Skip to content
Back to announcement

20260325_VRNA_Penyampaian Bukti Iklan_32054983_lamp1.pdf

Other Text extracted VRNA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
HARIAN EKONOMI NERACA RABU, 25 MARET 2026                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              5

BURSA & FINANSIAL                                                                                                                                                                                                                                                                                                   PERBANKAN
Bank Muamalat dan                                                                                                                                                                                                                                                                                 142 BPR-BPRS Telah Efektif
BMM Salurkan Santunan                                                                                                                                                                                                                                                                             Konsolidasi Jadi 50 BPR-BPRS
untuk 2.026 Anak Yatim                                                                                                                                                                                                                                                                            NERACA

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengung-
NERACA                                                                                                                                                                                                                                                                                            kapkan sebanyak 142 bank perekonomian rakyat (BPR)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  dan BPR Syariah (BPRS) telah efektif melakukan konso-
     Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan Bai-                                                                                                                                                                                                                                            lidasi menjadi 50 BPR-BPRS per 11 Maret 2026. Se-
tulmaal Muamalat (BMM) bekerja sama dengan Badan                                                                                                                                                                                                                                                  mentara itu, sebanyak 22 BPR-BPRS yang akan menja-
Pengelola Masjid Istiqlal menyalurkan bantuan senilai                                                                                                                                                                                                                                             di 6 BPR-BPRS masih dalam proses di Kementerian
Rp240 juta untuk santunan bagi 2.026 anak yatim. Selain                                                                                                                                                                                                                                           Hukum dan 242 BPR-BPRS lainnya sedang dalam pros-
itu, penyaluran bantuan juga mencakup 100 paket per-                                                                                                                                                                                                                                              es di OJK.
lengkapan shalat dan kotak amal dalam rangka men-                                                                                                                                                                                                                                                      “OJK melihat tren penurunan jumlah BPR terus ber-
dukung kemudahan umat dalam beribadah dan bera-                                                                                                                                                                                                                                                   lanjut di 2026 seiring pelaksanaan konsolidasi BPR yang
mal.                                                                                                                                                                                                                                                                                              berada dalam kepemilikan sama melalui penggabun-
     SEVP Operations Bank Muamalat Dedy Suryadi                                                                                                                                                                                                                                                   gan/peleburan usaha atau adanya pencabutan izin us-
Dharmawan dalam keterangan tertulis, mengatakan                                                                                                                                                                                                                                                   aha, baik self-liquidation maupun karena masuk status
kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian                                                                                                                                                                                                                                               bank dalam resolusi (BDR),” kata Kepala Eksekutif Pe-
kolaborasi Bank Muamalat, BMM dan Badan Pengelola                                                                                                                                                                                                                                                 ngawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam jawa-
Masjid Istiqlal yang sepakat menjalin kerja sama sejak                                                                                                                                                                                                                                            ban tertulis di Jakarta.
2025. Dia meyakini sinergi adalah kunci untuk men-                                                                                                                                                                                                                                                     Berkaitan dengan konsolidasi BPR-BPRS, melalui
goptimalkan peran masjid sebagai pusat peradaban                                                                                                                                                                                                                                                  POJK Nomor 7 Tahun 2024, OJK menerapkan Kewajiban
manusia.                                                                                                                                                                                                                                                                                          konsolidasi bagi BPR atau BPR Syariah dalam kepemi-
     Pihaknya juga percaya bahwa masjid merupakan                                                                                                                                                                                                                                                 likan dan/atau pengendalian PSP yang sama (grup)
basis persatuan dan kekuatan umat dalam mengger-                                                                                                                                                                                                                                                  dalam 1 (satu) wilayah pulau atau kepulauan utama me-
akkan berbagai aspek kehidupan di masyarakat. “Mu-                                                                                                                                                                                                                                                lalui skema penggabungan atau peleburan paling lama
dah-mudahan Bank Muamalat dan Masjid Istiqlal men-                                                                                                                                                                                                                                                2 tahun atau 3 tahun bagi BPR atau BPRS pemerintah
jadi keluarga besar peradaban dan perjuangan umat,”                                                                                                                                                                                             NERACA/Antarafoto/Arif Firmansyah/wsj             daerah.
