gabungan imbalan yang dialihkan
dalam kasus pembelian dengan diskon, maka selisih tersebut diakui langsung dalam laba rugi. Setelah
pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai. Untuk
tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
akuisisi, dialokasikan ke setiap unit penghasil kas dari Kelompok Usaha yang diharapkan bermanfaat
untuk kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
ditetapkan ke unit-unit tersebut. Jika goodwill yang telah dialokasikan pada suatu unit penghasil kas
dan bagian operasi atas unit tersebut dilepas, maka goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepas
tersebut dimasukkan ke dalam jumlah tercatat operasi ketika menentukan keuntungan atau kerugian
dari pelepasan. Goodwill yang dilepas dalam keadaan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi
yang dilepas dan porsi unit penghasil kas yang ditahan.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan Cash and cash equivalents
atau kurang sejak tanggal penempatannya dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi
penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset Keuangan Kelompok Usaha menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan Trade and other receivables
awal. Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam
kategori berikut: - Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, dan - Aset keuangan yang
diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.Semua aset
keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali
aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian. Pembelian atau penjualan aset
keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau
kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu
pada tanggal Kelompok Usaha berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Pada tanggal
31 Desember 2022 dan 2021, Kelompok Usaha hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai
aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Kelompok Usaha meliputi kas
dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang pihak berelasi, bank yang dibatasi
penggunannya, deposito berjangka, deposit, dan aset keuangan lainnya. Aset keuangan
diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset
keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. Aset keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest
Rate) (?EIR?), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung
dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian
integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi konsolidasian. Kerugian yang timbul
dari penurunan nilai juga diakui pada laba rugi konsolidasian. Aset keuangan dihentikan pengakuannya
Page 15
ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan
Kelompok Usaha telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat kepemilikannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto Inventories
(lower of cost or net realizable value) dimana biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
tertimbang (weighted-average method). Biaya perolehan terdiri dari bahan baku langsung, jika sesuai,
upah langsung, dan biaya-biaya tidak langsung yang terjadi untuk membawa persediaan ke lokasi dan
kondisi sekarang. Nilai realisasi neto merupakan estimasi harga jual dikurangi semua estimasi biaya
penyelesaian dan biaya-biaya yang akan terjadi dalam memasarkan, menjual dan mendistribusi.
Penyisihan persediaan dilakukan atas dasar hasil penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir
tahun.
Properti investasi Properti investasi terdiri dari tanah, hak atas tanah, bangunan dan aset dalam penyelesaian, yang Investment property
dikuasai untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk
digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual
dalam kegiatan usaha sehari-hari. Kelompok Usaha telah memilih model biaya (cost model) sebagai
kebijakan akuntansi pengukuran properti investasi. Properti investasi dinyatakan sebesar biaya
perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, kecuali
tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk biaya penggantian dari properti investasi yang
ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi; dan tidak termasuk biaya harian
penggunaan properti investasi. Penyusutan bangunan dihitung dengan menggunakan metode garis
lurus (straight-line method) selama umur manfaat aset antara 30 tahun. Properti investasi dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan investasi
diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun terjadinya
penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya
sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari investasi
dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya
penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. Properti investasi mencakup
juga dalam proses pembangunan yang di masa depan akan digunakan sebagai investasi.
Aset tetap Kelompok Usaha telah memilih model biaya (cost model) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran Fixed assets
aset tetapnya. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi
penyusutan dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
(straight-line method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun Bangunan dan prasarana 20 Peralatan kantor 4 ? 8 Peralatan hotel 4 ? 8 Kendaraan 5 Pada
setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode
penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Beban perbaikan dan
pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat
terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenaan dengan aset
tersebut akan mengalir ke kelompok usaha, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Sesuai dengan ISAK 36, Kelompok Usaha menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis
hak tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (?HGU?), Hak Guna Bangunan (?HGB?) dan Hak Pakai
(?HP?) dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika
tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Kelompok Usaha,
Page 16
melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Kelompok Usaha menerapkan
perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak
atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Kelompok Usaha menerapkan PSAK
16 ?Aset tetap?. Aset dalam penyelesaian disajikan dalam ?Aset Tetap? dan dinyatakan sebesar biaya
perolehan. Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke
masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
digunakan sesuai dengan tujuannya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan
atau pelepasannya. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan
dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
Tanah belum dikembangkan N/A Undeveloped land
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang Impairment of non-financial assets
mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai
diakui sebesar jumlah tercatat aset yang melebihi jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah
jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pemakaian. Untuk
tujuan pengujian penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas
terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan ditelaah
untuk kemungkinan pembalikan dari penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.
Beban tangguhan Beban dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Deferred charges
metode garis lurus.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: - Liabilitas keuangan yang Trade payables and other liabilities
diukur dengan biaya diamortisasi; dan - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba
rugi. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan
utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal 31 Desember
2022 dan 2021, Kelompok Usaha hanya memiliki liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas keuangan Kelompok Usaha meliputi utang
usaha, utang lain-lain, beban akrual, uang jaminan, utang bank, dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai
liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan bunga) selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya keuangan dalam laba rugi
konsolidasian. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau
dibatalkan atau kedaluwarsa. Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara
Page 17
substansial, atau modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada,
pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan
pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba
rugi konsolidasian.