ujar Dedy. Adapun penyaluran bantuan tersebut                                     LONJAKAN TRANSAKSI SAAT LIBUR LEBARAN : Sejumlah warga berbelanja pakaian untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat                                                                                                Jangka waktu dari pelaksanaan konsolidasi untuk
berlangsung pada pekan lalu di Masjid Istiqlal, Jakarta,                          perbelanjaan di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026).Lonjakan transaksi digital selama Idul Fitri 1447 H menjadi catatan                                                                                  tiap BPR-BPRS disampaikan dalam bentuk action plan
yang turut dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal                               penting bagi aktivitas masyarakat sekaligus ketahanan layanan teknologi di Indonesia. Pada momen Lebaran tahun ini, pen-                                                                                        kepada OJK untuk selanjutnya dilakukan pemantauan
sekaligus Menteri Agama Nasaruddin Umar.                                          ingkatan tajam transaksi terjadi dalam waktu singkat, terutama saat arus mudik, malam takbiran, hingga hari-hari awal libur.                                                                                    terhadap komitmen penggabungan tersebut.
     Dedy mengatakan sejumlah program kolaboratif                                                                                                                                                                                                                                                      Selanjutnya, sebagai langkah untuk mendukung pe-
yang telah dilaksanakan di antaranya bakti sosial, pem-                                                                                                                                                                                                                                           laksanaan single presence policy terutama kepada BPR-

                                                                                  OJK Sebut Konsolidasi Bank KBMI
binaan keagamaan dan bantuan sosial di lembaga pe-                                                                                                                                                                                                                                                BPRS milik Pemerintah Daerah, OJK juga telah me-
masyarakatan, seminar nasional ekoteologi, Training of                                                                                                                                                                                                                                            nyampaikan surat kepada Pemerintah Daerah untuk
Trainer (TOT) Quran Isyarat, hingga bantuan kemanu-                                                                                                                                                                                                                                               mendukung langkah-langkah strategis melalui upaya
siaan melalui Ekspedisi Palestina. “Semua aktivitas                                                                                                                                                                                                                                               konsolidasi dan sinergi.
sosial tersebut ditujukan untuk memperkuat dukungan
Bank Muamalat dan BMM terhadap aktivitas, layanan
dan kemaslahatan umat,” kata Dedy.Q bari
                                                                                  I Bukan Kebijakan Tergesa-gesa                                                                                                                                                                                       Hal ini sebagaimana Roadmap Pengembangan dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Penguatan BPR/BPR Syariah untuk memperkuat per-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  an BPR/BPR Syariah/BPD sebagai penggerak pereko-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                  nomian daerah. Sesuai dengan Roadmap, OJK juga saat
                                                                                  Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                                                          OJK masih mengelompok-                           konsolidasi telah disam-                                       ini tengah menyusun peraturan mengenai permodalan
Transaksi ZISWAF BSI                                                              menegaskan bahwa penguatan fundamental                                                          kan bank ke dalam empat                          paikan OJK kepada bank-                                        BPR-BPRS sebagai upaya penguatan industri BPR-
                                                                                                                                                                                  kategori. KBMI I merupakan                       bank KBMI I pada akhir                                         BPRS.
Tumbuh Dua Kali Lipat                                                             dan konsolidasi bank-bank kategori                                                              bank dengan modal inti                           Oktober 2025.                                                       Pengaturan terkait permodalan BPR-BPRS ini se-
                                                                                  Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti                                                            hingga Rp6 triliun, paling                           OJK menghimbau seti-                                       lanjutnya akan menjadi landasan dalam menyusun
NERACA                                                                            (KBMI) I bukanlah kebijakan yang                                                                rendah dibandingkan ke-                          ap bank KBMI I untuk                                           klasifikasi BPR yang saat ini masih dalam proses pengka-
                                                                                                                                                                                  lompok lainnya. OJK me-                          melakukan evaluasi menye-                                      jian yang mendalam. “OJK juga senantiasa melakukan
    Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencatat                              tergesa-gesa, melainkan proses penguatan                                                        mandang, penguatan bank-                         luruh dan berkelanjutan                                        pemantauan terhadap implementasi RP2B yang di
lonjakan transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf                               bertahap dan terukur.                                                                           bank dengan kategori KBMI                        atas kinerja bisnis, permo-                                    dalamnya mencakup penguatan struktur industri
(ZISWAF) pada momen Ramadhan 2026. Selama tiga                                                                                                                                    I adalah langkah yang perlu                      dalan, kualitas aset, tata ke-                                 BPR/S,” kata Dian.Q ant
pekan Ramadhan 1447 Hijriah, total dana ZISWAF yang                               „ NERACA                                            “Perlu disampaikan                          ditempuh secara terarah                          lola, model bisnis, dan pros-
dihimpun perseroan mencapai Rp30 miliar, meningkat                                                                                bahwa penguatan funda-                          dan prudent untuk mem-                           pek jangka panjang, terma-
hampir dua kali lipat dibandingkan periode Januari                                     Arah kebijakan ini juga                    mental dan konsolidasi                          perkuat struktur dan keta-                       suk mengidentifikasi opsi                                      BI PERKUAT KETAHANAN EKSTERNAL
yang sekitar Rp16 miliar.