Pengakuan pendapatan dan beban Kelompok Usaha mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Kelompok Usaha Revenue and expense recognition
mengakui pendapatan pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan
mencerminkan jumlah yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk
barang atau jasa tersebut. Dalam menerapkan Standar ini, Kelompok Usaha mempertimbangkan
syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan yang relevan. Pendapatan diakui menggunakan
penilaian 5 langkah: 1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan Kontrak adalah kesepakatan antara dua
pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat dipaksakan. 2. Identifikasi
Kewajiban Pelaksanan dalam Kontrak Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk
mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan barang atau jasa) yang berifat dapat dibedakan; atau
serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki
pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan,
atau dapat diidentifikasi secara terpisah. 3. Penetapan Harga Transaksi Harga transaksi adalah jumlah
imbalan yang diperkirakan menjadi hak Kelompok Usaha dalam pertukaran untuk mengalihkan barang
atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga (misalnya,
pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel,
Kelompok Usaha mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran
untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah
variabel yang akan dibayar selama kontrak. 4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri
relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relative perlu diestimasi. 5. Pengakuan Pendapatan
ketika Kewajiban Pelaksanan Dipenuhi Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi
penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan
dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan
pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada waktu
tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan. Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi
sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur kemajuan penyelesaian kewajiban
pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik ?Metode Keluaran? atau
?Metode Masukan?. Biaya Mendapatkan Kontrak Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak
dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Kelompok Usaha mengharapkan untuk memulihkan biaya
tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk mendapatkan kontrak dengan
pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh. Biaya Pemenuhan
Kontrak Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut
memenuhi semua kriteria berikut: a) biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang
diantisipasi yang secara spesifik dapat diidentifikasi oleh Kelompok Usaha; b) biaya menghasilkan atau
meningkatkan sumber daya Kelompok Usaha yang akan digunakan untuk memenuhi (atau terus
memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan c) biaya diharapkan dapat dipulihkan Aset
yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul
dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut
diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya. Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Penjabaran mata uang asing N/A Foreign currency translation
Page 18
Transaksi dengan pihak berelasi Sesuai dengan PSAK 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?, suatu pihak dianggap berelasi jika Transactions with related parties
salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (melalui kepemilikan, secara langsung
atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (melalui partisipasi dalam kebijakan
keuangan dan operasi) atas pihak lain dalam pengambilan keputusan keuangan dan operasi. Seluruh
saldo dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi diungkapkan dalam Catatan 34 atas
laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Pajak Final Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34 tanggal 6 September 2017, penghasilan dari Income taxes
sewa pusat niaga dikenakan pajak final sebesar 10%. Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas
yang terkait pajak penghasilan final dan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau
liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak periode berjalan sehubungan dengan pajak penghasilan final
dihitung secara proporsional terhadap jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui selama tahun
berjalan. Perbedaan antara pajak penghasilan final yang dibayarkan dengan jumlah yang dibebankan
sebagai beban pajak penghasilan final dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak. Pajak Kini Pajak terutang kini
didasarkan pada laba kena pajak tahun berjalan. Laba kena pajak berbeda dari laba yang dilaporkan
dalam laba rugi masing-masing entitas dalam Kelompok Usaha karena tidak termasuk pos-pos dari
pendapatan atau beban yang dapat dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun-tahun lainnya dan
selanjutnya tidak termasuk pos-pos yang tidak dapat dikenakan pajak atau dikurangkan dari pajak.
Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan
Tahunan (?SPT?) terkait dengan keadaan dimana peraturan pajak yang berlaku memerlukan
interpretasi dan, jika diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin
timbul. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas
perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya
untuk tujuan pelaporan keuangan konsolidasian. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak, kecuali bagi liabilitas pajak tangguhan yang berasal dari (a)
pengakuan awal goodwill; atau (b) pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang (i)
bukan transaksi kombinasi bisnis, dan (ii) pada waktu transaksi tidak memengaruhi laba akuntansi dan
laba kena pajak atau rugi pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang
dapat dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena
pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan, dan rugi fiskal belum
dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset
atau liabilitas dalam transaksi yang (a) bukan transaksi kombinasi bisnis dan; (b) tidak memengaruhi
laba akuntansi maupun laba atau rugi kena pajak Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada
setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba
kena pajak mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak
tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha menilai kembali aset pajak tangguhan
yang tidak diakui. Kelompok Usaha mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui
apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan akan tersedia untuk
pemulihannya. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan pajak yang
diharapkan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan pajak dan
peraturan pajak yang berlaku atau secara telah berlaku pada tanggal pelaporan. ? Aset dan liabilitas
pajak tangguhan dapat saling hapus jika, dan hanya jika, (a) memiliki hak yang dapat dipaksakan
secara untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan (b) aset serta liabilitas
Page 19
pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama.
Pinjaman Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: - Liabilitas keuangan yang Borrowings
diukur dengan biaya diamortisasi; dan - Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba
rugi. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan
utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal 31 Desember
2022 dan 2021, Kelompok Usaha hanya memiliki liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas keuangan Kelompok Usaha meliputi utang
usaha, utang lain-lain, beban akrual, uang jaminan, utang bank, dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai
liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan bunga) selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya keuangan dalam laba rugi
konsolidasian. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau
dibatalkan atau kedaluwarsa. Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara
substansial, atau modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada,
pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan
pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba
rugi konsolidasian.
Provisi Provisi diakui jika Kelompok Usaha mempunyai liabilitas kini (hukum maupun konstruktif) sebagai Provisions
akibat peristiwa masa Ialu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah liabilitas tersebut dapat diestimasi
secara andal. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan liabilitas
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. Jika dampak nilai waktu dari uang cukup
material, maka jumlah provisi adalah nilai kini dari perkiraan pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan liabilitas. Ketika provisi didiskontokan, peningkatan jumlah provisi dikarenakan
berlalunya waktu diakui sebagai beban keuangan. Liabilitas kontinjensi diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian ketika tingkat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
ekonomi bertambah sehingga menjadi kemungkinan besar. Ketika kemungkinan arus keluar dalam
penyelesaian adalah kecil, maka liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian ketika kemungkinan besar terjadi
arus masuk manfaat ekonomi.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Kelompok Usaha mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek (jika Employee benefits
ada) ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu
dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan. Imbalan pasca-kerja Pada tanggal 31 Desember 2022
dan 2021, Kelompok Usaha menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan
Peraturan Pemerintah (?PP?) No. 35 tahun 2021 yang merupakan peraturan pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (Undang-Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada
November 2020. Program imbalan pasti ini tidak didanai. Liabilitas neto Kelompok Usaha atas program
imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan kerja pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai
wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan kerja dilakukan dengan menggunakan
metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir periode
Page 20
pelaporan. Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial,
b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas
aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran
kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Kelompok Usaha mengakui (1) biaya
jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap keuntungan atau kerugian atas
penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi pada saat terjadinya. Pada
bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK-IAI?)
menerbitkan siaran pers mengenai Pengatribusian Imbalan Pada Periode Jasa. Siaran pers tersebut
diterbitkan sehubungan dengan IFRS Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision IAS 19
Employee Benefits mengenai Attributing Benefit to Periods of Service pada bulan Mei 2021. DSAK-IAI
menilai bahwa pola fakta program ension berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku di
Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan pola fakta dalam IFRIC Agenda Decision
tersebut. Dengan pola fakta yang serupa tersebut, maka perlakuan akuntansi dalam IFRIC Agenda
Decision relevan untuk diterapkan dalam program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan.
Setiap perubahan liabilitas imbalan kerja setelah penerapan atribusi imbalan sebagaimana dijelaskan
dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi. Berdasarkan siaran pers,
setiap Kelompok Usaha perlu menilai waktu yang wajar untuk mengubah kebijakan akuntansinya
terkait hal ini, yang dampaknya harus diperhitungkan secara retrospektif pada saldo awal periode
komparatif paling awal, jika material. Kelompok Usaha telah mengkaji dampak siaran pers ini terhadap
liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha pada tanggal 31 Desember 2022 dan menganggap
dampaknya tidak signifikan dan telah dibebankan pada periode berjalan.
Laba per saham Laba (rugi) neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) neto periode/tahun berjalan Earnings per share
yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang
beredar selama periode/tahun tersebut. Laba (rugi) per saham dilusian dihitung dengan membagi laba
(rugi) periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham biasa yang disesuaikan dengan dampak semua efek berpotensi saham biasa yang
dilutif.
Dividen N/A Dividends
Pelaporan segmen Kelompok Usaha melaporkan informasi segmen yang memungkinkan pengguna laporan keuangan Segment reporting
untuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis yang mana entitas terlibat dan
lingkungan ekonomi dimana entitas beroperasi. Sebuah segmen operasi adalah sebuah komponen
dari entitas yang: a. terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan
menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain
dari entitas yang sama); b. hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan
operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
dan menilai kinerjanya; dan c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Kelompok usaha
melakukan segmentasi pelaporan berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya
yang dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam
Kelompok Usaha. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi.
Instrumen keuangan derivatif N/A Derivative financial instruments
Page 21
Penerapan standar akutansi baru a. Standar (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan dan The implementation of new statements of
Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan Dalam tahun berjalan, Kelompok Usaha telah menerapkan accounting standards
standar akuntansi keuangan (?SAK?) dan interpretasi standar akuntansi keuangan (?ISAK?) baru dan
revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan
operasinya dan memengaruhi laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun
buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022. SAK baru dan revisi termasuk pengesahan
amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai
berikut: - Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual -
Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak
Memberatkan ? Biaya Memenuhi Kontrak - PSAK 69: Agrikultur (Penyesuaian Tahunan 2020) SAK
baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif
dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: (lanjutan) - PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian
Tahunan 2020) - PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020) b. Standar (?SAK?) dan Interpretasi
Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif (pada atau setelah 1
Januari 2023) - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan
akuntansi - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
Jangka Pendek atau Jangka Panjang - Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil sebelum
Penggunaan yang Diitensikan - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi
Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi - Amendemen PSAK 46: Pajak
Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. -
Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan
- Amendemen PSAK 73: Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik c. Standar
(?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum
Berlaku Efektif (pada atau setelah1 Januari 2024). - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait
Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik d. Standar (?SAK?) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1
Januari 2025) - PSAK 74: Kontrak Asuransi - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang
Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif. Beberapa dari SAK dan ISAK
termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan
dengan kegiatan Kelompok Usaha telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan
Akuntansi yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan
Kelompok Usaha atau mungkin akan memengaruhi kebijakan akuntansinya di masa depan sedang
dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Kombinasi bisnis Kelompok Usaha menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang Business combination
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas
yang diambil alih dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Kelompok Usaha. Beban akuisisi
terkait dibebankan pada saat terjadinya. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas
kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar
pada tanggal akuisisi. Setiap imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada
Page 22
nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas
yang merupakan instrumen keuangan dan termasuk dalam ruang lingkup PSAK 71: Instrumen
Keuangan diukur pada nilai wajar dengan perubahan pada nilai wajar diakui baik dalam laba rugi atau
penghasilan komprehensif lain. Jika imbalan kontinjensi tidak termasuk dalam ruang lingkup PSAK 71
diukur dengan PSAK yang sesuai. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak
diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Pada akuisisi bertahap, Kelompok
Usaha mengakui kepentingan nonpengendali sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional
kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Selisih lebih nilai agregat dari imbalan
yang dialihkan, jumlah kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai wajar pada
tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada pihak yang diakuisisi yang melebihi nilai
wajar bagian Kelompok Usaha atas aset bersih yang dapat diidentifikasi yang diakuisisi dicatat sebagai
goodwill. Jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi melebihi nilai gabungan imbalan yang dialihkan
dalam kasus pembelian dengan diskon, maka selisih tersebut diakui langsung dalam laba rugi. Setelah
pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai. Untuk
tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
akuisisi, dialokasikan ke setiap unit penghasil kas dari Kelompok Usaha yang diharapkan bermanfaat
untuk kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
ditetapkan ke unit-unit tersebut.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan dimana Kelompok Usaha memiliki akses pada tanggal tersebut. Jika tersedia,
Kelompok Usaha mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Kelompok
Usaha menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik
penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak
yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions), penggunaan nilai wajar
terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model
penilaian lain.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing N/A Foreign currency transactions and balances
Efek-efek N/A Securities
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Page 23
Aset hak guna Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna Right of use assets
awalnya diukur pada harga perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya
langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar
atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, dikurangi
insentif sewa yang diterima. Setelah tanggal permulaan, Kelompok Usaha mengukur aset hak-guna
dengan menggunakan model biaya yang berkaitan aset tetap sesuai PSAK 16. Berdasarkan model
biaya, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Kelompok Usaha pada
akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa penyewa akan
mengeksekusi opsi beli, Kelompok Usaha mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga
akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, Kelompok Usaha mendepresiasi aset hak-guna dari
tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir
masa sewa. Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa yang terutang
selama masa sewa, didiskontokan pada suku bunga implisit dalam sewa jika hal itu dapat segera
ditentukan. Jika suku bunga implisit tersebut tidak dapat segera ditentukan, Kelompok Usaha
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pembayaran sewa yang termasuk dalam
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: - pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap
secara-substansi dikurangi piutang insentif sewa; - pembayaran sewa variabel yang bergantung pada
indeks atau suku bunga, awalnya diukur menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan; - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh Kelompok Usaha dalam jaminan nilai
residual; - harga eksekusi opsi beli yang cukup pasti Kelompok Usaha akan mengeksekusi; dan -
pembayaran penalti untuk penghentian sewa lebih awal kecuali Kelompok Usaha cukup pasti untuk
tidak menghentikan kontrak lebih awal. Pembayaran sewa variabel yang tidak termasuk dalam
pengukuran liabilitas sewa diakui dalam laporan laba rugi pada periode terjadinya peristiwa atau
kondisi yang memicu terjadinya pembayaran, kecuali biaya tersebut dimasukkan dalam nilai tercatat
aset lain menurut Pernyataan lain. Liabilitas sewa selanjutnya diukur kembali untuk mencerminkan
perubahan dalam: - masa sewa (menggunakan tingkat diskonto yang direvisi); - penilaian opsi beli
(menggunakan tingkat diskonto yang direvisi); - jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam
jaminan nilai residual (menggunakan tingkat diskonto yang tidak berubah); atau - pembayaran sewa
masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau suku bunga yang digunakan untuk
menentukan pembayaran tersebut (menggunakan tingkat diskonto yang tidak berubah).