    Transaksi tersebut dilakukan melalui berbagai
                                                                                  mengedepankan dialog de-
                                                                                  ngan industri, dan berorien-
                                                                                                                                  bank-bank KBMI I saat ini
                                                                                                                                  bersifat imbauan dan akan
                                                                                                                                                                                  hanan perbankan nasional.
                                                                                                                                                                                      Hal ini mempertim-
                                                                                                                                                                                                                                   penguatan modal dan pelu-
                                                                                                                                                                                                                                   ang konsolidasi yang sesuai                                    Antisipasi Eskalasi
kanal, mulai dari super app BYOND by BSI, jaringan
ATM, layanan kantor cabang, hingga transfer antar-
                                                                                  tasi pada terciptanya per-
                                                                                  bankan yang lebih kuat,
                                                                                                                                  dievaluasi secara berkala
                                                                                                                                  untuk melihat tingkat keber-
                                                                                                                                                                                  bangkan dinamika perkem-
                                                                                                                                                                                  bangan teknologi informasi,
                                                                                                                                                                                                                                   karakteristik masing-mas-
                                                                                                                                                                                                                                   ing bank.                                                      Perang Timur Tengah
bank. Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukar-                           efisien, inovatif, dan mam-                     hasilannya,” kata Kepala Ek-                    akselerasi digitalisasi per-                         Menurut Dian, pende-
na mengatakan, Ramadhan menjadi momentum pent-                                    pu memberikan layanan                           sekutif Pengawas Perban-                        bankan, ketidakpastian                           katan anorganik melalui                                        NERACA
ing bagi masyarakat untuk memperkuat aktivitas sosial                             yang semakin baik kepada                        kan OJK Dian Ediana Rae                         kondisi ekonomi global, ser-                     konsolidasi diperlukan un-
dan spiritual melalui layanan keuangan syariah.                                   masyarakat dengan tetap                         dalam jawaban tertulis di Ja-                   ta meningkatnya risiko se-                       tuk dapat menjadi doron-                                            Jakarta - Bank Indonesia (BI) memastikan pengu-
    “Preferensi masyarakat terhadap layanan keuangan                              menjaga stabilitas sistem                       karta, sebagaimana dikutip                      rangan siber. Dian men-                          gan terhadap kinerja bank                                      atan ketahanan eksternal guna mengantisipasi eskalasi
syariah terus meningkat. Ramadan menjadi momen-                                   keuangan dan perlindun-                         kemarin.                                        gatakan, imbauan untuk pe-                       yang dinilai mengalami                                         konflik Timur Tengah (Timteng) melalui optimalisasi
tum bagi umat Islam untuk berbagi lebih banyak, dan                               gan nasabah.                                        Untuk diketahui, saat ini                   nguatan fundamental dan                          stagnasi. Q ant                                                instrumen kebijakan moneter. Bank sentral juga akan
BSI hadir memfasilitasi semangat tersebut melalui ber-                                                                                                                                                                                                                                            menempuh langkah penyesuaian yang diperlukan un-

                                                                                  Pemerintah Pastikan Tenor Rusun
bagai fitur berbagi di BYOND,” ujarnya, dikutip laman                                                                                                                                                                                                                                             tuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.