Properti investasi Properti investasi terdiri dari tanah, hak atas tanah, bangunan dan aset dalam penyelesaian, yang Investment properties
dikuasai untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk
digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual
dalam kegiatan usaha sehari-hari. Kelompok Usaha telah memilih model biaya (cost model) sebagai
kebijakan akuntansi pengukuran properti investasi. Properti investasi dinyatakan sebesar biaya
perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, kecuali
tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk biaya penggantian dari properti investasi yang
ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi; dan tidak termasuk biaya harian
penggunaan properti investasi. Penyusutan bangunan dihitung dengan menggunakan metode garis
lurus (straight-line method) selama umur manfaat aset antara 30 tahun. Properti investasi dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat
Page 24
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan investasi
diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun terjadinya
penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya
sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari investasi
dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya
penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. Properti investasi mencakup
juga dalam proses pembangunan yang di masa depan akan digunakan sebagai investasi.
Goodwill Pada akuisisi bertahap, Kelompok Usaha mengakui kepentingan nonpengendali sebesar nilai wajar Goodwill
atau sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi.
Selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan, jumlah kepentingan nonpengendali pada pihak
yang diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada pihak
yang diakuisisi yang melebihi nilai wajar bagian Kelompok Usaha atas aset bersih yang dapat
diidentifikasi yang diakuisisi dicatat sebagai goodwill. Jika nilai wajar atas aset neto yang diakuisisi
melebihi nilai gabungan imbalan yang dialihkan dalam kasus pembelian dengan diskon, maka selisih
tersebut diakui langsung dalam laba rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya
perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill
yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan ke setiap unit penghasil
kas dari Kelompok Usaha yang diharapkan bermanfaat untuk kombinasi tersebut, terlepas dari apakah
aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan ke unit-unit tersebut. Jika goodwill yang
telah dialokasikan pada suatu unit penghasil kas dan bagian operasi atas unit tersebut dilepas, maka
goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepas tersebut dimasukkan ke dalam jumlah tercatat
operasi ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepas dalam
keadaan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dilepas dan porsi unit penghasil kas
yang ditahan.
Investasi pada entitas asosiasi Investasi Kelompok Usaha pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas Investment in associates
asosiasi adalah suatu entitas dimana Kelompok Usaha atau entitas anak mempunyai pengaruh
signifikan, biasanya mempunyai kepemilikan saham 20% atau lebih dari hak suara entitas. Sesuai
dengan metode ekuitas, nilai perolehan investasi termasuk goodwill yang teridentifikasi ditambah atau
dikurang dengan bagian Kelompok Usaha atas laba atau rugi neto, penerimaan dividen dari investee
dan dikurangi dengan kerugian penurunan nilai sejak tanggal perolehan. Laba rugi mencerminkan
bagian atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada
ekuitas dari entitas asosiasi, Kelompok Usaha mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan
mengungkapkan hal ini, jika diterapkan, dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba atau
rugi yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Kelompok Usaha dengan
entitas asosiasi di eliminasi sesuai dengan jumlah kepentingan Kelompok Usaha dalam entitas
asosiasi. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi, disesuaikan jika diperlukan, untuk menjamin konsistensi
kebijakan akuntansi dengan yang digunakan oleh Kelompok Usaha.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang terdiri dari waralaba dinyatakan sebesar biaya perolehan dan diamortisasi Intangible assets
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset tersebut selama 3
sampai 5 tahun.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Page 25
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Aset konsesi N/A Concession assets
Liabilitas atas kontrak N/A Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and deposits from
other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell agreements
Page 26
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham N/A Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Seluruh beban yang terjadi sehubungan dengan penawaran saham Entitas Induk kepada masyarakat Stock issuance cost
dicatat sebagai pengurang akun ?Tambahan Modal Disetor? yang merupakan komponen ekuitas di
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Instrumen keuangan Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan Financial instruments
konsolidasian dikategorikan dalam hierarki nilai wajar berdasarkan sejauh mana input untuk
pengukuran nilai wajar yang diamati, dijelaskan sebagai berikut - Level 1 - berasal dari harga kuotasian
(tidak disesuaikan) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. Instrumen keuangan yang
termasuk dalam Level 1 terutama terdiri dari efek ekuitas dan efek utang yang tercatat di Bursa Efek
Indonesia. - Level 2 - berasal dari input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang
dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung atau secara tidak langsung. - Level 3
- berasal dari input untuk aset atau liabilitas yang tidak didasarkan pada data pasar yang dapat
diobservasi. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, tidak ada
perpindahan nilai wajar antara Tingkat 1 dan Tingkat 2.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai N/A Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan N/A Events after reporting period
Page 27
Penerapan standar akuntansi baru Dalam tahun berjalan, Kelompok Usaha telah menerapkan standar akuntansi keuangan (?SAK?) dan Adoption of new accounting standards
interpretasi standar akuntansi keuangan (?ISAK?) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen
dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan memengaruhi laporan keuangan
konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022.
SAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif
dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: - Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang
Referensi ke Kerangka Konseptual - Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset
Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan ? Biaya Memenuhi Kontrak - PSAK 69: Agrikultur
(Penyesuaian Tahunan 2020) SAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan
penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: (lanjutan) -
PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020) - PSAK 73: Sewa (Penyesuaian
Tahunan 2020)
Standar akuntansi yang telah disahkan namun - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan akuntansi - Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka effective
Pendek atau Jangka Panjang - Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan
yang Diitensikan - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi - Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Utang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing liabilities
Page 28
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
dimiliki langsung 12,904,028,754 968,507,075 13,872,535,829 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
1,644,283,647 55,051,054 1,699,334,701
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
6,722,895,464 212,604,588 6,935,500,052
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,689,908,031 17,684,306 1,335,700,000 3,043,292,337
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 22,961,115,896 1,253,847,023 1,335,700,000 25,550,662,919 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 7,321,852,604 0 7,321,852,604 Building, right of use assets
Aset hak guna 7,321,852,604 0 7,321,852,604 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
0 457,335,582 49,282,622 506,618,204
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
0 457,335,582 49,282,622 506,618,204
construction
Aset tetap Property, plant, and
30,282,968,500 1,711,182,605 1,384,982,622 33,379,133,727
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 6,331,505,842 880,364,712 7,211,870,554 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
1,360,933,774 72,734,878 1,433,668,652
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
4,507,794,407 277,782,420 4,785,576,827
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
770,713,230 261,962,484 1,032,675,714
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 12,970,947,253 1,492,844,494 14,463,791,747 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 2,893,019,029 723,254,757 3,616,273,786 Building, right of use assets
Aset hak guna 2,893,019,029 723,254,757 3,616,273,786 Right of use assets
Page 29
Aset tetap 15,863,966,282 2,216,099,251 18,080,065,533 Property, plant, and
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
14,419,002,218 15,299,068,194
equipment
Page 30
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
dimiliki langsung 12,672,481,529 231,547,225 12,904,028,754 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
1,547,450,072 61,232,675 35,600,900 1,644,283,647
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
6,189,180,325 533,715,139 6,722,895,464
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,672,330,707 17,577,324 1,689,908,031
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 22,081,442,633 844,072,363 35,600,900 22,961,115,896 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 7,321,852,604 7,321,852,604 Building, right of use assets
Aset hak guna 7,321,852,604 7,321,852,604 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
35,600,900 ( 35,600,900 ) 0
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
35,600,900 ( 35,600,900 ) 0
construction
Aset tetap Property, plant, and
29,438,896,137 844,072,363 0 30,282,968,500
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 5,174,721,495 1,156,784,347 6,331,505,842 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
1,263,410,426 97,523,348 1,360,933,774
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
4,188,622,165 319,172,242 4,507,794,407
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
576,941,585 193,771,645 770,713,230
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 11,203,695,671 1,767,251,582 12,970,947,253 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 1,928,679,352 964,339,677 2,893,019,029 Building, right of use assets
Aset hak guna 1,928,679,352 964,339,677 2,893,019,029 Right of use assets
Page 31
Aset tetap 13,132,375,023 2,731,591,259 15,863,966,282 Property, plant, and
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
16,306,521,114 14,419,002,218
equipment
Page 32
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2023, seluruh properti investasi dan aset tetap, kecuali tanah dan Disclosure of notes for property, plant and
peralatan kantor, diasuransikan kepada PT Asuransi Bintang Tbk, PT Asuransi Etiqa International equipment
Indonesia, PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, dan PT KSK
Insurance Indonesia dan pada tanggal 31 Desember 2022 diasuransikan kepada PT Asuransi Sinar
Mas, PT Sompo Insurance Indonesia, PT Asuransi Candi Utama dan PT Asuransi Bintang Tbk
terhadap risiko terorisme, sabotase, gempa bumi dan semua risiko lainnya dengan jumlah nilai
pertanggungan aset tetap masing-masing sebesar Rp 2.417.801.902.500 dan Rp 2.432.384.902.500.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, harga perolehan aset tetap yang telah
disusutkan penuh tetapi masih digunakan dalam operasi adalah masing-masing sebesar Rp
4.923.464.907. Berdasarkan penilaian manajemen Kelompok Usaha, tidak ada kejadian-kejadian atau
perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 33
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan N/A Disclosure of notes for revenue
Page 34
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Iuran pengelolaan 11,887,103,435 13,476,277,804 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Sewa 9,694,753,392 12,591,894,751 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Utilitas 9,341,694,461 9,016,177,627 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 4 Parkir 3,552,694,500 3,091,729,500 Service revenue 4
Pendapatan dari jasa 5 Pameran 748,263,986 200,373,482 Service revenue 5
Pendapatan dari jasa 6 Lain-lain 889,075,810 425,077,020 Service revenue 6
Pendapatan dari jasa 7 Kamar 4,827,398,632 4,245,162,156 Service revenue 7
Pendapatan dari jasa 8 Makanan dan Service revenue 8
1,475,919,668 1,176,475,746
minuman
Pendapatan dari jasa 42,416,903,884 44,223,168,086 Service revenue
Tipe pendapatan 42,416,903,884 44,223,168,086 Type of revenue
Page 35
[2619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - Property Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Matahari Putra Party 1
9,917,147,891 10,274,543,536
Prima Tbk
Pihak 2 PT Matahari Party 2
Department Store 7,554,090,494 5,471,779,162
Tbk
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 17,471,238,385 15,746,322,698 more than 10%
10%
Page 36
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
5,939,965,580 6,117,328,849
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 1,059,814,046 539,844,797 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 195,358,185 119,810,739 31 - 60 days
61 - 90 hari 10,334,964 8,133,643 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
5,928,257,026 7,471,428,801
days
Umur 7,193,764,221 8,139,217,980 Aging
Jatuh tempo Umur 13,133,729,801 ( 3,065,350,026 ) 10,068,379,775 14,256,546,829 ( 3,065,621,003 ) 11,190,925,826 Aging Due status
Page 37
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Matahari Rank 1, Third party
Department Store 3,824,388,383 3,698,370,837 counterparty
Tbk
Pihak 2 PT Cinemaxx Rank 2,
2,377,385,769 2,397,537,036
Global Pasifik counterparty
Pihak 3 PT Sentosa Rank 3,
1,989,547,664 1,989,547,664
Harum Merdeka counterparty
Pihak 4 PT Kindo Ritel Rank 4,
766,387,690 570,998,914
Prima counterparty
Pihak 5 PT Matahari Putra Rank 5,
736,384,941 977,946,646
Prima Tbk counterparty
Pihak 6 Lain-lain Rank 6,
masing-masing counterparty
3,439,635,354 4,622,145,732
dibawah
500.000.000
Rincian pihak List of
13,133,729,801 ( 3,065,350,026 ) 10,068,379,775 14,256,546,829 ( 3,065,621,003 ) 11,190,925,826
counterparty
Page 38
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 3,065,621,003 3,669,620,713 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
343,935,628 189,582,628
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 344,206,605 ) ( 793,582,338 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 3,065,350,026 3,065,621,003 trade receivables, ending
period
Page 39
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Kelompok Usaha tidak memiliki jaminan atau peningkatan kredit lainnya atas piutang dan juga tidak Disclosure of notes for trade receivables
memiliki hak hukum yang saling hapus dengan setiap jumlah yang terutang oleh Kelompok Usaha
kepada pihak lain. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022 adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak
tertagihnya piutang usaha.
Page 40
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Persediaan lancar 10,457,613 27,073,635 Current inventories
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
196,616,902 304,052,717
lainnya
Page 41
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan yang dibebankan ke beban pokok pendapatan untuk periode yang berakhir pada tanggal Disclosure of notes for inventories
30 September 2023 dan 31 Desember2022 masing-masing sebesar Rp 916.124.324 dan Rp
528.490.575. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan tidak
diasuransikan karena nilainya yang tidak material. Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai persediaan
pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 42
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Harafiel Tri Jaya 1,758,293,328 1,758,293,328 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Blacksteel Rank 2, counterparty
1,154,577,747 1,154,577,747
Properties
Pihak 3 PT Centrepark Citra Rank 3, counterparty
659,283,992 747,136,025
Corpora
Pihak 4 PT Carefastindo 734,186,529 614,271,168 Rank 4, counterparty
Pihak 5 Lain-lain masing-masing Rank 5, counterparty
4,123,787,559 3,278,151,505
dibawah Rp500.000.000
Rincian pihak 8,430,129,155 7,552,429,773 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Bintang Baja Hitam 5,000,000 5,000,000 Rank 1, counterparty Related party
Rincian pihak 5,000,000 5,000,000 List of counterparty
Page 43
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang usaha tidak dijaminkan dan tidak dikenakan bunga. Seluruh utang usaha didenominasi dalam Disclosure of notes for trade payables
mata uang Rupiah.
Page 44
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban jasa 5,514,589,699 4,850,077,107 Service Cost
Makan dan minuman 916,124,324 828,819,001 Food and beverage
Upah, tenaga kerja langsung 870,845,176 870,845,176 Wages and direct labor
Depresiasi 24,451,944,103 24,201,969,283 Depreciation
Beban utilitas 10,302,449,544 9,971,072,623 Utilities expense
Jumlah biaya produksi 42,055,952,846 40,722,783,190 Total production cost
Harga pokok produksi 42,055,952,846 40,722,783,190 Cost of goods manufactured
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
1,157,725,516 871,060,206
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
43,213,678,362 41,593,843,396
pendapatan
Page 45
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pada periode-periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 tidak ada pembelian Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan kepada satu pemasok yang lebih besar dari 10% total pendapatan konsolidasian.
Page 46
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 75,157,586,731 75,157,586,731 79,407,126,726 79,407,126,726 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 75,157,586,731 79,407,126,726 Currency
Bank lokal lainnya IDR 514,898,844,632 514,898,844,632 514,898,844,632 514,898,844,632 IDR Other local banks
Mata uang 514,898,844,632 514,898,844,632 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 590,056,431,363 594,305,971,358 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 590,056,431,363 594,305,971,358 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 590,056,431,363 594,305,971,358 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
525,224,437,840 489,523,037,642
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 64,831,993,523 104,782,933,716 Long-term bank loans
Page 47
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Sinarmas Tbk BPS BPS memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Investasi dari PT Bank Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Sinarmas Tbk berdasarkan Akta Notaris No. 28 tanggal 20 Juni 2014 dari Dahlia, S.H., notaris di
Jakarta. Fasilitas ini terbagi menjadi: Fasilitas term loan I dengan jumlah maksimum pinjaman sebesar
Rp 234.000.000.000 dengan jangka waktu pengembalian dalam 102 bulan sampai dengan bulan
Februari 2023, termasuk 18 bulan masa tenggang dimana setelah masa tenggang harus dikembalikan
dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga 18% per tahun (dapat berubah sewaktu-waktu sesuai
dengan pemberitahuan dari bank). Fasilitas ini digunakan untuk keperluan investasi pembangunan
Lombok City Center. Fasilitas term loan II (interest during construction) dengan maksimum pinjaman
sebesar Rp 30.000.000.000 dengan jangka waktu pengembalian dalam 101 bulan sampai dengan
bulan Februari 2023, termasuk 18 bulan masa tenggang dimana setelah masa tenggang harus
dikembalikan dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga 18% per tahun (dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai dengan pemberitahuan dari bank). Fasilitas ini digunakan untuk menampung
kewajiban bunga yang timbul pada masa tenggang fasilitas term loan I. Berdasarkan surat penawaran
No. 200/2017/DIR4-LR tanggal 31 Mei 2017, BPS mendapatkan persetujuan penurunan suku bunga
menjadi 14% dan restrukturisasi pembayaran kembali fasilitas kredit Term Loan. Pinjaman ini
dijaminkan dengan: 1. Rekening escrow atas nama BPS. 2. Sebidang tanah seluas 47.921 m2 dengan
HGB No. 1 Gerimak Indah berlokasi di Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Barat, Kecamatan Narmada,
yang dimiliki oleh PT Patut Patuh Patju. 3. Jaminan pribadi dari Isaac Bliss Tanihaha.Pinjaman ini telah
diubah pada bulan Maret 2017 mengenai perubahan pembayaran pokok pinjaman dilakukan secara
ballooning payment dimulai sejak bulan ke-19 sejak masa grace period berakhir sampai dengan jatuh
tempo tanggal 26 Mei 2020. Pada tanggal 20 Mei 2020, BPS telah menandatangani surat penawaran
perpanjangan sementara fasilitas kredit dari PT Bank Sinarmas Tbk sampai dengan 26 November
2020. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, rencana kerjasama
pengelolaan bersama masih dalam proses. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo
utang bank masing-masing sebesar Rp 262.214.801.944. UTA UTA memperoleh fasilitas kredit
dengan Akta Notaris Dahlia, S.H., No. 28 tanggal 17 Februari 2016 yang telah dilakukan perubahan.