BSI, kemarin.                                                                                                                                                                                                                                                                                          Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti
    Ia menjelaskan, melalui fitur “Berbagi” di BYOND,                                                                                                                                                                                                                                             dalam keterangan tertulis di Jakarta, memastikan akan

                                                                                  Subsidi Sampai 30 Tahun
nasabah dapat menunaikan zakat, infak, wakaf, mau-                                                                                                                                                                                                                                                menjaga stabilitas rupiah sepanjang libur Lebaran 2026
pun donasi dengan berbagai pilihan program sosial.                                                                                                                                                                                                                                                sebagai langkah antisipasi terhadap gejolak pasar glob-
Pada Ramadhan tahun ini, BSI menghadirkan sejum-                                                                                                                                                                                                                                                  al yang meningkat akibat konflik Timur Tengah. Destry
lah program seperti berbagi THR untuk anak yatim,                                                                                                                                                                                                                                                 menjelaskan bahwa perdagangan rupiah di pasar luar
paket berbuka puasa dan sahur, hingga parsel Rama-                                NERACA                                          akrab disapa Ara dalam ke-                      Suku Bunga dan Jangka                            tuskan untuk mendengar                                         negeri tetap berjalan saat pasar domestik tutup selama
dhan bagi duafa.                                                                                                                  terangannya yang diterima                       Waktu Kredit/Pembiayaan                          putaran terakhir sebelum                                       libur Lebaran. Sementara itu, fluktuasinya dapat
    Sebagai bagian dari kegiatan sosial, BSI juga men-                                 Jakarta - Menteri Peru-                    di Jakarta, kemarin. Dengan                     Pemilik Rumah Untuk Sa-                          nanti kami akan tandatan-                                      berdampak pada ekonomi Indonesia.
gajak 50 anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran di                               mahan dan Kawasan Per-                          adanya rencana tenor cici                       tuan Rumah Susun Dalam                           gani.     Mudah-mudahan                                             Pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa
Rabbani, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut menjadi ba-                             mukiman (PKP) Maruarar                          lan hingga 30 tahun tersebut                    Pelaksanaan Kredit/Pem-                          akhir bulan ini segera kita                                    (17/3), nilai tukar rupiah berada di level Rp16.997 per
gian dari upaya perseroan dalam mendorong peman-                                  Sirait mengungkapkan ran-                       maka hal tersebut akan me                       biayaan Perumahan Fasili-                        akan jalankan,” ujar dia.                                      dolar AS. Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar
faatan ZISWAF sebagai instrumen keuangan syariah                                  cangan keputusan menteri                        mudahkan masyarakat un-                         tas Likuiditas Pembiayaan                             Pemerintah melalui Ke-                                    Rate (JISDOR) pada hari yang sama berada di level Rp-
yang memberikan kemaslahatan sekaligus mening-                                    (Kepmen) terkait rumah                          tuk mendapat hunian verti                       Perumahan yang dihadiri                          menterian Perumahan dan                                        16.982 per dolar AS. BI mencatat, rupiah melemah 1,29
katkan kesadaran gaya hidup halal.                                                susun atau rusun subsidi                        kal subsidi, lanjutnya. “Jadi                   oleh berbagai pemangku ke-                       Kawasan Permukiman me-                                         persen (point to point/ptp) per 16 Maret 2026 diband-
    Anton menjelaskan, pengembangan BYOND                                         direncanakan akan men-                          ada kemudahan yang luar                         pentingan ekosistem peru-                        nyiapkan kebijakan baru                                        ingkan akhir Februari 2026. Pelemahan ini juga sejalan
merupakan bagian dari transformasi digital BSI untuk                              cakup tenor cicilan rusun                       biasa buat rakyat,” katanya.                    mahan mulai dari pengem-                         berupa perpanjangan tenor                                      dengan pelemahan mata uang negara non-dolar AS.
menghadirkan layanan yang andal dan terintegrasi, ter-                            subsidi hingga 30 tahun.                             Kementerian PKP men-                       bang hingga perbankan.                           cicilan rumah subsidi hing-                                         Investasi portofolio pada Maret 2026 mencatat net
masuk fitur zakat, infak, donasi, dan wakaf yang terhu-                           “Beberapa prinsip yang                          ggelar sosialisasi Ran-                             Ara menargetkan ran-                         ga 30 tahun. Perpanjangan                                      outflows sebesar 1,1 miliar dolar AS dipicu meningkat-
bung dengan berbagai lembaga amil zakat dan lemba-                                mendasar soal tenornya                          cangan Keputusan Menteri                        cangan Kepmen terkait                            tenor itu menjadi terobosan                                    nya ketidakpastian pasar keuangan global akibat perang
ga sosial terpercaya. Saat ini, fitur “Berbagi” di BYOND                          waktunya itu bisa 30 tahun.                     Perumahan dan Kawasan                           rusun subsidi tersebut dap-                      penting dalam program                                          di Timur Tengah. Sebelumnya, aliran modal dan finan-
telah terintegrasi dengan 49 lembaga amil zakat (LAZ)                             Itu sudah bisa kita pastikan,”                  Permukiman tentang Besa-                        at segera terbit pada akhir                      pembiayaan perumahan.Q                                         sial pada Januari-Februari 2026 secara kumulatif masih
resmi di Indonesia. Q ibn                                                         ujar Maruarar atau yang                         ran Harga Jual, Luas Lantai,                    Maret 2026. “Kami memu                           bari/ant                                                       mencatat net inflows sebesar 1,6 miliar dolar AS. Q ant


                                                                                                                                                                                                                                                                                        Kantor Cabang sebanyak 31 kantor cabang
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Terletak di kota Bandar lampung, Balikpapan, Bandung, Banjarmasin, Bekasi,
                                                                                                           Menara Astra Lantai 32, Jl. Jend. Sudirman Kav. 5-6, Jakarta 10220                                                                                                           Bogor, Cimahi, Cikarang, Denpasar, Depok, Jakarta, Jambi, Kediri, Lamongan,
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Makassar, Malang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda,
                                                                                                           Telp. : 021-5085.1848 Fax. : 021-5085.1849 Email. : investor@mizuho-ls.co.id
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Semarang, Surabaya, Surakarta, Tangerang dan Yogyakarta

                                                            LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                                                             LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                                                     LAPORAN ARUS KAS
                                                               31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                                               KOMPREHENSIF LAIN                                                                  UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                             (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                                 (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                    31 Desember                                                                                 31 Desember
                         ASET                                                          LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                           2025                        2024                                                                      2025                    2024
                                             2025                  2024                                                                  2025                   2024
   Kas dan setara kas                                                             LIABILITAS                                                                                      PENDAPATAN                                                                                             ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
      Pihak berelasi                          24.451.933             5.687.837    Utang bank                                                                                       Pembiayaan konsumen                                  304.362.168                320.987.712           Penerimaan kas dari pembiayaan konsumen
      Pihak ketiga                            48.593.324            34.969.863                                                                                                     Sewa pembiayaan                                       70.174.838                 64.713.504              dan sewa pembiayaan                            2.098.729.984            2.188.748.492
                                                                                    Pihak berelasi                                     1.764.582.255        1.864.742.184
                                                                                                                                                                                   Administrasi dan provisi                              41.322.294                 53.010.206           Penerimaan kas sehubungan dengan
                                                                                    Pihak ketiga                                         532.280.156            482.675.377        Penalti                                               17.579.792                 19.734.034
   Piutang pembiayaan konsumen - setelah                                                                                                                                                                                                                                                    pembiayaan bersama                                 4.442.296                1.034.281
                                                                                  Utang usaha                                                                                      Bunga                                                    338.481                    351.787
       dikurangi cadangan kerugian kredit                                                                                                                                                                                                                                                Penerimaan operasional lainnya                       16.719.143               28.758.730
                                                                                                                                                                                   Pendapatan lain-lain                                  15.044.336                  9.856.463
       ekspektasian sebesar Rp 99.545.805                                           Pihak ketiga                                             239.490              4.490.658                                                                                                              Penerimaan tagihan pajak                                      -                1.505.723
                                                                                                                                                                                   Jumlah Pendapatan                                    448.821.909                468.653.706
       pada 31 Desember 2025                                                      Utang lain-lain                                                                                                                                                                                        Penerimaan bunga                                        338.481                  351.787
                                                                                                                                                                                  BEBAN                                                                                                  Pembayaran kas untuk :
       (2024: Rp 56.000.586)                1.952.687.844         2.081.769.148     Pihak ketiga                                          53.991.026             58.225.524        Bunga dan keuangan                                  (130.201.082 )             (134.316.036 )
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Pembiayaan konsumen dan sewa