Berdasarkan adendum perjanjian kredit No. 6 tanggal 7 Maret 2016 dari PT Bank Sinarmas Tbk,
dengan penarikan maksimum sebesar Rp 232.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut: a. Term
Loan (TL 1) sebesar Rp 196.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 17% dengan grace period 24
bulan dan akan jatuh tempo dalam 120 bulan dari tanggal pencairan. b. Term Loan 2 (Interest During
Construction) (TL 2-IDC) sebesar Rp 36.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 17% dengan grace
period 24 bulan dan akan jatuh tempo dalam 119 bulan dari tanggal pencairan. Jangka waktu pinjaman
adalah sampai dengan Februari 2026, termasuk 24 bulan masa tenggang dimana setelah masa
tenggang harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai dengan pemberitahuan dari bank. Fasilitas pinjaman tersebut di atas dijamin
dengan sebidang tanah seluas 8.842 m2 dengan pemegang hak entitas anak (Catatan 10). Pada
tanggal 31 Maret 2023 and 31 Desember 2022 jumlah pokok pinjaman yang sudah jatuh tempo tetapi
belum dibayar adalah masing-masing sebesar sebesar Rp 124.501.793.739 dan Rp 114.811.761.483.
Pada tanggal 31 Maret 2023 and 31 Desember 2022, saldo utang bank masing-masing sebesar Rp
252.684.042.688. PT Bank CIMB Niaga Tbk TPS Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 49 tanggal
Page 48
26 Juni 2015 sebagaimana telah diubah terakhir berdasarkan Akta Perubahan ke-2 No. 04 tanggal 15 Agustus 2019, TPS memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Investasi dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 160.000.000.000 yang digunakan untuk membiayai pembangunan proyek Tanjung Pinang City Center. Jangka waktu pinjaman adalah sampai dengan 3 Agustus 2022, termasuk 24 bulan masa tenggang dimana setelah masa tenggang harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga 12% per tahun (dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan pemberitahuan dari bank). Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan: 1. Tanah dan bangunan pada HGB No. 00818 seluas 18.380 m2 atas nama Perusahaan yang berlokasi di Sungai Jang, Bukit Bestari, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Catatan 10). 2. Fidusia atas seluruh penjualan dan sewa, piutang/tagihan baik yang sudah ada maupun yang akan diterima di masa depan (Catatan 6). 3. Corporate guarantee dari PT Bliss Properti Indonesia Tbk senilai pagu pinjaman. 4. Jaminan pribadi dari Michael Riady. 5. Jaminan pribadi dari Benny Tjokrosaputro, pihak berelasi. 6. Letter of Undertaking dari Perusahaan untuk top up dana dan membiayai setiap kekurangan dana setiap rekening debitur kepada kreditur, capital deficiency, financial shortfall atau cost overrun dari arus kas debitur termasuk dan tidak terbatas pada pembayaran pokok, bunga, denda keterlambatan pembayaran bunga, dan jumlah terutang lainnya kepada kreditur selama jangka waktu fasilitas. 7. Post dated Cheque (?PDC?) dari Benny Tjokrosaputro, pihak berelasi, atau PT Bliss Properti Indonesia Tbk (Catatan 14). Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang bank masing-masing sebesar Rp 78.673.617.789 dan Rp 79.407.126.726. Berdasarkan perjanjian-perjanjian pinjaman utang bank tersebut, Kelompok Usaha harus memenuhi persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain: mengubah anggaran dasar, susunan pengurus dan pemegang saham, mengubah jenis usaha, bentuk/status hukum debitur, mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaannya kepada pihak lain, Kelompok Usaha diharuskan mempertahankan rasio keuangan tertentu, mengambil bagian dividen atau modal untuk kepentingan luar usaha dan kepentingan pribadi, pari passu agunan terhadap kreditur lain dari debitur. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha tidak memenuhi financial covenant sebagaimana disyaratkan di dalam perjanjian utang dengan pihak bank.