                                                                                  Biaya masih harus dibayar                                                                        Kepegawaian                                         (126.895.753 )             (126.182.821 )
   Piutang sewa pembiayaan - setelah                                                                                                                                               Penyisihan kerugian penurunan nilai                 (127.773.415 )             (152.059.696 )               pembiayaan                                 (1.732.305.382 )          (2.253.900.653 )
                                                                                    Pihak berelasi                                         3.866.897               937.028                                                                                                                  Beban operasional                               (165.458.782 )            (169.411.464 )
       dikurangi cadangan kerugian kredit                                                                                                                                          Umum dan administrasi                                (55.408.013 )              (60.684.352 )
                                                                                    Pihak ketiga                                           9.355.828              8.424.336        Beban lain-lain                                                -                   (447.074 )         Pembayaran kas sehubungan dengan
       ekspektasian sebesar Rp 74.459.549
       pada 31 Desember 2025                                                      Utang pajak                                                850.628                751.117        Jumlah Beban                                        (440.278.263 )             (473.689.979 )            pembiayaan bersama                                         -              (62.928.000 )
       (2024: Rp 76.451.006)                 923.538.164           879.800.794    Liabilitas sewa                                         21.466.871             24.620.644                                                                                                              Pembayaran operasional lainnya                       (5.995.492 )            (10.156.850 )
                                                                                                                                                                                  LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
                                                                                  Liabilitas imbalan pasca-kerja                          22.880.826             21.660.141        PENGHASILAN                                            8.543.646                  (5.036.273 )        Pembayaran bunga                                   (124.720.831 )           (129.559.488 )
   Piutang lain-lain - bersih                                                                                                                                                     (BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN                                                                      Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
                                                                                  JUMLAH LIABILITAS                                    2.409.513.977        2.466.527.009
       Pihak berelasi                          2.178.048             2.652.802                                                                                                      Beban Pajak kini                                      (5.124.955 )                        -             (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi               91.749.417             (405.557.442 )
       Pihak ketiga                          108.854.755            94.572.910                                                                                                      (Beban) manfaat Pajak tangguhan                         (526.052 )                2.880.608
                                                                                  EKUITAS                                                                                           JUMLAH (BEBAN) MANFAAT PAJAK                                                                         ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
   Biaya dibayar dimuka                                                           Modal saham - nilai nominal Rp 100                                                                  PENGHASILAN                                         (5.651.007 )                2.880.608          Perolehan aset tetap                                  (4.285.967 )             (8.109.386 )
       Pihak ketiga                            3.074.871             2.949.220      (dalam Rupiah penuh) per saham                                                                LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                        2.892.639                 (2.155.665 )        Hasil penjualan aset tetap                               441.523                1.055.392
                                                                                    Modal dasar - 10.000.000.000 saham                                                            (RUGI) PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                   Arus Kas Bersih yang Digunakan Untuk
   Aset pajak tangguhan                       16.043.831            15.758.424                                                                                                      Pos-Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi                                                                 Aktivitas Investasi                                (3.844.444 )             (7.053.994 )
                                                                                    Modal ditempatkan dan disetor                                                                     ke Laba Rugi:
                                                                                    penuh - 5.687.353.997 saham                          568.735.400            568.735.400           Kerugian aktuarial program imbalan pasti            (1.701.496 )               (3.426.553 )
   Aset hak-guna - bersih                     25.045.630            29.344.088                                                                                                                                                                                                           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                                                                                                                                                                                      Pajak penghasilan terkait                              374.329                    753.842
                                                                                  Tambahan modal disetor                                  97.585.106             97.585.106                                                                                                              Penerimaan utang bank                               680.509.902            1.068.345.947
                                                                                                                                                                                      Sub-jumlah                                          (1.327.167 )               (2.672.711 )
   Aset tetap - bersih                        42.041.405            48.322.103    Komponen ekuitas lain                                   (6.744.504)            (3.867.512 )                                                                                                            Pembayaran utang bank                              (731.065.052 )           (660.734.648 )
                                                                                                                                                                                    Pos yang Akan direklasifikasi
                                                                                  Saldo laba                                                                                                                                                                                             Pembayaran liabilitas sewa                           (4.962.266 )             (4.703.365 )
                                                                                                                                                                                      ke Laba Rugi:
   Aset derivatif                              1.749.376             3.767.652      Ditentukan penggunaannya                               1.800.000              1.800.000           Rugi dari lindung nilai arus kas                    (1.986.955 )               (2.128.711 )        Arus Kas Bersih yang (Digunakan untuk)
                                                                                                                                                                                      Pajak penghasilan terkait                              437.130                    468.316             Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan               (55.517.416 )            402.907.394
                                                                                    Belum ditentukan penggunaannya                        82.635.712             79.743.073
   Aset lain-lain                                                                                                                                                                     Sub-jumlah                                          (1.549.825 )               (1.660.395 )
      Pihak berelasi                              71.175                73.175                                                                                                      Jumlah                                                (2.876.992 )               (4.333.106 )        KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS
                                                                                  JUMLAH EKUITAS                                         744.011.714            743.996.067                                                                                                                DAN SETARA KAS                                     32.387.557                (9.703.502 )
      Pihak ketiga                             5.195.335            10.855.060                                                                                                    JUMLAH PENGHASILAN (RUGI)
                                                                                                                                                                                    KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN                             15.647              (6.488.771 )
                                                                                                                                                                                                                                                                                         KAS DAN SETARA KAS PADA
                                                                                                                                                                                  LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR
   JUMLAH ASET                              3.153.525.691         3.210.523.076   JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                        3.153.525.691        3.210.523.076          (dalam Rupiah penuh)                                            0,51                    (0,38 )         AWAL TAHUN                                         40.657.700               50.361.202

                                                                                                                                                                                                                                                                                         KAS DAN SETARA KAS PADA
                                                                                                                                                                                                                                                                                           AKHIR TAHUN                                        73.045.257               40.657.700
                                                                                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                                                      UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                                                                     (Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                           Catatan :
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Informasi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025
                                                                                                                                       Komponen Ekuitas Lain                                             Saldo Laba                                                                     diambil dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Liana Ramon
                                                                                                 Tambahan                (Kerugian) Keuntungan            Lindung Nilai                  Ditentukan                  Belum Ditentukan                     Jumlah Ekuitas                Xenia & Rekan (“LRX”), yang telah memberikan opini tanpa modifikasian.
                                                                  Modal Saham                                                                                                                                                                                                           LRX adalah anggota (sebagaimana istilah tersebut digunakan dalam Peraturan Menteri
                                                                                                Modal Disetor                   Aktuarial                   Arus Kas                   Penggunaannya                  Penggunaannya
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Keuangan Nomor 186/PMK.01/2021 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9
    Saldo per 1 Januari 2024                                            568.735.400                    97.585.106                     (1.492.907 )                  1.958.501                     1.500.000                      82.198.738                       750.484.838           Tahun 2023 (“Hukum yang Relevan”)) dari Deloitte Southeast Asia Limited (“DSEAL”).
    Pencadangan saldo laba                                                        -                             -                              -                            -                       300.000                        (300.000 )                               -           DSEAL adalah Organisasi Audit Asing (“OAA”) terdaftar untuk LRX sesuai dengan Hukum
    Rugi tahun berjalan                                                           -                             -                              -                            -                             -                      (2.155.665 )                      (2.155.665 )         yang Relevan.
    Penghasilan komprehensif lain                                                 -                             -                     (2.672.711 )                 (1.660.395 )                           -                               -                        (4.333.106 )         LRX merupakan entitas yang terpisah dan independen secara hukum yang bertanggung
    Saldo 31 Desember 2024                                              568.735.400                    97.585.106                     (4.165.618 )                    298.106                     1.800.000                      79.743.073                       743.996.067           jawab sepenuhnya atas setiap perbuatan dan kelalaiannya sendiri dan tidak berwenang
                                                                                                                                                                                                                                                                                        untuk mengikat atau menimbulkan kewajiban apa pun bagi DSEAL terhadap pihak ketiga.
    Laba tahun berjalan                                                           -                             -                              -                            -                             -                       2.892.639                         2.892.639
    Penghasilan komprehensif lain                                                 -                             -                     (1.327.167 )                 (1.549.825 )                           -                               -                        (2.876.992 )                                         Jakarta, 16 Maret 2026
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk
    Saldo 31 Desember 2025                                              568.735.400                    97.585.106                     (5.492.785 )                 (1.251.719 )                   1.800.000                      82.635.712                        744.011.714                                                  Direksi

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.76 MB
Published25 Mar 2026
Pages1
Characters60,328
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.1 ×2
linked org Mizuho Leasing Indonesia Tbk p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×3
possible person Nasaruddin Umar. p.1
unresolved org Bank Muamalat p.1 ×4
unresolved org Bank Muamalat Indonesia Tbk p.1 ×2
unresolved org Kementerian Rp p.1
unresolved org Bank Muamalat Dedy Suryadi p.1
unresolved org Pengelola p.1
unresolved org Menteri Agama Nasaruddin Umar. p.1
unresolved org Bank KBMI p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1
unresolved org Menteri Peru- p.1
unresolved org Kementerian PKP p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Tambahan p.1
unresolved org Xenia & Rekan p.1
unresolved org Menteri Modal Disetor p.1
unresolved org Deloitte Southeast Asia Limited p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result