Page 49
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 79,407,126,726 3 Agustus 2022 0.12 Annualy IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Bank lokal lainnya IDR 514,898,844,632 Februari 2026 0.17 Annualy IDR Other local banks
Page 50
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 51
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Sinarmas Tbk BPS BPS memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Investasi dari PT Bank Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Sinarmas Tbk berdasarkan Akta Notaris No. 28 tanggal 20 Juni 2014 dari Dahlia, S.H., notaris di
Jakarta. Fasilitas ini terbagi menjadi: Fasilitas term loan I dengan jumlah maksimum pinjaman sebesar
Rp 234.000.000.000 dengan jangka waktu pengembalian dalam 102 bulan sampai dengan bulan
Februari 2023, termasuk 18 bulan masa tenggang dimana setelah masa tenggang harus dikembalikan
dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga 18% per tahun (dapat berubah sewaktu-waktu sesuai
dengan pemberitahuan dari bank). Fasilitas ini digunakan untuk keperluan investasi pembangunan
Lombok City Center. Fasilitas term loan II (interest during construction) dengan maksimum pinjaman
sebesar Rp 30.000.000.000 dengan jangka waktu pengembalian dalam 101 bulan sampai dengan
bulan Februari 2023, termasuk 18 bulan masa tenggang dimana setelah masa tenggang harus
dikembalikan dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga 18% per tahun (dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai dengan pemberitahuan dari bank). Fasilitas ini digunakan untuk menampung
kewajiban bunga yang timbul pada masa tenggang fasilitas term loan I. Berdasarkan surat penawaran
No. 200/2017/DIR4-LR tanggal 31 Mei 2017, BPS mendapatkan persetujuan penurunan suku bunga
menjadi 14% dan restrukturisasi pembayaran kembali fasilitas kredit Term Loan. Pinjaman ini
dijaminkan dengan: 1. Rekening escrow atas nama BPS. 2. Sebidang tanah seluas 47.921 m2 dengan
HGB No. 1 Gerimak Indah berlokasi di Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Barat, Kecamatan Narmada,
yang dimiliki oleh PT Patut Patuh Patju. 3. Jaminan pribadi dari Isaac Bliss Tanihaha.Pinjaman ini telah
diubah pada bulan Maret 2017 mengenai perubahan pembayaran pokok pinjaman dilakukan secara
ballooning payment dimulai sejak bulan ke-19 sejak masa grace period berakhir sampai dengan jatuh
tempo tanggal 26 Mei 2020. Pada tanggal 20 Mei 2020, BPS telah menandatangani surat penawaran
perpanjangan sementara fasilitas kredit dari PT Bank Sinarmas Tbk sampai dengan 26 November
2020. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, rencana kerjasama
pengelolaan bersama masih dalam proses. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo
utang bank masing-masing sebesar Rp 262.214.801.944. UTA UTA memperoleh fasilitas kredit
dengan Akta Notaris Dahlia, S.H., No. 28 tanggal 17 Februari 2016 yang telah dilakukan perubahan.
Berdasarkan adendum perjanjian kredit No. 6 tanggal 7 Maret 2016 dari PT Bank Sinarmas Tbk,
dengan penarikan maksimum sebesar Rp 232.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut: a. Term
Loan (TL 1) sebesar Rp 196.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 17% dengan grace period 24
bulan dan akan jatuh tempo dalam 120 bulan dari tanggal pencairan. b. Term Loan 2 (Interest During
Construction) (TL 2-IDC) sebesar Rp 36.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 17% dengan grace
period 24 bulan dan akan jatuh tempo dalam 119 bulan dari tanggal pencairan. Jangka waktu pinjaman
adalah sampai dengan Februari 2026, termasuk 24 bulan masa tenggang dimana setelah masa
tenggang harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai dengan pemberitahuan dari bank. Fasilitas pinjaman tersebut di atas dijamin
dengan sebidang tanah seluas 8.842 m2 dengan pemegang hak entitas anak (Catatan 10). Pada
tanggal 31 Maret 2023 and 31 Desember 2022 jumlah pokok pinjaman yang sudah jatuh tempo tetapi
belum dibayar adalah masing-masing sebesar sebesar Rp 124.501.793.739 dan Rp 114.811.761.483.
Pada tanggal 31 Maret 2023 and 31 Desember 2022, saldo utang bank masing-masing sebesar Rp
252.684.042.688. PT Bank CIMB Niaga Tbk TPS Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 49 tanggal
Page 52
26 Juni 2015 sebagaimana telah diubah terakhir berdasarkan Akta Perubahan ke-2 No. 04 tanggal 15 Agustus 2019, TPS memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Investasi dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 160.000.000.000 yang digunakan untuk membiayai pembangunan proyek Tanjung Pinang City Center. Jangka waktu pinjaman adalah sampai dengan 3 Agustus 2022, termasuk 24 bulan masa tenggang dimana setelah masa tenggang harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dan tingkat suku bunga 12% per tahun (dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan pemberitahuan dari bank). Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan: 1. Tanah dan bangunan pada HGB No. 00818 seluas 18.380 m2 atas nama Perusahaan yang berlokasi di Sungai Jang, Bukit Bestari, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Catatan 10). 2. Fidusia atas seluruh penjualan dan sewa, piutang/tagihan baik yang sudah ada maupun yang akan diterima di masa depan (Catatan 6). 3. Corporate guarantee dari PT Bliss Properti Indonesia Tbk senilai pagu pinjaman. 4. Jaminan pribadi dari Michael Riady. 5. Jaminan pribadi dari Benny Tjokrosaputro, pihak berelasi. 6. Letter of Undertaking dari Perusahaan untuk top up dana dan membiayai setiap kekurangan dana setiap rekening debitur kepada kreditur, capital deficiency, financial shortfall atau cost overrun dari arus kas debitur termasuk dan tidak terbatas pada pembayaran pokok, bunga, denda keterlambatan pembayaran bunga, dan jumlah terutang lainnya kepada kreditur selama jangka waktu fasilitas. 7. Post dated Cheque (?PDC?) dari Benny Tjokrosaputro, pihak berelasi, atau PT Bliss Properti Indonesia Tbk (Catatan 14). Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang bank masing-masing sebesar Rp 78.673.617.789 dan Rp 79.407.126.726. Berdasarkan perjanjian-perjanjian pinjaman utang bank tersebut, Kelompok Usaha harus memenuhi persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain: mengubah anggaran dasar, susunan pengurus dan pemegang saham, mengubah jenis usaha, bentuk/status hukum debitur, mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaannya kepada pihak lain, Kelompok Usaha diharuskan mempertahankan rasio keuangan tertentu, mengambil bagian dividen atau modal untuk kepentingan luar usaha dan kepentingan pribadi, pari passu agunan terhadap kreditur lain dari debitur. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha tidak memenuhi financial covenant sebagaimana disyaratkan di dalam perjanjian utang dengan pihak bank.
Page 53
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.